Skip to content
Back to announcement

20250613_BIMA_Public Expose_31894816_lamp2.pdf

Other Text extracted BIMA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 14

Page 1
1
Page 2
           I. GAMBARAN INDUSTRI ALAS KAKI INDONESIA



A. Pasar Ekspor


Nilai ekspor alas kaki Indonesia tahun 2023 mengalami penurunan dibandingkan dengan
tahun sebelumnya, tercatat untuk tahun 2023 ekspor menurun dari USD 7,74 miliar di
tahun 2022 menjadi USD 6,44 miliar di tahun 2023, atau menurun sebesar 16,80%.
Tujuan utama ekspor alas kaki asal Indonesia ini yang terbesar adalah ke Amerika Serikat
sebesar USD 1,92 miliar (38%), dan Belgia sebesar USD 692,1 juta (14%).


Pada tahun 2024, nilai ekspor alas kaki diperkirakan masih akan mengalami penurunan
yang antara lain disebabkan oleh aturan pembatasan impor yang mempengaruhi aktivitas
produksi barang lokal, khususnya untuk tujuan ekspor.


       Perkembangan ekspor sepatu/alas kaki Indonesia




                                                                   Tahun      Dollar AS


                                                                    2019      4,4 miliar
                                                                    2020      4,8 miliar
                                                                    2021      6,1 miliar
                                                                    2022      7,74 miliar
                                                                    2023      6,44 miliar




                                                                                       2
Page 3
B. Pasar Domestik


Pada tahun 2023, penjualan sepatu di pasar domestik masih tertekan.         Tingginya
peningkatan impor sepatu, serta maraknya impor sepatu bekas secara illegal, merupakan
tantangan yang cukup berat yang harus dihadapi oleh produsen sepatu nasional.




                              II. KINERJA PERSEROAN


A.   Produksi
Pada tahun 2023 total produksi sepatu Tomkins adalah 445 ribu pasang atau menurun
45.97% dari total produksi di tahun sebelumnya sebesar 649 ribu pasang. Pada tahun
2023 Perseroan sudah tidak memproduksi tas dan sepatu untuk keperluan ekspor.


Rincian realisasi produksi tahun 2023 dan realisasi serta rencana produksi tahun 2024
adalah sebagai berikut:




        Realisasi produksi tahun 2023 :

                            Triwulan/        Sepatu Lokal        Tas Ekspor
           No.
                              Tahun             Pasang               Pcs

            1.            Triwulan I/2023        97.811               -

            2.            Triwulan II/2023      148.573               -

            3.        Triwulan III/2023          84.547               -

            4.        Triwulan IV/2023          113.768               -

                              TOTAL            444.699                -




                                                                                   3
Page 4
       Realisasi dan rencana produksi tahun 2024 :

                         Triwulan/           Sepatu Lokal           Tas Ekspor
           No.
                           Tahun                Pasang                 Pcs

            1.        Triwulan I/2024 *         102.307                 -

            2.        Triwulan II/2024          170.000                 -

            3.        Triwulan III/2024         105.000                 -

            4.        Triwulan IV/2024          137.693                 -

                          TOTAL                 515.000                 -
       *) Realisasi


Pada tahun 2024 rencana jumlah produksi Perseroan adalah 515.000 pasang, lebih tinggi
dibandingkan jumlah produksi tahun 2023 sebesar 444.699 pasang.         Hal ini sejalan
dengan proyeksi peningkatan penjualan Perseroan.


Pada tahun 2023 Perseroan tidak memproduksi tas untuk keperluan ekspor, dan
diproyeksikan belum ada produksi sampai tahun 2024.


Pada akhir Desember tahun 2023, jumlah karyawan Perseroan tercatat sebanyak 850
orang, yang mencakup tenaga kerja tetap dan tenaga kerja kontrak.


Pada tahun 2023 Perseroan tetap konsisten dengan 5 hari kerja (Senin s/d Jumat)
dengan 8 jam/hari.    Pada saat tidak ada produksi atau jumlah produksi di bawah
kapasitas, sebagian karyawan terpaksa dirumahkan secara bergantian.


B.   Penjualan


1.   Penjualan Ekspor


Pada tahun 2023, tidak ada penjualan tas dan sepatu untuk keperluan ekspor. Pada
tahun 2024, penjualan tas ekspor diproyeksikan belum ada.




                                                                                    4
Page 5
2.   Penjualan Lokal


Pada tahun 2023, Perseroan mencatat penjualan sepatu lokal sebesar Rp. 91,39 miliar,
menurun sebesar 19,77% dibandingkan dengan nilai penjualan lokal di tahun
sebelumnya sebesar Rp. 113,92 miliar.     Nilai penjualan ini lebih rendah dibandingkan
dengan proyeksi Perseroan sebagaimana disampaikan pada Laporan Tahunan 2022.


Untuk tahun 2024, penjualan sepatu Tomkins diproyeksikan meningkat 20%. Nilai ini
sudah termasuk proyeksi penjualan sepatu kepada instansi yang diperkirakan mengalami
peningkatan sebesar 64%.


Realisasi penjualan tahun 2023 dan realisasi serta proyeksi penjualan tahun 2024 setelah
disesuaikan dengan kondisi saat ini adalah sebagai berikut:


        Realisasi Penjualan Tahun 2023

                       Triwulan /          Lokal          Ekspor         TOTAL
          No.            Tahun             Rp. M              Rp.M        Rp.M

           1.      Triwulan I/2023         15.60               -          15.60
           2.      Triwulan II/2023        23.20               -          23.20
           3.      Triwulan III/2023       33.70               -          33.70
           4.      Triwulan IV/2023        18.89               -          18.89

                         Total             91.39               -          91.39


        Realisasi dan Proyeksi Penjualan Tahun 2024

                       Triwulan /          Lokal          Ekspor         TOTAL

          No.            Tahun             Rp. M              Rp.M        Rp.M

           1.     Triwulan I/2024 *        15.00               -          15.00
           2.      Triwulan II/2024        28.68               -          28.68
           3.      Triwulan III/2024       34.69               -          34.69
           4.      Triwulan IV/2024        31.29               -          31.29

                         Total            109.66               -         109.66
        *) Realisasi

                                                                                     5
Page 6
C. Pengembangan Pasar Domestik


Strategi pengembangan pasar domestik yang dilakukan Perseroan sebagai kelanjutan
dari strategi yang telah dijalankan pada periode sebelumnya antara lain adalah :


a.   Produk / Product

     Sepatu merk TOMKINS diproduksi dengan kualitas yang baik, harga terjangkau dan

     design yang up-to-date.


     Kualitas sepatu yang dihasilkan tetap konsisten menggunakan standar proses
     produksi pembuatan sepatu merk internasional, dengan pengawasan kualitas yang
     cukup ketat. Hal ini didukung pula oleh tenaga kerja yang dimiliki Perseroan yang
     telah terbiasa memproduksi sepatu merk internasional sejak tahun 1996.


     Bahan baku yang digunakan untuk memproduksi sepatu TOMKINS adalah bahan baku

     pilihan yang dibeli dari perusahaan-perusahaan yang sudah teruji kualitasnya.


     Untuk menjangkau segmen pasar yang lebih luas, Perseroan memproduksi lini
     sepatu dengan jenis yang berbeda dengan yang biasa diproduksi sebelumnya, yang
     diberi nama “Third Point” dan “Perini”. Sepatu ini mempunyai harga yang murah,
     dan design yang lebih berwarna.


b.   Harga / Price
     Strategi yang diambil oleh Perseroan dalam menentukan harga jual adalah dengan
     memperhatikan biaya produksi, strategi pricing dari kompetitor, serta daya beli
     masyarakat Indonesia, sehingga harga jual yang ditentukan terjangkau untuk pasar
     menengah.


c.   Tempat / Place
     Pada tahun 2023 Perseroan tidak melakukan ekspansi counter penjualan. Upaya
     yang dilakukan difokuskan pada:


      Mengoptimalkan counter yang ada, dan menutup counter-counter yang sudah
        tidak produktif,


                                                                                     6
Page 7
 Mengintensifkan penjualan secara online, baik melalui website sendiri ataupun
     bekerja sama dengan situs penjualan online lainnya.          Untuk meningkatkan
     penjualan online, Perseroan melakukan penjualan secara live 24 jam di Shopee
     dan Tiktok, serta mengalokasikan sejumlah tertentu untuk biaya iklan.


Sampai dengan saat ini Perseroan memiliki 230 outlet penjualan, berkurang 65
outlet dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebanyak 295 outlet penjualan di
seluruh Indonesia.     Sebagian besar outlet adalah counter yang merupakan hasil
kerjasama dengan Department Store yang mempunyai kantor pusat di Jakarta
maupun Department Store daerah, dengan perkembangan sebagai berikut:


1. Matahari Department Store


     Jumlah counter yang ada saat ini adalah sejumlah 111 (seratus sebelas) counter
     yang tersebar di sebagian besar lokasi strategis Matahari.


                 Matahari Department Store




2.     Ramayana Department Store


      Jumlah counter yang ada di Ramayana saat ini adalah sebanyak 82 (delapan
      puluh dua) counter dengan lokasi yang strategis.




                                                                                  7
Page 8
                   Ramayana




3. ` Department Store Lain


    Selain bekerja sama dengan Department Store berskala nasional, Perseroan
    juga melakukan kerjasama dengan Department Store lokal antara lain :
    a.   Yogya Department Store sebanyak 16 counter yang berlokasi di Jakarta,
         Jawa Barat dan Jawa Tengah,
    b.   Ada Department Store sebanyak 5 counter yang berlokasi di Semarang,
         Bogor dan Kudus.
    c.   Rita Department Store sebanyak 4 counter yang berlokasi di Jawa Tengah,
    d.   Chandra Department Store di Lampung (6 counter), Mega Department
         Store di Pekan Baru (1 counter), Asia Department Store (1 counter), Star
         (2 counter), Trona (2 counter).


4. Independent Store/Counter Swakelola


    Saat ini Perseroan hanya memiliki 1 independent store, yaitu factory outlet di
    lokasi pabrik di Bandung. Dengan kondisi penjualan saat ini, sampai dengan
    akhir tahun 2023 Perseroan belum merencanakan penambahan counter swa
    kelola baru.




                                                                               8
Page 9
     5.    E-commerce


           Sejalan dengan pertumbuhan transaksi e-commerce di dunia, saat ini Perseroan
           juga telah melakukan penjualan secara online melalui:
           a. Website sendiri:      www.tomkins.id,
           b. Bekerjasama dengan pengelola online store lainnya, yaitu:
              - Shopee
              - TikTok
              - Tokopedia
              - Lazada
              - Zalora
              - Bukalapak
              - Blibli
              - Aladdin (by MNC).


           Pada tahun 2023, penjualan secara online mengalami peningkatan yang cukup
           signifikan dibandingkan dengan tahun 2022, yaitu sebesar 39% (dalam
           Rupiah). Adapun kontribusi penjualan online terhadap total penjualan adalah
           sebesar 28% untuk periode Januari sampai Maret 2023 dan 48% untuk periode
           Januari sampai Maret 2024.


           Ke depan, potensi penjualan secara online ini akan terus dikembangkan untuk
           menyokong kinerja penjualan Perseroan.


d.   Iklan / Promotion


     Promosi yang dilakukan Perseroan saat ini antara lain sebagai berikut:
     -    Pemberian potongan harga yang menarik.          Hal ini diperlukan mengingat
          terbatasnya daya beli masyarakat.
     -    Pemasangan iklan di berbagai media sosial,
     -    Sponsorship




                                                                                    9
Page 10
E.   Kinerja Keuangan


1.   Laporan Keuangan


     Tabel berikut ini menggambarkan ikhtisar data keuangan penting Perseroan untuk
     tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, 2023 dan 31 Maret
     2023 dan 2024. Angka-angka keuangan tersebut berasal dari laporan keuangan
     Perseroan yang telah diperiksa oleh Akuntan Publik untuk tahun-tahun yang berakhir
     pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2023. Sedangkan laporan keuangan per 31
     Maret 2023 dan 2024 adalah unaudited.


     Pada tahun 2024, sampai dengan 31 Maret 2024, total realisasi penjualan bersih
     mengalami penurunan sebesar 3,78% dibandingkan realisasi penjualan bersih pada
     periode yang sama pada tahun sebelumnya. Penurunan penjualan tersebut antara
     lain karena penjualan di Dept. Store mengalami penurunan. Penjualan di Online
     Store mengalami kenaikan, namun kenaikannya belum dapat meningkatkan
     penjualan secara keseluruhan. Selain itu, guna meningkatkan daya saing, secara
     bertahap Tomkins mulai menyesuaikan rata-rata harga       jual per pasang, sesuai
     dengan kemampuan daya beli masyarakat.


     Pada Triwulan I 2024 Perseroan mengalami kerugian usaha sebesar Rp. 4.83 miliar,
     meningkat dibandingkan kerugian usaha pada periode yang sama di tahun
     sebelumnya yang mengalami kerugian usaha sebesar Rp. 2,89 miliar. Triwulan I
     merupakan low season bagi Perseroan, sehingga jumlah penjualan di periode ini
     belum bisa mengcover biaya yang dikeluarkan. Kerugian yang terjadi biasanya akan
     tercover dari keuntungan Perseroan pada saat peak season saat periode back-to-
     school bulan Juni dan Juli.


     Penguatan US Dollar terhadap Rupiah pada Triwulan I 2024 mengakibatkan
     Perseroan mengalami kerugian karena selisih kurs sebesar Rp. 3.76 Miliar,
     sedangkan pada periode yang sama di tahun sebelumnya Perseroan mengalami
     keuntungan karena selisih kurs sebesar Rp. 5.86 Miliar. Hal ini mengakibatkan pada
     Triwulan I 2024 Perseroan memperoleh kerugian komprehensif sebesar Rp. 7,58
     miliar, dan pada Triwulan I 2023 mengalami keuntungan komprehensif sebesar Rp.
     1,55 miliar.

                                                                                    10
Page 11
                                  31 Maret (Anaudited)                31 Desember (Audited)
     KETERANGAN
                                  2024               2023               2023               2022

AKTIVA LANCAR                  64,616,305,414     60,328,856,387     59,813,192,755     58,609,539,195

AKTIVA TIDAK LANCAR           256,150,531,643    251,510,043,571    253,178,972,740    251,853,283,065

JUMLAH AKTIVA                 320,766,837,057    311,838,899,958    312,992,165,495    310,462,822,260

KEWAJIBAN LANCAR              124,460,766,672     86,226,440,505    113,260,171,159     82,945,385,834

KEWAJIBAN JANGKA PANJANG      124,136,484,996    137,494,119,454    119,986,800,970    140,951,825,869

MODAL SENDIRI                  72,169,585,389     88,118,339,999     79,745,193,366     86,565,610,557

JUMLAH KEWAJIBAN DAN
                              320,766,837,057    311,838,899,958    312,992,165,495    310,462,822,260
MODAL SENDIRI

PENJUALAN BERSIH               15,003,132,615     15,596,082,055     91,394,216,751    113,918,038,823

BEBAN POKOK PENJUALAN         (12,053,028,332)   (10,352,717,539)   (61,547,679,561)   (71,032,815,644)

LABA KOTOR                      2,950,104,283      5,243,364,516     29,846,537,190     42,885,223,179

BEBAN PENJUALAN                (4,547,633,645)    (4,653,905,967)   (21,168,594,885)   (17,972,431,506)

 BEBAN UMUM DAN
                               (3,119,060,795)    (3,263,658,204)   (13,996,215,883)   (13,354,041,044)
ADMINISTRASI

LABA USAHA                     (4,831,916,574)    (2,890,889,184)    (5,137,002,257)    15,576,119,238

PENDAPATAN KEUANGAN                 3,143,211      5,862,912,758      2,724,205,874         48,520,255

BEBAN KEUANGAN                 (4,763,765,345)     (818,443,601)     (3,505,668,179)   (16,642,984,999)

PAJAK KINI                                   -                  -                  -                  -

PAJAK TANGGUHAN                 2,104,560,277      (472,661,662)      1,306,149,981     (1,351,032,895)

LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN     (7,487,978,431)     1,680,918,311     (4,612,314,582)    (2,369,378,401)

LABA (RUGI) KOMPREHENSIF       (7,575,607,977)     1,552,729,442     (6,820,417,191)    77,189,389,869

LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN
                                       (14.37)              3.23              (8.85)             (4.55)
PER SAHAM - SERI A
 LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN
                                       (11.50)              2.58              (7.08)             (3.64)
PER SAHAM – SERI B




                                                                                               11
Page 12
        2.      Rasio Usaha

                                 31 Maret (Anaudited)           31 Desember (Audited)
      KETERANGAN
                                 2024                 2023       2023           2022

 PENJUALAN BERSIH/TOTAL
                                 4.68%                5.00%      29.20%        36.69%
AKTIVA


LABA (RUGI) KOTOR/PENJUALAN      19.66%               33.62%     32.66%        37.65%


LABA (RUGI) USAHA/PENJUALAN      -32.21%              -18.54%    -5.62%        13.67%


 LABA (RUGI) BERSIH
                                 -50.49%              9.96%      -7.46%        67.76%
KOMPREHENSIF/PENJUALAN

 LABA (RUGI) BERSIH
                                 -10.50%              1.76%      -8.55%        89.17%
KOMPREHENSIF/MODAL SENDIRI

 LABA (RUGI) BERSIH
                                 -2.36%               0.50%      -2.18%        24.86%
KOMPREHENSIF/TOTAL AKTIVA




        3.      Rasio Keuangan



                                           31 Maret                   31 Desember
        KETERANGAN
                                  2024                 2023       2023          2022

 AKTIVA LANCAR TERHADAP
                                 51.92%               69.97%     52.81%        70.66%
KEWAJIBAN JANGKA PENDEK

 KEWAJIBAN TERHADAP MODAL
                                 344.46%              253.89%    292.49%       258.64%
SENDIRI

 KEWAJIBAN TERHADAP TOTAL
                                 77.50%               71.74%     74.52%        72.12%
AKTIVA




                                                                                    12
Page 13
                            III.   PROSPEK USAHA



A. Pertumbuhan Ekonomi


   Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global tahun 2024 akan
   melemah menjadi 2,4% dibandingkan dengan realisasi pertumbuhan ekonomi tahun
   2023 sebesar 2,6%.       Penurunan ini antara lain dipengaruhi oleh ketegangan
   geopolitik di Eropa karena perang Rusia – Ukraina yang masih berlanjut, serta di
   Timur Tengah antara Israel dan Palestina, kebijakan fiscal ketat di beberapa negara
   maju, serta peningkatan utang negara berkembang dan negara miskin.


   Pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2024 diproyeksikan masih cukup kuat,
   sebesar 4,59 – 5,2%, yang didorong antara lain oleh tingkat inflasi yang relative
   stabil, dan konsumsi masyarakat yang cukup kuat, baik konsumsi rumah tangga
   maupun investasi.


   Berbagai strategi diperlukan untuk bertahan dalam menghadapi kondisi tersebut,
   antara lain melalui efisiensi biaya, peningkatan promosi terutama melalui diskon
   harga, peningkatan penjualan online dengan bekerjasama dengan beberapa
   pengelola online store lain, diversifikasi produk, penambahan biaya iklan,
   peningkatan kualitas produk serta pengembangan ke segmen pasar yang lain.


   Dengan berbagai strategi tersebut, diharapkan pada tahun 2024 kinerja Perseroan
   dapat terus meningkat.


B. Kesinambungan Usaha


   Kemampuan Perseroan untuk mempertahankan kelangsungan usaha tergantung
   pada kemampuan Perseroan dalam menghasilkan arus kas memadai untuk
   memenuhi pembayaran kewajiban, memperoleh tambahan pembiayaan atau
   pembiayaan kembali (refinancing) dan sangat tergantung pada keberhasilan operasi
   Perseroan.




                                                                                   13
Page 14
    Langkah-langkah     yang   ditempuh    oleh    Perseroan   untuk   mempertahankan
    kesinambungan usaha antara lain adalah:


    1.   Mengelola persediaan agar mencapai jumlah persedian optimum.
    2.   Mengoptimalkan jumlah produksi sejalan dengan proyeksi penjualan dan
         ketersediaan persediaan.
    3.   Secara periodik melakukan evaluasi atas harga produk, disesuaikan dengan
         kemampuan dan daya serap pasar serta harga produk pesaing,
    4.   Melakukan promosi melalui media sosial,
    5.   Mengadakan bazaar sepatu melalui kerjasama dengan beberapa mall di lokasi
         strategis,
    6.   Mengintensifkan penjualan secara online melalui peningkatan kerjasama
         dengan beberapa toko online lainnya,
    7.   Melakukan penghematan biaya melalui peningkatkan efisiensi dan produktivitas
         di segala bidang.
    8.   Menerima order pembuatan sepatu khusus dari beberapa instansi di Indonesia,
         antara lain TNI dan POLDA, serta dari perusahaan lokal lain di Indonesia.
    9.   Melakukan diversifikasi produk dengan memproduksi jenis sepatu yang berbeda
         dengan yang biasa diproduksi, dengan nama “Third Point” dan “Perini” yang
         mempunyai harga yang murah, dan design yang lebih berwarna.
    10. Melakukan penjualan secara live selama 24 jam di beberapa platform media
         sosial.


Perseroan optimis, dengan kerja keras dari segenap karyawan serta dukungan dari
berbagai pihak, kesinambungan usaha Perseroan dapat dipertahankan.



                                    ----- 000 -----




                                                                                     14

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.72 MB
Published13 Jun 2025
Pages14
Characters21,770
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result