Back to announcement
20250618_BESS_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31896450_lamp1.pdf
Other Text extracted BESSSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 14
Page 1
Lampiran Surat Nomor S-05687/BEI.PP3/06-2025
Daftar Permintaan Penjelasan
1. Berdasarkan CALK 4 Kas dan Setara Kas, Perseroan agar menjelaskan:
a. Latar belakang peningkatan signifikan kas setara kas sebesar Rp52,23 miliar pada
periode tiga bulan yang berakhir pada 31 Maret 2025.
b. Proses bisnis dan kontrol atas penggunaan kas dan bank Perseroan. Perseroan agar
menyampaikan jawaban dalam bentuk narasi.
c. Informasi mengenai tujuan penggunaan rekening kas dan setara kas Perseroan.
Perseroan agar menyampaikan jawaban menggunakan format tabel sebagai berikut:
Jawab :
a. Peningkatan signifikan kas dan setara kas sebesar Rp52,23 miliar pada periode tiga
bulan yang berakhir pada 31 Maret 2025, sebagian besar adalah berasal dari
penerimaan dari pelanggan.
b. Transaksi penerimaan dan pengeluaran baik melalui kas dan bank yang dicatat oleh
Perseroan harus dilakukan pengendalian untuk memastikan apakah pencatatan
tersebut telah sesuai, agar tidak terjadi kecurangan atas uang kas/bank tersebut.
Adapun pengendalian internal yang dilakukan Perseroan meliputi:
1. Adanya penetapan tanggung jawab yang jelas kepada pihak pemegang kas;
2. Penyelenggaraan pencatatan yang baik, tertib dan teratur;
3. Adanya pemisahan tanggung jawab antara pihak pemegang kas dan yang mencatat
transaksi/melakukan pembukuan;
4. Adanya autorisasi dari pihak atasan atas pengeluaran kas/bank;
5. Pelaksanaan pemeriksaan terhadap kas dan bank secara berkala.
c. Informasi mengenai tujuan penggunaan rekening adalah sebagai berikut:
Page 2
Mapping Pemilik Rekening Nomor Rekening Jumlah Nilai Per
No. Mata Uang Tujuan Penggunaan Dana
Akun LK Bank Bank 31 Maret 2025
Kas digunakan terutama adalah untuk
pembayaran biaya operasional Perseroan, baik
operasional kapal maupun beban umum lainnya
1 Kas Rupiah 127.115.613
dengan jumlah pembayaran di bawah Rp 10 juta.
Kas ini terbagi menjadi 2, yaitu kas operasional
kantor dan operasional lapangan (site).
PT Batulicin Nusantara Mandiri - Rekening ini digunakan untuk dana operasional
3 Bank Rupiah 94.584.234.434
Maritim Tbk 0310069690058 Perseroan (penerimaan dan pengeluaran).
Rekening ini merupakan RDN (Rekening Dana
PT Batulicin Nusantara Mandiri - Nasabah) yang peruntukannya adalah berkaitan
4 Bank Rupiah 11.874.725.010
Maritim Tbk 0310003636969 dengan saham yang dimiliki Perseroan di bursa
saham.
Dana masuk dalam rekening ini adalah sebagian
besar berasal dari penerimaan pelanggan;
PT Batulicin Nusantara Mandiri - sedangkan penggunaan dana adalah untuk
2 Bank Rupiah 1.975.000
Maritim Tbk 0310007199527 pembayaran kepada vendor terkait dengan
operasional kapal, dan pembayaran gaji karyawan
setiap bulannya.
PT Batulicin Nusantara Mandiri - Rekening ini dipakai untuk pembayaran biaya
5 Bank Rupiah 1.680.000
Maritim Tbk 1220069800699 operasional kantor yang terpusat di Jakarta.
Rekening ini sebelumnya digunakan untuk
pembayaran angsuran fasilitas pinjaman kepada
PT Batulicin Nusantara BPD Kalsel -
6 Bank Rupiah PT Bank BPD Kalimantan Selatan, dan sebagian 403.726.310
Maritim Tbk 0100007003222
besar dana digunakan untuk pembayaran
gaji/upah karyawan setiap bulannya.
PT Batulicin Nusantara Danamon - Rekening ini digunakan untuk dana operasional
Bank Rupiah 10.162.424.460
Maritim Tbk 006600101569 Perseroan (penerimaan dan pengeluaran).
Rekening ini milik Entitas Anak yang akan
PT Enam Sembilan Geo Mandiri -
Bank Rupiah digunakan untuk kegiatan operasional Entitas 8.124.331.729
Energi (Entitas Anak) 1220055569969
Anak.
125.280.212.556
2. Berdasarkan CALK 5 Piutang Usaha, Perseroan agar menjelaskan:
a. Latar belakang piutang usaha Perseroan per 31 Maret 2025 mengalami penurunan
sebesar 10,21% atau sebesar Rp8,91 miliar dibandingkan piutang usaha per 31
Desember 2024.
b. Strategi Perseroan dalam melakukan penagihan atas piutang usaha kepada pihak
ketiga dengan total sebesar Rp78,35 miliar.
c. Kebijakan akuntansi Perseroan terkait perhitungan Estimated Credit Loss (ECL) serta
jurnal pencatatannya.
d. Latar belakang piutang usaha Perseroan pada periode tiga bulan terakhir 31 Maret
2025, terdapat peningkatan saldo piutang yang sudah lewat jatuh tempo selama 91 –
180 hari sebesar 230,72% atau Rp12,17 miliar.
e. Strategi Perseroan mengelola piutang usaha yang sudah lewat jatuh tempo selama 91
– 180 hari sebesar Rp12,17 miliar.
f. Informasi atas nature serta dari piutang usaha pihak berelasi kepada PT Dua Kota Laut
dan PT Amanah Putra Borneo masing-masing sebesar Rp6,79 miliar dan Rp2,4 miliar
serta penjelasan mengenai kedua piutang usaha tersebut tidak dapat tertagih.
Page 3
Jawab :
a. Penurunan piutang usaha Perseroan per 31 Maret 2025 sebesar 10,21% atau sebesar
Rp8,91 miliar dibandingkan piutang usaha per 31 Desember 2024 dikarenakan adanya
pembayaran dari pelanggan atas piutang tersebut.
b. Strategi Perseroan dalam melakukan penagihan atas piutang usaha kepada pihak
ketiga dengan total sebesar Rp78,35 miliar adalah dengan melakukan pemantauan
secara berkala atas piutang pelanggan tersebut, khususnya yang telah mendekati
masa jatuh tempo. Untuk piutang yang telah jatuh tempo, akan diberikan peringatan
pembayaran oleh tim divisi penagihan, kemudian akan dilakukan evaluasi berkala
mengenai kredibilitas pelanggan di masa yang akan datang.
c. Perseroan menerapkan pendekatan yang disederhanakan terkait dengan kebijakan
pencatatan ECL berdasarkan PSAK 109 (sebelumnya PSAK 71): “Intrumen
Keuangan”, dimana kerugian ECL diestimasi sepanjang umur piutang menggunakan
matriks provisi berdasarkan pengalaman kerugian kredit historis pada status jatuh
tempo (aging) pelanggan, yang kemudian disesuaikan untuk mencerminkan kondisi
saat ini dan estimasi kondisi ekonomi di masa depan.
Jurnal pencatatan adalah sebagai berikut:
Laporan Posisi
Laporan Laba (Rugi)
Contoh Jurnal Transaksi Keuangan
Debit Kredit Debit Kredit
Beban penyisihan ECL periode berjalan Rp XXX
Pencadangan piutang tak tertagih (ECL) Rp XXX
Pendapatan lain-lain atas pembalikan penyisihan ECL periode berjalan Rp XXX
d. Piutang usaha Perseroan pada periode tiga bulan terakhir 31 Maret 2025, terdapat
peningkatan saldo piutang yang sudah lewat jatuh tempo selama 91 – 180 hari sebesar
230,72% atau Rp12,17 miliar dikarenakan adanya sisa tagihan di bulan Desember
2024 yang belum dibayarkan oleh salah satu pelanggan, yaitu PT Tanah Bumbu
Resources. Sampai dengan periode 31 Maret 2025, sisa tagihan tersebut sudah
dibayarkan sebagian, dan pelanggan bersedia untuk melunasinya dalam waktu dekat.
e. Strategi Perseroan mengelola piutang usaha yang sudah lewat jatuh tempo selama
91–180 hari sebesar Rp12,17 miliar adalah dengan melakukan penagihan secara
berkala dan peringatan pembayaran kepada pelanggan tersebut. Perseroan telah
melakukan negosiasi dan pelanggan telah berkomitmen untuk melunasi piutang
tersebut dalam waktu dekat.
Page 4
f. Piutang usaha pihak berelasi kepada PT Dua Kota Laut dan PT Amanah Putra Borneo
merupakan piutang usaha terkait dengan tagihan atas jasa pelayaran domestik yang
diberikan oleh Perseroan kepada pihak berelasi tersebut. Piutang usaha tersebut tidak
dapat tertagih dikarenakan pihak berelasi tersebut sudah tidak aktif dalam melakukan
usahanya sehingga tidak memungkinkan untuk melakukan penagihan atas piutang
tersebut, sehingga Perseroan melakukan pencadangan penuh atas saldo piutang
usaha tersebut.
3. Berdasarkan CALK 7 beban dibayar di muka dan uang muka, Perseroan agar
menjelaskan:
a. Latar belakang penurunan beban dibayar di muka dan uang muka sebesar 7,2% atau
sebesar Rp965,69 juta pada periode tiga bulan yang berakhir pada 31 Maret 2025.
b. Sehubungan dengan beban dibayar di muka bagian lancar untuk inspeksi dan
perawatan serta asuransi masing-masing sebesar Rp8,38 miliar dan Rp3,01 miliar
belum terealisasi
c. Mengingat bahwa kedua beban dibayar dimuka tersebut memiliki jangka waktu kurang
dari 1 tahun, agar dijelaskan:
i.Latar belakang;
ii.Rincian vendor;
iii.Target realisasi.
d. Sehubungan dengan Perseroan memiliki beban dibayar dimuka inspeksi dan perawatan
serta uang muka investasi bagian tidak lancar masing-masing sebesar Rp8,06 miliar
dan Rp3,35 miliar, agar dijelaskan: Latar belakang;
i.Latar belakang;
ii.Rincian vendor;
iii.Target realisasi.
e. Proses bisnis dan kontrol atas beban dibayar di muka dan uang muka Perseroan.
Perseroan agar menyampaikan jawaban dalam bentuk narasi.
Jawab :
a. Penurunan beban dibayar di muka dan uang muka sebesar 7,2% atau sebesar
Rp965,69 juta pada periode tiga bulan yang berakhir pada 31 Maret 2025 adalah
dikarenakan adanya realisasi atas uang muka pembayaran, dimana atas uang muka
tersebut telah dicatat sebagai beban dalam Laporan Laba (Rugi) sesuai klasifikasi
transaksinya.
Page 5
b. Sehubungan dengan beban dibayar dimuka bagian lancar untuk inspeksi dan
perawatan serta asuransi masing-masing sebesar Rp8,38 miliar dan Rp3,01 miliar,
sudah terealisasi sebagian, dimana atas realisasi tersebut telah dicatat sebagai beban
dalam Laporan Laba (Rugi) sesuai dengan klasifikasi transaksinya, namun pada
periode berjalan, terdapat penambahan atas asuransi dan inspeksi dan perawatan
dibayar di muka, sehingga mutasi atas saldo beban dibayar dimuka tersebut adalah
sebagai berikut:
c. Mengingat bahwa kedua beban dibayar dimuka tersebut memiliki jangka waktu kurang
dari 1 tahun, maka:
- Beban dibayar dimuka - inspeksi dan perawatan adalah beban atas inspeksi dan
perawatan kapal yang dibayarkan dimuka (dibayarkan terlebih dahulu) oleh
Perseroan dan akan diamortisasi selama masa/ periode inspeksi dan perawatan
kapal dilakukan.
Vendor terkait beban tersebut adalah PT Dutabahari Menara Line Dockyard.
Target realisasi dari beban dibayar dimuka inspeksi dan perawatan adalah sesuai
dengan masa/ periode inspeksi dan perawatan selesai dilakukan, dimana periode
tersebut tertera dalam hasil dari inspeksi dan perawatan yang diberikan oleh pihak
Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP).
- Beban dibayar di muka - asuransi adalah beban atas asuransi yang dibayarkan
dimuka (dibayarkan terlebih dahulu) oleh Perseroan dan akan diamortisasi selama
masa/ periode asuransi.
Vendor terkait dengan beban tersebut adalah PT Asuransi Astra Buana dan PT
Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk
Target realisasi dari beban dibayar dimuka asuransi adalah sesuai dengan masa/
periode asuransi yang disepakati.
Page 6
d. Sehubungan dengan Perseroan memiliki beban dibayar dimuka inspeksi dan
perawatan serta uang muka investasi bagian tidak lancar masing-masing sebesar
Rp8,06 miliar dan Rp3,35 miliar:
- Sebagaimana latar belakang, vendor dan target realisasi telah dijelaskan pada poin
(c) di atas.
Atas beban dibayar dimuka inspeksi dan perawatan dibagi menjadi bagian lancar
dan bagian tidak lancar. Bagian lancar adalah beban dibayar dimuka jatuh tempo
dalam waktu satu tahun, sedangkan bagian tidak lancar jatuh tempo di atas satu
tahun.
- Uang muka investasi bagian tidak lancar sebesar Rp 3.539.693.350 merupakan
uang muka dengan tujuan untuk investasi yang diberikan kepada PT Enam
Sembilan Geo Energi, anak Perusahaan. Target atas realisasi uang muka tersebut
adalah dalam jangka panjang.
e. Proses bisnis dan kontrol atas beban dibayar dimuka dan uang muka Perseroan adalah
ketika Perseroan telah melakukan pembayaran untuk beban dibayar dimuka dan uang
muka, maka akan ditelaah apakah pembayaran tersebut memiliki manfaat yang
langsung diterima atau akan diterima di masa yang akan datang. Perseroan akan
menentukan klasifikasi transaksi berdasarkan nature dari pembayaran tersebut.
Untuk klasifikasi beban dibayar dimuka, akan dilakukan amortisasi sepanjang masa
manfaatnya. Beban dibayar di muka ini akan terealisasi penuh setelah amortisasi
selesai mengikuti masa manfaatnya. Sedangkan untuk klasifikasi uang muka, akan
dibebankan sesuai nature transaksinya baik dalam jangka waktu pendek atau panjang.
4. Berdasarkan CALK 8 Uang Muka Pembelian Aset Tetap, Perseroan memiliki saldo uang
muka pembelian aset tetap sebesar Rp20,48 miliar pada periode 31 Maret 2025, agar
menjelaskan:
a. Rincian vendor;
b. Target realisasi;
c. Hambatan yang terjadi mengingat bahwa Uang Muka Pembelian Aset Tetap tersebut
belum terealisasi;
d. Strategi Perseroan dalam merealisasikan Uang Muka Pembelian Aset Tetap tersebut
agar dapat menjadi Aset Tetap Perseroan.
Jawab :
a. Vendor atas pembelian aset tetap adalah CV Wheelhouse Marina Consultant dan Haji
Rusdi Muliadi.
Page 7
b. Target realisasi atas uang muka pembelian aset tetap masih belum dapat diestimasi
dalam jangka waktu dekat, uang muka tersebut adalah berkaitan dengan uang muka
pembelian kapal wisata dimana pembuatan kapal wisata tersebut masih dalam proses
pembangunan.
c. Hambatan yang terjadi terkait uang muka tersebut adalah kapal wisata yang dipesan
masih dalam proses pembangunan dan belum ada tagihan baru yang diberikan karena
progress pembuatannya belum mencapai persentase yang disepakati dalam
perjanjian.
d. Strategi Perseroan dalam merealisasikan Uang Muka Pembelian Aset Tetap tersebut
agar dapat menjadi Aset Tetap Perseroan adalah melakukan negosiasi dan
menetapkan kesepakatan dalam penyelesaian kapal wisata tersebut dengan vendor
terkait.
5. Berdasarkan CALK 9 Aset Tetap, per 31 Maret 2025 mengalami penurunan sebesar 2,15%
atau sebesar Rp9,81 miliar dibandingkan aset tetap per 31 Desember 2024. Penurunan
atas aset tetap Perseroan pada periode 31 Maret 2025 disebabkan adanya penurunan
pada nilai aset tetap bersih dari armada kapal Perseroan, atas hal tersebut agar dijelaskan:
a. Metode depresiasi yang digunakan oleh Perseroan dalam aset tetap yang dimiliki.
b. Masa manfaat aset tetap berupa armada kapal mengingat Perseroan memiliki Rp443,63
miliar per 31 Maret 2025.
c. Metode pengukuran aset tetap yang digunakan Perseroan berdasarkan standar
keuangan yang berlaku.
d. Latar belakang tidak adanya penurunan nilai atas aset tetap pada periode 31 Maret
2025 dan 31 Desember 2024.
e. Perhitungan manajemen dalam penilaian penurunan nilai atas aset tetap Perseroan.
f. Rincian asuransi yang melindungi aset tetap Perseroan pada periode 31 Maret 2025
dan 31 Desember 2024 sesuai format tabel terlampir.
Jawab :
a. Metode depresiasi yang digunakan oleh Perseroan dalam aset tetap yang dimiliki
adalah menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat
ekonomis aset tetap, sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan
(PSAK) 16 : “Aset Tetap”.
Page 8
b. Masa manfaat aset tetap berupa armada kapal adalah sebagai berikut: Speedboat : 8 tahun Tugboat : 16 tahun Kapal tongkang : 20 tahun Landing craft tank (LCT) : 20 tahun c. Metode pengukuran aset tetap yang digunakan Perseroan berdasarkan Standar Keuangan yang berlaku adalah aset tetap Perseroan dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi penurunan nilai. Biaya perolehan termasuk biaya penggantian bagian aset tetap saat biaya tersebut terjadi, jika memenuhi kriteria pengakuan. Selanjutnya, pada saat inspeksi yang signifikan dilakukan, biaya inspeksi itu diakui ke dalam jumlah tercatat aset tetap sebagai suatu penggantian jika memenuhi kriteria pengakuan. Semua biaya perbaikan dan pemeliharaan yang tidak memenuhi kriteria pengakuan diakui dalam laporan laba rugi pada saat terjadinya. Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaannya. Ketika aset tetap dijual atau dihentikan, biaya perolehan, beban akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan nilai dieliminasi dari akun. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan aset diakui dalam laporan laba rugi pada tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya. Nilai residu, umur manfaat, serta metode penyusutan ditelaah setiap akhir tahun dan dilakukan penyesuaian apabila hasil telaah berbeda dengan estimasi sebelumnya. d. Latar belakang tidak adanya penurunan nilai atas aset tetap pada periode 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 adalah manajemen menilai bahwa nilai tercatat aset tetap masih lebih besar daripada nilai aset tetap saat ini. Sehingga tidak terdapat penurunan nilai aset tetap pada periode berjalan.
Page 9
e. Perhitungan manajemen dalam penilaian penurunan nilai atas aset tetap Perseroan
dengan menggunakan sampel pada aset yang dimiliki Perseroan adalah sebagai
berikut:
Tahun
Armada Kapal Nilai Tercatat Nilai Pasar Sumber Nilai Pasar Keterangan
Perolehan
Tongkang Raline 5 (BG. https://www.kapalaku.com/index.php?threads/jual- Nilai pasar lebih besar
2017 9.515.625.000 27.000.000.000
RALINE 5) 2-set-tongkang-300ft-tahun-2016.12692/ dari nilai tercatat
https://web.facebook.com/groups/sejahteraships
ale/permalink/9146028122132463/?mibextid=ww
Tugboat Farel 08 (TB. XIfr&rdid=jqfBxs8tt7SQoVgb&share_url=https%3 Nilai pasar lebih besar
2018 10.179.296.875 12.500.000.000
FAREL 08) A%2F%2Fweb.facebook.com%2Fshare%2Fp%2 dari nilai tercatat
F16QbMQZCCY%2F%3Fmibextid%3DwwXIfr%2
6_rdc%3D1%26_rdr#
https://www.facebook.com/groups/166066214732 Nilai pasar lebih besar
Speedboat 2018 36.125.000 170.000.000
5168/posts/10063882223669743/ dari nilai tercatat
Landing Craft Tank (LCT) https://www.kapalaku.com/index.php?threads/jual- Nilai pasar lebih besar
2018 2.368.430.875 13.500.000.000
Bintang Indah Bersama lct-tahun-2018-ukuran-p-54m-l-10m-t-3m.13002/ dari nilai tercatat
f. Rincian asuransi yang melindungi aset tetap Perseroan pada periode 31 Maret 2025
dan 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:
Page 10
Nama Perusahaan Jumlah Nilai per Jumlah Nilai per
No. Nomor Polis Tanggal Polis Periode Polis Aset Tetap yang Dilindungi
Asuransi 31 Maret 2025 31 Desember 2024
1 PT Asuransi Astra Buana 032300019037 07/02/2024 01 November 2023 s.d 01 November 2024 TB FAREL 08 43.395.660 43.395.660
032300019038 07/02/2024 01 November 2023 s.d 01 November 2024 BG RALINE 08 65.326.800 65.326.800
032300019152 07/02/2024 25 November 2023 s.d 25 November 2024 TB FAREL 09 86.791.320 86.791.320
032300019170 07/02/2024 25 November 2023 s.d 25 November 2024 BG RALINE 09 130.653.600 130.653.600
032400019813 07/02/2024 01 Januari 2024 s.d 01 Januari 2025 TB FAREL 16 & BG RALINE 16 287.086.275 287.086.275
032400019814 07/02/2024 01 Januari 2024 s.d 01 Januari 2025 TB FAREL 17, 18 & BG RALINE 17,18 574.172.550 574.172.550
032400019815 07/02/2024 24 Januari 2024 s.d 24 Januari 2025 TB FAREL 10 & BG RALINE 10 326.200.000 326.200.000
032400020192 07/03/2024 20 Februari 2024 s.d 20 Februari 2025 TB FAREL 07 & BG RALINE 07 273.875.000 273.875.000
032400020193 07/03/2024 20 Februari 2024 s.d 20 Februari 2025 TB FAREL 06 & BG RALINE 06 273.875.000 273.875.000
032400020204 07/03/2024 20 Februari 2024 s.d 20 Februari 2025 TB FAREL 12 & BG RALINE 12 326.200.000 326.200.000
032400020205 07/03/2024 20 Februari 2024 s.d 20 Februari 2025 TB FAREL 11 & BG RALINE 11 326.200.000 326.200.000
032400020602 13/05/2024 18 April 2024 s.d 18 April 2025 BG RALINE 13 & TB FAREL 13 326.250.000 326.250.000
032400020603 13/05/2024 24 April 2024 s.d 24 April 2025 TB FAREL 03 & TB FAREL 04 252.050.000 252.050.000
032400020604 13/05/2024 24 April 2024 s.d 24 April 2025 BG RALINE 01 & BG RALINE 02 273.050.000 273.050.000
032400021042 04/07/2024 20 Mei 2024 s.d 20 Mei 2025 TB FAREL 14 BG RALINE 14 326.250.000 326.250.000
032400021366 08/08/2024 25 Juni 2024 s.d 25 Juni 2025 TB FAREL 15 & BG RALINE 15 326.199.000 326.199.000
032400021685 05/09/2024 10 Agustus 2024 s.d 10 Agustus 2025 BG BALENO 02 80.503.484 80.503.484
032400021686 05/09/2024 10 Agustus 2024 s.d 10 Agustus 2025 TB FAREL 01 102.729.500 102.729.500
032400021687 05/09/2024 10 Agustus 2024 s.d 10 Agustus 2025 TB FAREL 02 102.729.500 102.729.500
032400021688 05/09/2024 10 Agustus 2024 s.d 10 Agustus 2025 BG RALINE 3 136.550.000 136.550.000
032400022453 28/11/2024 19 Oktober 2024 s.d 19 Oktober 2025 TB FAREL 05 122.550.000 122.550.000
032400022805 28/11/2024 01 November 2024 s.d 01 November 2025 TB FAREL 08 130.250.000 130.250.000
032400022807 28/11/2024 01 November 2024 s.d 01 November 2025 BG RALINE 08 196.050.000 196.050.000
032400022809 28/11/2024 25 November 2024 s.d 25 November 2025 TB FAREL 09 130.250.000 130.250.000
032400022810 28/11/2024 25 November 2024 s.d 25 November 2025 BG RALINE 09 196.050.000 196.050.000
032400021681 05/09/2025 10 Agustus 2024 s.d 10 Agustus 2025 BG BALENO 01 53.735.657 -
032400023295 20/02/2025 24 Januari 2025 s.d 24 Januari 2026 TB FAREL 10 & BG RALINE 10 217.500.000 -
032500023292 20/02/2025 01 Januari 2025 s.d 01 Januari 2026 TB FAREL 16 & BG RALINE 16 191.440.850 -
032500023294 20/02/2025 01 Januari 2025 s.d 01 Januari 2026 TB FAREL 17,18 & BG RALINE 17,18 382.831.700 -
032500023641 26/03/2025 20 Februari 2025 s.d 20 Februari 2026 TB FAREL 11 43.450.000 -
032500023642 26/03/2025 20 Februari 2025 s.d 20 Februari 2026 TB FAREL 12 43.450.000 -
032500023643 26/03/2025 20 Februari 2025 s.d 20 Februari 2026 TB FAREL 06 41.700.000 -
032500023644 26/03/2025 20 Februari 2025 s.d 20 Februari 2026 TB FAREL 07 41.700.000 -
032500023645 26/03/2025 20 Februari 2025 s.d 20 Februari 2026 BG RALINE 06 49.692.000 -
032500023646 26/03/2025 20 Februari 2025 s.d 20 Februari 2026 BG RALINE 07 49.692.000 -
032500023647 26/03/2025 20 Februari 2025 s.d 20 Februari 2026 BG RALINE 11 65.383.000 -
032500023648 26/03/2025 20 Februari 2025 s.d 20 Februari 2026 BG RALINE 12 65.383.000 -
SUBTOTAL 6.661.195.896 5.415.237.689
Page 11
2 PT Asuransi Tugu Pratama 240809.0 1.C000637 .V3914.3976.4631.3150.00. 1 09/08/2024 31 Agustus 2024 s.d 31 Agustus 2025 TB FAREL 03 17.605.500 17.605.500
240809.01.c000637.Y39rs.3979.4634.3153.00. 1 09/08/2024 31 Agustus 2024 s.d 31 Agustus 2025 BG RALINE 01 23.607.375 23.607.375
240809.01.C000637.Y3916.3977.4632.351.00.1 09/08/2024 31 Agustus 2024 s.d 31 Agustus 2025 TB FAREL 04 17.605.500 17.605.500
240809.01.C000637 .V3923.3980.4635.3154.00. 1 09/08/2024 31 Agustus 2024 s.d 31 Agustus 2025 BG RALINE 02 23.607.375 23.607.375
240809.01.C000637.V3917.3978.4633.3152.00. 1 09/08/2024 31 Agustus 2024 s.d 31 Agustus 2025 TB FAREL 05 17.605.500 17.605.500
240809.01.C000637.C3918.3981.4636.3155.00.1 09/08/2024 31 Agustus 2024 s.d 31 Agustus 2025 BG RALINE 03 23.607.375 23.607.375
240809.01.C000637.Y3919.3974.4630.3149.00. 1 09/08/2024 31 Agustus 2024 s.d 31 Agustus 2025 TB FAREL 02 17.605.500 17.605.500
240809.01.C000637.V3920.3982.4637.3156.00. 1 09/08/2024 31 Agustus 2024 s.d 31 Agustus 2025 BG BALENO 01 23.607.375 23.607.375
240809.01.C000637.V3921.397 3.4529.3148.00. 1 09/08/2024 31 Agustus 2024 s.d 31 Agustus 2025 TB FAREL 01 17.605.500 17.605.500
240809.01.C000637 .V3922.3983.,1638.3157.00. 1 09/08/2024 31 Agustus 2024 s.d 31 Agustus 2025 BG BALENO 02 23.607.375 23.607.375
241011.01.C000637.V4024.4897.5646.3831.00.1 11/10/2024 27 Oktober 2024 s.d 27 Oktober 2025 TB FAREL 06 17.259.000 17.259.000
241011.01.C000637.V4025.4898.5651.3826.00.1 11/10/2024 27 Oktober 2024 s.d 27 Oktober 2025 BG RALINE 06 23.142.750 23.142.750
241011.01.C000637.V4026.4899.5647.3832.00.1 11/10/2024 27 Oktober 2024 s.d 27 Oktober 2025 TB FAREL 07 17.259.000 17.259.000
241011.01.C000637.V4027.4902.5652.3827.00.1 11/10/2024 27 Oktober 2024 s.d 27 Oktober 2025 BG RALINE 07 23.142.750 23.142.750
241011.01.C000637.V4028.4903.5648.3833.00.1 11/10/2024 27 Oktober 2024 s.d 27 Oktober 2025 TB FAREL 08 17.259.000 17.259.000
241011.01.C000637.V4029.4904.5653.3828.00.1 11/10/2024 27 Oktober 2024 s.d 27 Oktober 2025 BG RALINE 08 47.854.500 47.854.500
241011.01.C000637.V4030.4905.5649.3834.00.1 11/10/2024 27 Oktober 2024 s.d 27 Oktober 2025 TB FAREL 09 17.259.000 17.259.000
241011.01.C000637.V4031.4906.5654.3829.00.1 11/10/2024 27 Oktober 2024 s.d 27 Oktober 2025 BG RALINE 09 47.854.500 47.854.500
241011.01.C000637.V4032.4907.5650.3835.00.1 11/10/2024 27 Oktober 2024 s.d 27 Oktober 2025 TB FAREL 10 17.259.000 17.259.000
241011.01.C000637.V4033.4908.5655.3830.00.1 11/10/2024 27 Oktober 2024 s.d 27 Oktober 2025 BG RALINE 10 47.854.500 47.854.500
241011.01.C000637.V4158.5618.6565.4398.00.1 28/11/2024 08 Desember 2024 sd 06 Desember 2025 TB FAREL 11 17.556.000 17.556.000
241011.01.C000637.V4159.5619.6566.4399.00.1 28/11/2024 08 Desember 2024 sd 06 Desember 2025 TB FAREL 12 17.556.000 17.556.000
241011.01.C000637.V4160.5620.6567.4400.00.1 28/11/2024 08 Desember 2024 sd 06 Desember 2025 TB FAREL 13 17.556.000 17.556.000
241011.01.C000637.V4161.5622.6568.4401.00.1 28/11/2024 08 Desember 2024 sd 06 Desember 2025 TB FAREL 14 17.556.000 17.556.000
241011.01.C000637.V4162.5624.6569.4402.00.1 28/11/2024 08 Desember 2024 sd 06 Desember 2025 TB FAREL 15 17.556.000 17.556.000
241011.01.C000637.V4163.5644.6570.4403.00.1 28/11/2024 08 Desember 2024 sd 06 Desember 2025 BG RALINE 11 48.678.000 48.678.000
241011.01.C000637.V4164.5645.6571.4404.00.1 28/11/2024 08 Desember 2024 sd 06 Desember 2025 BG RALINE 12 48.678.000 48.678.000
241011.01.C000637.V4165.5621.6572.4405.00.1 28/11/2024 08 Desember 2024 sd 06 Desember 2025 BG RALINE 13 48.678.000 48.678.000
241011.01.C000637.V4166.5623.6573.4406.00.1 28/11/2024 08 Desember 2024 sd 06 Desember 2025 BG RALINE 14 48.678.000 48.678.000
241011.01.C000637.V4167.5625.6574.4407.00.1 28/11/2024 08 Desember 2024 sd 06 Desember 2025 BG RALINE 15 48.678.000 48.678.000
240520.01.C000637.V56.2949.3386.2294.00.1 05/05/2025 20 Mei 2024 s.d 20 Mei 2025 LCT Bintang Indah Bersama 24.916.350 -
250111.01.C000637.V4276.86.192.106.00.1 13/01/2025 30 Januari 2025 s.d 30 Januari 2026 TB FAREL 16 17.985.000 -
250111.01.C000637.V4277.87.194.107.00.1 13/01/2025 30 Januari 2025 s.d 30 Januari 2026 TB FAREL 17 17.985.000 -
250111.01.C000637.V4278.88.195.108.00.1 13/01/2025 30 Januari 2025 s.d 30 Januari 2026 TB FAREL 18 17.985.000 -
250111.01.C000637.V4279.89.189.109.00.1 13/01/2025 30 Januari 2025 s.d 30 Januari 2026 BG RALINE 16 24.116.250 -
250111.01.C000637.V4280.90.190.110.00.1 13/01/2025 30 Januari 2025 s.d 30 Januari 2026 BG RALINE 17 24.116.250 -
250111.01.C000637.V4281.91.191.111.00.1 13/01/2025 30 Januari 2025 s.d 30 Januari 2026 BG RALINE 18 24.116.250 -
SUBTOTAL 964.598.475 813.378.375
TOTAL 7.625.794.371 6.228.616.064
Page 12
6. Berdasarkan CALK 10 Utang Usaha, per 31 Maret 2025 mengalami penurunan sebesar
27,96% atau sebesar Rp4,35 miliar dibandingkan utang usaha per 31 Desember 2024,
atas hal tersebut agar dijelaskan:
a. Informasi atas nature dari utang usaha pihak ketiga kepada PT Sungai Danau Jaya
sebesar Rp3,37 miliar pada periode 31 Maret 2025.
b. Strategi Perseroan dalam melunasi utang usaha yang dimiliki Perseroan sebesar
Rp11,23 miliar pada periode 31 Maret 2025.
Jawab :
a. Nature dari utang usaha pihak ketiga kepada PT Sungai Danau Jaya sebesar Rp3,37
miliar pada periode 31 Maret 2025 adalah utang atas demurrage yang ditagihkan ke
Perseroan dikarenakan permasalahan pada operasional pengangkutan barang
sehingga menyebabkan keterlambatan pengiriman Batubara dari PT Sungai Danau
Jaya kepada pembelinya.
b. Perseroan akan melunasi utang usaha yang dimiliki sebesar Rp11,23 miliar sesuai
dengan ketentuan yang tertera dalam Perjanjian Kerjasama.
7. Berdasarkan CALK 13 Utang Bank, utang bank jangka pendek per 31 Maret 2025 sebesar
Rp8,87 miliar atau mengalami penurunan sebesar Rp6,68 miliar atau 42,97%
dibandingkan dengan periode sebelumnya 31 Desember 2024, atas hal tersebut agar
dijelaskan:
a. Latar belakang atas penurunan utang bank jangka pendek tersebut.
b. Strategi Perseroan dalam melunasi utang bank jangka pendek yang dimiliki Perseroan.
Jawab :
a. Penurunan utang bank jangka pendek tersebut dikarenakan adanya pembayaran
cicilan utang bank dari bulan Januari sampai dengan Maret 2025.
b. Perseroan akan melakukan pembayaran cicilan sesuai dengan jadwal pembayaran
utang bank yang telah disepakati dalam perjanjian.
Page 13
8. Berdasarkan CALK 19 Pendapatan, periode 31 Maret 2025 sebesar Rp103,59 miliar
mengalami peningkatan sebesar Rp37,52 miliar atau 56,79% dibandingkan dengan
periode sebelumnya 31 Maret 2024. Sedangkan pada periode 31 Desember 2024,
pendapatan Perseroan sebesar Rp318,86 miliar mengalami penurunan 12,34% atau
sebesar Rp44,87 miliar dibandingkan periode sebelumnya 31 Desember 2023, atas hal
tersebut agar dijelaskan:
a. Latar belakang atas peningkatan sebesar 56,79% pada periode 31 Maret 2025 jika
dibandingkan dengan 31 Maret 2024.
b. Latar belakang atas penurunan sebesar 12,34% pada periode 31 Desember 2024 jika
dibandingkan dengan 31 Desember 2023.
c. Rincian pendapatan Perseroan pada periode 31 Maret 2025, 31 Maret 2024, 31
Desember 2024, dan 31 Desember 2023. Perseroan agar menyampaikan jawaban
menggunakan format tabel dibawah berikut:
d. Kebijakan/SOP/petunjuk teknis akuntansi Perseroan mengenai pengakuan
pendapatan.
Jawab :
a. Peningkatan pendapatan sebesar 56,79% pada periode 31 Maret 2025 jika
dibandingkan dengan 31 Maret 2024 adalah dikarenakan adanya peningkatan kuantiti
pengangkutan Batubara yang diminta oleh pelanggan.
b. Penurunan pendapatan sebesar 12,34% pada periode 31 Desember 2024 jika
dibandingkan dengan 31 Desember 2023 adalah penurunan kuantiti pengangkutan
Batubara yang diminta oleh pelanggan.
c. Rincian pendapatan Perseroan pada periode 31 Maret 2025, 31 Maret 2024, 31
Desember 2024, dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
Jumlah Nilai Jumlah Nilai Jumlah Nilai Jumlah Nilai
No. Nama Pelanggan Pendapatan Per Pendapatan Per Pendapatan Per Pendapatan Per
31 Maret 2025 31 Maret 2024 31 Desember 2024 31 Desember 2023
1 PT Tanah Bumbu Resources 86.821.831.072 43.748.420.250 206.533.145.982 231.578.101.161
2 PT Sungai Danau Jaya 13.864.266.972 20.193.510.969 59.940.396.027 74.814.475.927
3 PT Five Star Shipping 2.537.537.740 1.757.577.568 50.895.291.996 21.926.128.850
4 PT Handil Bhakti Persada 375.000.000 375.000.000 1.500.000.000 812.500.000
5 PT Angsana Jaya Energi - - - 32.878.791.000
6 PT Deli Niaga Sejahtera - - - 1.731.180.000
Total 103.598.635.784 66.074.508.787 318.868.834.005 363.741.176.938
d. Kebijakan/SOP/petunjuk teknis akuntansi Perseroan mengenai pengakuan
pendapatan adalah pendapatan dari jasa angkutan laut dalam negeri tramper untuk
barang diakui saat jasa telah diberikan, dimana jumlah tercatat dapat diukur dengan
andal, kemudian atas pendapatan tersebut dicatat sesuai dengan nilai invoice yang
ditagihkan. Pajak atas pendapatan dicatat dan diakui mengikuti Peraturan Perpajakan
yang berlaku.
Page 14
9. Berdasarkan CALK 21 Beban Usaha, periode 31 Maret 2025 sebesar Rp12,48 miliar
mengalami penurunan sebesar Rp42,56 miliar atau 12,14% dibandingkan dengan periode
sebelumnya 31 Maret 2024. Sedangkan pada periode 31 Desember 2024, beban usaha
Perseroan sebesar Rp56,77 miliar mengalami peningkatan 17,53% atau sebesar Rp8,46
miliar dibandingkan periode sebelumnya 31 Desember 2023, atas hal tersebut agar
dijelaskan:
a. Latar belakang serta rincian vendor atas zakat dan sumbangan pada periode 31 Maret
2025 sebesar Rp220 juta dan periode 31 Desember 2024 sebesar Rp2,87 miliar.
Jawab :
Zakat dan sumbangan periode 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 dibayarkan sebagian
melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), dan sebagian untuk donasi masjid di
daerah-daerah sekitar Kalimantan.
Names mentioned 18 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Batulicin Nusantara
p.2 ×6
unresolved
org
Maritim Tbk
p.2 ×6
unresolved
org
PT Bank BPD Kalimantan Selatan
p.2
unresolved
org
PT Enam Sembilan Geo
p.2
unresolved
org
PT Amanah Putra Borneo
p.2 ×2
unresolved
org
PT Tanah Bumbu Resources. Sampai
p.3
unresolved
org
PT Dutabahari Menara Line Dockyard. Target
p.5
unresolved
org
PT Asuransi Astra Buana
p.5 ×2
unresolved
org
PT Enam Sembilan Geo Energi
p.6
unresolved
org
PT Asuransi Tugu Pratama
p.11
unresolved
org
PT Sungai Danau Jaya
p.12 ×4
unresolved
org
PT Tanah Bumbu Resources
p.13
unresolved
org
PT Five Star Shipping
p.13
unresolved
org
PT Handil Bhakti Persada
p.13
unresolved
org
PT Angsana Jaya Energi
p.13
unresolved
org
PT Deli Niaga Sejahtera
p.13
unresolved
org
Amil Zakat Nasional
p.14
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.