Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 32
Page 1
PUBLIC EXPOSE
JAKARTA, 25 JUNI 2025
PT INDORITEL MAKMUR INTERNASIONAL Tbk.
(“PERSEROAN”)
Page 2
AGENDA
• Sekilas Perseroan
• Kinerja Keuangan Perseroan Tahun 2024
• Entitas Anak: PT Mega Akses Persada (“FiberStar”)
– Kinerja Keuangan Entitas Anak
– Tantangan dan Peluang/ Harapan
– Prospek Usaha dan Rencana ke Depan
• Entitas Asosiasi: PT Indomarco Prismatama (“Indomaret”); PT Fastfood
Indonesia Tbk. (“FAST”); PT Nippon Indosari Corpindo Tbk. (“ROTI”)
– Kinerja Keuangan Entitas Asosiasi
– Tantangan dan Peluang/Harapan
– Prospek Usaha dan Rencana ke Depan
• Kinerja Keuangan Perseroan Tahun Berjalan
2
Page 3
Sekilas Perseroan
Perseroan mengembangkan investasi melalui kepemilikan pada entitas anak PT
Mega Akses Persada (“FiberStar”) dan 3 (tiga) entitas asosiasi; PT Indomarco
Prismatama (“Indomaret”), PT Fast Food Indonesia Tbk (“FAST”), dan PT Nippon
Indosari Corpindo Tbk (“ROTI”). Perseroan terus mendukung entitas anak dan
entitas asosiasi untuk berkembang dan menerapkan langkah-langkah strategis
secara tepat, seperti pengembangan produk dan jasa, perluasan dan penguatan
jaringan, serta peningkatan kualitas pelayanan secara optimal. Perseroan optimis
dapat tetap bertumbuh dari waktu ke waktu.
3
Page 4
Sekilas Perseroan
continued
4
Page 5
Sekilas Perseroan
continued
Investment Company Telecommunications 71,97% stake
PT Mega Akses Persada
Fiber-optics owner-operator
PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. (DNET) ��Network in 141 cities
��FY23 / 24 PATMI : Rp235 bn / Rp70 bn
Minimarket 40,0% stake Mass-bread producer 25,77% stake Quick service restaurant 35,84% stake
PT Indomarco Prismatama (Indomaret) PT Nippon Indosari Corpindo Tbk. (ROTI) PT Fast Food Indonesia Tbk. (FAST)
1 1 1
Minimarket chain Mass-bread producer QSR chain
Number of stores: 23.107 Market cap: Rp 6,0 trn / US$371 m � Market cap: Rp 1,17 trn / US$72 m
� FY23 / 24 PATMI: Rp1.363 bn / Rp2.769 bn � Number of points of sale: 100.000 � Number of restaurants: KFC 707 & Taco Bell 8
� FY23 / 24 PATMI: (Rp416 bn) / (Rp797 bn)
� FY23 / 24 PATMI: Rp333 bn / Rp363 bn
Note: Exchange rate at end of Dec 30, 2024 for market cap
Data as of Dec 31, 2024 5
Page 6
Kinerja Keuangan Perseroan Tahun 2024
6
Page 7
Entitas Anak: PT Mega Akses Persada
(“FiberStar”)
• FiberStar berdiri pada tahun 2014 dan telah
berkembang menjadi salah satu penyedia
layanan infrastruktur berbasis serat optik
dengan skala nasional. Dengan konsep
netralitas, FiberStar dapat memfasilitasi
kebutuhan pelanggan dengan mendukung
perkembangan di berbagai sektor seperti
pelanggan NAP/ISP, perusahaan, perbankan • Hingga akhir 2024, FiberStar telah
menjangkau 17 Provinsi, 141 Kota/Kabupaten,
dan lembaga keuangan, kantor
dengan panjang gelaran mencapai 50.607 km,
pemerintahan, universitas dan sekolah,
naik 15,23% dari pencapaian tahun 2023.
kawasan bisnis, kawasan industri, kawasan
• Jumlah sambungan pelanggan (Home
pemukiman, toko retail ataupun toko connected) per akhir Desember 2024
konvensional. mencapai 349.992 pelanggan.
7
Page 8
Entitas Anak: PT Mega Akses Persada
(“FiberStar”)
Beberapa pencapaian & langkah yang telah FiberStar lakukan selama tahun 2024:
1. FiberStar menjadi salah satu Authorized Starlink Partner di Indonesia, selain
itu FiberStar juga menjalin kerjasama dengan Lippo Karawaci untuk
mengembangkan jaringan FTTH dan layanan IPTV di Kawasan residensial Park
Serpong.
2. FiberStar berupaya untuk terus mengoptimalkan pelayanan operasional
dengan meningkatkan maintenance melalui manage service vendor,
meningkatkan integrasi system dengan penerapan system ERP baru agar
lebih efisien dan produktif, serta menambah back-up jaringan backbone baru.
3. Restrukturisasi hutang jangka panjang Perusahaan dan negosiasi hutang baru
di awal tahun 2025 menjadi salah satu strategi FiberStar untuk memperluas
dan meningkatkan kualitas jaringan serta variasi produk.
8
Page 9
Kinerja Keuangan - FiberStar (Miliar Rupiah) 2023 2024 YoY% Pendapatan 1390 1428 2,7% Beban Operasional (925) (1.159) 25,3% Laba (Rugi) Usaha 465 269 -42,2% Margin Laba (Rugi) Usaha 33,5% 18,8% Laba (Rugi) Bersih 235 70 -70,2% Kas dan Setara Kas 420 320 -23,8% Aset Lancar 985 953 -3,2% Aset Tetap 2.839 3.087 8,7% Total Aset 4.201 4.495 7,0% Hutang 3.189 3.420 7,2% Ekuitas 1.012 1.075 6,2% Rasio Hutang terhadap Ekuitas (x) 3,2 3,2 Rasio Laba terhadap Aktiva (%) 5,6% 1,6% Rasio Laba terhadap Ekuitas (%) 23,2% 6,5% 9
Page 10
Tantangan dan Peluang/ Harapan FiberStar
Beberapa tantangan yang dihadapi oleh FiberStar untuk tahun 2025 ini:
1. FiberStar menghadapi tantangan pasar yang semakin kompetitif seiring
maraknya merger dan akuisisi antar operator telekomunikasi besar serta
tekanan persaingan harga. Sebagai respons, FiberStar tidak hanya fokus pada
pengembangan teknologi jaringan, tetapi juga melakukan diversifikasi produk
dengan menyediakan berbagai perangkat keras (hardware) unggulan, seperti
kabel fiber optik berkualitas tinggi serta perangkat dan peralatan jaringan
pendukung, guna mempertahankan daya saing.
2. Persaingan harga yang ketat dan tren konsolidasi melalui merger antar
operator besar menyebabkan banyak ISP berhenti beroperasi. Kondisi ini turut
memengaruhi FiberStar, terutama terkait penurunan jumlah ISP yang
menggunakan jaringan FiberStar.
10
Page 11
Sedangkan untuk peluang / harapan yang kami lihat adalah sebagai berikut: 1. FiberStar memiliki prospek yang sangat baik pada tahun 2025. Hal ini didukung oleh tren positif dalam kebutuhan konektivitas yang meningkat, pengembangan teknologi, serta dukungan pemerintah terhadap transformasi digital. Ekspansi jaringan yang dilakukan FiberStar menjadi faktor pendorong utama, didukung oleh strategi yang tepat dan inovasi berkelanjutan. Dengan mengusung konsep Net Neutrality, FiberStar menawarkan layanan Triple Play (data, suara, dan video) melalui jaringan akses terbuka kepada penyedia layanan telekomunikasi, sehingga berpotensi memperkuat posisinya sebagai penyedia fiber optik terbesar dan terbaik di Indonesia. 2. Rencana dan strategi FiberStar untuk tahun 2025 berfokus pada ekspansi jaringan secara agresif, penerapan teknologi modern, diversifikasi layanan, serta kolaborasi strategis. Diversifikasi layanan ini mencakup perluasan variasi produk dan layanan yang ditawarkan, tidak hanya terbatas pada konektivitas internet berbasis fiber optik, tetapi juga meliputi pengembangan layanan Triple Play (data, suara, dan video), layanan satelit melalui kemitraan dengan penyedia seperti Starlink, solusi infrastruktur telekomunikasi, serta paket layanan khusus yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan korporat dan ritel. Dengan fokus pada penambahan Homepassed, modernisasi jaringan, dan kemitraan strategis, FiberStar berupaya memperkuat posisinya sebagai penyedia infrastruktur fiber optik terkemuka di Indonesia. Keberhasilan implementasi strategi ini akan menentukan arah pertumbuhan dan keberlanjutan FiberStar di masa mendatang. 11
Page 12
Prospek Usaha dan Rencana ke Depan
FiberStar
Dengan berbagai tantangan dan peluang yang ada, FiberStar berencana menambah
panjang gelaran kabel pada tahun 2025 sepanjang 113.817 km, sehingga diharapkan total
panjang gelaran pada akhir tahun dapat mencapai + 164.424 km dan menjangkau
4.035.061 Homepassed. Sementara itu, untuk target sambungan pelanggan (Home
connected) pada tahun 2025 ini ditargetkan bisa mencapai 500.000 unit (naik 42,86% yoy).
12
Page 13
Entitas Asosiasi: PT Indomarco Prismatama
(“Indomaret”)
Konsumen Terwaralaba UMKM
• Sejak tahun 1997 Indomaret
• Melayani masyarakat Indonesia untuk memberi kesempatan bagi UKM,
• Kemudahan bagi lebih dari 1.090
mendapatkan kebutuhan sehari-hari perorangan, koperasi atau badan pemasok dan UMKM untuk
yang terjamin, berkualitas dan hemat. usaha untuk menjadi mitra mendistribusikan produk ke
terwaralaba. konsumen dengan cepat dan murah.
• Kemudahan untuk mendapatkan
produk dan jasa seperti token PLN, • Memberi kesempatan bagi lebih dari
• Hingga saat ini Indomaret sudah
Gas LPG, Tiket KAI, pembayaran air, 13.328 mitra UMKM untuk berjualan
memiliki lebih dari 6.070 mitra
di area toko Indomaret.
telpon dan lain-lain.
terwaralaba.
2022 2023 2024
Jumlah Total Toko 21.251 22.456 23.107
Jumlah Toko Warabala 5.386 5.774 6.009
13
Page 14
Entitas Asosiasi: PT Indomarco
Prismatama (“Indomaret”)
Beberapa pencapaian & langkah yang telah Indomaret lakukan selama
tahun 2024:
• Mempertajam format toko yang lebih tepat sesuai dengan kebutuhan
target konsumen dan lokasi toko.
• Menambah item-item ready to eat dan ready to drink, sesuai dengan
kebutuhan konsumen yang makin terbatas waktunya dan
membutuhkan kepraktisan.
• Terus bekerjasama dengan mitra seller untuk memberikan kemudahan
konsumen melakukan pembayaran billing di Indomaret.
• Bekerjasama dengan perbankan untuk memudahkan transaksi
perbankan di Indomaret (tarik – setor).
14
Page 15
Kinerja Keuangan – Indomaret (Miliar Rupiah) 2023 2024 YoY% Pendapatan 105.125 112.805 7,3% Laba Bruto 23.981 26.628 11,0% Marjin Laba Bruto 22,8% 23,6% Beban Operasional (21.558) (22.461) 4,2% Laba Usaha 2.423 4.167 72,0% Margin Laba Usaha 2,3% 3,7% Laba Bersih 1.415 2.810 98,6% Kas dan Setara Kas 4.772 3.560 -25,4% Aset Lancar 23.913 28.200 17,9% Aset Tetap 8.722 8.959 2,7% Total Aset 51.851 56.911 9,8% Hutang 33.296 35.429 6,4% Ekuitas 18.555 21.482 15,8% Rasio Hutang terhadap Ekuitas (x) 1,8 1,6 Rasio Laba terhadap Aktiva (%) 2,7% 4,9% Rasio Laba terhadap Ekuitas (%) 7,6% 13,1% 15
Page 16
Tantangan dan Peluang/Harapan
Indomaret
Tantangan yang dihadapi oleh Indomaret pada tahun 2025 ini adalah:
• Situasi ekonomi global dan perang tarif yang berimbas terhadap ekonomi
dalam negeri tampak dalam pelemahan daya beli masyarakat. Estimasi
pertumbuhan untuk tahun ini sekitar 5%.
• Perubahan trend belanja, sebagian konsumen beralih ke online sehingga
perlu diantisipasi dengan memperkuat online Indomaret.
• Persaingan sektor retail semakin ketat, baik dari segi harga, promosi, layanan
baru dan inovasi produk.
16
Page 17
continued
Sedangkan untuk peluang / harapan yang kami lihat adalah sebagai berikut:
• Memberikan layanan yang lebih baik, berinovasi dalam menyajikan produk-
produk baru sesuai kebutuhan konsumen dan mengandung nilai
keekonomisan.
• Memperkuat dan mengenalkan experience belanja online pada konsumen-
konsumen Indomaret, melalui klikIndomaret.
• Melakukan bounding yang lebih baik kepada pelanggan dengan memberikan
program-program loyalty/membership, sehingga memberikan nilai lebih dan
diharapkan pelanggan akan lebih loyal.
17
Page 18
Prospek Usaha dan Rencana ke Depan
Indomaret
• Dengan berbagai tantangan dan peluang yang ada, diharapkan hingga akhir
tahun 2025 ini, Indomaret dapat menambah + 1.000 gerai, sehingga menjadi
berjumlah 24.141 gerai yang tersebar di 34 provinsi.
18
Page 19
Entitas Asosiasi: PT Fastfood Indonesia Tbk.
(“FAST”)
• FAST merupakan pemegang hak waralaba
tunggal untuk merek KFC dan Taco Bell di
Indonesia. KFC adalah brand restoran cepat
saji yang telah beroperasi 45 tahun dan
merupakan salah satu yang terbesar dan
terpopuler di Indonesia. Sementara itu,
Taco Bell adalah restoran cepat saji yang
baru hadir di Indonesia sejak tahun 2020
dan menawarkan cita rasa makanan khas
Meksiko.
19
Page 20
Entitas Asosiasi: PT Fastfood Indonesia Tbk.
(“FAST”)
Beberapa pencapaian & langkah yang telah FAST lakukan selama
tahun 2024:
1. Fokus pada inovasi produk, penguatan SDM dan digitalisasi
untuk mendorong efisiensi operasional dan pertumbuhan
penjualan.
2. Optimalisasi jaringan gerai dan struktur organisasi melalui
pembukaan di lokasi potensial, penutupan gerai yang kurang
produktif dan perampingan organisasi.
3. Pengakuan atas kekuatan brand dengan berbagai penghargaan
nasional seperti “Fast Food Favorit Rakyat 2024” dan “Digital
Popular Brand Platinum Award 2024.”
20
Page 21
Entitas Asosiasi: PT Fastfood Indonesia Tbk.
(“FAST”)
Sepanjang tahun 2024, FAST telah mengoptimalkan potensi kenaikan penjualan dan
transaksi pemesanan dengan melakukan penambahan 4 gerai baru KFC (net) . Dengan
demikian, jumlah gerai KFC pada akhir tahun 2024 berjumlah 707 gerai dan Taco Bell
sebanyak 8 gerai.
21
Page 22
Kinerja Keuangan – FAST (Miliar Rupiah) 2023 2024 YoY% Pendapatan 5.935 4.876 -17,8% Laba Bruto 3.665 2.841 -22,5% Marjin Laba Bruto 61,8% 58,3% Beban Operasional (3.967) (3.625) -8,6% Rugi Usaha (302) (784) 159,6% Margin Laba Usaha -5,1% -16,1% Rugi Bersih (418) (798) 90,9% Kas dan Setara Kas 209 65 -68,9% Aset Lancar 948 617 -34,9% Aset Tetap 909 879 -3,3% Total Aset 3.911 3.529 -9,8% Hutang 3.187 3.401 6,7% Ekuitas 724 128 -82,3% Rasio Hutang terhadap Ekuitas (x) 4,4 26,6 Rasio Laba terhadap Aktiva (%) -10,7% -22,6% Rasio Laba terhadap Ekuitas (%) -57,7% -623,4% 22
Page 23
Tantangan dan Peluang/ Harapan
FAST
Beberapa tantangan yang dihadapi oleh FAST untuk tahun 2025 ini adalah:
1. Berdasarkan proyeksi sejumlah lembaga keuangan internasional seperti IMF
dan Bank Dunia, ekonomi Indonesia diperkirakan tetap menunjukkan
performa yang solid dengan tingkat pertumbuhan mencapai 5,1% di tahun
2025.
2. Proyeksi pertumbuhan ekonomi global dibayangi oleh sejumlah risiko,
termasuk meningkatnya ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat,
Eropa dan China, serta fragmentasi rantai pasok dan perdagangan
internasional yang semakin menguat.
3. Harga komoditas pangan global diperkirakan akan mengalami tren kenaikan
seiring meningkatnya biaya bahan bakar dan transportasi, yang dapat
memberikan tekanan tambahan pada inflasi global dan daya beli masyarakat.
23
Page 24
continued
Sedangkan peluang dan harapan yang kami lihat adalah sebagai
berikut:
1. Fokus pada inovasi produk dan digitalisasi untuk menciptakan
pengalaman pelanggan yang lebih personal dan relevan.
2. Penguatan SDM dan kualitas layanan melalui program
pelatihan berkelanjutan.
3. Optimalisasi aset dan ekspansi strategis lewat pembukaan,
penutupan, dan relokasi gerai berdasarkan analisis pasar, serta
pemasaran agresif lintas kanal untuk mendorong penjualan.
24
Page 25
Prospek Usaha dan Rencana ke Depan
FAST
Dengan berbagai tantangan dan peluang yang ada, diharapkan pada tahun 2025 ini, FAST
akan melakukan peremajaan terhadap gerai-gerai KFC yang sudah ada saat ini serta tidak
melakukan penambahan gerai baru Tacobell.
Selain itu, FAST berharap pertumbuhan ekonomi menjadi lebih baik sehingga mendorong
daya beli masyarakat. FAST akan terus melakukan inovasi produk yang disesuaikan dengan
preferensi dan kebutuhan konsumen dengan tetap mengedepankan kualitas produk,
pelayanan yang terbaik, serta kenyamanan gerai.
25
Page 26
Entitas Asosiasi: PT Nippon Indosari Corpindo Tbk.
(“ROTI”)
PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) adalah
produsen roti massal pertama dan terbesar di
Indonesia dengan brand SARI ROTI, yang
kemudian meluncurkan produk-produk kue
dengan brand SARI KUE dan mengembangkan
produk-produk berbasis cokelat dengan brand
SARI CHOCO.
Saat ini mengoperasikan 15 pabrik berlokasi
strategis di Indonesia dengan sebaran produk Beberapa pencapaian yang telah ROTI lakukan
lebih dari 100.000 titik penjualan mencakup kanal selama tahun 2024:
distribusi Modern dan Tradisional. • Mengoperasikan pabrik ke-15 di Pekanbaru,
Riau.
• Mendirikan entitas anak, PT Javasari Mitra
Prima (Javasari) yang bergerak dalam bidang
usaha industri produk roti dan kue.
26
Page 27
Entitas Asosiasi:
PT Nippon Indosari Corpindo Tbk
Langkah-langkah yang dilakukan ROTI sepanjang tahun 2024, antara lain:
• SARI ROTI memperkokoh dominasi pasar roti dengan mengembangkan produk-produk
berkualitas yang mampu memenuhi beragam preferensi konsumen Indonesia.
• SARI KUE, kategori kue yang senantiasa menghadirkan varian baru di gerai-gerai distribusi
Modern maupun Tradisional.
• SARI CHOCO, sebagai kategori baru produk berbasis cokelat, menggunakan citarasa cokelat
ROTI yang populer untuk diaplikasikan menjadi selai, kue kering, dan susu UHT.
• INDOSARI FOOD SOLUTIONS, pada kanal distribusi B2B, memasok bermacam produk ke
hotel, restoran, gerai makanan, dan kafe berskala kecil dan menengah.
• INDOSARI NIAGA NUSANTARA sebagai divisi distribusi, berfokus pada penetrasi kanal GT
untuk semua produk Perusahaan maupun produk pihak ketiga.
• JAVASARI, sebagai anak Perusahaan yang dibentuk secara khusus memproduksi roti, kue,
pastries dan cookies untuk kafe.
27
Page 28
Kinerja Keuangan – ROTI (Miliar Rupiah) 2023 2024 YoY% Pendapatan 3.821 3.932 2,9% Laba Bruto 2.065 2.147 4,0% Marjin Laba Bruto 54,0% 54,6% Beban Operasional (1.587) (1.626) 2,5% Laba Usaha 478 521 9,0% Margin Laba Usaha 12,5% 13,3% Laba Bersih 333 362 8,7% Kas dan Setara Kas 538 431 -19,9% Aset Lancar 1.165 1.044 -10,4% Aset Tetap 2.535 2.518 -0,7% Total Aset 3.944 3.746 -5,0% Hutang 1.550 1.438 -7,2% Ekuitas 2.394 2.308 -3,6% Rasio Hutang terhadap Ekuitas (x) 0,6 0,6 Rasio Laba terhadap Aktiva (%) 8,4% 9,7% Rasio Laba terhadap Ekuitas (%) 13,9% 15,7% 28
Page 29
Tantangan dan Peluang/ Harapan
ROTI
Beberapa tantangan yang dihadapi ROTI pada tahun 2025 ini adalah:
• Tahun 2025, kinerja Industri Makanan dan Minuman sebagai bagian dari ekonomi
Indonesia masih terus dibayangi pelemahan daya beli masyarakat, disertai
fluktuasi kurs mata uang asing, serta dinamika geopolitik yang semakin meluas.
Sedangkan peluang / harapan yang kami lihat adalah sebagai berikut:
• Senantiasa mengembangkan usaha melalui perluasan distribusi dan penambahan
titik penjualan dengan didukung pabrik-pabrik baru di regional Barat dan Timur
untuk menjangkau lebih banyak keluarga Indonesia.
29
Page 30
Prospek Usaha dan Rencana ke Depan
ROTI
Dengan berbagai tantangan dan peluang yang ada, diharapkan pada tahun 2025 ini:
• Potensi pasar untuk produk roti, kue dan produk berbasis cokelat di Indonesia
sangat besar didukung dengan laju urbanisasi masyarakat, gaya hidup milenial,
serta harapan akan daya beli konsumen yang terus meningkat di kemudian hari.
• Terus mengimplementasikan strategi BEYOND Bread melalui SARI ROTI, SARI KUE,
SARI CHOCO, INDOSARI FOOD SOLUTIONS, INDOSARI NIAGA NUSANTARA dan
JAVASARI untuk meraih pertumbuhan usaha yang berkelanjutan (sustainable
growth).
30
Page 31
Kinerja Keuangan Perseroan
Tahun Berjalan
(Miliar Rupiah) 2024 Q124 Q125 YoY%
Pendapatan 1.428 345 379 9,9%
Bagian Laba Bersih Entitas Asosiasi 914 9 182 1955,9%
Biaya Penjualan (988) (209) (267) 27,8%
Biaya Umum dan Administrasi (185) (39) (46) 18,5%
Pendapatan (Pengeluaran) lain-lain (2) 7 (3) -133,6%
Jumlah Biaya Usaha (1.176) (241) (316) 31,2%
Laba Usaha 1.166 113 246 116,8%
Pendapatan (pengeluaran) non-operasi (21) (5) (37) 708,9%
Laba Sebelum Pajak 1.145 109 209 92,0%
Perkiraan Pajak (54) (24) (7) -72,3%
Laba Bersih 1.092 85 202 138,3%
31
Page 32
Terima kasih
KANTOR PUSAT
Wisma Indocement Lt. 10
Jl. Jendral Sudirman Kav. 70-71
Jakarta 12910
KONTA K | CONTACTS
Telp : +62 21 2941 0709
Fax : +62 21 2941 0701
E-mail : corporatesecretary@indoritel.co.id
32
Names mentioned 9 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Mega Akses Persada
p.2 ×4
unresolved
org
PT Indomarco Prismatama
p.2 ×5
unresolved
org
Fastfood Indonesia Tbk.
p.2 ×8
unresolved
org
PT Mega Akses Persada Fiber-optics
p.5
unresolved
org
PT Javasari Mitra Prima
p.26
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.