Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 6
Page 1
LAPORAN PELAKSANAAN PUBLIC EXPOSE TAHUNAN
PT. Panca Budi Idaman Tbk (PBID)
Laporan Pelaksanaan Paparan Publik yang telah diselenggarakan pada :
Hari/Tanggal : Jumat, 23 Mei 2025.
Waktu : 15.20 WIB - 16.30 WIB.
Tempat : The Ritz-Carlton Jakarta, Pacific Place Lantai 8,
Pacific Place meeting room 123 (PPM 123)
Jl. Jendral Sudirman Kav. 52 – 53, Jakarta, Indonesia.
Agenda : Paparan Kinerja Perseroan & Target Perseroan.
Direksi yang hadir : Vicky Taslim, Tan Hendra dan Lukman Hakim.
Peserta yang hadir dalam acara Paparan Publik terdiri dari investor dan wartawan yang secara rinci
sebagaimana mana dinyatakan terlampir. Peserta yang hadir dalam acara public expose tersebut
(tidak termasuk manajemen dan karyawan Perseroan) adalah sebanyak 26 orang.
Materi Paparan Publik tersebut disampaikan oleh Manajemen Perseroan, sebagai berikut:
No Materi Pembicara
1. Sambutan Perseroan
2. Pencapaian Perseroan & Penghargaan Perseroan
Vicky Taslim
3. Keunggulan Kompetitif Perusahaan
& Lukman Hakim
4. ESG Perseroan
5. Strategi Perseroan
6. Ikhtisar Keuangan Perseroan Tahun 2022, 2023 dan 2024
7. Ikhtisar Keuangan Perseroan Kuartal 1 2024 dan Kuartal 1 2025 Tan Hendra
8. Target Perseroan Tahun 2025
Setelah presentasi dari Manajemen Perseroan, para hadirin diberi kesempatan untuk mengajukan
pertanyaan. Tanya jawab berlangsung dalam Bahasa Indonesia, kemudian telah dirangkum dalam
Bahasa Indonesia, sebagai berikut :
Pertanyaan & Jawaban PUBLIC EXPOSE, sebagai berikut :
1. Ibu Icha, Media Kontan
1. Mengenai Target Kinerja 2025, Tadi disebutkan bahwa target kinerja Perseroan di tahun 2025
adalah tumbuh 10%. Bisa dijelaskan lebih lanjut, strategi bisnis apa yang akan dijalankan oleh
Perseroan untuk mencapai target pertumbuhan tersebut?
2. Tantangan Eksternal, Apakah Perseroan melihat adanya potensi dampak dari tantangan geopolitik
global, pelemahan daya beli masyarakat, atau faktor eksternal lainnya, khususnya yang berkaitan
dengan pasokan bahan baku?
3. Belanja Modal 2025, Berapa besaran anggaran belanja (CAPEX) yang dialokasikan untuk tahun
2025? Digunakan untuk apa saja belanja tersebut? Apakah ada rencana ekspansi atau peningkatan
kapasitas? Sumber pendanaannya berasal dari mana?
4. Kinerja 2024, Di tahun 2024, laba Perseroan meningkat cukup signifikan. Apa saja faktor utama
atau sentimen yang mendorong peningkatan laba tersebut?
Page 2
Jawaban :
Mengenai Strategi Bisnis, Perseroan bersikap optimis untuk tahun 2025. Perseroan melakukan
berbagai strategi komprehensif untuk mendorong penjualan, dan memperkuat brand equity dan
memperluas pangsa pasar, dengan cara sebagai berikut :
- Memperluas Pangsa Pasar & Jangkauan Distribusi dengan mendirikan gudang distribusi terutama
Indonesia bagian Timur, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sumatera. Progress ekspansi
perusahaan di Indonesia Timur dengan pembangunan pabrik di Jawa Tengah telah selesai dan
sudah mulai beroperasi. Pabrik ini akan mendukung penambahan kapasitas produksi PT Panca
Budi Idaman Tbk secara keseluruhan dan juga menurunkan biaya produksi.
- Meningkatkan Kualitas Produk & Brand Value dengan menerapkan standar ISO dan
mengiklankan merek-merek melalui media social & media massa.
- Kita juga meningkatkan Inovasi & Diversifikasi Produk dengan cara menambah beberapa produk
seperti food pack, dus kue, kertas nasi, gelas plastik, dan lain sebagainya.
- Kami juga melakukan efisiensi kegiatan operasional seperti meningkatkan kapasitas pabrik di
Jawa Tengah dengan UMR yang lebih rendah.
Mengenai dampak mengenai tantangan geopolitik & Dampak Tarif Trump, kalau porsi ekspor yang
tadi disampaikan sama kita cuma cuma 3-5 persen, yaitu tidak terlalu besar. Dari 3-5 persen itu, yang
diekspor ke Amerika itu cuma sekitar 26 persen saja. Memang profitnya bagus ya ke Amerika.
Dengan adanya Tarif Presiden Trump, ada yang sudah langsung membuka Purchase Order dulu
supaya barangnya dapat dikirim sampai dalam 90 hari.
Mengenai pasokan bahan baku, Kita memiliki keunggulan yaitu : kita ada divisi trading biji plastic.
Trading Biji Plastik itu bertujuan untuk mendukung /men-support kebutuhan bahan baku Biji Plastik
untuk produksi barang jadi kemasan plastic. Harga Biji Plastik Tergantung saat beli harga saat itu.
Ada hubungan dgn kurs nilai tukar dolar juga. Jadi, saat kita pikir Harga Biji Plastik sudah Murah,
maka kita melakukan pembelian, maka hal ini bisa dapat membuat harga pokok penjualan menjadi
rendah dan maka bisa mendapatkan margin yang bagus. Bisa juga sebaliknya bisa juga margin
kurang bagus. Kami bisa antisipasi untuk menjadi barang jadi kemasan plastic karena Pedagang
Kemasan Plastik di pasar tradisional ini tidak terlalu sensitive terhadap harga. Untuk Pedagang
Kemasan Plastik di pasar tradisional ini tidak terlalu sensitif terhadap fluktuasi harga minyak mentah,
melainkan mereka menginginkan harga yang stabil dan terjangkau & kualitas produk yg terjamin agar
mereka bisa terus menjual produk Panca Budi.
Mengenai anggaran belanja (CAPEX) pada tahun 2025, Perseroan berencana menganggarkan dana
belanja perusahaan (Capital Expenditure) sekitar Rp 40-60 miliar pada tahun 2025. Nantinya, 60-65%
dana dialokasikan untuk breakdown tanah bangunan, sedangkan sisanya 30-35% untuk maintenance
mesin. Sumber pendanaannya sebagian besar berasal dari dana internal perusahaan. Seperti yang
terlihat dari kinerja kami, EBITDA kami saat ini cukup kuat untuk mendukung kebutuhan investasi
tersebut.
Untuk Laba bersih tahun 2024 mengalami kenaikan 29,57% dari Rp 375,98 miliar pada tahun 2023
menjadi sebesar Rp 487,17 miliar pada tahun 2024. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh
peningkatan laba bruto yang disebabkan oleh penurunan harga pokok penjualan. Ada pun, penjualan
bersih perseroan juga mengalami peningkatan sebesar Rp 542 miliar atau sebesar 11,54% (YoY) dari
yang mulanya sebesar Rp 4,7 triliun pada tahun 2023 menjadi Rp 5,24 triliun pada tahun 2024.
Peningkatan penjualan tersebut utamanya karena meningkatnya nilai penjualan di pasar domestic.
Page 3
Progres ekspansi perusahaan di Indonesia Timur dengan pembangunan pabrik di Jawa Tengah telah selesai dan sudah mulai beroperasi. Dengan upaya ini, perseroan bisa melakukan efisiensi kegiatan operasional seperti meningkatkan kapasitas pabrik di Jawa Tengah dengan Upah UMR yang lebih rendah. Pabrik ini akan mendukung penambahan kapasitas produksi PT Panca Budi Idaman Tbk secara keseluruhan dan juga menurunkan biaya produksi. 2. Bapak Sibarani, Investor individu Mengenai Dividen PBID yg sebesar Rp 55,00 per saham, Kapan tanggal Cum Date ? Kemudian, Dampak Tarif Trump, Terkait kebijakan tarif dari Amerika Serikat, khususnya tarif Trump yang akan diberlakukan, apakah ada potensi dampaknya terhadap laba bersih Perseroan ke depan ? Jawaban : Mengenai Pembayaran Dividen, sesuai ketentuan Pasar Modal mengenai pembagian Dividen Tunai maksimal 30 hari dari sejak RUPS. Kami akan melakukan Keterbukaan Informasi untuk Jadwal pembagian Dividen Tunai diperkirakan pada tanggal 26 Mei 2025 atau 27 Mei 2025 sesuai ketentuan Pasar Modal. Mengenai dampak mengenai tantangan geopolitik & Dampak Tarif Trump, kalau porsi ekspor yang tadi disampaikan sama kita cuma cuma 3-5 persen, yaitu tidak terlalu besar. Dari 3-5 persen itu, yang diekspor ke Amerika itu cuma sekitar 26 persen saja. Memang profitnya bagus ya ke Amerika. Dengan adanya Tarif Presiden Trump, ada yang sudah langsung segera membuka Purchase Order supaya barangnya dapat dikirim sampai dalam waktu 90 hari. 3. Bapak Steve Winarto, investor individu Kalau dilihat Gross Profit segmen Trading Biji Plastik dari tahun 2020 sampai dengan 2024 dilihat sangat volatile dibandingkan dengan naik turun nya harga biji plastic, Bagaimana penjelasan dalam menghadapi Volatilitas ? Jawaban : Mengenai pasokan bahan baku, Kita memiliki keunggulan yaitu : kita ada divisi trading biji plastic. Trading Biji Plastik itu bertujuan untuk mendukung /support kebutuhan bahan baku Biji Plastik untuk produksi barang jadi kemasan plastic. Harga Biji Plastik Tergantung saat beli harga saat itu. Ada hubungan dgn kurs nilai tukar dolar juga. Jadi, saat kita pikir Harga Biji Plastik sudah Murah, maka kita melakukan pembelian, maka hal ini bisa dapat membuat harga pokok penjualan menjadi rendah dan maka bisa mendapatkan margin yang bagus. Bisa juga sebaliknya bisa juga margin kurang bagus. Kami bisa antisipasi untuk menjadi barang jadi kemasan plastic karena Pedagang Kemasan Plastik di pasar tradisional ini tidak terlalu sensitive terhadap harga. Untuk Pedagang Kemasan Plastik di pasar tradisional ini tidak terlalu sensitif terhadap fluktuasi harga minyak mentah, melainkan mereka menginginkan harga yang stabil dan terjangkau & menjaga kualitas produk yg terjamin agar mereka bisa terus menjual produk Panca Budi. 4. Ibu Hera, Investor individu Saya mau bertanya mengenai Komitmen membagi Dividen setiap tahun, Bagaimana ? Bagaimana efek kenaikan pajak PPN terhadap Laba Bersih ? Jawaban : Semoga kedepannya, Perusahan semakin maju dan berkembang dan menciptakan Laba Bersih yang bagus, maka kita akan membagi Dividen setiap tahun.
Page 4
Kenaikan pajak PPN sudah sejak tahun 2022 menjadi 11% & Kenaikan pajak PPN pada tahun 2025 menjadi 12%, selama tahun 2022 sampai dengan 2024 dan juga pada tahun 2025 tidak memberi pengaruh terhadap bisnis kami karena bisnis kami merupakan barang consumer (consumer good) yang dibutuhkan masyarakat dan Kemasan Plastik ini harganya masih terjangkau. 5. Bapak Ramly, Investor Melihat situasi perekonomian mengenai PHK, Bagaimana perseroan menghadapi kondisi PHK yang berdampak pada pasar, khususnya kebutuhan plastik kemasan, di mana plastik kemasan itu merupakan pelengkap kebutuhan dasar seperti kemasan makanan.? Jawaban : Produk yang kita jual ke pasar itu dipakai untuk membungkus/mengemas bahan kebutuhan pokok. Jadi maksudnya untuk mengemas produk makanan & minuman, misalkan plastik tomat untuk pengemas minyak goreng & untuk pengemas gula dll. Jadi, Kemasan plastic masih tetap dibutuhkan, karena ini untuk membungkus/mengemas bahan kebutuhan pokok seperti makanan & minuman. Jika dilihat dari buying power-nya, so far masih tetap dibutuhkan karena kebutuhan pokok. Dan juga, Produk kami ini Top Brand & Best Brand yang banyak dibutuhkan pelanggan. Mengenai PHK. Kami tidak ada PHK secara massal itu. Kami hanya mempertimbangkan secara Cost Tenaga kerja. Jadi sudah sejak berapa tahun terakhir, ada selisih UMR, sebelumnya pabrik kita banyak di Tangerang. Kalau melihat selisih UMR di Tangerang dengan Solo & Boyolali yang perbedaanya sangat besar, Kami melakukan shifting Pabrik ke Jawa Tengah, tapi kita tidak sengaja melakukan PHK. Kami ingin meningkatkan kapasitas pabrik di Jawa Tengah dengan Upah UMR yang lebih rendah. 6. Bapak Fery, Investor Saya mau tanya untuk CAPEX yg sebesar Rp 60 Milyar untuk ekspansi kemana ? Jawaban : Rencana CAPEX untuk beli Pabrik Baru di Boyolali : Pembangunan Pabrik Baru di Boyolali. Karena kami ingin meningkatkan kapasitas pabrik di Jawa Tengah dengan Upah UMR yang lebih rendah. Mengenai anggaran belanja (CAPEX) pada tahun 2025, Perseroan berencana menganggarkan dana belanja perusahaan (Capital Expenditure) sekitar Rp 40-60 miliar pada tahun 2025. Nantinya, 60-65% dana dialokasikan untuk breakdown tanah bangunan, sedangkan sisanya 30-35% untuk maintenance mesin. Sumber pendanaannya sebagian besar berasal dari dana internal perusahaan. Seperti yang terlihat dari kinerja kami, EBITDA kami saat ini cukup kuat untuk mendukung kebutuhan investasi tersebut. Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Atas perhatian serta kerjasamanya kami ucapkan terima kasih. Hormat kami, PT Panca Budi Idaman Tbk. Lukman Hakim MM, MMSI, CSA, CRP Direktur & Sekretaris Perusahaan
Page 5
FOTO-FOTO PUBLIC EXPOSE PT PANCA BUDI IDAMAN TBK (PBID) 2025
Page 6
Names mentioned 10 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Icha
p.1
unresolved
person
Sibarani
p.3
unresolved
person
Steve Winarto
p.3
unresolved
person
Hera
p.3
unresolved
person
Ramly
p.4
unresolved
person
Lukman Hakim MM, MMSI, CSA, CRP
· Direktur & Sekretaris Perusahaan
p.4 ×4
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.