Skip to content
Back to announcement

20250604_IMFI_Penyampaian Bukti Iklan_31891951_lamp2.pdf

Other Text extracted IMFI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 2

Page 1
8 | INVESTOR DAILY – RABU 4 JUNI 2025
                                                   INDIKASI JADWAL                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             Rasio-rasio dalam Perjanjian Pinjaman           Persyaratan Rasio Keuangan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                Tingkat Pemenuhan Perseroan per
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        31 Desember 2024
  Masa Penawaran Awal                                                :                5 – 17 Juni 2025                                                                                                                                                                                                                                                                                      Tangible Net Worth                                      min Rp1.000.000 juta                    Rp2.752.157 juta
  Tanggal Efektif                                                    :                    24 Juni 2025                                                                                                                                                                                                                                                                                      Perseroan telah mememenuhi rasio keuangan yang dipersyaratkan dalam perjanjian utang dan
  Masa Penawaran Umum                                                :               26 – 30 Juni 2025                                                                                                                                                                                                                                                                                      yang dipersyaratkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
  Tanggal Penjatahan                                                 :                      1 Juli 2025
  Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan                                :                      3 Juli 2025                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
  Tanggal Distribusi Obligasi Secara Elektronik                      :                      3 Juli 2025            INFORMASI DALAM PROSPEKTUS RINGKAS INI MASIH DAPAT DILENGKAPI DAN/ATAU DIUBAH. PERNYATAAN PENDAFTARAN EFEK INI TELAH DISAMPAIKAN KEPADA                                                                                                                                  Analisis dan Pembahasan oleh Manajemen di bawah ini menyajikan ikhtisar data keuangan penting
  Tanggal Pencatatan pada Bursa Efek Indonesia                       :                      4 Juli 2025            OTORITAS JASA KEUANGAN (“OJK”) NAMUN BELUM MEMPEROLEH PERNYATAAN EFEKTIF DARI OJK. DOKUMEN INI HANYA DAPAT DIGUNAKAN DALAM RANGKA
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            dari Perseroan yang berasal dari dan/atau dihitung berdasarkan Laporan Keuangan Perseroan
                                                                                                                   PENAWARAN AWAL TERHADAP EFEK INI. EFEK INI TIDAK DAPAT DIJUAL SEBELUM PERNYATAAN PENDAFTARAN YANG TELAH DISAMPAIKAN KEPADA OJK MENJADI
                                                  PENAWARAN UMUM                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut.
                                                                                                                   EFEKTIF. PEMESANAN PEMBELIAN EFEK INI HANYA DAPAT DILAKSANAKAN SETELAH CALON PEMBELI ATAU PEMESAN MENERIMA ATAU MEMPUNYAI KESEMPATAN UNTUK
  Nama Obligasi                                                                                                    MEMBACA PROSPEKTUS.                                                                                                                                                                                                                                                      Laporan Keuangan Perseroan tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, yang tercantum dalam
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            Prospektus, telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (“KAP”) Purwantono, Sungkoro & Surja
  Obligasi Berkelanjutan VI Indomobil Finance Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2025.
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”) dengan
  Jenis Obligasi                                                                                                   OJK TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU KECUKUPAN ISI PROSPEKTUS
                                                                                                                   RINGKAS INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM. PROSPEKTUS RINGKAS INI PENTING                                                                                                                                opini wajar, dalam semua hal yang material yang ditandatangani oleh Sandy tanggal 15 Mei 2025.
  Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan untuk                                                                                                                                                                                                                                                                                           Sebagai akibat dari pembulatan, penyajian jumlah beberapa informasi keuangan berikut ini dapat
                                                                                                                   DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA BERKONSULTASI PADA PIHAK YANG
  didaftarkan atas nama KSEI sebagai bukti hutang untuk kepentingan Pemegang Obligasi. Obligasi                                                                                                                                                                                                                                                                                             sedikit berbeda dengan penjumlahan yang dilakukan secara aritmatika.
                                                                                                                   KOMPETEN.
  ini didaftarkan atas nama KSEI untuk kepentingan Pemegang Rekening di KSEI yang selanjutnya
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            A. ANALISIS LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF
  untuk kepentingan Pemegang Obligasi dan didaftarkan pada tanggal diserahkannya Sertifikat
                                                                                                                   PROSPEKTUS RINGKAS INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA                                                                                                                                  1. Pendapatan
  Jumbo Obligasi oleh Perseroan kepada KSEI. Bukti kepemilikan Obligasi bagi Pemegang Obligasi
                                                                                                                   BERKONSULTASI DENGAN PIHAK YANG KOMPETEN.
  adalah Konfirmasi Tertulis yang diterbitkan oleh KSEI, Perusahaan Efek atau Bank Kustodian.                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               (dalam jutaan Rupiah)
  Hasil Pemeringkatan Obligasi                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       31 Desember
                                                                                                                   PT INDOMOBIL FINANCE INDONESIA (“PERSEROAN”) DAN PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA                                                                                                                                                                   Keterangan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              2024                  2023
  Untuk memenuhi Peraturan OJK No. 7/2017 dan Peraturan OJK No. 49/2020, Perseroan telah                           INFORMASI, FAKTA, DATA, ATAU LAPORAN DAN KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM PROSPEKTUS RINGKAS INI.                                                                                                                                                                 PENDAPATAN
  melakukan pemeringkatan yang dilaksanakan oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Sewa pembiayaan                                                                        929.595                     1.185.998
  Berdasarkan hasil pemeringkatan atas surat utang jangka panjang sesuai surat No. RC-148/PEF-                                                                                                                                                                                                                                                                                              Pembiayaan konsumen                                                                  1.193.745                       908.364
  DIR/III/2025 tertanggal 3 Maret 2025 untuk periode 3 Maret 2025 sampai dengan 1 Maret 2026,                                                                                                                                                                                                                                                                                               Anjak piutang                                                                            2.079                         8.010
  Obligasi ini mendapatkan peringkat:                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       Pendapatan dari piutang yang telah dihapuskan, denda keterlambatan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            dan administrasi                                                                       352.090                       242.349
                                                 idAA-                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      Pendapatan bunga, laba penjualan aset tetap dan pendapatan lain-lain                    55.029                        37.772
                                           (Double A Minus)                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 Total Pendapatan                                                                     2.532.538                     2.382.493
  Lembaga Pemeringkat Efek dalam hal ini Pefindo tidak memiliki hubungan Afiliasi dengan                                                                                                                 PT INDOMOBIL FINANCE INDONESIA                                                                                                                                                     Sewa Pembiayaan
  Perseroan sebagaimana didefinisikan dalam ketentuan Pasal 1 angka I Undang-Undang Pasar                                                                                                                        Kegiatan Usaha Utama:                                                                                                                                                      Pendapatan sewa pembiayaan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
  Modal.                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    2024 adalah sebesar Rp929.595 juta, yang mengalami penurunan sebesar Rp256.403 juta atau
                                                                                                                                                                  Pembiayaan Investasi, Pembiayaan Modal Kerja, Pembiayaan Multiguna, Pembiayaan Sewa Operasi dan Pembiayaan Syariah
  Perseroan wajib menyampaikan peringkat tahunan atas Obligasi kepada OJK paling lambat                                                                                                                                                                                                                                                                                                     21,62% jika dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, yaitu
  10 (sepuluh) Hari Kerja setelah berakhirnya masa berlaku peringkat terakhir sampai dengan                                                                                                                                                                                                                                                                                                 sebesar Rp1.185.998 juta. Penurunan ini sejalan dengan penurunan piutang sewa pembiayaan
                                                                                                                                                                        Kantor Pusat:                                                                                              Kantor Cabang:
  Perseroan telah menyelesaikan seluruh kewajiban yang terkait dengan Obligasi yang diterbitkan,                                                                                                                                                                                                                                                                                            Perseroan di tahun 2024 sebagai dampak dari penurunan pembiayaan baru pada segmen
                                                                                                                                                                    Indomobil Tower, Lt. 8                                                            Per Desember 2024, Perseroan memiliki 210 Kantor Cabang, 36 Kantor Selain
  sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK No. 49/2020.                                                                                                  Jl. M.T. Haryono Kav. 11, Jakarta Timur 13330                                                                                                                                                                                        kendaraan non penumpang. Perseroan melihat pada tahun 2024 pelaku industri memilih untuk
                                                                                                                                                                                                                                                      Kantor Cabang dan 8 Unit Syariah yang tersebar di wilayah Jabodetabek, Jawa,
  Jumlah Pokok Obligasi, Jangka Waktu, Jatuh Tempo dan Bunga Obligasi                                                                                               Telp.: (021) 29185400                                                                                                                                                                                                   melakukaan penundaan konsumsi, hal ini merupakan dampak dari tahun politik yang berimbas
                                                                                                                                                                                                                                                            Bali, Nusa Tenggara, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Papua.
                                                                                                                                                                 www.indomobilfinance.com                                                                                                                                                                                                   pada ketidakpastian ekonomi Indonesia.
  Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat dan ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen), dengan
  jumlah sebanyak-banyaknya sebesar Rp1.000.000.000.000,- (satu triliun Rupiah) yang terdiri                                                                                                                                                                                                                                                                                                Pembiayaan Konsumen
                                                                                                                                                                                                     PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN                                                                                                                                                           Pendapatan pembiayaan konsumen untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
  dalam 3 (tiga) seri yaitu:
                                                                                                                                                                                 OBLIGASI BERKELANJUTAN VI INDOMOBIL FINANCE DENGAN TINGKAT BUNGA TETAP                                                                                                                                     2024 adalah sebesar Rp1.193.745 juta, yang mengalami peningkatan sebesar Rp285.381 juta
  Seri A        : Jumlah Pokok Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah Rp[●],- ([●] Rupiah) dengan                                                                             DENGAN TARGET DANA YANG DIHIMPUN SEBESAR Rp5.000.000.000.000,- (LIMA TRILIUN RUPIAH)                                                                                                                          atau 31,42% jika dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023,
                  tingkat bunga tetap Obligasi sebesar [●] % ([●] persen). Jangka waktu Obligasi Seri                                                                                             (“PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN VI”)                                                                                                                                                       yaitu sebesar Rp908.364 juta. Peningkatan pendapatan ini selaras dengan komposisi piutang
                  A adalah 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender terhitung sejak Tanggal Emisi.                                                                                        Dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan tersebut, Perseroan akan menerbitkan:                                                                                                                 pembiayaan konsumen Perseroan yang juga mencatatkan peningkatan di tahun 2024 sebagai
                  Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) sebesar 100% (seratus                                                                                                                                                                                                                                                                                         dampak dari meningkatnya pembiayaan baru Perseroan yang tumbuh 47,55% dibandingkan
                  persen) dari Jumlah Pokok Obligasi Seri A pada saat jatuh tempo Obligasi Seri A.                                                              OBLIGASI BERKELANJUTAN VI INDOMOBIL FINANCE DENGAN TINGKA BUNGA TETAP TAHAP I TAHUN 2025
                                                                                                                                                       DENGAN JUMLAH POKOK OBLIGASI SEBANYAK-BANYAKNYA SEBESAR Rp1.000.000.000.000,- (SATU TRILIUN RUPIAH) (“OBLIGASI”)                                                                                                                     dengan tahun 2023.
  Seri B        : Jumlah Pokok Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah Rp[●],- ([●] Rupiah) dengan                                                                                                                                                                                                                                                                                           Anjak Piutang
                  tingkat bunga tetap Obligasi sebesar [●] % ([●] persen). Jangka waktu Obligasi Seri            Obligasi terdiri dari 3 (tiga) seri, yaitu Obligasi Seri A, Seri B, dan Seri C yang masing-masing ditawarkan sebesar 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi. Obligasi ini diterbitkan tanpa                                                                      Pendapatan anjak piutang Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
                  B adalah 3 (tiga) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Obligasi dilakukan           warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (”KSEI”). Obligasi ini memberikan pilihan bagi masyarakat untuk memilih seri Obligasi                                                                              adalah sebesar Rp2.079 juta, yang mengalami penurunan sebesar Rp5.931 juta atau 74,04%
                  secara penuh (bullet payment) sebesar 100% (seratus persen) dari Jumlah Pokok                  yang dikehendaki sebagai berikut:                                                                                                                                                                                                                                          dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, yaitu sebesar Rp8.010
                  Obligasi Seri B pada saat jatuh tempo Obligasi Seri B.                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    juta. Walaupun tagihan anjak piutang mengalami peningkatan di tahun 2024, namun penurunan
                                                                                                                 Seri A           : Jumlah Pokok Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah Rp[●],- ([●] Rupiah) dengan tingkat bunga tetap Obligasi sebesar [●] % ([●] persen). Jangka waktu Obligasi Seri A adalah
                                                                                                                                    370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) sebesar 100% (seratus persen) dari Jumlah                                                                         tersebut merupakan dampak dari pembiayaan anjak piutang yang dibukukan pada tahun
  Seri C        : Jumlah Pokok Obligasi Seri C yang ditawarkan adalah Rp[●],- ([●] Rupiah) dengan
                                                                                                                                    Pokok Obligasi Seri A pada saat jatuh tempo Obligasi Seri A.                                                                                                                                                                                            sebelumnya dimana tagihan anjak piutang tahun 2023 masih lebih kecil dibandingkan dengan
                  tingkat bunga tetap Obligasi sebesar [●] % ([●] persen). Jangka waktu Obligasi Seri
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            tahun 2024.
                  C adalah 5 (lima) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Obligasi dilakukan
                                                                                                                 Seri B           : Jumlah Pokok Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah Rp[●],- ([●] Rupiah) dengan tingkat bunga tetap Obligasi sebesar [●] % ([●] persen). Jangka waktu Obligasi Seri B adalah                                                                            Pendapatan dari Piutang yang Telah Dihapuskan, Denda Keterlambatan, dan Administrasi
                  secara penuh (bullet payment) sebesar 100% (seratus persen) dari Jumlah Pokok
                                                                                                                                    3 (tiga) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) sebesar 100% (seratus persen) dari Jumlah Pokok Obligasi Seri B pada
                  Obligasi Seri C pada saat jatuh tempo Obligasi Seri C.                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    Jumlah pendapatan dari piutang yang telah dihapuskan, denda keterlambatan, dan pinalti
                                                                                                                                    saat jatuh tempo Obligasi Seri B.
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp352.090
  Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi                                                                              Seri C           : Jumlah Pokok Obligasi Seri C yang ditawarkan adalah Rp[●],- ([●] Rupiah) dengan tingkat bunga tetap Obligasi sebesar [●] % ([●] persen). Jangka waktu Obligasi Seri C adalah 5                                                                          juta, mengalami peningkatan sebesar Rp109.741 juta atau 45,28% dibandingkan dengan tahun
  Bunga Obligasi dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sesuai dengan Tanggal Pembayaran Bunga.                                           (lima) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) sebesar 100% (seratus persen) dari Jumlah Pokok Obligasi Seri C pada                                                                            yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, yaitu sebesar Rp242.349 juta. Peningkatan
  Pembayaran Bunga Obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 3 Oktober 2025, sedangkan                                           saat jatuh tempo Obligasi Seri C.                                                                                                                                                                                                                       tersebut disebabkan oleh peningkatan pendapatan dari piutang yang telah dihapuskan sebesar
  Pembayaran Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo masing-masing Obligasi adalah pada                                                                                                                                                                                                                                                                                               114,14% dibandingkan dengan tahun 2023. Peningkatan pendapatan dari piutang yang telah
  tanggal 13 Juli 2026 untuk Obligasi Seri A, 3 Juli 2028 untuk Obligasi Seri B, dan 3 Juli 2030 untuk           Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah pokok. Bunga Obligasi dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sesuai dengan Tanggal Pembayaran Bunga. Pembayaran Bunga                                                                                     dihapusbukukan merupakan hasil dari upaya intensif atas penagihan piutang yang telah
  Obligasi Seri C.                                                                                               Obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 3 Oktober 2025, sedangkan Pembayaran Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo masing-masing Obligasi adalah pada tanggal 13 Juli 2026                                                                                    dihapusbukukan. Hal ini sejalan dengan kebijakan Perseroan dalam meningkatkan produktivitas
                                                                                                                 untuk Obligasi Seri A, 3 Juli 2028 untuk Obligasi Seri B, dan 3 Juli 2030 untuk Obligasi Seri C.                                                                                                                                                                           dan infrastruktur proses penagihan piutang yang berdampak positif pada pendapatan dari piutang
  Obligasi harus dilunasi dengan harga yang sama dengan jumlah Pokok Obligasi yang tertulis pada                                                                                                                                                                                                                                                                                            yang telah dihapusbukukan.
                                                                                                                 OBLIGASI BERKELANJUTAN VI INDOMOBIL FINANCE DENGAN TINGKAT BUNGA TETAP TAHAP II DAN/ATAU TAHAP SELANJUTNYA (JIKA ADA) AKAN DITENTUKAN KEMUDIAN.
  Konfirmasi Tertulis yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi, dengan memperhatikan Sertifikat Jumbo
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            Pendapatan Bunga, Laba Penjualan Aset Tetap, dan Pendapatan Lain-Lain
  Obligasi dan ketentuan Perjanjian Perwaliamanatan.                                                                                                                            PENTING UNTUK DIPERHATIKAN
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            Jumlah pendapatan bunga, laba penjualan aset tetap, dan pendapatan lain-lain untuk tahun yang
  Tingkat Bunga Obligasi merupakan persentase per tahun dari nilai nominal yang dihitung                           OBLIGASI INI TIDAK DIJAMIN DENGAN JAMINAN KHUSUS, TETAPI DIJAMIN DENGAN SELURUH HARTA KEKAYAAN PERSEROAN BAIK BARANG BERGERAK MAUPUN BARANG                                                                                                                              berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp55.029 juta, mengalami peningkatan
  berdasarkan jumlah hari yang lewat, dimana 1 (satu) bulan dihitung 30 (tiga puluh) hari dan 1                    TIDAK BERGERAK, BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI SESUAI DENGAN KETENTUAN DALAM PASAL 1131 DAN 1132 KITAB UNDANG-                                                                                                                                sebesar Rp17.257 juta atau 45,68% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31
  (satu) tahun dihitung 360 (tiga ratus enam puluh) hari.                                                          UNDANG HUKUM PERDATA. HAK PEMEGANG OBLIGASI ADALAH PARI PASSU TANPA HAK PREFEREN DENGAN HAK-HAK KREDITUR PERSEROAN LAINNYA BAIK YANG ADA                                                                                                                                 Desember 2023, yaitu sebesar Rp37.772 juta. Peningkatan ini disebabkan oleh meningkatnya
  Jadwal pembayaran Pokok dan Bunga untuk masing-masing Obligasi adalah sebagaimana                                SEKARANG MAUPUN DIKEMUDIAN HARI, KECUALI HAK-HAK KREDITUR PERSEROAN YANG DIJAMIN SECARA KHUSUS DENGAN KEKAYAAN PERSEROAN BAIK YANG TELAH                                                                                                                                 pendapatan bunga – rekening giro dan deposito berjangka sebesar 272.81% dibandingkan dengan
  tercantum dalam tabel di bawah ini:                                                                              ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI.                                                                                                                                                                                                                               tahun 2023. Hal ini juga sejalan dengan peningkatan kas dan setara kas – neto Perseroan pada
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            tanggal 31 Desember 2024.
     Bunga ke:                        Seri A                  Seri B                  Seri C                       PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI BARU DAPAT DILAKUKAN 1 (SATU) TAHUN SETELAH TANGGAL PENJATAHAN, PERSEROAN DAPAT MELAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI                                                                                                                                   2. Beban
            1                 3 Oktober 2025              3 Oktober 2025         3 Oktober 2025                    UNTUK SEBAGIAN ATAU SELURUH OBLIGASI SEBELUM TANGGAL PELUNASAN POKOK OBLIGASI. PERSEROAN MEMPUNYAI HAK UNTUK MEMBERLAKUKAN PEMBELIAN
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               (dalam jutaan Rupiah)
            2                 3 Januari 2026              3 Januari 2026         3 Januari 2026                    KEMBALI TERSEBUT UNTUK DIPERGUNAKAN SEBAGAI PELUNASAN OBLIGASI ATAU UNTUK DISIMPAN DENGAN MEMPERHATIKAN KETENTUAN DALAM PERJANJIAN
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            31 Desember
            3                   3 April 2026                3 April 2026           3 April 2026                    PERWALIAMANATAN DAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN YANG BERLAKU. KETERANGAN MENGENAI PEMBELIAN KEMBALI DAPAT DILIHAT PADA BAB I PERIHAL                                                                                                                                                                       Keterangan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     2024                2023
            4                   13 Juli 2026                3 Juli 2026            3 Juli 2026                     PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN DI DALAM PROSPEKTUS.
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            BEBAN
            5                                             3 Oktober 2026         3 Oktober 2026
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            Beban pembiayaan - neto                                                                     935.322                 808.691
            6                                             3 Januari 2027         3 Januari 2027                    RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI PERSEROAN ADALAH RISIKO PEMBIAYAAN, YAITU KETIDAKMAMPUAN NASABAH/DEBITUR UNTUK MEMBAYAR KEMBALI FASILITAS
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            Penyisihan kerugian penurunan nilai piutang                                                 330.128                 516.441
            7                                               3 April 2027           3 April 2027                    PEMBIAYAAN YANG DIBERIKAN, DAN APABILA JUMLAHNYA CUKUP MATERIAL DAPAT MEMPENGARUHI KINERJA PERSEROAN. RISIKO YANG MUNGKIN DIHADAPI INVESTOR
            8                                               3 Juli 2027            3 Juli 2027                     PEMBELI OBLIGASI ADALAH TIDAK LIKUIDNYA OBLIGASI YANG DITAWARKAN DALAM PENAWARAN UMUM INI YANG ANTARA LAIN DISEBABKAN KARENA TUJUAN                                                                                                                                      Gaji, tunjangan dan beban kesejahteraan karyawan                                            357.353                 325.374
            9                                             3 Oktober 2027         3 Oktober 2027                    PEMBELIAN OBLIGASI SEBAGAI INVESTASI JANGKA PANJANG.                                                                                                                                                                                                                     Umum dan administrasi                                                                       215.472                 221.120
           10                                             3 Januari 2028         3 Januari 2028                                                                                                                                                                                                                                                                                             Penyisihan kerugian penurunan nilai lainnya dan kerugian penjualan atas jaminan
           11                                               3 April 2028           3 April 2028                    PERSEROAN HANYA MENERBITKAN SERTIFIKAT JUMBO OBLIGASI YANG DIDAFTARKAN ATAS NAMA PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA (“KSEI”) DAN AKAN                                                                                                                                   aset yang dibiayai                                                                          145.200                   93.475
           12                                               3 Juli 2028            3 Juli 2028                     DIDISTRIBUSIKAN DALAM BENTUK ELEKTRONIK YANG DIADMINISTRASIKAN DALAM PENITIPAN KOLEKTIF DI KSEI.                                                                                                                                                                         Penyusutan aset hak guna                                                                     31.194                   30.909
           13                                                                    3 Oktober 2028                                                                                                                                                                                                                                                                                             Penyusutan aset tetap                                                                           24.823                23.170
           14                                                                    3 Januari 2029
                                                                                                                                                                    DALAM RANGKA PENERBITAN OBLIGASI INI, PERSEROAN TELAH MEMPEROLEH HASIL PEMERINGKATAN ATAS                                                                                                                               Total Beban                                                                               2.039.492                2.019.180
           15                                                                      3 April 2029
                                                                                                                                                                            SURAT HUTANG JANGKA PANJANG DARIPT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA (PEFINDO):
           16                                                                      3 Juli 2029                                                                                                                                                                                                                                                                                              Beban Pembiayaan – neto
           17                                                                    3 Oktober 2029                                                                                                                  id
                                                                                                                                                                                                                   AA-
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            Jumlah beban pembiayaan – neto Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
           18                                                                    3 Januari 2030                                                                                                             (Double A Minus)
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            2024 adalah sebesar Rp935.322 juta, yang mengalami peningkatan sebesar Rp126.631 juta atau
           19                                                                      3 April 2030                                                                                                                                                                                                                                                                                             15,65% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, yaitu sebesar
           20                                                                      3 Juli 2030                                                                           PENCATATAN ATAS OBLIGASI YANG DITAWARKAN INI AKAN DILAKUKAN PADA BURSA EFEK INDONESIA
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            Rp808.691 juta. Peningkatan tersebut utamanya disebabkan oleh meningkatnya rata-rata suku
                                                                                                                                                                                                   PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI                                                                                                                                                        bunga utang bank dan pinjaman pihak ketiga dibandingkan dengan suku bunga yang diperoleh di
  Perhitungan Bunga
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            tahun 2023. Hal ini sejalan dengan peningkatan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) sebesar
  Bunga Obligasi dihitung berdasarkan jumlah hari yang lewat terhitung sejak Tanggal Distribusi                                            danareksa                                                                                                                                                                                                                                        25 bps pada April 2024, meskipun pada September 2024 BI kembali menurunkan suku bunga
  Obligasi Secara Elektronik, dimana 1 (satu) bulan dihitung 30 (tiga puluh) hari dan 1 (satu) tahun                                       sekuritas
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            acuannya namun dampaknya belum terasa di tahun 2024. Perseroan menerapkan diversifikasi
  dihitung 360 (tiga ratus enam puluh) hari dan akan dibayarkan setiap triwulan (3 bulan) terhitung
                                                                                                                         PT BRI Danareksa Sekuritas               PT CIMB Niaga Sekuritas        PT DBS Vickers Sekuritas        PT Indo Premier Sekuritas                PT Mandiri Sekuritas            PT Rhb Sekuritas Indonesia   PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk                  sumber pendanaan sebagai salah satu strategi dalam menekan beban pembiayaan dengan
  sejak Tanggal Emisi pada Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi.                                                                                                                                          Indonesia
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            alternatif sumber pendanaan yang menawarkan suku bunga kompetitif.
  Bunga tersebut akan dibayarkan oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai Piutang
  Rekening KSEI pada Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan.                                                                                                          PENAWARAN OBLIGASI INI DIJAMIN SECARA KESANGGUPAN PENUH (FULL COMMITMENT)
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            Jumlah penyisihan kerugian penurunan nilai piutang Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
  Harga Penawaran                                                                                                                                                                                                  WALI AMANAT
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp330.128 juta, yang mengalami penurunan sebesar
  Obligasi ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi.                                                                                                                              PT Bank Mega Tbk                                                                                                                                                          Rp186.313 juta atau 36,1% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
  Satuan Pemindahbukuan                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     2023, yaitu sebesar Rp516.441 juta. Penurunan ini sejalan dengan kualitas piutang yang tercermin
  Satuan pemindahbukuan Obligasi adalah senilai Rp1,- (satu rupiah) atau kelipatannya. Dalam                                                                                                                                                                                                                                                                                                dari rasio NPF perseroan yang terjaga dibawah 1%.
                                                                                                                                                                                                   Prospektus Ringkas ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 4 Juni 2025
  RUPO tiap-tiap Rp1,- (satu Rupiah) memberikan hak kepada Pemegang Obligasi untuk                                                                                                                                                                                                                                                                                                          Gaji, Tunjangan dan Beban Kesejahteraan Karyawan
  mengeluarkan 1 (satu) suara.                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              Jumlah beban gaji, tunjangan dan beban kesejahteraan karyawan Perseroan untuk tahun yang
  Jumlah Minimum Pemesanan                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                  berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp357.353 juta, yang mengalami
  Perdagangan Obligasi dilakukan di Bursa Efek. Satuan perdagangan Obligasi di Bursa Efek                                                                                                                           (dalam jutaan Rupiah)                                                                                                                   (dalam jutaan Rupiah)           peningkatan sebesar Rp31.979 juta atau 9,8% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
  dilakukan dengan nilai sebesar Rp5.000.000,- (lima juta Rupiah) dan kelipatannya.                                                                      URAIAN
                                                                                                                                                                                                                  31 Desember
                                                                                                                                                                                                                                                                                                 URAIAN
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                          31 Desember                       tanggal 31 Desember 2023, yaitu sebesar Rp325.374 juta. Peningkatan tersebut disebabkan
                                                                                                                                                                                                            2024               2023                                                                                                                2024                2023                 oleh peningkatan beban gaji ini seiring dengan peningkatan jumlah tenaga kerja yang meningkat
  Pengalihan Obligasi                                                                                                                                                                                         1.658.858          1.087.863
                                                                                                            Kas dan setara kas – Neto                                                                                                                                                                                                                                                       5.19% dari 3.836 pada Desember 2023 menjadi 4.035 karyawan pada Desember 2024. Selain
  Hak kepemilikan Obligasi beralih dengan pemindahbukuan Obligasi dari satu Rekening Efek ke                                                                                                                                                        Saldo laba                                                                                                                              itu, peningkatan ini juga selaras dengan kebijakan Perseroan untuk meningkatkan kesejahteraan
  Rekening Efek lainnya. Perseroan, Wali Amanat dan Agen Pembayaran wajib memberlakukan                                                                                                                                                                                                                                                                                                     dan gaji karyawan.
                                                                                                            PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN                                                                                                             Telah ditentukan penggunaannya                                                                        2.300                    2.200
  Pemegang Rekening selaku Pemegang Obligasi yang sah dalam hubungannya untuk menerima
                                                                                                            Pihak ketiga                                                                                                                            Belum ditentukan penggunaannya                                                                   1.667.772               1.327.407      Umum dan Administrasi
  pembayaran Bunga Obligasi dan/atau pelunasan Pokok Obligasi dan hak-hak lain yang
  berhubungan dengan Obligasi.                                                                                     Piutang pembiayaan konsumen                                                              10.153.782          7.552.944           TOTAL EKUITAS                                                                                    2.752.157               2.440.426      Jumlah beban umum dan administrasi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
                                                                                                                                                                                                                                                    TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                                                                    16.731.459             16.073.481
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            Desember 2024 adalah sebesar Rp215.472 juta, yang mengalami penurunan sebesar Rp5.648
  Penyisihan Dana (Sinking Fund)                                                                                   Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui                                         (1.853.355)        (1.408.812)
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            juta atau 2,55% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, yaitu
  Perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana untuk Obligasi dengan pertimbangan untuk                        Piutang pembiayaan konsumen - pihak ketiga                                                 8.300.427         6.144.132
                                                                                                                                                                                                                                                   LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN                                                                                      sebesar Rp221.120 juta. Penurunan ini utamanya dari biaya pemasaran dan perjalanan. Hal ini
  mengoptimalkan penggunaan dana hasil Emisi sesuai dengan tujuan rencana penggunaan dana                   Pihak berelasi                                                                                                                                                                                                                                                                  sejalan dengan strategi Perseroan dalam hal efisiensi dan mengoptimalkan pemanfaatan channel
  Emisi.                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                  (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                                                   Piutang pembiayaan konsumen                                                                   13.853            13.001                                                                                                                                                   digital.
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    31 Desember
  Pembatasan-pembatasan dan kewajiban-kewajiban perseroan                                                          Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui                                               (894)            (1.141)                                              URAIAN                                                                                              Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai Lainnya dan Kerugian Penjualan Atas Jaminan Aset
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                         2024                      2023
  Keterangan mengenai pembatasan-pembatasan dan kewajiban Perseroan dapat dilihat pada                             Piutang pembiayaan konsumen - pihak berelasi                                                  12.959            11.860           Sewa pembiayaan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            yang Dibiayai
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                929.595                      1.185.998
  Bab I Prospektus mengenai Penawaran Umum.                                                                 Total piutang pembiayaan konsumen                                                                 8.313.386         6.155.992                                                                                                                                                   Jumlah penyisihan kerugian penurunan nilai lainnya dan kerugian penjualan atas jaminan aset yang
                                                                                                                                                                                                                                                    Pembiayaan konsumen                                                                       1.193.745                          908.364
  Kelalaian perseroan                                                                                       Cadangan kerugian penurunan nilai piutang pembiayaan konsumen                                     (439.655)          (336.122)
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            dibiayai Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar
                                                                                                                                                                                                                                                    Anjak Piutang                                                                                   2.079                          8.010
  Keterangan mengenai kondisi-kondisi yang dapat menyebabkan kelalaian Perseroan dapat dilihat                                                                                                                                                                                                                                                                                              Rp145.200 juta, yang mengalami peningkatan sebesar Rp51.725 juta atau 55,33% dibandingkan
                                                                                                            Piutang pembiayaan konsumen – Neto                                                                7.873.731         5.819.870           Pendapatan dari piutang yang telah dihapuskan, denda keterlambatan
  pada Bab I Prospektus mengenai Penawaran Umum.                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, yaitu sebesar Rp93.475 juta.
                                                                                                                                                                                                                                                    dan pinalti                                                                                 352.090                          242.349
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            Peningkatan ini disebabkan oleh peningkatan kerugian harga jual atas jaminan aset yang dibiayai.
  Rapat umum pemegang obligasi (RUPO)                                                                                                                                                                                                               Pendapatan bunga, laba penjualan aset tetap dan pendapatan lain-lain                           55.029                         37.772
                                                                                                            PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN                                                                                                                                                                                                                                                         Penyusutan Aset Hak Guna
  Keterangan mengenai Rapat Umum Pemegang Obligasi dapat dilihat pada Bab I Prospektus                                                                                                                                                              Total Pendapatan                                                                          2.532.538                      2.382.493
                                                                                                            Pihak ketiga                                                                                                                                                                                                                                                                    Penyusutan aset hak guna untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 adalah
  mengenai Penawaran Umum.                                                                                                                                                                                                                          Beban pembiayaan - neto                                                                     935.322                          808.691
                                                                                                                   Piutang sewa pembiayaan                                                                    7.300.721         9.601.286                                                                                                                                                   sebesar Rp31.194 juta, yang mengalami peningkatan sebesar Rp285 juta atau 0,92% dibandingkan
  Hak-hak pemegang obligasi                                                                                                                                                                                                                         Penyisihan kerugian penurunan nilai kas dan piutang                                         330.128                          516.441
                                                                                                                   Nilai residu yang dijamin                                                                  8.823.261        13.566.852                                                                                                                                                   dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, yaitu sebesar Rp30.909 juta.
  Keterangan mengenai hak-hak pemegang Obligasi dapat dilihat pada Bab I Prospektus mengenai                                                                                                                                                        Gaji, tunjangan dan beban kesejahteraan karyawan                                            357.353                          325.374    Peningkatan ini sejalan dengan peningkatan beban sewa di tahun 2024 sebesar Rp66 juta atau
                                                                                                                   Pendapatan sewa pembiayaan yang belum diakui                                               (819.296)        (1.228.850)
  Penawaran Umum.                                                                                                                                                                                                                                   Umum dan administrasi                                                                       215.472                          221.120    2.20% dibandingkan dengan tahun 2023.
                                                                                                                   Simpanan jaminan                                                                         (8.823.261)       (13.566.852)
  Pembelian kembali obligasi                                                                                                                                                                                                                        Penyisihan kerugian penurunan nilai lainnya dan kerugian penjualan atas                                                                 Penyusutan Aset Tetap
                                                                                                            Piutang sewa pembiayaan - pihak ketiga                                                            6.481.425         8.372.436           jaminan aset yang dibiayai                                                                  145.200                           93.475
  Keterangan mengenai pembelian kembali Obligasi dapat dilihat pada Bab I Prospektus mengenai                                                                                                                                                                                                                                                                                               Penyusutan aset tetap untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar
  Penawaran Umum.                                                                                           Pihak berelasi                                                                                                                          Penyusutan aset hak guna                                                                       31.194                         30.909
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            Rp24.823 juta, yang mengalami peningkatan sebesar Rp1.653 juta atau 7,13% dibandingkan
  Wali Amanat                                                                                                      Piutang sewa pembiayaan                                                                      199.172           484.817           Penyusutan aset tetap                                                                          24.823                         23.170    dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, yaitu sebesar Rp23.170 juta.
  PT Bank Mega Tbk telah ditunjuk sebagai Wali Amanat dalam penerbitan Obligasi ini sesuai                         Nilai residu yang dijamin                                                                     89.144           138.659           Total Beban                                                                               2.039.492                      2.019.180      Peningkatan ini sejalan dengan peningkatan aset tetap yang dicatatkan oleh Perseroan pada
  dengan ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian Perwaliamanatan yang dibuat antara                              Pendapatan sewa pembiayaan yang belum diakui                                                  (4.105)          (22.714)          Laba sebelum beban pajak final dan beban pajak penghasilan                                  493.046                          363.313    tahun 2024.
  Perseroan dengan PT Bank Mega Tbk. Alamat Wali Amanat adalah sebagai berikut:                                    Simpanan jaminan                                                                            (89.144)          (138.659)          Beban pajak final                                                                              (5.222)                        (1.784)   3. Laba Tahun Berjalan
                                         PT BANK MEGA Tbk.                                                  Piutang sewa pembiayaan - pihak berelasi                                                            195.067           462.103           Laba sebelum beban pajak penghasilan                                                        487.824                          361.529    Jumlah laba tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
                                     Menara Bank Mega Lantai 16                                             Total piutang sewa pembiayaan                                                                     6.676.492         8.834.539           Beban pajak penghasilan - neto                                                              (72.359)                         (88.117)   2024 adalah sebesar Rp415.465 juta, yang mengalami peningkatan sebesar Rp142.053 juta atau
                                 Jalan Kapten Tendean No. 12-14 A                                                                                                                                                                                   Laba Tahun Berjalan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            51,95% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, yaitu sebesar
                                                                                                            Cadangan kerugian penurunan nilai piutang sewa pembiayaan                                         (304.329)          (414.773)                                                                                                      415.465                          273.412
                                            Jakarta 12790                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Rp273.412 juta. Peningkatan tersebut disebabkan oleh peningkatan pendapatan di tahun 2024
                                                                                                            Piutang sewa pembiayaan – Neto                                                                    6.372.163         8.419.766                                                                                                                                                   menjadi sebesar Rp2.532.538 juta dibandingkan dengan tahun 2023, yaitu sebesar Rp2.382.493
                                       Telepon: (021) 7917 5000
                                                                                                                                                                                                                                                    Penghasilan komprehensif lain:                                                                                                          juta.
                                      Faksimili: (021) 7918 7100
                                                                                                            TAGIHAN ANJAK PIUTANG                                                                                                                   Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:                                                                                       4. Penghasilan Komprehensif Lain – Neto Setelah Pajak
                                E-mail: waliamanat@bankmega.com
                                     Up.: Capital Market Services                                           Pihak ketiga                                                                                                                                  Keuntungan aktuarial atas liabilitas imbalan kerja                                        2.623                          1.710    Penghasilan (Kerugian) Komprehensif Lain – Neto Setelah Pajak Perseroan untuk tahun yang
  Keterangan lebih lanjut dapat dilihat pada Bab XII Prospektus mengenai Keterangan tentang Wali                   Tagihan anjak piutang                                                                         51.857             4.590                 Pajak terkait                                                                             (577)                          (377)    berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar minus Rp28.734 juta, yang mengalami
  Amanat Obligasi.                                                                                                 Pendapatan anjak piutang yang belum diakui                                                     (626)              (516)          Keuntungan aktuarial atas liabilitas imbalan kerja - neto                                       2.046                          1.333    penurunan sebesar Rp50.985 juta atau 229,13% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
                                                                                                                                                                                                                                                    Keuntungan atas revaluasi aset tetap (tanah)                                                          -                       10.215
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            tanggal 31 Desember 2023, yaitu sebesar Rp22.251 juta. Penurunan tersebut disebabkan oleh
                                             RENCANA PENGGUNAAN DANA                                               Total tagihan anjak piutang                                                                   51.231             4.074
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            penurunan keuntungan atas lindung nilai arus kas – neto pada tahun 2024 sebesar Rp41.483 juta
                                                                                                                   Cadangan kerugian penurunan nilai tagihan anjak piutang                                           (1)               (9)          Pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi:
  Seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum ini, setelah dikurangi dengan biaya-                                                                                                                                                                                                                                                                                                atau 387,58% jika dibandingkan dengan tahun 2023.
                                                                                                                                                                                                                                                          (Kerugian) keuntungan atas lindung nilai arus kas                                     (39.461)                          13.722
  biaya Emisi, akan dipergunakan seluruhnya oleh Perseroan untuk modal kerja pembiayaan                     Tagihan anjak piutang – Neto                                                                         51.230             4.065                                                                                                                                                   5. Total Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan
  kendaraan bermotor dan alat berat sebagaimana kegiatan usaha Perseroan.                                   Biaya dibayar di muka                                                                                 5.922             5.128                 Pajak terkait                                                                             8.681                         (3.019)
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            Jumlah laba komprehensif tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
  Penjelasan lebih lengkap mengenai Rencana Penggunaan Dana dapat dilihat pada Bab II                       Uang muka                                                                                             2.960             3.484           (Kerugian) keuntungan atas lindung nilai arus kas - neto                                    (30.780)                          10.703    Desember 2024 adalah sebesar Rp386.731 juta, yang mengalami peningkatan sebesar Rp91.068
  Prospektus.                                                                                                                                                                                                                                       Penghasilan komprehensif lain - Neto setelah pajak                                          (28.734)                          22.251    juta atau 30,8% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, yaitu
                                                                                                            Piutang lain-lain - pihak ketiga                                                                     80.705            73.317
                                                  PERNYATAAN UTANG                                          Tagihan pajak                                                                                        34.505             6.928           Total Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan                                               386.731                          295.663    sebesar Rp295.663 juta. Peningkatan tersebut disebabkan oleh peningkatan laba tahun berjalan
                                                                                                                                                                                                                                                    Laba Tahun Berjalan per Saham Dasar (Dalam Rupiah Penuh)                                    398.718                          262.392    yang dicatatkan Perseroan di tahun 2024.
  Berdasarkan Laporan Keuangan untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024,                   Piutang Derivatif                                                                                   243.882           198.938
  Perseroan mempunyai liabilitas yang keseluruhannya berjumlah Rp13.979.302 juta, dengan                                                                                                                                                                                                                                                                                                    B. ANALISIS NERACA KEUANGAN
                                                                                                            Aset pajak tangguhan – Neto                                                                          20.964             6.930          RASIO KEUANGAN PENTING
  rincian sebagai berikut:                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                  1. Total Aset
                                                                                                            Aset tetap
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     31 Desember
                                                                                    (dalam jutaan Rupiah)          Biaya perolehan                                                                              719.347           669.313           URAIAN                                                                                                                                                                                                                                   (Dalam Jutaan Rupiah)
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            2024                         2023
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            31 Desember
  Keterangan                                                                                        Total          Akumulasi penyusutan                                                                       (337.164)          (297.627)          Rasio Pertumbuhan (%)                                                                                                                                                        URAIAN
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     2024               2023
  LIABILITAS                                                                                                Nilai tercatat Neto                                                                                 382.183           371.686           Pendapatan                                                                              6,30                          1,20              ASET
  Utang bank - Neto pihak ketiga                                                                9.207.275   Aset lain-lain                                                                                        4.356            75.506           Laba Tahun Berjalan                                                                     51,96                        21,98              KAS DAN SETARA KAS
  Beban akrual                                                                                    108.367                                                                                                                                                                                                                                                                                   Kas                                                                                          17.314                   25.913
                                                                                                            TOTAL ASET                                                                                      16.731.459         16.073.481           Total Aset                                                                              4,09                          7,11
  Utang pajak                                                                                       6.568                                                                                                                                                                                                                                                                                          Bank - pihak ketiga                                                                  522.449                  582.222
  Utang lain-lain                                                                                                                                                                                                                                   Total Liabilitas                                                                        2,54                          6,72                     Deposito berjangka - pihak ketiga                                                  1.119.394                  480.000
          Pihak ketiga                                                                            211.460   LIABILITAS DAN EKUITAS                                                                                                                  Total Ekuitas                                                                           12,77                         9,35              Total kas dan setara kas                                                                  1.659.157                1.088.135
          Pihak berelasi                                                                            5.762                                                                                                                                                                                                                                                                                   Cadangan kerugian penurunan nilai kas dan setara kas                                          (299)                    (272)
                                                                                                            LIABILITAS                                                                                                                              Rasio Usaha (%)
  Total utang lain-lain                                                                           217.222                                                                                                                                                                                                                                                                                   Kas dan setara kas – Neto                                                                 1.658.858                1.087.863
  Liabilitas imbalan kerja karyawan                                                                22.490   Utang bank - Neto pihak ketiga                                                                    9.207.275        10.701.320           Laba Sebelum Beban Pajak Penghasilan / Pendapatan                                       19,26                        15,17
  Utang obligasi - Neto                                                                         4.386.610   Beban akrual                                                                                        108.367           161.534           Pendapatan / Total Aset                                                                 15,14                        14,82              PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN
  Utang derivatif                                                                                  30.770                                                                                                                                                                                                                                                                                   Pihak ketiga
                                                                                                            Utang pajak                                                                                           6.568            36.920           Laba Tahun Berjalan / Pendapatan                                                        16,41                        11,48
  TOTAL LIABILITAS                                                                             13.979.302                                                                                                                                                                                                                                                                                           Piutang pembiayaan konsumen                                                      10.153.782              7.552.944
                                                                                                            Utang lain-lain                                                                                                                         Imbal Hasil Aset                                                                        2,48                          1,70                      Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui                                 (1.853.355)           (1.408.812)
  Keterangan lebih lengkap mengenai pernyataan utang dapat dilihat pada Prospektus Bab III.
                                                                                                                   Pihak ketiga                                                                                 211.460           163.847           Imbal Hasil Ekuitas                                                                     15,10                        11,20                      Piutang pembiayaan konsumen - pihak ketiga                                         8.300.427             6.144.132
                                       IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       Pihak berelasi
                                                                                                                   Pihak berelasi                                                                                 5.762             6.486           Rasio Keuangan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    Piutang pembiayaan konsumen                                                          13.853                   13.001
  Tabel di bawah ini menyajikan ikhtisar data keuangan penting dari Perseroan yang berasal dari                    Total utang lain-lain                                                                        217.222           170.333           Total atas Ekuitas (x)                                                                  5,08                          5,59                      Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui                                      (894)                   (1.141)
  dan/atau dihitung berdasarkan Laporan Keuangan Perseroan tanggal 31 Desember 2024 dan                     Liabilitas imbalan kerja karyawan                                                                    22.490            23.184           Total atas Total Aset (x)                                                               0,84                          0,85                      Piutang pembiayaan konsumen - pihak berelasi                                         12.959                    11.860
  2023 untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut.                                             Utang obligasi – Neto                                                                             4.386.610         2.529.613           Gearing Ratio (x)                                                                       4,97                          5,43              Total piutang pembiayaan konsumen                                                         8.313.386                6.155.992
  Laporan Keuangan Perseroan tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, yang tercantum dalam                                                                                                                                                                                                                                                                                                        Cadangan kerugian penurunan nilai piutang pembiayaan konsumen                             (439.655)                (336.122)
                                                                                                            Utang derivatif                                                                                      30.770            10.151           Financing to Asset Ratio (%)                                                            85,45                        88,62              Piutang pembiayaan konsumen – Neto                                                        7.873.731                5.819.870
  Prospektus, telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (“KAP”) Purwantono, Sungkoro & Surja
                                                                                                            TOTAL LIABILITAS                                                                                13.979.302         13.633.055           Equity to Fully Paid Capital Ratio (%)                                                 264,12                        234,21
  berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”) dengan                                                                                                                                                                                                                                                                                          PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN
                                                                                                                                                                                                                                                    Rasio Permodalan (%)                                                                    28,09                        25,92
  opini wajar, dalam semua hal yang material yang ditandatangani oleh Sandy tanggal 15 Mei 2025.                                                                                                                                                                                                                                                                                            Pihak ketiga
                                                                                                            Ekuitas                                                                                                                                 Non-Performing Financing (NPF) (%)                                                      0,87                          0,83
  Sebagai akibat dari pembulatan, penyajian jumlah beberapa informasi keuangan berikut ini dapat                                                                                                                                                                                                                                                                                                    Piutang sewa pembiayaan                                                            7.300.721            9.601.286
  sedikit berbeda dengan penjumlahan yang dilakukan secara aritmatika.                                      Modal saham – nilai nominal                                                                                                             Interest Coverage Ratio (x)                                                             1,61                          1,52                      Nilai residu yang dijamin                                                          8.823.261           13.566.852
                                                                                                                                                                                                                                                    Debt Service Coverage Ratio (x)                                                         0,17                          0,15                      Pendapatan sewa pembiayaan yang belum diakui                                       (819.296)          (1.228.850)
  Laporan Posisi Keuangan                                                                                          Rp1.000.000 per saham (dalam rupiah penuh)
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    Simpanan jaminan                                                                 (8.823.261)         (13.566.852)
                                                                                                                   Modal dasar – 2.000.000 saham                                                                                                                                                                                                                                            Piutang sewa pembiayaan - pihak ketiga                                                     6.481.425            8.372.436
                                                                                    (dalam jutaan Rupiah)                                                                                                                                          RASIO KEUANGAN YANG DIPERSYARATKAN DALAM PERJANJIAN UTANG
                                                                                  31 Desember                      Modal ditempatkan dan disetor penuh – 1.042.000 saham                                                                                                                                                                                                                    Pihak berelasi
                                         URAIAN                                                                    pada tahun 2023 dan 2022                                                                   1.042.000         1.042.000                                                                                                   Tingkat Pemenuhan Perseroan per
                                                                             2024              2023                                                                                                                                                    Rasio-rasio dalam Perjanjian Pinjaman                Persyaratan Rasio Keuangan                                                              Piutang sewa pembiayaan                                                             199.172                  484.817
  ASET                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              31 Desember 2024                                Nilai residu yang dijamin                                                             89.144                 138.659
                                                                                                            Tambahan modal disetor                                                                                1.785             1.785
  KAS DAN SETARA KAS                                                                                                                                                                                                                                Debt to Equity Ratio                                                10 : 1                                4,97 : 1                              Pendapatan sewa pembiayaan yang belum diakui                                         (4.105)                 (22.714)
                                                                                                            Penghasilan komprehensif lain
  Kas                                                                            17.314            25.913                                                                                                                                           Total Net Debt to equity ratio                                      10 : 1                                4,36 : 1                              Simpanan jaminan                                                                    (89.144)               (138.659)
         Bank - pihak ketiga                                                    522.449           582.222          Keuntungan aktuarial atas liabilitas imbalan kerja – neto                                      5.129             3.083                                                                                                                                                   Piutang sewa pembiayaan - pihak berelasi                                                    195.067                  462.103
                                                                                                                                                                                                                                                    Non Performing Asset/Loan                                             5%                                  0,87%
         Deposito berjangka - pihak ketiga                                    1.119.394           480.000          Kerugian kumulatif atas instrumen derivatif untuk                                                                                                                                                                                                                        Total piutang sewa pembiayaan                                                             6.676.492                8.834.539
  Total kas dan setara kas                                                    1.659.157         1.088.135          lindung nilai arus kas - neto                                                               (37.317)            (6.537)          Interest Service Coverage Ratio                                  min. 1,25 : 1                            1,61 : 1
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            Cadangan kerugian penurunan nilai piutang sewa pembiayaan                                 (304.329)                (414.773)
  Cadangan kerugian penurunan nilai kas dan setara kas                            (299)             (272)                                                                                                                                           AR to Total Assets                                                 min. 40%                               85,45%                        Piutang sewa pembiayaan – Neto                                                            6.372.163                8.419.766
                                                                                                                   Keuntungan revaluasi tanah                                                                    70.488            70.488
Page 2
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                          9
                                                                                                 (Dalam Jutaan Rupiah)
                                                                                                                              yang dihasilkan dari kegiatan operasional, pinjaman bank dari dalam dan luar negeri, penerbitan                     3. Kegiatan Usaha Perseroan, Kecenderungan Dan Prospek Usaha



                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                          INTER
                                                                                                31 Desember                   obligasi, serta setoran modal dari pemegang saham. Perseroan pada dasarnya menggunakan                              Kegiatan Perseroan
                                       URAIAN
                                                                                         2024               2023              dana (arus kas keluar) untuk penyaluran pembiayaan dengan skema sewa pembiayaan,
                                                                                                                                                                                                                                                  Kegiatan Usaha Perseroan berdasarkan Akta Pendirian, sesuai ketentuan Pasal 3 Anggaran
                                                                                                                              pembiayaan konsumen, dan anjak piutang, pembayaran bunga obligasi yang diterbitkan dan
                                                                                                                                                                                                                                                  Dasar, Maksud dan Tujuan Perseroan ialah: - menjalankan usaha-usaha dibidang consumers
TAGIHAN ANJAK PIUTANG                                                                                                         pinjaman bank yang diterima, pelunasan pokok pinjaman bank yang diterima, pembayaran pokok
Pihak ketiga
                                                                                                                                                                                                                                                  finance atau pembiayaan konsumen yaitu kegiatan usaha pembiayaan untuk pengadaan barang
                                                                                                                              obligasi yang diterbitkan serta untuk pembayaran beban operasional. Perseroan selalu berupaya
        Tagihan anjak piutang                                                                51.857                4.590                                                                                                                          berdasarkan kebutuhan konsumen dengan sistim pembayaran angsuran atau berkala oleh
                                                                                                                              mempertahankan cadangan likuiditas untuk memenuhi seluruh kewajiban keuangannya serta
        Pendapatan anjak piutang yang belum diakui                                            (626)                (516)                                                                                                                          konsumen. Untuk mencapai maksud tersebut diatas Perseroan dapat bekerja sama dengan
                                                                                                                              untuk memenuhi kebutuhan penyaluran pembiayaan.
        Total tagihan anjak piutang                                                          51.231                4.074                                                                                                                          perusahaa-perusahaan lainnya.
                                                                                                                              F. LIKUIDITAS DAN SUMBER PENDANAAN
        Cadangan kerugian penurunan nilai tagihan anjak piutang                                  (1)                  (9)                                                                                                                         Selanjutnya, berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Edaran Pemegang Saham PT Indomobil
Tagihan anjak piutang – Neto                                                                 51.230                4.065      Likuiditas dalam perusahaan pembiayaan merupakan gambaran dan kemampuan Perseroan                                   Finance Indonesia sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham No. 26 tanggal 8 Januari
Biaya dibayar di muka                                                                         5.922                5.128      dalam hal mengelola perputaran arus kas dalam jangka pendek, terdiri dari arus kas masuk (cash                      2024 yang dibuat di hadapan Muhammad Kholid Artha, S.H., Notaris di Jakarta, dan telah: (i)
Uang muka                                                                                     2.960                3.484      inflow) ataupun arus kas keluar (cash outflow).                                                                     mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
Piutang lain-lain - pihak ketiga                                                             80.705               73.317      Likuiditas Perseroan antara lain :                                                                                  berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0001531.AH.01.02.Tahun 2024 Tanggal 10 Januari 2024,
Tagihan pajak
Piutang Derivatif
                                                                                             34.505
                                                                                            243.882
                                                                                                                   6.928
                                                                                                                 198.938
                                                                                                                              1. Sumber internal dan eksternal likuiditas
                                                                                                                                    Perseroan memiliki sumber likuiditas internal berupa kas dan setara kas dan sumber likuiditas
                                                                                                                                                                                                                                                  (ii) diberitahukan kepada dan diterima serta dicatat dalam Database Sisminbakum Kementerian
                                                                                                                                                                                                                                                  Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana ternyata dari Surat Penerimaan                                  RABU, 4 JUNI 2025
Aset pajak tangguhan – Neto                                                                  20.964                6.930                                                                                                                          Pemberitahunan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0010518 tanggal 10 Januari
Aset tetap                                                                                                                          eksternal yang berasal dari fasilitas kredit sindikasi, pembiayaan bersama maupun fasilitas
                                                                                                                                                                                                                                                  2024, (iii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0005160.AH.01.11.Tahun 2024 pada
        Biaya perolehan                                                                     719.347              669.313            kredit bilateral, baik itu jangka panjang ataupun pendek.
                                                                                                                                                                                                                                                  tanggal 10 Januari 2024 oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Pasal
        Akumulasi penyusutan                                                              (337.164)            (297.627)      2. Sumber likuiditas yang material yang dapat digunakan                                                             3 Anggaran Dasar Perseroan mengenai maksud dan tujuan serta kegiatan usaha Perseroan
Nilai tercatat Neto                                                                         382.183              371.686            Pada posisi Desember 2024, Perseroan masih memiliki sumber likuiditas yang material                           mengelami perubahan, untuk disesuaikan dengan ketentuan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha
Aset lain-lain                                                                                4.356               75.506
                                                                                                                                    yang belum digunakan sebesar Rp9.718.345 juta yang terdiri dari likuiditas internal sebesar                   Indonesia 2020 dengan memperhatikan peraturan perundang undangan yang berlaku, menjadi
TOTAL ASET                                                                               16.731.459           16.073.481
                                                                                                                                    Rp1.659.157 juta dan likuiditas eksternal sebesar Rp8.059.188 juta. Perseroan selalu                          sebagai berikut:
Total Aset                                                                                                                          menjaga tingkat likuiditas Perseroan, termasuk antisipasi untuk perkembangan penyaluran
                                                                                                                                    kredit, risiko kredit dari pelanggan dan ketersediaan dana sendiri maupun berupa pinjaman
                                                                                                                                                                                                                                                  Sesuai dengan ketentuan Pasal 3 Ayat (1) Anggaran Dasar, Maksud dan Tujuan Perseroan ialah
                                                                                                                                                                                                                                                  Aktivitas Keuangan dan Asuransi (Kategori K).
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           TENGGAT WAKTU TARIF
Jumlah aset Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp16.731.459 juta,
                                                                                                                                    untuk menjamin kelancaran operasional Perseroan.                                                              Selanjutnya sesuai dengan ketentuan Pasal 3 Ayat (2) Anggaran Dasar, untuk mencapai Maksud
yang mengalami peningkatan sebesar Rp657.978 juta atau 4,09% dibandingkan pada tanggal
31 Desember 2023, yaitu sebesar Rp16.073.481 juta. Kontribusi terbesar dari peningkatan asset                                       Sampai dengan tanggal Prospektus Ringkas ini diterbitkan, Perseroan tidak mengetahui                          dan Tujuan tersebut di atas, Perseroan dapat melaksanakan kegiatan usaha sebagai berikut:




                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       AS Meminta
disebabkan oleh peningkatan jumlah aset lancar Perseroan sebesar Rp682.423 juta atau 8,27%                                          adanya kecenderungan, permintaan, perikatan atau komitmen, kejadian dan/atau                                  a. Perusahaan Pembiayaan Konvensional (64911)
dari Rp8.252.173 juta pada tahun 2024 menjadi Rp8.934.596 juta. Peningkatan aset lancar                                             ketidakpastian yang mungkin mengakibatkan terjadinya peningkatan atau penurunan yang
                                                                                                                                                                                                                                                         Mencakup usaha peusahaan pembiayaan yang diselenggarakan secara konvensional,
disebabkan oleh peningkatan piutang pembiayaan konsumen dan kas dan setara kas – neto yang                                          material terhadap likuiditas Perseroan.
                                                                                                                                                                                                                                                         dengan kegiatan usaha meliputi pembiayaan barang dan/atau jasa, yaitu pembiayaan
terjadi pada tahun 2024 dibandingkan dengan 2023. Pada 31 Desember 2024, aset tidak lancar                                          Dengan mempertimbangkan sumber keuangan yang tersedia, termasuk arus kas dari                                        investasi, pembiayaan modal kerja, pembiayaan multiguna, dan/atau kegiatan usaha
sebesar Rp7.796.863 juta mengalami sedikit perlambatan sebesar Rp24.445 juta atau 0,31% dari                                        aktivitas operasional, serta Obligasi yang diterbitkan ini, Perseroan berkeyakinan akan                              pembiayaan lain.




                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       Penawaran
Rp 7.821.308 juta disebabkan oleh pelunasan angsuran atas piutang sewa pembiayaan.                                                  memiliki likuiditas yang cukup untuk memenuhi kebutuhan modal kerja dan kegiatan operasi                      b. Unit Usaha Syariah Perusahaan Pembiayaan (64913)
Piutang Pembiayaan Konsumen                                                                                                         Perseroan setidaknya untuk 12 bulan ke depan. Jika nantinya likuiditas Perseroan tidak
                                                                                                                                                                                                                                                         Mencakup kegiatan unit kerja dari kantor pusat perusahaan pembiayaan yang melaksanakan
                                                                                                                                    mencukupi untuk memenuhi modal kerja, Perseroan akan berusaha mendapatkan pinjaman
Jumlah piutang pembiayaan konsumen neto pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar                                                                                                                                                                     kegiatan pembiayaan syariah dan/atau berfungsi sebagai kantor induk dari kantor yang
                                                                                                                                    dan/atau fasilitas kredit baru maupun pendanaan melalui pasar modal.
Rp7.873.731 juta, yang mengalami peningkatan sebesar Rp2.053.861 juta atau 35,29%                                                                                                                                                                        melaksanakan pembiayaan syariah.
dibandingkan pada tanggal 31 Desember 2023, yaitu sebesar Rp5.819.870 juta. Peningkatan                                       G. KEJADIAN ATAU TRANSAKSI YANG TIDAK NORMAL DAN JARANG TERJADI YANG
                                                                                                                                                                                                                                                  Sesuai dengan ketentuan Pasal 3 Ayat (2) Anggaran Dasar, Kegiatan Usaha Perseroan




                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                         Terbaik
tersebut sejalan dengan meningkatnya pembiayaan baru Perseroan yang tumbuh 47,55%                                                   DAPAT MEMPENGARUHI JUMLAH PENDAPATAN DAN PROFITABILITAS PERSEROAN
                                                                                                                                                                                                                                                  berdasarkan Anggaran Dasar dan/atau KBLI adalah Perusahaan Pembiayaan Konvensional
dibandingkan dengan tahun 2023.                                                                                               Tidak terdapat kejadian atau transaksi yang tidak normal dan jarang terjadi atau perubahan penting                  (64911) Unit Usaha Syariah Perusahaan Pembiayaan (64913), namun kegiatan usaha yang
Piutang Sewa Pembiayaan                                                                                                       dalam ekonomi yang dapat mempengaruhi jumlah pendapatan dan profitabilitas yang dilaporkan                          telah benar benar dijalankan saat ini adalah pembiayaan investasi, pembiayaan modal kerja,
                                                                                                                              dalam laporan keuangan yang telah diaudit untuk tahun 2024 dan 2023.                                                pembiayaan multiguna, pembiayaan sewa operasi dan pembiayaan syariah.
Jumlah piutang sewa pembiayaan neto pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar
Rp6.372.163 juta, yang mengalami penurunan sebesar Rp2.047.603 juta atau -24,3% dibandingkan                                                                                   FAKTOR RISIKO                                                      Perseroan telah melakukan penyesuaian terhadap maksud dan tujuan tersebut dengan Klasifikasi
pada tanggal 31 Desember 2023, yaitu sebesar Rp8.419.766 juta. Penurunan tersebut disebabkan                                                                                                                                                      Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2020, sebagaimana termaktub dalam Perizinan Berusaha
                                                                                                                              Sebagaimana halnya dengan bidang-bidang usaha lainnya, bidang usaha yang dijalankan
oleh pelunasan angsuran atas piutang sewa pembiayaan dan penurunan pembiayaan baru pada                                                                                                                                                           Berbasis Risiko Nomor Induk Perseroan: 8120003901675 tanggal 13 Mei 2022, Kode KBLI: 64911
                                                                                                                              Perseroan juga tidak terlepas dari risiko yang disebabkan oleh berbagai faktor yang dapat
segmen kendaraan non penumpang.                                                                                                                                                                                                                   Perusahaan Pembiayaan Konvensional.
                                                                                                                              mempengaruhi secara negatif kegiatan usaha Perseroan. Di bawah ini adalah uraian ringkasan
Tagihan Anjak Piutang                                                                                                         risiko yang dapat mempengaruhi kinerja Perseroan:                                                                   4. Prospek Usaha Perseroan
                                                                                                                                                                                                                                                  Beberapa lembaga keuangan internasional memproyeksikan bahwa pertumbuhan ekonomi
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       WASHINGTON, ID – Pemerintahan
Jumlah tagihan anjak piutang pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp51.230 juta,                                      a. Risiko Utama Yang Mempunyai Pengaruh Signifikan Terhadap Kelangsungan Usaha
yang mengalami peningkatan sebesar Rp47.165 juta atau 1.160,3% dibandingkan pada tanggal
31 Desember 2023, yaitu sebesar Rp4.065 juta. Peningkatan tersebut disebabkan oleh realisasi
                                                                                                                                    Perseroan
                                                                                                                                                                                                                                                  Indonesia tahun 2025 masih tetap stabil dikisaran 5%, lebih tinggi dari proyeksi pertumbuhan
                                                                                                                                                                                                                                                  ekonomi global yang mencapai 3,2%. Beberapa lembaga keuangan tersebut antara lain World                  Presiden Amerika Serikat (AS)
                                                                                                                                    1. Risiko Pembiayaan (Kredit)                                                                                 Bank dan International Monetary Fund (IMF) sebesar 5,1%, Asian Development Bank (ADB)
peningkatan pembiayaan baru tagihan anjak piutang di tahun 2024.
2. Liabilitas
                                                                                                                                    2. Risiko Pendanaan                                                                                           sebesar 5,0% serta Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD) sebesar
                                                                                                                                                                                                                                                  5,2%. Adapun Pemerintah Indonesia telah menetapkan target pertumbuhan ekonomi Indonesia
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              Donald Trump meminta
                                                                                                                              b. Risiko Usaha Yang Bersifat Material Baik Secara Langsung Maupun Tidak Langsung
                                                                                                   (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                                31 Desember
                                                                                                                                    Yang Dapat Mempengaruhi Hasil Usaha Dan Kondisi Keuangan
                                                                                                                                    1. Risiko Persaingan
                                                                                                                                                                                                                                                  tahun 2025 sebesar 5,2%.
                                                                                                                                                                                                                                                  Berdasarkan data yang di rilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS), pada Maret 2025 tingkat inflasi
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                          negara-negara mitra dagangnya
                                       URAIAN
                                                                                                                                                                                                                                                  Year-on-Year (y-on-y) sebesar 1,03%, sedangkan tingkat inflasi month to month (m-to-m) Maret
LIABILITAS
                                                                                         2024                 2023
                                                                                                                                    2. Risiko Investasi atau Aksi Korporasi
                                                                                                                                    3. Risiko Kegagalan Perseroan Dalam Memenuhi Peraturan Perundang-Undangan Yang
                                                                                                                                                                                                                                                  2025 sebesar 1,65% dan tingkat inflasi year to date (y-to-d) Maret 2025 sebesar 0,39%.                 menyodorkan penawaran terbaik
Utang bank - Neto pihak ketiga                                                            9.207.275           10.701.320                                                                                                                          Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) memproyeksikan piutang pembiayaan industri
Beban akrual                                                                                108.367              161.534
                                                                                                                                         Berlaku Dalam Industri Pembiayaan
                                                                                                                                    4. Risiko Perubahan Teknologi
                                                                                                                                                                                                                                                  multifinance ditargetkan tumbuh sebesar 7%-8% pada tahun 2025. Proyeksi itu terbilang menurun        pada Rabu (03/06/2025). Pemerintah
                                                                                                                                                                                                                                                  dari proyeksi sebelumnya yang tumbuh sebesar 8%-10% pada 2025. Selain itu, Gabungan Industri
Utang pajak                                                                                      6.568               36.920
Utang lain-lain
                                                                                                                                    5. Risiko Kelangkaan Sumber Daya
                                                                                                                                    6. Risiko Reputasi
                                                                                                                                                                                                                                                  Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) juga memproyeksikan di tahun 2025 penjualan mobil
                                                                                                                                                                                                                                                  baru dapat dibukukan pada angka 900 ribu unit. Berdasarkan data terkini GAIKINDO dalam
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                         AS ingin mempercepat negosiasi
Pihak ketiga                                                                                211.460              163.847                                                                                                                          periode Januari hingga Februari 2025 total penjualan mobil secara whole sales di Indonesia
Pihak berelasi                                                                                   5.762                6.486
                                                                                                                                    7. Risiko Operasional
                                                                                                                              c. Risiko Umum
                                                                                                                                                                                                                                                  mencapai 134.227 unit. GAIKINDO memprediksi bahwa penjualan mobil akan membaik setelah               dengan beberapa negara mitra jelang
Total utang lain-lain                                                                       217.222              170.333                                                                                                                          Lebaran. Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) memproyeksikan penjualan sepeda
Liabilitas imbalan kerja karyawan                                                               22.490               23.184
                                                                                                                                    1. Risiko Perekonomian
                                                                                                                                    2. Risiko Perubahan Kurs Valuta Asing
                                                                                                                                                                                                                                                  motor dipasar domestik dapat mencapai 6,4-6,7 juta unit pada tahun 2025. AISI melaporkan bahwa
                                                                                                                                                                                                                                                  penjualan sepeda motor domestik mencapai 1.141.578 unit dalam dua bulan pertama tahun 2025.
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           tenggat waktu selama 90 hari.
Utang obligasi – Neto                                                                     4.386.610            2.529.613
                                                                                                                                    3. Risiko Kepatuhan Terhadap Peraturan Perundang-Undangan yang Berlaku Terkait                                Dengan tren penjualan otomotif yang diprediksi akan tumbuh, diikuti oleh proyeksi industri
Utang derivatif                                                                                 30.770               10.151
                                                                                                                                         Bidang Usaha Perseroan                                                                                   pembiayaan yang positif, perusahaan pembiayaan diharapkan mampu menjaga performa bisnis
TOTAL LIABILITAS                                                                         13.979.302           13.633.055




                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             Investor 6 (242) x 540
                                                                                                                                    4. Risiko Hukum                                                                                               dan operasional dalam menghadapi tantangan di tahun 2025.
Total Liabilitas                                                                                                                    5. Risiko Kebijakan Pemerintah                                                                                Di tahun 2025, Perseroan akan terus menjaga komitmennya untuk menjadi perusahaan                     Oleh Happy Amanda Amalia
Pada tahun 2024, jumlah liabilitas Perseroan sebesar Rp13.979.302 juta mengalami peningkatan                                        6. Risiko Ketentuan atau Peraturan Internasional                                                              pembiayaan yang mampu menghadirkan solusi finansial untuk mewujudkan kebutuhan
Rp346.247 juta atau 2,53% dari Rp13.633.055 juta pada tahun 2023. Penerbitan obligasi                                                                                                                                                             finansial nasabah di seluruh Indonesia dengan didukung oleh semangat untuk memberikan
                                                                                                                              d. Risiko Investasi Yang Berkaitan Dengan Obligasi
merupakan kontributor terbesar dalam peningkatan liabilitas Perseroan pada tahun 2024                                                                                                                                                             yang terbaik. Sesuai dengan kebijakan strategis yang telah disusun, Perseroan akan fokus




                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       D
                                                                                                                                    1. Risiko tidak likuidnya Obligasi                                                                            mengejar pertumbuhan yang berkualitas. Perseroan sebagai perusahaan pembiayaan konsisten
dibandingkan dengan tahun 2023 baik liabilitas jangka pendek dan jangka panjang. Pada
                                                                                                                                    2. Risiko gagal bayar                                                                                         melakukan inovasi dalam mengembangkan beragam produk pembiayaan untuk menggarap pasar
tanggal 31 Desember 2024, jumlah liabilitas jangka pendek sebesar Rp7.549.653 juta mengalami
peningkatan sebesar Rp 8.291 juta atau 0,11% menjadi Rp7.541.362 juta yang disebabkan                                         Keterangan lebih lanjut mengenai risiko usaha Perseroan dapat dilihat pada Bab VI Prospektus                        pembiayaan baru yang potensial, namun tetap fokus pada pembiayaan terkait industri otomotif.                      raf surat dari kantor Perwakilan
                                                                                                                                                                                                                                                  Perseroan juga menargetkan diversifikasi produk pembiayaan dengan tujuan memitigasi risiko dan
obligasi yang diterbitkan. Liabilitas jangka panjang mengalami peningkatan sebesar Rp337.956                                  mengenai Faktor Risiko.
                                                                                                                                                                                                                                                  mengantisipasi fluktuasi permintaan pada segmen pembiayaan tertentu.
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    Dagang Amerika Serikat (United
juta atau 5,5% dari Rp 6.091.693 juta pada tahun 2023 menjadi Rp 6.426.649 juta pada tahun 2024
yang disebabkan obligasi diterbitkan.
                                                                                                                                       KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
                                                                                                                                                                                                                                                  Perseroan berkomitmen untuk selalu beradaptasi dengan dinamika pasar, terus menjaga kualitas                      States Trade Representative/USTR)
                                                                                                                              Perseroan menyatakan bahwa tidak terdapat kejadian penting yang mempunyai dampak material                           aset, intensifikasi pengumpulan dan mengutamakan aset berkualitas baik dalam mencapai target.
Utang Lain-lain                                                                                                               dan relevan setelah tanggal laporan keuangan Perseroan yang telah diaudit oleh KAP Purwantono,                      Pada aspek pemasaran, Perseroan mengembangkan program pemasaran, membuat saluran/
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    kepada para negara mitra yang
Jumlah utang lain-lain pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp217.222 juta, yang                                      Sungkoro & Surja, Akuntan Publik Independen, berdasarkan standar audit yang ditetapkan oleh                         jaringan bisnis dengan dealer lama dan baru atau merek lain, serta meningkatkan keterlibatan                      sedang bernegosiasi tarif mem-
mengalami peningkatan sebesar Rp46.889 juta atau 27,52% dibandingkan pada tanggal 31                                          IAPI dalam laporan audit tertanggal 15 Mei 2025 hingga Efektifnya Pernyataan Pendaftaran ini.                       pelanggan melalui saluran digital. Perseroan akan menggarap peluang bisnis yang dinilai mampu
Desember 2023, yaitu sebesar Rp170.333 juta. Peningkatan tersebut utamanya bersumber dari                                                                                                                                                         meningkatkan penjualan, seperti penyediaan produk baru dan optimalisasi penawaran pemasaran
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       berikan gambaran tentang bagaimana Trump
                                                                                                                                 KETERANGAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN USAHA, KECENDERUNGAN DAN
peningkatan utang asuransi dan lain-lain.
                                                                                                                                                         PROSPEK USAHA                                                                            di kantor cabang.                                                                                    ingin menyelesaikan negosiasi dengan puluhan
Utang Obligasi – neto                                                                                                                                                                                                                             5. Strategi Perseroan
Jumlah utang Obligasi neto pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp4.386.610 juta,
                                                                                                                              1. Riwayat Singkat Perseroan                                                                                                                                                                                             negara. Negosiasi ini sudah berlangsung sejak 9
                                                                                                                                                                                                                                                  Dalam melakukan melakukan kegiatan usaha pembiayaan, Perseroan menerapkan berbagai
yang mengalami peningkatan sebesar Rp1.856.997 juta atau 73,4% dibandingkan pada tanggal                                      Perseroan didirikan dengan nama “PT INDOMARU MULTI FINANCE” dan berkedudukan di
                                                                                                                                                                                                                                                  strategi usaha. Perseroan menyadari bahwa strategi yang dijalankan akan mempengaruhi                 April 2025, ketika Trump menunda sementara
31 Desember 2023, yaitu sebesar Rp2.529.613 juta. Peningkatan tersebut disebabkan oleh                                        Jakarta Timur, berdasarkan Akta Perseroan Terbatas PT Indomaru Multi Finance No. 2 tanggal
                                                                                                                                                                                                                                                  keberlanjutan usaha di masa mendatang.                                                               penerapan tarif "Liberation Day" selama 90 hari
penerbitan obligasi oleh Perseroan pada tahun 2024.                                                                           1 Nopember 1993 yang dibuat dihadapan Nurul Hidajati Handoko, S.H., Notaris di Jakarta dan
                                                                                                                              telah: (i) mendapatkan pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan                             Berikut adalah beberapa strategi pengembangan bisnis yang diterapkan oleh Perseroan:
3. Ekuitas                                                                                                                    Surat Keputusannya No. C2-14368.HT.01.01.TH.93 tanggal 24 Desember 1993, (ii) didaftarkan                           1. Mengoptimalkan pelayanan untuk menciptakan kesetiaan dealer dan konsumen terhadap
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       hingga 8 Juli 2025.
                                                                                                   (dalam jutaan Rupiah)      pada tanggal 11 April 1994 dalam buku register untuk maksud itu yang berada di PN Jakarta Timur                            Perseroan;                                                                                       Jeda tersebut diambil setelah pasar saham,
                                                                                                                              di bawah No. 191/Leg/1994, dan (iii) diumumkan dalam Tambahan No. 9640 dari Berita Negara                           2. Mengembangkan jaringan kerjasama dealer dengan dealer-dealer baru maupun merk-merk
                                       URAIAN
                                                                                                31 Desember
                                                                                                                              Republik Indonesia (“BNRI”) No. 94 tanggal 25 Nopember 1994 (“Akta Pendirian”). Selanjutnya,                               lainnya;
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       obligasi dan mata uang bergejolak, sebagai reaksi
                                                                                         2024                 2023
EKUITAS
                                                                                                                              berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Edaran Pemegang Saham PT Indomaru Multi Finance                               3. Meningkatkan komunikasi dengan dealer dan konsumen;                                               atas kebijakan tarif yang meluas. Belum diketa-
                                                                                                                              Sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 115 tanggal 27 Pebruari 2003
Modal saham – nilai nominal
                                                                                                                              yang dibuat dihadapan Muhammad Kholid Artha, S.H., Notaris di Jakarta dan telah (i) mendapat                        4. Melakukan marketing visit untuk memberikan motivasi dan solusi jika dealer menghadapi             hui negara mana saja yang menerima surat terse-
       Rp1.000.000 per saham
                                                                                                                              persetujuan dari Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan                                    masalah;
       Modal dasar – 2.000.000 saham
                                                                                                                              Surat Keputusan No. C-06773 HT.01.04.TH.2003 tanggal 28 Maret 2003, serta (ii) diumumkan                            5. Menambah tim marketing untuk menunjang peningkatan jumlah pembiayaan;                             but. Tetapi, surat itu ditujukan kepada negara-
       Modal ditempatkan dan disetor penuh – 1.042.000 saham pada
       tahun 2024 dan 2023                                                                1.042.000            1.042.000      dalam Tambahan No. 4788 dari BNRI No. 48 tanggal 17 Juni 2003, nama perseroan telah dirubah                         6. Mengembangkan program-program marketing dengan mempertimbangkan kondisi                           negara yang sedang melakukan negosiasi aktif,
                                                                                                                              menjadi bernama “PT Indomobil Finance Indonesia.”                                                                          persaingan yang ada;
Tambahan modal disetor
Penghasilan komprehensif lain
                                                                                              1.785                1.785
                                                                                                                              Pada tanggal diterbitkannya Prospektus Ringkas ini, Anggaran Dasar Perseroan telah                                  7. Melakukan promosi bersama;
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       termasuk melakukan pertemuan-pertemuan dan
       Keuntungan aktuarial atas liabilitas imbalan kerja – neto                              5.129                3.083      mengalami beberapa kali perubahan dengan demikian Anggaran Dasar Perseroan terakhir                                 8. Mengembangkan pembiayaan syariah, mutiguna, microfinance;                                         pertukaran dokumen.
       Kerugian kumulatif atas instrumen derivatif untuk lindung nilai arus kas - neto     (37.317)              (6.537)      adalah sebagaimana termaktub dalam Akta Pernyataan Keputusan Edaran Pemegang Saham
       Keuntungan revaluasi tanah                                                            70.488              70.488       PT Indomobil Finance Indonesia sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham No. 26
                                                                                                                                                                                                                                                  9. Melakukan segmentasi bidang usaha dari calon konsumen untuk mendapatkan target                       Sebagai informasi, AS sedang terlibat dalam
                                                                                                                                                                                                                                                         konsumen potensial;
Saldo laba                                                                                                                    tanggal 8 Januari 2024 yang dibuat di hadapan Muhammad Kholid, S.H., Notaris di Jakarta,
                                                                                                                                                                                                                                                  10. Memanfaatkan database konsumen untuk memperoleh pembiayaan baru;
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       negosiasi perdagangan, di antaranya dengan Uni
       Telah ditentukan penggunaannya                                                         2.300                2.200      dan telah (i) mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
       Belum ditentukan penggunaannya                                                     1.667.772            1.327.407      Indonesia berdasarkan Surat Keputusannya No.AHU-0001531.AH.01.02.Tahun 2024 tanggal 10                              11. Penggunaan media berbasis digital baik untuk pemasaran maupun digitalisasi pengembangan          Eropa (UE), Jepang, Vietnam dan India.
TOTAL EKUITAS                                                                             2.752.157            2.440.426      Januari 2024, (ii) diberitahukan kepada dan diterima serta dicatat dalam Database Sisminbakum                              proses internal.
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                                                             16.731.459           16.073.481      Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana ternyata dari Surat
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                          Pihak UE mengaku belum menerima surat
                                                                                                                                                                                                                                                  Adapun Strategi dan langkah-langkah konkret perusahaan untuk meningkatkan kuantitas dan
Total ekuitas Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp2.752.157 juta,
                                                                                                                              Penerimaan Pemberitahunan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0010518 tanggal 10                              kualitas penyaluran pembiayaan pada segmen UMKM sebagai berikut:                                     yang berisi permintaan dari pemerintahan
                                                                                                                              Januari 2024, (iii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0005160.AH.01.11.Tahun 2024
yang mengalami peningkatan sebesar Rp311.731 juta atau 12,77% dibandingkan pada tanggal                                       pada tanggal 10 Januari 2024 oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia,
                                                                                                                                                                                                                                                  Strategi:                                                                                            Trump agar setiap negara yang sedang berunding
31 Desember 2023, yaitu sebesar Rp2.440.426 juta. Peningkatan tersebut disebabkan oleh                                                                                                                                                            ● Menyediakan produk beragam dan keterjangkauan produk sehingga dapat diakses dan
peningkatan Saldo Laba yang Belum Ditentukan Penggunaannya dan keuntungan aktuarial atas
                                                                                                                              telah menyetujui perubahan redaksi Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan tentang Maksud dan
                                                                                                                                                                                                                                                         mampu memenuhi kebutuhan seluruh lapisan masyarakat;
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       menyampaikan penawaran terbaiknya. Setelah
                                                                                                                              Tujuan serta Kegiatan Usaha Perseroan, untuk disesuaikan dengan ketentuan KBLI 2020 dengan
liabilitas imbalan kerja – neto pada tahun 2024.                                                                              memperhatikan peraturan perundang undangan yang berlaku.                                                            ● Memberikan pembiayaan dengan biaya kompetitif dengan tetap menerapkan prinsip kehati-              menelepon Presiden Komisi Eropa Ursula von
                                                                                                                                                                                                                                                         hatian;
C.    ANALISIS RASIO IMBAL HASIL                                                                                              Perubahan-perubahan terhadap Anggaran Dasar Perseroan telah dilaksanakan sesuai dengan                                                                                                                                   der Leyen, Trump menetapkan tenggat waktu
Imbal Hasil Aset                                                                                                              ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.                                   ● Penggunaan teknologi informasi berbasis digital dalam proses pemasaran maupun
Tingkat imbal hasil aset menunjukkan kemampuan Perseroan dalam menghasilkan laba bersih                                       Kegiatan Usaha berdasarkan Akta Pendirian, sesuai ketentuan pasal 3 Anggaran Dasar, Maksud                                 operasional Perusahaan dengan tetap memastikan aspek keamanan data.                           9 Juli 2025 untuk melanjutkan pembicaraan
dari aset yang dimiliki Perseroan, yang diukur dari perbandingan antara laba tahun berjalan                                   dan Tujuan Perseroan ialah: menjalankan usaha-usaha dibidang consumers finance atau                                 Langkah konkret :                                                                                    antara AS dan UE.
                                                                                                                              pembiayaan konsumen yaitu kegiatan usaha pembiayaan untuk pengadaan barang berdasarkan                              ● Rencana pengembangan dan/ atau perluasan jaringan kantor;
terhadap jumlah aset.
                                                                                                                              kebutuhan konsumen dengan sistim pembayaran angsuran atau berkala oleh konsumen. Untuk
                                                                                                                                                                                                                                                  ● Mengembangkan jaringan kerjasama dengan dealer baru maupun merk-merk baru;
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                          Saat dikonfirmasi oleh Reuters, juru bicara
Tingkat imbal hasil aset Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024                                    mencapai maksud tersebut diatas Perseroan dapat bekerja sama dengan perusahaa-perusahaan
adalah 2,48%, mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan tahun 2023, yaitu sebesar                                        lainnya.                                                                                                            ● Optimalisasi fitur-fitur pada mobile apps until konsumen dan calon konsumen;                       Komisi Eropa menolak memberikan rincian men-
1,70%. Peningkatan ini disebabkan oleh efisiensinya pengelolaan aset dalam menghasilkan                                       Adapun pada saat pendirian, Perseroan juga memeperoleh izin usaha Perusahaan Pembiayaan                             ● Mengadakan online exhibition sebagai media kegiatan pemasaran.                                     genai dokumen dan penawaran yang dipertukar-
kenaikan laba tahun berjalan Perseroan seiring peningkatan laba tahun berjalan Perseroan di                                   untuk melakukan kegiatan Sewa Guna Usaha, Pembiayaan Konsumen dan Anjak Piutang                                     Perseroan juga memiliki strategi dan langkah-langkah konkret untuk merespon dukungan terhadap
tahun 2024.                                                                                                                   sebagaimana Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor KEP-169/KM.6/2003                                   kebijakan pemerintah dalam meningkatkan pertumbuhan dan memperkuat perekonomian nasional
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       kan antara Uni Eropa dan AS dalam pembicaraan
Imbal Hasil Ekuitas                                                                                                           tentang Perubahan atas Keputusan Menteri Keuangan Nomor 61/KMK.017/1994 Tentang                                     sebagai berikut:                                                                                     perdagangan mereka.
                                                                                                                              Pemberian Izin Usaha Lembaga Pembiayaan kepada PT Indomaru Multi Finance sebagaimana                                Strategi:
Tingkat imbal hasil ekuitas menunjukkan kemampuan Perseroan dalam menghasilkan laba tahun
                                                                                                                              telah diubah dengan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 223/KMK.017/1997 tanggal 12 Mei                                                                                                                                        Sehingga belum diketahui apakah surat terse-
berjalan dari ekuitas yang ditanamkan, yang diukur dari perbandingan antara laba tahun berjalan                                                                                                                                                   ● Mengembangkan channel pembayaran angsuran konsumen melalui ekosistem keuangan
terhadap jumlah ekuitas.
                                                                                                                              2003.                                                                                                                      digital;                                                                                      but telah dikirim kepada tim negosiasi setiap
                                                                                                                              Kemudian Anggaran Dasar Perseroan mengalami beberapa kali perubahan, sehingga Maksud dan
Tingkat imbal hasil ekuitas Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
                                                                                                                              Tujuan serta Kegiatan Usaha saat ini sesuai dengan Akta Perseroan Nomor 26 Tanggal 08 Januari
                                                                                                                                                                                                                                                  ● Mengembangkan jaringan kerjasama dengan dealer baru maupun merk-merk baru;                         negara mitra. Seorang juru bicara Komisi Eropa
adalah 15,10%, mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan tahun 2023, yaitu sebesar                                                                                                                                                           Langkah konkret :
11,20%. Peningkatan ini disebabkan oleh meningkatnya laba tahun berjalan pada 31 Desember
                                                                                                                              2024 yaitu menjadi sebagai berikut:
                                                                                                                                                                                                                                                  ● Bekerja sama dengan bank, penyedia dompet digital, e commerce dan penggunaan QRIS
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       menolak untuk memberikan rincian mengenai
                                                                                                                              1. Maksud dan tujuan Perseroan ialah Aktivitas Keuangan dan Asuransi (Kategori K).
2024.
                                                                                                                              2. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas, Perseroan dapat melaksanakan
                                                                                                                                                                                                                                                         sebagai media pembayaran angsuran konsumen;                                                   dokumen dan usulan yang saling ditawarkan
D.    SOLVABILITAS                                                                                                                 kegiatan usaha sebagai berikut:                                                                                ● Mengembangkan jaringan kerjasama dengan dealer baru maupun merk-merk baru.                         antara UE dan AS dalam pembicaraan perda-
Solvabilitas adalah kemampuan Perseroan dalam memenuhi kewajiban pinjaman jangka pendek                                            a. Perusahaan Pembiayaan Konvensional (64911):
maupun jangka panjang yang sudah jatuh tempo, yang tercermin dari perbandingan antara jumlah
                                                                                                                                                                                                                                                                      LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL                                        gangan.
                                                                                                                                         Mencakup usaha perusahaan pembiayaan yang diselenggarakan secara konvensional,
liabilitas dengan ekuitas dan juga perbandingan antara jumlah liabilitas dengan jumlah aset.                                             dengan kegiatan usaha meliputi pembiayaan barang dan/atau jasa, yaitu pembiayaan                         Akuntan Publik                : KAP Purwantono, Sungkoro & Surja                                        “Apa yang dapat kami katakan adalah bahwa
Perbandingan antara jumlah liabilitas dengan ekuitas pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024                                               investasi; pembiayaan modal kerja; pembiayaan multiguna; dan/atau kegiatan usaha                         Konsultan Hukum               : Thamrin & Rekan (“TR&Co”)
dan 2023 masing masing adalah sebesar 5,08 kali dan 5,59 kali. Sedangkan perbandingan antara                                             pembiayaan lain.                                                                                         Wali Amanat                   : PT Bank Mega Tbk                                                     setelah panggilan telepon baru-baru ini antara
jumlah liabilitas dengan aset masing-masing berada pada jumlah sebesar 0,84 kali pada tanggal                                      b. Unit Usaha Syariah Perusahaan Pembiayaan (64913):
                                                                                                                                                                                                                                                  Notaris
                                                                                                                                                                                                                                                  Pemeringkat Efek
                                                                                                                                                                                                                                                                                : Aulia Taufani, SH.,
                                                                                                                                                                                                                                                                                : PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO)
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       Presiden von der Leyen dan Trump, kedua
31 Desember 2024 dan 0,85 kali pada tanggal 31 Desember 2023.                                                                            Mencakup kegiatan unit kerja dari kantor pusat perusahaan pembiayaan yang
                                                                                                                                                                                                                                                                                               PERPAJAKAN
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       pihak sepakat untuk mempercepat laju pembic-
E.    ANALISIS ARUS KAS                                                                                                                  melaksanakan kegiatan pembiayaan syariah dan/atau berfungsi sebagai kantor induk
                                                                                                  (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                                                                         dari kantor yang melaksanakan pembiayaan syariah.                                                                                                                                                             araan,” ujar juru bicara tersebut, mengacu pada
                                                                                                                                                                                                                                                   CALON PEMBELI OBLIGASI DALAM PENAWARAN UMUM INI DIHARAPKAN UNTUK
                                                                                                31 Desember                   Kegiatan Usaha Perseroan berdasarkan Anggaran Dasar dan/atau KBLI adalah Perusahaan
                                                                                                                                                                                                                                                   BERKONSULTASI DENGAN KONSULTAN PAJAK MASING-MASING MENGENAI AKIBAT
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       pembicaraan minggu ini dengan tim teknis di
                                      Keterangan                                                                              Pembiayaan Konvensional (64911) Unit Usaha Syariah Perusahaan Pembiayaan (64913),
                                                                                         2024                 2023
                                                                                                                              namun kegiatan usaha yang telah benar benar dijalankan saat ini adalah pembiayaan investasi,                         PERPAJAKAN YANG TIMBUL DARI PENERIMAAN BUNGA OBLIGASI, PEMBELIAN,                                   Washington, serta pertemuan mendatang antara
Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktvitas Operasi                                  374.641            (715.630)      pembiayaan modal kerja, pembiayaan multiguna, pembiayaan sewa operasi dan pembiayaan                                 PEMILIKAN MAUPUN PENJUALAN OBLIGASI YANG DIBELI MELALUI PENAWARAN
Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Investasi                                               (62.255)             (63.518)      syariah.                                                                                                             UMUM INI.                                                                                           Komisioner Perdagangan UE Maros Sefcovic dan
Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan                                                 259.381              784.370      Berdasarkan Akta Pendirian, struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan pada                                                                                                                                Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer di Paris.
                                                                                                                                                                                                                                                         PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN FORMULIR PEMESANAN
Kenaikan neto kas dan setara kas                                                            571.767                   5.222   saat pendirian adalah sebagai berikut:
                                                                                                                                                                                                                                                                        PEMBELIAN OBLIGASI
Kas dan setara kas awal tahun                                                             1.088.135            1.083.596
Dampak neto perubahan nilai tukar atas kas dan setara kas                                        (745)                (683)
                                                                                                                                                                                                             Nilai Nominal Rp1.000.000 Per
                                                                                                                                                                                                                         Saham                    Prospektus dan Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi dapat diperoleh di kantor para Penjamin         Urgensi
                                                                                                                                                                  Permodalan                                                                      Pelaksana Emisi Obligasi pada tanggal 26 Juni 2025 pukul 09.00 WIB sampai dengan 30 Juni 2025
Kas dan setara kas akhir tahun                                                            1.659.157            1.088.135                                                                                       Saham
                                                                                                                                                                                                                               Jumlah Nilai
                                                                                                                                                                                                                              Nominal (Rp)        pukul 16.00 WIB di kantor masing-masing Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi sebagai berikut:
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           Isi surat tersebut menunjukkan urgensi
Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktvitas Operasi                                                                    Modal Dasar                                                                             8.000     8.000.000.000                                 PENJAMIN PELAKSANA EMISI EFEK                                            dalam pemerintahan untuk menyelesaikan
Kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
                                                                                                                              Modal Ditempatkan & Disetor Penuh
                                                                                                                              PT Indomobil Investment Corporation                                                    4.080       4.080.000.000
                                                                                                                                                                                                                                                           PT BRI Danareksa Sekuritas                            PT CIMB Niaga Sekuritas               kesepakatan-kesepakatan dengan tenggat waktu
Desember 2024 adalah sebesar Rp374.641 juta, mengalami kenaikan sebesar Rp1.090.271 juta
atau sebesar 152,35% jika dibandingkan pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar (Rp715.630                                       Marubeni Corporation                                                                   3.920       3.920.000.000
                                                                                                                                                                                                                                                               Gedung BRI II, Lantai 23                        Graha CIMB Niaga Lantai 25              yang ketat. Meskipun para pejabat, seperti pe-
                                                                                                                                                                                                                                                           Jl. Jend. Sudirman Kav. 44 - 46                       Jl. Jend. Sudirman Kav. 58
juta). Peningkatan ini terutama disebabkan karena adanya penurunan dari pengeluaran kas                                       Jumlah                                                                                 8.000       8.000.000.000
                                                                                                                                                                                                                                                                     Jakarta 10210                                      Jakarta 12190
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       nasihat ekonomi Gedung Putih Kevin Hassett
                                                                                                                              Jumlah Saham dalam Portepel                                                                0                   0
untuk transaksi sewa pembiayaan yang dikompensasi dengan penerimaan kas atas pembayaran                                                                                                                                                                          Tel. (021) 5091 4100                              Tel. (+6221) 5084 7847              telah berulang kali berjanji bahwa beberapa
angsuran kepada Perseroan atas transaksi sewa pembiayaan.
Kas Neto digunakan untuk Aktivitas Investasi
                                                                                                                              Pada tanggal diterbitkannya Prospektus Ringkas ini, tidak terdapat perubahan atas struktur
                                                                                                                              permodalan dan susunan pemegang saham serta komposisi kepemilikan saham dalam Perseroan
                                                                                                                                                                                                                                                                 Fax. (021) 2520 990                              www.cimbniaga-ibk.co.id              kesepakatan hampir selesai. Sejauh ini baru ada
                                                                                                                                                                                                                                                          www.bridanareksasekuritas.co.id                Email: jk.dcmproject@cimbniaga-ibk.co.id
Kas bersih digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal                               dalam 2 (dua) tahun terakhir. Dengan demikian struktur permodalan dan susunan pemegang                                     Email: debtcapitalmarket@brids.co.id
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       satu kesepakatan yang dicapai dengan mitra
                                                                                                                              saham serta komposisi kepemilikan saham dalam Perseroan yang terakhir adalah sebagaimana
31 Desember 2024 adalah sebesar Rp62.255 juta, mengalami penurunan sebesar Rp1.263 juta
                                                                                                                              termaktub dalam Akta No. 38/2020, sebagai berikut:                                                                        PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia                       PT Indo Premier Sekuritas
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       dagang utama AS, yakni Inggris.
atau sebesar 1,98%, dari sebesar Rp63.518 juta untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2023. Penurunan ini terutama disebabkan karena adanya penurunan perolehan aset                                                                                                      Nilai Nominal Rp1.000.000,- setiap saham
                                                                                                                                                                                                                                                        DBS Bank Tower, Ciputra World 1, Lt 32            Pacific Century Place, Lt 16, SCBD lot 10        Bahkan pakta terbatas itu lebih mirip
                                                                                                                                                                                                                                                             Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5                     Jl. Jend. Sudirman Kav. 52 - 53
hak guna sebesar Rp2.346 juta yang dikompensasikan dengan meningkatnya pembelian aset                                                                Keterangan
                                                                                                                                                                                     Jumlah Saham
                                                                                                                                                                                                        Jumlah Nilai Nominal
                                                                                                                                                                                                                                      %                             Jakarta 12940                                        Jakarta 12190
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       kerangka kerja untuk pembicaraan yang sedang
tetap sebesar Rp2.074 juta.                                                                                                                                                                                      (Rp)

Kas Neto diperoleh dari Aktivitas Pendanaan
                                                                                                                              Modal Dasar                                                  2.000.000          2.000.000.000.000
                                                                                                                                                                                                                                                                Telp.: (021) 3003 4900                             Telepon: (021) 5088 7168            berlangsung daripada kesepakatan final.
                                                                                                                                                                                                                                                             Faksimili: (021) 3003 4944                           Faksimili: (021) 5088 7167
Kas bersih diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
                                                                                                                              Modal Ditempatkan & Disetor Penuh
                                                                                                                                                                                                                                                                 www.dbsvickers.com                                  www.indopremier.com                   Dalam draf tersebut, AS meminta negara-
                                                                                                                              PT Indomobil Multi Jasa Tbk                                  1.041.052         1.041.052.000.000            99,91
31 Desember 2024 adalah sebesar Rp259.381 juta, mengalami penurunan sebesar Rp524.989
                                                                                                                              PT IMG Sejahtera Langgeng                                          948              948.000.000              0,09
                                                                                                                                                                                                                                                          Email: corporate.finance@dbs.com
                                                                                                                                                                                                                                                             dbsvisettlement@dbs.com
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                email: fixed.income@ipc.co.id          negara membuat daftar proposal terbaik mereka
juta atau sebesar 66,93%, dibandingkan pada tanggal 31 Desember 2023, yaitu sebesar
Rp784.370 juta. Penurunan ini terutama disebabkan karena berkurangnya penambahan utang                                        Jumlah                                                       1.042.000         1.042.000.000.000         100,00                                                                                                          di beberapa sektor penting, termasuk penawaran
                                                                                                                                                                                                                                                                 PT Mandiri Sekuritas                           PT RHB Sekuritas Indonesia
bank.                                                                                                                         Jumlah Saham Dalam Portepel                                    958.000           958.000.000.000
                                                                                                                                                                                                                                                           Menara Mandiri I, Lantai 24 - 25            Revenue Tower Lantai 10-11, District 8 - SCBD   tarif, juga kuota untuk pembelian produk-produk
Perseroan menjaga (manage) arus kas dengan cara menyesuaikan jumlah dan jangka waktu                                          2. Pengurusan dan Pengawasan                                                                                                 Jl. Jend Sudirman Kav. 54 - 55
                                                                                                                                                                                                                                                                      Jakarta 12190
                                                                                                                                                                                                                                                                                                               Jl. Jend. Sudirman Kav. 52 - 53
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Jakarta 12190, Indonesia
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       industri dan pertanian AS dan rencana demi
pinjaman dengan jumlah dan jangka waktu piutang konsumen agar tidak terjadi ketidaksesuaian                                   Pada tanggal diterbitkannya Prospektus Ringkas ini, susunan Anggota Direksi dan Dewan
(mismatch) antara arus kas yang diterima dari pelanggan dengan arus kas yang harus dibayarkan                                 Komisari Perseroan, berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Edaran Pemegang Saham
                                                                                                                                                                                                                                                                Telepon: (021) 526 3445                            Telepon: (021) 5093 9868            memperbaiki hambatan-hambatan non-tarif.
                                                                                                                                                                                                                                                               Faksimili: (021) 527 5701                          Faksimili: (021) 5093 9859
Perseroan kepada bank dan kewajiban obligasi.                                                                                 PT Indomobil Finance Indonesia sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham Nomor
                                                                                                                                                                                                                                                              www.mandirisekuritas.co.id                           www.rhbtradesmart.co.id
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           Ada pula hal-hal lain yang diminta, menurut
Likuiditas menunjukkan kemampuan Perseroan dalam memenuhi kewajiban yang jatuh tempo dari                                     18 tanggal 12 Juni 2023, dibuat di hadapan Muhammad Kholid Artha, S.H., Notaris di Jakarta,
                                                                                                                              yang telah (i) Diberitahukan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
                                                                                                                                                                                                                                                         email: divisi-fi@mandirisekuritas.co.id        email: rhbosk.id.fixedincome@rhbgroup.com      isi surat, termasuk komitmen terhadap perda-
sumber pendanaan arus kas dan/atau dari aset likuid berkualitas tinggi tanpa menganggu aktivitas
dan kondisi keuangan Perseroan. Perseroan mengelola likuiditas dengan menjaga kecukupan
                                                                                                                              sebagaimana ternyata dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No.
                                                                                                                                                                                                                                                                                   PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       gangan digital dan keamanan ekonomi, bersama
                                                                                                                              AHU-AH.01.09-0129341 tanggal 20 Juni 2023 dan (ii) Didaftarkan dalam Daftar Perseroan No.
dana simpanan, memperoleh fasilitas pinjaman dan dengan terus-menerus memonitor arus kas                                      AHU-0114573.AH.01.11 Tahun 2023 tanggal 20 Juni 2023 sebagai berikut:                                                                                      Gedung Artha Graha Lt. 18                                     dengan komitmen spesifik negara.
perkiraan dan arus kas aktual serta mencocokkan profil jatuh tempo aset dan liabilitas keuangan.                                                                                                                                                                                       Jl. Jend Sudirman Kav. 52 - 53
Perseroan juga melakukan monitor secara berkala posisi likuiditas terhadap limit maksimal. Untuk
                                                                                                                              Dewan Komisaris:
                                                                                                                                                                                                                                                                                                 Jakarta 12190                                             “AS akan mengevaluasi tanggapan-tanggapan
mengelola likuiditas jangka pendek, Perseroan memelihara kecukupan dana untuk membiayai                                       Presiden Komisaris
                                                                                                                              Komisaris
                                                                                                                                                                        : Jusak Kertowidjojo
                                                                                                                                                                        : Gunawan (Gunawan Effendi)
                                                                                                                                                                                                                                                                                             Tel: (021) 2924 9088
                                                                                                                                                                                                                                                                                            Fax: (021) 2924 9150
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       tersebut dalam beberapa hari, dan menawarkan
kebutuhan modal kerja yang berkelangsungan.
Tidak terdapat kecenderungan yang diketahui, permintaan, ikatan-ikatan, kejadian-kejadian
                                                                                                                              Komisaris Independen                      : Triyana Iskandarsjah                                                                                                www.trimegah.com                                         fondasi yang aman dan terukur, yang dapat
                                                                                                                                                                                                                                                                                           email: fit@trimegah.com
atau ketidakpastian yang mungkin mengakibatkan terjadinya peningkatan atau penurunan yang
                                                                                                                              Direksi:                                                                                                                                                                                                                 mencakup tingkat tarif resiprokal,” bunyi surat
material terhadap likuiditas Perseroan.                                                                                       Presiden Direktur                         : Edy Handojo Santoso
                                                                                                                                                                                                                                                   SETIAP CALON INVESTOR DIHARAPKAN MEMBACA KETERANGAN LEBIH LANJUT
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       tersebut.
Pola Arus Kas Sesuai Dengan Karakteristik dan Siklus Bisnis Perseroan                                                         Direktur                                  : Paulus A. Larosa
                                                                                                                              Direktur                                  : Sifra Viona Tjahjono
                                                                                                                                                                                                                                                   MENGENAI PENAWARAN UMUM INI MELALUI INFORMASI YANG TERSAJI DALAM                                        Salah seorang pejabat USTR mengungkap-
Arus kas masuk untuk kegiatan usaha Perseroan sebagian besar didanai oleh penerimaan kas                                                                                                                                                           PROSPEKTUS.
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       kan bahwa pembicaraan perdagangan sedang
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       berlangsung. (sumber lain)

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.34 MB
Published4 Jun 2025
Pages2
Characters229,696
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 41 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT INDOMOBIL FINANCE INDONESIA p.1 ×9
linked org PT Mandiri Sekuritas p.1 ×3
linked org Bank Mega Tbk p.1 ×15
linked org Asian Development Bank p.2
linked org Indomobil Multi Jasa Tbk p.2 ×2
linked person Jusak Kertowidjojo p.2
linked person Edy Handojo Santoso p.2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.1 ×2
possible org Bursa Efek Indonesia p.1 ×2
possible — DBS Vickers p.1 ×2
possible org DBS Bank p.2
possible person Prof. Dr. Satrio p.2
unresolved org PT Pemeringkat Efek Indonesia p.1 ×2
unresolved org PT Kustodian Sentral Efek Indonesia p.1 ×3
unresolved org Bank Indonesia p.1
unresolved org PT BRI Danareksa Sekuritas p.1 ×2
unresolved org PT CIMB Niaga Sekuritas p.1 ×2
unresolved org PT DBS Vickers Sekuritas p.1
unresolved org PT Indo Premier Sekuritas p.1 ×2
unresolved org PT Rhb Sekuritas Indonesia p.1 ×2
unresolved org PT Indomobil Tagihan p.2
unresolved person Muhammad Kholid Artha · Notaris p.2 ×6
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Piutang p.2
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.2 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.2 ×3
unresolved org Pusat Statistik p.2
unresolved org Purwantono p.2 ×2
unresolved org PT INDOMARU MULTI FINANCE p.2 ×4
unresolved person Nurul Hidajati Handoko · Notaris p.2
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.2
unresolved org Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.2
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Belum p.2
unresolved org Menteri Keuangan Republik Indonesia p.2
unresolved org Menteri Keuangan p.2 ×2
unresolved org Thamrin & Rekan p.2
unresolved person Aulia Taufani p.2
unresolved org PT Indomobil Investment Corporation p.2
unresolved org Marubeni Corporation p.2
unresolved org PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia p.2
unresolved org PT IMG Sejahtera Langgeng p.2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result