Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 4
Page 1
LAPORAN PELAKSANAAN PAPARAN PUBLIK / PUBLIC EXPOSE
PT Royal Prima Tbk. (Perseroan)
Perseroan telah menyelenggarakan Paparan Publik / Public Expose pada :
Hari / Tanggal : Kamis, 5 Juni 2025
Pukul : 10.30 WIB – selesai
Tempat : Aula Serbaguna Lantai V RSU Royal Prima, Jl. Ayahanda No. 68 A, Medan, Sumatera Utara
Agenda Paparan Publik :
• Kinerja Keuangan dan Operasi
• Tantangan dan Peluang
• Upaya Peningkatan Kinerja
• Target Pertumbuhan
Direksi dan Komisaris yang hadir:
• Ibu Dr. HERIYANTI, SH.,M.Kn selaku Komisaris Utama
• Ibu Dr.dr.SUHARTINA DARMADI,MKM.,M.Biomed selaku Komisaris Independen
• Bapak Prof. Dr.TOMMY LEONARD, SH.,M.Kn, selaku Direktur Utama
• Bapak Ir. MOK SIU PEN selaku Direktur
• Tuan Dr.dr. WIENALDI,MKM.,MQM selaku Direktur
Materi Paparan Publik disampaikan oleh Manajemen Perseroan. Setelah pemaparan dan penjelasan materi dari
agenda tersebut diatas, perusahaan memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengajukan beberapa
pertanyaan.
Page 2
Sesi Tanya Jawab
1. Bapak Janner William Ginting
Pertanyaan:
A. Dijelaskan bagaimana perkembangan layanan DSA sekarang dan seberapa efektif alat dan bahan
teknologi canggih yang digunakan untuk layanan DSA berdampak pada pendapatan Perusahaan?
B. Dilihat dari laporan keuangan untuk pendapatan tahun lalu cukup meningkat dari sektor BPJS, tetapi
dilihat juga ada hutang jangka pendek yang cukup drastis dari tahun lalu. Jelaskan kegunaan dari
hutang hutang tersebut?
Tanggapan:
A. Sejak peresmian layanan DSA, Perusahaan perlu menjelaskan sedikit bahwa layanan Radiologi
Intervensi berada di dalam lingkup Radiologi Intervensi dimana didalamnya memiliki tiga instrumen
diantaranya DSA, MRI 3 Tesla dan CT 128 slice. Sejak adanya layanan ini terus terang menunjukkan
trend peningkatan layanan operasional di RSU. Royal Prima. Dengan adanya layanan DSA yang sudah
berjalan hampir lebih kurang 1 Tahun, dan juga bisa dilihat beberapa bulan terakhir sudah melayani
pasien yang datang dari luar Provinsi Sumatera Utara. Ini tentu menunjukkan tren yang positive untuk
Operasional RSU. Royal Prima. Kemudian alat yang kami gunakan di layanan DSA tersebut PT Siemens
buatan teknologi Negara Jerman dengan spek yang paling tinggi yang berada di pulau Sumatera.
B. Untuk menjelaskan dari sisi liabilitas jangka pendek, seperti diketahui yang saudara tanyakan
mengenai penggunaan dari layanan DSA untuk ekspansi tersebut. Perusahaan memang melakukan
banyak pembelian Alat seperti alat DSA. Perusahaan akan mengambil pengembangan seperti di
Gedung C, dimana di Gedung C itu adalah gedung baru yang kita prioritaskan pasien BPJS dan
poliklinik.
Efek daripada pengembangan bisnis ini adalah otomatis terjadinya liabilitas dan liabilitas jangka
pendeknya ialah dari sisi pembelian aset, alkes, hingga penambahan fasilitas dan penambahan
daripada fasilitas poliklinik tersebut. Maka kedepannya RSU. Royal Prima ini semakin besar baik dari
sisi jumlah tempat tidurnya dan jumlah servisnya seperti yang dipaparkan oleh Dr.dr.Wienaldi, dimana
kita sudah menambahkan fasilitas DSA juga ada Parkinson Center dan sekarang perusahaan akan lebih
tertata untuk BPJS Poliklinik di Gedung C. RSU. Royal Prima ini terus berkembang untuk menjadi
emiten yang terus berkembang Seperti halnya yang ditanyakan juga mengenai pembagian dividen,
semua ini sedikit mempengaruhi tapi intinya bagi perusahan ialah kita mau berbisnis lanjut ekspansi
karena tujuan kita hanya ada satu saja memberikan layanan terbaik untuk masyarakat, terutama
masyarakat kota Medan dan Negera Indonesia.
2. Bapak Muhammad Rizal Lubis
Pertanyaan:
A. Dilihat dari tahun lalu 2023 dan 2024 perbandingan yang agak mencolok itu biaya beban kantor,
sepertinya kurang cocok dibandingkan dengan pendapatan naik mencapai Rp. 10 Milyar. Mengapa
demikian?
B. Biaya lain-lain Rp. 867 Juta menjadi Rp 2,5 Milyar, kenapa mengalami kenaikan yang signifikan?
C. Adanya imbalan pascakerja, bisa dijelaskan perincian mengenai hal tersebut?
Page 3
Tanggapan:
A. Sejak adanya layanan DSA dan Parkinson Center, pendapatan kita naik seiring dengan waktu banyak
biaya ikut naik jika diperhatikan dari laporan laba rugi dari Tahun 2022 kita mengalami kenaikan
lumayan signifikan dari pendapatan. Terutama di Tahun 2024, kenaikan signifikan di Bulan Juli, kita
sudah melayani layanan DSA, dimana pasien-pasien DSA dominan Pasien umum. Dari sisi profit,
layanan DSA lebih tinggi tetapi investasinya juga sangat tinggi. Investasi untuk layanan DSA itu bersifat
jangka panjang bukan jangka pendek dan Juga investasinya luar biasa panjang. Alasan kenapa laporan
laba juga menurun itu efek dari biaya operasional kita. Dari layanan DSA yang jangka panjang akan
mengalami profit dan pendapatan dari Perusahaan yang akan mengalami kenaikan.
B. Untuk imbalan pascakerja itu dihitung oleh satu institusi tersendiri yang namanya
aktuaria. Jadi kita menyediakan data-data kepegawaian dan data-data keuangan kepada institusi
tersebut dan institusi tersebut yang menghitung biaya imbalan pascakerja makanya bisa naik menjadi
Rp 2.5 Milyar.
Setelah sesi tanya jawab berakhir, acara Public Expose Tahunan Perseroan ditutup pada pukul 11.23 WIB.
Demikian Laporan Pelaksanaan Paparan Publik ini kami sampaikan.
Medan, 5 Juni 2025
Direksi
PT. Royal Prima, Tbk
Page 4
DAFTAR HADIR PUBLIC EXPOSE No Nama Status (Individu/Institusi) Kehadiran 1 Ibrahim Fadhil Individu Hadir 2 Bayu Maulana Individu Hadir 3 Muklan Lubis Individu Hadir 4 Susie Syafitri Individu Hadir 5 Aulia Rahman Individu Hadir 6 Janner William Ginting Individu Hadir 7 Muhammad Rizal Lubis Individu Hadir 8 Abdul Hakim Muyas Nst Individu Hadir 9 Andi Suranta Individu Hadir 10 Sandi Individu Hadir 11 Herland Individu Hadir 12 Aidil Iza Mahendra Individu Hadir 13 Robin Individu Hadir 14 Suryani Individu Hadir 15 Alvin Individu Hadir 16 Muhammad Radja Individu Hadir 17 Agam Arsyad Individu Hadir 18 Ika Rusdianti Individu Hadir 19 Edward Individu Hadir 20 Feri Aulia Individu Hadir
Names mentioned 28 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Dr. HERIYANTI
· Komisaris Utama
p.1 ×2
unresolved
—
SUHARTINA DARMADI
· Komisaris Independen
p.1
unresolved
—
TOMMY LEONARD
· Direktur Utama
p.1
unresolved
person
dr. WIENALDI
· Direktur
p.1
unresolved
person
Janner William Ginting Pertanyaan
p.2 ×2
unresolved
org
PT Siemens
p.2
unresolved
person
Muhammad Rizal Lubis Pertanyaan
p.2 ×2
unresolved
—
Ibrahim Fadhil
p.4
unresolved
—
Bayu Maulana
p.4
unresolved
—
Muklan Lubis
p.4
unresolved
—
Susie Syafitri
p.4
unresolved
—
Aulia Rahman
p.4
unresolved
person
Abdul Hakim Muyas Nst
p.4
unresolved
—
Andi Suranta
p.4
unresolved
—
Sandi
p.4
unresolved
—
Herland
p.4
unresolved
—
Aidil Iza Mahendra
p.4
unresolved
—
Alvin
p.4
unresolved
person
Muhammad Radja
p.4
unresolved
—
Agam Arsyad
p.4
unresolved
—
Ika Rusdianti
p.4
unresolved
—
Edward
p.4
unresolved
—
Feri Aulia
p.4
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.