Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1
RESUME HASIL PAPARAN PUBLIK TAHUNAN
PT PELAYARAN NASIONAL BINA BUANA RAYA Tbk (“Perseroan”)
Diselenggarakan pada:
Hari / Tanggal : Kamis, 19 Juni 2025
Tempat : Zoom Online (Teams)
Pukul : 14.30 WIB - selesai.
Dihadiri oleh:
Direktur Utama : Na’im Machzyumi
Direktur : Lie Ly
Direktur : Sean Lee Yun Feng
Corporate Secretary : Susanti Novita
Dan para wartawan yang seluruhnya berjumlah 6 (enam) orang (Daftar Hadir wartawan terlampir).
Public expose dilaksanakan pada pukul 14:30 WIB sampai dengan selesai dan dibuka oleh Direktur
Utama Bapak Na’im Machzyumi, dengan materi sebagai berikut :
a. Profil Perseroan, Susunan Manajemen dan Segmen Usaha.
b. Kinerja Perusahaan, Laporan Laba Rugi dan Posisi Keuangan di tahun 2024.
c. Prospek Industri di tahun 2025.
d. Upaya Management di tahun 2025.
Setelah seluruh materi paparan publik telah selesai dipresentasikan, maka Manajemen Perseroan
memberikan kesempatan kepada para wartawan untuk mengajukan pertanyaan.
Adapun pertanyaan yang diajukan dan juga respon jawaban dari manajemen adalah sebagai berikut :
Saudara Sukris Priyatno (Harian LinkBisnis):
Tantangan seperti apa yang akan dihadapi Perseroan di tahun 2025 ini ?
Geopolitikal yang tidak pasti, adalah salah satu tantangan yang harus kita hadapi dan dengan adanya
Geopolitikal yang tidak pasti ini, kita tentunya akan menghadapi inflasi yang menyebabkan
meningkatnya biaya-biaya akan berdampak pada Profitability Perseroan.
Saudara Bari (Neraca):
Melihat kondisi geopolitik dunia yang sedang panas. Bagaimana prospek bagi Perseroan kedepannya ?
Apakah ada peluang atau justru mengancam industri ?
Page 2
Saudara Noval (Rakyat Merdeka): Apakah konflik internasional saat ini mempengaruhi bisnis Perseroan ? Saya rasa, saya akan menjawab pertanyaan kedua dan ketiga secara bersamaan, karena kedua pertanyaannya sama/mirip, membicarakan konflik international dan apa yang akan terjadi dengan BBR? Jujur saja saat ini sangat sulit untuk memprediksi tetapi untuk sektor migas jika diperhatikan harga minyak sedang naik. Dan hal itu terjadi dikarenakan konflik yang terjadi saat ini di wilayah timur tengah. Kedepannya menurut saya permintaan minyak masih sangat kuat karena permintaan untuk konsumsi saat ini masih melebihi ratusan juta barrel per hari. Permintaan atas pengeboran masih harus terus berjalan. Meski banyak orang membicarakan energi terbarukan yang sedang berkembang, namun pemikiran bahwa itu akan mengganti minyak mentah dan bahan bakar dalam waktu dekat tidak akan terjadi. Jadi permintaan masih akan terus berjalan. Kami belum melihat dampaknya terhadap sektor kami, kecuali jika harga minyak turun menjadi kurang dari lima puluh dollar per barrel, namun hal ini tidak akan terjadi jika anda melihat situasi nya saat ini. Jadi sebenarnya saat ini Perseroan memiliki lebih banyak peluang untuk maju daripada celah apapun. Saya berharap itu menjawab kedua pertanyaan tersebut. Saudara Iqbal (Suara Merdeka): Terkait dengan rencana menambah kapal di tahun ini, apakah ada target khusus dari Perseroan ? Segmen yang dibidik apakah tetap sama ? Saya pikir ada rencana bagi Perseroan untuk menambah armada di sektor offshore, tapi menurut saya ini adalah hal yang sangat besar mengingat kondisi saat ini. Saya pikir dari sektor keuangan, seperti yang anda ketahui industry ini adalah industry yang sangat padat modal. Kami membutuhkan kredit bank untuk dapat menambah armada atau kapal kami, sayangnya untuk kondisi saat ini, hal ini membutuhkan waktu. Kita punya cukup dana untuk menambah satu unit lagi atau bahkan dua tetapi kita harus berhati-hati agar tidak terlalu besar memanfaatkan kredit kepada Bank. Jadi ya, kami mengembangkan armada kami secara perlahan, tidak tahun ini mungkin tahun depan, kita bisa melihat tambahan kapal atau armada tersebut. Tahun ini Perseroan akan menambah satu kapal tetapi revenue nya akan bertambah di tahun yang akan datang. Kami berusaha untuk mendapatkan financing, jadi kita bisa menambah kapal di tahun yang akan datang. Jd tahun ini kita sudah menambah 1 kapal AHTS dan tahun kemarin kita menambah 1 kapal Self Propelled Barge. Segment Perseroan masih sama yaitu segment Self Propelled Barge dan segment oil and gas.
Names mentioned 7 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Na’im Machzyumi
p.1
unresolved
person
Sukris Priyatno
p.1
unresolved
person
Bari
p.1
unresolved
person
Noval
p.2
unresolved
person
Iqbal
p.2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.