Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1
1. Gerry Harlan – Mandiri Sekuritas
Pertanyaan:
Apakah dapat dijelaskan bagaimana Anda menyesuaikan strategi lokal di pasar luar
negeri selain Indonesia?
Jawaban:
- Mengenai bisnis kami di luar negeri, saat ini skalanya masih sangat terbatas. Kalau
dilihat dari kontribusi penjualannya di kuartal I 2025, Untuk Map Aktif, kontribusi
penjualan luar negeri sekitar 25%. Kami menyadari bahwa kami belum mencapai
hasil yang kami harapkan, dan terdapat banyak tantangan yang kami hadapi.
- Maka dari itu, kami mengurangi ekspansi ke luar negeri. Namun, kami tetap fokus
pada brand-brand utama dan yang sudah terbukti memberikan keuntungan, seperti
New Balance, Converse, dan Foot Locker.
- Kami juga selalu memperhatikan karakteristik khusus di setiap pasar lokal.
Contohnya di Filipina, olahraga basket sangat populer, jadi strategi kami pun kami
sesuaikan dengan kondisi tersebut.
2. Selviana – HSBC
Pertanyaan:
Terkait dengan aging inventory MAPA yang mencapai 29% di kuartal I 2025, bisa
dijelaskan di negara mana Anda melihat pergerakan inventory yang lebih lambat?
Jawaban:
- Kami memang melihat adanya perlambatan di negara seperti Singapura. Bisnis kami
di sana memang tidak besar, tapi kami memang sengaja mengurangi penambahan
inventory, yang secara otomatis membuat persentase aging inventory naik. Jadi,
penyebab utamanya berasal dari pasar Singapura. Untuk pasar Indonesia sendiri,
kondisi aging inventory masih terkendali seperti tahun-tahun sebelumnya, kami
tidak melihat ada masalah yang signifikan. Seiring berjalannya waktu, kami optimis
angka tersebut akan membaik.
1
Page 2
3. Malia – Kontan
Pertanyaan:
Bagaimana rencana Anda untuk meningkatkan kinerja di tengah melemahnya daya beli
konsumen dalam negeri saat ini?
Jawaban:
- Perlambatan daya beli memang berdampak pada kami, sehingga kami sudah
mengambil beberapa inisiatif untuk menekan biaya dan mengoptimalkan portofolio
brand kami, termasuk memutuskan brand apa yang akan kami kembangkan, dan
kurangi skalanya, juga toko mana yang tidak akan kami lanjutkan. Kami sangat
berhati-hati dalam hal ekspansi.
- Kami juga mengambil langkah-langkah untuk menekan biaya, merasionalisasi toko
dan brand, serta mengelola pembelian dengan lebih hati-hati. Contohnya, untuk
brand seperti Skechers dan New Balance, kami tidak lagi membeli stok dalam jumlah
besar dengan harga tinggi, melainkan lebih selektif dan dengan harga yang lebih
rendah. Jadi, ada banyak inisiatif yang kami lakukan untuk menghadapi kondisi saat
ini.
4. Patricia - BNI Sekuritas
Pertanyaan:
Apakah MAPA mendapatkan manfaat dari relaksasi impor untuk alas kaki yang baru-
baru ini diterapkan? Bisa dijelaskan lebih lanjut? Lalu, apakah ada informasi terkait
safeguard tax untuk produk pakaian?
Jawaban:
- Untuk produk alas kaki, saya rasa tidak ada perubahan signifikan terkait kebijakan
impor. Karena yang terdampak oleh safeguard duty itu hanya produk pakaian, dan
seperti yang sudah diketahui, sejak bulan November 2024, safeguard duty untuk
pakaian sudah dicabut. Tapi tidak ada yang bisa memastikan situasi ini akan
berlangsung sampai kapan, atau apakah pemerintah akan memberlakukan kembali
aturan tersebut atau tidak.
- Tapi yang pasti, pencabutan safeguard duty ini sangat membantu margin laba kotor
kami, khususnya di segmen pakaian. Kami berharap kebijakan tersebut tidak
diberlakukan lagi, karena sebenarnya di Indonesia sudah ada beban pajak impor
yang cukup besar. Jadi, safeguard duty itu tidak memberikan manfaat, bahkan untuk
industri lokal pun sebenarnya tidak ada dampak positifnya. Oleh karena itu, kami
dan pihak brand terus berdiskusi dengan pemerintah, dan kami berharap kebijakan
itu tidak diberlakukan kembali.
2
Names mentioned 2 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.