Skip to content
Back to announcement

20250716_BINO_Informasi Transaksi Afiliasi_31915386_lamp2.pdf

Asset transaction Needs review BINO

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 11

Page 1
                  Kantor Jasa Penilai Publik
                                                                                                                 The Manhattan Square
                  FERDINAND, DANAR, ICHSAN DAN REKAN                                                   Lt. 16, Suite D, Jl. TB Simatupang
                  Property, Business Valuation & Advisory                                             Cilandak, Jakarta Selatan, 12560
                  Licence No. 2.22.0176                                                               E-Mail: infoadmin@fdipartners.co
                  KMK 460/KM.1/2022                                                                     Website: www.fdipartners.co.id
                  Wilayah Kerja: Seluruh Indonesia                                                               Phone (62 21) 27875911




Jakarta, 20 Mei 2025



PT Perma Plasindo Tbk
Jl. Raya Boulevard Barat Blok LC 6 Nomor 23,
Kelapa gading Barat, Jakarta Utara,
DKI Jakarta
a ra
No. Laporan : 00011/2.0176-02/BS/04/0089/1/V/2025
Hal            : Penilaian Pendapat Kewajaran

Dengan hormat,

LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN
PT Perma Plasindo Tbk

Berdasarkan surat penawaran No. 007/FDI.JKT/PB-FO/IV/2025 tertanggal 28 April 2025, KJPP
Ferdinand, Danar, Ichsan, dan Rekan Cabang Jakarta Selatan (selanjutnya disebut “KJPP FDI”
atau “Kami”) mendapat penugasan dari PT Perma Plasindo Tbk (selanjutnya disebut
“Perseroan” atau “BINO”) untuk memberikan pendapat kewajaran atas rencana transaksi
berupa peminjaman dana selanjutnya disebut “Rencana Transaksi”.

1.   Identitas Status Penilai

Penilaian ini dilakukan oleh KJPP Ferdinand, Danar, Ichsan dan Rekan (FDI&R) Cabang
Jakarta, selaku Penilai Independen untuk memberikan pendapat kewajaran yang obyektif
dan tidak memihak, sesuai KEPI; memiliki kompetensi untuk memberikan opini kewajaran atas
objek penilaian yang dimaksud. KJPP Ferdinand, Danar, Ichsan dan Rekan Cabang Jakarta
Selatan (FDI&R) adalah Kantor Jasa Penilai Publik yang memegang Izin Usaha No.
582/KM.1/2024 tanggal 19 September 2024 dari Menteri Keuangan Republik Indonesia
dengan Penilai Publik sebagai berikut:
a. Pimpinan Cabang, Ferdinand Pardede, adalah seorang Penilai Publik untuk klasifikasi
    penilaian bisnis dengan Izin No. B-1.09.00089 dari Menteri Keuangan Republik Indonesia,
    dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi
    Penunjang Pasar Modal (Penilai Bisnis) STTD.PB-17/PJ1/PM.02/2023. Beliau adalah anggota
    dari Masyarakat Profesi Penilai Indonesia.
b. Penugasan ini bersifat independen, tidak memiliki keterlibatan atau benturan kepentingan
    baik aktual maupun potensial dengan obyek penilaian dan/ atau pemilik
    aset/properti/ekuitas, menjunjung tinggi obyektifitas, profesional dan tidak memihak.
c. Seluruh Penilai, tenaga ahli dan staf pelaksana dalam penugasan ini adalah satu kesatuan
    tim penugasan di bawah kordinator penilai berizin atau penanggung jawab dalam
    laporan ini.




                                                 Kantor Cabang Jakarta (Bisnis)
          Gedung Palma Tower, Lt.18, Jl. Kartini II-S, Kav.06, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan 12310
                         E-Mail: admnbranchjkt@fdipartners.co; Website: www.fdipartners.co.id
                                                       Phone (62 21) 75930291
                                  KMK 582/KM.1/2024, Wilayah Kerja : Seluruh Indonesia

                                Kantor Pusat (Properti dan Bisnis); Kantor Cabang Semarang (Properti); Kantor Cabang Jakarta (Bisnis)
Page 2
2.   Obyek Rencana Transaksi

Obyek penilaian dalam pendapat kewajaran ini adalah rencana transaksi peminjaman dana
sebesar Rp 55.000.000.000 (Lima Puluh Lima Miliar Rupiah) oleh Ruhong Holding Pte Ltd kepada
PT Perma Plasindo Tbk dengan tarif bunga sebesar 6%.

2.1 Pihak-pihak yang Bertransaksi

Berdasarkan Perjanjian Peminjaman Dana, pihak-pihak yang akan bertransaksi adalah
sebagai berikut:
1. Ruhong Holding Pte Ltd (“RH”) sebagai pihak pemberi pinjaman.
2. PT Perma Plasindo Tbk (“BINO”) sebagai pihak penerima pinjaman.

2.2 Tanggal Penilaian

Tanggal penilaian pendapat kewajaran Rencana Transaksi adalah 31 Desember 2024.

2.3 Keterkaitan Rencana Transaksi Dengan Peraturan Otoritas jasa Keuangan

•    Transaksi Material
     Rencana Transaksi dikategorikan bukan transaksi material. Mengacu pada POJK
     No.17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha (“POJK
     17/2020”), Nilai Rencana Transaksi tidak melebihi 20% (dua puluh persen) dari ekuitas
     Perseroan per tanggal 31 Desember 2024.

•    Transaksi Afiliasi
     Berdasarkan informasi manajemen Perseroan, pihak-pihak yang bertransaksi merupakan
     pihak yang memiliki hubungan afiliasi, Sebagaimana diatur dalam POJK 42/2020,
     sehingga Rencana Transaksi termasuk transaksi afiliasi.



3.   Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran

Maksud dan tujuan pemberian pendapat kewajaran adalah untuk memberikan pendapat
kewajaran atas Rencana Transaksi affiliasi berupa peminjaman dana sebesar Rp
55.000.000.000 (Lima Puluh Lima Miliar Rupiah) oleh Ruhong Holding Pte Ltd kepada PT Perma
Plasindo Tbk dengan tarif bunga sebesar 6%, serta dalam rangka pemenuhan Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia No. 42/POJK.04/2020 tanggal 2 Juli 2020 tentang
Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan (“POJK 42/2020”).



4.   Metodologi Analisis Kewajaran Rencana Transaksi

Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.35/POJK.04/2020, tentang Penilaian dan
Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal (“POJK 35/2020”), analisis pengkajian
kewajaran Rencana Transaksi dilakukan melalui analisis yang mencakup : Analisis Transaksi,
Analisis Kualitatif dan Kuantitatif atas Rencana Transaksi, Analisis Atas Kewajaran Nilai Rencana
Transaksi dan Analisis atas faktor lain yang relevan, dengan ringkasan sebagai berikut:




Halaman 2                                               00011/2.0176-02/BS/04/0089/1/V/2025
Page 3
4.1 Analisis Transaksi

Latar Belakang dan Alasan Rencana Transaksi

Perseroan merupakan salah satu perusahaan yang bergerak pada bidang alat tulis kantor,
dimana berdasarkan laporan keuangan audit per 31 Desember 2024, Perseroan tercatat
memiliki utang bank sebesar Rp 29.139 Juta dengan tarif bunga antara 7,75% - 10,50%, hal ini
dapat memberatkan kinerja keuangan Perseroan yang berakibat atas besarnya beban
bunga.

Dalam rangka memperkuat dan memperluas kanal Business to Business (B2B), Perseroan
memerlukan tambahan modal kerja terkait dengan pengembangan produk baru, untuk
memenuhi hal tersebut dibutuhkan pendanaan atau fasilitas pinjaman dengan tarif bunga
yang lebih rendah dari tarif bunga saat ini sehingga Perseroan dapat lebih efisien dalam
pengelolaan keuangan.

Perseroan bermaksud melakukan rencana transaksi berupa peminjaman dana sebesar Rp
55.000.000.000 (Lima Puluh Lima Miliar Rupiah) kepada Ruhong Holding Pte Ltd dengan tarif
bunga sebesar 6% yang merupakan pemegang saham pengendali Perseroan. Untuk
merealisasikan Rencana Transaksi tersebut Perseroan memerlukan laporan pendapat
kewajaran dari pihak independen.

Alasan Rencana Transaksi untuk membantu memperbaiki struktur permodalan Perseroan
yang digunakan untuk melunasi pinjaman bank dan kebutuhan modal kerja dalam
pengembangan produk-produk baru, disisi lain Pemberian pinjaman menunjukkan bahwa
Ruhong Holding tidak hanya sebagai pemegang saham pasif, melainkan investor aktif yang
mendukung penuh pertumbuhan Perseroan.

Analisis Manfaat & Risiko Rencana Transaksi

Manfaat atas Rencana Transaksi, Perseroan dapat memperoleh pinjaman yang cepat denga
syarat pinjaman yang dapat dinegosiasikan dengan lebih fleksibel, termasuk tenor, bunga,
dan pelunasan. Pinjaman yang diperoleh dapat melunasi pinjaman bank dan memenuhi
kebutuhan modal kerja untuk pengembangan produk baru.

Rencana Transaksi yang dilakukan Perseroan akan memiliki potensi risiko berupa kewajiban
membayar bunga dan pokok sesuai perjanjian, risiko ketidaksesuaian penggunaan dana
sehingga akan berdampak pada kinerja keuangan dan risiko tidak tercapainya proyeksi
keuangan.



4.2 Analisis Kualitatif atas Rencana Transaksi

Tinjauan Ekonomi Makro

Berdasarkan laporan yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia, pertumbuhan ekonomi triwulan
IV 2024 sedikit di bawah prakiraan dipengaruhi oleh rendahnya permintaan domestik, baik
konsumsi maupun investasi. Secara keseluruhan, pertumbuhan ekonomi 2024 diprakirakan




Halaman 3                                            00011/2.0176-02/BS/04/0089/1/V/2025
Page 4
sedikit di bawah titik tengah kisaran 4,7–5,5%. Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan
ekonomi Indonesia 2025 mencapai kisaran 4,7–5,5%, sedikit lebih rendah dari kisaran prakiraan
sebelumnya 4,8–5,6%.

Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) 2024 terjaga dalam kisaran sasarannya 2,5±1%. Ke depan,
Bank Indonesia meyakini inflasi IHK tetap terkendali dalam sasarannya. Bank Indonesia terus
berkomitmen memperkuat efektivitas kebijakan moneter guna menjaga inflasi tahun 2025
dan 2026 terkendali dalam sasaran 2,5±1%, dengan tetap mendukung upaya turut
mendorong pertumbuhan ekonomi.

Kebijakan nilai tukar Bank Indonesia terus diarahkan untuk menjaga stabilitas Rupiah dari
dampak menguatnya dolar AS secara luas. Indeks nilai tukar dolar AS terhadap mata uang
utama menguat tajam, perkembangan ini memberikan tekanan depresiasi kepada hampir
seluruh mata uang dunia, termasuk nilai tukar Rupiah. Sementara suku bunga perbankan
tetap rendah dipengaruhi oleh likuiditas perbankan yang memadai serta kebijakan
transparansi yang meningkatkan efisiensi suku bunga perbankan.

Perkembangan Industri Alat Tulis

Pasar produk alat tulis global menunjukkan prospek pertumbuhan yang menjanjikan dengan
proyeksi mencapai USD 238,46 miliar pada tahun 2032, meningkat dari USD 158,39 miliar pada
2024. Pertumbuhan ini didorong oleh tingkat pertumbuhan tahunan CAGR sebesar 5,32%
selama periode 2025–2032. Asia Pasifik menjadi wilayah dengan kontribusi terbesar terhadap
pasar, dengan nilai mencapai USD 58,61 miliar pada 2024, naik dari USD 55,89 miliar di tahun
sebelumnya. Pertumbuhan ini mencerminkan tingginya permintaan di negara-negara
berkembang yang ditandai dengan meningkatnya jumlah institusi pendidikan dan urbanisasi.

Tren utama yang mendorong pasar adalah meningkatnya preferensi konsumen terhadap
produk alat tulis yang ramah lingkungan, seiring dengan kesadaran global terhadap isu
keberlanjutan. Selain itu, dua faktor penting yang mempercepat pertumbuhan pasar adalah
meningkatnya jumlah sekolah seni dan pertumbuhan penjualan melalui platform e-
commerce, yang memudahkan distribusi produk kepada konsumen secara lebih luas dan
cepat.

Keuntungan dan kerugian Rencana Transaksi

Keuntungan atas Rencana Transaksi adalah pinjaman dari pemegang saham memiliki biaya
bunga yang lebih rendah dan proses lebih sederhana dibandingkan pinjaman bank, dana
pinjaman dapat digunakan untuk melunasi pinjaman bank dan kebutuhan modal kerja untuk
pengembangan produk baru. Sedangkan kerugian atas Rencana Transaksi adalah pinjaman
ini merupakan liabilitas yang tetap harus dibayar pokok dan bunganya, sehingga akan tetap
ada beban keuangan dan dapat mempengaruhi arus kas jika tidak dikelola dengan baik.




Halaman 4                                             00011/2.0176-02/BS/04/0089/1/V/2025
Page 5
4.3 Analisis Kuantitatif atas Rencana Transaksi

Analisis Kinerja Historis Perseroan

Selama periode tahun 2020 hingga tahun 2024, total aset Perseroan menunjukkan
pertumbuhan secara CAGR sebesar 7,09%. Pada tahun 2021 total aset mengalami
pertumbuhan sebesar 12,35% dibandingkan tahun sebelumnya, karena peningkatan baik
pada aset lancar dan aset tidak lancar. Pada tahun 2022 total aset mengalami pertumbuhan
sebesar 32,09% dibandingkan tahun sebelumnya, karena peningkatan baik pada aset lancar
dan aset tidak lancar. Pada tahun 2023 total aset mengalami penurunan sebesar 0,16%
dibandingkan tahun sebelumnya, karena penurunan pada aset tidak lancar walaupun aset
lancar mengalami peningkatan. Pada tahun 2024 total aset mengalami penurunan sebesar
11,23% dibandingkan tahun sebelumnya, karena penurunan baik pada aset lancar dan aset
tidak lancar.

Dari sisi liabilitas, selama periode tahun 2020 hingga tahun 2024 terjadi fluktuasi, dengan
kecenderungan mengalami penurunan secara CAGR sebesar 18,30%. Pada tahun 2021 total
liabilitas mengalami penurunan sebesar 51,11% dibandingkan tahun sebelumnya, karena
penurunan yang signifikan pada liabilitas jangka panjang. Pada tahun 2022 total liabilitas
mengalami kenaikan sebesar 39,92% dibandingkan tahun sebelumnya, karena kenaikan
pada liabilitas jangka pendek walaupun liabilitas jangka panjang mengalami penurunan.
Pada tahun 2023 total liabilitas mengalami penurunan sebesar 4,94% dibandingkan tahun
sebelumnya, karena penurunan pada liabilitas jangka pendek. Pada tahun 2024 total liabilitas
mengalami penurunan sebesar 31,49% dibandingkan tahun sebelumnya, karena penurunan
baik pada liabilitas jangka pendek dan liabilitas jangka panjang.

Sementara itu, selama periode tahun 2020 hingga tahun 2024, ekuitas Perseroan menunjukkan
pertumbuhan secara CAGR sebesar 18,24%. Pada tahun 2021 ekuitas mengalami kenaikan
sebesar 59,04% dibandingkan tahun sebelumnya, karena adanya penambahan modal
saham. Pada tahun 2022 ekuitas mengalami kenaikan sebesar 30,32% dibandingkan tahun
sebelumnya, karena peningkatan pada pendapatan komprehensif lainnya. Pada tahun 2023
ekuitas mengalami kenaikan sebesar 1,00% dibandingkan tahun sebelumnya, karena
peningkatan pada saldo laba. Pada tahun 2024 ekuitas mengalami penurunan sebesar 6,60%
dibandingkan tahun sebelumnya, karena penurunan pada saldo laba.

Pendapatan Perseroan cenderung mengalami kenaikan dari tahun 2020 hingga 2024 dengan
CAGR sebesar 7,89%. Pada tahun 2021 pendapatan mengalami penurunan sebesar 0,40%
dibandingkan tahun sebelumnya, sementara pada tahun 2022 Perseroan mencatatkan
peningkatan pendapatan sebesar 17,72% dibandingkan tahun sebelumnya. Tren kenaikan
pendapatan berlanjut pada tahun 2023 dimana pendapatan meningkat sebesar 16,60%
dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2024 pendapatan mengalami penurunan
sebesar 0,89% dibandingkan tahun sebelumnya.

Laba usaha Perseroan berfluktuasi dari tahun 2020 hingga 2024. Pada tahun 2021 laba usaha
mengalami peningkatan sebesar 54,06% dibandingkan tahun sebelumnya, dan berlanjut
pada tahun 2022 dengan peningkatan sebesar 42,90% dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada tahun 2023 laba usaha Perseroan mengalami penurunan sebesar 10,92% dibandingkan
tahun sebelumnya, dan pada tahun 2024 Perseroan mencatatkan rugi usaha Rp 38.978 juta.




Halaman 5                                            00011/2.0176-02/BS/04/0089/1/V/2025
Page 6
Laba bersih Perseroan berfluktuasi dari tahun 2020 hingga 2024. Pada tahun 2021 Perseroan
mencatatkan setelah pada tahun 2020 mencatatkan rugi bersih. Pada tahun 2022 laba bersih
meningkat sebesar 75,99% dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2023 laba bersih
Perseroan mengalami penurunan sebesar 23,54% dibandingkan tahun sebelumnya, dan
pada tahun 2024 Perseroan mencatatkan rugi bersih sebesar Rp 42.418 juta.

Pada tahun 2020 Perseroan mencatatkan arus kas diperoleh dari aktivitas operasi sebesar Rp
36.115 juta, namun di tahun 2021 dan 2022 Perseroan mencatatkan arus kas digunakan untuk
aktivitas operasi sebesar Rp 3.954 juta di tahun 2021 dan sebesar Rp 10.721 juta pada tahun
2022. Perseroan kembali mencatatkan arus kas diperoleh dari aktivitas operasi pada tahun
2023 dan 2024 masing-masing sebesar Rp 7.806 juta dan Rp 12.263 juta.

Pada tahun 2020 Perseroan mencatatkan arus kas diperoleh dari aktivitas investasi sebesar Rp
8.648 juta. Kemudian dari tahun 2021 sampai 2024 Perseroan mencatatkan arus kas digunakan
untuk aktivitas investasi yang sebagian besar digunakan untuk perolehan aset tetap. Pada
tahun 2021 Perseroan mencatatkan arus kas digunakan untuk aktivitas investasi sebesar Rp
35.503 juta, kemudian pada tahun 2022 sebesar Rp 12.371 juta, tahun 2023 sebesar Rp 6.331
juta dan pada tahun 2024 sebesar Rp 2.363 juta.

Pada tahun 2020 Perseroan mencatatkan arus kas digunakan untuk aktivitas pendanaan
sebesar Rp 46.293 juta. Kemudian pada tahun 2021 dan 2022 Perseroan mencatatkan arus
kas diperoleh dari aktivitas pendanaan sebesar sebesar Rp 39.150 juta dan sebesar Rp 21.955
juta. Namun pada tahun 2023 dan 2024 Perseroan kembali mencatatkan arus kas digunakan
untuk aktivitas pendanaan sebesar Rp 306 juta dan sebesar Rp 10.177 juta.



Analisis Rasio Keuangan Perseroan

Selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan periode 31 Desember 2024, rata-rata rasio
perputaran piutang usaha, rasio perputaran persediaan dan rasio perputaran utang usaha
sebesar 8,10x, 1,87x dan 23,16x.

Selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan periode 31 Desember 2024, rata-rata rasio
lancar, rasio cepat dan rasio kas sebesar 3,83x, 1,33x dan 0,22x. Hal ini menunjukkan bahwa
sepanjang periode historis, Perseroan mampu untuk membayar seluruh liabilitas jangka
pendeknya dengan menggunakan aset lancar yang dimiliki.

Rasio laba atas aset (Return on Assets /ROA) Perseroan selama periode 31 Desember 2020
sampai dengan periode 31 Desember 2024 rata-rata negatif 1,38% per tahun. Sementara ratio
laba atas ekuitas (Return on Ekuitas / ROE) Perseroan selama periode 31 Desember 2020
sampai dengan periode 31 Desember 2024 rata-rata sebesar negatif 1,65% per tahun.

Rata-rata rasio jumlah kewajiban terhadap jumlah aset dan rasio jumlah kewajiban terhadap
jumlah ekuitas Perseroan selama periode 31 Desember 2020 sampai dengan periode 31
Desember 2024 masing-masing adalah sebesar 22,67% dan 32,02%.




Halaman 6                                            00011/2.0176-02/BS/04/0089/1/V/2025
Page 7
Analisis Dampak Keuangan Perseroan atas Rencana Transaksi

Dampak keuangan atas Rencana Transaksi sebagai berikut:
1. Pada posisi keuangan terdapat penambahan kas dan setara kas sebesar
   Rp 21.845.974.285.
2. Pada posisi keuangan terdapat pengurangan pada akun utang bank jangka pendek
   sebesar Rp 23.472.303.186, dan akun utang bank jangka panjang sebesar Rp 5.666.666.661.
3. Pada posisi keuangan terdapat pengurangan pada akun utang usaha pihak ketiga
   sebesar Rp 4.015.055.868.
4. Pada posisi keuangan terdapat penambahan atas akun utang pemegang saham yang
   merupakan nilai dari Rencana Transaksi sebesar Rp 55.000.000.000.



4.4 Analisis Kewajaran Nilai Rencana Transaksi

Analisa kewajaran Rencana Transaksi dilakukan dengan membandingkan tarif bunga
transaksi terhadap tarif bunga pinjaman Perseroan saat ini dan tarif bunga pasar pinjaman
bank, sebagai berikut:


  Tarif bunga Rencana Transaksi        batas bawah         Tarif bunga Pasar        batas atas
                6%                         6,23%                6,73%*                 7,23%
* Data dari Bank Indonesia untuk tarif bunga pinjaman bank asing untuk modal kerja per Desember 2024


Berdasarkan tabel diatas, maka tarif bunga Rencana Transaksi berada diluar rentang batas
bawah dan batas atas +/- 7.5% sesuai POJK 42/2020.

Analisis atas Faktor Lain yang Relevan

Analisis atas faktor lain yang relevan adalah adanya efisiensi beban bunga jika Perseroan
melakukan Rencana Transaksi dengan tarif bunga sesuai perjanjian dibandingkan dengan
apabila Perseroan melakukan pinjaman dengan tarif bunga pasar atau tarif bunga bank
yang ada saat ini.



Kesimpulan Pendapat Kewajaran

Dengan mempertimbangkan analisis kewajaran atas Rencana Transaksi bila dilihat dari Tarif
bunga Rencana Transaksi adalah tidak wajar karena berada diluar rentang batas bawah dan
batas atas +/- 7.5% sesuai POJK 42/2020. Namun secara keseluruhan analisis yang dilakukan
meliputi analisis Transaksi, analisis kualitatif dan kuantitatif, analisis kewajaran nilai transaksi,
analisis inkremental serta analisis sensitivitas maka kami berpendapat Rencana Transaksi
berupa peminjaman dana oleh Ruhong Holding Pte Ltd kepada PT Perma Plasindo Tbk adalah
WAJAR.




Halaman 7                                                 00011/2.0176-02/BS/04/0089/1/V/2025
Page 8

          
Page 9
                          ASUMSI – ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS



  1.    Laporan penilaian ini bersifat non-disclaimer opinion.
  2.    Penilai Usaha telah melakukan penelahaan atas dokumen-dokumen yang digunakan
        dalam proses penilaian.
  3.    Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya ke
        akuratannya.
  4.    Penilai mengunakan proyeksi keuangan yang mencerminkan kewajran proyeksi yang
        dibuat oleh manajemen dengan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty).
  5.    Laporan penilaian pendapat kewajaran ini terbuka untuk publik.
  6.    Penilai Usaha bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran dan Kesimpulan
        Opini Akhir.
  7.    Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum (Perjanjian fasilitas Pinjaman)
        objek penilaian/Rencana Transaksi dari pemberi tugas.
  8.    Semua sengketa dalam bentuk perkara pidana maupun perdata (baik di dalam
        maupun di luar pengadilan) yang berkaitan dengan obyek penilaian tidak menjadi
        tanggung jawab kami.
  9.    Kami ingin menekankan bahwa hasil kajian, analisis, serta tanggung jawab kami
        secara khusus hanya terbatas pada aspek nilai atas obyek penilaian, diluar dari aspek
        perpajakan dan hukum karena hal tersebut berada diluar lingkup penugasan kami.
  10.   Perubahan-perubahan yang dilakukan oleh pihak Pemerintah maupun swasta yang
        berkaitan dengan kondisi obyek penilaian, dalam hal ini kondisi pasar dan sebagainya
        bukan menjadi tanggung jawab kami.
  11.   Laporan penilaian ini disajikan hanya untuk maksud dan tujuan seperti tertulis di dala
        laporan dan tidak dapat digunakan untuk maksud dan tujuan lainnya dan kami tidak
        bertanggung jawab jika laporan ini digunakan untuk tujuan lain.
  12.   Laporan penilaian ini sebagai salah satu informasi untuk dijadikan dasar pemikiran
        dalam mengambil keputusan, akan tetapi tidak mengikat dan tidak dapat dijadikan
        sebagai dasar penentu suatu keputusan yang berakibat hukum, karena laporan
        pendapat kewajaran ini semata-mata dibuat berdasarkan kajian disiplin ilmu dan
        kemampuan yang kami miliki.
  13.   Laporan penilaian ini tidak berlaku dan tidak sah apabila tidak terdapat tanda tangan
        penilai berijin beserta stempel perusahaan (corporate seal) yang resmi dari KJPP
        FERDINAND, DANAR, ICHSAN DAN REKAN.
  14.   Laporan penilaian ini dibuat dan ditujukan hanya kepada pemberi tugas, sesuai
        dengan maksud dan tujuan yang diungkapkan dalam laporan penilaian.




Halaman 9                                              00011/2.0176-02/BS/04/0089/1/V/2025
Page 10
                                    PERNYATAAN PENILAI



Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai Penilai Independen, kami yang
bertanda tangan di bawah ini menerangkan bahwa :

1.    Pernyataan faktual yang dipresentasikan dalam laporan penilaian adalah benar sesuai
      dengan pemahaman terbaik dari Penilai.
2.    Analisis dan kesimpulan hanya dibatasi oleh asumsi dan kondisi yang dilaporkan.
3.    Kami tidak mempunyai kepentingan baik sekarang atau di masa yang akan datang,
      maupun memiliki kepentingan pribadi atau keberpihakan kepada terhadap obyek
      Penilaian.
4.    Imbalan Jasa Penilai tidak berkaitan dengan hasil penilaian yang dilaporkan.
5.    Penilaian dilakukan dengan memenuhi ketentuan Standar Penilaian Indonesia (SPI), Kode
      Etik Penilai Indonesia (KEPI), serta POJK Nomor 35 Tahun 2020 tentang Pedoman Penilaian
      dan Penyajian Laporan Penilaian Usaha di Pasar Modal.
6.    Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan professional yang ditentukan dan/atau
      diselenggarakan oleh Asosiasi Penilai yang diakui Pemerintah.
7.    Penilai memiliki pemahaman mengenai jenis usaha atau industri yang menjadi obyek
      penilaian.
8.    Penilai telah melakukan wawancara kepada pihak Manajemen Perseroan.
9.    Tidak ada Penilai lainnya selain yang bertandatangan di bawah ini, yang telah terlibat
      dalam pelaksanaan inspeksi, analisis, pembuatan kesimpulan, dan opini sebagaimana
      yang dinyatakan dalam laporan Penilaian ini.
10.   Analisis telah dilakukan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam Laporan
      Penilaian.
11.   Kami bertanggung jawab atas laporan Penilaian yang telah kami susun berdasarkan
      data yang telah diberikan kepada kami oleh Pemberi tugas dan kami anggap akurat
      serta lengkap. Kami tidak bertanggung jawab atas hasil laporan ini apabila data-data,
      dokumen dan informasi dari Pemberi Tugas yang diberikan kepada kami tidak sah/legal
      sehingga menjadi tidak lengkap atau menyesatkan.
12.   Penugasan Penilaian telah dilakukan terhadap obyek penilaian pada tanggal penilaian
      (cut off date)
13.   Analisis dan kesimpulan yang dihasilkan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam
      laporan penilaian.
14.   Pendapat Kewajaran yang dihasilkan dalam penugasan penilaian profesional telah
      disajikan sebagai kesimpulan Opini Akhir.
15.   Penilai melakukan sesuai dengan Lingkup Penugasan dan data yang dianalisis telah
      diungkapkan.
16.   Kesimpulan Opini Akhir telah sesuai dengan asumsi dan kondisi pembatas.




Halaman 10                                            00011/2.0176-02/BS/04/0089/1/V/2025
Page 11

          

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.78 MB
Published16 Jul 2025
Pages11
Characters25,439
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 9 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Perma Plasindo Tbk p.1 ×20
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.1 ×3
possible org Ruhong Holding Pte Ltd p.2 ×10
unresolved org KJPP Ferdinand p.1 ×4
unresolved org KJPP FDI p.1
unresolved org Ichsan dan Rekan p.1 ×2
unresolved org Menteri Keuangan Republik Indonesia p.1 ×2
unresolved org Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia p.2
unresolved org Bank Indonesia p.3 ×6

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.091 1723 ms 12 Sep 2026 22:37
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'CONFLICT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result