Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 24
Page 1
PAPARAN
PUBLIK
14 J u n i 2 0 2 5
Visit Our Website
www.hdp.co.id
Page 2
Da ft a r Isi
Kinerja Perseroan
Tantangan dan Peluang
Upaya Peningkatan Kinerja
Target Pertumbuhan
Page 3
Kin erja Perseroa n
Page 4
Kin erja Perseroa n
Tahun ini merupakan tahun penuh dinamika bagi PT Harapan Duta Pertiwi Tbk, Segmen Pendapatan | Revenue Segment
di mana kami menghadapi tantangan eksternal dan internal yang berdampak (Rp miliar)
signifikan terhadap performa keuangan secara keseluruhan. Meskipun
demikian, Perseroan tetap menunjukkan komitmen tinggi terhadap tata kelola
yang baik, pengendalian risiko, dan kualitas produk serta jaminan layanan
paska penjualan.
Tahun 2024, Perseroan mencatatkan pendapatan neto sebesar Rp19,52 miliar,
turun hampir setengahnya dibandingkan tahun 2023 yang mencapai Rp38,90 25.6
miliar. Porsi pendapatan Perseroan didominasi oleh segmen dump truck, yaitu
40,0% atau sebesar Rp7,8 miliar. Sementara segmen yang berkontribusi
terbesar selanjutnya adalah Tank yaitu 6,3% atau senilai Rp1,2 miliar. Segmen
Hi-Blow menyumbang Rp0,6 miliar. Sisanya sebesar Rp9,8 miliar disumbang
oleh segmen lain-lain. 9.8
1.7
2.7
Penurunan ini tidak terlepas dari tantangan yang dihadapi oleh industri karoseri 1.2
0.6
nasional sepanjang tahun, seperti berkurangnya permintaan kendaraan
komersial akibat penundaan proyek transportasi dan tekanan biaya produksi 7.8 8.9
yang meningkat. Selain itu, ketatnya persaingan dan perubahan regulasi di
sektor transportasi turut mempengaruhi kinerja.
2024 2023
Dump Truck Hi-Blow Tank Other
Page 5
Kin erja Perseroa n
Penurunan pada pendapatan neto Perseroan berdampak terhadap kinerja 50.0
Rp milyar (billion)
Perseroan secara keseluruhan, mulai dari laba bruto hingga laba bersih.
Dengan penurunan pendapatan neto yang lebih besar dibandingkan dengan 40.0 38.9
penurunan beban pokok pendapatan, Perseroan mencatatkan rugi bruto
sebesar Rp9,0 miliar di tahun 2024, menurun dibandingkan laba bruto sebesar
Rp5,4 miliar di tahun 2023. 30.0
Adanya efisiensi pada beban usaha belum cukup mengimbangi kenaikan 20.0
19.5
pada beban keuangan yang naik signifikan sebesar 167,5% atau Rp6,6 miliar,
dari Rp3,9 miliar di tahun 2023 menjadi Rp10,5 miliar. Akibatnya rugi neto
10.0
Perseroan mengalami peningkatan sebesar 218,9% atau Rp15,7 miliar, dari rugi 5.4
bersih sebesar Rp7,2 miliar di tahun 2023 menjadi rugi bersih Rp22,9 miliar pada
tahun 2024. -
2024 2023
(10.0) (7.2)
(9.0)
(20.0)
(22.9)
(30.0)
Pendapatan Neto Laba Bruto Laba (Rugi) Bersih
Page 6
Posisi Keu a n g a n Terja g a Pada tahun ini, pinjaman bersih meningkat, seiring diterimanya dana dari pinjaman bank secara neto sebesar Rp5,92 miliar. Hal tersebut meningkatkan saldo pinjaman Perseroan, yang menyebabkan rasio pinjaman bersih terhadap ekuitas naik dari 0,48x menjadi 0,69x. Sejalan dengan kenaikan itu, rasio total liabilitas terhadap total ekuitas juga mengalami peningkatan dari 0,58x menjadi 0,80x. Perseroan senantiasa berkomitmen untuk menjaga struktur permodalan yang optimal, melalui pengawasan pada operasional serta kewajiban- kewajiban yang harus dipenuhi oleh Perseroan. Kami juga melakukan evaluasi berkala atas kebutuhan dan kecukupan dana untuk menunjang kegiatan operasional dan evaluasi atas kinerja proyek yang sedang berlangsung serta potensi pengembangan proyek baru.
Page 7
Posisi Keu a n g a n Terja g a
Rasio lancar Perseroan tercatat sebesar 1,30x pada tahun 2024, turun 1.74
dibandingkan tahun 2023 yang sebesar 1,74x. Meskipun turun, rasio ini masih
1.30
menunjukkan Perseroan tetap berada dalam posisi yang mampu membiayai
seluruh liabilitas jangka pendek dengan aset lancar yang dimiliki.
0.80
0.58
Sementara itu, dengan adanya peningkatan liabilitas, rasio solvabilitas 0.45
0.37
Perseroan seperti rasio liabilitas terhadap aset dan rasio liabilitas terhadap
ekuitas tercatat mengalami peningkatan, masing-masing adalah sebesar
0,45x dan 0,80x, dari yang semula sebesar 0,37x dan 0,58x.
Rasio Lancar (x) Rasio Liabilitas / Ekuitas (x) Rasio Liabilitas / Total Aset
(x)
2024 2023
200
182.0
Rp milyar (billion)
166.2
120 113.1
160
Rp milyar (billion)
94.7
120 115.0
80 72.9
92.2 64.9
80 74.0
66.9
40
40
0 0
Total Aset Total Liabilitas Total Ekuitas Aset Lancar Liabilitas Jangka Pendek
2024 2023 2024 2023
Page 8
Ta n t a n g a n d a n Pelu a n g
Page 9
Ekon om i In d on esia Tet a p Bert u m b u h d i t en g a h
Ta n t a n g a n Glob a l y a n g Ma sih Berla n ju t
Ketidakpastian geopolitik, ekonomi, perubahan iklim, dan Pertumbuhan PDB Indonesia
perkembangan teknologi masih berlanjut hingga akhir tahun
2024. Hal ini menimbulkan berbagai tantangan yang dihadapi
seluruh dunia, seperti fluktuasi harga komoditas, inflasi, disrupsi
rantai nilai, yang semuanya berpotensi untuk menghambat
pertumbuhan ekonomi global maupun Indonesia. Bank Dunia
memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global pada tahun
2024 hanya sekitar 2,6%, tidak mengalami pertumbuhan
apabila dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi global
pada tahun 2023 yang juga sebesar 2,6%.
Adapun, dari dalam negeri, Indonesia masih mampu
mencatatkan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB)
sebesar 5,03% di tahun 2024, meningkat dari Rp12.301 triliun
pada tahun 2023 menjadi Rp12.920 triliun pada tahun 2024. Hal
Konsumsi Rumah Tangga dan Kontribusinya pada PDB Indonesia
ini memberikan optimisme bagi Perseroan. Penopang utama
pertumbuhan PDB Indonesia masih berada pada sektor
konsumsi rumah tangga, yang berkontribusi lebih dari
setengah, yakni 52,68%. Adapun konsumsi rumah tangga
bertumbuh sebesar 4,94% pada tahun 2024, dari sebelumnya
Rp6.486 triliun menjadi Rp6.806 di tahun 2024.
Page 10
Pert u m b u h a n Eksp or Mela m b a t , Na m u n
Nera c a Da g a n g Tet a p Su rp lu s Sep a n ja n g 2024
Net ekspor Indonesia pada tahun 2024 mencatatkan sedikit penurunan dari tahun
2023, yakni sebesar 0,23% dari Rp515 triliun menjadi Rp514 triliun. Hal tersebut
dikarenakan pertumbuhan impor yang lebih pesat dibandingkan ekspor pada
tahun 2024. Patut dicatat bahwa terakhir kali Indonesia mencatatkan penurunan
pada net ekspor adalah pada tahun 2021 pasca pandemi COVID-19. Kendati
demikian, Indonesia mampu mempertahankan neraca dagang surplus sepanjang
tahun 2024. Rentang surplus neraca dagang berada pada level 501 juta USD hingga
4.578 juta USD. Hal ini membuat Indonesia mencatatkan neraca dagang surplus
bulanan sejak Mei 2020. Namun, apabila melihat data tahunan dan kumulatif,
Indonesia mencatatkan penurunan sebesar 15,93%, dari 36.993 juta USD pada tahun
2023 menjadi 31.101 juta USD pada tahun 2024. Hal ini seiring dengan menurunnya
harga-harga komoditas utama ekspor Indonesia sepanjang tahun 2024.
Page 11
Pert u m b u h a n Sekt or Kon st ru ksi, Tra n sp ort a si
d a n Pert a m b a n g a n Ma sih Men ja d i Ha ra p a n
Pada tahun 2024, sektor konstruksi merupakan salah satu sektor
pendorong utama pertumbuhan ekonomi nasional, yang berkontribusi
sebesar 9,77% dari total PDB Indonesia. Berdasarkan publikasi Badan
Pusat Statistik (BPS), sektor konstruksi tercatat mengalami
pertumbuhan sebesar 7,02%, dari Rp 1.180 triliun di tahun 2023 menjadi
Rp1.263 triliun. Pertumbuhan pada sektor konstruksi ditopang oleh
meningkatnya investasi dari Penanaman Modal Dalam Negeri maupun
Penanaman Modal Asing, serta pembangunan beberapa proyek-
proyek infrastruktur berskala besar, seperti pembangunan Ibu Kota
Nusantara (IKN) dan Jalan Tol Trans Sumatera yang berkontribusi
positif terhadap pertumbuhan sektor konstruksi.
Sektor transportasi dan pergudangan mampu mempertahankan
momentum pertumbuhannya dari tahun lalu, dan merupakan sektor
dengan pertumbuhan tertinggi di tahun 2024. Sektor transportasi dan
pergudangan mencatatkan pertumbuhan sebesar 8,69%, meningkat
dari Rp554,86 triliun menjadi Rp603,05 triliun di tahun 2024.
Meningkatnya mobilitas, baik masyarakat Indonesia maupun
internasional menjadi faktor utama atas pertumbuhan ini, dimana
peningkatan pada mobilitas dapat meningkatkan permintaan untuk
transportasi. Selain itu, peningkatan aktivitas perdagangan, baik lokal
maupun internasional seperti ekspor dan impor, juga turut mendukung
pertumbuhan sektor transportasi dan pergudangan sepanjang tahun
2024.
Page 12
Pert u m b u h a n Sekt or Kon st ru ksi, Tra n sp ort a si
d a n Pert a m b a n g a n Ma sih Men ja d i Ha ra p a n
Meskipun terdapat potensi adanya penurunan pada permintaan
komoditas energi seperti batubara, minyak dan gas akibat tingginya
ketidakpastian perekonomian global maupun nasional, sektor
pertambangan Indonesia masih mampu untuk menjaga momentum
pertumbuhan positif. Sektor pertambangan tercatat bertumbuh
sebesar 4,90% dari Rp911 triliun pada tahun 2023 menjadi Rp955 triliun
di tahun 2024. Pertumbuhan ini disebabkan oleh pertumbuhan pada
pertambangan batubara & lignit, pertambangan dan penggalian
lainnya, serta pertambangan biji logam, yang masing masing
bertumbuh sebesar 6,82%, 6,27% dan 8,30% di tahun 2024. Adapun
pertambangan minyak dan gas bumi tidak mencatatkan pertumbuhan
pada tahun 2024.
Page 13
Ta n t a n g a n Pelu a n g
Melemahnya Permintaan Truk Baru Pertumbuhan Industri Logistik dan E-Commerce
1 Pada tahun 2024, industri kendaraan niaga mengalami 1 Peningkatan aktivitas perdagangan elektronik dan
penurunan permintaan truk baru akibat perlambatan distribusi barang lintas daerah menciptakan permintaan
pertumbuhan ekspor. baru terhadap kendaraan angkut ringan dan menengah,
khususnya wing box dan box van. Permintaan untuk
Keterbatasan Pasokan Sasis dan Komponen kendaraan dengan standar higienitas tinggi (misal: cold
2 Perseroan rentan terhadap gangguan global, termasuk chain logistics) juga meningkat, membuka peluang inovasi
fluktuasi nilai tukar rupiah dan keterlambatan impor produk baru.
komponen akibat disrupsi rantai pasok global.
Pembangunan Infrastruktur dan Hilirisasi Industri
Kenaikan Harga Bahan Baku 2 Program pembangunan jalan nasional, tol, dan kawasan
3 Harga baja, aluminium, pelat galvanis, dan bahan industri pemerintah di luar Jawa mendorong peningkatan
pendukung lain mengalami tren kenaikan selama 2024 mobilitas logistik. Selain itu, program hilirisasi tambang
akibat gangguan pasokan global dan fluktuasi harga menumbuhkan permintaan akan kendaraan angkut berat
energi. Bahan tersebut merupakan komponen utama (dump truck dan truk tangki) untuk mendukung
dalam pembuatan bodi truk yang menyebabkan tekanan pengangkutan bahan baku maupun hasil produksi.
pada biaya produksi. Di sisi lain, kemampuan Perseroan
untuk menaikkan harga jual terbatas karena persaingan Tren Modifikasi Karoseri Spesifik
yang ketat.
3 Permintaan terhadap kendaraan spesifik seperti mobile
workshop, ambulans logistik, truk tangki
makanan/minuman, serta kendaraan pemadam
kebakaran terus meningkat. Segmen ini memiliki margin
lebih tinggi dan ruang kompetisi yang lebih selektif karena
menuntut keahlian desain dan rekayasa teknis lanjutan—
keunggulan yang dimiliki oleh Perseroan.
Page 14
Ta n t a n g a n Pelu a n g
Persaingan Harga dari Karoseri Lokal Skala Kecil Kolaborasi dengan Agen Pemegang Merek (APM)
4 Industri karoseri nasional bersifat fragmented dengan 4 Beberapa APM kendaraan niaga membuka peluang kerja
banyak pelaku lokal berskala kecil hingga menengah yang sama karoseri OEM-certified bagi produsen dengan rekam
bermain agresif dalam aspek harga. Beberapa dari jejak baik. Hal ini membuka akses terhadap pasar captive
mereka mengurangi spesifikasi material untuk yang lebih stabil serta mendukung reputasi jangka
menurunkan harga jual. Hal ini menekan margin pemain panjang.
formal seperti Perseroan, yang tetap menjaga standar
mutu dan keselamatan sesuai regulasi Kemenhub. Digitalisasi
5 Adopsi teknologi membuka peluang terhadap
5 Regulasi Emisi dan Standar Keselamatan Baru peningkatan efisiensi secara signifikan. Teknologi juga
Implementasi standar emisi Euro 4 dan revisi regulasi memungkinkan kustomisasi produk yang lebih cepat dan
teknis dari Kementerian Perhubungan terkait dimensi, akurat, memperpendek waktu produksi dan meningkatkan
bobot, dan pengujian tipe (type approval) kendaraan kepuasan pelanggan.
menuntut penyesuaian teknis berbiaya tinggi. Perseroan
harus menyesuaikan desain dan spesifikasi karoseri agar
tetap sesuai standar, yang berdampak pada siklus
pengembangan produk dan efisiensi lini produksi.
Page 15
Up a y a Pen in g ka t a n Kin erja
Page 16
Op t im a lisa si Ra n t a i Pa sok d a n Prod u ksi
Diversifika si Prod u k d a n Sp esia lisa si Pa sa r
Pen g u a t a n Asp ek Kom ersia l d a n
Pela y a n a n Pela n g g a n
Efisien si d a n Pen g u a t a n Keu a n g a n
Peru sa h a a n
Pen g em b a n g a n Su m b er Da y a Ma n u sia ( SDM)
Tekn olog i In form a si
Page 17
Rea lisa si d a n Ta rg et Pert u m b u h a n
Page 18
Rea lisa si d a n Ta rg et Pert u m b u h a n
Da la m Rp ju t a
Ta h u n 2024 Ha sil 2024 % Pen c a p a ia n Ta rg et 2025
Pen d a p a t a n 40,000 19,524 48.8% 22,000
La b a Bersih 27,500 (22,905) -183.3% 510
St ru kt u r Mod a l <1,5x 0,80x Tercapai <1x
Ra sio L/ E
Page 19
Ta n y a Ja w a b
Page 20
TERIMA KASIH
Page 21
La m p ira n
Page 22
La p ora n Posisi Keu a n g a n Kon solid a sia n
Page 23
La p ora n La b a Ru g i & Pen g h a sila n Kom p reh en sif
La in Kon solid a sia n
Page 24
Ra sio Keu a n g a n
Names mentioned 4 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Pusat Statistik
p.11
unresolved
org
Kota Nusantara
p.11
unresolved
org
Kementerian Perhubungan
p.14
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.