Skip to content
Back to announcement

20250526_CASH_Laporan Informasi dan Fakta Material_31889380_lamp2.pdf

Other Text extracted CASH

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 23

Page 1
              KETERBUKAAN INFORMASI SEHUBUNGAN DENGAN
                        PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA
                               dalam rangka memenuhi
              Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17/POJK.04/2020
              tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha
              (“POJK 17/2020”) (“KETERBUKAAN INFORMASI”)

                                      DISCLOSURE OF
                                  INFORMATION RELATED
                                 TO ADDITIONAL BUSINESS
                                          ACTIVITIES
                                      to comply with
                    the Financial Services Authority Regulation No.
           17/POJK.04/2020 regarding Material Transaction and Change of
              Business Activities (“POJK 17/2020”) (“DISCLOSURE”)




                     PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk
                         (“Perseroan”) / (“Company”)
           Berkedudukan di Jakarta Pusat / Domiciled in Central Jakarta

                          Bidang Usaha / Line of Business:
                Penyedia Jasa Pembayaran / Financial Service Provider

                            Kantor Pusat / Head Office:
                        Gedung Atria @Sudirman Lantai 23,
                         Jalan Jenderal Sudirman Kav. 33A
                  Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang
                                 Jakarta Pusat 10220
                             https://www.cashlez.com/

DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS PERSEROAN, BAIK SECARA SENDIRI-SENDIRI
MAUPUN BERSAMA-SAMA, BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN
DAN KELENGKAPAN INFORMASI SEBAGAIMANA DIUNGKAPKAN DI DALAM
KETERBUKAAN INFORMASI INI DAN SETELAH MELAKUKAN PEMERIKSAAN SECARA
SEKSAMA, MENEGASKAN BAHWA INFORMASI YANG DIMUAT DALAM KETERBUKAAN
INFORMASI INI ADALAH BENAR DAN TIDAK ADA FAKTA PENTING MATERIAL DAN
RELEVAN YANG TIDAK DIUNGKAPKAN ATAU DIHILANGKAN DALAM KETERBUKAAN
INFORMASI INI SEHINGGA MENYEBABKAN INFORMASI YANG DIBERIKAN DALAM
KETERBUKAAN INFORMASI INI MENJADI TIDAK BENAR DAN/ATAU MENYESATKAN.

Keterbukaan Informasi kepada para pemegang saham ini dibuat dan ditujukan kepada Pemegang
Saham Perseroan dan masyarakat sehubungan dengan Perubahan Kegiatan Usaha (sebagaimana
didefinisikan di bawah) dan dalam rangka memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.
17/POJK.4/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.


       Keterbukaan Informasi ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 26 Mei 2025
Page 2
Keterbukaan Informasi ini dibuat sehubungan dengan rencana Perseroan untuk menambah
kegiatan usahanya dengan merujuk pada Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia
(“KBLI”) tahun 2020 yang diatur dalam Peraturan Badan Pusat Statistik No. 2 tahun 2020
tentang Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (“Penambahan Kegiatan Usaha”).


Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, rencana Penambahan Kegiatan Usaha tersebut perlu
mendapatkan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan. Perseroan bermaksud
untuk meminta persetujuan tersebut dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan
yang rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 28 Mei 2025 (“RUPST”).


       II. URAIAN MENGENAI PERUSAHAAN / SUMMARY OF THE COMPANY



Riwayat Singkat
Perseroan adalah salah satu perusahaan penyedia jasa pembayaran di Indonesia yang didirikan
tahun 2015 berdasarkan Akta No. 1 Tanggal 12 Januari 2015 yang diterbitkan oleh Notaris
Novita Puspitarini, S.H., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan, yang telah memperoleh
status badan hukum dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
sebagaimana ditegaskan dalam Surat Keputusan Nomor AHU0001712.AH.01.01. Tahun 2015
tanggal 15 Januari 2015 dan terdaftar dalam Daftar Perusahaan Nomor AHU-0004087.
AH.01.11. Tahun 2015 tanggal 15 Januari 2015.

Anggaran dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan. Perubahan terakhir
sebagaimana termaktub dalam Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan
No. 50 tanggal 09 Januari 2025, yang dibuat di hadapan Jimmy Tanal, S.H., M.Kn., Notaris di
Jakarta, yang telah diterima dan dicatat dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-AH.01.09- 0028823 tanggal 23
Januari 2025
(“Anggaran Dasar”).

Susunan Permodalan dan Susunan Pemegang Saham

Struktur permodalan Perseroan per tanggal 31 Maret 2025 mengacu pada Akta Berita Acara
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 08 tanggal 05 Desember 2019, yang dibuat
dihadapan Notaris Edward Suharjo Wiryomartani, S.H., M.Kn., Notaris di Kota Administrasi
Jakarta Barat, sebagaimana ditegaskan dalam Surat Keputusan Kementerian Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-0102919.AH.01.02.TAHUN 2019 tanggal 09
Desember 2019 dan terdaftar dalam Daftar Perseroan No. AHU-0237671.AH.01.11.TAHUN
2019 tanggal 09 Desember 2019 serta Akta Pernyataan Keputusan Direksi di Luar Rapat No.
60 tanggal 31 Mei 2021, yang dibuat dihadapan Notaris Antonius Wahono Prawirodirdjo, S.H.,
Notaris di Kota Administrasi Jakarta Utara, yang telah diterima dan dicatat dalam Sistem
Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
No. AHU-AH.01.03-0341621 tanggal 31 Mei 2021 dan terdaftar dalam Daftar Perseroan No.
AHU-0096092.AH.01.11.TAHUN 2021 tanggal 31 Mei 2021.

Susunan pemegang saham per tanggal 31 Maret 2025 mengacu pada Akta Pernyataan
Keputusan Rapat No. 78 tanggal 19 September 2022, yang dibuat dihadapan Notaris Jose Dima
Satria, S.H., M.Kn., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan, yang telah diterima dan
dicatat dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia No. AHU-AH.01.09-0059784 tanggal 28 September 2022 dan terdaftar
dalam Daftar Perseroan No. AHU-0193536.AH.01.11.TAHUN 2022 tanggal 28 September
2022 serta berdasarkan Laporan Bulanan yang dikeluarkan oleh PT Sinartama Gunita selaku
Biro Administrasi Efek. Dengan tabel sebagai berikut:
Page 3
          Keterangan                     Jumlah Saham                                         Presentase
                                                                 Nilai Nominal (Rp)


Modal Dasar                           4.712.017.608              Rp56.544.211.296           100%


Modal Ditempatkan dan Disetor         1.431.112.517              Rp17.173.506.204           25%




Andri Wijono Sutiono                  436.169.044                Rp5.234.028.528            30.4773%




Hasim Sutiono                         380.168.351                Rp4.562.020.212            26.5643%




Masyarakat                            614.788.122                Rp7.377.457.464            42.9584%




Jumlah Modal Ditempatkan dan          1.431.125.517              Rp17.173.506.204           25%
Disetor Penuh


Saham dalam Portepel                  3.280.892.091              Rp39.370.705.092           75%




Susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan

Susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan per 17 April 2025 mengacu pada Akta Berita
Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 50 tanggal 9 Januari 2015 yang dibuat
dihadapan Notaris Jimmy Tanal, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta, yang telah diterima dan dicatat
dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia No. AHU-AH.01.09-0028823 tanggal 23 Januari 2025 dan terdaftar dalam
Daftar Perseroan No. AHU-0010384.AH.01.11.TAHUN 2025 tanggal 23 Januari 2025 sebagai
berikut:


                                           Direksi
        Presiden Direktur                               : Willy Chandry
        Direktur                                        : Hendrik Adrianto


                                     Dewan Komisaris
         Presiden Komisaris                         : Surya Aseanto Putra
         Komisaris Independen                       : Niniek S. Rahardja
Page 4
Kegiatan Usaha Perseroan

Perseroan menjalankan kegiatan usaha sebagaimana mengacu pada Akta Pernyataan Keputusan
Rapat No. 178 tanggal 31 Mei 2022, yang dibuat dihadapan Notaris Jose Dima Satria, S.H.,
M.Kn., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan, sebagaimana ditegaskan dalam Surat
Keputusan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-
0039361.AH.01.02.TAHUN 2022 tanggal 10 Juni 2022 dan terdaftar dalam Daftar Perseroan
No. AHU-0108434.AH.01.11.TAHUN 2022 tanggal 10 Juni 2022, yang pada saat ini mencakup
kegiatan usaha sebagai berikut:

No. KBLI*                Kegiatan Usaha Utama
1 63122           Portal Web Dan/Atau Platform Digital Dengan Tujuan Komersial


 2        66411   Penyedia Jasa
                  Pembayaran (PJP)
 3        62012   Aktivitas Pengembangan Aplikasi Perdagangan Melalui Internet (E-
                  Commerce)

 *) KBLI atau Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia adalah panduan bagi pelaku usaha di
 Indonesia untuk menentukan jenis kegiatan usaha yang akan dijalankan di Indonesia

Perseroan bermaksud untuk melakukan Penambahan Kegiatan Usaha, yaitu menambah
kegiatan usahanya saat ini dengan kegiatan usaha sebagai berikut:

     No.     KBLI          Kegiatan Usaha
      1      66413   Penyelenggara Penunjang Sistem Pembayaran

      2      58200   Penerbitan Piranti Lunak

      3      47414   Perdagangan Eceran Alat Telekomunikasi
      4      47793   Perdagangan Eceran Mesin Lainnya Dan Perlengkapannya




Ikhtisar Data Keuangan dan Rasio Keuangan Penting

Laporan studi kelayakan studi kelayakan adalah untuk periode 2020 sampai 2024 dengan
mengacu kepada laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2024 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Paul Hadiwinata,
Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan & Rekan dengan opini wajar yang menjadi dasar penyusunan
laporan studi kelayakan.

Dengan nomor Laporan Audit Independen (LAI), tanggal LAI, opini audit dan nama Akuntan
Publik untuk laporan keuangan yang diaudit atas masing-masing periode sebagai berikut:
 1. Laporan Keuangan Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
    dengan No. 00726/2.1133/AU.1/05/1929-2/1/III/2025 yang telah diaudit oleh KAP Paul
    Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan & Rekan dan telah di tanda tangani pada
    tanggal 27 Maret 2025 oleh Heri Setianto, S.E., CPA, dengan pendapat bahwa laporan
    keuangan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material.
 2. Laporan Keuangan Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember
    2023 dengan No. 00608/2.1133/AU.1/05/1929-1/1/III/2024 yang telah diaudit oleh KAP
    Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan & Rekan dan telah di tanda tangani
    pada tanggal 28 Maret 2024 oleh Heri Setianto, S.E., CPA, dengan pendapat bahwa laporan
    keuangan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material.
Page 5
     3. Laporan Keuangan Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022
        dengan No. 00566/2.1133/AU.1/05/0121-1/1/III/2023 yang telah diaudit oleh KAP Paul
        Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan & Rekan dan telah di tanda tangani pada
        tanggal 30 Maret 2023 oleh Akhyadi Wadisono, CPA, dengan pendapat bahwa laporan
        keuangan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material.
     4. Laporan Keuangan Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021
        dengan No. 00615/2.1133/AU.1/05/1601-2/1/III/2022 yang telah diaudit oleh KAP Paul
        Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan & Rekan dan telah di tanda tangani pada
        tanggal 28 Maret 2022 oleh Josef Surono, S.E., M.Ak., CPA , dengan pendapat bahwa
        laporan keuangan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material.
     5. Laporan Keuangan Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020
        dengan No. 00339/2.1133/AU.1/05/1601-1/1/III/2021 yang telah diaudit oleh KAP Paul
        Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan & Rekan dan telah di tanda tangani pada
        tanggal 18 Maret 2021 oleh Josef Surono, S.E., M.Ak., CPA , dengan pendapat bahwa
        laporan keuangan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material.

         A) Laporan Posisi Keuangan

     Uraian                      2020            2021            2022            2023            2024
     Aset Lancar                 127.939         86.702          48.903          60.880          53.705
     Aset Tidak Lancar           71.933          68.286          176.585         168.962         179.926
     Total Aset                  199.872         154.988         225.487         229.842         233.631
     Liabilitas Jangka           82.654          48.151          38.128          72.653          56.443
     Pendek
     Liabilitas Jangka           4.358           1.693           2.811           2.290           56.058
     Panjang
     Total liabilitas            87.012          49.844          40.939          74.943          112.501
     Total Ekuitas               112.860         105.144         184.548         154.899         121.130
     Total Liabilitas dan        199.872         154.988         225.487         229.842         233.631
     Ekuitas



         B) Laporan Laba (Rugi) dan Penghasilan Komprehensif Lain

     Description                 2020           2021            2022            2023             2024
     Pendapatan Usaha            84.320         140.851         128.980         194.879          138.344
     Beban Pokok                 52.309         103.965         99.095          178.748          119.335
     Pendapatan
     Beban umum dan              40.056         46.467          38.689          48.774           52.712
     Administrasi
     Laba (Rugi) Usaha           32.011         36.886          29.885          16.132           19.009
     Laba (Rugi) Bersih          (7.130)        (8.682)         (9.809)         (30.425)         (34.802)
     Laba (Rugi) per             (5.15)         (7.2)           (7.01)          (19.78)          (23.57)
     saham dilusian

         C) Laporan Arus Kas

     URAIAN                     2020             2021            2022           2023             2024
Arus Kas Aktivitas              17.926           (37.772)        (4.419)        (13.513)         (27.219)
Operasi
Arus Kas Aktivitas              (80.298)         9.949           (9.326)        (2.178)          (6.540)
Investasi
Arus Kas Aktivitas              79.789           (1.645)         9.802          18.590           35.501
Pendanaan
Kenaikan bersih kas dan         17.417           (29.467)        (3.943)        2.900            1.741
setara kas
Kas dan setara kas awal         26.014           43.431          13.464         9.520            12.420
Page 6
tahun
Kas dan Setara Kas                 43.431           13.964           9.520           12.420           14.161
Akhir Tahun

     Rasio Keuangan
     Rasio keuangan penting yang terdampak dengan informasi satuan (presentase /x) pada masing-masing rasio
     keuangan.

Description                2020          2021          2022            2023          2024             Average
Likuidity (X)
Rasio Lancar               1,55          1,80          1,28            0,84          0,95             1,28
Rasio Cepat                1,39          1,56          1,00            0,72          0,84             1,10
Solvability (%)
Rasio utang             43,53%        32,16%           18,16%       32,61%           48,15%           34,92%
terhadap aset
Rasio Utang             77,10%        47,40%           22,18%       48,38%           92,88%           57,59%
Terhadap ekuitas
Profitability (%)
ROA                      -3,57%       -5,60%           -4,35%      -13,24%          -14,90%            -8,33%
ROE                      -6,32%       -8,26%           -5,32%      -19,64%          -28,73%           -13,65%



         III. RINGKASAN LAPORAN PENILAI / SUMMARY OF APPRAISAL REPORT
Ringkasan Studi Kelayakan berdasarkan Laporan No. FDI.JKT/0009/LAP/B/SK/IV/2025
tanggal 17 April 2025 untuk PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk yang Disusun oleh Kantor
Jasa Penilai Publik (KJPP) Ferdinand, Danar, Ichsan, dan Rekan (“FDI&R”).

Ferdinand Pardede, salah satu Penilai Publik klasifikasi penilaian bisnis yang tergabung dalam
FDI&R, telah memiliki izin No. B-1.09.00089 dari Menteri Keuangan Republik Indonesia, dan
terdaftar di OJK dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal (Penilai Bisnis) No.
STTD.PB-17/PJ-1/PM.02/2023. Beliau adalah anggota dari Masyarakat Profesi Penilai Indonesia.

1.      Obyek Studi Kelayakan
        Objek Studi Kelayakan ini berupa penambahan/ perubahan kegiatan usaha pada perseroaan
        dengan penambahan 4 (empat) kegiatan usaha, dalam bidang Penyelenggara Penunjang
        Sistem Pembayaran (KBLI 66413), Penerbitan Piranti Lunak (software) (KBLI 58200),
        Perdagangan Eceran Alat Telekomunikasi (KBLI 47414), Perdagangan Eceran Mesin
        Lainnya dan Perlengkapannya (KBLI 47793).

2.      Maksud dan Tujuan
        Maksud dan tujuan laporan hasil analisis Studi Kelayakan atas Rencana penambahan/
        perubahan kegiatan usaha KBLI perusahaan, diperuntukan dalam rangka memenuhi Otoritas
        Jasa Keuangan (“OJK’) terkait dengan peraturan perusahaan public (terbuka), yaitu
        Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia No. 17/POJK.04/2020 tentang
        Transaksi Material dan perubahan Kegiatan Usaha.

3.      Asumsi dan Kondisi Pembatas
        Dalam penyusunan Laporan Studi Kelayakan, KJPP FDI&R menggunakan asumsi dan
        kondisi pembatas sebagai berikut:
        a.      Laporan Studi Kelayakan ini bersifat non-disclaimer opinion.
        b.      Penilai Independen telah melakukan penelaahan atas dokumen yang digunakan
                dalam proses Studi Kelayakan.
        c.      Dalam menyusun Laporan Studi Kelayakan ini, Penilai Independen mengandalkan
                keakuratan dan kelengkapan informasi yang disediakan oleh pemberi tugas atau data
                yang diperoleh dari informasi yang tersedia untuk publik dan informasi lainnya yang
                kami anggap relevan.
Page 7
     d.     Penilai Independen menggunakan proyeksi keuangan yang mencerminkan
            kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan
            pencapaiannya (fiduciary duty).
     e.     Penilai Independen bertanggung jawab atas pelaksanaan Studi Kelayakan.
     f.     Laporan Studi Kelayakan ini terbuka untuk publik.
     g.     Penilai Independen telah memperoleh informasi atas obyek Studi Kelayakan dari
            pemberi tugas.
     h.     Penilai Independen bertanggung jawab atas Laporan Studi Kelayakan ini.
     i.     Analisis-analisis, opini dan kesimpulan yang dibuat oleh penilai, serta Laporan Studi
            Kelayakan telah disusun sesuai dengan POJK No. 35/POJK.04/2020 Tahun 2020
            tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, SEOJK
            No. 17/SEOJK.04/2020 dan Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI), serta ketentuan
            Standar Penilaian Indonesia (SPI) (KEPI-SPI Edisi VII.2018).
     j.     KJPP FDI&R ingin menekankan bahwa hasil kajian, analisis, serta tanggung jawab
            kami secara khusus hanya terbatas pada aspek Studi Kelayakan atas obyek
            penugasan, di luar dari aspek perpajakan dan hukum karena hal tersebut berada di
            luar lingkup penugasan.
     k.     Laporan Studi Kelayakan ini dibuat dan ditujukan hanya kepada pemberi tugas,
            sesuai dengan maksud dan tujuan yang diungkapkan dalam Laporan Studi
            Kelayakan dan tidak dapat digunakan untuk maksud dan tujuan lainnya dan kami
            tidak bertanggung jawab jika laporan ini digunakan untuk tujuan lain.
     l.     Studi Kelayakan ini dilakukan sesuai dengan asumsi pada tanggal penilaian,
            sehingga pengguna Laporan Studi Kelayakan diminta untuk berhati-hati dalam
            menentukan relevansi antara hasil dengan kebutuhannya (terkait penggunaan hasil
            laporan).


4.   Metodologi Penilaian
     Dalam penyusunan Laporan Studi Kelayakan, KJPP FDI&R telah melakukan analisis
     dengan menggunakan pendekatan dan prosedur penilaian untuk transaksi yang diusulkan
     berdasarkan aspek-aspek berikut:
     a. Analisis Kelayakan Pasar
     b. Analisis Kelayakan Teknis
     c. Analisis Kelayakan Pola Bisnis
     d. Analisis Model Manajemen
     e. Analisis Kelayakan Keuangan

5.   Analisis Studi Kelayakan

     Analisis Kelayakan Pasar
     Digitalisasi mendorong pertumbuhan E-Commerce di Indonesia, dengan transaksi mencapai
     Rp1.100,87 triliun pada 2023, dan peran Payment Gateway semakin penting untuk sistem
     pembayaran yang aman. Peningkatan infrastruktur digital dan aplikasi keuangan mendorong
     pertumbuhan transaksi online, dengan E-Money sebagai alat pembayaran dominan,
     sementara Perseroan berkomitmen untuk mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan
     melalui integrasi aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan dalam operasional bisnisnya.

     Ekonomi digital Indonesia diproyeksikan tumbuh pesat, mencapai GMV USD90 miliar pada
     2024 dan USD200-300 miliar pada 2030, dengan E-Commerce sebagai penyumbang
     terbesar, sementara industri payment gateway berkembang pesat, menargetkan perusahaan
     besar, UMKM, dan masyarakat yang membutuhkan pembayaran aman. Laporan e-Conomy
     SEA 2024 menunjukkan pertumbuhan layanan keuangan digital, dengan pembayaran online,
     e-wallet, mobile banking, dan QRIS semakin populer seiring dengan peningkatan pengguna
     internet dan e-commerce.

     Beberapa penyedia layanan payment gateway di Indonesia termasuk Finpay, Midtrans,
     Doku, iPaymu, iPay88, Faspay, Xendit, Winpay, Prismalink, dan Duitku. Masing-masing
     menawarkan berbagai solusi pembayaran seperti transfer bank, e-wallet, kartu kredit, dan
     lainnya, serta bekerja sama dengan berbagai perusahaan besar dan UMKM.
Page 8
Perseroan memiliki rencana strategis yang sejalan dengan visi dan misi Perusahaan. Proses
distribusi dimulai dari supplier, disalurkan melalui partner dan end user/ merchant, dengan
pendapatan yang diperoleh dari jasa yang diberikan, termasuk layanan payment gateway
melalui aplikasi Cashlezz, Electronic Data Capture (EDC), dan produk jasa lainnya.

Analisis Kelayakan Teknis

Perseroan memiliki kapasitas dalam menjalankan kegiatan usaha sesuai dengan penambahan
4(empat) kegiatan usaha yaitu dalam bidang Penyelenggara Penunjang Sistem Pembayaran
(KBLI 66413), Penerbitan Piranti Lunak (software) (KBLI 58200), Perdagangan Eceran Alat
Telekomunikasi (KBLI 47414), Perdagangan Eceran Mesin Lainnya dan Perlengkapannya
(KBLI 47793).

Atas penambahan kegiatan usaha ini memerlukan peralatan teknologi, yang berupa mesin
POS Android dan produk teknologi Internet of Things (IoT). Sedangkan proses layanan jasa
yang dilakukan dapat terlihat dalam gambar berikut:




Analisis Kelayakan Pola Bisnis

Keunggulan kompetitif yang dimiliki saat ini adalah Perseroan telah memperolah izin dari
Bank Indonesia sebagai penyedia payment gateway, pengalaman sejak 2015 dengan lebih
dari 20.000 merchant, serta komitmen pada pelayanan maksimal untuk memenuhi kebutuhan
konsumen.

Kemampuan pesaing untuk meniru produk tergolong sulit karena Perseroan tidak hanya
dapat menyediakan EDC, tetapi juga dapat menyediakan software. Sedangkan kompetitor
lain banyak yang hanya dapat menyediakan EDC tanpa software.

Kemampuan dalam menciptkan nilai, dapat tercipta pada kemampuan Perseroan untuk terus
meningkatkan pendapatan melalui inovasi, strategi operasional yang efisien, dan ekspansi
yang berkelanjutan, sebagaimana tercermin dalam tren pertumbuhan positif selama lima
tahun terakhir.

Analisis Model Manajemen

Dalam menjalankan penambahan kegiatan usaha, Perseroan tidak melakukan penambahan
tenaga kerja tetapi menggunakan tenaga kerja yang dimiliki, dan tidak memerlukan tenaga
ahli yang professional. Sedangkan terkait dengan kekayaan intelektual saat ini Perseroan
telah memiliki sertifikat merek atas logo, serta hak cipta atas beberapa program komputer,
antara lain: Cashlez POS, Cashlez Merchant Portal, Cashlez Android Line Adapter
(CARLA), Cashlez Payment System, Cashlez Link, Cashlez MPOS, dan Cashlez Payment
Orchestrator.

Risiko-risiko yang berpotensi terjadi dalam menjalankan kegiatan usahanya, antara lain
adalah Risiko Nilai Tukar Mata Uang Asing, Risiko Suku Bunga, Risiko Kredit, Risiko
Likuiditas, Risiko Tidak Tercapainya Proyeksi, Risiko Berkurangnya Mitra yang
Menggunakan Produk Perseroan, Risiko Reputasi, Risiko Kepatuhan, Risiko Hukum. Dalam
menjalankan setiap bidang usaha Perseroan memiliki kapasitas manajemen yang memiliki
kompetensi dan berpengalaman sesuai bidangnya (key person).

Sistem organisasi dan Manajemen yang baik sangat diperlukan untuk mendukung
terciptanya suatu perusahaan yang sistematis dalam pengendalian internal sehingga dapat
membentuk perusahaan yang mapan dan untuk mencapai tujuannya. Struktur organisasi dan
Page 9
       Manajemen yang baik sangat erat hubungannya dengan koordinasi kerja yang terpadu dan
       terarah.

       Analisis Kelayakan Keuangan

       Dalam rencana perubahan kegiatan usaha, Perseroan akan menambah 4(empat) kegiatan
       usaha yaitu dalam bidang Penyelenggara Penunjang Sistem Pembayaran (KBLI 66413),
       Penerbitan Piranti Lunak (software) (KBLI 58200), Perdagangan Eceran Alat
       Telekomunikasi (KBLI 47414), Perdagangan Eceran Mesin Lainnya dan Perlengkapannya
       (KBLI 47793) membutuhkan biaya investasi terkait sebesar Rp 3.000.000.000, dengan
       pembiayaan berasal dari kas Perseroan.

       Biaya operasional atas rencana perubahan kegiatan usaha terdiri dari beban pokok penjualan
       dan biaya/beban lain.

       Berikut adalah analisis titik impas atas rencana perubahan kegiatan usaha selama periode
       proyeksi:
           Uraian         2025         2026        2027        2028         2029       2030
                        1.853.69 7.414.77 7.414.779. 7.414.779. 7.414.779. 7.414.77
        Pendapatan
                            4.952        9.808         808         808          808      9.808
                        250.000. 500.000. 500.000.0 500.000.0 500.000.0 500.000.
        Biaya Tetap
                              000          000          00          00           00        000
        Biaya           1.390.21 5.560.85 5.560.850. 5.560.850. 5.560.850. 5.560.85
        Variabel            2.671        0.686         686         686          686      0.686
        Break Event     999.873. 1.999.74 1.999.747. 1.999.747. 1.999.747. 1.999.74
        Point                 690        7.379         379         379          379      7.379

       Dalam melakukan analisis kelayakan keuangan digunakan analisis Present Value (“NPV”),
       Internal Rate of Return (“IRR”), Profitability Index (“PI”), dan Payback Periode dengan hasil
       sebagai berikut:

       Tabel 1. NPV, IRR, PI, Payback periode
        Keterangan              Indikator               Satuan            Hasil Analisa

     Net Present Value            NPV > 0                  Rp                  3.262.850.450

     IRR                          IRR > DR                 %                         26,12%

     Profitability Index            PI > 0                  x                             1,11

     Payback Period                 Tahun                                                  5,0

6.     Kesimpulan
       Dengan mempertimbangkan analisis Studi Kelayakan yang dilakukan meliputi analisis
       Kelayakan Pasar, analisis Kelayakan Teknis, analisis Kelayakan Pola Bisnis, analisis
       Kelayakan Model Manajemen dan analisis Keuangan serta semua asumsi-asunsi dapat
       terpenuhi, maka kami berpendapat bahwa rencana Perseroan dalam rangka Perubahan
       kegiatan usaha berupa penambahan 4 (empat) kegiatan usaha, dalam bidang Penyelenggara
       Penunjang Sistem Pembayaran (KBLI 66413), Penerbitan Piranti Lunak (software) (KBLI
       58200), Perdagangan Eceran Alat Telekomunikasi (KBLI 47414), Perdagangan Eceran
       Mesin Lainnya dan Perlengkapannya (KBLI 47793) adalah LAYAK.
Page 10
IV. KETERSEDIAAN TENAGA AHLI SEHUBUNGAN DENGAN RENCANA PENAMBAHAN
    KEGIATAN USAHA/AVAILABILITY OF EXPERTS IN CONNECTION WITH THE
                  ADDITIONAL BUSINESS ACTIVITIES PLAN

  Dalam menjalankan penambahan kegiatan usaha, perseroan tidak melakukan penambahan
  tenaga kerja tetapi menggunakan tenaga kerja yang dimiliki, dan tidak memerlukan tenaga ahli
  yang profesional, namun kemungkinan penambahan pegawai akan disesuaikan dengan
  kebutuhan di masa depan. Dengan Rincian tenaga kerja saat ini


   Level                                                            Jumlah
   Directorate Corporate Secretary & Corporate Communication 3 Orang
   Directorate Finance Accounting &Tax                              11 Orang
   Directorate Governance, Risk & Compliance                        8 Orang
   Directorate Operations & Support                                 9 Orang
   Directorate Human Relation & General Affair                      7 Orang
   Directorate Business                                             14 Orang
   Directorate Information Technology                               28 Orang
   Internal Audit                                                   1 Orang


V. PENJELASAN, PERTIMBANGAN DAN ALASAN DILAKUKANNYA PENAMBAHAN
    KEGIATAN USAHA / EXPLANATION, CONSIDERATIONS AND REASONS FOR
                        THEADDITIONAL BUSINESS ACTIVITIES
  Dalam melakukan rencana penambahan kegiatan usaha, Perseroan mengharapkan bahwa
  kegiatan usaha tersebut akan membantu meningkatkan kinerja pendapatan dan keuntungan bagi
  Perseroan. Perseroan akan melihat peluang-peluang usaha dan potensi dari rencana penambahan
  kegiatan usaha yang akan ditambahkan tersebut.

  Selain itu, rencana penambahan kegiatan usaha diharapkan dapat memberikan dampak yang
  positif bagi kelangsungan usaha Perseroan, pertumbuhan jangka panjang dan tentunya akan
  berdampak secara langsung terhadap kondisi keuangan Perseroan. Dengan adanya penambahan
  kegiatan usaha ini, pendapatan usaha Perseroan akan mengalami peningkatan dan diharapkan
  ekuitas Perseroan semakin membaik di tahun-tahun mendatang. Hal ini diharapkan pula dapat
  memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham Perseroan.

  Kemudian penambahan KBLI baru dapat membuat Perseroan mendapatkan pendapatan
  pendapatan tambahan dari pembelian/penyewaan device langsung dari partner. Selain itu dapat
  menunjang penambahan pendapatan untuk software pembayaran (bisnis saat ini) dengan
  penyediaan device dan software bagi klien.


         VI. PENJELASAN TENTANG PENGARUH PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA
       PADA KONDISI KEUANGAN PERSEROAN / EXPLANATION ON THE IMPACTE OF THE
       ADDITIONAL BUSINESS ACTIVITIES ON THE FINANCIAL CONDITION OF THE
                                     COMPANY

  Secara operasional, kegiatan usaha baru akan mendorong efisiensi dan memperluas layanan
  Perseroan ke segmen digital. Dari sisi keuangan, diharapkan terjadi peningkatan pendapatan
  secara bertahap dari lini usaha baru tersebut, meskipun akan ada peningkatan belanja modal di
  tahap awal yang telah diperhitungkan dalam rencana keuangan Perseroan.
Page 11
    VII. INFORMASI PENYELENGGARAAN RUPS / INFORMATION ON THE AGMS
Perseroan akan menyelenggarakan RUPST 2025 untuk antara lain memperoleh persetujuan atas
rencana Penambahan Kegiatan Usaha. RUPST tersebut akan diselenggarakan oleh Perseroan
pada hari Rabu tanggal 28 Mei 2025 bertempat di Gedung Atria @Sudirman Lantai 5, Jalan
Jenderal Sudirman Kav. 33A, Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta
Pusat 10220 pukul 10.00 WIB. Adapun mata acara RUPST sebagai berikut:

1. Persetujuan Laporan Tahunan dan Pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian
   Perseroan, Persetujuan Laporan Pengawasan Dewan Komisaris untuk tahun buku yang
   berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, sekaligus pemberian pelunasan dan pembebasan
   tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) kepada anggota Direksi atas tindakan
   pengurusan Perseroan dan Dewan Komisaris atas tindakan pengawasan Perseroan yang
   telah dijalankan selama Tahun Buku 2024.
2. Pengesahan Laba/Rugi Bersih Perseroan untuk Tahun Buku 2024.
3. Penetapan Remunerasi (gaji/honorarium, fasilitas, tunjangan, dan benefit lainnya) untuk
   Tahun Buku 2025 serta Tantiem/Bonus untuk Tahun Buku 2024 bagi anggota Direksi dan
   Dewan Komisaris Perseroan.
4. Memberikan kuasa kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik
   dalam mengaudit Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku 2025.
5. Persetujuan atas perubahan susunan Direksi Perseroan.
6. Persetujuan atas perubahan Anggaran Dasar Perseroan terkait tugas dan wewenang Direksi
   Perseroan.
7. Persetujuan penambahan izin kegiatan usaha Perseroan dalam Anggaran Dasar Perseroan
   dengan ketentuan Peraturan Badan Pusat Statistik No. 2 Tahun 2020 tentang Klasifikasi
   Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI).
8. Persetujuan atas penetapan pemegang saham pengendali Perseroan.
9. Persetujuan untuk memperpanjang pendelegasikan dan memberikan kuasa dengan hak
   substitusi kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk penerbitan saham dan penyesuaian
   modal ditempatkan dan disetor dalam Perseroan sehubungan dengan Penambahan Modal
   Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu sebagaimana dimaksud dalam Peraturan
   No.14/POJK.04/2019 Dalam rangka Program Kepemilikan Saham Manajemen dan
   Karyawan (Management and Employee Stock Option) yang telah disetujui oleh Rapat
   Umum Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 31 Mei 2024.

Merujuk pada ketentuan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar
Biasa No. 52 tanggal 21 Desember 2020, yang dibuat dihadapan Antonius Wahono
Prawirodirdjo, S.H., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Utara, yang telah diterima dan dicatat
dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia No. AHU-AH.01.03-0034567 tanggal 20 Januari 2021 dan terdaftar dalam
Daftar Perseroan No. AHU-0011143.AH.01.11.TAHUN 2021 tanggal 20 Januari 2021.
Adapun ketentuan kuorum pertama, kedua, dan ketiga sebagai berikut:

1. RUPS dapat dilangsungkan jika RUPS dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili paling
   kurang 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah dan
   keputusan adalah sah jika disetujui lebih dari 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah seluruh
   saham dengan hak suara yang hadir dalam RUPS.
2. Dalam hal kuorum kehadiran tidak tercapai, RUPS kedua dapat diadakan dengan ketentuan
   RUPS kedua adalah sah dan berhak mengambil keputusan jika dalam RUPS dihadiri oleh
   pemegang saham yang mewakili paling sedikit 3/5 (tiga per lima) bagian dari jumlah saham
   dengan hak suara yang sah dan keputusan RUPS kedua adalah sah jika disetujui oleh lebih
   dari 1/2 (satu per dua) bagian dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam RUPS.
3. Dalam hal kuorum kehadiran pada RUPS kedua sebagaimana dimaksud pada huruf b tidak
   tercapai, RUPS ketiga dapat diadakan dengan ketentuan RUPS ketiga sah dan berhak
   mengambil keputusan jika dihadiri oleh pemegang saham dengan hak suara yang sah dalam
   kuorum kehadiran dan kuorum keputusan yang sah ditetapkan oleh OJK atas permohonan
   Perseroan.

Kemudian ketentuan pemegang saham yang berhak mengikuti RUPST adalah pemegang saham
yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham Perseroan 1 (satu) hari kerja sebelum
Page 12
pemanggilan RUPS. RUPST dilaksanakan pada tanggal 28 Mei 2025 yang diumumkan pada
tanggal 21 April 2025 dan pemanggilan RUPS dilaksanakan pada tanggal 6 Mei 2025.

            VIII. INFORMASI TAMBAHAN / ADDITIONAL INFORMATION
    Apabila para pemegang saham memerlukan informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi
    Perseroan pada jam kerja Perseroan melalui detail sebagaimana tersebut di bawah ini:


                       PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk
                             Gedung Atria @Sudirman
                                     Lantai 5,
                           Jalan Jenderal Sudirman Kav.
                                        33A
                               Kelurahan Karet Tengsin,
                               Kecamatan Tanah Abang
                                  Jakarta Pusat 10220

                              E-mail: corsec@cashlez.com
                               U.p.: Corporate Secretary

                                   Hormat kami,
                                 Direksi Perseroan
                                   26 May 2025
Page 13
                      KETERBUKAAN INFORMASI SEHUBUNGAN
                                 DENGAN
                            PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA

                                    dalam rangka memenuhi

                          Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
                                    17/POJK.04/2020
                    tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan
                      Usaha (“POJK 17/2020”) (“KETERBUKAAN
                                   INFORMASI”)


                                           DISCLOSURE OF




                         PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk
                             (“Perseroan”) / (“Company”)
               Berkedudukan di Jakarta Pusat / Domiciled in Central Jakarta

                              Bidang Usaha / Line of Business:
                   Jasa Finansial Teknologi / Financial Technology Services

                                Kantor Pusat / Head Office:
                            Gedung Atria @Sudirman Lantai 23,
                             Jalan Jenderal Sudirman Kav. 33A
                      Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang
                                     Jakarta Pusat 10220
                                  https://www.cashlez.com/

THE BOARD OF DIRECTORS AND BOARD OF COMMISSIONERS OF THE COMPANY
ARE RESPONSIBLE FOR THE ACCURACY OF ALL MATERIAL INFORMATION SET
OUT IN THIS DISCLOSURE, AND AFTER CAREFULLY REVIEWING THE AVAILABLE
INFORMATION (AS DEFINED IN THIS DISCLOSURE), IT IS HEREBY CONFIRMED
THAT TO THE BEST OF THEIR KNOWLEDGE AND UNDERSTANDING, ALL MATERIAL
INFORMATION HAS BEEN DISCLOSED IN THIS DISCLOSURE AND SUCH
INFORMATION IS NOT MISLEADING.
This Disclosure of Information to Shareholders is prepared and addressed to the Shareholders of the
Company and the public in connection with the Change in Business Activities (as defined below) and
in order to comply with the provisions of the Financial Services Authority Regulation No.
17/POJK.04/2020 concerning Material Transactions and Changes in Business Activities.

                   This Disclosure is issued in Jakarta on May 26th, 2025
Page 14
                                    PENDAHULUAN / FOREWORD

This Disclosure is made with regards to the plan of the Company to add its business activities with
reference to the 2020 Indonesian Standard Business Field Classification (“KBLI”) as stipulated in the
Central Statistics Agency Regulation No. 2 of 2020 on the Indonesian Standard Industrial Classification
(“Additional Business Activities”).

Pursuant to the applicable regulations, the Proposed Additional Business Activities requires the
approval of the General Meeting of the Shareholders of the Company. The Company intends to seek
said approval at the Company's Annual General Meeting of Shareholders, which is planned to be held
on May 28th, 2025 (“AGMS”).



               II. URAIAN MENGENAI PERSEROAN / BRIEF DESCRIPTION ON THE COMPANY



The Company is one of the payment service providers in Indonesia, established in 2015 pursuant to
Deed No. 1 dated January 12th, 2015, issued by Notary Novita Puspitarini, S.H., a Notary in the
Administrative City of South Jakarta. The Company has obtained legal entity status from the Minister
of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia as stipulated in Decree Number AHU-
0001712.AH.01.01.Tahun 2015 dated January 15th, 2015, and is registered in the Company Register
under Number AHU-0004087.AH.01.11.Tahun 2015 dated January 15th, 2015.

The Company’s Articles of Association have undergone several amendments. The most recent
amendment is as stated in the Deed of Minutes of the General Meeting of Shareholders of the Company
No. 50 dated January 9th, 2025, drawn up before Jimmy Tanal, S.H., M.Kn., a Notary in Jakarta. This
amendment has been accepted and recorded in the Legal Entity Administration System of the Ministry
of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia under No. AHU-AH.01.09-0028823 dated
January 23rd, 2025 (“Articles of Association”).

Capital Structure and Shareholding Composition
Refers to the Deed of Minutes of the Extraordinary General Meeting of Shareholders No. 08 dated December 5,
2019, drawn up before Notary Edward Suharjo Wiryomartani, S.H., M.Kn., Notary in the Administrative City of
West Jakarta, as affirmed in the Decree of the Ministry of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia
No. AHU-0102919.AH.01.02.TAHUN 2019 dated December 9, 2019, and registered in the Company Register
No. AHU-0237671.AH.01.11.TAHUN 2019 dated December 9, 2019, as well as the Deed of Statement of the
Board of Directors’ Resolution Outside Meeting No. 60 dated May 31, 2021, drawn up before Notary Antonius
Wahono Prawirodirdjo, S.H., Notary in the Administrative City of North Jakarta, which has been received and
recorded in the Legal Entity Administration System of the Ministry of Law and Human Rights of the Republic of
Indonesia No. AHU-AH.01.03-0341621 dated May 31, 2021, and registered in the Company Register No. AHU-
0096092.AH.01.11.TAHUN 2021 dated May 31, 2021.
Shareholding Composition as of March 31, 2025 refers to the Deed of Statement of Meeting Resolutions No. 78
dated September 19, 2022, drawn up before Notary Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., Notary in the Administrative
City of South Jakarta, which has been received and recorded in the Legal Entity Administration System of the
Ministry of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia No. AHU-AH.01.09-0059784 dated September
28, 2022, and registered in the Company Register No. AHU-0193536.AH.01.11.TAHUN 2022 dated September
28, 2022, as well as based on the Monthly Report issued by PT Sinartama Gunita as the Share Registrar. With the
following table:
Page 15
  Description                                       Jumlah Saham       Nilai Nominal (Rp)      Presentase



  Authorized Capital                                4.712.017.608      Rp56.544.211.296        100%


  Issued and Paid-up Capital                        1.431.112.517      Rp17.173.506.204        25%




  Andri Wijono Sutiono                              436.169.044        Rp5.234.028.528         30.4773%




  Hasim Sutiono                                     380.168.351        Rp4.562.020.212         26.5643%




  Public                                            614.788.122        Rp7.377.457.464         42.9584%




  Total Issued and Fully Paid-up Capital            1.431.125.517      Rp17.173.506.204        25%




  Shares in Portfolio                               3.280.892.091      Rp39.370.705.092        75%




Composition of the Board of Directors and Board of Commissioners of the Company

The composition of the Board of Directors and Board of Commissioners of the Company as of April 17, 2025,
refers to the Deed of Minutes of the Extraordinary General Meeting of Shareholders No. 50 dated January 9, 2015,
made before Notary Jimmy Tanal, S.H., M.Kn., a Notary in Jakarta, which has been received and recorded in the
Legal Entity Administration System of the Ministry of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia under
No. AHU-AH.01.09-0028823 dated January 23, 2025, and registered in the Company Register under No. AHU-
0010384.AH.01.11.TAHUN 2025 dated January 23, 2025, as follows:
                                               Board of Directors

 President Director       : Willy Chandry

 Director                 : Hendrik Adrianto



                                            Board of Commissioners

 President Commissioner          : Surya Aseanto Putra

 Independent Commisioner         : Niniek S. Rahardja

Kegiatan Usaha Perseroan
The Company conducts its business activities as referred to in Deed of Statement of Meeting Resolutions No. 178
dated May 31, 2022, drawn up before Notary Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., Notary in the Administrative City of
Page 16
South Jakarta, as affirmed in the Decree of the Ministry of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia
No. AHU-0039361.AH.01.02.TAHUN 2022 dated June 10, 2022 and registered in the Company Register No.
AHU-0108434.AH.01.11.TAHUN 2022 dated June 10, 2022, which currently covers the following business
activities:
        No. KBLI*            Main Business Activities
        1 63122 Commercial Web Portals and/or Digital Platforms


       2        66411   Payment Service Provider

       3        62012   E-Commerce Application Development Activities


        *) KBLI atau Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia adalah panduan bagi pelaku usaha di
        Indonesia untuk menentukan jenis kegiatan usaha yang akan dijalankan di Indonesia

The Company intends to expand its Business Activities, by adding to its current business activities with the
following new business activities:

           No.     KBLI         Business Activities
            1      66413   Payment System Supporting Services

            2      58200   Software Publishing

            3      47414   Retail Trade of Telecommunication Equipment
            4      47793   Retail Trade of Other Machinery and Equipment




      Summary of Financial Data and Key Financial Ratios
      The feasibility study report covers the period from 2020 to 2024, based on the Company's financial statements
      for the year ended December 31, 2024, which were audited by the Public Accounting Firm (KAP) Paul
      Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan & Partners, with an unqualified opinion serving as the basis
      for the preparation of this feasibility study report.
      The Independent Audit Report (IAR) numbers, IAR dates, audit opinions, and names of the Certified Public
      Accountants (CPAs) who audited the financial statements for each period are as follows:
    1. The Company's Financial Statements for the period ended December 31, 2024, with IAR No.
        00726/2.1133/AU.1/05/1929-2/1/III/2025, audited by KAP Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno,
        Palilingan & Partners and signed on March 27, 2025, by Heri Setianto, S.E., CPA, with the opinion that the
        financial statements present fairly, in all material respects.
    2. The Company's Financial Statements for the period ended December 31, 2023, with IAR No.
        00608/2.1133/AU.1/05/1929-1/1/III/2024, audited by KAP Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno,
        Palilingan & Partners and signed on March 28, 2024, by Heri Setianto, S.E., CPA, with the opinion that the
        financial statements present fairly, in all material respects.
    3. The Company's Financial Statements for the period ended December 31, 2022, with IAR No.
        00566/2.1133/AU.1/05/0121-1/1/III/2023, audited by KAP Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno,
        Palilingan & Partners and signed on March 30, 2023, by Akhyadi Wadisono, CPA, with the opinion that
        the financial statements present fairly, in all material respects.
    4. The Company's Financial Statements for the period ended December 31, 2021, with IAR No.
        00615/2.1133/AU.1/05/1601-2/1/III/2022, audited by KAP Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno,
        Palilingan & Partners and signed on March 28, 2022, by Josef Surono, S.E., M.Ak., CPA, with the opinion
        that the financial statements present fairly, in all material respects.
    5. The Company's Financial Statements for the period ended December 31, 2020, with IAR No.
        00339/2.1133/AU.1/05/1601-1/1/III/2021, audited by KAP Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno,
        Palilingan & Partners and signed on March 18, 2021, by Josef Surono, S.E., M.Ak., CPA, with the opinion
        that the financial statements present fairly, in all material respects.
             1. Statement of Financial Position
Page 17
         Description                    2020             2021             2022             2023          2024
         Current Assets                 127.939          86.702           48.903           60.880        53.705
         Non-Current Assets             71.933           68.286           176.585          168.962       179.926
         Total Assets                   199.872          154.988          225.487          229.842       233.631
         Current Liabilities            82.654           48.151           38.128           72.653        56.443
         Non-Current                    4.358            1.693            2.811            2.290         56.058
         Liabilities
         Total Liabilities              87.012           49.844           40.939           74.943        112.501
         Total Equity                   112.860          105.144          184.548          154.899       121.130
         Total       Liabilities        199.872          154.988          225.487          229.842       233.631
         and Equity

              2. Lain Statement of Profit or Loss and Other Comprehensive Income

         Description                    2020            2021             2022             2023           2024
         Revenue                        84.320          140.851          128.980          194.879        138.344
         Cost of Revenue                52.309          103.965          99.095           178.748        119.335
         General and                    40.056          46.467           38.689           48.774         52.712
         Administrative
         Expenses
         Operating Profit               32.011          36.886           29.885           16.132         19.009
         (Loss)
         Net Profit (Loss)              (7.130)         (8.682)          (9.809)          (30.425)       (34.802)
         Diluted Profit                 (5.15)          (7.2)            (7.01)           (19.78)        (23.57)
         (Loss) Per Share


              3. Cash Flow Statement

         Description                   2020             2021              2022            2023           2024
   Cash Flows from                     17.926           (37.772)          (4.419)         (13.513)       (27.219)
   Operating Activities
   Cash Flows from                     (80.298)         9.949             (9.326)         (2.178)        (6.540)
   Investing Activities
   Cash Flows from                     79.789           (1.645)           9.802           18.590         35.501
   Financing Activities
   Net Increase in Cash and            17.417           (29.467)          (3.943)         2.900          1.741
   Cash Equivalents
   Cash and Cash                       26.014           43.431            13.464          9.520          12.420
   Equivalents at Beginning
   of Year
   Cash and Cash                       43.431           13.964            9.520           12.420         14.161
   Equivalents at End of
   Year

       Financial Ratios
       Key financial ratios impacted, with unit information (percentage / x) for each financial ratio:
Description         2020              2021            2022             2023              2024            Average
Likquidity
(X)
Current                 1,55             1,80             1,28             0,84             0,95          1,28
Ratio
Quick Ratio             1,39             1,56             1,00             0,72             0,84          1,10
Solvency
(%)
Debt to                43,53%          32,16%           18,16%           32,61%           48,15%         34,92%
Page 18
Asset Ratio
Debt to               77,10%           47,40%           22,18%           48,38%           92,88%            57,59%
Equity Ratio
Profitability
(%)
ROA                   -3,57%           -5,60%           -4,35%       -13,24%          -14,90%            -8,33%
ROE                   -6,32%           -8,26%           -5,32%       -19,64%          -28,73%           -13,65%



           III. RINGKASAN LAPORAN PENILAI / SUMMARY OF APPRAISAL REPORT

  Summary of the Feasibility Study Based on Report No. FDI.JKT/0009/LAP/B/SK/IV/2025 dated April 17,
  2025, for PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk Prepared by Public Appraisal Service Office (KJPP)
  Ferdinand, Danar, Ichsan, and Partners (“FDI&R”)
  Prepared by:
  Ferdinand Pardede, a public appraiser with a business valuation classification at FDI&R, licensed under No. B-
  1.09.00089 from the Minister of Finance of the Republic of Indonesia and registered with OJK (Financial
  Services Authority) under Registration Certificate No. STTD.PB-17/PJ-1/PM.02/2023. He is also a member of
  the Indonesian Society of Appraisers.
  1. Feasibility Study Object
      The object of this Feasibility Study is the addition/modification of business activities of the company through
      the inclusion of 4 (four) new business lines Payment System Support Services (KBLI 66413) Software
      Publishing (KBLI 58200) Retail Trade of Telecommunication Equipment (KBLI 47414) Retail Trade of
      Other Machinery and Equipment (KBLI 47793)
  2. Purpose and Objective
      The purpose of this Feasibility Study is to support the company’s plan to change/add business activities as
      required under OJK Regulation No. 17/POJK.04/2020 regarding Material Transactions and Changes in
      Business Activities for public companies.
  3. Assumptions and Limitations

  In preparing the Feasibility Study Report, KJPP FDI&R applied the following assumptions and limitations:

   a. The Feasibility Study Report is prepared under a non-disclaimer opinion basis.
   b. The Independent Appraiser has conducted a review of the documents used during the Feasibility Study
      process.
   c. In preparing this report, the Independent Appraiser relied on the accuracy and completeness of information
      provided by the client, as well as publicly available data and other information deemed relevant.
   d. The Independent Appraiser used financial projections that reflect the reasonableness of projections
      prepared by management, along with their ability to achieve them (fiduciary duty).
   e. The Independent Appraiser is responsible for carrying out the Feasibility Study.
   f. This Feasibility Study Report is open to the public.
   g. The Independent Appraiser has obtained relevant information about the object of the study from the
      client.
   h. The Independent Appraiser is responsible for the content of this Feasibility Study Report.
   i. The analyses, opinions, and conclusions prepared by the appraiser, as well as this report, have been
      compiled in accordance with OJK Regulation No. 35/POJK.04/2020 on Business Valuation and
      Report Presentation in the Capital Market, SEOJK No. 17/SEOJK.04/2020, the Indonesian Appraiser
      Code of Ethics (KEPI), and Indonesian Valuation Standards (SPI), Edition VII.2018.
   j. KJPP FDI&R emphasizes that the results of this assessment and its responsibilities are strictly limited to
      the feasibility aspects of the assigned object and do not include tax or legal aspects, which fall outside the
      scope of the assignment.
   k. This Feasibility Study Report is prepared specifically for the client in line with the stated objectives and
      may not be used for any other purpose; the firm is not responsible for any misuse.
Page 19
 l.    The Feasibility Study is conducted based on assumptions as of the valuation date, and users of the report
       are advised to carefully consider the relevance of the findings to their needs (especially regarding the use
       of the results).



4. Valuation Methodology
      In preparing the Feasibility Study Report, KJPP FDI&R conducted analyses using assessment approaches and
      procedures for the proposed transaction based on the following aspects:
        a. Market Feasibility Analysis
        b. Technical Feasibility Analysis
        c. Business Model Feasibility Analysis
        d. Management Model Analysis
        e. Financial Feasibility Analysis
5. Feasibility Analysis
      Market Feasibility Analysis
      The digitalization trend is driving the growth of e-commerce in Indonesia, with total transactions reaching IDR
      1,100.87 trillion in 2023. In this context, Payment Gateway services play an increasingly important role in
      ensuring secure payment systems. Improvements in digital infrastructure and financial applications are
      supporting the surge in online transactions, with E-Money emerging as the dominant payment method. The
      Company is committed to supporting sustainable economic development by integrating economic, social, and
      environmental aspects into its business operations.
      Indonesia's digital economy is projected to grow rapidly, with a Gross Merchandise Value (GMV) of USD 90
      billion in 2024, and further rising to USD 200–300 billion by 2030, with e-commerce as the largest contributor.
      Meanwhile, the payment gateway industry is expanding rapidly, targeting large corporations, MSMEs (Micro,
      Small and Medium Enterprises), and the general public in need of secure payment solutions. The e-Conomy
      SEA 2024 report highlights the ongoing growth of digital financial services, including the increasing popularity
      of online payments, e-wallets, mobile banking, and QRIS, aligned with rising internet and e-commerce usage.
      Several payment gateway service providers in Indonesia include Finpay, Midtrans, Doku, iPaymu, iPay88,
      Faspay, Xendit, Winpay, Prismalink, and Duitku. Each provider offers various payment solutions such as bank
      transfers, e-wallets, credit card payments, and others, collaborating with both large companies and MSMEs.
      The Company has a strategic plan aligned with its vision and mission. Its distribution process begins with
      suppliers, flows through partners, and reaches end users or merchants. The Company generates revenue from
      the services provided, including payment gateway services via the Cashlezz application, Electronic Data
      Capture (EDC) devices, and other service products.


      Technical Feasibility Analysis
      The Company has the capacity to carry out business activities in accordance with the addition of four (4)
      business activities, namely in the field of Payment System Supporting Services (KBLI 66413), Software
      Publishing (KBLI 58200), Retail Trade of Telecommunication Equipment (KBLI 47414), Retail Trade of Other
      Machinery and Equipment (KBLI 47793).
      The addition of these business activities requires technological equipment, in the form of Android POS
      machines and Internet of Things (IoT) technology products. Meanwhile, the service process carried out can be
      seen in the following diagram:




      Business Model Feasibility Analysis
      The Company’s current competitive advantages include having obtained a license from Bank Indonesia as a
Page 20
     payment gateway provider, experience since 2015 with more than 20,000 merchants, and a strong commitment
     to providing optimal services to meet customer needs.
     The competitors’ ability to replicate the Company’s product is considered difficult, as the Company is capable
     of providing not only EDC machines but also software solutions. In contrast, many other competitors can only
     provide EDC machines without accompanying software.
     The Company’s value creation capability is reflected in its ability to continuously increase revenue through
     innovation, efficient operational strategies, and sustainable expansion, as evidenced by a positive growth trend
     over the past five years.
     Management Model Analysis
     In implementing the addition of new business activities, the Company does not require additional labor but
     utilizes its existing workforce and does not require professional experts. Regarding intellectual property, the
     Company currently holds trademark certificates for its logo and copyrights for several computer programs,
     including: Cashlez POS, Cashlez Merchant Portal, Cashlez Android Line Adapter (CARLA), Cashlez Payment
     System, Cashlez Link, Cashlez MPOS, and Cashlez Payment Orchestrator.
     Potential risks in conducting its business activities include Foreign Exchange Rate Risk, Interest Rate Risk,
     Credit Risk, Liquidity Risk, Projection Shortfall Risk, Risk of Decrease in Partners Using the Company’s
     Products, Reputation Risk, Compliance Risk, and Legal Risk. In carrying out each line of business, the
     Company has a management team with the competence and experience in their respective fields (key persons).
     A sound organizational and management system is crucial to support the creation of a systematic company with
     effective internal control, thus enabling the development of a well-established company and the achievement
     of its goals. A good organizational and management structure is closely related to integrated and directed work
     coordination.
     Financial Feasibility Analysis
     As part of its plan to expand business activities, the Company intends to add four (4) new business lines, namely
     in the fields of Payment System Supporting Services (KBLI 66413), Software Publishing (KBLI 58200), Retail
     Trade of Telecommunication Equipment (KBLI 47414), and Retail Trade of Other Machinery and Equipment
     (KBLI 47793), requiring a related investment of IDR 3,000,000,000, financed from the Company’s cash
     reserves.
     Operational costs related to the business expansion plan consist of cost of goods sold and other costs/expenses.
     The following is a break-even point (BEP) analysis of the business expansion plan over the projected period:
Descriptio
                 2025              2026              2027             2028              2029             2030
n
Revenue       1.853.694.952    7.414.779.808    7.414.779.808     7.414.779.808     7.414.779.808    7.414.779.808
Fixed Costs   250.000.000      500.000.000      500.000.000       500.000.000       500.000.000      500.000.000
Variable
Costs         1.390.212.671    5.560.850.686    5.560.850.686     5.560.850.686     5.560.850.686    5.560.850.686
Break-
Even Point    999.873.690      1.999.747.379    1.999.747.379     1.999.747.379     1.999.747.379    1.999.747.379


     In conducting the financial feasibility analysis, the following methods were used: Net Present Value (“NPV”),
     Internal Rate of Return (“IRR”), Profitability Index (“PI”), and Payback Period, with the results as follows:


      Table 1. NPV, IRR, PI, Payback period


                              Description          Indicator        Unit        Analysis Result

                          Net Present Value         NPV > 0          Rp           3.262.850.450
Page 21
                                IRR               IRR > DR           %              26,12%

                         Profitability Index        PI > 0           x               1,11

                          Payback Period            Tahun                             5,0


6. Conclusion
    Taking into account the results of the Feasibility Study analysis, which includes Market Feasibility Analysis,
    Technical Feasibility Analysis, Business Model Feasibility Analysis, Management Model Feasibility Analysis,
    and Financial Analysis, as well as the assumption that all assumptions are met, we are of the opinion that the
    Company’s plan to change its line of business by adding four (4) new business activities—namely in the fields
    of Supporting Payment System Provider (KBLI 66413), Software Publishing (KBLI 58200), Retail Trade of
    Telecommunication Equipment (KBLI 47414), and Retail Trade of Other Machinery and Equipment (KBLI
    47793)                                              is                                           FEASIBLE.



  IV. KETERSEDIAAN TENAGA AHLI SEHUBUNGAN DENGAN RENCANA PENAMBAHAN
      KEGIATAN USAHA/AVAILABILITY OF EXPERTS IN CONNECTION WITH THE
                    ADDITIONAL BUSINESS ACTIVITIES PLAN


In carrying out the expansion of business activities, the Company does not add new employees but utilizes its
existing workforce, and does not require professional experts; however, the possibility of hiring additional staff
will be adjusted according to future needs. The current workforce details are as follows
       Level                                                              Jumlah
       Directorate Corporate Secretary & Corporate Communication 3 Orang
       Directorate Finance Accounting &Tax                                11 Orang
       Directorate Governance, Risk & Compliance                          8 Orang
       Directorate Operations & Support                                   9 Orang
       Directorate Human Relation & General Affair                        7 Orang
       Directorate Business                                               14 Orang
       Directorate Information Technology                                 28 Orang
       Internal Audit                                                     1 Orang




     V. PENJELASAN, PERTIMBANGAN DAN ALASAN DILAKUKANNYA PENAMBAHAN
         KEGIATAN USAHA / EXPLANATION, CONSIDERATIONS AND REASONS FOR
                       THEADDITIONAL BUSINESS ACTIVITIES


In executing its plan to expand business activities, the Company expects that the new business activities will help
improve the Company’s revenue performance and profitability. The Company will explore business opportunities
and the potential of the planned additional business activities.
Furthermore, the planned expansion is expected to have a positive impact on the Company’s business
sustainability, long-term growth, and ultimately will directly affect the Company’s financial condition. With this
expansion, the Company’s revenue is expected to increase, and the Company’s equity is anticipated to improve in
the coming years. This is also expected to add value for the Company’s shareholders.
The addition of new KBLI codes will also enable the Company to earn additional income from the sale/rental of
Page 22
devices directly from partners. In addition, it can support increased revenue from the current payment software
business through the provision of devices and software for clients.



             VI. PENJELASAN TENTANG PENGARUH PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA
           PADA KONDISI KEUANGAN PERSEROAN / EXPLANATION ON THE IMPACTE OF THE
           ADDITIONAL BUSINESS ACTIVITIES ON THE FINANCIAL CONDITION OF THE
                                         COMPANY

        Operationally, the new business activities will drive efficiency and expand the Company’s services into
        the digital segment. From a financial perspective, a gradual increase in revenue is expected from the new
        business lines, although there will be an initial increase in capital expenditure, which has been accounted
        for in the Company’s financial plan.


          VII. INFORMASI PENYELENGGARAAN RUPS / INFORMATION ON THE AGMS
      The Company will convene its 2025 Annual General Meeting of Shareholders (AGMS) to,
      among others, obtain approval for the plan to Add Business Activities. The AGMS will be held
      by the Company on Wednesday, May 28, 2025, at Atria @Sudirman Building, 5th Floor, Jalan
      Jenderal Sudirman Kav. 33A, Karet Tengsin Subdistrict, Tanah Abang District, Central Jakarta
      10220, at 10:00 AM WIB. The agenda of the AGMS is as follows:
    1. Approval of the Annual Report and ratification of the Company's Consolidated Financial
        Statements, approval of the Board of Commissioners’ supervisory report for the fiscal year
        ending December 31, 2024, along with full discharge and release from responsibility (acquit
        et de charge) to the members of the Board of Directors for the management of the Company
        and the Board of Commissioners for their supervisory actions during the 2024 Fiscal Year.
    2. Ratification of the Company’s net profit/loss for Fiscal Year 2024.
    3. Determination of Remuneration (salaries/honorariums, facilities, allowances, and other
        benefits) for Fiscal Year 2025 as well as Tantiem/Bonus for Fiscal Year 2024 for members
        of the Board of Directors and Board of Commissioners.
    4. Granting authority to the Board of Commissioners to appoint a Public Accounting Firm to
        audit the Company’s Financial Statements for Fiscal Year 2025.
    5. Approval of changes to the composition of the Company’s Board of Directors.
    6. Approval of amendments to the Company’s Articles of Association related to the duties and
        authorities of the Board of Directors.
    7. Approval of the addition of the Company’s business activities in the Company’s Articles of
        Association pursuant to Central Bureau of Statistics Regulation No. 2 of 2020 on the
        Indonesian Standard Classification of Business Fields (KBLI).
    8. Approval of the determination of the Company’s controlling shareholder.
    9. Approval to extend the delegation and granting of authority with substitution rights to the
        Company’s Board of Commissioners for the issuance of shares and adjustments to the issued
        and paid-up capital in the Company in connection with the Capital Increase Without Pre-
        emptive Rights as referred to in Regulation No.14/POJK.04/2019 for the Management and
        Employee Stock Ownership Program (MESOP) which was approved by the Company’s
        General Meeting of Shareholders on May 31, 2024.

      This refers to the provisions of the Deed of Extraordinary General Meeting of Shareholders No.
      52 dated December 21, 2020, drawn up before Antonius Wahono Prawirodirdjo, S.H., Notary
      in the North Jakarta Administrative City, which has been received and recorded in the Legal
      Entity Administration System of the Ministry of Law and Human Rights of the Republic of
      Indonesia under No. AHU-AH.01.03-0034567 dated January 20, 2021 and registered in the
      Company Register No. AHU-0011143.AH.01.11.TAHUN 2021 dated January 20, 2021. The
      quorum provisions for the first, second, and third meetings are as follows:

    1. The GMS may be held if attended by shareholders representing at least 2/3 (two-thirds) of
       the total shares with valid voting rights, and decisions shall be valid if approved by more than
       2/3 (two-thirds) of the total shares with valid voting rights present at the GMS.
    2. If the attendance quorum is not met, a second GMS may be held under the provision that the
Page 23
      second GMS is valid and entitled to make decisions if attended by shareholders representing
      at least 3/5 (three-fifths) of the total shares with valid voting rights, and decisions at the
      second GMS shall be valid if approved by more than 1/2 (one-half) of the total shares with
      valid voting rights present at the GMS.
  3. If the attendance quorum for the second GMS as mentioned above is not met, a third GMS
      may be held under the provision that the third GMS is valid and entitled to make decisions if
      attended by shareholders with valid voting rights under attendance and decision-making
      quorums set by the Financial Services Authority (OJK) upon request of the Company.
    The shareholders entitled to attend the AGMS are those whose names are recorded in the
    Company’s shareholders register one (1) business day before the AGMS invitation is made.
    The AGMS will be held




If shareholders require further information, please contact the Company during office hours through
the following details:



                               PT Cashlez Worldwide Indonesia
                             Tbk Gedung Atria @Sudirman Lantai
                              5, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 33A
                           Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Tanah
                                   Abang Jakarta Pusat 10220

                                    E-mail: corsec@cashlez.com
                                     Attn.: Corporate Secretary

                                         Yours faithfully,
                               Board of Directors of the Company
                                       May 26th, 2025

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.05 MB
Published26 May 2025
Pages23
Characters72,723
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 30 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Cashlez Worldwide Indonesia Tbk p.1 ×17
linked — Andri Wijono Sutiono p.3 ×2
linked — Hasim Sutiono p.3 ×2
linked person Willy Chandry p.3 ×2
linked person Hendrik Adrianto p.3 ×2
linked person Surya Aseanto Putra p.3 ×2
linked person Niniek S. Rahardja p.3 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.1 ×4
unresolved org Financial Services Authority p.1 ×4
unresolved org Pusat Statistik p.2 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.2
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-AH. p.2 ×5
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU- p.2 ×2
unresolved org Palilingan & Rekan p.4 ×6
unresolved org Paul Hadiwinata p.4 ×10
unresolved person Heri Setianto p.4 ×4
unresolved person Akhyadi Wadisono p.5 ×2
unresolved person Josef Surono p.5 ×4
unresolved org Menteri Keuangan Republik Indonesia p.6
unresolved org Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia p.6
unresolved org KJPP FDI p.6 ×6
unresolved org Bank Indonesia p.8 ×2
unresolved person Notary Novita Puspitarini · Notaris p.14 ×2
unresolved person Notary Edward Suharjo Wiryomartani · Notaris p.14 ×2
unresolved org Ministry of Law and Human Rights p.14 ×6
unresolved person Notary Antonius Wahono Prawirodirdjo · Notaris p.14 ×6
unresolved person Notary Jose Dima Satria · Notaris p.14 ×6
unresolved person Notary Jimmy Tanal · Notaris p.15 ×6
unresolved org Palilingan & Partners p.16 ×6
unresolved org Minister of Finance p.18

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result