Skip to content
Back to announcement

20250702_OMED_Public Expose_31910864_lamp1.pdf

Other Text extracted OMED

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 11

Page 1
                                                                                                       Tbk
I]nI                          PT. Jayamas Medica lndustri
                              DISPOSABLE MEDICAL DEVICE MANUFACTURER
                                                                                                                             @nelVl!l]|
                                                                                                                             H EALTH CARE




                                                                                                       Kabupaten Sidoarjo, 02 Juli 2025

     N   omor: 0086/PR/Dl R -JMllV I I 25


     Kepada Yth.
     PT Bursa Efek lndonesia
     Gedung Bursa Efek lndonesia Tower l Lantai 6
     Jl. Jendral Sudirman Kav. 52-53
     Jakarta

     UP: Kepala Divisi Penilaian Perusahaan

     Perihal : Hasil Penyelenggaraan Pubttc Expase Tahunan PT Jayamas Medica tndustri Thk
                   {"Perseroan"}


     Dengan hormat,

    Mematuhi Peraturan Nomor: LE. Tentang Kewajiban Penyampaian lnformasi, Lampiran Keputusan Direksi
    PT Bursa Efek lndonesia Nomor Kep-00015/BEl/otza2L tanggal 1 Februari 2021, butir il1.3 Kewajiban
    Public Expose dan Surat Edaran Nomor: SE-00003/BEVA5-2O2O perihal Tata Cara Pelaksanaan pubtic
    Expose Secara Elektronik serta Kep{oo66/Bflla9-2022 perihal Perubahan peraturan Nomor 1-E Tentang
    Kewajiban Penyampaian lnformasi, bersama ini disampaikan hasil penyelenggaraan puhlic Expose pT
    Jayamas Medica tndustri Tbk yang telah dilaksanakan pada:

    Hari / Tanggal : Kamis, 26 Juni 2025
    Waktu                : Pukul 11.30 WtB - Selesai
    Tempat               : Zoom Meeting

    Demikian informasi ini kami sampaikan. Atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih.


    Hormat kami,
    PT Jayamas Medica tndustri




                          tiEDlC4



                                           a
                                           o

                                    9\
                                       i
                          o

    Direktur Utama




                                                                                            C€
                                                                                          fuDSMESWGE
                                                                                                                                ISO 13485: 2016
                                                                                                                              Cert No:01 05 B 2a000134




o
. Tet. +62.31.8982349 I 8985269
                                               c
                                               . Sebetah Setatan Jatan By Pass RT005/RW.001, Sidomojo,
                                                                                                               @
                                                                                                                . emait:
                                                Krian, Sidoar.lo, Jawa Timur, lndonesia                          onemed@onemed.co. id
. Tel. +62.321 4890907                         . Dusun Karangmenjangan RT001 /RW001, Karangwinongan,            . website:
                                                Mojoagung, Jombang, Jawa Timur, lndonesia                        www.onemed.co.id
Page 2
                                   LAPORAN HASIL PELAKSANAAN
                                      PUBLIC EXPOSE TAHUNAN
                                 PT JAYAMAS MEDICA INDUSTRI TBK

I. Waktu dan Tempat Public Expose
   Hari, tanggal     : Kamis, 26 Juni 2025
   Waktu             : 11.30 WIB - Selesai
   Tempat            : Zoom Webinar Meeting

II. Paparan Publik ini dihadiri oleh:
    1. Dewan Komisaris Perseroan
       • Komisaris Utama                : Yacobus Jemmy Hartanto
       • Komisaris                      : Siane Soetanto
       • Komisaris Independen           : David A. Worth

   2. Direksi Perseroan
      • Direktur Utama                          : Dra. Herlien Sri Ariani, APT.
      • Direktur Operasional                    : Leonard Hariadi Hartanto
      • Direktur Penjualan dan Pemasaran        : Louis Krisnadi Hartanto
      • Direktur Keuangan                       : Eka Suwignyoo

   3. Hadirin Sebanyak 37 peserta hadir dalam Konferensi Media melalui Zoom Meeting

III. Pelaksanaan Public Expose
      1. Pembukaan Acara: MC membuka acara dan memperkenalkan jajaran Direksi serta Dewan
         Komisaris Perseroan yang hadir.
      2. Pemaparan Kinerja: Dilakukan presentasi mengenai kinerja Perseroan.
      3. Sesi Tanya Jawab: Setelah presentasi Public Expose, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab
         (Q&A).

IV. Materi Paparan
    1. Ringkasan Eksekutif
    2. Tinjauan Perseroan
    3. Tinjauan Bisnis
    4. Strategi Pertumbuhan
    5. Keuangan & Operasional
Page 3
V. Sesi Tanya Jawab
    No.                  Pertanyaan                                       Jawaban

    1.   Saat ini sudah mulai ada relaksasi TKDN, yang   Faktanya, di lapangan kami belum melihat
         mana berpotensi meningkatkan persaingan di      implementasi/wujud nyata relaksasi TKDN
         industry     ini.  Bagaimana       Perusahaan   di industri alat kesehatan, berdasarkan
         menanggapi potensi ancaman ini?                 informasi yang kami terima dari rumah
                                                         sakit.

                                                         Sebagai Analisa atau evaluasi atas
                                                         kebijakan TKDN (Tingkat Komponen Dalam
                                                         Negeri), yang telah kami kerjakan selama
                                                         hampir lebih dari 10 tahun, kami melihat
                                                         bahwa TKDN di Indonesia sudah menjadi
                                                         bagian dari proses yang akhirnya
                                                         merupakan suatu ketetapan undang-
                                                         undang. Oleh karena itu, jika ada
                                                         perubahan terkait relaksasi TKDN, ini akan
                                                         membutuhkan waktu lama karena harus
                                                         melalui proses perubahan undang-undang.
                                                         Ini poin pertama.

                                                         Poin kedua adalah, pemerintah pasti akan
                                                         melihat TKDN sebagai produk yang
                                                         memang harus diproduksi di dalam negeri.
                                                         Mengingat infrastruktur dan ekosistemnya
                                                         sudah kita bentuk cukup lama, jadi tidaklah
                                                         mudah jika membebaskan rumah sakit
                                                         memilih produk impor.

                                                         Poin ketiga, pendapat saya adalah bahwa
                                                         kita sebenarnya sudah mampu bersaing
                                                         dengan produk domestik di luar pasar
                                                         rumah sakit pemerintah. Ini karena kita
                                                         telah berhasil meningkatkan efisiensi
                                                         produksi secara signifikan. Misalnya, untuk
                                                         alat suntik ukuran 3cc, 5cc, dan 10cc, kita
                                                         tidak lagi khawatir bersaing karena skala
                                                         produksi kita sudah sangat efisien dan
Page 4
                                                       besar. Hal ini memungkinkan kita mencapai
                                                       tingkat harga yang kompetitif hingga
                                                       mampu melakukan ekspor.

                                                       Jadi, peraturan relaksasi TKDN untuk alat
                                                       kesehatan ini berbeda misalnya dengan
                                                       handphone yang relaksasi TKDN-nya bisa
                                                       langsung diterapkan, alat kesehatan
                                                       tunduk pada banyak peraturan yang
                                                       membuat proses registrasinya di Indonesia
                                                       membutuhkan waktu lebih dari satu tahun.


2.   Beberapa produk mungkin bisa di replicate oleh    Tentunya, kami sedikit berbeda dari
     Perusahaan lain bahkan di industry FMCG yang      perusahaan lain karena kami memiliki
     mulai ada masker dan stra otopart yang mulai      pabrik produksi sendiri, jaringan distribusi
     distribusi medical devices sejak 2020, dan juga   sendiri, dan juga didukung oleh mitra
     persaingan dari grup farmasi yang khusus          bisnis. Selain itu, kami memiliki toko ritel
     distribusi medical devices. Bagaimana             sendiri. Perlu diingat, produk alat
     Perusahaan melihat fenomena ini?                  kesehatan yang kami jual bukanlah
                                                       teknologi baru, kami menjual produk yang
                                                       juga dijual oleh pihak lain. Oleh karena itu,
                                                       kami harus memiliki keunggulan yang lebih
                                                       dibanding produk pesaing.

                                                       Salah satu contoh, kami selalu menekankan
                                                       konsep "one-stop shopping". Dengan
                                                       beragam produk yang kami miliki, rumah
                                                       sakit dapat berbelanja dengan lebih mudah
                                                       kepada kami karena tidak perlu mencari ke
                                                       supplier lain.

                                                       Yang kedua, pasar rumah sakit berbeda
                                                       dengan produk FMCG (Fast-Moving
                                                       Consumer Goods). Pada FMCG, konsumen
                                                       bebas memilih barang di supermarket.
                                                       Namun, untuk rumah sakit, ada standar
                                                       kualitas yang harus dijaga dan persaingan
                                                       harga yang ketat. Menjual ke rumah sakit
Page 5
                                                      juga tidak mudah karena banyaknya
                                                      tahapan yang harus dilalui.

                                                      Jadi, kami sadar akan banyaknya
                                                      kompetitor, namun persaingan ini justru
                                                      mendorong kami menjadi perusahaan yang
                                                      lebih baik. Kami berupaya memproduksi
                                                      dengan lebih efisien dan memenuhi
                                                      kebutuhan rumah sakit tepat waktu,
                                                      didukung oleh ketersediaan stok yang
                                                      memadai seperti strategi stok 3 bulan. Hal
                                                      ini memungkinkan kami memberikan
                                                      tingkat layanan yang unggul kepada rumah
                                                      sakit. Kami juga senantiasa menjaga
                                                      kualitas produk. Jadi, kami berterima kasih
                                                      kepada para kompetitor karena telah
                                                      menjadikan perusahaan kami lebih baik.


3.   Bagaimana     penentuan       margin       dari Ada dua faktor utama yang menentukan
     manufacture ke distribution dan distribution ke margin kami. Pertama, kami harus
     retail?                                         menyesuaikan harga dengan harga pasar.
                                                     Contohnya untuk produk kasa, kami perlu
                                                     melihat harga pesaing agar bisa
                                                     menetapkan harga jual. Dari situ, kami bisa
                                                     memutuskan apakah akan menjual lebih
                                                     murah dari kompetitor dan menentukan
                                                     margin yang sesuai. Kedua, secara rata-
                                                     rata, kami mengambil margin sekitar 25%
                                                     dari pabrik ke distribusi. Untuk margin dari
                                                     distribusi ke retail, kami juga harus
                                                     memperhatikan harga pesaing di pasar,
                                                     namun perkiraan kami ada di sekitar 20%
                                                     untuk margin distribusi ke pelanggan.

                                                      Profitabilitas perusahaan sudah tercatat
                                                      jelas dalam laporan keuangan kami. Rata-
                                                      rata margin keuntungan memang sangat
                                                      bergantung pada jenis atau kategori
Page 6
produk. Ada produk yang sulit dibuat,
seperti infusion set dengan berbagai
tipenya (standar, white, dan lain-lain), yang
tentu saja berbeda dengan produk OTC
yang lebih sederhana. Jika kami
menciptakan produk baru dan bekerja
sama dengan rumah sakit, margin
keuntungannya bisa lebih dari 50%.
Namun, untuk produk standar yang sudah
diproduksi massal, kami menghadapi
persaingan dari produk impor dan pabrik
lain, sehingga margin keuntungannya
hanya sekitar 25%.

Direksi kami baru saja melaporkan bahwa
target margin yang akan ditetapkan
berkisar antara 25-35%. Untuk distribusi,
khususnya produk yang sangat cepat
perputarannya (fast-moving), margin yang
diambil tidak bisa mencapai 20%,
melainkan sekitar 15%, bahkan bisa 12,5%.
Yang terpenting adalah menghitung biaya
operasional kami secara akurat, agar kami
bisa memperkirakan margin bersih yang
realistis. Dengan demikian, kami dapat
menentukan target laba perusahaan di
tahun 2025 yang dapat menyenangkan
semua pihak. Hal ini menjadi prioritas
utama.

Perusahaan kami berbeda dari perusahaan
farmasi atau PBF lainnya. Kami berfokus
penuh pada distribusi alat kesehatan, baik
consumer medical devices maupun
consumable. Kami memiliki cabang di
hampir seluruh Indonesia. Untuk wilayah
yang belum terjangkau, kami bermitra
dengan partner yang sudah lama bekerja
Page 7
sama dengan kami (sekitar 15-20 tahun),
sehingga cakupannya tetap optimal.

Strategi pemasaran kami melibatkan
penempatan tim marketing di kota-kota
besar. Selain itu, kami menjalin kerja sama
dengan rantai pasok hampir seluruh rumah
sakit di Indonesia, termasuk grup besar
seperti Mitra Keluarga Group, Hermina
Group, dan Lippo Group. Kami juga
bermitra dengan banyak pabrik yang
memiliki karyawan banyak, contohnya
pabrik Sampoerna, di mana kami
menyuplai beberapa barang medis kepada
mereka.

Secara keseluruhan, kebutuhan alat
kesehatan di Indonesia ternyata jauh lebih
besar dibandingkan dengan apa yang
tersedia    saat   ini,   terutama      jika
dibandingkan     dengan     negara-negara
ASEAN lain. Sebagai contoh, kontribusi GNP
hanya sekitar 4,5% hingga 5%, sementara
negara-negara maju bisa memenuhi 8%
hingga 15% dari kebutuhan nasional.

Ini menunjukkan bahwa pertumbuhan
industri alat kesehatan sangat bisa
diprediksi. Jika kita mampu menjaga
efisiensi yang jelas dalam pengembangan,
kami yakin ini akan sangat menguntungkan
untuk semua jenis perangkat medis. Kami
juga memiliki departemen research and
development yang kuat, yang mampu
menghasilkan rata-rata 60-70 item produk
baru setiap tahunnya.
Page 8
4.   Sejauh mana perkembangan kerja sama              Untuk perkembangan kerja sama dengan
     dengan Medline Industries, dan bagaimana         Medline sebenarnya memerlukan biaya
     ekspetasi kontribusinya terhadap penjualan       yang cukup besar, dan detailnya tidak
     OMED ke depan?                                   dapat kami paparkan. Pada intinya, proses
                                                      penjualan kepada Medline melibatkan
                                                      tahapan yang kompleks dan tidak
                                                      sederhana, mengingat standar ketat yang
                                                      diterapkan oleh mereka.

                                                      Sebagai contoh, dari bulan Mei hingga Juni,
                                                      kami telah menerima kunjungan dari
                                                      Medline sebanyak delapan kali, termasuk
                                                      untuk audit dan pertemuan purchasing.
                                                      Medline adalah perusahaan yang sangat
                                                      besar, dengan penjualan mencapai 23
                                                      miliar dolar. Perlu diketahui, jika kami
                                                      memiliki sekitar 3.550 SKU, sedangkan
                                                      mereka memiliki sekitar 500.000 SKU.

                                                      Pada tahun 2024, sekitar 0,4% dari
                                                      pendapatan kami berasal dari Medline.
                                                      Untuk tahun 2025, kami menargetkan bisa
                                                      mencapai 400.000 dolar, dan mungkin 1
                                                      juta dolar pada tahun 2026. Target ini
                                                      realistis karena banyak proyek yang kami
                                                      kerjakan di tahun 2025 baru akan
                                                      menghasilkan pendapatan, atau mereka
                                                      baru bisa melakukan pembelian, pada
                                                      tahun 2026. Hal ini disebabkan oleh proses
                                                      validasi dan kontrol kualitas Medline yang
                                                      cukup panjang sebelum mereka yakin
                                                      untuk membeli produk kami.


5.   Apakah ada target spesifik untuk kontribusi      Untuk tahun 2026, target kami adalah satu
     ekspor terhadap total pendapatan pada tahun      juta dolar, seperti yang telah kami
     2026, seiring dengan rencana ekspansi ke pasar   sampaikan sebelumnya.
     AS?
Page 9
6.   Apakah ada rencana Aksi Korporasi seperti Sampai saat ini tidak ada rencana aksi
     Right Issue atau penerbitan Obligasi?     Korporasi tersebut.




                         Kabupaten Sidoarjo, 02 Juli 2025
                         PT Jayamas Medica Industri Tbk
                                    Direksi
Page 10
                            DAFTAR PESERTA PUBLIC EXPOSE
                           PT JAYAMAS MEDICA INDUSTRI TBK
                                  KAMIS, 26 JUNI 2025

No.                        Nama Lengkap                            Status
 1.   Sandy                                                    Investor Retail
 2.   Daffa Harits Ramadhika                                   Investor Retail
 3.   Kent Evant Mulya                                         Investor Retail
 4.   Alif Ihsanario                                               Analis
 5.   Matthew Nixon Tan                                            Analis
 6.   Natalia Ellen                                                Analis
 7.   Aditya Martowardojo                                          Analis
 8.   muhammad wafi                                                Analis
 9.   Yip Kit Weng                                                 Analis
10.   Omar Abdulaziz                                               Analis
11.   Willy Antonius Sutopo                                    Investor Retail
12.   Rudy setiawan                                                Analis
13.   Jack Chen                                             Investor Institusional
14.   Gilbert kresna sammen                                        Analis
15.   Yonatan                                                  Investor Retail
16.   Erdji Herlando                                               Analis
17.   Linda edra guizal                                            Analis
18.   Yuswialdyth Ardelia                                      Investor Retail
19.   Daiz La Ode                                                  Analis
20.   Harianto Wibowo                                          Investor Retail
21.   Giovanus Marcell Lie                                         Analis
22.   Cahyo Purnama                                            Investor Retail
23.   Karunia Putri                                                Analis
24.   Rama                                                     Investor Retail
25.   Paulina                                                      Analis
26.   Kenzie Keane                                                 Analis
27.   Alfinaskhi Fahmi Fawaidz                                 Investor Retail
28.   Sarkia adelia lukman                                         Analis
29.   M. Arum sabil                                            Investor Retail
30.   Rizki vauzi                                                  Analis
31.   Inggit Yulis Tarigan                                         Analis
32.   Sandi Cahya                                              Investor Retail
Page 11
33.   Reksa Aditya                       Analis
34.   Toto Hadi Prayitno             Investor Retail
35.   I Putu Gede Rama Paramahamsa       Analis
36.   Ahmad Sudanu                   Investor Retail
37.   Hudi                           Investor Retail

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.97 MB
Published2 Jul 2025
Pages11
Characters23,330
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 40 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org JAYAMAS MEDICA INDUSTRI TBK p.2 ×8
linked person Yacobus Jemmy Hartanto p.2
linked person Siane Soetanto p.2
linked person Leonard Hariadi Hartanto p.2
linked person Louis Krisnadi Hartanto p.2
linked person Eka Suwignyoo p.2
possible person Dra. Herlien Sri Ariani p.2
unresolved org PT. Jayamas Medica p.1 ×3
unresolved — Sandy p.10
unresolved — Daffa Harits Ramadhika p.10
unresolved — Kent Evant Mulya p.10
unresolved — Alif Ihsanario p.10
unresolved — Matthew Nixon Tan p.10
unresolved — Natalia Ellen p.10
unresolved — Aditya Martowardojo p.10
unresolved person muhammad wafi p.10
unresolved — Yip Kit Weng p.10
unresolved — Omar Abdulaziz p.10
unresolved — Willy Antonius Sutopo p.10
unresolved — Rudy setiawan p.10
unresolved — Jack Chen p.10
unresolved — Gilbert kresna sammen p.10
unresolved — Yonatan p.10
unresolved — Erdji Herlando p.10
unresolved — Linda edra guizal p.10
unresolved — Yuswialdyth Ardelia p.10
unresolved — Daiz La Ode p.10
unresolved — Harianto Wibowo p.10
unresolved — Giovanus Marcell Lie p.10
unresolved — Cahyo Purnama p.10
unresolved — Karunia Putri p.10
unresolved — Rama p.10
unresolved — Paulina p.10
unresolved — Kenzie Keane p.10
unresolved — Alfinaskhi Fahmi Fawaidz p.10
unresolved — Sarkia adelia lukman p.10
unresolved — M. Arum sabil p.10
unresolved — Rizki vauzi p.10
unresolved — Inggit Yulis Tarigan p.10
unresolved — Sandi Cahya p.10

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result