Skip to content
Back to announcement

20250707_MAPI_Public Expose_31912179_lamp1.pdf

Other Text extracted MAPI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 7

Page 1
1. Rama - Bisnis Indonesia

   Pertanyaan:

   Apa hasil RUPST untuk MAPI, terkait dividen atau rencana aksi korporasi lainnya di tahun
   2025?

   Jawaban:

   -   Menyetujui Laporan Keuangan Tahunan Perusahaan, Laporan Tahunan, dan
       Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris untuk tahun keuangan 2024.

   -   Menyetujui untuk memberikan dividen:
       o Jumlah         : Rp 166.000.000.000
       o Payout Ratio : 7,7%

       Untuk memenuhi ketentuan pasal 25 ayat 1 anggaran dasar Perseroan, sebesar
       Rp.5.000.000.000, - (lima miliar Rupiah) dari nilai laba bersih Perseroan akan
       dialokasikan sebagai Dana Cadangan Perseroan. Sisanya akan dicatat sebagai Laba
       Yang Ditahan

   -   Memberi wewenang kepada Direksi Perseroan untuk menetapkan besarnya
       honorarium bagi Kantor Akuntan Publik tersebut serta persyaratan lainnya
       berkenaan dengan penunjukan tersebut.


   Pertanyaan:

   Apa target Anda terkait pertumbuhan pendapatan, belanja modal (capex) untuk
   ekspansi, dan laba di tahun 2025?

   Jawaban:

   -   Anggaran belanja modal (capex) kami untuk tahun ini, sesuai rencana tahun lalu
       adalah Rp2 triliun. Tapi kami juga memperhatikan situasi ekonomi saat ini, jadi
       anggaran tersebut bisa kami sesuaikan tergantung dengan kondisi. Seperti yang kita
       ketahui, kinerja segmen F&B kami saat ini kurang baik, jadi kami mengurangi
       pembukaan toko baru. Ekspansi kami ke negara lain juga sangat terbatas. Tapi untuk
       menjawab pertanyaan Anda, anggaran kami tahun ini tetap Rp2 triliun.

   Pertanyaan:

   Terkait dengan Starbucks, selain tantangan dari boikot Israel-Palestina, Starbucks di
   Indonesia juga menghadapi tekanan dari lemahnya daya beli konsumen. Apa langkah-
   langkah yang akan diambil oleh Starbucks ke depannya? Apakah ada rencana ekspansi
   besar, berapa banyak toko yang direncanakan buka di tahun 2025, di mana target
   lokasinya, dan berapa besar anggaran yang disiapkan untuk ekspansi ini?


                                                                                         1
Page 2
Selain itu, bagaimana pandangan manajemen terhadap kondisi pasar saat ini,
khususnya untuk Starbucks, karena sebelumnya Anda menyebutkan bahwa sentimen
terkait isu Israel-Palestina mulai mereda. Jadi, bagaimana rencana manajemen untuk
merebut kembali kepercayaan konsumen dan membangun kembali pasarnya?

Jawaban:

-   Selama setahun terakhir, Starbucks di Indonesia menghadapi tantangan besar,
    bukan karena operasional kami, tapi karna adanya informasi yang tidak benar.
    Beredar narasi yang salah yang mengaitkan Starbucks dengan konflik di Israel. Kami
    tegaskan, Starbucks tidak memiliki toko, karyawan, ataupun kegiatan operasional di
    Israel, dan memang sudah tidak ada sejak tahun 2008.

-   Namun, meskipun fakta tersebut sudah jelas, dampak dari informasi yang salah itu
    sangat terasa di Indonesia. Karyawan kami yang berjumlah sekitar 7.500 orang,
    termasuk keluarga mereka bahkan anak-anak mereka, mengalami tekanan dan
    pertanyaan hanya karna memakai logo Starbucks atau menggunakan produk kami.
    Kami melihat ada pelajar yang diminta keluar dari sekolah hanya karna membawa
    tumbler Starbucks, dan toko-toko kami juga menjadi sasaran serangan serta
    penilaian yang tidak adil.

-   Pada nyatanya, Starbucks memberikan kontribusi besar untuk Indonesia. Kami
    adalah pengguna terbesar kopi Arabika asal Indonesia di seluruh dunia, membawa
    kopi Indonesia ke konsumen di berbagai negara. Melalui bisnis kami, kami
    mendukung lebih dari 100.000 orang, termasuk petani, pemasok, kontraktor,
    pemilik gedung, dan tentu saja para karyawan kami.

-   Kami telah berusaha keras untuk meluruskan informasi yang salah tersebut. Kami
    telah menyampaikan fakta-fakta secara terbuka, dan tahun lalu, Starbucks secara
    resmi sudah dihapus dari daftar boikot. Sejak saat itu, sentimen mulai membaik,
    namun proses pemulihan masih berjalan.

-   Kondisi ini juga memaksa kami mengambil keputusan bisnis yang berat. Sebelum
    boikot terjadi, kami membuka sekitar 70 hingga 80 toko baru setiap tahun, tapi
    karena kondisi pasar saat ini, kami sangat mengurangi jumlah tersebut, hanya
    membuka sekitar 10 hingga 15 toko per tahun. Tahun lalu, kami menutup 11 toko,
    dan di kuartal pertama tahun ini, kami juga menutup 11 toko lagi akibat dampak
    boikot yang masih terasa.

-   Meski menghadapi tantangan ini, komitmen kami terhadap Indonesia tetap
    konsisten. Kami akan terus mendukung komunitas lokal, mengembangkan potensi
    kopi Indonesia, dan menyediakan lapangan kerja. Dengan dukungan dari MAP
    sebagai entitas induk kami, serta kerjasama dari media, kami yakin bisa membangun
    kembali kepercayaan masyarakat dan melanjutkan langkah ke depan.




                                                                                    2
Page 3
   -   Pada akhirnya, yang paling penting adalah kebenaran, dan memastikan masyarakat
       Indonesia terlindungi dari dampak negatif akibat informasi yang salah.


2. Gerry Harlan – Mandiri Sekuritas

   Pertanyaan:

   Apakah dapat dijelaskan bagaimana Anda menyesuaikan strategi lokal di pasar luar
   negeri selain Indonesia?

   Jawaban:

   -   Mengenai bisnis kami di luar negeri, saat ini skalanya masih sangat terbatas. Kalau
       dilihat dari kontribusi penjualannya di kuartal I 2025, jumlahnya hanya sekitar 17%.
       Untuk Map Aktif, kontribusi penjualan luar negeri sekitar 25%. Kami menyadari
       bahwa kami belum mencapai hasil yang kami harapkan, dan terdapat banyak
       tantangan yang kami hadapi.

   -   Maka dari itu, kami mengurangi ekspansi ke luar negeri. Namun, kami tetap fokus
       pada brand-brand utama dan yang sudah terbukti memberikan keuntungan, seperti
       New Balance, Converse, Foot Locker, dan Zara.

   -   Kami juga bekerja sama dengan mitra lokal yang terpercaya. Di Filipina, kami bekerja
       sama dengan SM Group; sedangkan di Thailand dengan Central Group. Kami juga
       selalu memperhatikan karakteristik khusus di setiap pasar lokal. Contohnya di
       Filipina, olahraga basket sangat populer, jadi strategi kami pun kami sesuaikan
       dengan kondisi tersebut.


   Pertanyaan:

   Menindaklanjuti pertanyaan sebelumnya terkait target tahun ini. Dengan
   perkembangan situasi makroekonomi terbaru baik di dalam negeri maupun global,
   apakah Anda melihat ada kemungkinan revisi target untuk tahun ini?

   Jawaban:

   -   Untuk target atau proyeksi tahun ini, saya rasa cukup sulit memberikan angka yang
       pasti. Namun saat ini, kami masih memberikan target pertumbuhan pendapatan di
       kisaran high single digits, dan pertumbuhan like-for-like di kisaran low single digits.
       Ini adalah panduan terbaik yang bisa kami sampaikan untuk saat ini. Kondisinya
       tidak seperti tahun lalu, di mana kami cukup percaya diri bisa mencapai
       pertumbuhan pendapatan 20–25% dan SSSG di kisaran 5-10%, yang saat ini jelas
       tidak memungkinkan karena segmen F&B kami masih mencatat pertumbuhan SSSG
       yang negatif.


                                                                                            3
Page 4
3. Permada Darmono – UBS

   Pertanyaan:

   Apakah MAP mempertimbangkan untuk bermitra dengan lebih banyak brand asal Cina,
   mengingat popularitas mereka yang semakin meningkat di Asia Tenggara? Secara
   umum, apakah mereka terbuka untuk kemitraan atau lebih memilih strategi mandiri?

   Jawaban:

   -   MAP selalu dikenal sebagai perusahaan yang inovatif, dan kami terus memantau
       pasar untuk melihat brand apa saja yang sedang naik daun. Saat ini kami juga sedang
       berdiskusi dengan beberapa brand asal Cina, namun kami sangat selektif dalam
       memilih. Bahkan di segmen Aktif, kalau Anda berkunjung ke toko Planet Sports kami,
       Anda akan melihat beberapa brand asal Cina seperti Anta.

4. Selviana – HSBC

   Pertanyaan:

   Terkait dengan aging inventory MAPA yang mencapai 29% di kuartal I 2025, bisa
   dijelaskan di negara mana Anda melihat pergerakan inventory yang lebih lambat?

   Answer:

   -   Kami memang melihat adanya perlambatan di negara seperti Singapura. Bisnis kami
       di sana memang tidak besar, tapi kami memang sengaja mengurangi penambahan
       inventory, yang secara otomatis membuat persentase aging inventory naik. Jadi,
       penyebab utamanya berasal dari pasar Singapura. Untuk pasar Indonesia sendiri,
       kondisi aging inventory masih terkendali seperti tahun-tahun sebelumnya, kami
       tidak melihat ada masalah yang signifikan. Seiring berjalannya waktu, kami optimis
       angka tersebut akan membaik.


5. Malia – Kontan

   Pertanyaan:

   Terkait dengan rencana akuisisi, sebelumnya Anda menyebutkan bahwa Perusahaan
   baru-baru ini mengakuisisi beberapa brand seperti Chloé, Abercrombie, dan Toast Box.
   Bisa dijelaskan kapan akuisisi tersebut dilakukan? Dan ke depannya, brand seperti apa
   yang menjadi target akuisisi Perusahaan, serta kapan diperkirakan akuisisi berikutnya
   akan terjadi?




                                                                                        4
Page 5
Jawaban:

-   Seperti yang sudah Anda ketahui, MAP menargetkan segmen pasar menengah ke
    atas, jadi hal ini merupakan langkah yang sejalan dengan pertumbuhan bisnis kami.
    Seperti yang telah diketahui bahwa segmen luxury (mewah) sudah menunjukkan
    kinerja yang kuat selama 3-4 tahun terakhir, dan kami juga merasakan tren positif
    yang sama untuk beberapa brand yang kami kelola, seperti MaxMara, Loewe, dan
    Tommy Hilfiger.

-   Saat kami mendapatkan kesempatan untuk bekerja sama dengan beberapa brand
    besar seperti Chloé atau Christian Louboutin, ditambah lagi sekarang kami sudah
    memiliki tim ahli di bidang luxury di MAP, maka membawa beberapa brand tersebut
    masuk ke dalam portofolio kami adalah langkah yang tepat.

-   Saat ini kami juga sedang berdiskusi dengan beberapa brand lain yang kami lihat
    memiliki potensi besar di Indonesia. Namun, selama perjanjian kerja sama belum
    ditandatangani, kami rasa belum tepat untuk menyebutkan nama-nama brand
    tersebut.


Pertanyaan:

Bagaimana rencana Anda untuk meningkatkan kinerja di tengah melemahnya daya beli
konsumen dalam negeri saat ini?

Jawaban:

-   Perlambatan daya beli memang berdampak pada kami, sehingga kami sudah
    mengambil beberapa inisiatif untuk menekan biaya dan mengoptimalkan portofolio
    brand kami, termasuk memutuskan brand apa yang akan kami kembangkan, dan
    kurangi skalanya, juga toko mana yang tidak akan kami lanjutkan. Kami sangat
    berhati-hati dalam hal ekspansi.

-   Sebagai contoh, kami tidak banyak menambah toko baru di kuartal I 2025, terutama
    di luar negeri. Bahkan, jumlah toko yang kami tutup lebih banyak daripada yang
    kami buka. Tahun lalu, sekitar 20% dari toko baru kami berada di luar negeri,
    sedangkan tahun ini hanya sekitar 7% hingga 8% saja.

-   Kami juga mengambil langkah-langkah untuk menekan biaya, merasionalisasi toko
    dan brand, serta mengelola pembelian dengan lebih hati-hati. Contohnya, untuk
    brand seperti Skechers dan New Balance, kami tidak lagi membeli stok dalam jumlah
    besar dengan harga tinggi, melainkan lebih selektif dan dengan harga yang lebih
    rendah. Jadi, ada banyak inisiatif yang kami lakukan untuk menghadapi kondisi saat
    ini.




                                                                                    5
Page 6
6. Andy Reiss – Trinetra

   Pertanyaan:

   Anda sebelumnya menyebutkan bahwa hasil di pasar luar negeri belum sesuai dengan
   ekspektasi. Seperti apa hasil yang Anda harapkan dari fokus ke beberapa brand
   tertentu, terutama dari sisi profitabilitas?

   Jawaban:

   -   Profitabilitas yang kami harapkan di pasar luar negeri memang belum tercapai, ada
       beberapa penyebabnya. Contohnya, kinerja toko Foot Locker kami tidak sesuai
       harapan karena adanya perlambatan global dari brand Nike dan Converse. Faktor-
       faktor ini cukup berdampak terhadap kinerja kami.

   -   Selain itu, kondisi ekonomi di Vietnam juga melambat, yang tentunya ikut
       mempengaruhi kami. Jadi ada beberapa faktor yang menyebabkan kinerja luar
       negeri kami belum memenuhi target anggaran, dan karena itu sekarang kami lebih
       berhati-hati.

   -   Namun, saya tetap bangga bisa sampaikan bahwa operasional kami di Filipina,
       Thailand, Vietnam, bahkan Kamboja, semuanya masih memperoleh keuntungan.
       Mungkin memang belum mencapai target penuh sesuai anggaran, tapi tetap
       memberikan profit.

   -   Di sisi lain, pasar seperti Singapura cukup menantang, begitu juga Malaysia. Sampai
       saat ini, kinerja kami di Malaysia belum sesuai dengan target anggaran.


7. Patricia - BNI Sekuritas

   Pertanyaan:

   Apakah MAPI dan MAPA mendapatkan manfaat dari relaksasi impor untuk alas kaki
   yang baru-baru ini diterapkan? Bisa dijelaskan lebih lanjut? Lalu, apakah ada informasi
   terkait safeguard tax untuk produk pakaian?

   Jawaban:

   -   Untuk produk alas kaki, saya rasa tidak ada perubahan signifikan terkait kebijakan
       impor. Karena yang terdampak oleh safeguard duty itu hanya produk pakaian, dan
       seperti yang sudah diketahui, sejak bulan November 2024, safeguard duty untuk
       pakaian sudah dicabut. Tapi tidak ada yang bisa memastikan situasi ini akan
       berlangsung sampai kapan, atau apakah pemerintah akan memberlakukan kembali
       aturan tersebut atau tidak.

                                                                                        6
Page 7
-   Tapi yang pasti, pencabutan safeguard duty ini sangat membantu margin laba kotor
    kami, khususnya di segmen pakaian. Kami berharap kebijakan tersebut tidak
    diberlakukan lagi, karena sebenarnya di Indonesia sudah ada beban pajak impor
    yang cukup besar. Jadi, safeguard duty itu tidak memberikan manfaat, bahkan untuk
    industri lokal pun sebenarnya tidak ada dampak positifnya. Oleh karena itu, kami
    dan pihak brand terus berdiskusi dengan pemerintah, dan kami berharap kebijakan
    itu tidak diberlakukan kembali.




                                                                                   7

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.2 MB
Published7 Jul 2025
Pages7
Characters14,272
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 2 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Mandiri Sekuritas p.3
linked org BNI Sekuritas p.6

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result