Skip to content
Back to announcement

20250516_PTSP_Public Expose_31886274_lamp3.pdf

Other Text extracted PTSP

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 2

Page 1 OCR 0.951
PT PIONEERINDO GOURMET INTERNATIONAL Tbk
PUBLIC EXPOSE TAHUNAN

Public Expose dilaksanakan pada hari Kamis, pukul 12.15 Wib tanggal 15 Mei 2025 di Gedung Kantor
PT Pioneerindo Gourmet International Tbk, Jalan Palmerah Utara No. 100, Jakarta Barat.

Public Expose dibuka oleh Bapak Teh Kian Kun selaku Direktur PT Pioneerindo Gourmet International
Tbk, (Perseroan) pada pukul 12.15 WIB
Kehadiran Direksi dalam Public Expose sebagai berikut :

Kehadiran secara fisik : - Bapak Iskonda Japiar Budhi/Komisaris Utama
- Bapak Bostomi Suharman/Direktur Utama
- Edi Triyento/Wakil Direktur Utama
- Bapak Teh Kian Kun/Direktur

Kehadiran Media Massa secara fisik :
- Harian Kontan diwakili oleh Ibu Lenidira

Kehadiran Media Massa secara virtual :
- Investor Daily diwakili oleh Bapak Muhammad Ghafur

Adapun pertanyaan ditanyakan oleh Ibu Leny dari Harian Kontan dengan jawaban oleh Direksi
sebagai berikut :

1. Tadi disebutkan pendapatan usaha pada kuartal satu naik sebesar 13,35, penyebab
kenaikan pendapat selama 2024 dan untuk disepanjang tahun 2025 anggaran yang
digunakan berapa dan fokus penggunaannya akan digunakan untuk apa? Lalu sepanjang
2025 rencana untuk penambahan gerai CFC atau brand lainnya akan dimana saja dan
totalnya berapa sehingga total alokasi capex yang dibutuhkan berapa?

Dijawab oleh Bapak Edi Triyento : selama 2024 pendapatan usaha kita bertumbuh
disebabkan yang pertama sales store yang sudah berjalan naik yang ditopang oleh produk-
produk baru yang menjadi “something new" bagi Masyarakat, yang kedua karena kita
membuka beberapa gerai baru yang telah menyumbang sales yang signifikan juga bagi total

pendapatan kita di 2024 dan kita menargetkan akan membuka sebanyak 30 outlet baru Di
tahun 2025.

Ditambahkan oleh Teh Kian Kun: sepanjang tahun 2024 kita menambah gerai baru sebanyak
27 gerai dan di 2025 kita merencanakan membuka 30 gerai. Di tahun 2025 kami
memproyeksikan pertumbuhan “top line” itu sekitar 10-1296. Kemudian Capex untuk satu
gerai kita coba hitung sekitar 1 miliar sehingga untuk capex dengan rencana 30 gerai ditahun
2025 kita membutuhkan 30 miliar. Dana 30 miliar akan menggunakan kas internal bukan
melalui pinjaman dari pihak ketiga.

Ditanyakan kembali oleh Bu Leni: untuk pembukaan 30 gerai baru itu lokasinya akan dimana
saja?
Page 2 OCR 0.959
Dijawab oleh Bapak Edi Triyento : ditahun 2025 sama seperti 2024 kita selalu berhati-hati
dalam setiap pemilihan lokasi. Seperti yang diketahui CFC ada di rest area, rumah sakit dan
dimana-mana. Karena setiap titik itu ada analisa dari jumlah potensi customer, dilihat dari
penyebaran store kita dimana titik yang masih kosong atau “Blind Spot” itu yang kita
prioritaskan. Sehingga pemilihan lokasi pasti untuk gerai baru akan panjang namun kita
menyasar disemua titik dan disemua kriteria dan sepanjang 2025 ini seingat saya kita sudah
membuka ada di rest area kemudian ada juga di rumah sakit.

Ditanyakan kembali oleh Bu Leni: targetnya kalau dikuartal kedua akan capai berapa gerai?

Dijawab oleh Bapak Edi Triyento : kami berharap pembukaan store akan lebih cepat karena
itu kan mempengaruhi pendapatan sales bila kita buka lebih awal. Namun seperti yang kita
lihat untuk tahun ini bulan puasa dan lebaran maju dua bulan lebih cepat sehingga kita lebih
memfokuskan pada hal tersebut jadi setelah itu kita akan melakukan percepatan dan
ditargetkan sebelum natalan sudah terbuka semua.

Ditanyakan kembali oleh Bu Leni: seiring dengan adanya penambahan gerai, apa ada
penutupan gerai juga di tahun 2024 atau dikuartal satu

Dijawab oleh Bapak Teh Kian Kun : Tentunya diindustri restoran yang namanya tutup store
itu merupakan pemilihan terakhir dan pemilihan penutupan store itu dikarenakan
kondisinya sudah “negatif cash flow” yang sudah kita terapkan ditahun 2024 dan 2025.
Untuk jumlah store yang sudah tutup sepanjang tahun 2024 sekitar 10 gerai/outlet.

Ditanyakan kembali oleh Bu Leni: dari 4 brand yang dimiliki oleh PTSP sendiri yang miliki
“market share” paling tinggi itu apa?

Dijawab oleh Bapak Edi Triyento : tentunya CFC mendominasi
Ditambahkan oleh Bapak Teh Kian Kun : CFC kontribusinya itu sekitar 92-934.

Ditanyakan kembali oleh Bu Leni: tantangan dan peluangnya di tahun 2025 seperti apa
seiring bertumbuhnya gerai-gerai “Fried Chicken" kecil-kecil dan marak saat ini?

Dijawab oleh Bapak Edi Triyento : dari beberapa tahun yang lalu banyak sekali fnb dan gerai-
gerai baru yang sejenis dengan kegiatan kita diluar sana. CFC sudah 40 tahunan lebih dan
sudah memiliki customer loyal yang kita jaga dan kita mencari pasar baru untuk generasi-
generasi yang dominan sekarang yaitu gen z. Sehingga kita melakukan improvement dan
kerjasama serta kolaborasi dengan perusahaan lain seperti yang sudah launcing satu tahun
yang lalu yaitu ayam samyang asli korea. Selain itu kita memperkenalkan minuman-
minuman yang anak muda suka. Karena kita paham bahwa loyal customer kita itu umurnya
sudah bertambah sehingga kita juga menyasar pada generasi gen z

Selanjutnya, sehubungan sudah tidak ada pertanyaan lagi, maka Public Expose ditutup.
Terima Kasih

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.45 MB
Published16 May 2025
Pages2
Characters5,052
Text sourceOCR
OCR confidence0.955

Names mentioned 8 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked person Teh Kian Kun · Direktur p.1 ×8
linked person Iskonda Japiar Budhi p.1
linked person Bostomi Suharman p.1
linked person Edi Triyento p.1 ×10
unresolved person Lenidira Kehadiran Media Massa p.1
unresolved person Muhammad Ghafur Adapun p.1
unresolved person Leny p.1

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result