Back to announcement
20260707_AKPI_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_32109487_lamp2.pdf
Other Text extracted AKPISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 20
Page 1 OCR 0.923
&| argha Jakarta, 7 Juli 2026 Nomor: 025/LD/OL/VII/2026 Kepada: OTORITAS JASA KEUANGAN Gd. Sumitro Djojohadikusumo Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta 10710 Up. Yth. Ibu Lidia M. Panjaitan Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 3 Perihal : Penjelasan atas penyampaian Laporan Keuangan Tahunan periode 31 Maret 2026 PT Argha Karya Prima Industry Tbk Dengan hormat, Menunjuk kepada surat OJK No. S-07961/BEI.PP3/07-2026 tanggal 2 Juli 2026, maka bersama ini perkenankanlah kami menyampaikan penjelasan sebagai berikut: |. Rencana Usaha dan Kegiatan Operasional Tahun 2026 (Form EO23/publish) 1. Laporan arus kas Perseroan untuk periode berakhir 31 Maret 2026 menyajikan informasi perolehan aset tetap sebesar Rp49,71 miliar (naik 75,0644 YoY). Merujuk kepada materi public expose tahun buku 2025, rencana bisnis Perseroan untuk tahun buku 2026 mencakup commissioning mesin cast polypropylene (CPP) berkapasitas produksi 8.500 ton/tahun dan melakukan ekspansi mesin biaxially oriented polyethylene terephthalate (BOPET) dengan estimasi nilai investasi USD100 juta. Perseroan diminta untuk menjelaskan hal-hal sebagai berikut: a. Hubungan antara peningkatan pembayaran kas untuk perolehan aset tetap untuk periode berakhir 31 Maret 2026 dengan rencana ekspansi dan commissioning mesin Perseroan untuk tahun buku 2026, Penjelasan: Peningkatan pembayaran kas untuk perolehan aset tetap pada periode yang berakhir 31 Maret 2026 terutama disebabkan oleh pembayaran atas perolehan aset operasional serta aset yang berkaitan dengan commissioning mesin CPP. Adapun hingga tanggal pelaporan, pelaksanaan proyek ekspansi mesin BOPET belum dimulai. b. Realisasi rencana ekspansi dan commissioning mesin produksi BOPET dan CPP sampai dengan tanggal diterimanya permintaan penjelasan ini dengan menjelaskan setidaknya PT Argha Karya Prima Industry Tbk Jl Pahlawan, Karang Asem Barat, Bogor, Jawa Barat 16810 T Orssc22000 ecovadis @isce Sedap TN www.arghakarya.com aki Ta 54
Page 2 OCR 0.925
O argha tanggal realisasi, persentase penyelesaian dari rencana tersebut, dan tambahan kapasitas produksi (ton/tahun), Penjelasan: Pada saat diterimanya permintaan penjelasan ini, proses commissioning mesin CPP telah selesai 10096. Sementara itu, pelaksanaan proyek ekspansi mesin BOPET masih belum dimulai. Kapasitas mesin CPP adalah 8.500 ton pertahun. c. Informasi fasilitas operasional yang akan dialokasikan kapasitas produksi baru dari penambahan mesin produksi BOPET dan CPP, Penjelasan: Tidak ada fasilitas operasional yang akan dialokasikan dengan adanya penambahan mesin CPP dan BOPET. d. Latar belakang dari rencana bisnis Perseroan untuk mengekspansi kapasitas produksi BOPET dan CPP dengan menjelaskan fitur, karakteristik, bentuk penggunaan akhir (end- use), dan keunggulan masing-masing produk dibandingkan dengan produk plastik film lainnya seperti BOPP, Penjelasan: Rencana ekspansi kapasitas produksi merupakan bagian dari strategi jangka panjang Perseroan untuk mendukung pertumbuhan usaha yang berkelanjutan. Ekspansi tersebut dilatarbelakangi oleh prospek pertumbuhan permintaan pasar, baik domestik maupun ekspor, serta upaya Perseroan dalam meningkatkan kapasitas produksi, efisiensi operasional, dan daya saing melalui penambahan fasilitas produksi. Adapun fitur dan karakteristik antara BOPP, BOPET dan CPP adalah sebagai berikut: Karakteristik BOPP BOPET CPP Bahan Baku Polypropylene Polyethylene Polypropylene Proses produksi Biaxially Oriented | Biaxially Oriented Cast Density 0.91g9r/ce 14 gr/cc 0.91gr/cc Melting point 165"C 256'C 165"C Moisture barrier Sangat baik Baik Baik Oxigen barrier Sedang Sangat baik Sedang Oil & grease resistance | Baik Sangat baik Sangat baik e. Penguatan keunggulan kompetitif Perseroan dari rencana bisnis tersebut dengan menjelaskan bagaimana realisasi rencana bisnis tersebut dapat menambah pangsa pasar dan memperkuat posisi bersaing Perseroan di industri plastik film, menimbulkan dampak positif dari operating leverage terhadap laba bersih, dan meningkatkan pricing powe A terhadap pelanggan, dan PTArgha Karya Prima Industry Tbk Jl. Pahlawan, Karang Asem Barat, Bogor, Jawa Barat 16810 « 3 (OFssc22000 ecovadis @rscc Seded www.arghakarya.com
Page 3 OCR 0.931
&| argha Penjelasan: Rencana ekspansi kapasitas produksi merupakan bagian dari strategi Perseroan untuk memperkuat posisi bersaing di industri plastik film serta mendukung peningkatan pangsa pasar. Peningkatan kapasitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan pemenuhan permintaan pelanggan dan keandalan pasokan, yang pada akhirnya memperkuat hubungan dengan pelanggan serta memperluas basis pasar. Dari sisi operasional, peningkatan skala produksi diharapkan memberikan manfaat operating leverage melalui efisiensi biaya tetap per unit, sehingga berpotensi meningkatkan profitabilitas. Selain itu, efisiensi dan skala yang lebih besar diharapkan dapat memperkuat posisi tawar Perseroan dalam menghadapi dinamika harga di pasar. f. Sumber pendanaan untuk rencana bisnis tersebut. Penjelasan: Sumber pendanaan untuk pelaksanaan rencana bisnis tersebut berasal dari internal cash flow Perseroan serta fasilitas pinjaman perbankan. Kombinasi kedua sumber pendanaan tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan investasi secara optimal sesuai dengan rencana pengembangan usaha Perseroan. 2. Perseroan menggunakan dolar AS dan dolar Hong Kong sebagai mata uang fungsional. Memperhatikan tren penguatan nilai tukar dolar AS dan dolar Hong Kong relatif terhadap rupiah, Perseroan diminta untuk menjelaskan hal-hal sebagai berikut: a. Cara Perseroan untuk mengelola risiko nilai tukar yang timbul dari penggunaan dolar AS dan dolar Hong Kong yang substansial dalam kegiatan operasional Perseroan, Penjelasan: Perseroan mengelola risiko nilai tukar yang timbul dari penggunaan mata uang Dolar AS dalam kegiatan operasional melalui penerapan kebijakan manajemen risiko keuangan yang terukur. Langkah-langkah yang dilakukan antara lain melakukan natural hedging dengan menyeimbangkan penerimaan dan pembayaran dalam mata uang yang sama, serta melakukan penyesuaian harga jual produk secara berkala dengan mempertimbangkan fluktuasi nilai tukar. Selain itu, Perseroan dapat memanfaatkan instrumen lindung nilai (hedging) apabila diperlukan, sesuai dengan kebijakan dan kondisi pasar, guna meminimalkan dampak volatilitas nilai tukar terhadap kinerja keuangan. b. Tingkat lindung nilai natural yang diberikan dari fluktusi nilai tukar dolar AS terhadap rupiah, euro, dan dolar Hong Kong terhadap eksposur nilai tukar Perseroan, Penjelasan: Perseroan menerapkan natural hedging dengan menyeimbangkan penerimaan dan pembayaran dalam mata uang asing, terutama Dolar AS, sehingga tingkat lindung nilai natural terhadap eksposur Dolar AS relatif lebih optimal, meskipun dapat berfluktuasi sesuai dengan struktur transaksi dari waktu ke waktu. Sementara itu, tingkat lindung nilai) PT Argha Karya Prima Industry Tbk Jl. Pahlawan, Karang Asem Barat, Bogor, Jawa Barat 16810 a larianar www.arghakarya.com Ta ex 1 233 Orsscraooo ecovadis @Iscc sos (| sha
Page 4 OCR 0.924
&| argha natural terhadap Dolar Hong Kong relatif lebih terbatas karena porsi transaksi dalam mata uang tersebut tidak signifikan, sehingga Perseroan dapat menerapkan langkah mitigasi tambahan sesuai kebutuhan untuk mengelola risiko nilai tukar. c. Cara Perseroan dalam memanfaatkan lindung nilai natural terhadap risiko nilaitukaryang timbul dari rantai pasok Perseroan, mengingat Perseroan memiliki pemasok dari luar negeri, dan Penjelasan: Perseroan memanfaatkan natural hedging dalam mengelola risiko nilai tukar dari rantai pasok dengan menyeimbangkan pembayaran kepada pemasok luar negeri dan penerimaan dari pelanggan dalam mata uang asing, terutama Dolar AS. Dengan kesesuaian mata uang antara biaya impor dan pendapatan, dampak fluktuasi nilai tukar terhadap kinerja keuangan dapat diminimalkan. Apabila terdapat eksposur yang tidak dapat tertutup secara alami, Perseroan dapat mempertimbangkan penggunaan instrumen lindung nilai sesuai kebijakan manajemen risiko. d. Komponen pendapatan dan/atau beban untuk periode berakhir 31 Maret 2026 yang terdampak dari penguatan nilai tukar dolar AS dan dolar Hong Kong. Penjelasan: Komponen pendapatan dan/atau beban untuk periode berakhir 31 Maret 2026 yang terdampak dari penguatan nilai tukar dolar AS dan dolar Hong Kong adalah pendapatan dalam mata uang selain USD dan beban dalam mata uang selain USD. 3. Perseroan diminta untuk menyampaikan hal-hal sebagai berikut terkait dengan rencana bisnis tahun 2026: a. Target pendapatan dan laba untuk tahun berakhir 31 Desember 2026, Penjelasan: Target pendapatan dan laba untuk tahun berakhir 31 Desember 2026 diperkirakan mengalami kenaikan masing-masing adalah sebesar 10X dan 5046. b. Cara Perseroan untuk memastikan pencapaian target kinerja tersebut, Penjelasan: Perseroan memastikan pencapaian target kinerja melalui penyusunan rencana kerja dan anggaran tahunan, pemantauan kinerja secara berkala, serta pengendalian Operasional untuk menjaga efisiensi produksi dan biaya. Perseroan juga melakukan peningkatan kualitas produk, penguatan hubungan dengan pelanggan, dan pengelolaan risiko usaha secara berkelanjutan. PT Argha Karya Prima Industry Tbk JI. Pahlawan, Karang Asem Barat, Pt Bogor, Jawa Barat 16810 @sriene karate 295 Grssezmnoo ecovadis @secc Seder gi www.arghakarya.com Ni ba
Page 5 OCR 0.947
&| argha c. Risiko yang timbul dari kegiatan usaha Perseroan yang dapat berdampak pada pencapaian target kinerja tersebut, dan Penjelasan: Risiko yang dapat mempengaruhi pencapaian target kinerja Perseroan antara lain fluktuasi harga bahan baku, volatilitas nilai tukar, perlambatan permintaan pasar, persaingan usaha yang ketat, gangguan operasional, serta perubahan regulasi. Perseroan mengelola risiko tersebut melalui penerapan manajemen risiko secara berkelanjutan. d. Cara Perseroan untuk mengelola risiko tersebut. Penjelasan: Perseroan mengelola risiko usaha melalui penerapan manajemen risiko secara berkelanjutan, termasuk pengendalian biaya dan efisiensi operasional, penyesuaian harga jual, pengelolaan risiko nilai tukar melalui natural hedging dan/atau lindung nilai, serta pemeliharaan mesin secara berkala untuk menjaga keandalan produksi. Selain itu, Perseroan juga memperkuat hubungan dengan pelanggan dan meningkatkan kualitas produk untuk menghadapi persaingan pasar. 4. Merujuk kepada materi public expose tahun buku 2025, Perseroan menyampaikan terdapat rencana untuk memperluas rantai pasokan bahan baku untuk mendapatkan harga dan biaya yang lebih kompetitif. Memperhatikan peristiwa geopolitik yang berdampak pada titik-titik rantai pasok bahan baku berbasis minyak mentah (crude oil), Perseroan diminta untuk menjelaskan hal-hal sebagai berikut: a. Dampak dari peristiwa geopolitik terhadap rantai pasok Perseroan dengan mendeskripsikan sifat peristiwa dan transmisi dampak dari sumbernya ke rantai pasok Perseroan, Penjelasan: Perkembangan geopolitik di kawasan Timur Tengah tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap rantai pasok Perseroan. Perseroan telah mengalihkan sumber pengadaan pasokan ke kawasan Asia, khususnya Tiongkok, sebagai bagian dari strategi mitigasi risiko Untuk menjaga kelancaran pasokan dan keberlangsungan operasional. b. Mengingat Perseroan menggunakan mata uang dolar AS dan dolar Hong Kong sebagai mata uang fungsional, Perseroan diminta untuk menjelaskan dampak peristiwa geopolitik yang memengaruhi nilai tukar dolar AS dan dolar Hong Kong terhadap kegiatan usaha Perseroan di Indonesia, Penjelasan: Mengingat mata uang fungsional Perseroan adalah Dolar AS, dampak peristiwa geopolitik yang memengaruhi nilai tukar Dolar AS dan Dolar Hong Kong terhadap kegiatan usaha Perseroan di Indonesia umumnya bersifat tidak langsung. Dampak tersebut terutama berkaitan dengan perubahan daya saing harga, biaya bahan baku, PT Argha Karya Prima Industry Tbk Jl. Pahlawan, Karang Asem Barat, Bogor, Jawa Barat 16810 (rssez2000 ecovadis @ISCC sedes lih www.arghakarya.com an |
Page 6 OCR 0.924
&| argha serta kondisi rantai pasok global, khususnya untuk transaksi yang tidak sepenuhnya berdenominasi Dolar AS. Pengaruh terhadap Dolar Hong Kong relatif terbatas karena porsi transaksinya tidak signifikan. Perseroan mengelola risiko tersebut melalui natural hedging dimana porsi hutang bank Untuk membiayai pembelian bahan baku disesuaikan dengan porsi penjualan local dan ekspor. c. Bagian dari rantai pasok Perseroan yang menerima dampak langsung dan/atau tidak langsung dari peristiwa geopolitik, dan Penjelasan: Perkembangan geopolitik di kawasan Timur Tengah tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap rantai pasok Perseroan. Perseroan telah mengalihkan sumber pengadaan pasokan ke kawasan Asia, khususnya Tiongkok, sebagai bagian dari strategi mitigasi risiko untuk menjaga kelancaran pasokan dan keberlangsungan operasional. d. Pasokan bahan baku Perseroan yang menerima dampak langsung dan/atau tidak langsung dari peristiwa geopolitik yang berdampak pada rantai pasok Perseroan. Penjelasan: Perkembangan geopolitik di kawasan Timur Tengah tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap rantai pasok Perseroan. Perseroan telah mengalihkan sumber pengadaan pasokan ke kawasan Asia, khususnya Tiongkok, sebagai bagian dari strategi mitigasi risiko untuk menjaga kelancaran pasokan dan keberlangsungan operasional. 5. Untuk periode berakhir 31 Maret 2026, 50,196 pendapatan Perseroan didapat dari penjualan ekspor (meningkat dari 44,824 untuk periode berakhir 31 Maret 2025). Perseroan diminta untuk menyampaikan informasi penjualan berdasarkan produk dan segmen geografis dengan melengkapi tabel sebagai berikut: Jenis Produk Negara Tujuan Kuantitas Nilai Penjualan Persentase terhadap Ekspor Penjualan(Ton) (Rp) Penjualan Total (6) Perseroan diminta untuk menyampaikan data di atas untuk periode triwulan 1, 2, 3, dan 4 untuk tahun buku 2025 serta untuk triwulan 1 tahun buku 2026. PT Argha Karya Prima Industry Tbk Jl. Pahlawan, Karang Asem Barat, Bogor Jawa Barat 16810 Drone Rg orota f Orsse2eo ecovadis @ISCC ses (| www.arghakarya.com TS —
Page 7 OCR 0.677
argha Penjelasan: Triwulan 1- 2025 . Kuantitas Penjualan Persentase terhadap Jenis Produk | Negara Tujuan Ekspor (Ton) Nilai Penjualan (Rp) | Penjualan Total (26) Afrika 526 22,904,032,121 319 Amerika 1,728 64,947,599,233 8.9 Barang Plastik (Asia & Jepang 4456| 186,258,959,801 2257, Lembar Australia & Selandia Baru 330 10,911,975,078 154 Eropa 785 25,336,589.268 359, Indonesia 15432) 402,370,603,000 5523, Timur Tengah 762 36,237,459,467 5.0 24,019 729,164,218,007 100.01, Triwulan 2-2025 Jenis Produk | Negara Tujuan Ekspor Nilai Penjualan (Rp) PE G Atika 40138062817 58K Amerika 28,914,988,623 CET Ph Asia & Jepang 165,064,534,056 228K Parang Plastik Australia & Selandia Baru 7.571,989,273 TOR Eropa 53,872,235,185 7470 Indonesia 389,219,203,001 BO, Timur Tengah 22,414,421,603 31 725,465,412,558 100.01, Triwulan 3- 2025 | Tr 3 | JenisProduk | Negara Tujuan Ekspor Ke aa penuaan Nilai Penjualan (Rp) Ba Atika 1201 BB 0922T,323 7 Amerika 1,489 51,481,060,252 66K « TAsia Jepang 7,598 187,036,57021 215K Penak Australia & Selandia Baru 290 12,607,313,870 19K Eropa Tai 85,501,542,613 BAR Indonesia 1878| 380,310,420,000 2.08, Timur Tengah 1,003 11,278,627,865 5.34 20816 | 775,402146,789 100.07 Triwulan 4 - 2025 | Kuantitas Penjualan Persentase terhadap Jenis Produk Negara Tujuan Ekspor (Ton) Nilai Penjualan (Rp) Penjualan Total (26) Afrika 579 24,549,862,663 35K Amerika 1275 22,716,980,963 531 1 FAsia & Jepang 2879| 175,489,429,803 248 Bea Australia & Selandia Baru 548 15,911,825,786 22 Eropa 1837 56,981,590,218 BOL Indonesia 13,928 354,768,422,000 50.17 Timur Tengah 73a 38,260,913,588 51K za7e1 | 708,679,024,999 100.07 PT Argha Karya Prima Industry Tbk Jl. Pahlawan, Karang Asem Barat, Bogor, Jawa Barat 16810 www.arghakarya.com ta “ga Orssc 22000 ecovadis @ SCC Sedeg (O)
Page 8 OCR 0.805
argha Triwulan 1 - 2026 JenisProduk | Negara Tujuan Ekspor San Nilai Penjualan (Rp) an Afrika 84 28,952,059,638 20K Amerika 1203 25,091,859,B47 9.01 Barang Plastik (Asia'& Jepang 2398| 153404,596,986 2131 Pan ara — |Australia & Selandia Baru 276 9,136,464,106 139 Eropa 2086 53,652,139.505 3x Indonesia 14,002) 359,576,346,899 2999 Timur Tengah 826 20,718,515,160 5706 24176 | 720,592,582,000 100.01 6. Perseroan diminta untuk menyampaikan target produksi dan utilisasi fasilitas produksi untuk tahun 2026 dengan melengkapi tabel sebagai berikut: Produk Estimasi Kuantitas Estimasi Kapasitas Estimasi Kapasitas Produksi (Ton) Digunakan (Ton) Terpasang Penjelasan: Produk Estimasi Kuantitas Estimasi Kapasitas Estimasi Kapasitas Produksi (Ton) Digunakan (Ton) Terpasang (Ton) BOPP 93,104 82.476 T13,000 BOPET 10,782 82.91 13,000 CPP 6,260 7374 8,500 7. Perseroan diminta untuk menyampaikan informasi utilisasi produksi berdasarkan produk untuk periode triwulan 1, 2, 3, dan 4 untuk tahun buku 2025 serta untuk triwulan 1tahun buku 2026. Dalam menyampaikan informasi ini, Perseroan diminta untuk merinci utilisasi produksi untuk masing-masing fasilitas produksi Perseroan: Lokasi fasilitas produksi/plant PT Argha Karya Prima Industry Tbk Jl. Pahlawan, Karang Asem Barat, Bogor, Jawa Barat 16810 www.arghakarya.com Produk Kapasitas Terpasan g(ton) — (T Risrione RJ oreta Kapasitas Digunakan on) (2) Kapasitas Digunakan Variance Kapasitas Terpasang vs. Digunakan (Kg) ea -5 Orssc Penjelasan atas Variance n ecovadis @scc secee (|
Page 9 OCR 0.807
&| argha Penjelasan: Triwulan 1- 2025 Variance Lokasi . Kapasitas fasilitas Kapasitas | Kapasitas | Kapasitas Terpasang Penjelasan atas n Produk | Terpasang | Digunakan | Digunakan N produksi (Ton) (Ton) (0) vs Variance /plant Digunakan (Kg) Citeureup J(BOPP 28,250 23,625 83.6K 4,625 | Order & Efisiensi Citeureup JBOPET 3,250 2,897 B91T| 353 | Order & Efisiensi Triwulan 2 - 2025 Variance Dal Kapasitas | Kapasitas | Kapasitas Kapasitas) : fasilitas ka Terpasang Penjelasan atas “ Produk | Terpasang | Digunakan | Digunakan produksi (Ton) (Ton) Ta vs Variance (plant Digunakan (Kg) Citeureup (BOPP 28,250 22,726 80.476! 5,524 | Order & Efisiensi Citeureup JBOPET 3,250 2,510 77.296 740 | Order & Efisiensi Triwulan 3 - 2025 Variance Lokasi Kapasitas | Kapasitas Kapasitas Kapasitas a fasilitas : N Terpasang Penjelasan atas Produk | Terpasang | Digunakan | Digunakan produksi (Ton) (Ton) (0 vs Variance (plant Digunakan (Kg) Citeureup |BOPP 28,250 24,813 87.846 3,437 | Order & Efisiensi Citeureup |BOPET 3,250 2,926 90.01 324 | Order & Efisiensi Triwulan 4- 2025 Variance bekasi Kapasitas | Kapasitas Kapasitas Kapasitas n fasilitas Terpasang Penjelasan atas ja Produk | Terpasang | Digunakan | Digunakan produksi (Ton) (Ton) Ce) vs Variance (plant Digunakan (Kg) Citeureup |BOPP 28,250 24,043 85196 4,207 | Order & Efisiensi Citeureup J/BOPET - 3,250 2,770 85.214 480 | Order & Efisiensi PT Argha Karya Prima Industry Tbk JJ Pahlawan, Karang Asem Barat, Bogor, Jawa Darat 16810 www.arghakarya.com Grssez2nn ecovadis (@ISCC Seder O
Page 10 OCR 0.874
&| argha Triwulan 1- 2026 Variance Eokasi Kapasitas | Kapasitas Kapasitas Kapasitas N fasilitas N Terpasang Penjelasan atas A Produk | Terpasang | Digunakan | Digunakan N produksi (Ton) (Ton) (0x) vs Variance /plant Digunakan (Kg) Citeureup (BOPP 28,250 23,276 B2AK 4,974 | Order & Efisiensi Citeureup JBOPET 3,250 2,695 82.94 555 | Order & Efisiensi Citeureup |CPP 2125 569 2684 1556 | Order & Efisiensi 1. Kepemilikan Saham AKPI (Form EO74/non-publish) 1. Merujuk kepada serangkaian laporan kepemilikan saham yang dilaporkan pemegang saham Perseroan a.n. Henry Liem yang merupakan anggota Dewan Komisaris untuk memenuhi POJK 4/2024, Perseroan diminta untuk menjelaskan hal-hal sebagai berikut: a. Informasi dari pemegang saham mengenai latar belakang transaksi tersebut, Penjelasan: Atas pertanyaan ini kami ajukan perpanjangan waktu karena memerlukan waktu lebih untuk melakukan konfirmasi ke pemegang saham.. b. Informasi mengenai rencana pemegang saham utama Perseroan terhadap kepemilikannya di Perseroan, dan Penjelasan: Atas pertanyaan ini kami ajukan perpanjangan waktu karena memerlukan waktu lebih untuk melakukan konfirmasi ke pemegang saham. c. Karena terdapat informasi transaksi tersebut merupakan bagian dari repurchase agreement (repo), Perseroan diminta untuk mengonfirmasi ke pemegang saham mengenai apakah transaksi tersebut adalah benar-benar transaksi repo, counterparty dari transaksi repo tersebut, dan struktur dari transaksi repo tersebut. Penjelasan: Atas pertanyaan ini kami ajukan perpanjangan waktu karena memerlukan waktu lebih untuk melakukan konfirmasi ke pemegang saham.. PT Argha Karya Prima Industry Tbk JI. Pahlawan, Karang Asem Barat, Bogor, Jawa Barat 16810 (Orssezz00 ecovadis @ISCC Seder www.arghakarya.com ES
Page 11 OCR 0.936
argha NI. Pelaporan Keuangan dan Pengungkapan (Form EO23/publish) 1. Perseroan mengungkap pada CALK 13 Investasi pada Entitas Asosiasi informasi mengenai penurunan kepemilikan pada STENTA Films (Malaysia) Sdn. Bhd. dari 22754 pada 31 Desember 2025 menjadi 10,7576 pada 31 Maret 2026. Perseroan diminta untuk menjelaskan hal-hal sebagai berikut: a. Latar belakang penurunan kepemilikan Perseroan pada STENTA Films (Malaysia) Sdn. Bhd., Penjelasan: Divestasi sebagian saham tersebut dilakukan sebagai bagian dari strategi realokasi permodalan Perseroan untuk memperdalam basis manufaktur Perseroan, dengan tetap mempertahankan segmen usaha yang bersifat strategis dan penting. b. Dampak dari penurunan kepemilikan pada STENTA Films (Malaysia) Sdn. Bhd. terhadap kegiatan usaha dan hak-hak Perseroan terhadap imbal hasil variabel dari STENTA Films (Malaysia) Sdn. Bhd., Penjelasan: Transaksi tersebut tidak memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan maupun kelangsungan usaha Perseroan. c. Informasi pengendalian terhadap STENTA Films (Malaysia) Sdn. Bhd. dan pihak yang memiliki hak pengendalian atas STENTA Films (Malaysia) Sdn. Bhd., Penjelasan: Setelah dilaksanakannya transaksi, Stenta Films tetap dicatat sebagai entitas asosiasi Perseroan dan tetap memiliki peranan yang signifikan serta strategis dalam keseluruhan kegiatan usaha dan rencana pengembangan usaha Perseroan di masa mendatang. Sehubungan dengan transaksi divestasi saham tersebut, tidak terdapat hubungan afiliasi antara Perseroan dan pihak pembeli sebagaimana dimaksud dalam peraturan pasar modal yang berlaku. d. Struktur kepemilikan saham STENTA Films (Malaysia) Sdn. Bhd., dan Penjelasan: Pemegang Saham Jumlah Saham | Y Kepemilikan Mega First Corporation Berhad 174,654,218 84.696 PT Argha Karya Prima Industry Tbk 25,800,164 12.54 Authentic Excellence Sdn. Bhd. 5,922,348 2.91 206,376,730 100.046 PT Argha Karya Prima Industry Tbk Jl. Pahlawan, Karang Asem Barat, Bogor, Jawa Barat 16810 1 Grsse22o00 ecovadis (DISCC Saded www.arghakarya.com
Page 12 OCR 0.942
2») argha e. Kapasitas produksi Perseroan yang dioperasikan oleh STENTA Films (Malaysia) Sdn. Bhd Penjelasan: Kapasitas produksi Perseroan yang dioperasikan oleh STENTA Films (Malaysia) Sdn. Bhd adalah sebesar 21.000 ton pertahun. 2. Perseroan mengungkap pada CALK 1 Umum informasi mengenai adanya rencana untuk melikuidasi PT Argha Inovasi Pratama yang merupakan entitas anak Perseroan yang berdiri pada November 2023 dan belum beroperasi sampai dengan tanggal laporan keuangan. Perseroan diminta unuk menjelaskan hal-hal sebagai berikut: a. Latar belakang pendirian PT Argha Inovasi Pratama dengan mendeskripsikan kegiatan usaha yang awalnya direncanakan, Penjelasan: PT Argha Inovasi Pratama didirikan dengan rencana awal sebagai entitas anak yang akan mengelola lini produksi baru di wilayah Kendal, Jawa Tengah. b. Latar belakang likuidasi PT Argha Inovasi Pratama, dan Penjelasan: Likuidasi PT Argha Inovasi Pratama dilakukan karena rencana pembangunan lini produksi baru di wilayah Kendal, Jawa Tengah, yang menjadi dasar pendirian entitas tersebut tidak dilanjutkan. c. Rencana likuidasi PT Argha Inovasi Pratama dan dampaknya terhadap kegiatan usaha Perseroan. Penjelasan: Likuidasi PT Argha Inovasi Pratama tidak memberikan dampak terhadap kegiatan usaha Perseroan. 3. Dana yang dibatasi penggunaannya pada 31 Maret 2026 mengalami peningkatan 36,464 000 (setara Rp20,19 miliar) dari 31 Desember 2025. Pada 31 Maret 2026, posisi dana yang dibatasi penggunaannya berada pada tingkat tertinggi sejak 31 Desember 2023. Pos ini merupakan bagian dari perjanjian kredit antara Perseroan dengan institusi perbankan yang memberikan pendanaan kepada Perseroan sebagai jaminan atas fasilitas pinjaman jangka pendek. Merujuk kepada CALK 16 Pinjaman Bank Jangka Pendek dan CALK 20 Pinjaman Jangka Panjang, terdapat penurunan saldo utang bank jangka pendek sebesar Rp54,39 miliar, penurunan saldo bagian utang jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun sebesar Rp41,81 miliar, dan penurunan utang bank jangka panjang sebesar Rp19,16 miliar. PT Argha Karya Prima Industry Tbk Jl Pahlawan, Karang Asem Barat, Bogor, Jawa Barat 16810 19 ecovadis @isce Seda? ah www.arghakarya.com 5
Page 13 OCR 0.916
&| argha Perseroan diminta untuk menjelaskan hal-hal sebagai berikut: a. Latar belakang meningkatnya pos dana yang dibatasi penggunaannya meski terdapat penurunan pinjaman bank, Penjelasan: Dana yang dibatasi penggunaannya merupakan cash margin sebesar 154 yang ditempatkan sebagai jaminan atas fasilitas pembiayaan pembelian bahan baku dari bank. Saldo dana tersebut akan meningkat atau menurun seiring dengan perubahan nilai pembelian yang dipengaruhi oleh volume pembelian dan harga bahan bakuyang dibiayai melalui fasilitas tersebut.. b. Mekanisme dan kondisi yang memengaruhi penambahan dan/atau pengurangan dana yang dibatasi penggunaannya dalam perjanjian kredit, dan Penjelasan: Lihat penjelasan di atas. c. Informasi mengenai apakah dana yang dibatasi penggunaannya ditempatkan pada rekening giro dan/atau deposito yang menghasilkan pendapatan keuangan. Penjelasan: Dana yang dibatasi penggunaannya ditempatkan pada rekening bank yang menghasilkan pendapatan keuangan berupa bunga. 4. Piutang usaha pada 31 Maret 2026 mengalami peningkatan 8,624 000 (setara Rp55,02 miliar) dari 31 Desember 2025. Peningkatan tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan peningkatan piutang usaha pada 31 Maret 2025 yang naik 2,814 000 (setara Rp18,77 miliar) dari 31 Desember 2024. Perseroan diminta untuk menjelaskan hal-hal sebagai berikut: a. Latar belakang peningkatan saldo piutang usaha pada 31 Maret 2026 dari 31 Desember 2025 dibandingkan dengan peningkatan saldo piutang usaha pada 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2025, Penjelasan: Peningkatan saldo piutang usaha terutama disebabkan oleh meningkatnya penjualan kepada pelanggan dengan jangka waktu pembayaran (term of payment) di atas 90 hari, sehingga saldo piutang yang belum jatuh tempo pada akhir periode menjadi lebih tinggi. Selain itu, proses penagihan piutang juga mengalami perlambatan sebagai dampak dari kondisi geopolitik di kawasan Timur Tengah yang memengaruhi operasional dan arus kas sebagian pelanggan. Kondisi tersebut menyebabkan realisasi penerimaan piutang menjadi lebih lambat dibandingkan periode sebelumnya, sehingga berkontribusi terhadap peningkatan saldo piutang Usaha pada akhir periode. PT Argha Karya Prima Industry Tbk Jl. Pahlawan, Karang Asem Barat, Bogor, Jawa Barat 16810 2) arlener lareta www.arghakarya.com || 535 orsseemos ecovadis @isec seaer |) Eni
Page 14 OCR 0.910
&| argha b. Rincian pendapatan usaha Perseroan dengan melengkapi tabel berikut: Produk Terms of Payment 31 Maret 2026 31 Maret 2025 (tunai/kredit, jika kredit, merinci Jumlah hari ToP) Penjelasan: Terms of Payment Produk |. (tunai/kredit,jika | 3 Maret 2026 31 Maret 2025 kredit, merinci jumlah hari ToP) Tunai 37,286,656,905 31,278,814,593 Barang Kredit - 30 hari 161,548,379,825 202,305,599,313 Plastik Kredit - 60 hari 181,849,062,781 202,777,043,555 Lembaran Kredit - 90 hari 176,890,273,469 182,141,083,112 Kredit - 120 hari NO,136,334,250 77,112,756,908 Kredit - » 120 hari 52,881,874,770 33,548,920,527 720,592,582,000 729,164,218,007 c. Latar belakang terdapat penurunan cadangan kerugian kredit ekspektasian (KKE) dari Rp8,38 miliar pada 31 Desember 2025 menjadi Rp8,06 miliar pada 31 Maret 2026 meskipun terdapat peningkatan jumlah piutang usaha, dan Penjelasan: ' Perseroan tidak melakukan perhitungan ulang atas cadangan kerugian kredit ekspektasian pada tanggal 31 Maret 2026 dan masih menggunakan hasil perhitungan cadangan kerugian kredit ekspektasian per 31 Desember 2025, karena tidak terdapat perubahan kondisi yang signifikan yang memerlukan penyesuaian atas estimasi tersebut. Penurunan saldo cadangan kerugian kredit ekspektasian yang tercatat pada akhir periode terutama disebabkan oleh dampak selisih kurs. d. Cara Perseroan untuk mengelola risiko kredit yang timbul dari pemberian piutang kepada pelanggan Perseroan, termasuk strategi dan kebijakan yang diterapkan secara konkrit. Penjelasan: Perseroan mengelola risiko kredit yang timbul dari pemberian piutang kepada pelanggan melalui penerapan kebijakan dan prosedur pengendalian kredit yang memadai. Sebelum memberikan fasilitas kredit, Perseroan melakukan evaluasi terhadap profil dan kelayakan kredit pelanggan, antara lain dengan mempertimbangkan kondisi keuangan, riwayat pembayaran, reputasi, serta hubungan usaha yang telah terjalin. PT Argha Karya Prima Industry Tbk Jl. Pahlawan, Karang Asem Barat, Bogor, Jawa Barat 16810 Kisriene areta (OFSSC 22000 ecovadis @ssce Seda? www.arghakarya.com Sim
Page 15 OCR 0.919
&| argha Perseroan juga menetapkan batas kredit (credit limit) dan jangka waktu pembayaran (credit term) yang disesuaikan dengan hasil evaluasi risiko masing-masing pelanggan. Selama periode kredit berlangsung, Perseroan melakukan pemantauan secara berkala atas umur piutang (aging schedule) dan ketepatan pembayaran pelanggan, serta melakukan tindak lanjut penagihan terhadap piutang yang telah atau mendekati jatuh tempo. Selain itu, untuk transaksi penjualan ekspor, Perseroan memperoleh perlindungan melalui fasilitas asuransi perdagangan (trade insurance) sebagai upaya mitigasi risiko gagal bayar dari pelanggan. 5. Merujuk kepada CALK 12 Perpajakan, Perseroan mengakui manfaat pajak tangguhan neto sebesar Rp3,6 miliar yang mayoritas bersumber dari timbulnya beda temporer dari persediaan sebesar Rp3,9 miliar. Perseroan diminta untuk menjelaskan hal-hal sebagai berikut: a. Latar belakang timbulnya beda temporer dari persediaan, dan Penjelasan: Beda temporer dari persediaan timbul karena perbedaan mata uang pengukuran antara laporan keuangan komersial dan pelaporan pajak. Dalam laporan keuangan, Perseroan menggunakan USD sebagai mata uang fungsional, sedangkan untuk kepentingan perpajakan persediaan dicatat berdasarkan mata uang original (IDR). Perbedaan tersebut menyebabkan perbedaan nilai tercatat persediaan antara laporan komersial dan fiskal. b. Penjabaran atas perhitungan beda temporeratas persediaan Penjelasan: Tax Base Tax Base Description in Original Currency (Thousand IDR) Translated to USD Beginning Movement Ending Beginning | Movement Ending Inventory 360,005,658 | 6,831,603 | 366,837,261 21,451,892 135,659 | 21,587,551 Accounting Based Temporary Difference in Functional Currency (USD) in Functional Currency (USD) Description M 1 Beginning aa Ending Beginning | Movement Ending Inventory 23175,851 (918,079)| 22,257,772 (1723,959)| 1,053,738 (670,221) PT Argha Karya Prima Industry Tbk Jl Pahlawan, Karang Asem Barat, Bogor, Jawa Barat 16810 www.arghakarya.com » (DFSSC 22000 ecovadis @scc Seded
Page 16 OCR 0.913
&| argha Description Deferred Tax Assets (Liabilities) In Functional Currency (USD) Deferred Tax Assets (Liabilities) Translated to Reporting Currency (Thousand IDR) Benefit Benefit Endi Beginning (Expense) Ending Beginning (Expense) Translation nding Inventory (379,271) 231,822 (147,449)| (6,364,924)| 3,905,202 (45,872)| (2,505,594) 6. Uang muka mengalami peningkatan 1.001,914 000 (setara Rp31,37 miliar). Merujuk kepada CALK TI Uang Muka, uang muka terdiri dari uang muka untuk pembelian lokal dan impor, dan uang muka untuk keperluan operasional grup. Perseroan diminta untuk menjelaskan: a. Latar belakang peningkatan signifikan pada uang muka, Penjelasan: Sebagai respons terhadap perkembangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi kelancaran rantai pasok, Perseroan mengalihkan sumber pengadaan bahan baku ke kawasan Asia, khususnya Tiongkok. Pemasok di Tiongkok umumnya mensyaratkan pembayaran di muka (cash in advance) sebagai ketentuan transaksi. Penerapan skema pembayaran tersebut mengakibatkan peningkatan nilai uang muka pembelian yang cukup signifikan pada akhir periode pelaporan. b. Penjabaran atas komponen-komponen uang muka dengan menyampaikan informasi sebagai berikut, dan Item 31 Maret 2026 31 Desember 2025 Penjelasan: Item 31 Maret 2026 31 Desember2025 Uang Muka - Bahan Baku 28,016,035,893 305,096,760 Uang Muka - Landed Cost 3,098,294,436 1,407,215,623 Uang Muka - Spareparts 1,830,918,772 766,613,340 Uang Muka - Lainnya 1,554,306,038 651,963,247 34,499,555,139 3130,888,970 c. Informasi realisasi uang muka tersebut setelah tanggal laporan keuangan (31 Maret 2026) Penjelasan: Uang muka akan direalisasikan (dilikuidasi) pada saat Perseroan telah menerima barang atau jasa sesuai dengan ketentuan dalam kontrak, serta telah menerima dokumen penagihan (invoice) dari pemasok. PT Argha Karya Prima Industry Tbk JI. Pahlawan, Karang Asem Barat, Bogor, Jawa Barat 16810 www.arghakarya.com . » 2 z8 (GFSsc 22000 ecovadis @isce Sedep (O
Page 17 OCR 0.910
argha 7. Merujuk kepada CALK 14 Aset Tetap, Perseroan mengakui penambahan Rp33,32 miliar aset dalam penyelesaian yang terdiri dari biaya-biaya yang timbul dari penyelesaian bangunan dan prasarana serta mesin dan peralatan yang ditargetkan selesai pada tahun 2026. Perseroan diminta untuk menjelaskan hal-hal sebagai berikut: a. Hubungan antara penambahan aset dalam penyelesaian dengan rencana capex Perseroan yang dipaparkan dalam public expose untuk tahun buku 2025, Penjelasan: Sebagaimana telah disampaikan dalam Public Expose Tahun Buku 2025, Perseroan merencanakan untuk memulai proses commissioning mesin CPP dengan kapasitas produksi maksimal 8.500 ton per tahun pada tahun 2026. Sejalan dengan rencana tersebut, penambahan aset dalam penyelesaian sebesar Rp33,32 miliar merupakan investasi yang terkait dengan pembangunan dan instalasi mesin CPP yang dipersiapkan untuk memasuki tahap commissioning pada tahun 2026 b. Rincian aset dalam penyelesaian pada 31 Maret 2026 beserta estimasi tanggal beroperasi komersial dengan melengkapi tabel sebagai berikut: Deskripsi aset dalam penyelesaian (Rp) Penjelasan: Jumlah dalam penyelesaian Kapasitas produksi (ton/tahun) - untuk aset mesin Estimasi tanggal dan/atau peralatan penyelesaian Estimasi tanggal beroperasi komersial Deskripsi aset Kapasitas produksi Estimasi t 1 Pp: Jumlah dalam (ton/tahun) - untuk | Estimasi tanggal Oa angga dalam . beroperasi 1 penyelesaian (Rp) aset mesin penyelesaian N penyelesaian komersial dan/atau peralatan CIP - Bangunan 11,532,730,303 CIP - Mesin dan Pe 273,811,283,204 8,500 30 April 2026 30 April 2026 315,344,013,506 c. Kebijakan Perseroan untuk memastikan penggunaan kapasitas produksi yang optimal untuk memenuhi target produksi tahun 2026. Penjelasan: Perseroan mengoptimalkan pemanfaatan kapasitas produksi melalui perencanaan produksi yang disesuaikan dengan permintaan pasar, pemeliharaan mesin secara berkala, pengelolaan persediaan bahan baku, serta peningkatan efisiensi operasional. Selain itu, Perseroan terus memperkuat hubungan dengan pelanggan dan mengembangkan pasar untuk mendukung tingkat utilisasi kapasitas produksi. PT'Argha Karya Prima Industry Tbk Jl. Pahlawan, Karang Asem Barat, Bogor, Jawa Barat 16810 www.arghakarya.com e 230 22009 ecovadi 1? Oresc ecovadis @scc Seda M
Page 18 OCR 0.942
&| argha 8. Liabilitas imbalan kerja Perseroan sejak 31 Desember 2023 menunjukkan pola dimana saldo liabilitas konstan sepanjang tahun buku dan mengalami penurunan pada akhir tahun buku. Mengacu pada pola di atas, Perseroan diminta untuk menjelaskan hal-hal sebagai berikut: a. Informasi mengenai kebijakan akuntansi Perseroan untuk pelaporan keuangan interim untuk pos liabilitas imbalan kerja dengan mengacu pada PSAK 234 Laporan Keuangan Interim, dan Penjelasan: Dalam penyusunan laporan keuangan interim, Perseroan tidak melakukan perhitungan aktuaria atas liabilitas imbalan kerja pada setiap akhir periode interim, dengan mempertimbangkan bahwa perubahan nilainya tidak material. Pengukuran liabilitas imbalan kerja pada periode interim didasarkan pada perhitungan aktuaria terakhir yang tersedia, sedangkan perhitungan aktuaria secara menyeluruh dilakukan pada akhir tahun pelaporan. b. Latar belakang tidak adanya fluktuasi pada saldo pos liabilitas imbalan kerja sepanjang periode interim dalam tahun buku 2024 dan 2025, serta penurunan saldo pada setiap akhir tahun buku 2024 dan 2025. Penjelasan: Tidak adanya fluktuasi pada saldo pos liabilitas imbalan kerja sepanjang periode interim dalam tahun buku 2024 dan 2025 disebabkan Perseroan tidak melakukan perhitungan aktuaria atas liabilitas imbalan kerja pada setiap akhir periode interim. Pengukuran liabilitas imbalan kerja pada periode interim didasarkan pada perhitungan aktuaria terakhir yang tersedia, sedangkan perhitungan aktuaria secara menyeluruh dilakukan pada akhir tahun pelaporan. Penurunan saldo liabilitas imbalan kerja pada akhir tahun buku terutama disebabkan oleh pembayaran manfaat kepada karyawan selama periode berjalan serta penyesuaian berdasarkan hasil perhitungan aktuaria pada akhir tahun. Perhitungan aktuaria tersebut mempertimbangkan asumsi-asumsi aktuaria yang berlaku pada tanggal pelaporan, sehingga dapat mengakibatkan perubahan nilai kini kewajiban imbalan kerja dibandingkan periode sebelumnya. 9. Perseroan mengakui pendapatan operasi lain-lain sebesar Rp7,43 miliar untuk periode berakhir 31 Maret 2026. Memperhatikan laporan laba-rugi historis Perseroan, pendapatan operasi lain-lain timbul secara tidak rutin, sehingga berkontribusi ke volatilitas laba Perseroan. Merujuk kepada CALK 30 Pendapatan Operasi Lain-Lain, pos ini terdiri dari laba selisih kurs, penjualan aset tetap, dan pendapatan lainnya dari pihak ketiga. Perseroa diminta untuk menjelaskan hal-hal sebagai berikut: PT Argha Karya Prima Industry Tbk Jl. Pahlawan, Karang Asem Barat, Bogor, Jawa Barat 16810 www.arghakarya.com (GFssc 22000 ecovadis @iscc Sedap
Page 19 OCR 0.920
&| argha Rincian pos pendapatan operasi lain-lain dengan melengkapi tabel berikut: Komponen Deskripsi sifat 31 Maret 2026 31 Maret 2025 pendapatan (beban) (nature) dari operasi lain-Lain komponen pendapatan (beban) operasi lain-lain Penjelasan: Deskripsi sifat (nature) Komponen pendapatan dari komponen (beban) operasi lain-Lain | pendapatan (beban) operasi lain-lain Laba (Rugi) Selisih Kurs Selisih kurs Pendapatan Lain-Lain Pelepasan saham Stenta Laba/Rugi On Short Term | Investasi saham Others Lain-lain 31 Maret 2026 31 Maret 2025 4401001726 | (12103,695,212) 4,550,546,588 sa (1528,868149)| — (361,356,703) 3,733,100 (2,845,449) 7,426,413,264 | (12,467,897,364) b. Latar belakang dibukukannya pendapatan operasi lain-lain sebesar Rp7,43 miliar, dan Penjelasan: Pendapatan dan beban operasi lain-lain dibukukan untuk mencatat transaksi yang timbul dari kegiatan operasional Perseroan namun tidak termasuk dalam aktivitas usaha utama (core business). Cara/kebijakan Perseroan untuk mengelola volatilitas dan kualitas laba Perseroan. Penjelasan: Perseroan mengelola volatilitas dan menjaga kualitas laba melalui penerapan praktik bisnis yang prudent serta kebijakan pengendalian internal yang memadai. Perseroan secara berkelanjutan melakukan pemantauan terhadap pendapatan, biaya operasional, arus kas, dan kondisi pasar untuk memastikan kinerja keuangan tetap terjaga. Dalam mengelola volatilitas laba, Perseroan menerapkan pengendalian biaya, meningkatkan efisiensi operasional, melakukan evaluasi terhadap harga jual dan strategi pengadaan, serta mengelola risiko-risiko utama, termasuk risiko kredit, risiko nilai tukar, dan risiko likuiditas. Perseroan juga melakukan penelaahan secara berkala atas asumsi dan estimasi akuntansi yang digunakan agar mencerminkan kondisi ekonomi dan operasional terkini. Untuk menjaga kualitas laba, Perseroan memastikan bahwa pengakuan pendapatan dan beban dilakukan sesuai dengan substansi ekonomi transaksi dan standar akuntansi keuangan yang berlaku. PT Argha Karya Prima Industry Tbk Jl. Pahlawan, Karang Asem Barat, 'Bogor, Jawa Barat 16810 www.arghakarya.com (GFSSC 22000 ecovadis @iscc Sedex
Page 20 OCR 0.859
&| argha 10. Liabilitas imbalan kerja Perseroan sejak 31 Desember 2023 menunjukkan pola di mana saldo liabilitas konstan sepanjang tahun buku dan mengalami penurunan pada akhir tahun buku. Penjelasan: Lihat penjelasan point Il1.8. Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih. joe Mun Lie Sekretaris Perusahaan PT Argha Karya Prima Industry Tbk Jl. Pahlawan, Karang Asem Barat, Bogor, Jawa Barat 16810 www.arghakarya.com 2. &» (OFSSC 22000 ecoyadis @ Sedex? g
Names mentioned 9 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Lidia M. Panjaitan Kepala Divisi Penilaian
p.1
unresolved
org
Y Kepemilikan Mega First Corporation
p.11
unresolved
org
Authentic Excellence Sdn. Bhd.
p.11
unresolved
org
PT Argha Inovasi Pratama
p.12 ×7
unresolved
org
PT'Argha Karya Prima Industry Tbk
p.17
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.