Skip to content
Back to announcement

20250616_FITT_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31895381_lamp1.pdf

Other Text extracted FITT

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 15

Page 1
                                Permintaan Penjelasan Lanjutan
                               PT Hotel Fitra International Tbk



Merujuk pada surat permintaan penjelasan Bursa Efek Indonesia nomor S-05785/BEI.PP1/06-2025 tanggal
12 Juni 2025, Berikut perseroan lampirkan jawaban atas permintaan penjelasan tere but:
1. Merujuk pada tanggapan nomor 1.a, disebutkan bahwa faktor utama yang menyebabkan penurunan
   pendapatan Perseroan adalah menurunnya kontribusi dari pendapatan pada sektor banquet dan
   penyewaan Convention. Sektor ini merupakan kontributor terbesar terhadap total pendapatan
   Perseroan, sehingga penurunan kinerja pada lini usaha tersebut berdampak signifikan terhadap
   keseluruhan pendapatan Perseroan.
   a. Rincian komposisi pendapatan per lini usaha tahun 2023, 2024 dan per 31 Maret 2025.
       Jawab:

                                Maret 2025         Desember 2024         Desember 2023
       Hotel                     1.025.159.392        5.166.583.275         5.099.119.677
       Banquet                     451.861.544        6.387.410.358          5.111.778.583
       Breakfast                   146.824.901           852.947.657            912.101.052
       Food & Beverage             275.798.294           831.819.262           615.862.587
       Laundry                      11.649.939             56.435.006            45.261.916
       Lainnya                          8.195.741          46.623.842           49.401.422
       Jumlah                      1.919.489.811     13.341.819.400       11.833.525.237
    b. Latar belakang penurunan kontribusi dari pendapatan pada sektor banquet dan penyewaan
       Convention.
       Jawab:
       Adanya kebijakan dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah mengenai efisiensi anggaran
       belanja untuk setiap lini departemen pemerintahan, menyebabkan turunnya pendapatan sektor
       banquet atau penyewaan convention, dikarenakan pemerintah pusat ataupun daerah adalah
       customer yang paling sering mengadakan rapat-rapat atau acara di convention hall milik
       perseroan.

2. Merujuk pada tanggapan nomor 1.b, disebutkan bahwa rencana manajemen dalam memulihkan
   kinerja operasional secara berkelanjutan adalah terus berupaya menjalin kerja sama dengan relasi
   baru serta menjajaki peluang bisnis dengan klien-klien potensial. Selain itu tanggapan nomor 1.c
   menyebutkan bahwa sejalan dengan rencana pengembangan Bandara Internasional Jawa Barat
   (BIJB) sebagai bandara kargo, Perseroan akan berupaya untuk membangun kemitraan strategis
   dengan instansi-instansi terkait guna mendukung ekspansi usaha di sektor logistik dan kargo.
   a. Rincian relasi baru.
       Jawab:
       ➢ Kemitraan dengan Instansi Pemerintah diluar kota Majalengka dan luar propinsi Jawa Barat
           untuk kebutuhan kamar menginap dalam agenda perjalanan dinas.
       ➢ Kemitraan dengan lembaga legislatif diluar kota Majalengka dan luar propinsi Jawa Barat untuk
           kebutuhan kamar menginap dalam agenda perjalanan dinas.
       ➢ Kemitraan dengan Travel Agent dalam ruang lingkup penyediaan kamar menginap untuk
           pelanggan travel dari lembaga Legislatif.

    b. Apakah telah terdapat kemitraan strategis terkait pengembangan BIJB menjadi bandara kargo?
       Jawab:
Page 2
      Saat ini belum terdapat perkembangan signifikan. Pengembangan Bandara Internasional Jawa Barat
      (BIJB) sebagai bandara kargo masih belum berjalan secara optimal. Beberapa barang masih
      dialihkan ke bandara lain atau menunggu proses konsolidasi di BIJB hingga kapasitas angkut
      mencukupi.
   c. Daftar kemitraaan strategis Perseroan saat ini, disertai dengan rincian bentuk kerja samanya.
   Jawab:
   ➢ Kemitraan dengan instansi Pemerintahan untuk kebutuhan kamar dalam agenda perjalanan dinas dan
     kebutuhan ruang meeting.
   ➢ Kemitraan dengan Travel Agent dalam ruang lingkup penyediaan kamar menginap untuk pelanggan
     travel dan meeting room dalam kebutuhan memberikan sosialisasi manasik Haji atau Umroh dan
     pelanggan travel dari Lembaga Legislatif.
   ➢ Kemitraan dengan Perusahaan (Pabrik) di Majalengka dalam kebutuhan kamar menginap untuk
     kunjungan Pegawai dari Kantor Pusat dan Ekspatriat.
   ➢ Kemitraan dengan maskapai dalam kebutuhan kamar menginap crew dan teknisi maskapai.
   ➢ Kemitraan dengan Kelompok Pengelola Wisata dengan program bundling paket kamar dan wisata.
   ➢ Kemitraan dengan Perusahaan seperti Finance, Koperasi dan lainnya untuk kebutuhan kamar
     menginap kunjungan dari Pegawai Kantor Pusat.
   ➢ Kemitraan dengan Perusahaan seperti Dealer dan Perusahaan Otomotif dalam memenuhi kebutuhan
     kamar menginap narasumber yang di undang oleh sekolah-sekolah kejuruan di Majalengka.
   ➢ Kemitraan dengan Perusahaan Perbankan untuk kebutuhan ruang meeting pelatihan dan bimtek
     karyawan serta kebutuhan kamar menginap kunjungan rutin dari kantor wilayah atau kantor regional.
   ➢ Kemitraan dengan Online Travel Agent dalam bentuk penawaran harga kamar, promosi, pemasaraan
     dan kemudahaan pemesanan kamar melalui aplikasi online travel agent.
   ➢ Kemitraan dengan Wedding Organizer untuk kebutuhan Convention dalam acara wedding.


3. Agar dijelaskan rincian realisasi efisiensi biaya operasional sejak tahun 2023 hingga saat ini,
   sertakan angka-angka operasional dan keuangan yang menjadi ukuran keberhasilan efisiensi
   tersebut.
   Jawab:

   Berikut kami lampirkan rincian perbandingan rincian biaya 2023 dan 2024
                        2024                2023                  2024        2023     Kenaikan/Penurunan

      Pendapatan        13.341.819.400      11.833.525.237
      Food &
      Beverage           2.689.592.761       2.161.136.021        20,16%     18,26%                     1,90%

      Gaji TK            3.373.729.526       3.377.852.897        25,29%     28,54%                     -3,26%
      Telepon,
      Listrik,
      Internet             888.368.213         873.289.431         6,66%      7,38%                     -0,72%

      Transport             12.697.617           95.631.982        0,10%      0,81%                     -0,71%


   Merujuk pada laporan keuangan tahun 2024, pendapatan Fitra Hotel Majalengka mengalami
   peningkatan yang signifikan sebesar 12,75% dibandingkan tahun 2023. Seiring dengan kenaikan
   pendapatan, beban operasional turut mengalami peningkatan secara proporsional dan wajar. Namun
   demikian, kami tetap berkomitmen untuk melakukan efisiensi biaya secara bijak, selektif, dan tepat
   sasaran, guna menjaga keberlanjutan pertumbuhan kinerja operasional hotel.
Page 3
   Keberhasilan efisiensi biaya operasional dapat dilihat dari beberapa pos utama berikut:
      • Food & Beverage (F&B)
          Pengeluaran F&B meningkat sebesar Rp528.456.739 atau sekitar 24,45%, dari
          Rp2.161.136.022 di tahun 2023 menjadi Rp2.689.592.761 di tahun 2024.
          Peningkatan ini tetap dalam batas wajar dan dikendalikan dengan pendekatan strategis,
          seperti:
              ➢ Menggunakan bahan musiman (seasonal) dan bahan lokal yang mudah diperoleh
                   di wilayah Majalengka.
              ➢ Berinovasi dalam variasi menu tanpa mengurangi kualitas rasa dan porsi.
              ➢ Menjalin kemitraan dengan petani serta supplier lokal untuk memperoleh bahan
                   baku yang segar dan kompetitif.

       •   Gaji & Ketenagakerjaan
           Beban gaji justru mengalami sedikit penurunan sebesar Rp4.123.371, dari
           Rp3.377.852.897 (2023) menjadi Rp3.373.729.526 (2024).
           Efisiensi ini dicapai tanpa mengurangi kesejahteraan karyawan, melalui:
               ➢ Pemanfaatan tenaga paruh waktu (daily worker) untuk event besar atau musiman.
               ➢ Pelatihan multi-skill bagi karyawan agar dapat merangkap fungsi kerja, sehingga
                   mengurangi kebutuhan tambahan SDM.

       •   Transportasi
           Pengeluaran transportasi mengalami penurunan signifikan sebesar Rp82.934.365 atau
           setara dengan 86,77%, dari Rp95.631.982 (2023) menjadi Rp12.697.617 (2024).
           Efisiensi dicapai melalui:
               ➢ Penjadwalan perjalanan yang lebih terintegrasi antara manajemen dan tim
                   marketing.
               ➢ Penggunaan kendaraan dinas secara bersama.
               ➢ Optimalisasi penggunaan fasilitas hotel untuk rapat atau pertemuan dengan pihak
                   eksternal.

       •   Utilitas (Telepon, Listrik, dan Internet)
           Meskipun ada kenaikan, biaya utilitas hanya meningkat Rp15.078.782 atau 1,73%, dari
           Rp873.289.431 (2023) menjadi Rp888.368.213 (2024). Kenaikan ini masih jauh lebih
           rendah dibanding pertumbuhan pendapatan.Langkah-langkah efisiensi yang dilakukan
           meliputi:
               ➢ Konversi seluruh lampu ke LED hemat energi.
               ➢ Penggunaan partisi ballroom untuk menyesuaikan kapasitas ruang dan menghemat
                    penggunaan AC.
               ➢ Penerapan jadwal pemeliharaan AC dan pemadaman otomatis saat ruangan tidak
                    digunakan.
               ➢ Desain lobi terbuka tanpa AC dengan sistem ventilasi alami.
               ➢ Penggunaan seragam kerja yang nyaman tanpa memerlukan pendingin tambahan.
               ➢ Peralihan komunikasi ke platform digital seperti WhatsApp, media sosial, dan
                    email untuk mengurangi biaya telepon konvensional.


4. Agar disampaikan bukti pelaksanaan strategi bundling baik di Departemen Food & Beverage dan
   Room maupun dengan pihak eksternal, sebagaimana strategi nomor 9 dan 10.
   Jawab:

   Pelaksanaan strategi Perseroan dalam sektor Food & Beverage maupun Room, baik yang dijalankan
   secara internal maupun melalui kerja sama dengan pihak eksternal, dapat dipantau secara berkala
   melalui media sosial dan situs resmi perusahaan. Perseroan secara konsisten menghadirkan berbagai
Page 4
   program promosi yang disesuaikan dengan momentum bulanan maupun perayaan-perayaan khusus.

   Sebagai contoh, pada bulan Ramadhan 1445 H, Perseroan meluncurkan Promo Sahara Ramadhan
   yang mencakup fasilitas kamar, menu sahur istimewa untuk dua orang, serta paket berbuka puasa
   untuk dua orang.
   Sementara itu, pada bulan Agustus, Perseroan mengadakan Promo Merah Putih dalam rangka
   memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Promo ini mencakup fasilitas kamar, sarapan
   untuk dua orang, serta tambahan paket makanan dan minuman (FnB) untuk dua orang

5. Merujuk pada tanggapan nomor 5, disebutkan bahwa Pembangunan fisik proyek Kertajati Umroh
   Park hingga Mei 2025 telah mencapai tahap Ground Breaking, clearing lahan dan pada saat ini
   sedang memasuki fase persiapan konstruksi. Kertajati Umroh Park belum memberikan kontribusi
   pendapatan kepada Perseroan karena proyek tersebut masih dalam tahap awal pembangunan.
   Perseroan merencanakan agar Kertajati Umroh Park mulai beroperasi pada Triwulan II Tahun
   2027 dan break even tahun 2029.
   a. Apakah terdapat keterlambatan pengembangan proyek? Jelaskan.
       Jawab:
       Hingga saat ini, proyek Kertajati Umrah Park mengalami sedikit keterlambatan dari jadwal yang
       telah direncanakan. Proyek yang semestinya mulai berjalan pada akhir April 2025 sesuai timeline,
       belum dapat direalisasikan karena masih diperlukan proses verifikasi ulang di lokasi oleh pihak
       Badan Pertanahan Nasional (BPN).
       Kami menyadari bahwa potensi kendala di masa mendatang tetap dapat terjadi, seperti kondisi cuaca,
       isu teknis, maupun keterbatasan pasokan material. Namun demikian, kami tetap optimis dan
       berkomitmen untuk mengantisipasi serta mengelola setiap tantangan tersebut secara proaktif, guna
       memastikan kelangsungan proyek berjalan dengan lancar dan tepat waktu.

   b. Apakah sudah terdapat manajemen proyek? Jelaskan.
      Jawab:
      Untuk saat ini, dalam hal pengawasan manajemen proyek langsung dipimpin oleh Direksi Persero yang
      bekerjasama dengan tim terkait seperti kontraktor dan tim design.

   c. Sampaikan jadwal dan milestone pengembangan proyek yang terukur sebagaimana disebutkan
      dalam tanggapan 5.c.
      Jawab:
      Perseroan telah melampirkan jadwal dan millestonie pengembangan proyek yang terukur dalam
      form E074.

   d. Sampaikan studi kelayakan yang telah dilakukan.
      Jawab:
      Perseroan telah melampirkan hasil studi kelayakan dalam form E074.

   e. Konsep paket layanan yang dimaksud dalam tanggapan 5.c.
      Jawab:

       Paket layanan yang dimaksud dalam tanggapan 5C merujuk pada strategi pengembangan produk
       dalam bentuk penawaran bundling yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan masing-
       masing segmen pasar. Paket-paket ini akan dikemas secara menarik, kompetitif dari sisi harga, dan
       dilengkapi dengan program promosi terpadu sehingga memiliki nilai diferensiasi dibandingkan
       layanan Manasik Umrah pada umumnya.
       Adapun beberapa contoh bentuk paket layanan yang direncanakan adalah sebagai berikut:
           ➢ Segmen Jemaah Haji:
               Penyusunan paket layanan Manasik Umrah yang terintegrasi dengan fasilitas menginap di
               Fitra Hotel Majalengka serta layanan antar-jemput gratis menuju lokasi Kertajati Umrah
               Park.
Page 5
           ➢ Segmen Sekolah/Mahasiswa:
             Kombinasi layanan edukatif berupa Manasik Umrah dan kegiatan tambahan seperti lomba
             cerdas cermat ayat-ayat Al-Qur’an atau lomba edukatif lainnya dengan sistem penghargaan,
             untuk mendorong antusiasme sekaligus pembelajaran keagamaan secara menyenangkan.


           ➢ Segmen Keluarga:
               Penggabungan antara layanan Manasik Umrah dan seminar/workshop bertema
               kekeluargaan, yang dapat disinergikan dengan kerja sama bersama brand pendukung seperti
               produsen makanan dan minuman, perusahaan transportasi, dan mitra relevan lainnya.
       Perlu kami sampaikan bahwa pengembangan paket layanan tersebut akan melalui proses riset dan
       kajian mendalam oleh tim riset dan pemasaran, dan akan diimplementasikan secara bertahap setelah
       proyek Kertajati Umrah Park mulai beroperasi.

6. Merujuk pada tanggapan nomor 6.a, disebutkan bahwa dana tambahan sebesar Rp7 miliar adalah
   dana hasil konversi hutang pemegang saham atas nama Hendra Sutanto menjadi saham. Agar
   dijelaskan:
   a. Bagaimana konversi utang pemegang saham membuat Perseroan menerima dana sebesar Rp7
        miliar?
        Jawab:
        Konversi utang pemegang saham tidak membuat perseroan menerima dana sebesar Rp.
        7.000.000.000, perseroan menerima dana saat pemegang saham memberikan pinjaman dana
        untuk kegiatan operasional. Saat kami melaksanakan PUT, pemegang saham atas nama Hendra
        Sutanto menjadi stanby buyer dengan cara mengkorversi kan hutang perseroan menjadi saham
        milik Hendra Sutanto senilai 70.000.000 lembar saham, atau setara dengan hutang perseroan
        sebesar 7.000.000.000.

   b. Tanggal penerimaan dana tersebut.
      Jawab:
      Saat konversi hutang terjadi tidak ada kas atau dana yang masuk. Kas atau dana masuk terjadi saat
      penerimaan hutang dari pemegang saham ke perseroan yang terjadi secara bertahap, yaitu pada:
      - 19 Desember 2023 – Rp. 1.000.000.000
      - 07 Desember 2023 – Rp. 1.000.000.000
      - 24 Oktober 2023 – Rp. 1.000.000.000
      - 10 Agustus 2023 – Rp. 1.000.000.000
      - 16 Mei 2023           – Rp. 1.500.000.000
      - 12 Mei 2024           – Rp. 500.000.000
      - 06 April 2024         – Rp. 1.000.000.000
       Setelah perseroan melaksanakan PUT I dimana Hendra Sutanto sebagai standby buyer, maka
       hutang tersebut dikonversi menjadi saham milik Hendra Sutanto.

   c. Jurnal pencatannya.
      Jawab:
          • Jurnal Pencatatan saat terjadinya hutang
                          ▪ Kas                      7.000.000.000
                          ▪ Hutang                           7.000.000.000
          • Jurnal pencatatan saat konversi Hutang
                          ▪ Hutang                   7.000.000.000
                          ▪ Modal                            7.000.000.000
       Saat konversi hutang terjadi tidak ada kas yang masuk.
Page 6
   Pertanyaan Bursa adalah pertanyaan mengenai sumber alokasi dana tambahan sebesar Rp7,81
   miliar, bukan terkait dengan penggunaan dana tersebut. Bursa meminta Perseroan kembali
   menanggapi pertanyaan nomor 6.a.

   Jawab:

   Rincian alokasi dana tambahan sebesar 7,81 milyar adalah sebagai berikut:

   Perseroan mengklarifikasi perijal alokasi dana tambahan sebesar 7,81 milyar sbb
       ➢ Rp. 7.000.000.000 adalah dialokasikan untuk konversi hutang pemegang saham atas nama
           Hendra Sutanto menjadi saham, namun perseroan tidak mendapatkan dana segar atas
           konversi hutang ini.
       ➢ Rp. 797.600.000 dialokasikan untuk biaya yang dikeluarkan untuk proses PUT I
       ➢ Sisa sekitar Rp. 36.585.200 akan dialokasikan untuk tambahan biaya operasional.
7. Merujuk pada tanggapan nomor 6.d, disebutkan bahwa berikut merupakan timeline penyerapan
   dana untuk proyek Kertajati Umroh Park:




   a. Jumlah kedua komitmen adalah Rp27,2 miliar, atau lebih kecil dari Rp57 miliar yang
      disebutkan telah diserap untuk proyek tersebut. Masih terdapat Rp29 miliar dana hasil PUT
      yang belum diterangkan penyerapannya. Agar dijelaskan kembali.
      Jawab:

       Dana yang dihasilkan dari PUT I sebanyak 57 milyar, dimana dana segar yang diterima oleh
       perseroan hanya 50 milyar, dikarenakan 7 milyar dari selisih tersebut adalah hasil dari konversi
       hutang menjadi saham milik Hendra Sutanto.
       Dana segar sebesar 50 milyar tersebut disampaikan oleh perseroan melalui prospektus PUT I
       bahwa sebanyak 50 milyar akan diturunkan oleh perseroan (PT Hotel Fitra Internasional Tbk)
       kepada anak usahanya yaitu PT Fitra Amanah Wisata untuk membangun Kertajati Umroh Park.
       Pada realisasinya, sebanyak Rp. 49.980.000.000 dana hasil PUT tersebut diturunkan oleh
       perseroan (PT Hotel Fitra Internasional Tbk) kepada anak usahanya PT Fitra Amanah Wisata,
       untuk membangun Kertajati Umroh Park.

       Total tambahan Modal adalah sebesar Rp50 miliar.
       Dari jumlah tersebut, sebesar Rp45,1 miliar dialokasikan untuk kebutuhan pembangunan
       hingga selesai.
Page 7
    Hingga saat ini, Perseroan telah menandatangani perjanjian kerja dengan dua kontraktor
    dengan nilai total sebesar Rp27,2 miliar.
    Sisa dana sebesar Rp17,9 miliar saat ini masih dalam proses negosiasi dan penunjukan
    kontraktor.
    Adapun sisa dana sebesar Rp4,9 miliar direncanakan untuk digunakan dalam proses perizinan
    serta kebutuhan modal kerja Perseroan.

b. Dari tabel tersebut, diketahui bahwa penyerapan yang telah dilakukan adalah sebesar Rp13,6
   miliar dimana Rp9 miliar diantaranya baru diserap pada tanggal 13 Agustus 2025. Merujuk
   pada Laporan Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum per Desember 2024, sebesar Rp50,7
   miliar dana hasil PUT I telah diserap. Agar dijelaskan potensi inkonsistensi informasi tersebut.
   Jawab:
   Perseroan menyampaikan permohonan maaf atas kekeliruan penulisan tahun pada dokumen
   sebelumnya. Tanggal yang tercantum sebagai 13 Agustus 2025 seharusnya ditulis 13 Agustus
   2024.

    Dana Hasil PUT I telah diserap perseroan sebanyak 50,7 milyar, yang mana 49.980.000.000
    dimaksudkan sebagai penyertaan saham perseroan kepada anak usaha (PT Fitra Amanah
    Wisata) guna membangun Kertajati Umroh Park, serta Rp. 797.600.000 adalah biaya
    penawaran umum terbatas I.
    Sebanyak Rp 49.980.000.000 yang disetorkan perseroan kepada anak usaha (PT FAW)
    diperuntukkan untuk membangun Kertajati Umroh Park, dengan rincian penyerapan dana
    (sampai dengan maret 2025) sebagai berikut:
    - Penyertaan ke PT FAW        : Rp. 49.980.000.000
        • DP I – Kontraktor GPK : Rp. 9.000.000.000 (dibayarkan 13 Agustus 2024)
               o DPP              : Rp. 8.108.108.10813
               o PPN              : Rp. 891.891.892
        • DP I Kontraktor CDA : Rp. 4.600.000.000 (dibayarkan pada Maret 2025)
               o DPP              : Rp. 4.600.000.000
        • Pembayaran Kontribusi Tetap : Rp. 403.600.000
        • Pembayaran Perizinan PBG         : Rp. 152.300.350
        • Desain Gambar           : Rp. 90.000.000


c. Status afiliasi PT Global Perkasa Konstruksi (GPK) dan CV Cahaya Dinamika Abadi (CDA),
   serta jenis jasa/barang yang disediakan oleh GPK dan CDA.
   Jawab:
   Tidak ada hubungan afiliasi antara GPK-CDA dengan perseroan.
   Jasa yang disediakan PT GPK
      i.    Pekerjaan Persiapan
     ii.    Pekerjaan Struktur
                 ➢ Gerbang Utama
                 ➢ Gedung Klinik
                 ➢ Serbaguna
                 ➢ Pendaftaran, Gedung Imigrasi, Mushola, Souvenir
                 ➢ Kios (Bazar)
                 ➢ Masjidil Haram
                 ➢ Masjid Nabawi
    iii.    Pekerjaan Arsitektur
                 ➢ Gedung Klinik
                 ➢ Toilet Area Manasik
                 ➢ Toilet Kebun Kurma
Page 8
         iv.   Pekerjaan MEP
                  ➢ Gerbang Utama
                  ➢ Gedung Klinik
                  ➢ Serbaguna
                  ➢ Pendaftaran, Gedung Imigrasi, Mushola, Souvenir
                  ➢ Kios (Bazar)
                  ➢ Masjidil Haram
                  ➢ Toilet Area Manasik
                  ➢ Toilet Kebun Kurma

         v.    Pekerjaan Landscape
                  ➢ Dinding Keliling

       Jasa yang disediakan CV CDA
          i.   Pekerjaan Struktur
                   ➢ Pujasera
                   ➢ Toilet Area Manasik
                   ➢ Toilet Kebun Kurma
                   ➢ Mina
                   ➢ Lempar Jumroh
                   ➢ Jabal Rahmah
         ii.   Pekerjaan Arsitektur
                   ➢ Gerbang Utama
                   ➢ Serbaguna
                   ➢ Mina
                   ➢ Lempar Jumroh
                   ➢ Jabal Rahmah
        iii.   Pekerjaan Landscape
                   ➢ Saluran
                   ➢ Kolam
                   ➢ Taman, rumput, pohon kurma
        iv.    Pekerjaan VAC, CCTV, Sound, Data
                   ➢ CCTV
                   ➢ Sound
                   ➢ Data

   d. Rincian perjanjian dengan GPK dan CDA. Sertakan salinan perjanjian tersebut.
      Jawab:
         ➢ Perjanjian Kerja No. 05/FAW/VII/2024 tanggal 2 Juli 2024 antara PT Fitra Amanah Wisata
              dengan PT Global Persada Konstruksi, untuk melaksanakan Pekerjaan Project Kertajati
              Umroh Park yang meliputi Perkerjaan Persiapan, Pekerjaan Struktur dan Pekerjaan
              Arsitektur dengan nilai kontrak untuk seluruh pekerjaan sebesar Rp18.000.000.000 (delapan
              belas milyar Rupiah) include PPN dan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan 2,5 (dua
              setengah) tahun dimulai dari Januari 2025 sampai dengan Juni 2027.
         ➢ Perjanjian Kerja No. 02/FAW/II/2025 tanggal 2 Februari 2025 antara PT Fitra Amanah
              Wisata dengan CV Cahaya Dinamika Abadi, untuk melaksanakan Pekerjaan Project
              Kertajati Umroh Park yang meliputi Perkerjaan Persiapan, Pekerjaan Struktur dan Pekerjaan
              Arsitektur dengan nilai kontrak untuk seluruh pekerjaan sebesar Rp9.200.000.000 (Sembilan
              milyar duaratus juta Rupiah) dan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan 2 (dua) tahun dimulai
              dari April 2025 sampai dengan April 2027.

8. Merujuk tanggapan nomor 8, diketahui bahwa Status legalitas lahan proyek Kertajati Umroh Park
   tercatat dalam bentuk Sertifikat Hak Pakai (SHP) Nomor 5 atas nama Pemerintah Kabupaten
   Daerah Tingkat II Majalengka. Agar disampaikan rincian luas dan alamat lahan yang digunakan
Page 9
   untuk proyek Umroh Park. Sampaikan juga dokumen hukum yang mendasari penggunaan lahan
   tersebut.
   Jawab:

   Sesuai dengan Surat Keterangan Rencana Kabupaten, bahwa luas lahan yang di gunakan untuk proyek
   Kertajati Umroh Park adalah 40.000m2, di titik lokasi Jl. Jaladustan, Desa/Keluarahan Palasah,
   Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat.


9. Merujuk CALK 10 Uang Muka per 31 Desember 2024, diketahui rincian uang muka sebagai
   berikut:




   Agar dijelaskan:
   a. Rincian informasi pihak kontraktor serta status afiliasi, dan rincian uang muka per kontraktor.
      Jawab:
      Kontraktor               : PT Global Perkasa Konstruksi
      Hubungan Afiliasi        : Tidak Ada
      Uang Muka/DP I           :
             • DPP             : 8.108.108.108
             • PPN             : 891.891.892
             • Total           : 9.000.000.000
   b. Jasa/barang yang disediakan oleh kontraktor.
      Jawab:
      Jasa yang disediakan PT GPK
          i.   Pekerjaan Persiapan
         ii.   Pekerjaan Struktur
                    ➢ Gerbang Utama
                    ➢ Gedung Klinik
                    ➢ Serbaguna
                    ➢ Pendaftaran, Gedung Imigrasi, Mushola, Souvenir
                    ➢ Masjidil Haram
                    ➢ Masjid Nabawi
        iii.   Pekerjaan Arsitektur
                    ➢ Gedung Klinik
                    ➢ Toilet Area Manasik
                    ➢ Toilet Kebun Kurma
        iv.    Pekerjaan MEP
                    ➢ Gerbang Utama
                    ➢ Gedung Klinik
                    ➢ Serbaguna
                    ➢ Pendaftaran, Gedung Imigrasi, Mushola, Souvenir
                    ➢ Kios (Bazar)
                    ➢ Toilet Area Manasik
                    ➢ Toilet Kebun Kurma
Page 10
         v.    Pekerjaan Landscape
                  ➢ Dinding Keliling

   c. Rincian informasi pihak konsultan serta status afiliasi, dan rincian uang muka per konsultan.
      Jawab:
      Konsultan              : Soh Design (Konsultan Gambar atau Arsitek)
      Hubungan Afiliasi      : Tidak Ada
      Uang Muka              :
         • Desain                    : 1.227.972.265
         • BOQ (Bill of Quantity) : 218.000.000


   d. Jasa/barang yang disediakan oleh konsultan.
      Jawab:
      Jasa barang yang disediakan adalah design gambar untuk Kertajati Umroh Park dan untuk perhitungan
      bill of quantities (BOQ).

10. Merujuk CALK 9 Uang muka per 31 Maret 2025, diketahui rincian uang muka sebagai berikut:




   Agar dijelaskan:
   a. Rincian informasi pihak kontraktor serta status afiliasi, dan rincian uang muka per kontraktor.
      Jawab:
      Kontraktor             : PT Global Perkasa Konstruksi
      Hubungan Afiliasi      : Tidak Ada
      Uang Muka/DP I         :
           • Tagihan         : 8.108.108.108
           • PPN             : 891.891.892
           • Total           : 9.000.000.000

       Kontraktor              : CV Cahaya Dinamika Abadi
       Hubungan Afiliasi       : Tidak Ada
       Uang Muka/DP I          :
          • Tagihan            : 4.600.000.000

   b. Jasa/barang yang disediakan oleh kontraktor.
      Jawab:
      Jasa yang disediakan PT GPK
         i.   Pekerjaan Persiapan
        ii.   Pekerjaan Struktur
                  ➢ Gerbang Utama
                  ➢ Gedung Klinik
                  ➢ Serbaguna
                  ➢ Pendaftaran, Gedung Imigrasi, Mushola, Souvenir
                  ➢ Kios (Bazar)
                  ➢ Masjidil Haram
                  ➢ Masjid Nabawi
Page 11
     iii.   Pekerjaan Arsitektur
               ➢ Gedung Klinik
               ➢ Toilet Area Manasik
               ➢ Toilet Kebun Kurma
     iv.    Pekerjaan MEP
               ➢ Gerbang Utama
               ➢ Gedung Klinik
               ➢ Serbaguna
               ➢ Pendaftaran, Gedung Imigrasi, Mushola, Souvenir
               ➢ Kios (Bazar)
               ➢ Masjidil Haram
               ➢ Toilet Area Manasik
               ➢ Toilet Kebun Kurma
      v.    Pekerjaan Landscape
               ➢ Dinding Keliling

    Jasa yang disediakan CV CDA
       i.   Pekerjaan Struktur
                ➢ Pujasera
                ➢ Toilet Area Manasik
                ➢ Toilet Kebun Kurma
                ➢ Mina
                ➢ Lempar Jumroh
                ➢ Jabal Rahmah
      ii.   Pekerjaan Arsitektur
                ➢ Gerbang Utama
                ➢ Serbaguna
                ➢ Mina
                ➢ Lempar Jumroh
                ➢ Jabal Rahmah
     iii.   Pekerjaan Landscape
                ➢ Saluran
                ➢ Kolam
                ➢ Taman, rumput, pohon kurma
     iv.    Pekerjaan VAC, CCTV, Sound, Data
                ➢ CCTV
                ➢ Sound
                ➢ Data


c. Rincian informasi pihak konsultan serta status afiliasi, dan rincian uang muka per konsultan.
   Konsultan              : Soh Design (Konsultan Gambar atau Arsitek)
   Hubungan Afiliasi      : Tidak Ada
   Uang Muka              :
      • Desain            : 1.227.972.265
      • BOQ               : 218.000.000

d. Jasa/barang yang disediakan oleh konsultan.
   Jawab:
   Jasa barang yang disediakan adalah design gambar untuk Kertajati Umroh Park dan untuk perhitungan
   bill of quantities (BOQ).
Page 12
11. Diketahui bahwa dari 726.130.199 Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) PUT I,
    sebanyak 578.141.852 HMETD dilaksanakan. Dengan harga pelaksanaan Rp100,00 Perseroan
    memperoleh Rp57.814.185.200 dari PUT I tersebut. Agar dijelaskan:
    a. Rincian pemegang saham yang melaksanakan PUT I tersebut, serta jumlah HMETD yang
        dilaksanakan. Apabila dilaksanakan oleh pemegang saham masyarakat, agar disampaikan
        rinciannya melalui E074 (form nonpublish).
    b. Rincian alokasi penggunaan seluruh dana hasil PUT I tersebut.
        Jawab:
        Rincian alokasi penggunaan seluruh dana hasil PUT I adalah sebagai berikut:
        - Dana hasil PUT               : Rp. 57.814.185.200
        - Biaya PUT                    : Rp. 797.600.000
        - Penyertaan ke PT FAW         : Rp. 49.980.000.000


12. Merujuk pada tanggapan nomor 7b, disebutkan bahwa Rp12,7 mjliar dari Rp14,3 miliar yang telah
    dibayarkan dalam bentuk uang muka dicatat dalam laporan keuangan sebagai uang muka
    kontraktor. Hal ini tidak sesuai dengan laporan keuangan dan informasi yang disampaikan di
    tanggapan lainnya, sebab dari Rp12,7 miliar yang tercatat di Laporan Keuangan per 31 Maret 2025,
    sebesar Rp8,1 miliar dibukukan di tahun 2024 dan Rp4,6 miliar pada bulan Maret 2025, sedangkan
    dari tanggapan nomor 6 diketahui bahwa sebesar Rp13,6 miliar seluruhnya direalisasikan di tahun
    2025.
    Jawab:
    Perseroan mengklarifikasi atas terjadi kesalahan penulisan dalam tanggapan nomor 6 d, yang tertulis
    adalah 13 Agustus 2025, seharusnya adalah 13 Agustus 2024.
    Dalam tanggapan no 6 d tercatat Rp. 13.600.000.000 angka ini berasal dari tagihan dari GPK (include
    PPN) dan CDA.
    Di catatkan perseroan ke dalam akun uang muka (DP Kontraktor):
        • DP I – Kontraktor GPK          : 9.000.000.000
                o DPP                    : 8.108.108.108
                o PPN                    : 891.891.892
                o Pecatatan akun         :
                        ▪ Uang Muka DP GPK                8.108.108.108
                        ▪ PPN                             891.891.892
                        ▪ Kas                                             8.837.837.838
                        ▪ Pajak 23%                                       162.162.162

        •   DP I Kontraktor CDA     : 4.600.000.000
               o Pecatatan akun     :
                       ▪ Uang Muka DP GPK           4.600.000.000
                       ▪ Kas                                      8.837.837.838
                       ▪ Pajak 1.75%                              80.500.000


13. Merujuk pada tanggapan nomor 7a, disebutkan bahwa Rp14,3 miliar telah digunakan untuk DP.
    Hal ini tidak sesuai dengan tanggapan nomor 6d dimana disebutkan bahwa DP yang telah
    dibayarkan adalah sebesar Rp13,6 miliar. Bursa meminta Perseroan untuk menjelaskan kembali
    informasi-informasi tanggapan nomor 7. Bursa dapat mengenakan sanksi apabila masih terdapat
    inakurasi signifikan dalam tanggapan yang disampaikan Perseroan.
    Jawab:
    Perseroan mengkoreksi jawaban nomor 7a yang semula “Dana hasil Penawaran Umum Terbatas I
    sejumlah Rp. 57.814.185.200. Perseroan menyetorkan Rp. 49.980.000.000 kepada anak usaha yaitu
    PT Fitra Amanah Wisata yang digunakan untuk Pembangunan Kertajati Umroh Park.
Page 13
   Rp. 14.306.380.723 sudah digunakan untuk DP Pembangunan Kertajati Umroh Park. DP
   Pembangunan Kertajati Umroh Park masuk kedalam akun uang muka dikarenakan belum diakui
   sebagai aset karena masih dalam proses pembangunan”
   Menjadi,
   Belanja modal yang dilakukan perseroan sepanjang 2024 atau setelah PUT I adalah sebagai berikut:
           • DP I – Kontraktor GPK           : Rp. 9.000.000.000
                    o DPP                    : Rp. 8.108.108.108
                    o PPN                    : Rp. 891.891.892
           • DP I Kontraktor CDA             : Rp. 4.600.000.000
                    o DPP                    : Rp. 4.600.000.000
           • Pembayaran Perizinan PBG        : Rp. 152.300.350
           • Desain Gambar                   : Rp. 90.000.000

   Dengan Total Rp. 13.842.300.350. Belanja modal tersebut masuk dicatatkan kedalam akun Uang
   Muka dikarenakan belum diakui sebagai aset karena masih dalam proses pembangunan.

14. Merujuk pada tanggapan nomor 7f, disebutkan bahwa Auditor telah melakukan prosedur verifikasi
    atas nilai tercatat proyek tersebut. Dengan mempertimbangkan bahwa pengeluaran untuk proyek
    baru dilakukan di tahun 2025 (setelah periode laporan keuangan yang diaudit), agar dijelaskan
    mengapa auditor telah melakukan prosedur verifikasi.
    Jawab:

   Perseroan mengklarifikasi bahwa pengeluaran untuk proyek dilakukan pada tanggal 13 Agustus
   2024 sebesar 9 M untuk PT Global Perkasa Konstruksi sehingga auditor telah melakukan
   melakukan prosedur verifikasi untuk tahun buku 2024.


15. Merujuk pada tanggapan nomor 8f, disebutkan bahwa Perseroan akan menyampaikan rencana
    bisnis dan proyeksi keuangan tersendiri pada form E074. Selain itu merujuk pada tanggapan nomor
    15f, Perseroan telah menyusun proyeksi arus kas berbasis skenario (base case, best case, worst
   case), termasuk sensitivitas terhadap keterlambatan proyek Kertajati atau fluktuasi permintaan
   pasar dan akan menyampaikan melalui form E074. Sampai pada tanggal 12 Juni 2025, Perseroan
   belum menyampaikan dokumen tersebut. Bursa meminta Perseroan untuk segera menyampaikan
   dokumen-dokumen tersebut melalui form E074 paling lambat di hari yang sama dengan
   penyampaian tanggapan permintaan penjelasan ini.
   Jawab:
   Perseroan telah melampirkan proyeksi arus kas berbasis scenario melalui form E074.



16. Merujuk pada tanggapan nomor 8d, disebutkan bahwa studi kelayakan proyek Umroh Park secara
    menyeluruh dan independen, mecakup aspek keuangan, teknis dan pasar telah disusun. Bursa
    meminta Perseroan menyampaikan salinan studi kelayakan tersebut. Apabila studi kelayakan
    mencantumkan proyeksi, agar disampaikan melalui form E074.
    Jawab:
    Perseroan telah melampirkan salinan studi kelayakan proyek Umroh Park melalui form E074.

17. Agar dijelaskan rincian revenue stream yang akan diperoleh dari proyek Umroh Park.
    Jawab:
Page 14
    Revenue Stream yang akan diperoleh dari proyek Umroh Park melalui:
       1. Tiket Masuk
       2. Restaurant / Kantin / Food and Beverages
       3. Souvenir

18. Merujuk pada tanggapan nomor 8i, disebutkan bahwa Perseroan telah menunjuk pengurus dan
    pengawas proyek di tingkat direksi, yang memiliki latar belakang pendidikan yang sesuai dengan
    divisi terkait sehingga dapat mengawasi kualitas dan hasil akhir sesuai dengan gambar. Agar
    dijelaskan rincian pengurus dan pengawas proyek tersebut, serta rincian latar belakang pendidikan
    yang dimaksud.
    Jawab:

   Struktur Tim Pengawasan Proyek
   •   Ketua Tim Pengawasan:
       Bapak Tomi Tris – menjabat sebagai Direksi Persero.
   • Pengawas Proyek mewakili pihak Perseroan:
       Ibu Rika Hajasi – memiliki latar belakang pendidikan Bachelor of Arts in Communication.
   • Pengawas Proyek mewakili pihak kontraktor:
       Bapak Yudho Patrianto – berlatar belakang pendidikan Sarjana Teknik.
   • Asisten Pengawas Proyek mewakili pihak kontraktor:
       Ibu Intan Tamher – berlatar belakang pendidikan Sarjana Teknik.
   • Pengawas Proyek mewakili tim arsitek & desain:
       Bapak Helmi – berlatar belakang pendidikan Arsitektur.

19. Merujuk pada tanggapan nomor 13c, disebutkan bahwa Perseroan senantiasa mematuhi seluruh
    ketentuan yang tercantum dalam perjanjian pinjaman dengan Bank BNI. Agar dijelaskan rincian
    covenant keuangan dan pemenuhannya.
    Jawab:

   Covenant keuangan yang tercantum dalam perjanjian pinjaman dengan Bank BNI adalah:
   a) Current Ratio minimal 1.00 Kali
   b) Debt Equity Ratio minimal 2.50 kali
   c) Debt Service Coverage minimal 100%

                           Permintaan Bank BNI           Kemampuan Perseroan Per 31 Maret 2025

  Current Ratio                                      1                                              2,96

  DER                                            2,50                                               3,12
  Debt Service
  Coverage                                      100%                                                78%

       Untuk debt service coverage, Perseroan mengakui belum memenuhi salah satu syarat covenant
       keuangan tersebut. Namun, Perseroan tetap berkomitmen penuh untuk memenuhi kewajiban
       pembayaran hutang bank tersebut.

20. Merujuk pada tanggapan nomor 16b, disebutkan bahwa dalam pengelolaan proyek Kertajati Umroh
    Park, Perseroan menjalin kerja sama eksklusif dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Majalengka
    melalui Perjanjian Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) dengan jangka waktu 30 tahun, yang dapat
    diperpanjang sesuai kesepakatan. Dalam perjanjian tersebut, disepakati adanya kontribusi tetap
    berupa sewa lahan per tahun, serta kontribusi bagi hasil sebesar 16,02% per tahun, yang dihitung
    berdasarkan penilaian dari akuntan publik/auditor independen yang telah disetujui oleh kedua belah
Page 15
     pihak. Agar dijelaskan:
     a. Besaran kontribusi tetap sewa per tahun.
         Jawab:

Nomor      Tahun               Besaran   Besaran Kenaikan   Besaran Kontribusi
                               Kenaikan (Rp)                Pertahun (Rp)
                               (%)
1          Tahun ke 1                -   -                  387.500.000
2          Tahun ke 2          4,15%       16.100.000       403.600.000

3          Tahun ke 3          4,16%       16.800.000       420.400.000
4          Tahun ke 4          4,16%       17.500.000       437.900.000
5          Tahun ke 5          4,16%       18.200.000       456.100.000
6          Tahun ke 6          4,17%       19.000.000       475.100.000
7          Tahun ke 7          4,17%       19.800.000       494.900.000
8          Tahun ke 8          4,16%       20.600.000       515.500.000
9          Tahun ke 9          4,15%       21.400.000       536.900.000
10         Tahun ke 10         4,15%       22.300.000       559.200.000
11         Tahun ke 11         4,17%       23.300.000       582.500.000
12         Tahun ke 12         4,15%       24.200.000       606.700.000
13         Tahun ke 13         4,15%       25.200.000       631.900.000
14         Tahun ke 14         4,16%       26.300.000       658.200.000
15         Tahun ke 15         4,16%       27.400.000       685.600.000
16         Tahun ke 16         4,16%       28.500.000       714.100.000
17         Tahun ke 17         4,16%       29.700.000       743.800.000
18         Tahun ke 18         4,15%       30.900.000       774.700.000
19         Tahun ke 19         4,16%       32.200.000       806.900.000
20         Tahun ke 20         4,15%       33.500.000       840.400.000
21         Tahun ke 21         4,15%       34.900.000       875.300.000
22         Tahun ke 22         4,16%       36.400.000       911.700.000
23         Tahun ke 23         4,16%       37.900.000       949.600.000
24         Tahun ke 24         4,16%       39.500.000       989.100.000
25         Tahun ke 25         4,16%       41.100.000       1.030.200.000
26         Tahun ke 26         4,15%       42.800.000       1.073.000.000
27         Tahun ke 27         4,16%       44.600.000       1.117.600.000
28         Tahun ke 28         4,15%       46.400.000       1.164.000.000
29         Tahun ke 29         4,16%       48.400.000       1.212.400.000
30         Tahun ke 30         4,16%       50.400.000       1.262.800.000
Total                                                       22.317.600.000

     b. Kapan pembayaran mulai dilakukan? Jelaskan.
        Jawab:
        Pembayaran mulai dilakukan pada 15 Desember 2023, dan seterusnya akan dibayarkan tepat pada
        tanggal 15 Desember setiap tahunnya.

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.64 MB
Published16 Jun 2025
Pages15
Characters40,987
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 19 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Hotel Fitra International Tbk p.1 ×2
linked — Hendra Sutanto p.5 ×7
linked org Global Perkasa p.7 ×4
linked org Pemerintah Kabupaten p.8
linked person Tomi Tris p.14
possible org Bursa Efek Indonesia p.1
possible person Helmi p.14
unresolved org Departemen Food & Beverage p.3
unresolved org Pertanahan Nasional p.4
unresolved org Hotel Fitra Internasional Tbk p.6 ×4
unresolved org PT Fitra Amanah Wisata p.6 ×6
unresolved org PT FAW p.7 ×3
unresolved org PT Global Perkasa Konstruksi p.7 ×4
unresolved org PT GPK p.7 ×3
unresolved org PT Global Persada Konstruksi p.8
unresolved org Pemerintah Kabupaten Daerah Tingkat II Majalengka. Agar p.8
unresolved person Rika Hajasi p.14
unresolved person Yudho Patrianto p.14
unresolved person Intan Tamher p.14

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result