Skip to content
Back to announcement

20250603_PTSN_Laporan Informasi dan Fakta Material_31891290_lamp1.pdf

Other Text extracted PTSN

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 6

Page 1
                                                                    Graha ROI Formula 3rd Floor Suite 302
                                                                    Jl. Sultan Iskandar Muda No. 222
                                                                    Jakarta 12240
                                                                    Ph. +62 21 7245677
                                                                    Fax. +62 21 7253689
                                                                    Web: www.idrvaluer.co.id



Ref. No. 00006/2.0110-01/BS/04/0426/1/VI/2025                                 Jakarta, 02 Juni 2025


Kepada Yth,
Direksi
PT SAT NUSAPERSADA Tbk
Jl. Pelita VI No. 99
Batam 29443


Dengan hormat,

Dalam rangka memenuhi ketentuan-ketentuan yang diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
No. 17/POJK.04/2020 (“POJK 17/2020”), PT Sat Nusapersada Tbk (“Perseroan”) telah menunjuk KJPP
Ihot Dollar & Raymond (“ID&R”), sebagai Penilai Independen untuk memberikan pendapat atas
kelayakan rencana penambahan kegiatan usaha Perseroan (selanjutnya disebut “Rencana Transaksi”),
sesuai dengan Surat Penugasan No. 011/III/FS/25/KJPPID&R tertanggal 27 Maret 2025.

ID&R merupakan kantor jasa penilai publik yang terdaftar sebagai profesi penunjang di pasar modal
berdasarkan Surat Izin Usaha dari Menteri Keuangan No. 1408/KM.1/2012 tanggal 27 November 2012.
Rekan telah memenuhi persyaratan pendidikan profesional yang ditentukan dan/atau diselenggarakan
oleh asosiasi Penilai yang diakui Pemerintah dengan No. MAPPI: 06-S-01969 dan No. Izin: STTD.PB-
22/PJ-1/PM.2/2023.

Sebelumnya kami telah menerbitkan Laporan No. 00004/2.0110-01/BS/04/0426/1/IV/2025 tertanggal
30 April 2025 dan dengan ini kami menyatakan membatalkan laporan penilaian tersebut. Laporan ini
merupakan laporan revisi yang kami terbitkan kembali sehubungan dengan adanya tanggapan OJK
berdasarkan Surat No. S-251/PM.023/2025 tanggal 19 Mei 2025 dengan penambahan dan perbaikan
sebagai berikut:
1. Nama Akuntan Publik untuk laporan keuangan yang diaudit;
2. Penyesuaian informasi data profil dan perizinan Perseroan;
3. Kondisi pasar, pesaing usaha dan analisis SWOT dalam Analisis Kelayakan Pasar;
4. Penjelasan bahan baku mentah dan ahli profesional, proses produksi dalam Analisis Kelayakan
    Teknis;
5. Tabel Proyeksi Keuangan Sebelum dan Sesudah Rencana Transaksi;
6. Pengungkapan Payback Period serta tabel rincian perhitungan NPV dan IRR.

Identitas Pemberi Tugas

Nama             :   PT Sat Nusapersada Tbk
Bidang usaha     :   Industri Perakitan Elektronik
Alamat           :   Jl. Pelita VI No. 99, Batam 29443
Telepon          :   (62-778) 570 8888
Website          :   https://www.satnusa.com/in/
Page 2
Maksud dan Tujuan

Mengkaji kelayakan bisnis sehubungan dengan rencana penambahan kegiatan usaha Perseroan,
untuk memenuhi ketentuan-ketentuan sebagaimana diatur dalam POJK 17/2020 (selanjutnya disebut
“Rencana Transaksi”).

Objek Penilaian

Objek Penilaian berupa penambahan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) antara lain:
a) KBLI 20293: Industri Tinta;
b) KBLI 22220: Industri Barang dari Plastik untuk Pengemasan;
c) KBLI 26513: Industri Alat Ukur dan Alat Uji Elektronik;
d) KBLI 27520: Industri Peralatan Elektrotermal Rumah Tangga;
e) KBLI 29300: Industri Suku Cadang dan Aksesori Kendaraan Bermotor Roda Empat atau Lebih;
f) KBLI 32509: Industri Peralatan Kedokteran dan Kedokteran Gigi serta Perlengkapan Lainnya;
g) KBLI 52215: Aktivitas Perparkiran di Luar Badan Jalan (Off Street Parking).

Tanggal Penilaian

Tanggal pisah batas (cut off date) penilaian adalah per 31 Desember 2024, dimana batas tersebut
diambil atas dasar pertimbangan kepentingan dan tujuan penilaian.

Asumsi dan Kondisi Pembatas

Dalam menyusun Laporan Studi Kelayakan atas Rencana Transaksi, kami menggunakan beberapa
asumsi dan kondisi pembatas antara lain:
• Laporan Studi Kelayakan ini bersifat non-disclaimer opinion;
• Penilai telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan dalam proses
  penilaian;
• Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya keakuratannya;
• Penilai menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan kewajaran
  proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen Perseroan dengan kemampuan pencapaiannya
  (fiduciary duty);
• Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi keuangan yang
  telah disesuaikan;
• Laporan Studi Kelayakan ini terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia,
  yang dapat mempengaruhi operasional Perseroan;
• Penilai bertanggung jawab atas Laporan Studi Kelayakan ini dan kesimpulan nilai akhir;
• Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum objek penilaian dari Perseroan.
Page 3
Analisa Kelayakan Usaha

1. Analisa Kelayakan Pasar
  Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) dan subsektornya
  Menurut Mordor Intelligence, pasar teknologi informasi dan komunikasi di Indonesia diperkirakan
  mencapai USD 48,91 miliar pada tahun 2025 dan akan mengalami pertumbuhan hingga USD 72,53
  miliar pada tahun 2030, dengan tingkat pertumbuhan tahunan rata-rata (CAGR) sekitar 8,20%
  selama periode proyeksi tahun 2025-2030. Dengan adanya infrastruktur teknologi informasi dan
  komunikasi yang terus berkembang, diharapkan Indonesia menjadi lebih siap menghadapi era
  digital dan diproyeksikan menjadi salah satu pasar teknologi informasi dan komunikasi yang
  menjanjikan di Asia Tenggara.
  Berdasarkan data 6W Research, pasar manufaktur peralatan rumah tangga di Indonesia
  diperkirakan akan mencapai Rp 83,5 triliun pada tahun 2025 dan tumbuh pada tingkat CAGR sekitar
  5,6% selama periode proyeksi tahun 2025-2031. Berdasarkan data Statista, pendapatan untuk
  industri peralatan rumah tangga di Indonesia diproyeksikan mencapai USD 19,81 miliar pada tahun
  2025. Penjualan secara online pada tahun 2025 diproyeksikan akan berkontribusi sekitar 26,4% dari
  total pendapatan di industri peralatan rumah tangga. Industri ini diperkirakan mengalami
  pertumbuhan CAGR sekitar 5,91% pada tahun 2025-2030.
  Berdasarkan data 6W Research, pasar digital printing di Indonesia diproyeksikan akan bertumbuh
  pada CAGR 10,4% pada tahun 2025-2031. Pendorong utama pasar digital printing ini didorong oleh
  meningkatnya permintaan akan solusi cetak dan pengemasan berkualitas tinggi, meningkatnya
  investasi dalam aktivitas penelitian dan pengembangan serta kemajuan teknologi. Berdasarkan data
  Statista, pendapatan pasar printer dan mesin fotokopi diproyeksikan mencapai USD 211,8 juta pada
  tahun 2025, dengan CAGR sebesar 2,04% pada tahun 2025-2029. Volume dari pasar printer dan
  mesin fotokopi diproyeksikan akan mencapai 3,3 juta unit pada tahun 2029. Permintaan di industri
  ini berkembang pesat karena meningkatnya kebutuhan akan peralatan kantor yang efisien dan
  hemat biaya.
  Suku Cadang dan Aksesori Kendaraan Bermotor
  Berdasarkan data 6W Research, pasar komponen otomotif Indonesia kemungkinan akan
  mengalami peningkatan tingkat pertumbuhan yang konsisten pada tahun 2025 sekitar 4,49% dan
  diprediksi terus meningkat menjadi sekitar 6,26% pada tahun 2029. Pasar komponen otomotif
  Indonesia diproyeksikan akan tumbuh pada tingkat pertumbuhan sekitar 5,37% pada tahun 2027,
  secara kolektif di kawasan Asia yang dipimpin oleh China, membentuk lingkungan pasar yang
  dinamis dan terus berkembang yang didorong oleh inovasi dan meningkatnya adopsi teknologi baru.
  Pasar komponen otomotif yang lebih luas di Indonesia terutama didorong oleh pertumbuhan sektor
  otomotif secara keseluruhan. Seiring dengan pertumbuhan ekonomi negara dan berlanjutnya
  urbanisasi, permintaan akan kendaraan, baik kendaraan komersial maupun penumpang juga
  mengalami peningkatan. Hal tersebut secara langsung menyebabkan permintaan yang lebih tinggi
  untuk berbagai komponen otomotif seperti rem, sistem suspensi, komponen listrik dan banyak lagi.
  Selain itu, tren terhadap kustomisasi kendaraan dan peningkatan purnajual semakin berkontribusi
  terhadap pertumbuhan pasar. Namun, industri ini tetap tidak dapat menghindari tantangan seperti
  harga bahan baku yang berfluktuasi dan tekanan untuk mengintegrasikan teknologi canggih serta
  menjaga harga produk tetap terjangkau memerlukan pengambilan keputusan yang strategis untuk
  memastikan profitabilitas dan daya saing.
Page 4
  Barang dari Plastik untuk Pengemasan
  Industri manufaktur di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, seiring dengan
  meningkatnya permintaan produk berbahan plastik di berbagai sektor. Menurut data dari Mordor
  Inteligence, pasar kemasan plastik di Indonesia diproyeksikan mencapai USD 10,47 miliar pada
  tahun 2025 dengan CAGR sekitar 6,65% pada tahun 2025-2030, yang diproyeksikan pada tahun
  2030 akan mencapai USD 14,45 miliar.
  Menurut data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), industri otomotif
  termasuk komponennya juga menyumbang sekitar 10-15% dari total permintaan plastik di
  Indonesia. Kebutuhan sektor konstruksi juga menyumbang permintaan signifikan terhadap produk
  plastik seperti pipa, fitting dan komponen lainnya. Produk elektronik seperti casing smartphone,
  televisi dan perangkat rumah tangga juga menggunakan bahan plastik, dengan proyeksi
  pertumbuhan industri elektronik diperkirakan mencapai CAGR sekitar 5% untuk lima tahun ke
  depan. Selain itu, permintaan terhadap alat kesehatan berbahan plastik, termasuk syringe, botol
  obat dan alat medis lainnya. Menurut laporan dari Statista, industri kemasan plastik di Indonesia
  diproyeksikan tumbuh dengan CAGR sekitar 4,2% hingga tahun 2026.
  Alat Kesehatan dan Perlengkapan Medis Lainnya
  Menurut Kepala Pusat Riset Teknologi Pengujian dan Standar Badan Riset dan Inovasi Nasional
  (BRIN), perkembangan industri alkes di Indonesia menunjukkan peningkatan yang cukup pesat
  pada tahun 2024, terutama dengan penyerapan produk dalam negeri yang melonjak hingga sekitar
  48% pada tahun 2024. Dengan adanya peningkatan yang cukup positif di industri tersebut,
  menjadikan Indonesia negara yang dapat mandiri di sektor alkes yang memang banyak dibutuhkan.
  Tren ini juga menjadi indikasi positif bagi Indonesia dalam mencapai kemandirian di sektor alkes.
  Berdasarkan data BPS, ekspor komoditas peralatan kedokteran dan kedokteran gigi mencapai
  USD 265,90 juta pada tahun 2024 yang meningkat sekitar 1,58% dibandingkan tahun 2023 yang
  sebesar USD 261,75 juta. Berdasarkan negara tujuan, pada tahun 2024, komoditas ini sebagian
  besar di ekspor ke Singapura sebesar USD 94,66 juta atau sekitar 35,60% terhadap nilai ekspor
  komoditas peralatan kedokteran dan kedokteran gigi. Diikuti oleh Amerika Serikat sebesar
  USD 30,64 juta (11,52%), Malaysia sebesar USD 17,51 juta (6,59%) dan India sebesar USD 13,26
  juta (4,99%).

2. Analisa Kelayakan Teknis
  Perseroan merupakan perusahaan publik yang menjalankan kegiatan usaha utama dalam bidang
  penyediaan jasa perakitan barang elektronika. Perseroan menyediakan jasa perakitan elektronika
  berkualitas untuk berbagai industri seperti industri otomotif, komunikasi, transportasi, peralatan
  rumah tangga dan industri lainnya. Perseroan menyediakan sejumlah solusi untuk menjawab
  kebutuhan elektronik para pelanggan Perseroan (one stop solution), mulai dari pembuatan produk,
  pengujian, pengemasan dan pengiriman hingga ke pelanggan akhir. Sesuai dengan rencana bisnis
  Perseroan untuk menjadi perusahaan publik yang terpercaya dan eksistensinya tetap terjaga,
  Perseroan berencana untuk melakukan penambahan kegiatan usaha baru melalui penambahan
  KBLI di bidang jasa perakitan alat ukur dan alat uji elektronik, peralatan elektrotermal, suku cadang
  dan aksesori kendaraan bermotor, wadah tinta printer, manufaktur kemasan plastik dan
  perlengkapan medis serta aktivitas perparkiran.
  Atas kegiatan usaha barunya, Perseroan akan menjalin kerjasama dengan para pelanggan yang
  membutuhkan jasa manufaktur atau perakitan yang disediakan oleh Perseroan baik para pelanggan
  di dalam negeri maupun di luar negeri yang bergerak dalam berbagai bidang usaha. Dalam hal
  penyediaan jasa perakitan, Perseroan melakukan pembuatan atau produksi produk sesuai dengan
  permintaan desain dan kebutuhan para pelanggan atas produk tersebut. Selain memproduksi,
  Perseroan juga melakukan pengujian terhadap produk tersebut sebelum dilakukan pengiriman
Page 5
  produk jadi kepada para pelanggan. Perseroan selalu memastikan bahwa hasil produksi dikirimkan
  secara tepat waktu untuk memenuhi harapan para pelanggan. Terkait pendistribusian produk yang
  telah dirakit atau dimanufaktur oleh Perseroan, nantinya masing-masing akan dilakukan oleh para
  pelanggan Perseroan kepada para konsumennya sendiri atau pengguna akhir.

3. Analisa Kelayakan Pola Bisnis
  Dalam proses pemberian jasa perakitan dan manufaktur, Perseroan akan menjalin kontrak
  kerjasama sesuai dengan kebutuhan para pelanggan, yang kemudian akan dilakukan
  penandatanganan perjanjian kerjasama antara Perseroan dan para pelanggan. Setelah terjadinya
  kesepakatan bersama, Perseroan dan para pelanggan akan menegosiasikan harga dan diskusi
  lebih detil mengenai bahan baku atau material yang dibutuhkan, transportasi, cara pembayaran dan
  berbagai hal lainnya yang akan dimuat dalam kontrak perjanjian.
  Setiap pelanggan Perseroan dapat berasal dari industri yang berbeda-beda dan tentunya
  mempunyai spesifikasi produk yang berbeda-beda, sehingga proses produksi tersebut juga akan
  berbeda satu sama lain. Dalam hal pengadaan bahan baku, nantinya Perseroan akan mengikuti
  daftar bahan baku dan spesifikasi komponen yang diberikan atau disyaratkan oleh para pelanggan.
  Setelah tahap produksi selesai nantinya produk-produk tersebut akan dikirimkan kepada para
  pelanggan sesuai dengan jangka waktu dan lokasi pengiriman yang telah disepakati antara
  Perseroan dan para pelanggan. Dalam tahap akhir, bagian keuangan Perseroan kemudian akan
  melakukan penagihan (invoicing) sesuai dengan harga yang telah disepakati oleh Perseroan dan
  para pelanggan dalam kontrak perjanjian.

4. Analisa Kelayakan Model Manajemen
  Perseroan dalam melakukan penambahan kegiatan usaha ini membutuhkan tenaga ahli yang dapat
  mendukung usaha baru Perseroan. Selama menjalankan kegiatan operasionalnya, Perseroan
  menyadari bahwa Sumber Daya Manusia (SDM) berperan sangat penting atas keberhasilan usaha
  yang dijalankan sehingga selalu menempatkan karyawannya pada posisi yang sesuai dengan
  keahlian dan kemampuannya agar dapat berkontribusi secara efektif dan efisien. Selain itu, selalu
  memperhatikan pengembangan dan kualitas SDM-nya melalui program pengembangan kompetensi
  serta evaluasi pengelolaan SDM secara berkala. Berdasarkan hal tersebut, Perseroan berencana
  untuk menambah tenaga-tenaga yang kompeten dalam mendukung kegiatan operasional Perseroan
  pada bidang jasa perakitan, manufaktur dan aktivitas perparkiran.
  Saat ini, Perseroan telah memiliki komisaris dan direksi yang cukup memadai untuk mendukung
  kegiatan usaha barunya di bidang jasa perakitan alat ukur dan alat uji elektronik, peralatan
  elektrotermal, suku cadang dan aksesori kendaraan bermotor, wadah tinta printer, manufaktur
  kemasan plastik dan perlengkapan medis serta aktivitas perparkiran, Perseroan telah
  memperhatikan dan mempertimbangkan susunan manajemen yang lengkap dengan adanya
  pembagian konsentrasi manajerial di bidang utama seperti finansial, operasional dan pemasaran.

5. Analisa Kelayakan Keuangan Manajemen

  Untuk mengevaluasi kelayakan investasi pada Rencana Transaksi digunakan 2 (dua) indikator yaitu
  Net Present Value (NPV) dan Internal Rate of Return (IRR), yang didasarkan pada nilai kini arus kas
  bersih. Penggunaan NPV berarti mengukur nilai kini dari pengeluaran investasi dan manfaat bisnis
  yang digambarkan oleh proyeksi manfaat neto.

  Nilai NPV mencerminkan selisih dari nilai sekarang arus kas masa datang dengan nilai investasi.
  Jika nilai NPV positif maka investasi tersebut dapat diterima sedangkan jika nilai NPV negatif,
  investasi tersebut sebaiknya tidak dilaksanakan. Nilai IRR mencerminkan besarnya tingkat bunga
Page 6
    yang apabila digunakan untuk mendiskonto seluruh selisih kas masuk akan menghasilkan jumlah
    kas yang sama dengan jumlah investasi.

    Analisa kelayakan keuangan manajemen Perseroan didasarkan pada proyeksi keuangan sesuai
    Rencana Transaksi berupa penambahan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI).
    Kelayakan investasi Perseroan dihitung dengan menggunakan dua indikator yaitu Net Present
    Value (NPV) dan Internal Rate of Return (IRR), dengan ringkasan sebagai berikut:

               Keterangan                   NPV (USD)                 IRR (%)
               KBLI baru                    5.122.770                 108,99


Kesimpulan

Berdasarkan hasil kajian dan analisa yang telah dilakukan terhadap seluruh aspek yang terkait dalam
rangka menentukan kelayakan usaha, kami berpendapat bahwa Rencana Transaksi yang akan
dilakukan oleh Perseroan adalah layak.

Mengingat bahwa ada kemungkinan terjadinya perbedaan waktu dari tanggal laporan ini disusun
dengan pelaksanaan Rencana Transaksi, maka kesimpulan di atas berlaku bila tidak ada penambahan
yang memiliki dampak yang signifikan terhadap nilai dan hubungan manajemen Perseroan dengan
pelaksanaan Rencana Transaksi, yang meliputi kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis
dan keuangan, peraturan Pemerintah Indonesia dan penambahan organisasi dan/atau manajemen
Perseroan setelah tanggal laporan ini dikeluarkan. Studi Kelayakan atas Rencana Transaksi mungkin
akan berbeda jika setelah tanggal laporan dikeluarkan terjadi perubahan-perubahan tersebut di atas.




Hormat kami,
KJPP Ihot Dollar & Raymond




Sulistyawati Sendjaja, MM, MAPPI (Cert.)
Business Valuation Partner
Izin Penilai       : B-1.15.00426
MAPPI              : 06-S-01969
STTD OJK           : STTD.PB-22/PM.2/2018

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.27 MB
Published3 Jun 2025
Pages6
Characters18,021
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 7 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org SAT NUSAPERSADA Tbk p.1 ×8
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.1
unresolved org KJPP Ihot Dollar p.1 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.1
unresolved org Riset dan Inovasi Nasional p.4
unresolved person Raymond Sulistyawati Sendjaja p.6
unresolved person Sulistyawati Sendjaja, MM, MAPPI (Cert.) · Business Valuation Partner p.6

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result