Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 6
Page 1
LAPORAN PELAKSANAAN PUBLIC EXPOSE TAHUNAN
PT DHARMA SATYA NUSANTARA Tbk
TAHUN 2025
PT Dharma Satya Nusantara Tbk (“Perseroan”) telah menyelenggarakan Public Expose Tahunan secara
daring pada:
Hari/Tanggal : Kamis, 5 Juni 2025
Pukul : 13.00 WIB – 14.00 WIB
Tempat : Diselenggarakan secara daring melalui Aplikasi Zoom
Dari Harris Hotel & Convention (Smiley Room)
Jl. Boulevard Raya Blok M, Kelapa Gading Timur
Jakarta 14240
Manajemen Perseroan yang hadir dalam Public Expose adalah:
Direktur Utama : Bapak Andrianto Oetomo
Direktur : Ibu Jenti
Direktur : Bapak Albertus Hendrawan
Undangan yang hadir dalam Public Expose tersebut adalah para investor dan calon investor dan kalangan
media, yang diundang secara daring oleh Perseroan melalui aplikasi Zoom Meeting. (Terlampir)
PRESENTASI PAPARAN PUBLIK
Public Expose dimulai pukul 13.00 WIB, diawali dengan pembacaan hasil keputusan RUPS Tahunan yang
diselenggarakan pada hari yang sama, dilanjutkan dengan presentasi manajemen dan sesi tanya jawab.
Dalam presentasinya, Perseroan menyampaikan perkembangan usaha hingga Kuartal I 2025.
Beberapa poin utama adalah sebagai berikut:
• Perseroan membukukan kinerja yang positif:
a. Pendapatan tumbuh sebesar 7% (FY2024) dan 20% (Q1-2025) secara year-on-year
b. Segmen kelapa sawit memberikan kontribusi terbesar, sekitar 87% dari total pendapatan,
ditopang oleh tingginya harga jual rata-rata CPO dan PKO
c. Segmen produk kayu masih mengalami tekanan karena lemahnya pasar properti global.
d. Penjualan cangkang sawit meningkat di 2024 karena segmen ini baru memulai kegiatan komersial
pada paruh kedua 2023.
• Dari sisi profitabilitas, terjadi peningkatan antara lain:
a. EBITDA margin tumbuh 26% (FY2024) dan 31% (Q1-2025)
b. Laba bersih konsolidasi meningkat 35% (FY2024) dan 60% (Q1-2025) dibanding periode
sebelumnya
Perseroan saat ini mengelola lebih dari 110.000 hektar kebun kelapa sawit inti dan plasma di Kalimantan
Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Utara, di mana 75% merupakan tanaman
menghasilkan usia prima. Dari sisi ESG, Pereroan terus berkomitmen terhadap keberlanjutan, mengusung
konsep “menjadi pilihan yang bertanggung jawab bagi manusia, planet, dan kemakmuran.
Page 2
SESI TANYA JAWAB 1. Bapak Lionel (Individu): Bagaimana DSNG memandang prospek Bisnis Energi Terbarukan ke depan? Jawaban Bapak Andrianto Oetomo: Kami melihat energi terbarukan memiliki potensi besar di masa depan, terutama dengan meningkatnya kesadaran generasi muda dalam menjaga lingkungan. Anak-anak muda saat ini lebih teredukasi dan memiliki akses informasi yang luas, sehingga mendorong tumbuhnya kesadaran akan pentingnya pelestarian bumi. Hal ini memberikan prospek positif bagi sektor energi terbarukan, termasuk bagi DSNG. Sebagaimana diketahui, DSNG memiliki tiga unit bisnis utama, yakni produk kayu, kelapa sawit, dan energi terbarukan. Ketiga unit ini terintegrasi dalam satu rantai pasok berbasis prinsip “waste to wealth”, dalam arti kami mengubah limbah menjadi sumber daya bernilai. Di sektor kelapa sawit dan kayu, kami telah menerapkan praktik keberlanjutan berstandar internasional. Bahan baku seperti cangkang sawit dan wood pellet yang kami hasilkan telah tersertifikasi sebagai produk hijau. Ini memungkinkan kami membangun ekonomi sirkular sekaligus tetap berpegang pada prinsip ESG dan menjaga keseimbangan antara hutan, iklim, dan masyarakat. Kami yakin energi terbarukan akan menjadi kontributor penting bagi pertumbuhan bisnis DSNG kedepan. 2. Ibu Nitya (Harian Kontan): Pandangan terhadap Prospek Harga CPO dan dampaknya terhadap Profitabilitas? Jawaban Ibu Jenti: Harga CPO di awal tahun 2025 dibuka cukup kuat, hampir mencapai Rp 15 juta per ton. Namun hingga Juni terlihat tren penurunan, sejalan dengan peningkatan produksi TBS dan CPO di kuartal kedua. Diperkirakan produksi akan meningkat pada Q3 dan Q4, sehingga tekanan harga bisa terjadi akibat peningkatan pasokan. Jika dibandingkan, harga CPO di awal 2024 yang berada di bawah Rp12 juta per ton dan baru menguat di akhir tahun. Sementara untuk 2025, kami memproyeksikan rata-rata harga CPO berada di kisaran Rp 13 juta – Rp 14 juta per ton. Harga yang relatif tinggi ini berpotensi mendukung kinerja dan profitabilitas perusahaan, meskipun tetap perlu dicermati fluktuasi harga terkait patokan stock CPO yang diperkirakan meningkat di semester kedua serta faktor eksternal seperti kondisi geopolitik yang berpotensi mengganggu keseimbangan supply-demand. 3. Bapak Supriyanto (Invidivu): Jelaskan alasan terjadinya penurunan produksi TBS dan CPO di 2024? Jawaban Bapak Albertus Hendrawan: Penurunan produksi di 2024 dipengaruhi oleh faktor cuaca. Pada kuartal 1 tahun 2024, kami mengalami kekeringan yang cukup panjang sehingga berdampak langsung terhadap produktivitas. Namun memasuki kuartal kedua tahun ini, sudah mulai terlihat indikasi pemulihan.
Page 3
4. Bapak Surbakti (Individu): Bagaimana strategi DSNG dalam menghadapi El-Nino ? Jawaban Bapak Albertus Hendrawan: Dengan faktor cuaca yang semakin tidak menentu, termasuk dengan adanya siklus El Nino dan La Nina yang bergantian, mendorong kami untuk tetap menerapkan praktik agronomi terbaik. Beberapa langkah strategis yang kami lakukan antara lain optimalisasi penggunaan janjang kosong (jangkos) sebagai penutup tanah. Selain itu, dengan membuat water point untuk penampungan air saat musim hujan. Langkah lainnya adalah dengan pengelolaan tata air di lahan yang biasanya tergenang agar tetap produktif di musim kemarau. 5. Ibu Altdyth (Fortune Indonesia): Jelaskan mengenai belanja modal (Capex) untuk tahun2025 dan digunakan untuk apa? Berapa yagn sudah direalisasikan pada kuartal I 2025? Jawaban Ibu Jenti: Capex pada tahun 2025 kami anggarkan sekitar Rp800 miliar. Alokasinya meliputi pemeliharaan rutin infrastruktur seperti jalan dan pabrik, peremajaan mesin-mesin yang sudah berusia 10 tahun ke atas, dan program replanting yang kami targetkan akan mencapai seluas 5.000an hektar secara kumulatif. Selain itu, capex juga untuk pengembangan unit energi terbarukan seperti wood pellet dan investasi di pabrik biomassa yang kami dirikan sebelumnya. Sampai dengann kuartal I 2025, kami sudah merealisasikan Capex sekitar 22%. 6. Bapak Kristanto (Individu): Dampak perang tarif Presiden Donald Trump terhadap bisnis DSNG? Jawaban Bapak Andrianto Oetomo: Perang tarif berdampak luas terhadap perekonomian global, termasuk pasar ekspor utama kami. Perang tarif ini menjadi pembahasan di dunia usaha. Dari ketiga unit bisnis DSNG, dampaknya langsungnya lebih ke industri produk kayu, yang mungkin bisa memberikan dampak sekitar 2% sampai 3% dari total pendapatan konsolidasian. Untuk kelapa sawit, dampaknya indirect karena kami menjual CPO semuanya ke pasar domestik. Meskipun adanya perang tarif, namun dengan adanya program Mandatory B40 dari pemerintah, maka ini juga cukup membantu industri untuk meningkatkan supply dan demand. Sedangkan energi terbarukan, seluruhnya kami ekspor ke Jepang. Meski dampaknya lebih bersifat tidak langsung, kami terus memantau perkembangan dan siap beradaptasi terhadap perubahan kebijakan global. 7. Ibu Nitya (Harian Kontan): Bagaimana dengan outlook kinerja DSNG pada tahun 2025 ? Jawaban Ibu Jenti: Kinerja DSNG sangat dipengaruhi oleh harga CPO. Seperti dijelaskan sebelumnya, pada kuartal I 2025, harga CPO berada di sekitar Rp14,9 juta per ton, lebih tinggi dibanding Rp 12 juta per ton di tahun 2024. Jadi kami optimistis bahwa kenaikan harga CPO ini akan membuat kinerja finansial DSNG akan lebij baik. Selain itu, secara operasional produksi TBS dan CPO DSNG juga diperkirakan naik marginal hingga 5% dibanding tahun sebelumnya. Meskipun demikian, kami tetap waspada terhadap fluktuasi harga di semester kedua.
Page 4
8. Bapak Tri Laksono (Individu): Langkah DSNG dalam pengurangan Emisi Karbon ?
Jawaban Bapak Albertus Hendrawan:
DSNG berkomitmen pada keberlanjutan, termasuk pengurangan emisi karbon. Beberapa inisiatif kami
antara lain studi keanekaragaman hayati di kebun kelapa sawit, pemanfaatan biomassa sebagai bahan
bakar boiler, dan pemanfaatan limbah cair untuk menghasilkan biogas (Bio-CNG) sebagai pengganti
solar. Saat ini sudah ada dua instalasi Bio-CNG yang aktif dan mampu menggantikan sebagian besar
kebutuhan solar.
9. Ibu Riska (Individu): Bagaimana rencana Ekspansi DSNG 2025, baik organik maupun anorganik?
Jawaban Bapak Andrianto Oetomo:
Kami melihat ekspansi dari dua sisi. Untuk ekspansi organik, saat ini kami fokus pada peningkatan
efisiensi dan nilai tambah, termasuk melakukan program replanting yang telah dilakukan sejak akhir
2023. Sampai saat ini kami sudah melakukan program replanting mencapai 3.000 ha. Selain itu, kami
juga melakukan peremajaan mesin dan penerapan teknologi, seperti Internet of Thing dan robotik.
Secara anorganik, kami terbuka terhadap peluang akuisisi, namun tetap realistis. Terkait dengan hal
ini, kami siapkan dua hal. Yang pertama, kesiapan keuangan agar mampu mengeksekusi peluang yang
muncul. Selain itu, pengembangan SDM karena kesiapan manusia sama pentingnya dengan kesiapan
teknologi.
Demikian Laporan Public Expose Tahunan PT Darma Satya Nusantara Tbk.
Jakarta, 9 Juni 2025
PT Dharma Satya Nusantara Tbk
Direksi
Page 5
LAMPIRAN
DAFTAR HADIR PUBLIC EXPOSE TAHUNAN DSNG 2025
No. Nama Kategori
1 BENI WIJAYA Personal
2 MUSTIKA Personal
3 Didi Karnadi Personal
4 LIA CHATERINA Personal
5 Lionel Personal
6 Pulina Nityakanti Pramesi Institusi - Media
7 Dhika Priambodo Putra Institusi - Media
8 Annisa - Bisnis Indonesia Institusi - Media
9 Iman Personal
10 Surbakti Personal
11 Riska Personal
12 Rony Sitepu Personal
13 Supriyadi Jamhi) Personal
14 Supriyanto Personal
15 Trilaksono Personal
16 M. Arvianda Hymes Vinci Kurnia Personal
17 Yuswialdyth Ardelia Institusi - Media
18 T-840 HENGKY Personal
19 Benny Riyanto Personal
20 SJ Hanso Personal
21 SHUTTSHOOT MUSIC Channel Personal
22 Uswah Hsn Institusi - Media
23 Naufaldi Arvan Personal
24 Supriyadi Personal
25 Naufaldi Arvan Personal
26 novan Personal
27 Naufaldi Arvan Personal
28 Dianto Wiranata Personal
29 Vina Personal
30 Kristanto Personal
31 9575 Personal
32 Soediono Personal
33 Haris Personal
34 R Personal
35 Dita Personal
36 chris Personal
37 Muhammad Surur Personal
38 Karim Personal
39 Dewi Personal
40 Ira Personal
Page 6
No. Nama Kategori 41 Rizki Fathony Personal 42 NDAndini Personal 43 Lyanda Personal 44 nhusase Personal 45 Lyanda Personal 46 Budi Sarwono Personal 47 Trilaksono Personal 48 christiana Personal 49 Ari dwi saputra - Managemant S1 Personal 50 Den Yusuf Ramdhani Personal 51 Sonny Personal 52 Audrey Personal
Names mentioned 55 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Jenti
p.1 ×4
unresolved
person
Albertus Hendrawan Undangan
p.1 ×4
unresolved
person
Lionel
p.2
unresolved
person
Nitya
p.2 ×2
unresolved
person
Surbakti
p.3
unresolved
person
Altdyth
p.3
unresolved
person
Kristanto
p.3
unresolved
person
Tri Laksono
p.4
unresolved
person
Riska
p.4
unresolved
org
Darma Satya Nusantara Tbk.
p.4 ×2
unresolved
—
BENI WIJAYA
p.5
unresolved
—
MUSTIKA
p.5
unresolved
—
Didi Karnadi
p.5
unresolved
—
LIA CHATERINA
p.5
unresolved
—
Pulina Nityakanti Pramesi
p.5
unresolved
—
Dhika Priambodo Putra
p.5
unresolved
—
Annisa - Bisnis
p.5
unresolved
—
Iman
p.5
unresolved
—
Rony Sitepu
p.5
unresolved
—
Supriyadi Jamhi)
p.5
unresolved
—
Trilaksono
p.5 ×2
unresolved
—
M. Arvianda Hymes Vinci Kurnia
p.5
unresolved
—
Yuswialdyth Ardelia
p.5
unresolved
—
T-840 HENGKY
p.5
unresolved
—
Benny Riyanto
p.5
unresolved
—
SJ Hanso
p.5
unresolved
—
SHUTTSHOOT MUSIC Channel
p.5
unresolved
—
Uswah Hsn
p.5
unresolved
—
Naufaldi Arvan
p.5 ×3
unresolved
—
Supriyadi
p.5
unresolved
—
novan
p.5
unresolved
—
Dianto Wiranata
p.5
unresolved
—
Vina
p.5
unresolved
—
Soediono
p.5
unresolved
—
Dita
p.5
unresolved
—
chris
p.5
unresolved
person
Muhammad Surur
p.5
unresolved
—
Karim
p.5
unresolved
—
Dewi
p.5
unresolved
—
Ira
p.5
unresolved
—
Rizki Fathony
p.6
unresolved
—
NDAndini
p.6
unresolved
—
Lyanda
p.6 ×2
unresolved
—
nhusase
p.6
unresolved
—
Budi Sarwono
p.6
unresolved
—
christiana
p.6
unresolved
—
Ari dwi saputra - Managemant S1
p.6
unresolved
—
Den Yusuf Ramdhani
p.6
unresolved
—
Sonny
p.6
unresolved
—
Audrey
p.6
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.