Back to announcement
20250616_FITT_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31895381_lamp1.pdf
Other Text extracted FITTSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 15
Page 1
Permintaan Penjelasan Lanjutan
PT Hotel Fitra International Tbk
Merujuk pada surat permintaan penjelasan Bursa Efek Indonesia nomor S-05785/BEI.PP1/06-2025 tanggal
12 Juni 2025, Berikut perseroan lampirkan jawaban atas permintaan penjelasan tere but:
1. Merujuk pada tanggapan nomor 1.a, disebutkan bahwa faktor utama yang menyebabkan penurunan
pendapatan Perseroan adalah menurunnya kontribusi dari pendapatan pada sektor banquet dan
penyewaan Convention. Sektor ini merupakan kontributor terbesar terhadap total pendapatan
Perseroan, sehingga penurunan kinerja pada lini usaha tersebut berdampak signifikan terhadap
keseluruhan pendapatan Perseroan.
a. Rincian komposisi pendapatan per lini usaha tahun 2023, 2024 dan per 31 Maret 2025.
Jawab:
Maret 2025 Desember 2024 Desember 2023
Hotel 1.025.159.392 5.166.583.275 5.099.119.677
Banquet 451.861.544 6.387.410.358 5.111.778.583
Breakfast 146.824.901 852.947.657 912.101.052
Food & Beverage 275.798.294 831.819.262 615.862.587
Laundry 11.649.939 56.435.006 45.261.916
Lainnya 8.195.741 46.623.842 49.401.422
Jumlah 1.919.489.811 13.341.819.400 11.833.525.237
b. Latar belakang penurunan kontribusi dari pendapatan pada sektor banquet dan penyewaan
Convention.
Jawab:
Adanya kebijakan dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah mengenai efisiensi anggaran
belanja untuk setiap lini departemen pemerintahan, menyebabkan turunnya pendapatan sektor
banquet atau penyewaan convention, dikarenakan pemerintah pusat ataupun daerah adalah
customer yang paling sering mengadakan rapat-rapat atau acara di convention hall milik
perseroan.
2. Merujuk pada tanggapan nomor 1.b, disebutkan bahwa rencana manajemen dalam memulihkan
kinerja operasional secara berkelanjutan adalah terus berupaya menjalin kerja sama dengan relasi
baru serta menjajaki peluang bisnis dengan klien-klien potensial. Selain itu tanggapan nomor 1.c
menyebutkan bahwa sejalan dengan rencana pengembangan Bandara Internasional Jawa Barat
(BIJB) sebagai bandara kargo, Perseroan akan berupaya untuk membangun kemitraan strategis
dengan instansi-instansi terkait guna mendukung ekspansi usaha di sektor logistik dan kargo.
a. Rincian relasi baru.
Jawab:
➢ Kemitraan dengan Instansi Pemerintah diluar kota Majalengka dan luar propinsi Jawa Barat
untuk kebutuhan kamar menginap dalam agenda perjalanan dinas.
➢ Kemitraan dengan lembaga legislatif diluar kota Majalengka dan luar propinsi Jawa Barat untuk
kebutuhan kamar menginap dalam agenda perjalanan dinas.
➢ Kemitraan dengan Travel Agent dalam ruang lingkup penyediaan kamar menginap untuk
pelanggan travel dari lembaga Legislatif.
b. Apakah telah terdapat kemitraan strategis terkait pengembangan BIJB menjadi bandara kargo?
Jawab:
Page 2
Saat ini belum terdapat perkembangan signifikan. Pengembangan Bandara Internasional Jawa Barat
(BIJB) sebagai bandara kargo masih belum berjalan secara optimal. Beberapa barang masih
dialihkan ke bandara lain atau menunggu proses konsolidasi di BIJB hingga kapasitas angkut
mencukupi.
c. Daftar kemitraaan strategis Perseroan saat ini, disertai dengan rincian bentuk kerja samanya.
Jawab:
➢ Kemitraan dengan instansi Pemerintahan untuk kebutuhan kamar dalam agenda perjalanan dinas dan
kebutuhan ruang meeting.
➢ Kemitraan dengan Travel Agent dalam ruang lingkup penyediaan kamar menginap untuk pelanggan
travel dan meeting room dalam kebutuhan memberikan sosialisasi manasik Haji atau Umroh dan
pelanggan travel dari Lembaga Legislatif.
➢ Kemitraan dengan Perusahaan (Pabrik) di Majalengka dalam kebutuhan kamar menginap untuk
kunjungan Pegawai dari Kantor Pusat dan Ekspatriat.
➢ Kemitraan dengan maskapai dalam kebutuhan kamar menginap crew dan teknisi maskapai.
➢ Kemitraan dengan Kelompok Pengelola Wisata dengan program bundling paket kamar dan wisata.
➢ Kemitraan dengan Perusahaan seperti Finance, Koperasi dan lainnya untuk kebutuhan kamar
menginap kunjungan dari Pegawai Kantor Pusat.
➢ Kemitraan dengan Perusahaan seperti Dealer dan Perusahaan Otomotif dalam memenuhi kebutuhan
kamar menginap narasumber yang di undang oleh sekolah-sekolah kejuruan di Majalengka.
➢ Kemitraan dengan Perusahaan Perbankan untuk kebutuhan ruang meeting pelatihan dan bimtek
karyawan serta kebutuhan kamar menginap kunjungan rutin dari kantor wilayah atau kantor regional.
➢ Kemitraan dengan Online Travel Agent dalam bentuk penawaran harga kamar, promosi, pemasaraan
dan kemudahaan pemesanan kamar melalui aplikasi online travel agent.
➢ Kemitraan dengan Wedding Organizer untuk kebutuhan Convention dalam acara wedding.
3. Agar dijelaskan rincian realisasi efisiensi biaya operasional sejak tahun 2023 hingga saat ini,
sertakan angka-angka operasional dan keuangan yang menjadi ukuran keberhasilan efisiensi
tersebut.
Jawab:
Berikut kami lampirkan rincian perbandingan rincian biaya 2023 dan 2024
2024 2023 2024 2023 Kenaikan/Penurunan
Pendapatan 13.341.819.400 11.833.525.237
Food &
Beverage 2.689.592.761 2.161.136.021 20,16% 18,26% 1,90%
Gaji TK 3.373.729.526 3.377.852.897 25,29% 28,54% -3,26%
Telepon,
Listrik,
Internet 888.368.213 873.289.431 6,66% 7,38% -0,72%
Transport 12.697.617 95.631.982 0,10% 0,81% -0,71%
Merujuk pada laporan keuangan tahun 2024, pendapatan Fitra Hotel Majalengka mengalami
peningkatan yang signifikan sebesar 12,75% dibandingkan tahun 2023. Seiring dengan kenaikan
pendapatan, beban operasional turut mengalami peningkatan secara proporsional dan wajar. Namun
demikian, kami tetap berkomitmen untuk melakukan efisiensi biaya secara bijak, selektif, dan tepat
sasaran, guna menjaga keberlanjutan pertumbuhan kinerja operasional hotel.
Page 3
Keberhasilan efisiensi biaya operasional dapat dilihat dari beberapa pos utama berikut:
• Food & Beverage (F&B)
Pengeluaran F&B meningkat sebesar Rp528.456.739 atau sekitar 24,45%, dari
Rp2.161.136.022 di tahun 2023 menjadi Rp2.689.592.761 di tahun 2024.
Peningkatan ini tetap dalam batas wajar dan dikendalikan dengan pendekatan strategis,
seperti:
➢ Menggunakan bahan musiman (seasonal) dan bahan lokal yang mudah diperoleh
di wilayah Majalengka.
➢ Berinovasi dalam variasi menu tanpa mengurangi kualitas rasa dan porsi.
➢ Menjalin kemitraan dengan petani serta supplier lokal untuk memperoleh bahan
baku yang segar dan kompetitif.
• Gaji & Ketenagakerjaan
Beban gaji justru mengalami sedikit penurunan sebesar Rp4.123.371, dari
Rp3.377.852.897 (2023) menjadi Rp3.373.729.526 (2024).
Efisiensi ini dicapai tanpa mengurangi kesejahteraan karyawan, melalui:
➢ Pemanfaatan tenaga paruh waktu (daily worker) untuk event besar atau musiman.
➢ Pelatihan multi-skill bagi karyawan agar dapat merangkap fungsi kerja, sehingga
mengurangi kebutuhan tambahan SDM.
• Transportasi
Pengeluaran transportasi mengalami penurunan signifikan sebesar Rp82.934.365 atau
setara dengan 86,77%, dari Rp95.631.982 (2023) menjadi Rp12.697.617 (2024).
Efisiensi dicapai melalui:
➢ Penjadwalan perjalanan yang lebih terintegrasi antara manajemen dan tim
marketing.
➢ Penggunaan kendaraan dinas secara bersama.
➢ Optimalisasi penggunaan fasilitas hotel untuk rapat atau pertemuan dengan pihak
eksternal.
• Utilitas (Telepon, Listrik, dan Internet)
Meskipun ada kenaikan, biaya utilitas hanya meningkat Rp15.078.782 atau 1,73%, dari
Rp873.289.431 (2023) menjadi Rp888.368.213 (2024). Kenaikan ini masih jauh lebih
rendah dibanding pertumbuhan pendapatan.Langkah-langkah efisiensi yang dilakukan
meliputi:
➢ Konversi seluruh lampu ke LED hemat energi.
➢ Penggunaan partisi ballroom untuk menyesuaikan kapasitas ruang dan menghemat
penggunaan AC.
➢ Penerapan jadwal pemeliharaan AC dan pemadaman otomatis saat ruangan tidak
digunakan.
➢ Desain lobi terbuka tanpa AC dengan sistem ventilasi alami.
➢ Penggunaan seragam kerja yang nyaman tanpa memerlukan pendingin tambahan.
➢ Peralihan komunikasi ke platform digital seperti WhatsApp, media sosial, dan
email untuk mengurangi biaya telepon konvensional.
4. Agar disampaikan bukti pelaksanaan strategi bundling baik di Departemen Food & Beverage dan
Room maupun dengan pihak eksternal, sebagaimana strategi nomor 9 dan 10.
Jawab:
Pelaksanaan strategi Perseroan dalam sektor Food & Beverage maupun Room, baik yang dijalankan
secara internal maupun melalui kerja sama dengan pihak eksternal, dapat dipantau secara berkala
melalui media sosial dan situs resmi perusahaan. Perseroan secara konsisten menghadirkan berbagai
Page 4
program promosi yang disesuaikan dengan momentum bulanan maupun perayaan-perayaan khusus.
Sebagai contoh, pada bulan Ramadhan 1445 H, Perseroan meluncurkan Promo Sahara Ramadhan
yang mencakup fasilitas kamar, menu sahur istimewa untuk dua orang, serta paket berbuka puasa
untuk dua orang.
Sementara itu, pada bulan Agustus, Perseroan mengadakan Promo Merah Putih dalam rangka
memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Promo ini mencakup fasilitas kamar, sarapan
untuk dua orang, serta tambahan paket makanan dan minuman (FnB) untuk dua orang
5. Merujuk pada tanggapan nomor 5, disebutkan bahwa Pembangunan fisik proyek Kertajati Umroh
Park hingga Mei 2025 telah mencapai tahap Ground Breaking, clearing lahan dan pada saat ini
sedang memasuki fase persiapan konstruksi. Kertajati Umroh Park belum memberikan kontribusi
pendapatan kepada Perseroan karena proyek tersebut masih dalam tahap awal pembangunan.
Perseroan merencanakan agar Kertajati Umroh Park mulai beroperasi pada Triwulan II Tahun
2027 dan break even tahun 2029.
a. Apakah terdapat keterlambatan pengembangan proyek? Jelaskan.
Jawab:
Hingga saat ini, proyek Kertajati Umrah Park mengalami sedikit keterlambatan dari jadwal yang
telah direncanakan. Proyek yang semestinya mulai berjalan pada akhir April 2025 sesuai timeline,
belum dapat direalisasikan karena masih diperlukan proses verifikasi ulang di lokasi oleh pihak
Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Kami menyadari bahwa potensi kendala di masa mendatang tetap dapat terjadi, seperti kondisi cuaca,
isu teknis, maupun keterbatasan pasokan material. Namun demikian, kami tetap optimis dan
berkomitmen untuk mengantisipasi serta mengelola setiap tantangan tersebut secara proaktif, guna
memastikan kelangsungan proyek berjalan dengan lancar dan tepat waktu.
b. Apakah sudah terdapat manajemen proyek? Jelaskan.
Jawab:
Untuk saat ini, dalam hal pengawasan manajemen proyek langsung dipimpin oleh Direksi Persero yang
bekerjasama dengan tim terkait seperti kontraktor dan tim design.
c. Sampaikan jadwal dan milestone pengembangan proyek yang terukur sebagaimana disebutkan
dalam tanggapan 5.c.
Jawab:
Perseroan telah melampirkan jadwal dan millestonie pengembangan proyek yang terukur dalam
form E074.
d. Sampaikan studi kelayakan yang telah dilakukan.
Jawab:
Perseroan telah melampirkan hasil studi kelayakan dalam form E074.
e. Konsep paket layanan yang dimaksud dalam tanggapan 5.c.
Jawab:
Paket layanan yang dimaksud dalam tanggapan 5C merujuk pada strategi pengembangan produk
dalam bentuk penawaran bundling yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan masing-
masing segmen pasar. Paket-paket ini akan dikemas secara menarik, kompetitif dari sisi harga, dan
dilengkapi dengan program promosi terpadu sehingga memiliki nilai diferensiasi dibandingkan
layanan Manasik Umrah pada umumnya.
Adapun beberapa contoh bentuk paket layanan yang direncanakan adalah sebagai berikut:
➢ Segmen Jemaah Haji:
Penyusunan paket layanan Manasik Umrah yang terintegrasi dengan fasilitas menginap di
Fitra Hotel Majalengka serta layanan antar-jemput gratis menuju lokasi Kertajati Umrah
Park.
Page 5
➢ Segmen Sekolah/Mahasiswa:
Kombinasi layanan edukatif berupa Manasik Umrah dan kegiatan tambahan seperti lomba
cerdas cermat ayat-ayat Al-Qur’an atau lomba edukatif lainnya dengan sistem penghargaan,
untuk mendorong antusiasme sekaligus pembelajaran keagamaan secara menyenangkan.
➢ Segmen Keluarga:
Penggabungan antara layanan Manasik Umrah dan seminar/workshop bertema
kekeluargaan, yang dapat disinergikan dengan kerja sama bersama brand pendukung seperti
produsen makanan dan minuman, perusahaan transportasi, dan mitra relevan lainnya.
Perlu kami sampaikan bahwa pengembangan paket layanan tersebut akan melalui proses riset dan
kajian mendalam oleh tim riset dan pemasaran, dan akan diimplementasikan secara bertahap setelah
proyek Kertajati Umrah Park mulai beroperasi.
6. Merujuk pada tanggapan nomor 6.a, disebutkan bahwa dana tambahan sebesar Rp7 miliar adalah
dana hasil konversi hutang pemegang saham atas nama Hendra Sutanto menjadi saham. Agar
dijelaskan:
a. Bagaimana konversi utang pemegang saham membuat Perseroan menerima dana sebesar Rp7
miliar?
Jawab:
Konversi utang pemegang saham tidak membuat perseroan menerima dana sebesar Rp.
7.000.000.000, perseroan menerima dana saat pemegang saham memberikan pinjaman dana
untuk kegiatan operasional. Saat kami melaksanakan PUT, pemegang saham atas nama Hendra
Sutanto menjadi stanby buyer dengan cara mengkorversi kan hutang perseroan menjadi saham
milik Hendra Sutanto senilai 70.000.000 lembar saham, atau setara dengan hutang perseroan
sebesar 7.000.000.000.
b. Tanggal penerimaan dana tersebut.
Jawab:
Saat konversi hutang terjadi tidak ada kas atau dana yang masuk. Kas atau dana masuk terjadi saat
penerimaan hutang dari pemegang saham ke perseroan yang terjadi secara bertahap, yaitu pada:
- 19 Desember 2023 – Rp. 1.000.000.000
- 07 Desember 2023 – Rp. 1.000.000.000
- 24 Oktober 2023 – Rp. 1.000.000.000
- 10 Agustus 2023 – Rp. 1.000.000.000
- 16 Mei 2023 – Rp. 1.500.000.000
- 12 Mei 2024 – Rp. 500.000.000
- 06 April 2024 – Rp. 1.000.000.000
Setelah perseroan melaksanakan PUT I dimana Hendra Sutanto sebagai standby buyer, maka
hutang tersebut dikonversi menjadi saham milik Hendra Sutanto.
c. Jurnal pencatannya.
Jawab:
• Jurnal Pencatatan saat terjadinya hutang
▪ Kas 7.000.000.000
▪ Hutang 7.000.000.000
• Jurnal pencatatan saat konversi Hutang
▪ Hutang 7.000.000.000
▪ Modal 7.000.000.000
Saat konversi hutang terjadi tidak ada kas yang masuk.
Page 6
Pertanyaan Bursa adalah pertanyaan mengenai sumber alokasi dana tambahan sebesar Rp7,81
miliar, bukan terkait dengan penggunaan dana tersebut. Bursa meminta Perseroan kembali
menanggapi pertanyaan nomor 6.a.
Jawab:
Rincian alokasi dana tambahan sebesar 7,81 milyar adalah sebagai berikut:
Perseroan mengklarifikasi perijal alokasi dana tambahan sebesar 7,81 milyar sbb
➢ Rp. 7.000.000.000 adalah dialokasikan untuk konversi hutang pemegang saham atas nama
Hendra Sutanto menjadi saham, namun perseroan tidak mendapatkan dana segar atas
konversi hutang ini.
➢ Rp. 797.600.000 dialokasikan untuk biaya yang dikeluarkan untuk proses PUT I
➢ Sisa sekitar Rp. 36.585.200 akan dialokasikan untuk tambahan biaya operasional.
7. Merujuk pada tanggapan nomor 6.d, disebutkan bahwa berikut merupakan timeline penyerapan
dana untuk proyek Kertajati Umroh Park:
a. Jumlah kedua komitmen adalah Rp27,2 miliar, atau lebih kecil dari Rp57 miliar yang
disebutkan telah diserap untuk proyek tersebut. Masih terdapat Rp29 miliar dana hasil PUT
yang belum diterangkan penyerapannya. Agar dijelaskan kembali.
Jawab:
Dana yang dihasilkan dari PUT I sebanyak 57 milyar, dimana dana segar yang diterima oleh
perseroan hanya 50 milyar, dikarenakan 7 milyar dari selisih tersebut adalah hasil dari konversi
hutang menjadi saham milik Hendra Sutanto.
Dana segar sebesar 50 milyar tersebut disampaikan oleh perseroan melalui prospektus PUT I
bahwa sebanyak 50 milyar akan diturunkan oleh perseroan (PT Hotel Fitra Internasional Tbk)
kepada anak usahanya yaitu PT Fitra Amanah Wisata untuk membangun Kertajati Umroh Park.
Pada realisasinya, sebanyak Rp. 49.980.000.000 dana hasil PUT tersebut diturunkan oleh
perseroan (PT Hotel Fitra Internasional Tbk) kepada anak usahanya PT Fitra Amanah Wisata,
untuk membangun Kertajati Umroh Park.
Total tambahan Modal adalah sebesar Rp50 miliar.
Dari jumlah tersebut, sebesar Rp45,1 miliar dialokasikan untuk kebutuhan pembangunan
hingga selesai.
Page 7
Hingga saat ini, Perseroan telah menandatangani perjanjian kerja dengan dua kontraktor
dengan nilai total sebesar Rp27,2 miliar.
Sisa dana sebesar Rp17,9 miliar saat ini masih dalam proses negosiasi dan penunjukan
kontraktor.
Adapun sisa dana sebesar Rp4,9 miliar direncanakan untuk digunakan dalam proses perizinan
serta kebutuhan modal kerja Perseroan.
b. Dari tabel tersebut, diketahui bahwa penyerapan yang telah dilakukan adalah sebesar Rp13,6
miliar dimana Rp9 miliar diantaranya baru diserap pada tanggal 13 Agustus 2025. Merujuk
pada Laporan Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum per Desember 2024, sebesar Rp50,7
miliar dana hasil PUT I telah diserap. Agar dijelaskan potensi inkonsistensi informasi tersebut.
Jawab:
Perseroan menyampaikan permohonan maaf atas kekeliruan penulisan tahun pada dokumen
sebelumnya. Tanggal yang tercantum sebagai 13 Agustus 2025 seharusnya ditulis 13 Agustus
2024.
Dana Hasil PUT I telah diserap perseroan sebanyak 50,7 milyar, yang mana 49.980.000.000
dimaksudkan sebagai penyertaan saham perseroan kepada anak usaha (PT Fitra Amanah
Wisata) guna membangun Kertajati Umroh Park, serta Rp. 797.600.000 adalah biaya
penawaran umum terbatas I.
Sebanyak Rp 49.980.000.000 yang disetorkan perseroan kepada anak usaha (PT FAW)
diperuntukkan untuk membangun Kertajati Umroh Park, dengan rincian penyerapan dana
(sampai dengan maret 2025) sebagai berikut:
- Penyertaan ke PT FAW : Rp. 49.980.000.000
• DP I – Kontraktor GPK : Rp. 9.000.000.000 (dibayarkan 13 Agustus 2024)
o DPP : Rp. 8.108.108.10813
o PPN : Rp. 891.891.892
• DP I Kontraktor CDA : Rp. 4.600.000.000 (dibayarkan pada Maret 2025)
o DPP : Rp. 4.600.000.000
• Pembayaran Kontribusi Tetap : Rp. 403.600.000
• Pembayaran Perizinan PBG : Rp. 152.300.350
• Desain Gambar : Rp. 90.000.000
c. Status afiliasi PT Global Perkasa Konstruksi (GPK) dan CV Cahaya Dinamika Abadi (CDA),
serta jenis jasa/barang yang disediakan oleh GPK dan CDA.
Jawab:
Tidak ada hubungan afiliasi antara GPK-CDA dengan perseroan.
Jasa yang disediakan PT GPK
i. Pekerjaan Persiapan
ii. Pekerjaan Struktur
➢ Gerbang Utama
➢ Gedung Klinik
➢ Serbaguna
➢ Pendaftaran, Gedung Imigrasi, Mushola, Souvenir
➢ Kios (Bazar)
➢ Masjidil Haram
➢ Masjid Nabawi
iii. Pekerjaan Arsitektur
➢ Gedung Klinik
➢ Toilet Area Manasik
➢ Toilet Kebun Kurma
Page 8
iv. Pekerjaan MEP
➢ Gerbang Utama
➢ Gedung Klinik
➢ Serbaguna
➢ Pendaftaran, Gedung Imigrasi, Mushola, Souvenir
➢ Kios (Bazar)
➢ Masjidil Haram
➢ Toilet Area Manasik
➢ Toilet Kebun Kurma
v. Pekerjaan Landscape
➢ Dinding Keliling
Jasa yang disediakan CV CDA
i. Pekerjaan Struktur
➢ Pujasera
➢ Toilet Area Manasik
➢ Toilet Kebun Kurma
➢ Mina
➢ Lempar Jumroh
➢ Jabal Rahmah
ii. Pekerjaan Arsitektur
➢ Gerbang Utama
➢ Serbaguna
➢ Mina
➢ Lempar Jumroh
➢ Jabal Rahmah
iii. Pekerjaan Landscape
➢ Saluran
➢ Kolam
➢ Taman, rumput, pohon kurma
iv. Pekerjaan VAC, CCTV, Sound, Data
➢ CCTV
➢ Sound
➢ Data
d. Rincian perjanjian dengan GPK dan CDA. Sertakan salinan perjanjian tersebut.
Jawab:
➢ Perjanjian Kerja No. 05/FAW/VII/2024 tanggal 2 Juli 2024 antara PT Fitra Amanah Wisata
dengan PT Global Persada Konstruksi, untuk melaksanakan Pekerjaan Project Kertajati
Umroh Park yang meliputi Perkerjaan Persiapan, Pekerjaan Struktur dan Pekerjaan
Arsitektur dengan nilai kontrak untuk seluruh pekerjaan sebesar Rp18.000.000.000 (delapan
belas milyar Rupiah) include PPN dan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan 2,5 (dua
setengah) tahun dimulai dari Januari 2025 sampai dengan Juni 2027.
➢ Perjanjian Kerja No. 02/FAW/II/2025 tanggal 2 Februari 2025 antara PT Fitra Amanah
Wisata dengan CV Cahaya Dinamika Abadi, untuk melaksanakan Pekerjaan Project
Kertajati Umroh Park yang meliputi Perkerjaan Persiapan, Pekerjaan Struktur dan Pekerjaan
Arsitektur dengan nilai kontrak untuk seluruh pekerjaan sebesar Rp9.200.000.000 (Sembilan
milyar duaratus juta Rupiah) dan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan 2 (dua) tahun dimulai
dari April 2025 sampai dengan April 2027.
8. Merujuk tanggapan nomor 8, diketahui bahwa Status legalitas lahan proyek Kertajati Umroh Park
tercatat dalam bentuk Sertifikat Hak Pakai (SHP) Nomor 5 atas nama Pemerintah Kabupaten
Daerah Tingkat II Majalengka. Agar disampaikan rincian luas dan alamat lahan yang digunakan
Page 9
untuk proyek Umroh Park. Sampaikan juga dokumen hukum yang mendasari penggunaan lahan
tersebut.
Jawab:
Sesuai dengan Surat Keterangan Rencana Kabupaten, bahwa luas lahan yang di gunakan untuk proyek
Kertajati Umroh Park adalah 40.000m2, di titik lokasi Jl. Jaladustan, Desa/Keluarahan Palasah,
Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat.
9. Merujuk CALK 10 Uang Muka per 31 Desember 2024, diketahui rincian uang muka sebagai
berikut:
Agar dijelaskan:
a. Rincian informasi pihak kontraktor serta status afiliasi, dan rincian uang muka per kontraktor.
Jawab:
Kontraktor : PT Global Perkasa Konstruksi
Hubungan Afiliasi : Tidak Ada
Uang Muka/DP I :
• DPP : 8.108.108.108
• PPN : 891.891.892
• Total : 9.000.000.000
b. Jasa/barang yang disediakan oleh kontraktor.
Jawab:
Jasa yang disediakan PT GPK
i. Pekerjaan Persiapan
ii. Pekerjaan Struktur
➢ Gerbang Utama
➢ Gedung Klinik
➢ Serbaguna
➢ Pendaftaran, Gedung Imigrasi, Mushola, Souvenir
➢ Masjidil Haram
➢ Masjid Nabawi
iii. Pekerjaan Arsitektur
➢ Gedung Klinik
➢ Toilet Area Manasik
➢ Toilet Kebun Kurma
iv. Pekerjaan MEP
➢ Gerbang Utama
➢ Gedung Klinik
➢ Serbaguna
➢ Pendaftaran, Gedung Imigrasi, Mushola, Souvenir
➢ Kios (Bazar)
➢ Toilet Area Manasik
➢ Toilet Kebun Kurma
Page 10
v. Pekerjaan Landscape
➢ Dinding Keliling
c. Rincian informasi pihak konsultan serta status afiliasi, dan rincian uang muka per konsultan.
Jawab:
Konsultan : Soh Design (Konsultan Gambar atau Arsitek)
Hubungan Afiliasi : Tidak Ada
Uang Muka :
• Desain : 1.227.972.265
• BOQ (Bill of Quantity) : 218.000.000
d. Jasa/barang yang disediakan oleh konsultan.
Jawab:
Jasa barang yang disediakan adalah design gambar untuk Kertajati Umroh Park dan untuk perhitungan
bill of quantities (BOQ).
10. Merujuk CALK 9 Uang muka per 31 Maret 2025, diketahui rincian uang muka sebagai berikut:
Agar dijelaskan:
a. Rincian informasi pihak kontraktor serta status afiliasi, dan rincian uang muka per kontraktor.
Jawab:
Kontraktor : PT Global Perkasa Konstruksi
Hubungan Afiliasi : Tidak Ada
Uang Muka/DP I :
• Tagihan : 8.108.108.108
• PPN : 891.891.892
• Total : 9.000.000.000
Kontraktor : CV Cahaya Dinamika Abadi
Hubungan Afiliasi : Tidak Ada
Uang Muka/DP I :
• Tagihan : 4.600.000.000
b. Jasa/barang yang disediakan oleh kontraktor.
Jawab:
Jasa yang disediakan PT GPK
i. Pekerjaan Persiapan
ii. Pekerjaan Struktur
➢ Gerbang Utama
➢ Gedung Klinik
➢ Serbaguna
➢ Pendaftaran, Gedung Imigrasi, Mushola, Souvenir
➢ Kios (Bazar)
➢ Masjidil Haram
➢ Masjid Nabawi
Page 11
iii. Pekerjaan Arsitektur
➢ Gedung Klinik
➢ Toilet Area Manasik
➢ Toilet Kebun Kurma
iv. Pekerjaan MEP
➢ Gerbang Utama
➢ Gedung Klinik
➢ Serbaguna
➢ Pendaftaran, Gedung Imigrasi, Mushola, Souvenir
➢ Kios (Bazar)
➢ Masjidil Haram
➢ Toilet Area Manasik
➢ Toilet Kebun Kurma
v. Pekerjaan Landscape
➢ Dinding Keliling
Jasa yang disediakan CV CDA
i. Pekerjaan Struktur
➢ Pujasera
➢ Toilet Area Manasik
➢ Toilet Kebun Kurma
➢ Mina
➢ Lempar Jumroh
➢ Jabal Rahmah
ii. Pekerjaan Arsitektur
➢ Gerbang Utama
➢ Serbaguna
➢ Mina
➢ Lempar Jumroh
➢ Jabal Rahmah
iii. Pekerjaan Landscape
➢ Saluran
➢ Kolam
➢ Taman, rumput, pohon kurma
iv. Pekerjaan VAC, CCTV, Sound, Data
➢ CCTV
➢ Sound
➢ Data
c. Rincian informasi pihak konsultan serta status afiliasi, dan rincian uang muka per konsultan.
Konsultan : Soh Design (Konsultan Gambar atau Arsitek)
Hubungan Afiliasi : Tidak Ada
Uang Muka :
• Desain : 1.227.972.265
• BOQ : 218.000.000
d. Jasa/barang yang disediakan oleh konsultan.
Jawab:
Jasa barang yang disediakan adalah design gambar untuk Kertajati Umroh Park dan untuk perhitungan
bill of quantities (BOQ).
Page 12
11. Diketahui bahwa dari 726.130.199 Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) PUT I,
sebanyak 578.141.852 HMETD dilaksanakan. Dengan harga pelaksanaan Rp100,00 Perseroan
memperoleh Rp57.814.185.200 dari PUT I tersebut. Agar dijelaskan:
a. Rincian pemegang saham yang melaksanakan PUT I tersebut, serta jumlah HMETD yang
dilaksanakan. Apabila dilaksanakan oleh pemegang saham masyarakat, agar disampaikan
rinciannya melalui E074 (form nonpublish).
b. Rincian alokasi penggunaan seluruh dana hasil PUT I tersebut.
Jawab:
Rincian alokasi penggunaan seluruh dana hasil PUT I adalah sebagai berikut:
- Dana hasil PUT : Rp. 57.814.185.200
- Biaya PUT : Rp. 797.600.000
- Penyertaan ke PT FAW : Rp. 49.980.000.000
12. Merujuk pada tanggapan nomor 7b, disebutkan bahwa Rp12,7 mjliar dari Rp14,3 miliar yang telah
dibayarkan dalam bentuk uang muka dicatat dalam laporan keuangan sebagai uang muka
kontraktor. Hal ini tidak sesuai dengan laporan keuangan dan informasi yang disampaikan di
tanggapan lainnya, sebab dari Rp12,7 miliar yang tercatat di Laporan Keuangan per 31 Maret 2025,
sebesar Rp8,1 miliar dibukukan di tahun 2024 dan Rp4,6 miliar pada bulan Maret 2025, sedangkan
dari tanggapan nomor 6 diketahui bahwa sebesar Rp13,6 miliar seluruhnya direalisasikan di tahun
2025.
Jawab:
Perseroan mengklarifikasi atas terjadi kesalahan penulisan dalam tanggapan nomor 6 d, yang tertulis
adalah 13 Agustus 2025, seharusnya adalah 13 Agustus 2024.
Dalam tanggapan no 6 d tercatat Rp. 13.600.000.000 angka ini berasal dari tagihan dari GPK (include
PPN) dan CDA.
Di catatkan perseroan ke dalam akun uang muka (DP Kontraktor):
• DP I – Kontraktor GPK : 9.000.000.000
o DPP : 8.108.108.108
o PPN : 891.891.892
o Pecatatan akun :
▪ Uang Muka DP GPK 8.108.108.108
▪ PPN 891.891.892
▪ Kas 8.837.837.838
▪ Pajak 23% 162.162.162
• DP I Kontraktor CDA : 4.600.000.000
o Pecatatan akun :
▪ Uang Muka DP GPK 4.600.000.000
▪ Kas 8.837.837.838
▪ Pajak 1.75% 80.500.000
13. Merujuk pada tanggapan nomor 7a, disebutkan bahwa Rp14,3 miliar telah digunakan untuk DP.
Hal ini tidak sesuai dengan tanggapan nomor 6d dimana disebutkan bahwa DP yang telah
dibayarkan adalah sebesar Rp13,6 miliar. Bursa meminta Perseroan untuk menjelaskan kembali
informasi-informasi tanggapan nomor 7. Bursa dapat mengenakan sanksi apabila masih terdapat
inakurasi signifikan dalam tanggapan yang disampaikan Perseroan.
Jawab:
Perseroan mengkoreksi jawaban nomor 7a yang semula “Dana hasil Penawaran Umum Terbatas I
sejumlah Rp. 57.814.185.200. Perseroan menyetorkan Rp. 49.980.000.000 kepada anak usaha yaitu
PT Fitra Amanah Wisata yang digunakan untuk Pembangunan Kertajati Umroh Park.
Page 13
Rp. 14.306.380.723 sudah digunakan untuk DP Pembangunan Kertajati Umroh Park. DP
Pembangunan Kertajati Umroh Park masuk kedalam akun uang muka dikarenakan belum diakui
sebagai aset karena masih dalam proses pembangunan”
Menjadi,
Belanja modal yang dilakukan perseroan sepanjang 2024 atau setelah PUT I adalah sebagai berikut:
• DP I – Kontraktor GPK : Rp. 9.000.000.000
o DPP : Rp. 8.108.108.108
o PPN : Rp. 891.891.892
• DP I Kontraktor CDA : Rp. 4.600.000.000
o DPP : Rp. 4.600.000.000
• Pembayaran Perizinan PBG : Rp. 152.300.350
• Desain Gambar : Rp. 90.000.000
Dengan Total Rp. 13.842.300.350. Belanja modal tersebut masuk dicatatkan kedalam akun Uang
Muka dikarenakan belum diakui sebagai aset karena masih dalam proses pembangunan.
14. Merujuk pada tanggapan nomor 7f, disebutkan bahwa Auditor telah melakukan prosedur verifikasi
atas nilai tercatat proyek tersebut. Dengan mempertimbangkan bahwa pengeluaran untuk proyek
baru dilakukan di tahun 2025 (setelah periode laporan keuangan yang diaudit), agar dijelaskan
mengapa auditor telah melakukan prosedur verifikasi.
Jawab:
Perseroan mengklarifikasi bahwa pengeluaran untuk proyek dilakukan pada tanggal 13 Agustus
2024 sebesar 9 M untuk PT Global Perkasa Konstruksi sehingga auditor telah melakukan
melakukan prosedur verifikasi untuk tahun buku 2024.
15. Merujuk pada tanggapan nomor 8f, disebutkan bahwa Perseroan akan menyampaikan rencana
bisnis dan proyeksi keuangan tersendiri pada form E074. Selain itu merujuk pada tanggapan nomor
15f, Perseroan telah menyusun proyeksi arus kas berbasis skenario (base case, best case, worst
case), termasuk sensitivitas terhadap keterlambatan proyek Kertajati atau fluktuasi permintaan
pasar dan akan menyampaikan melalui form E074. Sampai pada tanggal 12 Juni 2025, Perseroan
belum menyampaikan dokumen tersebut. Bursa meminta Perseroan untuk segera menyampaikan
dokumen-dokumen tersebut melalui form E074 paling lambat di hari yang sama dengan
penyampaian tanggapan permintaan penjelasan ini.
Jawab:
Perseroan telah melampirkan proyeksi arus kas berbasis scenario melalui form E074.
16. Merujuk pada tanggapan nomor 8d, disebutkan bahwa studi kelayakan proyek Umroh Park secara
menyeluruh dan independen, mecakup aspek keuangan, teknis dan pasar telah disusun. Bursa
meminta Perseroan menyampaikan salinan studi kelayakan tersebut. Apabila studi kelayakan
mencantumkan proyeksi, agar disampaikan melalui form E074.
Jawab:
Perseroan telah melampirkan salinan studi kelayakan proyek Umroh Park melalui form E074.
17. Agar dijelaskan rincian revenue stream yang akan diperoleh dari proyek Umroh Park.
Jawab:
Page 14
Revenue Stream yang akan diperoleh dari proyek Umroh Park melalui:
1. Tiket Masuk
2. Restaurant / Kantin / Food and Beverages
3. Souvenir
18. Merujuk pada tanggapan nomor 8i, disebutkan bahwa Perseroan telah menunjuk pengurus dan
pengawas proyek di tingkat direksi, yang memiliki latar belakang pendidikan yang sesuai dengan
divisi terkait sehingga dapat mengawasi kualitas dan hasil akhir sesuai dengan gambar. Agar
dijelaskan rincian pengurus dan pengawas proyek tersebut, serta rincian latar belakang pendidikan
yang dimaksud.
Jawab:
Struktur Tim Pengawasan Proyek
• Ketua Tim Pengawasan:
Bapak Tomi Tris – menjabat sebagai Direksi Persero.
• Pengawas Proyek mewakili pihak Perseroan:
Ibu Rika Hajasi – memiliki latar belakang pendidikan Bachelor of Arts in Communication.
• Pengawas Proyek mewakili pihak kontraktor:
Bapak Yudho Patrianto – berlatar belakang pendidikan Sarjana Teknik.
• Asisten Pengawas Proyek mewakili pihak kontraktor:
Ibu Intan Tamher – berlatar belakang pendidikan Sarjana Teknik.
• Pengawas Proyek mewakili tim arsitek & desain:
Bapak Helmi – berlatar belakang pendidikan Arsitektur.
19. Merujuk pada tanggapan nomor 13c, disebutkan bahwa Perseroan senantiasa mematuhi seluruh
ketentuan yang tercantum dalam perjanjian pinjaman dengan Bank BNI. Agar dijelaskan rincian
covenant keuangan dan pemenuhannya.
Jawab:
Covenant keuangan yang tercantum dalam perjanjian pinjaman dengan Bank BNI adalah:
a) Current Ratio minimal 1.00 Kali
b) Debt Equity Ratio minimal 2.50 kali
c) Debt Service Coverage minimal 100%
Permintaan Bank BNI Kemampuan Perseroan Per 31 Maret 2025
Current Ratio 1 2,96
DER 2,50 3,12
Debt Service
Coverage 100% 78%
Untuk debt service coverage, Perseroan mengakui belum memenuhi salah satu syarat covenant
keuangan tersebut. Namun, Perseroan tetap berkomitmen penuh untuk memenuhi kewajiban
pembayaran hutang bank tersebut.
20. Merujuk pada tanggapan nomor 16b, disebutkan bahwa dalam pengelolaan proyek Kertajati Umroh
Park, Perseroan menjalin kerja sama eksklusif dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Majalengka
melalui Perjanjian Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) dengan jangka waktu 30 tahun, yang dapat
diperpanjang sesuai kesepakatan. Dalam perjanjian tersebut, disepakati adanya kontribusi tetap
berupa sewa lahan per tahun, serta kontribusi bagi hasil sebesar 16,02% per tahun, yang dihitung
berdasarkan penilaian dari akuntan publik/auditor independen yang telah disetujui oleh kedua belah
Page 15
pihak. Agar dijelaskan:
a. Besaran kontribusi tetap sewa per tahun.
Jawab:
Nomor Tahun Besaran Besaran Kenaikan Besaran Kontribusi
Kenaikan (Rp) Pertahun (Rp)
(%)
1 Tahun ke 1 - - 387.500.000
2 Tahun ke 2 4,15% 16.100.000 403.600.000
3 Tahun ke 3 4,16% 16.800.000 420.400.000
4 Tahun ke 4 4,16% 17.500.000 437.900.000
5 Tahun ke 5 4,16% 18.200.000 456.100.000
6 Tahun ke 6 4,17% 19.000.000 475.100.000
7 Tahun ke 7 4,17% 19.800.000 494.900.000
8 Tahun ke 8 4,16% 20.600.000 515.500.000
9 Tahun ke 9 4,15% 21.400.000 536.900.000
10 Tahun ke 10 4,15% 22.300.000 559.200.000
11 Tahun ke 11 4,17% 23.300.000 582.500.000
12 Tahun ke 12 4,15% 24.200.000 606.700.000
13 Tahun ke 13 4,15% 25.200.000 631.900.000
14 Tahun ke 14 4,16% 26.300.000 658.200.000
15 Tahun ke 15 4,16% 27.400.000 685.600.000
16 Tahun ke 16 4,16% 28.500.000 714.100.000
17 Tahun ke 17 4,16% 29.700.000 743.800.000
18 Tahun ke 18 4,15% 30.900.000 774.700.000
19 Tahun ke 19 4,16% 32.200.000 806.900.000
20 Tahun ke 20 4,15% 33.500.000 840.400.000
21 Tahun ke 21 4,15% 34.900.000 875.300.000
22 Tahun ke 22 4,16% 36.400.000 911.700.000
23 Tahun ke 23 4,16% 37.900.000 949.600.000
24 Tahun ke 24 4,16% 39.500.000 989.100.000
25 Tahun ke 25 4,16% 41.100.000 1.030.200.000
26 Tahun ke 26 4,15% 42.800.000 1.073.000.000
27 Tahun ke 27 4,16% 44.600.000 1.117.600.000
28 Tahun ke 28 4,15% 46.400.000 1.164.000.000
29 Tahun ke 29 4,16% 48.400.000 1.212.400.000
30 Tahun ke 30 4,16% 50.400.000 1.262.800.000
Total 22.317.600.000
b. Kapan pembayaran mulai dilakukan? Jelaskan.
Jawab:
Pembayaran mulai dilakukan pada 15 Desember 2023, dan seterusnya akan dibayarkan tepat pada
tanggal 15 Desember setiap tahunnya.
Names mentioned 19 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Departemen Food & Beverage
p.3
unresolved
org
Pertanahan Nasional
p.4
unresolved
org
Hotel Fitra Internasional Tbk
p.6 ×4
unresolved
org
PT Fitra Amanah Wisata
p.6 ×6
unresolved
org
PT FAW
p.7 ×3
unresolved
org
PT Global Perkasa Konstruksi
p.7 ×4
unresolved
org
PT GPK
p.7 ×3
unresolved
org
PT Global Persada Konstruksi
p.8
unresolved
org
Pemerintah Kabupaten Daerah Tingkat II Majalengka. Agar
p.8
unresolved
person
Rika Hajasi
p.14
unresolved
person
Yudho Patrianto
p.14
unresolved
person
Intan Tamher
p.14
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.