Skip to content
Back to announcement

20250619_DNET_Public Expose_31896530_lamp2.pdf

Other Text extracted DNET

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 32

Page 1
            PUBLIC EXPOSE

        JAKARTA, 25 JUNI 2025

PT INDORITEL MAKMUR INTERNASIONAL Tbk.
              (“PERSEROAN”)
Page 2
                               AGENDA
•   Sekilas Perseroan

•   Kinerja Keuangan Perseroan Tahun 2024

•   Entitas Anak: PT Mega Akses Persada (“FiberStar”)
     – Kinerja Keuangan Entitas Anak

     – Tantangan dan Peluang/ Harapan

     – Prospek Usaha dan Rencana ke Depan

•   Entitas Asosiasi: PT Indomarco Prismatama (“Indomaret”); PT Fastfood
    Indonesia Tbk. (“FAST”); PT Nippon Indosari Corpindo Tbk. (“ROTI”)
     – Kinerja Keuangan Entitas Asosiasi

     – Tantangan dan Peluang/Harapan

     – Prospek Usaha dan Rencana ke Depan

•   Kinerja Keuangan Perseroan Tahun Berjalan
                                                                           2
Page 3
                     Sekilas Perseroan

Perseroan mengembangkan investasi melalui kepemilikan pada entitas anak PT
Mega Akses Persada (“FiberStar”) dan 3 (tiga) entitas asosiasi; PT Indomarco
Prismatama (“Indomaret”), PT Fast Food Indonesia Tbk (“FAST”), dan PT Nippon
Indosari Corpindo Tbk (“ROTI”). Perseroan terus mendukung entitas anak dan
entitas asosiasi untuk berkembang dan menerapkan langkah-langkah strategis
secara tepat, seperti pengembangan produk dan jasa, perluasan dan penguatan
jaringan, serta peningkatan kualitas pelayanan secara optimal. Perseroan optimis
dapat tetap bertumbuh dari waktu ke waktu.




                                                                              3
Page 4
            Sekilas Perseroan
continued




                                4
Page 5
                                                                   Sekilas Perseroan
         continued
                                                                           Investment Company                                              Telecommunications                71,97% stake

                                                                                                                                                    PT Mega Akses Persada


                                                                                                                                                   Fiber-optics owner-operator
                                                                               PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. (DNET)               ��Network in 141 cities

                                                                                                                                           ��FY23 / 24 PATMI : Rp235 bn / Rp70 bn




Minimarket                                                   40,0% stake      Mass-bread producer                    25,77% stake   Quick service restaurant              35,84% stake


PT Indomarco Prismatama (Indomaret)                                            PT Nippon Indosari Corpindo Tbk. (ROTI)                    PT Fast Food Indonesia Tbk. (FAST)




 1                                                                              1                                                     1
                     Minimarket chain                                                      Mass-bread producer                                          QSR chain

 Number of stores: 23.107                                                      Market cap: Rp 6,0 trn / US$371 m                  � Market cap: Rp 1,17 trn / US$72 m

� FY23 / 24 PATMI: Rp1.363 bn / Rp2.769 bn                                     � Number of points of sale: 100.000                  � Number of restaurants: KFC 707 & Taco Bell 8

                                                                                                                                    � FY23 / 24 PATMI: (Rp416 bn) / (Rp797 bn)
                                                                               � FY23 / 24 PATMI: Rp333 bn / Rp363 bn




 Note: Exchange rate at end of Dec 30, 2024 for market cap
 Data as of Dec 31, 2024                                                                                                                                                            5
Page 6
Kinerja Keuangan Perseroan Tahun 2024




                                   6
Page 7
    Entitas Anak: PT Mega Akses Persada
                (“FiberStar”)
•   FiberStar berdiri pada tahun 2014 dan telah
    berkembang menjadi salah satu penyedia
    layanan infrastruktur berbasis serat optik
    dengan skala nasional. Dengan konsep
    netralitas,   FiberStar    dapat    memfasilitasi
    kebutuhan pelanggan dengan mendukung
    perkembangan di berbagai sektor seperti
    pelanggan NAP/ISP, perusahaan, perbankan              •   Hingga    akhir    2024,     FiberStar    telah
                                                              menjangkau 17 Provinsi, 141 Kota/Kabupaten,
    dan       lembaga          keuangan,         kantor
                                                              dengan panjang gelaran mencapai 50.607 km,
    pemerintahan,     universitas      dan   sekolah,
                                                              naik 15,23% dari pencapaian tahun 2023.
    kawasan bisnis, kawasan industri, kawasan
                                                          •   Jumlah   sambungan         pelanggan     (Home
    pemukiman,      toko      retail   ataupun    toko        connected)   per   akhir     Desember     2024
    konvensional.                                             mencapai 349.992 pelanggan.


                                                                                                         7
Page 8
  Entitas Anak: PT Mega Akses Persada
              (“FiberStar”)
Beberapa pencapaian & langkah yang telah FiberStar lakukan selama tahun 2024:
1. FiberStar menjadi salah satu Authorized Starlink Partner di Indonesia, selain
   itu FiberStar juga menjalin kerjasama dengan Lippo Karawaci untuk
   mengembangkan jaringan FTTH dan layanan IPTV di Kawasan residensial Park
   Serpong.
2. FiberStar berupaya untuk terus mengoptimalkan pelayanan operasional
   dengan meningkatkan maintenance melalui manage service vendor,
   meningkatkan integrasi system dengan penerapan system ERP baru agar
   lebih efisien dan produktif, serta menambah back-up jaringan backbone baru.
3. Restrukturisasi hutang jangka panjang Perusahaan dan negosiasi hutang baru
   di awal tahun 2025 menjadi salah satu strategi FiberStar untuk memperluas
   dan meningkatkan kualitas jaringan serta variasi produk.



                                                                               8
Page 9
   Kinerja Keuangan - FiberStar
(Miliar Rupiah)                     2023      2024        YoY%
Pendapatan                            1390      1428       2,7%
Beban Operasional                     (925)   (1.159)     25,3%
Laba (Rugi) Usaha                      465       269      -42,2%
Margin Laba (Rugi) Usaha            33,5%     18,8%
Laba (Rugi) Bersih                     235           70   -70,2%


Kas dan Setara Kas                     420       320      -23,8%
Aset Lancar                            985       953       -3,2%
Aset Tetap                           2.839     3.087       8,7%
Total Aset                           4.201     4.495       7,0%
Hutang                               3.189     3.420       7,2%
Ekuitas                              1.012     1.075       6,2%


Rasio Hutang terhadap Ekuitas (x)       3,2      3,2
Rasio Laba terhadap Aktiva (%)        5,6%      1,6%
Rasio Laba terhadap Ekuitas (%)      23,2%      6,5%               9
Page 10
  Tantangan dan Peluang/ Harapan FiberStar

Beberapa tantangan yang dihadapi oleh FiberStar untuk tahun 2025 ini:
1. FiberStar menghadapi tantangan pasar yang semakin kompetitif seiring
  maraknya merger dan akuisisi antar operator telekomunikasi besar serta
  tekanan persaingan harga. Sebagai respons, FiberStar tidak hanya fokus pada
  pengembangan teknologi jaringan, tetapi juga melakukan diversifikasi produk
  dengan menyediakan berbagai perangkat keras (hardware) unggulan, seperti
  kabel fiber optik berkualitas tinggi serta perangkat dan peralatan jaringan
  pendukung, guna mempertahankan daya saing.
2. Persaingan harga yang ketat dan tren konsolidasi melalui merger antar
  operator besar menyebabkan banyak ISP berhenti beroperasi. Kondisi ini turut
  memengaruhi FiberStar, terutama terkait penurunan jumlah ISP yang
  menggunakan jaringan FiberStar.

                                                                            10
Page 11
Sedangkan untuk peluang / harapan yang kami lihat adalah sebagai berikut:
1. FiberStar memiliki prospek yang sangat baik pada tahun 2025. Hal ini didukung oleh tren
  positif dalam kebutuhan konektivitas yang meningkat, pengembangan teknologi, serta
  dukungan pemerintah terhadap transformasi digital. Ekspansi jaringan yang dilakukan
  FiberStar menjadi faktor pendorong utama, didukung oleh strategi yang tepat dan
  inovasi berkelanjutan. Dengan mengusung konsep Net Neutrality, FiberStar menawarkan
  layanan Triple Play (data, suara, dan video) melalui jaringan akses terbuka kepada
  penyedia layanan telekomunikasi, sehingga berpotensi memperkuat posisinya sebagai
  penyedia fiber optik terbesar dan terbaik di Indonesia.
2. Rencana dan strategi FiberStar untuk tahun 2025 berfokus pada ekspansi jaringan secara
  agresif, penerapan teknologi modern, diversifikasi layanan, serta kolaborasi strategis.
  Diversifikasi layanan ini mencakup perluasan variasi produk dan layanan yang
  ditawarkan, tidak hanya terbatas pada konektivitas internet berbasis fiber optik, tetapi
  juga meliputi pengembangan layanan Triple Play (data, suara, dan video), layanan satelit
  melalui kemitraan dengan penyedia seperti Starlink, solusi infrastruktur telekomunikasi,
  serta paket layanan khusus yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan korporat dan
  ritel. Dengan fokus pada penambahan Homepassed, modernisasi jaringan, dan
  kemitraan strategis, FiberStar berupaya memperkuat posisinya sebagai penyedia
  infrastruktur fiber optik terkemuka di Indonesia. Keberhasilan implementasi strategi ini
  akan menentukan arah pertumbuhan dan keberlanjutan FiberStar di masa mendatang. 11
Page 12
Prospek Usaha dan Rencana ke Depan
             FiberStar
Dengan berbagai tantangan dan peluang yang ada, FiberStar berencana menambah
panjang gelaran kabel pada tahun 2025 sepanjang 113.817 km, sehingga diharapkan total
panjang gelaran pada akhir tahun dapat mencapai + 164.424 km dan menjangkau
4.035.061 Homepassed. Sementara itu, untuk target sambungan pelanggan (Home
connected) pada tahun 2025 ini ditargetkan bisa mencapai 500.000 unit (naik 42,86% yoy).




                                                                                       12
Page 13
      Entitas Asosiasi: PT Indomarco Prismatama
                    (“Indomaret”)
            Konsumen                                    Terwaralaba                                           UMKM




                                              • Sejak      tahun    1997     Indomaret
•   Melayani masyarakat Indonesia untuk         memberi kesempatan bagi UKM,
                                                                                              •     Kemudahan bagi lebih dari 1.090
    mendapatkan kebutuhan sehari-hari           perorangan, koperasi atau badan                     pemasok     dan     UMKM     untuk
    yang terjamin, berkualitas dan hemat.       usaha      untuk     menjadi       mitra            mendistribusikan    produk     ke
                                                terwaralaba.                                        konsumen dengan cepat dan murah.
•   Kemudahan       untuk   mendapatkan
    produk dan jasa seperti token PLN,                                                        •     Memberi kesempatan bagi lebih dari
                                              • Hingga saat ini Indomaret sudah
    Gas LPG, Tiket KAI, pembayaran air,                                                             13.328 mitra UMKM untuk berjualan
                                                memiliki    lebih   dari   6.070   mitra
                                                                                                    di area toko Indomaret.
    telpon dan lain-lain.
                                                terwaralaba.

                                                                            2022       2023       2024
                                    Jumlah Total Toko                      21.251 22.456 23.107
                                    Jumlah Toko Warabala                    5.386 5.774 6.009
                                                                                                                                  13
Page 14
       Entitas Asosiasi: PT Indomarco
         Prismatama (“Indomaret”)
Beberapa pencapaian & langkah yang telah Indomaret lakukan selama
tahun 2024:
• Mempertajam format toko yang lebih tepat sesuai dengan kebutuhan
  target konsumen dan lokasi toko.
• Menambah item-item ready to eat dan ready to drink, sesuai dengan
  kebutuhan    konsumen      yang    makin   terbatas   waktunya   dan
  membutuhkan kepraktisan.
• Terus bekerjasama dengan mitra seller untuk memberikan kemudahan
  konsumen melakukan pembayaran billing di Indomaret.
• Bekerjasama dengan perbankan untuk memudahkan transaksi
  perbankan di Indomaret (tarik – setor).

                                                                    14
Page 15
Kinerja Keuangan – Indomaret
 (Miliar Rupiah)                     2023       2024      YoY%
 Pendapatan                         105.125    112.805      7,3%
 Laba Bruto                          23.981     26.628     11,0%
   Marjin Laba Bruto                 22,8%      23,6%
 Beban Operasional                  (21.558)   (22.461)     4,2%
 Laba Usaha                           2.423      4.167     72,0%
   Margin Laba Usaha                  2,3%       3,7%
 Laba Bersih                          1.415      2.810     98,6%


 Kas dan Setara Kas                   4.772      3.560    -25,4%
 Aset Lancar                         23.913     28.200     17,9%
 Aset Tetap                           8.722      8.959      2,7%
 Total Aset                          51.851     56.911      9,8%
 Hutang                              33.296     35.429      6,4%
 Ekuitas                             18.555     21.482     15,8%


Rasio Hutang terhadap Ekuitas (x)        1,8        1,6
Rasio Laba terhadap Aktiva (%)         2,7%       4,9%
Rasio Laba terhadap Ekuitas (%)        7,6%     13,1%              15
Page 16
    Tantangan dan Peluang/Harapan
              Indomaret
Tantangan yang dihadapi oleh Indomaret pada tahun 2025 ini adalah:

•   Situasi ekonomi global dan perang tarif yang berimbas terhadap ekonomi
    dalam negeri tampak dalam pelemahan daya beli masyarakat. Estimasi
    pertumbuhan untuk tahun ini sekitar 5%.

•   Perubahan trend belanja, sebagian konsumen beralih ke online sehingga
    perlu diantisipasi dengan memperkuat online Indomaret.

•   Persaingan sektor retail semakin ketat, baik dari segi harga, promosi, layanan
    baru dan inovasi produk.




                                                                               16
Page 17
continued

Sedangkan untuk peluang / harapan yang kami lihat adalah sebagai berikut:

•   Memberikan layanan yang lebih baik, berinovasi dalam menyajikan produk-
    produk   baru   sesuai   kebutuhan   konsumen   dan   mengandung        nilai
    keekonomisan.

•   Memperkuat dan mengenalkan experience belanja online pada konsumen-
    konsumen Indomaret, melalui klikIndomaret.

•   Melakukan bounding yang lebih baik kepada pelanggan dengan memberikan
    program-program loyalty/membership, sehingga memberikan nilai lebih dan
    diharapkan pelanggan akan lebih loyal.




                                                                               17
Page 18
Prospek Usaha dan Rencana ke Depan
            Indomaret
•   Dengan berbagai tantangan dan peluang yang ada, diharapkan hingga akhir
    tahun 2025 ini, Indomaret dapat menambah + 1.000 gerai, sehingga menjadi
    berjumlah 24.141 gerai yang tersebar di 34 provinsi.




                                                                           18
Page 19
   Entitas Asosiasi: PT Fastfood Indonesia Tbk.
                      (“FAST”)
• FAST merupakan pemegang hak waralaba
  tunggal untuk merek KFC dan Taco Bell di
  Indonesia. KFC adalah brand restoran cepat
  saji yang telah beroperasi 45 tahun dan
  merupakan salah satu yang terbesar dan
  terpopuler di Indonesia. Sementara itu,
  Taco Bell adalah restoran cepat saji yang
  baru hadir di Indonesia sejak tahun 2020
  dan menawarkan cita rasa makanan khas
  Meksiko.




                                                  19
Page 20
 Entitas Asosiasi: PT Fastfood Indonesia Tbk.
                    (“FAST”)
Beberapa pencapaian & langkah yang telah FAST lakukan selama
tahun 2024:
1. Fokus pada inovasi produk, penguatan SDM dan digitalisasi
  untuk mendorong efisiensi operasional dan pertumbuhan
  penjualan.
2. Optimalisasi jaringan gerai dan struktur organisasi melalui
  pembukaan di lokasi potensial, penutupan gerai yang kurang
  produktif dan perampingan organisasi.
3. Pengakuan atas kekuatan brand dengan berbagai penghargaan
  nasional seperti “Fast Food Favorit Rakyat 2024” dan “Digital
  Popular Brand Platinum Award 2024.”
                                                             20
Page 21
 Entitas Asosiasi: PT Fastfood Indonesia Tbk.
                    (“FAST”)




Sepanjang tahun 2024, FAST telah mengoptimalkan potensi kenaikan penjualan dan
transaksi pemesanan dengan melakukan penambahan 4 gerai baru KFC (net) . Dengan
demikian, jumlah gerai KFC pada akhir tahun 2024 berjumlah 707 gerai dan Taco Bell
sebanyak 8 gerai.
                                                                                     21
Page 22
    Kinerja Keuangan – FAST
 (Miliar Rupiah)                    2023       2024      YoY%
 Pendapatan                          5.935      4.876    -17,8%
 Laba Bruto                          3.665      2.841    -22,5%
   Marjin Laba Bruto                61,8%      58,3%
 Beban Operasional                  (3.967)    (3.625)    -8,6%
 Rugi Usaha                          (302)      (784)    159,6%
   Margin Laba Usaha                -5,1%     -16,1%
 Rugi Bersih                         (418)      (798)     90,9%


 Kas dan Setara Kas                    209         65    -68,9%
 Aset Lancar                           948        617    -34,9%
 Aset Tetap                            909        879     -3,3%
 Total Aset                          3.911      3.529     -9,8%
 Hutang                              3.187      3.401      6,7%
 Ekuitas                               724        128    -82,3%


Rasio Hutang terhadap Ekuitas (x)      4,4       26,6
Rasio Laba terhadap Aktiva (%)      -10,7%     -22,6%
Rasio Laba terhadap Ekuitas (%)     -57,7%    -623,4%             22
Page 23
   Tantangan dan Peluang/ Harapan
               FAST
Beberapa tantangan yang dihadapi oleh FAST untuk tahun 2025 ini adalah:

1. Berdasarkan proyeksi sejumlah lembaga keuangan internasional seperti IMF
   dan Bank Dunia, ekonomi Indonesia diperkirakan tetap menunjukkan
   performa yang solid dengan tingkat pertumbuhan mencapai 5,1% di tahun
   2025.

2. Proyeksi pertumbuhan ekonomi global dibayangi oleh sejumlah risiko,
   termasuk meningkatnya ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat,
   Eropa dan China, serta fragmentasi rantai pasok dan perdagangan
   internasional yang semakin menguat.

3. Harga komoditas pangan global diperkirakan akan mengalami tren kenaikan
   seiring meningkatnya biaya bahan bakar dan transportasi, yang dapat
   memberikan tekanan tambahan pada inflasi global dan daya beli masyarakat.
                                                                          23
Page 24
continued

Sedangkan peluang dan harapan yang kami lihat adalah sebagai
berikut:
1.   Fokus pada inovasi produk dan digitalisasi untuk menciptakan
     pengalaman pelanggan yang lebih personal dan relevan.
2.   Penguatan SDM dan kualitas layanan melalui program
     pelatihan berkelanjutan.
3.   Optimalisasi aset dan ekspansi strategis lewat pembukaan,
     penutupan, dan relokasi gerai berdasarkan analisis pasar, serta
     pemasaran agresif lintas kanal untuk mendorong penjualan.



                                                                  24
Page 25
Prospek Usaha dan Rencana ke Depan
               FAST
Dengan berbagai tantangan dan peluang yang ada, diharapkan pada tahun 2025 ini, FAST
akan melakukan peremajaan terhadap gerai-gerai KFC yang sudah ada saat ini serta tidak
melakukan penambahan gerai baru Tacobell.

Selain itu, FAST berharap pertumbuhan ekonomi menjadi lebih baik sehingga mendorong
daya beli masyarakat. FAST akan terus melakukan inovasi produk yang disesuaikan dengan
preferensi dan kebutuhan konsumen dengan tetap mengedepankan kualitas produk,
pelayanan yang terbaik, serta kenyamanan gerai.




                                                                                    25
Page 26
Entitas Asosiasi: PT Nippon Indosari Corpindo Tbk.
                      (“ROTI”)
 PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) adalah
 produsen roti massal pertama dan terbesar di
 Indonesia   dengan    brand    SARI   ROTI,   yang
 kemudian     meluncurkan      produk-produk    kue
 dengan brand SARI KUE dan mengembangkan
 produk-produk berbasis cokelat dengan brand
 SARI CHOCO.

 Saat ini mengoperasikan 15 pabrik berlokasi
 strategis di Indonesia dengan sebaran produk         Beberapa pencapaian yang telah ROTI lakukan

 lebih dari 100.000 titik penjualan mencakup kanal    selama tahun 2024:

 distribusi Modern dan Tradisional.                   •   Mengoperasikan pabrik ke-15 di Pekanbaru,
                                                          Riau.
                                                      •   Mendirikan entitas anak, PT Javasari Mitra
                                                          Prima (Javasari) yang bergerak dalam bidang
                                                          usaha industri produk roti dan kue.


                                                                                                 26
Page 27
                   Entitas Asosiasi:
            PT Nippon Indosari Corpindo Tbk
Langkah-langkah yang dilakukan ROTI sepanjang tahun 2024, antara lain:
•   SARI ROTI memperkokoh dominasi pasar roti dengan mengembangkan produk-produk
    berkualitas yang mampu memenuhi beragam preferensi konsumen Indonesia.
•   SARI KUE, kategori kue yang senantiasa menghadirkan varian baru di gerai-gerai distribusi
    Modern maupun Tradisional.
•   SARI CHOCO, sebagai kategori baru produk berbasis cokelat, menggunakan citarasa cokelat
    ROTI yang populer untuk diaplikasikan menjadi selai, kue kering, dan susu UHT.
•   INDOSARI FOOD SOLUTIONS, pada kanal distribusi B2B, memasok bermacam produk ke
    hotel, restoran, gerai makanan, dan kafe berskala kecil dan menengah.
•   INDOSARI NIAGA NUSANTARA sebagai divisi distribusi, berfokus pada penetrasi kanal GT
    untuk semua produk Perusahaan maupun produk pihak ketiga.
•   JAVASARI, sebagai anak Perusahaan yang dibentuk secara khusus memproduksi roti, kue,
    pastries dan cookies untuk kafe.




                                                                                           27
Page 28
     Kinerja Keuangan – ROTI
 (Miliar Rupiah)                    2023      2024      YoY%
 Pendapatan                          3.821     3.932      2,9%
 Laba Bruto                          2.065     2.147      4,0%
   Marjin Laba Bruto                54,0%     54,6%
 Beban Operasional                  (1.587)   (1.626)     2,5%
 Laba Usaha                            478       521      9,0%
   Margin Laba Usaha                12,5%     13,3%
 Laba Bersih                           333       362      8,7%


 Kas dan Setara Kas                    538       431    -19,9%
 Aset Lancar                         1.165     1.044    -10,4%
 Aset Tetap                          2.535     2.518     -0,7%
 Total Aset                          3.944     3.746     -5,0%
 Hutang                              1.550     1.438     -7,2%
 Ekuitas                             2.394     2.308     -3,6%


Rasio Hutang terhadap Ekuitas (x)      0,6       0,6
Rasio Laba terhadap Aktiva (%)       8,4%      9,7%
Rasio Laba terhadap Ekuitas (%)     13,9%     15,7%              28
Page 29
    Tantangan dan Peluang/ Harapan
                 ROTI
Beberapa tantangan yang dihadapi ROTI pada tahun 2025 ini adalah:
•   Tahun 2025, kinerja Industri Makanan dan Minuman sebagai bagian dari ekonomi
    Indonesia masih terus dibayangi pelemahan daya beli masyarakat, disertai
    fluktuasi kurs mata uang asing, serta dinamika geopolitik yang semakin meluas.


Sedangkan peluang / harapan yang kami lihat adalah sebagai berikut:
•   Senantiasa mengembangkan usaha melalui perluasan distribusi dan penambahan
    titik penjualan dengan didukung pabrik-pabrik baru di regional Barat dan Timur
    untuk menjangkau lebih banyak keluarga Indonesia.




                                                                                     29
Page 30
Prospek Usaha dan Rencana ke Depan
               ROTI

 Dengan berbagai tantangan dan peluang yang ada, diharapkan pada tahun 2025 ini:
 •   Potensi pasar untuk produk roti, kue dan produk berbasis cokelat di Indonesia
     sangat besar didukung dengan laju urbanisasi masyarakat, gaya hidup milenial,
     serta harapan akan daya beli konsumen yang terus meningkat di kemudian hari.


 •   Terus mengimplementasikan strategi BEYOND Bread melalui SARI ROTI, SARI KUE,
     SARI CHOCO, INDOSARI FOOD SOLUTIONS, INDOSARI NIAGA NUSANTARA dan
     JAVASARI untuk meraih pertumbuhan usaha yang berkelanjutan (sustainable
     growth).




                                                                                     30
Page 31
              Kinerja Keuangan Perseroan
                     Tahun Berjalan
(Miliar Rupiah)                          2024    Q124    Q125      YoY%
Pendapatan                              1.428     345     379      9,9%
Bagian Laba Bersih Entitas Asosiasi       914       9     182    1955,9%
Biaya Penjualan                         (988)    (209)   (267)    27,8%
Biaya Umum dan Administrasi             (185)     (39)    (46)    18,5%
Pendapatan (Pengeluaran) lain-lain         (2)      7      (3)   -133,6%
Jumlah Biaya Usaha                     (1.176)   (241)   (316)    31,2%
Laba Usaha                              1.166     113     246    116,8%
Pendapatan (pengeluaran) non-operasi      (21)     (5)    (37)   708,9%
Laba Sebelum Pajak                      1.145     109     209     92,0%
Perkiraan Pajak                           (54)    (24)     (7)    -72,3%
Laba Bersih                             1.092      85     202    138,3%



                                                                      31
Page 32
Terima kasih

               KANTOR PUSAT
               Wisma Indocement Lt. 10
               Jl. Jendral Sudirman Kav. 70-71
               Jakarta 12910
               KONTA K | CONTACTS
               Telp : +62 21 2941 0709
               Fax : +62 21 2941 0701
               E-mail : corporatesecretary@indoritel.co.id

                                                 32

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.73 MB
Published20 Jun 2025
Pages32
Characters27,292
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 9 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Nippon Indosari Corpindo Tbk. p.2 ×17
linked org Fast Food Indonesia Tbk p.3 ×5
linked org Lippo Karawaci p.8
unresolved org PT Mega Akses Persada p.2 ×4
unresolved org PT Indomarco Prismatama p.2 ×5
unresolved org Fastfood Indonesia Tbk. p.2 ×8
unresolved org PT Mega Akses Persada Fiber-optics p.5
unresolved org PT Javasari Mitra Prima p.26

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result