Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 83
Page 1 OCR 0.929
Page 1 of83 CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA Petunjuk Pengisian Checklist: 1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17). 2. Tanda (V) diisi pada kolom ,Ada" apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom ,,Keterangan" ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan. 3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda V) diisi pada kolom ,,Tidak Ada" dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan. 4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (V) diisi pada kolom ,,N/A". 5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited). Data Umum Nama Emiten/Perusahaan Publik PT DUTA PERTIWI TBK DAN ENTITAS ANAK Bidang Usaha PENGEMBANGAN REAL ESTATE Jenis penawaran Umum SAHAM 31 Mar 25 31 Dec 24 Nama Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris Mirawati Sensi Idris Nama Partner Benedictus Yuliando Benedictus Yuliando Opini Akuntan Tanpa Modifikasian Tanpa Modifikasian Catatan tentang Opini (jika ada) — N/A N/A x disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.
Page 2 OCR 0.899
Page 2 of83 | Ya Tidak Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung v — Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan" | Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independensi v Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal" Data Keuangan Penting Periode laporan keuangan 31 Mar 25 31 Mar 24 | Laba Rugi Komprehensif Pendapatan 539.221.161.293 892.411.672.804 Laba (rugi) bruto 373.741.477.643 542.255.630.564 Laba (rugi) usaha/operasional 101.122.699.658 279.000.246.543 EBITDA 163.340.731.742 328.463.530.076 Laba (rugi) Bersih tahun berjalan Laba (rugi) komprehensif 80.617.999.821 158.584.110.882 —”85.949.552.097 158.732.632.643 Laporan Posisi keuangan Laba Per saham (dasar) 43,58 85,72 Laba Per saham (dilusian) N/A N/A Periode laporan keuangan 31 Mar 25 31 Dec24 Jumlah Aset 14.419.416.905.618 14.362.397.220.551 Jumlah Aset Lancar 6.872.002.759.736 6.697.226.908.253 Jumlah Aset Tidak Lancar 7.547.414.145.882 7.665.170.312.298 | Jumlah Liabilitas 2.440.733.190.969 2.494.632.246.246 | Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 1.747.545.657.089 1.713.363.508.919 Jumlah Liabilitas Jangka Panjang $93.187.533.880 781.268.737.327 Jumlah Ekuitas 10.501.688.085.852 10.415.738.533.755 Modal Disetor 925.000.000.000 925.000.000.000 Saldo Laba 9.091.629.630.547 9.005.680.078.450
Page 3 OCR 0.874
Page 3 of83 . Periode laporan keuangan 31 Mar 25 31 Dec 24 (Rasio Keuangan” Rasio Lancar (Yo) 393,24Ya 390,88Y0 ROA 0,56Y0 5,93Y0 ROE 0,77Y0 8,18Yo Ebitda thd pendapatan (90) — 30,294 39,18Yo “dapat disesuaikan berdasarkan industrinya Catatan: 1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik. 2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek. Laporan Keuangan Terdiri da 1 Laporan posisi keuangan pada akhir periode vV Bara Boalal Keuangan Koga nga nan pada Tanggal ember 2 | Laporan laba rugi komprehensif selama periode v Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian untuk Periode-periode Tiga Bulan yang Berakhir 31 Maret 2025 dan 2024 3 | Laporan perubahan ekuitas selama periode v Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian untuk Periode- periode Tiga Bulan yang Berakhir 31 Maret 2025 dan 2024 Mn 4 Laporan arus kas selama periode Tv Laporan Arus Kas Konsolidasian untuk Periode-periode| (risa Bulan yang Berakhir 31 Maret 2025 dan 2024 5 Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat v Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya. 8 Catatan atas Laporan Keuangan vV | Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian pada Tanggal 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2025 serta Untuk Periode-periode Tiga Bulan yang Berakhir 31 Maret 2025 dan 2024 & x/
Page 4 OCR 0.922
Page 40f83 Ketentuan Umum Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut: a. gambaran umum Perusahaan: b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yangditerapkan: C. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan,laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi: 1) Informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapundalam laporan keuangan: dan 2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetaplinformasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan. Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan Catatan 1.a Catatan 2.a Catatan 4 - 50 2. | adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata "sebagian", 3. | Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset Catatan 8, 16 yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan. " 4, | Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat Catatan 8, 14, 16 manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan Gambaran Umum Perusahaan Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain: Pendirian perusahaan 1) | Riwayat ringkas perusahaan, v Catatan 1.a 2) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari Instansi v Catatan L.a yangberwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara: 3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan Ve Catatan L.a padaperiode pelaporan: 4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha: vV Catatan L.a 5) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial, Dalam hal perusahaan v Catatan 1.a melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laparan yangdisajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan
Page 5 OCR 0.901
8) 7 alasannya. Page 5 0183 Narna entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan Catatan 1 Khusus Industri Media Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki. 7 8) Khusus Industri Jalan Tol Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalantol tersebut. 9) Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang. 10) Khusus untuk Industri Perbankan Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada). 11) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan. Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi : a) Area Eksplorasi, meliputi: «Nama lokasi: «Nama pemilik izin lokasi: . Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya: . Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi, dan » Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumiper tanggal Laporan Posisi Keuangan: Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi: «Nama lokasij . Nama pemilik ijin lokasi, «Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya: & Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pel «Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukansertifikasi, dan tanggal sertifikasi: «Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan «Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan. bi nk
Page 6 OCR 0.904
12) Page 6 of 83 Khusus Industri Kehutan: Yang harus diungkapkan antara lain: tersebut digunakan Untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas Induk, dan alasan menggunakantanggal atau periode yang berbeda: a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan: v b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat v HPHj dan c). sisa umur HPH. v b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara 1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang |” V Catatan 1.b diterbitkan di luar Indonesia, 2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: v Catatan 1.b 3) | Bursa tempat Efek dicatatkan, dan v Catatan 1.b 4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan v (corporateaction) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir. ta Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) Yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak v Catatan 1.c langsung, 2) | Tempat kedudukan: V Catatan 1.c 3) | Jenis usaha: v Catatan 1.c 4) | Tahun beroperasi secara komersial: v Catatan 1.c 5) | persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): vV Catatan 1.c 6) | Total Aset: dan v Catatan 1.c 7) | Informasi penting lainnya antara lain: a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak v memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 509o(lima puluh perseratus) hak suara yang sah, b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5096 v (limapuluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan pengendalian: C) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan v st |
Page 7 OCR 0.926
Page 7 of 83 d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayarankembali pinjaman atau uang mukaj Suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitasyang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk: dan f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harusmengungkapkan: (1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, danporsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian, (2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan, (3) jumlah harga yang diterima: (4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas: (5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimanaPengendalian dilepaskan: dan (6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnislainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategoriutamanya. e SA & Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit Yang harus diungkapkan antara lain: | — 1) | Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan Catatan 1.d komiteaudit: 2) | Cakupan manajemen kunci: dan Catatan 1.d 3)| Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah Catatan 1.d karyawantetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitasanak. Penerbitan Laporan Keuangan 1) | Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit dan Catatan 1.d 2) Catatan 1.d Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan.
Page 8 OCR 0.938
Page 8 of83 Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut: Pernyataan kepatuhan terhadap SAK Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikansesuai dengan SAK. Catatan 2.2 Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan 1) Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizable value), Nilai Wajar(fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku. Catatan 2.a 2) Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. Catatan 2.a 3) Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi: a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak, b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsionalPerusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan dan c) alasanperubahan mata uang penyajian (jika ada). Catatan 2.a 4) Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada). SIS Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen 1) Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang palingsignifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan: 2) Perusahaanharus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumJlahtercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya, dan 3) Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan ataslaporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan. Catatan 3 Catatan 3 Catatan 3, 8, 13, 14, 15, 16, 17, 35, 36 Lk gb
Page 9 OCR 0.894
Page 9of83 Kebijakan Akuntansi Tertentu Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan Ganrelevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapitidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut: 1) | Prinsip-prinsip konsolidasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas Indukdan entitas anak, v Catatan 2.b b) dasardan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuanganentitas induk: v Catatan 2.b C) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilanganPengendalian atas entitas anak: v Catatan 2.b d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak: | An e) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingannonpengendalis dan v Catatan 2.b f) pernyataan bahwa saido pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasitelah dieliminasi. v Catatan 2.b 2) | Kombinasi bisnis Yang harus dijelaskan antara lain: a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakanuntuk mengukur kepentingan nonpengendali: v Patam pi b) pengakuan awal untuk goodwill: v Catatan 2.c c) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwil: dan v d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada diPerusahaan, antara lain: (1) pembelian dengan diskon, v Catatan 1. (2) akuisisi secara bertahap: dan v Catatan 1.c (3) imbalan kontinjensi. v 3) | Kas dan setara kas, Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan dalam menentukan komponen kas dan v Catatan 2.9 setarakas. ab
Page 10 OCR 0.899
b) ka) Instrumen Keuangan a) Instrumen Keuangan selain Sukuk Page 10 of 83 Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awai instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atasbiaya transaksi, (2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori: (3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan: (4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan: (5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari asetkeuangan: (5) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan: (7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka(4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai, (a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai (b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumenkeuangan derivatif dan (c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai. Investasi pada Sukuk Yang harus dijelaskan antara lain: (1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk: (2) pengakuan awal Sukuk: (3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: (4) Penyajian pendapatan sukuk: dan (5) penyajian amortisasi biaya transaksi. Sukuk yang diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lai (1) pengakuan awal Sukuk, (2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: (3) biaya transaksi penerbitan Sukuk, (4) posisi penyajian Sukuk: dan (5) akad syariah yang digunakan. KK OK Ktt Sa NN ag SN Catatan 2.i Catatan 2.i Catatan 2.i Catatan 2.i Catatan 2.t Catatan 2.i
Page 11 OCR 0.903
Page 11 of 83 Khusus Industri Perbankan 5)| a) Giro Wajib Minimum Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum. v b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan v BankLain. C) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank v Indonesiadan Bank Lain. 6) | Piutang Reverse Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode v pencatatandan pengukurannya. | 7) | Khusus Industri Perbankan | Obligasi Rekapitalisasi | PemerintahYang harus dijelaskan antara lain: a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki: v b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi v | RekapitalisasiPemerintah:dan | c) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan. v | 8) | Khusus Industri Perbankan a) Kredit Yang harus dijelaskan antara lain: v (1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan Y (2) Dasar penyajian atas kredit: v (3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit: | v (4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan | v (5) Kebijakan bank akan agunan kredit. | b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi | Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi. | v c) Agunan yang Diambil Alih Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar penilaian dan penyajian: | (2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan v dengansaldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan (3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan | agunan.
Page 12 OCR 0.933
Page 12 of 83 Khusus untuk Industri Pembiayaan Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen: dan b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen darikonsumennya. 10) Ss. Anjak Piutang Yang harus dijelaskan antara lain: a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse): b) Penyajian transaksi anjak piutang: c) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersihpiutang dialihkan: dan d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klienatau ditanggung oleh perusahaan). BN 11) Sewa Yang harus dijelaskan antara lain: a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa: b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan C) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor. Catatan 2.r Catatan 2.r Catatan 2.r 12) Persediaan : yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan danrumusan biaya yang digunakan. Catatan 2.k a) Khusus Industri Kehutanan | HTI Dalam Pengembangan Yang harus dijelaskan antara | lain: Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaansarana dan pra-sarana. HTI Siap Panen Yang harus dijelaskan antara lain: Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi,
Page 13 OCR 0.875
Page 13 of83 b) Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang harus dijelaskan antara lain: () Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belummenghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan: (2) Dasar penilaian dan pengukuran: (3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telahmenghasilkan: (4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkanj dan (5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman. c) Khusus Industri Peternakan | Hewan Ternak PN Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Hewan ternak telah menghasilkan : (a) Metode penilaian: (b) Metode amortisasi (deplesi): dan (c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada. | (2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) : | (a) Metode penilaian: dan (b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewanternak telah menghasilkan. | SL «4 13)| Aset Tetap: Yang harus dijelaskan antara lain: a) pengakuan awal Aset Tetap: Vo | Catatan 2.p b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap: v eetatan sa c) pengelompokan Aset Tetap: V | an 55 d) metode penyusutan yang digunakan: v Catatan 2.p e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap: v Catatan 2.p f) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan: v | catatan 2.p 9) penghentian pengakuan: v Catatan 2.p h) nilai residu: dan v | Catatan 2.p i) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur v | Catatan 2.p 'ekonomis,metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode | pelaporan. |
Page 14 OCR 0.863
Page 14 of 83 14)| Investasi pada Entitas Asosi Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi vol Catatan 2.1 padaasosiasi. | 15)| Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat v | Catatan 2.1 bagianpartisipasi dalam Ventura Bersama. 16)| Pola Kerjasama | Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kriteria dari bentuk kerjasama, v Catatan 44 b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan fiabilitas yang timbul: dan v Kanal c) Sistem pembagian hasil, jika ada. ha 17)| Aset Tak Berwujud Yang harus dijelaskan antara lain : a) pengakuan awal Aset Takberwujud: v Catatan 2.s b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud: v Catatan 2.s c) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat v Catatan 2.s terbatas,diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya, d) sumber terjadinya Aset Takberwujudj v | Catatan” i . v Catatan 2.s e) metode amortisasi yang digunakan: v 'c tatan 2 f) penghentian pengakuan Aset Takberwujudj dan | atatan 2.5 — La) riset dan pengembangan (jika ada). . — L “| 3 18)| Aset tidak tancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual Yang harus dijelaskan antara lain: a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar v diklasifikasikansebagai aset yang dimiliki untuk dijual: dan v b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimitiki untuk dijual. 19)| Properti Investasi : Yang harus dijelaskan antara lain: a) pengakuan awal Properti Investasi v Catatan 2.g b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi: v Catatan 2.9 Cc) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya: v Catatan 2.g d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan v Catatan 2.g e) penghentian pengakuan Properti Investasi. v | Catatan 2.g |
Page 15 OCR 0.911
Page 15 of83 Khusus Industri Gas dan Minyak BumiAset Minyak dan Gas Bumi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto: b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset(revaluasi): Cc) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan: d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan €) Pertanggungan Asuransi. KAK KT 21) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus dijetaskan antara lain: a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinyapenurunan nilai: dan b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya. Catatan 2.U Catatan 2.u 22) Khusus Industri Perbankan Liabilitas Segera Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera. Simpanan Nasabah Yang harus dijelaskan antara lain: a) Penjelasan atas simpanan: dan b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan. Simpanan dari bank lain Yang harus dijelaskan antara lain: a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain. Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto. Lt KL SK. 23) Provisi Yang harus dijelaskan antara lain: a) kondisi provisi yang harus diakui: dan b) dasar penentuan nilai provisi. LL sp
Page 16 OCR 0.921
Page 16 of 83 Utang Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan danpengukurannya. 25) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ PenyisihanLiabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan. Yang harus dijelaskan antara lain: a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: C) Metode penyusutan prasarana PLH: dan d) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Lokasi penambangan, (2) Saldo awal untuk masing-masing lokasij (3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan (4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan. SKS KEL 26) Khusus Industri Pertambangan Umum Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalandengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang bersangkutan: b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukanadanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat dimulainya produksi: c) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biayapekerjaan konstruksi dan prasarana: dan d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan Jangkawaktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar perhitungan amortisasi. Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ PenyisihanLiabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan Cc) Metode penyusutan prasarana PLH. SS Ab
Page 17 OCR 0.926
27)| Pengakuan Pendapatan Page 17 ot83 a) Yang harus dijelaskan antara lain: (1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran Lv | Catatan 2.v yangdigunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan (2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuanpendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait. b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase penyelesaian Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap v Catatan 2.v penyelesaian suatu kontrak. €) Khusus Industri Asuransi (1) Pengakuan pendapatan premi Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: (a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakanpendapatan, (b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif: dan (c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi. (2) Beban Klaim Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: (a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan bebanpenyelesaian klaim: dan (b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi. d) Khusus Industri Real Estate Kapitalisasi dar metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat: Si Catatan 2.v (2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek: v Catatan 2.v (3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilaitercatat proyek: v Catatan 2.v (4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat, v Catatan 2.v (5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi v Catatan 2.v kini:dan (6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya. v Catatan 2.v ab
Page 18 OCR 0.897
Page 18 of 83 Program Loyalitas Pelangan Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan v 29)| Transksi dan Saldo dalam mata uang asing Yang harus dijelaskan antara lain: a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing: vol Catatan 2.d b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitasmoneter: dan HI alang C) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam v | Catatan 2.d matauang asing. 30)| Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi: v Catatan 2.e b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan v Catatan 2.e 31)| Hibah Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam v laporan keuangan. 32)| Pajak Penghasilan Yang harus dijelaskan antara lain: a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan, v v Catatan 2.x b) ketentuan mengenai saling hapus: c) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhanj dan v Catatani2: d) metode yang digunakan dalam menilai aset (Iiabilitas) pajak tangguhan. v Catatan 2.x 33)| Imbalan Kerja Yang harus dijelaskan antara lai a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan: v Catatan 2.x b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang v Aa. diselenggarakanoleh Perusahaan: 6) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian v Catatan 2.x aktuarial,dan | d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian. Vo! Catatan 2.x 34)| Saham Treasuri Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas | v pembelian,penjualan, atau pembatalan saham treasuri, ab
Page 19 OCR 0.926
35) Page 19 of83 Pembayaran Berba: Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasissaham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk pengukurannya. Saham 36) Kuasi-Reorganisasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi: b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan c) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas. Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013. 37) Biaya Pinjaman Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan biaya pinjamandikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian. Catatan 2.w 38) 3 Segmen Operasi Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untukmengidentifikasikan Segmen Operasi. Laba (Rugi) per saham Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per saham dilusian. Catatan 2.bb Catatan 2.aa Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan Aset 1) Kas dan Setara Kas Yang harus diungkapkan antara lain: a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga: b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uangasing: c) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan, dan d) jumlah saido Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan olehkelompok usaha disertai pendapat manajemen. Ba 3 SM | Catatan 4 Catatan 4 Catatan 4 Tb
Page 20 OCR 0.920
2) | Khusus Industri Perbankan Page 20 of 83 2) Kas Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang. b) Giro pada Bank Indonesia Yang harus diungkapkan antara lain: (1) 2) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilaidalam mata uang original): dan Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank padasaat periode pelaporan. c) Giro pada Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang: (3) (2) (3) 4) (5) Jumlah penyisihan penurunan nilai: Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro: Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyaihubungan istimewa dan pihak ketiga, Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. SKK tt d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: (1) 2) 3) (G2) (5) (8) ken) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang: Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired) dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired): Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok): Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubunganistimewa dan pihak ketigaj Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, Jumlah dana yang diblokir dan alasannya, KK KK KK,
Page 21 OCR 0.923
Page 21 of 83 operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali danatersebut berdasarkan Informasi dari otoritas yang berwenangj dan (9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. (8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku 3) Piutang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: b) jumlah piutang menurut debitur: c) jumlah piutang menurut mata uang: d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai e) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilaisecara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang: f) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemenatas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan: 9) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan: h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dan i) Informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi: (1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan pentinglain yang diatur dalam perjanjian, dan (2) jaminan yang diberikan (bila ada). Catatan 6 Catatan 6 Catatan 6 4 Khusus Industri Asuransi a) Piutang Premi Tambahan pengungkapan mengenaiantara lai (1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur, (2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan (3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas, b) Piutang Koasuransi Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain: (1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur, (2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan (3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. | UN
Page 22 OCR 0.923
ta) Page 22 0f83 Piutang Reasuransi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur: (2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskanj dan (3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. ad) Piutang Hasil Investasi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah piutang menurut jenis investasi: (3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan (4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. 5) | Khusus Industri Pembiayaan 2) Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumtah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraanbermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain) (2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen: (3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja | (4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidaktertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas, (5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui: (6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan: (7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan (8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai jaminan atas utang. b) Tagihan Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, besertajumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse): dan Na
Page 23 OCR 0.901
Page 23 of 83 (2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. c) PiutangSewa Pembiayaan v Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketigaj @ rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan investasi sewa bruto dan nilai kini plutang pembayaran sewa minimum pada akhirperiode pelaporan, untuk setiap periode berikut: (a) kurang dari satu tahun | (b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun (c) lebih dari lima tahun Tej “ 6 (0 (4 pendapatan keuangan yang belum diterima, nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor, | akumulasi penyisihan plutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum: | rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode, dan penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material. | d) Piutang Sewa Operasi v Yang harus diungkapkan antara lain: | (1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasiyang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut: (a) kurang dari satu tahun (b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun (c) lebih dari lima tahun (2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode dan (3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.
Page 24 OCR 0.919
8) Page 24 of83 Khusus Kontrak Konstruksi ang Retensi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi. 7) Tagihan Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrakkonstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : a) biaya kontrak yang terjadi: b) laba yang diakui: C) kerugian yang terjadi: dan d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). 8) Piutang Reverse Repo Yang harus diungkapkan antara lain: a b Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek: c) Nama pihak/counterpartyj d) Lokasi Efek jaminan: e Tingkat bunga piutang reverse repo: f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan 9 Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada). 9» Agunan Yang Diambil Alih Yang harus diungkapkan antara lain: a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih b: Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutangyang tidak tertagih: dan €) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihanagunan tersebut.
Page 25 OCR 0.905
Page 25 of 83 10) tang Dividen dan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, v Catatan 7 dandendakepada pihak lain. 11)| Piutang Lain-Lain Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jenis dan jumlah piutang: v Catatan 7 b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan v C) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. v Catatan 7 12)| Aset Keuangan Lainnya Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancarmaupun tidak lancar. a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang diplsahkan antara pihakketiga dan pihak berelasi. v Catatan 5 b) Yang harus diungkapkan antara lain: | aa . n v Catatan 5 (1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya, (2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan v Catatan 5 klasifikasi,baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan | (3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga | v efektifuntuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, | | (4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum v diamortisasi,untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo: (5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada). v (6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan | v yangdiklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo, (7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan: | (a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori, v (b) alasan reklasifikasi: dan v (c) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah | direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual.
Page 26 OCR 0.905
Page 26 of 83 (8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas atau Ilabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan | penjaminantersebut: (9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya,dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan v nilai dan aset keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk bebanpenurunan nilai yang diakui dalam laba rugi: | dan (10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas v investasiyang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh tempo. Ba 13) | Khusus Deposito Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: v b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: v | catatan 4 C) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan v Catatan & 4) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut. 14)| Khusus Investasi pada Sukuk | V Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah: b) tujuan model usaha yang digunakan: C) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan @) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan. 15)| Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah v Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis: | b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga, | c) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan | d) Informasi penting lainnya.
Page 27 OCR 0.912
Page 27 of 83 16)| Khusus Unit Penyertaan Reksadana Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos | pendapatankomprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi | periode berjalan 0 an : 17)| Khusus Wesel Tagih Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksiusaha atau lainnya). 18)| Khusus Industri Asuransi Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan. 19)| Pinjaman Polis Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan: a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang: b) Tingkat suku bunga. 20)| Khusus Industri Perbankan | Kredit Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangkawaktu serta kolektibilitas: b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: c) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan: e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, ?) Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusanmenurut ketentuan Bank Indonesia, 9) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadapjumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia: h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas: ) Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, agen, atau anggota sindikasi:
Page 28 OCR 0.913
» k » Page 28 of 83 Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada: Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum PemberianKredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia: Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai. 21) Tagihan dan Liabilitas Akseptasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) b) ka, d) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempoj Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusandan mutasi selama periode berjalan, Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilaitagihan akseptasi 22) Persediaan a) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasiyang sesuai bagi Perusahaan) (2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biayauntuk menjual: (3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan (4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaanyang diakui sebagai beban dalam periode berjalan: (5) jumlah dari setiap pemulihan dari setlap penurunan nilai yang diakui sebagaipengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan: (6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yangditurunkan: (7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yangmemenuhi kriteria aset kuallfikasian, maka diungkapkan: (1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama perlode berjalan: dan Ci) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjamanyang layak dikapitalisasi. (8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan: dan SL kd &
Page 29 OCR 0.897
Page 29 of83 (9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan v Catatan Sa asuransi, danrisiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. | b) Khusus Industri Perhotelan Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harusdiungkapkan antara lain:P (1) Makanan dan minuman, v Catatan 8.b (2) Perlengkapan: dan v Catatan 8.b (3) Barang Dagangan. v Catatan 8.b 6) Khusus Industri Real Estat Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi: v Catatan 8.a (a) Tanah Matang: . Catatan 8.a (b) Unit Bangunan: dan v Catatan Ba (c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian. (2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah 8 berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait v Catatan 8.a yangakan dialihkan, bila ada. d) Tanah untuk Pengembangan V | Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan, Catatan 13 (2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah v untukpengembangan: dan (3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang. v Catatan 13 e) Khusus Industri Media v Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Materi program : lokal, impor (media televisi): (2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak): xp
Page 30 OCR 0.924
Page 30 of83 (3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan (4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya. | #) Khusus Industri Rumah Sakit y Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Obat-obatan: | (2) Perlengkapan medis (disposable): dan (3) Persediaan lainnya 9) Khusus Industri Peternakan v (1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu,seperti hewan ternak menjadi: (a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan (b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan. (2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek v Yang harus diungkapkan antara lain: | (a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternaktelah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan: (b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama palingtidak 2 tahun terakhir: (C) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan: (d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusanpersediaan yang mati atau hilang, (e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi danrisiko yang ditutup: (P Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematianatau metode penghapusan langsung: (9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransij dan (h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan
Page 31 OCR 0.920
Page 31 of83 Pajak Dibayar Di muka Yang harus diungkapkan antara lain: a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan v |(Catatan10 b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. V | Catatan 10 24)| Biaya Dibayar Dimuka v Catatan 11 Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah. 25)| Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual Yang harus diungkapkanantara lain: (1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan: (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada | pelepasanyang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan: | (3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai: (4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periodepenyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun: (5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untukdijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku, | dan (6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual ataukelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan: | (a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara: V | i. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila asetatau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, dan II jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual, (b) Uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan v (c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode v sajiansebelumnya. Ba & 26)| Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang harus diungkapkan antara lain : a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang: v | Catatan 7, 42 b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugianpenurunan nilai serta v | penjelasanterjadinya plutang pihak berelasi tersebut: | Cc) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan v nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang: |
Page 32 OCR 0.918
Page 32 of 83 pendapat manajemen akan kecukupan jumi nilai:dan €) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalamaset lancar, hal tersebut harusdibuktikan serta diungkapkan alasannya. Catatan 7 27) Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harusdiungkapkan antara lain: a) nama entitas asosiasi: b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya: C) nilaitercatat dan Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganyatersedia: d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset,Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi: @) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 20Yo(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung atau tidak langsung: ?) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atauperiode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda, sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasiuntuk mentransfer dana kepada Perusahaan: h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periodeterjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif i) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama denganinvestor lain: H) abilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuksemua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi: dan k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk totalAset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi. 9. Catatan 2.1, 12 Catatan 2.1, 12 Catatan 2.1, 12 Catatan 2.l, 12 Catatan 12 28) Khusus Industri Konstruksi Jaminan Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.
Page 33 OCR 0.917
30) d) Saldo akhir. Page 33 of 83 Khusus Industri Kehutanan HTI dan HTI dalam pengembangan Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikansebagai berikut: a) Saldo awalj b) Penyisihan periode berjalan: c) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan Khusus Industri Jalan Tol Hak Bagi Hasil Tol Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut: (a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol: (b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya: (c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan, dan (d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol, 31) Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Untuk tanaman telah menghasilkan (1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman, (2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiapkelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir, (3) Status tanah yang digunakan untuk menanam, (4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanamany (5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahunjdan (6) Tanaman yang dijaminkan. b) Untuk tanaman belum menghasilkan (1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut : (2) Saldo awal I. Tambahan tahun berjalan ii. Biaya langsung (b) Jumlah kapitalisasi blaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi @depresiasiluar biasa
Page 34 OCR 0.901
Page 34 of 83 i. Pengurangan tahun berjalan Ii. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan (c) Pengurangan lainnya (d) Saldo akhir (2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yangmenjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan (perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan (3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma. 32)| Khusus Industri Peternakan v Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang Yang harus diungkapkan antara lain: a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewanternak telah menghasilkan: b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling | tidak 2tahun terakhir: c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan: d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan: e) Kondisi hewan ternak, f) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir, 9) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yangditutup: h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian ataumetode penghapusan langsung: i) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika adas 1) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada: dan k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan. 33)| Properti Investasi a) Yangharusdiungkapkan antara lain: (1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai v | Catatan 2.9, 16 Wajaratau model biaya, (2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajardari Properti Investasi, v | catatan 16 (3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar v Neetnas ataulebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan: (9 nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir, v Catatan 16 (5) jumlah yang diakui dalam taba rugi untuk: v Catatan 16
Page 35 OCR 0.922
Page 35 of'83 (a) penghasilan sewa dari Properti Investasi | (b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selamaperiode tersebut: dan | (c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi ataspenjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar, | (6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi | ataupembayaran penghasilan dan hasi! pelepasan: dan v (7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau | | mengembangkanProperti Investasi atau untuk perbaikan, v pemeliharaan atau peningkatan. b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain | pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan | pengungkapanantara lain: | (1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan | v akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, | (2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara | signifikan untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus v mengungkapkan rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yangdilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah: v (a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah | ditambahkankembali: dan v (b) penyesuaian signifikan lain. Cc) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain | pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapanantara lain: (1) umur manfaat: v Catatan 2.9 (2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti | Catatan 16 Investasipada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,dan reklasifikasi: (3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi v Catatan 16 bebanpenyusutan: (4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi v penurunannilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku, (5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan | | (6) Nilai Wajar Properti Investasi. v | Catatan 16 d) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan | pengembangan,Yang harus diungkapkan antara lain: (4) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: v Catatan 16 (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak, v Catatan 16
Page 36 OCR 0.917
39 Page 36 of 83 estimasi saat penyelesatan, (4) hambatan kelanjutan penyelesaian: (5) jurnlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasidalam proses pembangunan dan pengembangan, dan (5) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yangmemenuhi kriterla aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjamanyang layak dikapit i. Aset Tetap Yang harus diungkapkan antara lain: a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan: rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: C) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi bebanpenyusutan: 9) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi danekuitas (jika ada), &) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap: f) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunannilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif: 9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan: (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): (2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DIP) apabila Aset Tetapuntuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian: (3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir: (4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajaraset, (S)jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat denganmodel biaya, dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selamaperiode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham. h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antaralain: (1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan, b, Catatan 16 Catatan 16 V | “| “| Catatan 14 | Catatan 14 v | 3 Catatan 14 v v v v v v | | | Catatan 14
Page 37 OCR 0.921
Page 37 of 83 (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak: (3) estimasi saat penyelesaian: (4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada): (S)jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalampembangunan: dan (6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteriaaset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. Pengungkapan lainnya antara lain: (1)jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara: (2)iumlah tercatat bruto dari setlap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan, (3)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual: (4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara material dari jumlah tercatat: (S5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan pengakuannya: (6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenisAset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan: (7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset Tetap, (8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan penurunan nilai: (9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan alasan penjaminan: dan (10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, danrisiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan per tanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya. SS SLS BS aa 2 Catatan 14 Catatan 14 | catatan 14 Catatan 14 Catatan 14 35)| Khusus Industri Minyak dan Gas BumiAset Minyak dan Gas Bumi (khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated aCreage, unoperated acreage, sumurdan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan:
Page 38 OCR 0.901
Page 38 of 83 (2) Tabel yang memuat penjelasan tentang (a) Lokasi penambangan: (b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi, (c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan (d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan (3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabelanalisa umur tagihan. 36) | Aset Tak Berwujud Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain: a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi, v b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugikomprehensif: v Catatan 1.c Cc) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud padaawal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, v Catatan 17 dan reklasifikasi, dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria asetkualifikasian, maka harus diungkapkan: | (1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan v (2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman | v yanglayak dikapitalisasi: II jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan | penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat v tidakterbatas, f) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa perlode amortisasi dari setiap v AsetTakberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan, Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui padaNilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan: (1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut: (2) jumlah tercatatnya, dan (3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau modelrevaluasi, keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi v danjumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas, | I) nilai kornitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujudj v | j) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan: (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): (2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir d e 9g KAL h
Page 39 OCR 0.931
jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi: (4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajaraset, (5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatatdengan model biaya: dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selamaperiode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo Surplus kepada para pemegang saham. Page 39 of 83 | Catatan 17 37) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Tangguhan/PenyisihanLiabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang : (1) (2) (3) ingkungan Hidup Saldo awal, Penambahan dan pengurangan: Saldo akhir. b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi Yang harus diungkapkanantara lain: @) (2) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of Interest yangmencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir, dan Jumlah aset, liabilitas, penghasitan dan beban, arus kas operasi, dan arus kasinvestasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan. c) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang. Yang harus diungkapkan antara lain: G) (2) (3) (4) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan: (a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan (b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup. Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biayapengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenaiperbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata- ratanya, Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada): Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masaproduksi, meliputi penjelasan : (a) Alasan terjadinya penundaan: (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan (c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.
Page 40 OCR 0.914
Page 40 of 83 d) Biaya Pengembangan Tangguhan v Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalandengan menunjukkan: (a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan, (b) Saldo awal: (c) Penambahan/pengurangan,: (d) Amortisasi, dan (e) Saldo akhir. (2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yangmasih berjalan, (3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangantangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan, (4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadipenundaan masa produksi, meliputi penjelasan: (a) Alasan terjadinya penundaan: (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan (c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utamayang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. (5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rinciandari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest. b. | Uabilitas | 1) | Utang Usaha | Yang harus diungkapkan antara lain: | a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: vV | Catatan 18 b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan V | Catatan 18 c) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang v berhubungan. | 2) | Provisi a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi v jangkapanjang. | b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode: (2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan: SL
Page 41 OCR 0.921
Page 41 of 83 jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan, (4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belumdigunakan, (5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadikarena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto: (6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya aruskeluar sumber daya ekonomi: (7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksuddalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan (8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlahAset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut. 3) 3) Beban akrual Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum jatuh tempo. Catatan 20 Khusus Industri Perbankan Liabilitas Segera Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang, dan b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban, 5) Utang Repo Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek. 5) Khusus Kontrak Konstruksi Utang Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : a) biaya kontrak yang terjadij b) laba yang diakui: C) kerugian yang dialami: dan d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).
Page 42 OCR 0.925
Page 42 of83 Khusus Industri Perbankan a) Simpanan Nasabah Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan: (1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu: (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir ateudijaminkanj dan (6) Pemberian fasilitas Istimewa kepada pemilik rekening giro. b) Simpanan dari Bank Lain | Yang harus diungkapkan antara lain: | (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu: (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: | (4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokiratau dijaminkan. 8) Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan Yang harus diungkapkan antara lai | (1) Rincian berdasarkan program asuransi, (2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan: (3) Rincian berdasarkan mata uang, | (4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkanpenambahan dan pengurangan. b) Utang Klaim | v Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, (2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung: (3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan (4) Jumlah utang menurut mata uang.
Page 43 OCR 0.915
Page 43 of83 €) Estimasi Klaim Retensi Sendiri | v Yang harus diungkapkan antara lain: | (1) Jumlah menurut jenis asuransi: | (2) Jumlah menurut tertanggung: (3) Jumlah menurut mata uang: dan (4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan. | d) Premi yang belum merupakan Pendapatan | v | Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah menurut program asuransi: (2) Jumlah menurut jenis pertanggungan: (3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihakberelasi dan pihak ketiga: (4) Metode perhitungan yang digunakan: dan | (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkanpenambahan dan pengurangan. €) Utang Koasuransi (rewrite) vV Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, (2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur, (3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan (4) Jumlah menurut umur utang. f) Utang Reasuransi v Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah berdasarkan reasuradur: (3) Jumlah menurut jenis mata uang, (4) Jumlah menurut umur utang, dan (5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan. 9) Utang Komisi v Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur: (2) Jumlah menurut jenis mata uang, dan (3) Jumlah menurut jenis asuransi.
Page 44 OCR 0.918
Page 44 of 83 h) Titipan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi. | i) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan Yang harus diungkapkan: (1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham, (2) Dasar perhitungan: dan (3) Saldo menurut usia, 9) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya, 10)| Utang Pajak | Yang harus diungkapkan antara lain: a) jenis dan jumlahnya: dan b) informasi mengenai ketetapan pajak. Catatan 19 Catatan 40 £L 11)| Khusus Industri | PembiayaanKewajiban Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatanpenting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. 12)| Khusus Kontrak Konstruksi Uang Muka Kontrak Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima. 13)| Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang V Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas llabilitas jangka panjang sesuai dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam Checkiist ini. 14) | Liabilitas Keuangan Lainnya v | Catatan 21, 22, 23, 24 Catatan 18, 19, 20, 21, 22, 23, 24, 35 a) Yang harus diungkapkan antara (1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitaskeuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang: (2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antarapihak ketiga dan pihak berelasi (3) Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 45 OCR 0.930
Page 45 of 83 (a) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap katego (b) laba atau rugi neto pada setiap Ii as keuangan, dan (c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utangdan kondisi default). b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaianutang, (2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilanyang terkait: (3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakuiselama periode tersebut: dan (4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telahdirestrukturisasi 15)| Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempodalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. 16)| Khusus Industri Pertambangan Umum Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. 17)| Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidaklancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual. Liabilitas Jangka Panjang 18)| Utang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang Harus diungkapkan antara lain : a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang: b) jumlah utang menurut mata uang: dan c) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan,
Page 46 OCR 0.911
Page 46 of83 Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang Yang Harus diungkapkan antara lain: a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis matauang, b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: Cc) tanggal jatuh tempo: d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuanperolehannya: ? pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitaspinjaman, 9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan: » persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen,pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan j) pengungkapan Informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yangakan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara iain adalah: (1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan (2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangkawaktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting. 20) Utang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lain : a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor)pada tanggal laporan posisi keuangan, b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan totalpembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut: (1) sampai dengan satu tahun: (2) tebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun: dan (3) lebih dari $ (lima)tahun. C) pembayaran sewa kontinjen yang diakul sebagai beban pada periode tersebut: d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak. dapat dibatalkan (non-cancellablesublease) pada tanggal laporan posisi keuangan:
Page 47 OCR 0.921
Page 47 of 83 e) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungandengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback): dan f) penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain: (1) dasar penentuan utang sewa kontinjen, (2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan ataupembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan | (3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa. | 21)| khusus Industri Perbankan | a) Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu: (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun (4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat: | | (5S) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan: (6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktuperjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan persyaratan penting lainnya (Debt Covenance): (7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berhargayang diterbitkan. b) Pinjaman Diterima v Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang: (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan,dan persyaratan penting lainnya(debt covenance): (4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance: (5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihaklain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih. c) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas: | | 4
Page 48 OCR 0.897
Page 48 of 83 (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak keti (3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan (4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensimenurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode pelaporan: dan (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilaikomitmen dan kontinjensi. 22)| Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (1) Saldo awal (2) Penyisihan yang dibentuk: (3) Pengeluaran yang terjadi: dan (4) Satdo akhir. b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan: Cc) Labilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnyasebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan: Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya bebanpenutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang terpisah: €) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Saldo awal, (2) Penambahan dan Pengurangan : (3) Saldo akhir. litas Imbalan Kerja Jangka Panjang a) imbalan Pasti Yang harus diungkapkan antara lain: | d 23) (1) gambaran umum mengenai jenis program. v | Catatan 2.x (2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang v menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selarna periode berjalan yang dapatdiatribusikan ke dalam: (a) biaya jasa kinij (b) biaya bunga, (c) iuran oleh peserta program: (d) keuntungan dan kerugian aktuarial: ) | catatan 36 2 Ibu
Page 49 OCR 0.915
Page 49 of 83 (e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan matauang yang berbeda dengan mata uang penyajian: | (P- imbalan yang dibayarkan: | (9) biaya jasa lalu: (h) kombinasi bisnis: Ki) curtailment: dan (i) penyelesaian. (3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari v | programyang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari | program yang seluruhnya atau sebagian didanai: (4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo | awaldan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai v Catatan 36 denganSAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama perlode yang | dapat diatribusikan pada setiap: (a) hasil yang diharapkan dari aset program: (b) keuntungan dan kerugian aktuarial, (c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan matauang yang berbeda dengan mata uang penyajian: (d) iuran oleh pemberi pekerja: (e) iuran oleh peserta program, (f) imbalan yang dibayarkan: | (g) kombinasi bisnis: dan (h) penyelesaian: (5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban Imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam v Catatan 36 butir (2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan: (a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporanposisi keuangan: (b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam taporan posisi keuangan, (c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan cleh batasandalam SAK: (d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yangdiakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan (e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan, (6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama v Catatan 36 posdimana hal tersebut termasuk: (a) biaya jasa kini:
Page 50 OCR 0.933
Page 50 of83 biaya bunga, (c) hasil yang diharapkan dari aset program: (d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Asetsesuai dengan SAK, (e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode | koridor1O96 (sepuluh per seratus): | (biaya jasa lalu: | (9) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan (h) dampak dari batasan dalam SAK: (7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan v diakuisegera dalam saldo laba, meliputi: ta) keuntungan dan kerugian aktuarial dan (b) dampak dari batasan dalam SAK, (8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada v pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dankerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK: (9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar totalaset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang v mencakup, namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan seluruh aset lain, (10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk: v (a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan: dan (b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan: (11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat v pengembalianyang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk | dampak kategori utama dari aset program, (12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap | hakpenggantian yang diakui sebagai Aset: (13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporandan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya v Catatan 36 sebagai marjin antara persentase dan variabel lainnya, termasuk: (a) tingkat diskonto: (b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periodeyang disajikan dalam laporan keuangan: (9) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset: (d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atauvariabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan):
Page 51 OCR 0.907
Page S1 of 83 (e) tingkat tren biaya kesehatan, dan (P) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria: (14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat trenbiaya kesehatan yang diasumsikan pada: ta) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatanpascakerja periodik neto: dan | (b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan. (c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satuangka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah. (15) Jurnlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari: a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus |”V | catatan 36 ataudefisit pada program: dan (b) penyesuaian yang timbul pada: | | (i) Iiabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase | | dariliabilitas program pada akhir periode pelaporan: dan | | Cii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari asetprogram pada akhir periode pelaporan: (16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, ly dariiuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode | tahunan dimulai setelah periode pelaporan, | (17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar | v | entitassepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut: | (a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan | biayaimbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan | seperti itu (b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK,maka Perusahaan mengungkapkan: (9) Informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atasperubahan program selama periode tersebut, (li) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a)butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban | | imbalan pasti: dan | (iii)jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai denganbutir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14),dan butir (16) serta butir ii. |
Page 52 OCR 0.902
Page 52 of83 Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus b) Iuran Pa: b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk: (a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan: (b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari, (c) nilai nominal: (d) besaran Imbalan (untuk Sukuk ijarah): (e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi mengungkapkanjumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran v pasti. €c) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja v jangkapanjang lainnya. d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja Yang harus diungkapkanantara lain: v (1) turan program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan 1 (2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada). Ka — | 24)| Utang Obligasi | vi Yang harus diungkapkan antara lain: a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uangasing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa | tempatobligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya, b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: c) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaanj e) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi denganmenunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada, f) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: 9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (rnisalnya restrukturisasi utang dan kondisi | default):dan | h) persyaratan penting fainnya. | 25)| sukuk | | v a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan.
Page 53 OCR 0.894
Page 53 of83 hasil (untuk Sukuk mudharabah: (f) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalanatau bagi hasil, (9) jangka waktu, (h) tujuan penerbitannya: dan (i) persyaratan penting lain: (2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: (3) bursa tempat Sukuk dicatatkan, (@) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: (5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, (G)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): (7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwallamanatan: dan (8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukukdan kondisi default). 26)| Utang Subordinasi SA Yang harus diungkapkan antara lain: | a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bungakontraktual selama periode pelaporan b) tujuan perolehannya, | c) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi, d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): €) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, dan f) persyaratan penting lainnya. | 27)| Obligasi Konversi | Yang harus diungkapkan antara lain: a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilal tercatat, tanggal jatuh tempo, v jadwalpembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya: b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, hargapelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan v penalti: C) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan v tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkandari sudut pandang pemegang obligasi konversi: d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya: | # 0
Page 54 OCR 0.893
Page 54 of83 laba,penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak &) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: v f) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: v | 9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: v h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi v denganmenunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): 1) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi v persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default), j) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran | v umum,wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembelij k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi: v I) keberadaan fitur derivatif melekat: dan | v — lm) persyaratan penting lainnya 0 0 — 1 vp at Ekuitas Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk 1) | Modal Saham Yang harus diungkapkan antara lain : a) Bagi setiap jenis saham, antara lain: (L) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode: v (2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas v modal, dan (3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan v| kontrakpenjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan: | b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas, v C) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham danpersentase kepemilikan, yaitu: v Catatan 27 (1) Pemegang saham yang memiliki 56 (lima perseratus) atau lebih: v | Catatan 27 (2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham: dan | (3) Pemegang saham lainnya: v d) Dalam hal terjadi perubahan modalsaham dalam periode berjalan: (1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham v tersebut,seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuandan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS): (2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo v
Page 55 OCR 0.927
Page 55 of 83 Memesan Efek Terlebih Dahulu (right Issue dan private placement), pelaksanaanwaran, serta konversi obligasi: dan (3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal: €) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, | agardisebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek. 2) Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital) Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah tambahan modal disetor, b) Uraian sumber agio saham: c) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor: e) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya: f) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain: (1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi: (2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yangbertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementaraj (3) Tanggal efektif transaksi: (4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikanakibat kombinasi bisnis tersebut: (5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalanyang terjadi: (6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilaitercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima, dan (7?) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain: (a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan | sebelumnyauntuk periode yang disajikan kembali, (b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yangdikombinasikan: (c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan (d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali. AS 3 & Lt Catatan 28 Catatan 28 Catatan 28 Catatan 28 Catatan 28 Catatan 28 3) Selisih Transaksidengan Pihak Nonpengendali Yang harus diungkapkan antara lain : a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi: (1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan: Catatan 29
Page 56 OCR 0.915
Page 56 of83 (2) Nama entitas anak: dan Catatan 29 (3) Nama pihak yang bertransaksi, | catatan 29 b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian:dan C) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnyaPengendalian. 4) | Saham Treasuri Yang harus diungkapkan antara lain: a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modaldisetor, b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yangdiperoleh: c) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modaldisetor, d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antaraharga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri, dan &) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri. 5) | Saldo Laba Yang harus diungkapkan antara lain: a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada): b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkaitsdan c) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan. Catatan 30 6) | Waran Yang harus diungkapkan antara lain: a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran, b) dasar penentuan Nilai Wajar waran, C) Nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa): d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya dan €) Ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran. 7) | Pendapatan Komprehensif Lainnya Catatan 35 Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing- masingkomponen pendapatan komprehensif lainnya. uk
Page 57 OCR 0.910
8) Page 57 of 83 Kepentingan Nonpengendi Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atasekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atautidak langsung pada entitas induk. Catatan 32 Laba Rugi Komprehensif 1) Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain : a) Jumlah setiap kategori signlfikan dari pendapatan yang diakui selama periode,termasuk pendapatan yang berasal dari: (1) Penjualan barang, (2) Penjualan jasa, (3) Bunga: (4) Royalti: dan/atau (5) Dividen: diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama: c) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1096 (sepuluhperseratus) dari pendapatan: d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisahberdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: &) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain: (1) Pendapatan kontrak konstruksi: (a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periodeberjalan: (b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakuidalam periode berjalan: dan (c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak: (2) pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan: (a) Jumtah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggalpelaporan: (b) Jumlah uang muka yang diterima: dan (c) Jumlah retensi: (3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagaiAset dan Liabilitas: SSL « Catatan 33 Catatan 33 Catatan 33 Catatan 33 Catatan 33 ba,
Page 58 OCR 0.888
Page 58 ot 83 f) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secaraterpisah, antara lain: (1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan: (2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksikeagenan dengan pendapatan lainnyaj dan | | (3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagaiprinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari: (a) Pendapatan brutoj (b) Retur/rabat/diskon terkait: dan (9) Total pendapatan neto. 2) | Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator v Ketentuan Tarif Yang harus diungkapkan antara lain: a) Dasar ketentuan tarif, b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif: C) Masa berlaku tarif, d) Besaran tarif: dan | e) Perjanjian lain yang terkait. pembi Tv 3) | Khusus Industri pembiayaan | Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain: a) Pendapatan pembiayaan konsumen, b) Pendapatan anjak piutang: dan c) Pendapatan sewa. 4) | Khusus Industri Rumah v SakitTerdiri dari: Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan danpenunjang medis, Rincian pengurang pendapatan, antara lain: a) Restitusi: b) Subsidi tidak mampu, dan 6) Selisih perhitungan klaim. 5) | Khusus Industri Transportasi V Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain: F4
Page 59 OCR 0.934
Page 59 of83 b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi: c) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi: d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tankerdan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada tersebut. 6) | Khusus Industri Telekomunikasi Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain. 7) | Khusus Industri Asuransi: Pendapatan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto,premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan untuk setiap jenis asuransi. Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62) 8) | Khusus Industri Jalan Tol: | Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain,dan rincian pendapatan kerjasama operasi: b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, makapendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan. | 9) | Khusus Industri Perbankan Pendapatan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain: Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada : a) Obligasi Pemerintah: b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui: Cc) Efek-efek: dan d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain, Aa
Page 60 OCR 0.899
Page 60 of 83 ea na aa aa | 10)| Beban Pokok Penjualan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci: (1) Biaya bahan baku: (2) Biaya tenaga kerja: dan | (3) Biaya overhead ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan: b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 106 (sepuluh perseratus) v Catatan 34 daripendapatan: dan c) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual. PP Khusus Industri Rumah Sakit v Beban Departementalisasi/Beban Operasional Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi: a) Beban bahan: b) Beban jasa pelayanan, Cc) Beban pegawai: dj) Beban penyusutan sarana medis: e) Beban pemeliharaan sarana: f) Beban asuransi: 9) Beban langganan daya dan jasa, h) Beban depresiasi. KL. 11 | | 12)| Khusus Industri Asuransi: | a) Beban Klaim Asuransi Kerugian | Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim | | bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuksetiap jenis asuransi. b) Beban Klaim Asuransi Jiwa Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuhtempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian. Cc) Komisi Neto Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompokpendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi. Ki
Page 61 OCR 0.935
Page G1 of83 Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi. 13)| Khusus Industri PerhotelanBeban Departementalisasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi: b) Gaji dan beban pegawai lainnya, dan C) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya. 14)| Beban Usaha Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara lain: a) Beban penjualan: Catatan 35 b) Beban distribusi: dan €) Beban umum dan administrasi. Catatan 35 15)| Khusus Industri Perbankan a) Beban Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompokproduk/jasa utama. b) Beban Provisi dan Komisi Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisiberdasarkan kelompok produk/jasa utama. 16, Khusus Industri Pembiayaan BebanKerugian Penurunan Nilai Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan. 17 Pendapatan dan Beban Lainnya Yang harus diungkapkan antara lai: a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya. b) rincian dan jumlah Beban lainnya. c) Untuk Biaya Keuangan, meliputi : (1) biaya pinjaman meliputi: Catatan 37, 38, 39 & ab
Page 62 OCR 0.914
Page 62 0f83 (a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bungaefektif: (b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK | yangberlaku, dan (c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing | sepanjangselisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga: (2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan | meliputi: (a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual: (b) rugi neto dari Instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui labarugi, dan (c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindungnilai. d) Untuk Bagian Laba Rugl dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi : (1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asoslasi dan/atau Ventura v Catatan 12 Bersamayang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan (2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, . yangdiungkapkan secara terpisah. 18)| Khusus Industri Perbankan V a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan. SS b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berhargadan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis, &) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi RekapitalisasiPemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. Yang harus diungkapkan antara lain: a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud: b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti: €) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan: d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual: e) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangkalindung nilai arus kas: dan bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama. 19)| Pendapatan Komprehensif Lain | SKK
Page 63 OCR 0.921
Page 63 of 83 Pajak Penghasilan Yang harus diungkapkan antara lain : a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari: (1) beban (penghasilan) pajak kini, | (2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari | | Catatan 40 periodelalu: Catatan 40 (3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari Catatan 40 perbedaantemporer dan pembatikannya, (4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarifpajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru, (5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakul sebelumnya v | Catatan 40 atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk | mengurangibeban pajak kini dan beban pajak tangguhan: | (6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau Ly pembalikanpenurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan: dan | jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi | dankesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif, | dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif, b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang Ly dibebankanatau dikreditkan langsung ke ekuitas: | c) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensiflain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas | v | asosiasi dan/atau Ventura Bersama: d) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalamsatu atau kedua bentuk berikut ini: (1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansidengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar v | perhitungan tarif pajak yang berlaku: atau Catatan 40 (2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku,dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang v berlakuj ge) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan v dengantarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya: f) jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat | dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset v | @ pajaktangguhan dalam laporan keuangan: Tn
Page 64 OCR 0.928
n » k) m) n) 9) p) Page 64 of 83 jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak,cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas pajak tangguhan yang belum diakui: rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut: (1) laba sebelum pajak menurut akuntansi: (2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan (3) laba kena pajak: perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuaidengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku: pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badanj setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi: (1) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi keuangan untuk periode sajian: dan (2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau Nabilitas pajak tangguhan yang diakui dalarn laporan posisi keuangan, beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan: (1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan (2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode,bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian, jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan: uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis: peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset pajak tangguhan, apabila: (1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajakyang telah ada, dan (2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait. SKL Catatan 40 | Catatan 40 Catatan 40 Catatan 40 Catatan 40 & TA
Page 65 OCR 0.919
Page 65 of83 Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Yang harus diungkapkan antara lain : a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham | dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang v Catatan 41 dapat diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi | tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang | mempengaruhi laba persaham, | Isian b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut v NN, tersebut.Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yangmempengaruhi laba per saham, Cc) instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang | berpotensimendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak | | dimasukkan dalam penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian: d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa, selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode v | pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksidimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan dan e) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan. Catatan 41 Pa 22)| Transaksi Pihak Berelasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yangjumlahnya: (1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi | denganorang atau anggota keluarga terdekat: dan/atau | (2) tebih dari 0,596 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksidengan entitas berelasi. b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat | meliputi nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi v tentang transaksidan saldo dengan pihak dimaksud: | C) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan denganpihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, | termasuk komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut l | A 3
Page 66 OCR 0.879
Page 66 of83 dalam laporan keuangan, paling kuran: (1) jurnlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan bebanterkait: H (Etatan 42 (2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau | Liabilitas,termasuk komitmen, dan: (a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dansifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan v (b) rincian garansi yang diberikan atau diterima, | v (3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang v terkaitdengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non- | usaha, dan | (4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, | V | jikadilakukan pembentukan, | d) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b)dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut: (1) entitas induk: 4 (2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan wd terhadapentitas, (3) entitas anak, v (a) entitas asosiasi: | Dj (5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturerj | v (6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya: dan | v (7) pihak-pihak berelasi lainnya. v @) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompokdireksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut: ' . . v Catatan 36 (1) imbalan kerja jangka pendek: v Catatan 36 (2) imbalan pascakerja: (3) imbalan kerja jangka panjang lainnya: v (4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan / (5) pembayaran berbasis saham. f) untuk entitas berelasi dengan pemerintah : (1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya | v denganPerusahaan:
Page 67 OCR 0.931
Page 67 of83 (3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individuat,signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi tersebut. 23) Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennyadalam mata uang fungsional: (2) posisi neto dari aset dan llabilitas moneter dalam mata uang asing: (3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional: (4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi,dan (5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikandalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir periode. SEL St Catatan 47 | Catatan 47 Catatan 47 Catatan 47 24) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus diungkapkan antara lain : a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentuuntuk suatu aset Individual, termasuk goodwil! atau suatu unit penghasil kas: (1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugipenurunan nilai, (2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebutdan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai, (3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnyatercakup rugi penurunan nilai yang dibalik, (4) goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya, (5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatankomprehensif lain selama periode tersebutj dan (6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalampendapatan komprehensif lain selama periode tersebut. b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiapkelompok aset. . | Catatan 8, 13, 14, 15, 16, dan 17
Page 68 OCR 0.918
a) b) Cc) Page 68 of 83 kuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan hanPeriode Lalu Perubahan Estimasi Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi, (2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan (3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlahdampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan. Perubahan Kebijakan Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi: (2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andaldan relevan: (8) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian: (a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan (b) laba per saham dasar dan dilusian: (4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yangdisajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya, dan (5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu atau untuk periode-perlode sebelum periode-periode tersebutdisajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi. Kesalahan Periode Lalu Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dari kesalahan periode lalu (2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian: (a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan (b) laba per saham dasar dan dilusian: (3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan (4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajiankembali retrospektif tidak praktis.
Page 69 OCR 0.917
26) Kombinasi Bi a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasibisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu: ) 2) (3) (G3) (5) (6) (7) (3) 9) (10) (11) Page 69 of83 is nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi: tanggal akuisisi biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis, persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh, alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihakpengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi: penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan NilaiWajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan: kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi: (a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi (b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran:dan (c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidakdapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut: Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaanlangsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut: (8) Nilai Wajar piutang: (b) jumlah piutang bruto kontraktual: dan (Cc) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktualyang diperkirakan tidak tertagih: jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Asetyang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih: setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nitai Wajar: (a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluarsumber daya ekonomi terjadi: (b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal Catatan 2.c
Page 70 OCR 0.929
Page 70 of83 diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yangmendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan (C) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut: (12) dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapatdiukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan: (a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (G)terkait perikatan dan kontijensi: dan (b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal: (13) dalam hal pembelian dengan diskon: (a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugikomprehensif dimana keuntungan tersebut diakui: dan (b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan, (14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi merniliki kurang dari 1007o(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal akuisisi: (a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yangdiakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan (b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuannilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar: (15) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap: (a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggalakuisisi: dan (b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasibisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut: (16) Informasi sebagal berikut: (a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakulsisi sejak tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensifpada periode pelaporanj dan (b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untukperiode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua La
Page 71 OCR 0.925
Page 71 of 83 kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkansejak awal periode pelaporan. b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkaninformasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif material: (1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset, Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlahyang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan: (a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai: (b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansiawalnya belum selesai, dan (c) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakuiselama periode pelaporan (2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atausampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau liabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan: (a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaanyang timbul selama penyelesaian, (b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak alasanperubahan tersebut: dan (c) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukurimbalan kontinjensi: (3) liabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada: (4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan, Iskonto) dan (5) jumiah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui padaperiode pelaporan yang: (a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atauperlode pelaporan sebelumnya: dan (b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahamilaporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan: c) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaantransaksi kombinasi bisnis: dan | Ak
Page 72 OCR 0.913
Page 72 0f83 d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungandengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode: (1) jumlah harga yang dibayarkan, (2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas, (3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabilaPengendalian diperoleh, dan (4) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak ataubisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. 27) | Segmen Operasi Yang harus diungkapkan antara lai a) pengungkapan pada level segmen: (1) informasi umum, yang terdiri dari: (a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk | v mengidentifikasisegmen dilaporkan, dan (b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap v segmendilaporkan: (2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban v tertentu, aset segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasarpengukurannyaj Catatan 46 (3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material v | | Catatan 46 lainnyaterhadap jumlah yang terkait dalam taporan keuangan Perusahaan: | b) pengungkapan pada level entitas (1) Informasi produk dan jasa Lv Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiapkelompok produk dan jasa yang serupa. (2) Informasi wilayah geografis v (a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada: i. negara domisili Perusahaanj dan v ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara v individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secaraterpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara tersebut secara individual.
Page 73 OCR 0.933
Page 73 of 83 (b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yangberlokasi di: i. negara domisili Perusahaan: dan ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset. Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnyamaterial, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah. (3) Informasi pelanggan utama Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapai 10Yo (sepuluh perseratus) atau tebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus mengungkapkan: Ca) fakta: (b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan (C) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut, Operasi yang Dihentikan a) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) uraian tentang alasan operasi dihentikan: (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasanyang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi yang dihentikan: dan (3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dariaset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku. b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yangdihentikan, antara lain: | (1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugikomprehensif meliputi: (a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yangdihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan (b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasanyang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilanyang terkait: (2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, Investasi danpendanaan dari operasi yang dihentikan: dan (3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikanyang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk. KL
Page 74 OCR 0.927
29) ii ii Page 74 of 83 Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya, yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuanspekulasi, b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasilindung nilai dan kelompok non lindung nilai: (1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentukvaluta, bunga, komoditas atau lain-lain: (2) pihak lawan transaksi (counterparties): (8) tanggal jatuh tempoj (4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisikeuangan: (5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan: (6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan (7) persyaratan penting lainnya. Cc) Yang harus diungkapkan antara la (1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategiuntuk mencapai tujuan tersebut: (2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindungnilai: dan (3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkantujuannya. 30) Nilai Wajar Instrumen Keuangan Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuanganantara lain: a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisikeuangan, dan b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajaraset keuangan dan Jiabilitas keuangan. Catatan 26 Catatan 26 31) Dividen Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkansebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan, b) jumlah utang dividen untuk:
Page 75 OCR 0.898
Page 75 of 83 (1) periode pelaporan, dan (2) periode sebelumnya: | c) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah | v periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidakdiakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan dan d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui. | v 32)| Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama | Yang harus diungkapkan antara lain: | pi a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnyasecara terpisah: b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalamVentura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya, C) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan danbagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas: dan d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agarditambahkan pengungkapan tambahan tentang: (1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan | (2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, Ilabilitas jangka pendek, liabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagianpartisipasinya dalam Ventura Bersama, 33)| perikatan dan Kontinjensi a) Perikatan Yang harus diungkapkan antara lain : (4) perikatan yang meliputi: ta) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis,royalti, dan lisensi, diungkapkan: IL pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian: v Catatan 44 ii. periode berlakunya perikatan, v Catatan 44 p 8 Ke an v Catatan 44 Hii,” dasar penentuan kompensasi dan denda, iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan: dan v . Catatan 44 V. pembatasan-pembatasan lainnya: v (b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa | yangakan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembetian, ikatan untuk investasi, diungkapkan: ab
Page 76 OCR 0.883
Page 76 of 83 pihak-pihak yang terkait dalam perjanji ii. periode berlakunya perikatan, | Il, nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasij dan iv. sanksi-sanksi, (2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan: (a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkanantara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin: (b) latar belakang dikeluarkannya jaminan, (c) periode berlakunya jaminan dan (d) nilai jaminan: (3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan (4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya. b) Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain : (1) perkara atau sengketa di « NN PN hukum, diungkapkan: (a) pihak-pihak yang terkait, v Catatan 45 Catatan 45 (b) jumlah yang diperkarakan: Catatan 45 (c) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinton):dan (d) dampak keuangan: | v (2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalahlingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan v estimasi dampak keuangannya: (3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan: (a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlahpokok dan denda atau bunganya, dan (b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan ataubanding): (4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain: (a) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi, (b) estimasi dari dampak keuangannya: indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus keluar sumber daya: dan (c) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga. Ss KL k ab
Page 77 OCR 0.911
Page 77 of 83 34)| Khusus Industri Perkebunan Perkebunan Inti Rakyat dan s Plasmayang harus diungkapkan antara lain: a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma, b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama, C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan: d) Hak dan Ilabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama, e) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama, dan f) Isi perubahan perjanjian, jika ada. | 35)| Manajemen Risiko Keuangan | | a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari | instrumenkeuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut: (1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuhtempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh v tempo padaakhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai: (2) risiko likuiditas, antara lain: (a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yangmenunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman terhadap periode arus kas: dan | (b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas, | (3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar v dimanaentitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap labarugi dan ekuitas: dan (4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan. v b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari PA pengungkapankualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko v yang timbul dari instrumen keuangan. 36)| Khusus Industri Perbankan V a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio) | Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan | Ah
Page 78 OCR 0.931
Page 78 of 83 posisi keuangan, (2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: dan (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR. b: Posisi Devisa Neto Yang harus diungkapkan antara laii (1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggallaporan posisi keuangan: (2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto. €) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas danapihak ketiga di bank. d) Aktivitas Fiduciary Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduclaryyangmeliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana. 37) Kuasi-Reorganisasi Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yangmeliputi: a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlahtersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi- reorganisasij b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang: Cc) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-reorganisasi: d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan Ilabilitas sebelumdigunakan untuk mengeliminasi defisit: dan €) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalamlaporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi- reorganisasi. 38) Pengelolaan Modal Yang harus diungkapkan antara lain : a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola permodatannya, termasuk: Catatan 27 nb
Page 79 OCR 0.927
Page 79 of 83 (1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal (2)sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untukmemenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal, dan (3)cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya: b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal, C) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya: d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihakeksternal (jika ada): dan e) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabilaterjadi ketidakpatuhan. 39) Transaksi Nonkas Yang harus diungkapkan antara lain : Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kasdan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas. Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan,akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal. 40) Pembayaran Berbasis Saham Yang harus diungkapkan antara lain : a) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendekataupun jangka panjang: b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, sepertikondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode penyelesaian: Cc) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompokopsi saham: d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga sahampada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan: e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi sahamyang beredar pada akhir periode: f) penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagaiberikut: (1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar 2
Page 80 OCR 0.924
Page 80 of83 opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar tersebut diukur, dan (2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selainopsi saham): 9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalamsuatu periode dan terhadap posisi keuangannya. 41) Khusus Industri Asuransi: a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat SolvabilitasYang harus diungkapkan antara lain : (1) Analisis Kekayaan: (2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas (3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi: (4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan (5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. 42) Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah Hal-hal yang harus diungkapkan: a) Ijin Menteri Kevangan atas pendirian unit Asuransi Syariah: b) Jenis Akad Asuransi Syariah: Cc) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah:dan d) Zakat. 43) Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari: a) Kontrak reasuransij b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya: c) Rasio keuangan penting: d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidupperusahaan. &« Catatan 44 44) Khusus Industri Kehutanan : a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu): KK KL ah
Page 81 OCR 0.919
Page 81 of 83 b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan juran wajiblainnya, C) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanahkosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam): d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya, e) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalandan akumulasinya, dan f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana : (1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan (2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya. 45)| Peristiwa Setelah Periode Pelaporan | V Yang harus diungkapkan antara lain: a) dalam hal Perusahaan menerima Informasi setelah periode pelaporan tentang kondisiyang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakuiperistiwa yang sebelumnya tidak diakui: b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan,maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya: (1) tanggal terjadinya: (2) sifat peristiwa: dan (3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasitersebut tidak dapat dibuat. 46)| Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang |” V Katatan 50 Terkaitdengan Aktivitas Perusahaan Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkaitdengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yangharus diungkapkan antara lain: a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut: b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi: C) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan
Page 82 OCR 0.914
Page 82 of 83 keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahuiatau diestimasi secara wajar. 47)| Reklasifikasi v a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalamlaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) sifat reklasifikasis (2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi:dan (3) alasan reklasifikasi. b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, makaPerusahaan harus mengungkapkan: (1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan (2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi. 48)| Hibah pemerintah Y Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagaiberikut: a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan Indikasibentuk lain dari bantuan pemerintah, dan b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuanpemerintah yang telah diakui. 49)| Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain | V a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritaspasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain: (2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan besertapenjelasannya, dan (3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensifbeserta penjelasannya, C) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untukmelakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.
Page 83 OCR 0.876
Page 83 of 83 50) | Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yangmempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan. Jakarta, 22 Mei 2025 A Wakil Direktur Utama Pi « ke
Names mentioned 8 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bapepam-LK
p.3 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.5
unresolved
org
Bank Indonesia
p.11 ×12
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.36
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.54
unresolved
org
Bapepam
p.71 ×2
unresolved
org
Menteri Kevangan
p.80
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.
Other files in this announcement 6
027.IR-CS.V.2025.pdf
done
FinancialStatement-2025-I-DUTI.xlsx
done
inlineXBRL.zip
done
instance.zip
done