Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 3
Page 1
LAMPIRAN I
RISALAH TANYA JAWAB
PUBLIC EXPOSE 2025
PT MSIG LIFE INSURANCE INDONESIA TBK
Pertanyaan yang dijawab pada saat live event Public Expose berlangsung
Berikut risalah pertanyaan dan jawaban yang diberikan Perusahaan pada saat live event Public Expose
berlangsung:
1. DHERA ARIZONA [IDX CHANNEL.COM]
IVANKA [KONTAN]
BAGUS [INVESTORTRUST.ID]
Pertanyaan:
▪ Bagaimana pengelolaan portofolio investasi Perusahaan di tengah tantangan berupa gejolak
geopolitik dan perang dagang?
▪ Berapa hasil/nilai investasi per Juni 2025 dan break down portofolio investasi (SBN, obligasi,
dan saham)?
▪ Bagaimana strategi investasi Perusahaan ke depannya?
Jawaban:
▪ Hasil investasi per Mei 2025 tercatat sebesar Rp363,78 miliar.
▪ Total portofolio investasi (termasuk unit link) mencapai Rp12,48 triliun, dengan komposisi:
o 14% saham
o 75% obligasi termasuk SBN
▪ Strategi investasi berfokus pada investasi jangka panjang yang selaras dengan strategi bisnis
dan manajemen risiko perusahaan
2. MENTARI PUSPITADINI [CNBC INDONESIA]
Pertanyaan:
▪ OJK memproyeksikan akan terbentuk ekuilibrium baru dari sisi asuransi kesehatan.
Bagaimana Perusahaan melihat kemungkinan ini dan di titik berapa ekuilibrium baru
tersebut?
▪ Bagaimana Perusahaan melihat dampak skema co-payment terhadap pendapatan premi
Perusahaan?
Jawaban:
▪ Perusahaan menilai saat ini masih terlalu dini untuk memproyeksikan secara pasti dampak
implementasi skema co-payment, karena semua pihak masih dalam tahap adaptasi terhadap
regulasi baru. Namun, beberapa arah kebijakan yang terlihat antara lain:
- Biaya perawatan kesehatan relatif terkendali dan tidak meningkat lebih cepat
dibandingkan pertumbuhan premi. Ini menjadi indikator awal bahwa langkah-langkah
efisiensi mulai memberikan dampak positif.
- Mekanisme cost-sharing seperti co-payment mulai diterapkan untuk mendorong
keterlibatan peserta dalam pengambilan keputusan medis, serta meningkatkan
kesadaran terhadap penggunaan layanan kesehatan yang bijak.
- Produk asuransi juga mulai dirancang secara lebih selektif dan berkelanjutan, baik dari
sisi manfaat yang ditawarkan maupun segmentasi peserta yang menjadi target pasar.
Page 2
- Integrasi digital antara provider layanan kesehatan dan perusahaan asuransi terus
diperkuat, guna mencegah potensi fraud, mengurangi overutilization, serta
mempercepat proses validasi dan pembayaran klaim.
Perusahaan percaya, jika seluruh pemangku kepentingan terus berinovasi dan berkolaborasi
secara aktif, ekosistem asuransi kesehatan di Indonesia dapat tumbuh lebih sehat,
transparan, dan berkelanjutan.
▪ Co-payment sudah umum diterapkan di beberapa negara, dan beberapa produk asuransi di
Indonesia juga telah menerapkannya. Co-payment merupakan langkah untuk mendorong
keterlibatan nasabah dalam proses perawatan medis, memilih perawatan yang lebih sesuai
dan tidak berlebihan, sehingga proses penyembuhan dapat berlangsung lebih optimal.
Perusahaan sedang menyesuaikan produk-produk Perusahaan agar sejalan dengan
ketentuan ini. Penerapan co-payment tidak secara langsung menurunkan premi asuransi
kesehatan, karena faktor utama yang memengaruhi premi adalah inflasi medis.
3. IVANKA [KONTAN]
Pertanyaan:
▪ Berapa pendapatan premi dari kanal keagenan dan kanal bancassurance Perusahaan hingga
data terakhir serta berapa agen Perusahaan saat ini?
▪ Berapa kontribusinya kedua kanal tersebut terhadap total pendapatan premi?
▪ Bagaimana strategi mendorong kedua kanal tersebut?
Jawaban:
Agency = (38% dari total)
Bancassurance = (49% dari total)
Kontribusi Lainnya = (13% dari total)
Untuk keagenan, Perusahaan fokus pada peningkatan kualitas dan produktivitas agen melalui
program pelatihan berkelanjutan, penyediaan platform digital yang mendukung proses penjualan,
serta sistem penghargaan berbasis performa. Sementara untuk bancassurance, Perusahaan
memperkuat sinergi dengan mitra perbankan melalui penyediaan produk yang sesuai dengan
kebutuhan nasabah, serta mendukung pengembangan tenaga pemasar perbankan dengan
pendekatan yang lebih customer-centric dan berbasis data. Perusahaan percaya bahwa kekuatan
jaringan multi-kanal distribusi adalah kunci untuk tetap kompetitif dan menjangkau lebih banyak
segmen masyarakat di tengah dinamika industri saat ini.
Page 3
LAMPIRAN II
DAFTAR HADIR
PUBLIC EXPOSE 2025
PT MSIG LIFE INSURANCE INDONESIA TBK
No Nama Ketegori Peserta
1 Sofian Wijaya Investor
2 Uyu Septiyati Liman Antara News (Media)
3 Abdurachman Bisnis Indonesia (Media)
4 Akbar Maulana Al Ishaqi Bisnis Indonesia (Media)
5 Mentari Puspitadini CNBC Indonesia (Media)
6 Nova Sinambela Fortune IDN (Media)
7 Zetta Hannany IDN Financials (Media)
8 Anggie Ariesta IDX Channel (Media)
9 Dhera Arizona IDX Channel (Media)
10 Desi Yulieta Industry.co.id (Media)
11 Muhammad Ibrahim Infobank (Media)
12 Bagus Kasanjanu Investortrust (Media)
13 Mohammad Defrizal Investortrust (Media)
14 Agustinus Rangga Kompas (Media)
15 Ivanka Rahma Kontan (Media)
16 Gagas Yoga P Liputan 6 (Media)
17 Wiwiek Media Asuransi (Media)
18 Novita Sari MNC (Media)
19 Windy Promedia (Media)
20 Muhammad Zacky Suara Merdeka Jakarta (Media)
21 Nandito Suara Merdeka Jakarta (Media)
22 Adil Al Hasan Tempo (Media)
23 Lia Validnews (Media)
24 Cita Aulina Warta Ekonomi (Media)
Names mentioned 25 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
—
Sofian Wijaya
p.3
unresolved
—
Uyu Septiyati Liman
p.3
unresolved
—
Abdurachman
p.3
unresolved
—
Akbar Maulana Al Ishaqi
p.3
unresolved
—
Mentari Puspitadini
p.3
unresolved
—
Nova Sinambela
p.3
unresolved
—
Zetta Hannany
p.3
unresolved
—
Anggie Ariesta
p.3
unresolved
—
Dhera Arizona
p.3
unresolved
—
Desi Yulieta
p.3
unresolved
person
Muhammad Ibrahim
p.3
unresolved
—
Bagus Kasanjanu
p.3
unresolved
person
Mohammad Defrizal
p.3
unresolved
—
Agustinus Rangga
p.3
unresolved
—
Ivanka Rahma
p.3
unresolved
—
Gagas Yoga P
p.3
unresolved
—
Wiwiek
p.3
unresolved
—
Novita Sari
p.3
unresolved
—
Windy
p.3
unresolved
person
Muhammad Zacky
p.3
unresolved
—
Nandito
p.3
unresolved
—
Adil Al Hasan
p.3
unresolved
—
Lia
p.3
unresolved
—
Cita Aulina
p.3
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.