Skip to content
Back to announcement

20250525_CASH_Laporan Informasi dan Fakta Material_31889011_lamp1.pdf

Other Text extracted CASH

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 23

Page 1
              KETERBUKAAN INFORMASI SEHUBUNGAN DENGAN
                        PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA
                               dalam rangka memenuhi
              Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17/POJK.04/2020
              tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha
              (“POJK 17/2020”) (“KETERBUKAAN INFORMASI”)

                                      DISCLOSURE OF
                                  INFORMATION RELATED
                                 TO ADDITIONAL BUSINESS
                                          ACTIVITIES
                                      to comply with
                    the Financial Services Authority Regulation No.
           17/POJK.04/2020 regarding Material Transaction and Change of
              Business Activities (“POJK 17/2020”) (“DISCLOSURE”)




                     PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk
                         (“Perseroan”) / (“Company”)
           Berkedudukan di Jakarta Pusat / Domiciled in Central Jakarta

                          Bidang Usaha / Line of Business:
                Penyedia Jasa Pembayaran / Financial Service Provider

                            Kantor Pusat / Head Office:
                        Gedung Atria @Sudirman Lantai 23,
                         Jalan Jenderal Sudirman Kav. 33A
                  Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang
                                 Jakarta Pusat 10220
                             https://www.cashlez.com/

DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS PERSEROAN, BAIK SECARA SENDIRI-SENDIRI
MAUPUN BERSAMA-SAMA, BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN
DAN KELENGKAPAN INFORMASI SEBAGAIMANA DIUNGKAPKAN DI DALAM
KETERBUKAAN INFORMASI INI DAN SETELAH MELAKUKAN PEMERIKSAAN SECARA
SEKSAMA, MENEGASKAN BAHWA INFORMASI YANG DIMUAT DALAM KETERBUKAAN
INFORMASI INI ADALAH BENAR DAN TIDAK ADA FAKTA PENTING MATERIAL DAN
RELEVAN YANG TIDAK DIUNGKAPKAN ATAU DIHILANGKAN DALAM KETERBUKAAN
INFORMASI INI SEHINGGA MENYEBABKAN INFORMASI YANG DIBERIKAN DALAM
KETERBUKAAN INFORMASI INI MENJADI TIDAK BENAR DAN/ATAU MENYESATKAN.

Keterbukaan Informasi kepada para pemegang saham ini dibuat dan ditujukan kepada Pemegang
Saham Perseroan dan masyarakat sehubungan dengan Perubahan Kegiatan Usaha (sebagaimana
didefinisikan di bawah) dan dalam rangka memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.
17/POJK.4/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.
       Keterbukaan Informasi ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 23 Mei 2025
Page 2
Keterbukaan Informasi ini dibuat sehubungan dengan rencana Perseroan untuk menambah
kegiatan usahanya dengan merujuk pada Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia
(“KBLI”) tahun 2020 yang diatur dalam Peraturan Badan Pusat Statistik No. 2 tahun 2020
tentang Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (“Penambahan Kegiatan Usaha”).


Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, rencana Penambahan Kegiatan Usaha tersebut perlu
mendapatkan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan. Perseroan bermaksud
untuk meminta persetujuan tersebut dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan
yang rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 28 Mei 2025 (“RUPST”).


       II. URAIAN MENGENAI PERUSAHAAN / SUMMARY OF THE COMPANY



Riwayat Singkat
Perseroan adalah salah satu perusahaan penyedia jasa pembayaran di Indonesia yang didirikan
tahun 2015 berdasarkan Akta No. 1 Tanggal 12 Januari 2015 yang diterbitkan oleh Notaris
Novita Puspitarini, S.H., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan, yang telah memperoleh
status badan hukum dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
sebagaimana ditegaskan dalam Surat Keputusan Nomor AHU0001712.AH.01.01. Tahun 2015
tanggal 15 Januari 2015 dan terdaftar dalam Daftar Perusahaan Nomor AHU-0004087.
AH.01.11. Tahun 2015 tanggal 15 Januari 2015.

Anggaran dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan. Perubahan terakhir
sebagaimana termaktub dalam Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan
No. 50 tanggal 09 Januari 2025, yang dibuat di hadapan Jimmy Tanal, S.H., M.Kn., Notaris di
Jakarta, yang telah diterima dan dicatat dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-AH.01.09- 0028823 tanggal 23
Januari 2025
(“Anggaran Dasar”).

Susunan Permodalan dan Susunan Pemegang Saham

Struktur permodalan Perseroan per tanggal 31 Maret 2025 mengacu pada Akta Berita Acara
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 08 tanggal 05 Desember 2019, yang dibuat
dihadapan Notaris Edward Suharjo Wiryomartani, S.H., M.Kn., Notaris di Kota Administrasi
Jakarta Barat, sebagaimana ditegaskan dalam Surat Keputusan Kementerian Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-0102919.AH.01.02.TAHUN 2019 tanggal 09
Desember 2019 dan terdaftar dalam Daftar Perseroan No. AHU-0237671.AH.01.11.TAHUN
2019 tanggal 09 Desember 2019 serta Akta Pernyataan Keputusan Direksi di Luar Rapat No.
60 tanggal 31 Mei 2021, yang dibuat dihadapan Notaris Antonius Wahono Prawirodirdjo, S.H.,
Notaris di Kota Administrasi Jakarta Utara, yang telah diterima dan dicatat dalam Sistem
Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
No. AHU-AH.01.03-0341621 tanggal 31 Mei 2021 dan terdaftar dalam Daftar Perseroan No.
AHU-0096092.AH.01.11.TAHUN 2021 tanggal 31 Mei 2021.

Susunan pemegang saham per tanggal 31 Maret 2025 mengacu pada Akta Pernyataan
Keputusan Rapat No. 78 tanggal 19 September 2022, yang dibuat dihadapan Notaris Jose Dima
Satria, S.H., M.Kn., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan, yang telah diterima dan
dicatat dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia No. AHU-AH.01.09-0059784 tanggal 28 September 2022 dan terdaftar
dalam Daftar Perseroan No. AHU-0193536.AH.01.11.TAHUN 2022 tanggal 28 September
2022 serta berdasarkan Laporan Bulanan yang dikeluarkan oleh PT Sinartama Gunita selaku
Biro Administrasi Efek. Dengan tabel sebagai berikut:
Page 3
        Keterangan                Jumlah Saham                         Presentase
                                                 Nilai Nominal (Rp)


Modal Dasar                     4.712.017.608    Rp56.544.211.296     100%


Modal Ditempatkan dan Disetor   1.431.112.517    Rp17.173.506.204     25%




Andri Wijono Sutiono            436.169.044      Rp5.234.028.528      30.4773%




Hasim Sutiono                   380.168.351      Rp4.562.020.212      26.5643%




Masyarakat                      614.788.122      Rp7.377.457.464      42.9584%




Jumlah Modal Ditempatkan dan    1.431.125.517    Rp17.173.506.204     25%
Disetor Penuh


Saham dalam Portepel            3.280.892.091    Rp39.370.705.092     75%
Page 4
Susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan

Susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan per 17 April 2025 mengacu pada Akta Berita
Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 50 tanggal 9 Januari 2015 yang dibuat
dihadapan Notaris Jimmy Tanal, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta, yang telah diterima dan dicatat
dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia No. AHU-AH.01.09-0028823 tanggal 23 Januari 2025 dan terdaftar dalam
Daftar Perseroan No. AHU-0010384.AH.01.11.TAHUN 2025 tanggal 23 Januari 2025 sebagai
berikut:
                                        Direksi
         Presiden Direktur                             : Willy Chandry
         Direktur                                      : Hendrik Adrianto


                                      Dewan Komisaris
            Presiden Komisaris                       : Surya Aseanto Putra
            Komisaris Independen                     : Niniek S. Rahardja

Kegiatan Usaha Perseroan

Perseroan menjalankan kegiatan usaha sebagaimana mengacu pada Akta Pernyataan Keputusan
Rapat No. 178 tanggal 31 Mei 2022, yang dibuat dihadapan Notaris Jose Dima Satria, S.H.,
M.Kn., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan, sebagaimana ditegaskan dalam Surat
Keputusan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-
0039361.AH.01.02.TAHUN 2022 tanggal 10 Juni 2022 dan terdaftar dalam Daftar Perseroan
No. AHU-0108434.AH.01.11.TAHUN 2022 tanggal 10 Juni 2022, yang pada saat ini mencakup
kegiatan usaha sebagai berikut:

No. KBLI*                Kegiatan Usaha Utama
1 63122           Portal Web Dan/Atau Platform Digital Dengan Tujuan Komersial


 2        66411   Penyedia Jasa
                  Pembayaran (PJP)
 3        62012   Aktivitas Pengembangan Aplikasi Perdagangan Melalui Internet (E-
                  Commerce)

  *) KBLI atau Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia adalah panduan bagi pelaku usaha di
  Indonesia untuk menentukan jenis kegiatan usaha yang akan dijalankan di Indonesia

Perseroan bermaksud untuk melakukan Penambahan Kegiatan Usaha, yaitu menambah
kegiatan usahanya saat ini dengan kegiatan usaha sebagai berikut:

     No.     KBLI          Kegiatan Usaha
      1      66413   Penyelenggara Penunjang Sistem Pembayaran

      2      58200   Penerbitan Piranti Lunak

      3      47414   Perdagangan Eceran Alat Telekomunikasi
      4      47793   Perdagangan Eceran Mesin Lainnya Dan Perlengkapannya
Page 5
Ikhtisar Data Keuangan dan Rasio Keuangan Penting

Laporan studi kelayakan studi kelayakan adalah untuk periode 2020 sampai 2024 dengan
mengacu kepada laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2024 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Paul Hadiwinata,
Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan & Rekan dengan opini wajar yang menjadi dasar penyusunan
laporan studi kelayakan.

Dengan nomor Laporan Audit Independen (LAI), tanggal LAI, opini audit dan nama Akuntan
Publik untuk laporan keuangan yang diaudit atas masing-masing periode sebagai berikut:
 1. Laporan Keuangan Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
    dengan No. 00726/2.1133/AU.1/05/1929-2/1/III/2025 yang telah diaudit oleh KAP Paul
    Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan & Rekan dan telah di tanda tangani pada
    tanggal 27 Maret 2025 oleh Heri Setianto, S.E., CPA, dengan pendapat bahwa laporan
    keuangan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material.
 2. Laporan Keuangan Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember
    2023 dengan No. 00608/2.1133/AU.1/05/1929-1/1/III/2024 yang telah diaudit oleh KAP
    Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan & Rekan dan telah di tanda tangani
    pada tanggal 28 Maret 2024 oleh Heri Setianto, S.E., CPA, dengan pendapat bahwa laporan
    keuangan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material.
 3. Laporan Keuangan Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022
    dengan No. 00566/2.1133/AU.1/05/0121-1/1/III/2023 yang telah diaudit oleh KAP Paul
    Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan & Rekan dan telah di tanda tangani pada
    tanggal 30 Maret 2023 oleh Akhyadi Wadisono, CPA, dengan pendapat bahwa laporan
    keuangan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material.
 4. Laporan Keuangan Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021
    dengan No. 00615/2.1133/AU.1/05/1601-2/1/III/2022 yang telah diaudit oleh KAP Paul
    Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan & Rekan dan telah di tanda tangani pada
    tanggal 28 Maret 2022 oleh Josef Surono, S.E., M.Ak., CPA , dengan pendapat bahwa
    laporan keuangan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material.
 5. Laporan Keuangan Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020
    dengan No. 00339/2.1133/AU.1/05/1601-1/1/III/2021 yang telah diaudit oleh KAP Paul
    Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan & Rekan dan telah di tanda tangani pada
    tanggal 18 Maret 2021 oleh Josef Surono, S.E., M.Ak., CPA , dengan pendapat bahwa
    laporan keuangan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material.

     A) Laporan Posisi Keuangan

 Uraian                      2020             2021            2022            2023            2024
 Aset Lancar                 127.939          86.702          48.903          60.880          53.705
 Aset Tidak Lancar           71.933           68.286          176.585         168.962         179.926
 Total Aset                  199.872          154.988         225.487         229.842         233.631
 Liabilitas Jangka           82.654           48.151          38.128          72.653          56.443
 Pendek
 Liabilitas Jangka           4.358            1.693           2.811           2.290           56.058
 Panjang
 Total liabilitas            87.012           49.844          40.939          74.943          112.501
 Total Liabilitas dan        199.872          154.988         225.487         229.842         233.631
 Ekuitas

     B) Laporan Laba (Rugi) dan Penghasilan Komprehensif Lain

 Description                 2020            2021            2022            2023             2024
 Pendapatan Usaha            84.320          140.851         128.980         194.879          138.344
 Beban Pokok                 52.309          103.965         99.095          178.748          119.335
 Pendapatan
 Beban umum dan              40.056          46.467          38.689          48.774           52.712
 Administrasi
Page 6
      Laba (Rugi) Usaha           32.011         36.886          29.885          16.132          19.009
      Laba (Rugi) Bersih          (7.130)        (8.682)         (9.809)         (30.425)        (34.802)

           C) Laporan Arus Kas

      URAIAN                     2020             2021            2022           2023            2024
Arus Kas Aktivitas               17.926           (37.772)        (4.419)        (13.513)        (27.219)
Operasi
Arus Kas Aktivitas               (80.298)         9.949           (9.326)        (2.178)         (6.540)
Investasi
Arus Kas Aktivitas               79.789           (1.645)         9.802          18.590          35.501
Pendanaan
Kenaikan bersih kas dan          17.417           (29.467)        (3.943)        2.900           1.741
setara kas
Kas dan setara kas awal          26.014           43.431          13.464         9.520           12.420
tahun
Kas dan Setara Kas               43.431           13.964          9.520          12.420          14.161
Akhir Tahun

     Rasio Keuangan
     Rasio keuangan penting yang terdampak dengan informasi satuan (presentase /x) pada masing-masing rasio
     keuangan.

Descriptio         2020            2021            2022           2023            2024           Averag
n                                                                                                e
Likuidity
(X)
Rasio              1,55            1,80            1,28           0,84            0,95           1,28
Lancar
Rasio              1,39            1,56            1,00           0,72            0,84           1,10
Cepat
Solvability
(%)
Rasio              43,53           32,16           18,16          32,61           48,15          34,92%
utang              %               %               %              %               %
terhadap
aset
Rasio              77,10           47,40           22,18          48,38           92,88          57,59%
Utang              %               %               %              %               %
Terhadap
ekuitas
Profitabilit
y (%)
                   -3,57%          -5,60%          -4,35%         -               -              -8,33%
                                                                  13,24           14,90
ROA                                                               %               %
                   -6,32%          -8,26%          -5,31%         -               -              -
                                                                  19,64           28,73          13,65%
ROE                                                               %               %



          III. RINGKASAN LAPORAN PENILAI / SUMMARY OF APPRAISAL REPORT
Page 7
Ringkasan Studi Kelayakan berdasarkan Laporan No. FDI.JKT/0009/LAP/B/SK/IV/2025 tanggal
17 April 2025 untuk PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk yang Disusun oleh Kantor Jasa
Penilai Publik (KJPP) Ferdinand, Danar, Ichsan, dan Rekan (“FDI&R”).

Ferdinand Pardede, salah satu Penilai Publik klasifikasi penilaian bisnis yang tergabung dalam
FDI&R, telah memiliki izin No. B-1.09.00089 dari Menteri Keuangan Republik Indonesia, dan
terdaftar di OJK dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal (Penilai Bisnis) No.
STTD.PB-17/PJ-1/PM.02/2023. Beliau adalah anggota dari Masyarakat Profesi Penilai Indonesia.

1.     Obyek Studi Kelayakan
       Objek Studi Kelayakan ini berupa penambahan/ perubahan kegiatan usaha pada
       perseroaan dengan penambahan 4 (empat) kegiatan usaha, dalam bidang Penyelenggara
       Penunjang Sistem Pembayaran (KBLI 66413), Penerbitan Piranti Lunak (software) (KBLI
       58200), Perdagangan Eceran Alat Telekomunikasi (KBLI 47414), Perdagangan Eceran
       Mesin Lainnya dan Perlengkapannya (KBLI 47793).

2.     Maksud dan Tujuan
       Maksud dan tujuan laporan hasil analisis Studi Kelayakan atas Rencana
       penambahan/ perubahan kegiatan usaha KBLI perusahaan, diperuntukan dalam
       rangka memenuhi Otoritas Jasa Keuangan (“OJK’) terkait dengan peraturan
       perusahaan public (terbuka), yaitu Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik
       Indonesia No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan perubahan Kegiatan
       Usaha.

3.     Asumsi dan Kondisi Pembatas
       Dalam penyusunan Laporan Studi Kelayakan, KJPP FDI&R menggunakan asumsi dan
       kondisi pembatas sebagai berikut:
       a.      Laporan Studi Kelayakan ini bersifat non-disclaimer opinion.
       b.      Penilai Independen telah melakukan penelaahan atas dokumen yang digunakan
               dalam proses Studi Kelayakan.
       c.      Dalam menyusun Laporan Studi Kelayakan ini, Penilai Independen mengandalkan
               keakuratan dan kelengkapan informasi yang disediakan oleh pemberi tugas atau
               data yang diperoleh dari informasi yang tersedia untuk publik dan informasi lainnya
               yang kami anggap relevan.
       d.      Penilai Independen menggunakan proyeksi keuangan yang mencerminkan
               kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan
               pencapaiannya (fiduciary duty).
       e.      Penilai Independen bertanggung jawab atas pelaksanaan Studi Kelayakan.
       f.      Laporan Studi Kelayakan ini terbuka untuk publik.
       g.      Penilai Independen telah memperoleh informasi atas obyek Studi Kelayakan dari
               pemberi tugas.
       h.      Penilai Independen bertanggung jawab atas Laporan Studi Kelayakan ini.
       i.      Analisis-analisis, opini dan kesimpulan yang dibuat oleh penilai, serta Laporan Studi
               Kelayakan telah disusun sesuai dengan POJK No. 35/POJK.04/2020 Tahun 2020
               tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, SEOJK
               No. 17/SEOJK.04/2020 dan Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI), serta ketentuan
               Standar Penilaian Indonesia (SPI) (KEPI-SPI Edisi VII.2018).
       j.      KJPP FDI&R ingin menekankan bahwa hasil kajian, analisis, serta tanggung jawab
               kami secara khusus hanya terbatas pada aspek Studi Kelayakan atas obyek
               penugasan, di luar dari aspek perpajakan dan hukum karena hal tersebut berada di
               luar lingkup penugasan.
       k.      Laporan Studi Kelayakan ini dibuat dan ditujukan hanya kepada pemberi tugas,
               sesuai dengan maksud dan tujuan yang diungkapkan dalam Laporan Studi
               Kelayakan dan tidak dapat digunakan untuk maksud dan tujuan lainnya dan kami
               tidak bertanggung jawab jika laporan ini digunakan untuk tujuan lain.
       l.      Studi Kelayakan ini dilakukan sesuai dengan asumsi pada tanggal penilaian,
               sehingga pengguna Laporan Studi Kelayakan diminta untuk berhati-hati dalam
               menentukan relevansi antara hasil dengan kebutuhannya (terkait penggunaan hasil
               laporan).
Page 8
4.   Metodologi Penilaian
     Dalam penyusunan Laporan Studi Kelayakan, KJPP FDI&R telah melakukan analisis
     dengan menggunakan pendekatan dan prosedur penilaian untuk transaksi yang diusulkan
     berdasarkan aspek-aspek berikut:
     a. Analisis Kelayakan Pasar
     b. Analisis Kelayakan Teknis
     c. Analisis Kelayakan Pola Bisnis
     d. Analisis Model Manajemen
     e. Analisis Kelayakan Keuangan

5.   Analisis Studi Kelayakan

     Analisis Kelayakan Pasar
     Digitalisasi mendorong pertumbuhan E-Commerce di Indonesia, dengan transaksi
     mencapai Rp1.100,87 triliun pada 2023, dan peran Payment Gateway semakin
     penting untuk sistem pembayaran yang aman. Peningkatan infrastruktur digital dan
     aplikasi keuangan mendorong pertumbuhan transaksi online, dengan E-Money
     sebagai alat pembayaran dominan, sementara Perseroan berkomitmen untuk
     mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan melalui integrasi aspek
     ekonomi, sosial, dan lingkungan dalam operasional bisnisnya.

     Ekonomi digital Indonesia diproyeksikan tumbuh pesat, mencapai GMV USD90 miliar
     pada 2024 dan USD200-300 miliar pada 2030, dengan E-Commerce sebagai
     penyumbang terbesar, sementara industri payment gateway berkembang pesat,
     menargetkan perusahaan besar, UMKM, dan masyarakat yang membutuhkan
     pembayaran aman. Laporan e-Conomy SEA 2024 menunjukkan pertumbuhan
     layanan keuangan digital, dengan pembayaran online, e-wallet, mobile banking,
     dan QRIS semakin populer seiring dengan peningkatan pengguna internet dan e-
     commerce.

     Beberapa penyedia layanan payment gateway di Indonesia termasuk Finpay,
     Midtrans, Doku, iPaymu, iPay88, Faspay, Xendit, Winpay, Prismalink, dan Duitku.
     Masing-masing menawarkan berbagai solusi pembayaran seperti transfer bank, e-
     wallet, kartu kredit, dan lainnya, serta bekerja sama dengan berbagai perusahaan
     besar dan UMKM.

     Perseroan memiliki rencana strategis yang sejalan dengan visi dan misi Perusahaan.
     Proses distribusi dimulai dari supplier, disalurkan melalui partner dan end user/
     merchant, dengan pendapatan yang diperoleh dari jasa yang diberikan, termasuk
     layanan payment gateway melalui aplikasi Cashlezz, Electronic Data Capture
     (EDC), dan produk jasa lainnya.

     Analisis Kelayakan Teknis

     Perseroan memiliki kapasitas dalam menjalankan kegiatan usaha sesuai dengan
     penambahan 4(empat) kegiatan usaha yaitu dalam bidang Penyelenggara
     Penunjang Sistem Pembayaran (KBLI 66413), Penerbitan Piranti Lunak (software) (KBLI
     58200), Perdagangan Eceran Alat Telekomunikasi (KBLI 47414), Perdagangan
     Eceran Mesin Lainnya dan Perlengkapannya (KBLI 47793).

     Atas penambahan kegiatan usaha ini memerlukan peralatan teknologi, yang
     berupa mesin POS Android dan produk teknologi Internet of Things (IoT). Sedangkan
     proses layanan jasa yang dilakukan dapat terlihat dalam gambar berikut:
Page 9
Analisis Kelayakan Pola Bisnis

Keunggulan kompetitif yang dimiliki saat ini adalah Perseroan telah memperolah izin
dari Bank Indonesia sebagai penyedia payment gateway, pengalaman sejak 2015
dengan lebih dari 20.000 merchant, serta komitmen pada pelayanan maksimal
untuk memenuhi kebutuhan konsumen.

Kemampuan pesaing untuk meniru produk tergolong sulit karena Perseroan tidak
hanya dapat menyediakan EDC, tetapi juga dapat menyediakan software.
Sedangkan kompetitor lain banyak yang hanya dapat menyediakan EDC tanpa
software.

Kemampuan dalam menciptkan nilai, dapat tercipta pada kemampuan Perseroan
untuk terus meningkatkan pendapatan melalui inovasi, strategi operasional yang
efisien, dan ekspansi yang berkelanjutan, sebagaimana tercermin dalam tren
pertumbuhan positif selama lima tahun terakhir.

Analisis Model Manajemen

Dalam menjalankan penambahan kegiatan usaha, Perseroan tidak melakukan
penambahan tenaga kerja tetapi menggunakan tenaga kerja yang dimiliki, dan
tidak memerlukan tenaga ahli yang professional. Sedangkan terkait dengan
kekayaan intelektual saat ini Perseroan telah memiliki sertifikat merek atas logo, serta
hak cipta atas beberapa program komputer, antara lain: Cashlez POS, Cashlez
Merchant Portal, Cashlez Android Line Adapter (CARLA), Cashlez Payment System,
Cashlez Link, Cashlez MPOS, dan Cashlez Payment Orchestrator.

Risiko-risiko yang berpotensi terjadi dalam menjalankan kegiatan usahanya, antara
lain adalah Risiko Nilai Tukar Mata Uang Asing, Risiko Suku Bunga, Risiko Kredit, Risiko
Likuiditas, Risiko Tidak Tercapainya Proyeksi, Risiko Berkurangnya Mitra yang
Menggunakan Produk Perseroan, Risiko Reputasi, Risiko Kepatuhan, Risiko Hukum.
Dalam menjalankan setiap bidang usaha Perseroan memiliki kapasitas manajemen
yang memiliki kompetensi dan berpengalaman sesuai bidangnya (key person).

Sistem organisasi dan Manajemen yang baik sangat diperlukan untuk mendukung
terciptanya suatu perusahaan yang sistematis dalam pengendalian internal
sehingga dapat membentuk perusahaan yang mapan dan untuk mencapai
tujuannya. Struktur organisasi dan Manajemen yang baik sangat erat hubungannya
dengan koordinasi kerja yang terpadu dan terarah.

Analisis Kelayakan Keuangan

Dalam rencana perubahan kegiatan usaha, Perseroan akan menambah 4(empat)
kegiatan usaha yaitu dalam bidang Penyelenggara Penunjang Sistem Pembayaran
(KBLI 66413), Penerbitan Piranti Lunak (software) (KBLI 58200), Perdagangan Eceran
Alat Telekomunikasi (KBLI 47414), Perdagangan Eceran Mesin Lainnya dan
Perlengkapannya (KBLI 47793) membutuhkan biaya investasi terkait sebesar Rp
3.000.000.000, dengan pembiayaan berasal dari kas Perseroan.

Biaya operasional atas rencana perubahan kegiatan usaha terdiri dari beban pokok
penjualan dan biaya/beban lain.

Berikut adalah analisis titik impas atas rencana perubahan kegiatan usaha selama
periode proyeksi:
        Uraian          2025            2026           2027            2028            2029             2030

 Pendapatan          1.853.694.952   7.414.779.808   7.414.779.808   7.414.779.808   7.414.779.808   7.414.779.808

 Biaya Tetap          250.000.000     500.000.000     500.000.000     500.000.000     500.000.000     500.000.000

 Biaya Variabel      1.390.212.671   5.560.850.686   5.560.850.686   5.560.850.686   5.560.850.686   5.560.850.686

 Break Event Point    999.873.690    1.999.747.379   1.999.747.379   1.999.747.379   1.999.747.379   1.999.747.379
Page 10
          Dalam melakukan analisis kelayakan keuangan digunakan analisis Present Value
          (“NPV”), Internal Rate of Return (“IRR”), Profitability Index (“PI”), dan Payback
          Periode dengan hasil sebagai berikut:

          Tabel 1. NPV, IRR, PI, Payback periode
              Keterangan             Indikator              Satuan              Hasil Analisa

        Net Present Value             NPV > 0                 Rp                    3.262.850.450

        IRR                           IRR > DR                 %                          26,12%

        Profitability Index            PI > 0                  x                                1,11

        Payback Period                 Tahun                                                     5,0


6.        Kesimpulan
          Dengan mempertimbangkan analisis Studi Kelayakan yang dilakukan meliputi
          analisis Kelayakan Pasar, analisis Kelayakan Teknis, analisis Kelayakan Pola Bisnis,
          analisis Kelayakan Model Manajemen dan analisis Keuangan serta semua asumsi-
          asunsi dapat terpenuhi, maka kami berpendapat bahwa rencana Perseroan dalam
          rangka Perubahan kegiatan usaha berupa penambahan 4 (empat) kegiatan
          usaha, dalam bidang Penyelenggara Penunjang Sistem Pembayaran (KBLI 66413),
          Penerbitan Piranti Lunak (software) (KBLI 58200), Perdagangan Eceran Alat
          Telekomunikasi (KBLI 47414), Perdagangan Eceran Mesin Lainnya dan
          Perlengkapannya (KBLI 47793) adalah LAYAK.



 IV. KETERSEDIAAN TENAGA AHLI SEHUBUNGAN DENGAN RENCANA PENAMBAHAN
     KEGIATAN USAHA/AVAILABILITY OF EXPERTS IN CONNECTION WITH THE
                   ADDITIONAL BUSINESS ACTIVITIES PLAN

       Dalam menjalankan penambahan kegiatan usaha, perseroan tidak melakukan penambahan tenaga kerja
       tetapi menggunakan tenaga kerja yang dimiliki, dan tidak memerlukan tenaga ahli yang profesional,
       namun kemungkinan penambahan pegawai akan disesuaikan dengan kebutuhan di masa depan. Dengan
       Rincian tenaga kerja saat ini


        Level                                                        Jumlah
        Directorate Corporate Secretary & Corporate Communication    3 Orang
        Directorate Finance Accounting &Tax                          11 Orang
        Directorate Governance, Risk & Compliance                    8 Orang
        Directorate Operations & Support                             9 Orang
        Directorate Human Relation & General Affair                  7 Orang
        Directorate Business                                         14 Orang
        Directorate Information Technology                           28 Orang
        Internal Audit                                               1 Orang




     V. PENJELASAN, PERTIMBANGAN DAN ALASAN DILAKUKANNYA PENAMBAHAN
         KEGIATAN USAHA / EXPLANATION, CONSIDERATIONS AND REASONS FOR
                             THEADDITIONAL BUSINESS ACTIVITIES
       Dalam melakukan rencana penambahan kegiatan usaha, Perseroan mengharapkan bahwa
       kegiatan usaha tersebut akan membantu meningkatkan kinerja pendapatan dan keuntungan bagi
Page 11
Perseroan. Perseroan akan melihat peluang-peluang usaha dan potensi dari rencana penambahan
kegiatan usaha yang akan ditambahkan tersebut.

Selain itu, rencana penambahan kegiatan usaha diharapkan dapat memberikan dampak yang
positif bagi kelangsungan usaha Perseroan, pertumbuhan jangka panjang dan tentunya akan
berdampak secara langsung terhadap kondisi keuangan Perseroan. Dengan adanya penambahan
kegiatan usaha ini, pendapatan usaha Perseroan akan mengalami peningkatan dan diharapkan
ekuitas Perseroan semakin membaik di tahun-tahun mendatang. Hal ini diharapkan pula dapat
memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham Perseroan.

Kemudian penambahan KBLI baru dapat membuat Perseroan mendapatkan pendapatan
pendapatan tambahan dari pembelian/penyewaan device langsung dari partner. Selain itu dapat
menunjang penambahan pendapatan untuk software pembayaran (bisnis saat ini) dengan
penyediaan device dan software bagi klien.




       VI. PENJELASAN TENTANG PENGARUH PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA
     PADA KONDISI KEUANGAN PERSEROAN / EXPLANATION ON THE IMPACTE OF THE
     ADDITIONAL BUSINESS ACTIVITIES ON THE FINANCIAL CONDITION OF THE
                                   COMPANY

Secara operasional, kegiatan usaha baru akan mendorong efisiensi dan memperluas layanan
Perseroan ke segmen digital. Dari sisi keuangan, diharapkan terjadi peningkatan pendapatan
secara bertahap dari lini usaha baru tersebut, meskipun akan ada peningkatan belanja modal di
tahap awal yang telah diperhitungkan dalam rencana keuangan Perseroan.


    VII. INFORMASI PENYELENGGARAAN RUPS / INFORMATION ON THE AGMS
Perseroan akan menyelenggarakan RUPST 2025 untuk antara lain memperoleh persetujuan atas
rencana Penambahan Kegiatan Usaha. RUPST tersebut akan diselenggarakan oleh Perseroan
pada hari Rabu tanggal 28 Mei 2025 bertempat di Gedung Atria @Sudirman Lantai 5, Jalan
Jenderal Sudirman Kav. 33A, Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta
Pusat 10220 pukul 10.00 WIB. Adapun mata acara RUPST sebagai berikut:

1. Persetujuan Laporan Tahunan dan Pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian
   Perseroan, Persetujuan Laporan Pengawasan Dewan Komisaris untuk tahun buku yang
   berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, sekaligus pemberian pelunasan dan pembebasan
   tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) kepada anggota Direksi atas tindakan
   pengurusan Perseroan dan Dewan Komisaris atas tindakan pengawasan Perseroan yang
   telah dijalankan selama Tahun Buku 2024.
2. Pengesahan Laba/Rugi Bersih Perseroan untuk Tahun Buku 2024.
3. Penetapan Remunerasi (gaji/honorarium, fasilitas, tunjangan, dan benefit lainnya) untuk
   Tahun Buku 2025 serta Tantiem/Bonus untuk Tahun Buku 2024 bagi anggota Direksi dan
   Dewan Komisaris Perseroan.
4. Memberikan kuasa kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik
   dalam mengaudit Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku 2025.
5. Persetujuan atas perubahan susunan Direksi Perseroan.
6. Persetujuan atas perubahan Anggaran Dasar Perseroan terkait tugas dan wewenang Direksi
   Perseroan.
7. Persetujuan penambahan izin kegiatan usaha Perseroan dalam Anggaran Dasar Perseroan
   dengan ketentuan Peraturan Badan Pusat Statistik No. 2 Tahun 2020 tentang Klasifikasi
   Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI).
8. Persetujuan atas penetapan pemegang saham pengendali Perseroan.
9. Persetujuan untuk memperpanjang pendelegasikan dan memberikan kuasa dengan hak
   substitusi kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk penerbitan saham dan penyesuaian
   modal ditempatkan dan disetor dalam Perseroan sehubungan dengan Penambahan Modal
   Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu sebagaimana dimaksud dalam Peraturan
Page 12
   No.14/POJK.04/2019 Dalam rangka Program Kepemilikan Saham Manajemen dan
   Karyawan (Management and Employee Stock Option) yang telah disetujui oleh Rapat
   Umum Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 31 Mei 2024.

Merujuk pada ketentuan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar
Biasa No. 52 tanggal 21 Desember 2020, yang dibuat dihadapan Antonius Wahono
Prawirodirdjo, S.H., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Utara, yang telah diterima dan dicatat
dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia No. AHU-AH.01.03-0034567 tanggal 20 Januari 2021 dan terdaftar dalam
Daftar Perseroan No. AHU-0011143.AH.01.11.TAHUN 2021 tanggal 20 Januari 2021.
Adapun ketentuan kuorum pertama, kedua, dan ketiga sebagai berikut:

1. RUPS dapat dilangsungkan jika RUPS dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili paling
   kurang 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah dan
   keputusan adalah sah jika disetujui lebih dari 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah seluruh
   saham dengan hak suara yang hadir dalam RUPS.
2. Dalam hal kuorum kehadiran tidak tercapai, RUPS kedua dapat diadakan dengan ketentuan
   RUPS kedua adalah sah dan berhak mengambil keputusan jika dalam RUPS dihadiri oleh
   pemegang saham yang mewakili paling sedikit 3/5 (tiga per lima) bagian dari jumlah saham
   dengan hak suara yang sah dan keputusan RUPS kedua adalah sah jika disetujui oleh lebih
   dari 1/2 (satu per dua) bagian dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam RUPS.
3. Dalam hal kuorum kehadiran pada RUPS kedua sebagaimana dimaksud pada huruf b tidak
   tercapai, RUPS ketiga dapat diadakan dengan ketentuan RUPS ketiga sah dan berhak
   mengambil keputusan jika dihadiri oleh pemegang saham dengan hak suara yang sah dalam
   kuorum kehadiran dan kuorum keputusan yang sah ditetapkan oleh OJK atas permohonan
   Perseroan.

Kemudian ketentuan pemegang saham yang berhak mengikuti RUPST adalah pemegang saham
yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham Perseroan 1 (satu) hari kerja sebelum
pemanggilan RUPS. RUPST dilaksanakan pada tanggal 28 Mei 2025 yang diumumkan pada
tanggal 21 April 2025 dan pemanggilan RUPS dilaksanakan pada tanggal 6 Mei 2025.

              VIII. INFORMASI TAMBAHAN / ADDITIONAL INFORMATION
     Apabila para pemegang saham memerlukan informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi
     Perseroan pada jam kerja Perseroan melalui detail sebagaimana tersebut di bawah ini:


                         PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk
                               Gedung Atria @Sudirman
                                       Lantai 5,
                             Jalan Jenderal Sudirman Kav.
                                         33A
                                   Kelurahan Karet Tengsin,
                                   Kecamatan Tanah Abang
                                     Jakarta Pusat 10220

                                 E-mail: corsec@cashlez.com
                                  U.p.: Corporate Secretary

                                      Hormat kami,
                                    Direksi Perseroan
                                      21 April 2025
Page 13
                      KETERBUKAAN INFORMASI SEHUBUNGAN
                                 DENGAN
                            PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA

                                    dalam rangka memenuhi

                          Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
                                    17/POJK.04/2020
                    tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan
                      Usaha (“POJK 17/2020”) (“KETERBUKAAN
                                   INFORMASI”)


                                           DISCLOSURE OF




                         PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk
                             (“Perseroan”) / (“Company”)
               Berkedudukan di Jakarta Pusat / Domiciled in Central Jakarta

                              Bidang Usaha / Line of Business:
                   Jasa Finansial Teknologi / Financial Technology Services

                                Kantor Pusat / Head Office:
                            Gedung Atria @Sudirman Lantai 23,
                             Jalan Jenderal Sudirman Kav. 33A
                      Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang
                                     Jakarta Pusat 10220
                                  https://www.cashlez.com/

THE BOARD OF DIRECTORS AND BOARD OF COMMISSIONERS OF THE COMPANY
ARE RESPONSIBLE FOR THE ACCURACY OF ALL MATERIAL INFORMATION SET
OUT IN THIS DISCLOSURE, AND AFTER CAREFULLY REVIEWING THE AVAILABLE
INFORMATION (AS DEFINED IN THIS DISCLOSURE), IT IS HEREBY CONFIRMED
THAT TO THE BEST OF THEIR KNOWLEDGE AND UNDERSTANDING, ALL MATERIAL
INFORMATION HAS BEEN DISCLOSED IN THIS DISCLOSURE AND SUCH
INFORMATION IS NOT MISLEADING.
This Disclosure of Information to Shareholders is prepared and addressed to the Shareholders of the
Company and the public in connection with the Change in Business Activities (as defined below) and
in order to comply with the provisions of the Financial Services Authority Regulation No.
17/POJK.04/2020 concerning Material Transactions and Changes in Business Activities.
                    This Disclosure is issued in Jakarta on April 21st, 2025
Page 14
                                    PENDAHULUAN / FOREWORD

This Disclosure is made with regards to the plan of the Company to add its business activities with
reference to the 2020 Indonesian Standard Business Field Classification (“KBLI”) as stipulated in the
Central Statistics Agency Regulation No. 2 of 2020 on the Indonesian Standard Industrial Classification
(“Additional Business Activities”).

Pursuant to the applicable regulations, the Proposed Additional Business Activities requires the
approval of the General Meeting of the Shareholders of the Company. The Company intends to seek
said approval at the Company's Annual General Meeting of Shareholders, which is planned to be held
on May 28th, 2025 (“AGMS”).



               II. URAIAN MENGENAI PERSEROAN / BRIEF DESCRIPTION ON THE COMPANY


The Company is one of the payment service providers in Indonesia, established in 2015 pursuant to
Deed No. 1 dated January 12th, 2015, issued by Notary Novita Puspitarini, S.H., a Notary in the
Administrative City of South Jakarta. The Company has obtained legal entity status from the Minister
of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia as stipulated in Decree Number AHU-
0001712.AH.01.01.Tahun 2015 dated January 15th, 2015, and is registered in the Company Register
under Number AHU-0004087.AH.01.11.Tahun 2015 dated January 15th, 2015.

The Company’s Articles of Association have undergone several amendments. The most recent
amendment is as stated in the Deed of Minutes of the General Meeting of Shareholders of the Company
No. 50 dated January 9th, 2025, drawn up before Jimmy Tanal, S.H., M.Kn., a Notary in Jakarta. This
amendment has been accepted and recorded in the Legal Entity Administration System of the Ministry
of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia under No. AHU-AH.01.09-0028823 dated
January 23rd, 2025 (“Articles of Association”).

Capital Structure and Shareholding Composition
Refers to the Deed of Minutes of the Extraordinary General Meeting of Shareholders No. 08 dated December 5,
2019, drawn up before Notary Edward Suharjo Wiryomartani, S.H., M.Kn., Notary in the Administrative City of
West Jakarta, as affirmed in the Decree of the Ministry of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia
No. AHU-0102919.AH.01.02.TAHUN 2019 dated December 9, 2019, and registered in the Company Register
No. AHU-0237671.AH.01.11.TAHUN 2019 dated December 9, 2019, as well as the Deed of Statement of the
Board of Directors’ Resolution Outside Meeting No. 60 dated May 31, 2021, drawn up before Notary Antonius
Wahono Prawirodirdjo, S.H., Notary in the Administrative City of North Jakarta, which has been received and
recorded in the Legal Entity Administration System of the Ministry of Law and Human Rights of the Republic of
Indonesia No. AHU-AH.01.03-0341621 dated May 31, 2021, and registered in the Company Register No. AHU-
0096092.AH.01.11.TAHUN 2021 dated May 31, 2021.
Shareholding Composition as of March 31, 2025 refers to the Deed of Statement of Meeting Resolutions No. 78
dated September 19, 2022, drawn up before Notary Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., Notary in the Administrative
City of South Jakarta, which has been received and recorded in the Legal Entity Administration System of the
Ministry of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia No. AHU-AH.01.09-0059784 dated September
28, 2022, and registered in the Company Register No. AHU-0193536.AH.01.11.TAHUN 2022 dated September
28, 2022, as well as based on the Monthly Report issued by PT Sinartama Gunita as the Share Registrar. With the
following table:
Page 15
  Description                                       Jumlah Saham       Nilai Nominal (Rp)      Presentase



  Authorized Capital                                4.712.017.608      Rp56.544.211.296        100%


  Issued and Paid-up Capital                        1.431.112.517      Rp17.173.506.204        25%




  Andri Wijono Sutiono                              436.169.044        Rp5.234.028.528         30.4773%




  Hasim Sutiono                                     380.168.351        Rp4.562.020.212         26.5643%




  Public                                            614.788.122        Rp7.377.457.464         42.9584%




  Total Issued and Fully Paid-up Capital            1.431.125.517      Rp17.173.506.204        25%




  Shares in Portfolio                               3.280.892.091      Rp39.370.705.092        75%




Composition of the Board of Directors and Board of Commissioners of the Company

The composition of the Board of Directors and Board of Commissioners of the Company as of April 17, 2025,
refers to the Deed of Minutes of the Extraordinary General Meeting of Shareholders No. 50 dated January 9, 2015,
made before Notary Jimmy Tanal, S.H., M.Kn., a Notary in Jakarta, which has been received and recorded in the
Legal Entity Administration System of the Ministry of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia under
No. AHU-AH.01.09-0028823 dated January 23, 2025, and registered in the Company Register under No. AHU-
0010384.AH.01.11.TAHUN 2025 dated January 23, 2025, as follows:
                                               Board of Directors

 President Director       : Willy Chandry

 Director                 : Hendrik Adrianto



                                            Board of Commissioners

 President Commissioner          : Surya Aseanto Putra

 Independent Commisioner         : Niniek S. Rahardja

Kegiatan Usaha Perseroan
The Company conducts its business activities as referred to in Deed of Statement of Meeting Resolutions No. 178
dated May 31, 2022, drawn up before Notary Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., Notary in the Administrative City of
Page 16
South Jakarta, as affirmed in the Decree of the Ministry of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia
No. AHU-0039361.AH.01.02.TAHUN 2022 dated June 10, 2022 and registered in the Company Register No.
AHU-0108434.AH.01.11.TAHUN 2022 dated June 10, 2022, which currently covers the following business
activities:
        No. KBLI*            Main Business Activities
        1 63122 Commercial Web Portals and/or Digital Platforms


       2        66411   Payment Service Provider

       3        62012   E-Commerce Application Development Activities


        *) KBLI atau Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia adalah panduan bagi pelaku usaha di
        Indonesia untuk menentukan jenis kegiatan usaha yang akan dijalankan di Indonesia

The Company intends to expand its Business Activities, by adding to its current business activities with the
following new business activities:

           No.     KBLI         Business Activities
            1      66413   Payment System Supporting Services

            2      58200   Software Publishing

            3      47414   Retail Trade of Telecommunication Equipment
            4      47793   Retail Trade of Other Machinery and Equipment




      Summary of Financial Data and Key Financial Ratios
      The feasibility study report covers the period from 2020 to 2024, based on the Company's financial statements
      for the year ended December 31, 2024, which were audited by the Public Accounting Firm (KAP) Paul
      Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan & Partners, with an unqualified opinion serving as the basis
      for the preparation of this feasibility study report.
      The Independent Audit Report (IAR) numbers, IAR dates, audit opinions, and names of the Certified Public
      Accountants (CPAs) who audited the financial statements for each period are as follows:
    1. The Company's Financial Statements for the period ended December 31, 2024, with IAR No.
        00726/2.1133/AU.1/05/1929-2/1/III/2025, audited by KAP Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno,
        Palilingan & Partners and signed on March 27, 2025, by Heri Setianto, S.E., CPA, with the opinion that the
        financial statements present fairly, in all material respects.
    2. The Company's Financial Statements for the period ended December 31, 2023, with IAR No.
        00608/2.1133/AU.1/05/1929-1/1/III/2024, audited by KAP Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno,
        Palilingan & Partners and signed on March 28, 2024, by Heri Setianto, S.E., CPA, with the opinion that the
        financial statements present fairly, in all material respects.
    3. The Company's Financial Statements for the period ended December 31, 2022, with IAR No.
        00566/2.1133/AU.1/05/0121-1/1/III/2023, audited by KAP Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno,
        Palilingan & Partners and signed on March 30, 2023, by Akhyadi Wadisono, CPA, with the opinion that
        the financial statements present fairly, in all material respects.
    4. The Company's Financial Statements for the period ended December 31, 2021, with IAR No.
        00615/2.1133/AU.1/05/1601-2/1/III/2022, audited by KAP Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno,
        Palilingan & Partners and signed on March 28, 2022, by Josef Surono, S.E., M.Ak., CPA, with the opinion
        that the financial statements present fairly, in all material respects.
    5. The Company's Financial Statements for the period ended December 31, 2020, with IAR No.
        00339/2.1133/AU.1/05/1601-1/1/III/2021, audited by KAP Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno,
        Palilingan & Partners and signed on March 18, 2021, by Josef Surono, S.E., M.Ak., CPA, with the opinion
        that the financial statements present fairly, in all material respects.
             1. Statement of Financial Position
Page 17
         Description                    2020             2021             2022             2023          2024
         Current Assets                 127.939          86.702           48.903           60.880        53.705
         Non-Current Assets             71.933           68.286           176.585          168.962       179.926
         Total Assets                   199.872          154.988          225.487          229.842       233.631
         Current Liabilities            82.654           48.151           38.128           72.653        56.443
         Non-Current                    4.358            1.693            2.811            2.290         56.058
         Liabilities
         Total Liabilities              87.012           49.844           40.939           74.943        112.501
         Total       Liabilities        199.872          154.988          225.487          229.842       233.631
         and Equity

               2. Lain Statement of Profit or Loss and Other Comprehensive Income

         Description                    2020            2021             2022             2023           2024
         Revenue                        84.320          140.851          128.980          194.879        138.344
         Cost of Revenue                52.309          103.965          99.095           178.748        119.335
         General and                    40.056          46.467           38.689           48.774         52.712
         Administrative
         Expenses
         Operating Profit               32.011          36.886           29.885           16.132         19.009
         (Loss)
         Net Profit (Loss)              (7.130)         (8.682)          (9.809)          (30.425)       (34.802)

               3. Cash Flow Statement

         Description                   2020             2021              2022            2023           2024
   Cash Flows from                     17.926           (37.772)          (4.419)         (13.513)       (27.219)
   Operating Activities
   Cash Flows from                     (80.298)         9.949             (9.326)         (2.178)        (6.540)
   Investing Activities
   Cash Flows from                     79.789           (1.645)           9.802           18.590         35.501
   Financing Activities
   Net Increase in Cash and            17.417           (29.467)          (3.943)         2.900          1.741
   Cash Equivalents
   Cash and Cash                       26.014           43.431            13.464          9.520          12.420
   Equivalents at Beginning
   of Year
   Cash and Cash                       43.431           13.964            9.520           12.420         14.161
   Equivalents at End of
   Year

       Financial Ratios
       Key financial ratios impacted, with unit information (percentage / x) for each financial ratio:
Description         2020              2021            2022             2023              2024            Average
Likquidity
(X)
Current                1,55            1,80             1,28             0,84             0,95           1,28
Ratio
Quick Ratio            1,39            1,56             1,00             0,72             0,84           1,10
Solvency
(%)
Debt to                43,53%          32,16%           18,16%           32,61%           48,15%         34,92%
Asset Ratio
Debt to                77,10%          47,40%           22,18%           48,38%           92,88%         57,59%
Equity Ratio
Page 18
Profitability
(%)
                        -3,57%            -5,60%            -4,35%             -                 -                 -8,33%
ROA                                                                            13,24%            14,90%
                        -6,32%            -8,26%            -5,31%             -                 -                 -
ROE                                                                            19,64%            28,73%            13,65%




            III. RINGKASAN LAPORAN PENILAI / SUMMARY OF APPRAISAL REPORT

  Summary of the Feasibility Study Based on Report No. FDI.JKT/0009/LAP/B/SK/IV/2025 dated April 17, 2025, for PT
  Cashlez Worldwide Indonesia Tbk Prepared by Public Appraisal Service Office (KJPP) Ferdinand, Danar, Ichsan, and
  Partners (“FDI&R”)
  Prepared by:
  Ferdinand Pardede, a public appraiser with a business valuation classification at FDI&R, licensed under No. B-1.09.00089
  from the Minister of Finance of the Republic of Indonesia and registered with OJK (Financial Services Authority) under
  Registration Certificate No. STTD.PB-17/PJ-1/PM.02/2023. He is also a member of the Indonesian Society of Appraisers.
  1.   Feasibility Study Object
       The object of this Feasibility Study is the addition/modification of business activities of the company through the
       inclusion of 4 (four) new business lines Payment System Support Services (KBLI 66413) Software Publishing (KBLI
       58200) Retail Trade of Telecommunication Equipment (KBLI 47414) Retail Trade of Other Machinery and Equipment
       (KBLI 47793)
  2.   Purpose and Objective
       The purpose of this Feasibility Study is to support the company’s plan to change/add business activities as required
       under OJK Regulation No. 17/POJK.04/2020 regarding Material Transactions and Changes in Business Activities for
       public companies.
  3.   Assumptions and Limitations

  In preparing the Feasibility Study Report, KJPP FDI&R applied the following assumptions and limitations:

   a. The Feasibility Study Report is prepared under a non-disclaimer opinion basis.
   b. The Independent Appraiser has conducted a review of the documents used during the Feasibility Study
      process.
   c. In preparing this report, the Independent Appraiser relied on the accuracy and completeness of information
      provided by the client, as well as publicly available data and other information deemed relevant.
   d. The Independent Appraiser used financial projections that reflect the reasonableness of projections
      prepared by management, along with their ability to achieve them (fiduciary duty).
   e. The Independent Appraiser is responsible for carrying out the Feasibility Study.
   f. This Feasibility Study Report is open to the public.
   g. The Independent Appraiser has obtained relevant information about the object of the study from the
      client.
   h. The Independent Appraiser is responsible for the content of this Feasibility Study Report.
   i. The analyses, opinions, and conclusions prepared by the appraiser, as well as this report, have been
      compiled in accordance with OJK Regulation No. 35/POJK.04/2020 on Business Valuation and
      Report Presentation in the Capital Market, SEOJK No. 17/SEOJK.04/2020, the Indonesian Appraiser
      Code of Ethics (KEPI), and Indonesian Valuation Standards (SPI), Edition VII.2018.
   j. KJPP FDI&R emphasizes that the results of this assessment and its responsibilities are strictly limited to
      the feasibility aspects of the assigned object and do not include tax or legal aspects, which fall outside the
      scope of the assignment.
   k. This Feasibility Study Report is prepared specifically for the client in line with the stated objectives and
      may not be used for any other purpose; the firm is not responsible for any misuse.
   l. The Feasibility Study is conducted based on assumptions as of the valuation date, and users of the report
      are advised to carefully consider the relevance of the findings to their needs (especially regarding the use
      of the results).
Page 19
4.   Valuation Methodology
     In preparing the Feasibility Study Report, KJPP FDI&R conducted analyses using assessment approaches and
     procedures for the proposed transaction based on the following aspects:
       a.   Market Feasibility Analysis
       b.   Technical Feasibility Analysis
       c.   Business Model Feasibility Analysis
       d.   Management Model Analysis
       e.   Financial Feasibility Analysis
5.   Feasibility Analysis
     Market Feasibility Analysis
     The digitalization trend is driving the growth of e-commerce in Indonesia, with total transactions reaching IDR 1,100.87
     trillion in 2023. In this context, Payment Gateway services play an increasingly important role in ensuring secure payment
     systems. Improvements in digital infrastructure and financial applications are supporting the surge in online transactions,
     with E-Money emerging as the dominant payment method. The Company is committed to supporting sustainable economic
     development by integrating economic, social, and environmental aspects into its business operations.
     Indonesia's digital economy is projected to grow rapidly, with a Gross Merchandise Value (GMV) of USD 90 billion in
     2024, and further rising to USD 200–300 billion by 2030, with e-commerce as the largest contributor. Meanwhile, the
     payment gateway industry is expanding rapidly, targeting large corporations, MSMEs (Micro, Small and Medium
     Enterprises), and the general public in need of secure payment solutions. The e-Conomy SEA 2024 report highlights the
     ongoing growth of digital financial services, including the increasing popularity of online payments, e-wallets, mobile
     banking, and QRIS, aligned with rising internet and e-commerce usage.
     Several payment gateway service providers in Indonesia include Finpay, Midtrans, Doku, iPaymu, iPay88, Faspay, Xendit,
     Winpay, Prismalink, and Duitku. Each provider offers various payment solutions such as bank transfers, e-wallets, credit
     card payments, and others, collaborating with both large companies and MSMEs.
     The Company has a strategic plan aligned with its vision and mission. Its distribution process begins with suppliers, flows
     through partners, and reaches end users or merchants. The Company generates revenue from the services provided,
     including payment gateway services via the Cashlezz application, Electronic Data Capture (EDC) devices, and other
     service products.


     Technical Feasibility Analysis
     The Company has the capacity to carry out business activities in accordance with the addition of four (4) business activities,
     namely in the field of Payment System Supporting Services (KBLI 66413), Software Publishing (KBLI 58200), Retail
     Trade of Telecommunication Equipment (KBLI 47414), Retail Trade of Other Machinery and Equipment (KBLI 47793).
     The addition of these business activities requires technological equipment, in the form of Android POS machines and
     Internet of Things (IoT) technology products. Meanwhile, the service process carried out can be seen in the following
     diagram:




     Business Model Feasibility Analysis
     The Company’s current competitive advantages include having obtained a license from Bank Indonesia as a payment
     gateway provider, experience since 2015 with more than 20,000 merchants, and a strong commitment to providing optimal
     services to meet customer needs.
     The competitors’ ability to replicate the Company’s product is considered difficult, as the Company is capable of providing
     not only EDC machines but also software solutions. In contrast, many other competitors can only provide EDC machines
     without accompanying software.
     The Company’s value creation capability is reflected in its ability to continuously increase revenue through innovation,
     efficient operational strategies, and sustainable expansion, as evidenced by a positive growth trend over the past five years.
     Management Model Analysis
     In implementing the addition of new business activities, the Company does not require additional labor but utilizes its
     existing workforce and does not require professional experts. Regarding intellectual property, the Company currently holds
Page 20
      trademark certificates for its logo and copyrights for several computer programs, including: Cashlez POS, Cashlez
      Merchant Portal, Cashlez Android Line Adapter (CARLA), Cashlez Payment System, Cashlez Link, Cashlez MPOS, and
      Cashlez Payment Orchestrator.
      Potential risks in conducting its business activities include Foreign Exchange Rate Risk, Interest Rate Risk, Credit Risk,
      Liquidity Risk, Projection Shortfall Risk, Risk of Decrease in Partners Using the Company’s Products, Reputation Risk,
      Compliance Risk, and Legal Risk. In carrying out each line of business, the Company has a management team with the
      competence and experience in their respective fields (key persons).
      A sound organizational and management system is crucial to support the creation of a systematic company with effective
      internal control, thus enabling the development of a well-established company and the achievement of its goals. A good
      organizational and management structure is closely related to integrated and directed work coordination.
      Financial Feasibility Analysis
      As part of its plan to expand business activities, the Company intends to add four (4) new business lines, namely in the
      fields of Payment System Supporting Services (KBLI 66413), Software Publishing (KBLI 58200), Retail Trade of
      Telecommunication Equipment (KBLI 47414), and Retail Trade of Other Machinery and Equipment (KBLI 47793),
      requiring a related investment of IDR 3,000,000,000, financed from the Company’s cash reserves.
      Operational costs related to the business expansion plan consist of cost of goods sold and other costs/expenses.
      The following is a break-even point (BEP) analysis of the business expansion plan over the projected period:
Description         2025               2026               2027               2028               2029               2030
Revenue        1.853.694.952      7.414.779.808      7.414.779.808      7.414.779.808      7.414.779.808      7.414.779.808
Fixed Costs    250.000.000        500.000.000        500.000.000        500.000.000        500.000.000        500.000.000
Variable
Costs          1.390.212.671      5.560.850.686      5.560.850.686      5.560.850.686      5.560.850.686      5.560.850.686
Break-Even
Point          999.873.690        1.999.747.379      1.999.747.379      1.999.747.379      1.999.747.379      1.999.747.379


      In conducting the financial feasibility analysis, the following methods were used: Net Present Value (“NPV”), Internal
      Rate of Return (“IRR”), Profitability Index (“PI”), and Payback Period, with the results as follows:


      Table 1. NPV, IRR, PI, Payback period


                                  Description            Indicator        Unit         Analysis Result

                               Net Present Value         NPV > 0           Rp           3.262.850.450

                                       IRR               IRR > DR           %             26,12%

                               Profitability Index         PI > 0           x               1,11

                                Payback Period             Tahun                             5,0



 6.   Conclusion
      Taking into account the results of the Feasibility Study analysis, which includes Market Feasibility Analysis, Technical
      Feasibility Analysis, Business Model Feasibility Analysis, Management Model Feasibility Analysis, and Financial
      Analysis, as well as the assumption that all assumptions are met, we are of the opinion that the Company’s plan to change
      its line of business by adding four (4) new business activities—namely in the fields of Supporting Payment System
      Provider (KBLI 66413), Software Publishing (KBLI 58200), Retail Trade of Telecommunication Equipment (KBLI
      47414), and Retail Trade of Other Machinery and Equipment (KBLI 47793) is FEASIBLE.
Page 21
  IV. KETERSEDIAAN TENAGA AHLI SEHUBUNGAN DENGAN RENCANA PENAMBAHAN
      KEGIATAN USAHA/AVAILABILITY OF EXPERTS IN CONNECTION WITH THE
                    ADDITIONAL BUSINESS ACTIVITIES PLAN
In carrying out the expansion of business activities, the Company does not add new employees but utilizes its existing
workforce, and does not require professional experts; however, the possibility of hiring additional staff will be adjusted
according to future needs. The current workforce details are as follows
        Level                                                              Jumlah
        Directorate Corporate Secretary & Corporate Communication          3 Orang
        Directorate Finance Accounting &Tax                                11 Orang
        Directorate Governance, Risk & Compliance                          8 Orang
        Directorate Operations & Support                                   9 Orang
        Directorate Human Relation & General Affair                        7 Orang
        Directorate Business                                               14 Orang
        Directorate Information Technology                                 28 Orang
        Internal Audit                                                     1 Orang




      V. PENJELASAN, PERTIMBANGAN DAN ALASAN DILAKUKANNYA PENAMBAHAN
          KEGIATAN USAHA / EXPLANATION, CONSIDERATIONS AND REASONS FOR
                        THEADDITIONAL BUSINESS ACTIVITIES

In executing its plan to expand business activities, the Company expects that the new business activities will help improve
the Company’s revenue performance and profitability. The Company will explore business opportunities and the potential of
the planned additional business activities.
Furthermore, the planned expansion is expected to have a positive impact on the Company’s business sustainability, long-
term growth, and ultimately will directly affect the Company’s financial condition. With this expansion, the Company’s
revenue is expected to increase, and the Company’s equity is anticipated to improve in the coming years. This is also
expected to add value for the Company’s shareholders.
The addition of new KBLI codes will also enable the Company to earn additional income from the sale/rental of devices
directly from partners. In addition, it can support increased revenue from the current payment software business through the
provision of devices and software for clients.



              VI. PENJELASAN TENTANG PENGARUH PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA
            PADA KONDISI KEUANGAN PERSEROAN / EXPLANATION ON THE IMPACTE OF THE
            ADDITIONAL BUSINESS ACTIVITIES ON THE FINANCIAL CONDITION OF THE
                                          COMPANY

         Operationally, the new business activities will drive efficiency and expand the Company’s services into
         the digital segment. From a financial perspective, a gradual increase in revenue is expected from the new
         business lines, although there will be an initial increase in capital expenditure, which has been accounted
         for in the Company’s financial plan.




           VII. INFORMASI PENYELENGGARAAN RUPS / INFORMATION ON THE AGMS
      The Company will convene its 2025 Annual General Meeting of Shareholders (AGMS) to, among
      others, obtain approval for the plan to Add Business Activities. The AGMS will be held by the Company
      on Wednesday, May 28, 2025, at Atria @Sudirman Building, 5th Floor, Jalan Jenderal Sudirman Kav.
      33A, Karet Tengsin Subdistrict, Tanah Abang District, Central Jakarta 10220, at 10:00 AM WIB. The
      agenda of the AGMS is as follows:
Page 22
  1.     Approval of the Annual Report and ratification of the Company's Consolidated Financial Statements,
         approval of the Board of Commissioners’ supervisory report for the fiscal year ending December 31,
         2024, along with full discharge and release from responsibility (acquit et de charge) to the members
         of the Board of Directors for the management of the Company and the Board of Commissioners for
         their supervisory actions during the 2024 Fiscal Year.
  2.     Ratification of the Company’s net profit/loss for Fiscal Year 2024.
  3.     Determination of Remuneration (salaries/honorariums, facilities, allowances, and other benefits) for
         Fiscal Year 2025 as well as Tantiem/Bonus for Fiscal Year 2024 for members of the Board of Directors
         and Board of Commissioners.
  4.     Granting authority to the Board of Commissioners to appoint a Public Accounting Firm to audit the
         Company’s Financial Statements for Fiscal Year 2025.
  5.     Approval of changes to the composition of the Company’s Board of Directors.
  6.     Approval of amendments to the Company’s Articles of Association related to the duties and authorities
         of the Board of Directors.
  7.     Approval of the addition of the Company’s business activities in the Company’s Articles of
         Association pursuant to Central Bureau of Statistics Regulation No. 2 of 2020 on the Indonesian
         Standard Classification of Business Fields (KBLI).
  8.     Approval of the determination of the Company’s controlling shareholder.
  9.     Approval to extend the delegation and granting of authority with substitution rights to the Company’s
         Board of Commissioners for the issuance of shares and adjustments to the issued and paid-up capital
         in the Company in connection with the Capital Increase Without Pre-emptive Rights as referred to in
         Regulation No.14/POJK.04/2019 for the Management and Employee Stock Ownership Program
         (MESOP) which was approved by the Company’s General Meeting of Shareholders on May 31, 2024.

       This refers to the provisions of the Deed of Extraordinary General Meeting of Shareholders No. 52 dated
       December 21, 2020, drawn up before Antonius Wahono Prawirodirdjo, S.H., Notary in the North Jakarta
       Administrative City, which has been received and recorded in the Legal Entity Administration System
       of the Ministry of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia under No. AHU-AH.01.03-
       0034567 dated January 20, 2021 and registered in the Company Register No. AHU-
       0011143.AH.01.11.TAHUN 2021 dated January 20, 2021. The quorum provisions for the first, second,
       and third meetings are as follows:

  1.  The GMS may be held if attended by shareholders representing at least 2/3 (two-thirds) of the total
      shares with valid voting rights, and decisions shall be valid if approved by more than 2/3 (two-thirds)
      of the total shares with valid voting rights present at the GMS.
  2. If the attendance quorum is not met, a second GMS may be held under the provision that the second
      GMS is valid and entitled to make decisions if attended by shareholders representing at least 3/5 (three-
      fifths) of the total shares with valid voting rights, and decisions at the second GMS shall be valid if
      approved by more than 1/2 (one-half) of the total shares with valid voting rights present at the GMS.
  3. If the attendance quorum for the second GMS as mentioned above is not met, a third GMS may be
      held under the provision that the third GMS is valid and entitled to make decisions if attended by
      shareholders with valid voting rights under attendance and decision-making quorums set by the
      Financial Services Authority (OJK) upon request of the Company.
    The shareholders entitled to attend the AGMS are those whose names are recorded in the Company’s
    shareholders register one (1) business day before the AGMS invitation is made. The AGMS will be held



If shareholders require further information, please contact the Company during office hours through
the following details:
Page 23
      PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk
       Gedung Atria @Sudirman Lantai 5,
       Jalan Jenderal Sudirman Kav. 33A
Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang
             Jakarta Pusat 10220


          E-mail: corsec@cashlez.com
           Attn.: Corporate Secretary

                Yours faithfully,
      Board of Directors of the Company
             April 21st, 2025

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.23 MB
Published25 May 2025
Pages23
Characters72,446
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 30 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Cashlez Worldwide Indonesia Tbk p.1 ×17
linked — Andri Wijono Sutiono p.3 ×2
linked — Hasim Sutiono p.3 ×2
linked person Willy Chandry p.4 ×2
linked person Hendrik Adrianto p.4 ×2
linked person Surya Aseanto Putra p.4 ×2
linked person Niniek S. Rahardja p.4 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.1 ×4
unresolved org Financial Services Authority p.1 ×4
unresolved org Pusat Statistik p.2 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.2
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-AH. p.2 ×5
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU- p.2 ×2
unresolved org Palilingan & Rekan p.5 ×6
unresolved org Paul Hadiwinata p.5 ×10
unresolved person Heri Setianto p.5 ×4
unresolved person Akhyadi Wadisono p.5 ×2
unresolved person Josef Surono p.5 ×4
unresolved org Menteri Keuangan Republik Indonesia p.7
unresolved org Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia p.7
unresolved org KJPP FDI p.7 ×6
unresolved org Bank Indonesia p.9 ×2
unresolved person Notary Novita Puspitarini · Notaris p.14 ×2
unresolved person Notary Edward Suharjo Wiryomartani · Notaris p.14 ×2
unresolved org Ministry of Law and Human Rights p.14 ×6
unresolved person Notary Antonius Wahono Prawirodirdjo · Notaris p.14 ×6
unresolved person Notary Jose Dima Satria · Notaris p.14 ×6
unresolved person Notary Jimmy Tanal · Notaris p.15 ×6
unresolved org Palilingan & Partners p.16 ×6
unresolved org Minister of Finance p.18

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result