Skip to content
Back to announcement

20250703_GRIA_Public Expose_31911292_lamp1.pdf

Other Text extracted GRIA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 11

Page 1
         PT INGRIA PRATAMA CAPITALINDO Tbk.



                                                        Tangerang Selatan, 03 Juli 2025

Nomor/ No.               : 0520/IPC-COR/VII/2025
Lampiran / Attachment    :2
Perihal/ In Reference    : Laporan Pelaksanaan Paparan Publik (Public Expose) Tahunan
                           2025 PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk


 Kepada Yth/To:
 PT Bursa Efek Indonesia
 Gedung Bursa Efek Indonesia
 Lower Level, Menara I
 Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53
 Jakarta 12190


 Dengan Hormat,

 Sehubungan dengan telah dilaksanakannya Paparan Publik (Public Expose) Tahunan 2025
 PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk (“Perseroan”) pada tanggal 30 Juni 2025 dan sesuai
 dengan ketentuan dalam Surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia No. Kep-
 0066/BEI/09-2022 tanggal 30 September 2022 perihal Perubahan Peraturan Nomor I-E
 Kewajiban Peyampaian Informasi, maka bersama ini Perseroan menyampaikan Laporan
 pelaksanaan Paparan Publik (Public Expose) Tahunan 2025 Perseroan sebagaimana
 terlampir.

 Demikian hal ini kami sampaikan. Atas Perhatian Bapak/Ibu kami ucapkan terima kasih.

 Hormat Kami,




Eka Maolana Yusuf
Corporate Secretary
Page 2
         PT INGRIA PRATAMA CAPITALINDO Tbk.



      Laporan Pelaksanaan Paparan Publik (Public Expose ) Tahunan 2025
                      PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk

Merujuk pada Surat Rencana Pelaksanaan Paparan Publik Nomor 0473/IPC-COR/VI/2025
tanggal 13 Juni 2025, Perseroan telah melakukan Paparan Publik Tahunan 2025 pada
tanggal 30 Juni 2025 secara offline di Hotel Santika Premiere ICE BSD, Tangerang Selatan
(“Public Expose Tahunan 2025”).

Manajemen Perseroan yang Hadir adalah:
  1. Bapak Khufran Hakim Noor                : President Direktur GRIA
  2. Bapak Irwansyah Hakim Noor              : Direktur Pemasaran
  3. Bapak Moch Dody Supriyadi               : Direktur Operasional
  4. Bapak Hugofeber Parluhutan Silalahi     : Direktur Keuangan


Peserta yang menghadiri acara Public Expose Tahunan 2025 berjumlah 15 orang (tidak
termasuk Manajemen dan karyawan Perseroan).

Sususan dan Jalannya Acara
   1. Pembukaan
      Public Expose Tahunan 2025 Perseroan dibuka pada pukul 11.30 WIB dan dibuka oleh
      MC dan dilanjutkan oleh sambutan dan presentasi Direktur Utama Perseroan Bapak
      Khufran Hakim Noor mengenai kinerja Perseroan sebagaimana materi presentasi yang
      telah disampaikan melalui website Bursa Efek Indonesia.

   2. Pemaparan mengenai Kinerja Perseroan meliputi:
      a. Profil Perusahaan
      b. Operational Performance
      c. Overview Our Projects
      d. Financial Performance

   3. Sesi tanya jawab
      Sesi tanya jawab telah disampaikan langsung pada saat jalannya acara, dan terdapat
      3 (tiga) pertanyaan yang dijawab langsung oleh Direktur Utama dan Direktur
      Perseroan, yang akan Perseroan lampirkan di bawah.

   4. Penutupan
      Acara Public Expose Tahunan 2025 ditutup pada pukul 12.10 WIB setelah seluruh
      rangkaian acara telah dilaksanakan.
Page 3
         PT INGRIA PRATAMA CAPITALINDO Tbk.



Lampiran 1

Berikut daftar pertanyaan dan jawaban dalam Public Expose Tahunan 2025 :

    Nama            Pertanyaan                                   Jawaban
Ibu Melyssa
A – VOI     ● Apa      target    penjualan       ●   Pada      tahun      2025,     Perseroan
              Perseroan di tahun 2025 dan            melakukan        sejumlah     penguatan
              langkah-langkah strategis apa          strategi        penjualan         dengan
              saja yang telah disiapkan              menambahkan elemen-elemen baru
              untuk mencapainya?                     guna meningkatkan kinerja dan daya
                                                     saing. Pada tahun 2024 strategi
                                                     penjualan difokuskan sepenuhnya
                                                     melalui dua kanal utama, yaitu tim in-
                                                     house dan agency, maka di tahun 2025
                                                     Perseroan      tetap    mengoptimalkan
                                                     kedua kanal distribusi tersebut sebagai
                                                     saluran     utama      (dual     channel
                                                     distribution),       dan       Perseroan
                                                     memperkuat        pendekatan      melalui
                                                     Digital Marketing. Pendekatan tersebut
                                                     dilakukan sebagai respons terhadap
                                                     perubahan        segmen       konsumen,
                                                     khususnya       kalangan     Masyarakat
                                                     Berpenghasilan Rendah (MBR) yang
                                                     didominasi oleh generasi muda
                                                     (termasuk Gen Z) yang mana mereka
                                                     lebih paham akan teknologi. Oleh
                                                     karena itu, strategi pemasaran
                                                     berbasis digital—baik yang bersifat pull
                                                     maupun push—akan terus kami
                                                     tingkatkan guna menjangkau pasar
                                                     secara lebih efektif dan efisien.

                                                     Selain itu, Perseroan juga tengah
                                                     menjajaki peluang pengembangan ke
                                                     sektor Financial Technology (FinTech)
                                                     sebagai bagian dari inovasi jangka
                                                     menengah. Namun, Inisiatif ini masih
                                                     dalam tahap diskusi internal dan
                                                     direncanakan, kami harap dapat mulai
                                                     terealisasi pada tahun 2026 di bawah
                                                     arahan Direktur Utama, Bapak Khufran
                                                     Hakim Noor.
Page 4
PT INGRIA PRATAMA CAPITALINDO Tbk.



                               Dari sisi pencapaian kinerja, penjualan
                               Perseroan pada Semester I tahun 2025
                               menunjukkan       pertumbuhan     yang
                               positif, yaitu 180 unit atau meningkat
                               sebesar 20,8% dibandingkan periode
                               sebelumnya. Berdasarkan tren ini,
                               Perseroan optimistis untuk mencapai
                               target penjualan sebesar 600 unit pada
                               akhir tahun 2025.

                               Meskipun industri properti secara
                               umum mengalami perlambatan pada
                               kuartal pertama (Q1), Perseroan tetap
                               mencatatkan kinerja yang solid. Hal ini
                               memperkuat keyakinan bahwa strategi
                               dual channel distribution yang
                               diterapkan saat ini memberikan hasil
                               yang nyata. Selain itu, tingginya
                               kebutuhan       terhadap      hunian,
                               sebagaimana      telah   disampaikan
                               sebelumnya oleh Bapak Khufran Hakim
                               Noor, menjadi faktor pendorong utama
                               yang terus mendasari optimisme
                               Perseroan untuk mencapai target
                               tersebut.

                           ●   Per akhir Juli 2025, jumlah unit siap
                               jual (ready stock) Perseroan tercatat
                               sebanyak 506 unit. Dengan kapasitas
                               pembangunan yang secara rata-rata
                               dapat mencapai lebih dari 100 unit per
                               bulan, Perseroan meyakini bahwa
                               target pembangunan sebesar 600
                               hingga 800 unit pada tahun 2025
                               adalah hal yang dapat dicapai secara
                               operasional.

                               Namun demikian, tantangan utama
                               yang dihadapi Perseroan saat ini bukan
                               pada sisi produksi, melainkan pada
                               peningkatan serapan pasar. Salah satu
                               faktor yang memengaruhi hal tersebut
                               adalah     minimnya      pemahaman
                               masyarakat terhadap program rumah
                               subsidi. Berdasarkan pembicaraan
Page 5
PT INGRIA PRATAMA CAPITALINDO Tbk.



                               dalam     kegiatan    Public   Expose
                               sebelumnya,        masih      terdapat
                               kesenjangan        edukasi      antara
                               pengembang,        pemerintah,     dan
                               masyarakat terkait manfaat serta
                               mekanisme program rumah subsidi
                               tersebut.

                               Oleh    karena      itu,   kedepannya
                               Perseroan      berkomitmen      untuk
                               meningkatkan upaya edukasi kepada
                               masyarakat secara berkelanjutan, baik
                               melalui kegiatan promosi langsung,
                               kerja sama dengan instansi terkait,
                               maupun pemanfaatan media digital.
                               Langkah ini diyakini dapat memperkuat
                               permintaan pasar dan mendorong
                               percepatan penyerapan unit rumah
                               yang telah dibangun.

                           ●   Pada kuartal I (Q1) tahun 2025,
                               Perseroan menghadapi tantangan
                               yang cukup berat, dengan capaian
                               penjualan hanya sebanyak 40 unit.
                               Namun, pada kuartal II (Q2) terjadi
                               peningkatan signifikan, sehingga total
                               penjualan Semester I mencapai 180
                               unit. Meskipun kondisi industri properti
                               secara umum masih mengalami
                               tekanan, Perseroan tetap optimistis
                               bahwa target penjualan tahun 2025
                               dapat tercapai sesuai rencana.

                               Dari sisi keuangan, sejalan dengan
                               proyeksi kinerja operasional yang telah
                               disampaikan sebelumnya oleh Bapak
                               Irwansyah, Perseroan menargetkan
                               pertumbuhan pendapatan hingga
                               mencapai kurang lebih Rp100 miliar
                               pada akhir tahun 2025. Di samping itu,
                               upaya efisiensi juga akan terus
                               dilakukan guna meningkatkan margin
                               laba bersih (net profit margin) menjadi
                               di atas 9%. Dengan strategi tersebut,
                               Perseroan menargetkan perolehan
Page 6
        PT INGRIA PRATAMA CAPITALINDO Tbk.



                                                      laba bersih hingga mendekati Rp10
                                                      miliar pada akhir tahun ini.

Bapak Fadli - •   Seperti    apa     kebijakan    •    Saat ini, Perseroan belum memiliki
Beritakota.id     Perseroan terkait pembagian          rencana       untuk       melakukan
                  dividen kepada pemegang              pembagian      dividen.    Hal     ini
                  saham?                               dikarenakan       posisi      ekuitas
                                                       Perseroan, GRIA, masih berada
                                                       dalam kondisi akumulasi kerugian.
                                                       Oleh karena itu, seluruh sumber
                                                       daya yang dimiliki Perseroan akan
                                                       difokuskan     untuk     mendukung
                                                       pengembangan usaha dan ekspansi
                                                       proyek ke depan, guna memperkuat
                                                       kinerja    jangka     panjang    dan
                                                       meningkatkan      nilai  perusahaan
                                                       secara berkelanjutan.


              •   Penjualan           tertinggi   •    Program 3 juta rumah yang
                  Perseroan tercatat berasal           dicanangkan oleh Presiden Prabowo
                  dari wilayah Samarinda. Apa          Subianto, sering disalahpahami oleh
                  faktor    yang   mendorong           sebagian masyarakat. Masyarakat
                  tingginya permintaan di              perlu tahu juga bahwa tidak seluruh
                  wilayah             tersebut         unit dalam program ini merupakan
                  dibandingkan         dengan          rumah subsidi. Dari total 3 juta unit,
                  wilayah Pulau Jawa?                  terdapat variasi jenis hunian dan
                                                       properti yang termasuk di dalamnya,
                                                       seperti    rumah     toko     (ruko),
                                                       apartemen, dan vila.


                                                       Adapun porsi rumah subsidi dalam
                                                       program ini diperkirakan berada di
                                                       kisaran 320.000 hingga 350.000
                                                       unit, yang masuk dalam skema
                                                       Fasilitas  Likuiditas  Pembiayaan
                                                       Perumahan (FLPP). Karena itu juga,
                                                       Perseroan menilai edukasi kepada
                                                       masyarakat menjadi sangat penting
                                                       agar tidak terjadi kesalahpahaman
                                                       mengenai kuota dan jenis rumah
                                                       dalam program nasional ini.
Page 7
PT INGRIA PRATAMA CAPITALINDO Tbk.



    •   Bagaimana      pandangan    •   Yang     kedua,    terkait   wacana
        Perseroan         sebagai       pengurangan     luas    tanah   dan
        pengembang       terhadap       bangunan untuk rumah subsidi, saat
        wacana pengurangan luas         ini berdasarkan ketentuan dari
        tanah dan bangunan pada         Kementerian Pekerjaan Umum dan
        rumah subsidi?                  Perumahan Rakyat (PUPR), luas
                                        minimum tanah yang diperbolehkan
                                        adalah 60 m², dengan luas bangunan
                                        minimal 21 m². Menurut pandangan
                                        pribadi Bapak Khufran Hakim Noor,
                                        wacana untuk mengecilkan luas tanah
                                        dan bangunan ini memiliki plus dan
                                        minus.

                                        Plus nya, rumah dengan ukuran kecil
                                        dan luas lahan yang lebih kecil, tentu
                                        akan memiliki harga jual yang lebih
                                        terjangkau. Sehingga pasti banyak
                                        Masyarakat Berpenghasilan Rendah
                                        (MBR) dapat akhirnya beli rumah
                                        subsidi. Selain itu, hal tersebut juga
                                        dapat membantu pemerintah dalam
                                        mengurangi beban subsidi.

                                        Kalau kita bicara dari sisi negatif nya,
                                        jika luas tanah dan bangunan
                                        dikurangi secara signifikan, misalnya
                                        menjadi 35 m² untuk tanah dan 18 m²
                                        atau 12 m²untuk bangunan. Menurut
                                        Bapak Khufran kurang ideal dan tidak
                                        logis. Menurut beliau dengan rumah
                                        berukuran seperti itu hampir terasa
                                        seperti berada di dalam sebuah
                                        container. Dari sisi kenyamanan, tata
                                        ruang dan terutama sanitasi akan
                                        menimbulkan banyak tantangan bagi
                                        para konsumen.

                                        Pada akhirnya, kami akan mengikuti
                                        Keputusan dan kebijakan pemerintah.
                                        Namun, kami juga berharap kebijakan
                                        yang         diterapkan         bisa
                                        mempertimbangkan aspek kelayakan
                                        huni dan kualitas hidup Masyarakat
Page 8
PT INGRIA PRATAMA CAPITALINDO Tbk.



                                         secara jangka panjang.



    •   Apakah Perseroan berencana   •   Kalau kita bahas mengenai penerapan
        menerapkan          system       waste management, ada beberapa
        pengelolaan limbah (waste        pertimbangan skala yang sangat
        management) di seluruh           memengaruhi         efektivitas    dan
        proyek Perumahan INGRIA?         kelayakan operasional. Misalkan,
                                         kalau luas lahan proyek tidak
                                         mencapai      50      hektar,     maka
                                         pembangunan sistem pengelolaan
                                         sampah mandiri cenderung kurang
                                         ideal, baik dari segi efisiensi maupun
                                         keberlanjutannya.

                                         Kalau proyek-proyek dengan skala
                                         besar—misalnya dengan luas di atas
                                         50      hektar      dan      kapasitas
                                         pengembangan        mencapai     3.500
                                         hingga 4.000 unit rumah (atau sekitar
                                         40.000 Kepala Keluarga dengan
                                         estimasi produksi sampah harian ±25
                                         kg per KK)— maka sistem waste
                                         management menjadi lebih realistis
                                         dan ideal. Oleh karena itu, tidak
                                         semua proyek Perseroan akan
                                         dilengkapi dengan fasilitas ini, tetapi
                                         Perseroan akan sesuaikan juga
                                         dengan skala dan kebutuhan masing-
                                         masing     Lokasi-lokasi   perumahan
                                         kami.

                                         Hal yang sama juga untuk fasilitas
                                         Water Treatment Plant (WTP).
                                         Implementasi nya akan dilihat dahulu
                                         berdasarkan kondisi lingkungan dan
                                         kualitas sumber air di setiap lokasi.
                                         Jika area-area kualitas air yang sudah
                                         baik maka akan menggunakan PDAM,

                                         Untuk Langkah awal, pengembangan
                                         sistem waste management akan
                                         dilakukan di proyek kami di
                                         Samarinda, karena di kawasan
Page 9
       PT INGRIA PRATAMA CAPITALINDO Tbk.



                                                    tersebut merupakan konsolidasi dari
                                                    beberapa proyek dengan total luas
                                                    sekitar 120 hektar, yang kira-kira bisa
                                                    mencakup sekitar 7.000 hingga 8.000
                                                    KK. Lokasi ini dinilai paling ideal untuk
                                                    menjadi pilot project dalam penerapan
                                                    sistem pengelolaan limbah mandiri,
                                                    yang diharapkan dapat direplikasi di
                                                    proyek-proyek        lain    di     masa
                                                    mendatang.

                                                    Untuk saat ini, Perseroan juga tengah
                                                    merencanakan       beberapa    proyek
                                                    strategis di wilayah Jawa Barat,
                                                    termasuk kawasan urban di sekitar
                                                    Jakarta dan Jabodetabek. Namun,
                                                    untuk detail pengembangan akan
                                                    disampaikan lebih lanjut pada waktu
                                                    yang     tepat,     seiring   dengan
                                                    perkembangan pembahasan internal
                                                    dan kesiapan lahan.

Yayat          ●   Seperti apa outlook bisnis   •    Presiden melalui program Asta Cita
Suratmo    –       PT IPC Tbk untuk tahun            menunjukan komitmen yang kuat
Forumjabar         2025?                             pada sektor perumahan, salah satu
                                                     contohnya dengan menjalankan
                                                     program Masyarakat Berpenghasilan
                                                     Rendah (MBR), lalu ada juga target
                                                     pembangunan 3 juta rumah. Dari
                                                     program-program tersebut terlihat
                                                     bahwa        sejak     awal   masa
                                                     kepemimpinan beliau (Presiden
                                                     Prabowo         Subianto)   terlihat
                                                     komitmen nya, dan menjadi salah
                                                     satu prioritas nasional.

                                                     Selain itu, masuknya investasi dari
                                                     Qatar       untuk     Pembangunan
                                                     perumahan Indonesia menandakan
                                                     bahwa sektor properti dalam negeri
                                                     ada daya Tarik yang tinggi, bahkan
                                                     di mata investor asing. Seharusnya
                                                     hal ini menjadi dorongan bagi pelaku
                                                     usaha lokal untuk semakin optimis
Page 10
PT INGRIA PRATAMA CAPITALINDO Tbk.



                              dan proaktif dalam berkontribusi
                              terhadap Pembangunan nasional.

                              Sebagai perusahaan yang bergerak
                              di sektor perumahan, GRIA sangat
                              menyambut positif peluang ini,
                              dan kami         melihat     bahwa
                              prospek industri properti ke depan
                              sangat    menjanjikan.      Dengan
                              kebijakan pemerintah yang tadi
                              kita bahas, menurut kami semakin
                              mendukung.                 Sehingga
                              Perseroan        juga memandang
                              tahun 2025 ini sebagai momentum
                              penting    untuk     tumbuh     dan
                              berkembang kedepannya.
Page 11
       PT INGRIA PRATAMA CAPITALINDO Tbk.



Lampiran 2

             Daftar Hadir Paparan Publik (Public Expose) Tahunan 2025
                         PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk

    No.       Nama                   Intitusi
    1         Eko Wisanto            Delik Kasus 86
    2         Nunung                 Biskom
    3         Fadlan                 Suara Merdeka
    4         Edi Purnomo            Jawa Pos
    5         Fadli                  Beritakota.id
    6         Yayat Suratmo          Forum Jabar
    7         Melyssa A              VOI
    8         Budi Nugraha           Kompas
    9         Edo                    Detik
    10        Jack Nuwawea           Sindo dan Okezone
    11        Tia Resti              Kontan
    12        Ifan                   Inews
    13        Sidik                  Harnas
    14        Riyanto Venomena       Venomena
    15        Elvi                   Liputan 6

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.43 MB
Published3 Jul 2025
Pages11
Characters26,932
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 26 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org INGRIA PRATAMA CAPITALINDO Tbk. p.1 ×44
linked person Khufran Hakim Noor p.2 ×9
linked person Irwansyah Hakim Noor p.2
linked person Moch Dody Supriyadi p.2
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1 ×4
unresolved person Eka Maolana Yusuf · Corporate Secretary p.1
unresolved person Hugofeber Parluhutan Silalahi p.2
unresolved person Melyssa A p.3
unresolved person Irwansyah p.5
unresolved person Fadli p.6
unresolved org Kementerian Pekerjaan Umum p.7
unresolved person Khufran p.7
unresolved org IPC Tbk p.9 ×2
unresolved — Eko Wisanto p.11
unresolved — Nunung p.11
unresolved — Fadlan p.11
unresolved — Edi Purnomo p.11
unresolved — Yayat Suratmo p.11
unresolved — Budi Nugraha p.11
unresolved — Edo p.11
unresolved — Jack Nuwawea p.11
unresolved — Tia Resti p.11
unresolved — Ifan p.11
unresolved — Sidik p.11
unresolved — Riyanto Venomena p.11
unresolved — Elvi p.11

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result