Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1
LAMPIRAN I – RESUME PUBLIC EXPOSE 2025
RESUME PAPARAN PUBLIK (“PUBLIC EXPOSE”) 2025
PT INDUSTRI DAN PERDAGANGAN BINTRACO DHARMA Tbk
(“Perseroan”)
Waktu dan Tempat:
Hari & Tanggal : Jumat, 23 Mei 2025
Waktu : 11:00 – 11:45 WIB
Format : Hybrid (Fisik dan webinar video konferensi)
Tempat : Gedung CARSWORLD Lantai 1
Jl. Sunburst CBD Lot II Nomor 3, BSD City, Serpong,
Tangerang Selatan 15321
Peserta:
A. Manajemen Perseroan:
Direktur Utama : Benny Redjo Setyono
Direktur : Hartono Dinata
B. Moderator : Yosef
C. Undangan, investor terdaftar, dan jurnalis berjumlah 30 orang.
Susunan Acara:
1. Moderator Yosef selaku Investor Relations membuka acara;
2. Direktur Utama Bp. Benny Redjo Setyono menyampaikan Paparan Kinerja Maret 2025;
3. Sesi tanya jawab melalui fasilitas Q&A yang dipandu Moderator.
Sesi Tanya Jawab:
Setelah paparan disampaikan oleh Direktur Utama Bp. Benny Redjo Setyono, kegiatan dilanjutkan
dengan sesi Tanya Jawab. Sesi Tanya Jawab berlangsung selama kurang lebih 20 menit. Peserta
yang hendak mengajukan pertanyaan diharapkan menginput pertanyaannya lebih dahulu pada
kolom chat QnA yang tersedia pada display webinar bagi yang tergabung secara online sementara
yang hadir secara langsung dapat mengajukan pertanyaan dengan mengangkat tangan terlebih
dahulu.
Page 2
LAMPIRAN I – RESUME PUBLIC EXPOSE 2025
Berikut ini adalah ringkasan pertanyaan, jawaban, dan tanggapan sepanjang sesi.
Pertanyaan dari Ana, wartawan suararealitas.co
1. - Apa langkah Bintraco dalam menjaga profitabilitas di tengah lesunya pasar otomotif nasional?
- Apakah ada rencana diversifikasi bisnis baru atau ekspansi di tengah dinamika pasar saat ini?
Jawaban:
Dalam menjaga profitabilitas di tengah tantangan pasar otomotif nasional, Perseroan
mengambil pendekatan yang berfokus pada efisiensi biaya dan peningkatan kualitas layanan.
Perseroan membangun kekuatan melalui kolaborasi di dalam ekosistem internal perusahaan,
kemitraan erat dengan prinsipal Toyota, serta pemanfaatan value chain nasional secara
menyeluruh untuk memahami dan memenuhi kebutuhan pelanggan dengan lebih tepat.
Perseroan juga terus memperkuat program retensi pelanggan melalui berbagai inisiatif seperti
SMART Installment dan SIP, yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan agar siklus layanan
dari pra-penjualan, penjualan, perawatan, retensi hingga trade-in tetap terjaga. Pelanggan kami
pandang sebagai aset utama, sehingga pelayanan terbaik menjadi prioritas dalam menjaga
loyalitas dan keberlanjutan bisnis.
Untuk ekspansi, kami tetap fokus di sektor otomotif, dengan rencana strategis seperti relokasi
cabang Cilacap (telah berusia 50 tahun) dan ada perluasan bengkel BP, yang bertujuan
meningkatkan kapasitas layanan dan produktivitas. Selain itu, kami juga sedang
mengembangkan arsitektur digital sebagai fondasi efisiensi jangka panjang. Total capex sekitar
Rp55 miliar telah dialokasikan untuk mendukung rencana ini di tahun 2025.
2. Pertanyaan secara online dari Vina, wartawan Kontan
- Apakah akan tambah dealer baru tahun ini? Berapa alokasi capex yg disiapkan di 2025?
- Untuk kinerja Q1 CARS terpantau cukup lesu. Bagaimana proyeksi Q2 dan akhir tahun? Apa
yang bisa menjadi katalis positif bagi Perseroan?
- Bagaimana strategi CARS untuk dapat mencapai target kinerja tahun ini?
Jawaban:
Sebagian pertanyaan secara online memiliki kesamaan dengan pertanyaan sebelumnya,
terutama terkait alokasi capex dan strategi perusahaan dalam menghadapi tantangan tahun
2025. Sebagai penegasan, anggaran belanja modal yang direncanakan sekitar Rp55 miliar akan
difokuskan pada relokasi dealer di Cilacap, perluasan fasilitas bengkel BP, serta pengembangan
arsitektur digital. Strategi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan
sekaligus mendukung produktivitas jangka panjang Perseroan.
Jika ada pertanyaan yang belum terjawab sesuai dengan materi paparan publik mengingat
keterbatasan waktu maka dapat menghubungi Perseroan melalui email:
investor.relation@bintracodharma.com
Names mentioned 3 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.