Skip to content
Back to announcement

FY 2024 OJK CHECK LIST.pdf

Financial statement Text extracted CNTX

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 83

Page 1 OCR 0.930
Page 1 of83

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Petunjuk Pengisian Checklist:

1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).

2. Tanda (V) diisi pada kolom ,,Ada” apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
pada kolom ,,Keterangan” ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda v) diisi pada kolom ,,Tidak Ada"
dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.

4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka
tanda (V) diisi pada kolom ,,N/A".

5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).

Data Umum

Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Century Textile Industry Tbk
Bidang Usaha Industri
Jenis penawaran Umum Saham

31 Maret 2025 31 Maret 2024 31 Maret 2023 31 Maret 2022
Nama Kantor Akuntan Publ Siddharta Widjaja ISiddharta Widjaja | Siddharta Widjaja | Siddharta Widjaja

dan Rekan dan Rekan dan Rekan dan Rekan

Nama Partner Mellin, S.E., CPA Mellin, S.E., CPA Mellin, S.E., CPA (Mellin, S.E., CPA
Opini Akuntan Wajar Tanpa Wajar Tanpa Wajar Tanpa Wajar Tanpa

Pengecualian Pengecualian Pengecualian
Catatan tentang Opini (jika ada) - - - -

“ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.
Page 2 OCR 0.932
Page 2 083

Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung “
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan”
Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independensi Y
Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal"
Data Keuangan Penting
Periode laporan keuangan 31 Maret 2025 31 Maret 2024 31 Maret 2023 31 Maret 2022
Laba Rugi Komprehensif
Pendapatan 27.012.644 33.672.172 46.361.320 33.645.215
Laba (rugi) bruto (2.696.810) 766.353 3.534.502 193.363
Laba (rugi) usaha/operasional (6.089.954) (2.856.603) (464.594) (4.712.196)
EBITDA (3.659.592) (360.843) 2.153.728 (2.134.754)
Laba (rugi) Bersih periode (8.796.775) (5.612.943) (2.045.937) (5.428.471)
berjalan
Laba (rugi) komprehensif (8.794.089) (5.687.427) (2.089.828) (5.458.186)
Laba Per saham (dasar) (0,04) (0,03) (0,01) (0,03)
Laba Per saham (dilusian) (0,04) (0,03) (0,01) (0,03)
Laporan Posisi keuangan
Jumlah Aset 25.408.093 31.825.613 39.801.715 39.963.117
Jumlah Aset Lancar 10.857.190 13.305.892 18.518.165 16.895.715
Jumlah Aset Tidak Lancar 14.550.903 18.519.721 21.283.550 23.067.401
Jumlah Liabilitas 54.673.317 52.296.748 54.585.423 52.656.996
53.505.550 49.951.930 52.280.478 50.400.389
Jumlah Liabilitas Jangka 1.167.767 2.344.818 2.304.945 2.256.607
Panjang
Jumlah Ekuitas (29.265.224) (20.471.135) (14.783.708) (12.693.880)

Page 3 OCR 0.937
Page 3 of83

Modal Disetor 18.489.372 18.489.372 18.489.372 18.489.372

Saldo Laba (47.754.596) (33.273.080) (31.183.252) (25.725.066)
Ra: Keuangan"

Rasio Lancar (Yo) (0,20) (0,27) (0,35) (0,34)

ROA (0,35) (0,18) (0,05) (0,14)

ROE 9,30 0,27 0,14 0,43

Ebitda thd pendapatan (Yo) 0,14 (0,01) 0,05 (0,06)

“dapat disesuaikan berdasarkan industrinya

Catata

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan
atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai
dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten
atau Perusahaan Publik.

2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek
No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

Jak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK

Laporan Keuangan Terdiri dari:

Laporan posisi keuangan pada akhir periode

Laporan laba rugi komprehensif selama periode

Laporan perubahan ekuitas selama periode

Sis

Laporan arus kas selama periode

alalulw|u

Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat
Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau
membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.

6 Catatan atas Laporan Keua

Page 4 OCR 0.933
Page 4 of83

Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai
berikut:

a. gambaran umum Perusahaan:

b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang
diterapkan:

c. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan,
laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas,
sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos dan

d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:

L) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun
dalam laporan keuangan: dan

2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi
informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.

Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan

adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”.

Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset

yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.

Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang

diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat

manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib
diungkapkan alasannya.

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

1.

Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:

Pendirian perusahaan

1) | Riwayat ringkas perusahaan Catatan Ia

2) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang Catatan 1a
berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara:

3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada Catatan ia
periode pelaporan,

4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha: Catatan 1d

5) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan Catatan 1a

melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang
disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau

Page 5 OCR 0.904
Page 5 of 83

perampingan usaha dan kapasitas produksinya, dan

6) | Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate Catatan 1e
parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.

7) | Khusus Industri Media
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.

8) | Khusus Industri Jalan Tol
Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan
tol tersebut.

9) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.

10)| Khusus untuk Industri Perbankan
Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta untuk
menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).

11)| Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum

Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.

Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliput
a) Area Eksplorasi, meliputi:

» Nama pemilik
«Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya,
. Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi, dan

. Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi
per tanggal Laporan Posisi Keuangan,

b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:

«Nama lokasi

» Nama pemilik ijin lokasi:

» Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya:

» Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik

«Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan
sertifikasi, dan tanggal sertifikasi,

. Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan

. Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh
Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.

&

Page 6 OCR 0.910
Page 6 of83

Khusus Industri Kehutanan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutanj
b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa
&) sisa umur HPH.

a manfaat HPH, dan

b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang Catatan 1b
iterbitkan di luar Indonesia,
2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan, Catatan 1b
3) | Bursa tempat Efek dicatatkan, dan Catatan 1b
4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate Catatan ib
action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir.
Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain
1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak v
langsung:
2) | Tempat kedudukan, “
3) | 3enis usaha: ng
4) | Tahun beroperasi secara komersial, “
5) | persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): “
6) | Total Aset, dan “
7) | Informasi penting lainnya antara lain:
a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak
memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5046 “
(lima puluh perseratus) hak suara yang sah:
b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5094 (lima v
puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan
pengendalian:
“

c). akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan

Page 7 OCR 0.933
Page 7of83

tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau

periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan

tanggal atau periode yang berbeda,

d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk
mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran
kembali pinjaman atau uang muka,

e) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas
induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas Induk, dan

f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus

mengungkapkan:

(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan
porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan
sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal
hilangnya Pengendalian,

(2) jumlah persentase kepemi

(3) jumlah harga yang diterima,

(MW) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya
Pengendalian dilepaskan: dan

(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori

an yang dilepaskan:

imana

utamanya.
d. Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite Catatan 1c
audit,
2) | Cakupan manajemen kunci, dan Catatan 1c dan 4
3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan Catatan 1c
tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas
anak.
e. Penerbitan Laporan Keuangan
1) | Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit, dan Catatan 2a

Page 8 OCR 0.941
Page 8 of83

Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:

Pernyataan kepatuhan terhadap SAK
Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan
sesuai dengan SAK.

Catatan 2a

Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

1)

Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost),
biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizable value), Nilai Wajar
(fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.

Catatan 2c

2

Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas.

Catatan 2c

3)

Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi
a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak,

b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional
Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan, dan

c) alasanperubahan mata uang penyajian (jika ada).

Catatan 2b

3)

Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).

Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

1»

Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau
bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat
manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling
signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan:

2)

Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa
depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan,
yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah
tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya, dan

3)

Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas
laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode
pelaporan.

Kebijakan Akuntansi Tertentu

Catatan 2e

Page 9 OCR 0.866
Page 9 of83

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan
relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi
idak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

1) | Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk “
dan entitas anak:

b) dasardan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan v
entitas induk:

Cc) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan v
Pengendalian atas entitas anak,

d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak, “

&) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan v
nonpengendali, dan

f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi “
telah dieliminasi

2) | Kombina: Isi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) metode yang digunakan dalam kombina:
untuk mengukur kepentingan nonpengendi

b) pengakuan awal untuk goodwill: v
c) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwil/: dan v

Isnis, termasuk metode yang digunakan v

d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di
Perusahaan, antara lain:

(1) pembelian dengan diskon: “
(2) akuisisi secara bertahap: dan “
v
(3) Imbalan kontinjensi.
3) | Kas dan setara kas: “4 Tperusahaan hanya memiliki
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan San san kan di bank San tidak

setara kas.

4) | Instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk

Page 10 OCR 0.900
b)

s)

Page 10 of83

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas
biaya transaksi

(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori:
(3) ketentuan saling hapus dari
(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuanga

(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nila dari aset
keuangan,

(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan:

(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain
penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka
(8), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengena

(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai:

(b) Klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas
keuangan derivatif: dan

(0) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai
Investasi pada Sukuk

Yang harus dijelaskan antara lain:

W dan reklasifikasi investasi pada Sukuk:

(2) pengakuan awal Sukuk,

(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:

(4) Penyajian pendapatan sukuk: dan

(5) penyajian amortisasi biaya transaksi.

strumen keuangan,

Sukuk yang diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

(4) pengakuan awal Sukuk:

(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk,
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk:

(4) posisi penyajian Sukuk: dan

(5) akad syariah yang digunakan.

SS

KK

Sr

Catatan 3e

Catatan 3e
Catatan 3e
Catatan 3e

Catatan 3e
Catatan 3e

5,

2)

Khusus Industri Perbankan

Giro Wajib Minimum

Page 11 OCR 0.908
b)

(31

Page IL of 83

Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum.
Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank
Lain.

Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia
dan Bank Lain.

85)

Piutang Reverse Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan
dan pengukurannya.

7)

Khusus Industri Perbankan

Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a)
b)

ka

Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimilik

Pengakuan nilai pada Investasi untuk setlap kelompok Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintahjdan

Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.

8)

Khusus Industri Perbankan

3)

b)

9)

Kredit
Yang harus dijelaskan antara lai
(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan:

(2) Dasar penyajian atas kredit,

(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit,
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan

(5) Kebijakan bank akan agunan kredit.

Tagihan/Kewajiban Akseptasi

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi.

Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara Jai

(1) Dasar penilalan dan penyajian:

(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan
saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih, dan

(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan.

SSSLI

«

Page 12 OCR 0.928
Page 12 0183

Khusus untuk Industri Pembiayaan

Piutang Pembiayaan Konsumen

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen: dan

b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari
konsumennya.

10)

Anjak Piutang

Yang harus dijelaskan antara lain

a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse):

b) Penyajian transaksi anjak piutang:

c) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih
piutang dialihkan: dan

d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klien
atau ditanggung oleh perusahaan).

«

11)

Sewa
Yang harus dijelaskan antara |.

a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa:
b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasij dan
c) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor.

Ss

Tidak material untuk
diungkapkan di catatan atas
laporan keuangan

12)

Persediaan

yang harus dijelaskan antara kk
rumusan biaya yang digunakan.

mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan

Catatan 3a

a) Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara laii

Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan
sarana dan pra-sarana.

HTI Siap Panen

Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.

Page 13 OCR 0.899
Page 13 of83

b) Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum
menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan:

(2) Dasar penilaian dan pengukuran:

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah
menghasilkan,

(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan, dan

(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.

«

SSK

€) Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(4) Hewan ternak telah menghasilkan
(a) Metode penilaian:
(b) Metode amortisasi (deplesi): dan
(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
(a) Metode penilaian: dan

(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan
ternak telah menghasilkan.

SS

13)

Aset Tetap:

Yang harus dijelaskan antara lain

a) pengakuan awal Aset Tetap:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap,

Cc) pengelompokan Aset Tetap:

d) metode penyusutan yang digunakan:

e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap:

f) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan,

9) penghentian pengakuan:

h) residu, dan

pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis,
metode penyusutan, dan nilai residu pada setlap akhir periode pelaporan.

AN

&

Catatan 3b

Catatan 9

Page 14 OCR 0.900
Page 14 ot 83

Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat Investasi pada v

15)| Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian v
partisipasi dalam Ventura Bersama.

16,

Pola Kerjasama
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dari bentuk kerjasama,

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan lial
G) Sistem pembagian hasil, jika ada.

17)| Aset Tak Berwujud
Yang harus dijelaskan antara lain

a) pengakuan awal Aset Takberwujud,

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujudj

Cc) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaatterbatas,
diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya)

d) sumber terjadinya Aset Takberwujud,

€) metode amortisasi yang digunakan:

#) penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan

9) riset dan pengembangan (jika ada).

| dan

SSK

SES

18)| Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual

Yang harus dijelaskan antara tai

a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan v
sebagai aset yang dimiliki untuk dijual: dan

b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang

imiliki untuk dijual.

19

Properti Investasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) pengakuan awal Properti Investasi,

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasis

c) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya,

d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya, dan
e) penghentian pengakuan Properti Investasi

SSK

Page 15 OCR 0.925
20)

Page 15 of 83

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto:

b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset
(revaluasi),

€) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan:
d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan
e) Pertanggungan Asuransi

Ss.

21)

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya
penurunan nilai dan
b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya.

Catatan 3c

Catatan 3c

22)

Khusus Industri Perbankan
Lial

as Segera

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera.
Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpananj dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.
Simpanan dari bank lain

Yang harus dijelaskan antara laii

a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan
b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lai
a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.

23)

Provisi

Yang harus dijelaskan antara lai
a) kondisi provisi yang harus diakui: dan

Page 16 OCR 0.920
Page 16 of 83

b) dasar penentuan nilai provi

24)

Utang Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya.

25)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lain
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH,
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan,
C) Metode penyusutan prasarana PLH, dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentan
(1) Lokasi penambangan:
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi,
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

SS

S

SSS

26)

Khusus Industri Pertambangan Umum
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan
dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang
bersangkutan,

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan
adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan
dilaksanakan pada saat dimulainya produksi,

c&) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya
pekerjaan konstruksi dan prasarana, dan

d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka
waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar
perhitungan amortisasi

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH,
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan

SS

Page 17 OCR 0.909
Page 17 of33

c) Metode penyusutan prasarana PLH.

27)

Pengakuan Pendapatan

a) Yang harus dijelaskan antara I
(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang
digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada, dan

Catatan 3f

(2) dalam hai terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan v
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.
b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase
penyelesaian
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap v
penyelesaian suatu kontrak.
c) Khusus Industri Asuransi
(4) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
ka) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan “
pendapatan, v
(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif: dan s
(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.
(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam v
proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban
penyelesaian klaim: dan
(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi. v
d) Khusus Industri Real Estate
Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat
Yang harus dijelaskan antara lain
(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat, s
(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek:
(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai v
tercatat proyek,
(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat, “
(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini “
dan
“

(6) Unsur biaya yang diakui sebagal beban pada saat terjadinya.

Page 18 OCR 0.889
Page 18 of 83

28)| Program Loyalitas Pelangan
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan
29)| Transksi dan Saldo dalam mata uang asing
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing, “ Catatan 39
b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan Ilabilitas “ Catatan 39
moneter: dan
G) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata “ Catatan 39
uang asing.
30)| Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Yang harus dijelaskan antara lait Catatan 3I dan 4
a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi “
b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan La Catatan 3l dan 4
31)| Hibah Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam
laporan keuangan.
32)| Pajak Penghasilan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan, v Catatan 3i
b) ketentuan mengenai saling hapus: catatan 31
Cc) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan “
d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan.
33)| tmbalan Kerja
Yang harus dijelaskan antara lai
a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan “ Catatan 18
b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan “ Catatan
oleh Perusahaan, v Catatan 3d
Cc) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial
dan
d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian. “ Catatan 3d
34)| Saham Treasuri

Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian,
penjualan, atau pembatalan saham treasuri.

Page 19 OCR 0.897
Page 19 of 83

Pembayaran Berbasis Saham

35)
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis v
saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas,
termasuk pengukurannya.
36)j| Kuasi-Reorganisasi
Yang harus dijelaskan antara lain: -
a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi. “
b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan “
C) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas. “
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.
37)| Biaya Pinjaman
Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman “
dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.
38)| Segmen Operasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk Catatan 3k
mengidentifikasikan Segmen Operasi.
39)| Laba (Rugi) per saham
Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar danlaba Catatan 3j
(rugi) per saham dilusian.
aa
Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
Aset
1) | Kas dan Setara Kas

Yang harus diungkapkan antara lai
a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga:

b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jei
asing,

mata uang

c) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan, dan

d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh
kelompok usaha disertai pendapat manajemen.

Catatan 5

Catatan S

Page 20 OCR 0.875
Khusus Industri Perbankan

Page 20 of 83

(1) Kas
Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang. Y
b) Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai v
dalam mata uang original): dan
(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada ”
saat periode pelaporan.
d) Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lai
Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang:
(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai “
(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro “
(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai “
hubungan Istimewa dan pihak ketiga,
(9) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan “
(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. “
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang, v
(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired) “
dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired),
(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok): “
(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: v
(5S) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
istimewa dan pihak ketiga: v
(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: v
(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya: v

Page 21 OCR 0.915
Page 21 of83

(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku
operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana
tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang, dan

(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai

3)

Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,

b) jumlah piutang menurut debitur

c) jumlah piutang menurut mata uang,
d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai,

6) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
dan penghapusan piutang:

f) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keya
atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan:

g) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan

an manajemen

inkanj
h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dan
i) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi
(1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting
lain yang diatur dalam perjanjian: dan

(2) jaminan yang diberikan (bila ada).

SSS5S

Sx

Catatan 6

Catatan 6
Catatan 6

Catatan 26
Catatan 6 dan 26

Catatan 6 dan 26

K2)

Khusus Industri Asuransi

a) Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

(1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur:
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan

(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

«ss

b) Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lai

(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan

(8) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

SSS

Page 22 OCR 0.886
Page 22 of 83

Cc) Piutang Reasuransi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lali
(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur: “
(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskanj dan v
(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. “
d) Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketig: “
(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi v
(3) Jumlah piutang menurut mata uang, dan v
(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. v
5) | Khusus Industri Pembiayaan
a) Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan v
bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain),
(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen: ea
v
(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja
(4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan
pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak “
tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas:
(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui, v
(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas
pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan, “
(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan “
(8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai
jaminan atas utang, “
b) Tagihan Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta “
jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa

Page 23 OCR 0.911
Page 23 083

recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse), dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang
diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

Kl

Piutang Sewa Pembiayaan

Yang harus diungkapkan antara I:
«)

(2) rekonsiliasi antara Investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa
minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan
investasi sewa bruto dan nilai tang pembayaran sewa minimum pada akhir
periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:

ian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(9 lebih dari Ilma tahun
(3) pendapatan keuangan yang belum diterima:
(4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessorj
(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum,
(6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode, dan

(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material

Sos

SS

d)

Piutang Sewa Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi
yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) lebih dari

ma tahun
(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode dan

(3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.

Page 24 OCR 0.924
Page 24 of 83

Khusus Kontrak Konstruksi

Piutang Retensi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi, dan

b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi

7

Tagihan Bruto kepada Pelanggan
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak

Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :
a) biaya kontrak yang terjadi,

b) laba yang diakui:

c) kerugian yang terjadi, dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

«

Ss

8)

Piutang Reverse Repo
Yang harus diungkapkan antara lai

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan,

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek:
c) Nama pihak/counterparty:

d) Lokasi Efek jaminan:

e) Tingkat bunga piutang reverse repo:

f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan

9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).

SS

SSS

9)

Agunan Yang Diambil Alih

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih,

b) Selisih antara nilai realisasi bersil
yang tidak tertagih: dan

atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang

c) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan
agunan tersebut.

Page 25 OCR 0.886
Page 25 033

10)| piutang Dividen dan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan “
dendakepada pihak lain.

11)

tang Lain-La

Yang harus diungkapkan antara |.

a) Rincian jenis dan jumlah piutang, “ (Tidak material untuk

(CKPN): dan Diungkapkan di catatan atas
“ ILaporan keuangan

c) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. “

b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan NI

12)| Aset Keuangan Lainnya

Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar
maupun tidak lancar.

a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak
ketiga dan pihak berela:

b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya, v (Tidak material untuk
Ibiungkapkan di catatan atas

(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, “
ILaporan keuangan

baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang
diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan,

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif v
untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi,

(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi, v
untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo,

(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada).

(6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang Fa
diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo,

(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori

(b) alasan reklasifikasi, dan v

(c) sisa Investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah “
reklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk

Page 26 OCR 0.895
Page 26 of 83

(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas
atau Ilabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan

tersebut,

(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya,
dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset P
keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara
penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban
penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi, dan

(20) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi
yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh v
tempo.

13)| Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain

a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: “
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: id
c) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan “
d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut. v

1a)| Khusus Investasi pada Sukuk
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah, v
b) tujuan model usaha yang digunakan: id
c) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya, dan v
d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan. “
15)| Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis: “
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga, “
6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan “
d) Informasi penting lainnya. v

16)| Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenai antara |

Page 27 OCR 0.888
Page 27 of83

a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan v
b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pospendapatan
komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan “
17)| Khusus Wesel Tagih
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, v
jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi
usaha atau lainnya).
18)| Khusus Industri Asuransi v
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.
19)| Pinjaman Polis
Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:
a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang, v
b) Tingkat suku bunga, Ng
20) | Khusus Industri Perbankan
Kredit
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) incian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka v
waktu serta kolektibilitas:
b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama perlode berjalan v
c) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: v
d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan, “
“
e) Tingkat suku bunga rata-rata pertahun,
? Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan “
menurut ketentuan Bank Indonesia:
@) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah v
cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap
jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai
ketentuan Bank Indonesia,
h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas, v
9 Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan,
agen, atau anggota sindikasi: “

Page 28 OCR 0.879
Page 28 of 83

i) Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada,

SS

Kk) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian
Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia,

D Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai.

21)| Tagihan dan Liabilitas Akseptasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo,

Ss

b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan
dan mutasi selama periode berjalan:

&

c) Rincian jumlah tagihan dan llabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunannilai

tagihan akseptasi

SS

22) | Persediaan

a) Yang harus diungkapkan antara laii

(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi v Catatan 7
yang sesuai bagi Perusahaan:

(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya v Catatan 7
untuk menjual

(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama perlode berjalan: “ (Catatan 20

(a) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagal pengurang jumlah persediaan ICatatan 7
yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan:

v Catatan 7

(5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai
pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode “
berjalan,

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang
diturunkat

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:
(i) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan
(1) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman v
yang layak dikapitalisasi “
(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan “Tidak ada persediaan yang

“ dijaminkan pada masa
pelaporan"

Page 29 OCR 0.896
Page 29 of83

dijaminkan: dan

(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

Catatan 7

b) Khusus Industri Perhotelan
Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus
diungkapkan antara lain:
(2) Makanan dan minuman: v
(2) Perlengkapan: dan v
(3) Barang Dagangan. “
c) Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi
(3) Tanah Matang, “
(b) Unit Bangunan, dan “
(c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian. “
(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah v
berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang
akan dialihkan, bila ada.
d) Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan: v
(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk v
pengembangan: dan
(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang. T
e) Khusus Industri Media
Tambahan pengungkapan antara lai
(1) Materi program : lokal, impor (media televisi): v

(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak),

Page 30 OCR 0.891
Page 30 of 83

HERAN NN DENIM PEN ANSNA

(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan

SS

(a) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.

f) Khusus Industri Rumah Sakit

Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Obat-obatan, v
(2) Perlengkapan medis (disposable): dan

SS

(3) Persediaan lainnya

9) Khusus Industri Peternakan

(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu,
seperti hewan ternak menjadi:

(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual, dan v

(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain

(a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak .
telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan,

(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling v
tidak 2 tahun terakhir:

(c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan v
persediaan yang mati atau hilang:

(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan,
risiko yang ditutup,

lai pertanggungan asuransi dan

(f) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian
atau metode penghapusan langsung,

(9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi, dan “

(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima v
jaminan.

Page 31 OCR 0.880
Page 31 of83

aw www 55 —.

6)... jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai

23)| Pajak Dibayar Di muka
Yang harus diungkapkan antara lain:
Icatatan 8
a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan IHanya jumlah tebih bayar CIT
b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. ang diungkapkan karang
latas restitusi
24) | Biaya Dibayar Dimuka
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah. Tidak material untuk
diungkapkan di catatan atas
laporan keuangan
25)| Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan, “
(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan “
yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan,
(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai, v
(4) dalam hal aset yang dimil jual belum dapat direalisasikan dalam satu
tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang perlode “
penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun:
(5) dalam hai dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimilikiuntuk v
dijual dan kelompok lepasan disajikan sesual dengan SAK yang berlaku, dan
(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau
kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:
(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara: v
jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset
atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk
dijual: dan
. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual:
(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan “
(0 dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan perlode sajian
sebelumnya. “
26)| Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang: Catatan 4
b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugianpenurunan nilai serta penjelasan v
terjadinya piutang pihak berelasi tersebut,
“

Page 32 OCR 0.908
Page 32 of 83

secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang,
d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunanni

dan “
&) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalamaset lancar, hal tersebut harus v
dibuktikan serta diungkapkan alasannya.
27)| Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harusdiungkapkan antara lain:
a) nama entitas asosiasi “
b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya: “
C) nilai tercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya “
tersedia,
d) ringkasan Informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, t
Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi,
@) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2096 v

(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung
atau tidak langsung:

P akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan v
keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau
periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau
periode yang berbeda,

@) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi v
untuk mentransfer dana kepada Perusahaan,
h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan v

menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode

terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif:

bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan v

investor lain:

iabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewaj
semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi dan

k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam
kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total v
Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.

an bersama-sama untuk v

28)| Khusus Industri Konstruksi
Jaminan

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan
tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.

Page 33 OCR 0.888
Page 33 of 83

Khusus Industri Kehutanan

HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan
sebagai berikut:

a) Saldo awal: “
b) Penyisihan periode berjalan, "
Cc) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan v
d) Saldo akhir. ea
30)| Khusus Industri Jalan Tol
Hak Bagi Hasil Tol
Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol, ,
(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinyaj
(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan, dan “
(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol. “
31)| Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lal
a) Untuk tanaman telah menghasilkan
(4) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanamanj “
(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap v
kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir,
(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam, v
(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman: L
(S) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun, v
dan
(6) Tanaman yang dijaminkan. v
b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut
(a) Saldo awal v
Tambahan tahun berjalan
Biaya langsung
(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi v

luar biasa

Page 34 OCR 0.874
Page 34 083

i. Pengurangan tahun berjalan
Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
(c) Pengurangan lainnya v
(d) Saldo akhir, 1
(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang “
menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan
(perkebunan rakyat/perkebunan plasma), dan
(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma. “
32)| Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lai
a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan v
ternak telah menghasilkan:
b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 v
tahun terakhir: s
C) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan,
d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan, “
e) Kondisi hewan ternak: va
f) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir, “
9) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang Y
ditutup:
h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau v
metode penghapusan langsung,
H Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada: v
j) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada, dan “
k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan. v
33)| Properti Investasi
a) Yangharusdiungkapkan antara lain:
(4) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar v
atau model biaya,
(2) metode dan asumsi ikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar “
dari Properti Investasi
(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau
lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan “
keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan:
(4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir: “
(5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk: “

Page 35 OCR 0.931
b)

Ka

d)

Page 35 of 83

(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang
menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama
periode tersebut: dan

(c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas
penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan
model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar,

(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau
pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan

(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan
Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain

pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan

antara lain:

(1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan
untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan
rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang
dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:

(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan

kembalij dan

(b) penyesuaian signifikan lain.

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain

pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan

antara lain:

(1) umur manfaat,

(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi
pada awal dan akhir perlode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,
dan reklasifikasi,

(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan,

(4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan
nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku:

(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan

(6) Nilai Wajar Properti Investasi.

Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,

Yang harus diungkapkan antara lait

(4) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak,

Page 36 OCR 0.923
Page 36 of83

(3) estimasi saat penyelesaian,
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian

(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi
dalam proses pembangunan dan pengembangan, dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang
ria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

2

h)

34)| Aset Tetap
Yang harus diungkapkan antara lain:

setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan

kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaai

rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal

dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasij

jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban

penyusutan,

rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan

ekuitas (jika ada):

jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap:

jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan

lai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak

diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif,

Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan:

(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap
untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian:

(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir:

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset,

(S)jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan
model biaya, dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pemegang saham.

Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara

lain:

(d)rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan:

SSS

s

«

Catatan 9
Catatan 9

Catatan 9

Catatan 9

Catatan 9

Catatan 9

Page 37 OCR 0.882
Page 37 of83

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak: v
(3) estimasi saat penyelesaian: “ Catatan 9
(4) hambatan Kelanjutan penyelesaian (jika ada):
(S)jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam y Catatan 9

pembangunan, dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria
aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah blaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

i) Pengungkapan lainnya antara lain:
(1)jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara,

(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan v (catatan 9
masih digunakan: v

(3)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak “
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual,

(4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabil
material dari jumlah tercatat,

(5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang Ha catatan 9
dihentikan pengakuannya:

(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkanjenis
Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan:

(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset

berbeda secara “

(Catatan 9

Tetap: “
(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau
pemulihan penurunan nilai v W— katatang
(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jai
alasan penjaminan, dan v (catatan 9. Tidak ada asset
(10) Jenis dan i aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan tetap yang dijaminkan pada
risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan y masa pelaporan.
asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya. (Catatan 9
35)| Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi
Aset Minyak dan Gas Bumi
(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lai
(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti, operated acreage, unoperated acreage, sumur “

dan peralatan serta fasi
dan peralatan serta fasi

s yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur
s dalam pengerjaan:

Page 38 OCR 0.909
Page 38 of 83

2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :
(a) Lokasi penambangan,
(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:
(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambanganj dan
(d) Satdo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan

(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada
Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel
analisa umur tagihan.

gg aa

SS SS

Ss

36)

Aset Tak Berwujud
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:
a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi,

b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan labarugi
komprehensif,

Cc) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada
awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi:

dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriterla aset
kualifikasian, maka harus diungkapkan:

(4) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang
layak dikapitalisasij
jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan

penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak
terbatas,

1 penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset
Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan:

Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada
Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:

(4) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut,
(2) jumlah tercatatnyaj dan

(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model
revaluasi:

keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan
jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Lia

1) komitmen kontraktua! untuk akuisisi Aset Takberwujud,

j) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian),
(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,

d'

e)

9

h,

SSI SS SS

SS

Page 39 OCR 0.924
Page 39 of'33

(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi,

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat

dengan model biaya: dan

(5) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pemegang saham.

37)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum

a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi

gkungan Hidup Tangguhan/Peni
Ingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :
(1) Saldo awal:
(2) Penambahan dan pengurangan,

Lial

tas Pengelolaan dan Reklama

SSK

Yang harus diungkapkanantara lain:

(1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang
mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir: dan

(2) Jumlah aset, Ilabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.

&

Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Kebijakan akuntansi sehubungan denga:
(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.

(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya
pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai
perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya,

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada),

(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
produksi, meliputi penjelasan :

(a) Alasan terjadinya penundaan,
(b)  Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan

(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi

SS

SS

Page 40 OCR 0.907
Page 40 of 83

utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

d) Biaya Pengembangan Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Mutasi Blaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan
dengan menunjukkan:
(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan,
(b) Saldo awal
(cd) Penambahan/pengurangan,
(d) Amortisasi, dan
"(e) Saldo akhir.

(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang
masih berjalan:

(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan
tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan:

(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:

(a) Alasan terjadinya penundaan,
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan

(ce) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama
yang dipergunakan dalam menghitung penurunan tersebut.

(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian
dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest.

SS SK SIK SS

Ss Ss

Liabilitas

1)

Utang Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:

b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan

c) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

S.S

Catatan 12

Catatan 12

Catatan 12. Tidak ada utang
Usaha yang diberikan jaminan
Pada masa pelaporan.

2)

Provisi

a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka
panjang.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode,
(2)  provisi tambahan dalam periode bersangkutanj

SS

Page 41 OCR 0.905
Page 41 of 83

jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan,

(4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum “
digunakan:
(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi v
karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto:
(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus v
keluar sumber daya ekonomi,
(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud v
dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi
utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan
(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkanjumlah v
Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut.
3) | Beban akrual
Yang wajib dlungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum Catatan 14
jatuh tempo.
4) | khusus Industri Perbankan
Liabilitas Segera
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang, dan v
b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban. ,
5) | Utang Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo: “
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek. “
6) | Khusus Kontrak Konstruksi
Utang Bruto kepada Pelanggan
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain Ilabilitas bruto dari setiap kontrak
konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel
yaitu :
a) biaya kontrak yang terjadi, “
b) laba yang diakui, v
c) kerugian yang dialami, dan s

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

Page 42 OCR 0.889
a)

b)

Page 42 of 83

7) | Khusus Industri Perbankan

Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:
(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu:

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(3) Tingkat suku bunga rata-rata pertahun:

(8) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya
dijaminkanj dan

(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro.
Simpanan dari Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata pertahun,

(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir
atau dijaminkan.

So SSS

SS

SSS

a)

8) | Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa

Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Rincian berdasarkan program asuransi:

(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan,
(3) Rincian berdasarkan mata uang,

(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris, dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

So SSS

b)

Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lai
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung:

(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi, dan

(4) Jumlah utang menurut mata uang.

Sess

Page 43 OCR 0.889
Page 43 of 83

c) Estimasi Klaim Retensi Sendiri
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Jumlah menurut jenis asuransi,
(2) Jumlah menurut tertanggung,
(3) Jumlah menurut mata uang, dan
(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.

SSK

d) Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Jumlah menurut program asuransi,
(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan,

(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak
berelasi dan pihak ketiga,

(4) Metode perhitungan yang digunakan: dan

(5) Rekonsi jumlah pada awal dan akhir pes
penambahan dan pengurangan.

SSS

SS

e) Utang Koasuransi (rewrite)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradurj
(3) Jumlah menurut jenis mata uang, dan
(a) Jumlah menurut umur utang.

#) Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lai
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah berdasarkan reasuradurj
(3) Jumlah menurut jenis mata uang,

SSXS

SSS

(9) Jumlah menurut umur utang: dan
(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang

SS

9) Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradurj
(2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan
(3) Jumlah menurut jenis asuransi

SSS

Page 44 OCR 0.902
Page 44 of 83

Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi.

“
Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:
(4) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham: “
(2) Dasar perhitungan: dan v
(3) Saldo menurut usia. “
9) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek kkatatan 14
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.
10)| utang Pajak
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jenis dan jumlahnya: dan Catatan 13a
b) informasi mengenai ketetapan pajak. “
11)| Khusus Industri Pembiayaan
Kewajiban Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumtah Jiabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse, dan
b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo Serta ikatan s
penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.
12)| Khusus Kontrak Konstruksi
Uang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima. “
13)| BagianLancar atas Liabilitas Jangka Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai v
dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana
diatur dalam Checklist ini
14) itas Keuangan Lainnya
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas Tidak material untuk
keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang, diungkapkan di catatan atas
(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara Pa laporan keuangan

pihak ketiga dan pihak berelasi,
(3) Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 45 OCR 0.904
Page 45 ot 83

ta) as keuangan untuk setiap kategorij “
(b) ras keuangan, dan “
(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam v
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi default).
b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian v
utang,
(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan «
yang terkait,
(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui “
selama periode tersebut, dan
(a) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah “
direstrukturisasi
15) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. La
16)| Khusus Industri Pertambangan Umum
Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. “
17)| Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.
Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang
dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak v
lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.
Liabilitas Jangka Panjang
18) | Utang Pihak Berelasi Non-Usaha

Yang Harus diungkapkan antara lain :

a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang:

b) jumlah utang menurut mata uang: dan

Cc) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

Sss

Catatan 4

Catatan 4

Catatan 4. Tidak ada utang
berelasi non-usaha yang
dijaminkan pada saat masa
pelaporan

Page 46 OCR 0.900
19)

Page 46 of83

Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang
Yang Harus diungkapkan antara lain:

a)

»

n
Dj

rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jer
uang,

kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan,
tanggal jatuh tempo:
jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan,

penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan
perolehannya,

pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas
pinjaman,

kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubunganj
persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen,
pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru, dan

pengungkapan informasi sehubungan dengan Ilabilitas berbunga jangka panjang yang
akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan
posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara
lain adalah:

(1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan

(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka
waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.

SSS

SS

aa

“SS

leatatan 11, Tidak ada utang bani jangka
Ibanjang, sehingga pengungkapan hanya untuk
(tang nk tau enntas terkait Jangka pendek:

Catatan 11
(Catatan 11
(Catatan 11

catatan 11

(Catatan 11

Catatan 28

20)

Utang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain :

2)

b)

kal
9

jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor)
pada tanggal laporan posisi keuangan:

rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total
pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan,
dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut:

(2) sampal dengan satu tahun,

(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahunj dan

(3) lebih dari 5 (Ilmajtahun.

pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut,

total pembayaran rninimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan
akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable
sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan,

SS

Catatan 10

ITidak ada utang sewa pada
Imasa pelaporan.

Page 47 OCR 0.894
Page 47 of83

e) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan
dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback): dan

f) penjelasan umum Isi perjanjian sewa yang material, antara lain:

(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen: v
(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau v
pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan ,
(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.
21)| Khusus Industri Perbankan
a) Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu: s
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, “
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat: “
(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan: “
(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu v
perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan
persyaratan penting lainnya (Debt Covenance):
(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga v
yang diterbitkan.
b) Pinjaman Diterima
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang, “
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: “
(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu v
perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, Aset bank yang dijaminkan,
dan persyaratan penting lainnya(debt covenance),
(4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance, v
(5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak “
lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka
manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya
terhadap laba bersih.
c) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara laii
(4) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektil v

Page 48 OCR 0.865
Page 48 083

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: Y
(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan, “
(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi v
menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode
pelaporan: dan
(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai v
komitmen dan kantinjensi.
22)| Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(1) Saldo awal, Ka
(2) Penyisihan yang dibentuk: Na
(3) Pengeluaran yang terjadi dan “
(4) Saldo akhir. “
b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan: “
€) Uabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya “
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan:
d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban “
penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang
terpisah,
e) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
» (1) Saldo awal: “
(2) Penambahan dan Pengurangan : “
(3) Saldo akhir. “
23)| Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
a) imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain
(1) gambaran umum mengenai jenis program. v Catatan 16
(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang
menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat
diatribusikan ke datam:
(3) biaya jasa kinis s Catatan 16
(b) biaya bunga, Catatan 16
(c) iuran oleh peserta program: na
(d) keuntungan dan kerugian aktuarial: Y Catatan 16

Page 49 OCR 0.871
Page 49 oF83

fe) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata “ Catatan 16
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:
f . “ Catatan 16
O imbalan yang dibayarkan, » Catatan 16
(9) biaya jasa lalu, v
(h) kombinasi bisnisj
Ci) curtaiiment: dan v
() penyelesaian. v
(3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program
yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang v
seluruhnya atau sebagian didanai,
(4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal
dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan
SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat
diatribusikan pada setiap:
(a) hasil yang diharapkan dari aset program,
(b) keuntungan dan kerugian aktuariat:
(c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata n
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian,
(d) iuran oleh pemberi pekerja v
(e) iuran oleh peserta program,
& balan yang dibayarkan: s
(9) kombinasi bisnis: dan ,
(h) penyelesaian: -
(5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir
(2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas
Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang
mengungkapkan:
(a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan “
posisi keuangan,
(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan: y
(c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan
dalam SAK: “
(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang “
diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK) dan v
(e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan:
(6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos
dimana hal tersebut termasuk:
a) biaya jasa kini,
kg) yah Catatan 16
“

Page 50 OCR 0.892
Page 50 of 83

(b) biaya bunga: v Catatan 16
(D hasil yang diharapkan dari aset programj “
(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset 1
sesuai dengan SAK:
(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor y
1094 (sepuluh per seratus):
(FP) biaya jasa lalu: v Catatan 16
(9) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesalannyaj dan Pa
(hn) dampak dari batasan dalam SAK: “
(7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui
segera dalam saldo laba, meliputi
(a) keuntungan dan kerugian aktuarlal dan v Catatan 16
(b) dampak dari batasan dalam SAK: v
(8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada
pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan v
kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK:
(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total Y
aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup,
namun tidak terbatas pada, Instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan
seluruh aset lain
(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:
(a) setiap kategori Instrumen keuangan milik Perusahaan, dan “
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan, “
(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian v
yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori
utama dari aset program,
(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiaphak v
penggantian yang diakui sebagai Aset:
(13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan
dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin
antara persentase dan variabel lainnya, termasuk:
(a) tingkat diskonto: v (catatan 16
(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode “
yang disajikan dalam laporan keuangan:
(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam
laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagaiAset: v
(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau Catatan 16
variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif v
sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan),

Page 51 OCR 0.910
Page S1 of83

(e) tingkat tren biaya kesehatan, dan

G) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria,

(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren
biaya kesehatan yang diasumsikan pada:

(a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan “
pascakerja periodik neto: dan

(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.

( Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi,
wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat
tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu
angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah.

(15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari:

(a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau La Catatan 16
defisit pada program: dan

(b) penyesuaian yang timbul pada:

SSI

Ss

(@) liabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari v
Ilabilitas program pada akhir perlode pelaporan: dan
(ii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset “

program pada akhir periode pelaporan,

(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari
iuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan “
Ulai setelah periode pelaporan:
(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi
sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:
(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya
imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu, “
(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK,
maka Perusahaan mengungkapkan:

(i) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas
perubahan program selama periode tersebut,

(il) pengungkapan gambaran umum jenis program sesual dengan huruf a)
butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan “
kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban Imbalan
pastis dan

Gii)jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK
informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuaidengan v
butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14),
dan butir (16) serta butir li.

ko antar entitas

Page 52 OCR 0.868
Page 52 of 83

b) Iuran Pasti

(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi

Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan v
jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasi
c) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka
het Majerrkassslsdntd du rara atatan 16
d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkanantara lain:
(A) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja, dan “
(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada). Icatatan 9
24)| Utang Obligasi
Yang harus diungkapkan antara lal
a) rincian mengenal jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang .
asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat
obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya:
b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: “
Cc) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: “
d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, “
@) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan v
menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada,
1) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, y
9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default), Ls
dan
h) persyaratan penting lainnya. v
25)| Sukuk
a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan. “
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk: v
(a) ringkasan akad syariah dan skema transaksi syariah yang digunakan: ,
(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari,
(c) nilai nominal: “
(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah): s

Page 53 OCR 0.905
Page 53 of 83

hasil (untuk Sukuk mudharabah):

(P rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan
atau bagi hasil:

(g) jangka waktu:
(h) tujuan penerbitannyaj dan
(WM persyaratan penting lain

(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:

(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan:

(4)jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan

(5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,

(6) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):

(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, dan

(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk.
dan kondisi default).

Na

Sar

&

26)

Utang Subordinasi
Yang harus diungkapkan antara lai

a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga
kontraktual selama periode pelaporan

b) tujuan perolehannya:

c) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi:

d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default),

e) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, dan
f) persyaratan penting lainnya.

27)

Obligasi Konversi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal

pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannya,

b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti,

c) dampak dilusi apabila seluruh obligasi onversikan, dengan memperhatikan
tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan
dari sudut pandang pemegang obligasi konversi,

d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya:

Page 54 OCR 0.917
Page 54 of 83

peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,
f) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan,
9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,

h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada),

) — kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi defauk):

i) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum,
wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembe

k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi
I) keberadaan fitur derivatif melekat: dan
m) persyaratan penting lainnya

Sss

SSS

Ekuitas

tribusikan kepada pemilik entitas induk

Ekuitas yang dapat

1)

Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Bagi setiap jenis saham, antara lain:
(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode,
(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham,
termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal, dan
(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak
penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan:
b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas,

c) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan
persentase kepemilikan, yaitu:

(1) Pemegang saham yang memiliki 596 (Ilma perseratus) atau lebih:

(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham: dan

(3) Pemegang saham lainnya,

d) Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan:

(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut,
seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan
dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS):

(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba,
penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak

Catatan 17

Catatan 17

Catatan 17

Catatan 17

Page 55 OCR 0.886
Page 55 of 83

Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan
waran, serta konversi obligasi, dan
(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, v
penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal,
e) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar v
disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa
2) | tambahan Modal Disetor (Additional Paid-In Capital)
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah tambahan modal disetor, “ Catatan 18
b) Uraian sumber agio saham: v v
Cc) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas,
d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor, v
e) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya, “
#) Pengungkapan untuk selisih transaksi dengan entitas sepengendali, antara lai
(4) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi, “
(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang v
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara, Na
(3) Tanggal efektif transaksi:
(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan “
akibat kombinasi bi tersebut,
(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan “
yang terjadi,
(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai v
tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima, dan
(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain:
(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya v
untuk periode yang disajikan kembali
(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang v
dikombinasikan,
(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan na
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembal “
3) | Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi
(W) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan: “

Page 56 OCR 0.886
Page 56 of83

(2) Nama entitas anak: dan v
(3) Nama pihak yang bertransaksi, “
b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian, v
dan
6) Jumlah yang direallsasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya v
Pengendal
4) | Saham Treasuri
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal “
disetor,
b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang v
diperoleh,
9 Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal “
disetor,
d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara v
harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri, dan
e) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasu “
5) | Saldo Laba
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada): Tidak material untuk
b' . diungkapkan di catatan atas
) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait: laporan keuangan
dan
Cc) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan.
6) | Waran
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran, v
b) dasar penentuan Nilai Wajar waran: “
c) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa), v
d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya, dan v
e) ikatan-ikatan yang terkalt dengan penerbitan waran. v
7) | Pendapatan Komprehensif Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing y
komponen pendapatan komprehensif lainnya.

Page 57 OCR 0.882
"Page 57 of 83

Aset dan Liabilitas,

8) | Kepentingan Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas v
ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau
tidak langsung pada entitas induk.

d. Laba Rugi Komprehensif

1) | Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama perlode,
termasuk pendapatan yang berasal dari Catatan 19
(1) Penjualan barang,
(2) Penjualan jasa, v
(3) Bunga: “
(4) Royalti: dan/atau “
(5) Dividen: v
diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama, “
&) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1096 (sepuluh Catatan 19
perseratus) dari pendapatan,
d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup
dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkanterpisah v
berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
e) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara la
(1) Pendapatan kontrak konstruksi:
(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode v
berjalan,
(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakul v
dalam periode berjalan, dan
(D Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak, v
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:
(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal “
pelaporan: v
(b) Jumlah uang muka yang diterima, dan ,
(c) Jumlah retensi,
(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai v

Page 58 OCR 0.876
Page 58 of33

#) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara
terpisah, antara lain
(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan: v

(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi Y
keagenan dengan pendapatan lainnya, dan

(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai
prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:

(a) Pendapatan bruto:
(b) Retur/rabat/diskon terkait, dan
(ce) Total pendapatan neto.

Sx

2) | khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Dasar ketentuan tarif,

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif,

&) Masa berlaku tarif:

d) Besaran tarif: dan

e) Perjanjian lain yang terkai

SSx

SS

3) | Khusus Industri pembiayaan

Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Pendapatan pembiayaan konsumen,

b) Pendapatan anjak piutang, dan

Cc) Pendapatan sewa.

4) | Khusus Industri Rumah Sakit

Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan “
penunjang medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara lain:
a) Restitusis v
b) Subsidi tidak mampu, dan
0) Sel

Sa.

SS

ih perhitungan klaim.

5) | Khusus Industri Transportasi
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:

Page 59 OCR 0.922
Page 59 of 83

3)
b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi:
6) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi:
d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan

e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker
dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada
tersebut.

Rincian pendapatan bersih jasa transportasi,

8)

Khusus Industri Telekomunikasi
Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa
telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan
pihak lain.

7)

Khusus Industri Asuransi:
Pendapatan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto,
.premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan
untuk setiap jenis asuransi.

Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)

8)

Khusus Industri Jalan Tol:
Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain,
dan rincian pendapatan kerjasama operasi,

b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.

»

Khusus Industri Perbankan

Pendapatan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :
a) Obligasi Pemerintah,

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komi!
CO) Efek-efek: dan

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.

i yang diakui,

SEKS

Page 60 OCR 0.910
10)

Page 60 of 83

Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara laii
a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
(1) Biaya bahan baku,
(2) Biaya tenaga kerja: dan
(3) Biaya overhead
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan,

b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari
pendapatan, dan

c) Untuk Industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual.

Sex

Ss

Catatan 20
Catatan 20
Catatan 20

Catatan 20
Catatan 20

11)

Khusus Industri Rumah Sakit

Beban Departementalisasi/Beban Operasional
Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi
a) Beban bahanj

b) Beban jasa pelayanan:

c) Beban pegawai:

d) Beban penyusutan sarana medis,

&) Beban pemeliharaan sarana:

#) Beban asuransi:

9) Beban langganan daya dan jasa:

h) Beban depresiasi.

SES SS

Sx

12)

Khusus Industri Asuransi:

a) Beban Klaim Asuransi Kerugian

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim
bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk
setiap jenis asuransi.

b) Beban Klaim Asuransi Jiwa

Yang harus diungkapkan antara lai
Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh
tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian.

c) Komisi Neto
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.

Page 61 OCR 0.929
Page 61 of 83

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investas

d) Hasil Investasi

13

Khusus Industri Perhotelan

Beban Departementalisasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi,
b) Gaji dan beban pegawai lainnya, dan

c) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.

14,

Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara
lain

a) Beban penjualan:

b) Beban distribusi, dan

Cc) Beban umum dan administrasi.

SSK

Catatan 21

catatan 21
(catatan 22

15)

Khusus Industri Perbankan
a) Beban Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok
produk/jasa utama.

b) Beban Provisi dan Komi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi
berdasarkan kelompok produk/jasa utama.

16)

Khusus Industri Pembiayaan
BebanKerugian Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-
masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa
Pembiayaan.

17)

Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya.
b) rincian dan jumlah Beban lainnya.
c) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :
(1) biaya pinjaman meliputi:

Ss

(Tidak material untuk
Idiungkapkan di catatan atas
laporan keuangan

Page 62 OCR 0.907
Page 62 of83

(e) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga v
efektif,

(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang
berlaku, dan

(c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang
selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga,

(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan melipu!
(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual,

(b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba
rugi: dan

(c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung “
ni

SS

d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi :

(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama
yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan

(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang e
diungkapkan secara terpisah.
18)| Khusus Industri Perbankan

a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan Ta
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan.

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga
dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

c) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

19)| pendapatan Komprehensif Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujudj “
b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasi
c) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan, v
d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual,

e) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung
Indung nilai arus kas: dan

Laporan laba atau rugi dan
penghasilan komprehensif lain

lai dalam rangka

bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama. “

Page 63 OCR 0.937
Page 63 of 83

20) | Pajak Penghasilan

3)

b)

ka!

4)

e)

Yang harus diungkapkan antara lain :

komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari

(1) beban (penghasilan) pajak kini:

(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode
lalu

(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan
temporer dan pembalikannya:

(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif
pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru,

(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya
atau perbedaan temporer suatu perlode lalu yang digunakan untuk mengurangi
beban pajak kini dan beban pajak tangguhan,

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan
penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan, dan

(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan
kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif,
dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif,

agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan

atau dikreditkan langsung ke ekuitas:

jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif

lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi

dan/atau Ventura Bersama,

penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam

satu atau kedua bentuk berikut ini:

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi
dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan
tarif pajak yang berlaku: atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku,
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku:

penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan
tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya:

jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat
dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai asetpajak
tangguhan dalam laporan keuangan,

Catatan 13e

(Catatan 13d

Page 64 OCR 0.889
Page 64 of 83

g) jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan Investasi pada entitas anak, v
cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas
pajak tangguhan yang belum diakui,

h) rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:

(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi: v Catatan 13b

(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan “ Catatan 13b
. “ Catatan 13b

(3) laba kena pajak,

perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai “ Catatan 13c

dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku:

j) pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian v Catatan 13b
SPT Tahunan PPh Badan:

k) setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum

dikompensasi:

(1) jumiah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi Y Catatan 13f

keuangan untuk periode sajian: dan

(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi,
apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau liabilitas “ Catatan 13f
pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan:

) beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:

(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian, dan “
(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode, v
bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian:

m) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham v
Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi
untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan,

n)  uralan jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan v
praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi
bisnis,

0) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan Pa

wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis
tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi, dan

p) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas
aset pajak tangguhan, apabila:

(4) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak “
mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak
yang telah ada: dan

(2) entitas mengalami keru:

n pada periode kini atau periode sebelumnya yang v

Page 65 OCR 0.926
Page 65 of83

mengakibatkan diak:

ya aset pajak tangguhan terk:

21)

Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar
dan ditusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat
diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut
mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi labaper
sahamj

b)

jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut.
Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang
mempengaruhi laba per saham:

instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi
laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam
ngan laba per saham dilusian karena Instrumen tersebut bersifat antidil
untuk periode sajian,

penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa,
selain yang dihitung sesual dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah perlode
pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen
berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainyatransaksi
dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan

e) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan.

ta

d

Catatan 23

Catatan 23

22)

Transaksi Pihak Berelasi
Yang harus diungkapkan antara laii

a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang
jumlahnya:
(1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan
orang atau anggota keluarga terdekat, dan/atau
(2) lebih dari 0,594 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi
dengan entitas berelasi.

b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi
nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi
Gan saldo dengan pihak dimaksud:

c) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan
pihak-pihak berelasi serta Informasi mengenal transaksi dan saldo, termasuk
kornitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut

Catatan 4

Page 66 OCR 0.902
4)

8)

Page 66 of83

dalam laporan keuangan, paling kurang:
(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban
terkait,

(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas,
termasuk komitmen, dan:

(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan
sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian, dan

(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima,

(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian
penurunan nilai secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait
dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha, dan

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika
dilakukan pembentukan:

pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b)
dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

(1) entitas Induk:

(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap
entitas,

(3) entitas anak:
(4) entitas asosiasi:

(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturerj

(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas
(7) pihak-pihak berelasi lainnya.

seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok
direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan
manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut:

duknyaj dan

(1) Imbalan kerja jangka pendek,

(2) imbalan pascakerjaj

(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya, .
(4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(5) pembayaran berbasis saham.

untuk entitas berelasi dengan pemerintah :

(4) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan
Perusahaan,

Sx

SSS 8

&

Catatan 4

catatan 4

Catatan 4

Catatan 4

Catatan 4

Catatan 4

Page 67 OCR 0.926
Page 67 of 83

(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan: dan

(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tldak secara Individual,
signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi

tersebut.
23) | Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional Catatan 27
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya Catatan 27
dalam mata uang fungsional,
(2) posisi neto dari aset dan Ilabilitas moneter dalam mata uang asing: Catatan 27
(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsiona
(a) jumlah selisih kurs yang diakul dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang .
timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rug Laporan laba atau rugi dan
dan penghasilan komprehensif lain
(5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan
dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut
pada awal dan akhir periode.
2a)| Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

Yang harus diungkapkan antara lain :
a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu
untuk suatu aset individual, termasuk goodwilf atau suatu unit penghasil kas:

(3) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi
penurunan nilai,

(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut
dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi
penurunan nilai,

(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama
periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya
tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik,

(4) goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya:

(5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain selama perlode tersebut, dan

(5) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap
kelompok aset.

Catatan 9

Catatan 9
Catatan 9

Catatan 9

Page 68 OCR 0.915
Page 68 of 83

Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan
Periode Lalu

a) Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :

1)
(2)
(3)

sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi,
jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan, dan

perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah
dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus
diungkapkan.

b) Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :

ke)
2)

3)

(4)

(5)

sifat dari perubahan kebijakan akuntansi,

alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal
dan relevan:

jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:
(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian:

jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang
disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya:
dan

keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu

periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut
disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi.

Cc) Kesalahan Periode Lalu

Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari kesalahan periode lalu:
(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:
(a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan
(b) taba per saham dasar dan dilusian
(3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal, dan
(4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan

penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian
kembali retrospektif tidak praktis.

SKS

S

Page 69 OCR 0.909
26)

Kombina:

Page 69 of 83

a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi

bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yait

(1)
ke)
3)

(62)
5)

(2)
7)

(8)

»

(10)

G1)

nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi:
tanggal akuisisi:

biaya terkait akuisisi luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas,
periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis,

persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh,

alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak
pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi:

penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui:

Nilai Wajar pada saat tanggal aki atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai
Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan,

kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi:
(a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi:

(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran,
dan

@

dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak
dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak
terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut:

Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan
kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan
langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut:

(a) Nilai Wajar plutang:

(b) jumlah piutang bruto kontraktual, dan

(c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktuat
yang diperkirakan tidak tertagih:

jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset
yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih:

setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:

(a) uraian mengenal karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar
sumber daya ekonomi terjadi:

(b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal

SK

NI

&

«

Page 70 OCR 0.934
(12)

(13)

(14)

(15)

Page 70 of 83

diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan

(c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan
jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut:

dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat
diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:

(a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4)
terkait perikatan dan kontijensi, dan

(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal,
dalam hal pembelian dengan diskon:

(a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui: dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan,
setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 1002
(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada
tanggal akuisisi:

(a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada

kui pada tanggal akui dan dasar pengukurannya, dan

(b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan
nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang
diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar,

dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

(3) i Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekultas pihak yang
diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal
akulsisi, dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari
pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak
yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi
bisnis dan pos dalam taporan laba rugi komprehensif untuk mengakui
keuntungan atau kerugian tersebut:

(16) Informasi sebagai berikut:

(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak
tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif
pada periode pelaporan: dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk
periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua

Page 71 OCR 0.925
Page 71 of83

kombinasi bisnis yana terjadi selama tahun berjalan telah diperl
sejak awal periode pelaporan.

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode
sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan
informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif
material:

@)

2

3)
(Ga)
(5)

setiap periode pelaporan setelah tanggai akui

dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,
Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah
yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan
hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:

inasi bisnis belum selesai,

(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi
awalnya belum selesai: dan

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi

(0) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui
selama periode pelaporan

sampai dengan Perusahaan

mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau

sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau
labilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan
yang timbul selama penyelesaian:

(b) setiap perubahan dalam kisaran ha
perubahan tersebut: dan

(tidak didiskonto) dan alasan

(c) teknik penilaian dan Input model utama yang digunakan untuk mengukur
imbalan kontinjensi:

Niabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada,

rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan,

jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada

periode pelaporan yang:

(a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau Ilabilitas yang
diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau
periode pelaporan sebelumnya, dan

(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami
laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan:

c) pernyataan kesesualan dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan
transaksi kombinasi bisnis: dan

SS

Page 72 OCR 0.880
Page 72 ot 83

d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan
dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:

(4) jumlah harga yang”
(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas

(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila
Pengendalian diperoleh: dan

(4) jumlah aset dan labilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anakatau v

nis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan

kategori utamanya.

ayarkan

SS

27)| Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) pengungkapan pada level segmen,

(d) informasi umum, yang terdiri dari

ka) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi v Catatan 24
segmen dilaporkan: dan
Catatan 24
(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen Ha
ditaporkan:
(2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban v
. “ . Perusahaan hanya mem
tertentu, aset segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, sertadasar |
segmen operasi
pengukurannya,
(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen Pa Perusahaan hanya memiliki 1

dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya segmen operasi

terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan,
b) pengungkapan pada level entitas

(1) Informasi produk danjasa IPerusahaan hanya memiliki 1

Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap “ Isegmen operasi
kelompok produk dan jasa yang serupa.
(2) Informasi wilayah geografis
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:
v Icatatan 24

negara domisili Perusahaan: dan
I. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh Ka Icatatan 24
pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara

Individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara
terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara

Page 73 OCR 0.939
Page 73 of 83

tersebut secara individual
(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,
aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang
berlokasi di

negara domisili Perusahaan, dan

semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset.
Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya
material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.

(3) Informasi pelanggan utama

Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal
mencapai 1094 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi,
Perusahaan harus mengungkapkan:

ta) fakta:
(b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan
(c) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

28)

Operasi yang Dihentikan
a) Yang harus diungkapkan antara lain

(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan:

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi
yang dihentikan: dan

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari
aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku.

b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang
dihentikan, antara lai

(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi
komprehensif meliputi:

(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan

(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah
dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan
yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan
yang terkait:

(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan
pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan

(8) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk.

Page 74 OCR 0.906
Page 74 of 83

29)| Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat
a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya, v
yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan
spekulasij
b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib
mengungkapkan untuk setiap kontrak Instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi
indung nilai dan kelompok non lindung nilai:
(4) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk “
valuta, bunga, komoditas atau lain-lain: v
(2) pihak lawan transaksi (counterparties):
(3) tanggal jatuh tempo:
(4) keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi v
keuangan:
(5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan, “
(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan s
(7) persyaratan penting lainnya.
ec) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi “
untuk mencapai tujuan tersebut,
(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk “
penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung
nilai, dan
(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan “
tujuannya.
30)| Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan
antara lain:
a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang Catatan 9
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi
keuangan, dan
b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar Catatan 9
aset keuangan dan liabilitas keuangan.
31)! Dividen
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dandibayarkan “

sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan,
b) jumlah utang dividen untuk:

Page 75 OCR 0.907
Page 75 083

(1) periode pelaporan, dan

(2) periode sebelumnya)

c) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah
periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesalan laporan keuangan dan tidak
diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan

d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diaki

32)

Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah agregat dari Ilabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya
secara terpisah:
jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian pat
Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya,
Cc) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan
bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas: dan
dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar
ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:
(4) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan
(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek,
iabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama.

b

ya dalam

d

Sx

33)

Perikatan dan Kontinjensi

a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(2) perikatan yang meliputi:

(a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis,
royalti, dari lisensi, diungkapkan:

pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian,

periode berlakunya perikatan

dasar penentuan kompensasi dan denda:

jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan) dan
V.  pembatasan-pembatasan lainnya:

(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang
akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan
untuk investasi, diungkapka

SSS

Catatan 25
Catatan 25
Catatan 25

Catatan 25

Page 76 OCR 0.892
Page 76 of 83

. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian, Catatan 25
periode berlakunya perikatan: Catatan 25
nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi: dan v Catatan 25

Si

&

iv. sanksi-sanksi:
(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:

(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan v
antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin:

(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan:
(c) periode berlakunya jaminan: dan
(d) nilai jaminan:

(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan “ Catatan 28

SS

(4) uratan mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya. v
b) Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(&) perkara atau sengketa hukum,
diungkapkan:
(a) pihak-pihak yang terkait,
(b) jumlah yang diperkarakan: v

(c) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion),
dan “

(d) dampak keuangan, v
(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah “
ingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi
dampak keuangannya,
(3) kemungkinan llabilitas pajak tambahan:
(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah v
pokok dan denda atau bunganya: dan
(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau “
banding):

Catatan 25

(4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:
(a) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi, “
(b) estimasi dari dampak keuangannya,

(c) indikasi tentang ketidakpasi

Ss

n yang terkait dengan jumlah atau waktu arus

Page 77 OCR 0.915
Page 77 of83

keluar sumber daya, dan

(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga. “
34)| Khusus Industri Perkebunan
Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasmaj s
b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama:
€) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan: v
d) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama: “
e) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama: dan “
f) Isi perubahan perjanjian, jika ada. “
35)| Manajemen Risiko Keuangan
a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen
keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas
pada risiko sebagai berikut:
n Catatan 26
(1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh
tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada
akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai:
(2) risiko likuiditas, antara lain:
(a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang Catatan 26
menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk
pemahaman terhadap periode arus kas, dan
inci . Catatan 26
(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas,
(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana Catatan 26
entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak
perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba
rugi dan ekuitas, dan Catatan 26
(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan.
b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan Catatan 26
kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari
instrumen keuangan.
36)| Khusus Industri Perbankan
a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan “

Page 78 OCR 0.910
: Page 78 of 83

posisi keuangan:
(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, dan v
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR. v

b) Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal “
laporan posisi keuangan:
(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, v

(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto. v

c) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran BankUmum

Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana v
pihak ketiga di bank.

d) Aktivitas Fiduciary

Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciary v
yang meliputi jasa kustodian, wall amanat, pengelolaan investasi dan reksadana.

37)| Kuasi-Reorganisasi

Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang

meliputi

a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah “
tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi,

b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham
setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang,

c) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi- “
reorganisasi:

d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan Ila|
digunakan untuk mengeliminasi defisit, dan

€) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saido laba dalam “
laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-
reorganisasi.

Itas sebelum

38)| Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola

Page 79 OCR 0.907
Page 79 of83

permodalannya, termasul
(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal,
(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk v

memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal, dan

(3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya, “ Catatan 26
b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal,
Cc) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya: v
d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak
eksternal (jika ada): dan
e) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila “
terjadi ketidakpatuhan.

39)| Transaksi Nankas
Yang harus diungkapkan antara lain :

Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas
dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan,
akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.

v“ Catatan 9 dan 10

40)| Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek La
ataupun jangka panjang:

b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada
pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti
kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode
penyelesaian

c) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok “
opsi saham:

d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham
pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan,

e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham y
yang beredar pada akhir periode:

#) penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai
berikut:

(1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar

Page 80 OCR 0.897
Page 80 of 83

opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai
Wajar tersebut diukur, dan

(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut
untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaltu selain
opsi saham),

9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam .
suatu periode dan terhadap posisi keuangannya.

41)| Khusus Industri Asuransi

a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Analisis Kekayaan:
(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas:

&

(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenul
(9) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan
(S) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
42)| Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah

Hal-hal yang harus diungkapkan:

a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah,

b) Jenis Akad Asuransi Syariah: “

c) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah,
dan

d) Zakat. “

SS St

Ss

Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:
a) Kontrak reasuransi: “
b) Perjanjian penting dan Ikatan lainnya:
c) Rasio keuangan penting,

Catatan 25

“
d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan v
e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup v

perusahaan.

44)| Khusus Industri Kehutanan :
a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu): “

Page 81 OCR 0.901
Page 81 ot83

b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran waj
lainnya,

Cc) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman

d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan

“
kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah
kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam):
d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya, “
ge) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan v
dan akumulasinya, dan
f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :
(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya, dan “
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya. “
45)! Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi “
yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan
pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan
iwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
an jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui
peristiwa yang sebelumnya tidak diakui
b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan,
maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, rnisalnya:
(1) tanggai terjadinya: v
(2) sifat peristiwa, dan v
(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi
tersebut tidak dapat dibuat. “
46)| perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait
dengan Aktivitas Perusahaan
Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait
dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang
harus diungkapkan antara |:
a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut, s
b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi,
Cc) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan “
“

Page 82 OCR 0.915
Page 82 of83

keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui
atau diestimasi secara wajar.

47)| Reklasifikasi

a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam
laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(W) sifat reklasifikasi: “

(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikas
dan

(3) alasan reklasifikasi

b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan:

(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut dan
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut

SS

ibah Pemerintah

48)

Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai

berikut:

a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan danindikasi “
bentuk lain dari bantuan pemerintah dan

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan
pemerintah yang telah diakui

49)| Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain

a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan v
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas
pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain:
(2 rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta
penjelasannya: dan
(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif
beserta penjelasannya.
C) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lainuntuk v
melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara

Ss

Page 83 OCR 0.909
Page 83 of83

tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.

50)

Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau
keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang
mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.

Catatan 9,17 dan 28

Jakarta, 30 Juni 2025

INDUSTRY Tbk
PT. CENTURY/TEXTIL)
yA vi '

Tomoaki Nakajima

Direktur

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.15 MB
Published30 Jun 2025
Pages83
Characters151,746
Text sourceOCR
OCR confidence0.905

Names mentioned 16 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Century Textile Industry Tbk p.1 ×2
linked person Tomoaki Nakajima p.83
unresolved org Siddharta Widjaja dan Rekan p.1
unresolved org Rekan dan Rekan p.1
unresolved org Rekan Nama Partner Mellin p.1
unresolved person CPA Mellin p.1 ×2
unresolved person Mellin p.1
unresolved org Bapepam-LK p.3 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.5 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.11 ×13
unresolved org Bank Lain. Penempatan p.11
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.36
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.54
unresolved org Bapepam p.71 ×2
unresolved org INDUSTRY Tbk p.83
unresolved org PT. CENTURY p.83

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result