Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2024-POST-att1.pdf

Other Text extracted POST

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 464

Page 1
Laporan Tahunan
PosIND 2024




            Towards
            an ESG-based
            logistics company
Page 2

          
Page 3
Kesinambungan Tema
Page 4
                      Highlight
Tahun      2024      menjadi     Transformasi yang dilakukan
tonggak      penting     bagi    oleh PosIND menjadi langkah
PosIND dalam melanjutkan         strategis untuk mempercepat
perannya sebagai tulang          pertumbuhan          ekonomi
punggung logistik nasional.      nasional, menerapkan prinsip
Dengan semangat inovasi          keberlanjutan     lingkungan,
dan    komitmen     terhadap     dan     mewujudkan     sistem
pelayanan,            PosIND     logistik yang inklusif serta
berhasil meraih berbagai         kompetitif sesuai dengan
penghargaan        bergengsi.    Asta Cita Pemerintah dalam
Transformasi      perusahaan     Logistik Nasional.
terus    menjadi     prioritas
                                 Komitmen     PosIND    untuk
utama     PosIND.    Langkah
                                 menjangkau           wilayah
transformasi          PosIND
                                 Terdepan,    Terpencil   dan
didorong oleh visi Indonesia
                                 Tertinggal menunjukkan misi
untuk menurunkan biaya
                                 sosial yang kuat, mendukung
logistik nasional menjadi 8%
                                 pemerataan ekonomi dan
dari PDB pada tahun 2045.
                                 informasi seluruh wilayah
                                 Indonesia.




 PosIND
 Logistik Indonesia
Page 5
                                                      Laporan
                                                                                          Profil Perusahaan
                    Highlight                 Kepada Pemegang Saham




    Daftar Isi


    I
          Highlight 2023
          Pengantar                            3
                                                               Anak Perusahaan dan Entitas                    75
          Daftar Isi                           4               Asosiasi
          Pencapaian                           6
                                                               Struktur Grup Perusahaan                       75
          Kinerja Bisnis                       7
                                                               Kronologi Penerbitan Saham                     77
          Ikhtisar Keuangan                    8
          Informasi Hasil Usaha                9               Kronologi Penerbitan Dan/Atau                  77
                                                               Pencatatan Efek Lainnya
          Rasio Keuangan                      10
                                                               Lembaga dan Profesi Penunjang                  77
          Informasi Harga Saham               11
          Kaleidoskop                         18               Penghargaan dan Sertifikasi                    78
                                                               Alamat Anak Perusahaan dan Kantor              80




    II
                                                               Regional
          Laporan Kepada Pemegang Saham
                                                               Informasi pada Website Pos                     81
          Sambutan Dewan Komisaris            22               Indonesia
          Sambutan Direksi                    30               Pendidikan dan/atau pelatihan untuk            82
          Tanda tangan anggota Dewan                           Dewan Komisaris, Komite-Komite
                                              36               dan Unit Audit Internal
          Komisaris dan anggota Direksi
                                                               Wilayah Operasi                                84




III                                                    IV
          Profil Perusahaan
                                                              Pembahasan dan Analisis
          Identitas Perusahaan                40              Manajemen
          Riwayat Singkat                     45
                                                               Tinjauan Kinerja Operasi                       88
          Bidang Usaha                        47
                                                               Kinerja Keuangan Perusahaan                    93
          Struktur Organisasi                 48
                                                               Kemampuan Membayar Utang Dan                   97
          Visi, Misi, dan Budaya Perusahaan   50               Tingkat Kolektibilitas Piutang
          Dewan Komisaris                     55               Permodalan                                     99
          Direksi                             62               Ikatan Yang Material Untuk Investasi           101
          Sumber Daya manusia                 70               Barang Modal

                                              72               Investasi                                      101
          Pengembangan Kompetensi
          Karyawan                                             Kebijakan Dividen                              101
          Komposisi Pemegang saham            74




4        Laporan Tahunan 2024
Page 6
   Pembahasan                                Laporan                         Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                    Tata Kelola Perusahaan              Sosial dan Lingkungan




V                                                              VI
       Tata Kelola Perusahaan                                        Tanggung Jawab Sosial dan
                                                                     Lingkungan (TJSL)
       Good Corporate Governance                  106
                                                                     Tanggung Jawab Sosial dan          266
       Struktur Tata Kelola                       109
                                                                     Lingkungan
       RUPS                                        111
                                                                     Kinerja Program TJSL               271
       Dewan Komisaris                             113
                                                                     Kinerja Program PUMK               264
       Komisaris Independen                       123




                                                               VII
       Direksi                                    124
       Penilaian Penerapan GCG 2024               133                Lampiran
       Remunerasi Dewan Komisaris dan             134                Laporan Keuangan
       Direksi                                                       Konsolidasi
       Rapat Dewan Komisaris                      140
                                                                     Laporan Audit TJSL
       Rapat Direksi                              144
       Rapat Gabungan Dewan Komisaris             155
       Dan Direksi
       Hubungan Afiliasi Antara Anggota           157
       Direksi, Dewan Komisaris, Dan
       Pemegang Saham
       Komite Audit                               158
       Komite Nominasi Dan Remunerasi             173
       Komite Pemantau Manajemen Risiko           186
       Usaha Dan Investasi
       Sekretaris Perusahaan                      204
       Internal Audit                             207
       Akuntan Perseroan                          221
       Manajemen Risiko                           222
       Sistem Pengendalian Internal               236
       Perkara Penting                            240
       Akses Informasi Dan Data                   241
       Perusahaan
       Kode Etik                                  242
       Whistleblowing System                      257
       Keberagaman Komposisi Dewan                262
       Komisaris Dan Direksi




                                                                                     Laporan Tahunan 2024     5
Page 7
                                                 Laporan
                                                                              Profil Perusahaan
           Highlight                     Kepada Pemegang Saham




                                    PosIND
                               melakukan transformasi
                              digital dalam operasional,
                           meningkatkan jangkauan dan
                          kualitas layanan, memperkuat
                          profitabilitas dan kepercayaan
                       pelanggan, serta menerapkan praktik
                           keberlanjutan lingkungan dan
                            tata kelola perusahaan yang
                             transparan untuk menjadi
                               salah satu pemimpin di
                                   industri logistik.




    Kinerja Keuangan
    Pada periode 2024 Perusahaan telah meraih pendapatan
    dan laba sebagai dengan capaian kinerja utama tahun                Net Income
    2024 sebagai berikut:
                                                                       747,13 Milliar
                                                                       up 2,60% dari 2023


                                                                    Pendapatan
                                                                    5.017,86 Milliar
                                                                    down 8,42% dari 2023

       2,60%                            4,99%                    EBITDA
                 (8,42%) (14,93%)                                1.015,67 Milliar
                                                                 down 14,93% dari 2023

                                                           Realisasi Capex
                                                           274,82 Milliar
                                                           up 4,99% dari 2023



6   Laporan Tahunan 2024
Page 8
   Pembahasan                           Laporan                           Tanggung Jawab
Analisis Manajemen               Tata Kelola Perusahaan                Sosial dan Lingkungan




 Kinerja Bisnis

                                Pendapatan CEP
                                2024    1.711,93                     (9,61%)
                                2023		            1.893,87



                                 Pendapatan Logistik
         (5,24%)                 2024    2.061,93
                                 2023		            2.176,04



                     Pendapatan Jasa Keuangan
                     2024    1.070,50                              (14,81%)
                     2023       1.256,66



                                       Pendapatan Properti
                13,73%                 2024    173,49
                                       2023		             152,54


                                                                                        78,50
                            Rating Tingkat Kesehatan                                   Sehat
                                                                                          A

89,04
 Sangat
                     Skor GCG
  Baik




                                                                                  Laporan Tahunan 2024   7
Page 9
                                                      Laporan
                                                                                           Profil Perusahaan
                Highlight                     Kepada Pemegang Saham




     Ihktisar Keuangan
                                      YoY 2023 -2024
                     Uraian                                 2024         2023         2022         2021        2020
                                       Rp.         %

      Aset
      Aset lancar                     2.463,86    45,86      7.836,56     5.372,71    3.623,29      3.531,05   4.003,64

      Aset Tidak Lancar                 343,14      4,14     8.629,27     8.286,13    7.515,03      6.158,11   5.442,44

      Jumlah Aset                     2.807,00    20,55      16.465,84   13.658,84    11.138,31     9.689,16   9.446,08



      Liabilitas
      Liabilitas Jangka Pendek        2.108,02    53,98       6.103,47    3.905,45    2.104,70      2.777,65   3.725,50

      Liabilitas Jangka Panjang        (120,13)   (7,42)      1.498,19     1.618,32   2.084,04      1.318,03    1.655,38

      Jumlah Liabilitas               1.987,89    35,99       7.511,66    5.523,77    4.188,74     4.095,68    5.380,88



      Ekuitas
      Modal saham                                              455,02      455,02       455,02       455,02      455,02

      Saldo laba (Appropriated)         755.61     23,15      4,019.92    3.264,31    2.613,94     2.024,40     1.576,34

      Saldo Laba (Unappropriated)       (28,70)   (3,80)       726.93       755,63      650,37       589,54      120,20

      Komponen Ekuitas Lainnya           92,00     2,48      3,794.78     3.702,78    3.245.45     2.528,74     1.912,31

      Kep non pengendali                  0,19    (0,42)       (44.84)     (45,02)      (17,56)       (4,23)        1,30

      Jumlah Ekuitas                    819,10     10,07      8,954.17    8,135.07    6.949,57     5.593,47     4.065,19

      Jumlah Liabilitas dan Ekuitas   2.807,00    20,55     16,465.84    13.658,84    11.138,31    9.989,16    9.446,08




8   Laporan Tahunan 2024
Page 10
   Pembahasan                                     Laporan                                  Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                         Tata Kelola Perusahaan                       Sosial dan Lingkungan




       Informasi Hasil Usaha

     Pendapatan usaha                                                Laba per saham
     5.455,53   4.472,94      4.618,39    5.479,12    5.017,86        759,64      1.295,63       1.429,31      1.645,41     1.641,54




     2020       2021          2022        2023        2024            2020        2021           2022          2023         2024


     Laba rugi
      a. Diatribusikan kepada pemilik entitas induk                 b. Diatribusikan kepada kepentingan non pengendali

      445,66     590,05        650,37      748,69      746.94       (3,63)       0,29          (13,32)       (20,48)        0,19




      2020       2021         2022        2023         2024         2020         2021          2022          2023          2024



      Penghasilan komprehensif periode berjalan
      a. Diatribusikan kepada pemilik entitas induk                    b. Diatribusikan kepada kepentingan non pengendali

       614,09        947,03    1.369,33    1.205,98     838.94          (3,70)          0,75       (13,32)       (20,49)           0,16




      2020           2021      2022        2023         2024           2020        2021            2022          2023         2024




                                                                                                     Laporan Tahunan 2024                 9
Page 11
                                                     Laporan
                                                                                  Profil Perusahaan
                  Highlight                  Kepada Pemegang Saham




        Rasio Keuangan
                        Uraian               2024       2023         2022      2021        2020

     Likuiditas
     Rasio Lancar (%)                         130,32      137,57      174,86     127,12     108,40
     Rasio Kas (%)                             34,31       68,00      109,49     68,76        66,28
     Rasio Cepat (%)                          129,74      136,45      172,28    124,79       106,22


     Aktifitas
     Perputaran Aset (%)                       30,47       40,11      48,57      54,71        60,15
     Perputaran Modal Kerja (kali)             11,03       12,04        2,93       6,13      20,84
     Perputaran Aset Tetap (kali)               0,59        0,69        0,76      0,94         4,94
     Perputaran Persediaan (hari)               2,53        2,91        3,97      5,37        71,36
     Rata-rata Periode Penagihan (hari)        24,51       25,67      25,68      46,46        21,72


     Profitabilitas
     Marjin Laba Kotor (%)                     39,60       32,82      28,98      26,89        19,65
     Marjin Laba Operasi (%)                   15,78        11,26      16,75     15,63         9,72
     Marjin Laba Bersih (%)                    14,89       13,29       13,79      13,19        6,27
     Rasio Laba terhadap Aset / ROA (%)         4,54        5,33        5,71      6,09         3,75
     Marjin EBITDA (%)                         20,24        15,10      18,73     17,27        14,24


     Investasi
     Rasio Laba terhadap Ekuitas / ROE (%)      8,34        8,95       10,04      13,51        8,05
     Rasio Laba Atas Investasi / ROI (%)        8,44        8,68        8,68      9,65         8,56


     Solvabilitas
     Rasio Utang terhadap Ekuitas (kali)        0,84        0,68        0,60      0,73         0,96
     Rasio Utang terhadap Aset (kali)           0,46        0,40        0,37      0,42         0,49
     Rasio Cakupan Bunga (%)                  266,90      402,46      405,12    497,76      277,79




10   Laporan Tahunan 2024
Page 12
   Pembahasan                            Laporan                             Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                Tata Kelola Perusahaan                  Sosial dan Lingkungan




           Informasi Harga Saham
           PT Pos Indonesia belum pernah melakukan penawaran umum saham kepada
           masyarakat dan sahamnya belum tercatat di Bursa Efek manapun. Kepemilikan saham
           seluruhnya dimiliki oleh Pemerintah Republik Indonesia 100%. Sehingga tidak ada
           informasi mengenai harga saham perusahaan.
           Informasi Mengenai Obligasi, Sukuk atau Obligasi Konvertibel.
           Pada tahun 2024 PT Pos Indonesia tidak melakukan penerbitan efek lain
                 MTN Posindo-03 Tahap 1 Tahun 2021
                     Nilai Penerbitan            : Rp.325.000.000.000,-
                     Tingkat Bunga               : 10,50%
                     Tanggal jatuh Tempo         : 30 Desember 2024
                     Peringkat Rating             : A(ind) (Fitch)
                                                                                          Telah mendapat
                Obligasi I Pos Indonesia Tahun 2022 Seri A                                surat izin efektif
                                                                                        dari Otoritas Jasa
                     Nilai Penerbitan            : Rp.100.000.000.000,-                   Keuangan pada
                     Tingkat Bunga               : 10,90%                             tanggal 27 Desember
                     Tanggal jatuh Tempo          : 28 Desember 2025                    2024 Sukuk Ijarah
                     Peringkat Rating             : A(ind) (Fitch)                    Berkelanjutan Tahap
                                                                                       I tahun 2024 senilai
                                                                                        satu triliun rupiah.
                Obligasi I Pos Indonesia Tahun 2022 Seri B

                     Nilai Penerbitan		          : Rp.400.000.000.000,-
                     Tingkat Bunga		             : 11,75%
                     Tanggal jatuh Tempo         : 28 Desember 2027
                     Peringkat Rating		          : A(ind) (Fitch)




                                                                                     Laporan Tahunan 2024      11
Page 13
                                                    Laporan
                                                                                  Profil Perusahaan
              Highlight                     Kepada Pemegang Saham




     Milestone Portofolio Bisnis
     LOGISTIK :

       2021 STORI Logee
       2022 Freighter (Air CargoDomestic), Material Handling Equipment
       2023 Logistik Gov BUMN/D Energi, Pasar Wholesale & International
       2022 - 2023 Platform Digital Logistik, Infrastruktur kargo & warehousing
       2024 Launching GLID

     CEP :

       2021 PosAja!, CRM Tools, Oranger Mawar & Komunitas, New platform bisnis end-to-end
       2022 Database kurlog di Clouds, Uji coba EV/e-bike, New CRM
       2023 Akuisisi 3 Juta UMKM, 1.000 AM Pasar Wholesale & International
       2021 - 2022 Integrasi Pick Up Service PosAja!
       2022 - 2023 SPP Jakarta Timur (RFID, RPA, conveyor), War room, Optimalisasi jam layanan
       2024 PosAja UMKM, Integrasi PosAja dengan MyTelkomsel dan BRImo

     JASA KEUANGAN :

       2021 Pospay Fitur QRIS di Pospay, Pospay Agen Platinum
       2022 Fitur Syariah di Pospay, Fitur : Lending, Saving, Insurance & Investment di Pospay
       2023 Digital Payment & Solution E-meterai di Pospay, Sistem Fronting di Pospay
       2022 – 2023 SuperApps
       2021 – 2022 – 2023 Fund Dist Pemerintah Pusat/Daerah
       2024 Penambahan layanan umroh dan wisata halal pada Pospay

     PROPERTI :

       2021 Creative Hub (Pos Bloc Jkt)
       2022 Creative Hub (Pos Bloc Mdn, Sby), Aset Management System
       2023 Creative Hub (Pos Co Bdg), SIM Aset
       2022 – 2023 Bisnis Konstruksi, Optimalisasi KC/KCU
       2024 Launching Pos Bloc Surabaya




12   Laporan Tahunan 2024
Page 14
   Pembahasan                            Laporan                          Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                Tata Kelola Perusahaan               Sosial dan Lingkungan




           Selain bertransformasi menjadi logistic company, PosIND juga mengubah pendekatan
           dalam menjalankan bisnis yang semula dilakukan berdasarkan pendekatan produk
           (product centric organization) menjadi pendekatan berbasis pelanggan (customer
           centric organization), yang merupakan strategi bisnis yang berpusat pada kebutuhan
           pelanggan. Tujuan dari pendekatan ini adalah untuk membangun hubungan yang baik
           dengan pelanggan, sehingga mereka loyal terhadap produk dan layanan Pos Indonesia.
                                                           Pospay
                                                           PosPay Mobile adalah platform layanan
                                                           keuangan terintegrasi dengan layanan
                                                           kurir yang diluncurkan oleh PosIND.
                                                           Dengan Pospay Mobile, Anda diberikan
                                                           kemudahan dan fasilitas layanan transaksi
                                                           keuangan serta pengiriman barang secara
                                                           mobile yang dapat diakses kapan saja dan
                                                           di mana saja. Berikut beberapa fitur yang
                                                           bisa diakses:



           a. Fitur Pembayaran Digital: membayar tagihan listrik, PDAM, cicilan Motor, cicilan
              mobil, BPJS, pembelian pulsa, token listrik, pembayaran E-commerce, dan masih
              banyak lagi.
           b.   Fitur Transfer Uang
           c.   Fitur Tabungan dan Investasi
           d.   Fitur Pinjaman dan Pembiayaan
           e.   Fitur Pengiriman Paket dan Pelacakan Pengiriman.
           f.   Fitur Scan QR Code untuk pembayaran/pembelian via merchant/Micro
           g.   dan lainnya




                                                                                  Laporan Tahunan 2024   13
Page 15
                                                Laporan
                                                                              Profil Perusahaan
            Highlight                   Kepada Pemegang Saham




                                                PosAja UMKM
                                                PosAja UMKM adalah platform layanan
                                                pengiriman barang untuk pelaku UMKM
                                                yang baru diluncurkan oleh PT Pos
                                                Indonesia (Persero). Layanan ini dirancang
                                                untuk memenuhi berbagai kebutuhan user
                                                pelaku UMKM akan layanan kurir dalam
                                                mengembangkan bisnis mereka. Dengan
                                                didukung tampilan baru yang lebih fresh
                                                dan sistem teknologi yang mumpuni,
                                                aplikasi ini mendorong user untuk dengan
                                                mudah menggunakan berbagai fitur di
                                                aplikasi ini dan menemukan berbagai
                                                solusi akan kebutuhan layanan kurir.
                                                Berikut beberapa fitur dari aplikasi PosAja
                                                UMKM:


      a. Fitur Order. Pelanggan dapat melakukan pemesanan kapan saja dan di mana saja
         melalui aplikasi mobile atau website.
      b. Fitur Penyimpanan Data Kiriman unuk menyimpan alamat dan data kiriman di menu
         favorit dan katalog, memudahkan transaksi selanjutnya.
      c. Produk Kiriman Sesuai Kebutuhan UMKM. Berbagai pilihan produk layanan
         pengiriman, seperti instan langsung sampai, sameday, nextday, dan reguler.
      d. Berbagai Pilihan Metode Pembayaran. Pelanggan dapat memilih metode pembayaran
         sesuai kebutuhan, seperti COD, virtual account, atau melalui Pospay.
      e. Fitur Real-time Tracking dan Dashboard untuk memonitor status kiriman.
      f. Fitur Promo. Berbagai promo layanan seperti diskon, poin, dan voucher dapat
         diakses secara teratur untuk mendapatkan penawaran menarik.
      g. dan lainnya




14   Laporan Tahunan 2024
Page 16
   Pembahasan                             Laporan                        Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                 Tata Kelola Perusahaan             Sosial dan Lingkungan




            GLID
            Glid adalah platform layanan logistik yang      Glid dirancang dengan berbagai fitur,
            merupakan hasil dari Sinergi Platform           antara lain:
            Project Management Office (PMO) Logistik        a. Analytical Dashboard
            Indonesia. Glid diinisiasi oleh KBUMN           b. Order Management
            dengan tujuan untuk menurunkan biaya            c. Tracing & Tracking
            logistik nasional. Terdapat 10 entitas          d. Vendor Management
            BUMN Logistic Service Provider (LSP)            e. Transport Management
            yang bersinergi mendukung layanan Glid,         f. Orchestrator Service
            yaitu: PosIND, Pelindo, Pelni, ASDP, KAI,       g. AR & AP Management
            Damri, SIER, InJourney, IAS, dan Garuda         h. 3rd Party Integration
            Indonesia




       Prestasi Tahun 2024
       1.  Living Legend Company in Adaptability to Changes Through Business and Digital
           Transformation di ajang Indonesia Living Legend Companies Awards 2024. Jakarta,
           31 Januari 2024
       2. PosIND menerima Penghargaan BUMN Corporate Communications and
           Sustainability Summit (BCOMSS) 2024 kategori “Top Contributor BUMN for
           Communications”. Jakarta, 7 Maret 2024.
       3. PosIND bersama PT Pos Properti Indonesia kembali meraih penghargaan dalam
           ajang BUMN Award 2024. Jakarta, 13 Maret 2024
       4. PosIND berhasil meraih empat penghargaan Indonesia CSR Excellence Award
           2024. Bogor, 20 Maret 2024
       5. PosIND berhasil menyabet dua penghargaan pada ajang bergengsi Top CSR Awards
           2024 dari Majalah Top Business berkat isu Environment Social and Governance
           (ESG). Jakarta, 29 Mei 2024
       6. HR Excellence Award 2024 : Wellbeing Management , Reward Management & Talent
           Retention Strategy dan Learning & Development and Knowledge Management.
           Jakarta, 24 Juli 2024
       7. PT Pos Indonesia (Persero) mendapatkan Prominent Awards pada Klaster BUMN
           dalam Kategori “Excellent Innovation in Digital Financial for Social Economic
           Mover”. Jakarta, 9 Agustus 2024
       8. Top GRC Awards 2024 with 5 star predicate. Jakarta, 11 September 2024
          • The Most Commited GRC Leader 2024 for President Director Faizal Rochmad
               Djoemadi
          • The High Performing Board of Comissioners on GRC 2024 by Pos Indonesia
               Commissioners
          • The High Performing Chief Financial Officer & Risk Management Director on
               GRC 2024 by Director of Finance and Risk Management Endy Pattia Rahmadi
               Abdurrachman
       9. PosIND meraih penghargaan “Rising Star in Postal Development” dari lembaga
           internasional Universal Postal Union (UPU). Bern, Swis 9 Oktober 2024.


                                                                                 Laporan Tahunan 2024   15
Page 17
                                                      Laporan
                                                                                       Profil Perusahaan
             Highlight                        Kepada Pemegang Saham




          Peristiwa Penting Tahun 2024
          Dukungan Proyek Pemerintah
          • Penyaluran Cadangan Bantuan Pangan (CBP) di 22
             provinsi, berhasil menjankgau 199 juta penerima.
          • Penyaluran Bantuan Penanganan Stunting di 6 provinsi
             dan menjangkau 8,7 juta penerima.
          • Penyaluran Bantuan Sembako Tunai menjangkau 17,8
             juta penerima.
          • Program Keluarga Harapan (PKH) menjangkau 8,5 juta
             penerima


                         Logistik Pemilihan Umum 2024
                         PosIND melaksanakan Logistik Pemilu baik Pemilu Presiden, DPR dan
                         DPD yang dilaksanakan pada bulan Februari 2024 dengan jumlah KPUD
                         Pilpres sebanyak 175 KPUD serta Pemilu Gubernur Bupati Walikota yang
                         dilaksanakan pada bulan Oktober 2024 dengan jumlah KPUD PILKADA
                         sebanyak 183 KPUD. Aktivitas yang dilakukan adalah distribusi dari
                         percetakan ke Gudang KPU RI dan KPUD, distribusi lintas negara ke
                         KJRI, distribusi ke PPK/PPS/TPS serta penarikan Kembali logistik dari
                         PPK/PPS/TPS ke Gudang KPUD.

          Inovasi Product and Chaneling
          Kerjasama PosIND dengan Mohsen Cargo Service (MCS) untuk
          penanganan kiriman cargo/barang jamaah haji dari Arab Saudi ke
          Indonesia. Jumlah kiriman yang berhasil ditangani sebanyak 200 ton
          dan memberikan kontribusi pendapatan sebesar 20 Miliar.


          Productivity Enhancement
          Program Siap Pensiun Dini (SiPenDi) merupakan Program
          Enhancement untuk meningkatkan produktivitas karyawan
          yg diikuti oleh 409 pegawai. Program ini memberikan impact
          efisiensi biaya HC sebesar 306M. Kepada peserta program
          SiPenDi dibekali pelatihan wisdom living, financial planning, entrepreneurship
          serta pelatihan agenpos. Dengan program SiPenDI, Perusahaan dapat melakukan
          peremajaan talent sehingga lebih adaptif sesuai dengan kebutuhan masa depan.

                   Penerbitan Sukuk Ijarah
                   Menerbitkan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I senilai 1,5 triliun berdasarkan Surat
                   KBUMN No:S-577/MBU/11/2024 tanggal 9 November 2024. Pemeringkatan
                   atas Sukuk Ijarah ini dilakukan oleh PT Fitch Ratings Indonesia, dengan hasil
                   peringkat A(idn) atau Single A.




16   Laporan Tahunan 2024
Page 18
   Pembahasan                              Laporan                         Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                  Tata Kelola Perusahaan              Sosial dan Lingkungan




              Penyetoran Dividen Pertama
              Pemegang Saham telah menetapkan Perseroan untuk membayarkan Dividen
              sehingga tahun 2024 untuk pertama kalinya Perseroan membayarkan Dividen kinerja
              2023 yaitu sebesar 20M.

                                PMO Logistik
                                   Pengembangan Platform GLID telah mengintegrasikan
                                   database LSP BUMN dan selanjutnya akan dikembangkan
                                   menjadi Platform GLID Ultimate yaitu platform aggregator
                                   logistic BUMN berbasis algoritma melalui otomasi rute dan
                                   tarif optimization engine. Mulai tahun 2024, sinergi produk
                                   Bersama Logistics Service Provider (LSP) BUMN dapat
                                   ditransaksikan pada Platform GLID.

              Lisensi PJP-1 (Penyedia Jasa Pembayaran Kategori-1)
              Implementasi Lisensi PJP-1 (Penyedia Jasa Pembayaran
              Kategori-1) Bank Indonesia. Pencapaian ini menandai tonggak
              penting dlm transformasi digital perusahaan, memungkinkan
              Pos Indonesia utk menyediakan layanan sistem pembayaran
              yang lebih luas dan inovatif. Dengan lisensi ini, Pos
              Indonesia dapat memperluas jangkauan layanan keuangan
              digitalnya, termasuk pengembangan platform pembayaran,
              integrasi dengan ekosistem fintech, dan peningkatan inklusi
              keuangan di seluruh Indonesia. Langkah ini sejalan dengan
              upaya perusahaan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi
                                                                                                    Rp
              digital nasional dan memperkuat posisi sebagai penyedia
              layanan keuangan yang berkelanjutan

               Peningkatan Kapasitas Mesin Sortir Robotic
                   Peningkatan kualitas operasi dan efisiensi biaya melalui penambahan kapasitas
                   mesin sortir robotic di SPP Jakarta Timur dan SPP Surabaya yaitu penambahan
                   chute(+160), infeat station(+21), robot(+5), & automatic sensor. Penambahan
                   kapasitas ini berimpact kepada peningkatan kecepatan sortir 150%, optimalisasi
                   SDM 36% dan efisiensi biaya 33%.

                Leverage Aset
              Perusahaan berhasil melakukan leverage atas asset property investasi di 89
              Lokasi. Leverage asset tersebut menghasilkan kenaikan revaluasi asset
              sebesar 198M dibanding tahun 2023. Beberapa lokasi yg dilakukan leverage
              adalah
              •   Kantor Pos Cikini yang dialihfungsikan menjadi tempat komersial dg
                  pola sewa murni sebesar 1,4M per tahun kepada PT Bakoel Retail
                  Indonesia (Bakoel Coffee) dengan brand “Post Kantoor”.
              •   Kantor Pos Cipaganti dijadikan Point Lab yaitu penyedia layanan
                  coworking space modern yang bertujuan menyediakan ruang kerja
                  fleksibel dan mendukung ekosistem bisnis serta inovasi dengan
                  pendapatan sebesar 359 juta.




                                                                                   Laporan Tahunan 2024   17
Page 19
                                                                Laporan
                                                                                                   Profil Perusahaan
                   Highlight                            Kepada Pemegang Saham




   Kaleidoskop 2024                                                   FEBRUARI

     JANUARI
                                                                    • Sinergi & Integrasi Logistik BUMN dan Launching GLID oleh
• Peluncuran Nusantara Logistics HUB oleh Presiden RI,                Wamen BUMN
  Nusantara Logistics Hub dirancang sebagai Green Logistics
  Hub yang mengintegrasikan teknologi ramah lingkungan
  untuk mendukung keberlanjutan operasional.




                                                                      MARET

     APRIL                                                         • Penandatanganan Nota Kesepahaman antara BPKH Limited &
                                                                     PosIND terkait Kerja Sama Bisnis Ekosistem Haji & Umrah
• Pemberangkatan Terakhir Bilah Selubung Garuda Kantor
  Presiden IKN dg PT Siluet Nyoman Nuarta




                                                                       JUNI

     MEI
                                                                   • Launching Layanan Umroh & Wisata Halal oleh
                                                                     Dir Bisjaskug dg PT Treetan Nusantara Network
• Peluncuran Prangko Seri Penanda Kota Buk Renteng yg dihadiri
  oleh Wamen Kominfo, Bupati Sleman & Dir Pos Ditjen PPI




18      Laporan Tahunan 2024
Page 20
       Pembahasan                                       Laporan                                       Tanggung Jawab
    Analisis Manajemen                           Tata Kelola Perusahaan                            Sosial dan Lingkungan




      JULI                                                                     AGUSTUS
    JULI                                                                      AGUSTUS
                                                                              •       PosIND Perkuat Komitmen Keberlanjutan melalui Digitalisasi dan
    •    Launching Tiktok Creator House                                               Otomasi Ramah Lingkungan bertemakan PosIND Goes Green di SPP
                                                                                      Jakarta Timur yang di Resmikan Oleh Menkominfo, BoC, dan BoD.




 OKTOBER
OKTOBER
•       Pemanfaatan Aplikasi BRImo untuk Transaksi Layanan PosAja!                 SEPTEMBER
                                                                                  SEPTEMBER
                                                                                  •     Peraihan 4 Penghargaan Top GRC Awards dg Tema Leadership for
                                                                                        Sustainable Impact: GRC, ESG, and SDGs dihadiri oleh Dir. Kugmanris
                                                                                  •     Upacara Peringatan Hari Bhakti Postel ke-79 dihadiri oleh Wamen
                                                                                        BUMN, BOC, & BOD




          NOVEMBER


•       Kolaborasi POSIND dan Bank BTPN, Penandatanganan Addendum                                                                          DESEMBER
        Penerbitan PUB Sukuk Ijarah Berkelanjutan
                                                                          •           Kolaborasi PosIND dengan PT. CEDIFINDO dihadiri oleh Dirut, Dir. BDPM,
                                                                                      dan Dir. Biskurlog
                                                                          •           PosIND meraih Penghargaan Top Digital Implementation dalam Ajang
                                                                                      IT Works Top Digital Awards 2024 dihadiri oleh Dir. Opdis




                                                                                                                Laporan Tahunan 2024                 19
Page 21
Laporan
Kepada
Pemegang
Saham
Page 22

          
Page 23
          Highlight                Laporan                 Profil Perusahaan
                                   Kepada Pemegang Saham




 Sambutan
 Dewan Komisaris




                   PosIND
         telah berkembang secara signifikan
             dari masa ke masa, mengalami
          transformasi dari agen pemerintah
         hingga menjadi perusahaan berbasis
        logistik yang modern dan berorientasi
         pada pelanggan. Perjalanan panjang
         ini menunjukkan adaptasi yang kuat
            terhadap perubahan pasar serta
           kebutuhan pelanggan yang terus
                     berkembang.




22   Laporan Tahunan 2024
Page 24
   Pembahasan                           Laporan                         Tanggung Jawab
Analisis Manajemen               Tata Kelola Perusahaan              Sosial dan Lingkungan




           Pada tahun 2024, PosIND menegaskan             disertai dengan pengawasan yang baik.
           visinya untuk menjadi perusahaan               Dewan Komisaris terus mendorong
           penyedia solusi logistik terbaik di            Direksi agar program transformasi
           Indonesia, dengan strategi yang fokus          terus berfokus pada tujuh aspek
           pada transformasi bisnis, peningkatan          utama :
           pengalaman       pelanggan,     serta
           penguatan tata kelola perusahaan
                                                             1. Tranformasi Bisnis
           yang berbasis teknologi digital
                                                             2. Transformasi Pengalaman Pelanggan
           Di tengah tantangan ketidakpastian                3. Trasnformasi ESG (Enviromental,
           ekonomi global dan risiko multidimensi,              Social, Governance)
           Dewan     Komisaris      meningkatkan             4. Tranformasi Proses & Teknologi
           pengawasan terhadap efektivitas                   5. Tranformasi Kompetensi
           penerapan manajemen risiko sehingga               6. Tranformasi Organisasi
           dapat tercipta pertumbuhan bisnis                 7. Transformasi Budaya Perusahaan
           yang berkelanjutan.
           Dalam pelaksanaannya, Perseroan
                                                          Dengan strategi yang fokus pada
           telah memiliki sistem pengendalian
                                                          transformasi bisnis, peningkatan
           internal yang berstandar internasional
                                                          pengalaman       pelanggan,      serta
           yaitu Sistem Pengendalian Internal
                                                          penguatan tata kelola perusahaan
           yang dikembangkan oleh Committee
                                                          yang berbasis teknologi digital,
           of Sponsoring Organizations of The
                                                          PosIND diharapkan dapat berkembang
           Treadway Commission (COSO) yang
                                                          secara signifikan dari masa ke masa,
           meliputi lingkungan pengendalian,
                                                          bertransformasi menjadi perusahaan
           penilaian risiko, aktivitas pengendalian,
                                                          berbasis logistik yang modern
           informasi dan komunikasi serta
                                                          dan berorientasi pada pelanggan.
           aktivitas pemonitoran.
                                                          Perjalanan panjang ini menunjukkan
                                                          adaptasi yang kuat terhadap perubahan
           Pemegang Saham dan Pemangku
                                                          pasar serta kebutuhan pelanggan
           Kepentingan yang Kami Hormati,
                                                          yang terus berkembang. Peningkatan
           Pada kesempatan yang baik ini,                 kualitas SDM, perbaikan cashflow,
           perkenankanlah kami selaku Dewan               tata kelola perusahaan dan penguatan
           Komisaris menyampaikan laporan                 penjualan     merupakan      pekerjaan
           Pengawasan pengurusan PT Pos                   rumah yang harus bisa diselesaikan
           Indonesia (Persero) tahun buku 2024.           untuk menjaga keberlanjutan bisnis
           Ditengah persaingan yang semakin               perusahaan
           ketat pada industri kurir logistik dan
           jasa keuangan, PT Pos Indonesia                Dewan Komisaris yakin segala upaya
           (Persero) berupaya memperbesar                 dan strategi yang dijalankan Direksi
           pangsa pasarnya. Tentu saja upaya ini          beserta seluruh jajarannya mampu
           perlu dilakukan dengan hati-hati dan           menjadikan PT Pos Indonesia (Persero)
                                                          lebih baik, menuju Perusahaan logistik
                                                          yang terkemuka sesuai dengan
                                                          aspirasi Pemegang Saham.




                                                                                Laporan Tahunan 2024   23
Page 25
          Highlight                  Laporan                                Profil Perusahaan
                                     Kepada Pemegang Saham




      Penilaian atas kinerja Direksi mengenai   5. Memanfaatkan         Data     Analytic
      pengelolaan Perusahaan dan dasar              untuk menetapkan strategi yang
      penilaiannya.                                 tepat, serta menaikkan profit
      Tugas pengawasan oleh Dewan                   margin dengan menambah pangsa
      Komisaris yaitu memastikan proses             pasar yang spesifik, fokus kepada
      transformasi berkelanjutan tetap              kebutuhan pelanggan.
      konsisten dan sesuai dengan koridor       6. Melakukan evaluasi kerjasama
      yang disepakati baik dalam rencana            dengan      pihak     ketiga     agar
      jangka pendek (RKAP) maupun                   dipastikan saling menguntungkan,
      jangka panjang (RJPP). Sepanjang              dengan     tetap     memperhatikan
      2024 Dewan Komisaris melakukan                prinsip-prinsip Good Corporate
      pengawasan melalui evaluasi atas              Governance.
      Laporan      Manajemen       bulanan,     7. Melakukan         evaluasi     kinerja
      triwulanan dan laporan lainnya dalam          berbasis regional dan produk agar
      Rapat Internal Dewan Komisaris.               pertumbuhan kinerja menjadi lebih
      Penyampaian saran/pendapat maupun             baik di tahun-tahun berikutnya.
      nasihat kepada Manajemen dilakukan        8. Menjaga        governance       dalam
      pada Rapat Komisaris dengan Direksi           pengelolaan biaya agar pengeluaran
      (Rakomdir) dan Rapat Komisaris/               biaya lebih efisien dan memberikan
      Komite dengan Manajemen.                      dampak positif terhadap laba.
                                                9. Melakukan                  percepatan
      Ringkasan evaluasi Dewan Komisaris            penyelesaian         NPP        (Nota
      untuk Direksi antara lain:                    Permintaan Pembayaran) dalam
      1. Melakukan          langkah-langkah         upaya pengendalian biaya.
         eksekusi yang kuat dan konsisten       10. Untuk perbaikan mutu produk
         untuk memastikan tercapainya               dan layanan yang diindikasikan
         target-target yang telah ditetapkan        oleh perbaikan kinerja SWP
         dalam RKAP.                                (Standar     Waktu      Penyerahan)
      2. Merealisasikan program kerja               dan CCH (Customer Complain
         untuk menjaga pertumbuhan bisnis           Handling), Direksi agar lebih intens
         dan target pendapatan.                     meningkatkan citra perusahaan
      3. Meningkatkan efektivitas strategi          guna      meningkatkan        volume
         pengembangan             pendapatan        penjualan.
         Perusahaan,      melalui    produk-    11. Memastikan pelaksanaan Program
         produk yang telah didukung                 Transformasi dan Inovasi yang
         aplikasi agar diikuti dengan tenaga        telah ditetapkan agar dapat
         operasional dan infrastruktur              berdampak positif terhadap kinerja
         jaringan yang memadai.                     dan pendapatan PT Pos Indonesia
      4. Realisasi anggaran modal (capital          (Persero).
         expenditure) dilakukan berbasis        12. Optimalisasi      ekspansi     bisnis
         outcome dan berdasarkan skala              logistik dan jasa keuangan melalui
         prioritas dengan memperhatikan             kolaborasi dengan Pemerintah/
         dampak       langsung      terhadap        BUMN/BUMD.
         pendapatan.




24   Laporan Tahunan 2024
Page 26
   Pembahasan                           Laporan                        Tanggung Jawab
Analisis Manajemen               Tata Kelola Perusahaan             Sosial dan Lingkungan




           13. Mengefektifkan tugas Task Force            Pandangan atas prospek usaha
               piutang yang telah dibentuk untuk          Perusahaan yang disusun oleh Direksi
               melakukan      upaya      penagihan        dan dasar pertimbangannya.
               piutang perusahaan.                        Dewan Komisaris telah melakukan
           14. Perlu adanya fungsi di organisasi          telaah atas Rancangan Rencana Kerja
               yang melakukan A/B Testing                 dan Anggaran Perusahaan (RRKAP)
               Marketing secara berkala agar              Tahun 2025 yang termasuk di dalamnya
               dapat    menemukan         formulasi       prospek usaha Perusahaan. Rencana
               terbaik untuk memaksimalkan                Kerja dan Anggaran Perusahaan
               layanan retail yang berpotensi             (RKAP) tahun 2025 mengusung tema
               menjadi product champion.
           15. Meningkatkan transformasi human

                                                           “Memperkuat
               capital pada kompetensi digital
               talent untuk mendukung Data
               Driven Decision Making.
           16. Memperbaiki sistem pengendalian
               internal dan manajemen risiko               Kapabilitas dan
                                                           Sinergi untuk
               untuk melakukan pengawasan yang
               bersifat proaktif, sehingga dapat
               mencegah adanya penyimpangan
               yang bisa merugikan perusahaan
               (early warning system).
           17. Menerapkan         sanksi       atau
                                                           Membangun
               penindakan disiplin yang tegas
               atas setiap fraud yang terjadi,             Kekuatan Daya
                                                           Saing yang
               sehingga bisa terbangun wibawa
               Manajemen       serta    terciptanya
               control environment yang baik.
           18. Melakukan
               penguatan
                               percepatan       dan
                                      transformasi         Berjangka
               perusahaan        dalam       rangka
               peningkatan revenue, efisiensi
               biaya dan peningkatan company
                                                           Panjang”
               value.
           19. Menjalankan kegiatan perusahaan
               dengan selalu mengedepankan                RKAP disusun dengan memperhatikan
               prinsip-prinsip      tata      kelola      Analisis Strategi yang mencakup
               perusahaan sesuai peraturan yang           perubahan      lingkungan  bisnis
               berlaku.                                   Perusahaan, berpedoman kepada
                                                          Aspirasi Pemegang Saham/Pemilik
                                                          Modal (APS).




                                                                               Laporan Tahunan 2024   25
Page 27
          Highlight                 Laporan                              Profil Perusahaan
                                    Kepada Pemegang Saham




      Dewan Komisaris menegaskan PT            3. Segera melakukan cascading
      Pos Indonesia (Persero) untuk fokus         dan menjabarkan RKAP Tahun
      menerapkan strategi berkelanjutan           2025 kedalam rencana bulanan,
      dalam operasional perusahaan. Hal           menurunkan key performance
      ini mencakup aspek lingkungan,              indicator kepada unit-unit kerja
      sosial, dan tata kelola yang saling         dan target kinerja individual.
      terkait dan berkontribusi terhadap          Hendaknya         matriks      RACI
      penciptaan nilai jangka panjang bagi        (Responsible,          Accountable,
      perusahaan serta masyarakat                 Consulted,      Informed)     dapat
                                                  terimplementasikan dengan baik
      Dewan Komisaris menyampaikan
                                                  di Regional dan Kantor Cabang
      bahwa komitmen yang kuat serta
                                                  Utama/Kantor Cabang.
      upaya yang sungguh-sungguh dari
                                               4. Mempersiapkan kapasitas dan
      manajemen dan segenap jajaran
                                                  kapabilitas     yang     diperlukan
      PT Pos Indonesia (Persero) adalah
                                                  dari    berbagai     aspek    untuk
      prasyarat agar seluruh program kerja
                                                  bertransformasi             menjadi
      dan target yang ditetapkan dalam RKAP
                                                  Orkestrator BUMN Logistik seperti
      Tahun 2025 dapat tercapai, sehingga
                                                  aspek : Leadership, SDM, Teknologi
      harapan      seluruh     stakeholders
                                                  dan Operasional.
      dapat terpenuhi. Berkenaan dengan
                                               5. Menerapkan             performance
      hal tersebut, Dewan Komisaris
                                                  management berbasis outcome
      menyarankan kepada Direksi hal-hal
                                                  per kuartal dan menetapkan
      sebagai berikut:
                                                  profile dari digital capabilities
      1. Memohon persetujuan kepada
                                                  front liner beserta targetnya.
         Rapat Umum Pemegang Saham
                                               6. Melakukan percepatan digitalisasi
         (RUPS) atas perbedaan target
                                                  dan digitisasi secara terintegrasi
         keuangan dan besaran jumlah
                                                  pada seluruh proses bisnis,
         peruntukan anggaran Investasi
                                                  terutama bisnis kurir, logistik
         (CAPEX) RKAP Tahun 2025 dengan
                                                  dan jasa keuangan yang mampu
         target dan anggaran Tahun 2025
                                                  menyediakan fitur-fitur layanan
         dalam RJPP Tahun 2025-2029.
                                                  yang sesuai kebutuhan pelanggan.
      2. Segera menyosialisasikan RKAP
                                               7. Meningkatkan brand awareness
         Tahun 2025 agar menjadi pedoman
                                                  atas layanan unggulan PT Pos
         dalam      kegiatan     operasional
                                                  Indonesia      (Persero)    kepada
         perusahaan       sehari-hari   oleh
                                                  generasi milenial dan gen-z
         seluruh insan Pos.
                                                  melalui     strategi    komunikasi
                                                  marketing yang jelas, tertata dan
                                                  konsisten.




26   Laporan Tahunan 2024
Page 28
   Pembahasan                          Laporan                        Tanggung Jawab
Analisis Manajemen              Tata Kelola Perusahaan             Sosial dan Lingkungan




           8. Mengusahakan peningkatan jumlah               d. Meningkatkan      akuntabilitas
               transaksi yang berkelanjutan pada               dan tertib administrasi dengan
               Pospay (PDAM, Pulsa, PLN, PBB,                  menindaklanjuti         seluruh
               KAI dan lain-lain)                              temuan dari auditor eksternal
           9. Meningkatkan kualitas pengelolaan                (BPK dan Kantor Akuntan
               kas (cash management), melalui                  Publik) maupun auditor internal
               perbaikan pengelolaan piutang                   perusahaan (SPI).
               usaha termasuk administrasi
                                                         Dewan     Komisaris    berkeyakinan
               penagihan piutang usaha.
                                                         seluruh rencana kerja dan prospek
           10. Meningkatkan kualitas:
                                                         usaha yang disampaikan oleh Direksi
               a. Penguatan dan penerapan
                                                         telah melalui proses analisis yang
                  manajemen        risiko   dalam
                                                         baik, sehingga target–target yang
                  rangka mengantisipasi hal-hal
                                                         telah ditetapkan akan tercapai dan
                  yang mungkin mempengaruhi
                                                         dapat memberikan nilai tambah bagi
                  pencapaian      target    RKAP.
                                                         seluruh pihak yang berkepentingan.
                  Implementasi          manajemen
                  risiko dengan berpedoman
                                                         Pandangan       atas     penerapan/
                  kepada      Peraturan    Menteri
                                                         pengelolaan Whistleblowing System
                  BUMN RI Nomor: PER-2/
                                                         (WBS) di Perusahaan dan peran Dewan
                  MBU/03/2023 tentang Pedoman
                                                         Komisaris dalam WBS tersebut.
                  Tata Kelola dan Kegiatan
                  Korporasi Signifikan Badan             Dewan       Komisaris     mendorong
                  Usaha Milik Negara.                    penerapan WBS yang efektif dan
               b. Peran SPI dalam mengevaluasi           optimal serta terus memperbarui
                  sistem pengendalian internal           acuan penerapan WBS sesuai dengan
                  dengan cara yang lebih tajam           best practice yang berlaku umum.
                  dan tuntas, sehingga dapat             Dewan Komisaris bersama dengan
                  diidentifikasikan sebab-sebab          Direksi Pos Indonesia pada tahun 2022
                  mendasar kelemahan yang ada.           menerbitkan Keputusan Bersama
               c. Penerapan GCG yang lebih baik          Direksi dan Dewan Komisaris PT
                  dan konsisten sesuai Peraturan         Pos Indonesia (Persero) Nomor
                  Menteri BUMN RI Nomor :                KD.026/DIRUT/0322 dan Nomor 072/
                  PER-2/MBU/03/2023 tentang              DEKOM/0322 tanggal 31 Maret 2022
                  Pedoman Tata Kelola dan                tentang Whistleblowing system di
                  Kegiatan Korporasi Signifikan          PT Pos Indonesia (Persero) sebagai
                  Badan Usaha Milik Negara.              acuan dalam penerapan WBS yang
                                                         efektif.




                                                                              Laporan Tahunan 2024   27
Page 29
          Highlight                  Laporan                              Profil Perusahaan
                                     Kepada Pemegang Saham




      WBS berperan memberikan pedoman           2. Laporan Pengelolaan Administrasi
      kepada seluruh Insan Pos atas                WBS Triwulan I tahun 2024 dikirim
      diketahuinya tindak pidana korupsi,          kepada Dewan Komisaris dengan
      kecurangan dan/atau pelanggaran              surat Ketua Komite Audit nomor:
      terhadap perusahaan. Memberikan              C.Pos.29749/KAD       100/KA/2024
      pedoman     pimpinan    perusahaan,          tanggal 21 Mei 2024, perihal :
      sehingga    memiliki    kesempatan           Laporan Pengelolaan Administrasi
      untuk    mengatasi    permasalahan           Whistle Blowing System (WBS) PT
      secara internal terlebih dahulu,             Pos Indonesia (Persero), Triwulan
      sebelum permasalahan tersebut                I Tahun 2024.
      merebak ke ruang       publik yang        3. Laporan Pengelolaan Administrasi
      dapat     mempengaruhi      reputasi         WBS Triwulan II tahun 2024 dikirim
      perusahaan. WBS harus menjadi                kepada Dewan Komisaris dengan
      pedoman bagi seluruh Insan Pos               surat Ketua Komite Audit nomor:
      dalam menindaklanjuti terjadinya             C.Pos.45538/KAD       100/KA/2024
      pelaporan      pelanggaran     yang          tanggal 26 Juli 2024, perihal :
      dapat        dipertanggungjawabkan           Laporan Pengelolaan Administrasi
      (accountable).                               Whistle Blowing System (WBS) PT
                                                   Pos Indonesia (Persero), Triwulan
      Untuk itu penerapan WBS secara
                                                   II Tahun 2024.
      efektif diperlukan sebagai sarana untuk
                                                4. Laporan Pengelolaan Administrasi
      mendorong partisipasi karyawan dan
                                                   WBS Triwulan III tahun 2024 dikirim
      masyarakat melaporkan pelanggaran,
                                                   kepada Dewan Komisaris dengan
      serta memberikan rasa aman dan
                                                   surat Ketua Komite Audit nomor:
      perlindungan       dalam     mencegah
                                                   C.Pos.69649/KAD       100/KA/2024
      terjadinya pelanggaran, kecurangan
                                                   tanggal 29 Oktober 2024, perihal :
      dan korupsi di perusahaan. Komite
                                                   Laporan Pengelolaan Administrasi
      audit selaku pengadministrasi WBS
                                                   Whistle Blowing System (WBS) PT
      selalu mengawasi pengelolaan WBS,
                                                   Pos Indonesia (Persero), Triwulan
      laporan administrasi pengelolaan
                                                   III Tahun 2024.
      WBS dibuat tiap triwulan dan
      dikirimkan kepada Dewan Komisaris
      yaitu:
      1. Laporan Pengelolaan Administrasi
          WBS Triwulan IV tahun 2023 dikirim
          kepada Dewan Komisaris dengan
          surat Ketua Komite Audit nomor:
          C.Pos.7968/KAD         100/KA/2024
          tanggal 6 Fberuari 2024, perihal :
          Laporan Pengelolaan Administrasi
          Whistle Blowing System (WBS) PT
          Pos Indonesia (Persero), Triwulan
          IV Tahun 2023.




28   Laporan Tahunan 2024
Page 30
   Pembahasan                         Laporan                         Tanggung Jawab
Analisis Manajemen             Tata Kelola Perusahaan              Sosial dan Lingkungan




           Dewan Komisaris menilai pengelolaan/         memastikan berjalannya sistem WBS
           pelaksanaan WBS pada Tahun 2024              dengan baik, dalam pelaksanaannya
           sudah dilakukan dengan baik sesuai           Dewan Komisaris dibantu oleh Komite
           dengan peraturan yang berlaku.               Audit, Satuan Kerja Audit Internal dan
           Namun demikian penyempurnaan                 unitunit terkait lainnya dalam rangka
           WBS tetap perlu dilakukan agar               melakukan evaluasi dan tindak lanjut
           berjalan baik dan efektif.                   atas laporan yang diterima atas
                                                        laporan yang diterima.
           Dewan     Komisaris   senantiasa
           melakukan    pemantauan      dan
           pengawasan secara periodik untuk




                                                                              Laporan Tahunan 2024   29
Page 31
          Highlight                Laporan                 Profil Perusahaan
                                   Kepada Pemegang Saham




            Sambutan
            Dewan Direksi




                      Tahun
                      2024
         merupakan fase terakhir dari RJPP
        2020-2024 dan menjadi tonggak awal
         PosIND menjadi Logistic Company.
           Melalui implementasi program
      transformasi dan inovasi yang dilakukan
         secara konsisten, PosIND berhasil
        menumbuhkan kinerja finansial RENI
        (Revenue, Ebitda, Net Income) tahun
         2024 yaitu Revenue +8,42%, Ebitda
              (14,93%) dan Net Income
                       +2,60%.




30   Laporan Tahunan 2024
Page 32
   Pembahasan                             Laporan                    Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                 Tata Kelola Perusahaan         Sosial dan Lingkungan




                          Strategic Results
         hasil dari Program Transformasi Perusahaan tahun 2024, memberikan hasil
         yang baik sebagai berikut

         Adaptability (Adaptibilitas)
       • Revenue usaha 5.017,86 milyar , EBITDA 1.015,67 milyar, dan Net Income
         747,1 milyar .
       • Jumlah rekening di PosPay naik 8,4%, transaksi naik 12,5%, dan akun
         PosAja! naik 16,4%.



             Competitiveness (Daya Saing)
           • Market Share Logistik skor 0,1%.
           • Market Share CEP skor 2,5%
           • Market Share Jasa Keuangan skor 2,4%.



                       Cost Efficiency (Efesiensi Biaya)

                      • Biaya operasional turun 27,6%.
                      • Biaya sumber daya manusia turun 9,4%.




            Productivity (Produktivitas)

           • Produktivitas SDM naik 8,4%.




                     Customer Satisfaction (Kepuasan Pelanggan)

                 • Indeks Kepuasan Pelanggan (CSI) mencapai 8,12 (Good).
                 • Net Promoter Score (NPS) mencapai 35,0 (Great).




     Employee Satisfaction (Kepuasan Karyawan)

   • Employee Engagement (keterlibatan karyawan) naik menjadi 82,15.
   • Employee Satisfaction (kepuasan karyawan) naik menjadi 79,04%.




                                                                             Laporan Tahunan 2024   31
Page 33
          Highlight                  Laporan                             Profil Perusahaan
                                     Kepada Pemegang Saham




      Sedangkan indikator kualitas operasi      10. Kinerja       Leg-3       Kiriman
      perusahaan sebagai berikut:                   Internasional (perjalanan kiriman
      1. SWP tepat waktu Sameday 100%,              sejak diterima di kantor tukar
         Next Day 99%; Reguler 98%,                 hingga dilakukan proses antaran
         Shopee 98% (tingkat LDR <2%,               di Indonesia) tercapai 97,4% dari
         nomor 1 dibadingkan kompetitor             standard UPU >=95%
         lain), dan LPU 99% dengan total
                                                Sementara itu digitalisasi dan
         kiriman rata-rata 6 juta kiriman/
                                                otomasi    proses    operasi   terus
         bulan;
                                                dioptimalkan dengan penggunaan
      2. Broken & Loss kurang dari 2 PPM        Mesin Sortir Robotic dan RFID di SPP
         atau 0,03% dari total produksi;        Jakarta Timur dan SPP Surabaya,
      3. Response        time       Customer    yang dapat meningkatkan kecepatan
         Complaint Handing di 24 jam            proses operasi sebesar 133% serta
         mencapai 100%;                         menurunkan biaya operasi sekitar
      4. Pengaduan pelanggan dilayani 24        39% dibandingkan proses yang
         jam x 7 hari seminggu;                 dilakukan secara manual.
      5. War Room Pengendalian Operasi          Berdasarkan hasil pemeriksanaan
         dilakukan 24 jam x 7 hari seminggu     KAP terhadap Kinerja Perusahaan
         untuk menjamin kualitas operasi        tahun 2024 dapat dijelaskan beberapa
         semakin baik;                          hal sebagai berikut,
      6. Selain itu juga dipastikan bahwa       1. Opini     Laporan      Keuangan
         para petugas disiplin dalam proses        Konsolidasian tahun 2024 disajikan
         collecting;                               secara WAJAR,dalam semua hal
      7. meningkatkan       kualitas    Proof      yang material,posisi Keuangan
         of Delivery (POD) khususnya               Konsolidasian PT Pos Indonesia
         geotagging dan photo on location;         (Persero) dan Entitas Anak
      8. 8. Disiplin monitoring penyelesaian       tanggal 31 Desember 2024, serta
         kiriman terbuka, dan mitigasi             kinerja Keuangan Konsolidasian
         kiriman COD (Cash on Delivery)            dan aruskas konsolidasian untuk
         sebagai potensi terjadinya fraud;         tahun yang berakhir pada tanggal
      9. Kinerja        Leg-1        Kiriman       tersebut, sesuai dengan Standar
         Internasional/EMS        (perjalanan      Akuntansi Keuangan di Indonesia.
         kiriman sejak diterima di loket
         hingga diberangkatkan dari kantor
         tukar) tercapai 93,7% dari standard
         UPU >=95%;




32   Laporan Tahunan 2024
Page 34
   Pembahasan                          Laporan                         Tanggung Jawab
Analisis Manajemen              Tata Kelola Perusahaan              Sosial dan Lingkungan




           2. Laporan     Keuangan     per    31         4. Laporan Hasil Evaluasi Kinerja
              Desember 2024 mencatat Total                  menunjukkan Tingkat Kesehatan
              Aset sebesar 16,46 triliun atau               Perusahaan      yang     dihitung
              terdapat    pertumbuhan       Aset            berdasarkan SK Menteri BUMN
              sebesar 20,55% dari tahun 2023                nomor:        KEP-100/MBU/2002,
              sebesar 13,66 triliun. Ekuitas                dengan total skor atas hasil
              (hak pemilik terhadap aset                    penilaian kinerja tahun 2024
              perusahaan setelah dikurangi                  sebesar 79,00 dengan predikat/
              kewajiban) tercatat sebesar 8,95              dikategorikan “SEHAT A”.
              triliun atau terdapat perubahan            5. Laporan Hasil Evaluasi Key
              ekuitas sebesar 10,07% dibanding              Performance Indicators (KPI)
              tahun 2023 sebesar 8,14 triliun.              menunjukkan bahwa Skor key
              Perubahan       ekuitas     selain            performance indicator (KPI) atas
              dipengaruhi oleh kinerja laba                 hasil penilaian kinerja manajemen
              Perusahaan, juga dipengaruhi                  PT Pos Indonesia (Persero) secara
              oleh     Other    Comprehensive               Kolegial tercapai sebesar 87,37.
              Income (OCI) yaitu bagian yang
              tidak terpisahkan dari penyajian           Dalam       menjawab      tantangan
              Laporan Laba Rugi perusahaan               perusahaan di masa yang akan
              secara     keseluruhan      akibat         datang, tujuh pilar transformasi
              revaluasi Properti Investasi.              menjadi     penopang     perubahan
                                                         dalam upaya menjadikan PosIND
           3. Laporan       Laba    Rugi     dan         Perusahaan Logistik berskala global
              Penghasilan Komprehensif lain,             yang tanggung dan berorientasi
              mencatat Revenue sebesar 5,018             pelanggan :
              triliun. Terdapat penurunan beban
              pendapatan dibandingkan tahun              1. Transformasi Bisnis: Mencapai
              sebelumnya       sebesar    17,66%            peringkat 5 besar perusahaan
              dibanding tahun 2023, sehingga                logistik       nasional     dengan
              Perusahaan bisa menutup tahun                 strategi      pertumbuhan      yang
              buku 2024 dengan Laba Bersih                  mengintegrasikan bisnis logistik,
              tahun berjalan (EAT) sebesar                  kurir, jasa keuangan, dan properti.
              747,13 miliar atau tumbuh sebesar          2. Transformasi              Customer
              2,59% dibanding laba tahun 2023               Experience             (Pengalaman
              sebesar 728,21 miliar.                        Pelanggan):       Berfokus     pada
                                                            peningkatan kepuasan pelanggan
                                                            dengan mengoptimalkan indeks
                                                            kepuasan        serta    merancang
                                                            ulang tata ruang layanan, beralih
                                                            dari model teller konvensional
                                                            ke konsep meeting room yang
                                                            lebih     interaktif,   memberikan
                                                            kenyamanan, dan meningkatkan
                                                            kualitas layanan secara personal.




                                                                               Laporan Tahunan 2024   33
Page 35
          Highlight                 Laporan                               Profil Perusahaan
                                    Kepada Pemegang Saham




      3. Transformasi Bisnis Berkelanjutan: 2. Menerapkan Budaya Customer-
         Mematuhi norma ESG (Environment,         Centric
         Social,Governance)           dengan      • People: Setiap karyawan harus
         meningkatkan rasio kepatuhan                memiliki       customer-centric
         serta mengadopsi kendaraan listrik          mindset, yaitu memahami,
         (Electric Vehicle) dan material             mengutamakan, dan merespons
         ramah lingkungan.                           kebutuhan pelanggan dalam
      4. Transformasi Proses & Teknologi:            setiap aspek pekerjaan.
         Digitalisasi    dan      otomatisasi     • Process:       Menyederhanakan
         untuk seluruh bisnis proses                 prosedur dan meningkatkan
         yang berdampak menekan biaya                efisiensi layanan agar lebih
         operasional secara signifikan.              cepat, mudah, dan sesuai
      5. Transformasi            Kompetensi:         dengan harapan pelanggan.
         Mengembangkan talenta digital            • Technology:            Melakukan
         dan membangun talent pool yang              digitalisasi menyeluruh untuk
         berkualitas.                                meningkatkan        pengalaman
      6. Transformasi Organisasi: Beralih            pelanggan,             termasuk
         dari struktur organisasi berbasis           pengembangan              Pospay
         produk     ke     organisasi    yang        Superapps, Pos Aja UMKM dan
         berorientasi pada pelanggan guna            GLID sebagai solusi layanan
         meningkatkan fokus layanan dan              yang lebih terintegrasi dan
         responsivitas, melalui pembentukan          yang lebih user-friendly.
         Direktorat Ritel, UMKM, Goverment, 3. Melakukan Perubahan Secara
         Enterprise serta Wholesale and           Cepat, Terstruktur, dan Masif
         International.                           agar perusahaan tetap relevan
      7. Transformasi Budaya Membangun            dengan kebutuhan pelanggan dan
         karakter wirausaha dengan pola           dinamika pasar. Setiap langkah
         pikir digital dan global, serta          perubahan       harus     dirancang
         menanamkan budaya integritas             secara      terstruktur,     dengan
         untuk mencegah dan menekan               strategi yang jelas dan terukur.
         tindakan       yang       merugikan      Implementasinya pun harus masif,
         perusahaan.                              mencakup seluruh unit kerja dan
                                                  ekosistem bisnis Pos Indonesia,
      PosIND terus melakukan program–
                                                  sehingga     transformasi     dapat
      progam      yang      sesuai    dengan
                                                  berjalan efektif dan memberikan
      perkembangan jaman diantaranya :
                                                  dampak yang nyata.
      1. Menjadi      Perusahaan      Logistik
                                               4. Mengubah       Sistem      Penilaian
         Berorientasi Pelanggan (Customer
                                                  Kinerja KPI berbasis SKA (Sender
         Centric Company)
                                                  Keep All)




34   Laporan Tahunan 2024
Page 36
   Pembahasan                         Laporan                         Tanggung Jawab
Analisis Manajemen             Tata Kelola Perusahaan              Sosial dan Lingkungan




           5. Meningkatkan             Reputasi         Perubahan ini menjadi tanggung
              Perusahaan Aktif menyebarkan              jawab manajemen dan seluruh
              pesan positif melalui akun resmi          Insan Pos. Dengan semangat gotong
              dan pribadi, sesuai dengan tiga           royong, inovasi, dan dedikasi, kita
              tema Asta Cita dan selaras dengan         akan menjadikan Pos Indonesia lebih
              arahan Kementerian BUMN, yaitu            kuat, lebih modern, dan lebih dicintai
              Dukungan Ekonomi Kerakyatan,              pelanggan.
              Pembangunan Berkelanjutan, dan
              Kontribusi BUMN terhadap negara.


           Susunan Direksi PT Pos Indonesia pada tahun 2024 adalah sebagai berikut :
           1. Faizal Rochmad Djoemadi sebagai Direktur Utama,
           2. Tonggo Marbun sebagai Direktur Bisnis Kurir dan Logistik,
           3. Haris sebagai Direktur Bisnis Jasa Keuangan,
           4. Prasabri Pesti sebagai Direktur Business Development dan Portfolio
              Management,
           5. Hariadi sebagai Direktur Operasi dan Digital Services,
           6. Asih Kurniasari Komar sebagai Direktur Human Capital Management,
           7. Endy Pattia Rahmadi Abdurrahman sebagai Direktur Keuangan dan
              Manajemen Risiko.
           Semoga apa yang telah kita capai selama tahun 2024 dapat memberikan
           sumbangsih terbaik bagi seluruh stakeholder PosIndonesia. Semoga di tahun–
           tahun yang akan datang menjadi lebih baik, lebih kompeten, lebih Customer
           Centric, dan menjadi perusaahan kebanggaan nasional.
           Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa meridhoi dan memberikan keberkahan kepada
           kita semua.



           Aamiin




                                                                              Laporan Tahunan 2024   35
Page 37
          Highlight                    Laporan                                   Profil Perusahaan
                                       Kepada Pemegang Saham




      Surat Pernyataan Dewan Komisaris dan Direksi Tentang Tanggung Jawab Atas
      Laporan Tahunan 2024 PT Pos Indonesia (Persero)
      Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi
      dalam Laporan Tahunan PT Pos Indonesia (Persero) tahun 2024 telah dimuat
      secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan
      Tahunan Perusahaan.


                                    Bandung, 01 Maret 2025

                                      Dewan Komisaris




                                        Rhenald Kasali
                                         Komisaris Utama




                      Robben Rico                              Gunawan Hutagalung
                        Komisaris                                    Komisaris




                                    I Gde Made Kartikajaya
                                            Komisaris




       Muhammad Budi Djatmiko                                     Fauzi Baadilla
                                                                Komisaris Independen
           Komisaris Independen




36   Laporan Tahunan 2024
Page 38
   Pembahasan                                Laporan                        Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                    Tata Kelola Perusahaan             Sosial dan Lingkungan




                                                      Direksi




                                          Faizal Rochmad Djoemadi
                                                    Direktur Utama




    Endy Pattia Rahmadi Abdurrahman                                                Hariadi
     Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko                          Direktur Operasi dan Digital Services




                 Tonggo Marbun                                                      Haris
          Direktur Bisnis Kurir dan Logistik                            Direktur Bisnis Jasa Keuangan




                     Prasabri Pesti                                      Asih Kurniasari Komar
         Direktur Business Development dan                           Direktur Human Capital Management
               Portfolio Management




                                                                                    Laporan Tahunan 2024     37
Page 39

          
Page 40
Profil
Perusahaan
Page 41
          Highlight                          Laporan
                                     Kepada Pemegang Saham                Profil Perusahaan




      Identitas Perusahaan
                 Identitas Perusahaan
                 Nama Perusahaan : PT POS Indonesia (Persero)
                 Logo : PosIND

                 Dasar Hukum Pendirian Usaha
                 Akta Notaris Sutjipto, S.H nomor : 117 tanggal 20 Juni 1995 sebagaimana
                 telah beberapa kali diubah terakhir dengan Akta Notaris Nomor: 5
                 tanggal 5 Agustus 2024 yang dibuat dan disampaikan oleh Aryanti
                 Artisari S.H., M.Kn. Notaris di Jakarta. Dengan status sebagai perseroan
                 terbatas, Perusahaan beroperasi sebagai perusahaan layanan publik
                 yang berorientasi laba yang juga mengedepankan tanggung jawab
                 sosial dan keberlanjutan lingkungan dalam operasionalnya.

                 Status :
                 Badan Usaha Milik Negara (BUMN)
                 Perusahaan beroperasi sebagai entitas bisnis yang berorientasi
                 laba, dan sebagai perusahaan layanan publik ditugaskan negara
                 untuk menyelenggarakan Public Service Obligation (PSO) dengan
                 memberikan Bantuan Operasional Layanan Pos Universal (BO LPU).

                 Modal Dasar :
                 Rp.1.500.000.000.000,00
                 Modal ditempatkan dan disetor penuh
                 Rp. 455.023.000.000,00
                 NPWP : 01.001.620.2-093.000
                 TDP : 9120405752938

                 Berdiri      : 26 Agustus 1746
                 Beroperasi   : 26 Agustus 1746
                 Telepon      : (022) 421 3640
                 Faksimili    : (022) 422 4552

                 E-mail       : halopos@posindonesia.co.id
                 Website      : www.posindonesia.co.id




40   Laporan Tahunan 2024
Page 42
   Pembahasan                          Laporan                         Tanggung Jawab
Analisis Manajemen              Tata Kelola Perusahaan              Sosial dan Lingkungan




           Bidang Usaha
           • Usaha jasa pos dan giro termasuk jasa keuangan secara tunai maupun
              berbasis giro (account);
           • Usaha jasa komunikasi, jasa logistik, jasa ritel, jasa keagenan usaha jasa pos
              dan giro sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
           • Usaha pemanfaatan dan pengembangan sumber daya yang dimiliki untuk
              menunjang kegiatan utama Perseroan.

           Alamat            : Jl. Banda No. 30 Bandung 40115 Jawa Barat - Indonesia
           Domisili Usaha    : Jl. Banda No. 30 Bandung 40115 Jawa Barat – Indonesia

           Perubahan Nama Perusahaan
           Sejarah panjang Pos Indonesia                 1965 berganti menjadi Perusahaan
           bermula ketika Kantor Pos pertama             Negara Pos dan Giro (PN Pos dan Giro),
           didirikan di Batavia (sekarang Jakarta)       dan pada tahun 1978 berubah menjadi
           oleh Gubernur Jenderal G.W Baron              Perum Pos dan Giro yang sejak ini
           Van Imhoff pada tanggal 26 Agustus            ditegaskan sebagai badan usaha
           1746 dengan tujuan untuk menjamin             tunggal dalam menyelenggarakan
           keamanan surat surat penduduk,                dinas pos dan giropos baik untuk
           terutama bagi mereka yang berdagang           hubungan dalam maupun luar negeri.
           dari kantor-kantor di luar Jawa serta
           bagi mereka yang datang dari dan              Masa-masa        keemasan      industri
           pergi ke Negeri Belanda. Sejak itulah         perposan ada di tahun-tahun 1970
           pelayanan pos telah lahir mengemban           hingga 1980an. Masyarakat pengguna
           peran dan fungsi pelayanan kepada             jasa pos sangat setia memanfaatkan
           publik.                                       layanan     pos.   Namun      pesatnya
                                                         perkembangan teknologi informasi
           Setelah Kantor Pos Batavia didirikan,         dan komunikasi, perubahan gaya
           maka      empat    tahun  kemudian            hidup, serta tren liberalisasi bisnis
           didirikan Kantor Pos Semarang untuk           jasa pos membuat PT Pos Indonesia
           mengadakan perhubungan pos yang               (Persero) mengalami pergeseran
           teratur antara kedua tempat itu dan           bisnis yang sangat signifikan. Seperti
           untuk mempercepat pengirimannya.              juga dialami banyak perusahaan pos
           Rute perjalanan pos kala itu ialah            di dunia, PT Pos Indonesia (Persero)
           melalui Karawang, Cirebon dan                 sempat mengalami penurunan kinerja
           Pekalongan.                                   usahanya di tahun 2000–2007. Bisnis
                                                         suratpos di tahun-tahun tersebut
           Pada awalnya Pos Indonesia berstatus
                                                         menurun drastis. Penggunaan pesan
           Jawatan PTT (Post, Telegraph dan
                                                         singkat melalui telepon selular dan
           Telephone). Badan usaha yang
                                                         internet menggantikan peran surat
           dipimpin oleh seorang Kepala Jawatan
                                                         pos individu. Demikian juga persaingan
           ini operasinya tidak bersifat komersial
                                                         kiriman     barang     dengan     para
           dan    fungsinya     lebih    diarahkan
                                                         perusahaan kurir swasta membuat
           untuk      mengadakan         pelayanan
                                                         pangsa pasar PT Pos Indonesia
           publik. Dinamika di sektor pos dan
                                                         (Persero) tergerus. Keadaan tersebut
           telekomunikasi berkembang begitu
                                                         memaksa PT Pos Indonesia (Persero)
           cepat membuat Pos Indonesia harus
                                                         untuk berubah dan melakukan
           menyesuaikan diri maka pada tahun
                                                         transformasi bisnis.


                                                                               Laporan Tahunan 2024   41
Page 43
          Highlight                         Laporan
                                    Kepada Pemegang Saham                Profil Perusahaan




     Dengan      berjalannya   waktu,     Pos     bermunculannya provider payment
     Indonesia kini telah mampu menunjukkan       poin online bank (PPOB) berbasis
     kreativitasnya dalam pengembangan            aplikasi maupun web.
     bidang perposan Indonesia dengan
     memanfaatkan insfrastruktur jejaring         Terjadi perubahan signifikan pada
     yang dimilikinya yang mencapai sekitar       pasar sejak 2020 sehingga Pos
     24 ribu titik layanan yang menjangkau        harus bergerak lebih cepat dan tepat
     100 persen kota/kabupaten, hampir            diantaranya:
     100 persen kecamatan dan 42 persen           1. Pandemi               mengakibatkan
     kelurahan/desa,      dan   940     lokasi       penurunan ekonomi makro yang
     transmigrasi terpencil dengan prinsip           sangat signifikan pada tahun
     inklusifitas sosial dan mendukung               2020, akibatnya sempat terjadi
     pemerataan akses layanan berkelanjutan          perlambatan        ekonomi     pada
     ke seluruh pelosok negeri. Seiring              banyak sektor bisnis di Indonesia
     dengan      perkembangan       informasi,       yang mempengaruhi proyeksi
     komunikasi dan teknologi, jejaring Pos          pertumbuhan ekonomi beberapa
     Indonesia sudah memiliki 3.870 Kantor           tahun ke depan.
     Pos online, serta dilengkapi 23 e-mobile     2. Layanan         digital     semakin
     pos di beberapa kota besar, 266 loket           berkembang          pesat     akibat
     extension, 13.878 agenpos kurir, 101.324        perubahan gaya hidup masyarakat
     agenpos jasa keuangan (jaskug) 13.500           pasca pandemi Akibatnya, solusi
     Oranger, Oranger mawar 1.166, serta             terhadap berbagai permasalahan
     PosAja! Drop Point 56.111. Semua titik          masyarakat       semakin     banyak
     merupakan rantai yang terhubung satu            dikemas dalam bentuk digital yang
     sama lain secara solid & terintegrasi.          mendorong bisnis untuk semakin
     Sistem Kode Pos diciptakan untuk                fleksibel dalam berinovasi.
     mempermudah processing kiriman pos           3. Kompetitor       semakin     gencar
     dimana tiap jengkal daerah di Indonesia         melakukan inovasi dan akuisisi.
     mampu diidentifikasi dengan akurat.          4. Banyak korporasi akan mengurangi
                                                     space untuk bisnisnya pada masa
     Sejak tahun 2009 hingga saat ini                New Normal (Virtual Activity)
     manajemen terus berbenah untuk                  Dampak dari New Normal setelah
     membangun kompetensi perusahaan                 pandemic akan mempengaruhi
     agar     lebih     adaptif     terhadap         perilaku dunia usaha dimana akan
     perkembangan zaman. Melalui berbagai            terjadi kolaborasi dan aktivitas
     program transformasi internal dan               secara virtual.
     bisnis   perusahaan.      Perkembangan       5. Terganggunya kegiatan ekspor
     teknologi yang semakin cepat telah              dan impor akibat berkurangnya
     menjadi pemicu percepatan proses                kegiatan cargo udara sehingga
     komunikasi sehingga lebih cepat,                mendorong        aktivitas   melalui
     praktis dan mudah. Sebagai salah satu           kontainer laut. Akibat pandemic
     penyedia jasa penyaluran informasi dan          menyebabkan        kegiatan   cargo
     komunikasi, industri pos juga mengalami         udara banyak yang terhenti karena
     dampak dari perkembangan tersebut.              tidak adanya aktivitas penerbangan
     Beberapa dampak yang dialami oleh               antarnegara, sehingga akan lebih
     perusahaan adalah terjadinya penurunan          banyak ekspor dan impor melalui
     volume kiriman surat serta penurunan            jalur laut via kontainer.
     transaksi jasa keuangan akibat banyak


42   Laporan Tahunan 2024
Page 44
   Pembahasan                                              Laporan                                                    Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                  Tata Kelola Perusahaan                                         Sosial dan Lingkungan




           6. Industri Kurir, Logistik, Jasa Keuangan dan Properti telah mengalami perubahan
              signifikan pada masa pandemi. Dampak dari kondisi pandemic telah merubah
              tatanan perekonomian dan kebiasaan baru dari masyarakat. Selain itu, pandemi
              mendorong transformasi digital yang berkelanjutan serta adaptasi bisnis yang
              responsif terhadap perubahan perilaku masyarakat, sejalan dengan upaya
              memperkuat sustainability perusahaan melalui inovasi teknologi hijau dan
              interaksi sosial yang lebih ramah lingkungan..
           7. Meningkatnya Touchless Interaction Sehingga mendorong untuk inovasi dalam
              Digital Service, aktivitas new normal akan semakin didorong pada interaksi
              secara digital dan hal ini akan mendorong transaksi virtual.
           8. Seiring dengan pesatnya perkembangan bisnis yang memicu kepada persaingan
              yang semakin kompetitif, maka PT Pos Indonesia (Persero) terus melakukan
              transformasi dan melakukan perubahan landscape bisnis, sehingga tetap
              dapat memiliki daya saing yang kuat untuk bersaing dengan seluruh kompetitor
              bisnisnya.
           Pada tahun 2024, PosIND masih melanjutkan transformasi pada 7 elemen, antara
           lain:
           1. Transformasi pada sektor bisnis, yang dilakukan demi meningkatkan pangsa
               pasar di bidang bisnis inti, yaitu kurir, jasa keuangan dan logistik.
           2. Transformasi product and channel, yang dilakukan melalui pembaruan
               operasional dan layanan teknologi informasi dari semula fisik menjadi digital.
           3. Transformasi proses, yaitu melakukan program transformasi proses dari
               manual menjadi otomasi dengan digitalisasi dan sentralisasi proses.
           4. Transformasi teknologi. yaitu untuk meningkatkan kelincahan, ketersediaan,
               keandalan, dan penguatan fitur pada setiap platform yang dimiliki Pos Indonesia.
           5. Transformasi sumber daya manusia (SDM), melalui program transformasi
               dengan membangun SDM yang kompetitif. Selain itu, membangun kinerja yang
               produktif, dengan membangun sistem manajemen karyawan.
           6. Transformasi organisasi dengan memenuhi kebutuhan unit-unit bisnis sehingga
               memperkuat proses penjualan dan operasional.
           7. Transformasi budaya, menerapkan core values AKHLAK sebagai nilai-nilai
               utama budaya perusahaan

                                                             Program Transformasi PosIND 2024
                                                                                                               HR Transformation
                                                                 Process Transformation                        “RESOURCES -> CAPITAL“
                                                                 “MANUAL -> AUTOMATION“                        Key Result :
                                                                 Key Result :                                  Create Talent Pool and       Culture Transformation
                                                                 Reduce Cost by Digitalization,                Recruit Digital talents      “BEHAVIOUR -> CHARACTER“
                                                                 Automation & Centralize                                                    Key Result :
                                                                 System                                                                     Strengthened Solidity,
                                                                                                                                            Collaboration
               Business                                                                                                                      & Trusted Team
               Transformation
               “LOSER -> WINNER“
               Key Result :
               Increase Market Share
               in Courier Financial &
               Logistics Business

                                        Product & Channel
                                        Transformation
                                        “PHYSICAL -> DIGITAL“
                                        Key Result :                             Tech Transformation                           Organization Transformation
                                        Create Digital Product                   “MACHINE -> SERVICES“                         “COST -> COMMERCE“
                                        and Seamless Omni                                                                      Key Result :
                                                                                 Key Result :
                                        Channel                                                                                Build Customer Centric
                                                                                 Increase Agility,
                                                                                 Availability, Reliability &                   Organization
                                                                                 Robust Features



                                                                       Digitalization
                                                                                                                                   Laporan Tahunan 2024                43
Page 45
           Highlight                       Laporan
                                   Kepada Pemegang Saham            Profil Perusahaan




      Pada 2020 - 2024 berbagai langkah transformasi yang dijalankan Pos Indonesia
      telah membuat proses bisnis dan internal terdigitalisasi sehingga layanan dan
      kinerja Perusahaan semakin baik dalam menghadapi tantangan yang semakin
      beragam.Komitmen PT Pos Indonesia (Persero) dalam memberi kontribusi
      maksimal bagi bangsa dan negara tercermin dari peran-peran PT Pos Indonesia
      (Persero) sebagai berikut:
      1. PT Pos Indonesia (Persero) sebagai community center, yaitu untuk melayani
         masyarakat melalui jasa-jasa yang diberikan;
      2. PT Pos Indonesia (Persero) sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam
         melayani masyarakat;
      3. PT Pos Indonesia (Persero) sebagai perantara komunikasi antar masyarakat,
         organisasi, hingga negara;
      4. Menjadi salah satu infrastruktur negara, khususnya di bidang komunikasi
         dan logistik.
      Sebagai BUMN yang berbentuk Perseroan Terbatas maka PT Pos Indonesia
      (Persero) tunduk kepada Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007 tentang
      Perseroan Terbatas. Selain itu, keberadaan PT Pos Indonesia (Persero) sebagai
      BUMN yang bergerak dalam layanan bisnis surat, logistik dan jasa keuangan
      juga tunduk kepada berbagai peraturan perundang-undangan sebagai berikut:
      1. Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN
      2. Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2009 tentang Pos

      Sebagai anggota Universal Postal
      Union (UPU), PT Pos Indonesia
      (Persero) harus memperhatikan dua
      prinsip dasar dalam penyelenggaraan
      layanan pos, yaitu:

      1. SINGLE POSTAL TERRITORY
         Berdasarkan prinsip ini, seluruh wilayah negara anggota UPU termasuk
         dalam wilayah pos tunggal sehingga Indonesia dianggap sebagai bagian dari
         wilayah pos tunggal yang merupakan kesatuan bagi pertukaran kiriman pos.
      2. FREEDOM OF TRANSIT
         Berdasarkan prinsip ini, PT Pos Indonesia (Persero) dalam kapasitasnya
         sebagai operator ditugaskan dan mewakili negara, wajib menyalurkan atau
         meneruskan seluruh kiriman pos negara lain dengan sarana yang paling
         aman dan rute tercepat

      Perubahan Nama Perusahaan
      1.   PTT ( Post, Telegraaf,en Telefoondienst) tahun 1875
      2.   Djawatan PTT (Pos, Telegrap, Telepon) pada tahun 1945;
      3.   Perusahaan Negara Pos dan Telekomunikasi (PN Postel) di tahun 1961
      4.   PN Pos & Giro di tahun 1965
      5.   Perum Pos dan Giro di tahun 1978.
      6.   PT Pos Indonesia (Persero) secara resmi digunakan pada tahun 1995.


44   Laporan Tahunan 2024
Page 46
    Pembahasan                                  Laporan                           Tanggung Jawab
 Analisis Manajemen                      Tata Kelola Perusahaan                Sosial dan Lingkungan




                                                                  1875 POST EN TELEGRAAFDIENST
 1877 UNION POSTALE UNIVERSELLE                                   Dinas pos disatukan dengan dinas telegrap dengan status
 Sejak pemerintahan kolonial dinas pos pemerintahan               jawatan dengan nama POST EN TELEGRAFDIENST.
 Hindia Belanda sudah berhubungan dalam pengiriman
 surat dan barang secara internasional, sehingga tercatat
 sebagai anggota Union Postale Universelle (UPU).                 1906 PTT (Post, Telegraaf, en Telefoondienst)
                                                                  Pemerintah Hindia Belanda membentuk Dinas PTT

 1945 HARI BAKTI POSTEL
 Pada saat pendudukan Jepang di Indonesia, jawatan PTT             1965 PN POS DAN GIRO
 dikuasai oleh militer Jepang, 27 September 1945 Angkatan Muda     Mengamati perkembangan zaman di mana sektor pos
 PTT mengambil alih kekuasaan PTT dan secara resmi berubah         dan telekomunikasi berkembang sangat pesat, maka
 menjadi Jawatan PTT Republik Indonesia. Peristiwa tersebut        pada tahun 1965 berganti menjadi Perusahaan Negara
 diperingati menjadi Hari Bakti PTT atau Hari Bakti POSTEL.        Pos dan Giro (PN Pos dan Giro).


 1978 PERUSAHAAN UMUM POS DAN GIRO                                 1988 DANA PENSIUN POS INDONESIA
 Pada tahun 1978 berubah menjadi Perusahaan Umum Pos               Berdiri sebagai Badan Hukum yang menyelenggarakan
 dan Giro yang sejak ini ditegaskan sebagai badan usaha            Program Pensiun yaitu suatu program yang menjajikan
 tunggal dalam menyelenggarakan dinas suratpos dan dinas           sejumlah uang yang pembayarannya dikaitkan dengan
 giropos baik untuk hubungan dalam maupun luar negeri.             pencapaian usia tertentu.


1991 PT DAPENSI DWI KARYA.                                        1992 PT DAPENSI TRIO USAHA
Salah satu unit usaha Dapenpos yang bergerak dibidang             Salah satu unit usaha Dapenpos sekaligus sebagai afiliasi
jasa layanan transportasi yang mendukung kegiatan PT Pos          PT Pos Indonesia (Persero) dengan konsentrasi bisnis
Indonesia (Persero) dan perusahaan-perusahaan lainnya             Business Process Outsourcing (BPO), Cleaning Service,
                                                                  Security Service, Main Agent Pospay dan General Trading.

1995 PT POS INDONESIA (PERSERO)                                   2000 YAYASAN PENDIDIKAN BHAKTI POS INDONESIA (YPBPI)
Selama 17 tahun berstatus Perusahaan Umum. Pada tanggal           (YPBPI) bernaung sacara langsung dibawah pengawasan PT
20 Juni 1995 berubah menjadi Perseroan Terbatas dengan            Pos Indonesia (Persero) berdiri dibidang institusi pendidikan
nama PT Pos Indonesia (Persero).                                  tinggi.

 2001 POLITEKNIK POS INDONESIA                                    2012 PT POS LOGISTIK INDONESIA
 Politeknik Pos Indonesia merupakan institusi yang                PT Pos Logistik Indonesia berdiri dengan bidang usaha jasa
 didirikan oleh YPBPI berdiri dengan bidang Perguruan             transportasi, jasa pergudangan, pengiriman kargo, dan
 Tinggi pada jalur Diploma III dan Diploma IV                     regulated agent atau agen inspeksi.

2013 PT POS PROPERTI INDONESIA                                    2013 SEKOLAH TINGGI ILMU MANAJEMEN LOGISTIK
PT Pos Properti Indonesia dibentuk dengan tujuan                  (STIMLOG)
untuk memberikan solusi bisnis dalam bidang property              STIMLOG merupakan institusi yang didirikan oleh YPBPI,
development dan property management consultant.                   berdiri dengan bidang Perguruan Tinggi Manajemen Logistik
                                                                  untuk jenjang strata-1 (S1) yang pertama di Indonesia.
2019 PT POS FINANSIAL INDONESIA
PT Bhakti Wasantara Net bertransformasi menjadi PT Pos            2021 PENATAAN DAN PENGUATAN PONDASI
Finansial Indonesia (PosFin) dengan wajah baru dengan layanan     Penataan kembali dan penguatan fondasi digitalisasi
berbasis teknologi yaitu digital payment dan digital solution     layanan Pos Indonesia dengan transformasi berkelanjutan
                                                                  untuk merebut kembali pangsa pasar dan menjadi “Top
                                                                  25 Global Operator in UPU Rank” dan “Top 3 Domestic
                                                                  E-commerce Courier Provider”




                                                                                          Laporan Tahunan 2024              45
Page 47
           Highlight                                    Laporan
                                                Kepada Pemegang Saham                  Profil Perusahaan




      Products and                                                          Courier

      Channel
                                                                            Business




                                    Financial
                                     Service                                   Agen           Aggregrator




                   Logistics
                   Business




                               Property
                               Business




       Ancillary
        Service




             Physical Channel                                              Digital Channel
                                                                  1
                   International Coverage
                                                                        Retail Customer
                                                                                              NOA
                         232 Negara                                                           5,4 Juta
                      Domestic Coverage

              6.592              74.954
                                                                                            NOA
                                                                   2    MSME’s Customer
              Kecamatan          Desa


               6                  2.214                                                     856,7 Ribu
              Regional           KCP Non LPU

              42                 2.376                             3
                                                                                                  NOA
                                                                        Coporate Customer
              KCU                KCP LPU

              168
              KC
                                 941
                                 Mitra LPU
                                                                                                  207


46   Laporan Tahunan 2024
Page 48
   Pembahasan                         Laporan                         Tanggung Jawab
Analisis Manajemen             Tata Kelola Perusahaan              Sosial dan Lingkungan




          Bidang Usaha
          Berdasarkan Anggaran Dasar PT Pos             Hingga saat ini, PT Pos Indonesia
          Indonesia (Persero) yang tercantum            (Persero) melaksanakan kegiatan pos
          dalam Akta Notaris Sutjipto, SH               dengan bertumpu kepada tiga bisnis
          nomor 117 tanggal 20 Juni 1995 yang           inti yaitu layanan pengiriman surat dan
          telah beberapa kali diubah terakhir           paket, logistik, jasa keuangan, serta
          dengan Akta Notaris Nomor: 5 tanggal          bisnis pendukung yaitu bisnis teknologi
          5 Agustus 2024 yang dibuat dan                informasi dan bisnis ritel dan properti,
          disampaikan oleh Aryanti Artisari             dengan komitmen memperkuat aspek
          S.H., M.Kn. Notaris di Jakarta. Dengan        keberlanjutan sosial dan lingkungan
          status sebagai perseroan terbatas,            sebagai bagian dari strategi bisnis
          Perusahaan      beroperasi      sebagai       terpadu. Di masa depan, melalui
          perusahaan layanan publik dan entitas         sebaran dan luasnya jaringan yang
          bisnis yang berorientasi laba.                dimiliki, PT Pos Indonesia (Persero)
                                                        akan memanfaatkan jaringan tersebut
          PT Pos Indonesia (Persero) senantiasa         untuk mengembangkan keseluruhan
          bertekad untuk terus memberikan               portofolio bisnisnya, sehingga PT
          pelayanan terbaik kepada masyarakat,          Pos Indonesia (Persero) tidak hanya
          sehingga    mampu      turut    serta         menjadi penyelenggara pos, tetapi
          memajukan perekonomian nasional               juga mampu bertransformasi menjadi
          melalui paduan layanan yang diberikan         perusahaan logistik yang terintegrasi
          hingga ke seluruh pelosok negeri.             dan mampu memberikan solusi.




                                                                              Laporan Tahunan 2024   47
Page 49
                               Highlight                                                   Laporan
                                                                                   Kepada Pemegang Saham                                                      Profil Perusahaan




                         Struktur organisasi
                         Untuk memenuhi kebutuhan organisasi dalam bidang bisnis, keuangan
                         dan aset, perlu dilakukan perubahan pada Direktorat Bisnis Kurir dan
                         Logistik, Direktorat Operasi dan Digital Services, dan Direktorat Keuangan
                         dan Manajemen Resiko, serta Corporate Secretary and ESG sebagai
                         penguatan komitmen perusahaan dalam pengelolaan lingkungan, sosial,
                         dan tata kelola yang berkelanjutan. maka dengan Keputusan Dreksi PT Pos
                         Indonesia (PERSERO) Nomor: KD.013/DIRUT/0323 Tentang Organisasi dan
                         Tata Kerja, berikut Struktur organisasi yang telah diperbaharui.




                                                                                                        Direktorat                                                                               Direktorat
                                         Direktorat
                                                                                                     Bisnis Kurir dan                                                                        Operasi dan Digital
                                   Bisnis Jasa Keuangan
                                                                                                         Logistik                                                                                  Serice




                            Sub Direktorat                                                                                      Sub Direktorat            Sub Direktorat            Sub Direktorat
Corporate Secretary                                Sub Direktorat            Sub Direktorat            Sub Direktorat           Wholesale and                                                               Sub Direktorat
                           Government and                                                                                                               Courier and Logistic      International Post
     and ESG                                      Consumer Bidding         Enterprise Business         Retail Business           International                                                              Digital Services
                          Corporate Business                                                                                                                 Operation                 Services
                                                                                                                                   Business


                                                                                   Divisi
        Divisi                                            Divisi                                                                       Divisi                                                                       Divisi
                                  Divisi                                    Account Management                 Divisi                                             Divisi                  Divisi
      Corporate                                      Digital Giro and                                                              Wholesale and                                                              Architecture and
                             Penyaluran Dana                                   and Corporate          Digital Channel PosAja!                               Courier Operation        Operation Control
    Communication                                   Payment Solution                                                            International Project                                                           Governance
                                                                                 Marketing

                                                                                                                                                                                           Divisi
                                                          Divisi                                             Divisi                     Divisi                     Divisi
         Divisi                    Divisi                                            Divisi                                                                                       Networking, Partnership          Divisi
                                                  Remittance and Syariah                                 Marketing Retail          Wholesale and          Digital Operation and
         Legal               Fronting Business                               Project Management                                                                                    and Process Operation      Digital Channel
                                                         Business                                           Business            International Freight      Quality Assurance
                                                                                                                                                                                       Development

                                                                                                                                                                 Divisi
         Divisi                    Divisi                 Divisi                    Divisi                                                                                                                          Divisi
                                                                                                              Divisi                                         Operation Cost
 Tanggung Jawab Sosial       Financial Services      Modern Channel         Bidding and Collection                                                                                                             Digital System
                                                                                                        Penjualan AgenPos                                   Management and
    dan Lingkungan               Marketing          Financial Services          Management                                                                                                                    Implementation
                                                                                                                                                              Partnership

                                                                                     Divisi
        Divisi                    Divisi                   Divisi                                             Divisi                                              Divisi                                            Divisi
                                                                             Solution Partnership
      Regulation                 Payment           Product Management                                       O-Ranger                                       Logistic Operation                                  Digital System
                                                                              Business Planning
                                                                                                                                                                                                                 Operation
                                                                              and Performance
                                                                                Management

                                                                                                                                                                   Divisi                                           Divisi
                                                                                                              Divisi
                                                                                                                                                           Logistic Control and                                 Network and
                                                                                                       Kemitraan dan Solusi
                                                                                                                                                                 Solution                                      Infrastructure



                                                                                                                                                                                                              Digital Services
                                                                                                                                                                                                                    Tribe
                                                                                  Regional




       48            Laporan Tahunan 2024
Page 50
                       Pembahasan                                                 Laporan                                                           Tanggung Jawab
                    Analisis Manajemen                                     Tata Kelola Perusahaan                                                Sosial dan Lingkungan




              Pemegang Saham




               Dewan Komisaris                                            Komite




               Direktur Utama




                                                     Direktorat                                                    Direktorat                                       Direktorat
                                                   Keuangan dan                                                  Human Capital                                Business Development
                                                  Manajemen Risiko                                                Management                                dan Portfolio Management



   Sub Direktorat             Sub Direktorat          Sub Direktorat                                 Sub Direktorat             Sub Direktorat         Sub Direktorat
Fronting Management                                                         Sub Direktorat                                                                                          Sub Direktorat
                           Financial Operations    Financial Policy and                            Human Capital Policy     Human Capital Services Strategic Planning and                                   Internal Audit
    and Financial                                                         Risk Management                                                                                       Portfolio Management
Transaction Services       and Business Partner    Asset Management                                   and Strategy           and Business Partner Business Development


                                                                                                                                                                 Divisi                                            Bidang
          Divisi                                            Divisi                 Divisi                                             Divisi                                              Divisi
                                    Divisi                                                                 Divisi                                         Corporate Strategic                               Kurir, Logistik, Pos
   Kemitraan dan Inovasi                                 Investment       Risk Management Policy                                   Human Capital                                    Strategic Portfolio
                               Treasury and Tax                                                      Human Capital Policy                                Planning and Synergy                               International dan
        Pelayanan                                       Management              and Strategy                                         Services                                         and Parenting
                                                                                                                                                               Business                                   Layanan Pos Universal


          Divisi                    Divisi                  Divisi                 Divisi                  Divisi                      Divisi                    Divisi                  Divisi                   Bidang
    Operasi Pelayanan        Manajemen Keuangan        Financial Policy       Enterprise Risk           Human Capital              Human Capital              Corporate             Transformation            Bisnis Layanan
                                                                               Management                 Strategy                  Development              Performance           Management Office             Keuangan

                                                                                                                                                                                                                  Bidang
                                                                                                                                                                 Divisi                   Divisi
           Divisi                  Divisi                   Divisi                Divisi                     Divisi                      Divisi                                                              Operasi Teknologi
                                                                                                                                                         Business Development         Public Service
  Operasi Jasa Keuangan           Akutansi            Asset Management      Fraud Management         Culture Management        Digital Learning Center                                                     Informasi dan Digital
                                                                                                                                                            and Incubation              Obligation
                                                                                                                                                                                                                 Solution

                                                                                                                                                                                         Business
                                    Divisi                                                                                            Divisi                                                                      Bidang
                                                                                                                                                               Divisi               Development dan
                               Business Partner                                                                                   Human Capital                                                           Enabler (Human Capital
                                                                                                                                                         Customer Experience      Portfolio Management
                                   Regional                                                                                      Business Partner                                                          Umum dan Keuangan)
                                                                                                                                                                                           Tribe


                                                                                                                                                                                                             Representative
                                                                                                                                                                                                           Office International
                                                                                                                                      Divisi
                                                                                                                                 General Support




                                                                                                                                                                Laporan Tahunan 2024                              49
Page 51
             Highlight                           Laporan
                                         Kepada Pemegang Saham          Profil Perusahaan




      Berdasarkan Anggaran Dasar PT Pos Indonesia (Persero) yang tercantum dalam
      Akta Notaris Sutjipto, SH nomor 117 tanggal 20 Juni 1995 yang telah beberapa kali
      diubah terakhir dengan Akta Notaris Nomor: 5 tanggal 5 Agustus 2024 yang dibuat
      dan disampaikan oleh Aryanti Artisari S.H., M.Kn. Notaris di Jakarta. Dengan status
      sebagai perseroan terbatas, Perusahaan beroperasi sebagai perusahaan layanan
      publik dan entitas bisnis yang berorientasi laba.



     Visi
     “Menjadi postal operator, penyedia jasa kurir, logistik dan keuangan paling kompetitif”.



                                                                             Misi
                                      Bertindak efektif untuk mencapai performance terbaik.




                                       Tujuan
                         Membangun bangsa yang lebih berdaya saing sejahtera.


     Untuk mewujudkan visi dan misi, persyaratan utama (key words) yang perlu
     dilakukan adalah:
     1. Memberikan produk yang relevan sesuai kebutuhan pasar;
     2. Memberikan jasa layanan yang prima;
     3. Menjalankan proses bisnis secara efisien;
     4. Membangun solusi teknologi informasi yang prima dan human capital yang
        handal;
     5. Memperkuat sistem pengendalian internal, governance, dan manajemen risiko
        untuk mencapai tingkat kematangan yang memadai untuk mengamankan
        pencapaian tujuan perusahaan.



             OBJEKTIF STRATEGIS
     Objektif Strategis dibagi menjadi dua kategori yaitu objektif strategis “primary”dan
     objektif strategis “secondary” sebagai berikut :

     Primary   : “Top 25 Global Operator in UPU Rank”
     Secondary : “Top 3 Domestic E-commerce Courier Provider”



50     Laporan Tahunan 2024
Page 52
   Pembahasan                          Laporan                      Tanggung Jawab
Analisis Manajemen              Tata Kelola Perusahaan           Sosial dan Lingkungan




           Budaya Perusahaan
           Budaya perusahaan adalah karakter dan kepribadian dari Perusahaan. Budaya
           perusahaan juga merupakan ringkasan dari nilai–nilai perusahaan, tradisi,
           interaksi, sikap dan perilaku dari setiap Insan Pos Indonesia. Untuk mendorong
           kinerja yang positif maka budaya perusahaan haruslah selaras dengan strategi
           dan kepemimpinan. Untuk mendukung terwujudnya visi, misi tujuan dan strategi
           bisnis, Pos Indonesia telah menetapkan AKHLAK sebagai nilai utama Budaya
           Perusahaan.




                                           Amanah
                                           Memegang teguh kepercayaan yang diberikan

                                           Kompeten
                                           Terus belajar mengembangkan kapabilitas

                                           Harmonis
                                           Saling peduli dan menghargai perbedaan

                                           Loyal
                                           Berdedikasi & mengutamakan kepentingan
                                           bangsa dan negara

                                           Adaptif
                                           Terus berinovasi dan antusias dalam
                                           menggerakan ataupun menghadapi perubahan


                                           Kolaboratif
                                           Membangun kerjasama yang sinergis




                               Kami bekerja secara amanah dan kompeten, dengan
                               membangun hubungan yang harmonis dan sikap
                               loyal, menjalankan bisnis secara adaptif, serta
                               mengembangkan kerjasama kolaboratif.




                                                                            Laporan Tahunan 2024   51
Page 53
          Highlight                        Laporan
                                   Kepada Pemegang Saham              Profil Perusahaan




        Nilai-nilai AKHLAK
        Selanjutnya diinternalisasikan dan dilaksanakan oleh setiap insan Pos
        Indonesia sehingga menjadi budaya kerja, diintegrasikan ke dalam sistem dan
        prosedur yang berlaku, dan menjadi dasar pembentukan karakter Sumber
        Daya Manusia di PT Pos Indonesia.
             1.  Memenuhi janji dan komitmen.
             2.  Bertanggung jawab atas tugas, keputusan, dan tindakan yang dilakukan.
             3.  Berpegang teguh kepada nilai moral dan etika.
             4.  Meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab tantangan yang selalu
                 berubah.
             5. Membantu orang lain belajar.
             6. Menyelesaikan tugas dengan kualitas terbaik.
             7. Menghargai setiap orang apapun latar belakangnya.
             8. Suka menolong orang lain.
             9. Membangun lingkungan kerja yang kondusif.
             10. Menjaga nama baik sesama karyawan, pimpinan, BUMN, dan Negara.
             11. Rela berkorban untuk mencapai tujuan yang lebih besar.
             12. Patuh kepada pimpinan sepanjang tidak bertentangan dengan hukum
                 dan etika.
             13. Cepat menyesuaikan diri untuk menjadi lebih baik.
             14. Terus-menerus melakukan perbaikan mengikuti perkembangan
                 teknologi.
             15. Bertindak proaktif.
             16. Memberi kesempatan kepada berbagai pihak untuk berkontribusi.
             17. Terbuka dalam bekerja sama untuk menghasilkan nilai tambah.
             18. Menggerakkan pemanfaatan berbagai sumber daya untuk tujuan
                 bersama.




52   Laporan Tahunan 2024
Page 54
   Pembahasan                            Laporan                         Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                Tata Kelola Perusahaan              Sosial dan Lingkungan




           Parenting system - srategic control
           Pengembangan organisasi perusahaan              semuanya dapat menghabiskan waktu
           sangatlah diperlukan untuk mendukung            yang berharga. Keputusan instant yang
           bisnis supaya tetap bertahan dan                sebagian besar didasarkan pada intuisi
           berkembang. Ambidextrous – sebuah               mungkin modis tetapi dapat berakibat
           organisasi yang secara bersamaan                serius. Di sisi lain, pemimpin perlu
           mampu       mengeksploitasi     masa            menjadi pendengar yang baik. Kita
           kini dan menciptakan masa depan.                tidak akan pernah bisa memprediksi
           Saat ini, tampaknya ada kebutuhan               di mana kabar baik (atau kabar buruk,
           mendesak bagi para pemimpin yang                dalam hal ini) akan muncul. Yang lebih
           ambidextrous. Para pemimpin saat ini            sulit diprediksi adalah dampak waktu
           berada di bawah tekanan besar untuk             terhadap cara seorang pemimpin
           berprestasi. Orientasi jangka pendek            merespons berita.
           meresap, dan tampaknya tidak ada
           yang punya waktu untuk memikirkan               Induk memiliki kontrol yang ketat
           jangka panjang. Di satu sisi, para              terhadap     strategi   bisnis    anak
           pemimpin harus tegas – tentang segala           perusahaan & afiliasi agar tetap inline
           hal mulai dari gangguan, keragaman,             dengan strategi korporat. Oleh karena
           hingga pelecehan seksual. Jika                  itu, direktur yang terkait langsung
           melihat model pengambilan keputusan             dengan bisnis anak perusahaan &
           klasik, mereka memiliki banyak                  layanan afiliasi ditunjuk sebagai
           langkah yang terlibat. Mengumpulkan             komisaris anak perusahaan
           informasi, menganalisis alternatif,
           dan memikirkan konsekuensinya




                                                Direktur Teknis




                        Anak
                                                       Afiliasi                   Regional
                     Perusahaan




                                                                                 Laporan Tahunan 2024   53
Page 55
          Highlight                      Laporan
                                 Kepada Pemegang Saham                 Profil Perusahaan




      Parenting Strategy
      PT Pos Indonesia (Persero) menentukan parenting strategy dengan pilihan
      Strategic Control. Pilihan strategi yang mengutamakan hubungan induk dengan
      anak :
      1. Strategic control dengan memberikan otonomi dan otoritas korporasi.
      2. Mekanisme control dengan score card company performance
      3. Membuka opportunity kolaborasi optimasi resources dan economies of scale
      4. Sinergi Business lebih flesxible dan focus.
      5. Pengembangan Korporasi dengan inorganic.

      Strategic Control
      •   Filosofi Strategis
          Sinergi dan Kompetensi inti
      •   Peran Holding
          Menentukan strategi anak perusahaan berbasis potensi sinergi dan
          kompetensi antar anak perusahaan
      •   Peran Anak Perusahaan
          Fokus di eksekusi operasional memberi masukan untuk strategi usaha
      •   Ekosistem Bisnis Low Similiar Businesses
      •   Metode Kendali
          Corporate Scorecard yang komprehensif




      Makna logo

                                     POS Diambil dari “Pos Indonesia”, membawa
                                     aspirasi perusahaan untuk menjadi solusi layanan
                                     logistik yang terintegrasi dan efisien.

                                     IND Singkatan dari Integrated National Distribution.
                                     Kata “Integrated” mencerminkan sinergi dan kerja
                                     sama; “National Distribution” sebagai cerminan
                                     komitmen dan dedikasi untuk melayani berbagai
                                     kebutuhan logistik negara.

                                     Merupakan deskripsi merek,
                                     sebagai penguat identitas dan tujuan perusahaan
                                     serta statement bahwa ini adalah Logistik Indonesia




54   Laporan Tahunan 2024
Page 56
   Pembahasan                                Laporan                      Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                    Tata Kelola Perusahaan           Sosial dan Lingkungan




           DEWAN KOMISARIS
           Berdasarkan Keputusan Menteri BUMN susunan Dewan Komisaris PT Pos
           Indonesia (Persero) adalah sebagai berikut :

             Nama                               Jabatan                     SK Menteri

             Rhenald Kasali                     Komisaris Utama             SK-223/MBU/07/2021

             Gunawan Hutagalung                 Komisaris                   SK-231/MBU/10/2022

             Robben Rico                        Komisaris                   SK-85/MBU/04/2023

             I Gde Made Kartikajaya             Komisaris                   SK-14/MBU/01/2024

             Muhammad Budi Djatmiko             Komisaris Independen        SK-176/MBU/07/2024

             Fauzi Baadilla                     Komisaris Independen        SK-176/MBU/07/2024




                                                                                  Laporan Tahunan 2024   55
Page 57
             Highlight                       Laporan
                                     Kepada Pemegang Saham                 Profil Perusahaan




                                               Lahir 		   : Jakarta, 13 Agustus 1960
                                               Usia 		    : 64 Tahun
                                               Kebangsaan : Indonesia
                                               Domisili   : Jakarta, Indonesia

                                               Jabatan dan Dasar Penunjukan
                                               Menjabat sebagai Komisaris Utama PT Pos
                                               Indonesia (Persero) sejak 02 Juli 2021 berdasarkan
                                               SK-223/MBU/07/2021




         Rhenald Kasali
         Komisaris Utama

         Pendidikan
         •      S1 Universitas Indonesia, Fakultas Ekonomi & Bisnis, 1985
         •      S2 University of Illinois at Urbana & Champaign, USA, Faculty of Business
                Adminitration/MS, 1993
         •      S3 University of Illinois at Urbana & Champaign, USA, Faculty of Consumer
                Economics/Ph.D, 1998

         Perjalanan Karir
         •      Director PT Djemat, Samhani & Partners, 1986-1988
         •      Kepala Bagian Publikasi & Data Lembaga Manajemen FEUI, 1998-1992
         •      PLH Kepala Badan Pengembangan Ekspor Nasional, 2005-2006
         •      Komisaris PT Kemenangan Jaya, 2000- 2007
         •      Komisaris PT Radio Smart FM, 2002- 2009
         •      Pengajar Sespim dan Sespimti POLRI, 2000-sekarang
         •      Komisaris PT Dirgantara Indonesia, 2003- 2006
         •      Komisaris Independen PT Indofarma, Tbk, 2003-2006
         •      Yayasan Rumah Perubahan, 2007-sekarang
         •      Komisaris Independen PT Indomobil Finance Indonesia, 2004-2009
         •      Wakil Ketua, Tim Independen Reformasi Birokrasi dan Penataan Organisasi
                Pemerintahan RI di bawah pimpinan Wapres & Kementerian PAN RB,
                2015-Sekarang
         •      Komisaris Utama PT. Angkasa Pura II (Persero), 2015-2019
         •      Komisaris Utama PT. Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk, 2019 -2021

         Rangkap Jabatan
         Tidak memliki rangkap jabatan di instansi, lembaga, atau perusahaan selain PT Pos
         Indonesia (Persero).




56   Laporan Tahunan 2024
Page 58
   Pembahasan                           Laporan                           Tanggung Jawab
Analisis Manajemen               Tata Kelola Perusahaan                Sosial dan Lingkungan




                                                          Lahir 		   : Tarutung, 19 Agustus 1975
                                                          Usia 		    : 49 tahun
                                                          Kebangsaan : Indonesia
                                                          Domisili   : Tangerang, Indonesia

                                                          Jabatan dan Dasar Penunjukan
                                                          Menjabat sebagai Komisaris PT Pos
                                                          Indonesia (Persero) sejak 19 Oktober 2022
                                                          berdasarkan SK-231/MBU/10/2022.



            Gunawan Hutagalung
            Komisaris

           Pendidikan
           • Sarjana Teknik Informatika, STT Telkom, Bandung, 1998
           • Magister Teknik Elektro, Universitas Indonesia, 2007

           Perjalanan Karir
           • Kasi Tarif Telekomunikasi di Direktorat Telekomunikasi, Ditjen Postel,
              Kemenkominfo, 2006-2011
           • Koordinator Lelang Desa Berdering di Direktorat Telekomunikasi, Ditjen Postel,
              Kemenkominfo 2009
           • Kasi Penerapan Teknologi Telekomunikasi di Direktorat Telekomunikasi, Ditjen
              PPI, Kemenkominfo, 2011 - 2016
           • Kasubdit Telekomunikasi Khusus dan Kelayakan Penyelenggaraan Telekomunikasi
              di Direktorat Telekomunikasi, Ditjen PPI, Kemenkominfo, 2016-2018
           • Kasubdit Jasa Telekomunikasi/Analis Kebijakan Ahli Madya/Koordinator Jasa
              Telekomunikasi di Direktorat Telekomunikasi, Ditjen PPI, Kemenkominfo, 2018 -
              2021
           • Anggota Komite Auditee Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi
              (BAKTI) di BAKTI, Kemenkominfo, 2019 - Sekarang
           • Direktur Pengendalian Pos dan Informatika di Direktorat Pengendalian Pos dan
              Informatika, Ditjen PPI, Kemenkominfo 2021 - 5 Januari 2023
           • Plt. Direktur Pengendalian Pos dan Informatika, di Direktorat Pengendalian Pos
              dan Informatika, Ditjen PPI, Kemenkominfo 6 Januari 2023 - Sekarang
           • Direktur Pos di Direktorat Pos, Ditjen PPI, Kemenkominfo 6 Januari 2023 - Sekarang

           Rangkap Jabatan
           Merangkap jabatan sebagai Direktur Pos, Direktorat Jenderal Penyelenggaraan
           Pos dan Informatika (Ditjen PPI), Kemkominfo dan Plt. Direktur Pengendalian Pos
           dan Informatika, Ditjen PPI, Kemenkominfo




                                                                                  Laporan Tahunan 2024   57
Page 59
          Highlight                        Laporan
                                   Kepada Pemegang Saham              Profil Perusahaan




                                             Lahir 		   : Tabanan, 11 Desember 1966
                                             Usia 		    : 58 Tahun
                                             Kebangsaan : Indonesia
                                             Domisili   : Depok, Indonesia

                                             Jabatan dan Dasar Penunjukan
                                             Menjabat sebagai Komisaris PT Pos Indonesia
                                             (Persero) sejak 18 januari 2024 berdasarkan
                                             SK-14/MBU/01/2024



         I Gde Made Kartikajaya
         Komisaris

          Pendidikan
          •   S1 Manajemen Keuangan, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi, Jayanegara, Malang, 1986
          •   S2 Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Daerah pada Universitas Sumatera
              Utara, 1996
          •   S2 Manajemen Institut Megister Manajemen Indonesia, 2007
          •   S2 Administrasi Publik Universitas Medan Area, 2009
          •   S3 Ekonomi Universitas Borobudur, 2017

          Perjalanan Karir
          •   CO. Badan Koordinasi Intelijen Negara (BAKIN)   (1995)
          •   Kasubdit Ekonomi BIN (2011)
          •   Dosen Pengajar pada Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) (2014)
          •   Direktur Ekonomi BIN (2015)
          •   Deputi Intelijen Ekonomi BIN   (2019 – sekarang)
          •   Komisaris PT Waskita Karya (Persero) Tbk (2022 – 2023)

          Rangkap Jabatan
          Deputi Intelijen Ekonomi BIN




58   Laporan Tahunan 2024
Page 60
   Pembahasan                          Laporan                           Tanggung Jawab
Analisis Manajemen              Tata Kelola Perusahaan                Sosial dan Lingkungan




                                                         Lahir 		   : Madiun, 13 September 1980
                                                         Usia		     : 44 Tahun
                                                         Kebangsaan : Indonesia
                                                         Domisili   : Surabaya, Indonesia

                                                         Jabatan dan Dasar Penunjukan
                                                         Menjabat sebagai Komisaris PT Pos
                                                         Indonesia (Persero) sejak 13 April 2023
                                                         berdasarkan SK-85/MBU/06/2023.



            Robben Rico
            Komisaris

           Pendidikan
           • DIII LLAJ STTD Bekasi, 2002
           • S1 Ilmu Hukum Universitas Merdeka Surabaya, 2005
           • S1 Teknik Sipil, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, 2008
           • S2 Ilmu Administrasi Universitas DR. Soetomo, 2018
           • S3 Ekonomi dan Bisnis Universitas Trisakti, 2023

           Perjalanan Karir
           • Kepala Seksi Manajemen Lalu Lintas Bidang Lalu Lintas, Dishub Kota Surabaya,
              2010 - 2017
           • Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Surabaya, Dishub Kota Surabaya, 2017 - 2018
           • Kepala Bagian Administrasi Pembangunan, Setda Kota Surabaya, 2018 - 2019
           • (Plt) Kepala Bagian Administrasi Perekonomian , Bagian Administrasi Perekonomian
              Setda Kota Surabaya, 2019
           • (Plt) Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan
              Tata Ruang Kota Surabaya, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman,
              Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Surabaya, 2019 - 2020
           • Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata
              Ruang Kota Surabaya, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta
              Karya dan Tata Ruang Kota Surabaya, 2020 - 2021
           • Sekretaris Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial, Sekretariat
              Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial, 2021 – 2022
           • (Plt) Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial, Direktorat Jenderal
              Perlindungan dan Jaminan Sosial, 2022 – 2023
           • Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial, Direktorat Jenderal
              Perlindungan dan Jaminan Sosial, 2023

           Rangkap Jabatan
           Sekretaris Jenderal Kementrian Sosial Republik Indonesia




                                                                                 Laporan Tahunan 2024   59
Page 61
          Highlight                       Laporan
                                  Kepada Pemegang Saham               Profil Perusahaan




                                            Lahir 		   : Brebes, 16 September 1964
                                            Usia 		    : 60 Tahun
                                            Kebangsaan : Indonesia
                                            Domisili   : Bandung, Indonesia

                                            Menjabat sebagai Komisaris Independen
                                            PT Pos Indonesia (Persero) sejak 16 Juli
                                            2024 berdasarkan SK-176/MBU/07/2024.




       Muhammad Budi Djatmiko
       Komisaris Independen

      Pendidikan
      • S1 Manajemen Universitas Terbuka 1987
      • S1 Statistik Universitas Terbuka 1987
      • S1 Teknik Manajemen Industri 1987
      • S1 Matematika Institut Teknologi Bandung 1987
      • S2 Administrasi Bisnis universitas Padjadjaran 2000
      • S2 Ekonomi Islam Universitas Negeri Sunan Gunung Djati 2010
      • S3 Ekonomi Pembangunan Universitas Indonesia 2004
      • S3 Manajemen Stratejik Universitas Padjadjaran 2004

       Perjalanan Karir
      • Pengurus KADIN Jawa Barat 1988 – 1991
      • Pengurus GAPENSI Kota Bandung 1989 – 1992
      • Komisaris Utama PT Kualitas Nasional Indonesia 1990 – 2005
      • Ketua dan Pembina Rumah Yatim dan Tafizh Quran Madani 1997 – sekarang
      • Direktur Utama PT Hafara Indonesia 1999 – 2005
      • Guru Besar Bidang Inovasi Pemerintah China 2005 – 2005
      • Ketua APTISI Jawa Barat 2012 – 2014
      • Komisaris Utama PT Edu Sarana Informatika 2013 – sekarang
      • Dewan Pembina ICMI Jawa Barat 2022 – sekarang

      Rangkap Jabatan
      Ketua dan Pembina Rumah Yatim dan Tafizh Quran Madani, Komisaris Utama PT
      Edu Sarana Informatika, Dewan Pembina ICMI Jawa Barat




60   Laporan Tahunan 2024
Page 62
   Pembahasan                          Laporan                           Tanggung Jawab
Analisis Manajemen              Tata Kelola Perusahaan                Sosial dan Lingkungan




                                                         Lahir 		   : Cairo, 25 September 1979
                                                         Usia 		    : 45 Tahun
                                                         Kebangsaan : Indonesia
                                                         Domisili   : Jakarta, Indonesia

                                                         Menjabat sebagai Komisaris Independen
                                                         PT Pos Indonesia (Persero) sejak 16 Juli
                                                         2024 berdasarkan SK-176/MBU/07/2024.




               Fauzi Baadilla
               Komisaris Independen

              Pendidikan
              • S1 Teknik Informatika Bina Mulya 2004

              Perjalanan Karir
              • TV Presenter 2000 – 2023
              • Aktor 2000 – sekarang
              • Produser film 2011 – sekarang
              • Consultant Director 2018 – sekarang
              • Aktivis Kemanusiaan 2018 – sekarang
              • Koordinator Nasional Relawan 2023 – 2024

              Rangkap Jabatan
              Tidak memliki rangkap jabatan di instansi, lembaga, atau perusahaan selain PT
              Pos Indonesia (Persero).




                                                                                 Laporan Tahunan 2024   61
Page 63
          Highlight                              Laporan
                                         Kepada Pemegang Saham                       Profil Perusahaan




      Dewan Direksi
      Berdasarkan Keputusan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara selaku Rapat
      Umum Pemegang Saham Perusahaan Perseroan PT Pos Indonesia (Persero),
      tanggal 23 Desember 2020 nomor: SK-301/MBU/09/2020, tanggal 18 Maret 2021
      nomor: SK-91/MBU/03/2021, tanggal 16 April 2022 nomor: 97/DEKOM/0422,
      tanggal 25 Juli 2022 nomor: 192/DEKOM/0722, tanggal 19 Oktober 2022 nomor:
      SK-230/MBU/10/2022, dan tangga 21 September 2023 SK-260/MBU/09/2023
      tentang Pemberhentian, Pengalihan Tugas dan Pengangkatan Anggota-anggota
      Direksi Perusahaan Perseroan PT Pos Indonesia (Persero), susunan jabatan
      sebagai berikut:



        Nama                                     Jabatan

       Faizal Rochmad Djoemadi                  Direktur Utama
       Tonggo Marbun                            Direktur Bisnis Kurir dan Logistik
       Hariadi                                  Direktur Operasi dan Digital Services

       Endy Pattia Rahmadi Abdurrahman          Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko

       Haris                                    Direktur Bisnis Jasa Keuangan
                                                Direktur Business Development dan Portfolio
       Prasabri Pesti
                                                Management
       Asih Kurniasari Komar                    Direktur Human Capital Management




62   Laporan Tahunan 2024
Page 64
   Pembahasan                           Laporan                    Tanggung Jawab
Analisis Manajemen               Tata Kelola Perusahaan         Sosial dan Lingkungan




           Lahir 		   : Blitar, 12 Desember 1967
           Usia 		    : 57 Tahun
           Kebangsaan : Indonesia
           Domisili   : Jakarta, Indonesia
           Jabatan dan Dasar Penunjukan
           Menjabat sebagai Direktur Utama PT Pos Indonesia
           (Persero) sejak 23 September 2020 berdasarkan
           SK-301/MBU/09/2020



               Faizal Rochmad Djoemadi
               Direktur Utama


           Pendidikan
           •   Bachelor of Electrical Eng. - Telecommunication, Sepuluh Nopember Institute
               of Technology(ITS), Surabaya – Indonesia, 1991
           •   Master of Electrical Engineering, University of Saskatchewan, Saskatoon,
               Saskatchewan - Canada, 1998
           •   Doctor of Management, Brawijaya University, Malang – Indonesia, 2019

           Perjalanan Karir
           •   President Director - TELIN (2016-2019)
           •   EVP Wholesale Service Division - Telkom Indonesia (2015-2016)
           •   Board of Commisioner - Patrakom (2013-2015)
           •   Board of Commisioner - Mitratel (2015-2019)
           •   BoD Chairman - TELIN Singapore, Hongkong & Australia (2016-2019)
           •   BoC Chairman - Metranet (2019-2020)
           •   BoC Chairman - Telkom Sigma (2019-2020)
           •   Chief of Digital Business & Innovation Officer - Telkom Indonesia (2019-2020)

           Rangkap Jabatan
           Saat ini tidak memiliki rangkap jabatan di instansi atau perusahaan manapun
           selain di PT Pos Indonesia (Persero).




                                                                           Laporan Tahunan 2024   63
Page 65
          Highlight                          Laporan
                                     Kepada Pemegang Saham         Profil Perusahaan




      Lahir 		   : Jakarta, 20 Desember 1970
      Usia 		    : 54 Tahun
      Kebangsaan : Indonesia
      Domisili   : Jakarta, Indonesia

      Jabatan dan Dasar Penunjukan
      Menjabat sebagai Direktur Bisnis Kurir dan
      Logistik PT Pos Indonesia (Persero) sejak
      21 September 2023 berdasarkan SK-260/
      MBU/09/2023.

          Tonggo Marbun
          Direktur Bisnis Kurir dan Logistik

      Pendidikan
      •   IKIP, Jakarta (1994)
      •   Talent Management & Succession Planning, Asia Business Forum,
          Kualalumpur, Malaysia (2003)
      •   Leadership for Senior Manager, INSEAD (France) The Business School for
          the World, Jakarta(2008)
      •   Great Leadership Program Cohort 2 Modul 1 & 2, IESE Business School,
          Jakarta & Madrid, Spanyol (2018)
      •   Great Leadership Program Cohort 2 Modul 3 & 4, IESE Business School,
          Jakarta & Silicon Valley San Fransisco, Amerika Serikat (2019)

      Perjalanan Karir
      •   VP ERO Government Relation PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2018)
      •   SVP Government, Project Head PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2019-2020)
      •   Komisaris PT Sumberdaya Andalan Mandiri (MPRO), 2020
      •   VP Human Capital Engagement PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2020)
      •   Direktur SDM &Umum PT Pos Indonesia (Persero) (2020 - 2023)

      Rangkap Jabatan
      Saat ini tidak memiliki rangkap jabatan di instansi atau perusahaan manapun
      selain di PT Pos Indonesia (Persero)




64   Laporan Tahunan 2024
Page 66
   Pembahasan                           Laporan                     Tanggung Jawab
Analisis Manajemen               Tata Kelola Perusahaan          Sosial dan Lingkungan




           Lahir 		   : Duri, 05 Oktober 1979
           Usia		     : 45 Tahun
           Kebangsaan : Indonesia
           Domisili   : Jakarta, Indonesia

           Jabatan dan Dasar Penunjukan
           Menjabat sebagai Direktur Operasi dan Digital
           Service PT Pos Indonesia (Persero) sejak 19
           Oktober 2022 berdasarkan SK-230/MBU/10/2022



               Hariadi
               Direktur Operasi dan Digital Service

           Pendidikan
           •   S1 Fakutas Teknik Industri, Institut Teknologi Bandung, 2002
           •   Master of Science (M.Sc) Universitas Duisburg – Essen (Gerhard Mercator
               Universitat Duisburg) Departement of Mechanical Engineering, Specialization
               in Production and Logistics (2006)

           Perjalanan Karir
           •   Head of Strategy & Revenue Management Executive Assistant Managing
               Director, DHL Global Forwarding ( 2007 – 2010)
           •   Director of Contract Logistics - Logistics Management Services; Director of
               Oil & Energy - Industrial Project; Director of Domestic Freight; Board Member,
               DHL Global Forwarding (2011 – 2015)
           •   Director of Industrial Project : Board Member, DHL Global Forwarding (2015
               – 2017)
           •   Country Head – Indonesia, Director Representative for PT Quantium Solutions
               Logistics Indonesia, a member of The Singapore Pos Group of Companies
               (2017 – 2020)

           Rangkap Jabatan
           Saat ini tidak memiliki rangkap jabatan di instansi atau perusahaan manapun
           selain di PT Pos Indonesia (Persero)




                                                                            Laporan Tahunan 2024   65
Page 67
           Highlight                         Laporan
                                     Kepada Pemegang Saham             Profil Perusahaan




      Lahir 		   : Palembang, 03 Januari 1963
      Usia 		    : 61 Tahun
      Kebangsaan : Indonesia
      Domisili   : Jakarta, Indonesia

      Jabatan dan Dasar Penunjukan
      Menjabat sebagai Direktur Keuangan dan
      Manajemen Risiko PT Pos Indonesia (Persero)
      sejak 18 Maret 2021 Berdasarkan SK-91/
      MBU/03/2021


          Endy Pattia Rahmadi Abdurrahman
          Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko

      Pendidikan
      •    S1 Teknik Mesin, Roger William College Rhode island, Amerika Serikat (1984)
      •    S1 Teknik Mesin, Boston University, Amerika Serikat (1988)
      •    S2 Master of Business Administration, South New Hampshire University,
           Amerika Serikat (1989)

      Perjalanan Karir
      •    Credit and Operational Risk Director, Bank Ekonomi Raharja (2011-2014)
      •    Direktur Utama and CEO, PT Bank Muamalat Indonesia TBK (2014-2017)
      •    Komisaris Independen. PT Zurich Topaz Life Indonesia (2018)
      •    Komisaris Independen, FinAccel Indonesia (Kredivo) (2019)
      •    Komisaris Independen, PT Asuransi Adira DInamika Tbk (2020)

      Rangkap Jabatan
      Saat ini tidak memiliki rangkap jabatan di instansi atau perusahaan manapun
      selain di PT Pos Indonesia (Persero).




66   Laporan Tahunan 2024
Page 68
   Pembahasan                          Laporan                   Tanggung Jawab
Analisis Manajemen              Tata Kelola Perusahaan        Sosial dan Lingkungan




           Lahir 		   : Medan, 21 November 1967
           Usia 		    : 57 Tahun
           Kebangsaan : Indonesia
           Domisili   : Jakarta, Indonesia

           Jabatan dan Dasar Penunjukan
           Menjabat Direktur Bisnis Jasa Keuangan
           berdasarkan Surat Keputusan Menteri Badan
           Usaha Milik Negara Selaku Rapat Umum Pemegang
           Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pos
           Indonesia Nomor: SK-230/MBU/10/2022 tanggal 19
           Oktober 2022

               Haris
               Direktur Bisnis Jasa Keuangan

           Pendidikan
           •   Bachelor’s degree, Keuangan, Universitas Sumatera Utara, 1988.
           •   Bachelor of Social Sciences, Administrasi Negara, STIA LPPN Padang, 2002.
           •   Magister Management, Administrasi Bisnis, Universitas Sumatera Utara,
               2012.

           Perjalanan Karir
           •   Manajer Pengembangan Usaha, 2005-2006
           •   Manajer Produk Keuangan Ritel dan Filateli, 2006-2009
           •   Manajer Pelatihan, SDM, 2012-2014
           •   Manajer Job Management, 2014-2015
           •   Manajer Pengembangan Karir, 2015-2016
           •   Manajer Pengelolaan Karir dan Assesmen, 2016-2017
           •   Vice President Pelatihan dan Pengembangan, 2017-2018
           •   Vice President Penyaluran Dana dan Kemitraan Perbankan, 2018-2021
           •   SVP Sales and Marketing Financial Service, 2021-2022

           Rangkap Jabatan
           Saat ini tidak memiliki rangkap jabatan di instansi atau perusahaan manapun
           selain di PT Pos Indonesia (Persero).




                                                                         Laporan Tahunan 2024   67
Page 69
            Highlight                        Laporan
                                     Kepada Pemegang Saham            Profil Perusahaan




      Lahir 		   : Lampung, 11 September 1971
      Usia 		    : 53 Tahun
      Kebangsaan : Indonesia
      Domisili   : Jakarta, Indonesia

      Jabatan dan Dasar Penunjukan
      Menjabat    sebagai     Direktur     Business
      Development dan Portfolio Management PT
      Pos Indonesia (Persero) sejak 19 Oktober 2022
      berdasarkan SK-230/MBU/10/2022


          Prasabri Pesti
          Direktur Business Development dan Portfolio Management

      Pendidikan
      •    S1 Elektro Umum, STT Telkom, Bandung, Indonesia (1996)
      •    S2 Magister Manajemen, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia
           (2009)
      •    S3 Doktor Ilmu Manajemen, Universitas Padjadjaran, Bandung, Indonesia
           (2020)

      Perjalanan Karir
      •    Dewan Komisaris, PT Finnet Indonesia (2014-2015)
      •    Executive General Manager Telkom Regional II, PT Telekomunikasi Indonesia,
           Tbk (2014-2015)
      •    Dewan Komisaris, PT Telkom Akses (2015-2016)
      •    Executive Vice President Telkom Regional II, PT Telekomunikasi Indonesia,
           Tbk (2015-2016)
      •    Direktur Utama, PT PINS Indonesia (2016-2017)
      •    Dewan Komisaris, PT Tiphone Mobile Indonesia, Tbk (2016-2017)
      •    Coordinator Group of Faculty Member, Telkom Corporate University (2017-
           2019)
      •    Head of Digital Vertical Ecosystem - Direktorat Digital Business, PT
           Telekomunikasi Indonesia, Tbk (2019-2022)

      Rangkap Jabatan
      Saat ini tidak memiliki rangkap jabatan di instansi atau perusahaan manapun
      selain di PT Pos Indonesia (Persero)




68   Laporan Tahunan 2024
Page 70
   Pembahasan                           Laporan                  Tanggung Jawab
Analisis Manajemen               Tata Kelola Perusahaan       Sosial dan Lingkungan




           Lahir 		   : Sukabumi, 29 Januari 1970
           Usia 		    : 55 Tahun
           Kebangsaan : Indonesia
           Domisili   : Bandung

           Jabatan dan Dasar Penunjukan
           Menjabat sebagai Direktur Human Capital
           Management PT Pos Indonesia (Persero) Sejak
           21 September 2023 berdasarkan SK-260/
           MBU/09/2023


               Asih Kurniasari Komar
               Direktur Human Capital Management

           Pendidikan
           •    S1 Akuntansi , Universitas Padjadjaran Bandung 1993
           •    S2 Magister Akuntansi, Universitas Padjadjaran Bandung 2004

           Perjalanan Karir
           •    Vice President Manajemen Keuangan PT Pos Indonesia (Persero) (2018-2021)
           •    Vice President Akuntansi PT Pos Indonesia (Persero) (2021-2022)
           •    Senior Vice President Financial Operations and Business Partner PT Pos
                Indonesia (Persero) (2022-2023)
           Rangkap Jabatan
           Saat ini tidak memiliki rangkap jabatan di instansi atau perusahaan manapun
           selain di PT Pos Indonesia (Persero)




                                                                         Laporan Tahunan 2024   69
Page 71
          Highlight                        Laporan
                                   Kepada Pemegang Saham                 Profil Perusahaan




      SUMBER DAYA MANUSIA
      Salah satu aset perusahaan yang            Program peningkatan kompetensi
      akan menentukan keberhasilan dan           tetap dilakukan di tengah suasana
      keberlangsungan jalannya perusahaan        pandemi seperti saat ini tentunya
      adalah sumber daya manusia. Sumber         dengan metode pembelajaran yang
      daya manusia yang handal, profesional      menyesuaikan dengan situasi dan
      dan berintegritas tinggi merupakan         kondisi saat ini. Sistem Manajemen
      sumber daya yang diinginkan oleh           Kinerja Individu (SMKI) yang digunakan
      setiap perusahaan. Untuk menciptakan       pada tahun-tahun sebelumnya mulai
      sumber daya manusia yang sesuai            tahun 2023 akan digantikan dengan
      dengan harapan perusahaan tentunya         Objective Key Result (OKR) untuk
      dimulai dari proses rekrutmen yang         menjamin penilaian yang objektif
      tepat, dilanjutkan dengan proses           dan terukur. Selain itu lingkungan
      pembelajaran/training yang dapat           kerja yang kondusif dan harmonis
      menjadi bekal untuk terjun di lapangan     dapat meningkatkan produktivitas
      serta untuk kedepannya diperlukan          karyawan. Sinergi yang bagus antara
      program-program untuk peningkatan          Serikat Pekerja dan manajemen salah
      kompetensi sumber daya manusia             satunya ditandai dengan pertemuan
      yang mampu meningkatkan performa           secara berkala antara Manajemen
      perusahaan.                                dan Serikat Pekerja ditengarai mampu
                                                 menciptakan hubungan industrial yang
                                                 harmonis.

      Komposisi SDM Pos Indonesia pada 2024




         PUSAT
                       REGIONAL            UPT


                                                           2024   2023


          1.956             282           11.925



          1.612             289            10.321




70   Laporan Tahunan 2024
Page 72
   Pembahasan                             Laporan                            Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                 Tata Kelola Perusahaan                 Sosial dan Lingkungan




           Berdasarkan Tingkat Pendidikan, Usia dan Masa Kerja
                                                 S.D TRIWULAN IV        S.D TRIWULAN IV           GROWTH
              BERDASARKAN PENDIDIKAN
                                                       2024                   2023                  (%)
            S3                                                     3                       7          (57)
            S2                                                 161                       166           (3)
            S1                                               3.323                    3.384            (2)
            DIPLOMA                                          1.882                     1.895           (1)
            SMA                                             8.346                     9.690           (14)
            SMP                                                316                      473           (33)
            SD                                                     16                     33          (52)
                          JUMLAH                            14.047                   15.648           (10)

                                                 S.D TRIWULAN IV        S.D TRIWULAN IV           GROWTH
                     BERDASARKAN USIA
                                                       2024                   2023                  (%)
            > 51                                             3.595                    4.570           (21)
            45-50                                            1.922                     2.113           (9)
            40-44                                            2.354                     2.175               8
            35-39                                            3.384                    3.375                0
            30-34                                            2.178                    2.694           (19)
            25-29                                             437                       602           (27)
            < = 24                                             177                       119           49

                          JUMLAH                            14.047                   15.648           (10)

                                                 S.D TRIWULAN IV        S.D TRIWULAN IV           GROWTH
              BERDASARKAN MASA KERJA
                                                       2024                   2023                  (%)
            >31 Th                                           2.660                    3.242           (18)
            26 Th - 30 Th                                     638                     1.282          (50)
            21 Th - 25 Th                                    1.669                     1.881          (11)
            16 Th - 20 Th                                      175                      167                5
            11 Th - 15 Th                                    1.841                    1.255            47
            6 Th - 10 Th                                    6.498                     7.319           (11)
            0 Th - 5 Th                                       566                       502            13
                          JUMLAH                            14.047                   15.648           (10)




                                                                                     Laporan Tahunan 2024      71
Page 73
            Highlight                             Laporan
                                          Kepada Pemegang Saham                    Profil Perusahaan




      Susunan pegawai kontrak tergambar pada tabel berikut:
                                                 S.D TRIWULAN IV        S.D TRIWULAN IV       Growth
        NO              STATUS PEKERJA
                                                       2024                   2023              (%)
        1      Tenaga Alih Daya (TAD)                              13                100          (87)
               Tenaga Kerja Kontrak Layanan
        2                                                         198                     -       100
               Pos Universal (TKK LPU)
               Tenaga Kerja KOntrak Waktu
        3                                                         129                196          (34)
               Tertentu (TKKWT)
        4      Pekerja Harian Lepas (PHL)                         148                 67           121
               Tenaga Kerja Profesional
        5                                                         29                  28               4
               Perusahaan (TKPP)
        6      Talent Mobility (TM)                                 1                     1            -

                        JUMLAH                                    518                392           32


      Tahun 2024 jumlah TKK berjumlah 518 orang sedangkan untuk tenaga Oranger
      secara keseluruhan berjumlah 18.133 orang yang terdiri dari Oranger Loket
      1.724 orang, Oranger Mobile 7.912 orang, Oranger Mawar 1.390 orang, Drop Point
      45.723 titik, Oranger Antaran 5.172 orang, Oranger Antaran LPU 1.354 orang, dan
      Oranger Pick up 581 orang.

      KEIKUTSERTAAN DALAM PROGRAM                       PENGEMBANGAN                 KOMPETENSI
      BPJS KESEHATAN                                    KARYAWAN
      Sejak adanya program wajib BPJS bagi              Program peningkatan kompetensi
      perusahaan-perusahaan       termasuk              berupa pelatihan internal maupun
      BUMN di Indonesia, PT Pos Indonesia               eksternal     tetap    dilakukan    di
      (Persero) sdh mendaftarkan diri                   tengah suasana pandemi seperti
      dalam Program Jaminan Kesehatan -                 saat ini tentunya dengan metode
      BPJS Kesehatan tersebut. Menunjuk                 pembelajaran yang menyesuaikan
      pada Surat Edaran Meneg BUMN                      dengan situasi dan kondisi saat
      tanggal 11 Oktober 2017 Nomor: SE-                ini. SDM Pos Indonesia terdiri dari
      06/MBU/10/2017 tentang Kepesertaan                berbagai jenjang pendidikan dan usia
      BUMN dalam Program BPJS, dengan ini               yang didukung program peningkatan
      disampaikan bahwa dalam tahun 2024                kompetensi berkelanjutan, dengan
      jumlah total karyawan Pos Indonesia               fokus pengembangan kapabilitas
      beserta keluarga yang sudah menjadi               dalam menerapkan prinsip ESG dan
      Peserta BPJS Kesehatan dimaksud                   keberlanjutan bisnis.. Penyempurnaan
      sebanyak 39.525 orang. Dengan jumlah              Sistem Manajemen Kinerja Individu
      dana BPJS Kesehatan yang dikeluarkan              (SMKI) yang digunakan pada tahun-
      oleh Pos Indonesia selama tahun 2024              tahun sebelumnya mulai tahun
      sebesar Rp 52.869.282.598,-                       2021 disempurnakan dengan Key
                                                        Performance Indicators (KPI) Individu
                                                        untuk menjamin penilaian yang
                                                        obyektif dan terukur dengan mengacu
                                                        kepada KPI Korporat. Lingkungan
                                                        kerja yang kondusif dan harmonis
                                                        dapat meningkatkan produktivitas


72   Laporan Tahunan 2024
Page 74
   Pembahasan                                             Laporan                                        Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                 Tata Kelola Perusahaan                             Sosial dan Lingkungan




           karyawan, sinergi yang bagus antara Serikat Pekerja dan manajemen salah
           satunya ditandai dengan pertemuan secara berkala antara Manajemen dan
           Serikat Pekerja ditengarai mampu menciptakan hubungan industrial yang
           harmonis.
           Selama tahun 2024 kegiatan pelatihan/seminar/workshop baik untuk peserta
           MT (Management Trainee) maupun untuk pegawai yang bertujuan peningkatan
           kompetensi baik di dalam negeri maupun luar negeri yang sesuai dengan aspek
           sosial keberlanjutan, tersaji pada tabel berikut ini:
           Komposisi dan Jumlah Pelatihan Tahun 2024

              NO                        PROGRAM KERJA                             JUMLAH PELATIHAN                    JUMLAH PESERTA

                  1       Pelatihan Fungsi                                                                   28                   12.410
                  2       Corporate Inspiring Forum (CIF)                                                       1                   393
                  3       Pelatihan Leadership                                                                  1                      101
                  4       Pelatihan Luar Negeri (APPU, APPC)                                                    1                        1
                  5       Sertifikasi Fungsi                                                                    1                       2

                                          TOTAL                                                              32                  12.907


           Daftar Pelatihan 2024

            No        Nama Pelatihan                                                                                          Jumlah
             1        Pelatihan Financial Modeling for Feasibility Study                                                                 1

             2        Certified Risk Management Officer Subdit Consumer Business                                                         2

             3        Implementasi Cloud dan AI pada Industri Jasa Keuangan                                                            103

             4        APPC Course "Postal Financial Service"                                                                             1

             5        Oranger Mobile Academy                                                                                        2.670

             6        Account Manager Academy (Development Reg 2 & 3)                                                                  227

             7        Account Manager Academy (Development Reg 4)                                                                        1

             8        Regional Workshop on Drug Controls in the Mail Channel di Bangkok                                                100

             9        Sertifikasi BNSP Supply Chain Manager                                                                              1

            10        Bootcamp Logistik                                                                                                  1

             11       Account Manager (Development Reg 5 - Jawa Timur)                                                                  20

            12        Account Manager (Development Reg 1 - Banda Aceh dan Medan)                                                        20

            13        Supply Chain Innovation Summit 2024                                                                               75

            14        EMS Symposium                                                                                                     60

            15        Account Manager (Development Reg 6 Sulawesi - Maluku)                                                             12

            16        Seminar Nasional: “Peningkatan Kinerja Logistik di Indonesia: Refleksi, Tantangan, dan Peluang System              1
                      Logistik Nasional ”
            17        Intensive EMS Course                                                                                               1

            18        Project Management with Ms Project Application                                                                     3

            19        30th Asean Postal Business Meeting (APBM) and Aseanpost++ Meeting                                                  1

            20        Pelatihan Bidding Management                                                                                       2


                                                                                                                     Laporan Tahunan 2024    73
Page 75
            Highlight                                         Laporan
                                                      Kepada Pemegang Saham                               Profil Perusahaan




       21   Workshop on Drug Controls in the Mail Channel                                                                  1

       22   AM Development Regional I Medan (wilayah Sumatera Barat dan Selatan)                                           1

       22   Pelatihan Project Management                                                                                 22

       23   Smart Supply Chain and Logistics Innovation SSCL SEA 2024                                                    78

       24   Refreshment Frontliner 2024 - Layanan Kurir                                                               10.105

       25   CFP Level 1, CFA and Management Project                                                                       2

       26   Enterprise Risk Management                                                                                    61

       27   Pelatihan aplikasi sistem informasi manajemen risiko                                                         72

       28   Certified Risk Governance Professional (CRGP)                                                                  1

       29   Certified Risk Management Professional (CRMP) Level III                                                        1

       30   Certified Risk Management Officer (CRMO) Level II                                                             3

       31   Sosialisasi dan Uji Pemahaman Kebijakan Manajemen Risiko                                                  13.377

       32   Sosialisasi dan Uji Pemahaman Kebijakan Fraud Awareness                                                   13.309

       33   Pelatihan Peningkatan Kompetensi Keuangan dan Akuntansi Reg 2 Jakarta dan Reg 3 Bandung                      83

       34   Pelatihan Internal Control Over Financial Reporting (ICOFR)                                                    1

       35   Pelatihan Penyusunan Harga Perkiraan Sendiri (HPS/OE)                                                          1

       36   APPC Workshop “Disaster Risk Management”                                                                      3

       37   Pelatihan Peningkatan Kompetensi Keuangan dan Akuntansi Regional VI Makassar                                 101

       38   Pelatihan dan Exam / Uji Certified Risk Management Officer (CRMO) ISO 31000 & COSO                            3

       39   Pelatihan Peningkatan Kompetensi Keuangan dan Akuntansi Reg 1 Medan                                         103

       40   Ketentuan Standardisasi Kompetensi di Bidang Sistem Pembayaran (SK SP)                                        3

       41   Pelatihan Peningkatan Kompetensi Keuangan dan Akuntansi Regional IV Semarang                                 101

       42   Pelatihan Berbasis Kompetensi Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah (PBK SPPUR) Jenjang                1
            Kualifikasi 1 Tahun 2024
       43   Sosialisasi Budaya Risiko                                                                                      1

       44   Pelatihan Penyusunan Pengelolaan Aset BUMN                                                                  270

       45   Pelatihan Perpajakan Tahun 2024                                                                               3

       46   Pelatihan Manajemen Aset ISO 55001:2014                                                                        1



      Komposisi Pemegang Saham
      PT Pos Indonesia (Persero) belum                                    oleh Karyawan atau Manajemen PT
      pernah     melakukan     penawaran                                  Pos Indonesia (Persero) tidak memiliki
      umum saham kepada masyarakat                                        program opsi kepemilikan saham oleh
      dan sahamnya belum tercatat di                                      karyawan atau manajemen sehingga
      Bursa Efek manapun sehingga baik                                    baik karyawan, direksi, maupun dewan
      masyarakat dan pihak lain selain                                    komisaris PT Pos Indonesia (Persero)
      Pemerintah Republik Indonesia tidak                                 tidak mempunyai kepemilikan saham
      mempunyai     kepemilikan    saham                                  atas PT Pos Indonesia (Persero).
      atas PT Pos Indonesia (Persero).                                    Kepemilikan     saham      seluruhnya
      Kepemilikan    saham     seluruhnya                                 dimiliki oleh Pemerintah Republik
      dimiliki oleh Pemerintah Republik                                   Indonesia 100%.
      Indonesia 100%. Kepemilikan Saham



74   Laporan Tahunan 2024
Page 76
   Pembahasan                              Laporan                          Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                  Tata Kelola Perusahaan               Sosial dan Lingkungan




           Entitas Anak dan/atau Entitas Asosiasi
           PT Pos Indonesia (Persero) tercatat memiliki penyertaan saham di tiga perusahaan
           anak. Kepemilikan saham di tiga anak perusahaan tersebut merupakan
           kepemilikan yang mayoritas, dengan persentase kepemilikan Perseroan dan
           jumlah aset Entitas Anak adalah PT Pos Finansial Indonesia (54,76%), PT Pos
           Logistik Indonesia (99,80%) dan PT Pos Properti Indonesia (99,00%)


              Struktur
             Grup Anak
            Perusahaan                      PT Pos Indonesia (Persero)




                      54,76 %                                99,80 %                             99,00 %

       PT Pos Finansial Indonesia            PT Pos Logistik Indonesia            PT Pos Properti Indonesia



           PT Pos Finansial Indonesia


              Beroperasi sejak 2001

           PT Pos Finansial Indonesia (d/h PT                pengalaman selama 18 tahun, kini
           Bhakti Wasantara Net) didirikan                   POSFIN melakukan diversifikasi bisnis
           berdasarkan Akta Notaris No. 7 dari               pada layanan jasa keuangan berbasis
           Notaris Ivonne Barnetha Sinyal, SH.               teknologi. Menggunakan Spesialisasi
           Notaris di Jakarta tanggal 2 April                dalam bidang IT solution, membuat dan
           2001. Akta Pendirian ini disahkan oleh            menyediakan platform pembayaran
           Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia               yang lengkap dan sederhana untuk
           Republik Indonesia dengan Surat                   konsumen. Melalui dukungan dari PT
           Keputusan Nomor C-02567.HT.01.01.Th.              Pos Indonesia (Persero) sebagai induk
           2001 tanggal 28 Juni 2001. Pada tanggal           perusahaan, dengan mendayagunakan
           24 April 2019, Perseroan mengubah                 4.146 Kantor pos dan jumlah titik layanan
           nama PT Bhakti Wasantara Net menjadi              sebanyak 58.700 titik, memberikan
           PT Pos Finance Indonesia melalui Akta             kesempatan untuk POSFIN memenuhi
           Notaris No. 69 dari Notaris Mahendra              kebutuhan masyarakat Indonesia
           Adinegara, S.H., M.Kn. Perubahan                  dengan pelayanan yang Prima dan
           tersebut telah mendapat persetujan                harga kompetitif. Melalui peran serta
           dari Menteri Hukum dan Hak Asasi                  ini, diharapkan mampu berkontribusi
           Manusia Republik Indonesia dengan                 meningkatkan pertumbuhan ekonomi
           Nomor AHU-0022339. AH.01.02. Tahun                pada masyarakat kelas menengah.
           2019 tanggal 24 April 2019. Berbekal



                                                                                    Laporan Tahunan 2024      75
Page 77
          Highlight                        Laporan
                                   Kepada Pemegang Saham                Profil Perusahaan




      PT Pos Logistik Indonesia



         Beroperasi sejak 2012

      PT Pos Logistik Indonesia adalah anak      cepat dan fleksibel untuk kepuasan
      perusahaan PT Pos Indonesia (Persero)      pelanggan. PT Pos Logistik Indonesia
      yang dalam aktivitas bisnisnya             bersinergi mengerahkan sumber daya
      menangani jasa transportasi, jasa          baik milik PT Pos Indonesia (Persero)
      pergudangan, pengiriman kargo, dan         sendiri maupun mitra 3PL Logistics
      regulated agent atau agen inspeksi.        yang bisa diandalkan. Didukung dengan
      Pos Logistik Indonesia berusaha            pekerja dan tim profesional dalam
      mengembangkan        bisnis     dengan     merumuskan strategi dan positioning
      mengutamakan hubungan kerjasama            bisnis, maka PT Pos Logistik Indonesia
      yang saling menguntungkan baik             optimis mampu menjadi Indonesia’s
      dengan mitra internal maupun               #1 Logistics. Solutions Provider
      eksternal, serta membangun jaringan        yang beroperasi secara independen
      bisnis secara fokus dan tumbuh             untuk dapat memaksimalkan peluang
      bersama pelanggan. PT Pos Logistik         bisnis logistik di Indonesia, sekaligus
      Indonesia mengembangkan strategi           mengoptimalkan jaringan dari Pos
      fokus pada penciptaan nilai tambah bagi    Indonesia yang sudah terbangun
      pelanggan dengan sasaran penurunan         di seluruh Indonesia, dengan 4.147
      biaya, peningkatan mutu layanan, serta     Kantor pos dan 33.000 titik penjualan.
      eksekusi proses bisnis yang lebih

      PT Pos Properti Indonesia

         Beroperasi sejak 2013

      Pada tahun 2014 PT Pos Indonesia           ruangan atas seluruh properti PT Pos
      (Persero)      membentuk     Unit/SBU      Indonesia (Persero) yang tersebar
      Real Property PT Pos Properti              di tanah air. Karakteristik properti
      Indonesia adalah unit bisnis di bawah      PT Pos Indonesia (Persero) memiliki
      PT Pos Indonesia (Persero) yang            lokasi yang cukup strategis, sehingga
      dikelola secara fokus dan mandiri          potensial     untuk      dikembangkan
      dalam      menyelenggarakan     usaha      utilitasnya.   Sebagai      perusahaan
      Real Property Management. Jasa             yang bergerak dalam bidang properti
      penyewaan properti PT Pos Properti         baik dalam skala nasional maupun
      Indonesia untuk dimanfaatkan oleh          internasional,    PT    Pos    Properti
      intitusi bisnis dalam mengembangkan        berkomitmen       untuk    memberikan
      jaringannya, baik untuk penyewaan          solusi     bisnis     dalam      bidang
      lahan, penyewaan gedung, maupun            property development dan property
                                                 management consultant.



76   Laporan Tahunan 2024
Page 78
   Pembahasan                          Laporan                        Tanggung Jawab
Analisis Manajemen              Tata Kelola Perusahaan             Sosial dan Lingkungan




           Tahapan Penerbitan dan Pencatatan Saham
           PT Pos Indonesia (Persero) belum pernah melakukan penawaran umum saham
           kepada masyarakat dan sahamnya belum tercatat di Bursa Efek manapun. Oleh
           sebab itu, informasi kronologis pencatatan saham dan jenis aksi korporasi yang
           menyebabkan perubahan jumlah saham tidak tersedia.

           Kronologis Penerbitan dan Pencatatan Efek Lainnya
           Pada tahun 2021 Pos Indonesia menerbitkan:
              Nama MTN 		           : MTN Posindo-03 Tahap 1
              Nilai Penerbitan 		   : Rp. 325.000.000.000,-
              Imbal Hasil 		        : 10,50%
              Tanggal Jatuh Tempo : 30 Desember 2024
              Peringkat 			         : A(idn) (Fitch)
              Bursa Pencatatan      : Bursa Efek Indonesia

           Pada tahun 2022 Pos Indonesia Menerbitkan:
              Nama Obligasi 		      : Obligasi I Pos Indonesia Tahun 2022 Seri A
              Nilai Penerbitan 		   : Rp.100.000.000.000,-
              Tingkat Bunga 		      : 10,90%
              Tanggal jatuh Tempo : 28 Desember 2025
              Peringkat 			         : A(idn) (Fitch)
              Bursa Pencatatan      : Bursa Efek Indonesia

               Nama Obligasi 		        : Obligasi I Pos Indonesia Tahun 2022 Seri B
               Nilai Penerbitan 		     : Rp.400.000.000.000,-
               Tingkat Bunga 		        : 11,75%
               Tanggal jatuh Tempo     : 28 Desember 2027
               Peringkat 			           : A(idn) (Fitch)
               Bursa Pencatatan        : Bursa Efek Indonesia

           Lembaga dan Profesi Penunjang
              Kantor Akuntan Publik
              Kanaka Puradiredja Suhartono
              The Royal Palace
              Jl. Prof.Dr.Soepomo No.178A – C29
              Jakarta 12810 Indonesia
              Telp : 62-21-8313861
              Fax : 62-21-8313871                                                     Pemeringkat Efek
                                                                    PT FITCH RATINGS INDONESIA
                                                           DBS Bank Tower, 24th Floor, Suite 2403
                                             Jl. Prof. Dr. Satrio Kav 3-5 Jakarta 12940, Indonesia




                                                                              Laporan Tahunan 2024       77
Page 79
          Highlight                        Laporan
                                   Kepada Pemegang Saham           Profil Perusahaan




      Penghargaan 2024
      Top 10 Awards




                                 BUMN Corporate Communications and Sustainability
                                 Summit (BCOMSS) 2024 (7 Maret 2024) “Top
                                 Contributor BUMN for Communications”




      13th Anugerah BUMN Track Award 2023 (13 Maret 2024)
      a. Inovasi Binis Perusahaan Terbaik (PosIND)
      b. BUMN Strategi Pemulihan Terbaik I (PosIND)
      c. Best CEO in Optimalisation Assets to Real Estate Industry (Junita Roemawi -
          Pospro)


     CSR Excellence Award 2024 (20 maret 2024)
     a. The Best Program in Education or Scholarship Category
     b. The Best Sustainability CSR Program
     c. The Best CSR In MSME Program
     d. The Best Leadership and Commitment on Sustainability
        CSR Program (Tata Sugiarta)


      HR Excellence Award 2024 (26 Juli 2024)
      a. Wellbeing Management
      b. Reward Management & Talent Retention Strategy
      c. Learning & Development and Knowledge Management

      TJSL & CSR Award 2024 (30 Juli 2024)
      a. Pilar Sosial (Platinum) Bintang 5.
      b. Pilar Lingkungan (Gold) Bintang 4.
      c. Pilar Ekonomi (Gold) Bintang 4.
      d. Strong Commitment Senior Officer On Social Economic, and Environment
         Program Of CSR


                                    Best Foreign CEO & Top Green Leaders Award 2024 (30
                                    Juli 2024 )
                                    Indonesia Green Leader for Green Orientation in
                                    Strengthening Business Transformation through the
                                    Implementation of Environmentally Friendly Business
                                    Operation ( Faizal Rochmad Djoemadi)



78   Laporan Tahunan 2024
Page 80
   Pembahasan                          Laporan                     Tanggung Jawab
Analisis Manajemen              Tata Kelola Perusahaan          Sosial dan Lingkungan




           Human Capital on Resilience Excellence Award
           2024 (1 Agustus 2024)
           a. The Best in Team Building Management
           b. The Best in HC Change Management &
              Communication Strategy
           c. The Best in Team Building Engagement
           d. The Best CEO Committed HC of The Year 2024
              ( Faizal R Djoemadi)
           e. The Best Leadership in Human Capital
              Development (Asih Kurniasari )

           ESG Initiative Award 2024 (8 Agustus 2024)
           a. Best ESG Reporting and Transparency Best Millennial
           b. Gen Z Engagement Leadership
           c. Best Corporate Secretary for ESG Initiatives (Tata Sugiarta)

           Prominent Award 2024 (9 Agustus 2024)
           Excellent Innovation in Digital Financial for Social Economic Mover

                                   Top GRC Awards 2024 with 5 star predicate (11 September
                                   2024)
                                   a. The Most Commited GRC Leader 2024 for President
                                      Director Faizal Rochmad Djoemadi
                                   b. The High Performing Chief Financial Officer & Risk
                                      Management Director 2024 diraih oleh Endy Pattia
                                      Rahmadi Abdurrahman selaku Direktur Keuangan &
                                      Manajemen Risiko Pos Indonesia
                                   c. The High Performing Board of Comissioners on GRC 2024
                                      by Pos Indonesia Commissioners

            World Post Day – Celebrating UPU’s 150th Anniversary (9 Oktober 2024)
            Rising Star in Postal Development
            Aprreciation Night 2024 (17 Oktober 2024)
            Best Transporter
            TOP Human Capital Awards 2024 (30 Oktober 2024)
            a. Top Human Capital 2024 5 Star
            b. The Most Comitted Top Leadr on Human Capital 2024 ( Faisal R Djoemadi)



           BUMN Branding & Marketing Awards 2024
           a. Platinum Award dalam kategori Brand Creative
              Communication & Activation
           b. Gold Award dalam kategori Innovation &
              Technology Advancement



                                                                           Laporan Tahunan 2024   79
Page 81
          Highlight                           Laporan
                                      Kepada Pemegang Saham                 Profil Perusahaan




      NAMA, ALAMAT ENTITAS ANAK,
      ALAMAT KANTOR CABANG ATAU
      PERWAKILAN
      Anak Perusahaan                               Alamat Kantor Regional

      PT POS FINANSIAL INDONESIA                    KANTOR REGIONAL 1 MEDAN
        Jl. Jamuju No. 2 Cihapit,                     Jln. Prof. H.M. Yamin, S.H. No. 44,
        Bandung Wetan Bandung 40114                   Medan 20231
        Indonesia
        Telp +62-22-7275001                         KANTOR REGIONAL 2 JAKARTA
                                                      Jln. Gedung Kesenian No. 2,Jakarta
      PT POS LOGISTIK INDONESIA                       10710
        Gedung Pos Ibukota, Lantai 4
        Jl. Lapangan Banteng Utara No.1             KANTOR REGIONAL 3 BANDUNG
        Jakarta Pusat 10710                           Jln. Pahlawan No. 87, Bandung
        Telepon : +6221 3483 2552, +6221 352          40123
        0175 +6221 351 1144
        Fax : +6221 3519 967                        KANTOR REGIONAL 4 SEMARANG
        Email: info@poslogistics.co.id                Jln. Sisingamangaraja No. 45,
                                                      Semarang 50253
      PT POS PROPERTI INDONESIA
        Graha Pos Indonesia, Lantai 5, Blok A       KANTOR REGIONAL 5 SURABAYA
        Jl. Banda No. 30 Bandung 40115                Jln. Krembangan Barat 73 - 75,
        Jawa Barat - Indonesia                        Surabaya 60175
        Tel. (022) 4212515, (022) 4218996,
        Fax. (022) 4261569                          KANTOR REGIONAL 6 MAKASSAR
        Email:info@posproperti.co.id                  Jln. A. P. Pettarani, Makassar
                                                      90222



                      Alamat Kantor Afiliasi

                      DANA PENSIUN POS
                      Jl. Tasikmalaya No. 1, Bandung 40271
                      YAYASAN PENDIDIKAN BHAKTI POS INDONESIA
                      Gedung YPBPI
                      Jl. Sari Asih No. 54, Bandung 40151
                      UNIVERSITAS LOGISTIK DAN BISNIS INTERNASIONAL
                      Jl. Sari Asih No. 54, Bandung 40151




80   Laporan Tahunan 2024
Page 82
   Pembahasan                            Laporan                     Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                Tata Kelola Perusahaan          Sosial dan Lingkungan




               https://www.posindonesia.co.id



           INFORMASI PADA WEBSITE
           PERUSAHAAN
           Untuk memudahkan stakeholders dan shareholder maupun kepada masyarakat
           umum mengakses informasi tentang Pos Indonesia dan mengakses produk serta
           layanan Pos Indonesia sejak tahun 2020 .
           Pos Indonesia melakukan penyegaran dan perbaikan informasi pada website
           Perusahaan https://www.posindonesia.co.id dengan berbagai informasi terkini
           perusahaan. Selain informasi yang bersifat umum, website Perseroan juga
           memberikan informasi yang lebih spesifik diantaranya sebagai berikut:


           ●   Profil perusahaan yang terdiri dari Profil Dewan Komisaris dan Profil Direksi
           ●   Adanya Informasi pemegang saham sampai dengan kepemilikan akhir individu. (Tidak
               ada)
           ●   Kode Etik Perusahaan yang terdiri berupa e-book kode etik yang bisa download di menu
               GCG atau bisa ditempatkan ditempat yang mudah diakses oleh pengunjung website.
           ●   Informasi Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang teridiri dari Agenda, Ringkasan
               Risalah, dan Tanggal (Pengumuman, Pemanggilan, RUPS, Ringkasan Risalah). (Tidak
               ada).
           ●   Menampilkan informasi seputar Piagam/ Charter Dewan Komisaris, Direksi, Komite-
               komite, dan Unit Audit Internal. (tidak ada).
           ●   Menampilkan Produk-produk dan Jasa yang diberikan oleh Pos Indonesia.
           ●   Menampilkan Solusi Bisnis
           ●   Menampilkan Media dan Informasi baik news release, e-paper, dan galeri pada kegiatan-
               kegiatan
           ●   Adanya Informasi karir (lowongan kerja) pada Perusahaan.
           ●   Menampilkan Laporan Keuangan Tahunan dan Laporan Tahunan (Annual Report).
           ●   Menampilkan Informasi kontak center yang bisa dihubungi dan memiliki media sosial
               perusahaan.
           ●   Menampilkan menu Lacak Kiriman yang dapat dengan sangat mudah diakses. Dapat
               menggitung Tarif Pengiriman dengan sangat mudah.
           ●   Terdapat menu Pencarian Kantor pos Terdekat.
           ●   Menampilkan Program Pos Indonesia
           ●   Memiliki menu bantuan yang memuat Informasi tentang Frequently Asked Question
               (FAQ) tentang seluruh produk dan layanan yang diberikan oleh Perusahaan.
           ●   Menambah fitur Livechat VIDAPOS Untuk meningkatkan kualitas layanan kepada
               pelanggan, yaitu layanan informasi kepada pelanggan berbasis aplikasi chatting yang
               dapat diakses langsung oleh pengguna dengan cepat dan mudah.




                 VIDAPOS
                     Livechat



                                                                             Laporan Tahunan 2024      81
Page 83
          Highlight                        Laporan
                                   Kepada Pemegang Saham                Profil Perusahaan




      PENDIDIKAN DAN/ATAU PELATIHAN
      DEWAN KOMISARIS, KOMITE-KOMITE,
      DAN UNIT AUDIT INTERNAL
      Perseroan memiliki komitmen kuat           Dewan komisaris
      untuk terus meningkatkan daya              1. Bapak Gunawan Hutagalung telah
      saing     dengan      mengembangkan           mendapatkan Sertifikasi Qualified
      kapasitas kantor cabang pembantu              Internal Auditor dari Dewan
      dan kapabilitas Dewan Komisaris               Sertifikasi    Qualified    Internal
      dan Komite-komite . Perseroan tiap            Auditor pada 22 Juni 2024
      tahunnya     selalu    menganggarkan       2. Bapak      Rubben      Rico    telah
      anggaran yang diperuntukkan untuk             mendapatkan Sertifikasi Qualified
      kegiatan pengembangan kompetensi              Internal Auditor dari Dewan
      manajemen       seperti    pendidikan,        Sertifikasi    Qualified    Internal
      pelatihan     pelatihan,    workshop,         Auditor pada 22 Juni 2024
      seminar dan kegiatan konstruktif           3. Bapak I Gde Made Kartikajaya telah
      lainnya.    Perseroan     menetapkan          mendapatkan Sertifikasi Qualified
      pengembangan kompetensi sebagai               Internal Auditor dari Dewan
      salah satu program kerja utama.               Sertifikasi    Qualified    Internal
      Hal ini merupakan wujud komitmen              Auditor pada 22 Juni 2024
      Perseroan dalam upaya melahirkan           4. Bapak I Gde Made Kartikajaya telah
      kepemimpinan yang handal dan                  mendapatkan Sertifikasi Qualified
      berkompeten       sehingga    mampu           Government      Internal     Auditor
      bersaing di level nasional bahkan             dari Dewan Sertifikasi Qualified
      internasional, serta mampu manjawab           Government Internal Auditor pada
      tuntutan bisnis Perseroan dalam               16 November 2024
      usaha mencapai target seperti yang         5. Bapak I Gde Made Kartikajaya
      diharapkan oleh pemegang saham                telah       mengikuti       Seminar
      pemangku kepentingan. Beberapa                Nasional Internal Audit dengan
      kegiatan pendidikan dan pelatihan             tema Cultural Transformation:
      terkait     pengembangan       Dewan          Integrating ESG, Cybersecurity, and
      Komisaris, dan Komite-komite yang             Innovative Risk Management , yang
      terealisasi selama tahun 2024 adalah          diselenggarakan oleh Yayasan
      Pendidikan dan/ atau pelatihan untuk          Pendidikan Internal Audit pada 4 –
      Dewan Komisaris;                              5 Desember 2024
                                                 6. Bapak Rubben Rico telah mengikuti
                                                    Seminar       Nasional      Internal
                                                    Audit dengan tema Cultural
                                                    Transformation: Integrating ESG,
                                                    Cybersecurity, and Innovative Risk
                                                    Management, yang diselenggarakan
                                                    oleh Yayasan Pendidikan Internal
                                                    Audit pada 4 – 5 Desember 2024




82   Laporan Tahunan 2024
Page 84
   Pembahasan                          Laporan                         Tanggung Jawab
Analisis Manajemen              Tata Kelola Perusahaan              Sosial dan Lingkungan




           Komite Audit dan Komite Pemantau              Komite Nominasi dan Remunerasi
                                                                                 Online
           Manajemen Risiko Usaha dan Investasi          1. Webinar Hukum                 2023
           1. Pelatihan Manajemen Risiko                    “Strategi dan Mekanisme Anti-
              “Enterprise Risk Management” TW               Fraud      dalam       Pengelolaan
              4                                             Organisasi dan Badan Usaha”
           2. Konferensi Nasional Professional              (Online)
              Manajemen Risiko TW                        2. Financial Report for Non-Financial
           3. Pelatihan Dan Sertifikasi Cafo                Person (In house training)
              (Certified Anti Fraud Officer) TW          3. Pelatihan Organ Pengelola Risiko
           4. Penyusunan Rjp Dan Rkat                       (CRGP)
              Berbasis Risiko TW 1                       4. Master Class Risk Governance
           5. Certified Risk Management Officer
              (CRMO) Level II TW 3                       Internal Audit
           6. Certified     Risk     Management          1. Sertifikasi Auditor: QIA Manajerial
              Professional (CRMP) Level III TW 3         2. Sertifikasi Auditor: QIA Tingkat
           7. Webinar Strategi Penanganan                    Lanjutan
              Terhadap     Pelaku     Fraud     Di       3. Sertifikasi Professional
              Perusahaan                                     Recognition Program (PRP) For
                                                             Qualified Internal Auditor (QIA)
                                                         4. Pelatihan QIA Tingkat Dasar
                                                         5. Forum Komunikasi Satuan
                                                             Pengawas Internal
                                                         6. Workshop Investigation & Fraud
                                                             Detection For Internal Auditors




                                                                               Laporan Tahunan 2024   83
Page 85
          Highlight                           Laporan
                                      Kepada Pemegang Saham           Profil Perusahaan




                                                                      1    REG I
                                                                           Medan

                            Jaringan
                                                                      2    REG II
                            Internasional                                  Jakarta


                                                                      3 REG III
                            Negara Tujuan
                             UPU 				232
                             Quick International Xpress 27                 Bandung
                             Pos Cepat Internaional     211


                                                                      4 REG IV
                                                                           Semarang


     1                                                                5 REG
                                                                        Surabaya
                                                                                 V

                                                                      6    REG VI
                                                                           Makasar




                                                    2
                                                              3   4
                                                                             5




84   Laporan Tahunan 2024
Page 86
       Pembahasan                                       Laporan                         Tanggung Jawab
    Analisis Manajemen                           Tata Kelola Perusahaan              Sosial dan Lingkungan




                                                                                                   261
                                    6          Regional                                            Loket


                                                                                                   23
           42            KCU
                         Kantor Cabang Utama            168          KC
                                                                     Kantor Cabang                 Mobile PosService


            5.531 Kantor Cabang Pembantu + Mitra LPU                                               11.349
                                                                                                   Agenpos Kurir


                                                                                                   142.173
               Jaringan Domestik                                                                   Agenpos Jaskug
                     38               Provinsi
                     98
                     416
                                      Kota
                                      Kabupaten
                                                                                                   18.133
                     6.592            Kecamatan                                                    Oranger
                     74.954           Desa




6




                                                                                                Laporan Tahunan 2024   85
Page 87

          
Page 88
Analisis
Manajemen
Page 89
                                                     Laporan
                Highlight                                                         Profil Perusahaan
                                             Kepada Pemegang Saham




      TINJAUAN OPERASI
      PRODUKSI
      Fasilitas Fisik Layanan
      Jumlah fasilitas fisik layanan perusahaan tidak banyak mengalami perubahan
      pada tahun 2024, berikut perinciannya :
                                                                                      Pertumbuhan
           No                     Uraian                     2024         2023
                                                                                         YoY (%)
       1          KANTOR POS
           a      Revenue Center
                  - Kantor Cabang Utama (KCU)                       42          42                       -
                  - Kantor Cabang (KC)                             167         167                       -
                  - Kantor Cabang Pembantu (KCP)                 3.680       3.715               (0,94)
                  - Loket Ekstensi                                 257        264                (2,65)
                  - Kantor Filateli                                  1           1                       -
           b      SUPPORT
                  - KTPU Jakarta soekarnohatta (Tipe C)               1           1                      -
                  - KTPL Tanjungpriok (Tipe D)                        1           1                      -
                  - SPP                                              12          12                      -
                  - Pos Admail                                        1           1                      -
                  Jumlah Kantor Pos                              4.162      4.203              (0,98)

       2          UNIT PELAYANAN POS BERGERAK                        95          22                      -
       3          UNIT PELAYANAN POS LAINNYA
                  Agenpos Kurir                                  11.351      10.701                   6,07
                  Agenpos Jaskug                               188.336     179.152                    5,13
                  Jumlah Unit Pelayanan Pos Lainnya            199.687     189.853                    5,18

                               Total                         203.944      194.073                5,09

      Selain fasilitas fisik berupa gedung, perusahaan juga memiliki sarana alat
      angkutan khususnya untuk kegiatan operasi baik yang dimiliki sendiri melalui
      CAPEX ataupun sewa.




88   Laporan Tahunan 2024
Page 90
                                 Laporan                            Tanggung Jawab
Pembahasan
                          Tata Kelola Perusahaan                 Sosial dan Lingkungan
Analisis Manajemen




   Kinerja Produksi
   Pencapaian kinerja produksi Tahun 2024 dibandingkan periode yang sama tahun
   2023 tersaji pada tabel berikut :
                                                                                    Pertumbuhan
               URAIAN            SATUAN             2024             2023
                                                                                         %
    Dokumen Pos                pucuk                11.576.302       10.727.777              7,91
    PaketPos                   buah                 15.618.061        16.921.276           (7,70)
    Pos Internasional          buah                   493.190           474.613              3,91
    Kontrak dan Proyek         transaksi            31.051.841       32.722.982             (5,11)
    Jasa Keuangan              transaksi           92.034.732        96.412.619            (4,54)
    Ritel                      keping              549.340.191     550.373.028             (0,19)

   Inovasi teknologi yang telah dilakukan             • Sistem Informasi Manajemen
   untuk menghasilkan dan meningkatkan                  Tenaga Kontrak Karya (SIM-
   kapasitas produksi serta penunjang                   TKK) untuk pengelolaan Tenaga
   untuk peningkatan kinerja perusahaan                 Kontrak Karya.
   antara lain:                                       • Pengembangan sistem SPPD
   1. Inovasi Digital Super Apps sudah                  Online untuk mengontrol dan
      launching dan akan dilanjutkan                    mengendalikan biaya perjalanan
      dengan pengembangan platform                      dinas pegawai.
      superapps          menggabungkan                • Sistem aplikasi “livie” untuk
      aplikasi mobile layanan kurir dan                 mengontrol            kehadiran
      aplikasi mobile jasa keuangan.                    karyawan.
   2. Inovasi Digital Super Apps pada                 • Edupos       sebagai      sarana
      bagian Human Capital Management                   pembelajaran bagi karyawan
      dengan nama aplikasi Livie                        dalam rangka meningkatkankan
   Selain     itu,   untuk    mendukung                 kompetensi.
   keberlanjutan       organisasi   dan               • Sistem aplikasi “ihsan pos”
   operasional perusahaan terdapat                      untuk mendukung implementasi
   beberapa Sistem Informasi yang                       Sistem Manajemen Kinerja
   dimiliki oleh perusahaan yaitu:                      Individu karyawan berbasis OKR
                                                        (objective dan key result)
   1. Direktorat    Human      Capital
                                                      • Sistem aplikasi “job master”
      Management
                                                        memudahkan karyawan untuk
      • Sistem Informasi Manajemen
                                                        mengakses informasi mengenai
         Sumber Daya Manusia (SIM-
                                                        deskripsi    pekerjaan     suatu
         SDM)    untuk     pengelolaan
                                                        jabatan dan standar minimal
         karyawan organik.
                                                        pekerjaan yang harus dipenuhi
                                                        dalam jabatan.




                                                                          Laporan Tahunan 2024       89
Page 91
                                            Laporan
            Highlight                                                 Profil Perusahaan
                                    Kepada Pemegang Saham




         • Sistem      aplikasi       talent       • Sistem      Pra    NPP    untuk
           management untuk penilaian                pengelolaan proses pegajuan
           kenaikan level jabatan.                   NPP mulai dari KCU sampai
         • Sistem aplikasi “explora” untuk           dengan persetujuan di PA Pusat.
           menghubungkan          karyawan         • Sistem Pelimpahan Bank (VA)
           dengan berbagai pengetahuan             • Aplikasi     Simaris    (Sistem
           dan informasi yang mendukung              Manajemen Risiko), sistem
           pengembangan           karyawan           pengendalian dan alat
           secara berkelanjutan.                   • Sistem Perencanaan Anggaran
         • Sistem      aplikasi      “ITMS”          berbasis Program kerja, untuk
           membantu karyawan untuk                   proses penyusunan Rencana
           menentukan career path yang               Kerja dan Anggaran Perusahaan
           sesuai aspirasinya.                       (RKAP) dari level Kantor Cabang
         • Sistem aplikasi e-Procurement             sampai dengan level Pemilik
           merupakan sistem aplikasi                 Anggaran dan Pemilik Program
           yang digunakan untuk sarana               Kerja di tingkat pusat.
           pendukung        kinerja     dan     3. Direktorat Business Development
           mengatur pengelolaan proses             dan Portfolio Management
           pengadaan.                              • Sistem Informasi Manajemen
      2. Direktorat      Keuangan      dan            KPC LPU (SIM-LPU) untuk
         Manajemen Risiko                             reporting tagihan SO LPU.
         • SAP HANA untuk pertanggungan            • Sistem RPA (Robotic Process
            dan pelaporan keuangan.                   Automation) untuk otomasi
         • ITEMS untuk mengawasi arus                 pertanggungan         dokumen
            kas seluruh Unit Pelaksana                sumber sebagai lampiran biaya
            Teknis.                                   di SIM LPU.
         • Sistem Informasi Perpajakan          4. Direktorat Bisnis Jasa Keuangan
            (SIP) untuk pengelolaan dan            • Sistem Informasi Manajemen
            pengendalian         pelaporan            Konsinyasi dan Filateli (SIM-
            perpajakan secara terpusat                KONSFILA).
         • Sistem Informasi Manajemen              • Aplikasi      POSPAY       untuk
            Aset      (SIM-ASET)     untuk            memudahkan            transaksi
            pengelolaan dan pengawasan                pelanggan secara mobile.
            aset perusahaan.                       • Aplikasi POSPAY AGEN untuk
         • Whistle Blower System (WBS)                memudahkan transaksi agenpos
            untuk    melaporkan     dugaan            secara mobile
            tindak kecurangan.                     • Aplikasi POSPAY superapp yang
                                                      menggabungkan aplikasi kurir
                                                      dan jasa keuangan.




90   Laporan Tahunan 2024
Page 92
                                  Laporan                         Tanggung Jawab
Pembahasan
                           Tata Kelola Perusahaan              Sosial dan Lingkungan
Analisis Manajemen




   5. Direktorat Bisnis Kurir dan Logistik            • Aplikasi ADO Untuk mencatat
      • Sistem Informasi Manajemen                      data pelanggan, akuisisi umkm
         O-Ranger      mobile     (SIM-O-               dan transaksi umkm.
         Ranger mobile).                              • Aplikasi PosAja UMKM untuk
      • Customer Complain Handling                      memudahkan UMKM dalam
         (CCH)    untuk    mempercepat                  mengirim
         penanganan            pengaduan            6. Direktorat Operasi dan Digital
         pelanggan.                                    Services
      • Aplikasi    POS     AJA     untuk              • Sistem Informasi Manajemen
         memudahkan pelanggan dalam                       O-Ranger Antaran (SIM-O-
         mengirim barang dengan cara                      Ranger Antaran).
         pickup services.



   PENDAPATAN USAHA PER SEGMEN                                      Mewujudkan
   PT Pos Indonesia (Persero) merumuskan                           Pos Indonesia
   sasaran, strategi, dan program-program                             sebagai
   untuk meningkatkan kinerja perusahaan                        Orkestrator Logistik
   pada tahun 2024 dengan tema “Mewujudkan                      yang terpercaya dan
   Pos Indonesia sebagai Orkestrator Logistik                    Terkemuka dalam
   yang terpercaya dan Terkemuka dalam                               Ekosistem
   Ekosistem BUMN”.                                                    BUMN

   Dalam pencapaian kinerja perusahaan
   Tahun 2024, perusahaan masih
   mendapat dukungan dan dorongan                   Implementasi program kerja tahun
   pencapaian kinerja bisnis jasa                   2024 memberikan hasil yang cukup
   keuangan yang bersumber dari                     optimal terhadap target RKAP 2024
   kebijakan pemerintah yaitu penyaluran            yang telah ditetapkan. Pencapaian
   bantuan baik yang bersifat nasional              growth pendapatan bisnis kurir
   maupun lokal di masing-masing                    logistik    naik   sebesar    10,47%
   kabupaten/kota.                                  dibandingkan periode yang sama
                                                    tahun 2023. Kontribusi Bisnis Kurir
   Perusahaan juga diberi penugasan
                                                    dan Logistik pada tahun 2024 sebesar
   oleh negara untuk penyaluran bantuan
                                                    78,32% atau naik 4,04% dari tahun
   Cadangan Beras Pemerintah, dimana
                                                    2023, hal ini disebabkan antara lain
   119 juta penerima sudah berhasil
                                                    kenaikan pendapatan surat domestik,
   tersalurkan     dengan     kontribusi
                                                    surat internasional dan pendapatan
   pendapatan sebesar Rp 1.104,30 miliar.
                                                    logistik dikarenakan adanya proyek
                                                    pendistribusian beras (CBP).




                                                                        Laporan Tahunan 2024   91
Page 93
                                              Laporan
            Highlight                                                   Profil Perusahaan
                                      Kepada Pemegang Saham




     Sementara itu, pencapaian pendapatan          c. Launching layanan Pos Kios,
     Bisnis Layanan Jasa Keuangan,                     Pospay Kolektor dan Syariah
     Meterai dan Ritel sebesar growth                  (layanan sosial, komersial dan
     pendapatannya turun 14,91% dibanding              perdagangan emas).
     periode yang sama tahun 2023.                 d. Fokus       penyaluran     Bantuan
     Kontribusi Bisnis Jasa Keuangan,                  Langsung Tunai.
     Meterai dan Ritel pada tahun 2024             e. Modernisasi printer dot matrix
     sebesar 18,63% atau turun 4,31% dari              untuk layanan jasa keuangan di
     tahun 2023. Di tengah persaingan dari             seluruh loket KCU/KC/KCP
     para kompetitor lama maupun baru           3. LAYANAN BISNIS PROPERTI
     yang semakin ketat, perusahaan terus          a. Salah satu penyebab bisnis
     melaksanakan program-program kerja                Properti growth karena adanya
     yang simultan untuk mempertahankan                pengalihan bisnis persewaan
     dan mencari peluang bisnis baru                   (inovasi) dari induk.
     langkah-langkah yang dilaksanakan             b. Layanan       Hospitality   tumbuh
     oleh manajemen antara lain :                      karena kenaikan pendapatan dari
     1. LAYANAN BISNIS KURIR DAN                       seluruh unit bisnis eksisting dan
        LOGISTIK                                       adanya penambahan pendapatan
        a. Strategi penjualan yang agresif             dari unit bisnis baru seperti Pos
           dan masif di semua channel baik             Bloc, PointMeal, PointBrew. Pos
           channel fisik maupun digital                Bloc Surabaya diresmikan pada 19
        b. Launching Nusantara Logistics               Juli 2024.
           Hub & Services pada 17 Januari       4. LAINNYA
           2024                                    Tambahan         pendapatan      dalam
        c. PosIND bekerjasama dg Shopee            Pendapatan lainnya terdiri dari
           dalam program Garansi Tepat             tambahan penugasan Pemerintah
           Waktu pada 26 Juni 2024                 dalam       penyelenggaraan        LPU
        d. Layanan Kargo Haji yang di              (Layanan Pos Universal) dalam bentuk
           launching pada musim haji 2024          Bantuan Operasional Pemerintah
        e. Kerjasama       dengan     BRImo        melalui program PSO (Public Service
           pemanfaatan aplikasi BRImo              Obligation). Ini merupakan komitmen
           sebagai akses point layanan             dalam UPU (Universal Postal Union)
           PosAja                                  yang menjamin terselenggaranya
        f. Kerjasama dengan Telkomsel              pelaksanaan        program    tersebut
           pemanfaatan               aplikasi      melalui penugasan kepada PT Pos
           mytelkomsel sebagai akses               Indonesia (Persero). Selain Penugasan
           point layanan PosAja                    Pemerintah terdapat penyesuaian dan
     2. LAYANAN BISNIS JASA KEUANGAN               terhadap kondisi kini dengan program
        a. Peningkatan kualitas layanan            Optimalisasi Aset dan leverage
           Pospay (availability : 99,5% dan        terhadap pendapatan Perusahaan
           latency < 3 detik).                     melalui revaluasi aset. Program ini
        b. Launching layanan umroh dan             dilakukan pada aset potensial yang
           wisata halal pada 5 Juni 2024           memberikan nilai tambah dan potensi
                                                   komersialisasi pada aset utama dan
                                                   strategis di beberapa kota besar di
                                                   Indonesia.

92   Laporan Tahunan 2024
Page 94
                                  Laporan                          Tanggung Jawab
Pembahasan
                           Tata Kelola Perusahaan               Sosial dan Lingkungan
Analisis Manajemen




   KINERJA KEUANGAN

     Pencapaian kinerja Perusahaan Tahun 2024 merupakan kinerja hasil
     konsolidasi antara induk dan anak perusahaan (PT Pos Finansial Indonesia,
     PT Pos Logistik Indonesia, dan PT Pos Properti Indonesia). Secara garis besar,
     capaian kinerja keuangan konsolidasian Tahun 2024 adalah:
     • Pendapatan usaha tercapai sebesar Rp 5.017,86 Miliar.
     • Beban Pokok Layanan terealisasi sebesar Rp 3.030,81 Miliar.
     • Laba Kotor tercapai sebesar Rp 1.987,05 Miliar.
     • EBITDA tercapai sebesar Rp 1.015,67 Miliar.
     • Laba bersih tahun berjalan tercapai sebesar Rp 747,13 Miliar


   Aset                                             Aset lancar
   Pada tahun 2024, jumlah aset                     Total aset lancar PT Pos Indonesia
   Pos Indonesia tercatat sebesar                   (Persero) tahun 2024 tercatat sebesar
   Rp. 16.465,84 miliar, naik 20,55%                Rp. 7.836,56 miliar, naik 45,85% dari
   dibandingkan Rp. 13.658,84 miliar                Rp. 5.372,71 miliar pada tahun 2023.
   pada tahun 2023. Hal ini terjadi karena          Aset tidak lancar
   peningkatan aset tidak lancar sebesar            Pada tahun 2024 jumlah aset tidak
   4,14% ditambah dengan peningkatan                lancar PT Pos Indonesia (Persero)
   aset lancar sebesar 45,85% .                     tercatat sebesar Rp. 8.629,27 miliar,
                                                    tumbuh 4,14% dari Rp.8.286,13 miliar
                                                    pada tahun 2023.

               Uraian                    2024                2023         Pertumbuhan YoY

     Aset Lancar                            7.836,56           5.372,71                 45.85

     Aset Tidak Lancar                      8.629,27           8.286,13                  4.14

     Jumlah Aset                           16.465,84          13.658,84                 20.55


   Liabilitas
   Secara umum liabilitas perusahaan                Liabilitas jangka pendek mengalami
   sepanjang tahun 2024 mengalami                   kenaikan sebesar 53,97% kenaikan ini
   kenaikan dan masih terkendali dengan             terutama disebabkan meningkatnya
   baik. Perusahaan mencatatkan jumlah              pinjaman bank jangka pendek sebesar
   liabilitas pada tahun 2024 sebesar Rp.           93,43% dibandingkan tahun 2023,
   7.511,66 miliar dan terjadi peningkatan          Komponen terbesar dari liabilitas
   dibandingkan dengan tahun 2023                   jangka pendek perusahaan adalah
   sebesar 35,99%         dengan jumlah             pinjaman bank jangka pendek dengan
   liabilitas sebesar Rp. 5.523,77 miliar           porsi 73,52% terhadap total liabilitas
   pada tahun 2023.                                 jangka pendek.


                                                                          Laporan Tahunan 2024   93
Page 95
                                             Laporan
            Highlight                                                       Profil Perusahaan
                                     Kepada Pemegang Saham




      Liabilitas jangka panjang mengalami penurunan sebesar 7,42% dibandingkan
      tahun 2023. Komponen terbesar dari liabilitas jangka panjang adalah liabilitas
      imbalan kerja yang merupakan liabilitas imbalan kerja kepada karyawan atas
      jasa yang telah diberikan.

                        Uraian             2024              2023        Pertumbuhan YoY

       Liabilitas Jangka Pendek              6.013,47        3.905,45                   53,97
       Liabilitas Jangka Panjang             1.498,19         1.618,32                  (7,42)
       Jumlah Liabilitas                     7.511,66        5.523,77                   35,99



      Ekuitas
      Realisasi jumlah Ekuitas per 31             •   Peningkatan saldo laba sudah
      Desember 2024 sebesar Rp 8.954,17               ditentukan penggunaannya sebesar
      miliar, tumbuh sebesar 10,07% jika              23,15% menjadi Rp. 4.019,92miliar
      dibandingkan dengan tahun 2023.             •   Peningkatan komponen ekuitas
      realisasi jumlah Ekuitas tercapai               lainnya sebesar 2,48% menjadi
      108,83% dari RKAP 2024. Perubahan               Rp. 3.794,78 miliar Realisasi
      komponen ekuitas adalah sebagai                 kepentingan Rp 44,84 miliar
      berikut:


                         Uraian             2024             2023        Pertumbuhan YoY

       Modal Saham                            455,02          455,02                            -
       Saldo Laba sudah ditentukan
                                             4.019,92        3.264,31                   23,15
       Penggunaannya
       Saldo laba belum ditentukan
                                              726,94          755,63                   (3,79)
       Penggunaannya
       Komponen ekuitas lainnya              3.794,78        3.702,78                    2,48
       Kep non pengendali                     (44,84)         (45,02)                  (0,42)
       Jumlah Ekuitas                       8.954,17         8.135,07                  10,07




94   Laporan Tahunan 2024
Page 96
                                 Laporan                          Tanggung Jawab
Pembahasan
                          Tata Kelola Perusahaan               Sosial dan Lingkungan
Analisis Manajemen




   Profitabilitas
                Uraian       Pendapatan              Beban Pokok Layanan         Profitabilitas

     Surat Pos                457.650.739.942               382.649.769.003               16,39
     Paket Pos               1.254.282.573.393              739.792.298.752               41,02
     Logistik                2.061.931.398.556             1.106.845.846.656             46,32
     Jasa Keuangan           1.070.500.710.572              727.653.780.368              32,03
     Properti                  173.495.586.234               64.352.580.960               62,91
     Jumlah                 5.017.861.008.697            3.030.806.140.057               39,60


   Laporan Laba Rugi Dan Penghasilan
   Komprehensif Lain Konsolidasian                 4. Laba Usaha sebesar Rp 1148,86
   Secara garis besar, kinerja keuangan               Miliar mengalami kenaikan sebesar
   konsolidasian s.d. Triwulan IV Tahun               24,88% dibandingkan periode yang
   2024 adalah sebagai berikut:                       sama tahun 2023.
   1. Pendapatan      Usaha      sebesar           5. EBITDA sebesar Rp 1.015,67 Miliar
      Rp 5.017,86 Miliar mengalami                    mengalami penurunan sebesar
      penurunan       sebesar      8.42%              14,93% dibanding periode yang
      dibandingkan periode yang sama                  sama tahun 2023.
      tahun 2023.                                  6. Laba Sebelum Pajak (EBT) tercapai
   2. Beban Pokok Layanan terealisasi                 sebesar Rp 741,15      mengalami
      sebesar     Rp    3.030,81   Miliar             pertumbuhan      sebesar    5,59%
      mengalami penurunan sebesar                     dibandingkan periode yang sama
      21,88% dibandingkan periode yang                tahun 2023.
      sama tahun 2023.                             7. Laba Bersih Tahun Berjalan
   3. Laba Kotor sebesar Rp 1.987,05                  tercapai sebesar Rp 747,13 Miliar
      Miliar mengalami kenaikan sebesar               mengalami pertumbuhan sebesar
      24,24% dibandingkan periode yang                2,06% dibandingkan periode yang
      sama tahun 2023.                                sama tahun 2023.




                                                                        Laporan Tahunan 2024      95
Page 97
                                                      Laporan
                  Highlight                                                            Profil Perusahaan
                                              Kepada Pemegang Saham




         Secara lengkap, potret pencapaian keuangan tahun 2024 disajikan pada tabel di
         bawah ini:
                                                                                                Pertumbuhan
                  Uraian           2024         2023         2022       2021        2020
                                                                                                   YoY (%)
     Pendapatan Usaha              5.017,86     5.479,12    4.618,39    4.472,94    5.455,53                (8,42)
     Beban Pokok Layanan           3.030,81    3.680,79     3.254,25    3.270,27    4.383,66               (21,88)
     Laba Kotor                    1.987,05     1.798,33    1.364,14    1.202,58    1.071,87                24,24

     Beban Usaha
     Pemasaran                       35,21        70,26       67,96       54,85       172,68               (49,89)
     Umum Dan Administrasi         1.159,92     1.110,99     906,98     1.004,91     978,62                 27,23
     Pendapatan Lainnya              618,12      628,73      726,58      799,77      682,99                 (1,69)
     Beban Lainnya                 (261,18)     (325,83)    (342,37)    (243,52)    (183,60)               (19,94)
     Laba Usaha                    1.148,86      919,98      773,40      699,07      530,29                 24,88

     Pendapatan Keuangan             31,53        43,56       58,84        63,20       56,78               (27,62)
     Beban Keuangan                (439,23)     (261,65)    (213,52)     (155,15)    (211,92)               67,87
     Laba Sebelum Pajak              741,15      701,89       618,72      607,12      375,15                 5,59

     Beban Pajak
     Pajak Kini                      (2,55)       (1,39)       (0,19)      (1,42)     (0,96)
     Pajak Tangguhan                  8,53        27,72        18,52     (15,94)     (32,16)
     Jumlah Manfaat Pajak             5,98        26,33        18,33       17,36     (33,12)
     Laba Tahun Berjalan            747,13       728,21      637,05      589,76      342,03                  2,60
     Jumlah Laba Komprehensif         91,97      457,27       718,96     357,20      268,40                (79,89)

     Jumlah penghasilan
                                     839,11     1.185,49    1.356,01     946,96       610,43               (29,22)
     komprehensif tahun berjalan

     EBITDA                        1.015,67     1.193,87     925,82      772,27      776,62                (15,28)

         Arus Kas
         Pada tahun 2024, PT Pos Indonesia                 dibandingkan dengan tahun 2023.
         (Persero) mengalami penurunan kas                 Kas netto Perusahaan dari aktivitas
         dan setara kas sebesar Rp. 590,55                 pendanaan naik dari Rp. 508,34 miliar
         miliar, penurunan berasal dari kas                pada 2023 menjadi Rp. 683,31 miliar
         bersih diperoleh dari (digunakan                  pada 2024 , kenaikan kas netto dari
         untuk) aktivitas operasi. Jumlah kas              aktivitas   pendanaan     disebabkan
         bersih yang diterima dari aktivitas               naiknya    penerimaan      pendanaan
         operasi sebesar minus Rp. 1.204,56                eksternal menjadi Rp. 15.503,80 miliar
         miliar. Kas netto dari aktifitas investasi        atau naik 54.66% bila dibandingkan
         perusahaan turun         yaitu sebesar            tahun 2023 lalu.
         Rp. 78,26 miliar atau turun 65,05%


96    Laporan Tahunan 2024
Page 98
                                         Laporan                          Tanggung Jawab
Pembahasan
                                  Tata Kelola Perusahaan               Sosial dan Lingkungan
Analisis Manajemen




   Secara lengkap potret laporan arus kas konsolidasian Tahun 2024 disajikan
   pada tabel berikut:

                   Uraian                          2024               2023          Pertumbuhan YoY

     Arus kas dari Aktifitas Operasi                 (1.204,56)           66,79                (1.903,50)
     Arus kas dari Aktifitas Investasi                     (78,26)     (223,89)                  (65,05)
     Arus kas dari Aktifitas Pendanaan                     683,31       508,34                     34,42
     Arus kas bersih                                   (599,51)          351,24                 (270,68)


   Upaya        untuk        meningkatkan                  KEMAMPUAN MEMBAYAR UTANG
   pengelolaan posisi arus kas dengan                      Kemampuan perusahaan membayar
   pendekatan efisiensi berkelanjutan                      utang, baik jangka pendek ataupun
   dilakukan dengan cara:                                  jangka panjang sangat dipengaruhi oleh
   1. Membentuk task force untuk                           sumber likuiditas perusahaan. Tingkat
       percepatan penagihan piutang dan                    likuiditas yang baik mencerminkan
       PYMHD.                                              perusahaan tidak mengalami kesulitan
   2. Melakukan efisiensi pada beban                       untuk melunasi kewajiban-kewajiban
       operasi dan beban SDM yang                          jangka pendeknya. Hal tersebut
       berorientasi pada kesejahteraan                     diindikasikan oleh rasio lancar
       sosial.                                             sebesar 130,32% turun dari 137,57%
   3. Melakukan               penjadwalan                  di tahun 2023 walau mengalami
       pembayaran kepada pihak mitra.                      penurunan tetap mengindikasikan
   4. Bekerjasama        dengan      Bank                  bahwa manajemen mampu menjaga
       Sinarmas dan           BCA untuk                    dengan baik stabilitas hutang jangka
       menambah      fasilitas   pinjaman                  pendek dan menjaga rasio aset lancar
       sebagai solusi untuk menutup mis                    terhadap hutang jangka pendek untuk
       match kas DPK dan pembiayaan                        memastikan terjaminnya pembayaran
       operasional BPS.                                    hutang yang akan jatuh tempo 12 bulan
   5. Sentralisasi keuangan di Kantor                      ke depan. Secara keseluruhan kondisi
       Pusat sejak Juli 2021                               keuangan perusahaan masih baik, hal
                                                           ini tercermin dari rasio utang terhadap
                                                           aset sebesar 0,46 kali, tidak terlalu
                                                           jauh dibandingkan dengan tahun 2023
                                                           0,40 kali, mengindikasikan jumlah aset
                                                           perusahaan lebih besar dari utang
                                                           yang dimiliki dan menunjukan upaya
                                                           manajemen dalam mengendalikan
                                                           pertumbuhan liabilitas agar dapat
                                                           seimbang dengan asetnya.




                                                                                  Laporan Tahunan 2024      97
Page 99
                                             Laporan
            Highlight                                                  Profil Perusahaan
                                     Kepada Pemegang Saham




      Jangka Pendek
      Kemampuan untuk membayar utang jangka pendek dapat dilihat antara lain
      dari rasio lancar, walau mengalami penurunan dari tahun sebelumnya sebesar
      137,57% menjadi 130,32% di tahun 2024, rasio lancar perusahaan tetap terjaga
      dengan baik. Sedangkan posisi rasio kas mengalami penurunan dari 68,00%
      ditahun 2023 menjadi 34,31% tahun ini. Hal ini menunjukkan manajemen menjaga
      dengan baik stabilitas utang jangka pendek melalui pengelolaan rasio aset lancar
      terhadap hutang jangka pendek untuk memastikan terjaminnya pembayaran
      hutang yang akan jatuh tempo 12 bulan ke depan.
      Kemampuan perusahaan untuk membayar liabilitas jangka pendeknya dapat
      dilihat melalui rasio-rasio pada tabel berikut:

                          Rasio                              2024          2023
       Rasio Lancar (%)                                      130,32       137,57
       Rasio Kas (%)                                         34,31         68,00

      Jangka Panjang

      Pada tahun 2024, Perusahaan memiliki kinerja liabilitas yang cukup
      baik terlihat dari terjaganya rasio liabilitas jangka pendek
      dan rasio liabilitas jangka panjang. Rasio utang terhadap
      ekuitas perusahaan terjaga dari 0,68 kali tahun 2023
      menjadi 0,84 kali pada tahun 2024. Karakteristik                   Tahun
      bisnis PT Pos Indonesia (Persero) dengan layanan                 2024 posisi
      jasa keuangannya, cenderung memiliki rasio utang                 rasio utang
      terhadap ekuitas yang tinggi. Hal ini disebabkan             terhadap ekuitas
      sebagian besar dana yang dikelolanya adalah               yang berada dibawah 1
      dana pihak ketiga, dimana secara akuntansi                 kali, mengindikasikan
      dianggap sebagai utang. Semakin besar modal                  permodalan yang
      pihak ketiga yang dikelola, maka kemungkinan                    semakin kuat
      untuk mendapat laba usaha juga semakin tinggi.
      Tahun 2024 posisi rasio utang terhadap ekuitas
      yang berada dibawah 1 kali, mengindikasikan
      permodalan yang tetap kuat.




98   Laporan Tahunan 2024
Page 100
                                       Laporan                          Tanggung Jawab
Pembahasan
                                Tata Kelola Perusahaan               Sosial dan Lingkungan
Analisis Manajemen




   Kemampuan perusahaan untuk membayar utang jangka panjang dapat dilihat
   melalui rasio-rasio pada tabel:

                            Rasio                                   2024                 2023

     Rasio Utang Terhadap Ekuitas (kali)                             0,84                    0,68
     Rasio Utang Terhadap Total Aset (kali)                          0,46                    0,40
     Rasio EBITDA Terhadap Beban Bunga (%)                          266,90              402,46


   KOLEKTIBILITAS PIUTANG                                PERMODALAN
                                                         Struktur permodalan
   Perusahaan       membedakan       umur
                                                         Pada 31 desember 2024 total ekuitas
   piutang usaha logistik dan non-
                                                         PT Pos Indonesia (Persero) tercatat
   logistik (ritel) dikarenakan jatuh
                                                         Rp. 8.954,17 miliar sedangkan total
   tempo pelunasan yang berbeda. Jatuh
                                                         liabilitas PT Pos indonesia (Persero)
   tempo piutang logistik adalah 3 bulan,
                                                         per 31 Desember 2024 adalah Rp.
   dan untuk piutang usaha nonlogistik
                                                         7,511,66 miliar. Rasio Ekuitas terhadap
   jatuh tempo tagihan adalah 1 bulan.
                                                         jumlah liabilitas pada tahun 2024
   Pada 31 Desember 2024 dan 2023
                                                         berubah dari 0,65 kali pada 2023
   Perusahaan telah membentuk provisi
                                                         menjadi 0,54 kali pada 2024, hal ini
   penurunan nilai piutang usaha
                                                         mengindikasikan struktur permodalan
   berdasarkan       tingkat   penurunan
                                                         yang tetap kuat dan semakin baik
   historis secara kolektif dan historis
                                                         untuk menjaga kelangsungan bisnis
   kredit para pelanggan secara individual.
                                                         Perusahaan pada periode mendatang.
   Perusahaan tidak membedakan piutang
   usaha pihak berelasi (Pemerintah)                     Pada 2024 total aset PT Pos Indonesia
   dan piutang usaha pihak ketiga dalam                  (Persero) tercatat sebesar Rp.
   menilai jumlah yang jatuh tempo.                      16.465,84 miliar sehingga pada akhir
   Dimana perusahaan telah melakukan                     2024 rasio modal sendiri terhadap
   telaah terkait dengan kolektibilitas                  total aset menjadi 0,54 kali turun
   piutang       Pemerintah      tersebut.               jika dibandingkan dengan tahun 2023
   Berdasarkan penelaahan terhadap                       sebesar 0,60 kali. Hal ini menunjukan
   kolektabilitas akun piutang usaha                     kebijakan permodalan yang dijalankan
   pada     akhir    periode   pelaporan,                perusahaan berjalan dengan efektif
   manajemen Perusahaan berpendapat                      sesuai dengan arahan dari pemegang
   bahwa        pencadangan       kerugian               saham.
   penurunan nilai cukup untuk menutupi
   kerugian jika terdapat piutang yang
   tidak dapat tertagih pada tanggal
   31 Desember 2024 dan 2023.
   Piutang usaha tidak digunakan sebagai
   jaminan utang bank.



                                                                              Laporan Tahunan 2024   99
Page 101
                                             Laporan
             Highlight                                                     Profil Perusahaan
                                     Kepada Pemegang Saham




       Rincian struktur modal (capital               a. Pinjaman bank jangka pendek
       structure) yang terdiri dari utang               Rp. 4.421,13 miliar;
       berbasis bunga/sukuk dan ekuitas:             b. Pinjaman jangka panjang yang
       1. Ekuitas sebesar Rp. 8.954,17 miliar           jatuh tempo dalam waktu satu
          terdiri dari:                                 tahun :
          a. Modal saham Rp. 455,02 miliar;             i. Pinjaman Jangka Menengah
          b. Saldo laba sudah ditentukan                     Rp. 99,47 miliar;
             penggunaannya Rp. 4.019,92                 ii. Utang sewa pembiayaan Rp.
             miliar;                                         42,14 miliar;
          c. Saldo laba belum ditentukan             c. Pinjaman         jangka   panjang
             penggunaannya Rp. 726,94 miliar;           setelah dikurangi bagian yang
          d. Komponen ekuitas lainnya Rp.               jatuh tempo dalam waktu satu
             3.794,78 miliar;                           tahun:
          e. Kepentingan      non-pengendali            i. Imbalan Pasca Kerja Rp.
             Rp. (44,84) miliar.                             1.011,32 milliar
       2. Utang      berbasis    bunga/sukuk            ii. Utang sewa pembiayaan Rp.
          sebesar Rp. 7.511,66 miliar yang                   88,78 miliar.
          terdiri dari:                                 iii. Obligasi Rp. 398,08 miliar
       Kebijakan Dan Dasar Pemilihan Permodalan
       Tujuan utama pengelolaan modal Perseroan adalah untuk memastikan
       pemeliharaan rasio modal yang sehat untuk mendukung usaha dan
       memaksimalkan imbalan bagi pemegang saham. Perseroan mengelola struktur
       permodalan dan melakukan penyesuaian, berdasarkan perubahan kondisi
       ekonomi. Untuk memelihara dan menyesuaikan struktur permodalan, Perseroan
       dapat menyesuaikan pembayaran dividen kepada pemegang saham, imbalan
       modal kepada pemegang saham atau menerbitkan saham baru. Kebijakan
       Perseroan adalah untuk mempertahankan struktur permodalan yang sehat
       dalam rangka untuk mengamankan akses untuk membiayai dengan biaya yang
       wajar. Tabel di bawah merupakan ringkasan jumlah modal Perseroan pada
       tanggal 31 Desember 2024.

                                     MODAL PERSEROAN

                         Uraian            2024                2023              YoY (%)

        Modal                                    455.02               455,02
        Saldo Laba ditahan                      4.746,86           4.019,94             18,08
        Komponen Ekuitas Lainnya                3.794,78           3.702,78              2,48
        Kepentingan Non Pengendali               (44,84)              (45,03)            0,42
        Jumlah                                  8.954,17           8.135,07             10,07




100   Laporan Tahunan 2024
Page 102
                                         Laporan                             Tanggung Jawab
Pembahasan
                                  Tata Kelola Perusahaan                  Sosial dan Lingkungan
Analisis Manajemen




                      IKATAN YANG                          Pos Indonesia tidak mempunyai
                      MATERIAL UNTUK                       ikatan yang material terkait
                      INVESTASI                            investasi barang modal
                      BARANG MODAL                         sepanjang 2024.




   INVESTASI
   Pencapaian CAPEX (Capital Expenditure) sampai dengan Triwulan IV Tahun 2024
   terserap 274,82 milyar atau tercapai 49,8% dari target RKAP tahun 2024. Adapun
   progres kinerja investasi sampai dengan Triwulan IV Tahun 2024 tersaji pada
   tabel berikut ini:
                                 Realisasi Capital Expenditure Tahun 2024
                                                                   Bussiness
                                                                  Development
                                                                      21%




                                                                              Operatonal
                                                                              Excellence
                 Corporate System                                                10%
                     Enabler
                       57%
                                                                              Service
                                                                           Improvement
                                                                                7%
                                                                  IT Infrastructure
                                                                          5%


   KEBIJAKAN DIVIDEN
   Kebijakan pembagian dividen PT Pos Indonesia (Persero) mengacu kepada
   keputusan dari Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) terkait
   jumlah yang akan dibayarkan kepada para pemegang saham dengan tetap
   mempertimbangkan kebutuhan pendanaan pengembangan Perusahaan.
   Sepanjang perusahaan berdiri pembayaran dividen baru dimulai tahun 2024
   atas kinerja tahun 2023. Berikut pembayaran dividen 5 (lima) tahun terakhir:

      Tahun          Kebijakan               Jumlah Deviden                     Tanggal Pembayaran

     2019              RUPS                 Tidak ada Pembagian                          Tidak Ada

     2020              RUPS                 Tidak ada Pembagian                          Tidak Ada

     2021              RUPS                 Tidak ada Pembagian                          Tidak Ada

     2022              RUPS                 Tidak ada Pembagian                          Tidak Ada

     2023              RUPS                  Rp. 20.000.000.000                  03 September 2024



                                                                                    Laporan Tahunan 2024   101
Page 103
Laporan
Tata Kelola
Perusahaan
Page 104

          
Page 105
                                                Laporan
             Highlight                                                       Profil Perusahaan
                                        Kepada Pemegang Saham




       Good Corporate Governance (GCG)

       Komitmen PT Pos lndonesia (Persero) untuk melaksanakan praktik-praktik Good
       Corporate Governance (GCG) yang berorientasi pada prinsip ESG sebagai bagian
       integral dari bisnis untuk pencapaian visi dan misi perusahaan yang berkelanjutan dan
       bertanggung jawab sosial. Salah satunya dengan menerbitkan Pedoman Penerapan
       Tata Kelola Perusahaan (Good Corporate Governance Code) yang selalu ditinjau dan
       dimutakhirkan secara berkala.


       Panduan penerapan Good Corporate             Panduan Penerapan Good Corporate
       Governance PT Pos lndonesia (Persero)        Governance merupakan salah satu wujud
       dituangkan dalam Keputusan Bersama           komitmen tersebut dalam menjabarkan
       Dewan Komisaris dan Direksi PT               Tata Nilai Dasar PT Pos lndonesia
       Pos Indonesia (Persero) Nomor:210/           (Persero) ke dalam interpretasi perilaku
       Dekom/0621 dan Nomor:KD.052/Dirut/0621       yang terkait dengan etika bisnis dan tata
       Tentang Panduan Penerapan Good               perilaku. PT Pos lndonesia (Persero)
       Corporate Governance di PT Pos lndonesia     bertekad akan menerapkan prinsip-
       (Persero) yang merupakan penjabaran          prinsip Good Corporate Govenance
       dari kaidah-kaidah Good Corporate            dalam seluruh aktivitasnya. Komitmen
       Governance     berdasarkan    Peraturan      ini ditegaskan karena diharapkan dengan
       Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor       penerapan good corporate Governance
       : PER-09/MBU/2012 tentang Perubahan          akan      memberikan     manfaat     bagi
       atas Peraturan Menteri Badan Usaha Milik     Perusahaan dan seluruh stakeholdersnya
       Negara, Nomor: PER-01/MBU/2011 tentang       antara lain berupa:
       Penerapan Tata Kelola Perusahaan Yang
                                                    1.   Meningkatnya kinerja Perusahaan
       Baik (Good Corporate Governance) pada
                                                         melalui      terciptanya     proses
       Badan Usaha Milik Negara, Peraturan
                                                         pengambilan keputusan yang baik dan
       Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor:
                                                         transparan.
       PER-2/MBU/03/2023 Tentang Pedoman
                                                    2.   Meningkatkan efisiensi operasional
       Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi
                                                         Perusahaan serta lebih meningkatkan
       Signifikan Badan Usaha Milik Negara,
                                                         pelayanan kepada stakeholders.
       Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007
                                                    3.   Mempermudah diperolehnya dana
       tentang Perusahaan Terbatas, Anggaran
                                                         pembiayaan karena kepercayaan
       Dasar Perusahaan, Visi, Misi dan Kredo
                                                         kreditur yang lebih tinggi terhadap
       Perusahaan serta praktik-praktik terbaik
                                                         Perusahaan.
       dalam Good Corporate Governance.
                                                    4.   Meningkatkan kepercayaan investor
                                                         untuk menanamkan modalnya.
                                                    5.   Meningkatkan     Corporate   lmage,
                                                         kepuasan pelanggan dan stakeholder
                                                         lainnya.


104   Laporan Tahunan 2024
Page 106
   Pembahasan                  Laporan                                 Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                  Sosial dan Lingkungan
                               Tata Kelola Perusahaan




              Good Corporate Governance                 Good Corporate Governance Code
              Code merupakan acuan                      merupakan acuan kerja bagi Dewan
              kerja bagi Dewan Komisaris,               Komisaris,   Direksi,   dan   seluruh
              Direksi, dan seluruh                     karyawan PT Pos lndonesia (Persero).
              karyawan PT Pos lndonesia                Dengan demikian diharapkan seluruh
              (Persero)                                proses kerja dapat memiliki standar
                                                      yang tinggi dan sesuai dengan prinsip-
                                                      prinsip Good Corporate Governance.
                                                      Good Corporate Governance Code PT
                                                    Pos lndonesia (Persero) dirumuskan
                                            berdasarkan peraturan perundang-undangan yang
                berlaku, visi dan misi Perusahaan serta praktik-pratik terbaik Good Corporate
           Governance.

           Good Corporate Governance Code berlaku          internasional,   sehingga      mampu
           sebagai kebijakan dasar yang harus              mempertahankan keberadaannya dan
           dipatuhi oleh segenap jajaran PT Pos            hidup berkelanjutan untuk mencapai
           lndonesia (Persero), dan PT Pos lndonesia       maksud dan tujuan Perusahaan.
           (Persero) harus pula menginformasikan        2. Mendorong pengelolaan Perusahaan
           Good Corporate Governance Code kepada           secara profesional, efisien dan efektif,
           semua pihak yang berkepentingan,                serta memberdayakan fungsi dan
           dengan demikian diharapkan semua                meningkatkan kemandirian Organ
           pihak akan menghormati peraturan                Perusahaan.
           Good Corporate Governance Code dan           3. Mendorong       agar       manajemen
           bertindak sesuai dengan prinsip-prinsip         Perusahaan       dalam       membuat
           Good Corporate Governance sebagai               keputusan dan menjalankan tindakan
           acuan bagi PT Pos lndonesia (Persero)           dilandasi nilai moral yang tinggi
           dalam mencapai tujuan. PT Pos lndonesia         dan kepatuhan terhadap peraturan
           (Persero) akan melakukan evaluasi dan           perundang-undangan,              serta
           revisi yang diperlukan atas peraturan ini       kesadaran akan adanya tanggung
           untuk menyesuaikan dengan perubahan             jawab sosial Perusahaan terhadap
           yang terjadi karena lingkungan bisnis           stakeholders maupun kelestarian
           yang dinamis.                                   lingkungan di sekitar Perusahaan.
                                                        4. Meningkatkan kontribusi Perusahaan
           Maksud dan Tujuan penerapan GCG di
                                                           terhadap perekonomian nasional.
           Perusahaan
           1. Memaksimalkan nilai Perusahaan            5. Meningkatkan iklim yang kondusif
              agar memiliki daya saing yang                bagi perkembangan nilai investasi
              kuat, baik secara nasional maupun            Perusahaan.




                                                                               Laporan Tahunan 2024   105
Page 107
                                                Laporan
             Highlight                                                       Profil Perusahaan
                                        Kepada Pemegang Saham




       Pedoman Tata Kelola Perusahaan

       Untuk mewujudkan kebijakan Tata              13. Pengadaan barang dan jasa.
       Kelola Perusahaan yang baik, Pedoman         14. Manajemen mutu.
       Penerapan Tata Kelola Perusahaan             15. Sistem     penilaian    kinerja   dan
       yang telah disusun dan dimiliki PT Pos           remunerasi.
       Indonesia (Persero) mengatur antara          16. Sistem audit.
       lain:                                        17. Pengendalian gratifikasi.
       1.  Program pengenalan anggota dewan         18. Pelaporan atas dugaan penyimpangan
           komisaris dan direksi baru.                  pada perusahaan.
       2. Rencana jangka panjang perusahaan         19. Pelaporann        harta       kekayan
           (RJPP).                                      penyelenggara negara bagi dewan
       3. Rencana kerja dan anggaran                    komisaris, direksi, pejabat setingkat
           perusahaan (RKAP).                           dan dua tingkat dibawah direksi.
       4. Pendelegasian wewenang rups,              20. Tim sosialisasi, pelaksanaan dan
           dewan komisaris dan direksi.                 sosialisasi GCG.
       5. Pengelolaan sumber daya manusia.          21. Pengaturan untuk anak perusahaan
       6. Integritas dalam aktivitas bisnis.            (subsidiary      governance)dan/atau
       7. Data perusahaan, kerahasiaan dan              perusahaan patungan.
           keterbukaan informasi.                   22. Pelaporan.
       8. Penyelewengan       dan     benturan      23. Tanggung jawab sosial perusahaan
           kepentingan.                             24. Keselamatan, kesehatan kerja dan
       9. Pengelolaan kegiatan pemasaran.               lindungan lingkungan (K3LL).
       10. Manajemen risiko.                        25. Pengelolaan aset.
       11. Tata kelola teknologi informasi (IT      26. Penelitian dan pengembangan.
           governance).
       12. Pengelolaan keuangan.




106   Laporan Tahunan 2024
Page 108
   Pembahasan                  Laporan                                 Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                  Sosial dan Lingkungan
                               Tata Kelola Perusahaan




       PRINSIP-PRINSIP GCG

       Sebagai perusahaan BUMN, PT Pos                  2. Accountability (Akuntabilitas)
       Indonesia (Persero) secara terus-menerus         Akuntabilitas adalah kejelasan fungsi,
       meningkatkan         penerapan        praktik-   hak, tanggung jawab serta pelaksanaan
       praktik Tata Kelola Perusahaan yang Baik         dan mekanisme pertanggungjawaban
       guna memaksimalkan nilai perusahaan,             organ perseroan sehingga pengelolaan
       mendorong pengelolaan perusahaan yang            Perusahaan terlaksana secara efektif.
       profesional, transparan dan efisien dengan       Perusahaan akan mendefinisikan dan
       cara menerapkan prinsip TARIF yaitu              mengkomunikasikan fungsi, hak, dan
       Transparancy, Accountability, Responsibility,    tanggung jawab serta kewajiban masing-
       Independency and fairness, yang selaras          masing Organ Perseroan. Oleh karenanya,
       dengan nilai-nilai ESG untuk menjamin praktik    setiap keputusan dalam perusahaan akan
       bisnis yang berkelanjutan dan etis,, sehingga    jelas aspek akuntabilitasnya. Disamping
       dapat memenuhi kewajiban yang baik               itu, Perusahaan senantiasa berupaya
       kepada Pemegang Saham, Dewan Komisaris,          menjaga      keseimbangan     kepentingan
       Mitra Bisnis serta pemangku Kepentingan          Pemegang Saham, serta pihak lain
       lainnya. Kesadaran akan pentingnya GCG dan       yang    berkepentingan     (stakeholders).
       berupaya terus menerus dalam melakukan           Perusahaan        menerapkan       prinsip
       improvement dan menjadikannya sebagai            akuntabilitas sebagai salah satu cara
       bagian dari budaya perusahaan didalam            untuk mengatasi persoalan yang timbul
       menerapkan GCG, hal ini merupakan                karena adanya pembagian tugas (division
       langkah-langkah komitmen yang dilakukan          of authority) antar Organ Perseroan serta
       setiap insan PT Pos Indonesia (Persero)          mengurangi dampak dari agency problem
       dalam menjalankan praktik-praktik bisnis         yang timbul akibat perbedaan kepentingan
       yang sehat dan berkesinambungan dalam            antar Organ Perusahaan.
       pengelolaan kegiatan usahanya. Dalam setiap
       aktivitasnya, PT Pos Indonesia (Persero)         3. Responsibility (Pertanggungjawaban)
       senantiasa mengacu kepada prinsip-prinsip        Pertanggungjawaban                 adalah
       GCG sebagai berikut :                            penghormatan      Perusahaan     terhadap
       1. Transparency (Transparansi)                   peraturan perundang-undangan yang
       Transparansi        adalah      keterbukaan      berlaku dan komitmen untuk mengelola
       mengemukakan informasi material dan relevan      perusahaan berdasarkan prinsip-prinsip
       mengenai Perseroan kepada pihak yang             korporasi yang sehat. Perusahaan akan
       berkepentingan. Perusahaan akan menjamin         memastikan pengelolaan perusahaan
       akurasi informasi material menyangkut            dengan mematuhi peraturan serta
       kinerja, keadaan keuangan, pengelolaan           ketentuan yang berlaku sebagai cerminan
       serta kepemilikan saham Perusahaan dan           tanggung jawab korporasi sebagai warga
       lain-lain informasi yang penting dan relevan     korporasi yang baik (good corporate
       serta akan mengungkapkannya secara               citizen).  Perusahaan      akan     selalu
       terbuka, jelas dan tepat waktu. Perusahaan       mengupayakan kemitraan dengan semua
       akan mengungkapkan informasi tersebut di         pihak yang berkepentingan (stakeholders)
       atas sesuai dengan ketentuan perundang-          dalam batasbatas peraturan perundang-
       undangan yang berlaku dan disarankan oleh        undangan dan etika bisnis yang sehat.
       praktik terbaik GCG.



                                                                               Laporan Tahunan 2024   107
Page 109
                                                                Laporan
                    Highlight                                                                     Profil Perusahaan
                                                        Kepada Pemegang Saham




           4. Independency (Kemandirian)                               5. Fairness (keadilan)
           Kemandirian       adalah      pengelolaan                   Keadilan adalah kesetaraan di dalam
           perusahaan secara profesional tanpa                         memenuhi       hak-hak      stakeholders
           benturan kepentingan dan pengaruh/                          yang timbul berdasarkan perjanjian
           tekanan dari pihak manapun yang tidak                       dan peraturan perundang-undangan
           sesuai dengan peraturan perundang-                          yang berlaku. Perusahaan menjamin
           undangan yang berlaku dan prinsip-                          perlindungan hak-hak para pemegang
           prinsip korporasi yang sehat. Perusahaan                    saham, termasuk hak-hak pemegang
           meyakini bahwa kemandirian merupakan                        saham minoritas sesuai ketentuan
           keharusan agar Organ Perseroan dapat                        perundang-undangan      yang    berlaku.
           bertugas dengan baik serta mampu                            Perusahaan juga menjamin bahwa setiap
           membuat keputusan yang terbaik bagi                         pihak yang berkepentingan (stakeholders)
           Perusahaan. Setiap Organ Perseroan akan                     akan mendapatkan perlakuan yang
           melaksanakan tugasnya sesuai dengan                         setara    tanpa   diskriminasi    sesuai
           ketentuan perundang-undangan yang                           dengan peraturan perundang-undangan
           berlaku dan prinsip-prinsip GCG. Selain                     yang berlaku. Perusahaan akan selalu
           Organ Perseroan tidak boleh mencampuri                      mengupayakan agar pihak-pihak yang
           pengurusan Perusahaan.                                      berkepentingan dapat memahami hak dan
                                                                       kewajibannya sesuai dengan peraturan
                                                                       perundangan yang berlaku.




  1                               2                   3                   4              5                       6
      Anggaran Dasar
        Perseroan



  Peraturan Perundang-            Pedoman         Peraturan Teknis
        undangan                 Tata Kelola      dan Pelaksanaan



       Praktek Terbaik                            Program Komite         Internalisasi   Penerapan dan           Budaya
       yang Lazim di            Aturan Berlaku
                                                     Komisaris            Sosialisasi     Implementasi         Perusahaan
      Perusahaan Lain



      Panduan Komnas          Panduan bagi       Standar Operasional
           GCG              Komisaris dan BOD       Prosedur (SOP)



  Praktek Terbaik yang
  Lazim di Perusahaa




108     Laporan Tahunan 2024
Page 110
   Pembahasan                     Laporan                                Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                    Sosial dan Lingkungan
                                  Tata Kelola Perusahaan




           STRUKTUR TATA KELOLA PERUSAHAAN

           Berdasarkan Undang - Undang Republik            sesuai amanah yang diberikan, sedangkan
           Indonesia No. 40 tahun 2007 tentang             Dewan Komisaris melakukan pengawasan
           Perseroan Terbatas, dengan organ utama          yang memadai terhadap pengelolaan yang
           perusahaan yang terdiri dari Pemegang           dilakukan oleh Direksi serta melakukan
           Saham melalui Rapat Umum Pemegang               penasihatan agar kinerja perusahaan
           Saham (RUPS), Dewan Komisaris serta             lebih baik.
           Direksi yang memiliki wewenang dan              Dewan Komisaris dan Direksi diangkat
           tanggung jawab yang jelas sesuai fungsinya      dan diberhentikan oleh RUPS. Dewan
           masing-masing yang sebagaimana diatur           Komisaris telah membentuk komite-
           dalam Anggaran Dasar Perseroan dan              komite khusus yang bertugas membantu
           peraturan perundang-undangan yang               Dewan Komisaris dan memberi saran
           berlaku. Setiap organ mempunyai peran           sesuai ruang lingkup tugas komite yang
           penting dalam pelaksanaan GCG secara            bersangkutan. Komite - komite di bawah
           efektif. Hal terpenting dalam kebijakan         Dewan Komisaris adalah Komite Audit,
           tata kelola perusahaan adalah adanya            Komite Manajemen Risiko Usaha dan
           pemisahan tugas dan tanggung jawab yang         Investasi (KPMRU) dan Komite Nominasi
           jelas di antara organ perusahaan. RUPS          dan Remunerasi (KNR). Selain itu,
           merupakan wadah para pemegang saham             Direksi telah membentuk organ-organ
           yang memiliki wewenang yang tidak               Pendukung yaitu Sekretaris Perusahaan
           dilimpahkan kepada Dewan Komisaris              dan Satuan Pengawasan Internal (SPI)
           dan Direksi. Direksi bertanggung jawab          yang bertanggung jawab langsung kepada
           penuh atas pengelolaan perusahaan               Direktur Utama.




                                          Pemegang Saham

              Dewan Direksi                                           Dewan Komisaris


    Sekretasis                Internal                                      Komite               KNR
   Perusahaan                  Audit                 KPMRUI                  Audit




                                                                                 Laporan Tahunan 2024   109
Page 111
                                                  Laporan
              Highlight                                                         Profil Perusahaan
                                          Kepada Pemegang Saham




       PEMEGANG SAHAM
                                                      Wewenang Pemegang Saham:
                                                      1.   Menyetujui dan mengesahkan Laporan
            Pemegang                                       Tahunan yang telah ditelaah oleh
            Saham adalah                                   Dewan Komisaris termasuk laporan
                                                           Tugas Pengawasan Dewan Komisaris.
            pihak yang                                2.   Mengesahkan Laporan Keuangan yang
            namanya tercatat                               telah diperiksa oleh Akuntan Publik.
            dalam Daftar                              3.   Menetapkan penggunaan laba bersih
                                                           Perseroan.
            Pemegang Saham.                           4.   Menetapkan       Auditor    Eksternal
                                                           berdasarkan usulan yang diterima
                                                           dari Dewan Komisaris.
       Hak Pemegang Saham                             5.   Menetapkan remunerasi dan tantiem
       Pemegang Saham yang namanya tercatat                Dewan Komisaris dan Direksi.
       dalam Daftar Pemegang Saham memiliki           6.   Mengangkat dan memberhentikan
       hak yang harus dilindungi, antara lain              Dewan Komisaris dan Direksi melalu
       adalah:                                             RUPS.
       1.   Menghadiri dan memberikan suara           7.   Memberikan persetujuan atas aksi
            dalam RUPS, dengan ketentuan                   korporasi Perusahaan sesuai dengan
            satu saham memberi hak kepada                  yang diatur dalam peraturan dan
            pemegangnya untuk mengeluarkan 1               ketentuan yang berlaku.
            (satu) suara.                             Kewajiban Pemegang Saham:
       2.   Memperoleh      informasi     material
                                                      1. Mematuhi ketentuan Anggaran Dasar
            mengenai Perusahaan, secara tepat
                                                         dan peraturan perundang-undangan.
            waktu, terukur, dan teratur sepanjang
                                                      2. Tidak melakukan kegiatan pengawasan
            informasi tersebut tidak bersifat
                                                         dan pengurusan Perusahaan yang
            rahasia.
                                                         dilakukan oleh Dewan Komisaris dan
       3.   Memperoleh      penjelasan    tentang
                                                         Direksi.
            penerapan GCG.
                                                      3. Tidak memanfaatkan Perusahaan
       4.   Menerima pembagian dari keuntungan
                                                         untuk kepentingan pribadi, keluarga,
            Perusahaan dalam bentuk deviden,
                                                         Perusahaan atau kelompok usahanya
            dan sisa hasil likuidasi, sebanding
                                                         dengan semangat dan cara yang
            dengan jumlah saham/modal yang
                                                         bertentangan    dengan     peraturan
            dimilikinya.
                                                         perundang-undangan dan praktik-
       5.   Hak lainnya berdasarkan anggaran
                                                         praktik yang sehat.
            dasar dan peraturan perundang-
                                                      4. Melakukan evaluasi kinerja Dewan
            undangan.
                                                         Komisaris dan Direksi melalui
                                                         mekanisme RUPS.



110   Laporan Tahunan 2024
Page 112
   Pembahasan                  Laporan                                Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                 Sosial dan Lingkungan
                               Tata Kelola Perusahaan




           RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM (RUPS)
           Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)             Wewenang RUPS
           merupakan Organ Perusahaan yang
                                                        1.  Menyetujui atau menolak Rencana
           memiliki semua kewenangan yang tidak
                                                            Jangka Panjang Perusahaan (RJPP)
           didelegasikan kepada Dewan Komisaris
                                                            dan Rencana Kerja dan Anggaran
           dan Direksi. RUPS merupakan wadah bagi
                                                            Perusahaan (RKAP).
           pemegang saham dalam mempengaruhi
           dan      menetapkan    kebijakan     bagi    2. Menetapkan perhitungan alokasi laba
           Perusahaan. RUPS merupakan forum                 Perusahaan untuk:
           di mana Dewan Komisaris dan Direksi              a. Laba yang ditahan dan cadangan;
           melaporkan dan bertanggung         jawab         b. Dividen kepada Pemegang Saham;
           terhadap pelaksanaan tugas serta                 c. Bonus Direksi, Dewan Komisaris,
           kinerjanya kepada Pemegang Saham.                dan Pekerja
           Berbagai agenda yang dibahas dalam RUPS      3. Mengangkat dan memberhentikan
           antara lain adalah penetapan arah dan            Direksi dan Dewan Komisaris.
           strategi jangka panjang perusahaan yang      4. Menetapkan target kinerja masing-
           mengintegrasikan aspek sustainability dan        masing Direksi dan Dewan Komisaris.
           tanggung jawab sosial, penilaian kineria     5. Melakukan penilaian kinerja secara
           operasional dan keuangan, penetapan
                                                            kolektif maupun Direksi dan Dewan
           anggota Dewan Komisaris dan Direksi
                                                            Komisaris.
           serta remunerasi mereka dan agenda
                                                        6. Menetapkan auditor eksternal untuk
           lain yang diusulkan oleh Pemegang
                                                            melakukan audit keuangan atas
           Saham.Rapat Umum Pemegang Saham
           terdiri dari RUPS Tahunan dan RUPS Luar          laporan keuangan.
           Biasa. Perusahaan berkewajiban untuk         7. Menetapkan      remunerasi    Dewan
           memberikan penjelasan yang lengkap               Komisaris dan Direksi.
           dan informasi yang akurat kepada             8. Menetapkan kebijakan mengenai
           Pemegang Saham berkenaan dengan                  kemungkinan       adanya     konflik
           penyelenggaraan RUPS, RUPS terdiri atas:         kepentingan yang terkait dengan
           1. RUPS Tahunan untuk mengesahkan                Dewan Komisaris.
              Rencana     Kerja    dan    Anggaran      9. Menetapkan       jumlah   maksimum
              Perusahaan (RKAP) diselenggarakan             jabatan Dewan Komisaris yang boleh
              selambat-lambatnya akhir tahun                dirangkap oleh seorang Dewan
              sebelum tahun anggaran berjalan.              Komisaris.
           2. RUPS Tahunan untuk mengesahkan            10. Menetapkan      jumlah   maksimum
              Laporan Tahunan dan Perhitungan               jabatan Dewan Komisaris yang boleh
              Tahunan              diselenggarakan          dirangkap oleh Direksi pada Anak
              selambatlambatnya dalam 6 (enam)
                                                            Perusahaan.
              bulan setelah tahun buku berakhir.
                                                        11. Mendelegasikan     kepada    Dewan
           3. RUPS Luar Biasa yang dapat
                                                            Komisaris tentang pembagian tugas
              diselenggarakan       sewaktu-waktu
                                                            dan wewenang anggota Direksi.
              apabila diperlukan oleh Pemegang
              Saham atau atas usulan Dewan
              Komisaris dan/atau Direksi.



                                                                              Laporan Tahunan 2024   111
Page 113
                                                 Laporan
              Highlight                                                      Profil Perusahaan
                                         Kepada Pemegang Saham




       Penyelenggaraan RUPS
       1.   Perusahaan memberikan panggilan          7. Perusahaan memberikan informasi
            kepada Pemegang Saham tepat waktu            mengenai rincian Rencana Kerja dan
            yaitu dalam jangka waktu paling              Anggaran Perusahaan khusus untuk
            lambat 14 (empat belas) hari sebelum         RUPS, Rencana Jangka Panjang (RJP)
            tanggal RUPS diadakan, dengan                dan Rencana Kerja dan Anggaran
            tidak    memperhitungkan      tanggal        Perusahaan (RKAP).
            pemanggilan dan tanggal RUPS,            8. Perusahaan memberikan informasi
            memberikan informasi mengenai                keuangan maupun hal-hal lainnya
            agenda RUPS, termasuk usul yang              yang menyangkut Perusahaan yang
            diajukan oleh Direksi.                       dimuat dalam laporan tahunan dan
       2.   Perusahaan       melengkapi     surat        laporan keuangan.
            undangan pemanggilan RUPS dengan         9. Perusahaan memberikan penjelasan
            pernyataan mengenai pemberitahuan            lengkap dan informasi yang akurat
            bahwa bahan yang akan dibicarakan            mengenai hal-hal yang berkaitan
            dalam RUPS tersedia di kantor                dengan agenda RUPS yang diberikan
            Perseroan sejak tanggal dilakukan            sebelum dan/atau pada saat RUPS
            pemanggilan RUPS sampai dengan               berlangsung.
            tanggal RUPS diadakan.                   10. RUPS dalam acara lain-lain berhak
       3.   Pemegang      Saham     mendapatkan          mengambil keputusan sepanjang
            penjelasan mengenai hal-hal lain             semua Pemegang Saham hadir
            dalam agenda RUPS yang diberikan             dan/atau diwakili dalam RUPS dan
            sebelum dan/atau pada saat RUPS              dengan suara bulat dapat menyetujui
            berlangsung.                                 tambahan mata acara RUPS.
       4.   Perusahaan menjamin keputusan            11. Setiap     penyelenggaraan      RUPS
            RUPS yang diambil melalui prosedur           wajib dibuatkan risalah RUPS yang
            yang transparan dan adil.                    sekurang-kurangnya memuat waktu,
       5.   Perusahaan memberikan risalah RUPS           agenda, peserta, pendapat-pendapat
            kepada Pemegang Saham jika diminta.          yang berkembang dalam RUPS, dan
            Risalah RUPS yang dibuat akan                keputusan RUPS dan risalah RUPS ini
            memuat pendapat yang mendukung               wajib ditandatangani oleh ketua RUPS
            maupun yang tidak mendukung                  dan paling sedikit 1 (satu) Pemegang
            terhadap keputusan yang dibuat.              Saham yang ditunjuk dari dan oleh
       6.   Perusahaan mengungkapkan kepada              peserta RUPS. Kewajiban untuk tanda
            Pemegang Saham sistem penentuan              tangan tersebut tidak di syaratkan
            honor/gaji dan fasilitas bagi setiap         apabila risalah RUPS tersebut dibuat
            anggota Dewan Komisaris dan Direksi          dengan Akta Notaris
            serta rincian mengenai honor/gaji dan
            tunjangan yang diterima oleh anggota
            Dewan Komisaris dan Direksi.




112   Laporan Tahunan 2024
Page 114
   Pembahasan                  Laporan                                 Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                  Sosial dan Lingkungan
                               Tata Kelola Perusahaan




           DEWAN KOMISARIS
           Dewan     Komisaris     adalah    Organ         a. Tidak memiliki hubungan keuangan,
           Perseroan yang diangkat oleh RUPS yang             kepengurusan, kepemilikan saham
           bertugas untuk melakukan pengawasan                dan/atau     hubungan       keluarga
           terhadap pengurusan Perusahaan yang                dengan anggota Dewan Komisaris
           dilakukan Direksi serta memberi nasihat            lainnya, anggota Direksi dan/atau
           kepada Direksi meliputi, namun tidak               Pemegang Saham.
           terbatas pada, rencana pengembangan             b. Tidak    mempunyai       keterkaitan
           Perusahaan, rencana kerja dan anggaran             finansial, baik langsung maupun
           tahunan     Perusahaan,     pelaksanaan            tidak langsung dengan Perusahaan
           ketentuan Anggaran Dasar dan keputusan             atau    perusahaan      lain    yang
           RUPS dan peraturan perundangan yang                menyediakan jasa dan produk
           berlaku.Dewan Komisaris akan selalu                kepada Perusahaan dan afiliasinya.
           mematuhi Anggaran Dasar dan peraturan           c. Bebas dari benturan kepentingan
           perundangan yang berlaku serta dapat               dan aktivitas bisnis atau hubungan
           menggunakan saran profesional yang                 lain yang dapat menghalangi atau
           independen dan/atau dapat membentuk                mengganggu kemampuan Dewan
           komite-komite, jika diperlukan, dalam              Komisaris yang bersangkutan untuk
           melaksanakan tugasnya.                             bertindak atau berpikir secara
           Keanggotaan   dan    Komposisi    Dewan            bebas di lingkup Perusahaan.
           Komisaris                                    Kriteria Dewan Komisaris
           Keanggotaan dan komposisi Dewan              Kriteria Dewan Komisaris Pos Indonesia
           Komisaris adalah sebagai berikut:            mengacu pada Peraturan Menteri Badan
           1. Dewan Komisaris terdiri atas 1 (satu)     Usaha Milik Negara Nomor PER-02/
              orang anggota atau lebih.                 MBU/02/2015     Tentang    Persyaratan
           2. Dewan Komisaris yang terdiri atas         Dan Tata Cara Pengangkatan Dan
              lebih dari 1 (satu) orang anggota         Pemberhentian Anggota Dewan Komisaris
              merupakan majelis dan setiap              Dan Dewan Pengawas Badan Usaha Milik
              anggota Dewan Komisaris tidak dapat       Negara dan Peraturan Menteri Badan
              bertindak sendiri-sendiri, melainkan      Usaha Milik Negara Republik Indonesia
              berdasarkan     keputusan     Dewan       Nomor PER-10/MBU/10/2020 Tentang
              Komisaris.                                Perubahan Atas Peraturan Menteri
           3. Dalam hal Dewan Komisaris lebih dari      Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-
              1 (satu) orang anggota, maka salah        02/MBU/02/2015 Tentang Persyaratan
              seorang anggota Dewan Komisaris           Dan Tata Cara Pengangkatan Dan
              diangkat sebagai Komisaris Utama.         Pemberhentian Anggota Dewan Komisaris
           4. Sekurang-kurangnya 20% dari anggota       Dan Dewan Pengawas Badan Usaha Milik
              Dewan Komisaris harus berasal dari        Negara serta Peraturan Menteri Badan
              kalangan di luar Perusahaan dengan        Usaha Milik Negara Republik Indonesia
              ketentuan bahwa yang bersangkutan:        Nomor PER-3/MBU/03/2023 Tentang




                                                                               Laporan Tahunan 2024   113
Page 115
                                               Laporan
             Highlight                                                       Profil Perusahaan
                                       Kepada Pemegang Saham




       Organ dan Sumber Daya Manusia Badan         3. Persyaratan lain anggota Dewan
       Usaha Milik Negara.                            Komisaris, yaitu:
                                                      a. bukan pengurus Partai Politik
       1. Persyaratan formal anggota Dewan
                                                         dan/atau calon anggota legislatif
          Komisaris, yaitu:
                                                         dan/atau anggota legislatif. Calon
          a. orang perseorangan;
                                                         anggota legislatif atau anggota
          b. cakap      melakukan     perbuatan
                                                         legislatif terdiri dari calon/anggota
             hukum;
                                                         DPR, DPD, DPRD Tingkat I, dan
          c. tidak pernah dinyatakan pailit
                                                         DPRD Tingkat II;
             dalam waktu 5 (lima) tahun
                                                      b. bukan calon Kepala/Wakil Kepala
             sebelum pencalonan;
                                                         Daerah dan/atau Kepala/Wakil
          d. tidak pernah menjadi anggota
                                                         Kepala Daerah;
             Direksi atau anggota Dewan
                                                      c. tidak menjabat sebagai anggota
             Komisaris       yang    dinyatakan
                                                         Dewan Komisaris pada BUMN
             bersalah menyebabkan suatu
                                                         yang bersangkutan selama 2 (dua)
             Perseroan/Perum         dinyatakan
                                                         periode berturut-turut;
             pailit dalam waktu 5 (lima) tahun
                                                      d. sehat      jasmani      dan    rohani
             sebelum pencalonan; dan
                                                         (tidak sedang menderita suatu
          e. tidak pernah dihukum karena
                                                         penyakit yang dapat menghambat
             melakukan tindak pidana yang
                                                         pelaksanaan tugas sebagai anggota
             merugikan keuangan negara dan/
                                                         Dewan Komisaris), yang dibuktikan
             atau yang berkaitan dengan sektor
                                                         dengan surat keterangan sehat
             keuangan dalam waktu 5 (lima)
                                                         dari Dokter;
             tahun sebelum pencalonan.
                                                      e. bagi bakal calon dari Kementerian
       2. Persyaratan materiil anggota Dewan
                                                         Teknis atau Instansi Pemerintah
          Komisaris yaitu:
                                                         lain, harus berdasarkan surat
          a. integritas;
                                                         usulan       dari    instansi    yang
          b. dedikasi;
                                                         bersangkutan; dan
          c. memahami          masalah-masalah
                                                      f. bagi bakal calon anggota Dewan
             manajemen perusahaan yang
                                                         Komisaris yang berasal dari
             berkaitan dengan salah satu fungsi
                                                         penyelenggara        negara     harus
             manajemen;
                                                         melaporkan         Laporan      harta
          d. memiliki      pengetahuan     yang
                                                         Kekayaan Penyelenggara Negara
             memadai di bidang usaha Persero
                                                         (LHKPN) selama 2 (dua) tahun
             dimana       yang    bersangkutan
                                                         terakhir yang dibuktikan dengan
             dicalonkan; dan
                                                         Bukti Lapor LHKPN kepada institusi
          e. dapat menyediakan waktu yang
                                                         yang berwenang.
             cukup       untuk    melaksanakan
             tugasnya.




114   Laporan Tahunan 2024
Page 116
   Pembahasan                  Laporan                                 Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                  Sosial dan Lingkungan
                               Tata Kelola Perusahaan




           Pengangkatan Dewan Komisaris
           Pengangkatan Dewan Komisaris mengacu         3. Penilaian
           pada Peraturan Menteri Badan Usaha              a. Bakal calon yang akan ditetapkan
           Milik Negara Nomor PER-02/MBU/02/2015              menjadi calon anggota Dewan
           Tentang Persyaratan dan Tata Cara                  Komisaris        adalah    seseorang
           Pengangkatan      dan     Pemberhentian            yang telah dinyatakan memenuhi
           Anggota Dewan Komisaris dan Dewan                  Persyaratan Formal, Persyaratan
           Pengawas Badan Usaha Milik Negara dan              Materiil, dan Persyaratan Lain.
           Peraturan Menteri Badan Usaha Milik             b. Evaluasi pemenuhan Persyaratan
           Negara Republik Indonesia Nomor PER-               Formal dan Persyaratan Lain
           10/MBU/10/2020 Tentang Perubahan Atas              dilakukan oleh Deputi. Dalam hal
           Peraturan Menteri Badan Usaha Milik                Deputi tidak memiliki data dan/atau
           Negara Nomor PER-02/MBU/02/2015                    informasi yang cukup, pembuktian
           Tentang Persyaratan dan Tata Cara                  dapat         dilakukan       dengan
           Pengangkatan      dan     Pemberhentian            menandatangani            pernyataan
           Anggota Dewan Komisaris dan Dewan                  pemenuhan Persyaratan Formal
           Pengawas Badan Usaha Milik Negara                  dan Persyaratan Lain oleh bakal
           serta Peraturan Menteri Badan Usaha                calon yang bersangkutan.
           Milik Negara Republik Indonesia Nomor           c. Apabila di kemudian hari ternyata
           PER-3/MBU/03/2023 Tentang Organ dan                pernyataan              sebagaimana
           Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik              dimaksud pada poin b terbukti tidak
           Negara. Yaitu melalui beberapa ketentuan           benar, maka yang bersangkutan
           yaitu :                                            diberhentikan dengan tidak hormat
                                                              dari jabatannya sebagai anggota
           1. Sumber bakal calon Dewan Komisaris/
                                                              Dewan Komisaris dan Menteri
              Dewan Pengawas BUMN berasal dari :
                                                              memproses pernyataan yang tidak
              a. Mantan Direksi BUMN;
                                                              benar tersebut sesuai dengan
              b. Dewan            Komisaris/Dewan
                                                              ketentuan yang berlaku.
                 Pengawas BUMN;
                                                           d. Penilaian pemenuhan Persyaratan
              c.   Pejabat Struktural dan Pejabat
                                                              Materiil, dilakukan oleh Tim yang
                 Fungsional Pemerintah;
                                                              dibentuk oleh Menteri
              d. Sumber Lain.
                                                           e. Penilaian pemenuhan Persyaratan
           2. Penjaringan
                                                              Materiil, dilakukan dengan cara:
              a. Menteri, Sekretaris, Deputi Teknis,
                                                              i. menilai daftar riwayat hidup
                 dan/atau Deputi mencari bakal
                                                                   dan dokumen pendukung;
                 calon dari berbagai sumber.
                                                              ii. khusus untuk menilai integritas
              b. Semua          bakal         calon
                                                                   dilakukan dengan pernyataan
                 diadministrasikan oleh Deputi.
                                                                   tertulis    dari   calon   yang
                                                                   bersangkutan       sebagaimana
                                                                   tercantum dalam Lampiran II
                                                                   Peraturan Menteri ini; dan/atau
                                                              iii. wawancara.



                                                                               Laporan Tahunan 2024   115
Page 117
                                                Laporan
               Highlight                                                      Profil Perusahaan
                                        Kepada Pemegang Saham




          f. Hasil Penilaian disajikan dalam              usaha BUMN yang bersangkutan).
             bentuk narasi kualitatif dengan              Dalam hal penetapan anggota
             kriteria “Disarankan” atau “Tidak            Dewan       Komisaris      dilakukan
             Disarankan”.                                 sebelum         Penilaian      sesuai
          g. Penilaian sebagaimana dimaksud               ketentuan sektoral, maka dalam
             pada poin e, tidak dilakukan apabila         keputusan          pengangkatannya
             bakal calon merupakan pejabat                dinyatakan bahwa pengangkatan
             ex officio dan pejabat Pemerintah            yang bersangkutan berlaku efektif
             yang diangkat dengan Keputusan               sejak dinyatakan lulus Penilaian.
             Presiden.                                 c. Penetapan seseorang menjadi
          h. Bagi     BUMN       tertentu    yang         anggota Dewan Komisaris/Dewan
             berdasarkan peraturan perundang-             Pengawas dapat dilakukan melalui
             undangan pengangkatan anggota                cara:
             Dewan Komisaris memerlukan                   i. Keputusan Menteri apabila
             penilaian oleh regulator, Penilaian              seluruh saham/modal BUMN
             sebagaimana dimaksud pada huruf                  dimiliki oleh Negara;
             e, tidak diwajibkan, selanjutnya             ii. Keputusan         RUPS       atau
             pemenuhan persyaratan materiil                   keputusan seluruh pemegang
             sepenuhnya disesuaikan dengan                    saham secara sirkuler apabila
             hasil penilaian regulator.                       tidak seluruh saham dimiliki
          i. Pengangkatan kembali anggota                     oleh Negara.
             Dewan Komisaris pada BUMN                 d. Bagi BUMN terbuka, daftar riwayat
             yang sama, dilakukan berdasarkan             hidup calon anggota Dewan
             penilaian Deputi atas kemampuan              Komisaris yang akan diusulkan
             yang bersangkutan melaksanakan               untuk diangkat dalam RUPS, wajib
             tugasnya dengan baik selama                  tersedia dan diumumkan pada saat
             masa jabatannya. Penyajian hasil             penyelenggaraan RUPS sebelum
             penilaian dilakukan dalam bentuk             pengambilan keputusan mengenai
             narasi kualitatif.                           pengangkatan yang bersangkutan
       4. Usulan Pengangkatan                             sebagai anggota Dewan Komisaris.
          a. Bagi calon yang telah dinyatakan          e. Sebelum       ditetapkan     menjadi
             memenuhi Persyaratan Formal,                 anggota       Dewan       Komisaris,
             dan Persyaratan Lain serta telah             yang       bersangkutan         harus
             dilakukan Penilaian dengan kriteria          menandatangani surat pernyataan
             “Disarankan”, dapat ditetapkan               mengundurkan diri dari jabatan
             menjadi anggota Dewan Komisaris.             lain yang dilarang untuk dirangkap
          b. Bagi BUMN tertentu, penetapan                dengan jabatan anggota Dewan
             seseorang       menjadi      anggota         Komisaris terhitung sejak yang
             Dewan Komisaris dapat dilakukan              bersangkutan diangkat menjadi
             setelah dinyatakan lulus Penilaian           anggota Dewan Komisaris (jika
             sesuai ketentuan sektoral (sesuai            ada). Dalam hal yang bersangkutan
             ketentuan yang berlaku di bidang             tidak mengundurkan diri dalam



116   Laporan Tahunan 2024
Page 118
   Pembahasan                     Laporan                                  Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                      Sosial dan Lingkungan
                                  Tata Kelola Perusahaan




                  jangka waktu sebagaimana diatur               j. Anggota Dewan Komisaris terpilih
                  dalam      peraturan      perundang-             menandatangani surat pernyataan
                  undangan,      maka        jabatannya            yang berisi kesanggupan untuk
                  sebagai anggota Dewan Komisaris                  menjalankan tugas dengan baik dan
                  BUMN berakhir pada batas waktu                   bersedia diberhentikan sewaktu-
                  tersebut.                                        waktu berdasarkan pertimbangan
               f. Dalam          hal          keputusan            Menteri/RUPS.
                  pengangkatan dilakukan dengan                 k. Anggota Dewan Komisaris mulai
                  Keputusan Menteri atau keputusan                 menjabat secara efektif terhitung
                  seluruh pemegang saham secara                    sejak      tanggal     penyerahan
                  sirkuler, maka setelah Keputusan                 keputusan atau tanggal yang
                  ditetapkan, Deputi memproses                     ditetapkan     dalam    keputusan
                  penyerahan       Surat     Keputusan             Menteri/RUPS/seluruh pemegang
                  kepada anggota Dewan terpilih.                   saham secara sirkuler.
                  Dalam proses penyerahan, Deputi
                                                           Pemberhentian (Masa Jabatan)
                  dibantu oleh pejabat Eselon II
                  yang bertanggung jawab di bidang         1. Masa jabatan Dewan Komisaris 5
                  hukum, Asisten Deputi yang                  (lima) tahun sejak tanggal diangkat
                  membidangi manajemen sumber                 oleh RUPS.
                  daya manusia, dan Asisten Deputi         2. Jabatan Dewan Komisaris akan
                  Sektor.                                     berakhir jika:
               g. Setelah penyerahan dilakukan,               a. Meninggal Dunia;
                  seluruh     dokumen        diserahkan       b. Masa jabatan berakhir;
                  kepada          Deputi          untuk       c. tidak lagi memenuhi persyaratan
                  diadministrasikan.                              sebagai anggota Dewan Komisaris
               h. Dalam        hal       pengangkatan             dan Dewan Pengawas berdasarkan
                  akan ditetapkan dalam RUPS,                     ketentuan Anggaran Dasar dan
                  penyampaian        hasil     Penilaian          peraturan    perundang-undangan
                  kepada Menteri disertai dengan                  yang berlaku; atau
                  surat    penetapan       calon    dan       d. diberhentikan         berdasarkan
                  surat kuasa untuk menghadiri                    Keputusan Menteri/RUPS.
                  dan      mengambil          keputusan    3. RUPS dapat memberhentikan jabatan
                  dalam RUPS. Setelah RUPS                    Dewan Komisaris sewaktu-waktu
                  dilaksanakan, seluruh dokumen               dengan     memberitahukan     secara
                  diserahkan kepada Deputi untuk              tertulis kepada yang bersangkutan
                  diadministrasikan.                          disertai    alasan     pemberhentian,
               i. Deputi        mengadministrasikan           setelah yang bersangkutan diberikan
                  semua dokumen terkait dengan                kesempatan untuk membela diri dan
                  pengangkatan anggota Dewan                  hadir di RUPS yang diselenggarakan
                  Komisaris, termasuk dokumentasi             selambatlambatnya 30 (tiga puluh)
                  proses       pengangkatan         dan       hari setelah pemberhentian tersebut.
                  Penilaian.                                  Jika RUPS tidak diselenggarakan




                                                                                   Laporan Tahunan 2024   117
Page 119
                                                  Laporan
              Highlight                                                      Profil Perusahaan
                                          Kepada Pemegang Saham




            dalam jangka waktu 30 (tiga puluh)        meningkatkan   kualitas pendalaman
            hari, maka pemberhentian paruh            terhadap hal-hal yang menjadi topik
            waktu tersebut batal.                     pengawasan      Dewan    Komisaris.
       4.   Apabila seorang Dewan Komisaris           Pembagian tugas dilakukan dengan
            berhenti atau diberhentikan sebelum       mempertimbangkan:
            masa jabatannya berakhir, maka            1. cakupan tugas dari seluruh tugas
            masa jabatan penggantinya adalah             Direksi;
            sisa masa jabatan Dewan Komisaris         2. latar    belakang     keahlian   dan
            yang digantikannya, kecuali RUPS             pengalaman        Komisaris,   untuk
            menetapkan lain.                             mendapatkan kualitas pengawasan
       5.   Dewan          Komisaris        berhak       yang optimal;
            mengundurkan diri dari jabatannya         3. posisi anggota Dewan Komisaris yang
            dengan      memberitahukan      secara       sedang ditugaskan/menjabat sebagai
            tertulis mengenai maksudnya tersebut         Ketua Komite Dewan Komisaris;
            kepada Pemegang Saham dengan              4. pembagian tugas Dewan Komisaris
            tembusan kepada Dewan Komisaris              ditetapkan dan dilakukan review
            lainnya dan Direksi Perusahaan               terhadap pembagian tugas tersebut
            sekurangkurangnya 30 (tiga puluh)            setiap 2 (dua) tahun.
            hari sebelum tanggal pengunduran
            dirinya.                                  Tanggung Jawab
       6.   Dewan Komisaris yang mengundurkan         1. Melakukan tugas dan tanggung jawab
            diri dan atau berhenti sebelum maupun        sesuai dengan ketentuan Anggaran
            setelah masa jabatan berakhir,               Dasar dan keputusan RUPS.
            kecuali karena meninggal dunia tetap      2. Menyusun rencana kerja tahunan
            dimintakan pertanggungjawaban sejak          Dewan Komisaris yang menjadi
            pengangkatannya sampai tanggal               bagian dari RKAP dan melakukan
            penetapan pengunduran dirinya dalam          pembagian tugas diantara anggota
            RUPS.                                        Dewan Komisaris dalam pelaksanaan
       7.   Dalam hal terdapat penambahan                rencana kerja dimaksud.
            Dewan Komisaris, maka masa                3. Memastikan kepatuhan Direksi dalam
            jabatan Dewan Komisaris tersebut             menjalankan     perusahaan   sesuai
            akan berakhir bersamaan dengan               RJPP dan melakukan pengukuran dan
            berakhirnya masa jabatan Dewan               penilaian kinerja Dewan Komisaris
            Komisaris lainnya yang telah ada,            secara self assessment.
            kecuali RUPS menetapkan lain.             4. Meneliti dan menelaah laporan
                                                         tahunan yang disiapkan Direksi
       Pembagian Tugas dan Tanggung Jawab
                                                         serta memberikan arahan kepada
       Dewan Komisaris
                                                         Direksi antara lain mengenai sistem
       Pembagian    tugas    Anggota   Dewan             pengendalian intern Perusahaan,
       Komisaris diatur oleh Dewan Komisaris             manajemen risiko Perusahaan, sistem
       dan   ditetapkan    dalam    Keputusan            teknologi informasi yang digunakan
       Dewan Komisaris, dengan tujuan untuk              Perusahaan,     pengelolaan    SDM,




118   Laporan Tahunan 2024
Page 120
   Pembahasan                   Laporan                                 Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                   Sosial dan Lingkungan
                                Tata Kelola Perusahaan




                kebijakan pengelolaan keuangan dan       3. Melakukan fungsi dan tugas mengenai
                akuntansi, pengadaan barang dan              pengawasan dan pemberian nasihat
                jasa, standar mutu dan pelayanan.            terhadap     kebijakan     pengadaan
           5.   Memastikan kepatuhan Direksi dalam           barang dan jasa perusahaan dan
                menjalankan peraturan perundangan            pelaksanaannya.
                yang berlaku, pedoman tata kelola        4. Meneliti     dan     menelaah    serta
                perusahaan dan perjanjian dengan             menandatangani RJPP dan RKAP yang
                pihak ketiga, serta memberikan               disiapkan Direksi.
                pendapat dan saran kepada RUPS           5. Memberikan pendapat dan saran
                mengenai Rencana Pengembangan,               kepada RUPS mengenai alasan Dewan
                Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan           Komisaris menandatangani RJPP dan
                Perusahaan.                                  RKAP.
           6.   Mengawasi pelaksanaan Rencana            6. Mengikuti perkembangan kegiatan
                Kerja     dan    Anggaran    Tahunan         Perusahaan, memberikan saran dan
                Perusahaan serta menyampaikan                pendapat kepada RUPS mengenai
                hasil penilaian serta pendapatnya            setiap masalah yang dianggap penting
                kepada RUPS.                                 bagi kepengurusan Perusahaan.
           7.   Mengikuti perkembangan kegiatan          7. Menyampaikan laporan tentang tugas
                Perusahaan, dalam hal Perusahaan             pengawasan yang telah dilakukan
                menunjukkan gejala kemunduran,               selama tahun buku yang baru lampau
                segera melaporkan kepada RUPS                kepada RUPS.
                dengan disertai saran mengenai           8. Melaporkan          dengan     segera
                langkah perbaikan yang harus                 kepada RUPS apabila terjadi gejala
                ditempuh.                                    menurunnya kinerja Perusahaan atau
           8.   Melakukan pengawasan terhadap                kejadian penting lainnya yang perlu
                kebijakan       dan      pelaksanaan         diketahui oleh RUPS.
                pengelolaan anak         perusahaan/     9. Meneliti dan menelaah laporan berkala
                perusahaan patungan.                         dan laporan tahunan, memberikan
           9.   Melakukan tugas-tugas pengawasan             penjelasan, pendapat dan saran
                lainnya yang ditentukan RUPS.                kepada RUPS mengenai laporan
                                                             tahunan, apabila diminta.
           Kewajiban
                                                         10. Menyusun program kerja tahunan
           Dalam melakukan pengawasan atas                   dan anggaran biaya Dewan Komisaris
           pengurusan perseroan, Dewan Komisaris             serta dimasukkan dalam RKAP,
           berkewajiban :                                    mengusulkan akuntan publik, membuat
           1. Memberikan nasihat kepada Direksi              risalah rapat Dewan Komisaris dan
              dalam melaksanakan pengurusan                  menyimpan salinannya.
              Perusahaan.                                11. Memantau dan memastikan bahwa
           2. Melakukan     fungsi     dan    tugas          GCG telah diterapkan secara efektif
              pengendalian dan pengawasan atas               dan berkelanjutan.
              rencana investasi dan risiko usaha.




                                                                                Laporan Tahunan 2024   119
Page 121
                                                   Laporan
             Highlight                                                          Profil Perusahaan
                                           Kepada Pemegang Saham




       12. Memastikan bahwa dalam laporan                  promosi, mutasi dan demosi di
           tahunan telah memuat informasi                  perusahaan dan pelaksanaannya.
           mengenai        identitas,     pekerjaan    19. Melaksanakan kewajiban lainnya
           pekerjaan utamanya, jabatan Dewan               dalam rangka tugas pengawasan
           Komisaris      di    perusahaan     lain,       dan pemberian nasihat, sepanjang
           termasuk rapat-rapat yang dilakukan             tidak bertentangan dengan peraturan
           dalam satu tahun buku (rapat internal           perundang-undangan yang berlaku.
           maupun rapat gabungan dengan
                                                       Board Charter / Pedoman dan Tata Tertib
           Direksi), serta honorarium, fasilitas,
                                                       Kerja Dewan Komisaris
           dan/atau tunjangan lain yang diterima
           dari Perusahaan.                            Untuk kejelasan sistem dan struktur
       13. Menetapkan kebijakan mengenai               hubungan antar organ perseroan,
           pengawasan dan pemberian nasihat            kewenangan, tugas dan hubungan kerja
           terhadap      kebijakan     mutu     dan    masing-masing organ perseroan agar
           pelayanan serta pelaksanaannya.             sejalan dengan Prinsip GCG, maka
       14. Menetapkan kebijakan mengenai               Perseroan telah menyusun pedoman
           informasi lingkungan bisnis dan             berupa Panduan Bagi Komisaris dan
           permasalahannya yang diperkirakan           Direksi (Board Manual) sesuai dengan
           berdampak pada usaha dan kinerja            Keputusan Bersama Dewan Komisaris
           Perusahaan yang perlu mendapatkan           dengan Direksi PT Pos Indonesia (Persero)
           perhatian Dewan Komisaris.                  Nomor: 317/Dekom/0921 dan KD.082/
       15. Menetapkan kebijakan mengenai               Dirut/0921 tanggal 08 September 2021
           pengawasan          dan       pemberian     tentang Board Manual PT Pos Indonesia
           nasihat terhadap kebijakan sistem           (Persero) yang selanjutnya dituangkan
           teknologi informasi perusahaan dan          dalam Keputusan Dewan Komisaris
           pelaksanaannya.                             No.306/DEKOM/1222 tentang Piagam
       16. Menetapkan kebijakan pengusulan             Komisaris PT Pos Indonesia (Persero)
           remunerasi Direksi sesuai ketentuan         tanggal 30 Desember 2022 yang berisikan
           yang berlaku dan kebijakan penilaian        :
           kinerja Direksi Kolegial maupun             1.  Program       Pengenalan  Dewan
           Individual.                                     Komisaris;
       17. Menetapkan         mekanisme       untuk    2. Program Pengembangan Kompetensi;
           merespon/menindaklanjuti          saran,    3. Pengunduran Diri Anggota Dewan
           permasalahan atau keluhan dari                  Komisaris;
           stakeholder       dan     menyampaikan      4. Etika Jabatan;
           kepada      Direksi     tentang    saran    5. Pembagian Tugas Dewan Komisaris;
           penyelesaian yang diperlukan.               6. Kewenangan Dewan Komisaris;
       18. Melakukan          pengawasan        dan    7. Kewajiban Dewan Komisaris;
           pemberian nasihat terhadap kebijakan        8. Pengambilan Keputusan;
           pengelolaan sumber daya manusia,            9. Perencanaan Kerja Dewan Komisaris;
           khususnya tentang manajemen karir           10. Mekanisme Persetujuan RKAP dan
           di perusahaan, sistem dan prosedur              RJPP;




120   Laporan Tahunan 2024
Page 122
   Pembahasan                           Laporan                                        Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                                  Sosial dan Lingkungan
                                        Tata Kelola Perusahaan




           11. Tata Tertib Rapat Dewan Komisaris;                      Penilaian atas komite dibawah Dewan
           12. Rapat Dewan Komisaris Dengan                            Komisaris
               Direksi;                                                Dewan Komisaris menilai bahwa kerja
           13. Rapat Komite – Komite;                                  sama antara Komite Audit (KA), Komite
           14. Organ Pendukung Dewan Komisaris                         Nominasi dan Remunerasi (KNR) serta
           Organ Pendukung Dewan Komisaris                             Komite Pemantau Manajemen Risiko
                                                                       Usaha dan Investasi (KPMRUI) telah
           Dalam menjalankan tugas pengawasan
                                                                       berjalan dengan sangat baik. Begitupun
           dan pemberian nasihat, Dewan Komisaris
                                                                       dukungan      yang    diberikan    Dewan
           dibantu oleh organ pendukung komisaris
                                                                       Komisaris kepada Komite Audit (KA),
           yaitu Sekretariat Dewan Komisaris,
                                                                       Komite Nominasi dan Remunerasi (KNR)
           Komite Audit (KA), Komite Nominasi dan
                                                                       serta Komite Pemantau Manajemen
           Remunerasi (KNR) serta Komite Pemantau
                                                                       Risiko Usaha dan Investasi (KPMRUI) telah
           Manajemen Risiko Usaha dan Investasi
                                                                       dilaksanakan sebaik mungkin melalui
           (KPMRUI). Komite – komite yang dibentuk
                                                                       pemberian arahan kepada Komite Audit
           mempunyai tugas yang berkaitan dengan
                                                                       dalam menjalankan tugas sebagaimana
           fungsi pengawasan Dewan Komisaris
                                                                       telah ditetapkan di dalam Piagam Komite
           antara lain namun tidak terbatas pada
                                                                       Audit PT Pos Indonesia (Persero), maupun
           aspek fungsi pengendalian internal, fungsi
                                                                       Komite Pemantau Manajemen Risiko
           nominasi dan remunerasi bagi Direksi dan
                                                                       Usaha dan Investasi (KPMRUI) dan Komite
           Dewan Komisaris, penerapan manajemen
                                                                       Nominasi dan Remunerasi (KNR) sesuai
           risiko dan penerapan prinsip-prinsip GCG
                                                                       fungsinya. Penilaian atas kinerja pada
           sesuai peraturan yang berlaku.
                                                                       komite–komite dibawah Dewan Komisaris.

           1.       Penilaian Kinerja Komite Audit Pada tahun 2023 Skor KPI untuk Komite audit adalah
                    sebesar 98.40 dari target yang direncanakan sebesar 100 dengan kategori “Sangat Baik
           No                           Kegiatan                        Rencana     Realisasi      Bobot         Skor KPI
                1    Penilaian Terhadap sistem Pengendalian Internal            6            3              6         6.00
                2    Penilaian terhadap Internal Audit                         13            8              16       14.40
                     Penilaian terhadap Auditor Eksternal (KAP 2022
                3                                                              20           13          22          22.00
                     dan KAP 2023)
                     Penilaian terhadap Prosedur Evaluasi atas
            4        Informasi yg dihasilkan oleh PT Pos Indonesia              2            2              2         2.00
                     Hal-hal yang Memerlukan Perhatian Dewan
                     Komisaris dan Tugas-tugas Lainnya dari Dewan
            5                                                                  24           17              18       18.00
                     Komisaris
                6    Peningkatan Kapasitas Komite Audit                         2            2              2         2.00
                7    Rapat                                                    48            60          24          24.00
            8        Pelaporan                                                  9            6              10       10.00
                                     Jumlah                                   124         108          100          98.40

           Kriteria penilaian
           > 95 (maksimal 100) Sangat Baik		                          > 65 s.d 80 Cukup
           > 80 s.d 94 Baik				                                       > 50 s.d. 65 Kurang
           < 50 Sangat Kurang

                                                                                                 Laporan Tahunan 2024        121
Page 123
                                                           Laporan
                   Highlight                                                                      Profil Perusahaan
                                                   Kepada Pemegang Saham




           2.   Penilaian Kinerja Komite Pemantau Manajemen Risiko Usaha dan Investasi (KPMRUI)
                Pencapaian Skor KPI untuk Komite Pemantau Manajemen Risiko Usaha dan Investasi
                sebesar 98.00 dari target yang ditetapkan sebesar 100 dengan kategori “Baik”.

                                                  Target       Realisasi                    Skor IPK 2023
      No                    Kegiatan                                       Bobot
                                                   IPK           IPK                I       II        III       IV       Total
                Membahas/mengevaluasi
      1         tentang Manajemen Risiko                   5           5       13       2        2          2        7      13
                Perusahaan
                Melakukan evaluasi atas
                pelaksanaan RKAP Tahun 2024
      2                                                17             17       16   3,5     5,5        3,5      3,5         16
                secara bulanan, triwulanan,
                semesteran, maupun tahunan
                Memberikan arahan kepada
      3         Direksi atas kebijakan                     3           3       6        0        0          0        6       6
                perusahaan lainnya
                Membahas/mengevaluasi
                tentang pelaksanaan kebijakan
      4                                                    1           1       2        0        0          2        0       2
                pengelolaan anak perusahaan/
                perusahaan patungan
                Memastikan prinsip-prinsip Tata
                Kelola Perusahaan yang Baik
      5                                                    1           1       2        0        0          2    14         14
                (GCG) telah diterapkan secara
                efektif dan berkelanjutan
                Melakukan telaahan serta
                mempersiapkan tanggapan atas
      6                                                    4           4       14       0        0          0    14         14
                Rancangan RKAP Tahun 2025
                yang disampaikan oleh Direksi
                Melakukan pengawasan
      8         terhadap pelaksanaan kebijakan             2           2       8        8        0          0        0       8
                perusahaan lainnya
                Tugas-tugas lainnya dari Dewan
      10                                                   3           1       6        0        0          0        2       2
                komisaris
      11        Peningkatan Kapasitas KPMRUI               2           2       4        0        0          0        4       4
      12        Rapat                                  24             24      24        6        6          6        6      24
      13        Pelaporan                                  5           5       5        1         1         1        2       5

                         TOTAL                        104             52      100   21,5         12         0        0      96


           Kriteria penilaian
           > 95 (maksimal 100) Sangat Baik		                     > 50 s.d. 65 Kurang
           > 80 s.d 94 Baik				                                  < 50 Sangat Kurang
           > 65 s.d 80 Cukup

           3. Penilaian Kinerja Komite Nominasi dan Remunerasi (KNR) Pada tahun 2023 Skor
              KPI untuk Komite Nominasi dan Remunerasi adalah sebesar 100 dari target yang
              direncanakan sebesar 100 dengan kategori “Sangat Baik”.




122   Laporan Tahunan 2024
Page 124
   Pembahasan                  Laporan                                Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                 Sosial dan Lingkungan
                               Tata Kelola Perusahaan




           KOMISARIS INDEPENDEN
           Kriteria Komisaris Independen
           Sesuai Kriteria Peraturan Menteri Badan         bertindak atau berpikir secara bebas
           Usaha Milik Negara Republik Indonesia           di lingkup Perusahaan.Pernyataan
           Nomor PER-3/MBU/03/2023 Tentang                 tentang     independensi      masing-
           Organ dan Sumber Daya Manusia                   masing     Komisaris     Independen.
           Badan Usaha Milik Negara, Peraturan             Setiap     Komisaris      Independen
           Komisaris Independen Perseroan telah            telah     menandatangani         surat
           memenuhi kriteria yang ditetapkan,              pernyataan independensinya pada
           yaitu tidak memiliki hubungan keuangan,         saat pengangkatan sesuai dengan
           kepengurusan, kepemilikan saham dan/            syarat yang ditentukan oleh POJK
           atau hubungan keluarga dengan anggota           No. 33/POJK.04/2014.        Komisaris
           Dewan Komisaris lainnya, anggota Direksi        Independen berkomitmen menjunjung
           dan/atau Pemegang Saham Pengendali              independensi     dalam       bertugas,
           atau hubungan dengan BUMN yang                  mengutamakan             kepentingan
           bersangkutan, yang dapat mempengaruhi           perusahaan di atas kepentingan
           kemampuannya         untuk     bertindak        pribadi maupun kelompok dan tidak
           independen.    Selain    itu, Komisaris         dapat dipengaruhi dalam proses
           Independen harus memenuhi ketentuan:            pengambilan      keputusan       untuk
                                                           perusahaan.
           1. Tidak memiliki hubungan keuangan,
              kepengurusan, kepemilikan saham           Pernyataan tentang independensi masing-
              dan/atau hubungan keluarga dengan         masing Komisaris Independen.
              anggota Dewan Komisaris lainnya,          Setiap Komisaris Independen telah
              anggota Direksi dan/atau Pemegang         menandatangani       surat    pernyataan
              Saham;                                    independensinya pada saat pengangkatan
           2. Tidak      mempunyai      keterkaitan     sesuai dengan syarat yang ditentukan
              finansial, baik langsung maupun tidak     oleh    POJK     No.    33/POJK.04/2014.
              langsung dengan Perusahaan atau           Komisaris    Independen     berkomitmen
              perusahaan lain yang menyediakan          menjunjung independensi dalam bertugas,
              jasa dan produk kepada Perusahaan         mengutamakan kepentingan perusahaan
              dan afiliasinya;                          di atas kepentingan pribadi maupun
           3. Bebas dari benturan kepentingan           kelompok dan tidak dapat dipengaruhi
              dan aktivitas bisnis atau hubungan        dalam proses pengambilan keputusan
              lain yang dapat menghalangi atau          untuk perusahaan.
              mengganggu kemampuan Dewan
              Komisaris yang bersangkutan untuk




                                                                              Laporan Tahunan 2024   123
Page 125
                                                 Laporan
              Highlight                                                       Profil Perusahaan
                                         Kepada Pemegang Saham




       DEWAN DIREKSI
       Perseroan diurus dan dipimpin oleh               f. perilaku yang baik; dan
       Direksi yang berjumlah 7 orang, yang             g. dedikasi    yang     tinggi   untuk
       salah seorang diantaranya diangkat                   memajukan dan mengembangkan
       sebagai Direktur Utama dan 6 orang                   perusahaan.
       lainnya sebagai Direktur Bidang yaitu:        2. Persyaratan Formal Yang dapat
       1.   Direktur Keuangan dan Manajemen             diangkat menjadi Anggota Direksi
            Risiko;                                     adalah orang perseorangan yang
       2.   Direktur Human Capital Management;          cakap melakukan perbuatan hukum,
       3.   Direktur Operasi dan Digital Service;       kecuali dalam waktu 5 (lima) tahun
       4.   Direktur Bisnis Jasa Keuangan;              sebelum pengangkatannya pernah :
       5.   Direktur Bisnis Kurir dan Logistik;         a. Dinyatakan pailit.
       6.   Direktur Business Development dan           b. Menjadi anggota Direksi atau
            Portfolio Management.                           anggota Dewan Komisaris dan
                                                            Dewan Pengawas yang dinyatakan
       Direksi diangkat dan diberhentikan oleh
                                                            bersalah menyebabkan dan/atau
       RUPS untuk masa Jabatan 5 Tahun.
                                                            Perseroan dinyatakan pailit.
       Pengangkatan Direksi melalui mekanisme
                                                        c. Dihukum karena melakukan tindak
       penilaian kepatutan dan kelayakan
                                                            pidana yang merugikan keuangan
       yang pada waktu pengangkatannya
                                                            negara, BUMN, Perseroan, dan/
       berpedoman kepada Peraturan Menteri
                                                            atau yang berkaitan dengan sektor
       BUMN Nomor PER-7/MBU/09/2022 tentang
                                                            keuangan.
       Persyaratan, Tata Cara Pengangkatan,
                                                     3. Persyaratan lain
       Dan Pemberhentian Anggota Direksi
                                                        Untuk dapat diangkat sebagai Direksi,
       Badan Usaha Milik dan Negara dan
                                                        selain memenuhi persyaratan materiil
       Peraturan Menteri Badan Usaha Milik
                                                        dan persyaratan formal, seseorang
       Negara Republik Indonesia Nomor PER-3/
                                                        harus memenuhi persyaratan lain,
       MBU/03/2023 Tentang Organ dan Sumber
                                                        yaitu:
       Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara
                                                        a. Bukan pengurus Partai Politik
       serta Anggaran Dasar Perseroan.
                                                            dan/atau calon anggota dan/atau
       Persyaratan Direksi                                  anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi,
       1. Persyaratan Materiil                              dan DPRD Kabupaten/Kota.
          Persyaratan materiil yang harus               b. Bukan calon Kepala/Wakil Kepala
          dipenuhi untuk dapat diangkat menjadi             Daerah dan/atau Kepala/Wakil
          Direksi yaitu                                     Kepala Daerah.
          a. keahlian;                                  c. Tidak menjabat sebagai Direksi
          b. integritas;                                    pada BUMN yang bersangkutan
          c. kepemimpinan;                                  selama 2 (dua) periode berturut-
          d. pengalaman;                                    turut.
          e. jujur;




124   Laporan Tahunan 2024
Page 126
   Pembahasan                   Laporan                             Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                               Sosial dan Lingkungan
                                Tata Kelola Perusahaan




               d. Memiliki dedikasi dan menyediakan      c. Mengatur penyerahan kekuasaan
                  waktu       sepenuhnya       untuk        Direksi kepada seorang atau
                  melakukan tugasnya.                       beberapa       orang     karyawan
               e. Sehat     jasmani    dan    rohani        perusahaan baik sendiri-sendiri
                  (tidak sedang menderita suatu             maupun      bersama-sama       atau
                  penyakit yang dapat menghambat            kepada orang lain, untuk mewakili
                  pelaksanaan tugas sebagai Direksi         Perusahaan di dalam dan di luar
                  BUMN), yang dibuktikan dengan             Pengadilan.
                  surat keterangan sehat dari dokter;    d. Mengatur       ketentuan-ketentuan
                  dan.                                      tentang kepegawaian Perusahaan,
               f. Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak          termasuk penetapan gaji, pensiun
                  (NPWP) dan telah melaksanakan             atau jaminan hari tua dan
                  kewajiban membayar pajak selama           penghasilan lain bagi karyawan
                  dua tahun terakhir.                       sesuai       dengan      peraturan
                                                            perundang-undangan            yang
           Tugas, Wewenang dan Kewajiban Direksi
                                                            berlaku.
           1. Direksi bertugas menjalankan segala
                                                         e. Mengangkat dan memberhentikan
              tindakan yang berkaitan dengan
                                                            karyawan Perusahaan, termasuk
              pengurusan Perusahaan            untuk
                                                            Sekretaris             Perusahaan
              kepentingan Perusahaan dan sesuai
                                                            berdasarkan              peraturan
              dengan maksud dan tujuan Perusahaan,
                                                            kepegawaian perusahaan dan
              serta mewakili Perusahaan baik di
                                                            peraturan     perundang-undangan
              dalam maupun diluar Pengadilan
                                                            yang berlaku.
              tentang segala hal dan segala kejadian
                                                         f. Menyusun        dan    menetapkan
              dengan pembatasan sebagaimana
                                                            aturan hubungan antara lnduk
              diatur dalam peraturan perundang-
                                                            dan Anak Perusahaan (Subsidiary
              undangan, anggaran dasar dan/atau
                                                            Governance).
              keputusan RUPS.
                                                         g. Menjaga dan mengevaluasi kualitas
           2. Dalam      melaksanakan     tugasnya,
                                                            fungsi    pengawasan       Internal
              Direksi memiliki wewenang untuk:
                                                            Perusahaan.
              a. Menetapkan               kebijakan
                                                         h. Melakukan segala tindakan dan
                  kepengurusan Perusahaan.
                                                            perbuatan      lainnya   mengenai
              b. Mengatur penyerahan kekuasaan
                                                            pengurusan maupun pemilikan
                  Direksi kepada seorang atau
                                                            kekayaan Perusahaan, mengikat
                  beberapa orang anggota Direksi,
                                                            Perusahaan dengan pihak lain dan/
                  untuk    mengambil     keputusan
                                                            atau pihak lain dengan Perusahaan,
                  atas nama Direksi atau mewakili
                                                            serta     mewakili     perusahaan
                  Perusahaan di dalam dan di luar
                                                            didalam dan diluar Pengadilan.
                  Pengadilan.




                                                                            Laporan Tahunan 2024   125
Page 127
                                                Laporan
             Highlight                                                       Profil Perusahaan
                                        Kepada Pemegang Saham




       3. Dalam     melaksanakan       tugasnya,    4. Direksi wajib dengan itikad baik dan
          Direksi berkewajiban untuk :                 penuh tanggung jawab menjalankan
          a. Mengusahakan dan menjamin                 pengurusan       Perusahaan       demi
             terlaksananya usaha dan kegiatan          sebesar-besarnya           kepentingan
             Perusahaan sesuai dengan maksud           Perusahaan. Direksi akan mengelola
             dan tujuan kegiatan usahanya.             bisnis dan urusan Perusahaan dengan
          b. Menyiapkan     dan    memberikan          tetap memperhatikan keseimbangan
             penjelasan        RJPP,       RKAP        kepentingan seluruh pihak yang
             dan       perubahannya        serta       berkepentingan     dengan     aktivitas
             menyampaikannya kepada Dewan              Perusahaan. Direksi akan bertindak
             Komisaris dan Pemegang Saham              secara cermat, berhati-hati dan
             untuk disahkan dalam RUPS.                dengan mempertimbangkan berbagai
          c. Membuat,      memelihara        dan       aspek penting yang relevan dalam
             menyimpan      daftar   Pemegang          pelaksanaan tugasnya. Direksi akan
             Saham, Daftar Khusus, Risalah             menggunakan wewenang yang dimiliki
             RUPS dan risalah rapat Direksi,           semata-mata      untuk     kepentingan
             serta membuat, menyampaikan               Perusahaan.
             dan     memberikan      penjelasan     5. Direksi akan menghindari kondisi
             tentang laporan tahunan termasuk          dimana tugas dan kepentingan
             laporan keuangan dan Neraca               Perusahaan berbenturan atau memiliki
             serta Laporan Laba Rugi kepada            potensi benturan dengan kepentingan
             RUPS untuk disahkan.                      pribadi.   Apabila     hal    tersebut
          d. Menyusun      sistem      kebijakan       terjadi, maka anggota Direksi yang
             akuntansi sesuai dengan Standar           bersangkutan akan mengungkapkan
             Akuntansi Keuangan, memberikan            (disclose)   benturan      kepentingan
             laporan    berkala,    menyiapkan         tersebut kepada Dewan Komisaris dan
             susunan organisasi Perusahaan,            anggota Direksi lain, dan selanjutnya
             menyusun dan menetapkan blue              anggota Direksi yang bersangkutan
             print organisasi Perusahaan.              tidak berwenang mewakili Perusahaan
          e. Memberikan penjelasan tentang             (handoff) dalam hal tersebut. Apabila
             segala hal yang ditanyakan atau           benturan     kepentingan      tersebut
             diminta olah anggota Dewan                menyangkut semua anggota Direksi,
             Komisaris dan Pemegang Saham.             maka Perusahaan akan diwakili oleh
          f. Menetapkan tata kelola informasi          Dewan Komisaris atau oleh seorang
             yang efektif dan menyampaikan             yang ditunjuk oleh Dewan Komisaris.
             pelaksanaan tata kelola informasi
             tersebut secara periodik kepada
             Dewan Komisaris.
          g. Menjalankan kewajiban lainnya
             sesuai dengan ketentuan yang
             diatur dalam Anggaran Dasar dan
             yang ditetapkan oleh RUPS.



126   Laporan Tahunan 2024
Page 128
   Pembahasan                   Laporan                                Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                  Sosial dan Lingkungan
                                Tata Kelola Perusahaan




           Ruang Lingkup Pekerjaan dan Tanggung             f. Bertanggung jawab atas kinerja
           Jawab Masing-Masing Anggota Direksi                 Perusahaan.
           Dalam menjalankan tugas dan fungsi               g. Melaksanakan pekerjaan lain yang
           Direksi tersebut, ditetapkan pembagian              ditugaskan Direksi dalam kapasitas
           tugas berdasarkan Keputusan Direksi                 sebagai Anggota Direksi.
           PT Pos Indonesia (Persero) Nomor :               h. Direksi Utama bertanggung jawab
           KD.072/DIRUT/0923 tanggal 11 September              kepada Direksi
           2023 tentang Perubahan Pertama atas
                                                         2. Direktur Keuangan dan Manajemen
           Keputusan Direksi PT Pos Indonesia
                                                            Risiko
           (Persero) Nomor: KD.013/DIRUT/0323
           tentang Organisasi dan Tata Kerja PT Pos      Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko
           Indonesia (Persero) sebagai berikut :         memiliki tanggung jawab utama yaitu

           1. Direktur Utama                                a. Sebagai wakil Direksi untuk bidang
           Tugas Direktur Utama adalah sebagai                 keuangan, governance, risk and
           berikut:                                            compliance dan aset.
                                                            b. Menetapkan kebijakan bidang
               a. Untuk dan atas nama Direksi
                                                               keuangan, governance, risk and
                  menjalankan dan bertanggung
                                                               compliance dan aset sebagai fungsi
                  jawab atas segala ketetapan RUPS.
                                                               support bagi seluruh fungsi.
               b. Bertindak atas nama Direksi
                                                            c. Menyelenggarakan          kegiatan
                  sebagai wakil Perusahaan baik di
                                                               operasi      bidang      keuangan,
                  dalam maupun di luar Pengadilan
                                                               governance, risk and compliance
                  dan melakukan segala tindakan/
                                                               dan aset sebagai fungsi support
                  perbuatan baik yang berkaitan
                                                               bagi seluruh fungsi.
                  dengan kepengurusan maupun
                                                            d. Penanggung jawab atas kinerja
                  kepemilikan serta mengikat kerja
                                                               operasi      bidang      keuangan,
                  sama dengan pihak lain.
                                                               governance, risk and compliance
               c. Mengendalikan pelaksanaan tugas
                                                               dan aset sebagai fungsi support
                  Direktur, Corporate Secretary
                                                               bagi seluruh fungsi.
                  Business Partner, Internal Auditor
                                                            e. Penanggung         jawab       atas
                  Business Partner dan mengusulkan
                                                               pelaksanaan     evaluasi     bidang
                  serta memimpin Rapat Direksi
                                                               keuangan, governance, risk and
               d. Menerima      pertanggungjawaban
                                                               compliance dan aset.
                  pelaksanaan tugas dari Corporate
                                                            f. Mewakili Perusahaan didalam dan
                  Secretary Business Partner dan
                                                               diluar pengadilan bidang keuangan,
                  Internal Auditor Business Partner.
                                                               governance, risk and compliance
               e. Mengadakan hubungan dengan
                                                               dan aset.
                  pihak luar terutama mengenai hal-
                                                            g. Sebagai     pengendali     operasi
                  hal yang menyangkut kebijakan
                                                               keuangan, governance, risk and
                  pengembangan Perusahaan dan
                                                               compliance dan aset di Kantor
                  kebijakan lainnya yang bersifat
                                                               Regional.
                  umum.



                                                                               Laporan Tahunan 2024   127
Page 129
                                                Laporan
             Highlight                                                        Profil Perusahaan
                                        Kepada Pemegang Saham




       Untuk melaksanakan tanggung jawab                 g. Memantau dan menjaga kepatuhan
       Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko               perusahaan terhadap seluruh
       mempunyai tugas pokok :                              perjanjian dan komitmen yang
          a. Menetapkan kebijakan dan strategi              dibuat oleh Perusahaan dengan
             terkait :                                      pihak ketiga.
             i. Perencanaan                  dan
                                                    3.   Direktur Human Capital Management
                  pengembangan         keuangan,
                                                    Direktur Human Capital Management
                  governance,      risk      and
                                                    memiliki tanggung jawab utama yaitu
                  compliance dan aset sebagai
                  fungsi support bagi seluruh            a. Sebagai wakil Direksi untuk bidang
                  fungsi;                                   sumber daya manusia dan umum.
             ii. Perencanaan                 dan         b. Menetapkan kebijakan bidang
                  pengembangan           operasi            sumber daya manusia dan umum
                  serta aplikasi sistem operasi             sebagai fungsi support bagi
                  keuangan, governance, risk and            seluruh fungsi.
                  compliance dan aset;                   c. Menyelenggarakan          kegiatan
             iii. Perencanaan            sarana,            perencanaan,            rekrutmen,
                  infrastruktur dan teknologi               pengembangan,       balas     jasa,
                  informasi pendukung operasi               pemeliharaan dan pemutusan
                  keuangan, governance, risk and            hubungan kerja bidang sumber
                  compliance dan aset.                      daya manusia dan umum sebagai
          b. Menetapkan kebijakan pelaporan                 fungsi support bagi seluruh fungsi.
             transaksi keuangan.                         d. Penanggung        jawab        atas
          c. Menetapkan sistem dan metodologi               produktivitas    sumber       daya
             pengukuran kinerja pengelolaan                 manusia dan umum.
             bidang keuangan, governance, risk           e. Penanggung        jawab        atas
             and compliance dan aset dalam                  pelaksanaan evaluasi produktivitas
             bentuk rumusan key performance                 bidang sumber daya manusia dan
             indicator.                                     umum.
          d. Mengevaluasi       kinerja    Anak          f. Mewakili Perusahaan didalam dan
             Perusahaan       dan    Perusahaan             diluar Pengadilan bidang sumber
             Terafiliasi dalam bidang keuangan.             daya manusia dan umum.
          e. Memastikan              Perusahaan          g. Sebagai pengendali pengelolaan
             memenuhi Pedoman Penerapan                     sumber daya manusia dan umum
             Tata Kelola Perusahaan yang baik               di Kantor Regional.
             (good corporate governance)
          f. Memantau dan menjaga agar
             kegiatan usaha Perusahaan tidak
             menyimpang dari ketentuan yang
             berlaku




128   Laporan Tahunan 2024
Page 130
   Pembahasan                    Laporan                                 Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                    Sosial dan Lingkungan
                                 Tata Kelola Perusahaan




           Untuk melaksanakan tanggung jawab                 c. Menyelenggarakan            kegiatan
           Direktur Human Capital Management                    operasi jasa keuangan, kurir,
           mempunyai tugas pokok :                              logistik dan pos internasional serta
               a. Menetapkan kebijakan dan strategi             teknologi informasi.
                  terkait;                                   d. Penanggung jawab sistem operasi
                  i. Perencanaan                  dan           jasa keuangan, kurir, logistik dan
                       pengembangan      pengelolaan            pos internasional serta teknologi
                       sistem sumber daya manusia               informasi.
                       dan umum.                             e. Penanggung jawab atas kinerja
                  ii. Pengendalian       pengelolaan            operasi jasa keuangan, kurir,
                       sistem sumber daya manusia               logistik dan pos internasional serta
                       dan umum.                                teknologi informasi.
                  iii. Pengendalian kinerja, risk and        f. Penanggung          jawab       atas
                       compliance dan manajemen                 pelaksanaan evaluasi operasi
                       mutu bidang sumber daya                  jasa keuangan, kurir, logistik dan
                       manusia dan umum.                        pos internasional serta teknologi
                  iv. Perencanaan             sarana,           informasi.
                       infrastruktur dan teknologi           g. Mewakili Perusahaan di dalam dan
                       informasi pendukung sistem               di luar pengadilan bidang operasi
                       sumber daya manusia dan                  jasa keuangan, kurir, logistik dan
                       umum.                                    pos internasional serta teknologi
               b. Menetapkan kebijakan dan strategi             informasi.
                  sistem sumber daya manusia dan             h. Sebagai pengendali operasi jasa
                  umum serta Budaya Perusahaan.                 keuangan, kurir, logistik dan pos
               c. Menetapkan sistem dan metodologi              internasional     serta    teknologi
                  pengukuran kinerja bidang sumber              informasi di Kantor Regional.
                  daya manusia dan umum dalam
                                                          Untuk melaksanakan tanggung jawab
                  bentuk rumusan key performance
                                                          utama tersebut, Direktur Operasi dan
                  indicator.
                                                          Digital Services mempunyai tugas pokok
           4. Direktur Operasi dan Digital Services       sebagai berikut:
           Tanggung jawab utama Direktur Operasi             a. Menetapkan       dan      mengelola
           dan Digital Services adalah:                         kebijakan dan strategi terkait:
                                                                i. Pengelolaan       operasi     jasa
               a. Sebagai Wakil Direksi untuk bidang
                                                                    keuangan, kurir, logistik dan pos
                  operasi jasa keuangan, kurir,
                                                                    internasional serta teknologi
                  logistik dan pos internasional serta
                                                                    informasi.
                  teknologi informasi.
                                                                ii. Perencanaan, pengembangan
               b. Menetapkan kebijakan operasi
                                                                    operasi jasa keuangan, kurir,
                  jasa keuangan, kurir, logistik dan
                                                                    logistik dan pos internasional
                  pos internasional serta teknologi
                                                                    serta teknologi informasi serta
                  informasi.
                                                                    aplikasi operasi bisnis dan
                                                                    support.


                                                                                 Laporan Tahunan 2024   129
Page 131
                                                   Laporan
             Highlight                                                           Profil Perusahaan
                                           Kepada Pemegang Saham




             iii. Pengelolaan kinerja, kepatuhan          f.  Mewakili Perusahaan di dalam dan
                  operasi,     postal      security,          di luar pengadilan bidang bisnis
                  manajemen mutu di bidang                    jasa keuangan.
                  operasi jasa keuangan, kurir,           g. Sebagai pengendali bisnis jasa
                  logistik dan pos internasional              keuangan.di Kantor Regional.
                  serta teknologi informasi.           Untuk mendukung perannya Direktur
             iv. Perencanaan          modernisasi      Bisnis Jasa Keuangan mempunyai tugas
                  dan mekanisasi sarana serta          pokok :
                  infrastruktur    operasi     jasa       a. Menetapkan kebijakan dan strategi
                  keuangan, kurir, logistik dan pos           terkait :
                  internasional serta teknologi               i. Perencanaan, pengembangan
                  informasi.                                       bisnis jasa keuangan.
          b. Menetapkan sistem dan metodologi                 ii. Pengelolaan       bisnis    jasa
             pengukuran kinerja pengelolaan                        keuangan.
             operasi jasa keuangan, kurir,                    iii. Pengelolaan kinerja, risk dan
             logistik dan pos internasional                        compliance di bidang jasa
             serta teknologi informasi dalam                       keuangan.
             bentuk rumusan key pertormance                   iv. Perencanaan              sarana,
             indicator.                                            infrastruktur dan teknologi
          c. Menetapkan                 kebutuhan                  informasi pendukung bisnis
             implementasi        teknologi      dan                jasa keuangan.
             pengembangan infrastruktur.                  b. Menetapkan kebijakan dan strategi
          d. Memantau seluruh operasional                     penjualan, pemasaran bisnis jasa
             bisnis Perusahaan khususnya                      keuangan.
             terkait      dengan       operasional        c. Menetapkan sistem dan metodologi
             teknologi informasi                              pengukuran kinerja penjualan dan
                                                              pemasaran bisnis jasa keuangan
       5. Direktur Bisnis Jasa Keuangan
                                                              dalam bentuk rumusan key
       Direktur Bisnis Jasa Keuangan memiliki
                                                              performance indicator.
       tanggung jawab utama yaitu :
                                                          d. Menetapkan program dan sistem
          a. Sebagai wakil Direksi untuk bidang               sales and marketing termasuk
             bisnis jasa keuangan.                            customer management, product
          b. Menetapkan kebijakan bisnis jasa                 management, corporate account
             keuangan.                                        management, market place and
          c. Menyelenggarakan kegiatan bisnis                 new business channel bisnis jasa
             jasa keuangan.                                   keuangan.
          d. Penanggung jawab atas kinerja
             bisnis jasa keuangan.
          e. Penanggung        jawab       atas
             pelaksanaan evaluasi bisnis jasa
             keuangan.




130   Laporan Tahunan 2024
Page 132
   Pembahasan                    Laporan                                  Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                     Sosial dan Lingkungan
                                 Tata Kelola Perusahaan




           6. Direktur Bisnis Kurir dan Logistik              c. Menetapkan sistem dan metodologi
                                                                 pengukuran kinerja penjualan dan
           Direktur Bisnis Kurir dan Logistik memiliki
                                                                 pemasaran bisnis kurir, logistik
           tanggung jawab utama yaitu
                                                                 dan pos internasional dalam
              a. Sebagai wakil Direksi untuk bidang
                                                                 bentuk rumusan key performance
                  bisnis kurir, logistik dan pos
                                                                 indicator.
                  internasional.
                                                              d. Menetapkan program dan sistem
              b. Menetapkan kebijakan bisnis kurir,
                                                                 sales and marketing termasuk
                  logistik dan pos internasional.
                                                                 customer management, product
              c. Menyelenggarakan kegiatan bisnis
                                                                 management, corporate account
                  kurir, logistik dan pos internasional.
                                                                 management, market place and
              d. Penanggung jawab sistem bisnis
                                                                 new business channel bisnis kurir,
                  kurir, logistik dan pos internasional.
                                                                 logistik dan pos internasional.
              e. Penanggung jawab atas kinerja
                  bisnis kurir, logistik dan pos
                                                           7. Direktur Business Development dan
                  internasional.
                                                              Portfolio Management
              f. Penanggung            jawab       atas
                                                           Direktur Business Development dan
                  pelaksanaan evaluasi bisnis kurir,
                                                           Portfolio Management memiliki tanggung
                  logistik dan pos internasional.
                                                           jawab utama yaitu :
              g. Mewakili Perusahaan didalam dan
                  diluar Pengadilan bidang bisnis             a. Sebagai wakil Direksi untuk bidang
                  kurir, logistik dan pos internasional.         strategic    planning,     business
              h. Sebagai pengendali bisnis kurir,                development,      dan     portofolio
                  logistik dan pos internasional di              management
                  Kantor Regional.                            b. Menetapkan kebijakan bidang
                                                                 strategic    planning,     business
           Untuk melaksanakan tanggung jawab
                                                                 development,      dan     portofolio
           Direktur Bisnis Kurir dan Logistik
                                                                 management        sebagai    fungsi
           mempunyai tugas pokok :
                                                                 support bisnis.
              a. Menetapkan          dan     mengelola
                                                              c. Menyelenggarakan           kegiatan
                  kebijakan dan strategi terkait:
                                                                 operasi bidang strategic planning,
                  i. Pengelolaan           Pengelolaan
                                                                 business     development,       dan
                       bisnis kurir, logistik dan pos
                                                                 portofolio management sebagai
                       internasional.
                                                                 fungsi support bisnis.
                  ii. Perencanaan                  dan
                                                              d. Penanggung jawab atas kinerja
                       pengembangan bisnis kurir,
                                                                 operasi bidang strategic planning,
                       logistik dan pos internasional.
                                                                 business     development,       dan
                  iii. Pengelolaan kinerja bisnis kurir,
                                                                 portofolio management.
                       logistik dan pos internasional.
                                                              e. Penanggung         jawab       atas
              b. Menetapkan kebijakan dan strategi
                                                                 pelaksanaan evaluasi operasi
                  penjualan, pemasaran bisnis kurir,
                                                                 bidang strategic planning, business
                  logistik dan pos internasional.
                                                                 development,      dan     portofolio
                                                                 management



                                                                                  Laporan Tahunan 2024   131
Page 133
                                                Laporan
               Highlight                                                     Profil Perusahaan
                                        Kepada Pemegang Saham




          f. Mewakili Perusahaan di dalam dan       Perseroan yang baik maka Perseroan
             di luar pengadilan bidang strategic    telah    menyusun     pedoman      berupa
             planning, business development,        Panduan Bagi Komisaris dan Direksi
             dan portofolio management              (Board Manual) sesuai dengan Keputusan
          g. Sebagai pengendali operasi bidang      Bersama Dewan Komisaris dan Direksi
             strategic    planning,    business     PT Pos Indonesia (Persero) Nomor: 317/
             development,      dan    portofolio    DEKOM/0921 dan KD.082/DIRUT/0921
             management di Kantor Regional.         tanggal 8 September 2021 tentang Board
                                                    Manual PT Pos Indonesia (Persero) yang
       Untuk melaksanakan tanggung jawab
                                                    mengatur tentang tugas, tanggung jawab
       Direktur Business Development dan
                                                    masing-masing Direksi juga kode etik
       Portfolio Management mempunyai tugas
                                                    bagi seluruh Direksi yang berisikan :
       pokok :
                                                    1. Tugas, Wewenang dan Kewajiban
          a. Menetapkan       rencana     kerja         Direksi;
             anggaran Perusahaan dan rencana        2. Susunan dan Pembagian Kerja Direksi
             jangka panjang Perusahaan.             3. Rapat Direksi;
          b. Menetapkan Business Research           4. Organ Pendukung Direksi;
             Innovation                             5. Tata Laksana Hubungan Kerja Dewan
          c. Menetapkan,         mengendalikan          Komisaris Dan Direksi;
             pengembangan dan inkubasi bisnis       6. Kegiatan Antar Organ Perseroan
             untuk membina embrio inisiatif
             bisnis                                 Kode Etik Direksi
          d. Menetapkan            performance      Kode etik Direksi PT Pos Indonesia
             management dan key performance         (Persero) diatur dalam Keputusan Direksi
             indikator korporasi                    PT Pos Indonesia (Persero) No. KD.42/
          e. Menetapkan dan mengendalikan           DIRUT/0714 tentang Kode Etik Direksi PT
             pengelolaan strategic portofolio       Pos Indonesia (Persero) yaitu :
             and parenting                          1. Dalam melaksakan tugas, wewenang,
          f. Mengendalikan       transformation        dan tanggungjawabnya Direksi wajib:
             management                                a. Menggunakan        sumber    daya
          g. Mengendalikan kegiatan diskusi               Perusahaan secara efisien, efektif,
             terkait dengan isu yang muncul di            dan tepat.
             organisasi                                b. Melaksanakan ibadah dan ajaran-
                                                          Nya sesuai agama dan kepercayaan
       Board Charter / Pedoman dan Tata Tertib
                                                          yang diyakini.
       Kerja Direksi
                                                       c. Tidak akan melakukan korupsi,
       Untuk kejelasan sistem dan struktur
                                                          kolusi, dan nepotisme.
       hubungan antar organ perseroan,
                                                       d. Mematuhi       ketentuan  tentang
       kewenangan, tugas dan hubungan kerja
                                                          gratifikasi.
       masing masing organ perseroan agar
                                                       e. Tegas dalam menerapkan prinsip,
       sejalan dengan Prinsip Tata Kelola
                                                          nilai, dan keputusan yang telah
                                                          disepakati.




132   Laporan Tahunan 2024
Page 134
   Pembahasan                   Laporan                                Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                  Sosial dan Lingkungan
                                Tata Kelola Perusahaan




               f. Mendahulukan kepentingan dan              m. Senantiasa             membangun
                  menerima konsekuensi keputusan.              silaturahim dan saling menghargai
               g. Berani menghadapi dan menerima               dengan        para       pemangku
                  konsekuensi keputusan.                       kepentingan.
               h. Selalu meningkatkan kompetensi            n. Menjaga informasi yang disepakati
                  diri.                                        untuk tidak dipublikasikan demi
               i. Bersahaja dan rendah hati.                   kepentingan perusahaan.
               j. Saling      mendukung          dan        o. Mengembangkan         transparansi
                  menghilangkan sifat arogansi                 informasi diantara direksi dalam
                  dalam mencapai target kinerja.               rangka pencegahan terjadinya
               k. Mengindentifikasi setiap benturan            kesalahan.
                  kepentingan yang timbul atau           2. Direksi PT Pos Indonesia (Persero)
                  kemungkinan akan timbul dan               wajib menjalankan dan menjadikan
                  memberitahu kepada direksi lain           Kode Etik Direksi tersebut sebagai
                  sesegera mungkin.                         jiwa dari tindakan dan perilaku baik
               l. Menempatkan pelayanan kepada              secara pribadi maupun perusahaan.
                  pelanggan     sebagai    prioritas
                  bersama.


           PENILAIAN                                     kelola perusahaan secara berkelanjutan,
                                                         pemegang saham dan RUPS, dewan
           PENERAPAN GCG                                 komisaris,      direksi,   pengungkapan
                                                         informasi dan transparansi,          dan
           TAHUN 2024                                    aspek     lainnya.   Guna    menghindari
           Pengembangan dan penerapan GCG                kerancuan dalam penggunaan laporan
           merupakan wujud komitmen perusahaan           dan pelaksanaan rekomendasi yang
           untuk meningkatkan keberhasilan usaha         disampaikan, perlu dijelaskan bahwa
           dan akuntabilitasnya dalam jangka panjang     assessment terhadap penerapan GCG ini
           yang diharapkan dapat meningkatkan nilai      tidak ditujukan untuk memperbadingkan
           perusahaan berupa peningkatan kinerja         capaian penerapan GCG antar organ
           dan penciptaan citra perusahaan yang          perusahaan, yaitu antara direksi dan
           baik. Assessment terhadap penerapan           dewan      komisaris     maupun   antara
           GCG pada Pos Indonesia dilakukan              keduanya dengan rapat umum pemegang
           untuk memperoleh gambaran mengenai            saham (RUPS)/ pemegang saham.
           kondisi penerapan GCG dikaitkan dengan        Masing– masing organ perusahaan diukur
           ketentuan yang berlaku dan praktik-           dengan kriteria sendiri sesuai dengan
           praktik terbaik penerapan GCG, sehingga       struktur dan proses terbaik atau ideal
           dapat    diidentifikasikan   area    yang     seperti tertuang dalam Peraturan Menteri
           memerlukan perbaikan/penyempurnaan            Negara BUMN Nomor PER-01/MBU/2011
           melalui self-assesment. Assessment            tanggal 1 Agustus 2011 tentang Penerapan
           mencakup enam aspek governance,               Tata kelola Perusahaan yang Baik (Good
           yaitu komitmen terhadap penerapan tata        Corporate Governance) pada Badan Usaha



                                                                               Laporan Tahunan 2024   133
Page 135
                                                         Laporan
              Highlight                                                                               Profil Perusahaan
                                                 Kepada Pemegang Saham




       Milik Negara (BUMN) dan Surat Keputusan                    GCG pada tahun buku 2024, berikut
       Sekertaris Menteri Negara (BUMN) Nomor                     kami sertakan hasil assesment 2023
       SK-16/S. MBU/2012 tanggal 6 juni 2012                      Berdasarkan      assesment     penerapan
       tentang indikator/parameter penilaian                      praktik-praktik GCG yang dilakukan, dapat
       dan evaluasi atas penerapan tata kelola                    disimpulkan bahwa penerapan GCG pada
       perusahaan yang baik pada BUMN.                            Pos Indonesia Tahun 2023 mendapatkan
                                                                  predikat kategori “Sangat Baik” dengan
       Dengan masih berlangsungnya proses
                                                                  Skor 89,04 Capaian skor untuk masing-
       assesment penerapan praktik-praktik
                                                                  masing aspek Governance terinci sebagai
                                                                  berikut :



                                                     Tahun 2021                 Tahun 2022                  Tahun 2023
        No             Aspek Pengujian           Skor           Tingkat     Skor           Tingkat      Skor          Tingkat
                                                Capaian       Pemenuhan    Capaian       Pemenuhan     Capaian      Pemenuhan
             Komitmen terhadap Penerapan
         1                                          6,252         89,31%       6,366         90,94%         7,000          100%
             Tata Kelola Secara Berkelanjutan
         2   Pemegang Saham dan RUPS                8,538         94,87%       8,243         91,59%        8,555          95,05%
         3   Dewan Komisaris                       33,454         95,58%      32,561         93,03%       33,822          96,63%
         4   Direksi                               31,495         89,99%      30,875         88,21%        30,810         88,03%
             Pengungkapan Informasi dan
         5                                          7,719         85,77%       7,187         79,85%        7,850          87,23%
             Transparansi
                  Total Aspek 1 – 5                87,458              -      85,232              -       88,037               -
         6   Aspek Lainnya                                -            -             -            -         1,000         20,00%
             SKOR KESELURUHAN                      87,458         87,46%      85,232         85,23%        89,037         89,04%

        KLASIFIKASI KUALITAS PENERAPAN GCG          SANGAT BAIK                SANGAT BAIK                 SANGAT BAIK



       REMUNERASI DEWAN KOMISARIS DAN
       DIREKSI
       BUMN sebagai entitas bisnis (business                      memberikan motivasi berkinerja lebih
       entity) sebagaimana halnya dengan                          baik. Pos Indonesia memiliki struktur
       perusahaan swasta lainnya, harus                           remunerasi Dewan komisaris dan
       dikelola secara profesional berlandaskan                   Direksi yang mengacu pada Peraturan
       mekanisme korporasi. Direksi, Dewan                        Menteri BUMN Nomor PER-04/MBU/2014
       Komisaris,    dan    Dewan     Pengawas                    tentang Pedoman Penetapan Penghasilan
       BUMN sebagai organ yang secara                             bagi Direksi, Dewan Komisaris, dan
       langsung bertanggung jawab terhadap                        Dewan Pengawas BUMN sebagaimana
       pengelolaan dan pengawasan BUMN                            terakhir diubah dengan Nomor PER-13/
       perlu diberikan penghargaan yang                           MBU/09/2021 Tentang Perubahan Keenam
       layak berupa penghasilan yang dapat




134   Laporan Tahunan 2024
Page 136
   Pembahasan                    Laporan                                Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                   Sosial dan Lingkungan
                                 Tata Kelola Perusahaan




           Atas Peraturan Menteri Badan Usaha Milik       Peraturan Menteri Negara BUMN tersebut
           Negara Nomor Per-04/Mbu/2014 serta             di atas pada dasarnya telah mengatur
           Peraturan Menteri Badan Usaha Milik            tentang pemberian penghargaan yang
           Negara Republik Indonesia Nomor PER-3/         layak bagi Direksi, Dewan Komisaris, dan
           MBU/03/2023 Tentang Organ dan Sumber           Dewan Pengawas BUMN sebagai salah
           Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara :        satu faktor menumbuhkan motivasi dalam
           •   Gaji/Honorarium                            rangka meningkatkan kinerja. Namun
           •   Tunjangan                                  demikian dalam beberapa hal Peraturan
           •   Fasilitas                                  Menteri BUMN tersebut perlu dilengkapi
           •   Tantiem / Insentif Kinerja (IK)            dan disempurnakan dengan ketentuan
           Penyesuaian remunerasi Dewan Komisaris         yang lebih jelas, khususnya terkait
           dan Direksi dengan mempertimbangkan :          penyempurnaan formula penetapan gaji/
           • Faktor skala usaha                           honorarium, formula tantiem/insentif
           • Faktor kompleksitas usaha                    kinerja baik berdasarkan pendekatan
           • Tingkat inflasi                              laba maupun berdasarkan pendekatan
           • Kondisi dan kemapuan perusahaan              non laba, serta penyederhanaan dan
           Prosedur Penetapan Remunerasi Dewan            reklasifikasi khususnya dalam pengaturan
           Komisaris dan Direksi                          fasilitas dan tunjangan Direksi, Dewan
           Sebagai tindak lanjut Pasal 100 ayat (5)       Komisaris, dan Dewan Pengawas BUMN.
           Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun            Berdasarkan pertimbangan tersebut
           2005 tentang Pendirian, Pengurusan,            di atas, maka dipandang perlu untuk
           Pengawasan         dan      Pembubaran         menerbitkan Peraturan Menteri BUMN
           Badan Usaha Milik Negara dan untuk             Nomor      PER-04/MBU/2014    tentang
           memberikan penghargaan yang layak              Pedoman Penetapan Penghasilan bagi
           berupa penghasilan kepada Direksi,             Direksi, Dewan Komisaris, dan Dewan
           Dewan Komisaris, dan Dewan Pengawas            Pengawas BUMN untuk menggantikan
           BUMN, telah ditetapkan Peraturan Menteri       Peraturan Menteri BUMN tentang hal
           Negara Badan Usaha Milik Negara Nomor          yang sama sebelumnya.
           PER-07/MBU/2010 tanggal 27 Desember
                                                          Selanjutnya untuk meningkatkan kinerja
           2010     tentang  Pedoman     Penetapan
                                                          sumber daya manusia di BUMN serta
           Penghasilan Direksi, Dewan Komisaris,
                                                          mewujudkan keadilan dalam penetapan
           dan Dewan Pengawas Badan Usaha Milik
                                                          penghasilan bagi Direksi dan Dewan
           Negara sebagaimana telah diubah dengan
                                                          Komisaris/Dewan Pengawas Badan Usaha
           Peraturan Menteri Badan Usaha Milik
                                                          Milik Negara peraturan tersebut beberapa
           Negara Nomor PER-04/MBU/2013 tanggal
                                                          kali diubah diantaranya :
           19 April 2013.
                                                          1. Nomor PER-02/MBU/06/2016 Tentang
                                                             Perubahan Atas Peraturan Menteri
                                                             Badan Usaha Milik Negara Nomor Per-
                                                             04/Mbu/2014;




                                                                                Laporan Tahunan 2024   135
Page 137
                                               Laporan
             Highlight                                                      Profil Perusahaan
                                       Kepada Pemegang Saham




       2. Nomor PER-01/MBU/06/2017 Tentang         dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha
          Perubahan Kedua Atas Peraturan           Milik Negara, adalah sebagai berikut:
          Menteri Badan Usaha Milik Negara
                                                   1. Faktor skala usaha;
          Nomor Per-04/MBU/2014;
                                                   2. Faktor kompleksitas usaha;
       3. Nomor PER-06/MBU/06/2018 Tentang
                                                   3. Tingkat inflasi;
          Perubahan Ketiga Atas Peraturan
                                                   4. Kondisi dan kemampuan keuangan
          Menteri Badan Usaha Milik Negara
                                                      Perseroan;
          Nomor Per-04/Mbu/2014;
                                                   5. Faktor-faktor lain yang relevan, serta
       4. Nomor PER-01/MBU/05/2019 Tentang
                                                      tidak boleh bertentangan dengan
          Perubahan Keempat Atas Peraturan
                                                      Peraturan Perundang-undangan.
          Menteri Badan Usaha Milik Negara
          Nomor Per-04/Mbu/2014;                   Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
       5. Nomor PER-12/MBU/11/2020 Tentang         mengacu pada indikator-indikator sebagai
          Perubahan Kelima Atas Peraturan          berikut:
          Menteri Badan Usaha Milik Negara         1. Remunerasi diberikan dalam hal
          Nomor Per-04/MBU/2014;                      perusahaan memperoleh keuntungan
       6. Nomor : Per-13/MBU/09/2021 tentang          dalam tahun buku yang bersangkutan;
          Perubahan Keenam Atas Peraturan          2. Remunerasi       diberikan     dengan
          Menteri Badan Usaha Milik Negara            mengacu pada perkembangan pasar
          Nomor Per-04/MBU/2014                       industri konstruksi;
       7. Nomor : PER-3/MBU/03/2023 tentang        3. Remunerasi diberikan melalui hasil
          Organ dan Sumber Daya Manusia               pengukuran kinerja Dewan Komisaris
          Badan Usaha Milik Negara                    dan Direksi yang sesuai dengan tugas
       8. Nomor : SK-181/MBU/07 /2023 tentang         dan tanggung jawab;
          Penetapan Penghasilan Direksi, Dewan     4. Kinerja keuangan dan pencapaian
          Komisaris dan Dewan Pengawas                Key Performance Indicator (KPI)
          Badan Usaha Milik Negara Tahun 2023.        Perseroan;
       Mengatur bahwa penetapan remunerasi         5. Prestasi kerja individu;
       Direksi dan Dewan Komisaris mengacu         6. Kewajaran dengan peer perseroan
       pada hasil RUPS dengan memperhatikan           lainnya;
       hasil kajian yang telah dilakukan           7. Pertimbangan sasaran dan strategi
       oleh    Perusahaan   Perseroan     telah       jangka panjang Perseroan;
       menetapkan indikator yang digunakan         8. Besaran remunerasi yang diterima
       untuk menetapkan remunerasi Dewan              adalah:
       Komisaris dan Direksi dengan mengacu           a. Komisaris      Utama    45%    dari
       pada Peraturan Menteri BUMN No. PER-               remunerasi Direktur Utama;
       04/MBU/2014 sebagaimana telah diubah           b. Anggota Dewan Komisaris 90%
       dengan Peraturan Menteri BUMN No.                  dari remunerasi Komisaris Utama;
       PER-13/MBU/09/2021 tentang pedoman             c. Direktur Utama 100%;
       penetapan penghasilan Direksi, Dewan           d. Anggota Direksi lainnya 85% dari
       Komisaris, dan Dewan Pengawas BUMN ,               Direktur Utama.
       serta PER-3/MBU/03/2023 tentang Organ



136   Laporan Tahunan 2024
Page 138
   Pembahasan                            Laporan                                              Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                                         Sosial dan Lingkungan
                                         Tata Kelola Perusahaan




           Struktur Remunerasi Dewan Komisaris

           Honorarium komisaris Utama dan anggota Dewan Komisaris tahun 2024 ditetapkan
           oleh Kementerian BUMN melalui surat nomor: SR-36/Wk.MBU.11/08 /2024 tanggal 23
           Agustus 2024 menyampaikan penetapan penghasilan Direksi dan Dewan Komisaris
           tahun 2024 serta tantiem/ insentif kinerja/insentif khusus atas kinerja Tahun Buku 2023.
           Berikut adalah Nominal dari Komponen remunerasi Dewan Komisaris untuk Tahun
           2024

                      Tunjangan                          Komisaris Utama                                Komisaris
            Pendapatan Bulanan
            Honorarium                                                    Rp 100.350.000                           Rp 90.315.000
            Tunjangan Transportasi                                        Rp 20.070.000                            Rp 18.063.000
            Pendapatan Bulanan / Tahun                               Rp 1.445.040.000                           Rp 1.300.536.000
            Pendapatan Tahunan
            Tunjangan Hari Raya            Dibayarkan 1 kali Honorarium
            Asuransi Purna Jabatan         Premi yang ditanggung oleh perusahaan sebesar 25% dari Honorarium dalam 1 Tahun
            Tantiem                        Dibayarkan sebesar 45% dari Tantiem Direktur Utama dikali masa aktif
            Fasilitas
            Kesehatan                      Penggantian biaya kesehatan
            Bantuan Hukum                  Perusahaan menunjuk pengacara melalui proses pengadaan barang jasa


           Struktur Remunerasi Direksi

           Gaji Direktur Utama dan anggota Direksi tahun 2023 ditetapkan oleh Kementerian
           BUMN melalui surat nomor: SR-36/Wk.MBU.11/08 /2024 tanggal 23 Agustus 2024
           menyampaikan penetapan penghasilan Direksi dan Dewan Komisaris tahun 2024 serta
           tantiem/ insentif kinerja/insentif khusus atas kinerja Tahun Buku 2023.

                      Tunjangan                          Direktur Utama                                  Direktur

            Pendapatan Bulanan
            Gaji                                                       Rp 223.000.000                            Rp 189.550.000
            Tunjangan Perumahan                                           Rp 25.000.000                            Rp 25.000.000
            Pendapatan Bulanan / Tahun                               Rp 2.976.000.000                           Rp 2.574.600.000
            Pendapatan Tahunan
            Tunjangan Hari Raya            Dibayarkan 1 kali Gaji
            Asuransi Purna Jabatan         Premi yang ditanggung oleh perusahaan sebesar 25% dari gaji dalam 1 Tahun
            Tantiem                        Berdasarkan penetapan RUPS/Menteri dalam pengesahan laporan tahunan

            Fasilitas
            Kendaraan                      Diberikan 1 (satu) Unit beserta biaya pemeliharaan dan operasional
            Kesehatan                      Penggantian biaya kesehatan
            Bantuan Hukum                  Perusahaan menunjuk pengacara melalui proses pengadaan barang jasa



                                                                                                      Laporan Tahunan 2024         137
Page 139
                                               Laporan
             Highlight                                                       Profil Perusahaan
                                       Kepada Pemegang Saham




       Indikator Untuk Penetapan Remunerasi
       Dewan Komisaris dan Direksi

       Indikator yang digunakan untuk penetapan    (KPI) PT Pos Indonesia (Persero) tahun
       remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi      2024 dihitung berdasarkan Kontrak
       dilakukan dengan melakukan penilaian        Manajemen antara Kuasa Pemegang
       kinerja Direksi secara keseluruhan dan      Saham dengan Direksi dan Komisaris PT
       masing-masing anggota Dewan Komisaris       Pos Indonesia (Persero) dengan mengacu
       dan Direksi dilakukan oleh Pemegang         pada surat Sekretaris Kementerian BUMN
       Saham melalui mekanisme RUPS. Sesuai        No.S-08/SMBU/2013 tanggal 16 Januari
       dengan Peraturan Menteri Negara BUMN        2013 tentang Penyampaian Pedoman
       No : PER-01/MBU/2011 tgl 1 Agustus 2011     Penentuan Key Performance Indicator
       (yang merupakan penyempurnaan dari          (KPI) dan Kriteria Penilaian Kinerja Unggul
       Keputusan Menteri BUMN No : KEP-            (KPKU) pada BUMN. Skor key performance
       117/ MMBU/2002 tgl 31 Juli 2002) hal        indicator (KPI) atas hasil penilaian kinerja
       Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang       manajemen PT Pos Indonesia (Persero)
       Baik pada Badan Usaha Milik Negara,         untuk 2024 tercapai sebesar 86,08 dengan
       dan Peraturan Menteri Badan Usaha           predikat Cukup B-4.
       Milik Negara Republik Indonesia Nomor
                                                   KPI yang merupakan kontrak manajemen
       PER-3/MBU/03/2023 Tentang Organ dan
                                                   antara Direksi dan Dewan Komisaris PT
       Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik
                                                   Pos Indonesia (Persero) dengan Pemegang
       Negara. RUPS wajib menetapkan Indikator
                                                   Saham, telah dilakukan pembahasan
       Pencapaian Kinerja (Key Performance
                                                   beberapa kali dengan Pemegang Saham
       Indicator)
                                                   terkait dengan indikator-indikator yang
       Key Performance Indicators (KPI) tahun      akan dijadikan penilaian. Indikator yang
       2024 yang telah disetujui dan disahkan      telah disepakati dan ditetapkan menjadi
       Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)            KPI untuk tahun 2024 serta realisasinya
       menjadi pedoman bagi Direksi dalam          adalah sebagai berikut:
       melaksanakan program kerja dan target
       kinerja pada tahun 2024 serta sebagai
       sarana pemantauan dan pengawasan bagi
       Dewan Komisaris.




138   Laporan Tahunan 2024
Page 140
   Pembahasan                                                Laporan                                               Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                                                              Sosial dan Lingkungan
                                                             Tata Kelola Perusahaan




                    No                                                                                       Target                                     Nilai




                                                                                        Polarisasi
                                                                                                                          Realisasi
                                                                                                     Bobot   Akhir                       Rasio       Masksimal




                                                                            Satuan
       Perspektif



                                                                                                                            2024
                         Indikator

                                                    Uraian                                                   Tahun                                    Skor KPI

                                                                                                       1       2             3             4            5
            I        Nilai Ekonomi dan Sosial untuk Indonesia                                         55                                                    43,38
                                     Financial
                            1        EBITDA                               Rp Miliar   Maximize        5      1.063,86       1.015,67       95,07%           4,75
                           2         ROIC >= WACC                            %        Maximize        4            0,14          2,98    2.130,29%          4,40
                           3         Interest Bearing Debt to EBITDA       Indeks     Minimize        4            2,77          4,86       0,00%           0,00
                                     Interest Bearing Debt to Invested
                           4                                                 %        Minimize        4        26,37          35,46         51,23%          2,05
                                     Capital
                           5         Cashflow from Operation (CFO)        Rp Miliar   Maximize        4       225,23      (1.204,56)     (534,82%)          0,00
                                     Operational
                           6         SWP kiriman                             %        Maximize        5        95,00          98,65       103,84%            5,19
                            7        Market share kurir                      %        Maximize        5            3,27          2,48      75,75%           3,79
                           8         Market share logistic                   %        Maximize        5            0,16          0,14      88,69%           4,43
                           9         Market share jasa keuangan              %        Maximize        4         2,95             2,44      82,60%           3,30
                          10         Pemanfaatan kendaraan listrik           %        Maximize        5       100,00         100,00       100,00%           5,00
                                     Sosial
                           11        Pemenuhan pelaksanaan PSO            Rp Miliar   Maximize        5       369,80         366,84        99,20%           4,96
                                     Peningkatan TKDN dibandingkan
                          12                                                 %        Maximize        5        40,00          78,10       195,25%           5,50
                                     tahun sebelumnya
       II            Inovasi Model Bisnis                                                             15                                                    14,09
                          13         Program Transformasi Tahun 2024         %        Maximize        3       100,00          89,60        89,60%           2,69
                                     Digitalisasi Human Capital (ITMS,
                     14                                                      %        Maximize         2      100,00          95,12         95,12%           1,90
                                     LMS & KMS)
                     15              Digitalisasi Finance (SAP)              %        Maximize         2      100,00          93,50        93,50%            1,87
                                     Pemetaan sinergi dan integrasi
                     16                                                      %        Maximize         2      100,00          92,75        92,75%            1,86
                                     logistik dalam ekosistem BUMN
                          17         Pengembangan Layanan Logistik           %        Maximize        3       100,00          92,56        92,54%           2,78
                                     Implementasi Roadmap Perbaikan
                          18                                                 %        Maximize        3       100,00         100,00       100,00%           3,00
                                     Penerapan Manajemen Risiko
         III         Inovasi Model Bisnis                                                             10                                                     9,50
                          19         Pengembangan platform Logistik          %        Maximize        5       100,00          90,00        90.00%           4,50
                          20         Pengembangan Pospay Superapps           %        Maximize        5       100,00         100,00       100.00%           5,00
       IV            Peningkatan Investasi                                                             5                                                    5,00
                          21         Investasi processing center             %        Maximize        5       100,00         100,00       100,00%           5,00
       V             Pengembangan Talenta                                                             15                                                    15,40
                                     Rasio Top Talent Muda (<=42 tahun)
                          22                                                 %        Maximize        3         10,00            18,18     181,82%          3,30
                                     dalam nominated talent
                                     Rasio penerapan dalam nominated
                          23                                                 %        Maximize        3        20,00          27,27        136,36%          3,30
                                     talent
                                     Rasio Pemenuhan Kualifikasi Organ
                          24                                                 %        Maximize        4       100,00          98,00        98,00%           3,92
                                     Pengelolaan Risiko
                                     Implementasi Roadmap
                          25                                                 %        Maximize        5       100,00          97,55        97,55%           4,88
                                     Penyebaran Dana Pensiun
       Jumlah I+II+III+IV+V                                                                           100                                                87,37




                                                                                                                                 Laporan Tahunan 2024               139
Page 141
                                                            Laporan
                 Highlight                                                                Profil Perusahaan
                                                    Kepada Pemegang Saham




       Bonus Kerja, Bonus Non Kerja, Opsi                        RAPAT DEWAN KOMISARIS
       Saham
                                                                 Agenda rutin yang dibahas dalam Rapat
       Kementerian BUMN melalui surat Nomor                      Dewan Komisaris meliputi evaluasi
       SR-36/Wk.MSU.11/08/2024 tanggal 23                        (review) kinerja bulanan dan triwulanan
       Agustus 2024 menyampaikan penetapan                       Perseroan, monitoring dan evaluasi tindak
       penghasilan Direksi dan Dewan Komisaris                   lanjut permasalahan, dan membahas hal-
       tahun 2024 serta tantiem/insentif kinerja/                hal khusus yang memerlukan persetujuan
       insentif khusus atas kinerja Tahun Buku                   Komisaris serta permasalahan aktual
       2023 ditetapkan bahwa Direksi dan                         yang perlu mendapat klarifikasi dari
       Dewan komisaris Pos Indonesia (Persero)                   manajemen.
       diberikan tantiem/insentif kinerja (IK)
                                                                 Dewan Komisaris wajib melaksanakan
       Sebesar Rp.24 Milliar atas kinerja tahun
                                                                 rapat minimal 1 kali dalam 2 bulan,
       buku 2023.
                                                                 dengan ketentuan rapat dilaksanakan
                                                                 setiap hari kamis tiap minggunya atau
                                                                 sesuai kesepakatan Dewan Komisaris.
                                                                 Rapat Dewan Komsaris dianggap kuorum
                                                                 apabila dihadiri atau diwakili oleh lebih
                                                                 dari separuh jumlah anggota Dewan
                                                                 Komisaris

       Semua keputusan dalam rapat Dewan Komisaris diambil dengan musyawarah untuk
       mufakat, apabila tidak tercapai kemufakatan maka keputusan rapat Komisaris diambil
       dengan suara terbanyak. Apabila jumlah suara yang setuju dan tidak setuju sama
       banyaknya, maka keputusan rapat adalah yang sama dengan pimpinan rapat dengan
       tetap memperhatikan ketentuan mengenai pertanggungjawaban.
       Sepanjang 2024 Dewan Komisaris telah menyelenggarakan rapat

            No               Tanggal                                   Agenda Rapat

                                         1. Pembahasan RKAP 2024
                       25 Januari 2024
        1                                3. Lain – lain :
                                         RK        GIN      GH    RR     IGMK
                       Kehadiran
                                         √         X        √     √      X


                                         1. Progres Program Kerja Dewan Komisaris
                       30 Januari 2024   2. Laporan Manajemen Ytd Desember 2023
        2                                3. Lain – lain
                                         RK        GIN      GH    RR     IGMK
                       Kehadiran
                                         X         √        √     √      √




140   Laporan Tahunan 2024
Page 142
   Pembahasan                       Laporan                                      Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                            Sosial dan Lingkungan
                                    Tata Kelola Perusahaan




                No       Tanggal                                    Agenda Rapat

                                        1. Progres Program Kerja Dewan Komisaris RKAP 2024
                     19 Februari 2024   2. Laporan Manajemen Ytd Januari 2024
            3                           3. Lain – lain
                                        RK        GIN    GH    RR     IGMK
                     Kehadiran
                                        √         √      √     √      X


                                        1. Pembahasan Usulan Pergantian dan Penambahan Direksi PT Pos
                     6 Maret 2024       Logistik Indonesia
            4                           2. Lain – lain
                                        RK        GIN    GH    RR     IGMK
                     Kehadiran
                                        √         √      √     √      X


                                        1. Progres Program Kerja Dewan Komisaris RKAP 2024
                     28 Maret 2024      2. Laporan Manajemen Ytd Februari 2024
            5                           3. Lain – lain
                                        RK        GIN    GH    RR     IGMK
                     Kehadiran
                                        X         √      √     √      √


                                        1. Pembahasan Selected Talent BOD-1 PT Pos Indonesia (Persero) Tahun
                                        2024
                     4 April 2024
                                        2. Evaluasi BOD PT Pos Indonesia (Persero) Tahun 2024
            6
                                        3. Lain – lain
                                        RK        GH     RR    IGMK
                     Kehadiran
                                        √         X      √     √


                                        1. Progres Program Kerja Dewan Komisaris RKAP 2024
                     27 Apr 2024        2. Laporan Manajemen Ytd Maret 2024
            7                           3. Lain – lain
                                        RK        GH     RR    IGMK
                     Kehadiran
                                        X         √      √     √


                                        1. Progres Program Kerja Dewan Komisaris RKAP 2024
                     31 Mei 2024        2. Laporan Manajemen Ytd April 2024
            8                           3. Lain – lain
                                        RK        GH     RR    IGMK
                     Kehadiran
                                        X         √      √     √


                                        1. Progres Program Kerja Dewan Komisaris RKAP 2024
                     27 Juni 2024       2. Laporan Manajemen Ytd Mei 2024
            9                           3. Lain – lain
                                        RK        GH     RR    IGMK
                     Kehadiran
                                        X         √      √     √




                                                                                         Laporan Tahunan 2024   141
Page 143
                                                            Laporan
                  Highlight                                                                   Profil Perusahaan
                                                    Kepada Pemegang Saham




             No               Tanggal                                  Agenda Rapat


                                          1. Progres Program Kerja Dewan Komisaris RKAP 2024
                        26 Juli 2024      2. Laporan Manajemen Ytd Juni 2024
        10                                3. Lain – lain
                                          RK        GH     RR     IGMK MBD       FB
                        Kehadiran
                                          X         √      √      X      √       √


                                          1. Pembahasan Pembagian Tugas Dewan Komisaris
                                          2. Penyampaian Job desscription Komite Dewan Komisaris
                                          3.Pembahasan Permasalahan Akuisisi customer oleh DHL
                                          4. Pembahasan Permasalahan Double Presence
                        4 Agustus 2024
                                          5. Pembasahan Proses Nota Permintaan Pembayaran
        11
                                          6. Pembahasan Kajian Risiko Penerbitan Obligasi dan atau sukuk (Syari-
                                          ah) Tahun 2024
                                          7. Lain – lain
                                          RK        GH     RR     IGMK MBD       FB
                        Kehadiran
                                          √         √      √      √      √       √


                                          1. Permohonan Persetujuan Penerbitan Obligasi dan atau sukuk (Syari-
                                          ah) Tahun 2024
                                          2. Penghapusbukuan Akiva Tetap Sebagian Bangunan KCU Balikpapan
                                          76100
                        22 Agustus 2024
                                          3. Penghapusbukuan dan Pemindahtanganan dalam bentuk Scrap Ba-
        12                                rang Investaris Milik PT Pos Inoensia (Persero) Tahun 2024
                                          4. Lain
                                          – lain
                                          RK        GH     RR     IGMK MBD       FB
                        Kehadiran
                                          √         √      X      X      √       √


                                          1. Permohonan Persetujuan Penerbitan Obligasi dan atau sukuk (Syari-
                                          ah) Tahun 2024
                                          2. Penyesuaian Rancangan RJPP 2025-2029 dengan Arahan Dewan
                                          Komisaris
                        23 Agustus 2024
        13                                3. Usulan Direksi PT Pos Logistik Indonesia
                                          4. Usulan Penetapan Direktur PT Pos Properti Indonesia
                                          5. Lain – lain
                                          RK        GH     RR     IGMK MBD       FB
                        Kehadiran
                                          √         √      X      √      √       √


                                          1. Progres Program Kerja Dewan Komisaris RKAP 2024
                        26 Agustus 2024   2. Laporan Manajemen Ytd Juli 2024
        14                                3. Lain – lain
                                          RK        GH     RR     IGMK MBD       FB
                        Kehadiran
                                          X         √      X      √      √       √




142   Laporan Tahunan 2024
Page 144
   Pembahasan                       Laporan                                     Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                           Sosial dan Lingkungan
                                    Tata Kelola Perusahaan




                 No       Tanggal                                   Agenda Rapat


                                        1. Pembahasan Penyesuaian Rancangan RJPP 2025-2029 dengan Arahan
                      3 September       Dewan Komisaris
                      2024
            15                          2. Lain – lain
                                        RK        GH     RR     IGMK MBD       FB
                      Kehadiran
                                        √         X      X      X      √       √


                                        1. Progres Program Kerja Dewan Komisaris RKAP 2024
                      27 September
                                        2. Laporan Manajemen Ytd Agustus 2024
                      2024
            16                          3. Lain – lain
                                        RK        GH     RR     IGMK MBD       FB
                      Kehadiran
                                        √         √      √      √      √       √


                                        1. Progres Program Kerja Dewan Komisaris RKAP 2024
                                        2. Pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran Dekom (RKA) 2025
                      29 Oktober 2024
                                        3. Laporan Manajemen Ytd September 2024
            17
                                        4. Lain – lain
                                        RK        GH     RR     IGMK MBD       FB
                      Kehadiran
                                        √         √      X      √      √       √


                      19 November       1. Pemaparan Strategi Bisnis PT Pos Properti Indonesia
                      2024              2. Lain – lain
            18
                                        RK        GH     RR     IGMK MBD       FB
                      Kehadiran
                                        X         √      √      √      √       √
            No        Tanggal           Agenda Rapat
                                        1. Progres Program Kerja Dewan Komisaris RKAP 2024
                      26 November
                                        2. Laporan Manajemen Ytd Oktober2024
                      2024
            19                          3. Lain – lain
                                        RK        GH     RR     IGMK MBD       FB
                      Kehadiran
                                        √         √      √      √      √       √




                                                                                        Laporan Tahunan 2024   143
Page 145
                                                      Laporan
              Highlight                                                                   Profil Perusahaan
                                              Kepada Pemegang Saham




       RAPAT DIREKSI

       Direksi mengadakan rapat dan pertemuan              permasalahan aktual yang perlu mendapat
       baik rapat internal Direksi maupun rapat            klarifikasi dari manajemen. Dalam
       bersama Dewan Komisaris. Agenda                     pembahasan materi tertentu, dihadirkan
       rutin yang dibahas dalam Rapat Direksi              pula Para Vice President dan pejabat yang
       meliputi evaluasi (review) kinerja bulanan          terkait dengan materi pembahasan.
       dan triwulanan Perseroan, monitoring
       dan evaluasi tindak lanjut permasalahan,            Sepanjang 2024 Direksi mengadakan 40
       dan membahas hal-hal khusus yang                    kali pertemuan atau rapat direksi dengan
       memerlukan persetujuan Direksi serta                tingkat kehadiran masing-masing anggota
                                                           sebagai berikut:

         No           Tanggal                                      Agenda Rapat


                                   1. Arahan Direksi
                     Thursday,     2. Performance Review Direktorat Operasi dan Digital Services
                 4 January 2024    3. Performance Review Direktorat Bisnis Kurir dan Logistik
          1
                                   4. Performance Review Direktorat Bisnis Jasa Keuangan
                                       FRD         EPRA       TM          Hrd     Hrs           AK      PP
                    Kehadiran
                                        √              √       x          √        x            √       √
                                   1. Pelantikan Pejabat
                                   2. Arahan Direksi
                   Wednesday,      3. Performance Review Direktorat Human Capital Management
                                   4. Performance Review Direktorat Business Development and Portofolio
                 10 January 2024   Management
          2
                                   5. Performance Review Internal Audit
                                   6. Performance Review Corporate Secretary
                                       FRD         EPRA       TM          Hrd     Hrs           AK      PP
                    Kehadiran
                                        √              √       √          √        √            √       √
                                   1. Arahan Direksi
                     Tuesday,      2. Performance Direktorat Keuangan Subdit Financial Operations and
                                   Business Partner
                 23 January 2024   3. Performance Review Anak Perusahaan
          3
                                   4. Performance Review Badan Afiliasi
                                       FRD         EPRA       TM          Hrd     Hrs           AK      PP
                    Kehadiran
                                        √              √       √          √        √            √       √
                                   1. Arahan Direksi
                                   2. Performance Review Direktorat Business Development dan Portofolio
                     Tuesday,      Management
                                   3. Pemaparan materi dari Tim Dokter ULBI
                 30 January 2024
          4
                                   4. Performance Review Direktorat Operasi dan Digital Services
                                   5. Performance Review Direktorat Kurir dan Logistik
                                       FRD         EPRA       TM          Hrd     Hrs           AK      PP
                    Kehadiran
                                        √              √       √          √        √            √       √




144   Laporan Tahunan 2024
Page 146
   Pembahasan                       Laporan                                         Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                               Sosial dan Lingkungan
                                    Tata Kelola Perusahaan




             No          Tanggal                                      Agenda Rapat


                                         1. Pelantikan Pejabat
                                         2. Arahan Direksi
                                         3. Performance Review dan Laporan Capex 2024 Direktorat Keuangan dan
                                         Manajemen Risiko
                                         4. Performance Review dan Laporan Capex 2024 Direktorat Business
                     Tuesday, 6 Febru-
                                         Development and Portofolio Management
                         ary 2024
              1                          5. Performance Review dan Laporan Capex 2024 Direktorat Bisnis Kurir
                                         dan Logistik
                                         6. Performance Review dan Laporan Capex 2024 Direktorat Bisnis Jasa
                                         Keuangan
                                         7. Performance Review dan Laporan Capex 2024 Anak Perusahaan
                                             FRD             EPRA   TM          Hrd      Hrs          AK    PP
                        Kehadiran
                                              √               √      √          √          √          √     √
                                         1. Arahan Direksi
                                         2. Performance Review Direktorat Human Capital Management
                                       3. Performance Review Direktorat Business Development and Portofolio
                     Monday, 12 Febru- Management
                        ary 2024
              2                        4. Direktorat Operasi dan Digital Services
                                         5. Corporate Secretary
                                         6. Internal Audit
                                             FRD             EPRA   TM          Hrd      Hrs          AK    PP
                        Kehadiran
                                              √               √      √          √          √          √     √
                                         1. Arahan Direksi
                                         2. Performance Review Direktorat Operasi dan Digital Services
                     Tuesday, 27 Feb-
                                         3. Presentasi Kerjasama Microsoft dengan PosIND
                        ruary 2024
              3                          4. Performance Review Direktorat Kurir dan Logistik
                                         5. Performance Review Direktorat Bisnis Jasa Keuangan
                                             FRD             EPRA   TM          Hrd      Hrs          AK    PP
                        Kehadiran
                                              √               √      √          √          √          √     √
                                         1. Pelantikan Pejabat
                     Tuesday, 5 March    2. Arahan Direksi
                          2024           3. Performance Review Anak Perusahaan
              1
                                         4. Performance Review Badan Afiliasi
                                             FRD             EPRA   TM          Hrd      Hrs          AK    PP
                        Kehadiran
                                              √               √      √          √          √          √     √
                                         1. Arahan Direksi
                                         2. Performance Review Direktorat Keuangan dan Manajemen Risiko
                     Tuesday, 12 March
                                         3. Performance Review Direktorat Bisnis Kurir dan Logistik
                           2024
              2                          4. Performance Review Direktorat Bisnis Jasa Keuangan
                                         5. Performance Review Direktorat Operasi dan Digital Services
                                             FRD             EPRA   TM          Hrd      Hrs          AK    PP
                        Kehadiran
                                              √               √      √          √          √          √     √




                                                                                               Laporan Tahunan 2024   145
Page 147
                                                         Laporan
              Highlight                                                                    Profil Perusahaan
                                                 Kepada Pemegang Saham




         No           Tanggal                                      Agenda Rapat

                                     1. Arahan Direksi
                                     2. Review Direktorat Keuangan dan Manajemen Risiko
                                     3. Performance Review Direktorat Human Capital Management
                Tuesday, 19 March
                      2024           4. Performance Review Direktorat Business Development and Portofolio
          3                          Management
                                     5. Corporate Secretary
                                     6. Internal Audit
                                         FRD             EPRA   TM          Hrd     Hrs       AK         PP
                    Kehadiran
                                          √               √      √          √        √         √         √
                                  1. Pelantikan Pejabat
                Tuesday, 26 March
                                  2. Arahan Direksi
                      2024
          4                       3. Performance Review EVP
                                         FRD             EPRA   TM          Hrd     Hrs       AK         PP
                    Kehadiran
                                          √               √      √          √        √         √         √


                                     1. Arahan Direksi
                                     2. Performance Review dan Laporan Capex 2024 Direktorat Operasi dan
                                     Digital Services
                 Tuesday, 2 April
                      2024           3. Performance Review dan Laporan Capex 2024 Direktorat Bisnis Jasa
          1                          Keuangan
                                     4. Performance Review dan Laporan Capex 2024 Direktorat Bisnis Kurir
                                     dan Logistik
                                         FRD             EPRA   TM          Hrd     Hrs       AK         PP
                    Kehadiran
                                          √               √      √          √        √         √         √
                                     1. Kick-Off Meeting Jasa Konsultan Diagnostik ICOFR
                                     2. Arahan Direksi
                  Wednesday, 17
                   April 2024        3. Performance Review dan Laporan Capex 2024 Direktorat Keuangan dan
          2                          Manajemen Risiko
                                     4. Performance Review dan Laporan Capex 2024 Anak Perusahaan
                                         FRD             EPRA   TM          Hrd     Hrs       AK         PP
                    Kehadiran
                                          √               x      √          √        √         √         √
                                     1. Arahan Direksi
                                     2. Performance Review Direktorat Human Capital Management
                                     3. Performance Review Direktorat Business Development dan Portfolio
                                     Management
                 Tuesday, 23 April
                                     4. Management Presentation Pemeringkatan Obligasi PT Pos Indonesia
                      2024
          3                          (Persero) oleh Fitch Rating Indonesia
                                     5. Performance Review YPBPI
                                     6. Performance Review Badan Afiliasi
                                     7. Update Pos Indonesia Kargo Haji 2024
                                         FRD             EPRA   TM          Hrd     Hrs       AK         PP
                    Kehadiran
                                          √               √      √          √        √         √         √




146   Laporan Tahunan 2024
Page 148
   Pembahasan                      Laporan                                        Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                             Sosial dan Lingkungan
                                   Tata Kelola Perusahaan




             No         Tanggal                                     Agenda Rapat

                                       1. Arahan Direksi
                                       2. Performance Review Regional 1 Medan
                                       3. Performance Review Regional 2 Jakarta
                     Thursday, 2 May
                                       4. Performance Review Regional 3 Bandung
                          2024
              1                        5. Performance Review Regional 4 Semarang
                                       6. Performance Review Regional 5 Surabaya
                                       7. Performance Review Regional 6 Makassar
                                           FRD         EPRA       TM          Hrd      Hrs        AK       PP
                       Kehadiran
                                            √              √       √          √          √         √       √
                                       1. Arahan Direksi
                                       2. Progress Report Satgas Piutang
                                       3. Performance Review dan Laporan Capex Direktorat Operasi dan Digital
                                       Services
                     Tuesday, 7 May
                                       4. Performance Review dan Laporan Capex Direktorat Bisnins Jasa
                         2024
              2                        Keuangan
                                       5. Progress Report Proyek Kargo Haji PosIND 2024
                                       6. Progress Report PosAja UMKM
                                       7. Performance Review Direktorat Keuangan dan Manajemen Risiko
                                           FRD         EPRA       TM          Hrd      Hrs        AK       PP
                       Kehadiran
                                            √              √       √          √          √         √       √
                                       1. Arahan Direksi
                                       2. Progress Report GLID oleh Tim TELKOM
                                       3. Monthly Review CAPEX 2024 Sub Dit Risk Management and Financial
                                       Policy
                     Tuesday, 14 May
                          2024         4. Performance Review Anak Perusahaan
              3
                                       5. Performance Review Badan Afiliasi
                                       6. Presentasi Layanan Mitra Country Manager Google
                                       7. Presentasi Sub Dit Strategic Planning and Business Development
                                           FRD         EPRA       TM          Hrd      Hrs        AK       PP
                       Kehadiran
                                            √              √       √          √          √         √       √
                                       1. Pelantikan Pejabat
                                       2. Arahan Direksi
                                       3. Performance Review Direktorat Human Capital Management
                                       4. Performance Review Direktorat Business Development dan Portfolio
                     Tuesday, 21 May   Management
                          2024
              4                        5. Performance Review Internal Audit
                                       6. Performance Review Corporate Secretary
                                       7. Progress Report Satgas Piutang
                                       8. Progress Update UMKM Centre & Creator House
                                           FRD         EPRA       TM          Hrd      Hrs        AK       PP
                       Kehadiran
                                            √              √       √          √          √         √       √




                                                                                             Laporan Tahunan 2024   147
Page 149
                                                       Laporan
              Highlight                                                                    Profil Perusahaan
                                               Kepada Pemegang Saham




         No           Tanggal                                       Agenda Rapat


                                    1. Arahan Direksi
                                    2. Performance Review Regional 1 Medan
                                    3. Progress Satgas UMKM
                 Tuesday, 4 June    4. Performance Review Regional 2 Jakarta
                      2024          5. Performance Review Regional 3 Bandung
          1
                                    6. Performance Review Regional 4 Semarang
                                    7. Performance Review Regional 5 Surabaya
                                    8. Performance Review Regional 6 Makassar
                                       FRD          EPRA       TM          Hrd     Hrs           AK      PP
                    Kehadiran
                                         √              √       √          √        √            √       √
                                    1. Arahan Direksi
                                    2. Performance Review Direktorat Keuangan dan Manajemen Risiko
                 Tuesday, 11 June   3. Performance Review Direktorat Operasi dan Digital Services
                      2024          4. Performance Review Direktorat Bisnis Jasa Keuangan
          2
                                    5. Performance Review Direktorat Bisnis Kurir dan Logistik
                                    6. Performance Review Direktorat Keuangan dan Manajemen Risiko
                                       FRD          EPRA       TM          Hrd     Hrs           AK      PP
                    Kehadiran
                                         √              √       x          √        √            √        x
                                    1. Arahan Direksi
                 Tuesday, 18 June
                                    2. Performance Review Anak Perusahaan
                      2024
          3                         3. Performance Review Badan Afiliasi
                                       FRD          EPRA       TM          Hrd     Hrs           AK      PP
                    Kehadiran
                                         √              x       √          √        √            √       √
                                    1. Arahan Direksi
                                    2. Performance Review Direktorat Human Capital Management
                Tuesday, 25 June
                     2024           3. Performance Review Direktorat Business Development dan Portfolio
          4                         Management
                                    4. Performance Review Internal Audit
                                       FRD          EPRA       TM          Hrd     Hrs           AK      PP
                    Kehadiran
                                         √              √       √          √        √            √       √


                  Tuesday, 2 July
                                    1. Arahan Direksi
                      2024
                                    2. Laporan War Room oleh Direktorat Digital Service
                                    3. Performance Review Regional 1 Medan
                                    4. Performance Review Regional 2 Jakarta
                                    5. Performance Review Regional 3 Bandung
          1                         6. Performance Review Regional 4 Semarang
                                    7. Performance Review Regional 5 Surabaya
                                    8. Performance Review Regional 6 Makassar
                                    9. Performance Review Penanganan Piutang oleh Proyek Penanganan
                                    Piutang
                                       FRD          EPRA       TM          Hrd     Hrs           AK      PP
                    Kehadiran
                                         √              √       √          √        √            √        x


148   Laporan Tahunan 2024
Page 150
   Pembahasan                        Laporan                                        Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                               Sosial dan Lingkungan
                                     Tata Kelola Perusahaan




             No           Tanggal                                     Agenda Rapat

                                         1. Arahan Direksi
                                         2. Penyerahan Surat Tanda Registrasi oleh Direktur BSSN (Badan Siber
                                         dan Sandi Negara)
                                         3. Performance Review Direktorat Operasi dan Digital Services
                      Tuesday, 9 July
                          2024           4. Performance Review Direktorat Bisnis Jasa Keuangan
              2
                                         5. Performance Review Direktorat Bisnis Kurir dan Logistik
                                         6. Strategic Partnership E-Katalog LKPP
                                         7. Penanganan Piutang oleh Proyek Penanganan Piutang
                                             FRD         EPRA       TM          Hrd      Hrs          AK    PP
                        Kehadiran
                                              √              √       √          √          √          √     √
                                         1. Pelantikan Pejabat
                      Tuesday, 16 July   2. Arahan Direksi
                           2024          3. Performance Review Anak Perusahaan
              3
                                         4. Performance Review Badan Afiliasi
                                             FRD         EPRA       TM          Hrd      Hrs          AK    PP
                        Kehadiran
                                              √              √       √          √          √          √     √
                                         1. Arahan Direksi
                                         2. Performance Review Direktorat Human Capital Management
                                         3. Performance Review Direktorat Business Development dan Portfolio
                     Tuesday, 23 July    Management
                          2024
              4                          4. Pengelolaan Museum TMII oleh Corporate Secretary and ESG
                                         5. Performance Review Internal Audit
                                         6. Performance Revie Financial Operation and Business Partner
                                             FRD         EPRA       TM          Hrd      Hrs          AK    PP
                        Kehadiran
                                              x              √       √          √          √          √     √
                                         1. Arahan Direksi
                                         2. Performance Review Direktorat Operasi dan Digital Services
                     Tuesday, 30 July    3. Performance Review Direktorat Bisnis Jasa Keuangan
                          2024           4. Performance Review Direktorat Bisnis Kurir dan Logistik
              5
                                         5. Performance Review Subdit Financial Operation and Business Partner
                                         6. Performance Review Proyek Penanganan Piutang
                                             FRD         EPRA       TM          Hrd      Hrs          AK    PP
                        Kehadiran
                                              √              √       √          √          √          √     √


                                         1. Arahan Direksi
                                         2. Performance Review Anak Perusahaan
                     Tuesday, 6 August
                                         3. Perfor-
                           2024
                                         mance Re-
              1
                                         view Badan
                                         Afiliasi
                                             FRD         EPRA       TM          Hrd      Hrs          AK    PP
                        Kehadiran
                                              x              √       √          √          √          √     √




                                                                                               Laporan Tahunan 2024   149
Page 151
                                                       Laporan
              Highlight                                                                    Profil Perusahaan
                                               Kepada Pemegang Saham




         No           Tanggal                                         Agenda Rapat

                                    1. Arahan Direksi
                                    2. Performance Review Direktorat Human Capital Management
                                    3. Performance Review Direktorat Business Development dan Portfolio
                 Tuesday, 20 Au-    Management
                    gust 2024
          2                         4. Performance Review Corporate Secretary and ESG
                                    5. Performance Review Internal Audit
                                    6. Performance Review Proyek Penanganan Piutang
                                       FRD          EPRA       TM           Hrd      Hrs      AK         PP
                    Kehadiran
                                         √              √         √          √       √           √       √
                                    1. Arahan Direksi
                                    2. Performance Review EVP Regional 6 Makassar
                                    3. Performance Review EVP Regional 5 Surabaya
                 Tuesday, 27 Au-    4. Performance Review EVP Regional 4 Semarang
                    gust 2024       5. Performance Review EVP Regional 3 Bandung
          3
                                    6. Performance Review EVP Regional 2 Jakarta
                                    7. Performance Review EVP Regional 1 Medan
                                    8. Performance Review Financial Operation and Business Partner
                                       FRD          EPRA       TM           Hrd      Hrs      AK         PP
                    Kehadiran
                                         √              √         x          √       √           √        x


                                    1. Arahan Direksi
                                    2. Performance Review Direktorat Operasi dan Digital Services
                 Tuesday, 10 Sep-   3. Performance Review Direktorat Bisnis Jasa Keuangan
                   tember 2024      4. Performance Review Direktorat Bisnis Kurir dan Logistik
          1
                                    5. Performance Review Subdit Financial Operation and Business Partner
                                    6. Performance Review Proyek Penanganan Piutang
                                       FRD          EPRA       TM           Hrd      Hrs      AK         PP
                    Kehadiran
                                         x              √         x          √       √           √       √
                                    1. Arahan Direksi
                 Tuesday, 17 Sep-
                                    2. Performance Review Anak Perusahaan
                   tember 2024
          2                         3. Performance Review Badan Afiliasi
                                       FRD          EPRA       TM           Hrd      Hrs      AK         PP
                    Kehadiran
                                         x              √         x          √       √           √       √
                                    1. Arahan Direksi
                                    2. Presentasi Progress Museum Pos di TMII oleh PT Pos Properti Indonesia
                                    3. Performance Review Regional 1 Medan
                Tuesday, 24 Sep-    4. Performance Review Regional 3 Bandung
                  tember 2024       5. Performance Review Regional 4 Semarang
          3
                                    6. Performance Review Regional 5 Surabaya
                                    7. Performance Review Regional 6 Makassar
                                    8. Proyek Penanganan Piutan
                                       FRD          EPRA       TM           Hrd      Hrs      AK         PP
                    Kehadiran
                                         √              √         √          √       √           √       √




150   Laporan Tahunan 2024
Page 152
   Pembahasan                       Laporan                                          Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                                Sosial dan Lingkungan
                                    Tata Kelola Perusahaan




             No          Tanggal                                          Agenda Rapat


                                         1. Paparan Materi dari PT Kazee Digital Indonesia
                                         2. Arahan Direksi
                     Tuesday, 1 October 3. Performance Review Direktorat Human Capital Management
                           2024
                                        4. Performance Review Direktorat Business Development dan Portfolio
              1
                                        Management
                                         5. Performance Review dari Retail Business
                                            FRD          EPRA        TM         Hrd       Hrs         AK      PP
                        Kehadiran
                                              √              √        √          √           √         √      √
                                         1. Arahan Direksi
                                         2. Performance Review Direktorat Operasi dan Digital Services
                     Tuesday, 8 Octo-    3. Performance Review Direktorat Bisnis Jasa Keuangan
                        ber 2024         4. Performance Review Direktorat Bisnis Kurir dan Logistik
              2
                                         5. Performance Review Subdit Financial Operation and Business Partner
                                         6. Performance Review Proyek Penanganan Piutang
                                            FRD          EPRA        TM         Hrd       Hrs         AK      PP
                        Kehadiran
                                              x              √        x          √           √         √      √
                                         1. Arahan Direksi
                                         2. Performance Review Anak Perusahaan
                     Tuesday, 15 Octo-
                                         3. Performance Review Badan Afiliasi
                         ber 2024
              3                          4. Pendampingan Komite ESG PosIND 2024
                                         5. Progress RKAP 2025
                                            FRD          EPRA        TM         Hrd       Hrs         AK      PP
                        Kehadiran
                                              √              √        √          √           √         √      √
                                         1. Arahan Direksi
                                         2. Paparan RKAP 2025 + Tanya Jawab Direktorat Bisnis Kurir dan Logistik
                                         (Termasuk Poslog)
                                         3. Paparan RKAP 2025 + Tanya Jawab Direktorat Bisnis Jasa Keuangan
                                         (Termasuk Posfin)
                                         4. Paparan RKAP 2025 + Tanya Jawab Direktorat Keuangan dan Manaje-
                     Tuesday, 22 Octo-
                                         men Risiko (Termasuk Pospro)
                         ber 2024
              4                          5. Paparan RKAP 2025 + Tanya Jawab Direktorat Operasi dan Digital Ser-
                                         vices
                                         6. Paparan RKAP 2025 + Tanya Jawab Direktorat Human Capital Manage-
                                         ment
                                         7. Paparan RKAP 2025 + Tanya Jawab Direktorat Business Development
                                         dan Portfolio Management
                                            FRD          EPRA        TM         Hrd       Hrs         AK      PP
                        Kehadiran
                                              √              √        √          √           √         √      √




                                                                                                 Laporan Tahunan 2024   151
Page 153
                                                       Laporan
              Highlight                                                                     Profil Perusahaan
                                               Kepada Pemegang Saham




         No           Tanggal                                         Agenda Rapat

                                    1. Arahan Direksi;
                                    2. Paparan RKAP 2025
                                    3. Performance Review Direktorat Human Capital Management
                Tuesday, 29 Octo-   4. Paparan Pospay Run 2024
                    ber 2024
                                    5. Performance Review Direktorat Business Development dan Portfolio
          5
                                    Management
                                    6. Paparan Program Makan Bergizi Gratis
                                    7. Launching New Pospay Superapps
                                        FRD         EPRA         TM         Hrd       Hrs      AK         PP
                    Kehadiran
                                         √               √        √          √         √        √         √


                                    1. Arahan Direksi
                                    2. Progress IT Strategic Plan oleh Prof Eko Indrajit
                 Tuesday, 12 No-    3. Performance Review Direktorat Operasi dan Digital Services
                  vember 2024       4. Performance Review Bisnis Jasa Keuangan
          1
                                    5. Performance Review Bisnis Kurir dan Logistik
                                    6. Peroframance Review Proyek Penangangan Piutang
                                        FRD         EPRA         TM         Hrd       Hrs      AK         PP
                    Kehadiran
                                         √               √        √          √         √        √         √
                                    1. Arahan Direksi
                 Tuesday, 19 No-    2. Performance Review Anak Perusahaan
                  vember 2024       3. Performance Review Badan Afiliasi
          2
                                    4. Performance Review Financial Operation and Business Partner
                                        FRD         EPRA         TM         Hrd       Hrs      AK         PP
                    Kehadiran
                                         x               √        x          √         √        √         √


                                    1. Arahan Direksi
                                    2. Performance Review Direktorat Human Capital Management
                 Wednesday, 04      3. Performance Review Kargo Haji
                 December 2024
                                    4. Performance Review Direktorat Business Development dan Portfolio
          1
                                    Management
                                    5. Performance Review Internal Audit
                                        FRD         EPRA         TM         Hrd       Hrs      AK         PP
                    Kehadiran
                                         √               x        √          √         √        √         √




152   Laporan Tahunan 2024
Page 154
   Pembahasan                       Laporan                                        Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                              Sosial dan Lingkungan
                                    Tata Kelola Perusahaan




             No          Tanggal                                    Agenda Rapat

                                       1. Arahan Direksi
                                       2. Performance Review Direktorat Operasi dan Digital Services
                                      3. New Logo Proposal PT Pos Properti Indonesia
                     Thursday, Decem-
                                      4. Presentasi dari Feedloop (Konsultan AI PT Posfin)
                        ber 12, 2024
              2                       5. Performance Review Direktorat Bisnis Jasa Keuangan
                                       6. Performance Review Direktorat Bisnis Kurir dan Logistik
                                       7. Performance Review Direktorat Keuangan dan Manajemen Risiko
                                           FRD         EPRA       TM        Hrd         Hrs         AK     PP
                        Kehadiran
                                            √              x       √            √         √         √      √
                                       1. Arahan Direksi
                                       2. Performance Review Direktorat Bisnis Kurir dan Logistik
                     Tuesday, Decem-
                                       3. Performance Review PT Pos Logistik Indonesia
                       ber 17, 2024
              3                        4. Performance Review PT Pos Finansial Indonesia
                                       5 Performance Review PT Pos Properti Indonesia
                                           FRD         EPRA       TM        Hrd         Hrs         AK     PP
                        Kehadiran
                                            √              √       √            √         √         √      √
                                       1. Arahan Direksi
                                       2. Presentasi dari KCU Jakarta Premier
                                       3. Performance Review Regional 1 Medan
                                       4. Performance Review Regional 2 Jakarta
                     Tuesday, Decem-   5. Prognosa Tahun 2024
                       ber 24, 2024    6. Performance Review Regional 3 Bandung
              4
                                       7. Performance Review Regional 4 Semarang
                                       8. Performance Review Regional 5 Surabaya
                                       9. Performance Review Regional 6 Makassar
                                       10. Progress Report Sukuk Ijarah oleh SVP Risk Management
                                           FRD         EPRA       TM        Hrd         Hrs         AK     PP
                        Kehadiran
                                            √              √       √            √         √         √      √




                                                                                              Laporan Tahunan 2024   153
Page 155
                                              Laporan
             Highlight                                                Profil Perusahaan
                                      Kepada Pemegang Saham




       Ringkasan Rapat yang melibatkan Direksi

       37 Radir / Weekly meeting
       Rapat Direksi
       • Monitoring kinerja mingguan masing-masing direktorat
       • Membahas permasalahan aktual yang perlu mendapat klarifikasi dari manajemen
       • Membahas hal-hal yang memerlukan persetujuan Direksi

       14 Rakomdir / Monthly meeting
       Rapat Komisaris dan Direksi
       • Membahas Management Report
       • Monitoring dan evaluasi tindak lanjut permasalahan
       • Membahas hal-hal yang memerlukan persetujuan Direksi dan Komisaris
       4 RAPIM / Quarterly Meeting
       Rapat Pimpinan
       • Membahas kinerja triwulanan masing-masing regional, anak perusahaan, dan
          afiliasi
       • Menyampaikan kebijakan masing-masing direktorat yang harus dilaksanakan
          regional
       • Membahas permasalahan aktual yang perlu mendapat klarifikasi dari regional
       • Menetapkan Kontrak Manajemen
       2 RUPS / Yearly Meeting
       Rapat Umum Pemegang Saham
       • Membahas kinerja tahunan perusahaan
       • Mendapat pengesahan Pemegang Saham atas RKAP, RKA Dewan Komisaris, dan
          RKATJSL
       • Mendapat penetapan Pemegang Saham atas Kontrak Manajemen yang memuat KPI
          Direksi secara Kolegial dan KPI Dewan Komisaris




154   Laporan Tahunan 2024
Page 156
   Pembahasan                           Laporan                                               Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                                         Sosial dan Lingkungan
                                        Tata Kelola Perusahaan




           RAPAT GABUNGAN DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
           Rapat Gabungan dengan Direksi seban�yak 15 kali dengan kehadiran anggota Komisaris
           dalam rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi mencapai rata-rata 95,83% dari
           total rapat yang diselengga�rakan.Agenda dan Kehadiran Dewan Komisaris dan Direksi
           Pada Rapat Gabungan

              No          Tanggal                                                 Agenda Rapat


                                           1. Rancangan RKAP 2024
                     25 Januari 2024
                                           2. Lain – lain :
                     Kehadiran Dewan       RK                 GIN        GH          RR        IGMK
               1
                     Komisaris             √                  X          √           √         X
                                                FRD               EPRA       TM          Hrd       Hrs        AK       PP
                     Kehadiran Direksi
                                           √                  √          √           √         √          √        √
                                           1. Tindak Lanjut arahan Rakomdir bulan Desember 2023
                     30 Januari 2024       2. Laporan Manajemen Ytd. Desember 2023
                                           3. Manajemen Risiko Permen No. PER-02/MBU/03/2023
              2      Kehadiran Dewan       RK                 GIN        GH          RR        IGMK
                     Komisaris             √                  √          √           √         √
                                                FRD               EPRA       TM          Hrd       Hrs        AK       PP
                     Kehadiran Direksi
                                           √                  √          √           √         √          √        √
                                           1. Tindak Lanjut arahan Rakomdir tanggal 30 Januari 2024
                     29 Februari 2024      2. Pembahasan Management Report ytd Januari 2024
                                           3. Lain – lain :
              3      Kehadiran Dewan       RK                 GIN        GH          RR        IGMK
                     Komisaris             √                  √          √           √         √
                                                FRD               EPRA       TM          Hrd       Hrs        AK       PP
                     Kehadiran Direksi
                                           √                  √          √           √         √          √        √
                                           1. Pembahasan Strategic Grand Design PT Pos Logistik Indonesia
                                           2. Pembahasan Rightsizing PT Pos Indonesia (Persero)
                     14 Maret 2024
                                           3. Lain – lain :
                                           *) Catatan : hanya 4 direktur yang diundang
              4
                     Kehadiran Dewan       RK                 GIN        GH          RR        IGMK
                     Komisaris             √                  √          √           X         X
                                                FRD               EPRA       TM          Hrd       Hrs        AK       PP
                     Kehadiran Direksi
                                           X                  X          √           √         X          √        √
                                           1. Tindak Lanjut arahan Dewan Komisaris pada rapat gabungan tanggal 29
                                           Februari 2024
                                           2. Pembahasan Management Report ytd Februari 2024
                     28 Maret 2024         3. Lain – lain
              5
                     Kehadiran Dewan       RK                 GIN        GH          RR        IGMK
                     Komisaris             √                  √          √           √         √
                                                FRD               EPRA       TM          Hrd       Hrs        AK       PP
                     Kehadiran Direksi
                                           √                  √          √           √         √          √        √




                                                                                                         Laporan Tahunan 2024   155
Page 157
                                                         Laporan
               Highlight                                                                              Profil Perusahaan
                                                 Kepada Pemegang Saham




         No            Tanggal                                            Agenda Rapat

                                     1. Tindak Lanjut arahan Dewan Komisaris pada rapat gabungan tanggal 28
                                     Maret 2024
                 27 April 2024
                                     2. Laporan Manajemen Ytd. Maret 2024
                                     3. Lain – lain
          6
                 Kehadiran Dewan     RK               GH         RR          IGMK
                 Komisaris           √                √          √           √
                                          FRD             EPRA       TM          Hrd       Hrs        AK           PP
                 Kehadiran Direksi
                                     √                √          √           √         √         √             √
                                     1. Tindak Lanjut arahan Dewan Komisaris pada rapat gabungan tanggal 27
                                     April 2024
                 31 Mei 2024
                                     2. Laporan Manajemen Ytd. April 2024
                                     3. Lain – lain
          7
                 Kehadiran Dewan     RK               GH         RR          IGMK
                 Komisaris           X                √          √           X
                                          FRD             EPRA       TM          Hrd       Hrs        AK           PP
                 Kehadiran Direksi
                                     √                √          √           √         √         √             √
                                     1. Tindak Lanjut arahan Dewan Komisaris pada rapat gabungan tanggal 31 Mei
                                     2024
                 27 Juni 2024
                                     2. Laporan Manajemen Ytd. Mei 2024
                                     3.Lain-lain :
          8
                 Kehadiran Dewan     RK               GH         RR          IGMK
                 Komisaris           √                √          √           √
                                          FRD             EPRA       TM          Hrd       Hrs        AK           PP
                 Kehadiran Direksi
                                     √                √          √           √         √         √             √
         No      Tanggal             Agenda Rapat
                                     1. Tindak Lanjut arahan Dewan Komisaris pada rapat gabungan tanggal 27 Juni
                                     2024
                 26 Juli 2024
                                     2. Laporan Manajemen Ytd. Juni 2024
                                     3.Lain-lain :
          9
                 Kehadiran Dewan     RK               GH         RR          IGMK      MBD       FB
                 Komisaris           √                √          √           √         √         √
                                          FRD             EPRA       TM          Hrd       Hrs        AK           PP
                 Kehadiran Direksi
                                     √                √          √           √         √         √             √
         No      Tanggal             Agenda Rapat
                                     1. Tindak Lanjut arahan Dewan Komisaris pada rapat gabungan tanggal 26 Juli
                                     2024
                 28 Agustus 2024
                                     2. Laporan Manajemen Ytd. Juli 2024
                                     3.Lain-lain : Tidak ada
          10
                 Kehadiran Dewan     RK               GH         RR          IGMK      MBD       FB
                 Komisaris           √                √          X           √         √         √
                                          FRD             EPRA       TM          Hrd       Hrs        AK           PP
                 Kehadiran Direksi
                                     √                √          X           √         √         √             √
                                     1. . Pembahasan Permohonan Tanggapan RJPP 2025 – 2029
                 23 September 2024
                                     2. Lain-lain
                 Kehadiran Dewan     RK               GH         RR          IGMK      MBD       FB
          11
                 Komisaris           √                √          √           √         √         √
                                          FRD             EPRA       TM          Hrd       Hrs        AK           PP
                 Kehadiran Direksi
                                     √                √          √           √         √         √             √


156   Laporan Tahunan 2024
Page 158
   Pembahasan                           Laporan                                                      Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                                                Sosial dan Lingkungan
                                        Tata Kelola Perusahaan




              No             Tanggal                                                   Agenda Rapat

                                           1. Tindak Lanjut arahan Dewan Komisaris pada rapat gabungan tanggal 28
                                           Agustus 2024
                      30 September 2024
                                           2. Laporan Manajemen Ytd. Agustus 2024
                                           3.Lain-lain :
              12
                      Kehadiran Dewan      RK                   GH            RR          IGMK        MBD        FB
                      Komisaris            √                    √             √           X           √          √
                                                FRD                 EPRA          TM          Hrd         Hrs          AK           PP
                      Kehadiran Direksi
                                           √                    √             √           √           √          √              √
                                           1. . Pembahasan Permohonan rekomendasi atas penerbitan SUKUK Ijaroh PT
                      18 Oktober 2024      Pos Indonesia (Persero)
                                           2. Lain-lain
              13      Kehadiran Dewan      RK                   GH            RR          IGMK        MBD        FB
                      Komisaris            √                    √             √           √           √          √
                                                FRD                 EPRA          TM          Hrd         Hrs          AK           PP
                      Kehadiran Direksi
                                           √                    √             √           √           √          √              √
                                           1. . Tindak lanjut arahan Dewan Komisaris pada rapat gabunan tanggal 30 Sep-
                                           tember 2024

                      29 Oktober 2024      2. Pembahasan Management Report ytd September 2024
                                           3. Pembahasan RKAP 2025
              14                           4. Lain-lain.
                      Kehadiran Dewan      RK                   GH            RR          IGMK        MBD        FB
                      Komisaris            √                    √             X           √           √          √
                                                FRD                 EPRA          TM          Hrd         Hrs          AK           PP
                      Kehadiran Direksi
                                           √                    √             √           √           √          √              √


           HUBUNGAN AFILIASI ANGGOTA DIREKSI
           Pos Indonesia dalam Penerapan GCG berupa transparansi dalam pengungkapan
           hubungan afiliasi antar para anggota Direksi, antara anggota Direksi dengan anggota
           Dewan Komisaris dan dengan pemegang saham, diungkapkan bahwa tidak terdapat
           hubungan keluarga sampai dengan derajat ketiga, baik menurut garis lurus maupun
           garis ke samping, termasuk hubungan yang timbul karena perkawinan.

                                                           Hubungan keluarga dengan                    Hubungan keuangan dengan
                             Nama
                                                                                        Pemegang                                Pemegang
                                                      Komisaris            Direksi                   Komisaris        Direksi
                                                                                          saham                                  Saham
            Faizal Rochmad Djoemadi                         x                x                x            x            x           x
            Tonggo Marbun                                   x                x                x            x            x           x
            Hariadi                                         x                x                x            x            x           x
            Endy Pattia Rahmadi Abdurrahman                 x                x                x            x            x           x
            Haris                                           x                x                x            x            x           x
            Prasabri Pesti                                  x                x                x            x            x           x
            Asih Kurniasari Komar                           x                x                x            x            x           x




                                                                                                                Laporan Tahunan 2024       157
Page 159
                                                  Laporan
              Highlight                                                           Profil Perusahaan
                                          Kepada Pemegang Saham




       HUBUNGAN AFILIASI ANGGOTA DEWAN KOMISARIS
       Anggota Dewan Komisaris, sebanyak 6 (enam) orang, terdiri dari berbagai unsur di
       luar Perseroan. Antar anggota Dewan Komisaris dan antara anggota Dewan Komisaris
       dengan anggota Direksi tidak memiliki hubungan keluarga sedarah sampai derajat ketiga
       baik menurut garis lurus maupun garis ke samping atau hubungan semenda (menantu/
       ipar) sehingga dapat menjamin independensi Dewan Komisaris dalam menjalankan
       tugasnya, dan tidak terdapat kemungkinan terjadinya kolusi dan nepotisme sebagai
       penerapan prinsip transparansi dalam penerapan good corporate governance (GCG)

                                      Hubungan keluarga dengan         Hubungan keuangan dengan
                      Nama                                Pemegang                         Pemegang
                                   Komisaris    Direksi              Komisaris   Direksi
                                                            saham                           Saham
        Rhenal Kasali                 x           x          x          x          x           x
        Robben Rico                   x           x          x          x          x           x
        I Gde Made Kartikajaya        x           x          x          x          x           x
        Gunawan Hutagalung            x           x          x          x          x           x
        Muhammad Budi Djatmiko        x           x          x          x          x           x
        Fauzi Baadilla                x           x          x          x          x           x



       KOMITE AUDIT
       Pembentukan Komite Audit merupakan             tanggal 24 Agustus 2012 tentang Organ
       salah satu langkah penting untuk               Pendukung Dewan Komisaris BUMN serta
       mewujudkan sistem dan pelaksanaan              Peraturan Menteri Badan Usaha Milik
       pengawasan       yang    kompeten     dan      Negara Republik Indonesia Nomor PER-3/
       independen dan dalam rangka menerapkan         MBU/03/2023 Tentang Organ dan Sumber
       tata kelola perusahaan yang baik sesuai        Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara.
       dengan prinsip-prinsip GCG yang berlaku.
       Komite Audit Dewan Komisaris dibentuk          Tujuan Pembentukan Komite Audit adalah
       sejak tahun 2003 berdasarkan Keputusan         membantu Dewan Komisaris dalam
       Dewan Komisaris Nomor: 08/Kep-                 rangka melakukan pengawasan terhadap
       KU/2003 tanggal 27 Oktober 2003 tentang        kebijakan Direksi dalam pengurusan
       Pembentukan Komite Audit. Pembentukan          Perseroan di bidang sistem pengendalian
       tersebut mengacu pada Keputusan Menteri        internal Perseroan, pelaksanaan dan hasil
       BUMN Nomor: KEP-103/MBU/2002 tanggal           audit oleh Internal Audit maupun Auditor
       4 Juni 2002 dan telah diperbaharui dengan      eksternal, penelaahan atas informasi
       Peraturan Menteri Negara BUMN Nomor:           keuangan yang dikeluarkan Perseroan
       PER-05/MBU/2006 tanggal 20 Desember            serta kepatuhan terhadap peraturan
       2006 tentang Komite Audit bagi Badan           perundang-undangan yang berlaku dan
       Usaha Milik Negara serta di perbaharui         melakukan identifikasi hal-hal yang
       kembali dengan Peraturan Menteri               memerlukan perhatian Dewan Komisaris.
       Negara BUMN Nomor: Per-12/MBU/2012



158   Laporan Tahunan 2024
Page 160
   Pembahasan                  Laporan                                Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                 Sosial dan Lingkungan
                               Tata Kelola Perusahaan




           Pengangkatan dan Pemberhentian Komite
           Audit
           Anggota Komite Audit diangkat atau           PT Pos Indonesia (Persero) memiliki
           diberhentikan oleh Komisaris Perusahaan      Komite Audit yang bekerja berdasarkan
           berdasarkan saran/usulan dari Ketua          Piagam Komite Audit yang ditetapkan
           Komite Audit. Pemberhentian Anggota          melalui Keputusan Bersama Dewan
           Komite Audit dilakukan apabila jabatannya    Komisaris dan Direksi Pos Indonesia
           telah berakhir, mengundurkan diri,           nomor 254/DEKOM/0721 dan nomor
           berhalangan tetap dalam melaksanakan         KD.064/DIRUT/0721 tanggal 28 Juli 2021
           tugasnya, atau sebab-sebab lain sesuai       tentang Piagam Komite Audit PT Pos
           ketentuan yang berlaku. Komposisi Ketua      Indonesia (Persero).
           dan Anggota Komite Audit ditetapkan
           Dewan Komisaris dengan mengacu pada
                                                        Komposisi Komite Audit
           Peraturan Menteri Negara BUMN No.
           PER-12/MBU/2012 tanggal 24 Agustus           Berdasarkan Surat Keputusan Dewan
           2012 tentang Organ Pendukung Dewan           Komisaris      Nomor     84/DEKOM/0320
           Komisaris/Dewan Pengawas Badan Usaha         tanggal 20 Maret 2023 dan Nomor 258/
           Milik Negara, sebagaimana diperbaharui       DEKOM/1123 tanggal 6 November 2023
           dengan Peraturan Menteri Negara BUMN         tentang pengangkatan kembali anggota
           Nomor: PER-06/MBU/04/2021 tanggal            komite audit PT Pos Indonesia (Persero),
           13 April 2021 Tentang: Perubahan Atas        dan terakhir berdasarkan Surat Keputusan
           Peraturan Menteri Badan Usaha Milik          Dewan Komisaris tentang Pengalihan
           Negara Nomor Per-12/MBU/2012 Tentang         dan Pengangkatan Ketua Komite Audit
           Organ Pendukung Dewan Komisaris/             PT Pos Indonesia (Persero) No. 139/
           Dewan Pengawas Badan Usaha Milik             DEKOM/0824 tanggal 28 Agustus 2024
           Negara serta Peraturan Menteri Badan         Mengalihkan Robben Rico semula sebagai
           Usaha Milik Negara Republik Indonesia        Ketua merangkap Anggota Komite Audit
           Nomor PER-3/MBU/03/2023 Tentang              menjadi sebagai Anggota Komite Audit PT
           Organ dan Sumber Daya Manusia Badan          Pos Indonesia (Persero) dan mengangkat
           Usaha Milik Negara.                          Muhammad Budi Djatmiko sebagai ketua
                                                        merangkap anggota Komite Audit PT Pos
                                                        Indonesia (Persero).

           Susunan keanggotaan Komite Audit PT Pos Indonesia (Persero) per 31 Desember 2024
           adalah sebagai berikut :
                                                           KEPUTUSAN DEWAN          STATUS RANGKAP
                     JABATAN              NAMA
                                                              KOMISARIS                 JABATAN
            Ketuan Komite Audit Muhammad Budi Djatmiko    130/DEKOM/0824         Komisaris Independen
                     Anggota    Robben Rico               130/DEKOM/0824         Komisaris
                                Venoneta Monetera         258/DEKOM/1123         Anggota Independen
                                Prasojo                   84/DEKOM/0323          Anggota Independen




                                                                              Laporan Tahunan 2024      159
Page 161
                                                    Laporan
             Highlight                                                     Profil Perusahaan
                                            Kepada Pemegang Saham




       Profil Anggota Komite Audit

       Prasojo
       Anggota Independen

       Lahir			              : 21 Juni 1965
       Usia			               : 59 Tahun
       Kewarganegaraan       : Indonesia
       Domisili              : Cibinong

       Periode Jabatan
       01 April 2020 – Sekarang

       Riwayat Pendidikan
       •   1994 Ekonomi jurusan Manajemen, Pendidikan Tinggi lanjutan Pos, Bandung,
           Indonesia
       •   1998 Sarjana Akuntansi, Universitas Indonesia, Jakarta, Indonesia
       Pengalaman Kerja Komite Audit
       •   1988 – 2008 Berbagai Jabatan Manajerial di Pos Indonesia
       •   2019 – 2020 Pjs Kepala Satuan Pengawas Internal Pos Indonesia



       Venoneta Monetera
       Anggota Independen

       Lahir			              : 1 Mei 1965
       Usia			               : 59 Tahun
       Kewarganegaraan       : Indonesia
       Domisili              : Jakarta

       Periode Jabatan
       12 Oktober 2020 – Sekarang
       Riwayat Pendidikan
       •   1991 Diploma IV Akuntasi, Sekolah Tinggi Akuntansi Negara Jakarta, Indonesia
       •   1994 Sarjana Informatika, Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan komputer
           Gunadarma di Jakarta, Indonesia
       Pengalaman Kerja Komite Audit
       •   1986 - 1989 Auditor pada Badan pengawasan Keuangan dan pembangunan (BPKP)
           Perwakilan Provinsi Bali, Denpasar
       •   1993 - 1995 Auditor Pajak Pada Tim Gabungan BPKP dan Depkeu RI di Jakarta
       •   1996 – 1997 Auditor Pajak Daerah Pada Tim Gabungan BPKP dan Pemda DKI Jakarta
       •   1997 – 1999 Penyusun Modul Training dan Instruktur pada Proyek Audit Sistem
           Informasi Pusdiklat BPKP, Jakarta

160   Laporan Tahunan 2024
Page 162
   Pembahasan                   Laporan                              Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                Sosial dan Lingkungan
                                Tata Kelola Perusahaan




           •    1997 – 2002 Auditor pada Deputi Administrasi BPKP di Jakarta
           •    2002 Penugasan Khusus untuk evaluasi internal control pada Badan Penyehatan
           •    Perbankan Nasional (BPPN) di Jakarta
           •    2002 – 2009 Auditor Investigasi pada Deputi Investigasi BPKP, di Jakarta Tugas
                Perbantuan untuk Penyelidikan dan Penyidikan yang dilakukan Bareskrim –Mabes
                Polri, Kejaksaan RI, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
           •    2002 – 2020 Instruktur Audit dan Konsultan Senior pada Pusat Pengembangan
                Internal Audit (YPIA) dan PT Bina Audita Indonesia (BAI) di Jakarta.

           Independensi anggota komite audit
           Pos Indonesia mewajibkan seluruh              b. Tidak      memiliki   kepentingan/
           anggota Komite Audit untuk memegang              keterkaitan pribadi yang dapat
           teguh independensi dan integritas untuk          menimbulkan dampak negatif dan
           memastikan segala keputusan yang                 benturan kepentingan terhadap
           dihasilkan oleh Komite Audit selalu              Perusahaan;
           independen dan terhindar dari tekanan         c. Mampu berkomunikasi secara
           pihak lain dalam menjalankan tugas dan           efektif;
           tanggung jawabnya. Disamping itu semua        d. Dapat menyediakan waktu yang
           Anggota Komite Audit tidak memiliki              cukup      untuk     menyelesaikan
           hubungan keluarga dan keuangan dengan            tugasnya;
           sesama anggota Komite Audit, Dewan            e. Salah seorang dari anggota
           Komisaris dan Direksi. Berdasarkan               Komite Audit harus memiliki latar
           Piagam Komite Audit yang ditetapkan              belakang pendidikan atau memiliki
           melalui Keputusan Bersama Dewan                  keahlian di bidang akuntansi atau
           Komisaris dan Direksi Pos Indonesia              keuangan, dan salah seorang
           nomor 254/DEKOM/0721 dan nomor                   lainnya harus memahami industri/
           KD.064/DIRUT/0721 tanggal 28 Juli 2021           bisnis Perusahaan;
           tentang Piagam Komite Audit PT Pos            f. Bagi Anggota Komite Audit yang
           Indonesia (Persero) mengatur persyaratan         berasal dari luar Perusahaan, tidak
           keanggotaan Komite Audit yaitu:                  boleh merangkap sebagai:
           1.   Persyaratan yang bersifat mandatori         i. Anggota Dewan Komisaris/
                yang ditetapkan oleh Kementerian                 Dewan Pengawas pada BUMN/
                BUMN dalam Peraturan Menteri BUMN                perusahaan lain;
                tentang Organ Pendukung Dewan               ii. Sekretaris/Staf     Sekretaris
                Komisaris BUMN.Anggota Komite                    Dewan        Komisaris/Dewan
                Audit harus memenuhi persyaratan                 Pengawas BUMN/perusahaan
                sebagai berikut:                                 lain;
                a. Memiliki integritas yang baik dan        iii. Anggota komite pada Komite
                   pengetahuan serta pengalaman                  Lain Dewan Komisaris di
                   kerja yang cukup di bidang                    Perusahaan;
                   pengawasan/pemeriksaan;                  iv. Anggota komite pada BUMN/
                                                                 perusahaan lain.


                                                                             Laporan Tahunan 2024   161
Page 163
                                                Laporan
             Highlight                                                     Profil Perusahaan
                                        Kepada Pemegang Saham




          g. Bagi anggota Komite Audit yang               non assurance, jasa penilai dan/
             berasal dari luar Perusahaan, tidak          atau jasa konsultasi lain kepada
             mempunyai hubungan keluarga                  Perusahaan dalam waktu 6 (enam)
             sedarah dan semenda sampai                   bulan terakhir.
             derajat ketiga, baik menurut garis        f. Bukan       merupakan       orang
             lurus maupun garis ke samping,               yang bekerja atau mempunyai
             dengan anggota Dewan Komisaris               wewenang dan tanggung jawab
             dan anggota Direksi Perusahaan.              untuk merencanakan, memimpin,
       2. Persyaratan lain yang menurut                   mengendalikan, atau mengawasi
          Peraturan Menteri BUMN tentang                  kegiatan Perusahaan dalam waktu
          Organ Pendukung Dewan Komisaris                 6 (enam) bulan terakhir, kecuali
          BUMN jika diperlukan dapat ditetapkan           Komisaris Independen.
          oleh Dewan Komisaris dalam Piagam            g. Tidak mempunyai saham langsung
          Komite Audit. Setiap anggota Komite             maupun tidak langsung pada
          Audit harus:                                    Perusahaan.
          a. Memahami laporan keuangan                 h. Dalam hal anggota Komite Audit
             secara komprehensif, serta bisnis            memperoleh saham Perusahaan
             dan proses bisnis Perusahaan.                baik langsung maupun tidak
          b. Memahami         proses       audit,         langsung akibat suatu peristiwa
             manajemen risiko, dan peraturan              hukum, maka saham tersebut
             perundang-undangan yang terkait              wajib dialihkan kepada pihak lain
             dengan Perusahaan.                           dalam jangka waktu paling lama 6
          c. Mematuhi Kode Etik Komite Audit              (enam) bulan setelah diperolehnya
             yang ditetapkan dalam Piagam                 saham tersebut.
             Komite Audit.                             i. Tidak mempunyai hubungan afiliasi
          d. Meningkatkan kompetensi secara               dengan anggota Dewan Komisaris,
             terus menerus melalui pendidikan,            anggota Direksi, atau Pemegang
             pelatihan, dan berbagai cara dan             Saham Utama Perusahaan.
             sarana lainnya.                           j. Tidak mempunyai hubungan usaha
          e. Bukan merupakan orang dalam                  baik langsung maupun tidak
             Kantor Akuntan Publik, Kantor                langsung yang berkaitan dengan
             Konsultan Hukum, Kantor Jasa                 kegiatan usaha Perusahaan.
             Penilai Publik atau pihak lain yang
             memberi jasa assurance, jasa




162   Laporan Tahunan 2024
Page 164
   Pembahasan                 Laporan                                 Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                 Sosial dan Lingkungan
                              Tata Kelola Perusahaan




           Tugas Dan Tanggung Jawab
           Sesuai Peraturan Menteri Negara BUMN        3. Dalam menjalankan fungsinya, Komite
           Nomor: PER-12/MBU/2012 tanggal 24              Audit melakukan tugas dan tanggung
           Agustus 2012 tentang Organ Pendukung           jawab sebagai berikut :
           Dewan Komisaris/ Dewan Pengawas
                                                          a. Tugas Yang bersifat mandatori
           BUMN sebagaimana diperbaharui dengan
                                                             berdasarkan peraturan Menteri
           Peraturan Menteri Negara BUMN Nomor:
                                                             BUMN Tentang Organ Pendukung
           PER-06/MBU/04/2021 tanggal 13 April
                                                             Dewan Komisaris BUMN.
           2021 Tentang: Perubahan Atas Peraturan
                                                             i. Membantu Dewan Komisaris
           Menteri Badan Usaha Milik Negara
                                                                  untuk memastikan efektifitas
           Nomor PER-12/MBU/2012 Tentang Organ
                                                                  sistem pengendalian intern dan
           Pendukung Dewan Komisaris/Dewan
                                                                  efektifitas pelaksanaan tugas
           Pengawas Badan Usaha Milik Negara dan
                                                                  auditor eksternal dan auditor
           Peraturan Menteri Badan Usaha Milik
                                                                  internal.
           Negara Republik Indonesia Nomor PER-3/
                                                             ii. Menilai pelaksanaan kegiatan
           MBU/03/2023 Tentang Organ dan Sumber
                                                                  serta     hasil    audit    yang
           Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara,
                                                                  dilaksanakan      oleh    Satuan
           serta berdasarkan Piagam Komite Audit
                                                                  Pengawas       Intern    maupun
           yang ditetapkan melalui Keputusan
                                                                  auditor eksternal.
           Bersama Dewan Komisaris dan Direksi
                                                             iii. Memberikan          rekomendasi
           PT Pos Indonesia (Persero) nomor
                                                                  mengenai         penyempurnaan
           254/DEKOM/0721 dan nomor KD.064/
                                                                  sistem             pengendalian
           DIRUT/0721 tanggal 28 Juli 2021 tentang
                                                                  manajemen                  serta
           Piagam Komite Audit PT Pos Indonesia
                                                                  pelaksanaannya.
           (Persero) menetapkan tugas Komite Audit
                                                             iv. Memastikan telah terdapat
           adalah sebagai berikut:
                                                                  prosedur       evaluasi     yang
           1. Komite Audit bekerja secara kolektif
                                                                  memuaskan terhadap segala
              dalam    melaksanakan      tugasnya
                                                                  informasi yang dikeluarkan
              membantu DewanKomisaris.
                                                                  Perusahaan.
           2. Komite Audit bersifat mandiri baik
                                                             v. Melakukan identifikasi hal-hal
              dalam pelaksanaan tugasnya maupun
                                                                  yang memerlukan perhatian
              dalam pelaporan, dan bertanggung
                                                                  Dewan       Komisaris      serta
              jawab langsung kepada Dewan
                                                                  tugastugas Dewan Komisaris
              Komisaris.
                                                                  lainnya.




                                                                              Laporan Tahunan 2024   163
Page 165
                                                Laporan
             Highlight                                                        Profil Perusahaan
                                        Kepada Pemegang Saham




        b. Tugas Yang bersifat mandatori                        •
                                                               Kebijakan pengadaan dan
           berdasarkan       Surat    Keputusan                pelaksanaannya
           Sekertaris     Kementerian     BUMN              • Kebijakan mutu dan pelayanan
           tentang          Indikator/Parameter                serta pelaksanaan kebijakan
           Penilaian    dan     Evaluasi    atas               tersebut.
           Penerapan Tata Kelola Perusahaan             ii. Proses telaah harus dilakukan
           Yang     Baik     (Good    Corporate             secara obyektif berdasarkan
           Governance) pada BUMN.                           data yang faktual dan prinsip
           i. Melakukan       berbagai    telaah            kehati-hatian profesional (due
              dalam      rangka     memberikan              professional    care)    sehingga
              masukan         kepada     Dewan              dapat menghasilkan masukan
              Komisaris sebagai bahan Dewan                 yang konstruktif untuk kemajuan
              Komisaris melaksanakan tugas                  perusahaan.
              memberikan arahan kepada               c. Tugas lain dari Dewan Komisaris dan
              Direksi. Pelaksanaan telaah               ditegaskan dalam Piagam Komite
              tersebut dilakukan oleh Komite            Audit adalah
              Audit atau Komite Dewan                   i. Mengevaluasi kinerja KAP tahun
              Komisaris lainnya atau bersama,               buku sebelumnya dengan metode
              berdasarkan pembagian tugas                   yang terukur sebagai laporan
              dan/atau arahan untuk melakukan               dan sekaligus sebagai dasar
              koordinasi yang ditetapkan oleh               pemberian saran kepada Dewan
              Dewan       Komisaris.    Arahan-             Komisaris apabila KAP yang
              arahan Dewan Komisaris kepada                 bersangkutan akan diusulkan
              Direksi yang diamanatkan dalam                untuk ditunjuk kembali sebagai
              Surat Keputusan Sekretaris                    auditor eksternal.
              Kementerian BUMN tersebut                 ii. Memberikan rekomendasi kepada
              adalah mengenai:                              Dewan      Komisaris    mengenai
              • Penguatan sistem                            penunjukan auditor eksternal
                  pengendalian intern                       untuk melaksanakan audit atas
                  Perusahaan                                tahun buku berjalan, termasuk
              • Manajemen risiko                            menghitung Estimasi Biayanya
                  Perusahaan                                (Engineer Estimate) sebagai
              • Sistem teknologi informasi                  dasar penetapan Harga Perkiraan
                  yang digunakan Perusahaan                 Sendiri     (Owner’s    Estimasi).
              • Kebijakan dan pelaksanaan                   Dalam penyampaian rekomendasi
                  pengembangan karir                        tersebut harus disertai dengan
              • Kebijakan akuntansi dan                     uraian yang jelas dan obyektif
                  penyusunan laporan                        mengenai alasan penunjukan,
                  keuangan sesuai dengan                    antara lain hasil evaluasi kinerja,
                  standar akuntansi yang                    independensi, ruang lingkup, dan
                  berlaku                                   imbal jasa penugasan (fee).




164   Laporan Tahunan 2024
Page 166
   Pembahasan                       Laporan                                Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                      Sosial dan Lingkungan
                                    Tata Kelola Perusahaan




                     iii. Memberikan             pendapat           •   Draft RKAP yang
                          independen dan obyektif dalam                 disampaikan oleh
                          hal terjadi perbedaan pendapat                Manajemen.
                          antara Manajemen dan Auditor              • Draft RJPP yang
                          Eksternal atas jasa yang                      disampaikan oleh
                          diberikannya.                                 Manajemen.
                     iv. Memonitor            pelaksanaan           • Permasalahan/kasus
                          tindak lanjut atas temuan dan                 tertentu sesuai dengan
                          rekomendasi dari Internal Audit               permintaan dan arahan dari
                          dan Auditor Eksternal (KAP,                   Dewan Komisaris.
                          BPK, BPKP). Pelaksanaan tugas         vi. Melakukan            kunjungan/
                          ini    dilakukan    berdasarkan           peninjauan ke kantor-kantor
                          informasi kegiatan monitoring             Regional dan/atau UPT-UPT
                          tindak lanjut yang dilakukan              dalam rangka antara lain:
                          oleh Internal Audit yang                  mendampingi           kunjungan
                          diperoleh dari laporan-laporan            Dewan Komisaris, penugasan
                          periodik Internal Audit dan               tertentu dari Dewan Komisaris,
                          rapat-rapat         pembahasan            mengevaluasi kegiatan auditor
                          dengan Internal Audit.                    internal dan auditor eksternal,
                     v. Melakukan berbagai telaah dan               meningkatkan        pemahaman
                          memberikan masukan kepada                 bisnis dan proses bisnis
                          Dewan Komisaris, antara lain              Perusahaan.
                          terhadap:                          d. Dalam menjalankan tugas dan
                          • Ketaatan terhadap                   tanggung jawab, Komite Audit
                              peraturan perundang-              diberikan kewenangan oleh Dewan
                              undangan yang                     Komisaris untuk :
                              berhubungan dengan                i. Mengakses dokumen, data dan
                              kegiatan Perusahaan.                  informasi Perseroan tentang
                          • Pengaduan yang                          karyawan, dana, aset dan
                              berkaitan dengan proses               sumber daya Perusahaan yang
                              akuntansi dan pelaporan               diperlukan untuk melaksanakan
                              keuangan Perusahaan,                  tugasnya.
                              dan pengaduan lainnya             ii. Berkomunikasi          langsung
                              jika diminta oleh Dewan               dengan karyawan termasuk
                              Komisaris.                            Direksi    dan    pihak    yang
                          • Adanya indikasi potensi                 menjalankan      fungsi    audit
                              benturan kepentingan                  internal, manajemen risiko, dan
                              Perusahaan.                           audit eksternal terkait tugas
                          • Laporan manajemen                       dan tanggung jawab Komite
                              periodik (bulanan, triwulan,          Audit.
                              dan tahunan) dengan fokus
                              terhadap pencapaian RKAP.



                                                                                   Laporan Tahunan 2024   165
Page 167
                                                Laporan
             Highlight                                                         Profil Perusahaan
                                        Kepada Pemegang Saham




              iii. Melibatkan pihak independen      6. Melakukan pembagian tugas, kerja
                   diluar anggota Komite Audit         sama, dan koordinasi yang baik dengan
                   yang     diperlukan     untuk       Komite Dewan Komisaris lainnya
                   membantu          pelaksanaan       dalam ranah tugas yang beririsan
                   tugasnya atas persetujuan           dan/atau berdasarkan arahan khusus
                   Dewan komisaris.                    dari Dewan Komisaris.
              iv. Melakukan kewenangan lain         7. Melakukan evaluasi terhadap kinerja
                   yang diberikan oleh Dewan           Komite Audit (self assessment)
                   komisaris sepanjang tidak           secara periodik dengan metode yang
                   bertentangan dengan peraturan       terukur yang ditetapkan oleh Dewan
                   perundang-undangan.                 Komisaris.

       Kewajiban Komite Audit                       Program Kerja dan Pelaksanaan Kegiatan
                                                    Komite Audit
       Dalam menjalankan tugasnya, Komite
       Audit berkewajiban :                         Program kerja dan realisasi kegiatan
       1. Membuat pedoman kerja yang                Komite Audit tahun 2024 sebagaimana
          dituangkan dalam Piagam Komite            diamanatkan oleh Anggaran dasar
          Audit untuk diusulkan kepada Dewan        Perusahaan dan Peraturan Menteri BUMN
          Komisaris.                                dan diselaraskan dengan sasaran dan
       2. Membuat      Rencana     Kerja   dan      target yang akan dicapai sebagaimana
          Anggaran Tahunan (RKAT) Komite            direncanakan dalam Rencana kerja dan
          Audit sebelum dimulainya tahun buku       Anggaran Dewan Komisaris tahun 2024
          yang bersangkutan, untuk diusulkan        adalah sebagai berikut:
          kepada Dewan Komisaris dan disahkan
                                                    1.   PENILAIAN       TERHADAP        SISTEM
          sebagai kontrak kinerja Komite Audit
                                                         PENGENDALIAN INTERNAL PT POS
          dengan Dewan Komisaris.
                                                         INDONESIA (PERSERO)
       3. Menjaga kerahasiaan dokumen, data,
                                                          Tujuan utama dari kegiatan penilaian
          dan informasi Perusahaan.
                                                          system pengendalian internal, yaitu:
       4. Membuat laporan kepada Dewan
                                                         a. Menghasilkan informasi yang dapat
          Komisaris atas setiap penugasan yang
                                                             diandalkan untuk pengambilan
          diberikan.
                                                             keputusan bagi seluruh stakeholder
       5. Membuat Laporan Triwulanan dan
                                                             perusahaan (pemegang saham,
          Laporan      Tahunan     pelaksanaan
                                                             manajemen, dewan pengawas,
          kegiatan komite sebagai bahan
                                                             fiskus, karyawan, bank, dll).
          evaluasi Dewan Komisaris dan
                                                         b. Mengamankan        seluruh     asset
          sekaligus sebagai salah satu sumber
                                                             perusahaan, baik phisik maupun
          informasi untuk penyusunan Laporan
                                                             non phisik, termasuk piutang,
          Pelaksanaan     Tugas    Pengawasan
                                                             dokumen dan database.
          Dewan Komisaris dan kelengkapan
                                                         c. Mendorong efisiensi operasional.
          pengungkapan      informasi    dalam
                                                         d. Mendorong ditaatinya kebijakan-
          Laporan Tahunan Perusahaan.
                                                             kebijakan manajemen.




166   Laporan Tahunan 2024
Page 168
   Pembahasan                    Laporan                              Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                 Sosial dan Lingkungan
                                 Tata Kelola Perusahaan




               Hasil Telaah dan rekomendasi atas             iii. Peninjauan secara langsung
               Sistem pengendalian perusahaan                     proses audit yang sedang
               mengenai      kelemahan       sistem               dilakukan oleh Internal Audit
               pengendalian internal perusahaan                   (observasi lapangan)
               telah disampaikan kepada Dewan                iv. Penelaahan terhadap Laporan
               Komisaris dan juga telah disampaikan               Hasil Pemeriksaan Internal
               oleh Dewan Komisaris kepada Direksi.               Audit,     termasuk      Kertas
                                                                  Kerja Pemeriksaannya bila
           2. PENILAIAN TERHADAP INTERNAL
                                                                  diperlukan.
               AUDIT PT POS INDONESIA (PERSERO)
                                                             v. Memastikan Internal Auditor
           Kegiatan penilaian terhadap Internal Audit
                                                                  melaksanakan tugasnya secara
           yang dilakukan oleh Komite Audit adalah
                                                                  objektif dan independen serta
           dalam rangka membantu tugas Dewan
                                                                  menjunjung tinggi integritas.
           Komisaris, untuk memastikan bahwa
                                                             vi. Evaluasi terhadap integritas
           Internal Audit telah melaksanakan tugas
                                                                  pelaksanaan                tugas
           dan fungsinya secara efektif, termasuk di
                                                                  pemeriksaan dan pelaporan.
           dalamnya menilai pelaksanaan dan hasil
                                                             vii. Quality      assurance      atas
           auditnya, dan kemudian memberikan
                                                                  pelaksanaan       audit      dan
           rekomendasi untuk perbaikan.
                                                                  pelaporannya.
           Kegiatan penilaian mencakup:
                                                          c. Peran Internal Audit dalam
               a. Evaluasi atas dukungan Manajemen
                                                             pelaksanaan Monitoring Tindak
                  dan Dewan Komisaris terhadap
                                                             Lanjut Temuan dan Rekomendasi
                  posisi dan peran Internal Audit.
                                                             Hasil Pemeriksaan Internal Auditor
                  i. Posisi unit Internal Audit dalam
                                                             dan Eksternal Auditor (BPK, BPKP,
                       struktur organisasi PT Pos
                                                             KAP)
                       Indonesia (Persero).
                                                             i. Internal Audit mampu berperan
                  ii. Pengangkatan Kepala Internal
                                                                  sebagai Konsultan bagi auditee
                       Audit.
                                                                  dalam menyelesaikan setiap
                  iii. Pelaksanaan Internal Audit
                                                                  temuan dan rekomendasi hasil
                       Charter (IAC).
                                                                  pemeriksaan Internal Audit,
                  iv. Dukungan Manajemen terhadap
                                                                  BPK, BPKP dan KAP.
                       alokasi sumber daya manusia
                                                             ii. Internal Audit mampu berperan
                       dan dana untuk pelaksanaan
                                                                  aktif    mendorong      Direktur
                       tugas dan fungsi Internal Audit.
                                                                  Utama untuk memberikan
               b. Efektivitas pelaksanaan penugasan
                                                                  disposisi yang konstruktif dan
                  audit:
                                                                  segera atas semua temuan dan
                  i. Review terhadap Program
                                                                  rekomendasi hasil pemeriksaan
                       Kerja Audit Tahunan (PKAT)
                                                                  audit internal dan eksternal.
                       Internal Audit dan progres
                       pencapaiannya.
                  ii. Analisis terhadap lingkup kerja
                       dan staf auditor yang tersedia
                       (jumlah dan kapasitasnya)


                                                                              Laporan Tahunan 2024   167
Page 169
                                                                    Laporan
                    Highlight                                                                                  Profil Perusahaan
                                                            Kepada Pemegang Saham




                d. Peran Internal Audit dalam                                     iii. Dukungan Manajemen atas
                   mengoptimalkan Whistle Blowing                                      hasil pemeriksaan Internal
                   System (WBS)                                                        Audit, khususnya terhadap
                   i. Internal     Audit    melakukan                                  identifikasi risiko dan saran
                       evaluasi, monitoring dan review                                 mitigasi yang diusulkan oleh
                       terhadap efektifitas penerapan                                  Internal Audit.
                       program      Whistle   Blowing                             iv. Keselarasan penerapan audit
                       System (WBS).                                                   Intern pada anak Perusahaan
                   ii. Internal Audit membantu Komite                                  dengan kebijakan Audit Intern
                       Audit dalam pelaksanaan WBS                                     Induk.
                e. Pelaksanaan audit berbasis risiko                           f. Pelaksanaan audit tujuan tertentu
                   (Risk Based Audit)                                          Pencapaian program kerja Internal
                   i. Penilaian terhadap pemahaman                             Audit terkait dengan Program Kerja
                       auditor Internal Audit atas                             Audit Tujuan Tertentu yang dituangkan
                       konsep-konsep RBIA.                                     dalam PKAT Internal Audit.
                   ii. Peran Internal Audit dalam                              g. Rapat Rutin dengan Internal Audit
                       membangun risk management                                  minimal 3 (tiga) bulan sekali.
                       perusahaan.                                             Rapat dengan Internal Audit untuk
                                                                               membahas antara lain:
                                                                                  i. Laporan Kinerja Internal Audit
                                                                                       Triwulanan.
                                                                                  ii. Realisasi Program Kerja.

                                                                                                                 Realisasi IPK (per      Skor IPK
                                                                     Target                                          Triwulan)
NO                        KEGIATAN                           IPK               Bobot    Mulai      Selesai                                s/d TW
                                                                      IPK
                                                                                                                I     II    III    IV    IV/2024

      Rapat Pembahasan dengan Internal Audit :
      a. Rapat ke-1 (Kinerja Internal Audit Tw-IV 2023)    Rapat        1        1     15-Jan-24   31-Jan-24    1                          1,0
 1    b. Rapat ke-2 (Kinerja Internal Audit Tw-I 2024)     Rapat        1        1     15-Apr-24   30-Apr-24    -     1                    1,0
      c. Rapat ke-3 (Kinerja Internal Audit Tw-II 2024)    Rapat        1        1     15-Jul-24   31-Jul-24    -     -     1              1,0
      d. Rapat ke-4 (Kinerja Internal Audit Tw-III 2024)   Rapat        1        1     15-Okt-24   31-Okt-24    -     -     -       1      1,0
      Penyusunan Laporan kepada Dekom :
      a. Kinerja Internal Audit Tw IV-2022 / Tahun 2023 Laporan         1        1     15-Jan-24   28-Feb-24    1                          1,0
 2    b. Kinerja Internal Audit Tw I-2024                  Laporan      1        1     15-Apr-24   31-Mei-24    -     1                    1,0
      c. Kinerja Internal Audit Tw II-2024                 Laporan      1        1     15-Jul-24   31-Agu-24    -     -     1              1,0
      d. Kinerja Internal Audit Tw III-2024                Laporan      1        1     15-Okt-24   30-Nov-24    -     -     -       1      1,0
      Observasi Lapangan :

 3    Observasi Lapangan direncanakan 5 (lima) kali.
      Pelaksanaannya menyesuaikan dengan jadwal            Observ.      5       8      1-Mar-24    31-Des-24    1     1     1      2       8,0
      audit di Kantor-kantor Regional.
                         Total                             13 Lap./Aktivitas    16                             3,0   3,0   3,0     4,0     16,0

          *) Dijabarkan dari Program Kerja, IPK, dan Jadwal Kegiatan RKAT KA 2024.




168     Laporan Tahunan 2024
Page 170
   Pembahasan                     Laporan                                  Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                      Sosial dan Lingkungan
                                  Tata Kelola Perusahaan




           Realisasi kegiatan yang dilaksanakan oleh        3. PENILAIAN      TERHADAP      AUDITOR
           Komite Audit Tahun 2024 adalah sebagai              EKSTERNAL
           berikut:                                            Kegiatan penilaian terhadap auditor
              a. Kinerja Internal Audit Triwulan IV-           eksternal tahun buku 2023 telah
                  2024                                         selesai dilaksanakan pada bulan April
                  Rapat        pembahasan         kinerja      tahun 2024. Sedangkan audit oleh
                  Internal Audit selama Triwulan               KAP Kanaka Puradiredja Suhartono
                  IV 2024 diselenggarakan secara               (Nexia) atas Laporan Keuangan PT
                  Hybrid (Offline sekaligus Online)            :Pos Indonesia tahun buku 2024, pada
                  pada tanggal 19 Desember 2024,               Triwulan IV tahun 2024 ini baru mulai
                  dimana dua orang anggota Komite              dilaksanakan, yaitu dilakukannya
                  Audit dan Ketua unit Internal Audit          kick off meeting atas kegiatan audit
                  bersama para Deputinya hadir di              tersebut pada tanggal 9 Desember
                  Ruang Rapat Dewan Komisaris                  2024 di kantor GPI Bandung.
                  di GPI Jakarta, sedangkan Ketua           4. PENILAIAN TERHADAP KELAYAKAN
                  Komite Audit hadir secara Online.            PROSEDUR EVALUASI ATAS SEGALA
                  Beberapa hal yang dibahas antara             INFORMASI YANG DIKELUARKAN
                  lain:                                        OLEH PT POS INDONESIA (PERSERO)
                  i. Performance Reviu (Struktur                Kegiatan penilaian mencakup:
                       Organisasi      Internal    Audit,      a. Menilai draft informasi yang
                       Realisasi      anggaran      audit         disampaikan, meliputi: kesesuaian
                       Triwulan III tahun 2024, Rencana           struktur      pelaporan     dengan
                       dan Realisasi penugasan).                  peraturan yang terkait, kecukupan/
                  ii. Highlight temuan audit dan                  kejelasan        informasi     yang
                       tindak lanjut.                             disampaikan, konsistensi antar
                  iii. Current Issue (hasil audit                 informasi yang disajikan, dsb.
                       investigasi,     audit    layanan       b. Melakukan diskusi atau konfirmasi
                       logistic korporat, audit security          dengan pejabat yang menangani
                       aplikasi Jasa Keuangan).                   bidang yang terkait dengan draft
              b. Observasi Lapangan                               informasi yang disampaikan.
                  Pada tanggal 15 November 2024                c. Melakukan penelaahan terhadap
                  Komite Audit bersama Kepala                     kesesuaian      informasi   dengan
                  unit Internal Audit menghadiri                  data pendukungnya dan dengan
                  Exit Meeting Kegiatan Audit atas                informasi lainnya yang terkait.
                  Kantor Regional 2 di kantor GPI
                  Jakarta; Kemudian di tanggal 20
                  Desember 2024 Komite Audit
                  juga ikut menghadiri Exit Meeting
                  Kegiatan Audit atas Direktorat Jasa
                  Keuangan di kantor GPI Jakarta.




                                                                                   Laporan Tahunan 2024   169
Page 171
                                                Laporan
             Highlight                                                       Profil Perusahaan
                                        Kepada Pemegang Saham




       5. TUGAS-TUGAS LAINNYA DARI DEWAN               c. Menyusun        tanggapan    Dewan
          KOMISARIS                                       Komisaris atas laporan manajemen
          Realisasi kegiatan yang dilaksanakan            triwulanan dan tahunan Komite
          oleh Komite Audit selama Triwulan               audit melakukan telaah terhadap
          IV-2024 adalah sebagai berikut :                Laporan Triwulanan Manajemen
          a. Monitoring atas tindak lanjut                dan berdasarkan telaah Komite
             temuan internal audit dan eksternal          Audit tersebut disusun Surat
             audit (BPK, BPKP dan KAP)                    Tanggapan Dewan Komisaris untuk
             Monitoring atas temuan Internal              dilaporkan kepada Kementerian
             Audit dan ekternal audit dan                 BUMN selaku Kuasa Pemegang
             tindak lanjut atas rekomendasinya            Saham.       Laporan     Manajemen
             dilakukan oleh Komite Audit                  triwulan III tahun 2024 Komite Audit
             berdasarkan Laporan Triwulanan               melakukan telaah dan menyusun
             Internal    Audit.     Pembahasan            Surat Tanggapan Dewan Komisaris
             temuan, rekomendasi, dan tindak              kepada Kementerian BUMN No.
             lanjut Hasil Pemeriksaan Internal            Pos.3867/DEK        100/DEKOM/2024
             Audit dilakukan pada tanggal 19              tanggal 08 Novmeber 2024 perihal:
             Desember 2024.                               Tanggapan Dewan Komisaris atas
          b. Membantu       Dewan     Komisaris           Laporan Manajemen Triwulan
             menganalisis kinerja bulanan                 III tahun 2024 PT Pos Indonesia
             perseroan.                                   (Persero).
             Analisis      terhadap       kinerja      d. Komite Audit ditugaskan sebagai
             Perusahaan      sudah     dilakukan          pengelola Whistle Blowing System
             oleh Komite Audit bersama                    (WBS). Selama triwulan IV/2024
             sama dengan Komite yang lain                 tidak ada laporan yang masuk ke
             (September 2024, Oktober 2024,               WBS.
             dan November 2024), serta sudah           e. Analisis draft RKAP 2025 dan
             dibahas dan dilaporkan dalam                 saran terhadap Tanggapan Dewan
             Rapat Dewan Komisaris dengan                 Komisaris Sampai dengan Triwulan
             Komite pada rapat bulanan Dewan              IV/2024 Komite Audit bersama
             Komisaris bersama Organ Komite               dengan Komite Dewan Komisaris
             Dekom.                                       yang lain melakukan pembahasan
                                                          dan telaah atas RJPP 2025-2029
                                                          serta atas draft RKAP Manajemen
                                                          tahun 2025. Kegiatan ini dimulai
                                                          pada bulan Oktober 2024.




170   Laporan Tahunan 2024
Page 172
   Pembahasan                  Laporan                                 Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                  Sosial dan Lingkungan
                               Tata Kelola Perusahaan




           6. PENINGKATAN KAPASITAS KOMITE                 d. Tanggal 25 sampai dengan 26 Juli
              AUDIT                                           2024 seminar ”GRC Masterclass
               Dalam rangka meningkatkan kapasitas            Program Series XXIII” yang
               dan kapabilitas agar dapat melakukan           diselenggarakan oleh Lembaga
               tugas dan tanggungjawabnya dengan              Sertifikasi Profesi Manajemen
               baik, Komite Audit merencanakan                Risiko (LSPMR), di Bandung.
               untuk mengikuti workshop/seminar;           e. Tanggal 4 sampai dengan 5
               baik yang dilakukan oleh pihak                 Desember seminar ‘SNIA (Seminar
               luar maupun internal Perseroan                 Nasional Internal Auditor) tahun
               (inhouse training), baik yang terkait          2024, dengan tema ‘Cultural
               dengan      keilmuan    sebagaimana            Transformation: Integrating ESG,
               dipersyaratkan untuk Komite Audit              Cybersecurity,   and    Innovative
               maupun pemahaman terhadap bisnis               Risk       Management,       yang
               dan proses bisnis PT Pos Indonesia             diselenggarakan oleh YPIA di Bali.
               (Persero) yang sangat diperlukan
                                                        7. RAPAT
               untuk dapat menjalankan tugas
                                                           Kegiatan rapat terdiri dari :
               dengan baik.
                                                           a. Rapat Rutin Internal Komite Audit.
               Pada tahun 2024, anggota Komite
                                                              Rapat internal Komite Audit
               Audit telah mengikuti pelatihan/
                                                              diselenggarakan secara Vicon
               workshop sebagai berikut :
                                                              atau fisik bertempat di Kantor
              a. Tanggal 1 Agustus 2024 seminar
                                                              Dewan Komisaris di Jakarta
                  ”Peran Komite Audit dalam
                                                              dan diselenggarakan minimal
                  mewujudkan ranah siber yang
                                                              2 kali dalam 1 bulan. Realisasi
                  aman” yang diselenggarakan IKAI
                                                              penyelenggaraan       rapat    rutin
                  (Ikatan Komite Audit Indonesia) di
                                                              internal Komite Audit selama tahun
                  Jakarta.
                                                              2024 dilaksanakan sebanyak 10 .
              b. Tanggal 25 sampai dengan 26 Juli
                                                           b. Mengikuti Rapat Rutin Dewan
                  2024 seminar ”GRC Masterclass
                                                              Komisaris.
                  Program Series XXIII” yang
                                                              Jadwal Rapat Rutin Komite
                  diselenggarakan oleh Lembaga
                                                              Audit dengan Dewan Komisaris
                  Sertifikasi Profesi Manajemen
                                                              minimal sebulan 1 kali. Realisasi
                  Risiko (LSPMR), di Bandung.
                                                              penyelenggaraan       rapat    rutin
              c. Tanggal 1 Agustus 2024 seminar
                                                              Komite Audit dengan Dewan
                  ”Peran Komite Audit dalam
                                                              Komisaris selama tahun 2024
                  mewujudkan ranah siber yang
                                                              sebanyak 15 kali
                  aman” yang diselenggarakan IKAI
                                                           c. Rapat Insidentil Komite Audit.
                  (Ikatan Komite Audit Indonesia) di
                                                              Selain rapat-rapat di atas, dalam
                  Jakarta.
                                                              tahun 2023, KA menyelenggarakan
                                                              dan mengikuti rapat-rapat lain
                                                              dengan pihak Manajemen sebanyak
                                                              32 kali ..




                                                                               Laporan Tahunan 2024   171
Page 173
                                                         Laporan
                Highlight                                                                     Profil Perusahaan
                                                 Kepada Pemegang Saham




        8. PELAPORAN
           Sesuai dengan RKAT Komite Audit, Komite Audit membuat laporan pelaksanaan
           tugas setiap triwulan dan laporan pelaksanaan Whistle Blower(WBS), terdiri dari:
           a. Laporan Triwulan pelaksanaan tugas Komite Audit kepada Dewan Komisaris
              sebanyak 4 Laporan.
           b. Laporan Triwulan Pengelolaan WBS oleh Komite Audit kepada Dewan Komisaris
              sebanyak 4 Laporan.

        Indikator Pencapaian Kinerja Komite Audit 2024
        Berdasarkan realisasi pelaksanaan tugas Komite Audit sampai dengan Triwulan IV-
        2024, Skor IPK kumulatif adalah sebesar 98,4 (sembilan puluh delapan koma empat),
        dengan rincian sbb:

                                                                                      Pencapaian Skor IPK
                                                         Kegiatan/Laporan
                                                                                             2023                 Skor IPK s.d
 NO                         KEGIATAN                                          Bobot
                                                        Rencana   Realisasi           TW     TW     TW     TW     TW-IV/2024
                                                         2024     s.d TW-IV            I      II     III   IV
  1   Penilaian terhadap Sistem Pengendalian Internal     6          5         6      1,0    1,0    1,0    2,0        4.5
  2   Penilaian terhadap Internal Audit                   13         16        16     3,0    3,0    3,0    4,0        16,0
      Penilaian terhadap Auditor Eksternal (KAP 2023
  3                                                       20         18        22     7,0    3,0    2,0    4,0        18,0
      dan KAP 2024)
      Penilaian terhadap Prosedur Evaluasi atas
  4                                                       2          2         2      1,0           1,0               2,0
      Informasi yang dihasilkan oleh PT Pos Indonesia
      Hal-hal yang Memerlukan Perhatian Dewan
  5   Komisaris dan Tugas-tugas Lainnya dari Dewan        24         18        18     5,0    7,0    7,0    5,0        18,0
      Komisaris
  6   Peningkatan Kapasitas Komite Audit                  2          3         3                    2,0    1,0        3,0
  7   Rapat                                               48         55        24     21,0   21,0   15,0   7,0        26,9
  8   Pelaporan                                           9          9         10     2,0    2,0    2,0    3,0        10,0
                        Jumlah                            124        126       100    40,0 28,0 32,0 21,0            93,4

        Kriteria dalam RKAT komite audit dalam 1 tahun
        > 95 (maksimal 100) Sangat Baik		          > 50 s.d. 65 Kurang
        > 80 s.d 94 Baik				                       < 50 Sangat Kurang
        > 65 s.d 80 Cukup

        Skor KPI sampai dengan triwulan IV 2024 adalah sebesar 98,4. Skor ini kurang dari
        target triwulan IV tahun 2024 sebesar 100.




172   Laporan Tahunan 2024
Page 174
   Pembahasan                   Laporan                                 Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                   Sosial dan Lingkungan
                                Tata Kelola Perusahaan




           KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI
           Bahwa dalam rangka transformasi human         keanggotaan KNR adalah:
           capital yang dilakukan melalui talent         1. Komite NR sekurang-kurangnya terdiri
           and succesion Direksi BUMN, Menteri              dari 3 (tiga) orang anggota, dengan
           BUMN melalui Surat Nomor S-254/                  ketentuan:
           MBU/04/2020 tanggal 17 April 2020                a. 1 (satu) orang ketua merangkap
           mengarahkan kepada seluruh Dewan                    anggota, yang merupakan Komisaris
           Komisaris/Dewan Pengawas pada BUMN                  Independen; dan
           untuk membentuk Komite Nominasi dan              b. anggota lainnya yang dapat berasal
           Remunerasi; Bahwa pembentukan Komite                dari:
           Nominasi dan Remunerasi dalam rangka                i. anggota Dewan Komisaris;
           mendukung      efektifitas  pelaksanaan             ii. pihak yang berasal dari luar PT
           tugas dan tanggung jawab serta fungsi                    Pos Indonesia (Persero); atau
           pengawasan Dewan Komisaris atas                     iii. pihak yang menduduki jabatan
           penyelenggaraan perusahaan yang sehat                    manajerial di bawah Direksi
           dan menguntungkan serta meningkatkan                     yang membidangi sumber daya
           kinerja perusahaan secara efektif, efisien,              manusia.
           dan independen sesuai dengan prinsip-         2. Ketua Komite NR adalah anggota
           prinsip good corporate governance pada           Komite yang berasal dari anggota
           PT Pos Indonesia (Persero).                      Dewan Komisaris Perseroan yang dapat
                                                            bertindak independen.
           Anggota Komite                                3. Pengangkatan anggota Komite NR
           Mengacu pada Peraturan Menteri Negara            diangkat oleh Surat Keputusan Dewan
           BUMN No. PER-12/MBU/2012 tanggal 24              Komisaris.
           Agustus 2012 tentang Organ Pendukung          Berdasarkan Surat Keputusan Dewan
           Dewan     Komisaris/Dewan      Pengawas       Komisaris        Perusahaan      tentang
           Badan Usaha Milik Negara, sebagaimana         Pemberhentian       dan     Pengangkatan
           diperbaharui dengan Peraturan Menteri         Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi
           Negara BUMN Nomor: PER06/MBU/04/2021          Perusahaan No.57/DEKOM/0424 tanggal 26
           tanggal 13 April 2021 Tentang: Perubahan      April 2024 memberhentikan dengan hormat
           Atas Peraturan Menteri Badan Usaha Milik      Sdr. Roben Rico dan mengangkat Sdr. I Gde
           Negara Nomor Per-12/MBU/2012 Tentang          Made Kartikajaya sebagai Anggota Komite
           Organ Pendukung Dewan Komisaris/              Nominasi dan Remunerasi Perusahaan.
           Dewan Pengawas Badan Usaha Milik
           Negara serta Peraturan Menteri Badan          Perubahan terakhir Surat Keputusan Dewan
           Usaha Milik Negara Republik Indonesia         Komisaris PT Pos Indonesia(Persero) tentang
           Nomor PER-3/MBU/03/2023 Tentang               Pemberhentian dan Pengangkatan Ketua
           Organ dan Sumber Daya Manusia Badan           Komite Nominasi dan Remunerasi PT Pos
           Usaha Milik Negara. Sebagaimana diatur        Indonesia (Persero) No. 133/DEKOM/0924
           dalam Keputusan Dewan Komisaris PT            tanggal 6 September 2024 Mengalihkan I
           Pos Indonesia(Persero) Nomor 223/             Gde Made Kartikajaya semula sebagai ketua
           DEKOM/0822 tentang Piagam Komite              merangkap anggota, menjadi anggota Komite
           Nominasi dan Remunerasi, susunan              Nominasi dan Remunerasi, Mengalihkan
                                                         Fauzi Baadilla Semula Anggota menjadi Ketua
                                                         Merangkap Anggota Komite Nominasi dan
                                                         Remunerasi PT Pos Indonesia (Persero).

                                                                                Laporan Tahunan 2024   173
Page 175
                                                    Laporan
             Highlight                                                       Profil Perusahaan
                                            Kepada Pemegang Saham




       Susunan Komite Nominasi dan Remunerasi per 31 Desember 2024, sebagai berikut:
                                                   KEPUTUSAN DEWAN     STATUS RANGKAP
          JABATAN                NAMA
                                                      KOMISARIS            JABATAN
        Ketua KNR        Fauzi Baadilla          133/DEKOM/0924      Komisaris Independen
        Anggota KNR I Gde Made Kartikajaya       133/DEKOM/0924      Komisaris
                         Oerip Soebagyo          113/DEKOM/0824      Anggota Independen
                         Boy Bayu Idisondjaja    156/DEKOM/0523      Anggota Independen

       Profil Anggota Komite Nominasi Dan Remunerasi

       Boy Bayu Idisondjaja
       Anggota Independen

       Lahir			                 : 12 September 1974
       Usia			                  : 50 Tahun
       Kewarganegaraan          : Indonesia
       Domisili                  : Bogor, Jawa Barat

       Periode Jabatan
       31 Mei 2023 – Sekarang
       Riwayat Pendidikan
       • 1994 Teknik Lingkungan , Fakultas Perencanaan dan Teknik Sipil, Institut Teknologi
          Bandung , Indonesia
       • 2000 Sekolah Bisnis & Manajemen PPM : Program Studi Bisnis & Pemasaran,
          Jakarta, Indonesia
       • 2013 Sekolah Pascasarjana Angkatan Laut, Monterey-California: Program Eksekutif
          dalam Pengambilan Keputusan Pertahanan
       • 2014 Universitas Pertahanan Indonesia: Program Studi -Strategi Perang Total, M.Si.
       • 2024 Fakultas Ekonomi & Bisnis: Doktor Manajemen Strategis, Universitas Indonesia
       Pengalaman Kerja
       • 2001-2005 PT L’OREAL-PARIS INDONESIA : Manajer Produk
       • 2005-2007 PT CHEVRON OIL PRODUCT INDONESIA : Kategori Manajer Merek &
          Pemimpin Aliansi Strategis OEM
       • 2007-2008 PT RISTRA INDOLAB : General Manager Pemasaran & Penjualan
       • 2015 - 2022 Anggota Fakultas (Manajemen Strategis & Pemasaran) – Fakultas
          Manajemen PPM
       • 2015 - sekarang Senior Associate – Institut Reformasi Kebijakan /Rumah Reformasi
          Kebijakan
       • 2010 – sekarang Komisaris Independen dan Penasihat Perusahaan untuk
          Transformasi Organisasi dan ESG (Lingkungan,Sosial & Governance) di berbagai
          Perusahaan Nasional, Badan Usaha Milik Negara & Instansi Pemerintah
       • 2023 – sekarang Anggota Komite Nominasi & Remunerasi – Dewan Komisaris PT.
          Pos Indonesia



174   Laporan Tahunan 2024
Page 176
   Pembahasan                   Laporan                                Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                  Sosial dan Lingkungan
                                Tata Kelola Perusahaan




           Oerip Soebagyo
           Anggota Independen

           Lahir			             : 24 Desember 1960
           Usia			              : 64 Tahun
           Kewarganegaraan      : Indonesia
           Domisili              : Bekasi, Jawa Barat

           Periode Jabatan
           08 November 2021 – Sekarang

           Riwayat Pendidikan
           • 1984 Akabri Kepolisian
           • 1988 Perguruan Tinggi IlmuKepolisian
           • 2000 SESPIM POLRI
           • 2008 SESPATI POLRI
           • 2013 LEMHANAS Republik Indonesia

           Pengalaman Kerja
           • Kadensus 88 Antiterror Polda Jatim
           • Penyidik Utama Bareskrim Polri
           • Wakapolda Sulawesi Tengah
           • Kepala Biro Pengawasan Penyidikan Bareskrim Polri
           • Wakapolda Sumatera Selatan
           • Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta
           • Wakil Ketua Bidang PPITK STIK Lemdikpol
           • Widya Iswara Utama Sespim Polri
           • Ketua Tim Assesment Center Polri
           • Staff Ahli Komisi Pengawas SKK Migas


           Independensi Anggota KNR
           Mengacu    pada    Peraturan   Menteri        Organ Pendukung Dewan Komisaris/
           Negara BUMN No. PER-12/MBU/2012               Dewan Pengawas Badan Usaha Milik
           tanggal 24 Agustus 2012 tentang Organ         Negara serta Peraturan Menteri Badan
           Pendukung Dewan Komisaris/Dewan               Usaha Milik Negara Republik Indonesia
           Pengawas Badan Usaha Milik Negara,            Nomor PER-3/MBU/03/2023 Tentang
           sebagaimana     diperbaharui   dengan         Organ dan Sumber Daya Manusia Badan
           Peraturan    Menteri   Negara   BUMN          Usaha Milik Negara. Sebagaimana diatur
           Nomor: PER - 06/MBU/04/2021 tanggal           dalam Keputusan Dewan Komisaris PT
           13 April 2021 Tentang: Perubahan Atas         Pos Indonesia(Persero) Nomor 223/
           Peraturan Menteri Badan Usaha Milik           DEKOM/0822 tentang Piagam Komite
           Negara Nomor Per-12/MBU/2012 Tentang          Nominasi dan Remunerasi, semua



                                                                               Laporan Tahunan 2024   175
Page 177
                                                  Laporan
              Highlight                                                         Profil Perusahaan
                                          Kepada Pemegang Saham




       Anggota Komite tidak memiliki hubungan         7. Tidak merangkap jabatan sebagai
       keluarga dan keuangan dengan sesama                anggota Komite NR pada emiten atau
       anggota Komite, Dewan Komisaris dan                perusahaan lain pada periode yang
       Direksi. Dengan syarat sebagai berikut :           sama.
                                                      8. Anggota Komite NR yang bukan Dewan
       1.   Memiliki integritas yang tinggi,
                                                          Komisaris tidak boleh memiliki:
            kemampuan,       pengetahuan       dan
                                                          a. Hubungan      keluarga      sedarah
            pengalaman yang memadai sesuai
                                                             dengan Dewan Komisaris dan
            dengan latar belakang pendidikannya,
                                                             Direksi sampai dengan derajat
            serta mampu berkomunikasi dengan
                                                             kedua baik dari garis lurus maupun
            baik.
                                                             garis kesamping atau hubungan
       2.   Bersifat independen, baik dalam
                                                             semenda (menantu dan ipar).
            melaksanakan tugasnya, maupun
                                                          b. Kepentingan pribadi baik secara
            dalam pelaporan dan bertanggung
                                                             langsung maupun tidak langsung
            jawab langsung kepada Dewan
                                                             dengan      informasi       materiil
            Komisaris PT Pos Indonesia (Persero).
                                                             perseroan.
       3.   Memiliki pengetahuan yang memadai
                                                      9. Anggota Komite NR yang bukan
            tentang pengelolaan SDM, nominasi,
                                                          anggota Dewan Komisaris wajib
            dan remunerasi perusahaan.
                                                          membuat pernyataan secara tertulis
       4.   Bukan merupakan karyawan di PT Pos
                                                          atas segala sesuatu atau semua
            Indonesia (Persero) dalam 1 (satu)
                                                          yang berpotensi menjadi benturan
            Lahun terakhir sebelum diangkat oleh
                                                          kepentingan di kemudian hari atau
            Komisaris menjadi anggota Komite
                                                          kesediaan memenuhi semua larangan
            NR.
                                                          sebagaimana       dimaksud       dalam
       5.   Tidak mempunyai saham, baik
                                                          butir 8 di atas yang mempengaruhi
            langsung maupun tidak langsung di
                                                          kompetensi dan independensinya.
            PT Pos Indonesia (Persero). Dalam
                                                      10. Anggota      Komite      NR      dalam
            hal anggota Komite NR memperoleh
                                                          menjalankan tugasnya menganut Azas
            saham akibat peristiwa hukum, maka
                                                          Good Corporate Governance:
            dalam jangka waktu paling lama 6
                                                          a. Transparansi (transparency);
            (enam) bulan setelah diperolehnya
                                                          b. Akuntabilitas (accountability):
            saham tersebut wajib mengalihkan
                                                          c. Responsibilitas (responsibility);
            kepada pihak lain.
                                                          d. Independensi (independency);
       6.   Tidak memiliki hubungan usaha, baik
                                                          e. Kewajaran dan kesetaraan
            langsung maupun tidak langsung yang
                                                             (fairness).
            berkaitan dengan kegiatan usaha PT
            Pos Indonesia (Persero), kecuali untuk
            anggota yang berasal dari manajerial
            PT Pos Indonesia (Persero).




176   Laporan Tahunan 2024
Page 178
   Pembahasan                  Laporan                                 Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                  Sosial dan Lingkungan
                               Tata Kelola Perusahaan




           Tugas dan Tanggung Jawab                     5. Melakukan evaluasi atas usulan Key
                                                           Performance      Indicators   Individu
           Mengacu     pada    Peraturan    Menteri
                                                           anggota Direksi.
           Negara BUMN No. PER-12/MBU/2012
                                                        6. Menyiapkan usulan sistem evaluasi
           tanggal 24 Agustus 2012 tentang Organ
                                                           kinerja individu bagi anggota Direksi
           Pendukung Dewan Komisaris/Dewan
                                                           dan/atau anggota Dewan Komisaris/
           Pengawas Badan Usaha Milik Negara,
                                                           Dewan Pengawas.
           sebagaimana      diperbaharui    dengan
                                                        7. Menyiapkan        usulan     program
           Peraturan Menteri Negara BUMN Nomor:
                                                           pengembangan bagi anggota Direksi
           PER-06/MBU/04/2021 tanggal 13 April
                                                           dan/atau anggota Dewan Komisaris/
           2021 Tentang: Perubahan Atas Peraturan
                                                           Dewan Pengawas.
           Menteri Badan Usaha Milik Negara
                                                        8. Melakukan evaluasi atas kebijakan
           Nomor Per-12/MBU/2012 Tentang Organ
                                                           remunerasi bagi pegawai yang
           Pendukung Dewan Komisaris/Dewan
                                                           membutuhkan persetujuan/tanggapan
           Pengawas Badan Usaha Milik Negara
                                                           dari     Dewan       Komisaris/Dewan
           Pasal 16C, Tugas Komite Nominasi dan
                                                           Pengawas.
           Remunerasi adalah:
                                                        9. Melakukan evaluasi atas usulan
           1. Melakukan review secara berkala atas
                                                           Direksi mengenai struktur organisasi
              Sistem Pengelolaan Talenta (Talent
                                                           perusahaan.
              Management System) perusahaan
              serta monitoring dan evaluasi atas        Pelaksanaan Program kerja KNR
              pelaksanaannya.
                                                        Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan
           2. Melakukan evaluasi terhadap sistem
                                                        (RKAT) Komite Nominasi dan Remunerasi
              dan     prosedur    Pengklasifikasian
                                                        PT Pos Indonesia (Persero) Tahun 2024
              Talenta (Talent Classification) yang
                                                        disusun dengan mengacu pada tugas dan
              dilakukan oleh Direksi.
                                                        fungsi Komite Nominasi dan Remunerasi
           3. Melakukan validasi dan kalibrasi atas
                                                        sebagaimana diamanatkan oleh Anggaran
              Talenta yang diusulkan oleh Direksi
                                                        Dasar Perusahaan dan Peraturan Menteri
              kepada Dewan Komisaris (Selected
                                                        BUMN tersebut di atas dan diselaraskan
              Talent), untuk menghasilkan daftar
                                                        dengan sasaran dan target yang akan
              Talenta yang akan dinominasikan
                                                        dicapai sebagaimana direncanakan dalam
              oleh Dewan Komisaris kepada RUPS/
                                                        Rencana Kerja dan Anggaran Dewan
              Menteri (Nominated Talent); Tugas ini
                                                        Komisaris Tahun 2024.
              tidak dilakukan oleh anggota komite
              yang berasal dari manajerial PT Pos       Laporan Pelaksanaan Tugas Komite
              Indonesia.                                Nominasi dan Remunerasi Triwulan
           4. Melakukan evaluasi terhadap Calon         I-III Tahun 2024 ini merupakan realisasi
              Wakil Perseroan yang akan diusulkan       Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan
              sebagai anggota Direksi atau anggota      Komite Nominasi dan Remunerasi Pos
              Dewan Komisaris perusahaan anak,          Indonesia (Persero) Tahun 2024.
              sebelum diajukan kepada RUPS/
              Menteri.




                                                                               Laporan Tahunan 2024   177
Page 179
                                                  Laporan
              Highlight                                                       Profil Perusahaan
                                          Kepada Pemegang Saham




       1.   Evaluasi       atas    kebijakan    dan         Komite Nominasi dan Remunerasi
            pelaksanaan       karir    talent  pool         atas Uuslan Penggantian Direktur
            perusahaan:                                     Utama PT Pos Logistik Indonesia
            a. Evaluasi kebijakan pengembangan              dengan Nomor 01/KNR/0324/Rhs.
                karir (talent pool) Perusahaan;          c. Dilanjutkan dengan tanggapan
            b. Penyiapan rumusan rekomendasi                atas Tindak Lanjut Penggantian
                Dewan Komisaris terkait kebijakan           dan Penambahan Direksi PT Pos
                pengembangan karir (talent pool)            Logistik Indonesia dengan surat
                Perusahaan,                                 kepada Direktur Utama dengan
            Program ini belum dilaksanakan pada             Nomor           06/Dekom/Rhs/0324
            triwulan lII tahun 2024.                        tanggal 08 Maret 2024 yang pada
       2. Evaluasi dan Penyiapan rekomendasi                pokoknya Dewan Komisaris masih
          Dewan Komisaris atas usulan calon                 melakukan       pendalaman     atas
          talent pool yang diajukan oleh direksi.           usulan dimaksud.
          Program ini belum dilaksanakan pada            d. Berdasarkan        Surat    Direksi
          triwulan lII tahun 2024.                          C.Pos.18360/SU       200/P00/2024/
                                                            Rhs tanggal 26 Maret 2024
       3. Evaluasi dan perumusan rekomendasi
                                                            tentang    usulan     perpanjangan
          Dewan Komisaris terkait pemilihan
                                                            kerjasama        Kepala    Internal
          calon Anggota Direksi dan Dewan
                                                            Audit, Dewan Komisaris telah
          Komisaris      anak      perusahaan/
                                                            memberikan persetujuan atas
          perusahaan patungan yang diajukan
                                                            usulan perpanjangan tersebut
          oleh Direksi.
                                                            melalui Surat Dewan Komisaris
          a. Berdasarkan       Surat    Direksi
                                                            Nomor      C.Pos.19092/DEK     400/
             kepada Dewan Komisaris Nomor
                                                            DEKOM/2024/Rhs        tanggal    28
             C.Pos.7043/SU 200 /P00/2024/
                                                            Maret 2024 perihal Persetujuan
             Rhs tanggal 1 Februari 2024
                                                            perpanjangan kerjasama Kepala
             perihal    Usulan     Penggantian
                                                            Internal audit.
             dan Penambahan Direksi PT
                                                         e. Pada tanggal 2 April Dewan
             Pos Logistik Indonesia, Dewan
                                                            Komisaris mengadakan Rapat
             Komisaris     telah   memberikan
                                                            dengan Jajaran Direksi dengan
             tanggapan atas usulan penggantian
                                                            agenda      membahas       tentang
             dan penambahan Direksi Poslog
                                                            Grand Design PT Pos Indonesia
             dengan surat yang ditujukan
                                                            kedepan dan Posisi PT Pos Logistik
             kepada Direktur utama Nomor
                                                            Indonesia, Hasil rapat antara lain
             03/Dekom/Rhs/0224 tanggal 13
                                                            akan diusulkan kembali perubahan
             Februari 2024.
                                                            Nomenklatur Direksi pada PT Pos
          b. Dalam      menanggapi     balasan
                                                            Logistik Indonesia dan PT Pos
             surat dari Direktur Utama Nomor
                                                            Property Indonesia serta akan
             C.Pos.11456/SU      200/P00/2024/
                                                            dilakukan seleksi kembali calon
             Rhs maka KNR membuat Telaah
                                                            Direksi PT Pos Logistik Indonesia.




178   Laporan Tahunan 2024
Page 180
   Pembahasan                   Laporan                                  Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                    Sosial dan Lingkungan
                                Tata Kelola Perusahaan




               f. Pada    tanggal    1    Juli  2024        i.   Berdasarkan Surat Direksi Nomor
                  menyelenggarakan         Rekuitmen             C.Pos.48463/SU 200/P00/2024/Rhs
                  calon anggota Komite Pemantau                  tanggal 7 Agustus 2024 perihal
                  Manajemen Risiko dan Investasi                 Usulan Penetapan Direktur PT
                  (KPMRUI) dan mengajukan Sdri                   Pos Properti Indonesia, Dewan
                  Dewi Hanggraeni sebagai Calon                  Komisaris melaksanakan audiensi
                  yang memenuhi syarat kepada                    dengan Komisaris Utama dan
                  Dewan Komisaris melalui Surat                  Direktur Utama pada tanggal 23
                  Nomor 11/KNR/0724 tanggal 11 Juli              Agustus 2024 dan selanjutnya
                  2024.                                          memberikaan tanggapan tertulis
               g. Berdasarkan Surat Direksi PT                   melalui Surat Dewan Komisaris
                  Pos Indonesia (Persero) Nomor                  Nomor         20/Dekom/Rhs/0824
                  C.Pos47206 /SU.200/P00/2024/Rhs                tanggal 23 Agustus 2024 yang
                  tanggal 1 Agustus 2024 maka pada               pada pokoknya meminta kepada
                  tanggal 10 Agustus 2024 Komite NR              Direksi     untuk      melengkapi
                  menyelenggarakan rapat dengan                  dengan Penilaian Kinerja calon
                  Direktur HCM membahas usulan                   dan mempresentasikan secara
                  Direksi PT Pos Logistik Indonesia.             komprehensif tentang Strategi
                  Pada tanggal 22 Agustus 2024                   BisnisPerusahaan beserta metode
                  Komite NR Menyampaikan telaah                  implementasinya untuk mencapai
                  dan Draft tanggapan tertulis atas              pertumbuhan bisnis pada 2 minggu
                  usulan direksi dan atas Arahan                 setelah tanggal surat.
                  dari Dewan Komisaris agar              4. Validasi dan Kalibrasi talenta usulan
                  terhadap calon yang diusulan              Direksi kepada Dewan Komisaris
                  dilakukan wawancara maka pada             untuk dinominasikan oleh Dewan
                  tanggal 26 Agustus 2024 Komite            Komisaris    kepada     RUPS/Menteri
                  NR menyelenggarakan wawancara             (nominated talent)
                  terhadap calon dimaksud.                  a. Berdasarkan Surat dari Direktur
               h. Pada tanggal 4 September 2024                Utama Nomor C.Pos 18029 /SU
                  Dewan Komisaris memberikan                   100/P00 / 2024/Rhs.Prib tanggal
                  tanggapan tertulis atas Usulan               25 Maret 2024 perihal Pengajuan
                  Direksi PT Pos Logistik Indonesia            Selected Talent Talenta BOD-1
                  kepada Direktur Utama PT Pos                 tahun 2024 dan Surat Nomor C
                  Indonesia (Persero) melalui Surat            Pos 1830 /SU 100/P 00/2024 /Rhs
                  Nomor      21/Dekom      /Rhs/0924           Prib tanggal 25 Maret 2024 perihal
                  tanggal 4 September 2024 perihal             evaluasi BOD PT Pos Indonesia
                  tanggapan atas Usulan Direksi PT             (Persero) dan Surat Undangan
                  Pos Logistik Indonesia.                      Nomor C Pos 18384 /KNR100 /
                                                               KNR/2024 tanggal 26 Maret 2024,
                                                               Komite NR telah mengadakan
                                                               Rapat pada tanggal 27 Maret 2024
                                                               dengan Direktur Human Capital



                                                                                 Laporan Tahunan 2024   179
Page 181
                                                  Laporan
               Highlight                                                     Profil Perusahaan
                                          Kepada Pemegang Saham




                Management untuk melakukan            5. Melakukan Evaluasi atas Usulan
                Validasi terhadap usulan Selected        Key Performnace Indicators Individu
                Talent yang diajukan oleh Direksi.       Anggota Direksi
          b.    Dari Hasil Rapat tersebut diatas         a. Berdasarkan surat Direksi Nomor
                Direksi    telah   menindaklanjuti          C Pos 10254 /KN 100/ B 1/2024
                dengan surat Nomor C. Pos 19449             tanggal 17 Februari 2024 perihal
                / SU 200/P 04/2024 /Rhs tanggal 1           Draft Kontrak Manajemen BOD
                April 2024 perihal selected talent          Individual tahun 2024, Komite NR
                dan Evaluasi BOD Eksisting tahun            melalui surat undangan Nomor
                2024.                                       C pos 13432/KNR 100/KNR/ 2024
          c.    Pada hari Kamis Tanggal 4 April             telah mengadakan rapat dengan
                2024 di Bandung, Dewan Komisaris            Direktur Business Development
                dan Komite NR melaksanakan                  dan Portofolio Manajemen pada
                rapat lanjutan membahas tentang             tanggal 4 Maret 2024 untuk
                Validasi Selected Talent dan                membahas dan mengevaluasi
                Melakukan Evaluasi terhadap                 usulan Draft Kontrak manajemen
                Direksi PT Pos Indonesia (Persero).         individu Direksi tahun 2024
          d.    Melalui Surat Nomor 12/Dekom/               bersama dengan komite Audit dan
                Rhs/0424       Dewan     Komisaris          Komite Manajemen risiko.
                memberikan       Tanggapan    atas       b. Dalam Rapat Evaluasi tersebut
                Selected Talent BOD-1 PT Pos                telah   diberikan   Rekomendasi
                Indonesia bahwa berdasarkan hasil           kepada Tim Busdev untuk dilakukan
                dari Validasi yang dilakukan oleh           perbaikan dan diajukan kembali
                dewan Komisaris terdapat 5 (lima)           kepada Dewan Komisaris .
                orang Talent yang tidak memenuhi
                                                         c. Komite juga telah menyusun Telaah
                syarat dan meminta Direksi untuk
                                                            atas draft Kontrak manejemen
                mengirimkan calon pengganti.
                                                            2024 yang telah dikirim kembali
          e.    Setelah dilakukan pembahasan
                                                            setelah    dilakukan    perbaikan
                terhadap usulan 5 (lima) orang
                                                            oleh Tim Busdev kepada Dewan
                talent pengganti, Dewan Komisaris
                                                            Komisaris melalui surat Nomor 07/
                mengirimkan Nominated Talent
                                                            KNR/0424 tanggal 24 April 2024 .
                tahun 2024 kepada Ketua Cluster
                                                         d. Direksi dan Dewan Komisaris
                Talent Committe (CTC) Logistik
                                                            telah menandatangani Kontrak
                Angkutan Darat melalui Surat
                                                            Manajemen per tanggal 25 April
                Nomor      Pos    1221/DEK    400/
                                                            tahun 2024 .
                DEKOM/2024/Rhs        tanggal    18
                April 2024 perihal Penyampaian
                Nominated Talent PT Pos Indonesia
                (Persero).




180   Laporan Tahunan 2024
Page 182
   Pembahasan                  Laporan                                Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                 Sosial dan Lingkungan
                               Tata Kelola Perusahaan




           6. Menyiapkan Usulan Sistem Evaluasi            b. Dewan        Komisaris       telah
              Kinerja Individu bagi Anggota Direksi           memberikan Tanggapan tertulis
              dan/atau Anggota Dewan Komisaris                atas Usulan tersebut pada tanggal
              a. Berdasarkan Surat Direksi Nomor              11 Juni 2024 melalui Surat Nomor
                 C.Pos 18030/SU 100/P00/2024/Rhs-             17/Dekom/Rhs/0624          perihal
                 Pnb tanggal 25 Maret 2024 perihal            Tanggapan atas usulan perubahan
                 Evaluasi BOD PT Pos Indonesia                nomenklatur Direksi pada Anak
                 (Persero) tahun 2024, Dewan                  Perusahaan PT Pos Indonesia
                 Komisaris telah melakukan Rapat              Persero.
                 Dewan Komisaris Pada tanggal 4         8. Evaluasi dan Penyiapan Rekomendasi
                 April 2024 dengan Agenda evaluasi         Dewan Komisaris Terkait Kebijakan
                 kinerja Direksi eksisting tahun           Remunerasi Direksi dan Dewan
                 2024.                                     Komisaris untuk Disampaikan Kepada
               b. Dewan Komisaris telah melaporkan         Pemegang Saham
                  hasil evaluasi kinerja Direksi           a. Berdasarkan Surat Direksi Nomor
                  Eksisting dan mengirimkan kepada            C.Pos.28788/SU     100/P00/2024/
                  Ketua Cluster Talent Committe               Rhs-Prib tanggal 16 Mei 2024
                  (CTC) Logistik Angkutan darat               perihal Usulan Penghasilan BoD
                  melalui Surat Nomor Pos 1221/DEK            dan BoC tahun 2024. Dewan
                  400/DEKOM/2024/Rhs tanggal 18               Komisaris dalam Hal ini Komite
                  April 2024 perihal Penyampaian              Nominasi dan Remunerasi telah
                  Nominated Talent PT Pos Indonesia           mengundang rapat Direktur HCM
                  (Persero)                                   untuk membahas Kajian internal
           7. Evaluasi dan Penyiapan Rekomendasi              HCM terkait dengan usulan
              Dewan Komisaris kepada Direksi atas             Penghasilan Direksi dan Dewan
              Usulan Restrukturisasi Organisasi               komisaris tahun 2024. Komite juga
              Perusahaan                                      telah menyampaikan telaah kepada
              a. Berdasarkan Surat Direksi Nomor              Dewan Komisaris melalui surat
                 C.Pos.31583/SU 200/P00/2024/Rhs              Nomor 08 /KNR/0524/Rhs tanggal
                 tanggal 29 Mei 2024 Perihal Usulan           28 Mei 2024.
                 perubahan Nomenklatur Jabatan             b. Dewan Komisaris telah membuat
                 pada Anak Perusahaan PT Pos                  Surat Usulan Remunerasi tahun
                 Indonesia (Persero), Perubahan               2024 kepada Menteri BUMN
                 dimaksud adalah pada jabatan                 selaku Pemegang Saham melalui
                 Direksi yang semula menggunakan              Surat Nomor 16/Dekom/0524/
                 nomenklatur Chief dirubah menjadi            Rhs tanggal 29 Mei 2024 perihal
                 Direktur. Komite telah melakukan             Usulan Pembayaran Tantiem 2023
                 Kajian atas usulan tersebut dan              dan Penyesuaian Remunerasi
                 telah disampaikan kepada Dewan               tahun 2024 BoD dan BoC PT Pos
                 Komisaris pada tanggal 10 Juni               Indonesia (Persero).
                 2024.




                                                                              Laporan Tahunan 2024   181
Page 183
                                              Laporan
             Highlight                                                      Profil Perusahaan
                                      Kepada Pemegang Saham




          c. Komite Nominasi dan Remunerasi
                                                     f.   Berdasarkan Keputusan Direksi
             mengundang Rapat Direktur HCM
                                                          PT Pos Indonesia (Persero)
             untuk membahas dan melakukan
                                                          Nomor KD.009/Dirut/0224 tentang
             verifikasi     terhadap pencairan
                                                          pembayaran       Jasa     Produksi
             Tantiem/IK yang ditangguhkan
                                                          tahun 2023 tanggal 20 Februari
             tahun 2022 pada tanggal 9
                                                          2024, melalui Surat Nomor 23/
             September 2024 dengan hasil
                                                          Dekom/Rhs/2024        tanggal   11
             tidak      ditemukannya   hal-hal
                                                          September 2024 Dewan Komisaris
             yang menyebakan dilakukannya
                                                          mengingatkan kepada Direksi agar
             tindakan penyesuaian terhadap
                                                          segala sesuatu yang menjadi Hak
             tantiem yang akan dibayarkan.
                                                          Sekretaris Dewan Komisaris dan
             Dalam rapat tersebut Komite juga
                                                          Staf Sekretariat Dewan Komisaris
             mengingatkan agar pelaksanaan
                                                          dapat dibayarkan sesuai ketentuan.
             pembayaran TYD mempedomani
                                                  9. Tugas – tugas Lainya dari Dewan
             mekanisme yang sudah ditetapkan
                                                     Komisaris
             oleh Kementerian BUMN.
                                                     a.  Pada 2024 Komite KNR telah
          d. Pada tanggal 13 September 2024
                                                        melakukan    Rapat    laporan
             telah menerima surat Direksi
                                                        manajemen :
             Nomor C.Pos 57939/SU 200/
                                                          i.   KNR bersama KA, dan KPMRUI
             P04/2024     tentang   Laporan
                                                               melakukan telaah atas Laporan
             Pembayaran Tantiem tahun 2023
                                                               Manajemen YTD Desember
             dan TYD Tahun 2022.
                                                               2023 pada tanggal 26 Januari
          e. Sesuai dengan Surat Asisten
                                                               2024.
             Deputy Bidang Jasa Logistik
                                                          ii. KNR bersama KA, dan KPMRUI
             Kementeria BUMN selaku RUPS
                                                               melakukan telaah atas Laporan
             Nomor SR-36/Wk.MBU.11/082024
                                                               Manajemen YTD Januari 2024
             tanggal 23 Agustus 2024 perihal
                                                               pada tanggal 28 Februari 2024.
             penetapan penghasilan Direksi dan
                                                          iii. KNR bersama KA, dan KPMRUI
             Dewan Komisaris PT Pos Indonesia
                                                               melakukan telaah atas Laporan
             (Persero) tahun 2024, Dewan
                                                               Manajemen YTD Februari 2024
             Komisaris mengingatkan agar
                                                               pada tanggal 27 Maret 2024.
             Direksi segera menindaklanjuti
                                                          iv. KNR bersama KA dan KPMRUI
             sesuai dengan ketentuan yang
                                                               melakukan telaah atas Laporan
             berlaku melalui Surat Nomor
                                                               Manajemenn YTD Maret 2024
             22/Dekom /Rhs /2024 tanggal 11
                                                               pada tanggal 26 April 2024.
             September 2024.
                                                          v. KNR bersama KA dan KPMRUI
                                                               melakukan telaah atas Laporan
                                                               Manajemen YTD April 2024 pda
                                                               tanggal 30 Mei 2024.




182   Laporan Tahunan 2024
Page 184
   Pembahasan                      Laporan                               Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                    Sosial dan Lingkungan
                                   Tata Kelola Perusahaan




                  vi. KNR bersama KA dan KP{MRUI               vi. Rapat       Dewan       Komisaris
                        melakukan telaah atas Laporan                dengan Komite membahas
                        Manajemen YTD Mei 2024 pada                  Management Report YTD Mei
                        tanggal 25 Juni 2024.                        tanggal 26 Juni 2024.
                  vii. KNR bersama KA dan KPMRUI               vii. Rapat Dewan Komisaris dengan
                        melakukan telaah atas Laporan                Komite membahas tentang
                        Manajemen YTD Juni 2024 pada                 Management Report Juni 2024
                        tanggal 24 Juli 2024.                        pada tanggal 26 Juli 2024.
                  viii. KNR bersama KA dan KPMRUI              viii. Rapat Dewan Komisaris dan
                        melakukan telaah atas Laporan                Organ     Dekom      membahas
                        Manajemen YTD Juli 2024 pada                 agenda Dewan Komisaris yang
                        tanggal 24 Agustus 2024.                     belum tuntas pada tanggal 23
                  ix. KNR bersama KPMRUI dan KA                      Agustus 2024.
                        melakukan telaah atas Laporan          ix. Rapat Dewan Komisaris dengan
                        Manajemen YTD Agustus 2024                   Komite membahas tentang
                        pada tanggal 27 September                    Management Report Juli 2024
                        2024.                                        pada tanggal 26 Agustus 2024.
               b. Rapat Dewan Komisaris dengan                 x. Rapat        Dewan       Komisaris
                  Komite terkait Laporan Year to                     dengan Komite membahas
                  date :                                             tentang Management Report
                     i.   Rapat Dewan Komisaris dan                  Agustus 2024 pada tanggal 27
                          Komite membahas Management                 September 2024.
                          Report YTD Desember 2023          c. Rapat Monitoring :
                          tanggal 30 Januari 2024.             i.     Rapat monitoring RKAP Dit.
                     ii. Rapat Dewan Komisaris dan                    Human Capital Management
                          Komite membahas Management                  tanggal 17 Januari 2024.
                          Report YTD Januari 2024              ii.    Rapat Monitoring RKAP Dit.
                          tanggal 29 Februari 2024.                   Business Development &
                     iii. Rapat Dewan Komisaris dan                   Portfolio   Management    18
                          Komite membahas Management                  Januari 2024.
                          Report YTD Februari 2024             iii.   Rapat monitoring RKAP Dit.
                          tanggal 28 Maret 2024.                      Human Capital Management
                     iv. Rapat      Dewan      Komisaris              tanggal 15 Februari 2024.
                          dan     Komite      membahas         iv.    Rapat Monitoring RKAP Dit.
                          Management Report YTD Maret                 Business Development &
                          2024 tanggal 27 April 2024.                 Portfolio   Management    14
                     v. Rapat Dewan Komisaris dengan                  Februari 2024.
                          Komite membahas tentang              v.     Rapat monitoring RKAP Dit.
                          Management Report YTD April                 Human Capital Management
                          2024 tanggal 31 Mei 2024.                   tanggal 25 Maret 2024.




                                                                                 Laporan Tahunan 2024   183
Page 185
                                                   Laporan
             Highlight                                                         Profil Perusahaan
                                           Kepada Pemegang Saham




              vi.    Rapat Monitoring RKAP Dit.           d. Rapat KNR dengan Komiter Lainnya
                     Business Development &                  dan Kegiatan Lainnya :
                     Portfolio   Management       21         i. Rapat       Laporan     Progress
                     Maret 2024.                                  pelaksanaan Audit tahun buku
              vii. Rapat Monitoring RKAP Dit                      2023 oleh KAP tanggal 18
                     Human Capital Management                     Januari 2024.
                     tanggal 25 April 2024.                  ii. Rapat      Laporan     Progress
              viii. Rapat Monitoring RKAP Dit                     Pelaksanaan Audit tahun buku
                     Business Development &                       2023 oleh KAP Tanggal 14 Maret
                     Potofolio Management tanggal                 2024.
                     25 April 2024.                          iii. Exit Meeting Audit tahun buku
              ix. Rapat Monitoring RKAP Dit                       2023 oleh KAP tanggal 28 Maret
                     Human Capital Management                     2024.
                     Tanggal 27 Mei 2024.                    iv. Bersama dengan KA dan
              x. Rapat Monitoring Dit Busdev                      KPMRUI             mengadakan
                     tanggal 27 Mei 2024.                         kunjungan ke Denpasar Bali dan
              xi. Rapat Moniting RKAP Dit                         Surabaya terkait dengan Double
                     Human Capital Management                     Presence dan berpindahknya
                     tanggal 24 Juni 2024.                        customer ke DHL pada tanggal
              xii. Rapat Monitoring Dit Busdev                    13 dan 16 Mei 2024.
                     tanggal 24 Juni 2024.                   v. Bersama        dengan    KPMRUI
              xiii. Rapat Monitoring RKAP Dit                     mengadakan kunjungan Ke
                     Human Capital Management                     Banda Aceh terkait dengan
                     tanggal 17 Juli 2024.                        Penghapusan Aset pada tanggal
              xiv. Rapat Monitoring RKAP Dit                      18 Februari 2024.
                     Busdev tanggal 17 Juli 2024.            vi. Bersama dengan KA dan
              xv. Rapat Monitoring RKAP Dit                       KPMRUI dan Tim Busdev
                     Human Capital Management                     melakukan pembahasan Draft
                     tanggal 19 Agustus 2024.                     Rencana      Jangka    Panjang
              xvi. Rapat Monitoring RKAP Dit                      Perusahaan taahun 2025 - 2029
                     Busdev tanggal 21 Agustus                    pada tanggal 7 Juni 2024.
                     2024.                                   vii. Bersama denag KA dan KPMRUI
              xvii. Rapat Monitoring RKAP Dit                     mengikuti rapat membahas
                     Human Capital Management                     tentang RJPP 2025-2029 pada
                     tanggal 29 September 2024.                   tanggal 3 September 2024.
              xviii. Rapat Monitoring RKAP Dit
                     Operasi dan Digital Services
                     tanggal 26 September 2024.




184   Laporan Tahunan 2024
Page 186
   Pembahasan                   Laporan                                 Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                   Sosial dan Lingkungan
                                Tata Kelola Perusahaan




           10. Peningkatan      Kapasitas       Komite   Pedoman KNR
               Nominasi dan Remunerasi
                                                         PT Pos Indonesia (Persero) menerapkan
               a. Bapak Made Kartikajaya mengikuti
                                                         tata kelola perusahaan yang baik
                  pelatihan Profesional Recogbition
                                                         (good corporate governance) sesuai
                  Program for Qualified internal
                                                         dengan prinsip-prinsip transparansi,
                  Auditor (QIA) Certification pada
                                                         akuntabilitas,            responsibilitas,
                  tanggal 21- 22 Juni 2024 di Hotel
                                                         independensi dan fairness/keadilan untuk
                  Mercure Jakarta.
                                                         mewujudkan visi perusahaan. Pedoman
               b. Boy Bayu Idisondjaja mengiktui
                                                         bagi KNR dalam menajalankan tugasnya
                  pelatihan     Risk      Assessment
                                                         diatur dalam Keputusan Dewan Komisaris
                  Techniques ISO 31010 (ISO 31000
                                                         PT Pos Indonesia(Persero) Nomor 223/
                  Series 2), pada tanggal 20-22 May
                                                         DEKOM/0822 tentang Piagam Komite
                  2024 di Hotel Sensa, Bandung.
                                                         penerapan manajemen risikoNominasi
               c. Boy Bayu Idisondjaja mengikuti
                                                         dan Remunerasi.Dengan ditetapkannya
                  pelatihan dan sertifikasi Certified
                                                         Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi
                  Sustainability Report Specialist +
                                                         diharapkan dapat menjadi pedoman
                  (CSRS+) of Global Report Initiative
                                                         pelaksanaan tugas Komite Nominasi
                  (GRI) & Institute of Certified
                                                         dan Remunerasi untuk menunjang tugas
                  Sustainability Practitioners (ICSP),
                                                         Dewan Komisaris dalam pelaksanaan
                  pada tanggal 14-16 May 2024 di
                                                         pengawasan dan pemberian nasehat guna
                  Hotel Aston Priority TB Simatupang,
                                                         mewujudkan tata kelola perusahaan yang
                  Jakarta, dan Online Exam tgl. 2
                                                         baik. Pedoman ditetapkan pada 26 Agustus
                  Juni 2024.
                                                         2022 yang berisi tentang:
               d. Oerip      Soebagyo        mengikuti
                                                         1. Latar Belakang
                  Masterclass Program series XXIII
                                                         2. Tujuan, Visi dan Misi
                  tentang Life Cycle Assesment And
                                                         3. Keanggotaan KNR
                  Carbon Reduction Strategy pada
                                                         4. Kedudukan, Wewenang dan Batasan
                  tanggal 25 – 26 Juli 2024 di Bandung
                                                             Tugas
                  yang     deselenggarakan        oleh
                                                         5. Tugas
                  Lembaga Sertifikasi Manajemen
                                                         6. Mekanisme dan Ketentuan Kerja
                  Risiko (LSPMR).
                                                         7. Pengendalian Mutu




                                                                                Laporan Tahunan 2024   185
Page 187
                                                Laporan
             Highlight                                                       Profil Perusahaan
                                        Kepada Pemegang Saham




       KOMITE PEMANTAU MANAJEMEN
       RISIKO USAHA DAN INVESTASI
       (KPMRUI)
       Komite Pemantau Manajemen Risiko Usaha       2. Pasal 62 Peraturan Pemerintah Nomor
       dan Investasi PT Pos Indonesia (Persero)         45 tahun 2005 tentang Pendirian,
       (KPMRUI) adalah organ pendukung                  Pengurusan, dan Pembubaran BUMN;
       Dewan Komisaris yang membantu Dewan          3. Pasal 18 Peraturan Menteri Negara
       Komisaris dalam memantau pelaksanaan             BUMN       Nomor     PER-01/MBU/2011
       manajemen risiko usaha dan rencana               tentang Penerapan Tata Kelola
       investasi yang diusulkan Direksi, termasuk       Perusahaan Yang Baik (Good Corporate
       menilai toleransi risiko yang diambil oleh       Governance) pada Badan Usaha Milik
       Direksi, serta mengidentifikasi risiko           Negara (BUMN), sebagaimana telah
       atas rencana investasi yang diajukan             diubah dengan Peraturan Menteri
       manajemen kepada Dewan Komisaris,                Negara BUMN Nomor: PER-09/
       serta melakukan tugas-tugas lainnya              MBU/2012 tanggal 6 Juli 2012 tentang
       yang diberikan oleh Dewan Komisaris.             Perubahan atas Peraturan Menteri
                                                        Negara Badan Usaha Milik Negara
       Komite Pemantau Manajemen Risiko
                                                        Nomor PER-01/MBU/2011 Penerapan
       Usaha dan Investasi dibentuk oleh Dewan
                                                        Tata Kelola Perusahaan Yang Baik
       Komisaris PT Pos Indonesia (Persero)
                                                        (Good Corporate Governance) Pada
       dalam rangka membantu Dewan Komisaris
                                                        Badan Usaha Milik Negara.
       dalam menjalankan tugas dan tanggung
                                                    4. Pasal 17 s/d 23 Peraturan Menteri
       jawab dalam melakukan pengawasan
                                                        Negara BUMN Nomor PER-12/
       dan pemberian nasihat kepada Direksi
                                                        MBU/2012 tanggal 24 Agustus 2012
       untuk memperoleh keyakinan yang
                                                        Tentang Organ Pendukung Dewan
       memadai agar penerapan manajemen
                                                        Komisaris/       Dewan      Pengawas
       risiko   perseroan    tetap   memenuhi
                                                        Badan Usaha Milik Negara (BUMN)
       unsur-unsur kecukupan prosedur dan
                                                        sebagaimana diperbaharui dengan
       metodologi pengelolaan risiko, sehingga
                                                        Peraturan Menteri Negara BUMN
       kegiatan usaha dan rencana investasi
                                                        Nomor: PER-06/MBU/04/2021 tanggal
       perseroan tetap dapat terkendali pada
                                                        13 April 2021 Tentang: Perubahan Atas
       batas/limityang dapat diterima dan
                                                        Peraturan Menteri
       menguntungkan perseroan.
                                                    Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-
       Komite Pemantau Manajemen Risiko             12/MBU/2012 Tentang Organ Pendukung
       Usaha dan Investasi adalah salah satu        Dewan      Komisaris/Dewan      Pengawas
       organ pendukung Komisaris yang dibentuk      Badan Usaha Milik Negara serta
       berdasarkan pada:                            Peraturan Menteri Badan Usaha Milik
       1. Pasal 121 Undang-undang Republik          Negara Republik Indonesia Nomor PER-3/
          Indonesia Nomor 40 tahun 2007             MBU/03/2023 Tentang Organ dan Sumber
          tentang Perseroan Terbatas;               Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara



186   Laporan Tahunan 2024
Page 188
   Pembahasan                     Laporan                              Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                  Sosial dan Lingkungan
                                  Tata Kelola Perusahaan




           Anggota KPMRUI
           1.   Pengangkatan dan Pemberhentian                iii. Anggota Komite Pemantau
                a. Berdasarkan                peraturan            Manajemen Risiko Usaha dan
                   perundang-undangan,           Dewan             Investasi yang bukan berasal
                   Komisaris      harus     membentuk              dari Anggota Dewan Komisaris
                   Komite Pemantau Manajemen                       maksimal berjumlah 2 (dua)
                   Risiko Usaha dan Investasi, yang                orang;
                   terdiri dari ketua dan anggota.            iv. Dewan       Komisaris      dapat
                b. Komite Pemantau Manajemen                       menetapkan jumlah Anggota
                   Risiko Usaha dan Investasi                      Komite Pemantau Manajemen
                   bertanggung jawab kepada Dewan                  Risiko Usaha dan Investasi yang
                   Komisaris.                                      bukan berasal dari Anggota
                c. Ketua     dan     Anggota    Komite             Dewan Komisaris lebih dari 2
                   Pemantau       Manajemen      Risiko            (dua) orang, apabila diwajibkan
                   Usaha dan Investasi diangkat                    berdasarkan           peraturan
                   dan diberhentikan oleh Dewan                    perundang-undangan          atau
                   Komisaris.                                      disetujui     oleh      Menteri
                d. Komposisi dan jumlah Anggota                    berdasarkan kompleksitas dan
                   Komite Pemantau Manajemen                       beban yang dihadapi Dewan
                   Risiko Usaha dan lnvestasi:
                                                                   Komisaris dalam menjalankan
                   i. Ketua       Komite     Pemantau
                                                                   tugas di Perusahaan.
                       Manajemen       Risiko    Usaha
                                                           e. Apabila Anggota Dewan Komisaris
                       dan Investasi adalah Anggota
                                                              yang menjabat sebagai Ketua
                       Dewan        Komisaris      yang
                                                              Komite Pemantau Manajemen
                       merupakan Anggota Komisaris
                                                              Risiko Usaha dan Investasi
                       Independen      atau    Anggota
                                                              berhenti sebagai Anggota Dewan
                       Dewan Komisaris yang dapat
                                                              Komisaris, maka Ketua Komite
                       bertindak independen;
                                                              Pemantau       Manajemen       Risiko
                   ii. Anggota Komite Pemantau
                                                              Usaha dan Investasi wajib diganti
                       Manajemen Risiko Usaha dan
                                                              oleh Anggota Dewan Komisaris
                       Investasi dapat berasal dari
                                                              lainnya dalam waktu paling lambat
                       Anggota Dewan Komisaris atau
                                                              30 (tiga puluh) hari kalender.
                       dari luar Perusahaan. Namun
                                                           f. Anggota        Komite      Pemantau
                       seorang atau lebih Anggota
                                                              Manajemen Risiko Usaha dan
                       Komite Pemantau Manajemen
                                                              Investasi yang merupakan Anggota
                       Risiko Usaha dan Investasi
                                                              Dewan Komisaris, berhenti dengan
                       harus berasal dari Anggota
                                                              sendirinya apabila masa jabatannya
                       Dewan Komisaris;
                                                              sebagai Anggota Dewan Komisaris
                                                              berakhir.




                                                                               Laporan Tahunan 2024   187
Page 189
                                                  Laporan
             Highlight                                                          Profil Perusahaan
                                          Kepada Pemegang Saham




       2. Persyaratan Anggota                             f. Tidak mempunyai conflict of interest
          a. Mempunyai       integritas     yang             dalam menjalankan fungsinya.
             tinggi dan pengetahuan serta                 g. Bagi Anggota Komite Pemantau
             pengalam kerja yang cukup di                    Manajemen Risiko Usaha dan
             bidang manajemen dan/ atau                      lnvestasi yang berasal dari
             industri Perushaaan dan bidang-                 luar Perusahaan, tidak boleh
             bidang yang relevan lainnya yang                merangkap sebagai:
             dianggap perlu sehingga dapat                   i. Anggota Dewan Komisaris/
             melaksanakan fungsinya secara                        Dewan Pengawas pada BUMN/
             optimal.                                             perusahaan lain;
          b. Mandiri    terhadap     manajemen               ii. Sekretaris/Staf   Sekretaris
             Perusahaan dalam pelaksanaan                         Dewan     Komisaris/Dewan
             tugasnya dan mandiri terhadap                        Pengawas pada     BUMN        /
             Dewan Komisaris dalam pelaporan                      perusahaan lain;
             hasil kerjanya.                                 iii. Anggota   komite     lain    di
          c. Komite Pemantau Manajemen                            Perusahaan;
             Risiko Usaha dan lnvestasi bekerja              iv. Anggota komite pada BUMN/
             secara kolegial profesional, efektif,                perusahaan lain.
             dan efisien dengan mengutamakan              h. Bagi anggota Kornite Pemantau
             musyawarah       mufakat     dalam              Manajernen Risiko Usaha dan
             proses pengambilan keputusan.                   Investasi yang berasal dari luar
          d. Mempunyai              kemampuan                Perusahaan, tidak mempunyai
             komunikasi yang baik dan efektif                hubungan keluarga sedarah dan
             dalam rnelaksanakan fungsinya.                  semenda sampai derajat ketiga,
          e. Mempunyai komitmen yang tinggi                  baik menurut garis lurus maupun
             dan menyediakan waktu yang                      garis ke samping, dengan anggota
             mernadai dalam menjalankan                      Dewan Komisaris dan anggota
             fungsinya secara optimal.                       Direksi Perusahaan.




       Susunan Anggota KPMRUI sebagai berikut:

                                                       KEPUTUSAN            STATUS RANGKAP
            JABATAN                NAMA
                                                     DEWAN KOMISARIS            JABATAN
        Ketua KPMRUI      Gunawan Hutagalung         183/DEKOM/0623      Komisaris
                          Dewi Hanggraeni            90/DEKOM/0724       Anggota Independen
        Anggota KPMRUI
                          Syaiful Siliganda          92/DEKOM/0323       Anggota Independen




188   Laporan Tahunan 2024
Page 190
   Pembahasan                      Laporan                             Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                  Sosial dan Lingkungan
                                   Tata Kelola Perusahaan




           Profil Anggota KPMRUI diluar Anggota Dewan Komisaris


           Syaiful Siliganda
           Anggota Independen

           Lahir			                : 08 April 1983
           Usia        		          : 41 Tahun
           Kewarganegaraan         : Indonesia
           Domisili                : Jakarta

           Periode Jabatan
           10 April 2023 – Sekarang

           Riwayat Pendidikan
           •   2006 Tekhnik Elektro, ITS Surabaya, Indonesia
           •   2020 Magister of Management (majoring in Risk Management), PPM School of
               Management Jakarta, Indonesia

           Riwayat Jabatan
           •   Juli 2006 – Augustus 2007 Management Development Programme (MDP) BCA
               Finance
           •   Agustus 2007 – Juli 2008 GMAP (Graduate Management Associate Programme)
               PermataBank
           •   November 2009 – Juli 2012 Senior Manager - Operational Risk PermataBank
           •   Juli 2012 – November 2013 Sales Management PermataBank
           •   November 2013 – Oktober 2014 Operational Risk Management - Bank UOB Buana
               Indonesia
           •   Februari 2015 – Agustus 2016 Operational Risk Division Head, Bank Sinarmas
           •   Agustus 2016 – Mei 2017 Special Assignment for Acquiring Business (Merchant) &
               Credit Card , Bank Sinarmas
           •   Juni 2017 – Mei 2018 Head Of Operational & Risk Fintech – P2P Lending, PT Cicil
               Solusi Mitra Teknologi
           •   Mei 2018 – Februari 2020 Head Of Legal & Compliance – Fintech ,PT Bluepay Digi-
               tal International
           •   Februari 2020 – sekarang Director P2P Lending Company - Kredinesia




                                                                               Laporan Tahunan 2024   189
Page 191
                                                  Laporan
             Highlight                                                         Profil Perusahaan
                                          Kepada Pemegang Saham




       Dewi Hanggraeni
       Anggota Independen
       Lahir                 : 08 Januari 1967
       Usia                  : 58 Tahun
       Kewarganegaraan       : Indonesia
       Domisili              : Jakarta

       Periode Jabatan
       15 Juli 2024 – Sekarang

       Riwayat Pendidikan
       •   S-1 (SE) dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FE UI).
       •   S-2 (MBA) dari University of Arkansas di Fayetteville, Arkansas, USA, 1997 Finance
           & Marketing dan Economics Institute, Boulder, Colorado, USA, 1996
       •   S-3 (Doktor) dari Universitas Gadjah Mada, Indonesia, Maret 2009

       Riwayat Jabatan
       •   Dekan Fakultas Ekonomi & Bisnis dan Fakultas Komunikasi & Diplomasi, Universi-
           tas Pertamina (2021-sekarang).
       •   Dosen FEB UI (1998-sekarang)
       •   Ketua Center of Excellence of Digital Transformation and Change Management.
       •   PT Daya Makara Universitas Indonesia sebagai Direktur (Mei 2009 – Mei 2018).
       •   PT Jamsostek/ BP JAMSOSTEK sebagai Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko
           (Februari 2007- Desember 2008).
       •   Lembaga Manajemen FEUI sebagai Direktur Keuangan, Administrasi dan Sumber
           Daya Manusia (Agustus 2006 – Pebruari 2007). Risk Center FEUI: Pendiri/Direktur
           Eksekutif (September 2005 – Pebruari 2007).
       •   LM FEUI sebagai Direktur Riset dan Konsultasi (Juli 2005 – Agustus 2006).
       •   Departemen Manajemen FEUI sebagai Wakil Kepala/ Sekretaris Departemen (Sep-
           tember 2004 – Agustus 2005).
       •   Pusat Pengembangan Akuntansi FEUI sebagai Direktur (Januari 2002–Mei 2005).
       •   LM FEUI sebagai Kepala Divisi Riset dan Konsultasi (Juni 2001 – Pebruari 2002).
       •   LM FEUI sebagai Konsultan dan Trainer (Desember 1997 – Juni 2001).
       •   Hagabank (RaboBank) sebagai Kepala Sub Departemen Budget, selanjutnya se-
           bagai Deputy Team Leader Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) (Maret 1990– Juli
           1997)




190   Laporan Tahunan 2024
Page 192
   Pembahasan                      Laporan                                Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                     Sosial dan Lingkungan
                                   Tata Kelola Perusahaan




           Independensi KPMRUI                                 Komite Pemantau Manajemen Risiko
                                                               Usaha dan Investasi secara konsisten
           Dalam menjalankan tugas dan fungsinya
                                                               bahkan melebihi tuntutan peraturan
           dalam     membantu       Dewan      Komisaris,
                                                               perundang-undangan,                 karena
           KPMRUI dituntut untuk selalu independen
                                                               seringkali nilai-nilai kebaikan belum
           dan bebas dari tekanan pihak lain maupun
                                                               diatur dalam hukum positif.
           kepentingan      pribadi.   Untuk     menjaga
                                                            2. Mengingat beban tugas dan tanggung
           Independensi, Anggota KPMRUI dibekali
                                                               jawab Komite Pemantau Manajemen
           kode etik yang diatur dalam Keputusan
                                                               Risiko Usaha dan Investasi cukup berat
           Dewan Komisaris Nomor 170/DEKOM/1024
                                                               dan bahwa dalam pelaksanaannya
           tanggal 31 Oktober 2024 tentang Piagam
                                                               Komite Pemantau Manajemen Risiko
           Komite      Pemantau     Manajemen      Risiko
                                                               Usaha dan Investasi bekerja secara
           Usaha dan Investasi PT Pos Indonesia
                                                               kolektif, maka penerapan sikap dan
           (Persero). Kode etik anggota KPMRUI
                                                               perilaku yang diatur dalam Kade Etik
           yaitu:
                                                               Komite Pemantau Manajemen Risiko
           1.   Kode     Etik      Komite       Pemantau       Usaha dan Investasi harus didasarkan
                Manajemen Risiko Usaha dan Investasi           pada tingkat empati yang tertinggi
                mengatur mengenai prinsip dasar                terhadap sesama Anggota Komite
                sikap dan perilaku seluruh Anggota             Pemantau Manajemen Risiko Usaha
                Komite Pemantau Manajemen Risiko               dan Investasi.
                Usaha    dan      Investasi,    termasuk    3. Sanksi terhadap pelanggaran Kade
                anggota yang merangkap sebagai                 Etik Komite Pemantau Manajemen
                Ketua Komite Pemantau Manajemen                Risiko Usaha dan Investasi adalah
                Risiko Usaha dan Investasi, yang               peringatan lisan, peringatan tertulis,
                dalam pelaksanaannya memerlukan                sampai dengan pemberhentian dari
                penalaran    dan    penghayatan     yang       tugas Komite Pemantau Manajemen
                seksama dari masing masing Anggota             Risiko Usaha dan Investasi.
                Komite      Pemantau           Manajemen    4. Setiap Anggota Komite Pemantau
                Risiko Usaha dan Investasi, karena             Manajemen         Risiko    Usaha     dan
                menyangkut nilai-nilai (values). Setiap        Investasi         harus          mematuhi
                Anggota Komite Pemantau Manajemen              ketentuan        sikap     dan    perilaku
                Risiko Usaha dan Investasi dituntut            sebagai berikut:
                untuk menerapkan standar perilaku              a. Sikap     dan         perilaku    yang
                yang terkandung dalam Kade Etik                   diwajibkan bagi anggota Komite
                                                                  Pemantau Manajemen Risiko
                                                                  Usaha dan Investasi:




                                                                                   Laporan Tahunan 2024     191
Page 193
                                                    Laporan
             Highlight                                                              Profil Perusahaan
                                            Kepada Pemegang Saham




             i.     Memahami,           memegang               v.    Dalam menjalankan tugas
                    teguh, dan mengaplikasikan                       dan        tanggung         jawab
                    secara      maksimal        dan                  selalu     berorientasi      pada
                    konsisten    prinsip     bahwa                   outcome,       bukan        hanya
                    seluruh standar perilaku                         sekedar output, sehingga
                    harus    diterapkan      dalam                   kualitas     output        Komite
                    melaksanakan             tugas,                  Pemantau            Manajemen
                    karena     standar     tersebut                  Risiko Usaha dan Investasi
                    melandasi              kualitas                  menghasilkan nilai tambah
                    pekerjaan Komite Pemantau                        bagi Perusahaan;
                    Manajemen Risiko Usaha                     vi.   Menggunakan            keahlian,
                    dan      Investasi       dalam                   pengetahuan, pengalaman,
                    rangka membantu Dewan                            dan      berbagai      kapasitas
                    Komisaris     melaksanakan                       diri     lainnya,      termasuk
                    tugas     pengawasan        dan                  mengalokasikan              waktu
                    pemberian nasihat kepada                         secara     memadai,        secara
                    Direksi untuk kepentingan                        optimal      sesuai        dengan
                    Perusahaan;                                      kebutuhan                  dalam
             ii.    Menjunjung tinggi integritas                     pelaksanaan tugas;
                    dan kejujuran sebagai nilai                vii. Secara       terus      menerus
                    tertinggi dan menerapkan                         meningkatkan           keahlian,
                    komitmen integritas secara                       pengetahuan, dan kapasitas
                    amanah; “                                        diri    lainnya,    agar    dapat
             iii.   Selalu     berperilaku      dan                  melaksanakan tugas dan
                    bersikap     jujur,    obyektif,                 tanggung      jawab        dengan
                    dan        cermat        dalam                   baik;
                    melaksanakan tugas;                        viii. Bersikap       loyal       kepada
             iv.    Melaksanakan tugas dan                           Dewan        Komisaris        dan
                    tanggungjawabnya        secara                   Organ Pendukung Dewan
                    profesional tanpa pengaruh                       Komisaris lainnya, dengan
                    dari    kepentingan     pribadi                  prinsip     bahwa       loyalitas
                    ataupun pengaruh/ tekanan                        tertinggi adalah terhadap
                    dari pihak manapun;                              kepentingan Perusahaan;




192   Laporan Tahunan 2024
Page 194
   Pembahasan                          Laporan                           Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                    Sosial dan Lingkungan
                                       Tata Kelola Perusahaan




                     ix.   Menghindari kegiatan atau            xii. Mematuhi             sepenuhnya
                           perbuatan yang merugikan                   tugas       dan          tanggung
                           atau patut diduga dapat                    jawab     Komite        Pemantau
                           merugikan                 Komite           Manajemen Risiko Usaha
                           Pemantau             Manajemen             dan     Investasi,      kebijakan
                           Risiko Usaha dan Investasi,                Perusahaan dan peraturan
                           Dewan         Komisaris,     dan           perundang-undangan yang
                           Perusahaan;                                berlaku      terkait        dengan
                     x.    Menghindari             aktivitas          Perusahaan;
                           yang bertentangan dengan             xiii. Memelihara                     dan
                           kepentingan          Perusahaan            mempertahankan               moral
                           atau          yang          dapat          dan martabat;
                           mengakibatkan tidak dapat            xiv. Tidak            memanfaatkan
                           melakukan       tugas      secara          informasi yang diperoleh
                           obyektif;                                  untuk     kepentingan         atau
                     xi.   Tidak menerima pemberian                   keuntungan                  pribadi
                           dalam         bentuk      apapun           atau hal lain yang dapat
                           dan    dari    siapapun,     baik          menimbulkan          atau    patut
                           langsung       maupun       tidak          diduga dapat menimbulkan
                           langsung dari pihak yang                   kerugian             Perusahaan
                           berkepentingan         terhadap            dengan alasan apapun juga;
                           Perusahaan,       yang      dapat    xv.   Melaporkan        semua       hasil
                           mengganggu         atau     patut          pelaksanaan tugas Komite
                           diduga dapat mengganggu                    Pemantau             Manajemen
                           pertimbangan         profesional           Risiko Usaha dan Investasi
                           Komite                 Pemantau            dengan        mengungkapkan
                           Manajemen Risiko Usaha                     kebenaran        sesuai      fakta
                           dan Investasi dan/ atau                    yang      ada       dan       tidak
                           menyebabkan               adanya           menyembunyikan                 hal
                           benturan kepentingan;                      yang      dapat         merugikan
                                                                      Perusahaan         dan/       atau
                                                                      dapat melangggar hukum;
                                                                xvi. Mendorong penerapan good
                                                                      corporate governance;




                                                                                 Laporan Tahunan 2024       193
Page 195
                                                     Laporan
             Highlight                                                                 Profil Perusahaan
                                             Kepada Pemegang Saham




             xvii. Menghormati            keputusan                  Perusahaan,        sarana,       dan
                    organ     Perusahaan,       yaitu                prasarana untuk keuntungan
                    RUPS, Dewan Komisaris,                           pribadi atau pihak lain;
                    dan Direksi sesuai dengan                   iii. Dilarang         bersikap        dan
                    fungsi masing-masing;                            berperilaku        yang        dapat
             xviii. Menggunakan bahasa yang                          atau     patut    diduga       dapat
                    baik dan profesional dalam                       memprovokasi                     hal-
                    melakukan interaksi baik                         hal      tertentu         sehingga
                    internal maupun ekstemal;                        menciptakan suasana kerja
             xix. Menjaga          tingkah      laku                 yang tidak kondusif;
                    dalam        pergaulan      agar            iv. Dilarang              memberikan
                    tidak menciptakan image                          data,      informasi,        ataupun
                    yang tidak baik bagi Komite                      keterangan         yang       palsu/
                    Pemantau          Manajemen                      tidak benar;
                    Risiko Usaha dan Investasi                  v.   Dilarang               mengambil
                    dan     Perusahaan       secara                  keuntungan         pribadi       dari
                    keseluruhan;      “                              semua kegiatan Perusahaan,
             xx. kut menciptakan suasana                             termasuk melakukan insider
                    kerja yang bebas dari isu-                       trading;
                    isu yang tidak bertanggung                  vi. Dilarang          memberi        dan/
                    jawab.                                           atau       menerima           hadiah
                                                                     serta donasi kepada/ dari
          b. Sikap dan perilaku yang dilarang
                                                                     stakehoder           Perusahaan,
              bagi anggota Komite Pemantau
                                                                     dalam bentuk uang tunai,
              Manajemen Risiko Usaha dan
                                                                     bingkisan         atau       barang
              Investasi:
                                                                     berharga dan lain-lain;
             i.    Dilarang           berperilaku
                                                                vii. Dilarang      ikut       mengelola
                   dan bersikap yang dapat
                                                                     bisnis        rekanan            dan
                   atau    patut    diduga     dapat
                                                                     pelanggan Perusahaan untuk
                   mengganggu/       menurunkan
                                                                     kepentingan diri sendiri atau
                   integritas,      independensi,
                                                                     pihak lain;
                   dan     obyektivitas      Komite
                                                                viii. Dilarang              melakukan
                   Pemantau Manajemen Risiko
                                                                     diskriminasi         dalam        hal
                   Usaha dan Investasi;
                                                                     pembagian            kerja       dan
             ii.   Dilarang menyalahgunakan
                                                                     penilaian     pekerjaan,         baik
                   informasi                 penting
                                                                     karena perbedaan gender,
                   yang      berkaitan       dengan
                                                                     suku, maupun agama;




194   Laporan Tahunan 2024
Page 196
   Pembahasan                      Laporan                                 Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                      Sosial dan Lingkungan
                                   Tata Kelola Perusahaan




                     ix. Tidak melakukan tindakan           3. Dalam     menjalankan             fungsinya,
                        atau mengeluarkan ucapan              Kornite       Pemantau        Manajemen
                        yang bersifat melecehkan              Risiko      Usaha       dan         Investasi
                        atau merendahkan, kepada              melakukan tugas dan tanggung
                        siapapun dan karena alasan            jawab sebagai berikut:
                        apapun.                               a. .Komite Pemantau Manajemen
           5. Selain mengikuti kode etik yang                    Risiko     Usaha        dan      Investasi
                diatur dalam pasal ini, Komite                   sebagai organ pengelola Risiko
                Pemantau      Manajemen           Risiko         di    bawah      Dewan         Kornisaris
                Usaha dan Investasi juga wajib                   memiliki       fungsi      Manajemen
                berpedoman         pada     Keputusan            Risiko        dengan           wewenang,
                Bersama Dewan Komisaris dan                      tugas, dan tanggung jawab:
                Direksi     Perusahaan           tentang        i.    )Mengakses                   seluruh
                Pedoman Etika Bisnis dan Tata                         inforrnasi       yang        relevan
                Perilaku (Code of Conduct) Insan                      tentang               Perusahaan
                PT Pos Indonesia (Persero).                           terkait dengan tugas dan
                                                                      fungsi     komite         Pernantau
           Tugas Dan Tanggung Jawab
                                                                      Manajemen          Risiko     Usaha
           Tugas pokok KPMRUI adalah membantu
                                                                      dan Investasi;
           Dewan Komisaris dalam memantau
                                                                ii.   melakukan             komunikasi
           pelaksanaan manajemen risiko usaha
                                                                      dengan kepala unit kerja dan
           dan rencana investasi yang diusulkan
                                                                      pihak lain dalam Perusahaan
           Direksi, termasuk menilai toleransi
                                                                      untuk                memperoleh
           risiko yang diambil oleh Direksi, serta
                                                                      informasi, klarifikasi serta
           mengidentifikasi risiko atas rencana
                                                                      meminta         dokumen          dan
           investasi yang diajukan manajemen
                                                                      laporan yang diperlukan;
           kepada Dewan Komisaris. Berikut
                                                                iii. melakukan             pemantauan
           rincian tugas KPMRUI:
                                                                      dan     penelaahan          terhadap
           1.   Komite     Pemantau         Manajemen
                                                                      laporan Manajemen Risiko
                Risiko     Usaha      dan     Investasi
                                                                      dan laporan lainnya terkai
                bekerja    secara     kolektif    dalam
                                                                      penerapan             Manajemen
                melaksanakan tugasnya membantu
                                                                      Risiko      baik      Perusahaan
                Dewan Komisaris.
                                                                      maupun Anak Perusahaan;
           2. Komite       Pemantau         Manajemen
                                                                iv. Melakukan pemantauan dan
                Risiko Usaha dan Investasi bersif
                                                                      evaluasi      atas        kesesuaian
                at mandiri baik dalam pelaksanaan
                                                                      penerapan        kebijakan       dan
                tugasnya maupun dalam pelaporan,
                                                                      strategi Manajemen Risiko
                dan bertanggung jawab langsung
                                                                      Perusahaan maupun Anak
                kepada Dewan Kornisaris.
                                                                      Perusahaan;

                                                                                   Laporan Tahunan 2024       195
Page 197
                                                          Laporan
             Highlight                                                                     Profil Perusahaan
                                                  Kepada Pemegang Saham




             v.   Memberikan             rekomendasi                 ii.   Mengkaji dan mengevaluasi
                  kepada       Dewan         Komisaris                     risiko-risiko    yang       timbul
                  atas hal yang mendukung                                  dari      pertanggungjawaban
                  efektivitas              penerapan                       Direksi      yang       berkaitan
                  Manajemen            Risiko         dan                  dengan hubungan bisnis atau
                  kesesuaian                      antara                   kegiatan usaha yang hams
                  kebijakan Manajemen Risiko                               menclapatkan rekomendasi
                  Perusahaan dan Manajemen                                 atau      persetujuan      Dewan
                  Risiko Anak Perusahaan;                                  Komisaris.
             vi. Melaksanakan pemantauan                             iii. Mengevaluasi dan melakukan
                  dan        evaluasi          terhadap                    analisis risiko atas setiap
                  pelaksanaan                      fungsi                  usulan        Direksi         yang
                  Manajemen Risiko lainnya                                 terkait    dengan     kerjasama
                  sesuai      dengan         ketentuan                     investasi, penyertaan modal,
                  peraturan               perunclang                       pendirian           perusahaan
                  undangan, anggaran dasar,                                patungan,     pendirian       anak
                  dan/atau keputusan RUPS;                                 perusahaan, dan kegiatan
                  dan                                                      lain      perusahaan         untuk
             vii. Menjalankan              wewenang,                       mendapatkan rekomendasi
                  tugas, dan tanggung jawab                                atau persetujuan dari Dewan
                  lain     yang      terkait      dengan                   Komisaris.
                  fungsinya.                                         iv. Mengevaluasi dan mengkaji
                                                                           risiko-risiko    yang       timbul
          b. Tugas          Komite           Pemantau
                                                                           dari RKAP, Rencana Bisnis
              Manajemen            Risiko          Usaha
                                                                           Perusahaan,        RJPP      untuk
              dan        Investasi     sebagaimana
                                                                           mendapatkan rekomendasi
              ditegaskan          dalam         Piagam
                                                                           atau persetujuan dari Dewan
              Dewan         Komisaris,          sebagai
                                                                           Komisaris.
              berikut:
                                                                     v.    Memonitor                  risiko-
             i.   Mengkaji           ulang        secara
                                                                           risiko        utama           yang
                  berkala         atas       kebijakan
                                                                           dihadapi     Perusahaan        dan
                  manajemen              risiko       dan
                                                                           memastikan bahwa Direksi
                  pemberian pendapat kepada
                                                                           telah mengambil langkah-
                  Dewan Komisaris sebagai
                                                                           langkah     yang     cliperlukan
                  bahan pertimbangan dalam
                                                                           untuk     mengidentifikasikan,
                  memberikan             rekomendasi
                                                                           mengukur, memantau dan
                  atau       persetujuan             atas
                                                                           mengendalikan risiko-risiko
                  kebijakan manajemen risiko.
                                                                           tersebut.



196   Laporan Tahunan 2024
Page 198
   Pembahasan                          Laporan                            Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                     Sosial dan Lingkungan
                                       Tata Kelola Perusahaan




                     vi. Memberikan              masukan-       iv. Melakukan                    evaluasi
                           masukan       kepada       Dewan          kepatuhan             Perusahaan
                           Komisaris                  clalam         terhadap Anggaran Dasar,
                           rangka       perbaikan        dan         peraturan       Menteri       BUMN,
                           pengembangan          kebijakan           serta        peraturan            per
                           Manajemen                   Risiko        undangan         lainnya        yang
                           Perusahaan.                               terkait dengan manajemen
                     vii. Melakukan            tugas-tugas           risiko.
                           lainnya      yang        diberikan   v.   Mengevaluasi                 rencana
                           Dewan Komisaris.                          investasi      yang         cliajukan
                                                                     perusahaan                   dengan
               c. Tugas lain dari Dewan Komisaris
                                                                     mengacu       kepada         rencana
                     clan ditegaskan dalam Piagam
                                                                     strategis perusahaan dengan
                     Komite Pemantau Manajemen
                                                                     mempertimbangkan risiko-
                     Risiko Usaha dan Investasi ini
                                                                     risiko      hasil         identifikasi
                     adalah:
                                                                     manajemen           clan     kaidah-
                     i.    Membantu Dewan Komisaris
                                                                     kaidah biaya manfaat serta
                           dalam       dalam    memantau
                                                                     peraturan yang berlaku.
                           pelaksanaan          manajemen
                                                                vi. Mengidentifikasi               risiko-
                           risiko usaha dan rencana
                                                                     risiko. usaha dan investasi
                           investasi    yang     cliusulkan
                                                                     dan hal-hal lainnya yang
                           Direksi,    termasuk      menilai
                                                                     memerlukan                 perhatian
                           toleransi       risiko       yang
                                                                     Dewan Komisaris.
                           diambil oleh Direksi. serta
                                                                vii. Menyampaikan laporan hasil
                           mengidentifikasi risiko atas
                                                                     evaluasi dan rekomendasi
                           rencana       investasi      yang
                                                                     kepada Dewan Komisaris,
                           diajukan manajemen kepada
                                                                     berdasarkan hasil analisis
                           Dewan Komisaris.
                                                                     cost & benefit dan identifikasi
                     ii.   Memantau kebijakan risiko
                                                                     risiko (yang telah disiapkan
                           yang cliterapkanperusahaan
                                                                     oleh      manajemen)            serta
                           serta pelaksanaan kebijakan
                                                                     melihat      berbagai        potensi
                           tersebut.
                                                                     risiko lain yang mungkin
                     iii. Memantau              kecukupan
                                                                     belum     teridentifikasi        oleh
                           proses              iclentifikasi,
                                                                     manajemen.
                           pengukuran,         pemantauan,
                           pengendalian        dan    sistem
                           informasi manajemen risiko.




                                                                                  Laporan Tahunan 2024        197
Page 199
                                                     Laporan
              Highlight                                                                Profil Perusahaan
                                             Kepada Pemegang Saham




       Wewenang                                          Kewajiban
       Komite      memiliki       wewenang      yang     Dalam menjalankan tugasnya, Komite
       ditetapkan dalam Keputusan Dewan                  Pemantau Manajemen Risiko Usaha
       Komisaris          Nomor   170/DEKOM/1024         dan Investasi berkewajiban:
       tanggal     31     Oktober     2024   tentang     1.   Membuat      pedoman        kerja      yang
       Piagam Komite Pemantau Manajemen                       dituangkan dalam Piagam Komite
       Risiko Usaha dan Investasi            PT Pos           Pemantau Manajemen Risiko Usaha
       Indonesia (Persero) yaitu :                            dan     Investasi   untuk       diusulkan
       1.   Mengakses dokumen, data, dan                      kepada Dewan Komisaris;
            informasi       Perusahaan       tentang     2. Membuat        Rencana         Kerja      dan
            karyawan, dana, aset, dan sumber                  Anggaran Tahunan (RKAT) Komite
            daya Perusahaan yang diperlukan                   Pemantau         Manajemen           Risiko
            untuk melaksanakan tugasnya;                      Usaha      dan    Investasi      sebelum
       2. Berkomunikasi langsung dengan                       dimulainya       tahun      buku       yang
            karyawan termasuk Direksi dan                     bersangkutan,       untuk       diusulkan
            pihak yang menjalankan fungsi                     kepada     Dewan       Komisaris        dan
            manajemen risiko terkait tugas dan                disahkan sebagai kontrak kinerja
            tanggung jawab Komite Pemantau                    Komite      Pemantau         Manajemen
            Manajemen        Risiko    Usaha     dan          Risiko Usaha dan Investasi dengan
            lnvestasi;                                        Dewan Komisaris;
       3. Melibatkan pihak independen di                 3. Menjaga       kerahasiaan         dokumen,
            luar Anggota Komite Pemantau                      data, dan informasi Perusahaan;
            Manajemen        Risiko    Usaha     dan     4. Membuat laporan kepada Dewan
            Investasi yang diperlukan untuk                   Komisaris atas setiap penugasan
            membantu pelaksanaan tugasnya,                    yang diberikan;
            atas persetujuan Dewan Komisaris;            5. Membuat Laporan Triwulanan dan
       4. Melakukan kewenangan lain yang                      Laporan      Tahunan       pelaksanaan
            diberikan oleh Dewan Komisaris                    kegiatan Komite sebagai bahan
            sepanjang        tidak    bertentangan            evaluasi         Dewan         Komisaris
            dengan        peraturan     perundang-            dan     sekaligus      sebagai        salah
            undangan.                                         satu    sumber      informasi         untuk
                                                              penyusunan Laporan Pelaksanaan
                                                              Tugas       Pengawasan              Dewan
                                                              Komisaris        dan       kelengkapan
                                                              pengungkapan        informasi        dalam
                                                              Laporan Tahunan Perusahaan;




198   Laporan Tahunan 2024
Page 200
   Pembahasan                      Laporan                               Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                    Sosial dan Lingkungan
                                   Tata Kelola Perusahaan




           6. Melakukan          pembagian       tugas,     b. PosIND        sudah        mempunyai
                kerjasama, dan koordinasi yang                RKAP dan sekarang ini tinggal
                baik dengan komite lainnya dalam              menjalankannya, perlu dilihat
                ranah tugas yang beririsan dan/               program yang inline dengan
                atau berdasarkan arahan khusus                strategi        manajemen            risiko
                dari Dewan Komisaris;                         Perusahaan.            Perlu         dilihat
           7. Melakukan          evaluasi     terhadap        apakah kondisi yang ada itu
                kinerja        Komite        Pemantau         sudah       sesuai       dengan       yang
                Manajemen       Risiko     Usaha    dan       diprognosakan dan bagaimana
                Investasi       (self      assessment)        memitigasinya.
                secara periodik dengan metode               c. Perlu     dilihat    semua       apakah
                yang terukur yang ditetapkan oleh             risk controlnya sudah berjalan
                Dewan Komisaris.                              termasuk         perlu     dilihat       juga
                                                              kinerja sekarang ini yang cukup
           Kinerja dan Pelaksanaan Kegiatan KPMRUI
                                                              tertekan. Hal ini perlu di cek juga
           1.   Membahas / mengevaluasi tentang
                                                              apakah kondisi yang ada sudah
                Manajemen Risiko Perusahaan:
                                                              sesuai dengan kertas kerjanya
                KPMRUI telah mengadakan Rapat
                                                              (termasuk untuk Poslog perlu
                KPMRUI Triwulan dengan Divisi
                                                              dilihat lebih dalam).
                GRC pada tanggal 30 Juli 2024
                                                            d. Sewaktu             melihat             draf
                mengenai pelaksanaan Manajemen
                                                              RJPP        yang     terpikir      adalah
                Risiko Triwulan II 2024. Dalam rapat
                                                              bagaimana                  memisahkan
                tersebut,      KPMRUI      memberikan
                                                              seluruh Government project/
                arahan antara lain:
                                                              Government             contract           itu
                a. Fungsi manajemen risiko ini
                                                              didalam           satu          Direktorat
                     sangat     crucial     khususnya
                                                              tersendiri dan unit ini nantinya
                     terkait     kinerja      produksi
                                                              bermain/betempurnya                itu     di
                     maupun      kinerja     keuangan.
                                                              dunia Indusri (hal ini juga sudah
                     Ketidaklinieran capaian kinerja
                                                              disampaikan ke bapak Komut).
                     itu juga harus dilakukan mitigasi
                                                            e. Agar      determinasi           terhadap
                     oleh Divisi GRC, karena banyak
                                                              capaian risiko ini dan harus
                     program kerja yang tidak linier
                                                              benar        benar       diinternalisasi
                     dengan capaian waktu (hal ini
                                                              di manajemen baik di Direksi
                     merupakan budaya yang tidak
                                                              sampai dengan BOD minus one/
                     baik)
                                                              minus two dan juga internalisasi
                                                              di Dekom




                                                                                 Laporan Tahunan 2024         199
Page 201
                                                   Laporan
             Highlight                                                             Profil Perusahaan
                                           Kepada Pemegang Saham




          f. Mendukung        untuk      dilakukan        c. Telaah atas kebijakan mutu dan
              rasionalisasi     dan      sekarang             pelayanan serta pelaksanaan
              ini harus dipilih orang yang                    kebijakan tersebut.
              benar benar fit bekerja di Pos           4. M e m b a h a s / m e n g e v a l u a s i
              Indonesia.     Kalau hal ini tidak           tentang      pelaksanaan       kebijakan
              dilakukan     maka      Perusahaan           pengelolaan      anak     perusahaan/
              tidak akan sukses menjalankan                perusahaan patungan.
              transformasi secara materiil.               Pembahasan dengan pihak terkait
       2. Melakukan           evaluasi        atas        tentang kebijakan pengelolaan anak
          pelaksanaan RKAP Tahun 2024                     perusahaan/perusahaan patungan
          secara         bulanan,     triwulanan,         telah dilaksanakan pada tanggal 7
          semesteran, maupun tahunan.                     Juni 2024 dengan beberapa pokok
          a. Telaah Atas Laporan Manajemen                pembahasan sebagai berikut :
              Bulanan.                                    a. Rencana jangka panjang untuk
          b. Telaah Atas Laporan Manajemen                    GLID akan dipegang POSLOG
              Triwulanan.                                 b. Ke      depannya      POS        Properti
          c. Telaah Atas Laporan Manajemen                    memang tidak hanya mengelola
              Tahunan.                                        aset yang dimiliki PosIND saja.
          KPMRUI bersama dengan Komite                    c. Untuk Posfin nantinya antara
          Audit (KA) dan Komite Nominasi                      Digital    Payment        dan    Digital
          dan Remunerasi (KNR) melakukan                      Solution     ini    akan        berjalan
          telaah terhadap:                                    beriringan. Dalam RJPP Posfin
          a. Laporan        Manajemen        bulan            dapat dilihat proyeksi Revenue
              Desember 2023 sampai dengan                     untuk      kedua     lini    tersebut,
              November 2024.                                  nantinya porsi terbesar akan
          b. Laporan Manajemen Triwulan                       ada di lini Digital Solution.
              IV tahun 2023, Triwulan I – III             d. Ke depannya akan dikembangkan
              tahun 2024.                                     Join Resources antara Induk
       3. Memberikan          Arahan       kepada             dan Anak Perusahaan.
          Direksi atas Kebijakan Perusahaan               e. Diharapkan nantinya peraturan-
          Lainnya                                             peraturan yang ada di Anak
          a. Telaah atas sistem teknologi                     Perusahaan         akan     mengikuti
              informasi       yang     digunakan              semangat yang ada di Induk
              perusahaan.                                     Perusahaan (POSIND).
          b. Telaah atas kebijakan pengadaan
              dan pelaksanaannya.




200   Laporan Tahunan 2024
Page 202
   Pembahasan                      Laporan                                   Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                        Sosial dan Lingkungan
                                   Tata Kelola Perusahaan




           5. Memastikan prinsip-prinsip Tata                 a. Menandatangani                     laporan
               Kelola Perusahaan yang Baik (GCG)                   manajemen          triwulanan       oleh
               telah diterapkan secara efektif dan                 seluruh anggota Direksi dan
               berkelanjutan.                                      Dewan Komisaris
               Pembahasan dengan pihak terkait                b. Memperbaharui
               tentang AOI GCG telah dilaksanakan                  penandatanganan Pakta
               pada tanggal 2 September 2024                       Integritas yang dilakukan
               tahun      2024     dengan    beberapa              setiap awal tahun
               hal yang harus diperhatikan dan                c. Melengkapi           muatan        Piagam
               ditindaklanjuti     terkait   aspek    di           Dewan Komisaris terkait etika
               Dewan Komisaris         menyangkut 5                rapat
               (lima) hal yaitu:                              d. Menyampaikan                     undangan
               a. Menandatangani               laporan             rapat Dewan Komisaris sesuai
                     manajemen      triwulanan     oleh            dengan aturan yang berlaku
                     seluruh anggota Direksi dan              e. Menyimpan              risalah       rapat
                     Dewan Komisaris                               Dewan Komisaris di Direksi
               b. Memperbaharui                                    sesuai dengan Anggaran Dasar
                     penandatanganan Pakta                         Perusahaan
                     Integritas yang dilakukan
                                                            7. Evaluasi            atas           kebijakan
                     setiap awal tahun
                                                               Perusahaan Lainnya
               c. Melengkapi        muatan     Piagam
                                                              a.    Telaah dan surat rekomendasi
                     Dewan Komisaris terkait etika
                                                                   atas              penghapusbukuan
                     rapat
                                                                   aset     perusahaan            (dilakukan
               d. Menyampaikan               undangan
                                                                   berdasarkan surat permohonan
                     rapat Dewan Komisaris sesuai
                                                                   yang diajukan Direksi).
                     dengan aturan yang berlaku
                                                                   KPRMUI telah melakukan telaah
               e. Menyimpan          risalah      rapat
                                                                   dan     tanggapan         atas     surat
                     Dewan Komisaris di Direksi
                                                                   permohonan Direksi :
                     sesuai dengan Anggaran Dasar
                                                                   1.   Surat dengan nomor
                     Perusahaan
                                                                        C.Pos.7872/KU 1100/
           6. Pembahasan dengan pihak terkait                           KU 0202/2024 terkait
               tentang AOI GCG telah dilaksanakan                       Permohonan Rekomendasi
               pada tanggal 2 September 2024                            Penghapusbukuan
               tahun      2024     dengan    beberapa                   Bangunan Kantor Cabang
               hal yang harus diperhatikan dan                          Pembantu Dargo 50123A
               ditindaklanjuti     terkait   aspek    di                Semarang.
               Dewan Komisaris         menyangkut 5
               (lima) hal yaitu:


                                                                                     Laporan Tahunan 2024      201
Page 203
                                                        Laporan
             Highlight                                                                 Profil Perusahaan
                                                Kepada Pemegang Saham




              2. Surat           dengan          nomor             2. Kendala-Kendala                 yang
                   C.Pos.7873/KU                   1100/                dihadapi       antara          lain
                   KU        0202/2024           terkait                menyangkut:
                   Permohonan            Rekomendai                     a) Penanganan               laporan
                   Penghapusbukuan               Aktiva                   masih dilakukan secara
                   Tetap         Bangunan           Eks                   manual,      nanti        dengan
                   Kantorpos Cabang Pembantu                              adanya aplikasi ARSY
                   Darussalam 23111A Banda                                diharapkan pelaporannya
                   Aceh.                                                  akan semakin baik.
          b. Rapat atas pengelolaan Piutang                             b) Masih terjadi perbedaan
              Usaha.                                                      pencatatan di beberapa
              KPMRUI           Telah      melakukan                       Regional.
              meeting pada tanggal 13 Maret                             c) Masih     ada      perbedaan
              2024       antara     pihak       KPMRUI                    pendapat                   antara
              dengan             SVP       Enterprise                     Direktorat          Keuangan
              Business,            SVP       Financial                    dengan Direktur Bisnis
              Operations & Business Partner,                              Kurir       dan       Logistik
              CFO        Pos      Logistik      khusus                    menyangkut         pencatatan
              untuk       membahas           mengenai                     piutang     hal     ini     perlu
              pengelolaan          Piutang      Usaha.                    diseleraskan lebih lanjut.
              Berikut ini adalah tanggapan-                             d) Dokumen tidak lengkap
              tanggapan          dari     manajemen                       misalkan     tidak        adanya
              terkait pertanyaan Komite :                                 BAST dll
              1.   Satgas:                                         3. Sebetulnya       satu    invoicing
                   a) Sejauh ini belum ada SK                           itu hanya untuk satu term
                         tentang Satrgas Piutang                        of payment, namun dalam
                         (KD sedang berproses).                         prakteknya di lapangan itu
                   b) Satgas nantinya berfungsi                         ada bermacam macam cara.
                         untuk         menyelesaikan               4. Untuk Jasa Keuangan pada
                         piutang        macet      yang                 umumnya cukup lancar.
                         umurnya di atas 6 bulan                   5. Piutang Samsat itu masih
                                                                        berprogres,                 adapun
                                                                        permasalahannya         itu    ada
                                                                        kesalahan       di      internal
                                                                        menyangkut           pencatatan
                                                                        discount.




202   Laporan Tahunan 2024
Page 204
   Pembahasan                      Laporan                                    Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                         Sosial dan Lingkungan
                                   Tata Kelola Perusahaan




                     6. Untuk katagori bad player                Untuk dispute tarif akan dikurangi
                        pada umumnya dikarenakan                 pendapatannya, hal ini umumnya
                        anggaran (khususnya untuk                menyangkut selisih berat, selisih
                        pemerintah), sementara itu               tarif dan ada wrong entry. Hal ini
                        untuk pihak BUMN/Swasta                  akan dikoordinasikan lebih lanjut
                        umumnya             dikarenakan          dengan     timnya       Ibu       Vivi    (akan
                        kesulitan anggaran.                      dibicarakan         bersama              antara
                     7. Untuk mencegah terjadinya                Direktorat        keuangan               dengan
                        NPP       akan       dikeluarkan         Direktorat bisnis termasuk dengan
                        edaran dimana pelunasan                  pihak fronting)
                        tidak boleh lagi digunakan
                                                              8. Tugas-tugas lainnya dari Dewan
                        untuk pembayaran ke pihak
                                                                 Komisaris
                        lain misalkan untuk vendor.
                                                                 Tugas-tugas           lainnya            dalam
                        Terkait piutang yang belum
                                                                 program kerja ini sebagaimana
                        dicatat, untuk jurnal baliknya
                                                                 sudah ditetapkan dalam Program
                        dilakukan setelah NPP cair.
                                                                 Kerja KPMRUI tahun 2024 adalah
                     8. Untuk kebijakan akuntansi
                                                                 menghadiri rapat progress Audit
                        menyangkut transaksi dan
                                                                 dengan KAP untuk tahun buku
                        bentuk jurnalnya itu dalam
                                                                 2024 yang akan dilaksanakan pada
                        dokumennya memang tidak
                                                                 Triwulan IV 2024.
                        muncul secara detail dan
                        itu dituangkan hanya dalam            9. Peningkatan Kapasitas KPMRUI
                        bentuk surat.                            Peningkatan        kapasitas         KPMRUI
                     9. Workshop           dengan       tim      melalui     training          dilaksanakan
                        cabang terkait penyelesaian              pada Triwulan IV 2024.
                        rekonsiliasi memang belum
                                                              10. Rapat
                        pernah      dilakukan        untuk
                                                                 Pada Triwulan III 2024 KPMRUI
                        itu akan dijadwalkan lebih
                                                                 menyelenggarakan              rapat        rutin
                        lanjut.
                                                                 dengan Dewan Komisaris sebanyak
                     10. Untuk    katagori      claim   itu
                                                                 3 kali, yaitu:
                        antara      lain     menyangut
                                                                 26 Juli 2024 melalui Live Video
                        denda keterlambatan, denda
                                                                 Conference Zoom Meet
                        kehilangan       atau     kiriman
                                                                 28 Agustus 2024 melalui Live Video
                        tidak     sampai     di     tempat
                                                                 Conference Zoom Meet
                        tujuan. Untuk kedepannya
                                                                 7 September 2024 melalui Live
                        data akan dipisahkan supaya
                                                                 Video Conference Zoom Meet.
                        tidak misleading.




                                                                                      Laporan Tahunan 2024          203
Page 205
                                                  Laporan
             Highlight                                                        Profil Perusahaan
                                          Kepada Pemegang Saham




       11. Pelaporan                                     b. Laporan Realisasi Pelaksanaan
           Selama tahun 2024 KPMRUI telah                    Tugas   KPMRUI    TW      I   tahun
           menyampaikan Laporan, yakni:                      2024 telah disampaikan pada
           a. Laporan Realisasi Pelaksanaan                  tanggal 24 April 2024 melalui
              Tugas KPMRUI TW IV tahun 2023                  surat No. C.Pos.24745/KPM100/
              telah disampaikan pada tanggal                 DEKOM/2024
              tanggal 13 Januari 2024 melalui            c. Laporan Realisasi Pelaksanaan
              surat No. C.Pos.2953/KPM 100/                  Tugas KPMRUI TW II tahun
              DEKOM/2024.                                    2024 telah disampaikan pada
                                                             tanggal 26 Juli 2024 melalui
                                                             surat No. C.Pos.45418/KPM100/
                                                             DEKOM/2024



       SEKRETARIS PERUSAHAAN
       Tata Sugiarta
       Lahir 			             : 20 Januari 1970
       Usia 			              : 54 tahun
       Kewarganegaraan : Indonesia
       Domisili 		           : Bandung

       Riwayat Pendidikan
       1991 Desain Grafis, FSRD Institut Teknologi Bandung
       Riwayat Jabatan
       •   2000-2009 FP Produksi – Bagian Filateli Kantor Pusat
       •   2009-2012 FP Promosi – Bagian Marketing Communication Kantor Pusat
       •   2012-2016 Manajer Filateli Kantor Pusat
       •   2016-2017 Deputi Jasa Keuangan Ritel dan Properti Reg 2 Padang
       •   2017-2018 Manajer MarketingCommunication Kantor Pusat
       •   2018-2020 VP Marketing Kantor Pusat
       •   2020 VP Product Management dan Marketing Kantor Pusat
       •   2020-sekarang Corporate Secretary




204   Laporan Tahunan 2024
Page 206
   Pembahasan                       Laporan                                    Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                          Sosial dan Lingkungan
                                    Tata Kelola Perusahaan




           Tugas dan Tanggung Jawab                          6. Memberikaninformasi                      yang
           Mengacu        pada     Keputusan      Direksi         dibutuhkan oleh Direksi dan Dewan
           Nomor: KD115/DIRUT/1121 tanggal 26                     Komisaris/Dewan                   Pengawas
           November 2021 tentang Perubahan                        secara berkala dan/atau sewaktu-
           Pertama        atas    Keputusan       Direksi         waktu apabila diminta.
           Nomor : KD.77/DIRUT/0821 tentang                  7. Mengendalikan              penatausahaan
           Organisasi dan Tata Kerja PT Pos                       dan       penyimpanan              dokumen
           Indonesia        (Persero),         Corporate          Perusahaan termasuk tetapi tidak
           Secretary       mempunyai       tugas     dan          terbatas pada daftar pemegang
           tanggung jawab sebagai berikut:                        saham, daftar khusus dan risalah
           1.   Memelihara hubungan baik dengan                   rapat     Direksi,       rapat       Dewan
                pemegang saham, regulator dan                     Komisaris dan RUPS.
                pemangku         kepentingan      lainnya    8. Merencanakan dan mengendalikan
                serta melaksanakan peran sebagai                  Program       Pengenalan          Korporasi
                penghubung          (liaison      officer)        terhadap       Direksi      dan      Dewan
                dengan      fungsi     terkait     dalam          Komisaris baru.
                Perusahaan.                                  9. Menetapkan          kebijakan        program
           2. Mengendalikan            kesekretariatan            pengembangan informasi internal
                Direksi, Protokoler Direksi dan                   maupun eksternal Perusahaan dan
                sistem     \administrasi        dokumen           mengendalikan implementasinya.
                Perusahaan.                                  10. Mengelola          informasi          kepada
           3. Mengendalikan                pengelolaan            pihak     internal      maupun        pihak
                kepentingan Hukum Perusahaan,                     eksternalagar         tercipta       respon
                Direksi    dan      karyawan       dalam          positif dari public atau pelanggan.
                menjalankan kebijakan/peraturan
                                                             Dalam        menjalankan         tugas     pokok
                yang telah ditetapkan Perusahaan.
                                                             tersebut diatas Corporate Secretary
           4. Mengendalikan                    kepatuhan
                                                             memiliki 2 divisi yang berada di
                Perusahaan tentang persyaratan
                                                             bawahnya yakni :
                keterbukaan          sejalan      dengan
                                                             1.   Divisi Kesekretariatan
                penerapan        prinsip-prinsip    good
                                                                  Divisi Kesekretariatan dipimpin oleh
                corporate governance.
                                                                  Vice President (VP) Kesekretariatan
           5. Mengendalikan           penyelenggaraan
                                                                  yang bertanggung jawab kepada
                program     quality,    safety,    health
                                                                  Corporate       Secretary.        Tanggung
                andenvironment.
                                                                  jawab utama VP Kesekretariatan
                                                                  adalah             mengorganisasikan,
                                                                  mengendalikan                pengelolaan
                                                                  sekretariatan         dan         protokoler



                                                                                       Laporan Tahunan 2024      205
Page 207
                                                        Laporan
             Highlight                                                                   Profil Perusahaan
                                                Kepada Pemegang Saham




          Direksi,       administrasi      dokumen          Pelaksanaan          Tugas         Sekertaris
          Perusahaan,                       Museum,         Perusahaan
          Perpustakaan, serta mengendalikan                 Dalam kaitan fungsi dan tugasnya,
          program komunikasi baik pihak                     Sekretaris         Perusahaan             telah
          internal maupun pihak eksternal                   mengikuti beberapa kegiatan terkait
          Perusahaan agar tercipta respon                   dengan stakeholdersdan keterbukaan
          positif dari publik atau pelanggan.               informasi yang telah dilakukan di
       2. Divisi     Legal,      Governance,        and     tahun 2024 adalah:
          Compliance                                        1.   RUPS : 3 kali
          Divisi     Kesekretariatan           dipimpin     2. Rapat Direksi :51 kali
          oleh Vice President (VP) Legal,                   3. Rapat Komisaris dan Direksi : 12
          Governance,            and     Compliance              kali
          yang bertanggung jawab kepada                     4. RAPIM : 3 kali
          Corporate        Secretary.      Tanggung
                                                            Selain       menjalankan        tugas-tugas
          jawab utama VP Legal, Governance,
                                                            utama, Sekretaris Perusahaan juga
          and Compliance adalah:
                                                            telah       memfasilitasi      pelaksanaan
          a. Bertanggung               jawab       atas
                                                            berbagai kegiatan, baik yang bersifat
              perlindungan               kepentingan
                                                            internal     maupun     yang      melibatkan
              hukum Perusahaan, Direksi, dan
                                                            masyarakat umum. Kegiatan-kegiatan
              Karyawan dalam menjalankan
                                                            tersebut antara lain:
              kebijakan/peraturan                  yang
                                                            •    Sepanjang       tahun     2024,      telah
              ditetapkan         oleh    Perusahaan
                                                                 dilaksanakan lebih dari 12 kegiatan
              dan        peraturan       perundang-
                                                                 upacara dan apel di lingkungan Pos
              undangan yang berlaku.
                                                                 Indonesia. Kegiatan ini mencakup
          b. Mengelola                  implementasi
                                                                 Upacara Peringatan Hari Besar
              kebijakan          GCG,      kebijakan
                                                                 Nasional hingga Apel Rutin yang
              kepatuhan           agar         tercapai
                                                                 dipimpin langsung oleh Direksi dan
              pengelolaan         penyelenggaraan
                                                                 jajaran Senior Leader.
              Perusahaan           yang         bersih,
              transparan,                accountable
              dan        patuh    pada     ketentuan
              pemerintah.
          c. Mengelola indeks kepatuhan.




206   Laporan Tahunan 2024
Page 208
   Pembahasan                     Laporan                                     Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                         Sosial dan Lingkungan
                                  Tata Kelola Perusahaan




           •   Pada     tanggal
               diluncurkan
                                     28
                                  program
                                            Mei    2024,
                                                  ramah
                                                           INTERNAL AUDIT
                                                           PT       Pos        Indonesia            (Persero)
               lingkungan bertajuk “PosIND Goes
                                                           sebagai          Badan           Usaha       Milik
               Green”. Program ini diawali dengan
                                                           Negara          (BUMN)           harus      dapat
               pembentukan Komite ESG yang
                                                           mempertanggungjawabkan                     segala
               melibatkan pemangku kepentingan
                                                           dan hasil usahanya kepada pemegang
               lintas fungsi. Pembentukan komite
                                                           saham, seluruh pegawai, pelanggan
               tersebut didahului oleh penunjukan
                                                           dan stakeholders lainnya. Manajemen
               konsultan yang kompeten di bidang
                                                           dituntut        mengelola              perusahaan
               ESG.
                                                           dengan          baik          (Good      Coporate
           •   Sebagai      bagian        dari    upaya
                                                           Governance)          dengan           menjalankan
               perbaikan     untuk        meningkatkan
                                                           prinsip       transparansi,           kemandirian,
               kualitas, kecepatan, dan efektivitas
                                                           akuntabilitas,          dan    kewajaran      atas
               kegiatan, Sekretariat Perusahaan
                                                           seluruh aktivitas perusahaan, serta
               juga telah melakukan sejumlah
                                                           menyajikan              laporan         keuangan/
               inisiatif, antara lain:
                                                           kegiatan yang informatif, handal dan
           •   Seluruh         arsip         peraturan
                                                           dapat dipercaya.
               perusahaan,      seperti     Keputusan
               Direksi (KD), Surat Edaran (SE),            Di     lain    pihak,     Dewan         Komisaris
               Perjanjian    Kerja        Sama    (PKS),   mempunyai tanggung jawab untuk
               dan Surat Keputusan (SK), telah             memantau dan memastikan bahwa
               berhasil     dialihmediakan        secara   praktik Tata Kelola Perusahaan yang
               100% selama tahun 2024.                     Baik (governance) telah diterapkan
           •   Seluruh proses surat menyurat,              secara        efektif    dan      berkelanjutan,
               baik internal maupun eksternal,             serta mengawasi dan memberikan
               telah      menggunakan             sistem   arahan        tentang     penguatan        sistem
               Nota    Dinas      Elektronik      (NDE)    pengendalian            intern    dan      arahan
               guna       memudahkan              akses,   tentang manajemen risiko perusahaan.
               mempercepat proses administrasi,            Akuntabilitas           dan      responsibilitas
               serta    meningkatkan         efektivitas   manajemen              kepada         stakeholder
               pengelolaan arsip.                          tentu harus dinilai dan dievaluasi,
                                                           baik     dari     aspek         ketaatan     pada
                                                           peraturan, efisiensi dan efektifitas.
                                                           Untuk mencapai tujuan dimaksud,
                                                           Internal       Audit     PT      Pos     Indonesia
                                                           (Persero)        selaku        unit     fungsional
                                                           yang      bertanggung            jawab     kepada




                                                                                         Laporan Tahunan 2024   207
Page 209
                                                      Laporan
             Highlight                                                                     Profil Perusahaan
                                              Kepada Pemegang Saham




       Direktur     Utama      dituntut     berperan      Internal Audit Charter
       optimal membantu Direktur Utama
                                                          Agar Internal audit berjalan sesuai
       menjalankan fungsi pengawasan.
                                                          dengan        visi,     misi,      dan        tujuan
       The Institute of Internal Auditors                 pembentukannya,               maka        Internal
       (IIA) mendefinisikan audit internal                Audit Charter (Piagam Audit Internal)
       sebagai kegiatan yang independen                   yang dimiliki Pos Indonesia selalu
       dan objektif dalam bentuk pemberian                diperbarui.      Internal       Audit      Charter
       keyakinan (assurance activities) dan               (Piagam Audit Internal) merupakan
       konsultansi        (consulting      activities),   dokumen formal yang mendefinisikan
       yang dirancang untuk memberi nilai                 tujuan, kewenangan, dan tanggung
       tambah dan meningkatkan operasi                    jawab aktivitas audit internal, sesuai
       organisasi. Audit internal membantu                dengan       misi      audit      internal      dan
       organisasi         mencapai         tujuannya      unsur-unsur wajib yang ditetapkan
       melalui pendekatan yang sistematis                 Internasional Professional Practices
       dan teratur dalam mengevaluasi dan                 Framework             (persyaratan            dasar
       meningkatkan          efektivitas      proses      praktik      profesional        internal      audit,
       manajemen           risiko,    pengendalian        Kode Etik, Standar dan definisi Audit
       dan tata kelola. Internal Audit harus              Internal).
       mampu memberikan masukan dan
                                                          Piagam       Audit      Internal       dituangkan
       rekomendasi         terhadap       kelemahan
                                                          dalam Keputusan Bersama Dewan
       sistem pengendalian internal dalam
                                                          Komisaris        dan         Direksi     PT     Pos
       pelaksanaan           operasional          dan
                                                          Indonesia       (Persero)        Nomor:        244/
       keuangan, baik menyangkut ketaatan
                                                          DEKOM/0922             dan       Nomor:KD077/
       peraturan,        penilaian   efisiensi    dan
                                                          DIRUT/0922 Tentang Piagam Audit
       efektifitas kegiatan dari seluruh lini
                                                          Internal di dalamnya ditetapkan antara
       organisasi di lingkungan perusahaan.
                                                          lain posisi aktivitas audit internal di
       Dalam mengemban tugas dan fungsi
                                                          dalam perusahaan,
       tersebut, Internal Audit dituntut untuk
                                                          termasuk              alur       pelaporannya;
       selalu meningkatkan kompetensi dan
                                                          kewenangan akses terhadap catatan,
       menjalankan tugas dan fungsi secara
                                                          personel, dan fisik aset yang relevan
       profesional, objektif, independen dan
                                                          dengan penugasannya. Selain itu, di
       menjunjung tinggi kode etik serta
                                                          dalamnya juga didefinisikan mengenai
       standar audit.
                                                          lingkup       aktivitas         audit     internal
                                                          sebagai bentuk kesepakatan terhadap
                                                          peran aktivitas audit internal yang
                                                          sesuai dengan standard profesi audit
                                                          internal yang berlaku.Agar Internal



208   Laporan Tahunan 2024
Page 210
   Pembahasan                        Laporan                                     Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                            Sosial dan Lingkungan
                                     Tata Kelola Perusahaan




           Audit berjalan sesuai dengan visi, misi            Tujuan    penyusunan           Internal      Audit
           dan tujuan pembentukannya, maka                    Charter (Piagam Internal Audit) adalah
           diperlukan       Internal     Audit   Charter      sebagai pedoman bagi para Auditor
           dengan maksud dan tujuan:                          Internal agar dapat melaksanakan
           1.   Internal Audit Charter (Piagam                tugasnya        secara       profesional       dan
                Internal Audit) dimaksudkan agar              memenuhi            ketentuan           peraturan
                terdapat     pemahaman           bersama      perundang-undangan.
                terhadap tujuan, wewenang, dan
                                                              Fungsi dan Tugas Internal Audit adalah
                tanggung jawab Internal Audit, oleh
                                                              :
                Direksi, Komisaris, dan seluruh
                                                              Fungsi            Pengawasan                Intern
                jajaran manajemen Perusahaan.
                                                              sebagaimana dimaksud pada Undang-
           2. Internal Audit Charter (Piagam
                                                              Undang RI No. 19 Tahun 2003 tentang
                Internal     Audit)      yang     tertulis
                                                              Badan Usaha Milik Negara adalah:
                bermakna           sebagai         suatu
                                                              1.   Mengevaluasi                       efektivitas
                pernyataan         pengakuan       untuk
                                                                   pelaksanaan Pengendalian Intern,
                direviu      dan       diaksep       oleh
                                                                   Manajemen Risiko, dan Proses Tata
                Manajemen dan Dewan Komisaris
                                                                   Kelola Perusahaan, sesuai dengan
                serta untuk disetujui bersama.
                                                                   peraturan         perundang-undangan
           3. Internal Audit Charter (Piagam
                                                                   dan kebijakan Perusahaan;
                Internal Audit) merupakan suatu
                                                              2. Melakukan            pemeriksaan            dan
                perjanjian formal Internal Audit
                                                                   penilaian       atas      efisiensi       dan
                dengan Manajemen dan Dewan
                                                                   efektivitas di bidang keuangan,
                Komisaris tentang kegiatan audit
                                                                   operasional, sumber daya manusia,
                internal     Perusahaan.         Sebagai
                                                                   teknologi informasi, dan kegiatan
                dokumen       formal      dan    tertulis,
                                                                   lainnya.
                Internal     Audit      Charter(Piagam
                                                              Dalam       menjalankan                 fungsinya,
                Internal Audit) menjadi sarana
                                                              Internal Audit melaksanakan tugas-
                untuk melakukan penilaian secara
                                                              tugas sebagai berikut:
                periodik      mengenai       kecukupan
                                                              1.   Menyusun          dan      melaksanakan
                tujuan, wewenang, dan tanggung
                                                                   Rencana Kerja dan Anggaran Audit
                jawab      aktivitas    audit    internal,
                                                                   Tahunan (PKAT).
                dan sekaligus menjadi alat untuk
                melakukan revisi secara prudent
                jika diperlukan penyesuaian.




                                                                                         Laporan Tahunan 2024       209
Page 211
                                                      Laporan
             Highlight                                                                 Profil Perusahaan
                                              Kepada Pemegang Saham




       2. Menyampaikan            Program       Kerja     8. Menyusun dan melaporkan hasil
          Audit      Tahunan      (PKAT)      kepada          audit kepada Direktur Utama dan
          Komite Audit untuk mendapatkan                      atau pimpinan unit kerja terkait
          pertimbangan           dan    saran     dan         (auditee),      dengan         tembusan
          selanjutnya menyampaikan kepada                     kepada       Dewan      Komisaris        c.q.
          Direktur Utama untuk mendapat                       Komite Audit. Dalam hal audit
          persetujuan.                                        investigatif, laporan hasil audit
       3. Melaporkan pelaksanaan tugasnya                     dapat disampaikan kepada Direktur
          secara berkala (triwulan) kepada                    terkait atas ijin Direktur Utama.
          Direktur Utama dengan tembusan                  9. Melaporkan segera atas setiap
          kepada         Dewan     Komisaris      c.q.        temuan        audit       (Management
          Komite Audit.                                       Letter) yang diperkirakan dapat
       4. Menguji          dan         mengevaluasi           mengganggu kelangsungan usaha
          pelaksanaan sistem pengendalian                     perusahaan.
          internal dan manajemen risiko                   10. Melaksanakan pemantauan tindak
          sesuai          dengan          kebijakan           lanjut audit internal dan eksternal
          perusahaan.                                         serta melaporkan setiap triwulan
       5. Memberikan         rekomendasi          dan         kepada Direktur Utama dan Dewan
          informasi yang objektif tentang                     Komisaris c.q. Komite Audit.
          kegiatan       Auditee       pada    semua      11. Menyusun kebijakan dan prosedur
          tingkat         manajemen             untuk         tertulis   sebagai      pedoman         bagi
          peningkatan kinerja perusahaan.                     Auditor      dalam       melaksanakan
       6. Memberikan        konsultasi        kepada          tugasnya sesuai standar dan kode
          pihak internal perusahaan untuk                     etik.
          memberikan        nilai      tambah     dan     12. Melaksanakan                  pendidikan
          perbaikan         terhadap          kualitas        profesional         berkelanjutan       dan
          pengendalian internal, pengelolaan                  sesuai dengan kompetensi Auditor.
          risiko dan tata kelola perusahaan.              13. Melakukan                  pengawasan,
       7. Melakukan         audit       pendalaman            pemeriksaan,           dan        evaluasi
          (khusus) apabila diperlukan dan                     terhadap kehandalan, efektivitas
          atau atas permintaan Manajemen                      dan efisiensi sistem pengendalian
          dalam bentuk audit penugasan                        internal perusahaan di unit kerja
          tertentu dan atau audit investigatif.               termasuk       pelaksanaan            tugas
                                                              khusus       dari     Direktur      Utama
                                                              (sistem operasional pengawasan).




210   Laporan Tahunan 2024
Page 212
   Pembahasan                        Laporan                                   Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                          Sosial dan Lingkungan
                                     Tata Kelola Perusahaan




           14. Memberikan kontribusi terhadap                 6. Memiliki          kebebasan                dalam
                perbaikan/ peningkatan proses tata               menetapkan metode, scope, cara,
                kelola (governance, manajemen                    teknik, dan pendekatan audit yang
                risiko, dan pengendalian internal).              akan dilakukan.
           15. Memberikan           masukan        tentang    7. Melakukan audit investigatif atas

                upaya pencapaian strategi bisnis                 inisiatif sendiri (untuk pendalaman
                                                                 kasus tertentu) atau berdasarkan
                perusahaan.
                                                                 permintaan manajemen ataupun
           16. Dalam      menjalankan           tugas   dan
                                                                 pihak lain yang berwenang dengan
                fungsi Internal Audit bekerja sama
                                                                 cara    melakukan            pemeriksaan
                dengan Komite Audit.
                                                                 yang dituangkan secara tertulis
           Kewenangan dan Tanggung Jawab                         dalam bentuk BAPK (Berita Acara
           Internal Audit                                        Permintaan Keterangan) terhadap
           1.   Mengakses          penuh,       bebas   dan      auditee.
                tidak terbatas terhadap sumber                8. Meminta         klarifikasi          terhadap
                daya data yang meliputi dokumen,                 rekomendasi hasil audit yang tidak
                pencatatan, personel dan fisik harta             ditindaklanjuti sesuai dengan batas
                kekayaan perusahaan termasuk                     waktu yang telah disepakati dan
                sumber       daya        data     transaksi      selanjutnya pejabat yang bertalian
                berbasis teknologi informasi di                  wajib memberikan alasan yang
                seluruh unit kerja Perusahaan dan                dapat dipertanggungjawabkan.
                anak perusahaan.                              9. Melaporkan           kepada           Direktur
           2. Menyusun             dan      mengusulkan          Utama        terkait      pejabat           yang
                Program      Kerja       Audit     Tahunan       tidak melaksanakan tindaklanjut
                (PKAT).                                          atas    rekomendasi           hasil        audit,
           3. Menggunakan jasa pihak eksternal                   sesuai ketentuan yang berlaku di
                untuk      membantu             melakukan        Perusahaan.
                pelaksanaan          audit        sekaligus   10. Memberikan            penilaian             dan
                bertujuan transfer of knowledge.                 rekomendasi          hasil         audit     dan
           4. Melakukan             komunikasi          dan      memonitor tindaklanjutnya untuk
                koordinasi         langsung         dengan       memastikan bahwa rekomendasi
                Direksi, Dewan Komisaris, dan/                   tersebut         telah       dilaksanakan
                atau Komite Audit serta anggota                  dengan tepat.
                dari    Direksi,    Dewan        Komisaris    11. Memberikan penilaian, konsultasi,
                dan/atau Komite Audit.                           informasi          dan       rekomendasi
           5. Melakukan        komunikasi           dengan       mengenai             proses                bisnis
                pihak eksternal (Regulator, Auditor              perusahaan sesuai dengan Kode
                Eksternal)         dan      keikutsertaan        Etik dan Standar Audit.
                dalam     kegiatan        Asosiasi      dan
                Forum Komunikasi Internal Audit.



                                                                                        Laporan Tahunan 2024         211
Page 213
                                                    Laporan
               Highlight                                                       Profil Perusahaan
                                            Kepada Pemegang Saham




       Pihak        yang      Mengangkat        dan
       Memberhentikan Kepala Internal Audit
       Berdasarkan           Keputusan      Direksi     pengawas intern Perusahaan yang

       Nomor KD07/DIRUT/0923 Tanggal 11                 bertanggung jawab kepada Direktur

       September 2023 tentang Perubahan                 Utama. Internal Audit dipimpin oleh

       Pertama Atas Keputusan Direksi PT Pos            seorang kepala yang diangkat dan

       Indonesia (Persero) Nomor : KD.013/              diberhentikan oleh Direktur Utama

       DIRUT/0323 tentang Organisasi dan                berdasarkan   mekanisme         internal

       Tata Kerja PT Pos Indonesia (Persero),           perusahaan    dengan      persetujuan

       Internal      Audit    merupakan     aparat      Dewan Komisaris.

       Kepala Internal Audit

       Agus Trisyuwanto, Ak, CA, CGAP, CCSA
       Lahir 			               : 27 Agustus 1964
       Usia 			                : 60 Tahun
       Kewarganegaraan : Indonesia
       Domisili 		             : Bandung

       Dasar Penunjukan
       Surat Keputusan Direksi Nomor: SK.538/DIRUT/0323 tanggal 15 Maret 2023
       tentang Pengangkatan Tenaga Kerja Propesional Perusahaan (TKPP) Di
       Lingkungan PT Pos Indonesia (Persero)

       Periode Jabatan
       15 Maret 2023 – Sekarang

       Riwayat Pendidikan
       •   DIII Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) lulus tahun 1986
       •   DIV Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) lulus tahun 1993

       Pengalaman Kerja
       •   Auditor Anggota Tim pada Deputi Bidang Pengawasan Khusus BPKP (1986-1990),
       •   Auditor Ketua Tim pada BPKP Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan (1994-1999)
       •   Kepala Seksi Pengawasan Jasa Perhubungan Darat pada Deputi Pengawasan
           BUMN/D BPKP (1999-2002)
       •   Kepala Sub Bagian Keuangan pada BPKP Perwakilan Provinsi DKI Jakarta II
           (2002-2004)
       •   Kepala Sub Bidang Penyelenggaraan Diklat Teknis Substantif pada Pusdiklatwas
           BPKP (2004-2007)




212   Laporan Tahunan 2024
Page 214
   Pembahasan                      Laporan                                  Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                       Sosial dan Lingkungan
                                   Tata Kelola Perusahaan




           •    Kepala Bagian Tata Usaha pada Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Tenggara
                (2007-2009)
           •    Kepala Bidang Program dan Sertifikasi pada Pusat Pembinaan Auditor BPKP
                (2009-2012)
           •    Kepala Sub Direktorat Pengawasan IP Bidang Polsoskam Lainnya II (2012- 2015)
           •    Direktur Keuangan PPK GBK (Jan 2016-Mei 2022)
           •    Auditor Madya BPKP (Juni 2022-sekarang)




           Auditor Internal                                 5. mematuhi standar profesi yang
           Anggota Internal Audit wajib memiliki               dikeluarkan oleh asosiasi Audit
           persyaratan sebagai berikut:                        Internal.
           1.   memiliki integritas dan perilaku            6. mematuhi kode etik Audit Internal.
                yang profesional, independen, jujur,        7. menjaga      kerahasiaan           informasi
                dan objektif dalam pelaksanaan                 dan/atau data perusahaan terkait
                tugasnya.                                      dengan pelaksanaan tugas dan
           2. memiliki         pengetahuan          dan        tanggung      jawab      Audit       Internal
                pengalaman mengenai teknis audit               kecuali     diwajibkan       berdasarkan
                dan disiplin ilmu lain yang relevan            peraturan        perundang-undangan
                dengan bidang tugasnya.                        atau   penetapan          atau       putusan
           3. memiliki        pengetahuan      tentang         pengadilan.
                peraturan      perundang-undangan           8. memahami         prinsip      tata       kelola
                di bidang Pos, Pasar Modal dan                 perusahaan          yang          baik     dan
                peraturan      perundang-undangan              manajemen risiko.
                terkait lainnya.                            9. bersedia                   meningkatkan
           4. memiliki         kecakapan         untuk         pengetahuan,           keahlian,           dan
                berinteraksi dan berkomunikasi                 kemampuan          profesionalismenya
                baik lisan maupun tertulis secara              secara terusmenerus.
                efektif.




                                                                                    Laporan Tahunan 2024         213
Page 215
                                                           Laporan
               Highlight                                                                  Profil Perusahaan
                                                   Kepada Pemegang Saham




       Persyaratan Profesionalisme Internal                       c. Objektivitas
       Audit                                                          Adalah          sikap          mental
       1.   Standar Independensi                                      independen yang harus dimiliki
            Unit dan Auditor Internal harus                           dan dipelihara oleh Internal
            independent          terhadap     aktivitas               Audit       dalam        melakukan
            yang diauditnya.                                          audit.    Auditor   Internal      tidak
            a. Unit internal audit Internal audit                     boleh           mengesampingkan
                dapat        dikatakan     independen                 pertimbangan             objektivitas
                apabila        pelaksanaan           tugas            dalam melaksanakan tugas audit
                audit dilakukan secara bebas                          karena adanya pertimbangan
                dan        objektif.    internal     audit            lain. Objektivitas menghendaki
                harus         independen           secara             auditor     Internal harus jujur
                organisasi dan pribadi serta                          terhadap     diri   sendiri,     yakin
                independen dalam bersikap dan                         atas kehandalan hasil kerjanya,
                penampilan, dengan demikian                           dapat     dipercaya     dan     bebas
                auditor        dapat      memberikan                  dari pengaruh pihak luar. Oleh
                pendapat penting yang tidak                           karena itu dalam melaksanakan
                memihak          dan     berprasangka                 tugas audit, Auditor Internal
                buruk dalam pelaksanaan tugas                         harus     mengambil        keputusan
                dan pelaporan auditnya.                               secara      profesional,        bebas
                                                                      dan objektif. Untuk menjaga
            b. Status organisasi
                                                                      objektivitas     auditor      Internal
                Internal        Audit     bertanggung
                                                                      harus     menghindari       audit       di
                jawab langsung kepada Direktur
                                                                      unit kerja sebelumnya dalam
                Utama. Semua jajaran dalam
                                                                      lingkup kerja          yang menjadi
                Perusahaan               berkewajiban
                                                                      tanggung       jawabnya       minimal
                mendukung dan bekerja sama
                                                                      dalam tenggang waktu 1 (satu)
                dengan Internal Audit untuk
                                                                      tahun.
                memungkinkan               tercapainya
                tanggung jawab auditor yang                       d. Menjaga Integritas yaitu tidak
                memadai.                                              memanfaatkan informasi yang
                                                                      diperoleh      untuk    kepentingan
                                                                      atau     keuntungan pribadi atau
                                                                      hal-hal lain yang patut diduga
                                                                      dapat disalahgunakan baik oleh
                                                                      dirinya sendiri atau oleh pihak
                                                                      lainnya yang tidak berhak.




214   Laporan Tahunan 2024
Page 216
   Pembahasan                         Laporan                         Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                 Sosial dan Lingkungan
                                      Tata Kelola Perusahaan




           2. Standar Kemampuan dan Keahlian                   ii. Penugasan tenaga auditor
               Audit       Internal    harus     dilakukan        internal     harus       memenuhi
               dengan        kecakapan         profesional        syarat kemampuan teknis
               yang memadai dan kecermatan                        tertentu      secara        kolektif
               yang seksama.                                      berdasarkan        jenis,     luas,
               a. Kecakapan                    profesional        serta     kompleksitas        objek
                     merupakan         tanggung      jawab        audit.
                     unit Internal Audit dan individu          iii. Keharusan untuk memelihara
                     Auditor Internal. Ka Internal                kemampuan         teknis      audit
                     Audit       hanya      menugaskan            melalui jenjang pendidikan
                     kegiatan audit kepada staf yang              dan pelatihan berkelanjutan
                     secara kolektif telah memiliki               berupa      training,     seminar
                     kecakapan        profesional     yang        dan      sebagainya,      sehingga
                     memadai untuk melaksanakan                   tetap mengikuti dan paham
                     tugas audit tersebut.                        tentang          perkembangan
                                                                  terakhir standar, prosedur
               b. Tanggung jawab unit Internal
                                                                  dan teknik audit serta dunia
                     Audit       mengenai      kecakapan
                                                                  usaha perusahaan.
                     profesional      meliputi      hal-hal
                                                               iv. Supervisi atas pelaksanaan
                     sebagai berikut :
                                                                  audit       internal        secara
                     i.   Pemenuhan              kebutuhan
                                                                  berkelanjutan                 mulai
                          tenaga auditor Internal Audit
                                                                  dari      perencanaan,        audit
                          untuk memiliki individu yang
                                                                  program, pelaksanaan audit,
                          mempunyai         pengetahuan,
                                                                  pelaporan dan pemantauan
                          kecakapan        dan      disiplin
                                                                  tindak lanjut. Supervisi harus
                          ilmu      yang         diperlukan
                                                                  dilakukan secara seksama,
                          dalam melaksanakan tugas
                                                                  terdokumentasikan.
                          auditnya.




                                                                               Laporan Tahunan 2024      215
Page 217
                                                    Laporan
             Highlight                                                              Profil Perusahaan
                                            Kepada Pemegang Saham




          c. Tanggung jawab Auditor Internal                   v. Keharusan               menggunakan
              mengenai           kecakapan           dan            kemahiran       dan    kecermatan
              kecermatan profesional meliputi :                     profesional                  dengan
                                                                    memperhatikan:
              i.   Kepatuhan       terhadap     standar
                                                                    • Cakupan kerja audit yang
                   audit dan kode etik audit internal.
                                                                      dibutuhkan untuk mencapai
              ii. Penguasaan atas pengetahuan,
                                                                      tujuan audit yang ditetapkan.
                   kecakapan     dan      disiplin   ilmu
                                                                    • Tingkat     materialitas          atau
                   tertentu        yang       berkaitan
                                                                      signifikansi masalah.
                   dengan tugas audit, termasuk
                                                                    • Tingkat       keandalan            dan
                   kemampuan               menerapkan
                                                                      efektifitas         pengendalian
                   standar, prosedur dan teknik
                                                                      internal.
                   audit   serta     praktek-praktek
                                                                    • Biaya audit diperbandingkan
                   bisnis yang sehat.
                                                                      dengan        manfaat             yang
              iii. Kemampuan berkomunikasi baik
                                                                      diperoleh.
                   lisan dan tulisan secara efektif
                                                                    • Standar operasi yang ada
                   dan baik dengan pihak auditee
                                                                      apakah dapat diterima dan
                   maupun      dengan       manajemen
                                                                      dipatuhi.
                   perusahaan.
                                                                    • Prinsip empat mata yaitu
              iv. Keharusan        menjaga       tingkat
                                                                      melaksanakan                      audit
                   kecermatan dan kewaspadaan
                                                                      terhadap         objek            yang
                   terhadap               kemungkinan
                                                                      berisiko       tinggi        harus
                   penyimpangan, ketidakcermatan,
                                                                      dilakukan minimal 2 (dua)
                   ketidakefektifan,         kelemahan
                                                                      orang auditor.
                   pengendalian internal dengan
                   melakukan        pengujian        dan
                   verifikasi yang memadai serta
                   dapat dipertanggungjawabkan.




216   Laporan Tahunan 2024
Page 218
   Pembahasan                        Laporan                               Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                      Sosial dan Lingkungan
                                     Tata Kelola Perusahaan




           3. Persyaratan Pengetahuan Auditor                 d. Pengoperasian                  komputer
               Audit     Internal     harus     dilakukan        sebagai salah satu teknologi
               secara         profesional         sehingga       informasi dan pengolah data.
               diperlukan standar pengetahuan                 e. Teknik-teknik            pengendalian
               dan kompetensi teknis yang harus                  dan      audit      berbasis      risiko
               dimiliki auditor supaya pelaksanaan               guna menunjang pelaksanaan
               audit     dapat       dilakukan     secara        kegiatan audit yang diwujudkan
               memadai dan seksama. Pimpinan                     dengan penyusunan program
               Internal Audit dan Auditor internal               audit berbasis pada penafsiran
               harus         memiliki         pengetahuan        risiko     dan      eksposur       yang
               dan keterampilan yang memadai                     berdampak pada perusahaan.
               tentang :                                      f. Pelaksanaan           evaluasi      dan
               a. Pengelolaan                   keuangan/        berkontribusi          pada      proses
                     akuntansi       perusahaan        dan       manajemen risiko, pengendalian
                     aspek-aspek        hukum       dalam        atas pengelolaan (governance)
                     proses pelaksanaan audit.                   dengan                  menggunakan
               b. Proses             bisnis       internal,      pendekatan          sistematis      dan
                     peraturan,       mekanisme        dan       terstruktur.
                     prosedur yang ada di objek               g. Cara           mengkomunikasikan
                     audit yang diperlukan untuk                 temuan kepada pimpinan auditee
                     melakukan audit.                            dalam bentuk presentasi yang
               c. Data       yang     diperlukan,     cara       fokus serta runtut dan dalam
                     memperoleh           data,       baik       menyusun laporan hasil audit
                     menggunakan akses teknologi                 harus sesuai dengan standar
                     informasi       maupun        secara        laporan audit yang ditetapkan.
                     manual, dan mampu melakukan              h. Pimpinan Internal Audit dan
                     pengolahan data yang memadai                Auditor internal harus memiliki
                     agar      dapat          memperoleh         sertifikasi      Qualified      Internal
                     bukti   audit     untuk     membuat         Auditor (QIA) atau yang setara.
                     kesimpulan.




                                                                                   Laporan Tahunan 2024     217
Page 219
                                                                                      Laporan
                         Highlight                                                                                                                 Profil Perusahaan
                                                                              Kepada Pemegang Saham




             Jumlah Pegawai (Auditor Internal) Pada Internal Audit
             Jumlah SDM Internal Audit sampai dengan posisi Triwulan IV tahun 2024
             berjumlah sebanyak 90 orang. Bila dibandingkan dengan formasi yang ditetapkan
             oleh Kepala Internal Audit, formasi secara total 93 orang
                                                  FORMASI *)                                           EKSISTING                                             DEVIASI (GAP)
 A. INTERNAL AUDIT PUSAT
                                Kepala   Deputi   Manajer    Auditor   Staf   Jumlah Kepala   Deputi Manajer    Auditor   FP     Jumlah   Kepala    Deputi Manajer Auditor     FP/Staf   Jumlah

Kepala Internal Audit                1                         12       1      14       1      0        0         10       1      12        0         0        0       -2        0        -2
Deputi Pengawasan Keuan-
                                           1                                    1      0        1       0         0        0       1        0         0        0        0        0         0
gan dan Operasional
Deputi Investigasi dan
                                           1                                    1      0        1       0         0        0       1        0         0        0        0        0         0
Tindaklanjut
Deputi Bidang
Pengembangan Auditor dan                   1                                    1      0        1       0         0        0       1        0         0        0        0        0         0
Audit pada Anak Perusahaan
Deputi Audit dan Mitigasi                  1                                    1      0        1       0         0        0       1        0         0        0        0        0         0
Manajer Quality Assurance
                                                     1                          1      0       0         1        0        0       1        0         0        0        0        0         0
dan Audit Development
Manajer Investigasi                                  1                          1      0       0         1        0        0       1        0         0        0        0        0         0
Manajer Tindak Lanjut dan
                                                     1                          1      0       0         1        0        0       1        0         0        0        0        0         0
Reporting
Sub Total                            1     4        3          12       1      21       1      4        3         10       1       19       0         0        0       -2        0        -2

B. REPRESENTATIVE OFFICE        Kepala   Wakil    Manajer    Auditor   Staf   Jumlah Kepala   Wakil   Manajer   Auditor   Staf   Jumlah   Kepala     Wakil   Manajer Auditor    Staf     Jumlah

Representative Office-1              1     2             0     8        1      12       1      2        0         7        1       11       0         0        0        -1       0         -1
Representative Office-2              1     2             0     8        1      12       1      2        0         7        0      10        0         0        0        -1       -1       -2
Representative Office-3              1     2             0     8        0       11      1      2        0         7        0      10        0         0        0        -1       0         -1
Representative Office-4              1     2             0     8        0       11      1      2        0         8        0       11       0         0        0        0        0         0
Representative Office-5              1     2             0     8        2      13       1      2        0         9        2      14        0         0        0        1        0         1
Representative Office-6              1     2             0     12       0      16       1      3        0         14       0      18        0         0        0        2        0         2
Sub Total                            6    13        0          52       4      75      6       13       0         52       3      74        0         0        0        0        -1        -1

Total                                7    17        3          64       5      96      7       17       3         62       4      93        0         0        0       -2        -1       -3


             Sertifikasi Auditor Internal
             Sertifikasi yang dimiliki oleh personil SDM Internal Audit PT Pos Indonesia
             (Persero) Antara lain :
             1.   Profesional Internal Audit (PIA);
             2. Qualified Internal Audit (QIA);
             3. Dasar – dasar pemeriksaan;
             4. Penyusunan PKAT Berbasis Risiko;
             5. Penulisan Hasil Audit yang efektif;
             6. Komunikasi dan Psikologi pemeriksaan;
             7. Audit forensik;
             8. Audit investigasi;
             9. Brevet Pajak.




218         Laporan Tahunan 2024
Page 220
   Pembahasan                          Laporan                                   Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                            Sosial dan Lingkungan
                                       Tata Kelola Perusahaan




           Struktur dan Kedudukan Internal Audit                     berdasarkan       Keputusan         Direksi
           Berdasarkan          Keputusan        Bersama             Keputusan Direksi Nomor KD07/
           Dewan Komisaris dan Direksi PT                            DIRUT/0923 Tanggal 11 September
           Pos Indonesia (Persero) Nomor: 244/                       2023 tentang Perubahan Pertama
           DEKOM/0922             dan      Nomor:KD077/              Atas Keputusan Direksi PT Pos
           DIRUT/0922 Tentang Piagam Audit                           Indonesia        (Persero)          Nomor
           Internal. Struktur dan                                    :    KD.013/DIRUT/0323             tentang
           kedudukan Internal Audit adalah:                          Organisasi dan Tata Kerja PT Pos
           1.   Posisi Internal Audit dalam struktur                 Indonesia (Persero) .
                organisasi      berada       langsung     di
                                                                Pelaksanaan Tugas Internal Audit
                bawah Direktur Utama.
                                                                Program Kerja Internal Audit tahun
           2. Internal         Audit      dipimpin     oleh
                                                                2024 meliputi antara lain :
                seorang Kepala yang diangkat dan
                                                                1.   Audit Rutin Dengan Framework
                diberhentikan oleh Direktur Utama
                                                                     Risk Based Internal Audit (RBIA)
                berdasarkan mekanisme internal
                                                                     Berdasarkan PKAT di tahun 2024,
                perusahaan dengan persetujuan
                                                                     target Audit KCU/KC tahun 2024
                Dewan Komisaris.
                                                                     berjumlah 124 objek audit (75 KCU/
           3. Kepala Internal Audit dibantu oleh
                                                                     KC, 6 Kantor Regional, 31 Divisi
                beberapa orang Deputi Internal
                                                                     Pusat, 12 Audit non PKAT). Realisasi
                Audit      yang        bertanggungjawab
                                                                     PKAT audit KCU/KC/Divisi sampai
                secara langsung kepada Kepala
                                                                     dengan Triwulan IV tahun 2024
                Internal Audit.
                                                                     berdasarkan Surat Tugas sebanyak
           4. Internal             Auditor            Pusat
                                                                     138 objek audit atau 111% dari
                bertanggungjawab secara langsung
                                                                     rencana tahun 2024 sebanyak 124
                kepada Deputi yang ditunjuk dan
                                                                     objek audit dan 85% dari rencana
                Internal    Auditor        Representative
                                                                     Triwulan IV tahun 2024 sebanyak
                Officebertanggungjawab               kepada
                                                                     44 objek audit.
                Kepala Representative Office.
                                                                2. Melaksanakan          Audit        Penugasan
           5. Internal Audit dilarang melakukan
                                                                     Tertentu
                perangkapan tugas dan jabatan
                                                                     •   Audit tujuan tertentu piutang KCU
                dari pelaksanaan internal audit
                                                                         Jayapura
                dengan      pelaksanaan           kegiatan
                                                                     •   Audit tujuan tertentu Pos Logistik
                operasional                   Perusahaan
                                                                     •   Reviu Seat Management KCP LPU
                maupun      anak        Perusahaan      dan
                                                                     •   Reviu      Penilaian          Peringkat
                afiliasinya.      Kedudukan        Internal
                                                                         Komposit Risiko Tahun 2023 dan
                dalam       struktur          perusahaan
                                                                         Triwulan I Tahun 2024




                                                                                         Laporan Tahunan 2024      219
Page 221
                                                   Laporan
              Highlight                                                           Profil Perusahaan
                                           Kepada Pemegang Saham




          •    Pendampingan          Penyusunan        4. Monitoring dan Evaluasi
               Internal Control Testing Risiko            Monitoring terhadap tindak lanjut
               Utama RKAP 2024                            hasil    audit      internal    berbasis
          •    Reviu Internal Representatives             risiko (RBIA) di Kantor Regional
               Office 5 Surabaya                          dilakukan      oleh    Internal      Audit
          •    Audit      evaluasi    penerapan           Pusat, sedangkan tindak lanjut
               manajemen resiko                           hasil    audit      internal    berbasis
          •    Audit CBP tahun 2024                       Risiko (RBIA) di KCU/KC dilakukan
       3. Melaksanakan Audit Investigatif                 oleh Representative Office (RO).
          •    Pra Audit Investigasi Laporan              Pelaksanaan          monitoring        dan
               pengaduan melalui WBS                      evaluasi dilakukan menggunakan
          •    penyimpangan penyaluran beras              google      drivesecara           periodik
               PNS distrik pedalaman provinsi             mingguan.
               Papua dan Papua Barat tahun             5. Capacity           building          untuk
               2023                                        pengembangan         knowledge        dan
          •    Investigasi    penyaluran      dana         cakrawala auditor dalam rangka
               BPNT tahun 2022 dan PKH tahap               meningkatkan          kualitas        dan
               4 tahun 2023 Kabupaten Nduga                performa
               KCU Jayapura                               •   Sertifikasi Auditor: QIA Manajerial
          •    Audit Investigasi KCP Batutungku           •   Sertifikasi Auditor: QIA Tingkat
               dan KCP Pleihari                               Lanjutan
          •    Investigasi Pos Logistik                   •   Sertifikasi            Professional
          •    Investigasi KC Depok                           Recognition Program (PRP) For
          •    Investigasi pengalihan merchant                Qualified Internal Auditor (QIA)
               QRIS pada VA Pos Internasional             •   Pelatihan QIA Tingkat Dasar
          •    Investigasi                 dugaan         •   Forum         Komunikasi       Satuan
               penyalahgunaan wewenang pada                   Pengawas Internal
               divisi GRC                                 •   Workshop Investigation & Fraud
          •    Investigasi KCU Kendari                        Detection For Internal Auditors
          •    Investigasi KCU Pekanbaru
          •    Investigasi KCU Bengkulu




220   Laporan Tahunan 2024
Page 222
   Pembahasan                      Laporan                                     Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                          Sosial dan Lingkungan
                                   Tata Kelola Perusahaan




           AKUNTAN PERSEROAN
           Usulan Kantor Akuntan Publik (KAP)               Nama dan tahun KAP yang melakukan
           untuk       Audit    Laporan       Keuangan      audit Laporan Keuangan Tahunan 5
           Perseroan dan Laporan Keuangan                   tahun terakhir
           TJSL PT Pos Indonesia (Persero)                  1.   2020   :     KAP      Paul     Hadiwinata,
           Tahun 2024, serta memperhatikan                       Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan
           Keputusan Rapat Umum Pemegang                         & Rekan
           Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku                  2. 2021 : KAP Paul Hadiwinata, Hidajat,
           2023 PT Pos Indonesia (Persero)                       Arsono, Retno, Palilingan & Rekan
           tanggal 18 Juli 2024, dengan ini                 3. 2022     :     KAP      Paul     Hadiwinata,
           kami selaku RUPS PT Pos Indonesia                     Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan
           (Persero)     melalui      Surat    Nomor   :         & Rekan
           S-614/MBU/11/2024 , Menetapkan KAP               4. 2023 : KAP Hendrawinata, Hanny,
           Kanaka Puradiredja, Suhartono (Nexia                  Erwin & Sumargo
           International Limited) sebagai auditor           5. 2024 : KAP Kanaka Puradiredja,
           eksternal      untuk    melakukan      audit          Suhartono
           Laporan       Keuangan       Konsolidasian       Selama      pelaksanaan            audit     tidak
           Perseroan dan Laporan Keuangan                   memperoleh              hambatan            dalam
           Pelaksanaan         Program        Pendanaan     mengakses dokumen yang dibutuhkan.
           Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK)               Hasil audit telah disampaikan dalam
           PT Pos Indonesia (Persero) untuk                 laporan     audit       dan      permasalahan
           Tahun     Buku      yang    berakhir    pada     yang ada telah disampaikan melalui
           tanggal 31 Desember 2024.                        management letter kepada Direksi.
                                                            Jasa yg diberikan adalah General Audit
           Berikut daftar Akuntan Publik dan KAP
                                                            atas Laporan Keuangan Konsolidasian
           yang melakukan audit atas laporan
                                                            PT Pos Indonesia (Persero) dan TJSL
           keuangan peseroan selama 5 Tahun
                                                            Tahun     2023      termasuk        Audit    atas
           terakhir:
                                                            Bantuan     Operasional           LPU      sesuai
           1.   2020 : Drs. Sikanto, Ak, CA, CPA., MM.
                                                            Prosedur Yang Disepakati. Fee untuk
           2. 2021 : Drs. Sikanto, Ak, CA, CPA., MM.
                                                            jasa yang diberikan akuntan publik
           3. 2022 : Drs. Sikanto, Ak, CA, CPA., MM.
                                                            adalah Rp 1.332.000.000,- (satu miliar
           4. 2023 : Leknor Joni, CPA
                                                            tiga ratus tiga puluh dua juta rupiah).
           5. 2024 : Desman P. I. Tobing, CPA




                                                                                       Laporan Tahunan 2024      221
Page 223
                                                      Laporan
              Highlight                                                               Profil Perusahaan
                                              Kepada Pemegang Saham




       Akuntan publik juga memberikan jasa:
       1.   A1.    Audit      Laporan       Keuangan
                                                          MANAJEMEN
            Tahunan;
       2. Evaluasi Kinerja Perusahaan;
                                                          RISIKO
       3. Evaluasi            Key      Performance        Manajemen          Risiko       merupakan

            Indicators;                                   bagian dari Tata Kelola Perusahaan,
       4. Audit            Kepatuhan         Terhadap     oleh karena itu Pemerintah selaku
            Peraturan Perundang-undangan;                 pemegang saham telah menunjukkan
       5. Audit           Kepatuhan        Perusahaan     komitmennya        terhadap      pentingnya
            Terhadap        Sistem     Pengendalian       manajemen risiko. Hal ini dibuktikan
            Internal;                                     dengan      diterbitkannya        Peraturan
       6. Audit             Laporan         Keuangan      Menteri BUMN Nomor : PER-1/MBU/2011
            Pelaksanaan         Tanggung       Jawab      tentang Tata Kelola Perusahaan yang
            Sosial dan Lingkungan;                        baik pada BUMN sebagaimana telah
       7. Audit Kepatuhan Pelaksanaan TJSL                diubah      dengan    PER-09/MBU/2012
            Terhadap Peraturan Perundang-
                                                          tanggal 6 Juli 2012 tentang perubahan
            undangan;
                                                          atas Permen BUMN Nomor PER-01/
       8. Audit           Kepatuhan     Pelaksanaan
                                                          MBU/2011     dan     Peraturan        Menteri
            TJSL Perusahaan Terhadap Sistem
                                                          Badan Usaha Milik Negara Republik
            Pengendalian Internal;
                                                          Indonesia Nomor PER-5/MBU/09/2022
       9. Audit atas penerapan Prosedur
                                                          tanggal 01 September 2022 tentang
            yang      Disepakati       -    mengenai
            Aktivitas Layanan Pos Universal;              Penerapan Manajemen Risiko Pada

       10. Audit atas penerapan Prosedur                  Badan Usaha Milik Negara, serta
            yang Disepakati - pengisian SOE               Peraturan Menteri Badan Usaha Milik
            Anaplan BUMN                                  Negara Nomor : PER-2/MBU/03/2023
                                                          Tentang Pedoman Tata Kelola dan
                                                          Kegiatan Korporasi Signifikan Badan
                                                          Usaha Milik Negara PT Pos Indonesia
                                                          ( Persero ) telah memiliki Kebijakan
                                                          dan Pedoman Manajemen Risiko yang
                                                          terbaru dan telah disesuaikan yaitu
                                                          dalam bentuk Keputusan Direksi PT
                                                          Pos Indonesia (Persero) Nomor : KD
                                                          193/DIRUT/1223 tanggal 29 Desember




222   Laporan Tahunan 2024
Page 224
   Pembahasan                       Laporan                                   Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                         Sosial dan Lingkungan
                                    Tata Kelola Perusahaan




           2023 tentang Kebijakan dan Pedoman                 dan pelaksanaan kegiatan Asesmen
           Umum         Penerapan              Manajemen      Risiko Mandiri oleh Risk Ownerdengan
           Risiko. Tujuan penyusunan Pedoman                  Daftar Risiko (Risk Register) sebagai
           Manajemen Risiko tersebut adalah                   output atas pelaksanaannya, maka
           untuk        mengatur               pelaksanaan    telah ditetapkan Pedoman, petunjuk
           implementasi          Manajemen           Risiko   pelaksanaan dan petunjuk teknis yaitu
           di     lingkungan        perusahaan         dan    : Keputusan Direksi PT Pos Indonesia
           memastikan agar pengelolaan risiko                 (persero) Nomor : KD. 080/DIRUT/ 0922
           bisnis perusahaan dapat berlangsung                tentang Sistem Informasi Manajemen
           secara terstruktur dan sistematis.                 Risiko PT POS Indonesia (PERSERO).

           Sistem Manajemen Risiko                            Prinsip-Prinsip Manajemen Risiko
           Penerapan           manajemen             risiko   Manajemen risiko bertujuan untuk
           Perusahaan,         PT        Pos      Indonesia   menciptakan        nilai     tambah     dan
           (persero) didukung dengan teknologi                melindungi       Perusahaan.         Dengan
           informasi      sebagai          bagian      dari   menerapkan          manajemen         risiko,
           proses asesmen dan mitigasi risiko,                Perusahaan        dapat       meningkatkan
           sebelumnya      telah         diatur    tentang    kinerja, mendorong inovasi agar tujuan
           Daftar Risiko kantor Regional dan Unit             Perusahaan dapat tercapai. Prinsip-
           Pelaksana Teknis dengan Keputusan                  prinsip manajemen risiko yang
           Direksi PT Pos Indonesia (Persero)                 digunakan adalah :
           Nomor:      KD.140/DIRUT/1218            tanggal   1.   Terintegrasi (integrated);
           26 Desember 2018, dan selanjutnya                  2. Terstruktur       dan      komprehensif
           proses asesmen dan mitigasi risiko                      (structured and comprehensive);
           yang      dilakukan      di    seluruh     level   3. Disesuaikan (costumized);
           Perusahaan baik di Kantor Pusat,                   4. Inklusif (inklusive);
           Kantor Regional dan Unit Pelaksana                 5. Bersifat dinamis (dynamic);
           Teknis telah terstandarisasi dalam                 6. Informasi terbaik yang tersedia
           website       dengan           alamat:https://          (best available information);
           simaris.posindonesia.co.id.                        7. Mempertimbangkan                   faktor
           Dalam         pemanfaatan               website         manusia dan budaya (human and
           Sistem        Informasi             Manajemen           culturalfactor);
           Risiko (SIMARIS) dan agar terdapat                 8. Perbaikan secara berkelanjutan
           panduan      atau     petunjuk         pengisian        (continual improvement).




                                                                                      Laporan Tahunan 2024    223
Page 225
                                                         Laporan
               Highlight                                                               Profil Perusahaan
                                                 Kepada Pemegang Saham




       Kerangka Kerja Manajemen Risiko                          a. Mempertimbangkan              seluruh
            Kerangka kerja Manajemen Risiko                         aspek perusahaan ke dalam
       disusun untuk membantu Perusahaan                            kerangka kerja;
       dalam mengintegrasikan Manajemen                         b. Mengesahkan kebijakan yang
       Risiko ke sistem manajemen yang                              menjabarkan              komitmen,
       berlaku di lingkungan Perusahaan                             rencana dan aksi perusahaan
       sehingga            penerapan          Manajemen             terkait Manajemen Risiko;
       Risiko dapat berjalan secara efektif                     c. Memastikan              tersedianya
       dan efisien dan selaras dengan seluruh                       sumber daya untuk mengelola
       strategi         Perusahaan.           Efektivitas           risiko;
       penerapan              Manajemen           Risiko        d. Memberikan             kewenangan,
       bergantung pada integrasi Manajemen                          tanggung          jawab           dan
       Risiko dengan tata kelola Perusahaan                         akuntabilitas di seluruh level
       termasuk            pada    saat    pengambilan              perusahaan      sesuai       dengan
       keputusan Perusahaan. Berikut adalah                         perannya masing-masing.
       kerangka kerja Manajemen Risiko yang                  2. lntegrasi (Integration)
       disusun dengan mempertimbangkan                          Manajemen Risiko diintegrasikan
       prinsip-prinsip Manajemen Risiko dan                     dengan proses bisnis Perusahaan
       karakterisik Perusahaan, yaitu:                          dengan memperhatikan struktur,
       1.    Kepemimpinan            dan       Komitmen         karakteristik       dan         konteks
             (Leadership and Commitment)                        Perusahaan.        Seluruh         Risiko
             Dalam           mengimplementasikan                dikelola di setiap level struktur
             Manajemen              Risiko,      Direksi        Perusahaan dan seluruh karyawan
             sebagai          penanggung          jawab         bertanggung         jawab           untuk
             atas pengelolaan risiko di level                   mengelola risiko sampai level yang
             perusahaan           perlu     memberikan          diterima oleh Perusahaan.
             arahan kepada seluruh elemen
                                                             3. Perancangan Kerangka Kerja
             organisasi       perusahaan        sebagai
                                                                Dalam merancang kerangka kerja
             bentuk nyata adanya komitmen
                                                                Manajemen       Risiko,    Perusahaan
             Direksi.        Komitmen           tersebut
                                                                harus mempertimbangkan hal-hal
             dibutuhkan           untuk     memastikan
                                                                sebagai berikut:
             Manajemen             Risiko       berjalan
                                                                a. Konteks internal dan eksternal
             dengan efektif dan menciptakan
                                                                    perusahaan;
             nilai   tambah        bagi     Perusahaan.
                                                                b. Penyusunan                 kebijakan
             Direksi dapat melakukan kegiatan-
                                                                    Manajemen Risiko;
             kegiatan sebagai berikut:




224   Laporan Tahunan 2024
Page 226
   Pembahasan                      Laporan                                Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                     Sosial dan Lingkungan
                                   Tata Kelola Perusahaan




               c. Penetapan peran, wewenang,                     relevan       dengan          kebutuhan
                     tanggung         jawab         dan          dan tujuan yang ingin dicapai
                     akuntabilitas seluruh pihak di              Perusahaan.
                     perusahaan dalam mengelola
                                                            5. Evaluasi dan Pengawasan
                     Manajemen Risiko;
                                                              Perusahaan        perlu          melakukan
               d. Alokasi sumber daya;
                                                              evaluasi        terhadap          kerangka
               e. Melakukan         komunikasi      dan
                                                              kerja Manajemen Risiko secara
                     konsultasi dengan Stakeholder.
                                                              periodik. Hal ini dilakukan dengan
           4. lmplementasi (Implementation)                   tujuan untuk memastikan bahwa
               Untuk          mengimplementasikan             kerangka kerja Manajemen Risiko
               kerangka kerja Manajemen Risiko                telah berjalan efektif dan secara
               di Perusahaan, Perusahaan perlu                berkesinambungan             mendukung
               melakukan beberapa hal sebagai                 pencapaian sasaran Perusahaan.
               berikut:                                       Dalam      mengevaluasi          efektivitas
               a. Menerapkan         kebijakan      dan       kerangka kerja Manajemen Risiko,
                     proses Manajemen Risiko yang             Perusahaan        perlu          melakukan
                     relevan dan terintegrasi dengan          kegiatan sebagai berikut:
                     proses bisnis Perusahaan.                a. Menyusun indikator pengukuran
               b. Membuat           rencana       kerja          implementasi              Manajemen
                     Manajemen Risiko yang memuat                Risiko      Perusahaan.        lndikator
                     kegiatan yang akan dilakukan,               pengukuran          harus        selaras
                     waktu    pelaksanaan,      alokasi          dengan        tujuan      Perusahaan
                     sumber daya beserta strategi                menerapkan Manajemen Risiko;
                     pelaksanaan yang tepat.                  b. Melakukan        evaluasi        dengan
               c. Menetapkan                mekanisme            menggunakan indikator yang
                     pengambilan     keputusan      dan          telah ditetapkan secara berkala;
                     pihak yang berwenang untuk               c. Mengukur perkembangan dan
                     mengambil keputusan.                        penyimpangan antara rencana
               d. Seluruh        kegiatan   dan   hasil          kerja Manajemen Risiko yang
                     kegiatan telah sesuai dengan                telah      ditentukan     sebelumnya
                     peraturan              perundang-           dengan realisasi;
                     undangan yang berlaku.                   d. Melakukan         evaluasi       secara
               e. Mengomunikasikan                  dan          berkala        apakah          kerangka
                     melakukan               konsultasi          kerja, kebijakan dan rencana
                     dengan      Stakeholder      untuk          Manajemen           Risiko        masih
                     memastikan bahwa kerangka                   relevan dengan konteks internal
                     kerja Manajemen Risiko masih                dan        eksternal      Perusahaan
                                                                 terkini;


                                                                                  Laporan Tahunan 2024       225
Page 227
                                                     Laporan
             Highlight                                                                Profil Perusahaan
                                             Kepada Pemegang Saham




          e. Mendokumentasikan                   dan     Proses Manajemen Risiko
              melaporkan             pelaksanaan
                                                         Secara umum proses pemantauan
              rencana        dan          kebijakan
                                                         dan evaluasi manajemen risiko terdiri
              Manajemen Risiko di lingkungan
                                                         dari:
              Perusahaan; dan
                                                         A. Pemantauan dan Evaluasi Risiko
          f. Mengevaluasi efektivitas dari
                                                            atas Pelaksanaan perlakuan Risiko
              kerangka      kerja     Manajemen
                                                            1. Pemantauan             dan      evaluasi
              Risiko.
                                                                 Risiko      dilakukan        terhadap
       6. Perbaikan (Improvement)                                Risiko Utama hasil lntegrasi
          Berdasarkan hasil evaluasi yang                        Risiko antara lnduk dan Anak
          dilakukan,      Perusahaan           perlu             Perusahaan.
          melakukan penyesuaian kerangka                    2. Pemantauan dan evaluasi Risiko
          kerja     Manajemen       Risiko      agar             dilakukan untuk mengevaluasi
          kerangka Manajemen Risiko tetap                        kualitas               pelaksanaan
          relevan seiring dengan adanya                          Manajemen Risiko sesuai dengan
          perubahan eksternal dan internal                       perencanaan                Manajemen
          perusahaan. Perbaikan kerangka                         Risiko      yang     telah    disusun
          kerja     Manajemen       Risiko    harus              dalam dokumen perencanaan
          dilakukan      secara     berkelanjutan                strategis dibandingkan dengan
          untuk meningkatkan kesesuaian,                         pencapaian kinerja atas target
          kecukupan          dan          efektivitas            dari sasaran dan strategi yang
          kerangka        Manajemen           Risiko             telah ditetapkan.
          agar     Manajemen        Risiko     tetap        3. Dewan          Komisaris         melalui
          terintegrasi dengan proses bisnis                      Komite Pemantau Manajemen
          Perusahaan.      Perusahaan          perlu             Risiko,     Usaha    dan     lnvestasi
          menindaklanjuti         hasil     evaluasi             (KPMRUI) melakukan evaluasi
          kerangka        kerja       Manajemen                  Risiko      Terintegrasi         paling
          Risiko dengan menyusun strategi                        sedikit setiap bulan.
          perbaikan dan/atau penyesuaian,                   4. Pemantauan             dan      Evaluasi
          termasuk di dalamnya kebijakan,                        yang dilakukan oleh Direksi
          tata kerja dan perencanaan yang                        dan Dewan Komisaris meliputi
          akan dilakukan.                                        realisasi     atas         pencapaian
                                                                 kinerja,    Risiko     utama       yang
                                                                 masih mempengaruhi sasaran
                                                                 dan strategi perusahaan ke
                                                                 depan hingga akhir tahun dan
                                                                 realisasi     pelaksanaan         Audit
                                                                 Intern.


226   Laporan Tahunan 2024
Page 228
   Pembahasan                       Laporan                               Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                     Sosial dan Lingkungan
                                    Tata Kelola Perusahaan




           B. Pelaporan                                      3. Proses           pemantauan           dan
               Penyampaian laporan Manajemen                   evaluasi yang dilakukan oleh
               Risiko pada terdiri dari 2 jenis                Kementerian             BUMN          tidak
               laporan:                                        memindahkan atau melepaskan
               1. Laporan         Eksternal       kepada       tanggung jawab Direksi dan
                     Kementerian BUMN                          Dewan Komisaris atas seluruh
                     Penyampaian                  laporan      Risiko       yang      dihadapi       oleh
                     Manajemen        Risiko      kepada       Perusahaan (baik induk dan
                     Kementerian BUMN terdiri dari:            anak perusahaan) dan akibat
                     a. Laporan               penerapan        yang ditimbulkan dari Risiko
                        Manajemen Risiko.                      tersebut.
                     b. Laporan Audit Intern.                4. Proses           pemantauan           dan
                     c. Laporan pencapaian kinerja.            evaluasi yang dilakukan oleh
                     Struktur dan muatan informasi             Direksi dan Dewan Komisaris
                     masing-masing                laporan      tidak        memindahkan              atau
                     terdapat      dalam       Pedoman         pelepaskan           tanggung        jawab
                     Pelaporan Manajemen Risiko.               Pemilik       Risiko       atas    seluruh
               2. Laporan Internal                             Risiko       di     wilayah       kerjanya
                     Penyampaian                  laporan      masing-masing.
                     Manajemen       Risiko       internal   5. Evaluasi         terhadap      pelaporan
                     baik    yang      bersifat      rutin     Manajemen Risiko Perusahaan
                     maupun     insidental     mengacu         dilakukan secara menyeluruh
                     pada kebutuhan dan informasi              sebagai bagian dari evaluasi
                     dari Unit Kerja/Fungsi/Bagian             kinerja Perusahaan.
                     Manajemen Risiko.                       6. Pencapaian kinerja perusahaan
                                                               merupakan realisasi target dari
           C. Evaluasi Kinerja
                                                               sasaran dan strategi yang telah
               1. Untuk keperluan penyampaian
                                                               ditetapkan          dalam         dokumen
                     pelaporan kepada kementerian
                                                               perencaan            strategis        yang
                     BUMN, Perusahaan melakukan
                                                               penyusunannya telah berbasis
                     pemantauan dan evaluasi atas
                                                               risiko.
                     integrasi risiko antara induk
                                                             7. Evaluasi           akan          dilakukan
                     dan anak Perusahaan.
                                                               terhadap kualitas pelaksanaan
               2. Pelaksanaan perlakuan risiko
                                                               Manajemen               Risiko         dan
                     utama yang merupakan risiko
                                                               pencapaian             kinerja        yang
                     integrasi perusahaan menjadi
                                                               menghasilkan peringkat Risiko
                     tugas   dan     tanggung      jawab
                                                               Perusahaan sebagai indikator
                     Direksi dan Dewan Komisaris.
                                                               penilaian kepada Direksi dan
                                                               Dewan Komisaris.

                                                                                   Laporan Tahunan 2024      227
Page 229
                                                        Laporan
              Highlight                                                                  Profil Perusahaan
                                                Kepada Pemegang Saham




          8. Hasil           evaluasi           kinerja     dalam mencapai tujuan. Model Tiga
               yang         berkaitan           dengan      Lini juga bertujuan untuk memastikan
               Manajemen            Risiko         akan     bahwa kegiatan dan tujuan organisasi
               menjadi pertimbangan dalam                   selaras dengan kepentingan pemangku
               penyusunan rekomendasi dan                   kepentingan baik dari internal maupun
               peyiapan         kebijakan       mitigasi    eksternal organisasi.
               Risiko      yang      diperlukan       di    1.   Prinsip-prinsip pada Model Tiga Lini
               tingkat Perusahaan khususnya                      a. Prinsip 1: Tata Kelola
               serta ditingkat Portofolio BUMN.                  Tata kelola organisasi membutuhkan
          9. Proses         evaluasi      selanjutnya            struktur dan proses-proses yang
               akan dijelaskan tersendiri dalam                  memadai dan yang memungkinkan:
               petunjuk         teknis      Pelaporan               i.   Akuntabilitas      oleh       organ
               Manajemen Risiko.                                         pengurus kepada pemangku
          Bentuk-bentuk                         laporan                  kepentingan                   dalam
          sebagaimana tercantum di atas                                  melakukan            pengawasan
          dapat       berbentuk        fisik,    digital                 organisasi dengan integritas,
          ataupun           tersimpan            dalam                   kepemimpinan                        dan
          perangkat/sistem                   informasi                   keterbukaan.
          manajemen risiko yang dimiliki                            ii. Tindakan-tindakan (termasuk
          Perusahaan.                                                    mengelola        risiko)        oleh
                                                                         manajemen untuk mencapai
       Organisasi           dalam         Penerapan
                                                                         tujuan    organisasi        melalui
       Manajemen Risiko PT Pos Indonesia
                                                                         pengambilan             keputusan
       (Persero)
                                                                         berbasis risiko dan penerapan
       Dalam rangka membangun kapabilitas
                                                                         sumberdaya.
       manajemen risiko di seluruh jajaran
                                                                    iii. Keyakinan dan wawasan oleh
       dan proses bisnis organisasi yang
                                                                         fungsi Internal Audit yang
       sering     dikenal       sebagai     Enterprise
                                                                         independen untuk memberikan
       Risk     Management           (ERM),       maka
                                                                         kejelasan     dan       keyakinan
       Perusahaan         menerapkan            konsep
                                                                         serta    mempromosikan              dan
       Model Tiga Lini (Three Lines Model).
                                                                         memfasilitasi pengembangan
       Model      Tiga     Lini     adalah      konsep
                                                                         berkelanjutan melalui tanya-
       yang     bertujuan         untuk   membantu
                                                                         jawab yang mendalam dan
       Perusahaan dalam mengidentifikasi
                                                                         komunikasi yang berwawasan.
       rancangan          dan      prosedur        yang
       terkemuka dengan menyediakan tata
       kelola dan manajemen risiko yang
       kuat guna mendukung Perusahaan



228   Laporan Tahunan 2024
Page 230
   Pembahasan                          Laporan                                Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                         Sosial dan Lingkungan
                                       Tata Kelola Perusahaan




               b. Prinsip 2: Peran Organ Pengurus                 c. Prinsip 3: Peran Manajemen dan
                     i.   Organ pengurus memastikan:                 Lini Pertama dan Kedua
                          •   Struktur      dan         proses-      Tanggung       jawab      manajemen
                              proses      yang       memadai         untuk        mencapai             tujuan
                              telah       tersedia        untuk      organisasi       mencakup          peran
                              pelaksanaan        tata    kelola      lini pertama dan kedua. Peran
                              yang efektif.                          lini pertama secara langsung
                          •   Tujuan       dan       aktivitas       selaras      dengan           penyediaan
                              organisasi telah selaras               produk       dan       jasa      kepada
                              dengan             kepentingan         pelanggan,      termasuk         fungsi-
                              utama       para     pemangku          fungsi     pendukung           (support)
                              kepentingan.                           dalam Perusahaan. Peran lini
                     ii. Organ Pengurus:                             kedua      memberikan           bantuan
                          •   Mendelegasikan tanggung                dan dukungan terkait dengan
                              jawab dan menyediakan                  penyediaan               infrastruktur
                              sumberdaya                kepada       pengelolaan risiko.
                              manajemen                   untuk   d. Prinsip 4: Peran Uni Ketiga
                              mencapai tujuan organisasi             Internal      Audit      memberikan
                              serta              memastikan          keyakinan atau jaminan dan
                              terpenuhinya         kepatuhan         advis yang bersifat independen
                              terhadap hukum, ketentuan              dan         objektif           mengenai
                              perundang-undangan dan                 kecukupan dan efektivitas tata
                              nilai-nilai etika.                     kelola dan manajemen risiko.
                          •   Membentuk                    dan       Hal ini dapat tercapai melalui
                              mengawasi fungsi Internal              penerapan         yang         kompeten
                              Audit    yang      independen,         dari proses-proses, keahlian,
                              objektif,    dan     kompeten,         dan wawasan yang sistematis
                              guna               memberikan          dan        terstruktur.          Internal
                              kejelasan dan keyakinan                Audit melaporkan temuannya
                              atas     progres       terhadap        kepada manajemen dan organ
                              pencapaian                 tujuan      pengurus untuk mendorong dan
                              organisasi.                            memfasilitasi         pengembangan
                                                                     berkelanjutan.




                                                                                      Laporan Tahunan 2024       229
Page 231
                                                         Laporan
             Highlight                                                                              Profil Perusahaan
                                                 Kepada Pemegang Saham




          e. Prinsip       5:       lndependensi       Uni          f. Prinsip        6:    Menciptakan              dan
              Ketiga                                                   Melindungi Nilai
              lndependensi Internal Audit dari                         Semua peran bekerja Bersama
              tanggung          jawab       manajemen                  secara kolektif berkontribusi
              adalah             krusial            terkait            dalam            menciptakan                  dan
              keobjektifan, kewenangan, dan                            menjaga nilai dimana semua
              kredibilitasnya.           lndependensi                  selaras satu sama lain dan
              ini          dibangun             melalui:               dengan              kepentingan              yang
              akuntabilitas           kepada        organ              menjadi          prioritas         pemangku
              pengurus, akses tak terbatas                             kepentingan.                    Keselarasan
              pada sumber daya manusia,                                aktivitas            dicapai              melalui
              sumber daya organisasi, dan                              komunikasi, kerja sama, dan
              data yang dibutuhkan untuk                               kolaborasi. Hal ini memastikan
              menyelesaikan             pekerjaannya,                  keandalan,            keterkaitan             dan
              dan        bebas       dari    bias     atau             transparasi dari informasi yang
              campur tangan pihak lain dalam                           dibutuhkan dalam pembuatan
              perencanaan dan menjalankan                              keputusan berbasis risiko.
              kegiatan audit.



                                Model Tata Kelola Risiko Three Line Model



                                            Dewan Komisaris


                                                Direksi
                                      PT Pos Indoneasia (Persero)

                                                                                                     Eksternal
                                                                                                                  Regulator
                                                                                                      Auditor
            First Line (1st Line)        Second Line (2nd Line)       Third Line (3rd Line)

                                                                      Fungsi yang memberikan
          Fungsi Operasional dan             Fungsi yang            assurance secara independen
          Bisnis yang menangani          menetapkan kebijakan        tentang penanganan risiko,
           Risiko (Risk Owner/           dan memonitor Risiko       kebijakan risiko, dan monitor
              Pemilik Risiko)                                                   risiko




230   Laporan Tahunan 2024
Page 232
   Pembahasan                            Laporan                                            Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                                       Sosial dan Lingkungan
                                         Tata Kelola Perusahaan




           2. Fungsi dan peran masing-masing                               c. Lini 3 (ketiga) sebagai fungsi
               lini dalam tata kelola Model Tiga                                   Audit Intern merupakan unit
               lini (Three Lines Model)                                            yang memastikan tata kelola
               a. Lini 1 (pertama) sebagai unit                                    dan       pengendalian            Risiko
                      pemilik risiko merupakan unit                                diterapkan secara efektif oleh
                      yang langsung mengidentifikasi                               Perusahaan.
                      dan mengelola Risiko dalam                       3. Organ          pengelola       Risiko      dalam
                      proses bisnis;                                        Penerapan            Manajemen           Risiko
               b. Lini         2         (kedua)       sebagai              terdiri dari:
                      fungsi       Manajemen             Risiko            a. Dewan                  Komisaris/Dewan
                      dan      kepatuhan           independen                      Pengawas;
                      merupakan unit yang mengukur,                        b. Direksi;
                      memantau dan memperlakukan                           c. Komite Audit;
                      risiko         secara           agregat,             d. Komite Pemantau Manajemen
                      mengembangkan                metodologi                      Risiko,    Usaha      dan     lnvestasi
                      dan      kebijakan           Manajemen                       (KPMRUI);
                      Risiko perusahaan; dan                               e. Direktur            yang       Membidangi
                                                                                   Pengelolaan Risiko;
                                                                           f. Direktur            yang       Membidangi
                                                                                   Pengelolaan keuangan; dan
                                                                           g. Internal Audit.


                                                    Dewan
                                                   komisaris


                 Komite Pemantau
                Manajemen Risiko,                                            Komite Audit
                Usaha dan Investasi
                                                    Board of
                    (KPMRUI)                        Director
                                                     (BOD)
                     Komite Risiko dan
                        Ketaatan
                                            Direktur Keuangan dan
                                              manajemen Risiko




                                   Lini 1             Lini 2              Lini 3
                              Pemilik Risiko    Fungsi Manajemen      Internal Audit
                             (Kantor Pusat,      Risiko pada Divisi                                      Garis Pertanggungjawaban
                            Regional, UPT dan    Governance, Risk
                            Anak Perusahaan)      and Compliance                                         Garis Komunikasi




                                                                                                    Laporan Tahunan 2024            231
Page 233
                                                                   Laporan
              Highlight                                                                                                         Profil Perusahaan
                                                           Kepada Pemegang Saham




       Reviu Sistem Manajemen Risiko Tahun                                       untuk Kinerja Tahun 2023 PT Pos
       2023                                                                      Indonesia (Persero) adalah sebesar 2,2
       Penilaian Risk Maturity Index (RMI)                                       yang menunjukan pada bahwa tahun
       2024 Untuk Kinerja Tahun 2023 PT                                          buku/kinerja 2023 Sistem dan Praktik
       Pos     Indonesia         (Persero)               Kegiatan                Manajemen Risiko PT Pos Indonesia
       Penilaian Risk Maturity Index (RMI)                                       (Persero) berdasarkan Juknis SK-8
       untuk Kinerja Tahun 2023 PT Pos                                           berada di Fase Berkembang.
       Indonesia (Persero) telah rampung
                                                                                 Hasil penilaian RMI pada tahun kinerja
       dijalankan oleh Konsultan Independen
                                                                                 2023 tersebut dinilai telah menunjukan
       PT RAP Asia Consulting. Kegiatan
                                                                                 hasil           yang             cukup           memuaskan,
       penilaian dijalankan dengan mengacu
                                                                                 khususnya                         jika            memandang
       pada Petunjuk Teknis No. SK-8/DKU.
                                                                                 banyaknya hal/kriteria baru sebagai
       MBU/12/2023 dan Peraturan Menteri
                                                                                 standar                acuan              penilaian       dimana
       Badan Usaha Milik Negara Republik
                                                                                 kriteria tersebut baru diperkenalkan
       Indonesia          No.    PER-2/MBU/03/2023
                                                                                 dalam             PER-2                  dan    Juknis-juknis
       melalui      metode             survei           kuesioner
                                                                                 yang penetapannya pada tengah dan
       untuk      menjaring             persepsi               insan
                                                                                 akhir tahun 2023. Sebagai langkah
       PT POS, metode reviu dan analisis
                                                                                 pengembangan yang berkelanjutan,
       data serta dokumen yang berlaku
                                                                                 PT POS kemudian direkomendasikan
       atau    diimplementasikan                        sepanjang
                                                                                 untuk terus mengembangkan tingkat
       1 Januari - 31 Desember 2023, serta
                                                                                 kematangan                     manajemen               risikonya
       metode wawancara selektif sebagai
                                                                                 dengan mengacu pada 4 (empat)
       langkah konfirmasi.
                                                                                 konsep rekomendasi utama. Adapun
       Berdasarkan                 ketiga                  metode                keempat                     konsep               rekomendasi
       penilaian            tersebut                    kemudian                 tersebut kemudian akan didetailkan
       diperoleh kesimpulan bahwa Tingkat                                        ke dalam 42 aktivitas utama yang
       Kematangan Penerapan Manajemen                                            harapannya akan dapat ditindaklanjuti
       Risiko atau Risk Maturity Index (RMI)                                     dalam kurun waktu 2024 – 2029.
               Proyeksi Skor Dimensi RMI, Jumlah Aktivitas Utama dan Aktivitas Rutin
                                                Untuk Tahun 2025 s.d. 2029
                  Fase           Fase                         Fase                                        Fase
               Berkembang   Berkembang (+)              Praktik yang Baik                         Praktik yang Baik (+)

                                                                                                                                    • Aktivitas utama adalah aktivitas
                                                                                                                                      yang direkomendasikan untuk
                                                  11
                                                                                                                          26
                                                                                                                                      dijalankan pada tahun berjalan
                                                                                                        24                          • Aktivitas rutin adalah aktivitas
                                                                   17                 21                                              utama yang        perlu dijalankan
                                                                                                                                      secara rutin untuk memenuhi
                                 24
                                                                                                                                      kriteria yang terkait
                                                                                                                                    • proyeksi skor merupakan proyeksi
                                                                                                                                      skor dimensi RMI dan tidak
                                                  18                                                                                  mempertimbangkan penyesuaian
                                                                                                                                      dari skor aspek kinerja
                                                                    8
                                                                                       5
                                                                                                        4                 3

                   2023         2024             2025             2026                2027          2028              2029



232   Laporan Tahunan 2024                   Aktivitas Utama        Aktivitas Rutin          Skor RMI
Page 234
   Pembahasan                         Laporan                                          Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                                  Sosial dan Lingkungan
                                      Tata Kelola Perusahaan




           Kategori Risiko Yang Dihadapi                           3. Risiko        Keuangan,        yaitu      segala
           Berdasarkan           Keputusan               Direksi        macam         risiko     yang       berkaitan
           Nomor:         KD.071/DIRUT/1020                pada         dan berdampak pada keuangan
           tanggal       5    oktober     2020       tentang            perusahaan, meliputi :akuntansi
           Pedoman           Penerapan        Manajemen                 dan     administrasi,          kredit     atau
           Risiko,       risiko-risiko       yang         dapat         piutang,       likuiditas,      perpajakan,
           mempengaruhi strategi dan tujuan                             penganggaran            (budgeting)       dan
           perusahaan dikategorikan menjadi 5                           seterusnya.
           (lima) jenis risiko, yang terdiri dari:                 4. Risiko Hukum dan Kepatuhan, yaitu
           1.   Risiko       Strategis,      yaitu        risiko        risiko perusahaan karena adanya
                yang disebabkan oleh penetapan                          kelemahan          aspek      yuridis    yang
                strategi         dan         pengambilan                berdampak           pada       konsekuensi
                keputusan bisnis perusahaan yang                        hukum, ketidakpatuhan terhadap
                tidak tepat serta kurang responsive                     peraturan          perundang-undangan
                terhadap perubahan lingkungan                           atau ketentuan yang berlaku baik
                usaha,       meliputi:       perencanaan                internal maupun eksternal serta
                (planning),        proyek        strategis              risiko yang berhubungan dengan
                (project        strategy),       tanggung               peraturan/kebijakan dari regulator.
                jawab        perusahaan        (corporate          5. Risiko Reputasi, yaitu risiko yang
                responsibility),              kemampuan                 dapat        menimbulkan             persepsi
                bertahan (suistainability), factor                      negatif        terhadap         perusahaan
                eksternal       (external factors) dan                  atau munculnya publikasi negatif
                seterusnya.                                             terkait perusahaan yang dapat
           2. Risiko Operasi, yaitu risiko yang                         mengakibatkan                  kepercayaan
                berhubungan            dengan            proses         stakeholder menurun.
                bisnis, karyawan serta teknologi
                                                                   Pengelolaan Risiko
                yang mempengaruhi operasional
                                                                   Tahapan              penanganan              risiko
                perusahaan         secara        langsung
                                                                   berdasarkan             Keputusan          Direksi
                maupun        tidak     langsung           yang
                                                                   Nomor:         KD.071/DIRUT/1020              pada
                dapat         menimbulkan        kerugian
                                                                   tanggal      5     oktober       2020      tentang
                perusahaan,        meliputi          :     aset
                                                                   Pedoman           Penerapan          Manajemen
                perusahaan, sumber daya manusia,
                                                                   Risiko, meliputi:
                teknologi        informasi,          kualitas
                                                                   1.   Memilih opsi penanganan risiko
                layanan dan mutu, kejadian dari
                                                                        yang        akan       dijalankan.        Opsi
                eksternal       yang      mempengaruhi
                                                                        penangan risiko dapat berupa:
                operasional           organisasi            dan
                seterusnya.




                                                                                               Laporan Tahunan 2024      233
Page 235
                                                       Laporan
             Highlight                                                                    Profil Perusahaan
                                               Kepada Pemegang Saham




          a. Mengurangi               kemungkinan                 •     Sasaran atau kegiatan yang
              terjadinya           risiko,        yaitu                 terkait risiko tersebut bukan
              penanganan terhadap penyebab                              merupakan tugas dan fungsi
              risiko agar peluang terjadinya                            utama dalam pelaksanaan
              risiko semakin kecil.                                     visi dan misi organisasi; dan
          b. Menurunkan dampak terjadinya                         •     Penggunaan opsi ini disetujui
              risiko,      yaitu       penanganan                       oleh atas risk owner
              terhadap dampak risiko apabila                  e. Menerima               risiko,          yaitu
              risiko terjadi agar dampaknya                       penanganan risiko dengan tidak
              semakin kecil.                                      melakukan         tindakan        apapun
          c. Mengalihkan            risiko,       yaitu           terhadap risiko tersebut. Opsi
              penanganan           risiko      dengan             ini diambil apabila:
              memindahkan           sebagian      atau            •     Upaya      penurunan             level
              seluruh risiko, baik penyebab                             risiko di luar kemampuan
              dan/atau       dampaknya,            ke-                  organisasi;
              instansi/entitas lainnya. Opsi ini                  •     Sasaran         atau       kegiatan
              diambil dalam hal:                                        yang terkait risiko tersebut
              •   Pihak lain tersebut memiliki                          merupakan tugas dan fungsi
                  kompetensi          terkait       hal                 utama dalam pelaksanaan
                  tersebut      dan     memahami                        visi dan misi organisasi; dan
                  level risiko atas kegiatan                      •     Penggunaan opsi ini disetujui
                  tersebut                                              oleh atas risk owner.
              •   Proses mengalihkan risiko                Opsi        penanganan         risiko         dapat
                  tersebut sesuai ketentuan                merupakan         kombinasi            beberapa
                  yang berlaku; dan                        opsi tersebut dan sedapat mungkin
              •   Penggunaan opsi ini disetujui            diarahkan            untuk          mengurangi
                  oleh atasan risk owner.                  kemungkinan terjadinya risiko.
          d. Menghindari            risiko,       yaitu    2. Menyusun             rencana            tindak
              penanganan           risiko      dengan          penanganan risiko
              mengubah/             menghilangkan             a. Berdasarkan opsi penanganan
              sasaran      dan/atau           kegiatan            risiko yang telah dipilih, disusun
              untuk      menghilangkan           risiko           rencana aksi penanganan risiko.
              tersebut.      Opsi      ini     diambil            Rencana         aksi         penanganan
              apabila:                                            risiko terdiri atas rencana aksi
              •   Upaya      penurunan            level           penanangan risiko yang berupa
                  risiko di luar kemampuan                        rencana        tindak        penanganan
                  organisasi;                                     yang     di    turunkan         dari    unit




234   Laporan Tahunan 2024
Page 236
   Pembahasan                        Laporan                                   Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                          Sosial dan Lingkungan
                                     Tata Kelola Perusahaan




                     organisasi      yang    lebih   tinggi          •     Penanganan         risiko    yang
                     dan yang diterapkan pada unit                         berhasil menurunkan level
                     organisasi tersebut.                                  probabilitas dan/atau level
               b. Rencana         tindak     penanganan                    dampak risiko dimasukkan
                     risiko       bukan       merupakan                    sebagai                  aktivitas
                     pengendalian         internal    yang                 pengendalian pada periode
                     sudah     dilaksanakan.         Dalam                 berikutnya, kecuali rencana
                     hal penanganan risiko yang                            penanganan         risiko    yang
                     telah dilaksanakan tidak dapat                        sifatnya proyek.
                     menurunkan level risiko, maka            3. Menetapkan level risiko residual
                     diperlukan penetapan rencana                  harapan     Level      risiko    residual
                     tindak penanganan risiko yang                 harapan merupakan target level
                     baru. Pemilihan rencana tindak                risiko apabila penanganan risiko
                     penanganan        risiko    tersebut          telah dijalankan. Penetapan level
                     mempertimbangkan biaya dan                    risiko residual mempertimbangkan
                     manfaat atau nilai tambah yang                perubahan level kemungkinan dan
                     diberikan bagi organisasi.                    level dampak.
               c. Rencana         tindak     penanganan       4. Menjalankan           rencana         tindak
                     risiko tersebut harus memuat                  penanganan        risiko    Pelaksanaan
                     informasi berikut :                           rencana       tindak        penanganan
                     •   Kegiatan       dan      tahapan           risiko dituangkan dalam formulir
                         kegiatan berdasarkan opsi                 asesmen      risiko    mandiri      (ARM)
                         penanganan yang dipilih;                  serta     capaian       target      output
                     •   Target        output         yang         kegiatan tersebut.
                         diharapkan       atas   kegiatan     5.   Memantau risiko residual Setelah
                         tersebut;                                 kegiatan       penanganan           risiko
                     •   Jadwal             implementasi           dilaksanakan        secara       optimal,
                         kegiatan penanganan risiko;               masih terdapat risiko yang tersisa
                         dan                                       risiko ini harus diketahui dan
                     •   Penanggung         jawab     yang         dipantau perkembangannya.
                         berisi unit yang bertanggung
                         jawab dan unit pendukung
                         atas setiap tahapan kegiatan
                         penanganan risiko.




                                                                                       Laporan Tahunan 2024     235
Page 237
                                                      Laporan
              Highlight                                                               Profil Perusahaan
                                              Kepada Pemegang Saham




       SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL
       Sistem Pengendalian Intern adalah                  dengan         kerangka        yang     diakui
       serangkaian proses yang integral                   secara internasional, Pos Indonesia
       pada tindakan dan kegiatan yang                    mengupayakan                pengembangan
       dilakukan secara terus menerus oleh                Sistem Pengendalian Internal dengan
       Manajemen dan seluruh Pegawai                      menggunakan pendekatan Committee
       untuk        memberikan            keyakinan       of Sponsoring Organization of the
       memadai atas tercapainya tujuan                    Treadway        Commission (COSO) dan
       Perusahaan melalui:                                Risk Based Internal Audit (RBIA).
       1.   Pencaparan                       tujuan       Sistem pengendalian internal tersebut
            penyelenggaraan            program   dan      mencakup:
            kegiatan Operasional Perusahaan               1.   Lingkungan pengendalian internal
            yang ekonomis, efektif dan efisien;                dalam perusahaan yang disiplin
       2. Keakuratan            dan       keandalan            dan terstruktur;
            pelaporan keuangan, lnformasi                 2. Pengkajian dan pengelolaan risiko
            dan    kinerja     Operasional       yang          usaha;
            disusun oleh Perusahaan;                      3. Aktivitas pengendalian;
       3. Pengamanan aset Perusahaan;                     4. Sistem Informasi dan Komunikasi;
       4. Kepatuhan/ketaatan               terhadap       5. Monitoring/pemantauan.
            prosedur           dan        peraturan
                                                          Penerapan        Sistem        Pengendalian
            perundang-undangan                   yang
                                                          Internal sesuai COSO framework
            berlaku.
                                                          1.   Lingkungan Pengendalian
       Pengendalian          secara     menyeluruh
                                                               a. Pos     Indonesia       membangun
       baik itu pengendalian keuangan dan
                                                                  budaya     Perusahaan         sebagai
       operasional dengan meningkatkan
                                                                  panduan bagi para pemegang
       akuntabilitas          setiap     keputusan,
                                                                  peran utama dalam membangun
       meningkatkan           transparansi       dan
                                                                  pola      kepemimpinan             dan
       akurasi            pencatatan       transaksi
                                                                  memperkuat                     sinergi
       bisnis      menjadi       komitmen        Pos
                                                                  organisasi, serta mempertinggi
       Indonesia untuk mewujudkan GCG
                                                                  sustainability           competitive
       secara komprehensif dan menjaga
                                                                  growth      berdasarkan            nilai
       keberlanjutan bisnis perusahaan.
                                                                  nilai yang telah dirumuskan
       Untuk        mendukung            terciptanya
                                                                  dalam budaya AKHLAK. Untuk
       pengendalian internal yang sesuai
                                                                  mendorong        dan    memastikan




236   Laporan Tahunan 2024
Page 238
   Pembahasan                          Laporan                                  Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                           Sosial dan Lingkungan
                                       Tata Kelola Perusahaan




                     serta       menjaga        penerapan             Financial                  Accounting,
                     nilai-nilai budaya Perusahaan                    Management Accounting dan
                     AKHLAK             oleh        seluruh           Financial Information System.
                     karyawan dilakukan sosialisasi,                  Kebijakan             pengembangan
                     internal, dan implementasi oleh                  kompetensi         ditujukan        untuk
                     penggerak budaya perusahaaan                     menciptakan          karyawan        yang
                     yang terdiri dari Culture Change                 unggul, berkualitas global, dan
                     Leader,       Culture      Champion,             berdaya saing tinggi.
                     Culutre manajement Squad, dan              2. Penilaian Risiko
                     culture squad.                                a. Pos Indonesia telah menerapkan
               b. Pos         Indonesia        memastikan             Risk-Based           Internal       Audit
                     efektivitas        penyelenggaraan               (RBIA) dalam pelaksanaan audit
                     aktivitas         Internal        Audit          internal, dimana perhitungan
                     yang      dilaksanakan          dengan           dan pemetaan risiko ditetapkan
                     mengimplementasikan                              dengan          mempertimbangkan
                     pendekatan risk based audit.                     faktor     like     lihood       (peluang
                     Pos Indonesia juga memastikan                    terjadinya)       dan    consequence
                     terselenggaranya           koordinasi            (dampak).
                     dan kerja sama yang efektif                   b. Pos         Indonesia            memiliki
                     dengan pihak internal maupun                     beberapa pertimbangan dalam
                     pihak eksternal, serta risiko                    menyusun kebijakan akuntansi
                     bisnis pada seluruh aktivitas                    seperti       Pernyataan Standar
                     bisnis    telah     dikelola    secara           Akuntansi         Keuangan        (PSAK),
                     memadai           dengan        sistem           Interpretasi                   Pernyataan
                     internal control.                                Standar Akuntansi               Keuangan
               c. Pos            Indonesia          memiliki          (ISAK), International Financial
                     Direktorat         Sumber         Daya           Reporting         Standards        (IFRS),
                     Manusia       yang        menetapkan             Undang-undang yang                terkait,
                     kebutuhan                 kompetensi             dan      perubahan             lingkungan
                     Perusahaan. Salah satunya yaitu                  internal yang berdampak.
                     Stream Finance yang meliputi                  c. Pos Indonesia memiliki prinsip
                     kompetensi Corporate Finance                     asersi         keuangan            dalam
                     dengan sub area kompetensi                       perencanaan Internal Control
                     Capital Structure dan Working                    Over        Financial           Reporting
                     Capital Management (Treasury                     (ICOFR)        yang       diperhatikan
                     Management) serta Corporate                      dengan        baik      oleh       semua
                     Tax.     Kemudian,        Accounting             karyawan yang terkait.
                     dengan sub area kompetensi


                                                                                        Laporan Tahunan 2024       237
Page 239
                                                       Laporan
             Highlight                                                                Profil Perusahaan
                                               Kepada Pemegang Saham




          d. Pos Indonesia mengelola risiko                       penerapan, termasuk informasi
              Perusahaan yang muncul baik                         atau data yang terkait dalam
              internal        maupun         eksternal            proses      dan     pengungkapan
              dengan mekanisme yang telah                         pelaporan         keuangan,       serta
              ditentukan.                                         mengatur tentang komponen
          e. Pos Indonesia juga menerapkan                        laporan keuangan konsolidasi.
              sistem pengendalian kebijakan                   b. Pos        Indonesia          memiliki
              anti        fraud      dan      memiliki            kebijakan teknologi informasi
              pencegahan potensi fraud.                           yang     memberikan         kerangka
                                                                  acuan     bagi     setiap      proses
       3. Aktivitas Pengendalian
                                                                  maupun      unit     yang      terkait
          a. Pos Indonesia menetapkan BPO
                                                                  dengan     penyelenggaraan              TI
              (Business Process Owner) dan
                                                                  Perusahaan dalam penyusunan
              AO (Application Owner) yang
                                                                  dan      penetapan          petunjuk
              memiliki tugas dan tanggung
                                                                  pelaksanaan        dan      prosedur.
              jawab terkait ICOFR.
                                                                  Ruang    lingkup     peraturan          TI
          b. Kaidah           penentuan          risiko
                                                                  di Perusahaan Pos           Indonesia
              dan         pengendalian         internal
                                                                  mencakup aspek tata kelola TI
              mengacu pada kebijakan ICOFR
                                                                  Strategy and Development dan
              yang terdiri dari segregation
                                                                  TI Infrastructure operations.
              of         duties,     otorisasi     dan
              persetujuan, penentuan risiko,               5. Aktivitas Pemantauan
              dan        penentuan        pengendalian        a. Pos Indonesia memiliki Internal
              internal.                                           Audit Charter yang mencakup
          c. Pos            Indonesia         memiliki            persyaratan       auditor    di    unit
              pedoman          penerapan       sekuriti           Internal Audit, yaitu memiliki
              sistem informasi yang selaras                       integritas dan perilaku yang
              dengan kebutuhan Perusahaan                         profesional,          pengetahuan
              dan dapat dilaksanakan secara                       tentang risiko dan pengendalian
              berkesinambungan.                                   yang penting di bidang pos.
       4. Informasi dan Komunikasi                            b. CEO Pos Indonesia senantiasa
          a. Pos Indonesia memiliki kebijakan                     meningkatkan             awareness
              akuntansi            yang     diterapkan            dari manajemen terkait audit
              berdasarkan Standar Akuntansi                       maupun      change management
              Keuangan di Indonesia dan IFRS,                     dalam bentuk CEO Notes dan
              yang        diuraikan       berdasarkan             menetapkan Integrated Audit,
              prinsip-prinsip akuntansi dan                       serta membentuk Probis IFRS.




238   Laporan Tahunan 2024
Page 240
   Pembahasan                          Laporan                                    Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                             Sosial dan Lingkungan
                                       Tata Kelola Perusahaan




           Reviu        Atas     Pelaksanaan         Sistem     4. Komisaris memberikan penilaian
           Pengendalian Internal                                     dan masukan terhadap laporan
           Untuk        mengevaluasi            pelaksanaan          hasil    audit    Internal        Audit    dan
           sistem pengendalian internal, PT Pos                      Auditor Eksternal yang mencakup
           Indonesia (Persero) membentuk Unit                        materi laporan, sasaran audit dan
           Audit Internal sebagai pelaksana yang                     ruang lingkup audit.
           disebut       Internal      Audit.    Disamping      5. Komisaris            mengawasi               dan
           itu Pos Indonesia membentuk Tim                           memantau kepatuhan Direksi dan
           Audit Internal khusus untuk menilai                       tim manajemen dalam menjalankan
           keefektifan         penerapan        Sistem    PT         peraturan perundang-undangan.
           Pos Indonesia (Persero) Terintegrasi.
                                                                Maksud dan tujuan evaluasi adalah:
           Hasil       evaluasi        atas     pelaksanaan
                                                                1.   Memberikan         keyakinan           kepada
           sistem          pengendalian             internal
                                                                     Direksi dalam pemberian asersi
           menjadi salah satu dasar evaluasi
                                                                     mengenai efektivitas pengendalian
           Manajemen            terhadap          efektivitas
                                                                     intern         untuk           selanjutnya
           sistem          pengendalian             internal
                                                                     memberikan         keyakinan           kepada
           untuk       menentukan         perbaikan      dan
                                                                     stakeholder             lain           bahwa
           penyempurnaan                sistem      ataupun
                                                                     penerapan Sistem Pengendalian
           kebijakan           yang        memungkinkan
                                                                     Intern Perusahaan telah cukup
           Manajemen           menjalankan         kegiatan
                                                                     memadai           dalam            mencapai
           operasional Perusahaan dengan cara
                                                                     tujuan     yang      diharapkan           yaitu
           yang lebih efektif.
                                                                     kepatuhan        terhadap         peraturan
           Berikut        tahapan         evaluasi       atas
                                                                     dan      perundang-undangan               yang
           efektivitas pelaksanaan pengendalian
                                                                     berlaku,      tersedianya          informasi
           intern Perusahaan:
                                                                     keuangan dan manajemen yang
           1.   Internal Audit melakukan evaluasi
                                                                     benar, lengkap dan tepat waktu,
                atas       efektivitas          pelaksanaan
                                                                     dan        efisien/efektivitas             dari
                pengendalian intern Perusahaan;
                                                                     kegiatan usaha perusahaan.
           2. Direksi menindaklanjuti laporan
                                                                2. Memberikan rekomendasi kepada
                hasil    audit      yang      dilaksanakan
                                                                     Direksi     menyangkut            perbaikan
                Internal       Audit    maupun       Auditor
                                                                     penerapan Sistem Pengendalian
                Eksternal           dan         melaporkan
                                                                     Intern     Perusahaan             di      masa
                perkembangan              tindak      lanjut
                                                                     yang      akan     datang         (areas     of
                tersebut kepada Komisaris.
                                                                     improvement).
           3. Komisaris                          memantau
                perkembangan tindak lanjut atas
                laporan hasil audit Internal Audit
                maupun Auditor Eksternal.


                                                                                          Laporan Tahunan 2024         239
Page 241
                                                                Laporan
                  Highlight                                                                            Profil Perusahaan
                                                        Kepada Pemegang Saham




       Kegiatan penilaian terhadap sistem pengendalian internal, Internal Audit bersama
       Komite Audit (KA) telah melakukan lagi beberapa kali rapat pembahasan baik
       secara tatap muka langsung maupun melalui video conference. Dalam beberapa
       kali rapat tersebut dibahas oleh KA dengan SPI berbagai hal, termasuk juga
       sistem pengendalian internal.


       PERKARA PENTING
       Sepanjang tahun 2024 terdapat perkara penting yang dihadapi oleh perusahaan,
       entitas anak, anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris yang menjabat
       pada tahun 2024 diantaranya :

                                                             Klasifikasi Kasus                             Status Kasus
          No          Lokasi Kantor       Perdata       Perdata       Pidana     Pidana
                                                                                           PTUN        On Going     Closed
                                          Umum          Khusus        Umum       Khusus
              1     Kantor Pusat                    1                                                           0           1
          2         Regional I                                    4                                             3           1
          3         Regional II                                   1                                             0           1
          4         Regional III                 2                1                                             2           1
          5         Regional IV
          6         Regional V                      1                                                           0           1
          7         Regional VI                  3                3                             1               2          5
        Total                                    7                9                             1               7          10
        Anak Perusahaan
              1     PT Pos Finansial                1                                                           1          0
          2         PT Pos Properti              2                                                              2          0
        Total                                    3                                                              3          0



                     Lokasi                                                                                                Status
         No                            Nomor Kasus           Klasifikasi Kasus      Potensi Materiil        Kerugian
                     Kantor                                                                                                Kasus
                  Kantor
          1                        76/Pdt.G/2024/Pn Bdg      Wanprestasi           Rp16.767.255.960,00          -          Closed
                  Pusat
          2       Regional I       42/Pdt.Sus-PHI/PN.Pbr     Perselisihan Hak                          0        -          Closed
         3        Regional II      39/Pdt.G/2024/PN Cbd      Wanprestasi          Rp120.502.000.000,00          -         On Going
                                                             Perbuatan
         4        Regional VI      22/Pdt.G/2024/PN MII                              Rp527.996.963,00           -          Closed
                                                             Melawan Hukum
                                                             Perbuatan
         5        Regional VI      160/Pdt.G/2024/PN Mks                            Rp1.284.382.874,00          -          Closed
                                                             Melawan Hukum
                                                             Perbuatan
          6       Regional VI      274/Pdt.G/2024/PN Jap                           Rp15.000.000.000,00          -         On Going
                                                             Melawan Hukum




240   Laporan Tahunan 2024
Page 242
   Pembahasan                          Laporan                                Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                         Sosial dan Lingkungan
                                       Tata Kelola Perusahaan




           AKSES INFORMASI DAN DATA
           PERUSAHAAN
           Penyebarluasan             informasi     secara      2. Website resmi Perusahaan: www.
           transparan baik kepada stakeholders                    posindonesia.co.id
           dan       shareholder        maupun      kepada        Fungsi website tersebut adalah
           masyarakat umum dipandang sangat                       untuk penyebarluasan informasi
           perlu. Hal ini sebagai upaya Pos                       secara transparan baik kepada
           Indonesia         untuk     memenuhi       salah       stakeholders        dan     shareholder
           satu prinsip dalam GCG yaitu asas                      maupun kepada masyarakat umum,
           transparansi dan untuk mendukung                       membangun citra Perusahaan dan
           diberlakukannya Undang - Undang                        sebagai media promosi. Data yang
           Nomor        14     Tahun       2008    tentang        dapat didapatkan melalui website
           Keterbukaan Informasi Publik. Media                    perusahaan antara lain:
           yang       selama     ini     digunakan     Pos        •   Profil perusahaan, Direksi dan
           Indonesia          untuk       penyebarluasan              Dewan Komisaris
           informasi adalah melalui internet/                     •   Produk dan Jasa yang diberikan
           web,media massa, paparan publik                        •   Solusi bisnis
           maupun media sosial. Perusahaan                        •   Media dan Informasi baik news
           memiliki beberapa sumber informasi                         release, e-paper, dan galeri
           yang dapat diakses oleh publik melalui:                    kegiatan

           1.   Rapat Umum Pemegang Saham                         •   Informasi karir di Perusahaan

                (RUPS)                                            •   Laporan Keuangan Tahunan dan

                Melalui       RUPS,      Pos      Indonesia           Laporan Tahunan.

                menyampaikan informasi mengenai                   •   Informasi kontak dan media

                rencana dan/atau kinerja kepada                       sosial perusahaan

                Pemegang             Saham        sehingga        •   Lacak Kiriman

                Pemegang Saham mendapatkan                        •   Hitung Tarif Pengiriman

                gambaran         yang          menyeluruh         •   Pencarian Kantorpos Terdekat

                mengenai kondisi Pos Indonesia                    •   Program Pos Indonesia

                dan dapat mengambil keputusan
                strategis dengan tepat




                                                                                      Laporan Tahunan 2024   241
Page 243
                                                         Laporan
               Highlight                                                                Profil Perusahaan
                                                 Kepada Pemegang Saham




       3. Media
          Penyebaran            informasi
                                          KODE ETIK POS
                                                  melalui
          media diantaranya adalah secara INDONESIA
          rutin            menerbitkan          company
                                                                Komitmen      untuk     melaksanakan
          profile, mencetak brosur, publikasi
                                                                praktik - praktik GCG atau Tata Kelola
          melalui surat kabar, majalah dan
                                                                Perusahaan yang baik adalah salah
          mengirimkan press release kepada
                                                                satunya dengan menginterpretasikan
          media        massa       untuk     disebarkan
                                                                perilaku yang terkait dengan Etika
          kepada konsumen dan pemangku
                                                                Bisnis dan Tata       Perilaku. Dalam
          kepentingan.
                                                                penerapannya, Pedoman Etika Bisnis
       4. Kontak & Media Sosial
                                                                dan Tata Perilaku berlaku bagi seluruh
          a. Telepon 1500161;
                                                                insan Pos Indonesia dan diperbarui
          b. Website:
                                                                pada setiap awal tahun selain itu
                http://www.posindonesia.co.id
                                                                setiap pimpinan unit kerja diwajibkan
          c. Livechat VIDAPOS;
                                                                untuk melakukan sosialisasi untuk
          d. Line Messenger @posindonesia;
                                                                mempertahankan kejujuran, integritas,
          e. Telegram Messenger:
                                                                dan keadilan dalam seluruh aktivitas
                @posindonesia_officialbot;
                                                                bisnis di unit kerjanya. Pos Indonesia
          f. E-mail:
                                                                memiliki kode etik yang berlaku bagi
                halopos@posindonesia.co.id;
                                                                seluruh    level   organisasi     melalui
          g. Facebook:
                                                                Keputusan Bersama Dewan Komisaris
                http://www.facebook.com/Pos
                                                                dan Direksi PT. Pos Indonesia Nomor
                Indonesia;
                                                                439/DEKOM/1014 dan Nomor KD.85/
          h. Twitter @posindonesia;
                                                                DIRUT/1014 tentang Pedoman Etika
          i.    Instagram @posindonesia.ig;
                                                                Bisnis dan Tata Perilaku (Code of
          j.    Channel Youtube Pos Indonesia
                                                                Conduct) Insan Pos Indonesia.
                h t t p s : / / w w w.y o u t u b e . c o m /
                PosIndonesiajuara.
       5. Media Internal melalui Wahana Pos
       6. Pertemuan / Pameran / expo




242   Laporan Tahunan 2024
Page 244
   Pembahasan                      Laporan                                  Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                       Sosial dan Lingkungan
                                   Tata Kelola Perusahaan




           Dalam          pengembangan
           perusahaan telah menyusun Pedoman
                                             ETIKA BISNIS DAN
                                                  GCG,


           Etika Bisnis dan Tata Perilaku TATA PERILAKU


           mengupayakan penerapan standar (CODE OF
           (Code of Conduct). Perusahaan


           etika terbaik dalam menjalankan
           aktivitas bisnisnya sesuai dengan
                                             CONDUCT)
                                                            Pos Indonesia menyadari sepenuhnya
           visi, misi dan budaya perusahaan
                                                            bahwa hubungan yang baik dengan
           yang berisikan nilai-nilai etika bisnis
                                                            semua    stakeholders                merupakan
           dan tata perilaku bagi setiap insan
                                                            syarat   utama        bagi     sustainability
           Pos Indonesia, yang menjadi acuan
                                                            Perusahaan. Hubungan baik dibangun
           dalam kegiatan operasional pekerjaan
                                                            oleh komitmen untuk melaksanakan
           sehari-hari. Perusahaan menyadari
                                                            praktik-praktik GCG atau Tata Kelola
           sepenuhnya bahwa hubungan yang
                                                            Perusahaan yang Baik, salah satunya
           baik dengan pemangku kepentingan
                                                            adalah dengan mengimplementasikan
           dan       peningkatan    nilai   Pemegang
                                                            sikap dan/atau sifat yang tertuang
           Saham dalam jangka panjang hanya
                                                            dalam Pedoman Etika Bisnis dan Tata
           dapat       dicapai   melalui     integritas
                                                            Perilaku (Code of Conduct) Insan Pos
           bisnis dalam setiap aktivitas bisnis
                                                            Indonesia.
           perusahaan sebagaimana tercantum
           dalam Pedoman Etika Bisnis dan Tata              Pos Indonesia memiliki kode etik yang
           Perilaku. Substansi Aturan Perilaku              berlaku bagi seluruh level organisasi
           dimaksudkan agar dapat mewujudkan                yang dituangkan dalam Keputusan
           nilai-nilai luhur yang dianut oleh               Bersama Dewan Komisaris dan Direksi
           seluruh insan Pos menjadi tindakan               PT Pos Indonesia (Persero) Nomor:
           nyata dalam operasional sehari-hari              446/Dekom/1221 dan Nomor: KD.125/
           dalam berinteraksi dengan sesama                 DIRUT/1221 tanggal 31 Desember 2021
           Insan Pos maupun dengan stakeholders             tentang Pedoman Etika Bisnis dan
           lainnya. Agar Aturan Perilaku ini dapat          Tata Perilaku (Code of Conduct) Insan
           dijadikan bahan referensi pencegahan             Pos Indonesia.
           timbulnya       permasalahan        maupun
           ketika menghadapi situasi dilematis
           yang sulit diantisipasi.




                                                                                    Laporan Tahunan 2024     243
Page 245
                                                          Laporan
              Highlight                                                                       Profil Perusahaan
                                                  Kepada Pemegang Saham




       Etika Bisnis dan Tata Perilaku ini                     4. Menjelaskan secara rinci standar
       disusun untuk menjadi acuan perilaku                        etika agar Insan Pos Indonesia
       bagi Dewan Komisaris, Direksi, dan                          dapat        menilai    bentuk       kegiatan
       seluruh      karyawan            sebagai       Insan        yang diinginkan dan membantu
       Pos     Indonesia           dalam      mengelola            memberikan            pertimbangan         jika
       Perusahaan guna mencapai purpose,                           menemui         keragu-raguan            dalam
       visi, misi, dan tujuan Perusahaan. Pos                      bertindak.
       Indonesia mengupayakan penerapan
                                                              Muatan Aturan Perilaku
       standar            etika      terbaik          dalam
                                                              Code         of      Conduct          Perusahaan
       menjalankan               aktivitas     bisnisnya
                                                              merupakan            sekumpulan              norma,
       yang menjadi acuan dalam kegiatan
                                                              nilai, serta tindak perbuatan yang
       operasional              pekerjaan         sehari-
                                                              diyakini      oleh        jajaran     perusahaan
       hari. Code of Conduct (CoC) juga
                                                              sebagai suatu standar perilaku yang
       dapat dipedomani sebagai referensi
                                                              ideal bagi Perusahaan. Perilaku yang
       pencegahan timbulnya permasalahan
                                                              ideal tersebut wajib dikembangkan
       maupun ketika menghadapi situasi
                                                              berdasarkan nilai-nilai luhur yang
       dilematis yang sulit diantisipasi.
                                                              diyakini          dapat     menjadi          budaya
       Penerapan           Etika    Bisnis     dan     Tata   Perusahaan. Dari nilai-nilai luhur yang
       Perilaku           ini      secara      terperinci     telah ada pada Perusahaan, ditetapkan
       dimaksudkan untuk:                                     aturan perilaku yang secara garis
       1.   Mengidentifikasi            nilai-nilai     dan   besar berisi sebagai berikut:
            standar etika selaras dengan visi
                                                              1.   Standar Etika Bisnis
            dan misi Perusahaan;
                                                                   Perusahaan               mengembangkan
       2. Menjabarkan tata nilai sebagai
                                                                   Pedoman          Etika         Bisnis     yang
            landasan etika yang harus diikuti
                                                                   merupakan             standar        perilaku
            oleh Insan Pos Indonesia dalam
                                                                   dalam        berbisnis         dan      menjadi
            menjalankan tugas;
                                                                   panduan bagi Perusahaan sebagai
       3. Menjadi acuan perilaku Insan Pos
                                                                   suatu entitas dalam berinteraksi
            Indonesia           dalam    melaksanakan
                                                                   dan     berhubungan            dengan     para
            tugas dan tanggung jawab masing-
                                                                   pemangku kepentingan. Penerapa
            masing dan berinteraksi dengan
                                                                   etika    bisnis        diharapkan         dapat
            stakeholdersPerusahaan;
                                                                   membantu             Perusahaan           untuk
                                                                   meningkatkan            kinerja         dengan




244   Laporan Tahunan 2024
Page 246
   Pembahasan                         Laporan                                     Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                             Sosial dan Lingkungan
                                      Tata Kelola Perusahaan




               tetap memperhatikan kepentingan                      kerja sesama insan Pos Indonesia,
               dari shareholder dan stakeholders                    antara atasan dengan bawahan.
               secara beretika dan berlandaskan                     Etika    menghindarkan              diri   dari
               peraturan dan hukum yang berlaku.                    penyuapan, benturan kepentingan,
               Standar        etika    bisnis     misalnya          gratifikasi, entertainment, narkoba
               mengatur bagaimana setiap insan                      dan miras, serta penyalahgunaan
               pos mempunyai integritas dalam                       jabatan diatur juga pada Standar
               melakukan             seluruh       aktivitas        Tata Perilaku. Seluruh karyawan
               bisnis dan pekerjaannya. Selain                      diwajibkan           untuk           menjaga
               itu     pada    Standar      Etika       Bisnis      kerahasiaan data dan informasi
               diatur etika perusahaan dengan                       perusahaan,          harta perusahaan,
               pemegang          saham,           karyawan          serta keamanan, kesehatan dan
               (hubungan industrial), konsumen,                     keselamatan (K3) saat bekerja.
               pesaing,       penyedia      barang        dan       Pada Standar Tata Perilaku juga
               jasa,     mitra         kerja,      investor,        memuat terkait aturan keterlibatan
               pemerintah,        masyarakat,           media       dalam politik, pernyataan palsu,
               massa, pengelolaan lingkungan,                       klaim palsu dan konspirasi serta
               serta organisasi profesi. Sistem                     diatur juga tentang penghormatan
               pengadaan         konntrak        pekerjaan          terhadap       Hak       atas      Kekayaan
               juga diatur dalam Standar Etika                      Intelektual.
               Bisnis ini.
                                                                 Penyebarluasan Kode Etik
           2. Standar Tata Perilaku
                                                                 Sosialisasi      CoC       kepada         Dewan
               Standar        tata     perilaku         harus
                                                                 Komisaris,       Direksi,      dan       seluruh
               dimiliki setiap insan Pos Indonesia
                                                                 karyawan             telah            dilakukan
               dan      menjadi        panduan          dalam
                                                                 menggunakan         beberapa          media,    di
               berinteraksi          dan   berhubungan,
                                                                 antaranya adalah melalui Learning
               dalam melakukan seluruh aktivitas
                                                                 Management System (LMS) dan Google
               bisnis dan pekerjaan sehari-hari.
                                                                 Classroom       (GCR).      LMS       digunakan
               Penerapan tata perilaku diharapkan
                                                                 bagi karyawan organik sedangkan
               dapat      menjadikan            insan     Pos
                                                                 GCR    digunakan         untuk        karyawan
               Indonesia mempunyai integritas,
                                                                 non   organik.       Tahapan          sosialisasi
               sikap jujur, adil, dan mendahulukan
                                                                 pada kedua media tersebut adalah
               kepentingan Perusahaan di atas
                                                                 pembelajaran mandiri menggunakan
               kepentingan pribadi. Pada Standar
                                                                 media power point dilanjutkan dengan
               Tata Perilaku diatur tentang etika
                                                                 posttest.     Karyawan        yang      berhasil




                                                                                          Laporan Tahunan 2024        245
Page 247
                                                      Laporan
              Highlight                                                               Profil Perusahaan
                                              Kepada Pemegang Saham




       mendapatkan nilai minimal 80% dalam                2. Hasil kajian dan usulan perbaikan
       posttest      tersebut      dianggap     lulus        disampaikan kepada Direktur SDM
       dan    akan        mendapatkan     sertifikat         dan Umum utnuk dikaji lebih lanjut,
                                                             lalu disampaikan ke Direktur
       digital. Sertifikat digital digunakan
                                                             Utama untuk persetujuan
       sebagai        Surat       Pernyataan      Pos
                                                          3. Jika diperlukan, Direktur Utama
       Indonesia di mana pada surat tersebut
                                                             dapat memerintahkan SPI untuk
       dinyatakan         bahwa    karyawan      yang        pengkajian laporan lebih lanjut
       bersangkutan telah paham dan akan                  4. Insan Pos yang diduga melanggar
       mengimplementasikan            CoC      dalam         etika bisnis (CoC) diberi hak untuk
       pekerjaan sehari-hari.                                  didengar penjelasannya sebelum
                                                               diputuskan        pemberian      hukdis/
       Pelaporan Pelanggaran
                                                               sanksi.
       Berikut ini merupakan hal-hal yang
       berkaitan dengan proses pelaporan                  Sanksi
       pelanggan, yaitu:                                  Berikut        ini     merupakan      hal-hal
       1.   Identitas yang dilaporkan harus               yang berkaitan dengan sanksi dari
            jelas                                         pelanggaran kode etik yang diterapkan
       2.   Identitas      pelapor      dijaga
                                                          di Perusahaan, yaitu:
            kerahasiaannya oleh Perusahaan,
                                                          1.   Perusahaan memberikan sanksi
            kecuali apabila diperlukan dalam
            tindak lanjut laporan sesuai                       yang tegas dan konsisten kepada
            kebijakan Perusahaan                               Insan Pos yang melanggar etika
       3.   Atasan langsung menindaklanjuti                    bisnis (CoC).
            laporan
                                                          2. Pengenaan sanksi atas bentuk
       4.   Pelaporan dilakukan secara jujur,
                                                               pelanggaran         yang      dilakukan
            dilandasi niat baik disertai data/
            bukti akurat                                       oleh      Komisaris     dan      Direksi,
       5.   Insan Pos dilarang melakukan                       berpedoman pada anggaran dasar
            tindakan pemusuhan, pembalasan,                    Perusahaan dan keputusan RUPS
            dan tindakan merugikan lainnya                3. Pengenaan            sanksi      terhadap
       Penanganan Pelanggaran                                  karyawan perusahaan dilakukan
       Berikut ini merupakan hal-hal yang                      sesuai ketentuan Perusahaan
       berkaitan dengan proses penanganan
                                                          Pelanggaran dan Sanksi di Tahun 2024
       pelanggan, yaitu:
                                                          Tidak       terdapat    pelanggaran       kode
       1.   Laporan ditindaklanjuti melalui
                                                          etik yang terjadi di Pos Indonesia
            pengkajian   atau   pemeriksaan
                                                          sepanjang 2024
            sebagai    bahan   pertimbangan
            dalam pemberian tindakan disiplin,
            sanksi, atau tindakan perbaikan
            lainnya




246   Laporan Tahunan 2024
Page 248
   Pembahasan                       Laporan                                  Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                        Sosial dan Lingkungan
                                    Tata Kelola Perusahaan




           WHISTLE BLOWING SYSTEM
           Whistleblowing           System         adalah    Indonesia (Persero) yang ditugaskan
           sistem yang mengelola pengaduan/                  mengadministrasikan                  Pelaporan
           pengungkapan          mengenai       perilaku     Pelanggaran mulai dari penerimaan
           melawan hukum, perbuatan tidak etis/              laporan Pelanggaran sampai dengan
           tidak      semestinya,    secara     rahasia,     pembuatan laporan akhir penanganan
           anonim, dan mandiri (independent)                 pelaporan dan penyimpanan dokumen.
           yang digunakan untuk mengoptimalkan               Agar     pelaksanaan        WBS       berjalan
           peran serta Insan Pos dan mitra kerja             efisien dan efektif dibentuk Komite
           dalam mengungkap Pelanggaran yang                 WBS/Whistleblowing                     System
           terjadi di lingkungan Perusahaan.                 Committee (WBS) dengan komposisi
           Whistleblowing           System          (WBS)    sebagai berikut:
           berperan       penting       dalam      sistem    1.   Komite Pengarah dengan susunan
           pengawasan terhadap kemungkinan                        sebagai berikut:
           terjadinya pelanggaran, kecurangan                     a. Direktur Sumber Daya Manusia
           maupun pelanggaran etika di Pos                           dan Umum sebagai ketua;
           Indonesia.         Pemanfaatan            WBS          b. Direktur     Bisnis      Kurir    dan
           diperuntukan          bagi      siapa     saja            Logistik sebagai anggota;
           yang memiliki informasi dan ingin                      c. Direktur        Keuangan          dan
           melaporkan            suatu       perbuatan               Manajemen         Risiko       sebagai
           berindikasi pelanggaran yang terjadi                      anggota;
           di lingkungan Pos Indonesia. WBS di               2. Komite Pelaksana dengan susunan
           lingkungan Pos Indonesia berfokus                      sebagai berikut:
           kepada       materi      yang     dilaporkan           a. Kepala Internal Audit sebagai
           sehingga pelapor tidak perlu khawatir                     ketua merangkap anggota;
           identitasnya          terungkap         karena         b. Corporate     Secretary        sebagai
           Pos Indonesia akan merahasiakan                           wakil ketua merangkap anggota;
           identitas diri pelapor/ whistleblower.                 c. VP Risk and Fraud Management
           Wistleblowing system Pos Indonesia                        sebagai sekretaris merangkap
           diatur     dalam      Keputusan      Bersama              anggota;
           Direksi dan Dewan Komisaris PT                         d. SVP Human Capital Management
           Pos       Indonesia     (Persero)       Nomor             sebagai anggota;
           KD.026/DIRUT/0322 dan Nomor 072/                       e. SVP Finance;
           DEKOM/0322 tanggal 31 Maret 2022                       f. VP   Legal,      Governance       and
           tentang        Whistleblowing           System            Compliance sebagai anggota;
           di    PT     Pos   Indonesia       (Persero).          g. Deputi Internal Audit Bidang
           Pengadministrasi WBS adalah Komite                        Pemeriksaan Investigatif dan
           Audit      Dewan      Komisaris      PT    Pos            Tindak Lanjut sebagai anggota;




                                                                                     Laporan Tahunan 2024     247
Page 249
                                                      Laporan
              Highlight                                                                 Profil Perusahaan
                                              Kepada Pemegang Saham




       Penyampaian Pelaporan Pelanggaran                  2. Perlindungan Pelapor diharapkan
       1.   Pelapor        dapat        menyalurkan           untuk       mendorong            terjadinya
            pengaduan                         melalui         Pelaporan       pelanggaran            serta
            Pengadministrasi         WBS,     dengan          menjamin        keamanan            Pelapor
            fasilitas sebagai berikut :                       maupun keluarganya;
            a. Surat ditujukan kepada : Komite            3. Perusahaan memberikan jaminan
               Audit Dewan Komisaris PT Pos                   Perlindungan        kepada          Pelapor
               Indonesia (Persero) Gedung Pos                 (Whistleblower Protection) dalam
               Ibukota Jalan Gedung Kesenian                  bentuk sebagai berikut :
               Nomor 2 Lantai 2 Jakarta 10710                a. Perlindungan pengamanan atas
               atau       Graha     Pos     Indonesia            tindakan balasan baik berupa
               Jalan Banda nomor 30 Lantai 7                     fisik    maupun        tekanan        dari
               Bandung 40115 (dengan format                      Terlapor atau Korporasi;
               surat yang telah disediakan)                  b. Perlindungan           atas    perlakuan
            b. Telepon : 021-3521205                             yang merugikan yaitu:
            c. Faksimile : 021-3452533                           •    Pemecatan yang tidak adil;
            d. Email : wbs@posindonesia.co.id                    •    Penurunan atau pembebasan
            e. Website      :     wbs.posindonesia.                   jabatan/grade, pangkat atau
               co.id                                                  gaji;
       2. Pelaporan bersifat rahasia;                            •    Pelecehan atau diskriminasi
       3. Pelaporan         pelanggaran        harus                  dalam segala bentuknya;
            ditindaklanjuti oleh Pengelola WBS                   •    Catatan     yang        merugikan
            paling lama 30 (tiga puluh) hari                          dalam     file     data      pribadi
            sejak laporan diterima.                                   (personal file record).
                                                                 •    Penghambatan karir
       Perlindungan              Bagi        Pelapor/
                                                             c. Perlindungan           atas     gugatan/
       Whistleblower
                                                                 tuntutan hukum :
       1.   Perusahaan berkomitmen untuk
                                                                 •    Apabila Pelapor mendapat
            melindungi Pelapor pelanggaran
                                                                      gugatan           balik          dari
            yang beritikad baik dan Perusahaan
                                                                      Terlapor, Perusahaan wajib
            akan       patuh      terhadap    segala
                                                                      memberikan bantuan hukum
            peraturan          perundangan       yang
                                                                      sampai dengan selesainya
            terkait serta best practices yang
                                                                      putusan    yang         mempunyai
            berlaku dalam penyelenggaraan
                                                                      kekuatan hukum tetap;
            WBS




248   Laporan Tahunan 2024
Page 250
   Pembahasan                        Laporan                                     Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                            Sosial dan Lingkungan
                                     Tata Kelola Perusahaan




                     •   Apabila       Terlapor         juga   Penanganan Pengaduan
                         termasuk         sebagai     saksi,   1.   Penerimaan pelaporan
                         Perusahaan cq. VP Legal,                   Pelaporan        pelanggaran          harus
                         Governace and Complience                   segara        ditindaklanjuti          oleh
                         dapat                mengajukan            Pengadministrasi WBS dan Paling
                         perlindungan         saksi     dan         lama dalam, waktu 30 hari sejak
                         korban     kepada        Lembaga           laporan      pelanggaran           diterima,
                         Perlindungan         Saksi     dan         sudah diputuskan untuk diteruskan
                         Korban (LPSK).                             atau     tidak    ke     Whistleblowing
               d. Perlindungan            atas     identitas        System        Committee             (WBSC).
                     pribadi       (apabila          Pelapor        Perbuatan Yang dapat Dilaporkan:
                     menginginkan          dirinya     tetap        a. Tidak Pidana Korupsi;
                     dirahasiakan);                                    •   Korupsi Suap Menyuap
               e. Pelapor yang terlibat dalam                          •   Korupsi               Penggelapan
                     perbuatan       yang        dilaporkan                Jabatan
                     (justice                collaborator)             •   Korupsi Tindak Pemerasan
                     mendapatkan perlindungan dan                      •   Korupsi Gratifikasi
                     keringanan hukuman disiplin,                      •   Korupsi                     Benturan
                     apabila       Pelapor        karyawan                 Kepentingan
                     Perusahaan.                                       •   Korupsi Perbuatan Curang
               f. VP             Legal,          Governace             •   Korupsi Keuangan Negara
                     and         Complience           dapat         b. Kecurangan/Fraud;
                     mengusahakan agar pemberian                    c. Perbuatan melanggar hukum
                     keterangan       oleh           pelapor           antara lain:
                     tanpa bertatap muka dengan                        •   Penggunaan                 kekerasan
                     Terlapor, pada setiap tingkat                         terhadap        karyawan        atau
                     pemeriksaan perkara dalam hal                         pimpinan;
                     pelanggaran      tersebut        masuk            •   Penggunaan narkoba;
                     pada       sengketa         pengadilan            •   Pelecehan                   dan/atau
                     sesuai       dengan         ketentuan                 kesusilaan;
                     perundang-undangan                yang            •   Perbuatan kriminal lainnya;
                     berlaku.                                          •   Mark-up.




                                                                                         Laporan Tahunan 2024      249
Page 251
                                                       Laporan
             Highlight                                                                  Profil Perusahaan
                                               Kepada Pemegang Saham




          d. Pelanggaran         Pedoman         Etika        c. Bila Pelapor adalah karyawan,
              Perusahaan (Code of Conduct)                        maka       Pengadministrasi         WBS
              atau Pelanggaran norma-norma                        wajib      memberikan        informasi
              kesopanan         pada      umumnya.                perkembangan             penanganan
              Pelanggaran terhadap Pedoman                        hasil   Pelaporan        Pelanggaran
              Etika      Perusahaan       (Code      of           tersebut           kepada      Pelapor.
              Conduct)       atau      Pelanggaran                Pemberian             informasi           ini
              norma-norma           kesopanan        ini          dilakukan      dengan       mengingat
              akan       ditindaklanjuti       dengan             asas kerahasiaan antara Pelapor
              pembentukan             Komite       Etik           dengan              Pengadministrasi
              dengan        Keputusan          Direksi            WBS, termasuk di dalamnya
              dan/ atau Keputusan Bersama                         kerahasiaan          terhadap        apa
              Dewan Komisaris dan Direksi;                        yang    terjadi      pada      Terlapor.
          e. Perbuatan         lain    yang      dapat            Pembocoran sifat kerahasiaan
              menimbulkan kerugian finansial                      ini     oleh         Pelapor        akan
              atau       non-finansial       terhadap             menghapuskan                kewajiban
              Perusahaan        atau     merugikan                Perusahaan           atas      jaminan
              kepentingan              Perusahaan,                kerahasiaan          yang    diberikan
              misalnya       penggunaan         media             kepadanya dan dalam kasus
              sosial yang tidak sesuai dengan                     tertentu dapat mengakibatkan
              ketentuan.                                          hilangnya perlindungan kepada
       2. Klarifikasi                                             Pelapor;
          a. Klarifikasi        dilakukan         oleh        d. Dalam        hal     Pelapor      adalah
              Komite       WBS        yang     apabila            orang luar (masyarakat) dan
              diperlukan melibatkan tim dari                      bukan karyawan Perusahaan,
              lintas fungsi;                                      Kebijakan komunikasi dengan
          b. Klarifikasi        Pengadministrasi                  Pelapor      ini    dapat    diberikan.
              WBS dengan Pelapor sebelum                          Hal ini berlaku bila ia bersedia
              diteruskan ke WBSC, dilakukan                       menandatangani          kesepakatan
              untuk memperoleh informasi                          tertulis    tentang      kerahasiaan
              mengenai penanganan kasus                           informasi baik yang ia terima
              yang dilaporkannya (telaah awal                     dari       Perusahaan,         maupun
              apakah       dapat      ditindaklanjuti             yang       disampaikan          kepada
              atau tidak);                                        Perusahaan.




250   Laporan Tahunan 2024
Page 252
   Pembahasan                        Laporan                              Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                     Sosial dan Lingkungan
                                     Tata Kelola Perusahaan




           3. Investigasi                                     Independensi petugas investigasi
               Semua           laporan          mengenai      sangat penting karena objektivitas
               pelanggaran           akan       dilakukan     dan     kewajaran      serta       keadilan
               investigasi lebih lanjut, dengan               dalam        memberikan           penilaian
               tujuan       untuk    sedapat     mungkin      hasil temuan akan menentukan
               mengumpulkan             semua        bukti    kredibilitas pengelola WBS. Proses
               yang ada, sehingga dapat ditarik               investigasi harus bebas dari bias
               kesimpulan            apakah       laporan     dan dilakukan tidak tergantung
               pelanggaran tersebut benar atau                dari siapa yang melaporkan atau
               bahkan sebaliknya, atau bahkan                 siapapun terlapor. Terlapor harus
               ditemukan        tidak     cukup      bukti    diberi kesempatan penuh untuk
               untuk mendukung tindak lanjut.                 memberikan          penjelasan         atas
               Investigasi dilakukan dalam hal:               bukti-bukti yang ditemui, termasuk
               a. Terlapor          adalah      karyawan      pembelaan bila diperlukan.
                     atau organ pendukung Dewan               Pelaksana        investigasi         terdiri
                     Komisaris, investigasi dilakukan         dari     Komite         WBS,         dalam
                     oleh    WBSC       yaitu     Internal    melaksanakan tugasnya dilarang
                     Audit c.q. Deputi Pemeriksaan            melakukan intimidasi. Dalam hal
                     Investigasi dan Tindak Lanjut            kasus yang serius dan sensitif,
                     atau Investigasi eksternal yang          patut       dipertimbangkan          untuk
                     ditunjuk oleh Direksi;                   menggunakan investigator/ auditor
               b. Terlapor           adalah       Direksi,    eksternal yang independen dalam
                     Investigasi      dilakukan      oleh     melakukan       investigasi        laporan
                     Dewan Komisaris c.q. Komite              pelanggaran tersebut.
                     audit atau investigasi eksternal         Pelaksana Investigasi terdiri dari
                     yang    ditunjuk     oleh     Dewan      Komite WBS; Pelaksana investigasi
                     Komisaris;                               harus memiliki kriteria sebagai
               c. Terlapor          adalah      Komisaris,    berikut :
                     Investigasi              merupakan       a. Mempunyai         integritas       yang
                     kewenangan                 Pemegang         tinggi;
                     Saham berdasarkan            laporan     b. Mempunyai kemampuan untuk
                     dari   dewan      komisaris     yang        melakukan investigasi;
                     menerima         masukan         dari    c. Mempunyai                kemampuan
                     pengadministrasi WBS.                       analisis yang tinggi;
                                                              d. Kemampuan                     melakukan
                                                                 penilaian dengan baik (sound
                                                                 judgement);




                                                                                  Laporan Tahunan 2024       251
Page 253
                                                       Laporan
             Highlight                                                                 Profil Perusahaan
                                               Kepada Pemegang Saham




          e. Objektif;                                            undangan yang berlaku;
          f. Memiliki                   kemampuan             b. Apabila berdasarkan investigasi
              kominukasi yang baik;                               terlapor          tidak        terbukti
          g. Memiliki kemampuan diplomasi                         melakukan pelanggaran, makan
              yang baik.                                          nama baik dan seluruh haknya
          Pelaksana          Investigasi        dalam             dipulihkan;
          melakukan Investigasi:                              c. Apabila berdasarkan investigasi
          a. tidak diperkenankan melakukan                        tidak     ditemukan        bukti-bukti
              intimidasi;                                         dan        berindikasi         laporan
          b. berhak         meminta          informasi            palsu      atau     fitnah,    khusus
              tentang               tugas          dan            pelapor     internal      perusahaan
              materi             Investigasi       dari           dapat      dikenakan          hukuman
              Pengadministrasi           WBS       dan            disiplin sesuai ketentuan yang
              WBSC;                                               berlaku     di    Perusahaan        dan
          c. tidak         berhak            menerima             sesuai peraturan perundang-
              informasi identitas Pelapor;                        undangan yang berlaku;
          d. berkewajiban             merahasiakan            d. Penindakan dapat juga berupa
              atas       segala     informasi     yang            pelaporan pidana kepada yang
              diperoleh dari Investigasi;                         berwajib atau gugatan perdata.
          Pelaksana Investigasi dalam waktu                5. Laporan Akhir
          paling lama 7 (tujuh) hari kerja                    a. Laporan akhir atas pelaporan
          setelah        pelaksanaan        Investigasi           pelanggaran dibuat oleh WBSC
          harus melaporkan secara rahasia                         dikirimkan        kepada      Direktur
          dan segera kepada WBSC dengan                           Utama dan ditembuskan kepada
          tembusan kepada Pengadministrasi                        pengadministrasi WBS dalam
          WBS. Untuk menerima informasi                           hal ini komite audit dan oleh
          tambahan, WBSC dapat meminta                            tim investigasi hasil tersebut
          Pelaksana          Investigasi         untuk            dipresentasikan/dilaporkan
          mempresentasikan hasil laporan                          kepada       Dewan         Komisaris,
          Investigasi di dalam rapat WBSC.                        Direksi     dan      diinformasikan
       4. Penindakan                                              kepada Pelapor;
          a. Apabila                    berdasarkan           b. Pelanggaran yang berulang dan
              investigasi         terlapor     terbukti           sistemik      dilaporkan       kepada
              melakukan                 pelanggaran,              direksi      yang         bertanggung
              dilakukan penindakan hukuman                        jawab atas permasalahan yang
              disiplin sesuai ketentuan yang                      dilaporkan        dan     mempunyai
              berlaku       di     Perusahaan      dan            kewenangan untuk melakukan
              sesuai peraturan perundang-                         perbaikan;



252   Laporan Tahunan 2024
Page 254
   Pembahasan                        Laporan                            Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                   Sosial dan Lingkungan
                                     Tata Kelola Perusahaan




                c. Hasil laporan akhir diarsipkan               •   Meminta VP Hukum untuk
                     dengan tertib sebagai dokumen                  melakukan           perlindungan
                     dan     disimpan       dalam    waktu          kepada         Pelapor         dan
                     sesuai        dengan         peraturan         keluarganya       dan      bantuan
                     pengarsipan       di     Perusahaan.           hukum apabila diperlukan;
                     Apabila pelanggaran tersebut               •   Menghadiri        rapat      pleno
                     diteruskan          ke         proses          yang diselenggarakan oleh
                     pengadilan, dokumen tersebut                   Pengadministrasi WBS.
                     dapat     dipergunakan         sebagai   b. Kewajiban WBSC adalah :
                     barang bukti.                              •   Menerima                 Pelaporan
                                                                    Pelanggaran                    dari
           Pihak yang Mengelola Pengaduan
                                                                    Pengadministrasi WBS;
           WBS di Pos Indonesia saat ini dikelola
                                                                •   Menindaklanjuti             dengan
           oleh:
                                                                    melakukan           pemeriksaan
           1.   Komite Audit Dewan Komisaris
                                                                    atas laporan yang diterima
                sebagai                Pengadministrasi
                                                                    dari pengadministrasi WBS;
                WBS        yaitu   sebagai        pengelola
                                                                •   Meminta          kepada         VP
                pelaporan pelanggaran mulai dari
                                                                    Hukum      untuk         melakukan
                penerimaan laporan pelanggaran
                                                                    perlindungan dan bantuan
                sampai dengan pembuatan laporan
                                                                    hukum       kepada         pelapor
                akhir penanganan pengaduan dan
                                                                    dan      keluarganya        apabila
                penyimpanan dokumen;
                                                                    diperlukan;
           2. Komite          Whistleblowing        System
                                                                •   Mempresentasikan              hasil
                (WBSC)        Komite        WBS     sebagai
                                                                    tindak     lanjut        Pelaporan
                pelaksana WBS yang terdiri dari
                                                                    Pelanggaran                 kepada
                Komite Pengarah yang diketuai oleh
                                                                    Dewan        Komisaris         c.q.
                Direktur Sumber Daya Manusia
                                                                    Komite        Audit         apabila
                dan Umum dan Komite Pelaksana
                                                                    Pelanggaran dilakukan oleh
                yang diketuai oleh Kepala Internal
                                                                    Direktur     Utama        dan/atau
                Audit. WBSC mempunyai hak dan
                                                                    Dewan Komisaris, apabila
                kewajiban sebagai berikut:
                                                                    Pelanggaran dilakukan oleh
                a. Hak WBSC adalah :
                                                                    Direktur    maka         presentasi
                     •   Berhak meminta konfirmasi
                                                                    hasil tindak lanjut Pelaporan
                         atas pelaporan Pelanggaran
                                                                    Pelanggaran                 kepada
                         dari Pengadministrasi WBS;
                                                                    Direktur Utama;
                     •   Berhak atas akses langsung
                                                                •   Merekomendasikan kepada
                         kepada Direksi dan Dewan
                                                                    Direktur     Utama        dan/atau
                         Komisaris;



                                                                                Laporan Tahunan 2024      253
Page 255
                                                     Laporan
             Highlight                                                                 Profil Perusahaan
                                             Kepada Pemegang Saham




                  Dewan       Komisaris          untuk        c. Apabila       laporan          tersebut
                  melakukan tindakan kepada                      tidak     terbukti    kebenarannya,
                  Terlapor     yang       oleh     tim           maka              anggota           yang
                  investigasi yang terdiri dari                  bertalian     dipulihkan       kembali
                  fungsi dinyatakan           cukup              keanggotaannya dalam WBSC.
                  bukti      telah     melakukan              d. Dalam       hal     Komisaris       atau
                  Pelanggaran agar diproses                      Direksi     berada      pada      posisi
                  lebih lanjut sesuai dengan                     Terlapor, WBSC harus membuat
                  ketentuan;                                     laporan kepada Komisaris c.q.
              •   Setiap triwulan atau sesuai                    Komite Audit.
                  kebutuhan membuat laporan
                                                         Pengaduan
                  kepada       Direktur      Utama
                                                         Sepanjang tahun 2024 tidak terdapat
                  dan/atau Dewan Komisaris
                                                         pengaduan yang masuk melalui WBS
                  c.q. Komite Audit sebagai
                                                         Laporan Administrasi Pengelolaan
                  Pengadministrasi WBS atas
                                                         WBS telah dibuat tiap triwulan dan
                  setiap laporan yang diterima
                                                         dikirimkan kepada Dewan Komisaris:
                  dari Pengadministrasi WBS;
                                                         1.   Laporan Pengelolaan Administrasi
              •   Melakukan          tugas        lain
                                                              WBS Triwulan IV tahun 2023
                  yang        diberikan           oleh
                                                              dikirim kepada Dewan Komisaris
                  Dewan       Komisaris           atau
                                                              dengan surat Ketua Komite Audit
                  Pengadministrasi               WBS
                                                              nomor: C.Pos.7968/KAD 100/
                  sesuai dengan ketentuan.
                                                              KA/2024 tanggal 6 Fberuari 2024,
          Dalam hal anggota WBSC dalam
                                                              perihal : Laporan Pengelolaan
          posisi Terlapor maka:
                                                              Administrasi Whistle Blowing
          a. Anggota yang bertalian harus
                                                              System (WBS) PT Pos Indonesia
              dinonaktifkan dari keanggotaan
                                                              (Persero), Triwulan IV Tahun 2023.
              WBSC selama tindak lanjut atas
                                                         2. Laporan Pengelolaan Administrasi
              proses pelaporan berlangsung.
                                                              WBS Triwulan I tahun 2024 dikirim
          b. Apabila         laporan       tersebut
                                                              kepada Dewan Komisaris dengan
              berdasarkan hasil pemeriksaan
                                                              surat Ketua Komite Audit nomor:
              dari auditor eksternal/internal
                                                              C.Pos.29749/KAD 100/KA/2024
              dinyatakan      terbukti,     anggota
                                                              tanggal 21 Mei 2024, perihal :
              tersebut diberhentikan sebagai
                                                              Laporan Pengelolaan Administrasi
              anggota WBSC;
                                                              Whistle Blowing System (WBS) PT
                                                              Pos Indonesia (Persero), Triwulan
                                                              I Tahun 2024.




254   Laporan Tahunan 2024
Page 256
   Pembahasan                      Laporan                                   Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                        Sosial dan Lingkungan
                                   Tata Kelola Perusahaan




           3. Laporan Pengelolaan Administrasi WBS Triwulan II tahun 2024 dikirim
               kepada Dewan Komisaris dengan surat Ketua Komite Audit nomor:
               C.Pos.45538/KAD 100/KA/2024 tanggal 26 Juli 2024, perihal : Laporan
               Pengelolaan Administrasi Whistle Blowing System (WBS) PT Pos Indonesia
               (Persero), Triwulan II Tahun 2024.
           4. Laporan Pengelolaan Administrasi WBS Triwulan III tahun 2024 dikirim
               kepada Dewan Komisaris dengan surat Ketua Komite Audit nomor:
               C.Pos.69649/KAD 100/KA/2024 tanggal 29 Oktober 2024, perihal : Laporan
               Pengelolaan Administrasi Whistle Blowing System (WBS) PT Pos Indonesia
               (Persero), Triwulan III Tahun 2024.


           PEDOMAN PENGENDALIAN
           GRATIFIKASI
           Definisi Gratifikasi
           Menurut         penjelasan     pasal     12B     pengobatan cumacuma, dan fasilitas
           UndangUndang           Nomor     20    Tahun     lainnya. Gratifikasi tersebut baik yang
           2001      tentang       Perubahan        atas    diterima di dalam negeri maupun di
           Undang-Undang          Nomor     31    Tahun     luar negeri dan yang dilakukan dengan
           1999 tentang Pemberantasan Tindak                menggunakan sarana elektronik atau
           Pidana Korupsi. Gratifikasi            adalah    tanpa sarana elektronik.
           pemberian dalam arti luas, yakni                 Definisi di atas menunjukkan bahwa
           meliputi   pemberian         uang,    barang,    gratifikasi     sebenarnya            bermakna
           rabat (discount), komisi, pinjaman               sebagai       pemberian       yang     bersifat
           tanpa bunga, tiket perjalanan, fasilitas         netral. Berikut ini perbedaan hadiah,
           penginapan,         perjalanan        wisata,    gratifikasi, gratifikasi illegal, dan suap:


                                        Pemberian yang wajar, dilakukan karena hubungan baik
             Hadiah
                                        dan sama sekali tidak terikat dengan jabatan.

                                        Pemberian dalam arti luas kepada Pegawai Negeri/
             Gratifikasi
                                        Penyelenggara Negara.

                                        Pemberian yang berhubungan dengan jabatan dan
             Gratifikasi Ilegal
                                        berlawanan dengan kewajiban/tugas pihak penerima.

                                        Sifatnya transaksional atau adanya kesepakatan pihak
             Suap
                                        pemberi dan penerima.




                                                                                     Laporan Tahunan 2024     255
Page 257
                                                      Laporan
             Highlight                                                                  Profil Perusahaan
                                              Kepada Pemegang Saham




       Regulasi Gratifikasi                                       penjara    seumur        hidup      atau
       Gratifikasi       merupakan       salah    satu            pidana penjara paling singkat
       jenis tindak pidana korupsi baru yang                      4 (empat) tahun dan paling
       diatur dalam Pasal 12B dan Pasal 12C                       lama 20 (dua puluh) tahun, dan
       UndangUndang Nomor 31 Tahun 1999                           pidana denda paling sedikit Rp
       tentang Pemberantasan Tindak Pidana                        200.000.000,00 (dua ratus juta
       Korupsi jo. Undang-Undang Nomor 20                         rupiah) dan paling banyak Rp.
       Tahun 2001 tentang Perubahan atas                          1.000.000.000,00       (satu      miliar
       UndangUndang Nomor 31 Tahun 1999                           rupiah).
       tentang Pemberantasan Tindak Pidana                B. Pasal 12C
       Korupsi. Berikut pasal yang mengatur                  1.       Ketentuan           sebagaimana
       tentang gratifikasi:                                       dimaksud dalam Pasal 12 B ayat
       A. Pasal 12B                                               (1) tidak berlaku, jika penerima
          1. Setiap         gratifikasi       kepada              melaporkan       gratifikasi        yang
              pegawai             negeri          atau            diterimanya      kepada          Komisi
              penyelenggara negara dianggap                       Pemberantasan Tindak Pidana
              pemberian           suap,       apabila             Korupsi.
              berhubungan dengan jabatannya                  2. Penyampaian                       laporan
              dan yang berlawanan dengan                          sebagaimana dimaksud dalam
              kewajiban           atau     tugasnya,              ayat (1) wajib dilakukan oleh
              dengan        ketentuan       sebagai               penerima       gratifikasi        paling
              berikut:                                            lambat 30 (tiga puluh) hari
              a. yang nilainya Rp10.000.000,00                    kerja terhitng sejak tanggal
                  (sepuluh juta rupiah) atau                      gratifikasi tersebut diterima
                  lebih,     pembuktian       bahwa          3. Komisi Pemberantasan Tindak
                  gratifikasi      tersebut bukan                 Pidana Korupsi dalam waktu
                  merupakan suap dilakukan                        paling lambat 30 (tiga puluh) hari
                  oleh penerima gratifikasi;                      kerja sejak tanggal menerima
              b. yang nilainya kurang dari                        laporan       wajib      menetapkan
                  Rp10.000.000,00 (sepuluh juta                   gratifikasi dapat menjadi milik
                  rupiah), pembuktian bahwa                       penerima atau milik negara.
                  gratifikasi      tersebut       suap       4. Ketentuan          mengenai            tata
                  dilakukan        oleh    penuntut               cara      penyampaian           laporan
                  umum.                                           sebagaimana dimaksud dalam
          2. Pidana        bagi   pegawai        negeri           ayat (2) dan penentuan status
              atau       penyelenggara        negara              gratifikasi             sebagaimana
              sebagaimana                  dimaksud               dimaksud dalam ayat
              dalam ayat (1) adalah pidana



256   Laporan Tahunan 2024
Page 258
   Pembahasan                         Laporan                                  Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                          Sosial dan Lingkungan
                                      Tata Kelola Perusahaan




           Jenis-jenis Gratifikasi                                10. Merupakan         fasilitas    hiburan,
           A. Gratifikasi yang Wajib Dilaporkan                      fasilitas       wisata,         voucher
               1. Terkait        dengan         pemberian            oleh      pejabat/pegawai         dalam
                     layanan pada masyarakat diluar                  kegiatan       yang terkait dengan
                     penerimaan yang sah;                            pelaksanaan             tugas       dan
               2. Terkait dengan tugas dalam                         kewajibannya dengan pemberi
                     proses penyusunan anggaran                      gratifikasi yang tidak           relevan
                     diluar penerimaan yang sah;                     dengan          penugasan          yang
               3. Terkait dengan tugas dalam                         diterima;
                     proses      pemeriksaan,         audit,      11. Dalam rangka mempengaruhi
                     monitoringdan evaluasi diluar                   kebijakan/keputusan                    /
                     penerimaan yang sah;                            perlakuan                      pemangku
               4. Terkait       dengan      pelaksanaan              kewenangan;
                     perjalanan         dinas         diluar      12. Dalam pelaksanaan pekerjaan
                     penerimaan        yang     sah/resmi            yang terkait dengan jabatan
                     dari instansi;                                  dan        bertentangan          dengan
               5. Dalam         proses      penerimaan/              kewajiban/tugas                 pejabat/
                     promosi/mutasi pegawai;                         pegawai;
               6. Dalam          proses       komunikasi,      B. Gratifikasi      yang      Tidak      Wajib
                     negosiasi     dan      pelaksanaan           DilaporkanTidak semua gratifikasi
                     kegiatan     dengan      pihak     lain      tidak        boleh        diterima/wajib
                     terkait    dengan      pelaksanaan           dilaporkan kepada KPK. Mengingat
                     tugas dan kewenangannya;                     begitu    luasnya        ruang      lingkup
               7. Sebagai akibat dari perjanjian                  gratifikasi, perlu juga diuraikan
                     kerjasama/kontrak/                           bentuk-bentuk gratifikasi di luar
                     kesepakatan dengan pihak lain;               yang     wajib    dilaporkan.       Karena
               8. Sebagai ungkapan terima kasih                   secara     prinsip      terdapat     begitu
                     sebelum, selama atau setelah                 banyak bentuk pemberian yang
                     proses pengadaan barang dan                  sesungguhnya tidak terkait sama
                     jasa;                                        sekali dengan jabatan dan tidak
               9. Merupakan              hadiah        atau       berlawanan        dengan          kewajiban
                     souvenirbagi                 pegawai/        atau tugasnya, sehingga gratifikasi
                     pengawas/tamu                 selama         tersebut tidak wajib dilaporkan.
                     kunjungan dinas;                            Terdapat 4 (empat) karakteristik
                                                                 gratifikasi     yang     boleh      diterima
                                                                 yaitu:




                                                                                       Laporan Tahunan 2024     257
Page 259
                                                       Laporan
             Highlight                                                                  Profil Perusahaan
                                               Kepada Pemegang Saham




          1. Berlaku        umum,      yaitu     suatu        2. Keuntungan atau bunga dari
              kondisi         pemberian             yang          penempatan          dana,      investasi
              diberlakukan sama dalam hal                         atau kepemilikan saham pribadi
              jenis, bentuk, persyaratan atau                     yang berlaku umum;
              nilai, untuk semua peserta dan                  3. Manfaat          dari          koperasi,
              memenuhi prinsip kewajaran                          organisasi              kepegawaian
              atau kepatutan;                                     atau organisasi yang sejenis
          2. Tidak        bertentangan         dengan             berdasarkan keanggotaan, yang
              peraturan                perundang-                 berlaku umum;
              undangan yang berlaku;                          4. Perangkat atau perlengkapan
          3. Dipandang            sebagai       wujud             yang diberikan kepada peserta
              ekspresi,        keramah-tamahan,                   dalam       kegiatan         kedinasan
              penghormatan dalam hubungan                         seperti     seminar,         workshop,
              social      antar    sesama       dalam             konferensi,         pelatihan,      atau
              batasan nilai yang wajar; atau,                     kegiatan sejenis, yang berlaku
          4. Merupakan bentuk pemberian                           umum;
              yang berada dalam ranah adat                    5. Hadiah      tidak      dalam      bentuk
              istiadat, kebiasaan, dan norma                      uang atau alat tukar lainnya,
              yang hidup di masyarakat dalam                      yang dimaksudkan sebagai alat
              batasan nilai yang wajar                            promosi atau sosialisasi yang
                                                                  menggunakan logo atau pesan
          Berdasarkan         Pasal    2     ayat    (3)
                                                                  sosialisasi,        sepanjang       tidak
          Peraturan Komisi Pemberantasan
                                                                  memiliki     konflik        kepentingan
          Korupsi        Nomor     2   Tahun        2019
                                                                  dan berlaku umum;
          tentang         Pelaporan        Gratifikasi,
                                                              6. Hadiah,          apresiasi           atau
          terdapat 17 (tujuh belas) jenis
                                                                  penghargaan          dari    kejuaraan,
          gratifikasi yang dikecualikan/tidak
                                                                  perlombaan          atau      kompetisi
          wajib dilaporkan, yaitu:
                                                                  yang      diikuti     dengan       biaya
          1. Pemberian            dalam      keluarga
                                                                  sendiri dan tidak terkait dengan
              yaitu       kakek/nenek,         bapak/
                                                                  kedinasan;
              ibu/mertua, suami/istri, anak/
                                                              7. Penghargaan            baik       berupa
              menantu,        anak        angkat/wali
                                                                  uang atau barang yang ada
              yang sah, cucu, besan, paman/
                                                                  kaitannya dengan peningkatan
              bibi,      kakak/adik/ipar,      sepupu
                                                                  prestasi kerja yang diberikan
              dan keponakan, sepanjang tidak
                                                                  oleh       pemerintah            sesuai
              terdapat konflik kepentingan;
                                                                  dengan peraturan perundang-
                                                                  undangan yang berlaku;




258   Laporan Tahunan 2024
Page 260
   Pembahasan                        Laporan                                Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                       Sosial dan Lingkungan
                                     Tata Kelola Perusahaan




               8. Hadiah               langsung/undian,           12. Pemberian        terkait       dengan
                     diskon/rabat,        voucher,       point      pertunangan,                 pernikahan,
                     rewards,     atau     suvenir       yang       kelahiran,       akikah,             baptis,
                     berlaku umum dan tidak terkait                 khitanan,     potong         gigi,     atau
                     kedinasan;                                     upacara      adat/agama          lainnya
               9. Kompensasi               atau         honor       dengan batasan nilai sebesar Rp
                     atas    profesi     diluar    kegiatan         1.000.000,00 (satu juta rupiah)
                     kedinasan yang tidak terkait                   setiap pemberi;
                     dengan      tugasdan        kewajiban,       13. Pemberian        terkait       dengan
                     sepanjang         tidak       terdapat         musibah atau bencana yang
                     konflik kepentingan dan tidak                  dialami     oleh      diri     penerima
                     melanggar            peraturan/kode            Gratifikasi, suami, istri, anak,
                     etik      pegawai/pejabat           yang       bapak, ibu, mertua, dan/atau
                     bersangkutan;                                  menantu penerima Gratifikasi
               10. Kompensasi            yang      diterima         sepanjang tidak terdapat konflik
                     terkait     kegiatan         kedinasan         kepentingan,       dan        memenuhi
                     seperti                   honorarium,          kewajaran atau kepatutan;
                     transportasi,              akomodasi         14. Pemberian sesama rekan kerja
                     dan     pembiayaan        yang      telah      dalam rangka pisah sambut,
                     ditetapkan        dalam        standar         pensiun, mutasi jabatan, atau
                     biaya yang berlaku di instansi                 ulang tahun yang tidak dalam
                     penerima Gratifikasi sepanjang                 bentuk uang atau alat tukar
                     tidak      terdapat       pembiayaan           lainnya paling banyak senilai
                     ganda, tidak terdapat konflik                  Rp300.000,00 (tiga ratus ribu
                     benturan      kepentingan,            dan      rupiah) setiap pemberian per
                     tidak melanggar ketentuan yang                 orang, dengan total pemberian
                     berlaku di instansi penerima;                  tidak melebihi Rp1.000.000,00
               11. Karangan            bunga        sebagai         (satu juta rupiah) dalam 1 (satu)
                     ucapan yang diberikan dalam                    tahun dari pemberi yang sama,
                     acara      seperti     pertunangan,            sepanjang tidak terdapat konflik
                     pernikahan,                  kelahiran,        kepentingan;
                     kematian,         akikah,          baptis,   15. Pemberian sesama rekan kerja
                     khitanan,     potong       gigi,     atau      yang tidak dalam bentuk uang
                     upacara     adat/agama         lainnya,        atau alat tukar lainnya, dan
                     pisah sambut, pensiun, promosi                 tidak terkait kedinasan paling
                     jabatan;                                       banyak      senilai     Rp200.000,00
                                                                    (dua ratus ribu rupiah) setiap




                                                                                    Laporan Tahunan 2024           259
Page 261
                                                         Laporan
              Highlight                                                                   Profil Perusahaan
                                                 Kepada Pemegang Saham




               pemberian per orang, dengan                   pemberian gratifikasi, yaitu:
               total pemberian tidak melebihi                A. Tolak pada kesempatan pertama,
               Rp         1.000.000,00     (satu     juta       lalu laporkan kepada KPK
               rupiah) dalam 1 (satu) tahun                  B. Terima lalu laporkan kepada KPK
               dari pemberi yang sama;                          Kondisi         pengecualian        dimana
          16. Pemberian          berupa      hidangan           gratifikasi tidak bisa ditolak di
               atau sajian yang berlaku umum;                   kesempatan          pertama,        sebagai
               dan                                              berikut:
          17. Pemberian            cendera         mata/        1. Gratifikasi tidak diterima secara
               plakat kepada instansi dalam                         langsung;
               rangka        hubungan       kedinasan           2. Tidak        diketahuinya       pemberi
               dan kenegaraan, baik di dalam                        gratifikasi;
               negeri        maupun       luar     negeri       3. Penerima              ragu       dengan
               sepanjang tidak diberikan untuk                      kualifikasi      gratifikasi        yang
               individu pegawai negeri atau                         diterima.
               penyelenggara negara.                            4. Adanya kondisi tertentu yang
                                                                    tidak mungkin ditolak, seperti:
       Pelaporan Gratifikasi
                                                                    dapat mengakibatkan rusaknya
       Gratifikasi yang dianggap suap yaitu
                                                                    hubungan          baik         institusi,
       gratifikasi yang diberikan dari pihak
                                                                    membahayakan            diri    sendiri/
       yang     memiliki         potensi     benturan
                                                                    karier penerima/ada ancaman
       kepentingan dengan Pegawai Negeri/
                                                                    lain.
       Penyelenggara Negara dan pemberian
                                                             Dalam hal gratifikasi yang memenuhi
       tersebut dilarang oleh aturan yang
                                                             empat kondisi pengecualian di atas,
       berlaku, merupakan jenis gratifikasi
                                                             Penerimaan gratifikasi lainnya agar
       yang harus ditolak oleh setiap pegawai
                                                             dilaporkan     langsung       kepada       KPK
       negeri/penyelenggara              negara.     Jika
                                                             melalui Aplikasi “Gratifikasi Online
       penerima            gratifikasi      menerima
                                                             (GOL)”      yang    dapat    diunduh       pada
       gratifikasi dan melaporkan kepada
                                                             smartphone baik Android maupun iOS.
       KPK paling lama 30 (tiga puluh) hari
                                                             Pada saat pelaporan, ditembuskan ke
       kerja sejak gratifikasi diterima, maka
                                                             email upg@posindonesia.co.id
       Pegawai               Negeri/Penyelenggara
                                                             Lapor gratifikasi membawa manfaat,
       Negara       dibebaskan       dari    ancaman
                                                             di antaranya adalah:
       pidana gratifikasi.
                                                             • Melepaskan          ancaman         hukuman
       Setidaknya terdapat 2 (dua) sikap
                                                               terhadap penerima
       yang dapat dilakukan apabila seorang
                                                             • Memutus konflik kepentingan
       Pegawai               Negeri/Penyelenggara
                                                             • Sebagai cerminan integritas individu
       Negara berhadapan dengan peristiwa



260   Laporan Tahunan 2024
Page 262
   Pembahasan                       Laporan                                  Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                        Sosial dan Lingkungan
                                    Tata Kelola Perusahaan




           Pengendalian Gratifikasi                          Komitmen Pengendalian Gratifikasi
           Pengendalian          gratifikasi     adalah      yang        harus       dimiliki         semua
           bagian dari upaya pembangunan suatu               stakeholders Pos Indonesia antara
           sistem pencegahan korupsi. Sistem                 lain:
           ini bertujuan untuk mengendalikan                 a. Tidak          menawarkan                atau
           penerimaan            gratifikasi     secara         memberikan          suap,         gratifikasi
           transparan dan akuntabel melalui                     atau uang pelicin dalam bentuk
           serangkaian kegiatan yang melibatkan                 apapun kepada lembaga negara/
           partisipasi aktif badan pemerintahan,                pemerintah,                perseorangan
           dunia usaha dan masyarakat untuk                     atau     kelembagaan,         perusahaan
           membentuk lingkungan pengendalian                    domestic atau asing;
           gratifikasi. Komitmen Pengendalian                b. Tidak menerima gratifikasi yang
           Gratifikasi    merupakan        salah    satu        dianggap       suap      dalam        bentuk
           tahapan       penerapan        pengendalian          apapun terkait dengan pelaksanaan
           gratifikasi. Salah satu bukti komitmen               tugas pokok dan fungsinya;
           Pos       Indonesia     terhadap      adanya      c. Menerapkan        dan     melaksanakan
           pengendalian gratifikasi yaitu dengan                fungsi     pengendalian           gratifikasi,
           dibuatnya Keputusan Bersama Dewan                    termasuk       melalui      pembentukan
           Komisaris dan Direksi PT Pos Indonesia               Unit Pengendali Gratifikasi (UPG);
           (Persero)     Nomor:       448/DEKOM/1221         d. Menyediakan sumber daya yang
           dan Nomor KD.127/DIRUT/1221 tentang                  diperlukan       dalam       pelaksanaan
           Pedoman Pengendalian Gratifikasi di                  pengendalian gratifikasi;
           PT Pos Indonesia (Persero). Pedoman               e. Menjaga          kerahasiaan             data
           ini   disampaikan         kepada     seluruh         pelapor dan memberikan jaminan
           jajaran pejabat dan pegawai, rekanan                 perlindungan           bagi          pelapor
           serta para pemangku kepentingan                      gratifikasi;
           lainnya.                                          f. Mengupayakan                  pencegahan
                                                                korupsi dan/atau gratifikasi yang
                                                                dianggap suap.




                                                                                     Laporan Tahunan 2024        261
Page 263
                                                          Laporan
              Highlight                                                                        Profil Perusahaan
                                                  Kepada Pemegang Saham




       KOMPOSISI DEWAN KOMISARIS
       Pemegang saham utama Pos Indonesia                     keberagaman              komposisi           Dewan
       yaitu Pemerintah Republik Indonesia                    Komisaris sesuai dengan kebutuhan
       yang     diwakili       oleh      Kementerian          PT Pos Indonesia (Persero). Dewan
       Badan Usaha Milik Negara (BUMN)                        Komisaris yang dipilih adalah yang
       memastikan bahwa proses pemilihan                      memenuhi syarat baik itu berdasarkan
       dan pengangkatan Dewan Komisaris                       integritas, kompetensi dan keahlian
       PT     Pos     Indonesia(Persero)            telah     yang dibutuhkan oleh PT Pos Indonesia
       memenuhi              persyaratan             yang     (Persero).           Berikut         Keberagaman
       ditetapkan dan bebas dari praktek                      komposisi            Komisaris       Berdasarkan
       diskriminatif, terbuka, dan menjaga                    pendidikan, usia, jenis kelamin, dan
                                                              keahliannya :

                                                                                       Tingkat
         No           Nama                  Jabatan           Gender        Usia                       Latar Belakang
                                                                                      Pendidikan
         1    Rhenald Kasali          Komisaris Utama         Pria        64 Tahun Doktor           Eknomi dan Bisnis

         2    Gunawan Hutagalung Komisaris                    Pria        49 Tahun Magister         Teknik Informatika
                                                                                                    Hukum, Administrasi,
         3    Robben Rico             Komisaris               Pria        44 Tahun Doktor
                                                                                                    Ekonomi dan Bisnis
              I Gde Made
         4                            Komisaris               Pria        58 Tahun Doktor           Ekonomi dan Bisnis
              Kartikajaya
              Muhammad Budi                                                                         Ekonomi, Manajemen
         5                            Komisaris Independen    Pria        60 Tahun Doktor
              Djatmiko                                                                              Stratejik
                                                                                                    Seni, Teknik
         6    Fauzi Baadilla          Komisaris Independen    Pria        45 Tahun Strata 1
                                                                                                    Informatika




262   Laporan Tahunan 2024
Page 264
   Pembahasan                            Laporan                                        Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                                                                   Sosial dan Lingkungan
                                         Tata Kelola Perusahaan




           KOMPOSISI DIREKSI
           Sebagai           perwujudan           dari     prinsip      proses seleksi sesuai dengan jabatan
           GCG dan penghargaan terhadap hak                             dan keahliannya, sehingga dipastikan
           asasi manusia dalam pemilihan dan                            memiliki      integritas,          kemampuan
           pengangkatan                Direksi,      Pemegang           dan kompetensi yang baik dalam
           Saham          Pos         Indonesia        berusaha         memimpin PT Pos Indonesia (Persero)
           semaksimal mungkin untuk selalu                              menjadi     pemenang          di   industrinya.
           terbuka           dan       tidak      diskriminatif.        Berikut      Keberagaman             komposisi
           Direksi yang diangkat telah melalui                          Direksi Berdasarkan pendidikan, usia,
                                                                        jenis kelamin, dan keahliannya :

                                                                                             Tingkat
             No                Nama                      Jabatan         Gender     Usia                      Latar Belakang
                                                                                            Pendidikan
                     Faizal Rochmad                                                57
              1                                Direktur Utama            Pria              Doktor          Telekomunikasi
                     Djoemadi                                                      Tahun
                     Endy Pattia Rahmadi       Direktur Keuangan dan               61
             2                                                           Pria              Magister        Keuangan
                     Abdurrahman               Manajemen resiko                    Tahun
                                               Direktur Bisnis Kurir               54                      Kepemimpinan dan
             3       Tonggo Marbun                                       Pria              Magister
                                               dan Logistik                        Tahun                   Human Capital
                                               Direktur Operasi dan                45
             4       Hariadi                                             Pria              Magister        Logistik
                                               Digital Services                    Tahun
                                               Direktur Bisnis Jasa                57                      Administrasi dan
             5       Haris                                               Pria              Magister
                                               Keuangan                            Tahun                   Manajemen
                                               Direktur Business
                                                                                   53
              6      Prasabri Pesti            Development dan           Pria              Doktor          Manajeman
                                                                                   Tahun
                                               Portfolio Management
                     Asih Kurniasari           Direktur Human Capital              55                      Akuntansi, Keuangan,
              7                                                          Wanita            Magister
                     Komar                     Management                          Tahun                   Hukum Bisnis




                                                                                                Laporan Tahunan 2024              263
Page 265
Tanggung
Jawab
Sosial dan
Lingkungan
Page 266

          
Page 267
            Highlight                         Laporan
                                                                         Profil Perusahaan
                                      Kepada Pemegang Saham




       TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN
       LINGKUNGAN
       Keberadaan     PT   Pos   Indonesia        memperhatikan hal-hal lain yang
       (Persero) dirasakan semakin penting        akan dan berdampak pada sosial
       sebagai pelopor dan perintis dalam         dan lingkungan yang di timbulkan
       sektor usaha yang saat ini banyak          dimana usaha perusahaan berada.
       diminati oleh pihak swasta selain          Hal lain bahwa dalam kegiatan usaha
       juga merupakan salah satu sumber           perusahaan harus memperhatikan
       penerimaan Negara yang siginfikan          juga faktor pembangunan usaha
       dalam bentuk berbagai jenis pajak,         perusahaan yang berkelanjutan di
       deviden.                                   mana perusahaan harus mampu
                                                  menjamin kegiatan usaha perusahaan
       Sebagai institusi bisnis PT Pos
                                                  yang sehat dan dinamis serta peduli
       Indonesia (Persero) dituntut untuk
                                                  dengan lingkungan serta memberikan
       dapat menghasilkan laba sebagaimana
                                                  kontribusi nyata bagi peningkatan
       layaknya     perusahanan-perusahaan
                                                  dan pembangunan ekonomi nasional
       bisnis lainnya. Namun di sisi lain,
                                                  yang bisa dibuktikan dengan semakin
       pada saat yang bersamaan PT Pos
                                                  baiknya tingkat kualitas hidup dari
       Indonesia (Persero) dituntut untuk
                                                  karyawan termasuk keluarganya serta
       berfungsi sebagai alat pembangunan
                                                  masyakat luas secara umum.
       nasional dan berperan sebagai
       institusi sosial (public). Peran sosial    Tanggung jawab sosial dan lingkungan
       ini mengisyaratkan bukan saja              (TJSL)    merupakan     salah   satu
       pemilikan dan pengawasannya oleh           kebijakan   strategis    perusahaan,
       publik tetapi juga menggambarkan           sebagai komitmen perusahaan untuk
       konsep mengenai public purpose             mempertanggungjawabkan dampak
       (sasarannya adalah masyarakat) dan         kegiatan operasional perusahaan
       public interest (orientasinya pada         dalam dimensi sosial, ekonomi, dan
       kepentingan masyarakat). Dengan            lingkungan, penghormatan terhadap
       demikian disadari bahwa posisi PT Pos      hak asasi manusia, Operasi yang adil
       Indonesia (Persero) ini ibarat memiliki    serta kewajiban untuk menyediakan
       dua sisi mata uang. Di satu sisi           tempat yang nyaman dan hubungan
       berperan sebagai institusi binis dan       kerja yang baik dengan karyawan,
       sisi lainnya berperan sebagai institusi    mengutamakan terjaganya kesehatan
       sosial karena merupakan alat negara.       dan keselamatan kerja serta terus-
                                                  menerus menjaga agar dampak
       Dalam melakukan kegiatan usaha
                                                  tersebut menyumbang manfaat kepada
       perusahaan tidak semata-mata hanya
                                                  masyarakat dan lingkungan hidupnya.
       berorientasi pada aspek ekonomi
       berupa peraihan pendapatan dan             PT    Pos    Indonesia   (Persero)
       peraihan laba namun juga harus tetap       menjalankan program-program TJSL




266   Laporan Tahunan 2023
Page 268
   Pembahasan                          Laporan                    Tanggung Jawab
Analisis Manajemen              Tata Kelola Perusahaan
                                                                  Sosial dan Lingkungan




           sebagai wujud komitmen Perusahaan             3. Membina usaha mikro dan usaha
           terhadap      pembangunan    yang                kecil agar lebih tangguh dan
           berkelanjutan dengan memberikan                  mandiri serta masyarakat sekitar
           manfaat pada ekonomi, sosial,                    perusahaan.
           lingkungan, hukum dan tata kelola
                                                         Dalam pelaksanaan Program Tanggung
           bagi seluruh pemangku kepentingan
                                                         Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)
           serta dilaksanakan dengan prinsip
                                                         PT Pos Indonesia (Persero) didasarkan
           yang lebih terintegrasi, terarah,
                                                         pada prinsip:
           terukur dampaknya serta dapat
                                                         1. Terintegrasi, yaitu berdasarkan
           dipertanggungjawabkan         dan
                                                            analisa risiko dan proses bisnis
           merupakan bagian dari pendekatan
                                                            yang memiliki keterkaitan dengan
           bisnis Pos Indonesia.
                                                            pemangku kepentingan;
           Pelaksanaan program TJSL didasarkan
                                                         2. Terarah, yaitu memiliki arah yang
           pada peraturan dan perundangan yang
                                                            jelas untuk mencapai tujuan
           berlaku sebagai berikut :
                                                            perusahaan;
           1. UU No.19 Tahun 2003 tentang Badan
              Usaha Milik Negara;                        3. Terukur dampaknya, yaitu memiliki
           2. UU No.40 Tahun 2007 tentang                   kontribusi dan memberikan manfaat
              Perrseroan Terbatas;                          yang menghasilkan perubahan
           3. Peraturan Menteri Badan Usaha                 atau nilai tambah bagi pemangku
              Milik Negara Nomor PER-01/                    kepentingan dan perusahaan;
              MBU/03/2023 tanggal 03 Maret 2023          4. Akuntabilitas,   yaitu     dapat
              tentang Penugasan Khusus dan                  dipertanggungjawabkan sehingga
              Program Tanggung Jawab Sosial                 menjauhkan      dari     potensi
              dan Lingkungan Badan Usaha Milik              penyalahgunaan dan penyimpangan.
              Negara
                                                         Pelaksanaan program TJSL Pos
           Adapun tujuan Program Tanggung                Indonesia       berorientasi     pada
           Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)            pencapaian Tujuan Pembangunan
           PT Pos Indonesia (Persero) adalah:            Berkelanjutan (TPB) serta berpedoman
           1. Memberikan           kemanfaatan           kepada ISO 26000 yang meliputi pada 7
              bagi    pembangunan      ekonomi,          core Subject , antara lain:
              pembangunan sosial, pembangunan            1. Tata kelola perusahaan
              lingkungan serta pembangunan               2. Hak asasi manusia
              hukum dan tata kelola bagi                 3. Praktek ketenagakerjaan
              perusahaan;                                4. Lingkungan hidup
           2. Berkontribusi pada penciptaan nilai        5. Praktek operasi yang adil
              tambah bagi perusahaan dengan
                                                         6. Isu-isu konsumen
              prinsip yang terintegrasi, terarah
              dan terukur dampaknya serta                7. Keterlibatan dan pengembangan
              akuntabel;                                    komunitas




                                                                            Laporan Tahunan 2023   267
Page 269
            Highlight                         Laporan
                                                                           Profil Perusahaan
                                      Kepada Pemegang Saham




       Dalam pelaksanaan TJSL Pos Indonesia          kegiatan    perusahaan.       Sampai
       mengacu pada 4 (empat) pilar yang             dengan saat ini, tidak terdapat
       meliputi Pilar Sosial, Pilar Ekonomi,         stakeholder      yang     terdampak
       Pilar Lingkungan dan Pilar Hukum dan          buruk dari       kegiatan PT Pos
       Tata Kelola. Terdapat 5 (lima) TPB yang       Indonesia (Persero) baik dalam
       akan dijalankan yaitu :                       kegiatan     operasi    Perusahaan
       1. TPB 3 (Kehidupan Sehat dan                 maupun kegiatan program sosial
          Sejahtera)                                 kemasyarakatan yang dilaksanakan
       2. TPB 4 (Pendidikan Berkualitas)             Perusahaan bahkan dampak positif
       3. TPB 8 (Pekerjaan Layak dan                 dari operasi PT Pos Indonesia
          Pertumbuhan Ekonomi)                       (Persero) yang telah menjangkau
                                                     seluruh pelosok Indonesia dan
       4. TPB 13 (Penanganan Perubahan
                                                     menjangkau       seluruh      lapisan
          Iklim)
                                                     masyarakat dalam menjembatani
       5. TPB 16 (Perdamaian, Keadilan dan           keterbatasan akses yang ada.
          Kelembagaan yang Tangguh)
                                                  3. Identifikasi dan solusi terkait
       PT     Pos     Indonesia  (Persero)           isu-isu penting sosial, ekonomi,
       membentuk 26 Unit kerja untuk                 lingkungan     dan    hukum       dan
       melaksanakan program-program TJSL             tata kelola administrasi terkait
       dan diharapkan dapat berkontribusi            dampak kegiatan perusahaan. PT
       meningkatkan kualitas kehidupan               Pos Indonesia (Persero) dalam
       masyarakat dan stakeholder lainnya            menjalankan       program       TJSL
       di seluruh Indonesia.                         selalu memperhatikan kondisi
                                                     perekonomian        dan      keadaan
       Untuk mendukung program Tanggung              lingkungan sekitar karena kondisi
       Jawab Sosial dan Lingkungan yang              sosial ekonomi dan lingkungan yang
       tepat sasaran sehingga tercipta               beragam membutuhkan strategi
       hubungan yang sehat dan adil dengan           dan penanganan yang berbeda pada
       seluruh pihak, maka PT Pos Indonesia          setiap kondisi, hal ini terlihat dari
       (Persero)     senantiasa    melakukan         mitra binaan       PT Pos Indonesia
       berbagai langkah untuk mewujudkan             (Persero) yang terdiri dari berbagai
       komitmen dalam merepakan kebijakan            sektor industri dan skala ekonomi
       dan tata kelola Tanggung Jawab Sosial         yang beragam.
       dan Lingkungan melalu beberapa             4. Analisis lingkup tanggung jawab
       langkah diantaranya :                         sosial perusahaan baik yang
       1. Identifikasi   dan    kajian   (due        merupakan kewajiban maupun
          diligence) atas dampak sosial,             yang melebihi kewajiban untuk
          ekonomi, dan lingkungan dari               memastikan       bahwa      Program
          aktifitas perusahaan dilakukan             TJSL yang dibuat sesuai dengan
          melalui metode survei, diskusi atau        lingkup yang telah ditetapkan dan
          wawancara, dan riset.                      bermanfaat bagi sosial ekonomi
       2. Identfikasi tentang stakeholder            maupun lingkungan yang menjadi
          penting yang terdampak atau                target kegiatan.
          berpengaruh pada dampak dari




268   Laporan Tahunan 2023
Page 270
   Pembahasan                          Laporan                    Tanggung Jawab
Analisis Manajemen              Tata Kelola Perusahaan
                                                                  Sosial dan Lingkungan




           Strategi dan Program kerja                    sekitar Perusahaan, dimana komite
                                                         TJSL ini berfungsi :
           Program TJSL PT Pos Indonesia
           (Persero)      secara       prinsipnya        1. Melakukan koordinasi antar unit/
           berpedoman       pada      Suistenable           direktorat   untuk     merumuskan
           Development Goals (SDGs) atau Tujuan             tujuan dan petunjuk pelaksanaan
           Pembangunan Berkelanjutan dan                    Program TJSL Perusahaan;
           dilakukan dalam berbagai inisiatif yang       2. Melakukan        pemetaan     dan
           berfokus pengelolaan lingkungan yang             penyusunan        Program    TJSL
           berkelanjutan, pengembangan sosial               Perusahaan;
           dan budaya masyarakat, peningkatan            3. Membantu         Direksi    dalam
           kualitas pengelolaan kesehatan, dan              melaksanakan monitoring dan
           pendidikan. Strategi dan program yang            evaluasi atas pelaksanaan Program
           dilaksanakan juga memperhatikan                  TJSL Perusahaan.
           aspek-aspek yang berkaitan dengan
           kondisi kekinian dalam menangani              Pelaksanaan program TJSL yang
           isu-isu    sosial,    ekonomi,      dan       dilaksanakan oleh PT Pos Indonesia
           lingkungan dalam upaya stakeholders           (Persero) terdiri dari:
           engagement dan meningkatkan value             1. Pemberian dalam bentuk bantuan
           untuk stakeholder dan shareholder.               modal kerja dan pembinaan bagi
                                                            usaha mikro dan usaha kecil.
           Dalam     pelaksanaan       TJSL   PT
                                                         2. Pemberian bentuk bantuan atau
           Pos Indonesia (Persero) harus
                                                            kegiatan lainnya bagi masyarakat
           dilakukan secara sistematis terpadu
                                                            disekitar Perusahaan yang sifatnya
           untuk menjamin pelaksanaan dan
                                                            sosial kemasyarkatan.
           pencapaian keberhasilan Program
           TJSL sesuai dengan prioritas dan/atau         Sasaran kegiatan TJSL PT Pos
           pencapaian dari tujuan Program TJSL           Indonesia       (Persero)      adalah
           yang berpedoman pada rencana kerja.           masyarakat sekitar, karyawan, dan
           Maka dalam penyusunan program                 pelanggan. Di samping itu, PT Pos
           kerja TJSL harus dilakukan dengan             Indonesia (Persero) juga berupaya
           langkah-langkah sebagai berikut:              merealisasikan program tanggung
           1. Perencanaan;                               jawab sosial dalam penerapan hak
           2. Pelaksanaan;                               asasi manusia dan pengelolaan operasi
           3. Pengawasan; dan                            yang adil dalam kegiatan perusahaan.
                                                         Berbagai strategi dan program kerja
           4. Monitoring dan evaluasi.
                                                         yang dilakukan antara lain:
           Untuk menyusun program TJSL maka              1. Strategi yang dilakukan untuk
           Perusahaan    membentuk     Komite               kegiatan    TJSL    pilar   sosial,
           TJSL dengan tujuan merumuskan                    lingkungan adalah bertumpu pada
           pelaksanaan dari kegiatan Tanggung               anggota/kelompok        masyarakat
           Jawab    Sosial  dan    Lingkungan               yang benar-benar memerlukan
           sesuai dengan Tujuan Pembangunan                 bantuan    untuk    pemberdayaan
           Berkelanjutan bagi lingkungan di                 yang diperoleh melalui kajian
                                                            baik proposal maupun peninjauan
                                                            lapangan.


                                                                            Laporan Tahunan 2023   269
Page 271
               Highlight                             Laporan
                                                                              Profil Perusahaan
                                             Kepada Pemegang Saham




       2. Strategi untuk kegiatan TJSL pilar ekonomi adalah dengan melakukan
          selektivitas dalam menentapkan bidang usaha, wilayah dan pemilihan Mitra
          Binaan serta penyelarasan bidang usaha yang dapat mendukung langkah-
          langkah kegiaatan usaha Perusahaan

       Anggaran Biaya

       Pelaksanaan program TJSL tahun 2024 berdasarkan Risalah RUPS Nomor : RIS-
       03/DSI.MBU.B/12/2023 tanggal 01 Desember 2023 tentang Pembahasan Rencana
       Kerja dan Anggaran Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Tahun
       2024 antara lain :
       1. Hasil pemetaan risiko atas aktivitas perusahaan ditetapkan 5 TPB RKA Tahun
          2024 berdasarkan program TJSL Prioritas dan Creating Shared Value (CSV).
       2. Pelaksanaan Program TJSL tahun 2024, dikelompokan dalam 4 pilar sebagai
          berikut :
          NO                         JENIS PILAR                     RKA 2024 (RP)

           1         Pilar Sosial                                                6.810.000.000
           2         Pilar Ekonomi                                             15.985.000.000
           3         Pilar Lingkungan                                            2.100.000.000
           4         Pilar Hukum dan Tata Kelola                                  200.000.000
                     Jumlah                                                    25.095.000.000


       Program TJSL
       1. Program TJSL non PUMK yang dijalankan unit Pelibatan dan Pengembangan
          Masyarakat (CID) yang diperhitungkan sebagai biaya pada laporan RKAP
          perusahaan tahun 2024 sebesar Rp 10.895.000.000,-.
       2. Program TJSL yang merupakan pelaksanaan Program Pendanaan UMK
          tahun 2024 sebesar Rp 14.000.000.000,- yang bersumber dari dana bergulir
          (revolving) sampai dengan akhir tahun 2024 akan dilakukan kolaborasi
          dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero).
       3. Program TJSL Non CID sebesar yang diperhitungkan sebagai biaya pada
          laporan RKAP perusahaan tahun 2024 sebesar Rp 200.000.000,-.
       4. Pengelompokan program TJSL tahun 2024 dengan prioritas TPB sebagai
          berikut :




270   Laporan Tahunan 2023
Page 272
   Pembahasan                          Laporan                  Tanggung Jawab
Analisis Manajemen              Tata Kelola Perusahaan
                                                                Sosial dan Lingkungan




               a. Program prioritas di bidang pendidikan
                     No               Program Prioritas                       Rp

                      1    GERNAS Baku                                                150.000.000
                     2     Sarana Pendidikan                                          150.000.000
                     3     Beasiswa Anak Pensiunan PT Pos                             150.000.000
                     4     Beasiswa ULBI                                             300.000.000
                     5     Beasiswa Prestasi                                         200.000.000
                           Jumlah                                                    950.000.000

               b. Program prioritas di bidang lingkungan
                     No                 Program Prioritas                       Rp

                      1    Bantuan Program Reuse, Reduce & Recycle                   300.000.000
                     2     Bantuan sarana umum                                     1.750.000.000
                     3     Green Economy                                             700.000.000
                           Jumlah                                                  2.750.000.000

               c. Program prioritas di bidang pengembangan UMK
                     No                 Program Prioritas                       Rp

                      1    Bantuan Kewirausahaan                                     600.000.000
                     2     Pameran UMK                                               400.000.000
                     3     Monitoring-Pengawasan Umum MB                             657.000.000
                     4     Bantuan Sertifikat UMKM                                   200.000.000
                           Jumlah                                                  1.857.000.000

               d. Program TJSL yang berkomitmen mendukung bisnis inti dan menciptakan
                  Creating Shared Value (CSV) bagi perusahaan
                     No                    Program CSV                          Rp

                      1    Pengelolaan Sampah                                        500.000.000
                     2     Bantuan penyediaan Ruang Publik                           300.000.000
                     3     Program Beasiswa ULBI                                     300.000.000
                           Jumlah                                                    1.100.000.000


           1. KINERJA PROGRAM TJSL SAMPAI DENGAN TRIWULAN IV TAHUN 2024
               Kinerja pelaksanaan TJSL sampai dengan Triwulan IV tahun 2024 adalah
               sebagai berikut :
               a. Pelaksanaan realisasi kegiatan TJSL berdasarkan TPB sampai dengan
                  Triwulan IV jika dibandingkan dengan RKA tahun 2024 tercapai 88,75 %.
                  Data seperti pada tabel 1 dibawah ini.




                                                                          Laporan Tahunan 2023       271
Page 273
                    Highlight                                    Laporan
                                                                                                                    Profil Perusahaan
                                                         Kepada Pemegang Saham




            Tabel Gambaran TPB Keseluruhan yang dilaksanakan PT Pos Indonesia (Persero)
                                                                                                                 Persentase Capaian          Divisi
                                                                        RKA s.d TW IV Th   Realisasi s.d TW                                 Pemilik
      No                        TPB                   RKA TAHUN 2024                                                         Real/RKA
                                                                             2024            IV Th 2024       Real/RKA                      Sumber
                                                                                                                            s.d TW IV Th
                                                                                                               Th 2024                     Anggaran
                                                                                                                                2024
      1                          2                          3                  4                  5           (6) = (5/3)   (7) = (5/4)       8
      A    PILAR SOSIAL                                6.810.000.000     6.810.000.000      6.486.162.088         95.24          95.24
      1    TPB 3                                       5.860.000.000     5.860.000.000      5.101.624.985         87.06          87.06 TJSL
           - Bantuan sarana Disabilitas & manula        500.000.000        500.000.000        406.226.610
           - Bantuan bencana alam                       800.000.000        800.000.000        388.491.000
           - Bantuan sarana ibadah                     1.000.000.000     1.000.000.000      2.168.073.655
           - Bantuan sarana umum                       2.500.000.000     2.500.000.000      2.024.503.920
           - Bantuan ketahanan pangan                   460.000.000        460.000.000         30.229.800
           - Bantuan penyediaan ruang publik            300.000.000        300.000.000
           - Bantuan prasarana olahraga                 300.000.000        300.000.000         84.100.000

      2    TPB 4                                        950.000.000        950.000.000      1.384.537.103        145.74         145.74 TJSL
           - GERNAS Baku                                 150.000.000       150.000.000        182.358.450
           - Sarana Pendidikan                           150.000.000       150.000.000        675.652.653
           - Beasiswa Anak Pensiunan PT Pos              150.000.000       150.000.000        150.634.500
           - Beasiswa ULBI                              300.000.000        300.000.000        300.000.000
           - Beasiswa Prestasi                          200.000.000        200.000.000         75.891.500

      B    PILAR EKONOMI                              15.985.000.000    15.985.000.000     15.271.040.428         95.53          95.53
      1    TPB 8                                      15.985.000.000    15.985.000.000     15.271.040.428         95.53          95.53 TJSL
           - Program TJSL Pendanaan UMK                1.985.000.000     1.985.000.000      2.571.040.428
           - Monitoring-Pengawasan Umum MB              685.000.000        685.000.000        748.763.306
           - Bantuan Kewirausahaan                      600.000.000        600.000.000        921.544.873
           - Pameran UMK                                400.000.000        400.000.000        750.732.249
           - Bantuan Sertifikasi UMKM                   200.000.000        200.000.000        150.000.000
           - Bantuan Pelatihan & Service Excellence      100.000.000       100.000.000

           Kolaborasi dengan BRI                      14.000.000.000    14.000.000.000     12.700.000.000          90.71          90.71

      C    PILAR LINGKUNGAN                            2.100.000.000     2.100.000.000       477.632.442          22.74          22.74
      1    TPB 13                                      2.100.000.000     2.100.000.000       477.632.442                                   TJSL
           - Bantuan program Reuse, Reduce &
                                                        300.000.000        300.000.000        156.214.442
           Recycle
           - Green Economy                              700.000.000        700.000.000        321.409.000
           - Program Dampak perubahan iklim El
                                                        1.100.000.000     1.100.000.000
           Nino

      D    PILAR HUKUM DAN TATA KELOLA                  200.000.000        200.000.000          37.105.237         18.55          18.55
      1    TPB 16                                       200.000.000        200.000.000          37.105.237                                 TJSL
           - Bantuan perpanjangan SIM untuk
                                                         100.000.000       100.000.000          37.105.237
           driver dan oranger
           - Bantuan jaminan Ketenagakerjaan             100.000.000       100.000.000

  Jumlah                                              25.095.000.000    25.095.000.000      22.271.931.195        88.75          88.75




272        Laporan Tahunan 2023
Page 274
   Pembahasan                                    Laporan                             Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                        Tata Kelola Perusahaan
                                                                                     Sosial dan Lingkungan




           Tabel Rekapitulasi Penggunaan dana TJSL 2024
                         Rekapitulasi            RKA Tahun         RKA s.d TW IV      Realisasi s.d     Persentase Capaian
            No
                     Penggunaan Dana TJSL          2024              Th 2024         TW IV Th 2024       RKA Tahun 2024
             1       Program CID                10.895.000.000      10.895.000.000    9.534.825.988            87,52%
             2       Program Non CID               200.000.000        200.000.000         37.105.237           18,55%
                     Penyaluran Kolaborasi
             3                                  14.000.000.000      14.000.000.000    12.700.000.000            90,71%
                     dengan BRI
                         Jumlah                 25.095.000.000      25.095.000.000     22.271.931.195

           Kegiatan-kegiatan TJSL berdasakan masing-masing pilar sebagai berikut :
                      i. Pilar Sosial terserap sebesar Rp 6.486.162.088,- atau 95,24% dari total
                         RKA 2024.
                      ii. Pilar Ekonomi terserap sebesar Rp 15.271.040.428,- atau 95,53% dari
                          total RKA 2024.
                      iii. Pilar Lingkungan terserap sebesar Rp 477.623.442,- atau 22,74% dari
                           total RKA 2024.
                      iv. Pilar Hukum dan Tata Kelola terserap sebesar Rp 37.105.237,- atau
                          18,55% dari total RKA 2024.
                 b. Pelaksanaan kegiatan program Create Share Value yang dilaksanakan
                    sampai dengan Triwulan IV tahun 2024. Data seperti pada tabel 2 di bawah
                    ini.
           Tabel Program Create Share Value
                                                 RKA Tahun          RKA s.d Triw Realisasi s.d Triw      Nilai Manfaat CSV
            No              Program
                                                   2024            IV Tahun 2024  IV Tahun 2024          bagi Perusahaan
             1       Pengelolaan Sampah           500.000.000        500.000.000        255.000.000
                     Bantuan penyediaan
             2                                    300.000.000        300.000.000
                     Ruang Publik
                                                                                                        Nilai manfaat CSV dalam
             3       Program Beasiswa ULBI        300.000.000        300.000.000        300.000.000 program ini sebesar Rp
                                                                                                    661.875.000,-
                          Jumlah                 1.100.000.000      1.100.000.000       555.000.000




                                                                                                  Laporan Tahunan 2023            273
Page 275
                         Highlight                                              Laporan
                                                                                                                                         Profil Perusahaan
                                                                        Kepada Pemegang Saham




            Pada Triwulan IV tahun 2024 program CSV realisasi sebesar Rp 555.000.000,-.
            Perhitungan CSV Program Beasiswa ULBI
                               Financial Proxy                                                                                      Adjustment Value
                                                                                          Proxy Value     Total Value
      No                                                                Qty    Location                                                                             Total Value
                                                                                             (Rp)            (Rp)          Dead-    Displace-   Attribu-   Drop-
                Benefit              Proxy Value          Jenis Proxy                                                      weight     ment        tion      Off


                               Pemberian beasiswa
           Meringankan
                               untuk 150 mahasiswa        Cash
      1    biaya pendidikan                                             150    ULBI          2.000.000       300.000.000    0%         0%          0%       0%       300.000.000
                               ikatan dinas per tahun     Transaction
           mahasiswa
                               senilai Rp 300.000.000.-

                               Dengan adanya promosi
                               program ini terjadi
                               peningkatan minat
                               pendaftaran calon
                               mahasiswa/i baru di
           Peningkatan                                    Resource
      2                        ULBI sebanyak 400%.                      4      ULBI         20.000.000        80.000.000    25%        0%          0%       0%        60.000.000
           minat pendaftar                                Allocation
                               Rata-rata biaya promosi
                               per-media seperti stand
                               pameran. baliho. sosial
                               media ads sebesar Rp
                               20.000.000.-

                               Lulusan program
           Efisiensi Biaya     beasiswa ikatan dinas      Cash
      3                                                                 150    ULBI          3.200.000       480.000.000    0%         0%          0%       0%       480.000.000
           Rekrutmen           yang direkrut menjadi      Transaction
                               pegawai PosIND

                               Biaya yang dihemat
                               perusahaan karena
                               penerima beasiswa
           Efisiensi Biaya                                Revealed
      4                        langsung menjadi tenaga                  150    ULBI            250.000        37.500.000    0%         0%          0%       0%        37.500.000
           Pelatihan                                      Preferences
                               kerja tanpa perlu proses
                               rekrutmen dan pelatihan
                               awal besar-besaran

                               Penerima beasiswa
                               biasanya memiliki ikatan
                               moral dan formal untuk
                               bekerja di perusahaan
                               setelah lulus dengan
           Penghematan         ikatan dinas. sehingga
                                                          Cash
      5    turn over           turn over karyawan lebih                 150    ULBI           1.000.000      150.000.000    25%       25%         25%       0%       84.375.000
                                                          Transaction
           pegawai             rendah dibanding tenaga
                               kerja biasa. Dengan
                               estimasi turn over 5%
                               dan biaya pergantian
                               per-karyawan sebesar Rp
                               20.000.000.-

                                                                                                                                                TOTAL (2+3+4+5) :   661.875.000


            Pelaksanaan Program Prioritas TJSL yang sudah dilaksanakan sampai dengan
            Triwulan IV tahun 2024. Data seperti pada tabel di bawah ini
            Tabel Program Prioritas di Bidang Pendidikan
                                                                                                                  RKA s.d Triw           Realisasi s.d Triw
                                                                                           RKA Tahun
                   No                 Program Prioritas                       TPB                                IV Tahun 2024            IV Tahun 2024
                                                                                           2024 (Rp)
                                                                                                                      (Rp)                     (Rp)
                     1         GERNAS Baku                                     4             150.000.000                150.000.000                182.358.450
                    2          Sarana Pendidikan                               4             150.000.000                150.000.000                675.652.653
                               Beasiswa Anak Pensiunan
                    3                                                          4             150.000.000                150.000.000                150.634.500
                               PT Pos
                    4          Beasiswa ULBI                                   4             300.000.000                300.000.000                300.000.000
                    5          Beasiswa Prestasi                               4             200.000.000                200.000.000                  75.891.500
                                                Jumlah                                       950.000.000                950.000.000              1.384.537.103




274        Laporan Tahunan 2023
Page 276
   Pembahasan                                 Laporan                              Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                     Tata Kelola Perusahaan
                                                                                   Sosial dan Lingkungan




           Pada Program Prioritas di bidang Pendidikan sampai dengan Triwulan IV tahun
           2024 terealisasi sebesar Rp 1.384.537.103,- atau sebesar 145,74% dari RKA tahun
           2024.
           Tabel Program Prioritas di Bidang Lingkungan
                                                                RKA Tahun 2024      RKA s.d Triw IV    Realisasi s.d Triw IV
              No          Program Prioritas          TPB
                                                                     (Rp)          Tahun 2024 (Rp)      Tahun 2024 (Rp)
                     Bantuan Program Reuse.
               1                                      13            300.000.000         300.000.000              156.214.442
                     Reduce & Recycle
               2     Bantuan Sarana Umum              3            1.750.000.000       1.750.000.000           2.024.503.920
               3     Green Economy                    13            700.000.000         700.000.000              321.409.000
                                Jumlah                           2.750.000.000      2.750.000.000            2.502.127.362

           Pada Program Prioritas di bidang Lingkungan sampai dengan Triwulan IV tahun
           2024 terealisasi sebesar Rp 2.502.127.362,- atau sebesar 90,99% dari RKA tahun
           2024.
           Tabel Program Prioritas di Bidang Pengembangan UMK

                                                                RKA Tahun 2024      RKA s.d Triw IV    Realisasi s.d Triw IV
              No          Program Prioritas          TPB
                                                                     (Rp)          Tahun 2024 (Rp)      Tahun 2024 (Rp)
               1     Bantuan Kewirausahaan            8             600.000.000         600.000.000              921.544.873
               2     Pameran UMK                      8             400.000.000         400.000.000             750.732.249
                     Monitoring-Pengawasan
               3                                      8             657.000.000         657.000.000             748.763.306
                     Umum MB
               4     Bantuan Sertifikat UMKM          8             200.000.000         200.000.000              150.000.000
                                Jumlah                           1.857.000.000       1.857.000.000           2.571.040.428

           Pada Program Prioritas di bidang Pengembangan UMK sampai dengan Triwulan
           IV tahun 2024 terealisasi sebesar Rp 2.571.040.428,- atau sebesar 138,45% dari
           RKA tahun 2024.

           3. KINERJA PROGRAM PUMK SAMPAI DENGAN TRIWULAN IV TAHUN 2024
           1.1. Laporan Sumber Dana dan Penggunaan Dana
           Pendanaan UMK dalam rangka pemberian bantuan pendanaan modal kerja bagi
           para UMK dilakukan kolaborasi dengan BRI yang bersumber dari dana bergulir
           dan jasa administrasi yang diterima dari Mitra Binaan.




                                                                                                Laporan Tahunan 2023           275
Page 277
               Highlight                                        Laporan
                                                                                                                Profil Perusahaan
                                                        Kepada Pemegang Saham




       Tabel Realisasi Sumber Dana dan Penggunaan Dana
                                                                                        Program UMK
        No                        Uraian
                                                              Anggaran 2024 (Rp)        Realisasi s.d Triw IV 2024 (Rp)     %

        A.   Dana Tersedia :
         1   Saldo Awal (SETARA KAS)                                    2.975.120.624                     2.550.878.685    0.00
        2    Pengembalian Pinjaman Mitra Binaan                        12.000.000.000                    10.404.955.192    86.71
        3    Pendapatan Jasa Administrasi Pinjaman                       900.000.000                        513.595.667    57.07
        4    Pendapatan Jasa Giro Bank                                     4.800.000                          5.748.443    0.00
        5    Pendapatan Lainnya                                                                                            0.00
        6    Titipan Lainnya                                                                                226.124.547
             Dana Tersedia (jumlah 1 s.d. 6)                         15.879.920.624                    13.701.302.534        86.28

        B.   Penggunaan Dana
         1   Penyaluran Pinjaman kepada Mitra
        2    Penyaluran Kolaborasi BRI                                 14.000.000.000                    12.700.000.000         90.71
        3    Piutang Lain-lain
             Jumlah Penggunaan Dana (jumlah 1 s.d. 3)                  14.000.000.000                    12.700.000.000         90.71
             Sisa Saldo Akhir (A - B)                                   1.879.920.624                      1.001.302.534



       Dana tersedia sampai dengan Triwulan IV sebesar Rp 13.701.302.534,- yang
       bersumber dari saldo awal tahun 2024 sebesar Rp 2.550.878.685,- pengembalian
       pinjaman mitra binaan sebesar Rp 10.404.955.192,- atau 86,71%, jasa administrasi
       sebesar Rp 513.595.667,- atau 57,07% dan pendapatan jasa giro bank sebesar Rp
       5.748.443,-.
       Dana penyaluran kolaborasi ke BRI sampai dengan Triwulan IV tahun 2024
       sebesar Rp 12.700.000.000,-. Sisa saldo kas dan setara kas s.d Triwulan IV tahun
       2024 sebesar Rp 1.001.302.534,-.




276   Laporan Tahunan 2023
Page 278
   Pembahasan                                       Laporan                              Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                           Tata Kelola Perusahaan
                                                                                         Sosial dan Lingkungan




           1.2. Laporan Keuangan PUMK
                1.2.1. Laporan Posisi Keuangan
           Laporan Posisi Keuangan Komparatif sampai dengan Triwulan IV tahun 2024
           seperti tabel berikut :
           Tabel Laporan Posisi Keuangan Komparatif

                                                                                                                        Presentase   Presentase
                                                         RKA 2024         31 Desember 2023       31 Desember 2024
                                                                                                                         Capaian      Capaian
                              URAIAN
                                                             1                   2                      3                 (3 : 1)      (3 : 2)
            ASET LANCAR
            Kas dan Setara Kas                           1.879.920.624       2.550.878.684           1.001.302.534        53%         39,25%
            Piutang Pinjaman Umum MB - Bersih           4.944.089.078       12.553.209.722          2.844.865.368         58%          23%
            Piutang Pinjaman Khusus - Bersih                          -                      -                      -      0%           0%
            Piutang Lain-lain Bersih                       274.011.861         497.047.669            226.450.565        82,64%       45,56%
            JUMLAH ASET LANCAR                           7.098.021.563       15.601.136.075          4.072.618.467        57%           26%

            ASET TIDAK LANCAR
            Aset Tetap Bersih                                         1                      1                      1     100%         100%
            Aset Lain-lain
            Aset tidak berwujud (SIM PKBL)                            1                      1                      1      0%           0%
            Piutang Bermasalah                         83.566.132.834       83.478.878.571                  99,90%       99,90%
            Akun Penyusutan Piutang Bermasalah        (83.566.132.834)     (83.478.878.571)                 99,90%       99,83%
            Piutang Jangka Panjang                      38.211.536.599       24.094.016.266         36.803.118.468       96,31%       152,75%
            Jumlah Aset Lain-lain                       38.211.536.599       24.094.016.267         36.803.118.467       96,31%       152,75%

            JUMLAH ASET TIDAK LANCAR                    38.211.536.600       24.094.016.268         36.803.118.468       96,31%       152,75%

            JUMLAH ASET                                45.309.558.163       39.695.152.343         40.875.736.933         90,21       102,97

            LIABILITAS DAN ASET NETO
            LIABILITAS
            Utang Lain-lain                                           0          90.979.721            46.507.164         0,00%         51%
            Kelebihan Pembayaran Angsuran                 481.772.544          431.032.945            456.167.844        94,69%       105,83%
            JUMLAH LIABILITAS                             481.772.544          522.012.666            502.675.008        104,34%      96,30%

            ASET NETO
            Aset Neto Tidak Terikat                    44.827.785.620        39,079,123,412        39.928.983.738        89,07%       102,17%
            Aset Neto Terikat                                         -                      -                      -       -            -
            JUMLAH ASET NETO                           44.827.785.620        39.079.123.412        39.928.983.738        89,07%       102,17%
            JUMLAH LIABILITAS DAN ASET NETO            45.309.558.164        39.601.136.078        40.431.658.747        89,23%       102,10%

           Berdasarkan data tabel di atas perbandingan realisasi kas dan setara kas sampai
           dengan Triwulan IV antara tahun 2023 dengan tahun 2024 sebesar 39,25% yaitu
           realisasi tahun 2024 sebesar Rp 1.001.302.534,- dan tahun 2023 sebesar Rp
           2.550.878.684,-.




                                                                                                            Laporan Tahunan 2023                  277
Page 279
                Highlight                               Laporan
                                                                                                     Profil Perusahaan
                                                Kepada Pemegang Saham




       1.2.2.       Laporan Aktivitas
       Laporan Aktivitas sampai dengan Triwulan IV tahun 2024 seperti tabel dibawah
       ini :
       Tabel Laporan Aktivitas

                                                             31 Desember        31 Desember       Presentase    Presentase
                                             RKA 2024
                                                                 2023               2024           Capaian       Capaian
                      URAIAN
                                                1                 2                  3               3:01          3:2

        PENDAPATAN

        Pendapatan Jasa Administrasi
                                             1.017.520.333    1.209.898.528       513.595.667       50,48         42,45
        Pinjaman

        Pemulihan cadangan penurunan
                                                        -                  -                  -       -             -
        nilai piutang pinjaman khusus

        Pendapatan Bunga                        4.800.000        5,587,990         5,748,443        119.76        102.87

        Pendapatan Lain-lain                            -        6.447.284                    -     0,00%         0,00%

        JUMLAH PENDAPATAN                   1.022.320.333     1.315.950.068      834.546.000       81,63%        63,42%

        BEBAN

        Beban Penyisihan Penurunan Nilai
                                           (3.526.612.989)    1.815.863.320     (671.475.938)      19,04%        (36,98%)
        Piutang Pinjaman

        Beban amortisasi aset tdk
                                                        -                  -                  -     0,00%         0,00%
        berwujud

        Beban Hibah BRI                                 -                  -                  -     0,00%         0,00%

        JUMLAH BEBAN                       (3.526.612.989)    1.815.863.320      (330.516.216)      9,37         (18,20%)

        KENAIKAN (PENURUNAN) ASET
                                            4.548.933.321     (593.929.518)      849.860.326       18,68%        243,09%
        NETO TIDAK TERIKAT

        KENAIKAN (PENURUNAN) ASET
                                            4.548.933.321     (593.929.518)      849.860.326       18,68%        243,09%
        NETO

        ASET NETO AWAL TAHUN               40.278.852.298    39.673.052.930    39.079.123.412      97,02%        98,50%

        ASET NETO AKHIR TAHUN              44.827.785.620    39.079.123.412    39.928.983.738      89,07%        102,17%

       Secara umum aset neto akhir tahun sampai dengan Triwulan IV tahun 2024
       adalah sebesar Rp39.928.983,- yang jika dibandingkan dengan RKA tahun 2024
       sebesar Rp 44.827.785.620,- maka pencapaiannya sebesar 89,07%. Pencapaian
       pendapatan Jasa Administrasi sampai dengan Triwulan IV tahun 2024 adalah
       Sebesar 50,48% dari RKA Tahun 2024.




278   Laporan Tahunan 2023
Page 280
   Pembahasan                                        Laporan                                Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                            Tata Kelola Perusahaan
                                                                                            Sosial dan Lingkungan




           1.2.3.       Laporan Arus Kas
           Laporan Arus Kas sampai dengan Triwulan IV tahun 2024, seperti tabel di bawah ini:
           Tabel Laporan Arus Kas

                                                                              31 Desember        31 Desember       Presentase   Presentase
                                                            RKA 2024
                                URAIAN                                            2023               2024           Capaian      Capaian

                                                                 1                  2                  3              3:1          3:2

            AKTIVITAS OPERASI

            Penerimaan pengembalian piutang umum MB        11.940.000.000     14.673.164.818     10.239.333.125     85,76%       69,78%

            Penerimaan pengembalian piutang khusus MB                   -                   -                  -       -            -

            Penerimaan pengembalian piutang Bermas-
                                                               60.000.000         101.714.665       140.487.168     234,15%      138,12%
            alah

            Pendapatan Jasa Administrasi Pinjaman             900.000.000      1.209.898.528        513.595.667       0,57       42,45%

            Pendapatan bunga jasa giro                          4.800.000          5.587.990          5.748.443     119,76%      102,87%

            Pendapatan lain-lain                                        -          6.447.284                   -     0,00%        0,00%

            (Pembayaran) penerimaan kelebihan angsuran                  -         26.667.833         25.134.899     94,25%          -

            (Pembayaran) penerimaan premi asuransi
                                                                        -                   -                  -     0,00%        0,00%
            penyaluran

            (Pembayaran) penerimaan utang lain-lain                     -       (72.760.669)       (44.472.557)      61,12%         -

            (Pembayaran) Piutang Lain-Lain                              -      1.223.226.682        270.597.104      22,12%         -

            Penyaluran Pinjaman Kemitraan secara
                                                                        -                   -                  -     0,00%        0,00%
            Mandiri

            Penyaluran Kerjasama BRI                      (14.000.000.000)   (17.000.000.000)   (12.700.000.000)     90,71%       74,71%

            Penyaluran dana pembinaan UMK                                                                                         0,00%

            KAS NETO DITERIMA (DIGUNAKAN) UNTUK AKTIVI-
                                                           (1.095.200.000)        173.947.131    (1.549.576.151)    141,49%     -890,83%
            TAS OPERASI (1)

            AKTIVITAS INVESTASI

            KAS NETO DITERIMA (DIGUNAKAN) UNTUK AKTIVI-
                                                                        -                   -                  -     0,00%        0,00%
            TAS INVESTASI (2)

            AKTIVITAS PENDANAAN
            Beban Hibah BRI *                                           -                   -                  -     0,00%        0,00%
            KAS NETO DITERIMA (DIGUNAKAN) UNTUK
                                                                        -                   -                  -     0,00%        0,00%
            AKTIVITAS (3)
            KENAIKAN (PENURUNAN) NETO DALAM KAS DAN
                                                           (1.095.200.000)        173.947.131    (1.549.576.151)    141,49%     -890,83%
            SETARA KAS (4=1+2+3)
            KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL TAHUN (5)          2.975.120.624      2.376.931.553     2.550.878.685      85,74%       107,32%
            KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR TAHUN (6=4+5)     1.879.920.624     2.550.878.684       1.001.302.534     53,26%       39,25%

           Berdasarkan tabel di atas arus kas dari pendanaan UMK sangat besar dipengaruhi
           oleh adanya kolektabilitas piutang yang diterima atas angsuran dari UMK mitra
           binaan.



                                                                                                            Laporan Tahunan 2023             279
Page 281
                 Highlight                                            Laporan
                                                                                                                              Profil Perusahaan
                                                              Kepada Pemegang Saham




       1.2.4. Kolektibilitas Piutang
       Kolektabilitas piutang atas pendanaan UMK sampai dengan Triwulan IV tahun
       2024 seperti tabel di bawah ini:
       Tabel Kolektabilitas Piutang dan Piutang Bermasalah
                                                                                                                            Presentase           Presentase
                                                RKA 2024             31 Desember 2023              31 Desember 2024
                   URAIAN                                                                                                    Capaian              Capaian

                                                      1                           2                         3                    3:1                 3:2

        1. Kolektibilitas Piutang

        Lancar                                  7.640.802.893                 8.030.985.381                2.012.289.176      26,34%               25,06%

        Kurang Lancar                              4.188.262.947             2.757.568.084                 550.344.830         13,14%              19,96%

        Ragu-ragu                                  1.926.172.837             2.133.450.880                  327.953.180        17,03%              15,37%

        Macet                                   53.277.390.791               54.117.650.588              53.909.734.622       101,19%              99,62%

        Jumlah 1                               67.032.629.468               67.039.654.933               56.800.321.808       84,74%               84,73%

        2. Piutang Bermasalah                  83.626.132.483                83.619.365.739              83.478.878.572       99,82%               99,83%

        Jumlah (1+2)                           150.658.761.951              150.659.020.672              140.279.200.381       93,11%               93,11%

       Pencapaian kolektabilitas piutang umum dan piutang bermasalah sampai
       dengan Triwulan IV tahun 2024 sebesar 93,11% dari RKA tahun 2024 dan 93,11%
       dari realisasi untuk periode yang sama tahun 2023.
       Tabel Kolektibilitas Piutang Umum berdasarkan Sektor Usaha
                                          Lancar           Kurang Lancar               Ragu-Ragu                  Macet                         Jumlah
        No         Sektor
                                MB             Rp          MB          Rp             MB      Rp          MB           Rp              MB             Rp

         1      Industri             13      90.914.933      6      75.956.388         2    41.106.000      881     9.215.206.640       902        9.423.183.961

         2      Perdagangan         111    1.133.451.800    19     250.303.905         9   113.079.000    2.858    28.074.970.625      2.997     29.571.805.330

         3      Pertanian            2        7.837.702                       -        1   44.507.000        79       726.861.916         82        779.206.618

         4      Peternakan           11      13.275.690      1      22.778.000         1    15.146.000      170     1.886.969.527        183       1.938.169.217

         5      Perkebunan           3       19.744.000      2      22.590.000         1    15.242.000       58      703.278.903          64        760.854.903

         6      Perikanan            7       67.638.915      4      38.484.896         2   26.564.000       151      2.172.392.010       164      2.305.079.821

         7      Jasa                47      638.344.136      9      129.239.641        3    72.309.180      972    10.036.280.086       1.031     10.876.173.043

         8      Lainnya              4       41.082.000      1      10.992.000                      -       103      1.093.774.915       108       1.145.848.915

                Jumlah              198    2.012.289.176    42     550.344.830        19   327.953.180    5.272    53.909.734.622      5.531     56.800.321.808




280   Laporan Tahunan 2023
Page 282
   Pembahasan                        Laporan              Tanggung Jawab
Analisis Manajemen            Tata Kelola Perusahaan
                                                          Sosial dan Lingkungan




           Diagram Kolektibilitas Piutang Umum s.d Triwulan IV tahun 2024 berdasarkan
           sektor usaha




                                                                    Laporan Tahunan 2023   281
Page 283
                  Highlight                                   Laporan
                                                                                                       Profil Perusahaan
                                                      Kepada Pemegang Saham




       5. KPI Program TJSL sampai dengan Triwulan IV tahun 2024 sebagai berikut :
              No                   Indikator                                 Target                    Bobot   Skor   Nilai

                    Melakukan pengukuran dampak            1. Program Penyediaan Ruang Publik (CSV)       6%      0        0
              1     terhadap program TJSL dengan metode    2. Pengelolaan Sampah (CSV)                    4%    100        4
                    Sosial Return on Investment
                                                           3. Program Beasiswa ULBI (CSV)                10%    100        10
                    Menetapkan kebijakan leveling unit
                    kerja TJSL menjadi setingkat BOD-1     BOD-1 (dalam kajian) Dmk Surat Kemente-
              2                                                                                          20%    100     20
                    atau disesuaikan dengan hasil kajian   rian No. S-683/MBU/10/2022 tgl 24-10-2022
                    terkait hal tersebut
                                                           1. Laporan Triwulanan                          5%    100        5
                    Meningkatkan pemanfaatan teknologi
                    informasi dalam program TJSL, terma-   2. Laporan Audited                             5%    100        5
              3
                    suk untuk pemenuhan pengisian sistem   3. Laporan Prognosa                            5%    100        5
                    informasi berbasis
                                                           4. Laporan RKA                                 5%    100        5
                                                           1. Beasiswa Anak Berprestasi (Pendidikan)      6%    100        6
                    Meningkatkan kolaborasi antar BUMN
              4     maupun dengan pihak lain yang sesuai   2. Air Bersih (Lingkungan)                     7%    100        7
                    kompetensinya dalam                    3. Bantuan Pameran UMK (Pengembangan
                                                                                                          7%    100        7
                                                           UMK)
                    Melibatkan peran serta karyawan
              5                                            Keterlibatan 15.000 orang Karyawan            20%    100     20
                    secara aktif dalam program TJSL
                                                             Jumlah                                                     94



       7. Pembinaan UMK yang telah dilakukan sampai dengan Triwulan IV tahun 2024
          sebagai berikut :
         1)        Kegiatan monitoring dilakukan kepada 2.280 Mitra Binaan di 19 Unit TJSLD
                   selama Triwulan IV tahun 2024, terlampir pada Lampiran I
         2) Anggaran atas pelaksanaan kegiatan monitoring, pelatihan dan pameran
            sampai dengan Triwulan IV tahun 2024 sebesar Rp 2.571.040.428,- dan
            realisasi program bantuan lain sampai dengan Triwulan IV tahun 2024
            sebesar Rp 7.000.890.767,- yang diambil dari anggaran perusahaan.
         3) Mitra binaan naik kelas sebanyak 38 Mitra binaan.
         4) Kegiatan-kegiatan pembinaan UMK ini sebagaimana dalam bentuk
            dokumentasi terlampir pada Lampiran II.




282   Laporan Tahunan 2023
Page 284
   Pembahasan                         Laporan              Tanggung Jawab
Analisis Manajemen             Tata Kelola Perusahaan
                                                           Sosial dan Lingkungan




           LAMPIRAN I

           RINCIAN KEGIATAN PEMBINAAN UMK

           1. Monitoring dan Pengawasan Umum sampai dengan Triwulan IV Tahun 2024
              yaitu dilaksanakan sebagai berikut :
              Monitoring dan pengawasan umum dilakukan di 19 ( Sembilan belas ) unit,
              yaitu terdiri dari :
              a. TJSLD Palangkaraya
              b. TJSLD Pontianak
              c. TJSLD Palembang
              d. TJSLD Batam
              e. TJSLD Samarinda
              f. TJSLD Bandar Lampung
              g. TJSLD Surabaya
              h. TJSLD Banda Aceh
              i. TJSLD Padang
              j. TJSLD Pekanbaru
              k. TJSLD Ambon
              l. TJSLD Kendari
              m. TJSLD Yogyakarta
              n. TJSLD Denpasar
              o. TJSLD Palembang
              p. TJSLD Makassar
              q. TJSLD Medan
              r. TJSLD Jakarta
              s. TJSLD Bandung
           2. Pameran selama Triwulan IV Tahun 2024 dilaksanakan di Bandung, Medan,
              Cirebon, Yogyakarta, Semarang dan Solo, dengan mengikutsertakan 60 Mitra
              Binaan.




                                                                     Laporan Tahunan 2023   283
Page 285
            Highlight                        Laporan
                                                                         Profil Perusahaan
                                     Kepada Pemegang Saham




       LAMPIRAN II
       Dokumentasi Kegiatan Pembinaan UMK Mitra Binaan PT Pos Indonesia
       A. KEGIATAN PAMERAN UMKM




                        Pameran Bandung ICONIC X STUNTING - Bandung




                         Pameran dan Bazzar Basket Ball ULBI - Bandung




284   Laporan Tahunan 2023
Page 286
   Pembahasan                               Laporan                  Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                   Tata Kelola Perusahaan
                                                                     Sosial dan Lingkungan




           B. KEGIATAN KEWIRAUSAHAAN & PELATIHAN




                     Pelatihan Hidroponik Bagi Karyawan Pos Menjelang Pensiun – TJSLD Bandung


           C. KEGIATAN WASUM DAN MONITORING




                                     Wasum dan Monitoring – TJSLD Bandung




                                      Wasum Dan Monitoring – TJSLD Jakarta




                                                                               Laporan Tahunan 2023   285
Page 287
            Highlight                            Laporan
                                                                                Profil Perusahaan
                                         Kepada Pemegang Saham




       D. KEGIATAN BANTUAN LAINNYA




                                                                                          ULBI
                   Bantuan Bakti Sosial Bencana gempa bumi di pangalengan Jawa Barat




286   Laporan Tahunan 2023
Page 288
   Pembahasan                                Laporan                   Tanggung Jawab
Analisis Manajemen                    Tata Kelola Perusahaan
                                                                       Sosial dan Lingkungan




                     Bantuan Bedah Rumah Pensiunan Pos Wilsus Kantor Pusat Bandung a.n Bpk Ihim




                        Pembangunan Jalan Lingkungan Desa Karang Setia – Cikarang, Jawa Barat




                                                                                 Laporan Tahunan 2023   287
Page 289

          
Page 290
Lampiran A
Laporan Keuangan
Konsolidasi
Page 291
             PT POS INDONESIA (PERSERO)
        DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
       LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN/
       CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024/
       As of and For the Year Ended December 31, 2024
                           dan/and

          LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN/
          INDEPENDENT AUDITORS’ REPORT
Page 292
                                        PT POS INDONESIA (PERSERO)
                                     DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES

                                                    DAFTAR ISI/
                                                 TABLE OF CONTENTS

                                                      Halaman/
                                                       Page

SURAT PERNYATAAN DIREKSI                                                               STATEMENT OF DIRECTOR

LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN                                                   INDEPENDENT AUDITORS’ REPORT

LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                       CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal                                        As of And For the Year Ended
   31 Desember 2024                                                                      December 31, 2024

   Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian                1-3           Consolidated Statement of Financial Position

   Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif                Consolidated Statement of Profit or Loss and Other
      Lain Konsolidasian                                4-5                             Comprehensive Income

   Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian               6             Consolidated Statement of Changes in Equity

   Laporan Arus Kas Konsolidasian                       7-8                  Consolidated Statement of Cash Flows

   Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian         9 - 129          Notes to Consolidated Financial Statements
Page 293

          
Page 294

          
Page 295

          
Page 296

          
Page 297

          
Page 298

          
Page 299

          
Page 300

          
Page 301
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                             PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                 CONSOLIDATED STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
31 Desember 2024                                                                                     December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                      (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

                                   Catatan/
                                    Notes                 2024                      2023

ASET                                                                                                                    ASSETS
ASET LANCAR                                                                                                   CURRENT ASSETS
Kas dan Setara Kas                   3,6,30           2.063.363.227.142         2.653.918.421.743       Cash and Cash Equivalents
Bank
  yang Dibatasi Penggunaannya                            33.073.529.725                       -                    Restricted Bank
Piutang Usaha - Bersih               3,7,30             336.931.275.934           385.402.397.127           Trade Receivables - Net
Persediaan                             3,8               34.743.695.888            43.640.166.880                       Inventories
Pendapatan yang Masih
  Harus Diterima                      9,3             1.016.837.478.050           930.909.600.985                 Accrued Revenues
Pajak dibayar dimuka                 3,16a                1.506.984.961               592.283.336                     Prepaid Taxes
Aset lancar lainnya:                                                                                           Other Current Assets:
  Piutang Layanan                                                                                                   Receivable from
    Jasa Keuangan                   10a,30            2.011.539.275.002           880.739.688.637               Financial Services
  Lainnya                            10b              2.338.569.956.643           477.498.955.501                          Others

Jumlah Aset Lancar                                    7.836.565.423.345         5.372.701.514.209               Total Current Assets

ASET TIDAK LANCAR                                                                                         NON-CURRENT ASSETS
Penyertaan saham                                            774.306.716                        -                         Investment
Taksiran Tagihan                                                                                                    Estimated Claim
  Pajak Penghasilan                   16f                84.292.629.255            52.552.484.634                 for Tax Refund
Aset Tetap - Bersih                  3,11             1.162.999.687.246         1.035.327.898.488                 Fixed Assets - Net
Properti Investasi                   3,12             6.785.059.730.800         6.586.760.726.000             Investment Properties
Aset Takberwujud - Bersih            3,13               121.774.971.326           111.965.551.053            Intangible Assets - Net
Aset Pajak Tangguhan                 3,16d              370.705.541.962           388.117.276.057               Deferred Tax Assets
Aset Tidak Lancar Lainnya             14                103.665.446.567           111.413.796.667          Other Non-current Assets

Jumlah Aset Tidak Lancar                              8.629.272.313.872         8.286.137.732.899          Total Non-Current Assets

JUMLAH ASET                                         16.465.837.737.217       13.658.839.247.108                     TOTAL ASSETS




Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir                The accompanying notes to the consolidated financial statements
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan          are an integral part of these consolidated financial statements
konsolidasian secara keseluruhan.                                                                                    taken as a whole.

                                                                 1
Page 302
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                              PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN                                                                  CONSOLIDATED STATEMENT OF
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                              FINANCIAL POSITION (CONTINUED)
31 Desember 2024                                                                                      December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                     (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

                                   Catatan/
                                    Notes                2024                      2023

LIABILITAS DAN EKUITAS                                                                               LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS                                                                                                         LIABILITIES
Liabilitas Jangka Pendek                                                                                      Current Liabilities
Utang Usaha                         3,15,30            651.416.992.385           474.354.916.682                  Trade Payables
Utang Pajak                          3,16b              76.892.446.168            60.569.447.017                   Taxes Payable
Utang Lain-lain                       17               722.423.584.092           753.828.360.808                  Other Payables
Pinjaman Bank Jangka Pendek         3,18,30          4.421.133.369.864         2.285.604.000.000          Short-term Bank Loans
Pinjaman Jangka Panjang Jatuh
  Tempo dalam Waktu                                                                                           Current Maturities of
  Satu Tahun:                                                                                                   Long-term Loans
    MTN                              19b,30                        -             323.361.458.333                          MTN
    Obligasi                        3,19b,30            99.469.166.668                       -                          Bonds
    Liabilitas Sewa                 3,19a,30            42.139.256.365             7.734.098.789               Lease Liabilities

Jumlah Liabilitas
 Jangka Pendek                                      6.013.474.815.542        3.905.452.281.629             Total Current Liabilities

Liabilitas Jangka Panjang                                                                                    Non-current Liabilities
Pinjaman Jangka Panjang-setelah
  Dikurangi Bagian Jatuh Tempo                                                                            Long-Term Loans-Net of
  dalam Satu Tahun:                                                                                          Current Maturities:
    Obligasi                        3,19b,30           398.080.833.339           495.100.000.000                        Bonds
    Liabilitas Sewa                 3,19a,30            88.782.484.359            15.194.867.976              Lease Liabilities
Liabilitas Imbalan Kerja              3,20           1.011.325.062.209         1.108.026.778.901        Employee Benefits Liability

Jumlah Liabilitas
 Jangka Panjang                                     1.498.188.379.907        1.618.321.646.877        Total Non-Current Liabilities

JUMLAH LIABILITAS                                   7.511.663.195.449        5.523.773.928.506               TOTAL LIABILITIES




Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir               The accompanying notes to the consolidated financial statements
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan         are an integral part of these consolidated financial statements
konsolidasian secara keseluruhan.                                                                                   taken as a whole.

                                                                2
Page 303
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                               PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN                                                                   CONSOLIDATED STATEMENT OF
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                               FINANCIAL POSITION (CONTINUED)
31 Desember 2024                                                                                       December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                      (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

                                   Catatan/
                                    Notes                 2024                      2023

EKUITAS                                                                                                                     EQUITY
Modal Saham -                                                                                                        Share Capital -
  Nilai Nominal Rp1.000.000                                                                                par value Rp1,000,000
  per Lembar Saham                                                                                                      per Share
Modal dasar 1.500.000                                                                                             Authorized Capital
  Lembar Saham                                                                                                   1,500,000 Shares
Modal Ditempatkan dan                                                                                             Capital Issued and
  Disetor Penuh Sebesar                                                                                                 Fully Paid
  455.023 Lembar Saham               3,21a              455.023.000.000           455.023.000.000                  455,023 Shares
Tambahan Modal Disetor                21b                 2.344.427.566             2.344.427.566         Additional Paid-In Capital
Saldo Laba                                                                                                        Retained Earnings
  Telah Ditentukan
    Penggunaannya                                     4.019.922.826.530         3.264.314.544.470                    Appropriated
  Belum Ditentukan
    Penggunaannya                                       726.936.851.666           755.630.126.731                Unappropriated
Komponen Ekuitas Lainnya              21c             3.794.785.432.195         3.702.780.917.128          Other Equity Component
Jumlah Ekuitas yang
  Dapat Diatribusikan                                                                                      Total Equity Attributable
  kepada Pemilik Entitas Induk                        8.999.012.537.957         8.180.093.015.895     to Owners of the Parent Entity
Kepentingan Non-Pengendali            21d               (44.837.996.189)          (45.027.697.293)         Non-Controlling Interest

TOTAL EKUITAS                                        8.954.174.541.768        8.135.065.318.602                    TOTAL EQUITY

JUMLAH LIABILITAS                                                                                             TOTAL LIABILITIES
 DAN EKUITAS                                        16.465.837.737.217       13.658.839.247.108                   AND EQUITY




Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir                The accompanying notes to the consolidated financial statements
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan          are an integral part of these consolidated financial statements
konsolidasian secara keseluruhan.                                                                                    taken as a whole.

                                                                 3
Page 304
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                                PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN                                          CONSOLIDATED STATEMENT OF PROFIT LOSS AND
KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN                                                          OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                                       For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                      (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

                                   Catatan/
                                    Notes                 2024                      2023

PENDAPATAN                            3,22            5.017.861.008.697         5.479.121.136.675                    REVENUES
BEBAN POKOK LAYANAN                   3,23           (3.030.806.140.057)       (3.680.789.445.438)            COST OF SERVICES

LABA KOTOR                                          1.987.054.868.640         1.798.331.691.237                    GROSS PROFIT

Beban Pemasaran                       3,24             (35.211.233.641)           (70.260.445.072)             Marketing Expenses
                                                                                                                           General
Beban Umum dan Administrasi           3,24           (1.159.917.022.630)       (1.110.990.406.688)        Administrative Expenses
Pendapatan Lainnya                    3,25              618.118.287.330           628.728.086.809                     Other Income
Beban Lainnya                         3,25             (261.185.716.080)         (325.829.958.948)                  Other Expenses

                                                                                                                     PROFIT
LABA USAHA                                          1.148.859.183.619           919.978.967.338            FROM OPERATIONS

Pendapatan Keuangan                   3,26              31.530.854.114             43.561.402.355                    Finance Income
Beban Keuangan                        3,26            (439.234.217.673)          (261.648.866.909)                    Finance Costs

LABA SEBELUM                                                                                                     PROFIT BEFORE
 PAJAK PENGHASILAN                                   741.155.820.060            701.891.502.784                   INCOME TAX

Pajak Kini                           3,16c               (2.551.203.481)           (1.395.271.987)              Current Income Tax
Pajak Tangguhan                      3,16d                8.529.860.855            27.718.412.803                    Deferred Tax

LABA TAHUN BERJALAN                                  747.134.477.434            728.214.643.600          PROFIT FOR THE YEAR

PENGHASILAN
 KOMPREHENSIF                                                                                         OTHER COMPREHENSIVE
 LAIN:                                                                                                                 INCOME:
 Pos yang Tidak Akan                                                                                               Item That Will
  Direklasifikasi                                                                                          Not Be Reclassified
  ke Laba Rugi:                                                                                               to Profit or Loss:
    Pengukuran Kembali                                                                                    Remeasurement of
      atas Liabilitas                                                                                             Employee
      Imbalan Kerja                 3,20,21c           117.931.585.665             57.572.938.850       Benefits Obligation
    Revaluasi Aset                    3,21c                        -              412.370.729.903          Asset Revaluation
    Pajak Penghasilan Terkait         3,16d            (25.956.839.934)           (12.666.046.547)       Related Income Tax

JUMLAH LABA                                                                                            TOTAL COMPREHENSIVE
 KOMPREHENSIF                                                                                                      INCOME
 TAHUN BERJALAN                                      839.109.223.165          1.185.492.265.806               FOR THE YEAR




Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir                The accompanying notes to the consolidated financial statements
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan          are an integral part of these consolidated financial statements
konsolidasian secara keseluruhan.                                                                                    taken as a whole.

                                                                 4
Page 305
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                             PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN                                       CONSOLIDATED STATEMENT OF PROFIT LOSS AND
KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                OTHER COMPREHENSIVE INCOME (CONTINUED)
31 Desember 2024                                                                                     December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                     (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

                                   Catatan/
                                    Notes              2024                        2023

LABA TAHUN BERJALAN
 YANG DAPAT
 DIATRIBUSIKAN                                                                                         PROFIT FOR THE YEAR
 KEPADA:                                                                                                 ATTRIBUTABLE TO:
 Pemilik Entitas Induk                               746.936.851.666            748.699.105.099      Owners of the Parent Entity
 Kepentingan Non-Pengendali                              197.625.768             (20.484.461.499)      Non-Controlling Interest
                                                    747.134.477.434            728.214.643.600

JUMLAH LABA
 KOMPREHENSIF
 TAHUN BERJALAN
 YANG DAPAT                                                                                           TOTAL COMPREHENSIVE
 DIATRIBUSIKAN KEPADA:                                                                               INCOME FOR THE YEAR
 KEPADA:                                                                                                 ATTRIBUTABLE TO:
Pemilik Entitas Induk                                838.941.366.733           1.205.988.688.940       Owners of the Parent Entity
Kepentingan Non-Pengendali                               167.856.432             (20.496.423.134)        Non-Controlling Interest
                                                    839.109.223.165          1.185.492.265.806

                                                                                                                      BASIC
LABA PER SAHAM DASAR                                            1,64                        1,60       EARNINGS PER SHARE




Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir               The accompanying notes to the consolidated financial statements
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan         are an integral part of these consolidated financial statements
konsolidasian secara keseluruhan.                                                                                   taken as a whole.

                                                                5
Page 306
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                                                                                                                                                                     PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN                                                                                                                                                                       CONSOLIDATED STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                                                                                                                                                                            For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                                                                                                                                                     (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

                                                                                              Ekuitas yang Dapat Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk/
                                                                                                     Equity Attributable to Owners of the Parent Entity
                                                                          Saldo Laba/Retained Earning                                     Pengukuran Kembali
                                                  Tambahan M odal         Sudah                 Belum                                         atas Liabilitas      Revaluasi        Jumlah Komponen                          Kepentingan
                                                      Disetor/          Ditentukan            Ditentukan                                     Imbalan Kerja/       Aset Tetap/        Ekuitas Lainnya/                       Non-Pengendali/
                                M odal Saham/        Additional       Penggunaannya/        Penggunaannya/                                 Remeasurement of      Revaluation of        Total Other          Jumlah/         Non-Controlling     Jumlah Ekuitas/
                                Share Capital      Paid-in Capital     Appropriated        Unappropriated            Jumlah/Total          Benefit Obligation     Fixed Assets      Equity Component         Total             Interest          Total Equity

S ALDO PER 31 DES EMBER 2022    455.023.000.000      2.344.427.566   2.613.945.107.772       650.369.436.698      3.264.314.544.470        (120.026.621.099)    3.365.475.909.885   3.245.449.288.786   6.967.131.260.822   (17.558.208.026)   6.949.573.052.796   BALANCE AS OF DECEMBER 31, 2022
Saldo Laba Sudah Ditentukan
   Penggunaannya                                                      650.369.436.698       (650.369.436.698)                  -                                                                  -                  -                                      -               Appropriated Retained Earnings
Laba Periode Berjalan                                                                        748.699.105.099       748.699.105.099                                                                -      748.699.105.099    (20.484.461.499)    728.214.643.600                        Profit for the Period
Penyesuaian                                                                                    6.931.021.632         6.931.021.632               65.967.771                                65.967.771      6.996.989.403     (6.996.989.403)                -
Penghasilan Komprehensif Lain                                                                                                                                                                     -                                                                         Other Comprehensive Income
   Tahun Berjalan                                                                                                               -            44.894.930.668       412.370.729.903     457.265.660.571     457.265.660.571        11.961.635      457.277.622.206                         for the Year
S ALDO PER 31 DES EMBER 2023    455.023.000.000      2.344.427.566   3.264.314.544.470       755.630.126.731      4.019.944.671.201         (75.065.722.660)    3.777.846.639.788   3.702.780.917.128   8.180.093.015.895   (45.027.697.293)   8.135.065.318.602   BALANCE AS OF DECEMBER 31, 2023

Saldo Laba Sudah Ditentukan
   Penggunaannya                            -                  -      755.630.126.731       (755.630.126.731)                  -                          -                   -                   -                  -                  -                   -               Appropriated Retained Earnings
Laba Tahun Berjalan                         -                  -                  -          746.936.851.666       746.936.851.666                        -                   -                   -      746.936.851.666        197.625.769     747.134.477.435                          Profit for the Year
Dividen                                     -                  -                  -          (20.000.000.000)      (20.000.000.000)                       -                   -                   -      (20.000.000.000)               -       (20.000.000.000)
Penyesuaian                                 -                  -          (21.844.671)                   -             (21.844.671)                       -                   -                   -          (21.844.671)        21.844.671                 -                               Adjustment
Penghasilan Komprehensif Lain                                                                                                                                                                                                                                               Other Comprehensive Income
   Tahun Berjalan                           -                  -                   -                     -                      -            92.004.515.067                   -        92.004.515.067      92.004.515.067       (29.769.336)      91.974.745.731                         for the Year
S ALDO PER 31 DES EMBER 2024    455.023.000.000      2.344.427.566   4.019.922.826.530       726.936.851.666      4.746.859.678.196          16.938.792.407     3.777.846.639.788   3.794.785.432.195   8.999.012.537.957   (44.837.996.189)   8.954.174.541.768   BALANCE AS OF DECEMBER 31, 2024




Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan                                                                    The accompanying notes to the consolidated financial statements are an integral part of these
dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.                                                                                                                                                  consolidated financial statements taken as a whole.

                                                                                                                                                      6
Page 307
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                               PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN                                                 CONSOLIDATED STATEMENT OF CASH FLOWS
Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                                      For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                     (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

                                   Catatan/
                                    Notes                2024                       2023

ARUS KAS DARI                                                                                             CASH FLOWS FROM
 AKTIVITAS OPERASI                                                                                    OPERATING ACTIVITIES

Penerimaan Kas dari Pelanggan                       5.135.768.429.416          5.098.572.466.567      Cash Received from Customers
Pembayaran Kas
  kepada Karyawan                                   (2.285.727.332.109)       (2.443.222.218.208)            Cash Paid to Employees
Pembayaran Kas
  kepada Pemasok                                    (4.045.634.540.049)       (2.525.387.089.876)             Cash Paid to Suppliers
Pembayaran Biaya Pemasaran                                         -             (67.290.010.927)         Payment of Marketing Cost
Pembayaran Pajak                                        (8.619.025.061)          (11.655.877.865)                    Payment of Tax
Penerimaan Restitusi Pajak                                (351.810.448)           15.773.122.481         Receipt from Tax Restitution

Kas Bersih Diperoleh dari                                                                                     Net Cash Provided by
 (Digunakan untuk)                                                                                                      (Used in)
 Aktivitas Operasi                                  (1.204.564.278.251)           66.790.392.172              Operating Activities

ARUS KAS DARI                                                                                              CASH FLOWS FROM
 AKTIVITAS INVESTASI                                                                                   INVESTING ACTIVITIES

Perolehan Aset Tetap                                                                                      Acquisition of Fixed Assets
  dan Aset Takberwujud                                (60.348.487.012)          (239.519.595.872)            and Intangible Assets
Pelepasan Aset Tetap                                              -               10.890.179.193            Disposal of Fixed Assets
Pelepasan
  Aset Lain-lain                                        6.136.800.000                       -               Disposal of Other Assets
Pembayaran Dividen                                    (20.000.000.000)                      -                    Dividend Payment
Penempatan Bank Garansi                                (4.046.482.399)          (95.719.129.156)         Placement Bank Guarantee
Pencairan Bank Garansi                                            -             100.460.056.756         Withdrawal Bank Guarantee

Kas Neto Diperoleh dari                                                                                 Net Cash Flows Provided by
 Aktivitas Investasi                                  (78.258.169.411)          (223.888.489.079)             Investing Activities




Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir               The accompanying notes to the consolidated financial statements
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan         are an integral part of these consolidated financial statements
konsolidasian secara keseluruhan.                                                                                   taken as a whole.

                                                                7
Page 308
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                                PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                  CONSOLIDATED STATEMENT OF
                                                                                                CASH FLOWS (CONTIINUED)
Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                                       For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                      (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

                                   Catatan/
                                    Notes                 2024                       2023

ARUS KAS DARI                                                                                                 CASH FLOWS FROM
 AKTIVITAS                                                                                                         FINANCING
 PENDANAAN                                                                                                         ACTIVITIES

Pencairan Pinjaman                                                                                                      Drawdown of
  Bank Jangka Pendek                                15.503.800.000.000         10.024.000.000.000           Short-Term Bank Loans
Pembayaran Pinjaman                                                                                                       Payment of
  Bank Jangka Pendek                                (13.709.587.821.338)       (8.529.000.000.000)          Short-Term Bank Loans
Pembayaran Pinjaman                                                                                                       Payment of
  Bank Jangka Panjang                                              -              (87.500.000.000)          Long-Term Bank Loans
Pembayaran Bunga Pinjaman                             (405.754.936.393)          (251.090.088.514)                Payment of Interest
Pembayaran                                                                                                     Payment of Consumer
  Liabilitas Sewa                                       (10.719.707.191)          (26.249.201.993)                 Lease Liabilities
Pembayaran                                                                                                                Payment of
  Utang Lain-lain                                          (81.454.761)                       -                     Other Payables
Pendanaan Entitas Anak                                  21.503.552.284                        -                   Subsidiary Funding
Pembayaran Pemegang Saham                              (26.063.111.120)                       -                Shareholder Payments
Layanan Jasa Keuangan                                 (301.202.074.981)          (621.824.422.566)                 Financial Services
Pendanaan Lainnya                                     (388.585.650.488)                       -                      Other Financing

Kas Neto Diperoleh dari                                                                                         Net Cash Provided by
 Aktivitas Investasi                                   683.308.796.012           508.336.286.927                Investing Activities

KENAIKAN (PENURUNAN)                                                                                 NET INCREASE (DECREASE)
 BERSIH                                                                                                         IN CASH AND
 KAS DAN SETARA KAS                                   (599.513.651.650)          351.238.190.020          CASH EQUIVALENTS

                                                                                                                     Exchange Rates
Dampak dari Perubahan                                                                                           Fluctuation Effects
 Kurs Terhadap Kas                                                                                                        on Cash
 dan Setara Kas                                          8.958.457.049                876.920.800             and Cash Equivalents

                                                                                                                CASH AND CASH
KAS DAN SETARA KAS                                                                                           EQUIVALENTS AT
 AWAL TAHUN                            6             2.653.918.421.743          2.301.803.310.923          BEGINNING OF YEAR

                                                                                                                 CASH AND CASH
KAS DAN SETARA KAS                                                                                             EQUIVALENTS AT
 AKHIR TAHUN                           6             2.063.363.227.142          2.653.918.421.743                 END OF YEAR




Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir                The accompanying notes to the consolidated financial statements
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan          are an integral part of these consolidated financial statements
konsolidasian secara keseluruhan.                                                                                    taken as a whole.

                                                                 8
Page 309
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                                PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                           NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN                                                                                                      STATEMENTS
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                        As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                      (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

1. UMUM                                                                 1. GENERAL

   a. Pendirian Entitas                                                   a. The Entity’s Establishment

       Kantor pos pertama di Indonesia didirikan di Batavia oleh             The first post office in Indonesia was established in
       Gubernur Jenderal GW Baron, pada tanggal                              Batavia by Governor General GW Baron on
       26 Agustus 1746 yang pada waktu itu bernama Jawatan                   August 26, 1746. Which was then was called Bureau PTT.
       PTT. Terjadi pengambilalihan Kantor Pusat PTT di                      PTT Headquarter in Bandung was taken over by the
       Bandung oleh Angkatan Muda PTT dari pemerintah                        Young Generation PTT from the Japanese military
       militer Jepang. Tanggal tersebut diperingati sebagai Hari             government. This date is celebrated as Postel Service Day
       Bakti Postel. Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 240                (Hari Bakti Postel). Based on Government Regulation No.
       tahun 1961, status Jawatan PTT berubah menjadi                        240 of 1961, the status of PTT Bureau was changed into a
       Perseroan Negara (PN) Pos dan Telekomunikasi. Pada                    State Enterprise (PN) Post and Telecommunications. In
       tahun 1965, PN Pos dan Telekomunikasi dibagi menjadi                  1965, PN Post and Telecommunications was divided into
       dua bagian, yaitu PN Pos dan Giro berdasarkan Peraturan               two part, namely PN Post and Giro based on Government
       Pemerintah No. 29 tahun 1965, dan PN Telekomunikasi                   Regulation No. 29 of 1965, and PN Telecommunications
       berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 30 tahun 1965.                   based on Government Regulation No. 30 of 1965.
       Peraturan Pemerintah No. 9 tahun 1978 mengubah status                 Government Regulation No. 9 of 1978 changed the status
       PN Pos dan Giro menjadi Perseroan Umum (Perum) Pos                    of PN Post and Giro into Perum (Public Company) Post
       dan Giro. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik                   and Giro. Based on Government Regulation of the
       Indonesia No. 5 tanggal 27 Februari 1995, Perum Pos dan               Republic of Indonesia No. 5 dated February 27, 1995,
       Giro yang didirikan dengan Peraturan Pemerintah No. 24                Perum Post and Giro which was established through
       tahun 1984 dialihkan bentuknya menjadi Perseroan                      Government Regulation No. 24 of 1984 was changed its
       (Persero) sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang                    form to Limited Company as defined in Law No. 9 of 1969
       No. 9 tahun 1969 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah               regarding Stipulation of Government Regulation in lieu of
       Pengganti Undang-Undang No. 1 tahun 1969 tentang                      Law No. 1 of 1969 on State Business Forms. The Articles
       Bentuk-bentuk Usaha Negara. Anggaran Dasar disusun                    of Association were prepared in accordance with the
       sesuai dengan materi yang digariskan dalam Peraturan                  material outlined in the Government Regulation No. 5 of
       Pemerintah No. 5 tahun 1995, bahwa Perusahaan didirikan               1995, wherein the Company was established with the sole
       dengan maksud dan tujuan untuk menyelenggarakan:                      purpose of conducting:
       1) Usaha jasa pos dan giro                                            1) Post and giro services
       2) Usaha-usaha lain yang menunjang penyelenggaraan                    2) Other businesses that support the implementation of
           usaha jasa pos dan giro sesuai dengan peraturan                       postal and giro services in accordance with laws and
           perundang-undangan yang berlaku.                                      regulations.

       Anggaran Dasar PT Pos Indonesia (Persero)                             The Articles of Association of PT Pos Indonesia (Persero)
       (“Perusahaan”) ditetapkan dengan Akta Notaris Achmad                  (“the Company”) were stipulated based on Notarial Deed
       Abid, S.H., sebagai pengganti Notaris Sutjipto, S.H., No.             No. 117 of Achmad Abid, S.H., in lieu of Notary Sutjipto,
       117 tanggal 20 Juni 1995 yang disahkan dengan Surat                   S.H., dated June 20, 1995, which was approved by the
       Keputusan Menteri Kehakiman Republik Indonesia No.                    Ministry of Justice of the Republic of Indonesia on in his
       C2-8182 HT.01.01 tahun 1995 tanggal 29 Juni 1995 serta                Decree No. C2-8182 HT.01.01 of 1995 dated June 29,
       telah diumumkan dalam Berita Negara Republik                          1995 and was published in the State Gazette No. 67 of the
       Indonesia No. 67 Tambahan No. 7039 tanggal 22 Agustus                 Republic of Indonesia Supplement No. 7039 dated August
       1995.                                                                 22, 1995.

       Anggaran Dasar Perusahaan tersebut telah mengalami                    The Company Articles of Association have been amended
       beberapa kali perubahan. Perubahan Anggaran Dasar                     several times. Amendments to the Company’s articles of
       Perusahaan terhadap UU No. 40 tahun 2007 tentang                      associations in accordance with Law No. 40 of 2007
       Perseroan Terbatas telah dilakukan sesuai dengan Akta                 concerning Limited Liability Companies have been made
       No. 164 tanggal 15 Agustus 2008 di hadapan Notaris                    in accordance with deed No. 164 dated August 15, 2008
       Sutjipto, S.H. dan telah mendapat persetujuan dari Menteri            before notary Sutjipto, S.H., and was approved by
       Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan Surat Keputusan                    Ministry of Law and Human Rights through his degree
       No.         AHU-78035.AH.01.02.TH.2008             tanggal            No.         AHU-78035.AH.01.02.TH.2008           dated
       24 Desember 2008.                                                     December 24, 2008.

       Perubahan terakhir dengan Akta Notaris No. 5 tanggal 5                The latest amendment was in year 2024 by Notarial Deed
       Agustus 2024 oleh Notaris Aryanti Artisari, S.H., M.Kn.,              No. 5 of Notary Aryanti Artisari, S.H., M.Kn., a notary in
       di Jakarta mengenai Pernyataan Keputusan Pemegang                     Bogor, dated August 5, 2024, regarding the Statement of
       Saham terkait Perubahan Anggaran Dasar Perusahaan.                    Shareholders Decision related to the Amendment of the
       Perubahan tersebut mencakup, antara lain, penyesuaian                 Article of Association of the Company. The amendments
       Nomenklatur     Jabatan,   Pengalihan     Tugas,    dan               include among others, the amendment of Nomenclature
       Pengangkatan Dewan Komisaris PT Pos Indonesia                         Position, Transfer of Tasks, and Appointment of Board of
       (Persero). Akta tersebut telah disetujui oleh Menteri                 Commissioners of the Company. The deed has been
       Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam                  approved by the Ministry of Law and Human Rights of the
       Surat Keputusannya No. AHU-0019573.AH.01.11. Tahun                    Republic of Indonesia in his Decision No. AHU-
       2024 tanggal 5 Agustus 2024.                                          0019573.ah.01.11. Year 2024 dated August 5, 2024.

                                                                    9
Page 310
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                               PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                          NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                           STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                       As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                         (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

1. UMUM (Lanjutan)                                                     1. GENERAL (Continued)

   a. Pendirian Entitas (Lanjutan)                                       a. The Entity’s Establishment (Continued)

       PT Pos Indonesia (Persero) tidak memiliki entitas induk              PT Pos Indonesia (Persero) does not have a parent or
       atau merupakan entitas induk terakhir. Perseroan memiliki            ultimate parent. The Company has three subsidiaries,
       tiga entitas anak, yaitu PT Pos Finansial Indonesia, PT Pos          PT Pos Finansial Indonesia, PT Pos Logistik Indonesia,
       Logistik Indonesia, dan PT Pos Properti Indonesia.                   and PT Pos Properti Indonesia.

       Perusahaan berdomisili di Bandung dengan kantor pusat                The Company is domicilied in Bandung with its
       di Jalan Banda No. 30, Citarum, Bandung Wetan.                       headquarter at Jalan Banda No. 30, Citarum, Bandung
                                                                            Wetan.

   b. Maksud dan Tujuan Perusahaan                                       b. Purposes and Objectives of the Company

       Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang               According to Article 3 of the Articles of Association, the
       lingkup kegiatan usaha Perusahaan antara lain meliputi               Company’s scope of business activities includes postal
       bidang usaha jasa pos dan giro termasuk jasa keuangan                and giro services which include financial services of cash-
       secara tunai maupun berbasis giro (account) bidang usaha             based or giro-based accounts, business communications
       jasa komunikasi, jasa logistik, jasa retail, jasa keagenan           services, logistics services, retail services, agency services
       dan jasa-jasa lain yang menunjang penyelenggaraan usaha              and other services that support the execution of postal and
       jasa pos dan giro sesuai dengan peraturan perundangan-               giro services in accordance with the existing legislation
       undangan yang berlaku dan bidang usaha pemanfaatan dan               and utilization and development of its resources to support
       pengembangan sumber daya yang dimiliki untuk                         the Company’s business activities.
       menunjang kegiatan usaha Perusahaan.

   c. Merk dan Logo                                                      c. Brand and Logo

       Perusahaan telah melakukan perubahan merek dan logo                  The Company has made changes to its brand and new
       baru yang telah disetujui oleh Menteri Badan Usaha Milik             Company logo which have been approved by the Minister
       Negara dengan Nomor Surat: S-532/MBU/10/2023                         of     State-Owned      Enterprises  with      Letter
       perihal Persetujuan Perubahan Merek dan Logo PT Pos                  No.: S-532/MBU/10/2023 regarding Approval of Changes
       Indonesia (Persero) tanggal 23 Oktober 2023.                         to the Brand and Logo of PT Pos Indonesia (Persero)
                                                                            dated October 23, 2023.

   d. Struktur Organisasi, Dewan Komisaris, Direksi dan                  d. Organization Structure, Board of Commissioners,
      Karyawan                                                              Directors and Employees

       1) Usaha jasa pos dan giro                                           1) Post and giro services

               Dalam melaksanakan kegiatan operasionalnya,                          In conducting its activities, the Company has regional
               Perusahaan memiliki wilayah kerja dan lokasi regional                working teritories as follows:
               sebagai berikut:

          i.      Regional 1 Medan 20004 meliputi wilayah kerja                i.      Regional 1 in Medan 20004 consists of working
                  Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, Sumatera                          area Province of Nanggroe Aceh Darussalam,
                  Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau,                         North Sumatera, West Sumatera, Riau, Riau
                  Sumatera Selatan, Jambi, Lampung, Bengkulu dan                       Islands, South Sumatera, Jambi, Lampung,
                  Kepulauan Bangka Belitung.                                           Bengkulu and Bangka Belitung Islands.
         ii.      Regional 2 Jakarta 10004 meliputi wilayah kerja             ii.      Regional 2 in Jakarta 10004 consists of working
                  Provinsi DKI Jakarta dan Banten, kota Bogor,                         area Province of DKI Jakarta and Banten, City of
                  Bekasi dan Depok.                                                    Serang, Bogor, Bekasi and Depok.
        iii.      Regional 3 Bandung 40004 meliputi wilayah kerja            iii.      Regional 3 in Bandung 40004 consists of working
                  Provinsi Jawa Barat.                                                 area Province of West Java.
        iv.       Regional 4 Semarang 50004 meliputi wilayah                  iv.      Regional 4 in Semarang 50004 consists of working
                  kerja Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Daerah                       area Province of Central Java and Special
                  Istimewa Yogyakarta.                                                 Province of Yogyakarta.
         v.       Regional 5 Surabaya 60004 meliputi wilayah kerja            v.       Regional 5 in Surabaya 60004 consists of working
                  Provinsi Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat                       area Province of East Java, Bali, West Nusa
                  dan Nusa Tenggara Timur.                                             Tenggara and East Nusa Tenggara.
        vi.       Regional 6 Makassar 90004 meliputi wilayah                  vi.      Regional 6 in Makassar 90004 consists of working
                  kerja Provinsi Kalimantan Barat, Kalimantan                          area Province of West Kalimantan, Central
                  Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur,                        Kalimantan, South Kalimantan, East Kalimantan,
                  Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi                        South Sulawesi, Southeast Sulawesi, West
                  Barat Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah,                               Sulawesi, North Sulawesi, Central Sulawesi,
                  Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua dan                           Gorontalo, Maluku, North Maluku, Papua dan
                  Papua Barat.                                                         West Papua.


                                                                   10
Page 311
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                                     PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                                 STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                             As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                               (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

1. UMUM (Lanjutan)                                                        1. GENERAL (Continued)

   d. Struktur Organisasi, Dewan Komisaris, Direksi dan                        d. Organization Structure, Board of Commissioners,
      Karyawan (Lanjutan)                                                         Directors and Employees (Continued)

       2) Dewan Komisaris dan Direksi                                                 2) Board of Commissioners and Director

           Berdasarkan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik                                Based on the Decree of the Minister of State-Owned
           Negara Nomor: SK-261/MBU/09/2023 tanggal 21                                    Enterprises Number: SK-261/MBU/09/2023 dated
           September 2023, Pernyataan Keputusan Pemegang                                  September 21, 2023, Statement of Shareholders'
           Saham No. 11 tanggal 24 Januari 2024, dan yang                                 Decision No. 11 dated January 24, 2024, and last
           terakhir Pernyataan Keputusan Pemegang Saham No.                               Statement of Shareholders' Decision No. 5 dated
           5 tanggal 5 Agustus 2024, susunan Dewan Komisaris                              August 5, 2024, the composition of the Board of
           per 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai                                   Commissioners as of December 31, 2024 and 2023 is
           berikut:                                                                       as follows:

                                         5 Agustus - 31 Desember/   24 Januari - 4 Agustus/       1 Januari - 23 Januari/
                                          August 5 - December 31,   January 24 - August 4,        January 1 - January 23,
                                                   2024                     2024                           2024
           Dewan Komisaris                                                                                                     Board of Commissioners
             Komisaris Utama                  Rhenald Kasali             Rhenald Kasali                Rhenald Kasali        President Commissioner
                                                                                                                                        Independent
             Komisaris Independen        Muhammad Budi Djatmiko                -                       Condro Kirono                   Commissioner
                                                                                                                                        Independent
             Komisaris Independen              Fauzi Baadilla                  -                             -                         Commissioner
             Komisaris                    I Gde Made Kartikajaya     I Gde Made Kartikajaya            Robben Rico                     Commissioner
             Komisaris                          Robben Rico               Robben Rico               Guntur Iman Nefianto               Commissioner
             Komisaris                               -                Guntur Iman Nefianto          Gunawan Hutagalung                 Commissioner
             Komisaris                      Gunawan Hutagalung         Gunawan Hutagalung                    -                         Commissioner



                                                                             2023
           Dewan Komisaris                                                                                                     Board of Commissioners
             Komisaris Utama                                             Rhenald Kasali                                      President Commissioner
                                                                                                                                        Independent
             Komisaris Independen                                      Condro Kirono                                                   Commissioner
             Komisaris                                                  Robben Rico                                                    Commissioner
             Komisaris                                               Guntur Iman Nefianto                                              Commissioner
             Komisaris                                               Gunawan Hutagalung                                                Commissioner

           Berdasarkan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik                            Based on the Decree of the Minister of State-Owned
           Negara Nomor: SK-154/MBU/07/2022 dan yang                                  Enterprises No.: SK 154/MBU/07/2022 and most recently
           terakhir SK-260/MBU/09/2023 tanggal 21 September                           SK-260/MBU/09/2023 dated September 21, 2023, the
           2023, susunan Dewan Direksi per 31 Desember 2024                           composition of the Board of Directors as of December 31,
           dan 2023 adalah sebagai berikut:                                           2024 and 2023 are as follows:

                                         5 Agustus - 31 Desember/   24 Januari - 4 Agustus/       1 Januari - 23 Januari/
                                          August 5 - December 31,   January 24 - August 4,        January 1 - January 23,
                                                   2024                     2024                           2024
           Dewan Direksi                                                                                                              Board of Directors
             Direktur Utama              Faizal Rochmad Djoemadi    Faizal Rochmad Djoemadi       Faizal Rochmad Djoemadi          President Director
             Direktur Keuangan dan                                                                                           Director of Finance and
             Manajemen Risiko             Endy P.R. Abdurrahman     Endy P.R. Abdurrahman          Endy P.R. Abdurrahman            Risk Management
             Direktur Bisnis Kurir dan                                                                                        Director of Courier and
             Logistik                        Tonggo Marbun              Tonggo Marbun                  Siti Choiriana                Logistic Business
             Direktur Bisnis Jasa                                                                                                 Director of Finance
             Keuangan                             Haris                      Haris                         Haris                    Services Business
             Direktur Human Capital                                                                                                Director of Human
             Management                   Asih Kurniasari Komar      Asih Kurniasari Komar            Tonggo Marbun              Capital Management
             Direktur Business                                                                                                    Director of Business
             Development dan                                                                                                         Development and
             Portofolio Management            Prasabri Pesti             Prasabri Pesti                Prasabri Pesti         Portofolio Management
             Direktur Operasi dan                                                                                           Director of Operation and
             Teknologi Informasi                 Hariadi                    Hariadi                       Hariadi             Information Technology




                                                                       11
Page 312
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                        PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                   NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                    STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                              (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

1. UMUM (Lanjutan)                                              1. GENERAL (Continued)
   d. Struktur Organisasi, Dewan Komisaris, Direksi dan            d. Organization Structure, Board of Commissioners,
      Karyawan (Lanjutan)                                             Directors and Employees (Continued)
       3) Komite Audit, Komite Pemantau Manajemen                     3) Audit Committee, Business and Investment Risk
          Risiko Usaha dan Investasi, Komite Nominasi dan                Management Monitoring Committee, Nomination
          Remunerasi                                                     and Remuneration Committee
           Komite Audit                                                  Audit Committee
           Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris                   Based on the Decree of the Board of Commissioners
           tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Ketua                  concerning the Dismissal and Appointment of the
           Komite Audit       PT Pos Indonesia (Persero)                 Chairman of the Audit Committee of PT Pos Indonesia
           No. 233/DEKOM/0923 tanggal 27 September 2023,                 (Persero) No. 233/DEKOM/0923 dated September 27,
           dan terakhir berdasarkan Surat Keputusan Dewan                2023, and the lastest based on the Decree of the Board
           Komisaris Nomor SK-56/DEKOM/0424 tanggal                      of Commissioners Number SK-56/DEKOM/0424
           28 Agustus 2024 tentang pemberhentian dan                     dated August 28, 2024 concerning the dismissal and
           pengangkatan ketua komite audit PT Pos Indonesia              appointment of the chairman of the audit committee of
           (Persero),   memberhentikan     dengan   hormat               PT Pos Indonesia (Persero), honorably dismiss Mr.
           Sdr. Robben Rico dan mengangkat Sdr. Muhammad                 Robben Rico and appoint Mr. Muhammad Budi
           Budi Djatmiko sebagai ketua merangkap anggota                 Djatmiko as chairman and concurrent member of the
           Komite Audit PT Pos Indonesia (Persero).                      Audit Committee of PT Pos Indonesia (Persero).
           Susunan Komite Audit per 31 Desember 2024 dan                 The composition of the Audit Committee as of
           2023 sebagai berikut:                                         December 31, 2024 and 2023 are as follows:
                                                    2024                       2023
           Komite Audit                                                                                      Audit Committee
            Ketua                       Muhammad Budi Djatmiko          Guntur Iman Nefianto                     Chairman
            Anggota                            Prasojo                        Prasojo                              Member
            Anggota                       Venoneta Monetera              Venoneta Monetera                         Member
            Anggota                          Robben Rico                         -                                 Member
           Komite Pemantau Manajemen Risiko Usaha dan                    Business and Investment         Risk    Management
           Investasi                                                     Monitoring Committee
           Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris PT                Based on the Decree of the Board of Commissioners
           Pos Indonesia (Persero) tentang Pemberhentian dan             of PT Pos Indonesia (Persero) on the Dismissal and
           Pengangkatan Anggota Komite Pemantau Manajemen                Appointment of Members of the Business Risk
           Risiko Usaha dan Investasi PT Pos Indonesia                   Management and Investment Monitoring Committee
           (Persero) No. 90/DEKOM/0724 tanggal 15 Juli 2024              of PT Pos Indonesia (Persero) No. 90/DEKOM/0724
           memberhentikan dengan hormat Sdr. Ahmad Syarif                dated July 15, 2024 respectfully dismissed Mr. Ahmad
           Munawi dan mengangkat Sdri. Dewi Hanggraeni                   Syarif Munawi and appointed Sdri. Dewi Hanggraeni
           sebagai anggota Komite Pemantau Manajemen Risiko              as a member of the Business Risk Management and
           Usaha dan Investasi PT Pos Indonesia (Persero).               Investment Monitoring Committee of PT Pos
                                                                         Indonesia (Persero).
           Susunan Komite Pemantau Manajemen Risiko Usaha                The composition of the Business and Investment Risk
           dan Investasi (KPMRUI) per 31 Desember 2024 dan               Management Monitoring Committee (KPMRUI) as of
           2023 sebagai berikut:                                         December 31, 2024 and 2023 as follows:
                                                    2024                       2023
           Komite Pemantau                                                                           Business and Investment
           Manajemen Risiko Usaha                                                                 Risk Magement Monitoring
           dan Investasi                                                                                          Committee
             Ketua                         Gunawan Hutagalung           Gunawan Hutagalung                       Chairman
             Anggota                             Saiful                  Syaiful Siliganda                         Member
             Anggota                        Dewi Hanggraeni               Oerip Soebagyo                           Member
           Komite Nominasi dan Remunerasi                                Nomination and Remuneration Committee
           Perubahan terakhir Surat Keputusan Dewan                      The latest amendment to the Decree of the Company's
           Komisaris Perusahaan tentang Pemberhentian dan                Board of Commissioners regarding the Dismissal and
           Pengangkatan Ketua Komite Nominasi dan                        Appointment of the Chairman of the Company's
           Remunerasi Perusahaan No. SK-57/DEKOM/0424                    Nomination and Remuneration Committee No. SK-
           tanggal 26 April 2024 memberhentikan dengan                   57/DEKOM/0424 dated April 26, 2024 honorably
           hormat Sdr. Roben Rico dan mengangkat Sdr. I Gde              dismissed Mr. Roben Rico and appointed Mr. I Gde
           Made Kartikajaya sebagai Anggota Komite Nominasi              Made Kartikajaya as a Member of the Company's
           dan Remunerasi Perusahaan.                                    Nomination and Remuneration Committee.

                                                              12
Page 313
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                            PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                       NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                        STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                    As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                  (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

1. UMUM (Lanjutan)                                                  1. GENERAL (Continued)

   d. Struktur Organisasi, Dewan Komisaris, Direksi dan                d. Organization Structure, Board of Commissioners,
      Karyawan (Lanjutan)                                                 Directors and Employees (Continued)

       3) Komite Audit, Komite Pemantau Manajemen                         3) Audit Committee, Business and Investment Risk
          Risiko Usaha dan Investasi, Komite Nominasi dan                    Management Monitoring Committee, Nomination
          Remunerasi (Lanjutan)                                              and Remuneration Committee (Continued)

           Komite Nominasi dan Remunerasi                                    Nomination and Remuneration Committee

           Susunan Komite Nominasi dan Remunerasi per 31                     The composition of the Nomination and Remuneration
           Desember 2024 dan 2023 sebagai berikut:                           Committee as of December 31, 2024 and 2023 are as
                                                                             follows:

                                                    2024                            2023
           Komite Nominasi dan                                                                                Nomination and
           Remunerasi                                                                                  Remuneration Committee
             Ketua                             Fauzi Baadilla                  Roben Rico                         Chairman
             Anggota                       I Gde Made Kartikajaya          Boy Bayu Idisondjaya                     Member
             Anggota                             Boy Bayu                    Oerip Soebagyo                         Member
             Anggota                           Oerip Soebagyo                       -                               Member

       4) Karyawan & Manajemen Kunci                                      4) Employees & Key Personel

           Karyawan                                                          Employees

           Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Grup                      As of December 31, 2024 and 2023, the Group have
           mempunyai karyawan masing-masing 14.190 dan                       14,190 and 15,783 employees respectively (unaudited)
           15.783 (tidak diaudit) dengan rincian sebagai berikut:            with the following details:

           Manajemen Kunci                                                   Key Personel

           Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No SK-214,                    Based on the Decree of the Board of Directors No SK-
           pada tanggal     31 Desember 2024 dan 2023,                       214, as of December 31, 2024 and 2023, the Company
           Perusahaan mempunyai key personel dengan rincian                  has key personnel with the following details:
           sebagai berikut:

                                                    2024                            2023
           Manajemen Kunci                                                                                           Key Personel
            Risk Management                                                                                    Risk Management
            and Financial Policy            Endang Wahyudin                 Endang Wahyudin                and Financial Policy
            Retail Business               Wilhelmina Lily Selanno         Wilhelmina Lily Selanno                Retail Business
            Enterprise Business               Arifin Muchlis                  Arifin Muchlis                 Enterprise Business
            Strategic Planning                                                                                Strategic Planning
            and Business Development       Ir. Wikandaru Mudjadi           Ir. Wikandaru Mudjadi     and Business Development
            International Post Service     Yanto Parulian Hutajulu         Yanto Parulian Hutajulu    International Post Service
            Human Capital Policy                                                                          Human Capital Policy
            and Strategy                       Ika Wijayanti                   Ika Wijayanti                        and Strategy
            Portfolio Management           Riharsono Prastyantoro          Riharsono Prastyantoro         Portfolio Management
            Human Capital Services                                                                      Human Capital Services
            and Business Partner                Chandra Dewi                   Chandra Dewi                and Business Partner
            Government and                                                                                      Government and
            Corporate Business                   Hendra Sari                    Hendra Sari                  Corporate Business
            Courier and Logistic                                                                            Courier and Logistic
            Operation                           Imam Pujono                     Imam Pujono                            Operation
            Financial Operations and                                                                  Financial Operations and
            Business Partner                    Vivi Sofiati                    Vivi Sofiati                    Business Partner
            Information Technology          A. Winahyo Pratomo              A. Winahyo Pratomo          Information Technology
            Fronting Management and                                                                  Fronting Management and
            Financial Transaction                                                                         Financial Transaction
            Service                          Felix Heru Wibowo               Felix Heru Wibowo                           Service
            Consumer Business                     Zuhed Nur                       Zuhed Nur                  Consumer Business
            Wholesale and                                                                                         Wholesale and
            International Business             Arlia Irishtiana               Arlia Irishtiana            International Business
            Internal Audit                    Agus Trisyuwanto               Agus Trisyuwanto                      Internal Audit


                                                                  13
Page 314
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                                              PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                         NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                                          STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                                      As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                       (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

1. UMUM (Lanjutan)                                                                1. GENERAL (Continued)

   e. Penawaran Umum Obligasi Perusahaan                                              e. The Company's Bonds Public Offering

        Pada bulan Desember 2022, Perusahaan menawarkan                                      On December 2022, the Company offered its bonds to the
        obligasi pada masyarakat (Catatan 19) yang dinyatakan                                public (Note 19), which became effective by Financial
        efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal                               Services Authority (OJK) on December 20, 2022 based on
        20 Desember 2022 dengan Nomor S-271/D.04/2022 atas                                   Letter Number S-271/D.04/2022 on the public offering of
        Penawaran umum penerbitan Obligasi I PT Pos Indonesia                                Bond I of PT Pos Indonesia (Persero) with a principal
        (Persero)     dengan       jumlah    pokok     sebesar                               amount of Rp500,000,000,000 and has been listed on the
        Rp500.000.000.000 dan telah dicatatkan pada Bursa Efek                               Indonesia Stock Exchange on December 28, 2022.
        Indonesia pada tanggal 28 Desember 2022.

        Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah utang obligasi                                 As of December 31, 2024, the outstanding amount of
        yang belum         jatuh tempo adalah sebesar                                        unmatured bond was Rp500,000,000,000 with the
        Rp500.000.000.000 dengan rincian sebagai berikut:                                    following details:

                                                                                                                 Tanggal
              Obligasi/                     Jumlah/              Bunga per Tahun/              Tahun/          Penerbitan/                Jatuh Tempo/
               Bonds                        Amount               Interest per Annum             Years         Date of Issuance              Due Date
        Obligasi I PT Pos
        Indonesia (Persero)
        Tahun 2023
        Seri/Serie                                                                                              28 Desember/              28 Desember/
        A (POST01A)                    100.000.000.000                   10,90%                   3           December 28, 2022         December 28, 2025
        Seri/Serie                                                                                              28 Desember/              28 Desember/
        B (POST01B)                    400.000.000.000                   11,75%                   5           December 28, 2022         December 28, 2027

   f.   Informasi tentang Entitas Anak Perusahaan                                     f.     Subsidiaries Information

        Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 persentase                                    As of December 31, 2024 and 2023 the percentage of
        kepemilikan Perusahaan dan jumlah aset Entitas Anak                                  ownership of the Company and total asset of the
        adalah sebagai berikut:                                                              Subsidiaries are as follows:
                                                                                                                        Jumlah Aset Sebelum Eliminasi/
                                                                                                                        Total Assets Before Elimination
                                                                              Persentase
                                                                              Komersial           Tahun Operasi
                                                                             Kepemilikan/           Komersial/
           Entitas Anak/           Domisili/          Jenis Usaha/           Percentage of      Start of Commercial
            Subsidiaries           Domicile         Nature of Business        Ownership              Operations            2024                  2023

        Dimiliki langsung oleh Perusahaan/Held directly by the Company
        PT Pos Finansial           Indonesia      Bisnis jaringan, bisnis       54,76%                 2019           245.099.473.612       123.766.890.726
        Indonesia ("PFI")                         akses channel dan                              (dahulu/previously
                                                  switching dan bisnis IT                       PT Bhakti Wasantara
                                                  solution/Network                                      Net)
                                                  business,         access
                                                  channel and system
                                                  switching business and
                                                  IT solution business.

        PT Pos Logistik            Indonesia      Jasa transportasi, jasa       99,80%                 2012           382.060.133.187       459.483.236.297
        Indonesia ("PLI")                         pergudangan,        jasa
                                                  pengiriman kargo dan
                                                  regulated agent atau
                                                  agen           inspeksi/
                                                  Transportation
                                                  services, warehousing
                                                  services,         cargo
                                                  delivery,     regulated
                                                  agent or inspection
                                                  agent.

        PT Pos Properti            Indonesia      Bidang properti/              99,00%                 2013           323.369.373.158       259.254.093.301
        Indonesia ("PPI")                         Property business

        Dimiliki oleh PT Pos Logistik Indonesia (“PLI”)/Held through PT Pos Logistik Indonesia (“PLI”)
        PT Pos Properti            Indonesia       Properti/                    1,00%                  2013           323.369.373.158       259.254.093.301
        Indonesia ("PPI")                          Property




                                                                              14
Page 315
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                            PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                       NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                        STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                    As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                    (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

1. UMUM (Lanjutan)                                                  1. GENERAL (Continued)

   f.   Informasi tentang Entitas Anak (Lanjutan)                     f.   Subsidiaries Information (Continued)

        Dalam laporan keuangan konsolidasian ini, Perusahaan               In these consolidated financial statements, the Company
        dan entitas anak secara bersama-sama disebut sebagai               and its subsidiaries are collectively referred as “the
        “Grup”.                                                            Group”.

        PT Pos Finansial Indonesia (PFI)                                   PT Pos Finansial Indonesia (PFI)

        PT Pos Finansial Indonesia (“PFI”) didirikan berdasarkan           PT Pos Finansial Indonesia (“PFI”) was established
        Akta Notaris No. 7 dari notaris Ivonne Barnetha Sinyal,            based on Notarial Deed No. 7 of notary Ivonne Barnetha
        S.H., Notaris di Jakarta tanggal 2 April 2001. Akta                Sinyal, SH, Notary in Jakarta dated April 2, 2001. Deed of
        Pendirian ini disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak                  estabilishment was approved by Ministry of Laws and
        Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat                      Human Rights of the Republic of Indonesia in his Decision
        Keputusan Nomor C-02567.HT.01.01.Th.2001 tanggal                   Letter No. C02567.HT.01.01.Th.2001 dated June 28, 2001
        28 Juni 2001 serta diumumkan dalam Tambahan Berita                 and published in Official Gazette of the Republic of
        Negara Republik Indonesia No. 11 dan No. 1320 tanggal              Indonesia No. 11 and No. 1320 dated February 5, 2002.
        5 Februari 2002.

        Berdasarkan Akta Notaris No. 69 dari Notaris Mahendra              Based on Notarial Deed No. 69 of Notary Mahendra
        Adinegara, S.H., M.Kn. Perusahaan mengubah nama PT                 Adinegara, S.H., M.Kn. the Company changed the name
        Bhakti Wasantara Net menjadi PT Pos Finansial                      of PT Bhakti Wasantara Net to PT Pos Finansial
        Indonesia. Perusahaan mendirikan dan memiliki                      Indonesia. The Company established and has an
        penyertaan saham pada PFI sebesar 54,76% dari modal                investment in PFI for 54.76% of the issued and paid-up
        ditempatkan dan disetor PFI dengan jumlah investasi                capital of PFI, with a total investment of
        sebesar Rp38.578.000.000 atau 38.578 lembar saham.                 Rp38,578,000,000 or 38,578 shares. The Articles of
        Perubahan tersebut telah mendapat persetujan dari                  Association was approved by Ministry of Laws and
        Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik                       Human Rights of the Republic of Indonesia in Decision
        Indonesia dengan Nomor AHU-0022339.AH.01.02 Tahun                  Letter Number AHU-0022339.AH.01.02 Year 2019 dated
        2019 tanggal 24 April 2019.                                        April 24, 2019.

        Data PFI telah mengalami perubahan, perubahan terakhir             PFI data has undergone changes, the last change as stated
        sebagaimana termuat dalam akta No.61 tanggal 17                    in deed No.61 dated December 17, 2024 made before
        Desember 2024 yang dibuat di hadapan Notaris Ervina                Notary Ervina Christina Sembiring, S.H., M.kn regarding
        Christina Sembiring, S.H., M.kn mengenai perubahan                 changes to the composition of the Company's directors
        susunan direksi dan dewan komisaris Perseroan. Akta                and board of commissioners. The deed has been received
        tersebut      telah     diterima      dan      dicatat             and recorded in the Legal Entity Administration System of
        di dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian               the Ministry of Law and Human Rights of the Republic of
        Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia                     Indonesia based on letter No.AHU-AH.01.09-0289928 of
        berdasarkan surat No.AHU-AH.01.09-0289928 tahun                    2024, dated December 18, 2024.
        2024, tanggal 18 Desember 2024.

        Masih dalam proses pemenuhan administrasi kelengkapan              Still in the process of fulfilling the administrative
        dokumen untuk permintaan persetujuan pemegang saham                requirements for the completeness of the documents for
        (Kementerian BUMN).                                                the request for shareholder approval (Ministry of State-
                                                                           Owned Enterprises).

        PT Pos Logistik Indonesia (PLI)                                    PT Pos Logistik Indonesia (PLI)

        Berdasarkan Akta No. 9 tanggal 12 Januari 2012 dari                Based on Notarial Deed No. 9 dated January 12, 2012
        Notaris Etic Srimartini, S.H., M.Kn, Notaris di Bandung.           from Notary Etic Srimartini, S.H., M.Kn, Notary in
        Perusahaan mendirikan dan memiliki penyertaan saham                Bandung. The Company established and has an
        pada PLI sebesar 99,80% dari modal ditempatkan dan                 investment in PLI for 99.80% of the issued and paid-up
        disetor PLI, dengan jumlah investasi sebesar                       capital of PLI, with a total investment of
        Rp174.000.000.000 atau 174.000 lembar saham. Akta                  Rp174,000,000,000 or 174.000 shares. The deed of
        pendirian ini disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi            establishment was approved by the Ministry of Law and
        Manusia           dalam          Surat          Keputusan          Human Rights in his Decision Letter No. AHU-
        No. AHU-08351.AH.0101 Tahun 2012, tanggal                          08351.AH.0101 Year 2012, dated February 17, 2012 and
        17 Februari 2012 dan telah diumumkan di dalam Berita               has been published in the State Gazette of Republic of
        Negara Republik Indonesia No. 34 tanggal 17 Februari               Indonesia supplementary No. 34 dated February 17,
        2012, tambahan No. 15392.                                          2012, addition No. 15392.




                                                                15
Page 316
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                           PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                       STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                   As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                   (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

1. UMUM (Lanjutan)                                                 1. GENERAL (Continued)

   f.   Informasi tentang Entitas Anak (Lanjutan)                    f.   Subsidiaries Information (Continued)

        PT Pos Logistik Indonesia (PLI) (Lanjutan)                        PT Pos Logistik Indonesia (PLI) (Continued)

        Anggaran dasar PLI telah mengalami beberapa kali                  PLI’s article of association has been amended several
        perubahan, terakhir dengan akta Notaris No. 01 tanggal 2          times, most recently by Notarial deed No. 01 dated
        Agustus 2024 dari Deasi Witanti Kusumaningtyas, S.H.,             Augustus 2, 2024 by Deasi Witanti Kusumaningtyas, S.H.,
        Notaris di Bandung mengenai perubahan Pasal 4                     Notary in Bandung, concerning in change of Article 4 in
        Anggaran Dasar PLI. Sesuai kesepakatan bersama, PLI               PLI’s Article of Association. In accordance with mutual
        melakukan Debt to Equity Swap atau konversi utang                 agreement, PLI carried out a Debt to Equity Swap or
        pokok (shareholder loan) untuk menambah saham milik               conversion of principal debt (shareholder loan) to
        Perusahaan sebanyak 69.500 lembar saham atau setara               increase the shares owned by the Company by 69,500
        dengan Rp69.500.000.000. Dengan adanya penambahan                 shares or equivalent to Rp69,500,000,000. With the
        saham tersebut, maka yang semula saham milik                      addition of these shares, the original shares are owned by
        Perusahaan sebanyak 174.000 lembar saham naik menjadi             the Company increased from 174,000 shares to 243,500
        sebanyak 243.500 lembar saham atau setara dengan                  shares or equivalent of Rp243,500,000,000. This change
        Rp243.500.000.000. Akta perubahan tersebut telah                  was approved by the Minister of Law and Human Rights
        disahkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi                     of the Republic of Indonesia Directorate General of
        Manusia Republik Indonesia Direktorat Jenderal                    General Law Administration in his Decision Letter
        Administrasi     Hukum       Umum       dalam      Surat          No. AHU-AH.01.09-0235288 dated Augustus 4, 2024.
        Nomor AHU-AH.01.09-0235288 tanggal 4 Agustus
        2024.

        PT Pos Properti Indonesia (PPI)                                   PT Pos Properti Indonesia (PPI)

        Berdasarkan Akta Notaris No. 35 tanggal 31 Desember               Based on Notarial Deed No. 35 dated December 31, 2013
        2013 dari Deasi Witanti Kusumaningtyas, S.H., Notaris di          by Deasi Witanti Kusumaningtyas, S.H., Notary in
        Bandung. Perusahaan mendirikan dan memiliki                       Bandung. The Company established and has an
        penyertaan saham pada PPI sebesar 99,00% dari modal               investment in PPI for 99.00% of the issued and paid-up
        ditempatkan dan disetor PPI dengan jumlah investasi               capital of PPI with a total investment of Rp99,000,000,000
        sebesar Rp99.000.000.000 atau 99.000 lembar saham.                or 99,000 shares. The deed of establishment was approved
        Akta pendirian ini disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak            by the Ministry of Law and Human Rights of the Republic
        Asasi Manusia        Republik Indonesia dengan Surat              of Indonesia in his Decision Letter No. AHU-
        Keputusan No. AHU-14137.AH.01.01 Tahun 2014                       14137.AH.01.01 TAHUN 2014 dated April 25, 2014 and
        tanggal 25 April 2014 dan telah diumumkan dalam Berita            has been published in the State Gazette of the Republic of
        Negara Republik Indonesia No. 47 tanggal 13 Juni 2014,            Indonesia No. 47 dated June 13, 2014, addition No.
        tambahan No. 22310.                                               22310.

        Data PPI telah mengalami beberapa kali perubahan,                 PPI data has undergone several changes, most recently
        terakhir dengan akta Notaris No. 02 tanggal 3 Juli 2023           with Notarial deed No. 02 dated July 3, 2023 from Rahma
        dari Rahma Fitriani, S.H., M.H.,M.Kn., Notaris di                 Fitriani, S.H., M.H., M.Kn., Notary in Bandung, regarding
        Bandung, mengenai perubahan susunan Komisaris dan                 changes to the composition of PPI's Commissioners and
        Direksi PPI. Akta perubahan tersebut telah diterima dan           Directors. The deed of change has been received and
        dicatat di dalam sistem administrasi badan hukum                  recorded in the legal entity administration system of the
        Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik                  Ministry of Law and Human Rights of the Republic of
        Indonesia Direktorat Jenderal Administrasi Hukum                  Indonesia, Directorate General of General Legal
        Umum dalam Surat No.AHU-AH.01.09-0134292 tahun                    Administration in Letter No. AHU-AH.01.09-0134292 of
        2023 tanggal 5 Juli 2023.                                         2023 dated July 5, 2023.




                                                               16
Page 317
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                          PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                     NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                      STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                  As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2. PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI 2. ADOPTION OF NEW AND REVISED STATEMENTS OF
   KEUANGAN    (“PSAK”) DAN  INTERPRETASI    FINANCIAL ACCOUNTING STANDARDS (“PSAK”)
   STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (“ISAK”) BARU  AND    INTERPRETATION     TO    FINANCIAL
   DAN REVISI                                ACCOUNTING STANDARDS (“ISAK”)

   a. Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”)                 a. Statements of Financial Accounting Standards
      dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan                       (“PSAKs”) and Interpretation to Financial Accounting
      (“ISAK”) yang Diterbitkan dan Berlaku Efektif Dalam               Standards (“ISAKs”) Issued and Effective in the Current
      Tahun Berjalan (pada atau setelah 1 Januari 2024)                 Year (on or after January 1, 2024)

       Dalam tahun berjalan, Grup telah menerapkan Pernyataan           In the current year, the Group has adopted all of the new
       Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi             and revised Statements of Financial Accounting Standards
       Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”) baru dan revisi              (“PSAK”) and Interpretation to Financial Accounting
       termasuk pengesahan amendemen dan penyesuaian                    Standards (“ISAK) including amendment and annual
       tahunan yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi            improvements issued by the Board of Financial
       Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia yang dianggap                  Accounting Standards of the Indonesian Institute of
       relevan dengan kegiatsan operasinya dan mempengaruhi             Accountants that are relevant to their operations and
       laporan keuangan konsolidasian berlaku efektif untuk             affected to the consolidated financial statements effective
       periode tahun buku yang dimulai pada atau setelah                for accounting period beginning on or after January 1,
       1 Januari 2024.                                                  2024.

       PSAK dan ISAK baru dan revisi termasuk pengesahan                New and revised PSAKs and ISAKs including amendments
       amendemen dan penyesuaian tahunan yang berlaku efektif           and annual improvements effective in the current year are
       dalam tahun berjalan adalah sebagai berikut:                     as follows:

       -   Amendemen PSAK 116: Sewa. Amendemen tentang                  -   Amendment to PSAK 116: Leases. Amendments on
           liabilitas sewa dalam jual dan sewa balik. Amendemen             lease liabilities in sale and leaseback. This amendment
           ini mengatur pengukuran selanjutnya atas transaksi               regulates subsequent measurement of sale and
           jual dan sewa balik.                                             leaseback transactions.
       -   Amendemen PSAK 201: Penyajian Laporan                        -   Amendment to PSAK 201: Presentation of Financial
           Keuangan. Amendemen tentang liabilitas jangka                    Statements. Amendments on long-term liabilities with
           panjang dengan kovenan. Amendemen ini mengatur                   covenants. This amendment stipulates that only
           bahwa hanya kovenan yang harus dipatuhi entitas                  covenants that an entity must comply with on or before
           pada atau sebelum tanggal pelaporan yang akan                    the reporting date will affect the classification of
           memengaruhi klasifikasi liabilitas jangka pendek atau            short-term or long-term liabilities and their
           jangka panjang serta pengungkapannya.                            disclosure.
       -   Amendemen PSAK 207: Laporan Arus Kas dan                     -   Amendments to PSAK 207: Cash Flow Statement and
           PSAK 107: Instrumen Keuangan: Pengungkapan.                      PSAK 107: Financial Instruments: Disclosures.
           Amendemen tentang pengaturan pembiayaan                          Amendments on supplier financing arrangements.
           pemasok.        Amendemen         ini      memperjelas           These amendments clarify disclosures related to
           pengungkapan terkait pengaturan pembiayaan                       supplier financing arrangements.
           pemasok..

   b. Standar (SAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi               b. Standards (SAKs) and Interpretation to Financial
      Keuangan (ISAK) yang Diterbitkan Namun Belum                      Accounting Standards (ISAKs) Issued but not Effective
      Berlaku Efektif Dalam Tahun Berjalan                              in the Current Year

       -   Amendemen PSAK 221: Pengaruh Perubahan Kurs                  -   Amendment to PSAK 221: Effect of Changes in
           Valuta Asing. Amendemen tentang kekurangan                       Foreign Exchange Rates. Amendment on lack of
           ketertukaran.     Amendemen        ini    memperjelas            convertibility. This amendment clarifies the provisions
           pengaturan terkait kondisi ketika suatu mata uang                related to conditions when a currency is not
           tidak tertukarkan serta pengungkapannya, berlaku                 convertible and its disclosure, effective on or after
           efektif pada atau setelah tanggal 1 Januari 2025.                January 1, 2025.
       -   PSAK 117 memperkenalkan Pendekatan Block                     -   PSAK 117 introduces the Block Building Approach,
           Building, yang dimodifikasi untuk kontrak asuransi               which is modified for insurance contracts with direct
           dengan fitur partisipasi langsung, yang digambarkan              participation features, described as a Variable Fee
           sebagai Pendekatan Biaya Variabel. Terdapat                      Approach. There is simplification if certain criteria
           penyederhanaan jika kriteria tertentu terpenuhi dengan           are met by using the Premium Allocation Approach.
           menggunakan Pendekatan Alokasi Premi. PSAK 117                   This PSAK 117 is effective for the annual reporting
           ini berlaku efektif untuk periode pelaporan tahunan              period beginning on or after January 1, 2025 with
           yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2025            early application permitted.
           dengan penerapan dini diperbolehkan.




                                                                17
Page 318
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                            PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                       NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                        STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                    As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                   (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2. PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI 2. ADOPTION OF NEW AND REVISED STATEMENTS OF
   KEUANGAN      (“PSAK”) DAN INTERPRETASI   FINANCIAL ACCOUNTING STANDARDS (“PSAK”)
   STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (“ISAK”) BARU  AND    INTERPRETATION     TO      FINANCIAL
   DAN REVISI (Lanjutan)                     ACCOUNTING STANDARDS (“ISAK”) (Continued)

   b. Standar (SAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi                b. Standards (SAKs) and Interpretation to Financial
      Keuangan (ISAK) yang Diterbitkan Namun Belum                       Accounting Standards (ISAKs) Issued but not Effective
      Berlaku Efektif Dalam Tahun Berjalan (Lanjutan)                    in the Current Year (Continued)

       -   Amendemen PSAK 117: Kontrak Asuransi -                        -   Amendment to PSAK 117 – Insurance Contracts –
           Penerapan Awal PSAK 117 dan PSAK 109 -                            Initial Application of PSAK 117 and PSAK 109 –
           Informasi Komparatif, berlaku efektif ketika entitas              Comparative Information, effective when the entity
           pertama kali menerapkan PSAK 117.                                 first applies PSAK 117.

       Beberapa dari SAK dan ISAK termasuk amendemen dan                 Several SAKs and ISAKs including amendments and
       penyesuaian tahunan yang berlaku dalam tahun berjalan             annual improvements that became effective in the current
       dan relevan dengan kegiatan Grup telah diterapkan                 year and are relevant to the Group’s operation have been
       sebagaimana dijelaskan dalam “Informasi Kebijakan                 adopted as disclosed in the “Material Accounting
       Akuntansi Material”.                                              Policies Information”.

       Beberapa SAK dan ISAK lainnya yang tidak relevan                  Other SAKs and ISAKs that are not relevant to the
       dengan kegiatan Grup atau mungkin akan mempengaruhi               Group’s operation or might affect the accounting policies
       kebijakan akuntansinya dimasa depan sedang dievaluasi             in the future are being evaluated by the management the
       oleh manajemen potensi dampak yang mungkin timbul                 potential impact that might arise from the adoption of
       dari penerapan standar-standar ini terhadap laporan               these standards to the consolidated financial statements.
       keuangan konsolidasian.

3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                           3. MATERIAL ACCOUNTING POLICES INFORMATION

   a. Kepatuhan terhadap Standar Akuntansi Keuangan                   a. Compliance with the Financial Accounting Standards
      (“SAK”)                                                            (“SAK”)

       Laporan keuangan konsolidasian telah disusun sesuai               The consolidated financial statements have been prepared
       dengan SAK, yang mencakup Pernyataan dan Interpretasi             in accordance with SAK, which comprises the Statements
       yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi                     and Interpretations issued by the Board of Financial
       Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia, termasuk standar               Accounting Standards of the Indonesian Institute of
       baru dan yang direvisi, amandemen dan penyesuaian                 Accountants, including applicable new and revised
       tahunan, yang berlaku efektif pada atau setelah tanggal 1         standards, amendments and annual improvements,
       Januari 2024, serta Lampiran Keputusan Ketua Badan                effective on or after January 1, 2024, and Attachment to
       Pengawasan Pasar Modal dan Lembaga Keuangan                       the Decision of the Chairman of Bapepam – LK (now
       (sekarang menjadi Otoritas Jasa Keuangan atau OJK) No.            becoming Indonesian Financial Services Authority or
       Kep-347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 yaitu Peraturan              OJK) No. Kep-347/BL/2012 dated June 25, 2012 that is
       No.VIII.G.7 tentang Penyajian dan Pengungkapan                    Regulation No.VIII.G.7 regarding Presentation and
       Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik yang               Disclosures of the Financial Statements of the Public
       berlaku untuk laporan keuangan yang berakhir pada atau            Company that effective for the financial statements that
       setelah tanggal 31 Desember 2012.                                 ended on or after December 31, 2012.

   b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian                 b. Basis of Preparation of Consolidated Financial
                                                                         Statements

       Laporan keuangan konsolidasian disusun berdasarkan                The consolidated financial statements have been prepared
       konsep biaya perolehan (historical cost), kecuali beberapa        under the historical cost basis, except for certain accounts
       akun tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain                 which are measured on the basis described in the related
       sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi terkait           accounting policies and in conformity with Financial
       dan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan yang                 Accounting Standard established by the Indonesian
       ditetapkan oleh lkatan Akuntan lndonesia. Laporan                 Institute of Accountants. The consolidated financial
       keuangan konsolidasian disusun dengan metode akrual,              statements are prepared under the accrual basis of
       kecuali laporan arus kas konsolidasian.                           accounting, except for the consolidated statement of cash
                                                                         flows.

       Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan                     The consolidated statement of cash flow is prepared based
       menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan                 on the direct method by classifying cash flows on the basis
       arus kas ke dalam aktivitas operasi, investasi dan                of operating, investing and financing activities.
       pendanaan.




                                                                18
Page 319
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                             PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                        NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                         STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                     As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                     (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI                      MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
   (Lanjutan)                                                     (Continued)

   b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian                   b. Basis of Preparation of Consolidated Financial
      (Lanjutan)                                                           Statements (Continued)

       Seluruh angka dalam laporan keuangan konsolidasian ini,             Figures in the consolidated financial statements are
       dibulatkan dan disajikan dalam Rupiah (“Rp”), kecuali               rounded to and stated in Rupiah (“Rp”), unless otherwise
       dinyatakan lain.                                                    specified.

       Kebijakan akuntansi telah diterapkan secara konsisten               The accounting policies applied are consistent with those
       dengan laporan keuangan konsolidasian tahunan untuk                 of the annual consolidated financial statements for the
       tahun yang berakhir 31 Desember 2024 yang telah sesuai              year ended December 31, 2024 which conform to the
       dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.                     Indonesian Financial Accounting Standards.

       Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Standar                   The preparation of consolidated financial statements in
       Akuntansi Keuangan di Indonesia mengharuskan                        conformity with Indonesian Financial Accounting
       penggunaan estimasi dan asumsi. Hal tersebut juga                   Standards requires the use of certain critical accounting
       mengharuskan Manajemen untuk membuat pertimbangan                   estimates and asumptions. It also requires Management to
       dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Grup. Area               exercise its judgement in the process of applying the
       yang kompleks atau memerlukan tingkat pertimbangan                  Group’s accounting policies. The areas involving a higher
       yang lebih tinggi atau area di mana asumsi dan estimasi             degree of judgement or complexity, or areas where
       dapat berdampak signifikan terhadap laporan keuangan                assumptions and estimates are significant to the
       konsolidasian diungkapkan di Catatan 4.                             consolidated financial statements are disclosed in Note 4.

   c. Prinsip atas Akuntansi Konsolidasi dan Ekuitas                    c. Principles of Consolidation and Equity Accounting

       a. Entitas Anak                                                     a. Subsidiaries

           Entitas anak adalah seluruh entitas (termasuk entitas               Subsidiaries are all entities (including structured
           terstruktur) dimana Grup memiliki pengendalian.                     entities) over which the Group has control. The Group
           Grup mengendalikan entitas lain ketika Grup                         controls an entity when the Group is exposed to, or has
           terekspos atas, atau memiliki hak untuk, pengembalian               rights to, variable returns from its involvement with
           yang bervariasi dari keterlibatannya dengan entitas                 the entity and has the ability to affect those returns
           dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi                           through its power over the entity. Subsidiaries are
           pengembalian tersebut melalui kekuasaannya atas                     fully consolidated from the date on which control is
           entitas tersebut. Entitas anak dikonsolidasikan secara              transferred to the Group. They are deconsolidated
           penuh sejak tanggal di mana pengendalian dialihkan                  from the date on which that control ceases.
           kepada Grup. Entitas anak tidak dikonsolidasikan lagi
           sejak tanggal dimana Grup kehilangan pengendalian.

           Grup menerapkan metode akuisisi untuk mencatat                      The Group applies the acquisition method to account
           kombinasi bisnis. Imbalan yang dialihkan untuk                      for business combinations. The consideration
           akuisisi suatu entitas anak adalah sebesar nilai wajar              transferred for the acquisition of a subsidiary is the
           aset yang dialihkan, liabilitas yang diakui terhadap                fair value of the assets transferred, the liabilities
           pemilik pihak yang diakusisi sebelumnya dan                         incurred to the former owners of the acquiree and the
           kepentingan ekuitas yang diterbitkan oleh Grup.                     equity      interests issued by the Group.            The
           Imbalan yang dialihkan termasuk nilai wajar aset atau               consideration transferred includes the fair value of
           liabilitas yang timbul dari kesepakatan imbalan                     any asset or liability resulting from a contingent
           kontinjensi. Aset teridentifikasi yang diperoleh dan                consideration arrangement. Identifiable assets
           liabilitas serta liabilitas kontinjensi yang diambil alih           acquired and liabilities and contingent liabilities
           dalam suatu kombinasi bisnis diukur pada awalnya                    assumed in a business combination are measured
           sebesar nilai wajar pada tanggal akuisisi.                          initially at their fair values at the acquisition date.

           Grup mengakui kepentingan non pengendali pada                       The Group recognizes any noncontrolling interest in
           pihak yang diakuisisi baik sebesar nilai wajar atau                 the acquiree on an acquisition-by acquisition basis,
           sebesar bagian proporsional kepentingan non                         either at fair value or at the noncontrolling interest’s
           pengendali atas aset neto pihak yang diakuisisi.                    proportionate share of the acquiree’s net assets. Non-
           Kepentingan non pengendali disajikan di ekuitas                     controlling interest is reported as equity in the
           dalam laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah               consolidated statement of financial position, separate
           dari ekuitas pemilik entitas induk.                                 from the owner of the parent’s equity.




                                                                   19
Page 320
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                            PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                       NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                        STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                    As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                   (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI                     MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
   (Lanjutan)                                                    (Continued)

   c. Prinsip atas Akuntansi Konsolidasi dan Ekuitas                   c. Principles of Consolidation and Equity Accounting
      (Lanjutan)                                                          (Ctoninued)

       a. Entitas Anak (Lanjutan)                                         a. Subsidiaries (Continued)

           Selisih lebih imbalan yang dialihkan, jumlah setiap               The excess of the consideration transferred, the
           kepentingan non pengendali pada pihak diakuisisi dan              amount of any noncontrolling interest in the acquiree
           nilai wajar pada tanggal akuisisi kepentingan ekuitas             and the acquisition-date fair value of any previous
           sebelumnya dimiliki oleh pihak pengakuisisi pada                  equity interest in the acquiree over the fair value of the
           pihak diakuisisi atas nilai wajar aset bersih                     net identifiable assets acquired is recorded as
           teridentifikasi yang diperoleh dicatat sebagai                    goodwill. If those amounts are less than the fair value
           goodwill. Jika jumlah tersebut lebih rendah dari nilai            of the net identifiable assets of the business acquired,
           wajar aset bersih teridentifikasi atas bisnis yang                in the case of a bargain purchase, the difference is
           diakuisisi dalam kasus pembelian dengan diskon,                   recognized directly in the profit or loss.
           selisihnya diakui dalam laba rugi.

           Imbalan kontinjensi yang masih harus dialihkan oleh               Any contingent consideration to be transferred by the
           Grup diakui sebesar nilai wajar pada tanggal akuisisi.            Group is recognized at fair value at the acquisition
           Perubahan selanjutnya atas nilai wajar imbalan                    date. Subsequent changes to the fair value of the
           kontinjensi yang diakui sebagai aset atau liabilitas dan          contingent consideration that is deemed to be an asset
           dicatat sesuai dengan PSAK 239 (revisi 2014)                      or liability are recognized in accordance with PSAK
           “Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran”                    239 (revised 2014) “Financial Instruments:
           dalam laporan laba rugi. Imbalan kontinjensi yang                 Recognition and Measurement” in profit or loss.
           diklasifikasikan sebagai ekuitas tidak diukur kembali             Contingent consideration that is classified as equity is
           dan penyelesaian selanjutnya diperhitungkan dalam                 not remeasured, and its subsequent settlement is
           ekuitas.                                                          accounted for within equity.

           Biaya yang terkait dengan akuisisi dibebankan pada                Acquisition-related costs are expensed as incurred.
           saat terjadinya.

           Jika kombinasi bisnis diperoleh secara bertahap, nilai            If the business combination is achieved in stages, the
           wajar pada tanggal akuisisi dari kepentingan ekuitas              acquisition date carrying value of the acquirer’s
           yang sebelumnya dimiliki oleh pihak pengakuisisi                  previously held equity interest in the acquiree is
           pada pihak yang diakuisisi diukur kembali ke nilai                remeasured to fair value at the acquisition date
           wajar tanggal akuisisi melalui laba rugi. Pihak                   through profit or loss. The acquirer may have
           pengakusisi mungkin telah mengakui perubahan nilai                recognized changes in the value of its equity interest
           wajar atas kepentingan ekuitasnya dalam penghasilan               in other comprehensive income. If so, the amount that
           komprehensif lain. Jika demikian, jumlah yang telah               was recognized in other comprehensive income shall
           diakui dalam penghasilan komprehensif lain diakui                 be recognized on the same basis as would be required
           dengan dasar yang sama sebagaimana dipersyaratkan                 if the acquirer has disposed directly of the previously
           jika pihak pengakusisi telah melepas secara langsung              held equity interest.
           kepentingan ekuitas yang dimiliki sebelumnya.

           Transaksi, saldo dan keuntungan antar entitas Grup                Intercompany transactions, balances and unrealized
           yang belum direalisasi telah dieliminasi. Kerugian                gains on transactions between Group companies are
           yang belum direalisasi juga dieliminasi. Jika                     eliminated. Unrealized losses are also eliminated. If
           diperlukan, nilai yang dilaporkan oleh entitas anak               necessary, amounts reported by subsidiaries have
           telah diubah untuk menyesuaikan dengan kebijakan                  been adjusted to conform to the Group’s accounting
           akuntansi yang diadopsi oleh Grup.                                policies.

       b. Perubahan Kepemilikan                                           b. Changes in Ownership Interests

           Grup memperlakukan transaksi dengan kepentingan                   The Group treats transactions with non-controlling
           non-pengendali yang tidak mengakibatkan hilangnya                 interests that do not result in a loss of control as
           kontrol sebagai transaksi dengan pemilik ekuitas                  transactions with equity owners of the Group. A
           Grup. Perubahan dalam kepemilikan menghasilkan                    change in ownership interest results in an adjustment
           penyesuaian antara nilai tercatat dari kepentingan                between the carrying amounts of the controlling and
           pengendali dan nonpengendali untuk mencerminkan                   non-controlling interests to reflect their relative
           kepentingan relatifnya di entitas anak. Selisih antara            interests in the subsidiary. Any difference between the
           jumlah penyesuaian untuk kepentingan non                          amount of the adjustment to non controlling interests
           pengendali dan pertimbangan yang dibayarkan atau                  and any consideration paid or received is recognized
           diterima diakui dalam cadangan terpisah dalam                     in a separate reserve within equity attributable to
           ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik Grup.             owners of the Group.


                                                                  20
Page 321
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                              PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                         NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                          STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                      As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                     (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI                      MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
   (Lanjutan)                                                     (Continued)

   c. Prinsip atas Akuntansi Konsolidasi dan Ekuitas                     c. Principles of Consolidation and Equity Accounting
      (Lanjutan)                                                            (Ctoninued)

       b. Perubahan Kepemilikan                                             b. Changes in Ownership Interests

           Ketika Grup tidak lagi mengkonsolidasikan atau                      When the Group ceases to consolidate or equity
           mencatat menggunakan metode ekuitas untuk                           account for an investment because of a loss of control,
           investasi       karena     hilangnya       pengendalian,            joint control or significant influence, any retained
           pengendalian bersama atau pengaruh signifikan, maka                 interest in the entity is remeasured to its fair value at
           kepentingan yang masih tersisa atas entitas diukur                  the date when the control is lost, with the change in
           kembali berdasarkan nilai wajarnya, dan perubahan                   carrying amount recognized in profit or loss. The fair
           nilai tercatat diakui dalam laba rugi. Nilai tercatat awal          value is the initial carrying amount for the purposes of
           adalah sebesar nilai wajar untuk kepentingan                        subsequently accounting for the retained interest as
           pengukuran kembali kepentingan yang tersisa sebagai                 an associate, joint venture or financial asset.
           entitas asosiasi, ventura bersama atau aset keuangan.

           Di samping itu, jumlah yang sebelumnya diakui pada                  In addition, any amounts previously recognized in
           penghasilan komprehensif lain sehubungan dengan                     other comprehensive income in respect of that entity
           entitas tersebut dicatat seolah-olah Grup telah melepas             are accounted for as if the Group had directly
           aset atau liabilitas terkait. Hal ini dapat berarti bahwa           disposed of the related assets or liabilities. This may
           jumlah yang sebelumnya diakui pada penghasilan                      mean that amounts previously recognized in other
           komprehensif lain direklasifikasi ke laporan laba rugi.             comprehensive income are reclassified to profit or
                                                                               loss.

           Jika kepemilikan saham pada ventura bersama atau                    If the ownership interest in a joint venture or an
           entitas asosiasi berkurang namun pengendalian                       associate is reduced but joint control or significant
           bersama atau pengaruh signifikan dipertahankan,                     influence is retained, only a proportionate share of the
           hanya sebagian proporsional dari jumlah yang telah                  amounts       previously     recognized     in    other
           diakui sebelumnya dalam penghasilan komprehensif                    comprehensive income are reclassified to profit or
           lain yang direklasifikasi ke laba atau rugi jika                    loss where appropriate.
           diperlukan.

   d. Kombinasi Bisnis                                                   d. Business Combination

       Kombinasi bisnis adalah suatu transaksi atau peristiwa lain          Business combination is a transaction or other event in
       dimana pihak pengakuisisi memperoleh pengendalian atas               which an acquirer obtains control of one or more
       satu atau lebih bisnis. Kombinasi bisnis dicatat dengan              businesses. Business combination is accounted for by
       menggunakan metode akuisisi. Imbalan yang dialihkan                  applying the acquisition method. The consideration
       dalam suatu kombinasi bisnis diukur pada nilai wajar,                transferred in a business combination is measured at fair
       yang dihitung sebagai hasil penjumlahan dari nilai wajar             value, which is calculated as the sum of the acquisition-
       tanggal akuisisi atas seluruh aset yang dialihkan oleh               date fair values of the assets transferred by the Group,
       Grup, liabilitas yang diakui oleh Grup kepada pemilik                liabilities incurred by the Group to former owners of the
       sebelumnya dari pihak yang diakuisisi dan kepentingan                acquiree, and the equity interests issued by the Group in
       ekuitas yang diterbitkan oleh Grup dalam pertukaran                  exchange for control of the acquiree. Acquisition-related
       pengendalian dari pihak yang diakuisisi. Biaya-biaya                 costs are recognized as expenses in the periods in which
       terkait akuisisi diakui sebagai beban pada periode saat              the costs are incurred and the services are received.
       biaya tersebut terjadi dan jasa diterima.

       Pada tanggal akuisisi, aset teridentifikasi yang diperoleh           At the acquisition date, the identifiable assets acquired
       dan liabilitas yang diambil alih diakui pada nilai wajar             and the liabilities assumed are recognized at their fair
       kecuali untuk aset dan liabilitas tertentu yang diukur               value except for certain assets and liabilities that are
       sesuai dengan standar yang relevan.                                  measured in accordance with the relevant standards.

       Komponen kepentingan non-pengendali pada pihak                       Component of non-controlling interests are measured
       diakuisisi diukur baik pada nilai wajar ataupun pada                 either at fair value or at the present ownership
       bagian proporsional instrumen kepemilikan yang ada                   instruments’ proportionate share in the recognized
       dalam jumlah yang diakui atas aset neto teridentifikasi dari         amounts of the acquiree’s identifiable net assets.
       pihak diakuisisi.




                                                                    21
Page 322
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                            PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                       NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                        STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                    As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                    (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI                     MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
   (Lanjutan)                                                    (Continued)

   d. Kombinasi Bisnis (Lanjutan)                                      d. Business Combination (Continued)

       Bila suatu kombinasi bisnis dilakukan secara bertahap,             When a business combination is achieve in stages, the
       kepemilikan terdahulu Grup atas pihak terakuisisi diukur           Group’s previously held equity interest in the acquire is
       kembali ke nilai wajar pada tanggal akuisisi dan                   remeasured to fair value at the acquisition date and the
       keuntungan atau kerugiannya, jika ada, diakui dalam laba           resulting gain or loss, if any, is recognized in profit or loss.
       rugi. Apabila pada periode sebelumnya, perubahan nilai             When in prior periods, a changes in the value of its equity
       wajar yang berasal dari kepentingan ekuitasnya sebelum             interest in the acquiree prior to the acquisition date had
       tanggal akuisisi telah diakui dalam penghasilan                    been recognized in other comprehensive income date, the
       komprehensif lain, jumlah tersebut diakui dengan dasar             amount shall be recognized on the same basis as would be
       yang sama sebagaimana dipersyaratkan jika Grup telah               required if the Group had desposed directly of the
       melepas secara langsung kepentingan ekuitas yang                   previously held equity interest.
       dimiliki sebelumnya.

       Jika akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai           If the initial accounting for a business combination is
       pada akhir periode pelaporan saat kombinasi terjadi, Grup          incomplete by the end of the reporting period in which the
       melaporkan jumlah sementara untuk pos pos yang proses              combination occurs, the Group reports provisional
       akuntansinya belum selesai dalam laporan keuangannya.              amounts for the items for which the accounting is
       Selama periode pengukuran, pihak pengakuisisi                      incomplete. In its financial statements, during the
       menyesuaikan, aset atau liabilitas tambahan yang diakui,           measurement period the acquirer adjust, recognized
       untuk mencerminkan informasi baru yang diperoleh                   additional assets or liabilities, to reflect new information
       tentang fakta dan keadaan yang ada pada tanggal akuisisi           obtained about facts and circumstances that existed as of
       dan, jika diketahui, akan berakibat terhadap pengakuan             the acquisition date that, if known, would have resulted in
       aset dan liabilitas dimaksud pada tanggal tersebut.                the recognition of those assets and liabilities as of that
                                                                          date.

       Pada tanggal akuisisi, goodwill diukur pada harga                  At acquisition date, goodwill is measured at its cost being
       perolehan yang merupakan selisih lebih antara (a) nilai            the excess of (a) the aggregate of the consideration
       gabungan dari imbalan yang dialihkan dan jumlah setiap             transferred and the amount of any non-controlling
       kepentingan non-pengendali, atas (b) jumlah neto                   interest, over (b) the net of identifiable assets acquired and
       teridentifikasi dari aset yang diperoleh dan liabilitas yang       liabilities assumed. If this consideration is lower than the
       diambil alih. Jika imbalan tersebut kurang dari nilai wajar        fair value of the net assets of the subsidiary acquired, the
       aset neto entitas anak yang diakuisisi, selisih tersebut           difference is recognized in profit or loss as gain on
       diakui dalam laba rugi sebagai keuntungan dari akuisisi            bargain purchase after previously the Management
       entitas anak setelah sebelumnya Manajemen menilai                  reassesses whether it has correctly identified all of the
       kembali apakah telah mengidentifikasi dengan tepat                 assets acquired and all of the liabilities assumed and
       seluruh aset yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih       recognize any additional assets or liabilities that are
       serta mengakui setiap aset atau liabilitas tambahan yang           identified in that review.
       dapat diidentifikasi dalam penelaahan tersebut.

       Setelah pengakuan awal, goodwill diukur pada jumlah                After initial recognition, goodwill is measured at cost less
       tercatat dikurangi akumulasi kerugian penurunan nilai.             any accumulated impairment losses. For impairment
       Untuk tujuan pengujian penurunan nilai, goodwill yang              testing, goodwill acquired in a business combination, from
       diperoleh dari suatu kombinasi bisnis, sejak tanggal               the acquisition date, be allocated to each of the Group’s
       akuisisi dialokasikan kepada setiap Unit Penghasil Kas             Cash Generating Units that is expected to benefit from the
       dari Grup yang diperkirakan akan memberikan manfaat                synergies of the combination, irrespective of whether
       dari sinergi kombinasi bisnis tersebut, terlepas dari apakah       other assets or liabilities of the acquiree are assigned to
       aset atau liabilitas lain dari pihak yang diakuisisi               those Cash Generating Units.
       ditempatkan dalam Unit Penghasil Kas tersebut.

       Jika goodwill telah dialokasikan pada suatu Unit Penghasil         If goodwill has been allocated to Cash Generating Units
       Kas dan operasi tertentu atas Unit Penghasil Kas tersebut          and certain operations on the Cash Generating Units is
       dilepaskan, maka goodwill yang terkait dengan operasi              disposed, the goodwill associated with the operation
       yang dilepaskan tersebut termasuk dalam jumlah tercatat            disposed is included in the carrying amount of the
       operasi tersebut ketika menentukan keuntungan atau                 operation when determining the gain or losses on
       kerugiaan dari pelepasan. Goodwill yang dilepaskan                 disposal. Disposed goodwill is measured on the basis of
       tersebut diukur berdasarkan nilai relatif operasi yang             relative values of the operation disposed of and the portion
       dihentikan dan porsi Unit Penghasil Kas yang ditahan.              of the Cash Generating Units retained.




                                                                  22
Page 323
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                             PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                        NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                         STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                     As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                     (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI                     MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
   (Lanjutan)                                                    (Continued)

   e. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing                        e. Foreign Currency Transaction and Balances

        Laporan keuangan konsolidasian diukur dan disajikan                 The consolidated financial statements is measured and
        dalam mata uang dari lingkungan ekonomi utama dimana                presented in the currency of the primary economic
        entitas beroperasi (mata uang fungsional). Laporan                  environment in which the entity operates (its functional
        keuangan konsolidasian disajikan dalam mata uang                    currency). The consolidated financial statements are
        Rupiah yang merupakan mata uang fungsional Grup dan                 presented in Indonesian Rupiah, which is the functional
        mata uang penyajian untuk laporan keuangan                          currency of the Group and the presentation currency for
        konsolidasian.                                                      the consolidated financial statements.

        Dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian,                    In preparing the consolidated financial statements,
        transaksi dalam mata uang selain mata uang fungsional               transactions in currencies other than the entity’s
        entitas (mata uang asing) diakui pada kurs yang berlaku             functional currency (foreign currencies) are recognized at
        pada tanggal transaksi. Pada akhir setiap periode                   the rates of exchange prevailing at the dates of the
        pelaporan:                                                          transactions. At the end of each the reports:

        -   Pos moneter valuta asing dijabarkan kembali pada                -   Monetary items in foreign currencies are retranslated
            kurs yang berlaku pada tanggal tersebut;                            at the rates prevailing at that date;
        -   Pos non-moneter yang diukur dalam biaya historis                -   Non-monetary items measured at historical cost in
            dalam valuta asing tidak dijabarkan kembali; dan                    foreign currencies are not retranslated; and
        -   Pos non-moneter yang diukur pada nilai wajar dalam              -   Non-monetary item in foreign currencies measured at
            valuta asing dijabarkan kembali pada kurs yang                      fair value are retranslated at the rates prevailing at
            berlaku pada tanggal ketika nilai wajar ditentukan.                 the date when the fair value was determined.

        Pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian, aset            At the consolidated statement of financial position date,
        dan liabilitas moneter dalam mata uang asing disesuaikan            monetary assets and liabilities denominated in foreign
        untuk mencerminkan kurs yang berlaku pada tanggal                   currencies are adjusted to reflect the prevailing exchange
        tersebut dan laba atau rugi kurs yang timbul dikreditkan            rates at such date and the resulting gains or losses are
        atau dibebankan pada laba rugi tahun berjalan. Nilai tukar          credited or charged to current year profit or loss. The
        yang digunakan adalah sebagai berikut:                              exchange rates used were as follows:

                                                31 Desember 2024/       31 Desember 2023/
                                                December 31, 2024       December 31, 2023

        1 Poundsterling Inggris (GBP)                     20.332,61                19.760,25              GB Poundsterling 1 (GBP)
        1 Euro (EUR)                                      16.851,32                17.139,52                           Euro 1 (EUR)
        1 Franc Swiss (CHF)                               17.920,95                18.374,28                    Swiss Franc 1 (CHF)
        1 Dolar Amerika Serikat (USD)                     16.162,00                15.416,00                     US Dollar 1 (USD)
        1 Dolar Singapura (SGD)                           11.919,34                11.711,64               Singapore Dollar 1 (SGD)
        1 Riyal Arab Saudi (SAR)                           4.304,14                        -              Saudi Arabia Riyal 1 (SAR)
        1 Yen Jepang (JPY)                                   102,36                   109,55                      Japan Yen 1 (JPY)

   f.   Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi                          f.   Transaction with Related Parties

        Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait         Related party represents a person or an entity who is
        dengan entitas pelapor:                                             related to the reporting entity:

        1) Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai                   1) A person or a close member of the person’s family is
           relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut:                  related to a reporting entity if that person:
           a) Memiliki pengendalian atau pengendalian                          a) Has control or joint control over the reporting
               bersama atas entitas pelapor;                                       entity;
           b) Memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor;               b) Has significant influence over the reporting entity;
               atau                                                                or
           c) Personil manajemen kunci entitas pelapor atau                    c) Is a member of the key management personnel of
               entitas induk entitas pelapor.                                      the reporting entity or of a parent of the reporting
                                                                                   entity.




                                                                  23
Page 324
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                             PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                        NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                         STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                     As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                      (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI                     MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
   (Lanjutan)                                                    (Continued)

   f.   Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi (Lanjutan)               f.   Transaction with Related Parties (Continued)

        2) Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika               2) An entity is related to a reporting entity if any of the
           memenuhi salah satu hal berikut:                                    following conditions applied:
           a) Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari                  a) The entity and the reporting entity are members of
              kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk,                     the same group (which means that each parent,
              entitas anak, dan entitas anak berikutnya terkait                    subsidiary, and fellow subsidiary is related to the
              dengan entitas lain).                                                others).
           b) Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura                b) One entity is an associate or joint venture of the
              bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau                other entity (or an associate or joint venture of a
              ventura bersama yang merupakan anggota suatu                         member of a group of which the other entity is a
              kelompok usaha yang mana entitas lain tersebut                       member).
              adalah anggotanya).
           c) Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama                     c) Both entities are joint ventures of the same third
              dari pihak ketiga yang sama.                                         party.
           d) Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas                  d) One entity is a joint venture of a third entity and
              ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi                 the other entity is an associate of the third entity.
              dari entitas ketiga.
           e) Entitas tersebut adalah suatu program imbalan                     e) The entity is a post-employment benefit plan for
              pascakerja untuk imbalan kerja dari salah satu                       the benefit of employees of either the reporting
              entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan                     entity or an entity related to the reporting entity. If
              entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah entitas                 the reporting entity is itself such a plan, the
              yang menyelenggarakan program tersebut, maka                         sponsoring employers are also related to the
              entitas sponsor juga berelasi dengan entitas                         reporting entity.
              pelapor.
           f) Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan                       f) The entity is controlled or jointly controlled by a
              bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam                         person identified in (1).
              huruf (1).
           g) Orang yang diidentifikasi dalam huruf (1) (a)                     g) A person identified in (1)(a) has significant
              memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau                       influence over the entity or is a member of the key
              personil manajemen kunci entitas (atau entitas                       management personnel of the entity (or of a parent
              induk dari entitas).                                                 of the entity)
           h) Entitas, atau anggota dari kelompok yang mana                     h) The entity, or any member of a group of which it
              entitas merupakan bagian dari kelompok tersebut,                     is a part, provides key management personnel
              menyediakan jasa personil manajemen kunci                            services to the reporting entity or to the parent of
              kepada entitas pelapor atau kepada entitas induk                     the reporting entity.
              dari entitas pelapor.

        Entitas yang berelasi dengan pemerintah adalah entitas              A government-related entity is an entity that is controlled,
        yang dikendalikan, dikendalikan bersama atau                        jointly controlled or significant influence by a
        dipengaruhi oleh pemerintah. Pemerintah mengacu                     government. Government refers to government,
        kepada pemerintah, instansi pemerintah dan badan yang               government agencies and similar bodies whether local,
        serupa baik lokal, nasional maupun internasional.                   national or international.

        Entitas yang berelasi dengan Pemerintah dapat berupa                Government related entity can be an entity which
        entitas yang dikendalikan atau dipengaruhi secara                   controlled or significanty influenced by the Ministry of
        signifikan oleh Kementerian Keuangan yang merupakan                 Finance that representing as the shareholders of the entity
        Pemegang Saham entitas, atau entitas yang dikendalikan              or an entity controlled by the Government of Republic of
        oleh Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian              Indonesia, represented by the SOE’e Ministry as a
        BUMN sebagai kuasa pemegang saham.                                  shareholder’s representative.

        Semua transaksi dan saldo yang signifikan dengan pihak              All significant transactions and balances with related
        berelasi telah diungkapkan dalam catatan atas laporan               parties are disclosed in the notes to the consolidated
        keuangan konsolidasan (Catatan 27).                                 financial statements (Note 27).




                                                                  24
Page 325
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                          PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                     NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                      STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                  As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI                    MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
   (Lanjutan)                                                   (Continued)

   g. Aset Keuangan                                                  g. Financial Assets

       a) Klasifikasi                                                   a) Classification

           Grup mengklasifikasikan aset keuangannya dalam                   The Group classifies its financial assets in the
           kategori pengukuran berikut:                                     following measurement categories:

           -   aset keuangan yang diukur pada nilai wajar (baik             -   financial asset to be measured subsequently at
               melalui penghasilan komprehensif lain, atau                      fair value (either through other comprehensive
               melalui laba rugi), dan                                          income, or through profit or loss), and
           -   aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan               -   financial asset to be measured at amortised cost.
               diamortisasi.

           Klasifikasi tersebut tergantung pada model bisnis                The classification depends on the entity’s business
           entitas untuk mengelola aset keuangan dan                        model for managing the financial assets and the
           persyaratan kontraktual arus kas.                                contractual terms of the cash flows.

           Untuk aset yang diukur pada nilai wajar, keuntungan              For assets measured at fair value, gains and losses
           dan kerugian akan dicatat dalam laba rugi atau                   will either be recorded in profit or loss or other
           penghasilan komprehensif lain. Untuk investasi pada              comprehensive income. For investments in debt
           instrumen utang, hal ini akan bergantung pada model              instruments, this will depend on the business model in
           bisnis dimana investasi tersebut diadakan. Untuk                 which the investment is held. For investments in equity
           investasi pada instrumen ekuitas yang tidak dimiliki             instruments that are not held for trading, this will
           untuk diperdagangkan, hal ini akan tergantung pada               depend on whether the Group has made an
           apakah     Grup     telah    melakukan    pemilihan              irrevocable election at the time of initial recognition
           takterbatalkan pada saat pengakuan awal untuk                    to account for the equity investment at fair value
           mencatat investasi ekuitas pada nilai wajar melalui              through other comprehensive income.
           penghasilan komprehensif lain.

           Grup mereklasifikasi investasi utang jika dan hanya              The Group reclassifies debt investments when and
           jika model bisnis untuk mengelola aset tersebut                  only when its business model for managing those
           berubah.                                                         assets changes.

       b) Pengukuran                                                    b) Measurement

           Pada pengakuan awal, Grup mengukur aset keuangan                 At initial recognition, the Group measures a financial
           pada nilai wajar ditambah, dalam hal aset keuangan               asset at its fair value plus, in the case of a financial
           tidak diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, biaya           asset not at fair value through profit or loss,
           transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung               transaction costs that are directly attributable to the
           dengan perolehan aset keuangan. Biaya transaksi dari             acquisition of the financial asset. Transaction costs of
           aset keuangan yang dicatat pada nilai wajar melalui              financial assets carried at fair value through profit or
           laba rugi dibebankan pada laba rugi.                             loss are expensed in profit or loss.

           Aset    keuangan    dengan     derivatif   melekat               Financial assets with embedded derivatives are
           dipertimbangkan secara keseluruhan saat menentukan               considered in their entirety when determining whether
           apakah arus kasnya hanya merupakan pembayaran                    their cash flows are solely payment of principal and
           pokok dan bunga.                                                 interest.

           Instrumen utang                                                  Debt instrument

           Pengukuran selanjutnya instrumen utang bergantung                Subsequent measurement of debt instruments depends
           pada model bisnis Grup dalam mengelola aset dan                  on the Group’s business model for managing the asset
           karakteristik arus kas dari aset tersebut. Ada tiga              and the cash flow characteristics of the asset. There
           kategori pengukuran dimana Grup mengklasifikasikan               are three measurement categories into which the
           instrumen utangnya:                                              Group classifies its debt instruments:




                                                                25
Page 326
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                                PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                           NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                            STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                        As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                         (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI                       MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
   (Lanjutan)                                                      (Continued)

   g. Aset Keuangan (Lanjutan)                                            g. Financial Assets (Continued)

        b) Pengukuran (Lanjutan)                                               b) Measurement (Continued)

            Instrumen utang (Lanjutan)                                             Debt instrument (Continued)

            Biaya perolehan diamortisasi: Aset yang dimiliki                       Amortised cost: Assets that are held for collection of
            untuk mengumpulkan arus kas kontraktual dimana                         contractual cash flows where those cash flows
            arus kas tersebut hanya mewakili pembayaran pokok                      represent solely payments of principal and interest are
            dan bunga diukur dengan biaya perolehan                                measured at amortised cost. A gain or loss on a debt
            diamortisasi. Keuntungan atau kerugian dari investasi                  investment that is subsequently measured at amortised
            utang yang selanjutnya diukur pada biaya perolehan                     cost and is not part of a hedging relationship is
            diamortisasi dan bukan merupakan bagian dari                           recognised in profit or loss when the asset is
            hubungan lindung nilai, diakui dalam laba rugi pada                    derecognised or impaired. Interest income from these
            saat aset tersebut dihentikan pengakuannya atau                        financial assets is included in finance income using the
            penurunan nilainya. Pendapatan bunga dari aset                         effective interest rate method.
            keuangan tersebut dimasukkan ke dalam pendapatan
            keuangan dengan menggunakan metode suku bunga
            efektif.

   h. Penghentian Pengakuan Aset Keuangan                                 h. Derecognition of Financial Assets

        Grup menghentikan pengakuan aset keuangan jika dan                     The Group derecognizes a financial asset only when the
        hanya jika hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari             contractual rights to the cash flows from the asset expire,
        aset keuangan berakhir, atau Grup mentransfer aset                     or it transfers the financial asset and substantially all the
        keuangan dan secara substansial mentransfer seluruh                    risks and rewards of ownership of the asset to another
        risiko dan manfaat atas kepemilikan aset kepada entitas                entity. If the Group neither transfers nor retains
        lain. Jika Grup tidak mentransfer serta tidak memiliki                 substantially all the risks and rewards of ownership and
        secara substansial seluruh risiko dan manfaat kepemilikan              continues to control the transferred asset, the Group
        serta masih mengendalikan aset yang ditransfer, maka                   recognizes its retained interest in the asset and an
        Grup mengakui keterlibatan berkelanjutan atas aset yang                associated liability for amounts it may have to pay. If the
        ditransfer dan liabilitas terkait sebesar jumlah yang                  Group retains substantially all the risks and rewards of
        mungkin harus dibayar. Jika Grup memiliki secara                       ownership of a transferred financial asset, the Group
        substansial seluruh risiko dan manfaat kepemilikan aset                continues to recognize the financial asset and also
        keuangan yang ditransfer, Grup masih mengakui aset                     recognizes a collateralized borrowing for the proceeds
        keuangan dan juga mengakui pinjaman yang dijamin                       received.
        sebesar pinjaman yang diterima.

        Pada penghentian pengakuan aset keuangan yang diukur                   On derecognition of a financial asset measured at
        pada biaya perolehan diamortisasi, perbedaan antara nilai              amortized cost, the difference between the asset’s carrying
        tercatat aset dan jumlah imbalan yang diterima dan                     amount and the sum of the consideration received and
        piutang diakui dalam laba rugi. Selain itu, pada                       receivable is recognized in profit or loss. In addition, on
        penghentian pengakuan investasi dalam instrumen utang                  derecognition of an investment in a debt instrument
        yang diklasifikasikan sebagai FVTOCI, keuntungan atau                  classified as at FVTOCI, the cumulative gain or loss
        kerugian kumulatif yang sebelumnya diakumulasi dalam                   previously accumulated in the investment revaluation
        cadangan revaluasi investasi, direklasifikasi ke laba rugi.            reserve is reclassified to profit or loss.

        Sebaliknya, pada penghentian pengakuan investasi dalam                 In contrast, on derecognition of an investment in an equity
        instrumen ekuitas yang telah dipilih Grup pada pengakuan               instrument which the Group has elected on initial
        awal untuk diukur di FVTOCI, keuntungan atau kerugian                  recognition to measure at FVTOCI, the cumulative gain
        kumulatif yang sebelumnya diakumulasi dalam cadangan                   or loss previously accumulated in the investment
        revaluasi investasi tidak direklasifikasi ke laba rugi, tetapi         revaluation reserve is not reclassified to profit or loss, but
        dipindahkan ke saldo laba.                                             is transferred to retained earnings.

   i.   Kas dan Setara Kas                                                i.   Cash and Cash Equivalents

        Kas dan setara kas dalam laporan posisi keuangan                       Cash and cash equivalents in the consolidated statement
        konsolidasian terdiri dari kas ditangan, kas di bank                   of financial position consists of cash on hand, cash in
        (rekening giro) dan deposito jangka pendek yang jatuh                  banks and short-term deposits with a maturity of three
        tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang pada saat                     months or less at the time of placements and not restricted
        penempatan dan tidak dibatasi penggunaannya, dan mana                  to use, and which are subject to an insignificant risk of
        yang memiliki risiko tidak signifikan dari perubahan nilai.            changes in value.




                                                                     26
Page 327
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                           PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                       STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                   As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                    (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI                    MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
   (Lanjutan)                                                   (Continued)

   j.   Saling Hapus Instrumen Keuangan                              j.   Offsetting Financial Instruments

        Aset keuangan dan liabilitas keuangan disalinghapuskan            Financial assets and liabilities are offset and the net
        dan jumlah netonya dilaporkan pada laporan posisi                 amount is reported in the consolidated statement of
        keuangan konsolidasian ketika terdapat hak yang                   financial position when there is a legally enforceable right
        berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas               to offset the recognised amounts and there is an intention
        jumlah yang telah diakui tersebut dan adanya niat untuk           to settle on a net basis, or realise the asset and settle the
        menyelesaikan secara neto, atau untuk merealisasikan aset         liability simultaneously. The legally enforceable right
        dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan. Hak saling         must not be contingent on future events and must be
        hapus tidak kontinjen atas peristiwa di masa depan dan            enforceable in the normal course of business and in the
        dapat dipaksakan secara hukum dalam situasi bisnis yang           event of default in solvency or bankcrupty of the Group or
        normal dan dalam peristiwa gagal bayar, atau peristiwa            the counterparty.
        kepailitan atau kebangkrutan Grup atau pihak lawan.

   k. Penurunan Nilai Aset Keuangan                                  k. Impairment of Financial Assets

        Grup menerapkan pendekatan yang disederhanakan untuk              The Group applies the “simplified approach” to measure
        mengukur Kerugian Kredit Ekspektasian (“KKE”) yang                the Expected Credit Loss (“ECL”) which uses a lifetime
        menggunakan cadangan KKE seumur hidup berdasarkan                 expected loss allowance on a forward looking basis for all
        basis forward-looking untuk seluruh saldo piutang usaha           trade receivables and contract assets without significant
        dan kontrak aset tanpa komponen pendanaan yang                    financing component. Other than trade receivables and
        signifikan. Selain untuk piutang usaha dan kontrak aset           contract assets without significant financing component,
        tanpa komponen pendanaan yang signifikan, Grup                    the Group applies general model to ensure ECL.
        menerapkan pendekatan umum untuk mengukur KKE.

        Definisi Gagal Bayar                                              Definition of Default

        Grup menganggap hal-hal berikut ini merupakan peristiwa           The Group considers the following as constituting an
        gagal bayar untuk tujuan manajemen risiko kredit internal         event of default for internal credit risk management
        karena pengalaman historis menunjukkan bahwa aset                 purposes as historical experience indicates that financial
        keuangan yang memenuhi salah satu kriteria berikut                assets that meet either of the following criteria are
        umumnya tidak dapat dipulihkan:                                   generally not recoverable:

        -   Ketika terdapat pelanggaran persyaratan keuangan              -   When there is a breach of financial covenants by the
            oleh debitur; atau                                                debtor; or
        -   Informasi yang dikembangkan secara internal atau              -   Information developed internally or obtained from
            diperoleh dari sumber eksternal menunjukkan bahwa                 external sources indicates that the debtor is unlikely to
            debitur kemungkinan tidak akan membayar                           pay its creditors, including the Group, in full (without
            kreditornya, termasuk Grup, secara penuh (tanpa                   taking into account any collateral held by the Group).
            memperhitungkan jaminan yang dimiliki oleh Grup).

        Terlepas dari analisis di atas, Grup menganggap bahwa             Irrespective of the above analysis, the Group considers
        gagal bayar telah terjadi ketika aset keuangan tertunggak         that default has occurred when a financial asset is more
        lebih dari 90 hari kecuali jika Grup memiliki informasi           than 90 days past due unless the Group has reasonable
        yang wajar dan terdukung untuk menunjukkan bahwa                  and supportable information to demonstrate that a more
        kriteria yang lebih panjang lebih tepat.                          lagging default criterion is more appropriate.

        Grup menilai dengan basis forward-looking kerugian                The Group assesses on a forward-looking basis the
        kredit ekspektasian terkait dengan instrumen utangnya             expected credit losses associated with its debt instruments
        yang dicatat pada biaya perolehan diamortisasi dan nilai          carried at amortised cost and FVOCI. The impairment
        wajar melalui penghasilan komprehensif lain. Metodologi           methodology applied depends on whether there has been
        penurunan nilai yang diterapkan tergantung pada apakah            a significant increase in credit risk.
        telah terjadi peningkatan risiko kredit yang signifikan.




                                                                27
Page 328
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                             PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                        NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                         STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                     As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                      (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI                     MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
   (Lanjutan)                                                    (Continued)

   k. Penurunan Nilai Aset Keuangan (Lanjutan)                         k. Impairment of Financial Assets (Continued)

        Kebijakan Penghapusan                                               Write-off Policy

        Grup menghapuskan aset keuangan ketika ada informasi                The Group writes off a financial asset when there is
        yang menunjukkan bahwa pihak lawan berada dalam                     information indicating that the counterparty is in severe
        kesulitan keuangan yang buruk dan tidak ada prospek                 financial difficulty and there is no realistic prospect of
        pemulihan yang realistis, contoh ketika pihak lawan dalam           recovery, e.g. when the counterparty has been placed
        proses likuidasi atau telah memasuki proses kebangkrutan,           under liquidation or has entered into bankruptcy
        atau untuk hal piutang usaha, ketika jumlahnya sudah                proceedings, or in the case of trade accounts receivable,
        lebih dari 120 hari tertunggak, mana yang terjadi lebih             when the amounts are over 120 days past due, whichever
        dulu. Aset keuangan yang dihapuskan dapat menjadi                   occurs sooner. Financial assets written off may still be
        subjek aktivitas penagihan dalam prosedur pemulihan                 subject to enforcement activities under the Group’s
        Grup, dengan mempertimbangkan nasihat hukum yang                    recovery procedures, taking into account legal advice
        sesuai. Setiap pemulihan yang terjadi diakui dalam laba             where appropriate. Any recoveries made are recognized
        rugi.                                                               in profit or loss.

   l.   Persediaan                                                     l.   Inventories

        Persediaan dinyatakan sebesar nilai terendah antara biaya           Inventories are stated at the lower of cost or net realizable
        perolehan atau nilai realisasi bersih.                              value.

        Biaya perolehan ditentukan dengan metode masuk                      Acquisition cost is determined by the first in first-out
        pertama keluar pertama (first-in first-out method).                 method. Allowance for obsolescence and/or impairment of
        Penyisihan untuk persediaan usang dan/atau penurunan                inventory is determined to reduce the carrying value of
        nilai persediaan ditetapkan untuk menurunkan nilai                  inventories to net realizable value.
        tercatat persediaan ke nilai realisasi bersih.

        Nilai realisasi neto adalah taksiran harga jual dalam               Net realizable value is the estimated sales price in the
        kegiatan usaha normal setelah dikurangi dengan taksiran             normal course of business less estimated costs of
        biaya penyelesaian dan taksiran biaya yang diperlukan               completion and costs necessary to make the sale.
        untuk melaksanakan penjualan.

   m. Biaya Dibayar di Muka dan Uang Muka                              m. Prepaid Expenses and Advances

        Biaya dibayar di muka diamortisasi dan dibebankan pada              Prepaid expenses are amortized and charged to operating
        beban usaha sesuai masa manfaat biaya yang                          expenses over the periods benefited.
        bersangkutan.

        Uang muka adalah bagian dari kontrak yang dibayarkan                Advances is the portion of a contract paid or received in
        atau diterima di muka untuk barang atau jasa. Uang muka             advance for goods or services. Advances are recorded as
        dicatat sebagai aset pada laporan posisi keuangan                   asset on the consolidated statements of financial position.
        konsolidasian.

   n. Aset Tetap                                                       n. Fixed Assets

        Grup menggunakan model biaya sebagai kebijakan                      The Group use the cost model for fixed assets
        akuntansi pengukuran aset tetapnya.                                 measurement.

        Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi             Fixed assets are stated at cost less accumulated
        akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai             depreciation and any impairment, if any. Such cost
        jika ada. Biaya perolehan termasuk biaya penggantian                includes the cost of replacing part of the fixed assets when
        bagian aset tetap saat biaya tersebut terjadi jika kriteria         that cost is incurred if the recognition criteria are met. On
        pengakuan. Sebaliknya pada saat inspeksi utama                      the other hand when a major inspection is performed, its
        dilakukan, biaya itu diakui ke dalam jumlah tercatat                cost is recognized in the carrying amount of the fixed
        (carrying amount) aset tetap sebagai penggantian jika               assets as replacement if the recognition criteria are
        memenuhi kriteria pengakuan.                                        satisfied.




                                                                  28
Page 329
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                            PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                       NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                        STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                    As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                    (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI                    MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
   (Lanjutan)                                                   (Continued)

   n. Aset Tetap (Lanjutan)                                            n. Fixed Assets (Continued)

       Penyusutan dihitung berdasarkan metode garis lurus                 Depreciation is calculated based on the straight-line
       (straight-line method) untuk bangunan dan metode saldo             method for buildings and the double declining method for
       menurun ganda (double declining method) untuk                      inventory and vehicles during the useful life of fixed assets
       inventaris dan kendaraan bermotor selama masa manfaat              as follows:
       aset tetap sebagai berikut:

       Jenis Aset Tetap                                         Tahun/Years                                      Type of fixed assets

       Gedung                                                  20 Tahun/Years                                             Buildings
       Inventaris Kelompok 1                                   4 Tahun/Years                              Office Equipment Group 1
       Inventaris Kelompok 2                                   8 Tahun/Years                              Office Equipment Group 2
       Inventaris Kelompok 3                                   16 Tahun/Years                             Office Equipment Group 3
       Kendaraan Bermotor Kelompok 1                           4 Tahun/Years                                       Vehicles Group 1
       Kendaraan Bermotor Kelompok 2                           8 Tahun/Years                                       Vehicles Group 2

       Tanah dinyatakan berdasarkan biaya perolehan dan tidak             Land is stated at cost and is not depreciated. The legal cost
       disusutkan. Biaya pengurusan legal hak atas tanah ketika           of land rights when the land was acquired initially is
       tanah diperoleh pertama kali diakui sebagai bagian dari            recognized as part of the cost of the land under the “Fixed
       biaya perolehan tanah pada akun “Aset Tetap” dan tidak             Assets” account and is not amortized. Meanwhile the
       diamortisasi. Sementara biaya pengurusan atas                      extension or the legal renewal costs of land rights are
       perpanjangan atau pembaruan legal hak atas tanah diakui            recognized as deferred charges as part of “Intangible
       sebagai beban ditangguhkan sebagai bagian dari akun                Assets” account in the consolidated statement of financial
       “Aset takberwujud” pada laporan posisi keuangan                    position and are amortized over the shorter of the right’s
       konsolidasian dan diamortisasi sepanjang mana yang lebih           life and land’s economic life.
       pendek antara umur hak dan umur ekonomis tanah.

       Gedung dinyatakan berdasarkan biaya perolehan awal aset            Buildings are stated based on the initial cost of the asset
       tersebut ditambahkan dengan biaya perbaikan selama aset            plus the cost of repairs if the asset is in use. The Group
       tersebut dipergunakan. Grup tidak mengkapitalisasikan              does not capitalize the cost of painting the buildings into
       biaya pengecatan atas gedung ke dalam nilai perolehan              the acquisition value of assets. The economic life of the
       aset. Umur ekonomis gedung adalah 20 tahun, terhitung              building is 20 years, from the time the building and its
       pada saat gedung tersebut dan perbaikannya mulai                   repairs to the building are used.
       digunakan.

       Inventaris dikelompokkan menjadi 3 jenis kelompok                  Office equipment is grouped into 3 types of group with a
       dengan batas minimal kapitalisasi aset minimal sebesar             minimum asset capitalization limit of at least
       Rp1.000.000. Masa manfaat ekonomis untuk kategori                  Rp1,000,000. The economic useful life for office
       inventaris kelompok 1 adalah 4 tahun, inventaris                   equipment category group 1 is 4 years, office equipment
       kelompok 2 adalah 8 tahun dan inventaris kelompok 3                group 2 is 8 years and office equipment group 3 is 16
       adalah 16 tahun. Grup tidak memiliki barang inventaris             years. The Group does not have any office equipment that
       yang memiliki umur manfaat ekonomis lebih dari 16                  has an economic useful life of more than 16 years.
       tahun.

       Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada            An item of fixed assets is derecognized upon disposal or
       saat dilepaskan atau tidak ada manfaat ekonomis masa               when no future economic benefits are expected from its use
       depan yang diharapkan dari penggunaan atau                         or disposal. When assets are sold or retired the cost and
       pelepasannya. Aset tetap yang dijual atau dilepaskan               related accumulated depreciation and any impairment
       dikeluarkan dari kelompok aset tetap berikut akumulasi             loss are removed from the accounts. Any gain or loss
       penyusutan serta akumulasi penurunan nilai yang terkait            arising from derecognition of fixed assets (calculated as
       dengan aset tetap tersebut. Laba atau rugi yang timbul dari        the difference between the net disposal proceeds and the
       penghentian pengakuan aset tetap (ditentukan sebesar               carrying amount of the item) is included in the
       perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dengan                consolidated statement of profit or loss and other
       jumlah tercatat dari aset tetap) diakui dalam laporan laba         comprehensive income in the year the item is
       rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian               derecognized.
       pada tahun terjadinya penghentian pengakuan.




                                                                 29
Page 330
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                          PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                     NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                      STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                  As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                  (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI                    MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
   (Lanjutan)                                                   (Continued)

   n. Aset Tetap (Lanjutan)                                          n. Fixed Assets (Continued)

       Pada setiap akhir periode buku, nilai residu, umur manfaat       At the end of each financial period, the assets’ residual
       dan metode penyusutan direviu secara prospektif, jika            values, useful life and method of depreciation are
       sesuai.                                                          reviewed, and adjusted prospectively if appropriate.

       Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya                 Assets in progress are stated at cost and disclosed as part
       perolehan dan disajikan sebagai bagian dari aset tetap.          of the fixed assets. The accumulated cost will be
       Akumulasi biaya perolehan akan dipindahkan ke masing-            reclassified to the appropriate fixed assets account when
       masing akun aset tetap yang bersangkutan pada saat aset          the installation is substantially completed and the asset is
       tersebut selesai dikerjakan dan siap digunakan.                  ready for its intended use.

   o. Sewa                                                           o. Lease

       Suatu sewa di mana porsi yang signifikan atas risiko dan         Leases in which a significant portion of the risks and
       manfaat kepemilikan aset masih tetap berada di tangan            rewards of ownership are retained by the lessor are
       lessor, maka sewa tersebut diklasifikasikan sebagai sewa         classified as operating leases. Payments made under
       operasi. Pembayaran sewa operasi (dikurangi dengan               operating leases (net of any incentives received from the
       insentif yang diterima dari lessor) dibebankan ke laporan        lessor) are charged to the consolidated statement of profit
       laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian        or loss and other comprehensive income on a straight-line
       dengan metode garis lurus selama masa sewa.                      basis over the period of the lease.

       Sewa aset tetap di mana entitas memiliki secara substansi        Leases of fixed assets where the entity substantially has all
       seluruh risiko dan manfaat kepemilikan aset                      the risks and rewards of ownership are classified as
       diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan. Sewa                   finance leases. Finance leases are capitalized at the
       pembiayaan dikapitalisasi pada awal masa sewa sebesar            lease’s commencement at the lower of the fair value of the
       nilai wajar aset sewa atau sebesar nilai kini pembayaran         leased property or the present value of the minimum lease
       sewa minimum, jika nilai kini jumlahnya lebih dari nilai         payments.
       wajar.

       Penentuan apakah suatu perjanjian merupakan, atau                The determination whether an agreement is, or contains,
       mengandung, sewa didasarkan atas substansi perjanjian            a lease is based on the substance of the agreement at the
       pada tanggal awal sewa dan apakah pemenuhan perjanjian           lease commencement date and whether the fulfilment of
       tergantung pada penggunaan suatu aset tertentu dan               the agreement is dependent on the use of a specific asset
       perjanjian tersebut memberikan suatu hak untuk                   and the agreement conveys a right to use the asset. If an
       menggunakan aset tersebut. Apabila perjanjian                    agreement contains a lease, the entity will assess whether
       mengandung sewa, entitas akan menilai apakah perjanjian          such a lease is finance or operating lease. If an agreement
       sewa tersebut adalah sewa pembiayaan atau sewa operasi.          contains a lease, a lease that transfers substantially to the
       Jika suatu perjanjian mengandung sewa, sewa yang                 lessee all the risks and rewards incidental to ownership of
       mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat        the leased item is classified as a finance lease, otherwise
       yang terkait dengan kepemilikan aset akan                        it is classified as an operating lease.
       diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan, sebaliknya
       akan diklasifikasikan sebagai sewa operasi.

       Setiap pembayaran sewa dialokasikan antara bagian yang           Each lease payment is allocated between the liability and
       merupakan pelunasan liabilitas dan bagian yang                   finance costs to achieve a constant rate of interest on the
       merupakan beban keuangan sedemikian rupa sehingga                outstanding finance balance. The interest element of the
       menghasilkan tingkat suku bunga yang konstan atas saldo          finance cost is charged to the consolidated statement of
       pembiayaan. Unsur bunga dalam beban keuangan                     profit or loss and other comprehensive income over the
       dibebankan di laporan laba rugi dan penghasilan                  lease period to produce a constant periodic rate of interest
       komprehensif lain konsolidasian selama masa sewa                 on the remaining balance of the liability for each period.
       sedemikian rupa sehingga menghasilkan suatu tingkat
       suku bunga periodik yang konstan atas saldo liabilitas
       setiap periode.

       Laba (rugi) penjualan akibat transaksi sales and leaseback       Gain (loss) on sales and leaseback transaction of
       atas aset pendasar dengan metode capital lease                   underlying asset by capital lease method is deferred and
       ditangguhkan dan diamortisasi secara proporsional                amortized proportionally during the useful life of
       sepanjang umur manfaat pendasar yang bersangkutan dan            underlying assets and is calculated using straight-line
       dihitung dengan menggunakan metode garis lurus.                  method.




                                                                30
Page 331
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                          PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                     NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                      STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                  As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                  (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI                    MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
   (Lanjutan)                                                   (Continued)

   o. Sewa (Lanjutan)                                                o. Lease (Continued)

       Aset pendasar diakui dalam laporan dari sewa pembiayaan          The underlying assets are recognized in a report from a
       dimana sewa mengalihkan secara substansial seluruh               finance lease where the lease transfers substantially all
       risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan suatu         the risks and rewards incidental to ownership of an asset.
       aset.

       Kebijakan penyusutan aset pendasar menggunakan                   Depreciation policy for underlying assets uses the
       metode garis lurus selama masa kontrak aset tersebut.            straight-line method during the contract period.

       Grup sebagai Penyewa                                             The Group as a Lessee

       Grup menilai apakah sebuah kontrak mengandung sewa,              The Group assesses whether a contract is or contains a
       pada tanggal insepsi kontrak. Grup mengakui aset hak-            lease, at the inception of the contract. The Group
       guna dan liabilitas sewa terkait sehubungan dengan               recognizes a right-of-use asset and a corresponding lease
       seluruh kesepakatan sewa di mana Grup merupakan                  liability with respect to all lease arrangements in which it
       penyewa, kecuali untuk sewa jangka pendek (yang                  is the lessee, except for short-term leases (defined as
       didefinisikan sebagai sewa yang memiliki masa sewa 12            leases with a lease term of 12 months or less) and leases
       bulan atau kurang) dan sewa yang aset pendasarnya                of low value assets. For these leases, the Group recognizes
       bernilai-rendah. Untuk sewa-sewa tersebut, Grup                  the lease payments as an operating expense on a straight-
       mengakui pembayaran sewa sebagai beban operasi secara            line basis over the term of the lease unless another
       garis lurus selama masa sewa kecuali dasar sistematis            systematic basis is more representative of the time pattern
       lainnya lebih merepresentasikan pola konsumsi manfaat            in which economic benefits from the leased assets are
       penyewa dari aset sewa.                                          consumed.

       Grup menyewa aset tetap tertentu. Kontrak sewa biasanya          The Group leases certain fixed asset. Rental contracts are
       dibuat untuk jangka waktu tetap 3 hingga 5 tahun tetapi          typically made for fixed periods of 3 to 5 years but may
       mungkin memiliki perpanjangan.                                   have extension.

       Liabilitas sewa awalnya diukur pada nilai kini pembayaran        The lease liability is initially measured at the present value
       sewa masa depan yang belum dibayarkan pada tanggal               of the lease payments that are not paid at the
       permulaan, yang didiskontokan menggunakan suku bunga             commencement date, discounted by using the rate implicit
       implisit dalam sewa. Jika suku bunga ini tidak dapat             in the lease. If this rate cannot be readily determined, the
       ditentukan, Grup menggunakan suku bunga pinjaman                 Group uses the incremental borrowing rate specific to the
       inkremental khusus untuk penyewa.                                lessee.

       Bunga pinjaman inkremental bergantung pada jangka                The incremental borrowing rate depends on the term,
       waktu, mata uang dan tanggal mulai sewa, dan ditentukan          currency and start date of the lease and is determined
       berdasarkan serangkaian input, termasuk: tingkat bebas           based on a series of inputs including: the risk-free rate
       risiko berdasarkan suku bunga obligasi pemerintah;               based on government bond rates; a country-specific risk
       penyesuaian risiko khusus negara; penyesuaian risiko             adjustment; a credit risk adjustment based on bond yields;
       kredit berdasarkan imbal hasil obligasi; dan penyesuaian         and an entity-specific adjustment when the risk profile of
       khusus entitas ketika profil risiko entitas yang melakukan       the entity that enters into the lease is different to that of the
       perjanjian sewa berbeda dengan Grup dan sewa tersebut            Group and the lease does not benefit from a guarantee
       tidak memperoleh manfaat atas jaminan dari Grup.                 from the Group.

       Jika kepemilikan aset sewaan beralih ke Grup pada akhir          If ownership of the leased asset transfers to the Group at
       masa sewa atau biaya mencerminkan pelaksanaan                    the end of the lease term or the cost reflects the exercise of
       pembelian     opsi,    penyusutan    dihitung    dengan          a purchase option, depreciation is calculated using the
       menggunakan estimasi masa manfaat aset. Aset hak-guna            estimated useful life of the asset. The right-of-use assets
       juga mengalami penurunan nilai. Lihat kebijakan                  are also subject to impairment. Refer to the accounting
       akuntansi di bagian Penurunan Nilai aset non-keuangan.           policies in Impairment of non-financial assets section.

       Pembayaran sewa yang diperhitungkan dalam pengukuran             Lease payments included in the measurement of the lease
       liabilitas sewa terdiri atas:                                    liability comprise:

       -   pembayaran tetap (termasuk pembayaran tetap secara           -   fixed payments (including in substance fixed
           substansi), dikurangi insentif sewa                              payments), less any lease incentives;
       -   pembayaran sewa variabel yang didasarkan pada                -   variable lease payment that are based on an index or
           indeks atau tarif, awalnya diukur menggunakan indeks             a rate, initially measured using the index or rate as at
           atau tarif pada tanggal dimulainya;                              the commencement date;
       -   jumlah yang diharapkan akan dibayarkan oleh                  -   amounts expected to be payable by the lessee under
           penyewa berdasarkan jaminan nilai sisa;                          residual value guarantees;



                                                                31
Page 332
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                          PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                     NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                      STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                  As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                  (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI                    MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
   (Lanjutan)                                                   (Continued)

   o. Sewa (Lanjutan)                                                o. Lease (Continued)

       Grup sebagai Penyewa (Lanjutan)                                  The Group as a Lessee (Continued)

       -   harga pelaksanaan dari opsi pembelian jika penyewa           -   the exercise price of a purchase option if the lessee is
           cukup yakin untuk melaksanakannya opsi, dan                      reasonably certain to exercise that option, and
       -   pembayaran denda untuk penghentian sewa, jika                -   payments of penalties for terminating the lease, if the
           jangka waktu sewa mencerminkan penyewa yang                      lease term reflects the lessee exercising that option.
           melaksanakan opsi tersebut.

       Liabilitas sewa disajikan sebagai pos terpisah dalam             The lease liability is presented as a separate line in the
       laporan posisi keuangan konsolidasian.                           consolidated statement of financial position.

       Liabilitas sewa selanjutnya diukur dengan meningkatkan           The lease liability is subsequently measured by increasing
       jumlah tercatat untuk mereflesikan bunga atas liabilitas         the carrying amount to reflect the interest on the lease
       sewa (menggunakan metode suku bunga efektif) dan                 liability (using the effective interest method) and by
       dengan mengurangi jumlah tercatat untuk merefleksikan            reducing the carrying amount to reflect the lease payments
       sewa yang telah dibayar.                                         made.

       Aset hak-guna terdiri dari pengukuran awal atas liabilitas       The right-of-use assets comprise the initial measurements
       sewa, pembayaran sewa yang dilakukan pada saat atau              of the corresponding lease liability, lease payments made
       sebelum permulaan sewa dan biaya langsung awal. Aset             at or before the commencement day and any initial direct
       hak-guna selanjutnya diukur sebesar biaya dikurangi              costs. They are subsequently measured at cost less
       akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan nilai.               accumulated depreciation and impairment losses.

       Jika Perusahaan dibebankan kewajiban atas biaya                  Whenever the Company incurs an obligation for costs to
       membongkar dan memindahkan aset sewa, merestorasi                dismantle and remove a leased asset, restore the site on
       tempat di mana aset berada atau merestorasi aset pendasar        which it is located or restore the underlying assets to the
       ke kondisi yang disyaratkan oleh syarat dan ketentuan            conditions required by the terms and conditions of the
       sewa, provisi diakui dan diukur sesuai PSAK 237. Biaya           lease, a provision is recognized and measured under
       tersebut diperhitungkan dalam aset hak-guna terkait,             PSAK 237. The costs are included in the related right-of-
       kecuali jika biaya tersebut terjadi untuk memproduksi            use asset, unless those costs are incurred to produce
       persediaan.                                                      inventories.

       Aset hak-guna disusutkan selama periode yang lebih               Right-of-use assets are depreciated over the shorter
       singkat antara masa sewa dan masa manfaat aset pendasar.         period of lease term and useful life of the underlying
       Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar atau             assets. If a lease transfers ownership of the underlying
       jika biaya perolehan aset hak-guna merefleksikan Grup            assets or the cost of the right-of-use assets reflects that of
       akan mengeksekusi opsi beli, aset hak-guna disusutkan            the Group expects to exercise a purchase option, the
       selama masa manfaat aset pendasar. Penyusutan dimulai            related right-of-use asset is depreciated over the useful life
       pada tanggal permulaan sewa.                                     of the underlying assets. The depreciation starts at the
                                                                        commencement date of the lease.

       Grup menerapkan PSAK 236 untuk menentukan apakah                 The Group applies PSAK 236 to determine whether a
       aset hak-guna mengalami penurunan nilai dan mencatat             right-of-use asset is impaired and accounts for any
       kerugian penurunan nilai yang teridentifikasi sebagaimana        identified impairment loss as described in the impairment
       dijelaskan dalam kebijakan aset penurunan nilai.                 of assets policy.

       Sewa variabel yang tidak bergantung pada indeks atau             Variable rents that do not depend on an index or rate are
       suku bunga tidak diperhitungkan dalam pengukuran                 not included in the measurements of the lease liability and
       liabilitas sewa dan aset hak-guna. Pembayaran terkait            the right-of-use asset. The related payments are
       diakui sebagai beban dalam periode di mana peristiwa atau        recognized as an expense in the period in which the event
       kondisi yang memicu pembayaran tersebut terjadi dan              or condition that triggers those payments occur and are
       dicatat dalam pos "Beban umum dan administrasi" dalam            included in the line "General and administrative
       laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain              expenses" in the consolidated statement of profit or loss
       konsolidasian.                                                   and other comprehensive income.




                                                                32
Page 333
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                           PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                       STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                   As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                   (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI                    MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
   (Lanjutan)                                                   (Continued)

   o. Sewa (Lanjutan)                                                 o. Lease (Continued)

       Opsi Perpanjangan dan Penghentian                                 Extension and Termination Options

       Opsi perpanjangan dan penghentian termasuk dalam                  Extension and termination options are included in a
       sejumlah properti dan peralatan sewa Grup. Istilah-istilah        number of property and equipment leases of the Group.
       ini digunakan untuk memaksimalkan fleksibilitas                   These terms are used to maximize operational flexibility in
       operasional dalam hal pengelolaan kontrak. Mayoritas              terms of managing contracts. The majority of extension
       opsi perpanjangan dan penghentian yang dimiliki hanya             and termination options held are exercisable only by the
       dapat dilaksanakan oleh Grup dan bukan oleh lessor yang           Group and not by the respective lessor.
       bersangkutan.

   p. Properti Investasi                                              p. Investment Properties

       Properti investasi diukur dengan model biaya (cost model)         Investment properties are measured on cost model and
       dan selanjutnya model nilai wajar (fair value model).             then fair value model. Such cost includes the cost of
       Jumlah tercatat termasuk bagian biaya penggantian dari            replacing part of the investment properties if the
       properti investasi yang ada pada saat terjadinya biaya jika       recognition criteria are met and excludes the daily costs
       kriteria pengakuan terpenuhi dan tidak termasuk biaya             on their usage.
       harian penggunaan properti investasi.

       Properti investasi terdiri dari tanah dan bangunan yang           Investment properties consist of land and building
       dikuasai Grup untuk menghasilkan rental atau untuk                controlled by the Group which are held to earn rentals or
       kenaikan nilai atau kedua-duanya, dan tidak untuk                 for capital appreciation or both, and not to be used in the
       digunakan dalam produksi atau penyediaan barang atau              production or supply of goods or services for
       jasa untuk tujuan administrasi atau dijual dalam kegiatan         administrative purposes or sale in the daily business
       usaha sehari-hari.                                                activities.

       Grup merevaluasi atas aset properti investasi. Revaluasi          The Group have revalued its investment property.
       aset properti investasi bukan untuk tujuan perpajakan             Revaluation of investment property is not for tax purposes
       tetapi hanya untuk pelaporan komersial.                           but only for commercial reporting.

       Properti investasi awalnya diukur berdasarkan biayanya,           Investment property is measured initially at its cost,
       termasuk biaya transaksi yang terkait dan biaya pinjaman          including related transaction costs and where applicable
       yang berlaku.                                                     borrowing costs.

       Setelah pengakuan awal, properti investasi dicatat sebesar        After initial recognition, investment property is carried at
       nilai wajarnya. Properti investasi yang sedang dalam              fair value. Investment properties that is being redeveloped
       pengembangan ulang untuk penggunaan lebih lanjut                  for continuing use as investment property or for which the
       sebagai properti investasi atau ketika pasar menjadi              market has become less active continues to be measured
       kurang aktif tetap dicatat sebesar nilai wajarnya. Properti       at fair value. Investment properties under construction is
       investasi dalam konstruksi diukur menggunakan nilai               measured at fair value if the fair value is considered to be
       wajar jika nilai wajar dianggap dapat diukur secara andal.        reliably determinable. Investment properties under
       Properti investasi dalam konstruksi yang nilai wajarnya           construction for which the fair value cannot be determined
       tidak dapat diukur secara andal, tetapi Grup                      reliably, but for which the Group expects that the fair
       mengharapkan nilai wajarnya dapat diukur secara andal             value of the property will be reliably determinable when
       ketika konstruksi selesai, diukur senilai biaya dikurangi         construction is completed, are measured at cost less
       penurunan nilai sampai nilai wajarnya dapat diukur secara         impairment until the fair value becomes reliably
       andal atau konstruksi diselesaikan – yang mana yang lebih         determinable or construction is completed - whichever is
       awal.                                                             earlier.

       Terkadang sulit untuk mengukur secara andal nilai wajar           Reliably measuring the fair value of investment properties
       dari properti investasi dalam konstruksi. Untuk                   under construction can be challenging at times. To
       mengevaluasi apakah nilai wajar dari properti investasi           evaluate the feasibility of accurately assessing the fair
       dalam konstruksi dapat diukur secara andal, Manajemen             value of these properties, the Management considers
       mempertimbangkan faktor-faktor berikut, antara lain,              several factors. These factors include provisions outlined
       provisi dari kontrak konstruksi, tahap penyelesaian,              in construction contracts, the stage of completion, whether
       apabila properti standar (umum di pasaran) atau tidak             the property is considered standard (commonly found in
       standar, tingkat keandalan arus kas masuk setelah                 the market) or non-standard, the reliability of incoming
       penyelesaian, risiko pengembangan spesifik atas properti,         cash flows after completion, specific development risks
       pengalaman terdahulu dengan konstruksi serupa dan status          associated with the property, experience with similar
       izin konstruksi.                                                  construction projects and the status of construction
                                                                         permits.



                                                                 33
Page 334
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                           PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                       STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                   As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                   (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI                    MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
   (Lanjutan)                                                   (Continued)

   q. Properti Investasi (Lanjutan)                                   q. Investment Properties (Continued)

       Nilai wajar ditetapkan berdasarkan harga pasar aktif, dan         The fair value is determined based on active market
       dapat disesuaikan jika terdapat perbedaan dalam                   prices, and being adjusted with differences in the
       karakteristik, lokasi, atau kondisi aset. Jika informasi          characteristics, location, or condition of the asset, if any.
       tersebut tidak tersedia, Grup menggunakan metode                  If this information is not available, the Group uses
       penilaian alternatif, seperti harga terbaru di pasar yang         alternative valuation methods, such as recent prices on
       kurang aktif atau proyeksi arus kas yang didiskontokan.           less active markets or discounted cash flow projections.
       Penilaian dilakukan pada tanggal posisi keuangan oleh             Valuations are performed as of the financial position date
       penilai ahli dengan kualifikasi yang diakui dan relevan dan       by professional appraiser who hold recognized and
       memiliki pengalaman terbaru atas lokasi dan kategori dari         relevant professional qualifications and have recent
       properti investasi dinilai. Penilaian ini membentuk dasar         experience in the location and category of the investment
       untuk nilai tercatat pada laporan keuangan konsolidasian.         property being valued. These valuations form the basis for
                                                                         the carrying amounts in the consolidated financial
                                                                         statements.

       Penambahan selanjutnya dikapitalisasi ke nilai tercatat           Subsequent expenditure is capitalized to the asset’s
       aset hanya ketika ada keuntungan ekonomi di masa yang             carrying amount only when it is probable that future
       akan datang dapat dinikmati oleh Grup dari penambahan             economic benefits associated with the expenditure will
       tersebut dan hal tersebut dapat diukur secara andal. Biaya        flow to the Group and the cost of the item can be measured
       perbaikan dan perawatan lainnya akan menjadi biaya saat           reliably. All other repairs and maintenance costs are
       terjadi. Ketika bagian dari properti investasi digantikan,        expensed when incurred. When part of an investment
       nilai tercatat dari bagian yang digantikan tersebut akan          property is replaced, the carrying amount of the replaced
       dihapus.                                                          part is derecognized.

       Perubahan nilai wajar diakui di laba rugi. Properti               Changes in fair values are recognized in the profit or loss.
       investasi berhenti diakui ketika dilepas.                         Investment properties are derecognized when they have
                                                                         been disposed.

       Properti investasi dihentikan pengakuannya pada saat              An investment property should be derecognized upon
       pelepasan atau ketika properti investasi tersebut tidak           disposal or when the investment property is permanently
       digunakan lagi secara permanen dan tidak memiliki                 withdrawn from use and no future economic benefits are
       manfaat ekonomis di masa depan yang dapat diharapkan              expected from its disposal. Gains or losses arising from
       pada saat pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari           the retirement or disposal of an investment property is
       penghentian atau pelepasan properti investasi diakui              credited or charged to operations in the year the asset is
       dalam laba rugi dalam tahun terjadinya penghentian atau           derecognized.
       pelepasan tersebut.

       Perpindahan ke properti investasi dilakukan jika dan              Transfer to investment properties is carried out if and only
       hanya jika terdapat perubahan penggunaan yang                     if there is a change of use as indicated by the end of use by
       ditunjukkan dengan berakhirnya pemakaian oleh pemilik,            the owner, the commencement of operating leases to other
       dimulainya sewa operasi ke pihak lain atau selesainya             parties or the completion of construction or development.
       pembangunan atau pengembangan. Perpindahan dari                   Transfer from investment properties are carried out if and
       properti investasi dilakukan jika dan hanya jika terdapat         only if there is a change of use as indicated by the
       perubahan penggunaan yang ditunjukkan dengan                      commencement of owner use or commencement of
       dimulainya penggunaan oleh pemilik atau dimulainya                development for sale.
       pengembangan untuk dijual.

       Jika properti yang digunakan pemilik berubah menjadi              If an owner-occupied from investment property becomes
       properti investasi yang akan dicatat dengan menggunakan           an investment property that will carried at fair value an
       nilai wajar, maka entitas menerapkan PSAK 216, “Aset              entity shall apply PSAK 216, “Fixed Assets” for owned
       Tetap” untuk properti yang dimiliki dan PSAK 116,                 property and PSAK 116, “Lease” for property held by a
       “Sewa” untuk properti yang dikuasai oleh penyewa                  lease as a right-of-use asset up to the date of change in
       sebagai aset hak-guna sampai dengan tanggal perubahan             use. The entity shall treat any difference at that date
       penggunaannya. Entitas memperlakukan selisih pada                 between the carrying amount of the property in
       tanggal tersebut antara jumlah tercatat properti                  accordance with PSAK 216 or PSAK 116 and its fair value
       berdasarkan PSAK 216 atau PSAK 116 dan nilai wajarnya             in the same way as a revaluation in accoordance with
       dengan cara yang sama sebagaimana revaluasi sesuai                PSAK 216.
       dengan PSAK 216.




                                                                 34
Page 335
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                            PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                       NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                        STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                    As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                    (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI                     MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
   (Lanjutan)                                                    (Continued)

   r. Aset Takberwujud                                                 r. Intangible Assets

       Aset takberwujud yang diperoleh secara terpisah diukur             Intangible assets acquired separately are measured on
       pada saat pengakuan awal sebesar biaya perolehan. Biaya            initial recognition at cost. The cost of intangible assets
       aset takberwujud yang diperoleh dalam penggabungan                 acquired in a business combination is its fair value as at
       usaha adalah nilai wajar pada tanggal akuisisi. Setelah            the date of acquisition. Following initial recognition,
       pengakuan awal aset takberwujud dicatat sebesar biaya              intangible assets are carried at cost less any accumulated
       perolehan dikurangi akumulasi amortisasi dan akumulasi             amortization and accumulated impairment losses, if any.
       penurunan nilai jika ada. Aset takberwujud yang                    Internally generated intangible assets including
       dihasilkan secara internal termasuk biaya pengembangan             capitalized development cost are not capitalized and
       yang     dikapitalisasi     tidak   dikapitalisasi  dan            expenditure is reflected in profit or loss in the year in
       pengeluarannya tercermin dalam laporan laba rugi pada              which the expenditure is incurred.
       tahun di mana pengeluaran tersebut terjadi.

       Masa manfaat dari aset takberwujud dapat dianggap                  The useful lives of intangible assets are assessed either
       memiliki masa manfaat terbatas atau tidak terbatas. Aset           restricted or unrestricted. Intangible assets with restricted
       takberwujud dengan masa manfaat terbatas diamortisasi              lives are amortized over the useful economic life and
       selama masa manfaat ekonomis dan dinilai untuk                     assessed for impairment whenever there is an indication
       penurunan nilai apabila terdapat indikasi penurunan nilai          that intangible assets may be impaired. The Group
       aset takberwujud. Aset takberwujud Grup memiliki                   intangible assets have estimated useful live of 5 years.
       taksiran masa umur manfaat ekonomis selama 5 tahun.

       Perubahan masa manfaat yang diharapkan atau pola yang              Changes in the expected useful life or the expected pattern
       diharapkan dari konsumsi manfaat ekonomi masa depan                of consumption of future economic benefits embodied in
       aset takberwujud tersebut dicatat dengan mengubah                  the asset are recorded by changing the amortization
       periode amortisasi atau metode yang sesuai dan                     period or method as appropriate and are treated as
       diperlakukan sebagai perubahan estimasi akuntansi.                 changes in accounting estimates. The amortization of
       Beban amortisasi aset takberwujud dengan masa manfaat              intangible assets with definite lives is recognized in profit
       terbatas diakui dalam laba rugi dalam kategori biaya               or loss in the expense category consistent with the function
       sesuai dengan fungsi dari aset takberwujud.                        of the intangible assets.

       Aset takberwujud dengan masa manfaat tidak terbatas                Intangible assets with indefinite useful lives are not
       tidak diamortisasi tetapi diuji untuk penurunan nilai setiap       amortized but are tested for impairment annually either
       tahunnya baik secara individual maupun pada tingkat unit           individually or at the cash generating unit level. The
       penghasil kas. Penilaian masa manfaat tidak terbatas               assessment of indefinite life is reviewed annually to
       ditinjau setiap tahun untuk menentukan apakah masa                 determine whether indefinite life continues to be
       manfaat tidak terbatas terus mendukung. Jika tidak ada             supportable. If not, the change in useful life from indefinite
       perubahan, masa manfaat dari tak terbatas menjadi                  to definite is made on a prospective basis. Gains or losses
       terbatas dilakukan secara prospektif. Laba atau rugi yang          arising from derecognition of an intangible asset are
       timbul dari penghentian pengakuan aset takberwujud                 measured as the difference between the net disposal
       diukur sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil                  proceeds and the carrying amount of the asset and are
       pelepasan dan jumlah tercatat dari aset dan diakui dalam           recognized in profit or loss when the asset is derecognized.
       laba rugi ketika aset tersebut dihentikan pengakuannya.

   s. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan                                s. Impairment of Non-Financial Assets

       Pada akhir setiap periode pelaporan, Grup menelaah nilai           At the end of each reporting period, the Group reviews the
       tercatat aset non-keuangan untuk menentukan apakah                 carrying amount of non financial assets to determine
       terdapat indikasi bahwa aset tersebut telah mengalami              whether there is any indication that those assets have
       penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut, jumlah           suffered an impairment loss. If any such indication exists,
       terpulihkan dari aset diestimasi untuk menentukan tingkat          the recoverable amount of the asset is estimated in order
       kerugian penurunan nilai (jika ada). Bila tidak                    to determine the extent of the impairment loss (if any).
       memungkinkan untuk mengestimasi jumlah terpulihkan                 Where the asset does not generate cash flows that are
       atas suatu aset individual, Grup mengestimasi jumlah               independent from other assets, the Group estimates the
       terpulihkan dari unit penghasil kas atas aset. Ketika dasar        recoverable amount of the cash generating unit to which
       alokasi yang wajar dan konsisten dapat diidentifikasi, aset        the asset belongs. When a reasonable and consistent basis
       Grup juga dialokasikan ke masing masing kelompok unit              of allocation can be identified, corporate assets are also
       penghasil kas, atau sebaliknya mereka dialokasikan ke              allocated to individual cash-generating units, or
       kelompok terkecil dari kelompok unit penghasil kas di              otherwise they are allocated to the smallest group of cash-
       mana dasar alokasi yang wajar dan konsisten dapat                  generating units for which a reasonable and consistent
       diidentifikasi.                                                    allocation basis can be identified.




                                                                  35
Page 336
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                              PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                         NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                          STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                      As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                       (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI                      MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
   (Lanjutan)                                                     (Continued)

   s. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan (Lanjutan)                      s. Impairment of Non-Financial Assets (Continued)

        Aset takberwujud dengan masa manfaat tidak terbatas dan              Intangible assets with indefinite useful lives and intangible
        aset tak berwujud yang belum tersedia untuk digunakan                assets not yet available for use are tested for impairment
        diuji penurunan nilainya setiap tahun dan ketika terdapat            annually, and whenever there is an indication that the
        indikasi penurunan nilai.                                            asset maybe impaired.

        Jumlah terpulihkan adalah nilai tertinggi antara nilai wajar         Recoverable amount is the higher of fair value less cost to
        dikurangi biaya pelepasan dan nilai pakai. Dalam menilai             sell and value in use. In assessing value in use, the
        nilai pakainya, estimasi arus kas masa depan                         estimated future cash flows are discounted to their present
        didiskontokan ke nilai kini menggunakan tingkat diskonto             value using a pre-tax discount rate that reflects current
        sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini                market assessments of the time value of money and the
        dari nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset dengan           risks specific to the asset for which the estimates of future
        estimasi arus kas masa depan belum disesuaikan.                      cash flows have not been adjusted.

        Jika jumlah terpulihkan dari aset non keuangan (unit                 If the recoverable amount of the non financial asset (cash
        penghasil kas) lebih kecil dari nilai tercatatnya, nilai             generating unit) is less than its carrying amount, the
        tercatat aset (unit penghasil kas) diturunkan menjadi                carrying amount of the asset (cash generating unit) is
        sebesar jumlah terpulihkan dan rugi penurunan nilai                  reduced to its recoverable amount and an impairment loss
        segera diakui dalam laba rugi, kecuali aset tersebut                 is recognized immediately in profit or loss, unless the
        disajikan pada jumlah revaluasian, di mana kerugian                  relevant asset is carried at revaluation amount, in which
        penurunan nilai diperlakukan sebagai penurunan                       the impairment loss is treated as a revaluation decrease.
        revaluasi.

        Ketika penurunan nilai selanjutnya dibalik, jumlah tercatat          When an impairment loss subsequently reverses, the
        aset (atau unit penghasil kas) ditingkatkan ke estimasi              carrying amount of the asset (or a cash-generating unit) is
        yang direvisi dari jumlah terpulihkannya, namun kenaikan             increased to the revised estimate of its recoverable
        jumlah tercatat tidak boleh melebihi jumlah tercatat ketika          amount, but so that the increased carrying amount does
        kerugian penurunan nilai tidak diakui untuk aset (atau unit          not exceed the carrying amount that would have been
        penghasil kas) pada tahun-tahun sebelumnya. Pembalikan               determined had no impairment loss been recognized for
        rugi penurunan nilai diakui segera dalam laba rugi, kecuali          the asset (or cash-generating unit) in prior years. A
        aset yang bersangkutan disajikan pada jumlah revaluasian,            reversal of an impairment loss is recognized immediately
        dalam hal ini pembalikan kerugian penurunan nilai                    in profit or loss, unless the relevant asset is carried at a
        diperlakukan sebagai kenaikan revaluasi.                             revalued amount, in which case the reversal of the
                                                                             impairment loss is treated as a revaluation increase.

   t.   Liabilitas Keuangan                                             t.   Financial Liabilities

        Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai FVTPL atau              Financial liabilities are classified as either financial
        pada biaya perolehan diamortisasi menggunakan metode                 liabilities “at FVTPL” or “at amortized cost” using the
        suku bunga efektif.                                                  effective interest method.

        Liabilitas Keuangan pada Biaya Perolehan Diamortisasi                Financial Liabilities at Amortized Cost

        Liabilitas keuangan yang bukan merupakan 1) imbalan                  Financial liabilities that are not 1) contingent
        kontinjen dari pihak pengakuisisi dalam kombinasi bisnis,            consideration of an acquirer in a business combination, 2)
        2) dimiliki untuk diperdagangkan, atau 3) ditetapkan                 held-for trading, or 3) designated as at FVTPL, are
        sebagai FVTPL, selanjutnya diukur pada biaya perolehan               subsequently measured at amortized cost using the
        diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga                    effective interest method.
        efektif.




                                                                   36
Page 337
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                              PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                         NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                          STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                      As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                       (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI                      MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
   (Lanjutan)                                                     (Continued)

   t.   Liabilitas Keuangan (Lanjutan)                                  t.   Financial Liabilities (Continued)

        Metode Suku Bunga Efektif                                            Effective Interest Method

        Metode suku bunga efektif adalah metode yang digunakan               The effective interest method is a method of calculating the
        untuk menghitung biaya perolehan diamortisasi dari                   amortized cost of a financial liability and of allocating
        liabilitas keuangan dan metode untuk mengalokasikan                  interest expense over the relevant period. The effective
        biaya bunga selama periode yang relevan. Suku bunga                  interest rate is the rate that exactly discounts estimated
        efektif adalah suku bunga yang secara tepat                          future cash payments (including all fees and points paid
        mendiskontokan estimasi pembayaran kas masa depan                    or received that form an integral part of the effective
        (mencakup seluruh komisi dan bentuk lain yang                        interest rate, transaction costs and other premiums or
        dibayarkan dan diterima yang merupakan bagian yang tak               discounts) through the expected life of the financial
        terpisahkan dari suku bunga efektif, biaya transaksi dan             liability, or (where appropriate) a shorter period to the net
        premium dan diskonto lainnya) selama perkiraan umur                  carrying amount on initial recognition.
        liabilitas keuangan, atau (jika lebih tepat) digunakan
        periode yang lebih singkat untuk memperoleh nilai tercatat
        bersih pada saat pengakuan awal

   u. Penghentian Pengakuan Liabilitas Keuangan                         u. Derecognition of Financial Liabilities

        Grup menghentikan pengakuan liabilitas keuangan, jika                The Group derecognizes financial liabilities when, and
        dan hanya jika, liabilitas Grup telah dilepaskan, dibatalkan         only when, the Group’s obligations are discharged,
        atau kadaluarsa. Selisih antara jumlah tercatat liabilitas           cancelled or have expired. The difference between the
        keuangan yang dihentikan pengakuannya dan imbalan                    carrying amount of the financial liability derecognized
        yang dibayarkan dan utang diakui dalam laba rugi.                    and the consideration paid and payable is recognized in
                                                                             profit or loss.

        Ketika Grup bertukar dengan pemberi pinjaman, satu                   When the Group exchanges with the existing lender one
        instrumen utang menjadi instrumen lain dengan                        debt instrument into another one with the substantially
        persyaratan yang berbeda secara substansial, pertukaran              different terms, such exchange is accounted for as an
        tersebut dicatat sebagai penghapusan liabilitas keuangan             extinguishment of the original financial liability and the
        orisinal dan pengakuan liabilitas keuangan baru. Demikian            recognition of a new financial liability. Similarly, the
        pula, Grup memperhitungkan modifikasi substansial dari               Group accounts for substantial modification of terms of an
        ketentuan liabilitas yang ada atau bagian dari liabilitas            existing liability or part of it as an extinguishment of the
        tersebut sebagai pelepasan liabilitas keuangan orisinal dan          original financial liability and the recognition of a new
        pengakuan liabilitas baru. Diasumsikan bahwa                         liability. It is assumed that the terms are substantially
        persyaratannya berbeda secara substansial jika nilai kini            different if the discounted present value of the cash flows
        arus kas yang didiskonto berdasarkan persyaratan yang                under the new terms, including any fees paid net of any
        baru, termasuk setiap fee (imbalan) yang dibayarkan                  fees received and discounted using the original effective
        setelah dikurangi setiap fee (imbalan) yang diterima dan             rate is at least 10% different from the discounted present
        didiskonto menggunakan suku bunga efektif orisinal,                  value of the remaining cash flows of the original financial
        berbeda sedikitnya 10% dari nilai kini sisa arus kas yang            liability. If the modification is not substantial, the
        didiskonto yang berasal dari liabilitas keuangan orisinal.           difference between: (1) the carrying amount of the liability
        Jika modifikasi tidak substansial, maka perbedaan antara:            before the modification; and (2) the present value of the
        (1) jumlah tercatat liabilitas sebelum modifikasi; dan (2)           cash flows after modification is recognized in profit or loss
        nilai kini dari arus kas setelah modifikasi, diakui dalam            as the modification gain or loss within other gains and
        laba rugi sebagai keuntungan atau kerugian modifikasi                losses.
        dalam keuntungan dan kerugian lainnya.

   v. Pinjaman                                                          v. Borrowings

        Pada saat pengakuan awal, pinjaman diakui sebesar nilai              Borrowings are recognized initially at fair value, net of
        wajar, dikurangi dengan biaya-biaya transaksi yang                   transaction costs incurred. Borrowings are subsequently
        terjadi. Selanjutnya, pinjaman diukur sebesar biaya                  carried at amortised cost; any difference between the
        perolehan diamortisasi; selisih antara penerimaan                    proceeds (net of transaction costs) and the redemption
        (dikurangi biaya transaksi) dan nilai pelunasan dicatat              value is recognised in the profit or loss over the period of
        pada laporan laba rugi selama periode pinjaman dengan                the borrowings using the effective interest method.
        menggunakan metode bunga efektif.




                                                                   37
Page 338
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                          PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                     NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                      STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                  As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                  (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI                    MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
   (Lanjutan)                                                   (Continued)

   v. Pinjaman (Lanjutan)                                            v. Borrowings (Continued)

       Biaya yang dibayar untuk memperoleh fasilitas pinjaman           Fees paid on the establishment of loan facilities are
       diakui sebagai biaya transaksi pinjaman sepanjang besar          recognized as transaction costs of the loan to the extent
       kemungkinan sebagian atau seluruh fasilitas akan ditarik.        that it is probable that some or all of the facility will be
       Dalam hal ini, biaya memperoleh pinjaman ditangguhkan            drawn down. In this case, the fee is deferred until the
       sampai penarikan pinjaman terjadi. Sepanjang tidak               draw-down occurs. To the extent that there is no evidence
       terdapat bukti bahwa besar kemungkinan sebagian atau             that it is probable that some or all of the facility will be
       seluruh fasilitas akan ditarik, biaya memperoleh pinjaman        drawn down, the fee is capitalized as a pre-payment for
       dikapitalisasi sebagai pembayaran di muka untuk jasa             liquidity services and amortised over the period of the
       likuiditas dan diamortisasi selama periode fasilitas yang        facility to which it relates.
       terkait.

       Biaya pinjaman akan dihentikan pengakuannya dari                 Borrowing cost are removed from the statement of
       laporan posisi keuangan ketika kewajiban yang tertulis           financial position when the obligation specified in the
       pada kontrak dibatalkan, atau sudah tidak berlaku. Selisih       contract is discharged, cancelled or expired. The
       antara nilai tercatat dari liabilitas keuangan yang sudah        difference between the carrying amount of a financial
       berakhir atau dialihkan ke pihak lain, dan imbalan yang          liability that has been extinguished or transferred to
       dibayarkan, termasuk aset non-kas yang dialihkan atau            another party and the consideration paid, including any
       liabilitas yang ditanggung, diakui dalam laba rugi sebagai       non-cash assets transferred or liabilities assumed, is
       pendapatan lain-lain atau biaya keuangan.                        recognized in profit or loss as other income or finance
                                                                        costs.

       Ketika liabilitas keuangan dinegosiasikan kembali dan            Where the terms of a financial liability are renegotiated
       entitas mengeluarkan instrumen ekuitas kepada kreditor           and the entity issues equity instruments to a creditor to
       untuk menyelesaikan seluruh atau sebagian liabilitas (debt       extinguish all or part of the liability (debt for equity swap),
       for equity swap), keuntungan atau kerugian diakui dalam          a gain or loss is recognized in profit or loss, which is
       laporan laba rugi yang dicatat sebagai selisih antara            measured as the difference between the carrying amount
       jumlah tercatat dari liabilitas keuangan.                        of the financial liability and the fair value of the equity
                                                                        instruments issued.

       Pinjaman diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka pendek       Borrowings are classified as current liabilities unless the
       kecuali Grup memiliki hak tanpa syarat untuk menunda             Group has an unconditional right to defer the settlement
       pembayaran liabilitas selama paling tidak 12 bulan setelah       of the liability for at least 12 months after the reporting
       tanggal pelaporan.                                               date.

   w. Biaya Pinjaman                                                 w. Borrowing Cost

       Biaya bunga dan biaya pinjaman lainnya, seperti biaya            Interest and other borrowing costs, such as discount fees
       diskonto pinjaman baik yang secara langsung atau tidak           on loans either directly or indirectly used in financing the
       langsung digunakan untuk pendanaan konstruksi aset               construction of a qualifying asset, are capitalized up to the
       kualifikasian, dikapitalisasi hingga aset tersebut selesai       date when construction is complete. For borrowings that
       dikonstruksi. Untuk biaya pinjaman yang dapat                    are directly attributable to a qualifying asset, the amount
       diatribusikan secara langsung pada aset kualifikasian,           to be capitalized is determined as the actual borrowing
       jumlah yang dikapitalisasi ditentukan dari biaya pinjaman        cost incurred during the period, less any income earned
       aktual yang terjadi selama periode berjalan, dikurangi           on the temporary investment of such borrowings. For
       penghasilan yang diperoleh dari investasi sementara atas         borrowings that are not directly attributable to a
       dana hasil pinjaman tersebut. Untuk pinjaman yang tidak          qualifying assets, the amount to be capitalized is
       dapat diatribusikan secara langsung pada suatu aset              determined by applying a capitalization rate to the amount
       kualifikasian, jumlah yang dikapitalisasi ditentukan             expended on the qualifying assets. The capitalisation rate
       dengan mengalikan tingkat kapitalisasi terhadap jumlah           is the weighted average of the total borrowing costs
       yang dikeluarkan untuk memperoleh aset kualifikasian.            applicable to the total borrowings outstanding during the
       Tingkat kapitalisasi dihitung berdasarkan rata-rata              period, other than borrowings made specifically for the
       tertimbang biaya pinjaman yang dibagi dengan jumlah              purpose of obtaining a qualifying assets.
       pinjaman yang tersedia selama periode, selain pinjaman
       yang secara spesifik diambil untuk tujuan memperoleh
       suatu aset kualifikasian.




                                                                38
Page 339
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                            PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                       NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                        STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                    As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                     (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI                     MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
   (Lanjutan)                                                    (Continued)

   x. Provisi                                                          x. Provision

       Provisi diakui jika Grup memiliki kewajiban kini (baik             Provisions are recognized when the Group have a present
       bersifat hukum maupun bersifat konstruktif) sebagai                obligation (legal or constructive) as a result if because of
       akibat peristiwa masa lalu, besar kemungkinan                      a past event, it is probable that an outflow of resources
       penyelesaian kewajiban tersebut mengakibatkan arus                 embodying economic benefits can be made to settle the
       keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi                 obligation and a reliable estimate can be made of the
       dan estimasi yang andal mengenai jumlah kewajiban                  amount of the obligation.
       tersebut dapat dibuat.

       Jumlah yang diakui sebagai provisi adalah hasil estimasi           The amount recognized as a provision is the best estimate
       terbaik pengeluaran yang diperlukan untuk menyelesaikan            of the consideration required to settle the present
       kewajiban kini pada akhir periode pelaporan, dengan                obligation at the end of the reporting period, taking into
       mempertimbangkan risiko dan ketidakpastian yang                    account the risks and uncertainties surrounding the
       meliputi kewajibannya. Apabila suatu provisi diukur                obligation. Where a provision is measured using the cash
       menggunakan arus kas yang diperkirakan untuk                       flows estimated to settle the present obligation, its
       menyelesaikan kewajiban kini, maka nilai tercatatnya               carrying amount is the present value of those cash flows
       adalah nilai kini dari arus kas (ketika pengaruh nilai waktu       (when the effect of time value of money is material).
       uang bersifat material).

       Ketika beberapa atau seluruh manfaat ekonomi untuk                 When some or all of the economic benefits required to
       penyelesaian provisi yang diharapkan dapat dipulihkan              settle a provision are expected to be recovered from a third
       dari pihak ketiga, piutang diakui sebagai aset apabila             party, a receivable is recognized as an asset if it is
       terdapat kepastian bahwa penggantian akan diterima dan             virtually certain that reimbursement will be received and
       jumlah piutang dapat diukur secara andal.                          the amount of the receivable can be measured reliably.

   y. Imbalan Kerja                                                    y. Employee Benefits

       Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 35 tahun 2021               In accordance with Government Regulation No. 35 of
       untuk Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 (Undang-                   2021 for Law Number 11 of 2020 (Job Creation Law)
       Undang Cipta Kerja) yang diundangkan pada November                 promulgated in November 2020, as amended by Law
       2020, sebagaimana diubah menjadi Undang-Undang No.                 No. 6 of 2023 concerning Government Regulation in Lieu
       6 tahun 2023 tentang Peraturan Pemerintah Pengganti                of Law Number 2 of 2022 concerning Job Creation into
       Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta                     Law, the Group is required to provide pension benefits at
       Kerja menjadi Undang-Undang, Grup disyaratkan untuk                least as much as the pension benefits stipulated in Law
       memberikan imbalan pensiun sekurang-kurangnya seperti              6/2023, which is essentially a defined benefit plan. If the
       imbalan pensiun yang diatur dalam UU 6/2023, yang pada             pension benefits under the Law are greater than the
       dasarnya adalah program imbalan pasti. Jika imbalan                existing pension plan, the difference is recognized as part
       pensiun sesuai UU lebih besar dari program pensiun yang            of the pension benefit liability.
       ada, selisih tersebut diakui sebagai bagian dari liabilitas
       imbalan pensiun.

       Pada bulan April 2022, Dewan Standar Akuntansi                     In April 2022, Financial Accounting Standard Boards –
       Keuangan – Ikatan Akuntan Indonesia (“DSAK-IAI”)                   Indonesian Institute of Accountant (“FASB-IIA”)
       menerbitkan siaran pers mengenai “Pengatribusian                   published a press release regarding “Attributing benefit
       imbalan pada periode jasa” dan oleh karena itu Grup                to periods of service” and accordingly the Group changed
       mengubah kebijakan terkait dengan pengatribusian                   the policy related to attributing benefit to periods of
       imbalan pada periode jasa sesuai dengan ketentuan dalam            service in accordance with the provisions in PSAK No.
       PSAK No. 219 “Imbalan Kerja” mengikuti pola fakta                  219 “Employee Benefit” following the general fact pattern
       umum program pensiun berdasarkan Undang-Undang                     of pension programs based on the Labor Law No. 11/2020
       Cipta Kerja No. 11/2020 dan Peraturan Pemerintah No.               and Government Regulation No. 35/2021.
       35/2021.

       Program Iuran Pasti                                                Defined Contribution Program

       Iuran pasti untuk program pensiun dibebankan pada                  Defined contributions for pension plans are charged to the
       laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain                consolidated statement of profit or loss and other
       konsolidasian pada tahun dimana iuran tersebut terkait.            comprehensive income in the year in which the
                                                                          contributions are related.




                                                                  39
Page 340
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                           PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                       STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                   As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                   (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI                    MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
   (Lanjutan)                                                   (Continued)

   y. Imbalan Kerja (Lanjutan)                                        y. Employee Benefits (Continued)

       Program Imbalan Pasti                                             Defined Benefit Plan

       Surplus dan defisit program imbalan pasti diukur pada:            Defined benefit plan surpluses and deficits are measured
                                                                         at:

       -   Nilai wajar dari aset yang direncanakan pada tanggal          -   The fair value of plan assets at the reporting date; less
           pelaporan; dikurangi
       -   Liabilitas    program     yang     dihitung    dengan         -   Plan liabilities calculated using the projected unit
           menggunakan metode projected unit credit yang                     credit method discounted to its present value using
           didiskonto ke nilai kini dengan menggunakan imbal                 yields available on high quality Government bonds
           hasil obligasi Pemerintah yang berkualitas tinggi yang            that have maturity dates approximating to the terms of
           tersedia yang memiliki tanggal jatuh tempo yang                   the liabilities; plus
           mendekati persyaratan liabilitas; ditambah
       -   Biaya servis masa lalu yang tidak diakui; dikurangi           -   Unrecognized past service costs; less
       -   Dampak persyaratan pendanaan minimum yang                     -   The effect of minimum funding requirements agreed
           disetujui dengan skema wali amanat.                               with scheme trustees.

       Pengukuran kembali kewajiban imbalan pasti neto diakui            Remeasurements of the net defined benefit obligation are
       langsung dalam ekuitas. Pengukuran kembali tersebut               recognized directly within equity. The remeasurements
       termasuk:                                                         include:

       -   Keuntungan dan kerugian aktuaris;                             -   Actuarial gains and losses;
       -   Imbalan atas aset program (tidak termasuk bunga);             -   Return on plan assets (interest excluded); and
           dan
       -   Aset dengan efek batas tertinggi (tidak termasuk              -   Any asset ceiling effects (interest excluded).
           bunga).

       Biaya jasa diakui dalam laba rugi dan termasuk biaya jasa         Service costs are recognized in profit or loss and include
       kini dan masa lalu serta keuntungan dan kerugian                  current and past service costs as well as gains and losses
       kurtailmen.                                                       on curtailments.

       Beban bunga neto (pendapatan) diakui dalam laba rugi dan          Net interest expense (income) is recognized in the profit or
       dihitung dengan menerapkan tingkat diskonto untuk                 loss and is calculated by applying a discount rate to
       mengukur kewajiban imbalan pasti (aset) pada awal                 measure the defined liability (asset) at the beginning of the
       periode tahunan hingga pembayaran manfaat selama                  annual period to the payment of benefits during the period.
       periode.

       Keuntungan atau kerugian yang timbul dari perubahan               Gains or losses arising from changes to scheme benefits
       manfaat program atau kurtailmen diakui secara langsung            or scheme curtailment are recognized immediately in
       dalam laba rugi.                                                  profit or loss.

       Penyelesaian program manfaat pasti diakui dalam periode           Settlements of defined benefit schemes are recognized in
       dimana penyelesaian tersebut terjadi.                             the period in which the settlement occurs.

       Manfaat Jasa Jangka Panjang Lain                                  Other Long-term Service Benefits

       Imbalan kerja lain yang diharapkan untuk diselesaikan             Other employee benefits that are expected to be settled
       secara keseluruhan dalam 12 (dua belas) bulan setelah             within 12 (twelve) months after the end of the reporting
       akhir periode pelaporan disajikan sebagai liabilitas jangka       period are presented as current liabilities.
       pendek.

       Imbalan kerja lain yang tidak diharapkan untuk                    Other employee benefits that are not expected to be settled
       diselesaikan secara keseluruhan dalam 12 (dua belas)              within 12 (twelve) months after the end of the reporting
       bulan setelah akhir periode pelaporan disajikan sebagai           period are presented as non-current liabilities and
       liabilitas jangka panjang dan dihitung dengan                     calculated using the projected unit credit method and then
       menggunakan metode projected unit credit dan kemudian             discounted using yields available on high quality
       didiskonto dengan menggunakan imbal hasil obligasi                Government bonds that have maturity dates
       Pemerintah berkualitas tinggi yang tersedia dengan                approximating to the expected remaining period to
       tanggal jatuh tempo mendekati sisa periode yang                   settlement.
       diharapkan untuk diselesaikan.




                                                                 40
Page 341
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                            PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                       NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                        STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                    As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                   (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI                     MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
   (Lanjutan)                                                    (Continued)

   z. Distribusi Laba                                                  z. Profit Distribution

       Sesuai dengan Akta Pendirian/Anggaran Dasar                        According to the Articles of Association through Deed No.
       Perusahaan No. 117 tanggal 20 Juni 1995, pembagian laba            117 dated June 20, 1995, share of net profit after tax is
       bersih setelah pajak dipergunakan untuk cadangan dan               used for reserves and dividends (the percentage is set each
       dividen, (persentasenya ditetapkan tiap tahun dalam Rapat          year in the General Meeting of Shareholders (GMS)).
       Umum Pemegang Saham (RUPS)).

   aa. Pengakuan Pendapatan dan Beban                                  aa. Revenue and Expenses Recognition

       Pengakuan Pendapatan                                               Revenue Recognition

       Pendapatan diakui menggunakan 5 langkah:                           Revenue is recognized using the 5-step assessment:

       1) Identifikasi kontrak dengan pelanggan.                          1) Identify contract(s) with a customer.
       2) Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak.               2) Identify the performance obligations in the contract.
          Kewajiban pelaksanaan adalah janji dalam kontrak                   Performance obligations are promises in a contract to
          untuk mentransfer barang atau jasa yang berbeda                    transfer to a customer goods or services that are
          kepada pelanggan.                                                  distinct.
       3) Tentukan harga transaksi. Harga transaksi adalah                3) Determine the transaction price. Transaction price is
          jumlah imbalan yang diharapkan menjadi hak entitas                 the amount of consideration to which an entity expects
          sebagai imbalan untuk mentransfer barang atau jasa                 to be entitled in exchange for transferring promised
          yang dijanjikan kepada pelanggan. Jika pertimbangan                goods or services to a customer. If the consideration
          yang dijanjikan dalam kontrak mencakup jumlah                      promised in a contract includes a variable amount, the
          variabel, Grup memperkirakan jumlah imbalan yang                   Group estimates the amount of consideration to which
          diharapkan berhak sebagai imbalan atas pengalihan                  it expects to be entitled in exchange for transferring
          barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan                  the promised goods or services to a customer less the
          dikurangi perkiraan jumlah jaminan tingkat layanan                 estimated amount of service level guarantee which
          yang akan dibayarkan selama masa kontrak.                          will be paid during the contract period.
       4) Alokasikan harga transaksi untuk setiap kewajiban               4) Allocate the transaction price to each performance
          pelaksanaan atas dasar harga jual berdiri sendiri relatif          obligation based on the relative stand-alone selling
          dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan               prices of each distinct goods or services promised in
          dalam kontrak. Jika hal ini tidak dapat diamati secara             the contract. Where these are not directly observable,
          langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diestimasi            the relative stand-alone selling price are estimated
          berdasarkan biaya ekspektasian ditambah marjin.                    based on expected cost-plus margin.
       5) Mengakui pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan                5) Recognize revenue when the performance obligation
          dipenuhi dengan mentransfer barang atau jasa yang                  is satisfied by transferring the promised goods or
          dijanjikan kepada pelanggan (yaitu ketika pelanggan                services to the customer (which is when the customer
          memperoleh kendali atas barang atau jasa tersebut).                obtains control of the goods or services).

       Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dalam kondisi                 A performance obligation may be satisfied at the
       sebagai berikut:                                                   following:

       a) Pada waktu tertentu (biasanya untuk janji dalam                 a) A point in time (typically for promises to transfer
          memindahkan barang ke pelanggan); atau                             goods to a customer); or
       b) Sepanjang waktu (biasanya untuk janji dalam                     b) Over time (typically for promises to transfer services
          memberikan layanan pada pelanggan). Untuk                          to a customer). For a performance obligation satisfied
          kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi sepanjang                      over time, the Group selects an appropriate measure
          waktu, Grup memilih ukuran kemajuan yang sesuai                    of progress to determine the amount of revenue that
          untuk menentukan jumlah pendapatan yang harus                      should be recognized as the performance obligation is
          diakui ketika kewajiban pelaksanaan dipenuhi.                      satisfied.

       Pembayaran harga transaksi berbeda untuk setiap kontrak.           Payment of the transaction price is different for each
       Aset kontrak diakui setelah imbalan yang dibayarkan oleh           contract. A contract asset is recognized once the
       pelanggan kurang dari saldo kewajiban pelaksanaan yang             consideration paid by customer is less than the balance of
       telah dipenuhi. Liabilitas kontrak diakui setelah imbalan          performance obligation which has been satisfied. A
       yang dibayarkan oleh pelanggan lebih dari saldo                    contract liability is recognized once the consideration
       kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi.                         paid by customer is more than the balance of performance
                                                                          obligation which has been satisfied.




                                                                  41
Page 342
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                         PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                    NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                     STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                 As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                  (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI                    MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
   (Lanjutan)                                                   (Continued)

   aa. Pengakuan Pendapatan dan Beban (Lanjutan)                    aa. Revenue and Expenses Recognition (Continued)

       Pengakuan Pendapatan (Lanjutan)                                 Revenue Recognition (Continued)

       Pendapatan diakui bila besar kemungkinan manfaat                Revenue is recognized to the extent that it is probable that
       ekonomi akan diperoleh Grup dan jumlahnya dapat diukur          the economic benefits will flow to the Group and the
       secara handal. Pendapatan diukur pada nilai wajar               revenue can be reliably measured. Revenue is measured at
       pembayaran yang diterima, tidak termasuk diskon, rabat          the fair value of the consideration received, excluding
       dan Pajak Pertambahan Nilai (“PPN”). Grup menelaah              discounts, rebates and Value Added Taxes (“VAT”). The
       pengaturan pendapatannya melalui kriteria tertentu untuk        Group assesses its revenue arrangements against specific
       menentukan apakah bertindak sebagai prinsipal atau agen.        criteria to determine if it is acting as principal or agent.
       Grup berkesimpulan bertindak sebagai prinsipal dalam            The Group has concluded that it is acting as a principal in
       semua pengaturan pendapatan.                                    all of its revenue arrangements.

       Pendapatan Surat Pos dan Paket Pos                              Revenue from Post Mail and Parcel

       Pendapatan dari surat pos dan paket pos yaitu arus masuk        Revenue from post mail and parcel is gross inflow from
       bruto dari manfaat ekonomi yang timbul dari jasa layanan        economic benefits which arise from post mail and parcel
       surat pos dan paket pos yang merupakan aktivitas normal         services which are the Group normal operation activity.
       Grup.

       Pendapatan diakui pada suatu waktu pada saat surat atau         Revenue is recognized at point in time when mail and
       paket diserahkan di front end untuk dilakukan pemrosesan        parcel is handed over to the front end for processing and
       dan pengiriman.                                                 delivery.

       Pendapatan Ritel dan Properti                                   Revenue from Retail & Property

       Pendapatan ritel dan properti yaitu arus masuk bruto dari       Revenue from retail and property is gross inflow from
       manfaat ekonomi yang timbul dari jasa penjualan ritel dan       economic benefit which arise from retail sales and
       jasa sewa properti yang merupakan aktivitas normal Grup.        property lease which is the Group’s, normal operation
                                                                       activity.

       Pendapatan Logistik                                             Revenue from Logistic

       Pendapatan logistik yaitu arus masuk bruto dari manfaat         Revenue from logistic is gross inflow from economic
       ekonomi yang timbul dari jasa layanan kiriman jumbo dan         benefit which arises from jumbo shipping services and
       pergudangan.                                                    warehousing.

       Pendapatan logistik diakui ketika Grup telah memenuhi           Revenue from logistic recognized when the Group has
       kewajiban pelaksanaan dengan menyerahkan barang yang            fulfilled its performance obligations by transferring goods
       dijanjikan kepada pelanggan.                                    promised to customers.

       Pendapatan Jasa Keuangan                                        Revenue from Financial Services

       Pendapatan jasa keuangan yaitu arus masuk bruto dari            Revenue from financial services is gross inflow from
       manfaat ekonomi yang timbul dari jasa layanan pospay            economic benefit which arise from pospay and other
       dan jasa keuangan lainnya yang merupakan aktivitas              financial services which is the Group’s normal operation
       normal Grup.                                                    activity.

       Pengakuan Beban                                                 Expenses Recognition

       Beban diakui pada saat terjadinya dengan menggunakan            Expenses are recognized as incurred on an accrual basis.
       dasar akrual.

   ab. Perpajakan                                                   ab. Taxation

       Beban pajak terdiri dari pajak kini dan pajak tangguhan.        The tax expense comprises current and deferred tax. Tax
       Pajak diakui di dalam laba rugi, kecuali sepanjang pajak        is recognized in profit or loss, except to the extent that it
       tersebut terkait dengan unsur-unsur yang terkait di dalam       relates to items recognise in other comprehensive income
       penghasilan komprehensif lain atau terkait langsung di          or directly in equity. In this case the tax is also recognized
       dalam ekuitas. Dalam hal ini, pajak juga diakui masing-         in other comprehensive income or directly in equity
       masing di dalam penghasilan komprehensif lain atau              respectively.
       langsung diakui di dalam ekuitas.




                                                               42
Page 343
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                            PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                       NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                        STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                    As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                    (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI                     MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
   (Lanjutan)                                                    (Continued)

   ab. Perpajakan (Lanjutan)                                           ab. Taxation (Continued)

       Pajak Kini                                                         Current Tax

       Beban pajak penghasilan kini dihitung dengan dasar                 The current income tax charge is calculated based on the
       peraturan perpajakan yang berlaku atau secara substantif           tax laws enacted or substantively enacted at the reporting
       berlaku pada periode pelaporan. Aset dan/atau liabilitas           date. Current income tax assets and/or liabilities comprise
       pajak penghasilan kini terdiri dari kewajiban kepada               those obligations to or claims from tax authorities relating
       maupun tagihan dari fiskus terkait dengan periode                  to the current or prior reporting period that are unpaid at
       pelaporan kini atau sebelumnya yang belum dibayar pada             the end of each reporting period date. Assets and/or
       akhir setiap periode pelaporan. Aset dan/atau liabilitas           liabilities are calculated according to the tax rates and tax
       pajak penghasilan kini tersebut dihitung berdasarkan tarif         laws applicable to the fiscal periods to which they relate
       pajak dan peraturan perpajakan yang berlaku pada periode           based on the taxable profit for the period. All changes to
       fiskal terkait berdasarkan laba kena pajak periode tersebut.       current tax assets or liabilities are recognized as a
       Seluruh beban aset atau liabilitas pajak kini diakui sebagai       component of income tax expense in profit or loss.
       unsur beban pajak penghasilan di dalam laba rugi.

       Jumlah tambahan pokok dan denda pajak yang ditetapkan              The amounts of additional tax principal and penalty
       dengan Surat Ketetapan Pajak (SKP) Pajak Penghasilan               imposed through a Tax Assessment Letter (SKP) of
       Badan diakui sebagai bagian dari Manfaat (Beban) Pajak             Corporate Income Tax are recognized as part of Income
       Penghasilan - periode berjalan, sedangkan untuk SKP                Tax Benefit (Expense) – current, while other SKP is
       selain PPh Badan diakui dalam beban lainnya dalam                  recognized as part of other expenses of the current period
       laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain                in the consolidated statement of profit or loss and other
       konsolidasian periode berjalan, kecuali jika diajukan              comprehensive income unless further settlement is
       upaya penyelesaian selanjutnya. Jumlah tambahan pokok              submitted. The amounts of tax principal and penalty
       dan denda pajak yang ditetapkan dengan SKP                         imposed through an SKP are deferred as long as they meet
       ditangguhkan pembebanannya sepanjang memenuhi                      the asset recognition criteria.
       kriteria pengakuan aset.

       Pajak Tangguhan                                                    Deferred Tax

       Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui dengan                  Deferred income tax assets and liabilities are recognized
       menggunakan metode laporan posisi keuangan pada                    using the balance sheet method on temporary differences
       perbedaan temporer antara dasar pengenaan pajak aset dan           between the tax bases of assets and liabilities and their
       liabilitas dan nilai tercatatnya didalam laporan keuangan          carrying amounts in the consolidated financial statements.
       konsolidasian. Aset pajak tangguhan diakui bagi seluruh            Deferred tax assets are recognized for all deductible
       perbedaan temporer yang dapat dikurangkan sepanjang                temporary differences to the extent that it is probable that
       terdapat kemungkinan laba kena pajak di masa depan akan            future taxable profit will be available against which the
       timbul dimana perbedaan temporer yang dapat                        deductible temporary difference can be utilized. Deferred
       dikurangkan dapat dimanfaatkan. Liabilitas kena pajak              tax liabilities are recognized for all taxable temporary
       diakui bagi seluruh perbedaan temporer kena pajak.                 differences. Future tax benefits such as the carry-forward
       Manfaat pajak di masa depan seperti akumulasi kerugian             of unused tax losses are also recognized to the extent that
       pajak yang belum dikompensasi juga diakui selama                   realization of such benefits is probable.
       realisasi manfaat tersebut kemungkinan terjadi.

       Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan            Deferred tax liabilities are recognized for all taxable
       temporer yang kena pajak, kecuali bagi liabilitas pajak            temporary differences, except for the deferred tax liability
       tangguhan yang berasal dari:                                       arising from:

       1. Pengakuan awal goodwill; atau                                   1. The initial recognition of goodwill; or
       2. Pada saat pengakuan awal aset atau liabilitas dari              2. The initial recognition of an asset or liability in a
          transaksi yang: (1) bukan transaksi kombinasi bisnis;              transaction that is: (1) not a business combination;
          dan (2) pada waktu transaksi tidak mempengaruhi laba               and (2) at the time of the transaction affects neither
          akuntansi dan laba/rugi pajak.                                     the accounting profit nor taxable profit or loss.

       Nilai tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang setiap            The carrying amount of deferred tax assets is reviewed
       periode pelaporan dan dikurangkan selama tidak terdapat            each reporting period and reduced to the extent that it is
       kemungkinan laba kena pajak yang cukup akan timbul                 not probable that sufficient taxable profit will arise to
       untuk memanfaatkan sebagian atau seluruh aset pajak                utilize part or all of the deferred tax assets. Unrecognized
       tangguhan. Aset pajak tangguhan yang tidak diakui dinilai          deferred tax assets are reassessed each reporting period
       ulang setiap periode pelaporan dan diakui sepanjang                and recognized to the extent that it is probable that future
       terdapat kemungkinan penghasilan kena pajak di masa                taxable income will recover the deferred tax assets.
       depan akan memulihkan aset pajak tangguhan.


                                                                  43
Page 344
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                            PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                       NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                        STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                    As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                    (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI                     MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
   (Lanjutan)                                                    (Continued)

   ab. Perpajakan (Lanjutan)                                           ab. Taxation (Continued)

       Pajak Tangguhan (Lanjutan)                                         Deferred Tax (Continued)

       Jumlah aset atau liabilitas pajak tangguhan ditentukan             The amount of the deferred tax asset or liability is
       dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau secara            determined using tax rates that have been enacted or
       substansial berlaku pada tanggal pelaporan dan                     substantively enacted by the reporting date and are
       diharapkan berlaku pada saat aset/liabilitas pajak                 expected to apply when the deferred tax assets/liabilities
       tangguhan diselesaikan/dipulihkan.                                 are settled/recovered.

       Aset dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus ketika            Deferred tax assets and liabilities are offset when the
       Grup memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk saling              Group have a legally enforceable right to offset current
       hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini dan           tax assets against liabilities and when the deferred income
       ketika aset dan liabilitas pajak penghasilan ditangguhkan          tax assets and liabilities relate to income taxes charged by
       terkait dengan pajak penghasilan yang dikenakan oleh               the same taxation authority on either the same taxable
       otoritas perpajakan maupun entitas kena pajak yang sama            entity or different taxable entities where there is an
       atau entitas kena pajak yang berbeda dimana terdapat               intention to settle the balances on a net basis.
       intensi untuk menyelesaikan saldo pada basis yang sama.

       Pajak Pertambahan Nilai                                            Value Added Tax

       Pendapatan, beban-beban dan aset-aset diakui neto atas             Revenue, expenses, and assets are recognized net of the
       jumlah PPN kecuali:                                                amount of VAT except:

       1. PPN yang muncul dari pembelian aset atau jasa yang              1. Where the VAT incurred on a purchase of assets or
          tidak dapat dikreditkan oleh kantor pajak yang dalam               services is not recoverable from the taxation authority
          hal ini PPN diakui sebagai bagian dari biaya perolehan             in which case the VAT is recognized as part of the cost
          aset atau sebagai bagian dari unsur beban beban yang               of acquisition of the asset or as part of the expense
          diterapkan; dan                                                    item as applicable; and
       2. Piutang dan utang yang disajikan termasuk dengan                2. Receivables and payables that are stated with the
          jumlah PPN.                                                        amount of VAT included.

   ac. Persediaan Aset Real Estat                                      ac. Real Estate Assets Inventories

       Aset real estat terdiri dari ruko yang siap dijual dan tanah       Real estate assets consisting of shophouse available for
       yang sedang dikembangkan dinyatakan sebesar biaya                  sale and land under development are stated at cost or net
       perolehan atau nilai realisasi bersih, mana yang lebih             realizable values, whichever is lower.
       rendah.

       Biaya perolehan bangunan yang sedang dalam proses                  The cost of buildings under construction includes the cost
       konstruksi meliputi biaya perolehan tanah yang telah               of land that has been completed plus construction costs,
       selesai dikembangkan ditambah dengan biaya konstruksi,             other costs attributable to activities, real estate
       biaya lainnya yang dapat diatribusikan pada aktivitas,             development and borrowing costs as well as being
       pengembangan real estat dan biaya pinjaman serta                   transferred to buildings ready for sale when they are
       dipindahkan ke bangunan yang siap dijual pada saat                 completed and ready for sale.
       selesai dibangun dan siap dijual.

       Biaya aktivitas pengembangan real estat yang                       The real estate development costs which are capitalized to
       dikapitalisasi ke proyek pengembangan real estat adalah:           the real estate development project are:

       -   Biaya pra-perolehan tanah;                                     -   Land pre-acquisition costs;
       -   Biaya perolehan tanah;                                         -   Land acquisition cost;
       -   Biaya yang secara langsung berhubungan dengan                  -   Costs directly related to the project;
           proyek;
       -   Biaya yang dapat diatribusikan pada aktivitas                  -   Cost that are attributable to real estate development
           pengembangan real estat;                                           activities;
       -   Biaya pra-perolehan tanah atas tanah yang tidak                -   Pre-acquisition costs of land which is not successfully
           berhasil diperoleh; dan                                            acquired; and
       -   Kelebihan biaya dari hasil yang diperoleh atas                 -   Excess of costs over anticipated proceeds on the sale
           pembangunan sarana umum yang dikomersialkan                        or transfer of commercialized public utilities in
           yang dijual atau dialihkan sehubungan dengan                       connecteon with the sale of units.
           penjualan unit.




                                                                  44
Page 345
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                          PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                     NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                      STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                  As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                  (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI                    MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
   (Lanjutan)                                                   (Continued)

   ac. Persediaan Aset Real Estat                                    ac. Real Estate Assets Inventories

       Biaya yang telah dikapitalisasi ke proyek pengembangan           Costs capitalized to real estate project development are
       real estat dialokasikan ke setiap unit real estat dengan         allocated to each real estate unit using the specific
       metode identifikasi khusus.                                      identification method.

       Beban yang diakui pada saat terjadinya adalah biaya yang         Expenses which are not related to the development of real
       tidak berhubungan dengan proyek real estat.                      estate are charged to expense when incurred.

   ad. Segmen Operasi                                                ad. Operating Segment

       Segmen operasi dilaporkan dengan cara yang konsisten             Operating segments are reported in a manner consistent
       dengan pelaporan internal yang diberikan kepada                  with the internal reporting provided to the key operating
       pengambil keputusan operasi utama. Pengambil keputusan           decision-maker. The key operating decision-maker, who is
       operasi utama, yang bertanggung jawab mengalokasikan             responsible for allocating resources and assessing
       sumber daya dan menilai kinerja segmen operasi, telah            performance of the operating segments, has been
       diidentifikasi sebagai komite pengarah yang mengambil            identified as the steering committee that makes strategic
       keputusan strategis.                                             decisions.

       Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas:               An operating segment is a component of entity which:

       -   yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang memperoleh         -   that engages in business activities from which it may
           pendapatan dan menimbulkan beban (termasuk                       earn revenue and incur expenses (including revenue
           pendapatan dan beban yang terkait dengan transaksi               and expenses relating to the transactions with other
           dengan komponen lain dari entitas yang sama);                    components with the same entity);
       -   hasil operasinya dikaji ulang secara berkala oleh            -   whose operating results are reviewed regularly by key
           kepala operasional untuk pembuatan keputusan                     operating decision-maker to make decisions
           tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen                regarding the resources to be allocated to the segment
           tersebut dan menilai kinerjanya; dan                             and assess its performance; and
       -   tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan.           -   for which discrete financial information is available.

       Informasi yang digunakan oleh pengambil keputusan                The information used by the key operating decision-maker
       operasional dalam rangka alokasi sumber daya dan                 for the purpose of resource allocation and performance
       penilaian kinerja terfokus pada kategori pada setiap             assessment is more specifically focused on the category of
       produk, yang menyerupai informasi segmen yang                    each product, which is similar to the business segment
       dilaporkan di periode sebelumnya. Seluruh transaksi antar        reported in the prior period. All transactions between
       segmen telah dieliminasi.                                        segments have been eliminated.

   ae. Kontinjensi                                                   ae. Contingencies

       Liabilitas kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan       Contingent liabilities are not recognized in the
       konsolidasian tetapi diungkapkan dalam catatan atas              consolidated financial statements but are disclosed in the
       laporan keuangan konsolidasian. Namun pengungkapan               notes to the consolidated financial statements. However,
       tidak diperlukan jika arus keluar sumber daya yang               disclosure is not required if an outflow of resources
       mengandung manfaat ekonomi kemungkinannya kecil.                 embodying economic benefits is unlikely. Contingent
       Aset kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan             assets are not recognized in the consolidated financial
       konsolidasian tetapi diungkapkan dalam catatan atas              statements but are disclosed in the notes to the
       laporan keuangan konsolidasian jika adanya kemungkinan           consolidated financial statements when there is possibility
       arus masuk dari manfaat ekonomi.                                 for inflow of economic benefits.

   af. Modal Saham                                                   af. Share Capital

       Biaya tambahan yang secara langsung dapat diatribusikan          Incremental costs directly attributable to the issue of new
       kepada penerbitan saham biasa atau opsi disajikan pada           ordinary shares or options are shown in equity as a
       ekuitas sebagai pengurang penerimaan, setelah dikurangi          deduction, net of tax, from the proceeds.
       pajak.




                                                                45
Page 346
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                                  PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                             NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                              STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                          As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                           (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI                         MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
   (Lanjutan)                                                        (Continued)

   af. Modal Saham (Lanjutan)                                               af. Share Capital (Continued)

       Ketika Grup membeli modal saham ekuitas entitas (saham                   Where the Group purchases the entity’s equity share
       treasuri), imbalan yang dibayar, termasuk biaya tambahan                 capital (treasury shares), the consideration paid,
       yang secara langsung dapat diatribusikan (dikurangi pajak                including any directly attributable incremental costs (net
       penghasilan) dikurangkan dari ekuitas yang diatribusikan                 of income taxes) is deducted from equity attributable to the
       kepada pemilik ekuitas entitas sampai saham tersebut                     entity’s equity holders until the shares are cancelled or
       dibatalkan atau diterbitkan kembali. Ketika saham biasa                  reissued. Where such ordinary share are subsequently
       tersebut selanjutnya diterbitkan kembali, imbalan yang                   reissued, any consideration received, net of any directly
       diterima, dikurangi biaya tambahan transaksi yang terkait                attributable incremental transaction costs and the related
       dan dampak pajak penghasilan yang terkait dimasukkan                     income tax effects, is included in equity attributable to the
       pada ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik                     entity’s equity holders.
       ekuitas entitas.

   ag. Laba per Lembar Saham                                                ag. Earning per Share

       Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba                        Basic earnings per share is calculated by dividing net
       selama tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada                    income for the year attributable to the owners of the parent
       pemilik entitas induk dengan rata-rata tertimbang jumlah                 company with the weighted average number of the
       saham yang beredar pada periode berjalan.                                outstanding issued and fully paid shares during the period.

   ah. Biaya Emisi Obligasi                                                 ah. Bonds Issuance Costs

       Biaya emisi obligasi merupakan biaya transaksi yang                      Bonds issuance costs are transaction costs to be deducted
       harus dikurangkan langsung dari hasil emisi dalam rangka                 from the proceeds to determine the net proceeds of bonds.
       menentukan hasil emisi bersih obligasi. Selisih antara                   The difference between the net proceeds and the nominal
       hasil emisi bersih dengan nilai nominal merupakan                        value is a discount or premium and will be amortized over
       diskonto atau premium dan diamortisasi selama jangka                     the term of the bonds.
       waktu obligasi yang bersangkutan.

   ai. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan                                  ai. Events After the Reporting Period

       Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal periode                 Events that occur after the reporting period that provide
       pelaporan yang menyediakan informasi tambahan tentang                    additional information about the Group financial position
       posisi keuangan Grup pada tanggal pelaporan (peristiwa                   at the reporting date (adjusting events) are reflected in the
       penyesuaian) disajikan dalam laporan keuangan                            consolidated financial statements when material. Events
       konsolidasian jika material. Peristiwa setelah tanggal                   that occur after the reporting period that are not adjusting
       periode pelaporan yang bukan merupakan peristiwa                         events are disclosed in the notes to the consolidated
       penyesuaian diungkapkan dalam catatan atas laporan                       financial statements when material.
       keuangan konsolidasian apabila material.

4. PERTIMBANGAN,     ESTIMASI                     DAN        ASUMSI 4. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS, ESTIMATES
   AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN                                           AND ASSUMPTIONS

   Estimasi dan pertimbangan terus dievaluasi berdasarkan                   Estimates and judgements are continually evaluated and are based
   pengalaman historis dan faktor faktor lain, termasuk ekspektasi          on historical experience and other factors, including expectations of
   peristiwa masa depan yang diyakini wajar berdasarkan kondisi yang        future events that are believed to be reasonable under the
   ada.                                                                     circumstances.

   Estimasi dan Asumsi Akuntansi yang Penting                               Critical Accounting Estimates and Assumptions

   Grup membuat estimasi dan asumsi mengenai masa depan.                    The Group makes estimates and assumptions concerning the future.
   Estimasi akuntansi yang dihasilkan, menurut definisi, akan jarang        The resulting accounting estimates will, by definition, seldom equal
   sekali sama dengan hasil aktualnya. Estimasi dan asumsi yang             the related actual results. The estimates and assumptions that have
   secara signifikan berisiko menyebabkan penyesuaian material              a significant risk of causing a material adjustment to the carrying
   terhadap jumlah tercatat aset dan liabilitas selama 12 bulan ke depan    amounts of assets and liabilities within the next 12 months are
   dipaparkan di bawah ini.                                                 addressed below.




                                                                       46
Page 347
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                          PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                     NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                      STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                  As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                  (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

4. PERTIMBANGAN,     ESTIMASI    DAN                   ASUMSI 4. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS, ESTIMATES
   AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)                          AND ASSUMPTIONS (Continued)

   Estimasi dan Asumsi Akuntansi yang Penting (Lanjutan)             Critical Accounting Estimates and Assumptions (Continued)

   a. Penggunaan Asumsi Kelangsungan Usaha                           a. The Use of Going Concern Assumption

       Dalam menerapkan kebijakan akuntansi Grup, selain yang           In the process of applying the Group’s accounting
       melibatkan estimasi, manajemen telah menyusun laporan            policies, apart from those involving estimations,
       keuangan konsolidasian dengan asumsi bahwa Grup akan             management has prepared the consolidated financial
       dapat mempertahankan kelangsungan usaha dalam                    statements on the assumption that the Group will be able
       operasinya di tahun mendatang, yang merupakan                    to operate as a going concern in the coming years, which
       pertimbangan penting yang berdampak paling signifikan            is a critical judgement that has the most significant effect
       terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan               on the amounts recognised in the consolidated financial
       konsolidasian. Penilaian asumsi kelangsungan usaha               statements. The assessment of the going concern
       melibatkan pengambilan keputusan oleh manajemen, pada            assumption involves making a judgement by the
       titik waktu tertentu, tentang hasil masa depan dari              management, at a particular point of time, about the future
       peristiwa atau kondisi yang secara inheren tidak pasti.          outcome of events or conditions which are inherently
       Manajemen Grup mempertimbangkan bahwa Grup                       uncertain. The Group’s management considers that the
       memiliki kemampuan untuk melanjutkan kelangsungan                Group has the capability to continue as a going concern
       usahanya dan peristiwa atau kondisi utama, yang dapat            and the major events or conditions, which may give rise to
       menimbulkan risiko bisnis, yang secara individual atau           business risks, that individually or collectively may cast
       kolektif dapat menimbulkan keraguan signifikan atas              significant doubt upon the going concern.
       asumsi kelangsungan usaha.

   b. Ketidakpastian Eksposur Perpajakan                             b. Uncertain Tax Exposures

       Berdasarkan peraturan perpajakan yang berlaku saat ini,          Based on the tax regulations currently enacted,
       manajemen mempertimbangkan apakah jumlah yang                    management assessed whether the amounts recorded in
       tercatat pada akun tagihan pajak dapat dipulihkan dan            the underestimated claims for tax refund are recoverable
       direstitusi oleh Kantor Pajak. Lebih lanjut, manajemen           and refundable by the Tax Office. Further, the
       mempertimbangkan liabilitas yang mungkin timbul dari             management also assessed the possible liabilities that may
       hasil pemeriksaan pajak yang masih diajukan                      arise from the tax assessments under objection.
       keberatannya.

       Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan               Significant judgement is involved in determining the
       provisi atas pajak penghasilan badan maupun pajak                provision for corporate income tax and other taxes on
       lainnya atas transaksi tertentu. Ketidakpastian timbul           certain transactions. Uncertainties exist with respect to
       terkait dengan interpretasi dari peraturan perpajakan yang       the interpretation of complex tax regulations and the
       kompleks dan jumlah dan waktu dari penghasilan kena              amount and timing of future taxable income. The Group
       pajak di masa depan. Grup membuat analisis untuk semua           makes an analysis of all tax positions related to income
       posisi pajak terkait dengan pajak penghasilan untuk              taxes to determine if a tax liability for unrecognized taxes
       menentukan jika liabilitas pajak yang belum diakui harus         should be recognized.
       diakui.

   c. Imbalan Kerja                                                  c. Employee Benefits

       Nilai kini kewajiban pensiun tergantung pada beberapa            The present value of the pension obligations depends on a
       faktor yang ditentukan dengan dasar aktuarial berdasarkan        number of factors that are determined on an actuarial
       beberapa asumsi. Asumsi yang digunakan untuk                     basis using a number of assumptions. The assumptions
       menentukan biaya/(penghasilan) pensiun neto mencakup             used in determining the net cost/(income) for pensions
       tingkat diskonto dan kenaikan gaji di masa mendatang.            include the discount rate and future salary increase. Any
       Adanya perubahan pada asumsi ini akan mempengaruhi               changes in these assumptions will have an impact on the
       jumlah tercatat kewajiban pensiun.                               carrying amount of pension obligations.

       Grup menentukan tingkat diskonto dan kenaikan gaji masa          The Group determines the appropriate discount rate and
       datang yang sesuai pada akhir periode pelaporan. Tingkat         future salary increase at the end of each reporting period.
       diskonto adalah tingkat suku bunga yang harus digunakan          The discount rate is interest rate that should be used to
       untuk menentukan nilai kini atas estimasi arus kas keluar        determine the present value of estimated future cash
       masa depan yang diharapkan untuk menyelesaikan                   outflows expected to be required to settle the pension
       kewajiban pensiun. Dalam menentukan tingkat suku                 obligations. In determining the appropriate discount rate,
       bunga yang sesuai, Grup mempertimbangkan tingkat suku            the Group considers the interest rates of government
       bunga obligasi pemerintah yang didenominasikan dalam             bonds that are denominated in the currency in which the
       mata uang imbalan akan dibayar dan memiliki jangka               benefits will be paid and that have terms to maturity
       waktu yang serupa dengan jangka waktu kewajiban                  approximating the terms of the related pension obligation.
       pensiun yang terkait.


                                                                47
Page 348
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                          PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                     NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                      STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                  As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                  (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

4. PERTIMBANGAN,     ESTIMASI    DAN                   ASUMSI 4. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS, ESTIMATES
   AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)                          AND ASSUMPTIONS (Continued)

   Estimasi dan Asumsi Akuntansi yang Penting (Lanjutan)             Critical Accounting Estimates and Assumptions (Continued)

   c. Imbalan Kerja (Lanjutan)                                       c. Employee Benefits (Continued)

       Untuk tingkat kenaikan gaji masa datang, Grup                    For the rate of future salary increases, the Group collects
       mengumpulkan data historis mengenai perubahan gaji               all historical data relating to changes in base salaries and
       dasar pekerja dan menyesuaikannya dengan perencanaan             adjusts it for future business plans.
       bisnis masa datang.

       Asumsi kunci kewajiban pensiun lainnya sebagian                  Other key assumptions for pension obligations are based
       ditentukan berdasarkan kondisi pasar saat ini. Informasi         in part on current market conditions. Additional
       tambahan diungkapkan pada Catatan 20.                            information is disclosed in Note 20.

   d. Estimasi Masa Manfaat Aset Non Keuangan                        d. Estimating Useful Lives of Non-Financial Assets

       Grup mengestimasi masa manfaat ekonomis aset non-                The Group estimates the useful lives of its non-financial
       keuangan berdasarkan utilisasi dari aset yang diharapkan         assets based on expected asset utilisation as supported by
       dan didukung dengan rencana dan strategi usaha dan               business plans and strategies that also consider expected
       perilaku pasar. Estimasi dari masa manfaat aset non-             market behavior. The estimation of the useful lives of non-
       keuangan adalah berdasarkan penelaahan Grup terhadap             financial assets are based on the Group’s assessment of
       praktik industri, evaluasi teknis internal dan pengalaman        industry practice, internal technical evaluation and
       untuk aset yang sejenis. Estimasi masa manfaat ditelaah          experience with similar assets. The estimated useful lives
       minimal setiap akhir periode pelaporan dan diperbarui jika       are reviewed at least each financial period-end and are
       ekspektasi berbeda dari estimasi sebelumnya dikarenakan          updated if expectations differ from previous estimates due
       pemakaian dan kerusakan fisik, keusangan secara teknis           to physical wear and tear, technical or commercial
       atau komersial dan hukum atau pembatasan lain atas               obsolescence and legal or other limitations on the use of
       penggunaan dari aset. Tetapi, adalah mungkin, hasil di           the assets. It is possible, however, that future results of
       masa depan dari operasi dapat dipengaruhi secara material        operations could be materially affected by changes in the
       oleh perubahan-perubahan dalam estimasi yang                     estimates caused by changes in the factors mentioned
       diakibatkan oleh perubahan faktor faktor yang disebutkan         above.
       di atas.

       Grup mengestimasi masa manfaat ekonomis aset non-                The Group estimates the useful lives of its non-financial
       keuangan antara 4 sampai dengan 20 tahun. Ini adalah             assets to be within 4 to 20 years. These are common life
       umur yang secara umum diharapkan dalam industri                  expectancies applied in the industries where the Group
       dimana Grup menjalankan bisnisnya. Perubahan tingkat             conducts its businesses. Changes in the expected level of
       pemakaian dan perkembangan teknologi dapat                       usage and technological development could impact the
       mempengaruhi masa manfaat ekonomis dan nilai sisa aset,          economic useful lives and the residual values of these
       dan karenanya biaya penyusutan masa depan mungkin                assets, and therefore future depreciation charges could be
       direvisi.                                                        revised.

   e. Sewa                                                           e. Leases

       Grup mempunyai beberapa perjanjian sewa di mana Grup             The Group has various lease agreements where the Group
       bertindak sebagai penyewa untuk beberapa aset tertentu.          acts as a lessee in respect of certain assets. The Group
       Grup mengevaluasi apakah Grup memiliki hak untuk                 evaluates whether the Group has the right to control the
       mengendalikan aset sewaan berdasarkan PSAK 116,                  use of leased asset based on PSAK 116, “Lease”, which
       “Sewa”, yang mensyaratkan Grup untuk membuat                     requires the Group to make judgements and estimates of
       pertimbangan dan estimasi dari hak untuk mengendalikan           right to control the leased asset.
       aset sewaan.




                                                                48
Page 349
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                           PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                       STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                   As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                    (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

4. PERTIMBANGAN,     ESTIMASI    DAN                   ASUMSI 4. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS, ESTIMATES
   AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)                          AND ASSUMPTIONS (Continued)

   Estimasi dan Asumsi Akuntansi yang Penting (Lanjutan)             Critical Accounting Estimates and Assumptions (Continued)

   e. Sewa (Lanjutan)                                                e. Leases (Continued)

        Karena Grup tidak dapat dengan mudah menentukan suku              Since the Group could not readily determine the implicit
        bunga implisit, Manajemen menggunakan suku bunga                  rate, Management uses the Group's incremental
        pinjaman inkremental Grup sebagai tingkat diskonto. Ada           borrowing rate as a discount rate. There are some number
        beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan dalam                  factors to consider in determining an incremental
        menentukan suku bunga pinjaman inkremental, yang                  borrowing rate, many of which need judgement in order to
        banyak di antaranya memerlukan pertimbangan untuk                 be able to reliably quantify any necessary adjustments to
        dapat secara andal mengukur penyesuaian yang                      arrive at the final discount rates. In determining an
        diperlukan untuk sampai pada tingkat diskonto akhir.              incremental borrowing rate, the Group considers the
        Dalam menentukan suku bunga pinjaman inkremental,                 following main factors: the Group’s corporate credit risk,
        Grup mempertimbangkan faktor-faktor utama berikut:                the lease term, the lease payment term, the economic
        risiko kredit korporat Grup, jangka waktu sewa, jangka            environment, the time at which the lease is entered into,
        waktu pembayaran sewa, lingkungan ekonomi, waktu saat             and the currency in which the lease payments are
        sewa terjadi, dan mata uang di mana pembayaran sewa               denominated.
        ditentukan.

        Dalam menentukan jangka waktu sewa, Grup                          In determining the lease term, the Group considers all
        mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang                     facts and circumstances that create an economic incentive
        menimbulkan insentif ekonomi untuk menggunakan opsi               to exercise an extension option, purchase option or not
        perpanjangan, opsi pembelian atau tidak menggunakan               exercise a termination option. Extension options (or
        opsi penghentian. Opsi perpanjangan (atau periode setelah         periods after termination options) are only included in the
        opsi penghentian kontrak kerja) hanya termasuk dalam              lease term if the lease is reasonably certain to be extended
        jangka waktu sewa jika cukup pasti akan diperpanjang              (or not terminated). The lease term is reviewed if a
        (atau tidak dihentikan). Penilaian tersebut ditinjau jika         significant event or a significant change in circumstances
        terjadi peristiwa signifikan atau perubahan signifikan            occurs which affects this assessment and that is within the
        dalam situasi yang memengaruhi penilaian ini dan berada           control of the Group.
        dalam kendali Grup.

   f.   Pengakuan Pendapatan Penjualan Properti                      f.   Revenue Recognition on Sales of Properties

   Pertimbangan Penting        Dalam     Penentuan    Kebijakan      Critical Judgements In Applying The Group’s Accounting
   Akuntansi Grup                                                    Policies

   a. Mata Uang Fungsional                                           a. Functional Currency

        Mata uang fungsional dari Grup adalah mata uang dari              The functional currency of the Group is the currency of the
        lingkungan ekonomi utama dimana entitas beroperasi.               primary economic environment in which each entity
                                                                          operates.

        Grup mempertimbangkan beberapa faktor dalam                       The Group considers some factors in determining its
        menentukan mata uang fungsionalnya seperti mata uang              functional currency, among others, the currency that
        yang mempengaruhi pendapatan, biaya dan aktivitas                 mainly influences the revenue, cost and financing
        pendanaan serta mata uang yang mana penerimaan dari               activities, and the currency in which receipts from
        aktivitas operasi pada umumnya dipertahankan.                     operating activities are usually retained.

        Berdasarkan substansi ekonomis dari kondisi yang sesuai           Based on the economic substance of the underlying
        dengan Grup, mata uang fungsional telah ditentukan                circumstances relevant to the Group, the functional
        berupa Rupiah Indonesia (IDR), karena hal ini berkaitan           currency has been determined to be Indonesian Rupiah
        dengan fakta bahwa mayoritas bisnis Grup dipengaruhi              (IDR), as this reflected the fact that majority of the Group
        oleh penetapan harga dengan lingkungan ekonomis lokal.            operational businesses are influenced by pricing in local
                                                                          economic environment.

   b. Estimasi Penyisihan atas Penurunan Nilai dari Piutang          b. Estimating Allowance         for   Impairment    Losses    on
                                                                        Receivables

        Saat mengukur KKE, Grup menggunakan informasi masa                When measuring ECL, the Group uses reasonable and
        depan yang wajar dan dapat didukung, yang didasarkan              supportable forward looking information, which is based
        pada asumsi untuk pergerakan masa depan dari berbagai             on assumptions for the future movement of different
        pendorong ekonomi dan bagaimana penggerak ini akan                economic drivers and how these drivers will affect each
        saling mempengaruhi.                                              other.



                                                                49
Page 350
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                          PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                     NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                      STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                  As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                  (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

4. PERTIMBANGAN,     ESTIMASI    DAN                   ASUMSI 4. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS, ESTIMATES
   AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)                          AND ASSUMPTIONS (Continued)

   Pertimbangan Penting Dalam           Penentuan     Kebijakan      Critical Judgements In Applying The Group’s Accounting
   Akuntansi Grup (Lanjutan)                                         Policies (Continued)

   b. Estimasi Penyisihan atas Penurunan Nilai dari Piutang          b. Estimating Allowance for          Impairment     Losses    on
      (Lanjutan)                                                        Receivables (Continued)

       Loss given default adalah estimasi kerugian yang timbul          Loss given default is an estimate of the loss arising on
       karena gagal bayar. Perhitungan didasarkan pada                  default. It is based on the difference between the
       perbedaan antara arus kas kontraktual terutang dan yang          contractual cash flows due and those that the lender would
       diharapkan akan diterima, dengan mempertimbangkan                expect to receive, taking into account cash flows from
       arus kas dari agunan dan peningkatan kredit integral.            collateral and integral credit enhancements.

       Probability of default merupakan input utama dalam               Probability of default constitutes a key input in measuring
       mengukur KKE. Probability of default adalah perkiraan            ECL. Probability of default is an estimate of the likelihood
       kemungkinan gagal bayar selama jangka waktu tertentu,            of default over a given time horizon, the calculation of
       yang penghitungannya mencakup data historis, asumsi,             which includes historical data, assumptions and
       dan ekspektasi kondisi masa depan.                               expectations of future conditions.

       Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, penyisihan               As of December 31, 2024 and 2023, allowance for
       penurunan nilai piutang usaha Grup adalah                        impairment on the Group’s receivables amounting to
       masing-masing    sebesar    Rp194.662.553.192  dan               Rp194,662,553,192 and Rp222,097,356,333 (Note 7).
       Rp222.097.356.333 (Catatan 7).

   c. Penyisihan Penurunan Nilai Persediaan                          c. Allowance for Decline in Value of Inventories

       Grup membuat penyisihan penurunan nilai persediaan               The Group provides allowance for decline in value of
       berdasarkan estimasi persediaan pada masa mendatang.             inventories based on future estimated inventories. While it
       Walaupun asumsi yang digunakan dalam mengestimasi                is believed that the assumptions used in the estimation of
       penurunan nilai persediaan telah sesuai dan wajar, namun         the allowance for decline in value of inventories are
       perubahan signifikan atas asumsi ini akan berdampak              appropriate and reasonable, significant changes in these
       material terhadap penyisihan penurunan nilai persediaan,         assumptions may materially affect the assessment of the
       yang pada akhirnya akan mempengaruhi hasil usaha Grup.           allowance for decline in value of inventories, which
                                                                        ultimately will impact the result of the Group’s operations.

       Tidak terdapat penurunan nilai tercatat cadangan nilai           There were no allowance for impairment inventory as of
       persediaan Grup pada tanggal 31 Desember 2024 dan                December 31, 2024 and 2023 (Note 8).
       2023 (Catatan 8).

   d. Penurunan Nilai atas Aset Tetap dan Properti Investasi         d. Impairment of Fixed Assets and Investment Properties

       Masa manfaat setiap aset tetap dan properti investasi Grup       The useful life of each item of the Group’s fixed assets and
       ditentukan berdasarkan periode kegunaan yang                     investment properties are estimated based on the period
       diharapkan dari aset tersebut. Estimasi ini ditentukan           over which the asset is expected to be available for use.
       berdasarkan evaluasi teknis internal dan pengalaman atas         Such estimation is based on internal technical evaluation
       aset sejenis. Masa manfaat setiap aset direviu secara            and experience with similar assets. The estimated useful
       periodik dan disesuaikan apabila prakiraan berbeda               life of each asset is reviewed periodically and updated if
       dengan estimasi sebelumnya karena keausan, keusangan             expectations differ from previous estimates due to physical
       teknis dan komersial, hukum atau keterbatasan lainnya            wear and tear, technical or commercial obsolescence and
       atas pemakaian aset. Namun terdapat kemungkinan bahwa            legal or other limits on the use of the asset. It is possible,
       hasil operasi dimasa mendatang dapat dipengaruhi secara          however, that future results of operations could be
       signifikan oleh perubahan atas jumlah serta periode              materially affected by changes in the amounts and timing
       pencatatan beban yang diakibatkan karena perubahan               of recorded expenses brought about by changes in the
       faktor yang disebutkan di atas.                                  factors mentioned above.

       Perubahan masa manfaat aset tetap dapat mempengaruhi             A change in the estimated useful life of any item of fixed
       jumlah beban penyusutan dan amortisasi yang diakui dan           assets would affect the recorded depreciation and
       penurunan nilai tercatat aset tersebut.                          amortization expense, respectively, and decrease in the
                                                                        carrying values of these assets.

       Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, tidak ada                As of December 31, 2024 and 2023, there was no
       penurunan nilai yang diakui dalam aset tetap dan properti        allowance for impairment losses recognized in the Group
       investasi Grup (Catatan 11 dan 12)                               fixed assets and investment properties (Notes 11 and 12).




                                                                50
Page 351
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                           PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                       STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                   As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                   (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

4. PERTIMBANGAN,     ESTIMASI    DAN                   ASUMSI 4. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS, ESTIMATES
   AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)                          AND ASSUMPTIONS (Continued)

   Pertimbangan Penting Dalam            Penentuan    Kebijakan      Critical Judgements In Applying The Group’s Accounting
   Akuntansi Grup (Lanjutan)                                         Policies (Continued)

   e. Penentuan Nilai Wajar atas Instrumen Keuangan                  e. Determining Fair Value of Financial Instruments

        Manajemen menggunakan teknik penilaian, termasuk                  Management uses valuation techniques, including the
        model diskonto arus kas dalam mengukur nilai wajar dari           discounted cash flow model in measuring the fair value of
        instrumen keuangan dimana penawaran pasar aktif tidak             financial instruments where active market quotes are not
        tersedia.                                                         available.

        Dalam menerapkan teknik penilaian, manajemen                      In applying the valuation techniques, management makes
        memanfaatkan input pasar semaksimal mungkin, dan                  maximum use of market inputs, and uses estimates and
        menggunakan estimasi dan asumsi, yang sejauh mungkin,             assumptions that are, as far as possible, consistent with
        sesuai dengan data yang dapat diobservasi oleh pelaku             observable data that market participants would use in
        pasar akan digunakan di dalam penentuan harga                     pricing the instrument. Where applicable data is not
        instrumen. Dalam hal data yang berlaku tidak dapat                observable, management uses its best estimate about the
        dicermati, maka manajemen akan menggunakan estimasi               assumptions that market participants would make. These
        terbaik dimana asumsi akan digunakan oleh pelaku pasar.           estimates may vary from the actual prices that would be
        Perkiraan ini mungkin berbeda dengan harga sebenarnya             achieved in an arm’s length transaction at the reporting
        yang akan dicapai dalam transaksi wajar pada tanggal              date.
        pelaporan.

   f.   Pajak Penghasilan                                            f.   Income Tax

        Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan                Significant judgment is involved in determining the
        provisi atas pajak penghasilan badan. Terdapat transaksi          provision for corporate income tax. There are certain
        dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya            transactions and computation for which the ultimate tax
        adalah tidak pasti sepanjang kegiatan usaha normal. Grup          determination is uncertain during the ordinary course of
        mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan                  business. The Group recognizes liabilities for expected
        berdasarkan estimasi apakah akan terdapat tambahan                corporate income tax issues based on estimates of whether
        pajak penghasilan badan.                                          additional corporate income tax will be due.

        Penentuan provisi untuk pajak penghasilan badan                   Determining provision for corporate income tax requires
        memerlukan pertimbangan yang signifikan dari                      significant judgment by management. There are certain
        manajemen. Ada transaksi dan perhitungan tertentu yang            transactions and computation for which the ultimate tax
        penentuan pajak akhirnya tidak pasti selama kegiatan              determination is uncertain during the ordinary course of
        usaha biasa. Grup mengakui liabilitas atas masalah pajak          business. The Group recognizes liabilities for expected
        penghasilan badan yang diharapkan berdasarkan estimasi            corporate income tax issues based on estimates of whether
        apakah tambahan pajak penghasilan badan akan terutang.            additional corporate income tax will be due. Where the
        Jika hasil pajak final dari hal-hal tersebut berbeda dari         final tax outcome of these matters are different from the
        jumlah yang pada awalnya dicatat, perbedaan tersebut              amount that are initially recorded, such differences will
        akan berdampak pada aset dan liabilitas pajak kini dan            have an impact on the current and deferred tax assets and
        tangguhan pada periode di mana penentuan tersebut                 liabilities in the period in which such determination is
        dibuat.                                                           made.

   g. Realisasi dari Aset Pajak Tangguhan                            g. Realization of Deferred Tax Assets

        Grup melakukan penelaahan atas nilai tercatat aset pajak          The Group conducted a review of the carrying amount of
        tangguhan pada setiap akhir periode pelaporan dan                 deferred tax assets at each end of reporting period and
        mengurangi nilai aset tersebut sebesar mungkin yang tidak         reduce the value of such assets by as much as possible
        dapat direalisasikan, dimana ketersediaan penghasilan             which cannot be realized, where the availability of
        kena pajak memungkinkan untuk menggunakan seluruh                 taxable income allow to use all or part of the deferred tax
        atau sebagian dari aset pajak tangguhan tersebut.                 assets. The Group’s review on the recognition of deferred
        Penelaahan Grup atas pengakuan aset pajak tangguhan               tax assets for deductible temporary difference can be
        untuk perbedaan temporer yang dapat dikurangkan                   deductible based on the level and timing from the
        berdasarkan tingkat dan waktu dari taksiran penghasilan           estimated taxable income for the next reporting period.
        kena pajak untuk periode pelaporan berikutnya.




                                                                51
Page 352
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                         PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                    NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                     STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                 As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                  (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

4. PERTIMBANGAN,     ESTIMASI    DAN                   ASUMSI 4. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS, ESTIMATES
   AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)                          AND ASSUMPTIONS (Continued)

   Pertimbangan Penting Dalam           Penentuan    Kebijakan      Critical Judgements In Applying The Group’s Accounting
   Akuntansi Grup (Lanjutan)                                        Policies (Continued)

   g. Realisasi dari Aset Pajak Tangguhan (Lanjutan)                g. Realization of Deferred Tax Assets (Continued)

       Estimasi tersebut didasarkan pada pencapaian Grup di             The estimation is based on the achievement of the Group
       masa lalu dan ekspektasi masa depan terhadap pendapatan          in the past and future expectation toward income and
       dan beban, serta dengan strategi perencanaan pajak di            expenses, as well as with the tax planning strategies in the
       masa depan. Namun tidak ada kepastian bahwa Grup dapat           future. But there is no certainty that the Group can
       menghasilkan penghasilan kena pajak yang cukup untuk             generate sufficient taxable income to allow to use part or
       memungkinkan penggunaan sebagian atau seluruh aset               all of these deferred tax assets.
       pajak tangguhan tersebut.

   h. Provisi dan Kontinjensi                                       h. Provisions and Contingencies

       Grup, dalam kegiatan usaha normal, menjalankan sesuai            The Group, in the ordinary course of business, sets up
       ketentuan untuk kewajiban hukum maupun konstruktif,              appropriate provisions for its present legal or constructive
       jika ada, sesuai dengan kebijakan pada ketentuan dan             obligations, if any, in accordance with its policies on
       kontinjensi. Dalam pengakuan dan pengukuran ketentuan,           provisions and contingencies. In recognizing and
       manajemen mengambil pertimbangan risiko dan                      measuring provisions, management takes risk and
       ketidakpastian.                                                  uncertainties into account.

       Grup tidak mengakui provisi pada tanggal 31 Desember             The Group has not recognized any provision as of
       2024 dan 2023.                                                   December 31, 2024 and 2023.

5. DANA PENGGANTIAN PENUGASAN BANTUAN 5. OPERATIONAL AID FOR UNIVERSAL POST SERVICE
   OPERASIONAL (BO) – LAYANAN POS UNIVERSAL (UPS) ASSIGNMENT
   (LPU)

   Sehubungan dengan penyelenggaraan layanan pos atas               In connection with the implementation of postal services on
   penugasan dari pemerintah yang disebut Bantuan Operasional       assignments from the government called UPS Operational
   LPU (Layanan Pos Universal) yang sebelumnya pada tahun           Assistance (Universal Postal Service) which previously in
   2016 disebut kompensasi (subsidi) atas Pelaksanaan               2016 was called compensation (subsidies) for the
   Kewajiban Pelayanan Umum (KPU) Pos. Berdasarkan Surat            Implementation of Postal General Service Obligations (KPU).
   Pengesahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA),             Based on the Letter of Ratification of the Budget
   besarnya dana LPU Posuntuk tahun anggaran 2024 dan 2023          Implementation List (DIPA), the amount of Postal UPS funds
   adalah sebagai berikut:                                          for the 2024 and 2023 fiscal years is as follows:

       Tahun/        Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA)/             Tanggal/                          Jumlah/
        Year         The Handover of Budget Execution Document              Date                              Total

                                                                        29 Desember/
        2024                SP DIPA-999.08.1.984526/2024                                                 369.802.535.000
                                                                      December 29, 2023

                                                                        30 Desember/
        2023                SP DIPA-999.08.1.984526/2023                                                 378.269.521.000
                                                                      December 30, 2022

   Berdasarkan Perjanjian Kerjasama dengan Kementerian              Based on Cooperation Agreement with the Ministry of
   Komunikasi                   dan                Informasi        Communication                   and                 Information
   Nomor           3490/DJPPI.2/HK.04.02/12/2023         dan        Number           3490/DJPPI.2/HK.04.02/12/2023                and
   PKS.352/DIRUT/1223 tanggal Desember 29, 2023 tentang             PKS.352/DIRUT/1223 dated December 29, 2023 concerning
   Subsidi Operasional Penyelenggaraan Layanan Pos Universal        Operational Subsidies for the Implementation of Universal Postal
   Tahun Anggaran 2024. Pagu besaran Subsidi Operasional            Services for Fiscal Year 2024. The ceiling amount of the
   Penyelenggaraan LPU Tahun anggaran 2024 sebesar                  Operational Subsidy for the Implementation of LPU for fiscal year
   Rp369.802.535.000.                                               2024 is Rp369,802,535,000.

   Pembayaran atas penggantian Bantuan Operasional (BO) LPU         Payment for the replacement of UPS Operational Assistance (OA)
   dilakukan oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi secara       was made by the Ministry of Communication and Information in
   bertahap per triwulan pada awal tahun 2023. Namun berdasarkan    quarterly installments at the beginning of 2023. However, based on
   kesepakatan dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi,         an agreement with the Ministry of Communication and
   diubah menjadi per bulan sejak periode April 2023. Rincian       Information, it was changed to monthly from the period of April
   penerimaan dana LPU periode 31 Desember 2024 dan 2023, adalah    2023. Details of UPS fund receipts on December 31, 2024 and
   sebagai berikut:                                                 2023, are as follows:



                                                               52
Page 353
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                          PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                     NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                      STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                  As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                  (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

5. DANA PENGGANTIAN PENUGASAN BANTUAN 5. OPERATIONAL AID FOR UNIVERSAL POST SERVICE
   OPERASIONAL (BO) – LAYANAN POS UNIVERSAL (UPS) ASSIGNMENT (Continued)
   (LPU) (Lanjutan)

                                                            2024
                                          Tanggal Penerimaan/                     Jumlah/
              Uraian                                                                                          Description
                                            Date of Receipt                        Total

   Periode Januari 2024                     20 Maret/March 2024               24.171.690.971                 Period January 2024
   Periode Februari 2024                    27 Maret/March 2024               24.924.147.089                Period February 2024
   Periode Maret 2024                         13 Mei/May 2024                 56.761.498.805                  Period March 2024
   Periode April 2024                         31 Mei/May 2024                 24.606.837.712                    Period April 2024
   Periode Mei 2024                          28 Juni/June 2024                25.416.597.775                     Period May 2024
   Periode Juni 2024                       6 Agustus/August 2024              42.787.908.321                    Period June 2024
   Periode Juli 2024                      27 Agustus/August 2024              25.695.795.434                     Period July 2024
   Periode Agustus 2024                25 September/September 2024            24.657.954.522                  Period August 2024
   Periode September 2024               7 November/November 2024              43.963.623.541               Period September 2024
   Periode Oktober 2024                28 November/November 2024              19.297.802.427                 Period October 2024
   Periode November dan                                                                                     Period November and
   Desember 2024                       19 Desember/December 2024              54.560.973.884                      December 2024

   Jumlah                                                                     366.844.830.481                                 Total

                                                            2023
                                          Tanggal Penerimaan/                     Jumlah/
              Uraian                                                                                          Description
                                            Date of Receipt                        Total

   Triwulan I/ 2023                         31 Mei/ May 2023                  73.764.318.244                      Quarter I/ 2023
   Periode April 2023                       27 Juni/ June 2023                31.072.527.610                    Period April 2023
   Periode Mei 2023                         27 Juni/ June 2023                20.382.793.802                    Period May 2023
   Periode Juni 2023                     11 Agustus/ August 2023              38.588.625.318                    Period June 2023
   Periode Juli 2023                     29 Agustus/ August 2023              20.883.437.302                     Period July 2023
   Periode Agustus 2023               11 September/ September 2023            24.711.633.474                  Period August 2023
   Periode September 2023             16 November/ November 2023              47.396.169.464               Period September 2023
   Periode Oktober 2023                8 Desember/ December 2023              27.155.485.722                 Period October 2023
   Periode November dan                                                                                     Period November and
   Desember 2023                       19 Desember/ December 2023             82.165.593.988                      December 2023

   Jumlah                                                                     366.120.584.924                                 Total

   Dasar perhitungan untuk pengajuan atas penerimaan dana            The basis calculation for the proposal of the UPS funds receipt
   LPU tersebut adalah dengan menghitung dan menghimpun              is by calculating and accumulating all the losses from the out-
   seluruh kerugian dari kantor-kantor pos terpencil/kantor pos      of-town branch post offices (KPCLK).
   cabang luar kota (KPCLK).

   Dalam pelaksanaan Layanan Pos Universal belum semua               In the implementation of Universal Postal Services, not all
   beban terakomodir dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan          expenses have been accommodated in the Regulation of the
   Informatika No. 22 tahun 2013 yang disesuaikan dengan             Minister of Communication and Information Technology No.
   Kepkominfo Nomor 442 tahun 2024 tentang Pedoman                   22 of 2013 which is adjusted to the Decree of the Minister of
   Perhitungan dan Pengawasan Serta Pembayaran Subsidi               Communication and Information Technology No. 442 of 2024
   Operasional Layanan Pos Universal tanggal 26 September            concerning Guidelines for Calculation and Supervision and
   2024.                                                             Payment of Operational Subsidies for Universal Postal
                                                                     Services dated September 26, 2024.

   Dalam perhitungan penggantian penugasan BO–LPU tahun              In the calculation of the replacement of OA– UPS assignments
   2024 dan 2023, formula perhitungan yaitu dengan                   in 2024 and 2023, the calculation formula is by sorting
   menyelisihkan biaya operasional dengan pendapatan. Adapun         operational cost with revenue. The components of operating
   komponen biaya operasional meliputi biaya sumber daya             costs include human resource cost, operating cost,
   manusia, biaya operasi, biaya pemeliharaan, biaya                 maintenance cost, administrative and general cost, and
   administrasi dan umum, dan biaya penyusutan sedangkan             depreciation cost while revenue includes Universal Postal
   pendapatan meliputi pendapatan Layanan Pos Universal, pos         Service revenue, commercial post and financial transaction
   komersial dan layanan transaksi keuangan.                         services.




                                                              53
Page 354
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                         PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                    NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                     STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                 As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

5. DANA PENGGANTIAN PENUGASAN BANTUAN 5. OPERATIONAL AID FOR UNIVERSAL POST SERVICE
   OPERASIONAL (BO) – LAYANAN POS UNIVERSAL (UPS) ASSIGNMENT (Continued)
   (LPU) (Lanjutan)

   Terkait dengan penggatian biaya pegawai untuk pegawai di         Regarding the replacement of employee costs for employees at
   kantor LPU hanya dihitung maksimal 2 orang, sedangkan            the UPS office, only a maximum of 2 persons is considered,
   untuk biaya operasional atas beban switching, beban sewa atas    while the operational expenses related to switching and
   software dikeluarkan dalam perhitungan penggantian biaya         software rental costs are included in the calculation of
   operasional. Selanjutnya untuk biaya pengadaan prangko dan       operational cost replacement. Furthermore, the expenses for
   biaya alat tulis kantor yang sebelumnya diperhitungkan           stamp procurement and office stationery previously calculated
   dengan biaya joint cost diubah menjadi biaya at cost             as joint costs are now changed to cost-at based on their usage
   berdasarkan penggunaan pemakaian di Kantor Pos LPU.              at the UPS Post Office.




                                                               54
Page 355
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                                 PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                            NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                             STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                         As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                          (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

6. KAS DAN SETARA KAS                                                    6. CASH AND CASH EQUIVALENTS
                                                          2024                   2023

   Kas - Rupiah                                      1.252.356.877.770      1.713.766.049.361                                    Cash - Rupiah

   Bank - Rupiah                                                                                                                 Banks - Rupiah
     Pihak Berelasi (Catatan 27)                                                                                     Related Parties (Note 27)
       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk         173.105.253.245         45.028.912.392        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
       PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk          75.234.069.558        525.044.625.494       PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
       PT Bank M andiri (Persero) Tbk                  52.554.869.888         36.259.405.362                PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
       PT Bank Syariah Indonesia Tbk                    9.327.366.609         23.196.151.363                    PT Bank Syariah Indonesia
       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk            7.714.267.312          8.437.571.702       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
       PT Bank M andiri Taspen Pos                      1.278.685.910          1.296.789.387                  PT Bank Mandiri Taspen Pos
     Sub Jumlah                                       319.214.512.522        639.263.455.700                                         Sub Total
     Pihak Ketiga                                                                                                               Third Parties
       PT Bank Pembangunan Daerah                       54.500.002.626         29.610.135.092               PT Bank Pembangunan Daerah
       PT Bank CCB Indonesia Tbk                        10.174.490.729                    -                   PT Bank CCB Indonesia Tbk
       PT Bank Neo Commerce Tbk                          3.901.836.001                    -                   PT Bank Neo Commerce Tbk
       PT Bank Central Asia Tbk                          3.389.613.581          4.949.670.531                    PT Bank Central Asia Tbk
       PT Bank M aspion Indonesia Tbk                    3.105.155.614          3.036.983.840              PT Bank Maspion Indonesia Tbk
       PT Bank Panin Dubai Syariah                       3.025.625.174          4.050.820.081                PT Bank Panin Dubai Syariah
       PT Bank KB Bukopin Tbk                            2.400.597.594          3.124.817.010                    PT Bank KB Bukopin Tbk
       PT Bank BJB Syariah                               2.187.890.226                      -                         PT Bank BJB Syariah
       PT Bank Woori Saudara Tbk                         2.175.601.752          2.228.278.072                 PT Bank Woori Saudara Tbk
       PT Bank DKI                                         463.222.532            412.110.165                                 PT Bank DKI
       PT Bank CIM B Niaga Tbk                             379.605.132            382.313.143                    PT Bank CIMB Niaga Tbk
       PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk             321.397.090            236.383.625    PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk
       PT CIM B Niaga Syariah                              208.937.451            209.427.688                      PT CIMB Niaga Syariah
       PT Bank Permata Tbk                                 180.671.800            183.875.100                        PT Bank Permata Tbk
       PT Bank Artha Graha Internasional Tbk               176.475.409            120.811.389       PT Bank Artha Graha Internasional Tbk
       PT Bank M uamalat Indonesia Tbk                     138.629.475          2.018.026.489             PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
       PT Bank Sinarmas Tbk                                121.231.036             13.580.224                       PT Bank Sinarmas Tbk
       PT Bank IBK Indonesia Tbk                           108.382.644                      -                  PT Bank IBK Indonesia Tbk
       Bank Lainnya                                        127.097.659            114.705.301                                 Others Banks
     Sub Jumlah                                         87.086.463.525         50.691.937.750                                        Sub Total
   Jumlah Kas dan Bank Rupiah                        1.658.657.853.817      2.403.721.442.811                    Total Cash and Bank Rupiah

   Bank - Valuta Asing                                                                                              Banks - Foreign Currencies
     Pihak Berelasi (Catatan 26)                                                                                     Related Parties (Note 26)
        PT Bank M andiri (Persero) Tbk - JPY           89.743.106.400        121.333.526.650          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk - JPY
        PT Bank M andiri (Persero) Tbk - USD           25.623.978.252          8.488.127.760         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk - USD
        PT Bank M andiri (Persero) Tbk - EUR            9.788.400.724          3.516.858.623         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk - EUR
        PT Bank M andiri (Persero) Tbk - CHF Swiss      2.033.788.701          1.134.429.150    PT Bank Mandiri (Persero) Tbk - CHF Swiss
        PT Bank M andiri (Persero) Tbk - SAR               16.099.248                      -          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk - SAR
        PT Bank M andiri (Persero) Tbk - SGD                        -            659.971.175         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk - SGD
        PT Bank M andiri (Persero) Tbk - GBP                        -            563.785.928         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk - GBP
        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                      -                279.646       PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
     Sub Jumlah                                       127.205.373.325        135.696.978.932                                         Sub Total
   Sub Jumlah Bank                                    533.506.349.372        825.652.372.382                                     Sub Total Bank

   Deposito                                                                                                                        Time Deposit
     Pihak Berelasi (Catatan 26)                                                                                     Related Parties (Note 26)
        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk        105.000.000.000         35.000.000.000       PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk          43.000.000.000         18.000.000.000       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
        PT Bank Syariah Indonesia Tbk                  20.000.000.000          5.500.000.000                PT Bank Syariah Indonesia Tbk
        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk          5.000.000.000         49.500.000.000        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
     Pihak Ketiga                                                                                                               Third Parties
        PT Bank IBK Indonesia Tbk                       75.000.000.000                      -                  PT Bank IBK Indonesia Tbk
        PT Bank BJB Syariah                             22.000.000.000          6.500.000.000                         PT Bank BJB Syariah
        PT Bank Tabungan Pensiun Nasional Syariah        7.500.000.000                      -   PT Bank Tabungan Pensiun Nasional Syariah
   Sub Jumlah Deposito                                 277.500.000.000        114.500.000.000                            Sub Total Time Deposit
   Jumlah Kas dan Setara Kas                         2.063.363.227.142      2.653.918.421.743                  Total Cash and Cash Equivalents




                                                                    55
Page 356
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                                   PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                              NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                               STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                           As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                             (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

6. KAS DAN SETARA KAS (Lanjutan)                                         6. CASH AND CASH EQUIVALENTS (Continued)

   Kas dan setara kas Grup terdiri dari:                                 The Group's cash and cash equivalent funds consist of:
                                                          2024                    2023

   Dana Internal Perusahaan                          1.884.481.398.965       1.619.652.583.480                        The Company's Internal Fund
     Dana Pihak Ketiga                                                                                                       Third Parties Funds
       Giropos                                         124.426.689.411         927.364.642.260                               Giropos Services
       Jasa Pospay                                      23.001.054.970          36.042.228.624                                 Pospay Services
       Deposit                                          18.818.346.150          52.084.422.720                                       Deposits
       Wesel Pos                                         7.839.919.019          12.550.456.902                                      Wesel Pos
       Jaminan Proyek                                    4.795.818.627           6.224.087.757                              Project Guarantee
     Sub Jumlah                                        178.881.828.177       1.034.265.838.263                                         Sub Total
   Jumlah Kas dan Setara Kas                         2.063.363.227.142       2.653.918.421.743                     Total Cash and Cash Equivalents


   Tingkat suku bunga efektif deposito berjangka adalah sebagai              The effective interest rate for time deposits are as follows:
   berikut:
                                                          2024                    2023

   Tingkat Suku Bunga Deposito                                                                                         Interest Rates per Annum of
     Berjangka per Tahun                                                                                                            Time Deposit
       PT Bank IBK Indonesia Tbk                          3,98%                      -                            PT Bank IBK Indonesia Tbk
       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk             4,00%                   4,00%                PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
       PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk         3,25% - 5,75%           4,00% - 4,60%           PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk          4,50% - 5,75%            4,5% - 5,75%           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
       PT Bank Syariah Indonesia Tbk                  5,45% - 6,00%           5,25% - 5,45%                    PT Bank Syariah Indonesia Tbk
       PT Bank BJB Syariah                            5,25% - 6,00%           5,25% - 6,00%                              PT Bank BJB Syariah
       PT Bank Tabungan Negara Syariah                5,65% - 5,85%                  -                     PT Bank Tabungan Negara Syariah
       PT Bank Tabungan Pensiun Nasional Syariah      5,50% - 5,85%                  -             PT Bank Tabungan Pensiun Nasional Syariah

   Pada akhir periode pelaporan manajemen menempatkan dana                   At the end of the period management placed funds in the form of
   dalam bentuk Deposit On Call (DOC) dengan tingkat suku bunga              Deposit On Call (DOC) with an interest rate of 3.25% - 6% per
   3,25% - 6% pertahun.                                                      annum.

   Grup menandatangani perjanjian kerja sama tentang jasa asuransi           The Group signed a cooperation agreement on building and
   gedung dan barang inventaris serta asuransi kas (Cash in Transit,         inventory insurance services and cash insurance (Cash in Transit,
   Cash in Safe dan Cash in Cashier Box) tahun 2023 dengan PT                Cash in Safe and Cash in Cashier Box) in 2023 with
   Asuransi Tri Pakarta nomor perjanjian kerjasama:                          PT Asuransi Tri Pakarta cooperation agreement number:
   PKS364/DIR1/1223 dan 128/DIR/PKS/2023 tanggal 27 Desember                 PKS364/DIR1/1223 and 128/DIR/PKS/2023 dated December 27,
   2023 yang berlaku sejak tanggal 01 Januari 2024 sampai dengan 31          2023 which is valid from January 1, 2024 to December 31, 2024. In
   Desember 2024,. Dalam perjanjian tersebut terdapat Fidelity               the agreement there is a Fidelity Guarantee on CIT, CIS, and CICB
   Guarantee pada jaminan CIT, CIS, dan CICB yaitu perluasan                 guarantees, namely an expansion of the guarantee for financial
   jaminan atas kerugian atau kehilangan keuangan yang merupakan             losses or losses that are a direct or indirect result of negligence,
   akibat langsung maupun tidak langsung dari kelalaian, penipuan,           fraud, dishonesty, errors, fraud and embezzlement committed by the
   ketidakjujuran, kesalahan, kecurangan dan penggelapan yang                Group or people working under the authority of the Group with a
   dilakukan oleh pihak Grup atau orang yang bekerja dibawah                 guarantee limit of Rp60,000,000.
   kekuasaan Grup dengan limit jaminan Rp60.000.000.

   Nilai pertanggungan Asuransi Cash in Transit dengan                       Total sum insured Cash in Transit Insurance using a motorized
   menggunakan kendaraan bermotor maksimal Rp30.000.000.000                  vehicle up to Rp30,000,000,000 per shipment. Total sum insured
   per pengiriman. Nilai pertanggungan Asuransi Cash in Transit              Cash in Transit Insurance using two-wheeled vehicles up to
   dengan menggunakan kendaraan roda dua maksimal                            Rp500,000,000 per shipment. Total sum insured Cash in Transit
   Rp500.000.000 per pengiriman. Nilai pertanggungan Asuransi                Insurance using a motorboat up to Rp.3,000,000,000 per
   Cash in Transit dengan menggunakan kapal motor maksimal                   shipment. Total sum insured Cash in Transit Insurance using a
   Rp3.000.000.000 per pengiriman. Nilai pertanggungan Asuransi              regular flight up to of Rp.5,000,000,000 per shipment. Total sum
   Cash in Transit dengan menggunakan pesawat terbang reguler                insured Cash in Transit Insurance using a regular charter flight
   maksimal Rp5.000.000.000 per pengiriman. Nilai pertanggungan              is up to Rp15,000,000,000 per shipment. Total sum insured Cash
   Asuransi Cash in Transit dengan menggunakan pesawat terbang               in Safe insurance at Main Branch Office (KCU) and Brach Office
   carter reguler maksimal Rp15.000.000.000 per pengiriman. Nilai            (KC) with maximum of Rp198,587,223,772.
   pertanggungan Asuransi Cash In Safe di Kantor Cabang Utama
   (KCU) dan Kantor Cabang (KC) maksimal Rp198.587.223.772.




                                                                      56
Page 357
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                                     PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                                 STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                             As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                              (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

6. KAS DAN SETARA KAS (Lanjutan)                                           6. CASH AND CASH EQUIVALENTS (Continued)

   Nilai pertanggungan Asuransi Cash in Safe di Loket/PKK/LE                   Total sum insured Cash in Safe insurance at Counter/PKK/LE with
   maksimal Rp31.616.461.771. Nilai pertanggungan Asuransi Cash                maximum of Rp31,616,461,771. Total sum insured Cash In Cashier
   In Cashier Box di KCU, KC dan KCP maksimal Rp1.284.540.075.                 Box insurance at KCU, KC and KCP with maximum of
                                                                               Rp1,284,540,075.

   Jika nilai uang yang dikirim melebihi limit diatas maka Grup wajib          If the value of money sent exceeds the above limit then the Group
   memberitahukan kepada PT Asuramsi Tri Pakarta melalui sarana                must notify Bumida through the fastest means.
   tercepat.

   Nilai premi yang dibayarkan Grup untuk asuransi gedung dan kas              The premium value paid by the Group for building and cash
   ini adalah sebesar Rp3.750.000.000 dengan pembayaran dibagi                 insurance is Rp3,750,000,000 with the payment divided into 2 times
   menjadi 2 kali termin pembayaran/per semester.                              the payment term/per semester.

   Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode                 The maximum exposure to credit risk at the end of the reporting
   pelaporan adalah senilai jumlah tercatat dari setiap kelas kas dan          period is the carrying amount of each class of cash and cash
   setara kas sebagaimana yang dijabarkan pada Catatan 29.                     equivalents is disclosed in Note 29.

7. PIUTANG USAHA – BERSIH                                                  7. TRADE RECEIVABLES – NET
                                                           2024                     2023

   Piutang Dalam Negeri                                 418.299.407.538          484.170.183.340                      Domestic Trade Reveceivables
   Piutang Luar Negeri                                  113.294.421.588          123.329.570.120                         Foreign Trade Receivables
   Sub Jumlah                                           531.593.829.126          607.499.753.460                                          Sub Total
   Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                   (194.662.553.192)        (222.097.356.333)                  Allowance for Impairment Losses
   Jumlah Piutang Usaha - Bersih                        336.931.275.934          385.402.397.127                       Total Trade Receivables - Net


   Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai adalah sebagai berikut:        Movement of allowance for impairment losses are as follows:
                                                           2024                     2023

   Saldo Awal                                          (222.097.356.333)        (154.742.738.246)                                Beginning Balance
   Pemulihan Kerugian Penurunan                                                                                            Recovery of Impairment
     Nilai Tahun Berjalan                                32.912.796.801           11.594.071.777                              Losses for the Year
   Reklasifikasi Piutang Usaha                                                                                    Trade Receivables Reclassification
   Pencadangan Piutang Usaha                             (5.477.993.660)         (78.948.689.864)                  Allowance for Trade Receivables
   Saldo Akhir                                         (194.662.553.192)        (222.097.356.333)                                   Ending Balance


   Umur piutang usaha dalam negeri per 31 Desember 2024 dan 2023,              Aging of domestic trade receivables as of December 31, 2024 and
   sebagai berikut:                                                            2023, are as follows
                                                           2024                     2023

   Piutang Surat Paket, Ritel                                                                                 Trade Receivables from Mail & Parcel
     Properti dan Jasa Keuangan                                                                               Retail, Property and Financial Service
        Sampai dengan 30 hari                            80.152.675.578           69.227.704.379                                    Up to 30 days
        31-60 hari                                        6.027.988.719           25.499.906.922                                      31-60 days
        61-180 hari                                      25.630.727.551           12.737.608.014                                     61-180 days
        181-270 hari                                     34.740.496.720           13.938.373.851                                    181-270 days
        271-360 hari                                      7.130.815.342            4.305.826.125                                    271-360 days
        Diatas 1 tahun                                   84.102.888.964           79.462.758.089                                More than 1 year
   Sub Jumlah                                           237.785.592.874          205.172.177.380                                          Sub Total
     Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                 (127.573.974.492)        (112.404.300.528)               Allowance for Impairment Losses
   Jumlah Bersih                                        110.211.618.382           92.767.876.852                                           Net Total

   Piutang Logistik                                                                                                  Trade Receivable from Logistics
     Sampai dengan 30 hari                              38.014.555.166           100.680.647.802                                   Up to 30 days
     31-60 hari                                         11.105.840.326            83.119.254.453                                       31-60 days
     61-180 hari                                        14.884.795.308            27.795.146.443                                     61-180 days
     181-270 hari                                        8.272.392.348             7.302.675.091                                    181-270 days
     271-360 hari                                       55.524.368.898            13.872.812.204                                    271-360 days
     Diatas 1 tahun                                     49.342.670.164            46.227.469.967                                 More than 1 year
   Sub Jumlah                                          177.144.622.210           278.998.005.960                                           Sub Total
     Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                 (53.015.589.929)          (50.641.553.722)                Allowance for Impairment Losses
   Jumlah Bersih                                       124.129.032.281           228.356.452.238                                           Net Total




                                                                      57
Page 358
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                                    PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                               NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                                STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                            As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                              (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

7. PIUTANG USAHA – BERSIH (Lanjutan)                                        7. TRADE RECEIVABLES – NET (Continued)

   Grup membedakan umur piutang usaha logistik dan non-logistik               The Group differentiates the age of logistics and non-logistics
   (ritel) dikarenakan jatuh tempo pelunasan yang berbeda. Jatuh              (retail) trade receivables due to different repayment maturities.
   tempo piutang logistik adalah 3 bulan, dan untuk piutang usaha non-        The maturity of logistics trade receivables is 3 months, and for
   logistik jatuh tempo tagihan adalah 1 bulan.                               non-logistics trade receivable the maturity is 1 month.

   Umur piutang usaha luar negeri per 31 Desember 2024 dan 2023               The aging of foreign trade receivables as of December 31, 2024 and
   adalah sebagai berikut:                                                    2023 are as follows:
                                                            2024                    2023

   Telah Jatuh Tempo:                                                                                                                     Over due:
     Sampai dengan 2 tahun                               76.196.780.944          43.417.781.956                                     Up to 2 years
     2-3 tahun                                            8.557.213.330           8.174.071.928                                         2-3 years
     3-4 tahun                                            5.828.275.792          14.690.230.136                                         3-4 years
     Diatas 4 tahun                                      22.712.151.522          57.047.486.100                                 More than 4 years
   Sub Jumlah                                           113.294.421.588         123.329.570.120                                           Sub Total
     Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                  (14.072.988.771)        (59.051.502.083)                 Allowance for Impairment Losses
   Jumlah Bersih                                         99.221.432.817          64.278.068.037                                            Net Total


   Umur piutang usaha luar negeri per 31 Desember 2024 dan 2023               Aging of overseas trade receivable as of December 31, 2024 and
   berdasarkan mata uang Dollar Amerika Serikat adalah sebagai                2023 is based on USD currency are as follows:
   berikut:
                                                            2024                    2023

   Telah Jatuh Tempo:                                                                                                                     Over due:
     Sampai dengan 2 tahun                                  4.144.474,00            2.816.410,35                                    Up to 2 years
     2-3 tahun                                                529.465,00              530.233,00                                        2-3 years
     3-4 tahun                                                360.616,00              952.921,00                                        3-4 years
     Diatas 4 tahun                                         1.975.370,85            3.700.537,50                                More than 4 years
   Sub Jumlah                                               7.009.925,85            8.000.101,85                                          Sub Total
     Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                       (870.745,50)          (3.830.533,35)                Allowance for Impairment Losses
   Jumlah Bersih                                           13.149.106,20           12.169.670,35                                           Net Total


   Piutang usaha luar negeri merupakan piutang yang timbul dari               Receivables from foreign trade represent receivables arising
   tambahan biaya penerusan kiriman barang antar negara, dimana               from additional fees for forwarding goods between countries,
   atas kiriman barang tersebut diatur dibawah regulasi UPU.                  where the delivery of goods is regulated under UPU regulations.

   Lamanya umur piutang usaha luar negeri dikarena proses                     The longevity of foreign trade receivables is due to the approval
   persetujuan (accepted) atas piutang yang diklaim memerlukan                process (accepted) of the claimed receivables to take a maximum
   waktu maksimal 12 bulan.                                                   of 12 months.

   Saldo bersih transaksi pos internasional per 31 Desember 2024              Net balance of international transaction postal as of
   dan 2023 sebagai berikut:                                                  December 31, 2024 and 2023 are as follows:
                                                            2024                    2023

   Piutang Luar Negeri                                   113.294.421.588         123.329.570.120                      Domestic Trade Reveceivables
   Utang Luar Negeri                                    (129.321.212.720)       (137.458.761.366)                       Foreign Trade Receivables
   Jumlah                                                (16.026.791.132)        (14.129.191.246)                                            Total



   Pada 31 Desember 2024 dan 2023 Grup telah membentuk provisi                As of December 31, 2024 and 2023 the Group has established a
   penurunan nilai piutang usaha berdasarkan tingkat penurunan                provision for impairment of trade receivables based on the level of
   historis secara kolektif dan historis kredit para pelanggan secara         historical decline collectively and the credit history of individual
   individual. Grup tidak membedakan piutang usaha pihak berelasi             customers. The Group does not distinguish trade receivables from
   (Pemerintah) dan piutang usaha pihak ketiga dalam menilai jumlah           related parties (Government) and trade receivables from third
   yang jatuh tempo. Dimana Grup telah melakukan telaah terkait               parties in assessing the amounts due. Where the Group has
   dengan kolektibilitas piutang Pemerintah tersebut.                         examined the collection of Government receivables.




                                                                      58
Page 359
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                                    PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                               NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                                STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                            As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                             (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

7. PIUTANG USAHA – BERSIH (Lanjutan)                                        7. TRADE RECEIVABLES – NET (Continued)

   Dalam melakukan perhitungan penyisihan piutang usaha                       In calculating the allowance of trade receivables, especially
   khususnya untuk piutang luar negeri, Grup melakukan                        for foreign trade receivables, Group offsets between the
   offsetting antara saldo piutang dan utang untuk negara yang                balance of trade receivables and trade payables for the same
   sama, kemudian hasil piutang bersih tersebut digunakan                     country, then the net trade receivables are used as a basis for
   sebagai dasar perhitungan cadangan penyisihan atas piutang                 calculation of allowance for impairment losses of trade
   usaha. Sedangkan untuk perhitungan penyisihan piutang usaha                receivables. Meanwhile, the calculation of the allowance for
   dalam negeri, Grup menggunakan data histori (roll rate)                    the Group's domestic trade receivables uses historical data
   dengan menambahkan beberapa indikator makro ekonomi                        (roll rate) by adding several macroeconomic indicators,
   yaitu tingkat inflasi, REPO, Credit Growth dan GDP pada                    namely inflation rate, REPO, Credit Growth and GDP in the
   periode berjalan dengan mempertimbangkan industri sejenis.                 current period by considering similar industries.

   Berdasarkan penelaahan terhadap kolektabilitas akun piutang usaha          Based on a review of the collectability of trade receivables at
   pada akhir periode pelaporan, manajemen Grup berpendapat bahwa             the end of the reporting period, the Group’s management
   pencadangan kerugian penurunan nilai cukup untuk menutupi                  believes that the allowance for impairment for receivables of
   kerugian jika terdapat piutang yang tidak dapat tertagih pada tanggal      Group is adequate to cover possible losses from uncollectible
   31 Desember 2024 dan 2023.                                                 receivables as of December 31, 2024 and 2023.

   Piutang usaha Grup tidak digunakan sebagai jaminan utang bank.             Trade receivables of the Group are not used as bank loan collateral.

   Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode                The maximum exposure to credit risk at the reporting date is the
   pelaporan adalah senilai jumlah tercatat dari setiap kelas piutang         carrying value of each class of trade receivable is disclosed in Note
   usaha sebagaimana yang disajikan pada Catatan 29.                          29.

8. PERSEDIAAN                                                               8. INVENTORIES
                                                             2024                  2023

   Persediaan Barang Dagangan                                                                                              Merchandise Inventories
     Barang Dagangan                                       21.131.293.715        22.376.665.011                             Merchandise for Sale
     Tanah                                                  2.448.928.603         8.205.056.500                                            Land
     Pengembangan Tanah                                     5.901.419.136         7.901.082.329                              Land Development
     Persediaan Bahan Produksi                              2.256.750.678         2.035.752.822                              Materials Inventory
   Sub Jumlah                                              31.738.392.132        40.518.556.662                                          Sub Total

   Perlengkapan                                                                                                                            Supplies
     Formulir Serbaguna                                     2.662.612.431         2.570.460.031                               Multi Usage Forms
     Prangko                                                  342.691.325           551.150.187                                          Stamps
   Sub Jumlah                                               3.005.303.756         3.121.610.218                                          Sub Total
   Jumlah                                                  34.743.695.888        43.640.166.880                                              Total


   Barang dagangan merupakan persediaan atas prangko                          Merchandise is a stock of definitive stamps/marks that are
   definitif/tera yang dicetak sebagai pengganti biaya kiriman                printed as a substitute for the cost of sending letters. The
   surat. Jumlah tercatat berdasarkan nilai intrinsik atas keping             carrying amount is based on the intrinsic value of the stamps
   prangko yang dicetak.                                                      printed.

   Tanah merupakan tanah milik PT Pos Properti Indonesia untuk                The land is owned by PT Pos Properti Indonesia for the purposes
   keperluan proyek pengembangan kawasan hunian di daerah                     of residential area development projects in the Muktiwari area
   Muktiwari sebesar Rp8.205.056.500 dan Karang Bahagia sebesar               amounting to Rp8,205,056,500 and Karang Bahagia amounting to
   Rp7.901.082.329. Dalam persediaan tanah terdapat material tanah            Rp7,901,082,329. In the land inventory, there is material which is
   yang dipergunakan untuk pengembangan hunian Karang Bahagia.                used for the development of the Karang Bahagia residence.

   Pada tahun 2023, terdapat penanganan perkara perdata dengan                In 2023, there was a civil case with number
   Nomor 80/PDT.G/2023/PN.CKR sehubungan dengan pembayaran                    80/PDT.G/2023/PN.CKR in connection with the payment of
   ganti rugi kerugian materiil dalam pengembalian uang atas sisa             compensation for material losses in return for the remaining land
   lahan seluas ±5.232m2 yang belum diserahkan oleh pihak tergugat            area of ± 5,232m2 that had not been submitted by the defendants,
   yakni PT Berkah Aslin Mandiri dan Marta Jaya. Pada tanggal                 namely PT Berkah Aslin Mandiri and Marta Jaya. As of the
   laporan keuangan ini, penanganan perkara masih dalam proses                reporting period, the case is still in the process of trial, with the
   persidangan, dengan agenda persidangan adalah penyerahan                   agenda of the trial is submission of conclusions from the parties in
   kesimpulan dari para pihak secara E-litigasi (Catatan 37).                 E-litigation (Note 37).

   Pengembangan tanah merupakan barang produksi dalam proses                  Land development is a production item in process for the Karang
   untuk proyek perumahaan karang bahagia yang terdiri dari                   Selamat housing project which consists of certificates, permits and
   sertifikat, perijinan dan advis, raw material dan biaya pengurusan         advice, raw materials and licensing processing costs.
   perijinan.


                                                                       59
Page 360
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                                 PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                            NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                             STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                         As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                          (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

8. PERSEDIAAN (Lanjutan)                                                8. INVENTORIES (Continued)

   Tanah Hunian Karang Bahagia yang masih dalam tahap                      The Karang Bahagia Residential Land which is still under
   pengembangan terletak di Kp. Pulo Pisang, Desa                          development is located at Kp. Pulo Pisang, Karanganyar
   Karanganyar, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi.                Village, Karang Bahagia District, Bekasi Regency.

   Persediaan bahan produksi merupakan persedian atas                      Materials inventory is a supply of postal equipment such as
   perlengkapan pos seperti kantung pos, straping band, helm               post bags, straping bands, helmets and introductory suits.
   dan jas pengantar.

   Pada tahun 2024 dan 2023, Point Residence berhasil menjual              In 2024 and 2023, Point Residence managed to sell 21 and 65 units
   hunian masing-masing sebanyak 21 dan 65 unit.                           of residences respectively.

   Prangko filateli merupakan stok persediaan atas prangko                 Definitive stamp is a stock of philatelic stamps, philatelic
   filateli, benda filateli dan prangko prisma. Sedangkan                  objects and prism stamps. While definitive stamp equipment is
   perlengkapan prangko definitif merupakan stok persediaan                a stock of stamps equivalent to tera stamps as reimbursement
   atas prangko tera yang disetarakan sebagai penggantian biaya            of shipping costs.
   kirim.

   Manajemen        berkeyakinan   bahwa      pada      tanggal            Management believes that as of December 31, 2024 and 2023
   31 Desember 2024 dan 2023 tidak terdapat indikasi penurunan             there were no indications of impairment of inventories.
   nilai persediaan.

9. PENDAPATAN YANG MASIH HARUS DITERIMA                                 9. ACCRUED REVENUES
                                                         2024                   2023

   Pendistribusian Bantuan Logistik                   648.690.448.678        493.626.448.174                   Distribution of Logistics Assistance
   Penyaluran Bantuan Sosial                          249.452.037.166        175.623.282.020                     Distribution of Social Assistance
   Paket dan Surat Pos Domestik                        46.149.882.734        172.975.502.098                           Domestic Mail and Parcels
   Properti                                            23.522.322.217         14.325.109.120                                             Properties
   M aterai                                            21.968.947.798         24.601.648.074                                                Stamps
   Paket dan Surat Pos Internasional                   18.744.720.183         33.975.728.086                       International Mail and Parcels
   Layanan Pos Persepsi                                 7.295.095.495         15.199.822.410                             Postal Service Perception
   Bunga Deposito Berjangka                             1.014.023.779            582.061.003                                 Time Deposit Interest
   Jumlah                                           1.016.837.478.050        930.909.600.985                                                  Total


   Pendistribusian bantuan logistik merupakan bentuk kerja sama            The distribution of logistical assistance is a form of cooperation in
   penyaluran bantuan cadangan beras pemerintah yang bekerjasama           distributing government rice reserve assistance in collaboration
   dengan Perum Bulog untuk periode tahun 2024 dan 2023. Selain            with Perum Bulog for the 2024 and 2023 period. In addition, the
   itu, Perusahaan bekerjasama dengan PT Rajawali Nusantara                Company is collaborating with PT Rajawali Nusantara Indonesia
   Indonesia (Persero) terkait dengan penyaluran bantuan stunting          (Persero) regarding the distribution of stunting assistance to the
   kepada masyarakat.                                                      community.

   Pada tahun 2024, Perusahaan bekerjasama dengan Perum                    In 2024, the Company collaborated with Perum Bulog for the
   Bulog untuk pendistribusian Bantuan Pangan Cadangan Beras               distribution of Government Rice Reserve Food Assistance
   Pemerintah yang terbagi dalam 2 tahapan pendistribusian                 which is divided into 2 distribution stages with contract values
   dengan nilai kontrak untuk tahap 1-2 masing-masing sebesar              for stages 1-2 of Rp744,128,773,620 and Rp347,670,817,320
   Rp744.128.773.620 dan Rp347.670.817.320. Realisasi                      respectively. The work realization until December 31, 2024 is
   pekerjaan sampai dengan 31 Desember 2024 adalah sebesar                 13,355,415 Food Assistance Recipients for 6 allocations in
   13.355.415 Penerima Bantuan Pangan untuk 6 alokasi di                   Phase 1 and 13,089,056 Food Assistance Recipients for 3
   Tahap 1 dan 13.089.056 Penerima Bantuan Pangan untuk                    allocations in Phase 2.
   3 alokasi di Tahap 2.

   Sampai tanggal 31 Desember 2024, Perusahaan telah                       As of December 31, 2024, the Company has billed 95% of the
   melakukan penagihan 95% dari nilai kontrak untuk tahap 1                contract value for phase 1 and term 1 or 40% of the contract value
   dan termin 1 atau 40% dari nilai kontrak untuk tahap 2 dengan           for phase 2 with a total bill of Rp913,335,979,792.
   total tagihan sebesar Rp913.335.979.792.

   Penyaluran bantuan sosial merupakan bentuk kerja sama                   The distribution of social assistance is a form of cooperation with
   dengan Kementerian Sosial terkait dengan penyaluran bantuan             the Ministry of Social Affairs regarding the distribution of cash
   yang bersifat tunai kepada masyarakat yang kurang mampu.                assistance to underprivileged communities.

   Pendapatan yang masih harus diterima atas pendapatan paket dan          The accrued revenue from parcel and postal mail revenue is an
   surat pos merupakan akrual atas transaksi kredit atas pengiriman        accrual for credit transactions for delivery of goods from customers.
   barang dari pelanggan.


                                                                   60
Page 361
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                                   PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                              NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                               STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                           As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                             (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

9. PENDAPATAN YANG MASIH HARUS DITERIMA 9. ACCRUED REVENUES (Continued)
   (Lanjutan)

   Pendapatan atas layanan pos persepsi merupakan akrual atas                 Revenue from postal perception services is an accrual of revenue
   pendapatan penerimaan jasa layanan pembayaran pajak yang                   from tax payment services billed to the Directorate General of State
   ditagihkan kepada Direktorat Jenderal Perbendaharaan Negara.               Treasury.

   Pada tanggal 29 Desember 2023, Perusahaan bekerja sama dengan              On December 29, 2023, the Company collaborated with the
   Direktorat Jenderal Pajak tentang pekerjaan distribusi dan penjualan       Directorate General of Taxes regarding the work of distributing
   materai tempel Direktorat Jenderal Pajak Tahun Anggaran 2024               and selling sticky stamps for the Directorate General of Taxes for
   dengan Nomor PKS: PRJ.PPK-116/2024/PJ.0133/2023. Nilai                     the    2024      Fiscal    Year     with        PKS      Number:
   kontrak yang disepakati adalah sebesar Rp294.471.900.000                   PRJ.PPK-116/2024/PJ.0133/2023. The agreed contract value is
   (termasuk pajak). Akrual atas pendapatan materai merupakan                 Rp294,471,900,000 (including tax). Accrued revenue of stamp
   akrual untuk transaksi penjualan materai selama bulan Desember             represents accrued revenue of stamp for sales transactions during
   2024.                                                                      December 2024.

   Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode                The maximum exposure to credit risk at the reporting date is the
   pelaporan adalah senilai jumlah tercatat dari setiap kelas pendapatan      carrying value of each class of accrued revenues is disclosed in
   yang masih harus diterima sebagaimana yang dijabarkan pada                 Note 29.
   Catatan 29.

   Manajemen tidak melakukan pencadangan atas penurunan nilai                 Management does not make any provision for the impairment of
   pendapatan yang masih harus diterima.                                      accrued revenues.

10. ASET LANCAR LAINNYA                                                    10. OTHER CURRENT ASSETS

   a. Piutang Layanan Jasa Keuangan                                           a. Receivables from Financial Services
                                                               2024                  2023

       Prefund                                            1.327.563.072.752       467.708.900.284                                           Prefund
       Layanan Western Union                                466.535.730.587       407.308.757.028                           Western Union Services
       Layanan Jasa Pengiriman Uang                                                                                             Foreign Remittance
         Luar Negeri                                        209.141.839.474                   -                                          Services
       Pembayaran PPOB                                        4.294.758.137         4.474.667.805                                    PPOB Services
       Deposit Agen Pos                                       3.423.911.621           667.401.089                              Postal Agent Deposit
       Program Pembinaan Pelanggan                                                                                              Customer Program
         Point Reward                                           305.506.422           305.506.422                                   Point Reward
       Settlement Layanan Transaksi QRIS                        274.456.009           274.456.009                       Settlement of QRIS Services
       Jumlah                                             2.011.539.275.002       880.739.688.637                                             Total


       Piutang layanan jasa keuangan merupakan tagihan Grup                       Receivables from financial services represent the Group
       terkait dengan layanan pembayaran jasa pihak ketiga yang                   bills related to third parties payment services that have not
       belum ditagihkan pada akhir periode pelaporan. Piutang                     been billed at the end of the reporting period. Receivables
       layanan jasa keuangan ini akan selesai dalam waktu 2-3                     from financial services will be settled within 2-3 working
       hari kerja setelah proses rekonsiliasi harian.                             days after the daily reconciliation process.

       Prefunding merupakan tagihan Grup terkait dengan                           Prefunding is a Group bill related to insurance benefit
       layanan pembayaran manfaat asuransi oleh PT Taspen                         payment services by PT Taspen (Persero) and PT Asabri
       (Persero) dan PT Asabri (Persero) yang dilakukan oleh                      (Persero) carried out by the Group as an intermediary.
       Grup sebagai perantara.

       Layanan western union merupakan layanan pembayaran                         The western union service is an overseas partnership
       wesel kemitraan luar negeri dimana Perusahaan                              remittance payment service where the Company provides
       memberikan layanan pembayaran kiriman uang dari luar                       remittance payment services from overseas to recipients in
       negeri ke penerima di Indonesia. Kenaikan jumlah piutang                   Indonesia. The increase in financial services receivable
       layanan jasa keuangan atas western union disebabkan                        from western union was due to the high production of
       karena tingginya produksi transaksi pembayaran wesel                       western union money order payment transactions.
       western union.

       Perusahaan telah menerima penggantian pembayaran                           The Company has received reimbursement for this western
       layanan western union ini pada awal Januari 2025.                          union service in early January 2025.




                                                                       61
Page 362
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                              PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                         NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                          STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                      As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                          (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

10. ASET LANCAR LAINNYA (Lanjutan)                                  10. OTHER CURRENT ASSETS (Continued)

   a. Piutang Layanan Jasa Keuangan (Lanjutan)                           a. Receivables from Financial Services (Continued)

       Layanan jasa pengiriman uang luar negeri merupakan                   The overseas money transfer service is a partnership
       proyek kemitraan atas pengiriman uang dari luar negeri ke            project for sending money from overseas to Indonesia,
       Indonesia, dimana Grup bekerja sama BCA, Transfast,                  where the Group collaborates with BCA, Transfast, and
       dan BNI sebagai mitra provider dari luar negeri.                     BNI as overseas provider partners.

       Deposit agenpos merupakan penerimaan dari agenpos                    Agenpos deposit is a receipt from the postal agent that has
       yang belum diterima dan disetorkan pada akhir periode ke             not been received and deposited at the end of the period to
       loket-loket kantor pos atas transaksi pada akhir bulan.              the post office counters for transactions at the end of the
       Setoran agenpos diterima Grup pada H+1.                              month. The postal agent deposit was received by the
                                                                            Group at D+1.

       Settlement QRIS merupakan transaksi pembayaran non-                  Settlement QRIS is a non-cash payment transaction for
       kas atas transaksi loket yang dilakukan pelanggan melalui            counter transactions by customers through banking QR
       kode QR perbankan yang bekerjasama dengan Grup,                      codes in collaboration with the Group, including between
       diantaranya Bank Mandiri dan Bank BNI. Penggantian                   Bank Mandiri and Bank BNI. Reimbursement of QRIS
       atas transaksi QRIS adalah H+1 sesuai dengan                         transactions is D+1 in accordance with the agreement of
       kesepakatan dari masing-masing provider QRIS.                        each QRIS provider.

   b. Lainnya                                                            b. Others
                                                         2024                     2023

       Piutang Karyawan                                                                                                    Employee Receivables
         Kelalaian                                      4.456.672.791            5.492.158.226                                    Negligence
         Kecurangan                                    30.031.608.966           11.244.728.213                                         Fraud
         Cadangan Kerugian Penurunan Nilai            (19.456.698.381)          (9.682.028.882)             Allowance for Impairment Losses
       Sub Jumlah                                      15.031.583.376            7.054.857.557                                        Sub Total
       Biaya Dibayar di M uka                                                                                                 Prepaid Expenses
         Kompensasi Cuti Besar                       287.385.480.435        234.806.998.514                       Long Leave Compensation
         Uang M uka Operasi                          100.669.935.821        124.849.151.990                              Operating Advances
         Sewa Gedung                                  14.100.651.932          9.973.735.415                                   Building Rental
         Sewa Rumah Pegawai                            5.602.907.078         17.345.085.509                         Employee Houses Rental
         Premi Asuransi                                4.400.905.154          2.583.384.449                               Insurance Premium
         Biaya Retensi Karyawan                          494.758.563            916.190.475                         Employee Retention Cost
         Sewa Sarana Produksi                                                                                Lease of Production Facilities of
            Operasi Layanan Keuangan                      521.437.865           286.581.938               the Financial Services Operation
         Pemasaran                                         98.020.400           166.370.500                                        Marketing
         Beasiswa Pendidikan                                      -           2.447.700.002                            Education Scholarship
         Lainnya                                       16.803.302.949            66.600.000                                           Others
       Sub Jumlah                                     430.077.400.197       393.441.798.792                                           Sub Total
       Aset Keuangan Lainnya                        1.815.292.467.566                   -                                Other Financial Assets
       Bank Garansi                                    78.168.505.504        77.002.299.152                                    Bank Guarantee
       Gedung Siap Dijual                                   7.490.000                   -
       Tanah Siap Dijual                                      703.177               703.177                            Land Available for Sale
       Persediaan Rusak                                           -               6.668.000                               Damaged Inventory
       Sub Jumlah                                   1.893.469.166.247        77.009.670.329                                         Sub Total
       Jumlah                                       2.338.578.149.820       477.506.326.678                                              Total


       Piutang karyawan merupakan hak tagih kepada karyawan                 Employee receivable are amounts rightfully collectible
       dibuktikan dengan surat pernyataan tanggung jawab yang               from employees based on the statement of employee
       terjadi akibat berkurangnya aset atau kekayaan Grup yang             responsibility which consists of:
       menjadi tanggung jawab karyawan, terdiri dari:

       -   Piutang kecurangan/kelalaian karyawan merupakan                  -      Fraud/negligence receivables are receivables
           piutang akibat kecurangan/kelalaian karyawan                            resulting from employees fraud/negligence which are
           berdasarkan pemeriksaan internal.                                       determined based on internal examination.

       Piutang karyawan tidak digunakan sebagai jaminan utang               The employee receivables are not used as collateral for
       Bank, tetapi Grup telah melakukan pencadangan                        the Bank loan, but the Group has reserved an allowance
       penurunan nilai piutang pegawai sesuai dengan PSAK                   for impairment for employee receivables in accordance
       109.                                                                 with PSAK 109.




                                                                 62
Page 363
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                            PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                       NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                        STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                    As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                   (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

10. ASET LANCAR LAINNYA (Lanjutan)                                  10. OTHER CURRENT ASSETS (Continued)

   b. Lainnya (Lanjutan)                                              b. Others (Continued)

       Perusahaan bekerjasama dengan PT BRI Life dengan                  The Company collaborates with PT BRI Life with PKS
       nomor PKS: Addendum 1 PKS.273/DIR JARTEL DAN                      number: Addendum I PKS.273/DIR JARTEL DAN
       SDM/1117-B.4197/DIR/OBAK/KPS/XI/2017               tanggal        SDM/1117B.4197/DIR/OBAK/KPS/XI/2017                 dated
       24 November 2017 untuk penyediaan asuransi jiwa                   November 24, 2017 for the provision of life insurance
       beserta nilai investasi. Asuransi tersebut ditujukan untuk        along with investment value. The insurance is intended for
       karyawan dan akan diterima manfaat setelah karyawan               employees and benefits will be received after employees
       memasuki usia pensiun (maksimal di usia 54 tahun).                enter retirement age (maximum at the age of 54 years).
       Kompensasi cuti besar merupakan premi asuransi yang               Long leave compensation is an insurance premium that
       telah dibayarkan Perusahaan kepada PT BRI Life yang               has been paid by the Company to PT BRI Life which has
       belum jatuh tempo karena karyawan Grup belum                      not yet matured because the Company’s employees have
       memasuki usia pensiun.                                            not entered retirement age.

       Uang muka operasi terdiri dari uang muka untuk talangan           Operating advance consists of an advance for the bailout
       pembiayaan atas proyek dan talangan atas settlement               of financing for the project and a bailout for the settlement
       layanan untuk transaksi payment point. Talangan                   of services for payment point transactions. The bailout of
       pembiayaan atas proyek merupakan panjar kerja untuk               financing for the project is a working force to fund the
       mendanai proyek-proyek Grup seperti proyek penyaluran             Group's projects such as social assistance distribution
       bantuan sosial dan proyek logistik. Sedangkan talangan            project and logistics project. Meanwhile, the bailout for
       atas settlement merupakan talangan diberikan kepada               settlement is a bailout given to PT Arthajasa to settlement
       PT Arthajasa untuk melakukan settlement atas layanan              financial services (Payment Point) to biller partners. The
       jasa keuangan (Payment Point) kepada mitra biller. Nilai          amount of operating advances is the net value after
       uang muka operasi tercatat merupakan nilai net setelah            deduction with impairment reserves.
       dikurangi dengan estimasi cadangan penurunan nilai.

       Selain itu pada tahun 2023 Grup menempatkan dana                  In addition, in the year 2023 the Group placed funds
       deposit     atas    kerjasama     pengiriman     dengan           deposit for the cooperation with PT Garuda Indonesia
       PT     Garuda     Indonesia     (Persero)    Tbk     dan          (Persero) Tbk and PT Citilink Indonesia for the purpose
       PT Citilink Indonesia untuk keperluan pengiriman kiriman          of shipment of goods delivery through air transport mode.
       barang melalui moda transportasi udara.

       Sewa rumah karyawan merupakan pembayaran atas                     Employee housing rent is a payment for employee housing
       tunjangan bantuan perumahan karyawan yang                         assistance benefits that are amortized over the life of the
       diamortisasi selama masa manfaat yang diberikan.                  benefit provided.

       Sewa gedung merupakan biaya sewa kantor operasional               Building rent represents rental cost of operational offices
       (kantor pos) di lokasi-lokasi yang tidak terdapat bangunan        (post offices) in locations where there are no buildings
       milik Grup dengan nilai sewa dibawah Rp100.000.000.               owned by the Group with rental value below
       Atas biaya tersebut dilakukan amortisasi sesuai dengan            Rp100,000,000. These costs are amortized in accordance
       masa sewa.                                                        with the lease period.

       Premi asuransi merupakan premi asuransi untuk Direksi             Insurance premium is an insurance premium for the Board
       dan Dewan Komisaris.                                              of Directors and Board of Commissioners.

       Bank garansi merupakan kas dan atau bank yang                     Bank guarantee is cash and/or bank guaranteed to third
       dijaminkan kepada pihak ketiga dalam jangka waktu satu            parties within one year for project purposes such as the
       tahun untuk keperluan proyek seperti proyek pengiriman            official letter delivery project with PT Bukit Asam Tbk,
       surat kedinasan dengan PT Bukit Asam Tbk, pengiriman              sending bills with the BPJS Ketenagakerjaan, and
       tagihan dengan BPJS Ketenagakerjaan, dan jaminan atas             guarantees on food aid distribution projects with
       proyek pendistribusian bantuan pangan dengan                      Perum Bulog.
       Perum Bulog.

       Aset keuangan lainnya terdiri dari dana pensiun bulanan           Other financial assets consist of monthly pension funds
       dari Taspen atau Asabri yang akan dibayar pada bulan              from Taspen or Asabri which will be paid in January 2025
       Januari 2025 senilai Rp1.018.158.509.500, panjar gagal            amounting to Rp1,018,158,509,500, advances for failed
       salur Bantuan Sosial Pemerintah dari Kementerian Sosial           distribution of Government Social Assistance from the
       2024 senilai Rp655.085.809.230, dan lain-lain senilai             Ministry of Social Affairs 2024 amounting to
       Rp142.048.148.836.                                                Rp655,085,809,230, and         others amounting       to
                                                                         Rp142,048,148,836.




                                                                63
Page 364
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                                                                                   PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                                     NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                                                                                            STATEMENTS (CONTINUED)
                                                                                                                                      As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                                                                                                                                          (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

11. ASET TETAP – BERSIH                                                                      11. FIXED ASSETS – NET
                                                                                         2024
                                            Saldo Awal/          Penambahan/          Pengurangan/          Reklasifikasi/           Saldo Akhir/
                                         Beginning Balance        Additions            Deduction           Reclassification         Ending Balance

   Harga Perolehan                                                                                                                                                         Acquisition Cost
   Kepemilikan Langsung:                                                                                                                                                Direct Ownership:
     Tanah                                    168.016.853.317                  -                     -                     -            168.016.853.317                             Land
     Gedung                                 1.247.072.082.108        6.962.383.881                   -          77.810.070.460        1.331.844.536.449                         Buildings
     Kendaraan                                 13.142.203.672          160.183.375                   -          25.717.470.805           39.019.857.852                          Vehicles
     Inventaris                             1.242.914.183.677       29.694.686.979                   -           1.493.409.331        1.274.102.279.987                 Office Equipment
   Sub Jumlah                               2.671.145.322.774       36.817.254.235                   -         105.020.950.596        2.812.983.527.605                           Sub Total

   Aset Hak-Guna:                                                                                                                                                      Right-of-Use Assets:
     Bangunan                                  26.227.888.264                  -         (8.045.621.975)                   -            18.182.266.289                          Buildings
     Kendaraan                                211.192.946.902        2.778.724.210       (3.774.713.058)       (77.724.500.000)        132.472.458.054                           Vehicles
     Inventaris                                81.804.618.773      139.153.968.750                  -                      -           220.958.587.523                  Office Equipment
   Sub Jumlah                                 319.225.453.939      141.932.692.960      (11.820.335.033)       (77.724.500.000)        371.613.311.866                            Sub Total

   Aset dalam Penyelesaian:                                                                                                                                       Construction in Progress:
     Gedung                                   106.430.649.100       81.090.954.269                  -          (27.296.450.596)         160.225.152.773                         Buildings
     Inventaris                                25.278.696.119       10.032.278.599                  -                      -             35.310.974.718                 Office Equipment
   Sub Jumlah                                 131.709.345.219       91.123.232.868                  -          (27.296.450.596)         195.536.127.491                           Sub Total
   Jumlah                                   3.122.080.121.932      269.873.180.063      (11.820.335.033)                   -          3.380.132.966.962                                Total

   Akumulasi Penyusutan                                                                                                                                           Accumulated Depreciation
   Kepemilikan Langsung:                                                                                                                                                Direct Ownership:
     Gedung                                  (633.247.805.935)     (51.691.672.045)                  -                     -           (684.939.477.980)                       Buildings
     Kendaraan                                (12.993.563.605)     (11.787.330.018)                  -         (53.789.351.090)         (78.570.244.713)                        Vehicles
     Inventaris                            (1.163.538.904.380)     (47.692.534.716)                  -                     -         (1.211.231.439.096)               Office Equipment
   Sub Jumlah                              (1.809.780.273.920)    (111.171.536.779)                  -         (53.789.351.090)      (1.974.741.161.789)                         Sub Total

   Aset Hak-Guna:                                                                                                                                                      Right-of-Use Assets:
     Bangunan                                 (12.046.083.160)      (2.919.176.412)       2.717.019.247                    -            (12.248.240.325)                        Buildings
     Kendaraan                               (183.121.247.591)      (2.986.549.988)       3.701.797.404         53.789.351.090         (128.616.649.085)                         Vehicles
     Inventaris                               (81.804.618.773)     (19.722.609.744)                 -                      -           (101.527.228.517)                Office Equipment
   Sub Jumlah                                (276.971.949.524)     (25.628.336.144)       6.418.816.651         53.789.351.090         (242.392.117.927)                          Sub Total
   Jumlah                                  (2.086.752.223.444)    (136.799.872.923)       6.418.816.651                    -         (2.217.133.279.716)                               Total
   Nilai Buku Bersih                        1.035.327.898.488                                                                         1.162.999.687.246                     Net Book Value




                                                                                        64
Page 365
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                                                                                         PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                                           NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                                                                                                  STATEMENTS (CONTINUED)
                                                                                                                                            As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                                                                                                                                                 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

11. ASET TETAP – BERSIH (Lanjutan)                                                           11. FIXED ASSETS – NET (Continued)
                                                                                         2023
                                            Saldo Awal/          Penambahan/          Pengurangan/            Reklasifikasi/               Saldo Akhir/
                                         Beginning Balance        Additions            Deduction             Reclassification             Ending Balance

   Harga Perolehan                                                                                                                                                                Acquisition Cost
   Kepemilikan Langsung:                                                                                                                                                       Direct Ownership:
     Tanah                                    170.940.562.403                  -                 (412.290)        (2.923.296.796)             168.016.853.317                              Land
     Gedung                                 1.168.648.396.492          725.835.929                    -           77.697.849.687            1.247.072.082.108                          Buildings
     Kendaraan                                 13.604.870.808                  -             (462.667.136)                   -                 13.142.203.672                           Vehicles
     Inventaris                             1.193.873.511.338       24.976.412.730            (34.207.181)        24.098.466.790            1.242.914.183.677                  Office Equipment
   Sub Jumlah                               2.547.067.341.041       25.702.248.659           (497.286.607)        98.873.019.681            2.671.145.322.774                            Sub Total

   Aset Hak-Guna:                                                                                                                                                             Right-of-Use Assets:
     Bangunan                                   9.311.386.898       16.916.501.366                    -                         -              26.227.888.264                          Buildings
     Kendaraan                                206.644.824.014        4.698.122.888           (150.000.000)                      -             211.192.946.902                           Vehicles
     Inventaris                                81.804.618.773                  -                      -                         -              81.804.618.773                  Office Equipment
   Sub Jumlah                                 297.760.829.685       21.614.624.254           (150.000.000)                      -             319.225.453.939                            Sub Total

   Aset dalam Penyelesaian:                                                                                                                                              Construction in Progress:
     Gedung                                    20.656.672.058      123.811.792.405         (511.236.200)         (37.526.579.163)             106.430.649.100                          Buildings
     Inventaris                                16.234.446.599       34.285.932.553         (406.269.199)         (24.835.413.834)              25.278.696.119                  Office Equipment
   Sub Jumlah                                  36.891.118.657      158.097.724.958         (917.505.399)         (62.361.992.997)             131.709.345.219                            Sub Total
   Jumlah                                   2.881.719.289.383      205.414.597.871       (1.564.792.006)          36.511.026.684            3.122.080.121.932                                 Total

   Akumulasi Penyusutan                                                                                                                                                  Accumulated Depreciation
   Kepemilikan Langsung:                                                                                                                                                       Direct Ownership:
     Gedung                                  (591.097.631.395)     (45.256.092.583)                  -             3.105.918.043             (633.247.805.935)                        Buildings
     Kendaraan                                (12.936.590.845)        (519.639.895)          462.667.135                     -                (12.993.563.605)                         Vehicles
     Inventaris                            (1.113.951.704.728)     (49.617.307.428)           30.107.776                     -             (1.163.538.904.380)                Office Equipment
   Sub Jumlah                              (1.717.985.926.968)     (95.393.039.906)          492.774.911           3.105.918.043           (1.809.780.273.920)                          Sub Total

   Aset Hak-Guna:                                                                                                                                                             Right-of-Use Assets:
     Bangunan                                  (9.311.386.898)      (2.734.696.262)                  -                       -                 (12.046.083.160)                        Buildings
     Kendaraan                               (162.441.482.713)     (20.764.764.878)           85.000.000                     -                (183.121.247.591)                         Vehicles
     Inventaris                               (81.804.618.773)                 -                     -                       -                 (81.804.618.773)                Office Equipment
   Sub Jumlah                                (253.557.488.384)     (23.499.461.140)           85.000.000                     -                (276.971.949.524)                          Sub Total
   Jumlah                                  (1.971.543.415.352)    (118.892.501.046)          577.774.911           3.105.918.043            (2.086.752.223.444)                               Total
   Nilai Buku Bersih                          910.175.874.031                                                                                1.035.327.898.488                     Net Book Value




                                                                                        65
Page 366
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                               PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                          NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                           STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                       As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                         (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

11. ASET TETAP – BERSIH (Lanjutan)                                     11. FIXED ASSETS – NET (Continued)

   Alokasi pembebanan penyusutan adalah sebagai berikut:                  Depreciation expense was allocated as follows:
                                                       2024                    2023

   Beban Pokok Layanan (Catatan 23)                  109.983.887.689          76.979.741.344                           Cost of Services (Note 23)
   Beban Umum dan Administrasi (Catatan 24)           26.815.985.234          41.912.759.702         General and Administrative Expense (Note 24)
   Jumlah                                            136.799.872.923         118.892.501.046                                                Total


   Pengurangan atas aset sewa guna kelompok bangunan                      The reduction in lease assets of the building group was due to
   dikarenakan adanya penghentian kontrak sewa terkait dengan             the termination of the lease contract related to the warehouse
   sewa gudang untuk operasional PT Pos Logistik Indonesia.               lease for the operations of PT Pos Logistik Indonesia.

   Pada tanggal 31 Desember 2024 aset tetap bangunan,                     As of December 31, 2024, the Group's buildings, office
   inventaris dan kendaraan Grup telah diasuransikan kepada               equipments      and       vehicles     were     insured     to
   PT Asuransi Tri Pakarta berupa asuransi property all risk yang         PT Asuransi Tri Pakarta in the form of property all risk
   memberikan perlindungan atas risiko kerusakan/kerugian                 insurance which provides protection against risks of
   gedung dan barang inventaris milik Grup akibat kebakaran,              damage/loss to buildings and office equipments belonging to
   banjir, huru hara, tanah longsor dan risiko lainnya. Nilai             the Group due to fire, flood, civil commotion, land landslides
   pertanggungan asuransi pada tanggal 31 Desember 2024 dan               and other risks. As of December 31, 2024 and 2023, the
   2023 masing-masing sebesar Rp1.531.161.660.926 dan                     insurance coverage amounted to Rp1,531,161,660,926 and
   Rp1.528.570.619.626. Nilai premi yang dibayarkan untuk                 Rp1,528,570,619,626, respectively. The value of the premium
   asuransi aset tetap adalah sebesar Rp3.750.000.000 dengan              paid for fixed asset insurance is Rp3,750,000,000 with the
   metode pembayaran secara termin setiap semesternya.                    payment method on a semi-annual basis.

   Perusahaan asuransi yang digunakan Grup dalam                          The insurance used by the Group are third parties and are not
   mengasuransikan asetnya merupakan pihak ketiga dan tidak               affiliated with the Group.
   terafiliasi dengan Grup.

   Jenis pemilikan hak atas tanah milik Perusahaan seluruhnya             The Company owned its land through land rights known as
   berupa “Hak Guna Bangunan (HGB)”. Hak atas tanah tersebut              “Right to Build” (HGB). The land rights will expire on
   akan berakhir dalam berbagai tanggal dari tahun 2028 sampai            various dates from 2028 until 2030. The Management believes
   dengan tahun 2030. Manajemen berpendapat bahwa hak atas                that the land rights can be renewed or extended when they
   tanah tersebut dapat diperbaharui atau diperpanjang kembali            expire.
   pada saat jatuh tempo.

   Berdasarkan hasil penelaahan Manajemen, tidak terdapat                 Based on Management review, there are no indications of
   indikasi penurunan nilai aset tetap.                                   impairment of fixed assets.

   Pengurangan aset tetap dikarenakan adanya penjualan aset               The deduction in fixed assets is due to the sale of fixed assets
   tetap dengan rincian sebagai berikut:                                  with the following details:

   Selain yang diungkapkan diatas, terdapat pelepasan aset tetap          In addition to those disclosed above, there were disposals of
   yang disebabkan karena disposal dan penyesuaian pada tahun             fixed assets due to disposal and adjustments in 2024 and 2023
   2024 dan 2023 masing-masing sebesar nihil dan                          amounting to nil and Rp921,604,805, respectively.
   Rp921.604.805.

   Aset tetap Grup tidak digunakan sebagai jaminan atas utang             The Group's fixed assets are not used as collateral for bank or
   bank ataupun utang lainnya.                                            other debts .




                                                                  66
Page 367
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                                      PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                 NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                                  STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                              As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                               (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

12. PROPERTI INVESTASI                                                     12. INVESTMENT PROPERTIES

   Properti investasi merupakan aset tanah atau bangunan atau                   Investment properties consist of lands or buildings or parts of
   bagian dari suatu bangunan atau kedua-duanya yang dikuasai                   a building or both which are controlled by the owner or tenant
   oleh pemilik atau penyewa (lessee) melalui sewa pembiayaan                   (lessee) through financial lease used to generate rental income
   untuk menghasilkan sewa atau kenaikan nilai atau kedua-                      or increasing its value or both and not used for operational
   duanya dan tidak digunakan untuk kegiatan operasional.                       activities.

   Rincian saldo dan mutasi properti investasi untuk tahun-tahun                Balances and movements of investment properties for the
   yang berakhir pada 31 Desember 2024 dan 2023 adalah                          years ended December 31, 2024 and 2023 are as follows:
   sebagai berikut:
                                                                          2024
                      Saldo Awal/        Penambahan/    Pengurangan/        Reklasifikasi/        Revaluasi/          Saldo Akhir/
                   Beginning Balance      Additions      Deduction         Reclassification      Revaluation         Ending Balance

   Aset                                                                                                                                         Assets
     Tanah          6.100.990.310.000            -              -                       -       157.730.542.000      6.258.720.852.000        Land
     Bangunan         485.770.416.000            -              -                       -        40.568.462.800        526.338.878.800    Buildings
   Jumlah           6.586.760.726.000            -              -                       -       198.299.004.800      6.785.059.730.800           Total



                                                                          2023
                      Saldo Awal/        Penambahan/    Pengurangan/        Reklasifikasi/        Revaluasi/          Saldo Akhir/
                   Beginning Balance      Additions      Deduction         Reclassification      Revaluation         Ending Balance

   Aset                                                                                                                                         Assets
     Tanah          5.496.220.390.000            -              -             2.904.593.619     601.865.326.381      6.100.990.310.000        Land
     Bangunan         537.620.716.700            -              -           (43.271.491.522)     (8.578.809.178)       485.770.416.000    Buildings
   Jumlah           6.033.841.106.700            -              -           (40.366.897.903)    593.286.517.203      6.586.760.726.000           Total


   Aset properti investasi dicatat menggunakan metode nilai                     Investment property assets are recorded using the fair value
   wajar atau berdasarkan nilai pasar dimana pada saat penetapan                method or based on market value where at the time of initial
   awal terdapat perubahan metode pencatatan dari metode biaya                  determination there is a change in the recording method from
   menjadi metode nilai wajar, kenaikan/penurunan nilai dicatat                 the cost method to the fair value method, the increase/decrease
   sebagai bagian dari laba rugi.                                               in value is recorded as part of profit or loss.

   Skema kerjasama yang dilakukan oleh Perusahaan dalam                         The cooperation scheme carried out by the Company in
   mengelola aset properti terbagi menjadi 3 jenis berdasarkan                  managing property assets is divided into 3 types based on
   cluster luasan aset yaitu sewa murni (tenant sekolah/kampus                  asset area clusters, namely pure rent (school/campus tenants
   dan perkantoran), kerja sama (Creative Hub dan Shopping                      and offices), cooperation (Creatice Hub and Shopping
   Center), swakelola (Co-living, Co-working dan Hotel/Guest                    Center), self-management (Co-living, Co-working and
   House).                                                                      Hotel/Guest House)

   Pada 31 Desember 2024 aset properti Perusahaan telah dinilai                 As of December 31, 2024, the Company’s property assets has
   oleh KJPP Asmawi dan Rekan, laporan hasil KJPP telah                         been assessed by KJPP Asmawi and Partners, the KJPP
   diterbitkan Nomor 01081/2-0119-00/PI/11/0222/1/XII/2024                      results       report    has    been     issued    Number
   tanggal 31 Desember 2024.                                                    01081/2-0119-00/PI/11/0222/1/XII/2024 dated December 31,
                                                                                2024.

   Tujuan penilaian aset properti investasi Grup adalah untuk                   The purpose of valuation of the Group’s investment property
   penyusunan laporan keuangan bukan untuk tujuan perpajakan.                   assets is for the preparation of financial statements, not for
   Metode yang digunakan dalam penilaian aset properti                          taxation purposes. The methods used in the appraisal of
   menggunakan pendekatan biaya dan sesuai dengan tujuan aset                   property assets that have been carried out using a cost
   tersebut untuk didayagunakan dan komersialisasi aset dalam                   approach and in accordance with the objectives of those assets
   pelaporan keuangan.                                                          to be utilized and commercialized assets in financial
                                                                                reporting.

   Berdasarkan Keputusan Direksi Nomor KD.103/DIR-1/1223                        Based on the Decree of the Board of Directors Number
   tanggal 10 Desember 2023, Perusahaan menetapkan kembali 16                   KD.103/DIR-1/1223 dated December 10, 2023, the Company re-
   titik aset baru sebagai aset properti investasi mengingat                    designated 16 new asset points as investment property assets
   pemanfaatan aset tersebut telah dapat dikategorikan sebagai properti         considering that the utilization of these assets can be categorized as
   investasi.                                                                   investment property.

   Per 31 Desember 2024 terdapat kenaikan properti investasi                    As of December 31, 2024, there was an increase in investment
   sebesar Rp198.299.004.800 yang dicatat dalam pendapatan                      properties of Rp198,299,004,800 which was recorded in other
   lainnya setelah eliminasi (Catatan 25).                                      income after elimination (Note 25).


                                                                       67
Page 368
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                                        PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                   NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                                    STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                                As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

13. ASET TAKBERWUJUD                                                      13. INTANGIBLE ASSETS

   Aset takberwujud Grup sepenuhnya dipergunakan untuk                         The Group's intangible assets are fully used to support the
   menunjang proses operasional Grup, adapun batasan                           Group’s operational process, while the limitation of the
   kapitalisasi aset takberwujud Grup adalah pembiayaan                        Group’s intangible asset capitalization is a minimum
   minimal Rp1.000.000 untuk aset takberwujud dan                              financing of Rp1,000,000 of intangible assets and
   Rp10.000.000 untuk biaya yang ditangguhkan. Aset tak                        Rp10,000,000 of deferred costs. Intangible assets owned by
   berwujud yang dimiliki Grup berupa aplikasi software, jasa                  the Group in the form of software applications, business
   konsultan bisnis, dan jasa riset.                                           consulting services, and research services.
                                                                        2024
                                 Saldo Awal/       Penambahan/       Pengurangan/       Reklasifikasi/     Saldo Akhir/
                              Beginning Balance     Additions         Deduction        Reclassification   Ending Balance

   Harga Perolehan                                                                                                                    Acquisition Cost
     Perangkat Lunak                                                                                                                       Business
       Transformasi Bisnis                                                                                                        Transformation
       dalam Penyelesaian       42.743.057.940    13.736.634.672               -       (26.237.098.730)    30.242.593.882     Software in Process
                                                                                                                                           Business
     Perangkat Lunak                                                                                                              Transformation
        Transformasi Bisnis    237.005.324.118    14.141.736.734               -        26.237.098.730    277.384.159.582                Software
     Biaya yang
        Ditangguhkan            37.782.247.199     9.639.808.392               -                    -      47.422.055.591          Deferred Charge
   Sub Jumlah                  317.530.629.257    37.518.179.798               -                    -     355.048.809.055                   Sub Total

   Akumulasi Amortisasi                                                                                                     Accumulated Amortization
                                                                                                                                         Business
     Perangkat Lunak                                                                                                            Transformation
        Transformasi Bisnis   (176.696.364.392)   (23.443.028.679)             -                    -     (200.139.393.071)            Software
     Biaya yang
        Ditangguhkan           (28.868.713.809)    (4.265.730.849)             -                    -      (33.134.444.658)        Deferred Charge
   Sub Jumlah                 (205.565.078.201)   (27.708.759.528)             -                    -     (233.273.837.729)                 Sub Total
   Jumlah                      111.965.551.056                                                             121.774.971.326                     Total



                                                                        2023
                                 Saldo Awal/       Penambahan/       Pengurangan/       Reklasifikasi/     Saldo Akhir/
                              Beginning Balance     Additions         Deduction        Reclassification   Ending Balance

   Harga Perolehan                                                                                                                    Acquisition Cost
     Perangkat Lunak                                                                                                                       Business
       Transformasi Bisnis                                                                                                        Transformation
       dalam Penyelesaian       14.668.796.428    46.046.024.955               -       (17.971.763.443)    42.743.057.940     Software in Process
                                                                                                                                           Business
     Perangkat Lunak                                                                                                              Transformation
        Transformasi Bisnis    201.802.389.287    16.481.921.388               -        18.721.013.443    237.005.324.118                Software
     Biaya yang
        Ditangguhkan            27.318.103.458    10.464.143.741               -                           37.782.247.199          Deferred Charge
   Sub Jumlah                  243.789.289.173    72.992.090.084               -          749.250.000     317.530.629.257                   Sub Total

   Akumulasi Amortisasi                                                                                                     Accumulated Amortization
                                                                                                                                         Business
     Perangkat Lunak                                                                                                            Transformation
        Transformasi Bisnis   (156.252.603.921)   (20.443.760.471)             -                    -     (176.696.364.392)            Software
     Biaya yang
        Ditangguhkan           (27.016.960.254)    (1.851.753.555)             -                    -      (28.868.713.809)        Deferred Charge
   Sub Jumlah                 (183.269.564.175)   (22.295.514.026)             -                    -     (205.565.078.201)                 Sub Total
   Jumlah                       60.519.724.998                                                             111.965.551.056                     Total


   Aset takberwujud berupa perangkat lunak termasuk pelatihan                  Intangible assets represent software including training and
   dan implementasi dalam rangka menunjang kegiatan usaha                      implementation that are used to support business activities the
   Grup, seperti sistem operasi, layanan jasa keuangan, dan                    Group such as operating systems, financial services, and
   pengolahan data akuntansi dalam pelaporan keuangan.                         accounting system used in financial reporting.

   Biaya yang ditangguhkan merupakan pengurusan sertifikat                     Deferred costs represent deferred maintenance of the
   bukan hak milik (Hak Guna Bangunan/Hak Guna Usaha) yang                     certificates which are not property rights (Building Use
   diamortisasi selama 4 tahun dengan metode garis lurus.                      Rights/Operating Use Rights) which are amortized over 4
                                                                               years using the straight-line method.


                                                                        68
Page 369
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                                  PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                             NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                              STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                          As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                            (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

13. ASET TAKBERWUJUD (Lanjutan)                                           13. INTANGIBLE ASSETS (Continued)

   Pembebanan amortisasi adalah sebagai berikut:                             Amortization expense was allocated as follows:
                                                          2024                    2023

   Pemilikan Langsung:                                                                                                         Direct Acquisitions:
     Beban Pokok Layanan (Catatan 23)                   17.367.446.556          13.539.777.558                       Cost of Services (Note 23)
     Beban Umum dan Administrasi (Catatan 24)           10.341.312.972           8.755.736.468     General and Administrative Expense (Note 24)
   Jumlah                                               27.708.759.528          22.295.514.026                                                Total




14. ASET TIDAK LANCAR LAINNYA                                             14. OTHER NON - CURRENT ASSETS
                                                          2024                    2023

   Piutang Kerugian Grup                               337.162.247.521         285.768.747.682                 Receivable from the Group's Losses
   Cadangan Kerugian Penurunan                                                                             Allowance for Impairment on Receivable
     atas Kerugian Grup                               (323.350.438.754)       (271.956.938.915)                        from The Group's Losses
   Piutang Kerugiaan Grup - Neto                        13.811.808.767          13.811.808.767            Receivable from the Group's Losses - Net

   Klaim Lebih Bayar Pajak                                         -           41.848.358.590                                Claim for Tax Refund
   Biaya Dibayar di M uka Jangka Panjang                86.335.012.641         35.895.066.132                         Long-term Prepaid Expenses
   Aset Sitaan                                                     -           14.507.000.000                                  Confiscated Assets
   Bank Garansi                                          3.312.415.581          5.098.075.601                                     Guarantee Bank
   Aset Jaminan                                            198.016.023            246.116.022                                    Guarantee Assets
   Aset Lainnya                                                    378                    378                                        Other Assets
   Sub Jumlah                                           89.845.444.623         97.594.616.723                                           Sub Total
   Jumlah                                              103.657.253.390        111.406.425.490                                               Total


   Mutasi cadangan penurunan nilai piutang atas kerugian Grup                Movement of allowance for impairment losses on receivable
   adalah sebagai berikut :                                                  from the Group’s losses are as follows:
                                                          2024                    2023

   Saldo Awal                                          271.956.938.915         271.087.858.903                                   Beginning Balance
   Pemulihan Akumulasi Penyisihan Piutang                                                                      Recovery of Accumulated Allowance
     Kerugian Perusahaan                               (34.199.034.936)         (5.680.816.729)               Receivable from Company's Losses
   Reklasifikasi dari Akumulasi Penyisihan                                                                       Reclassification from Accumulated
     Piutang Kerugian Perusahaan                        85.592.534.775           6.549.896.741      Allowance Receivable from Company's Losses
   Jumlah                                              323.350.438.754         271.956.938.915                                               Total


   Piutang kerugian Grup merupakan piutang yang tidak tertagih               Receivable from the Group’s losses represent the uncollectible
   sesuai tingkat kolektibilitas untuk piutang usaha dan piutang             of trade receivables and other receivables according to the
   lainnya. Nilai buku tercatat merupakan aset yang dapat                    collectibility level. Net book value is an asset that can be
   dijaminkan kepada Grup.                                                   guaranteed to the Group.

   Berdasarkan penelaahan terhadap kondisi akun piutang                      According to examination of the receivables from the Group’s
   kerugian Grup pada akhir periode pelaporan, Manajemen                     losses at the end of the period, the Management believes that
   berpendapat bahwa pencadangan kerugian atas penurunan                     the allowance for impairment of receivables has been
   nilai piutang sudah memadai untuk menutupi kerugian yang                  adequate to cover the losses arising from uncollectible
   mungkin timbul apabila terdapat piutang yang tidak tertagih               receivables as of December 31, 2024 and 2023.
   pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.

   Pada tahun 2024, telah terjadi pelepasan aset sitaan dari entitas         In 2024, there was a release of confiscated assets from a
   anak perusahaan (PT Pos Finansial Indonesia) ke PT Pos                    subsidiary entity (PT Pos Finansial Indonesia) to PT Pos
   Properti Indonesia.                                                       Properti Indonesia.




                                                                    69
Page 370
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                              PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                         NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                          STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                      As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                      (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

14. ASET TIDAK LANCAR LAINNYA (Lanjutan)                              14. OTHER NON - CURRENT ASSETS (Continued)

   Klaim lebih bayar pajak penghasilan merupakan jumlah                 Claim for overpayment of income tax is the amount of
   keberatan yang diajukan oleh Perusahaan atas SKPLB untuk             objections filed by the Company on the SKPLB for 2015 (Note
   tahun 2015 (Catatan 16g). Berdasarkan Putusan Mahkamah               16g). Based on the Decision of the Supreme Court of the
   Agung Republik Indonesia Nomor 4447/B/PK/Pjk/2024                    Republic of Indonesia Number 4447/B/PK/Pjk/2024 dated
   tanggal 22 Oktober 2024, Mahkamah Agung Republik                     October 22, 2024, the Supreme Court of the Republic of
   Indonesia memutuskan menolak permohonan peninjauan                   Indonesia decided to reject the application for judicial review
   kembali dari Perusahaan dan menyatakan gugatan dari                  from the of Company and stated that the lawsuit from the
   Perusahaan tidak diterima. Jumlah keberatan yang diajukan            Company was not accepted. The amount of objections filed by
   oleh Perusahaan dicadangkan seluruhnya.                              the Company was reserved in full.

   Aset lainnya merupakan aset kendaraan roda 2 dan roda 4 yang         Other assets represent assets of 2-wheeler vehicle and
   tidak laku terjual selama lelang tahun 2010 dan tahun 2015.          4-wheeler vehicle which are not sold during auction in 2010
   Kendaraan tersebut merupakan bekas kendaraan operasional             and 2015. The vehicle is a secondhand operational vehicle
   yang telah habis masa manfaatnya dan tidak dioperasionalkan          that has expired its benefits and is not operationalized again
   kembali sebanyak 377 unit dan 1 unit aset yang belum dilelang        as many as 377 units and 1 unit of assets that have not been
   pada tahun 2023. Mutasi aset lainnya adalah sebagai berikut:         auctioned in 2023.
                                                       2024                  2023

   Saldo Awal                                                  378                   377                                Beginning Balance
   Penambahan                                                                                                                      Addition
     Nilai Perolehan Kendaraan                                 -             200.000.000                      Acquisition Cost of Vehicle
     Akumulasi Penyusutan Kendaraan                            -            (199.999.999)               Accumulated Depreciation Vehicle
   Pengurangan                                                 -                     -                                           Deduction
   Jumlah                                                      378                   378                                              Total



15. UTANG USAHA                                                       15. TRADE PAYABLES

   Utang usaha merupakan kewajiban Grup kepada vendor atas              Trade payables is the Group's obligation to vendors for
   transaksi operasional serta kepada mitra biller atas transaksi       operational transactions and to biller partners for settlement
   settlement biller.                                                   biller transactions.
                                                       2024                  2023

   Utang Layanan Keuangan                                                                                       Weselpos Financial Services
   Weselpos                                                                                                                       Payables
     Weselpos Kemitraan Dalam Negeri                  9.409.339.778         8.638.435.352                 Weselpos Domestic Subscription
     Weselpos Remittance                              3.374.362.726         3.912.021.550                           Weselpos Remittance
   Sub Jumlah                                        12.783.702.504        12.550.456.902                                        Sub Total

   Utang Layanan Keuangan Giropos                                                                        Giropos Financial Services Payable
     Giropos                                         79.276.578.206        52.346.984.948                                        Giropos
   Sub Jumlah                                        79.276.578.206        52.346.984.948                                         Sub Total

   Utang Pospay                                                                                                     Pospay Services Payables
   Kemitraan Perbankan                                                                                                       Banking Partner
     Tabungan E-Batara dan Setoran BTN                2.827.986.388                   -                 E-Batara Saving and BTN Deposits
     Angsuran Asuransi dan M itra Lainnya               364.279.500         1.088.401.930        Installment Insurance and Other Partners
     Angsuran Kredit CIM B Niaga                        225.385.200           543.533.243               Installment Loan from CIMB Niaga
   Sub Jumlah                                         3.417.651.088         1.631.935.173                                          Sub Total




                                                                 70
Page 371
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                                  PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                             NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                              STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                          As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                           (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

15. UTANG USAHA (Lanjutan)                                                15. TRADE PAYABLES (Continued)
                                                           2024                   2023

   Kemitraan Pembiayaan                                                                                                              Leasing Partner
     Angsuran Kredit Adira Finance                       16.566.770.886         10.516.738.045               Installment Loan from Adira Finance
     Angsuran Kredit M ega Auto Finance                   7.986.733.033          1.062.753.632         Installment Loan from Mega Auto Finance
     Angsuran Kredit M andiri Tunas Finance               6.336.442.855          3.762.753.783     Installment Loan from Mandiri Tunas Finance
     Angsuran Kredit Astra Credit Company                 4.495.449.500                    -        Installment Loan from Astra Credit Company
     Angsuran Kredit M andiri Utama Finance               3.576.990.843          3.815.719.485    Installment Loan from Mandiri Utama Finance
     Angsuran Kredit Bussan Auto Finance                  2.565.074.955          5.796.242.799       Installment Loan from Bussan Auto Finance
     Angsuran Kredit FIF Finance                          2.212.579.462          4.236.224.548                 Installment Loan from FIF Finance
     Angsuran Kredit Summit Oto Finance                   1.290.650.850            593.416.010        Installment Loan from Summit Oto Finance
     Angsuran OTO Kredit M obil                             874.733.250          1.539.574.240          Installment Loan from OTO Kredit Mobil
     Angsuran Kredit Clipan Finance                         836.349.646          1.241.638.942              Installment Loan from Clipan Finance
     Angsuran Kredit Jaccs M PM Finance                     787.507.000            883.625.500        Installment Loan from Jaccs MPM Finance
     Angsuran Kredit                                                                                                         Installment Loan from
        Indomobil Finance Indonesia                         444.330.664            536.467.858                     Indomobil Finance Indonesia
     Angsuran Kredit Suzuki Finance                                 -            1.234.810.635              Installment Loan from Suzuki Finance
     Nusa Surya Ciptadana (NSC)                                     -              585.835.023                       Nusa Surya Ciptadana (NSC)
     Angsuran Kredit Artha Asia Finance                             -              245.779.715         Installment Loan from Artha Asia Finance
     Angsuran Kredit Pembiayaan Lainnya                   8.243.813.197          6.887.146.851                       Installment Loan from Others
   Sub Jumlah                                            56.217.426.141         42.938.727.066                                              Sub Total

   Kemitraan Biller                                                                                                              Biller Partnership
     E-Wallet                                             5.567.919.000          4.285.841.424                                           E-Wallet
     Kemitraan Billers Lainnya                            5.536.580.255          1.155.633.652                        Other Billers Partnership
     BPJS Kesehatan                                       4.884.558.129            576.999.996                                      BPJS Health
     Penbayaran Gadai Pengadaian                          4.239.542.176                    -                         Pegadaian Pawn Payment
     Pembayaran Rekening Listrik                          2.848.722.789                    -                                 Electricity Payment
     Setoran Telekomunikasi dan Seluler                     467.304.899            291.731.715           Payment of Cellular Telecommunication
     Penjualan Tiket                                         28.664.550             27.969.500                                    Sales of Ticket
     Setoran PAM /PDAM                                       22.480.127            547.231.472                 Payment of Water - PAM/PDAM
     E-Commerce                                                     -              533.457.580                                     E-Commerce
     Setoran TV Kabel                                               -               60.155.072                               Cable TV Deposits
   Sub Jumlah                                            23.595.771.925          7.479.020.411                                            Sub Total

   Utang Ritel dan Properti                                                                                               Trade Retail and Property
     Jasa Properti                                        2.284.019.968           663.654.836                                   Property Service
     M aterai                                               123.120.000                   -                                          Stamp Duty
     Konsinyasi Lainnya                                                                                                      Other Consignment
        (Sampul, Percetakan)                                464.758.052            597.312.833                               (Cover, Printing)
   Sub Jumlah                                             2.871.898.020          1.260.967.669                                            Sub Total

   Utang Layanan dan Pos Internasional                                                                          International Post Service Payables
     Terminal Dues                                      97.918.640.664          98.596.095.784                                    Terminal Dues
     Embalance EM S                                     17.615.173.906          20.850.540.816                                   Embalance EMS
     Inward Land Rate                                   12.512.765.858          16.768.276.104                                 Inward Land Rate
     IACD/Service Interior                                 951.456.940           1.108.240.824                             IACD/Service Interior
     Layanan Pos Domestik                                  111.814.000             135.607.838                             Domestic Post Service
     E-Parcel                                              323.175.352                     -                                            E-Parcel
   Sub Jumlah                                          129.433.026.720         137.458.761.366                                            Sub Total

     Utang Usaha Biaya                                 343.820.937.781         218.653.323.077                                     Cost Payables
     Utang Angsuran Kredit                                         -                34.740.070                  Bank Credit Installment Payables
   Sub Jumlah                                          343.820.937.781         218.688.063.147                                           Sub Total
   Jumlah                                              651.416.992.385         474.354.916.682                                               Total


   Utang usaha biaya merupakan saldo utang usaha atas transaksi              Cost payables is the balance of account payables for operational
   beban operasional yang belum dibayarkan ke vendor Grup, proses            expense transactions that have not been paid to the Group's
   pembayaran dilakukan secara terjadwal mengikuti aturan Grup               vendors, the payment process is carried out on a scheduled basis
   yaitu setiap Jumat untuk vendor internal dan setiap tanggal 15 dan        following the Group's rules, which are every Friday for internal
   30 untuk vendor eksternal.                                                vendors and every 15th and 30th for external vendors.




                                                                     71
Page 372
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                            PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                       NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                        STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                    As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                      (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

15. UTANG USAHA (Lanjutan)                                         15. TRADE PAYABLES (Continued)

   Utang layanan jasa keuangan weselpos merupakan saldo utang          Weselpos financial service payables is a balance of remittance debt
   kiriman uang yang belum diambil oleh penerima. Saldo utang          that has not been taken by the recipient of the remittance. The
   weselpos dapat dibagi menjadi dua kategori, yaitu saldo wesel       balance of weselpos financial service payables is grouped into 2,
   kemitraan yang bekerja sama dengan beberapa vendor pengiriman       which are the balance of partnership money orders in collaboration
   uang, dan weselpos yang merupakan produk wesel yang dikelola        with several remittance vendors and weselpos which are products
   oleh Grup.                                                          managed by the Group.

   Utang layanan jasa keuangan Pospay harus diselesaikan oleh          Pospay financial services payables should be completed by the
   Grup dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan masing-              Group within a specified period in accordance with their
   masing Perjanjian Kerja Sama dengan para mitra yaitu antara         respective cooperation agreement with the partners which is
   2 hari setelah tanggal transaksi sampai dengan tanggal 20           between two days after the date of transaction until the 20th
   setiap bulan. Jika melebihi jangka waktu tertentu tersebut          day of every month. If it exceeds a certain period, the Group
   Grup akan dikenakan denda antara 1 permil sampai dengan             will be fined of 1 permil until 5% for each day of delay.
   5% untuk setiap hari keterlambatan.

   Utang layanan jasa keuangan giropos merupakan saldo                 Giropos financial service payables is a deposited balance of
   mengendap dari outstanding dana virtual account pelanggan.          outstanding customer virtual account funds. The customer account
   Akun pelanggan tersebut dipotong dengan biaya pemeliharaan          is deducted from the account maintenance fee for general purposed
   rekening untuk rekening yang bersifat umum, tetapi untuk            accounts, but for speciallized bank accounts such as accounts used
   rekening yang bersifat khusus seperti rekening yang                 for the distribution of government or private funds are not deducted
   digunakan untuk penyaluran dana pemerintah ataupun swasta           with maintenance costs such as disbursement of cash social
   tidak dipotong dengan biaya pemeliharaan seperti penyaluran         assistance funds and payment of pension salaries.
   dana bantuan sosial tunai dan pembayaran gaji pensiun.

   Utang layanan jasa keuangan weselpos dan pospay akan                Weselpos and Pospay financial service payables will be settled
   diselesaikan pada H+0, H+1, dan H+2 sesuai dengan                   at H+0, H+1, and H+2 in accordance with the cooperation
   perjanjian kerjasama untuk masing-masing mitra yang                 agreement for each partner who cooperates with the Group.
   bekerjasama dengan Grup.

   Eksposur maksimum terhadap risiko likuiditas pada akhir             The maximum exposure to liquidity risk at the end of the
   periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat utang usaha        reporting period is the carrying amount of trade payable as
   sebagaimana yang diungkapkan di Catatan 29.                         disclosed in Note 29.

16. PERPAJAKAN                                                     16. TAXATION

   a. Pajak Dibayar di Muka                                            a. Prepaid Taxes
                                                        2024                  2023

       Perusahaan                                                                                                            The Company
         Pajak Pertambahan Nilai                         481.555.228                   -                                Value Added Tax
       Entitas Anak                                                                                                            Subsidiaries
         Pajak Pertambahan Nilai                         893.527.380           592.283.336                              Value Added Tax
         Pajak Penghasilan:                                                                                               Income Taxes:
            Pasal 28a                                            -                     -                                  Arcticle 28a
         Pajak Lainnya                                   131.902.353                   -                                    Other Taxes
       Jumlah                                          1.506.984.961           592.283.336                                            Total


   b. Utang Pajak                                                      b. Taxes Payable
                                                        2024                  2023

       Perusahaan:                                                                                                           The Company:
         Pajak Pertambahan Nilai                      36.021.988.035        23.051.466.343                               Value Added Tax
         PPN WAPU                                      8.750.299.835         6.258.669.052                        Value Added Tax WAPU
         Pajak Penghasilan:                                                                                                Income Taxes:
           Pasal 21                                   21.953.266.037        19.211.180.130                                   Article 21
           Pasal 22                                       89.696.295           230.010.636                                   Article 22
           Pasal 23                                    3.048.200.948         3.972.225.599                                   Article 23
           Pasal 4(2)                                  1.495.932.696           934.763.744                                  Article 4(2)
         Pajak Lainnya                                           -             174.451.076                                   Other Taxes




                                                                72
Page 373
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                               PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                          NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                           STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                       As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                        (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

16. PERPAJAKAN (Lanjutan)                                            16. TAXATION (Continued)

   b. Utang Pajak (Lanjutan)                                              b. Taxes Payable (Continued)
                                                          2024                  2023

       Entitas Anak:                                                                                                               Subsidiaries:
         Pajak Pertambahan Nilai                          815.438.301          1.607.811.131                                 Value Added Tax
         Pajak Penghasilan:                                                                                                    Income Taxes:
            Pasal 21                                      200.608.556            419.310.192                                     Article 21
            Pasal 23                                    1.150.392.217          1.981.743.441                                     Article 23
            Pasal 25                                       10.562.530             15.836.278                                     Article 25
            Pasal 29                                      680.132.292          2.315.426.644                                     Article 29
            Pasal 4(2)                                  2.434.823.327            357.791.944                                    Article 4(2)
         Pajak Lainnya                                    241.105.099             38.760.807                                     Other Taxes
       Jumlah                                          76.892.446.168         60.569.447.017                                                Total


   c. Taksiran Pajak Penghasilan Tahun Berjalan                           c. Estimated Current Income Tax

       Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak penghasilan menurut            The reconciliation between consolidated profit before income
       laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain                   tax, as shown in the consolidated statement of profit or loss and
       konsolidasian dengan taksiran penghasilan kena pajak untuk            other comprehensive income and estimated taxable income for
       tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023            the years ended December 31, 2024 and 2023 are as follows:
       adalah sebagai berikut:
                                                          2024                  2023

       Laba Sebelum Pajak Penghasilan M enurut                                                        Profit before Income Tax per Consolidated
         Laporan Laba Rugi dan Penghasilan                                                                      Statement of Profit or Loss and
         Komprehensif Lain Konsolidasian              741.155.820.060        701.891.502.784                     Other Comprehensive Income
       Dikurangi:                                                                                                                            Less:
       Laba Entitas Anak yang Dikonsolidasi                                                                   Profit of Consolidated Subsidiaries
         Sebelum Pajak Penghasilan dan Eliminasi       23.810.893.356         31.211.824.422               Before Income Tax and Elimination
       Laba Sebelum Pajak                                                                                                    Profir Before Income
         Penghasilan - Perusahaan                     764.966.713.416        733.103.327.206                                   Tax - Company
       Beda Tetap:                                                                                                        Permanent Differences
       Bantuan Pelayanan Publik LPU                   (366.844.830.481)     (366.120.584.914)                              Public Service of UPS
       Selisih Nilai Wajar Properti                                                                       Difference in Fair Value of Investment
         Investasi                                    (198.299.004.800)     (180.908.787.300)                                       Properties
       SKPKB Denda Pajak dan Pajak Final                17.343.085.246        22.416.023.429                          Tax Penalty and Final Tax
       Tunjangan Pangan dan Duka Pensiun                55.725.312.252        55.024.775.831                  Allowance For Meals And Pension
       Pembinaan Jasmani dan Rohani                      5.130.191.935         1.445.705.800                    Physical and Spiritual Guidance
       Pemasaran Properti                                          -         107.734.832.157                                 Property Marketing
       Sumbangan dan Bencana Alam                           45.678.930            49.540.000                              Donation and Disaster
       Pendapatan yang Dikenakan PPh Final             (27.082.336.708)      (58.821.064.097)      Income Already Subjected to Final Income Tax
       Penyusutan                                       (4.760.441.396)         (298.948.783)                                       Depreciation
       Lainnya                                          57.439.998.703       (71.514.399.975)                                             Others
       Jumlah Beda Tetap                              (461.302.346.319)     (490.992.907.852)                       Total Permanent Differences
       Beda Waktu:                                                                                                           Timing Differences:
       Liabilitas Imbalan Kerja                        20.149.190.472        (43.629.000.714)                       Employee Benefit Liabilities
       Provisi (Pemulihan) Penurunan                                                                                    Provision (Recovery) for
         Nilai                                             224.466.814        87.847.586.791                       Impairment of Receivables
       Penyusutan                                       22.096.498.510                   -                                          Depreciation
       Leasing                                         (13.628.071.350)                  -                                               Leasing
       Jumlah Beda Waktu                                28.842.084.446        44.218.586.077                            Total Timing Differences
       Taksiran Laba Fiskal Perusahaan                                                                             Estimated Taxable Income of
       Tahun Berjalan                                 332.506.451.543        286.329.005.431                         the Company Current Year




                                                                  73
Page 374
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                                         PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                    NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                                     STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                                 As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                   (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

16. PERPAJAKAN (Lanjutan)                                                      16. TAXATION (Continued)

   c. Taksiran Pajak              Penghasilan         Tahun     Berjalan            c. Estimated Current Income Tax (Continued)
      (Lanjutan)
                                                                   2024                    2023

       Rugi Fiskal Tahun Sebelumnya                                                                                                  Tax Loss Carry Forward
       Tahun 2022                                                (40.603.061.985)        (40.603.061.985)                                         Year 2022
       Tahun 2021                                               (154.490.936.592)       (154.490.936.592)                                         Year 2021
       Tahun 2020                                               (152.511.331.472)       (152.511.331.472)                                         Year 2020
       Tahun 2019                                               (733.536.207.230)       (733.536.207.230)                                         Year 2019
       Tahun 2018                                                            -          (453.970.147.338)                                         Year 2018
       Jumlah Rugi Fiskal Tahun Sebelumnya                    (1.081.141.537.279)     (1.535.111.684.617)                      Total Tax Loss Carry Forward
       Taksiran Penghasilan Kena Pajak                                                                          Estimated Taxable Loss After Compensation of
         Setelah Kompensasi Rugi Fiskal                        (748.635.085.736)      (1.248.782.679.186)                         Tax Loss Carry Forward

       Taksiran Laba (Rugi) Kena Pajak                                                                                      Estimated Taxable Income (Loss)
         Perusahaan                                            (748.635.085.736)      (1.248.782.679.186)                                  The Company
         Entitas Anak                                                                                                                        Subsidiaries
            PT Pos Logistik Indonesia                             1.630.520.000           (2.377.907.000)                    PT Pos Logistic Indonesia
            PT Pos Finansial Indonesia                           (2.865.969.000)          (6.826.800.000)                   PT Pos Finansial Indonesia
            PT Pos Properti Indonesia                             1.891.301.000              576.138.000                     PT Pos Properti Indonesia
       Jumlah                                                  (747.979.233.736)      (1.257.411.248.186)                                              Total

       Beban Pajak Kini Konsolidasian                                                                                      Consolidated Current Tax Expense
         Perusahaan - Penyesuaian Hasil Pemeriksaan                                                                            The Company - Adjustment of
            Fiskus Tahun Sebelumnya                               1.776.402.789             193.336.281                         Previous Year's Audit Result
         Entitas Anak                                                                                                                           Subsidiaries
            PT Pos Logistik Indonesia                               358.714.472           1.075.185.346                            PT Pos Logistic Indonesia
            PT Pos Finansial Indonesia                                      -                       -                             PT Pos Finansial Indonesia
            PT Pos Properti Indonesia                               416.086.220             126.750.360                            PT Pos Properti Indonesia
       Jumlah Beban Pajak Kini Konsolidasian                      2.551.203.481           1.395.271.987              Total Consolidated Current Tax Expense


       Mengacu pada SKPLB No 00027/406/22/093/24 tanggal 20                            Referring to the SKPLB No. 00027/406/22/093/24 dated May
       Mei 2024 atas pemeriksaan pajak tahun 2022, hasil                               20, 2024 for the 2022 tax audit, the results of the tax audit found
       pemeriksaan pajak didapati kekurangan pembayaran pajak                          a shortfall in the Company's 2022 income tax payment of
       penghasilan tahun 2022 Perusahaan sebesar Rp1.776.402.789.                      Rp1,776,402,789. Based on applicable standards, the excess is
       Berdasarkan standar yang berlaku kelebihan tersebut dicatat                     recorded as the Company 's Current Tax.
       sebagai Pajak Kini Perusahaan.




                                                                           74
Page 375
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                                                                                          PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                                            NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                                                                                                   STATEMENTS (CONTINUED)
                                                                                                                                             As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                                                                                                                                                    (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

16. PERPAJAKAN (Lanjutan)                                                                          16. TAXATION (Continued)

   d. Pajak Tangguhan                                                                                 d. Deferred Tax
                                                                          Dikreditkan          Dibebankan ke
                                                                        (Dibebankan) ke         Penghasilan
                                                                           Laba Rugi/        Komprehensif Lain/
                                                                            Credited          Charged to Other
                                                                       (Charged) to Profit     Comprehensive      Penyesuaian/
                                                         2023               or Loss               Income           Adjustment         2024

       Aset (Liabilitas)                                                                                                                                                                      Deferred Tax
       Pajak Tangguhan                                                                                                                                                                  Assets (Liabilities)
       Perusahaan:                                                                                                                                                                        of the Company:
       Cadangan Kerugian Penurunan                                                                                                                                              Allowance for Impairment
         Nilai Piutang dan Uang M uka               110.913.883.249           49.382.696                   -               -     110.963.265.945                      of Trade Receivables and Advance
       Imbalan Pasca Kerja                          243.098.011.502        4.432.821.904       (25.969.924.109)            -     221.560.909.297                                         Employee Benefits
       Pembayaran Sewa Pembiayaan                   (20.186.878.886)      (2.998.175.697)                  -               -     (23.185.054.583)                              Payment of Finance Leases
       Penyusutan Aset Hak Guna                      17.370.976.893        4.861.229.672                   -               -      22.232.206.565                           Depreciation Right-of-use Assets
       Sub Jumlah                                   351.195.992.758        6.345.258.575       (25.969.924.109)            -     331.571.327.224                                                 Sub Total
       Aset (Liabilitas)                                                                                                                                                                      Deferred Tax
       Pajak Tangguhan                                                                                                                                                                  Assets (Liabilities)
       Entitas Anak:                                                                                                                                                                          Subsidiaries:
       Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Piutang     11.650.017.641        1.312.551.102                   -               -      12.962.568.743            Allowance for Impairment of Trade Receivables
       Imbalan Pasca Kerja                              554.223.116          125.082.055            15.333.121      12.996.038       707.634.330                                         Employee Benefits
       Penurunan Nilai Saham                                    -            341.893.944                   -               -         341.893.944
       Penyusutan Aset Tetap                            175.348.117        1.222.996.069                   -               -       1.398.344.186                               Depreciation of Fixed Assets
       Penyusutan Aset Sewa Guna Usaha               (6.183.293.437)                 -                     -               -      (6.183.293.437)                           Depreciation of Leased Assets
       Penyisihan Piutang Usaha                      12.704.141.539           (4.047.450)                  -               -      12.700.094.089                           Allowance for Trade Receivable
       Penyisihan Piutang Lain-lain                   3.786.547.926          110.000.000                   -               -       3.896.547.926                           Allowance for Other Receivable
       Pendapatan yang M asih Harus Diterima          6.244.273.944                  -                     -               -       6.244.273.944                                          Accrued Revenue
       Aset Hak Guna                                   (100.263.168)        (565.158.968)                  -               -        (665.422.136)                                      Right-of-use Assets
       Rugi Fiskal                                    8.090.287.621         (358.714.472)                  -               -       7.731.573.149                                                Fiscal Loss
       Sub Jumlah                                    36.921.283.299        2.184.602.280            15.333.121      12.996.038    39.134.214.738                                                  Sub Total
       Jumlah                                       388.117.276.057        8.529.860.855       (25.954.590.988)     12.996.038   370.705.541.962                                                      Total




                                                                                              75
Page 376
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                                                                                             PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                                               NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                                                                                                      STATEMENTS (CONTINUED)
                                                                                                                                                As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                                                                                                                                                       (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

16. PERPAJAKAN (Lanjutan)                                                                          16. TAXATION (Continued)

   d. Pajak Tangguhan (Lanjutan)                                                                      d. Deferred Tax (Continued)
                                                                          Dikreditkan          Dibebankan ke
                                                                        (Dibebankan) ke         Penghasilan
                                                                           Laba Rugi/        Komprehensif Lain/
                                                                            Credited          Charged to Other
                                                                       (Charged) to Profit     Comprehensive       Penyesuaian/
                                                         2022               or Loss               Income            Adjustment           2023

       Aset (Liabilitas)                                                                                                                                                                         Deferred Tax
       Pajak Tangguhan                                                                                                                                                                     Assets (Liabilities)
       Perusahaan:                                                                                                                                                                           of the Company:
       Cadangan Kerugian Penurunan                                                                                                                                                  Allowance for Impairment
         Nilai Piutang dan Uang M uka                91.587.414.155       19.326.469.094                   -                 -      110.913.883.249                      of Trade Receivables and Advance
       Imbalan Pasca Kerja                          265.403.584.218       (9.598.380.157)      (12.707.192.559)              -      243.098.011.502                                         Employee Benefits
       Pembayaran Sewa Pembiayaan                   (18.506.986.958)      (1.679.891.928)                  -                 -      (20.186.878.886)                               Payment of Finance Leases
       Penyusutan Aset Hak Guna                      15.691.084.965        1.679.891.928                   -                 -       17.370.976.893                           Depreciation Right-of-use Assets
       Sub Jumlah                                   354.175.096.380        9.728.088.937       (12.707.192.559)              -      351.195.992.758                                                  Sub Total
       Aset (Liabilitas)                                                                                                                                                                         Deferred Tax
       Pajak Tangguhan                                                                                                                                                                     Assets (Liabilities)
       Entitas Anak:                                                                                                                                                                             Subsidiaries:
       Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Piutang     10.752.504.283          897.513.358                    -                -       11.650.017.641            Allowance for Impairment of Trade Receivables
       Imbalan Pasca Kerja                              477.540.412           35.536.692             41.146.012              -          554.223.116                                         Employee Benefits
       Penyusutan Aset Tetap                            370.155.791           47.747.943                    -       (242.555.617)       175.348.117                               Depreciation of Fixed Assets
       Penyusutan Aset Sewa Guna Usaha               (7.088.535.580)         905.242.143                    -                -       (6.183.293.437)                            Depreciation of Leased Assets
       Penyisihan Piutang Usaha                       5.811.221.351        4.681.920.448                    -      2.210.999.740     12.704.141.539                           Allowance for Trade Receivable
       Penyisihan Piutang Lain-lain                      46.547.926        3.740.000.000                    -                -        3.786.547.926                            Allowance for Other Receivable
       Pendapatan yang M asih Harus Diterima          1.419.124.667        2.471.149.277                    -      2.354.000.000      6.244.273.944                                          Accrued Revenue
       Provisi Jangka Panjang                          (294.190.100)                 -                      -        294.190.100                -                                        Long-term Provision
       Aset Hak Guna                                   (171.703.404)          71.440.236                    -                -         (100.263.168)                                       Right-of-use Assets
       Rugi Fiskal                                    7.567.148.075          523.139.546                    -                -        8.090.287.621                                                Fiscal Loss
       Sub Jumlah                                    18.889.813.421       13.373.689.643             41.146.012    4.616.634.223     36.921.283.299                                                  Sub Total
       Jumlah                                       373.064.909.801       23.101.778.580        (12.666.046.547)   4.616.634.223    388.117.276.057                                                      Total




                                                                                              76
Page 377
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                              PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                         NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                          STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                      As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                       (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

16. PERPAJAKAN (Lanjutan)                                            16. TAXATION (Continued)

   e. Manfaat Pajak                                                     e. Income Tax Benefit
                                                       2024                     2023

        Perusahaan                                                                                                           The Company
        Pajak Kini                                               -                       -                             Current Income Tax
        Pajak Kini - Penyesuaian dari                                                                              Current Tax - Prior Year
        Tahun Sebelumnya                              (1.776.402.789)           (193.336.281)                                   Adjustment
        Pajak Tangguhan                                6.345.258.575           9.728.088.937                                 Deferred Tax
        Sub Jumlah                                     4.568.855.786           9.534.752.656                                      Sub Total
        Entitas Anak                                                                                                           Subsidiaries
        Pajak Kini                                      774.800.692             (126.750.360)                          Current Income Tax
        Pajak Kini - Penyesuaian dari                                                                              Current Tax - Prior Year
        Tahun Sebelumnya                                         -            (1.075.185.346)                                   Adjustment
        Pajak Tangguhan                                2.197.598.318          17.990.323.866                                 Deferred Tax
        Sub Jumlah                                     2.972.399.010          16.788.388.160                                      Sub Total
        Jumlah                                         7.541.254.796          26.323.140.816                                          Total


   f.   Taksiran Tagihan Pajak Penghasilan                              f.   Estimated Claim for Tax Refund

        Akun ini merupakan taksiran kelebihan pembayaran pajak               Estimated claims for tax refund represent the Group’s
        penghasilan Grup yang menurut Manajemen dapat                        over payment of income tax which in the Management’s
        diperoleh kembali, dengan rincian sebagai berikut:                   opinion can be refunded, with details as follows:
                                                       2024                     2023

        Taksiran Tagihan Pajak                                                                                         Estimated Claim for
        Penghasilan                                                                                                             Tax Refund
        Perusahaan                                                                                                           The Company
        2024                                          32.270.324.767                     -                                           2024
        2023                                          26.854.913.133          16.270.091.198                                         2023
        2022                                                     -            12.255.864.517                                         2022
        Sub Jumlah Perusahaan                         59.125.237.900          28.525.955.715                        Sub Total the Company
        Entitas Anak                                                                                                           Subsidiaries
        2024                                          10.467.322.987                     -                                            2024
        2023                                          14.700.068.368          15.150.581.961                                          2023
        2022                                                     -             8.875.946.958                                          2022
        Sub Jumlah Entitas Anak                       25.167.391.355          24.026.528.919                         Sub Total Subsidiaries
        Jumlah                                        84.292.629.255          52.552.484.634                                          Total


        Pada tanggal 26 April 2023, Perusahaan menerima Surat                On April 26, 2023, the Company received an Tax
        Perintah Membayar Kelebihan Pajak (SPMKP) Pajak                      Overpayment Refund Order (SPMKP) of Corporate
        Penghasilan Badan No.00196A, atas kelebihan                          Income Tax No.00196A, regarding the overpayment of
        pembayaran PPh Badan untuk tahun pajak 2021 sebesar                  Corporate Income Tax for the 2021 fiscal year amounting
        Rp10.697.271.653, dengan kompensasi utang pajak                      to Rp10,697,271,653, with tax payable compensation
        melalui potongan SPMKP sebesar Rp282.353.588,                        through SPMKP deductions amounting to Rp282,353,588,
        sehingga jumlah dibayarkan sebesar Rp10.414.918.065.                 so that the amount paid amounting to Rp10,414,918,065.
        Perusahaan telah menerima kelebihan pajak ini pada                   The Company has received this excess tax on May 4, 2023.
        tanggal 4 Mei 2023.

        Perusahaan menghapus selisih estimasi tagihan pajak                  The Company wrote off the difference in the estimated
        penghasilan badan tersebut sebesar Rp193.336.281 dan                 claim for corporate income tax amounting to
        dicatat sebagai Pajak Kini – Penyesuaian dari Tahun                  Rp193,336,281 and recorded it as Current Tax - Prior
        Sebelumnya.                                                          Year Adjustment.

        Pada tanggal 18 September 2024, PLI menerima Surat                   On September 18, 2024, PLI received on Tax
        Perintah Membayar Kelebihan Pajak (SPMKP) Pajak                      Overpayment Refund Order of Corporate Income Tax
        Penghasilan Badan No.01018A, atas kelebihan                          No.01018A, regarding the overpayment of Corporate
        pembayaran PPh Badan untuk tahun pajak 2022 sebesar                  Income Tax for the 2022 fiscal year amounting to
        Rp8.318.160.835, dengan kompensasi utang pajak melalui               Rp8,318,160,835, with tax payable compensation through
        potongan SPMKP sebesar Rp747.318.398, sehingga                       SPMKP deductions amounting to Rp747,318,398, so that
        dibayarkan kepada perusahaan sebesar Rp7.570.842.437.                it was paid to the company in the amount of
                                                                             Rp7,570,842,437.




                                                               77
Page 378
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                            PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                       NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                        STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                    As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                     (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

16. PERPAJAKAN (Lanjutan)                                          16. TAXATION (Continued)

   f.   Taksiran Tagihan Pajak Penghasilan (Lanjutan)                 f.   Estimated Claim for Tax Refund (Continued)

        Pada tanggal 8 Mei 2023, Entitas anak PLI menerima                 On May 8, 2023, subsidiaries PLI received an Tax
        Surat Perintah Membayar Kelebihan Pajak (SPMKP)                    Overpayment Refund Order of Corporate Income Tax
        Pajak Penghasilan Badan No.00549A, atas kelebihan                  No.00549A, regarding the overpayment of Corporate
        pembayaran PPh Badan untuk tahun pajak 2021 sebesar                Income Tax for the 2021 fiscal year amounting to
        Rp6.476.465.972, dengan kompensasi utang pajak melalui             Rp6,476,465,972, with tax payable compensation through
        potongan SPMKP sebesar Rp1.118.261.556, sehingga                   SPMKP deductions amounting to Rp1,118,261,556, so
        jumlah dibayarkan sebesar Rp5.358.204.416. PLI telah               that it was paid amounting to Rp5,358,204,416. PLI has
        menerima kelebihan pajak ini pada tanggal 31 Mei 2023.             received this excess tax on May 31, 2023.

        PLI menghapus selisih estimasi tagihan pajak penghasilan           PLI wrote off the difference in the estimated claim for
        badan tersebut sebesar Rp1.075.185.346 dan dicatat                 corporate income tax amounting to Rp1,075,185,346 and
        sebagai Pajak Kini – Penyesuaian dari Tahun Sebelumnya.            recorded it as Current Tax - Prior Year Adjustment.

        Perusahaan mengajukan restitusi atas Pajak Penghasilan             The Company filed for the restitution of Corporate Income
        Badan untuk tahun pajak 2022 sebesar Rp12.255.864.517.             Tax for the 2022 fiscal year amounting to
        Pada tanggal 19 Juni 2024, Perusahaan telah menerima               Rp12,255,864,517. On 19 June 2024, the Company
        Surat Perintah Membayar Kelebihan Pajak (SPMKP)                    received Tax Overpayment Refund Order (SPMKP)
        Nomor 00278A berdasarkan SKPKPP Nomor: KEP-                        Number: 00278A based on SKPKPP Number: KEP-
        000054/PPH/KPP.1904/2024 sebesar Rp8.453.983.295                   000054/PPH/KPP.1904/2024,              amounted         to
        dengan memperhitungkan kompensasi utang pajak                      Rp 8,453,983,295 lesstax payable compensation through
        melalui potongan Surat Tagihan Pajak (STP) atas Pajak              deduction of Tax Assessment Letter interest on penalty of
        Penghasilan Tahun 2022 sebesar Rp613.452.059. Pada                 Income Tax year 2018 amounting to Rp 613,452,059. On
        tanggal 26 Juni 2024 Perusahaan menerima Pengembalian              26 June 2024 the Company received Income Tax Return
        Pajak Penghasilan sebesar Rp7.840.531.236.                         amounted to Rp7,840,531,236.

        PLI mengajukan restitusi atas Pajak Penghasilan Badan              PLI filed for the restitution of Corporate Income Tax for
        untuk tahun pajak 2022 sebesar Rp8.501.558.107. Sampai             the 2022 fiscal year amounting to Rp8,501,558,107. Up to
        pada saat pelaporan Perusahaan masih dalam proses                  the date of this report, the Company is still undergoing tax
        pemeriksaan pajak.                                                 audit.

   g. Pemeriksaan Pajak                                               g. Tax Assesments

        Pada tanggal 6 Desember 2019, Direktur Jendral Pajak               On December 6, 2019, the Director General of Taxes
        mengeluarkan surat Nomor S-3885/WPJ 19/2019 tentang                issued a letter Number S-3885/WPJ 19/2019 concerning
        Surat Uraian Banding atas Surat Keputusan Direktur                 Letter of Appeals on the Decree of the Director General of
        Jendral Pajak Nomor KEP01018/KEB/WPJ19/2019,                       Taxes No. KEP-01018/KEB/WPJ19/2019, in that letter the
        dalam surat tersebut Direktur Jendral Pajak sebagai                Director General of Taxes as Apellee responding to the
        Terbanding memberi tanggapan atas permohonan banding               Company's appeal petition (appealant) against the
        Perusahaan (pemohon banding) atas keberatan                        objection to the correction of negative fiscal adjustments
        dilakukannya koreksi terhadap penyesuaian fiskal negatif           in the form of Universal Post Service Operational
        berupa Bantuan Operasional Layanan Pos Universal (BO-              Assistance (OA-UPS) amounting to Rp341,598,000,000 in
        LPU) sebesar Rp341.598.000.000 dalam SPT Badan tahun               the Annual Income Tax Return fiscal year 2016. Based on
        2016. Berdasarkan tanggapan Terbanding, dasar hukum                Apellee’s responses, the legal basis for correction of
        koreksi atas penyesuaian fiskal negatif terhadap BO-LPU            negative fiscal adjustments to the OA-UPS conducted by
        yang dilakukan Terbanding adalah berlandaskan peraturan            the Apellee is based on tax legislation. The legal
        perundang-undangan perpajakan. Adapun pertimbangan                 consideration is that the OA-UPS received by the
        hukumnya adalah bahwa BO-LPU yang diterima                         appealant from the Government of Republic of Indonesia
        pemohon banding dari pemerintah RI (selaku pemegang                (as a shareholder) is considered:
        saham) tersebut dianggap:

        a. Termasuk sebagai “Penghasilan” karena memenuhi                  a. Included as "Income" because it fulfills the element as
           unsur sebagai tambahan kemampuan ekonomis                          an additional economic ability by name and in any
           dengan nama dan dalam bentuk apapun yang dapat                     form that can be used for consumption or to add to the
           dipakai untuk konsumsi atau untuk menambah                         wealth of Taxpayer, therefore "considered" as a tax
           kekayaan Wajib Pajak, oleh karenanya “dianggap”                    object (Vide, Article 4 paragraph 1 of the Income Tax
           sebagai objek pajak (Vide, Pasal 4 ayat 1 UU PPh).                 Law).




                                                               78
Page 379
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                           PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                       STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                   As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                   (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

16. PERPAJAKAN (Lanjutan)                                          16. TAXATION (Continued)

   g. Pemeriksaan Pajak (Lanjutan)                                    g. Tax Assesments (Continued)

       b. Tidak termasuk dikecualikan sebagai objek pajak,               b. Not excluded as a tax object, because OA-UPS in litis,
          karena BO-LPU in litis, kedudukannya oleh                         its position by Apellee is equivalent to "assistance and
          Terbandingdipersamakan dengan “bantuan dan                        donations"      received     by     Taxpayer/Appellant
          sumbangan” yang diterima oleh WP/Pemohon                          (Parties/Parties of OA-UPS) from the Indonesian
          Banding (Pihak/Pihak BO-LPU) dari pemerintah RI                   Government as its shareholders (Parties/Taxpayer
          selaku pemegang sahamnya (Pihak/WP Pemberi BO-                    Giving OA-UPS) because between the parties there is
          LPU) karena antara para pihak tersebut terdapat                   a business employment relationship and ownership or
          hubungan kerja usaha dan hubungan kepemilikan atau                control relationship with each other. So that the OA-
          hubungan penguasaan satu sama lain. Sehingga                      UPS in litis was corrected for the Negative Fiscal
          terhadap BO-LPU in litis dilakukan koreksi atas                   Adjustment in the Annual Tax Return fiscal year 2016.
          Penyesuaian Fiskal Negatif dalam SPT Badan tahun
          2016.

       Pada tanggal 2 Desember 2019, Perusahaan mendapatkan              On December 2, 2019, the Company obtained a copy of
       putusan salinan pajak atas gugatan terhadap Surat                 tax decision on the lawsuit against the Income Tax
       Ketetapan Pajak Lebih Bayar (SKPLB) Pajak Penghasilan             Assessment Letter (SKPLB) of Income Tax Number
       Nomor 00024/406/17/093/19 tahun pajak 2017 tanggal                00024/406/17/093/19 fiscal year 2017 dated May 7, 2019
       7 Mei 2019 yang membatalkan seluruh koreksi yang                  which canceled all corrections made by the Director
       dilakukan oleh Direktur Jendral Pajak sebesar                     General of Taxes amounting to Rp588,551,106.
       Rp588.551.106.

       Pada tanggal 16 Januari 2020, Perusahaan mengeluarkan             On January 16, 2020, the Company issued an Objection
       Surat Bantahan Nomor 58/Dir-1/0120 terhadap Surat                 Letter Number 58/Dir-1/0120 to the Director General of
       Direktur Jendral Pajak Nomor S-3885/WPJ 19/2019                   Taxes Letter Number S-3885/WPJ19/2019 dated
       tanggal 6 Desember 2019 tentang Surat Uraian Banding              December 6, 2019 concerning Letter of Appeal to the
       atas Surat Keputusan Direktur Jendral Pajak Nomor KEP-            Decree of the Director General of Taxes Number KEP-
       01018/KEB/WPJ19/2019, dalam suratnya Perusahaan                   01018/KEB/WPJ19/2019, in his letter the Company in this
       dalam hal ini sebagai Pemohon Banding dengan                      case as an Appallant based on legal arguments does not
       berdasarkan argumentasi hukum tidak sependapat dengan             agree with all legal basis and law considerations and the
       seluruh dasar dan pertimbangan hukum serta alasan                 reasons for correction which are postulated and
       koreksi yang didalilkan dan ditetapkan oleh Terbanding,           determined by the Appellee, because the basis is
       karena dasar yang dikonstatir, pertimbangan dan alasan            constrained, the legal considerations and reasons for
       hukum koreksi yang dikonstitusinya tidak sesuai dengan            correction whose constitution is not in accordance with
       hukum pajak yang berlaku dan tidak mencerminkan                   the applicable tax law and does not reflect actual business
       kegiatan usaha yang sebenarnya (tidak sesuai dengan sifat         activities (not in accordance with the nature of Taxpayer
       usaha WP). Sehingga hasil koreksi atas penyesuaian fiskal         business). So that the correction results of the negative
       negatif berupa Bantuan Operasional Layanan Pos                    fiscal adjustment in the form of Universal Postal Service
       Universal (BO-LPU) sebesar Rp341.598.000.000 harus                Operational Assistance (OA-UPS) amounting to
       dibatalkan.                                                       Rp341,598,000,000 must be canceled.

       Pengembalian atas kelebihan pembayaran pajak tersebut             The refund for the overpayment of tax has been received
       telah diterima oleh Perusahaan pada tahun 2020 sebesar            by the Company in 2020 amounting to Rp42,903,902,988.
       Rp42.903.902.988. Perusahaan mengajukan kembali                   The company resubmitted the overpayment of tax on OA-
       kelebihan pembayaran pajak atas BO-LPU tahun 2015                 UPS in 2015 amounting to Rp41,848,358,688 until the
       sebesar Rp41.848.358.688 sampai dengan tanggal laporan            date of this report, the case is still in the tax court process.
       ini diterbitkan Perusahaan masih dalam proses pengadilan
       pajak.

       Pada tanggal 4 Januari 2023, Perusahaan menerima                  On January 4, 2023, the Company proposed a files for
       memori peninjauan kembali atas putusan pengadilan pajak           judicial review of tax court decisions Number
       Nomor PUT-014103.99/2021/PP/M.VIIIB tahun 2022                    PUT014103.99/2021/PP/M.VIIIB       of    2022    dated
       tanggal 28 September 2022 tentang pengembalian                    September 28, 2022 regarding the refund of tax
       keterlanjuran kelebihan pembayaran pajak atas Surat               overpayment on the Tax Assessment Letter (SKP) of 2015
       Ketetapan Pajak (SKP) 2015 tentang pajak Bantuan                  concerning the Universal Postal Service Operational
       Operasional Layanan Pos Universal (BO-LPU) bukan                  Assistance (OA-UPS) tax not an Income Tax Object.
       merupakan Objek Pajak Penghasilan.




                                                               79
Page 380
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                           PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                       STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                   As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                  (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

16. PERPAJAKAN (Lanjutan)                                          16. TAXATION (Continued)

   g. Pemeriksaan Pajak (Lanjutan)                                    g. Tax Assesments (Continued)

       Pada tahun 2024 dan 2023 Grup menerima Surat Tagihan              In 2024 and 2023, the Group received Tax Collection
       Pajak (STP) atas Pajak Penghasilan Pasal 21, 23, 4 ayat 2         Letter (STP) on Income Tax Articles 21, 23, 4 (2) and VAT
       dan PPN dengan rincian sebagai berikut:                           with the following details:

                                   Surat Pajak/                                     Jenis Pajak/                  Total/
                              Tax Assesment Letters                                 Type of Tax                  Amounts

       2024
       Surat Tagihan Pajak
                               00001/101/21/332/24                                  PPh Pasal 21                         123.613
                               00001/101/24/923/24                                  PPh Pasal 21                          13.039
                               00001/103/23/824/24                                  PPh Pasal 21                         100.352
                               00002/101/21/332/24                                  PPh Pasal 21                         412.196
                               00002/101/24/221/21                                  PPh Pasal 21                          14.733
                               00002/101/24/608/24                                  PPh Pasal 21                         104.837
                               00003/101/24/922/24                                  PPh Pasal 21                         105.321
                               00004/101/24/119/24                                  PPh Pasal 21                          14.154
                               00004/201/21/655/23                                  PPh Pasal 21                         689.864
                               00005/101/24/217/24                                  PPh Pasal 21                         194.238
                               00005/101/24/647/24                                  PPh Pasal 21                           8.848
                               00008/101/21/327/23                                  PPh Pasal 21                          52.205
                               00009/101/20/645/24                                  PPh Pasal 21                          10.476
                               00009/101/21/327/23                                  PPh Pasal 21                         272.448
                               00011/101/22/203/24                                  PPh Pasal 21                          40.817
                               00012/101/22/203/24                                  PPh Pasal 21                          33.607
                               00012/101/24/327/24                                  PPh Pasal 21                          72.833
                               00013/101/22/203/24                                  PPh Pasal 21                          12.659
                               00014/101/22/203/24                                  PPh Pasal 21                          23.566
                               00014/101/23/656/24                                  PPh Pasal 21                         113.478
                               00014/101/24/702/24                                  PPh Pasal 21                         100.000
                               00014/106/23/093/24                                  PPh Pasal 21                       1.000.000
                               00015/101/22/203/24                                  PPh Pasal 21                          32.401
                               00015/101/23/925/23                                  PPh Pasal 21                          21.918
                               00015/101/24/605/24                                  PPh Pasal 21                         170.611
                               00016/101/22/203/24                                  PPh Pasal 21                          13.763
                               00016/101/24/602/24                                  PPh Pasal 21                          10.275
                               00017/101/22/203/24                                  PPh Pasal 21                          12.481
                               00018/101/22/203/24                                  PPh Pasal 21                          42.520
                               00021/101/24/211/24                                  PPh Pasal 21                         101.614
                               00029/101/24/642/24                                  PPh Pasal 21                          15.277
                               00042/101/20/327/23                                  PPh Pasal 21                         100.000
                               00042/101/21/106/23                                  PPh Pasal 21                         639.302
                               00042/101/23/951/24                                  PPh Pasal 21                          75.521
                               00043/101/21/106/23                                  PPh Pasal 21                          70.945
                               00049/101/23/954/24                                  PPh Pasal 21                          60.087
                               00061/101/21/128/23                                  PPh Pasal 21                         319.455
                               00062/101/21/128/23                                  PPh Pasal 21                         102.138
                               00064/101/23/816/24                                  PPh Pasal 21                         100.000




                                                               80
Page 381
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                        PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                   NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                    STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                              (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

16. PERPAJAKAN (Lanjutan)                                      16. TAXATION (Continued)

   g. Pemeriksaan Pajak (Lanjutan)                                 g. Tax Assesments (Continued)

                                   Surat Pajak/                                 Jenis Pajak/                 Total/
                              Tax Assesment Letters                             Type of Tax                 Amounts

       2024
       Surat Tagihan Pajak
                               00071/101/23/942/23                              PPh Pasal 21                        100.000
                               00083/101/23/419/23                              PPh Pasal 21                        100.000
                               00084/101/24/307/24                              PPh Pasal 21                        100.000
                               00091/101/24/423/24                              PPh Pasal 21                     18.136.961
                               00099/101/21/126/23                              PPh Pasal 21                         84.490
                               00099/101/23/922/24                              PPh Pasal 21                        100.684
                               00100/101/21/126/23                              PPh Pasal 21                        179.256
                               00100/101/21/126/23                              PPh Pasal 21                         85.500
                               00101/101/21/126/23                              PPh Pasal 21                        510.595
                               00102/101/21/126/23                              PPh Pasal 21                        207.360
                               00103/101/23/902/23                              PPh Pasal 21                         45.452
                               00113/103/20/419/23                              PPh Pasal 21                        217.047
                               00117/101/23/703/23                              PPh Pasal 21                        100.000
                               00121/101/23/093/23                              PPh Pasal 21                        100.000
                               00121/101/23/942/23                              PPh Pasal 21                        100.000
                               00133/101/23/404/24                              PPh Pasal 21                        272.203
                               00133/103/19/941/23                              PPh Pasal 21                         33.936
                               00134/103/20/723/23                              PPh Pasal 21                        100.000
                               00140/101/23/941/24                              PPh Pasal 21                          2.294
                               00150/101/23/401/23                              PPh Pasal 21                        100.000
                               00158/101/24/211/24                              PPh Pasal 21                         45.300
                               00159/101/23/419/23                              PPh Pasal 21                        100.000
                               00163/101/23/417/23                              PPh Pasal 21                        100.000
                               00178/103/20/626/23                              PPh Pasal 21                        100.000
                               00189/101/23/942/23                              PPh Pasal 21                        100.000
                               00221/101/23/093/23                              PPh Pasal 21                        100.000
                               00222/101/23/093/23                              PPh Pasal 21                        100.000
                               00223/101/23/093/23                              PPh Pasal 21                        100.000
                               00224/101/23/093/23                              PPh Pasal 21                        100.000
                               00240/101/21/727/23                              PPh Pasal 21                        100.000
                               00242/101/20/108/23                              PPh Pasal 21                        185.089
                               00245/101/20/108/23                              PPh Pasal 21                        471.959
                               00252/101/19/723/23                              PPh Pasal 21                         80.103
                               00254/101/19/941/23                              PPh Pasal 21                         21.033
                               00256/101/23/911/23                              PPh Pasal 21                         96.062
                               00259/101/23/821/23                              PPh Pasal 21                        100.000
                               00294/101/23/701/23                              PPh Pasal 21                        100.000
                               00311/101/24/426/24                              PPh Pasal 21                        100.000
                               00350/101/24/423/24                              PPh Pasal 21                        100.000
                               00355/101/23453/24                               PPh Pasal 21                        376.765
                               00377/101/22/417/23                              PPh Pasal 21                      2.154.579
                               00463/101/23/821/23                              PPh Pasal 21                        100.000
                               00675/101/20/821/23                              PPh Pasal 21                        100.000
                               00676/101/20/821/23                              PPh Pasal 21                        100.000
                               00795/101/23/903/23                              PPh Pasal 21                        161.292
                               00796/101/23/903/23                              PPh Pasal 21                        227.233




                                                              81
Page 382
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                        PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                   NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                    STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                              (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

16. PERPAJAKAN (Lanjutan)                                      16. TAXATION (Continued)

   g. Pemeriksaan Pajak (Lanjutan)                                 g. Tax Assesments (Continued)

                                    Surat Pajak/                                Jenis Pajak/                 Total/
                               Tax Assesment Letters                            Type of Tax                 Amounts

       2024
       Surat Tagihan Pajak
                                 00940/101/23/404/23                           PPh Pasal 21                         100.000
                                 01176/101/23/403/23                           PPh Pasal 21                         100.000
                                 01276/101/23/453/23                           PPh Pasal 21                         100.000
                                 0166/101/233/942/23                           PPh Pasal 21                         100.000
                                 0166/101/233/942/23                           PPh Pasal 21                         100.000
                                 02049/101/23/416/23                           PPh Pasal 21                         100.000
                               70000/202312/124841/49                          PPh Pasal 23                         100.000
                                 00003/140/22/093/24                        PPh Pasal 4 Ayat (2)                    800.000

       Surat Ketetapan Pajak
                                00002/187/22/093/24                            PPN WAPU                          43.473.615
                                00002/243/22/093/24                          PPh Pasal 21 Final                 429.373.761
                                00016/201/22/093/24                            PPh Pasal 21                   1.327.558.372
                                00027/406/22/093/24                             PPh Badan                    (8.453.983.295)
                                00128/207/22/093/24                               PPN                           108.957.683
                                00128/207/22/093/24                               PPN                           123.652.052

       Surat Permintaan Penjelasan Data dan/atau Keterangan
                          S-534/P2DK/KPP.2606/2023                              PPh Pasal 21                      2.424.557
                          S-534/P2DK/KPP.2606/2023                              PPh Pasal 21                        207.000
                          S-701/P2DK/KPP.2702/2023                              PPh Pasal 21                      1.789.046
                          S-701/P2DK/KPP.2702/2023                              PPh Pasal 21                        530.985
                          S-701/P2DK/KPP.2702/2023                              PPh Pasal 21                        362.250

                                       Total                                                                 (6.382.657.189)

                                    Surat Pajak/                                Jenis Pajak/                 Total/
                               Tax Assesment Letters                            Type of Tax                 Amounts

       2023
       Surat Tagihan Pajak
                                00002/101/22/822/23                             PPh Pasal 21                        100.000
                                00002/101/23/954/23                             PPh Pasal 21                         12.041
                                00004/101/19/832/23                             PPh Pasal 21                        100.353
                                00008/101/20/832/23                             PPh Pasal 21                        100.000
                                00009/101/20/302/23                             PPh Pasal 21                        100.000
                                00009/101/23/804/23                             PPh Pasal 21                        167.337
                                00011/101/23/804/23                             PPh Pasal 21                         97.597
                                00012/101/21/127/23                             PPh Pasal 21                        462.499
                                00012/101/21/647/23                             PPh Pasal 21                        316.600
                                00012/101/22/513/23                             PPh Pasal 21                         21.126
                                00015/201/19/655/23                             PPh Pasal 21                        309.785
                                00016/101/21/303/23                             PPh Pasal 21                        471.570
                                00016/201/19/655/23                             PPh Pasal 21                        401.410




                                                              82
Page 383
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                        PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                   NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                    STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                              (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

16. PERPAJAKAN (Lanjutan)                                      16. TAXATION (Continued)

   g. Pemeriksaan Pajak (Lanjutan)                                 g. Tax Assesments (Continued)

                                   Surat Pajak/                                 Jenis Pajak/                 Total/
                              Tax Assesment Letters                             Type of Tax                 Amounts

       2023
       Surat Tagihan Pajak
                                00017/201/19/655/23                             PPh Pasal 21                      5.072.602
                                00020/101/20/303/23                             PPh Pasal 21                        100.000
                                00020/101/23/093/23                             PPh Pasal 21                        100.000
                                00022/101/21/629/23                             PPh Pasal 21                          2.092
                                00022/101/21/804/23                             PPh Pasal 21                        100.000
                                00023/101/21/629/23                             PPh Pasal 21                        412.747
                                00023/101/21/813/23                             PPh Pasal 21                        100.000
                                00027/101/21/116/23                             PPh Pasal 21                        541.728
                               000281/101/19/952/23                             PPh Pasal 21                          1.772
                                00029/101/20/313/23                             PPh Pasal 21                        200.000
                                00030/101/22/541/23                             PPh Pasal 21                         56.148
                                00031/101/21/127/23                             PPh Pasal 21                         23.055
                                00031/101/23/942/23                             PPh Pasal 21                         30.983
                                00038/101/21/803/23                             PPh Pasal 21                        100.000
                                00046/101/20/813/23                             PPh Pasal 21                        100.000
                                00047/101/19/813/23                             PPh Pasal 21                        100.000
                                00050/101/22/101/23                             PPh Pasal 21                          4.789
                                00057/101/22/221/23                             PPh Pasal 21                         11.133
                                00059/101/22/629/23                             PPh Pasal 21                            222
                                00063/101/20/822/23                             PPh Pasal 21                        100.000
                                00066/101/21/822/23                             PPh Pasal 21                        100.000
                                00067/101/20/822/23                             PPh Pasal 21                        487.398
                                00068/101/20/952/23                             PPh Pasal 21                        100.000
                                00072/101/22/093/23                             PPh Pasal 21                        161.330
                                00077/103/20/629/23                             PPh Pasal 21                        100.000
                                00078/103/20/629/23                             PPh Pasal 21                        100.000
                                00079/101/22/517/23                             PPh Pasal 21                        143.345
                                00082/101/22/956/23                             PPh Pasal 21                          4.459
                                00089/101/22/526/23                             PPh Pasal 21                         52.136
                                00096/101/21/605/23                             PPh Pasal 21                        205.431
                                00100/101/19/804/23                             PPh Pasal 21                        100.000
                                00103/101/20/332/23                             PPh Pasal 21                        100.000
                                00105/101/20/309/23                             PPh Pasal 21                        100.000
                                00109/101/20/803/23                             PPh Pasal 21                        100.000
                                00116/101/11/127/22                             PPh Pasal 21                         17.880
                                00117/101/11/127/22                             PPh Pasal 21                        343.911
                                00118/101/11/127/22                             PPh Pasal 21                         27.362
                                00123/101/21/419/23                             PPh Pasal 21                        322.660
                                00125/101/21/419/23                             PPh Pasal 21                        720.067
                                00126/101/19/804/23                             PPh Pasal 21                         17.857
                                00129/101/21/307/23                             PPh Pasal 21                        181.400
                                00138/101/18/952/23                             PPh Pasal 21                         43.922
                                00149/101/22/542/23                             PPh Pasal 21                         14.951
                                00158/101/22/729/23                             PPh Pasal 21                         26.957
                                00162/101/22/824/22                             PPh Pasal 21                        100.000
                                00168/101/22/642/23                             PPh Pasal 21                         17.363
                                00182/101/20/419/23                             PPh Pasal 21                        100.000



                                                              83
Page 384
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                        PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                   NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                    STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                              (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

16. PERPAJAKAN (Lanjutan)                                      16. TAXATION (Continued)

   g. Pemeriksaan Pajak (Lanjutan)                                 g. Tax Assesments (Continued)

                                   Surat Pajak/                                 Jenis Pajak/                 Total/
                              Tax Assesment Letters                             Type of Tax                 Amounts

       2023
       Surat Tagihan Pajak
                               00182/101/20/954/23                              PPh Pasal 21                        100.000
                               00182/101/22/419/22                              PPh Pasal 21                        100.000
                               00187/101/22/419/23                              PPh Pasal 21                        913.894
                               00188/101/19/626/23                              PPh Pasal 21                         53.934
                               00193/101/22/423/23                              PPh Pasal 21                     38.893.356
                               00204/101/20/423/23                              PPh Pasal 21                        100.000
                               00241/101/19/438/23                              PPh Pasal 21                         12.801
                               00247/101/20/304/23                              PPh Pasal 21                        100.000
                               00304/101/22/093/22                              PPh Pasal 21                        100.000
                               00305/101/22/093/22                              PPh Pasal 21                        100.000
                               00306/101/22/093/22                              PPh Pasal 21                        100.000
                               00307/101/22/093/22                              PPh Pasal 21                        100.000
                               00308/101/22/093/22                              PPh Pasal 21                        100.000
                               00326/101/22/543/22                              PPh Pasal 21                         30.104
                               00350/101/22/407/23                              PPh Pasal 21                        559.654
                               00373/101/20/307/23                              PPh Pasal 21                        100.000
                               00385/101/19/402/23                              PPh Pasal 21                        154.905
                               00387/101/19/429/23                              PPh Pasal 21                        535.549
                               00457/101/19/905/23                              PPh Pasal 21                        108.671
                               00514/101/22/732/23                              PPh Pasal 21                        100.000
                               00003/103/19/608/23                              PPh Pasal 23                        100.000
                               00003/103/19/733/23                              PPh Pasal 23                         19.206
                               00004/103/19/733/23                              PPh Pasal 23                        100.000
                               00007/103/20/442/23                              PPh Pasal 23                        100.000
                               00008/103/19/509/23                              PPh Pasal 23                        918.412
                               00011/103/19/832/23                              PPh Pasal 23                          2.534
                               00014/103/19/203/23                              PPh Pasal 23                        106.652
                               00018/103/19/626/23                              PPh Pasal 23                        100.000
                               00022/103/19/406/23                              PPh Pasal 23                        100.000
                               00022/103/19/645/23                              PPh Pasal 23                        100.000
                               00023/103/19/645/23                              PPh Pasal 23                        100.000
                               00024/103/19/645/23                              PPh Pasal 23                        100.000
                               00025/103/19/645/23                              PPh Pasal 23                        100.000
                               00028/103/19/735/23                              PPh Pasal 23                        100.000
                               00032/103/19/804/23                              PPh Pasal 23                        137.474
                               00044/103/19/712/23                              PPh Pasal 23                        100.000
                               00045/103/19/649/23                              PPh Pasal 23                        100.000
                               00046/103/19/647/23                              PPh Pasal 23                        200.000
                               00047/103/19/647/23                              PPh Pasal 23                        100.000
                               00047/103/19/741/23                              PPh Pasal 23                        100.000
                               00049/103/19/645/23                              PPh Pasal 23                        100.000
                               00050/103/19/645/23                              PPh Pasal 23                         82.328
                               00054/103/21/438/23                              PPh Pasal 23                         17.955
                               00071/103/19/727/23                              PPh Pasal 23                        100.000
                               00074/103/20/646/23                              PPh Pasal 23                        100.000
                               00092/103/19/093/23                              PPh Pasal 23                        100.000
                               00099/103/19/217/23                              PPh Pasal 23                        116.732



                                                              84
Page 385
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                        PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                   NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                    STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                              (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

16. PERPAJAKAN (Lanjutan)                                      16. TAXATION (Continued)

   g. Pemeriksaan Pajak (Lanjutan)                                 g. Tax Assesments (Continued)

                                    Surat Pajak/                                Jenis Pajak/                 Total/
                               Tax Assesment Letters                            Type of Tax                 Amounts

       2023
       Surat Tagihan Pajak
                                00105/103/20/438/23                            PPh Pasal 23                         100.000
                                00107/103/19/646/23                            PPh Pasal 23                         100.000
                                00192/103/20/655/23                            PPh Pasal 23                         100.000
                                00193/103/20/655/23                            PPh Pasal 23                         100.000
                                00282/101/22/727/23                            PPh Pasal 23                           2.706
                                00409/103/19/416/23                            PPh Pasal 23                         166.689
                                00410/103/19/416/23                            PPh Pasal 23                         133.650
                                00004/106/18/093/23                            PPh Pasal 29                       1.000.000
                                00019/140/21/093/23                          PPh Pasal 4 ayat (2)                   100.000
                                00020/140/21/093/23                          PPh Pasal 4 ayat (2)                   100.000
                                00021/140/21/093/23                          PPh Pasal 4 ayat (2)                   100.000
                                00022/140/21/093/23                          PPh Pasal 4 ayat (2)                   100.000
                                00030/140/20/093/23                          PPh Pasal 4 ayat (2)                   100.000
                                00031/140/20/093/23                          PPh Pasal 4 ayat (2)                   100.000
                                00032/140/20/093/23                          PPh Pasal 4 ayat (2)                   100.000
                                00033/140/20/093/23                          PPh Pasal 4 ayat (2)                   100.000
                                00035/140/19/093/23                          PPh Pasal 4 ayat (2)                   100.000
                                00030/187/21/093/23                                PPN                              673.169
                                00031/187/21/093/23                                PPN                               74.022
                                00032/187/21/093/23                                PPN                              107.683
                                00033/187/21/093/23                                PPN                            3.633.174
                                00034/187/21/093/23                                PPN                              370.065
                                00035/187/21/093/23                                PPN                            2.141.765
                                00036/187/21/093/23                                PPN                            6.869.269
                                00037/187/21/093/23                                PPN                           14.518.608
                                00038/187/21/093/23                                PPN                            6.688.365
                                00039/187/21/093/23                                PPN                           30.767.236
                                00053/207/21/093/23                                PPN                          109.627.742
                                00066/107/21/093/23                                PPN                          101.659.611
                                00256/107/22/955/23                                PPN                              500.000
                                01000/107/22/955/23                                PPN                              500.000
                                04071/107/22/955/23                                PPN                              500.000

       Surat Ketetapan Pajak
                                00002/243/21/093/23                            PPh Pasal 21                      16.090.789
                                00005/202/21/093/23                            PPh Pasal 22                       2.686.544
                                00007/201/21/093/23                            PPh Pasal 21                   2.259.871.386
                                00009/240/21/093/23                          PPh Pasal 4 ayat (2)             1.101.826.599
                                00010/240/21/093/23                          PPh Pasal 4 ayat (2)               246.930.346
                                00012/203/21/093/23                            PPh Pasal 23                     564.744.823
                                00015/201/19/093/21                            PPh Pasal 21                     226.759.840
                                00015/202/19/093/21                            PPh Pasal 22                      48.909.284
                                00017/240/19/093/21                          PPh Pasal 4 ayat (2)               240.501.360
                                00035/203/19/093/21                            PPh Pasal 23                     406.884.280
                                00054/207/21/093/23                                PPN                        2.033.192.221
                                00093/207/19/093/2                                 PPN                          884.118.952




                                                              85
Page 386
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                        PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                   NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                    STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                              (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

16. PERPAJAKAN (Lanjutan)                                      16. TAXATION (Continued)

   g. Pemeriksaan Pajak (Lanjutan)                                 g. Tax Assesments (Continued)

                                    Surat Pajak/                                Jenis Pajak/                 Total/
                               Tax Assesment Letters                            Type of Tax                 Amounts

       Surat Permintaan Penjelasan Data dan/atau Keterangan

                         S-1030/IMB/KPP.2706/06/2023                            PPh Pasal 21                      1.454.404
                          S-1717/P2DK/KPP.2506/2022                             PPh Pasal 21                      3.345.000
                             S-3019/KPP.2808/2022                               PPh Pasal 21                        346.644
                              S-577/KPP.2507/2022                               PPh Pasal 21                        384.000
                              S-620/KPP.2808/2022                               PPh Pasal 21                      1.524.001
                              S-765/KPP.2502/2022                               PPh Pasal 21                     14.793.725
                              S-871/KPP.0301/2022                               PPh Pasal 21                      2.454.271
                           S-99/P2DK/KPP.2505/2023                              PPh Pasal 21                      9.123.385
                          SP2DK-3/WPJ.09/KP.05/2022                             PPh Pasal 21                      3.989.296
                         SP2DK-379/WPJ.08/KP.05/2022                            PPh Pasal 21                      1.584.000
                         SP2DK-602/WPJ.29/KP.09/2022                            PPh Pasal 21                        546.449
                         SP2DK-663/WPJ.29/KP.09/2022                            PPh Pasal 21                        471.562

       Laporan Hasil Penelitian

                        LAP-140/LHPT/KPP.260607/2023                            PPh Pasal 21                      5.026.603

                                         Total                                                                8.418.163.697

                                    Surat Pajak/                                Jenis Pajak/                 Total/
                               Tax Assesment Letters                            Type of Tax                 Amounts

       PLI
       Surat Tagihan Pajak
                                  00202/107/22/078/24                              PPN                           12.955.822

       Surat Ketetapan Pajak
                                  00308/207/22/078/24                             PPN                                69.790
                                  00309/207/22/078/24                             PPN                           199.439.038
                                  00053/240/22/078/24                       PPh Pasal 4 Ayat (2)                181.618.828
                                  01234/201/22/078/24                          PPh Pasal 21                         575.768
                                  00126/507/22/078/24                          PPh Pasal 23                     352.659.152

       PPI
       Surat Tagihan Pajak
                                  00631/101/24/441/24                           PPh Pasal 21                        121.653
                                  00628/101/24/441/24                           PPh Pasal 21                        320.551
                                  00629/101/24/441/24                           PPh Pasal 21                        327.454
                                  00630/101/24/441/24                           PPh Pasal 21                        164.235
                                  00409/106/24/441/24                           PPh Pasal 25                        831.983
                                  00836/107/24/441/24                              PPN                            6.483.552

                                         Total                                                                  755.567.826




                                                              86
Page 387
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                              PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                         NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                          STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                      As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                       (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

16. PERPAJAKAN (Lanjutan)                                             16. TAXATION (Continued)

   h. Administrasi Pajak                                                 h. Tax Administration

       Pada tanggal 29 Oktober 2021, Pemerintah menerbitkan                 On October 29, 2021, the Government issue Law of the
       Undang-Undang Republik Indonesia No. 7 Tahun 2021                    Republic of Indonesia No. 7 year 2021 concerning
       tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan. Aturan                     Harmonization of Tax Regulations. The regulation has
       tersebut menetapkan tarif pajak penghasilan wajib pajak              stipulated the income tax rate for domestic taxpayers and
       dalam negeri dan bentuk usaha tetap sebesar 22% yang                 business establishments of 22% which will be effective
       mulai berlaku pada tahun pajak 2022 dan seterusnya, dan              from the fiscal year 2022 onwards, and a further reduction
       pengurangan tarif pajak sebesar 3% untuk wajib pajak                 of the tax rate by 3% for domestic taxpayers who meet
       dalam negeri yang memenuhi persyaratan tertentu dan                  certain requirements and increase of the value added tax
       kenaikan tarif pajak pertambahan nilai dari sebelumnya               rate from previously 10% to become 11% effective from
       10% menjadi 11% efektif mulai dari 1 April 2022 dan                  April 1, 2022 and become 12% no later than
       menjadi 12% paling lambat 1 Januari 2025.                            January 1, 2025.

17. UTANG LAIN-LAIN                                                   17. OTHER PAYABLES
                                                       2024                   2023

   Utang Lain-lain                                                                                                         Other Payables
   Utang Kepegawaian                                 40.272.657.054         56.652.393.250                               Employee Payables
   Pendapatan Diterima di M uka
     Pemanfaatan Aset                                48.697.126.075         58.618.995.767             Prepaid Income on Assets Utilization
   Utang atas Penyelesaian Investasi                 92.952.017.906         45.324.750.466                    Payable of Working Investment
   Utang Uang Jaminan                                 9.620.980.222          6.224.087.757                         Fund Guarantee Payables
   Deposit Layanan Payment Point                                  -          4.299.165.685                  Deposit Payment of Point Service
   Deposit atas Penyelenggaraaan                                                                       Deposits on the Operation of Foreign
     Layanan Surat dan Paket:                                                                                Letter and Package Services:
     Deposit Agen                                    17.005.312.974         17.770.194.400                                 Agent Deposits
     Luar Negeri                                     17.784.047.137          7.097.813.277                                   International
     Deposit atas Jaminan Sewa Properti               8.132.276.074            158.000.000          Deposit for Property Rental Guarantee
     Jaminan Penyelenggaraan Layanan                                                                          Guaranteed Service Delivery
        Wesel Langganan                                 274.000.000            200.000.000                                 Subscription
   Sub Jumlah                                       234.738.417.442        196.345.400.602                                         Sub Total
   Utang Lancar Lainnya                               8.697.909.661         75.071.385.880                           Other Current Payables
   Provisi Jangka Pendek                                                                                               Short-term Provision
     Jasa Produksi                                   46.500.804.572        120.880.593.816                             Production Service
     Tantiem                                         11.771.851.338         28.672.438.082                                        Tantiem
   Sub Jumlah                                        58.272.655.910        149.553.031.898                                         Sub Total

   Biaya yang M asih Harus Dibayar                                                                                        Accrued Expenses
     Honorarium Petugas Agen Pos                     99.922.530.868         11.089.227.095                     Honorarium of Post Agents
     Sewa                                            92.316.722.157         61.188.027.651                                          Lease
     Angkutan Pos                                    89.567.789.155        166.960.257.755                                Postal Delivery
     Administrasi                                    36.165.221.392         38.067.491.347                                Administration
     Beban Bunga Pinjaman                            12.600.013.889         10.665.097.222                          Loan Interest Expense
     Pengerjaan Kiriman Pos Luar Negeri              11.449.591.023          5.517.220.438                 International Mailing Delivery
     Konstruksi                                      11.316.430.273          5.704.935.518                                   Construction
     Biaya Lembur Tenaga Kontrak                                                                   Overtime Allowance for Non-permanent
        Karya                                         5.272.433.045          1.381.629.112                                  Employees
     Keamanan                                         4.117.820.824            443.643.200                                        Security
     Pemeliharaan                                     4.065.246.371            264.747.056                                   Maintanance
     Pajak Final                                      1.102.034.912          1.212.650.386                                      Final Tax
     Pengembangan Properti                              957.200.000            150.105.381                         Property Development
     Tunjangan Karyawan Lainnya                         205.975.838             57.616.155                     Other Employee Allowance
     Fee Konsultan                                                -          1.454.428.500                                Consultant Fee
   Sub Jumlah                                       369.059.009.747        304.157.076.816                                         Sub Total
   Utang Pemegang Saham M inoritas                   51.971.718.279         28.701.465.612                    Debt of Minority Shareholders
   Jumlah                                           722.739.711.039        753.828.360.808                                             Total


   Manajemen telah mencadangkan provisi untuk pembayaran                 The Management has made a provision for payment of
   jasa produksi untuk karyawan dan tenaga kerja kontrak                 production services for employees and payment of bonuses for
   pembayaran tantiem untuk direksi dan komisaris.                       directors and commissioners.




                                                                 87
Page 388
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                                 PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                            NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                             STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                         As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                          (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

17. UTANG LAIN-LAIN (Lanjutan)                                           17. OTHER PAYABLES (Continued)

   Utang kepegawaian merupakan utang gaji dan manfaat                       Employee payables is a payable of salaries and employee
   karyawan yang sampai dengan akhir periode pelaporan                      benefits that until the end of the reporting period has not been
   laporan keuangan belum dibayarkan kepada pegawai. Utang                  paid to employees. The employee payables consist of
   kepegawaian terdiri dari uang kontrak rumah pegawai, uang                employee’s housing contract money, annual leave money and
   cuti tahunan dan uang cuti tahap akhir.                                  final stage leave money.

   Utang uang jaminan adalah penerimaan kas atau bank yang                  Fund guarantee payable is bank or cash received from third
   diterima dari pihak ketiga (mitra) sebagai utang uang jaminan            parties (partners) as security deposits that were paid at the
   di awal kerjasama dengan Grup. Tujuan uang jaminan ini                   beginning of cooperation agreement with the Group. The
   adalah untuk menghindari kerugian yang mungkin dialami                   purpose of deposits is to avoid losses that might experienced
   oleh Grup dalam pelaksanaan pekerjaan.                                   by the Group in the implementation of the work.

   Biaya yang masih harus dibayar merupakan beban akrual Grup               Accrued expenses are the accrual of the Group’s expenses
   dimana manfaat atas penggunaan beban tersebut telah diterima             where the benefits of using expenses have been received by the
   Grup pada masa periode pelaporan. Beban akrual angkutan                  Group during the reporting period. Accrued postal delivery
   pos merupakan beban akrual atas angkutan pengiriman barang               expense is an accrued expenses on postal delivery freight
   kiriman pos baik itu menggunakan moda angkutan darat dan                 transport whether by land and air transportation mode where
   udara yang mana proses penagihan invoice dilakukan kurang                the invoice billing process is approximately 2 - 3 months from
   lebih 2 - 3 bulan dari tanggal transaksi.                                the date of transaction.

   Penurunan akrual atas angkutan pos selama 2024 dikarenakan               The decrease in accruals for postal transportation during
   angkutan pos dikelola langsung oleh entitas anak (PT Pos                 2024 was due to postal transportation being managed directly
   Logistik Indonesia).                                                     by a subsidiary (PT Pos Logistik Indonesia).

   Kenaikan akrual atas sewa kendaraan merupakan biaya akrual               The increase in accrual of rental of vehicles is an accrual
   dari proyek pengiriman bantuan cadangan beras pemerintah                 expenses for the delivery project of government rice reserve
   yang merupakan kerjasama Grup dengan Perum Bulog. Angka                  assistance which is a collaboration between the Group and
   tersebut merupakan cadangan atas 3 tahap pekerjaan proyek                Perum Bulog. This amount is a reserve for 3 stages of delivery
   pengiriman.                                                              project work.

18. PINJAMAN BANK JANGKA PENDEK                                          18. SHORT-TERM BANK LOAN

   Akun ini merupakan pinjaman bank jangka pendek Grup                      This account pertains to short-term bank loan of the Group
   dengan rincian sebagai berikut:                                          with details are as follows:
                                                          2024                   2023

   Pihak Berelasi (Catatan 27)                                                                                           Related Parties (Note 27)
     PT Bank M andiri (Persero) Tbk                   449.986.907.517         370.604.000.000                  PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
     PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk           370.000.000.000         300.000.000.000         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
   Sub Jumlah                                         819.986.907.517         670.604.000.000                                            Sub Total
   Pihak Ketiga                                                                                                                     Third Parties
     PT Bank Central Asia Tbk                        1.400.000.000.000        665.000.000.000                       PT Bank Central Asia Tbk
     PT Bank M aspion Indonesia Tbk                    750.000.000.000        500.000.000.000                 PT Bank Maspion Indonesia Tbk
     PT Bank Dubai Panin Syariah Tbk                   400.000.000.000        400.000.000.000                PT Bank Dubai Panin Syariah Tbk
     PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk     251.346.462.347                    -     PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk
     PT Bank IBK Indonesia Tbk                         200.000.000.000                    -                       PT Bank IBK Indonesia Tbk
     PT Bank KB Bukopin Tbk                            200.000.000.000                    -                          PT Bank KB Bukopin Tbk
     PT Bank Neo Commerce Tbk                          200.000.000.000                    -                      PT Bank Neo Commerce Tbk
     PT Bank Sinarmas Tbk                              100.000.000.000         50.000.000.000                           PT Bank Sinarmas Tbk
     PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk          99.800.000.000                    -     PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
   Sub Jumlah                                        3.601.146.462.347      1.615.000.000.000                                            Sub Total
   Total                                             4.421.133.369.864      2.285.604.000.000                                                Total




                                                                    88
Page 389
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                         PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                    NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                     STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                 As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                  (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

18. PINJAMAN BANK JANGKA PENDEK (Lanjutan)                       18. SHORT-TERM BANK LOAN (Continued)

   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

   Perjanjian Kredit    : Perjanjian Kredit Modal Kerja I          Loan Agreement        : Working Capital Loan Agreement I
                          No.CRO.KP/206/KMK/12                                             No.CRO.KP/206/KMK/12
                          Addendum XII (keduabelas) tanggal                                Addendum        XII    (twelfth) dated
                          23 September 2024                                                September 23, 2024
   Plafond              : Rp350.000.000.000 (tiga ratus lima       Limit                 : Rp350,000,000,000 (three hundred
                          puluh milyar rupiah)                                             and fifty billion rupiah)
   Jangka Waktu         : 26 September 2024 sampai dengan          Period                : September 26, 2024 until September
                          25 September 2025                                                25, 2025
   Tujuan               : Modal kerja untuk memenuhi               Purposes              : Working capital to meet the needs of
                          kebutuhan dana transaksi harian                                  daily transaction funds
   Tingkat Bunga        : 8,5% per tahun                           Interest Rate         : 8.5% per annum
   Provisi              : 0,25% per tahun dari total limit         Provision             : 0.25% per annum of the limit
   Jaminan              : Tanpa Jaminan                            Collateral            : Clean basis

   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

   Perjanjian Kredit    : Perjanjian Kredit Modal Kerja II         Loan Agreement        : Working Capital Loan Agreement II
                          No.WCO.KP/444/KMK/21                                             No.WCO.KP/444/KMK/21
                          Addendum III (ketiga) tanggal                                    Addendum III (third) dated September
                          23 September 2024                                                23, 2024
   Plafond              : Rp150.000.000.000 (seratus lima          Limit                 : Rp150,000,000,000 (one hundred fifty
                          puluh miliar rupiah)                                             billion rupiah)
   Jangka Waktu         : 26 September 2024 sampai dengan 25       Period                : September 26, 2024 until September
                          September 2025.                                                  25, 2025
   Tujuan               : Modal kerja untuk memenuhi               Purposes              : Working capital to meet the needs of
                          kebutuhan dana transaksi harian                                  daily transaction funds
   Tingkat Bunga        : 8,5% per tahun                           Interest Rate         : 8.5% per annum
   Provisi              : 0,25% per tahun dari total limit         Provision             : 0.25% per annum of the limit
   Jaminan              : Tanpa Jaminan                            Collateral            : Clean basis

   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

   Perjanjian Kredit    : Perjanjian Kredit Fasilitas Non-Cash     Loan Agreement        : Credit Agreement of Non-Cash Loan
                          Loan No. WCO.KP/1535/NCL/2023,                                   Facility No. WCO.KP/1535/NCL/2023.
                          Addendum I (pertama) tanggal 23                                  Addendum I (first) dated September 23,
                          September 2024                                                   2024
   Plafond              : Rp100.000.000.000 (seratus miliar        Limit                 : Rp100,000,000,000 (one hundred
                          rupiah)                                                          billion rupiah)
   Jangka Waktu         : 25 September 2024 sampai dengan          Period                : September 25, 2024 until
                          25 September 2025                                                September 25, 2025
   Tujuan               : Bank Garansi untuk keperluan tender      Purposes              : Bank Guarantee for tender purposes
                          dan retensi atau pemeliharaan proyek                             and retention or maintenance of
                          kerja sama dengan Pemerintah dann                                cooperation projects with the
                          pengiriman surat atau paket atau                                 Government and delivery of letters or
                          logistik Perusahaan                                              packages or Company logistics
   Provisi              : 0,25% per tahun dari total limit         Provision             : 0.25% per annum of the limit
   Jaminan              : Tanpa Jaminan                            Collateral            : Clean basis
   Perjanjian Kredit    : Perjanjian Kredit Fasilitas Non-Cash     Loan Agreement        : Credit Agreement of Non-Cash Loan
                          Loan No. WCO.KP/1535/NCL/2023,                                   Facility No.
                          Addendum I (pertama) tanggal 23                                  WCO.KP/1535/NCL/2023. Addendum
                          September 2024                                                   I (first) dated 23 September 2024




                                                              89
Page 390
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                         PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                    NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                     STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                 As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                   (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

18. PINJAMAN BANK JANGKA PENDEK (Lanjutan)                       18. SHORT-TERM BANK LOAN (Continued)

   PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                          PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk

   Perjanjian Kredit    : Persetujuan Kredit No. 62 tanggal 14     Loan Agreement         : Loan Approval No. 62, dated March 14,
                          Maret 2024 Addendum XIII (Ketiga                                  2024 Addendum XIII (thirteenth)
                          Belas)
   Plafond              : Rp150.000.000.000 (seratus lima          Limit                  : Rp150,000,000,000 (one hundred fifty
                          puluh miliar rupiah)                                              billion rupiah)
   Jangka Waktu         : 17 Maret 2024 sampai dengan 16           Period                 : March 17, 2024 until March 16, 2025
                          Maret 2025
   Tujuan               : Modal Kerja usaha jasa logistik,         Purposes               : Working Capital for logistics,
                          pengiriman dan jasa keuangan                                      shipping, and financial services
                                                                                            businesses
   Jenis Kredit         : Term Loan                                Type of Credit         : Term Loan
   Tingkat Bunga        : 9,75%                                    Interest Rate          : 9.75% per annum
   Jaminan              : Tanpa Jaminan                            Collateral             : Clean basis

   PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                          PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk

   Perjanjian Kredit    : Persetujuan Kredit No. 09 tanggal 14     Loan Agreement         : Loan Approval No. 09, dated March 14,
                          Maret 2024 Addendum XIV (Keempat                                  2024 Addendum XIV (Fourteenth)
                          Belas)
   Plafond              : Rp250.000.000.000 (dua ratus lima        Limit                  : Rp250,000,000,000 (two hundred fifty
                          puluh miliar rupiah)                                              billion rupiah)
   Jangka Waktu         : 17 Maret 2024 sampai dengan 16           Period                 : March 17, 2024 until March 16, 2025
                          Maret 2025
   Tujuan               : Pembiayaan Belanja Modal                 Purposes               : To Finance the Company’s Capital
                          Perusahaan                                                        Expenditure
   Jenis Kredit         : Term Loan                                Type of Credit         : Term Loan
   Tingkat Bunga        : 9,50%, sejak Oktober 2023 menjadi        Interest Rate          : 9.50%, since October 2023 to 9,75%
                          9,75%
   Jaminan              : Tanpa Jaminan                            Collateral             : Clean basis

   PT Bank Central Asia Tbk                                        PT Bank Central Asia Tbk

   Perjanjian Kredit    : Perjanjian Kredit No. 376/Add-           Loan Agreement         : Credit Agreement No. 376/Add-
                          KCK/2024 Tanggal 28 Oktober 2024                                  KCK/2024 dated October 28, 2024
   Fasilitas Kredit     : Time loan revolving dengan limit         Credit Facilities      : Time loan revolving with limit facilities
                          Rp1.400.000.000.000 (satu triliun                                 Rp1,400,000,000,000 (one trillion four
                          empat ratus miliar rupiah)                                        hundred billion rupiah)
                          Fasilitas kredit lokal dengan limit                               Local credit facility with limit facilities
                          Rp100.000.000.000 (seratus miliar                                 Rp100,000,000,000 (one hundred
                          rupiah)                                                           billion rupiah)
   Jangka Waktu         : 28 Oktober 2024 sampai dengan 29         Period                 : October 28, 2024 until October 29,
                          Oktober 2025                                                      2025
   Tujuan               : Modal Kerja Operasional Perusahaan,      Purposes               : Operational Working Capital of the
                          khususnya pembayaran kepada Pihak                                 Company, especially payment to Third
                          Ketiga                                                            Parties
   Jenis Kredit         : Time Loan Revolving                      Type of Credit         : Time Loan Revolving
   Tingkat Bunga        : 8,60% per tahun                          Interest Rate          : 8.60% per annum




                                                              90
Page 391
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                         PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                    NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                     STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                 As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                  (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

18. PINJAMAN BANK JANGKA PENDEK (Lanjutan)                       18. SHORT-TERM BANK LOAN (Continued)

   PT Bank Maspion Indonesia Tbk                                   PT Bank Maspion Indonesia Tbk

   Perjanjian Kredit    : Perjanjian Kredit No. 03 tanggal         Loan Agreement        : Loan Approval No. 03 dated February
                          22 Februari 2024                                                 22, 2024
   Fasilitas Kredit     : Demand loan dengan limit                 Credit Facilities     : Demand loan with a limit of
                          Rp500.000.000.000 (lima ratus miliar                             Rp500,000,000,000 (five hundred
                          rupiah) dan tambahan                                             billion rupiah) and an additional
                          Rp250.000.000.000 (dua ratus lima                                Rp250,000,000,000 (two hundred and
                          puluh miliar rupiah)                                             fifty billion rupiah)
   Jangka Waktu         : 22 Februari 2024 sampai dengan           Period                : February 22, 2024 until February 22,
                          22 Februari 2025                                                 2025
   Tujuan               : Modal Kerja usaha jasa logistik,         Purposes              : Operational Working Capital for
                          pengiriman dan jasa keuangan                                     logistics, shipping anf financial service
   Tingkat Bunga        : 8,25% per tahun                          Interest Rate         : 8.25% per annum
   Provisi              : 0,10% untuk tambahan dan 0,05%           Provision             : 0.10% for additional and 0.05% for
                          untuk perpajangan per tahun dari                                 extension per year of the credit limit
                          besarnya limit kredit                                            amount
   Jaminan              : Tanpa Jaminan                            Collateral            : Clean basis

   PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk                                 PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk

   Perjanjian Kredit    : Addendum       Akad       Pembiayaan     Loan Agreement        : Addendum of Musyarakah Financing
                          Musyarakah Nomor 125 Tanggal                                     Agreement No. 05 dated June 25, 2024.
                          25 Juni 2024.
   Fasilitas Kredit     : Musyarakah Pembiayaan Rekening           Credit Facilities     : Musyarakah Sharia Current Account
                          Koran Syariah (PRKS) dengan limit                                Financing (PRKS) with limit facilities
                          Rp400.000.000.000 (empat ratus                                   Rp400,000,000,000 (four hundred
                          miliar rupiah)                                                   billion rupiah)
   Jangka Waktu         : 29 Juni 2024 sampai dengan               Period                : June 29, 2024 until June 29, 2025
                          29 Juni 2025
   Tujuan               : Modal Kerja usaha penyaluran bantuan     Purposes              : Working Capital for government aid
                          Pemerintah                                                       distribution
   Tingkat Bunga        : 8,35% per tahun                          Interest Rate         : 8.35% per annum
   Provisi              : 0,25% per tahun dari besarnya limit      Provision             : 0.25% per annum of the limit provided
                          kredit
   Jaminan              : Tanpa Jaminan                            Collateral            : Clean Basis

   PT Bank Sinarmas Tbk                                            PT Bank Sinarmas Tbk

   Perjanjian Kredit    : Perjanjian Kredit No. 002-Corp.          Loan Agreement        : Loan      Approval       No.      002-
                          Banking/P-005/DL/VIII/2024-3                                     Corp.Banking/P-005/DL/VIII/2024-3
                          tanggal 22 Agustus 2024                                          dated August 22, 2024
   Fasilitas Kredit     : Demand Load (Revolving –                 Credit Facilities     : Demand Load (Revolving –
                          Uncommited) dengan limit                                         Uncommited) with limit facilities
                          Rp350.000.000.000                                                Rp350,000,000,000
   Jangka Waktu         : 30 Agustus 2024 sampai dengan 30         Period                : August 30, 2024 until August 30, 2025
                          Agustus 2025
   Tujuan               : Modal Kerja Operasional Perusahaan,      Purposes              : Operational Working Capital of the
                          khususnya pembayaran kepada pihak                                Company, especially payment to third
                          ketiga                                                           parties
   Tingkat Bunga        : 9,50%                                    Interest Rate         : 9.50%
   Provisi              : 0,25% per tahun dari besarnya plafon     Provision             : 0.25% per annum of the limit provided
   Jaminan              : Tanpa Jaminan                            Collateral            : Clean Basis




                                                              91
Page 392
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                           PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                       STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                   As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                    (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

18. PINJAMAN BANK JANGKA PENDEK (Lanjutan)                         18. SHORT-TERM BANK LOAN (Continued)

   PT Bank KB Bukopin Tbk                                            PT Bank KB Bukopin Tbk

   Perjanjian Kredit    : Perjanjian Kredit No LIV/128/KB            Loan Agreement        : Credit Agreement No LIV/128/KB
                          BUKI/ADD-PK-REG/XI/2024 tanggal                                    BUKI/ADD-PK-REG/XI/2024 dated
                          21 November 2024                                                   November 21, 2024
   Fasilitas Kredit     : Rp200.000.000.000 (Dua ratus miliar        Credit Facilities     : Rp200,000,000,000 (Two hundred
                          rupiah)                                                            billion Rupiah)
   Jangka Waktu         : 7 Desember 2024 sampai dengan 7            Period                : December 7, 2024 until December 7,
                          Desember 2025                                                      2025
   Tujuan               : Modal Kerja Operasional Perusahaan,        Purposes              : Operational Working Capital of the
                          khususnya pembayaran kepada pihak                                  Company, especially payment to third
                          ketiga                                                             parties
   Tingkat Bunga        : 8,5%                                       Interest Rate         : 8.5%
   Provisi              : 0,10% per tahun dari besarnya limit        Provision             : 0.10% per annum of the limit provided
                          kredit
   Jaminan              : Tanpa Jaminan                              Collateral            : Clean Basis

   PT Bank IBK Indonesia Tbk                                         PT Bank IBK Indonesia Tbk

   Perjanjian Kredit    : Perjanjian Kredit Nomor 4 tanggal          Loan Agreement        : Credit Agreement No 4 dated June 26,
                          26 Juni 2024                                                       2024
   Fasilitas Kredit     : Rp200.000.000.000 (Dua ratus miliar        Credit Facilities     : Rp200,000,000,000 (Two hundred
                          rupiah)                                                            billion rupiah)
   Jangka Waktu         : 26 Juni 2024 sampai dengan 26 Juni         Period                : June 26, 2024 until June 26, 2025
                          2025
   Tujuan               : Modal Kerja                                Purposes              : Working Capital
   Tingkat Bunga        : 8,5%                                       Interest Rate         : 8.5%
   Provisi              : 0,25% per tahun dari besarnya limit        Provision             : 0.25% per annum of the limit provided
                          kredit
   Jaminan              : Tanpa Jaminan                              Collateral            : Clean Basis

   PT Bank Neo Commerce Tbk                                          PT Bank Neo Commerce Tbk

   Perjanjian Kredit    : Perjanjian     Kredit   Nomor      110     Loan Agreement        : Credit Agreement No 110 dated July
                          tanggal 29 Juli 2024                                               29, 2024
   Fasilitas Kredit     : Rp. 200.000.000.000 (Dua ratus miliar      Credit Facilities     : Rp200,000,000,000 (Two hundred
                          rupiah)                                                            billion rupiah)
   Jangka Waktu         : 29 Juli 2024 sampai dengan 29 Juli         Period                : July 29, 2024 until July 29, 2025
                          2025
   Tujuan               : Tambahan Modal Kerja usaha jasa            Purposes              : Addtional Working Capital for
                          logistik, pengiriman dan jasa keuangan                             logistics, shipping, and financial
                                                                                             services businesses
   Tingkat Bunga        : 8,5%                                       Interest Rate         : 8.5%
   Provisi              : 0,25% per tahun dari besarnya limit        Provision             : 0.25% per annum of the limit provided
                          kredit
   Jaminan              : Tanpa Jaminan                              Collateral            : Clean Basis

   PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk                     PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk

   Perjanjian Kredit    : Perjanjian Kredit Nomor 110 tanggal        Loan Agreement        : Credit Agreement No 110 dated July
                          29 Juli 2024                                                       29, 2024
   Fasilitas Kredit     : Rp. 100.000.000.000 (Seratus miliar        Credit Facilities     : Rp100,000,000,000 (One hundred
                          rupiah)                                                            billion rupiah)
   Jangka Waktu         : 29 Juli 2024 sampai dengan 29 Juli         Period                : July 29, 2024 until July 29, 2025
                          2025
   Tujuan               : Tambahan Modal Kerja usaha jasa            Purposes              : Addtional Working Capital for
                          logistik, pengiriman dan jasa keuangan                             logistics, shipping, and financial
                                                                                             services businesses
   Tingkat Bunga        : 8,5%                                       Interest Rate         : 8.5%
   Provisi              : 0,25% per pencairan                        Provision             : 0.25% per disbursement
   Jaminan              : Tanpa Jaminan                              Collateral            : Clean Basis




                                                                92
Page 393
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                            PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                       NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                        STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                    As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                     (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

18. PINJAMAN BANK JANGKA PENDEK (Lanjutan)                         18. SHORT-TERM BANK LOAN (Continued)

   PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk                          PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk

   Perjanjian Kredit    : Perjanjian Kredit Nomor 83 Tanggal          Loan Agreement        : Credit Agreement No 83 dated
                          30 Desember 2024                                                    December 30, 2024
   Fasilitas Kredit     : Rp. 150.000.000.000 (Seratus lima           Credit Facilities     : Rp150,000,000,000 (One hundred and
                          puluh miliar rupiah)                                                fifty billion rupiah)
   Jangka Waktu         : 30 Desember 2024 sampai dengan 30           Period                : December 30, 2024 until December
                          Desember 2025                                                       30, 2025
   Tujuan               : Tambahan Modal Kerja usaha jasa             Purposes              : Addtional Working Capital for
                          logistik, pengiriman dan jasa keuangan                              logistics, shipping, and financial
                                                                                              services businesses
   Tingkat Bunga        : 8,5%                                        Interest Rate         : 8.5%
   Provisi              : 0,25% per pencairan                         Provision             : 0.25% per disbursement
   Jaminan              : Tanpa Jaminan                               Collateral            : Clean Basis

   Berikut uraian pembatasan masing-masing fasilitas pinjaman         The following is a description of the restrictions on each bank
   bank:                                                              loan facilities:

                   Nama Bank/                                        Rasio/                                   Batasan/
                   Bank Name                                         Ratio                                    Covenants

   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                Rasio cakupan layanan utang/Debt service           Minimal 1x/Minimum 1x
                                                coverage ratio

   PT Bank Negara Indonesia                     Rasio lancar/Current ratio                         Minimal 1x/Minimum 1x
   (Persero) Tbk                                Rasio utang terhadap ekuitas/Debt equity ratio     Maksimal 2,2x/Maximum 2.2x
                                                Rasio cakupan layanan utang/Debt service           Minimal 1x/Minimum 1x
                                                coverage ratio

   PT Bank Central Asia Tbk                     Rasio lancar/Current ratio                         Minimal 1x/Minimum 1x
                                                Rasio kewajiban terhadap ekuitas/Liabilities to    Maksimal 2,5x/Maximum 2.5x
                                                equity ratio

   PT Bank Maspion Tbk                          Rasio cakupan layanan utang/Debt service           Minimal 1x/Minimum 1x
                                                coverage ratio
                                                Rasio lancar/Current ratio                         Minimal 1x/Minimum 1x
                                                Rasio kewajiban terhadap ekuitas/Liabilities to    Maksimal 2,5x/Maximum 2.5x
                                                equity ratio

   PT Bank Sinarmas Tbk                         Rasio lancar/Current ratio                         Minimal 1x/Minimum 1x
                                                Rasio cakupan layanan utang/Debt service           Minimal 1x/Minimum 1x
                                                coverage ratio

   PT Bank IBK Indonesia Tbk                    Rasio lancar/Current ratio                         Minimal 1x/Minimum 1x
                                                Rasio cakupan layanan utang/Debt service           Minimal 1x/Minimum 1x
                                                coverage ratio
                                                Rasio utang terhadap ekuitas/Debt equity ratio     Maksimal 3x/Maximum 3x

   PT Bank Neo Commerce Tbk                     Rasio lancar/Current ratio                         Minimal 1x/Minimum 1x
                                                Rasio cakupan layanan utang/Debt service           Minimal 1x/Minimum 1x
                                                coverage ratio
                                                Rasio utang terhadap ekuitas/Debt equity ratio     Minimal 3x/Minimum 3x

   PT Bank China Construction Bank              Rasio lancar/Current ratio                         Minimal 1x/Minimum 1x
   Indonesia Tbk                                Rasio utang terhadap ekuitas/Debt equity ratio     Maksimal 1x/Maximum 1x
                                                Rasio cakupan layanan utang/Debt service           Minimal 2x/Minimum 2x
                                                coverage ratio

   PT Bank Pembangunan Daerah                   Rasio lancar/Current ratio                         Minimal 1x/Minimum 1x
   Jawa Timur Tbk                               Rasio utang terhadap ekuitas/Debt equity ratio     Maksimal 2,5x/Maximum 2,5x
                                                Rasio cakupan layanan utang/Debt service           Minimal 100%/Minimum 100%
                                                coverage ratio




                                                                93
Page 394
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                            PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                       NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                        STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                    As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                     (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

19. PINJAMAN JANGKA PANJANG                                       19. LONG-TERM LOANS

   a. Liabilitas Sewa                                                  a. Lease Liabilities
                                                       2024                   2023

       Liabilitas Sewa                                                                                                  Lease Liabilities
         Liabilitas Sewa                            130.921.740.724         22.928.966.765                            Lease Liabilities
         Dikurangi Bagian Utang yang Jatuh Tempo
            dalam Satu Tahun                        (42.139.256.365)        (7.734.098.789)                    Less Current Maturities
       Jumlah                                        88.782.484.359         15.194.867.976                                         Total


   b. Utang Pinjaman Jangka Menengah dan Obligasi                      b. Medium Term Notes and Bonds
                                                       2024                   2023

       Nilai Nominal                                                                                                         Par Value
         Obligasi I Seri A                          100.000.000.000        100.000.000.000                          Obligasi I Seri A
         Obligasi I Seri B                          400.000.000.000        400.000.000.000                          Obligasi I Seri B
         M TN Posindo 03 tahap 1                                -          325.000.000.000                    MTN Posindo 03 stage 1
       Sub Jumlah                                   500.000.000.000        825.000.000.000                                   Sub Total
       Dikurangi Biaya Penerbitan yang
         Belum Diamortisasi                          (2.449.999.993)        (6.538.541.667)               Less unamortized Issuance Cost
       Jumlah M TN & Obligasi - Bersih              497.550.000.007        818.461.458.333                      Total MTN & Bonds - Net
       Dikurangi Bagian Utang yang Jatuh Tempo
         dalam Satu Tahun                           (99.469.166.668)      (323.361.458.333)                         Less Current Portion
       Jumlah Jangka Panjang                        398.080.833.339        495.100.000.000                       Total Long-term Portion


       Pinjaman Jangka Menengah                                           Medium Term Notes

       Utang MTN merupakan surat utang berjangka menengah                 MTN debt is a medium-term note issued by PT Pos
       (Medium Term Notes) yang diterbitkan oleh                          Indonesia (Persero) to support the provision of funds for
       PT Pos Indonesia (Persero) guna mendukung penyediaan               the obligation replacement (bank credit/KMK) with other
       dana untuk penggantian kewajiban yang ada (kredit                  debt obligations (refinancing). In conducting this
       perbankan/KMK) dengan kewajiban utang lain                         issuance, the Company has received approval from the
       (refinancing). Dalam melakukan penerbitan ini                      Board     of     Commissioners     based     on     letter
       Perusahaan telah mendapat persetujuan dari Dewan                   No.356/DEKOM/1218 dated December 18, 2018 and
       Komisaris     berdasarkan surat No.356/DEKOM/1218                  No.278/DEKOM/0821 dated August 16, 2021.
       tanggal 18 Desember 2018 dan No.278/DEKOM/0821
       tanggal 16 Agustus 2021.

       Medium Term Notes diterbitkan secara bertahap terdiri              Medium Term Notes are issued in stages consisting of
       dari beberapa seri dengan nilai pokok sebanyak-                    several series with maximum principal value amounting to
       banyaknya sebesar Rp1.000.000.000.000 yang diterbitkan             Rp1,000,000,000,000.
       secara berseri.

       MTN Posindo-03 Tahap I Tahun 2021 telah disahkan oleh              MTN Posindo-03 Phase I of 2021 has been ratified by
       Notaris Fathiah Helmi SH No. 39 tanggal                            Notary Fathiah Helmi SH No. 39dated December 29, 2021
       29 Desember 2021 dengan cara penempatan dana terbatas              by private placement of funds in the amount of
       (private   placement)   dengan     jumlah     sebesar              Rp325,000,000,000 with a tenor of 3 years from the
       Rp325.000.000.000 dengan tenor 3 tahun sejak tanggal               issuance date which is December 29, 2021 with an interest
       penerbitan yaitu 29 Desember 2021 dengan bunga                     of 10.50%.
       10,50%.

       Berdasarkan perjanjian MTN, Perusahaan memiliki                    Based on the MTN agreement, the Company has an
       kewajiban untuk memastikan dan menjaga rasio keuangan              obligation to ensure and maintain financial ratios as
       sebagai berikut:                                                   follows:

       1. Debt to Equity Ratio (DER) Maksimal 5                           1. Debt to Equity Ratio (DER) Maximum 5
       2. Debt Service Coverage Ratio (DSCR) Minimal 100%                 2. Debt Service Coverage Ratio (DSCR) Minimum 100%

       Pada tanggal 24 Desember 2024, Perusahaan telah                    On December 24, 2024, the Company has made full
       melakukan pelunasan atas MTN Posindo-03 Tahap I.                   payment of MTN Posindo-03 Phase I.




                                                               94
Page 395
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                           PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                       STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                   As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

19. PINJAMAN JANGKA PANJANG (Lanjutan)                             19. LONG-TERM LOANS (Continued)

   b. Utang Pinjaman Jangka Menengah dan Obligasi                    b. Medium Term Notes and Bonds (Continued)
      (Lanjutan)

       Obligasi                                                         Bonds

       Perusahaan telah menerbitkan Obligasi pada tahun 2022            The Company has issued Bond in 2022 to support the
       untuk mendukung ketersediaan dana dan operasional                availability of funds and the Company's operations. The
       Perusahaan. Perusahaan telah mendapatkan persetujuan             Company has obtained approval from the Board of
       dari      Dewan       Komisaris       dalam       surat          Commissioners in letter No. S-596/MBU/09/2022
       No. S-596/MBU/09/2022 perihal persetujuan Rencana                regarding the approval of the Planned Issuance of Bond
       Penerbitan Obligasi dan/atau Surat Berharga Lainnya              and/or Other Securities of PT Pos Indonesia (Persero) on
       PT    Pos     Indonesia   (Persero)    pada    tanggal           September 21, 2022.
       21 September 2022.

       Obligasi I Pos Indonesia telah disahkan oleh Notaris Jose        Pos Indonesia’s Bond I have been certified by Notary Jose
       Dima Satria, S.H., M.Kn. No. 87 tanggal 13 Desember              Dima Satria, S.H., M.Kn. No. 87 dated December 13, 2022
       2022 tentang Addendum III dan pernyataan kembali                 concerning Addendum III and restatement of the I Pos
       perjanjian emisi obligasi I Pos Indonesia Tahun 2022             Indonesia’s bond issuance agreement for 2022 that PT
       bahwa PT Pos Indonesia (Persero) menerbitkan Obligasi            Pos      Indonesia    (Persero)    issues     bonds    of
       sebesar Rp500.000.000.000 dengan ketentuan Obligasi              Rp500,000,000,000 with the provisions for Series A Bonds
       Seri A sebesar Rp100.000.000.000 dengan tenor 3 tahun            of Rp100,000,000,000 with a tenor of 3 years from the
       sejak tanggal penerbitan yaitu 28 Desember 2022 dengan           issuance date, which is December 28, 2022 with an
       bunga      10,90%.     Obligasi     Seri    B    sebesar         interest of 10.90%. Series B bonds of Rp400,000,000,000
       Rp400.000.000.000 dengan tenor selama 5 tahun sejak              with a tenor of 5 years from the issuance date,
       tanggal penerbitan yaitu 28 Desember 2022 dengan bunga           December 28, 2022 with an interest of 11.75%.
       11,75%.

       Pada tanggal 31 Desember 2023, peringkat Obligasi                As of December 31, 2023, the Company's bond rating has
       Perusahaan telah memperoleh hasil pemeringkatan                  been rated irA- by PT Kredit Rating Indonesia (KRI) dated
       dengan peringkat irA- dari PT Kredit Rating Indonesia            August 7, 2023.
       (KRI) tanggal 7 Agustus 2023.

       Perusahaan sudah menunjuk PT Bank Tabungan Negara                The Company has appointed PT Bank Tabungan Negara
       (Persero) Tbk sebagai wali amanat.                               (Persero) Tbk as trustee.

       Perusahaan menunjuk PT Bahana Sekuritas dan                      As underwriters for the issuance of Bond, the Company
       PT Aldiracita Sekuritas Indonesia sebagai penjamin               has appointed PT Bahana Sekuritas and PT Aldiracita
       pelaksana emisi obligasi Perusahaan.                             Sekuritas Indonesia.

       Biaya penawaran umum adalah sebesar Rp9.690.000.000              The cost of the public offering is Rp9,690,000,000 and
       dengan rincian sebagai berikut:                                  with details as follows:

                                                          Uraian/                                              Jumlah Biaya/
         No.                                            Description                                              Total Cost
         1.       Biaya Jasa Untuk Penjaminan Emisi Efek/Underwriting Fee
                   Biaya Jasa Manajemen/Management Fee                                                            4.000.000.000
                   Biaya Jasa Penjaminan/Underwriting Fee                                                         1.400.000.000
                   Biaya Jasa Penjualan/Selling Fee                                                               1.400.000.000
                  Sub Jumlah/Sub Total                                                                            6.800.000.000

          2.      Biaya Profesi Penunjang Pasar Modal/Capital Market Support Professional Fees
                  Biaya Jasa Akuntan Publik/Audit Fee                                                             1.245.000.000
                  Biaya Jasa Konsultan Hukum/Legal Fee                                                              600.000.000
                  Biaya Notaris/Notary Fee                                                                          100.000.000
                                                                                                                  1.945.000.000

          3.      Biaya Lembaga Penunjang Pasar Modal/Capital Market Supporting Institution Fees                   450.000.000

          4.      Biaya Lain-lain/Other Fees                                                                       495.000.000

       Jumlah/Total                                                                                               9.690.000.000




                                                               95
Page 396
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                                PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                           NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                            STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                        As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                          (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

19. PINJAMAN JANGKA PANJANG (Lanjutan)                                  19. LONG-TERM LOANS (Continued)

   c. Utang Pinjaman Jangka Menengah dan Obligasi                         c. Medium Term Notes and Bonds (Continued)
      (Lanjutan)

       Obligasi (Lanjutan)                                                    Bonds (Continued)

       Yang termasuk biaya lain-lain adalah biaya pernyataan                  Other costs include OJK registration statement fee, IDX
       pendaftaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK), biaya                        listing fee, fees for KSEI, initial bidding costs, printing
       pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI), biaya-biaya                  costs for initial prospectus and prospectus, forms,
       untuk Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), biaya                   newspaper advertising fees and allotment audits.
       penyelenggaraan penawaran awal, biaya percetakan
       prospektus awal dan prospektus, formulir, biaya iklan
       koran dan audit penjatahan.

       Utang obligasi ini mensyaratkan Perusahaan untuk                       Bonds payable requires the Company to maintain
       mempertahankan rasio keuangan pada laporan keuangan                    financial ratios on year end audited financial statements
       akhir tahun (Desember) audited sebagai berikut:                        (December) as follows:
       1. Rasio Lancar Minimal 1x                                             1. Current Ratio Minimum 1x
       2. Debt Service Coverage Ratio (DSCR) Minimal 100%                     2. Debt Service Coverage Ratio (DSCR) Minimum 100%

       Pada tanggal 31 Desember 2024, Perusahaan memenuhi                     As of December 31, 2024, the Company has fulfilled all
       semua persyaratan covenant yang ditentukan dalam                       covenant requirements within the agreement.
       perjanjian.

       Eksposur maksimum terhadap risiko likuiditas pada akhir                The maximum exposure to liquidity risk at the end of the
       periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat utang                 reporting period is the carrying amount of bonds payable
       obligasi sebagaimana yang diungkapkan di Catatan 29.                   as disclosed in Note 29.

20. LIABILITAS IMBALAN KERJA                                            20. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES

   lmbalan kerja yang diberikan kepada karyawan merupakan                 Employee benefits granted to employees is a defined benefit in
   imbalan pasti sesuai dengan Undang-Undang No. 6 Tahun                  accordance with Law No. 06/2023.
   2023.

   Perusahaan mengakui penyisihan imbalan kerja sesuai dengan             The Company recognizes the provision for employee benefits
   PSAK No. 219 (Revisi 2013) dan Undang-undang Cipta Kerja               in accordance with PSAK 219 (Revised 2013) and the
   No. 11 tahun 2020. Penyisihan ini didasarkan pada                      Omnibus Law No. 11 of 2020. This provision is based on
   perhitungan yang dilakukan oleh Kantor Konsultan Aktuaria              calculations done by Arya Bagiastra Actuarial Consulting
   Arya Bagiastra, sebagaimana tercantum dalam laporan No.                Firm, as stated in report No. 0081/RP-PSAK/KKA.AB/III/25
   0081/RP-PSAK/KKA.AB/III/25 tanggal 18 Maret 2025.                      dated March 18, 2025.

   Rincian liabilitas imbalan kerja yang diakui dalam laporan             Details of employee benefit obligations are recognized in the
   posisi keuangan konsolidasian adalah sebagai berikut:                  consolidated statement of financial position is as follows:
                                                         2024                   2023

   Pesangon                                                                                                                         Severance
     Perusahaan                                     1.007.095.042.256      1.104.990.961.370                                   The Company
     Entitas anak                                       4.230.019.953          3.035.817.531                                    Subsidiaries
   Jumlah                                           1.011.325.062.209      1.108.026.778.901                                             Total


   Beban imbalan kerja yang diakui dalam laba rugi sebagai                Employee benefits expenses recognized in the profit or loss as
   beban umum dan administrasi adalah sebagai berikut:                    general and administrative expenses are as follows:
                                                         2024                   2023

   Biaya Bunga                                        92.367.208.652          99.041.729.730                                   Interest Expense
   Biaya Jasa Kini                                    64.333.326.808          80.367.230.162                               Current Service Cost
   Biaya Jasa Lalu                                                 -         (98.756.178.563)                                 Past Service Cost
   Harapan Hasil Investasi                           (18.605.174.828)        (15.078.071.402)           Return on Plan Assets at BoP - Expected
   Provisi untuk Imbalan Terminasi                        38.030.200              44.128.000               Provision for Excess Benefit Payment
   Jumlah                                            138.133.390.832          65.618.837.927                                               Total




                                                                   96
Page 397
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                                       PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                  NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                                   STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                               As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

20. LIABILITAS IMBALAN KERJA (Lanjutan)                                        20. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (Continued)

   Beban imbalan kerja yang diakui dalam penghasilan                             Employee benefits expenses recognized in the other
   komprehensif lain adalah:                                                     comprehensive income are as follows:
                                                               2024                    2023

   (Keuntungan)/Kerugian Aktuarial pada Kewajiban:                                                             Actuarial (Gain) or Loss on Obligation:
     Perubahan Asumsi Keuangan                              (19.183.219.406)          9.534.106.273                Change in Financial Assumption
     Penyesuaian Pengalaman                                (395.376.032.666)        (20.110.076.057)                         Experience Adjustment
   (Keuntungan)/Kerugian Aktuarial pada                                                                                      Actuarial (Gain)/Loss on
     Nilai Wajar Aktiva Program                             296.539.149.915         (46.996.969.066)                                    Plan Assets
   Jumlah                                                  (118.020.102.157)        (57.572.938.850)                                            Total


   Rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini liabilitas                  The reconciliation of beginning and ending balance of the
   imbalan kerja serta rekonsiliasi nilai kini liabilitas imbalan                present value of defined benefit liabilities, and the
   pasti dan liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan                reconciliation of the present value of defined benefit
   konsolidasian adalah sebagai berikut:                                         obligations and liabilities recognized in the consolidated
                                                                                 statements of financial position were as follows:
                                                               2024                    2023

   Nilai Kini Kewajiban Imbalan Pasti                                                                                 Present Value of Defined Benefit
      Awal Periode                                        1.107.177.044.090       1.209.887.794.624                                    Obligations
   Beban Tahun Berjalan                                     138.133.390.832          65.618.837.927                            Current Year Expense
   Pembayaran M anfaat                                     (117.356.998.095)       (109.611.722.659)                                Benefit Payments
   (Keuntungan)/Kerugian Aktuaria                          (118.020.102.157)        (57.572.938.850)                           Actuarial (Gain)/Loss
   Iuran Perusahaan Selama Periode Berjalan                   1.124.809.893            (239.154.319)               Company Contribution Paid In Year
   Penyesuaian                                                  266.917.646             (56.037.822)                                       Adjustment
   Jumlah                                                 1.011.325.062.209       1.108.026.778.901                                             Total


   Penyisihan imbalan kerja di atas dihitung dengan                              The estimated liabilities on employee benefits are computed
   menggunakan metode Projected Unit Credit modifikasi                           using the Projected Unit Credit method IFRIC modification
   IFRIC berdasarkan perhitungan aktuaria pada tanggal                           based on the actuarial reports as of December 31, 2024 and
   31 Desember 2024 dan 2023 yang dilakukan oleh Kantor                          2023 conducted by Arya Bagiastra Actuarial Consulting Firm,
   Konsultan Aktuaria Arya Bagiastra, aktuaris independen,                       independent actuaries, with the following principal
   dengan asumsi aktuarial utama sebagai berikut:                                assumptions:

                                                           2024                           2023

   Tingkat Kenaikan Gaji                               5,00%-6,50%                    5,50%                                  Salary Increase Rate
   Tingkat Bunga Diskonto                                  7,10%                      6,67%                                Interest Discount Rate
   Usia Pensiun Normal                               56 tahun/years old         56 tahun/years old                        Normal Retirement Age
   Tingkat Pengunduran Diri                                 10%                        10%                                      Resignation Rate
   Tingkat Cacat                                             1%                         1%                                         Disability Rate
   Tingkat Mortalitas                                       Tabel Mortalita Indonesia 2019/                                        Mortality Rate
                                                           Indonesian Mortality Table 2019

   Dasar penetapan tingkat diskonto dengan mempertimbangkan                      The factors considered in determining the charge in discount
   beberapa hal sebagai berikut:                                                 rate are as follows:
   1. Kelangsungan Usaha Perusahaan.                                             1. The Going Concern of the Company
   2. Pengembangan terhadap aset program pada Dana Pensiun                       2. Development of the assets in the Pension Fund program
      Pos Indonesia diharapkan berada di atas 10% sebagaimana                        of Pos Indonesia wasexpected to be over 10% as an
      tingkat bunga aktuaria yang dipergunakan pada Dana                             actuarialinterest rate on Pension Fund program ofPos
      Pensiun Pos Indonesia saat ini adalah 10%.                                     Indonesia is 10%.
   3. Informasi yang diperoleh dari PT Pos Indonesia (Persero)                   3. Information obtained from PT Pos Indonesia (Persero)
      tentang imbal hasil investasi yang telah dilakukan selama                      about the yield of investments that have been made so far.
      ini.




                                                                         97
Page 398
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                             PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                        NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                         STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                     As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                     (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

20. LIABILITAS IMBALAN KERJA (Lanjutan)                              20. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (Continued)

   Berikut adalah analisa ekspektasi jatuh tempo dari manfaat          Expected maturity analysis of undiscounted post-employment
   pasca kerja tidak terdiskonto adalah sebagai berikut:               benefit are as follow:

                                                    2024                      2023

   Dalam 0 dan 2 tahun                           453.895.944.272           515.708.561.999                     Within 0 and 2 years
   Antara 2 dan 5 tahun                          405.712.305.115           577.180.093.856                   Between 2 and 5 years
   Antara 5 dan 10 tahun                         399.178.908.607           483.451.322.322                  Between 5 and 10 years
   Diatas 10 tahun                             2.725.138.564.815         3.481.285.556.464                          Above 10 years

   Liabilitas Imbalan Kerja PT Pos Finansial Indonesia                 Employee benefits liability of PT Pos Finansial Indonesia
   (PFI)                                                               (PFI)

   Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 saldo Liabilitas             As of December 31, 2024 and 2023, the balance of PFI’S Post-
   Imbalan Kerja PFI adalah sebesar Rp1.293.812.359 dan                Employment Benefit Liabilities are Rp1,293,812,359 and
   Rp944.069.123.                                                      Rp944,069,123.

   Liabilitas Imbalan Kerja PT Pos Properti Indonesia                  Employee Benefits Liability of PT Pos Properti Indonesia
   (PPI)                                                               (PPI)

   PPI membuat cadangan jangka panjang untuk direksi dan               PPI makes long-term reserves for directors and employees
   karyawan pengkaryaan yang telah bekerja minimal 6 bulan di          who have worked for at least 6 months at PT Pos Properti
   PT Pos Properti Indonesia. Tidak terdapat pendanaan                 Indonesia. There is no funding in relation to employee benefit
   sehubungan dengan liabilitas imbalan kerja. Total liabilitas        liabilities. The total employee benefit liabilities as of
   imbalan kerja pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023                December 31, 2024 and 2023 are Rp1,415,908,913 and
   adalah Rp1.415.908.913 dan Rp849.734.811.                           Rp849,734,811.

   Liabilitas Imbalan Kerja PT Pos Logistik Indonesia                  Employee Benefits Liability of PT Pos Logistik Indonesia
   (PLI)                                                               (PLI)

   Imbalan kerja untuk tahun berjalan dicerminkan pada laporan         Employee benefits for the current year are reflected in the
   laba rugi dan penghasilan komprehensif lain serta laporan           statement of profit or loss and other comprehensive income
   posisi keuangan. Saldo liabilitas imbalan kerja kepada              and the statement of financial position. The balance of the
   karyawan sesuai PSAK 219 (Revisi 2013) pada tanggal                 employee benefits obligation in accordance with PSAK 219
   31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing sebesar                     (Revised 2013) as of December 31, 2024 and 2023 amounted
   Rp1.520.298.681 dan sebesar Rp1.242.013.597.                        to Rp1,520,298,681 and Rp1,242,013,597 respectively.

   Analisis Sensitivitas                                               Sensitivity Analysis

   Sensitivitas dari nilai kini liabilitas imbalan pasca kerja per     The sensitivity of post-employment benefit as of
   31 Desember 2024 dan 2023 terhadap perubahan asumsi                 December 31, 2024 and 2023 to changes in the actuarial
   aktuaria adalah sebagai berikut:                                    assumptions is as follows:

                                                    2024                      2023

   Analisa Sensitivitas Tingkat
   Diskonto                                                                                       Discount Rate Sensitivity Analysis
    Jika Tingkat +1%                             967.801.622.029         1.344.517.768.767                            If Rate +1%
    Jika Tingkat -1%                           1.101.949.952.400         1.427.165.035.669                             If Rate -1%
   Analisa Sensitivitas Kenaikan Gaji                                                            Salary Increase Sensitivity Analysis
    Jika Tingkat +1%                           1.053.882.771.229         1.428.772.681.255                            If Rate +1%
    Jika Tingkat -1%                             965.333.043.755         1.342.291.463.602                             If Rate -1%


21. EKUITAS                                                          21. EQUITY

   a. Modal Saham                                                      a. Share Capital

       Berdasarkan Akta Notaris Sutjipto. SH.M.Kn.. No.164                 Based on Notarial Deed No.164 of Sutjipto. SH. M.Kn.
       tanggal 15 Agustus 2008, susunan pemilikan saham                    dated August 15, 2008, the shareholding of the Company
       Perusahaan adalah Negara Republik Indonesia sebanyak                is fully owned by the Republic of Indonesia with 425,000
       425.000 saham atau dengan nilai nominal sebesar                     shares or Rp425,000,000,000.
       Rp425.000.000.000.




                                                                 98
Page 399
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                                           PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                      NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                                       STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                                   As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                      (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

21. EKUITAS (Lanjutan)                                                        21. EQUITY (Continued)

   a. Modal Saham (Lanjutan)                                                      a. Share Capital (Continued)

       Berdasarkan Akta Notaris Aryanti Artisari. SH. M.Kn.                             Based on Notarial Deed of Aryanti Artisari. SH. M.Kn.
       No. 3 tanggal 3 Januari 2013 para pemegang saham                                 No. 3 dated January 3, 2013, shareholders decided as
       mengambil keputusan sebagai berikut:                                             follows:
       1. Menyetujui pengeluaran/penempatan saham yang                                  1. Approving expenses/shares placement that is still in
          masih dalam simpanan (portepel) sejumlah 30.023                                   deposits consisting of 30,023 shares, with par value of
          saham, masing-masing saham dengan nilai                                           Rp1,000,000, thereby the total amount will be
          Rp1.000.000,     sehingga    seluruhnya    seharga                                Rp30,023,000,000 which all part taken by the
          Rp30.023.000.000 yang seluruhnya diambil bagian                                   Government of Republic of Indonesia.
          oleh Negara Republik Indonesia.
       2. Penambahan modal Negara Republik Indonesia ke                                 2. Increase in the Government of Republic of Indonesia
          dalam saham Perusahaan sebesar Rp30.023.000.000                                  capital    to    the     Company,     amounted    to
          dengan cara sebagai berikut:                                                     Rp30,023,000,000 as follows:
          -   Sebesar Rp30.022.899.470 yang berasal dari                                   -   Amounted to Rp30,022,899,470 that originated
              pengalihan barang milik negara sebagaimana                                       from the transfer of goods owned by the state as
              ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah No. 67                                     stated in Government Regulation No. 67 year
              tahun 2012.                                                                      2012.
          - Sebesar Rp100.530 yang berasal dari kapitalisasi                               - Amounted to Rp100,530 that originated from part
              sebagian cadangan Perusahaan sampai dengan                                       of the capitalization of the Company’s allowance
              tahun buku 2011.                                                                 until book year 2011.
       3. Peningkatan modal ditempatkan/ disetor Perusahaan                             3. Increase in the Company’s paid-up capital from
          yang semula Rp425.000.000.000 menjadi sebesar                                    Rp425,000,000,000 to Rp455,023,000,000.
          Rp455.023.000.000.
                                                                  2024 dan/and 2023
                                        Jumlah Saham
                                       Ditempatkan dan
                                        Disetor Penuh/       Persentase           Nominal per          Jumlah M odal
                                       Number of Share       Pemilikan/          Lembar saham            Disetor/
                                         Issued and         Percentage             Nominal             Total Paid-up
                                          Fully Paid       of Ownership             Share                Capital

       Pemegang Saham                                                                                                                     Shareholders
         Negara Republik Indonesia              455.023             100%                1.000.000      455.023.000.000     Negara Republik Indonesia
       Jumlah                                   455.023          100,00%                1.000.000      455.023.000.000                           Total


   b. Tambahan Modal Disetor                                                      b. Additional Paid-in Capital

       Tambahan modal disetor berasal dari program                                      Additional paid-in capital arise from tax amnesty program
       pengampunan pajak (tax amnesty) yang diikuti oleh entitas                        that the Subsidiary participated in 2016 referring to the
       anak pada tahun 2016 mengacu pada surat keterangan                               tax      amnesty      certificate      Number:       KET-
       pengampunan           pajak        Nomor:          KET-                          22467/PP/WPJ.06/2016 dated November 2, 2016 for tax
       22467/PP/WPJ.06/2016 tanggal 2 November 2016 atas                                payments in 2015 amounting to Rp2,344,427,566.
       setoran pajak tahun 2015 senilai Rp2.344.427.566.

   c. Komponen Ekuitas Lainnya                                                    c. Other Equity Components
                                                                               2024
                                                             Keuntungan
                                                           (Kerugian) tahun
                                                               Berjalan/
                                        Saldo Awal/          Profit (Loss)              Penyesuaian/          Saldo Akhir/
                                     Beginning Balance       For the Year                Adjustment          Ending Balance

       Pengukuran Kembali                                                                                                                   Remeasurement of
         Imbalan Pasti                  (75.065.722.660)      91.974.745.731                 29.769.336         16.938.792.407              Defined Benefit
       Selisih Lebih Revaluasi                                                                                                          Surplus of Revaluation
         Aset Tetap                   3.777.846.639.788                  -                          -        3.777.846.639.788              of Fixed Assets
       Jumlah                         3.702.780.917.128       91.974.745.731                 29.769.336      3.794.785.432.195                           Total




                                                                          99
Page 400
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                                              PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                         NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                                          STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                                      As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                         (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

21. EKUITAS (Lanjutan)                                                            21. EQUITY (Continued)

   c. Komponen Ekuitas Lainnya (Lanjutan)                                            c. Other Equity Components (Continued)
                                                                                  2023
                                                                 Keuntungan
                                                               (Kerugian) tahun
                                                                   Berjalan/
                                        Saldo Awal/              Profit (Loss)             Penyesuaian/            Saldo Akhir/
                                     Beginning Balance           For the Year               Adjustment            Ending Balance

       Pengukuran Kembali                                                                                                                          Remeasurement of
         Imbalan Pasti                    (120.026.621.099)       44.894.930.668                65.967.771          (75.065.722.660)               Defined Benefit
       Selisih Lebih Revaluasi                                                                                                                 Surplus of Revaluation
         Aset Tetap                       3.365.475.909.885     412.370.729.903                        -          3.777.846.639.788                of Fixed Assets
       Jumlah                             3.245.449.288.786     457.265.660.571                 65.967.771        3.702.780.917.128                             Total


   d. Kepentingan Non-Pengendali                                                     d. Non-Controlling Interest
                                                                                                   2024
                                                                Bagian atas Laba               Penghasilan
                                                                 (Rugi) Neto/              Komprehensif Lain/
                                         Saldo Awal/             Share in Net             Other Comprehensive            Penyesuaian/             Saldo akhir/
                                      Beginning Balance          Profit (Loss)                   Income                   Adjustment             Ending balance

       PT Pos Finansial Indonesia           (45.460.211.440)           195.375.279                 (29.809.307)                        -           (45.294.645.468)
       PT Pos Logistik Indonesia                432.514.147              2.250.489                      39.971                21.844.672               456.649.279
       Jumlah/Total                         (45.027.697.293)           197.625.768                 (29.769.336)               21.844.672           (44.837.996.189)



                                                                                                  2023
                                                                Bagian atas Laba               Penghasilan
                                                                 (Rugi) Neto/              Komprehensif Lain/
                                         Saldo Awal/             Share in Net             Other Comprehensive            Penyesuaian/             Saldo akhir/
                                      Beginning Balance          Profit (Loss)                  Income                    Adjustment             Ending balance

       PT Pos Finansial Indonesia           (17.938.001.455)      (20.491.252.597)                  11.781.505            (7.042.738.893)          (45.460.211.440)
       PT Pos Logistik Indonesia                379.793.429             6.791.098                      180.130                45.749.490               432.514.147
       Jumlah/Total                         (17.558.208.026)      (20.484.461.499)                  11.961.635            (6.996.989.403)          (45.027.697.293)


   e. Laba per Saham Dasar                                                           e. Earnings Per Share

       Perhitungan laba per saham dasar berdasarkan pada                                   The basic earnings per share is based on the following:
       informasi berikut:
                                                                   2024                        2023

       Laba yang Diatribusikan Kepada                                                                                           Profit Attributtable to Owners of the
         Pemilik Entitas Induk                                 746.936.851.666              748.699.105.099                                              Company
       Rata-rata Tertimbang Saham Biasa                                                                                     Weighted Average Number of Ordinary
         untuk Perhitungan                                                                                                      Shares for Computation of Basic
         Laba Per Saham Dasar                                           455.023                     455.023                                     Earning Per Share
       Laba Per Saham                                              1.641.536,48                1.645.409,36                                      Earnings Per Share




                                                                           100
Page 401
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                                PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                           NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                            STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                        As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                         (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

22. PENDAPATAN                                                          22. REVENUES
                                                         2024                   2023

   Logistik                                         2.061.931.398.556      2.176.037.721.479                                        Logistics
   Paket Pos                                        1.254.282.573.393      1.456.773.750.070                                          Parcels
   Jasa Keuangan                                    1.070.500.710.572      1.256.664.342.262                               Financial Services
   Surat Pos                                          457.650.739.942        437.098.907.316                                    Postal Main
   Properti                                           173.495.586.234        152.546.415.548                                      Properties
   Jumlah                                           5.017.861.008.697      5.479.121.136.675                                            Total



23. BEBAN POKOK LAYANAN                                                 23. COST OF SERVICES

   Rincian beban pokok layanan berdasarkan jenis layanan                  The details of cost of services based on type of services are as
   sebagai berikut:                                                       follows:
                                                         2024                   2023

   Logistik                                         1.106.845.846.656      1.292.873.463.760                                        Logistics
   Paket Pos                                          739.792.208.752      1.033.396.472.132                                          Parcels
   Jasa Keuangan                                      727.653.780.368        861.135.232.956                               Financial Services
   Surat Pos                                          382.649.769.003        457.326.475.717                                    Postal Main
   Properti                                            64.352.580.960         32.497.117.053                                      Properties
   Lainnya                                              9.511.954.318          3.560.683.820                                          Others
   Jumlah                                           3.030.806.140.057      3.680.789.445.438                                            Total


   Rincian beban pokok layanan berdasarkan jenis biaya sebagai            The details of cost of services based on type of expenses are as
   berikut:                                                               follows:
                                                         2024                   2023

   Pegawai                                          1.519.144.818.899      1.617.844.499.098                                      Employees
   Operasi                                          1.166.726.043.496      1.781.439.099.547                                      Operations
   Administrasi                                       178.293.707.285        162.528.013.005                                  Administration
   Penyusutan (Catatan 11)                            109.983.887.689         76.979.741.344                          Depreciations (Note 11)
   Umum                                                39.290.236.132         28.458.314.886                                         General
   Amortisasi (Catatan 13)                             17.367.446.556         13.539.777.558                          Amortizations (Note 13)
   Jumlah                                           3.030.806.140.057      3.680.789.445.438                                            Total



24. BEBAN USAHA                                                         24. OPERATING EXPENSES
                                                         2024                   2023

   Beban Pemasaran                                                                                                       Marketing Expenses
     Jasa Keuangan                                    24.678.323.012         20.852.622.808                              Financial Services
     Surat Pos dan Paket Pos                           4.468.275.731         32.948.917.992                       Postal Mails and Parcels
     Properti                                          2.869.976.674          3.061.803.960                                     Properties
     Ritel                                             1.612.572.022          1.567.100.992                                         Retails
     Logistik                                          1.230.793.917         11.588.025.107                                       Logistics
     Filateli                                            351.292.285            241.974.213                                        Philately
   Sub Jumlah                                         35.211.233.641         70.260.445.072                                          Subtotal
   Beban Umum dan Administrasi                                                                           General and Administration Expenses
     Pegawai                                          798.300.058.344        766.640.619.187                                    Employees
     Operasi                                          174.569.733.627        132.339.444.248                                   Operations
     Umum                                             126.098.183.919        144.642.714.545                                       General
     Penyusutan (Catatan 11)                           26.815.985.234         41.912.759.702                       Depreciations (Note 11)
     Administrasi                                      23.791.748.534         16.699.132.538                                Administration
     Amortisasi (Catatan 13)                           10.341.312.972          8.755.736.468                       Amortizations (Note 13)
   Sub Jumlah                                       1.159.917.022.630      1.110.990.406.688                                         Subtotal
   Jumlah                                           1.195.128.256.271      1.181.250.851.760                                             Total




                                                                  101
Page 402
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                                PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                           NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                            STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                        As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                          (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

25. PENDAPATAN (BEBAN) LAINNYA                                          25. OTHER INCOME (EXPENSES)
                                                       2024                    2023

   Pendapatan Lainnya                                                                                                               Other Income
     Pendapatan Donasi LPU                          366.844.830.481          366.120.584.914                            UPS Donation Income
     Kenaikan Nilai Wajar                                                                                            Increase in Fair Value of
        Properti Investasi (Catatan 12)             172.463.187.446          168.004.840.966                  Investment Property (Note 12)
     Pendapatan Pemulihan Kerugian                                                                                                Income from
        Perusahaan                                   54.527.828.809           59.177.796.699                               Recovery Losses
     Pendapatan Pelepasan Aset Tetap                              -           12.283.680.595                     Gain on Fixed Asset Disposal
     Pendapatan QSF-Penyelenggaraan Pos                 798.944.464              923.349.130                QSF Revenue - Postal Maintenance
     Lainnya                                         23.483.496.130           22.217.834.505                                            Others
   Sub Jumlah                                       618.118.287.330          628.728.086.809                                           Sub Total
   Beban Lainnya                                                                                                                 Other Expenses
     Purna Bakti                                    (166.258.048.293)       (175.301.843.409)                                    Pension Cost
     Beban yang Tidak Didistribusikan                (73.265.007.094)       (122.190.027.207)                              Undistributed Cost
     Denda Pajak                                     (20.609.212.766)        (27.935.892.177)                                      Penalty Tax
     Kerugian Aset Tetap                              (1.007.768.997)           (352.656.105)                             Loss of Fixed Assets
     Sumbangan Bencana Alam                              (45.678.930)            (49.540.050)                      Natural Disaster Donations
   Sub Jumlah                                       (261.185.716.080)       (325.829.958.948)                                          Sub Total
   Jumlah                                            356.932.571.250         302.898.127.861                                                Total


   Beban lainnya dengan kategori purna bakti adalah beban -               Other expenses in the after-service categoryare the burdens
   beban yang dikeluarkan Grup untuk pembayaran pensiunan                 issued by the Group for thepayment of retired ex-employees of
   eks karyawan Grup seperti bantuan kesehatan, bantuan pangan            the Groupsuch as health assistance, food assistance
   dan perbaikan gizi.                                                    andnutritional improvements.

   Beban yang tidak distribusikan merupakan kelompok beban                Undistributed expenses represent other costs that are not
   lainnya yang tidak terkait langsung dengan kegiatan produksi           directly related to production activities such as the secretarial
   seperti beban kesekretariatan, kegiatan hukum, lainnya.                cost, legal activity, and others.

26. PENDAPATAN (BEBAN) KEUANGAN                                         26. FINANCE INCOME (COST)
                                                       2024                    2023

   Pendapatan Keuangan                                                                                                          Finance Income
     Pendapatan Selisih Kurs                         16.830.894.477           30.322.878.977                   Foreign Exchange Diff Income
     Pendapatan Jasa Giro                             7.215.430.062           10.004.759.893                  Current Account Service Income
     Pendapatan Penempatan Dana di Bank               7.484.529.575            3.233.763.485                  Fund Placement Income in Bank
   Sub Jumlah                                        31.530.854.114           43.561.402.355                                           Sub Total
   Beban Keuangan                                                                                                                 Finance Cost
     Bunga Pinjaman                                 (317.302.182.402)       (170.439.111.903)                                   Loan Interest
     Bunga Kupon MTN                                 (92.025.000.000)        (92.025.000.000)                           MTN Coupon Interest
     Beban Pendanaan                                 (14.684.058.340)        (14.254.784.262)                                 Funds Expense
     Pengelolaan Treasury                             (2.923.118.584)         (6.429.191.554)                          Treasury Management
     Selisih Kurs atas Transaksi Valas                (7.872.437.428)         26.687.614.147                   Exchange Difference on Forex
     Beban Administrasi Bank                          (4.427.420.919)         (5.188.393.337)                   Bank Administration Expense
   Sub Jumlah                                       (439.234.217.673)       (261.648.866.909)                                          Sub Total
   Jumlah                                           (407.703.363.559)       (218.087.464.554)                                              Total




                                                                 102
Page 403
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                         PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                    NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                     STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                 As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

27. SIFAT DAN TRANSAKSI HUBUNGAN BERELASI                        27. NATURE AND TRANSACTIONS WITH RELATED
                                                                     PARTIES

   Tabel berikut ini adalah ikhtisar pihak-pihak berelasi yang      The following table is a summary of related parties who have
   bertransaksi dengan Grup, termasuk sifat hubungan dan sifat      transactions with the Group, and includes the nature of the
   transaksinya:                                                    relationship and transaction:


     No        Pihak Berelasi/Related Parties       Sifat Hubungan/Nature of Relationship          Transaksi/Transaction
      1     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk           Sepengendalian / Under Common Control       Penempatan dana di rekening
                                                                                                              bank
                                                                                              fasilitas pinjaman dari bank, dan
                                                                                                         piutang usaha/
                                                                                              Account bank, loans bank facility,
                                                                                                              and
                                                                                                       trade receivables
      2     PT Bank Tabungan Negara (Persero)       Sepengendalian / Under Common Control       Penempatan dana di rekening
            Tbk                                                                                 bank, piutang usaha dan utang
                                                                                                             usaha/
                                                                                               Account bank, trade receivables
                                                                                                      and trade payables
      3     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)      Sepengendalian / Under Common Control       Penempatan dana di rekening
            Tbk                                                                                    bank dan piutang usaha/
                                                                                                   Account bank and trade
                                                                                                          receivables
      4     PT Bank Negara Indonesia (Persero)      Sepengendalian / Under Common Control       Penempatan dana di rekening
            Tbk                                                                               bank fasilitas pinjaman dari bank,
                                                                                                               dan
                                                                                                         piutang usaha/
                                                                                              Account bank, loans bank facility,
                                                                                                     and trade receivables
      5     PT Bank Mandiri Taspen                  Sepengendalian / Under Common Control       Penempatan dana di rekening
                                                                                                              bank
                                                                                                      dan piutang usaha/
                                                                                                   Account bank and trade
                                                                                                          receivables
      6     PT Bank Syariah Indonesia Tbk           Sepengendalian / Under Common Control       Penempatan dana di rekening
                                                                                                              bank
                                                                                                         Account bank
      7     PT Rajawali Nusantara Indonesia         Sepengendalian / Under Common Control     Piutang usaha/ Trade receivables
            (Persero)
      8     Perum Bulog                             Sepengendalian / Under Common Control     Piutang usaha/ Trade receivables
      9     PT Telekomunikasi Indonesia             Sepengendalian / Under Common Control      Piutang usaha dan utang usaha/
            (Persero) Tbk                                                                       Trade receivables and trade
                                                                                                          payables
      10    PT Perusahaan Listrik Negara            Sepengendalian / Under Common Control      Piutang usaha dan utang usaha/
            (Persero)                                                                           Trade receivables and trade
                                                                                                          payables
      11    PT Pertamina (Persero)                  Sepengendalian / Under Common Control     Piutang usaha/ Trade receivables
      12    PT Semen Indonesia (Persero) Tbk        Sepengendalian / Under Common Control      Piutang usaha dan utang usaha/
                                                                                                Trade receivables and trade
                                                                                                          payables
      13    Perum Percetakan Uang Republik          Sepengendalian / Under Common Control      Piutang usaha dan utang usaha/
            Indonesia                                                                           Trade receivables and trade
                                                                                                          payables
      14    PT Wijaya Karya (Persero) Tbk           Sepengendalian / Under Common Control     Piutang usaha/ Trade receivables
      15    PT Waskita Karya (Persero) Tbk          Sepengendalian / Under Common Control     Piutang usaha/ Trade receivables
      16    PT Asabri (Persero)                     Sepengendalian / Under Common Control      Piutang usaha dan utang usaha/
                                                                                                Trade receivables and trade
                                                                                                          payables
      17    PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk       Sepengendalian / Under Common Control     Piutang usaha/ Trade receivables




                                                              103
Page 404
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                                         PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                    NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                                     STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                                 As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                   (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

27. SIFAT DAN TRANSAKSI HUBUNGAN BERELASI 27. NATURE AND TRANSACTIONS WITH RELATED
    (Lanjutan)                                PARTIES (Continued)

   Rincian akun dan transaksi dengan pihak-pihak berelasi                           The details of transactions with related parties are as follows:
   adalah sebagai berikut:

                                                                                       Persentase Terhadap Jumlah
                                                                                                  Aset
                                                                                              dan Liabilitas/
                                                         Saldo/                        Percentage to Total Assets
                                                        Amount                               and Liabilities
                                            2024                      2023               2024               2023
   Bank (Catatan 6)                                                                                                                       Bank (Note 6)
   Rupiah                                                                                                                                       Rupiah
     PT Bank Negara Indonesia                                                                                               PT Bank Negara Indonesia
        (Persero) Tbk                    75.234.069.558           525.044.625.494        0,31%           3,84%                       (Persero) Tbk
     PT Bank Rakyat Indonesia                                                                                                PT Bank Rakyat Indonesia
        (Persero) Tbk                   173.105.253.245            45.028.912.392        0,72%           0,33%                        (Persero) Tbk
     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk       52.554.869.888            36.259.405.362        0,22%           0,27%          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
     PT Bank Syariah Indonesia Tbk        9.327.366.609            23.196.151.363        0,04%           0,17%          PT Bank Syariah Indonesia Tbk
     PT Bank Tabungan Negara                                                                                                PT Bank Tabungan Negara
        (Persero) Tbk                     7.714.267.312             8.437.571.702        0,03%           0,06%                        (Persero) Tbk
     PT Bank Mandiri Taspen               1.278.685.910             1.296.789.387        0,01%           0,01%                PT Bank Mandiri Taspen
   Jumlah                               319.214.512.522           639.263.455.700        1,33%           4,68%                                      Total



                                                                                       Persentase Terhadap Jumlah
                                                                                                  Aset
                                                                                              dan Liabilitas/
                                                         Saldo/                        Percentage to Total Assets
                                                        Amount                               and Liabilities
                                            2024                      2023               2024               2023
   Bank (Catatan 6)                                                                                                                        Bank (Note 6)
   Yen Jepang                                                                                                                              Japanese Yen
     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk       89.743.106.400           121.333.526.650        0,37%           0,90%          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
   Dolar AS                                                                                                                                   US Dollar
     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk       25.623.978.252             8.146.977.846        0,11%           0,06%          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
   Euro Eropa                                                                                                                            European Euro
     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk        9.788.400.724             3.516.858.623        0,04%           0,03%          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
   Poundsterling Inggris                                                                                                     Great Britain Poundsterling
     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                  -                563.785.928         0,00%           0,00%          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
   Dolar Singapura                                                                                                                     Singapore Dollar
     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                  -                659.971.175         0,00%           0,00%          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
   Saudi Arabian Riyal                                                                                                              Saudi Arabian Riyal
     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk           16.099.248                        -         0,00%           0,00%          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
   CHF Swiss                                                                                                                                 Swiss CHF
     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk        2.033.788.701             1.134.429.150        0,01%           0,01%          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
   Jumlah                               127.205.373.325           135.355.549.372        0,53%           1,00%                                     Total



                                                                                       Persentase Terhadap Jumlah
                                                                                                  Aset
                                                                                              dan Liabilitas/
                                                         Saldo/                        Percentage to Total Assets
                                                        Amount                               and Liabilities
                                            2024                      2023               2024               2023
   Deposito Berjangka (Catatan 6)                                                                                                 Time Deposits (Note 6)
   Rupiah                                                                                                                                        Rupiah
     PT Bank Negara Indonesia                                                                                               PT Bank Negara Indonesia
        (Persero) Tbk                   105.000.000.000            35.000.000.000        0,44%           0,26%                        (Persero) Tbk
     PT Bank Rakyat Indonesia                                                                                               PT Bank Rakyat Indonesia
        (Persero) Tbk                     5.000.000.000            49.500.000.000        0,02%           0,36%                        (Persero) Tbk
     PT Bank Tabungan Negara                                                                                               PT Bank Tabungan Negara
        (Persero) Tbk                    43.000.000.000            18.000.000.000        0,18%           0,13%                        (Persero) Tbk
     PT Bank Syariah Indonesia Tbk       20.000.000.000             5.500.000.000        0,08%           0,04%          PT Bank Syariah Indonesia Tbk
   Jumlah                               173.000.000.000           108.000.000.000        0,72%           0,79%                                      Total




                                                                         104
Page 405
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                                          PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                     NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                                      STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                                  As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                   (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

27. SIFAT DAN TRANSAKSI HUBUNGAN BERELASI 27. NATURE AND TRANSACTIONS WITH RELATED
    (Lanjutan)                                PARTIES (Continued)

                                                                                       Persentase Terhadap Jumlah
                                                                                                  Aset
                                                                                              dan Liabilitas/
                                                          Saldo/                       Percentage to Total Assets
                                                         Amount                              and Liabilities
                                             2024                      2023              2024               2023
   Pendapatan Diterima di Muka                                                                                                        Accrued Revenues
   Rupiah                                                                                                                                        Rupiah
     PT Bank Mandiri Taspen                 1.837.564.931                       -       0,01%            0,00%               PT Bank Mandiri Taspen
     PT Bank Negara Indonesia                                                                                              PT Bank Negara Indonesia
        (Persero) Tbk                       1.664.061.608                       -       0,01%            0,00%                          (Persero) Tbk
     PT Bank Rakyat Indonesia                                                                                               PT Bank Rakyat Indonesia
        (Persero) Tbk                       1.563.706.982                      -        0,01%            0,00%                          (Persero) Tbk
     PT Bio Farma (Persero) Tbk             1.102.833.889                      -        0,00%            0,00%            PT Bio Farma (Persero) Tbk
     Perum Bulog                         471.739.004.268           286.236.015.716      1,97%            2,10%                           Perum Bulog
     PT Rajawali Nusantara Indonesia      81.772.905.659           103.629.226.557      0,34%            0,76%        PT Rajawali Nusantara Indonesia
   Jumlah                                553.511.909.927           389.865.242.273      2,31%            2,86%                                     Total



                                                                                       Persentase Terhadap Jumlah
                                                                                                  Aset
                                                                                              dan Liabilitas/
                                                          Saldo/                       Percentage to Total Assets
                                                         Amount                              and Liabilities
                                             2024                      2023              2024               2023
   Aset Lancar Lainnya                                                                                                              Other Current Assets
   Rupiah                                                                                                                                        Rupiah
     PT Bank Rakyat Indoensia                                                                                                  PT Bank Rakyat Indoensia
        (Persero) Tbk                    231.971.557.450           234.806.998.514       0,97%           1,72%                             (Persero) Tbk
     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk        76.428.117.631            76.383.325.096       0,32%           0,56%            PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
     PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk     9.299.738.942             9.349.738.942       0,04%           0,07%         PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk
     PT Bank Negara Indonesia                                                                                                 PT Bank Negara Indonesia
        (Persero) Tbk                                -               1.700.582.143       0,00%           0,01%                             (Persero) Tbk
     PT Bank Tabungan Negara                                                                                                  PT Bank Tabungan Negara
        (Persero) Tbk                                -                  15.257.262       0,00%           0,00%                             (Persero) Tbk
   Jumlah                                317.699.414.023           322.255.901.957       1,32%           2,36%                                     Total



                                                                                       Persentase Terhadap Jumlah
                                                                                                  Aset
                                                                                              dan Liabilitas/
                                                          Saldo/                       Percentage to Total Assets
                                                         Amount                              and Liabilities
                                             2024                      2023              2024               2023
   Utang Lainnya                                                                                                                        Other Payables
   Rupiah                                                                                                                                       Rupiah
     PT Telekomunikasi Indonesia                                                                                         PT Telekomunikasi Indonesia
        (Persero) Tbk                      4.591.394.607             4.591.394.607      0,02%            0,13%                       (Persero) Tbk
     PT Bank Rakyat Indoensia                                                                                               PT Bank Rakyat Indoensia
        (Persero) Tbk                                -               7.062.205.000      0,00%            0,08%                       (Persero) Tbk
   Jumlah                                  4.591.394.607            11.653.599.607      0,02%            0,21%                                     Total



                                                                                       Persentase Terhadap Jumlah
                                                                                                  Aset
                                                                                              dan Liabilitas/
                                                          Saldo/                       Percentage to Total Assets
                                                         Amount                              and Liabilities
                                             2024                      2023              2024               2023
   Pinjaman Bank (Catatan 17)                                                                                                      Bank Loans (Note 17)
   Rupiah                                                                                                                                        Rupiah
      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk      449.986.907.517           370.604.000.000      1,88%            6,71%          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
      PT Bank Nasional Indonesia                                                                                           PT Bank Nasional Indonesia
        (Persero) Tbk                    370.000.000.000           300.000.000.000      1,54%           5,43%                        (Persero) Tbk
   Jumlah                                819.986.907.517           670.604.000.000      3,42%           12,14%                                     Total




                                                                          105
Page 406
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                         PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                    NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                     STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                 As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

27. SIFAT DAN TRANSAKSI HUBUNGAN BERELASI 27. NATURE AND TRANSACTIONS WITH RELATED
    (Lanjutan)                                PARTIES (Continued)

   Jumlah imbalan (penghasilan) berupa gaji, honorarium dan         The amount of compensation (income) in the form of salary,
   tunjangan dibayarkan untuk Direksi dan Dewan Komisaris           honorarium and allowances paid to the Board of Directors
   sebesar Rp36.397.969.845 dan Rp18.120.988.959 sampai             and Board of Commissioners is Rp36,397,969,845 and
   dengan 31 Desember 2024 dan Rp26.947.964.975 dan                 Rp18,120,988,959 until December 31, 2024 and
   Rp16.713.310.728 periode yang sama tahun 2023.                   Rp26,947,964,975 and Rp16,713,310,728 for the same period
                                                                    in 2023.

28. PERJANJIAN PENTING                                          28. SIGNIFICANT AGREEMENTS

   Grup mengadakan perjanjian-perjanjian penting sebagai            The Group has the following significant agreements are as
   berikut:                                                         follows:

        Mitra/            Nomor Perjanjian/                        Perjanjian/                       Jangka Waktu
       Partners          Agreements Number                         Agreements                  Awal/Start    Akhir/End
   PT Lion Express     PKS.296/DIR-3/1222           Pendistribusian Kirimanpos Udara Dalam    30 Desember/ 29 Desember/
                                                    Negeri/Domestic Air Mail Distribution      December      December
                      06/LE-PKS/SLS/I/2022                                                        2022          2024
   PT Stefany Jaya    PKS 117/DIR-3/0523        Perjanjian Kerja Sama Layanan                    26 Mei/       25 Mei/
   Sentosa (Agen dari                           Pengangkutan Kirimanpos Internasional/          May 2023      May 2025
   Asiana Air)                                  Cooperation Agreement on the
                                                Transportation Service of International
                                                Mail
   Direktorat Jenderal 6/3.4/HK.01/1/2024       Penyaluran Bantuan Sosial Program              26 Januari/     31 Desember/
   Perlindungan dan                             Keluarga Harapan Tahun 2024/                    January         December
   Jaminan Sosial      PKS021/DIR-4/0124        Distribution of Social Assistance for             2024             2024
   Kementerian                                  the Family Hope Program for the Year
   Sosial                                       2024
   Direktorat Jenderal 01/5.4/PKS/HK.01/01/2024 Penyaluran Program Sembako Tahun               19 Januari/     31 Desember/
   Pemberdayaan                                 2024/Distribution of Basic Food Program         January         December
   Sosial              PKS012/DIR-4/0124        for the Year 2024                                 2024             2024
   Kementerian
   Sosial
   Direktorat Jenderal PRJ.PPK-                 Pekerjaan Distribusi dan Penjualan              1 Januari/     31 Desember/
   Pajak Kementerian 116/2024/PJ.0133/2023      Meterai Tempel Direktorat Jenderal Pajak      January 2024      December
   Keuangan                                     Tahun Anggaran 2024/                                               2024
                                                Distribution and Sales Work of
                                                Directorate General of Taxes Stamps for
                                                Fiscal Year 2024
   Perusahaam Umum PJ-                          Perjanjian Jasa Angkutan Pendistribusian        1 Januari/        30 Juni/
   (Perum) Bulog       02/DP303/PG.04/01/2024   Bantuan Pangan Cadangan Beras                 January 2024         June
                                                Pemerintah Tahun 2024/Transportation                               2024
                       PKS001/DIRUT/0124        Services Agreement for the Distribution of
                                                Government Rice Reserve Food Assistance
                                                in 2024
   Perusahaam Umum PJ-                          Perjanjian Jasa Angkutan Pendistribusian       1 Agustus/      31 Desember/
   (Perum) Bulog       652/DP303/PG.04/07/2024 Bantuan Pangan Cadangan Beras                     August         December
                                                Pemerintah Tahun 2024/Agreement for               2024             2024
                       PKS209/DIRUT/0724        Transportation Services in the Distribution
                                                of Government Rice Reserve Food Aid for
                                                the Year 2024
   PT Taspen           JAN-116/DIR/2024         Pembayaran Tabungan Hari Tua, Pensiun,           21 Juni/         20 Juni/
   (Persero)           PKS.174/DIR-4/0624       Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan              June             June
                                                Kematian Melalui Rekening/Payment of              2024             2026
                                                Pension Time Savings, Pension, Work
                                                Accident Benefit and Death Benefit
                                                through an account




                                                              106
Page 407
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                         PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                    NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                     STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                 As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                               (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

28. PERJANJIAN PENTING (Lanjutan)                               28. SIGNIFICANT AGREEMENTS (Continued)

         Mitra/             Nomor Perjanjian/                       Perjanjian/                     Jangka Waktu
        Partners            Agreements Number                       Agreements                 Awal/Start   Akhir/End
   Direktorat          2375/DJPPI.2/HK.04.02/09/2024 Subsidi Operasional Penyelenggaraan       1 Januari/  31 Desember/
   Jenderal                                          Layanan Pos Universal/ Operational       January 2024  December
   Penyelenggaran      PKS283/DIRUT/0924             Subsidies for the Implementation of                       2024
   Pos dan                                           Universal Postal Services
   Informatika
   PT Bank Negara      PKS 238/SVP Finance            Layanan Cash Management/ Cash             1 Januari/    31 Desember/
   Indonesia           Operation/1222                 Management Services                     January 2023      December
   (Persero) Tbk                                                                                                  2024
                       WHS/052/01122022
   Emudhra Pte         45/DIR-POSFIN/PKS/2019         Pemasangan Fasilitas Certifying        03 Desember/ 02 Desember/
   Limited                                            Authority dan Kegiatan Lain yang          December     December
                                                      Terkait/ Installation of Certifying         2019          2024
                                                      Authority Facilities and Other Related
                                                      Activities
   PT Asuransi Tri     PKS.364/DIR-1/1223             Jasa Asuransi Gedung dan Barang        31 Desember/ 31 Desember/
   Pakarta                                            Inventaris Serta Asuransi Kas Tahun       December     December
                       128/DIR/PKS.2023               2024/Building And Inventory Insurance       2023          2024
                                                      Services And Cash Insurance For 2024
   PT Rajawali         5/S.Pj-UP/RNI.01/VIII/2024     Pengadaan Jasa Transporter untuk         5 Agustus/  31 Desember/
   Nusantara                                          Distribusi Bantuan Pangan Program           August     December
   Indonesia           PKS231/DIRUT/0824              Stunting Pemerintah 2024/Procurement        2024          2024
   (Persero)                                          of Transporter Services for the
                                                      Distribution of Government Stunting
                                                      Food Aid Program 2024
   PT Eka Jaya         54                             Perjanjian Kerja Sama Tentang           23 Agustus/     Sampai
   Agung                                              Pemanfaatan Tanah Milik PT. Pos         August 2004     dengan
                                                      Indonesia (Persero) di Jalan Teuku                    berakhirnya
                                                      Umar Denpasar/ Cooperation                            masa laku/
                                                      Agreement Regarding the Utilization of                 Until the
                                                      Land Owned by PT. Pos Indonesia                      expiration of
                                                      (Persero) on Teuku Umar Street,                       the validity
                                                      Denpasar                                                 period
   PT Arkan Global     211/Penj/Korp/1023             Perjanjian Kerjasama Tentang Proses    11 September/ 31 Desember/
   Utama                                              Mid Miles Penyediaan Jasa Angkutan       September     December
                       001/ARKAN-POS/PKSCBP           Pendistribusian Bantuan Pangan              2023          2023
                       BAPANG/IX/2023                 Cadangan Beras Pemerintah Perum
                                                      Bulog Tahap II Jawa Timur Tahun
                                                      2023/ Cooperation Agreement on Mid
                                                      Miles Process for Providing
                                                      Transportation Services for the
                                                      Distribution of Government Rice
                                                      Reserve Food Aid by Perum Bulog
                                                      Phase II East Java 2023
   PT Yasa Artha       212/Penj/Korp/1023             Perjanjian Kerjasama Tentang Proses    8 September/ 30 November/
   Trimanunggal        002/PKS/YASA-POS/CBP           Last Miles Penyaluran Bantuan Bapang     September     November
                       BAPANG/IX/2023                 CBP (Cadangan Beras Pemerintah)             2023          2023
                                                      Perum Bulog Tahap II Jawa Timur
                                                      Tahun 2023/ Cooperation Agreement on
                                                      the Last-Mile Process for the
                                                      Distribution of Government Rice
                                                      Reserve Aid (CBP) by Perum Bulog
                                                      Phase II East Java 2023
   Direktorat          82/4.4/PR.07.00/1/2024         Penyaluran Bantuan Permakanan Bagi       12 Januari/    30 Juni/
   Jenderal                                           Penyandang Disabilitas Tahun 2024/         January        June
   Rehabilitasi Sosial PKS015/DIR-4/0124              Distribution of Food Assistance for         2024          2024
   Kementerian                                        People with Disabilities in 2024
   Sosial




                                                              107
Page 408
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                            PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                       NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                        STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                    As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                    (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

28. PERJANJIAN PENTING (Lanjutan)                                   28. SIGNIFICANT AGREEMENTS (Continued)

          Mitra/             Nomor Perjanjian/                          Perjanjian/                         Jangka Waktu
        Partners             Agreements Number                          Agreements                    Awal/Start     Akhir/End
   Direktorat          124/4.3/HK.01/1/2024              Penyaluran Bantuan Permakanan Bagi           22 Januari/   31 Desember/
   Jenderal                                              Lanjut Usia Keluarga Tunggal Tahun            January     December 2024
   Rehabilitasi Sosial PKS016/DIR-4/0124                 2024/Distribution of Food Assistance            2024
   Kementerian                                           for Elderly Single Families in 2024
   Sosial
   Direktorat          01/5.2/PKS-                       Penyaluran Bantuan Sosial Program            29 Januari/      31 Desember/
   Pemberdayaan        HIBAH/HK.01/1/2024                Pahlawan Ekonomi Nusantara Tahun              January          December
   Komunitas Adat                                        2024/Distribution of Social Assistance          2024              2024
   Terpencil dan       PKS023/DIR-4/0124                 for the National Economic Heroes
   Kewirausahaan                                         Program for the Year 2024
   Sosial
   Kementerian
   Sosial
   PT Bank BTPN        PKS.227/DIR-4/0824                Pembayaran Manfaat Pensiun Di Kantor           3 Juli/           2 Juli/
   Tbk                                                   Pos Secara Host to Host/Host to Host            July              July
                       PKS.072/DIR/RLBP/VIII/2024        Pension Benefit Payment at Post Office          2024              2026
   Koperasi Simpan 026/PKS-KSP-                          Kerja Sama Operasi Pelayanan Jasa              29 Juli/          28 Juli/
   Pinjam Nusantara Nusantara/LGL/VII/2020               Keuangan Bagi Pensiunan secara                  July              July
                                                         Terintegrasi/Operation Cooperation for          2020              2024
                       PKS.139/DIR-4/0720                Integrated Financial Services for
                                                         Pensioners
   PT Dapensi          1015/SVP-Financial-               Distribusi Kiriman Pos Rute Tersier           1 Maret/           31 Mei/
   Dwikarya            Service/0423481/IV/2023           Berbasis Chargeable Weight Di                  March              May
                                                         Wilayah Kerja Regional 1 Medan (Eks             2024              2024
                                                         Regional Palembang)/Chargeable
                                                         Weight Based Tertiary Route Postal
                                                         Shipment Distribution in Regional
                                                         Working Area 1 Medan (Former
                                                         Palembang Regional)
   China Airlines      3/Subdit IPS/0124                 Pengangkutan Kirimanpos International         1 Januari/         30 Juni/
                                                         ke Luar Negeri/Transportation of               January            June
                                                         International Postage to Overseas                2024             2024


29. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN                                       29. FINANCIAL RISK MANAGEMENT

   Manajemen risiko keuangan Grup bersifat dinamis dengan             The Group’s financial risk management is dynamic with the
   bertujuan untuk mengidentifikasi, mengukur, memetakan, dan         purpose to identify, measure, map, and developed alternatives
   mengembangkan alternatif penanganan risiko atas portofolio         for portfolio risk management of financial instruments. In the
   instrumen keuangan. Dalam pelaksanaan manajemen risiko             implementation of financial risk management, the Group
   keuangan, Grup mengidentifikasikan risiko-risiko yang              identify the risks faced relating to financial instruments,
   dihadapi terkait dengan instrumen keuangan, yaitu risiko pasar     namely market risk (interest rate and exchange rate), liquidity
   (tingkat suku bunga dan nilai tukar), risiko likuiditas, dan       risk, and credit risk, each of these risks can be explained as
   risiko kredit. Masing-masing risiko tersebut dapat dijelaskan      follows:
   sebagai berikut:

   a. Risiko Kredit                                                   a. Credit Risk

       Risiko kredit dalam piutang adalah ketidakpastian                  Credit risk in receivables is due to the uncertainty of postal
       pelanggan pos untuk dapat membayar utangnya sesuai                 customers to pay their amounts due in accordance with the
       dengan PKS yang ditetapkan. Risiko ini teridentifikasi             agreement. These risks are identified from the status of the
       dari status debitur (pelanggan) dalam posisi bangkrut.             customer in a position of bankruptcy. Difficulty in liquidity
       Kesulitan likuiditas (permintaan penjadwalan ulang                 (request for rescheduling of payment), and no last known
       pembayaran) dan tidak dikenal alamat terakhir.                     address.




                                                                108
Page 409
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                                       PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                  NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                                   STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                               As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

29. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)                                 29. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (Continued)

   a. Risiko Kredit (Lanjutan)                                                    a. Credit Risk (Continued)

       Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, eksposur                              As of December 31, 2024 and 2023, the maximum Group
       maksimum Grup terhadap risiko kredit mendekati nilai                          exposure of the credit risk approximates the net carrying
       tercatat bersih dari aset keuangan dengan rincian sebagai                     amounts of the outstanding financial assets with details as
       berikut:                                                                      follows:
                                                               2024                      2023

       Kas dan Setara Kas                                 2.063.363.227.142         2.653.918.421.743                         Cash and Cash Equivalents
       Bank yang Dibatasi Penggunaannya                      33.073.529.725                       -
       Piutang Usaha                                        336.931.275.934           385.402.397.127                                  Trade Receivables
       Piutang Layanan Jasa Keuangan                      2.011.539.275.002           880.739.688.637                  Receivable from Financial Services
       Aset Lancar Lainnya                                2.338.569.956.643           477.506.326.678                                Other Current Assets
       Pendapatan yang M asih Harus Diterima              1.016.837.478.050           930.909.600.985                                  Accrued Revenues
       Piutang Kerugian termasuk dalam                                                                                       Receivable Losses include in
         Aset Tidak Lancar Lainnya                           13.811.808.767            13.811.808.767                        Other Non-Current Assets
       Jumlah                                             7.814.126.551.263         5.342.288.243.937                                               Total


       Tabel berikut memberikan kualitas kredit dan analisis                         The following table provides the credit quality and age
       umur aset keuangan sesuai dengan peringkat kredit debitur                     analysis of financial assets according to credit ratings of
       pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023:                                       debtors as of December 31, 2024 and 2023:
                                                                           2024
                                     Belum Jatuh Tempo    Jatuh Tempo Tetapi
                                       dan Tidak Ada     Tidak Ada Penurunan/ Telah Jatuh Tempo
                                      Penurunan Nilai/       Past Due But      Dan Ada Penurunan/
                                      Neither Past Due       Not Impaired        Past Due and                Jumlah/
                                        Nor Impaired        <1 Tahun/Year          Impaired                   Total

       Kas dan Setara Kas            2.063.363.227.142                        -                    -    2.063.363.227.142     Cash and Cash Equivalents
       Bank yang Dibatasi
         Penggunaannya                  33.073.529.725                        -                    -      33.073.529.725                 Restricted Bank
       Piutang Usaha                                 -                        -      336.931.275.934     336.931.275.934              Trade Receivables
       Piutang Layanan                                                                                                                  Receivable from
         Jasa Keuangan               2.011.539.275.002                        -                    -    2.011.539.275.002           Financial Services
       Aset Lancar Lainnya                           -                        -    2.338.569.956.643    2.338.569.956.643           Other Current Assets
       Pendapatan yang M asih
         Harus Diterima              1.016.837.478.050                        -                    -    1.016.837.478.050              Accrued Revenues
       Piutang Kerugian
         termasuk dalam                                                                                                      Receivable Losses include in
         Aset Tidak Lancar Lainnya                   -                        -       13.811.808.767      13.811.808.767     Other Non-Current Assets

       Jumlah                        5.124.813.509.919                        -    2.689.313.041.344    7.814.126.551.263                          Total



                                                                           2023
                                     Belum Jatuh Tempo    Jatuh Tempo Tetapi
                                       dan Tidak Ada     Tidak Ada Penurunan/ Telah Jatuh Tempo
                                      Penurunan Nilai/       Past Due But      Dan Ada Penurunan/
                                      Neither Past Due       Not Impaired        Past Due and                Jumlah/
                                        Nor Impaired        <1 Tahun/Year          Impaired                   Total

       Kas dan Setara Kas            2.653.918.421.743                        -                    -    2.653.918.421.743     Cash and Cash Equivalents
       Piutang Usaha                                 -                        -      385.402.397.127      385.402.397.127             Trade Receivables
       Piutang Layanan                                                                                                                  Receivable from
         Jasa Keuangan                 880.739.688.637                        -                    -     880.739.688.637            Financial Services
       Aset Lancar Lainnya                           -                        -      477.506.326.678     477.506.326.678            Other Current Assets
       Pendapatan yang M asih
         Harus Diterima                930.909.600.985                        -                    -     930.909.600.985               Accrued Revenues
       Piutang Kerugian
         termasuk dalam                                                                                                      Receivable Losses include in
         Aset Tidak Lancar Lainnya                   -                        -       13.811.808.767      13.811.808.767     Other Non-Current Assets

       Jumlah                        4.465.567.711.365                        -      876.720.532.572    5.342.288.243.937                          Total




                                                                      109
Page 410
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                             PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                        NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                         STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                     As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                    (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

29. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)                             29. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (Continued)

   a. Risiko Kredit (Lanjutan)                                         a. Credit Risk (Continued)

       Kualitas kredit instrumen keuangan dikelola oleh Grup              The credit quality of financial instruments is managed by
       menggunakan peringkat kredit internal. Instrumen                   the Group using internal credit ratings. Financial
       keuangan diklasifikasikan sebagai "tidak jatuh tempo atau          instruments classified as “neither past due nor impaired”
       mengalami penurunan nilai" termasuk instrumen dengan               includes high grade credit quality instruments because
       kualitas kredit yang tinggi karena hanya terdapat sedikit          there was few or no history of default on the agreed terms
       atau tidak terdapat riwayat gagal bayar atas persyaratan           based on the letter of authorization, letter of guarantee or
       yang dijaminkan berdasarkan surat kuasa, surat jaminan             promissory note.
       atau promissory note.

       “Past due but not impaired” adalah barang-barang dengan            “Past due but not impaired” are items with history of
       sejarah default sering namun jumlahnya masih tertagih.             frequent default nevertheless the amount due are still
       Terakhir, “past due and impaired” adalah mereka yang               collectible. Lastly, “past due and impaired” are those that
       lama beredar dan telah dilengkapi dengan penyisihan                are long outstanding and has been provided with
       kerugian penurunan nilai atas piutang.                             allowance for impairment loss on receivables.

       Manajemen yakin akan kemampuan Grup untuk                          Management is confident in its ability to continue to
       mengendalikan dan memelihara eksposur risiko kredit                control and sustain minimal exposure of credit risk to the
       pada tingkat yang minimum dengan membentuk                         Group with set sufficient allowance for impairment losses
       penyisihan penurunan nilai untuk menutupi kemungkinan              to cover incurred losses arising from uncollectible
       kerugian atas tidak tertagihnya piutang berdasarkan data           receivables based on historical loss (Note 7).
       historis kerugian yang ada (Catatan 7).

   b. Risiko Pasar                                                     b. Market Risk

       Risiko pasar adalah risiko dimana nilai wajar dari arus kas        Market risk is the risk that the fair value of future cash
       masa depan dari suatu instrumen keuangan akan                      flows of a financial instrument will fluctuate because of
       berfluktuasi karena perubahan harga pasar. Grup                    changes in market price. The Group are exposed to market
       dipengaruhi oleh risiko pasar, terutama risiko tingkat suku        risks, particularly interest rate risk and foreign currency
       bunga dan risiko nilai tukar mata uang asing.                      exchange risk.

       Risiko Nilai Tukar Mata Uang Asing                                 Foreign Exchange Risk

       Grup menghadapi risiko pasar, risiko pertukaran mata               The Group are exposed to market risks, in particular
       uang asing tertentu.                                               foreign currency exchange risk.

       Risiko nilai tukar mata uang adalah risiko yang timbul dari        Foreign currency exchange risk is the risk that arises from
       perubahan nilai tukar Rupiah sebagai mata uang pelaporan           the changes of exchange rate of Rupiah as the reporting
       terhadap mata uang asing, terutama USD, EUR, GBP,                  currency against foreign currencies, especially USD,
       SGD dan CHF.                                                       EUR, GBP, SGD and CHF currencies.

       Risiko nilai tukar mata uang asing adalah risiko dimana            Risiko nilai tukar mata uang asing adalah risiko dimana
       nilai wajar atau arus kas masa datang dari suatu instrumen         nilai wajar atau arus kas masa datang dari suatu instrumen
       keuangan akan berfluktuasi akibat perubahan nilai tukar            keuangan akan berfluktuasi akibat perubahan nilai tukar
       mata uang asing. Eksposur Grup terhadap fluktuasi nilai            mata uang asing. Eksposur Grup terhadap fluktuasi nilai
       tukar berasal dari selisih nilai tukar antara Rupiah dan US        tukar berasal dari selisih nilai tukar antara Rupiah dan US
       Dolar.                                                             Dolar.

       Bagian signifikan dari risiko nilai tukar mata uang asing          The significant portion of the foreign currency exchange
       merupakan kontribusi secara tunai dalam mata uang USD,             risk is contributed by USD, EUR, GBP, SGD and CHF
       EUR, GBP, SGD dan CHF pada kas di bank.                            denominated cash in banks.

       Grup memantau fluktuasi nilai tukar asing dan ekspektasi           The Group monitors the foreign exchange rate fluctuation
       pasar sehingga dapat mengambil tindakan yang diperlukan            and market expectation so it can take necessary actions
       paling diuntungkan kepada Grup pada waktunya.                      benefited most to the Group in due time. The Management
       Manajemen saat ini tidak mempertimbangkan kebutuhan                currently does not consider the necessity to enter into any
       untuk masuk ke dalam setiap mata uang forward/swaps.               currency forward/swaps.




                                                                 110
Page 411
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                             PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                        NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                         STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                     As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                     (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

29. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)                            29. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (Continued)

   b. Risiko Pasar (Lanjutan)                                          b. Market Risk (Continued)

       Risiko Nilai Tukar Mata Uang Asing (Lanjutan)                       Foreign Exchange Risk (Continued)

       Risiko nilai tukar adalah potensi penyimpangan dari hasil           Exchange rate risk is the potential deviation from expected
       yang diharapkan karena fluktuasi nilai tukar. Risiko nilai          results due to exchange rate fluctuations. Exchange rate
       tukar berdampak langsung pada penerimaan atau                       risk has a direct impact on revenues or liabilities because
       kewajiban karena Grup melakukan transaksi dengan                    the Group use transactions using foreign currency. This
       menggunakan valuta asing. Risiko ini sangat jelas                   risk is clearly illustrated by the transaction to postal
       tergambar atas transaksi pos internasional baik untuk jasa          international either for the international postal services or
       pos internasional ataupun dalam bidang administrasi pos             in the field of postal administrations (UPU). A variety of
       (UPU). Berbagai kurs valuta asing digunakan terkait                 foreign exchange rates are used in connection with their
       dengan counterpart negara masing-masing.                            respective state counterparts.

       Namun pada umumnya risiko nilai tukar dimulai pada saat             But in general, exchange rate risk begins at recognition of
       mengakui transaksi pos internasional yang dimulai dengan            international postal transactions that began with the SDR
       kurs SDR. Penempatan dana pada portofolio valas,                    exchange rate. Placement of funds in foreign currency
       diyakini mampu untuk memitigasi risiko nilai tukar                  portfolio that is believed to be able to mitigate the
       tersebut.                                                           exchange rate risks.

       Tabel berikut menunjukkan sensitivitas terhadap                     The following table demonstrates the sensitivity to a
       perubahan yang mungkin terjadi pada nilai tukar Rupiah              reasonably possible change in the Rupiah exchange rate
       terhadap mata uang asing, dengan semua variabel lainnya             against foreign currency, with all other variables held
       tetap konstan, dengan pendapatan sebelum pajak yang                 constant, to the Company and Subsidiaries income before
       berakhir 31 Desember 2024 dan 2023:                                 tax for the period ended December 31, 2024 and 2023:

                                             Kenaikan (Penurunan)                   Pengaruh pada Laba
                                               Mata Uang Asing/                       Sebelum Pajak/
                                              Increase (Decrease)                     Effect on Income
                                              Foreign Currencies                         Before Tax
         31 Desember 2024        USD                                     2,64%              3.153.598.338        December 31, 2024
                                                                        -2,64%            (3.153.598.338)
                                 EUR                                     6,18%                          -
                                                                        -6,18%                          -
                                 SGD                                     0,00%                          -
                                                                         0,00%                          -
                                 GBP                                     0,00%                          -
                                                                         0,00%                          -
                                 CHF Swiss                               4,74%                          -
                                                                        -4,74%                          -
                                 JPY                                     7,75%                          -
                                                                        -7,75%                          -
                                 SAR                                     2,73%                          -
                                                                        -2,73%                          -

                                             Kenaikan (Penurunan)                   Pengaruh pada Laba
                                               Mata Uang Asing/                       Sebelum Pajak/
                                              Increase (Decrease)                     Effect on Income
                                              Foreign Currencies                         Before Tax
         31 Desember 2023        USD                                   0,0119%                 83.311.205        December 31, 2023
                                                                      -0,0119%               (83.311.205)
                                 EUR                                   0,0552%                387.136.609
                                                                      -0,0552%              (387.136.609)
                                 SGD                                   0,2102%              1.475.179.950
                                                                      -0,2102%            (1.475.179.950)
                                 GBP                                   0,8622%              6.051.744.102
                                                                      -0,8622%            (6.051.744.102)
                                 CHF Swiss                             0,1312%                921.095.908
                                                                      -0,1312%              (921.095.908)
                                 JPY                                   0,0471%                330.930.151
                                                                      -0,0471%              (330.930.151)




                                                                111
Page 412
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                                            PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                       NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                                        STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                                    As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                          (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

29. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)                                        29. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (Continued)

   c. Risiko Likuiditas                                                               c. Liquidity Risk

       Risiko likuiditas adalah risiko dimana Grup tidak bisa                              Liquidity risk is the risk that the Group are unable to meet
       memenuhi liabilitas pada saat jatuh tempo. Manajemen                                its obligations when they fall due. The management
       melakukan evaluasi dan pengawasan yang ketat atas arus                              evaluates and monitors cash-in flows and cash-out flows
       kas masuk (cash-in) dan kas keluar (cash-out) untuk                                 to ensure the availability of funds to settle the due
       memastikan tersedianya dana untuk memenuhi kebutuhan                                obligation. The tables below summarize the maturity
       pembayaran liabilitas yang jatuh tempo. Tabel dibawah                               profile of the Group’s financial liabilities based on
       merupakan profil jatuh tempo liabilitas keuangan Grup                               contractual undiscounted payments at December 31, 2024
       berdasarkan pembayaran kontraktual yang tidak                                       and 2023:
       terdiskonto pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023:
                                                                                 2024
                                                                               Past due but
                                                    Dibawah 1 tahun/            >1 tahun                     Jumlah/
                                                     Below 1 year               >1 year                       Total
       Liabilitas Keuangan                                                                                                                          Financial Liabilities
       Utang Usaha                                     651.416.992.385                    -                651.416.992.385                               Trade Payable
       Utang Lainnya                                   612.179.209.903                    -                612.179.209.903                              Other Payables
       Obligasi                                         99.469.166.668        398.080.833.339              497.550.000.007                                        Bond
       Pinjaman Bank                                 4.421.133.369.864                    -              4.421.133.369.864                                  Bank Loans
       Liabilitas Sewa                                  42.139.256.365                    -                 42.139.256.365                             Lease Liabilities
       Jumlah                                        5.826.337.995.185        398.080.833.339            6.224.418.828.524                                        Total



                                                                                 2023
                                                                               Past due but
                                                    Dibawah 1 tahun/            >1 tahun                     Jumlah/
                                                     Below 1 year               >1 year                       Total
       Liabilitas Keuangan                                                                                                                          Financial Liabilities
       Utang Usaha                                     474.354.916.682                    -                474.354.916.682                               Trade Payable
       Utang Lainnya                                   753.828.360.808                    -                753.828.360.808                              Other Payables
       MTN dan Obligasi                                323.361.458.333        495.100.000.000              818.461.458.333                                MTN & Bond
       Pinjaman Bank                                 2.285.604.000.000                    -              2.285.604.000.000                                  Bank Loans
       Liabilitas Sewa                                   7.734.098.789         15.194.867.976               22.928.966.765                             Lease Liabilities
       Jumlah                                        3.844.882.834.612        510.294.867.976            4.355.177.702.588                                        Total


       Berikut adalah analisis jatuh tempo liabilitas keuangan                             The following is an anlysis of the maturity of the Group’s
       Grup berdasarkan pembayaran kontraktual yang tidak                                  financial liabilities based on contractual payments that
       didiskontokan:                                                                      are not discounted:
                                                                                                  2024
                                                                              Liabilitas yang           Liabilitas yang         Liabilitas yang        Liabilitas yang
                                                                           Harus Dilunasi 2025/      Harus Dilunasi 2026/    Harus Dilunasi 2027/   Harus Dilunasi 2028/
                             Nilai Buku Tercatat/      Arus Kas Wajib/          Obligation                Obligation              Obligation             Obligation
                                 Book Value              Cash Flow           to be Paid 2025           to be Paid 2026         to be Paid 2027        to be Paid 2028

       Pinjaman Bank/
          Bank Loan           4.421.133.369.864        4.421.133.369.864     4.421.133.369.864                         -                      -                      -
       Obligasi/
          Bonds                 500.000.000.000         500.000.000.000        100.000.000.000                         -         400.000.000.000                     -
       Jumlah/Total             500.000.000.000         500.000.000.000        100.000.000.000                         -         400.000.000.000                     -




                                                                            112
Page 413
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                             PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                        NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                         STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                     As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                       (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

29. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)                           29. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (Continued)

   c. Risiko Likuiditas (Lanjutan)                                      c. Liquidity Risk (Continued)

       Pengelolaan Modal                                                   Capital Management

       Tujuan utama pengelolaan modal Grup adalah untuk                    The main objective of the Group's capital management is
       memastikan pemeliharaan rasio modal yang sehat untuk                to ensure the maintenance of a healthy capital ratio to
       mendukung usaha dan memaksimalkan imbalan bagi                      support the business and maximize rewards for
       pemegang saham.                                                     shareholders.

       Kebijakan Grup adalah untuk mempertahankan struktur                 The Group policy is to maintain a healthy capital structure
       permodalan yang sehat dalam rangka untuk mengamankan                to secure access to finance at a reasonable cost.
       akses untuk membiayai dengan biaya yang wajar.

       Tabel dibawah merupakan ringkasan jumlah modal Grup                 The table below summarizes the total capital of the Group
       pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023:                             as of December 31, 2024 and 2023:
                                                        2024                   2023
       Modal                                          455.023.000.000        455.023.000.000                                 Share Capital
       Tambahan Modal Disetor                           2.344.427.566          2.344.427.566
       Saldo Laba                                   4.746.859.678.196      4.019.944.671.201                             Retained Earnings
       Komponen Ekuitas Lainnya                     3.794.785.432.195      3.702.780.917.128                       Other Equity Component
       Jumlah                                       8.999.012.537.957      8.180.093.015.895                                         Total


       Perjanjian Bank                                                     Bank Covenant

       Kreditur/Creditors                                                  Syarat Kredit/Covenant
       PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
       Rasio Lancar (kali)                                                 Current Asset/Current Liabilities
                                                                           * Total Utang : Total Ekuitas
       Rasio Utang ke Ekuitas (kali)                                       (Total utang = Total utang dikurangi dengan Kas)
       Rasio Debt Service Coverage (kali)                                  EBITDA : (Angsuran pokok jatuh tempo + Bunga)

       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
       Rasio Lancar (kali)                                                 Current Asset : Current Liabilities
       Rasio Debt Service Coverage (kali)                                  (EBITDA + Pendapatan Donasi LPU) : (Total Utang
                                                                           jatuh tempo + Biaya Bunga)

       PT Bank Sinarmas Tbk
       Rasio Lancar (kali)                                                 Current Asset : Current Liabilities
       Rasio Debt Service Coverage (kali)                                  EBITDA : (Angsuran pokok + Bunga jatuh tempo)

       PT Bank Central Asia Tbk
       Rasio Lancar (kali)                                                 Total Aktiva Lancar : Total Kewajiban Lancar
       Rasio Utang ke Ekuitas (kali)                                       Total Kewajiban/ Utang : Total Ekuitas

       PT Bank KB Bukopin Tbk
       Current Ratio                                                       Cash + Account Receivable + Inventory : Utang Usaha
                                                                           + Utang Pajak
       Debt Service Coverage Ratio                                         EBITDA : (Pokok + Bunga)

       PT Bank Maspion Indonesia Tbk
       Current Ratio                                                       Current Asset : Current Liabilities
       Liabilities to Equity Ratio                                         * Total Kewajiban/ Utang : Total Ekuitas
                                                                           *Utang Bank + Utang Usaha + MTN + Obligasi
       Debt Service Coverage Ratio                                         EBITDA disetahunkan /Utang Berbunga + Beban Bunga

       PT Bank IBK Indonesia Tbk
       Current Ratio                                                       Current Asset : Current Liabilities
       Debt to Equity Ratio                                                Jumlah Liabilitas : Jumlah Ekuitas
       Debt Service Coverage Ratio                                         EBITDA : (Angsuran pokok + Bunga jatuh tempo)

       PT Bank Neo Commerce Tbk
       Current Ratio                                                       Current Asset : Current Liabilities
       Debt to Equity Ratio                                                Jumlah Liabilitas : Jumlah Ekuitas
       Debt Service Coverage Ratio                                         EBITDA : (Angsuran pokok + Bunga jatuh tempo)



                                                               113
Page 414
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                           PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                       STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                   As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

29. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)                          29. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (Continued)

   c. Risiko Likuiditas (Lanjutan)                                   c. Liquidity Risk (Continued)

       Perjanjian Bank (Lanjutan)                                        Bank Covenant (Continued)

       Kreditur/Creditors                                                Syarat Kredit/Covenant
       PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk
       Current Ratio                                                     Current Asset : Current Liabilities
       Debt to Equity Ratio                                              Jumlah Liabilitas : Jumlah Ekuitas
       Debt Service Coverage Ratio                                       EBITDA : (Angsuran pokok + Bunga jatuh tempo)

       PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
       Current Ratio                                                     Current Asset : Current Liabilities
       Debt to Equity Ratio                                              Jumlah Liabilitas : Jumlah Ekuitas
       Debt Service Coverage Ratio                                       EBITDA : (Angsuran pokok + Bunga jatuh tempo)

       Obligasi
       Current Ratio                                                     Total Aktiva Lancar : Total Kewajiban Lancar
       Debt Service Coverage                                             EBITDA : (Angsuran pokok jatuh tempo + Bunga)

                      Kreditur                       Syarat Kredit/Covenant    Hasil/                  Creditors
                                                                               Result
       PT Bank Negara Indonesia (Persero)                                                PT Bank Negara Indonesia (Persero)
       Tbk                                                                                                               Tbk
       Rasio Lancar (kali)                          Minimal 1x/Minimum 1x       1,31                   Current Ratio (times)
       Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas (kali)     Maksimal 2,2x/Maximum       0,84             Debt to Equity Ratio (times)
                                                    2.2x
       Rasio Debt Service Coverage (kali)           Minimal 1x/Minimum 1x       0,19       Debt Service Coverage Ratio (times)

       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
       Rasio Lancar (kali                           Minimal 1x/Minimum 1x       1,31                     Current Ratio (times)
       Rasio Debt Service Coverage (kali)           Minimal 1x/Minimum 1x       0,27       Debt Service Coverage Ratio (times)

       PT Bank Sinarmas Tbk                                                                            PT Bank Sinarmas Tbk
       Rasio Lancar (kali)                          Minimal 1x/Minimum 1x       1,31                     Current Ratio (times)
       Rasio Debt Service Coverage (kali)           Minimal 1x/Minimum 1x       0,19       Debt Service Coverage Ratio (times)

       PT Bank Central Asia Tbk                                                                      PT Bank Central Asia Tbk
       Rasio Lancar (kali)                          Minimal 1x/Minimum 1x       1,31                       Current Ratio (times)
       Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas (kali)     Maksimal 2,5x/Maximum       0,84                 Debt to Equity Ratio (times)
                                                    2.5x

       PT Bank KB Bukopin Tbk                                                                       PT Bank KB Bukopin Tbk
       Rasio Lancar (kali)                          Minimal 1x/Minimum 1x       3,34                     Current Ratio (times)
       Rasio Debt Service Coverage (kali)           Minimal 1,25x/Minimum       0,19       Debt Service Coverage Ratio (times)
                                                    1.25x

       PT Bank Maspion Indonesia Tbk                                                          PT Bank Maspion Indonesia Tbk
       Rasio Lancar (kali)                          Minimal 1x/Minimum 1x       1,31                     Current Ratio (times)
       Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas (kali)     Maksimal 2,5x/Maximum       0,62               Debt to Equity Ratio (times)
                                                    2,5x
       Rasio Debt Service Coverage (kali)           Minimal 1x/Minimum 1x       0,39                     Coverage Ratio (times)

       PT Bank IBK Indonesia Tbk                                                                  PT Bank IBK Indonesia Tbk
       Rasio Lancar (kali)                          Minimal 1x/Minimum 1x       1,31                     Current Ratio (times)
       Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas (kali)     Maksimal 3x/Maximum 3x      0,84               Debt to Equity Ratio (times)
       Rasio Debt Service Coverage (kali)           Minimal 1x/Minimum 1x       0,19                   Coverage Ratio (times)

       PT Bank Neo Commerce Tbk                                                                   PT Bank Neo Commerce Tbk
       Rasio Lancar (kali)                          Minimal 1x/Minimum 1x       1,31                     Current Ratio (times)
       Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas (kali)     Maksimal 3x/Maximum 3x      0,84               Debt to Equity Ratio (times)
       Rasio Debt Service Coverage (kali)           Minimal 1x/Minimum 1x       0,19                   Coverage Ratio (times)



                                                               114
Page 415
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                                            PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                       NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                                        STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                                    As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                          (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

29. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)                                           29. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (Continued)

   c. Risiko Likuiditas (Lanjutan)                                                    c. Liquidity Risk (Continued)

       Perjanjian Bank (Lanjutan)                                                         Bank Covenant (Continued)

                          Kreditur                             Syarat Kredit/Covenant               Hasil/                             Creditors
                                                                                                    Result
       PT Bank China Construction Bank                                                                                  PT Bank China Construction Bank
       Indonesia Tbk                                                                                                                       Indonesia Tbk
       Rasio Lancar (kali)                                 Minimal 1x/Minimum 1x                         1,31                       Current Ratio (times)
       Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas (kali)            Maksimal 2x/Maximum 2x                        0,84                 Debt to Equity Ratio (times)
       Rasio Debt Service Coverage (kali)                  Minimal 1x/Minimum 1x                         0,19                     Coverage Ratio (times)

       PT Bank Pembangunan Daerah Jawa                                                                              PT Bank Pembangunan Daerah Jawa
       Timur Tbk                                                                                                                             Timur Tbk
       Rasio Lancar (kali)                                 Minimal 1x/Minimum 1x                         1,31                      Current Ratio (times)
       Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas (kali)            Maksimal 2,5x/Maximum                         0,84                Debt to Equity Ratio (times)
                                                           2.5x
       Rasio Debt Service Coverage (kali)                  Minimal 1x/Minimum 1x                         0,19                            Coverage Ratio (times)

       Obligasi                                                                                                                                             Bond
       Rasio Lancar (kali)                                 Minimal 1x/Minimum 1x                         1,31                              Current Ratio (times)
       Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas (kali)            Maksimal 5x/Maximum 5x                        0,84                        Debt to Equity Ratio (times)


30. NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN                                                 30. FAIR VALUE OF FINANCIAL INSTRUMENTS

   Berikut metode dan asumsi yang digunakan untuk estimasi                            The following methods and assumptions are used to estimate
   nilai wajar.                                                                       the fair value.

   Nilai wajar dari kas dan setara kas, piutang usaha, pendapatan                     The fair value of cash and cash equivalents, trade receivables,
   yang masih harus diterima, piutang layanan usaha, piutang                          accrued income, trade receivable from business services,
   pegawai, utang usaha, biaya yang masih harus dibayar, utang                        employee receivables, trade payable, accrued expenses, other
   lainnya dan pinjaman bank jangka pendek mendekati nilai                            payable and short-term bank loan approximate their carrying
   tercatat karena jangka waktu jatuh tempo yang singkat atas                         amounts largely due to short-term maturities of these financial
   instrumen keuangan tersebut.                                                       instruments.

   Nilai wajar dari pinjaman bank, utang pembiayaan konsumen                          Fair value of bank loans, consumer financing, and lease
   dan sewa guna usaha mendekati nilai tercatat karena tingkat                        payable approximately at their carrying values largely due to
   suku bunganya diasumsikan mendekati tingkat diskonto pasar.                        their interest rates assuming close to the market discount rate.

   Tabel di bawah ini menyajikan perbandingan atas nilai tercatat                     The table below presents comparison by class of the carrying
   dengan nilai wajar dari instrument keuangan Grup yang                              amounts and fair value of the Group financial instrument that
   tercatat dalam laporan keuangan konsolidasian.                                     are carried in the consolidated financial statements.

                                                        2024                                              2023
                                      Nilai tercatat/            Nilai wajar/          Nilai tercatat/             Nilai wajar/
                                     Carrying value              Fair value           Carrying value               Fair value

   Aset keuangan                                                                                                                                       Financial assets

   Kas dan setara kas                2.063.363.227.142         2.063.363.227.142      2.653.918.421.743          2.653.918.421.743          Cash and Cash Equivalents
   Bank yang Dibatasi
      Penggunaannya                    33.073.529.725            33.073.529.725                    -                          -                       Restricted Bank
   Piutang usaha - Bersih             336.931.275.934           336.931.275.934        385.402.397.127            385.402.397.127              Trade Receivables - Net
   Pendapatan yang Masih
      Harus Diterima                 1.016.837.478.050         1.016.837.478.050       930.909.600.985            930.909.600.985                      Accrued Income
   Piutang Layanan Jasa Keuangan     2.011.539.275.002         2.011.539.275.002       880.739.688.637            880.739.688.637         Financial Services Receivable
   Piutang Karyawan                     15.031.583.376            15.031.583.376         7.054.857.557              7.054.857.557              Receivable to Employee
   Piutang Kerugian Perusahaan          13.811.808.767            13.811.808.767        13.811.808.767             13.811.808.767            Company Loss Receivables




                                                                                115
Page 416
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                                             PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                        NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                                         STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                                     As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                          (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

30. NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN (Lanjutan)                                     30. FAIR VALUE                   OF      FINANCIAL         INSTRUMENTS
                                                                                      (Continued)
                                                       2024                                               2023
                                     Nilai tercatat/            Nilai wajar/            Nilai tercatat/            Nilai wajar/
                                    Carrying value              Fair value             Carrying value              Fair value

   Liabilitas keuangan                                                                                                                          Financial liabilities

   Liabilitas Keuangan Dicatat                                                                                                                 Financial Liabilities
      Berdasarkan Biaya Perolehan                                                                                                                   Measured at
      Diamortisasi                                                                                                                               Amortized Cost
   Utang Usaha                        651.416.992.385           651.416.992.385          474.354.916.682           474.354.916.682                  Trade Payables
   Pinjaman Bank Jangka Pendek      4.421.133.369.864         4.421.133.369.864        2.285.604.000.000         2.285.604.000.000            Short-term Bank loan
   Utang Lain-lain                    612.179.209.903           612.179.209.903          753.828.360.808           753.828.360.808                  Other Payables
   Liabilitas Sewa                    130.921.740.724           130.921.740.724           22.928.966.765            22.928.966.765                 Lease Liabilities
   Pinjaman Jangka                                                                                                                              Medium Term Note
      Menengah dan Obligasi          497.550.000.007           497.550.000.007          818.461.458.333           818.461.458.333                      and Bond



31. ASET DAN LIABILITAS DALAM MATA UANG ASING 31. MONETARY     ASSETS    AND    LIABILITIES
                                                  DENOMINATED IN FOREIGN CURRENCIES

   Saldo aset dan liabilitas dalam mata uang asing adalah sebagai                      Balances of monetary assets and liabilities denominated in
   berikut:                                                                            foreign currencies are as follows:
                                                    2024                                             2023
                                    M ata Uang Asing/ Ekuivalen Rupiah/              M ata Uang Asing/  Ekuivalen Rupiah/
                                    Foreign Currency   Equivalent Rupiah             Foreign Currency   Equivalent Rupiah

   Aset                                                                                                                                                   Assets
     Kas dan Setara Kas                                                                                                              Cash and Cash Equivalents
        EUR                               580.868,83            9.788.400.724              205.190,03          3.516.858.623                           EUR
        USD                             1.585.446,00           25.623.978.252              550.605,07          8.488.127.759                           USD
        CHF                               113.486,72            2.033.788.700               61.740,06          1.134.429.150                           CHF
        SGD                                      -                        -                 56.351,73            659.970.893                           SGD
        GBP                                      -                        -                 28.531,33            563.786.071                           GBP
        SAR                                 3.740,41               16.099.248                     -                      -                              SAR
        JPY                           876.740.000,00           89.743.106.400        1.107.563.000,00        121.333.526.650                            JPY
     Piutang Usaha                                                                                                                         Account Receivables
        USD                              7.009.925,85         113.294.421.588            8.000.101,85        123.329.570.120                           USD

   Jumlah Aset                                                240.499.794.912                                259.026.269.266                          Total Assets

   Liabilitas                                                                                                                                           Liabilities
     Utang Usaha                                                                                                                                Trade Payables
        USD                              8.001.560,00         129.321.212.720            8.907.833,00        137.323.153.528                            USD
     Utang Lainnya                                                                                                                              Other Payables
        USD                                986.699,00          15.947.029.238              588.389,00          9.070.604.824                            USD
   Jumlah Liabilitas                                          145.268.241.958                                146.393.758.352                      Total Liabilities
   Aset Bersih                                                 95.231.552.954                                112.632.510.914                           Net Assets



32. KONTINJENSI                                                                   32. CONTINGENCIES

   Perseroan memiliki potensi kerugian yang cukup signifikan                           The Company has significant potential losses caused by
   disebabkan oleh praktik kecurangan pegawai. Sampai saat ini                         fraudulent practices of its employees. Currently some cases
   beberapa kasus masih dalam tahap pemeriksaan, penyelidikan,                         are still under inspection, investigation, inquiry, and
   penyidikan, dan penuntutan oleh pihak penyidik yang telah                           prosecution on courts, being performed by prosecutors, who
   memberikan estimasi kerugian sekurang - kurangnya sebesar                           has given the estimated losses of at least
   Rp34.488.281.757 dan Rp17.523.102.627 pada tanggal 31                               Rp34,488,281,757and Rp17,523,102,627 as of December 31,
   Desember 2024 dan 2023 dengan rincian sebagai berikut:                              2024 and 2023 with details as follows:




                                                                               116
Page 417
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                             PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                        NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                         STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                     As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                       (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

32. KONTINJENSI (Lanjutan)                                           32. CONTINGENCIES (Continued)
                                                      2024                   2023
   Perseroan                                                                                                                     Company
     Regional 1 M edan                               9.557.004.888          2.485.900.378                             Regional 1 Medan
     Regional 2 Jakarta                              1.742.608.404            281.722.094                            Regional 2 Jakarta
     Regional 3 Bandung                              4.716.188.938          4.518.103.349                          Regional 3 Bandung
     Regional 4 Semarang                                 4.128.100            267.617.210                         Regional 4 Semarang
     Regional 5 Surabaya                             1.036.533.793            757.714.865                          Regional 5 Surabaya
     Regional 6 M akassar                           16.119.313.878          7.233.352.766                         Regional 6 Makassar
     Regional HO                                       618.378.965            618.378.965                                 Regional HO
   Entitas Anak                                                                                                                 Subsidiary
     PT Pos Properti Indonesia                                  -           1.360.313.000                     PT Pos Properti Indonesia
     PT Pos Logistik Indonesia                        441.815.123                       -                     PT Pos Logistik Indonesia
     PT Pos Finansial Indonesia                       252.309.668                       -                    PT Pos Finansial Indonesia

   Jumlah                                           34.488.281.757         17.523.102.627                                           Total



33. PERENCANAAN MANAJEMEN                                            33. MANAGEMENT PLAN

   Dengan mempertimbangkan Aspirasi Pemegang Saham,                     Taking into account Shareholder Aspirations, 2023
   pencapaian tahun 2023, dan berbagai pembelajaran dari hasil          achievements, and various lessons learned from the results of
   evaluasi kinerja tahun 2023, Rencana Kerja Anggaran                  the 2023 performance evaluation, in 2024 PT Pos Indonesia
   Perusahaan ("RKAP") PT Pos Indonesia (Persero) Tahun                 (Persero) Corporate Budget Work Plan (“RKAP”) raises the
   2024 mengangkat tema: “Mewujudkan Pos Indonesia sebagai              theme: “Realizing Pos Indonesia as a Trusted and Leading
   Orkestrator Logistik yang Terpercaya dan Terkemuka dalam             Logistics Orchestrator in the BUMN Ecosystem” with the
   Ekosistem BUMN” dengan strategi pengembangan masing-                 development strategy of each business as follows.
   masing bisnis sebagai berikut.

   Strategi Usaha                                                       Business Strategy

   Strategi Pengembangan Bisnis Logistik                                Logistics Business Development Strategy

   1) Memperkuat posisi strategis (reinforce strategic                  1) Reinforce the strategic positioning of PT Pos Indonesia
      positioning) PT Pos Indonesia (Persero) dalam ekosistem              (Persero) in the logistics ecosystem, with a 3rd Party
      logistik, dengan model bisnis 3rd Party Logistic (3PL)               Logistic (3PL) or 4th Party Logistic (4PL) business model,
      atau 4th Party Logistic (4PL), fokus segmen pelanggan                customer segment focus on the Government and BUMN,
      pada Pemerintah dan BUMN, serta fokus jenis kargo pada               and cargo type focus on general cargo and dry bulk, with
      general cargo dan dry bulk, dengan harapan dapat                     the hope of providing end-to-end logistics service
      memberikan solusi layanan logistik secara end-to-end                 solutions as a logistics orchestrator through the
      sebagai logistic orchestrator melalui pembangunan                    development of an integrated logistics platform.
      platform logistik terintegrasi.
   2) Menyelaraskan strategi bisnis grup (group strategic               2) Aligning group strategic business alignment by making
      business alignment) dengan menjadikan anak usaha                     subsidiaries the operating business of logistics to avoid
      sebagai operating business dari logistik untuk                       double presence or overlapping business between parent
      menghindari double presence atau overlapping business                and subsidiaries.
      antara induk dan anak perusahaan.
   3) Memulai kerja sama strategis dengan Logistics Service             3) Initiate strategic cooperation with state-owned Logistics
      Provider (LSP) BUMN (operatorship atau partnership)                  Service Providers (LSP) (operatorship or partnership)
      dan LSP Global (strategic alliance).                                 and global LSP (strategic alliance).

   Dengan menjalankan 3 (tiga) strategi utama bisnis logistik           By carrying out the 3 (three) main strategies of the logistics
   tersebut, PT Pos Indonesia (Persero) diharapkan dapat                business, PT Pos Indonesia (Persero) is expected to enter a
   memasuki posisi baru pada ekosistem logistik di Indonesia.           new position in the logistics ecosystem in Indonesia.

   Strategi Pengembangan Bisnis Kurir                                   Courier Business Development Strategy

   1) Membangun integrated channel sebagai saluran distribusi           1) Building an integrated channel as a distribution channel
      barang dan informasi yang terintegrasi pada rantai suplai            for goods and information that is integrated in the
      hulu ke hilir.                                                       upstream to downstream supply chain.
   2) Menyediakan layanan kurir yang fleksibel dan terpercaya           2) Provide flexible and reliable courier services through
      (reliable) melalui omnichannel logistik yang memberikan              omnichannel logistics that provide flexible fulfillment, fast
      fulfillment yang fleksibel, pengiriman yang cepat, dan               delivery, and have track and trace features.
      memiliki fitur track and trace.




                                                               117
Page 418
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                              PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                         NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                          STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                      As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                      (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

33. PERENCANAAN MANAJEMEN (Lanjutan)                               33. MANAGEMENT PLAN (Continued)

   Strategi Usaha (Lanjutan)                                             Business Strategy (Continued)

   Strategi Pengembangan Bisnis Kurir (Lanjutan)                         Courier Business Development Strategy (Continued)

   3) Menyediakan layanan retur mencakup supply chain end-               3) Provides return services covering the end-to-end supply
      to-end hingga layanan retur dari pengguna kembali ke                  chain to return services from the user back to the
      manufacturer.                                                         manufacturer.

   Dengan menjalankan 3 (tiga) strategi utama bisnis logistik            By carrying out the 3 (three) main strategies of the logistics
   tersebut, PT Pos Indonesia (Persero) diharapkan dapat                 business, PT Pos Indonesia (Persero) is expected to enter a
   memasuki posisi baru pada ekosistem logistik di Indonesia.            new position in the logistics ecosystem in Indonesia.

   Strategi Pengembangan Bisnis Jasa Keuangan                            Financial Services Business Development Strategy

   1) Membangun ekosistem jasa keuangan secara end-to-end                1) Building a complete end-to-end financial services
      yang lengkap dan mudah diakses oleh konsumen.                         ecosystem that is easily accessible to consumers.
   2) Memperkuat sub-bisnis Payment dan Saving sebagai                   2) Strengthen the Payment and Saving sub-business as a
      produk jangkar yang kuat, di mana Pos dapat                           strong anchor product, which Pos can deliver
      menyelenggarakan secara mandiri atau memiliki peran                   independently or have an extensive and collaborative role.
      yang ekstensif dan kolaboratif.
   3) Memperkuat keterikatan masing-masing produk jasa                   3) Strengthen the attachment of each financial services
      keuangan sehingga memperbesar potensi upselling atau                  product so as to increase the potential for upselling or
      cross-selling.                                                        cross-selling.

   Dengan menjalankan 3 (tiga) strategi utama bisnis logistik            By carrying out the 3 (three) main strategies of the logistics
   tersebut, PT Pos Indonesia (Persero) diharapkan dapat                 business, PT Pos Indonesia (Persero) is expected to enter a
   memasuki posisi baru pada ekosistem logistik di Indonesia.            new position in the logistics ecosystem in Indonesia.

   Strategi Pengembangan Bisnis Properti                                 Property Bisiness Development Strategy

   1) Mengembangkan aset properti melalui adanya                         1) Develop property assets through property development,
      pembangunan properti, utamanya perumahan dengan                       mainly low cost housing, and medium & high-rise
      biaya rendah (low cost housing), dan bangunan medium &                buildings or apartments and office buildings.
      high-rise atau apartemen serta bangunan perkantoran.
   2) Mengelola aset yang dimiliki melalui utilisasi kotak ruang         2) Managing assets owned through the utilization of space
      ataupun bangunan kepemilikan menetap dalam rangka                     boxes or buildings of settled ownership in order to
      generating income dari leasing aset terhadap pihak                    generate income from leasing assets to third parties.
      ketiga.
   3) Memelihara serta menjaga kebersihan dan keamanan pada              3) Maintaining and safeguarding the cleanliness and
      aset-aset tersebut untuk memberikan kenyamanan bagi                   security of these assets to provide comfort for end-
      end-customer.                                                         customers.

   Dengan menjalankan 3 (tiga) strategi utama bisnis logistik            By carrying out the 3 (three) main strategies of the logistics
   tersebut, PT Pos Indonesia (Persero) diharapkan memberikan            business, PT Pos Indonesia (Persero) is expected to have a
   dampak yang signifikan terhadap pencapaian pendapatan dan             significant impact on the achievement of higher revenue and
   brand image Perusahaan yang semakin tinggi.                           brand image of the Company.

   Kebijakan                                                             Policy

   Adapun kebijakan-kebijakan yang menjadi pegangan dalam                The policies that are used as a guideline in carrying out the
   melaksanakan kegiatan usaha Perusahaan antara lain sebagai            Company's business activities include the following:
   berikut:


                   Jenis Kegiatan/Type of Activity                                   Nama Kebijakan/Policy Name
                                                                         Kebijakan Pengelolaan Aset/Asset Management Policy
    Pengelolaan Aset/Asset Management
                                                                         Kebijakan Investasi/Investment Policy
                                                                         PER-01/MBU/03/2023
                                                                         PER-05/MBU/04/2021
    RR BUMN                                                              Kebijakan RR, Kebijakan Pemberian Jasa Konsultasi,
                                                                          Kebijakan Pengelolaan Aset dan Kebijakan Investasi/RR
                                                                          Policy, Consulting Services Policy, Asset Management
                                                                          Policy and Investment Policy




                                                               118
Page 419
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                              PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                         NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                          STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                      As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                       (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

33. PERENCANAAN MANAJEMEN (Lanjutan)                               33. MANAGEMENT PLAN (Continued)

   Kebijakan (Lanjutan)                                                  Policy (Continued)

                   Jenis Kegiatan/Type of Activity                                   Nama Kebijakan/Policy Name
                                                                         Kebijakan Investasi/Investment Policy
                                                                         Kebijakan Kerjasama/Cooperation Policy
    Investasi/Investment                                                 Pedoman Investasi/Investment Guide
                                                                         Komite Investasi dan Manajemen Risiko/Investment and
                                                                          Risk Management Committee
    Jasa Konsultasi/Consulting Services                                  Kebijakan Pemberian Jasa Konsultasi/Consulting Services
                                                                          Provision Policy
                                                                         Kebijakan Pengelolaan Aset/Asset Management Policy
    Pengelolaan Anak Perusahaan/Subsidiary Management                    Kebijakan Penanganan Anak Perusahaan/Subsidiary
                                                                          Handling Policy
                                                                         Kebijakan Investasi Anak Perusahaan/Subsidiary
                                                                          Investment Policy
                                                                         Kebijakan Penetapan Penghasilan Direksi dan Dewan
                                                                          Komisaris Anak Perusahaan dan Cucu Perusahaan/Income
                                                                          Determination Policy for Directors and Board of
                                                                          Commissioners of Subsidiaries and Subsidiary Companies
    Pengelolaan NPL Perbankan/Banking NPL Management                     Kebijakan Pengelolaan NPL Perbankan/Banking NPL
                                                                          Management Policy
    Pendanaan atau Sumber Pembiayaan/Funding or Financing
                                                                         Kebijakan Pendanaan/Funding Policy
    Sources

   Program Kerja                                                         Work Program

   Terdapat 48 (empat puluh delapan) Program Kerja RKAP                  There are 48 (forty eight) RKAP 2024 Work Programs derived
   2024 yang diturunkan dari 13 Strategic Initiatives dan dibagi         from 13 Strategic Initiatives and divided into 8 (eight) groups.
   ke dalam 8 (delapan) grup.

   Direktur Bisnis Kurir dan Logistik (7 Program Kerja)                  Director of Courier and Logistics Business (7 Work
                                                                         Programs)

   1) SVP Retail Business (2 Program Kerja)                              1) SVP Retail Business (2 Work Programs)
      a. Kolaborasi PosAja dengan UMKM dan E-Commerce                       a. PosAja Collaboration with MSMEs and E-Commerce
         untuk Mendorong Pertumbuhan Bisnis Kurir dan                          to Drive Courier Business Growth and Digital
         Ekosistem Digital melalui Peningkatan Jejaring                        Ecosystem through Increased Touchpoint Network
         Touchpoint dan Strategic Partnership dengan                           and Strategic Partnerships with an Operating
         Anggaran Pendapatan Usaha Rp1,280 Miliar, Opex                        Revenue Budget of Rp1.280 Billion, Opex of Rp59
         Rp59 Miliar, dan Capex Rp10 Miliar.                                   Billion, and Capex of Rp10 Billion.
      b. Meningkatkan Layanan Digital Channel PosAja dan                    b. Improving PosAja Digital Channel Services and
         Brand Engagement di Kota Besar dengan Anggaran                        Brand Engagement in Big Cities with an Operating
         Pendapatan Usaha Rp10 Miliar dan Opex Rp20                            Revenue Budget of Rp10 billion and Opex of Rp20
         Miliar.                                                               billion.

   2) SVP Enterprise Business (2 Program Kerja)                          2) SVP Retail Business (2 Work Programs)
      a. Mengembangkan Enterprise Logistics Solution                        a. Develop Enterprise Logistics Solution with
         dengan prioritas Segmen Pemerintah & BUMN                             prioritization of Government & State-Owned
         dengan Anggaran Pendapatan Usaha Rp1.000 Miliar                       Enterprise Segments with an Operating Revenue
         dan Opex Rp48 Miliar.                                                 Budget of Rp1,000 Billion and Opex of Rp48 Billion.
      b. Mengembangkan Enterprise CEP Solution pada                         b. Developed Enterprise CEP Solution in the Corporate/
         Segmen Korporat/ B2B dengan Anggaran Pendapatan                       B2B Segment with an Operating Revenue Budget of
         Usaha        Rp500 Miliar        dan      Opex                        Rp500 Billion and Opex of Rp22 Billion.
         Rp22 Miliar.




                                                               119
Page 420
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                         PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                    NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                     STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                 As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

33. PERENCANAAN MANAJEMEN (Lanjutan)                            33. MANAGEMENT PLAN (Continued)

   Program Kerja (Lanjutan)                                         Work Program (Continued)

   Direktur Bisnis Kurir dan Logistik (7 Program Kerja)             Director of Courier and Logistics Business (7 Work
   (Lanjutan)                                                       Programs) (Continued)

   3) SVP Wholesale and International Business (3 Program           3) SVP Wholesale and International Business (3 Work
      Kerja)                                                           Programs)
      a. Eksekusi Pengembangan Produk Internasional Baru               a. Execution of New International Product Development
         (Non UPU Platform) dengan Anggaran Pendapatan                    (Non UPU Platform) with an Operating Revenue
         Usaha Rp155 Miliar dan Opex Rp1.6 Miliar.                        Budget of Rp 155 Billion and Opex of Rp1,6 Billion.
      b. Percepatan Skalabilitas dan Operational Excellence            b. Acceleration of Scalability and Operational
         dengan Anggaran Opex sebesar Rp1.1 Miliar dan                    Excellence with an Opex Budget of Rp1,1 billion and
         Capex Rp4.4 Miliar.                                              Capex of Rp 4,4 billion.
      c. Mengembangkan Kurir Internasional dan Wholesale               c. Developed International Courier and Wholesale
         melalui Strategic Partnership dengan Anggaran                    through Strategic Partnership with an Operating
         Pendapatan Usaha Rp470 Miliar dan Opex Rp4.02                    Revenue Budget of Rp470 Billion and Opex of Rp4,02
         Miliar.                                                          Billion.

   Direktur Bisnis Jasa Keuangan (6 Program Kerja)                  Director of Financial Service Business (6 Work Programs)

   1) SVP Wholesale and International Business (3 Program           1) SVP Wholesale and International Business (3 Work
      Kerja)                                                           Programs)
      a. Memperluas Penetrasi Layanan melalui Peningkatan              a. Expanding Service Penetration through Increased
         Biller dan Soft-selling Campaign dengan Anggaran                 Biller and Soft-selling Campaign with an Operating
         Pendapatan Usaha Rp592 Miliar dan Opex Rp76,2                    Revenue Budget of Rp592 Billion and Opex of
         Miliar.                                                          Rp76.2 Billion.
      b. Meningkatkan Pendapatan Penyaluran Dana dari                  b. Increase Fund Disbursement Revenue from
         Sektor Pemerintahan dan Korporasi dengan Anggaran                Government and Corporate Sectors with an Operating
         Pendapatan      Usaha     Rp250     Miliar     dan               Revenue Budget of Rp250 Billion and Opex
         Opex Rp150 Miliar.                                               of Rp150 Billion.
      c. Memperluas Penetrasi Layanan Tabungan dan Kredit              c. Expanding Penetration of Postal Savings and Pension
         Pensiun Pos melalui Percepatan Digitalisasi dengan               Credit Services through Accelerating Digitalization
         Anggaran Pendapatan Usaha Rp185 Miliar, Opex                     with an Operating Income Budget of Rp185 Billion,
         Rp33,35 Miliar, dan Capex Rp27 Miliar.                           Opex of Rp33.35 Billion, and Capex of Rp27 Billion.

   2) SVP Consumer Business (3 Program Kerja)                       2) SVP Consumer Business (3 Work Programs)
      a. Enhancement Layanan Jasa Keuangan Digital Pos                 a. Enhancement of Postal Digital Financial Services on
         pada Aplikasi Pospay dengan Anggaran Opex sebesar                the Pospay Application with an Opex Budget of Rp.
         Rp0,85 Miliar.                                                   0.85 . Billion.
      b. Enhancement Layanan Jasa Keuangan pada                        b. Enhancement of Financial Services in the Consumer
         Ekosistem Consumer Business dengan Anggaran                      Business Ecosystem with an Operating Revenue
         Pendapatan Usaha Rp160 Miliar dan Opex Rp31,1                    Budget of Rp160 Billion and Opex of Rp31.1 Billion.
         Miliar.
      c. Menjamin Terlaksananya Layanan Jasa Keuangan                  c. Ensure the Implementation of Financial Services in
         Sesuai dengan Prinsip-prinsip Good Corporate                     accordance with the Principles of Good Corporate
         Governance (GCG) dengan Anggaran Opex Rp0,83                     Governance (GCG) with an Opex Budget
         Miliar.                                                          of Rp 0.83 Billion.

   Direktur Human Capital Management (7 Program Kerja)              Director of Human Capital Management (7 Work Programs)

   1) SVP Human Capital Policy and Strategy (3 Program              1) SVP Human Capital Policy and Strategy (3 Work
      Kerja)                                                           Programs)
      a. Mengembangkan Organisasi dan SDM yang                         a. Develop Organization and People that Encourage a
         Mendorong Budaya Kolaborasi dan Memperkuat                       Culture of Collaboration and Strengthen Logistics
         Kapabilitas Logistik dengan Anggaran Opex Rp1,4                  Capabilities with an Opex Budget of Rp1.4 Billion.
         Miliar.
      b. Menyusun Strategi HC yang Menyeluruh, Berfokus                b. Developing a Comprehensive HC Strategy, Focusing
         kepada Penguatan Kapabilitas SDM dalam Rangka                    on Strengthening HR Capabilities to Respond to the
         Menjawab Tuntutan Bisnis Perusahaan dengan                       Company's Business Demands with an Opex Budget of
         Anggaran Opex Rp3,4 Miliar.                                      Rp3.4 Billion.
      c. Productivity   Enhancement      melalui   Program             c. Productivity Enhancement through Rightsizing
         Rightsizing sebagai Exit Strategy dengan Anggaran                Program as Exit Strategy with Opex Budget of Rp800
         Opex Rp800 Miliar.                                               Billion.



                                                              120
Page 421
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                         PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                    NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                     STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                 As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

33. PERENCANAAN MANAJEMEN (Lanjutan)                            33. MANAGEMENT PLAN (Continued)

   Program Kerja (Lanjutan)                                         Work Program (Continued)

   Direktur Human Capital Management (7 Program Kerja)              Director of Human Capital Management (7 Work Programs)
   (Lanjutan)                                                       (Continued)

   2) SVP Human Capital Service and Business Partner                2) SVP Human Capital Service and Business Partner
      (3 Program Kerja)                                                (3 Work Programs)
      a. Mengembangkan Sistem Informasi untuk Mendukung                a. Developing an Information System to Support Faster,
          Pengambilan Keputusan yang Lebih Cepat, Tepat, dan              More Precise, and Accurate Decision Making with an
          Akurat dengan Anggaran Opex Rp3 Miliar.                         Opex Budget of IDR 3 Billion.
      b. Mengembangkan Kompetensi Karyawan sesuai                      b. Developing Employee Competencies in accordance
          dengan Kebutuhan Bisnis dengan Anggaran Opex                    with Business Needs with an Opex Budget of Rp22.1
          Rp22,1 Miliar.                                                  Billion.
      c. Memenuhi Ketersediaan Talent sesuai Kebutuhan                 c. Fulfill Talent Availability as per Business Needs with
          Bisnis dengan Anggaran Opex Rp40,45 Miliar.                     Opex Budget of IDR 40.45 Billion.

   3) VP General Support (1 Program Kerja)                          3) VP General Support (1 Work Program)
      a. Digitalisasi Updating Aplikasi E-Procurement dengan           a. Digitalization of E-Procurement Application
         Anggaran Opex Rp0,15 Miliar.                                     Updating with an Opex Budget of Rp0.15 Billion.

   Direktur Business Development and Portfolio Management           Director of Business Development and Portfolio Management
   (3 Program Kerja)                                                (3 Work Programs)

   1) SVP Strategic Planning and Business Development               1) SVP Strategic Planning and Business Development
      (2 Program Kerja)                                                (2 Work . Programs)
      a. Mengoptimalkan Data, Informasi, dan Hasil Analisis            a. Optimizing Data, Information, and Analysis Results
          untuk Aksi Korporasi Pos Indonesia Group Tahun                  for Pos Indonesia Group Corporate Actions in 2024-
          2024-2025 dengan Anggaran Opex Rp16 Miliar dan                  2025 with an Opex Budget of Rp16 Billion and Capex
          Capex Rp 131 Miliar.                                            of Rp. 131 Billion.
      b. Mengembangkan Customer Experience Layanan Pos                 b. Developing Pos Indonesia's Customer Experience
          Indonesia dengan Anggaran Opex Rp4 Miliar.                      Services with an Opex Budget of IDR 4 Billion.

   2) SVP Portfolio Management (1 Program Kerja)                    2) SVP Portfolio Management (1 Work Program)
      a. Akselerasi Implementasi Paradigma Baru Pengelolaan            a. Acceleration of the Implementation of the New
         LPU, Pengawalan Regulasi, dan INDI 4.0 dengan                    Paradigm of LPU Management, Regulatory
         Anggaran Pendapatan LPU Rp369 Miliar dan Opex                    Oversight, and INDI 4.0 with an LPU Revenue Budget
         Rp134,3 Miliar.                                                  of Rp369 billion and Opex of Rp134.3 billion.

   Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko (5 Program Kerja)         Director of Finance and Risk Management (5 Work
                                                                    Programs)

   1) SVP Strategic Planning and Business Development               1) SVP Strategic Planning and Business Development
      (2 Program Kerja)                                                (2 Work . Programs)
      a. Akselerasi Implementasi Paradigma Baru Pengelolaan            a. Acceleration of the Implementation of the New
          LPU, Pengawalan Regulasi, dan INDI 4.0 dengan                   Paradigm of LPU Management, Regulatory
          Anggaran Pendapatan LPU Rp369 Miliar dan Opex                   Oversight, and INDI 4.0 with an LPU Revenue Budget
          Rp134,3 Miliar.                                                 of Rp369 billion and Opex of Rp134.3 billion.

   2) SVP Risk Management and Financial Policy (2 Program           2) SVP Risk Management and Financial Policy (2 Work
      Kerja)                                                           Programs)
      a. Peningkatan Peran GCG dan Penguatan Implementasi              a. Improving the Role of GCG and Strengthening the
         GRC untuk Meminimalkan Potensi Kerugian dengan                   Implementation of GRC to Minimize Potential Losses
         Anggaran Opex Rp4,41 Miliar dan Capex Rp0,782                    with an Opex Budget of Rp4.41 Billion and Capex of
         Miliar                                                           Rp0.782 Billion.
      b. Digitalisasi Bidang Keuangan dan Akuntansi serta              b. Digitalization of Finance and Accounting and
         Akeselerasi Pencapaian Realisasi Capex dengan                    Acceleration of Capex Realization Achievement with
         Anggaran Opex Rp1,05 Miliar dan Capex Rp1                        Opex Budget of Rp1.05 Billion and Capex of
         Miliar.                                                          Rp 1 Billion.




                                                              121
Page 422
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                         PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                    NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                     STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                 As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

33. PERENCANAAN MANAJEMEN (Lanjutan)                            33. MANAGEMENT PLAN (Continued)

   Program Kerja (Lanjutan)                                         Work Program (Continued)

   Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko (5 Program Kerja)         Director of Finance and Risk Management (5 Work
   (Lanjutan)                                                       Programs) (Continued)

   3) VP Asset Management (2 Program Kerja)                         3) VP Asset Management (2 Work Programs)
      a. Optimalisasi dan Penyelesaian Aset Bermasalah                 a. Optimization and Settlement of Troubled Assets with
         dengan Anggaran Pendapatan Usaha Rp35 Miliar dan                 an Operating Income Budget of Rp35 billion and Opex
         Opex Rp4 Miliar.                                                 of Rp4 billion.
      b. Pembaharuan Brand Attribute pada Physical Assets              b. Renewal of Brand Attribute on Physical Assets
         melalui Standardisasi Tampilan Gedung dan Sarana                 through Standardization of Building Display and
         Kerja serta Pengembangan SIM Aset Perusahaan                     Work Facilities and Development of Company Asset
         dengan Anggaran Opex Rp157,96 Miliar dan Capex                   SIM with Opex Budget of Rp157.96 Billion and Capex
         Rp 161,86 Miliar.                                                of Rp161.86 Billion.

   Direktur Operasi dan Digital Services (10 Program Kerja)         Director Operation and Digital Services (10 Work Programs)

   1) SVP Digital Services (5 Program Kerja)                        1) SVP Digital Services (5 Work Programs)
      a. Program Kerja 12.1 – Mengembangkan Core System                a. Work Program 12.1 - Develop Core System &
         & Platform untuk Menunjang Kebutuhan Bisnis                      Platform to Support Business Needs with Opex Budget
         dengan Anggaran Opex Rp32 Miliar dan Capex                       of Rp32 Billion and Capex of Rp31.53 Billion.
         Rp31,53 Miliar.
      b. Mengembangkan Kompetensi dan Pemenuhan Syarat                 b. Developing Competencies and Fulfilling IT
         Compliance IT dengan Anggaran Opex Rp10,65                       Compliance Requirements with an Opex Budget of
         Miliar dan Capex Rp11,05 Miliar.                                 Rp 10.65 Billion and Capex of Rp11.05 Billion.
      c. Modernisasi Infrastruktur Supporting IT dengan                c. Modernization of IT Supporting Infrastructure with an
         Anggaran Opex Rp21,02 Miliar dan Capex Rp15,05                   Opex budget of Rp21.02 billion and Capex of
         Miliar.                                                          Rp 15.05 billion.
      d. Manage Service Infrastructure IT dengan Anggaran              d. Manage IT Service Infrastructure with an Opex
         Opex Rp203,2 Miliar .                                            Budget of Rp203.2 Billion.
      e. Integrasi Sistem Support dan Digitalisasi Proses              e. Support System Integration and Business Process
         Bisnis dengan Anggaran Capex Rp11,91 Miliar.                     Digitalization with Capex Budget of Rp11.91 Billion.

   2) SVP International Post Service (3 Program Kerja)              2) SVP International Post Service (3 Work Programs)
      a. Meningkatkan Kapabilitas Operasi dan Kepatuhan                a. Enhancing Operations and Compliance Capabilities
         untuk Mendorong Terciptanya Kolaborasi Berskala                  to Drive International Collaboration with an Opex
         Internasional dengan Anggaran Opex Rp299 Miliar                  Budget of Rp299 Billion and Capex of
         dan Capex Rp12,95 Miliar.                                        Rp 12.95 Billion.
      b. Membenahi End-to-End dan Value Added Services ,               b. Improving End-to-End and Value Added Services,
         termasuk Aplikasi dan IT Pendukung dengan                        including Applications and IT Support with an Opex
         Anggaran Opex Rp1,3 Miliar dan Capex Rp0,15                      Budget of Rp1.3 Billion and Capex of Rp0.15 Billion.
         Miliar.
      c. Mendorong       Utilisasi  Mitra    Global    dalam           c. Encourage Utilization of Global Partners in
         Meningkatkan Penetrasi Pasar Internasional dengan                Increasing International Market Penetration with an
         Anggaran Opex Rp143,88 Miliar.                                   Opex Budget of Rp143.88 Billion.

   3) SVP Courier and Logistics Operation (1 Program Kerja)         3) SVP Courier and Logistics Operation (1 Work Program)
      a. Memperkuat Kapasitas Operasi & Standarisasi War               a. Strengthening War Room Operation Capacity &
         Room dengan Anggaran Opex Rp0,1 Miliar dan                       Standardization with Opex Budget of Rp0.1 Billion
         Capex Rp21,2 Miliar.                                             and Capex of Rp21.2 Billion.

   4) SVP Fronting Management and Financial Transaction             4) SVP Fronting Management and Financial Transaction
      Service (1 Program Kerja)                                        Service (1 Work Program)
      a. Modernisasi Peralatan Pendukung Operasional untuk             a. Modernization of Operational Support Equipment to
         Meningkatkan Mutu Pelayanan dengan Anggaran                       Improve Service Quality with a Capex Budget of
         Capex Rp12,2 Miliar.                                              Rp12.2 Billion.

   Non Direktorat (2 Program Kerja)                                 Non Directorat (2 Work Programs)

   1) Corporate Secretary (1 Program Kerja)                         1) Corporate Secretary (1 Work Program)
      a. Meningkatkan Brand Awareness Masyarakat tentang               a. Increasing Public Brand Awareness of the Company's
         Identitas Baru Perusahaan dengan Anggaran Opex                   New Identity with an Opex Budget of
         Rp5 Miliar.                                                      Rp5 Billion.




                                                              122
Page 423
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                           PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                       STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                   As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                    (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

33. PERENCANAAN MANAJEMEN (Lanjutan)                               33. MANAGEMENT PLAN (Continued)

   Program Kerja (Lanjutan)                                          Work Program (Continued)

   Non Direktorat (2 Program Kerja) (Lanjutan)                       Non Directorat (2 Work Programs)

   2) Internal Auditor (1 Program Kerja)                             2) Internal Auditor (1 Work Program)
      a. Implementasi Audit Berbasis Manajemen Risiko                   a. Implementation of Risk Management-Based Audit
          dengan Anggaran Opex Rp6,2 Miliar.                                with Opex Budget of Rp6.2 Billion.

   Anak Perusahaan (8 Program Kerja)                                 Subsidiaries (8 Work Programs)

   1) Direktur PT Pos Logistik Indonesia (3 Program Kerja)           1) Director PT Pos Logistik Indonesia (3 Work Programs)
      a. Peningkatan Pendapatan Bisnis pada Sektor Logistik             a. Increased Business Revenue in the Government/
          Pemerintah/ Perusahaan Swasta, Peningkatan                       Private Company Logistics Sector, Increased
          Kapasitas, Kapabilitas & Kompetensi SDM,                         Capacity, Capability & Competence of Human
          Pencapaian Operasional Excellence dengan Anggaran                Resources, Achievement of Operational Excellence
          Pendapatan Usaha sebesar Rp707 Miliar, Opex Rp1,2                with a Business Revenue Budget of Rp707 Billion,
          Miliar, dan Capex Rp3,33 Miliar.                                 Opex Rp1.2 Billion, and Capex Rp 3.33 Billion.
      b. Peningkatan Pendapatan Bisnis pada Sektor Logistik             b. Increased Business Revenue in the SOE Logistics
          BUMN, dan Penetrasi Market BUMN dengan                           Sector, and SOE Market Penetration with Strategic
          Kerjasama Strategis Pos Indonesia Grup dengan                    Cooperation with the Pos Indonesia Group with a
          Anggaran Pendapatan Usaha sebesar Rp450 Miliar                   Business Revenue Budget of Rp450 Billion and Capex
          dan Capex Rp1,8 Miliar.                                          of Rp 1.8 Billion.
      c. Peningkatan pendapatan bisnis dengan strategi blue             c. Increased business revenue with a blue ocean strategy
          ocean dan penguatan Infrastruktur Platform Digital               and strengthened Digital Logistics Platform
          Logistik dengan Anggaran Pendapatan Usaha sebesar                Infrastructure with an Operating Revenue Budget of
          Rp56 Miliar, Opex Rp0,4 Miliar, dan Capex Rp0,8                  Rp56 billion, Opex of Rp0.4 billion, and Capex of
          Miliar.                                                          Rp 0.8 billion.

   2) Direktur PT Pos Properti Indonesia (2 Program Kerja)           2) Director PT Pos Properti Indonesia (2 Work Programs)
      a. Optimalisasi Aset dan Pengembangan Bisnis dengan               a. Asset Optimization and Business Development with an
          Anggaran Pendapatan Usaha Rp76,6 Miliar, Opex                    Operating Income Budget of Rp76.6 billion, Opex of
          Rp59,6 Miliar, dan Capex Rp42,3 Miliar.                          Rp59.6 billion, and Capex of Rp42.3 billion.
      b. Pengelolaan Aset melalui Building Management dan               b. Asset Management through Building Management
          Manajemen Konstruksi dengan Anggaran Pendapatan                  and Construction Management with an Operating
          Usaha Rp104,1 Miliar, Opex Rp91,6 Miliar, dan                    Revenue Budget of Rp104.1 billion, Opex of Rp91.6
          Capex Rp51,7 Miliar.                                             billion, and Capex of Rp51.7 billion.

   3) Direktur PT Pos Finansial Indonesia (3 Program Kerja)          3) Director PT Pos Finansial Indonesia (3 Work Programs)
      a. Peningkatan Daya Saing Pospay Agen dengan                      a. Increased Competitiveness of Pospay Agents with an
          Anggaran Pendapatan Usaha Rp30,3 Miliar dan                      Operating Revenue Budget of Rp30.3 Billion and
          Opex Rp23,9 Miliar.                                              Opex of Rp 23.9 Billion.
      b. Mengembangkan         Bisnis    Aggregator    untuk            b. Develop Aggregator Business to Strengthen the
          Memperkuat Perusahaan sebagai Single Aggregator                  Company as a Single Aggregator with an Operating
          dengan Anggaran Pendapatan Usaha Rp7,6 Miliar dan                Income Budget of Rp7.6 Billion and Opex
          Opex Rp3 Miliar.                                                 of Rp 3 Billion.
      c. Menjadi Penyedia Aplikasi dan Barang IT dengan                 c. Become an Application and IT Goods Provider with
          Anggaran Pendapatan Usaha Rp71,2 Miliar, Opex                    an Operating Revenue Budget of Rp71.2 Billion, Opex
          Rp49,7 Miliar, dan Capex Rp0,392 Miliar.                         of Rp49.7 Billion, and Capex of Rp 0.392 Billion.

34. INFORMASI TAMBAHAN UNTUK LAPORAN ARUS 34. SUPPLEMENTARY INFORMATION FOR CASH FLOWS
    KAS

   Informasi transaksi non kas yang signifikan yang tidak            Significant non-cash transactions that do not affect the cash
   mempengaruhi aktivitas arus kas sebagai berikut:                  flows activities are as follows:
                                                    2024                  2023

   Penambahan Aset Hak Guna melalui                                                                           Addition of Right-of-Use Assets
   Liabilitas Sewa                                             -       (21.614.624.254)                                from Lease Liabilities
   Pembayaran Bunga melalui Akun Bunga                         -       (10.665.097.222)              Interest Expenses from Interest Accrued
   Penambahan Aset Tetap dengan M endebitkan                                                     Additions of Property & Equipment Debited
   (M engkreditkan) Utang Usaha                                -        30.183.414.172                           (Credited) Account Payables
   Pelepasan Aset Tetap melalui                                                                             Disposal of Fixed Assets through
   Penggantian (Ruislag)                                       -         1.458.913.692                                 Replacement (Ruislag)
   Penempatan Bank Garansi melalui Non Cash Loan               -       (20.604.000.000)   Placement Bank Guarantee through Non Cash Loan


                                                              123
Page 424
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                                                        PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                                   NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                                                    STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                                                As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                                 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

34. INFORMASI TAMBAHAN UNTUK LAPORAN ARUS 34. SUPPLEMENTARY INFORMATION FOR CASH FLOWS
    KAS (Lanjutan)                            (Continued)

   Rekonsiliasi Liabilitas yang Timbul dari Aktivitas                                           Reconciliation of Liabilities Arising from Financing
   Pendanaan:                                                                                   Activities:
                                                                     Arus Kas Pendanaan                                 Perubahan Non Kas/
                                                                    Financing Cash Flows                                 Non-Cash Changes
                                                                                                           Pergerakan Valuta
                                   31 Desember/                                                                  Asing/                                          31 Desember/
                                   December 31,             Penambahan/              Pembayaran/           Foreign Exchange                Lain-lain/            December 31,
                                       2023                   Addition                Payment                 Movement                      Others                   2024
   Utang Pembiayaan Konsumen/
      Customer Financing Payable     22.928.966.765                        -          (10.719.707.191)                        -               118.712.481.150     130.921.740.724
   Utang Bank Jangka Pendek/
      Short-Term Bank Loan         2.285.604.000.000       15.503.800.000.000     (13.709.587.821.338)                        -               341.317.191.202    4.421.133.369.864
   Utang Bank Jangka Panjang/
      Long-Term Bank Loan                         -                        -                        -                         -                              -                   -
   Utang Obligasi/Bonds Payable     323.361.458.333                        -         (323.361.458.333)                        -                              -                   -
   Pinjaman Jangka Menengah/
      Medium Term Notes             492.650.000.000                        -                           -                      -                 4.900.000.007     497.550.000.007
   Utang Bunga/Interest Payable      10.665.097.222                        -                           -                      -                    54.609.969      10.719.707.191

                                                                     Arus Kas Pendanaan                                   Perubahan Non Kas/
                                                                     Financing Cash Flows                                 Non-Cash Changes
                                                                                                              Penambahan                 Pergerakan Valuta
                                   31 Desember/                                                               Aset Tetap/                      Asing/            31 Desember/
                                   December 31,             Penambahan/              Pembayaran/               Additional                Foreign Exchange        December 31,
                                       2022                   Addition                Payment               in Fixed Assets                  Movement                2023
   Utang Pembiayaan Konsumen/
      Customer Financing Payable     44.480.045.870                         -          (26.249.201.993)                        -                4.698.122.888      22.928.966.765
   Utang Bank Jangka Pendek/
      Short-Term Bank Loan          770.000.000.000        10.024.000.000.000       (8.529.000.000.000)                        -               20.604.000.000    2.285.604.000.000
   Utang Bank Jangka Panjang/
      Long-Term Bank Loan            87.500.000.000                         -          (87.500.000.000)                        -                            -                   -
   Utang Obligasi/Bonds Payable     321.573.958.333                         -                        -                         -                1.787.500.000     323.361.458.333
   Pinjaman Jangka Menengah/
      Medium Term Notes             492.650.000.000                         -                       -                          -                            -     492.650.000.000
   Utang Bunga/Interest Payable       2.057.782.444                         -        (251.090.088.514)                         -              259.697.403.292      10.665.097.222



35. REKLASIFIKASI AKUN                                                                      35. RECLASSIFICATION OF ACCOUNTS

   Beberapa akun dalam laporan keuangan konsolidasian tahun                                     Certain accounts in the consolidated financial statements for
   2023 telah direklasifikasi agar sesuai dengan penyajian                                      2023 have been reclassified to conform with the consolidated
   laporan keuangan konsolidasian 31 Desember 2024, yaitu                                       financial statements presentation as of December 31, 2024 as
   sebagai berikut:                                                                             follows:
                                                                  31 Desember 2023/December 31, 2023
                                                       Dilaporkan                                    S etelah
   LAPORAN LABA RUGI DAN                              S ebelumnya/                                Reklasifikasi/                     STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS
     PENGHAS ILAN                                     As Previously        Direklasifikasi/            After                          AND OTHER COMPREHENSIVE
     KOMPREHENS IF                                       Reported          Reclassification      Reclassification                                           INCOME
   PENDAPATAN BERS IH                               5.479.121.136.675                    -       5.479.121.136.675                                     NET REVENUE
   BEBAN POKOK LAYANAN                             (3.879.740.711.952)     198.951.266.514      (3.680.789.445.438)                               COST OF SERVICES
   LABA KOTOR                                       1.599.380.424.723                            1.798.331.691.237                                     GROSS PROFIT
   BEBAN US AHA                                                                                                                              OPERATING EXPENSES
     Pemasaran                                          (70.260.445.072)                      -               (70.260.445.072)                              Marketing
     Umum dan Administrasi                             (911.643.322.302)         (199.347.084.386)         (1.110.990.406.688)              General and Administrative
     Pendapatan Lain-lain                               628.728.086.809                       -               628.728.086.809                            Other Income
     Beban Lain-lain                                   (326.225.776.820)              395.817.872            (325.829.958.948)                         Other Expenses
   LABA US AHA                                          919.978.967.338                                       919.978.967.338                  OPERATIONS PROFIT
     Pendapatan Keuangan                                 43.561.402.355                            -           43.561.402.355                         Finance Income
     Beban Keuangan                                    (261.648.866.909)                           -         (261.648.866.909)                          Finance Costs
   LABA S EBELUM PAJAK                                                                                                                              INCOME BEFORE
     PENGHAS ILAN                                      701.891.502.784                                       701.891.502.784                          INCOME TAX
   (BEBAN) M ANFAAT                                                                                                                                       INCOME TAX
     PAJAK PENGHASILAN                                  26.323.140.816                             -          26.323.140.816                  (EXPENSES) BENEFITS
   LABA TAHUN BERJALAN                                 728.214.643.600                                       728.214.643.600                  PROFIT FOR THE YEAR




                                                                                     124
Page 425
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                                                                                                                                 PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                                                                                   NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                                                                                                                                          STATEMENTS (CONTINUED)
                                                                                                                                                                                    As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                                                                                                                                                                                              (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

36. INFORMASI SEGMEN                                                                                                            36. SEGMENT INFORMATION
                                                                                                                                               2024
                                         Regional 1   Regional 2    Regional 3   Regional 4   Regional 5    Regional 6   Kantor Pusat/   Jumlah Induk/   Pos Finansial   Pos Logistik   Pos Properti      Induk & Anak/         Eliminasi/   Konsolidasian/
                                          M edan       Jakarta       Bandung     Semarang     Surabaya      M akassar    Head Office      Total Parent    Indonesia       Indonesia      Indonesia     Parent & Subsidiaries   Elimination   Consolidated

   Pendapatan/Revenues
   Pendapatan Surat dan Paket Pos/
   Revenue from Post Mail and Parcel      203.995       429.744      148.456      296.101       378.928      254.710                -       1.711.934               -              -              -               1.711.934              -      1.711.934
   Pendapatan Jasa Keuangan dan Ritel/
   Revenue from Financial Service and
   Retail                                 220.129       153.509      124.757      129.358       198.055      234.719                -       1.060.527         24.433               -              -               1.084.960       (89.542)        995.418
   Pendapatan Properti/ Revenue from
   Property                                   814           539          330          977          4.601     153.675           10.164        171.100                -              -       207.679                  378.779       (52.605)        326.174
   Pendapatan Logistik/ Revenue from
   Logistic                               436.125       206.265      498.535      366.589       159.590      139.254                -       1.806.358               -       544.533               -               2.350.891      (254.562)      2.096.329
   Pendapatan Teknologi Informasi/
   Revenue from Information
   Technology                                   -             -            -            -             -            -                -               -         74.025              -              -                   74.025             -          74.025
   Jumlah Pendapatan/ Total Revenue       861.063       790.057      772.078      793.025       741.174      782.358           10.164       4.749.919         98.458        544.533        207.679                5.600.589      (396.709)      5.203.880

   Pendapatan Lainnya/ Other Revenue      120.282        14.435       33.069       65.191       103.145      (48.185)        198.136         486.073           1.370           1.575          1.688                 490.706       (25.836)        464.870
   Jumlah Pendapatan Keuangan/ Total
   Financial Revenue                       12.513        13.083       10.545       13.270        14.011        8.355               -           71.777             47            515          5.190                   77.529       (45.997)         31.532
   Jumlah/Total                           993.858       817.575      815.692      871.486       858.330      742.528         208.300        5.307.769         99.875        546.623        214.557                6.168.824      (468.542)      5.700.282

   Beban Pegawai/ Employee Expense       (435.118)     (594.557)    (269.001)    (282.366)     (417.495)    (346.838)               -      (2.345.375)       (10.029)       (67.071)        (62.365)             (2.484.840)            -       (2.484.840)
   Beban Operasi/ Operating Expense      (213.692)     (242.730)    (129.228)    (167.060)     (236.873)    (224.132)              (1)     (1.213.716)       (59.909)      (441.728)        (79.319)             (1.794.672)      349.920       (1.444.752)
   Beban Administrasi/ Administration
   Expense                                 (26.685)       (5.294)      (6.741)      (6.042)       (9.402)      (7.656)              -         (61.820)            (41)          (538)          (683)                (63.082)            -         (63.082)
   Beban Umum/ General Expense             (51.320)      (56.009)     (40.016)     (44.527)      (69.295)     (62.939)              -        (324.106)         (1.990)       (15.907)       (10.589)               (352.592)       19.734        (332.858)
   Beban Penurunan Nilai Aset Tetap/
   Impairment of Fixed Asset Expense             -             -            -            -             -            -               -                          (4.279)             -              -                  (4.279)             -          (4.279)
   Beban Penyusutan dan Amortisasi/
   Depreciation and Amortization
   Expenses                               (29.686)       (26.233)    (20.038)     (21.187)      (23.418)     (20.802)               -        (141.364)       (22.272)       (17.451)        (12.995)               (194.082)       20.518         (173.564)
   Beban Lainnya/ Other expenses           (3.376)        (3.728)     (3.174)      (3.375)       (2.854)      (1.890)               -         (18.397)          (898)        (3.421)         (2.839)                (25.555)        9.056          (16.499)
   Beban Keuangan/ Finance Cost           (83.694)       (76.909)    (58.998)     (62.894)     (111.651)     (43.878)               -        (438.024)           (22)        (1.325)            (53)               (439.424)          176         (439.248)
   Jumlah Beban/ Total Expense           (843.571)    (1.005.460)   (527.196)    (587.451)     (870.988)    (708.135)              (1)     (4.542.802)       (99.440)      (547.441)       (168.843)             (5.358.526)      399.404       (4.959.122)

   Laba Sebelum Pajak/ Profit Before
   Tax                                    150.287      (187.885)     288.496      284.035        (12.658)     34.393         208.299          764.967            435            (818)       45.714                  810.298       (69.138)        741.160




                                                                                                                          125
Page 426
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                                                                                                                                 PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                                                                                   NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                                                                                                                                          STATEMENTS (CONTINUED)
                                                                                                                                                                                    As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                                                                                                                                                                                              (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

36. INFORMASI SEGMEN (Lanjutan)                                                                                                 36. SEGMENT INFORMATION (Continued)
                                                                                                                                               2023
                                         Regional 1   Regional 2    Regional 3   Regional 4   Regional 5    Regional 6   Kantor Pusat/   Jumlah Induk/   Pos Financial   Pos Logistik   Pos Properti      Induk & Anak/         Eliminasi/   Konsolidasian/
                                          M edan       Jakarta      Bandung      Semarang     Surabaya      M akassar    Head Office      Total Parent    Indonesia       Indonesia      Indonesia     Parent & Subsidiaries   Elimination   Consolidated

   Pendapatan/Revenues
   Pendapatan Surat dan Paket Pos/
   Revenue from Post Mail and Parcel      205.118       541.391      158.321      301.876       438.343      248.824                -       1.893.873               -              -              -               1.893.873             -       1.893.873
   Pendapatan Jasa Keuangan dan Ritel/
   Revenue from Financial Service and
   Retail                                 265.108       170.771      153.869      165.372       232.210      250.922                -       1.238.252         23.325               -              -               1.261.577        (5.042)      1.256.535
   Pendapatan Properti/ Revenue from
   Property                                  2.339        3.085          934        1.863          4.786       2.572          39.842           55.421               -              -       136.297                  191.718       (40.174)        151.544
   Pendapatan Logistik/ Revenue from
   Logistic                               266.521       191.230      351.338       73.411       479.000      397.698                -       1.759.198               -       926.624               -               2.685.822      (509.785)      2.176.037
   Pendapatan Teknologi Informasi/
   Revenue from Information
   Technology                                   -             -            -            -             -            -                -               -         44.602              -              -                   44.602       (44.474)            128
   Jumlah Pendapatan/ Total Revenue       739.086       906.477      664.462      542.522     1.154.339      900.016           39.842       4.946.744         67.927        926.624        136.297                6.077.592      (599.475)      5.478.117

   Pendapatan Lainnya/ Other Revenue      116.496        20.062       49.004       78.830       109.305       86.203         168.092         627.992           2.240           8.329              4                 638.565        (9.749)        628.816
   Jumlah Pendapatan Keuangan/ Total
   Financial Revenue                        7.986         9.873        4.798        8.065        13.291        7.792               -           51.805             16            325          3.280                   55.426       (11.865)         43.561
   Jumlah/Total                           863.568       936.412      718.264      629.417     1.276.935      994.011         207.934        5.626.541         70.183        935.278        139.581                6.771.583      (621.089)      6.150.494

   Beban Pegawai/ Employee Expense       (469.960)     (494.101)    (283.710)    (317.642)     (492.962)    (387.751)               -      (2.446.126)        (8.284)       (71.325)        (33.094)             (2.558.829)            -       (2.558.829)
   Beban Operasi/ Operating Expense      (263.420)     (290.800)    (197.168)    (203.689)     (379.123)    (313.581)               -      (1.647.781)       (59.482)      (816.614)        (40.294)             (2.564.171)      591.526       (1.972.645)
   Beban Administrasi/ Administration
   Expense                                 (16.633)       (3.896)      (5.991)      (4.134)       (9.729)     (7.942)               -         (48.325)           (30)           (639)          (912)                (49.906)            -         (49.906)
   Beban Umum/ General Expense             (61.699)      (66.393)     (50.733)     (30.644)      (80.824)    (58.583)               -        (348.876)       (50.708)        (20.590)        (8.680)               (428.854)          258        (428.596)
   Beban Penyusutan dan Amortisasi/
   Depreciation and Amortization
   Expenses                               (22.894)      (16.022)     (12.592)     (13.971)       (25.821)    (22.836)               -        (114.136)        (6.352)       (17.364)        (10.016)               (147.868)        7.481         (140.387)
   Beban Lainnya/ Other expenses           (3.006)       (5.558)      (2.729)      (2.384)        (4.997)     (3.943)               -         (22.617)        (5.278)          (848)         (1.407)                (30.150)            -          (30.150)
   Beban Keuangan/ Finance Cost           (43.687)      (50.915)     (45.216)     (10.577)       (65.878)    (37.441)               -        (253.714)          (844)        (5.923)        (11.428)               (271.909)        3.819         (268.090)
   Jumlah Beban/ Total Expense           (881.299)     (927.685)    (598.139)    (583.041)    (1.059.334)   (832.077)               -      (4.881.575)      (130.978)      (933.303)       (105.831)             (6.051.687)      603.084       (5.448.603)

   Laba Sebelum Pajak/ Profit Before
   Tax                                     (17.731)        8.727     120.125       46.376       217.601      161.934         207.934          744.966        (60.795)          1.975        33.750                  719.896       (18.005)        701.891




                                                                                                                          126
Page 427
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                              PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                         NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                          STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                      As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                     (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

37. LITIGASI                                                       37. LITIGATION

   PT Pos Properti Indonesia                                         PT Pos Properti Indonesia

   -   Perusahaan menggugat Sdr Widodo Iswantoro, SH., MH            -     The Company sued Mr. Widodo Iswantoro, S.H., M.H. and
       dan Dr. H. Fahmi, SH., MH berkenaan dengan perbuatan                Dr. H. Fahmi, S.H., M.H. in connection with the act of
       ingkar janji (wanprestasi) karena tidak memenuhi                    default for not fulfilling its obligation to refund
       kewajibannya dalam pengembalian uang sebesar                        Rp3,190,000,000 plus 2% interest per month. This is
       Rp3.190.000.000 ditambah bunga 2% setiap bulannya.                  registered in case register No.62/PDT.G/2023/PN.BDG at
       Hal     ini   terdaftar   dalam     register    perkara             the Bandung District Court. At reporting date the case is
       No.62/PDT.G/2023/PN.BDG di Pengadilan Negeri                        still in process examined by the Panel of Judges at the
       Bandung. Pada tanggal laporan keuangan perkara ini                  Bandung Hight Court.
       masih dalam proses pemeriksaan oleh Majelis Hakim pada
       Pengadilan Tinggi Bandung.

   -   Perusahaan menggugat PT Berkah Aslin Mandiri dan              -     The Company sued PT Berkah Aslin Mandiri and Marta
       Marta Jaya berkenaan dengan pembayaran ganti kerugian               Jaya regarding the payment of material compensation in
       materiil dalam pengembalian atas sisa lahan seluas 5.232            return for the remaining land area of 5,232 m2 or worth
       m2 atau senilai Rp1.360.313.000. Hal ini terdaftar dalam            Rp1,360,313,000. This is registered in case register
       register    perkara  No.80/PDT.G/2023/PN.CKR           di           No.80/PDT.G/2023/PN.CKR at the Cikarang District
       Pengadilan Negeri Cikarang. Pada tanggal laporan                    Court. At reporting date the case is still in process
       keuangan, atas perkara ini majelis hakim telah                      submitting conclusions from the parties in E-litigation.
       menjatuhkan Putusan sebagai berikut:
       -   Mengabulkan gugatan PT Pos Properti Indonesia                   -   Granting PT Pos Properti Indonesia's lawsuit in part;
           untuk sebagian;
       -   Menyatakan Marta Jaya melakukan perbuatan                       -   Declare Marta Jaya to have committed an act of
           wanprestasi;                                                        default;
       -   Menghukum Marta Jaya untuk membayar ganti rugi                  -   Punish Marta Jaya to pay compensation to PT Pos
           kepada PT Pos Properti Indonesia sejumlah 3 Milyar.                 Properti Indonesia in the amount of 3 billion.

   -   Pada tanggal 20 Februari 2024, PT Berkah Aslin Mandiri/       -     On February 20, 2024, PT Berkah Aslin Mandiri / Marta
       Marta Jaya melakukan upaya banding melalui sistem e-                Jaya filed an appeal through the e-court system, so that at
       court, sehingga pada saat ini Putusan Pengadilan Negeri             this time the District Court Decision does not yet have
       belum mempunyai kekuatan hukum tetap (inckracht).                   permanent legal force (inckracht).

   -   Pada tahun 2024, terdapat lanjutan penanganan perkara         -     In 2024, there was continued handling of civil cases at the
       perdata tingkat banding dengan nomor 188/PDT/2024/PT                appellate level with number 188/PDT/2024/PT BDG.
       BDG.

   -   Pada tanggal 16 Desember 2024 sudah diterima Amar             -     On December 16, 2024, the Decision on the Cassation
       Putusan Permohonan Kasasi yang diajukan oleh Pemohon                Petition filed by the Applicant (Marta Jaya) was received,
       (Marta Jaya) Ditolak / yang berarti pada pokoknya                   which means that it basically returns to the Appeal Level
       kembali pada Putusan Tingkat Banding, sebagai berikut:              Decision, as follows:
       1. Menyatakan Marta Jaya melakukan wanprestasi.                     1. Declare Marta Jaya in default.
       2. Menghukum Marta Jaya membayar ganti rugi sebesar                 2. Punish Marta Jaya to pay compensation of
          Rp1.360.313.000,- secara tunai dan sekaligus pada                    Rp1,360,313,000, - in cash and at once to Pospro.
          Pospro.

   -   Sebagai tambahan informasi bahwa saat ini Salinan             -     As additional information that currently the official copy
       Putusan Kasasi secara resmi belum diterima oleh Para                of the Cassation Decision has not been received by the
       Pihak, tindak lanjut dari pelaksanaan Putusan Kasasi                Parties, the follow-up to the implementation of the
       (telah berkekuatan hukum tetap/inkracht) baru dapat                 Cassation Decision (has been legally binding/inkracht)
       diajukan permohonan ke Pengadilan oleh Pospro setelah               can only be submitted to the Court by Pospro after the
       Relaas pemberitahuan putusan kasasi diterima oleh para              notification of the cassation decision is received by the
       pihak.                                                              parties.

   -   Sampai dengan tanggal terbit laporan, penanganan perkara      -     As of the date of publication of the report, the handling of
       masih dalam proses minutasi oleh Majelis.                           the case is still in the process of being minuted by the
                                                                           Tribunal.




                                                               127
Page 428
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                            PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                       NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                        STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                    As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                    (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

38. PERISTIWA SETELAH PERIODE PELAPORAN                            38. EVENTS AFTER REPORTING PERIOD

    1.     Berdasarkan RKAP 2024 untuk program kerja 13.1              1.    Based on the 2024 RKAP for work program 13.1, the
           penerbitan     obligasi    sebesar    maksimal                    issuance      of   bonds     of    a   maximum      of
           Rp1.500.000.000.000, telah dilakukan penerbitan                   Rp1,500,000,000,000, has been carried out in the form
           instrumen utang dalam bentuk Sukuk. Bentuk                        of Sukuk, a debt instrument issuance. The form of debt
           penawaran instrumen utang dalam bentuk PUB                        instrument offering is in the form of PUB (Continuous
           (Penawaran Umum Berkelanjutan) yang terbagi                       Public Offering) which is divided into PUB I in 2024
           menjadi PUB I tahun 2024 dengan rincian sebagai                   with the following details:
           berikut :

          a.   Penerbit/Issuer           :       PT Pos Indonesia (Persero)
          b.   Jumlah Sisa Imbalan       :       Jumlah Sisa Imbalan Ijarah yang akan ditawarkan sebanyak-banyaknya sebesar
               Ijarah/Amount of                  Rp1.000.000.0000.000 (satu triliun Rupiah), yang terbagi dalam 3 (tiga) seri yang
               Remaining Ijarah                  akan dijamin secara Kesanggupan Penuh (Full Commitment)/The remaining
               Reward                            amount of Ijarah Rewards that will be offered is a maximum of
                                                 Rp1,000,000,0000,000 (one trillion Rupiah), which is divided into 3 (three) series
                                                 that will be guaranteed with Full Commitment:
                                                 i.    Seri A: Rp100.000.000.000 (seratus miliar rupiah/one billion rupiah)
                                                ii.    Seri B: Rp750.000.000.000 (tujuh ratus lima puluh miliar rupiah/seven
                                                       hundread and fifty billion rupiah)
                                               iii.    Seri C: Rp 150.000.000.000 (seratus lima puluh miliar rupiah/one hundred
                                                       and fifty billion rupiah)
          c.   Jangka Waktu/Time         :       Seri A : 3 (tiga/three) tahun/years
               Period                            Seri B : 5 (lima/five) tahun/years
                                                 Seri C : 7 (tujuh/seven) tahun/years
          d.   Cicilan Imbalan           :       Seri A :Rp8.500.000.000 (delapan miliar lima ratus juta rupiah/eight billion five
               Ijarah/Ijarah Reward              hundred million rupiah)
               Installments                      Seri B : Rp73.125.000.000 (tujuh puluh tiga miliar seratus dua puluh lima juta
                                                 rupiah/seventy three billion one hundred twenty five million rupiah)
                                                 Seri C : Rp14.850.000.000 (empat belas miliar delapan ratus lima puluh juta
                                                 rupiah/fourteen billion eight hundred and fifty million rupiah)
          e.   Pembayaran Cicilan        :       Cicilan Imbalan Ijarah akan dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan/Ijarah Reward
               Imbalan Ijarah/ Ijarah            Installments will be paid every 3 (three) months.
               Reward Installment
               Payment
          f.   Hasil                     :       A(idn) (Single A) dari PT Fitch Ratings Indonesia/A(idn) (Single A) from PT Fitch
               Pemeringkatan/Ranking             Ratings Indonesia
               Results

         Penjatahan dilakukan pada tanggal 6 Januari 2025, good             Allotment was made on January 6, 2025, good funds were
         fund diterima pada tanggal 8 Januari 2025 pencatatan di            received on January 8, 2025, listing on the IDX on
         BEI tanggal 9 Januari 2025.                                        January 9, 2025.

   2. Berdasarkan Akta Pemberitahuan Perubahan Anggaran               2. Based on the Deed of Notification of Amendment to the
      Dasar No. 16 Tanggal 20 Maret 2025 oleh Notaris Nanda              Articles of Association No. 16 dated March 20, 2025 by
      Fauz Iwan S.H., M.Kn di Jakarta Selatan, para pemegang             Notary Nanda Fauz Iwan S.H., M.Kn in South Jakarta, the
      saham memutuskan untuk menetapkan perubahan jenis                  shareholders decided to determine the change in the type
      saham pada PT Pos Indonesia (Persero) yang semula tanpa            of shares in PT Pos Indonesia (Persero) which were
      Seri menjadi terdiri dari saham Seri A Dwiwarna dan                originally without a Series to consist of Series A
      saham Seri B dengan rincian sebagai berikut:                       Dwiwarna shares and Series B shares with the following
                                                                         details:
         a. 1 (satu) saham Seri A Dwiwarna dengan nilai nominal          a. 1 (one) Series A Dwiwarna share with a total nominal
            seluruhnya Rp1.000.000; dan                                      value of Rp1,000,000; and
         b. 455.022 (empat ratus lima puluh lima ribu dua puluh          b. 455,022 (four hundred fifty five thousand twenty two)
            dua) saham seri B, masing-masing dengan nilai                    series B shares, each with a nominal value of
            nominal Rp1.000.000 (satu juta rupiah) atau                      Rp1,000,000 (one million rupiah) or a total nominal
            seluruhnya dengan nilai nominal Rp455.022.000.000                value of Rp455,022,000,000 (four hundred fifty five
            (empat ratus lima puluh lima miliar dua puluh dua                billion twenty two million).
            juta).




                                                               128
Page 429
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK                         PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                    NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN)                                                                     STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024                 As of and For the Year Ended December 31, 2024

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

39. TANGGUNG    JAWAB  MANAJEMEN  DAN 39. MANAGEMENT’S RESPONSIBILITY AND APPROVAL
    PERSETUJUAN ATAS LAPORAN KEUANGAN     OF THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
    KONSOLIDASIAN

   Dewan Direksi bertanggung jawab atas persiapan dan               The Board of Directors is responsible for the preparation and
   penyajian laporan keuangan konsolidasian yang telah              presentation of consolidated financial statements that have
   diselesaikan dan disetujui pada tanggal 8 April 2025.            been completed and approved on April 8, 2025.




                                                              129
Page 430
Halaman Sengaja di Kosongkan
Page 431

          
Page 432
Lampiran B
Laporan Audit TJSL
Page 433
PT POS INDONESIA (PERSERO)
Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK)

LAPORAN KEUANGAN
Pada dan Untuk Tahun yang Tanggal Berakhir 31 Desember 2024

dan

LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
Page 434
                  PT POS INDONESIA (PERSERO)
     PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)

                              DAFTAR ISI

                                                          Halaman

SURAT PERNYATAAN DIREKSI

LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN

LAPORAN KEUANGAN
PADA DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR TANGGAL 31 DESEMBER 2024

    LAPORAN POSISI KEUANGAN                                   1 -2

    LAPORAN AKTIVITAS                                           3

    LAPORAN ARUS KAS                                            4

    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                             5 - 29
Page 435
                        PT POS INDONESIA (PERSERO)
           PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
                        LAPORAN POSISI KEUANGAN
                           31 Desember 2024 dan 2023

                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                 Catatan            2024                 2023

ASET
ASET LANCAR
Kas dan Bank                                       2b,4           1.001.302.535        2.550.878.685
Piutang Pinjaman Mitra Binaan - Neto
(Dikurangi penyisihan per 31 Desember 2024 dan 2023
   masing-masing sebesar Rp 53.955.456.441
   dan Rp 54.486.445.211)                          2c,5           2.844.865.367      12.553.209.722
Piutang lain-lain                                  2f,6             226.450.565         497.047.669
Jumlah Aset Lancar                                                4.072.618.467      15.601.136.076

ASET TIDAK LANCAR
Piutang kerjasama PUMK kepada
    Mitra binaan - Neto (setelah dikurangi
    penyisihan penurunan nilai masing-masing
    sebesar Rp 340.959.722 dan Rp Nihil pada
    tanggal 31 Desember 2024 dan 2023)               7          27.093.473.397         7.636.781.699
Piutang kerjasama PUMK kepada
   PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk            8            9.709.645.067      16.457.234.567
Piutang Bermasalah - Neto                         2d,2e,9
   (Dikurangi penyisihan per 31 Desember 2024 dan
    2023 masing-masing sebesar Rp 83.478.878.571
    dan Rp 83.619.365.739)                                                     -                    -
Aset tetap
   (Dikurangi akumulasi penyusutan per
    31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing
    sebesar Rp 1.862.847.578)                      2h,10                      1                     1
Aset Takberwujud
    (Dikurangi akumulasi amortisasi per
    31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing
    sebesar Rp 394.999.999)                        2i,11                      1                     1
Jumlah Aset Tidak Lancar                                        36.803.118.466       24.094.016.268

JUMLAH ASET                                                     40.875.736.933       39.695.152.344




     Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
                                     keuangan secara keseluruhan.
                                                  2
Page 436
                        PT POS INDONESIA (PERSERO)
           PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
                     LAPORAN POSISI KEUANGAN - Lanjutan
                           31 Desember 2024 dan 2023

                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                 Catatan            2024                 2023

LIABILITAS DAN ASET NETO
Liabilitas Jangka Pendek
Kelebihan Pembayaran Angsuran                      2k,12           456.167.844          431.032.945
Utang Lain-lain                                     13              46.507.165           90.979.721
Jumlah Kewajiban                                                   502.675.009          522.012.666

ASET NETO
Aset Neto Tidak Terikat                            2g,14        39.928.983.738       39.079.123.412
Jumlah Aset Neto                                                39.928.983.738       39.079.123.412

JUMLAH LIABILITAS DAN ASET NETO                                 40.431.658.747       39.601.136.078




     Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
                                     keuangan secara keseluruhan.
                                                  2
Page 437
                            PT POS INDONESIA (PERSERO)
           PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
                                 LAPORAN AKTIVITAS
                Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023

                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                          Catatan              2024                    2023

PERUBAHAN ASET NETO TIDAK TERIKAT

PENDAPATAN                                   15
Pendapatan Jasa Administrasi Pinjaman                           513.595.667           1.209.898.528
Pendapatan Bunga                                                  5.748.443               5.587.990
Pendapatan Lain-lain                                                      -               6.447.284

JUMLAH PENDAPATAN                                               519.344.110           1.221.933.802

BEBAN
Beban Penyisihan Piutang pinjaman            16                (671.475.938)           1.815.863.320
Beban Penyisihan Piutang kolaborasi BRI                         340.959.722                        -

JUMLAH BEBAN                                                   (330.516.216)           1.815.863.320

KENAIKAN ASET NETO TIDAK TERIKAT                                849.860.326            (593.929.518)

ASET NETO AWAL TAHUN                                          39.079.123.412          39.673.052.930

ASET NETO AKHIR TAHUN                        14               39.928.983.738          39.079.123.412




     Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
                                     keuangan secara keseluruhan.


                                                    3
Page 438
                             PT POS INDONESIA (PERSERO)
            PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
                                  LAPORAN ARUS KAS
                 Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023

                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                    Catatan           2024              2023

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI

Penerimaan pengembalian pinjaman
   Mitra Binaan Umum                                              10.239.333.125    14.673.164.818
Penerimaan piutang lain-lain jangka pendek                           270.597.104     1.223.226.682
Penerimaan pendapatan jasa
  administrasi pinjaman                                              513.595.667     1.209.898.528
Penerimaan pengembalian pinjaman Mitra
   Binaan bermasalah                                                 140.487.168        101.714.665
Penerimaan kelebihan angsuran                                         25.134.899         26.667.833
Penerimaan pendapatan lainnya                                                  -          6.447.284
Penerimaan pendapatan bunga jasa giro                                  5.748.443          5.587.990
(Pembayaran) penambahan utang lain-lain                              (44.472.556)       (72.760.669)
Pembayaran penyaluran kolaborasi BRI                             (12.700.000.000)   (17.000.000.000)

Arus Kas Bersih Diperoleh dari
  (Digunakan untuk) Aktivitas Operasi                             (1.549.576.150)      173.947.131

KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH
  KAS DAN SETARA KAS                                              (1.549.576.150)      173.947.131

KAS DAN BANK AWAL TAHUN                                            2.550.878.685     2.376.931.554

KAS DAN BANK AKHIR TAHUN                                3          1.001.302.535     2.550.878.685




Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan
                                         secara keseluruhan.
                                                    4
Page 439
                             PT POS INDONESIA (PERSERO)
          PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
            Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023

                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.   INFORMASI UMUM

     a. Latar Belakang Pendirian

        Kantor pos pertama di Indonesia didirikan di Batavia oleh Gubernur Jenderal GW Baron pada
        tanggal 26 Agustus 1746 yang pada waktu itu bernama Jawatan PTT. Terjadi pengambilalihan
        Kantor Pusat PTT di Bandung oleh Angkatan Muda PTT dari pemerintah militer Jepang. Tanggal
        tersebut diperingati sebagai Hari Bakti Postel. Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 240 Tahun
        1961, status Jawatan PTT berubah menjadi Perseroan Negara (PN) Pos dan Telekomunikasi.
        Pada tahun 1965, PN Pos dan Telekomunikasi dibagi dua menjadi PN Pos dan Giro berdasarkan
        Peraturan Pemerintah No. 29 tahun 1965 dan PN Telekomunikasi berdasarkan Peraturan
        Pemerintah No. 30 tahun 1965. Peraturan Pemerintah No. 9 tahun 1978 mengubah status PN Pos
        dan Giro menjadi Perseroan Umum (Perum) Pos dan Giro. Berdasarkan Peraturan Pemerintah
        Republik Indonesia No. 5 tanggal 27 Februari 1995, Perum Pos dan Giro yang didirikan dengan
        Peraturan Pemerintah No. 24 tahun 1984 dialihkan bentuknya menjadi Perseroan (Persero)
        sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang No. 9 Tahun 1969 tentang Penetapan Peraturan
        Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 1 Tahun 1969 tentang Bentuk-Bentuk Usaha Negara.
        Anggaran Dasar disusun sesuai dengan materi yang digariskan dalam Peraturan Pemerintah No. 5
        Tahun 1995.

        Bidang usaha Perusahaan sangat beragam antara lain:
        a. Usaha jasa pos dan giro.
        b. Usaha-usaha lain yang menunjang penyelenggaraan usaha jasa pos dan giro sesuai dengan
            peraturan yang berlaku.

        PT Pos Indonesia (Persero) ("Perusahaan") merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang
        bergerak di bidang Postal Services, yaitu surat, paket dan jasa keuangan. Sebagai BUMN, PT Pos
        Indonesia (Persero) berkewajiban ikut berperan serta menunjang program pemerintah dalam
        rangka melaksanakan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk
        pemberdayaan masyarakat serta mendorong kegiatan dan pertumbuhan ekonomi kerakyatan
        melalui usaha mandiri serta pemerataan pembangunan melalui perluasan lapangan kerja. Selain
        itu, kegiatan TJSL diharapkan dapat memberikan kesempatan berusaha bagi usaha kecil dan
        koperasi, dan menjalankan tanggung jawab sosial korporat terhadap komunitas di lingkungannya.

        Program ini digulirkan dengan mengacu pada Peraturan Pemerintah No. 3 tahun 1983 yang telah
        diamanatkan kepada semua BUMN untuk dapat turut membantu pengembangan usaha kecil dan
        sebagai tindak lanjutnya telah diterbitkan Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia
        No. 1232/KMK.013/1989, tentang Pedoman Pelaksanaan Pembinaan Usaha Kecil oleh BUMN
        yang kemudian disusul dengan Surat Keputusan ("SK") Menteri Keuangan
        No.316/XMX.016/1994, tanggal 27 Juni 1994, tentang Pedoman Pembinaan Usaha Kecil dan
        Koperasi ("PUKK") melalui pemanfaatan laba BUMN.




                                                   5
Page 440
                             PT POS INDONESIA (PERSERO)
          PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
            Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023

                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.   INFORMASI UMUM – Lanjutan

     a. Latar Belakang Pendirian - Lanjutan

        Program Kemitraan dan Bina Lingkungan didirikan pada tahun 1994 berdasarkan Keputusan
        Direksi Perusahaan Umum Pos dan Giro No. 222/PEG/DIRUTPOS/1994 tanggal 28 Desember
        1994 dengan nama Gugus Bina Mitra Pos. Berdasarkan Keputusan Direksi No.45/DIRUT/0803
        tanggal 21 Agustus 2003 nama program diubah menjadi Unit Pembinaan Kemitraan Usaha Kecil
        dan Koperasi (PUKK). Kemudian pada tahun 2006 diubah kembali menjadi Program Kemitraan
        dan Program Bina Lingkungan (TJSL) sesuai dengan Keputusan Direksi PT Pos Indonesia
        (Persero) No.65/DIRUT/1106 tanggal 10 November 2006. Selanjutnya pada tahun 2007
        berdasarkan Keputusan Direksi No.45/DIRUT/0807 tanggal 31 Agustus 2007 Unit PKBL
        berubah nama menjadi Divisi PKBL.

        Pada tanggal 17 Juni 2003, Menteri BUMN Republik Indonesia mengeluarkan SK Menteri
        No. 236/MBU/2003, tentang Program Kemitraan dengan usaha kecil dan Program Bina
        Lingkungan     berdasarkan    Surat   Edaran   Menteri     BUMN    Republik   Indonesia
        No. SE-433/MBU/2003, tanggal 16 September 2003, tentang Petunjuk Pelaksanaan Program
        Kemitraan, yang saat ini disebut dengan PKBL. Peraturan ini kemudian disempurnakan oleh
        Surat Keputusan Menteri No. 05/MBU/2007, tanggal 27 April 2007.

        Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) merupakan pelaksanaan Peraturan Menteri
        Negara Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-05/MBU/2007 tanggal 27 April 2007 yang
        kemudian mengalami beberapa perubahan. Perubahan selanjutnya dimuat dalam
        PER-02/MBU/07/2017 tanggal 5 Juli 2017 tentang Program Kemitraan dan Program Bina
        Lingkungan Badan Usaha Milik Negara, pada Bab II pasal 2 ayat (2) berbunyi: "Perseroan
        Terbuka dapat melaksanakan Program Kemitraan dan Program Bina Lingkungan dengan
        berpedoman pada peraturan ini yang ditetapkan berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang
        Saham (RUPS)". Perubahan terakhir dimuat dalam PER-05/MBU/04/2021 tentang Program
        Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Milik Negara Bab II Pasal 2: BUMN
        wajib melaksanakan Program TJSL BUMN dengan memenuhi ketentuan yang diatur dalam
        Peraturan Menteri ini. Pelaksanaan Bina Lingkungan diatur dalam Surat Edaran No. SE.29/DIR-
        6/0519 tanggal 17 Mei 2019 tentang petunjuk pelaksanaan Program Kemitraan dan Bina
        Lingkungan dan Corporate Social Responsibility PT Pos Indonesia (Persero).

        Pada Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-05/MBU/04/2021 tanggal
        20 April 2021 tentang Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Milik
        Negara, penamaan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) tidak dipakai lagi dan
        menjadi Program Tanggung Jawab Sosial (TJSL). Kemudian diperbaharui dengan Peraturan
        Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-06/MBU/09/2022 tanggal 8 September 2022
        tentang Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Milik Negara.
        Selanjutnya perubahan terakhir pada Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara
        Nomor PER-1/MBU/03/2023 tanggal 3 Maret 2023 tentang Penugasan Khusus dan Program
        Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Milik Negara.

        Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan berdomisili di Jalan Banda No. 30
        Telp. (022) 4213640 Fax. (022) 87805094 Bandung 40115.




                                                  6
Page 441
                              PT POS INDONESIA (PERSERO)
           PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
             Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023

                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.   INFORMASI UMUM - Lanjutan

     a. Latar Belakang Pendirian - Lanjutan

        Maksud dan tujuan didirikannya Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan adalah:
        1. Merupakan wujud tanggung jawab sosial terhadap masyarakat dan lingkungan sekitarnya
           atau lebih dikenal Pelaksanaan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan adalah
           bentuk konkrit BUMN dalam memberdayakan masyarakat agar tumbuh lebih mandiri dan
           diharapkan hubungan dengan para stakeholders menjadi lebih baik dan langgeng sehingga
           kelangsungan usaha Perusahaan dapat terjaga.
        2. Untuk meningkatkan kemampuan tata kelola usaha para pengusaha kecil, menengah dan
           Koperasi yang pada gilirannya akan meningkatkan kemampuan mereka untuk mandiri,
           sehingga dapat mengurangi kesenjangan sosial dan sekaligus dapat menciptakan iklim usaha
           yang sehat, inovatif dan dinamis bagi pengusaha kecil, menengah dan koperasi.
        3. Untuk menciptakan hubungan saling menunjang antara PT Pos Indonesia (Persero), dengan
           para pengusaha kecil dan menengah dalam mengembangkan usaha mereka dan jangkauan
           layanan PT Pos Indonesia (Persero) dalam berbagai layanan jasa postel dan keuangan yang
           semakin luas.
        4. Perbaikan mutu SDM di sekitar Perusahaan melalui Program Bina Lingkungan seperti
           pendidikan dan penelitian, peningkatan kesehatan dan pelestarian lingkungan.
        5. Membantu masyarakat setempat yang berlokasi di sekitar Perusahaan, melalui bantuan sosial
           kemasyarakatan untuk pengentasan kemiskinan dan sarana peribadatan.

        Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (“PUMK”)

       Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil merupakan program untuk meningkatkan
       kemampuan usaha kecil agar menjadi tangguh dan mandiri melalui pemanfaatan dana dari
       BUMN Pembina untuk disalurkan kepada usaha kecil dengan syarat-syarat berikut:
       1. Memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp 500.000.000 tidak termasuk tanah dan bangunan
           tempat usaha atau memiliki hasil penjualan tahunan paling banyak Rp 2.500.000.000.
       2. Milik Warga Negara Indonesia.
       3. Berdiri sendiri, bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang dimiliki,
           dikuasai atau berafiliasi, baik langsung maupun tidak langsung dengan usaha menengah
           atau usaha besar.
       4. Berbentuk usaha orang perseorangan, badan usaha yang tidak berbadan hukum, atau badan
           usaha yang berbadan hukum, termasuk usaha mikro dan koperasi.
       5. Mempunyai potensi dan prospek usaha untuk dikembangkan.
       6. Telah melakukan kegiatan usaha minimal 6 (enam) bulan.
       7. Belum memenuhi persyaratan perbankan (non bankable) atau lembaga keuangan non bank.

        Ketentuan sebagaimana nomor 7 (tujuh), tidak berlaku bagi usaha kecil yang baru dibentuk atau
        berdiri atas inisiatif BUMN Pembina sebagai bagian dari PUMK BUMN Pembina.

       Bentuk dan status bantuan dan pembinaan dalam Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha
       Kecil adalah sebagai berikut:
       a. Pinjaman untuk membiayai modal kerja dan/atau pembelian aset tetap dalam rangka
          meningkatkan produksi dan penjualan.
       b. Pinjaman khusus untuk membiayai kebutuhan dana pelaksanaan kegiatan usaha Mitra Binaan
          yang bersifat pinjaman tambahan dan berjangka pendek dalam rangka memenuhi pesanan dari
          rekanan usaha Mitra Binaan.




                                                   7
Page 442
                             PT POS INDONESIA (PERSERO)
          PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
            Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023

                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.   INFORMASI UMUM - Lanjutan

     a. Latar Belakang Pendirian - Lanjutan

        Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (“PUMK”) - Lanjutan

        Sesuai dengan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-1/MBU/03/2023
        tanggal 3 Maret 2023 tentang Penugasan Khusus dan Program Tanggung Jawab Sosial dan
        Lingkungan Badan Usaha Milik Negara Pasal 22, memuat hal- hal sebagai berikut:
        1) Program Pendanaan UMK dilakukan dalam bentuk:
            a. Pemberian modal kerja dalam bentuk pinjaman dan/atau pembiayaan syariah dengan
                jumlah pinjaman dan/atau pembiayaan syariah untuk setiap usaha mikro dan usaha kecil
                paling banyak Rp 250.000.000 (dua ratus lima puluh juta rupiah).
            b. Pinjaman tambahan dalam bentuk pinjaman dan/atau pembiayaan syariah untuk
                membiayai kebutuhan yang bersifat jangka pendek paling lama 1 tahun untuk memenuhi
                pesanan dari rekanan usaha mikro dan usaha kecil dengan jumlah paling banyak
                Rp 100.000.000 (seratus juta rupiah).

        2) Modal kerja yang diberikan dalam bentuk pinjaman sebagaimana dimaksud pada ayat (1)
           memiliki besaran jasa administrasi sebesar:
           a. 3% (tiga persen) per tahun dari saldo pinjaman awal tahun;
           b. Suku bunga flat yang setara dengan 3% (tiga persen) per tahun dari saldo pinjaman awal
              tahun; atau
           c. Ketentuan lain yang ditetapkan Menteri, dengan jangka waktu/tenor pinjaman paling
              lama 3 (tiga) tahun.

        3) Apabila pembiayaan dalam bentuk syariah diberikan berdasarkan:
           a. Prinsip jual beli, maka proyeksi marjin yang dihasilkan disetarakan dengan marjin
              sebesar jasa administrasi sebagaimana dimaksud pada ayat (2); atau
           b. Prinsip bagi hasil, maka rasio bagi hasilnya untuk BUMN adalah mulai dari 10%
              (sepuluh persen) sampai dengan paling banyak 50% (lima puluh persen) berdasarkan
              perjanjian.

     b. Susunan Pengurus dan Pengawas

       Agar tujuan pelaksanaan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan dapat tercapai seperti
       yang dinginkan, maka perlu dibentuk Divisi tersendiri yang bertugas khusus melaksanakan
       Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil atau selanjutnya disebut sebagai Divisi
       Tanggung Jawab Sosisal dan Lingkungan dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
       Perusahaan secara keseluruhan dengan satuan gugus tugas di bawah ini:
       a. TJSL melakukan fungsi pembinaan (evaluasi, penyaluran, penagihan, pelatihan, monitoring,
           promosi dan lainnya termasuk fungsi administrasi dan keuangan).
       b. TJSL dibentuk dengan memperhatikan jumlah dana yang dikelola, luas wilayah binaan dan
           jumlah mitra binaan serta mempertimbangkan kondisi Perusahaan.
       c. TJSL bertanggung jawab langsung kepada Direksi Perusahaan yang ditetapkan dalam rapat
           Direksi, sedangkan karyawan yang ditunjuk untuk menangani divisi TJSL memiliki hak dan
           kewajiban yang sama dengan karyawan lain di BUMN Pembina yang bersangkutan.




                                                  8
Page 443
                             PT POS INDONESIA (PERSERO)
          PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
            Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023

                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.   INFORMASI UMUM - Lanjutan

     b. Susunan Pengurus

        Pengelolaan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) pada PT Pos Indonesia (Persero)
        di bawah Divisi PKBL PT Pos Indonesia (Persero), dibentuk berdasarkan Surat Keputusan
        Direksi Nomor: 222/PEG/DIRUTPOS/1994 tanggal 28 Desember 1994 dengan nama Gugus
        Bina Mitra Pos. Keputusan tersebut mengalami beberapa kali perubahan, dengan perubahan
        terakhir sesuai Surat Keputusan Direksi Nomor: KD.013/DIRUT/0323 tanggal 1 Maret 2023
        tentang Organisasi dan Tata Kerja di PT Pos Indonesia (Persero).

        Sesuai dengan Surat Sekretaris Perusahaan tanggal 26 Mei 2017 Nomor: 1946/SETPER- 1/0517
        terdapat pemberitahuan perubahan nomenklatur Direksi menjadi Direktorat Jaringan, Ritel, dan
        Sumber Daya.

        Pada tanggal 21 Januari 2019, terdapat perubahan berdasarkan keputusan Direksi PT Pos
        Indonesia (Persero) Nomor: KD.008/DIRUT/0119 tentang Organisasi dan Tata Kerja Divisi
        Program Kemitraan dan Bina Lingkungan.

        Pada tanggal 12 Juli 2019, terdapat perubahan berdasarkan surat Nomor: KD.59/DIRUT/0719
        tentang Perubahan Keempat atas Keputusan Direksi PT Pos Indonesia (Persero) dan Nomor:
        KD.72/DIRUT/0718 tentang Organisasi dan Tata Kerja PT Pos Indonesia (Persero).

        Pada tanggal 20 Oktober 2021, terdapat perubahan berdasarkan keputusan Direksi PT Pos
        Indonesia (Persero) Nomor: KD.103/DIRUT/1021 tentang Organisasi dan Tata Kerja Tanggung
        Jawab Sosial dan Lingkungan PT Pos Indonesia (Persero).

        Pada tanggal 30 Desember 2021, terdapat keputusan Direksi PT Pos Indonesia (Persero) Nomor:
        KD.123/DIRUT/1221 tentang Pembentukan Komite Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan di
        PT Pos Indonesia (Persero).

        Pada tanggal 1 Maret 2023, terdapat keputusan Direksi PT Pos Indonesia (Persero) Nomor:
        KD.013/DIRUT/0323 tentang Organisasi dan Tata Kerja PT Pos Indonesia (Persero).




                                                  9
Page 444
                              PT POS INDONESIA (PERSERO)
           PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
             Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023

                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.   INFORMASI UMUM - Lanjutan

     b. Susunan Pengurus - Lanjutan


                                                            2024                        2023
       Anggota Direksi
       Direktur Pembina                      :   Faizal Rochmad Djoemadi       Faizal Rochmad Djoemadi
       Corporate Secretary                   :          Tata Sugiarta                 Tata Sugiarta
       Vice President Program Tanggung :                  Salman                        Salman
         Jawab Sosial dan Lingkungan
       Manajer     Perencanaan      Tanggung :           Yadi Haryadi            Robertus Edhie Prijo
         Jawab Sosial dan Lingkungan                                                  Wardono
       Manajer Pengawasan Tanggung Jawab :               Ady Chandra                  Selo Edi
         Sosial dan Lingkungan
       Manajer Operasional Tanggung Jawab :          Nur Zamaludin                  Yadi Haryadi
         Sosial dan Lingkungan
       FP Akuntansi                          :          Dessyana                      Dessyana
       FP Akuntansi                          :        Kusumatresna                  Kusumatresna
       FP Administrasi Mitra Binaan          :        Budy Eriawan                  Budy Eriawan
       FP Verifikasi dan Data Entry          :      Yana Dwi Santana              Yana Dwi Santana
       FP Pengelola SIM TJSL                 :       Rifat Ari Azhar               Rifat Ari Azhar
       FP Pelatihan dan Pendaringan          :       Dudin Saripudin               Dudin Saripudin
       FP Keuangan dan Bina Lingkungan       :       Erni Patmawati                Erni Patmawati
       FP Perencanaan                        :        Gemilau Aida                        -

        Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil PT Pos Indonesia (Persero) diselenggarakan
        di 6 (enam) kantor regional yang terbagi dalam 26 unit daerah yang berkedudukan di kantor
        Regional dan KCU yang berkedudukan di Ibukota Provinsi. Pada tanggal 31 Desember 2024 dan
        2023, Perusahaan memiliki masing-masing sejumlah 43 dan 46 karyawan.




                                                    10
Page 445
                              PT POS INDONESIA (PERSERO)
           PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
             Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023

                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL

     Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam mengelola Program Kemitraan dan Program Bina
     Lingkungan di PT Pos Indonesia (Persero) mengacu pada Surat Edaran Menteri Badan Usaha Milik
     Negara No. SE-02/NBU/WK/2012, tanggal 23 Februari 2012, tentang Pedoman Akuntansi Program
     Kemitraan dan Program Bina Lingkungan dan SE-01/D5.MBU/2012, tanggal 17 Maret 2012, tentang
     Petunjuk Teknis Penerapan Pedoman Akuntansi Program Kemitraan dan Bina Lingkungan Revisi
     2012.

     Laporan keuangan disusun dan disajikan sesuai Pedoman Akuntansi Program Kemitraan dan Bina
     Lingkungan Revisi 2012, dimaksudkan agar sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas
     Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK-ETAP) dan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) Pelaporan
     Keuangan Entitas Nirlaba (ISAK 35), serta peraturan perundang-undangan yang terkait dengan
     Program Kemitraan dan Program Bina Lingkungan. Basis akuntansi dalam menyusun laporan
     keuangan menggunakan dasar akrual.

     a. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan

        Laporan keuangan disusun menggunakan dasar akrual kecuali laporan arus kas disusun
        menggunakan dasar kas dengan menyajikan penerimaan dan pengeluaran kas. Laporan arus kas
        menyajikan penerimaan dan pengeluaran kas yang dikiasifikasikan dalam aktivitas operasi,
        investasi, dan pendanaan yang disusun menggunakan metode langsung (direct method).

     b. Kas dan Bank

        Kas dan bank terdiri dari uang kas dan uang yang ada di bank yang tidak dibatasi
        penggunaannya.

     c. Piutang Pinjaman Mitra Binaan

        Piutang Pinjaman Khusus dan Umum

        Piutang pinjaman khusus dan umum pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya
        diukur pada biaya historis dan diamortisasi, setelah dikurangi penyisihan penurunan nilai piutang.
        Penyisihan penurunan nilai piutang dibentuk berdasarkan evaluasi manajemen terhadap tingkat
        ketertagihan saldo piutang.

        Pemberian pinjaman kepada Mitra Binaan dicatat sebagai piutang sebesar pokok pinjaman dan
        akrualisasi jasa administrasi pinjaman dengan status lancar dan kurang lancar setelah jatuh
        tempo, tapi tidak diakrual untuk status piutang diragukan.




                                                    11
Page 446
                             PT POS INDONESIA (PERSERO)
          PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
            Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023

                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL - Lanjutan

     c. Piutang Pinjaman Mitra Binaan - Lanjutan

        Piutang Pinjaman Mitra Binaan disajikan sebesar jumlah bersih dalam Laporan Posisi Keuangan
        pada kelompok Aset Lancar yang diharapkan dapat ditagih dari Mitra Binaan. Berdasarkan
        Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-1/MBU/03/2023 tanggal 3 Maret
        2023 tentang Penugasan Khusus dan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan
        Usaha Milik Negara, pengelolaan kualitas pinjaman ditetapkan sebagai berikut:
        a. Lancar apabila pembayaran angsuran pokok dan jasa administrasi pinjaman tepat waktu
            atau tidak terjadi keterlambatan pembayaran angsuran pokok dan/atau jasa administrasi yaitu
            selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari dari tanggal jatuh tempo pembayaran angsuran
            sesuai dengan perjanjian yang telah disetujui bersama.
        b. Kurang lancar apabila terjadi keterlambatan pembayaran angsuran pokok dan/atau jasa
            administrasi pinjaman yang telah melampaui 30 (tiga puluh) hari dan belum melampaui 180
            (seratus delapan puluh) hari dari tanggal jatuh tempo pembayaran angsuran sesuai dengan
            perjanjian yang telah disetujui bersama.
        c. Diragukan apabila terjadi keterlambatan pembayaran angsuran pokok dan/atau jasa
            administrasi pinjaman yang telah melampaui 180 (seratus delapan puluh) hari dan belum
            melampaui 270 (dua ratus tujuh puluh) hari dari tanggal jatuh tempo pembayaran angsuran
            sesuai dengan perjanjian yang telah disetujui bersama.
        d. Macet apabila terjadi keterlambatan pembayaran angsuran pokok dan/atau jasa administrasi
            pinjaman yang telah melampaui 270 (dua ratus tujuh puluh) hari dari tanggal jatuh tempo
            pembayaran angsuran sesuai dengan perjanjian yang telah disetujui bersama.

        Penyaluran pinjaman kepada mitra binaan dicatat sebagai piutang sebesar nilai pokok pinjaman
        yang diberikan dikurangi dengan penerimaan angsuran pokok pinjaman. Jasa administrasi dari
        pinjaman akan dicatat sebagai penghasilan/pendapatan pada periode diterimanya pendapatan
        tersebut.

       Pada Peraturan sebelumnya pada Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik
       Indonesia Nomor PER-05/MBU/04/2021 Pasal 12 yang berlaku pada periode tersebut memiliki
       besaran jasa admistrasi sebesar 6% (enam persen) pertahun dengan jangka waktu/tenor pinjaman
       maksimal selama 3 (tiga) tahun, dan telah berganti dengan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik
       Negara Nomor PER-1/MBU/03/2023 tanggal 3 Maret 2023 tentang Penugasan Khusus dan
       Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Milik Negara, besarnya jasa
       administrasi pinjaman dapat dirinci sebagai berikut:
       - Modal kerja yang diberikan dalam bentuk pinjaman memiliki besaran jasa administrasi
           sebesar 3% (tiga persen) efektif per tahun dengan suku bunga flat (tetap) yang setara dengan
           3% (tiga persen) efektif per tahun.
       - Apabila pinjaman/pembiayaan diberikan berdasarkan prinsip jual beli maka proyeksi marjin
           yang dihasilkan disetarakan dengan marjin sebesar jasa administrasi.
       - Apabila pinjaman/pembiayaan diberikan berdasarkan prinsip bagi hasil maka rasio bagi
           hasilnya untuk BUMN Pembina adalah mulai dari 10% (10:90) sampai dengan paling
           banyak 50% (50:50) berdasarkan perjanjian.




                                                   12
Page 447
                             PT POS INDONESIA (PERSERO)
          PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
            Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023

                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL - Lanjutan

     d. Piutang Pinjaman Bermasalah

        Pinjaman macet yang telah diupayakan pemulihannya dengan cara penjadwalan kembali
        (Rescheduling) dan pengkondisian kembali (Reconditioning) namun tidak terpulihkan,
        dikelompokkan dalam aset lain-lain dengan nama akun Piutang Pinjaman Bermasalah.

     e. Penyisihan Penurunan Nilai Piutang

        1) Penyisihan Penurunan Nilai Piutang Mitra Binaan

            Penyisihan piutang pinjaman adalah besarnya penyisihan atas piutang pinjaman yang
            mungkin tidak tertagih. Penyisihan piutang pinjaman yang dilakukan pada akhir tahun
            dihitung berdasarkan estimasi kerugian yang tidak dapat ditagih yaitu secara kolektif
            berdasarkan persentase tingkat ketertagihan data historis yang ada (minimal 2 tahun).
            Penyisihan piutang pinjaman Mitra Binaan dihitung dan dicatat sebesar persentase tertentu
            berdasarkan kualitas pinjaman yaitu:

           Kualitas Pinjaman
                Piutang                     Jangka Waktu                 2024                  2023
        Lancar                                  0-30 hari               0,65 %                0,98%
        Kurang Lancar                          31-60 hari               2,02 %                3,23%
        Ragu-ragu                             61-270 hari               6,55 %                9,43%
        Macet                               di atas 270 hari           100,00%               100,00%

        2) Alokasi Penyisihan Piutang Pinjaman Bermasalah

            Alokasi pembentukan penyisihan piutang pinjaman bermasalah diukur dan dicatat sebesar
            100% dari saldo piutang pinjaman bermasalah.

            Alokasi pembentukan penyisihan piutang pinjaman bermasalah disajikan dalam laporan
            posisi keuangan pada kelompok akun Aset Lain-lain sebagai pengurang piutang pinjaman
            bermasalah.

            Tata cara penghapusbukuan piutang pinjaman bermasalah mengacu kepada Peraturan
            Menteri BUMN.

     f. Piutang Lain-lain

        Piutang lain-lain adalah piutang yang tidak dapat dikelompokkan pada kategori piutang di atas.
        Termasuk piutang lain-lain adalah panjar dan piutang pendapatan jasa pinjaman.

     g. Aset Neto

        Aset Neto dinyatakan bahwa tidak ada pemisahan aset neto tidak terikat dan aset neto terikat.




                                                    13
Page 448
                               PT POS INDONESIA (PERSERO)
            PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
              Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023

                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL - Lanjutan

     h. Aset Tetap

          Aset tetap diakui berdasarkan harga perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi
          penurunan nilai. Aset tetap, kecuali tanah, disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus
          berdasarkan estimasi masa manfaat aset tetap.

          Biaya perolehan mencakup pengeluaran untuk pengadaan baru dan pengeluaran untuk perbaikan,
          penggantian, atau pemugaran sepanjang dapat meningkatkan daya guna aset tetap dan jumlahnya
          signifikan. Termasuk juga dalam biaya perolehan adalah Pajak Pertambahan Nilai atas perolehan
          aset tetap tersebut yang tidak dapat dikreditkan atau tidak dikreditkan oleh Perusahaan.

                          Jenis Aset                        Metode Penyusutan             Tarif

           Inventaris Kantor                                   Garis Lurus               25,0%
           Kendaraan                                           Garis Lurus               12,5%


     i.   Aset Takberwujud

          Aset takberwujud yang diperoleh secara terpisah diukur pada pengakuan awal pada biaya.
          Setelah pengakuan awal, aset takberwujud dicatat sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi
          amortisasi dan akumulasi penurunan nilai, jika ada. Aset takberwujud yang dihasilkan secara
          internal, termasuk biaya pengembangan, tidak dikapitalisasi dan pengeluaran tercermin dalam
          laporan laba rugi pada tahun di mana pengeluaran tersebut terjadi.

          Masa manfaat dari aset takberwujud dinilai sebagai terbatas atau tidak terbatas. Aset takberwujud
          dengan masa manfaat terbatas diamortisasi selama masa manfaat ekonomis dan dinilai untuk
          penurunan nilai apabila terdapat indikasi bahwa aset takberwujud mungkin terganggu. Periode
          amortisasi dan metode amortisasi untuk aset takberwujud dengan umur manfaat yang terbatas
          ditinjau setidaknya pada setiap akhir periode pelaporan.

     j.   Beban yang Masih Harus Dibayar

          Beban yang masih harus dibayar diakui pada saat diterimanya jasa/prestasi selama tahun berjalan
          tetapi belum dilakukan pembayaran. Biaya yang masih harus dibayar diukur dan dicatat sebesar
          jumlah biaya tahun berjalan yang belum dibayar.

     k. Kelebihan Pembayaran Angsuran

          Kelebihan pembayaran angsuran adalah penerimaan angsuran yang melebihi saldo piutang Mitra
          Binaan. Kelebihan pembayaran angsuran disajikan dalam laporan posisi keuangan pada
          kelompok liabilitas jangka pendek. Kelebihan pembayaran angsuran akan dikembalikan kepada
          Mitra Binaan sebagai restitusi.




                                                       14
Page 449
                               PT POS INDONESIA (PERSERO)
            PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
              Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023

                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL - Lanjutan

     l.   Angsuran Belum Teridentifikasi

          Angsuran belum teridentifikasi adalah penerimaan angsuran yang belum dapat diklasifikasi atau
          diidentifikasi nama Mitra Binaannya sampai dengan tanggal laporan keuangan. Angsuran belum
          teridentifikasi disajikan dalam Laporan posisi keuangan sebagai liabilitas jangka pendek.

     m. Pendapatan Jasa Administrasi Pinjaman

          Pendapatan jasa administrasi pinjaman diakui secara akrual. Pendapatan jasa administrasi
          pinjaman diukur dan dicatat sebesar nilai yang telah jatuh tempo yang disesuaikan dengan
          kontrak. Jasa administrasi pinjaman diakui secara akrual hanya pada piutang dengan status lancar
          dan kurang lancar.

     n. Perpajakan

          Seluruh perpajakan yang terkait dengan Program Pendanaan UMK menjadi beban atau tanggung
          jawab BUMN Pembina dan dilaporkan atas nama Perum Perhutani.

     o. Dana Pembinaan Kemitraan

          Merupakan jumlah dana yang dibayarkan dalam rangka pelaksanaan pembinaan kemitraan,
          antara lain untuk bantuan pendidikan, pelatihan, promosi, pameran, pengkajian dan penelitian
          serta kegiatan lain.

     p. Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi

          Program Pendanaan UMK Perum Perhutani melakukan transaksi dengan pihak-pihak seperti
          yang didefinisikan dalam SAK ETAP tentang “Pengungkapan Pihak-pihak yang mempunyai
          Hubungan Istimewa”, yang didefinisikan antara lain:
          1) Pihak yang memiliki pengendalian, pengendalian bersama atau pengaruh signifikan atas
          entitas;
          2) Personel manajemen kunci dari entitas; dan
          3) Pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa lainnya.


3.   PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI

     a. Pertimbangan

          Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Program Pendanaan UMK, Pengelola telah
          membuat pertimbangan-pertimbangan dan estimasi dan asumsi, yang memiliki pengaruh
          signifikan terhadap jumlah yang dicatat dalam laporan keuangan.

          Implementasi Peraturan Menteri BUMN No. PER-09/MBU/07/2015 dan Perubahannya
          sebagaimana diubah terakhir dengan Peraturan Menteri BUMN No. PER-02/MBU/04/2020.

          Peraturan tersebut mensyaratkan bahwa beban operasional Program Pendanaan UMK menjadi
          beban Perum Perhutani selaku BUMN Pembina. Dengan demikian, beban tersebut tidak dicatat
          oleh Program Pendanaan UMK dalam laporan aktivitas.




                                                     15
Page 450
                               PT POS INDONESIA (PERSERO)
            PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
              Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023

                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.   PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI - Lanjutan

     b. Estimasi dan Asumsi

         Penyisihan Penurunan Nilai Pinjaman

         Program Pendanaan UMK mengevaluasi adanya bukti objektif atas piutang yang mengalami
         penurunan nilai pada tiap akhir periode pelaporan. Penyisihan penurunan nilai dilakukan secara
         secara kolektif yang mencerminkan jumlah yang diharapkan dapat ditagih. Penyisihan penurunan
         nilai pinjaman secara kolektif dihitung berdasarkan kajian nilai terkini dan historis tingkat
         ketertagihan dari pinjaman, berdasarkan estimasi kerugian yang tidak dapat secara kolektif
         berdasarkan persentase tertentu tingkat ketertagihan (collection) data historis yang ada.

4.   KAS DAN BANK

     Kas dan bank terdiri dari uang kas dan uang di bank yang tidak dibatasi penggunaannya. Seluruh kas
     dan bank merupakan penempatan giro di PT Pos Indonesia (Persero) unit operasional
     PT Pos Indonesia TJSL. Rincian saldo kas dan bank per 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai
     berikut:

                                                                 2024                     2023

     Kas
       Kas Program Pendanaan UMK                                        541.017                7.989.370

     Bank
     Program Pendanaan UMK
        Giro Pos Program (Pendanaan UMK)                             962.254.973          1.822.549.959
        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk -
            Program Pendanaan UMK                                     38.506.545            720.339.356

     Jumlah kas di bank                                          1.000.761.518            2.542.889.315

     Jumlah Kas dan Bank                                         1.001.302.535            2.550.878.685


5.   PIUTANG PINJAMAN MITRA BINAAN - NETO

     Rincian piutang pinjaman Mitra Binaan adalah sebagai berikut:

                                                                 2024                   2023

     Piutang pinjaman mitra binaan                            56.800.321.808         67.039.654.933
     Penyisihan atas kerugian penurunan nilai                (53.955.456.441)       (54.486.445.211)

      Jumlah                                                    2.844.865.367         12.553.209.722




                                                   16
Page 451
                              PT POS INDONESIA (PERSERO)
           PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
             Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023

                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

5.   PIUTANG PINJAMAN MITRA BINAAN – NETO - Lanjutan

     a. Rincian saldo piutang pinjaman Mitra Binaan berdasarkan sektor usaha mitra sebagai berikut:

                                                                   2024                  2023

        Sektor Perdagangan                                      29.571.805.330        35.295.856.088
        Sektor Jasa                                             10.876.173.043        13.574.966.777
        Sektor Industri                                          9.423.183.961        10.189.166.975
        Sektor Perikanan                                         2.305.079.821         2.690.242.431
        Sektor Peternakan                                        1.938.169.217         2.213.214.432
        Sektor Pertanian                                           779.206.618           886.072.728
        Sektor Perkebunan                                          760.854.903           929.978.087
        Sektor Lainnya                                           1.145.848.915         1.260.157.415

        Sub Jumlah                                               56.800.321.808        67.039.654.933

        Penyisihan penurunan nilai Piutang                     (53.955.456.441)      (54.486.445.211)

         Jumlah                                                   2.844.865.367        12.553.209.722
     b. Rincian saldo piutang pinjaman Mitra Binaan berdasarkan daerah Mitra Binaan sebagai berikut:

                                                                 2024                   2023

     Nanggroe Aceh Darussalam                                  2.615.885.442          3.466.377.953
     Sumatera Utara                                            2.088.913.905          2.247.175.612
     Sumatera Barat                                            1.488.929.865          1.630.495.584
     Riau                                                      2.851.469.105          2.941.741.105
     Jambi                                                       877.857.967          1.121.384.274
     Bengkulu                                                  2.436.248.839          2.879.174.547
     Sumatera Selatan                                          2.631.246.183          3.146.719.475
     Lampung                                                     455.491.011            649.985.788
     DKI Jakarta                                               3.825.830.354          4.048.248.217
     Jawa Barat                                                6.837.297.331         10.097.786.148
     Jawa Tengah                                               1.547.137.181          1.786.788.624
     DI Yogyakarta                                               799.238.879          1.030.011.163
     Jawa Timur                                                1.933.622.927          2.316.450.235
     Bali                                                        704.617.173            968.009.673
     Nusa Tenggara Barat                                       1.722.963.337          2.135.874.231
     Sub Jumlah                                                32.816.749.499         40.466.222.629




                                                   17
Page 452
                              PT POS INDONESIA (PERSERO)
           PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
             Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023

                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

5.   PIUTANG PINJAMAN MITRA BINAAN – NETO - Lanjutan

     b. Rincian saldo piutang pinjaman Mitra Binaan berdasarkan daerah Mitra Binaan sebagai berikut:

                                                                  2024                  2023

     Saldo pindahan                                            32.816.749.499        40.466.222.629
     Nusa Tenggara Timur                                        1.568.957.464         1.736.034.737
     Kalimantan Barat                                           3.867.073.861         4.175.032.754
     Kalimantan Tengah                                          1.749.857.713         1.851.749.841
     Kalimantan Timur                                           1.038.071.067         1.191.620.768
     Kalimantan Selatan                                         1.524.922.068         1.653.979.782
     Sulawesi Utara                                             3.324.076.101         4.264.316.224
     Sulawesi Tengah                                            2.375.005.281         2.515.701.281
     Sulawesi Tenggara                                          3.118.977.153         3.343.413.461
     Sulawesi Selatan                                           2.870.866.969         3.158.135.969
     Maluku                                                     1.121.097.974         1.178.662.885
     Batam                                                        262.733.777           342.851.721
     Papua                                                      1.161.932.881         1.161.932.881

     Sub Jumlah                                                 56.800.321.808        67.039.654.933

     Penyisihan penurunan piutang mitra binaan                (53.955.456.441)      (54.486.445.211)

      Jumlah                                                     2.844.865.367        12.553.209.722
     c. Rincian saldo piutang pinjaman Mitra Binaan berdasarkan daerah Mitra Binaan sebagai berikut:

                                                                  2024                  2023

     Lancar                                                     2.012.289.176         8.030.985.381
     Kurang lancar                                                550.344.830         2.757.568.084
     Diragukan                                                    327.953.180         2.133.450.880
     Macet                                                     53.909.734.622        54.117.650.588

     Jumlah piutang pinjaman Mitra Binaan                       56.800.321.808        67.039.654.933

     Penyisihan penurunan piutang mitra binaan                (53.955.456.441)      (54.486.445.211)

      Jumlah                                                     2.844.865.367        12.553.209.722




                                                   18
Page 453
                                  PT POS INDONESIA (PERSERO)
               PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                 Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023

                                   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

5.    PIUTANG PINJAMAN MITRA BINAAN – NETO - Lanjutan

      Berdasarkan Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Nomor
      PER-06/MBU/09/2022 dan PER-1/MBU/03/2023 tingkat suku bunga/jasa administrasi penyaluran
      Program Pendanaan UMK dikenakan sebesar 3% per tahun terhitung sejak tanggal
      8 September 2022 dan 3 Maret 2023.

      Rincian saldo Alokasi Penyisihan Piutang Pinjaman Mitra Binaan berdasarkan tingkat kolektibilitas
      sebagai berikut:

                                                                                    31 Desember 2024
                                                                Persentase          Alokasi Penyisihan             Beban (Pemulihan)
       Kualitas Pinjaman   Umur Piutang       Saldo Piutang
                                                                Penyisihan       2024                2023             Penyisihan

     Lancar                    0-30 hari        2.012.289.176     0,65%           13.159.935         78.562.180           (65.402.245)
     Kurang Lancar            31-60 hari          550.344.830     2,02%           11.094.570         89.108.463           (78.013.893)
     Diragukan               61-270 hari          327.953.180     6,55%           21.467.314        201.123.980          (179.656.666)
     Macet                 di atas 270 hari    53.909.734.622    100,00%      53.909.734.622     54.117.650.588          (207.915.966)

     Jumlah                                   56.800.321.808                 53.955.456.441     54.486.445.211         (530.988.770)


                                                                                    31 Desember 2023
                                                                Persentase          Alokasi Penyisihan             Beban (Pemulihan)
       Kualitas Pinjaman   Umur Piutang       Saldo Piutang
                                                                Penyisihan       2023                2022             Penyisihan

     Lancar                    0-30 hari        8.030.985.381     0,98%           78.562.180         124.754.055          (46.191.875)
     Kurang Lancar            31-60 hari        2.757.568.084     3,23%           89.108.463         143.342.531          (54.234.068)
     Diragukan               61-270 hari        2.133.450.880     9,43%          201.123.980         142.638.491           58.485.489
     Macet                 di atas 270 hari    54.117.650.588    100,00%      54.117.650.588      52.158.132.150        1.959.518.438

     Jumlah                                   67.039.654.933                 54.486.445.211     52.568.867.227        1.917.577.984


      Mutasi penyisihan atas kerugian penurunan nilai piutang pinjaman mitra binaan:

                                                                                    2024                             2023

     Saldo Awal                                                                 54.486.445.211                     52.568.867.227
     Pemulihan piutang mitra binaan                                               (530.988.770)                     1.917.577.984

      Saldo Akhir                                                                53.955.456.441                    54.486.445.211

      Pengelola Program Pendanaan UMK berkeyakinan bahwa penyisihan atas kerugian penurunan nilai
      piutang yang telah dibentuk telah memadai untuk menutupi kemungkinan kerugian atas tidak
      tertagihnya piutang pinjaman mitra binaan tersebut.




                                                                    19
Page 454
                               PT POS INDONESIA (PERSERO)
            PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
              Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023

                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

6.   PIUTANG LAIN-LAIN

     Merupakan kelebihan pembayaran angsuran-angsuran tahun 2023 dan 2022 yang masing-masing
     senilai:

                                                                   2024                 2023

     Uang Muka Operasional                                           147.482.072          242.446.431
     Uang Muka Operasional CSR                                        78.968.493          254.601.238

     Jumlah                                                            226.450.565           497.047.669

     Uang muka operasional pada tahun 2024 dan 2023 sebesar Rp 147.482.072 dan Rp 242.446.431
     merupakan biaya operasional yang dibiayai oleh Perusahaan.

     Uang muka operasional CSR pada tahun 2024 dan 2023 sebesar Rp 78.968.493 dan Rp254.601.238
     merupakan biaya CSR.

7.   PIUTANG KERJASAMA PUMK KEPADA MITRA BINAAN - BERSIH

     Saldo piutang jangka panjang yang merupakan saldo penyaluran dana PUMK kepada PT Bank
     Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan piutang pendapatan jasa admisnistrasi atas penyaluran dana
     PUMK tersebut per tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing senilai:

                                                                2024                  2023

     Saldo awal                                                 7.636.781.699                    -
     Penyaluran dana oleh BRI kepada mitra binaan              25.345.100.000        9.182.000.000
     Pengembalian piutang Mitra Binaan yang
         diterima BRI                                          (5.582.308.610)       (1.545.218.301)
     Jumlah Piutang                                            27.399.573.089        7.636.781.699
     Akumulasi penyisihan penurunan piutang
        mitra binaan                                             (340.959.722)                      -
     Jumlah Piutang - setelah penyisihan                       27.058.613.367        7.636.781.699
     Piutang atas akrual jasa administrasi                         34.860.030                       -
     Jumlah piutang mitra binaan
        - kerjasama BRI                                        27.093.473.397        7.636.781.699




                                                     20
Page 455
                              PT POS INDONESIA (PERSERO)
           PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
             Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023

                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

7.   PIUTANG KERJASAMA PUMK KEPADA MITRA BINAAN – BERSIH - Lanjutan

     Rincian piutang kerjasama PUMK kepada mitra binaan - bersih per sektor ekonomi adalah sebagai
     berikut:

                                                                2024                  2023

     Industri                                                  1.168.544.620            793.838.721
     Jasa dunia usaha                                          3.394.593.334          1.831.520.299
     Konstruksi                                                   25.404.758             50.000.000
     Lain-lain                                                14.761.845.934            149.939.449
     Pengangkutan                                                144.514.494            108.083.600
     Perdagangan, hotel, dan restoran                          7.253.222.939          4.246.279.890
     Pertanian                                                   651.447.010            447.119.740
     Sosial Masyarakat                                                     -             10.000.000
     Jumlah Piutang - setelah penyisihan                      27.399.573.089          7.636.781.699
     Akumulasi penyisihan penurunan piutang
        mitra binaan                                            (340.959.722)                        -
     Jumlah Piutang - setelah penyisihan                      27.058.613.367          7.636.781.699

     Piutang atas akrual jasa administrasi                        34.860.030                         -

     Jumlah piutang mitra binaan
        - kerjasama BRI                                       27.093.473.397          7.636.781.699
     Mutasi penyisihan atas kerugian penurunan nilai:

                                                                2024                  2023

     Saldo awal                                                            -                         -
     Penambahan                                                  340.959.722                         -
     Pemulihan                                                             -                         -

     Saldo akhir                                                 340.959.722                         -




                                                    21
Page 456
                              PT POS INDONESIA (PERSERO)
           PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
             Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023

                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

7.   PIUTANG KERJASAMA PUMK KEPADA MITRA BINAAN – BERSIH - Lanjutan

     Rincian piutang kerjasama kepada mitra binaan - bersih berdasarkan kolektibilitas adalah sebagai
     berikut:

                                                           31 Desember 2024
                                                                                           Setelah
                                                                                          Penyisihan
                                                     Tarif                                Penurunan
         Kolektibilitas        Jumlah Piutang      Penyisihan         Penyisihan         Nilai Piutang

     Lancar                     26.743.717.656        0,56%              148.927.214     26.594.790.442
     Kurang Lancar                 330.890.562        9,47%               31.341.043        299.549.519
     Diragukan                     186.859.338        12,09%              22.585.932        164.273.406
     Macet                         138.105.533       100,00%             138.105.533                  -

     Jumlah                     27.399.573.089                          340.959.722      27.058.613.367
                                                           31 Desember 2023
                                                                                           Setelah
                                                                                          Penyisihan
                                                     Tarif                                Penurunan
         Kolektibilitas        Jumlah Piutang      Penyisihan         Penyisihan         Nilai Piutang

     Lancar                      7.611.155.807            0%                         -    7.611.155.807
     Kurang Lancar                  25.625.892            0%                         -       25.625.892
     Diragukan                               -            0%                         -                -
     Macet                                   -           100%                        -                -

     Jumlah                      7.636.781.699                                      -     7.636.781.699




                                                    22
Page 457
                              PT POS INDONESIA (PERSERO)
           PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
             Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023

                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

8.   PIUTANG KEPADA PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) TBK

     Berdasarkan surat Kementerian BUMN Nomor: S-721/MBU/11/2022 tanggal 10 November 2022
     perihal Kerja Sama Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (“Kerja Sama Program
     PUMK”) yang telah ditindaklanjuti kerjasama antara PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
     dengan PT Pos Indonesia (Persero) dengan Nomor Surat BRI: PKS B 53/BMD/12/2022 dan Nomor
     Surat Pos Indonesia: PKS.266/DIR-6/1222 tanggal 20 Desember 2022 tentang Pelaksanaan Program
     Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil, jangka waktu perjanjian selama 5 (lima) tahun sejak
     ditandatangani. Berita Acara Penyetoran Dana Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil
     (PUMK) Tahun 2022 dengan Nomor Surat BRI: B.304-MBD/PDT/12/2022 dan Nomor Surat
     Pos: 1338/DIR-6/1222 tanggal 29 Desember 2022 telah dilakukan penyetoran dana PUMK kepada
     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk senilai Rp7.000.000.000 per tanggal 30 Desember 2022.

     Pada tahun 2023, PT Pos Indonesia (Persero) telah menyetorkan dana PUMK kepada PT Bank
     Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dengan Nomor Surat BRI: B.604-MBD/09/2023 dan Nomor Surat
     Pos: 866/SETPER/0923 tanggal 1 September 2023 senilai Rp10.000.000.000 per tanggal
     4 September 2023. Kemudian PT Pos Indonesia melakukan penyetoran dana PUMK kembali kepada
     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dengan Nomor Surat BRI: B.853-MBD/11/2023 dan
     Nomor Surat Pos: 1312/SETPER/1123 tanggal 24 November 2023 senilai Rp7.000.000.000.

     Pada Laporan Penyaluran PUMK 2023 dengan Nomor Surat BRI: B.212/MBD/01/2024 tanggal
     24 Januari 2024, pendapatan jasa administrasi atas penyaluran dana PUMK yang dilaporkan oleh
     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kepada PT Pos Indonesia (Persero) senilai Rp 94.016.266
     untuk tahun 2023.

     Pada Laporan Penyaluran PUMK 2024 dengan Nomor Surat BRI: B.124/MBD/01/2025 tanggal
     30 Januari 2025, pendapatan jasa administrasi atas penyaluran dana PUMK yang dilaporkan oleh
     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kepada PT Pos Indonesia (Persero) senilai Rp 315.201.890
     untuk tahun 2024.

     Laporan penyaluran Program UMK tahun 2024 dan 2023 oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
     Tbk sebagai berikut:

                                                             2024                    2023

     Saldo awal                                            16.457.234.567           7.000.000.000
     Penambahan:
     Penyaluran dana PUMK kepada BRI                       12.700.000.000          17.000.000.000
     Pengembalian Piutang Mitra Binaan
        diterima BRI                                         5.582.308.610          1.545.218.301
     Pendapatan jasa administrasi yang diterima                315.201.890             94.016.266
     Pengurang:
     Penyaluran dana oleh BRI kepada Mitra Binaan          (25.345.100.000)        (9.182.000.000)

     Jumlah                                                  9.709.645.067         16.457.234.567




                                                    23
Page 458
                               PT POS INDONESIA (PERSERO)
            PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
              Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023

                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

9.   PIUTANG BERMASALAH – Neto

     Akun ini merupakan pinjaman modal kerja yang diberikan kepada Mitra Binaan yang masuk ke
     dalam piutang bermasalah dengan rincian sebagai berikut:

                                                               2024                     2023

     Saldo awal piutang bermasalah                            83.619.365.739           83.721.080.406
     Pengurangan atas angsuran                                  (140.487.168)            (101.714.667)
     Alokasi Penyisihan Penurunan Nilai Piutang              (83.478.878.571)         (83.619.365.739)

     Jumlah                                                                    -                    -
     Rincian saldo piutang bermasalah Mitra Binaan berdasarkan daerah mitra binaan:

                                                                2024                    2023

     Nanggroe Aceh Darussalam                                   5.177.976.733           5.177.976.733
     Sumatera Utara                                             3.382.830.980           3.391.274.580
     Sumatera Barat                                             2.086.300.835           2.086.300.835
     Riau                                                       3.065.590.971           3.067.090.971
     Jambi                                                      1.200.666.640           1.205.766.640
     Bengkulu                                                   1.798.810.262           1.798.810.262
     Sumatera Selatan                                           2.438.395.933           2.465.283.404
     Lampung                                                    1.286.911.888           1.303.443.888
     DKI Jakarta                                                7.841.610.632           7.866.131.507
     Jawa Barat                                                 6.894.191.292           6.894.191.292
     Jawa Tengah                                                3.922.007.801           3.936.788.380
     DI Yogyakarta                                              1.844.669.980           1.856.545.980
     Jawa Timur                                                 2.722.736.312           2.742.303.812
     Bali                                                         836.982.725             838.934.725
     Nusa Tenggara Barat                                        2.731.467.243           2.733.632.596
     Nusa Tenggara Timur                                        2.578.053.042           2.578.616.982
     Kalimantan Barat                                           1.381.575.776           1.381.575.776
     Kalimantan Tengah                                          2.067.241.146           2.067.241.146
     Kalimantan Timur                                           1.883.797.454           1.883.797.454
     Kalimantan Selatan                                         2.357.791.278           2.362.609.128
     Sulawesi Utara                                             4.689.800.283           4.689.800.283
     Sulawesi Tengah                                            4.893.161.408           4.894.941.408
     Sulawesi Tenggara                                          2.071.896.699           2.071.896.699
     Sulawesi Selatan                                           3.998.601.492           3.998.601.492
     Maluku                                                     4.726.769.534           4.726.769.534
     Batam                                                      5.599.040.233           5.599.040.233

     Jumlah                                                   83.478.878.572           83.619.365.740




                                                   24
Page 459
                               PT POS INDONESIA (PERSERO)
            PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
              Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023

                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

10. ASET TETAP

   Rincian aset tetap adalah sebagai berikut:

                                                                  2024 dan 2023
                                                             Perubahan tahun berjalan
                                      Sado awal             Penambahan Pengurangan           Saldo akhir


  Harga perolehan
  Inventaris                         1.691.367.579                       -           -       1.691.367.579
  Kendaraan                            171.480.000                       -           -         171.480.000

  Jumlah                             1.862.847.579                       -       -           1.862.847.579

  Akumulasi penyusutan
  Inventaris                         1.691.367.578                       -           -       1.691.367.578
  Kendaraan                            171.480.000                       -           -         171.480.000

  Jumlah                             1.862.847.578                       -           -       1.862.847.578

  Nilai buku                                       1                                                       1
11. ASET TAKBERWUJUD

   Rincian aset takberwujud adalah sebagai berikut:

                                                                   2024 dan 2023
                                                              Perubahan tahun berjalan
                                       Sado awal             Penambahan    Pengurangan         Saldo akhir


   Harga perolehan
   Kepemilikan langsung
     Aplikasi WEB SIM TJSL              395.000.000                          -           -      395.000.000

   Jumlah                               395.000.000                          -       -          395.000.000


   Akumulasi penyusutan
   Kepemilikan langsung                                                      -           -              -
     Aplikasi WEB SIM TJSL              394.999.999                          -           -      394.999.999

   Jumlah                               394.999.999                  -               -          394.999.999

   Nilai buku                                          1                                                       1




                                                       25
Page 460
                            PT POS INDONESIA (PERSERO)
         PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
           Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023

                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. KELEBIHAN PEMBAYARAN ANGSURAN

   Rincian kelebihan pembayaran angsuran adalah sebagai berikut:

                                                                2024               2023

  Saldo Awal                                                      431.032.945       404.365.111
  Kelebihan (Kekurangan) Pembayaran Angsuran                       25.134.899        26.667.834

  Jumlah                                                           456.167.844       431.032.945

   Kelebihan pembayaran angsuran pada tahun 2024 dan 2023 sebesar Rp 456.167.844 dan
   Rp 431.032.945 merupakan penerimaan angsuran yang melebihi saldo piutang Mitra Binaan akibat
   kesalahan pengakuan pembayaran piutang Mitra Binaan yang tidak sesuai dengan ID Mitra yang
   seharusnya, sedangkan pengurangan kelebihan pembayaran angsuran merupakan koreksi setelah
   ditemukannya ID Mitra yang melakukan pembayaran sebenarnya.


13. UTANG LAIN-LAIN

   Rincian utang lain-lain adalah sebagai berikut :

                                                               2024               2023

   Titipan angsuran mitra binaan                                 44.334.680         80.160.742
   Lain-lain                                                      2.172.485         10.818.979

   Jumlah                                                          46.507.165        90.979.721


   Utang lain-lain pada tahun 2024 dan 2023 sebesar Rp 46.507.165 dan Rp 90.979.721 merupakan
   utang yang harus segera dibayar atas angsuran Mitra Binaan.

   Titipan angsuran Mitra Binaan sebesar Rp 44.334.680 digunakan untuk melunasi pinjaman Mitra
   Binaan yang bersangkutan.




                                                      26
Page 461
                            PT POS INDONESIA (PERSERO)
         PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
           Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023

                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

14. ASET NETO

   Aset Neto terdiri dari aset neto tidak terikat dan aset neto terikat. Aset Neto tidak terikat merupakan
   sumber dan yang penggunaanya tidak dibatasi untuk tujuan tertentu. Aset Neto terikat merupakan
   sumber dan penggunaanya dibatasi, rincian Aset Neto Tidak Terikat sebagai berikut:

                                                                2024                     2023

  Aset Neto Tidak Terikat
     Saldo awal                                               39.079.123.412            39.673.052.930
     Kenaikan (penurunan) Aset Neto Tidak Terikat                849.860.326              (593.929.518)

  Jumlah                                                       39.928.983.738           39.079.123.412
15. PENDAPATAN

   Rincian pendapatan tahun 2024 dan 2023 terdiri dari:

                                                               2024                      2023

  Pendapatan jasa administrasi pinjaman                          513.595.667             1.209.898.528
  Pendapatan jasa administrasi pinjaman
     - kerjasama BRI (Catatan 7)                                 315.201.890                94.016.266
  Pendapatan akrual - kerjasama BRI (Catatan 7)                   34.860.030                         -
  Pendapatan bunga jasa giro                                       5.748.443                 5.587.990
  Pendapatan Lain-lain - Fee based Insurance                               -                 6.447.284

  Jumlah                                                          869.406.030            1.315.950.068
16. BEBAN

   Rincian beban tahun 2024 dan 2023 terdiri dari:

                                                                  2024                       2023

  Alokasi penyisihan penurunan piutang (Catatan 5)                 (530.988.770)            1.917.577.987
  Pembayaran angsuran piutang bermasalah (Catatan 9)               (140.487.168)             (101.714.667)
  Beban penyisihan piutang kolaborasi BRI (Catatan 7)               340.959.722                         -

  Jumlah                                                           (330.516.216)             1.815.863.320




                                                     27
Page 462
                            PT POS INDONESIA (PERSERO)
         PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
           Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023

                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

17. TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK BERELASI

   Program Pendanaan UMK melakukan transaksi dengan pihak berelasi. Rincian saldo dan transaksi
   signifikan dengan pihak berelasi adalah sebagai berikut:

   (i) Kas di bank (Catatan 4)

       Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, seluruh kas di bank ditempatkan pada pihak berelasi.

   (ii) Piutang kepada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (Catatan 8)

       Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, terdapat penyaluran kepada mitra Program
       Pendanaan UMK melalui pihak berelasi.

   Sifat hubungan dan jenis transaksi yang signifikan dengan pihak-pihak berelasi adalah sebagai
   berikut:

        Pihak-pihak berelasi                   Sifat Hubungan                         Jenis Transaksi

   PT Bank Rakyat        Indonesia    Dikendalikan oleh Pemerintah         Penempatan      kas   dan
   (Persero) Tbk                      Pusat Republik Indonesia             penyaluran kepada UMK

   PT Bank Negara        Indonesia    Dikendalikan oleh Pemerintah         Penempatan kas
   (Persero) Tbk                      Pusat Republik Indonesia


18. REKLASIFIKASI AKUN LAPORAN KEUANGAN

   PUMK PT Pos Indonesia (Persero) melakukan        reklasifikasi  akun-akun     pada      laporan
   keuangan     tanggal 31 Desember 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut untuk
   menyesuaikan penyajian laporan keuangan tanggal 31 Desember 2023 dan untuk tahun yang berkahir
   pada tanggal tersebut.

   Akun-akun yang dipengaruhi atas reklasifikasi diikhtisarkan sebagai berikut:

                                                                    31 Desember 2023
                                                 Sebelum                                      Setelah
                                                Reklasifikasi         Reklasifikasi         Reklasifikasi

   ASET
   ASET TIDAK LANCAR
   Piutang kerjasama PUMK kepada
      Mitra binaan - Neto                                       -      7.636.781.699          7.636.781.699
   Piutang kerjasama PUMK kepada
      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                 -        16.457.234.567         16.457.234.567
   Piutang kerjasama PUMK                       24.094.016.266       (24.094.016.266)                     -

   Jumlah                                       24.094.016.266                         -     24.094.016.266




                                                  28
Page 463
                          PT POS INDONESIA (PERSERO)
       PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
         Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023

                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


18. TANGGUNG JAWAB PENGURUS ATAS LAPORAN                            KEUANGAN   PROGRAM
    PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL

  Pengurus Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil bertanggung jawab atas penyusunan
  laporan keuangan yang diotorisasi untuk diterbitkan pada tanggal 5 Mei 2025.




                                             29
Page 464
Halaman Sengaja di Kosongkan

File

File Open PDF
Source IDX
Size14.85 MB
Published9 Jul 2025
Pages464
Characters1,932,604
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 133 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT Pos Indonesia (Persero) · Nama Perusahaan p.15 ×97
linked person Faizal Rochmad Djoemadi · Direktur Utama p.16 ×9
linked person Tonggo Marbun · Direktur p.36 ×6
linked person Prasabri Pesti · Direktur p.36 ×5
linked person Asih Kurniasari Komar · Direktur p.36 ×6
linked person Endy Pattia Rahmadi Abdurrahman · Direktur Keuangan p.36 ×8
linked person Rhenald Kasali · Komisaris Utama p.37 ×3
linked person Robben Rico · Komisaris p.37 ×7
linked person Gunawan Hutagalung · Komisaris p.37 ×5
linked person I Gde Made Kartikajaya · Komisaris p.37 ×10
linked person Muhammad Budi Djatmiko · Komisaris Independen p.37 ×6
linked org DANA PENSIUN p.46 ×2
linked org Silicon Valley p.65
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.65 ×8
linked org PT PINS Indonesia p.69
linked person Venoneta Monetera p.160
possible org Pemerintah Republik Indonesia p.12 ×2
possible person Haris · Direktur p.36 ×2
possible person Hariadi · Direktur p.36 ×2
possible person Fauzi Baadilla · Komisaris Independen p.56
possible org PT Indofarma p.57
possible org Waskita Karya (Persero) Tbk p.59 ×2
possible person DR. Soetomo p.60
possible org Telkom Indonesia p.64 ×2
possible org Bursa Efek Indonesia p.78 ×3
possible person Kanaka Puradiredja p.78
possible org DBS Bank p.78
possible person Prof. Dr. Satrio p.78
possible org Negara Republik Indonesia p.114 ×11
unresolved person Sambutan · Komisaris p.5
unresolved org PT Fitch Ratings Indonesia p.17
unresolved org Bank Indonesia p.18
unresolved org PT Bakoel Retail Indonesia p.18
unresolved org BPKH Limited p.19
unresolved org PT Siluet Nyoman Nuarta p.19
unresolved org PT Treetan Nusantara Network p.19
unresolved org PT. CEDIFINDO p.20
unresolved org Menteri BUMN RI p.28
unresolved org Milik Negara. p.28 ×15
unresolved org Menteri BUMN p.34 ×8
unresolved org Kementerian BUMN p.36 ×5
unresolved person Dasar Hukum Pendirian Usaha Akta Notaris Sutjipto p.41 ×3
unresolved person Aryanti Artisari S.H. · Notaris p.41 ×3
unresolved org PT DAPENSI DWI KARYA. p.46
unresolved org PT DAPENSI TRIO USAHA Salah p.46
unresolved org PT POS LOGISTIK INDONESIA Politeknik Pos Indonesia p.46
unresolved org PT Bhakti Wasantara Net p.46 ×2
unresolved person Sub Direktorat · Corporate Secretary p.49
unresolved org Menteri Rhenald Kasali p.56
unresolved org PT Djemat p.57
unresolved org Samhani & Partners p.57
unresolved org Pengembangan Ekspor Nasional p.57
unresolved org PT Kemenangan Jaya p.57
unresolved org PT Radio Smart FM p.57
unresolved org PT Dirgantara Indonesia p.57
unresolved org Yayasan Rumah p.57
unresolved org Kementerian PAN RB p.57
unresolved org Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk p.57 ×2
unresolved org Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi p.58
unresolved org Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika p.58
unresolved org Koordinasi Intelijen Negara p.59
unresolved org Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial p.60 ×4
unresolved org PT Hafara Indonesia p.61
unresolved org PT Edu Sarana Informatika p.61 ×2
unresolved org Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara p.63
unresolved org PT Sumberdaya Andalan Mandiri p.65
unresolved org PT Quantium Solutions Logistics Indonesia p.66
unresolved org Bank Ekonomi Raharja p.67
unresolved org Bank Muamalat Indonesia TBK p.67 ×2
unresolved org PT Zurich Topaz Life Indonesia p.67
unresolved org Asuransi Adira DInamika Tbk p.67 ×2
unresolved org Menteri Badan Usaha Milik Negara Selaku Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan p.68 ×8
unresolved org PT Finnet Indonesia p.69
unresolved org PT Telkom Akses p.69
unresolved org PT Tiphone Mobile Indonesia p.69
unresolved person Ivonne Barnetha Sinyal p.76
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.76
unresolved person Adinegara p.76
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi p.76
unresolved org PT FITCH RATINGS INDONESIA DBS Bank Tower p.78
unresolved person Jln. Prof. H.M. Yamin p.81 ×2
unresolved org PT POS PROPERTI INDONESIA Graha Pos Indonesia p.81
unresolved person Sertifikasi · Komisaris p.83
unresolved org Yayasan Pendidikan p.83
unresolved person Rubben Rico p.83
unresolved org Yayasan Pendidikan Internal Audit p.83
unresolved org Menteri Badan Usaha Milik p.105 ×9
unresolved person Sosialisasi · Komisaris p.109
unresolved person GCG · Komisaris p.109
unresolved org Menteri p.114 ×8
unresolved org Milik p.114 ×5
unresolved org Milik Negara Nomor PER- p.114
unresolved org Menteri Dewan Pengawas BUMN p.116
unresolved person Nominasi · Komisaris p.122
unresolved person Organ Pendukung · Komisaris p.122 ×3
unresolved org Pemantau Manajemen Risiko · Komisaris p.122
unresolved org Milik dan Negara p.125
unresolved org PT Pos Indonesia Risiko (Persero) p.128
unresolved — Tug · Direktur Utama p.128
unresolved org Menteri Negara p.135
unresolved org Menteri BUMN Nomor PER- p.135
unresolved org Menteri Negara BUMN p.136 ×5
unresolved org Menteri BUMN Badan Usaha Milik Negara p.136
unresolved org Menteri Badan Usaha Milik Milik Negara p.136
unresolved org Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor Per- p.136 ×2
unresolved org Atas p.137
unresolved org Milik Negara Tahun p.137
unresolved org Menteri BUMN No. PER- p.137
unresolved org Kementerian BUMN Saham p.139
unresolved org Milik Pos Indonesia p.139
unresolved org PT Pos Inoensia (Persero) p.143
unresolved org FRD p.145 ×6
unresolved org Siber dan Sandi Negara p.150
unresolved org PT Kazee Digital Indonesia p.152
unresolved org PT Pos Properti Indonesia Thursday p.154
unresolved org PT Posfin p.154
unresolved org PT Pos Properti Indonesia FRD p.154
unresolved person Piagam · Ketua p.160
unresolved org Menteri Negara BUMN No. PER- p.160
unresolved org PT Organ p.160
unresolved org Penyehatan p.162
unresolved org PT Bina Audita Indonesia p.162
unresolved org Menteri Peraturan Menteri Negara BUMN p.164
unresolved person Arahan- · Komisaris p.165
unresolved — : Bogor, Jawa Barat · Domisili p.175
unresolved person Strategi Perang Total p.175
unresolved org PT L’OREAL-PARIS INDONESIA p.175
unresolved org PT CHEVRON OIL PRODUCT INDONESIA p.175
unresolved org PT RISTRA INDOLAB p.175
unresolved org Milik Negara & Instansi Pemerintah p.175

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 2

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result