Back to announcement
20250516_INET_Laporan Informasi dan Fakta Material_31886192_lamp1.pdf
Other Text extracted INETSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1
Press Release
GELAR PUBLIC EXPOSE TAHUNAN, INET PAPARKAN BEBERAPA RENCANA
STRATEGIS
Jakarta, Indonesia - 15 Mei 2025 - PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) menyelenggarakan
Public Expose Tahunan. Gelaran yang diselenggarakan secara daring ini dibuka oleh Komisaris
Independen INET, Cahyana Ahmad Jayadi dan dilanjutkan oleh jajaran Direksi. Paparan dimulai oleh
Diretur Utama INET, Muhammad Arif dengan menjelaskan sekilas tentang Perseroan.
Selanjutnya, Direktur Keuangan INET, Bayu Satrio menyampaikan beberapa raihan kinerja keuangan
INET diantaranya dari segi pertumbuhan aset, dimana sejak tahun 2021 INET telah membukukan
kenaikan aset setiap setahunnya sampai pada akhir 2024 Perseroan membukukan 251,5 miliar Rupiah.
"Dari segi laporan laba rugi, Pertumbuhan signifikan mulai terlihat di tahun 2023, saat pendapatan
melonjak menjadi 28,9 miliar rupiah, meningkat 44,82% dibanding tahun sebelumnya. Di kuartal
pertama 2024, pendapatan tercatat sebesar 7,7 miliar rupiah, dan meningkat menjadi 12 miliar rupiah
pada Maret 2025—tumbuh 56,04% secara tahunan (YoY / year on year). Ini menandakan momentum
pertumbuhan bisnis mulai berjalan lebih kuat sejak awal tahun 2025. " Ungkap Bayu.
Pada pemaparan selanjutnya, Muhammad Arif juga menyampaikan beberapa rencana strategis INET
untuk tahun-tahun kedepan. Perseroan telah mendirikan Entitas baru PT Internet Anak Bangsa (IAB).
Anak usaha ini fokus pada kegiatan usaha sebagai kontraktor pembangunan jaringan Fiber To The
Home (FTTH) bagi para perusahaan Internet Service Provider (ISP). Dimana perseroan menargetkan 1
juta pembangunan homepass baru.
Page 2
INET melalui entitasnya itu sedang dalam proses mendapatkan proyek penggelaran FTTH yang menargetkan market secara spesifik dengan layanan lebih terjangkau. Selain pembangunan, project ini akan memberikan recurring income untuk maintenance pada aset yang di bangun. Adapun target pendapatan dari proyek 1 juta pembangunan FTTH ini mencapai Rp240 miliar dan recurring income dari pemeliharaan per tahun mencapai Rp192 miliar. Dengan demikian proyeksi pendapatan INET dari projek ini per tahun mencapai Rp432 miliar. Selain itu, Perseroan melalui anak usaha kami yakni PFI menjalin kerja sama Indefeasible Right of Use (IRU) dengan PT Ketrosden Triasmitra Tbk (KETR), melalui anak perusahaan KETR, PT Jejaring Mitra Persada. Melalui perjanjian ini, Pusat Fiber Indonesia akan memanfaatkan aset Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) yang membentang dari Jakarta menuju Singapura yang akan dibangun bersama oleh Triasmitra Group dan PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA). Saat ini Perseroan telah memiliki beberapa daftar klien potensial yang akan menjadi pengguna produk layanan terbaru dari Perseroan ini. Lebih lanjut, Perseroan menyampaikan sehubungan dengan pemberitaan sebelumnya tentang penandatanganan kerjasama INET melalui anak usaha kami PT Pusat Fiber Indonesia (PFI) dengan PT Jejaring Mitra Persada (JMP) anak usaha dari PT Ketrosden Triasmitra Tbk (KETR), yang mana isi beritanya berpotensi menimbulkan salah persepsi seolah-olah INET bekerjasama dengan KETR untuk bersama-sama membangun jaringan SKKL dari Jakarta ke Singapura (Rising 8), maka dapat kami sampaikan bahwa kerjasama tersebut adalah kerjasama IRU SKKL MIC 2 (B2JS) Tanjung Pinggir (Batam) - Tanah Merah (Singapore) dan SKKL Rising 8 segmen Tanjung Pakis (Jakarta) - Tanjung Bemban (Batam) dimana JMP sebagai pemilik SKKL dan PFI sebagai pemegang IRU. Sehingga kami meluruskan bahwa posisi PFI bukan sebagai mitra/partner dalam membangun/menggelar SKKL Rising 8 melainkan sebagai mitra pemegang IRU yang nantinya akan memiliki hak pemanfaatan SKKL tersebut.
Names mentioned 9 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Internet Anak Bangsa
p.1
unresolved
org
PT Jejaring Mitra Persada. Melalui
p.2
unresolved
org
PT Pusat Fiber Indonesia
p.2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.