Skip to content
Back to announcement

20250630_BEST_Public Expose_31909581_lamp1.pdf

Other Text extracted BEST

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 3

Page 1
                      PT BEKASI FAJAR INDUSTRIAL ESTATE Tbk.
                                          (“Perseroan”)

                              RINGKASAN SESI TANYA JAWAB
                       PAPARAN PUBLIK PERUSAHAAN TAHUN BUKU 2024

Hari/Tanggal           : Selasa, 24 Juni 2025
Waktu                  : 11.00 sd 11.30 WIB
Tempat                 : Zendo Room – Enso Hotel
                         Kawasan Industri MM2100
                         Jl. Kalimantan Blok CA No. 2-3, Cikarang Barat, Bekasi 17842


Pertanyaan 1 dari Bapak Frans (Emiten Update)

•   Perseroan membukukan penurunan kinerja profit pada kuartal pertama 2025. Bagaimana prospek
    profit di tahun 2025?
•   Apa harapan atas perubahan Managemen Perseroan?

    Jawaban
    Penurunan kinerja profit pada kuartal pertama 2025 terdampak dari realisasi kontrak penjualan
    masih tertunda, seiring dengan sikap “wait and see” dari calon pembeli. Hal ini akibat kondisi
    eksternal yang belum stabil. Permintaan lahan atau minat pembeli juga dalam kondisi baik, yaitu
    sekitar 90 hektare.

    Tendensi realisasi penjualan lahan akan terjadi di semester kedua. Target penjualan lahan
    (marketing sales) Rp600 miliar di tahun 2025, dengan harga tanah sekitar Rp3 juta/m2, maka
    target penjualan lahan adalah sekitar 15 hingga 20 hektare.

    Perubahan susunan manajemen merupakan bagian dari pertumbuhan Perseroan. Kolaborasi yang
    selama ini telah terjalin akan tetap terjaga.

Pertanyaan 2 dari Bapak Dais (Stockwatch.id)

•   Kondisi global saat ini yang tidak kondusif, apakah ada pengaruh kepada tenant di kawasan BeFa?
    Apakah ada tenant yang tutup? Bagaimana Perusahaan mengantisipasi kondisi ini?
•   Apa Perseroan memiliki rencana aksi korporasi dan/atau rencana menambah kawasan industri
    baru?

    Jawaban
Page 2
    Terdapat tenant yang tutup di kawasan, namun kami melihat hal ini bukan disebabkan oleh
    gejolak global akhir-akhir ini, tapi didorong oleh perubahan permintaan pasar atau tipe produk
    yang bergeser.

    Perseroan tidak memiliki rencana aksi korporasi di tahun 2025 ini. Perseroan masih akan fokus
    mengembangkan kawasan MM2100 dan belum menambah kawasan industri baru.

Pertanyaan 3 dari Bapak Toni (Merdeka News)

Bagaimana Perseroan mengelola risiko keuangan dan meningkatkan profitabilitas saat ini?

    Jawaban
    Dalam mengelola risiko keuangan, seperti telah dipaparkan sebelumnya, gearing ratio masih
    sangat baik. Selain itu nilai pinjaman bank juga turun dari sekitar Rp1,8 triliun tahun 2020 dan di
    tahun ini sekitar Rp1,2 triliun sehingga berdapak positif pada efisiensi beban bunga. Selain itu,
    Perseroan juga sangat berhati-hati dalam mengelola biaya-biaya dan belanja modal dengan
    sangat bijak.

    Kontribusi terbesar terhadap profitabilitas tentu dari penjualan lahan. Sebagaimana telah
    dijelaskan sebelumnya, Perseroan menargetkan Rp 600 miliar penjualan di tahun 2025 ini. Selain
    itu, Perseroan juga akan meluncurkan produk Befa Industrial Hub (Standard Factory Building)
    yang tentu akan turut mendukung pencapaian target.

Pertanyaan 4 Bapak Isla dari (Stock watch.id)

•   Berapa besar alokasi belanja modal tahun ini dan akan digunakan untuk apa? Dari mana sumber
    pendanaan untuk belanja modal tersebut?
•   Terkait dengan produk BeFa Industrial Hub, berapa target penjualannya? Kapan produk tersebut
    akan launching? Berapa rentang harganya?

    Jawaban
    Alokasi belanja modal di tahun 2025 ini direncanakan sekitar Rp100 miliar dan akan difokuskan
    untuk mengembangkan kawasan melalui pembelian lahan. Sumber pendanaannya pun akan
    bersumber dari pendanaan internal.

    Produk BeFa Industrial Hub akan diluncurkan pada Agustus 2025. Produk ini akan dikembangkan
    secara bertahap menyesuaikan respon pasar, pada tahap pertama sejumlah 8 unit. Harganya
    sekitar Rp13 miliar per unit.

Pertanyaan 5 dari Ibu Nitya (Kontan)

•   Perseroan menargetkan Pendapatan Rp 600 miliar. Bagaimana strategi di semester kedua tahun
    ini dalam mencapai target?
•   Mengapa terjadi penurunan pendapatan di tahun 2024 dibandingkan tahun 2023? Pada kuartal
    pertama 2025 juga terjadi penurunan penjualan, apa penyebabnya?
Page 3
   Jawaban

   Permintaan lahan masih baik yaitu sekitar 90 hektare. Kami akan bernegosiasi dengan beberapa
   calon pembeli kuat, seperti misalnya dari sektor Warehouse & Logistic, Consumer Goods, Food
   and Beverage (F&B), serta Data Center. Kebutuhan sekitar 3 hingga 5 hektare untuk setiap calon
   pembeli.

   Kemudian BeFa Industrial Hub juga akan mendukung penjualan kami. Gudang multifungsi ini
   menargetkan pasar akan kebutuhan gudang siap pakai. Permintaan pada segmen ini pun masih
   tergolong tinggi.

   Pendapatan di tahun 2024 mengalami penurunan dibandingkan tahun 2023, hal ini terimbas dari
   penurunan penjualan lahan. Walaupun demikian, net income Perseroan naik signifikan 47,5%.
   Kinerja Profitabilitas Perseroan terjaga dengan baik. Pada kuartal pertama 2025 ini, pendapatan
   juga mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Hal ini juga
   disebabkan oleh tertundanya penjualan lahan, terimbas calon pembeli masih “wait and see”.
   Prospek semester kedua tahun 2025 ini akan lebih baik seiring dengan kondisi yang lebih kondusif.

Pertanyaan 6 dari Bapak Saritulah (Media Sari Surya)

Bagaimana strategi dalam mencapai target di 2025?

   Jawaban
   Seperti yang telah diungkapkan sebelumnya, yaitu permintaan lahan yang masih baik di sekitar 90
   hektare. Permintaan ini dari beberapa sektor yang kuat, seperti: Warehouse & Logistic, Consumer
   Goods, Food and Beverage (F&B), serta Data Center.

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.22 MB
Published30 Jun 2025
Pages3
Characters5,679
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 7 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

possible person Toni p.2
unresolved person Frans p.1
unresolved person Dais p.1
unresolved person Isla p.2
unresolved person Nitya p.2
unresolved person Saritulah p.3

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result