Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 4
Page 1
Tanya Jawab Paparan Publik (Public Expose)
PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (Perseroan)
Tanggal 9 Mei 2025
Sesi 1
• Media: Media online Metropolitan – Bapak Supriyanto
1. Apakah pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS Tahunan) Perseroan yang
diselenggarakan tadi, terdapat agenda mengenai pembagian dividen dan perubahan manajemen?
Jawaban:
a. Dalam mata acara penetapan penggunaan laba bersih Perseroan untuk tahun buku yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, Perseroan menyetujui penetapan laba bersih untuk
tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dengan perincian sebagai berikut:
1) Sebesar Rp71.216.100.000,00 atau sama dengan Rp4,50 per lembar saham akan
didistribusikan kepada pemegang saham Perseroan sebagai dividen final tunai; dan
2) Sisanya setelah dibulatkan dalam ribuan Rupiah sebesar Rp218.052.460.000,00 akan
dibukukan sebagai laba ditahan.
b. Tidak ada perubahan manajemen yang diputuskan dalam RUPS Tahunan ini.
2. Apakah dapat dijelaskan lebih lanjut mengenai penjelasan Perseroan terkait restrukturisasi
keuangan yang dilakukan Perseroan dan digunakan untuk keperluan apa saja?
Jawaban:
Langkah restrukturisasi keuangan yang dilakukan oleh Perseroan yaitu dengan transformasi
Perseroan menjadi perusahaan terbuka atau Initial Public Offering (IPO) di tahun 2024, dimana
sebesar 75% dari penggunaan dana hasil penawaran umum Perseroan diperuntukkan untuk
melunasi sebagian utang Entitas Anak Perseroan dalam mata uang dolar Amerika Serikat (USD),
PT Mahakam Coal Terminal (MCT). Hal ini membuat liabilitas turun signifikan.
Selanjutnya Perseroan melunasi sisa utang MCT yang dalam bentuk mata uang USD tersebut,
dengan pinjaman berupa kredit investasi dari Bank Mandiri (Persero) Tbk, dalam bentuk mata uang
Rupiah dan dengan tingkat suku bunga yang cukup kompetitif. Hal ini tentunya berdampak pada
turunnya beban keuangan dan exposure forex loss, sehingga laba neto Perseroan meningkat
signifikan.
3. Mengapa di tahun 2024 pendapatan Perseroan menurun tetapi laba bruto, laba neto, dan aset
Perseroan meningkat?
Jawaban:
a. Pendapatan Perseroan menurun dikarenakan penurunan volume produksi Perseroan pada
tahun 2024 dibandingkan tahun 2023 dan oleh karena penurunan pendapatan per ton yang
juga mengalami penurunan karena berkaitan dengan rata-rata harga Indonesian Coal Index
(ICI) pada tahun 2024 yang mengalami penurunan, dibandingkan dengan tahun 2023;
b. Biaya bunga Perseroan di tahun 2024 mengalami penurunan dibandingkan tahun 2023
dikarenakan sebesar 75% dari penggunaan dana hasil penawaran umum Perseroan
digunakan untuk melunasi sebagian utang MCT dalam bentuk mata uang dolar Amerika
Serikat (USD). Selanjutnya Perseroan melunasi sisa utang MCT, dengan pinjaman berupa
kredit investasi dari Bank Mandiri (Persero) Tbk, dalam bentuk mata uang Rupiah, dengan
tingkat suku bunga yang cukup kompetitif.
c. Biaya operasional dan biaya freight charter juga mengalami penurunan di tahun 2024
dibandingkan tahun 2023. Hal ini disebabkan oleh penambahan 9 unit tongkang dan 9 unit
kapal tunda, sehingga menurunkan biaya freight charter;
Page 2
d. Penurunan pendapatan dapat dikompensasi dengan penurunan Cost of Goods Sold (COGS)
karena Perseroan melakukan Better Cost Management (BCM), dimana efisiensi atau
penurunan COGS lebih besar dibandingkan penurunan pendapatan Perseroan;
e. Penurunan beban bunga, kerugian selisih kurs yang turun, dan Opex yang terkendali membuat
laba neto Perseroan meningkat; dan
f. Aset Perseroan di tahun 2024 mengalami kenaikan yang cukup tinggi dibandingkan tahun
2023, dikarenakan penambahan aset Perseroan berupa tongkang dan kapal tunda baru
dimana salah satu penggunaan dana hasil penawaran umum Perseroan juga diperuntukkan
untuk Capex.
4. Apakah ekspor batubara terpengaruh oleh perang dagang antara Amerika Serikat dan Cina yang
sampai saat ini masih berlangsung?
Jawaban:
Perang dagang antara Amerika Serikat dan Cina yang sedang berlangsung hingga saat ini tidak
terlalu berpengaruh terhadap ekspor batubara Indonesia ke negara-negara lain. Hal ini
dikarenakan sebagain besar batubara tersebut disuplai ke kawasan Asia (seperti Filipina dan India,
termasuk Cina, yang juga tidak terdampak secara langsung).
5. Adakah CSR yang dilakukan di tahun 2025?
Jawaban:
Perseroan saat ini bekerja sama dengan konsultan independen dalam rangka penyusunan peta
jalan keberlanjutan (sustainability road map), dimana di tahun 2024, Perseroan telah melakukan
stakeholder engagement dan pendekatan kepada seluruh pemangku kepentingan Perseroan. Dari
sanalah kemudian akan dipetakan target-target Perseroan perihal Tanggung Jawab Sosial dan
Lingkungan (TJSL) yang diharapkan akan lebih efektif, tepat sasaran dan berdampak bagi
masyarakat sekitar operasional Perseroan.
6. Berapa Capex untuk tahun 2025 dan untuk apa saja peruntukkannya?
Jawaban:
Capex tahun 2025 akan digunakan untuk melakukan pembelian tongkang 180 feet dan kapal tunda
besi dan Perseroan sedang dalam proses untuk membangun Intermediate Stockpile (ISP)
tambahan.
• Media: Media online Warta Investigasi – Bapak Indra Tjahyono
1. Apakah boleh dijelaskan lebih lanjut mengenai strategi Perseroan pada poin penyusunan peta jalan
keberlanjutan Perseroan?
Jawaban:
Peta jalan keberlanjutan adalah langkah-langkah strategis dan terencana yang akan dilakukan oleh
Perseroan untuk mencapai tujuan keberlanjutan dari sisi environment, social, dan governance.
Untuk Perseroan sendiri peta jalan keberlanjutan akan disusun untuk 5 tahun kedepan sampai
dengan tahun 2029. Peta jalan keberlanjutan ini akan memandu Perseroan menjalankan bisnisnya
dengan senantiasa memperhatikan dampak terhadap lingkungan dan sosial, dengan tetap
menjaga kinerja bisnis Perseroan. Selain itu, peta jalan keberlanjutan ini juga akan membantu
Perseroan memetakan program TJSL bagi para pemangku kepentingan Perseroan, sehingga
dapat lebih efektif dan tepat sasaran.
2. Apakah boleh dijelaskan lebih lanjut mengenai strategi Perseroan pada poin pengembangan
Sumber Daya Manusia (SDM)?
Page 3
Jawaban:
SDM merupakan salah satu kunci Perseroan dalam menjalankan bisnisnya. Manajemen
Perseroan berkomitmen untuk mengembangkan SDM yang telah dimiliki Perseroan secara
terstruktur dan berkesinambungan, dengan mengadakan pelatihan-pelatihan yang dibutuhkan oleh
karyawan dan penilaian Key Performance Indicator (KPI) yang dilaksanakan setiap tahun.
3. Berapa persen peningkatan Capex untuk di tahun 2025?
Jawaban:
Capex pada tahun ini mengalami peningkatan kurang lebih 40-50% dibandingkan tahun 2024.
Pada tahun ini sebesar kurang lebih 45% dari laba bersih akan diperuntukkan untuk Capex.
Sesi 2
• Media: Kontan – Bapak Ridwan
1. Bagaimana proyeksi pendapatan dan laba bersih pada kuartal 1 di tahun 2025?
Jawaban:
Manajemen berpendapat bahwa kinerja pada tahun 2025 akan lebih baik dibandingkan di tahun
2024 dengan proyeksi peningkatan laba bersih dan total volume produksi lebih kurang 100% di
kuartal 1 tahun 2025. Selain itu, Perseroan akan terus melakukan penambahan armada kapal dan
infarstruktur hingga akhir tahun 2025 sejalan dengan kinerja operasional yang optimal oleh karena
kondisi cuaca yang cukup baik.
2. Apakah boleh dijelaskan lebih lanjut mengenai strategi Perseroan pada poin diversifikasi layanan
ke berbagai jenis komoditas sumber daya alam lain selain batubara, apakah sudah ada proyek
yang terealisasi?
Jawaban:
Saat ini Perseroan hanya memiliki kontrak pengangkutan untuk komoditas batubara. Hingga saat
ini, Perseroan masih dalam upaya penjajakan dengan beberapa potensi bisnis dari komoditas
selain batubara, yang belum dapat kami publikasikan kepada publik saat ini.
3. Bagaimana tingkat utilisasi armada kapal Perseroan di tahun 2025 dibandingkan dengan tahun
2024?
Jawaban:
Di tahun 2024, utilisasi armada Perseroan belum optimal dikarenakan kondisi cuaca yang kurang
baik, tetapi sampai dengan kuartal 1 tahun 2025, armada Perseroan dapat beroperasi secara
maksimal tanpa gangguan dari kondisi cuaca dan debit air di Sungai Belayan. Sampai dengan
kuatal 1 tahun 2025, total volume batubara yang diangkut oleh Perseroan meningkat tajam jika
dibandingkan dengan kurtal 1 tahun 2024.
• Media: Media Online Bongkar Merdeka – Ibu Elisabeth
1. Apakah di tahun 2025 ini, Perseroan akan melakukan penambahan tongkang, kapal tunda, dan
assist tug?
Jawaban:
Pada kuartal 1 tahun 2025, Perseroan telah melakukan penambahan 8 unit tongkang 180 feet, dan
Perseroan memiliki rencana untuk menambah 7-8 unit tongkang 180 feet hingga akhir tahun 2025.
Perseroan pun telah memiliki komitmen penambahan 15-20 unit kapal tunda besi hingga akhir
tahun 2025, dimana saat ini sedang dalam proses pembuatan.
Page 4
2. Berapa target volume Perseroan untuk tahun 2025?
Jawaban:
Pada tahun 2024, pencapaian total volume produksi sebesar kurang lebih 2,7 juta ton dan di tahun
2025 Perseroan menargetkan total volume produksi sebesar kurang lebih 4,5 juta ton.
3. Kapan pembagian dividen final tunai akan dilakukan?
Jawaban:
Pembagian dividen final tunai akan tunduk pada peraturan perundang-undangan yang berlaku,
khususnya peraturan pasar modal, dimana pembagian dividen final tunai wajib dibagikan dalam
waktu 30 hari setelah penyampaian ringkasan risalah RUPS Tahunan.
***
Names mentioned 7 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Indra Tjahyono
p.2
unresolved
person
Elisabeth
p.3
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.