Skip to content
Back to announcement

20250514_PIHC_Penyampaian Bukti Iklan_31885411_lamp1.pdf

Other Text extracted PIHC

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 1

Page 1
                    MARKET                                                                                                                                                                                      9
Rabu, 14 Mei 2025




                                                                                            KINERJA KUARTAL I/2025



                                    UJIAN BERAT EMITEN PROPERTI
                                   Bisnis, JAKARTA — Emiten properti menghadapi tantangan tidak mudah pada awal tahun ini. Selain daya beli lesu,
                                                  suku bunga acuan yang tinggi ikut memangkas pertumbuhan kinerja sejumlah emiten.

                                                                                                         Dionisio Damara Tonce
                                                                                                       dionisio.damara@bisnis.com




                    U
                                                    “Rata-rata kinerja marketing sa- perolehan marketing sales sebesar
                                    jian tersebut ter-                                                                                                                         penguatan rupiah serta lemahnya




                                                                                                                                         “
                                                 les emiten properti memang masih Rp331 miliar atau turun 14%
                                    lihat dari kinerja                                                                                                                         pertumbuhan ekonomi domestik,”
                                                 underwhelming karena terjadinya year-on-year (YoY) dari posisi
                                    marketing sales                                                                                                                            ujar keduanya.
                                                 kelesuan daya beli konsumsi do- Rp385 miliar.
                                    emiten properti                                                                                                                              Seiring hal itu, Ismail dan Mut-
                                                 mestik, disertai dengan faktor
                                    yang belum begitu                                             Emiten properti lainnya, seperti       Rata-rata kinerja                     hia menyatakan saham properti
                                                 suku bunga acuan yang masih PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk.
                                    menggembirakan
                                                 tinggi,” ujarnya, Selasa (13/5).
                    pada kuartal I/2025. Belum lagi,                                           (PANI) turut mengalami penurun-
                                                                                                                                         marketing sales                       cenderung mengalami perubahan
                                                                                                                                                                               penilaian menjelang atau saat
                    kinerja indeks sektor properti  PT Ciputra Development Tbk. an prapenjualan sebesar 68,94%                           emiten properti                       terjadi pemangkasan suku bunga,
                    masih merah dengan parkir di (CTRA), misalnya, membukukan YoY menjadi Rp466 miliar dari
                                                 marketing sales atau prapenjualan sebelumnya memperoleh Rp1,5
                    level 737,35, turun 2,57% sejak
                                                                                                                                         memang masih                          meskipun realisasi prapenjualan
                                                                                                                                                                               tetap dipengaruhi oleh variasi
                                                 sebesar Rp3,15 triliun hingga triliun pada kuartal I/2024.
                    awal tahun (year-to-date/YtD).                                                                                       underwhelming                         produk dan strategi peluncuran.
                                                 kuartal I/2025. Perolehan tersebut
                      Senior Market Chartist Mirae                                                Presiden Direktur PANI Sugianto
                                                 menurun 5% dari periode sama Kusuma atau Aguan mengatakan
                    Asset Sekuritas Indonesia, Nafan
                                                                                                                                         karena terjadinya                       Mereka menambahkan bahwa
                                                                                                                                                                               diskon saham properti terhadap
                                                 tahun lalu yakni Rp3,3 triliun.
                    Aji Gusta menilai bahwa rata-rata                                          bahwa realisasi prapenjualan pada         kelesuan daya beli                    revalued net asset value (RNAV)
                    pencapaian prapenjualan emiten  Head of Investor Relations Ci- awal tahun ini mencerminkan
                                                 putra Development, Aditya Ciputra kondisi ekonomi yang memenga-
                    properti pada kuartal I/2025 masih
                                                                                                                                         konsumsi domestik,                    juga cenderung menyempit ketika
                                                                                                                                                                               terjadi pemangkasan suku bunga,
                                                 Sastrawinata, menjelaskan bahwa ruhi perilaku konsumen dan iklim
                    tergolong underwhelming atau di                                                                                      disertai dengan                       atau ketika kebijakan suku bunga
                    bawah ekspektasi.            penurunan itu karena tingginya investasi sektor properti Indonesia.
                                                 basis pada kuartal I/2024
                      Menurutnya, hal tersebut dise-                                                      “Kinerja kuartal I/2025
                                                                                                                                         faktor suku bunga                     mulai stabil setelah kenaikan.
                                                                                                                                                                                 “Kinerja harga saham juga mulai
                    babkan oleh melemahnya kon-  yang didorong oleh pe-               Data Indeks      mencerminkan           dampak     acuan yang masih                      membaik satu bulan sebelum

                    dengan tingginya kondisi suku
                                                 luncuran proyek baru di
                    sumsi domestik yang beriringan
                                                 Sampali, Medan. Adapun
                                                                                     Harga Properti
                                                                                      Residensial
                                                                                                       dari faktor eksternal terha-
                                                                                                       dap hasil jangka pendek,
                                                                                                                                         tinggi.                               pemangkasan, mencerminkan
                                                                                                                                                                               strategi taktis investor terhadap
                                                 pada tiga bulan pertama 3 Tahun Terakhir seperti volatilitas pasar glo-
                    bunga acuan. Bank Indonesia (BI)                                                                                                                           sektor ini,” ucap keduanya.
                                                                                         hingga
                                                 tahun ini, perseroan tidak
                    diketahui masih mempertahankan                                   Kuartal I/2025    bal dan melambatnya ak-                                                   BRI Danareksa mempertahan-
                    suku bunga di level 5,75%.   merilis proyek baru.                                  tivitas ekonomi,” ungkap                                                kan peringkat overweight untuk
                                                    “Hal kedua adalah tahun                            Aguan dalam keterangan            longgaran moneter secara berke-       saham properti karena valuasi
   Rata-rata pencapaian marketing                ini  bulan puasa  sepenuh-                            tertulis.                         sinambungan, harapannya akan          mayoritas emiten masih diper-
                                                 nya jatuh di dalam kuar-                                 Kendati indeks masih           terjadi peningkatan permintaan        dagangkan dengan diskon besar
   sales emiten properti pada kuartal            tal pertama, dibandingkan                             berkinerja lemah, Nafan           kredit, baik KPR maupun KPA,          dibandingkan rata-rata lima tahun
   I/2025 masih tergolong                        tahun lalu yang setengah                              melihat bahwa peluang             sehingga dapat mendorong kinerja      terakhir, meskipun ada kenaikan
   underwhelming atau di bawah                   di kuartal pertama dan                                pemulihan kinerja emiten          marketing sales,” kata Nafan.         signifikan pada April 2025.
   ekspektasi.                                   setengah   di kuartal  kedua,”    ujar        sektor   properti masih terbuka             Di sisi lain, BRI Danareksa Se-        Selama periode April, saham
                                                 Aditya saat dihubungi Bisnis be- jika bank sentral Indonesia mulai                      kuritas memandang saham sektor        CTRA mencatatkan kenaikan
   BRI Danareksa mempertahankan                  berapa waktu lalu.                            melonggarkan kebijakan moneter            properti berpotensi kembali dilirik   33% selama sebulan, lalu sa-
                                                           Selain CTRA, kinerja pra- secara berkesinambungan dalam                       investor seiring menguatnya ek-       ham PT Summarecon Agung Tbk.
   peringkat overweight untuk saham                      penjualan PT Pakuwon Jati waktu dekat.                                          spektasi terhadap pemangkasan         (SMRA) meningkat sebesar 22%,
   properti karena valuasi mayoritas Save & Share Tbk. (PWON) juga lesu.                          Penurunan itu diperkirakan             suku bunga acuan jelang Rapat         PT Bumi Serpong Damai Tbk.
   emiten masih diperdagangkan                           Hingga kuartal I/2025, berdampak positif terhadap per-                          Dewan Gubernur (RDG) pada             (BSDE) tumbuh 9%, dan saham
   dengan diskon besar                                                 p e r s e r o a n mintaan kredit, terutama Kredit                 20-21 Mei 2025.                       PWON terapresiasi 26%.
                                                                         mencatat Pemilikan Rumah (KPR) dan Kre-                           Analis BRI Danareksa Sekuri-           BRI Danareksa menyematkan
  Saham Penopang IDX Properti (YtD) Sumber: Bloomberg                                          dit Pemilikan Apartemen (KPA).            tas Ismail Fakhri Suweleh dan         rekomendasi beli untuk CTRA
                                                                                                  “Jadi, apabila BI mulai                Wilastita Muthia Sofi, dalam ri-      dengan target harga Rp1.600 per
  Kode Emiten Harga Pertumbuhan (%) IDX Mover (%)
                                                                                                      menerapkan ke-                     set terbarunya, mengatakan pe-        saham, lalu PWON di level Rp640,
  CBDK        6.825            68,10          113,23                                                     bijakan pe-                     nguatan nilai tukar rupiah dan        SMRA berada di angka Rp800
  BKSL          108             52,11          42,80                                                                                     lemahnya konsumsi domestik            per saham, dan target saham
  SMDM        1.405           167,62            27,01                                                                                    membuka ruang bagi BI untuk           BSDE sebesar Rp1.550.
  DMAS          138            10,89            6,36               790.961                                                               menurunkan suku bunga.                   Meski begitu, risiko masih mem-
  REAL           41          412,50              5,77              20 Jan 2025                                                             “Kami melihat peluang bagi BI       bayangi. Jika BI menahan suku
  CTRA          965             -1,53           4,33
  ASRI          143              6,72           4,32 Pergerakan IDX Properti 632.909                                   737.356           untuk memangkas suku bunga            bunga untuk menjaga stabilitas
                                                                                                                       9 Mei 2025        dalam rapat-rapat mendatang [Mei      rupiah, maka sentimen positif
  KBAG           33             57,14           2,60 per Jumat (9/5)                      9 Apr 2025             BISNIS/M.ALBIR DAMARA
                                                                                                                                         atau Juni 2025], didorong oleh        bisa tertahan.

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.0 MB
Published14 May 2025
Pages1
Characters15,216
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 8 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. p.1 ×2
linked org Ciputra Development Tbk. p.1 ×2
linked org Summarecon Agung Tbk. p.1 ×2
linked org PT Pakuwon Jati p.1
linked org Bumi Serpong Damai Tbk. p.1 ×2
unresolved person Senior Market Chartist Mirae · Presiden Direktur p.1
unresolved org Bank Indonesia p.1
unresolved org Share Tbk. p.1

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result