Back to announcement
20250523_IMJS_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31888933_lamp2.pdf
Other Text extracted IMJSSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 11
Page 1 OCR 0.937
PT INDOMOBIL MULTI JASA Tbk. INDOMOBIL TOWER, 11" Floor, Jl. MT. Haryono Kav. 11, Jakarta 13330 - Indonesia Phone: (62-21) 2918 5400 | Fax: (62-21) 2918 5401 | www.indomobilmultijasa.com Tanggapan Atas Permintaan Penjelasan BEI PT Indomobil Multi Jasa Tbk (“Perseroan”) 1. Sehubungan dengan asumsi Perseroan atas hasil pelaksanaan PMHMETD yang diperkirakan berkisar antara Rp500.000.000.000 hingga Rp600.000.000.000, sementara nilai nominal saham Perseroan adalah sebesar Rp200 per saham dengan rencana penerbitan sebanyak-banyaknya 3.000.000.000 saham baru, mohon penjelasan lebih lanjut atas hal-hal berikut: a. Apakah seluruh saham baru yang diterbitkan dalam PMHMETD akan ditawarkan dengan harga sekurang- kurangnya sebesar nilai nominal (Rp200 per saham) sebagaimana diatur dalam Pasal 34 ayat (1) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas? Tanggapan: Seluruh saham baru yang diterbitkan dalam PMHMETD akan ditawarkan dengan harga sekurang- kurangnya sebesar nilai nominal (Rp200 per saham). b. Apabila terdapat selisih antara nilai nominal saham dan dana hasil pelaksanaan PMHMETOD, bagaimana mekanisme perhitungan dan pengalokasian dana tersebut agar tidak menimbulkan potensi disagio saham? Tanggapan: Tidak terdapat potensi disagio saham dikarenakan seluruh saham baru yang diterbitkan dalam PMHMETD akan ditawarkan dengan harga sekurang-kurangnya sebesar nilai nominal. C. Apakah Perseroan telah memperoleh opini atau pertimbangan hukum dari pihak independen mengenai kepatuhan rencana PMHMETD terhadap ketentuan perundang-undangan yang berlaku? Tanggapan: Perseroan telah memperoleh opini hukum dari Thamrin & Rekan (TR&Co) Law Firm sebagai konsultan hukum independen yang melakukan pemeriksaan dari segi hukum untuk memastikan kepatuhan rencana PMHMETOD, sesuai dengan norma atau standar profesi dan kode etik konsultan hukum. Adapun laporannya sebagaimana telah dimuat dalam Laporan Uji Tuntas dari Segi Hukum No. 097/LUT- IMJ/T&R/IL-HN/V/2025 tanggal 6 Mei 2025 yang merupakan penjelasan atas Perseroan dan menjadi dasar dan bagian yang tidak terpisahkan dari Pendapat Hukum yang diberikan secara obyektif dan mandiri. d. Mohon disampaikan pula rencana harga pelaksanaan PMHMETD yang direncanakan Perseroan dan dasar pertimbangannya, termasuk apakah mempertimbangkan kondisi pasar serta nilai buku saham Perseroan. Tanggapan: Perseroan merencanakan harga pelaksanaan PMHMETD sekurang-kurangnya sebesar nilai nominal Rp200 per saham. Penetapan harga pelaksanaan HMETD dilakukan dengan mempertimbangkan kinerja keuangan, prospek usaha dan valuasi Perseroan serta kondisi pasar terkini. Sebagai tambahan, book value per share Perseroan adalah sebesar Rp543 pada periode buku Desember 2024, dihitung dengan membagi total ekuitas Perseroan dengan total saham beredar Perseroan saat ini. Dengan hargapelaksanaan PMHMETD sekurang-kurangnya Rp200 per saham, Perseroan berharap bisa menarik minat pemegang saham baru atau investor-investor baru yang menganggap harga saham Perseroan saat ini undervalued mengingat adanya potensi pertumbuhan industri otomotif di masa yang akan datang, terutama pada produk kendaraan listrik yang saat ini sedang ramai dengan banyaknya merek dan model baru yang masuk ke pasar otomotif Indonesia. @. Bagaimana strategi Perseroan untuk menjamin kepastian pelaksanaan PMHMETD agar dapat memenuhi
Page 2 OCR 0.946
PT INDOMOBIL MULTI JASA Tbk. INDOMOBIL TOWER, 11" Floor, Jl. MT. Haryono Kav. 11, Jakarta 13330 - Indonesia Phone: (62-21) 2918 5400 | Fax: (62-21) 2918 5401 | www.indomobilmultijasa.com PT IND MOBIL MULTI JASA Tb. seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan dan memberikan perlindungan yang memadai bagi pemegang saham publik? Tanggapan: Dalam pelaksanaan PMHMETD ini Direksi Perseroan senantiasa melakukan diskusi dan meminta nasihat kepada profesi penunjang yang independen termasuk namun tidak terbatas pada Konsultan Keuangan, Konsultan Hukum, Kantor Akuntan Publik, Notaris dan Biro Administrasi Efek. Hal ini untuk memastikan bahwa Perseroan telah memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan memperhatikan kepentingan pemegang saham publik. Dalam hal ada yang belum sesuai, Perseroan telah melakukan koreksi dan melengkapi pemenuhannya sehingga memenuhi persyaratan kepatuhan dan perlindungan yang memadai bagi pemegang saham publik terpenuhi. 2. Berdasarkan tanggapan Perseroan terkait dengan penurunan free float yang akan diajukan permohonan kepada Bursa terkait rencana pemeuhan ketentuan tersebut paling lambat 2 (dua) hari Bursa setelah Perseroan mengetahui perihal tidak terpenuhinya ketentuan V.1.1 dan V.1.2 Peraturan Bursa I-A, agar dapat dijelaskan lebih lanjut mengenai: a. Estimasi waktu pelaksanaan dan tahapan eksekusi penjualan saham Perseroan kepada pihak lain untuk memenuhi free fioat. Tanggapan: Perseroan berkeyakinan bahwa seluruh saham yang diterbitkan akan terserap optimal oleh para pemegang saham. b. Identifikasi calon pembeli strategi atau ritel yang telah dijajaki untuk memenuhi free foat tersebut. Tanggapan: Apabila terjadi penurunan free float di bawah ketentuan Peraturan Bursa I-A setelah pelaksanaan HMETD, Perseroan dan pemegang saham utama Perseroan berkomitmen akan meningkatkan free float guna memenuhi ketentuan Peraturan Bursa I-A. C. Bentuk spesifik dari upaya-upaya selain yang sudah disebutkan. Tanggapan: Apabila terjadi penurunan free float di bawah ketentuan Peraturan Bursa I-A setelah pelaksanaan HMETD, Perseroan dan pemegang saham utama Perseroan berkomitmen akan meningkatkan free float guna memenuhi ketentuan Peraturan Bursa I-A. d. Mitigasi Perseroan dalam hal belum dapat dipenuhinya free float setelah HMETD atas adanya potensi sanksi atau konsekuensi dari Bursa. Tanggapan: Perseroan berkeyakinan bahwa seluruh saham yang diterbitkan akan terserap optimal oleh pemegang saham. Apabila terjadi penurunan free float, Perseroan berkomitmen akan meningkatkan free float guna memenuhi ketentuan Peraturan Bursa I-A. 3. Terkait dengan penggunaan dana, agar disampaikan lebih lanjut: a. Informasi Profil Entitas Anak yang akan menerima dana hasil pelaksanaan HMETD. Tanggapan: Entitas Anak yang akan menerima dana hasil pelaksanaan HMETD yaitu PT CSM Corporatama (CSM). CSM merupakan Entitas Anak Perseroan yang bergerak di bidang penyewaan kendaraan yang didirikan sejak 1987 dan telah memiliki 23 jaringan di seluruh Indonesia. b. Mekanisme pengawasan dan evaluasi terhadap realisasi penggunaan dana tersebut agar tetap sejalan
Page 3 OCR 0.946
PT INDOMOBIL MULTI JASA Tbk. INDOMOBIL TOWER, 11" Floor, Jl. MT. Haryono Kav. 11, Jakarta 13330 - Indonesia Phone: (62-21) 2918 5400 | Fax: (62-21) 2918 5401 | www.indomobilmultijasa.com PT IND OMOBIL MULTI JASA Tok. dengan rencananya. Tanggapan: Perseroan senantiasa melakukan pemantauan atas kinerja dan strategi seluruh entitas anak usaha, dari segi kinerja bisnis dan keuangan. Hal ini untuk memastikan bahwa dana hasil PMHMETD digunakan sesuai rencana. Pelaksanaan pengawasan ini juga melalui pemeriksaan Laporan Keuangan Entitas Anak Usaha yang juga dikonsolidasikan ke Laporan Keuangan Perseroan. Dengan demikian penyertaan modal pada PT CSM Corporatama (CSM) yang akan dilakukan dari perolehan dana PUT IV diharapkan dapat berdampak positif bagi pertumbuhan usaha Perseroan dan entitas anak usaha. c. Apakah terdapat risiko material yang melekat pada usaha entitas anak tersebut? Agar dielaborasi. Tanggapan: Sejauh pengetahuan kami, tidak ada risiko material yang melekat pada usaha PT CSM Corporatama (CSM). Terkait Laporan Keuangan 31 Desember 2024 4. Berdasarkan laporan keuangan Perseroan per 31 Desember 2024 yang telah diaudit oleh KAP Purwantono, Sungkoro & Surja, Perseroan memperoleh opini wajar tanpa modifikasian dengan Key Audit Matter yaitu Cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang pembiayaan konsumen dan piutang sewa pembiayaan masing-masing sebesar Rp439 miliar dan Rp304 miliar, agar dapat dijelaskan: a. Latar belakang peningkatan Cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang pembiayaan konsumen menjadi sebesar Rp439 miliar pada 31 Desember 2024. Tanggapan: Peningkatan Cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang pembiayaan konsumen pada 31 Desember 2024 sejalan dengan peningkatan piutang pembiayaan pembiayaan konsumen yang dibukukan oleh Perseroan. b. Metode penurunan nilai yang digunakan Perseroan dan bagaimana kebijakan Perseroan untuk menghitung penurunan nilai piutang usaha tersebut. Tanggapan: Perseroan melakukan perhitungan pencadangan kerugian penurunan nilai dengan menggunakan metode kerugian kredit ekspektasian. C. Strategi Perseroan untuk melakukan collection atas setiap piutang yang telah dicadangkan. Tanggapan: Strategi Perseroan untuk melakukan collection atas setiap piutang yang telah dicadangkan antara lain melalui penambahan jumlah Account Receivable Officer (ARO) pada seluruh kantor cabang dan Optimalisasi penggunaan teknologi informasi i-collection untuk mempermudah proses collection. 5. Pada Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) nomor 5 terkait dengan Piutang Usaha, Perseroan mencatatkan Piutang Usaha neto sebesar Rp525 miliar pada 31 Desember 2024 atau menurun sebesar 1396 dibandingkan periode sebelumnya. agar dijelaskan: a. Realisasi piutang usaha Perseroan hingga saat ini dengan mengisi tabel berikut: Jumlah Outstanding Outstanding Keterangan Jumlah Pelunasan Rp) (09) Belum Jatuh Tempo 420,564 266,265 154,299 3190 Jatuh Tempo: - -
Page 4 OCR 0.929
PT INDOMOBIL MULTI JASA Tbk. INDOMOBIL TOWER, 11” Floor, Jl. MT. Haryono Kav. 11, Jakarta 13330 - Indonesia Phone: (62-21) 29185400 | Fax: (62-21) 29185401 | www.indomobilmultijasa.com PT IND SMOBIL MULTI JASA Tbk. 1:30 hari 57.298 52536 1,762 Bf 3i-60hai 11233) 7,543 3690| 3396 61-90 hari 7,332 4,623 2.709 379 Lewat 90 hari 53,259 18,453 44,806 Tio Total | 559,686 349,420 210,266 389 b. Strategi yang dilakukan Perseroan untuk memperbaiki kolektibilitas piutang usaha dan piutang pembiayaan di masa mendatang. Tanggapan: Terkait piutang usaha, Perseroan telah melakukan intensifikasi penagihan dengan melakukan kunjungan ke konsumen yang menunggak, penugasan staff khusus untuk menagih, dan pendekatan ke level management dari konsumen. Terkait piutang pembiayaan, Perseroan memprioritaskan pertumbuhan yang sehat dalam bisnisnya, oleh karenanya Perseroan berkomitmen untuk terus menjaga kualitas aset, intensifikasi penagihan dan mengutamakan aset berkualitas baik dalam mencapai target. Untuk menjaga rasio piutang bermasalah (NPF), Perseroan menerapkan prinsip kehati-hatian dengan memperketat underwriting process, lebih selektif dalam memberikan pembiayaan, misalnya memprioritaskan pelanggan repeat order yang sudah memiliki rekam jejak yang baik, mengoptimalkan pemanfaatan teknologi, serta penyelesaian agunan yang diambil alih sebagai tujuan pengelolaan kualitas aset dan peningkatan profitabilitas. C. Kendala utama Perseroan dalam menagih pembayaran piutang usaha. Tanggapan: Kendala utama dalam menagih piutang usaha karena aktivitas usaha konsumen yang menurun seiring pertumbuhan kondisi ekonomi makro yang melambat. 6. Pada CALK nomor 8 terkait Piutang lain-lain, Perseroan mencatatkan Cadangan kerugian penurunan nilai sebesar Rp79 miliar atau meningkat 6496 dibandingkan periode sebelumnya, agar dijelaskan: a. Penyebab adanya cadangan penurunan nilai piutang tersebut. Tanggapan: Penyebab adanya cadangan penurunan nilai piutang adalah untuk penurunan nilai atas piutang dari jaminan atas aset yang dibiayai (tarikan) yang telah diserahkan oleh konsumen kepada Perseroan. b. Kebijakan cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) untuk piutang lain - lain. Tanggapan: Kebijakan cadangan kerugian penurunan nilai adalah berdasarkan historis kerugian yaitu selisih antara nilai realisasi dan sisa pokoknya. C. Strategi yang dilakukan Perseroan untuk memperbaiki kolektibilitas piutang lain-lain di masa mendatang. Tanggapan: Meningkatkan nilai realisasi melalui penjualan langsung ke konsumen pengguna akhir dan mengurangi penjualan ke reseller. 7. Pada CALK nomor 9 terkait Biaya dibayar di muka, Perseroan mencatatkan biaya dibayar di muka lain-lain sebesar Rp10,42 miliar, agar disampaikan nature dari biaya dibayar di muka tersebut dan kontribusi yang diharapkan Perseroan atas transaksi tersebut. Tanggapan: Nature biaya dibayar dimuka terutama adalah biaya pengurusan dan/atau perpanjangan STNK dan KIR terkait
Page 5 OCR 0.944
PT INDOMOBIL MULTI JASA Tbk. INDOMOBIL TOWER, 11" Floor, Jl. MT. Haryono Kav. 11, Jakarta 13330 - Indonesia Phone: (62-21) 2918 5400 | Fax: (62-21) 2918 5401 | www.indomobilmultijasa.com PT IND OMOBIL MULTI JASA Tor. kendaraan sewa dan armada pengangkutan. Kontribusi yang diharapkan adalah bahwa aktivitas operasional kendaraan sewa dan armada pengangkutan senantiasa memenuhi aturan yang berlaku. 8. Pada CALK nomor 12 terkait Aset Tetap, Perseroan mencatatkan reklasifikasi kendaraan untuk disewakan sebesar Rp714,92 miliar, aset tetap dalam pembangunan sebesar Rp22,91 miliar dan dekonsolidasi tanah sebesar Rp280 miliar serta bangunan Rp53 miliar. Agar dapat dijelaskan: a. Penjelasan lebih lanjut mengenai reklasifikasi kendaraan, aset tetap dalam pembangunan, dekonsolidasi tanah dan bangunan tersebut. Tanggapan: Reklasifikasi kendaraan terutama kendaraan sewa yang telah selesai masa sewanya dan akan dijual kembali sehingga direklasifikasi ke persediaan. Reklasifikasi aset tetap dalam pembangunan terkait dengan pengembangan gedung yang disewa dalam pembangunan yang telah selesai pelaksanaannya sehingga direklasifikasi menjadi aset tetap Bangunan dan Prasarana. Dekonsolidasi tanah dan bangunan terkait dengan pengalihan kepemilikan saham di PT Indomobil Manufacturing Indonesia oleh PT CSM Corporatama (anak Perseroan) kepada PT IMG Sejahtera Langgeng dan PT Indomobil Sukses International Tbk. b. Dampak yang Perseroan terima atas adanya dekonsolidasi tanah dan bangunan tersebut. Tanggapan: Perseroan menerima dana atas dekonsolidasi tanah dan bangunan tersebut. C. Bagaimana Perseroan memastikan keberlangsungan usaha dengan adanya dekonsolidasi tanah sebesar Rp280 miliar serta bangunan Rp53 miliar tersebut? Tanggapan: Tanah dan bangunan yang didekonsolidasi tidak terkait dengan aktivitas utama Perseroan sehingga tidak mempengaruhi keberlangsungan usaha Perseroan. d. Perseroan menambah kendaraan untuk disewakan sebesar Rp1,46 triliun pada tahun 2024, agar dapat dijelaskan latar belakang dan kontribusi yang diharapkan Perseroan mengingat profitabilitas tahun 2024 menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Tanggapan: Penambahan kendaraan untuk disewakan terkait dengan peremajaan kendaraan sewa maupun penambahan kendaraan sewa dan armada pengangkutan yang dimaksudkan untuk memelihara dan meningkatkan pendapatan sewa kendaraan dan bisnis terkait sehingga dapat mendorong profitabilitas di tahun yang akan datang. 9. Pada CALK nomor 13 terkait Properti Investasi, Perseroan memiliki saldo akhir pada 31 Desember 2024 sebesar Rp576 miliar, agar dapat dijelaskan: a. Kontribusi yang diharapkan Perseroan dalam menjalankan kegiatan usaha atas properti investasi tersebut. Tanggapan: Perseroan mengharapkan dapat memperoleh penghasilan sewa pada tahun-tahun mendatang. b. Seberapa besar kontribusi pendapatan sewa dari properti investasi terhadap total pendapatan Perseroan?
Page 6 OCR 0.924
PT INDOMOBIL MULTI JASA Tbk. INDOMOBIL TOWER, 11" Floor, Jl. MT. Haryono Kav. 11, Jakarta 13330 - Indonesia Phone: (62-21) 2918 5400 | Fax: (62-21) 2918 5401 | www.indomobilmultijasa.com PT IND MOBIL MULTI JASA Tbh. Tanggapan: Belum terdapat penghasilan sewa dari properti investasi selama tahun 2024. C. Dalam hal properti investasi tidak menghasilkan pendapatan (idle), bagaimana rencana Perseroan untuk memaksimalkan aset tersebut? Tanggapan: Perseroan berencana untuk menyewakan tanah tersebut. 10. Pada CALK nomor 15 terkait Utang Jangka Pendek, Perseroan memiliki Utang Jangka Pendek sebesar Rp2,5 triliun pada 31 Desember 2024 yang cukup menurun signifikan dibanding periode sebelumnya Rp3,5 triliun, agar dapat dijelaskan: a. Tidak terdapat perubahan utang bank jangka pendek dari PT Bank SMBC Indonesia Tbk sebesar Rp300 miliar, PT Bank Mizuho Indonesia sebesar Rp300 miliar, MUFG Bank sebesar Rp400 miliar, PT Bank Mandiri sebesar Rp400 miliar dan PT Bank Victoria International Tbk 20 miliar. Tanggapan: Selain adanya pembayaran sepanjang tahun 2024 atas utang bank jangka pendek kepada bank sebagaimana yang dimaksud di atas, Perseroan juga melakukan penarikan utang baru sehingga pergerakan saldo pada akhir tahun 2024 sama dengan saldo tahun 2023. b. Strategi Perseroan dalam melunasi utang bank jangka pendek. Tanggapan: Perseroan akan melunasi utang bank jangka pendek melalui sumber dana yang diperoleh dari aktivitas operasional. C. Adakah keterlambatan, denda, penalti yang diterima Perseroan atas tidak tepat atau tidak sesuai dengan rencana pembayaran utang bank jangka pendek tahun 2024? Agar dielaborasi. Tanggapan: Tidak ada keterlambatan, denda, penalti yang diterima Perseroan atas tidak tepat atau tidak sesuai dengan rencana pembayaran utang bank jangka pendek tahun 2024. 11. Pada CALK nomor 16 terkait Utang Usaha, Pada 31 Desember 2024 Perseroan memiliki utang usaha sebesar Rp277 miliar atau meningkat 3094 dibandingkan periode sebelumnya, agar dapat dijelaskan: a. Pertimbangan Perseroan tidak segera membayar utang usaha yang telah jatuh tempo. Tanggapan: Utang usaha yang masih terutang utamanya terkait dengan proses karoseri yang masih berjalan untuk kendaraan sewa dan pengangkutan. b. Status realisasi pembayaran utang usaha Perseroan dengan melengkapi tabel berikut ini: Jumlah Outstanding Outstanding Keterangan Jumlah pembayaran (Rp) (a) Lancar 242,516 223,458 19,058 89 aa — mam —— Ni. 1-30 hari 15,192 10,520 4672 3190 31-60 hari 1A7i 7,422 49 To 61-90 hari 8,502 7,993 509 690 Lebih dari 90 hari 3.784 754 3,030 8090
Page 7 OCR 0.943
PT INDOMOBIL MULTI JASA Tbk. INDOMOBIL TOWER, 11" Floor, Jl. MT. Haryono Kav. 11, Jakarta 13330 - Indonesia Phone: (62-21) 2918 5400 | Fax: (62-21) 2918 5401 | www.indomobilmultijasa.com PT IND MOBIL MULTI JASA Tbs. (Total | 271,465 250,147 27,318 1074) C. Strategi Perseroan dalam melunasi utang usaha. Tanggapan: Perseroan akan melunasi utang usaha melalui sumber dana yang diperoleh dari aktivitas operasional. 12. Pada CALK nomor 17 tentang Utang lain-lain, Perseroan memiliki utang lain-lain sebesar Rp227 miliar atau meningkat 4874 dibandingkan dengan periode sebelumnya yang berupa utang lain-lain pihak ketiga, agar dapat dijelaskan: a. Latar belakang meningkat signifikan atas utang lain-lain tersebut. Tanggapan: Penyebab peningkatan terutama dikarenakan penerimaan yang belum teridentifikasi dan penerimaan awal dari konsumen atas angsuran yang belum jatuh tempo dari kegiatan usaha pembiayaan oleh anak Perseroan. b. Rincian utang lain-lain pihak ketiga. Tanggapan: Utang lain-lain pihak ketiga terutama terdiri dari penerimaan yang belum teridentifikasi dan penerimaan awal dari konsumen atas angsuran yang belum jatuh tempo, utang asuransi atas premi kendaraan yang dibiayai, komisi/insentif ke dealer terkait pembiayaan baru selama tahun 2024. C. Rencana timeline pelunasan utang lain-lain tersebut. Tanggapan: Timeline pelunasan adalah tahun 2025 terutama atas utang asuransi dan komisi/insentif ke dealer. 13. Pada CALK nomor 18 terkait Beban Akrual, Perseroan mencatatkan beban akrual lain-lain sebesar Rp27 miliar, agar disampaikan nature dari beban akrual tersebut dan kontribusi yang diharapkan Perseroan atas transaksi tersebut. Tanggapan: Nature dari beban akrual lain-lain adalah terutama akrual program marketing terkait aktivitas usaha jasa keuangan dan terkait aktivitas sewa kendaraan dan bisnis terkait adalah biaya operasional lainnya seperti biaya training driver, operasional bus, bensin, dan lainnya masing-masing di bawah Rp. 500 juta. 14. Pada CALK nomor 19 terkait Perpajakan, terdapat perkara pada pengadilan pajak terkait Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) tahun 2019 sebesar Rp10,83 miliar dan tahun 2020 sebesar Rp22,59 miliar yang telah dibayar Sebagian oleh Entitas Anak Perseroan PT Indomobil Finance Indonesia (IMFI), agar dijelaskan: a. Latar belakang adanya temuan SKPKB dari Dirjen Pajak. Tanggapan: Latar belakang adanya temuan SKPKB dari Dirjen Pajak adalah adanya pemeriksaan pajak regular oleh Kantor Pajak. b. IMFI sedang mengajukan banding atas SKPKB tersebut, agar disampaikan update terkait perkara tersebut. Tanggapan: Update saat ini, proses pengadilan belum dimulai dan menunggu jadwal persidangan dari Pengadilan Pajak.
Page 8 OCR 0.944
PT INDOMOBIL MULTI JASA Tbk. INDOMOBIL TOWER, 11" Floor, Jl. MT. Haryono Kav. 11, Jakarta 13330 - Indonesia Phone: (62-21) 2918 5400 | Fax: (62-21) 2918 5401 | www.indomobilmultijasa.com PT IND MOBIL MULTI JASA Tbs. Cc. Estimasi waktu selesainya perkara tersebut. Tanggapan: Estimasi waktu penyelesaian adalah sesuai dengan ketentuan umum perpajakan yaitu 15 bulan sejak dilakukannya pengajuan banding. d. Penyelesaian yang diharapkan Perseroan atas perkara tersebut. Tanggapan: Perseroan mengharapkan Pengadilan Pajak untuk mengabulkan upaya banding anak Perseroan. @. Dalam hal Perseroan tetap memiliki kewajiban perpajakan, bagaimana strategi pembayaran kewajiban pajak tersebut dan sumber dana yang akan Perseroan gunakan untuk melunasi kewajiban tersebut. Tanggapan: Sumber dana yang akan digunakan oleh Perseroan untuk melunasi kewajiban tersebut melalui sumber dana yang diperoleh dari aktivitas operasional. f. Strategi mitigasi Perseroan pada sistem perpajakan agar tidak dapat temuan dikemudian hari. Tanggapan: Perseroan senantiasa mengikuti Peraturan Perpajakan yang berlaku. 15. Pada CALK nomor 20 terkait Utang Bank, Perseroan mencatatkan utang bank sebesar Rp6,1 triliun jangka pendek dan Rp10,5 triliun jangka panjang pada 31 Desember 2024, agar dapat dijelaskan: a. Strategi Perseroan agar utang bank sesuai dengan jadwal pembayaran tepat waktu dan tidak menambah denda/penalti utang bank. Tanggapan: Perseroan senantiasa melakukan monitoring atas jadwal pembayaran utang bank sebagai upaya untuk selalu dapat melakukan pembayaran tepat waktu dan menghindari denda/pinalti utang bank. b. Latar belakang tidak berubahnya jumlah utang bank dari PT Bank Oke Indonesia Tbk sebesar Rp400 miliar. Tanggapan: Latar belakang tidak berubahnya jumlah utang bank dari PT Bank Oke Indonesia Tbk sebesar Rp400 miliar karena skema pembayaran untuk utang bank tersebut adalah pembayaran penuh pada saat jatuh tempo (bullet payment). C. Keyakinan arus kas Perseroan pada tahun 2025 untuk melunasi utang usaha jangka pendek dengan adanya penerbitan HMETD. Tanggapan: Perseroan menggunakan utang bank jangka pendek antara lain untuk 'bridging' sebelum menggunakan pinjaman jangka panjang dan untuk mempermudah pengelolaan arus kas Perseroan. Penggunaan pinjaman jangka panjang (pada praktiknya) perlu mencapai minimum nilai pinjaman tertentu, sehingga selama periode pengumpulan penyaluran pembiayaan hingga mencapai nilai minimum tersebut akan bersumber dari fasilitas pinjaman jangka pendek. d. Historis keterlambatan dan/atau tidak dibayarkan utang bank yang dialami Perseroan sejak 3 tahun terakhir, agar dielaborasi.
Page 9 OCR 0.946
PT INDOMOBIL MULTI JASA Tbk. INDOMOBIL TOWER, 11" Floor, Jl. MT. Haryono Kav. 11, Jakarta 13330 - Indonesia Phone: (62-21) 2918 5400 | Fax: (62-21) 2918 5401 | www.indomobilmultijasa.com PT IND MOBIL MULTI JASA Tb. Tanggapan: Selama 3 tahun terakhir, Perseroan tidak pernah ada keterlambatan dan/atau tidak membayar utang bank. @. Adakah pembatasan keuangan (financial covenant) yang Perseroan langgar pada setiap perjanjian dari kreditur utang bank selama 3 tahun terakhir? Agar dielaborasi. Tanggapan: Selama 3 tahun terakhir, Perseroan tidak pernah melakukan pelanggaran atas pembatasan keuangan pada setiap perjanjian dari kreditur utang bank. Perseroan senantiasa memenuhi batasan-batasan yang diwajibkan dalam seluruh perjanjian utang bank. 16. Pada CALK nomor 27 terkait Beban Pokok Pendapatan, Perseroan mencatatkan Beban Pokok Pendapatan pada Jasa Keuangan sebesar Rp914 miliar pada 31 Desember 2024 atau meningkat 1395 dibandingkan periode sebelumnya, agar dapat dijelaskan: a. Latar belakang peningkatan Beban Pokok Jasa Keuangan tersebut. Tanggapan: Peningkatan terutama disebabkan oleh peningkatan pada beban pembiayaan seiring meningkatnya portofolio pinjaman untuk mendukung pertumbuhan portofolio pembiayaan. b. Mengapa tidak terdapat peningkatan pendapatan yang setara terhadap peningkatan Beban Pokok Pendapatan pada Jasa Keuangan? Tanggapan: Pendapatan terkait dengan suku bunga jual atas pembiayaan baik pembiayaan konsumen baru maupun konsumen exisiting yang sangat dipengaruhi oleh ketatnya kompetisi pada pasar pembiayaan. Namun Perseroan masih dapat bersaing dan memberikan produk pembiayaan dengan suku bunga jual yang kompetitif. c. Efisiensi yang telah dilakukan Perseroan pada Beban Pokok Pendapatan tahun 2024. Tanggapan: Perseroan senantiasa mencari sumber pendanaan dengan suku bunga yang kompetitif dan meminimalkan dana yang tidak terpakai (idle fund). 17.Pada CALK nomor 28 terkait Beban Penjualan, terdapat penyisihan kerugian penurunan nilai atas agunan yang diambil alih sebesar Rp145 miliar dibandingkan periode sebelumnya hanya Rp93 miliar, agar dapat dijelaskan: a. Latar belakang peningkatan penyisihan kerugian tersebut. Tanggapan: Penyebab adanya penyisihan kerugian adalah untuk penurunan nilai atas agunan yang diambil alih yang telah diserahkan oleh konsumen kepada Perseroan. b. Bagaimana kebijakan manajemen dalam menilai penurunan nilai atas agunan yang diambil alih tersebut? Tanggapan: Kebijakan dalam menilai penurunan nilai atas agunan yang diambil alih adalah berdasarkan historis kerugian yaitu selisih antara nilai realisasi dan sisa pokoknya. C. Apakah penyisihan kerugian penurunan nilai atas agunan yang diambil alih ini bersifat one-off (non- recurring) atau akan terus terjadi setiap tahun?
Page 10 OCR 0.936
PT INDOMOBIL MULTI JASA Tbk. INDOMOBIL TOWER, 11” Floor, Jl. MT. Haryono Kav. 11, Jakarta 13330 - Indonesia Phone: (62-21) 29185400 | Fax: (62-21) 29185401 | www.indomobilmultijasa.com PT IND MOBIL MULTI JASA Tb. Tanggapan: Penyisihan kerugian penurunan nilai atas agunan yang diambil alih akan terus terjadi setiap tahun seiring dengan fluktuasi historis kerugian. d. Apa penyebab kenaikan signifikan dalam pos 'Pajak dan lisensi' lebih dari 10096 dibanding tahun sebelumnya? Tanggapan: Penyebab kenaikan signifikan dalam pos Pajak dan lisensi terutama dikarenakan meningkatnya biaya amortisasi STNK kendaraan bekas sewa yang terjual. @. Strategi Pemasaran Perseroan untuk tahun 2025 dalam rangka meningkatkan profitabilitas dan rasio margin yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Tanggapan: Untuk mempertahankan profitabilitas yang berkelanjutan dan memperluas pangsa pasar, Perseroan menerapkan beberapa strategi, di antaranya adalah: - mengembangkan segmen usaha jasa keuangan melalui online expo dan digital marketing dengan mengoptimalkan captive market Grup Indomobil dan memperkuat penetrasi ke pasar pembiayaan mobil penumpang, baik baru maupun bekas, serta jenis Low Cost Green Car (LCGC), - melakukan ekspansi pasar segmen kendaraan dan bisnis terkait yang didukung oleh peningkatan armada melalui pembelian kendaraan baru dan mekanisme kontrak sewa jangka Panjang: - memperkuat sinergi Grup guna mendukung ekspansi usaha jasa transportasi, - menambah jaringan layanan untuk memperluas jasa perbengkelan yang saat ini sedang dikembangkan: dan - melakukan ekspansi pasar segmen pelatihan Bahasa Inggris dan meningkatkan penetrasi pasar pada lokasi mitra pelatihan Bahasa Inggris. 18. Pada prospektus, Perseroan menyatakan rasio Interest Coverage Ratio sebesar 2,17x, Debt to Eguity Ratio sebesar 5,05x dan Debt Service Coverage Ratio hanya sebesar 0,21x per 31 Desember 2024, agar dijelaskan: a. Upaya yang dilakukan Perseroan untuk memperkuat struktur modal kerja khususnya pembayaran interest dan kewajiban yang dimilikinya selain dari penerbitan HMETD. Tanggapan: Upaya yang dilakukan Perseroan untuk memperkuat struktur modal kerja adalah memelihara rasio laba bruto dan efisiensi biaya-biaya operasional. b. Rencana untuk menyesuaikan struktur utang yang ada saat ini dengan memperpanjang tenor atau mencari pendanaan dengan biaya bunga yang lebih rendah. Tanggapan: Perseroan melakukan penyesuaian struktur utang seiring dengan perkembangan tingkat suku bunga pinjaman di pasar uang dan ketersediaan sumber pendanaan yang syarat dan ketentuannya lebih kompetiti. Cc. Bagaimana Perseroan meyakinkan investor bahwa kondisi rasio ini dengan pembagian dividen yang ada tidak akan berdampak negatif terhadap kelangsungan usaha (going concem). Tanggapan: Perseroan telah memenuhi batasan rasio-rasio keuangan yang ada, yang berarti bahwa tingkat kesehatan keuangan Perseroan adalah baik dan tidak memberikan dampak negatif terhadap kelangsungan usaha Perseroan (going concem).
Page 11 OCR 0.935
PT INDOMOBIL MULTI JASA Tbk. INDOMOBIL TOWER, 11” Floor, Jl. MT. Haryono Kav. 11, Jakarta 13330 - Indonesia Phone: (62-21) 2918 5400 | Fax: (62-21) 2918 5401 | www.indomobilmultijasa.com PT IND MOBIL MULTI JASA Tbk. 19. Apakah Perseroan memiliki perkara hukum (termasuk terkait perpajakan, somasi, gugatan, PKPU atau pailit) dari pihak ketiga, kreditur maupun supplier Perseroan? Jika ada, mohon disampaikan nomor perkara, pokok perkara, dan perkembangan atas perkara hukum tersebut. Tanggapan: Perseroan tidak memiliki perkara hukum (termasuk terkait perpajakan, somasi, gugatan, PKPU atau pailit) dari pihak ketiga, kreditur maupun supplier Perseroan. 20. Informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga efek Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik. Tanggapan: Tidak terdapat informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga efek Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik. Permintaan Dokumen Tambahan Selain itu, mohon Perseroan dapat menyampaikan dokumen yang tidak dipublikasikan yaitu Management Letter dari Kantor Akuntan Publik atas Laporan Keuangan Auditan per 31 Desember 2024. Mohon dokumen tersebut disampaikan melalui form non-publish E074. Tanggapan: Perseroan telah menyampaikan dokumen yang tidak dipublikasikan yaitu Management Letter dari Kantor Akuntan Publik atas Laporan Keuangan Auditan per 31 Desember 2024 melalui form non-publish E074.
Names mentioned 24 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Thamrin & Rekan
p.1
unresolved
org
PT IND MOBIL MULTI JASA Tb.
p.2
unresolved
org
PT CSM Corporatama
p.2 ×4
unresolved
org
PT IND OMOBIL MULTI JASA Tok.
p.3
unresolved
org
Purwantono
p.3
unresolved
org
IND SMOBIL MULTI JASA Tbk.
p.4 ×2
unresolved
org
PT IND OMOBIL MULTI JASA Tor.
p.5
unresolved
org
PT Indomobil Manufacturing Indonesia
p.5
unresolved
org
PT IMG Sejahtera Langgeng
p.5
unresolved
org
Indomobil Sukses International Tbk.
p.5 ×2
unresolved
org
PT IND MOBIL MULTI JASA Tbh. Tanggapan
p.6
unresolved
org
PT IND MOBIL MULTI JASA Tbs.
p.7
unresolved
org
PT IND MOBIL MULTI JASA Tbs. Cc. Estimasi
p.8
unresolved
org
PT IND MOBIL MULTI JASA Tb. Tanggapan
p.9 ×2
unresolved
org
IND MOBIL MULTI JASA Tbk.
p.11 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.