Skip to content
Back to announcement

20250723_KIJA_Keterbukaan Informasi terkait Aksi Korporasi_31917047_lamp4.pdf

Other Text extracted KIJA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 1

Page 1
    3                MONEY & BANKING
                                                                                                                                                                                                                             KAMIS, 24 JULI 2025




CIMB Niaga Dukung
  Pengembangan
   Talenta Muda
  JAKARTA, ID – PT Bank CIMB Niaga Tbk kembali
mendukung pengembangan talenta muda, tidak hanya
generasi muda Indonesia tapi juga Malaysia. Hal ini men-
jadi bagian dari komitmen perseroan pada industri musik
baik lokal maupun regional.
  Sebagai perusahaan perbankan, CIMB tidak hanya men-
dukung masyarakat dari sisi layanan transaksi keuangan
saja, tetapi membantu generasi muda yang memiliki bakat
untuk mewujudkan mimpi. Perseroan menggelar ajang Ke-
jar Mimpi Rising Start: Singing Competition 2025 sebagai
salah satu ruang baru bagi bakat muda dari Indonesia dan
Malaysia untuk unjuk diri.
  Dalam kompetisi menyanyi skala regional yang berlang-
sung sejak Mei lalu, ribuan peserta beradu kemampuan dan
keberanian untuk tampil dan meraih mimpi. Ajang yang
digagas CIMB Niaga sejak 2023 ini bukan sekadar kom-
petisi, melainkan bentuk dukungan terhadap tumbuhnya
ekosistem talenta muda di industri musik.
  “Kompetisi ini bukan sekadar ajang unjuk bakat, tetapi
juga bagian dari komitmen CIMB Niaga dalam mendukung
pengembangan talenta muda agar dapat berkiprah di in-                                                                                                                                                                 Investor Daily/David Gita Roza

dustri musik, baik di Indonesia maupun tingkat Asean,”           DBS Treasures Private Client: Mitra Lintas Generasi
kata Muhamad Firdaus Andjar, Advisor Marketing, Brand            Akademisi dan Pebisnis Rhenald Kasali (tengah) berbincang dengan Consumer Banking Director PT Bank DBS Indonesia Melfrida Gultom (kanan) dan Head of
and Customer Experience CIMB Niaga di Jakarta.                   Segmentation, Liabilities, and Secured Lending Natalina Syabana di sela diskusi bertema DBS Treasures Private Client: Mitra Tepercaya Lintas Generasi, Tangguh
  Tahun ini, Keysha Diva Azzahra Putri Susanto dari Se-          Perluas Ekspansi Berkelanjutan di Jakarta, Selasa (22/7/2025). Hingga 2048, diperkirakan sekitar US$ 83,5 triliun kekayaan akan diwariskan ke Gen X, milenial,
marang berhasil meraih posisi juara pertama di kategori          dan Gen Z—sebuah fenomena yang disebut sebagai the great wealth transfer. Menanggapi kondisi tersebut, sebagai mitra manajemen kekayaan, Bank DBS
dewasa, diikuti Made Dini Virginia Nugraha Putri dari            Indonesia melalui DBS Treasures Private Client terus berkomitmen memenuhi kebutuhan perbankan nasabah, baik generasi pertama dan generasi penerus.
Bali sebagai juara kedua, dan Roziena Ixzy binti Halix dari
Serawak, Malaysia di posisi ketiga. Mereka terpilih setelah
melewati proses seleksi panjang yang melibatkan lebih dari



                                                                 Dorong Pertumbuhan, Bank
1.200 peserta lintas negara.
  Di kategori anak-anak, tiga penyanyi muda turut ber-
sinar: Zaneta Miracle Sitorus dari Depok sebagai juara
pertama, Elsye Loveita Sianipar dari Medan juara kedua,
dan Felicia Angelica dari Tangerang sebagai juara ketiga.
Sejak usia dini, ketiganya sudah memperlihatkan semangat
berkarya di panggung musik. Bagi para pemenang, peng-
hargaan bukan hanya berupa hadiah tabungan senilai total
Rp 215 juta. Mereka juga mendapatkan pelatihan vokal
profesional dan kesempatan tampil di panggung besar,
pengalaman yang bisa menjadi bekal serius menuju dunia
                                                                 Longgarkan Kebijakan KPR
musik yang lebih profesional.
  Nantinya, seluruh pemenang dijadwalkan tampil                    JAKARTA, ID – Memasuki paruh kedua tahun ini, industri perbankan nampaknya mulai injak gas untuk
dalam Konser Kejar Mimpi untuk Indonesia pada 19
September 2025 bersama Andi Rianto dan sejumlah                  penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR). Ini terlihat dari kebijakan standar penyaluran kredit konsumsi dan
penyanyi papan atas, sebagai bagian dari rangkaian                       KPR/KPA relatif longgar pada kuartal III, dibandingkan kuartal sebelumnya yang diperketat.
perayaan 70 tahun CIMB Niaga yang jatuh pada 26
September mendatang. (nid)
                                                                 Oleh Nida Sahara                                         baru kuartal III-2025 sebe-                          Bank Mandiri juga memberikan kemuda-
                                                                                                                          sar 81,71%, meskipun lebih                         han bagi masyarakat yang ingin memiliki




                                                                 S
                                                                                                                          rendah dibandingkan SBT                            hunian dengan menawarkan skema uang
                                                                           elain kebijakan standar penyaluran KPR         85,22% pada triwulan                               muka (down payment/DP) yang fleksi-
 Permata Bank Raup                                                         yang akan dilonggarkan, sentimen ru-
                                                                           ang penurunan suku bunga acuan Bank
                                                                                                                          sebelumnya.
                                                                                                                            Prioritas utama
                                                                                                                                                                           bel, bahkan mulai dari 0% untuk produk
                                                                                                                                                                          tertentu, khususnya yang bekerja sama den-

 Laba Rp 1,6 Triliun                                                       Indonesia (BI Rate) yang saat ini berada
                                                                           di level 5,25% dan masih akan melan-
                                                                 jutkan penurunan di semester II juga diharapkan
                                                                                                                          responden dalam
                                                                                                                          penyaluran kredit
                                                                                                                          baru pada triwulan
                                                                                                                                                                                                gan developer rekanan atau
                                                                                                                                                                                                        melalui skema subsidi
                                                                                                                                                                                                        pemerintah seperti
                                                                 bisa menggairahkan permintaan                                                                                                          FLPP. Kelonggaran ini
   JAKARTA, ID - PT Bank Permata Tbk (Permata Bank)
membukukan laba bersih Rp 1,6 triliun pada semester
                                                                 KPR di sisa tahun ini.
                                                                    Terlebih, bank-bank besar juga
                                                                                                             Kredit Properti                                                                            diberikan dengan
                                                                                                                                                                                                        tetap mengedepankan
                                                                                                           (Rp Triliun)
I-2025, tumbuh 7,6% secara tahunan (year on year/yoy).           biasanya akan gencar menggelar                                                                                                        prinsip kehati-hatian,
Laba tersebut salah satunya didorong dari penyaluran             pameran properti sebagai strategi                                                                                                   di mana persyaratan ad-
                                                                                                              Keterangan                2025            YOY (%)
kredit yang sebesar Rp 162,6 triliun, meningkat 7,4% (yoy).      menggenjot permintaan KPR, ten-                                                                                                  ministrasi dan profil risiko
                                                                                                                                    Mei       Jun* Mei’25 Jun’25*
   Pencapaian ini merupakan hasil penerapan strategi bis-        tunya dengan berbagai promo me-                                                                                              nasabah akan menjadi pertim-
nis yang berkesinambungan dan konsisten serta didukung           narik. Meskipun, tidak serta merta           Kredit Properti 1442,6          1457      5,9      5,6                      bangan     utama dalam pemberian
sinergi yang kuat dengan Bangkok Bank, sebagai controlling       terjadi lonjakan permintaan KPR,             KPR dan KPA          810,2     816,5        8      7,7
                                                                                                                                                                                     fasilitas  DP   ringan, termasuk catatan
shareholder. Pertumbuhan kredit berasal dari segmen kor-         karena daya beli masyarakat masih                                                                                   kredit, penghasilan tetap, dan ke-
                                                                                                              Konstruksi          394,4 395,5           1,5      0,6
porasi dan komersial masing-masing meningkat 9,3% dan            lesu dan kondisi ekonomi yang juga                                                                                  lengkapan dokumen legal properti.
12,2% (yoy) menjadi Rp 97,1 triliun dan Rp 20,7 triliun,         belum pulih.                                 Real Estate            238       245      6,6        7                    Bank berlogo pita emas ini men-
diikuti pertumbuhan segmen konsumen sebesar 1,7%                    Meski BI sudah memangkas 75               *data sementara                                                        erapkan manajemen risiko secara
                                                                                                              SUMBER: BI
(yoy) menjadi Rp 44,1 triliun.                                   bps suku bunga tahun ini menjadi                                                                                    terukur dalam penyaluran KPR den-
   Pertumbuhan kredit perseroan juga didukung dari sim-          5,25%, Corporate Secretary PT Bank                                                                                  gan menjaga kualitas aset melalui se-
panan nasabah terjaga baik sebesar Rp 189,3 triliun, yang        Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Ramon III-2025 sama dengan periode sebelumnya, yaitu leksi kredit yang ketat, pemanfaatan digital credit
didorong oleh pertumbuhan CASA sebesar 9,9%. Rasio               Armando menyampaikan bahwa penurunan kredit modal kerja, diikuti oleh kredit investasi scoring, dan penguatan proses underwriting. Tak
CASA meningkat dari level 56,3% di Juni 2024 menjadi             BI Rate belum berdampak signifikan pada dan kredit konsumsi. Pada jenis kredit konsumsi, hanya itu, penetrasi bisnis KPR juga diarahkan
62,7% di Juni 2025. Total aset Bank mencapai Rp 264,2            permintaan KPR. Untuk segmen masyarakat penyaluran KPR/KPA diprakirakan masih menja- melalui ekosistem nasabah wholesale yang diya-
triliun atau naik 2,3% (yoy).                                    berpenghasilan rendah (MBR), suku bunga KPR di prioritas utama, diikuti oleh kredit multiguna kini dapat terus menjaga kualitas segmen ini.
   Meliza M. Rusli, Direktur Utama Permata Bank men-             subsidi tetap di 5% melalui skema FLPP, sehingga dan kredit tanpa agunan.                               “Rasio kredit bermasalah (NPL) KPR dapat
gatakan, kinerja yang solid di semester pertama tahun ini        tidak terpengaruh oleh perubahan BI Rate.               BI juga mencatat, kredit konsumsi yang ter- dijaga di level terjaga hingga pertengahan tahun
mencerminkan kepercayaan nasabah, kedisiplinan dalam                “Sementara itu, segmen emerging affluent moderasi pada kuartal II disebabkan dari per- 2025, mencerminkan efektivitas mitigasi risiko
menjalankan strategi, serta komitmen kuat perseroan              dan affluent masih cenderung wait and see, lambatan permintaan KPR/KPA dengan Saldo dan pemilihan segmen nasabah yang prudent,”
dalam menjaga kualitas aset secara berkelanjutan.                menunggu penyesuaian suku bunga kredit Bersih Tertimbang (SBT) 53,26% dan kredit sambung Ossy.
   “Di tengah tantangan ekonomi global, kami tetap fokus         dari perbankan sebelum mengambil keputusan multiguna (SBT 26,40%).                                      Selain itu, Bank Mandiri juga mengoptimalkan
menjalankan bisnis secara prudent dan memperkuat fon-            pembelian rumah,” kata Ramon kepada Investor            Berdasarkan jenis kredit, standar penyaluran sistem monitoring portofolio berbasis teknologi
dasi pertumbuhan jangka panjang melalui inovasi, efisiensi       Daily, dikutip Rabu (23/7/2025).                      kredit kuartal II yang lebih ketat tersebut di- serta kolaborasi dengan developer terpercaya un-
operasional, dan sinergi bersama Bangkok Bank,” ungkap              BTN secara bertahap telah menyesuaikan dorong oleh jenis kredit UMKM, kredit modal tuk memastikan kualitas agunan dan kepatuhan
Meliza dalam keterangannya, Rabu (23/7/2025).                    suku bunga kredit, khususnya untuk produk kerja, dan KPR/KPA. Beberapa aspek kebijakan hukum atas aset properti yang dibiayai.
   Di tengah tantangan ketidakpastian ekonomi domestik           KPR baru. Saat ini, bunga promo fixed rate kami penyaluran kredit yang terindikasi lebih ber-
dan global, Permata Bank konsisten menjalankan bisnis            sudah turun menjadi 2,65% untuk 3 tahun, dari hati-hati, antara lain pada aspek plafon kredit,                                  INVESTOR DAILY, 24 JULI 2025
secara prudent dengan menerapkan prinsip kehati-hatian,          sebelumnya 3,75%. Adapun bunga floating be- premi kredit berisiko, agunan, dan persyaratan
khususnya dalam penyaluran kredit dan disiplin menerap-          rada di kisaran 12,99%. Untuk KPR yang sedang administrasi.
kan optimalisasi neraca. Loan to deposit ratio (LDR) berada      berjalan, tentu bunga akan tetap sesuai perjan-
di level 85,6%, lebih tinggi dibandingkan semester I-2024        jian selama masa fixed atau berjenjang berlaku. KPR Juni
di level 78,2%. Perseroan juga berhasil mencatatkan cost            Berdasarkan data Survei Perbankan yang               Perbankan nasional telah menyalurkan kredit                         PT KAWASAN INDUSTRI JABABEKA TBK
to income ratio (CIR) lebih efisien menjadi 48,5% diband-        dirilis Bank Indonesia (BI), kebijakan standar properti senilai Rp 1.457 triliun per Juni 2025,                                              (“Perseroan”)
ingkan pada akhir Juni 2024 sebesar 49,6%.                       penyaluran kredit pada triwulan III-2025 dipra- tumbuh 5,6% (yoy), melambat dari Mei yang                                         KETERBUKAAN INFORMASI
   Kualitas kredit yang terjaga semakin baik tercermin dari      kirakan relatif sama dibandingkan dengan triwu- naik 5,9% (yoy). Apabila dirinci, pertumbuhan                      REVISI ATAS JUMLAH DIVIDEN TUNAI PER SAHAM
rasio NPL gross dan loan at risk (LAR) yang tercatat lebih se-   lan sebelumnya. Hal ini terindikasi dari Indeks KPR dan KPA per Juni sebesar 7,7% (yoy) men-                     Sehubungan dengan hasil keputusan mata acara ke-2 Rapat
                                                                                                                                                                                  Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan pada tanggal 25 Juni
hat, masing-masing pada level 2,1% dan 7%, dibandingkan          Lending Standard (ILS) triwulan III-2025 yang jadi Rp 816,5 triliun, lebih lambat dari bulan                     2025 (“RUPST”) yang telah menyetujui pembagian dividen tunai
dengan 2,4% dan 7,8% pada semester I-2024. Dengan mem-           positif sebesar 0,02. “Kebijakan standar penyalu- sebelumnya yang tumbuh 8% (yoy).                               kepada para pemegang saham Perseroan, bersama ini Perseroan
                                                                                                                                                                                  menyampaikan bahwa terdapat penyesuaian jumlah dividen tunai per
bukukan cadangan atas potensi penurunan risiko kredit            ran kredit yang lebih selektif terjadi pada jenis       Corporate Secretary PT Bank Mandiri (Persero)            saham, sebagai berikut:
secara konservatif, bank membentuk NPL coverage dan LAR          kredit modal kerja, kredit UMKM, dan kredit Tbk M. Ashidiq Iswara mencatat kinerja solid di                      Semula, dividen tunai yang akan diterima oleh pemegang saham
                                                                                                                                                                                  yang berhak adalah sebesar Rp1,79235089924 (satu koma tujuh
coverage Ratio yang memadai, masing-masing di level 346%         investasi, sementara standar penyaluran Kredit segmen KPR dengan pertumbuhan dua digit,                          sembilan dua tiga lima nol delapan sembilan sembilan dua empat
dan 101%. Lebih lanjut, dalam melakukan penyelesaian             Konsumsi dan KPR/KPA relatif lebih longgar,” ini didorong oleh peningkatan permintaan pada                       Rupiah) per saham.
                                                                                                                                                                                  Setelah dilakukan penyesuaian terhadap jumlah saham yang berhak
kredit bermasalah, bank secara konsisten melakukan upaya         tulis BI dalam surveinya.                             produk berbasis digital dan kemitraan strategis            menerima dividen tunai, maka Perseroan menetapkan kembali jumlah
restrukturisasi, litigasi, dan penjualan aset.                      Kebijakan penyaluran yang lebih ketat antara dengan developer. “Dengan momentum positif                       dividen tunai menjadi: Rp1,76685470550 (satu koma tujuh enam enam
                                                                                                                                                                                  delapan lima empat tujuh nol lima lima nol Rupiah) per saham.
   Struktur permodalan Permata Bank termasuk rasio CAR           lain terjadi pada aspek premi kredit berisiko, ini, Bank Mandiri optimistis mampu mencapai                       Total nilai dividen tunai yang akan dibagikan tidak mengalami
dan CET-1 pada semester I-2025 tercatat kuat masing-             suku bunga, dan jangka waktu kredit, sementara target pertumbuhan kredit KPR yang telah                          perubahan, yaitu sekitar Rp36.330.752.646 (tiga puluh enam miliar
                                                                                                                                                                                  tiga ratus tiga puluh juta tujuh ratus lima puluh dua ribu enam ratus
masing sebesar 33,5% dan 25,6%. Rasio permodalan                 kebijakan penyaluran kredit yang lebih longgar ditetapkan, sejalan dengan strategi pengem-                       empat puluh enam Rupiah) sesuai dengan keputusan RUPST.
perseroan saat ini merupakan salah satu yang terkuat di          terdapat pada aspek plafon kredit.                    bangan ekosistem digital secara komprehensif               Perseroan tetap akan melaksanakan tata cara jadwal pembagian
                                                                                                                                                                                  dividen tunai tahun buku 2024 sebagaimana telah diumumkan
antara bank-bank komersial terbesar di Indonesia. Pada              Secara kuartalan (qtq), penyaluran kredit baru yang mempercepat proses akuisisi nasabah, serta                sebelumnya, dengan pembagian dividen tunai kepada Pemegang
kuartal II-2025, bank telah membagikan dividen sebesar           pada triwulan III-2025 diprakirakan tetap tum- penawaran suku bunga yang kompetitif dan                          Saham Perseroan pada tanggal 29 Juli 2025.
Rp 1,1 triliun atau sebesar Rp 30 per lembar saham dalam         buh dibandingkan triwulan sebelumnya. Hal ini fleksibel bagi berbagai segmen pasar,” kata Ossy                                            Jakarta, 24 Juli 2025
                                                                                                                                                                                                            Direksi Perseroan
bentuk dividen tunai untuk tahun buku 2024. (nid)                terindikasi dari SBT prakiraan penyaluran kredit sapaan akrabnya kepada Investor Daily.

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.36 MB
Published24 Jul 2025
Pages1
Characters22,692
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 12 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bank CIMB Niaga Tbk p.1 ×2
linked person Rhenald Kasali p.1
linked org Bank DBS Indonesia p.1
linked org Bank Mandiri p.1 ×7
linked org Bank Permata Tbk p.1 ×2
linked org KAWASAN INDUSTRI JABABEKA TBK p.1 ×2
linked person M. Ashidiq Iswara p.1
possible org Bank DBS p.1
unresolved org PT Bank DBS Indonesia Melfrida Gultom p.1
unresolved org Bank Raup p.1
unresolved org Tabungan Negara (Persero) Tbk p.1
unresolved org Bank Indonesia p.1

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result