Skip to content
Back to announcement

20250611_BCAP_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31894320_lamp1.pdf

Other Text extracted BCAP

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 12

Page 1

          
Page 2
                                       Lampiran
                              Daftar Permintaan Penjelasan
                         PT MNC Kapital Indonesia Tbk (Perseroan)

Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD)

1.   Sehubungan dengan rencana PMHMETD Perseroan di mana Perseroan akan berencana
     menerbitkan sebanyak-banyaknya 21.309.425.463 saham atau sebanyak-banyaknya 50% dari
     modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan. Agar Perseroan dapat menjelaskan:
     a. Alasan dan latar belakang Perseroan merencanakan PMHMETD dibandingkan dengan opsi
        pendanaan lainnya.

        Tanggapan:
        Perseroan merencanakan PMHMETD dibandingkan dengan opsi pendanaan lainnya dengan
        pertimbangan sebagai berikut:
         •   Perseroan akan mendapatkan tambahan modal kerja dan untuk pengembangan digital
             financial services.
         •   Memperkuat struktur permodalan dan keuangan Perseroan.
         •   Jumlah saham beredar Perseroan akan bertambah, sehingga akan meningkatkan likuiditas
             perdagangan saham Perseroan.

     b. Bagaimana upaya Perseroan untuk dapat mengoptimalkan penyerapan dana dari para
        pemegang saham khususnya pemegang saham publik dalam rangka pelaksanaan PMHMETD
        tersebut?

        Tanggapan:
        Perseroan akan mengoptimalkan penyerapan dana dari para pemegang saham khususnya
        pemegang saham publik untuk tujuan pengembangan usaha dan digital financial services,
        dengan mempertimbangkan kebutuhan dan perkembangan bisnis dari waktu ke waktu
        sehingga mampu meningkatkan kinerja Perseroan dan memberikan nilai tambah kepada seluruh
        pemegang saham Perseroan.

     c. Informasi terkait harga pelaksanaan PMHMETD Perseroan.

        Tanggapan:
        Penentuan harga pelaksanaan PMHMETD paling sedikit sama dengan batasan harga terendah
        saham yang diperdagangkan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai sebagaimana diatur dalam
        Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas (Lampiran Surat Keputusan
        Direksi PT Bursa Efek Indonesia tanggal 30 Maret 2023 No. Kep-00055/BEI/03-2023)
        (“Peraturan BEI No. II-A”).

     d. Perkiraan dana yang akan diperoleh dari pelaksanaan PMHMETD.

        Tanggapan:
        Saat ini Perseroan belum memiliki estimasi dana yang akan diperoleh dari pelaksanaan
        PMHMETD.

     e. Informasi terkait rasio PMHMETD.

        Tanggapan:
        Saat ini Perseroan masih mempertimbangkan rasio PMHMETD.
Page 3
     f.   Rencana periode Laporan Keuangan yang akan digunakan.

          Tanggapan:
          Saat ini Perseroan masih mempertimbangkan periode Laporan Keuangan yang akan
          digunakan.

     g. Komitmen dari seluruh pemegang saham pengendali dan utama untuk dapat melaksanakan
        PMHMETD, termasuk rencana pelaksanaan PMHMETD lebih dari proporsi bagiannya
        apabila terdapat pemegang saham lain yang tidak melaksanakan PMHMETD tersebut, jika
        ada.

          Tanggapan:
          Saat ini Perseroan belum memperoleh komitmen dari pemegang saham pengendali dan utama
          untuk dapat melaksanakan PMHMETD, termasuk rencana pelaksanaan PMHMETD lebih dari
          proporsi bagiannya apabila terdapat pemegang saham lain yang tidak melaksanakan
          PMHMETD tersebut.

     h. Apakah terdapat calon pemodal (standby buyer) atas pelaksanaan PMHMETD tersebut? Jika
        ada, agar disampaikan informasi dan profil dari calon pemodal tersebut dan apakah terdapat
        hubungan afiliasi antara pemegang saham pengendali atau manajemen Perseroan dengan calon
        pemodal tersebut?

          Tanggapan:
          Saat ini Perseroan belum memiliki calon pemodal (standby buyer) atas pelaksanaan
          PMHMETD.

     i.   Timeline detail pelaksanaan PMHMETD Perseroan dari RUPS sampai dengan rencana
          pencatatan saham hasil PMHMETD.

          Tanggapan:
          Saat ini Perseroan masih mempertimbangkan timeline detail pelaksanaan PMHMETD
          Perseroan dari RUPS sampai dengan rencana pencatatan saham hasil PMHMETD.

2.   Penggunaan dana dari PMHMETD untuk modal kerja Perseroan dan entitas anak serta peningkatan
     setoran modal kepada entitas anak untuk pengembangan bisnis usaha dan digital financial services,
     akan ditentukan dari waktu ke waktu sesuai dengan kebutuhan Perseroan dan entitas anak, dengan
     mempertimbangkan perkembangan bisnis. Agar dijelaskan perincian penggunaan dana tersebut
     dengan mengisi tabel berikut:
         Keterangan                                        Timeline             Perusahaan
                               Jumlah            %
         Modal Kerja                                      Pemenuhan           Pengguna Dana




     Tanggapan:
     Saat ini Perseroan masih mempertimbangkan perincian alokasi penggunaan dana yang diperoleh
     sehubungan dengan PMHMETD.

3.   Apakah rencana pelaksanaan PMHMETD dengan rencana penggunaan dana untuk modal kerja
     telah sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 32/POJK.04/2015 dan Peraturan
     Otoritas Jasa Keuangan Nomor 14/POJK.04/2019.
Page 4
     Tanggapan:
     Rencana penggunaan dana akan mengikuti ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
     32/POJK.04/2015 dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 14/POJK.04/2019.

4.   Apakah PMHMETD akan disertai dengan penerbitan Waran? Jika iya, mohon informasi terkait
     jumlah Waran yang akan diterbitkan.

     Tanggapan:
     Saat ini Perseroan belum memiliki rencana penerbitan PMHMETD disertai dengan penerbitan
     Waran.

5.   Dalam keterbukaan informasi, Perseroan belum menyampaikan informasi mengenai dampak
     penambahan modal terhadap kondisi keuangan Perseroan.
                         Laporan Keuangan                           Proforma Laporan
         Keterangan                             Penyesuaian (Rp)
                            per xxx (Rp)                          Keuangan per xxx (Rp)
      Aset              …                      …                  …
      Liabilitas        …                      …                  …
      Ekuitas           …                      …                  …
      dst               …                      …                  …

     Tanggapan:
     Kondisi keuangan Perseroan berikut disusun dengan asumsi PMHMETD dilaksanakan dengan
     harga nominal Rp100,- per saham, maka:

      Keterangan                          31 Desember 2024 Penyesuaian         31 Desember 2024
                                              (sebelum)                            (sesudah)
      LAPORAN POSISI
      KEUANGAN
      (dalam jutaan Rupiah)
      Total Aset                                 29.455.830       2.130.943             31.586.773
      Total Liabilitas                           22.283.273               -             22.283.273
      Total Ekuitas                               7.172.557       2.130.943              9.303.500

      RASIO KEUANGAN
      (dalam persentase)
      Rasio Liabilitas terhadap Aset                  75,6%                -                 70,5%
      Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas              310,7%                -                239,5%


      Rasio-rasio yang terkait dengan struktur permodalan mengalami perbaikan, yaitu rasio liabilitas
      terhadap aset dari 75,6% menjadi 70,5% serta rasio liabilitas terhadap ekuitas dari 310,7%
      menjadi 239,5%.

Kinerja Keuangan Perseroan per 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024

6.   Agar dijelaskan mengenai pertimbangan Perseroan untuk melakukan penempatan deposito
     berjangka dalam mata uang rupiah kepada lebih banyak pihak (bank) per 31 Desember 2024 dan
     31 Maret 2025 jika dibandingkan per 31 Desember 2023.

     Tanggapan Perseroan (10/06/2025):
     Berdasarkan pertimbangan komiten investasi, Perseroan memutuskan untuk menempatkan dana
     tersebut pada deposito berjangka dalam mata uang rupiah kepada lebih banyak pihak (bank) untuk
     membagi risiko dan memperoleh tingkat tarif bunga yang lebih bervariasi.
Page 5
7.   Berdasarkan Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) nomor 8 per 31 Desember 2024 efek-efek
     pihak ketiga mengalami peningkatan 62,5% jika dibanding 2023 dan per 31 Maret 2025 mengalami
     penurunan 8,3% jika dibandingkan 31 Desember 2024. Agar dijelaskan mengenai:
     a. Penyebab peningkatan efek-efek pihak ketiga selama tahun 2024.
     b. Penyebab penurunan efek-efek pihak ketiga sampai dengan Maret 2025.
     c. Pertimbangan Perseroan melakukan penempatan pada Sekuritas Rupiah Bank Indonesia pada
         tahun 2024.
     d. Per 31 Maret 2025 Perseroan (Kelompok Usaha) memiliki dana kelolaan sebesar Rp1 triliun.
         Agar dijelaskan lebih detil dana kelolaan tersebut dengan mengisi tabel berikut:
           Jenis Dana Kelolaan             Pihak Pengelola            Nilai Dana Kelolaan



     e.   Mengapa dana kelolaan per 31 Maret 2025 mengalami penurunan menjadi Rp1 triliun dari
          sebelumnya Rp2 triliun pada 31 Desember 2024?

     Tanggapan Perseroan (10/06/2025):
     a. Penyebab peningkatan efek-efek pihak ketiga selama tahun 2024 merupakan bagian dari
        strategi Bank dalam mengoptimalkan likuiditas melalui penempatan aset pada instrumen yang
        memberikan imbal hasil (yield) lebih optimal.
     b. Penyebab penurunan efek-efek pihak ketiga sampai dengan Maret 2025 terutama disebabkan
        oleh penurunan dana kelolaan pada Maret 2025 disebabkan adanya penurunan investasi yang
        dikelola oleh entitas anak sehingga secara konsolidasian tereliminasi.
     c. Perseroan mempertimbangkan penempatan pada Sekuritas Rupiah Bank Indonesia pada tahun
        2024 untuk memperoleh imbal hasil (yield) lebih optimal.
     d. Dana kelolaan per 31 Maret 2025 sebagai berikut:
          Jenis Dana Kelolaan           Pihak Pengelola                  Nilai Dana Kelolaan
          Investasi pada saham          Global Far East Investment       Rp 469.125 juta
          entitas publik dan non        Ltd
          publik dan/atau pada surat
          berharga (seperti yang
          telah diungkapkan dalam
          laporan Keuangan).
          Investasi pada saham          Targo Finance Limited            Rp 609.432 juta
          entitas publik dan non
          publik dan/atau pada surat
          berharga (seperti yang
          telah diungkapkan dalam
          laporan Keuangan).
     e. Penurunan dana kelolaan pada Maret 2025 disebabkan adanya penurunan investasi yang
        dikelola oleh entitas anak sehingga secara konsolidasian tereliminasi.

8.   Berdasakan CALK nomor 9 terkait piutang pembiayaan yang dibukukan Perseroan sejak tahun
     2023 mengalami penurunan sampai dengan 31 Maret 2025 dari sebelumnya Rp1,8 triliun menjadi
     Rp1,2 triliun. Agar dijelaskan mengenai:
     a. Penyebab penurunan piutang pembiayaan tersebut, terutama piutang pembiayaan pada pihak
         ketiga.
     b. Strategi yang akan dilakukan Perseroan untuk mendukung bisnis pembiayaan tersebut di masa
         mendatang.
Page 6
     Tanggapan Perseroan (10/06/2025):
     a. Penurunan piutang pembiayaan:
        - Anjak piutang terutama di dorong oleh kondisi ekonomi yang belum stabil sehingga
            adanya penurunan permintaan atas pembiayaan anjak piutang.
        - Konsumen disebabkan adanya reklasifikasi piutang pembiayaan konsumen sesuai
            rekomendasi dari Pihak OJK, dimana sebagian piutang pembiayaan konsumen
            direklasifikasi menjadi Piutang Lain-Lain. Selain itu, Perseroan pada Q1 tahun 2025
            mengalami penurunan pembiayaan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya karena kondisi
            industri otomotif secara nasional maupun perekonomian mengalami perlambatan.
     b. Strategi untuk meningkatkan kembali bisnis pembiayaan di masa mendatang adalah
        - melakukan diversifikasi bisnis untuk pembiayaan anjak piutang ke supply chain financing
            diluar ekosistem Group.
        - mengembangkan sistem kemitraan (partnership) dengan mitra perorangan, bisnis owner
            dan agen.
        - pengembangan digital marketing, baik melalui aplikasi (Motion Credit) ataupun iklan
            digital.
        - memaksimalkan potensi existing debitur yang memiliki track record bagus (Repet Order)
        - memperkuat struktur organisasi untuk divisi pemasaran.

9.   Perseroan memiliki kredit yang diberikan sebanyak Rp11,3 triliun per 31 Maret 2025. Agar
     dijelaskan mengenai:
     a. Penyebab penurunan kredit konsumsi pada tahun 2024 yang berlanjut hingga Maret 2025.
     b. Perseroan memiliki NPL gross dan NPL net per 31 Maret 2025 masing-masing sebesar 4,34%
          dan 2,94% meningkat jika dibanding periode-periode sebelumnya. Agar dijelaskan terkait
          peningkatan NPL tersebut.
     c. Strategi Perseroan untuk mempertahankan nilai NPL lebih rendah seiring dengan
          pertumbuhan kredit yang diberikan.
     d. Selain kredit konvensional Perseroan juga menyalurkan pembiayaan syariah yaitu murabah
          dan musyarakah, namun pertumbuhan dari pembiayaan tersebut belum terlihat. Agar
          dijelaskan upaya Perseroan untuk mengembangkan pembiayaan syariah tersebut di masa
          mendatang.

     Tanggapan Perseroan (10/06/2025):
     a. Penurunan kredit konsumsi pada tahun 2024 yang berlanjut hingga Maret 2025 terutama
        karena penurunan segmen mortgage. Saat ini Bank terus berupaya untuk meningkatkan kredit
        konsumsi melalui penyaluran kredit kepada pensiunan yang lebih aman dan memiliki yield
        yang optimal sejalan dengan kerjasama Bank dengan PT Taspen (Persero) sebagai Bank
        penyalur dana pensiun digital pertama yang ditunjuk oleh PT Taspen (Persero).
     b. Peningkatan NPL secara umum dipengaruhi oleh penurunan kinerja debitur akibat kelesuan
        perekonomian dan penurunan daya beli masyarakat seiring ketidakpastian global akibat perang
        dagang Amerika-China yang berimbas kepada perekonomian nasional.
     c. Strategi Perseroan untuk dapat menurunkan nilai NPL antara lain:
        1. Melakukan penyaluran kredit secara selektif dan sesuai prinsip kehati-hatian perbankan
            (prudential banking)
        2. Upaya penguatan pada risk appetite, risk acceptance criteria, kebijakan dan prosedur
            perkreditan.
        3. Melakukan upaya restrukturisasi terhadap debitur yang masih memiliki prospek usaha.
        4. Melakukan monitoring secara berkesinambungan termasuk menerapkan deteksi dini
            (early warning system) dengan menerapkan pengawasan kredit sejak debitur masih di
            kondisi lancar.
Page 7
    d. Pembiayaan syariah Murabahah di MNC GUI belum tumbuh secara signifikan karena
       beberapa hal sbb:
       1. Selama periode 2023 sampai dengan 2024, Perseroan memutuskan untuk menghentikan
          sementara produk pembiayaan Haji dan Umroh karena pada periode tersbut Perseroan
          sedang fokus untuk meningkatkan pembiayaan Aset Basef Financing (ABF) konvensional.
          Pembiayaan syariah Haji dan Umroh ditargetkan akan dijalankan kembali di semester ke-
          2 tahun 2025.
       2. Sebagian besar kontribusi pembiayaan syariah Murabahah berasal dari pembiayaan
          syariah untuk pembelian alat alat berat di daerah Aceh dan saat ini trend pertumbuhan
          sedang melambat karena pertumbuhan industri tambang juga mengalami stagnasi.
          Perseroan berencana untuk pengembangan pembiayaan murabahan untuk ABF tidak
          hanya di daerah Aceh tapi juga akan dikembangkan dibeberapa area lain seperti
          Kalimantan Selatan.
       3. Peningkatan literasi keuangan syariah melalui training dan diskusi secara reguler dengan
          komunitas pengusaha pengusaha alat-alat berat dan trucking dan juga pembekalan yang
          lebih komprehensif untuk tim internal.

        Sedangkan kendala pada pembiayaan Syariah Musyarakah terutama disebabkan keterbatasan
        sumber pendanaan terutama semenjak terjadi nya merger antara Bank Mandiri Syariah, BNI
        Syariah dan BRI Syariah. Sehingga secara umum pembiayaan dibiayai melalui dana sendiri
        (Ekuitas). Kedepannya, Perseroan akan memperluas basis sumber pendanaan supaya ekspansi
        pembiayaan syariah dapat ditingkatkan.

        Untuk meningkatkan pertumbuhan pembiayaan Musyarakah, Perseroan akan fokus
        meningkatkan produktivitas tenaga pemasaran dibidang pembiayaan syariah supaya dapat
        meningkatkan penyaluran pembiayaan syariah, termasuk menambah jumlah tenaga
        pemasaraan.

10. Per 31 Maret 2025 premi dan aset reasuransi pihak ketiga mengalami peningkatan yang cukup
    signifikan yaitu sebesar 157% jika dibandingkan akhir 2024. Agar dijelaskan mengenai:
    a. Penyebab peningkatan tersebut.
    b. Penyebab Perseroan meningkatkan cadangan penurunan nilai premi dan aset reasuransi
         sebesar 85,8% pada tahun 2024 mengingat tidak ada peningkatan yang signifikan pada premi
         dan aset reasuransi pada periode tersebut.

    Tanggapan Perseroan (10/06/2025):
    a. Kenaikan aset reasuransi pada periode Maret 2025 sejalan dengan kenaikan penerimaan premi
       sehingga Perseroan harus melakukan spreading risk dengan melakukan penempatan pada
       reasuransi atas produksi tersebut.
    b. Peningkatan cadangan penurunan nilai premi dan reasuransi sejalan dengan perhitungan
       cadangan berdasarkan penerapan kebijakan akuntasi baru terhadap saldo awal di 2024.
Page 8
11. Pada tahun 2023 terdapat penambahan aset tetap sebesar 542% dari Rp177 miliar menjadi Rp1,1
    triliun sehubungan dengan pembelian aset tanah dan bangunan gedung MNC Bank Tower dari PT
    MNC Land Tbk. Agar dijelaskan mengenai:
    a. Pertimbangan pembelian aset tetap tersebut.
    b. Sumber pendanaan untuk pembelian aset tetap tersebut.
    c. Mengapa aset dalam penyelesaian yang berupa prasaran dan peralatan kantor yang
          sebelumnya ditargetkan selesai tahun 2024 mengalami penundaan dengan target penyelesaian
          di tahun 2025?

    Tanggapan Perseroan (10/06/2025):
    a. Pertimbangan pembelian gedung MNC Bank Tower adalah dalam upaya untuk mendukung
       dan menunjang kegiatan operasional Bank.
    b. Sumber pendanaan pembelian gedung MNC Bank Tower berasal dari operasional Bank.
    c. Aset dalam penyelesaian yang sebelumnya ditargetkan selesai tahun 2024 pada laporan
       Keuangan 31 Desember 2023 dan bertambah pada laporan Keuangan 31 Desember 2024
       dengan target selesai di 2025 dikarenakan pembangunan dan penyelesaian prasarana dan
       peralatan kantor dilakukan secara bertahap per cabang sehingga ada yang sudah selesai di 2024
       dan ada pula penambahan pembangunan dan penyelesaian prasarana dan peralatan baru di
       2024 yang ditargetkan selesai di 2025.

12. Agar dijelaskan mengenai kebijakan Perseroan dalam melakukan impairment goodwill
    sebagaimana dilakukan Perseroan pada tahun 2024 untuk goodwill dari WINFLY Ltd.

    Tanggapan Perseroan (10/06/2025):
    Pertimbangan Perseroan melakukan impairment goodwill dari Winfly Ltd adalah penurunan pada
    lini bisnis entitas anak Winfly Ltd yang segmen usahanya di bidang penjaminan dan perantara
    perdagangan efek yang terus merugi sebagai dampak dari penurunan investasi dan pelemahan
    ekonomi secara global. Nilai terpulihkan atas lini bisnis ini lebih rendah dari nilai tercatatnya
    sehingga Perseroan membebankan goodwill sebesar Rp 5,3 milyar.

13. Berdasarkan CALK nomor 17 tentang aset lain-lain, agar dijelaskan mengenai:
    a. Penyebab peningkatan piutang lain-lain pada tahun 2024 dari sebelumnya Rp148,7 miliar
        menjadi Rp1,2 triliun.
    b. Pertimbangan Perseroan tidak lagi melakukan reverse repo obligasi negara pada tahun 2025.

    Tanggapan Perseroan (10/06/2025):
    a. Peningkatan piutang lain-lain pada tahun 2024 terutama disebabkan oleh:
       • tagihan atas penjualan surat berharga yang dananya belum diterima Perseroan.
       • piutang lain pembiayaan konsumen yang secara skema pembiayaan menggunakan fasilitas
           dana dan fasilitas modal usaha sehingga tidak melebihi batasan 25% dari total piutang
           pembiayaan.
       • Tagihan switching sehubungan dengan adanya kenaikan transakai merchant.
    b. Pertimbangan Perseroan tidak melakukan reverse repo obligasi negara pada tahun 2025 adalah
       Perseroan sementara pada posisi mengurangi reverse repo karena prioritas dialokasikan untuk
       memenuhi kebutuhan likuiditas seasional lebaran dan tekanan likuiditas di pasar
       keuangan secara umum.

14. Berdasarkan CALK nomor 18 simpanan Perseroan per 31 Maret 2025 mengalami penurunan
    sebesar 7,3% jika dibandingkan per 31 Desember 2024. Agar dijelaskan mengenai:
    a. Penyebab penurunan tersebut.
    b. Strategi yang akan dilakukan Perseroan untuk meningkatkan simpanan dalam bentuk
        tabungan dan giro di masa mendatang.
Page 9
    Tanggapan Perseroan (10/06/2025):
    a. Penurunan simpanan Perseroan pada 31 Maret 2025 secara umum dipengaruhi oleh kondisi
       likuiditas nasional serta ketidakpastian perekonomian akibat perang dagang Amerika-China.
       Selain itu, bulan Maret juga bertepatan dengan hari raya Idul Fitri dimana terjadi penarikan
       dana untuk pembayaran tunjangan hari raya.
    b. Perseroan terus berupaya untuk meningkatkan simpanan terutama dalam bentuk tabungan dan
       giro melalui:
       1. Pengembangan platform digital yang sudah dimiliki yaitu aplikasi MotionBank dan MNC
           eBiz Banking dalam mendukung upaya akuisisi nasabah dan penetrasi pasar dan layanan
           perbankan bagi nasabah.
       2. Penawaran produk tabungan yang menarik bagi nasabah seperti Tabungan Dahsyat
           Berhadiah, Tabungan Cuan dengan bunga 7% p.a.
       3. Melakukan promosi dan iklan produk dan layanan perbankan MNC Bank di ekosistem
           media MNC Group yang merupakan ekosistem media terbesar di Indonesia, seperti Acara
           Quiz Motion Berhadiah yang tayang secara langsung setiap hari, dan acara program
           penarikan undian tabungan Dahyat Undian.
       4. Mengembangkan kerjasama strategis dengan perusahaan efek dalam upaya untuk
           meningkatkan Rekening Dana Nasabah (RDN).
       5. Mengembangkan kerjasama strategis dengan mitra baik dalam lingkungan MNC Group
           maupun diluar MNC Group baik korporasi, BPD, BPR, koperasi.

15. Berdasarkan CALK nomor 26 Perseroan memiliki nilai utang Obligasi per 31 Maret 2025
    sebanyak Rp1,2 triliun yang seluruhnya menggunakan jaminan gadai saham milik Perseroan dalam
    PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) sekurang-kurangnya 125% dari nilai pokok Obligasi.
    Selain itu Perseroan juga akan mencatatkan Obligasi sebesar Rp50 miliar pada 13 Juni 2025. Agar
    dijelaskan mengenai:
    a. Jumlah saham MSIN yang dimiliki Perseroan hingga saat ini.
    b. Pemenuhan jaminan atas keseluruhan Obligasi yang dimiliki Perseroan.
    c. Dalam hal masih terdapat kewajiban Perseroan untuk melakukan top up jaminan Obligasi,
         kapan pemenuhan jaminan tersebut akan dilakukan?

    Tanggapan Perseroan (10/06/2025):
    a. Jumlah saham MSIN yang dimiliki Perseroan per 10 Juni 2025 sebanyak 3.218.281.661 lembar
    b. Total jaminan obligasi berupa saham MSIN yang dimiliki Perseroan yang telah diterima dan
       diblokir oleh Wali Amanat adalah sebagai berikut:




    c. Atas penurunan harga MSIN, maka pada tanggal 11 April 2025 Wali Amanat telah
       mengirimkan surat instruksi Top Up Jaminan saham agar total jaminan sekurang-kurangnya
       125%. Pada tanggal 15 April 2025, Perseroan telah mengirimkan tanggapan kepada Wali
       Amanat dimana Emiten menyatakan bahwa top up tersebut akan dilakukan selambat-
       lambatnya 90 (Sembilan puluh) hari kalender terhitung sejak diterimanya surat pemberitahuan
       dari Wali Amanat yaitu tanggal 10 Juli 2025 sesuai dengan perjanjian wali amanat yang telah
       disepakati bersama.

16. Berdasarkan CALK nomor 29 terkait liabilitas lain-lain mengalami peningkatan sejak tahun 2024
    hingga Maret 2025 dari Rp1,3 triliun menjadi Rp4,1 triliun. Agar dijelaskan mengenai:
    a. Peningkatan liabilitas surat berharga repo selama tahun 2024 dan 2025.
    b. Pertimbangan Perseroan melakukan perjanjian membeli kembali efek tersebut dengan
        keseluruhan nilai yang cukup besar.
Page 10
    c.   Mitigasi yang dilakukan Perseroan/Kelompok Usaha dalam hal terdapat permasalahan dalam
         penyelesaian transaksi surat berharga repo.

    Tanggapan Perseroan (10/06/2025):
    a. Peningkatan liabilitas surat berharga repo selama tahun 2024 dikontribusi oleh transaksi repo
       dengan Bank Indonesia yang meningkat sebesar Rp850.502 juta dan dengan bank lain sebesar
       Rp132.829 juta. Sedangkan, peningkatan liabilitas surat berharga repo selama tahun 2025 juga
       dikontribusi oleh transaksi repo dengan Bank Indonesia yang meningkat sebesar Rp551.746
       juta dan dengan bank lain sebesar Rp400.502 juta.
    b. Pertimbangan Repo karena adanya potensi pasar yang besar dan transaksinya dilakukan secara
       secure menggunakan standar perjanjian repo Bank Indonesia.
    c. Perseroan melakukan mitigasi transaksi surat berharga repo:
       - underlying berupa Surat Berharga Negara
       - perjanjian repo menggunakan standar dari Bank Indonesia dimana mengatur antara lain
          namun tidak terbatas pada mekanisme top up & top down atas valuasi collateral, kuasa
          penjualan collateral, dan lain-lain.

17. Agar dijelaskan perbedaan susunan pemegang saham per 31 Maret 2025 sebagaimana di Laporan
    Keuangan dengan susunan pemegang saham pada keterbukaan informasi tanggal 19 Mei 2025 atau
    laporan pemegang registrasi efek bulanan, dimana tidak terdapat pemegang saham Jalan Pantai
    Limited dengan kepemilikan saham sebesar 9,15%.

    Tanggapan Perseroan (10/06/2025):
    Pada Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek yang berakhir pada 31 Mei 2025 yang kami
    laporkan pada tanggal 10 Juni 2025 telah kami sajikan kembali kepemilikan Jalan Pantai Limited
    sehingga telah sesuai dengan susunan pemegang saham pada Laporan Keuangan.

    Untuk selanjutnya Perseroan akan memperbaiki penyajian susunan pemegang saham pada
    Keterbukaan Informasi yang akan dilakukan melalui pengumuman Perubahan dan/atau Pernyataan
    Kembali Keterbukaan Informasi kepada pemegang saham sehubungan dengan rencana
    Penambahan Modal Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu, selambatnya 2 (dua) hari kerja sebelum
    pelaksanaan RUPS Perseroan sesuai POJK No.14/POJK.04/2019 tentang Perubahan atas POJK
    No.32/POJK.04/2015 Tentang Penambahan Modal Perusahaan Terbuka Dengan Memberikan Hak
    Memesan Efek Terlebih Dahulu.

18. Berdasarkan CALK nomor 34 tentang pendapatan, agar dijelaskan mengenai:
    a. Pendapatan bunga dari kredit yang diberikan mengalami penurunan periode Maret 2025 jika
        dibandingkan Maret 2024. Agar dijelaskan mengenai penyebab penurunan tersebut.
    b. Penyebab penurunan pendapatan pasar modal sejak tahun 2024 dan berlanjut pada periode
        Maret 2025.
    c. Penyebab pendapatan premi bersih naik lebih dari 100% selama 2024 dan Maret 2025.
    d. Nature dari pendapatan digital yang juga mengalami peningkatan pada periode Maret 2025.
    e. Strategi yang akan dilakukan Perseroan untuk meningkatkan pendapatan dari masing-masing
        segmen.

    Tanggapan Perseroan (10/06/2025):
    a. Penurunan Pendapatan bunga dari kredit yang diberikan pada periode Maret 2025 terutama
       disebabkan adanya penurunan pendapatan bunga dari penerusan pinjaman dan pendapatan
       provisi dan komisi.
    b. Penurunan pendapatan pasar modal sejak tahun 2024 dan berlanjut pada periode Maret 2025
       terutama disebabkan penurunan lini bisnis penjaminan dan perantara perdagangan efek
       disebabkan adanya penurunan transaksi perdagangan saham secara offline/non-digital yang
       beralih kepada transaksi perdagangan saham secara online/digital. Hal ini sejalan dengan
       strategi Perseroan melalui grup usahanya dalam digitalisasi kegiatan bisnisnya. Di samping
Page 11
       itu, penurunan bisnis pada lini bisnis ini juga dipengaruhi oleh bisnis penjaminan dan perantara
       perdagangan efek entitas anak di luar negeri yang segmen usahanya di bidang penjaminan dan
       perantara perdagangan efek sebagai dampak dari penurunan investasi dan pelemahan ekonomi
       secara global.
    c. Penyebab pendapatan premi bersih naik lebih dari 100% selama 2024 dan Maret 2025 terutama
       disebabkan kenaikan penjualan produk asuransi jiwa kredit (AJK) dari beberapa partner bisnis
       bank yang baru diperoleh sejak 2024.
    d. Nature dari pendapatan digital adalah pendapatan yang diperoleh melalui platform digital yang
       dimiliki oleh Perseroan yaitu motion trade, motion pay dan motion safe. Pada tahun 2025,
       kenaikan pendapatan digital terutama berasal dari kenaikan transaksi digital dengan merchant
       melalui motion pay.
    e. Strategi yang akan dilakukan Perseroan untuk meningkatkan pendapatan
       1. Lini bisnis penjaminan dan perantara perdagangan efek
           - Memperkuat lini bisnis penjaminan dan perantara perdagangan efek di dalam negeri
               melalui PT MNC Sekuritas.
           - Mengembangkan cabang kemitraan untuk memperkuat jaringan distribusi retail.
           - Mengembangkan margin financing dengan dua tujuan: meningkatkan profit margin
               atas pendapatan bunga dan fee transaksi karena frekuensi transaksi yang lebih sering.
           - Mengembangkan fixed income brokerage dalam investasi obligasi dan sejenisnya
           - Meningkatkan dan mengembangkan departemen investment banking untuk aktivitas
               IPO dan juga menawarkan produk M&A yang memiliki profit margin lebih tinggi.
           - Meningkatan kualitas riset (fundamental & teknikal) untuk membantu nasabah dalam
               melakukan investasi di pasar modal.
           - Melakukan sinergi dengan aplikasi MotionBank untuk transaksi equity brokerage
               sehingga perputaran dana nasabah sekuritas akan tetap berada di dalam ekosistem
               Group.
       2. Lini bisnis pengelolaan investasi
           - Fokus pada produk reksadana pasar uang dan pendapatan tetap serta mengembangan
               Kontrak Pengelolaan Dana (KPD) untuk menjangkau nasabah high networth.
           - Bersinergi dengan MNC Bank (MotionBank) dan MNC Sekuritas (MotionTrade)
               dalam penjualan produk reksadana dan KPD.
           - memperluas jaringan penjualan reksadana melalui penambahan agen penjual reksadana
               (aperd), baik melalui sekuritas, perbankan & Fintech untuk nasabah retail.
           - Direct selling ke institusi seperti Bank, Asuransi, Penjaminan Kredit, Yayasan dan
               sejumlah Emiten.
           - Lini bisnis investasi, mengelola investasi pada portofolio efek yang dengan harga pasar
               yang stabil

19. Informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga efek
    Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik.

    Tanggapan Perseroan (10/06/2025):
    Perseroan tidak memiliki informasi/fakta material lainnya selain yang telah diungkapkan Perseroan
    di dalam Prospektus dan penyampaian laporan atau informasi lainnya yang telah di sampaikan
    Perseroan melalui IDXNet.

Permintaan Dokumen Tambahan
Selain itu, mohon Perseroan dapat menyampaikan dokumen yang tidak dipublikasikan sebagai berikut:
a. Bukti kepemilikan saham MSIN per saat ini yang dibuat oleh BAE.
b. Surat pernyataan Wali Amanat atas pemenuhan jaminan obligasi secara keseluruhan termasuk
     yang akan dicatatkan tanggal 13 Juni 2025.
Page 12
Tanggapan Perseroan (10/06/2025):
a. Terlampir surat keterangan kepemilikan saham MSIN oleh Perseroan per tanggal 10 Juni 2025 yang
   diterbitkan oleh PT BSR Indonesia selaku BAE.
b. Terlampir Surat pernyataan Wali Amanat atas pemenuhan jaminan obligasi tertanggal 10
   Juni 2025 No. B.244-INV/TCS/TCB/06/2025

Mohon dokumen tersebut disampaikan melalui form non-publish E074.

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.45 MB
Published11 Jun 2025
Pages12
Characters32,168
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 14 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org MNC Kapital Indonesia Tbk p.2 ×2
linked org Bank Mandiri p.7
linked org MNC Land Tbk. p.8 ×2
linked org MNC Digital Entertainment Tbk p.9 ×2
linked org Jalan Pantai Limited p.10 ×2
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.3 ×4
possible org PT Taspen (Persero) p.6 ×2
possible org WINFLY Ltd. p.8 ×3
unresolved org Bank Indonesia p.5 ×6
unresolved org Targo Finance Limited p.5
unresolved org Bank Mandiri Syariah p.7
unresolved org PT MNC Sekuritas. p.11
unresolved org PT BSR Indonesia p.12

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result