Back to announcement
20260710_PSAB_Laporan Bulanan Aktivitas Eksplorasi_32110845_lamp1.pdf
Other Text extracted PSABSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 3
Page 1
Surat No. JRAP/SKLR/CSD/2026/VII/066 tanggal 10 Juli 2026
Perihal Laporan Aktivitas Eksplorasi Pertambangan Periode Triwulan II Tahun 2026
Dalam rangka memenuhi ketentuan III.3.2 Peraturan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Nomor
I-E Tanggal 19 Juli 2004 tentang Kewajiban Penyampaian Informasi sebagaimana telah
diubah berdasarkan Surat Keputusan Direksi BEI Nomor Kep-00015/BEI/01-2021 tentang
Perubahan Peraturan I-E Tentang Kewajiban Penyampaian Informasi, bersama ini kami
sampaikan laporan aktivitas eksplorasi di lingkungan anak perusahaan dari PT J Resources
Asia Pasifik Tbk untuk periode bulan April, Mei dan Juni (“Triwulan II”) tahun 2026:
PT J Resources Bolaang Mongondow (“JRBM”)
1. Area Aktivitas Eksplorasi
Pada periode Triwulan II tahun 2026 ini, kegiatan eksplorasi masih berlangsung pada
Blok Bakan di Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow dan
Desa Tobayagan, Kecamatan Pinolosian Tengah, Kabupaten Bolaang Mongondow
Selatan, Provinsi Sulawesi Utara.
2. Pihak yang Melakukan Eksplorasi
Kegiatan eksplorasi dilakukan oleh senior geologist, geologist dan field assistant dari
JRBM dan dibantu oleh kru lapangan dari karyawan kontraktor lokal dari CV. Tri
Bersaudara, yang diawasi secara langsung oleh Superintendent Brownfield
Exploration.
3. Metode Pengujian dan Pemilihan Area Eksplorasi
Pada periode Triwulan II tahun 2026 ini, kegiatan eksplorasi masih dilakukan di area
Main Ridge dan Upper Tobayagan, dimana kegiatan eksplorasi yang dilakukan adalah
melanjutkan kegiatan pengeboran sela, kegiatan survey geofisika dan kegiatan
pemetaan geologi. Selain itu, dilakukan juga kegiatan analisa spektral SWIR analisis
dan XRF analisis pada contoh batuan hasil pengumpulan dari program pemetaan
geologi dan pengeboran. Seluruh kegiatan eksplorasi yang dilakukan bertujuan untuk
mencari area baru dan potensi penambahan sumber daya.
Seperti yang telah disampaikan dalam laporan eksplorasi sebelumnya, metode geologi
yang digunakan adalah pemetaan geologi permukaan detail dengan analisa geokimia
untuk seluruh contoh dari lapangan, sedangkan survey geofisika dilakukan dengan
menggunakan metode dipol 100 meter yang bertujuan untuk mendapatkan data
resistivitas dan chargebilitas dengan penetrasi yang lebih besar dan luas
dibandingkan dengan konfigurasi sebelumnya yang berjarak 50 meter untuk
memetakan kontinuitas vertikal zona mineralisasi.
Page 1 of 3
Page 2
4. Hasil Aktivitas Eksplorasi
Pada periode Triwulan II tahun 2026, kegiatan pengeboran dilanjutkan dan sebanyak
34 lubang pengeboran telah diselesaikan dan sebanyak 3 lubang masih dalam proses
pengeboran, dengan total kedalaman pengeboran adalah 6.770,7 meter. Selain
kegiatan pengeboran, dilakukan juga kegiatan pemetaan permukaan geologi di area
West Tapagale (North Villa) dan Upper Tobayagan. Dari kegiatan pemetaan
permukaan geologi diketahui bahwa zona mineralisasi yang berkembang di North
Villa terdiri dari tiga zona, yaitu zona 1, 2, dan 3 yang tersusun atas klaster
mineralisasi breksi yang menerobos litologi batuan samping berupa tuf dasitik dan tuf
dasitik terelaskan (dacitic welded tuffs) dan litologi batuan samping teralterasi silika
argilik lanjut dan argilik, dan secara umum memiliki trend mineralisasi berarah timur
laut. Sedangkan, di area Upper Tobayagan diketahui area ini tersusun atas andesit
volkanik, diorite, dan breksi monomik, serta alterasi argilik hadir sebagai footprint
zona mineralisasi di area Upper Tobayagan.
Kegiatan survey geofisika induced polarization (“IP”) dilanjutkan di area Upper
Tobayagan pada periode ini, dan progres survey geofisika sudah mencapai 58%
dengan terselesaikannya 9 lintasan IP dari 17 lintasan. Konfigurasi IP yang digunakan
adalah dipole-dipole dengan spasi elektroda dan spasi lintasan sebesar 100 meter.
Penggunaan konfigurasi dipole-dipole dikarenakan memiliki resolusi lateral yang baik
dan mampu memetakan urat mineral (vein), serta spasi elektroda yang besar (100
meter) dimaksudkan untuk memberikan gambaran subsurface yang lebih dalam.
Pada periode ini kegiatan jaminan dan kontrol kualitas contoh batuan masih
dilakukan, dimana sebanyak 271 contoh batuan kadar kosong, 280 contoh material
tersertifikasi dan 141 contoh batuan duplikat lapangan dikirimkan ke laboratorium
untuk dianalisa.
5. Rencana Tindak Lanjut
Rencana kegiatan eksplorasi pada periode triwulan III tahun 2026 adalah sebagai
berikut:
• Melanjutkan kegiatan pengeboran sela di area Main Ridge dan sekitarnya.
• Melakukan kegiatan pemetaan geologi di area Villa North Extension dan Upper
Tobayagan.
• Melanjutkan pengambilan data pendukung seperti analisa spektral SWIR, XRF,
magnetik suseptibilitas dan lain-lain.
• Melanjutkan kegiatan studi komprehensif untuk mencari kemenerusan tubuh
mineralisasi pada zona lebih dalam di area Main Ridge dan sekitarnya.
• Melakukan kegiatan pengambilan data survei geofisika di area Upper Tobayagan.
Page 2 of 3
Page 3
• Melanjutkan peningkatan fasilitas coreshed untuk menambah area penyimpanan
batuan inti lubang bor dan program skeletonize sebagai prioritas kedua.
6. Biaya Eksplorasi
Biaya eksplorasi dari JRBM untuk periode Triwulan II tahun 2026 adalah sebesar
USD1.157.761.
Page 3 of 3
Names mentioned 3 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT J Resources Bolaang Mongondow
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.