Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 12
Page 1
PT CIPTA SELERA MURNI TBK
MATERI PUBLIC EXPOSE INSIDENTIL
Page 2
Performa Keuangan
Akun 31-Mar-25 31-Dec-24 Perubahan (Rp) Perubahan (%)
Aset lancar 2.529.304.804 2.798.367.859 (269.063.055) -9,61%
Aset tidak lancar 56.019.110.549 56.406.323.984 (387.213.435) -0,69%
Total aset 58.548.415.353 59.204.691.843 (656.276.490) -1,11%
Liabilitas jangka pendek 16.747.329.637 16.909.402.108 (162.072.471) -0,96%
Liabilitas jangka panjang 36.677.647.155 36.677.647.155 - 0,00%
Total liabilitas 53.424.976.792 53.587.049.263 (162.072.471) -0,30%
Saldo laba (68.102.998.918) (67.608.794.899) (494.204.019) -0,73%
Total ekuitas 5.123.438.561 5.617.642.580 (494.204.019) -8,80%
Akun 31-Mar-25 31-Mar-24 Perubahan (Rp) Perubahan (%)
Penjualan 406.900.682 509.250.000 (102.349.318) -20,10%
Laba (rugi) kotor 235.519.416 320.827.500 (85.308.084) -26,59%
Laba (rugi) usaha (494.204.019) (120.393.645) (373.810.374) -310,49%
Laba (rugi) tahun berjalan (494.204.019) (120.393.645) (373.810.374) -310,49%
Page 3
Analisa Keuangan • Aset lancar per 31 Maret 2025 adalah sebesar Rp2.529.304.804 atau mengalami penurunan sebesar Rp269.063.055 (−9,61%) dibandingkan aset lancar per 31 Desember 2024.Penurunan ini terutama disebabkan oleh penurunan saldo kas dan setara kas Perusahaan • Aset tidak lancar per 31 Maret 2025 adalah sebesar Rp56.019.110.549 atau mengalami penurunan sebesar Rp387.213.435 (−0,69%) dibandingkan 31 Desember 2024.Penurunan ini terutama berasal dari depresiasi aset tetap dan tidak adanya tambahan investasi aset tetap yang signifikan. • Total aset per 31 Maret 2025 adalah sebesar Rp58.548.415.353, turun sebesar Rp656.276.490 (−1,11%) dibandingkan 31 Desember 2024.Penurunan ini merupakan gabungan dari pelemahan aset lancar dan depresiasi aset tetap, mencerminkan kondisi keuangan yang tertekan akibat rugi operasional dan tidak adanya ekspansi aset baru.
Page 4
Analisa Keuangan • Liabilitas jangka pendek per 31 Maret 2025 sebesar Rp16.747.329.637, turun sebesar Rp162.072.471 (−0,96%) dibandingkan 31 Desember 2024.Penurunan ini terutama disebabkan oleh penurunan utang usaha dan beban akrual. • Liabilitas jangka panjang per 31 Maret 2025 sebesar Rp36.677.647.155, tidak mengalami perubahan dibandingkan periode sebelumnya. • Total liabilitas per 31 Maret 2025 adalah sebesar Rp53.424.976.792, turun sebesar Rp162.072.471 (−0,30%) dibandingkan 31 Desember 2024.Penurunan ini sepenuhnya berasal dari liabilitas jangka pendek, sementara liabilitas jangka panjang tetap. Hal ini menandakan tidak adanya penambahan utang baru, meskipun perusahaan mengalami kerugian.
Page 5
Analisa Keuangan • Saldo laba per 31 Maret 2025 sebesar (Rp68.102.998.918) atau mengalami penurunan sebesar Rp494.204.019 (−0,73%) dibandingkan 31 Desember 2024.Penurunan ini sepenuhnya disebabkan oleh kerugian bersih selama periode berjalan. • Total ekuitas per 31 Maret 2025 sebesar Rp5.123.438.561, mengalami penurunan sebesar Rp494.204.019 (−8,80%) dibandingkan 31 Desember 2024.Penurunan ini merupakan dampak langsung dari akumulasi kerugian bersih yang menurunkan saldo laba ditahan .
Page 6
Analisa Keuangan • Penjualan per 31 Maret 2025 adalah sebesar Rp406.900.682, mengalami penurunan sebesar Rp102.349.318 (−20,10%) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (31 Maret 2024).Penurunan penjualan ini terutama disebabkan oleh penurunan jumlah gerai yang beroperasi dan melemahnya daya beli masyarakat. • Laba (rugi) tahun berjalan per 31 Maret 2025 sebesar (Rp494.204.019), mengalami peningkatan kerugian sebesar Rp373.810.374 (−310,49%) dibandingkan kerugian sebesar Rp120.393.645 per 31 Maret 2024.Peningkatan rugi bersih ini disebabkan oleh menurunnya margin laba kotor serta tidak optimalnya efisiensi biaya operasional.
Page 7
Rencana Bisnis
• Perusahaan saat ini berfokus pada konsolidasi dan perbaikan fundamental usaha, sekaligus melakukan
kajian mendalam atas berbagai opsi strategis untuk menciptakan nilai jangka panjang. Sejumlah inisiatif
telah dan sedang dilakukan, antara lain:
1. Optimalisasi Model Bisnis Baru
Setelah selesainya proses rebranding dari jaringan gerai sebelumnya, Perseroan kini tengah
mengembangkan brand kuliner baru yaitu "NWS Chicken", yang mengusung konsep produk yang
lebih fleksibel dan adaptif terhadap preferensi konsumen lokal. Dalam waktu dekat, Perseroan
akan melakukan evaluasi performa dari outlet yang telah beroperasi, menyusun blueprint
ekspansi gerai secara bertahap, dan mengembangkan kemitraan strategis untuk mendukung
percepatan pertumbuhan.
2. Efisiensi dan Reposisi Operasional
Perseroan telah melakukan langkah-langkah efisiensi dari sisi operasional, SDM, dan struktur
biaya tetap. Ke depan, fokus akan diarahkan pada penguatan struktur biaya agar lebih ramping
dan adaptif terhadap dinamika bisnis, serta penguatan digitalisasi operasional untuk
memudahkan pemantauan kinerja gerai dan rantai pasok.
Page 8
Rencana Bisnis
3. Diversifikasi Pendapatan
Perseroan juga tengah mengevaluasi kemungkinan ekspansi ke lini usaha terkait di sektor
makanan dan minuman, baik melalui pengembangan internal maupun pendekatan kerja sama.
Model multi-segmen seperti dine-in, takeaway, hingga cloud kitchen akan dipertimbangkan
sesuai dengan kondisi pasar dan kebutuhan konsumen.
4. Kajian Strategis dan Peluang Kemitraan
Saat ini, manajemen sedang melakukan kajian atas berbagai peluang strategis, termasuk potensi
kemitraan, joint venture, maupun alternatif aksi korporasi lainnya yang bersifat akretif terhadap
nilai pemegang saham. Segala opsi masih dalam tahap penjajakan dan belum ada keputusan yang
bersifat final. Perseroan akan menyampaikan informasi secara transparan apabila terdapat
perkembangan material sesuai ketentuan yang berlaku.
Page 9
Harga saham CSMI
Page 10
Analisa Manajemen
Penurunan harga saham CSMI secara tajam dalam beberapa bulan terakhir merupakan bagian dari mekanisme pasar
yang wajar terjadi akibat interaksi antara permintaan dan penawaran saham di bursa. Namun demikian, terdapat
sejumlah faktor yang kemungkinan berkontribusi terhadap tekanan jual dan sentimen negatif terhadap saham ini:
1. Periode Transisi Bisnis
• Seperti telah kami sampaikan dalam laporan keuangan, Perseroan tengah berada dalam fase transformasi model
usaha, di mana seluruh gerai “Texas Chicken” telah dihentikan operasinya, dan saat ini sedang dikembangkan
brand lokal baru yaitu "NWS Chicken".
• Fase transisi ini tentu membutuhkan waktu untuk mencapai stabilitas dan kepercayaan pasar kembali, namun
manajemen yakin terhadap potensi jangka panjang dari model bisnis baru ini
2. Kinerja Keuangan yang Masih Dalam Tahap Penyesuaian
Penurunan pendapatan dan peningkatan rugi bersih per 31 Maret 2025 merupakan konsekuensi logis dari proses
restrukturisasi gerai dan investasi awal untuk membangun merek baru.Namun, struktur biaya telah mulai dievaluasi
dan manajemen telah mengambil sejumlah langkah efisiensi untuk memperkuat posisi keuangan ke depan.
Page 11
Analisa Manajemen
3. Likuiditas Saham yang Terbatas
Sebagai saham dengan likuiditas relatif rendah, pergerakan harga CSMI dapat mengalami fluktuasi tajam meskipun
dengan volume transaksi yang terbatas.Manajemen terbuka untuk mempertimbangkan strategi komunikasi pasar
dan tata kelola investor yang lebih aktif untuk meningkatkan awareness dan partisipasi publik.
4. Ketiadaan Katalis Jangka Pendek
Sejauh ini belum terdapat aksi korporasi atau pengumuman besar yang dapat menjadi katalis positif dalam jangka
pendek.Namun, kami sedang mempersiapkan berbagai inisiatif bisnis dan komunikasi yang bertujuan untuk
memberikan sinyal positif dan memperjelas arah strategi pertumbuhan CSMI.
5. Sentimen Umum Pasar
Selain faktor internal, penurunan harga saham juga dapat dipengaruhi oleh kondisi makroekonomi, sektor consumer
food, maupun psikologi pasar terhadap saham-saham yang sedang dalam masa transisi.
Page 12
Terima Kasih
Names mentioned 1 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.