Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 464
Page 1
Laporan Tahunan
PosIND 2024
Towards
an ESG-based
logistics company
Page 2
Page 3
Kesinambungan Tema
Page 4
Highlight
Tahun 2024 menjadi Transformasi yang dilakukan
tonggak penting bagi oleh PosIND menjadi langkah
PosIND dalam melanjutkan strategis untuk mempercepat
perannya sebagai tulang pertumbuhan ekonomi
punggung logistik nasional. nasional, menerapkan prinsip
Dengan semangat inovasi keberlanjutan lingkungan,
dan komitmen terhadap dan mewujudkan sistem
pelayanan, PosIND logistik yang inklusif serta
berhasil meraih berbagai kompetitif sesuai dengan
penghargaan bergengsi. Asta Cita Pemerintah dalam
Transformasi perusahaan Logistik Nasional.
terus menjadi prioritas
Komitmen PosIND untuk
utama PosIND. Langkah
menjangkau wilayah
transformasi PosIND
Terdepan, Terpencil dan
didorong oleh visi Indonesia
Tertinggal menunjukkan misi
untuk menurunkan biaya
sosial yang kuat, mendukung
logistik nasional menjadi 8%
pemerataan ekonomi dan
dari PDB pada tahun 2045.
informasi seluruh wilayah
Indonesia.
PosIND
Logistik Indonesia
Page 5
Laporan
Profil Perusahaan
Highlight Kepada Pemegang Saham
Daftar Isi
I
Highlight 2023
Pengantar 3
Anak Perusahaan dan Entitas 75
Daftar Isi 4 Asosiasi
Pencapaian 6
Struktur Grup Perusahaan 75
Kinerja Bisnis 7
Kronologi Penerbitan Saham 77
Ikhtisar Keuangan 8
Informasi Hasil Usaha 9 Kronologi Penerbitan Dan/Atau 77
Pencatatan Efek Lainnya
Rasio Keuangan 10
Lembaga dan Profesi Penunjang 77
Informasi Harga Saham 11
Kaleidoskop 18 Penghargaan dan Sertifikasi 78
Alamat Anak Perusahaan dan Kantor 80
II
Regional
Laporan Kepada Pemegang Saham
Informasi pada Website Pos 81
Sambutan Dewan Komisaris 22 Indonesia
Sambutan Direksi 30 Pendidikan dan/atau pelatihan untuk 82
Tanda tangan anggota Dewan Dewan Komisaris, Komite-Komite
36 dan Unit Audit Internal
Komisaris dan anggota Direksi
Wilayah Operasi 84
III IV
Profil Perusahaan
Pembahasan dan Analisis
Identitas Perusahaan 40 Manajemen
Riwayat Singkat 45
Tinjauan Kinerja Operasi 88
Bidang Usaha 47
Kinerja Keuangan Perusahaan 93
Struktur Organisasi 48
Kemampuan Membayar Utang Dan 97
Visi, Misi, dan Budaya Perusahaan 50 Tingkat Kolektibilitas Piutang
Dewan Komisaris 55 Permodalan 99
Direksi 62 Ikatan Yang Material Untuk Investasi 101
Sumber Daya manusia 70 Barang Modal
72 Investasi 101
Pengembangan Kompetensi
Karyawan Kebijakan Dividen 101
Komposisi Pemegang saham 74
4 Laporan Tahunan 2024
Page 6
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Tata Kelola Perusahaan Sosial dan Lingkungan
V VI
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan
Lingkungan (TJSL)
Good Corporate Governance 106
Tanggung Jawab Sosial dan 266
Struktur Tata Kelola 109
Lingkungan
RUPS 111
Kinerja Program TJSL 271
Dewan Komisaris 113
Kinerja Program PUMK 264
Komisaris Independen 123
VII
Direksi 124
Penilaian Penerapan GCG 2024 133 Lampiran
Remunerasi Dewan Komisaris dan 134 Laporan Keuangan
Direksi Konsolidasi
Rapat Dewan Komisaris 140
Laporan Audit TJSL
Rapat Direksi 144
Rapat Gabungan Dewan Komisaris 155
Dan Direksi
Hubungan Afiliasi Antara Anggota 157
Direksi, Dewan Komisaris, Dan
Pemegang Saham
Komite Audit 158
Komite Nominasi Dan Remunerasi 173
Komite Pemantau Manajemen Risiko 186
Usaha Dan Investasi
Sekretaris Perusahaan 204
Internal Audit 207
Akuntan Perseroan 221
Manajemen Risiko 222
Sistem Pengendalian Internal 236
Perkara Penting 240
Akses Informasi Dan Data 241
Perusahaan
Kode Etik 242
Whistleblowing System 257
Keberagaman Komposisi Dewan 262
Komisaris Dan Direksi
Laporan Tahunan 2024 5
Page 7
Laporan
Profil Perusahaan
Highlight Kepada Pemegang Saham
PosIND
melakukan transformasi
digital dalam operasional,
meningkatkan jangkauan dan
kualitas layanan, memperkuat
profitabilitas dan kepercayaan
pelanggan, serta menerapkan praktik
keberlanjutan lingkungan dan
tata kelola perusahaan yang
transparan untuk menjadi
salah satu pemimpin di
industri logistik.
Kinerja Keuangan
Pada periode 2024 Perusahaan telah meraih pendapatan
dan laba sebagai dengan capaian kinerja utama tahun Net Income
2024 sebagai berikut:
747,13 Milliar
up 2,60% dari 2023
Pendapatan
5.017,86 Milliar
down 8,42% dari 2023
2,60% 4,99% EBITDA
(8,42%) (14,93%) 1.015,67 Milliar
down 14,93% dari 2023
Realisasi Capex
274,82 Milliar
up 4,99% dari 2023
6 Laporan Tahunan 2024
Page 8
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Tata Kelola Perusahaan Sosial dan Lingkungan
Kinerja Bisnis
Pendapatan CEP
2024 1.711,93 (9,61%)
2023 1.893,87
Pendapatan Logistik
(5,24%) 2024 2.061,93
2023 2.176,04
Pendapatan Jasa Keuangan
2024 1.070,50 (14,81%)
2023 1.256,66
Pendapatan Properti
13,73% 2024 173,49
2023 152,54
78,50
Rating Tingkat Kesehatan Sehat
A
89,04
Sangat
Skor GCG
Baik
Laporan Tahunan 2024 7
Page 9
Laporan
Profil Perusahaan
Highlight Kepada Pemegang Saham
Ihktisar Keuangan
YoY 2023 -2024
Uraian 2024 2023 2022 2021 2020
Rp. %
Aset
Aset lancar 2.463,86 45,86 7.836,56 5.372,71 3.623,29 3.531,05 4.003,64
Aset Tidak Lancar 343,14 4,14 8.629,27 8.286,13 7.515,03 6.158,11 5.442,44
Jumlah Aset 2.807,00 20,55 16.465,84 13.658,84 11.138,31 9.689,16 9.446,08
Liabilitas
Liabilitas Jangka Pendek 2.108,02 53,98 6.103,47 3.905,45 2.104,70 2.777,65 3.725,50
Liabilitas Jangka Panjang (120,13) (7,42) 1.498,19 1.618,32 2.084,04 1.318,03 1.655,38
Jumlah Liabilitas 1.987,89 35,99 7.511,66 5.523,77 4.188,74 4.095,68 5.380,88
Ekuitas
Modal saham 455,02 455,02 455,02 455,02 455,02
Saldo laba (Appropriated) 755.61 23,15 4,019.92 3.264,31 2.613,94 2.024,40 1.576,34
Saldo Laba (Unappropriated) (28,70) (3,80) 726.93 755,63 650,37 589,54 120,20
Komponen Ekuitas Lainnya 92,00 2,48 3,794.78 3.702,78 3.245.45 2.528,74 1.912,31
Kep non pengendali 0,19 (0,42) (44.84) (45,02) (17,56) (4,23) 1,30
Jumlah Ekuitas 819,10 10,07 8,954.17 8,135.07 6.949,57 5.593,47 4.065,19
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas 2.807,00 20,55 16,465.84 13.658,84 11.138,31 9.989,16 9.446,08
8 Laporan Tahunan 2024
Page 10
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Tata Kelola Perusahaan Sosial dan Lingkungan
Informasi Hasil Usaha
Pendapatan usaha Laba per saham
5.455,53 4.472,94 4.618,39 5.479,12 5.017,86 759,64 1.295,63 1.429,31 1.645,41 1.641,54
2020 2021 2022 2023 2024 2020 2021 2022 2023 2024
Laba rugi
a. Diatribusikan kepada pemilik entitas induk b. Diatribusikan kepada kepentingan non pengendali
445,66 590,05 650,37 748,69 746.94 (3,63) 0,29 (13,32) (20,48) 0,19
2020 2021 2022 2023 2024 2020 2021 2022 2023 2024
Penghasilan komprehensif periode berjalan
a. Diatribusikan kepada pemilik entitas induk b. Diatribusikan kepada kepentingan non pengendali
614,09 947,03 1.369,33 1.205,98 838.94 (3,70) 0,75 (13,32) (20,49) 0,16
2020 2021 2022 2023 2024 2020 2021 2022 2023 2024
Laporan Tahunan 2024 9
Page 11
Laporan
Profil Perusahaan
Highlight Kepada Pemegang Saham
Rasio Keuangan
Uraian 2024 2023 2022 2021 2020
Likuiditas
Rasio Lancar (%) 130,32 137,57 174,86 127,12 108,40
Rasio Kas (%) 34,31 68,00 109,49 68,76 66,28
Rasio Cepat (%) 129,74 136,45 172,28 124,79 106,22
Aktifitas
Perputaran Aset (%) 30,47 40,11 48,57 54,71 60,15
Perputaran Modal Kerja (kali) 11,03 12,04 2,93 6,13 20,84
Perputaran Aset Tetap (kali) 0,59 0,69 0,76 0,94 4,94
Perputaran Persediaan (hari) 2,53 2,91 3,97 5,37 71,36
Rata-rata Periode Penagihan (hari) 24,51 25,67 25,68 46,46 21,72
Profitabilitas
Marjin Laba Kotor (%) 39,60 32,82 28,98 26,89 19,65
Marjin Laba Operasi (%) 15,78 11,26 16,75 15,63 9,72
Marjin Laba Bersih (%) 14,89 13,29 13,79 13,19 6,27
Rasio Laba terhadap Aset / ROA (%) 4,54 5,33 5,71 6,09 3,75
Marjin EBITDA (%) 20,24 15,10 18,73 17,27 14,24
Investasi
Rasio Laba terhadap Ekuitas / ROE (%) 8,34 8,95 10,04 13,51 8,05
Rasio Laba Atas Investasi / ROI (%) 8,44 8,68 8,68 9,65 8,56
Solvabilitas
Rasio Utang terhadap Ekuitas (kali) 0,84 0,68 0,60 0,73 0,96
Rasio Utang terhadap Aset (kali) 0,46 0,40 0,37 0,42 0,49
Rasio Cakupan Bunga (%) 266,90 402,46 405,12 497,76 277,79
10 Laporan Tahunan 2024
Page 12
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Tata Kelola Perusahaan Sosial dan Lingkungan
Informasi Harga Saham
PT Pos Indonesia belum pernah melakukan penawaran umum saham kepada
masyarakat dan sahamnya belum tercatat di Bursa Efek manapun. Kepemilikan saham
seluruhnya dimiliki oleh Pemerintah Republik Indonesia 100%. Sehingga tidak ada
informasi mengenai harga saham perusahaan.
Informasi Mengenai Obligasi, Sukuk atau Obligasi Konvertibel.
Pada tahun 2024 PT Pos Indonesia tidak melakukan penerbitan efek lain
MTN Posindo-03 Tahap 1 Tahun 2021
Nilai Penerbitan : Rp.325.000.000.000,-
Tingkat Bunga : 10,50%
Tanggal jatuh Tempo : 30 Desember 2024
Peringkat Rating : A(ind) (Fitch)
Telah mendapat
Obligasi I Pos Indonesia Tahun 2022 Seri A surat izin efektif
dari Otoritas Jasa
Nilai Penerbitan : Rp.100.000.000.000,- Keuangan pada
Tingkat Bunga : 10,90% tanggal 27 Desember
Tanggal jatuh Tempo : 28 Desember 2025 2024 Sukuk Ijarah
Peringkat Rating : A(ind) (Fitch) Berkelanjutan Tahap
I tahun 2024 senilai
satu triliun rupiah.
Obligasi I Pos Indonesia Tahun 2022 Seri B
Nilai Penerbitan : Rp.400.000.000.000,-
Tingkat Bunga : 11,75%
Tanggal jatuh Tempo : 28 Desember 2027
Peringkat Rating : A(ind) (Fitch)
Laporan Tahunan 2024 11
Page 13
Laporan
Profil Perusahaan
Highlight Kepada Pemegang Saham
Milestone Portofolio Bisnis
LOGISTIK :
2021 STORI Logee
2022 Freighter (Air CargoDomestic), Material Handling Equipment
2023 Logistik Gov BUMN/D Energi, Pasar Wholesale & International
2022 - 2023 Platform Digital Logistik, Infrastruktur kargo & warehousing
2024 Launching GLID
CEP :
2021 PosAja!, CRM Tools, Oranger Mawar & Komunitas, New platform bisnis end-to-end
2022 Database kurlog di Clouds, Uji coba EV/e-bike, New CRM
2023 Akuisisi 3 Juta UMKM, 1.000 AM Pasar Wholesale & International
2021 - 2022 Integrasi Pick Up Service PosAja!
2022 - 2023 SPP Jakarta Timur (RFID, RPA, conveyor), War room, Optimalisasi jam layanan
2024 PosAja UMKM, Integrasi PosAja dengan MyTelkomsel dan BRImo
JASA KEUANGAN :
2021 Pospay Fitur QRIS di Pospay, Pospay Agen Platinum
2022 Fitur Syariah di Pospay, Fitur : Lending, Saving, Insurance & Investment di Pospay
2023 Digital Payment & Solution E-meterai di Pospay, Sistem Fronting di Pospay
2022 – 2023 SuperApps
2021 – 2022 – 2023 Fund Dist Pemerintah Pusat/Daerah
2024 Penambahan layanan umroh dan wisata halal pada Pospay
PROPERTI :
2021 Creative Hub (Pos Bloc Jkt)
2022 Creative Hub (Pos Bloc Mdn, Sby), Aset Management System
2023 Creative Hub (Pos Co Bdg), SIM Aset
2022 – 2023 Bisnis Konstruksi, Optimalisasi KC/KCU
2024 Launching Pos Bloc Surabaya
12 Laporan Tahunan 2024
Page 14
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Tata Kelola Perusahaan Sosial dan Lingkungan
Selain bertransformasi menjadi logistic company, PosIND juga mengubah pendekatan
dalam menjalankan bisnis yang semula dilakukan berdasarkan pendekatan produk
(product centric organization) menjadi pendekatan berbasis pelanggan (customer
centric organization), yang merupakan strategi bisnis yang berpusat pada kebutuhan
pelanggan. Tujuan dari pendekatan ini adalah untuk membangun hubungan yang baik
dengan pelanggan, sehingga mereka loyal terhadap produk dan layanan Pos Indonesia.
Pospay
PosPay Mobile adalah platform layanan
keuangan terintegrasi dengan layanan
kurir yang diluncurkan oleh PosIND.
Dengan Pospay Mobile, Anda diberikan
kemudahan dan fasilitas layanan transaksi
keuangan serta pengiriman barang secara
mobile yang dapat diakses kapan saja dan
di mana saja. Berikut beberapa fitur yang
bisa diakses:
a. Fitur Pembayaran Digital: membayar tagihan listrik, PDAM, cicilan Motor, cicilan
mobil, BPJS, pembelian pulsa, token listrik, pembayaran E-commerce, dan masih
banyak lagi.
b. Fitur Transfer Uang
c. Fitur Tabungan dan Investasi
d. Fitur Pinjaman dan Pembiayaan
e. Fitur Pengiriman Paket dan Pelacakan Pengiriman.
f. Fitur Scan QR Code untuk pembayaran/pembelian via merchant/Micro
g. dan lainnya
Laporan Tahunan 2024 13
Page 15
Laporan
Profil Perusahaan
Highlight Kepada Pemegang Saham
PosAja UMKM
PosAja UMKM adalah platform layanan
pengiriman barang untuk pelaku UMKM
yang baru diluncurkan oleh PT Pos
Indonesia (Persero). Layanan ini dirancang
untuk memenuhi berbagai kebutuhan user
pelaku UMKM akan layanan kurir dalam
mengembangkan bisnis mereka. Dengan
didukung tampilan baru yang lebih fresh
dan sistem teknologi yang mumpuni,
aplikasi ini mendorong user untuk dengan
mudah menggunakan berbagai fitur di
aplikasi ini dan menemukan berbagai
solusi akan kebutuhan layanan kurir.
Berikut beberapa fitur dari aplikasi PosAja
UMKM:
a. Fitur Order. Pelanggan dapat melakukan pemesanan kapan saja dan di mana saja
melalui aplikasi mobile atau website.
b. Fitur Penyimpanan Data Kiriman unuk menyimpan alamat dan data kiriman di menu
favorit dan katalog, memudahkan transaksi selanjutnya.
c. Produk Kiriman Sesuai Kebutuhan UMKM. Berbagai pilihan produk layanan
pengiriman, seperti instan langsung sampai, sameday, nextday, dan reguler.
d. Berbagai Pilihan Metode Pembayaran. Pelanggan dapat memilih metode pembayaran
sesuai kebutuhan, seperti COD, virtual account, atau melalui Pospay.
e. Fitur Real-time Tracking dan Dashboard untuk memonitor status kiriman.
f. Fitur Promo. Berbagai promo layanan seperti diskon, poin, dan voucher dapat
diakses secara teratur untuk mendapatkan penawaran menarik.
g. dan lainnya
14 Laporan Tahunan 2024
Page 16
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Tata Kelola Perusahaan Sosial dan Lingkungan
GLID
Glid adalah platform layanan logistik yang Glid dirancang dengan berbagai fitur,
merupakan hasil dari Sinergi Platform antara lain:
Project Management Office (PMO) Logistik a. Analytical Dashboard
Indonesia. Glid diinisiasi oleh KBUMN b. Order Management
dengan tujuan untuk menurunkan biaya c. Tracing & Tracking
logistik nasional. Terdapat 10 entitas d. Vendor Management
BUMN Logistic Service Provider (LSP) e. Transport Management
yang bersinergi mendukung layanan Glid, f. Orchestrator Service
yaitu: PosIND, Pelindo, Pelni, ASDP, KAI, g. AR & AP Management
Damri, SIER, InJourney, IAS, dan Garuda h. 3rd Party Integration
Indonesia
Prestasi Tahun 2024
1. Living Legend Company in Adaptability to Changes Through Business and Digital
Transformation di ajang Indonesia Living Legend Companies Awards 2024. Jakarta,
31 Januari 2024
2. PosIND menerima Penghargaan BUMN Corporate Communications and
Sustainability Summit (BCOMSS) 2024 kategori “Top Contributor BUMN for
Communications”. Jakarta, 7 Maret 2024.
3. PosIND bersama PT Pos Properti Indonesia kembali meraih penghargaan dalam
ajang BUMN Award 2024. Jakarta, 13 Maret 2024
4. PosIND berhasil meraih empat penghargaan Indonesia CSR Excellence Award
2024. Bogor, 20 Maret 2024
5. PosIND berhasil menyabet dua penghargaan pada ajang bergengsi Top CSR Awards
2024 dari Majalah Top Business berkat isu Environment Social and Governance
(ESG). Jakarta, 29 Mei 2024
6. HR Excellence Award 2024 : Wellbeing Management , Reward Management & Talent
Retention Strategy dan Learning & Development and Knowledge Management.
Jakarta, 24 Juli 2024
7. PT Pos Indonesia (Persero) mendapatkan Prominent Awards pada Klaster BUMN
dalam Kategori “Excellent Innovation in Digital Financial for Social Economic
Mover”. Jakarta, 9 Agustus 2024
8. Top GRC Awards 2024 with 5 star predicate. Jakarta, 11 September 2024
• The Most Commited GRC Leader 2024 for President Director Faizal Rochmad
Djoemadi
• The High Performing Board of Comissioners on GRC 2024 by Pos Indonesia
Commissioners
• The High Performing Chief Financial Officer & Risk Management Director on
GRC 2024 by Director of Finance and Risk Management Endy Pattia Rahmadi
Abdurrachman
9. PosIND meraih penghargaan “Rising Star in Postal Development” dari lembaga
internasional Universal Postal Union (UPU). Bern, Swis 9 Oktober 2024.
Laporan Tahunan 2024 15
Page 17
Laporan
Profil Perusahaan
Highlight Kepada Pemegang Saham
Peristiwa Penting Tahun 2024
Dukungan Proyek Pemerintah
• Penyaluran Cadangan Bantuan Pangan (CBP) di 22
provinsi, berhasil menjankgau 199 juta penerima.
• Penyaluran Bantuan Penanganan Stunting di 6 provinsi
dan menjangkau 8,7 juta penerima.
• Penyaluran Bantuan Sembako Tunai menjangkau 17,8
juta penerima.
• Program Keluarga Harapan (PKH) menjangkau 8,5 juta
penerima
Logistik Pemilihan Umum 2024
PosIND melaksanakan Logistik Pemilu baik Pemilu Presiden, DPR dan
DPD yang dilaksanakan pada bulan Februari 2024 dengan jumlah KPUD
Pilpres sebanyak 175 KPUD serta Pemilu Gubernur Bupati Walikota yang
dilaksanakan pada bulan Oktober 2024 dengan jumlah KPUD PILKADA
sebanyak 183 KPUD. Aktivitas yang dilakukan adalah distribusi dari
percetakan ke Gudang KPU RI dan KPUD, distribusi lintas negara ke
KJRI, distribusi ke PPK/PPS/TPS serta penarikan Kembali logistik dari
PPK/PPS/TPS ke Gudang KPUD.
Inovasi Product and Chaneling
Kerjasama PosIND dengan Mohsen Cargo Service (MCS) untuk
penanganan kiriman cargo/barang jamaah haji dari Arab Saudi ke
Indonesia. Jumlah kiriman yang berhasil ditangani sebanyak 200 ton
dan memberikan kontribusi pendapatan sebesar 20 Miliar.
Productivity Enhancement
Program Siap Pensiun Dini (SiPenDi) merupakan Program
Enhancement untuk meningkatkan produktivitas karyawan
yg diikuti oleh 409 pegawai. Program ini memberikan impact
efisiensi biaya HC sebesar 306M. Kepada peserta program
SiPenDi dibekali pelatihan wisdom living, financial planning, entrepreneurship
serta pelatihan agenpos. Dengan program SiPenDI, Perusahaan dapat melakukan
peremajaan talent sehingga lebih adaptif sesuai dengan kebutuhan masa depan.
Penerbitan Sukuk Ijarah
Menerbitkan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I senilai 1,5 triliun berdasarkan Surat
KBUMN No:S-577/MBU/11/2024 tanggal 9 November 2024. Pemeringkatan
atas Sukuk Ijarah ini dilakukan oleh PT Fitch Ratings Indonesia, dengan hasil
peringkat A(idn) atau Single A.
16 Laporan Tahunan 2024
Page 18
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Tata Kelola Perusahaan Sosial dan Lingkungan
Penyetoran Dividen Pertama
Pemegang Saham telah menetapkan Perseroan untuk membayarkan Dividen
sehingga tahun 2024 untuk pertama kalinya Perseroan membayarkan Dividen kinerja
2023 yaitu sebesar 20M.
PMO Logistik
Pengembangan Platform GLID telah mengintegrasikan
database LSP BUMN dan selanjutnya akan dikembangkan
menjadi Platform GLID Ultimate yaitu platform aggregator
logistic BUMN berbasis algoritma melalui otomasi rute dan
tarif optimization engine. Mulai tahun 2024, sinergi produk
Bersama Logistics Service Provider (LSP) BUMN dapat
ditransaksikan pada Platform GLID.
Lisensi PJP-1 (Penyedia Jasa Pembayaran Kategori-1)
Implementasi Lisensi PJP-1 (Penyedia Jasa Pembayaran
Kategori-1) Bank Indonesia. Pencapaian ini menandai tonggak
penting dlm transformasi digital perusahaan, memungkinkan
Pos Indonesia utk menyediakan layanan sistem pembayaran
yang lebih luas dan inovatif. Dengan lisensi ini, Pos
Indonesia dapat memperluas jangkauan layanan keuangan
digitalnya, termasuk pengembangan platform pembayaran,
integrasi dengan ekosistem fintech, dan peningkatan inklusi
keuangan di seluruh Indonesia. Langkah ini sejalan dengan
upaya perusahaan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi
Rp
digital nasional dan memperkuat posisi sebagai penyedia
layanan keuangan yang berkelanjutan
Peningkatan Kapasitas Mesin Sortir Robotic
Peningkatan kualitas operasi dan efisiensi biaya melalui penambahan kapasitas
mesin sortir robotic di SPP Jakarta Timur dan SPP Surabaya yaitu penambahan
chute(+160), infeat station(+21), robot(+5), & automatic sensor. Penambahan
kapasitas ini berimpact kepada peningkatan kecepatan sortir 150%, optimalisasi
SDM 36% dan efisiensi biaya 33%.
Leverage Aset
Perusahaan berhasil melakukan leverage atas asset property investasi di 89
Lokasi. Leverage asset tersebut menghasilkan kenaikan revaluasi asset
sebesar 198M dibanding tahun 2023. Beberapa lokasi yg dilakukan leverage
adalah
• Kantor Pos Cikini yang dialihfungsikan menjadi tempat komersial dg
pola sewa murni sebesar 1,4M per tahun kepada PT Bakoel Retail
Indonesia (Bakoel Coffee) dengan brand “Post Kantoor”.
• Kantor Pos Cipaganti dijadikan Point Lab yaitu penyedia layanan
coworking space modern yang bertujuan menyediakan ruang kerja
fleksibel dan mendukung ekosistem bisnis serta inovasi dengan
pendapatan sebesar 359 juta.
Laporan Tahunan 2024 17
Page 19
Laporan
Profil Perusahaan
Highlight Kepada Pemegang Saham
Kaleidoskop 2024 FEBRUARI
JANUARI
• Sinergi & Integrasi Logistik BUMN dan Launching GLID oleh
• Peluncuran Nusantara Logistics HUB oleh Presiden RI, Wamen BUMN
Nusantara Logistics Hub dirancang sebagai Green Logistics
Hub yang mengintegrasikan teknologi ramah lingkungan
untuk mendukung keberlanjutan operasional.
MARET
APRIL • Penandatanganan Nota Kesepahaman antara BPKH Limited &
PosIND terkait Kerja Sama Bisnis Ekosistem Haji & Umrah
• Pemberangkatan Terakhir Bilah Selubung Garuda Kantor
Presiden IKN dg PT Siluet Nyoman Nuarta
JUNI
MEI
• Launching Layanan Umroh & Wisata Halal oleh
Dir Bisjaskug dg PT Treetan Nusantara Network
• Peluncuran Prangko Seri Penanda Kota Buk Renteng yg dihadiri
oleh Wamen Kominfo, Bupati Sleman & Dir Pos Ditjen PPI
18 Laporan Tahunan 2024
Page 20
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Tata Kelola Perusahaan Sosial dan Lingkungan
JULI AGUSTUS
JULI AGUSTUS
• PosIND Perkuat Komitmen Keberlanjutan melalui Digitalisasi dan
• Launching Tiktok Creator House Otomasi Ramah Lingkungan bertemakan PosIND Goes Green di SPP
Jakarta Timur yang di Resmikan Oleh Menkominfo, BoC, dan BoD.
OKTOBER
OKTOBER
• Pemanfaatan Aplikasi BRImo untuk Transaksi Layanan PosAja! SEPTEMBER
SEPTEMBER
• Peraihan 4 Penghargaan Top GRC Awards dg Tema Leadership for
Sustainable Impact: GRC, ESG, and SDGs dihadiri oleh Dir. Kugmanris
• Upacara Peringatan Hari Bhakti Postel ke-79 dihadiri oleh Wamen
BUMN, BOC, & BOD
NOVEMBER
• Kolaborasi POSIND dan Bank BTPN, Penandatanganan Addendum DESEMBER
Penerbitan PUB Sukuk Ijarah Berkelanjutan
• Kolaborasi PosIND dengan PT. CEDIFINDO dihadiri oleh Dirut, Dir. BDPM,
dan Dir. Biskurlog
• PosIND meraih Penghargaan Top Digital Implementation dalam Ajang
IT Works Top Digital Awards 2024 dihadiri oleh Dir. Opdis
Laporan Tahunan 2024 19
Page 21
Laporan Kepada Pemegang Saham
Page 22
Page 23
Highlight Laporan Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
Sambutan
Dewan Komisaris
PosIND
telah berkembang secara signifikan
dari masa ke masa, mengalami
transformasi dari agen pemerintah
hingga menjadi perusahaan berbasis
logistik yang modern dan berorientasi
pada pelanggan. Perjalanan panjang
ini menunjukkan adaptasi yang kuat
terhadap perubahan pasar serta
kebutuhan pelanggan yang terus
berkembang.
22 Laporan Tahunan 2024
Page 24
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Tata Kelola Perusahaan Sosial dan Lingkungan
Pada tahun 2024, PosIND menegaskan disertai dengan pengawasan yang baik.
visinya untuk menjadi perusahaan Dewan Komisaris terus mendorong
penyedia solusi logistik terbaik di Direksi agar program transformasi
Indonesia, dengan strategi yang fokus terus berfokus pada tujuh aspek
pada transformasi bisnis, peningkatan utama :
pengalaman pelanggan, serta
penguatan tata kelola perusahaan
1. Tranformasi Bisnis
yang berbasis teknologi digital
2. Transformasi Pengalaman Pelanggan
Di tengah tantangan ketidakpastian 3. Trasnformasi ESG (Enviromental,
ekonomi global dan risiko multidimensi, Social, Governance)
Dewan Komisaris meningkatkan 4. Tranformasi Proses & Teknologi
pengawasan terhadap efektivitas 5. Tranformasi Kompetensi
penerapan manajemen risiko sehingga 6. Tranformasi Organisasi
dapat tercipta pertumbuhan bisnis 7. Transformasi Budaya Perusahaan
yang berkelanjutan.
Dalam pelaksanaannya, Perseroan
Dengan strategi yang fokus pada
telah memiliki sistem pengendalian
transformasi bisnis, peningkatan
internal yang berstandar internasional
pengalaman pelanggan, serta
yaitu Sistem Pengendalian Internal
penguatan tata kelola perusahaan
yang dikembangkan oleh Committee
yang berbasis teknologi digital,
of Sponsoring Organizations of The
PosIND diharapkan dapat berkembang
Treadway Commission (COSO) yang
secara signifikan dari masa ke masa,
meliputi lingkungan pengendalian,
bertransformasi menjadi perusahaan
penilaian risiko, aktivitas pengendalian,
berbasis logistik yang modern
informasi dan komunikasi serta
dan berorientasi pada pelanggan.
aktivitas pemonitoran.
Perjalanan panjang ini menunjukkan
adaptasi yang kuat terhadap perubahan
Pemegang Saham dan Pemangku
pasar serta kebutuhan pelanggan
Kepentingan yang Kami Hormati,
yang terus berkembang. Peningkatan
Pada kesempatan yang baik ini, kualitas SDM, perbaikan cashflow,
perkenankanlah kami selaku Dewan tata kelola perusahaan dan penguatan
Komisaris menyampaikan laporan penjualan merupakan pekerjaan
Pengawasan pengurusan PT Pos rumah yang harus bisa diselesaikan
Indonesia (Persero) tahun buku 2024. untuk menjaga keberlanjutan bisnis
Ditengah persaingan yang semakin perusahaan
ketat pada industri kurir logistik dan
jasa keuangan, PT Pos Indonesia Dewan Komisaris yakin segala upaya
(Persero) berupaya memperbesar dan strategi yang dijalankan Direksi
pangsa pasarnya. Tentu saja upaya ini beserta seluruh jajarannya mampu
perlu dilakukan dengan hati-hati dan menjadikan PT Pos Indonesia (Persero)
lebih baik, menuju Perusahaan logistik
yang terkemuka sesuai dengan
aspirasi Pemegang Saham.
Laporan Tahunan 2024 23
Page 25
Highlight Laporan Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
Penilaian atas kinerja Direksi mengenai 5. Memanfaatkan Data Analytic
pengelolaan Perusahaan dan dasar untuk menetapkan strategi yang
penilaiannya. tepat, serta menaikkan profit
Tugas pengawasan oleh Dewan margin dengan menambah pangsa
Komisaris yaitu memastikan proses pasar yang spesifik, fokus kepada
transformasi berkelanjutan tetap kebutuhan pelanggan.
konsisten dan sesuai dengan koridor 6. Melakukan evaluasi kerjasama
yang disepakati baik dalam rencana dengan pihak ketiga agar
jangka pendek (RKAP) maupun dipastikan saling menguntungkan,
jangka panjang (RJPP). Sepanjang dengan tetap memperhatikan
2024 Dewan Komisaris melakukan prinsip-prinsip Good Corporate
pengawasan melalui evaluasi atas Governance.
Laporan Manajemen bulanan, 7. Melakukan evaluasi kinerja
triwulanan dan laporan lainnya dalam berbasis regional dan produk agar
Rapat Internal Dewan Komisaris. pertumbuhan kinerja menjadi lebih
Penyampaian saran/pendapat maupun baik di tahun-tahun berikutnya.
nasihat kepada Manajemen dilakukan 8. Menjaga governance dalam
pada Rapat Komisaris dengan Direksi pengelolaan biaya agar pengeluaran
(Rakomdir) dan Rapat Komisaris/ biaya lebih efisien dan memberikan
Komite dengan Manajemen. dampak positif terhadap laba.
9. Melakukan percepatan
Ringkasan evaluasi Dewan Komisaris penyelesaian NPP (Nota
untuk Direksi antara lain: Permintaan Pembayaran) dalam
1. Melakukan langkah-langkah upaya pengendalian biaya.
eksekusi yang kuat dan konsisten 10. Untuk perbaikan mutu produk
untuk memastikan tercapainya dan layanan yang diindikasikan
target-target yang telah ditetapkan oleh perbaikan kinerja SWP
dalam RKAP. (Standar Waktu Penyerahan)
2. Merealisasikan program kerja dan CCH (Customer Complain
untuk menjaga pertumbuhan bisnis Handling), Direksi agar lebih intens
dan target pendapatan. meningkatkan citra perusahaan
3. Meningkatkan efektivitas strategi guna meningkatkan volume
pengembangan pendapatan penjualan.
Perusahaan, melalui produk- 11. Memastikan pelaksanaan Program
produk yang telah didukung Transformasi dan Inovasi yang
aplikasi agar diikuti dengan tenaga telah ditetapkan agar dapat
operasional dan infrastruktur berdampak positif terhadap kinerja
jaringan yang memadai. dan pendapatan PT Pos Indonesia
4. Realisasi anggaran modal (capital (Persero).
expenditure) dilakukan berbasis 12. Optimalisasi ekspansi bisnis
outcome dan berdasarkan skala logistik dan jasa keuangan melalui
prioritas dengan memperhatikan kolaborasi dengan Pemerintah/
dampak langsung terhadap BUMN/BUMD.
pendapatan.
24 Laporan Tahunan 2024
Page 26
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Tata Kelola Perusahaan Sosial dan Lingkungan
13. Mengefektifkan tugas Task Force Pandangan atas prospek usaha
piutang yang telah dibentuk untuk Perusahaan yang disusun oleh Direksi
melakukan upaya penagihan dan dasar pertimbangannya.
piutang perusahaan. Dewan Komisaris telah melakukan
14. Perlu adanya fungsi di organisasi telaah atas Rancangan Rencana Kerja
yang melakukan A/B Testing dan Anggaran Perusahaan (RRKAP)
Marketing secara berkala agar Tahun 2025 yang termasuk di dalamnya
dapat menemukan formulasi prospek usaha Perusahaan. Rencana
terbaik untuk memaksimalkan Kerja dan Anggaran Perusahaan
layanan retail yang berpotensi (RKAP) tahun 2025 mengusung tema
menjadi product champion.
15. Meningkatkan transformasi human
“Memperkuat
capital pada kompetensi digital
talent untuk mendukung Data
Driven Decision Making.
16. Memperbaiki sistem pengendalian
internal dan manajemen risiko Kapabilitas dan
Sinergi untuk
untuk melakukan pengawasan yang
bersifat proaktif, sehingga dapat
mencegah adanya penyimpangan
yang bisa merugikan perusahaan
(early warning system).
17. Menerapkan sanksi atau
Membangun
penindakan disiplin yang tegas
atas setiap fraud yang terjadi, Kekuatan Daya
Saing yang
sehingga bisa terbangun wibawa
Manajemen serta terciptanya
control environment yang baik.
18. Melakukan
penguatan
percepatan dan
transformasi Berjangka
perusahaan dalam rangka
peningkatan revenue, efisiensi
biaya dan peningkatan company
Panjang”
value.
19. Menjalankan kegiatan perusahaan
dengan selalu mengedepankan RKAP disusun dengan memperhatikan
prinsip-prinsip tata kelola Analisis Strategi yang mencakup
perusahaan sesuai peraturan yang perubahan lingkungan bisnis
berlaku. Perusahaan, berpedoman kepada
Aspirasi Pemegang Saham/Pemilik
Modal (APS).
Laporan Tahunan 2024 25
Page 27
Highlight Laporan Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
Dewan Komisaris menegaskan PT 3. Segera melakukan cascading
Pos Indonesia (Persero) untuk fokus dan menjabarkan RKAP Tahun
menerapkan strategi berkelanjutan 2025 kedalam rencana bulanan,
dalam operasional perusahaan. Hal menurunkan key performance
ini mencakup aspek lingkungan, indicator kepada unit-unit kerja
sosial, dan tata kelola yang saling dan target kinerja individual.
terkait dan berkontribusi terhadap Hendaknya matriks RACI
penciptaan nilai jangka panjang bagi (Responsible, Accountable,
perusahaan serta masyarakat Consulted, Informed) dapat
terimplementasikan dengan baik
Dewan Komisaris menyampaikan
di Regional dan Kantor Cabang
bahwa komitmen yang kuat serta
Utama/Kantor Cabang.
upaya yang sungguh-sungguh dari
4. Mempersiapkan kapasitas dan
manajemen dan segenap jajaran
kapabilitas yang diperlukan
PT Pos Indonesia (Persero) adalah
dari berbagai aspek untuk
prasyarat agar seluruh program kerja
bertransformasi menjadi
dan target yang ditetapkan dalam RKAP
Orkestrator BUMN Logistik seperti
Tahun 2025 dapat tercapai, sehingga
aspek : Leadership, SDM, Teknologi
harapan seluruh stakeholders
dan Operasional.
dapat terpenuhi. Berkenaan dengan
5. Menerapkan performance
hal tersebut, Dewan Komisaris
management berbasis outcome
menyarankan kepada Direksi hal-hal
per kuartal dan menetapkan
sebagai berikut:
profile dari digital capabilities
1. Memohon persetujuan kepada
front liner beserta targetnya.
Rapat Umum Pemegang Saham
6. Melakukan percepatan digitalisasi
(RUPS) atas perbedaan target
dan digitisasi secara terintegrasi
keuangan dan besaran jumlah
pada seluruh proses bisnis,
peruntukan anggaran Investasi
terutama bisnis kurir, logistik
(CAPEX) RKAP Tahun 2025 dengan
dan jasa keuangan yang mampu
target dan anggaran Tahun 2025
menyediakan fitur-fitur layanan
dalam RJPP Tahun 2025-2029.
yang sesuai kebutuhan pelanggan.
2. Segera menyosialisasikan RKAP
7. Meningkatkan brand awareness
Tahun 2025 agar menjadi pedoman
atas layanan unggulan PT Pos
dalam kegiatan operasional
Indonesia (Persero) kepada
perusahaan sehari-hari oleh
generasi milenial dan gen-z
seluruh insan Pos.
melalui strategi komunikasi
marketing yang jelas, tertata dan
konsisten.
26 Laporan Tahunan 2024
Page 28
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Tata Kelola Perusahaan Sosial dan Lingkungan
8. Mengusahakan peningkatan jumlah d. Meningkatkan akuntabilitas
transaksi yang berkelanjutan pada dan tertib administrasi dengan
Pospay (PDAM, Pulsa, PLN, PBB, menindaklanjuti seluruh
KAI dan lain-lain) temuan dari auditor eksternal
9. Meningkatkan kualitas pengelolaan (BPK dan Kantor Akuntan
kas (cash management), melalui Publik) maupun auditor internal
perbaikan pengelolaan piutang perusahaan (SPI).
usaha termasuk administrasi
Dewan Komisaris berkeyakinan
penagihan piutang usaha.
seluruh rencana kerja dan prospek
10. Meningkatkan kualitas:
usaha yang disampaikan oleh Direksi
a. Penguatan dan penerapan
telah melalui proses analisis yang
manajemen risiko dalam
baik, sehingga target–target yang
rangka mengantisipasi hal-hal
telah ditetapkan akan tercapai dan
yang mungkin mempengaruhi
dapat memberikan nilai tambah bagi
pencapaian target RKAP.
seluruh pihak yang berkepentingan.
Implementasi manajemen
risiko dengan berpedoman
Pandangan atas penerapan/
kepada Peraturan Menteri
pengelolaan Whistleblowing System
BUMN RI Nomor: PER-2/
(WBS) di Perusahaan dan peran Dewan
MBU/03/2023 tentang Pedoman
Komisaris dalam WBS tersebut.
Tata Kelola dan Kegiatan
Korporasi Signifikan Badan Dewan Komisaris mendorong
Usaha Milik Negara. penerapan WBS yang efektif dan
b. Peran SPI dalam mengevaluasi optimal serta terus memperbarui
sistem pengendalian internal acuan penerapan WBS sesuai dengan
dengan cara yang lebih tajam best practice yang berlaku umum.
dan tuntas, sehingga dapat Dewan Komisaris bersama dengan
diidentifikasikan sebab-sebab Direksi Pos Indonesia pada tahun 2022
mendasar kelemahan yang ada. menerbitkan Keputusan Bersama
c. Penerapan GCG yang lebih baik Direksi dan Dewan Komisaris PT
dan konsisten sesuai Peraturan Pos Indonesia (Persero) Nomor
Menteri BUMN RI Nomor : KD.026/DIRUT/0322 dan Nomor 072/
PER-2/MBU/03/2023 tentang DEKOM/0322 tanggal 31 Maret 2022
Pedoman Tata Kelola dan tentang Whistleblowing system di
Kegiatan Korporasi Signifikan PT Pos Indonesia (Persero) sebagai
Badan Usaha Milik Negara. acuan dalam penerapan WBS yang
efektif.
Laporan Tahunan 2024 27
Page 29
Highlight Laporan Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
WBS berperan memberikan pedoman 2. Laporan Pengelolaan Administrasi
kepada seluruh Insan Pos atas WBS Triwulan I tahun 2024 dikirim
diketahuinya tindak pidana korupsi, kepada Dewan Komisaris dengan
kecurangan dan/atau pelanggaran surat Ketua Komite Audit nomor:
terhadap perusahaan. Memberikan C.Pos.29749/KAD 100/KA/2024
pedoman pimpinan perusahaan, tanggal 21 Mei 2024, perihal :
sehingga memiliki kesempatan Laporan Pengelolaan Administrasi
untuk mengatasi permasalahan Whistle Blowing System (WBS) PT
secara internal terlebih dahulu, Pos Indonesia (Persero), Triwulan
sebelum permasalahan tersebut I Tahun 2024.
merebak ke ruang publik yang 3. Laporan Pengelolaan Administrasi
dapat mempengaruhi reputasi WBS Triwulan II tahun 2024 dikirim
perusahaan. WBS harus menjadi kepada Dewan Komisaris dengan
pedoman bagi seluruh Insan Pos surat Ketua Komite Audit nomor:
dalam menindaklanjuti terjadinya C.Pos.45538/KAD 100/KA/2024
pelaporan pelanggaran yang tanggal 26 Juli 2024, perihal :
dapat dipertanggungjawabkan Laporan Pengelolaan Administrasi
(accountable). Whistle Blowing System (WBS) PT
Pos Indonesia (Persero), Triwulan
Untuk itu penerapan WBS secara
II Tahun 2024.
efektif diperlukan sebagai sarana untuk
4. Laporan Pengelolaan Administrasi
mendorong partisipasi karyawan dan
WBS Triwulan III tahun 2024 dikirim
masyarakat melaporkan pelanggaran,
kepada Dewan Komisaris dengan
serta memberikan rasa aman dan
surat Ketua Komite Audit nomor:
perlindungan dalam mencegah
C.Pos.69649/KAD 100/KA/2024
terjadinya pelanggaran, kecurangan
tanggal 29 Oktober 2024, perihal :
dan korupsi di perusahaan. Komite
Laporan Pengelolaan Administrasi
audit selaku pengadministrasi WBS
Whistle Blowing System (WBS) PT
selalu mengawasi pengelolaan WBS,
Pos Indonesia (Persero), Triwulan
laporan administrasi pengelolaan
III Tahun 2024.
WBS dibuat tiap triwulan dan
dikirimkan kepada Dewan Komisaris
yaitu:
1. Laporan Pengelolaan Administrasi
WBS Triwulan IV tahun 2023 dikirim
kepada Dewan Komisaris dengan
surat Ketua Komite Audit nomor:
C.Pos.7968/KAD 100/KA/2024
tanggal 6 Fberuari 2024, perihal :
Laporan Pengelolaan Administrasi
Whistle Blowing System (WBS) PT
Pos Indonesia (Persero), Triwulan
IV Tahun 2023.
28 Laporan Tahunan 2024
Page 30
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Tata Kelola Perusahaan Sosial dan Lingkungan
Dewan Komisaris menilai pengelolaan/ memastikan berjalannya sistem WBS
pelaksanaan WBS pada Tahun 2024 dengan baik, dalam pelaksanaannya
sudah dilakukan dengan baik sesuai Dewan Komisaris dibantu oleh Komite
dengan peraturan yang berlaku. Audit, Satuan Kerja Audit Internal dan
Namun demikian penyempurnaan unitunit terkait lainnya dalam rangka
WBS tetap perlu dilakukan agar melakukan evaluasi dan tindak lanjut
berjalan baik dan efektif. atas laporan yang diterima atas
laporan yang diterima.
Dewan Komisaris senantiasa
melakukan pemantauan dan
pengawasan secara periodik untuk
Laporan Tahunan 2024 29
Page 31
Highlight Laporan Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
Sambutan
Dewan Direksi
Tahun
2024
merupakan fase terakhir dari RJPP
2020-2024 dan menjadi tonggak awal
PosIND menjadi Logistic Company.
Melalui implementasi program
transformasi dan inovasi yang dilakukan
secara konsisten, PosIND berhasil
menumbuhkan kinerja finansial RENI
(Revenue, Ebitda, Net Income) tahun
2024 yaitu Revenue +8,42%, Ebitda
(14,93%) dan Net Income
+2,60%.
30 Laporan Tahunan 2024
Page 32
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Tata Kelola Perusahaan Sosial dan Lingkungan
Strategic Results
hasil dari Program Transformasi Perusahaan tahun 2024, memberikan hasil
yang baik sebagai berikut
Adaptability (Adaptibilitas)
• Revenue usaha 5.017,86 milyar , EBITDA 1.015,67 milyar, dan Net Income
747,1 milyar .
• Jumlah rekening di PosPay naik 8,4%, transaksi naik 12,5%, dan akun
PosAja! naik 16,4%.
Competitiveness (Daya Saing)
• Market Share Logistik skor 0,1%.
• Market Share CEP skor 2,5%
• Market Share Jasa Keuangan skor 2,4%.
Cost Efficiency (Efesiensi Biaya)
• Biaya operasional turun 27,6%.
• Biaya sumber daya manusia turun 9,4%.
Productivity (Produktivitas)
• Produktivitas SDM naik 8,4%.
Customer Satisfaction (Kepuasan Pelanggan)
• Indeks Kepuasan Pelanggan (CSI) mencapai 8,12 (Good).
• Net Promoter Score (NPS) mencapai 35,0 (Great).
Employee Satisfaction (Kepuasan Karyawan)
• Employee Engagement (keterlibatan karyawan) naik menjadi 82,15.
• Employee Satisfaction (kepuasan karyawan) naik menjadi 79,04%.
Laporan Tahunan 2024 31
Page 33
Highlight Laporan Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
Sedangkan indikator kualitas operasi 10. Kinerja Leg-3 Kiriman
perusahaan sebagai berikut: Internasional (perjalanan kiriman
1. SWP tepat waktu Sameday 100%, sejak diterima di kantor tukar
Next Day 99%; Reguler 98%, hingga dilakukan proses antaran
Shopee 98% (tingkat LDR <2%, di Indonesia) tercapai 97,4% dari
nomor 1 dibadingkan kompetitor standard UPU >=95%
lain), dan LPU 99% dengan total
Sementara itu digitalisasi dan
kiriman rata-rata 6 juta kiriman/
otomasi proses operasi terus
bulan;
dioptimalkan dengan penggunaan
2. Broken & Loss kurang dari 2 PPM Mesin Sortir Robotic dan RFID di SPP
atau 0,03% dari total produksi; Jakarta Timur dan SPP Surabaya,
3. Response time Customer yang dapat meningkatkan kecepatan
Complaint Handing di 24 jam proses operasi sebesar 133% serta
mencapai 100%; menurunkan biaya operasi sekitar
4. Pengaduan pelanggan dilayani 24 39% dibandingkan proses yang
jam x 7 hari seminggu; dilakukan secara manual.
5. War Room Pengendalian Operasi Berdasarkan hasil pemeriksanaan
dilakukan 24 jam x 7 hari seminggu KAP terhadap Kinerja Perusahaan
untuk menjamin kualitas operasi tahun 2024 dapat dijelaskan beberapa
semakin baik; hal sebagai berikut,
6. Selain itu juga dipastikan bahwa 1. Opini Laporan Keuangan
para petugas disiplin dalam proses Konsolidasian tahun 2024 disajikan
collecting; secara WAJAR,dalam semua hal
7. meningkatkan kualitas Proof yang material,posisi Keuangan
of Delivery (POD) khususnya Konsolidasian PT Pos Indonesia
geotagging dan photo on location; (Persero) dan Entitas Anak
8. 8. Disiplin monitoring penyelesaian tanggal 31 Desember 2024, serta
kiriman terbuka, dan mitigasi kinerja Keuangan Konsolidasian
kiriman COD (Cash on Delivery) dan aruskas konsolidasian untuk
sebagai potensi terjadinya fraud; tahun yang berakhir pada tanggal
9. Kinerja Leg-1 Kiriman tersebut, sesuai dengan Standar
Internasional/EMS (perjalanan Akuntansi Keuangan di Indonesia.
kiriman sejak diterima di loket
hingga diberangkatkan dari kantor
tukar) tercapai 93,7% dari standard
UPU >=95%;
32 Laporan Tahunan 2024
Page 34
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Tata Kelola Perusahaan Sosial dan Lingkungan
2. Laporan Keuangan per 31 4. Laporan Hasil Evaluasi Kinerja
Desember 2024 mencatat Total menunjukkan Tingkat Kesehatan
Aset sebesar 16,46 triliun atau Perusahaan yang dihitung
terdapat pertumbuhan Aset berdasarkan SK Menteri BUMN
sebesar 20,55% dari tahun 2023 nomor: KEP-100/MBU/2002,
sebesar 13,66 triliun. Ekuitas dengan total skor atas hasil
(hak pemilik terhadap aset penilaian kinerja tahun 2024
perusahaan setelah dikurangi sebesar 79,00 dengan predikat/
kewajiban) tercatat sebesar 8,95 dikategorikan “SEHAT A”.
triliun atau terdapat perubahan 5. Laporan Hasil Evaluasi Key
ekuitas sebesar 10,07% dibanding Performance Indicators (KPI)
tahun 2023 sebesar 8,14 triliun. menunjukkan bahwa Skor key
Perubahan ekuitas selain performance indicator (KPI) atas
dipengaruhi oleh kinerja laba hasil penilaian kinerja manajemen
Perusahaan, juga dipengaruhi PT Pos Indonesia (Persero) secara
oleh Other Comprehensive Kolegial tercapai sebesar 87,37.
Income (OCI) yaitu bagian yang
tidak terpisahkan dari penyajian Dalam menjawab tantangan
Laporan Laba Rugi perusahaan perusahaan di masa yang akan
secara keseluruhan akibat datang, tujuh pilar transformasi
revaluasi Properti Investasi. menjadi penopang perubahan
dalam upaya menjadikan PosIND
3. Laporan Laba Rugi dan Perusahaan Logistik berskala global
Penghasilan Komprehensif lain, yang tanggung dan berorientasi
mencatat Revenue sebesar 5,018 pelanggan :
triliun. Terdapat penurunan beban
pendapatan dibandingkan tahun 1. Transformasi Bisnis: Mencapai
sebelumnya sebesar 17,66% peringkat 5 besar perusahaan
dibanding tahun 2023, sehingga logistik nasional dengan
Perusahaan bisa menutup tahun strategi pertumbuhan yang
buku 2024 dengan Laba Bersih mengintegrasikan bisnis logistik,
tahun berjalan (EAT) sebesar kurir, jasa keuangan, dan properti.
747,13 miliar atau tumbuh sebesar 2. Transformasi Customer
2,59% dibanding laba tahun 2023 Experience (Pengalaman
sebesar 728,21 miliar. Pelanggan): Berfokus pada
peningkatan kepuasan pelanggan
dengan mengoptimalkan indeks
kepuasan serta merancang
ulang tata ruang layanan, beralih
dari model teller konvensional
ke konsep meeting room yang
lebih interaktif, memberikan
kenyamanan, dan meningkatkan
kualitas layanan secara personal.
Laporan Tahunan 2024 33
Page 35
Highlight Laporan Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
3. Transformasi Bisnis Berkelanjutan: 2. Menerapkan Budaya Customer-
Mematuhi norma ESG (Environment, Centric
Social,Governance) dengan • People: Setiap karyawan harus
meningkatkan rasio kepatuhan memiliki customer-centric
serta mengadopsi kendaraan listrik mindset, yaitu memahami,
(Electric Vehicle) dan material mengutamakan, dan merespons
ramah lingkungan. kebutuhan pelanggan dalam
4. Transformasi Proses & Teknologi: setiap aspek pekerjaan.
Digitalisasi dan otomatisasi • Process: Menyederhanakan
untuk seluruh bisnis proses prosedur dan meningkatkan
yang berdampak menekan biaya efisiensi layanan agar lebih
operasional secara signifikan. cepat, mudah, dan sesuai
5. Transformasi Kompetensi: dengan harapan pelanggan.
Mengembangkan talenta digital • Technology: Melakukan
dan membangun talent pool yang digitalisasi menyeluruh untuk
berkualitas. meningkatkan pengalaman
6. Transformasi Organisasi: Beralih pelanggan, termasuk
dari struktur organisasi berbasis pengembangan Pospay
produk ke organisasi yang Superapps, Pos Aja UMKM dan
berorientasi pada pelanggan guna GLID sebagai solusi layanan
meningkatkan fokus layanan dan yang lebih terintegrasi dan
responsivitas, melalui pembentukan yang lebih user-friendly.
Direktorat Ritel, UMKM, Goverment, 3. Melakukan Perubahan Secara
Enterprise serta Wholesale and Cepat, Terstruktur, dan Masif
International. agar perusahaan tetap relevan
7. Transformasi Budaya Membangun dengan kebutuhan pelanggan dan
karakter wirausaha dengan pola dinamika pasar. Setiap langkah
pikir digital dan global, serta perubahan harus dirancang
menanamkan budaya integritas secara terstruktur, dengan
untuk mencegah dan menekan strategi yang jelas dan terukur.
tindakan yang merugikan Implementasinya pun harus masif,
perusahaan. mencakup seluruh unit kerja dan
ekosistem bisnis Pos Indonesia,
PosIND terus melakukan program–
sehingga transformasi dapat
progam yang sesuai dengan
berjalan efektif dan memberikan
perkembangan jaman diantaranya :
dampak yang nyata.
1. Menjadi Perusahaan Logistik
4. Mengubah Sistem Penilaian
Berorientasi Pelanggan (Customer
Kinerja KPI berbasis SKA (Sender
Centric Company)
Keep All)
34 Laporan Tahunan 2024
Page 36
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Tata Kelola Perusahaan Sosial dan Lingkungan
5. Meningkatkan Reputasi Perubahan ini menjadi tanggung
Perusahaan Aktif menyebarkan jawab manajemen dan seluruh
pesan positif melalui akun resmi Insan Pos. Dengan semangat gotong
dan pribadi, sesuai dengan tiga royong, inovasi, dan dedikasi, kita
tema Asta Cita dan selaras dengan akan menjadikan Pos Indonesia lebih
arahan Kementerian BUMN, yaitu kuat, lebih modern, dan lebih dicintai
Dukungan Ekonomi Kerakyatan, pelanggan.
Pembangunan Berkelanjutan, dan
Kontribusi BUMN terhadap negara.
Susunan Direksi PT Pos Indonesia pada tahun 2024 adalah sebagai berikut :
1. Faizal Rochmad Djoemadi sebagai Direktur Utama,
2. Tonggo Marbun sebagai Direktur Bisnis Kurir dan Logistik,
3. Haris sebagai Direktur Bisnis Jasa Keuangan,
4. Prasabri Pesti sebagai Direktur Business Development dan Portfolio
Management,
5. Hariadi sebagai Direktur Operasi dan Digital Services,
6. Asih Kurniasari Komar sebagai Direktur Human Capital Management,
7. Endy Pattia Rahmadi Abdurrahman sebagai Direktur Keuangan dan
Manajemen Risiko.
Semoga apa yang telah kita capai selama tahun 2024 dapat memberikan
sumbangsih terbaik bagi seluruh stakeholder PosIndonesia. Semoga di tahun–
tahun yang akan datang menjadi lebih baik, lebih kompeten, lebih Customer
Centric, dan menjadi perusaahan kebanggaan nasional.
Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa meridhoi dan memberikan keberkahan kepada
kita semua.
Aamiin
Laporan Tahunan 2024 35
Page 37
Highlight Laporan Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
Surat Pernyataan Dewan Komisaris dan Direksi Tentang Tanggung Jawab Atas
Laporan Tahunan 2024 PT Pos Indonesia (Persero)
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi
dalam Laporan Tahunan PT Pos Indonesia (Persero) tahun 2024 telah dimuat
secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan
Tahunan Perusahaan.
Bandung, 01 Maret 2025
Dewan Komisaris
Rhenald Kasali
Komisaris Utama
Robben Rico Gunawan Hutagalung
Komisaris Komisaris
I Gde Made Kartikajaya
Komisaris
Muhammad Budi Djatmiko Fauzi Baadilla
Komisaris Independen
Komisaris Independen
36 Laporan Tahunan 2024
Page 38
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Tata Kelola Perusahaan Sosial dan Lingkungan
Direksi
Faizal Rochmad Djoemadi
Direktur Utama
Endy Pattia Rahmadi Abdurrahman Hariadi
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Direktur Operasi dan Digital Services
Tonggo Marbun Haris
Direktur Bisnis Kurir dan Logistik Direktur Bisnis Jasa Keuangan
Prasabri Pesti Asih Kurniasari Komar
Direktur Business Development dan Direktur Human Capital Management
Portfolio Management
Laporan Tahunan 2024 37
Page 39
Page 40
Profil Perusahaan
Page 41
Highlight Laporan
Kepada Pemegang Saham Profil Perusahaan
Identitas Perusahaan
Identitas Perusahaan
Nama Perusahaan : PT POS Indonesia (Persero)
Logo : PosIND
Dasar Hukum Pendirian Usaha
Akta Notaris Sutjipto, S.H nomor : 117 tanggal 20 Juni 1995 sebagaimana
telah beberapa kali diubah terakhir dengan Akta Notaris Nomor: 5
tanggal 5 Agustus 2024 yang dibuat dan disampaikan oleh Aryanti
Artisari S.H., M.Kn. Notaris di Jakarta. Dengan status sebagai perseroan
terbatas, Perusahaan beroperasi sebagai perusahaan layanan publik
yang berorientasi laba yang juga mengedepankan tanggung jawab
sosial dan keberlanjutan lingkungan dalam operasionalnya.
Status :
Badan Usaha Milik Negara (BUMN)
Perusahaan beroperasi sebagai entitas bisnis yang berorientasi
laba, dan sebagai perusahaan layanan publik ditugaskan negara
untuk menyelenggarakan Public Service Obligation (PSO) dengan
memberikan Bantuan Operasional Layanan Pos Universal (BO LPU).
Modal Dasar :
Rp.1.500.000.000.000,00
Modal ditempatkan dan disetor penuh
Rp. 455.023.000.000,00
NPWP : 01.001.620.2-093.000
TDP : 9120405752938
Berdiri : 26 Agustus 1746
Beroperasi : 26 Agustus 1746
Telepon : (022) 421 3640
Faksimili : (022) 422 4552
E-mail : halopos@posindonesia.co.id
Website : www.posindonesia.co.id
40 Laporan Tahunan 2024
Page 42
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Tata Kelola Perusahaan Sosial dan Lingkungan
Bidang Usaha
• Usaha jasa pos dan giro termasuk jasa keuangan secara tunai maupun
berbasis giro (account);
• Usaha jasa komunikasi, jasa logistik, jasa ritel, jasa keagenan usaha jasa pos
dan giro sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
• Usaha pemanfaatan dan pengembangan sumber daya yang dimiliki untuk
menunjang kegiatan utama Perseroan.
Alamat : Jl. Banda No. 30 Bandung 40115 Jawa Barat - Indonesia
Domisili Usaha : Jl. Banda No. 30 Bandung 40115 Jawa Barat – Indonesia
Perubahan Nama Perusahaan
Sejarah panjang Pos Indonesia 1965 berganti menjadi Perusahaan
bermula ketika Kantor Pos pertama Negara Pos dan Giro (PN Pos dan Giro),
didirikan di Batavia (sekarang Jakarta) dan pada tahun 1978 berubah menjadi
oleh Gubernur Jenderal G.W Baron Perum Pos dan Giro yang sejak ini
Van Imhoff pada tanggal 26 Agustus ditegaskan sebagai badan usaha
1746 dengan tujuan untuk menjamin tunggal dalam menyelenggarakan
keamanan surat surat penduduk, dinas pos dan giropos baik untuk
terutama bagi mereka yang berdagang hubungan dalam maupun luar negeri.
dari kantor-kantor di luar Jawa serta
bagi mereka yang datang dari dan Masa-masa keemasan industri
pergi ke Negeri Belanda. Sejak itulah perposan ada di tahun-tahun 1970
pelayanan pos telah lahir mengemban hingga 1980an. Masyarakat pengguna
peran dan fungsi pelayanan kepada jasa pos sangat setia memanfaatkan
publik. layanan pos. Namun pesatnya
perkembangan teknologi informasi
Setelah Kantor Pos Batavia didirikan, dan komunikasi, perubahan gaya
maka empat tahun kemudian hidup, serta tren liberalisasi bisnis
didirikan Kantor Pos Semarang untuk jasa pos membuat PT Pos Indonesia
mengadakan perhubungan pos yang (Persero) mengalami pergeseran
teratur antara kedua tempat itu dan bisnis yang sangat signifikan. Seperti
untuk mempercepat pengirimannya. juga dialami banyak perusahaan pos
Rute perjalanan pos kala itu ialah di dunia, PT Pos Indonesia (Persero)
melalui Karawang, Cirebon dan sempat mengalami penurunan kinerja
Pekalongan. usahanya di tahun 2000–2007. Bisnis
suratpos di tahun-tahun tersebut
Pada awalnya Pos Indonesia berstatus
menurun drastis. Penggunaan pesan
Jawatan PTT (Post, Telegraph dan
singkat melalui telepon selular dan
Telephone). Badan usaha yang
internet menggantikan peran surat
dipimpin oleh seorang Kepala Jawatan
pos individu. Demikian juga persaingan
ini operasinya tidak bersifat komersial
kiriman barang dengan para
dan fungsinya lebih diarahkan
perusahaan kurir swasta membuat
untuk mengadakan pelayanan
pangsa pasar PT Pos Indonesia
publik. Dinamika di sektor pos dan
(Persero) tergerus. Keadaan tersebut
telekomunikasi berkembang begitu
memaksa PT Pos Indonesia (Persero)
cepat membuat Pos Indonesia harus
untuk berubah dan melakukan
menyesuaikan diri maka pada tahun
transformasi bisnis.
Laporan Tahunan 2024 41
Page 43
Highlight Laporan
Kepada Pemegang Saham Profil Perusahaan
Dengan berjalannya waktu, Pos bermunculannya provider payment
Indonesia kini telah mampu menunjukkan poin online bank (PPOB) berbasis
kreativitasnya dalam pengembangan aplikasi maupun web.
bidang perposan Indonesia dengan
memanfaatkan insfrastruktur jejaring Terjadi perubahan signifikan pada
yang dimilikinya yang mencapai sekitar pasar sejak 2020 sehingga Pos
24 ribu titik layanan yang menjangkau harus bergerak lebih cepat dan tepat
100 persen kota/kabupaten, hampir diantaranya:
100 persen kecamatan dan 42 persen 1. Pandemi mengakibatkan
kelurahan/desa, dan 940 lokasi penurunan ekonomi makro yang
transmigrasi terpencil dengan prinsip sangat signifikan pada tahun
inklusifitas sosial dan mendukung 2020, akibatnya sempat terjadi
pemerataan akses layanan berkelanjutan perlambatan ekonomi pada
ke seluruh pelosok negeri. Seiring banyak sektor bisnis di Indonesia
dengan perkembangan informasi, yang mempengaruhi proyeksi
komunikasi dan teknologi, jejaring Pos pertumbuhan ekonomi beberapa
Indonesia sudah memiliki 3.870 Kantor tahun ke depan.
Pos online, serta dilengkapi 23 e-mobile 2. Layanan digital semakin
pos di beberapa kota besar, 266 loket berkembang pesat akibat
extension, 13.878 agenpos kurir, 101.324 perubahan gaya hidup masyarakat
agenpos jasa keuangan (jaskug) 13.500 pasca pandemi Akibatnya, solusi
Oranger, Oranger mawar 1.166, serta terhadap berbagai permasalahan
PosAja! Drop Point 56.111. Semua titik masyarakat semakin banyak
merupakan rantai yang terhubung satu dikemas dalam bentuk digital yang
sama lain secara solid & terintegrasi. mendorong bisnis untuk semakin
Sistem Kode Pos diciptakan untuk fleksibel dalam berinovasi.
mempermudah processing kiriman pos 3. Kompetitor semakin gencar
dimana tiap jengkal daerah di Indonesia melakukan inovasi dan akuisisi.
mampu diidentifikasi dengan akurat. 4. Banyak korporasi akan mengurangi
space untuk bisnisnya pada masa
Sejak tahun 2009 hingga saat ini New Normal (Virtual Activity)
manajemen terus berbenah untuk Dampak dari New Normal setelah
membangun kompetensi perusahaan pandemic akan mempengaruhi
agar lebih adaptif terhadap perilaku dunia usaha dimana akan
perkembangan zaman. Melalui berbagai terjadi kolaborasi dan aktivitas
program transformasi internal dan secara virtual.
bisnis perusahaan. Perkembangan 5. Terganggunya kegiatan ekspor
teknologi yang semakin cepat telah dan impor akibat berkurangnya
menjadi pemicu percepatan proses kegiatan cargo udara sehingga
komunikasi sehingga lebih cepat, mendorong aktivitas melalui
praktis dan mudah. Sebagai salah satu kontainer laut. Akibat pandemic
penyedia jasa penyaluran informasi dan menyebabkan kegiatan cargo
komunikasi, industri pos juga mengalami udara banyak yang terhenti karena
dampak dari perkembangan tersebut. tidak adanya aktivitas penerbangan
Beberapa dampak yang dialami oleh antarnegara, sehingga akan lebih
perusahaan adalah terjadinya penurunan banyak ekspor dan impor melalui
volume kiriman surat serta penurunan jalur laut via kontainer.
transaksi jasa keuangan akibat banyak
42 Laporan Tahunan 2024
Page 44
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Tata Kelola Perusahaan Sosial dan Lingkungan
6. Industri Kurir, Logistik, Jasa Keuangan dan Properti telah mengalami perubahan
signifikan pada masa pandemi. Dampak dari kondisi pandemic telah merubah
tatanan perekonomian dan kebiasaan baru dari masyarakat. Selain itu, pandemi
mendorong transformasi digital yang berkelanjutan serta adaptasi bisnis yang
responsif terhadap perubahan perilaku masyarakat, sejalan dengan upaya
memperkuat sustainability perusahaan melalui inovasi teknologi hijau dan
interaksi sosial yang lebih ramah lingkungan..
7. Meningkatnya Touchless Interaction Sehingga mendorong untuk inovasi dalam
Digital Service, aktivitas new normal akan semakin didorong pada interaksi
secara digital dan hal ini akan mendorong transaksi virtual.
8. Seiring dengan pesatnya perkembangan bisnis yang memicu kepada persaingan
yang semakin kompetitif, maka PT Pos Indonesia (Persero) terus melakukan
transformasi dan melakukan perubahan landscape bisnis, sehingga tetap
dapat memiliki daya saing yang kuat untuk bersaing dengan seluruh kompetitor
bisnisnya.
Pada tahun 2024, PosIND masih melanjutkan transformasi pada 7 elemen, antara
lain:
1. Transformasi pada sektor bisnis, yang dilakukan demi meningkatkan pangsa
pasar di bidang bisnis inti, yaitu kurir, jasa keuangan dan logistik.
2. Transformasi product and channel, yang dilakukan melalui pembaruan
operasional dan layanan teknologi informasi dari semula fisik menjadi digital.
3. Transformasi proses, yaitu melakukan program transformasi proses dari
manual menjadi otomasi dengan digitalisasi dan sentralisasi proses.
4. Transformasi teknologi. yaitu untuk meningkatkan kelincahan, ketersediaan,
keandalan, dan penguatan fitur pada setiap platform yang dimiliki Pos Indonesia.
5. Transformasi sumber daya manusia (SDM), melalui program transformasi
dengan membangun SDM yang kompetitif. Selain itu, membangun kinerja yang
produktif, dengan membangun sistem manajemen karyawan.
6. Transformasi organisasi dengan memenuhi kebutuhan unit-unit bisnis sehingga
memperkuat proses penjualan dan operasional.
7. Transformasi budaya, menerapkan core values AKHLAK sebagai nilai-nilai
utama budaya perusahaan
Program Transformasi PosIND 2024
HR Transformation
Process Transformation “RESOURCES -> CAPITAL“
“MANUAL -> AUTOMATION“ Key Result :
Key Result : Create Talent Pool and Culture Transformation
Reduce Cost by Digitalization, Recruit Digital talents “BEHAVIOUR -> CHARACTER“
Automation & Centralize Key Result :
System Strengthened Solidity,
Collaboration
Business & Trusted Team
Transformation
“LOSER -> WINNER“
Key Result :
Increase Market Share
in Courier Financial &
Logistics Business
Product & Channel
Transformation
“PHYSICAL -> DIGITAL“
Key Result : Tech Transformation Organization Transformation
Create Digital Product “MACHINE -> SERVICES“ “COST -> COMMERCE“
and Seamless Omni Key Result :
Key Result :
Channel Build Customer Centric
Increase Agility,
Availability, Reliability & Organization
Robust Features
Digitalization
Laporan Tahunan 2024 43
Page 45
Highlight Laporan
Kepada Pemegang Saham Profil Perusahaan
Pada 2020 - 2024 berbagai langkah transformasi yang dijalankan Pos Indonesia
telah membuat proses bisnis dan internal terdigitalisasi sehingga layanan dan
kinerja Perusahaan semakin baik dalam menghadapi tantangan yang semakin
beragam.Komitmen PT Pos Indonesia (Persero) dalam memberi kontribusi
maksimal bagi bangsa dan negara tercermin dari peran-peran PT Pos Indonesia
(Persero) sebagai berikut:
1. PT Pos Indonesia (Persero) sebagai community center, yaitu untuk melayani
masyarakat melalui jasa-jasa yang diberikan;
2. PT Pos Indonesia (Persero) sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam
melayani masyarakat;
3. PT Pos Indonesia (Persero) sebagai perantara komunikasi antar masyarakat,
organisasi, hingga negara;
4. Menjadi salah satu infrastruktur negara, khususnya di bidang komunikasi
dan logistik.
Sebagai BUMN yang berbentuk Perseroan Terbatas maka PT Pos Indonesia
(Persero) tunduk kepada Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007 tentang
Perseroan Terbatas. Selain itu, keberadaan PT Pos Indonesia (Persero) sebagai
BUMN yang bergerak dalam layanan bisnis surat, logistik dan jasa keuangan
juga tunduk kepada berbagai peraturan perundang-undangan sebagai berikut:
1. Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN
2. Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2009 tentang Pos
Sebagai anggota Universal Postal
Union (UPU), PT Pos Indonesia
(Persero) harus memperhatikan dua
prinsip dasar dalam penyelenggaraan
layanan pos, yaitu:
1. SINGLE POSTAL TERRITORY
Berdasarkan prinsip ini, seluruh wilayah negara anggota UPU termasuk
dalam wilayah pos tunggal sehingga Indonesia dianggap sebagai bagian dari
wilayah pos tunggal yang merupakan kesatuan bagi pertukaran kiriman pos.
2. FREEDOM OF TRANSIT
Berdasarkan prinsip ini, PT Pos Indonesia (Persero) dalam kapasitasnya
sebagai operator ditugaskan dan mewakili negara, wajib menyalurkan atau
meneruskan seluruh kiriman pos negara lain dengan sarana yang paling
aman dan rute tercepat
Perubahan Nama Perusahaan
1. PTT ( Post, Telegraaf,en Telefoondienst) tahun 1875
2. Djawatan PTT (Pos, Telegrap, Telepon) pada tahun 1945;
3. Perusahaan Negara Pos dan Telekomunikasi (PN Postel) di tahun 1961
4. PN Pos & Giro di tahun 1965
5. Perum Pos dan Giro di tahun 1978.
6. PT Pos Indonesia (Persero) secara resmi digunakan pada tahun 1995.
44 Laporan Tahunan 2024
Page 46
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Tata Kelola Perusahaan Sosial dan Lingkungan
1875 POST EN TELEGRAAFDIENST
1877 UNION POSTALE UNIVERSELLE Dinas pos disatukan dengan dinas telegrap dengan status
Sejak pemerintahan kolonial dinas pos pemerintahan jawatan dengan nama POST EN TELEGRAFDIENST.
Hindia Belanda sudah berhubungan dalam pengiriman
surat dan barang secara internasional, sehingga tercatat
sebagai anggota Union Postale Universelle (UPU). 1906 PTT (Post, Telegraaf, en Telefoondienst)
Pemerintah Hindia Belanda membentuk Dinas PTT
1945 HARI BAKTI POSTEL
Pada saat pendudukan Jepang di Indonesia, jawatan PTT 1965 PN POS DAN GIRO
dikuasai oleh militer Jepang, 27 September 1945 Angkatan Muda Mengamati perkembangan zaman di mana sektor pos
PTT mengambil alih kekuasaan PTT dan secara resmi berubah dan telekomunikasi berkembang sangat pesat, maka
menjadi Jawatan PTT Republik Indonesia. Peristiwa tersebut pada tahun 1965 berganti menjadi Perusahaan Negara
diperingati menjadi Hari Bakti PTT atau Hari Bakti POSTEL. Pos dan Giro (PN Pos dan Giro).
1978 PERUSAHAAN UMUM POS DAN GIRO 1988 DANA PENSIUN POS INDONESIA
Pada tahun 1978 berubah menjadi Perusahaan Umum Pos Berdiri sebagai Badan Hukum yang menyelenggarakan
dan Giro yang sejak ini ditegaskan sebagai badan usaha Program Pensiun yaitu suatu program yang menjajikan
tunggal dalam menyelenggarakan dinas suratpos dan dinas sejumlah uang yang pembayarannya dikaitkan dengan
giropos baik untuk hubungan dalam maupun luar negeri. pencapaian usia tertentu.
1991 PT DAPENSI DWI KARYA. 1992 PT DAPENSI TRIO USAHA
Salah satu unit usaha Dapenpos yang bergerak dibidang Salah satu unit usaha Dapenpos sekaligus sebagai afiliasi
jasa layanan transportasi yang mendukung kegiatan PT Pos PT Pos Indonesia (Persero) dengan konsentrasi bisnis
Indonesia (Persero) dan perusahaan-perusahaan lainnya Business Process Outsourcing (BPO), Cleaning Service,
Security Service, Main Agent Pospay dan General Trading.
1995 PT POS INDONESIA (PERSERO) 2000 YAYASAN PENDIDIKAN BHAKTI POS INDONESIA (YPBPI)
Selama 17 tahun berstatus Perusahaan Umum. Pada tanggal (YPBPI) bernaung sacara langsung dibawah pengawasan PT
20 Juni 1995 berubah menjadi Perseroan Terbatas dengan Pos Indonesia (Persero) berdiri dibidang institusi pendidikan
nama PT Pos Indonesia (Persero). tinggi.
2001 POLITEKNIK POS INDONESIA 2012 PT POS LOGISTIK INDONESIA
Politeknik Pos Indonesia merupakan institusi yang PT Pos Logistik Indonesia berdiri dengan bidang usaha jasa
didirikan oleh YPBPI berdiri dengan bidang Perguruan transportasi, jasa pergudangan, pengiriman kargo, dan
Tinggi pada jalur Diploma III dan Diploma IV regulated agent atau agen inspeksi.
2013 PT POS PROPERTI INDONESIA 2013 SEKOLAH TINGGI ILMU MANAJEMEN LOGISTIK
PT Pos Properti Indonesia dibentuk dengan tujuan (STIMLOG)
untuk memberikan solusi bisnis dalam bidang property STIMLOG merupakan institusi yang didirikan oleh YPBPI,
development dan property management consultant. berdiri dengan bidang Perguruan Tinggi Manajemen Logistik
untuk jenjang strata-1 (S1) yang pertama di Indonesia.
2019 PT POS FINANSIAL INDONESIA
PT Bhakti Wasantara Net bertransformasi menjadi PT Pos 2021 PENATAAN DAN PENGUATAN PONDASI
Finansial Indonesia (PosFin) dengan wajah baru dengan layanan Penataan kembali dan penguatan fondasi digitalisasi
berbasis teknologi yaitu digital payment dan digital solution layanan Pos Indonesia dengan transformasi berkelanjutan
untuk merebut kembali pangsa pasar dan menjadi “Top
25 Global Operator in UPU Rank” dan “Top 3 Domestic
E-commerce Courier Provider”
Laporan Tahunan 2024 45
Page 47
Highlight Laporan
Kepada Pemegang Saham Profil Perusahaan
Products and Courier
Channel
Business
Financial
Service Agen Aggregrator
Logistics
Business
Property
Business
Ancillary
Service
Physical Channel Digital Channel
1
International Coverage
Retail Customer
NOA
232 Negara 5,4 Juta
Domestic Coverage
6.592 74.954
NOA
2 MSME’s Customer
Kecamatan Desa
6 2.214 856,7 Ribu
Regional KCP Non LPU
42 2.376 3
NOA
Coporate Customer
KCU KCP LPU
168
KC
941
Mitra LPU
207
46 Laporan Tahunan 2024
Page 48
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Tata Kelola Perusahaan Sosial dan Lingkungan
Bidang Usaha
Berdasarkan Anggaran Dasar PT Pos Hingga saat ini, PT Pos Indonesia
Indonesia (Persero) yang tercantum (Persero) melaksanakan kegiatan pos
dalam Akta Notaris Sutjipto, SH dengan bertumpu kepada tiga bisnis
nomor 117 tanggal 20 Juni 1995 yang inti yaitu layanan pengiriman surat dan
telah beberapa kali diubah terakhir paket, logistik, jasa keuangan, serta
dengan Akta Notaris Nomor: 5 tanggal bisnis pendukung yaitu bisnis teknologi
5 Agustus 2024 yang dibuat dan informasi dan bisnis ritel dan properti,
disampaikan oleh Aryanti Artisari dengan komitmen memperkuat aspek
S.H., M.Kn. Notaris di Jakarta. Dengan keberlanjutan sosial dan lingkungan
status sebagai perseroan terbatas, sebagai bagian dari strategi bisnis
Perusahaan beroperasi sebagai terpadu. Di masa depan, melalui
perusahaan layanan publik dan entitas sebaran dan luasnya jaringan yang
bisnis yang berorientasi laba. dimiliki, PT Pos Indonesia (Persero)
akan memanfaatkan jaringan tersebut
PT Pos Indonesia (Persero) senantiasa untuk mengembangkan keseluruhan
bertekad untuk terus memberikan portofolio bisnisnya, sehingga PT
pelayanan terbaik kepada masyarakat, Pos Indonesia (Persero) tidak hanya
sehingga mampu turut serta menjadi penyelenggara pos, tetapi
memajukan perekonomian nasional juga mampu bertransformasi menjadi
melalui paduan layanan yang diberikan perusahaan logistik yang terintegrasi
hingga ke seluruh pelosok negeri. dan mampu memberikan solusi.
Laporan Tahunan 2024 47
Page 49
Highlight Laporan
Kepada Pemegang Saham Profil Perusahaan
Struktur organisasi
Untuk memenuhi kebutuhan organisasi dalam bidang bisnis, keuangan
dan aset, perlu dilakukan perubahan pada Direktorat Bisnis Kurir dan
Logistik, Direktorat Operasi dan Digital Services, dan Direktorat Keuangan
dan Manajemen Resiko, serta Corporate Secretary and ESG sebagai
penguatan komitmen perusahaan dalam pengelolaan lingkungan, sosial,
dan tata kelola yang berkelanjutan. maka dengan Keputusan Dreksi PT Pos
Indonesia (PERSERO) Nomor: KD.013/DIRUT/0323 Tentang Organisasi dan
Tata Kerja, berikut Struktur organisasi yang telah diperbaharui.
Direktorat Direktorat
Direktorat
Bisnis Kurir dan Operasi dan Digital
Bisnis Jasa Keuangan
Logistik Serice
Sub Direktorat Sub Direktorat Sub Direktorat Sub Direktorat
Corporate Secretary Sub Direktorat Sub Direktorat Sub Direktorat Wholesale and Sub Direktorat
Government and Courier and Logistic International Post
and ESG Consumer Bidding Enterprise Business Retail Business International Digital Services
Corporate Business Operation Services
Business
Divisi
Divisi Divisi Divisi Divisi
Divisi Account Management Divisi Divisi Divisi
Corporate Digital Giro and Wholesale and Architecture and
Penyaluran Dana and Corporate Digital Channel PosAja! Courier Operation Operation Control
Communication Payment Solution International Project Governance
Marketing
Divisi
Divisi Divisi Divisi Divisi
Divisi Divisi Divisi Networking, Partnership Divisi
Remittance and Syariah Marketing Retail Wholesale and Digital Operation and
Legal Fronting Business Project Management and Process Operation Digital Channel
Business Business International Freight Quality Assurance
Development
Divisi
Divisi Divisi Divisi Divisi Divisi
Divisi Operation Cost
Tanggung Jawab Sosial Financial Services Modern Channel Bidding and Collection Digital System
Penjualan AgenPos Management and
dan Lingkungan Marketing Financial Services Management Implementation
Partnership
Divisi
Divisi Divisi Divisi Divisi Divisi Divisi
Solution Partnership
Regulation Payment Product Management O-Ranger Logistic Operation Digital System
Business Planning
Operation
and Performance
Management
Divisi Divisi
Divisi
Logistic Control and Network and
Kemitraan dan Solusi
Solution Infrastructure
Digital Services
Tribe
Regional
48 Laporan Tahunan 2024
Page 50
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Tata Kelola Perusahaan Sosial dan Lingkungan
Pemegang Saham
Dewan Komisaris Komite
Direktur Utama
Direktorat Direktorat Direktorat
Keuangan dan Human Capital Business Development
Manajemen Risiko Management dan Portfolio Management
Sub Direktorat Sub Direktorat Sub Direktorat Sub Direktorat Sub Direktorat Sub Direktorat
Fronting Management Sub Direktorat Sub Direktorat
Financial Operations Financial Policy and Human Capital Policy Human Capital Services Strategic Planning and Internal Audit
and Financial Risk Management Portfolio Management
Transaction Services and Business Partner Asset Management and Strategy and Business Partner Business Development
Divisi Bidang
Divisi Divisi Divisi Divisi Divisi
Divisi Divisi Corporate Strategic Kurir, Logistik, Pos
Kemitraan dan Inovasi Investment Risk Management Policy Human Capital Strategic Portfolio
Treasury and Tax Human Capital Policy Planning and Synergy International dan
Pelayanan Management and Strategy Services and Parenting
Business Layanan Pos Universal
Divisi Divisi Divisi Divisi Divisi Divisi Divisi Divisi Bidang
Operasi Pelayanan Manajemen Keuangan Financial Policy Enterprise Risk Human Capital Human Capital Corporate Transformation Bisnis Layanan
Management Strategy Development Performance Management Office Keuangan
Bidang
Divisi Divisi
Divisi Divisi Divisi Divisi Divisi Divisi Operasi Teknologi
Business Development Public Service
Operasi Jasa Keuangan Akutansi Asset Management Fraud Management Culture Management Digital Learning Center Informasi dan Digital
and Incubation Obligation
Solution
Business
Divisi Divisi Bidang
Divisi Development dan
Business Partner Human Capital Enabler (Human Capital
Customer Experience Portfolio Management
Regional Business Partner Umum dan Keuangan)
Tribe
Representative
Office International
Divisi
General Support
Laporan Tahunan 2024 49
Page 51
Highlight Laporan
Kepada Pemegang Saham Profil Perusahaan
Berdasarkan Anggaran Dasar PT Pos Indonesia (Persero) yang tercantum dalam
Akta Notaris Sutjipto, SH nomor 117 tanggal 20 Juni 1995 yang telah beberapa kali
diubah terakhir dengan Akta Notaris Nomor: 5 tanggal 5 Agustus 2024 yang dibuat
dan disampaikan oleh Aryanti Artisari S.H., M.Kn. Notaris di Jakarta. Dengan status
sebagai perseroan terbatas, Perusahaan beroperasi sebagai perusahaan layanan
publik dan entitas bisnis yang berorientasi laba.
Visi
“Menjadi postal operator, penyedia jasa kurir, logistik dan keuangan paling kompetitif”.
Misi
Bertindak efektif untuk mencapai performance terbaik.
Tujuan
Membangun bangsa yang lebih berdaya saing sejahtera.
Untuk mewujudkan visi dan misi, persyaratan utama (key words) yang perlu
dilakukan adalah:
1. Memberikan produk yang relevan sesuai kebutuhan pasar;
2. Memberikan jasa layanan yang prima;
3. Menjalankan proses bisnis secara efisien;
4. Membangun solusi teknologi informasi yang prima dan human capital yang
handal;
5. Memperkuat sistem pengendalian internal, governance, dan manajemen risiko
untuk mencapai tingkat kematangan yang memadai untuk mengamankan
pencapaian tujuan perusahaan.
OBJEKTIF STRATEGIS
Objektif Strategis dibagi menjadi dua kategori yaitu objektif strategis “primary”dan
objektif strategis “secondary” sebagai berikut :
Primary : “Top 25 Global Operator in UPU Rank”
Secondary : “Top 3 Domestic E-commerce Courier Provider”
50 Laporan Tahunan 2024
Page 52
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Tata Kelola Perusahaan Sosial dan Lingkungan
Budaya Perusahaan
Budaya perusahaan adalah karakter dan kepribadian dari Perusahaan. Budaya
perusahaan juga merupakan ringkasan dari nilai–nilai perusahaan, tradisi,
interaksi, sikap dan perilaku dari setiap Insan Pos Indonesia. Untuk mendorong
kinerja yang positif maka budaya perusahaan haruslah selaras dengan strategi
dan kepemimpinan. Untuk mendukung terwujudnya visi, misi tujuan dan strategi
bisnis, Pos Indonesia telah menetapkan AKHLAK sebagai nilai utama Budaya
Perusahaan.
Amanah
Memegang teguh kepercayaan yang diberikan
Kompeten
Terus belajar mengembangkan kapabilitas
Harmonis
Saling peduli dan menghargai perbedaan
Loyal
Berdedikasi & mengutamakan kepentingan
bangsa dan negara
Adaptif
Terus berinovasi dan antusias dalam
menggerakan ataupun menghadapi perubahan
Kolaboratif
Membangun kerjasama yang sinergis
Kami bekerja secara amanah dan kompeten, dengan
membangun hubungan yang harmonis dan sikap
loyal, menjalankan bisnis secara adaptif, serta
mengembangkan kerjasama kolaboratif.
Laporan Tahunan 2024 51
Page 53
Highlight Laporan
Kepada Pemegang Saham Profil Perusahaan
Nilai-nilai AKHLAK
Selanjutnya diinternalisasikan dan dilaksanakan oleh setiap insan Pos
Indonesia sehingga menjadi budaya kerja, diintegrasikan ke dalam sistem dan
prosedur yang berlaku, dan menjadi dasar pembentukan karakter Sumber
Daya Manusia di PT Pos Indonesia.
1. Memenuhi janji dan komitmen.
2. Bertanggung jawab atas tugas, keputusan, dan tindakan yang dilakukan.
3. Berpegang teguh kepada nilai moral dan etika.
4. Meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab tantangan yang selalu
berubah.
5. Membantu orang lain belajar.
6. Menyelesaikan tugas dengan kualitas terbaik.
7. Menghargai setiap orang apapun latar belakangnya.
8. Suka menolong orang lain.
9. Membangun lingkungan kerja yang kondusif.
10. Menjaga nama baik sesama karyawan, pimpinan, BUMN, dan Negara.
11. Rela berkorban untuk mencapai tujuan yang lebih besar.
12. Patuh kepada pimpinan sepanjang tidak bertentangan dengan hukum
dan etika.
13. Cepat menyesuaikan diri untuk menjadi lebih baik.
14. Terus-menerus melakukan perbaikan mengikuti perkembangan
teknologi.
15. Bertindak proaktif.
16. Memberi kesempatan kepada berbagai pihak untuk berkontribusi.
17. Terbuka dalam bekerja sama untuk menghasilkan nilai tambah.
18. Menggerakkan pemanfaatan berbagai sumber daya untuk tujuan
bersama.
52 Laporan Tahunan 2024
Page 54
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Tata Kelola Perusahaan Sosial dan Lingkungan
Parenting system - srategic control
Pengembangan organisasi perusahaan semuanya dapat menghabiskan waktu
sangatlah diperlukan untuk mendukung yang berharga. Keputusan instant yang
bisnis supaya tetap bertahan dan sebagian besar didasarkan pada intuisi
berkembang. Ambidextrous – sebuah mungkin modis tetapi dapat berakibat
organisasi yang secara bersamaan serius. Di sisi lain, pemimpin perlu
mampu mengeksploitasi masa menjadi pendengar yang baik. Kita
kini dan menciptakan masa depan. tidak akan pernah bisa memprediksi
Saat ini, tampaknya ada kebutuhan di mana kabar baik (atau kabar buruk,
mendesak bagi para pemimpin yang dalam hal ini) akan muncul. Yang lebih
ambidextrous. Para pemimpin saat ini sulit diprediksi adalah dampak waktu
berada di bawah tekanan besar untuk terhadap cara seorang pemimpin
berprestasi. Orientasi jangka pendek merespons berita.
meresap, dan tampaknya tidak ada
yang punya waktu untuk memikirkan Induk memiliki kontrol yang ketat
jangka panjang. Di satu sisi, para terhadap strategi bisnis anak
pemimpin harus tegas – tentang segala perusahaan & afiliasi agar tetap inline
hal mulai dari gangguan, keragaman, dengan strategi korporat. Oleh karena
hingga pelecehan seksual. Jika itu, direktur yang terkait langsung
melihat model pengambilan keputusan dengan bisnis anak perusahaan &
klasik, mereka memiliki banyak layanan afiliasi ditunjuk sebagai
langkah yang terlibat. Mengumpulkan komisaris anak perusahaan
informasi, menganalisis alternatif,
dan memikirkan konsekuensinya
Direktur Teknis
Anak
Afiliasi Regional
Perusahaan
Laporan Tahunan 2024 53
Page 55
Highlight Laporan
Kepada Pemegang Saham Profil Perusahaan
Parenting Strategy
PT Pos Indonesia (Persero) menentukan parenting strategy dengan pilihan
Strategic Control. Pilihan strategi yang mengutamakan hubungan induk dengan
anak :
1. Strategic control dengan memberikan otonomi dan otoritas korporasi.
2. Mekanisme control dengan score card company performance
3. Membuka opportunity kolaborasi optimasi resources dan economies of scale
4. Sinergi Business lebih flesxible dan focus.
5. Pengembangan Korporasi dengan inorganic.
Strategic Control
• Filosofi Strategis
Sinergi dan Kompetensi inti
• Peran Holding
Menentukan strategi anak perusahaan berbasis potensi sinergi dan
kompetensi antar anak perusahaan
• Peran Anak Perusahaan
Fokus di eksekusi operasional memberi masukan untuk strategi usaha
• Ekosistem Bisnis Low Similiar Businesses
• Metode Kendali
Corporate Scorecard yang komprehensif
Makna logo
POS Diambil dari “Pos Indonesia”, membawa
aspirasi perusahaan untuk menjadi solusi layanan
logistik yang terintegrasi dan efisien.
IND Singkatan dari Integrated National Distribution.
Kata “Integrated” mencerminkan sinergi dan kerja
sama; “National Distribution” sebagai cerminan
komitmen dan dedikasi untuk melayani berbagai
kebutuhan logistik negara.
Merupakan deskripsi merek,
sebagai penguat identitas dan tujuan perusahaan
serta statement bahwa ini adalah Logistik Indonesia
54 Laporan Tahunan 2024
Page 56
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Tata Kelola Perusahaan Sosial dan Lingkungan
DEWAN KOMISARIS
Berdasarkan Keputusan Menteri BUMN susunan Dewan Komisaris PT Pos
Indonesia (Persero) adalah sebagai berikut :
Nama Jabatan SK Menteri
Rhenald Kasali Komisaris Utama SK-223/MBU/07/2021
Gunawan Hutagalung Komisaris SK-231/MBU/10/2022
Robben Rico Komisaris SK-85/MBU/04/2023
I Gde Made Kartikajaya Komisaris SK-14/MBU/01/2024
Muhammad Budi Djatmiko Komisaris Independen SK-176/MBU/07/2024
Fauzi Baadilla Komisaris Independen SK-176/MBU/07/2024
Laporan Tahunan 2024 55
Page 57
Highlight Laporan
Kepada Pemegang Saham Profil Perusahaan
Lahir : Jakarta, 13 Agustus 1960
Usia : 64 Tahun
Kebangsaan : Indonesia
Domisili : Jakarta, Indonesia
Jabatan dan Dasar Penunjukan
Menjabat sebagai Komisaris Utama PT Pos
Indonesia (Persero) sejak 02 Juli 2021 berdasarkan
SK-223/MBU/07/2021
Rhenald Kasali
Komisaris Utama
Pendidikan
• S1 Universitas Indonesia, Fakultas Ekonomi & Bisnis, 1985
• S2 University of Illinois at Urbana & Champaign, USA, Faculty of Business
Adminitration/MS, 1993
• S3 University of Illinois at Urbana & Champaign, USA, Faculty of Consumer
Economics/Ph.D, 1998
Perjalanan Karir
• Director PT Djemat, Samhani & Partners, 1986-1988
• Kepala Bagian Publikasi & Data Lembaga Manajemen FEUI, 1998-1992
• PLH Kepala Badan Pengembangan Ekspor Nasional, 2005-2006
• Komisaris PT Kemenangan Jaya, 2000- 2007
• Komisaris PT Radio Smart FM, 2002- 2009
• Pengajar Sespim dan Sespimti POLRI, 2000-sekarang
• Komisaris PT Dirgantara Indonesia, 2003- 2006
• Komisaris Independen PT Indofarma, Tbk, 2003-2006
• Yayasan Rumah Perubahan, 2007-sekarang
• Komisaris Independen PT Indomobil Finance Indonesia, 2004-2009
• Wakil Ketua, Tim Independen Reformasi Birokrasi dan Penataan Organisasi
Pemerintahan RI di bawah pimpinan Wapres & Kementerian PAN RB,
2015-Sekarang
• Komisaris Utama PT. Angkasa Pura II (Persero), 2015-2019
• Komisaris Utama PT. Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk, 2019 -2021
Rangkap Jabatan
Tidak memliki rangkap jabatan di instansi, lembaga, atau perusahaan selain PT Pos
Indonesia (Persero).
56 Laporan Tahunan 2024
Page 58
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Tata Kelola Perusahaan Sosial dan Lingkungan
Lahir : Tarutung, 19 Agustus 1975
Usia : 49 tahun
Kebangsaan : Indonesia
Domisili : Tangerang, Indonesia
Jabatan dan Dasar Penunjukan
Menjabat sebagai Komisaris PT Pos
Indonesia (Persero) sejak 19 Oktober 2022
berdasarkan SK-231/MBU/10/2022.
Gunawan Hutagalung
Komisaris
Pendidikan
• Sarjana Teknik Informatika, STT Telkom, Bandung, 1998
• Magister Teknik Elektro, Universitas Indonesia, 2007
Perjalanan Karir
• Kasi Tarif Telekomunikasi di Direktorat Telekomunikasi, Ditjen Postel,
Kemenkominfo, 2006-2011
• Koordinator Lelang Desa Berdering di Direktorat Telekomunikasi, Ditjen Postel,
Kemenkominfo 2009
• Kasi Penerapan Teknologi Telekomunikasi di Direktorat Telekomunikasi, Ditjen
PPI, Kemenkominfo, 2011 - 2016
• Kasubdit Telekomunikasi Khusus dan Kelayakan Penyelenggaraan Telekomunikasi
di Direktorat Telekomunikasi, Ditjen PPI, Kemenkominfo, 2016-2018
• Kasubdit Jasa Telekomunikasi/Analis Kebijakan Ahli Madya/Koordinator Jasa
Telekomunikasi di Direktorat Telekomunikasi, Ditjen PPI, Kemenkominfo, 2018 -
2021
• Anggota Komite Auditee Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi
(BAKTI) di BAKTI, Kemenkominfo, 2019 - Sekarang
• Direktur Pengendalian Pos dan Informatika di Direktorat Pengendalian Pos dan
Informatika, Ditjen PPI, Kemenkominfo 2021 - 5 Januari 2023
• Plt. Direktur Pengendalian Pos dan Informatika, di Direktorat Pengendalian Pos
dan Informatika, Ditjen PPI, Kemenkominfo 6 Januari 2023 - Sekarang
• Direktur Pos di Direktorat Pos, Ditjen PPI, Kemenkominfo 6 Januari 2023 - Sekarang
Rangkap Jabatan
Merangkap jabatan sebagai Direktur Pos, Direktorat Jenderal Penyelenggaraan
Pos dan Informatika (Ditjen PPI), Kemkominfo dan Plt. Direktur Pengendalian Pos
dan Informatika, Ditjen PPI, Kemenkominfo
Laporan Tahunan 2024 57
Page 59
Highlight Laporan
Kepada Pemegang Saham Profil Perusahaan
Lahir : Tabanan, 11 Desember 1966
Usia : 58 Tahun
Kebangsaan : Indonesia
Domisili : Depok, Indonesia
Jabatan dan Dasar Penunjukan
Menjabat sebagai Komisaris PT Pos Indonesia
(Persero) sejak 18 januari 2024 berdasarkan
SK-14/MBU/01/2024
I Gde Made Kartikajaya
Komisaris
Pendidikan
• S1 Manajemen Keuangan, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi, Jayanegara, Malang, 1986
• S2 Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Daerah pada Universitas Sumatera
Utara, 1996
• S2 Manajemen Institut Megister Manajemen Indonesia, 2007
• S2 Administrasi Publik Universitas Medan Area, 2009
• S3 Ekonomi Universitas Borobudur, 2017
Perjalanan Karir
• CO. Badan Koordinasi Intelijen Negara (BAKIN) (1995)
• Kasubdit Ekonomi BIN (2011)
• Dosen Pengajar pada Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) (2014)
• Direktur Ekonomi BIN (2015)
• Deputi Intelijen Ekonomi BIN (2019 – sekarang)
• Komisaris PT Waskita Karya (Persero) Tbk (2022 – 2023)
Rangkap Jabatan
Deputi Intelijen Ekonomi BIN
58 Laporan Tahunan 2024
Page 60
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Tata Kelola Perusahaan Sosial dan Lingkungan
Lahir : Madiun, 13 September 1980
Usia : 44 Tahun
Kebangsaan : Indonesia
Domisili : Surabaya, Indonesia
Jabatan dan Dasar Penunjukan
Menjabat sebagai Komisaris PT Pos
Indonesia (Persero) sejak 13 April 2023
berdasarkan SK-85/MBU/06/2023.
Robben Rico
Komisaris
Pendidikan
• DIII LLAJ STTD Bekasi, 2002
• S1 Ilmu Hukum Universitas Merdeka Surabaya, 2005
• S1 Teknik Sipil, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, 2008
• S2 Ilmu Administrasi Universitas DR. Soetomo, 2018
• S3 Ekonomi dan Bisnis Universitas Trisakti, 2023
Perjalanan Karir
• Kepala Seksi Manajemen Lalu Lintas Bidang Lalu Lintas, Dishub Kota Surabaya,
2010 - 2017
• Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Surabaya, Dishub Kota Surabaya, 2017 - 2018
• Kepala Bagian Administrasi Pembangunan, Setda Kota Surabaya, 2018 - 2019
• (Plt) Kepala Bagian Administrasi Perekonomian , Bagian Administrasi Perekonomian
Setda Kota Surabaya, 2019
• (Plt) Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan
Tata Ruang Kota Surabaya, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman,
Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Surabaya, 2019 - 2020
• Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata
Ruang Kota Surabaya, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta
Karya dan Tata Ruang Kota Surabaya, 2020 - 2021
• Sekretaris Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial, Sekretariat
Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial, 2021 – 2022
• (Plt) Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial, Direktorat Jenderal
Perlindungan dan Jaminan Sosial, 2022 – 2023
• Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial, Direktorat Jenderal
Perlindungan dan Jaminan Sosial, 2023
Rangkap Jabatan
Sekretaris Jenderal Kementrian Sosial Republik Indonesia
Laporan Tahunan 2024 59
Page 61
Highlight Laporan
Kepada Pemegang Saham Profil Perusahaan
Lahir : Brebes, 16 September 1964
Usia : 60 Tahun
Kebangsaan : Indonesia
Domisili : Bandung, Indonesia
Menjabat sebagai Komisaris Independen
PT Pos Indonesia (Persero) sejak 16 Juli
2024 berdasarkan SK-176/MBU/07/2024.
Muhammad Budi Djatmiko
Komisaris Independen
Pendidikan
• S1 Manajemen Universitas Terbuka 1987
• S1 Statistik Universitas Terbuka 1987
• S1 Teknik Manajemen Industri 1987
• S1 Matematika Institut Teknologi Bandung 1987
• S2 Administrasi Bisnis universitas Padjadjaran 2000
• S2 Ekonomi Islam Universitas Negeri Sunan Gunung Djati 2010
• S3 Ekonomi Pembangunan Universitas Indonesia 2004
• S3 Manajemen Stratejik Universitas Padjadjaran 2004
Perjalanan Karir
• Pengurus KADIN Jawa Barat 1988 – 1991
• Pengurus GAPENSI Kota Bandung 1989 – 1992
• Komisaris Utama PT Kualitas Nasional Indonesia 1990 – 2005
• Ketua dan Pembina Rumah Yatim dan Tafizh Quran Madani 1997 – sekarang
• Direktur Utama PT Hafara Indonesia 1999 – 2005
• Guru Besar Bidang Inovasi Pemerintah China 2005 – 2005
• Ketua APTISI Jawa Barat 2012 – 2014
• Komisaris Utama PT Edu Sarana Informatika 2013 – sekarang
• Dewan Pembina ICMI Jawa Barat 2022 – sekarang
Rangkap Jabatan
Ketua dan Pembina Rumah Yatim dan Tafizh Quran Madani, Komisaris Utama PT
Edu Sarana Informatika, Dewan Pembina ICMI Jawa Barat
60 Laporan Tahunan 2024
Page 62
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Tata Kelola Perusahaan Sosial dan Lingkungan
Lahir : Cairo, 25 September 1979
Usia : 45 Tahun
Kebangsaan : Indonesia
Domisili : Jakarta, Indonesia
Menjabat sebagai Komisaris Independen
PT Pos Indonesia (Persero) sejak 16 Juli
2024 berdasarkan SK-176/MBU/07/2024.
Fauzi Baadilla
Komisaris Independen
Pendidikan
• S1 Teknik Informatika Bina Mulya 2004
Perjalanan Karir
• TV Presenter 2000 – 2023
• Aktor 2000 – sekarang
• Produser film 2011 – sekarang
• Consultant Director 2018 – sekarang
• Aktivis Kemanusiaan 2018 – sekarang
• Koordinator Nasional Relawan 2023 – 2024
Rangkap Jabatan
Tidak memliki rangkap jabatan di instansi, lembaga, atau perusahaan selain PT
Pos Indonesia (Persero).
Laporan Tahunan 2024 61
Page 63
Highlight Laporan
Kepada Pemegang Saham Profil Perusahaan
Dewan Direksi
Berdasarkan Keputusan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara selaku Rapat
Umum Pemegang Saham Perusahaan Perseroan PT Pos Indonesia (Persero),
tanggal 23 Desember 2020 nomor: SK-301/MBU/09/2020, tanggal 18 Maret 2021
nomor: SK-91/MBU/03/2021, tanggal 16 April 2022 nomor: 97/DEKOM/0422,
tanggal 25 Juli 2022 nomor: 192/DEKOM/0722, tanggal 19 Oktober 2022 nomor:
SK-230/MBU/10/2022, dan tangga 21 September 2023 SK-260/MBU/09/2023
tentang Pemberhentian, Pengalihan Tugas dan Pengangkatan Anggota-anggota
Direksi Perusahaan Perseroan PT Pos Indonesia (Persero), susunan jabatan
sebagai berikut:
Nama Jabatan
Faizal Rochmad Djoemadi Direktur Utama
Tonggo Marbun Direktur Bisnis Kurir dan Logistik
Hariadi Direktur Operasi dan Digital Services
Endy Pattia Rahmadi Abdurrahman Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko
Haris Direktur Bisnis Jasa Keuangan
Direktur Business Development dan Portfolio
Prasabri Pesti
Management
Asih Kurniasari Komar Direktur Human Capital Management
62 Laporan Tahunan 2024
Page 64
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Tata Kelola Perusahaan Sosial dan Lingkungan
Lahir : Blitar, 12 Desember 1967
Usia : 57 Tahun
Kebangsaan : Indonesia
Domisili : Jakarta, Indonesia
Jabatan dan Dasar Penunjukan
Menjabat sebagai Direktur Utama PT Pos Indonesia
(Persero) sejak 23 September 2020 berdasarkan
SK-301/MBU/09/2020
Faizal Rochmad Djoemadi
Direktur Utama
Pendidikan
• Bachelor of Electrical Eng. - Telecommunication, Sepuluh Nopember Institute
of Technology(ITS), Surabaya – Indonesia, 1991
• Master of Electrical Engineering, University of Saskatchewan, Saskatoon,
Saskatchewan - Canada, 1998
• Doctor of Management, Brawijaya University, Malang – Indonesia, 2019
Perjalanan Karir
• President Director - TELIN (2016-2019)
• EVP Wholesale Service Division - Telkom Indonesia (2015-2016)
• Board of Commisioner - Patrakom (2013-2015)
• Board of Commisioner - Mitratel (2015-2019)
• BoD Chairman - TELIN Singapore, Hongkong & Australia (2016-2019)
• BoC Chairman - Metranet (2019-2020)
• BoC Chairman - Telkom Sigma (2019-2020)
• Chief of Digital Business & Innovation Officer - Telkom Indonesia (2019-2020)
Rangkap Jabatan
Saat ini tidak memiliki rangkap jabatan di instansi atau perusahaan manapun
selain di PT Pos Indonesia (Persero).
Laporan Tahunan 2024 63
Page 65
Highlight Laporan
Kepada Pemegang Saham Profil Perusahaan
Lahir : Jakarta, 20 Desember 1970
Usia : 54 Tahun
Kebangsaan : Indonesia
Domisili : Jakarta, Indonesia
Jabatan dan Dasar Penunjukan
Menjabat sebagai Direktur Bisnis Kurir dan
Logistik PT Pos Indonesia (Persero) sejak
21 September 2023 berdasarkan SK-260/
MBU/09/2023.
Tonggo Marbun
Direktur Bisnis Kurir dan Logistik
Pendidikan
• IKIP, Jakarta (1994)
• Talent Management & Succession Planning, Asia Business Forum,
Kualalumpur, Malaysia (2003)
• Leadership for Senior Manager, INSEAD (France) The Business School for
the World, Jakarta(2008)
• Great Leadership Program Cohort 2 Modul 1 & 2, IESE Business School,
Jakarta & Madrid, Spanyol (2018)
• Great Leadership Program Cohort 2 Modul 3 & 4, IESE Business School,
Jakarta & Silicon Valley San Fransisco, Amerika Serikat (2019)
Perjalanan Karir
• VP ERO Government Relation PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2018)
• SVP Government, Project Head PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2019-2020)
• Komisaris PT Sumberdaya Andalan Mandiri (MPRO), 2020
• VP Human Capital Engagement PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2020)
• Direktur SDM &Umum PT Pos Indonesia (Persero) (2020 - 2023)
Rangkap Jabatan
Saat ini tidak memiliki rangkap jabatan di instansi atau perusahaan manapun
selain di PT Pos Indonesia (Persero)
64 Laporan Tahunan 2024
Page 66
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Tata Kelola Perusahaan Sosial dan Lingkungan
Lahir : Duri, 05 Oktober 1979
Usia : 45 Tahun
Kebangsaan : Indonesia
Domisili : Jakarta, Indonesia
Jabatan dan Dasar Penunjukan
Menjabat sebagai Direktur Operasi dan Digital
Service PT Pos Indonesia (Persero) sejak 19
Oktober 2022 berdasarkan SK-230/MBU/10/2022
Hariadi
Direktur Operasi dan Digital Service
Pendidikan
• S1 Fakutas Teknik Industri, Institut Teknologi Bandung, 2002
• Master of Science (M.Sc) Universitas Duisburg – Essen (Gerhard Mercator
Universitat Duisburg) Departement of Mechanical Engineering, Specialization
in Production and Logistics (2006)
Perjalanan Karir
• Head of Strategy & Revenue Management Executive Assistant Managing
Director, DHL Global Forwarding ( 2007 – 2010)
• Director of Contract Logistics - Logistics Management Services; Director of
Oil & Energy - Industrial Project; Director of Domestic Freight; Board Member,
DHL Global Forwarding (2011 – 2015)
• Director of Industrial Project : Board Member, DHL Global Forwarding (2015
– 2017)
• Country Head – Indonesia, Director Representative for PT Quantium Solutions
Logistics Indonesia, a member of The Singapore Pos Group of Companies
(2017 – 2020)
Rangkap Jabatan
Saat ini tidak memiliki rangkap jabatan di instansi atau perusahaan manapun
selain di PT Pos Indonesia (Persero)
Laporan Tahunan 2024 65
Page 67
Highlight Laporan
Kepada Pemegang Saham Profil Perusahaan
Lahir : Palembang, 03 Januari 1963
Usia : 61 Tahun
Kebangsaan : Indonesia
Domisili : Jakarta, Indonesia
Jabatan dan Dasar Penunjukan
Menjabat sebagai Direktur Keuangan dan
Manajemen Risiko PT Pos Indonesia (Persero)
sejak 18 Maret 2021 Berdasarkan SK-91/
MBU/03/2021
Endy Pattia Rahmadi Abdurrahman
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko
Pendidikan
• S1 Teknik Mesin, Roger William College Rhode island, Amerika Serikat (1984)
• S1 Teknik Mesin, Boston University, Amerika Serikat (1988)
• S2 Master of Business Administration, South New Hampshire University,
Amerika Serikat (1989)
Perjalanan Karir
• Credit and Operational Risk Director, Bank Ekonomi Raharja (2011-2014)
• Direktur Utama and CEO, PT Bank Muamalat Indonesia TBK (2014-2017)
• Komisaris Independen. PT Zurich Topaz Life Indonesia (2018)
• Komisaris Independen, FinAccel Indonesia (Kredivo) (2019)
• Komisaris Independen, PT Asuransi Adira DInamika Tbk (2020)
Rangkap Jabatan
Saat ini tidak memiliki rangkap jabatan di instansi atau perusahaan manapun
selain di PT Pos Indonesia (Persero).
66 Laporan Tahunan 2024
Page 68
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Tata Kelola Perusahaan Sosial dan Lingkungan
Lahir : Medan, 21 November 1967
Usia : 57 Tahun
Kebangsaan : Indonesia
Domisili : Jakarta, Indonesia
Jabatan dan Dasar Penunjukan
Menjabat Direktur Bisnis Jasa Keuangan
berdasarkan Surat Keputusan Menteri Badan
Usaha Milik Negara Selaku Rapat Umum Pemegang
Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pos
Indonesia Nomor: SK-230/MBU/10/2022 tanggal 19
Oktober 2022
Haris
Direktur Bisnis Jasa Keuangan
Pendidikan
• Bachelor’s degree, Keuangan, Universitas Sumatera Utara, 1988.
• Bachelor of Social Sciences, Administrasi Negara, STIA LPPN Padang, 2002.
• Magister Management, Administrasi Bisnis, Universitas Sumatera Utara,
2012.
Perjalanan Karir
• Manajer Pengembangan Usaha, 2005-2006
• Manajer Produk Keuangan Ritel dan Filateli, 2006-2009
• Manajer Pelatihan, SDM, 2012-2014
• Manajer Job Management, 2014-2015
• Manajer Pengembangan Karir, 2015-2016
• Manajer Pengelolaan Karir dan Assesmen, 2016-2017
• Vice President Pelatihan dan Pengembangan, 2017-2018
• Vice President Penyaluran Dana dan Kemitraan Perbankan, 2018-2021
• SVP Sales and Marketing Financial Service, 2021-2022
Rangkap Jabatan
Saat ini tidak memiliki rangkap jabatan di instansi atau perusahaan manapun
selain di PT Pos Indonesia (Persero).
Laporan Tahunan 2024 67
Page 69
Highlight Laporan
Kepada Pemegang Saham Profil Perusahaan
Lahir : Lampung, 11 September 1971
Usia : 53 Tahun
Kebangsaan : Indonesia
Domisili : Jakarta, Indonesia
Jabatan dan Dasar Penunjukan
Menjabat sebagai Direktur Business
Development dan Portfolio Management PT
Pos Indonesia (Persero) sejak 19 Oktober 2022
berdasarkan SK-230/MBU/10/2022
Prasabri Pesti
Direktur Business Development dan Portfolio Management
Pendidikan
• S1 Elektro Umum, STT Telkom, Bandung, Indonesia (1996)
• S2 Magister Manajemen, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia
(2009)
• S3 Doktor Ilmu Manajemen, Universitas Padjadjaran, Bandung, Indonesia
(2020)
Perjalanan Karir
• Dewan Komisaris, PT Finnet Indonesia (2014-2015)
• Executive General Manager Telkom Regional II, PT Telekomunikasi Indonesia,
Tbk (2014-2015)
• Dewan Komisaris, PT Telkom Akses (2015-2016)
• Executive Vice President Telkom Regional II, PT Telekomunikasi Indonesia,
Tbk (2015-2016)
• Direktur Utama, PT PINS Indonesia (2016-2017)
• Dewan Komisaris, PT Tiphone Mobile Indonesia, Tbk (2016-2017)
• Coordinator Group of Faculty Member, Telkom Corporate University (2017-
2019)
• Head of Digital Vertical Ecosystem - Direktorat Digital Business, PT
Telekomunikasi Indonesia, Tbk (2019-2022)
Rangkap Jabatan
Saat ini tidak memiliki rangkap jabatan di instansi atau perusahaan manapun
selain di PT Pos Indonesia (Persero)
68 Laporan Tahunan 2024
Page 70
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Tata Kelola Perusahaan Sosial dan Lingkungan
Lahir : Sukabumi, 29 Januari 1970
Usia : 55 Tahun
Kebangsaan : Indonesia
Domisili : Bandung
Jabatan dan Dasar Penunjukan
Menjabat sebagai Direktur Human Capital
Management PT Pos Indonesia (Persero) Sejak
21 September 2023 berdasarkan SK-260/
MBU/09/2023
Asih Kurniasari Komar
Direktur Human Capital Management
Pendidikan
• S1 Akuntansi , Universitas Padjadjaran Bandung 1993
• S2 Magister Akuntansi, Universitas Padjadjaran Bandung 2004
Perjalanan Karir
• Vice President Manajemen Keuangan PT Pos Indonesia (Persero) (2018-2021)
• Vice President Akuntansi PT Pos Indonesia (Persero) (2021-2022)
• Senior Vice President Financial Operations and Business Partner PT Pos
Indonesia (Persero) (2022-2023)
Rangkap Jabatan
Saat ini tidak memiliki rangkap jabatan di instansi atau perusahaan manapun
selain di PT Pos Indonesia (Persero)
Laporan Tahunan 2024 69
Page 71
Highlight Laporan
Kepada Pemegang Saham Profil Perusahaan
SUMBER DAYA MANUSIA
Salah satu aset perusahaan yang Program peningkatan kompetensi
akan menentukan keberhasilan dan tetap dilakukan di tengah suasana
keberlangsungan jalannya perusahaan pandemi seperti saat ini tentunya
adalah sumber daya manusia. Sumber dengan metode pembelajaran yang
daya manusia yang handal, profesional menyesuaikan dengan situasi dan
dan berintegritas tinggi merupakan kondisi saat ini. Sistem Manajemen
sumber daya yang diinginkan oleh Kinerja Individu (SMKI) yang digunakan
setiap perusahaan. Untuk menciptakan pada tahun-tahun sebelumnya mulai
sumber daya manusia yang sesuai tahun 2023 akan digantikan dengan
dengan harapan perusahaan tentunya Objective Key Result (OKR) untuk
dimulai dari proses rekrutmen yang menjamin penilaian yang objektif
tepat, dilanjutkan dengan proses dan terukur. Selain itu lingkungan
pembelajaran/training yang dapat kerja yang kondusif dan harmonis
menjadi bekal untuk terjun di lapangan dapat meningkatkan produktivitas
serta untuk kedepannya diperlukan karyawan. Sinergi yang bagus antara
program-program untuk peningkatan Serikat Pekerja dan manajemen salah
kompetensi sumber daya manusia satunya ditandai dengan pertemuan
yang mampu meningkatkan performa secara berkala antara Manajemen
perusahaan. dan Serikat Pekerja ditengarai mampu
menciptakan hubungan industrial yang
harmonis.
Komposisi SDM Pos Indonesia pada 2024
PUSAT
REGIONAL UPT
2024 2023
1.956 282 11.925
1.612 289 10.321
70 Laporan Tahunan 2024
Page 72
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Tata Kelola Perusahaan Sosial dan Lingkungan
Berdasarkan Tingkat Pendidikan, Usia dan Masa Kerja
S.D TRIWULAN IV S.D TRIWULAN IV GROWTH
BERDASARKAN PENDIDIKAN
2024 2023 (%)
S3 3 7 (57)
S2 161 166 (3)
S1 3.323 3.384 (2)
DIPLOMA 1.882 1.895 (1)
SMA 8.346 9.690 (14)
SMP 316 473 (33)
SD 16 33 (52)
JUMLAH 14.047 15.648 (10)
S.D TRIWULAN IV S.D TRIWULAN IV GROWTH
BERDASARKAN USIA
2024 2023 (%)
> 51 3.595 4.570 (21)
45-50 1.922 2.113 (9)
40-44 2.354 2.175 8
35-39 3.384 3.375 0
30-34 2.178 2.694 (19)
25-29 437 602 (27)
< = 24 177 119 49
JUMLAH 14.047 15.648 (10)
S.D TRIWULAN IV S.D TRIWULAN IV GROWTH
BERDASARKAN MASA KERJA
2024 2023 (%)
>31 Th 2.660 3.242 (18)
26 Th - 30 Th 638 1.282 (50)
21 Th - 25 Th 1.669 1.881 (11)
16 Th - 20 Th 175 167 5
11 Th - 15 Th 1.841 1.255 47
6 Th - 10 Th 6.498 7.319 (11)
0 Th - 5 Th 566 502 13
JUMLAH 14.047 15.648 (10)
Laporan Tahunan 2024 71
Page 73
Highlight Laporan
Kepada Pemegang Saham Profil Perusahaan
Susunan pegawai kontrak tergambar pada tabel berikut:
S.D TRIWULAN IV S.D TRIWULAN IV Growth
NO STATUS PEKERJA
2024 2023 (%)
1 Tenaga Alih Daya (TAD) 13 100 (87)
Tenaga Kerja Kontrak Layanan
2 198 - 100
Pos Universal (TKK LPU)
Tenaga Kerja KOntrak Waktu
3 129 196 (34)
Tertentu (TKKWT)
4 Pekerja Harian Lepas (PHL) 148 67 121
Tenaga Kerja Profesional
5 29 28 4
Perusahaan (TKPP)
6 Talent Mobility (TM) 1 1 -
JUMLAH 518 392 32
Tahun 2024 jumlah TKK berjumlah 518 orang sedangkan untuk tenaga Oranger
secara keseluruhan berjumlah 18.133 orang yang terdiri dari Oranger Loket
1.724 orang, Oranger Mobile 7.912 orang, Oranger Mawar 1.390 orang, Drop Point
45.723 titik, Oranger Antaran 5.172 orang, Oranger Antaran LPU 1.354 orang, dan
Oranger Pick up 581 orang.
KEIKUTSERTAAN DALAM PROGRAM PENGEMBANGAN KOMPETENSI
BPJS KESEHATAN KARYAWAN
Sejak adanya program wajib BPJS bagi Program peningkatan kompetensi
perusahaan-perusahaan termasuk berupa pelatihan internal maupun
BUMN di Indonesia, PT Pos Indonesia eksternal tetap dilakukan di
(Persero) sdh mendaftarkan diri tengah suasana pandemi seperti
dalam Program Jaminan Kesehatan - saat ini tentunya dengan metode
BPJS Kesehatan tersebut. Menunjuk pembelajaran yang menyesuaikan
pada Surat Edaran Meneg BUMN dengan situasi dan kondisi saat
tanggal 11 Oktober 2017 Nomor: SE- ini. SDM Pos Indonesia terdiri dari
06/MBU/10/2017 tentang Kepesertaan berbagai jenjang pendidikan dan usia
BUMN dalam Program BPJS, dengan ini yang didukung program peningkatan
disampaikan bahwa dalam tahun 2024 kompetensi berkelanjutan, dengan
jumlah total karyawan Pos Indonesia fokus pengembangan kapabilitas
beserta keluarga yang sudah menjadi dalam menerapkan prinsip ESG dan
Peserta BPJS Kesehatan dimaksud keberlanjutan bisnis.. Penyempurnaan
sebanyak 39.525 orang. Dengan jumlah Sistem Manajemen Kinerja Individu
dana BPJS Kesehatan yang dikeluarkan (SMKI) yang digunakan pada tahun-
oleh Pos Indonesia selama tahun 2024 tahun sebelumnya mulai tahun
sebesar Rp 52.869.282.598,- 2021 disempurnakan dengan Key
Performance Indicators (KPI) Individu
untuk menjamin penilaian yang
obyektif dan terukur dengan mengacu
kepada KPI Korporat. Lingkungan
kerja yang kondusif dan harmonis
dapat meningkatkan produktivitas
72 Laporan Tahunan 2024
Page 74
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Tata Kelola Perusahaan Sosial dan Lingkungan
karyawan, sinergi yang bagus antara Serikat Pekerja dan manajemen salah
satunya ditandai dengan pertemuan secara berkala antara Manajemen dan
Serikat Pekerja ditengarai mampu menciptakan hubungan industrial yang
harmonis.
Selama tahun 2024 kegiatan pelatihan/seminar/workshop baik untuk peserta
MT (Management Trainee) maupun untuk pegawai yang bertujuan peningkatan
kompetensi baik di dalam negeri maupun luar negeri yang sesuai dengan aspek
sosial keberlanjutan, tersaji pada tabel berikut ini:
Komposisi dan Jumlah Pelatihan Tahun 2024
NO PROGRAM KERJA JUMLAH PELATIHAN JUMLAH PESERTA
1 Pelatihan Fungsi 28 12.410
2 Corporate Inspiring Forum (CIF) 1 393
3 Pelatihan Leadership 1 101
4 Pelatihan Luar Negeri (APPU, APPC) 1 1
5 Sertifikasi Fungsi 1 2
TOTAL 32 12.907
Daftar Pelatihan 2024
No Nama Pelatihan Jumlah
1 Pelatihan Financial Modeling for Feasibility Study 1
2 Certified Risk Management Officer Subdit Consumer Business 2
3 Implementasi Cloud dan AI pada Industri Jasa Keuangan 103
4 APPC Course "Postal Financial Service" 1
5 Oranger Mobile Academy 2.670
6 Account Manager Academy (Development Reg 2 & 3) 227
7 Account Manager Academy (Development Reg 4) 1
8 Regional Workshop on Drug Controls in the Mail Channel di Bangkok 100
9 Sertifikasi BNSP Supply Chain Manager 1
10 Bootcamp Logistik 1
11 Account Manager (Development Reg 5 - Jawa Timur) 20
12 Account Manager (Development Reg 1 - Banda Aceh dan Medan) 20
13 Supply Chain Innovation Summit 2024 75
14 EMS Symposium 60
15 Account Manager (Development Reg 6 Sulawesi - Maluku) 12
16 Seminar Nasional: “Peningkatan Kinerja Logistik di Indonesia: Refleksi, Tantangan, dan Peluang System 1
Logistik Nasional ”
17 Intensive EMS Course 1
18 Project Management with Ms Project Application 3
19 30th Asean Postal Business Meeting (APBM) and Aseanpost++ Meeting 1
20 Pelatihan Bidding Management 2
Laporan Tahunan 2024 73
Page 75
Highlight Laporan
Kepada Pemegang Saham Profil Perusahaan
21 Workshop on Drug Controls in the Mail Channel 1
22 AM Development Regional I Medan (wilayah Sumatera Barat dan Selatan) 1
22 Pelatihan Project Management 22
23 Smart Supply Chain and Logistics Innovation SSCL SEA 2024 78
24 Refreshment Frontliner 2024 - Layanan Kurir 10.105
25 CFP Level 1, CFA and Management Project 2
26 Enterprise Risk Management 61
27 Pelatihan aplikasi sistem informasi manajemen risiko 72
28 Certified Risk Governance Professional (CRGP) 1
29 Certified Risk Management Professional (CRMP) Level III 1
30 Certified Risk Management Officer (CRMO) Level II 3
31 Sosialisasi dan Uji Pemahaman Kebijakan Manajemen Risiko 13.377
32 Sosialisasi dan Uji Pemahaman Kebijakan Fraud Awareness 13.309
33 Pelatihan Peningkatan Kompetensi Keuangan dan Akuntansi Reg 2 Jakarta dan Reg 3 Bandung 83
34 Pelatihan Internal Control Over Financial Reporting (ICOFR) 1
35 Pelatihan Penyusunan Harga Perkiraan Sendiri (HPS/OE) 1
36 APPC Workshop “Disaster Risk Management” 3
37 Pelatihan Peningkatan Kompetensi Keuangan dan Akuntansi Regional VI Makassar 101
38 Pelatihan dan Exam / Uji Certified Risk Management Officer (CRMO) ISO 31000 & COSO 3
39 Pelatihan Peningkatan Kompetensi Keuangan dan Akuntansi Reg 1 Medan 103
40 Ketentuan Standardisasi Kompetensi di Bidang Sistem Pembayaran (SK SP) 3
41 Pelatihan Peningkatan Kompetensi Keuangan dan Akuntansi Regional IV Semarang 101
42 Pelatihan Berbasis Kompetensi Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah (PBK SPPUR) Jenjang 1
Kualifikasi 1 Tahun 2024
43 Sosialisasi Budaya Risiko 1
44 Pelatihan Penyusunan Pengelolaan Aset BUMN 270
45 Pelatihan Perpajakan Tahun 2024 3
46 Pelatihan Manajemen Aset ISO 55001:2014 1
Komposisi Pemegang Saham
PT Pos Indonesia (Persero) belum oleh Karyawan atau Manajemen PT
pernah melakukan penawaran Pos Indonesia (Persero) tidak memiliki
umum saham kepada masyarakat program opsi kepemilikan saham oleh
dan sahamnya belum tercatat di karyawan atau manajemen sehingga
Bursa Efek manapun sehingga baik baik karyawan, direksi, maupun dewan
masyarakat dan pihak lain selain komisaris PT Pos Indonesia (Persero)
Pemerintah Republik Indonesia tidak tidak mempunyai kepemilikan saham
mempunyai kepemilikan saham atas PT Pos Indonesia (Persero).
atas PT Pos Indonesia (Persero). Kepemilikan saham seluruhnya
Kepemilikan saham seluruhnya dimiliki oleh Pemerintah Republik
dimiliki oleh Pemerintah Republik Indonesia 100%.
Indonesia 100%. Kepemilikan Saham
74 Laporan Tahunan 2024
Page 76
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Tata Kelola Perusahaan Sosial dan Lingkungan
Entitas Anak dan/atau Entitas Asosiasi
PT Pos Indonesia (Persero) tercatat memiliki penyertaan saham di tiga perusahaan
anak. Kepemilikan saham di tiga anak perusahaan tersebut merupakan
kepemilikan yang mayoritas, dengan persentase kepemilikan Perseroan dan
jumlah aset Entitas Anak adalah PT Pos Finansial Indonesia (54,76%), PT Pos
Logistik Indonesia (99,80%) dan PT Pos Properti Indonesia (99,00%)
Struktur
Grup Anak
Perusahaan PT Pos Indonesia (Persero)
54,76 % 99,80 % 99,00 %
PT Pos Finansial Indonesia PT Pos Logistik Indonesia PT Pos Properti Indonesia
PT Pos Finansial Indonesia
Beroperasi sejak 2001
PT Pos Finansial Indonesia (d/h PT pengalaman selama 18 tahun, kini
Bhakti Wasantara Net) didirikan POSFIN melakukan diversifikasi bisnis
berdasarkan Akta Notaris No. 7 dari pada layanan jasa keuangan berbasis
Notaris Ivonne Barnetha Sinyal, SH. teknologi. Menggunakan Spesialisasi
Notaris di Jakarta tanggal 2 April dalam bidang IT solution, membuat dan
2001. Akta Pendirian ini disahkan oleh menyediakan platform pembayaran
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia yang lengkap dan sederhana untuk
Republik Indonesia dengan Surat konsumen. Melalui dukungan dari PT
Keputusan Nomor C-02567.HT.01.01.Th. Pos Indonesia (Persero) sebagai induk
2001 tanggal 28 Juni 2001. Pada tanggal perusahaan, dengan mendayagunakan
24 April 2019, Perseroan mengubah 4.146 Kantor pos dan jumlah titik layanan
nama PT Bhakti Wasantara Net menjadi sebanyak 58.700 titik, memberikan
PT Pos Finance Indonesia melalui Akta kesempatan untuk POSFIN memenuhi
Notaris No. 69 dari Notaris Mahendra kebutuhan masyarakat Indonesia
Adinegara, S.H., M.Kn. Perubahan dengan pelayanan yang Prima dan
tersebut telah mendapat persetujan harga kompetitif. Melalui peran serta
dari Menteri Hukum dan Hak Asasi ini, diharapkan mampu berkontribusi
Manusia Republik Indonesia dengan meningkatkan pertumbuhan ekonomi
Nomor AHU-0022339. AH.01.02. Tahun pada masyarakat kelas menengah.
2019 tanggal 24 April 2019. Berbekal
Laporan Tahunan 2024 75
Page 77
Highlight Laporan
Kepada Pemegang Saham Profil Perusahaan
PT Pos Logistik Indonesia
Beroperasi sejak 2012
PT Pos Logistik Indonesia adalah anak cepat dan fleksibel untuk kepuasan
perusahaan PT Pos Indonesia (Persero) pelanggan. PT Pos Logistik Indonesia
yang dalam aktivitas bisnisnya bersinergi mengerahkan sumber daya
menangani jasa transportasi, jasa baik milik PT Pos Indonesia (Persero)
pergudangan, pengiriman kargo, dan sendiri maupun mitra 3PL Logistics
regulated agent atau agen inspeksi. yang bisa diandalkan. Didukung dengan
Pos Logistik Indonesia berusaha pekerja dan tim profesional dalam
mengembangkan bisnis dengan merumuskan strategi dan positioning
mengutamakan hubungan kerjasama bisnis, maka PT Pos Logistik Indonesia
yang saling menguntungkan baik optimis mampu menjadi Indonesia’s
dengan mitra internal maupun #1 Logistics. Solutions Provider
eksternal, serta membangun jaringan yang beroperasi secara independen
bisnis secara fokus dan tumbuh untuk dapat memaksimalkan peluang
bersama pelanggan. PT Pos Logistik bisnis logistik di Indonesia, sekaligus
Indonesia mengembangkan strategi mengoptimalkan jaringan dari Pos
fokus pada penciptaan nilai tambah bagi Indonesia yang sudah terbangun
pelanggan dengan sasaran penurunan di seluruh Indonesia, dengan 4.147
biaya, peningkatan mutu layanan, serta Kantor pos dan 33.000 titik penjualan.
eksekusi proses bisnis yang lebih
PT Pos Properti Indonesia
Beroperasi sejak 2013
Pada tahun 2014 PT Pos Indonesia ruangan atas seluruh properti PT Pos
(Persero) membentuk Unit/SBU Indonesia (Persero) yang tersebar
Real Property PT Pos Properti di tanah air. Karakteristik properti
Indonesia adalah unit bisnis di bawah PT Pos Indonesia (Persero) memiliki
PT Pos Indonesia (Persero) yang lokasi yang cukup strategis, sehingga
dikelola secara fokus dan mandiri potensial untuk dikembangkan
dalam menyelenggarakan usaha utilitasnya. Sebagai perusahaan
Real Property Management. Jasa yang bergerak dalam bidang properti
penyewaan properti PT Pos Properti baik dalam skala nasional maupun
Indonesia untuk dimanfaatkan oleh internasional, PT Pos Properti
intitusi bisnis dalam mengembangkan berkomitmen untuk memberikan
jaringannya, baik untuk penyewaan solusi bisnis dalam bidang
lahan, penyewaan gedung, maupun property development dan property
management consultant.
76 Laporan Tahunan 2024
Page 78
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Tata Kelola Perusahaan Sosial dan Lingkungan
Tahapan Penerbitan dan Pencatatan Saham
PT Pos Indonesia (Persero) belum pernah melakukan penawaran umum saham
kepada masyarakat dan sahamnya belum tercatat di Bursa Efek manapun. Oleh
sebab itu, informasi kronologis pencatatan saham dan jenis aksi korporasi yang
menyebabkan perubahan jumlah saham tidak tersedia.
Kronologis Penerbitan dan Pencatatan Efek Lainnya
Pada tahun 2021 Pos Indonesia menerbitkan:
Nama MTN : MTN Posindo-03 Tahap 1
Nilai Penerbitan : Rp. 325.000.000.000,-
Imbal Hasil : 10,50%
Tanggal Jatuh Tempo : 30 Desember 2024
Peringkat : A(idn) (Fitch)
Bursa Pencatatan : Bursa Efek Indonesia
Pada tahun 2022 Pos Indonesia Menerbitkan:
Nama Obligasi : Obligasi I Pos Indonesia Tahun 2022 Seri A
Nilai Penerbitan : Rp.100.000.000.000,-
Tingkat Bunga : 10,90%
Tanggal jatuh Tempo : 28 Desember 2025
Peringkat : A(idn) (Fitch)
Bursa Pencatatan : Bursa Efek Indonesia
Nama Obligasi : Obligasi I Pos Indonesia Tahun 2022 Seri B
Nilai Penerbitan : Rp.400.000.000.000,-
Tingkat Bunga : 11,75%
Tanggal jatuh Tempo : 28 Desember 2027
Peringkat : A(idn) (Fitch)
Bursa Pencatatan : Bursa Efek Indonesia
Lembaga dan Profesi Penunjang
Kantor Akuntan Publik
Kanaka Puradiredja Suhartono
The Royal Palace
Jl. Prof.Dr.Soepomo No.178A – C29
Jakarta 12810 Indonesia
Telp : 62-21-8313861
Fax : 62-21-8313871 Pemeringkat Efek
PT FITCH RATINGS INDONESIA
DBS Bank Tower, 24th Floor, Suite 2403
Jl. Prof. Dr. Satrio Kav 3-5 Jakarta 12940, Indonesia
Laporan Tahunan 2024 77
Page 79
Highlight Laporan
Kepada Pemegang Saham Profil Perusahaan
Penghargaan 2024
Top 10 Awards
BUMN Corporate Communications and Sustainability
Summit (BCOMSS) 2024 (7 Maret 2024) “Top
Contributor BUMN for Communications”
13th Anugerah BUMN Track Award 2023 (13 Maret 2024)
a. Inovasi Binis Perusahaan Terbaik (PosIND)
b. BUMN Strategi Pemulihan Terbaik I (PosIND)
c. Best CEO in Optimalisation Assets to Real Estate Industry (Junita Roemawi -
Pospro)
CSR Excellence Award 2024 (20 maret 2024)
a. The Best Program in Education or Scholarship Category
b. The Best Sustainability CSR Program
c. The Best CSR In MSME Program
d. The Best Leadership and Commitment on Sustainability
CSR Program (Tata Sugiarta)
HR Excellence Award 2024 (26 Juli 2024)
a. Wellbeing Management
b. Reward Management & Talent Retention Strategy
c. Learning & Development and Knowledge Management
TJSL & CSR Award 2024 (30 Juli 2024)
a. Pilar Sosial (Platinum) Bintang 5.
b. Pilar Lingkungan (Gold) Bintang 4.
c. Pilar Ekonomi (Gold) Bintang 4.
d. Strong Commitment Senior Officer On Social Economic, and Environment
Program Of CSR
Best Foreign CEO & Top Green Leaders Award 2024 (30
Juli 2024 )
Indonesia Green Leader for Green Orientation in
Strengthening Business Transformation through the
Implementation of Environmentally Friendly Business
Operation ( Faizal Rochmad Djoemadi)
78 Laporan Tahunan 2024
Page 80
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Tata Kelola Perusahaan Sosial dan Lingkungan
Human Capital on Resilience Excellence Award
2024 (1 Agustus 2024)
a. The Best in Team Building Management
b. The Best in HC Change Management &
Communication Strategy
c. The Best in Team Building Engagement
d. The Best CEO Committed HC of The Year 2024
( Faizal R Djoemadi)
e. The Best Leadership in Human Capital
Development (Asih Kurniasari )
ESG Initiative Award 2024 (8 Agustus 2024)
a. Best ESG Reporting and Transparency Best Millennial
b. Gen Z Engagement Leadership
c. Best Corporate Secretary for ESG Initiatives (Tata Sugiarta)
Prominent Award 2024 (9 Agustus 2024)
Excellent Innovation in Digital Financial for Social Economic Mover
Top GRC Awards 2024 with 5 star predicate (11 September
2024)
a. The Most Commited GRC Leader 2024 for President
Director Faizal Rochmad Djoemadi
b. The High Performing Chief Financial Officer & Risk
Management Director 2024 diraih oleh Endy Pattia
Rahmadi Abdurrahman selaku Direktur Keuangan &
Manajemen Risiko Pos Indonesia
c. The High Performing Board of Comissioners on GRC 2024
by Pos Indonesia Commissioners
World Post Day – Celebrating UPU’s 150th Anniversary (9 Oktober 2024)
Rising Star in Postal Development
Aprreciation Night 2024 (17 Oktober 2024)
Best Transporter
TOP Human Capital Awards 2024 (30 Oktober 2024)
a. Top Human Capital 2024 5 Star
b. The Most Comitted Top Leadr on Human Capital 2024 ( Faisal R Djoemadi)
BUMN Branding & Marketing Awards 2024
a. Platinum Award dalam kategori Brand Creative
Communication & Activation
b. Gold Award dalam kategori Innovation &
Technology Advancement
Laporan Tahunan 2024 79
Page 81
Highlight Laporan
Kepada Pemegang Saham Profil Perusahaan
NAMA, ALAMAT ENTITAS ANAK,
ALAMAT KANTOR CABANG ATAU
PERWAKILAN
Anak Perusahaan Alamat Kantor Regional
PT POS FINANSIAL INDONESIA KANTOR REGIONAL 1 MEDAN
Jl. Jamuju No. 2 Cihapit, Jln. Prof. H.M. Yamin, S.H. No. 44,
Bandung Wetan Bandung 40114 Medan 20231
Indonesia
Telp +62-22-7275001 KANTOR REGIONAL 2 JAKARTA
Jln. Gedung Kesenian No. 2,Jakarta
PT POS LOGISTIK INDONESIA 10710
Gedung Pos Ibukota, Lantai 4
Jl. Lapangan Banteng Utara No.1 KANTOR REGIONAL 3 BANDUNG
Jakarta Pusat 10710 Jln. Pahlawan No. 87, Bandung
Telepon : +6221 3483 2552, +6221 352 40123
0175 +6221 351 1144
Fax : +6221 3519 967 KANTOR REGIONAL 4 SEMARANG
Email: info@poslogistics.co.id Jln. Sisingamangaraja No. 45,
Semarang 50253
PT POS PROPERTI INDONESIA
Graha Pos Indonesia, Lantai 5, Blok A KANTOR REGIONAL 5 SURABAYA
Jl. Banda No. 30 Bandung 40115 Jln. Krembangan Barat 73 - 75,
Jawa Barat - Indonesia Surabaya 60175
Tel. (022) 4212515, (022) 4218996,
Fax. (022) 4261569 KANTOR REGIONAL 6 MAKASSAR
Email:info@posproperti.co.id Jln. A. P. Pettarani, Makassar
90222
Alamat Kantor Afiliasi
DANA PENSIUN POS
Jl. Tasikmalaya No. 1, Bandung 40271
YAYASAN PENDIDIKAN BHAKTI POS INDONESIA
Gedung YPBPI
Jl. Sari Asih No. 54, Bandung 40151
UNIVERSITAS LOGISTIK DAN BISNIS INTERNASIONAL
Jl. Sari Asih No. 54, Bandung 40151
80 Laporan Tahunan 2024
Page 82
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Tata Kelola Perusahaan Sosial dan Lingkungan
https://www.posindonesia.co.id
INFORMASI PADA WEBSITE
PERUSAHAAN
Untuk memudahkan stakeholders dan shareholder maupun kepada masyarakat
umum mengakses informasi tentang Pos Indonesia dan mengakses produk serta
layanan Pos Indonesia sejak tahun 2020 .
Pos Indonesia melakukan penyegaran dan perbaikan informasi pada website
Perusahaan https://www.posindonesia.co.id dengan berbagai informasi terkini
perusahaan. Selain informasi yang bersifat umum, website Perseroan juga
memberikan informasi yang lebih spesifik diantaranya sebagai berikut:
● Profil perusahaan yang terdiri dari Profil Dewan Komisaris dan Profil Direksi
● Adanya Informasi pemegang saham sampai dengan kepemilikan akhir individu. (Tidak
ada)
● Kode Etik Perusahaan yang terdiri berupa e-book kode etik yang bisa download di menu
GCG atau bisa ditempatkan ditempat yang mudah diakses oleh pengunjung website.
● Informasi Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang teridiri dari Agenda, Ringkasan
Risalah, dan Tanggal (Pengumuman, Pemanggilan, RUPS, Ringkasan Risalah). (Tidak
ada).
● Menampilkan informasi seputar Piagam/ Charter Dewan Komisaris, Direksi, Komite-
komite, dan Unit Audit Internal. (tidak ada).
● Menampilkan Produk-produk dan Jasa yang diberikan oleh Pos Indonesia.
● Menampilkan Solusi Bisnis
● Menampilkan Media dan Informasi baik news release, e-paper, dan galeri pada kegiatan-
kegiatan
● Adanya Informasi karir (lowongan kerja) pada Perusahaan.
● Menampilkan Laporan Keuangan Tahunan dan Laporan Tahunan (Annual Report).
● Menampilkan Informasi kontak center yang bisa dihubungi dan memiliki media sosial
perusahaan.
● Menampilkan menu Lacak Kiriman yang dapat dengan sangat mudah diakses. Dapat
menggitung Tarif Pengiriman dengan sangat mudah.
● Terdapat menu Pencarian Kantor pos Terdekat.
● Menampilkan Program Pos Indonesia
● Memiliki menu bantuan yang memuat Informasi tentang Frequently Asked Question
(FAQ) tentang seluruh produk dan layanan yang diberikan oleh Perusahaan.
● Menambah fitur Livechat VIDAPOS Untuk meningkatkan kualitas layanan kepada
pelanggan, yaitu layanan informasi kepada pelanggan berbasis aplikasi chatting yang
dapat diakses langsung oleh pengguna dengan cepat dan mudah.
VIDAPOS
Livechat
Laporan Tahunan 2024 81
Page 83
Highlight Laporan
Kepada Pemegang Saham Profil Perusahaan
PENDIDIKAN DAN/ATAU PELATIHAN
DEWAN KOMISARIS, KOMITE-KOMITE,
DAN UNIT AUDIT INTERNAL
Perseroan memiliki komitmen kuat Dewan komisaris
untuk terus meningkatkan daya 1. Bapak Gunawan Hutagalung telah
saing dengan mengembangkan mendapatkan Sertifikasi Qualified
kapasitas kantor cabang pembantu Internal Auditor dari Dewan
dan kapabilitas Dewan Komisaris Sertifikasi Qualified Internal
dan Komite-komite . Perseroan tiap Auditor pada 22 Juni 2024
tahunnya selalu menganggarkan 2. Bapak Rubben Rico telah
anggaran yang diperuntukkan untuk mendapatkan Sertifikasi Qualified
kegiatan pengembangan kompetensi Internal Auditor dari Dewan
manajemen seperti pendidikan, Sertifikasi Qualified Internal
pelatihan pelatihan, workshop, Auditor pada 22 Juni 2024
seminar dan kegiatan konstruktif 3. Bapak I Gde Made Kartikajaya telah
lainnya. Perseroan menetapkan mendapatkan Sertifikasi Qualified
pengembangan kompetensi sebagai Internal Auditor dari Dewan
salah satu program kerja utama. Sertifikasi Qualified Internal
Hal ini merupakan wujud komitmen Auditor pada 22 Juni 2024
Perseroan dalam upaya melahirkan 4. Bapak I Gde Made Kartikajaya telah
kepemimpinan yang handal dan mendapatkan Sertifikasi Qualified
berkompeten sehingga mampu Government Internal Auditor
bersaing di level nasional bahkan dari Dewan Sertifikasi Qualified
internasional, serta mampu manjawab Government Internal Auditor pada
tuntutan bisnis Perseroan dalam 16 November 2024
usaha mencapai target seperti yang 5. Bapak I Gde Made Kartikajaya
diharapkan oleh pemegang saham telah mengikuti Seminar
pemangku kepentingan. Beberapa Nasional Internal Audit dengan
kegiatan pendidikan dan pelatihan tema Cultural Transformation:
terkait pengembangan Dewan Integrating ESG, Cybersecurity, and
Komisaris, dan Komite-komite yang Innovative Risk Management , yang
terealisasi selama tahun 2024 adalah diselenggarakan oleh Yayasan
Pendidikan dan/ atau pelatihan untuk Pendidikan Internal Audit pada 4 –
Dewan Komisaris; 5 Desember 2024
6. Bapak Rubben Rico telah mengikuti
Seminar Nasional Internal
Audit dengan tema Cultural
Transformation: Integrating ESG,
Cybersecurity, and Innovative Risk
Management, yang diselenggarakan
oleh Yayasan Pendidikan Internal
Audit pada 4 – 5 Desember 2024
82 Laporan Tahunan 2024
Page 84
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Tata Kelola Perusahaan Sosial dan Lingkungan
Komite Audit dan Komite Pemantau Komite Nominasi dan Remunerasi
Online
Manajemen Risiko Usaha dan Investasi 1. Webinar Hukum 2023
1. Pelatihan Manajemen Risiko “Strategi dan Mekanisme Anti-
“Enterprise Risk Management” TW Fraud dalam Pengelolaan
4 Organisasi dan Badan Usaha”
2. Konferensi Nasional Professional (Online)
Manajemen Risiko TW 2. Financial Report for Non-Financial
3. Pelatihan Dan Sertifikasi Cafo Person (In house training)
(Certified Anti Fraud Officer) TW 3. Pelatihan Organ Pengelola Risiko
4. Penyusunan Rjp Dan Rkat (CRGP)
Berbasis Risiko TW 1 4. Master Class Risk Governance
5. Certified Risk Management Officer
(CRMO) Level II TW 3 Internal Audit
6. Certified Risk Management 1. Sertifikasi Auditor: QIA Manajerial
Professional (CRMP) Level III TW 3 2. Sertifikasi Auditor: QIA Tingkat
7. Webinar Strategi Penanganan Lanjutan
Terhadap Pelaku Fraud Di 3. Sertifikasi Professional
Perusahaan Recognition Program (PRP) For
Qualified Internal Auditor (QIA)
4. Pelatihan QIA Tingkat Dasar
5. Forum Komunikasi Satuan
Pengawas Internal
6. Workshop Investigation & Fraud
Detection For Internal Auditors
Laporan Tahunan 2024 83
Page 85
Highlight Laporan
Kepada Pemegang Saham Profil Perusahaan
1 REG I
Medan
Jaringan
2 REG II
Internasional Jakarta
3 REG III
Negara Tujuan
UPU 232
Quick International Xpress 27 Bandung
Pos Cepat Internaional 211
4 REG IV
Semarang
1 5 REG
Surabaya
V
6 REG VI
Makasar
2
3 4
5
84 Laporan Tahunan 2024
Page 86
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Tata Kelola Perusahaan Sosial dan Lingkungan
261
6 Regional Loket
23
42 KCU
Kantor Cabang Utama 168 KC
Kantor Cabang Mobile PosService
5.531 Kantor Cabang Pembantu + Mitra LPU 11.349
Agenpos Kurir
142.173
Jaringan Domestik Agenpos Jaskug
38 Provinsi
98
416
Kota
Kabupaten
18.133
6.592 Kecamatan Oranger
74.954 Desa
6
Laporan Tahunan 2024 85
Page 87
Page 88
Analisis Manajemen
Page 89
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
TINJAUAN OPERASI
PRODUKSI
Fasilitas Fisik Layanan
Jumlah fasilitas fisik layanan perusahaan tidak banyak mengalami perubahan
pada tahun 2024, berikut perinciannya :
Pertumbuhan
No Uraian 2024 2023
YoY (%)
1 KANTOR POS
a Revenue Center
- Kantor Cabang Utama (KCU) 42 42 -
- Kantor Cabang (KC) 167 167 -
- Kantor Cabang Pembantu (KCP) 3.680 3.715 (0,94)
- Loket Ekstensi 257 264 (2,65)
- Kantor Filateli 1 1 -
b SUPPORT
- KTPU Jakarta soekarnohatta (Tipe C) 1 1 -
- KTPL Tanjungpriok (Tipe D) 1 1 -
- SPP 12 12 -
- Pos Admail 1 1 -
Jumlah Kantor Pos 4.162 4.203 (0,98)
2 UNIT PELAYANAN POS BERGERAK 95 22 -
3 UNIT PELAYANAN POS LAINNYA
Agenpos Kurir 11.351 10.701 6,07
Agenpos Jaskug 188.336 179.152 5,13
Jumlah Unit Pelayanan Pos Lainnya 199.687 189.853 5,18
Total 203.944 194.073 5,09
Selain fasilitas fisik berupa gedung, perusahaan juga memiliki sarana alat
angkutan khususnya untuk kegiatan operasi baik yang dimiliki sendiri melalui
CAPEX ataupun sewa.
88 Laporan Tahunan 2024
Page 90
Laporan Tanggung Jawab
Pembahasan
Tata Kelola Perusahaan Sosial dan Lingkungan
Analisis Manajemen
Kinerja Produksi
Pencapaian kinerja produksi Tahun 2024 dibandingkan periode yang sama tahun
2023 tersaji pada tabel berikut :
Pertumbuhan
URAIAN SATUAN 2024 2023
%
Dokumen Pos pucuk 11.576.302 10.727.777 7,91
PaketPos buah 15.618.061 16.921.276 (7,70)
Pos Internasional buah 493.190 474.613 3,91
Kontrak dan Proyek transaksi 31.051.841 32.722.982 (5,11)
Jasa Keuangan transaksi 92.034.732 96.412.619 (4,54)
Ritel keping 549.340.191 550.373.028 (0,19)
Inovasi teknologi yang telah dilakukan • Sistem Informasi Manajemen
untuk menghasilkan dan meningkatkan Tenaga Kontrak Karya (SIM-
kapasitas produksi serta penunjang TKK) untuk pengelolaan Tenaga
untuk peningkatan kinerja perusahaan Kontrak Karya.
antara lain: • Pengembangan sistem SPPD
1. Inovasi Digital Super Apps sudah Online untuk mengontrol dan
launching dan akan dilanjutkan mengendalikan biaya perjalanan
dengan pengembangan platform dinas pegawai.
superapps menggabungkan • Sistem aplikasi “livie” untuk
aplikasi mobile layanan kurir dan mengontrol kehadiran
aplikasi mobile jasa keuangan. karyawan.
2. Inovasi Digital Super Apps pada • Edupos sebagai sarana
bagian Human Capital Management pembelajaran bagi karyawan
dengan nama aplikasi Livie dalam rangka meningkatkankan
Selain itu, untuk mendukung kompetensi.
keberlanjutan organisasi dan • Sistem aplikasi “ihsan pos”
operasional perusahaan terdapat untuk mendukung implementasi
beberapa Sistem Informasi yang Sistem Manajemen Kinerja
dimiliki oleh perusahaan yaitu: Individu karyawan berbasis OKR
(objective dan key result)
1. Direktorat Human Capital
• Sistem aplikasi “job master”
Management
memudahkan karyawan untuk
• Sistem Informasi Manajemen
mengakses informasi mengenai
Sumber Daya Manusia (SIM-
deskripsi pekerjaan suatu
SDM) untuk pengelolaan
jabatan dan standar minimal
karyawan organik.
pekerjaan yang harus dipenuhi
dalam jabatan.
Laporan Tahunan 2024 89
Page 91
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
• Sistem aplikasi talent • Sistem Pra NPP untuk
management untuk penilaian pengelolaan proses pegajuan
kenaikan level jabatan. NPP mulai dari KCU sampai
• Sistem aplikasi “explora” untuk dengan persetujuan di PA Pusat.
menghubungkan karyawan • Sistem Pelimpahan Bank (VA)
dengan berbagai pengetahuan • Aplikasi Simaris (Sistem
dan informasi yang mendukung Manajemen Risiko), sistem
pengembangan karyawan pengendalian dan alat
secara berkelanjutan. • Sistem Perencanaan Anggaran
• Sistem aplikasi “ITMS” berbasis Program kerja, untuk
membantu karyawan untuk proses penyusunan Rencana
menentukan career path yang Kerja dan Anggaran Perusahaan
sesuai aspirasinya. (RKAP) dari level Kantor Cabang
• Sistem aplikasi e-Procurement sampai dengan level Pemilik
merupakan sistem aplikasi Anggaran dan Pemilik Program
yang digunakan untuk sarana Kerja di tingkat pusat.
pendukung kinerja dan 3. Direktorat Business Development
mengatur pengelolaan proses dan Portfolio Management
pengadaan. • Sistem Informasi Manajemen
2. Direktorat Keuangan dan KPC LPU (SIM-LPU) untuk
Manajemen Risiko reporting tagihan SO LPU.
• SAP HANA untuk pertanggungan • Sistem RPA (Robotic Process
dan pelaporan keuangan. Automation) untuk otomasi
• ITEMS untuk mengawasi arus pertanggungan dokumen
kas seluruh Unit Pelaksana sumber sebagai lampiran biaya
Teknis. di SIM LPU.
• Sistem Informasi Perpajakan 4. Direktorat Bisnis Jasa Keuangan
(SIP) untuk pengelolaan dan • Sistem Informasi Manajemen
pengendalian pelaporan Konsinyasi dan Filateli (SIM-
perpajakan secara terpusat KONSFILA).
• Sistem Informasi Manajemen • Aplikasi POSPAY untuk
Aset (SIM-ASET) untuk memudahkan transaksi
pengelolaan dan pengawasan pelanggan secara mobile.
aset perusahaan. • Aplikasi POSPAY AGEN untuk
• Whistle Blower System (WBS) memudahkan transaksi agenpos
untuk melaporkan dugaan secara mobile
tindak kecurangan. • Aplikasi POSPAY superapp yang
menggabungkan aplikasi kurir
dan jasa keuangan.
90 Laporan Tahunan 2024
Page 92
Laporan Tanggung Jawab
Pembahasan
Tata Kelola Perusahaan Sosial dan Lingkungan
Analisis Manajemen
5. Direktorat Bisnis Kurir dan Logistik • Aplikasi ADO Untuk mencatat
• Sistem Informasi Manajemen data pelanggan, akuisisi umkm
O-Ranger mobile (SIM-O- dan transaksi umkm.
Ranger mobile). • Aplikasi PosAja UMKM untuk
• Customer Complain Handling memudahkan UMKM dalam
(CCH) untuk mempercepat mengirim
penanganan pengaduan 6. Direktorat Operasi dan Digital
pelanggan. Services
• Aplikasi POS AJA untuk • Sistem Informasi Manajemen
memudahkan pelanggan dalam O-Ranger Antaran (SIM-O-
mengirim barang dengan cara Ranger Antaran).
pickup services.
PENDAPATAN USAHA PER SEGMEN Mewujudkan
PT Pos Indonesia (Persero) merumuskan Pos Indonesia
sasaran, strategi, dan program-program sebagai
untuk meningkatkan kinerja perusahaan Orkestrator Logistik
pada tahun 2024 dengan tema “Mewujudkan yang terpercaya dan
Pos Indonesia sebagai Orkestrator Logistik Terkemuka dalam
yang terpercaya dan Terkemuka dalam Ekosistem
Ekosistem BUMN”. BUMN
Dalam pencapaian kinerja perusahaan
Tahun 2024, perusahaan masih
mendapat dukungan dan dorongan Implementasi program kerja tahun
pencapaian kinerja bisnis jasa 2024 memberikan hasil yang cukup
keuangan yang bersumber dari optimal terhadap target RKAP 2024
kebijakan pemerintah yaitu penyaluran yang telah ditetapkan. Pencapaian
bantuan baik yang bersifat nasional growth pendapatan bisnis kurir
maupun lokal di masing-masing logistik naik sebesar 10,47%
kabupaten/kota. dibandingkan periode yang sama
tahun 2023. Kontribusi Bisnis Kurir
Perusahaan juga diberi penugasan
dan Logistik pada tahun 2024 sebesar
oleh negara untuk penyaluran bantuan
78,32% atau naik 4,04% dari tahun
Cadangan Beras Pemerintah, dimana
2023, hal ini disebabkan antara lain
119 juta penerima sudah berhasil
kenaikan pendapatan surat domestik,
tersalurkan dengan kontribusi
surat internasional dan pendapatan
pendapatan sebesar Rp 1.104,30 miliar.
logistik dikarenakan adanya proyek
pendistribusian beras (CBP).
Laporan Tahunan 2024 91
Page 93
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
Sementara itu, pencapaian pendapatan c. Launching layanan Pos Kios,
Bisnis Layanan Jasa Keuangan, Pospay Kolektor dan Syariah
Meterai dan Ritel sebesar growth (layanan sosial, komersial dan
pendapatannya turun 14,91% dibanding perdagangan emas).
periode yang sama tahun 2023. d. Fokus penyaluran Bantuan
Kontribusi Bisnis Jasa Keuangan, Langsung Tunai.
Meterai dan Ritel pada tahun 2024 e. Modernisasi printer dot matrix
sebesar 18,63% atau turun 4,31% dari untuk layanan jasa keuangan di
tahun 2023. Di tengah persaingan dari seluruh loket KCU/KC/KCP
para kompetitor lama maupun baru 3. LAYANAN BISNIS PROPERTI
yang semakin ketat, perusahaan terus a. Salah satu penyebab bisnis
melaksanakan program-program kerja Properti growth karena adanya
yang simultan untuk mempertahankan pengalihan bisnis persewaan
dan mencari peluang bisnis baru (inovasi) dari induk.
langkah-langkah yang dilaksanakan b. Layanan Hospitality tumbuh
oleh manajemen antara lain : karena kenaikan pendapatan dari
1. LAYANAN BISNIS KURIR DAN seluruh unit bisnis eksisting dan
LOGISTIK adanya penambahan pendapatan
a. Strategi penjualan yang agresif dari unit bisnis baru seperti Pos
dan masif di semua channel baik Bloc, PointMeal, PointBrew. Pos
channel fisik maupun digital Bloc Surabaya diresmikan pada 19
b. Launching Nusantara Logistics Juli 2024.
Hub & Services pada 17 Januari 4. LAINNYA
2024 Tambahan pendapatan dalam
c. PosIND bekerjasama dg Shopee Pendapatan lainnya terdiri dari
dalam program Garansi Tepat tambahan penugasan Pemerintah
Waktu pada 26 Juni 2024 dalam penyelenggaraan LPU
d. Layanan Kargo Haji yang di (Layanan Pos Universal) dalam bentuk
launching pada musim haji 2024 Bantuan Operasional Pemerintah
e. Kerjasama dengan BRImo melalui program PSO (Public Service
pemanfaatan aplikasi BRImo Obligation). Ini merupakan komitmen
sebagai akses point layanan dalam UPU (Universal Postal Union)
PosAja yang menjamin terselenggaranya
f. Kerjasama dengan Telkomsel pelaksanaan program tersebut
pemanfaatan aplikasi melalui penugasan kepada PT Pos
mytelkomsel sebagai akses Indonesia (Persero). Selain Penugasan
point layanan PosAja Pemerintah terdapat penyesuaian dan
2. LAYANAN BISNIS JASA KEUANGAN terhadap kondisi kini dengan program
a. Peningkatan kualitas layanan Optimalisasi Aset dan leverage
Pospay (availability : 99,5% dan terhadap pendapatan Perusahaan
latency < 3 detik). melalui revaluasi aset. Program ini
b. Launching layanan umroh dan dilakukan pada aset potensial yang
wisata halal pada 5 Juni 2024 memberikan nilai tambah dan potensi
komersialisasi pada aset utama dan
strategis di beberapa kota besar di
Indonesia.
92 Laporan Tahunan 2024
Page 94
Laporan Tanggung Jawab
Pembahasan
Tata Kelola Perusahaan Sosial dan Lingkungan
Analisis Manajemen
KINERJA KEUANGAN
Pencapaian kinerja Perusahaan Tahun 2024 merupakan kinerja hasil
konsolidasi antara induk dan anak perusahaan (PT Pos Finansial Indonesia,
PT Pos Logistik Indonesia, dan PT Pos Properti Indonesia). Secara garis besar,
capaian kinerja keuangan konsolidasian Tahun 2024 adalah:
• Pendapatan usaha tercapai sebesar Rp 5.017,86 Miliar.
• Beban Pokok Layanan terealisasi sebesar Rp 3.030,81 Miliar.
• Laba Kotor tercapai sebesar Rp 1.987,05 Miliar.
• EBITDA tercapai sebesar Rp 1.015,67 Miliar.
• Laba bersih tahun berjalan tercapai sebesar Rp 747,13 Miliar
Aset Aset lancar
Pada tahun 2024, jumlah aset Total aset lancar PT Pos Indonesia
Pos Indonesia tercatat sebesar (Persero) tahun 2024 tercatat sebesar
Rp. 16.465,84 miliar, naik 20,55% Rp. 7.836,56 miliar, naik 45,85% dari
dibandingkan Rp. 13.658,84 miliar Rp. 5.372,71 miliar pada tahun 2023.
pada tahun 2023. Hal ini terjadi karena Aset tidak lancar
peningkatan aset tidak lancar sebesar Pada tahun 2024 jumlah aset tidak
4,14% ditambah dengan peningkatan lancar PT Pos Indonesia (Persero)
aset lancar sebesar 45,85% . tercatat sebesar Rp. 8.629,27 miliar,
tumbuh 4,14% dari Rp.8.286,13 miliar
pada tahun 2023.
Uraian 2024 2023 Pertumbuhan YoY
Aset Lancar 7.836,56 5.372,71 45.85
Aset Tidak Lancar 8.629,27 8.286,13 4.14
Jumlah Aset 16.465,84 13.658,84 20.55
Liabilitas
Secara umum liabilitas perusahaan Liabilitas jangka pendek mengalami
sepanjang tahun 2024 mengalami kenaikan sebesar 53,97% kenaikan ini
kenaikan dan masih terkendali dengan terutama disebabkan meningkatnya
baik. Perusahaan mencatatkan jumlah pinjaman bank jangka pendek sebesar
liabilitas pada tahun 2024 sebesar Rp. 93,43% dibandingkan tahun 2023,
7.511,66 miliar dan terjadi peningkatan Komponen terbesar dari liabilitas
dibandingkan dengan tahun 2023 jangka pendek perusahaan adalah
sebesar 35,99% dengan jumlah pinjaman bank jangka pendek dengan
liabilitas sebesar Rp. 5.523,77 miliar porsi 73,52% terhadap total liabilitas
pada tahun 2023. jangka pendek.
Laporan Tahunan 2024 93
Page 95
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
Liabilitas jangka panjang mengalami penurunan sebesar 7,42% dibandingkan
tahun 2023. Komponen terbesar dari liabilitas jangka panjang adalah liabilitas
imbalan kerja yang merupakan liabilitas imbalan kerja kepada karyawan atas
jasa yang telah diberikan.
Uraian 2024 2023 Pertumbuhan YoY
Liabilitas Jangka Pendek 6.013,47 3.905,45 53,97
Liabilitas Jangka Panjang 1.498,19 1.618,32 (7,42)
Jumlah Liabilitas 7.511,66 5.523,77 35,99
Ekuitas
Realisasi jumlah Ekuitas per 31 • Peningkatan saldo laba sudah
Desember 2024 sebesar Rp 8.954,17 ditentukan penggunaannya sebesar
miliar, tumbuh sebesar 10,07% jika 23,15% menjadi Rp. 4.019,92miliar
dibandingkan dengan tahun 2023. • Peningkatan komponen ekuitas
realisasi jumlah Ekuitas tercapai lainnya sebesar 2,48% menjadi
108,83% dari RKAP 2024. Perubahan Rp. 3.794,78 miliar Realisasi
komponen ekuitas adalah sebagai kepentingan Rp 44,84 miliar
berikut:
Uraian 2024 2023 Pertumbuhan YoY
Modal Saham 455,02 455,02 -
Saldo Laba sudah ditentukan
4.019,92 3.264,31 23,15
Penggunaannya
Saldo laba belum ditentukan
726,94 755,63 (3,79)
Penggunaannya
Komponen ekuitas lainnya 3.794,78 3.702,78 2,48
Kep non pengendali (44,84) (45,02) (0,42)
Jumlah Ekuitas 8.954,17 8.135,07 10,07
94 Laporan Tahunan 2024
Page 96
Laporan Tanggung Jawab
Pembahasan
Tata Kelola Perusahaan Sosial dan Lingkungan
Analisis Manajemen
Profitabilitas
Uraian Pendapatan Beban Pokok Layanan Profitabilitas
Surat Pos 457.650.739.942 382.649.769.003 16,39
Paket Pos 1.254.282.573.393 739.792.298.752 41,02
Logistik 2.061.931.398.556 1.106.845.846.656 46,32
Jasa Keuangan 1.070.500.710.572 727.653.780.368 32,03
Properti 173.495.586.234 64.352.580.960 62,91
Jumlah 5.017.861.008.697 3.030.806.140.057 39,60
Laporan Laba Rugi Dan Penghasilan
Komprehensif Lain Konsolidasian 4. Laba Usaha sebesar Rp 1148,86
Secara garis besar, kinerja keuangan Miliar mengalami kenaikan sebesar
konsolidasian s.d. Triwulan IV Tahun 24,88% dibandingkan periode yang
2024 adalah sebagai berikut: sama tahun 2023.
1. Pendapatan Usaha sebesar 5. EBITDA sebesar Rp 1.015,67 Miliar
Rp 5.017,86 Miliar mengalami mengalami penurunan sebesar
penurunan sebesar 8.42% 14,93% dibanding periode yang
dibandingkan periode yang sama sama tahun 2023.
tahun 2023. 6. Laba Sebelum Pajak (EBT) tercapai
2. Beban Pokok Layanan terealisasi sebesar Rp 741,15 mengalami
sebesar Rp 3.030,81 Miliar pertumbuhan sebesar 5,59%
mengalami penurunan sebesar dibandingkan periode yang sama
21,88% dibandingkan periode yang tahun 2023.
sama tahun 2023. 7. Laba Bersih Tahun Berjalan
3. Laba Kotor sebesar Rp 1.987,05 tercapai sebesar Rp 747,13 Miliar
Miliar mengalami kenaikan sebesar mengalami pertumbuhan sebesar
24,24% dibandingkan periode yang 2,06% dibandingkan periode yang
sama tahun 2023. sama tahun 2023.
Laporan Tahunan 2024 95
Page 97
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
Secara lengkap, potret pencapaian keuangan tahun 2024 disajikan pada tabel di
bawah ini:
Pertumbuhan
Uraian 2024 2023 2022 2021 2020
YoY (%)
Pendapatan Usaha 5.017,86 5.479,12 4.618,39 4.472,94 5.455,53 (8,42)
Beban Pokok Layanan 3.030,81 3.680,79 3.254,25 3.270,27 4.383,66 (21,88)
Laba Kotor 1.987,05 1.798,33 1.364,14 1.202,58 1.071,87 24,24
Beban Usaha
Pemasaran 35,21 70,26 67,96 54,85 172,68 (49,89)
Umum Dan Administrasi 1.159,92 1.110,99 906,98 1.004,91 978,62 27,23
Pendapatan Lainnya 618,12 628,73 726,58 799,77 682,99 (1,69)
Beban Lainnya (261,18) (325,83) (342,37) (243,52) (183,60) (19,94)
Laba Usaha 1.148,86 919,98 773,40 699,07 530,29 24,88
Pendapatan Keuangan 31,53 43,56 58,84 63,20 56,78 (27,62)
Beban Keuangan (439,23) (261,65) (213,52) (155,15) (211,92) 67,87
Laba Sebelum Pajak 741,15 701,89 618,72 607,12 375,15 5,59
Beban Pajak
Pajak Kini (2,55) (1,39) (0,19) (1,42) (0,96)
Pajak Tangguhan 8,53 27,72 18,52 (15,94) (32,16)
Jumlah Manfaat Pajak 5,98 26,33 18,33 17,36 (33,12)
Laba Tahun Berjalan 747,13 728,21 637,05 589,76 342,03 2,60
Jumlah Laba Komprehensif 91,97 457,27 718,96 357,20 268,40 (79,89)
Jumlah penghasilan
839,11 1.185,49 1.356,01 946,96 610,43 (29,22)
komprehensif tahun berjalan
EBITDA 1.015,67 1.193,87 925,82 772,27 776,62 (15,28)
Arus Kas
Pada tahun 2024, PT Pos Indonesia dibandingkan dengan tahun 2023.
(Persero) mengalami penurunan kas Kas netto Perusahaan dari aktivitas
dan setara kas sebesar Rp. 590,55 pendanaan naik dari Rp. 508,34 miliar
miliar, penurunan berasal dari kas pada 2023 menjadi Rp. 683,31 miliar
bersih diperoleh dari (digunakan pada 2024 , kenaikan kas netto dari
untuk) aktivitas operasi. Jumlah kas aktivitas pendanaan disebabkan
bersih yang diterima dari aktivitas naiknya penerimaan pendanaan
operasi sebesar minus Rp. 1.204,56 eksternal menjadi Rp. 15.503,80 miliar
miliar. Kas netto dari aktifitas investasi atau naik 54.66% bila dibandingkan
perusahaan turun yaitu sebesar tahun 2023 lalu.
Rp. 78,26 miliar atau turun 65,05%
96 Laporan Tahunan 2024
Page 98
Laporan Tanggung Jawab
Pembahasan
Tata Kelola Perusahaan Sosial dan Lingkungan
Analisis Manajemen
Secara lengkap potret laporan arus kas konsolidasian Tahun 2024 disajikan
pada tabel berikut:
Uraian 2024 2023 Pertumbuhan YoY
Arus kas dari Aktifitas Operasi (1.204,56) 66,79 (1.903,50)
Arus kas dari Aktifitas Investasi (78,26) (223,89) (65,05)
Arus kas dari Aktifitas Pendanaan 683,31 508,34 34,42
Arus kas bersih (599,51) 351,24 (270,68)
Upaya untuk meningkatkan KEMAMPUAN MEMBAYAR UTANG
pengelolaan posisi arus kas dengan Kemampuan perusahaan membayar
pendekatan efisiensi berkelanjutan utang, baik jangka pendek ataupun
dilakukan dengan cara: jangka panjang sangat dipengaruhi oleh
1. Membentuk task force untuk sumber likuiditas perusahaan. Tingkat
percepatan penagihan piutang dan likuiditas yang baik mencerminkan
PYMHD. perusahaan tidak mengalami kesulitan
2. Melakukan efisiensi pada beban untuk melunasi kewajiban-kewajiban
operasi dan beban SDM yang jangka pendeknya. Hal tersebut
berorientasi pada kesejahteraan diindikasikan oleh rasio lancar
sosial. sebesar 130,32% turun dari 137,57%
3. Melakukan penjadwalan di tahun 2023 walau mengalami
pembayaran kepada pihak mitra. penurunan tetap mengindikasikan
4. Bekerjasama dengan Bank bahwa manajemen mampu menjaga
Sinarmas dan BCA untuk dengan baik stabilitas hutang jangka
menambah fasilitas pinjaman pendek dan menjaga rasio aset lancar
sebagai solusi untuk menutup mis terhadap hutang jangka pendek untuk
match kas DPK dan pembiayaan memastikan terjaminnya pembayaran
operasional BPS. hutang yang akan jatuh tempo 12 bulan
5. Sentralisasi keuangan di Kantor ke depan. Secara keseluruhan kondisi
Pusat sejak Juli 2021 keuangan perusahaan masih baik, hal
ini tercermin dari rasio utang terhadap
aset sebesar 0,46 kali, tidak terlalu
jauh dibandingkan dengan tahun 2023
0,40 kali, mengindikasikan jumlah aset
perusahaan lebih besar dari utang
yang dimiliki dan menunjukan upaya
manajemen dalam mengendalikan
pertumbuhan liabilitas agar dapat
seimbang dengan asetnya.
Laporan Tahunan 2024 97
Page 99
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
Jangka Pendek
Kemampuan untuk membayar utang jangka pendek dapat dilihat antara lain
dari rasio lancar, walau mengalami penurunan dari tahun sebelumnya sebesar
137,57% menjadi 130,32% di tahun 2024, rasio lancar perusahaan tetap terjaga
dengan baik. Sedangkan posisi rasio kas mengalami penurunan dari 68,00%
ditahun 2023 menjadi 34,31% tahun ini. Hal ini menunjukkan manajemen menjaga
dengan baik stabilitas utang jangka pendek melalui pengelolaan rasio aset lancar
terhadap hutang jangka pendek untuk memastikan terjaminnya pembayaran
hutang yang akan jatuh tempo 12 bulan ke depan.
Kemampuan perusahaan untuk membayar liabilitas jangka pendeknya dapat
dilihat melalui rasio-rasio pada tabel berikut:
Rasio 2024 2023
Rasio Lancar (%) 130,32 137,57
Rasio Kas (%) 34,31 68,00
Jangka Panjang
Pada tahun 2024, Perusahaan memiliki kinerja liabilitas yang cukup
baik terlihat dari terjaganya rasio liabilitas jangka pendek
dan rasio liabilitas jangka panjang. Rasio utang terhadap
ekuitas perusahaan terjaga dari 0,68 kali tahun 2023
menjadi 0,84 kali pada tahun 2024. Karakteristik Tahun
bisnis PT Pos Indonesia (Persero) dengan layanan 2024 posisi
jasa keuangannya, cenderung memiliki rasio utang rasio utang
terhadap ekuitas yang tinggi. Hal ini disebabkan terhadap ekuitas
sebagian besar dana yang dikelolanya adalah yang berada dibawah 1
dana pihak ketiga, dimana secara akuntansi kali, mengindikasikan
dianggap sebagai utang. Semakin besar modal permodalan yang
pihak ketiga yang dikelola, maka kemungkinan semakin kuat
untuk mendapat laba usaha juga semakin tinggi.
Tahun 2024 posisi rasio utang terhadap ekuitas
yang berada dibawah 1 kali, mengindikasikan
permodalan yang tetap kuat.
98 Laporan Tahunan 2024
Page 100
Laporan Tanggung Jawab
Pembahasan
Tata Kelola Perusahaan Sosial dan Lingkungan
Analisis Manajemen
Kemampuan perusahaan untuk membayar utang jangka panjang dapat dilihat
melalui rasio-rasio pada tabel:
Rasio 2024 2023
Rasio Utang Terhadap Ekuitas (kali) 0,84 0,68
Rasio Utang Terhadap Total Aset (kali) 0,46 0,40
Rasio EBITDA Terhadap Beban Bunga (%) 266,90 402,46
KOLEKTIBILITAS PIUTANG PERMODALAN
Struktur permodalan
Perusahaan membedakan umur
Pada 31 desember 2024 total ekuitas
piutang usaha logistik dan non-
PT Pos Indonesia (Persero) tercatat
logistik (ritel) dikarenakan jatuh
Rp. 8.954,17 miliar sedangkan total
tempo pelunasan yang berbeda. Jatuh
liabilitas PT Pos indonesia (Persero)
tempo piutang logistik adalah 3 bulan,
per 31 Desember 2024 adalah Rp.
dan untuk piutang usaha nonlogistik
7,511,66 miliar. Rasio Ekuitas terhadap
jatuh tempo tagihan adalah 1 bulan.
jumlah liabilitas pada tahun 2024
Pada 31 Desember 2024 dan 2023
berubah dari 0,65 kali pada 2023
Perusahaan telah membentuk provisi
menjadi 0,54 kali pada 2024, hal ini
penurunan nilai piutang usaha
mengindikasikan struktur permodalan
berdasarkan tingkat penurunan
yang tetap kuat dan semakin baik
historis secara kolektif dan historis
untuk menjaga kelangsungan bisnis
kredit para pelanggan secara individual.
Perusahaan pada periode mendatang.
Perusahaan tidak membedakan piutang
usaha pihak berelasi (Pemerintah) Pada 2024 total aset PT Pos Indonesia
dan piutang usaha pihak ketiga dalam (Persero) tercatat sebesar Rp.
menilai jumlah yang jatuh tempo. 16.465,84 miliar sehingga pada akhir
Dimana perusahaan telah melakukan 2024 rasio modal sendiri terhadap
telaah terkait dengan kolektibilitas total aset menjadi 0,54 kali turun
piutang Pemerintah tersebut. jika dibandingkan dengan tahun 2023
Berdasarkan penelaahan terhadap sebesar 0,60 kali. Hal ini menunjukan
kolektabilitas akun piutang usaha kebijakan permodalan yang dijalankan
pada akhir periode pelaporan, perusahaan berjalan dengan efektif
manajemen Perusahaan berpendapat sesuai dengan arahan dari pemegang
bahwa pencadangan kerugian saham.
penurunan nilai cukup untuk menutupi
kerugian jika terdapat piutang yang
tidak dapat tertagih pada tanggal
31 Desember 2024 dan 2023.
Piutang usaha tidak digunakan sebagai
jaminan utang bank.
Laporan Tahunan 2024 99
Page 101
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
Rincian struktur modal (capital a. Pinjaman bank jangka pendek
structure) yang terdiri dari utang Rp. 4.421,13 miliar;
berbasis bunga/sukuk dan ekuitas: b. Pinjaman jangka panjang yang
1. Ekuitas sebesar Rp. 8.954,17 miliar jatuh tempo dalam waktu satu
terdiri dari: tahun :
a. Modal saham Rp. 455,02 miliar; i. Pinjaman Jangka Menengah
b. Saldo laba sudah ditentukan Rp. 99,47 miliar;
penggunaannya Rp. 4.019,92 ii. Utang sewa pembiayaan Rp.
miliar; 42,14 miliar;
c. Saldo laba belum ditentukan c. Pinjaman jangka panjang
penggunaannya Rp. 726,94 miliar; setelah dikurangi bagian yang
d. Komponen ekuitas lainnya Rp. jatuh tempo dalam waktu satu
3.794,78 miliar; tahun:
e. Kepentingan non-pengendali i. Imbalan Pasca Kerja Rp.
Rp. (44,84) miliar. 1.011,32 milliar
2. Utang berbasis bunga/sukuk ii. Utang sewa pembiayaan Rp.
sebesar Rp. 7.511,66 miliar yang 88,78 miliar.
terdiri dari: iii. Obligasi Rp. 398,08 miliar
Kebijakan Dan Dasar Pemilihan Permodalan
Tujuan utama pengelolaan modal Perseroan adalah untuk memastikan
pemeliharaan rasio modal yang sehat untuk mendukung usaha dan
memaksimalkan imbalan bagi pemegang saham. Perseroan mengelola struktur
permodalan dan melakukan penyesuaian, berdasarkan perubahan kondisi
ekonomi. Untuk memelihara dan menyesuaikan struktur permodalan, Perseroan
dapat menyesuaikan pembayaran dividen kepada pemegang saham, imbalan
modal kepada pemegang saham atau menerbitkan saham baru. Kebijakan
Perseroan adalah untuk mempertahankan struktur permodalan yang sehat
dalam rangka untuk mengamankan akses untuk membiayai dengan biaya yang
wajar. Tabel di bawah merupakan ringkasan jumlah modal Perseroan pada
tanggal 31 Desember 2024.
MODAL PERSEROAN
Uraian 2024 2023 YoY (%)
Modal 455.02 455,02
Saldo Laba ditahan 4.746,86 4.019,94 18,08
Komponen Ekuitas Lainnya 3.794,78 3.702,78 2,48
Kepentingan Non Pengendali (44,84) (45,03) 0,42
Jumlah 8.954,17 8.135,07 10,07
100 Laporan Tahunan 2024
Page 102
Laporan Tanggung Jawab
Pembahasan
Tata Kelola Perusahaan Sosial dan Lingkungan
Analisis Manajemen
IKATAN YANG Pos Indonesia tidak mempunyai
MATERIAL UNTUK ikatan yang material terkait
INVESTASI investasi barang modal
BARANG MODAL sepanjang 2024.
INVESTASI
Pencapaian CAPEX (Capital Expenditure) sampai dengan Triwulan IV Tahun 2024
terserap 274,82 milyar atau tercapai 49,8% dari target RKAP tahun 2024. Adapun
progres kinerja investasi sampai dengan Triwulan IV Tahun 2024 tersaji pada
tabel berikut ini:
Realisasi Capital Expenditure Tahun 2024
Bussiness
Development
21%
Operatonal
Excellence
Corporate System 10%
Enabler
57%
Service
Improvement
7%
IT Infrastructure
5%
KEBIJAKAN DIVIDEN
Kebijakan pembagian dividen PT Pos Indonesia (Persero) mengacu kepada
keputusan dari Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) terkait
jumlah yang akan dibayarkan kepada para pemegang saham dengan tetap
mempertimbangkan kebutuhan pendanaan pengembangan Perusahaan.
Sepanjang perusahaan berdiri pembayaran dividen baru dimulai tahun 2024
atas kinerja tahun 2023. Berikut pembayaran dividen 5 (lima) tahun terakhir:
Tahun Kebijakan Jumlah Deviden Tanggal Pembayaran
2019 RUPS Tidak ada Pembagian Tidak Ada
2020 RUPS Tidak ada Pembagian Tidak Ada
2021 RUPS Tidak ada Pembagian Tidak Ada
2022 RUPS Tidak ada Pembagian Tidak Ada
2023 RUPS Rp. 20.000.000.000 03 September 2024
Laporan Tahunan 2024 101
Page 103
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Page 104
Page 105
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
Good Corporate Governance (GCG)
Komitmen PT Pos lndonesia (Persero) untuk melaksanakan praktik-praktik Good
Corporate Governance (GCG) yang berorientasi pada prinsip ESG sebagai bagian
integral dari bisnis untuk pencapaian visi dan misi perusahaan yang berkelanjutan dan
bertanggung jawab sosial. Salah satunya dengan menerbitkan Pedoman Penerapan
Tata Kelola Perusahaan (Good Corporate Governance Code) yang selalu ditinjau dan
dimutakhirkan secara berkala.
Panduan penerapan Good Corporate Panduan Penerapan Good Corporate
Governance PT Pos lndonesia (Persero) Governance merupakan salah satu wujud
dituangkan dalam Keputusan Bersama komitmen tersebut dalam menjabarkan
Dewan Komisaris dan Direksi PT Tata Nilai Dasar PT Pos lndonesia
Pos Indonesia (Persero) Nomor:210/ (Persero) ke dalam interpretasi perilaku
Dekom/0621 dan Nomor:KD.052/Dirut/0621 yang terkait dengan etika bisnis dan tata
Tentang Panduan Penerapan Good perilaku. PT Pos lndonesia (Persero)
Corporate Governance di PT Pos lndonesia bertekad akan menerapkan prinsip-
(Persero) yang merupakan penjabaran prinsip Good Corporate Govenance
dari kaidah-kaidah Good Corporate dalam seluruh aktivitasnya. Komitmen
Governance berdasarkan Peraturan ini ditegaskan karena diharapkan dengan
Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor penerapan good corporate Governance
: PER-09/MBU/2012 tentang Perubahan akan memberikan manfaat bagi
atas Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Perusahaan dan seluruh stakeholdersnya
Negara, Nomor: PER-01/MBU/2011 tentang antara lain berupa:
Penerapan Tata Kelola Perusahaan Yang
1. Meningkatnya kinerja Perusahaan
Baik (Good Corporate Governance) pada
melalui terciptanya proses
Badan Usaha Milik Negara, Peraturan
pengambilan keputusan yang baik dan
Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor:
transparan.
PER-2/MBU/03/2023 Tentang Pedoman
2. Meningkatkan efisiensi operasional
Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi
Perusahaan serta lebih meningkatkan
Signifikan Badan Usaha Milik Negara,
pelayanan kepada stakeholders.
Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007
3. Mempermudah diperolehnya dana
tentang Perusahaan Terbatas, Anggaran
pembiayaan karena kepercayaan
Dasar Perusahaan, Visi, Misi dan Kredo
kreditur yang lebih tinggi terhadap
Perusahaan serta praktik-praktik terbaik
Perusahaan.
dalam Good Corporate Governance.
4. Meningkatkan kepercayaan investor
untuk menanamkan modalnya.
5. Meningkatkan Corporate lmage,
kepuasan pelanggan dan stakeholder
lainnya.
104 Laporan Tahunan 2024
Page 106
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance Good Corporate Governance Code
Code merupakan acuan merupakan acuan kerja bagi Dewan
kerja bagi Dewan Komisaris, Komisaris, Direksi, dan seluruh
Direksi, dan seluruh karyawan PT Pos lndonesia (Persero).
karyawan PT Pos lndonesia Dengan demikian diharapkan seluruh
(Persero) proses kerja dapat memiliki standar
yang tinggi dan sesuai dengan prinsip-
prinsip Good Corporate Governance.
Good Corporate Governance Code PT
Pos lndonesia (Persero) dirumuskan
berdasarkan peraturan perundang-undangan yang
berlaku, visi dan misi Perusahaan serta praktik-pratik terbaik Good Corporate
Governance.
Good Corporate Governance Code berlaku internasional, sehingga mampu
sebagai kebijakan dasar yang harus mempertahankan keberadaannya dan
dipatuhi oleh segenap jajaran PT Pos hidup berkelanjutan untuk mencapai
lndonesia (Persero), dan PT Pos lndonesia maksud dan tujuan Perusahaan.
(Persero) harus pula menginformasikan 2. Mendorong pengelolaan Perusahaan
Good Corporate Governance Code kepada secara profesional, efisien dan efektif,
semua pihak yang berkepentingan, serta memberdayakan fungsi dan
dengan demikian diharapkan semua meningkatkan kemandirian Organ
pihak akan menghormati peraturan Perusahaan.
Good Corporate Governance Code dan 3. Mendorong agar manajemen
bertindak sesuai dengan prinsip-prinsip Perusahaan dalam membuat
Good Corporate Governance sebagai keputusan dan menjalankan tindakan
acuan bagi PT Pos lndonesia (Persero) dilandasi nilai moral yang tinggi
dalam mencapai tujuan. PT Pos lndonesia dan kepatuhan terhadap peraturan
(Persero) akan melakukan evaluasi dan perundang-undangan, serta
revisi yang diperlukan atas peraturan ini kesadaran akan adanya tanggung
untuk menyesuaikan dengan perubahan jawab sosial Perusahaan terhadap
yang terjadi karena lingkungan bisnis stakeholders maupun kelestarian
yang dinamis. lingkungan di sekitar Perusahaan.
4. Meningkatkan kontribusi Perusahaan
Maksud dan Tujuan penerapan GCG di
terhadap perekonomian nasional.
Perusahaan
1. Memaksimalkan nilai Perusahaan 5. Meningkatkan iklim yang kondusif
agar memiliki daya saing yang bagi perkembangan nilai investasi
kuat, baik secara nasional maupun Perusahaan.
Laporan Tahunan 2024 105
Page 107
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
Pedoman Tata Kelola Perusahaan
Untuk mewujudkan kebijakan Tata 13. Pengadaan barang dan jasa.
Kelola Perusahaan yang baik, Pedoman 14. Manajemen mutu.
Penerapan Tata Kelola Perusahaan 15. Sistem penilaian kinerja dan
yang telah disusun dan dimiliki PT Pos remunerasi.
Indonesia (Persero) mengatur antara 16. Sistem audit.
lain: 17. Pengendalian gratifikasi.
1. Program pengenalan anggota dewan 18. Pelaporan atas dugaan penyimpangan
komisaris dan direksi baru. pada perusahaan.
2. Rencana jangka panjang perusahaan 19. Pelaporann harta kekayan
(RJPP). penyelenggara negara bagi dewan
3. Rencana kerja dan anggaran komisaris, direksi, pejabat setingkat
perusahaan (RKAP). dan dua tingkat dibawah direksi.
4. Pendelegasian wewenang rups, 20. Tim sosialisasi, pelaksanaan dan
dewan komisaris dan direksi. sosialisasi GCG.
5. Pengelolaan sumber daya manusia. 21. Pengaturan untuk anak perusahaan
6. Integritas dalam aktivitas bisnis. (subsidiary governance)dan/atau
7. Data perusahaan, kerahasiaan dan perusahaan patungan.
keterbukaan informasi. 22. Pelaporan.
8. Penyelewengan dan benturan 23. Tanggung jawab sosial perusahaan
kepentingan. 24. Keselamatan, kesehatan kerja dan
9. Pengelolaan kegiatan pemasaran. lindungan lingkungan (K3LL).
10. Manajemen risiko. 25. Pengelolaan aset.
11. Tata kelola teknologi informasi (IT 26. Penelitian dan pengembangan.
governance).
12. Pengelolaan keuangan.
106 Laporan Tahunan 2024
Page 108
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
PRINSIP-PRINSIP GCG
Sebagai perusahaan BUMN, PT Pos 2. Accountability (Akuntabilitas)
Indonesia (Persero) secara terus-menerus Akuntabilitas adalah kejelasan fungsi,
meningkatkan penerapan praktik- hak, tanggung jawab serta pelaksanaan
praktik Tata Kelola Perusahaan yang Baik dan mekanisme pertanggungjawaban
guna memaksimalkan nilai perusahaan, organ perseroan sehingga pengelolaan
mendorong pengelolaan perusahaan yang Perusahaan terlaksana secara efektif.
profesional, transparan dan efisien dengan Perusahaan akan mendefinisikan dan
cara menerapkan prinsip TARIF yaitu mengkomunikasikan fungsi, hak, dan
Transparancy, Accountability, Responsibility, tanggung jawab serta kewajiban masing-
Independency and fairness, yang selaras masing Organ Perseroan. Oleh karenanya,
dengan nilai-nilai ESG untuk menjamin praktik setiap keputusan dalam perusahaan akan
bisnis yang berkelanjutan dan etis,, sehingga jelas aspek akuntabilitasnya. Disamping
dapat memenuhi kewajiban yang baik itu, Perusahaan senantiasa berupaya
kepada Pemegang Saham, Dewan Komisaris, menjaga keseimbangan kepentingan
Mitra Bisnis serta pemangku Kepentingan Pemegang Saham, serta pihak lain
lainnya. Kesadaran akan pentingnya GCG dan yang berkepentingan (stakeholders).
berupaya terus menerus dalam melakukan Perusahaan menerapkan prinsip
improvement dan menjadikannya sebagai akuntabilitas sebagai salah satu cara
bagian dari budaya perusahaan didalam untuk mengatasi persoalan yang timbul
menerapkan GCG, hal ini merupakan karena adanya pembagian tugas (division
langkah-langkah komitmen yang dilakukan of authority) antar Organ Perseroan serta
setiap insan PT Pos Indonesia (Persero) mengurangi dampak dari agency problem
dalam menjalankan praktik-praktik bisnis yang timbul akibat perbedaan kepentingan
yang sehat dan berkesinambungan dalam antar Organ Perusahaan.
pengelolaan kegiatan usahanya. Dalam setiap
aktivitasnya, PT Pos Indonesia (Persero) 3. Responsibility (Pertanggungjawaban)
senantiasa mengacu kepada prinsip-prinsip Pertanggungjawaban adalah
GCG sebagai berikut : penghormatan Perusahaan terhadap
1. Transparency (Transparansi) peraturan perundang-undangan yang
Transparansi adalah keterbukaan berlaku dan komitmen untuk mengelola
mengemukakan informasi material dan relevan perusahaan berdasarkan prinsip-prinsip
mengenai Perseroan kepada pihak yang korporasi yang sehat. Perusahaan akan
berkepentingan. Perusahaan akan menjamin memastikan pengelolaan perusahaan
akurasi informasi material menyangkut dengan mematuhi peraturan serta
kinerja, keadaan keuangan, pengelolaan ketentuan yang berlaku sebagai cerminan
serta kepemilikan saham Perusahaan dan tanggung jawab korporasi sebagai warga
lain-lain informasi yang penting dan relevan korporasi yang baik (good corporate
serta akan mengungkapkannya secara citizen). Perusahaan akan selalu
terbuka, jelas dan tepat waktu. Perusahaan mengupayakan kemitraan dengan semua
akan mengungkapkan informasi tersebut di pihak yang berkepentingan (stakeholders)
atas sesuai dengan ketentuan perundang- dalam batasbatas peraturan perundang-
undangan yang berlaku dan disarankan oleh undangan dan etika bisnis yang sehat.
praktik terbaik GCG.
Laporan Tahunan 2024 107
Page 109
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
4. Independency (Kemandirian) 5. Fairness (keadilan)
Kemandirian adalah pengelolaan Keadilan adalah kesetaraan di dalam
perusahaan secara profesional tanpa memenuhi hak-hak stakeholders
benturan kepentingan dan pengaruh/ yang timbul berdasarkan perjanjian
tekanan dari pihak manapun yang tidak dan peraturan perundang-undangan
sesuai dengan peraturan perundang- yang berlaku. Perusahaan menjamin
undangan yang berlaku dan prinsip- perlindungan hak-hak para pemegang
prinsip korporasi yang sehat. Perusahaan saham, termasuk hak-hak pemegang
meyakini bahwa kemandirian merupakan saham minoritas sesuai ketentuan
keharusan agar Organ Perseroan dapat perundang-undangan yang berlaku.
bertugas dengan baik serta mampu Perusahaan juga menjamin bahwa setiap
membuat keputusan yang terbaik bagi pihak yang berkepentingan (stakeholders)
Perusahaan. Setiap Organ Perseroan akan akan mendapatkan perlakuan yang
melaksanakan tugasnya sesuai dengan setara tanpa diskriminasi sesuai
ketentuan perundang-undangan yang dengan peraturan perundang-undangan
berlaku dan prinsip-prinsip GCG. Selain yang berlaku. Perusahaan akan selalu
Organ Perseroan tidak boleh mencampuri mengupayakan agar pihak-pihak yang
pengurusan Perusahaan. berkepentingan dapat memahami hak dan
kewajibannya sesuai dengan peraturan
perundangan yang berlaku.
1 2 3 4 5 6
Anggaran Dasar
Perseroan
Peraturan Perundang- Pedoman Peraturan Teknis
undangan Tata Kelola dan Pelaksanaan
Praktek Terbaik Program Komite Internalisasi Penerapan dan Budaya
yang Lazim di Aturan Berlaku
Komisaris Sosialisasi Implementasi Perusahaan
Perusahaan Lain
Panduan Komnas Panduan bagi Standar Operasional
GCG Komisaris dan BOD Prosedur (SOP)
Praktek Terbaik yang
Lazim di Perusahaa
108 Laporan Tahunan 2024
Page 110
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
STRUKTUR TATA KELOLA PERUSAHAAN
Berdasarkan Undang - Undang Republik sesuai amanah yang diberikan, sedangkan
Indonesia No. 40 tahun 2007 tentang Dewan Komisaris melakukan pengawasan
Perseroan Terbatas, dengan organ utama yang memadai terhadap pengelolaan yang
perusahaan yang terdiri dari Pemegang dilakukan oleh Direksi serta melakukan
Saham melalui Rapat Umum Pemegang penasihatan agar kinerja perusahaan
Saham (RUPS), Dewan Komisaris serta lebih baik.
Direksi yang memiliki wewenang dan Dewan Komisaris dan Direksi diangkat
tanggung jawab yang jelas sesuai fungsinya dan diberhentikan oleh RUPS. Dewan
masing-masing yang sebagaimana diatur Komisaris telah membentuk komite-
dalam Anggaran Dasar Perseroan dan komite khusus yang bertugas membantu
peraturan perundang-undangan yang Dewan Komisaris dan memberi saran
berlaku. Setiap organ mempunyai peran sesuai ruang lingkup tugas komite yang
penting dalam pelaksanaan GCG secara bersangkutan. Komite - komite di bawah
efektif. Hal terpenting dalam kebijakan Dewan Komisaris adalah Komite Audit,
tata kelola perusahaan adalah adanya Komite Manajemen Risiko Usaha dan
pemisahan tugas dan tanggung jawab yang Investasi (KPMRU) dan Komite Nominasi
jelas di antara organ perusahaan. RUPS dan Remunerasi (KNR). Selain itu,
merupakan wadah para pemegang saham Direksi telah membentuk organ-organ
yang memiliki wewenang yang tidak Pendukung yaitu Sekretaris Perusahaan
dilimpahkan kepada Dewan Komisaris dan Satuan Pengawasan Internal (SPI)
dan Direksi. Direksi bertanggung jawab yang bertanggung jawab langsung kepada
penuh atas pengelolaan perusahaan Direktur Utama.
Pemegang Saham
Dewan Direksi Dewan Komisaris
Sekretasis Internal Komite KNR
Perusahaan Audit KPMRUI Audit
Laporan Tahunan 2024 109
Page 111
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
PEMEGANG SAHAM
Wewenang Pemegang Saham:
1. Menyetujui dan mengesahkan Laporan
Pemegang Tahunan yang telah ditelaah oleh
Saham adalah Dewan Komisaris termasuk laporan
Tugas Pengawasan Dewan Komisaris.
pihak yang 2. Mengesahkan Laporan Keuangan yang
namanya tercatat telah diperiksa oleh Akuntan Publik.
dalam Daftar 3. Menetapkan penggunaan laba bersih
Perseroan.
Pemegang Saham. 4. Menetapkan Auditor Eksternal
berdasarkan usulan yang diterima
dari Dewan Komisaris.
Hak Pemegang Saham 5. Menetapkan remunerasi dan tantiem
Pemegang Saham yang namanya tercatat Dewan Komisaris dan Direksi.
dalam Daftar Pemegang Saham memiliki 6. Mengangkat dan memberhentikan
hak yang harus dilindungi, antara lain Dewan Komisaris dan Direksi melalu
adalah: RUPS.
1. Menghadiri dan memberikan suara 7. Memberikan persetujuan atas aksi
dalam RUPS, dengan ketentuan korporasi Perusahaan sesuai dengan
satu saham memberi hak kepada yang diatur dalam peraturan dan
pemegangnya untuk mengeluarkan 1 ketentuan yang berlaku.
(satu) suara. Kewajiban Pemegang Saham:
2. Memperoleh informasi material
1. Mematuhi ketentuan Anggaran Dasar
mengenai Perusahaan, secara tepat
dan peraturan perundang-undangan.
waktu, terukur, dan teratur sepanjang
2. Tidak melakukan kegiatan pengawasan
informasi tersebut tidak bersifat
dan pengurusan Perusahaan yang
rahasia.
dilakukan oleh Dewan Komisaris dan
3. Memperoleh penjelasan tentang
Direksi.
penerapan GCG.
3. Tidak memanfaatkan Perusahaan
4. Menerima pembagian dari keuntungan
untuk kepentingan pribadi, keluarga,
Perusahaan dalam bentuk deviden,
Perusahaan atau kelompok usahanya
dan sisa hasil likuidasi, sebanding
dengan semangat dan cara yang
dengan jumlah saham/modal yang
bertentangan dengan peraturan
dimilikinya.
perundang-undangan dan praktik-
5. Hak lainnya berdasarkan anggaran
praktik yang sehat.
dasar dan peraturan perundang-
4. Melakukan evaluasi kinerja Dewan
undangan.
Komisaris dan Direksi melalui
mekanisme RUPS.
110 Laporan Tahunan 2024
Page 112
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM (RUPS)
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Wewenang RUPS
merupakan Organ Perusahaan yang
1. Menyetujui atau menolak Rencana
memiliki semua kewenangan yang tidak
Jangka Panjang Perusahaan (RJPP)
didelegasikan kepada Dewan Komisaris
dan Rencana Kerja dan Anggaran
dan Direksi. RUPS merupakan wadah bagi
Perusahaan (RKAP).
pemegang saham dalam mempengaruhi
dan menetapkan kebijakan bagi 2. Menetapkan perhitungan alokasi laba
Perusahaan. RUPS merupakan forum Perusahaan untuk:
di mana Dewan Komisaris dan Direksi a. Laba yang ditahan dan cadangan;
melaporkan dan bertanggung jawab b. Dividen kepada Pemegang Saham;
terhadap pelaksanaan tugas serta c. Bonus Direksi, Dewan Komisaris,
kinerjanya kepada Pemegang Saham. dan Pekerja
Berbagai agenda yang dibahas dalam RUPS 3. Mengangkat dan memberhentikan
antara lain adalah penetapan arah dan Direksi dan Dewan Komisaris.
strategi jangka panjang perusahaan yang 4. Menetapkan target kinerja masing-
mengintegrasikan aspek sustainability dan masing Direksi dan Dewan Komisaris.
tanggung jawab sosial, penilaian kineria 5. Melakukan penilaian kinerja secara
operasional dan keuangan, penetapan
kolektif maupun Direksi dan Dewan
anggota Dewan Komisaris dan Direksi
Komisaris.
serta remunerasi mereka dan agenda
6. Menetapkan auditor eksternal untuk
lain yang diusulkan oleh Pemegang
melakukan audit keuangan atas
Saham.Rapat Umum Pemegang Saham
terdiri dari RUPS Tahunan dan RUPS Luar laporan keuangan.
Biasa. Perusahaan berkewajiban untuk 7. Menetapkan remunerasi Dewan
memberikan penjelasan yang lengkap Komisaris dan Direksi.
dan informasi yang akurat kepada 8. Menetapkan kebijakan mengenai
Pemegang Saham berkenaan dengan kemungkinan adanya konflik
penyelenggaraan RUPS, RUPS terdiri atas: kepentingan yang terkait dengan
1. RUPS Tahunan untuk mengesahkan Dewan Komisaris.
Rencana Kerja dan Anggaran 9. Menetapkan jumlah maksimum
Perusahaan (RKAP) diselenggarakan jabatan Dewan Komisaris yang boleh
selambat-lambatnya akhir tahun dirangkap oleh seorang Dewan
sebelum tahun anggaran berjalan. Komisaris.
2. RUPS Tahunan untuk mengesahkan 10. Menetapkan jumlah maksimum
Laporan Tahunan dan Perhitungan jabatan Dewan Komisaris yang boleh
Tahunan diselenggarakan dirangkap oleh Direksi pada Anak
selambatlambatnya dalam 6 (enam)
Perusahaan.
bulan setelah tahun buku berakhir.
11. Mendelegasikan kepada Dewan
3. RUPS Luar Biasa yang dapat
Komisaris tentang pembagian tugas
diselenggarakan sewaktu-waktu
dan wewenang anggota Direksi.
apabila diperlukan oleh Pemegang
Saham atau atas usulan Dewan
Komisaris dan/atau Direksi.
Laporan Tahunan 2024 111
Page 113
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
Penyelenggaraan RUPS
1. Perusahaan memberikan panggilan 7. Perusahaan memberikan informasi
kepada Pemegang Saham tepat waktu mengenai rincian Rencana Kerja dan
yaitu dalam jangka waktu paling Anggaran Perusahaan khusus untuk
lambat 14 (empat belas) hari sebelum RUPS, Rencana Jangka Panjang (RJP)
tanggal RUPS diadakan, dengan dan Rencana Kerja dan Anggaran
tidak memperhitungkan tanggal Perusahaan (RKAP).
pemanggilan dan tanggal RUPS, 8. Perusahaan memberikan informasi
memberikan informasi mengenai keuangan maupun hal-hal lainnya
agenda RUPS, termasuk usul yang yang menyangkut Perusahaan yang
diajukan oleh Direksi. dimuat dalam laporan tahunan dan
2. Perusahaan melengkapi surat laporan keuangan.
undangan pemanggilan RUPS dengan 9. Perusahaan memberikan penjelasan
pernyataan mengenai pemberitahuan lengkap dan informasi yang akurat
bahwa bahan yang akan dibicarakan mengenai hal-hal yang berkaitan
dalam RUPS tersedia di kantor dengan agenda RUPS yang diberikan
Perseroan sejak tanggal dilakukan sebelum dan/atau pada saat RUPS
pemanggilan RUPS sampai dengan berlangsung.
tanggal RUPS diadakan. 10. RUPS dalam acara lain-lain berhak
3. Pemegang Saham mendapatkan mengambil keputusan sepanjang
penjelasan mengenai hal-hal lain semua Pemegang Saham hadir
dalam agenda RUPS yang diberikan dan/atau diwakili dalam RUPS dan
sebelum dan/atau pada saat RUPS dengan suara bulat dapat menyetujui
berlangsung. tambahan mata acara RUPS.
4. Perusahaan menjamin keputusan 11. Setiap penyelenggaraan RUPS
RUPS yang diambil melalui prosedur wajib dibuatkan risalah RUPS yang
yang transparan dan adil. sekurang-kurangnya memuat waktu,
5. Perusahaan memberikan risalah RUPS agenda, peserta, pendapat-pendapat
kepada Pemegang Saham jika diminta. yang berkembang dalam RUPS, dan
Risalah RUPS yang dibuat akan keputusan RUPS dan risalah RUPS ini
memuat pendapat yang mendukung wajib ditandatangani oleh ketua RUPS
maupun yang tidak mendukung dan paling sedikit 1 (satu) Pemegang
terhadap keputusan yang dibuat. Saham yang ditunjuk dari dan oleh
6. Perusahaan mengungkapkan kepada peserta RUPS. Kewajiban untuk tanda
Pemegang Saham sistem penentuan tangan tersebut tidak di syaratkan
honor/gaji dan fasilitas bagi setiap apabila risalah RUPS tersebut dibuat
anggota Dewan Komisaris dan Direksi dengan Akta Notaris
serta rincian mengenai honor/gaji dan
tunjangan yang diterima oleh anggota
Dewan Komisaris dan Direksi.
112 Laporan Tahunan 2024
Page 114
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
DEWAN KOMISARIS
Dewan Komisaris adalah Organ a. Tidak memiliki hubungan keuangan,
Perseroan yang diangkat oleh RUPS yang kepengurusan, kepemilikan saham
bertugas untuk melakukan pengawasan dan/atau hubungan keluarga
terhadap pengurusan Perusahaan yang dengan anggota Dewan Komisaris
dilakukan Direksi serta memberi nasihat lainnya, anggota Direksi dan/atau
kepada Direksi meliputi, namun tidak Pemegang Saham.
terbatas pada, rencana pengembangan b. Tidak mempunyai keterkaitan
Perusahaan, rencana kerja dan anggaran finansial, baik langsung maupun
tahunan Perusahaan, pelaksanaan tidak langsung dengan Perusahaan
ketentuan Anggaran Dasar dan keputusan atau perusahaan lain yang
RUPS dan peraturan perundangan yang menyediakan jasa dan produk
berlaku.Dewan Komisaris akan selalu kepada Perusahaan dan afiliasinya.
mematuhi Anggaran Dasar dan peraturan c. Bebas dari benturan kepentingan
perundangan yang berlaku serta dapat dan aktivitas bisnis atau hubungan
menggunakan saran profesional yang lain yang dapat menghalangi atau
independen dan/atau dapat membentuk mengganggu kemampuan Dewan
komite-komite, jika diperlukan, dalam Komisaris yang bersangkutan untuk
melaksanakan tugasnya. bertindak atau berpikir secara
Keanggotaan dan Komposisi Dewan bebas di lingkup Perusahaan.
Komisaris Kriteria Dewan Komisaris
Keanggotaan dan komposisi Dewan Kriteria Dewan Komisaris Pos Indonesia
Komisaris adalah sebagai berikut: mengacu pada Peraturan Menteri Badan
1. Dewan Komisaris terdiri atas 1 (satu) Usaha Milik Negara Nomor PER-02/
orang anggota atau lebih. MBU/02/2015 Tentang Persyaratan
2. Dewan Komisaris yang terdiri atas Dan Tata Cara Pengangkatan Dan
lebih dari 1 (satu) orang anggota Pemberhentian Anggota Dewan Komisaris
merupakan majelis dan setiap Dan Dewan Pengawas Badan Usaha Milik
anggota Dewan Komisaris tidak dapat Negara dan Peraturan Menteri Badan
bertindak sendiri-sendiri, melainkan Usaha Milik Negara Republik Indonesia
berdasarkan keputusan Dewan Nomor PER-10/MBU/10/2020 Tentang
Komisaris. Perubahan Atas Peraturan Menteri
3. Dalam hal Dewan Komisaris lebih dari Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-
1 (satu) orang anggota, maka salah 02/MBU/02/2015 Tentang Persyaratan
seorang anggota Dewan Komisaris Dan Tata Cara Pengangkatan Dan
diangkat sebagai Komisaris Utama. Pemberhentian Anggota Dewan Komisaris
4. Sekurang-kurangnya 20% dari anggota Dan Dewan Pengawas Badan Usaha Milik
Dewan Komisaris harus berasal dari Negara serta Peraturan Menteri Badan
kalangan di luar Perusahaan dengan Usaha Milik Negara Republik Indonesia
ketentuan bahwa yang bersangkutan: Nomor PER-3/MBU/03/2023 Tentang
Laporan Tahunan 2024 113
Page 115
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
Organ dan Sumber Daya Manusia Badan 3. Persyaratan lain anggota Dewan
Usaha Milik Negara. Komisaris, yaitu:
a. bukan pengurus Partai Politik
1. Persyaratan formal anggota Dewan
dan/atau calon anggota legislatif
Komisaris, yaitu:
dan/atau anggota legislatif. Calon
a. orang perseorangan;
anggota legislatif atau anggota
b. cakap melakukan perbuatan
legislatif terdiri dari calon/anggota
hukum;
DPR, DPD, DPRD Tingkat I, dan
c. tidak pernah dinyatakan pailit
DPRD Tingkat II;
dalam waktu 5 (lima) tahun
b. bukan calon Kepala/Wakil Kepala
sebelum pencalonan;
Daerah dan/atau Kepala/Wakil
d. tidak pernah menjadi anggota
Kepala Daerah;
Direksi atau anggota Dewan
c. tidak menjabat sebagai anggota
Komisaris yang dinyatakan
Dewan Komisaris pada BUMN
bersalah menyebabkan suatu
yang bersangkutan selama 2 (dua)
Perseroan/Perum dinyatakan
periode berturut-turut;
pailit dalam waktu 5 (lima) tahun
d. sehat jasmani dan rohani
sebelum pencalonan; dan
(tidak sedang menderita suatu
e. tidak pernah dihukum karena
penyakit yang dapat menghambat
melakukan tindak pidana yang
pelaksanaan tugas sebagai anggota
merugikan keuangan negara dan/
Dewan Komisaris), yang dibuktikan
atau yang berkaitan dengan sektor
dengan surat keterangan sehat
keuangan dalam waktu 5 (lima)
dari Dokter;
tahun sebelum pencalonan.
e. bagi bakal calon dari Kementerian
2. Persyaratan materiil anggota Dewan
Teknis atau Instansi Pemerintah
Komisaris yaitu:
lain, harus berdasarkan surat
a. integritas;
usulan dari instansi yang
b. dedikasi;
bersangkutan; dan
c. memahami masalah-masalah
f. bagi bakal calon anggota Dewan
manajemen perusahaan yang
Komisaris yang berasal dari
berkaitan dengan salah satu fungsi
penyelenggara negara harus
manajemen;
melaporkan Laporan harta
d. memiliki pengetahuan yang
Kekayaan Penyelenggara Negara
memadai di bidang usaha Persero
(LHKPN) selama 2 (dua) tahun
dimana yang bersangkutan
terakhir yang dibuktikan dengan
dicalonkan; dan
Bukti Lapor LHKPN kepada institusi
e. dapat menyediakan waktu yang
yang berwenang.
cukup untuk melaksanakan
tugasnya.
114 Laporan Tahunan 2024
Page 116
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
Pengangkatan Dewan Komisaris
Pengangkatan Dewan Komisaris mengacu 3. Penilaian
pada Peraturan Menteri Badan Usaha a. Bakal calon yang akan ditetapkan
Milik Negara Nomor PER-02/MBU/02/2015 menjadi calon anggota Dewan
Tentang Persyaratan dan Tata Cara Komisaris adalah seseorang
Pengangkatan dan Pemberhentian yang telah dinyatakan memenuhi
Anggota Dewan Komisaris dan Dewan Persyaratan Formal, Persyaratan
Pengawas Badan Usaha Milik Negara dan Materiil, dan Persyaratan Lain.
Peraturan Menteri Badan Usaha Milik b. Evaluasi pemenuhan Persyaratan
Negara Republik Indonesia Nomor PER- Formal dan Persyaratan Lain
10/MBU/10/2020 Tentang Perubahan Atas dilakukan oleh Deputi. Dalam hal
Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Deputi tidak memiliki data dan/atau
Negara Nomor PER-02/MBU/02/2015 informasi yang cukup, pembuktian
Tentang Persyaratan dan Tata Cara dapat dilakukan dengan
Pengangkatan dan Pemberhentian menandatangani pernyataan
Anggota Dewan Komisaris dan Dewan pemenuhan Persyaratan Formal
Pengawas Badan Usaha Milik Negara dan Persyaratan Lain oleh bakal
serta Peraturan Menteri Badan Usaha calon yang bersangkutan.
Milik Negara Republik Indonesia Nomor c. Apabila di kemudian hari ternyata
PER-3/MBU/03/2023 Tentang Organ dan pernyataan sebagaimana
Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik dimaksud pada poin b terbukti tidak
Negara. Yaitu melalui beberapa ketentuan benar, maka yang bersangkutan
yaitu : diberhentikan dengan tidak hormat
dari jabatannya sebagai anggota
1. Sumber bakal calon Dewan Komisaris/
Dewan Komisaris dan Menteri
Dewan Pengawas BUMN berasal dari :
memproses pernyataan yang tidak
a. Mantan Direksi BUMN;
benar tersebut sesuai dengan
b. Dewan Komisaris/Dewan
ketentuan yang berlaku.
Pengawas BUMN;
d. Penilaian pemenuhan Persyaratan
c. Pejabat Struktural dan Pejabat
Materiil, dilakukan oleh Tim yang
Fungsional Pemerintah;
dibentuk oleh Menteri
d. Sumber Lain.
e. Penilaian pemenuhan Persyaratan
2. Penjaringan
Materiil, dilakukan dengan cara:
a. Menteri, Sekretaris, Deputi Teknis,
i. menilai daftar riwayat hidup
dan/atau Deputi mencari bakal
dan dokumen pendukung;
calon dari berbagai sumber.
ii. khusus untuk menilai integritas
b. Semua bakal calon
dilakukan dengan pernyataan
diadministrasikan oleh Deputi.
tertulis dari calon yang
bersangkutan sebagaimana
tercantum dalam Lampiran II
Peraturan Menteri ini; dan/atau
iii. wawancara.
Laporan Tahunan 2024 115
Page 117
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
f. Hasil Penilaian disajikan dalam usaha BUMN yang bersangkutan).
bentuk narasi kualitatif dengan Dalam hal penetapan anggota
kriteria “Disarankan” atau “Tidak Dewan Komisaris dilakukan
Disarankan”. sebelum Penilaian sesuai
g. Penilaian sebagaimana dimaksud ketentuan sektoral, maka dalam
pada poin e, tidak dilakukan apabila keputusan pengangkatannya
bakal calon merupakan pejabat dinyatakan bahwa pengangkatan
ex officio dan pejabat Pemerintah yang bersangkutan berlaku efektif
yang diangkat dengan Keputusan sejak dinyatakan lulus Penilaian.
Presiden. c. Penetapan seseorang menjadi
h. Bagi BUMN tertentu yang anggota Dewan Komisaris/Dewan
berdasarkan peraturan perundang- Pengawas dapat dilakukan melalui
undangan pengangkatan anggota cara:
Dewan Komisaris memerlukan i. Keputusan Menteri apabila
penilaian oleh regulator, Penilaian seluruh saham/modal BUMN
sebagaimana dimaksud pada huruf dimiliki oleh Negara;
e, tidak diwajibkan, selanjutnya ii. Keputusan RUPS atau
pemenuhan persyaratan materiil keputusan seluruh pemegang
sepenuhnya disesuaikan dengan saham secara sirkuler apabila
hasil penilaian regulator. tidak seluruh saham dimiliki
i. Pengangkatan kembali anggota oleh Negara.
Dewan Komisaris pada BUMN d. Bagi BUMN terbuka, daftar riwayat
yang sama, dilakukan berdasarkan hidup calon anggota Dewan
penilaian Deputi atas kemampuan Komisaris yang akan diusulkan
yang bersangkutan melaksanakan untuk diangkat dalam RUPS, wajib
tugasnya dengan baik selama tersedia dan diumumkan pada saat
masa jabatannya. Penyajian hasil penyelenggaraan RUPS sebelum
penilaian dilakukan dalam bentuk pengambilan keputusan mengenai
narasi kualitatif. pengangkatan yang bersangkutan
4. Usulan Pengangkatan sebagai anggota Dewan Komisaris.
a. Bagi calon yang telah dinyatakan e. Sebelum ditetapkan menjadi
memenuhi Persyaratan Formal, anggota Dewan Komisaris,
dan Persyaratan Lain serta telah yang bersangkutan harus
dilakukan Penilaian dengan kriteria menandatangani surat pernyataan
“Disarankan”, dapat ditetapkan mengundurkan diri dari jabatan
menjadi anggota Dewan Komisaris. lain yang dilarang untuk dirangkap
b. Bagi BUMN tertentu, penetapan dengan jabatan anggota Dewan
seseorang menjadi anggota Komisaris terhitung sejak yang
Dewan Komisaris dapat dilakukan bersangkutan diangkat menjadi
setelah dinyatakan lulus Penilaian anggota Dewan Komisaris (jika
sesuai ketentuan sektoral (sesuai ada). Dalam hal yang bersangkutan
ketentuan yang berlaku di bidang tidak mengundurkan diri dalam
116 Laporan Tahunan 2024
Page 118
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
jangka waktu sebagaimana diatur j. Anggota Dewan Komisaris terpilih
dalam peraturan perundang- menandatangani surat pernyataan
undangan, maka jabatannya yang berisi kesanggupan untuk
sebagai anggota Dewan Komisaris menjalankan tugas dengan baik dan
BUMN berakhir pada batas waktu bersedia diberhentikan sewaktu-
tersebut. waktu berdasarkan pertimbangan
f. Dalam hal keputusan Menteri/RUPS.
pengangkatan dilakukan dengan k. Anggota Dewan Komisaris mulai
Keputusan Menteri atau keputusan menjabat secara efektif terhitung
seluruh pemegang saham secara sejak tanggal penyerahan
sirkuler, maka setelah Keputusan keputusan atau tanggal yang
ditetapkan, Deputi memproses ditetapkan dalam keputusan
penyerahan Surat Keputusan Menteri/RUPS/seluruh pemegang
kepada anggota Dewan terpilih. saham secara sirkuler.
Dalam proses penyerahan, Deputi
Pemberhentian (Masa Jabatan)
dibantu oleh pejabat Eselon II
yang bertanggung jawab di bidang 1. Masa jabatan Dewan Komisaris 5
hukum, Asisten Deputi yang (lima) tahun sejak tanggal diangkat
membidangi manajemen sumber oleh RUPS.
daya manusia, dan Asisten Deputi 2. Jabatan Dewan Komisaris akan
Sektor. berakhir jika:
g. Setelah penyerahan dilakukan, a. Meninggal Dunia;
seluruh dokumen diserahkan b. Masa jabatan berakhir;
kepada Deputi untuk c. tidak lagi memenuhi persyaratan
diadministrasikan. sebagai anggota Dewan Komisaris
h. Dalam hal pengangkatan dan Dewan Pengawas berdasarkan
akan ditetapkan dalam RUPS, ketentuan Anggaran Dasar dan
penyampaian hasil Penilaian peraturan perundang-undangan
kepada Menteri disertai dengan yang berlaku; atau
surat penetapan calon dan d. diberhentikan berdasarkan
surat kuasa untuk menghadiri Keputusan Menteri/RUPS.
dan mengambil keputusan 3. RUPS dapat memberhentikan jabatan
dalam RUPS. Setelah RUPS Dewan Komisaris sewaktu-waktu
dilaksanakan, seluruh dokumen dengan memberitahukan secara
diserahkan kepada Deputi untuk tertulis kepada yang bersangkutan
diadministrasikan. disertai alasan pemberhentian,
i. Deputi mengadministrasikan setelah yang bersangkutan diberikan
semua dokumen terkait dengan kesempatan untuk membela diri dan
pengangkatan anggota Dewan hadir di RUPS yang diselenggarakan
Komisaris, termasuk dokumentasi selambatlambatnya 30 (tiga puluh)
proses pengangkatan dan hari setelah pemberhentian tersebut.
Penilaian. Jika RUPS tidak diselenggarakan
Laporan Tahunan 2024 117
Page 119
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
dalam jangka waktu 30 (tiga puluh) meningkatkan kualitas pendalaman
hari, maka pemberhentian paruh terhadap hal-hal yang menjadi topik
waktu tersebut batal. pengawasan Dewan Komisaris.
4. Apabila seorang Dewan Komisaris Pembagian tugas dilakukan dengan
berhenti atau diberhentikan sebelum mempertimbangkan:
masa jabatannya berakhir, maka 1. cakupan tugas dari seluruh tugas
masa jabatan penggantinya adalah Direksi;
sisa masa jabatan Dewan Komisaris 2. latar belakang keahlian dan
yang digantikannya, kecuali RUPS pengalaman Komisaris, untuk
menetapkan lain. mendapatkan kualitas pengawasan
5. Dewan Komisaris berhak yang optimal;
mengundurkan diri dari jabatannya 3. posisi anggota Dewan Komisaris yang
dengan memberitahukan secara sedang ditugaskan/menjabat sebagai
tertulis mengenai maksudnya tersebut Ketua Komite Dewan Komisaris;
kepada Pemegang Saham dengan 4. pembagian tugas Dewan Komisaris
tembusan kepada Dewan Komisaris ditetapkan dan dilakukan review
lainnya dan Direksi Perusahaan terhadap pembagian tugas tersebut
sekurangkurangnya 30 (tiga puluh) setiap 2 (dua) tahun.
hari sebelum tanggal pengunduran
dirinya. Tanggung Jawab
6. Dewan Komisaris yang mengundurkan 1. Melakukan tugas dan tanggung jawab
diri dan atau berhenti sebelum maupun sesuai dengan ketentuan Anggaran
setelah masa jabatan berakhir, Dasar dan keputusan RUPS.
kecuali karena meninggal dunia tetap 2. Menyusun rencana kerja tahunan
dimintakan pertanggungjawaban sejak Dewan Komisaris yang menjadi
pengangkatannya sampai tanggal bagian dari RKAP dan melakukan
penetapan pengunduran dirinya dalam pembagian tugas diantara anggota
RUPS. Dewan Komisaris dalam pelaksanaan
7. Dalam hal terdapat penambahan rencana kerja dimaksud.
Dewan Komisaris, maka masa 3. Memastikan kepatuhan Direksi dalam
jabatan Dewan Komisaris tersebut menjalankan perusahaan sesuai
akan berakhir bersamaan dengan RJPP dan melakukan pengukuran dan
berakhirnya masa jabatan Dewan penilaian kinerja Dewan Komisaris
Komisaris lainnya yang telah ada, secara self assessment.
kecuali RUPS menetapkan lain. 4. Meneliti dan menelaah laporan
tahunan yang disiapkan Direksi
Pembagian Tugas dan Tanggung Jawab
serta memberikan arahan kepada
Dewan Komisaris
Direksi antara lain mengenai sistem
Pembagian tugas Anggota Dewan pengendalian intern Perusahaan,
Komisaris diatur oleh Dewan Komisaris manajemen risiko Perusahaan, sistem
dan ditetapkan dalam Keputusan teknologi informasi yang digunakan
Dewan Komisaris, dengan tujuan untuk Perusahaan, pengelolaan SDM,
118 Laporan Tahunan 2024
Page 120
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
kebijakan pengelolaan keuangan dan 3. Melakukan fungsi dan tugas mengenai
akuntansi, pengadaan barang dan pengawasan dan pemberian nasihat
jasa, standar mutu dan pelayanan. terhadap kebijakan pengadaan
5. Memastikan kepatuhan Direksi dalam barang dan jasa perusahaan dan
menjalankan peraturan perundangan pelaksanaannya.
yang berlaku, pedoman tata kelola 4. Meneliti dan menelaah serta
perusahaan dan perjanjian dengan menandatangani RJPP dan RKAP yang
pihak ketiga, serta memberikan disiapkan Direksi.
pendapat dan saran kepada RUPS 5. Memberikan pendapat dan saran
mengenai Rencana Pengembangan, kepada RUPS mengenai alasan Dewan
Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan Komisaris menandatangani RJPP dan
Perusahaan. RKAP.
6. Mengawasi pelaksanaan Rencana 6. Mengikuti perkembangan kegiatan
Kerja dan Anggaran Tahunan Perusahaan, memberikan saran dan
Perusahaan serta menyampaikan pendapat kepada RUPS mengenai
hasil penilaian serta pendapatnya setiap masalah yang dianggap penting
kepada RUPS. bagi kepengurusan Perusahaan.
7. Mengikuti perkembangan kegiatan 7. Menyampaikan laporan tentang tugas
Perusahaan, dalam hal Perusahaan pengawasan yang telah dilakukan
menunjukkan gejala kemunduran, selama tahun buku yang baru lampau
segera melaporkan kepada RUPS kepada RUPS.
dengan disertai saran mengenai 8. Melaporkan dengan segera
langkah perbaikan yang harus kepada RUPS apabila terjadi gejala
ditempuh. menurunnya kinerja Perusahaan atau
8. Melakukan pengawasan terhadap kejadian penting lainnya yang perlu
kebijakan dan pelaksanaan diketahui oleh RUPS.
pengelolaan anak perusahaan/ 9. Meneliti dan menelaah laporan berkala
perusahaan patungan. dan laporan tahunan, memberikan
9. Melakukan tugas-tugas pengawasan penjelasan, pendapat dan saran
lainnya yang ditentukan RUPS. kepada RUPS mengenai laporan
tahunan, apabila diminta.
Kewajiban
10. Menyusun program kerja tahunan
Dalam melakukan pengawasan atas dan anggaran biaya Dewan Komisaris
pengurusan perseroan, Dewan Komisaris serta dimasukkan dalam RKAP,
berkewajiban : mengusulkan akuntan publik, membuat
1. Memberikan nasihat kepada Direksi risalah rapat Dewan Komisaris dan
dalam melaksanakan pengurusan menyimpan salinannya.
Perusahaan. 11. Memantau dan memastikan bahwa
2. Melakukan fungsi dan tugas GCG telah diterapkan secara efektif
pengendalian dan pengawasan atas dan berkelanjutan.
rencana investasi dan risiko usaha.
Laporan Tahunan 2024 119
Page 121
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
12. Memastikan bahwa dalam laporan promosi, mutasi dan demosi di
tahunan telah memuat informasi perusahaan dan pelaksanaannya.
mengenai identitas, pekerjaan 19. Melaksanakan kewajiban lainnya
pekerjaan utamanya, jabatan Dewan dalam rangka tugas pengawasan
Komisaris di perusahaan lain, dan pemberian nasihat, sepanjang
termasuk rapat-rapat yang dilakukan tidak bertentangan dengan peraturan
dalam satu tahun buku (rapat internal perundang-undangan yang berlaku.
maupun rapat gabungan dengan
Board Charter / Pedoman dan Tata Tertib
Direksi), serta honorarium, fasilitas,
Kerja Dewan Komisaris
dan/atau tunjangan lain yang diterima
dari Perusahaan. Untuk kejelasan sistem dan struktur
13. Menetapkan kebijakan mengenai hubungan antar organ perseroan,
pengawasan dan pemberian nasihat kewenangan, tugas dan hubungan kerja
terhadap kebijakan mutu dan masing-masing organ perseroan agar
pelayanan serta pelaksanaannya. sejalan dengan Prinsip GCG, maka
14. Menetapkan kebijakan mengenai Perseroan telah menyusun pedoman
informasi lingkungan bisnis dan berupa Panduan Bagi Komisaris dan
permasalahannya yang diperkirakan Direksi (Board Manual) sesuai dengan
berdampak pada usaha dan kinerja Keputusan Bersama Dewan Komisaris
Perusahaan yang perlu mendapatkan dengan Direksi PT Pos Indonesia (Persero)
perhatian Dewan Komisaris. Nomor: 317/Dekom/0921 dan KD.082/
15. Menetapkan kebijakan mengenai Dirut/0921 tanggal 08 September 2021
pengawasan dan pemberian tentang Board Manual PT Pos Indonesia
nasihat terhadap kebijakan sistem (Persero) yang selanjutnya dituangkan
teknologi informasi perusahaan dan dalam Keputusan Dewan Komisaris
pelaksanaannya. No.306/DEKOM/1222 tentang Piagam
16. Menetapkan kebijakan pengusulan Komisaris PT Pos Indonesia (Persero)
remunerasi Direksi sesuai ketentuan tanggal 30 Desember 2022 yang berisikan
yang berlaku dan kebijakan penilaian :
kinerja Direksi Kolegial maupun 1. Program Pengenalan Dewan
Individual. Komisaris;
17. Menetapkan mekanisme untuk 2. Program Pengembangan Kompetensi;
merespon/menindaklanjuti saran, 3. Pengunduran Diri Anggota Dewan
permasalahan atau keluhan dari Komisaris;
stakeholder dan menyampaikan 4. Etika Jabatan;
kepada Direksi tentang saran 5. Pembagian Tugas Dewan Komisaris;
penyelesaian yang diperlukan. 6. Kewenangan Dewan Komisaris;
18. Melakukan pengawasan dan 7. Kewajiban Dewan Komisaris;
pemberian nasihat terhadap kebijakan 8. Pengambilan Keputusan;
pengelolaan sumber daya manusia, 9. Perencanaan Kerja Dewan Komisaris;
khususnya tentang manajemen karir 10. Mekanisme Persetujuan RKAP dan
di perusahaan, sistem dan prosedur RJPP;
120 Laporan Tahunan 2024
Page 122
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
11. Tata Tertib Rapat Dewan Komisaris; Penilaian atas komite dibawah Dewan
12. Rapat Dewan Komisaris Dengan Komisaris
Direksi; Dewan Komisaris menilai bahwa kerja
13. Rapat Komite – Komite; sama antara Komite Audit (KA), Komite
14. Organ Pendukung Dewan Komisaris Nominasi dan Remunerasi (KNR) serta
Organ Pendukung Dewan Komisaris Komite Pemantau Manajemen Risiko
Usaha dan Investasi (KPMRUI) telah
Dalam menjalankan tugas pengawasan
berjalan dengan sangat baik. Begitupun
dan pemberian nasihat, Dewan Komisaris
dukungan yang diberikan Dewan
dibantu oleh organ pendukung komisaris
Komisaris kepada Komite Audit (KA),
yaitu Sekretariat Dewan Komisaris,
Komite Nominasi dan Remunerasi (KNR)
Komite Audit (KA), Komite Nominasi dan
serta Komite Pemantau Manajemen
Remunerasi (KNR) serta Komite Pemantau
Risiko Usaha dan Investasi (KPMRUI) telah
Manajemen Risiko Usaha dan Investasi
dilaksanakan sebaik mungkin melalui
(KPMRUI). Komite – komite yang dibentuk
pemberian arahan kepada Komite Audit
mempunyai tugas yang berkaitan dengan
dalam menjalankan tugas sebagaimana
fungsi pengawasan Dewan Komisaris
telah ditetapkan di dalam Piagam Komite
antara lain namun tidak terbatas pada
Audit PT Pos Indonesia (Persero), maupun
aspek fungsi pengendalian internal, fungsi
Komite Pemantau Manajemen Risiko
nominasi dan remunerasi bagi Direksi dan
Usaha dan Investasi (KPMRUI) dan Komite
Dewan Komisaris, penerapan manajemen
Nominasi dan Remunerasi (KNR) sesuai
risiko dan penerapan prinsip-prinsip GCG
fungsinya. Penilaian atas kinerja pada
sesuai peraturan yang berlaku.
komite–komite dibawah Dewan Komisaris.
1. Penilaian Kinerja Komite Audit Pada tahun 2023 Skor KPI untuk Komite audit adalah
sebesar 98.40 dari target yang direncanakan sebesar 100 dengan kategori “Sangat Baik
No Kegiatan Rencana Realisasi Bobot Skor KPI
1 Penilaian Terhadap sistem Pengendalian Internal 6 3 6 6.00
2 Penilaian terhadap Internal Audit 13 8 16 14.40
Penilaian terhadap Auditor Eksternal (KAP 2022
3 20 13 22 22.00
dan KAP 2023)
Penilaian terhadap Prosedur Evaluasi atas
4 Informasi yg dihasilkan oleh PT Pos Indonesia 2 2 2 2.00
Hal-hal yang Memerlukan Perhatian Dewan
Komisaris dan Tugas-tugas Lainnya dari Dewan
5 24 17 18 18.00
Komisaris
6 Peningkatan Kapasitas Komite Audit 2 2 2 2.00
7 Rapat 48 60 24 24.00
8 Pelaporan 9 6 10 10.00
Jumlah 124 108 100 98.40
Kriteria penilaian
> 95 (maksimal 100) Sangat Baik > 65 s.d 80 Cukup
> 80 s.d 94 Baik > 50 s.d. 65 Kurang
< 50 Sangat Kurang
Laporan Tahunan 2024 121
Page 123
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
2. Penilaian Kinerja Komite Pemantau Manajemen Risiko Usaha dan Investasi (KPMRUI)
Pencapaian Skor KPI untuk Komite Pemantau Manajemen Risiko Usaha dan Investasi
sebesar 98.00 dari target yang ditetapkan sebesar 100 dengan kategori “Baik”.
Target Realisasi Skor IPK 2023
No Kegiatan Bobot
IPK IPK I II III IV Total
Membahas/mengevaluasi
1 tentang Manajemen Risiko 5 5 13 2 2 2 7 13
Perusahaan
Melakukan evaluasi atas
pelaksanaan RKAP Tahun 2024
2 17 17 16 3,5 5,5 3,5 3,5 16
secara bulanan, triwulanan,
semesteran, maupun tahunan
Memberikan arahan kepada
3 Direksi atas kebijakan 3 3 6 0 0 0 6 6
perusahaan lainnya
Membahas/mengevaluasi
tentang pelaksanaan kebijakan
4 1 1 2 0 0 2 0 2
pengelolaan anak perusahaan/
perusahaan patungan
Memastikan prinsip-prinsip Tata
Kelola Perusahaan yang Baik
5 1 1 2 0 0 2 14 14
(GCG) telah diterapkan secara
efektif dan berkelanjutan
Melakukan telaahan serta
mempersiapkan tanggapan atas
6 4 4 14 0 0 0 14 14
Rancangan RKAP Tahun 2025
yang disampaikan oleh Direksi
Melakukan pengawasan
8 terhadap pelaksanaan kebijakan 2 2 8 8 0 0 0 8
perusahaan lainnya
Tugas-tugas lainnya dari Dewan
10 3 1 6 0 0 0 2 2
komisaris
11 Peningkatan Kapasitas KPMRUI 2 2 4 0 0 0 4 4
12 Rapat 24 24 24 6 6 6 6 24
13 Pelaporan 5 5 5 1 1 1 2 5
TOTAL 104 52 100 21,5 12 0 0 96
Kriteria penilaian
> 95 (maksimal 100) Sangat Baik > 50 s.d. 65 Kurang
> 80 s.d 94 Baik < 50 Sangat Kurang
> 65 s.d 80 Cukup
3. Penilaian Kinerja Komite Nominasi dan Remunerasi (KNR) Pada tahun 2023 Skor
KPI untuk Komite Nominasi dan Remunerasi adalah sebesar 100 dari target yang
direncanakan sebesar 100 dengan kategori “Sangat Baik”.
122 Laporan Tahunan 2024
Page 124
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
KOMISARIS INDEPENDEN
Kriteria Komisaris Independen
Sesuai Kriteria Peraturan Menteri Badan bertindak atau berpikir secara bebas
Usaha Milik Negara Republik Indonesia di lingkup Perusahaan.Pernyataan
Nomor PER-3/MBU/03/2023 Tentang tentang independensi masing-
Organ dan Sumber Daya Manusia masing Komisaris Independen.
Badan Usaha Milik Negara, Peraturan Setiap Komisaris Independen
Komisaris Independen Perseroan telah telah menandatangani surat
memenuhi kriteria yang ditetapkan, pernyataan independensinya pada
yaitu tidak memiliki hubungan keuangan, saat pengangkatan sesuai dengan
kepengurusan, kepemilikan saham dan/ syarat yang ditentukan oleh POJK
atau hubungan keluarga dengan anggota No. 33/POJK.04/2014. Komisaris
Dewan Komisaris lainnya, anggota Direksi Independen berkomitmen menjunjung
dan/atau Pemegang Saham Pengendali independensi dalam bertugas,
atau hubungan dengan BUMN yang mengutamakan kepentingan
bersangkutan, yang dapat mempengaruhi perusahaan di atas kepentingan
kemampuannya untuk bertindak pribadi maupun kelompok dan tidak
independen. Selain itu, Komisaris dapat dipengaruhi dalam proses
Independen harus memenuhi ketentuan: pengambilan keputusan untuk
perusahaan.
1. Tidak memiliki hubungan keuangan,
kepengurusan, kepemilikan saham Pernyataan tentang independensi masing-
dan/atau hubungan keluarga dengan masing Komisaris Independen.
anggota Dewan Komisaris lainnya, Setiap Komisaris Independen telah
anggota Direksi dan/atau Pemegang menandatangani surat pernyataan
Saham; independensinya pada saat pengangkatan
2. Tidak mempunyai keterkaitan sesuai dengan syarat yang ditentukan
finansial, baik langsung maupun tidak oleh POJK No. 33/POJK.04/2014.
langsung dengan Perusahaan atau Komisaris Independen berkomitmen
perusahaan lain yang menyediakan menjunjung independensi dalam bertugas,
jasa dan produk kepada Perusahaan mengutamakan kepentingan perusahaan
dan afiliasinya; di atas kepentingan pribadi maupun
3. Bebas dari benturan kepentingan kelompok dan tidak dapat dipengaruhi
dan aktivitas bisnis atau hubungan dalam proses pengambilan keputusan
lain yang dapat menghalangi atau untuk perusahaan.
mengganggu kemampuan Dewan
Komisaris yang bersangkutan untuk
Laporan Tahunan 2024 123
Page 125
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
DEWAN DIREKSI
Perseroan diurus dan dipimpin oleh f. perilaku yang baik; dan
Direksi yang berjumlah 7 orang, yang g. dedikasi yang tinggi untuk
salah seorang diantaranya diangkat memajukan dan mengembangkan
sebagai Direktur Utama dan 6 orang perusahaan.
lainnya sebagai Direktur Bidang yaitu: 2. Persyaratan Formal Yang dapat
1. Direktur Keuangan dan Manajemen diangkat menjadi Anggota Direksi
Risiko; adalah orang perseorangan yang
2. Direktur Human Capital Management; cakap melakukan perbuatan hukum,
3. Direktur Operasi dan Digital Service; kecuali dalam waktu 5 (lima) tahun
4. Direktur Bisnis Jasa Keuangan; sebelum pengangkatannya pernah :
5. Direktur Bisnis Kurir dan Logistik; a. Dinyatakan pailit.
6. Direktur Business Development dan b. Menjadi anggota Direksi atau
Portfolio Management. anggota Dewan Komisaris dan
Dewan Pengawas yang dinyatakan
Direksi diangkat dan diberhentikan oleh
bersalah menyebabkan dan/atau
RUPS untuk masa Jabatan 5 Tahun.
Perseroan dinyatakan pailit.
Pengangkatan Direksi melalui mekanisme
c. Dihukum karena melakukan tindak
penilaian kepatutan dan kelayakan
pidana yang merugikan keuangan
yang pada waktu pengangkatannya
negara, BUMN, Perseroan, dan/
berpedoman kepada Peraturan Menteri
atau yang berkaitan dengan sektor
BUMN Nomor PER-7/MBU/09/2022 tentang
keuangan.
Persyaratan, Tata Cara Pengangkatan,
3. Persyaratan lain
Dan Pemberhentian Anggota Direksi
Untuk dapat diangkat sebagai Direksi,
Badan Usaha Milik dan Negara dan
selain memenuhi persyaratan materiil
Peraturan Menteri Badan Usaha Milik
dan persyaratan formal, seseorang
Negara Republik Indonesia Nomor PER-3/
harus memenuhi persyaratan lain,
MBU/03/2023 Tentang Organ dan Sumber
yaitu:
Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara
a. Bukan pengurus Partai Politik
serta Anggaran Dasar Perseroan.
dan/atau calon anggota dan/atau
Persyaratan Direksi anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi,
1. Persyaratan Materiil dan DPRD Kabupaten/Kota.
Persyaratan materiil yang harus b. Bukan calon Kepala/Wakil Kepala
dipenuhi untuk dapat diangkat menjadi Daerah dan/atau Kepala/Wakil
Direksi yaitu Kepala Daerah.
a. keahlian; c. Tidak menjabat sebagai Direksi
b. integritas; pada BUMN yang bersangkutan
c. kepemimpinan; selama 2 (dua) periode berturut-
d. pengalaman; turut.
e. jujur;
124 Laporan Tahunan 2024
Page 126
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
d. Memiliki dedikasi dan menyediakan c. Mengatur penyerahan kekuasaan
waktu sepenuhnya untuk Direksi kepada seorang atau
melakukan tugasnya. beberapa orang karyawan
e. Sehat jasmani dan rohani perusahaan baik sendiri-sendiri
(tidak sedang menderita suatu maupun bersama-sama atau
penyakit yang dapat menghambat kepada orang lain, untuk mewakili
pelaksanaan tugas sebagai Direksi Perusahaan di dalam dan di luar
BUMN), yang dibuktikan dengan Pengadilan.
surat keterangan sehat dari dokter; d. Mengatur ketentuan-ketentuan
dan. tentang kepegawaian Perusahaan,
f. Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak termasuk penetapan gaji, pensiun
(NPWP) dan telah melaksanakan atau jaminan hari tua dan
kewajiban membayar pajak selama penghasilan lain bagi karyawan
dua tahun terakhir. sesuai dengan peraturan
perundang-undangan yang
Tugas, Wewenang dan Kewajiban Direksi
berlaku.
1. Direksi bertugas menjalankan segala
e. Mengangkat dan memberhentikan
tindakan yang berkaitan dengan
karyawan Perusahaan, termasuk
pengurusan Perusahaan untuk
Sekretaris Perusahaan
kepentingan Perusahaan dan sesuai
berdasarkan peraturan
dengan maksud dan tujuan Perusahaan,
kepegawaian perusahaan dan
serta mewakili Perusahaan baik di
peraturan perundang-undangan
dalam maupun diluar Pengadilan
yang berlaku.
tentang segala hal dan segala kejadian
f. Menyusun dan menetapkan
dengan pembatasan sebagaimana
aturan hubungan antara lnduk
diatur dalam peraturan perundang-
dan Anak Perusahaan (Subsidiary
undangan, anggaran dasar dan/atau
Governance).
keputusan RUPS.
g. Menjaga dan mengevaluasi kualitas
2. Dalam melaksanakan tugasnya,
fungsi pengawasan Internal
Direksi memiliki wewenang untuk:
Perusahaan.
a. Menetapkan kebijakan
h. Melakukan segala tindakan dan
kepengurusan Perusahaan.
perbuatan lainnya mengenai
b. Mengatur penyerahan kekuasaan
pengurusan maupun pemilikan
Direksi kepada seorang atau
kekayaan Perusahaan, mengikat
beberapa orang anggota Direksi,
Perusahaan dengan pihak lain dan/
untuk mengambil keputusan
atau pihak lain dengan Perusahaan,
atas nama Direksi atau mewakili
serta mewakili perusahaan
Perusahaan di dalam dan di luar
didalam dan diluar Pengadilan.
Pengadilan.
Laporan Tahunan 2024 125
Page 127
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
3. Dalam melaksanakan tugasnya, 4. Direksi wajib dengan itikad baik dan
Direksi berkewajiban untuk : penuh tanggung jawab menjalankan
a. Mengusahakan dan menjamin pengurusan Perusahaan demi
terlaksananya usaha dan kegiatan sebesar-besarnya kepentingan
Perusahaan sesuai dengan maksud Perusahaan. Direksi akan mengelola
dan tujuan kegiatan usahanya. bisnis dan urusan Perusahaan dengan
b. Menyiapkan dan memberikan tetap memperhatikan keseimbangan
penjelasan RJPP, RKAP kepentingan seluruh pihak yang
dan perubahannya serta berkepentingan dengan aktivitas
menyampaikannya kepada Dewan Perusahaan. Direksi akan bertindak
Komisaris dan Pemegang Saham secara cermat, berhati-hati dan
untuk disahkan dalam RUPS. dengan mempertimbangkan berbagai
c. Membuat, memelihara dan aspek penting yang relevan dalam
menyimpan daftar Pemegang pelaksanaan tugasnya. Direksi akan
Saham, Daftar Khusus, Risalah menggunakan wewenang yang dimiliki
RUPS dan risalah rapat Direksi, semata-mata untuk kepentingan
serta membuat, menyampaikan Perusahaan.
dan memberikan penjelasan 5. Direksi akan menghindari kondisi
tentang laporan tahunan termasuk dimana tugas dan kepentingan
laporan keuangan dan Neraca Perusahaan berbenturan atau memiliki
serta Laporan Laba Rugi kepada potensi benturan dengan kepentingan
RUPS untuk disahkan. pribadi. Apabila hal tersebut
d. Menyusun sistem kebijakan terjadi, maka anggota Direksi yang
akuntansi sesuai dengan Standar bersangkutan akan mengungkapkan
Akuntansi Keuangan, memberikan (disclose) benturan kepentingan
laporan berkala, menyiapkan tersebut kepada Dewan Komisaris dan
susunan organisasi Perusahaan, anggota Direksi lain, dan selanjutnya
menyusun dan menetapkan blue anggota Direksi yang bersangkutan
print organisasi Perusahaan. tidak berwenang mewakili Perusahaan
e. Memberikan penjelasan tentang (handoff) dalam hal tersebut. Apabila
segala hal yang ditanyakan atau benturan kepentingan tersebut
diminta olah anggota Dewan menyangkut semua anggota Direksi,
Komisaris dan Pemegang Saham. maka Perusahaan akan diwakili oleh
f. Menetapkan tata kelola informasi Dewan Komisaris atau oleh seorang
yang efektif dan menyampaikan yang ditunjuk oleh Dewan Komisaris.
pelaksanaan tata kelola informasi
tersebut secara periodik kepada
Dewan Komisaris.
g. Menjalankan kewajiban lainnya
sesuai dengan ketentuan yang
diatur dalam Anggaran Dasar dan
yang ditetapkan oleh RUPS.
126 Laporan Tahunan 2024
Page 128
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
Ruang Lingkup Pekerjaan dan Tanggung f. Bertanggung jawab atas kinerja
Jawab Masing-Masing Anggota Direksi Perusahaan.
Dalam menjalankan tugas dan fungsi g. Melaksanakan pekerjaan lain yang
Direksi tersebut, ditetapkan pembagian ditugaskan Direksi dalam kapasitas
tugas berdasarkan Keputusan Direksi sebagai Anggota Direksi.
PT Pos Indonesia (Persero) Nomor : h. Direksi Utama bertanggung jawab
KD.072/DIRUT/0923 tanggal 11 September kepada Direksi
2023 tentang Perubahan Pertama atas
2. Direktur Keuangan dan Manajemen
Keputusan Direksi PT Pos Indonesia
Risiko
(Persero) Nomor: KD.013/DIRUT/0323
tentang Organisasi dan Tata Kerja PT Pos Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko
Indonesia (Persero) sebagai berikut : memiliki tanggung jawab utama yaitu
1. Direktur Utama a. Sebagai wakil Direksi untuk bidang
Tugas Direktur Utama adalah sebagai keuangan, governance, risk and
berikut: compliance dan aset.
b. Menetapkan kebijakan bidang
a. Untuk dan atas nama Direksi
keuangan, governance, risk and
menjalankan dan bertanggung
compliance dan aset sebagai fungsi
jawab atas segala ketetapan RUPS.
support bagi seluruh fungsi.
b. Bertindak atas nama Direksi
c. Menyelenggarakan kegiatan
sebagai wakil Perusahaan baik di
operasi bidang keuangan,
dalam maupun di luar Pengadilan
governance, risk and compliance
dan melakukan segala tindakan/
dan aset sebagai fungsi support
perbuatan baik yang berkaitan
bagi seluruh fungsi.
dengan kepengurusan maupun
d. Penanggung jawab atas kinerja
kepemilikan serta mengikat kerja
operasi bidang keuangan,
sama dengan pihak lain.
governance, risk and compliance
c. Mengendalikan pelaksanaan tugas
dan aset sebagai fungsi support
Direktur, Corporate Secretary
bagi seluruh fungsi.
Business Partner, Internal Auditor
e. Penanggung jawab atas
Business Partner dan mengusulkan
pelaksanaan evaluasi bidang
serta memimpin Rapat Direksi
keuangan, governance, risk and
d. Menerima pertanggungjawaban
compliance dan aset.
pelaksanaan tugas dari Corporate
f. Mewakili Perusahaan didalam dan
Secretary Business Partner dan
diluar pengadilan bidang keuangan,
Internal Auditor Business Partner.
governance, risk and compliance
e. Mengadakan hubungan dengan
dan aset.
pihak luar terutama mengenai hal-
g. Sebagai pengendali operasi
hal yang menyangkut kebijakan
keuangan, governance, risk and
pengembangan Perusahaan dan
compliance dan aset di Kantor
kebijakan lainnya yang bersifat
Regional.
umum.
Laporan Tahunan 2024 127
Page 129
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
Untuk melaksanakan tanggung jawab g. Memantau dan menjaga kepatuhan
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko perusahaan terhadap seluruh
mempunyai tugas pokok : perjanjian dan komitmen yang
a. Menetapkan kebijakan dan strategi dibuat oleh Perusahaan dengan
terkait : pihak ketiga.
i. Perencanaan dan
3. Direktur Human Capital Management
pengembangan keuangan,
Direktur Human Capital Management
governance, risk and
memiliki tanggung jawab utama yaitu
compliance dan aset sebagai
fungsi support bagi seluruh a. Sebagai wakil Direksi untuk bidang
fungsi; sumber daya manusia dan umum.
ii. Perencanaan dan b. Menetapkan kebijakan bidang
pengembangan operasi sumber daya manusia dan umum
serta aplikasi sistem operasi sebagai fungsi support bagi
keuangan, governance, risk and seluruh fungsi.
compliance dan aset; c. Menyelenggarakan kegiatan
iii. Perencanaan sarana, perencanaan, rekrutmen,
infrastruktur dan teknologi pengembangan, balas jasa,
informasi pendukung operasi pemeliharaan dan pemutusan
keuangan, governance, risk and hubungan kerja bidang sumber
compliance dan aset. daya manusia dan umum sebagai
b. Menetapkan kebijakan pelaporan fungsi support bagi seluruh fungsi.
transaksi keuangan. d. Penanggung jawab atas
c. Menetapkan sistem dan metodologi produktivitas sumber daya
pengukuran kinerja pengelolaan manusia dan umum.
bidang keuangan, governance, risk e. Penanggung jawab atas
and compliance dan aset dalam pelaksanaan evaluasi produktivitas
bentuk rumusan key performance bidang sumber daya manusia dan
indicator. umum.
d. Mengevaluasi kinerja Anak f. Mewakili Perusahaan didalam dan
Perusahaan dan Perusahaan diluar Pengadilan bidang sumber
Terafiliasi dalam bidang keuangan. daya manusia dan umum.
e. Memastikan Perusahaan g. Sebagai pengendali pengelolaan
memenuhi Pedoman Penerapan sumber daya manusia dan umum
Tata Kelola Perusahaan yang baik di Kantor Regional.
(good corporate governance)
f. Memantau dan menjaga agar
kegiatan usaha Perusahaan tidak
menyimpang dari ketentuan yang
berlaku
128 Laporan Tahunan 2024
Page 130
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
Untuk melaksanakan tanggung jawab c. Menyelenggarakan kegiatan
Direktur Human Capital Management operasi jasa keuangan, kurir,
mempunyai tugas pokok : logistik dan pos internasional serta
a. Menetapkan kebijakan dan strategi teknologi informasi.
terkait; d. Penanggung jawab sistem operasi
i. Perencanaan dan jasa keuangan, kurir, logistik dan
pengembangan pengelolaan pos internasional serta teknologi
sistem sumber daya manusia informasi.
dan umum. e. Penanggung jawab atas kinerja
ii. Pengendalian pengelolaan operasi jasa keuangan, kurir,
sistem sumber daya manusia logistik dan pos internasional serta
dan umum. teknologi informasi.
iii. Pengendalian kinerja, risk and f. Penanggung jawab atas
compliance dan manajemen pelaksanaan evaluasi operasi
mutu bidang sumber daya jasa keuangan, kurir, logistik dan
manusia dan umum. pos internasional serta teknologi
iv. Perencanaan sarana, informasi.
infrastruktur dan teknologi g. Mewakili Perusahaan di dalam dan
informasi pendukung sistem di luar pengadilan bidang operasi
sumber daya manusia dan jasa keuangan, kurir, logistik dan
umum. pos internasional serta teknologi
b. Menetapkan kebijakan dan strategi informasi.
sistem sumber daya manusia dan h. Sebagai pengendali operasi jasa
umum serta Budaya Perusahaan. keuangan, kurir, logistik dan pos
c. Menetapkan sistem dan metodologi internasional serta teknologi
pengukuran kinerja bidang sumber informasi di Kantor Regional.
daya manusia dan umum dalam
Untuk melaksanakan tanggung jawab
bentuk rumusan key performance
utama tersebut, Direktur Operasi dan
indicator.
Digital Services mempunyai tugas pokok
4. Direktur Operasi dan Digital Services sebagai berikut:
Tanggung jawab utama Direktur Operasi a. Menetapkan dan mengelola
dan Digital Services adalah: kebijakan dan strategi terkait:
i. Pengelolaan operasi jasa
a. Sebagai Wakil Direksi untuk bidang
keuangan, kurir, logistik dan pos
operasi jasa keuangan, kurir,
internasional serta teknologi
logistik dan pos internasional serta
informasi.
teknologi informasi.
ii. Perencanaan, pengembangan
b. Menetapkan kebijakan operasi
operasi jasa keuangan, kurir,
jasa keuangan, kurir, logistik dan
logistik dan pos internasional
pos internasional serta teknologi
serta teknologi informasi serta
informasi.
aplikasi operasi bisnis dan
support.
Laporan Tahunan 2024 129
Page 131
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
iii. Pengelolaan kinerja, kepatuhan f. Mewakili Perusahaan di dalam dan
operasi, postal security, di luar pengadilan bidang bisnis
manajemen mutu di bidang jasa keuangan.
operasi jasa keuangan, kurir, g. Sebagai pengendali bisnis jasa
logistik dan pos internasional keuangan.di Kantor Regional.
serta teknologi informasi. Untuk mendukung perannya Direktur
iv. Perencanaan modernisasi Bisnis Jasa Keuangan mempunyai tugas
dan mekanisasi sarana serta pokok :
infrastruktur operasi jasa a. Menetapkan kebijakan dan strategi
keuangan, kurir, logistik dan pos terkait :
internasional serta teknologi i. Perencanaan, pengembangan
informasi. bisnis jasa keuangan.
b. Menetapkan sistem dan metodologi ii. Pengelolaan bisnis jasa
pengukuran kinerja pengelolaan keuangan.
operasi jasa keuangan, kurir, iii. Pengelolaan kinerja, risk dan
logistik dan pos internasional compliance di bidang jasa
serta teknologi informasi dalam keuangan.
bentuk rumusan key pertormance iv. Perencanaan sarana,
indicator. infrastruktur dan teknologi
c. Menetapkan kebutuhan informasi pendukung bisnis
implementasi teknologi dan jasa keuangan.
pengembangan infrastruktur. b. Menetapkan kebijakan dan strategi
d. Memantau seluruh operasional penjualan, pemasaran bisnis jasa
bisnis Perusahaan khususnya keuangan.
terkait dengan operasional c. Menetapkan sistem dan metodologi
teknologi informasi pengukuran kinerja penjualan dan
pemasaran bisnis jasa keuangan
5. Direktur Bisnis Jasa Keuangan
dalam bentuk rumusan key
Direktur Bisnis Jasa Keuangan memiliki
performance indicator.
tanggung jawab utama yaitu :
d. Menetapkan program dan sistem
a. Sebagai wakil Direksi untuk bidang sales and marketing termasuk
bisnis jasa keuangan. customer management, product
b. Menetapkan kebijakan bisnis jasa management, corporate account
keuangan. management, market place and
c. Menyelenggarakan kegiatan bisnis new business channel bisnis jasa
jasa keuangan. keuangan.
d. Penanggung jawab atas kinerja
bisnis jasa keuangan.
e. Penanggung jawab atas
pelaksanaan evaluasi bisnis jasa
keuangan.
130 Laporan Tahunan 2024
Page 132
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
6. Direktur Bisnis Kurir dan Logistik c. Menetapkan sistem dan metodologi
pengukuran kinerja penjualan dan
Direktur Bisnis Kurir dan Logistik memiliki
pemasaran bisnis kurir, logistik
tanggung jawab utama yaitu
dan pos internasional dalam
a. Sebagai wakil Direksi untuk bidang
bentuk rumusan key performance
bisnis kurir, logistik dan pos
indicator.
internasional.
d. Menetapkan program dan sistem
b. Menetapkan kebijakan bisnis kurir,
sales and marketing termasuk
logistik dan pos internasional.
customer management, product
c. Menyelenggarakan kegiatan bisnis
management, corporate account
kurir, logistik dan pos internasional.
management, market place and
d. Penanggung jawab sistem bisnis
new business channel bisnis kurir,
kurir, logistik dan pos internasional.
logistik dan pos internasional.
e. Penanggung jawab atas kinerja
bisnis kurir, logistik dan pos
7. Direktur Business Development dan
internasional.
Portfolio Management
f. Penanggung jawab atas
Direktur Business Development dan
pelaksanaan evaluasi bisnis kurir,
Portfolio Management memiliki tanggung
logistik dan pos internasional.
jawab utama yaitu :
g. Mewakili Perusahaan didalam dan
diluar Pengadilan bidang bisnis a. Sebagai wakil Direksi untuk bidang
kurir, logistik dan pos internasional. strategic planning, business
h. Sebagai pengendali bisnis kurir, development, dan portofolio
logistik dan pos internasional di management
Kantor Regional. b. Menetapkan kebijakan bidang
strategic planning, business
Untuk melaksanakan tanggung jawab
development, dan portofolio
Direktur Bisnis Kurir dan Logistik
management sebagai fungsi
mempunyai tugas pokok :
support bisnis.
a. Menetapkan dan mengelola
c. Menyelenggarakan kegiatan
kebijakan dan strategi terkait:
operasi bidang strategic planning,
i. Pengelolaan Pengelolaan
business development, dan
bisnis kurir, logistik dan pos
portofolio management sebagai
internasional.
fungsi support bisnis.
ii. Perencanaan dan
d. Penanggung jawab atas kinerja
pengembangan bisnis kurir,
operasi bidang strategic planning,
logistik dan pos internasional.
business development, dan
iii. Pengelolaan kinerja bisnis kurir,
portofolio management.
logistik dan pos internasional.
e. Penanggung jawab atas
b. Menetapkan kebijakan dan strategi
pelaksanaan evaluasi operasi
penjualan, pemasaran bisnis kurir,
bidang strategic planning, business
logistik dan pos internasional.
development, dan portofolio
management
Laporan Tahunan 2024 131
Page 133
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
f. Mewakili Perusahaan di dalam dan Perseroan yang baik maka Perseroan
di luar pengadilan bidang strategic telah menyusun pedoman berupa
planning, business development, Panduan Bagi Komisaris dan Direksi
dan portofolio management (Board Manual) sesuai dengan Keputusan
g. Sebagai pengendali operasi bidang Bersama Dewan Komisaris dan Direksi
strategic planning, business PT Pos Indonesia (Persero) Nomor: 317/
development, dan portofolio DEKOM/0921 dan KD.082/DIRUT/0921
management di Kantor Regional. tanggal 8 September 2021 tentang Board
Manual PT Pos Indonesia (Persero) yang
Untuk melaksanakan tanggung jawab
mengatur tentang tugas, tanggung jawab
Direktur Business Development dan
masing-masing Direksi juga kode etik
Portfolio Management mempunyai tugas
bagi seluruh Direksi yang berisikan :
pokok :
1. Tugas, Wewenang dan Kewajiban
a. Menetapkan rencana kerja Direksi;
anggaran Perusahaan dan rencana 2. Susunan dan Pembagian Kerja Direksi
jangka panjang Perusahaan. 3. Rapat Direksi;
b. Menetapkan Business Research 4. Organ Pendukung Direksi;
Innovation 5. Tata Laksana Hubungan Kerja Dewan
c. Menetapkan, mengendalikan Komisaris Dan Direksi;
pengembangan dan inkubasi bisnis 6. Kegiatan Antar Organ Perseroan
untuk membina embrio inisiatif
bisnis Kode Etik Direksi
d. Menetapkan performance Kode etik Direksi PT Pos Indonesia
management dan key performance (Persero) diatur dalam Keputusan Direksi
indikator korporasi PT Pos Indonesia (Persero) No. KD.42/
e. Menetapkan dan mengendalikan DIRUT/0714 tentang Kode Etik Direksi PT
pengelolaan strategic portofolio Pos Indonesia (Persero) yaitu :
and parenting 1. Dalam melaksakan tugas, wewenang,
f. Mengendalikan transformation dan tanggungjawabnya Direksi wajib:
management a. Menggunakan sumber daya
g. Mengendalikan kegiatan diskusi Perusahaan secara efisien, efektif,
terkait dengan isu yang muncul di dan tepat.
organisasi b. Melaksanakan ibadah dan ajaran-
Nya sesuai agama dan kepercayaan
Board Charter / Pedoman dan Tata Tertib
yang diyakini.
Kerja Direksi
c. Tidak akan melakukan korupsi,
Untuk kejelasan sistem dan struktur
kolusi, dan nepotisme.
hubungan antar organ perseroan,
d. Mematuhi ketentuan tentang
kewenangan, tugas dan hubungan kerja
gratifikasi.
masing masing organ perseroan agar
e. Tegas dalam menerapkan prinsip,
sejalan dengan Prinsip Tata Kelola
nilai, dan keputusan yang telah
disepakati.
132 Laporan Tahunan 2024
Page 134
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
f. Mendahulukan kepentingan dan m. Senantiasa membangun
menerima konsekuensi keputusan. silaturahim dan saling menghargai
g. Berani menghadapi dan menerima dengan para pemangku
konsekuensi keputusan. kepentingan.
h. Selalu meningkatkan kompetensi n. Menjaga informasi yang disepakati
diri. untuk tidak dipublikasikan demi
i. Bersahaja dan rendah hati. kepentingan perusahaan.
j. Saling mendukung dan o. Mengembangkan transparansi
menghilangkan sifat arogansi informasi diantara direksi dalam
dalam mencapai target kinerja. rangka pencegahan terjadinya
k. Mengindentifikasi setiap benturan kesalahan.
kepentingan yang timbul atau 2. Direksi PT Pos Indonesia (Persero)
kemungkinan akan timbul dan wajib menjalankan dan menjadikan
memberitahu kepada direksi lain Kode Etik Direksi tersebut sebagai
sesegera mungkin. jiwa dari tindakan dan perilaku baik
l. Menempatkan pelayanan kepada secara pribadi maupun perusahaan.
pelanggan sebagai prioritas
bersama.
PENILAIAN kelola perusahaan secara berkelanjutan,
pemegang saham dan RUPS, dewan
PENERAPAN GCG komisaris, direksi, pengungkapan
informasi dan transparansi, dan
TAHUN 2024 aspek lainnya. Guna menghindari
Pengembangan dan penerapan GCG kerancuan dalam penggunaan laporan
merupakan wujud komitmen perusahaan dan pelaksanaan rekomendasi yang
untuk meningkatkan keberhasilan usaha disampaikan, perlu dijelaskan bahwa
dan akuntabilitasnya dalam jangka panjang assessment terhadap penerapan GCG ini
yang diharapkan dapat meningkatkan nilai tidak ditujukan untuk memperbadingkan
perusahaan berupa peningkatan kinerja capaian penerapan GCG antar organ
dan penciptaan citra perusahaan yang perusahaan, yaitu antara direksi dan
baik. Assessment terhadap penerapan dewan komisaris maupun antara
GCG pada Pos Indonesia dilakukan keduanya dengan rapat umum pemegang
untuk memperoleh gambaran mengenai saham (RUPS)/ pemegang saham.
kondisi penerapan GCG dikaitkan dengan Masing– masing organ perusahaan diukur
ketentuan yang berlaku dan praktik- dengan kriteria sendiri sesuai dengan
praktik terbaik penerapan GCG, sehingga struktur dan proses terbaik atau ideal
dapat diidentifikasikan area yang seperti tertuang dalam Peraturan Menteri
memerlukan perbaikan/penyempurnaan Negara BUMN Nomor PER-01/MBU/2011
melalui self-assesment. Assessment tanggal 1 Agustus 2011 tentang Penerapan
mencakup enam aspek governance, Tata kelola Perusahaan yang Baik (Good
yaitu komitmen terhadap penerapan tata Corporate Governance) pada Badan Usaha
Laporan Tahunan 2024 133
Page 135
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
Milik Negara (BUMN) dan Surat Keputusan GCG pada tahun buku 2024, berikut
Sekertaris Menteri Negara (BUMN) Nomor kami sertakan hasil assesment 2023
SK-16/S. MBU/2012 tanggal 6 juni 2012 Berdasarkan assesment penerapan
tentang indikator/parameter penilaian praktik-praktik GCG yang dilakukan, dapat
dan evaluasi atas penerapan tata kelola disimpulkan bahwa penerapan GCG pada
perusahaan yang baik pada BUMN. Pos Indonesia Tahun 2023 mendapatkan
predikat kategori “Sangat Baik” dengan
Dengan masih berlangsungnya proses
Skor 89,04 Capaian skor untuk masing-
assesment penerapan praktik-praktik
masing aspek Governance terinci sebagai
berikut :
Tahun 2021 Tahun 2022 Tahun 2023
No Aspek Pengujian Skor Tingkat Skor Tingkat Skor Tingkat
Capaian Pemenuhan Capaian Pemenuhan Capaian Pemenuhan
Komitmen terhadap Penerapan
1 6,252 89,31% 6,366 90,94% 7,000 100%
Tata Kelola Secara Berkelanjutan
2 Pemegang Saham dan RUPS 8,538 94,87% 8,243 91,59% 8,555 95,05%
3 Dewan Komisaris 33,454 95,58% 32,561 93,03% 33,822 96,63%
4 Direksi 31,495 89,99% 30,875 88,21% 30,810 88,03%
Pengungkapan Informasi dan
5 7,719 85,77% 7,187 79,85% 7,850 87,23%
Transparansi
Total Aspek 1 – 5 87,458 - 85,232 - 88,037 -
6 Aspek Lainnya - - - - 1,000 20,00%
SKOR KESELURUHAN 87,458 87,46% 85,232 85,23% 89,037 89,04%
KLASIFIKASI KUALITAS PENERAPAN GCG SANGAT BAIK SANGAT BAIK SANGAT BAIK
REMUNERASI DEWAN KOMISARIS DAN
DIREKSI
BUMN sebagai entitas bisnis (business memberikan motivasi berkinerja lebih
entity) sebagaimana halnya dengan baik. Pos Indonesia memiliki struktur
perusahaan swasta lainnya, harus remunerasi Dewan komisaris dan
dikelola secara profesional berlandaskan Direksi yang mengacu pada Peraturan
mekanisme korporasi. Direksi, Dewan Menteri BUMN Nomor PER-04/MBU/2014
Komisaris, dan Dewan Pengawas tentang Pedoman Penetapan Penghasilan
BUMN sebagai organ yang secara bagi Direksi, Dewan Komisaris, dan
langsung bertanggung jawab terhadap Dewan Pengawas BUMN sebagaimana
pengelolaan dan pengawasan BUMN terakhir diubah dengan Nomor PER-13/
perlu diberikan penghargaan yang MBU/09/2021 Tentang Perubahan Keenam
layak berupa penghasilan yang dapat
134 Laporan Tahunan 2024
Page 136
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
Atas Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Peraturan Menteri Negara BUMN tersebut
Negara Nomor Per-04/Mbu/2014 serta di atas pada dasarnya telah mengatur
Peraturan Menteri Badan Usaha Milik tentang pemberian penghargaan yang
Negara Republik Indonesia Nomor PER-3/ layak bagi Direksi, Dewan Komisaris, dan
MBU/03/2023 Tentang Organ dan Sumber Dewan Pengawas BUMN sebagai salah
Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara : satu faktor menumbuhkan motivasi dalam
• Gaji/Honorarium rangka meningkatkan kinerja. Namun
• Tunjangan demikian dalam beberapa hal Peraturan
• Fasilitas Menteri BUMN tersebut perlu dilengkapi
• Tantiem / Insentif Kinerja (IK) dan disempurnakan dengan ketentuan
Penyesuaian remunerasi Dewan Komisaris yang lebih jelas, khususnya terkait
dan Direksi dengan mempertimbangkan : penyempurnaan formula penetapan gaji/
• Faktor skala usaha honorarium, formula tantiem/insentif
• Faktor kompleksitas usaha kinerja baik berdasarkan pendekatan
• Tingkat inflasi laba maupun berdasarkan pendekatan
• Kondisi dan kemapuan perusahaan non laba, serta penyederhanaan dan
Prosedur Penetapan Remunerasi Dewan reklasifikasi khususnya dalam pengaturan
Komisaris dan Direksi fasilitas dan tunjangan Direksi, Dewan
Sebagai tindak lanjut Pasal 100 ayat (5) Komisaris, dan Dewan Pengawas BUMN.
Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun Berdasarkan pertimbangan tersebut
2005 tentang Pendirian, Pengurusan, di atas, maka dipandang perlu untuk
Pengawasan dan Pembubaran menerbitkan Peraturan Menteri BUMN
Badan Usaha Milik Negara dan untuk Nomor PER-04/MBU/2014 tentang
memberikan penghargaan yang layak Pedoman Penetapan Penghasilan bagi
berupa penghasilan kepada Direksi, Direksi, Dewan Komisaris, dan Dewan
Dewan Komisaris, dan Dewan Pengawas Pengawas BUMN untuk menggantikan
BUMN, telah ditetapkan Peraturan Menteri Peraturan Menteri BUMN tentang hal
Negara Badan Usaha Milik Negara Nomor yang sama sebelumnya.
PER-07/MBU/2010 tanggal 27 Desember
Selanjutnya untuk meningkatkan kinerja
2010 tentang Pedoman Penetapan
sumber daya manusia di BUMN serta
Penghasilan Direksi, Dewan Komisaris,
mewujudkan keadilan dalam penetapan
dan Dewan Pengawas Badan Usaha Milik
penghasilan bagi Direksi dan Dewan
Negara sebagaimana telah diubah dengan
Komisaris/Dewan Pengawas Badan Usaha
Peraturan Menteri Badan Usaha Milik
Milik Negara peraturan tersebut beberapa
Negara Nomor PER-04/MBU/2013 tanggal
kali diubah diantaranya :
19 April 2013.
1. Nomor PER-02/MBU/06/2016 Tentang
Perubahan Atas Peraturan Menteri
Badan Usaha Milik Negara Nomor Per-
04/Mbu/2014;
Laporan Tahunan 2024 135
Page 137
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
2. Nomor PER-01/MBU/06/2017 Tentang dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha
Perubahan Kedua Atas Peraturan Milik Negara, adalah sebagai berikut:
Menteri Badan Usaha Milik Negara
1. Faktor skala usaha;
Nomor Per-04/MBU/2014;
2. Faktor kompleksitas usaha;
3. Nomor PER-06/MBU/06/2018 Tentang
3. Tingkat inflasi;
Perubahan Ketiga Atas Peraturan
4. Kondisi dan kemampuan keuangan
Menteri Badan Usaha Milik Negara
Perseroan;
Nomor Per-04/Mbu/2014;
5. Faktor-faktor lain yang relevan, serta
4. Nomor PER-01/MBU/05/2019 Tentang
tidak boleh bertentangan dengan
Perubahan Keempat Atas Peraturan
Peraturan Perundang-undangan.
Menteri Badan Usaha Milik Negara
Nomor Per-04/Mbu/2014; Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
5. Nomor PER-12/MBU/11/2020 Tentang mengacu pada indikator-indikator sebagai
Perubahan Kelima Atas Peraturan berikut:
Menteri Badan Usaha Milik Negara 1. Remunerasi diberikan dalam hal
Nomor Per-04/MBU/2014; perusahaan memperoleh keuntungan
6. Nomor : Per-13/MBU/09/2021 tentang dalam tahun buku yang bersangkutan;
Perubahan Keenam Atas Peraturan 2. Remunerasi diberikan dengan
Menteri Badan Usaha Milik Negara mengacu pada perkembangan pasar
Nomor Per-04/MBU/2014 industri konstruksi;
7. Nomor : PER-3/MBU/03/2023 tentang 3. Remunerasi diberikan melalui hasil
Organ dan Sumber Daya Manusia pengukuran kinerja Dewan Komisaris
Badan Usaha Milik Negara dan Direksi yang sesuai dengan tugas
8. Nomor : SK-181/MBU/07 /2023 tentang dan tanggung jawab;
Penetapan Penghasilan Direksi, Dewan 4. Kinerja keuangan dan pencapaian
Komisaris dan Dewan Pengawas Key Performance Indicator (KPI)
Badan Usaha Milik Negara Tahun 2023. Perseroan;
Mengatur bahwa penetapan remunerasi 5. Prestasi kerja individu;
Direksi dan Dewan Komisaris mengacu 6. Kewajaran dengan peer perseroan
pada hasil RUPS dengan memperhatikan lainnya;
hasil kajian yang telah dilakukan 7. Pertimbangan sasaran dan strategi
oleh Perusahaan Perseroan telah jangka panjang Perseroan;
menetapkan indikator yang digunakan 8. Besaran remunerasi yang diterima
untuk menetapkan remunerasi Dewan adalah:
Komisaris dan Direksi dengan mengacu a. Komisaris Utama 45% dari
pada Peraturan Menteri BUMN No. PER- remunerasi Direktur Utama;
04/MBU/2014 sebagaimana telah diubah b. Anggota Dewan Komisaris 90%
dengan Peraturan Menteri BUMN No. dari remunerasi Komisaris Utama;
PER-13/MBU/09/2021 tentang pedoman c. Direktur Utama 100%;
penetapan penghasilan Direksi, Dewan d. Anggota Direksi lainnya 85% dari
Komisaris, dan Dewan Pengawas BUMN , Direktur Utama.
serta PER-3/MBU/03/2023 tentang Organ
136 Laporan Tahunan 2024
Page 138
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
Struktur Remunerasi Dewan Komisaris
Honorarium komisaris Utama dan anggota Dewan Komisaris tahun 2024 ditetapkan
oleh Kementerian BUMN melalui surat nomor: SR-36/Wk.MBU.11/08 /2024 tanggal 23
Agustus 2024 menyampaikan penetapan penghasilan Direksi dan Dewan Komisaris
tahun 2024 serta tantiem/ insentif kinerja/insentif khusus atas kinerja Tahun Buku 2023.
Berikut adalah Nominal dari Komponen remunerasi Dewan Komisaris untuk Tahun
2024
Tunjangan Komisaris Utama Komisaris
Pendapatan Bulanan
Honorarium Rp 100.350.000 Rp 90.315.000
Tunjangan Transportasi Rp 20.070.000 Rp 18.063.000
Pendapatan Bulanan / Tahun Rp 1.445.040.000 Rp 1.300.536.000
Pendapatan Tahunan
Tunjangan Hari Raya Dibayarkan 1 kali Honorarium
Asuransi Purna Jabatan Premi yang ditanggung oleh perusahaan sebesar 25% dari Honorarium dalam 1 Tahun
Tantiem Dibayarkan sebesar 45% dari Tantiem Direktur Utama dikali masa aktif
Fasilitas
Kesehatan Penggantian biaya kesehatan
Bantuan Hukum Perusahaan menunjuk pengacara melalui proses pengadaan barang jasa
Struktur Remunerasi Direksi
Gaji Direktur Utama dan anggota Direksi tahun 2023 ditetapkan oleh Kementerian
BUMN melalui surat nomor: SR-36/Wk.MBU.11/08 /2024 tanggal 23 Agustus 2024
menyampaikan penetapan penghasilan Direksi dan Dewan Komisaris tahun 2024 serta
tantiem/ insentif kinerja/insentif khusus atas kinerja Tahun Buku 2023.
Tunjangan Direktur Utama Direktur
Pendapatan Bulanan
Gaji Rp 223.000.000 Rp 189.550.000
Tunjangan Perumahan Rp 25.000.000 Rp 25.000.000
Pendapatan Bulanan / Tahun Rp 2.976.000.000 Rp 2.574.600.000
Pendapatan Tahunan
Tunjangan Hari Raya Dibayarkan 1 kali Gaji
Asuransi Purna Jabatan Premi yang ditanggung oleh perusahaan sebesar 25% dari gaji dalam 1 Tahun
Tantiem Berdasarkan penetapan RUPS/Menteri dalam pengesahan laporan tahunan
Fasilitas
Kendaraan Diberikan 1 (satu) Unit beserta biaya pemeliharaan dan operasional
Kesehatan Penggantian biaya kesehatan
Bantuan Hukum Perusahaan menunjuk pengacara melalui proses pengadaan barang jasa
Laporan Tahunan 2024 137
Page 139
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
Indikator Untuk Penetapan Remunerasi
Dewan Komisaris dan Direksi
Indikator yang digunakan untuk penetapan (KPI) PT Pos Indonesia (Persero) tahun
remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi 2024 dihitung berdasarkan Kontrak
dilakukan dengan melakukan penilaian Manajemen antara Kuasa Pemegang
kinerja Direksi secara keseluruhan dan Saham dengan Direksi dan Komisaris PT
masing-masing anggota Dewan Komisaris Pos Indonesia (Persero) dengan mengacu
dan Direksi dilakukan oleh Pemegang pada surat Sekretaris Kementerian BUMN
Saham melalui mekanisme RUPS. Sesuai No.S-08/SMBU/2013 tanggal 16 Januari
dengan Peraturan Menteri Negara BUMN 2013 tentang Penyampaian Pedoman
No : PER-01/MBU/2011 tgl 1 Agustus 2011 Penentuan Key Performance Indicator
(yang merupakan penyempurnaan dari (KPI) dan Kriteria Penilaian Kinerja Unggul
Keputusan Menteri BUMN No : KEP- (KPKU) pada BUMN. Skor key performance
117/ MMBU/2002 tgl 31 Juli 2002) hal indicator (KPI) atas hasil penilaian kinerja
Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang manajemen PT Pos Indonesia (Persero)
Baik pada Badan Usaha Milik Negara, untuk 2024 tercapai sebesar 86,08 dengan
dan Peraturan Menteri Badan Usaha predikat Cukup B-4.
Milik Negara Republik Indonesia Nomor
KPI yang merupakan kontrak manajemen
PER-3/MBU/03/2023 Tentang Organ dan
antara Direksi dan Dewan Komisaris PT
Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik
Pos Indonesia (Persero) dengan Pemegang
Negara. RUPS wajib menetapkan Indikator
Saham, telah dilakukan pembahasan
Pencapaian Kinerja (Key Performance
beberapa kali dengan Pemegang Saham
Indicator)
terkait dengan indikator-indikator yang
Key Performance Indicators (KPI) tahun akan dijadikan penilaian. Indikator yang
2024 yang telah disetujui dan disahkan telah disepakati dan ditetapkan menjadi
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) KPI untuk tahun 2024 serta realisasinya
menjadi pedoman bagi Direksi dalam adalah sebagai berikut:
melaksanakan program kerja dan target
kinerja pada tahun 2024 serta sebagai
sarana pemantauan dan pengawasan bagi
Dewan Komisaris.
138 Laporan Tahunan 2024
Page 140
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
No Target Nilai
Polarisasi
Realisasi
Bobot Akhir Rasio Masksimal
Satuan
Perspektif
2024
Indikator
Uraian Tahun Skor KPI
1 2 3 4 5
I Nilai Ekonomi dan Sosial untuk Indonesia 55 43,38
Financial
1 EBITDA Rp Miliar Maximize 5 1.063,86 1.015,67 95,07% 4,75
2 ROIC >= WACC % Maximize 4 0,14 2,98 2.130,29% 4,40
3 Interest Bearing Debt to EBITDA Indeks Minimize 4 2,77 4,86 0,00% 0,00
Interest Bearing Debt to Invested
4 % Minimize 4 26,37 35,46 51,23% 2,05
Capital
5 Cashflow from Operation (CFO) Rp Miliar Maximize 4 225,23 (1.204,56) (534,82%) 0,00
Operational
6 SWP kiriman % Maximize 5 95,00 98,65 103,84% 5,19
7 Market share kurir % Maximize 5 3,27 2,48 75,75% 3,79
8 Market share logistic % Maximize 5 0,16 0,14 88,69% 4,43
9 Market share jasa keuangan % Maximize 4 2,95 2,44 82,60% 3,30
10 Pemanfaatan kendaraan listrik % Maximize 5 100,00 100,00 100,00% 5,00
Sosial
11 Pemenuhan pelaksanaan PSO Rp Miliar Maximize 5 369,80 366,84 99,20% 4,96
Peningkatan TKDN dibandingkan
12 % Maximize 5 40,00 78,10 195,25% 5,50
tahun sebelumnya
II Inovasi Model Bisnis 15 14,09
13 Program Transformasi Tahun 2024 % Maximize 3 100,00 89,60 89,60% 2,69
Digitalisasi Human Capital (ITMS,
14 % Maximize 2 100,00 95,12 95,12% 1,90
LMS & KMS)
15 Digitalisasi Finance (SAP) % Maximize 2 100,00 93,50 93,50% 1,87
Pemetaan sinergi dan integrasi
16 % Maximize 2 100,00 92,75 92,75% 1,86
logistik dalam ekosistem BUMN
17 Pengembangan Layanan Logistik % Maximize 3 100,00 92,56 92,54% 2,78
Implementasi Roadmap Perbaikan
18 % Maximize 3 100,00 100,00 100,00% 3,00
Penerapan Manajemen Risiko
III Inovasi Model Bisnis 10 9,50
19 Pengembangan platform Logistik % Maximize 5 100,00 90,00 90.00% 4,50
20 Pengembangan Pospay Superapps % Maximize 5 100,00 100,00 100.00% 5,00
IV Peningkatan Investasi 5 5,00
21 Investasi processing center % Maximize 5 100,00 100,00 100,00% 5,00
V Pengembangan Talenta 15 15,40
Rasio Top Talent Muda (<=42 tahun)
22 % Maximize 3 10,00 18,18 181,82% 3,30
dalam nominated talent
Rasio penerapan dalam nominated
23 % Maximize 3 20,00 27,27 136,36% 3,30
talent
Rasio Pemenuhan Kualifikasi Organ
24 % Maximize 4 100,00 98,00 98,00% 3,92
Pengelolaan Risiko
Implementasi Roadmap
25 % Maximize 5 100,00 97,55 97,55% 4,88
Penyebaran Dana Pensiun
Jumlah I+II+III+IV+V 100 87,37
Laporan Tahunan 2024 139
Page 141
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
Bonus Kerja, Bonus Non Kerja, Opsi RAPAT DEWAN KOMISARIS
Saham
Agenda rutin yang dibahas dalam Rapat
Kementerian BUMN melalui surat Nomor Dewan Komisaris meliputi evaluasi
SR-36/Wk.MSU.11/08/2024 tanggal 23 (review) kinerja bulanan dan triwulanan
Agustus 2024 menyampaikan penetapan Perseroan, monitoring dan evaluasi tindak
penghasilan Direksi dan Dewan Komisaris lanjut permasalahan, dan membahas hal-
tahun 2024 serta tantiem/insentif kinerja/ hal khusus yang memerlukan persetujuan
insentif khusus atas kinerja Tahun Buku Komisaris serta permasalahan aktual
2023 ditetapkan bahwa Direksi dan yang perlu mendapat klarifikasi dari
Dewan komisaris Pos Indonesia (Persero) manajemen.
diberikan tantiem/insentif kinerja (IK)
Dewan Komisaris wajib melaksanakan
Sebesar Rp.24 Milliar atas kinerja tahun
rapat minimal 1 kali dalam 2 bulan,
buku 2023.
dengan ketentuan rapat dilaksanakan
setiap hari kamis tiap minggunya atau
sesuai kesepakatan Dewan Komisaris.
Rapat Dewan Komsaris dianggap kuorum
apabila dihadiri atau diwakili oleh lebih
dari separuh jumlah anggota Dewan
Komisaris
Semua keputusan dalam rapat Dewan Komisaris diambil dengan musyawarah untuk
mufakat, apabila tidak tercapai kemufakatan maka keputusan rapat Komisaris diambil
dengan suara terbanyak. Apabila jumlah suara yang setuju dan tidak setuju sama
banyaknya, maka keputusan rapat adalah yang sama dengan pimpinan rapat dengan
tetap memperhatikan ketentuan mengenai pertanggungjawaban.
Sepanjang 2024 Dewan Komisaris telah menyelenggarakan rapat
No Tanggal Agenda Rapat
1. Pembahasan RKAP 2024
25 Januari 2024
1 3. Lain – lain :
RK GIN GH RR IGMK
Kehadiran
√ X √ √ X
1. Progres Program Kerja Dewan Komisaris
30 Januari 2024 2. Laporan Manajemen Ytd Desember 2023
2 3. Lain – lain
RK GIN GH RR IGMK
Kehadiran
X √ √ √ √
140 Laporan Tahunan 2024
Page 142
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
No Tanggal Agenda Rapat
1. Progres Program Kerja Dewan Komisaris RKAP 2024
19 Februari 2024 2. Laporan Manajemen Ytd Januari 2024
3 3. Lain – lain
RK GIN GH RR IGMK
Kehadiran
√ √ √ √ X
1. Pembahasan Usulan Pergantian dan Penambahan Direksi PT Pos
6 Maret 2024 Logistik Indonesia
4 2. Lain – lain
RK GIN GH RR IGMK
Kehadiran
√ √ √ √ X
1. Progres Program Kerja Dewan Komisaris RKAP 2024
28 Maret 2024 2. Laporan Manajemen Ytd Februari 2024
5 3. Lain – lain
RK GIN GH RR IGMK
Kehadiran
X √ √ √ √
1. Pembahasan Selected Talent BOD-1 PT Pos Indonesia (Persero) Tahun
2024
4 April 2024
2. Evaluasi BOD PT Pos Indonesia (Persero) Tahun 2024
6
3. Lain – lain
RK GH RR IGMK
Kehadiran
√ X √ √
1. Progres Program Kerja Dewan Komisaris RKAP 2024
27 Apr 2024 2. Laporan Manajemen Ytd Maret 2024
7 3. Lain – lain
RK GH RR IGMK
Kehadiran
X √ √ √
1. Progres Program Kerja Dewan Komisaris RKAP 2024
31 Mei 2024 2. Laporan Manajemen Ytd April 2024
8 3. Lain – lain
RK GH RR IGMK
Kehadiran
X √ √ √
1. Progres Program Kerja Dewan Komisaris RKAP 2024
27 Juni 2024 2. Laporan Manajemen Ytd Mei 2024
9 3. Lain – lain
RK GH RR IGMK
Kehadiran
X √ √ √
Laporan Tahunan 2024 141
Page 143
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
No Tanggal Agenda Rapat
1. Progres Program Kerja Dewan Komisaris RKAP 2024
26 Juli 2024 2. Laporan Manajemen Ytd Juni 2024
10 3. Lain – lain
RK GH RR IGMK MBD FB
Kehadiran
X √ √ X √ √
1. Pembahasan Pembagian Tugas Dewan Komisaris
2. Penyampaian Job desscription Komite Dewan Komisaris
3.Pembahasan Permasalahan Akuisisi customer oleh DHL
4. Pembahasan Permasalahan Double Presence
4 Agustus 2024
5. Pembasahan Proses Nota Permintaan Pembayaran
11
6. Pembahasan Kajian Risiko Penerbitan Obligasi dan atau sukuk (Syari-
ah) Tahun 2024
7. Lain – lain
RK GH RR IGMK MBD FB
Kehadiran
√ √ √ √ √ √
1. Permohonan Persetujuan Penerbitan Obligasi dan atau sukuk (Syari-
ah) Tahun 2024
2. Penghapusbukuan Akiva Tetap Sebagian Bangunan KCU Balikpapan
76100
22 Agustus 2024
3. Penghapusbukuan dan Pemindahtanganan dalam bentuk Scrap Ba-
12 rang Investaris Milik PT Pos Inoensia (Persero) Tahun 2024
4. Lain
– lain
RK GH RR IGMK MBD FB
Kehadiran
√ √ X X √ √
1. Permohonan Persetujuan Penerbitan Obligasi dan atau sukuk (Syari-
ah) Tahun 2024
2. Penyesuaian Rancangan RJPP 2025-2029 dengan Arahan Dewan
Komisaris
23 Agustus 2024
13 3. Usulan Direksi PT Pos Logistik Indonesia
4. Usulan Penetapan Direktur PT Pos Properti Indonesia
5. Lain – lain
RK GH RR IGMK MBD FB
Kehadiran
√ √ X √ √ √
1. Progres Program Kerja Dewan Komisaris RKAP 2024
26 Agustus 2024 2. Laporan Manajemen Ytd Juli 2024
14 3. Lain – lain
RK GH RR IGMK MBD FB
Kehadiran
X √ X √ √ √
142 Laporan Tahunan 2024
Page 144
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
No Tanggal Agenda Rapat
1. Pembahasan Penyesuaian Rancangan RJPP 2025-2029 dengan Arahan
3 September Dewan Komisaris
2024
15 2. Lain – lain
RK GH RR IGMK MBD FB
Kehadiran
√ X X X √ √
1. Progres Program Kerja Dewan Komisaris RKAP 2024
27 September
2. Laporan Manajemen Ytd Agustus 2024
2024
16 3. Lain – lain
RK GH RR IGMK MBD FB
Kehadiran
√ √ √ √ √ √
1. Progres Program Kerja Dewan Komisaris RKAP 2024
2. Pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran Dekom (RKA) 2025
29 Oktober 2024
3. Laporan Manajemen Ytd September 2024
17
4. Lain – lain
RK GH RR IGMK MBD FB
Kehadiran
√ √ X √ √ √
19 November 1. Pemaparan Strategi Bisnis PT Pos Properti Indonesia
2024 2. Lain – lain
18
RK GH RR IGMK MBD FB
Kehadiran
X √ √ √ √ √
No Tanggal Agenda Rapat
1. Progres Program Kerja Dewan Komisaris RKAP 2024
26 November
2. Laporan Manajemen Ytd Oktober2024
2024
19 3. Lain – lain
RK GH RR IGMK MBD FB
Kehadiran
√ √ √ √ √ √
Laporan Tahunan 2024 143
Page 145
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
RAPAT DIREKSI
Direksi mengadakan rapat dan pertemuan permasalahan aktual yang perlu mendapat
baik rapat internal Direksi maupun rapat klarifikasi dari manajemen. Dalam
bersama Dewan Komisaris. Agenda pembahasan materi tertentu, dihadirkan
rutin yang dibahas dalam Rapat Direksi pula Para Vice President dan pejabat yang
meliputi evaluasi (review) kinerja bulanan terkait dengan materi pembahasan.
dan triwulanan Perseroan, monitoring
dan evaluasi tindak lanjut permasalahan, Sepanjang 2024 Direksi mengadakan 40
dan membahas hal-hal khusus yang kali pertemuan atau rapat direksi dengan
memerlukan persetujuan Direksi serta tingkat kehadiran masing-masing anggota
sebagai berikut:
No Tanggal Agenda Rapat
1. Arahan Direksi
Thursday, 2. Performance Review Direktorat Operasi dan Digital Services
4 January 2024 3. Performance Review Direktorat Bisnis Kurir dan Logistik
1
4. Performance Review Direktorat Bisnis Jasa Keuangan
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran
√ √ x √ x √ √
1. Pelantikan Pejabat
2. Arahan Direksi
Wednesday, 3. Performance Review Direktorat Human Capital Management
4. Performance Review Direktorat Business Development and Portofolio
10 January 2024 Management
2
5. Performance Review Internal Audit
6. Performance Review Corporate Secretary
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran
√ √ √ √ √ √ √
1. Arahan Direksi
Tuesday, 2. Performance Direktorat Keuangan Subdit Financial Operations and
Business Partner
23 January 2024 3. Performance Review Anak Perusahaan
3
4. Performance Review Badan Afiliasi
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran
√ √ √ √ √ √ √
1. Arahan Direksi
2. Performance Review Direktorat Business Development dan Portofolio
Tuesday, Management
3. Pemaparan materi dari Tim Dokter ULBI
30 January 2024
4
4. Performance Review Direktorat Operasi dan Digital Services
5. Performance Review Direktorat Kurir dan Logistik
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran
√ √ √ √ √ √ √
144 Laporan Tahunan 2024
Page 146
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
No Tanggal Agenda Rapat
1. Pelantikan Pejabat
2. Arahan Direksi
3. Performance Review dan Laporan Capex 2024 Direktorat Keuangan dan
Manajemen Risiko
4. Performance Review dan Laporan Capex 2024 Direktorat Business
Tuesday, 6 Febru-
Development and Portofolio Management
ary 2024
1 5. Performance Review dan Laporan Capex 2024 Direktorat Bisnis Kurir
dan Logistik
6. Performance Review dan Laporan Capex 2024 Direktorat Bisnis Jasa
Keuangan
7. Performance Review dan Laporan Capex 2024 Anak Perusahaan
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran
√ √ √ √ √ √ √
1. Arahan Direksi
2. Performance Review Direktorat Human Capital Management
3. Performance Review Direktorat Business Development and Portofolio
Monday, 12 Febru- Management
ary 2024
2 4. Direktorat Operasi dan Digital Services
5. Corporate Secretary
6. Internal Audit
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran
√ √ √ √ √ √ √
1. Arahan Direksi
2. Performance Review Direktorat Operasi dan Digital Services
Tuesday, 27 Feb-
3. Presentasi Kerjasama Microsoft dengan PosIND
ruary 2024
3 4. Performance Review Direktorat Kurir dan Logistik
5. Performance Review Direktorat Bisnis Jasa Keuangan
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran
√ √ √ √ √ √ √
1. Pelantikan Pejabat
Tuesday, 5 March 2. Arahan Direksi
2024 3. Performance Review Anak Perusahaan
1
4. Performance Review Badan Afiliasi
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran
√ √ √ √ √ √ √
1. Arahan Direksi
2. Performance Review Direktorat Keuangan dan Manajemen Risiko
Tuesday, 12 March
3. Performance Review Direktorat Bisnis Kurir dan Logistik
2024
2 4. Performance Review Direktorat Bisnis Jasa Keuangan
5. Performance Review Direktorat Operasi dan Digital Services
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran
√ √ √ √ √ √ √
Laporan Tahunan 2024 145
Page 147
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
No Tanggal Agenda Rapat
1. Arahan Direksi
2. Review Direktorat Keuangan dan Manajemen Risiko
3. Performance Review Direktorat Human Capital Management
Tuesday, 19 March
2024 4. Performance Review Direktorat Business Development and Portofolio
3 Management
5. Corporate Secretary
6. Internal Audit
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran
√ √ √ √ √ √ √
1. Pelantikan Pejabat
Tuesday, 26 March
2. Arahan Direksi
2024
4 3. Performance Review EVP
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran
√ √ √ √ √ √ √
1. Arahan Direksi
2. Performance Review dan Laporan Capex 2024 Direktorat Operasi dan
Digital Services
Tuesday, 2 April
2024 3. Performance Review dan Laporan Capex 2024 Direktorat Bisnis Jasa
1 Keuangan
4. Performance Review dan Laporan Capex 2024 Direktorat Bisnis Kurir
dan Logistik
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran
√ √ √ √ √ √ √
1. Kick-Off Meeting Jasa Konsultan Diagnostik ICOFR
2. Arahan Direksi
Wednesday, 17
April 2024 3. Performance Review dan Laporan Capex 2024 Direktorat Keuangan dan
2 Manajemen Risiko
4. Performance Review dan Laporan Capex 2024 Anak Perusahaan
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran
√ x √ √ √ √ √
1. Arahan Direksi
2. Performance Review Direktorat Human Capital Management
3. Performance Review Direktorat Business Development dan Portfolio
Management
Tuesday, 23 April
4. Management Presentation Pemeringkatan Obligasi PT Pos Indonesia
2024
3 (Persero) oleh Fitch Rating Indonesia
5. Performance Review YPBPI
6. Performance Review Badan Afiliasi
7. Update Pos Indonesia Kargo Haji 2024
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran
√ √ √ √ √ √ √
146 Laporan Tahunan 2024
Page 148
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
No Tanggal Agenda Rapat
1. Arahan Direksi
2. Performance Review Regional 1 Medan
3. Performance Review Regional 2 Jakarta
Thursday, 2 May
4. Performance Review Regional 3 Bandung
2024
1 5. Performance Review Regional 4 Semarang
6. Performance Review Regional 5 Surabaya
7. Performance Review Regional 6 Makassar
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran
√ √ √ √ √ √ √
1. Arahan Direksi
2. Progress Report Satgas Piutang
3. Performance Review dan Laporan Capex Direktorat Operasi dan Digital
Services
Tuesday, 7 May
4. Performance Review dan Laporan Capex Direktorat Bisnins Jasa
2024
2 Keuangan
5. Progress Report Proyek Kargo Haji PosIND 2024
6. Progress Report PosAja UMKM
7. Performance Review Direktorat Keuangan dan Manajemen Risiko
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran
√ √ √ √ √ √ √
1. Arahan Direksi
2. Progress Report GLID oleh Tim TELKOM
3. Monthly Review CAPEX 2024 Sub Dit Risk Management and Financial
Policy
Tuesday, 14 May
2024 4. Performance Review Anak Perusahaan
3
5. Performance Review Badan Afiliasi
6. Presentasi Layanan Mitra Country Manager Google
7. Presentasi Sub Dit Strategic Planning and Business Development
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran
√ √ √ √ √ √ √
1. Pelantikan Pejabat
2. Arahan Direksi
3. Performance Review Direktorat Human Capital Management
4. Performance Review Direktorat Business Development dan Portfolio
Tuesday, 21 May Management
2024
4 5. Performance Review Internal Audit
6. Performance Review Corporate Secretary
7. Progress Report Satgas Piutang
8. Progress Update UMKM Centre & Creator House
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran
√ √ √ √ √ √ √
Laporan Tahunan 2024 147
Page 149
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
No Tanggal Agenda Rapat
1. Arahan Direksi
2. Performance Review Regional 1 Medan
3. Progress Satgas UMKM
Tuesday, 4 June 4. Performance Review Regional 2 Jakarta
2024 5. Performance Review Regional 3 Bandung
1
6. Performance Review Regional 4 Semarang
7. Performance Review Regional 5 Surabaya
8. Performance Review Regional 6 Makassar
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran
√ √ √ √ √ √ √
1. Arahan Direksi
2. Performance Review Direktorat Keuangan dan Manajemen Risiko
Tuesday, 11 June 3. Performance Review Direktorat Operasi dan Digital Services
2024 4. Performance Review Direktorat Bisnis Jasa Keuangan
2
5. Performance Review Direktorat Bisnis Kurir dan Logistik
6. Performance Review Direktorat Keuangan dan Manajemen Risiko
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran
√ √ x √ √ √ x
1. Arahan Direksi
Tuesday, 18 June
2. Performance Review Anak Perusahaan
2024
3 3. Performance Review Badan Afiliasi
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran
√ x √ √ √ √ √
1. Arahan Direksi
2. Performance Review Direktorat Human Capital Management
Tuesday, 25 June
2024 3. Performance Review Direktorat Business Development dan Portfolio
4 Management
4. Performance Review Internal Audit
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran
√ √ √ √ √ √ √
Tuesday, 2 July
1. Arahan Direksi
2024
2. Laporan War Room oleh Direktorat Digital Service
3. Performance Review Regional 1 Medan
4. Performance Review Regional 2 Jakarta
5. Performance Review Regional 3 Bandung
1 6. Performance Review Regional 4 Semarang
7. Performance Review Regional 5 Surabaya
8. Performance Review Regional 6 Makassar
9. Performance Review Penanganan Piutang oleh Proyek Penanganan
Piutang
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran
√ √ √ √ √ √ x
148 Laporan Tahunan 2024
Page 150
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
No Tanggal Agenda Rapat
1. Arahan Direksi
2. Penyerahan Surat Tanda Registrasi oleh Direktur BSSN (Badan Siber
dan Sandi Negara)
3. Performance Review Direktorat Operasi dan Digital Services
Tuesday, 9 July
2024 4. Performance Review Direktorat Bisnis Jasa Keuangan
2
5. Performance Review Direktorat Bisnis Kurir dan Logistik
6. Strategic Partnership E-Katalog LKPP
7. Penanganan Piutang oleh Proyek Penanganan Piutang
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran
√ √ √ √ √ √ √
1. Pelantikan Pejabat
Tuesday, 16 July 2. Arahan Direksi
2024 3. Performance Review Anak Perusahaan
3
4. Performance Review Badan Afiliasi
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran
√ √ √ √ √ √ √
1. Arahan Direksi
2. Performance Review Direktorat Human Capital Management
3. Performance Review Direktorat Business Development dan Portfolio
Tuesday, 23 July Management
2024
4 4. Pengelolaan Museum TMII oleh Corporate Secretary and ESG
5. Performance Review Internal Audit
6. Performance Revie Financial Operation and Business Partner
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran
x √ √ √ √ √ √
1. Arahan Direksi
2. Performance Review Direktorat Operasi dan Digital Services
Tuesday, 30 July 3. Performance Review Direktorat Bisnis Jasa Keuangan
2024 4. Performance Review Direktorat Bisnis Kurir dan Logistik
5
5. Performance Review Subdit Financial Operation and Business Partner
6. Performance Review Proyek Penanganan Piutang
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran
√ √ √ √ √ √ √
1. Arahan Direksi
2. Performance Review Anak Perusahaan
Tuesday, 6 August
3. Perfor-
2024
mance Re-
1
view Badan
Afiliasi
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran
x √ √ √ √ √ √
Laporan Tahunan 2024 149
Page 151
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
No Tanggal Agenda Rapat
1. Arahan Direksi
2. Performance Review Direktorat Human Capital Management
3. Performance Review Direktorat Business Development dan Portfolio
Tuesday, 20 Au- Management
gust 2024
2 4. Performance Review Corporate Secretary and ESG
5. Performance Review Internal Audit
6. Performance Review Proyek Penanganan Piutang
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran
√ √ √ √ √ √ √
1. Arahan Direksi
2. Performance Review EVP Regional 6 Makassar
3. Performance Review EVP Regional 5 Surabaya
Tuesday, 27 Au- 4. Performance Review EVP Regional 4 Semarang
gust 2024 5. Performance Review EVP Regional 3 Bandung
3
6. Performance Review EVP Regional 2 Jakarta
7. Performance Review EVP Regional 1 Medan
8. Performance Review Financial Operation and Business Partner
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran
√ √ x √ √ √ x
1. Arahan Direksi
2. Performance Review Direktorat Operasi dan Digital Services
Tuesday, 10 Sep- 3. Performance Review Direktorat Bisnis Jasa Keuangan
tember 2024 4. Performance Review Direktorat Bisnis Kurir dan Logistik
1
5. Performance Review Subdit Financial Operation and Business Partner
6. Performance Review Proyek Penanganan Piutang
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran
x √ x √ √ √ √
1. Arahan Direksi
Tuesday, 17 Sep-
2. Performance Review Anak Perusahaan
tember 2024
2 3. Performance Review Badan Afiliasi
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran
x √ x √ √ √ √
1. Arahan Direksi
2. Presentasi Progress Museum Pos di TMII oleh PT Pos Properti Indonesia
3. Performance Review Regional 1 Medan
Tuesday, 24 Sep- 4. Performance Review Regional 3 Bandung
tember 2024 5. Performance Review Regional 4 Semarang
3
6. Performance Review Regional 5 Surabaya
7. Performance Review Regional 6 Makassar
8. Proyek Penanganan Piutan
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran
√ √ √ √ √ √ √
150 Laporan Tahunan 2024
Page 152
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
No Tanggal Agenda Rapat
1. Paparan Materi dari PT Kazee Digital Indonesia
2. Arahan Direksi
Tuesday, 1 October 3. Performance Review Direktorat Human Capital Management
2024
4. Performance Review Direktorat Business Development dan Portfolio
1
Management
5. Performance Review dari Retail Business
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran
√ √ √ √ √ √ √
1. Arahan Direksi
2. Performance Review Direktorat Operasi dan Digital Services
Tuesday, 8 Octo- 3. Performance Review Direktorat Bisnis Jasa Keuangan
ber 2024 4. Performance Review Direktorat Bisnis Kurir dan Logistik
2
5. Performance Review Subdit Financial Operation and Business Partner
6. Performance Review Proyek Penanganan Piutang
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran
x √ x √ √ √ √
1. Arahan Direksi
2. Performance Review Anak Perusahaan
Tuesday, 15 Octo-
3. Performance Review Badan Afiliasi
ber 2024
3 4. Pendampingan Komite ESG PosIND 2024
5. Progress RKAP 2025
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran
√ √ √ √ √ √ √
1. Arahan Direksi
2. Paparan RKAP 2025 + Tanya Jawab Direktorat Bisnis Kurir dan Logistik
(Termasuk Poslog)
3. Paparan RKAP 2025 + Tanya Jawab Direktorat Bisnis Jasa Keuangan
(Termasuk Posfin)
4. Paparan RKAP 2025 + Tanya Jawab Direktorat Keuangan dan Manaje-
Tuesday, 22 Octo-
men Risiko (Termasuk Pospro)
ber 2024
4 5. Paparan RKAP 2025 + Tanya Jawab Direktorat Operasi dan Digital Ser-
vices
6. Paparan RKAP 2025 + Tanya Jawab Direktorat Human Capital Manage-
ment
7. Paparan RKAP 2025 + Tanya Jawab Direktorat Business Development
dan Portfolio Management
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran
√ √ √ √ √ √ √
Laporan Tahunan 2024 151
Page 153
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
No Tanggal Agenda Rapat
1. Arahan Direksi;
2. Paparan RKAP 2025
3. Performance Review Direktorat Human Capital Management
Tuesday, 29 Octo- 4. Paparan Pospay Run 2024
ber 2024
5. Performance Review Direktorat Business Development dan Portfolio
5
Management
6. Paparan Program Makan Bergizi Gratis
7. Launching New Pospay Superapps
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran
√ √ √ √ √ √ √
1. Arahan Direksi
2. Progress IT Strategic Plan oleh Prof Eko Indrajit
Tuesday, 12 No- 3. Performance Review Direktorat Operasi dan Digital Services
vember 2024 4. Performance Review Bisnis Jasa Keuangan
1
5. Performance Review Bisnis Kurir dan Logistik
6. Peroframance Review Proyek Penangangan Piutang
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran
√ √ √ √ √ √ √
1. Arahan Direksi
Tuesday, 19 No- 2. Performance Review Anak Perusahaan
vember 2024 3. Performance Review Badan Afiliasi
2
4. Performance Review Financial Operation and Business Partner
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran
x √ x √ √ √ √
1. Arahan Direksi
2. Performance Review Direktorat Human Capital Management
Wednesday, 04 3. Performance Review Kargo Haji
December 2024
4. Performance Review Direktorat Business Development dan Portfolio
1
Management
5. Performance Review Internal Audit
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran
√ x √ √ √ √ √
152 Laporan Tahunan 2024
Page 154
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
No Tanggal Agenda Rapat
1. Arahan Direksi
2. Performance Review Direktorat Operasi dan Digital Services
3. New Logo Proposal PT Pos Properti Indonesia
Thursday, Decem-
4. Presentasi dari Feedloop (Konsultan AI PT Posfin)
ber 12, 2024
2 5. Performance Review Direktorat Bisnis Jasa Keuangan
6. Performance Review Direktorat Bisnis Kurir dan Logistik
7. Performance Review Direktorat Keuangan dan Manajemen Risiko
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran
√ x √ √ √ √ √
1. Arahan Direksi
2. Performance Review Direktorat Bisnis Kurir dan Logistik
Tuesday, Decem-
3. Performance Review PT Pos Logistik Indonesia
ber 17, 2024
3 4. Performance Review PT Pos Finansial Indonesia
5 Performance Review PT Pos Properti Indonesia
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran
√ √ √ √ √ √ √
1. Arahan Direksi
2. Presentasi dari KCU Jakarta Premier
3. Performance Review Regional 1 Medan
4. Performance Review Regional 2 Jakarta
Tuesday, Decem- 5. Prognosa Tahun 2024
ber 24, 2024 6. Performance Review Regional 3 Bandung
4
7. Performance Review Regional 4 Semarang
8. Performance Review Regional 5 Surabaya
9. Performance Review Regional 6 Makassar
10. Progress Report Sukuk Ijarah oleh SVP Risk Management
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran
√ √ √ √ √ √ √
Laporan Tahunan 2024 153
Page 155
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
Ringkasan Rapat yang melibatkan Direksi
37 Radir / Weekly meeting
Rapat Direksi
• Monitoring kinerja mingguan masing-masing direktorat
• Membahas permasalahan aktual yang perlu mendapat klarifikasi dari manajemen
• Membahas hal-hal yang memerlukan persetujuan Direksi
14 Rakomdir / Monthly meeting
Rapat Komisaris dan Direksi
• Membahas Management Report
• Monitoring dan evaluasi tindak lanjut permasalahan
• Membahas hal-hal yang memerlukan persetujuan Direksi dan Komisaris
4 RAPIM / Quarterly Meeting
Rapat Pimpinan
• Membahas kinerja triwulanan masing-masing regional, anak perusahaan, dan
afiliasi
• Menyampaikan kebijakan masing-masing direktorat yang harus dilaksanakan
regional
• Membahas permasalahan aktual yang perlu mendapat klarifikasi dari regional
• Menetapkan Kontrak Manajemen
2 RUPS / Yearly Meeting
Rapat Umum Pemegang Saham
• Membahas kinerja tahunan perusahaan
• Mendapat pengesahan Pemegang Saham atas RKAP, RKA Dewan Komisaris, dan
RKATJSL
• Mendapat penetapan Pemegang Saham atas Kontrak Manajemen yang memuat KPI
Direksi secara Kolegial dan KPI Dewan Komisaris
154 Laporan Tahunan 2024
Page 156
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
RAPAT GABUNGAN DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
Rapat Gabungan dengan Direksi seban�yak 15 kali dengan kehadiran anggota Komisaris
dalam rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi mencapai rata-rata 95,83% dari
total rapat yang diselengga�rakan.Agenda dan Kehadiran Dewan Komisaris dan Direksi
Pada Rapat Gabungan
No Tanggal Agenda Rapat
1. Rancangan RKAP 2024
25 Januari 2024
2. Lain – lain :
Kehadiran Dewan RK GIN GH RR IGMK
1
Komisaris √ X √ √ X
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran Direksi
√ √ √ √ √ √ √
1. Tindak Lanjut arahan Rakomdir bulan Desember 2023
30 Januari 2024 2. Laporan Manajemen Ytd. Desember 2023
3. Manajemen Risiko Permen No. PER-02/MBU/03/2023
2 Kehadiran Dewan RK GIN GH RR IGMK
Komisaris √ √ √ √ √
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran Direksi
√ √ √ √ √ √ √
1. Tindak Lanjut arahan Rakomdir tanggal 30 Januari 2024
29 Februari 2024 2. Pembahasan Management Report ytd Januari 2024
3. Lain – lain :
3 Kehadiran Dewan RK GIN GH RR IGMK
Komisaris √ √ √ √ √
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran Direksi
√ √ √ √ √ √ √
1. Pembahasan Strategic Grand Design PT Pos Logistik Indonesia
2. Pembahasan Rightsizing PT Pos Indonesia (Persero)
14 Maret 2024
3. Lain – lain :
*) Catatan : hanya 4 direktur yang diundang
4
Kehadiran Dewan RK GIN GH RR IGMK
Komisaris √ √ √ X X
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran Direksi
X X √ √ X √ √
1. Tindak Lanjut arahan Dewan Komisaris pada rapat gabungan tanggal 29
Februari 2024
2. Pembahasan Management Report ytd Februari 2024
28 Maret 2024 3. Lain – lain
5
Kehadiran Dewan RK GIN GH RR IGMK
Komisaris √ √ √ √ √
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran Direksi
√ √ √ √ √ √ √
Laporan Tahunan 2024 155
Page 157
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
No Tanggal Agenda Rapat
1. Tindak Lanjut arahan Dewan Komisaris pada rapat gabungan tanggal 28
Maret 2024
27 April 2024
2. Laporan Manajemen Ytd. Maret 2024
3. Lain – lain
6
Kehadiran Dewan RK GH RR IGMK
Komisaris √ √ √ √
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran Direksi
√ √ √ √ √ √ √
1. Tindak Lanjut arahan Dewan Komisaris pada rapat gabungan tanggal 27
April 2024
31 Mei 2024
2. Laporan Manajemen Ytd. April 2024
3. Lain – lain
7
Kehadiran Dewan RK GH RR IGMK
Komisaris X √ √ X
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran Direksi
√ √ √ √ √ √ √
1. Tindak Lanjut arahan Dewan Komisaris pada rapat gabungan tanggal 31 Mei
2024
27 Juni 2024
2. Laporan Manajemen Ytd. Mei 2024
3.Lain-lain :
8
Kehadiran Dewan RK GH RR IGMK
Komisaris √ √ √ √
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran Direksi
√ √ √ √ √ √ √
No Tanggal Agenda Rapat
1. Tindak Lanjut arahan Dewan Komisaris pada rapat gabungan tanggal 27 Juni
2024
26 Juli 2024
2. Laporan Manajemen Ytd. Juni 2024
3.Lain-lain :
9
Kehadiran Dewan RK GH RR IGMK MBD FB
Komisaris √ √ √ √ √ √
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran Direksi
√ √ √ √ √ √ √
No Tanggal Agenda Rapat
1. Tindak Lanjut arahan Dewan Komisaris pada rapat gabungan tanggal 26 Juli
2024
28 Agustus 2024
2. Laporan Manajemen Ytd. Juli 2024
3.Lain-lain : Tidak ada
10
Kehadiran Dewan RK GH RR IGMK MBD FB
Komisaris √ √ X √ √ √
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran Direksi
√ √ X √ √ √ √
1. . Pembahasan Permohonan Tanggapan RJPP 2025 – 2029
23 September 2024
2. Lain-lain
Kehadiran Dewan RK GH RR IGMK MBD FB
11
Komisaris √ √ √ √ √ √
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran Direksi
√ √ √ √ √ √ √
156 Laporan Tahunan 2024
Page 158
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
No Tanggal Agenda Rapat
1. Tindak Lanjut arahan Dewan Komisaris pada rapat gabungan tanggal 28
Agustus 2024
30 September 2024
2. Laporan Manajemen Ytd. Agustus 2024
3.Lain-lain :
12
Kehadiran Dewan RK GH RR IGMK MBD FB
Komisaris √ √ √ X √ √
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran Direksi
√ √ √ √ √ √ √
1. . Pembahasan Permohonan rekomendasi atas penerbitan SUKUK Ijaroh PT
18 Oktober 2024 Pos Indonesia (Persero)
2. Lain-lain
13 Kehadiran Dewan RK GH RR IGMK MBD FB
Komisaris √ √ √ √ √ √
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran Direksi
√ √ √ √ √ √ √
1. . Tindak lanjut arahan Dewan Komisaris pada rapat gabunan tanggal 30 Sep-
tember 2024
29 Oktober 2024 2. Pembahasan Management Report ytd September 2024
3. Pembahasan RKAP 2025
14 4. Lain-lain.
Kehadiran Dewan RK GH RR IGMK MBD FB
Komisaris √ √ X √ √ √
FRD EPRA TM Hrd Hrs AK PP
Kehadiran Direksi
√ √ √ √ √ √ √
HUBUNGAN AFILIASI ANGGOTA DIREKSI
Pos Indonesia dalam Penerapan GCG berupa transparansi dalam pengungkapan
hubungan afiliasi antar para anggota Direksi, antara anggota Direksi dengan anggota
Dewan Komisaris dan dengan pemegang saham, diungkapkan bahwa tidak terdapat
hubungan keluarga sampai dengan derajat ketiga, baik menurut garis lurus maupun
garis ke samping, termasuk hubungan yang timbul karena perkawinan.
Hubungan keluarga dengan Hubungan keuangan dengan
Nama
Pemegang Pemegang
Komisaris Direksi Komisaris Direksi
saham Saham
Faizal Rochmad Djoemadi x x x x x x
Tonggo Marbun x x x x x x
Hariadi x x x x x x
Endy Pattia Rahmadi Abdurrahman x x x x x x
Haris x x x x x x
Prasabri Pesti x x x x x x
Asih Kurniasari Komar x x x x x x
Laporan Tahunan 2024 157
Page 159
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
HUBUNGAN AFILIASI ANGGOTA DEWAN KOMISARIS
Anggota Dewan Komisaris, sebanyak 6 (enam) orang, terdiri dari berbagai unsur di
luar Perseroan. Antar anggota Dewan Komisaris dan antara anggota Dewan Komisaris
dengan anggota Direksi tidak memiliki hubungan keluarga sedarah sampai derajat ketiga
baik menurut garis lurus maupun garis ke samping atau hubungan semenda (menantu/
ipar) sehingga dapat menjamin independensi Dewan Komisaris dalam menjalankan
tugasnya, dan tidak terdapat kemungkinan terjadinya kolusi dan nepotisme sebagai
penerapan prinsip transparansi dalam penerapan good corporate governance (GCG)
Hubungan keluarga dengan Hubungan keuangan dengan
Nama Pemegang Pemegang
Komisaris Direksi Komisaris Direksi
saham Saham
Rhenal Kasali x x x x x x
Robben Rico x x x x x x
I Gde Made Kartikajaya x x x x x x
Gunawan Hutagalung x x x x x x
Muhammad Budi Djatmiko x x x x x x
Fauzi Baadilla x x x x x x
KOMITE AUDIT
Pembentukan Komite Audit merupakan tanggal 24 Agustus 2012 tentang Organ
salah satu langkah penting untuk Pendukung Dewan Komisaris BUMN serta
mewujudkan sistem dan pelaksanaan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik
pengawasan yang kompeten dan Negara Republik Indonesia Nomor PER-3/
independen dan dalam rangka menerapkan MBU/03/2023 Tentang Organ dan Sumber
tata kelola perusahaan yang baik sesuai Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara.
dengan prinsip-prinsip GCG yang berlaku.
Komite Audit Dewan Komisaris dibentuk Tujuan Pembentukan Komite Audit adalah
sejak tahun 2003 berdasarkan Keputusan membantu Dewan Komisaris dalam
Dewan Komisaris Nomor: 08/Kep- rangka melakukan pengawasan terhadap
KU/2003 tanggal 27 Oktober 2003 tentang kebijakan Direksi dalam pengurusan
Pembentukan Komite Audit. Pembentukan Perseroan di bidang sistem pengendalian
tersebut mengacu pada Keputusan Menteri internal Perseroan, pelaksanaan dan hasil
BUMN Nomor: KEP-103/MBU/2002 tanggal audit oleh Internal Audit maupun Auditor
4 Juni 2002 dan telah diperbaharui dengan eksternal, penelaahan atas informasi
Peraturan Menteri Negara BUMN Nomor: keuangan yang dikeluarkan Perseroan
PER-05/MBU/2006 tanggal 20 Desember serta kepatuhan terhadap peraturan
2006 tentang Komite Audit bagi Badan perundang-undangan yang berlaku dan
Usaha Milik Negara serta di perbaharui melakukan identifikasi hal-hal yang
kembali dengan Peraturan Menteri memerlukan perhatian Dewan Komisaris.
Negara BUMN Nomor: Per-12/MBU/2012
158 Laporan Tahunan 2024
Page 160
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
Pengangkatan dan Pemberhentian Komite
Audit
Anggota Komite Audit diangkat atau PT Pos Indonesia (Persero) memiliki
diberhentikan oleh Komisaris Perusahaan Komite Audit yang bekerja berdasarkan
berdasarkan saran/usulan dari Ketua Piagam Komite Audit yang ditetapkan
Komite Audit. Pemberhentian Anggota melalui Keputusan Bersama Dewan
Komite Audit dilakukan apabila jabatannya Komisaris dan Direksi Pos Indonesia
telah berakhir, mengundurkan diri, nomor 254/DEKOM/0721 dan nomor
berhalangan tetap dalam melaksanakan KD.064/DIRUT/0721 tanggal 28 Juli 2021
tugasnya, atau sebab-sebab lain sesuai tentang Piagam Komite Audit PT Pos
ketentuan yang berlaku. Komposisi Ketua Indonesia (Persero).
dan Anggota Komite Audit ditetapkan
Dewan Komisaris dengan mengacu pada
Komposisi Komite Audit
Peraturan Menteri Negara BUMN No.
PER-12/MBU/2012 tanggal 24 Agustus Berdasarkan Surat Keputusan Dewan
2012 tentang Organ Pendukung Dewan Komisaris Nomor 84/DEKOM/0320
Komisaris/Dewan Pengawas Badan Usaha tanggal 20 Maret 2023 dan Nomor 258/
Milik Negara, sebagaimana diperbaharui DEKOM/1123 tanggal 6 November 2023
dengan Peraturan Menteri Negara BUMN tentang pengangkatan kembali anggota
Nomor: PER-06/MBU/04/2021 tanggal komite audit PT Pos Indonesia (Persero),
13 April 2021 Tentang: Perubahan Atas dan terakhir berdasarkan Surat Keputusan
Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Dewan Komisaris tentang Pengalihan
Negara Nomor Per-12/MBU/2012 Tentang dan Pengangkatan Ketua Komite Audit
Organ Pendukung Dewan Komisaris/ PT Pos Indonesia (Persero) No. 139/
Dewan Pengawas Badan Usaha Milik DEKOM/0824 tanggal 28 Agustus 2024
Negara serta Peraturan Menteri Badan Mengalihkan Robben Rico semula sebagai
Usaha Milik Negara Republik Indonesia Ketua merangkap Anggota Komite Audit
Nomor PER-3/MBU/03/2023 Tentang menjadi sebagai Anggota Komite Audit PT
Organ dan Sumber Daya Manusia Badan Pos Indonesia (Persero) dan mengangkat
Usaha Milik Negara. Muhammad Budi Djatmiko sebagai ketua
merangkap anggota Komite Audit PT Pos
Indonesia (Persero).
Susunan keanggotaan Komite Audit PT Pos Indonesia (Persero) per 31 Desember 2024
adalah sebagai berikut :
KEPUTUSAN DEWAN STATUS RANGKAP
JABATAN NAMA
KOMISARIS JABATAN
Ketuan Komite Audit Muhammad Budi Djatmiko 130/DEKOM/0824 Komisaris Independen
Anggota Robben Rico 130/DEKOM/0824 Komisaris
Venoneta Monetera 258/DEKOM/1123 Anggota Independen
Prasojo 84/DEKOM/0323 Anggota Independen
Laporan Tahunan 2024 159
Page 161
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
Profil Anggota Komite Audit
Prasojo
Anggota Independen
Lahir : 21 Juni 1965
Usia : 59 Tahun
Kewarganegaraan : Indonesia
Domisili : Cibinong
Periode Jabatan
01 April 2020 – Sekarang
Riwayat Pendidikan
• 1994 Ekonomi jurusan Manajemen, Pendidikan Tinggi lanjutan Pos, Bandung,
Indonesia
• 1998 Sarjana Akuntansi, Universitas Indonesia, Jakarta, Indonesia
Pengalaman Kerja Komite Audit
• 1988 – 2008 Berbagai Jabatan Manajerial di Pos Indonesia
• 2019 – 2020 Pjs Kepala Satuan Pengawas Internal Pos Indonesia
Venoneta Monetera
Anggota Independen
Lahir : 1 Mei 1965
Usia : 59 Tahun
Kewarganegaraan : Indonesia
Domisili : Jakarta
Periode Jabatan
12 Oktober 2020 – Sekarang
Riwayat Pendidikan
• 1991 Diploma IV Akuntasi, Sekolah Tinggi Akuntansi Negara Jakarta, Indonesia
• 1994 Sarjana Informatika, Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan komputer
Gunadarma di Jakarta, Indonesia
Pengalaman Kerja Komite Audit
• 1986 - 1989 Auditor pada Badan pengawasan Keuangan dan pembangunan (BPKP)
Perwakilan Provinsi Bali, Denpasar
• 1993 - 1995 Auditor Pajak Pada Tim Gabungan BPKP dan Depkeu RI di Jakarta
• 1996 – 1997 Auditor Pajak Daerah Pada Tim Gabungan BPKP dan Pemda DKI Jakarta
• 1997 – 1999 Penyusun Modul Training dan Instruktur pada Proyek Audit Sistem
Informasi Pusdiklat BPKP, Jakarta
160 Laporan Tahunan 2024
Page 162
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
• 1997 – 2002 Auditor pada Deputi Administrasi BPKP di Jakarta
• 2002 Penugasan Khusus untuk evaluasi internal control pada Badan Penyehatan
• Perbankan Nasional (BPPN) di Jakarta
• 2002 – 2009 Auditor Investigasi pada Deputi Investigasi BPKP, di Jakarta Tugas
Perbantuan untuk Penyelidikan dan Penyidikan yang dilakukan Bareskrim –Mabes
Polri, Kejaksaan RI, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
• 2002 – 2020 Instruktur Audit dan Konsultan Senior pada Pusat Pengembangan
Internal Audit (YPIA) dan PT Bina Audita Indonesia (BAI) di Jakarta.
Independensi anggota komite audit
Pos Indonesia mewajibkan seluruh b. Tidak memiliki kepentingan/
anggota Komite Audit untuk memegang keterkaitan pribadi yang dapat
teguh independensi dan integritas untuk menimbulkan dampak negatif dan
memastikan segala keputusan yang benturan kepentingan terhadap
dihasilkan oleh Komite Audit selalu Perusahaan;
independen dan terhindar dari tekanan c. Mampu berkomunikasi secara
pihak lain dalam menjalankan tugas dan efektif;
tanggung jawabnya. Disamping itu semua d. Dapat menyediakan waktu yang
Anggota Komite Audit tidak memiliki cukup untuk menyelesaikan
hubungan keluarga dan keuangan dengan tugasnya;
sesama anggota Komite Audit, Dewan e. Salah seorang dari anggota
Komisaris dan Direksi. Berdasarkan Komite Audit harus memiliki latar
Piagam Komite Audit yang ditetapkan belakang pendidikan atau memiliki
melalui Keputusan Bersama Dewan keahlian di bidang akuntansi atau
Komisaris dan Direksi Pos Indonesia keuangan, dan salah seorang
nomor 254/DEKOM/0721 dan nomor lainnya harus memahami industri/
KD.064/DIRUT/0721 tanggal 28 Juli 2021 bisnis Perusahaan;
tentang Piagam Komite Audit PT Pos f. Bagi Anggota Komite Audit yang
Indonesia (Persero) mengatur persyaratan berasal dari luar Perusahaan, tidak
keanggotaan Komite Audit yaitu: boleh merangkap sebagai:
1. Persyaratan yang bersifat mandatori i. Anggota Dewan Komisaris/
yang ditetapkan oleh Kementerian Dewan Pengawas pada BUMN/
BUMN dalam Peraturan Menteri BUMN perusahaan lain;
tentang Organ Pendukung Dewan ii. Sekretaris/Staf Sekretaris
Komisaris BUMN.Anggota Komite Dewan Komisaris/Dewan
Audit harus memenuhi persyaratan Pengawas BUMN/perusahaan
sebagai berikut: lain;
a. Memiliki integritas yang baik dan iii. Anggota komite pada Komite
pengetahuan serta pengalaman Lain Dewan Komisaris di
kerja yang cukup di bidang Perusahaan;
pengawasan/pemeriksaan; iv. Anggota komite pada BUMN/
perusahaan lain.
Laporan Tahunan 2024 161
Page 163
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
g. Bagi anggota Komite Audit yang non assurance, jasa penilai dan/
berasal dari luar Perusahaan, tidak atau jasa konsultasi lain kepada
mempunyai hubungan keluarga Perusahaan dalam waktu 6 (enam)
sedarah dan semenda sampai bulan terakhir.
derajat ketiga, baik menurut garis f. Bukan merupakan orang
lurus maupun garis ke samping, yang bekerja atau mempunyai
dengan anggota Dewan Komisaris wewenang dan tanggung jawab
dan anggota Direksi Perusahaan. untuk merencanakan, memimpin,
2. Persyaratan lain yang menurut mengendalikan, atau mengawasi
Peraturan Menteri BUMN tentang kegiatan Perusahaan dalam waktu
Organ Pendukung Dewan Komisaris 6 (enam) bulan terakhir, kecuali
BUMN jika diperlukan dapat ditetapkan Komisaris Independen.
oleh Dewan Komisaris dalam Piagam g. Tidak mempunyai saham langsung
Komite Audit. Setiap anggota Komite maupun tidak langsung pada
Audit harus: Perusahaan.
a. Memahami laporan keuangan h. Dalam hal anggota Komite Audit
secara komprehensif, serta bisnis memperoleh saham Perusahaan
dan proses bisnis Perusahaan. baik langsung maupun tidak
b. Memahami proses audit, langsung akibat suatu peristiwa
manajemen risiko, dan peraturan hukum, maka saham tersebut
perundang-undangan yang terkait wajib dialihkan kepada pihak lain
dengan Perusahaan. dalam jangka waktu paling lama 6
c. Mematuhi Kode Etik Komite Audit (enam) bulan setelah diperolehnya
yang ditetapkan dalam Piagam saham tersebut.
Komite Audit. i. Tidak mempunyai hubungan afiliasi
d. Meningkatkan kompetensi secara dengan anggota Dewan Komisaris,
terus menerus melalui pendidikan, anggota Direksi, atau Pemegang
pelatihan, dan berbagai cara dan Saham Utama Perusahaan.
sarana lainnya. j. Tidak mempunyai hubungan usaha
e. Bukan merupakan orang dalam baik langsung maupun tidak
Kantor Akuntan Publik, Kantor langsung yang berkaitan dengan
Konsultan Hukum, Kantor Jasa kegiatan usaha Perusahaan.
Penilai Publik atau pihak lain yang
memberi jasa assurance, jasa
162 Laporan Tahunan 2024
Page 164
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
Tugas Dan Tanggung Jawab
Sesuai Peraturan Menteri Negara BUMN 3. Dalam menjalankan fungsinya, Komite
Nomor: PER-12/MBU/2012 tanggal 24 Audit melakukan tugas dan tanggung
Agustus 2012 tentang Organ Pendukung jawab sebagai berikut :
Dewan Komisaris/ Dewan Pengawas
a. Tugas Yang bersifat mandatori
BUMN sebagaimana diperbaharui dengan
berdasarkan peraturan Menteri
Peraturan Menteri Negara BUMN Nomor:
BUMN Tentang Organ Pendukung
PER-06/MBU/04/2021 tanggal 13 April
Dewan Komisaris BUMN.
2021 Tentang: Perubahan Atas Peraturan
i. Membantu Dewan Komisaris
Menteri Badan Usaha Milik Negara
untuk memastikan efektifitas
Nomor PER-12/MBU/2012 Tentang Organ
sistem pengendalian intern dan
Pendukung Dewan Komisaris/Dewan
efektifitas pelaksanaan tugas
Pengawas Badan Usaha Milik Negara dan
auditor eksternal dan auditor
Peraturan Menteri Badan Usaha Milik
internal.
Negara Republik Indonesia Nomor PER-3/
ii. Menilai pelaksanaan kegiatan
MBU/03/2023 Tentang Organ dan Sumber
serta hasil audit yang
Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara,
dilaksanakan oleh Satuan
serta berdasarkan Piagam Komite Audit
Pengawas Intern maupun
yang ditetapkan melalui Keputusan
auditor eksternal.
Bersama Dewan Komisaris dan Direksi
iii. Memberikan rekomendasi
PT Pos Indonesia (Persero) nomor
mengenai penyempurnaan
254/DEKOM/0721 dan nomor KD.064/
sistem pengendalian
DIRUT/0721 tanggal 28 Juli 2021 tentang
manajemen serta
Piagam Komite Audit PT Pos Indonesia
pelaksanaannya.
(Persero) menetapkan tugas Komite Audit
iv. Memastikan telah terdapat
adalah sebagai berikut:
prosedur evaluasi yang
1. Komite Audit bekerja secara kolektif
memuaskan terhadap segala
dalam melaksanakan tugasnya
informasi yang dikeluarkan
membantu DewanKomisaris.
Perusahaan.
2. Komite Audit bersifat mandiri baik
v. Melakukan identifikasi hal-hal
dalam pelaksanaan tugasnya maupun
yang memerlukan perhatian
dalam pelaporan, dan bertanggung
Dewan Komisaris serta
jawab langsung kepada Dewan
tugastugas Dewan Komisaris
Komisaris.
lainnya.
Laporan Tahunan 2024 163
Page 165
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
b. Tugas Yang bersifat mandatori •
Kebijakan pengadaan dan
berdasarkan Surat Keputusan pelaksanaannya
Sekertaris Kementerian BUMN • Kebijakan mutu dan pelayanan
tentang Indikator/Parameter serta pelaksanaan kebijakan
Penilaian dan Evaluasi atas tersebut.
Penerapan Tata Kelola Perusahaan ii. Proses telaah harus dilakukan
Yang Baik (Good Corporate secara obyektif berdasarkan
Governance) pada BUMN. data yang faktual dan prinsip
i. Melakukan berbagai telaah kehati-hatian profesional (due
dalam rangka memberikan professional care) sehingga
masukan kepada Dewan dapat menghasilkan masukan
Komisaris sebagai bahan Dewan yang konstruktif untuk kemajuan
Komisaris melaksanakan tugas perusahaan.
memberikan arahan kepada c. Tugas lain dari Dewan Komisaris dan
Direksi. Pelaksanaan telaah ditegaskan dalam Piagam Komite
tersebut dilakukan oleh Komite Audit adalah
Audit atau Komite Dewan i. Mengevaluasi kinerja KAP tahun
Komisaris lainnya atau bersama, buku sebelumnya dengan metode
berdasarkan pembagian tugas yang terukur sebagai laporan
dan/atau arahan untuk melakukan dan sekaligus sebagai dasar
koordinasi yang ditetapkan oleh pemberian saran kepada Dewan
Dewan Komisaris. Arahan- Komisaris apabila KAP yang
arahan Dewan Komisaris kepada bersangkutan akan diusulkan
Direksi yang diamanatkan dalam untuk ditunjuk kembali sebagai
Surat Keputusan Sekretaris auditor eksternal.
Kementerian BUMN tersebut ii. Memberikan rekomendasi kepada
adalah mengenai: Dewan Komisaris mengenai
• Penguatan sistem penunjukan auditor eksternal
pengendalian intern untuk melaksanakan audit atas
Perusahaan tahun buku berjalan, termasuk
• Manajemen risiko menghitung Estimasi Biayanya
Perusahaan (Engineer Estimate) sebagai
• Sistem teknologi informasi dasar penetapan Harga Perkiraan
yang digunakan Perusahaan Sendiri (Owner’s Estimasi).
• Kebijakan dan pelaksanaan Dalam penyampaian rekomendasi
pengembangan karir tersebut harus disertai dengan
• Kebijakan akuntansi dan uraian yang jelas dan obyektif
penyusunan laporan mengenai alasan penunjukan,
keuangan sesuai dengan antara lain hasil evaluasi kinerja,
standar akuntansi yang independensi, ruang lingkup, dan
berlaku imbal jasa penugasan (fee).
164 Laporan Tahunan 2024
Page 166
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
iii. Memberikan pendapat • Draft RKAP yang
independen dan obyektif dalam disampaikan oleh
hal terjadi perbedaan pendapat Manajemen.
antara Manajemen dan Auditor • Draft RJPP yang
Eksternal atas jasa yang disampaikan oleh
diberikannya. Manajemen.
iv. Memonitor pelaksanaan • Permasalahan/kasus
tindak lanjut atas temuan dan tertentu sesuai dengan
rekomendasi dari Internal Audit permintaan dan arahan dari
dan Auditor Eksternal (KAP, Dewan Komisaris.
BPK, BPKP). Pelaksanaan tugas vi. Melakukan kunjungan/
ini dilakukan berdasarkan peninjauan ke kantor-kantor
informasi kegiatan monitoring Regional dan/atau UPT-UPT
tindak lanjut yang dilakukan dalam rangka antara lain:
oleh Internal Audit yang mendampingi kunjungan
diperoleh dari laporan-laporan Dewan Komisaris, penugasan
periodik Internal Audit dan tertentu dari Dewan Komisaris,
rapat-rapat pembahasan mengevaluasi kegiatan auditor
dengan Internal Audit. internal dan auditor eksternal,
v. Melakukan berbagai telaah dan meningkatkan pemahaman
memberikan masukan kepada bisnis dan proses bisnis
Dewan Komisaris, antara lain Perusahaan.
terhadap: d. Dalam menjalankan tugas dan
• Ketaatan terhadap tanggung jawab, Komite Audit
peraturan perundang- diberikan kewenangan oleh Dewan
undangan yang Komisaris untuk :
berhubungan dengan i. Mengakses dokumen, data dan
kegiatan Perusahaan. informasi Perseroan tentang
• Pengaduan yang karyawan, dana, aset dan
berkaitan dengan proses sumber daya Perusahaan yang
akuntansi dan pelaporan diperlukan untuk melaksanakan
keuangan Perusahaan, tugasnya.
dan pengaduan lainnya ii. Berkomunikasi langsung
jika diminta oleh Dewan dengan karyawan termasuk
Komisaris. Direksi dan pihak yang
• Adanya indikasi potensi menjalankan fungsi audit
benturan kepentingan internal, manajemen risiko, dan
Perusahaan. audit eksternal terkait tugas
• Laporan manajemen dan tanggung jawab Komite
periodik (bulanan, triwulan, Audit.
dan tahunan) dengan fokus
terhadap pencapaian RKAP.
Laporan Tahunan 2024 165
Page 167
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
iii. Melibatkan pihak independen 6. Melakukan pembagian tugas, kerja
diluar anggota Komite Audit sama, dan koordinasi yang baik dengan
yang diperlukan untuk Komite Dewan Komisaris lainnya
membantu pelaksanaan dalam ranah tugas yang beririsan
tugasnya atas persetujuan dan/atau berdasarkan arahan khusus
Dewan komisaris. dari Dewan Komisaris.
iv. Melakukan kewenangan lain 7. Melakukan evaluasi terhadap kinerja
yang diberikan oleh Dewan Komite Audit (self assessment)
komisaris sepanjang tidak secara periodik dengan metode yang
bertentangan dengan peraturan terukur yang ditetapkan oleh Dewan
perundang-undangan. Komisaris.
Kewajiban Komite Audit Program Kerja dan Pelaksanaan Kegiatan
Komite Audit
Dalam menjalankan tugasnya, Komite
Audit berkewajiban : Program kerja dan realisasi kegiatan
1. Membuat pedoman kerja yang Komite Audit tahun 2024 sebagaimana
dituangkan dalam Piagam Komite diamanatkan oleh Anggaran dasar
Audit untuk diusulkan kepada Dewan Perusahaan dan Peraturan Menteri BUMN
Komisaris. dan diselaraskan dengan sasaran dan
2. Membuat Rencana Kerja dan target yang akan dicapai sebagaimana
Anggaran Tahunan (RKAT) Komite direncanakan dalam Rencana kerja dan
Audit sebelum dimulainya tahun buku Anggaran Dewan Komisaris tahun 2024
yang bersangkutan, untuk diusulkan adalah sebagai berikut:
kepada Dewan Komisaris dan disahkan
1. PENILAIAN TERHADAP SISTEM
sebagai kontrak kinerja Komite Audit
PENGENDALIAN INTERNAL PT POS
dengan Dewan Komisaris.
INDONESIA (PERSERO)
3. Menjaga kerahasiaan dokumen, data,
Tujuan utama dari kegiatan penilaian
dan informasi Perusahaan.
system pengendalian internal, yaitu:
4. Membuat laporan kepada Dewan
a. Menghasilkan informasi yang dapat
Komisaris atas setiap penugasan yang
diandalkan untuk pengambilan
diberikan.
keputusan bagi seluruh stakeholder
5. Membuat Laporan Triwulanan dan
perusahaan (pemegang saham,
Laporan Tahunan pelaksanaan
manajemen, dewan pengawas,
kegiatan komite sebagai bahan
fiskus, karyawan, bank, dll).
evaluasi Dewan Komisaris dan
b. Mengamankan seluruh asset
sekaligus sebagai salah satu sumber
perusahaan, baik phisik maupun
informasi untuk penyusunan Laporan
non phisik, termasuk piutang,
Pelaksanaan Tugas Pengawasan
dokumen dan database.
Dewan Komisaris dan kelengkapan
c. Mendorong efisiensi operasional.
pengungkapan informasi dalam
d. Mendorong ditaatinya kebijakan-
Laporan Tahunan Perusahaan.
kebijakan manajemen.
166 Laporan Tahunan 2024
Page 168
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
Hasil Telaah dan rekomendasi atas iii. Peninjauan secara langsung
Sistem pengendalian perusahaan proses audit yang sedang
mengenai kelemahan sistem dilakukan oleh Internal Audit
pengendalian internal perusahaan (observasi lapangan)
telah disampaikan kepada Dewan iv. Penelaahan terhadap Laporan
Komisaris dan juga telah disampaikan Hasil Pemeriksaan Internal
oleh Dewan Komisaris kepada Direksi. Audit, termasuk Kertas
Kerja Pemeriksaannya bila
2. PENILAIAN TERHADAP INTERNAL
diperlukan.
AUDIT PT POS INDONESIA (PERSERO)
v. Memastikan Internal Auditor
Kegiatan penilaian terhadap Internal Audit
melaksanakan tugasnya secara
yang dilakukan oleh Komite Audit adalah
objektif dan independen serta
dalam rangka membantu tugas Dewan
menjunjung tinggi integritas.
Komisaris, untuk memastikan bahwa
vi. Evaluasi terhadap integritas
Internal Audit telah melaksanakan tugas
pelaksanaan tugas
dan fungsinya secara efektif, termasuk di
pemeriksaan dan pelaporan.
dalamnya menilai pelaksanaan dan hasil
vii. Quality assurance atas
auditnya, dan kemudian memberikan
pelaksanaan audit dan
rekomendasi untuk perbaikan.
pelaporannya.
Kegiatan penilaian mencakup:
c. Peran Internal Audit dalam
a. Evaluasi atas dukungan Manajemen
pelaksanaan Monitoring Tindak
dan Dewan Komisaris terhadap
Lanjut Temuan dan Rekomendasi
posisi dan peran Internal Audit.
Hasil Pemeriksaan Internal Auditor
i. Posisi unit Internal Audit dalam
dan Eksternal Auditor (BPK, BPKP,
struktur organisasi PT Pos
KAP)
Indonesia (Persero).
i. Internal Audit mampu berperan
ii. Pengangkatan Kepala Internal
sebagai Konsultan bagi auditee
Audit.
dalam menyelesaikan setiap
iii. Pelaksanaan Internal Audit
temuan dan rekomendasi hasil
Charter (IAC).
pemeriksaan Internal Audit,
iv. Dukungan Manajemen terhadap
BPK, BPKP dan KAP.
alokasi sumber daya manusia
ii. Internal Audit mampu berperan
dan dana untuk pelaksanaan
aktif mendorong Direktur
tugas dan fungsi Internal Audit.
Utama untuk memberikan
b. Efektivitas pelaksanaan penugasan
disposisi yang konstruktif dan
audit:
segera atas semua temuan dan
i. Review terhadap Program
rekomendasi hasil pemeriksaan
Kerja Audit Tahunan (PKAT)
audit internal dan eksternal.
Internal Audit dan progres
pencapaiannya.
ii. Analisis terhadap lingkup kerja
dan staf auditor yang tersedia
(jumlah dan kapasitasnya)
Laporan Tahunan 2024 167
Page 169
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
d. Peran Internal Audit dalam iii. Dukungan Manajemen atas
mengoptimalkan Whistle Blowing hasil pemeriksaan Internal
System (WBS) Audit, khususnya terhadap
i. Internal Audit melakukan identifikasi risiko dan saran
evaluasi, monitoring dan review mitigasi yang diusulkan oleh
terhadap efektifitas penerapan Internal Audit.
program Whistle Blowing iv. Keselarasan penerapan audit
System (WBS). Intern pada anak Perusahaan
ii. Internal Audit membantu Komite dengan kebijakan Audit Intern
Audit dalam pelaksanaan WBS Induk.
e. Pelaksanaan audit berbasis risiko f. Pelaksanaan audit tujuan tertentu
(Risk Based Audit) Pencapaian program kerja Internal
i. Penilaian terhadap pemahaman Audit terkait dengan Program Kerja
auditor Internal Audit atas Audit Tujuan Tertentu yang dituangkan
konsep-konsep RBIA. dalam PKAT Internal Audit.
ii. Peran Internal Audit dalam g. Rapat Rutin dengan Internal Audit
membangun risk management minimal 3 (tiga) bulan sekali.
perusahaan. Rapat dengan Internal Audit untuk
membahas antara lain:
i. Laporan Kinerja Internal Audit
Triwulanan.
ii. Realisasi Program Kerja.
Realisasi IPK (per Skor IPK
Target Triwulan)
NO KEGIATAN IPK Bobot Mulai Selesai s/d TW
IPK
I II III IV IV/2024
Rapat Pembahasan dengan Internal Audit :
a. Rapat ke-1 (Kinerja Internal Audit Tw-IV 2023) Rapat 1 1 15-Jan-24 31-Jan-24 1 1,0
1 b. Rapat ke-2 (Kinerja Internal Audit Tw-I 2024) Rapat 1 1 15-Apr-24 30-Apr-24 - 1 1,0
c. Rapat ke-3 (Kinerja Internal Audit Tw-II 2024) Rapat 1 1 15-Jul-24 31-Jul-24 - - 1 1,0
d. Rapat ke-4 (Kinerja Internal Audit Tw-III 2024) Rapat 1 1 15-Okt-24 31-Okt-24 - - - 1 1,0
Penyusunan Laporan kepada Dekom :
a. Kinerja Internal Audit Tw IV-2022 / Tahun 2023 Laporan 1 1 15-Jan-24 28-Feb-24 1 1,0
2 b. Kinerja Internal Audit Tw I-2024 Laporan 1 1 15-Apr-24 31-Mei-24 - 1 1,0
c. Kinerja Internal Audit Tw II-2024 Laporan 1 1 15-Jul-24 31-Agu-24 - - 1 1,0
d. Kinerja Internal Audit Tw III-2024 Laporan 1 1 15-Okt-24 30-Nov-24 - - - 1 1,0
Observasi Lapangan :
3 Observasi Lapangan direncanakan 5 (lima) kali.
Pelaksanaannya menyesuaikan dengan jadwal Observ. 5 8 1-Mar-24 31-Des-24 1 1 1 2 8,0
audit di Kantor-kantor Regional.
Total 13 Lap./Aktivitas 16 3,0 3,0 3,0 4,0 16,0
*) Dijabarkan dari Program Kerja, IPK, dan Jadwal Kegiatan RKAT KA 2024.
168 Laporan Tahunan 2024
Page 170
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
Realisasi kegiatan yang dilaksanakan oleh 3. PENILAIAN TERHADAP AUDITOR
Komite Audit Tahun 2024 adalah sebagai EKSTERNAL
berikut: Kegiatan penilaian terhadap auditor
a. Kinerja Internal Audit Triwulan IV- eksternal tahun buku 2023 telah
2024 selesai dilaksanakan pada bulan April
Rapat pembahasan kinerja tahun 2024. Sedangkan audit oleh
Internal Audit selama Triwulan KAP Kanaka Puradiredja Suhartono
IV 2024 diselenggarakan secara (Nexia) atas Laporan Keuangan PT
Hybrid (Offline sekaligus Online) :Pos Indonesia tahun buku 2024, pada
pada tanggal 19 Desember 2024, Triwulan IV tahun 2024 ini baru mulai
dimana dua orang anggota Komite dilaksanakan, yaitu dilakukannya
Audit dan Ketua unit Internal Audit kick off meeting atas kegiatan audit
bersama para Deputinya hadir di tersebut pada tanggal 9 Desember
Ruang Rapat Dewan Komisaris 2024 di kantor GPI Bandung.
di GPI Jakarta, sedangkan Ketua 4. PENILAIAN TERHADAP KELAYAKAN
Komite Audit hadir secara Online. PROSEDUR EVALUASI ATAS SEGALA
Beberapa hal yang dibahas antara INFORMASI YANG DIKELUARKAN
lain: OLEH PT POS INDONESIA (PERSERO)
i. Performance Reviu (Struktur Kegiatan penilaian mencakup:
Organisasi Internal Audit, a. Menilai draft informasi yang
Realisasi anggaran audit disampaikan, meliputi: kesesuaian
Triwulan III tahun 2024, Rencana struktur pelaporan dengan
dan Realisasi penugasan). peraturan yang terkait, kecukupan/
ii. Highlight temuan audit dan kejelasan informasi yang
tindak lanjut. disampaikan, konsistensi antar
iii. Current Issue (hasil audit informasi yang disajikan, dsb.
investigasi, audit layanan b. Melakukan diskusi atau konfirmasi
logistic korporat, audit security dengan pejabat yang menangani
aplikasi Jasa Keuangan). bidang yang terkait dengan draft
b. Observasi Lapangan informasi yang disampaikan.
Pada tanggal 15 November 2024 c. Melakukan penelaahan terhadap
Komite Audit bersama Kepala kesesuaian informasi dengan
unit Internal Audit menghadiri data pendukungnya dan dengan
Exit Meeting Kegiatan Audit atas informasi lainnya yang terkait.
Kantor Regional 2 di kantor GPI
Jakarta; Kemudian di tanggal 20
Desember 2024 Komite Audit
juga ikut menghadiri Exit Meeting
Kegiatan Audit atas Direktorat Jasa
Keuangan di kantor GPI Jakarta.
Laporan Tahunan 2024 169
Page 171
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
5. TUGAS-TUGAS LAINNYA DARI DEWAN c. Menyusun tanggapan Dewan
KOMISARIS Komisaris atas laporan manajemen
Realisasi kegiatan yang dilaksanakan triwulanan dan tahunan Komite
oleh Komite Audit selama Triwulan audit melakukan telaah terhadap
IV-2024 adalah sebagai berikut : Laporan Triwulanan Manajemen
a. Monitoring atas tindak lanjut dan berdasarkan telaah Komite
temuan internal audit dan eksternal Audit tersebut disusun Surat
audit (BPK, BPKP dan KAP) Tanggapan Dewan Komisaris untuk
Monitoring atas temuan Internal dilaporkan kepada Kementerian
Audit dan ekternal audit dan BUMN selaku Kuasa Pemegang
tindak lanjut atas rekomendasinya Saham. Laporan Manajemen
dilakukan oleh Komite Audit triwulan III tahun 2024 Komite Audit
berdasarkan Laporan Triwulanan melakukan telaah dan menyusun
Internal Audit. Pembahasan Surat Tanggapan Dewan Komisaris
temuan, rekomendasi, dan tindak kepada Kementerian BUMN No.
lanjut Hasil Pemeriksaan Internal Pos.3867/DEK 100/DEKOM/2024
Audit dilakukan pada tanggal 19 tanggal 08 Novmeber 2024 perihal:
Desember 2024. Tanggapan Dewan Komisaris atas
b. Membantu Dewan Komisaris Laporan Manajemen Triwulan
menganalisis kinerja bulanan III tahun 2024 PT Pos Indonesia
perseroan. (Persero).
Analisis terhadap kinerja d. Komite Audit ditugaskan sebagai
Perusahaan sudah dilakukan pengelola Whistle Blowing System
oleh Komite Audit bersama (WBS). Selama triwulan IV/2024
sama dengan Komite yang lain tidak ada laporan yang masuk ke
(September 2024, Oktober 2024, WBS.
dan November 2024), serta sudah e. Analisis draft RKAP 2025 dan
dibahas dan dilaporkan dalam saran terhadap Tanggapan Dewan
Rapat Dewan Komisaris dengan Komisaris Sampai dengan Triwulan
Komite pada rapat bulanan Dewan IV/2024 Komite Audit bersama
Komisaris bersama Organ Komite dengan Komite Dewan Komisaris
Dekom. yang lain melakukan pembahasan
dan telaah atas RJPP 2025-2029
serta atas draft RKAP Manajemen
tahun 2025. Kegiatan ini dimulai
pada bulan Oktober 2024.
170 Laporan Tahunan 2024
Page 172
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
6. PENINGKATAN KAPASITAS KOMITE d. Tanggal 25 sampai dengan 26 Juli
AUDIT 2024 seminar ”GRC Masterclass
Dalam rangka meningkatkan kapasitas Program Series XXIII” yang
dan kapabilitas agar dapat melakukan diselenggarakan oleh Lembaga
tugas dan tanggungjawabnya dengan Sertifikasi Profesi Manajemen
baik, Komite Audit merencanakan Risiko (LSPMR), di Bandung.
untuk mengikuti workshop/seminar; e. Tanggal 4 sampai dengan 5
baik yang dilakukan oleh pihak Desember seminar ‘SNIA (Seminar
luar maupun internal Perseroan Nasional Internal Auditor) tahun
(inhouse training), baik yang terkait 2024, dengan tema ‘Cultural
dengan keilmuan sebagaimana Transformation: Integrating ESG,
dipersyaratkan untuk Komite Audit Cybersecurity, and Innovative
maupun pemahaman terhadap bisnis Risk Management, yang
dan proses bisnis PT Pos Indonesia diselenggarakan oleh YPIA di Bali.
(Persero) yang sangat diperlukan
7. RAPAT
untuk dapat menjalankan tugas
Kegiatan rapat terdiri dari :
dengan baik.
a. Rapat Rutin Internal Komite Audit.
Pada tahun 2024, anggota Komite
Rapat internal Komite Audit
Audit telah mengikuti pelatihan/
diselenggarakan secara Vicon
workshop sebagai berikut :
atau fisik bertempat di Kantor
a. Tanggal 1 Agustus 2024 seminar
Dewan Komisaris di Jakarta
”Peran Komite Audit dalam
dan diselenggarakan minimal
mewujudkan ranah siber yang
2 kali dalam 1 bulan. Realisasi
aman” yang diselenggarakan IKAI
penyelenggaraan rapat rutin
(Ikatan Komite Audit Indonesia) di
internal Komite Audit selama tahun
Jakarta.
2024 dilaksanakan sebanyak 10 .
b. Tanggal 25 sampai dengan 26 Juli
b. Mengikuti Rapat Rutin Dewan
2024 seminar ”GRC Masterclass
Komisaris.
Program Series XXIII” yang
Jadwal Rapat Rutin Komite
diselenggarakan oleh Lembaga
Audit dengan Dewan Komisaris
Sertifikasi Profesi Manajemen
minimal sebulan 1 kali. Realisasi
Risiko (LSPMR), di Bandung.
penyelenggaraan rapat rutin
c. Tanggal 1 Agustus 2024 seminar
Komite Audit dengan Dewan
”Peran Komite Audit dalam
Komisaris selama tahun 2024
mewujudkan ranah siber yang
sebanyak 15 kali
aman” yang diselenggarakan IKAI
c. Rapat Insidentil Komite Audit.
(Ikatan Komite Audit Indonesia) di
Selain rapat-rapat di atas, dalam
Jakarta.
tahun 2023, KA menyelenggarakan
dan mengikuti rapat-rapat lain
dengan pihak Manajemen sebanyak
32 kali ..
Laporan Tahunan 2024 171
Page 173
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
8. PELAPORAN
Sesuai dengan RKAT Komite Audit, Komite Audit membuat laporan pelaksanaan
tugas setiap triwulan dan laporan pelaksanaan Whistle Blower(WBS), terdiri dari:
a. Laporan Triwulan pelaksanaan tugas Komite Audit kepada Dewan Komisaris
sebanyak 4 Laporan.
b. Laporan Triwulan Pengelolaan WBS oleh Komite Audit kepada Dewan Komisaris
sebanyak 4 Laporan.
Indikator Pencapaian Kinerja Komite Audit 2024
Berdasarkan realisasi pelaksanaan tugas Komite Audit sampai dengan Triwulan IV-
2024, Skor IPK kumulatif adalah sebesar 98,4 (sembilan puluh delapan koma empat),
dengan rincian sbb:
Pencapaian Skor IPK
Kegiatan/Laporan
2023 Skor IPK s.d
NO KEGIATAN Bobot
Rencana Realisasi TW TW TW TW TW-IV/2024
2024 s.d TW-IV I II III IV
1 Penilaian terhadap Sistem Pengendalian Internal 6 5 6 1,0 1,0 1,0 2,0 4.5
2 Penilaian terhadap Internal Audit 13 16 16 3,0 3,0 3,0 4,0 16,0
Penilaian terhadap Auditor Eksternal (KAP 2023
3 20 18 22 7,0 3,0 2,0 4,0 18,0
dan KAP 2024)
Penilaian terhadap Prosedur Evaluasi atas
4 2 2 2 1,0 1,0 2,0
Informasi yang dihasilkan oleh PT Pos Indonesia
Hal-hal yang Memerlukan Perhatian Dewan
5 Komisaris dan Tugas-tugas Lainnya dari Dewan 24 18 18 5,0 7,0 7,0 5,0 18,0
Komisaris
6 Peningkatan Kapasitas Komite Audit 2 3 3 2,0 1,0 3,0
7 Rapat 48 55 24 21,0 21,0 15,0 7,0 26,9
8 Pelaporan 9 9 10 2,0 2,0 2,0 3,0 10,0
Jumlah 124 126 100 40,0 28,0 32,0 21,0 93,4
Kriteria dalam RKAT komite audit dalam 1 tahun
> 95 (maksimal 100) Sangat Baik > 50 s.d. 65 Kurang
> 80 s.d 94 Baik < 50 Sangat Kurang
> 65 s.d 80 Cukup
Skor KPI sampai dengan triwulan IV 2024 adalah sebesar 98,4. Skor ini kurang dari
target triwulan IV tahun 2024 sebesar 100.
172 Laporan Tahunan 2024
Page 174
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI
Bahwa dalam rangka transformasi human keanggotaan KNR adalah:
capital yang dilakukan melalui talent 1. Komite NR sekurang-kurangnya terdiri
and succesion Direksi BUMN, Menteri dari 3 (tiga) orang anggota, dengan
BUMN melalui Surat Nomor S-254/ ketentuan:
MBU/04/2020 tanggal 17 April 2020 a. 1 (satu) orang ketua merangkap
mengarahkan kepada seluruh Dewan anggota, yang merupakan Komisaris
Komisaris/Dewan Pengawas pada BUMN Independen; dan
untuk membentuk Komite Nominasi dan b. anggota lainnya yang dapat berasal
Remunerasi; Bahwa pembentukan Komite dari:
Nominasi dan Remunerasi dalam rangka i. anggota Dewan Komisaris;
mendukung efektifitas pelaksanaan ii. pihak yang berasal dari luar PT
tugas dan tanggung jawab serta fungsi Pos Indonesia (Persero); atau
pengawasan Dewan Komisaris atas iii. pihak yang menduduki jabatan
penyelenggaraan perusahaan yang sehat manajerial di bawah Direksi
dan menguntungkan serta meningkatkan yang membidangi sumber daya
kinerja perusahaan secara efektif, efisien, manusia.
dan independen sesuai dengan prinsip- 2. Ketua Komite NR adalah anggota
prinsip good corporate governance pada Komite yang berasal dari anggota
PT Pos Indonesia (Persero). Dewan Komisaris Perseroan yang dapat
bertindak independen.
Anggota Komite 3. Pengangkatan anggota Komite NR
Mengacu pada Peraturan Menteri Negara diangkat oleh Surat Keputusan Dewan
BUMN No. PER-12/MBU/2012 tanggal 24 Komisaris.
Agustus 2012 tentang Organ Pendukung Berdasarkan Surat Keputusan Dewan
Dewan Komisaris/Dewan Pengawas Komisaris Perusahaan tentang
Badan Usaha Milik Negara, sebagaimana Pemberhentian dan Pengangkatan
diperbaharui dengan Peraturan Menteri Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi
Negara BUMN Nomor: PER06/MBU/04/2021 Perusahaan No.57/DEKOM/0424 tanggal 26
tanggal 13 April 2021 Tentang: Perubahan April 2024 memberhentikan dengan hormat
Atas Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Sdr. Roben Rico dan mengangkat Sdr. I Gde
Negara Nomor Per-12/MBU/2012 Tentang Made Kartikajaya sebagai Anggota Komite
Organ Pendukung Dewan Komisaris/ Nominasi dan Remunerasi Perusahaan.
Dewan Pengawas Badan Usaha Milik
Negara serta Peraturan Menteri Badan Perubahan terakhir Surat Keputusan Dewan
Usaha Milik Negara Republik Indonesia Komisaris PT Pos Indonesia(Persero) tentang
Nomor PER-3/MBU/03/2023 Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Ketua
Organ dan Sumber Daya Manusia Badan Komite Nominasi dan Remunerasi PT Pos
Usaha Milik Negara. Sebagaimana diatur Indonesia (Persero) No. 133/DEKOM/0924
dalam Keputusan Dewan Komisaris PT tanggal 6 September 2024 Mengalihkan I
Pos Indonesia(Persero) Nomor 223/ Gde Made Kartikajaya semula sebagai ketua
DEKOM/0822 tentang Piagam Komite merangkap anggota, menjadi anggota Komite
Nominasi dan Remunerasi, susunan Nominasi dan Remunerasi, Mengalihkan
Fauzi Baadilla Semula Anggota menjadi Ketua
Merangkap Anggota Komite Nominasi dan
Remunerasi PT Pos Indonesia (Persero).
Laporan Tahunan 2024 173
Page 175
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
Susunan Komite Nominasi dan Remunerasi per 31 Desember 2024, sebagai berikut:
KEPUTUSAN DEWAN STATUS RANGKAP
JABATAN NAMA
KOMISARIS JABATAN
Ketua KNR Fauzi Baadilla 133/DEKOM/0924 Komisaris Independen
Anggota KNR I Gde Made Kartikajaya 133/DEKOM/0924 Komisaris
Oerip Soebagyo 113/DEKOM/0824 Anggota Independen
Boy Bayu Idisondjaja 156/DEKOM/0523 Anggota Independen
Profil Anggota Komite Nominasi Dan Remunerasi
Boy Bayu Idisondjaja
Anggota Independen
Lahir : 12 September 1974
Usia : 50 Tahun
Kewarganegaraan : Indonesia
Domisili : Bogor, Jawa Barat
Periode Jabatan
31 Mei 2023 – Sekarang
Riwayat Pendidikan
• 1994 Teknik Lingkungan , Fakultas Perencanaan dan Teknik Sipil, Institut Teknologi
Bandung , Indonesia
• 2000 Sekolah Bisnis & Manajemen PPM : Program Studi Bisnis & Pemasaran,
Jakarta, Indonesia
• 2013 Sekolah Pascasarjana Angkatan Laut, Monterey-California: Program Eksekutif
dalam Pengambilan Keputusan Pertahanan
• 2014 Universitas Pertahanan Indonesia: Program Studi -Strategi Perang Total, M.Si.
• 2024 Fakultas Ekonomi & Bisnis: Doktor Manajemen Strategis, Universitas Indonesia
Pengalaman Kerja
• 2001-2005 PT L’OREAL-PARIS INDONESIA : Manajer Produk
• 2005-2007 PT CHEVRON OIL PRODUCT INDONESIA : Kategori Manajer Merek &
Pemimpin Aliansi Strategis OEM
• 2007-2008 PT RISTRA INDOLAB : General Manager Pemasaran & Penjualan
• 2015 - 2022 Anggota Fakultas (Manajemen Strategis & Pemasaran) – Fakultas
Manajemen PPM
• 2015 - sekarang Senior Associate – Institut Reformasi Kebijakan /Rumah Reformasi
Kebijakan
• 2010 – sekarang Komisaris Independen dan Penasihat Perusahaan untuk
Transformasi Organisasi dan ESG (Lingkungan,Sosial & Governance) di berbagai
Perusahaan Nasional, Badan Usaha Milik Negara & Instansi Pemerintah
• 2023 – sekarang Anggota Komite Nominasi & Remunerasi – Dewan Komisaris PT.
Pos Indonesia
174 Laporan Tahunan 2024
Page 176
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
Oerip Soebagyo
Anggota Independen
Lahir : 24 Desember 1960
Usia : 64 Tahun
Kewarganegaraan : Indonesia
Domisili : Bekasi, Jawa Barat
Periode Jabatan
08 November 2021 – Sekarang
Riwayat Pendidikan
• 1984 Akabri Kepolisian
• 1988 Perguruan Tinggi IlmuKepolisian
• 2000 SESPIM POLRI
• 2008 SESPATI POLRI
• 2013 LEMHANAS Republik Indonesia
Pengalaman Kerja
• Kadensus 88 Antiterror Polda Jatim
• Penyidik Utama Bareskrim Polri
• Wakapolda Sulawesi Tengah
• Kepala Biro Pengawasan Penyidikan Bareskrim Polri
• Wakapolda Sumatera Selatan
• Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta
• Wakil Ketua Bidang PPITK STIK Lemdikpol
• Widya Iswara Utama Sespim Polri
• Ketua Tim Assesment Center Polri
• Staff Ahli Komisi Pengawas SKK Migas
Independensi Anggota KNR
Mengacu pada Peraturan Menteri Organ Pendukung Dewan Komisaris/
Negara BUMN No. PER-12/MBU/2012 Dewan Pengawas Badan Usaha Milik
tanggal 24 Agustus 2012 tentang Organ Negara serta Peraturan Menteri Badan
Pendukung Dewan Komisaris/Dewan Usaha Milik Negara Republik Indonesia
Pengawas Badan Usaha Milik Negara, Nomor PER-3/MBU/03/2023 Tentang
sebagaimana diperbaharui dengan Organ dan Sumber Daya Manusia Badan
Peraturan Menteri Negara BUMN Usaha Milik Negara. Sebagaimana diatur
Nomor: PER - 06/MBU/04/2021 tanggal dalam Keputusan Dewan Komisaris PT
13 April 2021 Tentang: Perubahan Atas Pos Indonesia(Persero) Nomor 223/
Peraturan Menteri Badan Usaha Milik DEKOM/0822 tentang Piagam Komite
Negara Nomor Per-12/MBU/2012 Tentang Nominasi dan Remunerasi, semua
Laporan Tahunan 2024 175
Page 177
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
Anggota Komite tidak memiliki hubungan 7. Tidak merangkap jabatan sebagai
keluarga dan keuangan dengan sesama anggota Komite NR pada emiten atau
anggota Komite, Dewan Komisaris dan perusahaan lain pada periode yang
Direksi. Dengan syarat sebagai berikut : sama.
8. Anggota Komite NR yang bukan Dewan
1. Memiliki integritas yang tinggi,
Komisaris tidak boleh memiliki:
kemampuan, pengetahuan dan
a. Hubungan keluarga sedarah
pengalaman yang memadai sesuai
dengan Dewan Komisaris dan
dengan latar belakang pendidikannya,
Direksi sampai dengan derajat
serta mampu berkomunikasi dengan
kedua baik dari garis lurus maupun
baik.
garis kesamping atau hubungan
2. Bersifat independen, baik dalam
semenda (menantu dan ipar).
melaksanakan tugasnya, maupun
b. Kepentingan pribadi baik secara
dalam pelaporan dan bertanggung
langsung maupun tidak langsung
jawab langsung kepada Dewan
dengan informasi materiil
Komisaris PT Pos Indonesia (Persero).
perseroan.
3. Memiliki pengetahuan yang memadai
9. Anggota Komite NR yang bukan
tentang pengelolaan SDM, nominasi,
anggota Dewan Komisaris wajib
dan remunerasi perusahaan.
membuat pernyataan secara tertulis
4. Bukan merupakan karyawan di PT Pos
atas segala sesuatu atau semua
Indonesia (Persero) dalam 1 (satu)
yang berpotensi menjadi benturan
Lahun terakhir sebelum diangkat oleh
kepentingan di kemudian hari atau
Komisaris menjadi anggota Komite
kesediaan memenuhi semua larangan
NR.
sebagaimana dimaksud dalam
5. Tidak mempunyai saham, baik
butir 8 di atas yang mempengaruhi
langsung maupun tidak langsung di
kompetensi dan independensinya.
PT Pos Indonesia (Persero). Dalam
10. Anggota Komite NR dalam
hal anggota Komite NR memperoleh
menjalankan tugasnya menganut Azas
saham akibat peristiwa hukum, maka
Good Corporate Governance:
dalam jangka waktu paling lama 6
a. Transparansi (transparency);
(enam) bulan setelah diperolehnya
b. Akuntabilitas (accountability):
saham tersebut wajib mengalihkan
c. Responsibilitas (responsibility);
kepada pihak lain.
d. Independensi (independency);
6. Tidak memiliki hubungan usaha, baik
e. Kewajaran dan kesetaraan
langsung maupun tidak langsung yang
(fairness).
berkaitan dengan kegiatan usaha PT
Pos Indonesia (Persero), kecuali untuk
anggota yang berasal dari manajerial
PT Pos Indonesia (Persero).
176 Laporan Tahunan 2024
Page 178
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
Tugas dan Tanggung Jawab 5. Melakukan evaluasi atas usulan Key
Performance Indicators Individu
Mengacu pada Peraturan Menteri
anggota Direksi.
Negara BUMN No. PER-12/MBU/2012
6. Menyiapkan usulan sistem evaluasi
tanggal 24 Agustus 2012 tentang Organ
kinerja individu bagi anggota Direksi
Pendukung Dewan Komisaris/Dewan
dan/atau anggota Dewan Komisaris/
Pengawas Badan Usaha Milik Negara,
Dewan Pengawas.
sebagaimana diperbaharui dengan
7. Menyiapkan usulan program
Peraturan Menteri Negara BUMN Nomor:
pengembangan bagi anggota Direksi
PER-06/MBU/04/2021 tanggal 13 April
dan/atau anggota Dewan Komisaris/
2021 Tentang: Perubahan Atas Peraturan
Dewan Pengawas.
Menteri Badan Usaha Milik Negara
8. Melakukan evaluasi atas kebijakan
Nomor Per-12/MBU/2012 Tentang Organ
remunerasi bagi pegawai yang
Pendukung Dewan Komisaris/Dewan
membutuhkan persetujuan/tanggapan
Pengawas Badan Usaha Milik Negara
dari Dewan Komisaris/Dewan
Pasal 16C, Tugas Komite Nominasi dan
Pengawas.
Remunerasi adalah:
9. Melakukan evaluasi atas usulan
1. Melakukan review secara berkala atas
Direksi mengenai struktur organisasi
Sistem Pengelolaan Talenta (Talent
perusahaan.
Management System) perusahaan
serta monitoring dan evaluasi atas Pelaksanaan Program kerja KNR
pelaksanaannya.
Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan
2. Melakukan evaluasi terhadap sistem
(RKAT) Komite Nominasi dan Remunerasi
dan prosedur Pengklasifikasian
PT Pos Indonesia (Persero) Tahun 2024
Talenta (Talent Classification) yang
disusun dengan mengacu pada tugas dan
dilakukan oleh Direksi.
fungsi Komite Nominasi dan Remunerasi
3. Melakukan validasi dan kalibrasi atas
sebagaimana diamanatkan oleh Anggaran
Talenta yang diusulkan oleh Direksi
Dasar Perusahaan dan Peraturan Menteri
kepada Dewan Komisaris (Selected
BUMN tersebut di atas dan diselaraskan
Talent), untuk menghasilkan daftar
dengan sasaran dan target yang akan
Talenta yang akan dinominasikan
dicapai sebagaimana direncanakan dalam
oleh Dewan Komisaris kepada RUPS/
Rencana Kerja dan Anggaran Dewan
Menteri (Nominated Talent); Tugas ini
Komisaris Tahun 2024.
tidak dilakukan oleh anggota komite
yang berasal dari manajerial PT Pos Laporan Pelaksanaan Tugas Komite
Indonesia. Nominasi dan Remunerasi Triwulan
4. Melakukan evaluasi terhadap Calon I-III Tahun 2024 ini merupakan realisasi
Wakil Perseroan yang akan diusulkan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan
sebagai anggota Direksi atau anggota Komite Nominasi dan Remunerasi Pos
Dewan Komisaris perusahaan anak, Indonesia (Persero) Tahun 2024.
sebelum diajukan kepada RUPS/
Menteri.
Laporan Tahunan 2024 177
Page 179
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
1. Evaluasi atas kebijakan dan Komite Nominasi dan Remunerasi
pelaksanaan karir talent pool atas Uuslan Penggantian Direktur
perusahaan: Utama PT Pos Logistik Indonesia
a. Evaluasi kebijakan pengembangan dengan Nomor 01/KNR/0324/Rhs.
karir (talent pool) Perusahaan; c. Dilanjutkan dengan tanggapan
b. Penyiapan rumusan rekomendasi atas Tindak Lanjut Penggantian
Dewan Komisaris terkait kebijakan dan Penambahan Direksi PT Pos
pengembangan karir (talent pool) Logistik Indonesia dengan surat
Perusahaan, kepada Direktur Utama dengan
Program ini belum dilaksanakan pada Nomor 06/Dekom/Rhs/0324
triwulan lII tahun 2024. tanggal 08 Maret 2024 yang pada
2. Evaluasi dan Penyiapan rekomendasi pokoknya Dewan Komisaris masih
Dewan Komisaris atas usulan calon melakukan pendalaman atas
talent pool yang diajukan oleh direksi. usulan dimaksud.
Program ini belum dilaksanakan pada d. Berdasarkan Surat Direksi
triwulan lII tahun 2024. C.Pos.18360/SU 200/P00/2024/
Rhs tanggal 26 Maret 2024
3. Evaluasi dan perumusan rekomendasi
tentang usulan perpanjangan
Dewan Komisaris terkait pemilihan
kerjasama Kepala Internal
calon Anggota Direksi dan Dewan
Audit, Dewan Komisaris telah
Komisaris anak perusahaan/
memberikan persetujuan atas
perusahaan patungan yang diajukan
usulan perpanjangan tersebut
oleh Direksi.
melalui Surat Dewan Komisaris
a. Berdasarkan Surat Direksi
Nomor C.Pos.19092/DEK 400/
kepada Dewan Komisaris Nomor
DEKOM/2024/Rhs tanggal 28
C.Pos.7043/SU 200 /P00/2024/
Maret 2024 perihal Persetujuan
Rhs tanggal 1 Februari 2024
perpanjangan kerjasama Kepala
perihal Usulan Penggantian
Internal audit.
dan Penambahan Direksi PT
e. Pada tanggal 2 April Dewan
Pos Logistik Indonesia, Dewan
Komisaris mengadakan Rapat
Komisaris telah memberikan
dengan Jajaran Direksi dengan
tanggapan atas usulan penggantian
agenda membahas tentang
dan penambahan Direksi Poslog
Grand Design PT Pos Indonesia
dengan surat yang ditujukan
kedepan dan Posisi PT Pos Logistik
kepada Direktur utama Nomor
Indonesia, Hasil rapat antara lain
03/Dekom/Rhs/0224 tanggal 13
akan diusulkan kembali perubahan
Februari 2024.
Nomenklatur Direksi pada PT Pos
b. Dalam menanggapi balasan
Logistik Indonesia dan PT Pos
surat dari Direktur Utama Nomor
Property Indonesia serta akan
C.Pos.11456/SU 200/P00/2024/
dilakukan seleksi kembali calon
Rhs maka KNR membuat Telaah
Direksi PT Pos Logistik Indonesia.
178 Laporan Tahunan 2024
Page 180
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
f. Pada tanggal 1 Juli 2024 i. Berdasarkan Surat Direksi Nomor
menyelenggarakan Rekuitmen C.Pos.48463/SU 200/P00/2024/Rhs
calon anggota Komite Pemantau tanggal 7 Agustus 2024 perihal
Manajemen Risiko dan Investasi Usulan Penetapan Direktur PT
(KPMRUI) dan mengajukan Sdri Pos Properti Indonesia, Dewan
Dewi Hanggraeni sebagai Calon Komisaris melaksanakan audiensi
yang memenuhi syarat kepada dengan Komisaris Utama dan
Dewan Komisaris melalui Surat Direktur Utama pada tanggal 23
Nomor 11/KNR/0724 tanggal 11 Juli Agustus 2024 dan selanjutnya
2024. memberikaan tanggapan tertulis
g. Berdasarkan Surat Direksi PT melalui Surat Dewan Komisaris
Pos Indonesia (Persero) Nomor Nomor 20/Dekom/Rhs/0824
C.Pos47206 /SU.200/P00/2024/Rhs tanggal 23 Agustus 2024 yang
tanggal 1 Agustus 2024 maka pada pada pokoknya meminta kepada
tanggal 10 Agustus 2024 Komite NR Direksi untuk melengkapi
menyelenggarakan rapat dengan dengan Penilaian Kinerja calon
Direktur HCM membahas usulan dan mempresentasikan secara
Direksi PT Pos Logistik Indonesia. komprehensif tentang Strategi
Pada tanggal 22 Agustus 2024 BisnisPerusahaan beserta metode
Komite NR Menyampaikan telaah implementasinya untuk mencapai
dan Draft tanggapan tertulis atas pertumbuhan bisnis pada 2 minggu
usulan direksi dan atas Arahan setelah tanggal surat.
dari Dewan Komisaris agar 4. Validasi dan Kalibrasi talenta usulan
terhadap calon yang diusulan Direksi kepada Dewan Komisaris
dilakukan wawancara maka pada untuk dinominasikan oleh Dewan
tanggal 26 Agustus 2024 Komite Komisaris kepada RUPS/Menteri
NR menyelenggarakan wawancara (nominated talent)
terhadap calon dimaksud. a. Berdasarkan Surat dari Direktur
h. Pada tanggal 4 September 2024 Utama Nomor C.Pos 18029 /SU
Dewan Komisaris memberikan 100/P00 / 2024/Rhs.Prib tanggal
tanggapan tertulis atas Usulan 25 Maret 2024 perihal Pengajuan
Direksi PT Pos Logistik Indonesia Selected Talent Talenta BOD-1
kepada Direktur Utama PT Pos tahun 2024 dan Surat Nomor C
Indonesia (Persero) melalui Surat Pos 1830 /SU 100/P 00/2024 /Rhs
Nomor 21/Dekom /Rhs/0924 Prib tanggal 25 Maret 2024 perihal
tanggal 4 September 2024 perihal evaluasi BOD PT Pos Indonesia
tanggapan atas Usulan Direksi PT (Persero) dan Surat Undangan
Pos Logistik Indonesia. Nomor C Pos 18384 /KNR100 /
KNR/2024 tanggal 26 Maret 2024,
Komite NR telah mengadakan
Rapat pada tanggal 27 Maret 2024
dengan Direktur Human Capital
Laporan Tahunan 2024 179
Page 181
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
Management untuk melakukan 5. Melakukan Evaluasi atas Usulan
Validasi terhadap usulan Selected Key Performnace Indicators Individu
Talent yang diajukan oleh Direksi. Anggota Direksi
b. Dari Hasil Rapat tersebut diatas a. Berdasarkan surat Direksi Nomor
Direksi telah menindaklanjuti C Pos 10254 /KN 100/ B 1/2024
dengan surat Nomor C. Pos 19449 tanggal 17 Februari 2024 perihal
/ SU 200/P 04/2024 /Rhs tanggal 1 Draft Kontrak Manajemen BOD
April 2024 perihal selected talent Individual tahun 2024, Komite NR
dan Evaluasi BOD Eksisting tahun melalui surat undangan Nomor
2024. C pos 13432/KNR 100/KNR/ 2024
c. Pada hari Kamis Tanggal 4 April telah mengadakan rapat dengan
2024 di Bandung, Dewan Komisaris Direktur Business Development
dan Komite NR melaksanakan dan Portofolio Manajemen pada
rapat lanjutan membahas tentang tanggal 4 Maret 2024 untuk
Validasi Selected Talent dan membahas dan mengevaluasi
Melakukan Evaluasi terhadap usulan Draft Kontrak manajemen
Direksi PT Pos Indonesia (Persero). individu Direksi tahun 2024
d. Melalui Surat Nomor 12/Dekom/ bersama dengan komite Audit dan
Rhs/0424 Dewan Komisaris Komite Manajemen risiko.
memberikan Tanggapan atas b. Dalam Rapat Evaluasi tersebut
Selected Talent BOD-1 PT Pos telah diberikan Rekomendasi
Indonesia bahwa berdasarkan hasil kepada Tim Busdev untuk dilakukan
dari Validasi yang dilakukan oleh perbaikan dan diajukan kembali
dewan Komisaris terdapat 5 (lima) kepada Dewan Komisaris .
orang Talent yang tidak memenuhi
c. Komite juga telah menyusun Telaah
syarat dan meminta Direksi untuk
atas draft Kontrak manejemen
mengirimkan calon pengganti.
2024 yang telah dikirim kembali
e. Setelah dilakukan pembahasan
setelah dilakukan perbaikan
terhadap usulan 5 (lima) orang
oleh Tim Busdev kepada Dewan
talent pengganti, Dewan Komisaris
Komisaris melalui surat Nomor 07/
mengirimkan Nominated Talent
KNR/0424 tanggal 24 April 2024 .
tahun 2024 kepada Ketua Cluster
d. Direksi dan Dewan Komisaris
Talent Committe (CTC) Logistik
telah menandatangani Kontrak
Angkutan Darat melalui Surat
Manajemen per tanggal 25 April
Nomor Pos 1221/DEK 400/
tahun 2024 .
DEKOM/2024/Rhs tanggal 18
April 2024 perihal Penyampaian
Nominated Talent PT Pos Indonesia
(Persero).
180 Laporan Tahunan 2024
Page 182
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
6. Menyiapkan Usulan Sistem Evaluasi b. Dewan Komisaris telah
Kinerja Individu bagi Anggota Direksi memberikan Tanggapan tertulis
dan/atau Anggota Dewan Komisaris atas Usulan tersebut pada tanggal
a. Berdasarkan Surat Direksi Nomor 11 Juni 2024 melalui Surat Nomor
C.Pos 18030/SU 100/P00/2024/Rhs- 17/Dekom/Rhs/0624 perihal
Pnb tanggal 25 Maret 2024 perihal Tanggapan atas usulan perubahan
Evaluasi BOD PT Pos Indonesia nomenklatur Direksi pada Anak
(Persero) tahun 2024, Dewan Perusahaan PT Pos Indonesia
Komisaris telah melakukan Rapat Persero.
Dewan Komisaris Pada tanggal 4 8. Evaluasi dan Penyiapan Rekomendasi
April 2024 dengan Agenda evaluasi Dewan Komisaris Terkait Kebijakan
kinerja Direksi eksisting tahun Remunerasi Direksi dan Dewan
2024. Komisaris untuk Disampaikan Kepada
b. Dewan Komisaris telah melaporkan Pemegang Saham
hasil evaluasi kinerja Direksi a. Berdasarkan Surat Direksi Nomor
Eksisting dan mengirimkan kepada C.Pos.28788/SU 100/P00/2024/
Ketua Cluster Talent Committe Rhs-Prib tanggal 16 Mei 2024
(CTC) Logistik Angkutan darat perihal Usulan Penghasilan BoD
melalui Surat Nomor Pos 1221/DEK dan BoC tahun 2024. Dewan
400/DEKOM/2024/Rhs tanggal 18 Komisaris dalam Hal ini Komite
April 2024 perihal Penyampaian Nominasi dan Remunerasi telah
Nominated Talent PT Pos Indonesia mengundang rapat Direktur HCM
(Persero) untuk membahas Kajian internal
7. Evaluasi dan Penyiapan Rekomendasi HCM terkait dengan usulan
Dewan Komisaris kepada Direksi atas Penghasilan Direksi dan Dewan
Usulan Restrukturisasi Organisasi komisaris tahun 2024. Komite juga
Perusahaan telah menyampaikan telaah kepada
a. Berdasarkan Surat Direksi Nomor Dewan Komisaris melalui surat
C.Pos.31583/SU 200/P00/2024/Rhs Nomor 08 /KNR/0524/Rhs tanggal
tanggal 29 Mei 2024 Perihal Usulan 28 Mei 2024.
perubahan Nomenklatur Jabatan b. Dewan Komisaris telah membuat
pada Anak Perusahaan PT Pos Surat Usulan Remunerasi tahun
Indonesia (Persero), Perubahan 2024 kepada Menteri BUMN
dimaksud adalah pada jabatan selaku Pemegang Saham melalui
Direksi yang semula menggunakan Surat Nomor 16/Dekom/0524/
nomenklatur Chief dirubah menjadi Rhs tanggal 29 Mei 2024 perihal
Direktur. Komite telah melakukan Usulan Pembayaran Tantiem 2023
Kajian atas usulan tersebut dan dan Penyesuaian Remunerasi
telah disampaikan kepada Dewan tahun 2024 BoD dan BoC PT Pos
Komisaris pada tanggal 10 Juni Indonesia (Persero).
2024.
Laporan Tahunan 2024 181
Page 183
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
c. Komite Nominasi dan Remunerasi
f. Berdasarkan Keputusan Direksi
mengundang Rapat Direktur HCM
PT Pos Indonesia (Persero)
untuk membahas dan melakukan
Nomor KD.009/Dirut/0224 tentang
verifikasi terhadap pencairan
pembayaran Jasa Produksi
Tantiem/IK yang ditangguhkan
tahun 2023 tanggal 20 Februari
tahun 2022 pada tanggal 9
2024, melalui Surat Nomor 23/
September 2024 dengan hasil
Dekom/Rhs/2024 tanggal 11
tidak ditemukannya hal-hal
September 2024 Dewan Komisaris
yang menyebakan dilakukannya
mengingatkan kepada Direksi agar
tindakan penyesuaian terhadap
segala sesuatu yang menjadi Hak
tantiem yang akan dibayarkan.
Sekretaris Dewan Komisaris dan
Dalam rapat tersebut Komite juga
Staf Sekretariat Dewan Komisaris
mengingatkan agar pelaksanaan
dapat dibayarkan sesuai ketentuan.
pembayaran TYD mempedomani
9. Tugas – tugas Lainya dari Dewan
mekanisme yang sudah ditetapkan
Komisaris
oleh Kementerian BUMN.
a. Pada 2024 Komite KNR telah
d. Pada tanggal 13 September 2024
melakukan Rapat laporan
telah menerima surat Direksi
manajemen :
Nomor C.Pos 57939/SU 200/
i. KNR bersama KA, dan KPMRUI
P04/2024 tentang Laporan
melakukan telaah atas Laporan
Pembayaran Tantiem tahun 2023
Manajemen YTD Desember
dan TYD Tahun 2022.
2023 pada tanggal 26 Januari
e. Sesuai dengan Surat Asisten
2024.
Deputy Bidang Jasa Logistik
ii. KNR bersama KA, dan KPMRUI
Kementeria BUMN selaku RUPS
melakukan telaah atas Laporan
Nomor SR-36/Wk.MBU.11/082024
Manajemen YTD Januari 2024
tanggal 23 Agustus 2024 perihal
pada tanggal 28 Februari 2024.
penetapan penghasilan Direksi dan
iii. KNR bersama KA, dan KPMRUI
Dewan Komisaris PT Pos Indonesia
melakukan telaah atas Laporan
(Persero) tahun 2024, Dewan
Manajemen YTD Februari 2024
Komisaris mengingatkan agar
pada tanggal 27 Maret 2024.
Direksi segera menindaklanjuti
iv. KNR bersama KA dan KPMRUI
sesuai dengan ketentuan yang
melakukan telaah atas Laporan
berlaku melalui Surat Nomor
Manajemenn YTD Maret 2024
22/Dekom /Rhs /2024 tanggal 11
pada tanggal 26 April 2024.
September 2024.
v. KNR bersama KA dan KPMRUI
melakukan telaah atas Laporan
Manajemen YTD April 2024 pda
tanggal 30 Mei 2024.
182 Laporan Tahunan 2024
Page 184
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
vi. KNR bersama KA dan KP{MRUI vi. Rapat Dewan Komisaris
melakukan telaah atas Laporan dengan Komite membahas
Manajemen YTD Mei 2024 pada Management Report YTD Mei
tanggal 25 Juni 2024. tanggal 26 Juni 2024.
vii. KNR bersama KA dan KPMRUI vii. Rapat Dewan Komisaris dengan
melakukan telaah atas Laporan Komite membahas tentang
Manajemen YTD Juni 2024 pada Management Report Juni 2024
tanggal 24 Juli 2024. pada tanggal 26 Juli 2024.
viii. KNR bersama KA dan KPMRUI viii. Rapat Dewan Komisaris dan
melakukan telaah atas Laporan Organ Dekom membahas
Manajemen YTD Juli 2024 pada agenda Dewan Komisaris yang
tanggal 24 Agustus 2024. belum tuntas pada tanggal 23
ix. KNR bersama KPMRUI dan KA Agustus 2024.
melakukan telaah atas Laporan ix. Rapat Dewan Komisaris dengan
Manajemen YTD Agustus 2024 Komite membahas tentang
pada tanggal 27 September Management Report Juli 2024
2024. pada tanggal 26 Agustus 2024.
b. Rapat Dewan Komisaris dengan x. Rapat Dewan Komisaris
Komite terkait Laporan Year to dengan Komite membahas
date : tentang Management Report
i. Rapat Dewan Komisaris dan Agustus 2024 pada tanggal 27
Komite membahas Management September 2024.
Report YTD Desember 2023 c. Rapat Monitoring :
tanggal 30 Januari 2024. i. Rapat monitoring RKAP Dit.
ii. Rapat Dewan Komisaris dan Human Capital Management
Komite membahas Management tanggal 17 Januari 2024.
Report YTD Januari 2024 ii. Rapat Monitoring RKAP Dit.
tanggal 29 Februari 2024. Business Development &
iii. Rapat Dewan Komisaris dan Portfolio Management 18
Komite membahas Management Januari 2024.
Report YTD Februari 2024 iii. Rapat monitoring RKAP Dit.
tanggal 28 Maret 2024. Human Capital Management
iv. Rapat Dewan Komisaris tanggal 15 Februari 2024.
dan Komite membahas iv. Rapat Monitoring RKAP Dit.
Management Report YTD Maret Business Development &
2024 tanggal 27 April 2024. Portfolio Management 14
v. Rapat Dewan Komisaris dengan Februari 2024.
Komite membahas tentang v. Rapat monitoring RKAP Dit.
Management Report YTD April Human Capital Management
2024 tanggal 31 Mei 2024. tanggal 25 Maret 2024.
Laporan Tahunan 2024 183
Page 185
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
vi. Rapat Monitoring RKAP Dit. d. Rapat KNR dengan Komiter Lainnya
Business Development & dan Kegiatan Lainnya :
Portfolio Management 21 i. Rapat Laporan Progress
Maret 2024. pelaksanaan Audit tahun buku
vii. Rapat Monitoring RKAP Dit 2023 oleh KAP tanggal 18
Human Capital Management Januari 2024.
tanggal 25 April 2024. ii. Rapat Laporan Progress
viii. Rapat Monitoring RKAP Dit Pelaksanaan Audit tahun buku
Business Development & 2023 oleh KAP Tanggal 14 Maret
Potofolio Management tanggal 2024.
25 April 2024. iii. Exit Meeting Audit tahun buku
ix. Rapat Monitoring RKAP Dit 2023 oleh KAP tanggal 28 Maret
Human Capital Management 2024.
Tanggal 27 Mei 2024. iv. Bersama dengan KA dan
x. Rapat Monitoring Dit Busdev KPMRUI mengadakan
tanggal 27 Mei 2024. kunjungan ke Denpasar Bali dan
xi. Rapat Moniting RKAP Dit Surabaya terkait dengan Double
Human Capital Management Presence dan berpindahknya
tanggal 24 Juni 2024. customer ke DHL pada tanggal
xii. Rapat Monitoring Dit Busdev 13 dan 16 Mei 2024.
tanggal 24 Juni 2024. v. Bersama dengan KPMRUI
xiii. Rapat Monitoring RKAP Dit mengadakan kunjungan Ke
Human Capital Management Banda Aceh terkait dengan
tanggal 17 Juli 2024. Penghapusan Aset pada tanggal
xiv. Rapat Monitoring RKAP Dit 18 Februari 2024.
Busdev tanggal 17 Juli 2024. vi. Bersama dengan KA dan
xv. Rapat Monitoring RKAP Dit KPMRUI dan Tim Busdev
Human Capital Management melakukan pembahasan Draft
tanggal 19 Agustus 2024. Rencana Jangka Panjang
xvi. Rapat Monitoring RKAP Dit Perusahaan taahun 2025 - 2029
Busdev tanggal 21 Agustus pada tanggal 7 Juni 2024.
2024. vii. Bersama denag KA dan KPMRUI
xvii. Rapat Monitoring RKAP Dit mengikuti rapat membahas
Human Capital Management tentang RJPP 2025-2029 pada
tanggal 29 September 2024. tanggal 3 September 2024.
xviii. Rapat Monitoring RKAP Dit
Operasi dan Digital Services
tanggal 26 September 2024.
184 Laporan Tahunan 2024
Page 186
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
10. Peningkatan Kapasitas Komite Pedoman KNR
Nominasi dan Remunerasi
PT Pos Indonesia (Persero) menerapkan
a. Bapak Made Kartikajaya mengikuti
tata kelola perusahaan yang baik
pelatihan Profesional Recogbition
(good corporate governance) sesuai
Program for Qualified internal
dengan prinsip-prinsip transparansi,
Auditor (QIA) Certification pada
akuntabilitas, responsibilitas,
tanggal 21- 22 Juni 2024 di Hotel
independensi dan fairness/keadilan untuk
Mercure Jakarta.
mewujudkan visi perusahaan. Pedoman
b. Boy Bayu Idisondjaja mengiktui
bagi KNR dalam menajalankan tugasnya
pelatihan Risk Assessment
diatur dalam Keputusan Dewan Komisaris
Techniques ISO 31010 (ISO 31000
PT Pos Indonesia(Persero) Nomor 223/
Series 2), pada tanggal 20-22 May
DEKOM/0822 tentang Piagam Komite
2024 di Hotel Sensa, Bandung.
penerapan manajemen risikoNominasi
c. Boy Bayu Idisondjaja mengikuti
dan Remunerasi.Dengan ditetapkannya
pelatihan dan sertifikasi Certified
Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi
Sustainability Report Specialist +
diharapkan dapat menjadi pedoman
(CSRS+) of Global Report Initiative
pelaksanaan tugas Komite Nominasi
(GRI) & Institute of Certified
dan Remunerasi untuk menunjang tugas
Sustainability Practitioners (ICSP),
Dewan Komisaris dalam pelaksanaan
pada tanggal 14-16 May 2024 di
pengawasan dan pemberian nasehat guna
Hotel Aston Priority TB Simatupang,
mewujudkan tata kelola perusahaan yang
Jakarta, dan Online Exam tgl. 2
baik. Pedoman ditetapkan pada 26 Agustus
Juni 2024.
2022 yang berisi tentang:
d. Oerip Soebagyo mengikuti
1. Latar Belakang
Masterclass Program series XXIII
2. Tujuan, Visi dan Misi
tentang Life Cycle Assesment And
3. Keanggotaan KNR
Carbon Reduction Strategy pada
4. Kedudukan, Wewenang dan Batasan
tanggal 25 – 26 Juli 2024 di Bandung
Tugas
yang deselenggarakan oleh
5. Tugas
Lembaga Sertifikasi Manajemen
6. Mekanisme dan Ketentuan Kerja
Risiko (LSPMR).
7. Pengendalian Mutu
Laporan Tahunan 2024 185
Page 187
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
KOMITE PEMANTAU MANAJEMEN
RISIKO USAHA DAN INVESTASI
(KPMRUI)
Komite Pemantau Manajemen Risiko Usaha 2. Pasal 62 Peraturan Pemerintah Nomor
dan Investasi PT Pos Indonesia (Persero) 45 tahun 2005 tentang Pendirian,
(KPMRUI) adalah organ pendukung Pengurusan, dan Pembubaran BUMN;
Dewan Komisaris yang membantu Dewan 3. Pasal 18 Peraturan Menteri Negara
Komisaris dalam memantau pelaksanaan BUMN Nomor PER-01/MBU/2011
manajemen risiko usaha dan rencana tentang Penerapan Tata Kelola
investasi yang diusulkan Direksi, termasuk Perusahaan Yang Baik (Good Corporate
menilai toleransi risiko yang diambil oleh Governance) pada Badan Usaha Milik
Direksi, serta mengidentifikasi risiko Negara (BUMN), sebagaimana telah
atas rencana investasi yang diajukan diubah dengan Peraturan Menteri
manajemen kepada Dewan Komisaris, Negara BUMN Nomor: PER-09/
serta melakukan tugas-tugas lainnya MBU/2012 tanggal 6 Juli 2012 tentang
yang diberikan oleh Dewan Komisaris. Perubahan atas Peraturan Menteri
Negara Badan Usaha Milik Negara
Komite Pemantau Manajemen Risiko
Nomor PER-01/MBU/2011 Penerapan
Usaha dan Investasi dibentuk oleh Dewan
Tata Kelola Perusahaan Yang Baik
Komisaris PT Pos Indonesia (Persero)
(Good Corporate Governance) Pada
dalam rangka membantu Dewan Komisaris
Badan Usaha Milik Negara.
dalam menjalankan tugas dan tanggung
4. Pasal 17 s/d 23 Peraturan Menteri
jawab dalam melakukan pengawasan
Negara BUMN Nomor PER-12/
dan pemberian nasihat kepada Direksi
MBU/2012 tanggal 24 Agustus 2012
untuk memperoleh keyakinan yang
Tentang Organ Pendukung Dewan
memadai agar penerapan manajemen
Komisaris/ Dewan Pengawas
risiko perseroan tetap memenuhi
Badan Usaha Milik Negara (BUMN)
unsur-unsur kecukupan prosedur dan
sebagaimana diperbaharui dengan
metodologi pengelolaan risiko, sehingga
Peraturan Menteri Negara BUMN
kegiatan usaha dan rencana investasi
Nomor: PER-06/MBU/04/2021 tanggal
perseroan tetap dapat terkendali pada
13 April 2021 Tentang: Perubahan Atas
batas/limityang dapat diterima dan
Peraturan Menteri
menguntungkan perseroan.
Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-
Komite Pemantau Manajemen Risiko 12/MBU/2012 Tentang Organ Pendukung
Usaha dan Investasi adalah salah satu Dewan Komisaris/Dewan Pengawas
organ pendukung Komisaris yang dibentuk Badan Usaha Milik Negara serta
berdasarkan pada: Peraturan Menteri Badan Usaha Milik
1. Pasal 121 Undang-undang Republik Negara Republik Indonesia Nomor PER-3/
Indonesia Nomor 40 tahun 2007 MBU/03/2023 Tentang Organ dan Sumber
tentang Perseroan Terbatas; Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara
186 Laporan Tahunan 2024
Page 188
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
Anggota KPMRUI
1. Pengangkatan dan Pemberhentian iii. Anggota Komite Pemantau
a. Berdasarkan peraturan Manajemen Risiko Usaha dan
perundang-undangan, Dewan Investasi yang bukan berasal
Komisaris harus membentuk dari Anggota Dewan Komisaris
Komite Pemantau Manajemen maksimal berjumlah 2 (dua)
Risiko Usaha dan Investasi, yang orang;
terdiri dari ketua dan anggota. iv. Dewan Komisaris dapat
b. Komite Pemantau Manajemen menetapkan jumlah Anggota
Risiko Usaha dan Investasi Komite Pemantau Manajemen
bertanggung jawab kepada Dewan Risiko Usaha dan Investasi yang
Komisaris. bukan berasal dari Anggota
c. Ketua dan Anggota Komite Dewan Komisaris lebih dari 2
Pemantau Manajemen Risiko (dua) orang, apabila diwajibkan
Usaha dan Investasi diangkat berdasarkan peraturan
dan diberhentikan oleh Dewan perundang-undangan atau
Komisaris. disetujui oleh Menteri
d. Komposisi dan jumlah Anggota berdasarkan kompleksitas dan
Komite Pemantau Manajemen beban yang dihadapi Dewan
Risiko Usaha dan lnvestasi:
Komisaris dalam menjalankan
i. Ketua Komite Pemantau
tugas di Perusahaan.
Manajemen Risiko Usaha
e. Apabila Anggota Dewan Komisaris
dan Investasi adalah Anggota
yang menjabat sebagai Ketua
Dewan Komisaris yang
Komite Pemantau Manajemen
merupakan Anggota Komisaris
Risiko Usaha dan Investasi
Independen atau Anggota
berhenti sebagai Anggota Dewan
Dewan Komisaris yang dapat
Komisaris, maka Ketua Komite
bertindak independen;
Pemantau Manajemen Risiko
ii. Anggota Komite Pemantau
Usaha dan Investasi wajib diganti
Manajemen Risiko Usaha dan
oleh Anggota Dewan Komisaris
Investasi dapat berasal dari
lainnya dalam waktu paling lambat
Anggota Dewan Komisaris atau
30 (tiga puluh) hari kalender.
dari luar Perusahaan. Namun
f. Anggota Komite Pemantau
seorang atau lebih Anggota
Manajemen Risiko Usaha dan
Komite Pemantau Manajemen
Investasi yang merupakan Anggota
Risiko Usaha dan Investasi
Dewan Komisaris, berhenti dengan
harus berasal dari Anggota
sendirinya apabila masa jabatannya
Dewan Komisaris;
sebagai Anggota Dewan Komisaris
berakhir.
Laporan Tahunan 2024 187
Page 189
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
2. Persyaratan Anggota f. Tidak mempunyai conflict of interest
a. Mempunyai integritas yang dalam menjalankan fungsinya.
tinggi dan pengetahuan serta g. Bagi Anggota Komite Pemantau
pengalam kerja yang cukup di Manajemen Risiko Usaha dan
bidang manajemen dan/ atau lnvestasi yang berasal dari
industri Perushaaan dan bidang- luar Perusahaan, tidak boleh
bidang yang relevan lainnya yang merangkap sebagai:
dianggap perlu sehingga dapat i. Anggota Dewan Komisaris/
melaksanakan fungsinya secara Dewan Pengawas pada BUMN/
optimal. perusahaan lain;
b. Mandiri terhadap manajemen ii. Sekretaris/Staf Sekretaris
Perusahaan dalam pelaksanaan Dewan Komisaris/Dewan
tugasnya dan mandiri terhadap Pengawas pada BUMN /
Dewan Komisaris dalam pelaporan perusahaan lain;
hasil kerjanya. iii. Anggota komite lain di
c. Komite Pemantau Manajemen Perusahaan;
Risiko Usaha dan lnvestasi bekerja iv. Anggota komite pada BUMN/
secara kolegial profesional, efektif, perusahaan lain.
dan efisien dengan mengutamakan h. Bagi anggota Kornite Pemantau
musyawarah mufakat dalam Manajernen Risiko Usaha dan
proses pengambilan keputusan. Investasi yang berasal dari luar
d. Mempunyai kemampuan Perusahaan, tidak mempunyai
komunikasi yang baik dan efektif hubungan keluarga sedarah dan
dalam rnelaksanakan fungsinya. semenda sampai derajat ketiga,
e. Mempunyai komitmen yang tinggi baik menurut garis lurus maupun
dan menyediakan waktu yang garis ke samping, dengan anggota
mernadai dalam menjalankan Dewan Komisaris dan anggota
fungsinya secara optimal. Direksi Perusahaan.
Susunan Anggota KPMRUI sebagai berikut:
KEPUTUSAN STATUS RANGKAP
JABATAN NAMA
DEWAN KOMISARIS JABATAN
Ketua KPMRUI Gunawan Hutagalung 183/DEKOM/0623 Komisaris
Dewi Hanggraeni 90/DEKOM/0724 Anggota Independen
Anggota KPMRUI
Syaiful Siliganda 92/DEKOM/0323 Anggota Independen
188 Laporan Tahunan 2024
Page 190
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
Profil Anggota KPMRUI diluar Anggota Dewan Komisaris
Syaiful Siliganda
Anggota Independen
Lahir : 08 April 1983
Usia : 41 Tahun
Kewarganegaraan : Indonesia
Domisili : Jakarta
Periode Jabatan
10 April 2023 – Sekarang
Riwayat Pendidikan
• 2006 Tekhnik Elektro, ITS Surabaya, Indonesia
• 2020 Magister of Management (majoring in Risk Management), PPM School of
Management Jakarta, Indonesia
Riwayat Jabatan
• Juli 2006 – Augustus 2007 Management Development Programme (MDP) BCA
Finance
• Agustus 2007 – Juli 2008 GMAP (Graduate Management Associate Programme)
PermataBank
• November 2009 – Juli 2012 Senior Manager - Operational Risk PermataBank
• Juli 2012 – November 2013 Sales Management PermataBank
• November 2013 – Oktober 2014 Operational Risk Management - Bank UOB Buana
Indonesia
• Februari 2015 – Agustus 2016 Operational Risk Division Head, Bank Sinarmas
• Agustus 2016 – Mei 2017 Special Assignment for Acquiring Business (Merchant) &
Credit Card , Bank Sinarmas
• Juni 2017 – Mei 2018 Head Of Operational & Risk Fintech – P2P Lending, PT Cicil
Solusi Mitra Teknologi
• Mei 2018 – Februari 2020 Head Of Legal & Compliance – Fintech ,PT Bluepay Digi-
tal International
• Februari 2020 – sekarang Director P2P Lending Company - Kredinesia
Laporan Tahunan 2024 189
Page 191
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
Dewi Hanggraeni
Anggota Independen
Lahir : 08 Januari 1967
Usia : 58 Tahun
Kewarganegaraan : Indonesia
Domisili : Jakarta
Periode Jabatan
15 Juli 2024 – Sekarang
Riwayat Pendidikan
• S-1 (SE) dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FE UI).
• S-2 (MBA) dari University of Arkansas di Fayetteville, Arkansas, USA, 1997 Finance
& Marketing dan Economics Institute, Boulder, Colorado, USA, 1996
• S-3 (Doktor) dari Universitas Gadjah Mada, Indonesia, Maret 2009
Riwayat Jabatan
• Dekan Fakultas Ekonomi & Bisnis dan Fakultas Komunikasi & Diplomasi, Universi-
tas Pertamina (2021-sekarang).
• Dosen FEB UI (1998-sekarang)
• Ketua Center of Excellence of Digital Transformation and Change Management.
• PT Daya Makara Universitas Indonesia sebagai Direktur (Mei 2009 – Mei 2018).
• PT Jamsostek/ BP JAMSOSTEK sebagai Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko
(Februari 2007- Desember 2008).
• Lembaga Manajemen FEUI sebagai Direktur Keuangan, Administrasi dan Sumber
Daya Manusia (Agustus 2006 – Pebruari 2007). Risk Center FEUI: Pendiri/Direktur
Eksekutif (September 2005 – Pebruari 2007).
• LM FEUI sebagai Direktur Riset dan Konsultasi (Juli 2005 – Agustus 2006).
• Departemen Manajemen FEUI sebagai Wakil Kepala/ Sekretaris Departemen (Sep-
tember 2004 – Agustus 2005).
• Pusat Pengembangan Akuntansi FEUI sebagai Direktur (Januari 2002–Mei 2005).
• LM FEUI sebagai Kepala Divisi Riset dan Konsultasi (Juni 2001 – Pebruari 2002).
• LM FEUI sebagai Konsultan dan Trainer (Desember 1997 – Juni 2001).
• Hagabank (RaboBank) sebagai Kepala Sub Departemen Budget, selanjutnya se-
bagai Deputy Team Leader Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) (Maret 1990– Juli
1997)
190 Laporan Tahunan 2024
Page 192
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
Independensi KPMRUI Komite Pemantau Manajemen Risiko
Usaha dan Investasi secara konsisten
Dalam menjalankan tugas dan fungsinya
bahkan melebihi tuntutan peraturan
dalam membantu Dewan Komisaris,
perundang-undangan, karena
KPMRUI dituntut untuk selalu independen
seringkali nilai-nilai kebaikan belum
dan bebas dari tekanan pihak lain maupun
diatur dalam hukum positif.
kepentingan pribadi. Untuk menjaga
2. Mengingat beban tugas dan tanggung
Independensi, Anggota KPMRUI dibekali
jawab Komite Pemantau Manajemen
kode etik yang diatur dalam Keputusan
Risiko Usaha dan Investasi cukup berat
Dewan Komisaris Nomor 170/DEKOM/1024
dan bahwa dalam pelaksanaannya
tanggal 31 Oktober 2024 tentang Piagam
Komite Pemantau Manajemen Risiko
Komite Pemantau Manajemen Risiko
Usaha dan Investasi bekerja secara
Usaha dan Investasi PT Pos Indonesia
kolektif, maka penerapan sikap dan
(Persero). Kode etik anggota KPMRUI
perilaku yang diatur dalam Kade Etik
yaitu:
Komite Pemantau Manajemen Risiko
1. Kode Etik Komite Pemantau Usaha dan Investasi harus didasarkan
Manajemen Risiko Usaha dan Investasi pada tingkat empati yang tertinggi
mengatur mengenai prinsip dasar terhadap sesama Anggota Komite
sikap dan perilaku seluruh Anggota Pemantau Manajemen Risiko Usaha
Komite Pemantau Manajemen Risiko dan Investasi.
Usaha dan Investasi, termasuk 3. Sanksi terhadap pelanggaran Kade
anggota yang merangkap sebagai Etik Komite Pemantau Manajemen
Ketua Komite Pemantau Manajemen Risiko Usaha dan Investasi adalah
Risiko Usaha dan Investasi, yang peringatan lisan, peringatan tertulis,
dalam pelaksanaannya memerlukan sampai dengan pemberhentian dari
penalaran dan penghayatan yang tugas Komite Pemantau Manajemen
seksama dari masing masing Anggota Risiko Usaha dan Investasi.
Komite Pemantau Manajemen 4. Setiap Anggota Komite Pemantau
Risiko Usaha dan Investasi, karena Manajemen Risiko Usaha dan
menyangkut nilai-nilai (values). Setiap Investasi harus mematuhi
Anggota Komite Pemantau Manajemen ketentuan sikap dan perilaku
Risiko Usaha dan Investasi dituntut sebagai berikut:
untuk menerapkan standar perilaku a. Sikap dan perilaku yang
yang terkandung dalam Kade Etik diwajibkan bagi anggota Komite
Pemantau Manajemen Risiko
Usaha dan Investasi:
Laporan Tahunan 2024 191
Page 193
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
i. Memahami, memegang v. Dalam menjalankan tugas
teguh, dan mengaplikasikan dan tanggung jawab
secara maksimal dan selalu berorientasi pada
konsisten prinsip bahwa outcome, bukan hanya
seluruh standar perilaku sekedar output, sehingga
harus diterapkan dalam kualitas output Komite
melaksanakan tugas, Pemantau Manajemen
karena standar tersebut Risiko Usaha dan Investasi
melandasi kualitas menghasilkan nilai tambah
pekerjaan Komite Pemantau bagi Perusahaan;
Manajemen Risiko Usaha vi. Menggunakan keahlian,
dan Investasi dalam pengetahuan, pengalaman,
rangka membantu Dewan dan berbagai kapasitas
Komisaris melaksanakan diri lainnya, termasuk
tugas pengawasan dan mengalokasikan waktu
pemberian nasihat kepada secara memadai, secara
Direksi untuk kepentingan optimal sesuai dengan
Perusahaan; kebutuhan dalam
ii. Menjunjung tinggi integritas pelaksanaan tugas;
dan kejujuran sebagai nilai vii. Secara terus menerus
tertinggi dan menerapkan meningkatkan keahlian,
komitmen integritas secara pengetahuan, dan kapasitas
amanah; “ diri lainnya, agar dapat
iii. Selalu berperilaku dan melaksanakan tugas dan
bersikap jujur, obyektif, tanggung jawab dengan
dan cermat dalam baik;
melaksanakan tugas; viii. Bersikap loyal kepada
iv. Melaksanakan tugas dan Dewan Komisaris dan
tanggungjawabnya secara Organ Pendukung Dewan
profesional tanpa pengaruh Komisaris lainnya, dengan
dari kepentingan pribadi prinsip bahwa loyalitas
ataupun pengaruh/ tekanan tertinggi adalah terhadap
dari pihak manapun; kepentingan Perusahaan;
192 Laporan Tahunan 2024
Page 194
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
ix. Menghindari kegiatan atau xii. Mematuhi sepenuhnya
perbuatan yang merugikan tugas dan tanggung
atau patut diduga dapat jawab Komite Pemantau
merugikan Komite Manajemen Risiko Usaha
Pemantau Manajemen dan Investasi, kebijakan
Risiko Usaha dan Investasi, Perusahaan dan peraturan
Dewan Komisaris, dan perundang-undangan yang
Perusahaan; berlaku terkait dengan
x. Menghindari aktivitas Perusahaan;
yang bertentangan dengan xiii. Memelihara dan
kepentingan Perusahaan mempertahankan moral
atau yang dapat dan martabat;
mengakibatkan tidak dapat xiv. Tidak memanfaatkan
melakukan tugas secara informasi yang diperoleh
obyektif; untuk kepentingan atau
xi. Tidak menerima pemberian keuntungan pribadi
dalam bentuk apapun atau hal lain yang dapat
dan dari siapapun, baik menimbulkan atau patut
langsung maupun tidak diduga dapat menimbulkan
langsung dari pihak yang kerugian Perusahaan
berkepentingan terhadap dengan alasan apapun juga;
Perusahaan, yang dapat xv. Melaporkan semua hasil
mengganggu atau patut pelaksanaan tugas Komite
diduga dapat mengganggu Pemantau Manajemen
pertimbangan profesional Risiko Usaha dan Investasi
Komite Pemantau dengan mengungkapkan
Manajemen Risiko Usaha kebenaran sesuai fakta
dan Investasi dan/ atau yang ada dan tidak
menyebabkan adanya menyembunyikan hal
benturan kepentingan; yang dapat merugikan
Perusahaan dan/ atau
dapat melangggar hukum;
xvi. Mendorong penerapan good
corporate governance;
Laporan Tahunan 2024 193
Page 195
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
xvii. Menghormati keputusan Perusahaan, sarana, dan
organ Perusahaan, yaitu prasarana untuk keuntungan
RUPS, Dewan Komisaris, pribadi atau pihak lain;
dan Direksi sesuai dengan iii. Dilarang bersikap dan
fungsi masing-masing; berperilaku yang dapat
xviii. Menggunakan bahasa yang atau patut diduga dapat
baik dan profesional dalam memprovokasi hal-
melakukan interaksi baik hal tertentu sehingga
internal maupun ekstemal; menciptakan suasana kerja
xix. Menjaga tingkah laku yang tidak kondusif;
dalam pergaulan agar iv. Dilarang memberikan
tidak menciptakan image data, informasi, ataupun
yang tidak baik bagi Komite keterangan yang palsu/
Pemantau Manajemen tidak benar;
Risiko Usaha dan Investasi v. Dilarang mengambil
dan Perusahaan secara keuntungan pribadi dari
keseluruhan; “ semua kegiatan Perusahaan,
xx. kut menciptakan suasana termasuk melakukan insider
kerja yang bebas dari isu- trading;
isu yang tidak bertanggung vi. Dilarang memberi dan/
jawab. atau menerima hadiah
serta donasi kepada/ dari
b. Sikap dan perilaku yang dilarang
stakehoder Perusahaan,
bagi anggota Komite Pemantau
dalam bentuk uang tunai,
Manajemen Risiko Usaha dan
bingkisan atau barang
Investasi:
berharga dan lain-lain;
i. Dilarang berperilaku
vii. Dilarang ikut mengelola
dan bersikap yang dapat
bisnis rekanan dan
atau patut diduga dapat
pelanggan Perusahaan untuk
mengganggu/ menurunkan
kepentingan diri sendiri atau
integritas, independensi,
pihak lain;
dan obyektivitas Komite
viii. Dilarang melakukan
Pemantau Manajemen Risiko
diskriminasi dalam hal
Usaha dan Investasi;
pembagian kerja dan
ii. Dilarang menyalahgunakan
penilaian pekerjaan, baik
informasi penting
karena perbedaan gender,
yang berkaitan dengan
suku, maupun agama;
194 Laporan Tahunan 2024
Page 196
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
ix. Tidak melakukan tindakan 3. Dalam menjalankan fungsinya,
atau mengeluarkan ucapan Kornite Pemantau Manajemen
yang bersifat melecehkan Risiko Usaha dan Investasi
atau merendahkan, kepada melakukan tugas dan tanggung
siapapun dan karena alasan jawab sebagai berikut:
apapun. a. .Komite Pemantau Manajemen
5. Selain mengikuti kode etik yang Risiko Usaha dan Investasi
diatur dalam pasal ini, Komite sebagai organ pengelola Risiko
Pemantau Manajemen Risiko di bawah Dewan Kornisaris
Usaha dan Investasi juga wajib memiliki fungsi Manajemen
berpedoman pada Keputusan Risiko dengan wewenang,
Bersama Dewan Komisaris dan tugas, dan tanggung jawab:
Direksi Perusahaan tentang i. )Mengakses seluruh
Pedoman Etika Bisnis dan Tata inforrnasi yang relevan
Perilaku (Code of Conduct) Insan tentang Perusahaan
PT Pos Indonesia (Persero). terkait dengan tugas dan
fungsi komite Pernantau
Tugas Dan Tanggung Jawab
Manajemen Risiko Usaha
Tugas pokok KPMRUI adalah membantu
dan Investasi;
Dewan Komisaris dalam memantau
ii. melakukan komunikasi
pelaksanaan manajemen risiko usaha
dengan kepala unit kerja dan
dan rencana investasi yang diusulkan
pihak lain dalam Perusahaan
Direksi, termasuk menilai toleransi
untuk memperoleh
risiko yang diambil oleh Direksi, serta
informasi, klarifikasi serta
mengidentifikasi risiko atas rencana
meminta dokumen dan
investasi yang diajukan manajemen
laporan yang diperlukan;
kepada Dewan Komisaris. Berikut
iii. melakukan pemantauan
rincian tugas KPMRUI:
dan penelaahan terhadap
1. Komite Pemantau Manajemen
laporan Manajemen Risiko
Risiko Usaha dan Investasi
dan laporan lainnya terkai
bekerja secara kolektif dalam
penerapan Manajemen
melaksanakan tugasnya membantu
Risiko baik Perusahaan
Dewan Komisaris.
maupun Anak Perusahaan;
2. Komite Pemantau Manajemen
iv. Melakukan pemantauan dan
Risiko Usaha dan Investasi bersif
evaluasi atas kesesuaian
at mandiri baik dalam pelaksanaan
penerapan kebijakan dan
tugasnya maupun dalam pelaporan,
strategi Manajemen Risiko
dan bertanggung jawab langsung
Perusahaan maupun Anak
kepada Dewan Kornisaris.
Perusahaan;
Laporan Tahunan 2024 195
Page 197
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
v. Memberikan rekomendasi ii. Mengkaji dan mengevaluasi
kepada Dewan Komisaris risiko-risiko yang timbul
atas hal yang mendukung dari pertanggungjawaban
efektivitas penerapan Direksi yang berkaitan
Manajemen Risiko dan dengan hubungan bisnis atau
kesesuaian antara kegiatan usaha yang hams
kebijakan Manajemen Risiko menclapatkan rekomendasi
Perusahaan dan Manajemen atau persetujuan Dewan
Risiko Anak Perusahaan; Komisaris.
vi. Melaksanakan pemantauan iii. Mengevaluasi dan melakukan
dan evaluasi terhadap analisis risiko atas setiap
pelaksanaan fungsi usulan Direksi yang
Manajemen Risiko lainnya terkait dengan kerjasama
sesuai dengan ketentuan investasi, penyertaan modal,
peraturan perunclang pendirian perusahaan
undangan, anggaran dasar, patungan, pendirian anak
dan/atau keputusan RUPS; perusahaan, dan kegiatan
dan lain perusahaan untuk
vii. Menjalankan wewenang, mendapatkan rekomendasi
tugas, dan tanggung jawab atau persetujuan dari Dewan
lain yang terkait dengan Komisaris.
fungsinya. iv. Mengevaluasi dan mengkaji
risiko-risiko yang timbul
b. Tugas Komite Pemantau
dari RKAP, Rencana Bisnis
Manajemen Risiko Usaha
Perusahaan, RJPP untuk
dan Investasi sebagaimana
mendapatkan rekomendasi
ditegaskan dalam Piagam
atau persetujuan dari Dewan
Dewan Komisaris, sebagai
Komisaris.
berikut:
v. Memonitor risiko-
i. Mengkaji ulang secara
risiko utama yang
berkala atas kebijakan
dihadapi Perusahaan dan
manajemen risiko dan
memastikan bahwa Direksi
pemberian pendapat kepada
telah mengambil langkah-
Dewan Komisaris sebagai
langkah yang cliperlukan
bahan pertimbangan dalam
untuk mengidentifikasikan,
memberikan rekomendasi
mengukur, memantau dan
atau persetujuan atas
mengendalikan risiko-risiko
kebijakan manajemen risiko.
tersebut.
196 Laporan Tahunan 2024
Page 198
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
vi. Memberikan masukan- iv. Melakukan evaluasi
masukan kepada Dewan kepatuhan Perusahaan
Komisaris clalam terhadap Anggaran Dasar,
rangka perbaikan dan peraturan Menteri BUMN,
pengembangan kebijakan serta peraturan per
Manajemen Risiko undangan lainnya yang
Perusahaan. terkait dengan manajemen
vii. Melakukan tugas-tugas risiko.
lainnya yang diberikan v. Mengevaluasi rencana
Dewan Komisaris. investasi yang cliajukan
perusahaan dengan
c. Tugas lain dari Dewan Komisaris
mengacu kepada rencana
clan ditegaskan dalam Piagam
strategis perusahaan dengan
Komite Pemantau Manajemen
mempertimbangkan risiko-
Risiko Usaha dan Investasi ini
risiko hasil identifikasi
adalah:
manajemen clan kaidah-
i. Membantu Dewan Komisaris
kaidah biaya manfaat serta
dalam dalam memantau
peraturan yang berlaku.
pelaksanaan manajemen
vi. Mengidentifikasi risiko-
risiko usaha dan rencana
risiko. usaha dan investasi
investasi yang cliusulkan
dan hal-hal lainnya yang
Direksi, termasuk menilai
memerlukan perhatian
toleransi risiko yang
Dewan Komisaris.
diambil oleh Direksi. serta
vii. Menyampaikan laporan hasil
mengidentifikasi risiko atas
evaluasi dan rekomendasi
rencana investasi yang
kepada Dewan Komisaris,
diajukan manajemen kepada
berdasarkan hasil analisis
Dewan Komisaris.
cost & benefit dan identifikasi
ii. Memantau kebijakan risiko
risiko (yang telah disiapkan
yang cliterapkanperusahaan
oleh manajemen) serta
serta pelaksanaan kebijakan
melihat berbagai potensi
tersebut.
risiko lain yang mungkin
iii. Memantau kecukupan
belum teridentifikasi oleh
proses iclentifikasi,
manajemen.
pengukuran, pemantauan,
pengendalian dan sistem
informasi manajemen risiko.
Laporan Tahunan 2024 197
Page 199
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
Wewenang Kewajiban
Komite memiliki wewenang yang Dalam menjalankan tugasnya, Komite
ditetapkan dalam Keputusan Dewan Pemantau Manajemen Risiko Usaha
Komisaris Nomor 170/DEKOM/1024 dan Investasi berkewajiban:
tanggal 31 Oktober 2024 tentang 1. Membuat pedoman kerja yang
Piagam Komite Pemantau Manajemen dituangkan dalam Piagam Komite
Risiko Usaha dan Investasi PT Pos Pemantau Manajemen Risiko Usaha
Indonesia (Persero) yaitu : dan Investasi untuk diusulkan
1. Mengakses dokumen, data, dan kepada Dewan Komisaris;
informasi Perusahaan tentang 2. Membuat Rencana Kerja dan
karyawan, dana, aset, dan sumber Anggaran Tahunan (RKAT) Komite
daya Perusahaan yang diperlukan Pemantau Manajemen Risiko
untuk melaksanakan tugasnya; Usaha dan Investasi sebelum
2. Berkomunikasi langsung dengan dimulainya tahun buku yang
karyawan termasuk Direksi dan bersangkutan, untuk diusulkan
pihak yang menjalankan fungsi kepada Dewan Komisaris dan
manajemen risiko terkait tugas dan disahkan sebagai kontrak kinerja
tanggung jawab Komite Pemantau Komite Pemantau Manajemen
Manajemen Risiko Usaha dan Risiko Usaha dan Investasi dengan
lnvestasi; Dewan Komisaris;
3. Melibatkan pihak independen di 3. Menjaga kerahasiaan dokumen,
luar Anggota Komite Pemantau data, dan informasi Perusahaan;
Manajemen Risiko Usaha dan 4. Membuat laporan kepada Dewan
Investasi yang diperlukan untuk Komisaris atas setiap penugasan
membantu pelaksanaan tugasnya, yang diberikan;
atas persetujuan Dewan Komisaris; 5. Membuat Laporan Triwulanan dan
4. Melakukan kewenangan lain yang Laporan Tahunan pelaksanaan
diberikan oleh Dewan Komisaris kegiatan Komite sebagai bahan
sepanjang tidak bertentangan evaluasi Dewan Komisaris
dengan peraturan perundang- dan sekaligus sebagai salah
undangan. satu sumber informasi untuk
penyusunan Laporan Pelaksanaan
Tugas Pengawasan Dewan
Komisaris dan kelengkapan
pengungkapan informasi dalam
Laporan Tahunan Perusahaan;
198 Laporan Tahunan 2024
Page 200
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
6. Melakukan pembagian tugas, b. PosIND sudah mempunyai
kerjasama, dan koordinasi yang RKAP dan sekarang ini tinggal
baik dengan komite lainnya dalam menjalankannya, perlu dilihat
ranah tugas yang beririsan dan/ program yang inline dengan
atau berdasarkan arahan khusus strategi manajemen risiko
dari Dewan Komisaris; Perusahaan. Perlu dilihat
7. Melakukan evaluasi terhadap apakah kondisi yang ada itu
kinerja Komite Pemantau sudah sesuai dengan yang
Manajemen Risiko Usaha dan diprognosakan dan bagaimana
Investasi (self assessment) memitigasinya.
secara periodik dengan metode c. Perlu dilihat semua apakah
yang terukur yang ditetapkan oleh risk controlnya sudah berjalan
Dewan Komisaris. termasuk perlu dilihat juga
kinerja sekarang ini yang cukup
Kinerja dan Pelaksanaan Kegiatan KPMRUI
tertekan. Hal ini perlu di cek juga
1. Membahas / mengevaluasi tentang
apakah kondisi yang ada sudah
Manajemen Risiko Perusahaan:
sesuai dengan kertas kerjanya
KPMRUI telah mengadakan Rapat
(termasuk untuk Poslog perlu
KPMRUI Triwulan dengan Divisi
dilihat lebih dalam).
GRC pada tanggal 30 Juli 2024
d. Sewaktu melihat draf
mengenai pelaksanaan Manajemen
RJPP yang terpikir adalah
Risiko Triwulan II 2024. Dalam rapat
bagaimana memisahkan
tersebut, KPMRUI memberikan
seluruh Government project/
arahan antara lain:
Government contract itu
a. Fungsi manajemen risiko ini
didalam satu Direktorat
sangat crucial khususnya
tersendiri dan unit ini nantinya
terkait kinerja produksi
bermain/betempurnya itu di
maupun kinerja keuangan.
dunia Indusri (hal ini juga sudah
Ketidaklinieran capaian kinerja
disampaikan ke bapak Komut).
itu juga harus dilakukan mitigasi
e. Agar determinasi terhadap
oleh Divisi GRC, karena banyak
capaian risiko ini dan harus
program kerja yang tidak linier
benar benar diinternalisasi
dengan capaian waktu (hal ini
di manajemen baik di Direksi
merupakan budaya yang tidak
sampai dengan BOD minus one/
baik)
minus two dan juga internalisasi
di Dekom
Laporan Tahunan 2024 199
Page 201
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
f. Mendukung untuk dilakukan c. Telaah atas kebijakan mutu dan
rasionalisasi dan sekarang pelayanan serta pelaksanaan
ini harus dipilih orang yang kebijakan tersebut.
benar benar fit bekerja di Pos 4. M e m b a h a s / m e n g e v a l u a s i
Indonesia. Kalau hal ini tidak tentang pelaksanaan kebijakan
dilakukan maka Perusahaan pengelolaan anak perusahaan/
tidak akan sukses menjalankan perusahaan patungan.
transformasi secara materiil. Pembahasan dengan pihak terkait
2. Melakukan evaluasi atas tentang kebijakan pengelolaan anak
pelaksanaan RKAP Tahun 2024 perusahaan/perusahaan patungan
secara bulanan, triwulanan, telah dilaksanakan pada tanggal 7
semesteran, maupun tahunan. Juni 2024 dengan beberapa pokok
a. Telaah Atas Laporan Manajemen pembahasan sebagai berikut :
Bulanan. a. Rencana jangka panjang untuk
b. Telaah Atas Laporan Manajemen GLID akan dipegang POSLOG
Triwulanan. b. Ke depannya POS Properti
c. Telaah Atas Laporan Manajemen memang tidak hanya mengelola
Tahunan. aset yang dimiliki PosIND saja.
KPMRUI bersama dengan Komite c. Untuk Posfin nantinya antara
Audit (KA) dan Komite Nominasi Digital Payment dan Digital
dan Remunerasi (KNR) melakukan Solution ini akan berjalan
telaah terhadap: beriringan. Dalam RJPP Posfin
a. Laporan Manajemen bulan dapat dilihat proyeksi Revenue
Desember 2023 sampai dengan untuk kedua lini tersebut,
November 2024. nantinya porsi terbesar akan
b. Laporan Manajemen Triwulan ada di lini Digital Solution.
IV tahun 2023, Triwulan I – III d. Ke depannya akan dikembangkan
tahun 2024. Join Resources antara Induk
3. Memberikan Arahan kepada dan Anak Perusahaan.
Direksi atas Kebijakan Perusahaan e. Diharapkan nantinya peraturan-
Lainnya peraturan yang ada di Anak
a. Telaah atas sistem teknologi Perusahaan akan mengikuti
informasi yang digunakan semangat yang ada di Induk
perusahaan. Perusahaan (POSIND).
b. Telaah atas kebijakan pengadaan
dan pelaksanaannya.
200 Laporan Tahunan 2024
Page 202
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
5. Memastikan prinsip-prinsip Tata a. Menandatangani laporan
Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) manajemen triwulanan oleh
telah diterapkan secara efektif dan seluruh anggota Direksi dan
berkelanjutan. Dewan Komisaris
Pembahasan dengan pihak terkait b. Memperbaharui
tentang AOI GCG telah dilaksanakan penandatanganan Pakta
pada tanggal 2 September 2024 Integritas yang dilakukan
tahun 2024 dengan beberapa setiap awal tahun
hal yang harus diperhatikan dan c. Melengkapi muatan Piagam
ditindaklanjuti terkait aspek di Dewan Komisaris terkait etika
Dewan Komisaris menyangkut 5 rapat
(lima) hal yaitu: d. Menyampaikan undangan
a. Menandatangani laporan rapat Dewan Komisaris sesuai
manajemen triwulanan oleh dengan aturan yang berlaku
seluruh anggota Direksi dan e. Menyimpan risalah rapat
Dewan Komisaris Dewan Komisaris di Direksi
b. Memperbaharui sesuai dengan Anggaran Dasar
penandatanganan Pakta Perusahaan
Integritas yang dilakukan
7. Evaluasi atas kebijakan
setiap awal tahun
Perusahaan Lainnya
c. Melengkapi muatan Piagam
a. Telaah dan surat rekomendasi
Dewan Komisaris terkait etika
atas penghapusbukuan
rapat
aset perusahaan (dilakukan
d. Menyampaikan undangan
berdasarkan surat permohonan
rapat Dewan Komisaris sesuai
yang diajukan Direksi).
dengan aturan yang berlaku
KPRMUI telah melakukan telaah
e. Menyimpan risalah rapat
dan tanggapan atas surat
Dewan Komisaris di Direksi
permohonan Direksi :
sesuai dengan Anggaran Dasar
1. Surat dengan nomor
Perusahaan
C.Pos.7872/KU 1100/
6. Pembahasan dengan pihak terkait KU 0202/2024 terkait
tentang AOI GCG telah dilaksanakan Permohonan Rekomendasi
pada tanggal 2 September 2024 Penghapusbukuan
tahun 2024 dengan beberapa Bangunan Kantor Cabang
hal yang harus diperhatikan dan Pembantu Dargo 50123A
ditindaklanjuti terkait aspek di Semarang.
Dewan Komisaris menyangkut 5
(lima) hal yaitu:
Laporan Tahunan 2024 201
Page 203
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
2. Surat dengan nomor 2. Kendala-Kendala yang
C.Pos.7873/KU 1100/ dihadapi antara lain
KU 0202/2024 terkait menyangkut:
Permohonan Rekomendai a) Penanganan laporan
Penghapusbukuan Aktiva masih dilakukan secara
Tetap Bangunan Eks manual, nanti dengan
Kantorpos Cabang Pembantu adanya aplikasi ARSY
Darussalam 23111A Banda diharapkan pelaporannya
Aceh. akan semakin baik.
b. Rapat atas pengelolaan Piutang b) Masih terjadi perbedaan
Usaha. pencatatan di beberapa
KPMRUI Telah melakukan Regional.
meeting pada tanggal 13 Maret c) Masih ada perbedaan
2024 antara pihak KPMRUI pendapat antara
dengan SVP Enterprise Direktorat Keuangan
Business, SVP Financial dengan Direktur Bisnis
Operations & Business Partner, Kurir dan Logistik
CFO Pos Logistik khusus menyangkut pencatatan
untuk membahas mengenai piutang hal ini perlu
pengelolaan Piutang Usaha. diseleraskan lebih lanjut.
Berikut ini adalah tanggapan- d) Dokumen tidak lengkap
tanggapan dari manajemen misalkan tidak adanya
terkait pertanyaan Komite : BAST dll
1. Satgas: 3. Sebetulnya satu invoicing
a) Sejauh ini belum ada SK itu hanya untuk satu term
tentang Satrgas Piutang of payment, namun dalam
(KD sedang berproses). prakteknya di lapangan itu
b) Satgas nantinya berfungsi ada bermacam macam cara.
untuk menyelesaikan 4. Untuk Jasa Keuangan pada
piutang macet yang umumnya cukup lancar.
umurnya di atas 6 bulan 5. Piutang Samsat itu masih
berprogres, adapun
permasalahannya itu ada
kesalahan di internal
menyangkut pencatatan
discount.
202 Laporan Tahunan 2024
Page 204
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
6. Untuk katagori bad player Untuk dispute tarif akan dikurangi
pada umumnya dikarenakan pendapatannya, hal ini umumnya
anggaran (khususnya untuk menyangkut selisih berat, selisih
pemerintah), sementara itu tarif dan ada wrong entry. Hal ini
untuk pihak BUMN/Swasta akan dikoordinasikan lebih lanjut
umumnya dikarenakan dengan timnya Ibu Vivi (akan
kesulitan anggaran. dibicarakan bersama antara
7. Untuk mencegah terjadinya Direktorat keuangan dengan
NPP akan dikeluarkan Direktorat bisnis termasuk dengan
edaran dimana pelunasan pihak fronting)
tidak boleh lagi digunakan
8. Tugas-tugas lainnya dari Dewan
untuk pembayaran ke pihak
Komisaris
lain misalkan untuk vendor.
Tugas-tugas lainnya dalam
Terkait piutang yang belum
program kerja ini sebagaimana
dicatat, untuk jurnal baliknya
sudah ditetapkan dalam Program
dilakukan setelah NPP cair.
Kerja KPMRUI tahun 2024 adalah
8. Untuk kebijakan akuntansi
menghadiri rapat progress Audit
menyangkut transaksi dan
dengan KAP untuk tahun buku
bentuk jurnalnya itu dalam
2024 yang akan dilaksanakan pada
dokumennya memang tidak
Triwulan IV 2024.
muncul secara detail dan
itu dituangkan hanya dalam 9. Peningkatan Kapasitas KPMRUI
bentuk surat. Peningkatan kapasitas KPMRUI
9. Workshop dengan tim melalui training dilaksanakan
cabang terkait penyelesaian pada Triwulan IV 2024.
rekonsiliasi memang belum
10. Rapat
pernah dilakukan untuk
Pada Triwulan III 2024 KPMRUI
itu akan dijadwalkan lebih
menyelenggarakan rapat rutin
lanjut.
dengan Dewan Komisaris sebanyak
10. Untuk katagori claim itu
3 kali, yaitu:
antara lain menyangut
26 Juli 2024 melalui Live Video
denda keterlambatan, denda
Conference Zoom Meet
kehilangan atau kiriman
28 Agustus 2024 melalui Live Video
tidak sampai di tempat
Conference Zoom Meet
tujuan. Untuk kedepannya
7 September 2024 melalui Live
data akan dipisahkan supaya
Video Conference Zoom Meet.
tidak misleading.
Laporan Tahunan 2024 203
Page 205
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
11. Pelaporan b. Laporan Realisasi Pelaksanaan
Selama tahun 2024 KPMRUI telah Tugas KPMRUI TW I tahun
menyampaikan Laporan, yakni: 2024 telah disampaikan pada
a. Laporan Realisasi Pelaksanaan tanggal 24 April 2024 melalui
Tugas KPMRUI TW IV tahun 2023 surat No. C.Pos.24745/KPM100/
telah disampaikan pada tanggal DEKOM/2024
tanggal 13 Januari 2024 melalui c. Laporan Realisasi Pelaksanaan
surat No. C.Pos.2953/KPM 100/ Tugas KPMRUI TW II tahun
DEKOM/2024. 2024 telah disampaikan pada
tanggal 26 Juli 2024 melalui
surat No. C.Pos.45418/KPM100/
DEKOM/2024
SEKRETARIS PERUSAHAAN
Tata Sugiarta
Lahir : 20 Januari 1970
Usia : 54 tahun
Kewarganegaraan : Indonesia
Domisili : Bandung
Riwayat Pendidikan
1991 Desain Grafis, FSRD Institut Teknologi Bandung
Riwayat Jabatan
• 2000-2009 FP Produksi – Bagian Filateli Kantor Pusat
• 2009-2012 FP Promosi – Bagian Marketing Communication Kantor Pusat
• 2012-2016 Manajer Filateli Kantor Pusat
• 2016-2017 Deputi Jasa Keuangan Ritel dan Properti Reg 2 Padang
• 2017-2018 Manajer MarketingCommunication Kantor Pusat
• 2018-2020 VP Marketing Kantor Pusat
• 2020 VP Product Management dan Marketing Kantor Pusat
• 2020-sekarang Corporate Secretary
204 Laporan Tahunan 2024
Page 206
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
Tugas dan Tanggung Jawab 6. Memberikaninformasi yang
Mengacu pada Keputusan Direksi dibutuhkan oleh Direksi dan Dewan
Nomor: KD115/DIRUT/1121 tanggal 26 Komisaris/Dewan Pengawas
November 2021 tentang Perubahan secara berkala dan/atau sewaktu-
Pertama atas Keputusan Direksi waktu apabila diminta.
Nomor : KD.77/DIRUT/0821 tentang 7. Mengendalikan penatausahaan
Organisasi dan Tata Kerja PT Pos dan penyimpanan dokumen
Indonesia (Persero), Corporate Perusahaan termasuk tetapi tidak
Secretary mempunyai tugas dan terbatas pada daftar pemegang
tanggung jawab sebagai berikut: saham, daftar khusus dan risalah
1. Memelihara hubungan baik dengan rapat Direksi, rapat Dewan
pemegang saham, regulator dan Komisaris dan RUPS.
pemangku kepentingan lainnya 8. Merencanakan dan mengendalikan
serta melaksanakan peran sebagai Program Pengenalan Korporasi
penghubung (liaison officer) terhadap Direksi dan Dewan
dengan fungsi terkait dalam Komisaris baru.
Perusahaan. 9. Menetapkan kebijakan program
2. Mengendalikan kesekretariatan pengembangan informasi internal
Direksi, Protokoler Direksi dan maupun eksternal Perusahaan dan
sistem \administrasi dokumen mengendalikan implementasinya.
Perusahaan. 10. Mengelola informasi kepada
3. Mengendalikan pengelolaan pihak internal maupun pihak
kepentingan Hukum Perusahaan, eksternalagar tercipta respon
Direksi dan karyawan dalam positif dari public atau pelanggan.
menjalankan kebijakan/peraturan
Dalam menjalankan tugas pokok
yang telah ditetapkan Perusahaan.
tersebut diatas Corporate Secretary
4. Mengendalikan kepatuhan
memiliki 2 divisi yang berada di
Perusahaan tentang persyaratan
bawahnya yakni :
keterbukaan sejalan dengan
1. Divisi Kesekretariatan
penerapan prinsip-prinsip good
Divisi Kesekretariatan dipimpin oleh
corporate governance.
Vice President (VP) Kesekretariatan
5. Mengendalikan penyelenggaraan
yang bertanggung jawab kepada
program quality, safety, health
Corporate Secretary. Tanggung
andenvironment.
jawab utama VP Kesekretariatan
adalah mengorganisasikan,
mengendalikan pengelolaan
sekretariatan dan protokoler
Laporan Tahunan 2024 205
Page 207
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
Direksi, administrasi dokumen Pelaksanaan Tugas Sekertaris
Perusahaan, Museum, Perusahaan
Perpustakaan, serta mengendalikan Dalam kaitan fungsi dan tugasnya,
program komunikasi baik pihak Sekretaris Perusahaan telah
internal maupun pihak eksternal mengikuti beberapa kegiatan terkait
Perusahaan agar tercipta respon dengan stakeholdersdan keterbukaan
positif dari publik atau pelanggan. informasi yang telah dilakukan di
2. Divisi Legal, Governance, and tahun 2024 adalah:
Compliance 1. RUPS : 3 kali
Divisi Kesekretariatan dipimpin 2. Rapat Direksi :51 kali
oleh Vice President (VP) Legal, 3. Rapat Komisaris dan Direksi : 12
Governance, and Compliance kali
yang bertanggung jawab kepada 4. RAPIM : 3 kali
Corporate Secretary. Tanggung
Selain menjalankan tugas-tugas
jawab utama VP Legal, Governance,
utama, Sekretaris Perusahaan juga
and Compliance adalah:
telah memfasilitasi pelaksanaan
a. Bertanggung jawab atas
berbagai kegiatan, baik yang bersifat
perlindungan kepentingan
internal maupun yang melibatkan
hukum Perusahaan, Direksi, dan
masyarakat umum. Kegiatan-kegiatan
Karyawan dalam menjalankan
tersebut antara lain:
kebijakan/peraturan yang
• Sepanjang tahun 2024, telah
ditetapkan oleh Perusahaan
dilaksanakan lebih dari 12 kegiatan
dan peraturan perundang-
upacara dan apel di lingkungan Pos
undangan yang berlaku.
Indonesia. Kegiatan ini mencakup
b. Mengelola implementasi
Upacara Peringatan Hari Besar
kebijakan GCG, kebijakan
Nasional hingga Apel Rutin yang
kepatuhan agar tercapai
dipimpin langsung oleh Direksi dan
pengelolaan penyelenggaraan
jajaran Senior Leader.
Perusahaan yang bersih,
transparan, accountable
dan patuh pada ketentuan
pemerintah.
c. Mengelola indeks kepatuhan.
206 Laporan Tahunan 2024
Page 208
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
• Pada tanggal
diluncurkan
28
program
Mei 2024,
ramah
INTERNAL AUDIT
PT Pos Indonesia (Persero)
lingkungan bertajuk “PosIND Goes
sebagai Badan Usaha Milik
Green”. Program ini diawali dengan
Negara (BUMN) harus dapat
pembentukan Komite ESG yang
mempertanggungjawabkan segala
melibatkan pemangku kepentingan
dan hasil usahanya kepada pemegang
lintas fungsi. Pembentukan komite
saham, seluruh pegawai, pelanggan
tersebut didahului oleh penunjukan
dan stakeholders lainnya. Manajemen
konsultan yang kompeten di bidang
dituntut mengelola perusahaan
ESG.
dengan baik (Good Coporate
• Sebagai bagian dari upaya
Governance) dengan menjalankan
perbaikan untuk meningkatkan
prinsip transparansi, kemandirian,
kualitas, kecepatan, dan efektivitas
akuntabilitas, dan kewajaran atas
kegiatan, Sekretariat Perusahaan
seluruh aktivitas perusahaan, serta
juga telah melakukan sejumlah
menyajikan laporan keuangan/
inisiatif, antara lain:
kegiatan yang informatif, handal dan
• Seluruh arsip peraturan
dapat dipercaya.
perusahaan, seperti Keputusan
Direksi (KD), Surat Edaran (SE), Di lain pihak, Dewan Komisaris
Perjanjian Kerja Sama (PKS), mempunyai tanggung jawab untuk
dan Surat Keputusan (SK), telah memantau dan memastikan bahwa
berhasil dialihmediakan secara praktik Tata Kelola Perusahaan yang
100% selama tahun 2024. Baik (governance) telah diterapkan
• Seluruh proses surat menyurat, secara efektif dan berkelanjutan,
baik internal maupun eksternal, serta mengawasi dan memberikan
telah menggunakan sistem arahan tentang penguatan sistem
Nota Dinas Elektronik (NDE) pengendalian intern dan arahan
guna memudahkan akses, tentang manajemen risiko perusahaan.
mempercepat proses administrasi, Akuntabilitas dan responsibilitas
serta meningkatkan efektivitas manajemen kepada stakeholder
pengelolaan arsip. tentu harus dinilai dan dievaluasi,
baik dari aspek ketaatan pada
peraturan, efisiensi dan efektifitas.
Untuk mencapai tujuan dimaksud,
Internal Audit PT Pos Indonesia
(Persero) selaku unit fungsional
yang bertanggung jawab kepada
Laporan Tahunan 2024 207
Page 209
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
Direktur Utama dituntut berperan Internal Audit Charter
optimal membantu Direktur Utama
Agar Internal audit berjalan sesuai
menjalankan fungsi pengawasan.
dengan visi, misi, dan tujuan
The Institute of Internal Auditors pembentukannya, maka Internal
(IIA) mendefinisikan audit internal Audit Charter (Piagam Audit Internal)
sebagai kegiatan yang independen yang dimiliki Pos Indonesia selalu
dan objektif dalam bentuk pemberian diperbarui. Internal Audit Charter
keyakinan (assurance activities) dan (Piagam Audit Internal) merupakan
konsultansi (consulting activities), dokumen formal yang mendefinisikan
yang dirancang untuk memberi nilai tujuan, kewenangan, dan tanggung
tambah dan meningkatkan operasi jawab aktivitas audit internal, sesuai
organisasi. Audit internal membantu dengan misi audit internal dan
organisasi mencapai tujuannya unsur-unsur wajib yang ditetapkan
melalui pendekatan yang sistematis Internasional Professional Practices
dan teratur dalam mengevaluasi dan Framework (persyaratan dasar
meningkatkan efektivitas proses praktik profesional internal audit,
manajemen risiko, pengendalian Kode Etik, Standar dan definisi Audit
dan tata kelola. Internal Audit harus Internal).
mampu memberikan masukan dan
Piagam Audit Internal dituangkan
rekomendasi terhadap kelemahan
dalam Keputusan Bersama Dewan
sistem pengendalian internal dalam
Komisaris dan Direksi PT Pos
pelaksanaan operasional dan
Indonesia (Persero) Nomor: 244/
keuangan, baik menyangkut ketaatan
DEKOM/0922 dan Nomor:KD077/
peraturan, penilaian efisiensi dan
DIRUT/0922 Tentang Piagam Audit
efektifitas kegiatan dari seluruh lini
Internal di dalamnya ditetapkan antara
organisasi di lingkungan perusahaan.
lain posisi aktivitas audit internal di
Dalam mengemban tugas dan fungsi
dalam perusahaan,
tersebut, Internal Audit dituntut untuk
termasuk alur pelaporannya;
selalu meningkatkan kompetensi dan
kewenangan akses terhadap catatan,
menjalankan tugas dan fungsi secara
personel, dan fisik aset yang relevan
profesional, objektif, independen dan
dengan penugasannya. Selain itu, di
menjunjung tinggi kode etik serta
dalamnya juga didefinisikan mengenai
standar audit.
lingkup aktivitas audit internal
sebagai bentuk kesepakatan terhadap
peran aktivitas audit internal yang
sesuai dengan standard profesi audit
internal yang berlaku.Agar Internal
208 Laporan Tahunan 2024
Page 210
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
Audit berjalan sesuai dengan visi, misi Tujuan penyusunan Internal Audit
dan tujuan pembentukannya, maka Charter (Piagam Internal Audit) adalah
diperlukan Internal Audit Charter sebagai pedoman bagi para Auditor
dengan maksud dan tujuan: Internal agar dapat melaksanakan
1. Internal Audit Charter (Piagam tugasnya secara profesional dan
Internal Audit) dimaksudkan agar memenuhi ketentuan peraturan
terdapat pemahaman bersama perundang-undangan.
terhadap tujuan, wewenang, dan
Fungsi dan Tugas Internal Audit adalah
tanggung jawab Internal Audit, oleh
:
Direksi, Komisaris, dan seluruh
Fungsi Pengawasan Intern
jajaran manajemen Perusahaan.
sebagaimana dimaksud pada Undang-
2. Internal Audit Charter (Piagam
Undang RI No. 19 Tahun 2003 tentang
Internal Audit) yang tertulis
Badan Usaha Milik Negara adalah:
bermakna sebagai suatu
1. Mengevaluasi efektivitas
pernyataan pengakuan untuk
pelaksanaan Pengendalian Intern,
direviu dan diaksep oleh
Manajemen Risiko, dan Proses Tata
Manajemen dan Dewan Komisaris
Kelola Perusahaan, sesuai dengan
serta untuk disetujui bersama.
peraturan perundang-undangan
3. Internal Audit Charter (Piagam
dan kebijakan Perusahaan;
Internal Audit) merupakan suatu
2. Melakukan pemeriksaan dan
perjanjian formal Internal Audit
penilaian atas efisiensi dan
dengan Manajemen dan Dewan
efektivitas di bidang keuangan,
Komisaris tentang kegiatan audit
operasional, sumber daya manusia,
internal Perusahaan. Sebagai
teknologi informasi, dan kegiatan
dokumen formal dan tertulis,
lainnya.
Internal Audit Charter(Piagam
Dalam menjalankan fungsinya,
Internal Audit) menjadi sarana
Internal Audit melaksanakan tugas-
untuk melakukan penilaian secara
tugas sebagai berikut:
periodik mengenai kecukupan
1. Menyusun dan melaksanakan
tujuan, wewenang, dan tanggung
Rencana Kerja dan Anggaran Audit
jawab aktivitas audit internal,
Tahunan (PKAT).
dan sekaligus menjadi alat untuk
melakukan revisi secara prudent
jika diperlukan penyesuaian.
Laporan Tahunan 2024 209
Page 211
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
2. Menyampaikan Program Kerja 8. Menyusun dan melaporkan hasil
Audit Tahunan (PKAT) kepada audit kepada Direktur Utama dan
Komite Audit untuk mendapatkan atau pimpinan unit kerja terkait
pertimbangan dan saran dan (auditee), dengan tembusan
selanjutnya menyampaikan kepada kepada Dewan Komisaris c.q.
Direktur Utama untuk mendapat Komite Audit. Dalam hal audit
persetujuan. investigatif, laporan hasil audit
3. Melaporkan pelaksanaan tugasnya dapat disampaikan kepada Direktur
secara berkala (triwulan) kepada terkait atas ijin Direktur Utama.
Direktur Utama dengan tembusan 9. Melaporkan segera atas setiap
kepada Dewan Komisaris c.q. temuan audit (Management
Komite Audit. Letter) yang diperkirakan dapat
4. Menguji dan mengevaluasi mengganggu kelangsungan usaha
pelaksanaan sistem pengendalian perusahaan.
internal dan manajemen risiko 10. Melaksanakan pemantauan tindak
sesuai dengan kebijakan lanjut audit internal dan eksternal
perusahaan. serta melaporkan setiap triwulan
5. Memberikan rekomendasi dan kepada Direktur Utama dan Dewan
informasi yang objektif tentang Komisaris c.q. Komite Audit.
kegiatan Auditee pada semua 11. Menyusun kebijakan dan prosedur
tingkat manajemen untuk tertulis sebagai pedoman bagi
peningkatan kinerja perusahaan. Auditor dalam melaksanakan
6. Memberikan konsultasi kepada tugasnya sesuai standar dan kode
pihak internal perusahaan untuk etik.
memberikan nilai tambah dan 12. Melaksanakan pendidikan
perbaikan terhadap kualitas profesional berkelanjutan dan
pengendalian internal, pengelolaan sesuai dengan kompetensi Auditor.
risiko dan tata kelola perusahaan. 13. Melakukan pengawasan,
7. Melakukan audit pendalaman pemeriksaan, dan evaluasi
(khusus) apabila diperlukan dan terhadap kehandalan, efektivitas
atau atas permintaan Manajemen dan efisiensi sistem pengendalian
dalam bentuk audit penugasan internal perusahaan di unit kerja
tertentu dan atau audit investigatif. termasuk pelaksanaan tugas
khusus dari Direktur Utama
(sistem operasional pengawasan).
210 Laporan Tahunan 2024
Page 212
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
14. Memberikan kontribusi terhadap 6. Memiliki kebebasan dalam
perbaikan/ peningkatan proses tata menetapkan metode, scope, cara,
kelola (governance, manajemen teknik, dan pendekatan audit yang
risiko, dan pengendalian internal). akan dilakukan.
15. Memberikan masukan tentang 7. Melakukan audit investigatif atas
upaya pencapaian strategi bisnis inisiatif sendiri (untuk pendalaman
kasus tertentu) atau berdasarkan
perusahaan.
permintaan manajemen ataupun
16. Dalam menjalankan tugas dan
pihak lain yang berwenang dengan
fungsi Internal Audit bekerja sama
cara melakukan pemeriksaan
dengan Komite Audit.
yang dituangkan secara tertulis
Kewenangan dan Tanggung Jawab dalam bentuk BAPK (Berita Acara
Internal Audit Permintaan Keterangan) terhadap
1. Mengakses penuh, bebas dan auditee.
tidak terbatas terhadap sumber 8. Meminta klarifikasi terhadap
daya data yang meliputi dokumen, rekomendasi hasil audit yang tidak
pencatatan, personel dan fisik harta ditindaklanjuti sesuai dengan batas
kekayaan perusahaan termasuk waktu yang telah disepakati dan
sumber daya data transaksi selanjutnya pejabat yang bertalian
berbasis teknologi informasi di wajib memberikan alasan yang
seluruh unit kerja Perusahaan dan dapat dipertanggungjawabkan.
anak perusahaan. 9. Melaporkan kepada Direktur
2. Menyusun dan mengusulkan Utama terkait pejabat yang
Program Kerja Audit Tahunan tidak melaksanakan tindaklanjut
(PKAT). atas rekomendasi hasil audit,
3. Menggunakan jasa pihak eksternal sesuai ketentuan yang berlaku di
untuk membantu melakukan Perusahaan.
pelaksanaan audit sekaligus 10. Memberikan penilaian dan
bertujuan transfer of knowledge. rekomendasi hasil audit dan
4. Melakukan komunikasi dan memonitor tindaklanjutnya untuk
koordinasi langsung dengan memastikan bahwa rekomendasi
Direksi, Dewan Komisaris, dan/ tersebut telah dilaksanakan
atau Komite Audit serta anggota dengan tepat.
dari Direksi, Dewan Komisaris 11. Memberikan penilaian, konsultasi,
dan/atau Komite Audit. informasi dan rekomendasi
5. Melakukan komunikasi dengan mengenai proses bisnis
pihak eksternal (Regulator, Auditor perusahaan sesuai dengan Kode
Eksternal) dan keikutsertaan Etik dan Standar Audit.
dalam kegiatan Asosiasi dan
Forum Komunikasi Internal Audit.
Laporan Tahunan 2024 211
Page 213
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
Pihak yang Mengangkat dan
Memberhentikan Kepala Internal Audit
Berdasarkan Keputusan Direksi pengawas intern Perusahaan yang
Nomor KD07/DIRUT/0923 Tanggal 11 bertanggung jawab kepada Direktur
September 2023 tentang Perubahan Utama. Internal Audit dipimpin oleh
Pertama Atas Keputusan Direksi PT Pos seorang kepala yang diangkat dan
Indonesia (Persero) Nomor : KD.013/ diberhentikan oleh Direktur Utama
DIRUT/0323 tentang Organisasi dan berdasarkan mekanisme internal
Tata Kerja PT Pos Indonesia (Persero), perusahaan dengan persetujuan
Internal Audit merupakan aparat Dewan Komisaris.
Kepala Internal Audit
Agus Trisyuwanto, Ak, CA, CGAP, CCSA
Lahir : 27 Agustus 1964
Usia : 60 Tahun
Kewarganegaraan : Indonesia
Domisili : Bandung
Dasar Penunjukan
Surat Keputusan Direksi Nomor: SK.538/DIRUT/0323 tanggal 15 Maret 2023
tentang Pengangkatan Tenaga Kerja Propesional Perusahaan (TKPP) Di
Lingkungan PT Pos Indonesia (Persero)
Periode Jabatan
15 Maret 2023 – Sekarang
Riwayat Pendidikan
• DIII Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) lulus tahun 1986
• DIV Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) lulus tahun 1993
Pengalaman Kerja
• Auditor Anggota Tim pada Deputi Bidang Pengawasan Khusus BPKP (1986-1990),
• Auditor Ketua Tim pada BPKP Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan (1994-1999)
• Kepala Seksi Pengawasan Jasa Perhubungan Darat pada Deputi Pengawasan
BUMN/D BPKP (1999-2002)
• Kepala Sub Bagian Keuangan pada BPKP Perwakilan Provinsi DKI Jakarta II
(2002-2004)
• Kepala Sub Bidang Penyelenggaraan Diklat Teknis Substantif pada Pusdiklatwas
BPKP (2004-2007)
212 Laporan Tahunan 2024
Page 214
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
• Kepala Bagian Tata Usaha pada Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Tenggara
(2007-2009)
• Kepala Bidang Program dan Sertifikasi pada Pusat Pembinaan Auditor BPKP
(2009-2012)
• Kepala Sub Direktorat Pengawasan IP Bidang Polsoskam Lainnya II (2012- 2015)
• Direktur Keuangan PPK GBK (Jan 2016-Mei 2022)
• Auditor Madya BPKP (Juni 2022-sekarang)
Auditor Internal 5. mematuhi standar profesi yang
Anggota Internal Audit wajib memiliki dikeluarkan oleh asosiasi Audit
persyaratan sebagai berikut: Internal.
1. memiliki integritas dan perilaku 6. mematuhi kode etik Audit Internal.
yang profesional, independen, jujur, 7. menjaga kerahasiaan informasi
dan objektif dalam pelaksanaan dan/atau data perusahaan terkait
tugasnya. dengan pelaksanaan tugas dan
2. memiliki pengetahuan dan tanggung jawab Audit Internal
pengalaman mengenai teknis audit kecuali diwajibkan berdasarkan
dan disiplin ilmu lain yang relevan peraturan perundang-undangan
dengan bidang tugasnya. atau penetapan atau putusan
3. memiliki pengetahuan tentang pengadilan.
peraturan perundang-undangan 8. memahami prinsip tata kelola
di bidang Pos, Pasar Modal dan perusahaan yang baik dan
peraturan perundang-undangan manajemen risiko.
terkait lainnya. 9. bersedia meningkatkan
4. memiliki kecakapan untuk pengetahuan, keahlian, dan
berinteraksi dan berkomunikasi kemampuan profesionalismenya
baik lisan maupun tertulis secara secara terusmenerus.
efektif.
Laporan Tahunan 2024 213
Page 215
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
Persyaratan Profesionalisme Internal c. Objektivitas
Audit Adalah sikap mental
1. Standar Independensi independen yang harus dimiliki
Unit dan Auditor Internal harus dan dipelihara oleh Internal
independent terhadap aktivitas Audit dalam melakukan
yang diauditnya. audit. Auditor Internal tidak
a. Unit internal audit Internal audit boleh mengesampingkan
dapat dikatakan independen pertimbangan objektivitas
apabila pelaksanaan tugas dalam melaksanakan tugas audit
audit dilakukan secara bebas karena adanya pertimbangan
dan objektif. internal audit lain. Objektivitas menghendaki
harus independen secara auditor Internal harus jujur
organisasi dan pribadi serta terhadap diri sendiri, yakin
independen dalam bersikap dan atas kehandalan hasil kerjanya,
penampilan, dengan demikian dapat dipercaya dan bebas
auditor dapat memberikan dari pengaruh pihak luar. Oleh
pendapat penting yang tidak karena itu dalam melaksanakan
memihak dan berprasangka tugas audit, Auditor Internal
buruk dalam pelaksanaan tugas harus mengambil keputusan
dan pelaporan auditnya. secara profesional, bebas
dan objektif. Untuk menjaga
b. Status organisasi
objektivitas auditor Internal
Internal Audit bertanggung
harus menghindari audit di
jawab langsung kepada Direktur
unit kerja sebelumnya dalam
Utama. Semua jajaran dalam
lingkup kerja yang menjadi
Perusahaan berkewajiban
tanggung jawabnya minimal
mendukung dan bekerja sama
dalam tenggang waktu 1 (satu)
dengan Internal Audit untuk
tahun.
memungkinkan tercapainya
tanggung jawab auditor yang d. Menjaga Integritas yaitu tidak
memadai. memanfaatkan informasi yang
diperoleh untuk kepentingan
atau keuntungan pribadi atau
hal-hal lain yang patut diduga
dapat disalahgunakan baik oleh
dirinya sendiri atau oleh pihak
lainnya yang tidak berhak.
214 Laporan Tahunan 2024
Page 216
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
2. Standar Kemampuan dan Keahlian ii. Penugasan tenaga auditor
Audit Internal harus dilakukan internal harus memenuhi
dengan kecakapan profesional syarat kemampuan teknis
yang memadai dan kecermatan tertentu secara kolektif
yang seksama. berdasarkan jenis, luas,
a. Kecakapan profesional serta kompleksitas objek
merupakan tanggung jawab audit.
unit Internal Audit dan individu iii. Keharusan untuk memelihara
Auditor Internal. Ka Internal kemampuan teknis audit
Audit hanya menugaskan melalui jenjang pendidikan
kegiatan audit kepada staf yang dan pelatihan berkelanjutan
secara kolektif telah memiliki berupa training, seminar
kecakapan profesional yang dan sebagainya, sehingga
memadai untuk melaksanakan tetap mengikuti dan paham
tugas audit tersebut. tentang perkembangan
terakhir standar, prosedur
b. Tanggung jawab unit Internal
dan teknik audit serta dunia
Audit mengenai kecakapan
usaha perusahaan.
profesional meliputi hal-hal
iv. Supervisi atas pelaksanaan
sebagai berikut :
audit internal secara
i. Pemenuhan kebutuhan
berkelanjutan mulai
tenaga auditor Internal Audit
dari perencanaan, audit
untuk memiliki individu yang
program, pelaksanaan audit,
mempunyai pengetahuan,
pelaporan dan pemantauan
kecakapan dan disiplin
tindak lanjut. Supervisi harus
ilmu yang diperlukan
dilakukan secara seksama,
dalam melaksanakan tugas
terdokumentasikan.
auditnya.
Laporan Tahunan 2024 215
Page 217
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
c. Tanggung jawab Auditor Internal v. Keharusan menggunakan
mengenai kecakapan dan kemahiran dan kecermatan
kecermatan profesional meliputi : profesional dengan
memperhatikan:
i. Kepatuhan terhadap standar
• Cakupan kerja audit yang
audit dan kode etik audit internal.
dibutuhkan untuk mencapai
ii. Penguasaan atas pengetahuan,
tujuan audit yang ditetapkan.
kecakapan dan disiplin ilmu
• Tingkat materialitas atau
tertentu yang berkaitan
signifikansi masalah.
dengan tugas audit, termasuk
• Tingkat keandalan dan
kemampuan menerapkan
efektifitas pengendalian
standar, prosedur dan teknik
internal.
audit serta praktek-praktek
• Biaya audit diperbandingkan
bisnis yang sehat.
dengan manfaat yang
iii. Kemampuan berkomunikasi baik
diperoleh.
lisan dan tulisan secara efektif
• Standar operasi yang ada
dan baik dengan pihak auditee
apakah dapat diterima dan
maupun dengan manajemen
dipatuhi.
perusahaan.
• Prinsip empat mata yaitu
iv. Keharusan menjaga tingkat
melaksanakan audit
kecermatan dan kewaspadaan
terhadap objek yang
terhadap kemungkinan
berisiko tinggi harus
penyimpangan, ketidakcermatan,
dilakukan minimal 2 (dua)
ketidakefektifan, kelemahan
orang auditor.
pengendalian internal dengan
melakukan pengujian dan
verifikasi yang memadai serta
dapat dipertanggungjawabkan.
216 Laporan Tahunan 2024
Page 218
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
3. Persyaratan Pengetahuan Auditor d. Pengoperasian komputer
Audit Internal harus dilakukan sebagai salah satu teknologi
secara profesional sehingga informasi dan pengolah data.
diperlukan standar pengetahuan e. Teknik-teknik pengendalian
dan kompetensi teknis yang harus dan audit berbasis risiko
dimiliki auditor supaya pelaksanaan guna menunjang pelaksanaan
audit dapat dilakukan secara kegiatan audit yang diwujudkan
memadai dan seksama. Pimpinan dengan penyusunan program
Internal Audit dan Auditor internal audit berbasis pada penafsiran
harus memiliki pengetahuan risiko dan eksposur yang
dan keterampilan yang memadai berdampak pada perusahaan.
tentang : f. Pelaksanaan evaluasi dan
a. Pengelolaan keuangan/ berkontribusi pada proses
akuntansi perusahaan dan manajemen risiko, pengendalian
aspek-aspek hukum dalam atas pengelolaan (governance)
proses pelaksanaan audit. dengan menggunakan
b. Proses bisnis internal, pendekatan sistematis dan
peraturan, mekanisme dan terstruktur.
prosedur yang ada di objek g. Cara mengkomunikasikan
audit yang diperlukan untuk temuan kepada pimpinan auditee
melakukan audit. dalam bentuk presentasi yang
c. Data yang diperlukan, cara fokus serta runtut dan dalam
memperoleh data, baik menyusun laporan hasil audit
menggunakan akses teknologi harus sesuai dengan standar
informasi maupun secara laporan audit yang ditetapkan.
manual, dan mampu melakukan h. Pimpinan Internal Audit dan
pengolahan data yang memadai Auditor internal harus memiliki
agar dapat memperoleh sertifikasi Qualified Internal
bukti audit untuk membuat Auditor (QIA) atau yang setara.
kesimpulan.
Laporan Tahunan 2024 217
Page 219
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
Jumlah Pegawai (Auditor Internal) Pada Internal Audit
Jumlah SDM Internal Audit sampai dengan posisi Triwulan IV tahun 2024
berjumlah sebanyak 90 orang. Bila dibandingkan dengan formasi yang ditetapkan
oleh Kepala Internal Audit, formasi secara total 93 orang
FORMASI *) EKSISTING DEVIASI (GAP)
A. INTERNAL AUDIT PUSAT
Kepala Deputi Manajer Auditor Staf Jumlah Kepala Deputi Manajer Auditor FP Jumlah Kepala Deputi Manajer Auditor FP/Staf Jumlah
Kepala Internal Audit 1 12 1 14 1 0 0 10 1 12 0 0 0 -2 0 -2
Deputi Pengawasan Keuan-
1 1 0 1 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0
gan dan Operasional
Deputi Investigasi dan
1 1 0 1 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0
Tindaklanjut
Deputi Bidang
Pengembangan Auditor dan 1 1 0 1 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0
Audit pada Anak Perusahaan
Deputi Audit dan Mitigasi 1 1 0 1 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0
Manajer Quality Assurance
1 1 0 0 1 0 0 1 0 0 0 0 0 0
dan Audit Development
Manajer Investigasi 1 1 0 0 1 0 0 1 0 0 0 0 0 0
Manajer Tindak Lanjut dan
1 1 0 0 1 0 0 1 0 0 0 0 0 0
Reporting
Sub Total 1 4 3 12 1 21 1 4 3 10 1 19 0 0 0 -2 0 -2
B. REPRESENTATIVE OFFICE Kepala Wakil Manajer Auditor Staf Jumlah Kepala Wakil Manajer Auditor Staf Jumlah Kepala Wakil Manajer Auditor Staf Jumlah
Representative Office-1 1 2 0 8 1 12 1 2 0 7 1 11 0 0 0 -1 0 -1
Representative Office-2 1 2 0 8 1 12 1 2 0 7 0 10 0 0 0 -1 -1 -2
Representative Office-3 1 2 0 8 0 11 1 2 0 7 0 10 0 0 0 -1 0 -1
Representative Office-4 1 2 0 8 0 11 1 2 0 8 0 11 0 0 0 0 0 0
Representative Office-5 1 2 0 8 2 13 1 2 0 9 2 14 0 0 0 1 0 1
Representative Office-6 1 2 0 12 0 16 1 3 0 14 0 18 0 0 0 2 0 2
Sub Total 6 13 0 52 4 75 6 13 0 52 3 74 0 0 0 0 -1 -1
Total 7 17 3 64 5 96 7 17 3 62 4 93 0 0 0 -2 -1 -3
Sertifikasi Auditor Internal
Sertifikasi yang dimiliki oleh personil SDM Internal Audit PT Pos Indonesia
(Persero) Antara lain :
1. Profesional Internal Audit (PIA);
2. Qualified Internal Audit (QIA);
3. Dasar – dasar pemeriksaan;
4. Penyusunan PKAT Berbasis Risiko;
5. Penulisan Hasil Audit yang efektif;
6. Komunikasi dan Psikologi pemeriksaan;
7. Audit forensik;
8. Audit investigasi;
9. Brevet Pajak.
218 Laporan Tahunan 2024
Page 220
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
Struktur dan Kedudukan Internal Audit berdasarkan Keputusan Direksi
Berdasarkan Keputusan Bersama Keputusan Direksi Nomor KD07/
Dewan Komisaris dan Direksi PT DIRUT/0923 Tanggal 11 September
Pos Indonesia (Persero) Nomor: 244/ 2023 tentang Perubahan Pertama
DEKOM/0922 dan Nomor:KD077/ Atas Keputusan Direksi PT Pos
DIRUT/0922 Tentang Piagam Audit Indonesia (Persero) Nomor
Internal. Struktur dan : KD.013/DIRUT/0323 tentang
kedudukan Internal Audit adalah: Organisasi dan Tata Kerja PT Pos
1. Posisi Internal Audit dalam struktur Indonesia (Persero) .
organisasi berada langsung di
Pelaksanaan Tugas Internal Audit
bawah Direktur Utama.
Program Kerja Internal Audit tahun
2. Internal Audit dipimpin oleh
2024 meliputi antara lain :
seorang Kepala yang diangkat dan
1. Audit Rutin Dengan Framework
diberhentikan oleh Direktur Utama
Risk Based Internal Audit (RBIA)
berdasarkan mekanisme internal
Berdasarkan PKAT di tahun 2024,
perusahaan dengan persetujuan
target Audit KCU/KC tahun 2024
Dewan Komisaris.
berjumlah 124 objek audit (75 KCU/
3. Kepala Internal Audit dibantu oleh
KC, 6 Kantor Regional, 31 Divisi
beberapa orang Deputi Internal
Pusat, 12 Audit non PKAT). Realisasi
Audit yang bertanggungjawab
PKAT audit KCU/KC/Divisi sampai
secara langsung kepada Kepala
dengan Triwulan IV tahun 2024
Internal Audit.
berdasarkan Surat Tugas sebanyak
4. Internal Auditor Pusat
138 objek audit atau 111% dari
bertanggungjawab secara langsung
rencana tahun 2024 sebanyak 124
kepada Deputi yang ditunjuk dan
objek audit dan 85% dari rencana
Internal Auditor Representative
Triwulan IV tahun 2024 sebanyak
Officebertanggungjawab kepada
44 objek audit.
Kepala Representative Office.
2. Melaksanakan Audit Penugasan
5. Internal Audit dilarang melakukan
Tertentu
perangkapan tugas dan jabatan
• Audit tujuan tertentu piutang KCU
dari pelaksanaan internal audit
Jayapura
dengan pelaksanaan kegiatan
• Audit tujuan tertentu Pos Logistik
operasional Perusahaan
• Reviu Seat Management KCP LPU
maupun anak Perusahaan dan
• Reviu Penilaian Peringkat
afiliasinya. Kedudukan Internal
Komposit Risiko Tahun 2023 dan
dalam struktur perusahaan
Triwulan I Tahun 2024
Laporan Tahunan 2024 219
Page 221
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
• Pendampingan Penyusunan 4. Monitoring dan Evaluasi
Internal Control Testing Risiko Monitoring terhadap tindak lanjut
Utama RKAP 2024 hasil audit internal berbasis
• Reviu Internal Representatives risiko (RBIA) di Kantor Regional
Office 5 Surabaya dilakukan oleh Internal Audit
• Audit evaluasi penerapan Pusat, sedangkan tindak lanjut
manajemen resiko hasil audit internal berbasis
• Audit CBP tahun 2024 Risiko (RBIA) di KCU/KC dilakukan
3. Melaksanakan Audit Investigatif oleh Representative Office (RO).
• Pra Audit Investigasi Laporan Pelaksanaan monitoring dan
pengaduan melalui WBS evaluasi dilakukan menggunakan
• penyimpangan penyaluran beras google drivesecara periodik
PNS distrik pedalaman provinsi mingguan.
Papua dan Papua Barat tahun 5. Capacity building untuk
2023 pengembangan knowledge dan
• Investigasi penyaluran dana cakrawala auditor dalam rangka
BPNT tahun 2022 dan PKH tahap meningkatkan kualitas dan
4 tahun 2023 Kabupaten Nduga performa
KCU Jayapura • Sertifikasi Auditor: QIA Manajerial
• Audit Investigasi KCP Batutungku • Sertifikasi Auditor: QIA Tingkat
dan KCP Pleihari Lanjutan
• Investigasi Pos Logistik • Sertifikasi Professional
• Investigasi KC Depok Recognition Program (PRP) For
• Investigasi pengalihan merchant Qualified Internal Auditor (QIA)
QRIS pada VA Pos Internasional • Pelatihan QIA Tingkat Dasar
• Investigasi dugaan • Forum Komunikasi Satuan
penyalahgunaan wewenang pada Pengawas Internal
divisi GRC • Workshop Investigation & Fraud
• Investigasi KCU Kendari Detection For Internal Auditors
• Investigasi KCU Pekanbaru
• Investigasi KCU Bengkulu
220 Laporan Tahunan 2024
Page 222
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
AKUNTAN PERSEROAN
Usulan Kantor Akuntan Publik (KAP) Nama dan tahun KAP yang melakukan
untuk Audit Laporan Keuangan audit Laporan Keuangan Tahunan 5
Perseroan dan Laporan Keuangan tahun terakhir
TJSL PT Pos Indonesia (Persero) 1. 2020 : KAP Paul Hadiwinata,
Tahun 2024, serta memperhatikan Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan
Keputusan Rapat Umum Pemegang & Rekan
Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2. 2021 : KAP Paul Hadiwinata, Hidajat,
2023 PT Pos Indonesia (Persero) Arsono, Retno, Palilingan & Rekan
tanggal 18 Juli 2024, dengan ini 3. 2022 : KAP Paul Hadiwinata,
kami selaku RUPS PT Pos Indonesia Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan
(Persero) melalui Surat Nomor : & Rekan
S-614/MBU/11/2024 , Menetapkan KAP 4. 2023 : KAP Hendrawinata, Hanny,
Kanaka Puradiredja, Suhartono (Nexia Erwin & Sumargo
International Limited) sebagai auditor 5. 2024 : KAP Kanaka Puradiredja,
eksternal untuk melakukan audit Suhartono
Laporan Keuangan Konsolidasian Selama pelaksanaan audit tidak
Perseroan dan Laporan Keuangan memperoleh hambatan dalam
Pelaksanaan Program Pendanaan mengakses dokumen yang dibutuhkan.
Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK) Hasil audit telah disampaikan dalam
PT Pos Indonesia (Persero) untuk laporan audit dan permasalahan
Tahun Buku yang berakhir pada yang ada telah disampaikan melalui
tanggal 31 Desember 2024. management letter kepada Direksi.
Jasa yg diberikan adalah General Audit
Berikut daftar Akuntan Publik dan KAP
atas Laporan Keuangan Konsolidasian
yang melakukan audit atas laporan
PT Pos Indonesia (Persero) dan TJSL
keuangan peseroan selama 5 Tahun
Tahun 2023 termasuk Audit atas
terakhir:
Bantuan Operasional LPU sesuai
1. 2020 : Drs. Sikanto, Ak, CA, CPA., MM.
Prosedur Yang Disepakati. Fee untuk
2. 2021 : Drs. Sikanto, Ak, CA, CPA., MM.
jasa yang diberikan akuntan publik
3. 2022 : Drs. Sikanto, Ak, CA, CPA., MM.
adalah Rp 1.332.000.000,- (satu miliar
4. 2023 : Leknor Joni, CPA
tiga ratus tiga puluh dua juta rupiah).
5. 2024 : Desman P. I. Tobing, CPA
Laporan Tahunan 2024 221
Page 223
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
Akuntan publik juga memberikan jasa:
1. A1. Audit Laporan Keuangan
MANAJEMEN
Tahunan;
2. Evaluasi Kinerja Perusahaan;
RISIKO
3. Evaluasi Key Performance Manajemen Risiko merupakan
Indicators; bagian dari Tata Kelola Perusahaan,
4. Audit Kepatuhan Terhadap oleh karena itu Pemerintah selaku
Peraturan Perundang-undangan; pemegang saham telah menunjukkan
5. Audit Kepatuhan Perusahaan komitmennya terhadap pentingnya
Terhadap Sistem Pengendalian manajemen risiko. Hal ini dibuktikan
Internal; dengan diterbitkannya Peraturan
6. Audit Laporan Keuangan Menteri BUMN Nomor : PER-1/MBU/2011
Pelaksanaan Tanggung Jawab tentang Tata Kelola Perusahaan yang
Sosial dan Lingkungan; baik pada BUMN sebagaimana telah
7. Audit Kepatuhan Pelaksanaan TJSL diubah dengan PER-09/MBU/2012
Terhadap Peraturan Perundang-
tanggal 6 Juli 2012 tentang perubahan
undangan;
atas Permen BUMN Nomor PER-01/
8. Audit Kepatuhan Pelaksanaan
MBU/2011 dan Peraturan Menteri
TJSL Perusahaan Terhadap Sistem
Badan Usaha Milik Negara Republik
Pengendalian Internal;
Indonesia Nomor PER-5/MBU/09/2022
9. Audit atas penerapan Prosedur
tanggal 01 September 2022 tentang
yang Disepakati - mengenai
Aktivitas Layanan Pos Universal; Penerapan Manajemen Risiko Pada
10. Audit atas penerapan Prosedur Badan Usaha Milik Negara, serta
yang Disepakati - pengisian SOE Peraturan Menteri Badan Usaha Milik
Anaplan BUMN Negara Nomor : PER-2/MBU/03/2023
Tentang Pedoman Tata Kelola dan
Kegiatan Korporasi Signifikan Badan
Usaha Milik Negara PT Pos Indonesia
( Persero ) telah memiliki Kebijakan
dan Pedoman Manajemen Risiko yang
terbaru dan telah disesuaikan yaitu
dalam bentuk Keputusan Direksi PT
Pos Indonesia (Persero) Nomor : KD
193/DIRUT/1223 tanggal 29 Desember
222 Laporan Tahunan 2024
Page 224
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
2023 tentang Kebijakan dan Pedoman dan pelaksanaan kegiatan Asesmen
Umum Penerapan Manajemen Risiko Mandiri oleh Risk Ownerdengan
Risiko. Tujuan penyusunan Pedoman Daftar Risiko (Risk Register) sebagai
Manajemen Risiko tersebut adalah output atas pelaksanaannya, maka
untuk mengatur pelaksanaan telah ditetapkan Pedoman, petunjuk
implementasi Manajemen Risiko pelaksanaan dan petunjuk teknis yaitu
di lingkungan perusahaan dan : Keputusan Direksi PT Pos Indonesia
memastikan agar pengelolaan risiko (persero) Nomor : KD. 080/DIRUT/ 0922
bisnis perusahaan dapat berlangsung tentang Sistem Informasi Manajemen
secara terstruktur dan sistematis. Risiko PT POS Indonesia (PERSERO).
Sistem Manajemen Risiko Prinsip-Prinsip Manajemen Risiko
Penerapan manajemen risiko Manajemen risiko bertujuan untuk
Perusahaan, PT Pos Indonesia menciptakan nilai tambah dan
(persero) didukung dengan teknologi melindungi Perusahaan. Dengan
informasi sebagai bagian dari menerapkan manajemen risiko,
proses asesmen dan mitigasi risiko, Perusahaan dapat meningkatkan
sebelumnya telah diatur tentang kinerja, mendorong inovasi agar tujuan
Daftar Risiko kantor Regional dan Unit Perusahaan dapat tercapai. Prinsip-
Pelaksana Teknis dengan Keputusan prinsip manajemen risiko yang
Direksi PT Pos Indonesia (Persero) digunakan adalah :
Nomor: KD.140/DIRUT/1218 tanggal 1. Terintegrasi (integrated);
26 Desember 2018, dan selanjutnya 2. Terstruktur dan komprehensif
proses asesmen dan mitigasi risiko (structured and comprehensive);
yang dilakukan di seluruh level 3. Disesuaikan (costumized);
Perusahaan baik di Kantor Pusat, 4. Inklusif (inklusive);
Kantor Regional dan Unit Pelaksana 5. Bersifat dinamis (dynamic);
Teknis telah terstandarisasi dalam 6. Informasi terbaik yang tersedia
website dengan alamat:https:// (best available information);
simaris.posindonesia.co.id. 7. Mempertimbangkan faktor
Dalam pemanfaatan website manusia dan budaya (human and
Sistem Informasi Manajemen culturalfactor);
Risiko (SIMARIS) dan agar terdapat 8. Perbaikan secara berkelanjutan
panduan atau petunjuk pengisian (continual improvement).
Laporan Tahunan 2024 223
Page 225
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
Kerangka Kerja Manajemen Risiko a. Mempertimbangkan seluruh
Kerangka kerja Manajemen Risiko aspek perusahaan ke dalam
disusun untuk membantu Perusahaan kerangka kerja;
dalam mengintegrasikan Manajemen b. Mengesahkan kebijakan yang
Risiko ke sistem manajemen yang menjabarkan komitmen,
berlaku di lingkungan Perusahaan rencana dan aksi perusahaan
sehingga penerapan Manajemen terkait Manajemen Risiko;
Risiko dapat berjalan secara efektif c. Memastikan tersedianya
dan efisien dan selaras dengan seluruh sumber daya untuk mengelola
strategi Perusahaan. Efektivitas risiko;
penerapan Manajemen Risiko d. Memberikan kewenangan,
bergantung pada integrasi Manajemen tanggung jawab dan
Risiko dengan tata kelola Perusahaan akuntabilitas di seluruh level
termasuk pada saat pengambilan perusahaan sesuai dengan
keputusan Perusahaan. Berikut adalah perannya masing-masing.
kerangka kerja Manajemen Risiko yang 2. lntegrasi (Integration)
disusun dengan mempertimbangkan Manajemen Risiko diintegrasikan
prinsip-prinsip Manajemen Risiko dan dengan proses bisnis Perusahaan
karakterisik Perusahaan, yaitu: dengan memperhatikan struktur,
1. Kepemimpinan dan Komitmen karakteristik dan konteks
(Leadership and Commitment) Perusahaan. Seluruh Risiko
Dalam mengimplementasikan dikelola di setiap level struktur
Manajemen Risiko, Direksi Perusahaan dan seluruh karyawan
sebagai penanggung jawab bertanggung jawab untuk
atas pengelolaan risiko di level mengelola risiko sampai level yang
perusahaan perlu memberikan diterima oleh Perusahaan.
arahan kepada seluruh elemen
3. Perancangan Kerangka Kerja
organisasi perusahaan sebagai
Dalam merancang kerangka kerja
bentuk nyata adanya komitmen
Manajemen Risiko, Perusahaan
Direksi. Komitmen tersebut
harus mempertimbangkan hal-hal
dibutuhkan untuk memastikan
sebagai berikut:
Manajemen Risiko berjalan
a. Konteks internal dan eksternal
dengan efektif dan menciptakan
perusahaan;
nilai tambah bagi Perusahaan.
b. Penyusunan kebijakan
Direksi dapat melakukan kegiatan-
Manajemen Risiko;
kegiatan sebagai berikut:
224 Laporan Tahunan 2024
Page 226
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
c. Penetapan peran, wewenang, relevan dengan kebutuhan
tanggung jawab dan dan tujuan yang ingin dicapai
akuntabilitas seluruh pihak di Perusahaan.
perusahaan dalam mengelola
5. Evaluasi dan Pengawasan
Manajemen Risiko;
Perusahaan perlu melakukan
d. Alokasi sumber daya;
evaluasi terhadap kerangka
e. Melakukan komunikasi dan
kerja Manajemen Risiko secara
konsultasi dengan Stakeholder.
periodik. Hal ini dilakukan dengan
4. lmplementasi (Implementation) tujuan untuk memastikan bahwa
Untuk mengimplementasikan kerangka kerja Manajemen Risiko
kerangka kerja Manajemen Risiko telah berjalan efektif dan secara
di Perusahaan, Perusahaan perlu berkesinambungan mendukung
melakukan beberapa hal sebagai pencapaian sasaran Perusahaan.
berikut: Dalam mengevaluasi efektivitas
a. Menerapkan kebijakan dan kerangka kerja Manajemen Risiko,
proses Manajemen Risiko yang Perusahaan perlu melakukan
relevan dan terintegrasi dengan kegiatan sebagai berikut:
proses bisnis Perusahaan. a. Menyusun indikator pengukuran
b. Membuat rencana kerja implementasi Manajemen
Manajemen Risiko yang memuat Risiko Perusahaan. lndikator
kegiatan yang akan dilakukan, pengukuran harus selaras
waktu pelaksanaan, alokasi dengan tujuan Perusahaan
sumber daya beserta strategi menerapkan Manajemen Risiko;
pelaksanaan yang tepat. b. Melakukan evaluasi dengan
c. Menetapkan mekanisme menggunakan indikator yang
pengambilan keputusan dan telah ditetapkan secara berkala;
pihak yang berwenang untuk c. Mengukur perkembangan dan
mengambil keputusan. penyimpangan antara rencana
d. Seluruh kegiatan dan hasil kerja Manajemen Risiko yang
kegiatan telah sesuai dengan telah ditentukan sebelumnya
peraturan perundang- dengan realisasi;
undangan yang berlaku. d. Melakukan evaluasi secara
e. Mengomunikasikan dan berkala apakah kerangka
melakukan konsultasi kerja, kebijakan dan rencana
dengan Stakeholder untuk Manajemen Risiko masih
memastikan bahwa kerangka relevan dengan konteks internal
kerja Manajemen Risiko masih dan eksternal Perusahaan
terkini;
Laporan Tahunan 2024 225
Page 227
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
e. Mendokumentasikan dan Proses Manajemen Risiko
melaporkan pelaksanaan
Secara umum proses pemantauan
rencana dan kebijakan
dan evaluasi manajemen risiko terdiri
Manajemen Risiko di lingkungan
dari:
Perusahaan; dan
A. Pemantauan dan Evaluasi Risiko
f. Mengevaluasi efektivitas dari
atas Pelaksanaan perlakuan Risiko
kerangka kerja Manajemen
1. Pemantauan dan evaluasi
Risiko.
Risiko dilakukan terhadap
6. Perbaikan (Improvement) Risiko Utama hasil lntegrasi
Berdasarkan hasil evaluasi yang Risiko antara lnduk dan Anak
dilakukan, Perusahaan perlu Perusahaan.
melakukan penyesuaian kerangka 2. Pemantauan dan evaluasi Risiko
kerja Manajemen Risiko agar dilakukan untuk mengevaluasi
kerangka Manajemen Risiko tetap kualitas pelaksanaan
relevan seiring dengan adanya Manajemen Risiko sesuai dengan
perubahan eksternal dan internal perencanaan Manajemen
perusahaan. Perbaikan kerangka Risiko yang telah disusun
kerja Manajemen Risiko harus dalam dokumen perencanaan
dilakukan secara berkelanjutan strategis dibandingkan dengan
untuk meningkatkan kesesuaian, pencapaian kinerja atas target
kecukupan dan efektivitas dari sasaran dan strategi yang
kerangka Manajemen Risiko telah ditetapkan.
agar Manajemen Risiko tetap 3. Dewan Komisaris melalui
terintegrasi dengan proses bisnis Komite Pemantau Manajemen
Perusahaan. Perusahaan perlu Risiko, Usaha dan lnvestasi
menindaklanjuti hasil evaluasi (KPMRUI) melakukan evaluasi
kerangka kerja Manajemen Risiko Terintegrasi paling
Risiko dengan menyusun strategi sedikit setiap bulan.
perbaikan dan/atau penyesuaian, 4. Pemantauan dan Evaluasi
termasuk di dalamnya kebijakan, yang dilakukan oleh Direksi
tata kerja dan perencanaan yang dan Dewan Komisaris meliputi
akan dilakukan. realisasi atas pencapaian
kinerja, Risiko utama yang
masih mempengaruhi sasaran
dan strategi perusahaan ke
depan hingga akhir tahun dan
realisasi pelaksanaan Audit
Intern.
226 Laporan Tahunan 2024
Page 228
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
B. Pelaporan 3. Proses pemantauan dan
Penyampaian laporan Manajemen evaluasi yang dilakukan oleh
Risiko pada terdiri dari 2 jenis Kementerian BUMN tidak
laporan: memindahkan atau melepaskan
1. Laporan Eksternal kepada tanggung jawab Direksi dan
Kementerian BUMN Dewan Komisaris atas seluruh
Penyampaian laporan Risiko yang dihadapi oleh
Manajemen Risiko kepada Perusahaan (baik induk dan
Kementerian BUMN terdiri dari: anak perusahaan) dan akibat
a. Laporan penerapan yang ditimbulkan dari Risiko
Manajemen Risiko. tersebut.
b. Laporan Audit Intern. 4. Proses pemantauan dan
c. Laporan pencapaian kinerja. evaluasi yang dilakukan oleh
Struktur dan muatan informasi Direksi dan Dewan Komisaris
masing-masing laporan tidak memindahkan atau
terdapat dalam Pedoman pelepaskan tanggung jawab
Pelaporan Manajemen Risiko. Pemilik Risiko atas seluruh
2. Laporan Internal Risiko di wilayah kerjanya
Penyampaian laporan masing-masing.
Manajemen Risiko internal 5. Evaluasi terhadap pelaporan
baik yang bersifat rutin Manajemen Risiko Perusahaan
maupun insidental mengacu dilakukan secara menyeluruh
pada kebutuhan dan informasi sebagai bagian dari evaluasi
dari Unit Kerja/Fungsi/Bagian kinerja Perusahaan.
Manajemen Risiko. 6. Pencapaian kinerja perusahaan
merupakan realisasi target dari
C. Evaluasi Kinerja
sasaran dan strategi yang telah
1. Untuk keperluan penyampaian
ditetapkan dalam dokumen
pelaporan kepada kementerian
perencaan strategis yang
BUMN, Perusahaan melakukan
penyusunannya telah berbasis
pemantauan dan evaluasi atas
risiko.
integrasi risiko antara induk
7. Evaluasi akan dilakukan
dan anak Perusahaan.
terhadap kualitas pelaksanaan
2. Pelaksanaan perlakuan risiko
Manajemen Risiko dan
utama yang merupakan risiko
pencapaian kinerja yang
integrasi perusahaan menjadi
menghasilkan peringkat Risiko
tugas dan tanggung jawab
Perusahaan sebagai indikator
Direksi dan Dewan Komisaris.
penilaian kepada Direksi dan
Dewan Komisaris.
Laporan Tahunan 2024 227
Page 229
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
8. Hasil evaluasi kinerja dalam mencapai tujuan. Model Tiga
yang berkaitan dengan Lini juga bertujuan untuk memastikan
Manajemen Risiko akan bahwa kegiatan dan tujuan organisasi
menjadi pertimbangan dalam selaras dengan kepentingan pemangku
penyusunan rekomendasi dan kepentingan baik dari internal maupun
peyiapan kebijakan mitigasi eksternal organisasi.
Risiko yang diperlukan di 1. Prinsip-prinsip pada Model Tiga Lini
tingkat Perusahaan khususnya a. Prinsip 1: Tata Kelola
serta ditingkat Portofolio BUMN. Tata kelola organisasi membutuhkan
9. Proses evaluasi selanjutnya struktur dan proses-proses yang
akan dijelaskan tersendiri dalam memadai dan yang memungkinkan:
petunjuk teknis Pelaporan i. Akuntabilitas oleh organ
Manajemen Risiko. pengurus kepada pemangku
Bentuk-bentuk laporan kepentingan dalam
sebagaimana tercantum di atas melakukan pengawasan
dapat berbentuk fisik, digital organisasi dengan integritas,
ataupun tersimpan dalam kepemimpinan dan
perangkat/sistem informasi keterbukaan.
manajemen risiko yang dimiliki ii. Tindakan-tindakan (termasuk
Perusahaan. mengelola risiko) oleh
manajemen untuk mencapai
Organisasi dalam Penerapan
tujuan organisasi melalui
Manajemen Risiko PT Pos Indonesia
pengambilan keputusan
(Persero)
berbasis risiko dan penerapan
Dalam rangka membangun kapabilitas
sumberdaya.
manajemen risiko di seluruh jajaran
iii. Keyakinan dan wawasan oleh
dan proses bisnis organisasi yang
fungsi Internal Audit yang
sering dikenal sebagai Enterprise
independen untuk memberikan
Risk Management (ERM), maka
kejelasan dan keyakinan
Perusahaan menerapkan konsep
serta mempromosikan dan
Model Tiga Lini (Three Lines Model).
memfasilitasi pengembangan
Model Tiga Lini adalah konsep
berkelanjutan melalui tanya-
yang bertujuan untuk membantu
jawab yang mendalam dan
Perusahaan dalam mengidentifikasi
komunikasi yang berwawasan.
rancangan dan prosedur yang
terkemuka dengan menyediakan tata
kelola dan manajemen risiko yang
kuat guna mendukung Perusahaan
228 Laporan Tahunan 2024
Page 230
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
b. Prinsip 2: Peran Organ Pengurus c. Prinsip 3: Peran Manajemen dan
i. Organ pengurus memastikan: Lini Pertama dan Kedua
• Struktur dan proses- Tanggung jawab manajemen
proses yang memadai untuk mencapai tujuan
telah tersedia untuk organisasi mencakup peran
pelaksanaan tata kelola lini pertama dan kedua. Peran
yang efektif. lini pertama secara langsung
• Tujuan dan aktivitas selaras dengan penyediaan
organisasi telah selaras produk dan jasa kepada
dengan kepentingan pelanggan, termasuk fungsi-
utama para pemangku fungsi pendukung (support)
kepentingan. dalam Perusahaan. Peran lini
ii. Organ Pengurus: kedua memberikan bantuan
• Mendelegasikan tanggung dan dukungan terkait dengan
jawab dan menyediakan penyediaan infrastruktur
sumberdaya kepada pengelolaan risiko.
manajemen untuk d. Prinsip 4: Peran Uni Ketiga
mencapai tujuan organisasi Internal Audit memberikan
serta memastikan keyakinan atau jaminan dan
terpenuhinya kepatuhan advis yang bersifat independen
terhadap hukum, ketentuan dan objektif mengenai
perundang-undangan dan kecukupan dan efektivitas tata
nilai-nilai etika. kelola dan manajemen risiko.
• Membentuk dan Hal ini dapat tercapai melalui
mengawasi fungsi Internal penerapan yang kompeten
Audit yang independen, dari proses-proses, keahlian,
objektif, dan kompeten, dan wawasan yang sistematis
guna memberikan dan terstruktur. Internal
kejelasan dan keyakinan Audit melaporkan temuannya
atas progres terhadap kepada manajemen dan organ
pencapaian tujuan pengurus untuk mendorong dan
organisasi. memfasilitasi pengembangan
berkelanjutan.
Laporan Tahunan 2024 229
Page 231
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
e. Prinsip 5: lndependensi Uni f. Prinsip 6: Menciptakan dan
Ketiga Melindungi Nilai
lndependensi Internal Audit dari Semua peran bekerja Bersama
tanggung jawab manajemen secara kolektif berkontribusi
adalah krusial terkait dalam menciptakan dan
keobjektifan, kewenangan, dan menjaga nilai dimana semua
kredibilitasnya. lndependensi selaras satu sama lain dan
ini dibangun melalui: dengan kepentingan yang
akuntabilitas kepada organ menjadi prioritas pemangku
pengurus, akses tak terbatas kepentingan. Keselarasan
pada sumber daya manusia, aktivitas dicapai melalui
sumber daya organisasi, dan komunikasi, kerja sama, dan
data yang dibutuhkan untuk kolaborasi. Hal ini memastikan
menyelesaikan pekerjaannya, keandalan, keterkaitan dan
dan bebas dari bias atau transparasi dari informasi yang
campur tangan pihak lain dalam dibutuhkan dalam pembuatan
perencanaan dan menjalankan keputusan berbasis risiko.
kegiatan audit.
Model Tata Kelola Risiko Three Line Model
Dewan Komisaris
Direksi
PT Pos Indoneasia (Persero)
Eksternal
Regulator
Auditor
First Line (1st Line) Second Line (2nd Line) Third Line (3rd Line)
Fungsi yang memberikan
Fungsi Operasional dan Fungsi yang assurance secara independen
Bisnis yang menangani menetapkan kebijakan tentang penanganan risiko,
Risiko (Risk Owner/ dan memonitor Risiko kebijakan risiko, dan monitor
Pemilik Risiko) risiko
230 Laporan Tahunan 2024
Page 232
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
2. Fungsi dan peran masing-masing c. Lini 3 (ketiga) sebagai fungsi
lini dalam tata kelola Model Tiga Audit Intern merupakan unit
lini (Three Lines Model) yang memastikan tata kelola
a. Lini 1 (pertama) sebagai unit dan pengendalian Risiko
pemilik risiko merupakan unit diterapkan secara efektif oleh
yang langsung mengidentifikasi Perusahaan.
dan mengelola Risiko dalam 3. Organ pengelola Risiko dalam
proses bisnis; Penerapan Manajemen Risiko
b. Lini 2 (kedua) sebagai terdiri dari:
fungsi Manajemen Risiko a. Dewan Komisaris/Dewan
dan kepatuhan independen Pengawas;
merupakan unit yang mengukur, b. Direksi;
memantau dan memperlakukan c. Komite Audit;
risiko secara agregat, d. Komite Pemantau Manajemen
mengembangkan metodologi Risiko, Usaha dan lnvestasi
dan kebijakan Manajemen (KPMRUI);
Risiko perusahaan; dan e. Direktur yang Membidangi
Pengelolaan Risiko;
f. Direktur yang Membidangi
Pengelolaan keuangan; dan
g. Internal Audit.
Dewan
komisaris
Komite Pemantau
Manajemen Risiko, Komite Audit
Usaha dan Investasi
Board of
(KPMRUI) Director
(BOD)
Komite Risiko dan
Ketaatan
Direktur Keuangan dan
manajemen Risiko
Lini 1 Lini 2 Lini 3
Pemilik Risiko Fungsi Manajemen Internal Audit
(Kantor Pusat, Risiko pada Divisi Garis Pertanggungjawaban
Regional, UPT dan Governance, Risk
Anak Perusahaan) and Compliance Garis Komunikasi
Laporan Tahunan 2024 231
Page 233
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
Reviu Sistem Manajemen Risiko Tahun untuk Kinerja Tahun 2023 PT Pos
2023 Indonesia (Persero) adalah sebesar 2,2
Penilaian Risk Maturity Index (RMI) yang menunjukan pada bahwa tahun
2024 Untuk Kinerja Tahun 2023 PT buku/kinerja 2023 Sistem dan Praktik
Pos Indonesia (Persero) Kegiatan Manajemen Risiko PT Pos Indonesia
Penilaian Risk Maturity Index (RMI) (Persero) berdasarkan Juknis SK-8
untuk Kinerja Tahun 2023 PT Pos berada di Fase Berkembang.
Indonesia (Persero) telah rampung
Hasil penilaian RMI pada tahun kinerja
dijalankan oleh Konsultan Independen
2023 tersebut dinilai telah menunjukan
PT RAP Asia Consulting. Kegiatan
hasil yang cukup memuaskan,
penilaian dijalankan dengan mengacu
khususnya jika memandang
pada Petunjuk Teknis No. SK-8/DKU.
banyaknya hal/kriteria baru sebagai
MBU/12/2023 dan Peraturan Menteri
standar acuan penilaian dimana
Badan Usaha Milik Negara Republik
kriteria tersebut baru diperkenalkan
Indonesia No. PER-2/MBU/03/2023
dalam PER-2 dan Juknis-juknis
melalui metode survei kuesioner
yang penetapannya pada tengah dan
untuk menjaring persepsi insan
akhir tahun 2023. Sebagai langkah
PT POS, metode reviu dan analisis
pengembangan yang berkelanjutan,
data serta dokumen yang berlaku
PT POS kemudian direkomendasikan
atau diimplementasikan sepanjang
untuk terus mengembangkan tingkat
1 Januari - 31 Desember 2023, serta
kematangan manajemen risikonya
metode wawancara selektif sebagai
dengan mengacu pada 4 (empat)
langkah konfirmasi.
konsep rekomendasi utama. Adapun
Berdasarkan ketiga metode keempat konsep rekomendasi
penilaian tersebut kemudian tersebut kemudian akan didetailkan
diperoleh kesimpulan bahwa Tingkat ke dalam 42 aktivitas utama yang
Kematangan Penerapan Manajemen harapannya akan dapat ditindaklanjuti
Risiko atau Risk Maturity Index (RMI) dalam kurun waktu 2024 – 2029.
Proyeksi Skor Dimensi RMI, Jumlah Aktivitas Utama dan Aktivitas Rutin
Untuk Tahun 2025 s.d. 2029
Fase Fase Fase Fase
Berkembang Berkembang (+) Praktik yang Baik Praktik yang Baik (+)
• Aktivitas utama adalah aktivitas
yang direkomendasikan untuk
11
26
dijalankan pada tahun berjalan
24 • Aktivitas rutin adalah aktivitas
17 21 utama yang perlu dijalankan
secara rutin untuk memenuhi
24
kriteria yang terkait
• proyeksi skor merupakan proyeksi
skor dimensi RMI dan tidak
18 mempertimbangkan penyesuaian
dari skor aspek kinerja
8
5
4 3
2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029
232 Laporan Tahunan 2024 Aktivitas Utama Aktivitas Rutin Skor RMI
Page 234
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
Kategori Risiko Yang Dihadapi 3. Risiko Keuangan, yaitu segala
Berdasarkan Keputusan Direksi macam risiko yang berkaitan
Nomor: KD.071/DIRUT/1020 pada dan berdampak pada keuangan
tanggal 5 oktober 2020 tentang perusahaan, meliputi :akuntansi
Pedoman Penerapan Manajemen dan administrasi, kredit atau
Risiko, risiko-risiko yang dapat piutang, likuiditas, perpajakan,
mempengaruhi strategi dan tujuan penganggaran (budgeting) dan
perusahaan dikategorikan menjadi 5 seterusnya.
(lima) jenis risiko, yang terdiri dari: 4. Risiko Hukum dan Kepatuhan, yaitu
1. Risiko Strategis, yaitu risiko risiko perusahaan karena adanya
yang disebabkan oleh penetapan kelemahan aspek yuridis yang
strategi dan pengambilan berdampak pada konsekuensi
keputusan bisnis perusahaan yang hukum, ketidakpatuhan terhadap
tidak tepat serta kurang responsive peraturan perundang-undangan
terhadap perubahan lingkungan atau ketentuan yang berlaku baik
usaha, meliputi: perencanaan internal maupun eksternal serta
(planning), proyek strategis risiko yang berhubungan dengan
(project strategy), tanggung peraturan/kebijakan dari regulator.
jawab perusahaan (corporate 5. Risiko Reputasi, yaitu risiko yang
responsibility), kemampuan dapat menimbulkan persepsi
bertahan (suistainability), factor negatif terhadap perusahaan
eksternal (external factors) dan atau munculnya publikasi negatif
seterusnya. terkait perusahaan yang dapat
2. Risiko Operasi, yaitu risiko yang mengakibatkan kepercayaan
berhubungan dengan proses stakeholder menurun.
bisnis, karyawan serta teknologi
Pengelolaan Risiko
yang mempengaruhi operasional
Tahapan penanganan risiko
perusahaan secara langsung
berdasarkan Keputusan Direksi
maupun tidak langsung yang
Nomor: KD.071/DIRUT/1020 pada
dapat menimbulkan kerugian
tanggal 5 oktober 2020 tentang
perusahaan, meliputi : aset
Pedoman Penerapan Manajemen
perusahaan, sumber daya manusia,
Risiko, meliputi:
teknologi informasi, kualitas
1. Memilih opsi penanganan risiko
layanan dan mutu, kejadian dari
yang akan dijalankan. Opsi
eksternal yang mempengaruhi
penangan risiko dapat berupa:
operasional organisasi dan
seterusnya.
Laporan Tahunan 2024 233
Page 235
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
a. Mengurangi kemungkinan • Sasaran atau kegiatan yang
terjadinya risiko, yaitu terkait risiko tersebut bukan
penanganan terhadap penyebab merupakan tugas dan fungsi
risiko agar peluang terjadinya utama dalam pelaksanaan
risiko semakin kecil. visi dan misi organisasi; dan
b. Menurunkan dampak terjadinya • Penggunaan opsi ini disetujui
risiko, yaitu penanganan oleh atas risk owner
terhadap dampak risiko apabila e. Menerima risiko, yaitu
risiko terjadi agar dampaknya penanganan risiko dengan tidak
semakin kecil. melakukan tindakan apapun
c. Mengalihkan risiko, yaitu terhadap risiko tersebut. Opsi
penanganan risiko dengan ini diambil apabila:
memindahkan sebagian atau • Upaya penurunan level
seluruh risiko, baik penyebab risiko di luar kemampuan
dan/atau dampaknya, ke- organisasi;
instansi/entitas lainnya. Opsi ini • Sasaran atau kegiatan
diambil dalam hal: yang terkait risiko tersebut
• Pihak lain tersebut memiliki merupakan tugas dan fungsi
kompetensi terkait hal utama dalam pelaksanaan
tersebut dan memahami visi dan misi organisasi; dan
level risiko atas kegiatan • Penggunaan opsi ini disetujui
tersebut oleh atas risk owner.
• Proses mengalihkan risiko Opsi penanganan risiko dapat
tersebut sesuai ketentuan merupakan kombinasi beberapa
yang berlaku; dan opsi tersebut dan sedapat mungkin
• Penggunaan opsi ini disetujui diarahkan untuk mengurangi
oleh atasan risk owner. kemungkinan terjadinya risiko.
d. Menghindari risiko, yaitu 2. Menyusun rencana tindak
penanganan risiko dengan penanganan risiko
mengubah/ menghilangkan a. Berdasarkan opsi penanganan
sasaran dan/atau kegiatan risiko yang telah dipilih, disusun
untuk menghilangkan risiko rencana aksi penanganan risiko.
tersebut. Opsi ini diambil Rencana aksi penanganan
apabila: risiko terdiri atas rencana aksi
• Upaya penurunan level penanangan risiko yang berupa
risiko di luar kemampuan rencana tindak penanganan
organisasi; yang di turunkan dari unit
234 Laporan Tahunan 2024
Page 236
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
organisasi yang lebih tinggi • Penanganan risiko yang
dan yang diterapkan pada unit berhasil menurunkan level
organisasi tersebut. probabilitas dan/atau level
b. Rencana tindak penanganan dampak risiko dimasukkan
risiko bukan merupakan sebagai aktivitas
pengendalian internal yang pengendalian pada periode
sudah dilaksanakan. Dalam berikutnya, kecuali rencana
hal penanganan risiko yang penanganan risiko yang
telah dilaksanakan tidak dapat sifatnya proyek.
menurunkan level risiko, maka 3. Menetapkan level risiko residual
diperlukan penetapan rencana harapan Level risiko residual
tindak penanganan risiko yang harapan merupakan target level
baru. Pemilihan rencana tindak risiko apabila penanganan risiko
penanganan risiko tersebut telah dijalankan. Penetapan level
mempertimbangkan biaya dan risiko residual mempertimbangkan
manfaat atau nilai tambah yang perubahan level kemungkinan dan
diberikan bagi organisasi. level dampak.
c. Rencana tindak penanganan 4. Menjalankan rencana tindak
risiko tersebut harus memuat penanganan risiko Pelaksanaan
informasi berikut : rencana tindak penanganan
• Kegiatan dan tahapan risiko dituangkan dalam formulir
kegiatan berdasarkan opsi asesmen risiko mandiri (ARM)
penanganan yang dipilih; serta capaian target output
• Target output yang kegiatan tersebut.
diharapkan atas kegiatan 5. Memantau risiko residual Setelah
tersebut; kegiatan penanganan risiko
• Jadwal implementasi dilaksanakan secara optimal,
kegiatan penanganan risiko; masih terdapat risiko yang tersisa
dan risiko ini harus diketahui dan
• Penanggung jawab yang dipantau perkembangannya.
berisi unit yang bertanggung
jawab dan unit pendukung
atas setiap tahapan kegiatan
penanganan risiko.
Laporan Tahunan 2024 235
Page 237
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL
Sistem Pengendalian Intern adalah dengan kerangka yang diakui
serangkaian proses yang integral secara internasional, Pos Indonesia
pada tindakan dan kegiatan yang mengupayakan pengembangan
dilakukan secara terus menerus oleh Sistem Pengendalian Internal dengan
Manajemen dan seluruh Pegawai menggunakan pendekatan Committee
untuk memberikan keyakinan of Sponsoring Organization of the
memadai atas tercapainya tujuan Treadway Commission (COSO) dan
Perusahaan melalui: Risk Based Internal Audit (RBIA).
1. Pencaparan tujuan Sistem pengendalian internal tersebut
penyelenggaraan program dan mencakup:
kegiatan Operasional Perusahaan 1. Lingkungan pengendalian internal
yang ekonomis, efektif dan efisien; dalam perusahaan yang disiplin
2. Keakuratan dan keandalan dan terstruktur;
pelaporan keuangan, lnformasi 2. Pengkajian dan pengelolaan risiko
dan kinerja Operasional yang usaha;
disusun oleh Perusahaan; 3. Aktivitas pengendalian;
3. Pengamanan aset Perusahaan; 4. Sistem Informasi dan Komunikasi;
4. Kepatuhan/ketaatan terhadap 5. Monitoring/pemantauan.
prosedur dan peraturan
Penerapan Sistem Pengendalian
perundang-undangan yang
Internal sesuai COSO framework
berlaku.
1. Lingkungan Pengendalian
Pengendalian secara menyeluruh
a. Pos Indonesia membangun
baik itu pengendalian keuangan dan
budaya Perusahaan sebagai
operasional dengan meningkatkan
panduan bagi para pemegang
akuntabilitas setiap keputusan,
peran utama dalam membangun
meningkatkan transparansi dan
pola kepemimpinan dan
akurasi pencatatan transaksi
memperkuat sinergi
bisnis menjadi komitmen Pos
organisasi, serta mempertinggi
Indonesia untuk mewujudkan GCG
sustainability competitive
secara komprehensif dan menjaga
growth berdasarkan nilai
keberlanjutan bisnis perusahaan.
nilai yang telah dirumuskan
Untuk mendukung terciptanya
dalam budaya AKHLAK. Untuk
pengendalian internal yang sesuai
mendorong dan memastikan
236 Laporan Tahunan 2024
Page 238
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
serta menjaga penerapan Financial Accounting,
nilai-nilai budaya Perusahaan Management Accounting dan
AKHLAK oleh seluruh Financial Information System.
karyawan dilakukan sosialisasi, Kebijakan pengembangan
internal, dan implementasi oleh kompetensi ditujukan untuk
penggerak budaya perusahaaan menciptakan karyawan yang
yang terdiri dari Culture Change unggul, berkualitas global, dan
Leader, Culture Champion, berdaya saing tinggi.
Culutre manajement Squad, dan 2. Penilaian Risiko
culture squad. a. Pos Indonesia telah menerapkan
b. Pos Indonesia memastikan Risk-Based Internal Audit
efektivitas penyelenggaraan (RBIA) dalam pelaksanaan audit
aktivitas Internal Audit internal, dimana perhitungan
yang dilaksanakan dengan dan pemetaan risiko ditetapkan
mengimplementasikan dengan mempertimbangkan
pendekatan risk based audit. faktor like lihood (peluang
Pos Indonesia juga memastikan terjadinya) dan consequence
terselenggaranya koordinasi (dampak).
dan kerja sama yang efektif b. Pos Indonesia memiliki
dengan pihak internal maupun beberapa pertimbangan dalam
pihak eksternal, serta risiko menyusun kebijakan akuntansi
bisnis pada seluruh aktivitas seperti Pernyataan Standar
bisnis telah dikelola secara Akuntansi Keuangan (PSAK),
memadai dengan sistem Interpretasi Pernyataan
internal control. Standar Akuntansi Keuangan
c. Pos Indonesia memiliki (ISAK), International Financial
Direktorat Sumber Daya Reporting Standards (IFRS),
Manusia yang menetapkan Undang-undang yang terkait,
kebutuhan kompetensi dan perubahan lingkungan
Perusahaan. Salah satunya yaitu internal yang berdampak.
Stream Finance yang meliputi c. Pos Indonesia memiliki prinsip
kompetensi Corporate Finance asersi keuangan dalam
dengan sub area kompetensi perencanaan Internal Control
Capital Structure dan Working Over Financial Reporting
Capital Management (Treasury (ICOFR) yang diperhatikan
Management) serta Corporate dengan baik oleh semua
Tax. Kemudian, Accounting karyawan yang terkait.
dengan sub area kompetensi
Laporan Tahunan 2024 237
Page 239
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
d. Pos Indonesia mengelola risiko penerapan, termasuk informasi
Perusahaan yang muncul baik atau data yang terkait dalam
internal maupun eksternal proses dan pengungkapan
dengan mekanisme yang telah pelaporan keuangan, serta
ditentukan. mengatur tentang komponen
e. Pos Indonesia juga menerapkan laporan keuangan konsolidasi.
sistem pengendalian kebijakan b. Pos Indonesia memiliki
anti fraud dan memiliki kebijakan teknologi informasi
pencegahan potensi fraud. yang memberikan kerangka
acuan bagi setiap proses
3. Aktivitas Pengendalian
maupun unit yang terkait
a. Pos Indonesia menetapkan BPO
dengan penyelenggaraan TI
(Business Process Owner) dan
Perusahaan dalam penyusunan
AO (Application Owner) yang
dan penetapan petunjuk
memiliki tugas dan tanggung
pelaksanaan dan prosedur.
jawab terkait ICOFR.
Ruang lingkup peraturan TI
b. Kaidah penentuan risiko
di Perusahaan Pos Indonesia
dan pengendalian internal
mencakup aspek tata kelola TI
mengacu pada kebijakan ICOFR
Strategy and Development dan
yang terdiri dari segregation
TI Infrastructure operations.
of duties, otorisasi dan
persetujuan, penentuan risiko, 5. Aktivitas Pemantauan
dan penentuan pengendalian a. Pos Indonesia memiliki Internal
internal. Audit Charter yang mencakup
c. Pos Indonesia memiliki persyaratan auditor di unit
pedoman penerapan sekuriti Internal Audit, yaitu memiliki
sistem informasi yang selaras integritas dan perilaku yang
dengan kebutuhan Perusahaan profesional, pengetahuan
dan dapat dilaksanakan secara tentang risiko dan pengendalian
berkesinambungan. yang penting di bidang pos.
4. Informasi dan Komunikasi b. CEO Pos Indonesia senantiasa
a. Pos Indonesia memiliki kebijakan meningkatkan awareness
akuntansi yang diterapkan dari manajemen terkait audit
berdasarkan Standar Akuntansi maupun change management
Keuangan di Indonesia dan IFRS, dalam bentuk CEO Notes dan
yang diuraikan berdasarkan menetapkan Integrated Audit,
prinsip-prinsip akuntansi dan serta membentuk Probis IFRS.
238 Laporan Tahunan 2024
Page 240
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
Reviu Atas Pelaksanaan Sistem 4. Komisaris memberikan penilaian
Pengendalian Internal dan masukan terhadap laporan
Untuk mengevaluasi pelaksanaan hasil audit Internal Audit dan
sistem pengendalian internal, PT Pos Auditor Eksternal yang mencakup
Indonesia (Persero) membentuk Unit materi laporan, sasaran audit dan
Audit Internal sebagai pelaksana yang ruang lingkup audit.
disebut Internal Audit. Disamping 5. Komisaris mengawasi dan
itu Pos Indonesia membentuk Tim memantau kepatuhan Direksi dan
Audit Internal khusus untuk menilai tim manajemen dalam menjalankan
keefektifan penerapan Sistem PT peraturan perundang-undangan.
Pos Indonesia (Persero) Terintegrasi.
Maksud dan tujuan evaluasi adalah:
Hasil evaluasi atas pelaksanaan
1. Memberikan keyakinan kepada
sistem pengendalian internal
Direksi dalam pemberian asersi
menjadi salah satu dasar evaluasi
mengenai efektivitas pengendalian
Manajemen terhadap efektivitas
intern untuk selanjutnya
sistem pengendalian internal
memberikan keyakinan kepada
untuk menentukan perbaikan dan
stakeholder lain bahwa
penyempurnaan sistem ataupun
penerapan Sistem Pengendalian
kebijakan yang memungkinkan
Intern Perusahaan telah cukup
Manajemen menjalankan kegiatan
memadai dalam mencapai
operasional Perusahaan dengan cara
tujuan yang diharapkan yaitu
yang lebih efektif.
kepatuhan terhadap peraturan
Berikut tahapan evaluasi atas
dan perundang-undangan yang
efektivitas pelaksanaan pengendalian
berlaku, tersedianya informasi
intern Perusahaan:
keuangan dan manajemen yang
1. Internal Audit melakukan evaluasi
benar, lengkap dan tepat waktu,
atas efektivitas pelaksanaan
dan efisien/efektivitas dari
pengendalian intern Perusahaan;
kegiatan usaha perusahaan.
2. Direksi menindaklanjuti laporan
2. Memberikan rekomendasi kepada
hasil audit yang dilaksanakan
Direksi menyangkut perbaikan
Internal Audit maupun Auditor
penerapan Sistem Pengendalian
Eksternal dan melaporkan
Intern Perusahaan di masa
perkembangan tindak lanjut
yang akan datang (areas of
tersebut kepada Komisaris.
improvement).
3. Komisaris memantau
perkembangan tindak lanjut atas
laporan hasil audit Internal Audit
maupun Auditor Eksternal.
Laporan Tahunan 2024 239
Page 241
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
Kegiatan penilaian terhadap sistem pengendalian internal, Internal Audit bersama
Komite Audit (KA) telah melakukan lagi beberapa kali rapat pembahasan baik
secara tatap muka langsung maupun melalui video conference. Dalam beberapa
kali rapat tersebut dibahas oleh KA dengan SPI berbagai hal, termasuk juga
sistem pengendalian internal.
PERKARA PENTING
Sepanjang tahun 2024 terdapat perkara penting yang dihadapi oleh perusahaan,
entitas anak, anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris yang menjabat
pada tahun 2024 diantaranya :
Klasifikasi Kasus Status Kasus
No Lokasi Kantor Perdata Perdata Pidana Pidana
PTUN On Going Closed
Umum Khusus Umum Khusus
1 Kantor Pusat 1 0 1
2 Regional I 4 3 1
3 Regional II 1 0 1
4 Regional III 2 1 2 1
5 Regional IV
6 Regional V 1 0 1
7 Regional VI 3 3 1 2 5
Total 7 9 1 7 10
Anak Perusahaan
1 PT Pos Finansial 1 1 0
2 PT Pos Properti 2 2 0
Total 3 3 0
Lokasi Status
No Nomor Kasus Klasifikasi Kasus Potensi Materiil Kerugian
Kantor Kasus
Kantor
1 76/Pdt.G/2024/Pn Bdg Wanprestasi Rp16.767.255.960,00 - Closed
Pusat
2 Regional I 42/Pdt.Sus-PHI/PN.Pbr Perselisihan Hak 0 - Closed
3 Regional II 39/Pdt.G/2024/PN Cbd Wanprestasi Rp120.502.000.000,00 - On Going
Perbuatan
4 Regional VI 22/Pdt.G/2024/PN MII Rp527.996.963,00 - Closed
Melawan Hukum
Perbuatan
5 Regional VI 160/Pdt.G/2024/PN Mks Rp1.284.382.874,00 - Closed
Melawan Hukum
Perbuatan
6 Regional VI 274/Pdt.G/2024/PN Jap Rp15.000.000.000,00 - On Going
Melawan Hukum
240 Laporan Tahunan 2024
Page 242
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
AKSES INFORMASI DAN DATA
PERUSAHAAN
Penyebarluasan informasi secara 2. Website resmi Perusahaan: www.
transparan baik kepada stakeholders posindonesia.co.id
dan shareholder maupun kepada Fungsi website tersebut adalah
masyarakat umum dipandang sangat untuk penyebarluasan informasi
perlu. Hal ini sebagai upaya Pos secara transparan baik kepada
Indonesia untuk memenuhi salah stakeholders dan shareholder
satu prinsip dalam GCG yaitu asas maupun kepada masyarakat umum,
transparansi dan untuk mendukung membangun citra Perusahaan dan
diberlakukannya Undang - Undang sebagai media promosi. Data yang
Nomor 14 Tahun 2008 tentang dapat didapatkan melalui website
Keterbukaan Informasi Publik. Media perusahaan antara lain:
yang selama ini digunakan Pos • Profil perusahaan, Direksi dan
Indonesia untuk penyebarluasan Dewan Komisaris
informasi adalah melalui internet/ • Produk dan Jasa yang diberikan
web,media massa, paparan publik • Solusi bisnis
maupun media sosial. Perusahaan • Media dan Informasi baik news
memiliki beberapa sumber informasi release, e-paper, dan galeri
yang dapat diakses oleh publik melalui: kegiatan
1. Rapat Umum Pemegang Saham • Informasi karir di Perusahaan
(RUPS) • Laporan Keuangan Tahunan dan
Melalui RUPS, Pos Indonesia Laporan Tahunan.
menyampaikan informasi mengenai • Informasi kontak dan media
rencana dan/atau kinerja kepada sosial perusahaan
Pemegang Saham sehingga • Lacak Kiriman
Pemegang Saham mendapatkan • Hitung Tarif Pengiriman
gambaran yang menyeluruh • Pencarian Kantorpos Terdekat
mengenai kondisi Pos Indonesia • Program Pos Indonesia
dan dapat mengambil keputusan
strategis dengan tepat
Laporan Tahunan 2024 241
Page 243
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
3. Media
Penyebaran informasi
KODE ETIK POS
melalui
media diantaranya adalah secara INDONESIA
rutin menerbitkan company
Komitmen untuk melaksanakan
profile, mencetak brosur, publikasi
praktik - praktik GCG atau Tata Kelola
melalui surat kabar, majalah dan
Perusahaan yang baik adalah salah
mengirimkan press release kepada
satunya dengan menginterpretasikan
media massa untuk disebarkan
perilaku yang terkait dengan Etika
kepada konsumen dan pemangku
Bisnis dan Tata Perilaku. Dalam
kepentingan.
penerapannya, Pedoman Etika Bisnis
4. Kontak & Media Sosial
dan Tata Perilaku berlaku bagi seluruh
a. Telepon 1500161;
insan Pos Indonesia dan diperbarui
b. Website:
pada setiap awal tahun selain itu
http://www.posindonesia.co.id
setiap pimpinan unit kerja diwajibkan
c. Livechat VIDAPOS;
untuk melakukan sosialisasi untuk
d. Line Messenger @posindonesia;
mempertahankan kejujuran, integritas,
e. Telegram Messenger:
dan keadilan dalam seluruh aktivitas
@posindonesia_officialbot;
bisnis di unit kerjanya. Pos Indonesia
f. E-mail:
memiliki kode etik yang berlaku bagi
halopos@posindonesia.co.id;
seluruh level organisasi melalui
g. Facebook:
Keputusan Bersama Dewan Komisaris
http://www.facebook.com/Pos
dan Direksi PT. Pos Indonesia Nomor
Indonesia;
439/DEKOM/1014 dan Nomor KD.85/
h. Twitter @posindonesia;
DIRUT/1014 tentang Pedoman Etika
i. Instagram @posindonesia.ig;
Bisnis dan Tata Perilaku (Code of
j. Channel Youtube Pos Indonesia
Conduct) Insan Pos Indonesia.
h t t p s : / / w w w.y o u t u b e . c o m /
PosIndonesiajuara.
5. Media Internal melalui Wahana Pos
6. Pertemuan / Pameran / expo
242 Laporan Tahunan 2024
Page 244
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
Dalam pengembangan
perusahaan telah menyusun Pedoman
ETIKA BISNIS DAN
GCG,
Etika Bisnis dan Tata Perilaku TATA PERILAKU
mengupayakan penerapan standar (CODE OF
(Code of Conduct). Perusahaan
etika terbaik dalam menjalankan
aktivitas bisnisnya sesuai dengan
CONDUCT)
Pos Indonesia menyadari sepenuhnya
visi, misi dan budaya perusahaan
bahwa hubungan yang baik dengan
yang berisikan nilai-nilai etika bisnis
semua stakeholders merupakan
dan tata perilaku bagi setiap insan
syarat utama bagi sustainability
Pos Indonesia, yang menjadi acuan
Perusahaan. Hubungan baik dibangun
dalam kegiatan operasional pekerjaan
oleh komitmen untuk melaksanakan
sehari-hari. Perusahaan menyadari
praktik-praktik GCG atau Tata Kelola
sepenuhnya bahwa hubungan yang
Perusahaan yang Baik, salah satunya
baik dengan pemangku kepentingan
adalah dengan mengimplementasikan
dan peningkatan nilai Pemegang
sikap dan/atau sifat yang tertuang
Saham dalam jangka panjang hanya
dalam Pedoman Etika Bisnis dan Tata
dapat dicapai melalui integritas
Perilaku (Code of Conduct) Insan Pos
bisnis dalam setiap aktivitas bisnis
Indonesia.
perusahaan sebagaimana tercantum
dalam Pedoman Etika Bisnis dan Tata Pos Indonesia memiliki kode etik yang
Perilaku. Substansi Aturan Perilaku berlaku bagi seluruh level organisasi
dimaksudkan agar dapat mewujudkan yang dituangkan dalam Keputusan
nilai-nilai luhur yang dianut oleh Bersama Dewan Komisaris dan Direksi
seluruh insan Pos menjadi tindakan PT Pos Indonesia (Persero) Nomor:
nyata dalam operasional sehari-hari 446/Dekom/1221 dan Nomor: KD.125/
dalam berinteraksi dengan sesama DIRUT/1221 tanggal 31 Desember 2021
Insan Pos maupun dengan stakeholders tentang Pedoman Etika Bisnis dan
lainnya. Agar Aturan Perilaku ini dapat Tata Perilaku (Code of Conduct) Insan
dijadikan bahan referensi pencegahan Pos Indonesia.
timbulnya permasalahan maupun
ketika menghadapi situasi dilematis
yang sulit diantisipasi.
Laporan Tahunan 2024 243
Page 245
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
Etika Bisnis dan Tata Perilaku ini 4. Menjelaskan secara rinci standar
disusun untuk menjadi acuan perilaku etika agar Insan Pos Indonesia
bagi Dewan Komisaris, Direksi, dan dapat menilai bentuk kegiatan
seluruh karyawan sebagai Insan yang diinginkan dan membantu
Pos Indonesia dalam mengelola memberikan pertimbangan jika
Perusahaan guna mencapai purpose, menemui keragu-raguan dalam
visi, misi, dan tujuan Perusahaan. Pos bertindak.
Indonesia mengupayakan penerapan
Muatan Aturan Perilaku
standar etika terbaik dalam
Code of Conduct Perusahaan
menjalankan aktivitas bisnisnya
merupakan sekumpulan norma,
yang menjadi acuan dalam kegiatan
nilai, serta tindak perbuatan yang
operasional pekerjaan sehari-
diyakini oleh jajaran perusahaan
hari. Code of Conduct (CoC) juga
sebagai suatu standar perilaku yang
dapat dipedomani sebagai referensi
ideal bagi Perusahaan. Perilaku yang
pencegahan timbulnya permasalahan
ideal tersebut wajib dikembangkan
maupun ketika menghadapi situasi
berdasarkan nilai-nilai luhur yang
dilematis yang sulit diantisipasi.
diyakini dapat menjadi budaya
Penerapan Etika Bisnis dan Tata Perusahaan. Dari nilai-nilai luhur yang
Perilaku ini secara terperinci telah ada pada Perusahaan, ditetapkan
dimaksudkan untuk: aturan perilaku yang secara garis
1. Mengidentifikasi nilai-nilai dan besar berisi sebagai berikut:
standar etika selaras dengan visi
1. Standar Etika Bisnis
dan misi Perusahaan;
Perusahaan mengembangkan
2. Menjabarkan tata nilai sebagai
Pedoman Etika Bisnis yang
landasan etika yang harus diikuti
merupakan standar perilaku
oleh Insan Pos Indonesia dalam
dalam berbisnis dan menjadi
menjalankan tugas;
panduan bagi Perusahaan sebagai
3. Menjadi acuan perilaku Insan Pos
suatu entitas dalam berinteraksi
Indonesia dalam melaksanakan
dan berhubungan dengan para
tugas dan tanggung jawab masing-
pemangku kepentingan. Penerapa
masing dan berinteraksi dengan
etika bisnis diharapkan dapat
stakeholdersPerusahaan;
membantu Perusahaan untuk
meningkatkan kinerja dengan
244 Laporan Tahunan 2024
Page 246
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
tetap memperhatikan kepentingan kerja sesama insan Pos Indonesia,
dari shareholder dan stakeholders antara atasan dengan bawahan.
secara beretika dan berlandaskan Etika menghindarkan diri dari
peraturan dan hukum yang berlaku. penyuapan, benturan kepentingan,
Standar etika bisnis misalnya gratifikasi, entertainment, narkoba
mengatur bagaimana setiap insan dan miras, serta penyalahgunaan
pos mempunyai integritas dalam jabatan diatur juga pada Standar
melakukan seluruh aktivitas Tata Perilaku. Seluruh karyawan
bisnis dan pekerjaannya. Selain diwajibkan untuk menjaga
itu pada Standar Etika Bisnis kerahasiaan data dan informasi
diatur etika perusahaan dengan perusahaan, harta perusahaan,
pemegang saham, karyawan serta keamanan, kesehatan dan
(hubungan industrial), konsumen, keselamatan (K3) saat bekerja.
pesaing, penyedia barang dan Pada Standar Tata Perilaku juga
jasa, mitra kerja, investor, memuat terkait aturan keterlibatan
pemerintah, masyarakat, media dalam politik, pernyataan palsu,
massa, pengelolaan lingkungan, klaim palsu dan konspirasi serta
serta organisasi profesi. Sistem diatur juga tentang penghormatan
pengadaan konntrak pekerjaan terhadap Hak atas Kekayaan
juga diatur dalam Standar Etika Intelektual.
Bisnis ini.
Penyebarluasan Kode Etik
2. Standar Tata Perilaku
Sosialisasi CoC kepada Dewan
Standar tata perilaku harus
Komisaris, Direksi, dan seluruh
dimiliki setiap insan Pos Indonesia
karyawan telah dilakukan
dan menjadi panduan dalam
menggunakan beberapa media, di
berinteraksi dan berhubungan,
antaranya adalah melalui Learning
dalam melakukan seluruh aktivitas
Management System (LMS) dan Google
bisnis dan pekerjaan sehari-hari.
Classroom (GCR). LMS digunakan
Penerapan tata perilaku diharapkan
bagi karyawan organik sedangkan
dapat menjadikan insan Pos
GCR digunakan untuk karyawan
Indonesia mempunyai integritas,
non organik. Tahapan sosialisasi
sikap jujur, adil, dan mendahulukan
pada kedua media tersebut adalah
kepentingan Perusahaan di atas
pembelajaran mandiri menggunakan
kepentingan pribadi. Pada Standar
media power point dilanjutkan dengan
Tata Perilaku diatur tentang etika
posttest. Karyawan yang berhasil
Laporan Tahunan 2024 245
Page 247
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
mendapatkan nilai minimal 80% dalam 2. Hasil kajian dan usulan perbaikan
posttest tersebut dianggap lulus disampaikan kepada Direktur SDM
dan akan mendapatkan sertifikat dan Umum utnuk dikaji lebih lanjut,
lalu disampaikan ke Direktur
digital. Sertifikat digital digunakan
Utama untuk persetujuan
sebagai Surat Pernyataan Pos
3. Jika diperlukan, Direktur Utama
Indonesia di mana pada surat tersebut
dapat memerintahkan SPI untuk
dinyatakan bahwa karyawan yang pengkajian laporan lebih lanjut
bersangkutan telah paham dan akan 4. Insan Pos yang diduga melanggar
mengimplementasikan CoC dalam etika bisnis (CoC) diberi hak untuk
pekerjaan sehari-hari. didengar penjelasannya sebelum
diputuskan pemberian hukdis/
Pelaporan Pelanggaran
sanksi.
Berikut ini merupakan hal-hal yang
berkaitan dengan proses pelaporan Sanksi
pelanggan, yaitu: Berikut ini merupakan hal-hal
1. Identitas yang dilaporkan harus yang berkaitan dengan sanksi dari
jelas pelanggaran kode etik yang diterapkan
2. Identitas pelapor dijaga
di Perusahaan, yaitu:
kerahasiaannya oleh Perusahaan,
1. Perusahaan memberikan sanksi
kecuali apabila diperlukan dalam
tindak lanjut laporan sesuai yang tegas dan konsisten kepada
kebijakan Perusahaan Insan Pos yang melanggar etika
3. Atasan langsung menindaklanjuti bisnis (CoC).
laporan
2. Pengenaan sanksi atas bentuk
4. Pelaporan dilakukan secara jujur,
pelanggaran yang dilakukan
dilandasi niat baik disertai data/
bukti akurat oleh Komisaris dan Direksi,
5. Insan Pos dilarang melakukan berpedoman pada anggaran dasar
tindakan pemusuhan, pembalasan, Perusahaan dan keputusan RUPS
dan tindakan merugikan lainnya 3. Pengenaan sanksi terhadap
Penanganan Pelanggaran karyawan perusahaan dilakukan
Berikut ini merupakan hal-hal yang sesuai ketentuan Perusahaan
berkaitan dengan proses penanganan
Pelanggaran dan Sanksi di Tahun 2024
pelanggan, yaitu:
Tidak terdapat pelanggaran kode
1. Laporan ditindaklanjuti melalui
etik yang terjadi di Pos Indonesia
pengkajian atau pemeriksaan
sepanjang 2024
sebagai bahan pertimbangan
dalam pemberian tindakan disiplin,
sanksi, atau tindakan perbaikan
lainnya
246 Laporan Tahunan 2024
Page 248
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
WHISTLE BLOWING SYSTEM
Whistleblowing System adalah Indonesia (Persero) yang ditugaskan
sistem yang mengelola pengaduan/ mengadministrasikan Pelaporan
pengungkapan mengenai perilaku Pelanggaran mulai dari penerimaan
melawan hukum, perbuatan tidak etis/ laporan Pelanggaran sampai dengan
tidak semestinya, secara rahasia, pembuatan laporan akhir penanganan
anonim, dan mandiri (independent) pelaporan dan penyimpanan dokumen.
yang digunakan untuk mengoptimalkan Agar pelaksanaan WBS berjalan
peran serta Insan Pos dan mitra kerja efisien dan efektif dibentuk Komite
dalam mengungkap Pelanggaran yang WBS/Whistleblowing System
terjadi di lingkungan Perusahaan. Committee (WBS) dengan komposisi
Whistleblowing System (WBS) sebagai berikut:
berperan penting dalam sistem 1. Komite Pengarah dengan susunan
pengawasan terhadap kemungkinan sebagai berikut:
terjadinya pelanggaran, kecurangan a. Direktur Sumber Daya Manusia
maupun pelanggaran etika di Pos dan Umum sebagai ketua;
Indonesia. Pemanfaatan WBS b. Direktur Bisnis Kurir dan
diperuntukan bagi siapa saja Logistik sebagai anggota;
yang memiliki informasi dan ingin c. Direktur Keuangan dan
melaporkan suatu perbuatan Manajemen Risiko sebagai
berindikasi pelanggaran yang terjadi anggota;
di lingkungan Pos Indonesia. WBS di 2. Komite Pelaksana dengan susunan
lingkungan Pos Indonesia berfokus sebagai berikut:
kepada materi yang dilaporkan a. Kepala Internal Audit sebagai
sehingga pelapor tidak perlu khawatir ketua merangkap anggota;
identitasnya terungkap karena b. Corporate Secretary sebagai
Pos Indonesia akan merahasiakan wakil ketua merangkap anggota;
identitas diri pelapor/ whistleblower. c. VP Risk and Fraud Management
Wistleblowing system Pos Indonesia sebagai sekretaris merangkap
diatur dalam Keputusan Bersama anggota;
Direksi dan Dewan Komisaris PT d. SVP Human Capital Management
Pos Indonesia (Persero) Nomor sebagai anggota;
KD.026/DIRUT/0322 dan Nomor 072/ e. SVP Finance;
DEKOM/0322 tanggal 31 Maret 2022 f. VP Legal, Governance and
tentang Whistleblowing System Compliance sebagai anggota;
di PT Pos Indonesia (Persero). g. Deputi Internal Audit Bidang
Pengadministrasi WBS adalah Komite Pemeriksaan Investigatif dan
Audit Dewan Komisaris PT Pos Tindak Lanjut sebagai anggota;
Laporan Tahunan 2024 247
Page 249
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
Penyampaian Pelaporan Pelanggaran 2. Perlindungan Pelapor diharapkan
1. Pelapor dapat menyalurkan untuk mendorong terjadinya
pengaduan melalui Pelaporan pelanggaran serta
Pengadministrasi WBS, dengan menjamin keamanan Pelapor
fasilitas sebagai berikut : maupun keluarganya;
a. Surat ditujukan kepada : Komite 3. Perusahaan memberikan jaminan
Audit Dewan Komisaris PT Pos Perlindungan kepada Pelapor
Indonesia (Persero) Gedung Pos (Whistleblower Protection) dalam
Ibukota Jalan Gedung Kesenian bentuk sebagai berikut :
Nomor 2 Lantai 2 Jakarta 10710 a. Perlindungan pengamanan atas
atau Graha Pos Indonesia tindakan balasan baik berupa
Jalan Banda nomor 30 Lantai 7 fisik maupun tekanan dari
Bandung 40115 (dengan format Terlapor atau Korporasi;
surat yang telah disediakan) b. Perlindungan atas perlakuan
b. Telepon : 021-3521205 yang merugikan yaitu:
c. Faksimile : 021-3452533 • Pemecatan yang tidak adil;
d. Email : wbs@posindonesia.co.id • Penurunan atau pembebasan
e. Website : wbs.posindonesia. jabatan/grade, pangkat atau
co.id gaji;
2. Pelaporan bersifat rahasia; • Pelecehan atau diskriminasi
3. Pelaporan pelanggaran harus dalam segala bentuknya;
ditindaklanjuti oleh Pengelola WBS • Catatan yang merugikan
paling lama 30 (tiga puluh) hari dalam file data pribadi
sejak laporan diterima. (personal file record).
• Penghambatan karir
Perlindungan Bagi Pelapor/
c. Perlindungan atas gugatan/
Whistleblower
tuntutan hukum :
1. Perusahaan berkomitmen untuk
• Apabila Pelapor mendapat
melindungi Pelapor pelanggaran
gugatan balik dari
yang beritikad baik dan Perusahaan
Terlapor, Perusahaan wajib
akan patuh terhadap segala
memberikan bantuan hukum
peraturan perundangan yang
sampai dengan selesainya
terkait serta best practices yang
putusan yang mempunyai
berlaku dalam penyelenggaraan
kekuatan hukum tetap;
WBS
248 Laporan Tahunan 2024
Page 250
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
• Apabila Terlapor juga Penanganan Pengaduan
termasuk sebagai saksi, 1. Penerimaan pelaporan
Perusahaan cq. VP Legal, Pelaporan pelanggaran harus
Governace and Complience segara ditindaklanjuti oleh
dapat mengajukan Pengadministrasi WBS dan Paling
perlindungan saksi dan lama dalam, waktu 30 hari sejak
korban kepada Lembaga laporan pelanggaran diterima,
Perlindungan Saksi dan sudah diputuskan untuk diteruskan
Korban (LPSK). atau tidak ke Whistleblowing
d. Perlindungan atas identitas System Committee (WBSC).
pribadi (apabila Pelapor Perbuatan Yang dapat Dilaporkan:
menginginkan dirinya tetap a. Tidak Pidana Korupsi;
dirahasiakan); • Korupsi Suap Menyuap
e. Pelapor yang terlibat dalam • Korupsi Penggelapan
perbuatan yang dilaporkan Jabatan
(justice collaborator) • Korupsi Tindak Pemerasan
mendapatkan perlindungan dan • Korupsi Gratifikasi
keringanan hukuman disiplin, • Korupsi Benturan
apabila Pelapor karyawan Kepentingan
Perusahaan. • Korupsi Perbuatan Curang
f. VP Legal, Governace • Korupsi Keuangan Negara
and Complience dapat b. Kecurangan/Fraud;
mengusahakan agar pemberian c. Perbuatan melanggar hukum
keterangan oleh pelapor antara lain:
tanpa bertatap muka dengan • Penggunaan kekerasan
Terlapor, pada setiap tingkat terhadap karyawan atau
pemeriksaan perkara dalam hal pimpinan;
pelanggaran tersebut masuk • Penggunaan narkoba;
pada sengketa pengadilan • Pelecehan dan/atau
sesuai dengan ketentuan kesusilaan;
perundang-undangan yang • Perbuatan kriminal lainnya;
berlaku. • Mark-up.
Laporan Tahunan 2024 249
Page 251
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
d. Pelanggaran Pedoman Etika c. Bila Pelapor adalah karyawan,
Perusahaan (Code of Conduct) maka Pengadministrasi WBS
atau Pelanggaran norma-norma wajib memberikan informasi
kesopanan pada umumnya. perkembangan penanganan
Pelanggaran terhadap Pedoman hasil Pelaporan Pelanggaran
Etika Perusahaan (Code of tersebut kepada Pelapor.
Conduct) atau Pelanggaran Pemberian informasi ini
norma-norma kesopanan ini dilakukan dengan mengingat
akan ditindaklanjuti dengan asas kerahasiaan antara Pelapor
pembentukan Komite Etik dengan Pengadministrasi
dengan Keputusan Direksi WBS, termasuk di dalamnya
dan/ atau Keputusan Bersama kerahasiaan terhadap apa
Dewan Komisaris dan Direksi; yang terjadi pada Terlapor.
e. Perbuatan lain yang dapat Pembocoran sifat kerahasiaan
menimbulkan kerugian finansial ini oleh Pelapor akan
atau non-finansial terhadap menghapuskan kewajiban
Perusahaan atau merugikan Perusahaan atas jaminan
kepentingan Perusahaan, kerahasiaan yang diberikan
misalnya penggunaan media kepadanya dan dalam kasus
sosial yang tidak sesuai dengan tertentu dapat mengakibatkan
ketentuan. hilangnya perlindungan kepada
2. Klarifikasi Pelapor;
a. Klarifikasi dilakukan oleh d. Dalam hal Pelapor adalah
Komite WBS yang apabila orang luar (masyarakat) dan
diperlukan melibatkan tim dari bukan karyawan Perusahaan,
lintas fungsi; Kebijakan komunikasi dengan
b. Klarifikasi Pengadministrasi Pelapor ini dapat diberikan.
WBS dengan Pelapor sebelum Hal ini berlaku bila ia bersedia
diteruskan ke WBSC, dilakukan menandatangani kesepakatan
untuk memperoleh informasi tertulis tentang kerahasiaan
mengenai penanganan kasus informasi baik yang ia terima
yang dilaporkannya (telaah awal dari Perusahaan, maupun
apakah dapat ditindaklanjuti yang disampaikan kepada
atau tidak); Perusahaan.
250 Laporan Tahunan 2024
Page 252
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
3. Investigasi Independensi petugas investigasi
Semua laporan mengenai sangat penting karena objektivitas
pelanggaran akan dilakukan dan kewajaran serta keadilan
investigasi lebih lanjut, dengan dalam memberikan penilaian
tujuan untuk sedapat mungkin hasil temuan akan menentukan
mengumpulkan semua bukti kredibilitas pengelola WBS. Proses
yang ada, sehingga dapat ditarik investigasi harus bebas dari bias
kesimpulan apakah laporan dan dilakukan tidak tergantung
pelanggaran tersebut benar atau dari siapa yang melaporkan atau
bahkan sebaliknya, atau bahkan siapapun terlapor. Terlapor harus
ditemukan tidak cukup bukti diberi kesempatan penuh untuk
untuk mendukung tindak lanjut. memberikan penjelasan atas
Investigasi dilakukan dalam hal: bukti-bukti yang ditemui, termasuk
a. Terlapor adalah karyawan pembelaan bila diperlukan.
atau organ pendukung Dewan Pelaksana investigasi terdiri
Komisaris, investigasi dilakukan dari Komite WBS, dalam
oleh WBSC yaitu Internal melaksanakan tugasnya dilarang
Audit c.q. Deputi Pemeriksaan melakukan intimidasi. Dalam hal
Investigasi dan Tindak Lanjut kasus yang serius dan sensitif,
atau Investigasi eksternal yang patut dipertimbangkan untuk
ditunjuk oleh Direksi; menggunakan investigator/ auditor
b. Terlapor adalah Direksi, eksternal yang independen dalam
Investigasi dilakukan oleh melakukan investigasi laporan
Dewan Komisaris c.q. Komite pelanggaran tersebut.
audit atau investigasi eksternal Pelaksana Investigasi terdiri dari
yang ditunjuk oleh Dewan Komite WBS; Pelaksana investigasi
Komisaris; harus memiliki kriteria sebagai
c. Terlapor adalah Komisaris, berikut :
Investigasi merupakan a. Mempunyai integritas yang
kewenangan Pemegang tinggi;
Saham berdasarkan laporan b. Mempunyai kemampuan untuk
dari dewan komisaris yang melakukan investigasi;
menerima masukan dari c. Mempunyai kemampuan
pengadministrasi WBS. analisis yang tinggi;
d. Kemampuan melakukan
penilaian dengan baik (sound
judgement);
Laporan Tahunan 2024 251
Page 253
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
e. Objektif; undangan yang berlaku;
f. Memiliki kemampuan b. Apabila berdasarkan investigasi
kominukasi yang baik; terlapor tidak terbukti
g. Memiliki kemampuan diplomasi melakukan pelanggaran, makan
yang baik. nama baik dan seluruh haknya
Pelaksana Investigasi dalam dipulihkan;
melakukan Investigasi: c. Apabila berdasarkan investigasi
a. tidak diperkenankan melakukan tidak ditemukan bukti-bukti
intimidasi; dan berindikasi laporan
b. berhak meminta informasi palsu atau fitnah, khusus
tentang tugas dan pelapor internal perusahaan
materi Investigasi dari dapat dikenakan hukuman
Pengadministrasi WBS dan disiplin sesuai ketentuan yang
WBSC; berlaku di Perusahaan dan
c. tidak berhak menerima sesuai peraturan perundang-
informasi identitas Pelapor; undangan yang berlaku;
d. berkewajiban merahasiakan d. Penindakan dapat juga berupa
atas segala informasi yang pelaporan pidana kepada yang
diperoleh dari Investigasi; berwajib atau gugatan perdata.
Pelaksana Investigasi dalam waktu 5. Laporan Akhir
paling lama 7 (tujuh) hari kerja a. Laporan akhir atas pelaporan
setelah pelaksanaan Investigasi pelanggaran dibuat oleh WBSC
harus melaporkan secara rahasia dikirimkan kepada Direktur
dan segera kepada WBSC dengan Utama dan ditembuskan kepada
tembusan kepada Pengadministrasi pengadministrasi WBS dalam
WBS. Untuk menerima informasi hal ini komite audit dan oleh
tambahan, WBSC dapat meminta tim investigasi hasil tersebut
Pelaksana Investigasi untuk dipresentasikan/dilaporkan
mempresentasikan hasil laporan kepada Dewan Komisaris,
Investigasi di dalam rapat WBSC. Direksi dan diinformasikan
4. Penindakan kepada Pelapor;
a. Apabila berdasarkan b. Pelanggaran yang berulang dan
investigasi terlapor terbukti sistemik dilaporkan kepada
melakukan pelanggaran, direksi yang bertanggung
dilakukan penindakan hukuman jawab atas permasalahan yang
disiplin sesuai ketentuan yang dilaporkan dan mempunyai
berlaku di Perusahaan dan kewenangan untuk melakukan
sesuai peraturan perundang- perbaikan;
252 Laporan Tahunan 2024
Page 254
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
c. Hasil laporan akhir diarsipkan • Meminta VP Hukum untuk
dengan tertib sebagai dokumen melakukan perlindungan
dan disimpan dalam waktu kepada Pelapor dan
sesuai dengan peraturan keluarganya dan bantuan
pengarsipan di Perusahaan. hukum apabila diperlukan;
Apabila pelanggaran tersebut • Menghadiri rapat pleno
diteruskan ke proses yang diselenggarakan oleh
pengadilan, dokumen tersebut Pengadministrasi WBS.
dapat dipergunakan sebagai b. Kewajiban WBSC adalah :
barang bukti. • Menerima Pelaporan
Pelanggaran dari
Pihak yang Mengelola Pengaduan
Pengadministrasi WBS;
WBS di Pos Indonesia saat ini dikelola
• Menindaklanjuti dengan
oleh:
melakukan pemeriksaan
1. Komite Audit Dewan Komisaris
atas laporan yang diterima
sebagai Pengadministrasi
dari pengadministrasi WBS;
WBS yaitu sebagai pengelola
• Meminta kepada VP
pelaporan pelanggaran mulai dari
Hukum untuk melakukan
penerimaan laporan pelanggaran
perlindungan dan bantuan
sampai dengan pembuatan laporan
hukum kepada pelapor
akhir penanganan pengaduan dan
dan keluarganya apabila
penyimpanan dokumen;
diperlukan;
2. Komite Whistleblowing System
• Mempresentasikan hasil
(WBSC) Komite WBS sebagai
tindak lanjut Pelaporan
pelaksana WBS yang terdiri dari
Pelanggaran kepada
Komite Pengarah yang diketuai oleh
Dewan Komisaris c.q.
Direktur Sumber Daya Manusia
Komite Audit apabila
dan Umum dan Komite Pelaksana
Pelanggaran dilakukan oleh
yang diketuai oleh Kepala Internal
Direktur Utama dan/atau
Audit. WBSC mempunyai hak dan
Dewan Komisaris, apabila
kewajiban sebagai berikut:
Pelanggaran dilakukan oleh
a. Hak WBSC adalah :
Direktur maka presentasi
• Berhak meminta konfirmasi
hasil tindak lanjut Pelaporan
atas pelaporan Pelanggaran
Pelanggaran kepada
dari Pengadministrasi WBS;
Direktur Utama;
• Berhak atas akses langsung
• Merekomendasikan kepada
kepada Direksi dan Dewan
Direktur Utama dan/atau
Komisaris;
Laporan Tahunan 2024 253
Page 255
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
Dewan Komisaris untuk c. Apabila laporan tersebut
melakukan tindakan kepada tidak terbukti kebenarannya,
Terlapor yang oleh tim maka anggota yang
investigasi yang terdiri dari bertalian dipulihkan kembali
fungsi dinyatakan cukup keanggotaannya dalam WBSC.
bukti telah melakukan d. Dalam hal Komisaris atau
Pelanggaran agar diproses Direksi berada pada posisi
lebih lanjut sesuai dengan Terlapor, WBSC harus membuat
ketentuan; laporan kepada Komisaris c.q.
• Setiap triwulan atau sesuai Komite Audit.
kebutuhan membuat laporan
Pengaduan
kepada Direktur Utama
Sepanjang tahun 2024 tidak terdapat
dan/atau Dewan Komisaris
pengaduan yang masuk melalui WBS
c.q. Komite Audit sebagai
Laporan Administrasi Pengelolaan
Pengadministrasi WBS atas
WBS telah dibuat tiap triwulan dan
setiap laporan yang diterima
dikirimkan kepada Dewan Komisaris:
dari Pengadministrasi WBS;
1. Laporan Pengelolaan Administrasi
• Melakukan tugas lain
WBS Triwulan IV tahun 2023
yang diberikan oleh
dikirim kepada Dewan Komisaris
Dewan Komisaris atau
dengan surat Ketua Komite Audit
Pengadministrasi WBS
nomor: C.Pos.7968/KAD 100/
sesuai dengan ketentuan.
KA/2024 tanggal 6 Fberuari 2024,
Dalam hal anggota WBSC dalam
perihal : Laporan Pengelolaan
posisi Terlapor maka:
Administrasi Whistle Blowing
a. Anggota yang bertalian harus
System (WBS) PT Pos Indonesia
dinonaktifkan dari keanggotaan
(Persero), Triwulan IV Tahun 2023.
WBSC selama tindak lanjut atas
2. Laporan Pengelolaan Administrasi
proses pelaporan berlangsung.
WBS Triwulan I tahun 2024 dikirim
b. Apabila laporan tersebut
kepada Dewan Komisaris dengan
berdasarkan hasil pemeriksaan
surat Ketua Komite Audit nomor:
dari auditor eksternal/internal
C.Pos.29749/KAD 100/KA/2024
dinyatakan terbukti, anggota
tanggal 21 Mei 2024, perihal :
tersebut diberhentikan sebagai
Laporan Pengelolaan Administrasi
anggota WBSC;
Whistle Blowing System (WBS) PT
Pos Indonesia (Persero), Triwulan
I Tahun 2024.
254 Laporan Tahunan 2024
Page 256
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
3. Laporan Pengelolaan Administrasi WBS Triwulan II tahun 2024 dikirim
kepada Dewan Komisaris dengan surat Ketua Komite Audit nomor:
C.Pos.45538/KAD 100/KA/2024 tanggal 26 Juli 2024, perihal : Laporan
Pengelolaan Administrasi Whistle Blowing System (WBS) PT Pos Indonesia
(Persero), Triwulan II Tahun 2024.
4. Laporan Pengelolaan Administrasi WBS Triwulan III tahun 2024 dikirim
kepada Dewan Komisaris dengan surat Ketua Komite Audit nomor:
C.Pos.69649/KAD 100/KA/2024 tanggal 29 Oktober 2024, perihal : Laporan
Pengelolaan Administrasi Whistle Blowing System (WBS) PT Pos Indonesia
(Persero), Triwulan III Tahun 2024.
PEDOMAN PENGENDALIAN
GRATIFIKASI
Definisi Gratifikasi
Menurut penjelasan pasal 12B pengobatan cumacuma, dan fasilitas
UndangUndang Nomor 20 Tahun lainnya. Gratifikasi tersebut baik yang
2001 tentang Perubahan atas diterima di dalam negeri maupun di
Undang-Undang Nomor 31 Tahun luar negeri dan yang dilakukan dengan
1999 tentang Pemberantasan Tindak menggunakan sarana elektronik atau
Pidana Korupsi. Gratifikasi adalah tanpa sarana elektronik.
pemberian dalam arti luas, yakni Definisi di atas menunjukkan bahwa
meliputi pemberian uang, barang, gratifikasi sebenarnya bermakna
rabat (discount), komisi, pinjaman sebagai pemberian yang bersifat
tanpa bunga, tiket perjalanan, fasilitas netral. Berikut ini perbedaan hadiah,
penginapan, perjalanan wisata, gratifikasi, gratifikasi illegal, dan suap:
Pemberian yang wajar, dilakukan karena hubungan baik
Hadiah
dan sama sekali tidak terikat dengan jabatan.
Pemberian dalam arti luas kepada Pegawai Negeri/
Gratifikasi
Penyelenggara Negara.
Pemberian yang berhubungan dengan jabatan dan
Gratifikasi Ilegal
berlawanan dengan kewajiban/tugas pihak penerima.
Sifatnya transaksional atau adanya kesepakatan pihak
Suap
pemberi dan penerima.
Laporan Tahunan 2024 255
Page 257
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
Regulasi Gratifikasi penjara seumur hidup atau
Gratifikasi merupakan salah satu pidana penjara paling singkat
jenis tindak pidana korupsi baru yang 4 (empat) tahun dan paling
diatur dalam Pasal 12B dan Pasal 12C lama 20 (dua puluh) tahun, dan
UndangUndang Nomor 31 Tahun 1999 pidana denda paling sedikit Rp
tentang Pemberantasan Tindak Pidana 200.000.000,00 (dua ratus juta
Korupsi jo. Undang-Undang Nomor 20 rupiah) dan paling banyak Rp.
Tahun 2001 tentang Perubahan atas 1.000.000.000,00 (satu miliar
UndangUndang Nomor 31 Tahun 1999 rupiah).
tentang Pemberantasan Tindak Pidana B. Pasal 12C
Korupsi. Berikut pasal yang mengatur 1. Ketentuan sebagaimana
tentang gratifikasi: dimaksud dalam Pasal 12 B ayat
A. Pasal 12B (1) tidak berlaku, jika penerima
1. Setiap gratifikasi kepada melaporkan gratifikasi yang
pegawai negeri atau diterimanya kepada Komisi
penyelenggara negara dianggap Pemberantasan Tindak Pidana
pemberian suap, apabila Korupsi.
berhubungan dengan jabatannya 2. Penyampaian laporan
dan yang berlawanan dengan sebagaimana dimaksud dalam
kewajiban atau tugasnya, ayat (1) wajib dilakukan oleh
dengan ketentuan sebagai penerima gratifikasi paling
berikut: lambat 30 (tiga puluh) hari
a. yang nilainya Rp10.000.000,00 kerja terhitng sejak tanggal
(sepuluh juta rupiah) atau gratifikasi tersebut diterima
lebih, pembuktian bahwa 3. Komisi Pemberantasan Tindak
gratifikasi tersebut bukan Pidana Korupsi dalam waktu
merupakan suap dilakukan paling lambat 30 (tiga puluh) hari
oleh penerima gratifikasi; kerja sejak tanggal menerima
b. yang nilainya kurang dari laporan wajib menetapkan
Rp10.000.000,00 (sepuluh juta gratifikasi dapat menjadi milik
rupiah), pembuktian bahwa penerima atau milik negara.
gratifikasi tersebut suap 4. Ketentuan mengenai tata
dilakukan oleh penuntut cara penyampaian laporan
umum. sebagaimana dimaksud dalam
2. Pidana bagi pegawai negeri ayat (2) dan penentuan status
atau penyelenggara negara gratifikasi sebagaimana
sebagaimana dimaksud dimaksud dalam ayat
dalam ayat (1) adalah pidana
256 Laporan Tahunan 2024
Page 258
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
Jenis-jenis Gratifikasi 10. Merupakan fasilitas hiburan,
A. Gratifikasi yang Wajib Dilaporkan fasilitas wisata, voucher
1. Terkait dengan pemberian oleh pejabat/pegawai dalam
layanan pada masyarakat diluar kegiatan yang terkait dengan
penerimaan yang sah; pelaksanaan tugas dan
2. Terkait dengan tugas dalam kewajibannya dengan pemberi
proses penyusunan anggaran gratifikasi yang tidak relevan
diluar penerimaan yang sah; dengan penugasan yang
3. Terkait dengan tugas dalam diterima;
proses pemeriksaan, audit, 11. Dalam rangka mempengaruhi
monitoringdan evaluasi diluar kebijakan/keputusan /
penerimaan yang sah; perlakuan pemangku
4. Terkait dengan pelaksanaan kewenangan;
perjalanan dinas diluar 12. Dalam pelaksanaan pekerjaan
penerimaan yang sah/resmi yang terkait dengan jabatan
dari instansi; dan bertentangan dengan
5. Dalam proses penerimaan/ kewajiban/tugas pejabat/
promosi/mutasi pegawai; pegawai;
6. Dalam proses komunikasi, B. Gratifikasi yang Tidak Wajib
negosiasi dan pelaksanaan DilaporkanTidak semua gratifikasi
kegiatan dengan pihak lain tidak boleh diterima/wajib
terkait dengan pelaksanaan dilaporkan kepada KPK. Mengingat
tugas dan kewenangannya; begitu luasnya ruang lingkup
7. Sebagai akibat dari perjanjian gratifikasi, perlu juga diuraikan
kerjasama/kontrak/ bentuk-bentuk gratifikasi di luar
kesepakatan dengan pihak lain; yang wajib dilaporkan. Karena
8. Sebagai ungkapan terima kasih secara prinsip terdapat begitu
sebelum, selama atau setelah banyak bentuk pemberian yang
proses pengadaan barang dan sesungguhnya tidak terkait sama
jasa; sekali dengan jabatan dan tidak
9. Merupakan hadiah atau berlawanan dengan kewajiban
souvenirbagi pegawai/ atau tugasnya, sehingga gratifikasi
pengawas/tamu selama tersebut tidak wajib dilaporkan.
kunjungan dinas; Terdapat 4 (empat) karakteristik
gratifikasi yang boleh diterima
yaitu:
Laporan Tahunan 2024 257
Page 259
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
1. Berlaku umum, yaitu suatu 2. Keuntungan atau bunga dari
kondisi pemberian yang penempatan dana, investasi
diberlakukan sama dalam hal atau kepemilikan saham pribadi
jenis, bentuk, persyaratan atau yang berlaku umum;
nilai, untuk semua peserta dan 3. Manfaat dari koperasi,
memenuhi prinsip kewajaran organisasi kepegawaian
atau kepatutan; atau organisasi yang sejenis
2. Tidak bertentangan dengan berdasarkan keanggotaan, yang
peraturan perundang- berlaku umum;
undangan yang berlaku; 4. Perangkat atau perlengkapan
3. Dipandang sebagai wujud yang diberikan kepada peserta
ekspresi, keramah-tamahan, dalam kegiatan kedinasan
penghormatan dalam hubungan seperti seminar, workshop,
social antar sesama dalam konferensi, pelatihan, atau
batasan nilai yang wajar; atau, kegiatan sejenis, yang berlaku
4. Merupakan bentuk pemberian umum;
yang berada dalam ranah adat 5. Hadiah tidak dalam bentuk
istiadat, kebiasaan, dan norma uang atau alat tukar lainnya,
yang hidup di masyarakat dalam yang dimaksudkan sebagai alat
batasan nilai yang wajar promosi atau sosialisasi yang
menggunakan logo atau pesan
Berdasarkan Pasal 2 ayat (3)
sosialisasi, sepanjang tidak
Peraturan Komisi Pemberantasan
memiliki konflik kepentingan
Korupsi Nomor 2 Tahun 2019
dan berlaku umum;
tentang Pelaporan Gratifikasi,
6. Hadiah, apresiasi atau
terdapat 17 (tujuh belas) jenis
penghargaan dari kejuaraan,
gratifikasi yang dikecualikan/tidak
perlombaan atau kompetisi
wajib dilaporkan, yaitu:
yang diikuti dengan biaya
1. Pemberian dalam keluarga
sendiri dan tidak terkait dengan
yaitu kakek/nenek, bapak/
kedinasan;
ibu/mertua, suami/istri, anak/
7. Penghargaan baik berupa
menantu, anak angkat/wali
uang atau barang yang ada
yang sah, cucu, besan, paman/
kaitannya dengan peningkatan
bibi, kakak/adik/ipar, sepupu
prestasi kerja yang diberikan
dan keponakan, sepanjang tidak
oleh pemerintah sesuai
terdapat konflik kepentingan;
dengan peraturan perundang-
undangan yang berlaku;
258 Laporan Tahunan 2024
Page 260
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
8. Hadiah langsung/undian, 12. Pemberian terkait dengan
diskon/rabat, voucher, point pertunangan, pernikahan,
rewards, atau suvenir yang kelahiran, akikah, baptis,
berlaku umum dan tidak terkait khitanan, potong gigi, atau
kedinasan; upacara adat/agama lainnya
9. Kompensasi atau honor dengan batasan nilai sebesar Rp
atas profesi diluar kegiatan 1.000.000,00 (satu juta rupiah)
kedinasan yang tidak terkait setiap pemberi;
dengan tugasdan kewajiban, 13. Pemberian terkait dengan
sepanjang tidak terdapat musibah atau bencana yang
konflik kepentingan dan tidak dialami oleh diri penerima
melanggar peraturan/kode Gratifikasi, suami, istri, anak,
etik pegawai/pejabat yang bapak, ibu, mertua, dan/atau
bersangkutan; menantu penerima Gratifikasi
10. Kompensasi yang diterima sepanjang tidak terdapat konflik
terkait kegiatan kedinasan kepentingan, dan memenuhi
seperti honorarium, kewajaran atau kepatutan;
transportasi, akomodasi 14. Pemberian sesama rekan kerja
dan pembiayaan yang telah dalam rangka pisah sambut,
ditetapkan dalam standar pensiun, mutasi jabatan, atau
biaya yang berlaku di instansi ulang tahun yang tidak dalam
penerima Gratifikasi sepanjang bentuk uang atau alat tukar
tidak terdapat pembiayaan lainnya paling banyak senilai
ganda, tidak terdapat konflik Rp300.000,00 (tiga ratus ribu
benturan kepentingan, dan rupiah) setiap pemberian per
tidak melanggar ketentuan yang orang, dengan total pemberian
berlaku di instansi penerima; tidak melebihi Rp1.000.000,00
11. Karangan bunga sebagai (satu juta rupiah) dalam 1 (satu)
ucapan yang diberikan dalam tahun dari pemberi yang sama,
acara seperti pertunangan, sepanjang tidak terdapat konflik
pernikahan, kelahiran, kepentingan;
kematian, akikah, baptis, 15. Pemberian sesama rekan kerja
khitanan, potong gigi, atau yang tidak dalam bentuk uang
upacara adat/agama lainnya, atau alat tukar lainnya, dan
pisah sambut, pensiun, promosi tidak terkait kedinasan paling
jabatan; banyak senilai Rp200.000,00
(dua ratus ribu rupiah) setiap
Laporan Tahunan 2024 259
Page 261
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
pemberian per orang, dengan pemberian gratifikasi, yaitu:
total pemberian tidak melebihi A. Tolak pada kesempatan pertama,
Rp 1.000.000,00 (satu juta lalu laporkan kepada KPK
rupiah) dalam 1 (satu) tahun B. Terima lalu laporkan kepada KPK
dari pemberi yang sama; Kondisi pengecualian dimana
16. Pemberian berupa hidangan gratifikasi tidak bisa ditolak di
atau sajian yang berlaku umum; kesempatan pertama, sebagai
dan berikut:
17. Pemberian cendera mata/ 1. Gratifikasi tidak diterima secara
plakat kepada instansi dalam langsung;
rangka hubungan kedinasan 2. Tidak diketahuinya pemberi
dan kenegaraan, baik di dalam gratifikasi;
negeri maupun luar negeri 3. Penerima ragu dengan
sepanjang tidak diberikan untuk kualifikasi gratifikasi yang
individu pegawai negeri atau diterima.
penyelenggara negara. 4. Adanya kondisi tertentu yang
tidak mungkin ditolak, seperti:
Pelaporan Gratifikasi
dapat mengakibatkan rusaknya
Gratifikasi yang dianggap suap yaitu
hubungan baik institusi,
gratifikasi yang diberikan dari pihak
membahayakan diri sendiri/
yang memiliki potensi benturan
karier penerima/ada ancaman
kepentingan dengan Pegawai Negeri/
lain.
Penyelenggara Negara dan pemberian
Dalam hal gratifikasi yang memenuhi
tersebut dilarang oleh aturan yang
empat kondisi pengecualian di atas,
berlaku, merupakan jenis gratifikasi
Penerimaan gratifikasi lainnya agar
yang harus ditolak oleh setiap pegawai
dilaporkan langsung kepada KPK
negeri/penyelenggara negara. Jika
melalui Aplikasi “Gratifikasi Online
penerima gratifikasi menerima
(GOL)” yang dapat diunduh pada
gratifikasi dan melaporkan kepada
smartphone baik Android maupun iOS.
KPK paling lama 30 (tiga puluh) hari
Pada saat pelaporan, ditembuskan ke
kerja sejak gratifikasi diterima, maka
email upg@posindonesia.co.id
Pegawai Negeri/Penyelenggara
Lapor gratifikasi membawa manfaat,
Negara dibebaskan dari ancaman
di antaranya adalah:
pidana gratifikasi.
• Melepaskan ancaman hukuman
Setidaknya terdapat 2 (dua) sikap
terhadap penerima
yang dapat dilakukan apabila seorang
• Memutus konflik kepentingan
Pegawai Negeri/Penyelenggara
• Sebagai cerminan integritas individu
Negara berhadapan dengan peristiwa
260 Laporan Tahunan 2024
Page 262
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
Pengendalian Gratifikasi Komitmen Pengendalian Gratifikasi
Pengendalian gratifikasi adalah yang harus dimiliki semua
bagian dari upaya pembangunan suatu stakeholders Pos Indonesia antara
sistem pencegahan korupsi. Sistem lain:
ini bertujuan untuk mengendalikan a. Tidak menawarkan atau
penerimaan gratifikasi secara memberikan suap, gratifikasi
transparan dan akuntabel melalui atau uang pelicin dalam bentuk
serangkaian kegiatan yang melibatkan apapun kepada lembaga negara/
partisipasi aktif badan pemerintahan, pemerintah, perseorangan
dunia usaha dan masyarakat untuk atau kelembagaan, perusahaan
membentuk lingkungan pengendalian domestic atau asing;
gratifikasi. Komitmen Pengendalian b. Tidak menerima gratifikasi yang
Gratifikasi merupakan salah satu dianggap suap dalam bentuk
tahapan penerapan pengendalian apapun terkait dengan pelaksanaan
gratifikasi. Salah satu bukti komitmen tugas pokok dan fungsinya;
Pos Indonesia terhadap adanya c. Menerapkan dan melaksanakan
pengendalian gratifikasi yaitu dengan fungsi pengendalian gratifikasi,
dibuatnya Keputusan Bersama Dewan termasuk melalui pembentukan
Komisaris dan Direksi PT Pos Indonesia Unit Pengendali Gratifikasi (UPG);
(Persero) Nomor: 448/DEKOM/1221 d. Menyediakan sumber daya yang
dan Nomor KD.127/DIRUT/1221 tentang diperlukan dalam pelaksanaan
Pedoman Pengendalian Gratifikasi di pengendalian gratifikasi;
PT Pos Indonesia (Persero). Pedoman e. Menjaga kerahasiaan data
ini disampaikan kepada seluruh pelapor dan memberikan jaminan
jajaran pejabat dan pegawai, rekanan perlindungan bagi pelapor
serta para pemangku kepentingan gratifikasi;
lainnya. f. Mengupayakan pencegahan
korupsi dan/atau gratifikasi yang
dianggap suap.
Laporan Tahunan 2024 261
Page 263
Laporan
Highlight Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
KOMPOSISI DEWAN KOMISARIS
Pemegang saham utama Pos Indonesia keberagaman komposisi Dewan
yaitu Pemerintah Republik Indonesia Komisaris sesuai dengan kebutuhan
yang diwakili oleh Kementerian PT Pos Indonesia (Persero). Dewan
Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Komisaris yang dipilih adalah yang
memastikan bahwa proses pemilihan memenuhi syarat baik itu berdasarkan
dan pengangkatan Dewan Komisaris integritas, kompetensi dan keahlian
PT Pos Indonesia(Persero) telah yang dibutuhkan oleh PT Pos Indonesia
memenuhi persyaratan yang (Persero). Berikut Keberagaman
ditetapkan dan bebas dari praktek komposisi Komisaris Berdasarkan
diskriminatif, terbuka, dan menjaga pendidikan, usia, jenis kelamin, dan
keahliannya :
Tingkat
No Nama Jabatan Gender Usia Latar Belakang
Pendidikan
1 Rhenald Kasali Komisaris Utama Pria 64 Tahun Doktor Eknomi dan Bisnis
2 Gunawan Hutagalung Komisaris Pria 49 Tahun Magister Teknik Informatika
Hukum, Administrasi,
3 Robben Rico Komisaris Pria 44 Tahun Doktor
Ekonomi dan Bisnis
I Gde Made
4 Komisaris Pria 58 Tahun Doktor Ekonomi dan Bisnis
Kartikajaya
Muhammad Budi Ekonomi, Manajemen
5 Komisaris Independen Pria 60 Tahun Doktor
Djatmiko Stratejik
Seni, Teknik
6 Fauzi Baadilla Komisaris Independen Pria 45 Tahun Strata 1
Informatika
262 Laporan Tahunan 2024
Page 264
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Sosial dan Lingkungan
Tata Kelola Perusahaan
KOMPOSISI DIREKSI
Sebagai perwujudan dari prinsip proses seleksi sesuai dengan jabatan
GCG dan penghargaan terhadap hak dan keahliannya, sehingga dipastikan
asasi manusia dalam pemilihan dan memiliki integritas, kemampuan
pengangkatan Direksi, Pemegang dan kompetensi yang baik dalam
Saham Pos Indonesia berusaha memimpin PT Pos Indonesia (Persero)
semaksimal mungkin untuk selalu menjadi pemenang di industrinya.
terbuka dan tidak diskriminatif. Berikut Keberagaman komposisi
Direksi yang diangkat telah melalui Direksi Berdasarkan pendidikan, usia,
jenis kelamin, dan keahliannya :
Tingkat
No Nama Jabatan Gender Usia Latar Belakang
Pendidikan
Faizal Rochmad 57
1 Direktur Utama Pria Doktor Telekomunikasi
Djoemadi Tahun
Endy Pattia Rahmadi Direktur Keuangan dan 61
2 Pria Magister Keuangan
Abdurrahman Manajemen resiko Tahun
Direktur Bisnis Kurir 54 Kepemimpinan dan
3 Tonggo Marbun Pria Magister
dan Logistik Tahun Human Capital
Direktur Operasi dan 45
4 Hariadi Pria Magister Logistik
Digital Services Tahun
Direktur Bisnis Jasa 57 Administrasi dan
5 Haris Pria Magister
Keuangan Tahun Manajemen
Direktur Business
53
6 Prasabri Pesti Development dan Pria Doktor Manajeman
Tahun
Portfolio Management
Asih Kurniasari Direktur Human Capital 55 Akuntansi, Keuangan,
7 Wanita Magister
Komar Management Tahun Hukum Bisnis
Laporan Tahunan 2024 263
Page 265
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
Page 266
Page 267
Highlight Laporan
Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN
LINGKUNGAN
Keberadaan PT Pos Indonesia memperhatikan hal-hal lain yang
(Persero) dirasakan semakin penting akan dan berdampak pada sosial
sebagai pelopor dan perintis dalam dan lingkungan yang di timbulkan
sektor usaha yang saat ini banyak dimana usaha perusahaan berada.
diminati oleh pihak swasta selain Hal lain bahwa dalam kegiatan usaha
juga merupakan salah satu sumber perusahaan harus memperhatikan
penerimaan Negara yang siginfikan juga faktor pembangunan usaha
dalam bentuk berbagai jenis pajak, perusahaan yang berkelanjutan di
deviden. mana perusahaan harus mampu
menjamin kegiatan usaha perusahaan
Sebagai institusi bisnis PT Pos
yang sehat dan dinamis serta peduli
Indonesia (Persero) dituntut untuk
dengan lingkungan serta memberikan
dapat menghasilkan laba sebagaimana
kontribusi nyata bagi peningkatan
layaknya perusahanan-perusahaan
dan pembangunan ekonomi nasional
bisnis lainnya. Namun di sisi lain,
yang bisa dibuktikan dengan semakin
pada saat yang bersamaan PT Pos
baiknya tingkat kualitas hidup dari
Indonesia (Persero) dituntut untuk
karyawan termasuk keluarganya serta
berfungsi sebagai alat pembangunan
masyakat luas secara umum.
nasional dan berperan sebagai
institusi sosial (public). Peran sosial Tanggung jawab sosial dan lingkungan
ini mengisyaratkan bukan saja (TJSL) merupakan salah satu
pemilikan dan pengawasannya oleh kebijakan strategis perusahaan,
publik tetapi juga menggambarkan sebagai komitmen perusahaan untuk
konsep mengenai public purpose mempertanggungjawabkan dampak
(sasarannya adalah masyarakat) dan kegiatan operasional perusahaan
public interest (orientasinya pada dalam dimensi sosial, ekonomi, dan
kepentingan masyarakat). Dengan lingkungan, penghormatan terhadap
demikian disadari bahwa posisi PT Pos hak asasi manusia, Operasi yang adil
Indonesia (Persero) ini ibarat memiliki serta kewajiban untuk menyediakan
dua sisi mata uang. Di satu sisi tempat yang nyaman dan hubungan
berperan sebagai institusi binis dan kerja yang baik dengan karyawan,
sisi lainnya berperan sebagai institusi mengutamakan terjaganya kesehatan
sosial karena merupakan alat negara. dan keselamatan kerja serta terus-
menerus menjaga agar dampak
Dalam melakukan kegiatan usaha
tersebut menyumbang manfaat kepada
perusahaan tidak semata-mata hanya
masyarakat dan lingkungan hidupnya.
berorientasi pada aspek ekonomi
berupa peraihan pendapatan dan PT Pos Indonesia (Persero)
peraihan laba namun juga harus tetap menjalankan program-program TJSL
266 Laporan Tahunan 2023
Page 268
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Sosial dan Lingkungan
sebagai wujud komitmen Perusahaan 3. Membina usaha mikro dan usaha
terhadap pembangunan yang kecil agar lebih tangguh dan
berkelanjutan dengan memberikan mandiri serta masyarakat sekitar
manfaat pada ekonomi, sosial, perusahaan.
lingkungan, hukum dan tata kelola
Dalam pelaksanaan Program Tanggung
bagi seluruh pemangku kepentingan
Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)
serta dilaksanakan dengan prinsip
PT Pos Indonesia (Persero) didasarkan
yang lebih terintegrasi, terarah,
pada prinsip:
terukur dampaknya serta dapat
1. Terintegrasi, yaitu berdasarkan
dipertanggungjawabkan dan
analisa risiko dan proses bisnis
merupakan bagian dari pendekatan
yang memiliki keterkaitan dengan
bisnis Pos Indonesia.
pemangku kepentingan;
Pelaksanaan program TJSL didasarkan
2. Terarah, yaitu memiliki arah yang
pada peraturan dan perundangan yang
jelas untuk mencapai tujuan
berlaku sebagai berikut :
perusahaan;
1. UU No.19 Tahun 2003 tentang Badan
Usaha Milik Negara; 3. Terukur dampaknya, yaitu memiliki
2. UU No.40 Tahun 2007 tentang kontribusi dan memberikan manfaat
Perrseroan Terbatas; yang menghasilkan perubahan
3. Peraturan Menteri Badan Usaha atau nilai tambah bagi pemangku
Milik Negara Nomor PER-01/ kepentingan dan perusahaan;
MBU/03/2023 tanggal 03 Maret 2023 4. Akuntabilitas, yaitu dapat
tentang Penugasan Khusus dan dipertanggungjawabkan sehingga
Program Tanggung Jawab Sosial menjauhkan dari potensi
dan Lingkungan Badan Usaha Milik penyalahgunaan dan penyimpangan.
Negara
Pelaksanaan program TJSL Pos
Adapun tujuan Program Tanggung Indonesia berorientasi pada
Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) pencapaian Tujuan Pembangunan
PT Pos Indonesia (Persero) adalah: Berkelanjutan (TPB) serta berpedoman
1. Memberikan kemanfaatan kepada ISO 26000 yang meliputi pada 7
bagi pembangunan ekonomi, core Subject , antara lain:
pembangunan sosial, pembangunan 1. Tata kelola perusahaan
lingkungan serta pembangunan 2. Hak asasi manusia
hukum dan tata kelola bagi 3. Praktek ketenagakerjaan
perusahaan; 4. Lingkungan hidup
2. Berkontribusi pada penciptaan nilai 5. Praktek operasi yang adil
tambah bagi perusahaan dengan
6. Isu-isu konsumen
prinsip yang terintegrasi, terarah
dan terukur dampaknya serta 7. Keterlibatan dan pengembangan
akuntabel; komunitas
Laporan Tahunan 2023 267
Page 269
Highlight Laporan
Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
Dalam pelaksanaan TJSL Pos Indonesia kegiatan perusahaan. Sampai
mengacu pada 4 (empat) pilar yang dengan saat ini, tidak terdapat
meliputi Pilar Sosial, Pilar Ekonomi, stakeholder yang terdampak
Pilar Lingkungan dan Pilar Hukum dan buruk dari kegiatan PT Pos
Tata Kelola. Terdapat 5 (lima) TPB yang Indonesia (Persero) baik dalam
akan dijalankan yaitu : kegiatan operasi Perusahaan
1. TPB 3 (Kehidupan Sehat dan maupun kegiatan program sosial
Sejahtera) kemasyarakatan yang dilaksanakan
2. TPB 4 (Pendidikan Berkualitas) Perusahaan bahkan dampak positif
3. TPB 8 (Pekerjaan Layak dan dari operasi PT Pos Indonesia
Pertumbuhan Ekonomi) (Persero) yang telah menjangkau
seluruh pelosok Indonesia dan
4. TPB 13 (Penanganan Perubahan
menjangkau seluruh lapisan
Iklim)
masyarakat dalam menjembatani
5. TPB 16 (Perdamaian, Keadilan dan keterbatasan akses yang ada.
Kelembagaan yang Tangguh)
3. Identifikasi dan solusi terkait
PT Pos Indonesia (Persero) isu-isu penting sosial, ekonomi,
membentuk 26 Unit kerja untuk lingkungan dan hukum dan
melaksanakan program-program TJSL tata kelola administrasi terkait
dan diharapkan dapat berkontribusi dampak kegiatan perusahaan. PT
meningkatkan kualitas kehidupan Pos Indonesia (Persero) dalam
masyarakat dan stakeholder lainnya menjalankan program TJSL
di seluruh Indonesia. selalu memperhatikan kondisi
perekonomian dan keadaan
Untuk mendukung program Tanggung lingkungan sekitar karena kondisi
Jawab Sosial dan Lingkungan yang sosial ekonomi dan lingkungan yang
tepat sasaran sehingga tercipta beragam membutuhkan strategi
hubungan yang sehat dan adil dengan dan penanganan yang berbeda pada
seluruh pihak, maka PT Pos Indonesia setiap kondisi, hal ini terlihat dari
(Persero) senantiasa melakukan mitra binaan PT Pos Indonesia
berbagai langkah untuk mewujudkan (Persero) yang terdiri dari berbagai
komitmen dalam merepakan kebijakan sektor industri dan skala ekonomi
dan tata kelola Tanggung Jawab Sosial yang beragam.
dan Lingkungan melalu beberapa 4. Analisis lingkup tanggung jawab
langkah diantaranya : sosial perusahaan baik yang
1. Identifikasi dan kajian (due merupakan kewajiban maupun
diligence) atas dampak sosial, yang melebihi kewajiban untuk
ekonomi, dan lingkungan dari memastikan bahwa Program
aktifitas perusahaan dilakukan TJSL yang dibuat sesuai dengan
melalui metode survei, diskusi atau lingkup yang telah ditetapkan dan
wawancara, dan riset. bermanfaat bagi sosial ekonomi
2. Identfikasi tentang stakeholder maupun lingkungan yang menjadi
penting yang terdampak atau target kegiatan.
berpengaruh pada dampak dari
268 Laporan Tahunan 2023
Page 270
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Sosial dan Lingkungan
Strategi dan Program kerja sekitar Perusahaan, dimana komite
TJSL ini berfungsi :
Program TJSL PT Pos Indonesia
(Persero) secara prinsipnya 1. Melakukan koordinasi antar unit/
berpedoman pada Suistenable direktorat untuk merumuskan
Development Goals (SDGs) atau Tujuan tujuan dan petunjuk pelaksanaan
Pembangunan Berkelanjutan dan Program TJSL Perusahaan;
dilakukan dalam berbagai inisiatif yang 2. Melakukan pemetaan dan
berfokus pengelolaan lingkungan yang penyusunan Program TJSL
berkelanjutan, pengembangan sosial Perusahaan;
dan budaya masyarakat, peningkatan 3. Membantu Direksi dalam
kualitas pengelolaan kesehatan, dan melaksanakan monitoring dan
pendidikan. Strategi dan program yang evaluasi atas pelaksanaan Program
dilaksanakan juga memperhatikan TJSL Perusahaan.
aspek-aspek yang berkaitan dengan
kondisi kekinian dalam menangani Pelaksanaan program TJSL yang
isu-isu sosial, ekonomi, dan dilaksanakan oleh PT Pos Indonesia
lingkungan dalam upaya stakeholders (Persero) terdiri dari:
engagement dan meningkatkan value 1. Pemberian dalam bentuk bantuan
untuk stakeholder dan shareholder. modal kerja dan pembinaan bagi
usaha mikro dan usaha kecil.
Dalam pelaksanaan TJSL PT
2. Pemberian bentuk bantuan atau
Pos Indonesia (Persero) harus
kegiatan lainnya bagi masyarakat
dilakukan secara sistematis terpadu
disekitar Perusahaan yang sifatnya
untuk menjamin pelaksanaan dan
sosial kemasyarkatan.
pencapaian keberhasilan Program
TJSL sesuai dengan prioritas dan/atau Sasaran kegiatan TJSL PT Pos
pencapaian dari tujuan Program TJSL Indonesia (Persero) adalah
yang berpedoman pada rencana kerja. masyarakat sekitar, karyawan, dan
Maka dalam penyusunan program pelanggan. Di samping itu, PT Pos
kerja TJSL harus dilakukan dengan Indonesia (Persero) juga berupaya
langkah-langkah sebagai berikut: merealisasikan program tanggung
1. Perencanaan; jawab sosial dalam penerapan hak
2. Pelaksanaan; asasi manusia dan pengelolaan operasi
3. Pengawasan; dan yang adil dalam kegiatan perusahaan.
Berbagai strategi dan program kerja
4. Monitoring dan evaluasi.
yang dilakukan antara lain:
Untuk menyusun program TJSL maka 1. Strategi yang dilakukan untuk
Perusahaan membentuk Komite kegiatan TJSL pilar sosial,
TJSL dengan tujuan merumuskan lingkungan adalah bertumpu pada
pelaksanaan dari kegiatan Tanggung anggota/kelompok masyarakat
Jawab Sosial dan Lingkungan yang benar-benar memerlukan
sesuai dengan Tujuan Pembangunan bantuan untuk pemberdayaan
Berkelanjutan bagi lingkungan di yang diperoleh melalui kajian
baik proposal maupun peninjauan
lapangan.
Laporan Tahunan 2023 269
Page 271
Highlight Laporan
Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
2. Strategi untuk kegiatan TJSL pilar ekonomi adalah dengan melakukan
selektivitas dalam menentapkan bidang usaha, wilayah dan pemilihan Mitra
Binaan serta penyelarasan bidang usaha yang dapat mendukung langkah-
langkah kegiaatan usaha Perusahaan
Anggaran Biaya
Pelaksanaan program TJSL tahun 2024 berdasarkan Risalah RUPS Nomor : RIS-
03/DSI.MBU.B/12/2023 tanggal 01 Desember 2023 tentang Pembahasan Rencana
Kerja dan Anggaran Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Tahun
2024 antara lain :
1. Hasil pemetaan risiko atas aktivitas perusahaan ditetapkan 5 TPB RKA Tahun
2024 berdasarkan program TJSL Prioritas dan Creating Shared Value (CSV).
2. Pelaksanaan Program TJSL tahun 2024, dikelompokan dalam 4 pilar sebagai
berikut :
NO JENIS PILAR RKA 2024 (RP)
1 Pilar Sosial 6.810.000.000
2 Pilar Ekonomi 15.985.000.000
3 Pilar Lingkungan 2.100.000.000
4 Pilar Hukum dan Tata Kelola 200.000.000
Jumlah 25.095.000.000
Program TJSL
1. Program TJSL non PUMK yang dijalankan unit Pelibatan dan Pengembangan
Masyarakat (CID) yang diperhitungkan sebagai biaya pada laporan RKAP
perusahaan tahun 2024 sebesar Rp 10.895.000.000,-.
2. Program TJSL yang merupakan pelaksanaan Program Pendanaan UMK
tahun 2024 sebesar Rp 14.000.000.000,- yang bersumber dari dana bergulir
(revolving) sampai dengan akhir tahun 2024 akan dilakukan kolaborasi
dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero).
3. Program TJSL Non CID sebesar yang diperhitungkan sebagai biaya pada
laporan RKAP perusahaan tahun 2024 sebesar Rp 200.000.000,-.
4. Pengelompokan program TJSL tahun 2024 dengan prioritas TPB sebagai
berikut :
270 Laporan Tahunan 2023
Page 272
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Sosial dan Lingkungan
a. Program prioritas di bidang pendidikan
No Program Prioritas Rp
1 GERNAS Baku 150.000.000
2 Sarana Pendidikan 150.000.000
3 Beasiswa Anak Pensiunan PT Pos 150.000.000
4 Beasiswa ULBI 300.000.000
5 Beasiswa Prestasi 200.000.000
Jumlah 950.000.000
b. Program prioritas di bidang lingkungan
No Program Prioritas Rp
1 Bantuan Program Reuse, Reduce & Recycle 300.000.000
2 Bantuan sarana umum 1.750.000.000
3 Green Economy 700.000.000
Jumlah 2.750.000.000
c. Program prioritas di bidang pengembangan UMK
No Program Prioritas Rp
1 Bantuan Kewirausahaan 600.000.000
2 Pameran UMK 400.000.000
3 Monitoring-Pengawasan Umum MB 657.000.000
4 Bantuan Sertifikat UMKM 200.000.000
Jumlah 1.857.000.000
d. Program TJSL yang berkomitmen mendukung bisnis inti dan menciptakan
Creating Shared Value (CSV) bagi perusahaan
No Program CSV Rp
1 Pengelolaan Sampah 500.000.000
2 Bantuan penyediaan Ruang Publik 300.000.000
3 Program Beasiswa ULBI 300.000.000
Jumlah 1.100.000.000
1. KINERJA PROGRAM TJSL SAMPAI DENGAN TRIWULAN IV TAHUN 2024
Kinerja pelaksanaan TJSL sampai dengan Triwulan IV tahun 2024 adalah
sebagai berikut :
a. Pelaksanaan realisasi kegiatan TJSL berdasarkan TPB sampai dengan
Triwulan IV jika dibandingkan dengan RKA tahun 2024 tercapai 88,75 %.
Data seperti pada tabel 1 dibawah ini.
Laporan Tahunan 2023 271
Page 273
Highlight Laporan
Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
Tabel Gambaran TPB Keseluruhan yang dilaksanakan PT Pos Indonesia (Persero)
Persentase Capaian Divisi
RKA s.d TW IV Th Realisasi s.d TW Pemilik
No TPB RKA TAHUN 2024 Real/RKA
2024 IV Th 2024 Real/RKA Sumber
s.d TW IV Th
Th 2024 Anggaran
2024
1 2 3 4 5 (6) = (5/3) (7) = (5/4) 8
A PILAR SOSIAL 6.810.000.000 6.810.000.000 6.486.162.088 95.24 95.24
1 TPB 3 5.860.000.000 5.860.000.000 5.101.624.985 87.06 87.06 TJSL
- Bantuan sarana Disabilitas & manula 500.000.000 500.000.000 406.226.610
- Bantuan bencana alam 800.000.000 800.000.000 388.491.000
- Bantuan sarana ibadah 1.000.000.000 1.000.000.000 2.168.073.655
- Bantuan sarana umum 2.500.000.000 2.500.000.000 2.024.503.920
- Bantuan ketahanan pangan 460.000.000 460.000.000 30.229.800
- Bantuan penyediaan ruang publik 300.000.000 300.000.000
- Bantuan prasarana olahraga 300.000.000 300.000.000 84.100.000
2 TPB 4 950.000.000 950.000.000 1.384.537.103 145.74 145.74 TJSL
- GERNAS Baku 150.000.000 150.000.000 182.358.450
- Sarana Pendidikan 150.000.000 150.000.000 675.652.653
- Beasiswa Anak Pensiunan PT Pos 150.000.000 150.000.000 150.634.500
- Beasiswa ULBI 300.000.000 300.000.000 300.000.000
- Beasiswa Prestasi 200.000.000 200.000.000 75.891.500
B PILAR EKONOMI 15.985.000.000 15.985.000.000 15.271.040.428 95.53 95.53
1 TPB 8 15.985.000.000 15.985.000.000 15.271.040.428 95.53 95.53 TJSL
- Program TJSL Pendanaan UMK 1.985.000.000 1.985.000.000 2.571.040.428
- Monitoring-Pengawasan Umum MB 685.000.000 685.000.000 748.763.306
- Bantuan Kewirausahaan 600.000.000 600.000.000 921.544.873
- Pameran UMK 400.000.000 400.000.000 750.732.249
- Bantuan Sertifikasi UMKM 200.000.000 200.000.000 150.000.000
- Bantuan Pelatihan & Service Excellence 100.000.000 100.000.000
Kolaborasi dengan BRI 14.000.000.000 14.000.000.000 12.700.000.000 90.71 90.71
C PILAR LINGKUNGAN 2.100.000.000 2.100.000.000 477.632.442 22.74 22.74
1 TPB 13 2.100.000.000 2.100.000.000 477.632.442 TJSL
- Bantuan program Reuse, Reduce &
300.000.000 300.000.000 156.214.442
Recycle
- Green Economy 700.000.000 700.000.000 321.409.000
- Program Dampak perubahan iklim El
1.100.000.000 1.100.000.000
Nino
D PILAR HUKUM DAN TATA KELOLA 200.000.000 200.000.000 37.105.237 18.55 18.55
1 TPB 16 200.000.000 200.000.000 37.105.237 TJSL
- Bantuan perpanjangan SIM untuk
100.000.000 100.000.000 37.105.237
driver dan oranger
- Bantuan jaminan Ketenagakerjaan 100.000.000 100.000.000
Jumlah 25.095.000.000 25.095.000.000 22.271.931.195 88.75 88.75
272 Laporan Tahunan 2023
Page 274
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Sosial dan Lingkungan
Tabel Rekapitulasi Penggunaan dana TJSL 2024
Rekapitulasi RKA Tahun RKA s.d TW IV Realisasi s.d Persentase Capaian
No
Penggunaan Dana TJSL 2024 Th 2024 TW IV Th 2024 RKA Tahun 2024
1 Program CID 10.895.000.000 10.895.000.000 9.534.825.988 87,52%
2 Program Non CID 200.000.000 200.000.000 37.105.237 18,55%
Penyaluran Kolaborasi
3 14.000.000.000 14.000.000.000 12.700.000.000 90,71%
dengan BRI
Jumlah 25.095.000.000 25.095.000.000 22.271.931.195
Kegiatan-kegiatan TJSL berdasakan masing-masing pilar sebagai berikut :
i. Pilar Sosial terserap sebesar Rp 6.486.162.088,- atau 95,24% dari total
RKA 2024.
ii. Pilar Ekonomi terserap sebesar Rp 15.271.040.428,- atau 95,53% dari
total RKA 2024.
iii. Pilar Lingkungan terserap sebesar Rp 477.623.442,- atau 22,74% dari
total RKA 2024.
iv. Pilar Hukum dan Tata Kelola terserap sebesar Rp 37.105.237,- atau
18,55% dari total RKA 2024.
b. Pelaksanaan kegiatan program Create Share Value yang dilaksanakan
sampai dengan Triwulan IV tahun 2024. Data seperti pada tabel 2 di bawah
ini.
Tabel Program Create Share Value
RKA Tahun RKA s.d Triw Realisasi s.d Triw Nilai Manfaat CSV
No Program
2024 IV Tahun 2024 IV Tahun 2024 bagi Perusahaan
1 Pengelolaan Sampah 500.000.000 500.000.000 255.000.000
Bantuan penyediaan
2 300.000.000 300.000.000
Ruang Publik
Nilai manfaat CSV dalam
3 Program Beasiswa ULBI 300.000.000 300.000.000 300.000.000 program ini sebesar Rp
661.875.000,-
Jumlah 1.100.000.000 1.100.000.000 555.000.000
Laporan Tahunan 2023 273
Page 275
Highlight Laporan
Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
Pada Triwulan IV tahun 2024 program CSV realisasi sebesar Rp 555.000.000,-.
Perhitungan CSV Program Beasiswa ULBI
Financial Proxy Adjustment Value
Proxy Value Total Value
No Qty Location Total Value
(Rp) (Rp) Dead- Displace- Attribu- Drop-
Benefit Proxy Value Jenis Proxy weight ment tion Off
Pemberian beasiswa
Meringankan
untuk 150 mahasiswa Cash
1 biaya pendidikan 150 ULBI 2.000.000 300.000.000 0% 0% 0% 0% 300.000.000
ikatan dinas per tahun Transaction
mahasiswa
senilai Rp 300.000.000.-
Dengan adanya promosi
program ini terjadi
peningkatan minat
pendaftaran calon
mahasiswa/i baru di
Peningkatan Resource
2 ULBI sebanyak 400%. 4 ULBI 20.000.000 80.000.000 25% 0% 0% 0% 60.000.000
minat pendaftar Allocation
Rata-rata biaya promosi
per-media seperti stand
pameran. baliho. sosial
media ads sebesar Rp
20.000.000.-
Lulusan program
Efisiensi Biaya beasiswa ikatan dinas Cash
3 150 ULBI 3.200.000 480.000.000 0% 0% 0% 0% 480.000.000
Rekrutmen yang direkrut menjadi Transaction
pegawai PosIND
Biaya yang dihemat
perusahaan karena
penerima beasiswa
Efisiensi Biaya Revealed
4 langsung menjadi tenaga 150 ULBI 250.000 37.500.000 0% 0% 0% 0% 37.500.000
Pelatihan Preferences
kerja tanpa perlu proses
rekrutmen dan pelatihan
awal besar-besaran
Penerima beasiswa
biasanya memiliki ikatan
moral dan formal untuk
bekerja di perusahaan
setelah lulus dengan
Penghematan ikatan dinas. sehingga
Cash
5 turn over turn over karyawan lebih 150 ULBI 1.000.000 150.000.000 25% 25% 25% 0% 84.375.000
Transaction
pegawai rendah dibanding tenaga
kerja biasa. Dengan
estimasi turn over 5%
dan biaya pergantian
per-karyawan sebesar Rp
20.000.000.-
TOTAL (2+3+4+5) : 661.875.000
Pelaksanaan Program Prioritas TJSL yang sudah dilaksanakan sampai dengan
Triwulan IV tahun 2024. Data seperti pada tabel di bawah ini
Tabel Program Prioritas di Bidang Pendidikan
RKA s.d Triw Realisasi s.d Triw
RKA Tahun
No Program Prioritas TPB IV Tahun 2024 IV Tahun 2024
2024 (Rp)
(Rp) (Rp)
1 GERNAS Baku 4 150.000.000 150.000.000 182.358.450
2 Sarana Pendidikan 4 150.000.000 150.000.000 675.652.653
Beasiswa Anak Pensiunan
3 4 150.000.000 150.000.000 150.634.500
PT Pos
4 Beasiswa ULBI 4 300.000.000 300.000.000 300.000.000
5 Beasiswa Prestasi 4 200.000.000 200.000.000 75.891.500
Jumlah 950.000.000 950.000.000 1.384.537.103
274 Laporan Tahunan 2023
Page 276
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Sosial dan Lingkungan
Pada Program Prioritas di bidang Pendidikan sampai dengan Triwulan IV tahun
2024 terealisasi sebesar Rp 1.384.537.103,- atau sebesar 145,74% dari RKA tahun
2024.
Tabel Program Prioritas di Bidang Lingkungan
RKA Tahun 2024 RKA s.d Triw IV Realisasi s.d Triw IV
No Program Prioritas TPB
(Rp) Tahun 2024 (Rp) Tahun 2024 (Rp)
Bantuan Program Reuse.
1 13 300.000.000 300.000.000 156.214.442
Reduce & Recycle
2 Bantuan Sarana Umum 3 1.750.000.000 1.750.000.000 2.024.503.920
3 Green Economy 13 700.000.000 700.000.000 321.409.000
Jumlah 2.750.000.000 2.750.000.000 2.502.127.362
Pada Program Prioritas di bidang Lingkungan sampai dengan Triwulan IV tahun
2024 terealisasi sebesar Rp 2.502.127.362,- atau sebesar 90,99% dari RKA tahun
2024.
Tabel Program Prioritas di Bidang Pengembangan UMK
RKA Tahun 2024 RKA s.d Triw IV Realisasi s.d Triw IV
No Program Prioritas TPB
(Rp) Tahun 2024 (Rp) Tahun 2024 (Rp)
1 Bantuan Kewirausahaan 8 600.000.000 600.000.000 921.544.873
2 Pameran UMK 8 400.000.000 400.000.000 750.732.249
Monitoring-Pengawasan
3 8 657.000.000 657.000.000 748.763.306
Umum MB
4 Bantuan Sertifikat UMKM 8 200.000.000 200.000.000 150.000.000
Jumlah 1.857.000.000 1.857.000.000 2.571.040.428
Pada Program Prioritas di bidang Pengembangan UMK sampai dengan Triwulan
IV tahun 2024 terealisasi sebesar Rp 2.571.040.428,- atau sebesar 138,45% dari
RKA tahun 2024.
3. KINERJA PROGRAM PUMK SAMPAI DENGAN TRIWULAN IV TAHUN 2024
1.1. Laporan Sumber Dana dan Penggunaan Dana
Pendanaan UMK dalam rangka pemberian bantuan pendanaan modal kerja bagi
para UMK dilakukan kolaborasi dengan BRI yang bersumber dari dana bergulir
dan jasa administrasi yang diterima dari Mitra Binaan.
Laporan Tahunan 2023 275
Page 277
Highlight Laporan
Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
Tabel Realisasi Sumber Dana dan Penggunaan Dana
Program UMK
No Uraian
Anggaran 2024 (Rp) Realisasi s.d Triw IV 2024 (Rp) %
A. Dana Tersedia :
1 Saldo Awal (SETARA KAS) 2.975.120.624 2.550.878.685 0.00
2 Pengembalian Pinjaman Mitra Binaan 12.000.000.000 10.404.955.192 86.71
3 Pendapatan Jasa Administrasi Pinjaman 900.000.000 513.595.667 57.07
4 Pendapatan Jasa Giro Bank 4.800.000 5.748.443 0.00
5 Pendapatan Lainnya 0.00
6 Titipan Lainnya 226.124.547
Dana Tersedia (jumlah 1 s.d. 6) 15.879.920.624 13.701.302.534 86.28
B. Penggunaan Dana
1 Penyaluran Pinjaman kepada Mitra
2 Penyaluran Kolaborasi BRI 14.000.000.000 12.700.000.000 90.71
3 Piutang Lain-lain
Jumlah Penggunaan Dana (jumlah 1 s.d. 3) 14.000.000.000 12.700.000.000 90.71
Sisa Saldo Akhir (A - B) 1.879.920.624 1.001.302.534
Dana tersedia sampai dengan Triwulan IV sebesar Rp 13.701.302.534,- yang
bersumber dari saldo awal tahun 2024 sebesar Rp 2.550.878.685,- pengembalian
pinjaman mitra binaan sebesar Rp 10.404.955.192,- atau 86,71%, jasa administrasi
sebesar Rp 513.595.667,- atau 57,07% dan pendapatan jasa giro bank sebesar Rp
5.748.443,-.
Dana penyaluran kolaborasi ke BRI sampai dengan Triwulan IV tahun 2024
sebesar Rp 12.700.000.000,-. Sisa saldo kas dan setara kas s.d Triwulan IV tahun
2024 sebesar Rp 1.001.302.534,-.
276 Laporan Tahunan 2023
Page 278
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Sosial dan Lingkungan
1.2. Laporan Keuangan PUMK
1.2.1. Laporan Posisi Keuangan
Laporan Posisi Keuangan Komparatif sampai dengan Triwulan IV tahun 2024
seperti tabel berikut :
Tabel Laporan Posisi Keuangan Komparatif
Presentase Presentase
RKA 2024 31 Desember 2023 31 Desember 2024
Capaian Capaian
URAIAN
1 2 3 (3 : 1) (3 : 2)
ASET LANCAR
Kas dan Setara Kas 1.879.920.624 2.550.878.684 1.001.302.534 53% 39,25%
Piutang Pinjaman Umum MB - Bersih 4.944.089.078 12.553.209.722 2.844.865.368 58% 23%
Piutang Pinjaman Khusus - Bersih - - - 0% 0%
Piutang Lain-lain Bersih 274.011.861 497.047.669 226.450.565 82,64% 45,56%
JUMLAH ASET LANCAR 7.098.021.563 15.601.136.075 4.072.618.467 57% 26%
ASET TIDAK LANCAR
Aset Tetap Bersih 1 1 1 100% 100%
Aset Lain-lain
Aset tidak berwujud (SIM PKBL) 1 1 1 0% 0%
Piutang Bermasalah 83.566.132.834 83.478.878.571 99,90% 99,90%
Akun Penyusutan Piutang Bermasalah (83.566.132.834) (83.478.878.571) 99,90% 99,83%
Piutang Jangka Panjang 38.211.536.599 24.094.016.266 36.803.118.468 96,31% 152,75%
Jumlah Aset Lain-lain 38.211.536.599 24.094.016.267 36.803.118.467 96,31% 152,75%
JUMLAH ASET TIDAK LANCAR 38.211.536.600 24.094.016.268 36.803.118.468 96,31% 152,75%
JUMLAH ASET 45.309.558.163 39.695.152.343 40.875.736.933 90,21 102,97
LIABILITAS DAN ASET NETO
LIABILITAS
Utang Lain-lain 0 90.979.721 46.507.164 0,00% 51%
Kelebihan Pembayaran Angsuran 481.772.544 431.032.945 456.167.844 94,69% 105,83%
JUMLAH LIABILITAS 481.772.544 522.012.666 502.675.008 104,34% 96,30%
ASET NETO
Aset Neto Tidak Terikat 44.827.785.620 39,079,123,412 39.928.983.738 89,07% 102,17%
Aset Neto Terikat - - - - -
JUMLAH ASET NETO 44.827.785.620 39.079.123.412 39.928.983.738 89,07% 102,17%
JUMLAH LIABILITAS DAN ASET NETO 45.309.558.164 39.601.136.078 40.431.658.747 89,23% 102,10%
Berdasarkan data tabel di atas perbandingan realisasi kas dan setara kas sampai
dengan Triwulan IV antara tahun 2023 dengan tahun 2024 sebesar 39,25% yaitu
realisasi tahun 2024 sebesar Rp 1.001.302.534,- dan tahun 2023 sebesar Rp
2.550.878.684,-.
Laporan Tahunan 2023 277
Page 279
Highlight Laporan
Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
1.2.2. Laporan Aktivitas
Laporan Aktivitas sampai dengan Triwulan IV tahun 2024 seperti tabel dibawah
ini :
Tabel Laporan Aktivitas
31 Desember 31 Desember Presentase Presentase
RKA 2024
2023 2024 Capaian Capaian
URAIAN
1 2 3 3:01 3:2
PENDAPATAN
Pendapatan Jasa Administrasi
1.017.520.333 1.209.898.528 513.595.667 50,48 42,45
Pinjaman
Pemulihan cadangan penurunan
- - - - -
nilai piutang pinjaman khusus
Pendapatan Bunga 4.800.000 5,587,990 5,748,443 119.76 102.87
Pendapatan Lain-lain - 6.447.284 - 0,00% 0,00%
JUMLAH PENDAPATAN 1.022.320.333 1.315.950.068 834.546.000 81,63% 63,42%
BEBAN
Beban Penyisihan Penurunan Nilai
(3.526.612.989) 1.815.863.320 (671.475.938) 19,04% (36,98%)
Piutang Pinjaman
Beban amortisasi aset tdk
- - - 0,00% 0,00%
berwujud
Beban Hibah BRI - - - 0,00% 0,00%
JUMLAH BEBAN (3.526.612.989) 1.815.863.320 (330.516.216) 9,37 (18,20%)
KENAIKAN (PENURUNAN) ASET
4.548.933.321 (593.929.518) 849.860.326 18,68% 243,09%
NETO TIDAK TERIKAT
KENAIKAN (PENURUNAN) ASET
4.548.933.321 (593.929.518) 849.860.326 18,68% 243,09%
NETO
ASET NETO AWAL TAHUN 40.278.852.298 39.673.052.930 39.079.123.412 97,02% 98,50%
ASET NETO AKHIR TAHUN 44.827.785.620 39.079.123.412 39.928.983.738 89,07% 102,17%
Secara umum aset neto akhir tahun sampai dengan Triwulan IV tahun 2024
adalah sebesar Rp39.928.983,- yang jika dibandingkan dengan RKA tahun 2024
sebesar Rp 44.827.785.620,- maka pencapaiannya sebesar 89,07%. Pencapaian
pendapatan Jasa Administrasi sampai dengan Triwulan IV tahun 2024 adalah
Sebesar 50,48% dari RKA Tahun 2024.
278 Laporan Tahunan 2023
Page 280
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Sosial dan Lingkungan
1.2.3. Laporan Arus Kas
Laporan Arus Kas sampai dengan Triwulan IV tahun 2024, seperti tabel di bawah ini:
Tabel Laporan Arus Kas
31 Desember 31 Desember Presentase Presentase
RKA 2024
URAIAN 2023 2024 Capaian Capaian
1 2 3 3:1 3:2
AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan pengembalian piutang umum MB 11.940.000.000 14.673.164.818 10.239.333.125 85,76% 69,78%
Penerimaan pengembalian piutang khusus MB - - - - -
Penerimaan pengembalian piutang Bermas-
60.000.000 101.714.665 140.487.168 234,15% 138,12%
alah
Pendapatan Jasa Administrasi Pinjaman 900.000.000 1.209.898.528 513.595.667 0,57 42,45%
Pendapatan bunga jasa giro 4.800.000 5.587.990 5.748.443 119,76% 102,87%
Pendapatan lain-lain - 6.447.284 - 0,00% 0,00%
(Pembayaran) penerimaan kelebihan angsuran - 26.667.833 25.134.899 94,25% -
(Pembayaran) penerimaan premi asuransi
- - - 0,00% 0,00%
penyaluran
(Pembayaran) penerimaan utang lain-lain - (72.760.669) (44.472.557) 61,12% -
(Pembayaran) Piutang Lain-Lain - 1.223.226.682 270.597.104 22,12% -
Penyaluran Pinjaman Kemitraan secara
- - - 0,00% 0,00%
Mandiri
Penyaluran Kerjasama BRI (14.000.000.000) (17.000.000.000) (12.700.000.000) 90,71% 74,71%
Penyaluran dana pembinaan UMK 0,00%
KAS NETO DITERIMA (DIGUNAKAN) UNTUK AKTIVI-
(1.095.200.000) 173.947.131 (1.549.576.151) 141,49% -890,83%
TAS OPERASI (1)
AKTIVITAS INVESTASI
KAS NETO DITERIMA (DIGUNAKAN) UNTUK AKTIVI-
- - - 0,00% 0,00%
TAS INVESTASI (2)
AKTIVITAS PENDANAAN
Beban Hibah BRI * - - - 0,00% 0,00%
KAS NETO DITERIMA (DIGUNAKAN) UNTUK
- - - 0,00% 0,00%
AKTIVITAS (3)
KENAIKAN (PENURUNAN) NETO DALAM KAS DAN
(1.095.200.000) 173.947.131 (1.549.576.151) 141,49% -890,83%
SETARA KAS (4=1+2+3)
KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL TAHUN (5) 2.975.120.624 2.376.931.553 2.550.878.685 85,74% 107,32%
KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR TAHUN (6=4+5) 1.879.920.624 2.550.878.684 1.001.302.534 53,26% 39,25%
Berdasarkan tabel di atas arus kas dari pendanaan UMK sangat besar dipengaruhi
oleh adanya kolektabilitas piutang yang diterima atas angsuran dari UMK mitra
binaan.
Laporan Tahunan 2023 279
Page 281
Highlight Laporan
Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
1.2.4. Kolektibilitas Piutang
Kolektabilitas piutang atas pendanaan UMK sampai dengan Triwulan IV tahun
2024 seperti tabel di bawah ini:
Tabel Kolektabilitas Piutang dan Piutang Bermasalah
Presentase Presentase
RKA 2024 31 Desember 2023 31 Desember 2024
URAIAN Capaian Capaian
1 2 3 3:1 3:2
1. Kolektibilitas Piutang
Lancar 7.640.802.893 8.030.985.381 2.012.289.176 26,34% 25,06%
Kurang Lancar 4.188.262.947 2.757.568.084 550.344.830 13,14% 19,96%
Ragu-ragu 1.926.172.837 2.133.450.880 327.953.180 17,03% 15,37%
Macet 53.277.390.791 54.117.650.588 53.909.734.622 101,19% 99,62%
Jumlah 1 67.032.629.468 67.039.654.933 56.800.321.808 84,74% 84,73%
2. Piutang Bermasalah 83.626.132.483 83.619.365.739 83.478.878.572 99,82% 99,83%
Jumlah (1+2) 150.658.761.951 150.659.020.672 140.279.200.381 93,11% 93,11%
Pencapaian kolektabilitas piutang umum dan piutang bermasalah sampai
dengan Triwulan IV tahun 2024 sebesar 93,11% dari RKA tahun 2024 dan 93,11%
dari realisasi untuk periode yang sama tahun 2023.
Tabel Kolektibilitas Piutang Umum berdasarkan Sektor Usaha
Lancar Kurang Lancar Ragu-Ragu Macet Jumlah
No Sektor
MB Rp MB Rp MB Rp MB Rp MB Rp
1 Industri 13 90.914.933 6 75.956.388 2 41.106.000 881 9.215.206.640 902 9.423.183.961
2 Perdagangan 111 1.133.451.800 19 250.303.905 9 113.079.000 2.858 28.074.970.625 2.997 29.571.805.330
3 Pertanian 2 7.837.702 - 1 44.507.000 79 726.861.916 82 779.206.618
4 Peternakan 11 13.275.690 1 22.778.000 1 15.146.000 170 1.886.969.527 183 1.938.169.217
5 Perkebunan 3 19.744.000 2 22.590.000 1 15.242.000 58 703.278.903 64 760.854.903
6 Perikanan 7 67.638.915 4 38.484.896 2 26.564.000 151 2.172.392.010 164 2.305.079.821
7 Jasa 47 638.344.136 9 129.239.641 3 72.309.180 972 10.036.280.086 1.031 10.876.173.043
8 Lainnya 4 41.082.000 1 10.992.000 - 103 1.093.774.915 108 1.145.848.915
Jumlah 198 2.012.289.176 42 550.344.830 19 327.953.180 5.272 53.909.734.622 5.531 56.800.321.808
280 Laporan Tahunan 2023
Page 282
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Sosial dan Lingkungan
Diagram Kolektibilitas Piutang Umum s.d Triwulan IV tahun 2024 berdasarkan
sektor usaha
Laporan Tahunan 2023 281
Page 283
Highlight Laporan
Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
5. KPI Program TJSL sampai dengan Triwulan IV tahun 2024 sebagai berikut :
No Indikator Target Bobot Skor Nilai
Melakukan pengukuran dampak 1. Program Penyediaan Ruang Publik (CSV) 6% 0 0
1 terhadap program TJSL dengan metode 2. Pengelolaan Sampah (CSV) 4% 100 4
Sosial Return on Investment
3. Program Beasiswa ULBI (CSV) 10% 100 10
Menetapkan kebijakan leveling unit
kerja TJSL menjadi setingkat BOD-1 BOD-1 (dalam kajian) Dmk Surat Kemente-
2 20% 100 20
atau disesuaikan dengan hasil kajian rian No. S-683/MBU/10/2022 tgl 24-10-2022
terkait hal tersebut
1. Laporan Triwulanan 5% 100 5
Meningkatkan pemanfaatan teknologi
informasi dalam program TJSL, terma- 2. Laporan Audited 5% 100 5
3
suk untuk pemenuhan pengisian sistem 3. Laporan Prognosa 5% 100 5
informasi berbasis
4. Laporan RKA 5% 100 5
1. Beasiswa Anak Berprestasi (Pendidikan) 6% 100 6
Meningkatkan kolaborasi antar BUMN
4 maupun dengan pihak lain yang sesuai 2. Air Bersih (Lingkungan) 7% 100 7
kompetensinya dalam 3. Bantuan Pameran UMK (Pengembangan
7% 100 7
UMK)
Melibatkan peran serta karyawan
5 Keterlibatan 15.000 orang Karyawan 20% 100 20
secara aktif dalam program TJSL
Jumlah 94
7. Pembinaan UMK yang telah dilakukan sampai dengan Triwulan IV tahun 2024
sebagai berikut :
1) Kegiatan monitoring dilakukan kepada 2.280 Mitra Binaan di 19 Unit TJSLD
selama Triwulan IV tahun 2024, terlampir pada Lampiran I
2) Anggaran atas pelaksanaan kegiatan monitoring, pelatihan dan pameran
sampai dengan Triwulan IV tahun 2024 sebesar Rp 2.571.040.428,- dan
realisasi program bantuan lain sampai dengan Triwulan IV tahun 2024
sebesar Rp 7.000.890.767,- yang diambil dari anggaran perusahaan.
3) Mitra binaan naik kelas sebanyak 38 Mitra binaan.
4) Kegiatan-kegiatan pembinaan UMK ini sebagaimana dalam bentuk
dokumentasi terlampir pada Lampiran II.
282 Laporan Tahunan 2023
Page 284
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Sosial dan Lingkungan
LAMPIRAN I
RINCIAN KEGIATAN PEMBINAAN UMK
1. Monitoring dan Pengawasan Umum sampai dengan Triwulan IV Tahun 2024
yaitu dilaksanakan sebagai berikut :
Monitoring dan pengawasan umum dilakukan di 19 ( Sembilan belas ) unit,
yaitu terdiri dari :
a. TJSLD Palangkaraya
b. TJSLD Pontianak
c. TJSLD Palembang
d. TJSLD Batam
e. TJSLD Samarinda
f. TJSLD Bandar Lampung
g. TJSLD Surabaya
h. TJSLD Banda Aceh
i. TJSLD Padang
j. TJSLD Pekanbaru
k. TJSLD Ambon
l. TJSLD Kendari
m. TJSLD Yogyakarta
n. TJSLD Denpasar
o. TJSLD Palembang
p. TJSLD Makassar
q. TJSLD Medan
r. TJSLD Jakarta
s. TJSLD Bandung
2. Pameran selama Triwulan IV Tahun 2024 dilaksanakan di Bandung, Medan,
Cirebon, Yogyakarta, Semarang dan Solo, dengan mengikutsertakan 60 Mitra
Binaan.
Laporan Tahunan 2023 283
Page 285
Highlight Laporan
Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
LAMPIRAN II
Dokumentasi Kegiatan Pembinaan UMK Mitra Binaan PT Pos Indonesia
A. KEGIATAN PAMERAN UMKM
Pameran Bandung ICONIC X STUNTING - Bandung
Pameran dan Bazzar Basket Ball ULBI - Bandung
284 Laporan Tahunan 2023
Page 286
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Sosial dan Lingkungan
B. KEGIATAN KEWIRAUSAHAAN & PELATIHAN
Pelatihan Hidroponik Bagi Karyawan Pos Menjelang Pensiun – TJSLD Bandung
C. KEGIATAN WASUM DAN MONITORING
Wasum dan Monitoring – TJSLD Bandung
Wasum Dan Monitoring – TJSLD Jakarta
Laporan Tahunan 2023 285
Page 287
Highlight Laporan
Profil Perusahaan
Kepada Pemegang Saham
D. KEGIATAN BANTUAN LAINNYA
ULBI
Bantuan Bakti Sosial Bencana gempa bumi di pangalengan Jawa Barat
286 Laporan Tahunan 2023
Page 288
Pembahasan Laporan Tanggung Jawab
Analisis Manajemen Tata Kelola Perusahaan
Sosial dan Lingkungan
Bantuan Bedah Rumah Pensiunan Pos Wilsus Kantor Pusat Bandung a.n Bpk Ihim
Pembangunan Jalan Lingkungan Desa Karang Setia – Cikarang, Jawa Barat
Laporan Tahunan 2023 287
Page 289
Page 290
Lampiran A Laporan Keuangan Konsolidasi
Page 291
PT POS INDONESIA (PERSERO)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN/
CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024/
As of and For the Year Ended December 31, 2024
dan/and
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN/
INDEPENDENT AUDITORS’ REPORT
Page 292
PT POS INDONESIA (PERSERO)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
DAFTAR ISI/
TABLE OF CONTENTS
Halaman/
Page
SURAT PERNYATAAN DIREKSI STATEMENT OF DIRECTOR
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN INDEPENDENT AUDITORS’ REPORT
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal As of And For the Year Ended
31 Desember 2024 December 31, 2024
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian 1-3 Consolidated Statement of Financial Position
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Consolidated Statement of Profit or Loss and Other
Lain Konsolidasian 4-5 Comprehensive Income
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian 6 Consolidated Statement of Changes in Equity
Laporan Arus Kas Konsolidasian 7-8 Consolidated Statement of Cash Flows
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian 9 - 129 Notes to Consolidated Financial Statements
Page 293
Page 294
Page 295
Page 296
Page 297
Page 298
Page 299
Page 300
Page 301
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
31 Desember 2024 December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2024 2023
ASET ASSETS
ASET LANCAR CURRENT ASSETS
Kas dan Setara Kas 3,6,30 2.063.363.227.142 2.653.918.421.743 Cash and Cash Equivalents
Bank
yang Dibatasi Penggunaannya 33.073.529.725 - Restricted Bank
Piutang Usaha - Bersih 3,7,30 336.931.275.934 385.402.397.127 Trade Receivables - Net
Persediaan 3,8 34.743.695.888 43.640.166.880 Inventories
Pendapatan yang Masih
Harus Diterima 9,3 1.016.837.478.050 930.909.600.985 Accrued Revenues
Pajak dibayar dimuka 3,16a 1.506.984.961 592.283.336 Prepaid Taxes
Aset lancar lainnya: Other Current Assets:
Piutang Layanan Receivable from
Jasa Keuangan 10a,30 2.011.539.275.002 880.739.688.637 Financial Services
Lainnya 10b 2.338.569.956.643 477.498.955.501 Others
Jumlah Aset Lancar 7.836.565.423.345 5.372.701.514.209 Total Current Assets
ASET TIDAK LANCAR NON-CURRENT ASSETS
Penyertaan saham 774.306.716 - Investment
Taksiran Tagihan Estimated Claim
Pajak Penghasilan 16f 84.292.629.255 52.552.484.634 for Tax Refund
Aset Tetap - Bersih 3,11 1.162.999.687.246 1.035.327.898.488 Fixed Assets - Net
Properti Investasi 3,12 6.785.059.730.800 6.586.760.726.000 Investment Properties
Aset Takberwujud - Bersih 3,13 121.774.971.326 111.965.551.053 Intangible Assets - Net
Aset Pajak Tangguhan 3,16d 370.705.541.962 388.117.276.057 Deferred Tax Assets
Aset Tidak Lancar Lainnya 14 103.665.446.567 111.413.796.667 Other Non-current Assets
Jumlah Aset Tidak Lancar 8.629.272.313.872 8.286.137.732.899 Total Non-Current Assets
JUMLAH ASET 16.465.837.737.217 13.658.839.247.108 TOTAL ASSETS
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir The accompanying notes to the consolidated financial statements
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan are an integral part of these consolidated financial statements
konsolidasian secara keseluruhan. taken as a whole.
1
Page 302
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN CONSOLIDATED STATEMENT OF
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) FINANCIAL POSITION (CONTINUED)
31 Desember 2024 December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2024 2023
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas Jangka Pendek Current Liabilities
Utang Usaha 3,15,30 651.416.992.385 474.354.916.682 Trade Payables
Utang Pajak 3,16b 76.892.446.168 60.569.447.017 Taxes Payable
Utang Lain-lain 17 722.423.584.092 753.828.360.808 Other Payables
Pinjaman Bank Jangka Pendek 3,18,30 4.421.133.369.864 2.285.604.000.000 Short-term Bank Loans
Pinjaman Jangka Panjang Jatuh
Tempo dalam Waktu Current Maturities of
Satu Tahun: Long-term Loans
MTN 19b,30 - 323.361.458.333 MTN
Obligasi 3,19b,30 99.469.166.668 - Bonds
Liabilitas Sewa 3,19a,30 42.139.256.365 7.734.098.789 Lease Liabilities
Jumlah Liabilitas
Jangka Pendek 6.013.474.815.542 3.905.452.281.629 Total Current Liabilities
Liabilitas Jangka Panjang Non-current Liabilities
Pinjaman Jangka Panjang-setelah
Dikurangi Bagian Jatuh Tempo Long-Term Loans-Net of
dalam Satu Tahun: Current Maturities:
Obligasi 3,19b,30 398.080.833.339 495.100.000.000 Bonds
Liabilitas Sewa 3,19a,30 88.782.484.359 15.194.867.976 Lease Liabilities
Liabilitas Imbalan Kerja 3,20 1.011.325.062.209 1.108.026.778.901 Employee Benefits Liability
Jumlah Liabilitas
Jangka Panjang 1.498.188.379.907 1.618.321.646.877 Total Non-Current Liabilities
JUMLAH LIABILITAS 7.511.663.195.449 5.523.773.928.506 TOTAL LIABILITIES
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir The accompanying notes to the consolidated financial statements
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan are an integral part of these consolidated financial statements
konsolidasian secara keseluruhan. taken as a whole.
2
Page 303
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN CONSOLIDATED STATEMENT OF
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) FINANCIAL POSITION (CONTINUED)
31 Desember 2024 December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2024 2023
EKUITAS EQUITY
Modal Saham - Share Capital -
Nilai Nominal Rp1.000.000 par value Rp1,000,000
per Lembar Saham per Share
Modal dasar 1.500.000 Authorized Capital
Lembar Saham 1,500,000 Shares
Modal Ditempatkan dan Capital Issued and
Disetor Penuh Sebesar Fully Paid
455.023 Lembar Saham 3,21a 455.023.000.000 455.023.000.000 455,023 Shares
Tambahan Modal Disetor 21b 2.344.427.566 2.344.427.566 Additional Paid-In Capital
Saldo Laba Retained Earnings
Telah Ditentukan
Penggunaannya 4.019.922.826.530 3.264.314.544.470 Appropriated
Belum Ditentukan
Penggunaannya 726.936.851.666 755.630.126.731 Unappropriated
Komponen Ekuitas Lainnya 21c 3.794.785.432.195 3.702.780.917.128 Other Equity Component
Jumlah Ekuitas yang
Dapat Diatribusikan Total Equity Attributable
kepada Pemilik Entitas Induk 8.999.012.537.957 8.180.093.015.895 to Owners of the Parent Entity
Kepentingan Non-Pengendali 21d (44.837.996.189) (45.027.697.293) Non-Controlling Interest
TOTAL EKUITAS 8.954.174.541.768 8.135.065.318.602 TOTAL EQUITY
JUMLAH LIABILITAS TOTAL LIABILITIES
DAN EKUITAS 16.465.837.737.217 13.658.839.247.108 AND EQUITY
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir The accompanying notes to the consolidated financial statements
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan are an integral part of these consolidated financial statements
konsolidasian secara keseluruhan. taken as a whole.
3
Page 304
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN CONSOLIDATED STATEMENT OF PROFIT LOSS AND
KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2024 2023
PENDAPATAN 3,22 5.017.861.008.697 5.479.121.136.675 REVENUES
BEBAN POKOK LAYANAN 3,23 (3.030.806.140.057) (3.680.789.445.438) COST OF SERVICES
LABA KOTOR 1.987.054.868.640 1.798.331.691.237 GROSS PROFIT
Beban Pemasaran 3,24 (35.211.233.641) (70.260.445.072) Marketing Expenses
General
Beban Umum dan Administrasi 3,24 (1.159.917.022.630) (1.110.990.406.688) Administrative Expenses
Pendapatan Lainnya 3,25 618.118.287.330 628.728.086.809 Other Income
Beban Lainnya 3,25 (261.185.716.080) (325.829.958.948) Other Expenses
PROFIT
LABA USAHA 1.148.859.183.619 919.978.967.338 FROM OPERATIONS
Pendapatan Keuangan 3,26 31.530.854.114 43.561.402.355 Finance Income
Beban Keuangan 3,26 (439.234.217.673) (261.648.866.909) Finance Costs
LABA SEBELUM PROFIT BEFORE
PAJAK PENGHASILAN 741.155.820.060 701.891.502.784 INCOME TAX
Pajak Kini 3,16c (2.551.203.481) (1.395.271.987) Current Income Tax
Pajak Tangguhan 3,16d 8.529.860.855 27.718.412.803 Deferred Tax
LABA TAHUN BERJALAN 747.134.477.434 728.214.643.600 PROFIT FOR THE YEAR
PENGHASILAN
KOMPREHENSIF OTHER COMPREHENSIVE
LAIN: INCOME:
Pos yang Tidak Akan Item That Will
Direklasifikasi Not Be Reclassified
ke Laba Rugi: to Profit or Loss:
Pengukuran Kembali Remeasurement of
atas Liabilitas Employee
Imbalan Kerja 3,20,21c 117.931.585.665 57.572.938.850 Benefits Obligation
Revaluasi Aset 3,21c - 412.370.729.903 Asset Revaluation
Pajak Penghasilan Terkait 3,16d (25.956.839.934) (12.666.046.547) Related Income Tax
JUMLAH LABA TOTAL COMPREHENSIVE
KOMPREHENSIF INCOME
TAHUN BERJALAN 839.109.223.165 1.185.492.265.806 FOR THE YEAR
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir The accompanying notes to the consolidated financial statements
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan are an integral part of these consolidated financial statements
konsolidasian secara keseluruhan. taken as a whole.
4
Page 305
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN CONSOLIDATED STATEMENT OF PROFIT LOSS AND
KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) OTHER COMPREHENSIVE INCOME (CONTINUED)
31 Desember 2024 December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2024 2023
LABA TAHUN BERJALAN
YANG DAPAT
DIATRIBUSIKAN PROFIT FOR THE YEAR
KEPADA: ATTRIBUTABLE TO:
Pemilik Entitas Induk 746.936.851.666 748.699.105.099 Owners of the Parent Entity
Kepentingan Non-Pengendali 197.625.768 (20.484.461.499) Non-Controlling Interest
747.134.477.434 728.214.643.600
JUMLAH LABA
KOMPREHENSIF
TAHUN BERJALAN
YANG DAPAT TOTAL COMPREHENSIVE
DIATRIBUSIKAN KEPADA: INCOME FOR THE YEAR
KEPADA: ATTRIBUTABLE TO:
Pemilik Entitas Induk 838.941.366.733 1.205.988.688.940 Owners of the Parent Entity
Kepentingan Non-Pengendali 167.856.432 (20.496.423.134) Non-Controlling Interest
839.109.223.165 1.185.492.265.806
BASIC
LABA PER SAHAM DASAR 1,64 1,60 EARNINGS PER SHARE
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir The accompanying notes to the consolidated financial statements
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan are an integral part of these consolidated financial statements
konsolidasian secara keseluruhan. taken as a whole.
5
Page 306
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Ekuitas yang Dapat Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk/
Equity Attributable to Owners of the Parent Entity
Saldo Laba/Retained Earning Pengukuran Kembali
Tambahan M odal Sudah Belum atas Liabilitas Revaluasi Jumlah Komponen Kepentingan
Disetor/ Ditentukan Ditentukan Imbalan Kerja/ Aset Tetap/ Ekuitas Lainnya/ Non-Pengendali/
M odal Saham/ Additional Penggunaannya/ Penggunaannya/ Remeasurement of Revaluation of Total Other Jumlah/ Non-Controlling Jumlah Ekuitas/
Share Capital Paid-in Capital Appropriated Unappropriated Jumlah/Total Benefit Obligation Fixed Assets Equity Component Total Interest Total Equity
S ALDO PER 31 DES EMBER 2022 455.023.000.000 2.344.427.566 2.613.945.107.772 650.369.436.698 3.264.314.544.470 (120.026.621.099) 3.365.475.909.885 3.245.449.288.786 6.967.131.260.822 (17.558.208.026) 6.949.573.052.796 BALANCE AS OF DECEMBER 31, 2022
Saldo Laba Sudah Ditentukan
Penggunaannya 650.369.436.698 (650.369.436.698) - - - - Appropriated Retained Earnings
Laba Periode Berjalan 748.699.105.099 748.699.105.099 - 748.699.105.099 (20.484.461.499) 728.214.643.600 Profit for the Period
Penyesuaian 6.931.021.632 6.931.021.632 65.967.771 65.967.771 6.996.989.403 (6.996.989.403) -
Penghasilan Komprehensif Lain - Other Comprehensive Income
Tahun Berjalan - 44.894.930.668 412.370.729.903 457.265.660.571 457.265.660.571 11.961.635 457.277.622.206 for the Year
S ALDO PER 31 DES EMBER 2023 455.023.000.000 2.344.427.566 3.264.314.544.470 755.630.126.731 4.019.944.671.201 (75.065.722.660) 3.777.846.639.788 3.702.780.917.128 8.180.093.015.895 (45.027.697.293) 8.135.065.318.602 BALANCE AS OF DECEMBER 31, 2023
Saldo Laba Sudah Ditentukan
Penggunaannya - - 755.630.126.731 (755.630.126.731) - - - - - - - Appropriated Retained Earnings
Laba Tahun Berjalan - - - 746.936.851.666 746.936.851.666 - - - 746.936.851.666 197.625.769 747.134.477.435 Profit for the Year
Dividen - - - (20.000.000.000) (20.000.000.000) - - - (20.000.000.000) - (20.000.000.000)
Penyesuaian - - (21.844.671) - (21.844.671) - - - (21.844.671) 21.844.671 - Adjustment
Penghasilan Komprehensif Lain Other Comprehensive Income
Tahun Berjalan - - - - - 92.004.515.067 - 92.004.515.067 92.004.515.067 (29.769.336) 91.974.745.731 for the Year
S ALDO PER 31 DES EMBER 2024 455.023.000.000 2.344.427.566 4.019.922.826.530 726.936.851.666 4.746.859.678.196 16.938.792.407 3.777.846.639.788 3.794.785.432.195 8.999.012.537.957 (44.837.996.189) 8.954.174.541.768 BALANCE AS OF DECEMBER 31, 2024
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan The accompanying notes to the consolidated financial statements are an integral part of these
dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan. consolidated financial statements taken as a whole.
6
Page 307
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENT OF CASH FLOWS
Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2024 2023
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan Kas dari Pelanggan 5.135.768.429.416 5.098.572.466.567 Cash Received from Customers
Pembayaran Kas
kepada Karyawan (2.285.727.332.109) (2.443.222.218.208) Cash Paid to Employees
Pembayaran Kas
kepada Pemasok (4.045.634.540.049) (2.525.387.089.876) Cash Paid to Suppliers
Pembayaran Biaya Pemasaran - (67.290.010.927) Payment of Marketing Cost
Pembayaran Pajak (8.619.025.061) (11.655.877.865) Payment of Tax
Penerimaan Restitusi Pajak (351.810.448) 15.773.122.481 Receipt from Tax Restitution
Kas Bersih Diperoleh dari Net Cash Provided by
(Digunakan untuk) (Used in)
Aktivitas Operasi (1.204.564.278.251) 66.790.392.172 Operating Activities
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS INVESTASI INVESTING ACTIVITIES
Perolehan Aset Tetap Acquisition of Fixed Assets
dan Aset Takberwujud (60.348.487.012) (239.519.595.872) and Intangible Assets
Pelepasan Aset Tetap - 10.890.179.193 Disposal of Fixed Assets
Pelepasan
Aset Lain-lain 6.136.800.000 - Disposal of Other Assets
Pembayaran Dividen (20.000.000.000) - Dividend Payment
Penempatan Bank Garansi (4.046.482.399) (95.719.129.156) Placement Bank Guarantee
Pencairan Bank Garansi - 100.460.056.756 Withdrawal Bank Guarantee
Kas Neto Diperoleh dari Net Cash Flows Provided by
Aktivitas Investasi (78.258.169.411) (223.888.489.079) Investing Activities
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir The accompanying notes to the consolidated financial statements
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan are an integral part of these consolidated financial statements
konsolidasian secara keseluruhan. taken as a whole.
7
Page 308
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) CONSOLIDATED STATEMENT OF
CASH FLOWS (CONTIINUED)
Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2024 2023
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS FINANCING
PENDANAAN ACTIVITIES
Pencairan Pinjaman Drawdown of
Bank Jangka Pendek 15.503.800.000.000 10.024.000.000.000 Short-Term Bank Loans
Pembayaran Pinjaman Payment of
Bank Jangka Pendek (13.709.587.821.338) (8.529.000.000.000) Short-Term Bank Loans
Pembayaran Pinjaman Payment of
Bank Jangka Panjang - (87.500.000.000) Long-Term Bank Loans
Pembayaran Bunga Pinjaman (405.754.936.393) (251.090.088.514) Payment of Interest
Pembayaran Payment of Consumer
Liabilitas Sewa (10.719.707.191) (26.249.201.993) Lease Liabilities
Pembayaran Payment of
Utang Lain-lain (81.454.761) - Other Payables
Pendanaan Entitas Anak 21.503.552.284 - Subsidiary Funding
Pembayaran Pemegang Saham (26.063.111.120) - Shareholder Payments
Layanan Jasa Keuangan (301.202.074.981) (621.824.422.566) Financial Services
Pendanaan Lainnya (388.585.650.488) - Other Financing
Kas Neto Diperoleh dari Net Cash Provided by
Aktivitas Investasi 683.308.796.012 508.336.286.927 Investing Activities
KENAIKAN (PENURUNAN) NET INCREASE (DECREASE)
BERSIH IN CASH AND
KAS DAN SETARA KAS (599.513.651.650) 351.238.190.020 CASH EQUIVALENTS
Exchange Rates
Dampak dari Perubahan Fluctuation Effects
Kurs Terhadap Kas on Cash
dan Setara Kas 8.958.457.049 876.920.800 and Cash Equivalents
CASH AND CASH
KAS DAN SETARA KAS EQUIVALENTS AT
AWAL TAHUN 6 2.653.918.421.743 2.301.803.310.923 BEGINNING OF YEAR
CASH AND CASH
KAS DAN SETARA KAS EQUIVALENTS AT
AKHIR TAHUN 6 2.063.363.227.142 2.653.918.421.743 END OF YEAR
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir The accompanying notes to the consolidated financial statements
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan are an integral part of these consolidated financial statements
konsolidasian secara keseluruhan. taken as a whole.
8
Page 309
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN STATEMENTS
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM 1. GENERAL
a. Pendirian Entitas a. The Entity’s Establishment
Kantor pos pertama di Indonesia didirikan di Batavia oleh The first post office in Indonesia was established in
Gubernur Jenderal GW Baron, pada tanggal Batavia by Governor General GW Baron on
26 Agustus 1746 yang pada waktu itu bernama Jawatan August 26, 1746. Which was then was called Bureau PTT.
PTT. Terjadi pengambilalihan Kantor Pusat PTT di PTT Headquarter in Bandung was taken over by the
Bandung oleh Angkatan Muda PTT dari pemerintah Young Generation PTT from the Japanese military
militer Jepang. Tanggal tersebut diperingati sebagai Hari government. This date is celebrated as Postel Service Day
Bakti Postel. Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 240 (Hari Bakti Postel). Based on Government Regulation No.
tahun 1961, status Jawatan PTT berubah menjadi 240 of 1961, the status of PTT Bureau was changed into a
Perseroan Negara (PN) Pos dan Telekomunikasi. Pada State Enterprise (PN) Post and Telecommunications. In
tahun 1965, PN Pos dan Telekomunikasi dibagi menjadi 1965, PN Post and Telecommunications was divided into
dua bagian, yaitu PN Pos dan Giro berdasarkan Peraturan two part, namely PN Post and Giro based on Government
Pemerintah No. 29 tahun 1965, dan PN Telekomunikasi Regulation No. 29 of 1965, and PN Telecommunications
berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 30 tahun 1965. based on Government Regulation No. 30 of 1965.
Peraturan Pemerintah No. 9 tahun 1978 mengubah status Government Regulation No. 9 of 1978 changed the status
PN Pos dan Giro menjadi Perseroan Umum (Perum) Pos of PN Post and Giro into Perum (Public Company) Post
dan Giro. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik and Giro. Based on Government Regulation of the
Indonesia No. 5 tanggal 27 Februari 1995, Perum Pos dan Republic of Indonesia No. 5 dated February 27, 1995,
Giro yang didirikan dengan Peraturan Pemerintah No. 24 Perum Post and Giro which was established through
tahun 1984 dialihkan bentuknya menjadi Perseroan Government Regulation No. 24 of 1984 was changed its
(Persero) sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang form to Limited Company as defined in Law No. 9 of 1969
No. 9 tahun 1969 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah regarding Stipulation of Government Regulation in lieu of
Pengganti Undang-Undang No. 1 tahun 1969 tentang Law No. 1 of 1969 on State Business Forms. The Articles
Bentuk-bentuk Usaha Negara. Anggaran Dasar disusun of Association were prepared in accordance with the
sesuai dengan materi yang digariskan dalam Peraturan material outlined in the Government Regulation No. 5 of
Pemerintah No. 5 tahun 1995, bahwa Perusahaan didirikan 1995, wherein the Company was established with the sole
dengan maksud dan tujuan untuk menyelenggarakan: purpose of conducting:
1) Usaha jasa pos dan giro 1) Post and giro services
2) Usaha-usaha lain yang menunjang penyelenggaraan 2) Other businesses that support the implementation of
usaha jasa pos dan giro sesuai dengan peraturan postal and giro services in accordance with laws and
perundang-undangan yang berlaku. regulations.
Anggaran Dasar PT Pos Indonesia (Persero) The Articles of Association of PT Pos Indonesia (Persero)
(“Perusahaan”) ditetapkan dengan Akta Notaris Achmad (“the Company”) were stipulated based on Notarial Deed
Abid, S.H., sebagai pengganti Notaris Sutjipto, S.H., No. No. 117 of Achmad Abid, S.H., in lieu of Notary Sutjipto,
117 tanggal 20 Juni 1995 yang disahkan dengan Surat S.H., dated June 20, 1995, which was approved by the
Keputusan Menteri Kehakiman Republik Indonesia No. Ministry of Justice of the Republic of Indonesia on in his
C2-8182 HT.01.01 tahun 1995 tanggal 29 Juni 1995 serta Decree No. C2-8182 HT.01.01 of 1995 dated June 29,
telah diumumkan dalam Berita Negara Republik 1995 and was published in the State Gazette No. 67 of the
Indonesia No. 67 Tambahan No. 7039 tanggal 22 Agustus Republic of Indonesia Supplement No. 7039 dated August
1995. 22, 1995.
Anggaran Dasar Perusahaan tersebut telah mengalami The Company Articles of Association have been amended
beberapa kali perubahan. Perubahan Anggaran Dasar several times. Amendments to the Company’s articles of
Perusahaan terhadap UU No. 40 tahun 2007 tentang associations in accordance with Law No. 40 of 2007
Perseroan Terbatas telah dilakukan sesuai dengan Akta concerning Limited Liability Companies have been made
No. 164 tanggal 15 Agustus 2008 di hadapan Notaris in accordance with deed No. 164 dated August 15, 2008
Sutjipto, S.H. dan telah mendapat persetujuan dari Menteri before notary Sutjipto, S.H., and was approved by
Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan Surat Keputusan Ministry of Law and Human Rights through his degree
No. AHU-78035.AH.01.02.TH.2008 tanggal No. AHU-78035.AH.01.02.TH.2008 dated
24 Desember 2008. December 24, 2008.
Perubahan terakhir dengan Akta Notaris No. 5 tanggal 5 The latest amendment was in year 2024 by Notarial Deed
Agustus 2024 oleh Notaris Aryanti Artisari, S.H., M.Kn., No. 5 of Notary Aryanti Artisari, S.H., M.Kn., a notary in
di Jakarta mengenai Pernyataan Keputusan Pemegang Bogor, dated August 5, 2024, regarding the Statement of
Saham terkait Perubahan Anggaran Dasar Perusahaan. Shareholders Decision related to the Amendment of the
Perubahan tersebut mencakup, antara lain, penyesuaian Article of Association of the Company. The amendments
Nomenklatur Jabatan, Pengalihan Tugas, dan include among others, the amendment of Nomenclature
Pengangkatan Dewan Komisaris PT Pos Indonesia Position, Transfer of Tasks, and Appointment of Board of
(Persero). Akta tersebut telah disetujui oleh Menteri Commissioners of the Company. The deed has been
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam approved by the Ministry of Law and Human Rights of the
Surat Keputusannya No. AHU-0019573.AH.01.11. Tahun Republic of Indonesia in his Decision No. AHU-
2024 tanggal 5 Agustus 2024. 0019573.ah.01.11. Year 2024 dated August 5, 2024.
9
Page 310
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL (Continued)
a. Pendirian Entitas (Lanjutan) a. The Entity’s Establishment (Continued)
PT Pos Indonesia (Persero) tidak memiliki entitas induk PT Pos Indonesia (Persero) does not have a parent or
atau merupakan entitas induk terakhir. Perseroan memiliki ultimate parent. The Company has three subsidiaries,
tiga entitas anak, yaitu PT Pos Finansial Indonesia, PT Pos PT Pos Finansial Indonesia, PT Pos Logistik Indonesia,
Logistik Indonesia, dan PT Pos Properti Indonesia. and PT Pos Properti Indonesia.
Perusahaan berdomisili di Bandung dengan kantor pusat The Company is domicilied in Bandung with its
di Jalan Banda No. 30, Citarum, Bandung Wetan. headquarter at Jalan Banda No. 30, Citarum, Bandung
Wetan.
b. Maksud dan Tujuan Perusahaan b. Purposes and Objectives of the Company
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang According to Article 3 of the Articles of Association, the
lingkup kegiatan usaha Perusahaan antara lain meliputi Company’s scope of business activities includes postal
bidang usaha jasa pos dan giro termasuk jasa keuangan and giro services which include financial services of cash-
secara tunai maupun berbasis giro (account) bidang usaha based or giro-based accounts, business communications
jasa komunikasi, jasa logistik, jasa retail, jasa keagenan services, logistics services, retail services, agency services
dan jasa-jasa lain yang menunjang penyelenggaraan usaha and other services that support the execution of postal and
jasa pos dan giro sesuai dengan peraturan perundangan- giro services in accordance with the existing legislation
undangan yang berlaku dan bidang usaha pemanfaatan dan and utilization and development of its resources to support
pengembangan sumber daya yang dimiliki untuk the Company’s business activities.
menunjang kegiatan usaha Perusahaan.
c. Merk dan Logo c. Brand and Logo
Perusahaan telah melakukan perubahan merek dan logo The Company has made changes to its brand and new
baru yang telah disetujui oleh Menteri Badan Usaha Milik Company logo which have been approved by the Minister
Negara dengan Nomor Surat: S-532/MBU/10/2023 of State-Owned Enterprises with Letter
perihal Persetujuan Perubahan Merek dan Logo PT Pos No.: S-532/MBU/10/2023 regarding Approval of Changes
Indonesia (Persero) tanggal 23 Oktober 2023. to the Brand and Logo of PT Pos Indonesia (Persero)
dated October 23, 2023.
d. Struktur Organisasi, Dewan Komisaris, Direksi dan d. Organization Structure, Board of Commissioners,
Karyawan Directors and Employees
1) Usaha jasa pos dan giro 1) Post and giro services
Dalam melaksanakan kegiatan operasionalnya, In conducting its activities, the Company has regional
Perusahaan memiliki wilayah kerja dan lokasi regional working teritories as follows:
sebagai berikut:
i. Regional 1 Medan 20004 meliputi wilayah kerja i. Regional 1 in Medan 20004 consists of working
Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, Sumatera area Province of Nanggroe Aceh Darussalam,
Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, North Sumatera, West Sumatera, Riau, Riau
Sumatera Selatan, Jambi, Lampung, Bengkulu dan Islands, South Sumatera, Jambi, Lampung,
Kepulauan Bangka Belitung. Bengkulu and Bangka Belitung Islands.
ii. Regional 2 Jakarta 10004 meliputi wilayah kerja ii. Regional 2 in Jakarta 10004 consists of working
Provinsi DKI Jakarta dan Banten, kota Bogor, area Province of DKI Jakarta and Banten, City of
Bekasi dan Depok. Serang, Bogor, Bekasi and Depok.
iii. Regional 3 Bandung 40004 meliputi wilayah kerja iii. Regional 3 in Bandung 40004 consists of working
Provinsi Jawa Barat. area Province of West Java.
iv. Regional 4 Semarang 50004 meliputi wilayah iv. Regional 4 in Semarang 50004 consists of working
kerja Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Daerah area Province of Central Java and Special
Istimewa Yogyakarta. Province of Yogyakarta.
v. Regional 5 Surabaya 60004 meliputi wilayah kerja v. Regional 5 in Surabaya 60004 consists of working
Provinsi Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat area Province of East Java, Bali, West Nusa
dan Nusa Tenggara Timur. Tenggara and East Nusa Tenggara.
vi. Regional 6 Makassar 90004 meliputi wilayah vi. Regional 6 in Makassar 90004 consists of working
kerja Provinsi Kalimantan Barat, Kalimantan area Province of West Kalimantan, Central
Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan, South Kalimantan, East Kalimantan,
Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi South Sulawesi, Southeast Sulawesi, West
Barat Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi, North Sulawesi, Central Sulawesi,
Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Gorontalo, Maluku, North Maluku, Papua dan
Papua Barat. West Papua.
10
Page 311
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL (Continued)
d. Struktur Organisasi, Dewan Komisaris, Direksi dan d. Organization Structure, Board of Commissioners,
Karyawan (Lanjutan) Directors and Employees (Continued)
2) Dewan Komisaris dan Direksi 2) Board of Commissioners and Director
Berdasarkan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Based on the Decree of the Minister of State-Owned
Negara Nomor: SK-261/MBU/09/2023 tanggal 21 Enterprises Number: SK-261/MBU/09/2023 dated
September 2023, Pernyataan Keputusan Pemegang September 21, 2023, Statement of Shareholders'
Saham No. 11 tanggal 24 Januari 2024, dan yang Decision No. 11 dated January 24, 2024, and last
terakhir Pernyataan Keputusan Pemegang Saham No. Statement of Shareholders' Decision No. 5 dated
5 tanggal 5 Agustus 2024, susunan Dewan Komisaris August 5, 2024, the composition of the Board of
per 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai Commissioners as of December 31, 2024 and 2023 is
berikut: as follows:
5 Agustus - 31 Desember/ 24 Januari - 4 Agustus/ 1 Januari - 23 Januari/
August 5 - December 31, January 24 - August 4, January 1 - January 23,
2024 2024 2024
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama Rhenald Kasali Rhenald Kasali Rhenald Kasali President Commissioner
Independent
Komisaris Independen Muhammad Budi Djatmiko - Condro Kirono Commissioner
Independent
Komisaris Independen Fauzi Baadilla - - Commissioner
Komisaris I Gde Made Kartikajaya I Gde Made Kartikajaya Robben Rico Commissioner
Komisaris Robben Rico Robben Rico Guntur Iman Nefianto Commissioner
Komisaris - Guntur Iman Nefianto Gunawan Hutagalung Commissioner
Komisaris Gunawan Hutagalung Gunawan Hutagalung - Commissioner
2023
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama Rhenald Kasali President Commissioner
Independent
Komisaris Independen Condro Kirono Commissioner
Komisaris Robben Rico Commissioner
Komisaris Guntur Iman Nefianto Commissioner
Komisaris Gunawan Hutagalung Commissioner
Berdasarkan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Based on the Decree of the Minister of State-Owned
Negara Nomor: SK-154/MBU/07/2022 dan yang Enterprises No.: SK 154/MBU/07/2022 and most recently
terakhir SK-260/MBU/09/2023 tanggal 21 September SK-260/MBU/09/2023 dated September 21, 2023, the
2023, susunan Dewan Direksi per 31 Desember 2024 composition of the Board of Directors as of December 31,
dan 2023 adalah sebagai berikut: 2024 and 2023 are as follows:
5 Agustus - 31 Desember/ 24 Januari - 4 Agustus/ 1 Januari - 23 Januari/
August 5 - December 31, January 24 - August 4, January 1 - January 23,
2024 2024 2024
Dewan Direksi Board of Directors
Direktur Utama Faizal Rochmad Djoemadi Faizal Rochmad Djoemadi Faizal Rochmad Djoemadi President Director
Direktur Keuangan dan Director of Finance and
Manajemen Risiko Endy P.R. Abdurrahman Endy P.R. Abdurrahman Endy P.R. Abdurrahman Risk Management
Direktur Bisnis Kurir dan Director of Courier and
Logistik Tonggo Marbun Tonggo Marbun Siti Choiriana Logistic Business
Direktur Bisnis Jasa Director of Finance
Keuangan Haris Haris Haris Services Business
Direktur Human Capital Director of Human
Management Asih Kurniasari Komar Asih Kurniasari Komar Tonggo Marbun Capital Management
Direktur Business Director of Business
Development dan Development and
Portofolio Management Prasabri Pesti Prasabri Pesti Prasabri Pesti Portofolio Management
Direktur Operasi dan Director of Operation and
Teknologi Informasi Hariadi Hariadi Hariadi Information Technology
11
Page 312
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL (Continued)
d. Struktur Organisasi, Dewan Komisaris, Direksi dan d. Organization Structure, Board of Commissioners,
Karyawan (Lanjutan) Directors and Employees (Continued)
3) Komite Audit, Komite Pemantau Manajemen 3) Audit Committee, Business and Investment Risk
Risiko Usaha dan Investasi, Komite Nominasi dan Management Monitoring Committee, Nomination
Remunerasi and Remuneration Committee
Komite Audit Audit Committee
Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris Based on the Decree of the Board of Commissioners
tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Ketua concerning the Dismissal and Appointment of the
Komite Audit PT Pos Indonesia (Persero) Chairman of the Audit Committee of PT Pos Indonesia
No. 233/DEKOM/0923 tanggal 27 September 2023, (Persero) No. 233/DEKOM/0923 dated September 27,
dan terakhir berdasarkan Surat Keputusan Dewan 2023, and the lastest based on the Decree of the Board
Komisaris Nomor SK-56/DEKOM/0424 tanggal of Commissioners Number SK-56/DEKOM/0424
28 Agustus 2024 tentang pemberhentian dan dated August 28, 2024 concerning the dismissal and
pengangkatan ketua komite audit PT Pos Indonesia appointment of the chairman of the audit committee of
(Persero), memberhentikan dengan hormat PT Pos Indonesia (Persero), honorably dismiss Mr.
Sdr. Robben Rico dan mengangkat Sdr. Muhammad Robben Rico and appoint Mr. Muhammad Budi
Budi Djatmiko sebagai ketua merangkap anggota Djatmiko as chairman and concurrent member of the
Komite Audit PT Pos Indonesia (Persero). Audit Committee of PT Pos Indonesia (Persero).
Susunan Komite Audit per 31 Desember 2024 dan The composition of the Audit Committee as of
2023 sebagai berikut: December 31, 2024 and 2023 are as follows:
2024 2023
Komite Audit Audit Committee
Ketua Muhammad Budi Djatmiko Guntur Iman Nefianto Chairman
Anggota Prasojo Prasojo Member
Anggota Venoneta Monetera Venoneta Monetera Member
Anggota Robben Rico - Member
Komite Pemantau Manajemen Risiko Usaha dan Business and Investment Risk Management
Investasi Monitoring Committee
Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris PT Based on the Decree of the Board of Commissioners
Pos Indonesia (Persero) tentang Pemberhentian dan of PT Pos Indonesia (Persero) on the Dismissal and
Pengangkatan Anggota Komite Pemantau Manajemen Appointment of Members of the Business Risk
Risiko Usaha dan Investasi PT Pos Indonesia Management and Investment Monitoring Committee
(Persero) No. 90/DEKOM/0724 tanggal 15 Juli 2024 of PT Pos Indonesia (Persero) No. 90/DEKOM/0724
memberhentikan dengan hormat Sdr. Ahmad Syarif dated July 15, 2024 respectfully dismissed Mr. Ahmad
Munawi dan mengangkat Sdri. Dewi Hanggraeni Syarif Munawi and appointed Sdri. Dewi Hanggraeni
sebagai anggota Komite Pemantau Manajemen Risiko as a member of the Business Risk Management and
Usaha dan Investasi PT Pos Indonesia (Persero). Investment Monitoring Committee of PT Pos
Indonesia (Persero).
Susunan Komite Pemantau Manajemen Risiko Usaha The composition of the Business and Investment Risk
dan Investasi (KPMRUI) per 31 Desember 2024 dan Management Monitoring Committee (KPMRUI) as of
2023 sebagai berikut: December 31, 2024 and 2023 as follows:
2024 2023
Komite Pemantau Business and Investment
Manajemen Risiko Usaha Risk Magement Monitoring
dan Investasi Committee
Ketua Gunawan Hutagalung Gunawan Hutagalung Chairman
Anggota Saiful Syaiful Siliganda Member
Anggota Dewi Hanggraeni Oerip Soebagyo Member
Komite Nominasi dan Remunerasi Nomination and Remuneration Committee
Perubahan terakhir Surat Keputusan Dewan The latest amendment to the Decree of the Company's
Komisaris Perusahaan tentang Pemberhentian dan Board of Commissioners regarding the Dismissal and
Pengangkatan Ketua Komite Nominasi dan Appointment of the Chairman of the Company's
Remunerasi Perusahaan No. SK-57/DEKOM/0424 Nomination and Remuneration Committee No. SK-
tanggal 26 April 2024 memberhentikan dengan 57/DEKOM/0424 dated April 26, 2024 honorably
hormat Sdr. Roben Rico dan mengangkat Sdr. I Gde dismissed Mr. Roben Rico and appointed Mr. I Gde
Made Kartikajaya sebagai Anggota Komite Nominasi Made Kartikajaya as a Member of the Company's
dan Remunerasi Perusahaan. Nomination and Remuneration Committee.
12
Page 313
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL (Continued)
d. Struktur Organisasi, Dewan Komisaris, Direksi dan d. Organization Structure, Board of Commissioners,
Karyawan (Lanjutan) Directors and Employees (Continued)
3) Komite Audit, Komite Pemantau Manajemen 3) Audit Committee, Business and Investment Risk
Risiko Usaha dan Investasi, Komite Nominasi dan Management Monitoring Committee, Nomination
Remunerasi (Lanjutan) and Remuneration Committee (Continued)
Komite Nominasi dan Remunerasi Nomination and Remuneration Committee
Susunan Komite Nominasi dan Remunerasi per 31 The composition of the Nomination and Remuneration
Desember 2024 dan 2023 sebagai berikut: Committee as of December 31, 2024 and 2023 are as
follows:
2024 2023
Komite Nominasi dan Nomination and
Remunerasi Remuneration Committee
Ketua Fauzi Baadilla Roben Rico Chairman
Anggota I Gde Made Kartikajaya Boy Bayu Idisondjaya Member
Anggota Boy Bayu Oerip Soebagyo Member
Anggota Oerip Soebagyo - Member
4) Karyawan & Manajemen Kunci 4) Employees & Key Personel
Karyawan Employees
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Grup As of December 31, 2024 and 2023, the Group have
mempunyai karyawan masing-masing 14.190 dan 14,190 and 15,783 employees respectively (unaudited)
15.783 (tidak diaudit) dengan rincian sebagai berikut: with the following details:
Manajemen Kunci Key Personel
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No SK-214, Based on the Decree of the Board of Directors No SK-
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, 214, as of December 31, 2024 and 2023, the Company
Perusahaan mempunyai key personel dengan rincian has key personnel with the following details:
sebagai berikut:
2024 2023
Manajemen Kunci Key Personel
Risk Management Risk Management
and Financial Policy Endang Wahyudin Endang Wahyudin and Financial Policy
Retail Business Wilhelmina Lily Selanno Wilhelmina Lily Selanno Retail Business
Enterprise Business Arifin Muchlis Arifin Muchlis Enterprise Business
Strategic Planning Strategic Planning
and Business Development Ir. Wikandaru Mudjadi Ir. Wikandaru Mudjadi and Business Development
International Post Service Yanto Parulian Hutajulu Yanto Parulian Hutajulu International Post Service
Human Capital Policy Human Capital Policy
and Strategy Ika Wijayanti Ika Wijayanti and Strategy
Portfolio Management Riharsono Prastyantoro Riharsono Prastyantoro Portfolio Management
Human Capital Services Human Capital Services
and Business Partner Chandra Dewi Chandra Dewi and Business Partner
Government and Government and
Corporate Business Hendra Sari Hendra Sari Corporate Business
Courier and Logistic Courier and Logistic
Operation Imam Pujono Imam Pujono Operation
Financial Operations and Financial Operations and
Business Partner Vivi Sofiati Vivi Sofiati Business Partner
Information Technology A. Winahyo Pratomo A. Winahyo Pratomo Information Technology
Fronting Management and Fronting Management and
Financial Transaction Financial Transaction
Service Felix Heru Wibowo Felix Heru Wibowo Service
Consumer Business Zuhed Nur Zuhed Nur Consumer Business
Wholesale and Wholesale and
International Business Arlia Irishtiana Arlia Irishtiana International Business
Internal Audit Agus Trisyuwanto Agus Trisyuwanto Internal Audit
13
Page 314
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL (Continued)
e. Penawaran Umum Obligasi Perusahaan e. The Company's Bonds Public Offering
Pada bulan Desember 2022, Perusahaan menawarkan On December 2022, the Company offered its bonds to the
obligasi pada masyarakat (Catatan 19) yang dinyatakan public (Note 19), which became effective by Financial
efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal Services Authority (OJK) on December 20, 2022 based on
20 Desember 2022 dengan Nomor S-271/D.04/2022 atas Letter Number S-271/D.04/2022 on the public offering of
Penawaran umum penerbitan Obligasi I PT Pos Indonesia Bond I of PT Pos Indonesia (Persero) with a principal
(Persero) dengan jumlah pokok sebesar amount of Rp500,000,000,000 and has been listed on the
Rp500.000.000.000 dan telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia Stock Exchange on December 28, 2022.
Indonesia pada tanggal 28 Desember 2022.
Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah utang obligasi As of December 31, 2024, the outstanding amount of
yang belum jatuh tempo adalah sebesar unmatured bond was Rp500,000,000,000 with the
Rp500.000.000.000 dengan rincian sebagai berikut: following details:
Tanggal
Obligasi/ Jumlah/ Bunga per Tahun/ Tahun/ Penerbitan/ Jatuh Tempo/
Bonds Amount Interest per Annum Years Date of Issuance Due Date
Obligasi I PT Pos
Indonesia (Persero)
Tahun 2023
Seri/Serie 28 Desember/ 28 Desember/
A (POST01A) 100.000.000.000 10,90% 3 December 28, 2022 December 28, 2025
Seri/Serie 28 Desember/ 28 Desember/
B (POST01B) 400.000.000.000 11,75% 5 December 28, 2022 December 28, 2027
f. Informasi tentang Entitas Anak Perusahaan f. Subsidiaries Information
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 persentase As of December 31, 2024 and 2023 the percentage of
kepemilikan Perusahaan dan jumlah aset Entitas Anak ownership of the Company and total asset of the
adalah sebagai berikut: Subsidiaries are as follows:
Jumlah Aset Sebelum Eliminasi/
Total Assets Before Elimination
Persentase
Komersial Tahun Operasi
Kepemilikan/ Komersial/
Entitas Anak/ Domisili/ Jenis Usaha/ Percentage of Start of Commercial
Subsidiaries Domicile Nature of Business Ownership Operations 2024 2023
Dimiliki langsung oleh Perusahaan/Held directly by the Company
PT Pos Finansial Indonesia Bisnis jaringan, bisnis 54,76% 2019 245.099.473.612 123.766.890.726
Indonesia ("PFI") akses channel dan (dahulu/previously
switching dan bisnis IT PT Bhakti Wasantara
solution/Network Net)
business, access
channel and system
switching business and
IT solution business.
PT Pos Logistik Indonesia Jasa transportasi, jasa 99,80% 2012 382.060.133.187 459.483.236.297
Indonesia ("PLI") pergudangan, jasa
pengiriman kargo dan
regulated agent atau
agen inspeksi/
Transportation
services, warehousing
services, cargo
delivery, regulated
agent or inspection
agent.
PT Pos Properti Indonesia Bidang properti/ 99,00% 2013 323.369.373.158 259.254.093.301
Indonesia ("PPI") Property business
Dimiliki oleh PT Pos Logistik Indonesia (“PLI”)/Held through PT Pos Logistik Indonesia (“PLI”)
PT Pos Properti Indonesia Properti/ 1,00% 2013 323.369.373.158 259.254.093.301
Indonesia ("PPI") Property
14
Page 315
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL (Continued)
f. Informasi tentang Entitas Anak (Lanjutan) f. Subsidiaries Information (Continued)
Dalam laporan keuangan konsolidasian ini, Perusahaan In these consolidated financial statements, the Company
dan entitas anak secara bersama-sama disebut sebagai and its subsidiaries are collectively referred as “the
“Grup”. Group”.
PT Pos Finansial Indonesia (PFI) PT Pos Finansial Indonesia (PFI)
PT Pos Finansial Indonesia (“PFI”) didirikan berdasarkan PT Pos Finansial Indonesia (“PFI”) was established
Akta Notaris No. 7 dari notaris Ivonne Barnetha Sinyal, based on Notarial Deed No. 7 of notary Ivonne Barnetha
S.H., Notaris di Jakarta tanggal 2 April 2001. Akta Sinyal, SH, Notary in Jakarta dated April 2, 2001. Deed of
Pendirian ini disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak estabilishment was approved by Ministry of Laws and
Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Human Rights of the Republic of Indonesia in his Decision
Keputusan Nomor C-02567.HT.01.01.Th.2001 tanggal Letter No. C02567.HT.01.01.Th.2001 dated June 28, 2001
28 Juni 2001 serta diumumkan dalam Tambahan Berita and published in Official Gazette of the Republic of
Negara Republik Indonesia No. 11 dan No. 1320 tanggal Indonesia No. 11 and No. 1320 dated February 5, 2002.
5 Februari 2002.
Berdasarkan Akta Notaris No. 69 dari Notaris Mahendra Based on Notarial Deed No. 69 of Notary Mahendra
Adinegara, S.H., M.Kn. Perusahaan mengubah nama PT Adinegara, S.H., M.Kn. the Company changed the name
Bhakti Wasantara Net menjadi PT Pos Finansial of PT Bhakti Wasantara Net to PT Pos Finansial
Indonesia. Perusahaan mendirikan dan memiliki Indonesia. The Company established and has an
penyertaan saham pada PFI sebesar 54,76% dari modal investment in PFI for 54.76% of the issued and paid-up
ditempatkan dan disetor PFI dengan jumlah investasi capital of PFI, with a total investment of
sebesar Rp38.578.000.000 atau 38.578 lembar saham. Rp38,578,000,000 or 38,578 shares. The Articles of
Perubahan tersebut telah mendapat persetujan dari Association was approved by Ministry of Laws and
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Human Rights of the Republic of Indonesia in Decision
Indonesia dengan Nomor AHU-0022339.AH.01.02 Tahun Letter Number AHU-0022339.AH.01.02 Year 2019 dated
2019 tanggal 24 April 2019. April 24, 2019.
Data PFI telah mengalami perubahan, perubahan terakhir PFI data has undergone changes, the last change as stated
sebagaimana termuat dalam akta No.61 tanggal 17 in deed No.61 dated December 17, 2024 made before
Desember 2024 yang dibuat di hadapan Notaris Ervina Notary Ervina Christina Sembiring, S.H., M.kn regarding
Christina Sembiring, S.H., M.kn mengenai perubahan changes to the composition of the Company's directors
susunan direksi dan dewan komisaris Perseroan. Akta and board of commissioners. The deed has been received
tersebut telah diterima dan dicatat and recorded in the Legal Entity Administration System of
di dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian the Ministry of Law and Human Rights of the Republic of
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Indonesia based on letter No.AHU-AH.01.09-0289928 of
berdasarkan surat No.AHU-AH.01.09-0289928 tahun 2024, dated December 18, 2024.
2024, tanggal 18 Desember 2024.
Masih dalam proses pemenuhan administrasi kelengkapan Still in the process of fulfilling the administrative
dokumen untuk permintaan persetujuan pemegang saham requirements for the completeness of the documents for
(Kementerian BUMN). the request for shareholder approval (Ministry of State-
Owned Enterprises).
PT Pos Logistik Indonesia (PLI) PT Pos Logistik Indonesia (PLI)
Berdasarkan Akta No. 9 tanggal 12 Januari 2012 dari Based on Notarial Deed No. 9 dated January 12, 2012
Notaris Etic Srimartini, S.H., M.Kn, Notaris di Bandung. from Notary Etic Srimartini, S.H., M.Kn, Notary in
Perusahaan mendirikan dan memiliki penyertaan saham Bandung. The Company established and has an
pada PLI sebesar 99,80% dari modal ditempatkan dan investment in PLI for 99.80% of the issued and paid-up
disetor PLI, dengan jumlah investasi sebesar capital of PLI, with a total investment of
Rp174.000.000.000 atau 174.000 lembar saham. Akta Rp174,000,000,000 or 174.000 shares. The deed of
pendirian ini disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi establishment was approved by the Ministry of Law and
Manusia dalam Surat Keputusan Human Rights in his Decision Letter No. AHU-
No. AHU-08351.AH.0101 Tahun 2012, tanggal 08351.AH.0101 Year 2012, dated February 17, 2012 and
17 Februari 2012 dan telah diumumkan di dalam Berita has been published in the State Gazette of Republic of
Negara Republik Indonesia No. 34 tanggal 17 Februari Indonesia supplementary No. 34 dated February 17,
2012, tambahan No. 15392. 2012, addition No. 15392.
15
Page 316
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL (Continued)
f. Informasi tentang Entitas Anak (Lanjutan) f. Subsidiaries Information (Continued)
PT Pos Logistik Indonesia (PLI) (Lanjutan) PT Pos Logistik Indonesia (PLI) (Continued)
Anggaran dasar PLI telah mengalami beberapa kali PLI’s article of association has been amended several
perubahan, terakhir dengan akta Notaris No. 01 tanggal 2 times, most recently by Notarial deed No. 01 dated
Agustus 2024 dari Deasi Witanti Kusumaningtyas, S.H., Augustus 2, 2024 by Deasi Witanti Kusumaningtyas, S.H.,
Notaris di Bandung mengenai perubahan Pasal 4 Notary in Bandung, concerning in change of Article 4 in
Anggaran Dasar PLI. Sesuai kesepakatan bersama, PLI PLI’s Article of Association. In accordance with mutual
melakukan Debt to Equity Swap atau konversi utang agreement, PLI carried out a Debt to Equity Swap or
pokok (shareholder loan) untuk menambah saham milik conversion of principal debt (shareholder loan) to
Perusahaan sebanyak 69.500 lembar saham atau setara increase the shares owned by the Company by 69,500
dengan Rp69.500.000.000. Dengan adanya penambahan shares or equivalent to Rp69,500,000,000. With the
saham tersebut, maka yang semula saham milik addition of these shares, the original shares are owned by
Perusahaan sebanyak 174.000 lembar saham naik menjadi the Company increased from 174,000 shares to 243,500
sebanyak 243.500 lembar saham atau setara dengan shares or equivalent of Rp243,500,000,000. This change
Rp243.500.000.000. Akta perubahan tersebut telah was approved by the Minister of Law and Human Rights
disahkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi of the Republic of Indonesia Directorate General of
Manusia Republik Indonesia Direktorat Jenderal General Law Administration in his Decision Letter
Administrasi Hukum Umum dalam Surat No. AHU-AH.01.09-0235288 dated Augustus 4, 2024.
Nomor AHU-AH.01.09-0235288 tanggal 4 Agustus
2024.
PT Pos Properti Indonesia (PPI) PT Pos Properti Indonesia (PPI)
Berdasarkan Akta Notaris No. 35 tanggal 31 Desember Based on Notarial Deed No. 35 dated December 31, 2013
2013 dari Deasi Witanti Kusumaningtyas, S.H., Notaris di by Deasi Witanti Kusumaningtyas, S.H., Notary in
Bandung. Perusahaan mendirikan dan memiliki Bandung. The Company established and has an
penyertaan saham pada PPI sebesar 99,00% dari modal investment in PPI for 99.00% of the issued and paid-up
ditempatkan dan disetor PPI dengan jumlah investasi capital of PPI with a total investment of Rp99,000,000,000
sebesar Rp99.000.000.000 atau 99.000 lembar saham. or 99,000 shares. The deed of establishment was approved
Akta pendirian ini disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak by the Ministry of Law and Human Rights of the Republic
Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat of Indonesia in his Decision Letter No. AHU-
Keputusan No. AHU-14137.AH.01.01 Tahun 2014 14137.AH.01.01 TAHUN 2014 dated April 25, 2014 and
tanggal 25 April 2014 dan telah diumumkan dalam Berita has been published in the State Gazette of the Republic of
Negara Republik Indonesia No. 47 tanggal 13 Juni 2014, Indonesia No. 47 dated June 13, 2014, addition No.
tambahan No. 22310. 22310.
Data PPI telah mengalami beberapa kali perubahan, PPI data has undergone several changes, most recently
terakhir dengan akta Notaris No. 02 tanggal 3 Juli 2023 with Notarial deed No. 02 dated July 3, 2023 from Rahma
dari Rahma Fitriani, S.H., M.H.,M.Kn., Notaris di Fitriani, S.H., M.H., M.Kn., Notary in Bandung, regarding
Bandung, mengenai perubahan susunan Komisaris dan changes to the composition of PPI's Commissioners and
Direksi PPI. Akta perubahan tersebut telah diterima dan Directors. The deed of change has been received and
dicatat di dalam sistem administrasi badan hukum recorded in the legal entity administration system of the
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Ministry of Law and Human Rights of the Republic of
Indonesia Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Indonesia, Directorate General of General Legal
Umum dalam Surat No.AHU-AH.01.09-0134292 tahun Administration in Letter No. AHU-AH.01.09-0134292 of
2023 tanggal 5 Juli 2023. 2023 dated July 5, 2023.
16
Page 317
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI 2. ADOPTION OF NEW AND REVISED STATEMENTS OF
KEUANGAN (“PSAK”) DAN INTERPRETASI FINANCIAL ACCOUNTING STANDARDS (“PSAK”)
STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (“ISAK”) BARU AND INTERPRETATION TO FINANCIAL
DAN REVISI ACCOUNTING STANDARDS (“ISAK”)
a. Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) a. Statements of Financial Accounting Standards
dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (“PSAKs”) and Interpretation to Financial Accounting
(“ISAK”) yang Diterbitkan dan Berlaku Efektif Dalam Standards (“ISAKs”) Issued and Effective in the Current
Tahun Berjalan (pada atau setelah 1 Januari 2024) Year (on or after January 1, 2024)
Dalam tahun berjalan, Grup telah menerapkan Pernyataan In the current year, the Group has adopted all of the new
Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi and revised Statements of Financial Accounting Standards
Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”) baru dan revisi (“PSAK”) and Interpretation to Financial Accounting
termasuk pengesahan amendemen dan penyesuaian Standards (“ISAK) including amendment and annual
tahunan yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi improvements issued by the Board of Financial
Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia yang dianggap Accounting Standards of the Indonesian Institute of
relevan dengan kegiatsan operasinya dan mempengaruhi Accountants that are relevant to their operations and
laporan keuangan konsolidasian berlaku efektif untuk affected to the consolidated financial statements effective
periode tahun buku yang dimulai pada atau setelah for accounting period beginning on or after January 1,
1 Januari 2024. 2024.
PSAK dan ISAK baru dan revisi termasuk pengesahan New and revised PSAKs and ISAKs including amendments
amendemen dan penyesuaian tahunan yang berlaku efektif and annual improvements effective in the current year are
dalam tahun berjalan adalah sebagai berikut: as follows:
- Amendemen PSAK 116: Sewa. Amendemen tentang - Amendment to PSAK 116: Leases. Amendments on
liabilitas sewa dalam jual dan sewa balik. Amendemen lease liabilities in sale and leaseback. This amendment
ini mengatur pengukuran selanjutnya atas transaksi regulates subsequent measurement of sale and
jual dan sewa balik. leaseback transactions.
- Amendemen PSAK 201: Penyajian Laporan - Amendment to PSAK 201: Presentation of Financial
Keuangan. Amendemen tentang liabilitas jangka Statements. Amendments on long-term liabilities with
panjang dengan kovenan. Amendemen ini mengatur covenants. This amendment stipulates that only
bahwa hanya kovenan yang harus dipatuhi entitas covenants that an entity must comply with on or before
pada atau sebelum tanggal pelaporan yang akan the reporting date will affect the classification of
memengaruhi klasifikasi liabilitas jangka pendek atau short-term or long-term liabilities and their
jangka panjang serta pengungkapannya. disclosure.
- Amendemen PSAK 207: Laporan Arus Kas dan - Amendments to PSAK 207: Cash Flow Statement and
PSAK 107: Instrumen Keuangan: Pengungkapan. PSAK 107: Financial Instruments: Disclosures.
Amendemen tentang pengaturan pembiayaan Amendments on supplier financing arrangements.
pemasok. Amendemen ini memperjelas These amendments clarify disclosures related to
pengungkapan terkait pengaturan pembiayaan supplier financing arrangements.
pemasok..
b. Standar (SAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi b. Standards (SAKs) and Interpretation to Financial
Keuangan (ISAK) yang Diterbitkan Namun Belum Accounting Standards (ISAKs) Issued but not Effective
Berlaku Efektif Dalam Tahun Berjalan in the Current Year
- Amendemen PSAK 221: Pengaruh Perubahan Kurs - Amendment to PSAK 221: Effect of Changes in
Valuta Asing. Amendemen tentang kekurangan Foreign Exchange Rates. Amendment on lack of
ketertukaran. Amendemen ini memperjelas convertibility. This amendment clarifies the provisions
pengaturan terkait kondisi ketika suatu mata uang related to conditions when a currency is not
tidak tertukarkan serta pengungkapannya, berlaku convertible and its disclosure, effective on or after
efektif pada atau setelah tanggal 1 Januari 2025. January 1, 2025.
- PSAK 117 memperkenalkan Pendekatan Block - PSAK 117 introduces the Block Building Approach,
Building, yang dimodifikasi untuk kontrak asuransi which is modified for insurance contracts with direct
dengan fitur partisipasi langsung, yang digambarkan participation features, described as a Variable Fee
sebagai Pendekatan Biaya Variabel. Terdapat Approach. There is simplification if certain criteria
penyederhanaan jika kriteria tertentu terpenuhi dengan are met by using the Premium Allocation Approach.
menggunakan Pendekatan Alokasi Premi. PSAK 117 This PSAK 117 is effective for the annual reporting
ini berlaku efektif untuk periode pelaporan tahunan period beginning on or after January 1, 2025 with
yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2025 early application permitted.
dengan penerapan dini diperbolehkan.
17
Page 318
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI 2. ADOPTION OF NEW AND REVISED STATEMENTS OF
KEUANGAN (“PSAK”) DAN INTERPRETASI FINANCIAL ACCOUNTING STANDARDS (“PSAK”)
STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (“ISAK”) BARU AND INTERPRETATION TO FINANCIAL
DAN REVISI (Lanjutan) ACCOUNTING STANDARDS (“ISAK”) (Continued)
b. Standar (SAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi b. Standards (SAKs) and Interpretation to Financial
Keuangan (ISAK) yang Diterbitkan Namun Belum Accounting Standards (ISAKs) Issued but not Effective
Berlaku Efektif Dalam Tahun Berjalan (Lanjutan) in the Current Year (Continued)
- Amendemen PSAK 117: Kontrak Asuransi - - Amendment to PSAK 117 – Insurance Contracts –
Penerapan Awal PSAK 117 dan PSAK 109 - Initial Application of PSAK 117 and PSAK 109 –
Informasi Komparatif, berlaku efektif ketika entitas Comparative Information, effective when the entity
pertama kali menerapkan PSAK 117. first applies PSAK 117.
Beberapa dari SAK dan ISAK termasuk amendemen dan Several SAKs and ISAKs including amendments and
penyesuaian tahunan yang berlaku dalam tahun berjalan annual improvements that became effective in the current
dan relevan dengan kegiatan Grup telah diterapkan year and are relevant to the Group’s operation have been
sebagaimana dijelaskan dalam “Informasi Kebijakan adopted as disclosed in the “Material Accounting
Akuntansi Material”. Policies Information”.
Beberapa SAK dan ISAK lainnya yang tidak relevan Other SAKs and ISAKs that are not relevant to the
dengan kegiatan Grup atau mungkin akan mempengaruhi Group’s operation or might affect the accounting policies
kebijakan akuntansinya dimasa depan sedang dievaluasi in the future are being evaluated by the management the
oleh manajemen potensi dampak yang mungkin timbul potential impact that might arise from the adoption of
dari penerapan standar-standar ini terhadap laporan these standards to the consolidated financial statements.
keuangan konsolidasian.
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICES INFORMATION
a. Kepatuhan terhadap Standar Akuntansi Keuangan a. Compliance with the Financial Accounting Standards
(“SAK”) (“SAK”)
Laporan keuangan konsolidasian telah disusun sesuai The consolidated financial statements have been prepared
dengan SAK, yang mencakup Pernyataan dan Interpretasi in accordance with SAK, which comprises the Statements
yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi and Interpretations issued by the Board of Financial
Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia, termasuk standar Accounting Standards of the Indonesian Institute of
baru dan yang direvisi, amandemen dan penyesuaian Accountants, including applicable new and revised
tahunan, yang berlaku efektif pada atau setelah tanggal 1 standards, amendments and annual improvements,
Januari 2024, serta Lampiran Keputusan Ketua Badan effective on or after January 1, 2024, and Attachment to
Pengawasan Pasar Modal dan Lembaga Keuangan the Decision of the Chairman of Bapepam – LK (now
(sekarang menjadi Otoritas Jasa Keuangan atau OJK) No. becoming Indonesian Financial Services Authority or
Kep-347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 yaitu Peraturan OJK) No. Kep-347/BL/2012 dated June 25, 2012 that is
No.VIII.G.7 tentang Penyajian dan Pengungkapan Regulation No.VIII.G.7 regarding Presentation and
Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik yang Disclosures of the Financial Statements of the Public
berlaku untuk laporan keuangan yang berakhir pada atau Company that effective for the financial statements that
setelah tanggal 31 Desember 2012. ended on or after December 31, 2012.
b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian b. Basis of Preparation of Consolidated Financial
Statements
Laporan keuangan konsolidasian disusun berdasarkan The consolidated financial statements have been prepared
konsep biaya perolehan (historical cost), kecuali beberapa under the historical cost basis, except for certain accounts
akun tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain which are measured on the basis described in the related
sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi terkait accounting policies and in conformity with Financial
dan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan yang Accounting Standard established by the Indonesian
ditetapkan oleh lkatan Akuntan lndonesia. Laporan Institute of Accountants. The consolidated financial
keuangan konsolidasian disusun dengan metode akrual, statements are prepared under the accrual basis of
kecuali laporan arus kas konsolidasian. accounting, except for the consolidated statement of cash
flows.
Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan The consolidated statement of cash flow is prepared based
menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan on the direct method by classifying cash flows on the basis
arus kas ke dalam aktivitas operasi, investasi dan of operating, investing and financing activities.
pendanaan.
18
Page 319
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
(Lanjutan) (Continued)
b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian b. Basis of Preparation of Consolidated Financial
(Lanjutan) Statements (Continued)
Seluruh angka dalam laporan keuangan konsolidasian ini, Figures in the consolidated financial statements are
dibulatkan dan disajikan dalam Rupiah (“Rp”), kecuali rounded to and stated in Rupiah (“Rp”), unless otherwise
dinyatakan lain. specified.
Kebijakan akuntansi telah diterapkan secara konsisten The accounting policies applied are consistent with those
dengan laporan keuangan konsolidasian tahunan untuk of the annual consolidated financial statements for the
tahun yang berakhir 31 Desember 2024 yang telah sesuai year ended December 31, 2024 which conform to the
dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Indonesian Financial Accounting Standards.
Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Standar The preparation of consolidated financial statements in
Akuntansi Keuangan di Indonesia mengharuskan conformity with Indonesian Financial Accounting
penggunaan estimasi dan asumsi. Hal tersebut juga Standards requires the use of certain critical accounting
mengharuskan Manajemen untuk membuat pertimbangan estimates and asumptions. It also requires Management to
dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Grup. Area exercise its judgement in the process of applying the
yang kompleks atau memerlukan tingkat pertimbangan Group’s accounting policies. The areas involving a higher
yang lebih tinggi atau area di mana asumsi dan estimasi degree of judgement or complexity, or areas where
dapat berdampak signifikan terhadap laporan keuangan assumptions and estimates are significant to the
konsolidasian diungkapkan di Catatan 4. consolidated financial statements are disclosed in Note 4.
c. Prinsip atas Akuntansi Konsolidasi dan Ekuitas c. Principles of Consolidation and Equity Accounting
a. Entitas Anak a. Subsidiaries
Entitas anak adalah seluruh entitas (termasuk entitas Subsidiaries are all entities (including structured
terstruktur) dimana Grup memiliki pengendalian. entities) over which the Group has control. The Group
Grup mengendalikan entitas lain ketika Grup controls an entity when the Group is exposed to, or has
terekspos atas, atau memiliki hak untuk, pengembalian rights to, variable returns from its involvement with
yang bervariasi dari keterlibatannya dengan entitas the entity and has the ability to affect those returns
dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi through its power over the entity. Subsidiaries are
pengembalian tersebut melalui kekuasaannya atas fully consolidated from the date on which control is
entitas tersebut. Entitas anak dikonsolidasikan secara transferred to the Group. They are deconsolidated
penuh sejak tanggal di mana pengendalian dialihkan from the date on which that control ceases.
kepada Grup. Entitas anak tidak dikonsolidasikan lagi
sejak tanggal dimana Grup kehilangan pengendalian.
Grup menerapkan metode akuisisi untuk mencatat The Group applies the acquisition method to account
kombinasi bisnis. Imbalan yang dialihkan untuk for business combinations. The consideration
akuisisi suatu entitas anak adalah sebesar nilai wajar transferred for the acquisition of a subsidiary is the
aset yang dialihkan, liabilitas yang diakui terhadap fair value of the assets transferred, the liabilities
pemilik pihak yang diakusisi sebelumnya dan incurred to the former owners of the acquiree and the
kepentingan ekuitas yang diterbitkan oleh Grup. equity interests issued by the Group. The
Imbalan yang dialihkan termasuk nilai wajar aset atau consideration transferred includes the fair value of
liabilitas yang timbul dari kesepakatan imbalan any asset or liability resulting from a contingent
kontinjensi. Aset teridentifikasi yang diperoleh dan consideration arrangement. Identifiable assets
liabilitas serta liabilitas kontinjensi yang diambil alih acquired and liabilities and contingent liabilities
dalam suatu kombinasi bisnis diukur pada awalnya assumed in a business combination are measured
sebesar nilai wajar pada tanggal akuisisi. initially at their fair values at the acquisition date.
Grup mengakui kepentingan non pengendali pada The Group recognizes any noncontrolling interest in
pihak yang diakuisisi baik sebesar nilai wajar atau the acquiree on an acquisition-by acquisition basis,
sebesar bagian proporsional kepentingan non either at fair value or at the noncontrolling interest’s
pengendali atas aset neto pihak yang diakuisisi. proportionate share of the acquiree’s net assets. Non-
Kepentingan non pengendali disajikan di ekuitas controlling interest is reported as equity in the
dalam laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah consolidated statement of financial position, separate
dari ekuitas pemilik entitas induk. from the owner of the parent’s equity.
19
Page 320
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
(Lanjutan) (Continued)
c. Prinsip atas Akuntansi Konsolidasi dan Ekuitas c. Principles of Consolidation and Equity Accounting
(Lanjutan) (Ctoninued)
a. Entitas Anak (Lanjutan) a. Subsidiaries (Continued)
Selisih lebih imbalan yang dialihkan, jumlah setiap The excess of the consideration transferred, the
kepentingan non pengendali pada pihak diakuisisi dan amount of any noncontrolling interest in the acquiree
nilai wajar pada tanggal akuisisi kepentingan ekuitas and the acquisition-date fair value of any previous
sebelumnya dimiliki oleh pihak pengakuisisi pada equity interest in the acquiree over the fair value of the
pihak diakuisisi atas nilai wajar aset bersih net identifiable assets acquired is recorded as
teridentifikasi yang diperoleh dicatat sebagai goodwill. If those amounts are less than the fair value
goodwill. Jika jumlah tersebut lebih rendah dari nilai of the net identifiable assets of the business acquired,
wajar aset bersih teridentifikasi atas bisnis yang in the case of a bargain purchase, the difference is
diakuisisi dalam kasus pembelian dengan diskon, recognized directly in the profit or loss.
selisihnya diakui dalam laba rugi.
Imbalan kontinjensi yang masih harus dialihkan oleh Any contingent consideration to be transferred by the
Grup diakui sebesar nilai wajar pada tanggal akuisisi. Group is recognized at fair value at the acquisition
Perubahan selanjutnya atas nilai wajar imbalan date. Subsequent changes to the fair value of the
kontinjensi yang diakui sebagai aset atau liabilitas dan contingent consideration that is deemed to be an asset
dicatat sesuai dengan PSAK 239 (revisi 2014) or liability are recognized in accordance with PSAK
“Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran” 239 (revised 2014) “Financial Instruments:
dalam laporan laba rugi. Imbalan kontinjensi yang Recognition and Measurement” in profit or loss.
diklasifikasikan sebagai ekuitas tidak diukur kembali Contingent consideration that is classified as equity is
dan penyelesaian selanjutnya diperhitungkan dalam not remeasured, and its subsequent settlement is
ekuitas. accounted for within equity.
Biaya yang terkait dengan akuisisi dibebankan pada Acquisition-related costs are expensed as incurred.
saat terjadinya.
Jika kombinasi bisnis diperoleh secara bertahap, nilai If the business combination is achieved in stages, the
wajar pada tanggal akuisisi dari kepentingan ekuitas acquisition date carrying value of the acquirer’s
yang sebelumnya dimiliki oleh pihak pengakuisisi previously held equity interest in the acquiree is
pada pihak yang diakuisisi diukur kembali ke nilai remeasured to fair value at the acquisition date
wajar tanggal akuisisi melalui laba rugi. Pihak through profit or loss. The acquirer may have
pengakusisi mungkin telah mengakui perubahan nilai recognized changes in the value of its equity interest
wajar atas kepentingan ekuitasnya dalam penghasilan in other comprehensive income. If so, the amount that
komprehensif lain. Jika demikian, jumlah yang telah was recognized in other comprehensive income shall
diakui dalam penghasilan komprehensif lain diakui be recognized on the same basis as would be required
dengan dasar yang sama sebagaimana dipersyaratkan if the acquirer has disposed directly of the previously
jika pihak pengakusisi telah melepas secara langsung held equity interest.
kepentingan ekuitas yang dimiliki sebelumnya.
Transaksi, saldo dan keuntungan antar entitas Grup Intercompany transactions, balances and unrealized
yang belum direalisasi telah dieliminasi. Kerugian gains on transactions between Group companies are
yang belum direalisasi juga dieliminasi. Jika eliminated. Unrealized losses are also eliminated. If
diperlukan, nilai yang dilaporkan oleh entitas anak necessary, amounts reported by subsidiaries have
telah diubah untuk menyesuaikan dengan kebijakan been adjusted to conform to the Group’s accounting
akuntansi yang diadopsi oleh Grup. policies.
b. Perubahan Kepemilikan b. Changes in Ownership Interests
Grup memperlakukan transaksi dengan kepentingan The Group treats transactions with non-controlling
non-pengendali yang tidak mengakibatkan hilangnya interests that do not result in a loss of control as
kontrol sebagai transaksi dengan pemilik ekuitas transactions with equity owners of the Group. A
Grup. Perubahan dalam kepemilikan menghasilkan change in ownership interest results in an adjustment
penyesuaian antara nilai tercatat dari kepentingan between the carrying amounts of the controlling and
pengendali dan nonpengendali untuk mencerminkan non-controlling interests to reflect their relative
kepentingan relatifnya di entitas anak. Selisih antara interests in the subsidiary. Any difference between the
jumlah penyesuaian untuk kepentingan non amount of the adjustment to non controlling interests
pengendali dan pertimbangan yang dibayarkan atau and any consideration paid or received is recognized
diterima diakui dalam cadangan terpisah dalam in a separate reserve within equity attributable to
ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik Grup. owners of the Group.
20
Page 321
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
(Lanjutan) (Continued)
c. Prinsip atas Akuntansi Konsolidasi dan Ekuitas c. Principles of Consolidation and Equity Accounting
(Lanjutan) (Ctoninued)
b. Perubahan Kepemilikan b. Changes in Ownership Interests
Ketika Grup tidak lagi mengkonsolidasikan atau When the Group ceases to consolidate or equity
mencatat menggunakan metode ekuitas untuk account for an investment because of a loss of control,
investasi karena hilangnya pengendalian, joint control or significant influence, any retained
pengendalian bersama atau pengaruh signifikan, maka interest in the entity is remeasured to its fair value at
kepentingan yang masih tersisa atas entitas diukur the date when the control is lost, with the change in
kembali berdasarkan nilai wajarnya, dan perubahan carrying amount recognized in profit or loss. The fair
nilai tercatat diakui dalam laba rugi. Nilai tercatat awal value is the initial carrying amount for the purposes of
adalah sebesar nilai wajar untuk kepentingan subsequently accounting for the retained interest as
pengukuran kembali kepentingan yang tersisa sebagai an associate, joint venture or financial asset.
entitas asosiasi, ventura bersama atau aset keuangan.
Di samping itu, jumlah yang sebelumnya diakui pada In addition, any amounts previously recognized in
penghasilan komprehensif lain sehubungan dengan other comprehensive income in respect of that entity
entitas tersebut dicatat seolah-olah Grup telah melepas are accounted for as if the Group had directly
aset atau liabilitas terkait. Hal ini dapat berarti bahwa disposed of the related assets or liabilities. This may
jumlah yang sebelumnya diakui pada penghasilan mean that amounts previously recognized in other
komprehensif lain direklasifikasi ke laporan laba rugi. comprehensive income are reclassified to profit or
loss.
Jika kepemilikan saham pada ventura bersama atau If the ownership interest in a joint venture or an
entitas asosiasi berkurang namun pengendalian associate is reduced but joint control or significant
bersama atau pengaruh signifikan dipertahankan, influence is retained, only a proportionate share of the
hanya sebagian proporsional dari jumlah yang telah amounts previously recognized in other
diakui sebelumnya dalam penghasilan komprehensif comprehensive income are reclassified to profit or
lain yang direklasifikasi ke laba atau rugi jika loss where appropriate.
diperlukan.
d. Kombinasi Bisnis d. Business Combination
Kombinasi bisnis adalah suatu transaksi atau peristiwa lain Business combination is a transaction or other event in
dimana pihak pengakuisisi memperoleh pengendalian atas which an acquirer obtains control of one or more
satu atau lebih bisnis. Kombinasi bisnis dicatat dengan businesses. Business combination is accounted for by
menggunakan metode akuisisi. Imbalan yang dialihkan applying the acquisition method. The consideration
dalam suatu kombinasi bisnis diukur pada nilai wajar, transferred in a business combination is measured at fair
yang dihitung sebagai hasil penjumlahan dari nilai wajar value, which is calculated as the sum of the acquisition-
tanggal akuisisi atas seluruh aset yang dialihkan oleh date fair values of the assets transferred by the Group,
Grup, liabilitas yang diakui oleh Grup kepada pemilik liabilities incurred by the Group to former owners of the
sebelumnya dari pihak yang diakuisisi dan kepentingan acquiree, and the equity interests issued by the Group in
ekuitas yang diterbitkan oleh Grup dalam pertukaran exchange for control of the acquiree. Acquisition-related
pengendalian dari pihak yang diakuisisi. Biaya-biaya costs are recognized as expenses in the periods in which
terkait akuisisi diakui sebagai beban pada periode saat the costs are incurred and the services are received.
biaya tersebut terjadi dan jasa diterima.
Pada tanggal akuisisi, aset teridentifikasi yang diperoleh At the acquisition date, the identifiable assets acquired
dan liabilitas yang diambil alih diakui pada nilai wajar and the liabilities assumed are recognized at their fair
kecuali untuk aset dan liabilitas tertentu yang diukur value except for certain assets and liabilities that are
sesuai dengan standar yang relevan. measured in accordance with the relevant standards.
Komponen kepentingan non-pengendali pada pihak Component of non-controlling interests are measured
diakuisisi diukur baik pada nilai wajar ataupun pada either at fair value or at the present ownership
bagian proporsional instrumen kepemilikan yang ada instruments’ proportionate share in the recognized
dalam jumlah yang diakui atas aset neto teridentifikasi dari amounts of the acquiree’s identifiable net assets.
pihak diakuisisi.
21
Page 322
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
(Lanjutan) (Continued)
d. Kombinasi Bisnis (Lanjutan) d. Business Combination (Continued)
Bila suatu kombinasi bisnis dilakukan secara bertahap, When a business combination is achieve in stages, the
kepemilikan terdahulu Grup atas pihak terakuisisi diukur Group’s previously held equity interest in the acquire is
kembali ke nilai wajar pada tanggal akuisisi dan remeasured to fair value at the acquisition date and the
keuntungan atau kerugiannya, jika ada, diakui dalam laba resulting gain or loss, if any, is recognized in profit or loss.
rugi. Apabila pada periode sebelumnya, perubahan nilai When in prior periods, a changes in the value of its equity
wajar yang berasal dari kepentingan ekuitasnya sebelum interest in the acquiree prior to the acquisition date had
tanggal akuisisi telah diakui dalam penghasilan been recognized in other comprehensive income date, the
komprehensif lain, jumlah tersebut diakui dengan dasar amount shall be recognized on the same basis as would be
yang sama sebagaimana dipersyaratkan jika Grup telah required if the Group had desposed directly of the
melepas secara langsung kepentingan ekuitas yang previously held equity interest.
dimiliki sebelumnya.
Jika akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai If the initial accounting for a business combination is
pada akhir periode pelaporan saat kombinasi terjadi, Grup incomplete by the end of the reporting period in which the
melaporkan jumlah sementara untuk pos pos yang proses combination occurs, the Group reports provisional
akuntansinya belum selesai dalam laporan keuangannya. amounts for the items for which the accounting is
Selama periode pengukuran, pihak pengakuisisi incomplete. In its financial statements, during the
menyesuaikan, aset atau liabilitas tambahan yang diakui, measurement period the acquirer adjust, recognized
untuk mencerminkan informasi baru yang diperoleh additional assets or liabilities, to reflect new information
tentang fakta dan keadaan yang ada pada tanggal akuisisi obtained about facts and circumstances that existed as of
dan, jika diketahui, akan berakibat terhadap pengakuan the acquisition date that, if known, would have resulted in
aset dan liabilitas dimaksud pada tanggal tersebut. the recognition of those assets and liabilities as of that
date.
Pada tanggal akuisisi, goodwill diukur pada harga At acquisition date, goodwill is measured at its cost being
perolehan yang merupakan selisih lebih antara (a) nilai the excess of (a) the aggregate of the consideration
gabungan dari imbalan yang dialihkan dan jumlah setiap transferred and the amount of any non-controlling
kepentingan non-pengendali, atas (b) jumlah neto interest, over (b) the net of identifiable assets acquired and
teridentifikasi dari aset yang diperoleh dan liabilitas yang liabilities assumed. If this consideration is lower than the
diambil alih. Jika imbalan tersebut kurang dari nilai wajar fair value of the net assets of the subsidiary acquired, the
aset neto entitas anak yang diakuisisi, selisih tersebut difference is recognized in profit or loss as gain on
diakui dalam laba rugi sebagai keuntungan dari akuisisi bargain purchase after previously the Management
entitas anak setelah sebelumnya Manajemen menilai reassesses whether it has correctly identified all of the
kembali apakah telah mengidentifikasi dengan tepat assets acquired and all of the liabilities assumed and
seluruh aset yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih recognize any additional assets or liabilities that are
serta mengakui setiap aset atau liabilitas tambahan yang identified in that review.
dapat diidentifikasi dalam penelaahan tersebut.
Setelah pengakuan awal, goodwill diukur pada jumlah After initial recognition, goodwill is measured at cost less
tercatat dikurangi akumulasi kerugian penurunan nilai. any accumulated impairment losses. For impairment
Untuk tujuan pengujian penurunan nilai, goodwill yang testing, goodwill acquired in a business combination, from
diperoleh dari suatu kombinasi bisnis, sejak tanggal the acquisition date, be allocated to each of the Group’s
akuisisi dialokasikan kepada setiap Unit Penghasil Kas Cash Generating Units that is expected to benefit from the
dari Grup yang diperkirakan akan memberikan manfaat synergies of the combination, irrespective of whether
dari sinergi kombinasi bisnis tersebut, terlepas dari apakah other assets or liabilities of the acquiree are assigned to
aset atau liabilitas lain dari pihak yang diakuisisi those Cash Generating Units.
ditempatkan dalam Unit Penghasil Kas tersebut.
Jika goodwill telah dialokasikan pada suatu Unit Penghasil If goodwill has been allocated to Cash Generating Units
Kas dan operasi tertentu atas Unit Penghasil Kas tersebut and certain operations on the Cash Generating Units is
dilepaskan, maka goodwill yang terkait dengan operasi disposed, the goodwill associated with the operation
yang dilepaskan tersebut termasuk dalam jumlah tercatat disposed is included in the carrying amount of the
operasi tersebut ketika menentukan keuntungan atau operation when determining the gain or losses on
kerugiaan dari pelepasan. Goodwill yang dilepaskan disposal. Disposed goodwill is measured on the basis of
tersebut diukur berdasarkan nilai relatif operasi yang relative values of the operation disposed of and the portion
dihentikan dan porsi Unit Penghasil Kas yang ditahan. of the Cash Generating Units retained.
22
Page 323
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
(Lanjutan) (Continued)
e. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing e. Foreign Currency Transaction and Balances
Laporan keuangan konsolidasian diukur dan disajikan The consolidated financial statements is measured and
dalam mata uang dari lingkungan ekonomi utama dimana presented in the currency of the primary economic
entitas beroperasi (mata uang fungsional). Laporan environment in which the entity operates (its functional
keuangan konsolidasian disajikan dalam mata uang currency). The consolidated financial statements are
Rupiah yang merupakan mata uang fungsional Grup dan presented in Indonesian Rupiah, which is the functional
mata uang penyajian untuk laporan keuangan currency of the Group and the presentation currency for
konsolidasian. the consolidated financial statements.
Dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian, In preparing the consolidated financial statements,
transaksi dalam mata uang selain mata uang fungsional transactions in currencies other than the entity’s
entitas (mata uang asing) diakui pada kurs yang berlaku functional currency (foreign currencies) are recognized at
pada tanggal transaksi. Pada akhir setiap periode the rates of exchange prevailing at the dates of the
pelaporan: transactions. At the end of each the reports:
- Pos moneter valuta asing dijabarkan kembali pada - Monetary items in foreign currencies are retranslated
kurs yang berlaku pada tanggal tersebut; at the rates prevailing at that date;
- Pos non-moneter yang diukur dalam biaya historis - Non-monetary items measured at historical cost in
dalam valuta asing tidak dijabarkan kembali; dan foreign currencies are not retranslated; and
- Pos non-moneter yang diukur pada nilai wajar dalam - Non-monetary item in foreign currencies measured at
valuta asing dijabarkan kembali pada kurs yang fair value are retranslated at the rates prevailing at
berlaku pada tanggal ketika nilai wajar ditentukan. the date when the fair value was determined.
Pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian, aset At the consolidated statement of financial position date,
dan liabilitas moneter dalam mata uang asing disesuaikan monetary assets and liabilities denominated in foreign
untuk mencerminkan kurs yang berlaku pada tanggal currencies are adjusted to reflect the prevailing exchange
tersebut dan laba atau rugi kurs yang timbul dikreditkan rates at such date and the resulting gains or losses are
atau dibebankan pada laba rugi tahun berjalan. Nilai tukar credited or charged to current year profit or loss. The
yang digunakan adalah sebagai berikut: exchange rates used were as follows:
31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/
December 31, 2024 December 31, 2023
1 Poundsterling Inggris (GBP) 20.332,61 19.760,25 GB Poundsterling 1 (GBP)
1 Euro (EUR) 16.851,32 17.139,52 Euro 1 (EUR)
1 Franc Swiss (CHF) 17.920,95 18.374,28 Swiss Franc 1 (CHF)
1 Dolar Amerika Serikat (USD) 16.162,00 15.416,00 US Dollar 1 (USD)
1 Dolar Singapura (SGD) 11.919,34 11.711,64 Singapore Dollar 1 (SGD)
1 Riyal Arab Saudi (SAR) 4.304,14 - Saudi Arabia Riyal 1 (SAR)
1 Yen Jepang (JPY) 102,36 109,55 Japan Yen 1 (JPY)
f. Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi f. Transaction with Related Parties
Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait Related party represents a person or an entity who is
dengan entitas pelapor: related to the reporting entity:
1) Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai 1) A person or a close member of the person’s family is
relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut: related to a reporting entity if that person:
a) Memiliki pengendalian atau pengendalian a) Has control or joint control over the reporting
bersama atas entitas pelapor; entity;
b) Memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; b) Has significant influence over the reporting entity;
atau or
c) Personil manajemen kunci entitas pelapor atau c) Is a member of the key management personnel of
entitas induk entitas pelapor. the reporting entity or of a parent of the reporting
entity.
23
Page 324
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
(Lanjutan) (Continued)
f. Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi (Lanjutan) f. Transaction with Related Parties (Continued)
2) Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika 2) An entity is related to a reporting entity if any of the
memenuhi salah satu hal berikut: following conditions applied:
a) Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari a) The entity and the reporting entity are members of
kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk, the same group (which means that each parent,
entitas anak, dan entitas anak berikutnya terkait subsidiary, and fellow subsidiary is related to the
dengan entitas lain). others).
b) Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura b) One entity is an associate or joint venture of the
bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau other entity (or an associate or joint venture of a
ventura bersama yang merupakan anggota suatu member of a group of which the other entity is a
kelompok usaha yang mana entitas lain tersebut member).
adalah anggotanya).
c) Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama c) Both entities are joint ventures of the same third
dari pihak ketiga yang sama. party.
d) Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas d) One entity is a joint venture of a third entity and
ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi the other entity is an associate of the third entity.
dari entitas ketiga.
e) Entitas tersebut adalah suatu program imbalan e) The entity is a post-employment benefit plan for
pascakerja untuk imbalan kerja dari salah satu the benefit of employees of either the reporting
entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entity or an entity related to the reporting entity. If
entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah entitas the reporting entity is itself such a plan, the
yang menyelenggarakan program tersebut, maka sponsoring employers are also related to the
entitas sponsor juga berelasi dengan entitas reporting entity.
pelapor.
f) Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan f) The entity is controlled or jointly controlled by a
bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam person identified in (1).
huruf (1).
g) Orang yang diidentifikasi dalam huruf (1) (a) g) A person identified in (1)(a) has significant
memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau influence over the entity or is a member of the key
personil manajemen kunci entitas (atau entitas management personnel of the entity (or of a parent
induk dari entitas). of the entity)
h) Entitas, atau anggota dari kelompok yang mana h) The entity, or any member of a group of which it
entitas merupakan bagian dari kelompok tersebut, is a part, provides key management personnel
menyediakan jasa personil manajemen kunci services to the reporting entity or to the parent of
kepada entitas pelapor atau kepada entitas induk the reporting entity.
dari entitas pelapor.
Entitas yang berelasi dengan pemerintah adalah entitas A government-related entity is an entity that is controlled,
yang dikendalikan, dikendalikan bersama atau jointly controlled or significant influence by a
dipengaruhi oleh pemerintah. Pemerintah mengacu government. Government refers to government,
kepada pemerintah, instansi pemerintah dan badan yang government agencies and similar bodies whether local,
serupa baik lokal, nasional maupun internasional. national or international.
Entitas yang berelasi dengan Pemerintah dapat berupa Government related entity can be an entity which
entitas yang dikendalikan atau dipengaruhi secara controlled or significanty influenced by the Ministry of
signifikan oleh Kementerian Keuangan yang merupakan Finance that representing as the shareholders of the entity
Pemegang Saham entitas, atau entitas yang dikendalikan or an entity controlled by the Government of Republic of
oleh Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Indonesia, represented by the SOE’e Ministry as a
BUMN sebagai kuasa pemegang saham. shareholder’s representative.
Semua transaksi dan saldo yang signifikan dengan pihak All significant transactions and balances with related
berelasi telah diungkapkan dalam catatan atas laporan parties are disclosed in the notes to the consolidated
keuangan konsolidasan (Catatan 27). financial statements (Note 27).
24
Page 325
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
(Lanjutan) (Continued)
g. Aset Keuangan g. Financial Assets
a) Klasifikasi a) Classification
Grup mengklasifikasikan aset keuangannya dalam The Group classifies its financial assets in the
kategori pengukuran berikut: following measurement categories:
- aset keuangan yang diukur pada nilai wajar (baik - financial asset to be measured subsequently at
melalui penghasilan komprehensif lain, atau fair value (either through other comprehensive
melalui laba rugi), dan income, or through profit or loss), and
- aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan - financial asset to be measured at amortised cost.
diamortisasi.
Klasifikasi tersebut tergantung pada model bisnis The classification depends on the entity’s business
entitas untuk mengelola aset keuangan dan model for managing the financial assets and the
persyaratan kontraktual arus kas. contractual terms of the cash flows.
Untuk aset yang diukur pada nilai wajar, keuntungan For assets measured at fair value, gains and losses
dan kerugian akan dicatat dalam laba rugi atau will either be recorded in profit or loss or other
penghasilan komprehensif lain. Untuk investasi pada comprehensive income. For investments in debt
instrumen utang, hal ini akan bergantung pada model instruments, this will depend on the business model in
bisnis dimana investasi tersebut diadakan. Untuk which the investment is held. For investments in equity
investasi pada instrumen ekuitas yang tidak dimiliki instruments that are not held for trading, this will
untuk diperdagangkan, hal ini akan tergantung pada depend on whether the Group has made an
apakah Grup telah melakukan pemilihan irrevocable election at the time of initial recognition
takterbatalkan pada saat pengakuan awal untuk to account for the equity investment at fair value
mencatat investasi ekuitas pada nilai wajar melalui through other comprehensive income.
penghasilan komprehensif lain.
Grup mereklasifikasi investasi utang jika dan hanya The Group reclassifies debt investments when and
jika model bisnis untuk mengelola aset tersebut only when its business model for managing those
berubah. assets changes.
b) Pengukuran b) Measurement
Pada pengakuan awal, Grup mengukur aset keuangan At initial recognition, the Group measures a financial
pada nilai wajar ditambah, dalam hal aset keuangan asset at its fair value plus, in the case of a financial
tidak diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, biaya asset not at fair value through profit or loss,
transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung transaction costs that are directly attributable to the
dengan perolehan aset keuangan. Biaya transaksi dari acquisition of the financial asset. Transaction costs of
aset keuangan yang dicatat pada nilai wajar melalui financial assets carried at fair value through profit or
laba rugi dibebankan pada laba rugi. loss are expensed in profit or loss.
Aset keuangan dengan derivatif melekat Financial assets with embedded derivatives are
dipertimbangkan secara keseluruhan saat menentukan considered in their entirety when determining whether
apakah arus kasnya hanya merupakan pembayaran their cash flows are solely payment of principal and
pokok dan bunga. interest.
Instrumen utang Debt instrument
Pengukuran selanjutnya instrumen utang bergantung Subsequent measurement of debt instruments depends
pada model bisnis Grup dalam mengelola aset dan on the Group’s business model for managing the asset
karakteristik arus kas dari aset tersebut. Ada tiga and the cash flow characteristics of the asset. There
kategori pengukuran dimana Grup mengklasifikasikan are three measurement categories into which the
instrumen utangnya: Group classifies its debt instruments:
25
Page 326
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
(Lanjutan) (Continued)
g. Aset Keuangan (Lanjutan) g. Financial Assets (Continued)
b) Pengukuran (Lanjutan) b) Measurement (Continued)
Instrumen utang (Lanjutan) Debt instrument (Continued)
Biaya perolehan diamortisasi: Aset yang dimiliki Amortised cost: Assets that are held for collection of
untuk mengumpulkan arus kas kontraktual dimana contractual cash flows where those cash flows
arus kas tersebut hanya mewakili pembayaran pokok represent solely payments of principal and interest are
dan bunga diukur dengan biaya perolehan measured at amortised cost. A gain or loss on a debt
diamortisasi. Keuntungan atau kerugian dari investasi investment that is subsequently measured at amortised
utang yang selanjutnya diukur pada biaya perolehan cost and is not part of a hedging relationship is
diamortisasi dan bukan merupakan bagian dari recognised in profit or loss when the asset is
hubungan lindung nilai, diakui dalam laba rugi pada derecognised or impaired. Interest income from these
saat aset tersebut dihentikan pengakuannya atau financial assets is included in finance income using the
penurunan nilainya. Pendapatan bunga dari aset effective interest rate method.
keuangan tersebut dimasukkan ke dalam pendapatan
keuangan dengan menggunakan metode suku bunga
efektif.
h. Penghentian Pengakuan Aset Keuangan h. Derecognition of Financial Assets
Grup menghentikan pengakuan aset keuangan jika dan The Group derecognizes a financial asset only when the
hanya jika hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari contractual rights to the cash flows from the asset expire,
aset keuangan berakhir, atau Grup mentransfer aset or it transfers the financial asset and substantially all the
keuangan dan secara substansial mentransfer seluruh risks and rewards of ownership of the asset to another
risiko dan manfaat atas kepemilikan aset kepada entitas entity. If the Group neither transfers nor retains
lain. Jika Grup tidak mentransfer serta tidak memiliki substantially all the risks and rewards of ownership and
secara substansial seluruh risiko dan manfaat kepemilikan continues to control the transferred asset, the Group
serta masih mengendalikan aset yang ditransfer, maka recognizes its retained interest in the asset and an
Grup mengakui keterlibatan berkelanjutan atas aset yang associated liability for amounts it may have to pay. If the
ditransfer dan liabilitas terkait sebesar jumlah yang Group retains substantially all the risks and rewards of
mungkin harus dibayar. Jika Grup memiliki secara ownership of a transferred financial asset, the Group
substansial seluruh risiko dan manfaat kepemilikan aset continues to recognize the financial asset and also
keuangan yang ditransfer, Grup masih mengakui aset recognizes a collateralized borrowing for the proceeds
keuangan dan juga mengakui pinjaman yang dijamin received.
sebesar pinjaman yang diterima.
Pada penghentian pengakuan aset keuangan yang diukur On derecognition of a financial asset measured at
pada biaya perolehan diamortisasi, perbedaan antara nilai amortized cost, the difference between the asset’s carrying
tercatat aset dan jumlah imbalan yang diterima dan amount and the sum of the consideration received and
piutang diakui dalam laba rugi. Selain itu, pada receivable is recognized in profit or loss. In addition, on
penghentian pengakuan investasi dalam instrumen utang derecognition of an investment in a debt instrument
yang diklasifikasikan sebagai FVTOCI, keuntungan atau classified as at FVTOCI, the cumulative gain or loss
kerugian kumulatif yang sebelumnya diakumulasi dalam previously accumulated in the investment revaluation
cadangan revaluasi investasi, direklasifikasi ke laba rugi. reserve is reclassified to profit or loss.
Sebaliknya, pada penghentian pengakuan investasi dalam In contrast, on derecognition of an investment in an equity
instrumen ekuitas yang telah dipilih Grup pada pengakuan instrument which the Group has elected on initial
awal untuk diukur di FVTOCI, keuntungan atau kerugian recognition to measure at FVTOCI, the cumulative gain
kumulatif yang sebelumnya diakumulasi dalam cadangan or loss previously accumulated in the investment
revaluasi investasi tidak direklasifikasi ke laba rugi, tetapi revaluation reserve is not reclassified to profit or loss, but
dipindahkan ke saldo laba. is transferred to retained earnings.
i. Kas dan Setara Kas i. Cash and Cash Equivalents
Kas dan setara kas dalam laporan posisi keuangan Cash and cash equivalents in the consolidated statement
konsolidasian terdiri dari kas ditangan, kas di bank of financial position consists of cash on hand, cash in
(rekening giro) dan deposito jangka pendek yang jatuh banks and short-term deposits with a maturity of three
tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang pada saat months or less at the time of placements and not restricted
penempatan dan tidak dibatasi penggunaannya, dan mana to use, and which are subject to an insignificant risk of
yang memiliki risiko tidak signifikan dari perubahan nilai. changes in value.
26
Page 327
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
(Lanjutan) (Continued)
j. Saling Hapus Instrumen Keuangan j. Offsetting Financial Instruments
Aset keuangan dan liabilitas keuangan disalinghapuskan Financial assets and liabilities are offset and the net
dan jumlah netonya dilaporkan pada laporan posisi amount is reported in the consolidated statement of
keuangan konsolidasian ketika terdapat hak yang financial position when there is a legally enforceable right
berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas to offset the recognised amounts and there is an intention
jumlah yang telah diakui tersebut dan adanya niat untuk to settle on a net basis, or realise the asset and settle the
menyelesaikan secara neto, atau untuk merealisasikan aset liability simultaneously. The legally enforceable right
dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan. Hak saling must not be contingent on future events and must be
hapus tidak kontinjen atas peristiwa di masa depan dan enforceable in the normal course of business and in the
dapat dipaksakan secara hukum dalam situasi bisnis yang event of default in solvency or bankcrupty of the Group or
normal dan dalam peristiwa gagal bayar, atau peristiwa the counterparty.
kepailitan atau kebangkrutan Grup atau pihak lawan.
k. Penurunan Nilai Aset Keuangan k. Impairment of Financial Assets
Grup menerapkan pendekatan yang disederhanakan untuk The Group applies the “simplified approach” to measure
mengukur Kerugian Kredit Ekspektasian (“KKE”) yang the Expected Credit Loss (“ECL”) which uses a lifetime
menggunakan cadangan KKE seumur hidup berdasarkan expected loss allowance on a forward looking basis for all
basis forward-looking untuk seluruh saldo piutang usaha trade receivables and contract assets without significant
dan kontrak aset tanpa komponen pendanaan yang financing component. Other than trade receivables and
signifikan. Selain untuk piutang usaha dan kontrak aset contract assets without significant financing component,
tanpa komponen pendanaan yang signifikan, Grup the Group applies general model to ensure ECL.
menerapkan pendekatan umum untuk mengukur KKE.
Definisi Gagal Bayar Definition of Default
Grup menganggap hal-hal berikut ini merupakan peristiwa The Group considers the following as constituting an
gagal bayar untuk tujuan manajemen risiko kredit internal event of default for internal credit risk management
karena pengalaman historis menunjukkan bahwa aset purposes as historical experience indicates that financial
keuangan yang memenuhi salah satu kriteria berikut assets that meet either of the following criteria are
umumnya tidak dapat dipulihkan: generally not recoverable:
- Ketika terdapat pelanggaran persyaratan keuangan - When there is a breach of financial covenants by the
oleh debitur; atau debtor; or
- Informasi yang dikembangkan secara internal atau - Information developed internally or obtained from
diperoleh dari sumber eksternal menunjukkan bahwa external sources indicates that the debtor is unlikely to
debitur kemungkinan tidak akan membayar pay its creditors, including the Group, in full (without
kreditornya, termasuk Grup, secara penuh (tanpa taking into account any collateral held by the Group).
memperhitungkan jaminan yang dimiliki oleh Grup).
Terlepas dari analisis di atas, Grup menganggap bahwa Irrespective of the above analysis, the Group considers
gagal bayar telah terjadi ketika aset keuangan tertunggak that default has occurred when a financial asset is more
lebih dari 90 hari kecuali jika Grup memiliki informasi than 90 days past due unless the Group has reasonable
yang wajar dan terdukung untuk menunjukkan bahwa and supportable information to demonstrate that a more
kriteria yang lebih panjang lebih tepat. lagging default criterion is more appropriate.
Grup menilai dengan basis forward-looking kerugian The Group assesses on a forward-looking basis the
kredit ekspektasian terkait dengan instrumen utangnya expected credit losses associated with its debt instruments
yang dicatat pada biaya perolehan diamortisasi dan nilai carried at amortised cost and FVOCI. The impairment
wajar melalui penghasilan komprehensif lain. Metodologi methodology applied depends on whether there has been
penurunan nilai yang diterapkan tergantung pada apakah a significant increase in credit risk.
telah terjadi peningkatan risiko kredit yang signifikan.
27
Page 328
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
(Lanjutan) (Continued)
k. Penurunan Nilai Aset Keuangan (Lanjutan) k. Impairment of Financial Assets (Continued)
Kebijakan Penghapusan Write-off Policy
Grup menghapuskan aset keuangan ketika ada informasi The Group writes off a financial asset when there is
yang menunjukkan bahwa pihak lawan berada dalam information indicating that the counterparty is in severe
kesulitan keuangan yang buruk dan tidak ada prospek financial difficulty and there is no realistic prospect of
pemulihan yang realistis, contoh ketika pihak lawan dalam recovery, e.g. when the counterparty has been placed
proses likuidasi atau telah memasuki proses kebangkrutan, under liquidation or has entered into bankruptcy
atau untuk hal piutang usaha, ketika jumlahnya sudah proceedings, or in the case of trade accounts receivable,
lebih dari 120 hari tertunggak, mana yang terjadi lebih when the amounts are over 120 days past due, whichever
dulu. Aset keuangan yang dihapuskan dapat menjadi occurs sooner. Financial assets written off may still be
subjek aktivitas penagihan dalam prosedur pemulihan subject to enforcement activities under the Group’s
Grup, dengan mempertimbangkan nasihat hukum yang recovery procedures, taking into account legal advice
sesuai. Setiap pemulihan yang terjadi diakui dalam laba where appropriate. Any recoveries made are recognized
rugi. in profit or loss.
l. Persediaan l. Inventories
Persediaan dinyatakan sebesar nilai terendah antara biaya Inventories are stated at the lower of cost or net realizable
perolehan atau nilai realisasi bersih. value.
Biaya perolehan ditentukan dengan metode masuk Acquisition cost is determined by the first in first-out
pertama keluar pertama (first-in first-out method). method. Allowance for obsolescence and/or impairment of
Penyisihan untuk persediaan usang dan/atau penurunan inventory is determined to reduce the carrying value of
nilai persediaan ditetapkan untuk menurunkan nilai inventories to net realizable value.
tercatat persediaan ke nilai realisasi bersih.
Nilai realisasi neto adalah taksiran harga jual dalam Net realizable value is the estimated sales price in the
kegiatan usaha normal setelah dikurangi dengan taksiran normal course of business less estimated costs of
biaya penyelesaian dan taksiran biaya yang diperlukan completion and costs necessary to make the sale.
untuk melaksanakan penjualan.
m. Biaya Dibayar di Muka dan Uang Muka m. Prepaid Expenses and Advances
Biaya dibayar di muka diamortisasi dan dibebankan pada Prepaid expenses are amortized and charged to operating
beban usaha sesuai masa manfaat biaya yang expenses over the periods benefited.
bersangkutan.
Uang muka adalah bagian dari kontrak yang dibayarkan Advances is the portion of a contract paid or received in
atau diterima di muka untuk barang atau jasa. Uang muka advance for goods or services. Advances are recorded as
dicatat sebagai aset pada laporan posisi keuangan asset on the consolidated statements of financial position.
konsolidasian.
n. Aset Tetap n. Fixed Assets
Grup menggunakan model biaya sebagai kebijakan The Group use the cost model for fixed assets
akuntansi pengukuran aset tetapnya. measurement.
Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi Fixed assets are stated at cost less accumulated
akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai depreciation and any impairment, if any. Such cost
jika ada. Biaya perolehan termasuk biaya penggantian includes the cost of replacing part of the fixed assets when
bagian aset tetap saat biaya tersebut terjadi jika kriteria that cost is incurred if the recognition criteria are met. On
pengakuan. Sebaliknya pada saat inspeksi utama the other hand when a major inspection is performed, its
dilakukan, biaya itu diakui ke dalam jumlah tercatat cost is recognized in the carrying amount of the fixed
(carrying amount) aset tetap sebagai penggantian jika assets as replacement if the recognition criteria are
memenuhi kriteria pengakuan. satisfied.
28
Page 329
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
(Lanjutan) (Continued)
n. Aset Tetap (Lanjutan) n. Fixed Assets (Continued)
Penyusutan dihitung berdasarkan metode garis lurus Depreciation is calculated based on the straight-line
(straight-line method) untuk bangunan dan metode saldo method for buildings and the double declining method for
menurun ganda (double declining method) untuk inventory and vehicles during the useful life of fixed assets
inventaris dan kendaraan bermotor selama masa manfaat as follows:
aset tetap sebagai berikut:
Jenis Aset Tetap Tahun/Years Type of fixed assets
Gedung 20 Tahun/Years Buildings
Inventaris Kelompok 1 4 Tahun/Years Office Equipment Group 1
Inventaris Kelompok 2 8 Tahun/Years Office Equipment Group 2
Inventaris Kelompok 3 16 Tahun/Years Office Equipment Group 3
Kendaraan Bermotor Kelompok 1 4 Tahun/Years Vehicles Group 1
Kendaraan Bermotor Kelompok 2 8 Tahun/Years Vehicles Group 2
Tanah dinyatakan berdasarkan biaya perolehan dan tidak Land is stated at cost and is not depreciated. The legal cost
disusutkan. Biaya pengurusan legal hak atas tanah ketika of land rights when the land was acquired initially is
tanah diperoleh pertama kali diakui sebagai bagian dari recognized as part of the cost of the land under the “Fixed
biaya perolehan tanah pada akun “Aset Tetap” dan tidak Assets” account and is not amortized. Meanwhile the
diamortisasi. Sementara biaya pengurusan atas extension or the legal renewal costs of land rights are
perpanjangan atau pembaruan legal hak atas tanah diakui recognized as deferred charges as part of “Intangible
sebagai beban ditangguhkan sebagai bagian dari akun Assets” account in the consolidated statement of financial
“Aset takberwujud” pada laporan posisi keuangan position and are amortized over the shorter of the right’s
konsolidasian dan diamortisasi sepanjang mana yang lebih life and land’s economic life.
pendek antara umur hak dan umur ekonomis tanah.
Gedung dinyatakan berdasarkan biaya perolehan awal aset Buildings are stated based on the initial cost of the asset
tersebut ditambahkan dengan biaya perbaikan selama aset plus the cost of repairs if the asset is in use. The Group
tersebut dipergunakan. Grup tidak mengkapitalisasikan does not capitalize the cost of painting the buildings into
biaya pengecatan atas gedung ke dalam nilai perolehan the acquisition value of assets. The economic life of the
aset. Umur ekonomis gedung adalah 20 tahun, terhitung building is 20 years, from the time the building and its
pada saat gedung tersebut dan perbaikannya mulai repairs to the building are used.
digunakan.
Inventaris dikelompokkan menjadi 3 jenis kelompok Office equipment is grouped into 3 types of group with a
dengan batas minimal kapitalisasi aset minimal sebesar minimum asset capitalization limit of at least
Rp1.000.000. Masa manfaat ekonomis untuk kategori Rp1,000,000. The economic useful life for office
inventaris kelompok 1 adalah 4 tahun, inventaris equipment category group 1 is 4 years, office equipment
kelompok 2 adalah 8 tahun dan inventaris kelompok 3 group 2 is 8 years and office equipment group 3 is 16
adalah 16 tahun. Grup tidak memiliki barang inventaris years. The Group does not have any office equipment that
yang memiliki umur manfaat ekonomis lebih dari 16 has an economic useful life of more than 16 years.
tahun.
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada An item of fixed assets is derecognized upon disposal or
saat dilepaskan atau tidak ada manfaat ekonomis masa when no future economic benefits are expected from its use
depan yang diharapkan dari penggunaan atau or disposal. When assets are sold or retired the cost and
pelepasannya. Aset tetap yang dijual atau dilepaskan related accumulated depreciation and any impairment
dikeluarkan dari kelompok aset tetap berikut akumulasi loss are removed from the accounts. Any gain or loss
penyusutan serta akumulasi penurunan nilai yang terkait arising from derecognition of fixed assets (calculated as
dengan aset tetap tersebut. Laba atau rugi yang timbul dari the difference between the net disposal proceeds and the
penghentian pengakuan aset tetap (ditentukan sebesar carrying amount of the item) is included in the
perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dengan consolidated statement of profit or loss and other
jumlah tercatat dari aset tetap) diakui dalam laporan laba comprehensive income in the year the item is
rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian derecognized.
pada tahun terjadinya penghentian pengakuan.
29
Page 330
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
(Lanjutan) (Continued)
n. Aset Tetap (Lanjutan) n. Fixed Assets (Continued)
Pada setiap akhir periode buku, nilai residu, umur manfaat At the end of each financial period, the assets’ residual
dan metode penyusutan direviu secara prospektif, jika values, useful life and method of depreciation are
sesuai. reviewed, and adjusted prospectively if appropriate.
Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya Assets in progress are stated at cost and disclosed as part
perolehan dan disajikan sebagai bagian dari aset tetap. of the fixed assets. The accumulated cost will be
Akumulasi biaya perolehan akan dipindahkan ke masing- reclassified to the appropriate fixed assets account when
masing akun aset tetap yang bersangkutan pada saat aset the installation is substantially completed and the asset is
tersebut selesai dikerjakan dan siap digunakan. ready for its intended use.
o. Sewa o. Lease
Suatu sewa di mana porsi yang signifikan atas risiko dan Leases in which a significant portion of the risks and
manfaat kepemilikan aset masih tetap berada di tangan rewards of ownership are retained by the lessor are
lessor, maka sewa tersebut diklasifikasikan sebagai sewa classified as operating leases. Payments made under
operasi. Pembayaran sewa operasi (dikurangi dengan operating leases (net of any incentives received from the
insentif yang diterima dari lessor) dibebankan ke laporan lessor) are charged to the consolidated statement of profit
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian or loss and other comprehensive income on a straight-line
dengan metode garis lurus selama masa sewa. basis over the period of the lease.
Sewa aset tetap di mana entitas memiliki secara substansi Leases of fixed assets where the entity substantially has all
seluruh risiko dan manfaat kepemilikan aset the risks and rewards of ownership are classified as
diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan. Sewa finance leases. Finance leases are capitalized at the
pembiayaan dikapitalisasi pada awal masa sewa sebesar lease’s commencement at the lower of the fair value of the
nilai wajar aset sewa atau sebesar nilai kini pembayaran leased property or the present value of the minimum lease
sewa minimum, jika nilai kini jumlahnya lebih dari nilai payments.
wajar.
Penentuan apakah suatu perjanjian merupakan, atau The determination whether an agreement is, or contains,
mengandung, sewa didasarkan atas substansi perjanjian a lease is based on the substance of the agreement at the
pada tanggal awal sewa dan apakah pemenuhan perjanjian lease commencement date and whether the fulfilment of
tergantung pada penggunaan suatu aset tertentu dan the agreement is dependent on the use of a specific asset
perjanjian tersebut memberikan suatu hak untuk and the agreement conveys a right to use the asset. If an
menggunakan aset tersebut. Apabila perjanjian agreement contains a lease, the entity will assess whether
mengandung sewa, entitas akan menilai apakah perjanjian such a lease is finance or operating lease. If an agreement
sewa tersebut adalah sewa pembiayaan atau sewa operasi. contains a lease, a lease that transfers substantially to the
Jika suatu perjanjian mengandung sewa, sewa yang lessee all the risks and rewards incidental to ownership of
mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat the leased item is classified as a finance lease, otherwise
yang terkait dengan kepemilikan aset akan it is classified as an operating lease.
diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan, sebaliknya
akan diklasifikasikan sebagai sewa operasi.
Setiap pembayaran sewa dialokasikan antara bagian yang Each lease payment is allocated between the liability and
merupakan pelunasan liabilitas dan bagian yang finance costs to achieve a constant rate of interest on the
merupakan beban keuangan sedemikian rupa sehingga outstanding finance balance. The interest element of the
menghasilkan tingkat suku bunga yang konstan atas saldo finance cost is charged to the consolidated statement of
pembiayaan. Unsur bunga dalam beban keuangan profit or loss and other comprehensive income over the
dibebankan di laporan laba rugi dan penghasilan lease period to produce a constant periodic rate of interest
komprehensif lain konsolidasian selama masa sewa on the remaining balance of the liability for each period.
sedemikian rupa sehingga menghasilkan suatu tingkat
suku bunga periodik yang konstan atas saldo liabilitas
setiap periode.
Laba (rugi) penjualan akibat transaksi sales and leaseback Gain (loss) on sales and leaseback transaction of
atas aset pendasar dengan metode capital lease underlying asset by capital lease method is deferred and
ditangguhkan dan diamortisasi secara proporsional amortized proportionally during the useful life of
sepanjang umur manfaat pendasar yang bersangkutan dan underlying assets and is calculated using straight-line
dihitung dengan menggunakan metode garis lurus. method.
30
Page 331
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
(Lanjutan) (Continued)
o. Sewa (Lanjutan) o. Lease (Continued)
Aset pendasar diakui dalam laporan dari sewa pembiayaan The underlying assets are recognized in a report from a
dimana sewa mengalihkan secara substansial seluruh finance lease where the lease transfers substantially all
risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan suatu the risks and rewards incidental to ownership of an asset.
aset.
Kebijakan penyusutan aset pendasar menggunakan Depreciation policy for underlying assets uses the
metode garis lurus selama masa kontrak aset tersebut. straight-line method during the contract period.
Grup sebagai Penyewa The Group as a Lessee
Grup menilai apakah sebuah kontrak mengandung sewa, The Group assesses whether a contract is or contains a
pada tanggal insepsi kontrak. Grup mengakui aset hak- lease, at the inception of the contract. The Group
guna dan liabilitas sewa terkait sehubungan dengan recognizes a right-of-use asset and a corresponding lease
seluruh kesepakatan sewa di mana Grup merupakan liability with respect to all lease arrangements in which it
penyewa, kecuali untuk sewa jangka pendek (yang is the lessee, except for short-term leases (defined as
didefinisikan sebagai sewa yang memiliki masa sewa 12 leases with a lease term of 12 months or less) and leases
bulan atau kurang) dan sewa yang aset pendasarnya of low value assets. For these leases, the Group recognizes
bernilai-rendah. Untuk sewa-sewa tersebut, Grup the lease payments as an operating expense on a straight-
mengakui pembayaran sewa sebagai beban operasi secara line basis over the term of the lease unless another
garis lurus selama masa sewa kecuali dasar sistematis systematic basis is more representative of the time pattern
lainnya lebih merepresentasikan pola konsumsi manfaat in which economic benefits from the leased assets are
penyewa dari aset sewa. consumed.
Grup menyewa aset tetap tertentu. Kontrak sewa biasanya The Group leases certain fixed asset. Rental contracts are
dibuat untuk jangka waktu tetap 3 hingga 5 tahun tetapi typically made for fixed periods of 3 to 5 years but may
mungkin memiliki perpanjangan. have extension.
Liabilitas sewa awalnya diukur pada nilai kini pembayaran The lease liability is initially measured at the present value
sewa masa depan yang belum dibayarkan pada tanggal of the lease payments that are not paid at the
permulaan, yang didiskontokan menggunakan suku bunga commencement date, discounted by using the rate implicit
implisit dalam sewa. Jika suku bunga ini tidak dapat in the lease. If this rate cannot be readily determined, the
ditentukan, Grup menggunakan suku bunga pinjaman Group uses the incremental borrowing rate specific to the
inkremental khusus untuk penyewa. lessee.
Bunga pinjaman inkremental bergantung pada jangka The incremental borrowing rate depends on the term,
waktu, mata uang dan tanggal mulai sewa, dan ditentukan currency and start date of the lease and is determined
berdasarkan serangkaian input, termasuk: tingkat bebas based on a series of inputs including: the risk-free rate
risiko berdasarkan suku bunga obligasi pemerintah; based on government bond rates; a country-specific risk
penyesuaian risiko khusus negara; penyesuaian risiko adjustment; a credit risk adjustment based on bond yields;
kredit berdasarkan imbal hasil obligasi; dan penyesuaian and an entity-specific adjustment when the risk profile of
khusus entitas ketika profil risiko entitas yang melakukan the entity that enters into the lease is different to that of the
perjanjian sewa berbeda dengan Grup dan sewa tersebut Group and the lease does not benefit from a guarantee
tidak memperoleh manfaat atas jaminan dari Grup. from the Group.
Jika kepemilikan aset sewaan beralih ke Grup pada akhir If ownership of the leased asset transfers to the Group at
masa sewa atau biaya mencerminkan pelaksanaan the end of the lease term or the cost reflects the exercise of
pembelian opsi, penyusutan dihitung dengan a purchase option, depreciation is calculated using the
menggunakan estimasi masa manfaat aset. Aset hak-guna estimated useful life of the asset. The right-of-use assets
juga mengalami penurunan nilai. Lihat kebijakan are also subject to impairment. Refer to the accounting
akuntansi di bagian Penurunan Nilai aset non-keuangan. policies in Impairment of non-financial assets section.
Pembayaran sewa yang diperhitungkan dalam pengukuran Lease payments included in the measurement of the lease
liabilitas sewa terdiri atas: liability comprise:
- pembayaran tetap (termasuk pembayaran tetap secara - fixed payments (including in substance fixed
substansi), dikurangi insentif sewa payments), less any lease incentives;
- pembayaran sewa variabel yang didasarkan pada - variable lease payment that are based on an index or
indeks atau tarif, awalnya diukur menggunakan indeks a rate, initially measured using the index or rate as at
atau tarif pada tanggal dimulainya; the commencement date;
- jumlah yang diharapkan akan dibayarkan oleh - amounts expected to be payable by the lessee under
penyewa berdasarkan jaminan nilai sisa; residual value guarantees;
31
Page 332
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
(Lanjutan) (Continued)
o. Sewa (Lanjutan) o. Lease (Continued)
Grup sebagai Penyewa (Lanjutan) The Group as a Lessee (Continued)
- harga pelaksanaan dari opsi pembelian jika penyewa - the exercise price of a purchase option if the lessee is
cukup yakin untuk melaksanakannya opsi, dan reasonably certain to exercise that option, and
- pembayaran denda untuk penghentian sewa, jika - payments of penalties for terminating the lease, if the
jangka waktu sewa mencerminkan penyewa yang lease term reflects the lessee exercising that option.
melaksanakan opsi tersebut.
Liabilitas sewa disajikan sebagai pos terpisah dalam The lease liability is presented as a separate line in the
laporan posisi keuangan konsolidasian. consolidated statement of financial position.
Liabilitas sewa selanjutnya diukur dengan meningkatkan The lease liability is subsequently measured by increasing
jumlah tercatat untuk mereflesikan bunga atas liabilitas the carrying amount to reflect the interest on the lease
sewa (menggunakan metode suku bunga efektif) dan liability (using the effective interest method) and by
dengan mengurangi jumlah tercatat untuk merefleksikan reducing the carrying amount to reflect the lease payments
sewa yang telah dibayar. made.
Aset hak-guna terdiri dari pengukuran awal atas liabilitas The right-of-use assets comprise the initial measurements
sewa, pembayaran sewa yang dilakukan pada saat atau of the corresponding lease liability, lease payments made
sebelum permulaan sewa dan biaya langsung awal. Aset at or before the commencement day and any initial direct
hak-guna selanjutnya diukur sebesar biaya dikurangi costs. They are subsequently measured at cost less
akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan nilai. accumulated depreciation and impairment losses.
Jika Perusahaan dibebankan kewajiban atas biaya Whenever the Company incurs an obligation for costs to
membongkar dan memindahkan aset sewa, merestorasi dismantle and remove a leased asset, restore the site on
tempat di mana aset berada atau merestorasi aset pendasar which it is located or restore the underlying assets to the
ke kondisi yang disyaratkan oleh syarat dan ketentuan conditions required by the terms and conditions of the
sewa, provisi diakui dan diukur sesuai PSAK 237. Biaya lease, a provision is recognized and measured under
tersebut diperhitungkan dalam aset hak-guna terkait, PSAK 237. The costs are included in the related right-of-
kecuali jika biaya tersebut terjadi untuk memproduksi use asset, unless those costs are incurred to produce
persediaan. inventories.
Aset hak-guna disusutkan selama periode yang lebih Right-of-use assets are depreciated over the shorter
singkat antara masa sewa dan masa manfaat aset pendasar. period of lease term and useful life of the underlying
Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar atau assets. If a lease transfers ownership of the underlying
jika biaya perolehan aset hak-guna merefleksikan Grup assets or the cost of the right-of-use assets reflects that of
akan mengeksekusi opsi beli, aset hak-guna disusutkan the Group expects to exercise a purchase option, the
selama masa manfaat aset pendasar. Penyusutan dimulai related right-of-use asset is depreciated over the useful life
pada tanggal permulaan sewa. of the underlying assets. The depreciation starts at the
commencement date of the lease.
Grup menerapkan PSAK 236 untuk menentukan apakah The Group applies PSAK 236 to determine whether a
aset hak-guna mengalami penurunan nilai dan mencatat right-of-use asset is impaired and accounts for any
kerugian penurunan nilai yang teridentifikasi sebagaimana identified impairment loss as described in the impairment
dijelaskan dalam kebijakan aset penurunan nilai. of assets policy.
Sewa variabel yang tidak bergantung pada indeks atau Variable rents that do not depend on an index or rate are
suku bunga tidak diperhitungkan dalam pengukuran not included in the measurements of the lease liability and
liabilitas sewa dan aset hak-guna. Pembayaran terkait the right-of-use asset. The related payments are
diakui sebagai beban dalam periode di mana peristiwa atau recognized as an expense in the period in which the event
kondisi yang memicu pembayaran tersebut terjadi dan or condition that triggers those payments occur and are
dicatat dalam pos "Beban umum dan administrasi" dalam included in the line "General and administrative
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain expenses" in the consolidated statement of profit or loss
konsolidasian. and other comprehensive income.
32
Page 333
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
(Lanjutan) (Continued)
o. Sewa (Lanjutan) o. Lease (Continued)
Opsi Perpanjangan dan Penghentian Extension and Termination Options
Opsi perpanjangan dan penghentian termasuk dalam Extension and termination options are included in a
sejumlah properti dan peralatan sewa Grup. Istilah-istilah number of property and equipment leases of the Group.
ini digunakan untuk memaksimalkan fleksibilitas These terms are used to maximize operational flexibility in
operasional dalam hal pengelolaan kontrak. Mayoritas terms of managing contracts. The majority of extension
opsi perpanjangan dan penghentian yang dimiliki hanya and termination options held are exercisable only by the
dapat dilaksanakan oleh Grup dan bukan oleh lessor yang Group and not by the respective lessor.
bersangkutan.
p. Properti Investasi p. Investment Properties
Properti investasi diukur dengan model biaya (cost model) Investment properties are measured on cost model and
dan selanjutnya model nilai wajar (fair value model). then fair value model. Such cost includes the cost of
Jumlah tercatat termasuk bagian biaya penggantian dari replacing part of the investment properties if the
properti investasi yang ada pada saat terjadinya biaya jika recognition criteria are met and excludes the daily costs
kriteria pengakuan terpenuhi dan tidak termasuk biaya on their usage.
harian penggunaan properti investasi.
Properti investasi terdiri dari tanah dan bangunan yang Investment properties consist of land and building
dikuasai Grup untuk menghasilkan rental atau untuk controlled by the Group which are held to earn rentals or
kenaikan nilai atau kedua-duanya, dan tidak untuk for capital appreciation or both, and not to be used in the
digunakan dalam produksi atau penyediaan barang atau production or supply of goods or services for
jasa untuk tujuan administrasi atau dijual dalam kegiatan administrative purposes or sale in the daily business
usaha sehari-hari. activities.
Grup merevaluasi atas aset properti investasi. Revaluasi The Group have revalued its investment property.
aset properti investasi bukan untuk tujuan perpajakan Revaluation of investment property is not for tax purposes
tetapi hanya untuk pelaporan komersial. but only for commercial reporting.
Properti investasi awalnya diukur berdasarkan biayanya, Investment property is measured initially at its cost,
termasuk biaya transaksi yang terkait dan biaya pinjaman including related transaction costs and where applicable
yang berlaku. borrowing costs.
Setelah pengakuan awal, properti investasi dicatat sebesar After initial recognition, investment property is carried at
nilai wajarnya. Properti investasi yang sedang dalam fair value. Investment properties that is being redeveloped
pengembangan ulang untuk penggunaan lebih lanjut for continuing use as investment property or for which the
sebagai properti investasi atau ketika pasar menjadi market has become less active continues to be measured
kurang aktif tetap dicatat sebesar nilai wajarnya. Properti at fair value. Investment properties under construction is
investasi dalam konstruksi diukur menggunakan nilai measured at fair value if the fair value is considered to be
wajar jika nilai wajar dianggap dapat diukur secara andal. reliably determinable. Investment properties under
Properti investasi dalam konstruksi yang nilai wajarnya construction for which the fair value cannot be determined
tidak dapat diukur secara andal, tetapi Grup reliably, but for which the Group expects that the fair
mengharapkan nilai wajarnya dapat diukur secara andal value of the property will be reliably determinable when
ketika konstruksi selesai, diukur senilai biaya dikurangi construction is completed, are measured at cost less
penurunan nilai sampai nilai wajarnya dapat diukur secara impairment until the fair value becomes reliably
andal atau konstruksi diselesaikan – yang mana yang lebih determinable or construction is completed - whichever is
awal. earlier.
Terkadang sulit untuk mengukur secara andal nilai wajar Reliably measuring the fair value of investment properties
dari properti investasi dalam konstruksi. Untuk under construction can be challenging at times. To
mengevaluasi apakah nilai wajar dari properti investasi evaluate the feasibility of accurately assessing the fair
dalam konstruksi dapat diukur secara andal, Manajemen value of these properties, the Management considers
mempertimbangkan faktor-faktor berikut, antara lain, several factors. These factors include provisions outlined
provisi dari kontrak konstruksi, tahap penyelesaian, in construction contracts, the stage of completion, whether
apabila properti standar (umum di pasaran) atau tidak the property is considered standard (commonly found in
standar, tingkat keandalan arus kas masuk setelah the market) or non-standard, the reliability of incoming
penyelesaian, risiko pengembangan spesifik atas properti, cash flows after completion, specific development risks
pengalaman terdahulu dengan konstruksi serupa dan status associated with the property, experience with similar
izin konstruksi. construction projects and the status of construction
permits.
33
Page 334
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
(Lanjutan) (Continued)
q. Properti Investasi (Lanjutan) q. Investment Properties (Continued)
Nilai wajar ditetapkan berdasarkan harga pasar aktif, dan The fair value is determined based on active market
dapat disesuaikan jika terdapat perbedaan dalam prices, and being adjusted with differences in the
karakteristik, lokasi, atau kondisi aset. Jika informasi characteristics, location, or condition of the asset, if any.
tersebut tidak tersedia, Grup menggunakan metode If this information is not available, the Group uses
penilaian alternatif, seperti harga terbaru di pasar yang alternative valuation methods, such as recent prices on
kurang aktif atau proyeksi arus kas yang didiskontokan. less active markets or discounted cash flow projections.
Penilaian dilakukan pada tanggal posisi keuangan oleh Valuations are performed as of the financial position date
penilai ahli dengan kualifikasi yang diakui dan relevan dan by professional appraiser who hold recognized and
memiliki pengalaman terbaru atas lokasi dan kategori dari relevant professional qualifications and have recent
properti investasi dinilai. Penilaian ini membentuk dasar experience in the location and category of the investment
untuk nilai tercatat pada laporan keuangan konsolidasian. property being valued. These valuations form the basis for
the carrying amounts in the consolidated financial
statements.
Penambahan selanjutnya dikapitalisasi ke nilai tercatat Subsequent expenditure is capitalized to the asset’s
aset hanya ketika ada keuntungan ekonomi di masa yang carrying amount only when it is probable that future
akan datang dapat dinikmati oleh Grup dari penambahan economic benefits associated with the expenditure will
tersebut dan hal tersebut dapat diukur secara andal. Biaya flow to the Group and the cost of the item can be measured
perbaikan dan perawatan lainnya akan menjadi biaya saat reliably. All other repairs and maintenance costs are
terjadi. Ketika bagian dari properti investasi digantikan, expensed when incurred. When part of an investment
nilai tercatat dari bagian yang digantikan tersebut akan property is replaced, the carrying amount of the replaced
dihapus. part is derecognized.
Perubahan nilai wajar diakui di laba rugi. Properti Changes in fair values are recognized in the profit or loss.
investasi berhenti diakui ketika dilepas. Investment properties are derecognized when they have
been disposed.
Properti investasi dihentikan pengakuannya pada saat An investment property should be derecognized upon
pelepasan atau ketika properti investasi tersebut tidak disposal or when the investment property is permanently
digunakan lagi secara permanen dan tidak memiliki withdrawn from use and no future economic benefits are
manfaat ekonomis di masa depan yang dapat diharapkan expected from its disposal. Gains or losses arising from
pada saat pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari the retirement or disposal of an investment property is
penghentian atau pelepasan properti investasi diakui credited or charged to operations in the year the asset is
dalam laba rugi dalam tahun terjadinya penghentian atau derecognized.
pelepasan tersebut.
Perpindahan ke properti investasi dilakukan jika dan Transfer to investment properties is carried out if and only
hanya jika terdapat perubahan penggunaan yang if there is a change of use as indicated by the end of use by
ditunjukkan dengan berakhirnya pemakaian oleh pemilik, the owner, the commencement of operating leases to other
dimulainya sewa operasi ke pihak lain atau selesainya parties or the completion of construction or development.
pembangunan atau pengembangan. Perpindahan dari Transfer from investment properties are carried out if and
properti investasi dilakukan jika dan hanya jika terdapat only if there is a change of use as indicated by the
perubahan penggunaan yang ditunjukkan dengan commencement of owner use or commencement of
dimulainya penggunaan oleh pemilik atau dimulainya development for sale.
pengembangan untuk dijual.
Jika properti yang digunakan pemilik berubah menjadi If an owner-occupied from investment property becomes
properti investasi yang akan dicatat dengan menggunakan an investment property that will carried at fair value an
nilai wajar, maka entitas menerapkan PSAK 216, “Aset entity shall apply PSAK 216, “Fixed Assets” for owned
Tetap” untuk properti yang dimiliki dan PSAK 116, property and PSAK 116, “Lease” for property held by a
“Sewa” untuk properti yang dikuasai oleh penyewa lease as a right-of-use asset up to the date of change in
sebagai aset hak-guna sampai dengan tanggal perubahan use. The entity shall treat any difference at that date
penggunaannya. Entitas memperlakukan selisih pada between the carrying amount of the property in
tanggal tersebut antara jumlah tercatat properti accordance with PSAK 216 or PSAK 116 and its fair value
berdasarkan PSAK 216 atau PSAK 116 dan nilai wajarnya in the same way as a revaluation in accoordance with
dengan cara yang sama sebagaimana revaluasi sesuai PSAK 216.
dengan PSAK 216.
34
Page 335
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
(Lanjutan) (Continued)
r. Aset Takberwujud r. Intangible Assets
Aset takberwujud yang diperoleh secara terpisah diukur Intangible assets acquired separately are measured on
pada saat pengakuan awal sebesar biaya perolehan. Biaya initial recognition at cost. The cost of intangible assets
aset takberwujud yang diperoleh dalam penggabungan acquired in a business combination is its fair value as at
usaha adalah nilai wajar pada tanggal akuisisi. Setelah the date of acquisition. Following initial recognition,
pengakuan awal aset takberwujud dicatat sebesar biaya intangible assets are carried at cost less any accumulated
perolehan dikurangi akumulasi amortisasi dan akumulasi amortization and accumulated impairment losses, if any.
penurunan nilai jika ada. Aset takberwujud yang Internally generated intangible assets including
dihasilkan secara internal termasuk biaya pengembangan capitalized development cost are not capitalized and
yang dikapitalisasi tidak dikapitalisasi dan expenditure is reflected in profit or loss in the year in
pengeluarannya tercermin dalam laporan laba rugi pada which the expenditure is incurred.
tahun di mana pengeluaran tersebut terjadi.
Masa manfaat dari aset takberwujud dapat dianggap The useful lives of intangible assets are assessed either
memiliki masa manfaat terbatas atau tidak terbatas. Aset restricted or unrestricted. Intangible assets with restricted
takberwujud dengan masa manfaat terbatas diamortisasi lives are amortized over the useful economic life and
selama masa manfaat ekonomis dan dinilai untuk assessed for impairment whenever there is an indication
penurunan nilai apabila terdapat indikasi penurunan nilai that intangible assets may be impaired. The Group
aset takberwujud. Aset takberwujud Grup memiliki intangible assets have estimated useful live of 5 years.
taksiran masa umur manfaat ekonomis selama 5 tahun.
Perubahan masa manfaat yang diharapkan atau pola yang Changes in the expected useful life or the expected pattern
diharapkan dari konsumsi manfaat ekonomi masa depan of consumption of future economic benefits embodied in
aset takberwujud tersebut dicatat dengan mengubah the asset are recorded by changing the amortization
periode amortisasi atau metode yang sesuai dan period or method as appropriate and are treated as
diperlakukan sebagai perubahan estimasi akuntansi. changes in accounting estimates. The amortization of
Beban amortisasi aset takberwujud dengan masa manfaat intangible assets with definite lives is recognized in profit
terbatas diakui dalam laba rugi dalam kategori biaya or loss in the expense category consistent with the function
sesuai dengan fungsi dari aset takberwujud. of the intangible assets.
Aset takberwujud dengan masa manfaat tidak terbatas Intangible assets with indefinite useful lives are not
tidak diamortisasi tetapi diuji untuk penurunan nilai setiap amortized but are tested for impairment annually either
tahunnya baik secara individual maupun pada tingkat unit individually or at the cash generating unit level. The
penghasil kas. Penilaian masa manfaat tidak terbatas assessment of indefinite life is reviewed annually to
ditinjau setiap tahun untuk menentukan apakah masa determine whether indefinite life continues to be
manfaat tidak terbatas terus mendukung. Jika tidak ada supportable. If not, the change in useful life from indefinite
perubahan, masa manfaat dari tak terbatas menjadi to definite is made on a prospective basis. Gains or losses
terbatas dilakukan secara prospektif. Laba atau rugi yang arising from derecognition of an intangible asset are
timbul dari penghentian pengakuan aset takberwujud measured as the difference between the net disposal
diukur sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil proceeds and the carrying amount of the asset and are
pelepasan dan jumlah tercatat dari aset dan diakui dalam recognized in profit or loss when the asset is derecognized.
laba rugi ketika aset tersebut dihentikan pengakuannya.
s. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan s. Impairment of Non-Financial Assets
Pada akhir setiap periode pelaporan, Grup menelaah nilai At the end of each reporting period, the Group reviews the
tercatat aset non-keuangan untuk menentukan apakah carrying amount of non financial assets to determine
terdapat indikasi bahwa aset tersebut telah mengalami whether there is any indication that those assets have
penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut, jumlah suffered an impairment loss. If any such indication exists,
terpulihkan dari aset diestimasi untuk menentukan tingkat the recoverable amount of the asset is estimated in order
kerugian penurunan nilai (jika ada). Bila tidak to determine the extent of the impairment loss (if any).
memungkinkan untuk mengestimasi jumlah terpulihkan Where the asset does not generate cash flows that are
atas suatu aset individual, Grup mengestimasi jumlah independent from other assets, the Group estimates the
terpulihkan dari unit penghasil kas atas aset. Ketika dasar recoverable amount of the cash generating unit to which
alokasi yang wajar dan konsisten dapat diidentifikasi, aset the asset belongs. When a reasonable and consistent basis
Grup juga dialokasikan ke masing masing kelompok unit of allocation can be identified, corporate assets are also
penghasil kas, atau sebaliknya mereka dialokasikan ke allocated to individual cash-generating units, or
kelompok terkecil dari kelompok unit penghasil kas di otherwise they are allocated to the smallest group of cash-
mana dasar alokasi yang wajar dan konsisten dapat generating units for which a reasonable and consistent
diidentifikasi. allocation basis can be identified.
35
Page 336
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
(Lanjutan) (Continued)
s. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan (Lanjutan) s. Impairment of Non-Financial Assets (Continued)
Aset takberwujud dengan masa manfaat tidak terbatas dan Intangible assets with indefinite useful lives and intangible
aset tak berwujud yang belum tersedia untuk digunakan assets not yet available for use are tested for impairment
diuji penurunan nilainya setiap tahun dan ketika terdapat annually, and whenever there is an indication that the
indikasi penurunan nilai. asset maybe impaired.
Jumlah terpulihkan adalah nilai tertinggi antara nilai wajar Recoverable amount is the higher of fair value less cost to
dikurangi biaya pelepasan dan nilai pakai. Dalam menilai sell and value in use. In assessing value in use, the
nilai pakainya, estimasi arus kas masa depan estimated future cash flows are discounted to their present
didiskontokan ke nilai kini menggunakan tingkat diskonto value using a pre-tax discount rate that reflects current
sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini market assessments of the time value of money and the
dari nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset dengan risks specific to the asset for which the estimates of future
estimasi arus kas masa depan belum disesuaikan. cash flows have not been adjusted.
Jika jumlah terpulihkan dari aset non keuangan (unit If the recoverable amount of the non financial asset (cash
penghasil kas) lebih kecil dari nilai tercatatnya, nilai generating unit) is less than its carrying amount, the
tercatat aset (unit penghasil kas) diturunkan menjadi carrying amount of the asset (cash generating unit) is
sebesar jumlah terpulihkan dan rugi penurunan nilai reduced to its recoverable amount and an impairment loss
segera diakui dalam laba rugi, kecuali aset tersebut is recognized immediately in profit or loss, unless the
disajikan pada jumlah revaluasian, di mana kerugian relevant asset is carried at revaluation amount, in which
penurunan nilai diperlakukan sebagai penurunan the impairment loss is treated as a revaluation decrease.
revaluasi.
Ketika penurunan nilai selanjutnya dibalik, jumlah tercatat When an impairment loss subsequently reverses, the
aset (atau unit penghasil kas) ditingkatkan ke estimasi carrying amount of the asset (or a cash-generating unit) is
yang direvisi dari jumlah terpulihkannya, namun kenaikan increased to the revised estimate of its recoverable
jumlah tercatat tidak boleh melebihi jumlah tercatat ketika amount, but so that the increased carrying amount does
kerugian penurunan nilai tidak diakui untuk aset (atau unit not exceed the carrying amount that would have been
penghasil kas) pada tahun-tahun sebelumnya. Pembalikan determined had no impairment loss been recognized for
rugi penurunan nilai diakui segera dalam laba rugi, kecuali the asset (or cash-generating unit) in prior years. A
aset yang bersangkutan disajikan pada jumlah revaluasian, reversal of an impairment loss is recognized immediately
dalam hal ini pembalikan kerugian penurunan nilai in profit or loss, unless the relevant asset is carried at a
diperlakukan sebagai kenaikan revaluasi. revalued amount, in which case the reversal of the
impairment loss is treated as a revaluation increase.
t. Liabilitas Keuangan t. Financial Liabilities
Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai FVTPL atau Financial liabilities are classified as either financial
pada biaya perolehan diamortisasi menggunakan metode liabilities “at FVTPL” or “at amortized cost” using the
suku bunga efektif. effective interest method.
Liabilitas Keuangan pada Biaya Perolehan Diamortisasi Financial Liabilities at Amortized Cost
Liabilitas keuangan yang bukan merupakan 1) imbalan Financial liabilities that are not 1) contingent
kontinjen dari pihak pengakuisisi dalam kombinasi bisnis, consideration of an acquirer in a business combination, 2)
2) dimiliki untuk diperdagangkan, atau 3) ditetapkan held-for trading, or 3) designated as at FVTPL, are
sebagai FVTPL, selanjutnya diukur pada biaya perolehan subsequently measured at amortized cost using the
diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga effective interest method.
efektif.
36
Page 337
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
(Lanjutan) (Continued)
t. Liabilitas Keuangan (Lanjutan) t. Financial Liabilities (Continued)
Metode Suku Bunga Efektif Effective Interest Method
Metode suku bunga efektif adalah metode yang digunakan The effective interest method is a method of calculating the
untuk menghitung biaya perolehan diamortisasi dari amortized cost of a financial liability and of allocating
liabilitas keuangan dan metode untuk mengalokasikan interest expense over the relevant period. The effective
biaya bunga selama periode yang relevan. Suku bunga interest rate is the rate that exactly discounts estimated
efektif adalah suku bunga yang secara tepat future cash payments (including all fees and points paid
mendiskontokan estimasi pembayaran kas masa depan or received that form an integral part of the effective
(mencakup seluruh komisi dan bentuk lain yang interest rate, transaction costs and other premiums or
dibayarkan dan diterima yang merupakan bagian yang tak discounts) through the expected life of the financial
terpisahkan dari suku bunga efektif, biaya transaksi dan liability, or (where appropriate) a shorter period to the net
premium dan diskonto lainnya) selama perkiraan umur carrying amount on initial recognition.
liabilitas keuangan, atau (jika lebih tepat) digunakan
periode yang lebih singkat untuk memperoleh nilai tercatat
bersih pada saat pengakuan awal
u. Penghentian Pengakuan Liabilitas Keuangan u. Derecognition of Financial Liabilities
Grup menghentikan pengakuan liabilitas keuangan, jika The Group derecognizes financial liabilities when, and
dan hanya jika, liabilitas Grup telah dilepaskan, dibatalkan only when, the Group’s obligations are discharged,
atau kadaluarsa. Selisih antara jumlah tercatat liabilitas cancelled or have expired. The difference between the
keuangan yang dihentikan pengakuannya dan imbalan carrying amount of the financial liability derecognized
yang dibayarkan dan utang diakui dalam laba rugi. and the consideration paid and payable is recognized in
profit or loss.
Ketika Grup bertukar dengan pemberi pinjaman, satu When the Group exchanges with the existing lender one
instrumen utang menjadi instrumen lain dengan debt instrument into another one with the substantially
persyaratan yang berbeda secara substansial, pertukaran different terms, such exchange is accounted for as an
tersebut dicatat sebagai penghapusan liabilitas keuangan extinguishment of the original financial liability and the
orisinal dan pengakuan liabilitas keuangan baru. Demikian recognition of a new financial liability. Similarly, the
pula, Grup memperhitungkan modifikasi substansial dari Group accounts for substantial modification of terms of an
ketentuan liabilitas yang ada atau bagian dari liabilitas existing liability or part of it as an extinguishment of the
tersebut sebagai pelepasan liabilitas keuangan orisinal dan original financial liability and the recognition of a new
pengakuan liabilitas baru. Diasumsikan bahwa liability. It is assumed that the terms are substantially
persyaratannya berbeda secara substansial jika nilai kini different if the discounted present value of the cash flows
arus kas yang didiskonto berdasarkan persyaratan yang under the new terms, including any fees paid net of any
baru, termasuk setiap fee (imbalan) yang dibayarkan fees received and discounted using the original effective
setelah dikurangi setiap fee (imbalan) yang diterima dan rate is at least 10% different from the discounted present
didiskonto menggunakan suku bunga efektif orisinal, value of the remaining cash flows of the original financial
berbeda sedikitnya 10% dari nilai kini sisa arus kas yang liability. If the modification is not substantial, the
didiskonto yang berasal dari liabilitas keuangan orisinal. difference between: (1) the carrying amount of the liability
Jika modifikasi tidak substansial, maka perbedaan antara: before the modification; and (2) the present value of the
(1) jumlah tercatat liabilitas sebelum modifikasi; dan (2) cash flows after modification is recognized in profit or loss
nilai kini dari arus kas setelah modifikasi, diakui dalam as the modification gain or loss within other gains and
laba rugi sebagai keuntungan atau kerugian modifikasi losses.
dalam keuntungan dan kerugian lainnya.
v. Pinjaman v. Borrowings
Pada saat pengakuan awal, pinjaman diakui sebesar nilai Borrowings are recognized initially at fair value, net of
wajar, dikurangi dengan biaya-biaya transaksi yang transaction costs incurred. Borrowings are subsequently
terjadi. Selanjutnya, pinjaman diukur sebesar biaya carried at amortised cost; any difference between the
perolehan diamortisasi; selisih antara penerimaan proceeds (net of transaction costs) and the redemption
(dikurangi biaya transaksi) dan nilai pelunasan dicatat value is recognised in the profit or loss over the period of
pada laporan laba rugi selama periode pinjaman dengan the borrowings using the effective interest method.
menggunakan metode bunga efektif.
37
Page 338
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
(Lanjutan) (Continued)
v. Pinjaman (Lanjutan) v. Borrowings (Continued)
Biaya yang dibayar untuk memperoleh fasilitas pinjaman Fees paid on the establishment of loan facilities are
diakui sebagai biaya transaksi pinjaman sepanjang besar recognized as transaction costs of the loan to the extent
kemungkinan sebagian atau seluruh fasilitas akan ditarik. that it is probable that some or all of the facility will be
Dalam hal ini, biaya memperoleh pinjaman ditangguhkan drawn down. In this case, the fee is deferred until the
sampai penarikan pinjaman terjadi. Sepanjang tidak draw-down occurs. To the extent that there is no evidence
terdapat bukti bahwa besar kemungkinan sebagian atau that it is probable that some or all of the facility will be
seluruh fasilitas akan ditarik, biaya memperoleh pinjaman drawn down, the fee is capitalized as a pre-payment for
dikapitalisasi sebagai pembayaran di muka untuk jasa liquidity services and amortised over the period of the
likuiditas dan diamortisasi selama periode fasilitas yang facility to which it relates.
terkait.
Biaya pinjaman akan dihentikan pengakuannya dari Borrowing cost are removed from the statement of
laporan posisi keuangan ketika kewajiban yang tertulis financial position when the obligation specified in the
pada kontrak dibatalkan, atau sudah tidak berlaku. Selisih contract is discharged, cancelled or expired. The
antara nilai tercatat dari liabilitas keuangan yang sudah difference between the carrying amount of a financial
berakhir atau dialihkan ke pihak lain, dan imbalan yang liability that has been extinguished or transferred to
dibayarkan, termasuk aset non-kas yang dialihkan atau another party and the consideration paid, including any
liabilitas yang ditanggung, diakui dalam laba rugi sebagai non-cash assets transferred or liabilities assumed, is
pendapatan lain-lain atau biaya keuangan. recognized in profit or loss as other income or finance
costs.
Ketika liabilitas keuangan dinegosiasikan kembali dan Where the terms of a financial liability are renegotiated
entitas mengeluarkan instrumen ekuitas kepada kreditor and the entity issues equity instruments to a creditor to
untuk menyelesaikan seluruh atau sebagian liabilitas (debt extinguish all or part of the liability (debt for equity swap),
for equity swap), keuntungan atau kerugian diakui dalam a gain or loss is recognized in profit or loss, which is
laporan laba rugi yang dicatat sebagai selisih antara measured as the difference between the carrying amount
jumlah tercatat dari liabilitas keuangan. of the financial liability and the fair value of the equity
instruments issued.
Pinjaman diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka pendek Borrowings are classified as current liabilities unless the
kecuali Grup memiliki hak tanpa syarat untuk menunda Group has an unconditional right to defer the settlement
pembayaran liabilitas selama paling tidak 12 bulan setelah of the liability for at least 12 months after the reporting
tanggal pelaporan. date.
w. Biaya Pinjaman w. Borrowing Cost
Biaya bunga dan biaya pinjaman lainnya, seperti biaya Interest and other borrowing costs, such as discount fees
diskonto pinjaman baik yang secara langsung atau tidak on loans either directly or indirectly used in financing the
langsung digunakan untuk pendanaan konstruksi aset construction of a qualifying asset, are capitalized up to the
kualifikasian, dikapitalisasi hingga aset tersebut selesai date when construction is complete. For borrowings that
dikonstruksi. Untuk biaya pinjaman yang dapat are directly attributable to a qualifying asset, the amount
diatribusikan secara langsung pada aset kualifikasian, to be capitalized is determined as the actual borrowing
jumlah yang dikapitalisasi ditentukan dari biaya pinjaman cost incurred during the period, less any income earned
aktual yang terjadi selama periode berjalan, dikurangi on the temporary investment of such borrowings. For
penghasilan yang diperoleh dari investasi sementara atas borrowings that are not directly attributable to a
dana hasil pinjaman tersebut. Untuk pinjaman yang tidak qualifying assets, the amount to be capitalized is
dapat diatribusikan secara langsung pada suatu aset determined by applying a capitalization rate to the amount
kualifikasian, jumlah yang dikapitalisasi ditentukan expended on the qualifying assets. The capitalisation rate
dengan mengalikan tingkat kapitalisasi terhadap jumlah is the weighted average of the total borrowing costs
yang dikeluarkan untuk memperoleh aset kualifikasian. applicable to the total borrowings outstanding during the
Tingkat kapitalisasi dihitung berdasarkan rata-rata period, other than borrowings made specifically for the
tertimbang biaya pinjaman yang dibagi dengan jumlah purpose of obtaining a qualifying assets.
pinjaman yang tersedia selama periode, selain pinjaman
yang secara spesifik diambil untuk tujuan memperoleh
suatu aset kualifikasian.
38
Page 339
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
(Lanjutan) (Continued)
x. Provisi x. Provision
Provisi diakui jika Grup memiliki kewajiban kini (baik Provisions are recognized when the Group have a present
bersifat hukum maupun bersifat konstruktif) sebagai obligation (legal or constructive) as a result if because of
akibat peristiwa masa lalu, besar kemungkinan a past event, it is probable that an outflow of resources
penyelesaian kewajiban tersebut mengakibatkan arus embodying economic benefits can be made to settle the
keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi obligation and a reliable estimate can be made of the
dan estimasi yang andal mengenai jumlah kewajiban amount of the obligation.
tersebut dapat dibuat.
Jumlah yang diakui sebagai provisi adalah hasil estimasi The amount recognized as a provision is the best estimate
terbaik pengeluaran yang diperlukan untuk menyelesaikan of the consideration required to settle the present
kewajiban kini pada akhir periode pelaporan, dengan obligation at the end of the reporting period, taking into
mempertimbangkan risiko dan ketidakpastian yang account the risks and uncertainties surrounding the
meliputi kewajibannya. Apabila suatu provisi diukur obligation. Where a provision is measured using the cash
menggunakan arus kas yang diperkirakan untuk flows estimated to settle the present obligation, its
menyelesaikan kewajiban kini, maka nilai tercatatnya carrying amount is the present value of those cash flows
adalah nilai kini dari arus kas (ketika pengaruh nilai waktu (when the effect of time value of money is material).
uang bersifat material).
Ketika beberapa atau seluruh manfaat ekonomi untuk When some or all of the economic benefits required to
penyelesaian provisi yang diharapkan dapat dipulihkan settle a provision are expected to be recovered from a third
dari pihak ketiga, piutang diakui sebagai aset apabila party, a receivable is recognized as an asset if it is
terdapat kepastian bahwa penggantian akan diterima dan virtually certain that reimbursement will be received and
jumlah piutang dapat diukur secara andal. the amount of the receivable can be measured reliably.
y. Imbalan Kerja y. Employee Benefits
Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 35 tahun 2021 In accordance with Government Regulation No. 35 of
untuk Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 (Undang- 2021 for Law Number 11 of 2020 (Job Creation Law)
Undang Cipta Kerja) yang diundangkan pada November promulgated in November 2020, as amended by Law
2020, sebagaimana diubah menjadi Undang-Undang No. No. 6 of 2023 concerning Government Regulation in Lieu
6 tahun 2023 tentang Peraturan Pemerintah Pengganti of Law Number 2 of 2022 concerning Job Creation into
Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Law, the Group is required to provide pension benefits at
Kerja menjadi Undang-Undang, Grup disyaratkan untuk least as much as the pension benefits stipulated in Law
memberikan imbalan pensiun sekurang-kurangnya seperti 6/2023, which is essentially a defined benefit plan. If the
imbalan pensiun yang diatur dalam UU 6/2023, yang pada pension benefits under the Law are greater than the
dasarnya adalah program imbalan pasti. Jika imbalan existing pension plan, the difference is recognized as part
pensiun sesuai UU lebih besar dari program pensiun yang of the pension benefit liability.
ada, selisih tersebut diakui sebagai bagian dari liabilitas
imbalan pensiun.
Pada bulan April 2022, Dewan Standar Akuntansi In April 2022, Financial Accounting Standard Boards –
Keuangan – Ikatan Akuntan Indonesia (“DSAK-IAI”) Indonesian Institute of Accountant (“FASB-IIA”)
menerbitkan siaran pers mengenai “Pengatribusian published a press release regarding “Attributing benefit
imbalan pada periode jasa” dan oleh karena itu Grup to periods of service” and accordingly the Group changed
mengubah kebijakan terkait dengan pengatribusian the policy related to attributing benefit to periods of
imbalan pada periode jasa sesuai dengan ketentuan dalam service in accordance with the provisions in PSAK No.
PSAK No. 219 “Imbalan Kerja” mengikuti pola fakta 219 “Employee Benefit” following the general fact pattern
umum program pensiun berdasarkan Undang-Undang of pension programs based on the Labor Law No. 11/2020
Cipta Kerja No. 11/2020 dan Peraturan Pemerintah No. and Government Regulation No. 35/2021.
35/2021.
Program Iuran Pasti Defined Contribution Program
Iuran pasti untuk program pensiun dibebankan pada Defined contributions for pension plans are charged to the
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain consolidated statement of profit or loss and other
konsolidasian pada tahun dimana iuran tersebut terkait. comprehensive income in the year in which the
contributions are related.
39
Page 340
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
(Lanjutan) (Continued)
y. Imbalan Kerja (Lanjutan) y. Employee Benefits (Continued)
Program Imbalan Pasti Defined Benefit Plan
Surplus dan defisit program imbalan pasti diukur pada: Defined benefit plan surpluses and deficits are measured
at:
- Nilai wajar dari aset yang direncanakan pada tanggal - The fair value of plan assets at the reporting date; less
pelaporan; dikurangi
- Liabilitas program yang dihitung dengan - Plan liabilities calculated using the projected unit
menggunakan metode projected unit credit yang credit method discounted to its present value using
didiskonto ke nilai kini dengan menggunakan imbal yields available on high quality Government bonds
hasil obligasi Pemerintah yang berkualitas tinggi yang that have maturity dates approximating to the terms of
tersedia yang memiliki tanggal jatuh tempo yang the liabilities; plus
mendekati persyaratan liabilitas; ditambah
- Biaya servis masa lalu yang tidak diakui; dikurangi - Unrecognized past service costs; less
- Dampak persyaratan pendanaan minimum yang - The effect of minimum funding requirements agreed
disetujui dengan skema wali amanat. with scheme trustees.
Pengukuran kembali kewajiban imbalan pasti neto diakui Remeasurements of the net defined benefit obligation are
langsung dalam ekuitas. Pengukuran kembali tersebut recognized directly within equity. The remeasurements
termasuk: include:
- Keuntungan dan kerugian aktuaris; - Actuarial gains and losses;
- Imbalan atas aset program (tidak termasuk bunga); - Return on plan assets (interest excluded); and
dan
- Aset dengan efek batas tertinggi (tidak termasuk - Any asset ceiling effects (interest excluded).
bunga).
Biaya jasa diakui dalam laba rugi dan termasuk biaya jasa Service costs are recognized in profit or loss and include
kini dan masa lalu serta keuntungan dan kerugian current and past service costs as well as gains and losses
kurtailmen. on curtailments.
Beban bunga neto (pendapatan) diakui dalam laba rugi dan Net interest expense (income) is recognized in the profit or
dihitung dengan menerapkan tingkat diskonto untuk loss and is calculated by applying a discount rate to
mengukur kewajiban imbalan pasti (aset) pada awal measure the defined liability (asset) at the beginning of the
periode tahunan hingga pembayaran manfaat selama annual period to the payment of benefits during the period.
periode.
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari perubahan Gains or losses arising from changes to scheme benefits
manfaat program atau kurtailmen diakui secara langsung or scheme curtailment are recognized immediately in
dalam laba rugi. profit or loss.
Penyelesaian program manfaat pasti diakui dalam periode Settlements of defined benefit schemes are recognized in
dimana penyelesaian tersebut terjadi. the period in which the settlement occurs.
Manfaat Jasa Jangka Panjang Lain Other Long-term Service Benefits
Imbalan kerja lain yang diharapkan untuk diselesaikan Other employee benefits that are expected to be settled
secara keseluruhan dalam 12 (dua belas) bulan setelah within 12 (twelve) months after the end of the reporting
akhir periode pelaporan disajikan sebagai liabilitas jangka period are presented as current liabilities.
pendek.
Imbalan kerja lain yang tidak diharapkan untuk Other employee benefits that are not expected to be settled
diselesaikan secara keseluruhan dalam 12 (dua belas) within 12 (twelve) months after the end of the reporting
bulan setelah akhir periode pelaporan disajikan sebagai period are presented as non-current liabilities and
liabilitas jangka panjang dan dihitung dengan calculated using the projected unit credit method and then
menggunakan metode projected unit credit dan kemudian discounted using yields available on high quality
didiskonto dengan menggunakan imbal hasil obligasi Government bonds that have maturity dates
Pemerintah berkualitas tinggi yang tersedia dengan approximating to the expected remaining period to
tanggal jatuh tempo mendekati sisa periode yang settlement.
diharapkan untuk diselesaikan.
40
Page 341
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
(Lanjutan) (Continued)
z. Distribusi Laba z. Profit Distribution
Sesuai dengan Akta Pendirian/Anggaran Dasar According to the Articles of Association through Deed No.
Perusahaan No. 117 tanggal 20 Juni 1995, pembagian laba 117 dated June 20, 1995, share of net profit after tax is
bersih setelah pajak dipergunakan untuk cadangan dan used for reserves and dividends (the percentage is set each
dividen, (persentasenya ditetapkan tiap tahun dalam Rapat year in the General Meeting of Shareholders (GMS)).
Umum Pemegang Saham (RUPS)).
aa. Pengakuan Pendapatan dan Beban aa. Revenue and Expenses Recognition
Pengakuan Pendapatan Revenue Recognition
Pendapatan diakui menggunakan 5 langkah: Revenue is recognized using the 5-step assessment:
1) Identifikasi kontrak dengan pelanggan. 1) Identify contract(s) with a customer.
2) Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. 2) Identify the performance obligations in the contract.
Kewajiban pelaksanaan adalah janji dalam kontrak Performance obligations are promises in a contract to
untuk mentransfer barang atau jasa yang berbeda transfer to a customer goods or services that are
kepada pelanggan. distinct.
3) Tentukan harga transaksi. Harga transaksi adalah 3) Determine the transaction price. Transaction price is
jumlah imbalan yang diharapkan menjadi hak entitas the amount of consideration to which an entity expects
sebagai imbalan untuk mentransfer barang atau jasa to be entitled in exchange for transferring promised
yang dijanjikan kepada pelanggan. Jika pertimbangan goods or services to a customer. If the consideration
yang dijanjikan dalam kontrak mencakup jumlah promised in a contract includes a variable amount, the
variabel, Grup memperkirakan jumlah imbalan yang Group estimates the amount of consideration to which
diharapkan berhak sebagai imbalan atas pengalihan it expects to be entitled in exchange for transferring
barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan the promised goods or services to a customer less the
dikurangi perkiraan jumlah jaminan tingkat layanan estimated amount of service level guarantee which
yang akan dibayarkan selama masa kontrak. will be paid during the contract period.
4) Alokasikan harga transaksi untuk setiap kewajiban 4) Allocate the transaction price to each performance
pelaksanaan atas dasar harga jual berdiri sendiri relatif obligation based on the relative stand-alone selling
dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan prices of each distinct goods or services promised in
dalam kontrak. Jika hal ini tidak dapat diamati secara the contract. Where these are not directly observable,
langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diestimasi the relative stand-alone selling price are estimated
berdasarkan biaya ekspektasian ditambah marjin. based on expected cost-plus margin.
5) Mengakui pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan 5) Recognize revenue when the performance obligation
dipenuhi dengan mentransfer barang atau jasa yang is satisfied by transferring the promised goods or
dijanjikan kepada pelanggan (yaitu ketika pelanggan services to the customer (which is when the customer
memperoleh kendali atas barang atau jasa tersebut). obtains control of the goods or services).
Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dalam kondisi A performance obligation may be satisfied at the
sebagai berikut: following:
a) Pada waktu tertentu (biasanya untuk janji dalam a) A point in time (typically for promises to transfer
memindahkan barang ke pelanggan); atau goods to a customer); or
b) Sepanjang waktu (biasanya untuk janji dalam b) Over time (typically for promises to transfer services
memberikan layanan pada pelanggan). Untuk to a customer). For a performance obligation satisfied
kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi sepanjang over time, the Group selects an appropriate measure
waktu, Grup memilih ukuran kemajuan yang sesuai of progress to determine the amount of revenue that
untuk menentukan jumlah pendapatan yang harus should be recognized as the performance obligation is
diakui ketika kewajiban pelaksanaan dipenuhi. satisfied.
Pembayaran harga transaksi berbeda untuk setiap kontrak. Payment of the transaction price is different for each
Aset kontrak diakui setelah imbalan yang dibayarkan oleh contract. A contract asset is recognized once the
pelanggan kurang dari saldo kewajiban pelaksanaan yang consideration paid by customer is less than the balance of
telah dipenuhi. Liabilitas kontrak diakui setelah imbalan performance obligation which has been satisfied. A
yang dibayarkan oleh pelanggan lebih dari saldo contract liability is recognized once the consideration
kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi. paid by customer is more than the balance of performance
obligation which has been satisfied.
41
Page 342
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
(Lanjutan) (Continued)
aa. Pengakuan Pendapatan dan Beban (Lanjutan) aa. Revenue and Expenses Recognition (Continued)
Pengakuan Pendapatan (Lanjutan) Revenue Recognition (Continued)
Pendapatan diakui bila besar kemungkinan manfaat Revenue is recognized to the extent that it is probable that
ekonomi akan diperoleh Grup dan jumlahnya dapat diukur the economic benefits will flow to the Group and the
secara handal. Pendapatan diukur pada nilai wajar revenue can be reliably measured. Revenue is measured at
pembayaran yang diterima, tidak termasuk diskon, rabat the fair value of the consideration received, excluding
dan Pajak Pertambahan Nilai (“PPN”). Grup menelaah discounts, rebates and Value Added Taxes (“VAT”). The
pengaturan pendapatannya melalui kriteria tertentu untuk Group assesses its revenue arrangements against specific
menentukan apakah bertindak sebagai prinsipal atau agen. criteria to determine if it is acting as principal or agent.
Grup berkesimpulan bertindak sebagai prinsipal dalam The Group has concluded that it is acting as a principal in
semua pengaturan pendapatan. all of its revenue arrangements.
Pendapatan Surat Pos dan Paket Pos Revenue from Post Mail and Parcel
Pendapatan dari surat pos dan paket pos yaitu arus masuk Revenue from post mail and parcel is gross inflow from
bruto dari manfaat ekonomi yang timbul dari jasa layanan economic benefits which arise from post mail and parcel
surat pos dan paket pos yang merupakan aktivitas normal services which are the Group normal operation activity.
Grup.
Pendapatan diakui pada suatu waktu pada saat surat atau Revenue is recognized at point in time when mail and
paket diserahkan di front end untuk dilakukan pemrosesan parcel is handed over to the front end for processing and
dan pengiriman. delivery.
Pendapatan Ritel dan Properti Revenue from Retail & Property
Pendapatan ritel dan properti yaitu arus masuk bruto dari Revenue from retail and property is gross inflow from
manfaat ekonomi yang timbul dari jasa penjualan ritel dan economic benefit which arise from retail sales and
jasa sewa properti yang merupakan aktivitas normal Grup. property lease which is the Group’s, normal operation
activity.
Pendapatan Logistik Revenue from Logistic
Pendapatan logistik yaitu arus masuk bruto dari manfaat Revenue from logistic is gross inflow from economic
ekonomi yang timbul dari jasa layanan kiriman jumbo dan benefit which arises from jumbo shipping services and
pergudangan. warehousing.
Pendapatan logistik diakui ketika Grup telah memenuhi Revenue from logistic recognized when the Group has
kewajiban pelaksanaan dengan menyerahkan barang yang fulfilled its performance obligations by transferring goods
dijanjikan kepada pelanggan. promised to customers.
Pendapatan Jasa Keuangan Revenue from Financial Services
Pendapatan jasa keuangan yaitu arus masuk bruto dari Revenue from financial services is gross inflow from
manfaat ekonomi yang timbul dari jasa layanan pospay economic benefit which arise from pospay and other
dan jasa keuangan lainnya yang merupakan aktivitas financial services which is the Group’s normal operation
normal Grup. activity.
Pengakuan Beban Expenses Recognition
Beban diakui pada saat terjadinya dengan menggunakan Expenses are recognized as incurred on an accrual basis.
dasar akrual.
ab. Perpajakan ab. Taxation
Beban pajak terdiri dari pajak kini dan pajak tangguhan. The tax expense comprises current and deferred tax. Tax
Pajak diakui di dalam laba rugi, kecuali sepanjang pajak is recognized in profit or loss, except to the extent that it
tersebut terkait dengan unsur-unsur yang terkait di dalam relates to items recognise in other comprehensive income
penghasilan komprehensif lain atau terkait langsung di or directly in equity. In this case the tax is also recognized
dalam ekuitas. Dalam hal ini, pajak juga diakui masing- in other comprehensive income or directly in equity
masing di dalam penghasilan komprehensif lain atau respectively.
langsung diakui di dalam ekuitas.
42
Page 343
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
(Lanjutan) (Continued)
ab. Perpajakan (Lanjutan) ab. Taxation (Continued)
Pajak Kini Current Tax
Beban pajak penghasilan kini dihitung dengan dasar The current income tax charge is calculated based on the
peraturan perpajakan yang berlaku atau secara substantif tax laws enacted or substantively enacted at the reporting
berlaku pada periode pelaporan. Aset dan/atau liabilitas date. Current income tax assets and/or liabilities comprise
pajak penghasilan kini terdiri dari kewajiban kepada those obligations to or claims from tax authorities relating
maupun tagihan dari fiskus terkait dengan periode to the current or prior reporting period that are unpaid at
pelaporan kini atau sebelumnya yang belum dibayar pada the end of each reporting period date. Assets and/or
akhir setiap periode pelaporan. Aset dan/atau liabilitas liabilities are calculated according to the tax rates and tax
pajak penghasilan kini tersebut dihitung berdasarkan tarif laws applicable to the fiscal periods to which they relate
pajak dan peraturan perpajakan yang berlaku pada periode based on the taxable profit for the period. All changes to
fiskal terkait berdasarkan laba kena pajak periode tersebut. current tax assets or liabilities are recognized as a
Seluruh beban aset atau liabilitas pajak kini diakui sebagai component of income tax expense in profit or loss.
unsur beban pajak penghasilan di dalam laba rugi.
Jumlah tambahan pokok dan denda pajak yang ditetapkan The amounts of additional tax principal and penalty
dengan Surat Ketetapan Pajak (SKP) Pajak Penghasilan imposed through a Tax Assessment Letter (SKP) of
Badan diakui sebagai bagian dari Manfaat (Beban) Pajak Corporate Income Tax are recognized as part of Income
Penghasilan - periode berjalan, sedangkan untuk SKP Tax Benefit (Expense) – current, while other SKP is
selain PPh Badan diakui dalam beban lainnya dalam recognized as part of other expenses of the current period
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain in the consolidated statement of profit or loss and other
konsolidasian periode berjalan, kecuali jika diajukan comprehensive income unless further settlement is
upaya penyelesaian selanjutnya. Jumlah tambahan pokok submitted. The amounts of tax principal and penalty
dan denda pajak yang ditetapkan dengan SKP imposed through an SKP are deferred as long as they meet
ditangguhkan pembebanannya sepanjang memenuhi the asset recognition criteria.
kriteria pengakuan aset.
Pajak Tangguhan Deferred Tax
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui dengan Deferred income tax assets and liabilities are recognized
menggunakan metode laporan posisi keuangan pada using the balance sheet method on temporary differences
perbedaan temporer antara dasar pengenaan pajak aset dan between the tax bases of assets and liabilities and their
liabilitas dan nilai tercatatnya didalam laporan keuangan carrying amounts in the consolidated financial statements.
konsolidasian. Aset pajak tangguhan diakui bagi seluruh Deferred tax assets are recognized for all deductible
perbedaan temporer yang dapat dikurangkan sepanjang temporary differences to the extent that it is probable that
terdapat kemungkinan laba kena pajak di masa depan akan future taxable profit will be available against which the
timbul dimana perbedaan temporer yang dapat deductible temporary difference can be utilized. Deferred
dikurangkan dapat dimanfaatkan. Liabilitas kena pajak tax liabilities are recognized for all taxable temporary
diakui bagi seluruh perbedaan temporer kena pajak. differences. Future tax benefits such as the carry-forward
Manfaat pajak di masa depan seperti akumulasi kerugian of unused tax losses are also recognized to the extent that
pajak yang belum dikompensasi juga diakui selama realization of such benefits is probable.
realisasi manfaat tersebut kemungkinan terjadi.
Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan Deferred tax liabilities are recognized for all taxable
temporer yang kena pajak, kecuali bagi liabilitas pajak temporary differences, except for the deferred tax liability
tangguhan yang berasal dari: arising from:
1. Pengakuan awal goodwill; atau 1. The initial recognition of goodwill; or
2. Pada saat pengakuan awal aset atau liabilitas dari 2. The initial recognition of an asset or liability in a
transaksi yang: (1) bukan transaksi kombinasi bisnis; transaction that is: (1) not a business combination;
dan (2) pada waktu transaksi tidak mempengaruhi laba and (2) at the time of the transaction affects neither
akuntansi dan laba/rugi pajak. the accounting profit nor taxable profit or loss.
Nilai tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang setiap The carrying amount of deferred tax assets is reviewed
periode pelaporan dan dikurangkan selama tidak terdapat each reporting period and reduced to the extent that it is
kemungkinan laba kena pajak yang cukup akan timbul not probable that sufficient taxable profit will arise to
untuk memanfaatkan sebagian atau seluruh aset pajak utilize part or all of the deferred tax assets. Unrecognized
tangguhan. Aset pajak tangguhan yang tidak diakui dinilai deferred tax assets are reassessed each reporting period
ulang setiap periode pelaporan dan diakui sepanjang and recognized to the extent that it is probable that future
terdapat kemungkinan penghasilan kena pajak di masa taxable income will recover the deferred tax assets.
depan akan memulihkan aset pajak tangguhan.
43
Page 344
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
(Lanjutan) (Continued)
ab. Perpajakan (Lanjutan) ab. Taxation (Continued)
Pajak Tangguhan (Lanjutan) Deferred Tax (Continued)
Jumlah aset atau liabilitas pajak tangguhan ditentukan The amount of the deferred tax asset or liability is
dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau secara determined using tax rates that have been enacted or
substansial berlaku pada tanggal pelaporan dan substantively enacted by the reporting date and are
diharapkan berlaku pada saat aset/liabilitas pajak expected to apply when the deferred tax assets/liabilities
tangguhan diselesaikan/dipulihkan. are settled/recovered.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus ketika Deferred tax assets and liabilities are offset when the
Grup memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk saling Group have a legally enforceable right to offset current
hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini dan tax assets against liabilities and when the deferred income
ketika aset dan liabilitas pajak penghasilan ditangguhkan tax assets and liabilities relate to income taxes charged by
terkait dengan pajak penghasilan yang dikenakan oleh the same taxation authority on either the same taxable
otoritas perpajakan maupun entitas kena pajak yang sama entity or different taxable entities where there is an
atau entitas kena pajak yang berbeda dimana terdapat intention to settle the balances on a net basis.
intensi untuk menyelesaikan saldo pada basis yang sama.
Pajak Pertambahan Nilai Value Added Tax
Pendapatan, beban-beban dan aset-aset diakui neto atas Revenue, expenses, and assets are recognized net of the
jumlah PPN kecuali: amount of VAT except:
1. PPN yang muncul dari pembelian aset atau jasa yang 1. Where the VAT incurred on a purchase of assets or
tidak dapat dikreditkan oleh kantor pajak yang dalam services is not recoverable from the taxation authority
hal ini PPN diakui sebagai bagian dari biaya perolehan in which case the VAT is recognized as part of the cost
aset atau sebagai bagian dari unsur beban beban yang of acquisition of the asset or as part of the expense
diterapkan; dan item as applicable; and
2. Piutang dan utang yang disajikan termasuk dengan 2. Receivables and payables that are stated with the
jumlah PPN. amount of VAT included.
ac. Persediaan Aset Real Estat ac. Real Estate Assets Inventories
Aset real estat terdiri dari ruko yang siap dijual dan tanah Real estate assets consisting of shophouse available for
yang sedang dikembangkan dinyatakan sebesar biaya sale and land under development are stated at cost or net
perolehan atau nilai realisasi bersih, mana yang lebih realizable values, whichever is lower.
rendah.
Biaya perolehan bangunan yang sedang dalam proses The cost of buildings under construction includes the cost
konstruksi meliputi biaya perolehan tanah yang telah of land that has been completed plus construction costs,
selesai dikembangkan ditambah dengan biaya konstruksi, other costs attributable to activities, real estate
biaya lainnya yang dapat diatribusikan pada aktivitas, development and borrowing costs as well as being
pengembangan real estat dan biaya pinjaman serta transferred to buildings ready for sale when they are
dipindahkan ke bangunan yang siap dijual pada saat completed and ready for sale.
selesai dibangun dan siap dijual.
Biaya aktivitas pengembangan real estat yang The real estate development costs which are capitalized to
dikapitalisasi ke proyek pengembangan real estat adalah: the real estate development project are:
- Biaya pra-perolehan tanah; - Land pre-acquisition costs;
- Biaya perolehan tanah; - Land acquisition cost;
- Biaya yang secara langsung berhubungan dengan - Costs directly related to the project;
proyek;
- Biaya yang dapat diatribusikan pada aktivitas - Cost that are attributable to real estate development
pengembangan real estat; activities;
- Biaya pra-perolehan tanah atas tanah yang tidak - Pre-acquisition costs of land which is not successfully
berhasil diperoleh; dan acquired; and
- Kelebihan biaya dari hasil yang diperoleh atas - Excess of costs over anticipated proceeds on the sale
pembangunan sarana umum yang dikomersialkan or transfer of commercialized public utilities in
yang dijual atau dialihkan sehubungan dengan connecteon with the sale of units.
penjualan unit.
44
Page 345
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
(Lanjutan) (Continued)
ac. Persediaan Aset Real Estat ac. Real Estate Assets Inventories
Biaya yang telah dikapitalisasi ke proyek pengembangan Costs capitalized to real estate project development are
real estat dialokasikan ke setiap unit real estat dengan allocated to each real estate unit using the specific
metode identifikasi khusus. identification method.
Beban yang diakui pada saat terjadinya adalah biaya yang Expenses which are not related to the development of real
tidak berhubungan dengan proyek real estat. estate are charged to expense when incurred.
ad. Segmen Operasi ad. Operating Segment
Segmen operasi dilaporkan dengan cara yang konsisten Operating segments are reported in a manner consistent
dengan pelaporan internal yang diberikan kepada with the internal reporting provided to the key operating
pengambil keputusan operasi utama. Pengambil keputusan decision-maker. The key operating decision-maker, who is
operasi utama, yang bertanggung jawab mengalokasikan responsible for allocating resources and assessing
sumber daya dan menilai kinerja segmen operasi, telah performance of the operating segments, has been
diidentifikasi sebagai komite pengarah yang mengambil identified as the steering committee that makes strategic
keputusan strategis. decisions.
Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas: An operating segment is a component of entity which:
- yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang memperoleh - that engages in business activities from which it may
pendapatan dan menimbulkan beban (termasuk earn revenue and incur expenses (including revenue
pendapatan dan beban yang terkait dengan transaksi and expenses relating to the transactions with other
dengan komponen lain dari entitas yang sama); components with the same entity);
- hasil operasinya dikaji ulang secara berkala oleh - whose operating results are reviewed regularly by key
kepala operasional untuk pembuatan keputusan operating decision-maker to make decisions
tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen regarding the resources to be allocated to the segment
tersebut dan menilai kinerjanya; dan and assess its performance; and
- tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan. - for which discrete financial information is available.
Informasi yang digunakan oleh pengambil keputusan The information used by the key operating decision-maker
operasional dalam rangka alokasi sumber daya dan for the purpose of resource allocation and performance
penilaian kinerja terfokus pada kategori pada setiap assessment is more specifically focused on the category of
produk, yang menyerupai informasi segmen yang each product, which is similar to the business segment
dilaporkan di periode sebelumnya. Seluruh transaksi antar reported in the prior period. All transactions between
segmen telah dieliminasi. segments have been eliminated.
ae. Kontinjensi ae. Contingencies
Liabilitas kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan Contingent liabilities are not recognized in the
konsolidasian tetapi diungkapkan dalam catatan atas consolidated financial statements but are disclosed in the
laporan keuangan konsolidasian. Namun pengungkapan notes to the consolidated financial statements. However,
tidak diperlukan jika arus keluar sumber daya yang disclosure is not required if an outflow of resources
mengandung manfaat ekonomi kemungkinannya kecil. embodying economic benefits is unlikely. Contingent
Aset kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan assets are not recognized in the consolidated financial
konsolidasian tetapi diungkapkan dalam catatan atas statements but are disclosed in the notes to the
laporan keuangan konsolidasian jika adanya kemungkinan consolidated financial statements when there is possibility
arus masuk dari manfaat ekonomi. for inflow of economic benefits.
af. Modal Saham af. Share Capital
Biaya tambahan yang secara langsung dapat diatribusikan Incremental costs directly attributable to the issue of new
kepada penerbitan saham biasa atau opsi disajikan pada ordinary shares or options are shown in equity as a
ekuitas sebagai pengurang penerimaan, setelah dikurangi deduction, net of tax, from the proceeds.
pajak.
45
Page 346
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
(Lanjutan) (Continued)
af. Modal Saham (Lanjutan) af. Share Capital (Continued)
Ketika Grup membeli modal saham ekuitas entitas (saham Where the Group purchases the entity’s equity share
treasuri), imbalan yang dibayar, termasuk biaya tambahan capital (treasury shares), the consideration paid,
yang secara langsung dapat diatribusikan (dikurangi pajak including any directly attributable incremental costs (net
penghasilan) dikurangkan dari ekuitas yang diatribusikan of income taxes) is deducted from equity attributable to the
kepada pemilik ekuitas entitas sampai saham tersebut entity’s equity holders until the shares are cancelled or
dibatalkan atau diterbitkan kembali. Ketika saham biasa reissued. Where such ordinary share are subsequently
tersebut selanjutnya diterbitkan kembali, imbalan yang reissued, any consideration received, net of any directly
diterima, dikurangi biaya tambahan transaksi yang terkait attributable incremental transaction costs and the related
dan dampak pajak penghasilan yang terkait dimasukkan income tax effects, is included in equity attributable to the
pada ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entity’s equity holders.
ekuitas entitas.
ag. Laba per Lembar Saham ag. Earning per Share
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba Basic earnings per share is calculated by dividing net
selama tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada income for the year attributable to the owners of the parent
pemilik entitas induk dengan rata-rata tertimbang jumlah company with the weighted average number of the
saham yang beredar pada periode berjalan. outstanding issued and fully paid shares during the period.
ah. Biaya Emisi Obligasi ah. Bonds Issuance Costs
Biaya emisi obligasi merupakan biaya transaksi yang Bonds issuance costs are transaction costs to be deducted
harus dikurangkan langsung dari hasil emisi dalam rangka from the proceeds to determine the net proceeds of bonds.
menentukan hasil emisi bersih obligasi. Selisih antara The difference between the net proceeds and the nominal
hasil emisi bersih dengan nilai nominal merupakan value is a discount or premium and will be amortized over
diskonto atau premium dan diamortisasi selama jangka the term of the bonds.
waktu obligasi yang bersangkutan.
ai. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan ai. Events After the Reporting Period
Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal periode Events that occur after the reporting period that provide
pelaporan yang menyediakan informasi tambahan tentang additional information about the Group financial position
posisi keuangan Grup pada tanggal pelaporan (peristiwa at the reporting date (adjusting events) are reflected in the
penyesuaian) disajikan dalam laporan keuangan consolidated financial statements when material. Events
konsolidasian jika material. Peristiwa setelah tanggal that occur after the reporting period that are not adjusting
periode pelaporan yang bukan merupakan peristiwa events are disclosed in the notes to the consolidated
penyesuaian diungkapkan dalam catatan atas laporan financial statements when material.
keuangan konsolidasian apabila material.
4. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI 4. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS, ESTIMATES
AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN AND ASSUMPTIONS
Estimasi dan pertimbangan terus dievaluasi berdasarkan Estimates and judgements are continually evaluated and are based
pengalaman historis dan faktor faktor lain, termasuk ekspektasi on historical experience and other factors, including expectations of
peristiwa masa depan yang diyakini wajar berdasarkan kondisi yang future events that are believed to be reasonable under the
ada. circumstances.
Estimasi dan Asumsi Akuntansi yang Penting Critical Accounting Estimates and Assumptions
Grup membuat estimasi dan asumsi mengenai masa depan. The Group makes estimates and assumptions concerning the future.
Estimasi akuntansi yang dihasilkan, menurut definisi, akan jarang The resulting accounting estimates will, by definition, seldom equal
sekali sama dengan hasil aktualnya. Estimasi dan asumsi yang the related actual results. The estimates and assumptions that have
secara signifikan berisiko menyebabkan penyesuaian material a significant risk of causing a material adjustment to the carrying
terhadap jumlah tercatat aset dan liabilitas selama 12 bulan ke depan amounts of assets and liabilities within the next 12 months are
dipaparkan di bawah ini. addressed below.
46
Page 347
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
4. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI 4. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS, ESTIMATES
AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan) AND ASSUMPTIONS (Continued)
Estimasi dan Asumsi Akuntansi yang Penting (Lanjutan) Critical Accounting Estimates and Assumptions (Continued)
a. Penggunaan Asumsi Kelangsungan Usaha a. The Use of Going Concern Assumption
Dalam menerapkan kebijakan akuntansi Grup, selain yang In the process of applying the Group’s accounting
melibatkan estimasi, manajemen telah menyusun laporan policies, apart from those involving estimations,
keuangan konsolidasian dengan asumsi bahwa Grup akan management has prepared the consolidated financial
dapat mempertahankan kelangsungan usaha dalam statements on the assumption that the Group will be able
operasinya di tahun mendatang, yang merupakan to operate as a going concern in the coming years, which
pertimbangan penting yang berdampak paling signifikan is a critical judgement that has the most significant effect
terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan on the amounts recognised in the consolidated financial
konsolidasian. Penilaian asumsi kelangsungan usaha statements. The assessment of the going concern
melibatkan pengambilan keputusan oleh manajemen, pada assumption involves making a judgement by the
titik waktu tertentu, tentang hasil masa depan dari management, at a particular point of time, about the future
peristiwa atau kondisi yang secara inheren tidak pasti. outcome of events or conditions which are inherently
Manajemen Grup mempertimbangkan bahwa Grup uncertain. The Group’s management considers that the
memiliki kemampuan untuk melanjutkan kelangsungan Group has the capability to continue as a going concern
usahanya dan peristiwa atau kondisi utama, yang dapat and the major events or conditions, which may give rise to
menimbulkan risiko bisnis, yang secara individual atau business risks, that individually or collectively may cast
kolektif dapat menimbulkan keraguan signifikan atas significant doubt upon the going concern.
asumsi kelangsungan usaha.
b. Ketidakpastian Eksposur Perpajakan b. Uncertain Tax Exposures
Berdasarkan peraturan perpajakan yang berlaku saat ini, Based on the tax regulations currently enacted,
manajemen mempertimbangkan apakah jumlah yang management assessed whether the amounts recorded in
tercatat pada akun tagihan pajak dapat dipulihkan dan the underestimated claims for tax refund are recoverable
direstitusi oleh Kantor Pajak. Lebih lanjut, manajemen and refundable by the Tax Office. Further, the
mempertimbangkan liabilitas yang mungkin timbul dari management also assessed the possible liabilities that may
hasil pemeriksaan pajak yang masih diajukan arise from the tax assessments under objection.
keberatannya.
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan Significant judgement is involved in determining the
provisi atas pajak penghasilan badan maupun pajak provision for corporate income tax and other taxes on
lainnya atas transaksi tertentu. Ketidakpastian timbul certain transactions. Uncertainties exist with respect to
terkait dengan interpretasi dari peraturan perpajakan yang the interpretation of complex tax regulations and the
kompleks dan jumlah dan waktu dari penghasilan kena amount and timing of future taxable income. The Group
pajak di masa depan. Grup membuat analisis untuk semua makes an analysis of all tax positions related to income
posisi pajak terkait dengan pajak penghasilan untuk taxes to determine if a tax liability for unrecognized taxes
menentukan jika liabilitas pajak yang belum diakui harus should be recognized.
diakui.
c. Imbalan Kerja c. Employee Benefits
Nilai kini kewajiban pensiun tergantung pada beberapa The present value of the pension obligations depends on a
faktor yang ditentukan dengan dasar aktuarial berdasarkan number of factors that are determined on an actuarial
beberapa asumsi. Asumsi yang digunakan untuk basis using a number of assumptions. The assumptions
menentukan biaya/(penghasilan) pensiun neto mencakup used in determining the net cost/(income) for pensions
tingkat diskonto dan kenaikan gaji di masa mendatang. include the discount rate and future salary increase. Any
Adanya perubahan pada asumsi ini akan mempengaruhi changes in these assumptions will have an impact on the
jumlah tercatat kewajiban pensiun. carrying amount of pension obligations.
Grup menentukan tingkat diskonto dan kenaikan gaji masa The Group determines the appropriate discount rate and
datang yang sesuai pada akhir periode pelaporan. Tingkat future salary increase at the end of each reporting period.
diskonto adalah tingkat suku bunga yang harus digunakan The discount rate is interest rate that should be used to
untuk menentukan nilai kini atas estimasi arus kas keluar determine the present value of estimated future cash
masa depan yang diharapkan untuk menyelesaikan outflows expected to be required to settle the pension
kewajiban pensiun. Dalam menentukan tingkat suku obligations. In determining the appropriate discount rate,
bunga yang sesuai, Grup mempertimbangkan tingkat suku the Group considers the interest rates of government
bunga obligasi pemerintah yang didenominasikan dalam bonds that are denominated in the currency in which the
mata uang imbalan akan dibayar dan memiliki jangka benefits will be paid and that have terms to maturity
waktu yang serupa dengan jangka waktu kewajiban approximating the terms of the related pension obligation.
pensiun yang terkait.
47
Page 348
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
4. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI 4. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS, ESTIMATES
AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan) AND ASSUMPTIONS (Continued)
Estimasi dan Asumsi Akuntansi yang Penting (Lanjutan) Critical Accounting Estimates and Assumptions (Continued)
c. Imbalan Kerja (Lanjutan) c. Employee Benefits (Continued)
Untuk tingkat kenaikan gaji masa datang, Grup For the rate of future salary increases, the Group collects
mengumpulkan data historis mengenai perubahan gaji all historical data relating to changes in base salaries and
dasar pekerja dan menyesuaikannya dengan perencanaan adjusts it for future business plans.
bisnis masa datang.
Asumsi kunci kewajiban pensiun lainnya sebagian Other key assumptions for pension obligations are based
ditentukan berdasarkan kondisi pasar saat ini. Informasi in part on current market conditions. Additional
tambahan diungkapkan pada Catatan 20. information is disclosed in Note 20.
d. Estimasi Masa Manfaat Aset Non Keuangan d. Estimating Useful Lives of Non-Financial Assets
Grup mengestimasi masa manfaat ekonomis aset non- The Group estimates the useful lives of its non-financial
keuangan berdasarkan utilisasi dari aset yang diharapkan assets based on expected asset utilisation as supported by
dan didukung dengan rencana dan strategi usaha dan business plans and strategies that also consider expected
perilaku pasar. Estimasi dari masa manfaat aset non- market behavior. The estimation of the useful lives of non-
keuangan adalah berdasarkan penelaahan Grup terhadap financial assets are based on the Group’s assessment of
praktik industri, evaluasi teknis internal dan pengalaman industry practice, internal technical evaluation and
untuk aset yang sejenis. Estimasi masa manfaat ditelaah experience with similar assets. The estimated useful lives
minimal setiap akhir periode pelaporan dan diperbarui jika are reviewed at least each financial period-end and are
ekspektasi berbeda dari estimasi sebelumnya dikarenakan updated if expectations differ from previous estimates due
pemakaian dan kerusakan fisik, keusangan secara teknis to physical wear and tear, technical or commercial
atau komersial dan hukum atau pembatasan lain atas obsolescence and legal or other limitations on the use of
penggunaan dari aset. Tetapi, adalah mungkin, hasil di the assets. It is possible, however, that future results of
masa depan dari operasi dapat dipengaruhi secara material operations could be materially affected by changes in the
oleh perubahan-perubahan dalam estimasi yang estimates caused by changes in the factors mentioned
diakibatkan oleh perubahan faktor faktor yang disebutkan above.
di atas.
Grup mengestimasi masa manfaat ekonomis aset non- The Group estimates the useful lives of its non-financial
keuangan antara 4 sampai dengan 20 tahun. Ini adalah assets to be within 4 to 20 years. These are common life
umur yang secara umum diharapkan dalam industri expectancies applied in the industries where the Group
dimana Grup menjalankan bisnisnya. Perubahan tingkat conducts its businesses. Changes in the expected level of
pemakaian dan perkembangan teknologi dapat usage and technological development could impact the
mempengaruhi masa manfaat ekonomis dan nilai sisa aset, economic useful lives and the residual values of these
dan karenanya biaya penyusutan masa depan mungkin assets, and therefore future depreciation charges could be
direvisi. revised.
e. Sewa e. Leases
Grup mempunyai beberapa perjanjian sewa di mana Grup The Group has various lease agreements where the Group
bertindak sebagai penyewa untuk beberapa aset tertentu. acts as a lessee in respect of certain assets. The Group
Grup mengevaluasi apakah Grup memiliki hak untuk evaluates whether the Group has the right to control the
mengendalikan aset sewaan berdasarkan PSAK 116, use of leased asset based on PSAK 116, “Lease”, which
“Sewa”, yang mensyaratkan Grup untuk membuat requires the Group to make judgements and estimates of
pertimbangan dan estimasi dari hak untuk mengendalikan right to control the leased asset.
aset sewaan.
48
Page 349
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
4. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI 4. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS, ESTIMATES
AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan) AND ASSUMPTIONS (Continued)
Estimasi dan Asumsi Akuntansi yang Penting (Lanjutan) Critical Accounting Estimates and Assumptions (Continued)
e. Sewa (Lanjutan) e. Leases (Continued)
Karena Grup tidak dapat dengan mudah menentukan suku Since the Group could not readily determine the implicit
bunga implisit, Manajemen menggunakan suku bunga rate, Management uses the Group's incremental
pinjaman inkremental Grup sebagai tingkat diskonto. Ada borrowing rate as a discount rate. There are some number
beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan dalam factors to consider in determining an incremental
menentukan suku bunga pinjaman inkremental, yang borrowing rate, many of which need judgement in order to
banyak di antaranya memerlukan pertimbangan untuk be able to reliably quantify any necessary adjustments to
dapat secara andal mengukur penyesuaian yang arrive at the final discount rates. In determining an
diperlukan untuk sampai pada tingkat diskonto akhir. incremental borrowing rate, the Group considers the
Dalam menentukan suku bunga pinjaman inkremental, following main factors: the Group’s corporate credit risk,
Grup mempertimbangkan faktor-faktor utama berikut: the lease term, the lease payment term, the economic
risiko kredit korporat Grup, jangka waktu sewa, jangka environment, the time at which the lease is entered into,
waktu pembayaran sewa, lingkungan ekonomi, waktu saat and the currency in which the lease payments are
sewa terjadi, dan mata uang di mana pembayaran sewa denominated.
ditentukan.
Dalam menentukan jangka waktu sewa, Grup In determining the lease term, the Group considers all
mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang facts and circumstances that create an economic incentive
menimbulkan insentif ekonomi untuk menggunakan opsi to exercise an extension option, purchase option or not
perpanjangan, opsi pembelian atau tidak menggunakan exercise a termination option. Extension options (or
opsi penghentian. Opsi perpanjangan (atau periode setelah periods after termination options) are only included in the
opsi penghentian kontrak kerja) hanya termasuk dalam lease term if the lease is reasonably certain to be extended
jangka waktu sewa jika cukup pasti akan diperpanjang (or not terminated). The lease term is reviewed if a
(atau tidak dihentikan). Penilaian tersebut ditinjau jika significant event or a significant change in circumstances
terjadi peristiwa signifikan atau perubahan signifikan occurs which affects this assessment and that is within the
dalam situasi yang memengaruhi penilaian ini dan berada control of the Group.
dalam kendali Grup.
f. Pengakuan Pendapatan Penjualan Properti f. Revenue Recognition on Sales of Properties
Pertimbangan Penting Dalam Penentuan Kebijakan Critical Judgements In Applying The Group’s Accounting
Akuntansi Grup Policies
a. Mata Uang Fungsional a. Functional Currency
Mata uang fungsional dari Grup adalah mata uang dari The functional currency of the Group is the currency of the
lingkungan ekonomi utama dimana entitas beroperasi. primary economic environment in which each entity
operates.
Grup mempertimbangkan beberapa faktor dalam The Group considers some factors in determining its
menentukan mata uang fungsionalnya seperti mata uang functional currency, among others, the currency that
yang mempengaruhi pendapatan, biaya dan aktivitas mainly influences the revenue, cost and financing
pendanaan serta mata uang yang mana penerimaan dari activities, and the currency in which receipts from
aktivitas operasi pada umumnya dipertahankan. operating activities are usually retained.
Berdasarkan substansi ekonomis dari kondisi yang sesuai Based on the economic substance of the underlying
dengan Grup, mata uang fungsional telah ditentukan circumstances relevant to the Group, the functional
berupa Rupiah Indonesia (IDR), karena hal ini berkaitan currency has been determined to be Indonesian Rupiah
dengan fakta bahwa mayoritas bisnis Grup dipengaruhi (IDR), as this reflected the fact that majority of the Group
oleh penetapan harga dengan lingkungan ekonomis lokal. operational businesses are influenced by pricing in local
economic environment.
b. Estimasi Penyisihan atas Penurunan Nilai dari Piutang b. Estimating Allowance for Impairment Losses on
Receivables
Saat mengukur KKE, Grup menggunakan informasi masa When measuring ECL, the Group uses reasonable and
depan yang wajar dan dapat didukung, yang didasarkan supportable forward looking information, which is based
pada asumsi untuk pergerakan masa depan dari berbagai on assumptions for the future movement of different
pendorong ekonomi dan bagaimana penggerak ini akan economic drivers and how these drivers will affect each
saling mempengaruhi. other.
49
Page 350
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
4. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI 4. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS, ESTIMATES
AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan) AND ASSUMPTIONS (Continued)
Pertimbangan Penting Dalam Penentuan Kebijakan Critical Judgements In Applying The Group’s Accounting
Akuntansi Grup (Lanjutan) Policies (Continued)
b. Estimasi Penyisihan atas Penurunan Nilai dari Piutang b. Estimating Allowance for Impairment Losses on
(Lanjutan) Receivables (Continued)
Loss given default adalah estimasi kerugian yang timbul Loss given default is an estimate of the loss arising on
karena gagal bayar. Perhitungan didasarkan pada default. It is based on the difference between the
perbedaan antara arus kas kontraktual terutang dan yang contractual cash flows due and those that the lender would
diharapkan akan diterima, dengan mempertimbangkan expect to receive, taking into account cash flows from
arus kas dari agunan dan peningkatan kredit integral. collateral and integral credit enhancements.
Probability of default merupakan input utama dalam Probability of default constitutes a key input in measuring
mengukur KKE. Probability of default adalah perkiraan ECL. Probability of default is an estimate of the likelihood
kemungkinan gagal bayar selama jangka waktu tertentu, of default over a given time horizon, the calculation of
yang penghitungannya mencakup data historis, asumsi, which includes historical data, assumptions and
dan ekspektasi kondisi masa depan. expectations of future conditions.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, penyisihan As of December 31, 2024 and 2023, allowance for
penurunan nilai piutang usaha Grup adalah impairment on the Group’s receivables amounting to
masing-masing sebesar Rp194.662.553.192 dan Rp194,662,553,192 and Rp222,097,356,333 (Note 7).
Rp222.097.356.333 (Catatan 7).
c. Penyisihan Penurunan Nilai Persediaan c. Allowance for Decline in Value of Inventories
Grup membuat penyisihan penurunan nilai persediaan The Group provides allowance for decline in value of
berdasarkan estimasi persediaan pada masa mendatang. inventories based on future estimated inventories. While it
Walaupun asumsi yang digunakan dalam mengestimasi is believed that the assumptions used in the estimation of
penurunan nilai persediaan telah sesuai dan wajar, namun the allowance for decline in value of inventories are
perubahan signifikan atas asumsi ini akan berdampak appropriate and reasonable, significant changes in these
material terhadap penyisihan penurunan nilai persediaan, assumptions may materially affect the assessment of the
yang pada akhirnya akan mempengaruhi hasil usaha Grup. allowance for decline in value of inventories, which
ultimately will impact the result of the Group’s operations.
Tidak terdapat penurunan nilai tercatat cadangan nilai There were no allowance for impairment inventory as of
persediaan Grup pada tanggal 31 Desember 2024 dan December 31, 2024 and 2023 (Note 8).
2023 (Catatan 8).
d. Penurunan Nilai atas Aset Tetap dan Properti Investasi d. Impairment of Fixed Assets and Investment Properties
Masa manfaat setiap aset tetap dan properti investasi Grup The useful life of each item of the Group’s fixed assets and
ditentukan berdasarkan periode kegunaan yang investment properties are estimated based on the period
diharapkan dari aset tersebut. Estimasi ini ditentukan over which the asset is expected to be available for use.
berdasarkan evaluasi teknis internal dan pengalaman atas Such estimation is based on internal technical evaluation
aset sejenis. Masa manfaat setiap aset direviu secara and experience with similar assets. The estimated useful
periodik dan disesuaikan apabila prakiraan berbeda life of each asset is reviewed periodically and updated if
dengan estimasi sebelumnya karena keausan, keusangan expectations differ from previous estimates due to physical
teknis dan komersial, hukum atau keterbatasan lainnya wear and tear, technical or commercial obsolescence and
atas pemakaian aset. Namun terdapat kemungkinan bahwa legal or other limits on the use of the asset. It is possible,
hasil operasi dimasa mendatang dapat dipengaruhi secara however, that future results of operations could be
signifikan oleh perubahan atas jumlah serta periode materially affected by changes in the amounts and timing
pencatatan beban yang diakibatkan karena perubahan of recorded expenses brought about by changes in the
faktor yang disebutkan di atas. factors mentioned above.
Perubahan masa manfaat aset tetap dapat mempengaruhi A change in the estimated useful life of any item of fixed
jumlah beban penyusutan dan amortisasi yang diakui dan assets would affect the recorded depreciation and
penurunan nilai tercatat aset tersebut. amortization expense, respectively, and decrease in the
carrying values of these assets.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, tidak ada As of December 31, 2024 and 2023, there was no
penurunan nilai yang diakui dalam aset tetap dan properti allowance for impairment losses recognized in the Group
investasi Grup (Catatan 11 dan 12) fixed assets and investment properties (Notes 11 and 12).
50
Page 351
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
4. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI 4. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS, ESTIMATES
AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan) AND ASSUMPTIONS (Continued)
Pertimbangan Penting Dalam Penentuan Kebijakan Critical Judgements In Applying The Group’s Accounting
Akuntansi Grup (Lanjutan) Policies (Continued)
e. Penentuan Nilai Wajar atas Instrumen Keuangan e. Determining Fair Value of Financial Instruments
Manajemen menggunakan teknik penilaian, termasuk Management uses valuation techniques, including the
model diskonto arus kas dalam mengukur nilai wajar dari discounted cash flow model in measuring the fair value of
instrumen keuangan dimana penawaran pasar aktif tidak financial instruments where active market quotes are not
tersedia. available.
Dalam menerapkan teknik penilaian, manajemen In applying the valuation techniques, management makes
memanfaatkan input pasar semaksimal mungkin, dan maximum use of market inputs, and uses estimates and
menggunakan estimasi dan asumsi, yang sejauh mungkin, assumptions that are, as far as possible, consistent with
sesuai dengan data yang dapat diobservasi oleh pelaku observable data that market participants would use in
pasar akan digunakan di dalam penentuan harga pricing the instrument. Where applicable data is not
instrumen. Dalam hal data yang berlaku tidak dapat observable, management uses its best estimate about the
dicermati, maka manajemen akan menggunakan estimasi assumptions that market participants would make. These
terbaik dimana asumsi akan digunakan oleh pelaku pasar. estimates may vary from the actual prices that would be
Perkiraan ini mungkin berbeda dengan harga sebenarnya achieved in an arm’s length transaction at the reporting
yang akan dicapai dalam transaksi wajar pada tanggal date.
pelaporan.
f. Pajak Penghasilan f. Income Tax
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan Significant judgment is involved in determining the
provisi atas pajak penghasilan badan. Terdapat transaksi provision for corporate income tax. There are certain
dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya transactions and computation for which the ultimate tax
adalah tidak pasti sepanjang kegiatan usaha normal. Grup determination is uncertain during the ordinary course of
mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan business. The Group recognizes liabilities for expected
berdasarkan estimasi apakah akan terdapat tambahan corporate income tax issues based on estimates of whether
pajak penghasilan badan. additional corporate income tax will be due.
Penentuan provisi untuk pajak penghasilan badan Determining provision for corporate income tax requires
memerlukan pertimbangan yang signifikan dari significant judgment by management. There are certain
manajemen. Ada transaksi dan perhitungan tertentu yang transactions and computation for which the ultimate tax
penentuan pajak akhirnya tidak pasti selama kegiatan determination is uncertain during the ordinary course of
usaha biasa. Grup mengakui liabilitas atas masalah pajak business. The Group recognizes liabilities for expected
penghasilan badan yang diharapkan berdasarkan estimasi corporate income tax issues based on estimates of whether
apakah tambahan pajak penghasilan badan akan terutang. additional corporate income tax will be due. Where the
Jika hasil pajak final dari hal-hal tersebut berbeda dari final tax outcome of these matters are different from the
jumlah yang pada awalnya dicatat, perbedaan tersebut amount that are initially recorded, such differences will
akan berdampak pada aset dan liabilitas pajak kini dan have an impact on the current and deferred tax assets and
tangguhan pada periode di mana penentuan tersebut liabilities in the period in which such determination is
dibuat. made.
g. Realisasi dari Aset Pajak Tangguhan g. Realization of Deferred Tax Assets
Grup melakukan penelaahan atas nilai tercatat aset pajak The Group conducted a review of the carrying amount of
tangguhan pada setiap akhir periode pelaporan dan deferred tax assets at each end of reporting period and
mengurangi nilai aset tersebut sebesar mungkin yang tidak reduce the value of such assets by as much as possible
dapat direalisasikan, dimana ketersediaan penghasilan which cannot be realized, where the availability of
kena pajak memungkinkan untuk menggunakan seluruh taxable income allow to use all or part of the deferred tax
atau sebagian dari aset pajak tangguhan tersebut. assets. The Group’s review on the recognition of deferred
Penelaahan Grup atas pengakuan aset pajak tangguhan tax assets for deductible temporary difference can be
untuk perbedaan temporer yang dapat dikurangkan deductible based on the level and timing from the
berdasarkan tingkat dan waktu dari taksiran penghasilan estimated taxable income for the next reporting period.
kena pajak untuk periode pelaporan berikutnya.
51
Page 352
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
4. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI 4. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS, ESTIMATES
AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan) AND ASSUMPTIONS (Continued)
Pertimbangan Penting Dalam Penentuan Kebijakan Critical Judgements In Applying The Group’s Accounting
Akuntansi Grup (Lanjutan) Policies (Continued)
g. Realisasi dari Aset Pajak Tangguhan (Lanjutan) g. Realization of Deferred Tax Assets (Continued)
Estimasi tersebut didasarkan pada pencapaian Grup di The estimation is based on the achievement of the Group
masa lalu dan ekspektasi masa depan terhadap pendapatan in the past and future expectation toward income and
dan beban, serta dengan strategi perencanaan pajak di expenses, as well as with the tax planning strategies in the
masa depan. Namun tidak ada kepastian bahwa Grup dapat future. But there is no certainty that the Group can
menghasilkan penghasilan kena pajak yang cukup untuk generate sufficient taxable income to allow to use part or
memungkinkan penggunaan sebagian atau seluruh aset all of these deferred tax assets.
pajak tangguhan tersebut.
h. Provisi dan Kontinjensi h. Provisions and Contingencies
Grup, dalam kegiatan usaha normal, menjalankan sesuai The Group, in the ordinary course of business, sets up
ketentuan untuk kewajiban hukum maupun konstruktif, appropriate provisions for its present legal or constructive
jika ada, sesuai dengan kebijakan pada ketentuan dan obligations, if any, in accordance with its policies on
kontinjensi. Dalam pengakuan dan pengukuran ketentuan, provisions and contingencies. In recognizing and
manajemen mengambil pertimbangan risiko dan measuring provisions, management takes risk and
ketidakpastian. uncertainties into account.
Grup tidak mengakui provisi pada tanggal 31 Desember The Group has not recognized any provision as of
2024 dan 2023. December 31, 2024 and 2023.
5. DANA PENGGANTIAN PENUGASAN BANTUAN 5. OPERATIONAL AID FOR UNIVERSAL POST SERVICE
OPERASIONAL (BO) – LAYANAN POS UNIVERSAL (UPS) ASSIGNMENT
(LPU)
Sehubungan dengan penyelenggaraan layanan pos atas In connection with the implementation of postal services on
penugasan dari pemerintah yang disebut Bantuan Operasional assignments from the government called UPS Operational
LPU (Layanan Pos Universal) yang sebelumnya pada tahun Assistance (Universal Postal Service) which previously in
2016 disebut kompensasi (subsidi) atas Pelaksanaan 2016 was called compensation (subsidies) for the
Kewajiban Pelayanan Umum (KPU) Pos. Berdasarkan Surat Implementation of Postal General Service Obligations (KPU).
Pengesahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA), Based on the Letter of Ratification of the Budget
besarnya dana LPU Posuntuk tahun anggaran 2024 dan 2023 Implementation List (DIPA), the amount of Postal UPS funds
adalah sebagai berikut: for the 2024 and 2023 fiscal years is as follows:
Tahun/ Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA)/ Tanggal/ Jumlah/
Year The Handover of Budget Execution Document Date Total
29 Desember/
2024 SP DIPA-999.08.1.984526/2024 369.802.535.000
December 29, 2023
30 Desember/
2023 SP DIPA-999.08.1.984526/2023 378.269.521.000
December 30, 2022
Berdasarkan Perjanjian Kerjasama dengan Kementerian Based on Cooperation Agreement with the Ministry of
Komunikasi dan Informasi Communication and Information
Nomor 3490/DJPPI.2/HK.04.02/12/2023 dan Number 3490/DJPPI.2/HK.04.02/12/2023 and
PKS.352/DIRUT/1223 tanggal Desember 29, 2023 tentang PKS.352/DIRUT/1223 dated December 29, 2023 concerning
Subsidi Operasional Penyelenggaraan Layanan Pos Universal Operational Subsidies for the Implementation of Universal Postal
Tahun Anggaran 2024. Pagu besaran Subsidi Operasional Services for Fiscal Year 2024. The ceiling amount of the
Penyelenggaraan LPU Tahun anggaran 2024 sebesar Operational Subsidy for the Implementation of LPU for fiscal year
Rp369.802.535.000. 2024 is Rp369,802,535,000.
Pembayaran atas penggantian Bantuan Operasional (BO) LPU Payment for the replacement of UPS Operational Assistance (OA)
dilakukan oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi secara was made by the Ministry of Communication and Information in
bertahap per triwulan pada awal tahun 2023. Namun berdasarkan quarterly installments at the beginning of 2023. However, based on
kesepakatan dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi, an agreement with the Ministry of Communication and
diubah menjadi per bulan sejak periode April 2023. Rincian Information, it was changed to monthly from the period of April
penerimaan dana LPU periode 31 Desember 2024 dan 2023, adalah 2023. Details of UPS fund receipts on December 31, 2024 and
sebagai berikut: 2023, are as follows:
52
Page 353
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
5. DANA PENGGANTIAN PENUGASAN BANTUAN 5. OPERATIONAL AID FOR UNIVERSAL POST SERVICE
OPERASIONAL (BO) – LAYANAN POS UNIVERSAL (UPS) ASSIGNMENT (Continued)
(LPU) (Lanjutan)
2024
Tanggal Penerimaan/ Jumlah/
Uraian Description
Date of Receipt Total
Periode Januari 2024 20 Maret/March 2024 24.171.690.971 Period January 2024
Periode Februari 2024 27 Maret/March 2024 24.924.147.089 Period February 2024
Periode Maret 2024 13 Mei/May 2024 56.761.498.805 Period March 2024
Periode April 2024 31 Mei/May 2024 24.606.837.712 Period April 2024
Periode Mei 2024 28 Juni/June 2024 25.416.597.775 Period May 2024
Periode Juni 2024 6 Agustus/August 2024 42.787.908.321 Period June 2024
Periode Juli 2024 27 Agustus/August 2024 25.695.795.434 Period July 2024
Periode Agustus 2024 25 September/September 2024 24.657.954.522 Period August 2024
Periode September 2024 7 November/November 2024 43.963.623.541 Period September 2024
Periode Oktober 2024 28 November/November 2024 19.297.802.427 Period October 2024
Periode November dan Period November and
Desember 2024 19 Desember/December 2024 54.560.973.884 December 2024
Jumlah 366.844.830.481 Total
2023
Tanggal Penerimaan/ Jumlah/
Uraian Description
Date of Receipt Total
Triwulan I/ 2023 31 Mei/ May 2023 73.764.318.244 Quarter I/ 2023
Periode April 2023 27 Juni/ June 2023 31.072.527.610 Period April 2023
Periode Mei 2023 27 Juni/ June 2023 20.382.793.802 Period May 2023
Periode Juni 2023 11 Agustus/ August 2023 38.588.625.318 Period June 2023
Periode Juli 2023 29 Agustus/ August 2023 20.883.437.302 Period July 2023
Periode Agustus 2023 11 September/ September 2023 24.711.633.474 Period August 2023
Periode September 2023 16 November/ November 2023 47.396.169.464 Period September 2023
Periode Oktober 2023 8 Desember/ December 2023 27.155.485.722 Period October 2023
Periode November dan Period November and
Desember 2023 19 Desember/ December 2023 82.165.593.988 December 2023
Jumlah 366.120.584.924 Total
Dasar perhitungan untuk pengajuan atas penerimaan dana The basis calculation for the proposal of the UPS funds receipt
LPU tersebut adalah dengan menghitung dan menghimpun is by calculating and accumulating all the losses from the out-
seluruh kerugian dari kantor-kantor pos terpencil/kantor pos of-town branch post offices (KPCLK).
cabang luar kota (KPCLK).
Dalam pelaksanaan Layanan Pos Universal belum semua In the implementation of Universal Postal Services, not all
beban terakomodir dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan expenses have been accommodated in the Regulation of the
Informatika No. 22 tahun 2013 yang disesuaikan dengan Minister of Communication and Information Technology No.
Kepkominfo Nomor 442 tahun 2024 tentang Pedoman 22 of 2013 which is adjusted to the Decree of the Minister of
Perhitungan dan Pengawasan Serta Pembayaran Subsidi Communication and Information Technology No. 442 of 2024
Operasional Layanan Pos Universal tanggal 26 September concerning Guidelines for Calculation and Supervision and
2024. Payment of Operational Subsidies for Universal Postal
Services dated September 26, 2024.
Dalam perhitungan penggantian penugasan BO–LPU tahun In the calculation of the replacement of OA– UPS assignments
2024 dan 2023, formula perhitungan yaitu dengan in 2024 and 2023, the calculation formula is by sorting
menyelisihkan biaya operasional dengan pendapatan. Adapun operational cost with revenue. The components of operating
komponen biaya operasional meliputi biaya sumber daya costs include human resource cost, operating cost,
manusia, biaya operasi, biaya pemeliharaan, biaya maintenance cost, administrative and general cost, and
administrasi dan umum, dan biaya penyusutan sedangkan depreciation cost while revenue includes Universal Postal
pendapatan meliputi pendapatan Layanan Pos Universal, pos Service revenue, commercial post and financial transaction
komersial dan layanan transaksi keuangan. services.
53
Page 354
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
5. DANA PENGGANTIAN PENUGASAN BANTUAN 5. OPERATIONAL AID FOR UNIVERSAL POST SERVICE
OPERASIONAL (BO) – LAYANAN POS UNIVERSAL (UPS) ASSIGNMENT (Continued)
(LPU) (Lanjutan)
Terkait dengan penggatian biaya pegawai untuk pegawai di Regarding the replacement of employee costs for employees at
kantor LPU hanya dihitung maksimal 2 orang, sedangkan the UPS office, only a maximum of 2 persons is considered,
untuk biaya operasional atas beban switching, beban sewa atas while the operational expenses related to switching and
software dikeluarkan dalam perhitungan penggantian biaya software rental costs are included in the calculation of
operasional. Selanjutnya untuk biaya pengadaan prangko dan operational cost replacement. Furthermore, the expenses for
biaya alat tulis kantor yang sebelumnya diperhitungkan stamp procurement and office stationery previously calculated
dengan biaya joint cost diubah menjadi biaya at cost as joint costs are now changed to cost-at based on their usage
berdasarkan penggunaan pemakaian di Kantor Pos LPU. at the UPS Post Office.
54
Page 355
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
6. KAS DAN SETARA KAS 6. CASH AND CASH EQUIVALENTS
2024 2023
Kas - Rupiah 1.252.356.877.770 1.713.766.049.361 Cash - Rupiah
Bank - Rupiah Banks - Rupiah
Pihak Berelasi (Catatan 27) Related Parties (Note 27)
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 173.105.253.245 45.028.912.392 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 75.234.069.558 525.044.625.494 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank M andiri (Persero) Tbk 52.554.869.888 36.259.405.362 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Syariah Indonesia Tbk 9.327.366.609 23.196.151.363 PT Bank Syariah Indonesia
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 7.714.267.312 8.437.571.702 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
PT Bank M andiri Taspen Pos 1.278.685.910 1.296.789.387 PT Bank Mandiri Taspen Pos
Sub Jumlah 319.214.512.522 639.263.455.700 Sub Total
Pihak Ketiga Third Parties
PT Bank Pembangunan Daerah 54.500.002.626 29.610.135.092 PT Bank Pembangunan Daerah
PT Bank CCB Indonesia Tbk 10.174.490.729 - PT Bank CCB Indonesia Tbk
PT Bank Neo Commerce Tbk 3.901.836.001 - PT Bank Neo Commerce Tbk
PT Bank Central Asia Tbk 3.389.613.581 4.949.670.531 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank M aspion Indonesia Tbk 3.105.155.614 3.036.983.840 PT Bank Maspion Indonesia Tbk
PT Bank Panin Dubai Syariah 3.025.625.174 4.050.820.081 PT Bank Panin Dubai Syariah
PT Bank KB Bukopin Tbk 2.400.597.594 3.124.817.010 PT Bank KB Bukopin Tbk
PT Bank BJB Syariah 2.187.890.226 - PT Bank BJB Syariah
PT Bank Woori Saudara Tbk 2.175.601.752 2.228.278.072 PT Bank Woori Saudara Tbk
PT Bank DKI 463.222.532 412.110.165 PT Bank DKI
PT Bank CIM B Niaga Tbk 379.605.132 382.313.143 PT Bank CIMB Niaga Tbk
PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk 321.397.090 236.383.625 PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk
PT CIM B Niaga Syariah 208.937.451 209.427.688 PT CIMB Niaga Syariah
PT Bank Permata Tbk 180.671.800 183.875.100 PT Bank Permata Tbk
PT Bank Artha Graha Internasional Tbk 176.475.409 120.811.389 PT Bank Artha Graha Internasional Tbk
PT Bank M uamalat Indonesia Tbk 138.629.475 2.018.026.489 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
PT Bank Sinarmas Tbk 121.231.036 13.580.224 PT Bank Sinarmas Tbk
PT Bank IBK Indonesia Tbk 108.382.644 - PT Bank IBK Indonesia Tbk
Bank Lainnya 127.097.659 114.705.301 Others Banks
Sub Jumlah 87.086.463.525 50.691.937.750 Sub Total
Jumlah Kas dan Bank Rupiah 1.658.657.853.817 2.403.721.442.811 Total Cash and Bank Rupiah
Bank - Valuta Asing Banks - Foreign Currencies
Pihak Berelasi (Catatan 26) Related Parties (Note 26)
PT Bank M andiri (Persero) Tbk - JPY 89.743.106.400 121.333.526.650 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk - JPY
PT Bank M andiri (Persero) Tbk - USD 25.623.978.252 8.488.127.760 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk - USD
PT Bank M andiri (Persero) Tbk - EUR 9.788.400.724 3.516.858.623 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk - EUR
PT Bank M andiri (Persero) Tbk - CHF Swiss 2.033.788.701 1.134.429.150 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk - CHF Swiss
PT Bank M andiri (Persero) Tbk - SAR 16.099.248 - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk - SAR
PT Bank M andiri (Persero) Tbk - SGD - 659.971.175 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk - SGD
PT Bank M andiri (Persero) Tbk - GBP - 563.785.928 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk - GBP
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk - 279.646 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Sub Jumlah 127.205.373.325 135.696.978.932 Sub Total
Sub Jumlah Bank 533.506.349.372 825.652.372.382 Sub Total Bank
Deposito Time Deposit
Pihak Berelasi (Catatan 26) Related Parties (Note 26)
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 105.000.000.000 35.000.000.000 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 43.000.000.000 18.000.000.000 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
PT Bank Syariah Indonesia Tbk 20.000.000.000 5.500.000.000 PT Bank Syariah Indonesia Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 5.000.000.000 49.500.000.000 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Pihak Ketiga Third Parties
PT Bank IBK Indonesia Tbk 75.000.000.000 - PT Bank IBK Indonesia Tbk
PT Bank BJB Syariah 22.000.000.000 6.500.000.000 PT Bank BJB Syariah
PT Bank Tabungan Pensiun Nasional Syariah 7.500.000.000 - PT Bank Tabungan Pensiun Nasional Syariah
Sub Jumlah Deposito 277.500.000.000 114.500.000.000 Sub Total Time Deposit
Jumlah Kas dan Setara Kas 2.063.363.227.142 2.653.918.421.743 Total Cash and Cash Equivalents
55
Page 356
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
6. KAS DAN SETARA KAS (Lanjutan) 6. CASH AND CASH EQUIVALENTS (Continued)
Kas dan setara kas Grup terdiri dari: The Group's cash and cash equivalent funds consist of:
2024 2023
Dana Internal Perusahaan 1.884.481.398.965 1.619.652.583.480 The Company's Internal Fund
Dana Pihak Ketiga Third Parties Funds
Giropos 124.426.689.411 927.364.642.260 Giropos Services
Jasa Pospay 23.001.054.970 36.042.228.624 Pospay Services
Deposit 18.818.346.150 52.084.422.720 Deposits
Wesel Pos 7.839.919.019 12.550.456.902 Wesel Pos
Jaminan Proyek 4.795.818.627 6.224.087.757 Project Guarantee
Sub Jumlah 178.881.828.177 1.034.265.838.263 Sub Total
Jumlah Kas dan Setara Kas 2.063.363.227.142 2.653.918.421.743 Total Cash and Cash Equivalents
Tingkat suku bunga efektif deposito berjangka adalah sebagai The effective interest rate for time deposits are as follows:
berikut:
2024 2023
Tingkat Suku Bunga Deposito Interest Rates per Annum of
Berjangka per Tahun Time Deposit
PT Bank IBK Indonesia Tbk 3,98% - PT Bank IBK Indonesia Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 4,00% 4,00% PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 3,25% - 5,75% 4,00% - 4,60% PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 4,50% - 5,75% 4,5% - 5,75% PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
PT Bank Syariah Indonesia Tbk 5,45% - 6,00% 5,25% - 5,45% PT Bank Syariah Indonesia Tbk
PT Bank BJB Syariah 5,25% - 6,00% 5,25% - 6,00% PT Bank BJB Syariah
PT Bank Tabungan Negara Syariah 5,65% - 5,85% - PT Bank Tabungan Negara Syariah
PT Bank Tabungan Pensiun Nasional Syariah 5,50% - 5,85% - PT Bank Tabungan Pensiun Nasional Syariah
Pada akhir periode pelaporan manajemen menempatkan dana At the end of the period management placed funds in the form of
dalam bentuk Deposit On Call (DOC) dengan tingkat suku bunga Deposit On Call (DOC) with an interest rate of 3.25% - 6% per
3,25% - 6% pertahun. annum.
Grup menandatangani perjanjian kerja sama tentang jasa asuransi The Group signed a cooperation agreement on building and
gedung dan barang inventaris serta asuransi kas (Cash in Transit, inventory insurance services and cash insurance (Cash in Transit,
Cash in Safe dan Cash in Cashier Box) tahun 2023 dengan PT Cash in Safe and Cash in Cashier Box) in 2023 with
Asuransi Tri Pakarta nomor perjanjian kerjasama: PT Asuransi Tri Pakarta cooperation agreement number:
PKS364/DIR1/1223 dan 128/DIR/PKS/2023 tanggal 27 Desember PKS364/DIR1/1223 and 128/DIR/PKS/2023 dated December 27,
2023 yang berlaku sejak tanggal 01 Januari 2024 sampai dengan 31 2023 which is valid from January 1, 2024 to December 31, 2024. In
Desember 2024,. Dalam perjanjian tersebut terdapat Fidelity the agreement there is a Fidelity Guarantee on CIT, CIS, and CICB
Guarantee pada jaminan CIT, CIS, dan CICB yaitu perluasan guarantees, namely an expansion of the guarantee for financial
jaminan atas kerugian atau kehilangan keuangan yang merupakan losses or losses that are a direct or indirect result of negligence,
akibat langsung maupun tidak langsung dari kelalaian, penipuan, fraud, dishonesty, errors, fraud and embezzlement committed by the
ketidakjujuran, kesalahan, kecurangan dan penggelapan yang Group or people working under the authority of the Group with a
dilakukan oleh pihak Grup atau orang yang bekerja dibawah guarantee limit of Rp60,000,000.
kekuasaan Grup dengan limit jaminan Rp60.000.000.
Nilai pertanggungan Asuransi Cash in Transit dengan Total sum insured Cash in Transit Insurance using a motorized
menggunakan kendaraan bermotor maksimal Rp30.000.000.000 vehicle up to Rp30,000,000,000 per shipment. Total sum insured
per pengiriman. Nilai pertanggungan Asuransi Cash in Transit Cash in Transit Insurance using two-wheeled vehicles up to
dengan menggunakan kendaraan roda dua maksimal Rp500,000,000 per shipment. Total sum insured Cash in Transit
Rp500.000.000 per pengiriman. Nilai pertanggungan Asuransi Insurance using a motorboat up to Rp.3,000,000,000 per
Cash in Transit dengan menggunakan kapal motor maksimal shipment. Total sum insured Cash in Transit Insurance using a
Rp3.000.000.000 per pengiriman. Nilai pertanggungan Asuransi regular flight up to of Rp.5,000,000,000 per shipment. Total sum
Cash in Transit dengan menggunakan pesawat terbang reguler insured Cash in Transit Insurance using a regular charter flight
maksimal Rp5.000.000.000 per pengiriman. Nilai pertanggungan is up to Rp15,000,000,000 per shipment. Total sum insured Cash
Asuransi Cash in Transit dengan menggunakan pesawat terbang in Safe insurance at Main Branch Office (KCU) and Brach Office
carter reguler maksimal Rp15.000.000.000 per pengiriman. Nilai (KC) with maximum of Rp198,587,223,772.
pertanggungan Asuransi Cash In Safe di Kantor Cabang Utama
(KCU) dan Kantor Cabang (KC) maksimal Rp198.587.223.772.
56
Page 357
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
6. KAS DAN SETARA KAS (Lanjutan) 6. CASH AND CASH EQUIVALENTS (Continued)
Nilai pertanggungan Asuransi Cash in Safe di Loket/PKK/LE Total sum insured Cash in Safe insurance at Counter/PKK/LE with
maksimal Rp31.616.461.771. Nilai pertanggungan Asuransi Cash maximum of Rp31,616,461,771. Total sum insured Cash In Cashier
In Cashier Box di KCU, KC dan KCP maksimal Rp1.284.540.075. Box insurance at KCU, KC and KCP with maximum of
Rp1,284,540,075.
Jika nilai uang yang dikirim melebihi limit diatas maka Grup wajib If the value of money sent exceeds the above limit then the Group
memberitahukan kepada PT Asuramsi Tri Pakarta melalui sarana must notify Bumida through the fastest means.
tercepat.
Nilai premi yang dibayarkan Grup untuk asuransi gedung dan kas The premium value paid by the Group for building and cash
ini adalah sebesar Rp3.750.000.000 dengan pembayaran dibagi insurance is Rp3,750,000,000 with the payment divided into 2 times
menjadi 2 kali termin pembayaran/per semester. the payment term/per semester.
Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode The maximum exposure to credit risk at the end of the reporting
pelaporan adalah senilai jumlah tercatat dari setiap kelas kas dan period is the carrying amount of each class of cash and cash
setara kas sebagaimana yang dijabarkan pada Catatan 29. equivalents is disclosed in Note 29.
7. PIUTANG USAHA – BERSIH 7. TRADE RECEIVABLES – NET
2024 2023
Piutang Dalam Negeri 418.299.407.538 484.170.183.340 Domestic Trade Reveceivables
Piutang Luar Negeri 113.294.421.588 123.329.570.120 Foreign Trade Receivables
Sub Jumlah 531.593.829.126 607.499.753.460 Sub Total
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (194.662.553.192) (222.097.356.333) Allowance for Impairment Losses
Jumlah Piutang Usaha - Bersih 336.931.275.934 385.402.397.127 Total Trade Receivables - Net
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai adalah sebagai berikut: Movement of allowance for impairment losses are as follows:
2024 2023
Saldo Awal (222.097.356.333) (154.742.738.246) Beginning Balance
Pemulihan Kerugian Penurunan Recovery of Impairment
Nilai Tahun Berjalan 32.912.796.801 11.594.071.777 Losses for the Year
Reklasifikasi Piutang Usaha Trade Receivables Reclassification
Pencadangan Piutang Usaha (5.477.993.660) (78.948.689.864) Allowance for Trade Receivables
Saldo Akhir (194.662.553.192) (222.097.356.333) Ending Balance
Umur piutang usaha dalam negeri per 31 Desember 2024 dan 2023, Aging of domestic trade receivables as of December 31, 2024 and
sebagai berikut: 2023, are as follows
2024 2023
Piutang Surat Paket, Ritel Trade Receivables from Mail & Parcel
Properti dan Jasa Keuangan Retail, Property and Financial Service
Sampai dengan 30 hari 80.152.675.578 69.227.704.379 Up to 30 days
31-60 hari 6.027.988.719 25.499.906.922 31-60 days
61-180 hari 25.630.727.551 12.737.608.014 61-180 days
181-270 hari 34.740.496.720 13.938.373.851 181-270 days
271-360 hari 7.130.815.342 4.305.826.125 271-360 days
Diatas 1 tahun 84.102.888.964 79.462.758.089 More than 1 year
Sub Jumlah 237.785.592.874 205.172.177.380 Sub Total
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (127.573.974.492) (112.404.300.528) Allowance for Impairment Losses
Jumlah Bersih 110.211.618.382 92.767.876.852 Net Total
Piutang Logistik Trade Receivable from Logistics
Sampai dengan 30 hari 38.014.555.166 100.680.647.802 Up to 30 days
31-60 hari 11.105.840.326 83.119.254.453 31-60 days
61-180 hari 14.884.795.308 27.795.146.443 61-180 days
181-270 hari 8.272.392.348 7.302.675.091 181-270 days
271-360 hari 55.524.368.898 13.872.812.204 271-360 days
Diatas 1 tahun 49.342.670.164 46.227.469.967 More than 1 year
Sub Jumlah 177.144.622.210 278.998.005.960 Sub Total
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (53.015.589.929) (50.641.553.722) Allowance for Impairment Losses
Jumlah Bersih 124.129.032.281 228.356.452.238 Net Total
57
Page 358
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
7. PIUTANG USAHA – BERSIH (Lanjutan) 7. TRADE RECEIVABLES – NET (Continued)
Grup membedakan umur piutang usaha logistik dan non-logistik The Group differentiates the age of logistics and non-logistics
(ritel) dikarenakan jatuh tempo pelunasan yang berbeda. Jatuh (retail) trade receivables due to different repayment maturities.
tempo piutang logistik adalah 3 bulan, dan untuk piutang usaha non- The maturity of logistics trade receivables is 3 months, and for
logistik jatuh tempo tagihan adalah 1 bulan. non-logistics trade receivable the maturity is 1 month.
Umur piutang usaha luar negeri per 31 Desember 2024 dan 2023 The aging of foreign trade receivables as of December 31, 2024 and
adalah sebagai berikut: 2023 are as follows:
2024 2023
Telah Jatuh Tempo: Over due:
Sampai dengan 2 tahun 76.196.780.944 43.417.781.956 Up to 2 years
2-3 tahun 8.557.213.330 8.174.071.928 2-3 years
3-4 tahun 5.828.275.792 14.690.230.136 3-4 years
Diatas 4 tahun 22.712.151.522 57.047.486.100 More than 4 years
Sub Jumlah 113.294.421.588 123.329.570.120 Sub Total
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (14.072.988.771) (59.051.502.083) Allowance for Impairment Losses
Jumlah Bersih 99.221.432.817 64.278.068.037 Net Total
Umur piutang usaha luar negeri per 31 Desember 2024 dan 2023 Aging of overseas trade receivable as of December 31, 2024 and
berdasarkan mata uang Dollar Amerika Serikat adalah sebagai 2023 is based on USD currency are as follows:
berikut:
2024 2023
Telah Jatuh Tempo: Over due:
Sampai dengan 2 tahun 4.144.474,00 2.816.410,35 Up to 2 years
2-3 tahun 529.465,00 530.233,00 2-3 years
3-4 tahun 360.616,00 952.921,00 3-4 years
Diatas 4 tahun 1.975.370,85 3.700.537,50 More than 4 years
Sub Jumlah 7.009.925,85 8.000.101,85 Sub Total
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (870.745,50) (3.830.533,35) Allowance for Impairment Losses
Jumlah Bersih 13.149.106,20 12.169.670,35 Net Total
Piutang usaha luar negeri merupakan piutang yang timbul dari Receivables from foreign trade represent receivables arising
tambahan biaya penerusan kiriman barang antar negara, dimana from additional fees for forwarding goods between countries,
atas kiriman barang tersebut diatur dibawah regulasi UPU. where the delivery of goods is regulated under UPU regulations.
Lamanya umur piutang usaha luar negeri dikarena proses The longevity of foreign trade receivables is due to the approval
persetujuan (accepted) atas piutang yang diklaim memerlukan process (accepted) of the claimed receivables to take a maximum
waktu maksimal 12 bulan. of 12 months.
Saldo bersih transaksi pos internasional per 31 Desember 2024 Net balance of international transaction postal as of
dan 2023 sebagai berikut: December 31, 2024 and 2023 are as follows:
2024 2023
Piutang Luar Negeri 113.294.421.588 123.329.570.120 Domestic Trade Reveceivables
Utang Luar Negeri (129.321.212.720) (137.458.761.366) Foreign Trade Receivables
Jumlah (16.026.791.132) (14.129.191.246) Total
Pada 31 Desember 2024 dan 2023 Grup telah membentuk provisi As of December 31, 2024 and 2023 the Group has established a
penurunan nilai piutang usaha berdasarkan tingkat penurunan provision for impairment of trade receivables based on the level of
historis secara kolektif dan historis kredit para pelanggan secara historical decline collectively and the credit history of individual
individual. Grup tidak membedakan piutang usaha pihak berelasi customers. The Group does not distinguish trade receivables from
(Pemerintah) dan piutang usaha pihak ketiga dalam menilai jumlah related parties (Government) and trade receivables from third
yang jatuh tempo. Dimana Grup telah melakukan telaah terkait parties in assessing the amounts due. Where the Group has
dengan kolektibilitas piutang Pemerintah tersebut. examined the collection of Government receivables.
58
Page 359
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
7. PIUTANG USAHA – BERSIH (Lanjutan) 7. TRADE RECEIVABLES – NET (Continued)
Dalam melakukan perhitungan penyisihan piutang usaha In calculating the allowance of trade receivables, especially
khususnya untuk piutang luar negeri, Grup melakukan for foreign trade receivables, Group offsets between the
offsetting antara saldo piutang dan utang untuk negara yang balance of trade receivables and trade payables for the same
sama, kemudian hasil piutang bersih tersebut digunakan country, then the net trade receivables are used as a basis for
sebagai dasar perhitungan cadangan penyisihan atas piutang calculation of allowance for impairment losses of trade
usaha. Sedangkan untuk perhitungan penyisihan piutang usaha receivables. Meanwhile, the calculation of the allowance for
dalam negeri, Grup menggunakan data histori (roll rate) the Group's domestic trade receivables uses historical data
dengan menambahkan beberapa indikator makro ekonomi (roll rate) by adding several macroeconomic indicators,
yaitu tingkat inflasi, REPO, Credit Growth dan GDP pada namely inflation rate, REPO, Credit Growth and GDP in the
periode berjalan dengan mempertimbangkan industri sejenis. current period by considering similar industries.
Berdasarkan penelaahan terhadap kolektabilitas akun piutang usaha Based on a review of the collectability of trade receivables at
pada akhir periode pelaporan, manajemen Grup berpendapat bahwa the end of the reporting period, the Group’s management
pencadangan kerugian penurunan nilai cukup untuk menutupi believes that the allowance for impairment for receivables of
kerugian jika terdapat piutang yang tidak dapat tertagih pada tanggal Group is adequate to cover possible losses from uncollectible
31 Desember 2024 dan 2023. receivables as of December 31, 2024 and 2023.
Piutang usaha Grup tidak digunakan sebagai jaminan utang bank. Trade receivables of the Group are not used as bank loan collateral.
Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode The maximum exposure to credit risk at the reporting date is the
pelaporan adalah senilai jumlah tercatat dari setiap kelas piutang carrying value of each class of trade receivable is disclosed in Note
usaha sebagaimana yang disajikan pada Catatan 29. 29.
8. PERSEDIAAN 8. INVENTORIES
2024 2023
Persediaan Barang Dagangan Merchandise Inventories
Barang Dagangan 21.131.293.715 22.376.665.011 Merchandise for Sale
Tanah 2.448.928.603 8.205.056.500 Land
Pengembangan Tanah 5.901.419.136 7.901.082.329 Land Development
Persediaan Bahan Produksi 2.256.750.678 2.035.752.822 Materials Inventory
Sub Jumlah 31.738.392.132 40.518.556.662 Sub Total
Perlengkapan Supplies
Formulir Serbaguna 2.662.612.431 2.570.460.031 Multi Usage Forms
Prangko 342.691.325 551.150.187 Stamps
Sub Jumlah 3.005.303.756 3.121.610.218 Sub Total
Jumlah 34.743.695.888 43.640.166.880 Total
Barang dagangan merupakan persediaan atas prangko Merchandise is a stock of definitive stamps/marks that are
definitif/tera yang dicetak sebagai pengganti biaya kiriman printed as a substitute for the cost of sending letters. The
surat. Jumlah tercatat berdasarkan nilai intrinsik atas keping carrying amount is based on the intrinsic value of the stamps
prangko yang dicetak. printed.
Tanah merupakan tanah milik PT Pos Properti Indonesia untuk The land is owned by PT Pos Properti Indonesia for the purposes
keperluan proyek pengembangan kawasan hunian di daerah of residential area development projects in the Muktiwari area
Muktiwari sebesar Rp8.205.056.500 dan Karang Bahagia sebesar amounting to Rp8,205,056,500 and Karang Bahagia amounting to
Rp7.901.082.329. Dalam persediaan tanah terdapat material tanah Rp7,901,082,329. In the land inventory, there is material which is
yang dipergunakan untuk pengembangan hunian Karang Bahagia. used for the development of the Karang Bahagia residence.
Pada tahun 2023, terdapat penanganan perkara perdata dengan In 2023, there was a civil case with number
Nomor 80/PDT.G/2023/PN.CKR sehubungan dengan pembayaran 80/PDT.G/2023/PN.CKR in connection with the payment of
ganti rugi kerugian materiil dalam pengembalian uang atas sisa compensation for material losses in return for the remaining land
lahan seluas ±5.232m2 yang belum diserahkan oleh pihak tergugat area of ± 5,232m2 that had not been submitted by the defendants,
yakni PT Berkah Aslin Mandiri dan Marta Jaya. Pada tanggal namely PT Berkah Aslin Mandiri and Marta Jaya. As of the
laporan keuangan ini, penanganan perkara masih dalam proses reporting period, the case is still in the process of trial, with the
persidangan, dengan agenda persidangan adalah penyerahan agenda of the trial is submission of conclusions from the parties in
kesimpulan dari para pihak secara E-litigasi (Catatan 37). E-litigation (Note 37).
Pengembangan tanah merupakan barang produksi dalam proses Land development is a production item in process for the Karang
untuk proyek perumahaan karang bahagia yang terdiri dari Selamat housing project which consists of certificates, permits and
sertifikat, perijinan dan advis, raw material dan biaya pengurusan advice, raw materials and licensing processing costs.
perijinan.
59
Page 360
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
8. PERSEDIAAN (Lanjutan) 8. INVENTORIES (Continued)
Tanah Hunian Karang Bahagia yang masih dalam tahap The Karang Bahagia Residential Land which is still under
pengembangan terletak di Kp. Pulo Pisang, Desa development is located at Kp. Pulo Pisang, Karanganyar
Karanganyar, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi. Village, Karang Bahagia District, Bekasi Regency.
Persediaan bahan produksi merupakan persedian atas Materials inventory is a supply of postal equipment such as
perlengkapan pos seperti kantung pos, straping band, helm post bags, straping bands, helmets and introductory suits.
dan jas pengantar.
Pada tahun 2024 dan 2023, Point Residence berhasil menjual In 2024 and 2023, Point Residence managed to sell 21 and 65 units
hunian masing-masing sebanyak 21 dan 65 unit. of residences respectively.
Prangko filateli merupakan stok persediaan atas prangko Definitive stamp is a stock of philatelic stamps, philatelic
filateli, benda filateli dan prangko prisma. Sedangkan objects and prism stamps. While definitive stamp equipment is
perlengkapan prangko definitif merupakan stok persediaan a stock of stamps equivalent to tera stamps as reimbursement
atas prangko tera yang disetarakan sebagai penggantian biaya of shipping costs.
kirim.
Manajemen berkeyakinan bahwa pada tanggal Management believes that as of December 31, 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 tidak terdapat indikasi penurunan there were no indications of impairment of inventories.
nilai persediaan.
9. PENDAPATAN YANG MASIH HARUS DITERIMA 9. ACCRUED REVENUES
2024 2023
Pendistribusian Bantuan Logistik 648.690.448.678 493.626.448.174 Distribution of Logistics Assistance
Penyaluran Bantuan Sosial 249.452.037.166 175.623.282.020 Distribution of Social Assistance
Paket dan Surat Pos Domestik 46.149.882.734 172.975.502.098 Domestic Mail and Parcels
Properti 23.522.322.217 14.325.109.120 Properties
M aterai 21.968.947.798 24.601.648.074 Stamps
Paket dan Surat Pos Internasional 18.744.720.183 33.975.728.086 International Mail and Parcels
Layanan Pos Persepsi 7.295.095.495 15.199.822.410 Postal Service Perception
Bunga Deposito Berjangka 1.014.023.779 582.061.003 Time Deposit Interest
Jumlah 1.016.837.478.050 930.909.600.985 Total
Pendistribusian bantuan logistik merupakan bentuk kerja sama The distribution of logistical assistance is a form of cooperation in
penyaluran bantuan cadangan beras pemerintah yang bekerjasama distributing government rice reserve assistance in collaboration
dengan Perum Bulog untuk periode tahun 2024 dan 2023. Selain with Perum Bulog for the 2024 and 2023 period. In addition, the
itu, Perusahaan bekerjasama dengan PT Rajawali Nusantara Company is collaborating with PT Rajawali Nusantara Indonesia
Indonesia (Persero) terkait dengan penyaluran bantuan stunting (Persero) regarding the distribution of stunting assistance to the
kepada masyarakat. community.
Pada tahun 2024, Perusahaan bekerjasama dengan Perum In 2024, the Company collaborated with Perum Bulog for the
Bulog untuk pendistribusian Bantuan Pangan Cadangan Beras distribution of Government Rice Reserve Food Assistance
Pemerintah yang terbagi dalam 2 tahapan pendistribusian which is divided into 2 distribution stages with contract values
dengan nilai kontrak untuk tahap 1-2 masing-masing sebesar for stages 1-2 of Rp744,128,773,620 and Rp347,670,817,320
Rp744.128.773.620 dan Rp347.670.817.320. Realisasi respectively. The work realization until December 31, 2024 is
pekerjaan sampai dengan 31 Desember 2024 adalah sebesar 13,355,415 Food Assistance Recipients for 6 allocations in
13.355.415 Penerima Bantuan Pangan untuk 6 alokasi di Phase 1 and 13,089,056 Food Assistance Recipients for 3
Tahap 1 dan 13.089.056 Penerima Bantuan Pangan untuk allocations in Phase 2.
3 alokasi di Tahap 2.
Sampai tanggal 31 Desember 2024, Perusahaan telah As of December 31, 2024, the Company has billed 95% of the
melakukan penagihan 95% dari nilai kontrak untuk tahap 1 contract value for phase 1 and term 1 or 40% of the contract value
dan termin 1 atau 40% dari nilai kontrak untuk tahap 2 dengan for phase 2 with a total bill of Rp913,335,979,792.
total tagihan sebesar Rp913.335.979.792.
Penyaluran bantuan sosial merupakan bentuk kerja sama The distribution of social assistance is a form of cooperation with
dengan Kementerian Sosial terkait dengan penyaluran bantuan the Ministry of Social Affairs regarding the distribution of cash
yang bersifat tunai kepada masyarakat yang kurang mampu. assistance to underprivileged communities.
Pendapatan yang masih harus diterima atas pendapatan paket dan The accrued revenue from parcel and postal mail revenue is an
surat pos merupakan akrual atas transaksi kredit atas pengiriman accrual for credit transactions for delivery of goods from customers.
barang dari pelanggan.
60
Page 361
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
9. PENDAPATAN YANG MASIH HARUS DITERIMA 9. ACCRUED REVENUES (Continued)
(Lanjutan)
Pendapatan atas layanan pos persepsi merupakan akrual atas Revenue from postal perception services is an accrual of revenue
pendapatan penerimaan jasa layanan pembayaran pajak yang from tax payment services billed to the Directorate General of State
ditagihkan kepada Direktorat Jenderal Perbendaharaan Negara. Treasury.
Pada tanggal 29 Desember 2023, Perusahaan bekerja sama dengan On December 29, 2023, the Company collaborated with the
Direktorat Jenderal Pajak tentang pekerjaan distribusi dan penjualan Directorate General of Taxes regarding the work of distributing
materai tempel Direktorat Jenderal Pajak Tahun Anggaran 2024 and selling sticky stamps for the Directorate General of Taxes for
dengan Nomor PKS: PRJ.PPK-116/2024/PJ.0133/2023. Nilai the 2024 Fiscal Year with PKS Number:
kontrak yang disepakati adalah sebesar Rp294.471.900.000 PRJ.PPK-116/2024/PJ.0133/2023. The agreed contract value is
(termasuk pajak). Akrual atas pendapatan materai merupakan Rp294,471,900,000 (including tax). Accrued revenue of stamp
akrual untuk transaksi penjualan materai selama bulan Desember represents accrued revenue of stamp for sales transactions during
2024. December 2024.
Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode The maximum exposure to credit risk at the reporting date is the
pelaporan adalah senilai jumlah tercatat dari setiap kelas pendapatan carrying value of each class of accrued revenues is disclosed in
yang masih harus diterima sebagaimana yang dijabarkan pada Note 29.
Catatan 29.
Manajemen tidak melakukan pencadangan atas penurunan nilai Management does not make any provision for the impairment of
pendapatan yang masih harus diterima. accrued revenues.
10. ASET LANCAR LAINNYA 10. OTHER CURRENT ASSETS
a. Piutang Layanan Jasa Keuangan a. Receivables from Financial Services
2024 2023
Prefund 1.327.563.072.752 467.708.900.284 Prefund
Layanan Western Union 466.535.730.587 407.308.757.028 Western Union Services
Layanan Jasa Pengiriman Uang Foreign Remittance
Luar Negeri 209.141.839.474 - Services
Pembayaran PPOB 4.294.758.137 4.474.667.805 PPOB Services
Deposit Agen Pos 3.423.911.621 667.401.089 Postal Agent Deposit
Program Pembinaan Pelanggan Customer Program
Point Reward 305.506.422 305.506.422 Point Reward
Settlement Layanan Transaksi QRIS 274.456.009 274.456.009 Settlement of QRIS Services
Jumlah 2.011.539.275.002 880.739.688.637 Total
Piutang layanan jasa keuangan merupakan tagihan Grup Receivables from financial services represent the Group
terkait dengan layanan pembayaran jasa pihak ketiga yang bills related to third parties payment services that have not
belum ditagihkan pada akhir periode pelaporan. Piutang been billed at the end of the reporting period. Receivables
layanan jasa keuangan ini akan selesai dalam waktu 2-3 from financial services will be settled within 2-3 working
hari kerja setelah proses rekonsiliasi harian. days after the daily reconciliation process.
Prefunding merupakan tagihan Grup terkait dengan Prefunding is a Group bill related to insurance benefit
layanan pembayaran manfaat asuransi oleh PT Taspen payment services by PT Taspen (Persero) and PT Asabri
(Persero) dan PT Asabri (Persero) yang dilakukan oleh (Persero) carried out by the Group as an intermediary.
Grup sebagai perantara.
Layanan western union merupakan layanan pembayaran The western union service is an overseas partnership
wesel kemitraan luar negeri dimana Perusahaan remittance payment service where the Company provides
memberikan layanan pembayaran kiriman uang dari luar remittance payment services from overseas to recipients in
negeri ke penerima di Indonesia. Kenaikan jumlah piutang Indonesia. The increase in financial services receivable
layanan jasa keuangan atas western union disebabkan from western union was due to the high production of
karena tingginya produksi transaksi pembayaran wesel western union money order payment transactions.
western union.
Perusahaan telah menerima penggantian pembayaran The Company has received reimbursement for this western
layanan western union ini pada awal Januari 2025. union service in early January 2025.
61
Page 362
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
10. ASET LANCAR LAINNYA (Lanjutan) 10. OTHER CURRENT ASSETS (Continued)
a. Piutang Layanan Jasa Keuangan (Lanjutan) a. Receivables from Financial Services (Continued)
Layanan jasa pengiriman uang luar negeri merupakan The overseas money transfer service is a partnership
proyek kemitraan atas pengiriman uang dari luar negeri ke project for sending money from overseas to Indonesia,
Indonesia, dimana Grup bekerja sama BCA, Transfast, where the Group collaborates with BCA, Transfast, and
dan BNI sebagai mitra provider dari luar negeri. BNI as overseas provider partners.
Deposit agenpos merupakan penerimaan dari agenpos Agenpos deposit is a receipt from the postal agent that has
yang belum diterima dan disetorkan pada akhir periode ke not been received and deposited at the end of the period to
loket-loket kantor pos atas transaksi pada akhir bulan. the post office counters for transactions at the end of the
Setoran agenpos diterima Grup pada H+1. month. The postal agent deposit was received by the
Group at D+1.
Settlement QRIS merupakan transaksi pembayaran non- Settlement QRIS is a non-cash payment transaction for
kas atas transaksi loket yang dilakukan pelanggan melalui counter transactions by customers through banking QR
kode QR perbankan yang bekerjasama dengan Grup, codes in collaboration with the Group, including between
diantaranya Bank Mandiri dan Bank BNI. Penggantian Bank Mandiri and Bank BNI. Reimbursement of QRIS
atas transaksi QRIS adalah H+1 sesuai dengan transactions is D+1 in accordance with the agreement of
kesepakatan dari masing-masing provider QRIS. each QRIS provider.
b. Lainnya b. Others
2024 2023
Piutang Karyawan Employee Receivables
Kelalaian 4.456.672.791 5.492.158.226 Negligence
Kecurangan 30.031.608.966 11.244.728.213 Fraud
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (19.456.698.381) (9.682.028.882) Allowance for Impairment Losses
Sub Jumlah 15.031.583.376 7.054.857.557 Sub Total
Biaya Dibayar di M uka Prepaid Expenses
Kompensasi Cuti Besar 287.385.480.435 234.806.998.514 Long Leave Compensation
Uang M uka Operasi 100.669.935.821 124.849.151.990 Operating Advances
Sewa Gedung 14.100.651.932 9.973.735.415 Building Rental
Sewa Rumah Pegawai 5.602.907.078 17.345.085.509 Employee Houses Rental
Premi Asuransi 4.400.905.154 2.583.384.449 Insurance Premium
Biaya Retensi Karyawan 494.758.563 916.190.475 Employee Retention Cost
Sewa Sarana Produksi Lease of Production Facilities of
Operasi Layanan Keuangan 521.437.865 286.581.938 the Financial Services Operation
Pemasaran 98.020.400 166.370.500 Marketing
Beasiswa Pendidikan - 2.447.700.002 Education Scholarship
Lainnya 16.803.302.949 66.600.000 Others
Sub Jumlah 430.077.400.197 393.441.798.792 Sub Total
Aset Keuangan Lainnya 1.815.292.467.566 - Other Financial Assets
Bank Garansi 78.168.505.504 77.002.299.152 Bank Guarantee
Gedung Siap Dijual 7.490.000 -
Tanah Siap Dijual 703.177 703.177 Land Available for Sale
Persediaan Rusak - 6.668.000 Damaged Inventory
Sub Jumlah 1.893.469.166.247 77.009.670.329 Sub Total
Jumlah 2.338.578.149.820 477.506.326.678 Total
Piutang karyawan merupakan hak tagih kepada karyawan Employee receivable are amounts rightfully collectible
dibuktikan dengan surat pernyataan tanggung jawab yang from employees based on the statement of employee
terjadi akibat berkurangnya aset atau kekayaan Grup yang responsibility which consists of:
menjadi tanggung jawab karyawan, terdiri dari:
- Piutang kecurangan/kelalaian karyawan merupakan - Fraud/negligence receivables are receivables
piutang akibat kecurangan/kelalaian karyawan resulting from employees fraud/negligence which are
berdasarkan pemeriksaan internal. determined based on internal examination.
Piutang karyawan tidak digunakan sebagai jaminan utang The employee receivables are not used as collateral for
Bank, tetapi Grup telah melakukan pencadangan the Bank loan, but the Group has reserved an allowance
penurunan nilai piutang pegawai sesuai dengan PSAK for impairment for employee receivables in accordance
109. with PSAK 109.
62
Page 363
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
10. ASET LANCAR LAINNYA (Lanjutan) 10. OTHER CURRENT ASSETS (Continued)
b. Lainnya (Lanjutan) b. Others (Continued)
Perusahaan bekerjasama dengan PT BRI Life dengan The Company collaborates with PT BRI Life with PKS
nomor PKS: Addendum 1 PKS.273/DIR JARTEL DAN number: Addendum I PKS.273/DIR JARTEL DAN
SDM/1117-B.4197/DIR/OBAK/KPS/XI/2017 tanggal SDM/1117B.4197/DIR/OBAK/KPS/XI/2017 dated
24 November 2017 untuk penyediaan asuransi jiwa November 24, 2017 for the provision of life insurance
beserta nilai investasi. Asuransi tersebut ditujukan untuk along with investment value. The insurance is intended for
karyawan dan akan diterima manfaat setelah karyawan employees and benefits will be received after employees
memasuki usia pensiun (maksimal di usia 54 tahun). enter retirement age (maximum at the age of 54 years).
Kompensasi cuti besar merupakan premi asuransi yang Long leave compensation is an insurance premium that
telah dibayarkan Perusahaan kepada PT BRI Life yang has been paid by the Company to PT BRI Life which has
belum jatuh tempo karena karyawan Grup belum not yet matured because the Company’s employees have
memasuki usia pensiun. not entered retirement age.
Uang muka operasi terdiri dari uang muka untuk talangan Operating advance consists of an advance for the bailout
pembiayaan atas proyek dan talangan atas settlement of financing for the project and a bailout for the settlement
layanan untuk transaksi payment point. Talangan of services for payment point transactions. The bailout of
pembiayaan atas proyek merupakan panjar kerja untuk financing for the project is a working force to fund the
mendanai proyek-proyek Grup seperti proyek penyaluran Group's projects such as social assistance distribution
bantuan sosial dan proyek logistik. Sedangkan talangan project and logistics project. Meanwhile, the bailout for
atas settlement merupakan talangan diberikan kepada settlement is a bailout given to PT Arthajasa to settlement
PT Arthajasa untuk melakukan settlement atas layanan financial services (Payment Point) to biller partners. The
jasa keuangan (Payment Point) kepada mitra biller. Nilai amount of operating advances is the net value after
uang muka operasi tercatat merupakan nilai net setelah deduction with impairment reserves.
dikurangi dengan estimasi cadangan penurunan nilai.
Selain itu pada tahun 2023 Grup menempatkan dana In addition, in the year 2023 the Group placed funds
deposit atas kerjasama pengiriman dengan deposit for the cooperation with PT Garuda Indonesia
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dan (Persero) Tbk and PT Citilink Indonesia for the purpose
PT Citilink Indonesia untuk keperluan pengiriman kiriman of shipment of goods delivery through air transport mode.
barang melalui moda transportasi udara.
Sewa rumah karyawan merupakan pembayaran atas Employee housing rent is a payment for employee housing
tunjangan bantuan perumahan karyawan yang assistance benefits that are amortized over the life of the
diamortisasi selama masa manfaat yang diberikan. benefit provided.
Sewa gedung merupakan biaya sewa kantor operasional Building rent represents rental cost of operational offices
(kantor pos) di lokasi-lokasi yang tidak terdapat bangunan (post offices) in locations where there are no buildings
milik Grup dengan nilai sewa dibawah Rp100.000.000. owned by the Group with rental value below
Atas biaya tersebut dilakukan amortisasi sesuai dengan Rp100,000,000. These costs are amortized in accordance
masa sewa. with the lease period.
Premi asuransi merupakan premi asuransi untuk Direksi Insurance premium is an insurance premium for the Board
dan Dewan Komisaris. of Directors and Board of Commissioners.
Bank garansi merupakan kas dan atau bank yang Bank guarantee is cash and/or bank guaranteed to third
dijaminkan kepada pihak ketiga dalam jangka waktu satu parties within one year for project purposes such as the
tahun untuk keperluan proyek seperti proyek pengiriman official letter delivery project with PT Bukit Asam Tbk,
surat kedinasan dengan PT Bukit Asam Tbk, pengiriman sending bills with the BPJS Ketenagakerjaan, and
tagihan dengan BPJS Ketenagakerjaan, dan jaminan atas guarantees on food aid distribution projects with
proyek pendistribusian bantuan pangan dengan Perum Bulog.
Perum Bulog.
Aset keuangan lainnya terdiri dari dana pensiun bulanan Other financial assets consist of monthly pension funds
dari Taspen atau Asabri yang akan dibayar pada bulan from Taspen or Asabri which will be paid in January 2025
Januari 2025 senilai Rp1.018.158.509.500, panjar gagal amounting to Rp1,018,158,509,500, advances for failed
salur Bantuan Sosial Pemerintah dari Kementerian Sosial distribution of Government Social Assistance from the
2024 senilai Rp655.085.809.230, dan lain-lain senilai Ministry of Social Affairs 2024 amounting to
Rp142.048.148.836. Rp655,085,809,230, and others amounting to
Rp142,048,148,836.
63
Page 364
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 STATEMENTS (CONTINUED)
As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
11. ASET TETAP – BERSIH 11. FIXED ASSETS – NET
2024
Saldo Awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Saldo Akhir/
Beginning Balance Additions Deduction Reclassification Ending Balance
Harga Perolehan Acquisition Cost
Kepemilikan Langsung: Direct Ownership:
Tanah 168.016.853.317 - - - 168.016.853.317 Land
Gedung 1.247.072.082.108 6.962.383.881 - 77.810.070.460 1.331.844.536.449 Buildings
Kendaraan 13.142.203.672 160.183.375 - 25.717.470.805 39.019.857.852 Vehicles
Inventaris 1.242.914.183.677 29.694.686.979 - 1.493.409.331 1.274.102.279.987 Office Equipment
Sub Jumlah 2.671.145.322.774 36.817.254.235 - 105.020.950.596 2.812.983.527.605 Sub Total
Aset Hak-Guna: Right-of-Use Assets:
Bangunan 26.227.888.264 - (8.045.621.975) - 18.182.266.289 Buildings
Kendaraan 211.192.946.902 2.778.724.210 (3.774.713.058) (77.724.500.000) 132.472.458.054 Vehicles
Inventaris 81.804.618.773 139.153.968.750 - - 220.958.587.523 Office Equipment
Sub Jumlah 319.225.453.939 141.932.692.960 (11.820.335.033) (77.724.500.000) 371.613.311.866 Sub Total
Aset dalam Penyelesaian: Construction in Progress:
Gedung 106.430.649.100 81.090.954.269 - (27.296.450.596) 160.225.152.773 Buildings
Inventaris 25.278.696.119 10.032.278.599 - - 35.310.974.718 Office Equipment
Sub Jumlah 131.709.345.219 91.123.232.868 - (27.296.450.596) 195.536.127.491 Sub Total
Jumlah 3.122.080.121.932 269.873.180.063 (11.820.335.033) - 3.380.132.966.962 Total
Akumulasi Penyusutan Accumulated Depreciation
Kepemilikan Langsung: Direct Ownership:
Gedung (633.247.805.935) (51.691.672.045) - - (684.939.477.980) Buildings
Kendaraan (12.993.563.605) (11.787.330.018) - (53.789.351.090) (78.570.244.713) Vehicles
Inventaris (1.163.538.904.380) (47.692.534.716) - - (1.211.231.439.096) Office Equipment
Sub Jumlah (1.809.780.273.920) (111.171.536.779) - (53.789.351.090) (1.974.741.161.789) Sub Total
Aset Hak-Guna: Right-of-Use Assets:
Bangunan (12.046.083.160) (2.919.176.412) 2.717.019.247 - (12.248.240.325) Buildings
Kendaraan (183.121.247.591) (2.986.549.988) 3.701.797.404 53.789.351.090 (128.616.649.085) Vehicles
Inventaris (81.804.618.773) (19.722.609.744) - - (101.527.228.517) Office Equipment
Sub Jumlah (276.971.949.524) (25.628.336.144) 6.418.816.651 53.789.351.090 (242.392.117.927) Sub Total
Jumlah (2.086.752.223.444) (136.799.872.923) 6.418.816.651 - (2.217.133.279.716) Total
Nilai Buku Bersih 1.035.327.898.488 1.162.999.687.246 Net Book Value
64
Page 365
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 STATEMENTS (CONTINUED)
As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
11. ASET TETAP – BERSIH (Lanjutan) 11. FIXED ASSETS – NET (Continued)
2023
Saldo Awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Saldo Akhir/
Beginning Balance Additions Deduction Reclassification Ending Balance
Harga Perolehan Acquisition Cost
Kepemilikan Langsung: Direct Ownership:
Tanah 170.940.562.403 - (412.290) (2.923.296.796) 168.016.853.317 Land
Gedung 1.168.648.396.492 725.835.929 - 77.697.849.687 1.247.072.082.108 Buildings
Kendaraan 13.604.870.808 - (462.667.136) - 13.142.203.672 Vehicles
Inventaris 1.193.873.511.338 24.976.412.730 (34.207.181) 24.098.466.790 1.242.914.183.677 Office Equipment
Sub Jumlah 2.547.067.341.041 25.702.248.659 (497.286.607) 98.873.019.681 2.671.145.322.774 Sub Total
Aset Hak-Guna: Right-of-Use Assets:
Bangunan 9.311.386.898 16.916.501.366 - - 26.227.888.264 Buildings
Kendaraan 206.644.824.014 4.698.122.888 (150.000.000) - 211.192.946.902 Vehicles
Inventaris 81.804.618.773 - - - 81.804.618.773 Office Equipment
Sub Jumlah 297.760.829.685 21.614.624.254 (150.000.000) - 319.225.453.939 Sub Total
Aset dalam Penyelesaian: Construction in Progress:
Gedung 20.656.672.058 123.811.792.405 (511.236.200) (37.526.579.163) 106.430.649.100 Buildings
Inventaris 16.234.446.599 34.285.932.553 (406.269.199) (24.835.413.834) 25.278.696.119 Office Equipment
Sub Jumlah 36.891.118.657 158.097.724.958 (917.505.399) (62.361.992.997) 131.709.345.219 Sub Total
Jumlah 2.881.719.289.383 205.414.597.871 (1.564.792.006) 36.511.026.684 3.122.080.121.932 Total
Akumulasi Penyusutan Accumulated Depreciation
Kepemilikan Langsung: Direct Ownership:
Gedung (591.097.631.395) (45.256.092.583) - 3.105.918.043 (633.247.805.935) Buildings
Kendaraan (12.936.590.845) (519.639.895) 462.667.135 - (12.993.563.605) Vehicles
Inventaris (1.113.951.704.728) (49.617.307.428) 30.107.776 - (1.163.538.904.380) Office Equipment
Sub Jumlah (1.717.985.926.968) (95.393.039.906) 492.774.911 3.105.918.043 (1.809.780.273.920) Sub Total
Aset Hak-Guna: Right-of-Use Assets:
Bangunan (9.311.386.898) (2.734.696.262) - - (12.046.083.160) Buildings
Kendaraan (162.441.482.713) (20.764.764.878) 85.000.000 - (183.121.247.591) Vehicles
Inventaris (81.804.618.773) - - - (81.804.618.773) Office Equipment
Sub Jumlah (253.557.488.384) (23.499.461.140) 85.000.000 - (276.971.949.524) Sub Total
Jumlah (1.971.543.415.352) (118.892.501.046) 577.774.911 3.105.918.043 (2.086.752.223.444) Total
Nilai Buku Bersih 910.175.874.031 1.035.327.898.488 Net Book Value
65
Page 366
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
11. ASET TETAP – BERSIH (Lanjutan) 11. FIXED ASSETS – NET (Continued)
Alokasi pembebanan penyusutan adalah sebagai berikut: Depreciation expense was allocated as follows:
2024 2023
Beban Pokok Layanan (Catatan 23) 109.983.887.689 76.979.741.344 Cost of Services (Note 23)
Beban Umum dan Administrasi (Catatan 24) 26.815.985.234 41.912.759.702 General and Administrative Expense (Note 24)
Jumlah 136.799.872.923 118.892.501.046 Total
Pengurangan atas aset sewa guna kelompok bangunan The reduction in lease assets of the building group was due to
dikarenakan adanya penghentian kontrak sewa terkait dengan the termination of the lease contract related to the warehouse
sewa gudang untuk operasional PT Pos Logistik Indonesia. lease for the operations of PT Pos Logistik Indonesia.
Pada tanggal 31 Desember 2024 aset tetap bangunan, As of December 31, 2024, the Group's buildings, office
inventaris dan kendaraan Grup telah diasuransikan kepada equipments and vehicles were insured to
PT Asuransi Tri Pakarta berupa asuransi property all risk yang PT Asuransi Tri Pakarta in the form of property all risk
memberikan perlindungan atas risiko kerusakan/kerugian insurance which provides protection against risks of
gedung dan barang inventaris milik Grup akibat kebakaran, damage/loss to buildings and office equipments belonging to
banjir, huru hara, tanah longsor dan risiko lainnya. Nilai the Group due to fire, flood, civil commotion, land landslides
pertanggungan asuransi pada tanggal 31 Desember 2024 dan and other risks. As of December 31, 2024 and 2023, the
2023 masing-masing sebesar Rp1.531.161.660.926 dan insurance coverage amounted to Rp1,531,161,660,926 and
Rp1.528.570.619.626. Nilai premi yang dibayarkan untuk Rp1,528,570,619,626, respectively. The value of the premium
asuransi aset tetap adalah sebesar Rp3.750.000.000 dengan paid for fixed asset insurance is Rp3,750,000,000 with the
metode pembayaran secara termin setiap semesternya. payment method on a semi-annual basis.
Perusahaan asuransi yang digunakan Grup dalam The insurance used by the Group are third parties and are not
mengasuransikan asetnya merupakan pihak ketiga dan tidak affiliated with the Group.
terafiliasi dengan Grup.
Jenis pemilikan hak atas tanah milik Perusahaan seluruhnya The Company owned its land through land rights known as
berupa “Hak Guna Bangunan (HGB)”. Hak atas tanah tersebut “Right to Build” (HGB). The land rights will expire on
akan berakhir dalam berbagai tanggal dari tahun 2028 sampai various dates from 2028 until 2030. The Management believes
dengan tahun 2030. Manajemen berpendapat bahwa hak atas that the land rights can be renewed or extended when they
tanah tersebut dapat diperbaharui atau diperpanjang kembali expire.
pada saat jatuh tempo.
Berdasarkan hasil penelaahan Manajemen, tidak terdapat Based on Management review, there are no indications of
indikasi penurunan nilai aset tetap. impairment of fixed assets.
Pengurangan aset tetap dikarenakan adanya penjualan aset The deduction in fixed assets is due to the sale of fixed assets
tetap dengan rincian sebagai berikut: with the following details:
Selain yang diungkapkan diatas, terdapat pelepasan aset tetap In addition to those disclosed above, there were disposals of
yang disebabkan karena disposal dan penyesuaian pada tahun fixed assets due to disposal and adjustments in 2024 and 2023
2024 dan 2023 masing-masing sebesar nihil dan amounting to nil and Rp921,604,805, respectively.
Rp921.604.805.
Aset tetap Grup tidak digunakan sebagai jaminan atas utang The Group's fixed assets are not used as collateral for bank or
bank ataupun utang lainnya. other debts .
66
Page 367
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
12. PROPERTI INVESTASI 12. INVESTMENT PROPERTIES
Properti investasi merupakan aset tanah atau bangunan atau Investment properties consist of lands or buildings or parts of
bagian dari suatu bangunan atau kedua-duanya yang dikuasai a building or both which are controlled by the owner or tenant
oleh pemilik atau penyewa (lessee) melalui sewa pembiayaan (lessee) through financial lease used to generate rental income
untuk menghasilkan sewa atau kenaikan nilai atau kedua- or increasing its value or both and not used for operational
duanya dan tidak digunakan untuk kegiatan operasional. activities.
Rincian saldo dan mutasi properti investasi untuk tahun-tahun Balances and movements of investment properties for the
yang berakhir pada 31 Desember 2024 dan 2023 adalah years ended December 31, 2024 and 2023 are as follows:
sebagai berikut:
2024
Saldo Awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Revaluasi/ Saldo Akhir/
Beginning Balance Additions Deduction Reclassification Revaluation Ending Balance
Aset Assets
Tanah 6.100.990.310.000 - - - 157.730.542.000 6.258.720.852.000 Land
Bangunan 485.770.416.000 - - - 40.568.462.800 526.338.878.800 Buildings
Jumlah 6.586.760.726.000 - - - 198.299.004.800 6.785.059.730.800 Total
2023
Saldo Awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Revaluasi/ Saldo Akhir/
Beginning Balance Additions Deduction Reclassification Revaluation Ending Balance
Aset Assets
Tanah 5.496.220.390.000 - - 2.904.593.619 601.865.326.381 6.100.990.310.000 Land
Bangunan 537.620.716.700 - - (43.271.491.522) (8.578.809.178) 485.770.416.000 Buildings
Jumlah 6.033.841.106.700 - - (40.366.897.903) 593.286.517.203 6.586.760.726.000 Total
Aset properti investasi dicatat menggunakan metode nilai Investment property assets are recorded using the fair value
wajar atau berdasarkan nilai pasar dimana pada saat penetapan method or based on market value where at the time of initial
awal terdapat perubahan metode pencatatan dari metode biaya determination there is a change in the recording method from
menjadi metode nilai wajar, kenaikan/penurunan nilai dicatat the cost method to the fair value method, the increase/decrease
sebagai bagian dari laba rugi. in value is recorded as part of profit or loss.
Skema kerjasama yang dilakukan oleh Perusahaan dalam The cooperation scheme carried out by the Company in
mengelola aset properti terbagi menjadi 3 jenis berdasarkan managing property assets is divided into 3 types based on
cluster luasan aset yaitu sewa murni (tenant sekolah/kampus asset area clusters, namely pure rent (school/campus tenants
dan perkantoran), kerja sama (Creative Hub dan Shopping and offices), cooperation (Creatice Hub and Shopping
Center), swakelola (Co-living, Co-working dan Hotel/Guest Center), self-management (Co-living, Co-working and
House). Hotel/Guest House)
Pada 31 Desember 2024 aset properti Perusahaan telah dinilai As of December 31, 2024, the Company’s property assets has
oleh KJPP Asmawi dan Rekan, laporan hasil KJPP telah been assessed by KJPP Asmawi and Partners, the KJPP
diterbitkan Nomor 01081/2-0119-00/PI/11/0222/1/XII/2024 results report has been issued Number
tanggal 31 Desember 2024. 01081/2-0119-00/PI/11/0222/1/XII/2024 dated December 31,
2024.
Tujuan penilaian aset properti investasi Grup adalah untuk The purpose of valuation of the Group’s investment property
penyusunan laporan keuangan bukan untuk tujuan perpajakan. assets is for the preparation of financial statements, not for
Metode yang digunakan dalam penilaian aset properti taxation purposes. The methods used in the appraisal of
menggunakan pendekatan biaya dan sesuai dengan tujuan aset property assets that have been carried out using a cost
tersebut untuk didayagunakan dan komersialisasi aset dalam approach and in accordance with the objectives of those assets
pelaporan keuangan. to be utilized and commercialized assets in financial
reporting.
Berdasarkan Keputusan Direksi Nomor KD.103/DIR-1/1223 Based on the Decree of the Board of Directors Number
tanggal 10 Desember 2023, Perusahaan menetapkan kembali 16 KD.103/DIR-1/1223 dated December 10, 2023, the Company re-
titik aset baru sebagai aset properti investasi mengingat designated 16 new asset points as investment property assets
pemanfaatan aset tersebut telah dapat dikategorikan sebagai properti considering that the utilization of these assets can be categorized as
investasi. investment property.
Per 31 Desember 2024 terdapat kenaikan properti investasi As of December 31, 2024, there was an increase in investment
sebesar Rp198.299.004.800 yang dicatat dalam pendapatan properties of Rp198,299,004,800 which was recorded in other
lainnya setelah eliminasi (Catatan 25). income after elimination (Note 25).
67
Page 368
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
13. ASET TAKBERWUJUD 13. INTANGIBLE ASSETS
Aset takberwujud Grup sepenuhnya dipergunakan untuk The Group's intangible assets are fully used to support the
menunjang proses operasional Grup, adapun batasan Group’s operational process, while the limitation of the
kapitalisasi aset takberwujud Grup adalah pembiayaan Group’s intangible asset capitalization is a minimum
minimal Rp1.000.000 untuk aset takberwujud dan financing of Rp1,000,000 of intangible assets and
Rp10.000.000 untuk biaya yang ditangguhkan. Aset tak Rp10,000,000 of deferred costs. Intangible assets owned by
berwujud yang dimiliki Grup berupa aplikasi software, jasa the Group in the form of software applications, business
konsultan bisnis, dan jasa riset. consulting services, and research services.
2024
Saldo Awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Saldo Akhir/
Beginning Balance Additions Deduction Reclassification Ending Balance
Harga Perolehan Acquisition Cost
Perangkat Lunak Business
Transformasi Bisnis Transformation
dalam Penyelesaian 42.743.057.940 13.736.634.672 - (26.237.098.730) 30.242.593.882 Software in Process
Business
Perangkat Lunak Transformation
Transformasi Bisnis 237.005.324.118 14.141.736.734 - 26.237.098.730 277.384.159.582 Software
Biaya yang
Ditangguhkan 37.782.247.199 9.639.808.392 - - 47.422.055.591 Deferred Charge
Sub Jumlah 317.530.629.257 37.518.179.798 - - 355.048.809.055 Sub Total
Akumulasi Amortisasi Accumulated Amortization
Business
Perangkat Lunak Transformation
Transformasi Bisnis (176.696.364.392) (23.443.028.679) - - (200.139.393.071) Software
Biaya yang
Ditangguhkan (28.868.713.809) (4.265.730.849) - - (33.134.444.658) Deferred Charge
Sub Jumlah (205.565.078.201) (27.708.759.528) - - (233.273.837.729) Sub Total
Jumlah 111.965.551.056 121.774.971.326 Total
2023
Saldo Awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Saldo Akhir/
Beginning Balance Additions Deduction Reclassification Ending Balance
Harga Perolehan Acquisition Cost
Perangkat Lunak Business
Transformasi Bisnis Transformation
dalam Penyelesaian 14.668.796.428 46.046.024.955 - (17.971.763.443) 42.743.057.940 Software in Process
Business
Perangkat Lunak Transformation
Transformasi Bisnis 201.802.389.287 16.481.921.388 - 18.721.013.443 237.005.324.118 Software
Biaya yang
Ditangguhkan 27.318.103.458 10.464.143.741 - 37.782.247.199 Deferred Charge
Sub Jumlah 243.789.289.173 72.992.090.084 - 749.250.000 317.530.629.257 Sub Total
Akumulasi Amortisasi Accumulated Amortization
Business
Perangkat Lunak Transformation
Transformasi Bisnis (156.252.603.921) (20.443.760.471) - - (176.696.364.392) Software
Biaya yang
Ditangguhkan (27.016.960.254) (1.851.753.555) - - (28.868.713.809) Deferred Charge
Sub Jumlah (183.269.564.175) (22.295.514.026) - - (205.565.078.201) Sub Total
Jumlah 60.519.724.998 111.965.551.056 Total
Aset takberwujud berupa perangkat lunak termasuk pelatihan Intangible assets represent software including training and
dan implementasi dalam rangka menunjang kegiatan usaha implementation that are used to support business activities the
Grup, seperti sistem operasi, layanan jasa keuangan, dan Group such as operating systems, financial services, and
pengolahan data akuntansi dalam pelaporan keuangan. accounting system used in financial reporting.
Biaya yang ditangguhkan merupakan pengurusan sertifikat Deferred costs represent deferred maintenance of the
bukan hak milik (Hak Guna Bangunan/Hak Guna Usaha) yang certificates which are not property rights (Building Use
diamortisasi selama 4 tahun dengan metode garis lurus. Rights/Operating Use Rights) which are amortized over 4
years using the straight-line method.
68
Page 369
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
13. ASET TAKBERWUJUD (Lanjutan) 13. INTANGIBLE ASSETS (Continued)
Pembebanan amortisasi adalah sebagai berikut: Amortization expense was allocated as follows:
2024 2023
Pemilikan Langsung: Direct Acquisitions:
Beban Pokok Layanan (Catatan 23) 17.367.446.556 13.539.777.558 Cost of Services (Note 23)
Beban Umum dan Administrasi (Catatan 24) 10.341.312.972 8.755.736.468 General and Administrative Expense (Note 24)
Jumlah 27.708.759.528 22.295.514.026 Total
14. ASET TIDAK LANCAR LAINNYA 14. OTHER NON - CURRENT ASSETS
2024 2023
Piutang Kerugian Grup 337.162.247.521 285.768.747.682 Receivable from the Group's Losses
Cadangan Kerugian Penurunan Allowance for Impairment on Receivable
atas Kerugian Grup (323.350.438.754) (271.956.938.915) from The Group's Losses
Piutang Kerugiaan Grup - Neto 13.811.808.767 13.811.808.767 Receivable from the Group's Losses - Net
Klaim Lebih Bayar Pajak - 41.848.358.590 Claim for Tax Refund
Biaya Dibayar di M uka Jangka Panjang 86.335.012.641 35.895.066.132 Long-term Prepaid Expenses
Aset Sitaan - 14.507.000.000 Confiscated Assets
Bank Garansi 3.312.415.581 5.098.075.601 Guarantee Bank
Aset Jaminan 198.016.023 246.116.022 Guarantee Assets
Aset Lainnya 378 378 Other Assets
Sub Jumlah 89.845.444.623 97.594.616.723 Sub Total
Jumlah 103.657.253.390 111.406.425.490 Total
Mutasi cadangan penurunan nilai piutang atas kerugian Grup Movement of allowance for impairment losses on receivable
adalah sebagai berikut : from the Group’s losses are as follows:
2024 2023
Saldo Awal 271.956.938.915 271.087.858.903 Beginning Balance
Pemulihan Akumulasi Penyisihan Piutang Recovery of Accumulated Allowance
Kerugian Perusahaan (34.199.034.936) (5.680.816.729) Receivable from Company's Losses
Reklasifikasi dari Akumulasi Penyisihan Reclassification from Accumulated
Piutang Kerugian Perusahaan 85.592.534.775 6.549.896.741 Allowance Receivable from Company's Losses
Jumlah 323.350.438.754 271.956.938.915 Total
Piutang kerugian Grup merupakan piutang yang tidak tertagih Receivable from the Group’s losses represent the uncollectible
sesuai tingkat kolektibilitas untuk piutang usaha dan piutang of trade receivables and other receivables according to the
lainnya. Nilai buku tercatat merupakan aset yang dapat collectibility level. Net book value is an asset that can be
dijaminkan kepada Grup. guaranteed to the Group.
Berdasarkan penelaahan terhadap kondisi akun piutang According to examination of the receivables from the Group’s
kerugian Grup pada akhir periode pelaporan, Manajemen losses at the end of the period, the Management believes that
berpendapat bahwa pencadangan kerugian atas penurunan the allowance for impairment of receivables has been
nilai piutang sudah memadai untuk menutupi kerugian yang adequate to cover the losses arising from uncollectible
mungkin timbul apabila terdapat piutang yang tidak tertagih receivables as of December 31, 2024 and 2023.
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.
Pada tahun 2024, telah terjadi pelepasan aset sitaan dari entitas In 2024, there was a release of confiscated assets from a
anak perusahaan (PT Pos Finansial Indonesia) ke PT Pos subsidiary entity (PT Pos Finansial Indonesia) to PT Pos
Properti Indonesia. Properti Indonesia.
69
Page 370
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
14. ASET TIDAK LANCAR LAINNYA (Lanjutan) 14. OTHER NON - CURRENT ASSETS (Continued)
Klaim lebih bayar pajak penghasilan merupakan jumlah Claim for overpayment of income tax is the amount of
keberatan yang diajukan oleh Perusahaan atas SKPLB untuk objections filed by the Company on the SKPLB for 2015 (Note
tahun 2015 (Catatan 16g). Berdasarkan Putusan Mahkamah 16g). Based on the Decision of the Supreme Court of the
Agung Republik Indonesia Nomor 4447/B/PK/Pjk/2024 Republic of Indonesia Number 4447/B/PK/Pjk/2024 dated
tanggal 22 Oktober 2024, Mahkamah Agung Republik October 22, 2024, the Supreme Court of the Republic of
Indonesia memutuskan menolak permohonan peninjauan Indonesia decided to reject the application for judicial review
kembali dari Perusahaan dan menyatakan gugatan dari from the of Company and stated that the lawsuit from the
Perusahaan tidak diterima. Jumlah keberatan yang diajukan Company was not accepted. The amount of objections filed by
oleh Perusahaan dicadangkan seluruhnya. the Company was reserved in full.
Aset lainnya merupakan aset kendaraan roda 2 dan roda 4 yang Other assets represent assets of 2-wheeler vehicle and
tidak laku terjual selama lelang tahun 2010 dan tahun 2015. 4-wheeler vehicle which are not sold during auction in 2010
Kendaraan tersebut merupakan bekas kendaraan operasional and 2015. The vehicle is a secondhand operational vehicle
yang telah habis masa manfaatnya dan tidak dioperasionalkan that has expired its benefits and is not operationalized again
kembali sebanyak 377 unit dan 1 unit aset yang belum dilelang as many as 377 units and 1 unit of assets that have not been
pada tahun 2023. Mutasi aset lainnya adalah sebagai berikut: auctioned in 2023.
2024 2023
Saldo Awal 378 377 Beginning Balance
Penambahan Addition
Nilai Perolehan Kendaraan - 200.000.000 Acquisition Cost of Vehicle
Akumulasi Penyusutan Kendaraan - (199.999.999) Accumulated Depreciation Vehicle
Pengurangan - - Deduction
Jumlah 378 378 Total
15. UTANG USAHA 15. TRADE PAYABLES
Utang usaha merupakan kewajiban Grup kepada vendor atas Trade payables is the Group's obligation to vendors for
transaksi operasional serta kepada mitra biller atas transaksi operational transactions and to biller partners for settlement
settlement biller. biller transactions.
2024 2023
Utang Layanan Keuangan Weselpos Financial Services
Weselpos Payables
Weselpos Kemitraan Dalam Negeri 9.409.339.778 8.638.435.352 Weselpos Domestic Subscription
Weselpos Remittance 3.374.362.726 3.912.021.550 Weselpos Remittance
Sub Jumlah 12.783.702.504 12.550.456.902 Sub Total
Utang Layanan Keuangan Giropos Giropos Financial Services Payable
Giropos 79.276.578.206 52.346.984.948 Giropos
Sub Jumlah 79.276.578.206 52.346.984.948 Sub Total
Utang Pospay Pospay Services Payables
Kemitraan Perbankan Banking Partner
Tabungan E-Batara dan Setoran BTN 2.827.986.388 - E-Batara Saving and BTN Deposits
Angsuran Asuransi dan M itra Lainnya 364.279.500 1.088.401.930 Installment Insurance and Other Partners
Angsuran Kredit CIM B Niaga 225.385.200 543.533.243 Installment Loan from CIMB Niaga
Sub Jumlah 3.417.651.088 1.631.935.173 Sub Total
70
Page 371
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
15. UTANG USAHA (Lanjutan) 15. TRADE PAYABLES (Continued)
2024 2023
Kemitraan Pembiayaan Leasing Partner
Angsuran Kredit Adira Finance 16.566.770.886 10.516.738.045 Installment Loan from Adira Finance
Angsuran Kredit M ega Auto Finance 7.986.733.033 1.062.753.632 Installment Loan from Mega Auto Finance
Angsuran Kredit M andiri Tunas Finance 6.336.442.855 3.762.753.783 Installment Loan from Mandiri Tunas Finance
Angsuran Kredit Astra Credit Company 4.495.449.500 - Installment Loan from Astra Credit Company
Angsuran Kredit M andiri Utama Finance 3.576.990.843 3.815.719.485 Installment Loan from Mandiri Utama Finance
Angsuran Kredit Bussan Auto Finance 2.565.074.955 5.796.242.799 Installment Loan from Bussan Auto Finance
Angsuran Kredit FIF Finance 2.212.579.462 4.236.224.548 Installment Loan from FIF Finance
Angsuran Kredit Summit Oto Finance 1.290.650.850 593.416.010 Installment Loan from Summit Oto Finance
Angsuran OTO Kredit M obil 874.733.250 1.539.574.240 Installment Loan from OTO Kredit Mobil
Angsuran Kredit Clipan Finance 836.349.646 1.241.638.942 Installment Loan from Clipan Finance
Angsuran Kredit Jaccs M PM Finance 787.507.000 883.625.500 Installment Loan from Jaccs MPM Finance
Angsuran Kredit Installment Loan from
Indomobil Finance Indonesia 444.330.664 536.467.858 Indomobil Finance Indonesia
Angsuran Kredit Suzuki Finance - 1.234.810.635 Installment Loan from Suzuki Finance
Nusa Surya Ciptadana (NSC) - 585.835.023 Nusa Surya Ciptadana (NSC)
Angsuran Kredit Artha Asia Finance - 245.779.715 Installment Loan from Artha Asia Finance
Angsuran Kredit Pembiayaan Lainnya 8.243.813.197 6.887.146.851 Installment Loan from Others
Sub Jumlah 56.217.426.141 42.938.727.066 Sub Total
Kemitraan Biller Biller Partnership
E-Wallet 5.567.919.000 4.285.841.424 E-Wallet
Kemitraan Billers Lainnya 5.536.580.255 1.155.633.652 Other Billers Partnership
BPJS Kesehatan 4.884.558.129 576.999.996 BPJS Health
Penbayaran Gadai Pengadaian 4.239.542.176 - Pegadaian Pawn Payment
Pembayaran Rekening Listrik 2.848.722.789 - Electricity Payment
Setoran Telekomunikasi dan Seluler 467.304.899 291.731.715 Payment of Cellular Telecommunication
Penjualan Tiket 28.664.550 27.969.500 Sales of Ticket
Setoran PAM /PDAM 22.480.127 547.231.472 Payment of Water - PAM/PDAM
E-Commerce - 533.457.580 E-Commerce
Setoran TV Kabel - 60.155.072 Cable TV Deposits
Sub Jumlah 23.595.771.925 7.479.020.411 Sub Total
Utang Ritel dan Properti Trade Retail and Property
Jasa Properti 2.284.019.968 663.654.836 Property Service
M aterai 123.120.000 - Stamp Duty
Konsinyasi Lainnya Other Consignment
(Sampul, Percetakan) 464.758.052 597.312.833 (Cover, Printing)
Sub Jumlah 2.871.898.020 1.260.967.669 Sub Total
Utang Layanan dan Pos Internasional International Post Service Payables
Terminal Dues 97.918.640.664 98.596.095.784 Terminal Dues
Embalance EM S 17.615.173.906 20.850.540.816 Embalance EMS
Inward Land Rate 12.512.765.858 16.768.276.104 Inward Land Rate
IACD/Service Interior 951.456.940 1.108.240.824 IACD/Service Interior
Layanan Pos Domestik 111.814.000 135.607.838 Domestic Post Service
E-Parcel 323.175.352 - E-Parcel
Sub Jumlah 129.433.026.720 137.458.761.366 Sub Total
Utang Usaha Biaya 343.820.937.781 218.653.323.077 Cost Payables
Utang Angsuran Kredit - 34.740.070 Bank Credit Installment Payables
Sub Jumlah 343.820.937.781 218.688.063.147 Sub Total
Jumlah 651.416.992.385 474.354.916.682 Total
Utang usaha biaya merupakan saldo utang usaha atas transaksi Cost payables is the balance of account payables for operational
beban operasional yang belum dibayarkan ke vendor Grup, proses expense transactions that have not been paid to the Group's
pembayaran dilakukan secara terjadwal mengikuti aturan Grup vendors, the payment process is carried out on a scheduled basis
yaitu setiap Jumat untuk vendor internal dan setiap tanggal 15 dan following the Group's rules, which are every Friday for internal
30 untuk vendor eksternal. vendors and every 15th and 30th for external vendors.
71
Page 372
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
15. UTANG USAHA (Lanjutan) 15. TRADE PAYABLES (Continued)
Utang layanan jasa keuangan weselpos merupakan saldo utang Weselpos financial service payables is a balance of remittance debt
kiriman uang yang belum diambil oleh penerima. Saldo utang that has not been taken by the recipient of the remittance. The
weselpos dapat dibagi menjadi dua kategori, yaitu saldo wesel balance of weselpos financial service payables is grouped into 2,
kemitraan yang bekerja sama dengan beberapa vendor pengiriman which are the balance of partnership money orders in collaboration
uang, dan weselpos yang merupakan produk wesel yang dikelola with several remittance vendors and weselpos which are products
oleh Grup. managed by the Group.
Utang layanan jasa keuangan Pospay harus diselesaikan oleh Pospay financial services payables should be completed by the
Grup dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan masing- Group within a specified period in accordance with their
masing Perjanjian Kerja Sama dengan para mitra yaitu antara respective cooperation agreement with the partners which is
2 hari setelah tanggal transaksi sampai dengan tanggal 20 between two days after the date of transaction until the 20th
setiap bulan. Jika melebihi jangka waktu tertentu tersebut day of every month. If it exceeds a certain period, the Group
Grup akan dikenakan denda antara 1 permil sampai dengan will be fined of 1 permil until 5% for each day of delay.
5% untuk setiap hari keterlambatan.
Utang layanan jasa keuangan giropos merupakan saldo Giropos financial service payables is a deposited balance of
mengendap dari outstanding dana virtual account pelanggan. outstanding customer virtual account funds. The customer account
Akun pelanggan tersebut dipotong dengan biaya pemeliharaan is deducted from the account maintenance fee for general purposed
rekening untuk rekening yang bersifat umum, tetapi untuk accounts, but for speciallized bank accounts such as accounts used
rekening yang bersifat khusus seperti rekening yang for the distribution of government or private funds are not deducted
digunakan untuk penyaluran dana pemerintah ataupun swasta with maintenance costs such as disbursement of cash social
tidak dipotong dengan biaya pemeliharaan seperti penyaluran assistance funds and payment of pension salaries.
dana bantuan sosial tunai dan pembayaran gaji pensiun.
Utang layanan jasa keuangan weselpos dan pospay akan Weselpos and Pospay financial service payables will be settled
diselesaikan pada H+0, H+1, dan H+2 sesuai dengan at H+0, H+1, and H+2 in accordance with the cooperation
perjanjian kerjasama untuk masing-masing mitra yang agreement for each partner who cooperates with the Group.
bekerjasama dengan Grup.
Eksposur maksimum terhadap risiko likuiditas pada akhir The maximum exposure to liquidity risk at the end of the
periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat utang usaha reporting period is the carrying amount of trade payable as
sebagaimana yang diungkapkan di Catatan 29. disclosed in Note 29.
16. PERPAJAKAN 16. TAXATION
a. Pajak Dibayar di Muka a. Prepaid Taxes
2024 2023
Perusahaan The Company
Pajak Pertambahan Nilai 481.555.228 - Value Added Tax
Entitas Anak Subsidiaries
Pajak Pertambahan Nilai 893.527.380 592.283.336 Value Added Tax
Pajak Penghasilan: Income Taxes:
Pasal 28a - - Arcticle 28a
Pajak Lainnya 131.902.353 - Other Taxes
Jumlah 1.506.984.961 592.283.336 Total
b. Utang Pajak b. Taxes Payable
2024 2023
Perusahaan: The Company:
Pajak Pertambahan Nilai 36.021.988.035 23.051.466.343 Value Added Tax
PPN WAPU 8.750.299.835 6.258.669.052 Value Added Tax WAPU
Pajak Penghasilan: Income Taxes:
Pasal 21 21.953.266.037 19.211.180.130 Article 21
Pasal 22 89.696.295 230.010.636 Article 22
Pasal 23 3.048.200.948 3.972.225.599 Article 23
Pasal 4(2) 1.495.932.696 934.763.744 Article 4(2)
Pajak Lainnya - 174.451.076 Other Taxes
72
Page 373
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
16. PERPAJAKAN (Lanjutan) 16. TAXATION (Continued)
b. Utang Pajak (Lanjutan) b. Taxes Payable (Continued)
2024 2023
Entitas Anak: Subsidiaries:
Pajak Pertambahan Nilai 815.438.301 1.607.811.131 Value Added Tax
Pajak Penghasilan: Income Taxes:
Pasal 21 200.608.556 419.310.192 Article 21
Pasal 23 1.150.392.217 1.981.743.441 Article 23
Pasal 25 10.562.530 15.836.278 Article 25
Pasal 29 680.132.292 2.315.426.644 Article 29
Pasal 4(2) 2.434.823.327 357.791.944 Article 4(2)
Pajak Lainnya 241.105.099 38.760.807 Other Taxes
Jumlah 76.892.446.168 60.569.447.017 Total
c. Taksiran Pajak Penghasilan Tahun Berjalan c. Estimated Current Income Tax
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak penghasilan menurut The reconciliation between consolidated profit before income
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain tax, as shown in the consolidated statement of profit or loss and
konsolidasian dengan taksiran penghasilan kena pajak untuk other comprehensive income and estimated taxable income for
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 the years ended December 31, 2024 and 2023 are as follows:
adalah sebagai berikut:
2024 2023
Laba Sebelum Pajak Penghasilan M enurut Profit before Income Tax per Consolidated
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Statement of Profit or Loss and
Komprehensif Lain Konsolidasian 741.155.820.060 701.891.502.784 Other Comprehensive Income
Dikurangi: Less:
Laba Entitas Anak yang Dikonsolidasi Profit of Consolidated Subsidiaries
Sebelum Pajak Penghasilan dan Eliminasi 23.810.893.356 31.211.824.422 Before Income Tax and Elimination
Laba Sebelum Pajak Profir Before Income
Penghasilan - Perusahaan 764.966.713.416 733.103.327.206 Tax - Company
Beda Tetap: Permanent Differences
Bantuan Pelayanan Publik LPU (366.844.830.481) (366.120.584.914) Public Service of UPS
Selisih Nilai Wajar Properti Difference in Fair Value of Investment
Investasi (198.299.004.800) (180.908.787.300) Properties
SKPKB Denda Pajak dan Pajak Final 17.343.085.246 22.416.023.429 Tax Penalty and Final Tax
Tunjangan Pangan dan Duka Pensiun 55.725.312.252 55.024.775.831 Allowance For Meals And Pension
Pembinaan Jasmani dan Rohani 5.130.191.935 1.445.705.800 Physical and Spiritual Guidance
Pemasaran Properti - 107.734.832.157 Property Marketing
Sumbangan dan Bencana Alam 45.678.930 49.540.000 Donation and Disaster
Pendapatan yang Dikenakan PPh Final (27.082.336.708) (58.821.064.097) Income Already Subjected to Final Income Tax
Penyusutan (4.760.441.396) (298.948.783) Depreciation
Lainnya 57.439.998.703 (71.514.399.975) Others
Jumlah Beda Tetap (461.302.346.319) (490.992.907.852) Total Permanent Differences
Beda Waktu: Timing Differences:
Liabilitas Imbalan Kerja 20.149.190.472 (43.629.000.714) Employee Benefit Liabilities
Provisi (Pemulihan) Penurunan Provision (Recovery) for
Nilai 224.466.814 87.847.586.791 Impairment of Receivables
Penyusutan 22.096.498.510 - Depreciation
Leasing (13.628.071.350) - Leasing
Jumlah Beda Waktu 28.842.084.446 44.218.586.077 Total Timing Differences
Taksiran Laba Fiskal Perusahaan Estimated Taxable Income of
Tahun Berjalan 332.506.451.543 286.329.005.431 the Company Current Year
73
Page 374
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
16. PERPAJAKAN (Lanjutan) 16. TAXATION (Continued)
c. Taksiran Pajak Penghasilan Tahun Berjalan c. Estimated Current Income Tax (Continued)
(Lanjutan)
2024 2023
Rugi Fiskal Tahun Sebelumnya Tax Loss Carry Forward
Tahun 2022 (40.603.061.985) (40.603.061.985) Year 2022
Tahun 2021 (154.490.936.592) (154.490.936.592) Year 2021
Tahun 2020 (152.511.331.472) (152.511.331.472) Year 2020
Tahun 2019 (733.536.207.230) (733.536.207.230) Year 2019
Tahun 2018 - (453.970.147.338) Year 2018
Jumlah Rugi Fiskal Tahun Sebelumnya (1.081.141.537.279) (1.535.111.684.617) Total Tax Loss Carry Forward
Taksiran Penghasilan Kena Pajak Estimated Taxable Loss After Compensation of
Setelah Kompensasi Rugi Fiskal (748.635.085.736) (1.248.782.679.186) Tax Loss Carry Forward
Taksiran Laba (Rugi) Kena Pajak Estimated Taxable Income (Loss)
Perusahaan (748.635.085.736) (1.248.782.679.186) The Company
Entitas Anak Subsidiaries
PT Pos Logistik Indonesia 1.630.520.000 (2.377.907.000) PT Pos Logistic Indonesia
PT Pos Finansial Indonesia (2.865.969.000) (6.826.800.000) PT Pos Finansial Indonesia
PT Pos Properti Indonesia 1.891.301.000 576.138.000 PT Pos Properti Indonesia
Jumlah (747.979.233.736) (1.257.411.248.186) Total
Beban Pajak Kini Konsolidasian Consolidated Current Tax Expense
Perusahaan - Penyesuaian Hasil Pemeriksaan The Company - Adjustment of
Fiskus Tahun Sebelumnya 1.776.402.789 193.336.281 Previous Year's Audit Result
Entitas Anak Subsidiaries
PT Pos Logistik Indonesia 358.714.472 1.075.185.346 PT Pos Logistic Indonesia
PT Pos Finansial Indonesia - - PT Pos Finansial Indonesia
PT Pos Properti Indonesia 416.086.220 126.750.360 PT Pos Properti Indonesia
Jumlah Beban Pajak Kini Konsolidasian 2.551.203.481 1.395.271.987 Total Consolidated Current Tax Expense
Mengacu pada SKPLB No 00027/406/22/093/24 tanggal 20 Referring to the SKPLB No. 00027/406/22/093/24 dated May
Mei 2024 atas pemeriksaan pajak tahun 2022, hasil 20, 2024 for the 2022 tax audit, the results of the tax audit found
pemeriksaan pajak didapati kekurangan pembayaran pajak a shortfall in the Company's 2022 income tax payment of
penghasilan tahun 2022 Perusahaan sebesar Rp1.776.402.789. Rp1,776,402,789. Based on applicable standards, the excess is
Berdasarkan standar yang berlaku kelebihan tersebut dicatat recorded as the Company 's Current Tax.
sebagai Pajak Kini Perusahaan.
74
Page 375
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 STATEMENTS (CONTINUED)
As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
16. PERPAJAKAN (Lanjutan) 16. TAXATION (Continued)
d. Pajak Tangguhan d. Deferred Tax
Dikreditkan Dibebankan ke
(Dibebankan) ke Penghasilan
Laba Rugi/ Komprehensif Lain/
Credited Charged to Other
(Charged) to Profit Comprehensive Penyesuaian/
2023 or Loss Income Adjustment 2024
Aset (Liabilitas) Deferred Tax
Pajak Tangguhan Assets (Liabilities)
Perusahaan: of the Company:
Cadangan Kerugian Penurunan Allowance for Impairment
Nilai Piutang dan Uang M uka 110.913.883.249 49.382.696 - - 110.963.265.945 of Trade Receivables and Advance
Imbalan Pasca Kerja 243.098.011.502 4.432.821.904 (25.969.924.109) - 221.560.909.297 Employee Benefits
Pembayaran Sewa Pembiayaan (20.186.878.886) (2.998.175.697) - - (23.185.054.583) Payment of Finance Leases
Penyusutan Aset Hak Guna 17.370.976.893 4.861.229.672 - - 22.232.206.565 Depreciation Right-of-use Assets
Sub Jumlah 351.195.992.758 6.345.258.575 (25.969.924.109) - 331.571.327.224 Sub Total
Aset (Liabilitas) Deferred Tax
Pajak Tangguhan Assets (Liabilities)
Entitas Anak: Subsidiaries:
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Piutang 11.650.017.641 1.312.551.102 - - 12.962.568.743 Allowance for Impairment of Trade Receivables
Imbalan Pasca Kerja 554.223.116 125.082.055 15.333.121 12.996.038 707.634.330 Employee Benefits
Penurunan Nilai Saham - 341.893.944 - - 341.893.944
Penyusutan Aset Tetap 175.348.117 1.222.996.069 - - 1.398.344.186 Depreciation of Fixed Assets
Penyusutan Aset Sewa Guna Usaha (6.183.293.437) - - - (6.183.293.437) Depreciation of Leased Assets
Penyisihan Piutang Usaha 12.704.141.539 (4.047.450) - - 12.700.094.089 Allowance for Trade Receivable
Penyisihan Piutang Lain-lain 3.786.547.926 110.000.000 - - 3.896.547.926 Allowance for Other Receivable
Pendapatan yang M asih Harus Diterima 6.244.273.944 - - - 6.244.273.944 Accrued Revenue
Aset Hak Guna (100.263.168) (565.158.968) - - (665.422.136) Right-of-use Assets
Rugi Fiskal 8.090.287.621 (358.714.472) - - 7.731.573.149 Fiscal Loss
Sub Jumlah 36.921.283.299 2.184.602.280 15.333.121 12.996.038 39.134.214.738 Sub Total
Jumlah 388.117.276.057 8.529.860.855 (25.954.590.988) 12.996.038 370.705.541.962 Total
75
Page 376
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 STATEMENTS (CONTINUED)
As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
16. PERPAJAKAN (Lanjutan) 16. TAXATION (Continued)
d. Pajak Tangguhan (Lanjutan) d. Deferred Tax (Continued)
Dikreditkan Dibebankan ke
(Dibebankan) ke Penghasilan
Laba Rugi/ Komprehensif Lain/
Credited Charged to Other
(Charged) to Profit Comprehensive Penyesuaian/
2022 or Loss Income Adjustment 2023
Aset (Liabilitas) Deferred Tax
Pajak Tangguhan Assets (Liabilities)
Perusahaan: of the Company:
Cadangan Kerugian Penurunan Allowance for Impairment
Nilai Piutang dan Uang M uka 91.587.414.155 19.326.469.094 - - 110.913.883.249 of Trade Receivables and Advance
Imbalan Pasca Kerja 265.403.584.218 (9.598.380.157) (12.707.192.559) - 243.098.011.502 Employee Benefits
Pembayaran Sewa Pembiayaan (18.506.986.958) (1.679.891.928) - - (20.186.878.886) Payment of Finance Leases
Penyusutan Aset Hak Guna 15.691.084.965 1.679.891.928 - - 17.370.976.893 Depreciation Right-of-use Assets
Sub Jumlah 354.175.096.380 9.728.088.937 (12.707.192.559) - 351.195.992.758 Sub Total
Aset (Liabilitas) Deferred Tax
Pajak Tangguhan Assets (Liabilities)
Entitas Anak: Subsidiaries:
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Piutang 10.752.504.283 897.513.358 - - 11.650.017.641 Allowance for Impairment of Trade Receivables
Imbalan Pasca Kerja 477.540.412 35.536.692 41.146.012 - 554.223.116 Employee Benefits
Penyusutan Aset Tetap 370.155.791 47.747.943 - (242.555.617) 175.348.117 Depreciation of Fixed Assets
Penyusutan Aset Sewa Guna Usaha (7.088.535.580) 905.242.143 - - (6.183.293.437) Depreciation of Leased Assets
Penyisihan Piutang Usaha 5.811.221.351 4.681.920.448 - 2.210.999.740 12.704.141.539 Allowance for Trade Receivable
Penyisihan Piutang Lain-lain 46.547.926 3.740.000.000 - - 3.786.547.926 Allowance for Other Receivable
Pendapatan yang M asih Harus Diterima 1.419.124.667 2.471.149.277 - 2.354.000.000 6.244.273.944 Accrued Revenue
Provisi Jangka Panjang (294.190.100) - - 294.190.100 - Long-term Provision
Aset Hak Guna (171.703.404) 71.440.236 - - (100.263.168) Right-of-use Assets
Rugi Fiskal 7.567.148.075 523.139.546 - - 8.090.287.621 Fiscal Loss
Sub Jumlah 18.889.813.421 13.373.689.643 41.146.012 4.616.634.223 36.921.283.299 Sub Total
Jumlah 373.064.909.801 23.101.778.580 (12.666.046.547) 4.616.634.223 388.117.276.057 Total
76
Page 377
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
16. PERPAJAKAN (Lanjutan) 16. TAXATION (Continued)
e. Manfaat Pajak e. Income Tax Benefit
2024 2023
Perusahaan The Company
Pajak Kini - - Current Income Tax
Pajak Kini - Penyesuaian dari Current Tax - Prior Year
Tahun Sebelumnya (1.776.402.789) (193.336.281) Adjustment
Pajak Tangguhan 6.345.258.575 9.728.088.937 Deferred Tax
Sub Jumlah 4.568.855.786 9.534.752.656 Sub Total
Entitas Anak Subsidiaries
Pajak Kini 774.800.692 (126.750.360) Current Income Tax
Pajak Kini - Penyesuaian dari Current Tax - Prior Year
Tahun Sebelumnya - (1.075.185.346) Adjustment
Pajak Tangguhan 2.197.598.318 17.990.323.866 Deferred Tax
Sub Jumlah 2.972.399.010 16.788.388.160 Sub Total
Jumlah 7.541.254.796 26.323.140.816 Total
f. Taksiran Tagihan Pajak Penghasilan f. Estimated Claim for Tax Refund
Akun ini merupakan taksiran kelebihan pembayaran pajak Estimated claims for tax refund represent the Group’s
penghasilan Grup yang menurut Manajemen dapat over payment of income tax which in the Management’s
diperoleh kembali, dengan rincian sebagai berikut: opinion can be refunded, with details as follows:
2024 2023
Taksiran Tagihan Pajak Estimated Claim for
Penghasilan Tax Refund
Perusahaan The Company
2024 32.270.324.767 - 2024
2023 26.854.913.133 16.270.091.198 2023
2022 - 12.255.864.517 2022
Sub Jumlah Perusahaan 59.125.237.900 28.525.955.715 Sub Total the Company
Entitas Anak Subsidiaries
2024 10.467.322.987 - 2024
2023 14.700.068.368 15.150.581.961 2023
2022 - 8.875.946.958 2022
Sub Jumlah Entitas Anak 25.167.391.355 24.026.528.919 Sub Total Subsidiaries
Jumlah 84.292.629.255 52.552.484.634 Total
Pada tanggal 26 April 2023, Perusahaan menerima Surat On April 26, 2023, the Company received an Tax
Perintah Membayar Kelebihan Pajak (SPMKP) Pajak Overpayment Refund Order (SPMKP) of Corporate
Penghasilan Badan No.00196A, atas kelebihan Income Tax No.00196A, regarding the overpayment of
pembayaran PPh Badan untuk tahun pajak 2021 sebesar Corporate Income Tax for the 2021 fiscal year amounting
Rp10.697.271.653, dengan kompensasi utang pajak to Rp10,697,271,653, with tax payable compensation
melalui potongan SPMKP sebesar Rp282.353.588, through SPMKP deductions amounting to Rp282,353,588,
sehingga jumlah dibayarkan sebesar Rp10.414.918.065. so that the amount paid amounting to Rp10,414,918,065.
Perusahaan telah menerima kelebihan pajak ini pada The Company has received this excess tax on May 4, 2023.
tanggal 4 Mei 2023.
Perusahaan menghapus selisih estimasi tagihan pajak The Company wrote off the difference in the estimated
penghasilan badan tersebut sebesar Rp193.336.281 dan claim for corporate income tax amounting to
dicatat sebagai Pajak Kini – Penyesuaian dari Tahun Rp193,336,281 and recorded it as Current Tax - Prior
Sebelumnya. Year Adjustment.
Pada tanggal 18 September 2024, PLI menerima Surat On September 18, 2024, PLI received on Tax
Perintah Membayar Kelebihan Pajak (SPMKP) Pajak Overpayment Refund Order of Corporate Income Tax
Penghasilan Badan No.01018A, atas kelebihan No.01018A, regarding the overpayment of Corporate
pembayaran PPh Badan untuk tahun pajak 2022 sebesar Income Tax for the 2022 fiscal year amounting to
Rp8.318.160.835, dengan kompensasi utang pajak melalui Rp8,318,160,835, with tax payable compensation through
potongan SPMKP sebesar Rp747.318.398, sehingga SPMKP deductions amounting to Rp747,318,398, so that
dibayarkan kepada perusahaan sebesar Rp7.570.842.437. it was paid to the company in the amount of
Rp7,570,842,437.
77
Page 378
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
16. PERPAJAKAN (Lanjutan) 16. TAXATION (Continued)
f. Taksiran Tagihan Pajak Penghasilan (Lanjutan) f. Estimated Claim for Tax Refund (Continued)
Pada tanggal 8 Mei 2023, Entitas anak PLI menerima On May 8, 2023, subsidiaries PLI received an Tax
Surat Perintah Membayar Kelebihan Pajak (SPMKP) Overpayment Refund Order of Corporate Income Tax
Pajak Penghasilan Badan No.00549A, atas kelebihan No.00549A, regarding the overpayment of Corporate
pembayaran PPh Badan untuk tahun pajak 2021 sebesar Income Tax for the 2021 fiscal year amounting to
Rp6.476.465.972, dengan kompensasi utang pajak melalui Rp6,476,465,972, with tax payable compensation through
potongan SPMKP sebesar Rp1.118.261.556, sehingga SPMKP deductions amounting to Rp1,118,261,556, so
jumlah dibayarkan sebesar Rp5.358.204.416. PLI telah that it was paid amounting to Rp5,358,204,416. PLI has
menerima kelebihan pajak ini pada tanggal 31 Mei 2023. received this excess tax on May 31, 2023.
PLI menghapus selisih estimasi tagihan pajak penghasilan PLI wrote off the difference in the estimated claim for
badan tersebut sebesar Rp1.075.185.346 dan dicatat corporate income tax amounting to Rp1,075,185,346 and
sebagai Pajak Kini – Penyesuaian dari Tahun Sebelumnya. recorded it as Current Tax - Prior Year Adjustment.
Perusahaan mengajukan restitusi atas Pajak Penghasilan The Company filed for the restitution of Corporate Income
Badan untuk tahun pajak 2022 sebesar Rp12.255.864.517. Tax for the 2022 fiscal year amounting to
Pada tanggal 19 Juni 2024, Perusahaan telah menerima Rp12,255,864,517. On 19 June 2024, the Company
Surat Perintah Membayar Kelebihan Pajak (SPMKP) received Tax Overpayment Refund Order (SPMKP)
Nomor 00278A berdasarkan SKPKPP Nomor: KEP- Number: 00278A based on SKPKPP Number: KEP-
000054/PPH/KPP.1904/2024 sebesar Rp8.453.983.295 000054/PPH/KPP.1904/2024, amounted to
dengan memperhitungkan kompensasi utang pajak Rp 8,453,983,295 lesstax payable compensation through
melalui potongan Surat Tagihan Pajak (STP) atas Pajak deduction of Tax Assessment Letter interest on penalty of
Penghasilan Tahun 2022 sebesar Rp613.452.059. Pada Income Tax year 2018 amounting to Rp 613,452,059. On
tanggal 26 Juni 2024 Perusahaan menerima Pengembalian 26 June 2024 the Company received Income Tax Return
Pajak Penghasilan sebesar Rp7.840.531.236. amounted to Rp7,840,531,236.
PLI mengajukan restitusi atas Pajak Penghasilan Badan PLI filed for the restitution of Corporate Income Tax for
untuk tahun pajak 2022 sebesar Rp8.501.558.107. Sampai the 2022 fiscal year amounting to Rp8,501,558,107. Up to
pada saat pelaporan Perusahaan masih dalam proses the date of this report, the Company is still undergoing tax
pemeriksaan pajak. audit.
g. Pemeriksaan Pajak g. Tax Assesments
Pada tanggal 6 Desember 2019, Direktur Jendral Pajak On December 6, 2019, the Director General of Taxes
mengeluarkan surat Nomor S-3885/WPJ 19/2019 tentang issued a letter Number S-3885/WPJ 19/2019 concerning
Surat Uraian Banding atas Surat Keputusan Direktur Letter of Appeals on the Decree of the Director General of
Jendral Pajak Nomor KEP01018/KEB/WPJ19/2019, Taxes No. KEP-01018/KEB/WPJ19/2019, in that letter the
dalam surat tersebut Direktur Jendral Pajak sebagai Director General of Taxes as Apellee responding to the
Terbanding memberi tanggapan atas permohonan banding Company's appeal petition (appealant) against the
Perusahaan (pemohon banding) atas keberatan objection to the correction of negative fiscal adjustments
dilakukannya koreksi terhadap penyesuaian fiskal negatif in the form of Universal Post Service Operational
berupa Bantuan Operasional Layanan Pos Universal (BO- Assistance (OA-UPS) amounting to Rp341,598,000,000 in
LPU) sebesar Rp341.598.000.000 dalam SPT Badan tahun the Annual Income Tax Return fiscal year 2016. Based on
2016. Berdasarkan tanggapan Terbanding, dasar hukum Apellee’s responses, the legal basis for correction of
koreksi atas penyesuaian fiskal negatif terhadap BO-LPU negative fiscal adjustments to the OA-UPS conducted by
yang dilakukan Terbanding adalah berlandaskan peraturan the Apellee is based on tax legislation. The legal
perundang-undangan perpajakan. Adapun pertimbangan consideration is that the OA-UPS received by the
hukumnya adalah bahwa BO-LPU yang diterima appealant from the Government of Republic of Indonesia
pemohon banding dari pemerintah RI (selaku pemegang (as a shareholder) is considered:
saham) tersebut dianggap:
a. Termasuk sebagai “Penghasilan” karena memenuhi a. Included as "Income" because it fulfills the element as
unsur sebagai tambahan kemampuan ekonomis an additional economic ability by name and in any
dengan nama dan dalam bentuk apapun yang dapat form that can be used for consumption or to add to the
dipakai untuk konsumsi atau untuk menambah wealth of Taxpayer, therefore "considered" as a tax
kekayaan Wajib Pajak, oleh karenanya “dianggap” object (Vide, Article 4 paragraph 1 of the Income Tax
sebagai objek pajak (Vide, Pasal 4 ayat 1 UU PPh). Law).
78
Page 379
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
16. PERPAJAKAN (Lanjutan) 16. TAXATION (Continued)
g. Pemeriksaan Pajak (Lanjutan) g. Tax Assesments (Continued)
b. Tidak termasuk dikecualikan sebagai objek pajak, b. Not excluded as a tax object, because OA-UPS in litis,
karena BO-LPU in litis, kedudukannya oleh its position by Apellee is equivalent to "assistance and
Terbandingdipersamakan dengan “bantuan dan donations" received by Taxpayer/Appellant
sumbangan” yang diterima oleh WP/Pemohon (Parties/Parties of OA-UPS) from the Indonesian
Banding (Pihak/Pihak BO-LPU) dari pemerintah RI Government as its shareholders (Parties/Taxpayer
selaku pemegang sahamnya (Pihak/WP Pemberi BO- Giving OA-UPS) because between the parties there is
LPU) karena antara para pihak tersebut terdapat a business employment relationship and ownership or
hubungan kerja usaha dan hubungan kepemilikan atau control relationship with each other. So that the OA-
hubungan penguasaan satu sama lain. Sehingga UPS in litis was corrected for the Negative Fiscal
terhadap BO-LPU in litis dilakukan koreksi atas Adjustment in the Annual Tax Return fiscal year 2016.
Penyesuaian Fiskal Negatif dalam SPT Badan tahun
2016.
Pada tanggal 2 Desember 2019, Perusahaan mendapatkan On December 2, 2019, the Company obtained a copy of
putusan salinan pajak atas gugatan terhadap Surat tax decision on the lawsuit against the Income Tax
Ketetapan Pajak Lebih Bayar (SKPLB) Pajak Penghasilan Assessment Letter (SKPLB) of Income Tax Number
Nomor 00024/406/17/093/19 tahun pajak 2017 tanggal 00024/406/17/093/19 fiscal year 2017 dated May 7, 2019
7 Mei 2019 yang membatalkan seluruh koreksi yang which canceled all corrections made by the Director
dilakukan oleh Direktur Jendral Pajak sebesar General of Taxes amounting to Rp588,551,106.
Rp588.551.106.
Pada tanggal 16 Januari 2020, Perusahaan mengeluarkan On January 16, 2020, the Company issued an Objection
Surat Bantahan Nomor 58/Dir-1/0120 terhadap Surat Letter Number 58/Dir-1/0120 to the Director General of
Direktur Jendral Pajak Nomor S-3885/WPJ 19/2019 Taxes Letter Number S-3885/WPJ19/2019 dated
tanggal 6 Desember 2019 tentang Surat Uraian Banding December 6, 2019 concerning Letter of Appeal to the
atas Surat Keputusan Direktur Jendral Pajak Nomor KEP- Decree of the Director General of Taxes Number KEP-
01018/KEB/WPJ19/2019, dalam suratnya Perusahaan 01018/KEB/WPJ19/2019, in his letter the Company in this
dalam hal ini sebagai Pemohon Banding dengan case as an Appallant based on legal arguments does not
berdasarkan argumentasi hukum tidak sependapat dengan agree with all legal basis and law considerations and the
seluruh dasar dan pertimbangan hukum serta alasan reasons for correction which are postulated and
koreksi yang didalilkan dan ditetapkan oleh Terbanding, determined by the Appellee, because the basis is
karena dasar yang dikonstatir, pertimbangan dan alasan constrained, the legal considerations and reasons for
hukum koreksi yang dikonstitusinya tidak sesuai dengan correction whose constitution is not in accordance with
hukum pajak yang berlaku dan tidak mencerminkan the applicable tax law and does not reflect actual business
kegiatan usaha yang sebenarnya (tidak sesuai dengan sifat activities (not in accordance with the nature of Taxpayer
usaha WP). Sehingga hasil koreksi atas penyesuaian fiskal business). So that the correction results of the negative
negatif berupa Bantuan Operasional Layanan Pos fiscal adjustment in the form of Universal Postal Service
Universal (BO-LPU) sebesar Rp341.598.000.000 harus Operational Assistance (OA-UPS) amounting to
dibatalkan. Rp341,598,000,000 must be canceled.
Pengembalian atas kelebihan pembayaran pajak tersebut The refund for the overpayment of tax has been received
telah diterima oleh Perusahaan pada tahun 2020 sebesar by the Company in 2020 amounting to Rp42,903,902,988.
Rp42.903.902.988. Perusahaan mengajukan kembali The company resubmitted the overpayment of tax on OA-
kelebihan pembayaran pajak atas BO-LPU tahun 2015 UPS in 2015 amounting to Rp41,848,358,688 until the
sebesar Rp41.848.358.688 sampai dengan tanggal laporan date of this report, the case is still in the tax court process.
ini diterbitkan Perusahaan masih dalam proses pengadilan
pajak.
Pada tanggal 4 Januari 2023, Perusahaan menerima On January 4, 2023, the Company proposed a files for
memori peninjauan kembali atas putusan pengadilan pajak judicial review of tax court decisions Number
Nomor PUT-014103.99/2021/PP/M.VIIIB tahun 2022 PUT014103.99/2021/PP/M.VIIIB of 2022 dated
tanggal 28 September 2022 tentang pengembalian September 28, 2022 regarding the refund of tax
keterlanjuran kelebihan pembayaran pajak atas Surat overpayment on the Tax Assessment Letter (SKP) of 2015
Ketetapan Pajak (SKP) 2015 tentang pajak Bantuan concerning the Universal Postal Service Operational
Operasional Layanan Pos Universal (BO-LPU) bukan Assistance (OA-UPS) tax not an Income Tax Object.
merupakan Objek Pajak Penghasilan.
79
Page 380
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
16. PERPAJAKAN (Lanjutan) 16. TAXATION (Continued)
g. Pemeriksaan Pajak (Lanjutan) g. Tax Assesments (Continued)
Pada tahun 2024 dan 2023 Grup menerima Surat Tagihan In 2024 and 2023, the Group received Tax Collection
Pajak (STP) atas Pajak Penghasilan Pasal 21, 23, 4 ayat 2 Letter (STP) on Income Tax Articles 21, 23, 4 (2) and VAT
dan PPN dengan rincian sebagai berikut: with the following details:
Surat Pajak/ Jenis Pajak/ Total/
Tax Assesment Letters Type of Tax Amounts
2024
Surat Tagihan Pajak
00001/101/21/332/24 PPh Pasal 21 123.613
00001/101/24/923/24 PPh Pasal 21 13.039
00001/103/23/824/24 PPh Pasal 21 100.352
00002/101/21/332/24 PPh Pasal 21 412.196
00002/101/24/221/21 PPh Pasal 21 14.733
00002/101/24/608/24 PPh Pasal 21 104.837
00003/101/24/922/24 PPh Pasal 21 105.321
00004/101/24/119/24 PPh Pasal 21 14.154
00004/201/21/655/23 PPh Pasal 21 689.864
00005/101/24/217/24 PPh Pasal 21 194.238
00005/101/24/647/24 PPh Pasal 21 8.848
00008/101/21/327/23 PPh Pasal 21 52.205
00009/101/20/645/24 PPh Pasal 21 10.476
00009/101/21/327/23 PPh Pasal 21 272.448
00011/101/22/203/24 PPh Pasal 21 40.817
00012/101/22/203/24 PPh Pasal 21 33.607
00012/101/24/327/24 PPh Pasal 21 72.833
00013/101/22/203/24 PPh Pasal 21 12.659
00014/101/22/203/24 PPh Pasal 21 23.566
00014/101/23/656/24 PPh Pasal 21 113.478
00014/101/24/702/24 PPh Pasal 21 100.000
00014/106/23/093/24 PPh Pasal 21 1.000.000
00015/101/22/203/24 PPh Pasal 21 32.401
00015/101/23/925/23 PPh Pasal 21 21.918
00015/101/24/605/24 PPh Pasal 21 170.611
00016/101/22/203/24 PPh Pasal 21 13.763
00016/101/24/602/24 PPh Pasal 21 10.275
00017/101/22/203/24 PPh Pasal 21 12.481
00018/101/22/203/24 PPh Pasal 21 42.520
00021/101/24/211/24 PPh Pasal 21 101.614
00029/101/24/642/24 PPh Pasal 21 15.277
00042/101/20/327/23 PPh Pasal 21 100.000
00042/101/21/106/23 PPh Pasal 21 639.302
00042/101/23/951/24 PPh Pasal 21 75.521
00043/101/21/106/23 PPh Pasal 21 70.945
00049/101/23/954/24 PPh Pasal 21 60.087
00061/101/21/128/23 PPh Pasal 21 319.455
00062/101/21/128/23 PPh Pasal 21 102.138
00064/101/23/816/24 PPh Pasal 21 100.000
80
Page 381
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
16. PERPAJAKAN (Lanjutan) 16. TAXATION (Continued)
g. Pemeriksaan Pajak (Lanjutan) g. Tax Assesments (Continued)
Surat Pajak/ Jenis Pajak/ Total/
Tax Assesment Letters Type of Tax Amounts
2024
Surat Tagihan Pajak
00071/101/23/942/23 PPh Pasal 21 100.000
00083/101/23/419/23 PPh Pasal 21 100.000
00084/101/24/307/24 PPh Pasal 21 100.000
00091/101/24/423/24 PPh Pasal 21 18.136.961
00099/101/21/126/23 PPh Pasal 21 84.490
00099/101/23/922/24 PPh Pasal 21 100.684
00100/101/21/126/23 PPh Pasal 21 179.256
00100/101/21/126/23 PPh Pasal 21 85.500
00101/101/21/126/23 PPh Pasal 21 510.595
00102/101/21/126/23 PPh Pasal 21 207.360
00103/101/23/902/23 PPh Pasal 21 45.452
00113/103/20/419/23 PPh Pasal 21 217.047
00117/101/23/703/23 PPh Pasal 21 100.000
00121/101/23/093/23 PPh Pasal 21 100.000
00121/101/23/942/23 PPh Pasal 21 100.000
00133/101/23/404/24 PPh Pasal 21 272.203
00133/103/19/941/23 PPh Pasal 21 33.936
00134/103/20/723/23 PPh Pasal 21 100.000
00140/101/23/941/24 PPh Pasal 21 2.294
00150/101/23/401/23 PPh Pasal 21 100.000
00158/101/24/211/24 PPh Pasal 21 45.300
00159/101/23/419/23 PPh Pasal 21 100.000
00163/101/23/417/23 PPh Pasal 21 100.000
00178/103/20/626/23 PPh Pasal 21 100.000
00189/101/23/942/23 PPh Pasal 21 100.000
00221/101/23/093/23 PPh Pasal 21 100.000
00222/101/23/093/23 PPh Pasal 21 100.000
00223/101/23/093/23 PPh Pasal 21 100.000
00224/101/23/093/23 PPh Pasal 21 100.000
00240/101/21/727/23 PPh Pasal 21 100.000
00242/101/20/108/23 PPh Pasal 21 185.089
00245/101/20/108/23 PPh Pasal 21 471.959
00252/101/19/723/23 PPh Pasal 21 80.103
00254/101/19/941/23 PPh Pasal 21 21.033
00256/101/23/911/23 PPh Pasal 21 96.062
00259/101/23/821/23 PPh Pasal 21 100.000
00294/101/23/701/23 PPh Pasal 21 100.000
00311/101/24/426/24 PPh Pasal 21 100.000
00350/101/24/423/24 PPh Pasal 21 100.000
00355/101/23453/24 PPh Pasal 21 376.765
00377/101/22/417/23 PPh Pasal 21 2.154.579
00463/101/23/821/23 PPh Pasal 21 100.000
00675/101/20/821/23 PPh Pasal 21 100.000
00676/101/20/821/23 PPh Pasal 21 100.000
00795/101/23/903/23 PPh Pasal 21 161.292
00796/101/23/903/23 PPh Pasal 21 227.233
81
Page 382
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
16. PERPAJAKAN (Lanjutan) 16. TAXATION (Continued)
g. Pemeriksaan Pajak (Lanjutan) g. Tax Assesments (Continued)
Surat Pajak/ Jenis Pajak/ Total/
Tax Assesment Letters Type of Tax Amounts
2024
Surat Tagihan Pajak
00940/101/23/404/23 PPh Pasal 21 100.000
01176/101/23/403/23 PPh Pasal 21 100.000
01276/101/23/453/23 PPh Pasal 21 100.000
0166/101/233/942/23 PPh Pasal 21 100.000
0166/101/233/942/23 PPh Pasal 21 100.000
02049/101/23/416/23 PPh Pasal 21 100.000
70000/202312/124841/49 PPh Pasal 23 100.000
00003/140/22/093/24 PPh Pasal 4 Ayat (2) 800.000
Surat Ketetapan Pajak
00002/187/22/093/24 PPN WAPU 43.473.615
00002/243/22/093/24 PPh Pasal 21 Final 429.373.761
00016/201/22/093/24 PPh Pasal 21 1.327.558.372
00027/406/22/093/24 PPh Badan (8.453.983.295)
00128/207/22/093/24 PPN 108.957.683
00128/207/22/093/24 PPN 123.652.052
Surat Permintaan Penjelasan Data dan/atau Keterangan
S-534/P2DK/KPP.2606/2023 PPh Pasal 21 2.424.557
S-534/P2DK/KPP.2606/2023 PPh Pasal 21 207.000
S-701/P2DK/KPP.2702/2023 PPh Pasal 21 1.789.046
S-701/P2DK/KPP.2702/2023 PPh Pasal 21 530.985
S-701/P2DK/KPP.2702/2023 PPh Pasal 21 362.250
Total (6.382.657.189)
Surat Pajak/ Jenis Pajak/ Total/
Tax Assesment Letters Type of Tax Amounts
2023
Surat Tagihan Pajak
00002/101/22/822/23 PPh Pasal 21 100.000
00002/101/23/954/23 PPh Pasal 21 12.041
00004/101/19/832/23 PPh Pasal 21 100.353
00008/101/20/832/23 PPh Pasal 21 100.000
00009/101/20/302/23 PPh Pasal 21 100.000
00009/101/23/804/23 PPh Pasal 21 167.337
00011/101/23/804/23 PPh Pasal 21 97.597
00012/101/21/127/23 PPh Pasal 21 462.499
00012/101/21/647/23 PPh Pasal 21 316.600
00012/101/22/513/23 PPh Pasal 21 21.126
00015/201/19/655/23 PPh Pasal 21 309.785
00016/101/21/303/23 PPh Pasal 21 471.570
00016/201/19/655/23 PPh Pasal 21 401.410
82
Page 383
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
16. PERPAJAKAN (Lanjutan) 16. TAXATION (Continued)
g. Pemeriksaan Pajak (Lanjutan) g. Tax Assesments (Continued)
Surat Pajak/ Jenis Pajak/ Total/
Tax Assesment Letters Type of Tax Amounts
2023
Surat Tagihan Pajak
00017/201/19/655/23 PPh Pasal 21 5.072.602
00020/101/20/303/23 PPh Pasal 21 100.000
00020/101/23/093/23 PPh Pasal 21 100.000
00022/101/21/629/23 PPh Pasal 21 2.092
00022/101/21/804/23 PPh Pasal 21 100.000
00023/101/21/629/23 PPh Pasal 21 412.747
00023/101/21/813/23 PPh Pasal 21 100.000
00027/101/21/116/23 PPh Pasal 21 541.728
000281/101/19/952/23 PPh Pasal 21 1.772
00029/101/20/313/23 PPh Pasal 21 200.000
00030/101/22/541/23 PPh Pasal 21 56.148
00031/101/21/127/23 PPh Pasal 21 23.055
00031/101/23/942/23 PPh Pasal 21 30.983
00038/101/21/803/23 PPh Pasal 21 100.000
00046/101/20/813/23 PPh Pasal 21 100.000
00047/101/19/813/23 PPh Pasal 21 100.000
00050/101/22/101/23 PPh Pasal 21 4.789
00057/101/22/221/23 PPh Pasal 21 11.133
00059/101/22/629/23 PPh Pasal 21 222
00063/101/20/822/23 PPh Pasal 21 100.000
00066/101/21/822/23 PPh Pasal 21 100.000
00067/101/20/822/23 PPh Pasal 21 487.398
00068/101/20/952/23 PPh Pasal 21 100.000
00072/101/22/093/23 PPh Pasal 21 161.330
00077/103/20/629/23 PPh Pasal 21 100.000
00078/103/20/629/23 PPh Pasal 21 100.000
00079/101/22/517/23 PPh Pasal 21 143.345
00082/101/22/956/23 PPh Pasal 21 4.459
00089/101/22/526/23 PPh Pasal 21 52.136
00096/101/21/605/23 PPh Pasal 21 205.431
00100/101/19/804/23 PPh Pasal 21 100.000
00103/101/20/332/23 PPh Pasal 21 100.000
00105/101/20/309/23 PPh Pasal 21 100.000
00109/101/20/803/23 PPh Pasal 21 100.000
00116/101/11/127/22 PPh Pasal 21 17.880
00117/101/11/127/22 PPh Pasal 21 343.911
00118/101/11/127/22 PPh Pasal 21 27.362
00123/101/21/419/23 PPh Pasal 21 322.660
00125/101/21/419/23 PPh Pasal 21 720.067
00126/101/19/804/23 PPh Pasal 21 17.857
00129/101/21/307/23 PPh Pasal 21 181.400
00138/101/18/952/23 PPh Pasal 21 43.922
00149/101/22/542/23 PPh Pasal 21 14.951
00158/101/22/729/23 PPh Pasal 21 26.957
00162/101/22/824/22 PPh Pasal 21 100.000
00168/101/22/642/23 PPh Pasal 21 17.363
00182/101/20/419/23 PPh Pasal 21 100.000
83
Page 384
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
16. PERPAJAKAN (Lanjutan) 16. TAXATION (Continued)
g. Pemeriksaan Pajak (Lanjutan) g. Tax Assesments (Continued)
Surat Pajak/ Jenis Pajak/ Total/
Tax Assesment Letters Type of Tax Amounts
2023
Surat Tagihan Pajak
00182/101/20/954/23 PPh Pasal 21 100.000
00182/101/22/419/22 PPh Pasal 21 100.000
00187/101/22/419/23 PPh Pasal 21 913.894
00188/101/19/626/23 PPh Pasal 21 53.934
00193/101/22/423/23 PPh Pasal 21 38.893.356
00204/101/20/423/23 PPh Pasal 21 100.000
00241/101/19/438/23 PPh Pasal 21 12.801
00247/101/20/304/23 PPh Pasal 21 100.000
00304/101/22/093/22 PPh Pasal 21 100.000
00305/101/22/093/22 PPh Pasal 21 100.000
00306/101/22/093/22 PPh Pasal 21 100.000
00307/101/22/093/22 PPh Pasal 21 100.000
00308/101/22/093/22 PPh Pasal 21 100.000
00326/101/22/543/22 PPh Pasal 21 30.104
00350/101/22/407/23 PPh Pasal 21 559.654
00373/101/20/307/23 PPh Pasal 21 100.000
00385/101/19/402/23 PPh Pasal 21 154.905
00387/101/19/429/23 PPh Pasal 21 535.549
00457/101/19/905/23 PPh Pasal 21 108.671
00514/101/22/732/23 PPh Pasal 21 100.000
00003/103/19/608/23 PPh Pasal 23 100.000
00003/103/19/733/23 PPh Pasal 23 19.206
00004/103/19/733/23 PPh Pasal 23 100.000
00007/103/20/442/23 PPh Pasal 23 100.000
00008/103/19/509/23 PPh Pasal 23 918.412
00011/103/19/832/23 PPh Pasal 23 2.534
00014/103/19/203/23 PPh Pasal 23 106.652
00018/103/19/626/23 PPh Pasal 23 100.000
00022/103/19/406/23 PPh Pasal 23 100.000
00022/103/19/645/23 PPh Pasal 23 100.000
00023/103/19/645/23 PPh Pasal 23 100.000
00024/103/19/645/23 PPh Pasal 23 100.000
00025/103/19/645/23 PPh Pasal 23 100.000
00028/103/19/735/23 PPh Pasal 23 100.000
00032/103/19/804/23 PPh Pasal 23 137.474
00044/103/19/712/23 PPh Pasal 23 100.000
00045/103/19/649/23 PPh Pasal 23 100.000
00046/103/19/647/23 PPh Pasal 23 200.000
00047/103/19/647/23 PPh Pasal 23 100.000
00047/103/19/741/23 PPh Pasal 23 100.000
00049/103/19/645/23 PPh Pasal 23 100.000
00050/103/19/645/23 PPh Pasal 23 82.328
00054/103/21/438/23 PPh Pasal 23 17.955
00071/103/19/727/23 PPh Pasal 23 100.000
00074/103/20/646/23 PPh Pasal 23 100.000
00092/103/19/093/23 PPh Pasal 23 100.000
00099/103/19/217/23 PPh Pasal 23 116.732
84
Page 385
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
16. PERPAJAKAN (Lanjutan) 16. TAXATION (Continued)
g. Pemeriksaan Pajak (Lanjutan) g. Tax Assesments (Continued)
Surat Pajak/ Jenis Pajak/ Total/
Tax Assesment Letters Type of Tax Amounts
2023
Surat Tagihan Pajak
00105/103/20/438/23 PPh Pasal 23 100.000
00107/103/19/646/23 PPh Pasal 23 100.000
00192/103/20/655/23 PPh Pasal 23 100.000
00193/103/20/655/23 PPh Pasal 23 100.000
00282/101/22/727/23 PPh Pasal 23 2.706
00409/103/19/416/23 PPh Pasal 23 166.689
00410/103/19/416/23 PPh Pasal 23 133.650
00004/106/18/093/23 PPh Pasal 29 1.000.000
00019/140/21/093/23 PPh Pasal 4 ayat (2) 100.000
00020/140/21/093/23 PPh Pasal 4 ayat (2) 100.000
00021/140/21/093/23 PPh Pasal 4 ayat (2) 100.000
00022/140/21/093/23 PPh Pasal 4 ayat (2) 100.000
00030/140/20/093/23 PPh Pasal 4 ayat (2) 100.000
00031/140/20/093/23 PPh Pasal 4 ayat (2) 100.000
00032/140/20/093/23 PPh Pasal 4 ayat (2) 100.000
00033/140/20/093/23 PPh Pasal 4 ayat (2) 100.000
00035/140/19/093/23 PPh Pasal 4 ayat (2) 100.000
00030/187/21/093/23 PPN 673.169
00031/187/21/093/23 PPN 74.022
00032/187/21/093/23 PPN 107.683
00033/187/21/093/23 PPN 3.633.174
00034/187/21/093/23 PPN 370.065
00035/187/21/093/23 PPN 2.141.765
00036/187/21/093/23 PPN 6.869.269
00037/187/21/093/23 PPN 14.518.608
00038/187/21/093/23 PPN 6.688.365
00039/187/21/093/23 PPN 30.767.236
00053/207/21/093/23 PPN 109.627.742
00066/107/21/093/23 PPN 101.659.611
00256/107/22/955/23 PPN 500.000
01000/107/22/955/23 PPN 500.000
04071/107/22/955/23 PPN 500.000
Surat Ketetapan Pajak
00002/243/21/093/23 PPh Pasal 21 16.090.789
00005/202/21/093/23 PPh Pasal 22 2.686.544
00007/201/21/093/23 PPh Pasal 21 2.259.871.386
00009/240/21/093/23 PPh Pasal 4 ayat (2) 1.101.826.599
00010/240/21/093/23 PPh Pasal 4 ayat (2) 246.930.346
00012/203/21/093/23 PPh Pasal 23 564.744.823
00015/201/19/093/21 PPh Pasal 21 226.759.840
00015/202/19/093/21 PPh Pasal 22 48.909.284
00017/240/19/093/21 PPh Pasal 4 ayat (2) 240.501.360
00035/203/19/093/21 PPh Pasal 23 406.884.280
00054/207/21/093/23 PPN 2.033.192.221
00093/207/19/093/2 PPN 884.118.952
85
Page 386
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
16. PERPAJAKAN (Lanjutan) 16. TAXATION (Continued)
g. Pemeriksaan Pajak (Lanjutan) g. Tax Assesments (Continued)
Surat Pajak/ Jenis Pajak/ Total/
Tax Assesment Letters Type of Tax Amounts
Surat Permintaan Penjelasan Data dan/atau Keterangan
S-1030/IMB/KPP.2706/06/2023 PPh Pasal 21 1.454.404
S-1717/P2DK/KPP.2506/2022 PPh Pasal 21 3.345.000
S-3019/KPP.2808/2022 PPh Pasal 21 346.644
S-577/KPP.2507/2022 PPh Pasal 21 384.000
S-620/KPP.2808/2022 PPh Pasal 21 1.524.001
S-765/KPP.2502/2022 PPh Pasal 21 14.793.725
S-871/KPP.0301/2022 PPh Pasal 21 2.454.271
S-99/P2DK/KPP.2505/2023 PPh Pasal 21 9.123.385
SP2DK-3/WPJ.09/KP.05/2022 PPh Pasal 21 3.989.296
SP2DK-379/WPJ.08/KP.05/2022 PPh Pasal 21 1.584.000
SP2DK-602/WPJ.29/KP.09/2022 PPh Pasal 21 546.449
SP2DK-663/WPJ.29/KP.09/2022 PPh Pasal 21 471.562
Laporan Hasil Penelitian
LAP-140/LHPT/KPP.260607/2023 PPh Pasal 21 5.026.603
Total 8.418.163.697
Surat Pajak/ Jenis Pajak/ Total/
Tax Assesment Letters Type of Tax Amounts
PLI
Surat Tagihan Pajak
00202/107/22/078/24 PPN 12.955.822
Surat Ketetapan Pajak
00308/207/22/078/24 PPN 69.790
00309/207/22/078/24 PPN 199.439.038
00053/240/22/078/24 PPh Pasal 4 Ayat (2) 181.618.828
01234/201/22/078/24 PPh Pasal 21 575.768
00126/507/22/078/24 PPh Pasal 23 352.659.152
PPI
Surat Tagihan Pajak
00631/101/24/441/24 PPh Pasal 21 121.653
00628/101/24/441/24 PPh Pasal 21 320.551
00629/101/24/441/24 PPh Pasal 21 327.454
00630/101/24/441/24 PPh Pasal 21 164.235
00409/106/24/441/24 PPh Pasal 25 831.983
00836/107/24/441/24 PPN 6.483.552
Total 755.567.826
86
Page 387
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
16. PERPAJAKAN (Lanjutan) 16. TAXATION (Continued)
h. Administrasi Pajak h. Tax Administration
Pada tanggal 29 Oktober 2021, Pemerintah menerbitkan On October 29, 2021, the Government issue Law of the
Undang-Undang Republik Indonesia No. 7 Tahun 2021 Republic of Indonesia No. 7 year 2021 concerning
tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan. Aturan Harmonization of Tax Regulations. The regulation has
tersebut menetapkan tarif pajak penghasilan wajib pajak stipulated the income tax rate for domestic taxpayers and
dalam negeri dan bentuk usaha tetap sebesar 22% yang business establishments of 22% which will be effective
mulai berlaku pada tahun pajak 2022 dan seterusnya, dan from the fiscal year 2022 onwards, and a further reduction
pengurangan tarif pajak sebesar 3% untuk wajib pajak of the tax rate by 3% for domestic taxpayers who meet
dalam negeri yang memenuhi persyaratan tertentu dan certain requirements and increase of the value added tax
kenaikan tarif pajak pertambahan nilai dari sebelumnya rate from previously 10% to become 11% effective from
10% menjadi 11% efektif mulai dari 1 April 2022 dan April 1, 2022 and become 12% no later than
menjadi 12% paling lambat 1 Januari 2025. January 1, 2025.
17. UTANG LAIN-LAIN 17. OTHER PAYABLES
2024 2023
Utang Lain-lain Other Payables
Utang Kepegawaian 40.272.657.054 56.652.393.250 Employee Payables
Pendapatan Diterima di M uka
Pemanfaatan Aset 48.697.126.075 58.618.995.767 Prepaid Income on Assets Utilization
Utang atas Penyelesaian Investasi 92.952.017.906 45.324.750.466 Payable of Working Investment
Utang Uang Jaminan 9.620.980.222 6.224.087.757 Fund Guarantee Payables
Deposit Layanan Payment Point - 4.299.165.685 Deposit Payment of Point Service
Deposit atas Penyelenggaraaan Deposits on the Operation of Foreign
Layanan Surat dan Paket: Letter and Package Services:
Deposit Agen 17.005.312.974 17.770.194.400 Agent Deposits
Luar Negeri 17.784.047.137 7.097.813.277 International
Deposit atas Jaminan Sewa Properti 8.132.276.074 158.000.000 Deposit for Property Rental Guarantee
Jaminan Penyelenggaraan Layanan Guaranteed Service Delivery
Wesel Langganan 274.000.000 200.000.000 Subscription
Sub Jumlah 234.738.417.442 196.345.400.602 Sub Total
Utang Lancar Lainnya 8.697.909.661 75.071.385.880 Other Current Payables
Provisi Jangka Pendek Short-term Provision
Jasa Produksi 46.500.804.572 120.880.593.816 Production Service
Tantiem 11.771.851.338 28.672.438.082 Tantiem
Sub Jumlah 58.272.655.910 149.553.031.898 Sub Total
Biaya yang M asih Harus Dibayar Accrued Expenses
Honorarium Petugas Agen Pos 99.922.530.868 11.089.227.095 Honorarium of Post Agents
Sewa 92.316.722.157 61.188.027.651 Lease
Angkutan Pos 89.567.789.155 166.960.257.755 Postal Delivery
Administrasi 36.165.221.392 38.067.491.347 Administration
Beban Bunga Pinjaman 12.600.013.889 10.665.097.222 Loan Interest Expense
Pengerjaan Kiriman Pos Luar Negeri 11.449.591.023 5.517.220.438 International Mailing Delivery
Konstruksi 11.316.430.273 5.704.935.518 Construction
Biaya Lembur Tenaga Kontrak Overtime Allowance for Non-permanent
Karya 5.272.433.045 1.381.629.112 Employees
Keamanan 4.117.820.824 443.643.200 Security
Pemeliharaan 4.065.246.371 264.747.056 Maintanance
Pajak Final 1.102.034.912 1.212.650.386 Final Tax
Pengembangan Properti 957.200.000 150.105.381 Property Development
Tunjangan Karyawan Lainnya 205.975.838 57.616.155 Other Employee Allowance
Fee Konsultan - 1.454.428.500 Consultant Fee
Sub Jumlah 369.059.009.747 304.157.076.816 Sub Total
Utang Pemegang Saham M inoritas 51.971.718.279 28.701.465.612 Debt of Minority Shareholders
Jumlah 722.739.711.039 753.828.360.808 Total
Manajemen telah mencadangkan provisi untuk pembayaran The Management has made a provision for payment of
jasa produksi untuk karyawan dan tenaga kerja kontrak production services for employees and payment of bonuses for
pembayaran tantiem untuk direksi dan komisaris. directors and commissioners.
87
Page 388
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
17. UTANG LAIN-LAIN (Lanjutan) 17. OTHER PAYABLES (Continued)
Utang kepegawaian merupakan utang gaji dan manfaat Employee payables is a payable of salaries and employee
karyawan yang sampai dengan akhir periode pelaporan benefits that until the end of the reporting period has not been
laporan keuangan belum dibayarkan kepada pegawai. Utang paid to employees. The employee payables consist of
kepegawaian terdiri dari uang kontrak rumah pegawai, uang employee’s housing contract money, annual leave money and
cuti tahunan dan uang cuti tahap akhir. final stage leave money.
Utang uang jaminan adalah penerimaan kas atau bank yang Fund guarantee payable is bank or cash received from third
diterima dari pihak ketiga (mitra) sebagai utang uang jaminan parties (partners) as security deposits that were paid at the
di awal kerjasama dengan Grup. Tujuan uang jaminan ini beginning of cooperation agreement with the Group. The
adalah untuk menghindari kerugian yang mungkin dialami purpose of deposits is to avoid losses that might experienced
oleh Grup dalam pelaksanaan pekerjaan. by the Group in the implementation of the work.
Biaya yang masih harus dibayar merupakan beban akrual Grup Accrued expenses are the accrual of the Group’s expenses
dimana manfaat atas penggunaan beban tersebut telah diterima where the benefits of using expenses have been received by the
Grup pada masa periode pelaporan. Beban akrual angkutan Group during the reporting period. Accrued postal delivery
pos merupakan beban akrual atas angkutan pengiriman barang expense is an accrued expenses on postal delivery freight
kiriman pos baik itu menggunakan moda angkutan darat dan transport whether by land and air transportation mode where
udara yang mana proses penagihan invoice dilakukan kurang the invoice billing process is approximately 2 - 3 months from
lebih 2 - 3 bulan dari tanggal transaksi. the date of transaction.
Penurunan akrual atas angkutan pos selama 2024 dikarenakan The decrease in accruals for postal transportation during
angkutan pos dikelola langsung oleh entitas anak (PT Pos 2024 was due to postal transportation being managed directly
Logistik Indonesia). by a subsidiary (PT Pos Logistik Indonesia).
Kenaikan akrual atas sewa kendaraan merupakan biaya akrual The increase in accrual of rental of vehicles is an accrual
dari proyek pengiriman bantuan cadangan beras pemerintah expenses for the delivery project of government rice reserve
yang merupakan kerjasama Grup dengan Perum Bulog. Angka assistance which is a collaboration between the Group and
tersebut merupakan cadangan atas 3 tahap pekerjaan proyek Perum Bulog. This amount is a reserve for 3 stages of delivery
pengiriman. project work.
18. PINJAMAN BANK JANGKA PENDEK 18. SHORT-TERM BANK LOAN
Akun ini merupakan pinjaman bank jangka pendek Grup This account pertains to short-term bank loan of the Group
dengan rincian sebagai berikut: with details are as follows:
2024 2023
Pihak Berelasi (Catatan 27) Related Parties (Note 27)
PT Bank M andiri (Persero) Tbk 449.986.907.517 370.604.000.000 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 370.000.000.000 300.000.000.000 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Sub Jumlah 819.986.907.517 670.604.000.000 Sub Total
Pihak Ketiga Third Parties
PT Bank Central Asia Tbk 1.400.000.000.000 665.000.000.000 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank M aspion Indonesia Tbk 750.000.000.000 500.000.000.000 PT Bank Maspion Indonesia Tbk
PT Bank Dubai Panin Syariah Tbk 400.000.000.000 400.000.000.000 PT Bank Dubai Panin Syariah Tbk
PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk 251.346.462.347 - PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk
PT Bank IBK Indonesia Tbk 200.000.000.000 - PT Bank IBK Indonesia Tbk
PT Bank KB Bukopin Tbk 200.000.000.000 - PT Bank KB Bukopin Tbk
PT Bank Neo Commerce Tbk 200.000.000.000 - PT Bank Neo Commerce Tbk
PT Bank Sinarmas Tbk 100.000.000.000 50.000.000.000 PT Bank Sinarmas Tbk
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 99.800.000.000 - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Sub Jumlah 3.601.146.462.347 1.615.000.000.000 Sub Total
Total 4.421.133.369.864 2.285.604.000.000 Total
88
Page 389
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
18. PINJAMAN BANK JANGKA PENDEK (Lanjutan) 18. SHORT-TERM BANK LOAN (Continued)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Perjanjian Kredit : Perjanjian Kredit Modal Kerja I Loan Agreement : Working Capital Loan Agreement I
No.CRO.KP/206/KMK/12 No.CRO.KP/206/KMK/12
Addendum XII (keduabelas) tanggal Addendum XII (twelfth) dated
23 September 2024 September 23, 2024
Plafond : Rp350.000.000.000 (tiga ratus lima Limit : Rp350,000,000,000 (three hundred
puluh milyar rupiah) and fifty billion rupiah)
Jangka Waktu : 26 September 2024 sampai dengan Period : September 26, 2024 until September
25 September 2025 25, 2025
Tujuan : Modal kerja untuk memenuhi Purposes : Working capital to meet the needs of
kebutuhan dana transaksi harian daily transaction funds
Tingkat Bunga : 8,5% per tahun Interest Rate : 8.5% per annum
Provisi : 0,25% per tahun dari total limit Provision : 0.25% per annum of the limit
Jaminan : Tanpa Jaminan Collateral : Clean basis
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Perjanjian Kredit : Perjanjian Kredit Modal Kerja II Loan Agreement : Working Capital Loan Agreement II
No.WCO.KP/444/KMK/21 No.WCO.KP/444/KMK/21
Addendum III (ketiga) tanggal Addendum III (third) dated September
23 September 2024 23, 2024
Plafond : Rp150.000.000.000 (seratus lima Limit : Rp150,000,000,000 (one hundred fifty
puluh miliar rupiah) billion rupiah)
Jangka Waktu : 26 September 2024 sampai dengan 25 Period : September 26, 2024 until September
September 2025. 25, 2025
Tujuan : Modal kerja untuk memenuhi Purposes : Working capital to meet the needs of
kebutuhan dana transaksi harian daily transaction funds
Tingkat Bunga : 8,5% per tahun Interest Rate : 8.5% per annum
Provisi : 0,25% per tahun dari total limit Provision : 0.25% per annum of the limit
Jaminan : Tanpa Jaminan Collateral : Clean basis
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Perjanjian Kredit : Perjanjian Kredit Fasilitas Non-Cash Loan Agreement : Credit Agreement of Non-Cash Loan
Loan No. WCO.KP/1535/NCL/2023, Facility No. WCO.KP/1535/NCL/2023.
Addendum I (pertama) tanggal 23 Addendum I (first) dated September 23,
September 2024 2024
Plafond : Rp100.000.000.000 (seratus miliar Limit : Rp100,000,000,000 (one hundred
rupiah) billion rupiah)
Jangka Waktu : 25 September 2024 sampai dengan Period : September 25, 2024 until
25 September 2025 September 25, 2025
Tujuan : Bank Garansi untuk keperluan tender Purposes : Bank Guarantee for tender purposes
dan retensi atau pemeliharaan proyek and retention or maintenance of
kerja sama dengan Pemerintah dann cooperation projects with the
pengiriman surat atau paket atau Government and delivery of letters or
logistik Perusahaan packages or Company logistics
Provisi : 0,25% per tahun dari total limit Provision : 0.25% per annum of the limit
Jaminan : Tanpa Jaminan Collateral : Clean basis
Perjanjian Kredit : Perjanjian Kredit Fasilitas Non-Cash Loan Agreement : Credit Agreement of Non-Cash Loan
Loan No. WCO.KP/1535/NCL/2023, Facility No.
Addendum I (pertama) tanggal 23 WCO.KP/1535/NCL/2023. Addendum
September 2024 I (first) dated 23 September 2024
89
Page 390
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
18. PINJAMAN BANK JANGKA PENDEK (Lanjutan) 18. SHORT-TERM BANK LOAN (Continued)
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Perjanjian Kredit : Persetujuan Kredit No. 62 tanggal 14 Loan Agreement : Loan Approval No. 62, dated March 14,
Maret 2024 Addendum XIII (Ketiga 2024 Addendum XIII (thirteenth)
Belas)
Plafond : Rp150.000.000.000 (seratus lima Limit : Rp150,000,000,000 (one hundred fifty
puluh miliar rupiah) billion rupiah)
Jangka Waktu : 17 Maret 2024 sampai dengan 16 Period : March 17, 2024 until March 16, 2025
Maret 2025
Tujuan : Modal Kerja usaha jasa logistik, Purposes : Working Capital for logistics,
pengiriman dan jasa keuangan shipping, and financial services
businesses
Jenis Kredit : Term Loan Type of Credit : Term Loan
Tingkat Bunga : 9,75% Interest Rate : 9.75% per annum
Jaminan : Tanpa Jaminan Collateral : Clean basis
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Perjanjian Kredit : Persetujuan Kredit No. 09 tanggal 14 Loan Agreement : Loan Approval No. 09, dated March 14,
Maret 2024 Addendum XIV (Keempat 2024 Addendum XIV (Fourteenth)
Belas)
Plafond : Rp250.000.000.000 (dua ratus lima Limit : Rp250,000,000,000 (two hundred fifty
puluh miliar rupiah) billion rupiah)
Jangka Waktu : 17 Maret 2024 sampai dengan 16 Period : March 17, 2024 until March 16, 2025
Maret 2025
Tujuan : Pembiayaan Belanja Modal Purposes : To Finance the Company’s Capital
Perusahaan Expenditure
Jenis Kredit : Term Loan Type of Credit : Term Loan
Tingkat Bunga : 9,50%, sejak Oktober 2023 menjadi Interest Rate : 9.50%, since October 2023 to 9,75%
9,75%
Jaminan : Tanpa Jaminan Collateral : Clean basis
PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Central Asia Tbk
Perjanjian Kredit : Perjanjian Kredit No. 376/Add- Loan Agreement : Credit Agreement No. 376/Add-
KCK/2024 Tanggal 28 Oktober 2024 KCK/2024 dated October 28, 2024
Fasilitas Kredit : Time loan revolving dengan limit Credit Facilities : Time loan revolving with limit facilities
Rp1.400.000.000.000 (satu triliun Rp1,400,000,000,000 (one trillion four
empat ratus miliar rupiah) hundred billion rupiah)
Fasilitas kredit lokal dengan limit Local credit facility with limit facilities
Rp100.000.000.000 (seratus miliar Rp100,000,000,000 (one hundred
rupiah) billion rupiah)
Jangka Waktu : 28 Oktober 2024 sampai dengan 29 Period : October 28, 2024 until October 29,
Oktober 2025 2025
Tujuan : Modal Kerja Operasional Perusahaan, Purposes : Operational Working Capital of the
khususnya pembayaran kepada Pihak Company, especially payment to Third
Ketiga Parties
Jenis Kredit : Time Loan Revolving Type of Credit : Time Loan Revolving
Tingkat Bunga : 8,60% per tahun Interest Rate : 8.60% per annum
90
Page 391
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
18. PINJAMAN BANK JANGKA PENDEK (Lanjutan) 18. SHORT-TERM BANK LOAN (Continued)
PT Bank Maspion Indonesia Tbk PT Bank Maspion Indonesia Tbk
Perjanjian Kredit : Perjanjian Kredit No. 03 tanggal Loan Agreement : Loan Approval No. 03 dated February
22 Februari 2024 22, 2024
Fasilitas Kredit : Demand loan dengan limit Credit Facilities : Demand loan with a limit of
Rp500.000.000.000 (lima ratus miliar Rp500,000,000,000 (five hundred
rupiah) dan tambahan billion rupiah) and an additional
Rp250.000.000.000 (dua ratus lima Rp250,000,000,000 (two hundred and
puluh miliar rupiah) fifty billion rupiah)
Jangka Waktu : 22 Februari 2024 sampai dengan Period : February 22, 2024 until February 22,
22 Februari 2025 2025
Tujuan : Modal Kerja usaha jasa logistik, Purposes : Operational Working Capital for
pengiriman dan jasa keuangan logistics, shipping anf financial service
Tingkat Bunga : 8,25% per tahun Interest Rate : 8.25% per annum
Provisi : 0,10% untuk tambahan dan 0,05% Provision : 0.10% for additional and 0.05% for
untuk perpajangan per tahun dari extension per year of the credit limit
besarnya limit kredit amount
Jaminan : Tanpa Jaminan Collateral : Clean basis
PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk
Perjanjian Kredit : Addendum Akad Pembiayaan Loan Agreement : Addendum of Musyarakah Financing
Musyarakah Nomor 125 Tanggal Agreement No. 05 dated June 25, 2024.
25 Juni 2024.
Fasilitas Kredit : Musyarakah Pembiayaan Rekening Credit Facilities : Musyarakah Sharia Current Account
Koran Syariah (PRKS) dengan limit Financing (PRKS) with limit facilities
Rp400.000.000.000 (empat ratus Rp400,000,000,000 (four hundred
miliar rupiah) billion rupiah)
Jangka Waktu : 29 Juni 2024 sampai dengan Period : June 29, 2024 until June 29, 2025
29 Juni 2025
Tujuan : Modal Kerja usaha penyaluran bantuan Purposes : Working Capital for government aid
Pemerintah distribution
Tingkat Bunga : 8,35% per tahun Interest Rate : 8.35% per annum
Provisi : 0,25% per tahun dari besarnya limit Provision : 0.25% per annum of the limit provided
kredit
Jaminan : Tanpa Jaminan Collateral : Clean Basis
PT Bank Sinarmas Tbk PT Bank Sinarmas Tbk
Perjanjian Kredit : Perjanjian Kredit No. 002-Corp. Loan Agreement : Loan Approval No. 002-
Banking/P-005/DL/VIII/2024-3 Corp.Banking/P-005/DL/VIII/2024-3
tanggal 22 Agustus 2024 dated August 22, 2024
Fasilitas Kredit : Demand Load (Revolving – Credit Facilities : Demand Load (Revolving –
Uncommited) dengan limit Uncommited) with limit facilities
Rp350.000.000.000 Rp350,000,000,000
Jangka Waktu : 30 Agustus 2024 sampai dengan 30 Period : August 30, 2024 until August 30, 2025
Agustus 2025
Tujuan : Modal Kerja Operasional Perusahaan, Purposes : Operational Working Capital of the
khususnya pembayaran kepada pihak Company, especially payment to third
ketiga parties
Tingkat Bunga : 9,50% Interest Rate : 9.50%
Provisi : 0,25% per tahun dari besarnya plafon Provision : 0.25% per annum of the limit provided
Jaminan : Tanpa Jaminan Collateral : Clean Basis
91
Page 392
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
18. PINJAMAN BANK JANGKA PENDEK (Lanjutan) 18. SHORT-TERM BANK LOAN (Continued)
PT Bank KB Bukopin Tbk PT Bank KB Bukopin Tbk
Perjanjian Kredit : Perjanjian Kredit No LIV/128/KB Loan Agreement : Credit Agreement No LIV/128/KB
BUKI/ADD-PK-REG/XI/2024 tanggal BUKI/ADD-PK-REG/XI/2024 dated
21 November 2024 November 21, 2024
Fasilitas Kredit : Rp200.000.000.000 (Dua ratus miliar Credit Facilities : Rp200,000,000,000 (Two hundred
rupiah) billion Rupiah)
Jangka Waktu : 7 Desember 2024 sampai dengan 7 Period : December 7, 2024 until December 7,
Desember 2025 2025
Tujuan : Modal Kerja Operasional Perusahaan, Purposes : Operational Working Capital of the
khususnya pembayaran kepada pihak Company, especially payment to third
ketiga parties
Tingkat Bunga : 8,5% Interest Rate : 8.5%
Provisi : 0,10% per tahun dari besarnya limit Provision : 0.10% per annum of the limit provided
kredit
Jaminan : Tanpa Jaminan Collateral : Clean Basis
PT Bank IBK Indonesia Tbk PT Bank IBK Indonesia Tbk
Perjanjian Kredit : Perjanjian Kredit Nomor 4 tanggal Loan Agreement : Credit Agreement No 4 dated June 26,
26 Juni 2024 2024
Fasilitas Kredit : Rp200.000.000.000 (Dua ratus miliar Credit Facilities : Rp200,000,000,000 (Two hundred
rupiah) billion rupiah)
Jangka Waktu : 26 Juni 2024 sampai dengan 26 Juni Period : June 26, 2024 until June 26, 2025
2025
Tujuan : Modal Kerja Purposes : Working Capital
Tingkat Bunga : 8,5% Interest Rate : 8.5%
Provisi : 0,25% per tahun dari besarnya limit Provision : 0.25% per annum of the limit provided
kredit
Jaminan : Tanpa Jaminan Collateral : Clean Basis
PT Bank Neo Commerce Tbk PT Bank Neo Commerce Tbk
Perjanjian Kredit : Perjanjian Kredit Nomor 110 Loan Agreement : Credit Agreement No 110 dated July
tanggal 29 Juli 2024 29, 2024
Fasilitas Kredit : Rp. 200.000.000.000 (Dua ratus miliar Credit Facilities : Rp200,000,000,000 (Two hundred
rupiah) billion rupiah)
Jangka Waktu : 29 Juli 2024 sampai dengan 29 Juli Period : July 29, 2024 until July 29, 2025
2025
Tujuan : Tambahan Modal Kerja usaha jasa Purposes : Addtional Working Capital for
logistik, pengiriman dan jasa keuangan logistics, shipping, and financial
services businesses
Tingkat Bunga : 8,5% Interest Rate : 8.5%
Provisi : 0,25% per tahun dari besarnya limit Provision : 0.25% per annum of the limit provided
kredit
Jaminan : Tanpa Jaminan Collateral : Clean Basis
PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk
Perjanjian Kredit : Perjanjian Kredit Nomor 110 tanggal Loan Agreement : Credit Agreement No 110 dated July
29 Juli 2024 29, 2024
Fasilitas Kredit : Rp. 100.000.000.000 (Seratus miliar Credit Facilities : Rp100,000,000,000 (One hundred
rupiah) billion rupiah)
Jangka Waktu : 29 Juli 2024 sampai dengan 29 Juli Period : July 29, 2024 until July 29, 2025
2025
Tujuan : Tambahan Modal Kerja usaha jasa Purposes : Addtional Working Capital for
logistik, pengiriman dan jasa keuangan logistics, shipping, and financial
services businesses
Tingkat Bunga : 8,5% Interest Rate : 8.5%
Provisi : 0,25% per pencairan Provision : 0.25% per disbursement
Jaminan : Tanpa Jaminan Collateral : Clean Basis
92
Page 393
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
18. PINJAMAN BANK JANGKA PENDEK (Lanjutan) 18. SHORT-TERM BANK LOAN (Continued)
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Perjanjian Kredit : Perjanjian Kredit Nomor 83 Tanggal Loan Agreement : Credit Agreement No 83 dated
30 Desember 2024 December 30, 2024
Fasilitas Kredit : Rp. 150.000.000.000 (Seratus lima Credit Facilities : Rp150,000,000,000 (One hundred and
puluh miliar rupiah) fifty billion rupiah)
Jangka Waktu : 30 Desember 2024 sampai dengan 30 Period : December 30, 2024 until December
Desember 2025 30, 2025
Tujuan : Tambahan Modal Kerja usaha jasa Purposes : Addtional Working Capital for
logistik, pengiriman dan jasa keuangan logistics, shipping, and financial
services businesses
Tingkat Bunga : 8,5% Interest Rate : 8.5%
Provisi : 0,25% per pencairan Provision : 0.25% per disbursement
Jaminan : Tanpa Jaminan Collateral : Clean Basis
Berikut uraian pembatasan masing-masing fasilitas pinjaman The following is a description of the restrictions on each bank
bank: loan facilities:
Nama Bank/ Rasio/ Batasan/
Bank Name Ratio Covenants
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Rasio cakupan layanan utang/Debt service Minimal 1x/Minimum 1x
coverage ratio
PT Bank Negara Indonesia Rasio lancar/Current ratio Minimal 1x/Minimum 1x
(Persero) Tbk Rasio utang terhadap ekuitas/Debt equity ratio Maksimal 2,2x/Maximum 2.2x
Rasio cakupan layanan utang/Debt service Minimal 1x/Minimum 1x
coverage ratio
PT Bank Central Asia Tbk Rasio lancar/Current ratio Minimal 1x/Minimum 1x
Rasio kewajiban terhadap ekuitas/Liabilities to Maksimal 2,5x/Maximum 2.5x
equity ratio
PT Bank Maspion Tbk Rasio cakupan layanan utang/Debt service Minimal 1x/Minimum 1x
coverage ratio
Rasio lancar/Current ratio Minimal 1x/Minimum 1x
Rasio kewajiban terhadap ekuitas/Liabilities to Maksimal 2,5x/Maximum 2.5x
equity ratio
PT Bank Sinarmas Tbk Rasio lancar/Current ratio Minimal 1x/Minimum 1x
Rasio cakupan layanan utang/Debt service Minimal 1x/Minimum 1x
coverage ratio
PT Bank IBK Indonesia Tbk Rasio lancar/Current ratio Minimal 1x/Minimum 1x
Rasio cakupan layanan utang/Debt service Minimal 1x/Minimum 1x
coverage ratio
Rasio utang terhadap ekuitas/Debt equity ratio Maksimal 3x/Maximum 3x
PT Bank Neo Commerce Tbk Rasio lancar/Current ratio Minimal 1x/Minimum 1x
Rasio cakupan layanan utang/Debt service Minimal 1x/Minimum 1x
coverage ratio
Rasio utang terhadap ekuitas/Debt equity ratio Minimal 3x/Minimum 3x
PT Bank China Construction Bank Rasio lancar/Current ratio Minimal 1x/Minimum 1x
Indonesia Tbk Rasio utang terhadap ekuitas/Debt equity ratio Maksimal 1x/Maximum 1x
Rasio cakupan layanan utang/Debt service Minimal 2x/Minimum 2x
coverage ratio
PT Bank Pembangunan Daerah Rasio lancar/Current ratio Minimal 1x/Minimum 1x
Jawa Timur Tbk Rasio utang terhadap ekuitas/Debt equity ratio Maksimal 2,5x/Maximum 2,5x
Rasio cakupan layanan utang/Debt service Minimal 100%/Minimum 100%
coverage ratio
93
Page 394
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
19. PINJAMAN JANGKA PANJANG 19. LONG-TERM LOANS
a. Liabilitas Sewa a. Lease Liabilities
2024 2023
Liabilitas Sewa Lease Liabilities
Liabilitas Sewa 130.921.740.724 22.928.966.765 Lease Liabilities
Dikurangi Bagian Utang yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun (42.139.256.365) (7.734.098.789) Less Current Maturities
Jumlah 88.782.484.359 15.194.867.976 Total
b. Utang Pinjaman Jangka Menengah dan Obligasi b. Medium Term Notes and Bonds
2024 2023
Nilai Nominal Par Value
Obligasi I Seri A 100.000.000.000 100.000.000.000 Obligasi I Seri A
Obligasi I Seri B 400.000.000.000 400.000.000.000 Obligasi I Seri B
M TN Posindo 03 tahap 1 - 325.000.000.000 MTN Posindo 03 stage 1
Sub Jumlah 500.000.000.000 825.000.000.000 Sub Total
Dikurangi Biaya Penerbitan yang
Belum Diamortisasi (2.449.999.993) (6.538.541.667) Less unamortized Issuance Cost
Jumlah M TN & Obligasi - Bersih 497.550.000.007 818.461.458.333 Total MTN & Bonds - Net
Dikurangi Bagian Utang yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun (99.469.166.668) (323.361.458.333) Less Current Portion
Jumlah Jangka Panjang 398.080.833.339 495.100.000.000 Total Long-term Portion
Pinjaman Jangka Menengah Medium Term Notes
Utang MTN merupakan surat utang berjangka menengah MTN debt is a medium-term note issued by PT Pos
(Medium Term Notes) yang diterbitkan oleh Indonesia (Persero) to support the provision of funds for
PT Pos Indonesia (Persero) guna mendukung penyediaan the obligation replacement (bank credit/KMK) with other
dana untuk penggantian kewajiban yang ada (kredit debt obligations (refinancing). In conducting this
perbankan/KMK) dengan kewajiban utang lain issuance, the Company has received approval from the
(refinancing). Dalam melakukan penerbitan ini Board of Commissioners based on letter
Perusahaan telah mendapat persetujuan dari Dewan No.356/DEKOM/1218 dated December 18, 2018 and
Komisaris berdasarkan surat No.356/DEKOM/1218 No.278/DEKOM/0821 dated August 16, 2021.
tanggal 18 Desember 2018 dan No.278/DEKOM/0821
tanggal 16 Agustus 2021.
Medium Term Notes diterbitkan secara bertahap terdiri Medium Term Notes are issued in stages consisting of
dari beberapa seri dengan nilai pokok sebanyak- several series with maximum principal value amounting to
banyaknya sebesar Rp1.000.000.000.000 yang diterbitkan Rp1,000,000,000,000.
secara berseri.
MTN Posindo-03 Tahap I Tahun 2021 telah disahkan oleh MTN Posindo-03 Phase I of 2021 has been ratified by
Notaris Fathiah Helmi SH No. 39 tanggal Notary Fathiah Helmi SH No. 39dated December 29, 2021
29 Desember 2021 dengan cara penempatan dana terbatas by private placement of funds in the amount of
(private placement) dengan jumlah sebesar Rp325,000,000,000 with a tenor of 3 years from the
Rp325.000.000.000 dengan tenor 3 tahun sejak tanggal issuance date which is December 29, 2021 with an interest
penerbitan yaitu 29 Desember 2021 dengan bunga of 10.50%.
10,50%.
Berdasarkan perjanjian MTN, Perusahaan memiliki Based on the MTN agreement, the Company has an
kewajiban untuk memastikan dan menjaga rasio keuangan obligation to ensure and maintain financial ratios as
sebagai berikut: follows:
1. Debt to Equity Ratio (DER) Maksimal 5 1. Debt to Equity Ratio (DER) Maximum 5
2. Debt Service Coverage Ratio (DSCR) Minimal 100% 2. Debt Service Coverage Ratio (DSCR) Minimum 100%
Pada tanggal 24 Desember 2024, Perusahaan telah On December 24, 2024, the Company has made full
melakukan pelunasan atas MTN Posindo-03 Tahap I. payment of MTN Posindo-03 Phase I.
94
Page 395
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
19. PINJAMAN JANGKA PANJANG (Lanjutan) 19. LONG-TERM LOANS (Continued)
b. Utang Pinjaman Jangka Menengah dan Obligasi b. Medium Term Notes and Bonds (Continued)
(Lanjutan)
Obligasi Bonds
Perusahaan telah menerbitkan Obligasi pada tahun 2022 The Company has issued Bond in 2022 to support the
untuk mendukung ketersediaan dana dan operasional availability of funds and the Company's operations. The
Perusahaan. Perusahaan telah mendapatkan persetujuan Company has obtained approval from the Board of
dari Dewan Komisaris dalam surat Commissioners in letter No. S-596/MBU/09/2022
No. S-596/MBU/09/2022 perihal persetujuan Rencana regarding the approval of the Planned Issuance of Bond
Penerbitan Obligasi dan/atau Surat Berharga Lainnya and/or Other Securities of PT Pos Indonesia (Persero) on
PT Pos Indonesia (Persero) pada tanggal September 21, 2022.
21 September 2022.
Obligasi I Pos Indonesia telah disahkan oleh Notaris Jose Pos Indonesia’s Bond I have been certified by Notary Jose
Dima Satria, S.H., M.Kn. No. 87 tanggal 13 Desember Dima Satria, S.H., M.Kn. No. 87 dated December 13, 2022
2022 tentang Addendum III dan pernyataan kembali concerning Addendum III and restatement of the I Pos
perjanjian emisi obligasi I Pos Indonesia Tahun 2022 Indonesia’s bond issuance agreement for 2022 that PT
bahwa PT Pos Indonesia (Persero) menerbitkan Obligasi Pos Indonesia (Persero) issues bonds of
sebesar Rp500.000.000.000 dengan ketentuan Obligasi Rp500,000,000,000 with the provisions for Series A Bonds
Seri A sebesar Rp100.000.000.000 dengan tenor 3 tahun of Rp100,000,000,000 with a tenor of 3 years from the
sejak tanggal penerbitan yaitu 28 Desember 2022 dengan issuance date, which is December 28, 2022 with an
bunga 10,90%. Obligasi Seri B sebesar interest of 10.90%. Series B bonds of Rp400,000,000,000
Rp400.000.000.000 dengan tenor selama 5 tahun sejak with a tenor of 5 years from the issuance date,
tanggal penerbitan yaitu 28 Desember 2022 dengan bunga December 28, 2022 with an interest of 11.75%.
11,75%.
Pada tanggal 31 Desember 2023, peringkat Obligasi As of December 31, 2023, the Company's bond rating has
Perusahaan telah memperoleh hasil pemeringkatan been rated irA- by PT Kredit Rating Indonesia (KRI) dated
dengan peringkat irA- dari PT Kredit Rating Indonesia August 7, 2023.
(KRI) tanggal 7 Agustus 2023.
Perusahaan sudah menunjuk PT Bank Tabungan Negara The Company has appointed PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk sebagai wali amanat. (Persero) Tbk as trustee.
Perusahaan menunjuk PT Bahana Sekuritas dan As underwriters for the issuance of Bond, the Company
PT Aldiracita Sekuritas Indonesia sebagai penjamin has appointed PT Bahana Sekuritas and PT Aldiracita
pelaksana emisi obligasi Perusahaan. Sekuritas Indonesia.
Biaya penawaran umum adalah sebesar Rp9.690.000.000 The cost of the public offering is Rp9,690,000,000 and
dengan rincian sebagai berikut: with details as follows:
Uraian/ Jumlah Biaya/
No. Description Total Cost
1. Biaya Jasa Untuk Penjaminan Emisi Efek/Underwriting Fee
Biaya Jasa Manajemen/Management Fee 4.000.000.000
Biaya Jasa Penjaminan/Underwriting Fee 1.400.000.000
Biaya Jasa Penjualan/Selling Fee 1.400.000.000
Sub Jumlah/Sub Total 6.800.000.000
2. Biaya Profesi Penunjang Pasar Modal/Capital Market Support Professional Fees
Biaya Jasa Akuntan Publik/Audit Fee 1.245.000.000
Biaya Jasa Konsultan Hukum/Legal Fee 600.000.000
Biaya Notaris/Notary Fee 100.000.000
1.945.000.000
3. Biaya Lembaga Penunjang Pasar Modal/Capital Market Supporting Institution Fees 450.000.000
4. Biaya Lain-lain/Other Fees 495.000.000
Jumlah/Total 9.690.000.000
95
Page 396
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
19. PINJAMAN JANGKA PANJANG (Lanjutan) 19. LONG-TERM LOANS (Continued)
c. Utang Pinjaman Jangka Menengah dan Obligasi c. Medium Term Notes and Bonds (Continued)
(Lanjutan)
Obligasi (Lanjutan) Bonds (Continued)
Yang termasuk biaya lain-lain adalah biaya pernyataan Other costs include OJK registration statement fee, IDX
pendaftaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK), biaya listing fee, fees for KSEI, initial bidding costs, printing
pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI), biaya-biaya costs for initial prospectus and prospectus, forms,
untuk Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), biaya newspaper advertising fees and allotment audits.
penyelenggaraan penawaran awal, biaya percetakan
prospektus awal dan prospektus, formulir, biaya iklan
koran dan audit penjatahan.
Utang obligasi ini mensyaratkan Perusahaan untuk Bonds payable requires the Company to maintain
mempertahankan rasio keuangan pada laporan keuangan financial ratios on year end audited financial statements
akhir tahun (Desember) audited sebagai berikut: (December) as follows:
1. Rasio Lancar Minimal 1x 1. Current Ratio Minimum 1x
2. Debt Service Coverage Ratio (DSCR) Minimal 100% 2. Debt Service Coverage Ratio (DSCR) Minimum 100%
Pada tanggal 31 Desember 2024, Perusahaan memenuhi As of December 31, 2024, the Company has fulfilled all
semua persyaratan covenant yang ditentukan dalam covenant requirements within the agreement.
perjanjian.
Eksposur maksimum terhadap risiko likuiditas pada akhir The maximum exposure to liquidity risk at the end of the
periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat utang reporting period is the carrying amount of bonds payable
obligasi sebagaimana yang diungkapkan di Catatan 29. as disclosed in Note 29.
20. LIABILITAS IMBALAN KERJA 20. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES
lmbalan kerja yang diberikan kepada karyawan merupakan Employee benefits granted to employees is a defined benefit in
imbalan pasti sesuai dengan Undang-Undang No. 6 Tahun accordance with Law No. 06/2023.
2023.
Perusahaan mengakui penyisihan imbalan kerja sesuai dengan The Company recognizes the provision for employee benefits
PSAK No. 219 (Revisi 2013) dan Undang-undang Cipta Kerja in accordance with PSAK 219 (Revised 2013) and the
No. 11 tahun 2020. Penyisihan ini didasarkan pada Omnibus Law No. 11 of 2020. This provision is based on
perhitungan yang dilakukan oleh Kantor Konsultan Aktuaria calculations done by Arya Bagiastra Actuarial Consulting
Arya Bagiastra, sebagaimana tercantum dalam laporan No. Firm, as stated in report No. 0081/RP-PSAK/KKA.AB/III/25
0081/RP-PSAK/KKA.AB/III/25 tanggal 18 Maret 2025. dated March 18, 2025.
Rincian liabilitas imbalan kerja yang diakui dalam laporan Details of employee benefit obligations are recognized in the
posisi keuangan konsolidasian adalah sebagai berikut: consolidated statement of financial position is as follows:
2024 2023
Pesangon Severance
Perusahaan 1.007.095.042.256 1.104.990.961.370 The Company
Entitas anak 4.230.019.953 3.035.817.531 Subsidiaries
Jumlah 1.011.325.062.209 1.108.026.778.901 Total
Beban imbalan kerja yang diakui dalam laba rugi sebagai Employee benefits expenses recognized in the profit or loss as
beban umum dan administrasi adalah sebagai berikut: general and administrative expenses are as follows:
2024 2023
Biaya Bunga 92.367.208.652 99.041.729.730 Interest Expense
Biaya Jasa Kini 64.333.326.808 80.367.230.162 Current Service Cost
Biaya Jasa Lalu - (98.756.178.563) Past Service Cost
Harapan Hasil Investasi (18.605.174.828) (15.078.071.402) Return on Plan Assets at BoP - Expected
Provisi untuk Imbalan Terminasi 38.030.200 44.128.000 Provision for Excess Benefit Payment
Jumlah 138.133.390.832 65.618.837.927 Total
96
Page 397
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
20. LIABILITAS IMBALAN KERJA (Lanjutan) 20. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (Continued)
Beban imbalan kerja yang diakui dalam penghasilan Employee benefits expenses recognized in the other
komprehensif lain adalah: comprehensive income are as follows:
2024 2023
(Keuntungan)/Kerugian Aktuarial pada Kewajiban: Actuarial (Gain) or Loss on Obligation:
Perubahan Asumsi Keuangan (19.183.219.406) 9.534.106.273 Change in Financial Assumption
Penyesuaian Pengalaman (395.376.032.666) (20.110.076.057) Experience Adjustment
(Keuntungan)/Kerugian Aktuarial pada Actuarial (Gain)/Loss on
Nilai Wajar Aktiva Program 296.539.149.915 (46.996.969.066) Plan Assets
Jumlah (118.020.102.157) (57.572.938.850) Total
Rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini liabilitas The reconciliation of beginning and ending balance of the
imbalan kerja serta rekonsiliasi nilai kini liabilitas imbalan present value of defined benefit liabilities, and the
pasti dan liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan reconciliation of the present value of defined benefit
konsolidasian adalah sebagai berikut: obligations and liabilities recognized in the consolidated
statements of financial position were as follows:
2024 2023
Nilai Kini Kewajiban Imbalan Pasti Present Value of Defined Benefit
Awal Periode 1.107.177.044.090 1.209.887.794.624 Obligations
Beban Tahun Berjalan 138.133.390.832 65.618.837.927 Current Year Expense
Pembayaran M anfaat (117.356.998.095) (109.611.722.659) Benefit Payments
(Keuntungan)/Kerugian Aktuaria (118.020.102.157) (57.572.938.850) Actuarial (Gain)/Loss
Iuran Perusahaan Selama Periode Berjalan 1.124.809.893 (239.154.319) Company Contribution Paid In Year
Penyesuaian 266.917.646 (56.037.822) Adjustment
Jumlah 1.011.325.062.209 1.108.026.778.901 Total
Penyisihan imbalan kerja di atas dihitung dengan The estimated liabilities on employee benefits are computed
menggunakan metode Projected Unit Credit modifikasi using the Projected Unit Credit method IFRIC modification
IFRIC berdasarkan perhitungan aktuaria pada tanggal based on the actuarial reports as of December 31, 2024 and
31 Desember 2024 dan 2023 yang dilakukan oleh Kantor 2023 conducted by Arya Bagiastra Actuarial Consulting Firm,
Konsultan Aktuaria Arya Bagiastra, aktuaris independen, independent actuaries, with the following principal
dengan asumsi aktuarial utama sebagai berikut: assumptions:
2024 2023
Tingkat Kenaikan Gaji 5,00%-6,50% 5,50% Salary Increase Rate
Tingkat Bunga Diskonto 7,10% 6,67% Interest Discount Rate
Usia Pensiun Normal 56 tahun/years old 56 tahun/years old Normal Retirement Age
Tingkat Pengunduran Diri 10% 10% Resignation Rate
Tingkat Cacat 1% 1% Disability Rate
Tingkat Mortalitas Tabel Mortalita Indonesia 2019/ Mortality Rate
Indonesian Mortality Table 2019
Dasar penetapan tingkat diskonto dengan mempertimbangkan The factors considered in determining the charge in discount
beberapa hal sebagai berikut: rate are as follows:
1. Kelangsungan Usaha Perusahaan. 1. The Going Concern of the Company
2. Pengembangan terhadap aset program pada Dana Pensiun 2. Development of the assets in the Pension Fund program
Pos Indonesia diharapkan berada di atas 10% sebagaimana of Pos Indonesia wasexpected to be over 10% as an
tingkat bunga aktuaria yang dipergunakan pada Dana actuarialinterest rate on Pension Fund program ofPos
Pensiun Pos Indonesia saat ini adalah 10%. Indonesia is 10%.
3. Informasi yang diperoleh dari PT Pos Indonesia (Persero) 3. Information obtained from PT Pos Indonesia (Persero)
tentang imbal hasil investasi yang telah dilakukan selama about the yield of investments that have been made so far.
ini.
97
Page 398
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
20. LIABILITAS IMBALAN KERJA (Lanjutan) 20. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (Continued)
Berikut adalah analisa ekspektasi jatuh tempo dari manfaat Expected maturity analysis of undiscounted post-employment
pasca kerja tidak terdiskonto adalah sebagai berikut: benefit are as follow:
2024 2023
Dalam 0 dan 2 tahun 453.895.944.272 515.708.561.999 Within 0 and 2 years
Antara 2 dan 5 tahun 405.712.305.115 577.180.093.856 Between 2 and 5 years
Antara 5 dan 10 tahun 399.178.908.607 483.451.322.322 Between 5 and 10 years
Diatas 10 tahun 2.725.138.564.815 3.481.285.556.464 Above 10 years
Liabilitas Imbalan Kerja PT Pos Finansial Indonesia Employee benefits liability of PT Pos Finansial Indonesia
(PFI) (PFI)
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 saldo Liabilitas As of December 31, 2024 and 2023, the balance of PFI’S Post-
Imbalan Kerja PFI adalah sebesar Rp1.293.812.359 dan Employment Benefit Liabilities are Rp1,293,812,359 and
Rp944.069.123. Rp944,069,123.
Liabilitas Imbalan Kerja PT Pos Properti Indonesia Employee Benefits Liability of PT Pos Properti Indonesia
(PPI) (PPI)
PPI membuat cadangan jangka panjang untuk direksi dan PPI makes long-term reserves for directors and employees
karyawan pengkaryaan yang telah bekerja minimal 6 bulan di who have worked for at least 6 months at PT Pos Properti
PT Pos Properti Indonesia. Tidak terdapat pendanaan Indonesia. There is no funding in relation to employee benefit
sehubungan dengan liabilitas imbalan kerja. Total liabilitas liabilities. The total employee benefit liabilities as of
imbalan kerja pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023 are Rp1,415,908,913 and
adalah Rp1.415.908.913 dan Rp849.734.811. Rp849,734,811.
Liabilitas Imbalan Kerja PT Pos Logistik Indonesia Employee Benefits Liability of PT Pos Logistik Indonesia
(PLI) (PLI)
Imbalan kerja untuk tahun berjalan dicerminkan pada laporan Employee benefits for the current year are reflected in the
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain serta laporan statement of profit or loss and other comprehensive income
posisi keuangan. Saldo liabilitas imbalan kerja kepada and the statement of financial position. The balance of the
karyawan sesuai PSAK 219 (Revisi 2013) pada tanggal employee benefits obligation in accordance with PSAK 219
31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing sebesar (Revised 2013) as of December 31, 2024 and 2023 amounted
Rp1.520.298.681 dan sebesar Rp1.242.013.597. to Rp1,520,298,681 and Rp1,242,013,597 respectively.
Analisis Sensitivitas Sensitivity Analysis
Sensitivitas dari nilai kini liabilitas imbalan pasca kerja per The sensitivity of post-employment benefit as of
31 Desember 2024 dan 2023 terhadap perubahan asumsi December 31, 2024 and 2023 to changes in the actuarial
aktuaria adalah sebagai berikut: assumptions is as follows:
2024 2023
Analisa Sensitivitas Tingkat
Diskonto Discount Rate Sensitivity Analysis
Jika Tingkat +1% 967.801.622.029 1.344.517.768.767 If Rate +1%
Jika Tingkat -1% 1.101.949.952.400 1.427.165.035.669 If Rate -1%
Analisa Sensitivitas Kenaikan Gaji Salary Increase Sensitivity Analysis
Jika Tingkat +1% 1.053.882.771.229 1.428.772.681.255 If Rate +1%
Jika Tingkat -1% 965.333.043.755 1.342.291.463.602 If Rate -1%
21. EKUITAS 21. EQUITY
a. Modal Saham a. Share Capital
Berdasarkan Akta Notaris Sutjipto. SH.M.Kn.. No.164 Based on Notarial Deed No.164 of Sutjipto. SH. M.Kn.
tanggal 15 Agustus 2008, susunan pemilikan saham dated August 15, 2008, the shareholding of the Company
Perusahaan adalah Negara Republik Indonesia sebanyak is fully owned by the Republic of Indonesia with 425,000
425.000 saham atau dengan nilai nominal sebesar shares or Rp425,000,000,000.
Rp425.000.000.000.
98
Page 399
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
21. EKUITAS (Lanjutan) 21. EQUITY (Continued)
a. Modal Saham (Lanjutan) a. Share Capital (Continued)
Berdasarkan Akta Notaris Aryanti Artisari. SH. M.Kn. Based on Notarial Deed of Aryanti Artisari. SH. M.Kn.
No. 3 tanggal 3 Januari 2013 para pemegang saham No. 3 dated January 3, 2013, shareholders decided as
mengambil keputusan sebagai berikut: follows:
1. Menyetujui pengeluaran/penempatan saham yang 1. Approving expenses/shares placement that is still in
masih dalam simpanan (portepel) sejumlah 30.023 deposits consisting of 30,023 shares, with par value of
saham, masing-masing saham dengan nilai Rp1,000,000, thereby the total amount will be
Rp1.000.000, sehingga seluruhnya seharga Rp30,023,000,000 which all part taken by the
Rp30.023.000.000 yang seluruhnya diambil bagian Government of Republic of Indonesia.
oleh Negara Republik Indonesia.
2. Penambahan modal Negara Republik Indonesia ke 2. Increase in the Government of Republic of Indonesia
dalam saham Perusahaan sebesar Rp30.023.000.000 capital to the Company, amounted to
dengan cara sebagai berikut: Rp30,023,000,000 as follows:
- Sebesar Rp30.022.899.470 yang berasal dari - Amounted to Rp30,022,899,470 that originated
pengalihan barang milik negara sebagaimana from the transfer of goods owned by the state as
ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah No. 67 stated in Government Regulation No. 67 year
tahun 2012. 2012.
- Sebesar Rp100.530 yang berasal dari kapitalisasi - Amounted to Rp100,530 that originated from part
sebagian cadangan Perusahaan sampai dengan of the capitalization of the Company’s allowance
tahun buku 2011. until book year 2011.
3. Peningkatan modal ditempatkan/ disetor Perusahaan 3. Increase in the Company’s paid-up capital from
yang semula Rp425.000.000.000 menjadi sebesar Rp425,000,000,000 to Rp455,023,000,000.
Rp455.023.000.000.
2024 dan/and 2023
Jumlah Saham
Ditempatkan dan
Disetor Penuh/ Persentase Nominal per Jumlah M odal
Number of Share Pemilikan/ Lembar saham Disetor/
Issued and Percentage Nominal Total Paid-up
Fully Paid of Ownership Share Capital
Pemegang Saham Shareholders
Negara Republik Indonesia 455.023 100% 1.000.000 455.023.000.000 Negara Republik Indonesia
Jumlah 455.023 100,00% 1.000.000 455.023.000.000 Total
b. Tambahan Modal Disetor b. Additional Paid-in Capital
Tambahan modal disetor berasal dari program Additional paid-in capital arise from tax amnesty program
pengampunan pajak (tax amnesty) yang diikuti oleh entitas that the Subsidiary participated in 2016 referring to the
anak pada tahun 2016 mengacu pada surat keterangan tax amnesty certificate Number: KET-
pengampunan pajak Nomor: KET- 22467/PP/WPJ.06/2016 dated November 2, 2016 for tax
22467/PP/WPJ.06/2016 tanggal 2 November 2016 atas payments in 2015 amounting to Rp2,344,427,566.
setoran pajak tahun 2015 senilai Rp2.344.427.566.
c. Komponen Ekuitas Lainnya c. Other Equity Components
2024
Keuntungan
(Kerugian) tahun
Berjalan/
Saldo Awal/ Profit (Loss) Penyesuaian/ Saldo Akhir/
Beginning Balance For the Year Adjustment Ending Balance
Pengukuran Kembali Remeasurement of
Imbalan Pasti (75.065.722.660) 91.974.745.731 29.769.336 16.938.792.407 Defined Benefit
Selisih Lebih Revaluasi Surplus of Revaluation
Aset Tetap 3.777.846.639.788 - - 3.777.846.639.788 of Fixed Assets
Jumlah 3.702.780.917.128 91.974.745.731 29.769.336 3.794.785.432.195 Total
99
Page 400
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
21. EKUITAS (Lanjutan) 21. EQUITY (Continued)
c. Komponen Ekuitas Lainnya (Lanjutan) c. Other Equity Components (Continued)
2023
Keuntungan
(Kerugian) tahun
Berjalan/
Saldo Awal/ Profit (Loss) Penyesuaian/ Saldo Akhir/
Beginning Balance For the Year Adjustment Ending Balance
Pengukuran Kembali Remeasurement of
Imbalan Pasti (120.026.621.099) 44.894.930.668 65.967.771 (75.065.722.660) Defined Benefit
Selisih Lebih Revaluasi Surplus of Revaluation
Aset Tetap 3.365.475.909.885 412.370.729.903 - 3.777.846.639.788 of Fixed Assets
Jumlah 3.245.449.288.786 457.265.660.571 65.967.771 3.702.780.917.128 Total
d. Kepentingan Non-Pengendali d. Non-Controlling Interest
2024
Bagian atas Laba Penghasilan
(Rugi) Neto/ Komprehensif Lain/
Saldo Awal/ Share in Net Other Comprehensive Penyesuaian/ Saldo akhir/
Beginning Balance Profit (Loss) Income Adjustment Ending balance
PT Pos Finansial Indonesia (45.460.211.440) 195.375.279 (29.809.307) - (45.294.645.468)
PT Pos Logistik Indonesia 432.514.147 2.250.489 39.971 21.844.672 456.649.279
Jumlah/Total (45.027.697.293) 197.625.768 (29.769.336) 21.844.672 (44.837.996.189)
2023
Bagian atas Laba Penghasilan
(Rugi) Neto/ Komprehensif Lain/
Saldo Awal/ Share in Net Other Comprehensive Penyesuaian/ Saldo akhir/
Beginning Balance Profit (Loss) Income Adjustment Ending balance
PT Pos Finansial Indonesia (17.938.001.455) (20.491.252.597) 11.781.505 (7.042.738.893) (45.460.211.440)
PT Pos Logistik Indonesia 379.793.429 6.791.098 180.130 45.749.490 432.514.147
Jumlah/Total (17.558.208.026) (20.484.461.499) 11.961.635 (6.996.989.403) (45.027.697.293)
e. Laba per Saham Dasar e. Earnings Per Share
Perhitungan laba per saham dasar berdasarkan pada The basic earnings per share is based on the following:
informasi berikut:
2024 2023
Laba yang Diatribusikan Kepada Profit Attributtable to Owners of the
Pemilik Entitas Induk 746.936.851.666 748.699.105.099 Company
Rata-rata Tertimbang Saham Biasa Weighted Average Number of Ordinary
untuk Perhitungan Shares for Computation of Basic
Laba Per Saham Dasar 455.023 455.023 Earning Per Share
Laba Per Saham 1.641.536,48 1.645.409,36 Earnings Per Share
100
Page 401
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
22. PENDAPATAN 22. REVENUES
2024 2023
Logistik 2.061.931.398.556 2.176.037.721.479 Logistics
Paket Pos 1.254.282.573.393 1.456.773.750.070 Parcels
Jasa Keuangan 1.070.500.710.572 1.256.664.342.262 Financial Services
Surat Pos 457.650.739.942 437.098.907.316 Postal Main
Properti 173.495.586.234 152.546.415.548 Properties
Jumlah 5.017.861.008.697 5.479.121.136.675 Total
23. BEBAN POKOK LAYANAN 23. COST OF SERVICES
Rincian beban pokok layanan berdasarkan jenis layanan The details of cost of services based on type of services are as
sebagai berikut: follows:
2024 2023
Logistik 1.106.845.846.656 1.292.873.463.760 Logistics
Paket Pos 739.792.208.752 1.033.396.472.132 Parcels
Jasa Keuangan 727.653.780.368 861.135.232.956 Financial Services
Surat Pos 382.649.769.003 457.326.475.717 Postal Main
Properti 64.352.580.960 32.497.117.053 Properties
Lainnya 9.511.954.318 3.560.683.820 Others
Jumlah 3.030.806.140.057 3.680.789.445.438 Total
Rincian beban pokok layanan berdasarkan jenis biaya sebagai The details of cost of services based on type of expenses are as
berikut: follows:
2024 2023
Pegawai 1.519.144.818.899 1.617.844.499.098 Employees
Operasi 1.166.726.043.496 1.781.439.099.547 Operations
Administrasi 178.293.707.285 162.528.013.005 Administration
Penyusutan (Catatan 11) 109.983.887.689 76.979.741.344 Depreciations (Note 11)
Umum 39.290.236.132 28.458.314.886 General
Amortisasi (Catatan 13) 17.367.446.556 13.539.777.558 Amortizations (Note 13)
Jumlah 3.030.806.140.057 3.680.789.445.438 Total
24. BEBAN USAHA 24. OPERATING EXPENSES
2024 2023
Beban Pemasaran Marketing Expenses
Jasa Keuangan 24.678.323.012 20.852.622.808 Financial Services
Surat Pos dan Paket Pos 4.468.275.731 32.948.917.992 Postal Mails and Parcels
Properti 2.869.976.674 3.061.803.960 Properties
Ritel 1.612.572.022 1.567.100.992 Retails
Logistik 1.230.793.917 11.588.025.107 Logistics
Filateli 351.292.285 241.974.213 Philately
Sub Jumlah 35.211.233.641 70.260.445.072 Subtotal
Beban Umum dan Administrasi General and Administration Expenses
Pegawai 798.300.058.344 766.640.619.187 Employees
Operasi 174.569.733.627 132.339.444.248 Operations
Umum 126.098.183.919 144.642.714.545 General
Penyusutan (Catatan 11) 26.815.985.234 41.912.759.702 Depreciations (Note 11)
Administrasi 23.791.748.534 16.699.132.538 Administration
Amortisasi (Catatan 13) 10.341.312.972 8.755.736.468 Amortizations (Note 13)
Sub Jumlah 1.159.917.022.630 1.110.990.406.688 Subtotal
Jumlah 1.195.128.256.271 1.181.250.851.760 Total
101
Page 402
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
25. PENDAPATAN (BEBAN) LAINNYA 25. OTHER INCOME (EXPENSES)
2024 2023
Pendapatan Lainnya Other Income
Pendapatan Donasi LPU 366.844.830.481 366.120.584.914 UPS Donation Income
Kenaikan Nilai Wajar Increase in Fair Value of
Properti Investasi (Catatan 12) 172.463.187.446 168.004.840.966 Investment Property (Note 12)
Pendapatan Pemulihan Kerugian Income from
Perusahaan 54.527.828.809 59.177.796.699 Recovery Losses
Pendapatan Pelepasan Aset Tetap - 12.283.680.595 Gain on Fixed Asset Disposal
Pendapatan QSF-Penyelenggaraan Pos 798.944.464 923.349.130 QSF Revenue - Postal Maintenance
Lainnya 23.483.496.130 22.217.834.505 Others
Sub Jumlah 618.118.287.330 628.728.086.809 Sub Total
Beban Lainnya Other Expenses
Purna Bakti (166.258.048.293) (175.301.843.409) Pension Cost
Beban yang Tidak Didistribusikan (73.265.007.094) (122.190.027.207) Undistributed Cost
Denda Pajak (20.609.212.766) (27.935.892.177) Penalty Tax
Kerugian Aset Tetap (1.007.768.997) (352.656.105) Loss of Fixed Assets
Sumbangan Bencana Alam (45.678.930) (49.540.050) Natural Disaster Donations
Sub Jumlah (261.185.716.080) (325.829.958.948) Sub Total
Jumlah 356.932.571.250 302.898.127.861 Total
Beban lainnya dengan kategori purna bakti adalah beban - Other expenses in the after-service categoryare the burdens
beban yang dikeluarkan Grup untuk pembayaran pensiunan issued by the Group for thepayment of retired ex-employees of
eks karyawan Grup seperti bantuan kesehatan, bantuan pangan the Groupsuch as health assistance, food assistance
dan perbaikan gizi. andnutritional improvements.
Beban yang tidak distribusikan merupakan kelompok beban Undistributed expenses represent other costs that are not
lainnya yang tidak terkait langsung dengan kegiatan produksi directly related to production activities such as the secretarial
seperti beban kesekretariatan, kegiatan hukum, lainnya. cost, legal activity, and others.
26. PENDAPATAN (BEBAN) KEUANGAN 26. FINANCE INCOME (COST)
2024 2023
Pendapatan Keuangan Finance Income
Pendapatan Selisih Kurs 16.830.894.477 30.322.878.977 Foreign Exchange Diff Income
Pendapatan Jasa Giro 7.215.430.062 10.004.759.893 Current Account Service Income
Pendapatan Penempatan Dana di Bank 7.484.529.575 3.233.763.485 Fund Placement Income in Bank
Sub Jumlah 31.530.854.114 43.561.402.355 Sub Total
Beban Keuangan Finance Cost
Bunga Pinjaman (317.302.182.402) (170.439.111.903) Loan Interest
Bunga Kupon MTN (92.025.000.000) (92.025.000.000) MTN Coupon Interest
Beban Pendanaan (14.684.058.340) (14.254.784.262) Funds Expense
Pengelolaan Treasury (2.923.118.584) (6.429.191.554) Treasury Management
Selisih Kurs atas Transaksi Valas (7.872.437.428) 26.687.614.147 Exchange Difference on Forex
Beban Administrasi Bank (4.427.420.919) (5.188.393.337) Bank Administration Expense
Sub Jumlah (439.234.217.673) (261.648.866.909) Sub Total
Jumlah (407.703.363.559) (218.087.464.554) Total
102
Page 403
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
27. SIFAT DAN TRANSAKSI HUBUNGAN BERELASI 27. NATURE AND TRANSACTIONS WITH RELATED
PARTIES
Tabel berikut ini adalah ikhtisar pihak-pihak berelasi yang The following table is a summary of related parties who have
bertransaksi dengan Grup, termasuk sifat hubungan dan sifat transactions with the Group, and includes the nature of the
transaksinya: relationship and transaction:
No Pihak Berelasi/Related Parties Sifat Hubungan/Nature of Relationship Transaksi/Transaction
1 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Sepengendalian / Under Common Control Penempatan dana di rekening
bank
fasilitas pinjaman dari bank, dan
piutang usaha/
Account bank, loans bank facility,
and
trade receivables
2 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Sepengendalian / Under Common Control Penempatan dana di rekening
Tbk bank, piutang usaha dan utang
usaha/
Account bank, trade receivables
and trade payables
3 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Sepengendalian / Under Common Control Penempatan dana di rekening
Tbk bank dan piutang usaha/
Account bank and trade
receivables
4 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Sepengendalian / Under Common Control Penempatan dana di rekening
Tbk bank fasilitas pinjaman dari bank,
dan
piutang usaha/
Account bank, loans bank facility,
and trade receivables
5 PT Bank Mandiri Taspen Sepengendalian / Under Common Control Penempatan dana di rekening
bank
dan piutang usaha/
Account bank and trade
receivables
6 PT Bank Syariah Indonesia Tbk Sepengendalian / Under Common Control Penempatan dana di rekening
bank
Account bank
7 PT Rajawali Nusantara Indonesia Sepengendalian / Under Common Control Piutang usaha/ Trade receivables
(Persero)
8 Perum Bulog Sepengendalian / Under Common Control Piutang usaha/ Trade receivables
9 PT Telekomunikasi Indonesia Sepengendalian / Under Common Control Piutang usaha dan utang usaha/
(Persero) Tbk Trade receivables and trade
payables
10 PT Perusahaan Listrik Negara Sepengendalian / Under Common Control Piutang usaha dan utang usaha/
(Persero) Trade receivables and trade
payables
11 PT Pertamina (Persero) Sepengendalian / Under Common Control Piutang usaha/ Trade receivables
12 PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Sepengendalian / Under Common Control Piutang usaha dan utang usaha/
Trade receivables and trade
payables
13 Perum Percetakan Uang Republik Sepengendalian / Under Common Control Piutang usaha dan utang usaha/
Indonesia Trade receivables and trade
payables
14 PT Wijaya Karya (Persero) Tbk Sepengendalian / Under Common Control Piutang usaha/ Trade receivables
15 PT Waskita Karya (Persero) Tbk Sepengendalian / Under Common Control Piutang usaha/ Trade receivables
16 PT Asabri (Persero) Sepengendalian / Under Common Control Piutang usaha dan utang usaha/
Trade receivables and trade
payables
17 PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Sepengendalian / Under Common Control Piutang usaha/ Trade receivables
103
Page 404
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
27. SIFAT DAN TRANSAKSI HUBUNGAN BERELASI 27. NATURE AND TRANSACTIONS WITH RELATED
(Lanjutan) PARTIES (Continued)
Rincian akun dan transaksi dengan pihak-pihak berelasi The details of transactions with related parties are as follows:
adalah sebagai berikut:
Persentase Terhadap Jumlah
Aset
dan Liabilitas/
Saldo/ Percentage to Total Assets
Amount and Liabilities
2024 2023 2024 2023
Bank (Catatan 6) Bank (Note 6)
Rupiah Rupiah
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 75.234.069.558 525.044.625.494 0,31% 3,84% (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 173.105.253.245 45.028.912.392 0,72% 0,33% (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 52.554.869.888 36.259.405.362 0,22% 0,27% PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Syariah Indonesia Tbk 9.327.366.609 23.196.151.363 0,04% 0,17% PT Bank Syariah Indonesia Tbk
PT Bank Tabungan Negara PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk 7.714.267.312 8.437.571.702 0,03% 0,06% (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri Taspen 1.278.685.910 1.296.789.387 0,01% 0,01% PT Bank Mandiri Taspen
Jumlah 319.214.512.522 639.263.455.700 1,33% 4,68% Total
Persentase Terhadap Jumlah
Aset
dan Liabilitas/
Saldo/ Percentage to Total Assets
Amount and Liabilities
2024 2023 2024 2023
Bank (Catatan 6) Bank (Note 6)
Yen Jepang Japanese Yen
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 89.743.106.400 121.333.526.650 0,37% 0,90% PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Dolar AS US Dollar
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 25.623.978.252 8.146.977.846 0,11% 0,06% PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Euro Eropa European Euro
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 9.788.400.724 3.516.858.623 0,04% 0,03% PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Poundsterling Inggris Great Britain Poundsterling
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk - 563.785.928 0,00% 0,00% PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Dolar Singapura Singapore Dollar
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk - 659.971.175 0,00% 0,00% PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Saudi Arabian Riyal Saudi Arabian Riyal
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 16.099.248 - 0,00% 0,00% PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
CHF Swiss Swiss CHF
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 2.033.788.701 1.134.429.150 0,01% 0,01% PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Jumlah 127.205.373.325 135.355.549.372 0,53% 1,00% Total
Persentase Terhadap Jumlah
Aset
dan Liabilitas/
Saldo/ Percentage to Total Assets
Amount and Liabilities
2024 2023 2024 2023
Deposito Berjangka (Catatan 6) Time Deposits (Note 6)
Rupiah Rupiah
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 105.000.000.000 35.000.000.000 0,44% 0,26% (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 5.000.000.000 49.500.000.000 0,02% 0,36% (Persero) Tbk
PT Bank Tabungan Negara PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk 43.000.000.000 18.000.000.000 0,18% 0,13% (Persero) Tbk
PT Bank Syariah Indonesia Tbk 20.000.000.000 5.500.000.000 0,08% 0,04% PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Jumlah 173.000.000.000 108.000.000.000 0,72% 0,79% Total
104
Page 405
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
27. SIFAT DAN TRANSAKSI HUBUNGAN BERELASI 27. NATURE AND TRANSACTIONS WITH RELATED
(Lanjutan) PARTIES (Continued)
Persentase Terhadap Jumlah
Aset
dan Liabilitas/
Saldo/ Percentage to Total Assets
Amount and Liabilities
2024 2023 2024 2023
Pendapatan Diterima di Muka Accrued Revenues
Rupiah Rupiah
PT Bank Mandiri Taspen 1.837.564.931 - 0,01% 0,00% PT Bank Mandiri Taspen
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 1.664.061.608 - 0,01% 0,00% (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 1.563.706.982 - 0,01% 0,00% (Persero) Tbk
PT Bio Farma (Persero) Tbk 1.102.833.889 - 0,00% 0,00% PT Bio Farma (Persero) Tbk
Perum Bulog 471.739.004.268 286.236.015.716 1,97% 2,10% Perum Bulog
PT Rajawali Nusantara Indonesia 81.772.905.659 103.629.226.557 0,34% 0,76% PT Rajawali Nusantara Indonesia
Jumlah 553.511.909.927 389.865.242.273 2,31% 2,86% Total
Persentase Terhadap Jumlah
Aset
dan Liabilitas/
Saldo/ Percentage to Total Assets
Amount and Liabilities
2024 2023 2024 2023
Aset Lancar Lainnya Other Current Assets
Rupiah Rupiah
PT Bank Rakyat Indoensia PT Bank Rakyat Indoensia
(Persero) Tbk 231.971.557.450 234.806.998.514 0,97% 1,72% (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 76.428.117.631 76.383.325.096 0,32% 0,56% PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk 9.299.738.942 9.349.738.942 0,04% 0,07% PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk - 1.700.582.143 0,00% 0,01% (Persero) Tbk
PT Bank Tabungan Negara PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk - 15.257.262 0,00% 0,00% (Persero) Tbk
Jumlah 317.699.414.023 322.255.901.957 1,32% 2,36% Total
Persentase Terhadap Jumlah
Aset
dan Liabilitas/
Saldo/ Percentage to Total Assets
Amount and Liabilities
2024 2023 2024 2023
Utang Lainnya Other Payables
Rupiah Rupiah
PT Telekomunikasi Indonesia PT Telekomunikasi Indonesia
(Persero) Tbk 4.591.394.607 4.591.394.607 0,02% 0,13% (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indoensia PT Bank Rakyat Indoensia
(Persero) Tbk - 7.062.205.000 0,00% 0,08% (Persero) Tbk
Jumlah 4.591.394.607 11.653.599.607 0,02% 0,21% Total
Persentase Terhadap Jumlah
Aset
dan Liabilitas/
Saldo/ Percentage to Total Assets
Amount and Liabilities
2024 2023 2024 2023
Pinjaman Bank (Catatan 17) Bank Loans (Note 17)
Rupiah Rupiah
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 449.986.907.517 370.604.000.000 1,88% 6,71% PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Nasional Indonesia PT Bank Nasional Indonesia
(Persero) Tbk 370.000.000.000 300.000.000.000 1,54% 5,43% (Persero) Tbk
Jumlah 819.986.907.517 670.604.000.000 3,42% 12,14% Total
105
Page 406
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
27. SIFAT DAN TRANSAKSI HUBUNGAN BERELASI 27. NATURE AND TRANSACTIONS WITH RELATED
(Lanjutan) PARTIES (Continued)
Jumlah imbalan (penghasilan) berupa gaji, honorarium dan The amount of compensation (income) in the form of salary,
tunjangan dibayarkan untuk Direksi dan Dewan Komisaris honorarium and allowances paid to the Board of Directors
sebesar Rp36.397.969.845 dan Rp18.120.988.959 sampai and Board of Commissioners is Rp36,397,969,845 and
dengan 31 Desember 2024 dan Rp26.947.964.975 dan Rp18,120,988,959 until December 31, 2024 and
Rp16.713.310.728 periode yang sama tahun 2023. Rp26,947,964,975 and Rp16,713,310,728 for the same period
in 2023.
28. PERJANJIAN PENTING 28. SIGNIFICANT AGREEMENTS
Grup mengadakan perjanjian-perjanjian penting sebagai The Group has the following significant agreements are as
berikut: follows:
Mitra/ Nomor Perjanjian/ Perjanjian/ Jangka Waktu
Partners Agreements Number Agreements Awal/Start Akhir/End
PT Lion Express PKS.296/DIR-3/1222 Pendistribusian Kirimanpos Udara Dalam 30 Desember/ 29 Desember/
Negeri/Domestic Air Mail Distribution December December
06/LE-PKS/SLS/I/2022 2022 2024
PT Stefany Jaya PKS 117/DIR-3/0523 Perjanjian Kerja Sama Layanan 26 Mei/ 25 Mei/
Sentosa (Agen dari Pengangkutan Kirimanpos Internasional/ May 2023 May 2025
Asiana Air) Cooperation Agreement on the
Transportation Service of International
Mail
Direktorat Jenderal 6/3.4/HK.01/1/2024 Penyaluran Bantuan Sosial Program 26 Januari/ 31 Desember/
Perlindungan dan Keluarga Harapan Tahun 2024/ January December
Jaminan Sosial PKS021/DIR-4/0124 Distribution of Social Assistance for 2024 2024
Kementerian the Family Hope Program for the Year
Sosial 2024
Direktorat Jenderal 01/5.4/PKS/HK.01/01/2024 Penyaluran Program Sembako Tahun 19 Januari/ 31 Desember/
Pemberdayaan 2024/Distribution of Basic Food Program January December
Sosial PKS012/DIR-4/0124 for the Year 2024 2024 2024
Kementerian
Sosial
Direktorat Jenderal PRJ.PPK- Pekerjaan Distribusi dan Penjualan 1 Januari/ 31 Desember/
Pajak Kementerian 116/2024/PJ.0133/2023 Meterai Tempel Direktorat Jenderal Pajak January 2024 December
Keuangan Tahun Anggaran 2024/ 2024
Distribution and Sales Work of
Directorate General of Taxes Stamps for
Fiscal Year 2024
Perusahaam Umum PJ- Perjanjian Jasa Angkutan Pendistribusian 1 Januari/ 30 Juni/
(Perum) Bulog 02/DP303/PG.04/01/2024 Bantuan Pangan Cadangan Beras January 2024 June
Pemerintah Tahun 2024/Transportation 2024
PKS001/DIRUT/0124 Services Agreement for the Distribution of
Government Rice Reserve Food Assistance
in 2024
Perusahaam Umum PJ- Perjanjian Jasa Angkutan Pendistribusian 1 Agustus/ 31 Desember/
(Perum) Bulog 652/DP303/PG.04/07/2024 Bantuan Pangan Cadangan Beras August December
Pemerintah Tahun 2024/Agreement for 2024 2024
PKS209/DIRUT/0724 Transportation Services in the Distribution
of Government Rice Reserve Food Aid for
the Year 2024
PT Taspen JAN-116/DIR/2024 Pembayaran Tabungan Hari Tua, Pensiun, 21 Juni/ 20 Juni/
(Persero) PKS.174/DIR-4/0624 Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan June June
Kematian Melalui Rekening/Payment of 2024 2026
Pension Time Savings, Pension, Work
Accident Benefit and Death Benefit
through an account
106
Page 407
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
28. PERJANJIAN PENTING (Lanjutan) 28. SIGNIFICANT AGREEMENTS (Continued)
Mitra/ Nomor Perjanjian/ Perjanjian/ Jangka Waktu
Partners Agreements Number Agreements Awal/Start Akhir/End
Direktorat 2375/DJPPI.2/HK.04.02/09/2024 Subsidi Operasional Penyelenggaraan 1 Januari/ 31 Desember/
Jenderal Layanan Pos Universal/ Operational January 2024 December
Penyelenggaran PKS283/DIRUT/0924 Subsidies for the Implementation of 2024
Pos dan Universal Postal Services
Informatika
PT Bank Negara PKS 238/SVP Finance Layanan Cash Management/ Cash 1 Januari/ 31 Desember/
Indonesia Operation/1222 Management Services January 2023 December
(Persero) Tbk 2024
WHS/052/01122022
Emudhra Pte 45/DIR-POSFIN/PKS/2019 Pemasangan Fasilitas Certifying 03 Desember/ 02 Desember/
Limited Authority dan Kegiatan Lain yang December December
Terkait/ Installation of Certifying 2019 2024
Authority Facilities and Other Related
Activities
PT Asuransi Tri PKS.364/DIR-1/1223 Jasa Asuransi Gedung dan Barang 31 Desember/ 31 Desember/
Pakarta Inventaris Serta Asuransi Kas Tahun December December
128/DIR/PKS.2023 2024/Building And Inventory Insurance 2023 2024
Services And Cash Insurance For 2024
PT Rajawali 5/S.Pj-UP/RNI.01/VIII/2024 Pengadaan Jasa Transporter untuk 5 Agustus/ 31 Desember/
Nusantara Distribusi Bantuan Pangan Program August December
Indonesia PKS231/DIRUT/0824 Stunting Pemerintah 2024/Procurement 2024 2024
(Persero) of Transporter Services for the
Distribution of Government Stunting
Food Aid Program 2024
PT Eka Jaya 54 Perjanjian Kerja Sama Tentang 23 Agustus/ Sampai
Agung Pemanfaatan Tanah Milik PT. Pos August 2004 dengan
Indonesia (Persero) di Jalan Teuku berakhirnya
Umar Denpasar/ Cooperation masa laku/
Agreement Regarding the Utilization of Until the
Land Owned by PT. Pos Indonesia expiration of
(Persero) on Teuku Umar Street, the validity
Denpasar period
PT Arkan Global 211/Penj/Korp/1023 Perjanjian Kerjasama Tentang Proses 11 September/ 31 Desember/
Utama Mid Miles Penyediaan Jasa Angkutan September December
001/ARKAN-POS/PKSCBP Pendistribusian Bantuan Pangan 2023 2023
BAPANG/IX/2023 Cadangan Beras Pemerintah Perum
Bulog Tahap II Jawa Timur Tahun
2023/ Cooperation Agreement on Mid
Miles Process for Providing
Transportation Services for the
Distribution of Government Rice
Reserve Food Aid by Perum Bulog
Phase II East Java 2023
PT Yasa Artha 212/Penj/Korp/1023 Perjanjian Kerjasama Tentang Proses 8 September/ 30 November/
Trimanunggal 002/PKS/YASA-POS/CBP Last Miles Penyaluran Bantuan Bapang September November
BAPANG/IX/2023 CBP (Cadangan Beras Pemerintah) 2023 2023
Perum Bulog Tahap II Jawa Timur
Tahun 2023/ Cooperation Agreement on
the Last-Mile Process for the
Distribution of Government Rice
Reserve Aid (CBP) by Perum Bulog
Phase II East Java 2023
Direktorat 82/4.4/PR.07.00/1/2024 Penyaluran Bantuan Permakanan Bagi 12 Januari/ 30 Juni/
Jenderal Penyandang Disabilitas Tahun 2024/ January June
Rehabilitasi Sosial PKS015/DIR-4/0124 Distribution of Food Assistance for 2024 2024
Kementerian People with Disabilities in 2024
Sosial
107
Page 408
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
28. PERJANJIAN PENTING (Lanjutan) 28. SIGNIFICANT AGREEMENTS (Continued)
Mitra/ Nomor Perjanjian/ Perjanjian/ Jangka Waktu
Partners Agreements Number Agreements Awal/Start Akhir/End
Direktorat 124/4.3/HK.01/1/2024 Penyaluran Bantuan Permakanan Bagi 22 Januari/ 31 Desember/
Jenderal Lanjut Usia Keluarga Tunggal Tahun January December 2024
Rehabilitasi Sosial PKS016/DIR-4/0124 2024/Distribution of Food Assistance 2024
Kementerian for Elderly Single Families in 2024
Sosial
Direktorat 01/5.2/PKS- Penyaluran Bantuan Sosial Program 29 Januari/ 31 Desember/
Pemberdayaan HIBAH/HK.01/1/2024 Pahlawan Ekonomi Nusantara Tahun January December
Komunitas Adat 2024/Distribution of Social Assistance 2024 2024
Terpencil dan PKS023/DIR-4/0124 for the National Economic Heroes
Kewirausahaan Program for the Year 2024
Sosial
Kementerian
Sosial
PT Bank BTPN PKS.227/DIR-4/0824 Pembayaran Manfaat Pensiun Di Kantor 3 Juli/ 2 Juli/
Tbk Pos Secara Host to Host/Host to Host July July
PKS.072/DIR/RLBP/VIII/2024 Pension Benefit Payment at Post Office 2024 2026
Koperasi Simpan 026/PKS-KSP- Kerja Sama Operasi Pelayanan Jasa 29 Juli/ 28 Juli/
Pinjam Nusantara Nusantara/LGL/VII/2020 Keuangan Bagi Pensiunan secara July July
Terintegrasi/Operation Cooperation for 2020 2024
PKS.139/DIR-4/0720 Integrated Financial Services for
Pensioners
PT Dapensi 1015/SVP-Financial- Distribusi Kiriman Pos Rute Tersier 1 Maret/ 31 Mei/
Dwikarya Service/0423481/IV/2023 Berbasis Chargeable Weight Di March May
Wilayah Kerja Regional 1 Medan (Eks 2024 2024
Regional Palembang)/Chargeable
Weight Based Tertiary Route Postal
Shipment Distribution in Regional
Working Area 1 Medan (Former
Palembang Regional)
China Airlines 3/Subdit IPS/0124 Pengangkutan Kirimanpos International 1 Januari/ 30 Juni/
ke Luar Negeri/Transportation of January June
International Postage to Overseas 2024 2024
29. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN 29. FINANCIAL RISK MANAGEMENT
Manajemen risiko keuangan Grup bersifat dinamis dengan The Group’s financial risk management is dynamic with the
bertujuan untuk mengidentifikasi, mengukur, memetakan, dan purpose to identify, measure, map, and developed alternatives
mengembangkan alternatif penanganan risiko atas portofolio for portfolio risk management of financial instruments. In the
instrumen keuangan. Dalam pelaksanaan manajemen risiko implementation of financial risk management, the Group
keuangan, Grup mengidentifikasikan risiko-risiko yang identify the risks faced relating to financial instruments,
dihadapi terkait dengan instrumen keuangan, yaitu risiko pasar namely market risk (interest rate and exchange rate), liquidity
(tingkat suku bunga dan nilai tukar), risiko likuiditas, dan risk, and credit risk, each of these risks can be explained as
risiko kredit. Masing-masing risiko tersebut dapat dijelaskan follows:
sebagai berikut:
a. Risiko Kredit a. Credit Risk
Risiko kredit dalam piutang adalah ketidakpastian Credit risk in receivables is due to the uncertainty of postal
pelanggan pos untuk dapat membayar utangnya sesuai customers to pay their amounts due in accordance with the
dengan PKS yang ditetapkan. Risiko ini teridentifikasi agreement. These risks are identified from the status of the
dari status debitur (pelanggan) dalam posisi bangkrut. customer in a position of bankruptcy. Difficulty in liquidity
Kesulitan likuiditas (permintaan penjadwalan ulang (request for rescheduling of payment), and no last known
pembayaran) dan tidak dikenal alamat terakhir. address.
108
Page 409
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
29. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan) 29. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (Continued)
a. Risiko Kredit (Lanjutan) a. Credit Risk (Continued)
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, eksposur As of December 31, 2024 and 2023, the maximum Group
maksimum Grup terhadap risiko kredit mendekati nilai exposure of the credit risk approximates the net carrying
tercatat bersih dari aset keuangan dengan rincian sebagai amounts of the outstanding financial assets with details as
berikut: follows:
2024 2023
Kas dan Setara Kas 2.063.363.227.142 2.653.918.421.743 Cash and Cash Equivalents
Bank yang Dibatasi Penggunaannya 33.073.529.725 -
Piutang Usaha 336.931.275.934 385.402.397.127 Trade Receivables
Piutang Layanan Jasa Keuangan 2.011.539.275.002 880.739.688.637 Receivable from Financial Services
Aset Lancar Lainnya 2.338.569.956.643 477.506.326.678 Other Current Assets
Pendapatan yang M asih Harus Diterima 1.016.837.478.050 930.909.600.985 Accrued Revenues
Piutang Kerugian termasuk dalam Receivable Losses include in
Aset Tidak Lancar Lainnya 13.811.808.767 13.811.808.767 Other Non-Current Assets
Jumlah 7.814.126.551.263 5.342.288.243.937 Total
Tabel berikut memberikan kualitas kredit dan analisis The following table provides the credit quality and age
umur aset keuangan sesuai dengan peringkat kredit debitur analysis of financial assets according to credit ratings of
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023: debtors as of December 31, 2024 and 2023:
2024
Belum Jatuh Tempo Jatuh Tempo Tetapi
dan Tidak Ada Tidak Ada Penurunan/ Telah Jatuh Tempo
Penurunan Nilai/ Past Due But Dan Ada Penurunan/
Neither Past Due Not Impaired Past Due and Jumlah/
Nor Impaired <1 Tahun/Year Impaired Total
Kas dan Setara Kas 2.063.363.227.142 - - 2.063.363.227.142 Cash and Cash Equivalents
Bank yang Dibatasi
Penggunaannya 33.073.529.725 - - 33.073.529.725 Restricted Bank
Piutang Usaha - - 336.931.275.934 336.931.275.934 Trade Receivables
Piutang Layanan Receivable from
Jasa Keuangan 2.011.539.275.002 - - 2.011.539.275.002 Financial Services
Aset Lancar Lainnya - - 2.338.569.956.643 2.338.569.956.643 Other Current Assets
Pendapatan yang M asih
Harus Diterima 1.016.837.478.050 - - 1.016.837.478.050 Accrued Revenues
Piutang Kerugian
termasuk dalam Receivable Losses include in
Aset Tidak Lancar Lainnya - - 13.811.808.767 13.811.808.767 Other Non-Current Assets
Jumlah 5.124.813.509.919 - 2.689.313.041.344 7.814.126.551.263 Total
2023
Belum Jatuh Tempo Jatuh Tempo Tetapi
dan Tidak Ada Tidak Ada Penurunan/ Telah Jatuh Tempo
Penurunan Nilai/ Past Due But Dan Ada Penurunan/
Neither Past Due Not Impaired Past Due and Jumlah/
Nor Impaired <1 Tahun/Year Impaired Total
Kas dan Setara Kas 2.653.918.421.743 - - 2.653.918.421.743 Cash and Cash Equivalents
Piutang Usaha - - 385.402.397.127 385.402.397.127 Trade Receivables
Piutang Layanan Receivable from
Jasa Keuangan 880.739.688.637 - - 880.739.688.637 Financial Services
Aset Lancar Lainnya - - 477.506.326.678 477.506.326.678 Other Current Assets
Pendapatan yang M asih
Harus Diterima 930.909.600.985 - - 930.909.600.985 Accrued Revenues
Piutang Kerugian
termasuk dalam Receivable Losses include in
Aset Tidak Lancar Lainnya - - 13.811.808.767 13.811.808.767 Other Non-Current Assets
Jumlah 4.465.567.711.365 - 876.720.532.572 5.342.288.243.937 Total
109
Page 410
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
29. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan) 29. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (Continued)
a. Risiko Kredit (Lanjutan) a. Credit Risk (Continued)
Kualitas kredit instrumen keuangan dikelola oleh Grup The credit quality of financial instruments is managed by
menggunakan peringkat kredit internal. Instrumen the Group using internal credit ratings. Financial
keuangan diklasifikasikan sebagai "tidak jatuh tempo atau instruments classified as “neither past due nor impaired”
mengalami penurunan nilai" termasuk instrumen dengan includes high grade credit quality instruments because
kualitas kredit yang tinggi karena hanya terdapat sedikit there was few or no history of default on the agreed terms
atau tidak terdapat riwayat gagal bayar atas persyaratan based on the letter of authorization, letter of guarantee or
yang dijaminkan berdasarkan surat kuasa, surat jaminan promissory note.
atau promissory note.
“Past due but not impaired” adalah barang-barang dengan “Past due but not impaired” are items with history of
sejarah default sering namun jumlahnya masih tertagih. frequent default nevertheless the amount due are still
Terakhir, “past due and impaired” adalah mereka yang collectible. Lastly, “past due and impaired” are those that
lama beredar dan telah dilengkapi dengan penyisihan are long outstanding and has been provided with
kerugian penurunan nilai atas piutang. allowance for impairment loss on receivables.
Manajemen yakin akan kemampuan Grup untuk Management is confident in its ability to continue to
mengendalikan dan memelihara eksposur risiko kredit control and sustain minimal exposure of credit risk to the
pada tingkat yang minimum dengan membentuk Group with set sufficient allowance for impairment losses
penyisihan penurunan nilai untuk menutupi kemungkinan to cover incurred losses arising from uncollectible
kerugian atas tidak tertagihnya piutang berdasarkan data receivables based on historical loss (Note 7).
historis kerugian yang ada (Catatan 7).
b. Risiko Pasar b. Market Risk
Risiko pasar adalah risiko dimana nilai wajar dari arus kas Market risk is the risk that the fair value of future cash
masa depan dari suatu instrumen keuangan akan flows of a financial instrument will fluctuate because of
berfluktuasi karena perubahan harga pasar. Grup changes in market price. The Group are exposed to market
dipengaruhi oleh risiko pasar, terutama risiko tingkat suku risks, particularly interest rate risk and foreign currency
bunga dan risiko nilai tukar mata uang asing. exchange risk.
Risiko Nilai Tukar Mata Uang Asing Foreign Exchange Risk
Grup menghadapi risiko pasar, risiko pertukaran mata The Group are exposed to market risks, in particular
uang asing tertentu. foreign currency exchange risk.
Risiko nilai tukar mata uang adalah risiko yang timbul dari Foreign currency exchange risk is the risk that arises from
perubahan nilai tukar Rupiah sebagai mata uang pelaporan the changes of exchange rate of Rupiah as the reporting
terhadap mata uang asing, terutama USD, EUR, GBP, currency against foreign currencies, especially USD,
SGD dan CHF. EUR, GBP, SGD and CHF currencies.
Risiko nilai tukar mata uang asing adalah risiko dimana Risiko nilai tukar mata uang asing adalah risiko dimana
nilai wajar atau arus kas masa datang dari suatu instrumen nilai wajar atau arus kas masa datang dari suatu instrumen
keuangan akan berfluktuasi akibat perubahan nilai tukar keuangan akan berfluktuasi akibat perubahan nilai tukar
mata uang asing. Eksposur Grup terhadap fluktuasi nilai mata uang asing. Eksposur Grup terhadap fluktuasi nilai
tukar berasal dari selisih nilai tukar antara Rupiah dan US tukar berasal dari selisih nilai tukar antara Rupiah dan US
Dolar. Dolar.
Bagian signifikan dari risiko nilai tukar mata uang asing The significant portion of the foreign currency exchange
merupakan kontribusi secara tunai dalam mata uang USD, risk is contributed by USD, EUR, GBP, SGD and CHF
EUR, GBP, SGD dan CHF pada kas di bank. denominated cash in banks.
Grup memantau fluktuasi nilai tukar asing dan ekspektasi The Group monitors the foreign exchange rate fluctuation
pasar sehingga dapat mengambil tindakan yang diperlukan and market expectation so it can take necessary actions
paling diuntungkan kepada Grup pada waktunya. benefited most to the Group in due time. The Management
Manajemen saat ini tidak mempertimbangkan kebutuhan currently does not consider the necessity to enter into any
untuk masuk ke dalam setiap mata uang forward/swaps. currency forward/swaps.
110
Page 411
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
29. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan) 29. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (Continued)
b. Risiko Pasar (Lanjutan) b. Market Risk (Continued)
Risiko Nilai Tukar Mata Uang Asing (Lanjutan) Foreign Exchange Risk (Continued)
Risiko nilai tukar adalah potensi penyimpangan dari hasil Exchange rate risk is the potential deviation from expected
yang diharapkan karena fluktuasi nilai tukar. Risiko nilai results due to exchange rate fluctuations. Exchange rate
tukar berdampak langsung pada penerimaan atau risk has a direct impact on revenues or liabilities because
kewajiban karena Grup melakukan transaksi dengan the Group use transactions using foreign currency. This
menggunakan valuta asing. Risiko ini sangat jelas risk is clearly illustrated by the transaction to postal
tergambar atas transaksi pos internasional baik untuk jasa international either for the international postal services or
pos internasional ataupun dalam bidang administrasi pos in the field of postal administrations (UPU). A variety of
(UPU). Berbagai kurs valuta asing digunakan terkait foreign exchange rates are used in connection with their
dengan counterpart negara masing-masing. respective state counterparts.
Namun pada umumnya risiko nilai tukar dimulai pada saat But in general, exchange rate risk begins at recognition of
mengakui transaksi pos internasional yang dimulai dengan international postal transactions that began with the SDR
kurs SDR. Penempatan dana pada portofolio valas, exchange rate. Placement of funds in foreign currency
diyakini mampu untuk memitigasi risiko nilai tukar portfolio that is believed to be able to mitigate the
tersebut. exchange rate risks.
Tabel berikut menunjukkan sensitivitas terhadap The following table demonstrates the sensitivity to a
perubahan yang mungkin terjadi pada nilai tukar Rupiah reasonably possible change in the Rupiah exchange rate
terhadap mata uang asing, dengan semua variabel lainnya against foreign currency, with all other variables held
tetap konstan, dengan pendapatan sebelum pajak yang constant, to the Company and Subsidiaries income before
berakhir 31 Desember 2024 dan 2023: tax for the period ended December 31, 2024 and 2023:
Kenaikan (Penurunan) Pengaruh pada Laba
Mata Uang Asing/ Sebelum Pajak/
Increase (Decrease) Effect on Income
Foreign Currencies Before Tax
31 Desember 2024 USD 2,64% 3.153.598.338 December 31, 2024
-2,64% (3.153.598.338)
EUR 6,18% -
-6,18% -
SGD 0,00% -
0,00% -
GBP 0,00% -
0,00% -
CHF Swiss 4,74% -
-4,74% -
JPY 7,75% -
-7,75% -
SAR 2,73% -
-2,73% -
Kenaikan (Penurunan) Pengaruh pada Laba
Mata Uang Asing/ Sebelum Pajak/
Increase (Decrease) Effect on Income
Foreign Currencies Before Tax
31 Desember 2023 USD 0,0119% 83.311.205 December 31, 2023
-0,0119% (83.311.205)
EUR 0,0552% 387.136.609
-0,0552% (387.136.609)
SGD 0,2102% 1.475.179.950
-0,2102% (1.475.179.950)
GBP 0,8622% 6.051.744.102
-0,8622% (6.051.744.102)
CHF Swiss 0,1312% 921.095.908
-0,1312% (921.095.908)
JPY 0,0471% 330.930.151
-0,0471% (330.930.151)
111
Page 412
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
29. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan) 29. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (Continued)
c. Risiko Likuiditas c. Liquidity Risk
Risiko likuiditas adalah risiko dimana Grup tidak bisa Liquidity risk is the risk that the Group are unable to meet
memenuhi liabilitas pada saat jatuh tempo. Manajemen its obligations when they fall due. The management
melakukan evaluasi dan pengawasan yang ketat atas arus evaluates and monitors cash-in flows and cash-out flows
kas masuk (cash-in) dan kas keluar (cash-out) untuk to ensure the availability of funds to settle the due
memastikan tersedianya dana untuk memenuhi kebutuhan obligation. The tables below summarize the maturity
pembayaran liabilitas yang jatuh tempo. Tabel dibawah profile of the Group’s financial liabilities based on
merupakan profil jatuh tempo liabilitas keuangan Grup contractual undiscounted payments at December 31, 2024
berdasarkan pembayaran kontraktual yang tidak and 2023:
terdiskonto pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023:
2024
Past due but
Dibawah 1 tahun/ >1 tahun Jumlah/
Below 1 year >1 year Total
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Utang Usaha 651.416.992.385 - 651.416.992.385 Trade Payable
Utang Lainnya 612.179.209.903 - 612.179.209.903 Other Payables
Obligasi 99.469.166.668 398.080.833.339 497.550.000.007 Bond
Pinjaman Bank 4.421.133.369.864 - 4.421.133.369.864 Bank Loans
Liabilitas Sewa 42.139.256.365 - 42.139.256.365 Lease Liabilities
Jumlah 5.826.337.995.185 398.080.833.339 6.224.418.828.524 Total
2023
Past due but
Dibawah 1 tahun/ >1 tahun Jumlah/
Below 1 year >1 year Total
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Utang Usaha 474.354.916.682 - 474.354.916.682 Trade Payable
Utang Lainnya 753.828.360.808 - 753.828.360.808 Other Payables
MTN dan Obligasi 323.361.458.333 495.100.000.000 818.461.458.333 MTN & Bond
Pinjaman Bank 2.285.604.000.000 - 2.285.604.000.000 Bank Loans
Liabilitas Sewa 7.734.098.789 15.194.867.976 22.928.966.765 Lease Liabilities
Jumlah 3.844.882.834.612 510.294.867.976 4.355.177.702.588 Total
Berikut adalah analisis jatuh tempo liabilitas keuangan The following is an anlysis of the maturity of the Group’s
Grup berdasarkan pembayaran kontraktual yang tidak financial liabilities based on contractual payments that
didiskontokan: are not discounted:
2024
Liabilitas yang Liabilitas yang Liabilitas yang Liabilitas yang
Harus Dilunasi 2025/ Harus Dilunasi 2026/ Harus Dilunasi 2027/ Harus Dilunasi 2028/
Nilai Buku Tercatat/ Arus Kas Wajib/ Obligation Obligation Obligation Obligation
Book Value Cash Flow to be Paid 2025 to be Paid 2026 to be Paid 2027 to be Paid 2028
Pinjaman Bank/
Bank Loan 4.421.133.369.864 4.421.133.369.864 4.421.133.369.864 - - -
Obligasi/
Bonds 500.000.000.000 500.000.000.000 100.000.000.000 - 400.000.000.000 -
Jumlah/Total 500.000.000.000 500.000.000.000 100.000.000.000 - 400.000.000.000 -
112
Page 413
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
29. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan) 29. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (Continued)
c. Risiko Likuiditas (Lanjutan) c. Liquidity Risk (Continued)
Pengelolaan Modal Capital Management
Tujuan utama pengelolaan modal Grup adalah untuk The main objective of the Group's capital management is
memastikan pemeliharaan rasio modal yang sehat untuk to ensure the maintenance of a healthy capital ratio to
mendukung usaha dan memaksimalkan imbalan bagi support the business and maximize rewards for
pemegang saham. shareholders.
Kebijakan Grup adalah untuk mempertahankan struktur The Group policy is to maintain a healthy capital structure
permodalan yang sehat dalam rangka untuk mengamankan to secure access to finance at a reasonable cost.
akses untuk membiayai dengan biaya yang wajar.
Tabel dibawah merupakan ringkasan jumlah modal Grup The table below summarizes the total capital of the Group
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023: as of December 31, 2024 and 2023:
2024 2023
Modal 455.023.000.000 455.023.000.000 Share Capital
Tambahan Modal Disetor 2.344.427.566 2.344.427.566
Saldo Laba 4.746.859.678.196 4.019.944.671.201 Retained Earnings
Komponen Ekuitas Lainnya 3.794.785.432.195 3.702.780.917.128 Other Equity Component
Jumlah 8.999.012.537.957 8.180.093.015.895 Total
Perjanjian Bank Bank Covenant
Kreditur/Creditors Syarat Kredit/Covenant
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Rasio Lancar (kali) Current Asset/Current Liabilities
* Total Utang : Total Ekuitas
Rasio Utang ke Ekuitas (kali) (Total utang = Total utang dikurangi dengan Kas)
Rasio Debt Service Coverage (kali) EBITDA : (Angsuran pokok jatuh tempo + Bunga)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Rasio Lancar (kali) Current Asset : Current Liabilities
Rasio Debt Service Coverage (kali) (EBITDA + Pendapatan Donasi LPU) : (Total Utang
jatuh tempo + Biaya Bunga)
PT Bank Sinarmas Tbk
Rasio Lancar (kali) Current Asset : Current Liabilities
Rasio Debt Service Coverage (kali) EBITDA : (Angsuran pokok + Bunga jatuh tempo)
PT Bank Central Asia Tbk
Rasio Lancar (kali) Total Aktiva Lancar : Total Kewajiban Lancar
Rasio Utang ke Ekuitas (kali) Total Kewajiban/ Utang : Total Ekuitas
PT Bank KB Bukopin Tbk
Current Ratio Cash + Account Receivable + Inventory : Utang Usaha
+ Utang Pajak
Debt Service Coverage Ratio EBITDA : (Pokok + Bunga)
PT Bank Maspion Indonesia Tbk
Current Ratio Current Asset : Current Liabilities
Liabilities to Equity Ratio * Total Kewajiban/ Utang : Total Ekuitas
*Utang Bank + Utang Usaha + MTN + Obligasi
Debt Service Coverage Ratio EBITDA disetahunkan /Utang Berbunga + Beban Bunga
PT Bank IBK Indonesia Tbk
Current Ratio Current Asset : Current Liabilities
Debt to Equity Ratio Jumlah Liabilitas : Jumlah Ekuitas
Debt Service Coverage Ratio EBITDA : (Angsuran pokok + Bunga jatuh tempo)
PT Bank Neo Commerce Tbk
Current Ratio Current Asset : Current Liabilities
Debt to Equity Ratio Jumlah Liabilitas : Jumlah Ekuitas
Debt Service Coverage Ratio EBITDA : (Angsuran pokok + Bunga jatuh tempo)
113
Page 414
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
29. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan) 29. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (Continued)
c. Risiko Likuiditas (Lanjutan) c. Liquidity Risk (Continued)
Perjanjian Bank (Lanjutan) Bank Covenant (Continued)
Kreditur/Creditors Syarat Kredit/Covenant
PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk
Current Ratio Current Asset : Current Liabilities
Debt to Equity Ratio Jumlah Liabilitas : Jumlah Ekuitas
Debt Service Coverage Ratio EBITDA : (Angsuran pokok + Bunga jatuh tempo)
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Current Ratio Current Asset : Current Liabilities
Debt to Equity Ratio Jumlah Liabilitas : Jumlah Ekuitas
Debt Service Coverage Ratio EBITDA : (Angsuran pokok + Bunga jatuh tempo)
Obligasi
Current Ratio Total Aktiva Lancar : Total Kewajiban Lancar
Debt Service Coverage EBITDA : (Angsuran pokok jatuh tempo + Bunga)
Kreditur Syarat Kredit/Covenant Hasil/ Creditors
Result
PT Bank Negara Indonesia (Persero) PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk Tbk
Rasio Lancar (kali) Minimal 1x/Minimum 1x 1,31 Current Ratio (times)
Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas (kali) Maksimal 2,2x/Maximum 0,84 Debt to Equity Ratio (times)
2.2x
Rasio Debt Service Coverage (kali) Minimal 1x/Minimum 1x 0,19 Debt Service Coverage Ratio (times)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Rasio Lancar (kali Minimal 1x/Minimum 1x 1,31 Current Ratio (times)
Rasio Debt Service Coverage (kali) Minimal 1x/Minimum 1x 0,27 Debt Service Coverage Ratio (times)
PT Bank Sinarmas Tbk PT Bank Sinarmas Tbk
Rasio Lancar (kali) Minimal 1x/Minimum 1x 1,31 Current Ratio (times)
Rasio Debt Service Coverage (kali) Minimal 1x/Minimum 1x 0,19 Debt Service Coverage Ratio (times)
PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Central Asia Tbk
Rasio Lancar (kali) Minimal 1x/Minimum 1x 1,31 Current Ratio (times)
Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas (kali) Maksimal 2,5x/Maximum 0,84 Debt to Equity Ratio (times)
2.5x
PT Bank KB Bukopin Tbk PT Bank KB Bukopin Tbk
Rasio Lancar (kali) Minimal 1x/Minimum 1x 3,34 Current Ratio (times)
Rasio Debt Service Coverage (kali) Minimal 1,25x/Minimum 0,19 Debt Service Coverage Ratio (times)
1.25x
PT Bank Maspion Indonesia Tbk PT Bank Maspion Indonesia Tbk
Rasio Lancar (kali) Minimal 1x/Minimum 1x 1,31 Current Ratio (times)
Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas (kali) Maksimal 2,5x/Maximum 0,62 Debt to Equity Ratio (times)
2,5x
Rasio Debt Service Coverage (kali) Minimal 1x/Minimum 1x 0,39 Coverage Ratio (times)
PT Bank IBK Indonesia Tbk PT Bank IBK Indonesia Tbk
Rasio Lancar (kali) Minimal 1x/Minimum 1x 1,31 Current Ratio (times)
Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas (kali) Maksimal 3x/Maximum 3x 0,84 Debt to Equity Ratio (times)
Rasio Debt Service Coverage (kali) Minimal 1x/Minimum 1x 0,19 Coverage Ratio (times)
PT Bank Neo Commerce Tbk PT Bank Neo Commerce Tbk
Rasio Lancar (kali) Minimal 1x/Minimum 1x 1,31 Current Ratio (times)
Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas (kali) Maksimal 3x/Maximum 3x 0,84 Debt to Equity Ratio (times)
Rasio Debt Service Coverage (kali) Minimal 1x/Minimum 1x 0,19 Coverage Ratio (times)
114
Page 415
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
29. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan) 29. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (Continued)
c. Risiko Likuiditas (Lanjutan) c. Liquidity Risk (Continued)
Perjanjian Bank (Lanjutan) Bank Covenant (Continued)
Kreditur Syarat Kredit/Covenant Hasil/ Creditors
Result
PT Bank China Construction Bank PT Bank China Construction Bank
Indonesia Tbk Indonesia Tbk
Rasio Lancar (kali) Minimal 1x/Minimum 1x 1,31 Current Ratio (times)
Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas (kali) Maksimal 2x/Maximum 2x 0,84 Debt to Equity Ratio (times)
Rasio Debt Service Coverage (kali) Minimal 1x/Minimum 1x 0,19 Coverage Ratio (times)
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa PT Bank Pembangunan Daerah Jawa
Timur Tbk Timur Tbk
Rasio Lancar (kali) Minimal 1x/Minimum 1x 1,31 Current Ratio (times)
Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas (kali) Maksimal 2,5x/Maximum 0,84 Debt to Equity Ratio (times)
2.5x
Rasio Debt Service Coverage (kali) Minimal 1x/Minimum 1x 0,19 Coverage Ratio (times)
Obligasi Bond
Rasio Lancar (kali) Minimal 1x/Minimum 1x 1,31 Current Ratio (times)
Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas (kali) Maksimal 5x/Maximum 5x 0,84 Debt to Equity Ratio (times)
30. NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN 30. FAIR VALUE OF FINANCIAL INSTRUMENTS
Berikut metode dan asumsi yang digunakan untuk estimasi The following methods and assumptions are used to estimate
nilai wajar. the fair value.
Nilai wajar dari kas dan setara kas, piutang usaha, pendapatan The fair value of cash and cash equivalents, trade receivables,
yang masih harus diterima, piutang layanan usaha, piutang accrued income, trade receivable from business services,
pegawai, utang usaha, biaya yang masih harus dibayar, utang employee receivables, trade payable, accrued expenses, other
lainnya dan pinjaman bank jangka pendek mendekati nilai payable and short-term bank loan approximate their carrying
tercatat karena jangka waktu jatuh tempo yang singkat atas amounts largely due to short-term maturities of these financial
instrumen keuangan tersebut. instruments.
Nilai wajar dari pinjaman bank, utang pembiayaan konsumen Fair value of bank loans, consumer financing, and lease
dan sewa guna usaha mendekati nilai tercatat karena tingkat payable approximately at their carrying values largely due to
suku bunganya diasumsikan mendekati tingkat diskonto pasar. their interest rates assuming close to the market discount rate.
Tabel di bawah ini menyajikan perbandingan atas nilai tercatat The table below presents comparison by class of the carrying
dengan nilai wajar dari instrument keuangan Grup yang amounts and fair value of the Group financial instrument that
tercatat dalam laporan keuangan konsolidasian. are carried in the consolidated financial statements.
2024 2023
Nilai tercatat/ Nilai wajar/ Nilai tercatat/ Nilai wajar/
Carrying value Fair value Carrying value Fair value
Aset keuangan Financial assets
Kas dan setara kas 2.063.363.227.142 2.063.363.227.142 2.653.918.421.743 2.653.918.421.743 Cash and Cash Equivalents
Bank yang Dibatasi
Penggunaannya 33.073.529.725 33.073.529.725 - - Restricted Bank
Piutang usaha - Bersih 336.931.275.934 336.931.275.934 385.402.397.127 385.402.397.127 Trade Receivables - Net
Pendapatan yang Masih
Harus Diterima 1.016.837.478.050 1.016.837.478.050 930.909.600.985 930.909.600.985 Accrued Income
Piutang Layanan Jasa Keuangan 2.011.539.275.002 2.011.539.275.002 880.739.688.637 880.739.688.637 Financial Services Receivable
Piutang Karyawan 15.031.583.376 15.031.583.376 7.054.857.557 7.054.857.557 Receivable to Employee
Piutang Kerugian Perusahaan 13.811.808.767 13.811.808.767 13.811.808.767 13.811.808.767 Company Loss Receivables
115
Page 416
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
30. NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN (Lanjutan) 30. FAIR VALUE OF FINANCIAL INSTRUMENTS
(Continued)
2024 2023
Nilai tercatat/ Nilai wajar/ Nilai tercatat/ Nilai wajar/
Carrying value Fair value Carrying value Fair value
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Liabilitas Keuangan Dicatat Financial Liabilities
Berdasarkan Biaya Perolehan Measured at
Diamortisasi Amortized Cost
Utang Usaha 651.416.992.385 651.416.992.385 474.354.916.682 474.354.916.682 Trade Payables
Pinjaman Bank Jangka Pendek 4.421.133.369.864 4.421.133.369.864 2.285.604.000.000 2.285.604.000.000 Short-term Bank loan
Utang Lain-lain 612.179.209.903 612.179.209.903 753.828.360.808 753.828.360.808 Other Payables
Liabilitas Sewa 130.921.740.724 130.921.740.724 22.928.966.765 22.928.966.765 Lease Liabilities
Pinjaman Jangka Medium Term Note
Menengah dan Obligasi 497.550.000.007 497.550.000.007 818.461.458.333 818.461.458.333 and Bond
31. ASET DAN LIABILITAS DALAM MATA UANG ASING 31. MONETARY ASSETS AND LIABILITIES
DENOMINATED IN FOREIGN CURRENCIES
Saldo aset dan liabilitas dalam mata uang asing adalah sebagai Balances of monetary assets and liabilities denominated in
berikut: foreign currencies are as follows:
2024 2023
M ata Uang Asing/ Ekuivalen Rupiah/ M ata Uang Asing/ Ekuivalen Rupiah/
Foreign Currency Equivalent Rupiah Foreign Currency Equivalent Rupiah
Aset Assets
Kas dan Setara Kas Cash and Cash Equivalents
EUR 580.868,83 9.788.400.724 205.190,03 3.516.858.623 EUR
USD 1.585.446,00 25.623.978.252 550.605,07 8.488.127.759 USD
CHF 113.486,72 2.033.788.700 61.740,06 1.134.429.150 CHF
SGD - - 56.351,73 659.970.893 SGD
GBP - - 28.531,33 563.786.071 GBP
SAR 3.740,41 16.099.248 - - SAR
JPY 876.740.000,00 89.743.106.400 1.107.563.000,00 121.333.526.650 JPY
Piutang Usaha Account Receivables
USD 7.009.925,85 113.294.421.588 8.000.101,85 123.329.570.120 USD
Jumlah Aset 240.499.794.912 259.026.269.266 Total Assets
Liabilitas Liabilities
Utang Usaha Trade Payables
USD 8.001.560,00 129.321.212.720 8.907.833,00 137.323.153.528 USD
Utang Lainnya Other Payables
USD 986.699,00 15.947.029.238 588.389,00 9.070.604.824 USD
Jumlah Liabilitas 145.268.241.958 146.393.758.352 Total Liabilities
Aset Bersih 95.231.552.954 112.632.510.914 Net Assets
32. KONTINJENSI 32. CONTINGENCIES
Perseroan memiliki potensi kerugian yang cukup signifikan The Company has significant potential losses caused by
disebabkan oleh praktik kecurangan pegawai. Sampai saat ini fraudulent practices of its employees. Currently some cases
beberapa kasus masih dalam tahap pemeriksaan, penyelidikan, are still under inspection, investigation, inquiry, and
penyidikan, dan penuntutan oleh pihak penyidik yang telah prosecution on courts, being performed by prosecutors, who
memberikan estimasi kerugian sekurang - kurangnya sebesar has given the estimated losses of at least
Rp34.488.281.757 dan Rp17.523.102.627 pada tanggal 31 Rp34,488,281,757and Rp17,523,102,627 as of December 31,
Desember 2024 dan 2023 dengan rincian sebagai berikut: 2024 and 2023 with details as follows:
116
Page 417
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
32. KONTINJENSI (Lanjutan) 32. CONTINGENCIES (Continued)
2024 2023
Perseroan Company
Regional 1 M edan 9.557.004.888 2.485.900.378 Regional 1 Medan
Regional 2 Jakarta 1.742.608.404 281.722.094 Regional 2 Jakarta
Regional 3 Bandung 4.716.188.938 4.518.103.349 Regional 3 Bandung
Regional 4 Semarang 4.128.100 267.617.210 Regional 4 Semarang
Regional 5 Surabaya 1.036.533.793 757.714.865 Regional 5 Surabaya
Regional 6 M akassar 16.119.313.878 7.233.352.766 Regional 6 Makassar
Regional HO 618.378.965 618.378.965 Regional HO
Entitas Anak Subsidiary
PT Pos Properti Indonesia - 1.360.313.000 PT Pos Properti Indonesia
PT Pos Logistik Indonesia 441.815.123 - PT Pos Logistik Indonesia
PT Pos Finansial Indonesia 252.309.668 - PT Pos Finansial Indonesia
Jumlah 34.488.281.757 17.523.102.627 Total
33. PERENCANAAN MANAJEMEN 33. MANAGEMENT PLAN
Dengan mempertimbangkan Aspirasi Pemegang Saham, Taking into account Shareholder Aspirations, 2023
pencapaian tahun 2023, dan berbagai pembelajaran dari hasil achievements, and various lessons learned from the results of
evaluasi kinerja tahun 2023, Rencana Kerja Anggaran the 2023 performance evaluation, in 2024 PT Pos Indonesia
Perusahaan ("RKAP") PT Pos Indonesia (Persero) Tahun (Persero) Corporate Budget Work Plan (“RKAP”) raises the
2024 mengangkat tema: “Mewujudkan Pos Indonesia sebagai theme: “Realizing Pos Indonesia as a Trusted and Leading
Orkestrator Logistik yang Terpercaya dan Terkemuka dalam Logistics Orchestrator in the BUMN Ecosystem” with the
Ekosistem BUMN” dengan strategi pengembangan masing- development strategy of each business as follows.
masing bisnis sebagai berikut.
Strategi Usaha Business Strategy
Strategi Pengembangan Bisnis Logistik Logistics Business Development Strategy
1) Memperkuat posisi strategis (reinforce strategic 1) Reinforce the strategic positioning of PT Pos Indonesia
positioning) PT Pos Indonesia (Persero) dalam ekosistem (Persero) in the logistics ecosystem, with a 3rd Party
logistik, dengan model bisnis 3rd Party Logistic (3PL) Logistic (3PL) or 4th Party Logistic (4PL) business model,
atau 4th Party Logistic (4PL), fokus segmen pelanggan customer segment focus on the Government and BUMN,
pada Pemerintah dan BUMN, serta fokus jenis kargo pada and cargo type focus on general cargo and dry bulk, with
general cargo dan dry bulk, dengan harapan dapat the hope of providing end-to-end logistics service
memberikan solusi layanan logistik secara end-to-end solutions as a logistics orchestrator through the
sebagai logistic orchestrator melalui pembangunan development of an integrated logistics platform.
platform logistik terintegrasi.
2) Menyelaraskan strategi bisnis grup (group strategic 2) Aligning group strategic business alignment by making
business alignment) dengan menjadikan anak usaha subsidiaries the operating business of logistics to avoid
sebagai operating business dari logistik untuk double presence or overlapping business between parent
menghindari double presence atau overlapping business and subsidiaries.
antara induk dan anak perusahaan.
3) Memulai kerja sama strategis dengan Logistics Service 3) Initiate strategic cooperation with state-owned Logistics
Provider (LSP) BUMN (operatorship atau partnership) Service Providers (LSP) (operatorship or partnership)
dan LSP Global (strategic alliance). and global LSP (strategic alliance).
Dengan menjalankan 3 (tiga) strategi utama bisnis logistik By carrying out the 3 (three) main strategies of the logistics
tersebut, PT Pos Indonesia (Persero) diharapkan dapat business, PT Pos Indonesia (Persero) is expected to enter a
memasuki posisi baru pada ekosistem logistik di Indonesia. new position in the logistics ecosystem in Indonesia.
Strategi Pengembangan Bisnis Kurir Courier Business Development Strategy
1) Membangun integrated channel sebagai saluran distribusi 1) Building an integrated channel as a distribution channel
barang dan informasi yang terintegrasi pada rantai suplai for goods and information that is integrated in the
hulu ke hilir. upstream to downstream supply chain.
2) Menyediakan layanan kurir yang fleksibel dan terpercaya 2) Provide flexible and reliable courier services through
(reliable) melalui omnichannel logistik yang memberikan omnichannel logistics that provide flexible fulfillment, fast
fulfillment yang fleksibel, pengiriman yang cepat, dan delivery, and have track and trace features.
memiliki fitur track and trace.
117
Page 418
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
33. PERENCANAAN MANAJEMEN (Lanjutan) 33. MANAGEMENT PLAN (Continued)
Strategi Usaha (Lanjutan) Business Strategy (Continued)
Strategi Pengembangan Bisnis Kurir (Lanjutan) Courier Business Development Strategy (Continued)
3) Menyediakan layanan retur mencakup supply chain end- 3) Provides return services covering the end-to-end supply
to-end hingga layanan retur dari pengguna kembali ke chain to return services from the user back to the
manufacturer. manufacturer.
Dengan menjalankan 3 (tiga) strategi utama bisnis logistik By carrying out the 3 (three) main strategies of the logistics
tersebut, PT Pos Indonesia (Persero) diharapkan dapat business, PT Pos Indonesia (Persero) is expected to enter a
memasuki posisi baru pada ekosistem logistik di Indonesia. new position in the logistics ecosystem in Indonesia.
Strategi Pengembangan Bisnis Jasa Keuangan Financial Services Business Development Strategy
1) Membangun ekosistem jasa keuangan secara end-to-end 1) Building a complete end-to-end financial services
yang lengkap dan mudah diakses oleh konsumen. ecosystem that is easily accessible to consumers.
2) Memperkuat sub-bisnis Payment dan Saving sebagai 2) Strengthen the Payment and Saving sub-business as a
produk jangkar yang kuat, di mana Pos dapat strong anchor product, which Pos can deliver
menyelenggarakan secara mandiri atau memiliki peran independently or have an extensive and collaborative role.
yang ekstensif dan kolaboratif.
3) Memperkuat keterikatan masing-masing produk jasa 3) Strengthen the attachment of each financial services
keuangan sehingga memperbesar potensi upselling atau product so as to increase the potential for upselling or
cross-selling. cross-selling.
Dengan menjalankan 3 (tiga) strategi utama bisnis logistik By carrying out the 3 (three) main strategies of the logistics
tersebut, PT Pos Indonesia (Persero) diharapkan dapat business, PT Pos Indonesia (Persero) is expected to enter a
memasuki posisi baru pada ekosistem logistik di Indonesia. new position in the logistics ecosystem in Indonesia.
Strategi Pengembangan Bisnis Properti Property Bisiness Development Strategy
1) Mengembangkan aset properti melalui adanya 1) Develop property assets through property development,
pembangunan properti, utamanya perumahan dengan mainly low cost housing, and medium & high-rise
biaya rendah (low cost housing), dan bangunan medium & buildings or apartments and office buildings.
high-rise atau apartemen serta bangunan perkantoran.
2) Mengelola aset yang dimiliki melalui utilisasi kotak ruang 2) Managing assets owned through the utilization of space
ataupun bangunan kepemilikan menetap dalam rangka boxes or buildings of settled ownership in order to
generating income dari leasing aset terhadap pihak generate income from leasing assets to third parties.
ketiga.
3) Memelihara serta menjaga kebersihan dan keamanan pada 3) Maintaining and safeguarding the cleanliness and
aset-aset tersebut untuk memberikan kenyamanan bagi security of these assets to provide comfort for end-
end-customer. customers.
Dengan menjalankan 3 (tiga) strategi utama bisnis logistik By carrying out the 3 (three) main strategies of the logistics
tersebut, PT Pos Indonesia (Persero) diharapkan memberikan business, PT Pos Indonesia (Persero) is expected to have a
dampak yang signifikan terhadap pencapaian pendapatan dan significant impact on the achievement of higher revenue and
brand image Perusahaan yang semakin tinggi. brand image of the Company.
Kebijakan Policy
Adapun kebijakan-kebijakan yang menjadi pegangan dalam The policies that are used as a guideline in carrying out the
melaksanakan kegiatan usaha Perusahaan antara lain sebagai Company's business activities include the following:
berikut:
Jenis Kegiatan/Type of Activity Nama Kebijakan/Policy Name
Kebijakan Pengelolaan Aset/Asset Management Policy
Pengelolaan Aset/Asset Management
Kebijakan Investasi/Investment Policy
PER-01/MBU/03/2023
PER-05/MBU/04/2021
RR BUMN Kebijakan RR, Kebijakan Pemberian Jasa Konsultasi,
Kebijakan Pengelolaan Aset dan Kebijakan Investasi/RR
Policy, Consulting Services Policy, Asset Management
Policy and Investment Policy
118
Page 419
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
33. PERENCANAAN MANAJEMEN (Lanjutan) 33. MANAGEMENT PLAN (Continued)
Kebijakan (Lanjutan) Policy (Continued)
Jenis Kegiatan/Type of Activity Nama Kebijakan/Policy Name
Kebijakan Investasi/Investment Policy
Kebijakan Kerjasama/Cooperation Policy
Investasi/Investment Pedoman Investasi/Investment Guide
Komite Investasi dan Manajemen Risiko/Investment and
Risk Management Committee
Jasa Konsultasi/Consulting Services Kebijakan Pemberian Jasa Konsultasi/Consulting Services
Provision Policy
Kebijakan Pengelolaan Aset/Asset Management Policy
Pengelolaan Anak Perusahaan/Subsidiary Management Kebijakan Penanganan Anak Perusahaan/Subsidiary
Handling Policy
Kebijakan Investasi Anak Perusahaan/Subsidiary
Investment Policy
Kebijakan Penetapan Penghasilan Direksi dan Dewan
Komisaris Anak Perusahaan dan Cucu Perusahaan/Income
Determination Policy for Directors and Board of
Commissioners of Subsidiaries and Subsidiary Companies
Pengelolaan NPL Perbankan/Banking NPL Management Kebijakan Pengelolaan NPL Perbankan/Banking NPL
Management Policy
Pendanaan atau Sumber Pembiayaan/Funding or Financing
Kebijakan Pendanaan/Funding Policy
Sources
Program Kerja Work Program
Terdapat 48 (empat puluh delapan) Program Kerja RKAP There are 48 (forty eight) RKAP 2024 Work Programs derived
2024 yang diturunkan dari 13 Strategic Initiatives dan dibagi from 13 Strategic Initiatives and divided into 8 (eight) groups.
ke dalam 8 (delapan) grup.
Direktur Bisnis Kurir dan Logistik (7 Program Kerja) Director of Courier and Logistics Business (7 Work
Programs)
1) SVP Retail Business (2 Program Kerja) 1) SVP Retail Business (2 Work Programs)
a. Kolaborasi PosAja dengan UMKM dan E-Commerce a. PosAja Collaboration with MSMEs and E-Commerce
untuk Mendorong Pertumbuhan Bisnis Kurir dan to Drive Courier Business Growth and Digital
Ekosistem Digital melalui Peningkatan Jejaring Ecosystem through Increased Touchpoint Network
Touchpoint dan Strategic Partnership dengan and Strategic Partnerships with an Operating
Anggaran Pendapatan Usaha Rp1,280 Miliar, Opex Revenue Budget of Rp1.280 Billion, Opex of Rp59
Rp59 Miliar, dan Capex Rp10 Miliar. Billion, and Capex of Rp10 Billion.
b. Meningkatkan Layanan Digital Channel PosAja dan b. Improving PosAja Digital Channel Services and
Brand Engagement di Kota Besar dengan Anggaran Brand Engagement in Big Cities with an Operating
Pendapatan Usaha Rp10 Miliar dan Opex Rp20 Revenue Budget of Rp10 billion and Opex of Rp20
Miliar. billion.
2) SVP Enterprise Business (2 Program Kerja) 2) SVP Retail Business (2 Work Programs)
a. Mengembangkan Enterprise Logistics Solution a. Develop Enterprise Logistics Solution with
dengan prioritas Segmen Pemerintah & BUMN prioritization of Government & State-Owned
dengan Anggaran Pendapatan Usaha Rp1.000 Miliar Enterprise Segments with an Operating Revenue
dan Opex Rp48 Miliar. Budget of Rp1,000 Billion and Opex of Rp48 Billion.
b. Mengembangkan Enterprise CEP Solution pada b. Developed Enterprise CEP Solution in the Corporate/
Segmen Korporat/ B2B dengan Anggaran Pendapatan B2B Segment with an Operating Revenue Budget of
Usaha Rp500 Miliar dan Opex Rp500 Billion and Opex of Rp22 Billion.
Rp22 Miliar.
119
Page 420
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
33. PERENCANAAN MANAJEMEN (Lanjutan) 33. MANAGEMENT PLAN (Continued)
Program Kerja (Lanjutan) Work Program (Continued)
Direktur Bisnis Kurir dan Logistik (7 Program Kerja) Director of Courier and Logistics Business (7 Work
(Lanjutan) Programs) (Continued)
3) SVP Wholesale and International Business (3 Program 3) SVP Wholesale and International Business (3 Work
Kerja) Programs)
a. Eksekusi Pengembangan Produk Internasional Baru a. Execution of New International Product Development
(Non UPU Platform) dengan Anggaran Pendapatan (Non UPU Platform) with an Operating Revenue
Usaha Rp155 Miliar dan Opex Rp1.6 Miliar. Budget of Rp 155 Billion and Opex of Rp1,6 Billion.
b. Percepatan Skalabilitas dan Operational Excellence b. Acceleration of Scalability and Operational
dengan Anggaran Opex sebesar Rp1.1 Miliar dan Excellence with an Opex Budget of Rp1,1 billion and
Capex Rp4.4 Miliar. Capex of Rp 4,4 billion.
c. Mengembangkan Kurir Internasional dan Wholesale c. Developed International Courier and Wholesale
melalui Strategic Partnership dengan Anggaran through Strategic Partnership with an Operating
Pendapatan Usaha Rp470 Miliar dan Opex Rp4.02 Revenue Budget of Rp470 Billion and Opex of Rp4,02
Miliar. Billion.
Direktur Bisnis Jasa Keuangan (6 Program Kerja) Director of Financial Service Business (6 Work Programs)
1) SVP Wholesale and International Business (3 Program 1) SVP Wholesale and International Business (3 Work
Kerja) Programs)
a. Memperluas Penetrasi Layanan melalui Peningkatan a. Expanding Service Penetration through Increased
Biller dan Soft-selling Campaign dengan Anggaran Biller and Soft-selling Campaign with an Operating
Pendapatan Usaha Rp592 Miliar dan Opex Rp76,2 Revenue Budget of Rp592 Billion and Opex of
Miliar. Rp76.2 Billion.
b. Meningkatkan Pendapatan Penyaluran Dana dari b. Increase Fund Disbursement Revenue from
Sektor Pemerintahan dan Korporasi dengan Anggaran Government and Corporate Sectors with an Operating
Pendapatan Usaha Rp250 Miliar dan Revenue Budget of Rp250 Billion and Opex
Opex Rp150 Miliar. of Rp150 Billion.
c. Memperluas Penetrasi Layanan Tabungan dan Kredit c. Expanding Penetration of Postal Savings and Pension
Pensiun Pos melalui Percepatan Digitalisasi dengan Credit Services through Accelerating Digitalization
Anggaran Pendapatan Usaha Rp185 Miliar, Opex with an Operating Income Budget of Rp185 Billion,
Rp33,35 Miliar, dan Capex Rp27 Miliar. Opex of Rp33.35 Billion, and Capex of Rp27 Billion.
2) SVP Consumer Business (3 Program Kerja) 2) SVP Consumer Business (3 Work Programs)
a. Enhancement Layanan Jasa Keuangan Digital Pos a. Enhancement of Postal Digital Financial Services on
pada Aplikasi Pospay dengan Anggaran Opex sebesar the Pospay Application with an Opex Budget of Rp.
Rp0,85 Miliar. 0.85 . Billion.
b. Enhancement Layanan Jasa Keuangan pada b. Enhancement of Financial Services in the Consumer
Ekosistem Consumer Business dengan Anggaran Business Ecosystem with an Operating Revenue
Pendapatan Usaha Rp160 Miliar dan Opex Rp31,1 Budget of Rp160 Billion and Opex of Rp31.1 Billion.
Miliar.
c. Menjamin Terlaksananya Layanan Jasa Keuangan c. Ensure the Implementation of Financial Services in
Sesuai dengan Prinsip-prinsip Good Corporate accordance with the Principles of Good Corporate
Governance (GCG) dengan Anggaran Opex Rp0,83 Governance (GCG) with an Opex Budget
Miliar. of Rp 0.83 Billion.
Direktur Human Capital Management (7 Program Kerja) Director of Human Capital Management (7 Work Programs)
1) SVP Human Capital Policy and Strategy (3 Program 1) SVP Human Capital Policy and Strategy (3 Work
Kerja) Programs)
a. Mengembangkan Organisasi dan SDM yang a. Develop Organization and People that Encourage a
Mendorong Budaya Kolaborasi dan Memperkuat Culture of Collaboration and Strengthen Logistics
Kapabilitas Logistik dengan Anggaran Opex Rp1,4 Capabilities with an Opex Budget of Rp1.4 Billion.
Miliar.
b. Menyusun Strategi HC yang Menyeluruh, Berfokus b. Developing a Comprehensive HC Strategy, Focusing
kepada Penguatan Kapabilitas SDM dalam Rangka on Strengthening HR Capabilities to Respond to the
Menjawab Tuntutan Bisnis Perusahaan dengan Company's Business Demands with an Opex Budget of
Anggaran Opex Rp3,4 Miliar. Rp3.4 Billion.
c. Productivity Enhancement melalui Program c. Productivity Enhancement through Rightsizing
Rightsizing sebagai Exit Strategy dengan Anggaran Program as Exit Strategy with Opex Budget of Rp800
Opex Rp800 Miliar. Billion.
120
Page 421
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
33. PERENCANAAN MANAJEMEN (Lanjutan) 33. MANAGEMENT PLAN (Continued)
Program Kerja (Lanjutan) Work Program (Continued)
Direktur Human Capital Management (7 Program Kerja) Director of Human Capital Management (7 Work Programs)
(Lanjutan) (Continued)
2) SVP Human Capital Service and Business Partner 2) SVP Human Capital Service and Business Partner
(3 Program Kerja) (3 Work Programs)
a. Mengembangkan Sistem Informasi untuk Mendukung a. Developing an Information System to Support Faster,
Pengambilan Keputusan yang Lebih Cepat, Tepat, dan More Precise, and Accurate Decision Making with an
Akurat dengan Anggaran Opex Rp3 Miliar. Opex Budget of IDR 3 Billion.
b. Mengembangkan Kompetensi Karyawan sesuai b. Developing Employee Competencies in accordance
dengan Kebutuhan Bisnis dengan Anggaran Opex with Business Needs with an Opex Budget of Rp22.1
Rp22,1 Miliar. Billion.
c. Memenuhi Ketersediaan Talent sesuai Kebutuhan c. Fulfill Talent Availability as per Business Needs with
Bisnis dengan Anggaran Opex Rp40,45 Miliar. Opex Budget of IDR 40.45 Billion.
3) VP General Support (1 Program Kerja) 3) VP General Support (1 Work Program)
a. Digitalisasi Updating Aplikasi E-Procurement dengan a. Digitalization of E-Procurement Application
Anggaran Opex Rp0,15 Miliar. Updating with an Opex Budget of Rp0.15 Billion.
Direktur Business Development and Portfolio Management Director of Business Development and Portfolio Management
(3 Program Kerja) (3 Work Programs)
1) SVP Strategic Planning and Business Development 1) SVP Strategic Planning and Business Development
(2 Program Kerja) (2 Work . Programs)
a. Mengoptimalkan Data, Informasi, dan Hasil Analisis a. Optimizing Data, Information, and Analysis Results
untuk Aksi Korporasi Pos Indonesia Group Tahun for Pos Indonesia Group Corporate Actions in 2024-
2024-2025 dengan Anggaran Opex Rp16 Miliar dan 2025 with an Opex Budget of Rp16 Billion and Capex
Capex Rp 131 Miliar. of Rp. 131 Billion.
b. Mengembangkan Customer Experience Layanan Pos b. Developing Pos Indonesia's Customer Experience
Indonesia dengan Anggaran Opex Rp4 Miliar. Services with an Opex Budget of IDR 4 Billion.
2) SVP Portfolio Management (1 Program Kerja) 2) SVP Portfolio Management (1 Work Program)
a. Akselerasi Implementasi Paradigma Baru Pengelolaan a. Acceleration of the Implementation of the New
LPU, Pengawalan Regulasi, dan INDI 4.0 dengan Paradigm of LPU Management, Regulatory
Anggaran Pendapatan LPU Rp369 Miliar dan Opex Oversight, and INDI 4.0 with an LPU Revenue Budget
Rp134,3 Miliar. of Rp369 billion and Opex of Rp134.3 billion.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko (5 Program Kerja) Director of Finance and Risk Management (5 Work
Programs)
1) SVP Strategic Planning and Business Development 1) SVP Strategic Planning and Business Development
(2 Program Kerja) (2 Work . Programs)
a. Akselerasi Implementasi Paradigma Baru Pengelolaan a. Acceleration of the Implementation of the New
LPU, Pengawalan Regulasi, dan INDI 4.0 dengan Paradigm of LPU Management, Regulatory
Anggaran Pendapatan LPU Rp369 Miliar dan Opex Oversight, and INDI 4.0 with an LPU Revenue Budget
Rp134,3 Miliar. of Rp369 billion and Opex of Rp134.3 billion.
2) SVP Risk Management and Financial Policy (2 Program 2) SVP Risk Management and Financial Policy (2 Work
Kerja) Programs)
a. Peningkatan Peran GCG dan Penguatan Implementasi a. Improving the Role of GCG and Strengthening the
GRC untuk Meminimalkan Potensi Kerugian dengan Implementation of GRC to Minimize Potential Losses
Anggaran Opex Rp4,41 Miliar dan Capex Rp0,782 with an Opex Budget of Rp4.41 Billion and Capex of
Miliar Rp0.782 Billion.
b. Digitalisasi Bidang Keuangan dan Akuntansi serta b. Digitalization of Finance and Accounting and
Akeselerasi Pencapaian Realisasi Capex dengan Acceleration of Capex Realization Achievement with
Anggaran Opex Rp1,05 Miliar dan Capex Rp1 Opex Budget of Rp1.05 Billion and Capex of
Miliar. Rp 1 Billion.
121
Page 422
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
33. PERENCANAAN MANAJEMEN (Lanjutan) 33. MANAGEMENT PLAN (Continued)
Program Kerja (Lanjutan) Work Program (Continued)
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko (5 Program Kerja) Director of Finance and Risk Management (5 Work
(Lanjutan) Programs) (Continued)
3) VP Asset Management (2 Program Kerja) 3) VP Asset Management (2 Work Programs)
a. Optimalisasi dan Penyelesaian Aset Bermasalah a. Optimization and Settlement of Troubled Assets with
dengan Anggaran Pendapatan Usaha Rp35 Miliar dan an Operating Income Budget of Rp35 billion and Opex
Opex Rp4 Miliar. of Rp4 billion.
b. Pembaharuan Brand Attribute pada Physical Assets b. Renewal of Brand Attribute on Physical Assets
melalui Standardisasi Tampilan Gedung dan Sarana through Standardization of Building Display and
Kerja serta Pengembangan SIM Aset Perusahaan Work Facilities and Development of Company Asset
dengan Anggaran Opex Rp157,96 Miliar dan Capex SIM with Opex Budget of Rp157.96 Billion and Capex
Rp 161,86 Miliar. of Rp161.86 Billion.
Direktur Operasi dan Digital Services (10 Program Kerja) Director Operation and Digital Services (10 Work Programs)
1) SVP Digital Services (5 Program Kerja) 1) SVP Digital Services (5 Work Programs)
a. Program Kerja 12.1 – Mengembangkan Core System a. Work Program 12.1 - Develop Core System &
& Platform untuk Menunjang Kebutuhan Bisnis Platform to Support Business Needs with Opex Budget
dengan Anggaran Opex Rp32 Miliar dan Capex of Rp32 Billion and Capex of Rp31.53 Billion.
Rp31,53 Miliar.
b. Mengembangkan Kompetensi dan Pemenuhan Syarat b. Developing Competencies and Fulfilling IT
Compliance IT dengan Anggaran Opex Rp10,65 Compliance Requirements with an Opex Budget of
Miliar dan Capex Rp11,05 Miliar. Rp 10.65 Billion and Capex of Rp11.05 Billion.
c. Modernisasi Infrastruktur Supporting IT dengan c. Modernization of IT Supporting Infrastructure with an
Anggaran Opex Rp21,02 Miliar dan Capex Rp15,05 Opex budget of Rp21.02 billion and Capex of
Miliar. Rp 15.05 billion.
d. Manage Service Infrastructure IT dengan Anggaran d. Manage IT Service Infrastructure with an Opex
Opex Rp203,2 Miliar . Budget of Rp203.2 Billion.
e. Integrasi Sistem Support dan Digitalisasi Proses e. Support System Integration and Business Process
Bisnis dengan Anggaran Capex Rp11,91 Miliar. Digitalization with Capex Budget of Rp11.91 Billion.
2) SVP International Post Service (3 Program Kerja) 2) SVP International Post Service (3 Work Programs)
a. Meningkatkan Kapabilitas Operasi dan Kepatuhan a. Enhancing Operations and Compliance Capabilities
untuk Mendorong Terciptanya Kolaborasi Berskala to Drive International Collaboration with an Opex
Internasional dengan Anggaran Opex Rp299 Miliar Budget of Rp299 Billion and Capex of
dan Capex Rp12,95 Miliar. Rp 12.95 Billion.
b. Membenahi End-to-End dan Value Added Services , b. Improving End-to-End and Value Added Services,
termasuk Aplikasi dan IT Pendukung dengan including Applications and IT Support with an Opex
Anggaran Opex Rp1,3 Miliar dan Capex Rp0,15 Budget of Rp1.3 Billion and Capex of Rp0.15 Billion.
Miliar.
c. Mendorong Utilisasi Mitra Global dalam c. Encourage Utilization of Global Partners in
Meningkatkan Penetrasi Pasar Internasional dengan Increasing International Market Penetration with an
Anggaran Opex Rp143,88 Miliar. Opex Budget of Rp143.88 Billion.
3) SVP Courier and Logistics Operation (1 Program Kerja) 3) SVP Courier and Logistics Operation (1 Work Program)
a. Memperkuat Kapasitas Operasi & Standarisasi War a. Strengthening War Room Operation Capacity &
Room dengan Anggaran Opex Rp0,1 Miliar dan Standardization with Opex Budget of Rp0.1 Billion
Capex Rp21,2 Miliar. and Capex of Rp21.2 Billion.
4) SVP Fronting Management and Financial Transaction 4) SVP Fronting Management and Financial Transaction
Service (1 Program Kerja) Service (1 Work Program)
a. Modernisasi Peralatan Pendukung Operasional untuk a. Modernization of Operational Support Equipment to
Meningkatkan Mutu Pelayanan dengan Anggaran Improve Service Quality with a Capex Budget of
Capex Rp12,2 Miliar. Rp12.2 Billion.
Non Direktorat (2 Program Kerja) Non Directorat (2 Work Programs)
1) Corporate Secretary (1 Program Kerja) 1) Corporate Secretary (1 Work Program)
a. Meningkatkan Brand Awareness Masyarakat tentang a. Increasing Public Brand Awareness of the Company's
Identitas Baru Perusahaan dengan Anggaran Opex New Identity with an Opex Budget of
Rp5 Miliar. Rp5 Billion.
122
Page 423
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
33. PERENCANAAN MANAJEMEN (Lanjutan) 33. MANAGEMENT PLAN (Continued)
Program Kerja (Lanjutan) Work Program (Continued)
Non Direktorat (2 Program Kerja) (Lanjutan) Non Directorat (2 Work Programs)
2) Internal Auditor (1 Program Kerja) 2) Internal Auditor (1 Work Program)
a. Implementasi Audit Berbasis Manajemen Risiko a. Implementation of Risk Management-Based Audit
dengan Anggaran Opex Rp6,2 Miliar. with Opex Budget of Rp6.2 Billion.
Anak Perusahaan (8 Program Kerja) Subsidiaries (8 Work Programs)
1) Direktur PT Pos Logistik Indonesia (3 Program Kerja) 1) Director PT Pos Logistik Indonesia (3 Work Programs)
a. Peningkatan Pendapatan Bisnis pada Sektor Logistik a. Increased Business Revenue in the Government/
Pemerintah/ Perusahaan Swasta, Peningkatan Private Company Logistics Sector, Increased
Kapasitas, Kapabilitas & Kompetensi SDM, Capacity, Capability & Competence of Human
Pencapaian Operasional Excellence dengan Anggaran Resources, Achievement of Operational Excellence
Pendapatan Usaha sebesar Rp707 Miliar, Opex Rp1,2 with a Business Revenue Budget of Rp707 Billion,
Miliar, dan Capex Rp3,33 Miliar. Opex Rp1.2 Billion, and Capex Rp 3.33 Billion.
b. Peningkatan Pendapatan Bisnis pada Sektor Logistik b. Increased Business Revenue in the SOE Logistics
BUMN, dan Penetrasi Market BUMN dengan Sector, and SOE Market Penetration with Strategic
Kerjasama Strategis Pos Indonesia Grup dengan Cooperation with the Pos Indonesia Group with a
Anggaran Pendapatan Usaha sebesar Rp450 Miliar Business Revenue Budget of Rp450 Billion and Capex
dan Capex Rp1,8 Miliar. of Rp 1.8 Billion.
c. Peningkatan pendapatan bisnis dengan strategi blue c. Increased business revenue with a blue ocean strategy
ocean dan penguatan Infrastruktur Platform Digital and strengthened Digital Logistics Platform
Logistik dengan Anggaran Pendapatan Usaha sebesar Infrastructure with an Operating Revenue Budget of
Rp56 Miliar, Opex Rp0,4 Miliar, dan Capex Rp0,8 Rp56 billion, Opex of Rp0.4 billion, and Capex of
Miliar. Rp 0.8 billion.
2) Direktur PT Pos Properti Indonesia (2 Program Kerja) 2) Director PT Pos Properti Indonesia (2 Work Programs)
a. Optimalisasi Aset dan Pengembangan Bisnis dengan a. Asset Optimization and Business Development with an
Anggaran Pendapatan Usaha Rp76,6 Miliar, Opex Operating Income Budget of Rp76.6 billion, Opex of
Rp59,6 Miliar, dan Capex Rp42,3 Miliar. Rp59.6 billion, and Capex of Rp42.3 billion.
b. Pengelolaan Aset melalui Building Management dan b. Asset Management through Building Management
Manajemen Konstruksi dengan Anggaran Pendapatan and Construction Management with an Operating
Usaha Rp104,1 Miliar, Opex Rp91,6 Miliar, dan Revenue Budget of Rp104.1 billion, Opex of Rp91.6
Capex Rp51,7 Miliar. billion, and Capex of Rp51.7 billion.
3) Direktur PT Pos Finansial Indonesia (3 Program Kerja) 3) Director PT Pos Finansial Indonesia (3 Work Programs)
a. Peningkatan Daya Saing Pospay Agen dengan a. Increased Competitiveness of Pospay Agents with an
Anggaran Pendapatan Usaha Rp30,3 Miliar dan Operating Revenue Budget of Rp30.3 Billion and
Opex Rp23,9 Miliar. Opex of Rp 23.9 Billion.
b. Mengembangkan Bisnis Aggregator untuk b. Develop Aggregator Business to Strengthen the
Memperkuat Perusahaan sebagai Single Aggregator Company as a Single Aggregator with an Operating
dengan Anggaran Pendapatan Usaha Rp7,6 Miliar dan Income Budget of Rp7.6 Billion and Opex
Opex Rp3 Miliar. of Rp 3 Billion.
c. Menjadi Penyedia Aplikasi dan Barang IT dengan c. Become an Application and IT Goods Provider with
Anggaran Pendapatan Usaha Rp71,2 Miliar, Opex an Operating Revenue Budget of Rp71.2 Billion, Opex
Rp49,7 Miliar, dan Capex Rp0,392 Miliar. of Rp49.7 Billion, and Capex of Rp 0.392 Billion.
34. INFORMASI TAMBAHAN UNTUK LAPORAN ARUS 34. SUPPLEMENTARY INFORMATION FOR CASH FLOWS
KAS
Informasi transaksi non kas yang signifikan yang tidak Significant non-cash transactions that do not affect the cash
mempengaruhi aktivitas arus kas sebagai berikut: flows activities are as follows:
2024 2023
Penambahan Aset Hak Guna melalui Addition of Right-of-Use Assets
Liabilitas Sewa - (21.614.624.254) from Lease Liabilities
Pembayaran Bunga melalui Akun Bunga - (10.665.097.222) Interest Expenses from Interest Accrued
Penambahan Aset Tetap dengan M endebitkan Additions of Property & Equipment Debited
(M engkreditkan) Utang Usaha - 30.183.414.172 (Credited) Account Payables
Pelepasan Aset Tetap melalui Disposal of Fixed Assets through
Penggantian (Ruislag) - 1.458.913.692 Replacement (Ruislag)
Penempatan Bank Garansi melalui Non Cash Loan - (20.604.000.000) Placement Bank Guarantee through Non Cash Loan
123
Page 424
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
34. INFORMASI TAMBAHAN UNTUK LAPORAN ARUS 34. SUPPLEMENTARY INFORMATION FOR CASH FLOWS
KAS (Lanjutan) (Continued)
Rekonsiliasi Liabilitas yang Timbul dari Aktivitas Reconciliation of Liabilities Arising from Financing
Pendanaan: Activities:
Arus Kas Pendanaan Perubahan Non Kas/
Financing Cash Flows Non-Cash Changes
Pergerakan Valuta
31 Desember/ Asing/ 31 Desember/
December 31, Penambahan/ Pembayaran/ Foreign Exchange Lain-lain/ December 31,
2023 Addition Payment Movement Others 2024
Utang Pembiayaan Konsumen/
Customer Financing Payable 22.928.966.765 - (10.719.707.191) - 118.712.481.150 130.921.740.724
Utang Bank Jangka Pendek/
Short-Term Bank Loan 2.285.604.000.000 15.503.800.000.000 (13.709.587.821.338) - 341.317.191.202 4.421.133.369.864
Utang Bank Jangka Panjang/
Long-Term Bank Loan - - - - - -
Utang Obligasi/Bonds Payable 323.361.458.333 - (323.361.458.333) - - -
Pinjaman Jangka Menengah/
Medium Term Notes 492.650.000.000 - - - 4.900.000.007 497.550.000.007
Utang Bunga/Interest Payable 10.665.097.222 - - - 54.609.969 10.719.707.191
Arus Kas Pendanaan Perubahan Non Kas/
Financing Cash Flows Non-Cash Changes
Penambahan Pergerakan Valuta
31 Desember/ Aset Tetap/ Asing/ 31 Desember/
December 31, Penambahan/ Pembayaran/ Additional Foreign Exchange December 31,
2022 Addition Payment in Fixed Assets Movement 2023
Utang Pembiayaan Konsumen/
Customer Financing Payable 44.480.045.870 - (26.249.201.993) - 4.698.122.888 22.928.966.765
Utang Bank Jangka Pendek/
Short-Term Bank Loan 770.000.000.000 10.024.000.000.000 (8.529.000.000.000) - 20.604.000.000 2.285.604.000.000
Utang Bank Jangka Panjang/
Long-Term Bank Loan 87.500.000.000 - (87.500.000.000) - - -
Utang Obligasi/Bonds Payable 321.573.958.333 - - - 1.787.500.000 323.361.458.333
Pinjaman Jangka Menengah/
Medium Term Notes 492.650.000.000 - - - - 492.650.000.000
Utang Bunga/Interest Payable 2.057.782.444 - (251.090.088.514) - 259.697.403.292 10.665.097.222
35. REKLASIFIKASI AKUN 35. RECLASSIFICATION OF ACCOUNTS
Beberapa akun dalam laporan keuangan konsolidasian tahun Certain accounts in the consolidated financial statements for
2023 telah direklasifikasi agar sesuai dengan penyajian 2023 have been reclassified to conform with the consolidated
laporan keuangan konsolidasian 31 Desember 2024, yaitu financial statements presentation as of December 31, 2024 as
sebagai berikut: follows:
31 Desember 2023/December 31, 2023
Dilaporkan S etelah
LAPORAN LABA RUGI DAN S ebelumnya/ Reklasifikasi/ STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS
PENGHAS ILAN As Previously Direklasifikasi/ After AND OTHER COMPREHENSIVE
KOMPREHENS IF Reported Reclassification Reclassification INCOME
PENDAPATAN BERS IH 5.479.121.136.675 - 5.479.121.136.675 NET REVENUE
BEBAN POKOK LAYANAN (3.879.740.711.952) 198.951.266.514 (3.680.789.445.438) COST OF SERVICES
LABA KOTOR 1.599.380.424.723 1.798.331.691.237 GROSS PROFIT
BEBAN US AHA OPERATING EXPENSES
Pemasaran (70.260.445.072) - (70.260.445.072) Marketing
Umum dan Administrasi (911.643.322.302) (199.347.084.386) (1.110.990.406.688) General and Administrative
Pendapatan Lain-lain 628.728.086.809 - 628.728.086.809 Other Income
Beban Lain-lain (326.225.776.820) 395.817.872 (325.829.958.948) Other Expenses
LABA US AHA 919.978.967.338 919.978.967.338 OPERATIONS PROFIT
Pendapatan Keuangan 43.561.402.355 - 43.561.402.355 Finance Income
Beban Keuangan (261.648.866.909) - (261.648.866.909) Finance Costs
LABA S EBELUM PAJAK INCOME BEFORE
PENGHAS ILAN 701.891.502.784 701.891.502.784 INCOME TAX
(BEBAN) M ANFAAT INCOME TAX
PAJAK PENGHASILAN 26.323.140.816 - 26.323.140.816 (EXPENSES) BENEFITS
LABA TAHUN BERJALAN 728.214.643.600 728.214.643.600 PROFIT FOR THE YEAR
124
Page 425
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 STATEMENTS (CONTINUED)
As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
36. INFORMASI SEGMEN 36. SEGMENT INFORMATION
2024
Regional 1 Regional 2 Regional 3 Regional 4 Regional 5 Regional 6 Kantor Pusat/ Jumlah Induk/ Pos Finansial Pos Logistik Pos Properti Induk & Anak/ Eliminasi/ Konsolidasian/
M edan Jakarta Bandung Semarang Surabaya M akassar Head Office Total Parent Indonesia Indonesia Indonesia Parent & Subsidiaries Elimination Consolidated
Pendapatan/Revenues
Pendapatan Surat dan Paket Pos/
Revenue from Post Mail and Parcel 203.995 429.744 148.456 296.101 378.928 254.710 - 1.711.934 - - - 1.711.934 - 1.711.934
Pendapatan Jasa Keuangan dan Ritel/
Revenue from Financial Service and
Retail 220.129 153.509 124.757 129.358 198.055 234.719 - 1.060.527 24.433 - - 1.084.960 (89.542) 995.418
Pendapatan Properti/ Revenue from
Property 814 539 330 977 4.601 153.675 10.164 171.100 - - 207.679 378.779 (52.605) 326.174
Pendapatan Logistik/ Revenue from
Logistic 436.125 206.265 498.535 366.589 159.590 139.254 - 1.806.358 - 544.533 - 2.350.891 (254.562) 2.096.329
Pendapatan Teknologi Informasi/
Revenue from Information
Technology - - - - - - - - 74.025 - - 74.025 - 74.025
Jumlah Pendapatan/ Total Revenue 861.063 790.057 772.078 793.025 741.174 782.358 10.164 4.749.919 98.458 544.533 207.679 5.600.589 (396.709) 5.203.880
Pendapatan Lainnya/ Other Revenue 120.282 14.435 33.069 65.191 103.145 (48.185) 198.136 486.073 1.370 1.575 1.688 490.706 (25.836) 464.870
Jumlah Pendapatan Keuangan/ Total
Financial Revenue 12.513 13.083 10.545 13.270 14.011 8.355 - 71.777 47 515 5.190 77.529 (45.997) 31.532
Jumlah/Total 993.858 817.575 815.692 871.486 858.330 742.528 208.300 5.307.769 99.875 546.623 214.557 6.168.824 (468.542) 5.700.282
Beban Pegawai/ Employee Expense (435.118) (594.557) (269.001) (282.366) (417.495) (346.838) - (2.345.375) (10.029) (67.071) (62.365) (2.484.840) - (2.484.840)
Beban Operasi/ Operating Expense (213.692) (242.730) (129.228) (167.060) (236.873) (224.132) (1) (1.213.716) (59.909) (441.728) (79.319) (1.794.672) 349.920 (1.444.752)
Beban Administrasi/ Administration
Expense (26.685) (5.294) (6.741) (6.042) (9.402) (7.656) - (61.820) (41) (538) (683) (63.082) - (63.082)
Beban Umum/ General Expense (51.320) (56.009) (40.016) (44.527) (69.295) (62.939) - (324.106) (1.990) (15.907) (10.589) (352.592) 19.734 (332.858)
Beban Penurunan Nilai Aset Tetap/
Impairment of Fixed Asset Expense - - - - - - - (4.279) - - (4.279) - (4.279)
Beban Penyusutan dan Amortisasi/
Depreciation and Amortization
Expenses (29.686) (26.233) (20.038) (21.187) (23.418) (20.802) - (141.364) (22.272) (17.451) (12.995) (194.082) 20.518 (173.564)
Beban Lainnya/ Other expenses (3.376) (3.728) (3.174) (3.375) (2.854) (1.890) - (18.397) (898) (3.421) (2.839) (25.555) 9.056 (16.499)
Beban Keuangan/ Finance Cost (83.694) (76.909) (58.998) (62.894) (111.651) (43.878) - (438.024) (22) (1.325) (53) (439.424) 176 (439.248)
Jumlah Beban/ Total Expense (843.571) (1.005.460) (527.196) (587.451) (870.988) (708.135) (1) (4.542.802) (99.440) (547.441) (168.843) (5.358.526) 399.404 (4.959.122)
Laba Sebelum Pajak/ Profit Before
Tax 150.287 (187.885) 288.496 284.035 (12.658) 34.393 208.299 764.967 435 (818) 45.714 810.298 (69.138) 741.160
125
Page 426
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 STATEMENTS (CONTINUED)
As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
36. INFORMASI SEGMEN (Lanjutan) 36. SEGMENT INFORMATION (Continued)
2023
Regional 1 Regional 2 Regional 3 Regional 4 Regional 5 Regional 6 Kantor Pusat/ Jumlah Induk/ Pos Financial Pos Logistik Pos Properti Induk & Anak/ Eliminasi/ Konsolidasian/
M edan Jakarta Bandung Semarang Surabaya M akassar Head Office Total Parent Indonesia Indonesia Indonesia Parent & Subsidiaries Elimination Consolidated
Pendapatan/Revenues
Pendapatan Surat dan Paket Pos/
Revenue from Post Mail and Parcel 205.118 541.391 158.321 301.876 438.343 248.824 - 1.893.873 - - - 1.893.873 - 1.893.873
Pendapatan Jasa Keuangan dan Ritel/
Revenue from Financial Service and
Retail 265.108 170.771 153.869 165.372 232.210 250.922 - 1.238.252 23.325 - - 1.261.577 (5.042) 1.256.535
Pendapatan Properti/ Revenue from
Property 2.339 3.085 934 1.863 4.786 2.572 39.842 55.421 - - 136.297 191.718 (40.174) 151.544
Pendapatan Logistik/ Revenue from
Logistic 266.521 191.230 351.338 73.411 479.000 397.698 - 1.759.198 - 926.624 - 2.685.822 (509.785) 2.176.037
Pendapatan Teknologi Informasi/
Revenue from Information
Technology - - - - - - - - 44.602 - - 44.602 (44.474) 128
Jumlah Pendapatan/ Total Revenue 739.086 906.477 664.462 542.522 1.154.339 900.016 39.842 4.946.744 67.927 926.624 136.297 6.077.592 (599.475) 5.478.117
Pendapatan Lainnya/ Other Revenue 116.496 20.062 49.004 78.830 109.305 86.203 168.092 627.992 2.240 8.329 4 638.565 (9.749) 628.816
Jumlah Pendapatan Keuangan/ Total
Financial Revenue 7.986 9.873 4.798 8.065 13.291 7.792 - 51.805 16 325 3.280 55.426 (11.865) 43.561
Jumlah/Total 863.568 936.412 718.264 629.417 1.276.935 994.011 207.934 5.626.541 70.183 935.278 139.581 6.771.583 (621.089) 6.150.494
Beban Pegawai/ Employee Expense (469.960) (494.101) (283.710) (317.642) (492.962) (387.751) - (2.446.126) (8.284) (71.325) (33.094) (2.558.829) - (2.558.829)
Beban Operasi/ Operating Expense (263.420) (290.800) (197.168) (203.689) (379.123) (313.581) - (1.647.781) (59.482) (816.614) (40.294) (2.564.171) 591.526 (1.972.645)
Beban Administrasi/ Administration
Expense (16.633) (3.896) (5.991) (4.134) (9.729) (7.942) - (48.325) (30) (639) (912) (49.906) - (49.906)
Beban Umum/ General Expense (61.699) (66.393) (50.733) (30.644) (80.824) (58.583) - (348.876) (50.708) (20.590) (8.680) (428.854) 258 (428.596)
Beban Penyusutan dan Amortisasi/
Depreciation and Amortization
Expenses (22.894) (16.022) (12.592) (13.971) (25.821) (22.836) - (114.136) (6.352) (17.364) (10.016) (147.868) 7.481 (140.387)
Beban Lainnya/ Other expenses (3.006) (5.558) (2.729) (2.384) (4.997) (3.943) - (22.617) (5.278) (848) (1.407) (30.150) - (30.150)
Beban Keuangan/ Finance Cost (43.687) (50.915) (45.216) (10.577) (65.878) (37.441) - (253.714) (844) (5.923) (11.428) (271.909) 3.819 (268.090)
Jumlah Beban/ Total Expense (881.299) (927.685) (598.139) (583.041) (1.059.334) (832.077) - (4.881.575) (130.978) (933.303) (105.831) (6.051.687) 603.084 (5.448.603)
Laba Sebelum Pajak/ Profit Before
Tax (17.731) 8.727 120.125 46.376 217.601 161.934 207.934 744.966 (60.795) 1.975 33.750 719.896 (18.005) 701.891
126
Page 427
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
37. LITIGASI 37. LITIGATION
PT Pos Properti Indonesia PT Pos Properti Indonesia
- Perusahaan menggugat Sdr Widodo Iswantoro, SH., MH - The Company sued Mr. Widodo Iswantoro, S.H., M.H. and
dan Dr. H. Fahmi, SH., MH berkenaan dengan perbuatan Dr. H. Fahmi, S.H., M.H. in connection with the act of
ingkar janji (wanprestasi) karena tidak memenuhi default for not fulfilling its obligation to refund
kewajibannya dalam pengembalian uang sebesar Rp3,190,000,000 plus 2% interest per month. This is
Rp3.190.000.000 ditambah bunga 2% setiap bulannya. registered in case register No.62/PDT.G/2023/PN.BDG at
Hal ini terdaftar dalam register perkara the Bandung District Court. At reporting date the case is
No.62/PDT.G/2023/PN.BDG di Pengadilan Negeri still in process examined by the Panel of Judges at the
Bandung. Pada tanggal laporan keuangan perkara ini Bandung Hight Court.
masih dalam proses pemeriksaan oleh Majelis Hakim pada
Pengadilan Tinggi Bandung.
- Perusahaan menggugat PT Berkah Aslin Mandiri dan - The Company sued PT Berkah Aslin Mandiri and Marta
Marta Jaya berkenaan dengan pembayaran ganti kerugian Jaya regarding the payment of material compensation in
materiil dalam pengembalian atas sisa lahan seluas 5.232 return for the remaining land area of 5,232 m2 or worth
m2 atau senilai Rp1.360.313.000. Hal ini terdaftar dalam Rp1,360,313,000. This is registered in case register
register perkara No.80/PDT.G/2023/PN.CKR di No.80/PDT.G/2023/PN.CKR at the Cikarang District
Pengadilan Negeri Cikarang. Pada tanggal laporan Court. At reporting date the case is still in process
keuangan, atas perkara ini majelis hakim telah submitting conclusions from the parties in E-litigation.
menjatuhkan Putusan sebagai berikut:
- Mengabulkan gugatan PT Pos Properti Indonesia - Granting PT Pos Properti Indonesia's lawsuit in part;
untuk sebagian;
- Menyatakan Marta Jaya melakukan perbuatan - Declare Marta Jaya to have committed an act of
wanprestasi; default;
- Menghukum Marta Jaya untuk membayar ganti rugi - Punish Marta Jaya to pay compensation to PT Pos
kepada PT Pos Properti Indonesia sejumlah 3 Milyar. Properti Indonesia in the amount of 3 billion.
- Pada tanggal 20 Februari 2024, PT Berkah Aslin Mandiri/ - On February 20, 2024, PT Berkah Aslin Mandiri / Marta
Marta Jaya melakukan upaya banding melalui sistem e- Jaya filed an appeal through the e-court system, so that at
court, sehingga pada saat ini Putusan Pengadilan Negeri this time the District Court Decision does not yet have
belum mempunyai kekuatan hukum tetap (inckracht). permanent legal force (inckracht).
- Pada tahun 2024, terdapat lanjutan penanganan perkara - In 2024, there was continued handling of civil cases at the
perdata tingkat banding dengan nomor 188/PDT/2024/PT appellate level with number 188/PDT/2024/PT BDG.
BDG.
- Pada tanggal 16 Desember 2024 sudah diterima Amar - On December 16, 2024, the Decision on the Cassation
Putusan Permohonan Kasasi yang diajukan oleh Pemohon Petition filed by the Applicant (Marta Jaya) was received,
(Marta Jaya) Ditolak / yang berarti pada pokoknya which means that it basically returns to the Appeal Level
kembali pada Putusan Tingkat Banding, sebagai berikut: Decision, as follows:
1. Menyatakan Marta Jaya melakukan wanprestasi. 1. Declare Marta Jaya in default.
2. Menghukum Marta Jaya membayar ganti rugi sebesar 2. Punish Marta Jaya to pay compensation of
Rp1.360.313.000,- secara tunai dan sekaligus pada Rp1,360,313,000, - in cash and at once to Pospro.
Pospro.
- Sebagai tambahan informasi bahwa saat ini Salinan - As additional information that currently the official copy
Putusan Kasasi secara resmi belum diterima oleh Para of the Cassation Decision has not been received by the
Pihak, tindak lanjut dari pelaksanaan Putusan Kasasi Parties, the follow-up to the implementation of the
(telah berkekuatan hukum tetap/inkracht) baru dapat Cassation Decision (has been legally binding/inkracht)
diajukan permohonan ke Pengadilan oleh Pospro setelah can only be submitted to the Court by Pospro after the
Relaas pemberitahuan putusan kasasi diterima oleh para notification of the cassation decision is received by the
pihak. parties.
- Sampai dengan tanggal terbit laporan, penanganan perkara - As of the date of publication of the report, the handling of
masih dalam proses minutasi oleh Majelis. the case is still in the process of being minuted by the
Tribunal.
127
Page 428
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
38. PERISTIWA SETELAH PERIODE PELAPORAN 38. EVENTS AFTER REPORTING PERIOD
1. Berdasarkan RKAP 2024 untuk program kerja 13.1 1. Based on the 2024 RKAP for work program 13.1, the
penerbitan obligasi sebesar maksimal issuance of bonds of a maximum of
Rp1.500.000.000.000, telah dilakukan penerbitan Rp1,500,000,000,000, has been carried out in the form
instrumen utang dalam bentuk Sukuk. Bentuk of Sukuk, a debt instrument issuance. The form of debt
penawaran instrumen utang dalam bentuk PUB instrument offering is in the form of PUB (Continuous
(Penawaran Umum Berkelanjutan) yang terbagi Public Offering) which is divided into PUB I in 2024
menjadi PUB I tahun 2024 dengan rincian sebagai with the following details:
berikut :
a. Penerbit/Issuer : PT Pos Indonesia (Persero)
b. Jumlah Sisa Imbalan : Jumlah Sisa Imbalan Ijarah yang akan ditawarkan sebanyak-banyaknya sebesar
Ijarah/Amount of Rp1.000.000.0000.000 (satu triliun Rupiah), yang terbagi dalam 3 (tiga) seri yang
Remaining Ijarah akan dijamin secara Kesanggupan Penuh (Full Commitment)/The remaining
Reward amount of Ijarah Rewards that will be offered is a maximum of
Rp1,000,000,0000,000 (one trillion Rupiah), which is divided into 3 (three) series
that will be guaranteed with Full Commitment:
i. Seri A: Rp100.000.000.000 (seratus miliar rupiah/one billion rupiah)
ii. Seri B: Rp750.000.000.000 (tujuh ratus lima puluh miliar rupiah/seven
hundread and fifty billion rupiah)
iii. Seri C: Rp 150.000.000.000 (seratus lima puluh miliar rupiah/one hundred
and fifty billion rupiah)
c. Jangka Waktu/Time : Seri A : 3 (tiga/three) tahun/years
Period Seri B : 5 (lima/five) tahun/years
Seri C : 7 (tujuh/seven) tahun/years
d. Cicilan Imbalan : Seri A :Rp8.500.000.000 (delapan miliar lima ratus juta rupiah/eight billion five
Ijarah/Ijarah Reward hundred million rupiah)
Installments Seri B : Rp73.125.000.000 (tujuh puluh tiga miliar seratus dua puluh lima juta
rupiah/seventy three billion one hundred twenty five million rupiah)
Seri C : Rp14.850.000.000 (empat belas miliar delapan ratus lima puluh juta
rupiah/fourteen billion eight hundred and fifty million rupiah)
e. Pembayaran Cicilan : Cicilan Imbalan Ijarah akan dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan/Ijarah Reward
Imbalan Ijarah/ Ijarah Installments will be paid every 3 (three) months.
Reward Installment
Payment
f. Hasil : A(idn) (Single A) dari PT Fitch Ratings Indonesia/A(idn) (Single A) from PT Fitch
Pemeringkatan/Ranking Ratings Indonesia
Results
Penjatahan dilakukan pada tanggal 6 Januari 2025, good Allotment was made on January 6, 2025, good funds were
fund diterima pada tanggal 8 Januari 2025 pencatatan di received on January 8, 2025, listing on the IDX on
BEI tanggal 9 Januari 2025. January 9, 2025.
2. Berdasarkan Akta Pemberitahuan Perubahan Anggaran 2. Based on the Deed of Notification of Amendment to the
Dasar No. 16 Tanggal 20 Maret 2025 oleh Notaris Nanda Articles of Association No. 16 dated March 20, 2025 by
Fauz Iwan S.H., M.Kn di Jakarta Selatan, para pemegang Notary Nanda Fauz Iwan S.H., M.Kn in South Jakarta, the
saham memutuskan untuk menetapkan perubahan jenis shareholders decided to determine the change in the type
saham pada PT Pos Indonesia (Persero) yang semula tanpa of shares in PT Pos Indonesia (Persero) which were
Seri menjadi terdiri dari saham Seri A Dwiwarna dan originally without a Series to consist of Series A
saham Seri B dengan rincian sebagai berikut: Dwiwarna shares and Series B shares with the following
details:
a. 1 (satu) saham Seri A Dwiwarna dengan nilai nominal a. 1 (one) Series A Dwiwarna share with a total nominal
seluruhnya Rp1.000.000; dan value of Rp1,000,000; and
b. 455.022 (empat ratus lima puluh lima ribu dua puluh b. 455,022 (four hundred fifty five thousand twenty two)
dua) saham seri B, masing-masing dengan nilai series B shares, each with a nominal value of
nominal Rp1.000.000 (satu juta rupiah) atau Rp1,000,000 (one million rupiah) or a total nominal
seluruhnya dengan nilai nominal Rp455.022.000.000 value of Rp455,022,000,000 (four hundred fifty five
(empat ratus lima puluh lima miliar dua puluh dua billion twenty two million).
juta).
128
Page 429
PT POS INDONESIA (PERSERO) DAN ENTITAS ANAK PT POS INDONESIA (PERSERO) AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN (LANJUTAN) STATEMENTS (CONTINUED)
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 As of and For the Year Ended December 31, 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
39. TANGGUNG JAWAB MANAJEMEN DAN 39. MANAGEMENT’S RESPONSIBILITY AND APPROVAL
PERSETUJUAN ATAS LAPORAN KEUANGAN OF THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
KONSOLIDASIAN
Dewan Direksi bertanggung jawab atas persiapan dan The Board of Directors is responsible for the preparation and
penyajian laporan keuangan konsolidasian yang telah presentation of consolidated financial statements that have
diselesaikan dan disetujui pada tanggal 8 April 2025. been completed and approved on April 8, 2025.
129
Page 430
Halaman Sengaja di Kosongkan
Page 431
Page 432
Lampiran B Laporan Audit TJSL
Page 433
PT POS INDONESIA (PERSERO) Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK) LAPORAN KEUANGAN Pada dan Untuk Tahun yang Tanggal Berakhir 31 Desember 2024 dan LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
Page 434
PT POS INDONESIA (PERSERO)
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
DAFTAR ISI
Halaman
SURAT PERNYATAAN DIREKSI
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
LAPORAN KEUANGAN
PADA DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR TANGGAL 31 DESEMBER 2024
LAPORAN POSISI KEUANGAN 1 -2
LAPORAN AKTIVITAS 3
LAPORAN ARUS KAS 4
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 5 - 29
Page 435
PT POS INDONESIA (PERSERO)
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
LAPORAN POSISI KEUANGAN
31 Desember 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 2024 2023
ASET
ASET LANCAR
Kas dan Bank 2b,4 1.001.302.535 2.550.878.685
Piutang Pinjaman Mitra Binaan - Neto
(Dikurangi penyisihan per 31 Desember 2024 dan 2023
masing-masing sebesar Rp 53.955.456.441
dan Rp 54.486.445.211) 2c,5 2.844.865.367 12.553.209.722
Piutang lain-lain 2f,6 226.450.565 497.047.669
Jumlah Aset Lancar 4.072.618.467 15.601.136.076
ASET TIDAK LANCAR
Piutang kerjasama PUMK kepada
Mitra binaan - Neto (setelah dikurangi
penyisihan penurunan nilai masing-masing
sebesar Rp 340.959.722 dan Rp Nihil pada
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023) 7 27.093.473.397 7.636.781.699
Piutang kerjasama PUMK kepada
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 8 9.709.645.067 16.457.234.567
Piutang Bermasalah - Neto 2d,2e,9
(Dikurangi penyisihan per 31 Desember 2024 dan
2023 masing-masing sebesar Rp 83.478.878.571
dan Rp 83.619.365.739) - -
Aset tetap
(Dikurangi akumulasi penyusutan per
31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing
sebesar Rp 1.862.847.578) 2h,10 1 1
Aset Takberwujud
(Dikurangi akumulasi amortisasi per
31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing
sebesar Rp 394.999.999) 2i,11 1 1
Jumlah Aset Tidak Lancar 36.803.118.466 24.094.016.268
JUMLAH ASET 40.875.736.933 39.695.152.344
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
keuangan secara keseluruhan.
2
Page 436
PT POS INDONESIA (PERSERO)
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
LAPORAN POSISI KEUANGAN - Lanjutan
31 Desember 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 2024 2023
LIABILITAS DAN ASET NETO
Liabilitas Jangka Pendek
Kelebihan Pembayaran Angsuran 2k,12 456.167.844 431.032.945
Utang Lain-lain 13 46.507.165 90.979.721
Jumlah Kewajiban 502.675.009 522.012.666
ASET NETO
Aset Neto Tidak Terikat 2g,14 39.928.983.738 39.079.123.412
Jumlah Aset Neto 39.928.983.738 39.079.123.412
JUMLAH LIABILITAS DAN ASET NETO 40.431.658.747 39.601.136.078
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
keuangan secara keseluruhan.
2
Page 437
PT POS INDONESIA (PERSERO)
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
LAPORAN AKTIVITAS
Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 2024 2023
PERUBAHAN ASET NETO TIDAK TERIKAT
PENDAPATAN 15
Pendapatan Jasa Administrasi Pinjaman 513.595.667 1.209.898.528
Pendapatan Bunga 5.748.443 5.587.990
Pendapatan Lain-lain - 6.447.284
JUMLAH PENDAPATAN 519.344.110 1.221.933.802
BEBAN
Beban Penyisihan Piutang pinjaman 16 (671.475.938) 1.815.863.320
Beban Penyisihan Piutang kolaborasi BRI 340.959.722 -
JUMLAH BEBAN (330.516.216) 1.815.863.320
KENAIKAN ASET NETO TIDAK TERIKAT 849.860.326 (593.929.518)
ASET NETO AWAL TAHUN 39.079.123.412 39.673.052.930
ASET NETO AKHIR TAHUN 14 39.928.983.738 39.079.123.412
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
keuangan secara keseluruhan.
3
Page 438
PT POS INDONESIA (PERSERO)
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
LAPORAN ARUS KAS
Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 2024 2023
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan pengembalian pinjaman
Mitra Binaan Umum 10.239.333.125 14.673.164.818
Penerimaan piutang lain-lain jangka pendek 270.597.104 1.223.226.682
Penerimaan pendapatan jasa
administrasi pinjaman 513.595.667 1.209.898.528
Penerimaan pengembalian pinjaman Mitra
Binaan bermasalah 140.487.168 101.714.665
Penerimaan kelebihan angsuran 25.134.899 26.667.833
Penerimaan pendapatan lainnya - 6.447.284
Penerimaan pendapatan bunga jasa giro 5.748.443 5.587.990
(Pembayaran) penambahan utang lain-lain (44.472.556) (72.760.669)
Pembayaran penyaluran kolaborasi BRI (12.700.000.000) (17.000.000.000)
Arus Kas Bersih Diperoleh dari
(Digunakan untuk) Aktivitas Operasi (1.549.576.150) 173.947.131
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH
KAS DAN SETARA KAS (1.549.576.150) 173.947.131
KAS DAN BANK AWAL TAHUN 2.550.878.685 2.376.931.554
KAS DAN BANK AKHIR TAHUN 3 1.001.302.535 2.550.878.685
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan
secara keseluruhan.
4
Page 439
PT POS INDONESIA (PERSERO)
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. INFORMASI UMUM
a. Latar Belakang Pendirian
Kantor pos pertama di Indonesia didirikan di Batavia oleh Gubernur Jenderal GW Baron pada
tanggal 26 Agustus 1746 yang pada waktu itu bernama Jawatan PTT. Terjadi pengambilalihan
Kantor Pusat PTT di Bandung oleh Angkatan Muda PTT dari pemerintah militer Jepang. Tanggal
tersebut diperingati sebagai Hari Bakti Postel. Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 240 Tahun
1961, status Jawatan PTT berubah menjadi Perseroan Negara (PN) Pos dan Telekomunikasi.
Pada tahun 1965, PN Pos dan Telekomunikasi dibagi dua menjadi PN Pos dan Giro berdasarkan
Peraturan Pemerintah No. 29 tahun 1965 dan PN Telekomunikasi berdasarkan Peraturan
Pemerintah No. 30 tahun 1965. Peraturan Pemerintah No. 9 tahun 1978 mengubah status PN Pos
dan Giro menjadi Perseroan Umum (Perum) Pos dan Giro. Berdasarkan Peraturan Pemerintah
Republik Indonesia No. 5 tanggal 27 Februari 1995, Perum Pos dan Giro yang didirikan dengan
Peraturan Pemerintah No. 24 tahun 1984 dialihkan bentuknya menjadi Perseroan (Persero)
sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang No. 9 Tahun 1969 tentang Penetapan Peraturan
Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 1 Tahun 1969 tentang Bentuk-Bentuk Usaha Negara.
Anggaran Dasar disusun sesuai dengan materi yang digariskan dalam Peraturan Pemerintah No. 5
Tahun 1995.
Bidang usaha Perusahaan sangat beragam antara lain:
a. Usaha jasa pos dan giro.
b. Usaha-usaha lain yang menunjang penyelenggaraan usaha jasa pos dan giro sesuai dengan
peraturan yang berlaku.
PT Pos Indonesia (Persero) ("Perusahaan") merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang
bergerak di bidang Postal Services, yaitu surat, paket dan jasa keuangan. Sebagai BUMN, PT Pos
Indonesia (Persero) berkewajiban ikut berperan serta menunjang program pemerintah dalam
rangka melaksanakan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk
pemberdayaan masyarakat serta mendorong kegiatan dan pertumbuhan ekonomi kerakyatan
melalui usaha mandiri serta pemerataan pembangunan melalui perluasan lapangan kerja. Selain
itu, kegiatan TJSL diharapkan dapat memberikan kesempatan berusaha bagi usaha kecil dan
koperasi, dan menjalankan tanggung jawab sosial korporat terhadap komunitas di lingkungannya.
Program ini digulirkan dengan mengacu pada Peraturan Pemerintah No. 3 tahun 1983 yang telah
diamanatkan kepada semua BUMN untuk dapat turut membantu pengembangan usaha kecil dan
sebagai tindak lanjutnya telah diterbitkan Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia
No. 1232/KMK.013/1989, tentang Pedoman Pelaksanaan Pembinaan Usaha Kecil oleh BUMN
yang kemudian disusul dengan Surat Keputusan ("SK") Menteri Keuangan
No.316/XMX.016/1994, tanggal 27 Juni 1994, tentang Pedoman Pembinaan Usaha Kecil dan
Koperasi ("PUKK") melalui pemanfaatan laba BUMN.
5
Page 440
PT POS INDONESIA (PERSERO)
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. INFORMASI UMUM – Lanjutan
a. Latar Belakang Pendirian - Lanjutan
Program Kemitraan dan Bina Lingkungan didirikan pada tahun 1994 berdasarkan Keputusan
Direksi Perusahaan Umum Pos dan Giro No. 222/PEG/DIRUTPOS/1994 tanggal 28 Desember
1994 dengan nama Gugus Bina Mitra Pos. Berdasarkan Keputusan Direksi No.45/DIRUT/0803
tanggal 21 Agustus 2003 nama program diubah menjadi Unit Pembinaan Kemitraan Usaha Kecil
dan Koperasi (PUKK). Kemudian pada tahun 2006 diubah kembali menjadi Program Kemitraan
dan Program Bina Lingkungan (TJSL) sesuai dengan Keputusan Direksi PT Pos Indonesia
(Persero) No.65/DIRUT/1106 tanggal 10 November 2006. Selanjutnya pada tahun 2007
berdasarkan Keputusan Direksi No.45/DIRUT/0807 tanggal 31 Agustus 2007 Unit PKBL
berubah nama menjadi Divisi PKBL.
Pada tanggal 17 Juni 2003, Menteri BUMN Republik Indonesia mengeluarkan SK Menteri
No. 236/MBU/2003, tentang Program Kemitraan dengan usaha kecil dan Program Bina
Lingkungan berdasarkan Surat Edaran Menteri BUMN Republik Indonesia
No. SE-433/MBU/2003, tanggal 16 September 2003, tentang Petunjuk Pelaksanaan Program
Kemitraan, yang saat ini disebut dengan PKBL. Peraturan ini kemudian disempurnakan oleh
Surat Keputusan Menteri No. 05/MBU/2007, tanggal 27 April 2007.
Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) merupakan pelaksanaan Peraturan Menteri
Negara Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-05/MBU/2007 tanggal 27 April 2007 yang
kemudian mengalami beberapa perubahan. Perubahan selanjutnya dimuat dalam
PER-02/MBU/07/2017 tanggal 5 Juli 2017 tentang Program Kemitraan dan Program Bina
Lingkungan Badan Usaha Milik Negara, pada Bab II pasal 2 ayat (2) berbunyi: "Perseroan
Terbuka dapat melaksanakan Program Kemitraan dan Program Bina Lingkungan dengan
berpedoman pada peraturan ini yang ditetapkan berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang
Saham (RUPS)". Perubahan terakhir dimuat dalam PER-05/MBU/04/2021 tentang Program
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Milik Negara Bab II Pasal 2: BUMN
wajib melaksanakan Program TJSL BUMN dengan memenuhi ketentuan yang diatur dalam
Peraturan Menteri ini. Pelaksanaan Bina Lingkungan diatur dalam Surat Edaran No. SE.29/DIR-
6/0519 tanggal 17 Mei 2019 tentang petunjuk pelaksanaan Program Kemitraan dan Bina
Lingkungan dan Corporate Social Responsibility PT Pos Indonesia (Persero).
Pada Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-05/MBU/04/2021 tanggal
20 April 2021 tentang Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Milik
Negara, penamaan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) tidak dipakai lagi dan
menjadi Program Tanggung Jawab Sosial (TJSL). Kemudian diperbaharui dengan Peraturan
Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-06/MBU/09/2022 tanggal 8 September 2022
tentang Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Milik Negara.
Selanjutnya perubahan terakhir pada Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara
Nomor PER-1/MBU/03/2023 tanggal 3 Maret 2023 tentang Penugasan Khusus dan Program
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Milik Negara.
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan berdomisili di Jalan Banda No. 30
Telp. (022) 4213640 Fax. (022) 87805094 Bandung 40115.
6
Page 441
PT POS INDONESIA (PERSERO)
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. INFORMASI UMUM - Lanjutan
a. Latar Belakang Pendirian - Lanjutan
Maksud dan tujuan didirikannya Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan adalah:
1. Merupakan wujud tanggung jawab sosial terhadap masyarakat dan lingkungan sekitarnya
atau lebih dikenal Pelaksanaan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan adalah
bentuk konkrit BUMN dalam memberdayakan masyarakat agar tumbuh lebih mandiri dan
diharapkan hubungan dengan para stakeholders menjadi lebih baik dan langgeng sehingga
kelangsungan usaha Perusahaan dapat terjaga.
2. Untuk meningkatkan kemampuan tata kelola usaha para pengusaha kecil, menengah dan
Koperasi yang pada gilirannya akan meningkatkan kemampuan mereka untuk mandiri,
sehingga dapat mengurangi kesenjangan sosial dan sekaligus dapat menciptakan iklim usaha
yang sehat, inovatif dan dinamis bagi pengusaha kecil, menengah dan koperasi.
3. Untuk menciptakan hubungan saling menunjang antara PT Pos Indonesia (Persero), dengan
para pengusaha kecil dan menengah dalam mengembangkan usaha mereka dan jangkauan
layanan PT Pos Indonesia (Persero) dalam berbagai layanan jasa postel dan keuangan yang
semakin luas.
4. Perbaikan mutu SDM di sekitar Perusahaan melalui Program Bina Lingkungan seperti
pendidikan dan penelitian, peningkatan kesehatan dan pelestarian lingkungan.
5. Membantu masyarakat setempat yang berlokasi di sekitar Perusahaan, melalui bantuan sosial
kemasyarakatan untuk pengentasan kemiskinan dan sarana peribadatan.
Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (“PUMK”)
Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil merupakan program untuk meningkatkan
kemampuan usaha kecil agar menjadi tangguh dan mandiri melalui pemanfaatan dana dari
BUMN Pembina untuk disalurkan kepada usaha kecil dengan syarat-syarat berikut:
1. Memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp 500.000.000 tidak termasuk tanah dan bangunan
tempat usaha atau memiliki hasil penjualan tahunan paling banyak Rp 2.500.000.000.
2. Milik Warga Negara Indonesia.
3. Berdiri sendiri, bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang dimiliki,
dikuasai atau berafiliasi, baik langsung maupun tidak langsung dengan usaha menengah
atau usaha besar.
4. Berbentuk usaha orang perseorangan, badan usaha yang tidak berbadan hukum, atau badan
usaha yang berbadan hukum, termasuk usaha mikro dan koperasi.
5. Mempunyai potensi dan prospek usaha untuk dikembangkan.
6. Telah melakukan kegiatan usaha minimal 6 (enam) bulan.
7. Belum memenuhi persyaratan perbankan (non bankable) atau lembaga keuangan non bank.
Ketentuan sebagaimana nomor 7 (tujuh), tidak berlaku bagi usaha kecil yang baru dibentuk atau
berdiri atas inisiatif BUMN Pembina sebagai bagian dari PUMK BUMN Pembina.
Bentuk dan status bantuan dan pembinaan dalam Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha
Kecil adalah sebagai berikut:
a. Pinjaman untuk membiayai modal kerja dan/atau pembelian aset tetap dalam rangka
meningkatkan produksi dan penjualan.
b. Pinjaman khusus untuk membiayai kebutuhan dana pelaksanaan kegiatan usaha Mitra Binaan
yang bersifat pinjaman tambahan dan berjangka pendek dalam rangka memenuhi pesanan dari
rekanan usaha Mitra Binaan.
7
Page 442
PT POS INDONESIA (PERSERO)
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. INFORMASI UMUM - Lanjutan
a. Latar Belakang Pendirian - Lanjutan
Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (“PUMK”) - Lanjutan
Sesuai dengan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-1/MBU/03/2023
tanggal 3 Maret 2023 tentang Penugasan Khusus dan Program Tanggung Jawab Sosial dan
Lingkungan Badan Usaha Milik Negara Pasal 22, memuat hal- hal sebagai berikut:
1) Program Pendanaan UMK dilakukan dalam bentuk:
a. Pemberian modal kerja dalam bentuk pinjaman dan/atau pembiayaan syariah dengan
jumlah pinjaman dan/atau pembiayaan syariah untuk setiap usaha mikro dan usaha kecil
paling banyak Rp 250.000.000 (dua ratus lima puluh juta rupiah).
b. Pinjaman tambahan dalam bentuk pinjaman dan/atau pembiayaan syariah untuk
membiayai kebutuhan yang bersifat jangka pendek paling lama 1 tahun untuk memenuhi
pesanan dari rekanan usaha mikro dan usaha kecil dengan jumlah paling banyak
Rp 100.000.000 (seratus juta rupiah).
2) Modal kerja yang diberikan dalam bentuk pinjaman sebagaimana dimaksud pada ayat (1)
memiliki besaran jasa administrasi sebesar:
a. 3% (tiga persen) per tahun dari saldo pinjaman awal tahun;
b. Suku bunga flat yang setara dengan 3% (tiga persen) per tahun dari saldo pinjaman awal
tahun; atau
c. Ketentuan lain yang ditetapkan Menteri, dengan jangka waktu/tenor pinjaman paling
lama 3 (tiga) tahun.
3) Apabila pembiayaan dalam bentuk syariah diberikan berdasarkan:
a. Prinsip jual beli, maka proyeksi marjin yang dihasilkan disetarakan dengan marjin
sebesar jasa administrasi sebagaimana dimaksud pada ayat (2); atau
b. Prinsip bagi hasil, maka rasio bagi hasilnya untuk BUMN adalah mulai dari 10%
(sepuluh persen) sampai dengan paling banyak 50% (lima puluh persen) berdasarkan
perjanjian.
b. Susunan Pengurus dan Pengawas
Agar tujuan pelaksanaan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan dapat tercapai seperti
yang dinginkan, maka perlu dibentuk Divisi tersendiri yang bertugas khusus melaksanakan
Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil atau selanjutnya disebut sebagai Divisi
Tanggung Jawab Sosisal dan Lingkungan dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
Perusahaan secara keseluruhan dengan satuan gugus tugas di bawah ini:
a. TJSL melakukan fungsi pembinaan (evaluasi, penyaluran, penagihan, pelatihan, monitoring,
promosi dan lainnya termasuk fungsi administrasi dan keuangan).
b. TJSL dibentuk dengan memperhatikan jumlah dana yang dikelola, luas wilayah binaan dan
jumlah mitra binaan serta mempertimbangkan kondisi Perusahaan.
c. TJSL bertanggung jawab langsung kepada Direksi Perusahaan yang ditetapkan dalam rapat
Direksi, sedangkan karyawan yang ditunjuk untuk menangani divisi TJSL memiliki hak dan
kewajiban yang sama dengan karyawan lain di BUMN Pembina yang bersangkutan.
8
Page 443
PT POS INDONESIA (PERSERO)
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. INFORMASI UMUM - Lanjutan
b. Susunan Pengurus
Pengelolaan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) pada PT Pos Indonesia (Persero)
di bawah Divisi PKBL PT Pos Indonesia (Persero), dibentuk berdasarkan Surat Keputusan
Direksi Nomor: 222/PEG/DIRUTPOS/1994 tanggal 28 Desember 1994 dengan nama Gugus
Bina Mitra Pos. Keputusan tersebut mengalami beberapa kali perubahan, dengan perubahan
terakhir sesuai Surat Keputusan Direksi Nomor: KD.013/DIRUT/0323 tanggal 1 Maret 2023
tentang Organisasi dan Tata Kerja di PT Pos Indonesia (Persero).
Sesuai dengan Surat Sekretaris Perusahaan tanggal 26 Mei 2017 Nomor: 1946/SETPER- 1/0517
terdapat pemberitahuan perubahan nomenklatur Direksi menjadi Direktorat Jaringan, Ritel, dan
Sumber Daya.
Pada tanggal 21 Januari 2019, terdapat perubahan berdasarkan keputusan Direksi PT Pos
Indonesia (Persero) Nomor: KD.008/DIRUT/0119 tentang Organisasi dan Tata Kerja Divisi
Program Kemitraan dan Bina Lingkungan.
Pada tanggal 12 Juli 2019, terdapat perubahan berdasarkan surat Nomor: KD.59/DIRUT/0719
tentang Perubahan Keempat atas Keputusan Direksi PT Pos Indonesia (Persero) dan Nomor:
KD.72/DIRUT/0718 tentang Organisasi dan Tata Kerja PT Pos Indonesia (Persero).
Pada tanggal 20 Oktober 2021, terdapat perubahan berdasarkan keputusan Direksi PT Pos
Indonesia (Persero) Nomor: KD.103/DIRUT/1021 tentang Organisasi dan Tata Kerja Tanggung
Jawab Sosial dan Lingkungan PT Pos Indonesia (Persero).
Pada tanggal 30 Desember 2021, terdapat keputusan Direksi PT Pos Indonesia (Persero) Nomor:
KD.123/DIRUT/1221 tentang Pembentukan Komite Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan di
PT Pos Indonesia (Persero).
Pada tanggal 1 Maret 2023, terdapat keputusan Direksi PT Pos Indonesia (Persero) Nomor:
KD.013/DIRUT/0323 tentang Organisasi dan Tata Kerja PT Pos Indonesia (Persero).
9
Page 444
PT POS INDONESIA (PERSERO)
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. INFORMASI UMUM - Lanjutan
b. Susunan Pengurus - Lanjutan
2024 2023
Anggota Direksi
Direktur Pembina : Faizal Rochmad Djoemadi Faizal Rochmad Djoemadi
Corporate Secretary : Tata Sugiarta Tata Sugiarta
Vice President Program Tanggung : Salman Salman
Jawab Sosial dan Lingkungan
Manajer Perencanaan Tanggung : Yadi Haryadi Robertus Edhie Prijo
Jawab Sosial dan Lingkungan Wardono
Manajer Pengawasan Tanggung Jawab : Ady Chandra Selo Edi
Sosial dan Lingkungan
Manajer Operasional Tanggung Jawab : Nur Zamaludin Yadi Haryadi
Sosial dan Lingkungan
FP Akuntansi : Dessyana Dessyana
FP Akuntansi : Kusumatresna Kusumatresna
FP Administrasi Mitra Binaan : Budy Eriawan Budy Eriawan
FP Verifikasi dan Data Entry : Yana Dwi Santana Yana Dwi Santana
FP Pengelola SIM TJSL : Rifat Ari Azhar Rifat Ari Azhar
FP Pelatihan dan Pendaringan : Dudin Saripudin Dudin Saripudin
FP Keuangan dan Bina Lingkungan : Erni Patmawati Erni Patmawati
FP Perencanaan : Gemilau Aida -
Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil PT Pos Indonesia (Persero) diselenggarakan
di 6 (enam) kantor regional yang terbagi dalam 26 unit daerah yang berkedudukan di kantor
Regional dan KCU yang berkedudukan di Ibukota Provinsi. Pada tanggal 31 Desember 2024 dan
2023, Perusahaan memiliki masing-masing sejumlah 43 dan 46 karyawan.
10
Page 445
PT POS INDONESIA (PERSERO)
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL
Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam mengelola Program Kemitraan dan Program Bina
Lingkungan di PT Pos Indonesia (Persero) mengacu pada Surat Edaran Menteri Badan Usaha Milik
Negara No. SE-02/NBU/WK/2012, tanggal 23 Februari 2012, tentang Pedoman Akuntansi Program
Kemitraan dan Program Bina Lingkungan dan SE-01/D5.MBU/2012, tanggal 17 Maret 2012, tentang
Petunjuk Teknis Penerapan Pedoman Akuntansi Program Kemitraan dan Bina Lingkungan Revisi
2012.
Laporan keuangan disusun dan disajikan sesuai Pedoman Akuntansi Program Kemitraan dan Bina
Lingkungan Revisi 2012, dimaksudkan agar sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas
Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK-ETAP) dan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) Pelaporan
Keuangan Entitas Nirlaba (ISAK 35), serta peraturan perundang-undangan yang terkait dengan
Program Kemitraan dan Program Bina Lingkungan. Basis akuntansi dalam menyusun laporan
keuangan menggunakan dasar akrual.
a. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan
Laporan keuangan disusun menggunakan dasar akrual kecuali laporan arus kas disusun
menggunakan dasar kas dengan menyajikan penerimaan dan pengeluaran kas. Laporan arus kas
menyajikan penerimaan dan pengeluaran kas yang dikiasifikasikan dalam aktivitas operasi,
investasi, dan pendanaan yang disusun menggunakan metode langsung (direct method).
b. Kas dan Bank
Kas dan bank terdiri dari uang kas dan uang yang ada di bank yang tidak dibatasi
penggunaannya.
c. Piutang Pinjaman Mitra Binaan
Piutang Pinjaman Khusus dan Umum
Piutang pinjaman khusus dan umum pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya
diukur pada biaya historis dan diamortisasi, setelah dikurangi penyisihan penurunan nilai piutang.
Penyisihan penurunan nilai piutang dibentuk berdasarkan evaluasi manajemen terhadap tingkat
ketertagihan saldo piutang.
Pemberian pinjaman kepada Mitra Binaan dicatat sebagai piutang sebesar pokok pinjaman dan
akrualisasi jasa administrasi pinjaman dengan status lancar dan kurang lancar setelah jatuh
tempo, tapi tidak diakrual untuk status piutang diragukan.
11
Page 446
PT POS INDONESIA (PERSERO)
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL - Lanjutan
c. Piutang Pinjaman Mitra Binaan - Lanjutan
Piutang Pinjaman Mitra Binaan disajikan sebesar jumlah bersih dalam Laporan Posisi Keuangan
pada kelompok Aset Lancar yang diharapkan dapat ditagih dari Mitra Binaan. Berdasarkan
Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-1/MBU/03/2023 tanggal 3 Maret
2023 tentang Penugasan Khusus dan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan
Usaha Milik Negara, pengelolaan kualitas pinjaman ditetapkan sebagai berikut:
a. Lancar apabila pembayaran angsuran pokok dan jasa administrasi pinjaman tepat waktu
atau tidak terjadi keterlambatan pembayaran angsuran pokok dan/atau jasa administrasi yaitu
selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari dari tanggal jatuh tempo pembayaran angsuran
sesuai dengan perjanjian yang telah disetujui bersama.
b. Kurang lancar apabila terjadi keterlambatan pembayaran angsuran pokok dan/atau jasa
administrasi pinjaman yang telah melampaui 30 (tiga puluh) hari dan belum melampaui 180
(seratus delapan puluh) hari dari tanggal jatuh tempo pembayaran angsuran sesuai dengan
perjanjian yang telah disetujui bersama.
c. Diragukan apabila terjadi keterlambatan pembayaran angsuran pokok dan/atau jasa
administrasi pinjaman yang telah melampaui 180 (seratus delapan puluh) hari dan belum
melampaui 270 (dua ratus tujuh puluh) hari dari tanggal jatuh tempo pembayaran angsuran
sesuai dengan perjanjian yang telah disetujui bersama.
d. Macet apabila terjadi keterlambatan pembayaran angsuran pokok dan/atau jasa administrasi
pinjaman yang telah melampaui 270 (dua ratus tujuh puluh) hari dari tanggal jatuh tempo
pembayaran angsuran sesuai dengan perjanjian yang telah disetujui bersama.
Penyaluran pinjaman kepada mitra binaan dicatat sebagai piutang sebesar nilai pokok pinjaman
yang diberikan dikurangi dengan penerimaan angsuran pokok pinjaman. Jasa administrasi dari
pinjaman akan dicatat sebagai penghasilan/pendapatan pada periode diterimanya pendapatan
tersebut.
Pada Peraturan sebelumnya pada Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik
Indonesia Nomor PER-05/MBU/04/2021 Pasal 12 yang berlaku pada periode tersebut memiliki
besaran jasa admistrasi sebesar 6% (enam persen) pertahun dengan jangka waktu/tenor pinjaman
maksimal selama 3 (tiga) tahun, dan telah berganti dengan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik
Negara Nomor PER-1/MBU/03/2023 tanggal 3 Maret 2023 tentang Penugasan Khusus dan
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Milik Negara, besarnya jasa
administrasi pinjaman dapat dirinci sebagai berikut:
- Modal kerja yang diberikan dalam bentuk pinjaman memiliki besaran jasa administrasi
sebesar 3% (tiga persen) efektif per tahun dengan suku bunga flat (tetap) yang setara dengan
3% (tiga persen) efektif per tahun.
- Apabila pinjaman/pembiayaan diberikan berdasarkan prinsip jual beli maka proyeksi marjin
yang dihasilkan disetarakan dengan marjin sebesar jasa administrasi.
- Apabila pinjaman/pembiayaan diberikan berdasarkan prinsip bagi hasil maka rasio bagi
hasilnya untuk BUMN Pembina adalah mulai dari 10% (10:90) sampai dengan paling
banyak 50% (50:50) berdasarkan perjanjian.
12
Page 447
PT POS INDONESIA (PERSERO)
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL - Lanjutan
d. Piutang Pinjaman Bermasalah
Pinjaman macet yang telah diupayakan pemulihannya dengan cara penjadwalan kembali
(Rescheduling) dan pengkondisian kembali (Reconditioning) namun tidak terpulihkan,
dikelompokkan dalam aset lain-lain dengan nama akun Piutang Pinjaman Bermasalah.
e. Penyisihan Penurunan Nilai Piutang
1) Penyisihan Penurunan Nilai Piutang Mitra Binaan
Penyisihan piutang pinjaman adalah besarnya penyisihan atas piutang pinjaman yang
mungkin tidak tertagih. Penyisihan piutang pinjaman yang dilakukan pada akhir tahun
dihitung berdasarkan estimasi kerugian yang tidak dapat ditagih yaitu secara kolektif
berdasarkan persentase tingkat ketertagihan data historis yang ada (minimal 2 tahun).
Penyisihan piutang pinjaman Mitra Binaan dihitung dan dicatat sebesar persentase tertentu
berdasarkan kualitas pinjaman yaitu:
Kualitas Pinjaman
Piutang Jangka Waktu 2024 2023
Lancar 0-30 hari 0,65 % 0,98%
Kurang Lancar 31-60 hari 2,02 % 3,23%
Ragu-ragu 61-270 hari 6,55 % 9,43%
Macet di atas 270 hari 100,00% 100,00%
2) Alokasi Penyisihan Piutang Pinjaman Bermasalah
Alokasi pembentukan penyisihan piutang pinjaman bermasalah diukur dan dicatat sebesar
100% dari saldo piutang pinjaman bermasalah.
Alokasi pembentukan penyisihan piutang pinjaman bermasalah disajikan dalam laporan
posisi keuangan pada kelompok akun Aset Lain-lain sebagai pengurang piutang pinjaman
bermasalah.
Tata cara penghapusbukuan piutang pinjaman bermasalah mengacu kepada Peraturan
Menteri BUMN.
f. Piutang Lain-lain
Piutang lain-lain adalah piutang yang tidak dapat dikelompokkan pada kategori piutang di atas.
Termasuk piutang lain-lain adalah panjar dan piutang pendapatan jasa pinjaman.
g. Aset Neto
Aset Neto dinyatakan bahwa tidak ada pemisahan aset neto tidak terikat dan aset neto terikat.
13
Page 448
PT POS INDONESIA (PERSERO)
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL - Lanjutan
h. Aset Tetap
Aset tetap diakui berdasarkan harga perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi
penurunan nilai. Aset tetap, kecuali tanah, disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus
berdasarkan estimasi masa manfaat aset tetap.
Biaya perolehan mencakup pengeluaran untuk pengadaan baru dan pengeluaran untuk perbaikan,
penggantian, atau pemugaran sepanjang dapat meningkatkan daya guna aset tetap dan jumlahnya
signifikan. Termasuk juga dalam biaya perolehan adalah Pajak Pertambahan Nilai atas perolehan
aset tetap tersebut yang tidak dapat dikreditkan atau tidak dikreditkan oleh Perusahaan.
Jenis Aset Metode Penyusutan Tarif
Inventaris Kantor Garis Lurus 25,0%
Kendaraan Garis Lurus 12,5%
i. Aset Takberwujud
Aset takberwujud yang diperoleh secara terpisah diukur pada pengakuan awal pada biaya.
Setelah pengakuan awal, aset takberwujud dicatat sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi
amortisasi dan akumulasi penurunan nilai, jika ada. Aset takberwujud yang dihasilkan secara
internal, termasuk biaya pengembangan, tidak dikapitalisasi dan pengeluaran tercermin dalam
laporan laba rugi pada tahun di mana pengeluaran tersebut terjadi.
Masa manfaat dari aset takberwujud dinilai sebagai terbatas atau tidak terbatas. Aset takberwujud
dengan masa manfaat terbatas diamortisasi selama masa manfaat ekonomis dan dinilai untuk
penurunan nilai apabila terdapat indikasi bahwa aset takberwujud mungkin terganggu. Periode
amortisasi dan metode amortisasi untuk aset takberwujud dengan umur manfaat yang terbatas
ditinjau setidaknya pada setiap akhir periode pelaporan.
j. Beban yang Masih Harus Dibayar
Beban yang masih harus dibayar diakui pada saat diterimanya jasa/prestasi selama tahun berjalan
tetapi belum dilakukan pembayaran. Biaya yang masih harus dibayar diukur dan dicatat sebesar
jumlah biaya tahun berjalan yang belum dibayar.
k. Kelebihan Pembayaran Angsuran
Kelebihan pembayaran angsuran adalah penerimaan angsuran yang melebihi saldo piutang Mitra
Binaan. Kelebihan pembayaran angsuran disajikan dalam laporan posisi keuangan pada
kelompok liabilitas jangka pendek. Kelebihan pembayaran angsuran akan dikembalikan kepada
Mitra Binaan sebagai restitusi.
14
Page 449
PT POS INDONESIA (PERSERO)
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL - Lanjutan
l. Angsuran Belum Teridentifikasi
Angsuran belum teridentifikasi adalah penerimaan angsuran yang belum dapat diklasifikasi atau
diidentifikasi nama Mitra Binaannya sampai dengan tanggal laporan keuangan. Angsuran belum
teridentifikasi disajikan dalam Laporan posisi keuangan sebagai liabilitas jangka pendek.
m. Pendapatan Jasa Administrasi Pinjaman
Pendapatan jasa administrasi pinjaman diakui secara akrual. Pendapatan jasa administrasi
pinjaman diukur dan dicatat sebesar nilai yang telah jatuh tempo yang disesuaikan dengan
kontrak. Jasa administrasi pinjaman diakui secara akrual hanya pada piutang dengan status lancar
dan kurang lancar.
n. Perpajakan
Seluruh perpajakan yang terkait dengan Program Pendanaan UMK menjadi beban atau tanggung
jawab BUMN Pembina dan dilaporkan atas nama Perum Perhutani.
o. Dana Pembinaan Kemitraan
Merupakan jumlah dana yang dibayarkan dalam rangka pelaksanaan pembinaan kemitraan,
antara lain untuk bantuan pendidikan, pelatihan, promosi, pameran, pengkajian dan penelitian
serta kegiatan lain.
p. Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Program Pendanaan UMK Perum Perhutani melakukan transaksi dengan pihak-pihak seperti
yang didefinisikan dalam SAK ETAP tentang “Pengungkapan Pihak-pihak yang mempunyai
Hubungan Istimewa”, yang didefinisikan antara lain:
1) Pihak yang memiliki pengendalian, pengendalian bersama atau pengaruh signifikan atas
entitas;
2) Personel manajemen kunci dari entitas; dan
3) Pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa lainnya.
3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI
a. Pertimbangan
Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Program Pendanaan UMK, Pengelola telah
membuat pertimbangan-pertimbangan dan estimasi dan asumsi, yang memiliki pengaruh
signifikan terhadap jumlah yang dicatat dalam laporan keuangan.
Implementasi Peraturan Menteri BUMN No. PER-09/MBU/07/2015 dan Perubahannya
sebagaimana diubah terakhir dengan Peraturan Menteri BUMN No. PER-02/MBU/04/2020.
Peraturan tersebut mensyaratkan bahwa beban operasional Program Pendanaan UMK menjadi
beban Perum Perhutani selaku BUMN Pembina. Dengan demikian, beban tersebut tidak dicatat
oleh Program Pendanaan UMK dalam laporan aktivitas.
15
Page 450
PT POS INDONESIA (PERSERO)
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI - Lanjutan
b. Estimasi dan Asumsi
Penyisihan Penurunan Nilai Pinjaman
Program Pendanaan UMK mengevaluasi adanya bukti objektif atas piutang yang mengalami
penurunan nilai pada tiap akhir periode pelaporan. Penyisihan penurunan nilai dilakukan secara
secara kolektif yang mencerminkan jumlah yang diharapkan dapat ditagih. Penyisihan penurunan
nilai pinjaman secara kolektif dihitung berdasarkan kajian nilai terkini dan historis tingkat
ketertagihan dari pinjaman, berdasarkan estimasi kerugian yang tidak dapat secara kolektif
berdasarkan persentase tertentu tingkat ketertagihan (collection) data historis yang ada.
4. KAS DAN BANK
Kas dan bank terdiri dari uang kas dan uang di bank yang tidak dibatasi penggunaannya. Seluruh kas
dan bank merupakan penempatan giro di PT Pos Indonesia (Persero) unit operasional
PT Pos Indonesia TJSL. Rincian saldo kas dan bank per 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai
berikut:
2024 2023
Kas
Kas Program Pendanaan UMK 541.017 7.989.370
Bank
Program Pendanaan UMK
Giro Pos Program (Pendanaan UMK) 962.254.973 1.822.549.959
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk -
Program Pendanaan UMK 38.506.545 720.339.356
Jumlah kas di bank 1.000.761.518 2.542.889.315
Jumlah Kas dan Bank 1.001.302.535 2.550.878.685
5. PIUTANG PINJAMAN MITRA BINAAN - NETO
Rincian piutang pinjaman Mitra Binaan adalah sebagai berikut:
2024 2023
Piutang pinjaman mitra binaan 56.800.321.808 67.039.654.933
Penyisihan atas kerugian penurunan nilai (53.955.456.441) (54.486.445.211)
Jumlah 2.844.865.367 12.553.209.722
16
Page 451
PT POS INDONESIA (PERSERO)
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
5. PIUTANG PINJAMAN MITRA BINAAN – NETO - Lanjutan
a. Rincian saldo piutang pinjaman Mitra Binaan berdasarkan sektor usaha mitra sebagai berikut:
2024 2023
Sektor Perdagangan 29.571.805.330 35.295.856.088
Sektor Jasa 10.876.173.043 13.574.966.777
Sektor Industri 9.423.183.961 10.189.166.975
Sektor Perikanan 2.305.079.821 2.690.242.431
Sektor Peternakan 1.938.169.217 2.213.214.432
Sektor Pertanian 779.206.618 886.072.728
Sektor Perkebunan 760.854.903 929.978.087
Sektor Lainnya 1.145.848.915 1.260.157.415
Sub Jumlah 56.800.321.808 67.039.654.933
Penyisihan penurunan nilai Piutang (53.955.456.441) (54.486.445.211)
Jumlah 2.844.865.367 12.553.209.722
b. Rincian saldo piutang pinjaman Mitra Binaan berdasarkan daerah Mitra Binaan sebagai berikut:
2024 2023
Nanggroe Aceh Darussalam 2.615.885.442 3.466.377.953
Sumatera Utara 2.088.913.905 2.247.175.612
Sumatera Barat 1.488.929.865 1.630.495.584
Riau 2.851.469.105 2.941.741.105
Jambi 877.857.967 1.121.384.274
Bengkulu 2.436.248.839 2.879.174.547
Sumatera Selatan 2.631.246.183 3.146.719.475
Lampung 455.491.011 649.985.788
DKI Jakarta 3.825.830.354 4.048.248.217
Jawa Barat 6.837.297.331 10.097.786.148
Jawa Tengah 1.547.137.181 1.786.788.624
DI Yogyakarta 799.238.879 1.030.011.163
Jawa Timur 1.933.622.927 2.316.450.235
Bali 704.617.173 968.009.673
Nusa Tenggara Barat 1.722.963.337 2.135.874.231
Sub Jumlah 32.816.749.499 40.466.222.629
17
Page 452
PT POS INDONESIA (PERSERO)
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
5. PIUTANG PINJAMAN MITRA BINAAN – NETO - Lanjutan
b. Rincian saldo piutang pinjaman Mitra Binaan berdasarkan daerah Mitra Binaan sebagai berikut:
2024 2023
Saldo pindahan 32.816.749.499 40.466.222.629
Nusa Tenggara Timur 1.568.957.464 1.736.034.737
Kalimantan Barat 3.867.073.861 4.175.032.754
Kalimantan Tengah 1.749.857.713 1.851.749.841
Kalimantan Timur 1.038.071.067 1.191.620.768
Kalimantan Selatan 1.524.922.068 1.653.979.782
Sulawesi Utara 3.324.076.101 4.264.316.224
Sulawesi Tengah 2.375.005.281 2.515.701.281
Sulawesi Tenggara 3.118.977.153 3.343.413.461
Sulawesi Selatan 2.870.866.969 3.158.135.969
Maluku 1.121.097.974 1.178.662.885
Batam 262.733.777 342.851.721
Papua 1.161.932.881 1.161.932.881
Sub Jumlah 56.800.321.808 67.039.654.933
Penyisihan penurunan piutang mitra binaan (53.955.456.441) (54.486.445.211)
Jumlah 2.844.865.367 12.553.209.722
c. Rincian saldo piutang pinjaman Mitra Binaan berdasarkan daerah Mitra Binaan sebagai berikut:
2024 2023
Lancar 2.012.289.176 8.030.985.381
Kurang lancar 550.344.830 2.757.568.084
Diragukan 327.953.180 2.133.450.880
Macet 53.909.734.622 54.117.650.588
Jumlah piutang pinjaman Mitra Binaan 56.800.321.808 67.039.654.933
Penyisihan penurunan piutang mitra binaan (53.955.456.441) (54.486.445.211)
Jumlah 2.844.865.367 12.553.209.722
18
Page 453
PT POS INDONESIA (PERSERO)
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
5. PIUTANG PINJAMAN MITRA BINAAN – NETO - Lanjutan
Berdasarkan Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Nomor
PER-06/MBU/09/2022 dan PER-1/MBU/03/2023 tingkat suku bunga/jasa administrasi penyaluran
Program Pendanaan UMK dikenakan sebesar 3% per tahun terhitung sejak tanggal
8 September 2022 dan 3 Maret 2023.
Rincian saldo Alokasi Penyisihan Piutang Pinjaman Mitra Binaan berdasarkan tingkat kolektibilitas
sebagai berikut:
31 Desember 2024
Persentase Alokasi Penyisihan Beban (Pemulihan)
Kualitas Pinjaman Umur Piutang Saldo Piutang
Penyisihan 2024 2023 Penyisihan
Lancar 0-30 hari 2.012.289.176 0,65% 13.159.935 78.562.180 (65.402.245)
Kurang Lancar 31-60 hari 550.344.830 2,02% 11.094.570 89.108.463 (78.013.893)
Diragukan 61-270 hari 327.953.180 6,55% 21.467.314 201.123.980 (179.656.666)
Macet di atas 270 hari 53.909.734.622 100,00% 53.909.734.622 54.117.650.588 (207.915.966)
Jumlah 56.800.321.808 53.955.456.441 54.486.445.211 (530.988.770)
31 Desember 2023
Persentase Alokasi Penyisihan Beban (Pemulihan)
Kualitas Pinjaman Umur Piutang Saldo Piutang
Penyisihan 2023 2022 Penyisihan
Lancar 0-30 hari 8.030.985.381 0,98% 78.562.180 124.754.055 (46.191.875)
Kurang Lancar 31-60 hari 2.757.568.084 3,23% 89.108.463 143.342.531 (54.234.068)
Diragukan 61-270 hari 2.133.450.880 9,43% 201.123.980 142.638.491 58.485.489
Macet di atas 270 hari 54.117.650.588 100,00% 54.117.650.588 52.158.132.150 1.959.518.438
Jumlah 67.039.654.933 54.486.445.211 52.568.867.227 1.917.577.984
Mutasi penyisihan atas kerugian penurunan nilai piutang pinjaman mitra binaan:
2024 2023
Saldo Awal 54.486.445.211 52.568.867.227
Pemulihan piutang mitra binaan (530.988.770) 1.917.577.984
Saldo Akhir 53.955.456.441 54.486.445.211
Pengelola Program Pendanaan UMK berkeyakinan bahwa penyisihan atas kerugian penurunan nilai
piutang yang telah dibentuk telah memadai untuk menutupi kemungkinan kerugian atas tidak
tertagihnya piutang pinjaman mitra binaan tersebut.
19
Page 454
PT POS INDONESIA (PERSERO)
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
6. PIUTANG LAIN-LAIN
Merupakan kelebihan pembayaran angsuran-angsuran tahun 2023 dan 2022 yang masing-masing
senilai:
2024 2023
Uang Muka Operasional 147.482.072 242.446.431
Uang Muka Operasional CSR 78.968.493 254.601.238
Jumlah 226.450.565 497.047.669
Uang muka operasional pada tahun 2024 dan 2023 sebesar Rp 147.482.072 dan Rp 242.446.431
merupakan biaya operasional yang dibiayai oleh Perusahaan.
Uang muka operasional CSR pada tahun 2024 dan 2023 sebesar Rp 78.968.493 dan Rp254.601.238
merupakan biaya CSR.
7. PIUTANG KERJASAMA PUMK KEPADA MITRA BINAAN - BERSIH
Saldo piutang jangka panjang yang merupakan saldo penyaluran dana PUMK kepada PT Bank
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan piutang pendapatan jasa admisnistrasi atas penyaluran dana
PUMK tersebut per tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing senilai:
2024 2023
Saldo awal 7.636.781.699 -
Penyaluran dana oleh BRI kepada mitra binaan 25.345.100.000 9.182.000.000
Pengembalian piutang Mitra Binaan yang
diterima BRI (5.582.308.610) (1.545.218.301)
Jumlah Piutang 27.399.573.089 7.636.781.699
Akumulasi penyisihan penurunan piutang
mitra binaan (340.959.722) -
Jumlah Piutang - setelah penyisihan 27.058.613.367 7.636.781.699
Piutang atas akrual jasa administrasi 34.860.030 -
Jumlah piutang mitra binaan
- kerjasama BRI 27.093.473.397 7.636.781.699
20
Page 455
PT POS INDONESIA (PERSERO)
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
7. PIUTANG KERJASAMA PUMK KEPADA MITRA BINAAN – BERSIH - Lanjutan
Rincian piutang kerjasama PUMK kepada mitra binaan - bersih per sektor ekonomi adalah sebagai
berikut:
2024 2023
Industri 1.168.544.620 793.838.721
Jasa dunia usaha 3.394.593.334 1.831.520.299
Konstruksi 25.404.758 50.000.000
Lain-lain 14.761.845.934 149.939.449
Pengangkutan 144.514.494 108.083.600
Perdagangan, hotel, dan restoran 7.253.222.939 4.246.279.890
Pertanian 651.447.010 447.119.740
Sosial Masyarakat - 10.000.000
Jumlah Piutang - setelah penyisihan 27.399.573.089 7.636.781.699
Akumulasi penyisihan penurunan piutang
mitra binaan (340.959.722) -
Jumlah Piutang - setelah penyisihan 27.058.613.367 7.636.781.699
Piutang atas akrual jasa administrasi 34.860.030 -
Jumlah piutang mitra binaan
- kerjasama BRI 27.093.473.397 7.636.781.699
Mutasi penyisihan atas kerugian penurunan nilai:
2024 2023
Saldo awal - -
Penambahan 340.959.722 -
Pemulihan - -
Saldo akhir 340.959.722 -
21
Page 456
PT POS INDONESIA (PERSERO)
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
7. PIUTANG KERJASAMA PUMK KEPADA MITRA BINAAN – BERSIH - Lanjutan
Rincian piutang kerjasama kepada mitra binaan - bersih berdasarkan kolektibilitas adalah sebagai
berikut:
31 Desember 2024
Setelah
Penyisihan
Tarif Penurunan
Kolektibilitas Jumlah Piutang Penyisihan Penyisihan Nilai Piutang
Lancar 26.743.717.656 0,56% 148.927.214 26.594.790.442
Kurang Lancar 330.890.562 9,47% 31.341.043 299.549.519
Diragukan 186.859.338 12,09% 22.585.932 164.273.406
Macet 138.105.533 100,00% 138.105.533 -
Jumlah 27.399.573.089 340.959.722 27.058.613.367
31 Desember 2023
Setelah
Penyisihan
Tarif Penurunan
Kolektibilitas Jumlah Piutang Penyisihan Penyisihan Nilai Piutang
Lancar 7.611.155.807 0% - 7.611.155.807
Kurang Lancar 25.625.892 0% - 25.625.892
Diragukan - 0% - -
Macet - 100% - -
Jumlah 7.636.781.699 - 7.636.781.699
22
Page 457
PT POS INDONESIA (PERSERO)
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
8. PIUTANG KEPADA PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) TBK
Berdasarkan surat Kementerian BUMN Nomor: S-721/MBU/11/2022 tanggal 10 November 2022
perihal Kerja Sama Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (“Kerja Sama Program
PUMK”) yang telah ditindaklanjuti kerjasama antara PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
dengan PT Pos Indonesia (Persero) dengan Nomor Surat BRI: PKS B 53/BMD/12/2022 dan Nomor
Surat Pos Indonesia: PKS.266/DIR-6/1222 tanggal 20 Desember 2022 tentang Pelaksanaan Program
Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil, jangka waktu perjanjian selama 5 (lima) tahun sejak
ditandatangani. Berita Acara Penyetoran Dana Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil
(PUMK) Tahun 2022 dengan Nomor Surat BRI: B.304-MBD/PDT/12/2022 dan Nomor Surat
Pos: 1338/DIR-6/1222 tanggal 29 Desember 2022 telah dilakukan penyetoran dana PUMK kepada
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk senilai Rp7.000.000.000 per tanggal 30 Desember 2022.
Pada tahun 2023, PT Pos Indonesia (Persero) telah menyetorkan dana PUMK kepada PT Bank
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dengan Nomor Surat BRI: B.604-MBD/09/2023 dan Nomor Surat
Pos: 866/SETPER/0923 tanggal 1 September 2023 senilai Rp10.000.000.000 per tanggal
4 September 2023. Kemudian PT Pos Indonesia melakukan penyetoran dana PUMK kembali kepada
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dengan Nomor Surat BRI: B.853-MBD/11/2023 dan
Nomor Surat Pos: 1312/SETPER/1123 tanggal 24 November 2023 senilai Rp7.000.000.000.
Pada Laporan Penyaluran PUMK 2023 dengan Nomor Surat BRI: B.212/MBD/01/2024 tanggal
24 Januari 2024, pendapatan jasa administrasi atas penyaluran dana PUMK yang dilaporkan oleh
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kepada PT Pos Indonesia (Persero) senilai Rp 94.016.266
untuk tahun 2023.
Pada Laporan Penyaluran PUMK 2024 dengan Nomor Surat BRI: B.124/MBD/01/2025 tanggal
30 Januari 2025, pendapatan jasa administrasi atas penyaluran dana PUMK yang dilaporkan oleh
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kepada PT Pos Indonesia (Persero) senilai Rp 315.201.890
untuk tahun 2024.
Laporan penyaluran Program UMK tahun 2024 dan 2023 oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
Tbk sebagai berikut:
2024 2023
Saldo awal 16.457.234.567 7.000.000.000
Penambahan:
Penyaluran dana PUMK kepada BRI 12.700.000.000 17.000.000.000
Pengembalian Piutang Mitra Binaan
diterima BRI 5.582.308.610 1.545.218.301
Pendapatan jasa administrasi yang diterima 315.201.890 94.016.266
Pengurang:
Penyaluran dana oleh BRI kepada Mitra Binaan (25.345.100.000) (9.182.000.000)
Jumlah 9.709.645.067 16.457.234.567
23
Page 458
PT POS INDONESIA (PERSERO)
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
9. PIUTANG BERMASALAH – Neto
Akun ini merupakan pinjaman modal kerja yang diberikan kepada Mitra Binaan yang masuk ke
dalam piutang bermasalah dengan rincian sebagai berikut:
2024 2023
Saldo awal piutang bermasalah 83.619.365.739 83.721.080.406
Pengurangan atas angsuran (140.487.168) (101.714.667)
Alokasi Penyisihan Penurunan Nilai Piutang (83.478.878.571) (83.619.365.739)
Jumlah - -
Rincian saldo piutang bermasalah Mitra Binaan berdasarkan daerah mitra binaan:
2024 2023
Nanggroe Aceh Darussalam 5.177.976.733 5.177.976.733
Sumatera Utara 3.382.830.980 3.391.274.580
Sumatera Barat 2.086.300.835 2.086.300.835
Riau 3.065.590.971 3.067.090.971
Jambi 1.200.666.640 1.205.766.640
Bengkulu 1.798.810.262 1.798.810.262
Sumatera Selatan 2.438.395.933 2.465.283.404
Lampung 1.286.911.888 1.303.443.888
DKI Jakarta 7.841.610.632 7.866.131.507
Jawa Barat 6.894.191.292 6.894.191.292
Jawa Tengah 3.922.007.801 3.936.788.380
DI Yogyakarta 1.844.669.980 1.856.545.980
Jawa Timur 2.722.736.312 2.742.303.812
Bali 836.982.725 838.934.725
Nusa Tenggara Barat 2.731.467.243 2.733.632.596
Nusa Tenggara Timur 2.578.053.042 2.578.616.982
Kalimantan Barat 1.381.575.776 1.381.575.776
Kalimantan Tengah 2.067.241.146 2.067.241.146
Kalimantan Timur 1.883.797.454 1.883.797.454
Kalimantan Selatan 2.357.791.278 2.362.609.128
Sulawesi Utara 4.689.800.283 4.689.800.283
Sulawesi Tengah 4.893.161.408 4.894.941.408
Sulawesi Tenggara 2.071.896.699 2.071.896.699
Sulawesi Selatan 3.998.601.492 3.998.601.492
Maluku 4.726.769.534 4.726.769.534
Batam 5.599.040.233 5.599.040.233
Jumlah 83.478.878.572 83.619.365.740
24
Page 459
PT POS INDONESIA (PERSERO)
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
10. ASET TETAP
Rincian aset tetap adalah sebagai berikut:
2024 dan 2023
Perubahan tahun berjalan
Sado awal Penambahan Pengurangan Saldo akhir
Harga perolehan
Inventaris 1.691.367.579 - - 1.691.367.579
Kendaraan 171.480.000 - - 171.480.000
Jumlah 1.862.847.579 - - 1.862.847.579
Akumulasi penyusutan
Inventaris 1.691.367.578 - - 1.691.367.578
Kendaraan 171.480.000 - - 171.480.000
Jumlah 1.862.847.578 - - 1.862.847.578
Nilai buku 1 1
11. ASET TAKBERWUJUD
Rincian aset takberwujud adalah sebagai berikut:
2024 dan 2023
Perubahan tahun berjalan
Sado awal Penambahan Pengurangan Saldo akhir
Harga perolehan
Kepemilikan langsung
Aplikasi WEB SIM TJSL 395.000.000 - - 395.000.000
Jumlah 395.000.000 - - 395.000.000
Akumulasi penyusutan
Kepemilikan langsung - - -
Aplikasi WEB SIM TJSL 394.999.999 - - 394.999.999
Jumlah 394.999.999 - - 394.999.999
Nilai buku 1 1
25
Page 460
PT POS INDONESIA (PERSERO)
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. KELEBIHAN PEMBAYARAN ANGSURAN
Rincian kelebihan pembayaran angsuran adalah sebagai berikut:
2024 2023
Saldo Awal 431.032.945 404.365.111
Kelebihan (Kekurangan) Pembayaran Angsuran 25.134.899 26.667.834
Jumlah 456.167.844 431.032.945
Kelebihan pembayaran angsuran pada tahun 2024 dan 2023 sebesar Rp 456.167.844 dan
Rp 431.032.945 merupakan penerimaan angsuran yang melebihi saldo piutang Mitra Binaan akibat
kesalahan pengakuan pembayaran piutang Mitra Binaan yang tidak sesuai dengan ID Mitra yang
seharusnya, sedangkan pengurangan kelebihan pembayaran angsuran merupakan koreksi setelah
ditemukannya ID Mitra yang melakukan pembayaran sebenarnya.
13. UTANG LAIN-LAIN
Rincian utang lain-lain adalah sebagai berikut :
2024 2023
Titipan angsuran mitra binaan 44.334.680 80.160.742
Lain-lain 2.172.485 10.818.979
Jumlah 46.507.165 90.979.721
Utang lain-lain pada tahun 2024 dan 2023 sebesar Rp 46.507.165 dan Rp 90.979.721 merupakan
utang yang harus segera dibayar atas angsuran Mitra Binaan.
Titipan angsuran Mitra Binaan sebesar Rp 44.334.680 digunakan untuk melunasi pinjaman Mitra
Binaan yang bersangkutan.
26
Page 461
PT POS INDONESIA (PERSERO)
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
14. ASET NETO
Aset Neto terdiri dari aset neto tidak terikat dan aset neto terikat. Aset Neto tidak terikat merupakan
sumber dan yang penggunaanya tidak dibatasi untuk tujuan tertentu. Aset Neto terikat merupakan
sumber dan penggunaanya dibatasi, rincian Aset Neto Tidak Terikat sebagai berikut:
2024 2023
Aset Neto Tidak Terikat
Saldo awal 39.079.123.412 39.673.052.930
Kenaikan (penurunan) Aset Neto Tidak Terikat 849.860.326 (593.929.518)
Jumlah 39.928.983.738 39.079.123.412
15. PENDAPATAN
Rincian pendapatan tahun 2024 dan 2023 terdiri dari:
2024 2023
Pendapatan jasa administrasi pinjaman 513.595.667 1.209.898.528
Pendapatan jasa administrasi pinjaman
- kerjasama BRI (Catatan 7) 315.201.890 94.016.266
Pendapatan akrual - kerjasama BRI (Catatan 7) 34.860.030 -
Pendapatan bunga jasa giro 5.748.443 5.587.990
Pendapatan Lain-lain - Fee based Insurance - 6.447.284
Jumlah 869.406.030 1.315.950.068
16. BEBAN
Rincian beban tahun 2024 dan 2023 terdiri dari:
2024 2023
Alokasi penyisihan penurunan piutang (Catatan 5) (530.988.770) 1.917.577.987
Pembayaran angsuran piutang bermasalah (Catatan 9) (140.487.168) (101.714.667)
Beban penyisihan piutang kolaborasi BRI (Catatan 7) 340.959.722 -
Jumlah (330.516.216) 1.815.863.320
27
Page 462
PT POS INDONESIA (PERSERO)
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
17. TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK BERELASI
Program Pendanaan UMK melakukan transaksi dengan pihak berelasi. Rincian saldo dan transaksi
signifikan dengan pihak berelasi adalah sebagai berikut:
(i) Kas di bank (Catatan 4)
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, seluruh kas di bank ditempatkan pada pihak berelasi.
(ii) Piutang kepada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (Catatan 8)
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, terdapat penyaluran kepada mitra Program
Pendanaan UMK melalui pihak berelasi.
Sifat hubungan dan jenis transaksi yang signifikan dengan pihak-pihak berelasi adalah sebagai
berikut:
Pihak-pihak berelasi Sifat Hubungan Jenis Transaksi
PT Bank Rakyat Indonesia Dikendalikan oleh Pemerintah Penempatan kas dan
(Persero) Tbk Pusat Republik Indonesia penyaluran kepada UMK
PT Bank Negara Indonesia Dikendalikan oleh Pemerintah Penempatan kas
(Persero) Tbk Pusat Republik Indonesia
18. REKLASIFIKASI AKUN LAPORAN KEUANGAN
PUMK PT Pos Indonesia (Persero) melakukan reklasifikasi akun-akun pada laporan
keuangan tanggal 31 Desember 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut untuk
menyesuaikan penyajian laporan keuangan tanggal 31 Desember 2023 dan untuk tahun yang berkahir
pada tanggal tersebut.
Akun-akun yang dipengaruhi atas reklasifikasi diikhtisarkan sebagai berikut:
31 Desember 2023
Sebelum Setelah
Reklasifikasi Reklasifikasi Reklasifikasi
ASET
ASET TIDAK LANCAR
Piutang kerjasama PUMK kepada
Mitra binaan - Neto - 7.636.781.699 7.636.781.699
Piutang kerjasama PUMK kepada
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk - 16.457.234.567 16.457.234.567
Piutang kerjasama PUMK 24.094.016.266 (24.094.016.266) -
Jumlah 24.094.016.266 - 24.094.016.266
28
Page 463
PT POS INDONESIA (PERSERO)
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL (PUMK)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
18. TANGGUNG JAWAB PENGURUS ATAS LAPORAN KEUANGAN PROGRAM
PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL
Pengurus Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil bertanggung jawab atas penyusunan
laporan keuangan yang diotorisasi untuk diterbitkan pada tanggal 5 Mei 2025.
29
Page 464
Halaman Sengaja di Kosongkan
Names mentioned 133 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Sambutan
· Komisaris
p.5
unresolved
org
PT Fitch Ratings Indonesia
p.17
unresolved
org
Bank Indonesia
p.18
unresolved
org
PT Bakoel Retail Indonesia
p.18
unresolved
org
BPKH Limited
p.19
unresolved
org
PT Siluet Nyoman Nuarta
p.19
unresolved
org
PT Treetan Nusantara Network
p.19
unresolved
org
PT. CEDIFINDO
p.20
unresolved
org
Menteri BUMN RI
p.28
unresolved
org
Milik Negara.
p.28 ×15
unresolved
org
Menteri BUMN
p.34 ×8
unresolved
org
Kementerian BUMN
p.36 ×5
unresolved
person
Dasar Hukum Pendirian Usaha Akta Notaris Sutjipto
p.41 ×3
unresolved
person
Aryanti Artisari S.H.
· Notaris
p.41 ×3
unresolved
org
PT DAPENSI DWI KARYA.
p.46
unresolved
org
PT DAPENSI TRIO USAHA Salah
p.46
unresolved
org
PT POS LOGISTIK INDONESIA Politeknik Pos Indonesia
p.46
unresolved
org
PT Bhakti Wasantara Net
p.46 ×2
unresolved
person
Sub Direktorat
· Corporate Secretary
p.49
unresolved
org
Menteri Rhenald Kasali
p.56
unresolved
org
PT Djemat
p.57
unresolved
org
Samhani & Partners
p.57
unresolved
org
Pengembangan Ekspor Nasional
p.57
unresolved
org
PT Kemenangan Jaya
p.57
unresolved
org
PT Radio Smart FM
p.57
unresolved
org
PT Dirgantara Indonesia
p.57
unresolved
org
Yayasan Rumah
p.57
unresolved
org
Kementerian PAN RB
p.57
unresolved
org
Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk
p.57 ×2
unresolved
org
Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi
p.58
unresolved
org
Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika
p.58
unresolved
org
Koordinasi Intelijen Negara
p.59
unresolved
org
Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial
p.60 ×4
unresolved
org
PT Hafara Indonesia
p.61
unresolved
org
PT Edu Sarana Informatika
p.61 ×2
unresolved
org
Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara
p.63
unresolved
org
PT Sumberdaya Andalan Mandiri
p.65
unresolved
org
PT Quantium Solutions Logistics Indonesia
p.66
unresolved
org
Bank Ekonomi Raharja
p.67
unresolved
org
Bank Muamalat Indonesia TBK
p.67 ×2
unresolved
org
PT Zurich Topaz Life Indonesia
p.67
unresolved
org
Asuransi Adira DInamika Tbk
p.67 ×2
unresolved
org
Menteri Badan Usaha Milik Negara Selaku Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan
p.68 ×8
unresolved
org
PT Finnet Indonesia
p.69
unresolved
org
PT Telkom Akses
p.69
unresolved
org
PT Tiphone Mobile Indonesia
p.69
unresolved
person
Ivonne Barnetha Sinyal
p.76
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.76
unresolved
person
Adinegara
p.76
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi
p.76
unresolved
org
PT FITCH RATINGS INDONESIA DBS Bank Tower
p.78
unresolved
person
Jln. Prof. H.M. Yamin
p.81 ×2
unresolved
org
PT POS PROPERTI INDONESIA Graha Pos Indonesia
p.81
unresolved
person
Sertifikasi
· Komisaris
p.83
unresolved
org
Yayasan Pendidikan
p.83
unresolved
person
Rubben Rico
p.83
unresolved
org
Yayasan Pendidikan Internal Audit
p.83
unresolved
org
Menteri Badan Usaha Milik
p.105 ×9
unresolved
person
Sosialisasi
· Komisaris
p.109
unresolved
person
GCG
· Komisaris
p.109
unresolved
org
Menteri
p.114 ×8
unresolved
org
Milik
p.114 ×5
unresolved
org
Milik Negara Nomor PER-
p.114
unresolved
org
Menteri Dewan Pengawas BUMN
p.116
unresolved
person
Nominasi
· Komisaris
p.122
unresolved
person
Organ Pendukung
· Komisaris
p.122 ×3
unresolved
org
Pemantau Manajemen Risiko
· Komisaris
p.122
unresolved
org
Milik dan Negara
p.125
unresolved
org
PT Pos Indonesia Risiko (Persero)
p.128
unresolved
—
Tug
· Direktur Utama
p.128
unresolved
org
Menteri Negara
p.135
unresolved
org
Menteri BUMN Nomor PER-
p.135
unresolved
org
Menteri Negara BUMN
p.136 ×5
unresolved
org
Menteri BUMN Badan Usaha Milik Negara
p.136
unresolved
org
Menteri Badan Usaha Milik Milik Negara
p.136
unresolved
org
Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor Per-
p.136 ×2
unresolved
org
Atas
p.137
unresolved
org
Milik Negara Tahun
p.137
unresolved
org
Menteri BUMN No. PER-
p.137
unresolved
org
Kementerian BUMN Saham
p.139
unresolved
org
Milik Pos Indonesia
p.139
unresolved
org
PT Pos Inoensia (Persero)
p.143
unresolved
org
FRD
p.145 ×6
unresolved
org
Siber dan Sandi Negara
p.150
unresolved
org
PT Kazee Digital Indonesia
p.152
unresolved
org
PT Pos Properti Indonesia Thursday
p.154
unresolved
org
PT Posfin
p.154
unresolved
org
PT Pos Properti Indonesia FRD
p.154
unresolved
person
Piagam
· Ketua
p.160
unresolved
org
Menteri Negara BUMN No. PER-
p.160
unresolved
org
PT Organ
p.160
unresolved
org
Penyehatan
p.162
unresolved
org
PT Bina Audita Indonesia
p.162
unresolved
org
Menteri Peraturan Menteri Negara BUMN
p.164
unresolved
person
Arahan-
· Komisaris
p.165
unresolved
—
: Bogor, Jawa Barat
· Domisili
p.175
unresolved
person
Strategi Perang Total
p.175
unresolved
org
PT L’OREAL-PARIS INDONESIA
p.175
unresolved
org
PT CHEVRON OIL PRODUCT INDONESIA
p.175
unresolved
org
PT RISTRA INDOLAB
p.175
unresolved
org
Milik Negara & Instansi Pemerintah
p.175
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.