Skip to content
Back to announcement

20260707_AKPI_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_32109487_lamp2.pdf

Other Text extracted AKPI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 20

Page 1 OCR 0.923
&| argha

Jakarta, 7 Juli 2026
Nomor: 025/LD/OL/VII/2026

Kepada:

OTORITAS JASA KEUANGAN
Gd. Sumitro Djojohadikusumo

Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4
Jakarta 10710

Up. Yth. Ibu Lidia M. Panjaitan
Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 3

Perihal : Penjelasan atas penyampaian Laporan Keuangan Tahunan periode 31 Maret 2026 PT
Argha Karya Prima Industry Tbk

Dengan hormat,

Menunjuk kepada surat OJK No. S-07961/BEI.PP3/07-2026 tanggal 2 Juli 2026, maka bersama ini
perkenankanlah kami menyampaikan penjelasan sebagai berikut:

|. Rencana Usaha dan Kegiatan Operasional Tahun 2026 (Form EO23/publish)
1. Laporan arus kas Perseroan untuk periode berakhir 31 Maret 2026 menyajikan informasi
perolehan aset tetap sebesar Rp49,71 miliar (naik 75,0644 YoY). Merujuk kepada materi
public expose tahun buku 2025, rencana bisnis Perseroan untuk tahun buku 2026
mencakup commissioning mesin cast polypropylene (CPP) berkapasitas produksi 8.500
ton/tahun dan melakukan ekspansi mesin biaxially oriented polyethylene terephthalate
(BOPET) dengan estimasi nilai investasi USD100 juta.

Perseroan diminta untuk menjelaskan hal-hal sebagai berikut:

a. Hubungan antara peningkatan pembayaran kas untuk perolehan aset tetap untuk
periode berakhir 31 Maret 2026 dengan rencana ekspansi dan commissioning mesin
Perseroan untuk tahun buku 2026,

Penjelasan:

Peningkatan pembayaran kas untuk perolehan aset tetap pada periode yang berakhir 31
Maret 2026 terutama disebabkan oleh pembayaran atas perolehan aset operasional
serta aset yang berkaitan dengan commissioning mesin CPP. Adapun hingga tanggal
pelaporan, pelaksanaan proyek ekspansi mesin BOPET belum dimulai.

b. Realisasi rencana ekspansi dan commissioning mesin produksi BOPET dan CPP sampai
dengan tanggal diterimanya permintaan penjelasan ini dengan menjelaskan setidaknya

PT Argha Karya Prima Industry Tbk

Jl Pahlawan, Karang Asem Barat,
Bogor, Jawa Barat 16810 T Orssc22000 ecovadis @isce Sedap TN
www.arghakarya.com aki Ta 54
Page 2 OCR 0.925
O argha

tanggal realisasi, persentase penyelesaian dari rencana tersebut, dan tambahan
kapasitas produksi (ton/tahun),

Penjelasan:

Pada saat diterimanya permintaan penjelasan ini, proses commissioning mesin CPP telah
selesai 10096. Sementara itu, pelaksanaan proyek ekspansi mesin BOPET masih belum
dimulai. Kapasitas mesin CPP adalah 8.500 ton pertahun.

c. Informasi fasilitas operasional yang akan dialokasikan kapasitas produksi baru dari
penambahan mesin produksi BOPET dan CPP,

Penjelasan:
Tidak ada fasilitas operasional yang akan dialokasikan dengan adanya penambahan
mesin CPP dan BOPET.

d. Latar belakang dari rencana bisnis Perseroan untuk mengekspansi kapasitas produksi
BOPET dan CPP dengan menjelaskan fitur, karakteristik, bentuk penggunaan akhir (end-
use), dan keunggulan masing-masing produk dibandingkan dengan produk plastik film
lainnya seperti BOPP,

Penjelasan:

Rencana ekspansi kapasitas produksi merupakan bagian dari strategi jangka panjang
Perseroan untuk mendukung pertumbuhan usaha yang berkelanjutan. Ekspansi
tersebut dilatarbelakangi oleh prospek pertumbuhan permintaan pasar, baik domestik
maupun ekspor, serta upaya Perseroan dalam meningkatkan kapasitas produksi, efisiensi
operasional, dan daya saing melalui penambahan fasilitas produksi.

Adapun fitur dan karakteristik antara BOPP, BOPET dan CPP adalah sebagai berikut:

Karakteristik BOPP BOPET CPP
Bahan Baku Polypropylene Polyethylene Polypropylene
Proses produksi Biaxially Oriented | Biaxially Oriented Cast
Density 0.91g9r/ce 14 gr/cc 0.91gr/cc
Melting point 165"C 256'C 165"C
Moisture barrier Sangat baik Baik Baik
Oxigen barrier Sedang Sangat baik Sedang
Oil & grease resistance | Baik Sangat baik Sangat baik

e. Penguatan keunggulan kompetitif Perseroan dari rencana bisnis tersebut dengan
menjelaskan bagaimana realisasi rencana bisnis tersebut dapat menambah pangsa pasar
dan memperkuat posisi bersaing Perseroan di industri plastik film, menimbulkan dampak
positif dari operating leverage terhadap laba bersih, dan meningkatkan pricing powe A
terhadap pelanggan, dan

PTArgha Karya Prima Industry Tbk

Jl. Pahlawan, Karang Asem Barat,
Bogor, Jawa Barat 16810

«

3 (OFssc22000 ecovadis @rscc Seded

www.arghakarya.com

Page 3 OCR 0.931
&| argha

Penjelasan:

Rencana ekspansi kapasitas produksi merupakan bagian dari strategi Perseroan untuk
memperkuat posisi bersaing di industri plastik film serta mendukung peningkatan pangsa
pasar. Peningkatan kapasitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan
pemenuhan permintaan pelanggan dan keandalan pasokan, yang pada akhirnya
memperkuat hubungan dengan pelanggan serta memperluas basis pasar. Dari sisi
operasional, peningkatan skala produksi diharapkan memberikan manfaat operating
leverage melalui efisiensi biaya tetap per unit, sehingga berpotensi meningkatkan
profitabilitas. Selain itu, efisiensi dan skala yang lebih besar diharapkan dapat
memperkuat posisi tawar Perseroan dalam menghadapi dinamika harga di pasar.

f. Sumber pendanaan untuk rencana bisnis tersebut.

Penjelasan:

Sumber pendanaan untuk pelaksanaan rencana bisnis tersebut berasal dari internal cash
flow Perseroan serta fasilitas pinjaman perbankan. Kombinasi kedua sumber pendanaan
tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan investasi secara optimal sesuai
dengan rencana pengembangan usaha Perseroan.

2. Perseroan menggunakan dolar AS dan dolar Hong Kong sebagai mata uang fungsional.
Memperhatikan tren penguatan nilai tukar dolar AS dan dolar Hong Kong relatif terhadap
rupiah, Perseroan diminta untuk menjelaskan hal-hal sebagai berikut:

a. Cara Perseroan untuk mengelola risiko nilai tukar yang timbul dari penggunaan dolar AS
dan dolar Hong Kong yang substansial dalam kegiatan operasional Perseroan,

Penjelasan:

Perseroan mengelola risiko nilai tukar yang timbul dari penggunaan mata uang Dolar AS
dalam kegiatan operasional melalui penerapan kebijakan manajemen risiko keuangan
yang terukur. Langkah-langkah yang dilakukan antara lain melakukan natural hedging
dengan menyeimbangkan penerimaan dan pembayaran dalam mata uang yang sama,
serta melakukan penyesuaian harga jual produk secara berkala dengan
mempertimbangkan fluktuasi nilai tukar. Selain itu, Perseroan dapat memanfaatkan
instrumen lindung nilai (hedging) apabila diperlukan, sesuai dengan kebijakan dan
kondisi pasar, guna meminimalkan dampak volatilitas nilai tukar terhadap kinerja
keuangan.

b. Tingkat lindung nilai natural yang diberikan dari fluktusi nilai tukar dolar AS terhadap
rupiah, euro, dan dolar Hong Kong terhadap eksposur nilai tukar Perseroan,

Penjelasan:

Perseroan menerapkan natural hedging dengan menyeimbangkan penerimaan dan
pembayaran dalam mata uang asing, terutama Dolar AS, sehingga tingkat lindung nilai
natural terhadap eksposur Dolar AS relatif lebih optimal, meskipun dapat berfluktuasi
sesuai dengan struktur transaksi dari waktu ke waktu. Sementara itu, tingkat lindung nilai)

PT Argha Karya Prima Industry Tbk
Jl. Pahlawan, Karang Asem Barat,

Bogor, Jawa Barat 16810 a larianar
www.arghakarya.com Ta

ex 1
233 Orsscraooo ecovadis @Iscc sos (|

sha

Page 4 OCR 0.924
&| argha

natural terhadap Dolar Hong Kong relatif lebih terbatas karena porsi transaksi dalam
mata uang tersebut tidak signifikan, sehingga Perseroan dapat menerapkan langkah
mitigasi tambahan sesuai kebutuhan untuk mengelola risiko nilai tukar.

c. Cara Perseroan dalam memanfaatkan lindung nilai natural terhadap risiko nilaitukaryang
timbul dari rantai pasok Perseroan, mengingat Perseroan memiliki pemasok dari luar
negeri, dan

Penjelasan:

Perseroan memanfaatkan natural hedging dalam mengelola risiko nilai tukar dari rantai
pasok dengan menyeimbangkan pembayaran kepada pemasok luar negeri dan
penerimaan dari pelanggan dalam mata uang asing, terutama Dolar AS. Dengan
kesesuaian mata uang antara biaya impor dan pendapatan, dampak fluktuasi nilai tukar
terhadap kinerja keuangan dapat diminimalkan. Apabila terdapat eksposur yang tidak
dapat tertutup secara alami, Perseroan dapat mempertimbangkan penggunaan
instrumen lindung nilai sesuai kebijakan manajemen risiko.

d. Komponen pendapatan dan/atau beban untuk periode berakhir 31 Maret 2026 yang
terdampak dari penguatan nilai tukar dolar AS dan dolar Hong Kong.

Penjelasan:

Komponen pendapatan dan/atau beban untuk periode berakhir 31 Maret 2026 yang
terdampak dari penguatan nilai tukar dolar AS dan dolar Hong Kong adalah pendapatan
dalam mata uang selain USD dan beban dalam mata uang selain USD.

3. Perseroan diminta untuk menyampaikan hal-hal sebagai berikut terkait dengan rencana
bisnis tahun 2026:

a. Target pendapatan dan laba untuk tahun berakhir 31 Desember 2026,

Penjelasan:
Target pendapatan dan laba untuk tahun berakhir 31 Desember 2026 diperkirakan
mengalami kenaikan masing-masing adalah sebesar 10X dan 5046.

b. Cara Perseroan untuk memastikan pencapaian target kinerja tersebut,

Penjelasan:

Perseroan memastikan pencapaian target kinerja melalui penyusunan rencana kerja dan
anggaran tahunan, pemantauan kinerja secara berkala, serta pengendalian Operasional
untuk menjaga efisiensi produksi dan biaya. Perseroan juga melakukan peningkatan
kualitas produk, penguatan hubungan dengan pelanggan, dan pengelolaan risiko usaha
secara berkelanjutan.

PT Argha Karya Prima Industry Tbk

JI. Pahlawan, Karang Asem Barat, Pt
Bogor, Jawa Barat 16810 @sriene karate 295 Grssezmnoo ecovadis @secc Seder gi
www.arghakarya.com Ni ba

Page 5 OCR 0.947
&| argha

c. Risiko yang timbul dari kegiatan usaha Perseroan yang dapat berdampak pada
pencapaian target kinerja tersebut, dan

Penjelasan:

Risiko yang dapat mempengaruhi pencapaian target kinerja Perseroan antara lain
fluktuasi harga bahan baku, volatilitas nilai tukar, perlambatan permintaan pasar,
persaingan usaha yang ketat, gangguan operasional, serta perubahan regulasi.
Perseroan mengelola risiko tersebut melalui penerapan manajemen risiko secara
berkelanjutan.

d. Cara Perseroan untuk mengelola risiko tersebut.

Penjelasan:

Perseroan mengelola risiko usaha melalui penerapan manajemen risiko secara
berkelanjutan, termasuk pengendalian biaya dan efisiensi operasional, penyesuaian
harga jual, pengelolaan risiko nilai tukar melalui natural hedging dan/atau lindung nilai,
serta pemeliharaan mesin secara berkala untuk menjaga keandalan produksi. Selain itu,
Perseroan juga memperkuat hubungan dengan pelanggan dan meningkatkan kualitas
produk untuk menghadapi persaingan pasar.

4. Merujuk kepada materi public expose tahun buku 2025, Perseroan menyampaikan terdapat
rencana untuk memperluas rantai pasokan bahan baku untuk mendapatkan harga dan biaya
yang lebih kompetitif. Memperhatikan peristiwa geopolitik yang berdampak pada titik-titik
rantai pasok bahan baku berbasis minyak mentah (crude oil), Perseroan diminta untuk
menjelaskan hal-hal sebagai berikut:

a. Dampak dari peristiwa geopolitik terhadap rantai pasok Perseroan dengan
mendeskripsikan sifat peristiwa dan transmisi dampak dari sumbernya ke rantai pasok
Perseroan,

Penjelasan:

Perkembangan geopolitik di kawasan Timur Tengah tidak memberikan dampak yang
signifikan terhadap rantai pasok Perseroan. Perseroan telah mengalihkan sumber
pengadaan pasokan ke kawasan Asia, khususnya Tiongkok, sebagai bagian dari strategi
mitigasi risiko Untuk menjaga kelancaran pasokan dan keberlangsungan operasional.

b. Mengingat Perseroan menggunakan mata uang dolar AS dan dolar Hong Kong sebagai
mata uang fungsional, Perseroan diminta untuk menjelaskan dampak peristiwa
geopolitik yang memengaruhi nilai tukar dolar AS dan dolar Hong Kong terhadap
kegiatan usaha Perseroan di Indonesia,

Penjelasan:

Mengingat mata uang fungsional Perseroan adalah Dolar AS, dampak peristiwa
geopolitik yang memengaruhi nilai tukar Dolar AS dan Dolar Hong Kong terhadap
kegiatan usaha Perseroan di Indonesia umumnya bersifat tidak langsung. Dampak
tersebut terutama berkaitan dengan perubahan daya saing harga, biaya bahan baku,

PT Argha Karya Prima Industry Tbk
Jl. Pahlawan, Karang Asem Barat,
Bogor, Jawa Barat 16810

(rssez2000 ecovadis @ISCC sedes lih
www.arghakarya.com an

|

Page 6 OCR 0.924
&| argha

serta kondisi rantai pasok global, khususnya untuk transaksi yang tidak sepenuhnya
berdenominasi Dolar AS. Pengaruh terhadap Dolar Hong Kong relatif terbatas karena
porsi transaksinya tidak signifikan.

Perseroan mengelola risiko tersebut melalui natural hedging dimana porsi hutang bank
Untuk membiayai pembelian bahan baku disesuaikan dengan porsi penjualan local dan
ekspor.

c. Bagian dari rantai pasok Perseroan yang menerima dampak langsung dan/atau tidak
langsung dari peristiwa geopolitik, dan

Penjelasan:

Perkembangan geopolitik di kawasan Timur Tengah tidak memberikan dampak yang
signifikan terhadap rantai pasok Perseroan. Perseroan telah mengalihkan sumber
pengadaan pasokan ke kawasan Asia, khususnya Tiongkok, sebagai bagian dari strategi
mitigasi risiko untuk menjaga kelancaran pasokan dan keberlangsungan operasional.

d. Pasokan bahan baku Perseroan yang menerima dampak langsung dan/atau tidak
langsung dari peristiwa geopolitik yang berdampak pada rantai pasok Perseroan.

Penjelasan:

Perkembangan geopolitik di kawasan Timur Tengah tidak memberikan dampak yang
signifikan terhadap rantai pasok Perseroan. Perseroan telah mengalihkan sumber
pengadaan pasokan ke kawasan Asia, khususnya Tiongkok, sebagai bagian dari strategi
mitigasi risiko untuk menjaga kelancaran pasokan dan keberlangsungan operasional.

5. Untuk periode berakhir 31 Maret 2026, 50,196 pendapatan Perseroan didapat dari penjualan
ekspor (meningkat dari 44,824 untuk periode berakhir 31 Maret 2025). Perseroan diminta
untuk menyampaikan informasi penjualan berdasarkan produk dan segmen geografis
dengan melengkapi tabel sebagai berikut:

Jenis Produk Negara Tujuan Kuantitas Nilai Penjualan Persentase terhadap
Ekspor Penjualan(Ton) (Rp) Penjualan Total (6)

Perseroan diminta untuk menyampaikan data di atas untuk periode triwulan 1, 2, 3, dan 4
untuk tahun buku 2025 serta untuk triwulan 1 tahun buku 2026.

PT Argha Karya Prima Industry Tbk
Jl. Pahlawan, Karang Asem Barat,

Bogor Jawa Barat 16810 Drone Rg orota f Orsse2eo ecovadis @ISCC ses (|
www.arghakarya.com TS —

Page 7 OCR 0.677
argha

Penjelasan:
Triwulan 1- 2025

. Kuantitas Penjualan Persentase terhadap
Jenis Produk | Negara Tujuan Ekspor (Ton) Nilai Penjualan (Rp) | Penjualan Total (26)
Afrika 526 22,904,032,121 319
Amerika 1,728 64,947,599,233 8.9
Barang Plastik (Asia & Jepang 4456| 186,258,959,801 2257,
Lembar Australia & Selandia Baru 330 10,911,975,078 154
Eropa 785 25,336,589.268 359,
Indonesia 15432) 402,370,603,000 5523,
Timur Tengah 762 36,237,459,467 5.0
24,019 729,164,218,007 100.01,
Triwulan 2-2025
Jenis Produk | Negara Tujuan Ekspor Nilai Penjualan (Rp) PE G
Atika 40138062817 58K
Amerika 28,914,988,623 CET
Ph Asia & Jepang 165,064,534,056 228K
Parang Plastik Australia & Selandia Baru 7.571,989,273 TOR
Eropa 53,872,235,185 7470
Indonesia 389,219,203,001 BO,
Timur Tengah 22,414,421,603 31
725,465,412,558 100.01,
Triwulan 3- 2025 | Tr 3 |
JenisProduk | Negara Tujuan Ekspor Ke aa penuaan Nilai Penjualan (Rp) Ba
Atika 1201 BB 0922T,323 7
Amerika 1,489 51,481,060,252 66K
« TAsia Jepang 7,598 187,036,57021 215K
Penak Australia & Selandia Baru 290 12,607,313,870 19K
Eropa Tai 85,501,542,613 BAR
Indonesia 1878| 380,310,420,000 2.08,
Timur Tengah 1,003 11,278,627,865 5.34
20816 | 775,402146,789 100.07

Triwulan 4 - 2025 |

Kuantitas Penjualan

Persentase terhadap

Jenis Produk Negara Tujuan Ekspor (Ton) Nilai Penjualan (Rp) Penjualan Total (26)
Afrika 579 24,549,862,663 35K
Amerika 1275 22,716,980,963 531
1 FAsia & Jepang 2879| 175,489,429,803 248
Bea Australia & Selandia Baru 548 15,911,825,786 22
Eropa 1837 56,981,590,218 BOL
Indonesia 13,928 354,768,422,000 50.17
Timur Tengah 73a 38,260,913,588 51K
za7e1 | 708,679,024,999 100.07

PT Argha Karya Prima Industry Tbk

Jl. Pahlawan, Karang Asem Barat,
Bogor, Jawa Barat 16810

www.arghakarya.com

ta

“ga Orssc 22000 ecovadis @ SCC Sedeg (O)
Page 8 OCR 0.805
argha

Triwulan 1 - 2026

JenisProduk | Negara Tujuan Ekspor San Nilai Penjualan (Rp) an
Afrika 84 28,952,059,638 20K
Amerika 1203 25,091,859,B47 9.01
Barang Plastik (Asia'& Jepang 2398| 153404,596,986 2131
Pan ara — |Australia & Selandia Baru 276 9,136,464,106 139
Eropa 2086 53,652,139.505 3x
Indonesia 14,002) 359,576,346,899 2999
Timur Tengah 826 20,718,515,160 5706
24176 | 720,592,582,000 100.01

6. Perseroan diminta untuk menyampaikan target produksi dan utilisasi fasilitas produksi untuk
tahun 2026 dengan melengkapi tabel sebagai berikut:

Produk Estimasi Kuantitas Estimasi Kapasitas Estimasi Kapasitas

Produksi (Ton) Digunakan (Ton) Terpasang

Penjelasan:

Produk Estimasi Kuantitas Estimasi Kapasitas Estimasi Kapasitas

Produksi (Ton) Digunakan (Ton) Terpasang (Ton)

BOPP 93,104 82.476 T13,000

BOPET 10,782 82.91 13,000

CPP 6,260 7374 8,500

7. Perseroan diminta untuk menyampaikan informasi utilisasi produksi berdasarkan produk
untuk periode triwulan 1, 2, 3, dan 4 untuk tahun buku 2025 serta untuk triwulan 1tahun buku
2026. Dalam menyampaikan informasi ini, Perseroan diminta untuk merinci utilisasi produksi
untuk masing-masing fasilitas produksi Perseroan:

Lokasi fasilitas
produksi/plant

PT Argha Karya Prima Industry Tbk

Jl. Pahlawan, Karang Asem Barat,
Bogor, Jawa Barat 16810

www.arghakarya.com

Produk

Kapasitas
Terpasan

g(ton) — (T

Risrione RJ oreta

Kapasitas
Digunakan

on)

(2)

Kapasitas
Digunakan

Variance
Kapasitas
Terpasang
vs.
Digunakan

(Kg)

ea

-5

Orssc

Penjelasan
atas Variance

n ecovadis @scc secee (|
Page 9 OCR 0.807
&| argha

Penjelasan:
Triwulan 1- 2025
Variance
Lokasi . Kapasitas
fasilitas Kapasitas | Kapasitas | Kapasitas Terpasang Penjelasan atas
n Produk | Terpasang | Digunakan | Digunakan N
produksi (Ton) (Ton) (0) vs Variance
/plant Digunakan
(Kg)
Citeureup J(BOPP 28,250 23,625 83.6K 4,625 | Order & Efisiensi
Citeureup JBOPET 3,250 2,897 B91T| 353 | Order & Efisiensi
Triwulan 2 - 2025
Variance
Dal Kapasitas | Kapasitas | Kapasitas Kapasitas) :
fasilitas ka Terpasang Penjelasan atas
“ Produk | Terpasang | Digunakan | Digunakan
produksi (Ton) (Ton) Ta vs Variance
(plant Digunakan
(Kg)
Citeureup (BOPP 28,250 22,726 80.476! 5,524 | Order & Efisiensi
Citeureup JBOPET 3,250 2,510 77.296 740 | Order & Efisiensi
Triwulan 3 - 2025
Variance
Lokasi Kapasitas | Kapasitas Kapasitas Kapasitas a
fasilitas : N Terpasang Penjelasan atas
Produk | Terpasang | Digunakan | Digunakan
produksi (Ton) (Ton) (0 vs Variance
(plant Digunakan
(Kg)
Citeureup |BOPP 28,250 24,813 87.846 3,437 | Order & Efisiensi
Citeureup |BOPET 3,250 2,926 90.01 324 | Order & Efisiensi
Triwulan 4- 2025
Variance
bekasi Kapasitas | Kapasitas Kapasitas Kapasitas n
fasilitas Terpasang Penjelasan atas
ja Produk | Terpasang | Digunakan | Digunakan
produksi (Ton) (Ton) Ce) vs Variance
(plant Digunakan
(Kg)
Citeureup |BOPP 28,250 24,043 85196 4,207 | Order & Efisiensi
Citeureup J/BOPET - 3,250 2,770 85.214 480 | Order & Efisiensi

PT Argha Karya Prima Industry Tbk

JJ Pahlawan, Karang Asem Barat,
Bogor, Jawa Darat 16810

www.arghakarya.com

Grssez2nn ecovadis (@ISCC Seder O

Page 10 OCR 0.874
&| argha

Triwulan 1- 2026
Variance
Eokasi Kapasitas | Kapasitas Kapasitas Kapasitas N
fasilitas N Terpasang Penjelasan atas
A Produk | Terpasang | Digunakan | Digunakan N
produksi (Ton) (Ton) (0x) vs Variance
/plant Digunakan
(Kg)
Citeureup (BOPP 28,250 23,276 B2AK 4,974 | Order & Efisiensi
Citeureup JBOPET 3,250 2,695 82.94 555 | Order & Efisiensi
Citeureup |CPP 2125 569 2684 1556 | Order & Efisiensi

1. Kepemilikan Saham AKPI (Form EO74/non-publish)
1. Merujuk kepada serangkaian laporan kepemilikan saham yang dilaporkan pemegang saham
Perseroan a.n. Henry Liem yang merupakan anggota Dewan Komisaris untuk memenuhi
POJK 4/2024, Perseroan diminta untuk menjelaskan hal-hal sebagai berikut:

a. Informasi dari pemegang saham mengenai latar belakang transaksi tersebut,

Penjelasan:
Atas pertanyaan ini kami ajukan perpanjangan waktu karena memerlukan waktu lebih
untuk melakukan konfirmasi ke pemegang saham..

b. Informasi mengenai rencana pemegang saham utama Perseroan terhadap
kepemilikannya di Perseroan, dan

Penjelasan:
Atas pertanyaan ini kami ajukan perpanjangan waktu karena memerlukan waktu lebih
untuk melakukan konfirmasi ke pemegang saham.

c. Karena terdapat informasi transaksi tersebut merupakan bagian dari repurchase
agreement (repo), Perseroan diminta untuk mengonfirmasi ke pemegang saham
mengenai apakah transaksi tersebut adalah benar-benar transaksi repo, counterparty
dari transaksi repo tersebut, dan struktur dari transaksi repo tersebut.

Penjelasan:
Atas pertanyaan ini kami ajukan perpanjangan waktu karena memerlukan waktu lebih
untuk melakukan konfirmasi ke pemegang saham..

PT Argha Karya Prima Industry Tbk

JI. Pahlawan, Karang Asem Barat,
Bogor, Jawa Barat 16810

(Orssezz00 ecovadis @ISCC Seder
www.arghakarya.com ES

Page 11 OCR 0.936
argha

NI. Pelaporan Keuangan dan Pengungkapan (Form EO23/publish)

1. Perseroan mengungkap pada CALK 13 Investasi pada Entitas Asosiasi informasi mengenai
penurunan kepemilikan pada STENTA Films (Malaysia) Sdn. Bhd. dari 22754 pada 31
Desember 2025 menjadi 10,7576 pada 31 Maret 2026. Perseroan diminta untuk menjelaskan
hal-hal sebagai berikut:

a. Latar belakang penurunan kepemilikan Perseroan pada STENTA Films (Malaysia) Sdn.
Bhd.,

Penjelasan:

Divestasi sebagian saham tersebut dilakukan sebagai bagian dari strategi realokasi
permodalan Perseroan untuk memperdalam basis manufaktur Perseroan, dengan tetap
mempertahankan segmen usaha yang bersifat strategis dan penting.

b. Dampak dari penurunan kepemilikan pada STENTA Films (Malaysia) Sdn. Bhd. terhadap
kegiatan usaha dan hak-hak Perseroan terhadap imbal hasil variabel dari STENTA Films
(Malaysia) Sdn. Bhd.,

Penjelasan:
Transaksi tersebut tidak memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional,
kondisi keuangan maupun kelangsungan usaha Perseroan.

c. Informasi pengendalian terhadap STENTA Films (Malaysia) Sdn. Bhd. dan pihak yang
memiliki hak pengendalian atas STENTA Films (Malaysia) Sdn. Bhd.,

Penjelasan:

Setelah dilaksanakannya transaksi, Stenta Films tetap dicatat sebagai entitas asosiasi
Perseroan dan tetap memiliki peranan yang signifikan serta strategis dalam keseluruhan
kegiatan usaha dan rencana pengembangan usaha Perseroan di masa mendatang.
Sehubungan dengan transaksi divestasi saham tersebut, tidak terdapat hubungan afiliasi
antara Perseroan dan pihak pembeli sebagaimana dimaksud dalam peraturan pasar
modal yang berlaku.

d. Struktur kepemilikan saham STENTA Films (Malaysia) Sdn. Bhd., dan

Penjelasan:
Pemegang Saham Jumlah Saham | Y Kepemilikan
Mega First Corporation Berhad 174,654,218 84.696
PT Argha Karya Prima Industry Tbk 25,800,164 12.54
Authentic Excellence Sdn. Bhd. 5,922,348 2.91
206,376,730 100.046

PT Argha Karya Prima Industry Tbk

Jl. Pahlawan, Karang Asem Barat,
Bogor, Jawa Barat 16810

1 Grsse22o00 ecovadis (DISCC Saded

www.arghakarya.com
Page 12 OCR 0.942
2») argha

e. Kapasitas produksi Perseroan yang dioperasikan oleh STENTA Films (Malaysia) Sdn. Bhd

Penjelasan:
Kapasitas produksi Perseroan yang dioperasikan oleh STENTA Films (Malaysia) Sdn. Bhd
adalah sebesar 21.000 ton pertahun.

2. Perseroan mengungkap pada CALK 1 Umum informasi mengenai adanya rencana untuk
melikuidasi PT Argha Inovasi Pratama yang merupakan entitas anak Perseroan yang berdiri
pada November 2023 dan belum beroperasi sampai dengan tanggal laporan keuangan.
Perseroan diminta unuk menjelaskan hal-hal sebagai berikut:

a. Latar belakang pendirian PT Argha Inovasi Pratama dengan mendeskripsikan kegiatan
usaha yang awalnya direncanakan,

Penjelasan:
PT Argha Inovasi Pratama didirikan dengan rencana awal sebagai entitas anak yang akan
mengelola lini produksi baru di wilayah Kendal, Jawa Tengah.

b. Latar belakang likuidasi PT Argha Inovasi Pratama, dan

Penjelasan:

Likuidasi PT Argha Inovasi Pratama dilakukan karena rencana pembangunan lini
produksi baru di wilayah Kendal, Jawa Tengah, yang menjadi dasar pendirian entitas
tersebut tidak dilanjutkan.

c. Rencana likuidasi PT Argha Inovasi Pratama dan dampaknya terhadap kegiatan usaha
Perseroan.

Penjelasan:
Likuidasi PT Argha Inovasi Pratama tidak memberikan dampak terhadap kegiatan usaha
Perseroan.

3. Dana yang dibatasi penggunaannya pada 31 Maret 2026 mengalami peningkatan 36,464
000 (setara Rp20,19 miliar) dari 31 Desember 2025. Pada 31 Maret 2026, posisi dana yang
dibatasi penggunaannya berada pada tingkat tertinggi sejak 31 Desember 2023. Pos ini
merupakan bagian dari perjanjian kredit antara Perseroan dengan institusi perbankan yang
memberikan pendanaan kepada Perseroan sebagai jaminan atas fasilitas pinjaman jangka
pendek.

Merujuk kepada CALK 16 Pinjaman Bank Jangka Pendek dan CALK 20 Pinjaman Jangka
Panjang, terdapat penurunan saldo utang bank jangka pendek sebesar Rp54,39 miliar,
penurunan saldo bagian utang jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun sebesar
Rp41,81 miliar, dan penurunan utang bank jangka panjang sebesar Rp19,16 miliar.

PT Argha Karya Prima Industry Tbk
Jl Pahlawan, Karang Asem Barat,
Bogor, Jawa Barat 16810

19 ecovadis @isce Seda? ah
www.arghakarya.com 5

Page 13 OCR 0.916
&| argha

Perseroan diminta untuk menjelaskan hal-hal sebagai berikut:

a. Latar belakang meningkatnya pos dana yang dibatasi penggunaannya meski terdapat
penurunan pinjaman bank,

Penjelasan:

Dana yang dibatasi penggunaannya merupakan cash margin sebesar 154 yang
ditempatkan sebagai jaminan atas fasilitas pembiayaan pembelian bahan baku dari bank.
Saldo dana tersebut akan meningkat atau menurun seiring dengan perubahan nilai
pembelian yang dipengaruhi oleh volume pembelian dan harga bahan bakuyang dibiayai
melalui fasilitas tersebut..

b. Mekanisme dan kondisi yang memengaruhi penambahan dan/atau pengurangan dana
yang dibatasi penggunaannya dalam perjanjian kredit, dan

Penjelasan:
Lihat penjelasan di atas.

c. Informasi mengenai apakah dana yang dibatasi penggunaannya ditempatkan pada
rekening giro dan/atau deposito yang menghasilkan pendapatan keuangan.

Penjelasan:
Dana yang dibatasi penggunaannya ditempatkan pada rekening bank yang
menghasilkan pendapatan keuangan berupa bunga.

4. Piutang usaha pada 31 Maret 2026 mengalami peningkatan 8,624 000 (setara Rp55,02
miliar) dari 31 Desember 2025. Peningkatan tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan
peningkatan piutang usaha pada 31 Maret 2025 yang naik 2,814 000 (setara Rp18,77 miliar)
dari 31 Desember 2024. Perseroan diminta untuk menjelaskan hal-hal sebagai berikut:

a. Latar belakang peningkatan saldo piutang usaha pada 31 Maret 2026 dari 31
Desember 2025 dibandingkan dengan peningkatan saldo piutang usaha pada 31
Maret 2025 dan 31 Desember 2025,

Penjelasan:

Peningkatan saldo piutang usaha terutama disebabkan oleh meningkatnya
penjualan kepada pelanggan dengan jangka waktu pembayaran (term of payment)
di atas 90 hari, sehingga saldo piutang yang belum jatuh tempo pada akhir periode
menjadi lebih tinggi. Selain itu, proses penagihan piutang juga mengalami
perlambatan sebagai dampak dari kondisi geopolitik di kawasan Timur Tengah yang
memengaruhi operasional dan arus kas sebagian pelanggan. Kondisi tersebut
menyebabkan realisasi penerimaan piutang menjadi lebih lambat dibandingkan
periode sebelumnya, sehingga berkontribusi terhadap peningkatan saldo piutang
Usaha pada akhir periode.

PT Argha Karya Prima Industry Tbk

Jl. Pahlawan, Karang Asem Barat,

Bogor, Jawa Barat 16810 2) arlener lareta
www.arghakarya.com

|| 535 orsseemos ecovadis @isec seaer |)

Eni

Page 14 OCR 0.910
&| argha

b. Rincian pendapatan usaha Perseroan dengan melengkapi tabel berikut:

Produk Terms of Payment 31 Maret 2026 31 Maret 2025
(tunai/kredit, jika
kredit, merinci
Jumlah hari ToP)

Penjelasan:
Terms of Payment
Produk |. (tunai/kredit,jika | 3 Maret 2026 31 Maret 2025
kredit, merinci jumlah
hari ToP)

Tunai 37,286,656,905 31,278,814,593
Barang Kredit - 30 hari 161,548,379,825 202,305,599,313
Plastik Kredit - 60 hari 181,849,062,781 202,777,043,555
Lembaran Kredit - 90 hari 176,890,273,469 182,141,083,112
Kredit - 120 hari NO,136,334,250 77,112,756,908
Kredit - » 120 hari 52,881,874,770 33,548,920,527
720,592,582,000 729,164,218,007

c. Latar belakang terdapat penurunan cadangan kerugian kredit ekspektasian (KKE)
dari Rp8,38 miliar pada 31 Desember 2025 menjadi Rp8,06 miliar pada 31 Maret 2026
meskipun terdapat peningkatan jumlah piutang usaha, dan

Penjelasan: '

Perseroan tidak melakukan perhitungan ulang atas cadangan kerugian kredit
ekspektasian pada tanggal 31 Maret 2026 dan masih menggunakan hasil perhitungan
cadangan kerugian kredit ekspektasian per 31 Desember 2025, karena tidak terdapat
perubahan kondisi yang signifikan yang memerlukan penyesuaian atas estimasi
tersebut. Penurunan saldo cadangan kerugian kredit ekspektasian yang tercatat
pada akhir periode terutama disebabkan oleh dampak selisih kurs.

d. Cara Perseroan untuk mengelola risiko kredit yang timbul dari pemberian piutang
kepada pelanggan Perseroan, termasuk strategi dan kebijakan yang diterapkan
secara konkrit.

Penjelasan:

Perseroan mengelola risiko kredit yang timbul dari pemberian piutang kepada
pelanggan melalui penerapan kebijakan dan prosedur pengendalian kredit yang
memadai. Sebelum memberikan fasilitas kredit, Perseroan melakukan evaluasi
terhadap profil dan kelayakan kredit pelanggan, antara lain dengan
mempertimbangkan kondisi keuangan, riwayat pembayaran, reputasi, serta
hubungan usaha yang telah terjalin.

PT Argha Karya Prima Industry Tbk
Jl. Pahlawan, Karang Asem Barat,

Bogor, Jawa Barat 16810 Kisriene areta (OFSSC 22000 ecovadis @ssce Seda?
www.arghakarya.com Sim

Page 15 OCR 0.919
&| argha

Perseroan juga menetapkan batas kredit (credit limit) dan jangka waktu pembayaran
(credit term) yang disesuaikan dengan hasil evaluasi risiko masing-masing pelanggan.
Selama periode kredit berlangsung, Perseroan melakukan pemantauan secara
berkala atas umur piutang (aging schedule) dan ketepatan pembayaran pelanggan,
serta melakukan tindak lanjut penagihan terhadap piutang yang telah atau
mendekati jatuh tempo. Selain itu, untuk transaksi penjualan ekspor, Perseroan
memperoleh perlindungan melalui fasilitas asuransi perdagangan (trade insurance)
sebagai upaya mitigasi risiko gagal bayar dari pelanggan.

5. Merujuk kepada CALK 12 Perpajakan, Perseroan mengakui manfaat pajak tangguhan neto
sebesar Rp3,6 miliar yang mayoritas bersumber dari timbulnya beda temporer dari
persediaan sebesar Rp3,9 miliar. Perseroan diminta untuk menjelaskan hal-hal sebagai
berikut:

a. Latar belakang timbulnya beda temporer dari persediaan, dan

Penjelasan:

Beda temporer dari persediaan timbul karena perbedaan mata uang pengukuran antara
laporan keuangan komersial dan pelaporan pajak. Dalam laporan keuangan, Perseroan
menggunakan USD sebagai mata uang fungsional, sedangkan untuk kepentingan
perpajakan persediaan dicatat berdasarkan mata uang original (IDR). Perbedaan
tersebut menyebabkan perbedaan nilai tercatat persediaan antara laporan komersial dan
fiskal.

b. Penjabaran atas perhitungan beda temporeratas persediaan

Penjelasan:

Tax Base Tax Base
Description in Original Currency (Thousand IDR) Translated to USD
Beginning Movement Ending Beginning | Movement Ending
Inventory 360,005,658 | 6,831,603 | 366,837,261 21,451,892 135,659 | 21,587,551
Accounting Based Temporary Difference
in Functional Currency (USD) in Functional Currency (USD)
Description M 1
Beginning aa Ending Beginning | Movement Ending
Inventory 23175,851 (918,079)| 22,257,772 (1723,959)| 1,053,738 (670,221)

PT Argha Karya Prima Industry Tbk

Jl Pahlawan, Karang Asem Barat,
Bogor, Jawa Barat 16810

www.arghakarya.com

» (DFSSC 22000 ecovadis @scc Seded

Page 16 OCR 0.913
&| argha

Description

Deferred Tax Assets (Liabilities)
In Functional Currency (USD)

Deferred Tax Assets (Liabilities)

Translated to Reporting Currency (Thousand IDR)

Benefit Benefit
Endi
Beginning (Expense) Ending Beginning (Expense) Translation nding
Inventory (379,271) 231,822 (147,449)| (6,364,924)| 3,905,202 (45,872)| (2,505,594)

6. Uang muka mengalami peningkatan 1.001,914 000 (setara Rp31,37 miliar). Merujuk kepada
CALK TI Uang Muka, uang muka terdiri dari uang muka untuk pembelian lokal dan impor,

dan uang muka untuk keperluan operasional grup. Perseroan diminta untuk menjelaskan:

a. Latar belakang peningkatan signifikan pada uang muka,

Penjelasan:
Sebagai respons terhadap perkembangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang
berpotensi memengaruhi kelancaran rantai pasok, Perseroan mengalihkan sumber
pengadaan bahan baku ke kawasan Asia, khususnya Tiongkok. Pemasok di Tiongkok
umumnya mensyaratkan pembayaran di muka (cash in advance) sebagai ketentuan
transaksi. Penerapan skema pembayaran tersebut mengakibatkan peningkatan nilai
uang muka pembelian yang cukup signifikan pada akhir periode pelaporan.

b. Penjabaran atas komponen-komponen uang muka dengan menyampaikan informasi
sebagai berikut, dan

Item 31 Maret 2026 31 Desember 2025
Penjelasan:

Item 31 Maret 2026 31 Desember2025
Uang Muka - Bahan Baku 28,016,035,893 305,096,760
Uang Muka - Landed Cost 3,098,294,436 1,407,215,623
Uang Muka - Spareparts 1,830,918,772 766,613,340
Uang Muka - Lainnya 1,554,306,038 651,963,247
34,499,555,139 3130,888,970

c. Informasi realisasi uang muka tersebut setelah tanggal laporan keuangan (31 Maret
2026)

Penjelasan:
Uang muka akan direalisasikan (dilikuidasi) pada saat Perseroan telah menerima barang
atau jasa sesuai dengan ketentuan dalam kontrak, serta telah menerima dokumen
penagihan (invoice) dari pemasok.

PT Argha Karya Prima Industry Tbk

JI. Pahlawan, Karang Asem Barat,
Bogor, Jawa Barat 16810

www.arghakarya.com

. »
2 z8 (GFSsc 22000 ecovadis @isce Sedep (O
Page 17 OCR 0.910
argha

7. Merujuk kepada CALK 14 Aset Tetap, Perseroan mengakui penambahan Rp33,32 miliar aset
dalam penyelesaian yang terdiri dari biaya-biaya yang timbul dari penyelesaian bangunan
dan prasarana serta mesin dan peralatan yang ditargetkan selesai pada tahun 2026.
Perseroan diminta untuk menjelaskan hal-hal sebagai berikut:

a. Hubungan antara penambahan aset dalam penyelesaian dengan rencana capex
Perseroan yang dipaparkan dalam public expose untuk tahun buku 2025,

Penjelasan:

Sebagaimana telah disampaikan dalam Public Expose Tahun Buku 2025, Perseroan
merencanakan untuk memulai proses commissioning mesin CPP dengan kapasitas
produksi maksimal 8.500 ton per tahun pada tahun 2026. Sejalan dengan rencana
tersebut, penambahan aset dalam penyelesaian sebesar Rp33,32 miliar merupakan
investasi yang terkait dengan pembangunan dan instalasi mesin CPP yang dipersiapkan
untuk memasuki tahap commissioning pada tahun 2026

b. Rincian aset dalam penyelesaian pada 31 Maret 2026 beserta estimasi tanggal beroperasi
komersial dengan melengkapi tabel sebagai berikut:

Deskripsi aset
dalam

penyelesaian (Rp)

Penjelasan:

Jumlah dalam
penyelesaian

Kapasitas produksi
(ton/tahun) -
untuk aset mesin

Estimasi
tanggal

dan/atau peralatan

penyelesaian

Estimasi tanggal

beroperasi
komersial

Deskripsi aset Kapasitas produksi Estimasi t 1
Pp: Jumlah dalam (ton/tahun) - untuk | Estimasi tanggal Oa angga
dalam . beroperasi
1 penyelesaian (Rp) aset mesin penyelesaian N
penyelesaian komersial
dan/atau peralatan
CIP - Bangunan 11,532,730,303
CIP - Mesin dan Pe 273,811,283,204 8,500 30 April 2026 30 April 2026
315,344,013,506

c. Kebijakan Perseroan untuk memastikan penggunaan kapasitas produksi yang optimal
untuk memenuhi target produksi tahun 2026.

Penjelasan:

Perseroan mengoptimalkan pemanfaatan kapasitas produksi melalui perencanaan
produksi yang disesuaikan dengan permintaan pasar, pemeliharaan mesin secara berkala,
pengelolaan persediaan bahan baku, serta peningkatan efisiensi operasional. Selain itu,
Perseroan terus memperkuat hubungan dengan pelanggan dan mengembangkan pasar
untuk mendukung tingkat utilisasi kapasitas produksi.

PT'Argha Karya Prima Industry Tbk

Jl. Pahlawan, Karang Asem Barat,
Bogor, Jawa Barat 16810

www.arghakarya.com

e
230 22009 ecovadi
1? Oresc ecovadis @scc Seda M
Page 18 OCR 0.942
&| argha

8. Liabilitas imbalan kerja Perseroan sejak 31 Desember 2023 menunjukkan pola dimana saldo
liabilitas konstan sepanjang tahun buku dan mengalami penurunan pada akhir tahun buku.

Mengacu pada pola di atas, Perseroan diminta untuk menjelaskan hal-hal sebagai berikut:

a. Informasi mengenai kebijakan akuntansi Perseroan untuk pelaporan keuangan interim
untuk pos liabilitas imbalan kerja dengan mengacu pada PSAK 234 Laporan Keuangan
Interim, dan

Penjelasan:

Dalam penyusunan laporan keuangan interim, Perseroan tidak melakukan perhitungan
aktuaria atas liabilitas imbalan kerja pada setiap akhir periode interim, dengan
mempertimbangkan bahwa perubahan nilainya tidak material. Pengukuran liabilitas
imbalan kerja pada periode interim didasarkan pada perhitungan aktuaria terakhir yang
tersedia, sedangkan perhitungan aktuaria secara menyeluruh dilakukan pada akhir tahun
pelaporan.

b. Latar belakang tidak adanya fluktuasi pada saldo pos liabilitas imbalan kerja sepanjang
periode interim dalam tahun buku 2024 dan 2025, serta penurunan saldo pada setiap
akhir tahun buku 2024 dan 2025.

Penjelasan:

Tidak adanya fluktuasi pada saldo pos liabilitas imbalan kerja sepanjang periode interim
dalam tahun buku 2024 dan 2025 disebabkan Perseroan tidak melakukan perhitungan
aktuaria atas liabilitas imbalan kerja pada setiap akhir periode interim. Pengukuran
liabilitas imbalan kerja pada periode interim didasarkan pada perhitungan aktuaria
terakhir yang tersedia, sedangkan perhitungan aktuaria secara menyeluruh dilakukan
pada akhir tahun pelaporan.

Penurunan saldo liabilitas imbalan kerja pada akhir tahun buku terutama disebabkan
oleh pembayaran manfaat kepada karyawan selama periode berjalan serta penyesuaian
berdasarkan hasil perhitungan aktuaria pada akhir tahun. Perhitungan aktuaria tersebut
mempertimbangkan asumsi-asumsi aktuaria yang berlaku pada tanggal pelaporan,
sehingga dapat mengakibatkan perubahan nilai kini kewajiban imbalan kerja
dibandingkan periode sebelumnya.

9. Perseroan mengakui pendapatan operasi lain-lain sebesar Rp7,43 miliar untuk periode
berakhir 31 Maret 2026. Memperhatikan laporan laba-rugi historis Perseroan, pendapatan
operasi lain-lain timbul secara tidak rutin, sehingga berkontribusi ke volatilitas laba
Perseroan. Merujuk kepada CALK 30 Pendapatan Operasi Lain-Lain, pos ini terdiri dari laba
selisih kurs, penjualan aset tetap, dan pendapatan lainnya dari pihak ketiga. Perseroa
diminta untuk menjelaskan hal-hal sebagai berikut:

PT Argha Karya Prima Industry Tbk

Jl. Pahlawan, Karang Asem Barat,
Bogor, Jawa Barat 16810

www.arghakarya.com

 (GFssc 22000 ecovadis @iscc Sedap

Page 19 OCR 0.920
&| argha

Rincian pos pendapatan operasi lain-lain dengan melengkapi tabel berikut:

Komponen Deskripsi sifat 31 Maret 2026 31 Maret 2025
pendapatan (beban) (nature) dari
operasi lain-Lain komponen

pendapatan (beban)

operasi lain-lain

Penjelasan:

Deskripsi sifat (nature)
Komponen pendapatan dari komponen

(beban) operasi lain-Lain | pendapatan (beban)

operasi lain-lain

Laba (Rugi) Selisih Kurs Selisih kurs

Pendapatan Lain-Lain Pelepasan saham Stenta

Laba/Rugi On Short Term | Investasi saham

Others Lain-lain

31 Maret 2026 31 Maret 2025

4401001726 | (12103,695,212)
4,550,546,588 sa
(1528,868149)| — (361,356,703)
3,733,100 (2,845,449)
7,426,413,264 | (12,467,897,364)

b. Latar belakang dibukukannya pendapatan operasi lain-lain sebesar Rp7,43 miliar, dan

Penjelasan:

Pendapatan dan beban operasi lain-lain dibukukan untuk mencatat transaksi yang
timbul dari kegiatan operasional Perseroan namun tidak termasuk dalam aktivitas usaha
utama (core business).

Cara/kebijakan Perseroan untuk mengelola volatilitas dan kualitas laba Perseroan.

Penjelasan:

Perseroan mengelola volatilitas dan menjaga kualitas laba melalui penerapan praktik
bisnis yang prudent serta kebijakan pengendalian internal yang memadai. Perseroan
secara berkelanjutan melakukan pemantauan terhadap pendapatan, biaya operasional,
arus kas, dan kondisi pasar untuk memastikan kinerja keuangan tetap terjaga.

Dalam mengelola volatilitas laba, Perseroan menerapkan pengendalian biaya,
meningkatkan efisiensi operasional, melakukan evaluasi terhadap harga jual dan strategi
pengadaan, serta mengelola risiko-risiko utama, termasuk risiko kredit, risiko nilai tukar,
dan risiko likuiditas. Perseroan juga melakukan penelaahan secara berkala atas asumsi
dan estimasi akuntansi yang digunakan agar mencerminkan kondisi ekonomi dan
operasional terkini.

Untuk menjaga kualitas laba, Perseroan memastikan bahwa pengakuan pendapatan dan
beban dilakukan sesuai dengan substansi ekonomi transaksi dan standar akuntansi
keuangan yang berlaku.

PT Argha Karya Prima Industry Tbk

Jl. Pahlawan, Karang Asem Barat,
'Bogor, Jawa Barat 16810

www.arghakarya.com

(GFSSC 22000 ecovadis @iscc Sedex

Page 20 OCR 0.859
&| argha

10. Liabilitas imbalan kerja Perseroan sejak 31 Desember 2023 menunjukkan pola di mana saldo
liabilitas konstan sepanjang tahun buku dan mengalami penurunan pada akhir tahun buku.

Penjelasan:

Lihat penjelasan point Il1.8.

Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan

terima kasih.

joe Mun Lie

Sekretaris Perusahaan

PT Argha Karya Prima Industry Tbk

Jl. Pahlawan, Karang Asem Barat,
Bogor, Jawa Barat 16810

www.arghakarya.com

2.
&» (OFSSC 22000 ecoyadis @ Sedex? g

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.75 MB
Published7 Jul 2026
Pages20
Characters41,215
Text sourceOCR
OCR confidence0.895

Names mentioned 9 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Argha Karya Prima Industry Tbk p.1 ×59
linked person Henry Liem p.10
possible org OTORITAS JASA KEUANGAN p.1
unresolved person Lidia M. Panjaitan Kepala Divisi Penilaian p.1
unresolved org Y Kepemilikan Mega First Corporation p.11
unresolved org Authentic Excellence Sdn. Bhd. p.11
unresolved org PT Argha Inovasi Pratama p.12 ×7
unresolved org PT'Argha Karya Prima Industry Tbk p.17

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result