Skip to content
Back to announcement

20250509_BAFI_Laporan Informasi dan Fakta Material_31885025_lamp1.pdf

Other Text extracted BAFI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 22

Page 1
                                                         INFORMASI TAMBAHAN RINGKAS
 OTORITAS JASA KEUANGAN (“OJK”) TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN ME NYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI E FEK INI. TIDAK JUGA MENYATAKAN
 KEBENARAN ATAU KECUKUPAN ISI INFORMASI TAMBAHAN RINGKAS INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL -HAL TERSEBUT ADALAH
 PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.
 PT BUSSAN AUTO FINANCE (“PERSEROAN”) DAN PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA
 INFORMASI, FAKTA, DATA ATAU LAPORAN DAN KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM INFORMAS I TAMBAHAN RINGKAS INI.
 PENAWARAN UMUM INI MERUPAKAN PENAWARAN EFEK BERSIFAT UTANG TAHAP KE -3 DARI PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN EFEK BERSIFAT UTANG
 YANG TELAH MENJADI EFEKTIF.




                                                              PT BUSSAN AUTO FINANCE
                                                                     Kegiatan Usaha Utama:
                                                                 Pembiayaan Barang dan/atau Jasa
                                                           Berkedudukan di Jakarta Selatan, Indonesia
                                                                           Kantor Pusat:
                                                                             BAF Plaza
                                            Jl. Raya Tanjung Barat No 121, Jagakarsa, Jakarta Selatan 12530, Indonesia
                                            Tel.: (021) 2939 6000; Faks.: (021) 2939 6100; Email: baf.sekretariat@baf.id
                                                                             www.baf.id
Per 31 Maret 2025, Perseroan mengoperasikan 162 kantor cabang termasuk 161 kantor cabang syariah, dan 90 kantor selain kantor cabang yang tersebar di Pula u
                                         Jawa, Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara dan Papua
                                                  PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
         OBLIGASI BERKELANJUTAN III BUSSAN AUTO FINANCE DENGAN TARGET DANA YANG AKAN DIHIMPUN SEBESAR R P5.000.000.000.000
                                         (LIMA TRILIUN RUPIAH) (“OBLIGASI BERKELANJUTAN III”)
                           Dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan III tersebut, Perseroan telah menerbitkan:
                                       OBLIGASI BERKELANJUTAN III BUSSAN AUTO FINANCE TAHAP I TAHUN 2024
                                             DENGAN JUMLAH POKOK OBLIGASI SEBESAR RP965.720.000.000
                                   (SEMBILAN RATUS ENAM PULUH LIMA MILIAR TUJUH RATUS DUA PULUH JUTA RUPIAH)
                                                                    dan
                                    OBLIGASI BERKELANJUTAN III BUSSAN AUTO FINANCE TAHAP II TAHUN 2024
                       DENGAN JUMLAH POKOK OBLIGASI SEBESAR RP 1.500.000.000.000 (SATU TRILIUN LIMA RATUS MILIAR RUPIAH)
                   Dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan III tersebut, Perseroan akan menerbitkan dan menawarakan:
                                OBLIGASI BERKELANJUTAN III BUSSAN AUTO FINANCE TAHAP III TAHUN 2025
              DENGAN JUMLAH POKOK OBLIGASI SEBESAR RP1.200.000.000.000 (SATU TRILIUN DUA RATUS MILIAR RUPIAH) (“OBLIGASI”)

 Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat dan ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen), dalam 2 (dua) seri, yaitu:
Seri A         :       Jumlah Pokok Obligasi Seri A sebesar Rp240.000.000.000 (dua ratus empat puluh miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,50 %
                       (enam koma lima nol persen) per tahun dengan jangka waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender sejak Tanggal Emisi; dan
Seri B         :       Jumlah Pokok Obligasi Seri B sebesar Rp960.000.000.000 (sembilan ratus enam puluh miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap s ebesar
                       7,00% (tujuh koma nol nol persen) per tahun dengan jangka waktu 3 (tiga) tahun sejak Tanggal Emisi.
Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan, dimana Bunga Obligasi pertama akan dibayarkan pada tanggal 28 Agustus 2025, sedang kan Bunga Obligasi terakhir
sekaligus dengan pelunasan Obligasi akan dibayarkan pada tanggal 8 Juni 2026 untuk Obligasi Seri A dan tanggal 28 Mei 2028 untuk Obligasi Seri B.
                                 Obligasi Berkelanjutan III Tahap IV dan/atau tahap selanjutnya (jika ada) akan ditentukan kemudian.
                                                         PENTING UNTUK DIPERHATIKAN
 OBLIGASI INI TIDAK DIJAMIN DENGAN JAMINAN KHUSUS, TETAPI DIJAMIN DENGAN SELURUH HARTA KEKAYAAN PERSEROAN BAIK BARANG BERGERAK MAUPUN
 BENDA TIDAK BERGERAK, BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI MENJADI JAMINAN BAGI PEMGANG OBLIGASI INI SES UAI
 DENGAN KETENTUAN DALAM PASAL 1131 DAN 1132 KITAB UNDANG -UNDANG HUKUM PERDATAAN. HAK PEMEGANG OBLIGASI ADALAH PARIPASSU TANPA HAK
 PREFEREN DENGAN HAK-HAK KREDITUR PERSEROAN YANG DIJAMIN SECARA KHUSUS DENGAN KEKAYAAN PERSEROAN BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG
 AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI.
            KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI OBLIGASI DAPAT DILIHAT PADA BAB I INFORMASI TAMBAHAN MENGENAI PENAWARAN UMUM.

 PERSEROAN DAPAT MELAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI ( BUY BACK) UNTUK SEBAGIAN ATAU SELURUH OBLIGASI DITUJUKAN SEBAGAI PEMBAYARAN KEMBALI
 OBLIGASI ATAU DISIMPAN UNTUK KEMUDIAN DIJUAL KEMBALI DENGAN HARGA PASAR. PEMBELIAN KEMBALI ( BUY BACK) OBLIGASI BARU DAPAT DILAKUKAN
 1 (SATU) TAHUN SETELAH TANGGAL PENJATAHAN. PEMBELIAN KEMBALI ( BUY BACK) OBLIGASI TIDAK DAPAT DILAKUKAN APABILA HAL TERSEBUT
 MENGAKIBATKAN PERSEROAN TIDAK DAPAT MEMATUHI KETENTUAN -KETENTUAN DALAM PERJANJIAN PERWALIAMANATAN.
 KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI DAPAT DILIHAT PADA BAB I INFORMASI TAMBAHAN MENGENAI PENAWAWARAN UMUM.

 RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI PERSEROAN ADALAH RISIKO STRATEGI KETIDAKTEPATAN DALAM PENGAMBILAN DAN/ATAU PELAKSANAAN SUATU KEPUTUSAN
 STRATEGIS SERTA KEGAGALAN DALAM MENGANTISIPASI PERUBAHAN LINGKUNGAN BISNIS SEHINGGA MENYEBABKAN TIDAK TERCAPAINYA TARGET YANG
 TELAH DITETAPKAN OLEH PERSEROAN.

 INVESTOR PEMBELI OBLIGASI MEMILIKI RISIKO ATAS TIDAK LIKUIDNYA OBLIGASI YANG DITAWARKAN DALAM PENAWARAN UMUM INI YANG ANTARA LAIN
 DISEBABKAN TUJUAN PEMBELIAN OBLIGASI SEBAGAI INVESTASI JANGKA PANJANG.

 PERSEROAN HANYA MENERBITKAN SERTIFIKAT OBLIGASI YANG DIDAFTARKAN ATAS NAMA PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA (“KSEI”) DAN AKAN
 DIDISTRIBUSIKAN DALAM BENTUK ELEKTRONIK YANG DIADMINISTRASIKAN DALAM PENITIPAN KOLEKTIF DI KSEI.

                      DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM INI, PERSEROAN TELAH MEMPEROLEH HASIL PEMERINGKATAN ATAS OBLIGASI DARI:
                      PT FITCH RATINGS INDONESIA (“FITCH”):                                          PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA (“PEFINDO”):
                                 AAA (idn) (Triple A)                                                              idAAA (Triple A)

      KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI HASIL PEMERINGKATAN DAPAT DILIHAT PADA BAB I INFORMASI TAMBAHAN MENGENAI PENAWARAN UMUM.
                                            OBLIGASI INI AKAN DICATATKAN PADA PT BURSA EFEK INDONESIA (”BEI”).
 Penjamin Pelaksana Emisi dan Penjamin Emisi Obligasi yang namanya tercantum di bawah ini menjamin dengan kesanggupan penuh (full commitment) terhadap Penawaran
                                                                     Umum Obligasi Perseroan.

                                                 PENJAMIN PELAKSANA EMISI DAN PENJAMIN EMISI OBLIGASI



                            PT Indo Premier Sekuritas                                                             PT Mandiri Sekuritas
                                                                           WALI AMANAT
                                                                    PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
                                               Informasi Tambahan Ringkas diterbitkan di Jakarta pada tanggal 9 Mei 2025
Page 2
                                                                                PT BUSSAN AUTO FINANCE



                                                 JADWAL
 Tanggal Efektif                                                 :                             27 Juni 2024
 Masa Penawaran Umum                                             :                         22 – 23 Mei 2025
 Tanggal Penjatahan                                              :                              26 Mei 2025
 Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan                             :                              28 Mei 2025
 Tanggal Distribusi Secara Elektronik (“Tanggal Emisi”)          :                              28 Mei 2025
 Tanggal Pencatatan Pada BEI                                     :                               2 Juni 2025

                                           PENAWARAN UMUM

Nama Obligasi
Obligasi Berkelanjutan III Bussan Auto Finance Tahap I II Tahun 2025.

Jenis Obligasi
Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan oleh Perseroan untuk
didaftarkan atas nama KSEI berdasarkan Perjanjian Pendaftaran Efek Bersifat Utang di KSEI sebagai bukti
utang untuk kepentingan Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening. Bukti kepemilikan Obligasi bagi
Pemegang Obligasi adalah Konfirmasi Tertulis yang diterbitkan oleh Pemegang Rekening dan
diadministrasikan oleh KSEI berdasarkan Perjanjian Pembukaan Rekening Efek yang ditandatangani
Pemegang Obligasi dengan Pemegang Rekening.

Harga Penawaran
Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi.

Jumlah Pokok Obligasi, Bunga Obligasi dan Jatuh Tempo Obligasi
Seluruh nilai Pokok Obligasi yang akan dikeluarkan berjumlah sebesar Rp1.200.000.000.000 (satu triliun
dua ratus miliar Rupiah), yang terbagi dalam 2 (dua) seri, yaitu:

 Seri A     :   Jumlah Pokok Obligasi Seri A sebesar Rp240.000.000.000 (dua ratus empat puluh miliar
                Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,50% (enam koma lima nol persen) per tahun
                dengan jangka waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender sejak Tanggal Emisi; dan
 Seri B     :   Jumlah Pokok Obligasi Seri B sebesar Rp960.000.000.000 (sembilan ratus enam puluh
                miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 7,00% (tujuh koma nol nol persen) per
                tahun dengan jangka waktu 3 (tiga) tahun sejak Tanggal Emisi.

Jumlah Pokok Obligasi dapat berkurang sehubungan dengan pelunasan Pokok Obligasi dari masing-masing
Seri Obligasi dan/atau pelaksanaan pembelian kembali sebagai pelunasan Obligasi dari masing-masing Seri
Obligasi sebagaimana dibuktikan dengan Sertifikat Jumbo Obligasi dengan memperhatikan ketentuan dalam
Pasal 5 Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi mengenai Syarat-Syarat Obligasi.

Jumlah yang wajib dibayarkan oleh Perseroan pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi adalah dengan
harga yang sama dengan jumlah Pokok Obligasi yang tertulis pada Konfirmasi Tertulis yang dimiliki oleh
Pemegang Obligasi pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.

Sifat dan besarnya tingkat Bunga Obligasi adalah tingkat bunga tetap. Bunga Obligasi dibayarkan setiap
triwulan terhitung sejak Tanggal Emisi sesuai dengan tanggal pembayaran masing -masing Bunga Obligasi.
Dalam hal Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi jatuh p ada hari yang bukan Hari Bursa, maka Bunga
Obligasi dibayar pada Hari Bursa sesudahnya tanpa dikenakan Denda.

Bunga Obligasi terakhir sekaligus dengan pelunasan Obligasi akan dibayarkan pada tanggal 8 Juni 2026
untuk Obligasi Seri A dan tanggal 28 Mei 2028 untuk Obligasi Seri B. Jadwal Tanggal Pembayaran Bunga
Obligasi dan Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi dari mas ing-masing seri Obligasi secara detail adalah
sebagai berikut:


                                                                                                               1
Page 3
                                                                             PT BUSSAN AUTO FINANCE


    Bunga ke-                        Seri A                                      Seri B
        1                                      28 Agustus 2025                             28 Agustus 2025
        2                                     28 November 2025                            28 November 2025
        3                                      28 Februari 2026                            28 Februari 2026
        4                                           8 Juni 2026                                28 Mei 2026
        5                                                                                  28 Agustus 2026
        6                                                                                 28 November 2026
        7                                                                                  28 Februari 2027
        8                                                                                      28 Mei 2027
        9                                                                                  28 Agustus 2027
       10                                                                                 28 November 2027
       11                                                                                  28 Februari 2028
       12                                                                                      28 Mei 2028

Perhitungan Bunga Obligasi
Tingkat Bunga Obligasi merupakan persentase per tahun dari nilai nominal yang dihitung berdasarkan
jumlah hari yang lewat dengan perhitungan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender
dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender.

Satuan Pemindahbukuan Obligasi
Satuan pemindahbukuan Obligasi adalah senilai Rp1 (satu Rupiah) dan/atau kelipatannya.

Satuan Perdagangan Obligasi
Perdagangan Obligasi dilakukan di Bursa Efek dengan syarat -syarat dan ketentuan sebagaimana ditentukan
dalam peraturan Bursa Efek. Satuan perdagangan Obligasi di Bursa Efek dilakukan dengan nilai sebesar
Rp1.000.000 (satu juta Rupiah) dan/atau kelipatannya.

Pembelian Kembali (Buy Back)
Perseroan dapat melakukan pembelian kembali (buy back) untuk sebagian atau seluruh Obligasi ditujukan
sebagai pelunasan Obligasi atau disimpan untuk kemudian dijual kembali dengan harga pasar. Pembelian
kembali (buy back) Obligasi baru dapat dilakukan 1 (satu) tahun setelah Tanggal Penjatahan. Pembelian
kembali (buy back) Obligasi tidak dapat dilakukan apabila hal tersebut mengakibatkan Perseroan tidak dapat
mematuhi ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan.

Jaminan
Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi dijamin dengan seluruh harta kekayaan Perseroan
baik barang bergerak maupun benda tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian
hari menjadi jaminan bagi pemegang Obligasi ini sesuai dengan ketentuan dalam pasal 1131 dan 1132 Kitab
Undang-undang Hukum Perdataan.

Hak Senioritas
Pemegang Obligasi tidak mempunyai hak untuk didahulukan dan hak Pemegang Obligasi adalah paripassu
tanpa hak preferen dengan hak-hak kreditur Perseroan lainnya, baik yang ada sekarang maupun yang akan
ada dikemudian hari, kecuali hak-hak kreditur Perseroan yang dijamin secara khusus dengan kekayaan
Perseroan baik yang telah ada maupun yang akan ada, sebagaimana ditentukan dalam pasal 11 Perjanjian
Perwaliamanatan Obligasi.

Penyisihan Dana Pelunasaan Obligasi (Sinking Fund)
Perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana pelunasan Obligasi ini dengan pertimbangan untuk
mengoptimalkan penggunaan dana hasil Emisi Obligasi sesuai dengan tujuan rencana penggunaan dana
hasil Emisi Obligasi, sebagaimana diungkapkan pada Bab II Informasi Tam bahan.




                                                                                                          2
Page 4
                                                                            PT BUSSAN AUTO FINANCE


Pembatasan dan Kewajiban Perseroan
Sebelum dilunasinya semua Jumlah Terutang atau pengeluaran lain yang menjadi tanggung jawab
Perseroan sehubungan dengan penerbitan Obligasi, Perseroan berjanji dan mengikatkan diri terhadap
pembatasan-pembatasan dan kewajiban-kewajiban, antara lain untuk memastikan keadaan keuangan
Perseroan berada dalam rasio jumlah pinjaman terhadap ekuitas tidak melebihi rasio 10 : 1 (sepuluh
berbanding satu) dengan tetap memperhatikan pembatasan sebagaimana diatur dalam Pasal 79 POJK No.
35/POJK.05/2018 tanggal 28 Desember 2018 tentang Penyeleng garaan Usaha Perusahaan Pembiayaan
atau perubahan-perubahannya.

Hak-hak Pemegang Obligasi
i.   Menerima pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pembayaran Bunga Obligasi dari Perseroan yang
     dibayarkan melalui KSEI sebagai Agen Pembayaran pada Tanggal Pembayaran Pokok Obligasi
     dan/atau Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan. Jumlah yang wajib dibayarkan oleh
     Perseroan pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi adalah dengan harga yang sama dengan jumlah
     Pokok Obligasi yang tertulis pada Konfirmasi Tertulis yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi pada
     Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.
ii. Pemegang Obligasi yang berhak atas Bunga Obligasi adalah Pemegang Obligasi yang namanya
     tercatat dalam Daftar Pemegang Rekening pada 4 (empat) Hari Bursa sebelum Tanggal Pembayaran
     Bunga Obligasi kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku.
iii. Apabila lewat tanggal jatuh tempo Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi atau Tanggal Pelunasan Pokok
     Obligasi, Perseroan belum menyetorkan sejumlah uang jatuh tempo kepada Agen Pembayaran
     selambat-lambatnya 1 (satu) Hari Bursa (in good funds) sebelum Tanggal P embayaran Bunga Obligasi
     dan Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi ke rekening KSEI, maka Perseroan harus membayar Denda
     atas kelalaian tersebut sebesar 1% (satu persen) per tahun di atas tingkat Bunga Obligasi dari jumlah
     dana yang terlambat dibayar, yang dihitung secara harian, sejak hari keterlambatan sampai dengan
     dibayar lunas suatu kewajiban yang harus dibayar berdasarkan Pasal 6 Perjanjian Perwaliamanatan
     Obligasi mengenai Pembatasan-Pembatasan dan Kewajiban-Kewajiban Perseroan, dengan ketentuan
     1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga
     puluh) Hari Kalender. Denda yang dibayar oleh Perseroan yang merupakan hak Pemegang Obligasi
     akan dibayar kepada Pemegang Obligasi secara proporsional sesuai dengan b esarnya Obligasi yang
     dimilikinya.
iv. Pemegang Obligasi baik sendiri maupun secara bersama -sama yang mewakili paling sedikit lebih dari
     20% (dua puluh perseratus) dari jumlah Obligasi yang belum dilunasi tidak termasuk Obligasi yang
     dimiliki oleh Perseroan dan/atau Afiliasinya kecuali hubungan Afiliasi tersebut terjadi karena
     kepemilikan atau penyertaan modal Pemerintah, dapat mengajukan permintaan tertulis kepada Wali
     Amanat Obligasi untuk diselenggarakan RUPO. Permintaan tersebut wajib disampaikan secara tertulis
     kepada Wali Amanat Obligasi dan paling lambat 30 (tiga puluh) Hari Kalender setelah tanggal
     diterimanya surat permintaan tersebut Wali Amanat Obligasi wajib melakukan panggilan untuk RUPO.
v. Setiap Obligasi sebesar Rp1 (satu Rupiah) berhak mengeluarkan 1 (satu) suara dalam RUPO, dengan
     demikian setiap Pemegang Obligasi dalam RUPO mempunyai hak untuk mengeluarkan suara sejumlah
     Obligasi yang dimilikinya.

Penjelasan lebih lanjut mengenai Obligasi dapat dilihat dalam Informasi Tambahan.




                                                                                                        3
Page 5
                                                                            PT BUSSAN AUTO FINANCE


HASIL PEMERINGKATAN

Sesuai dengan Peraturan OJK No. 7/POJK.04/2017 (“POJK No. 7/2017”) dan Peraturan OJK No.
49/POJK.04/2020 (“POJK No. 49/2020”), dalam rangka penerbitan Obligasi Berkelanjutan III, Perseroan
telah memperoleh hasil pemeringkatan dari Fitch dan Pefindo.

Berdasarkan Surat Fitch No. 40/DIR/RATLTR/III/2024 tanggal 15 Maret 2024 perihal peringkat PT Bussan
Auto Finance, dan telah memperoleh penegasan pemeringkatan dari Fitch berkaitan dengan penerbitan
Obligasi ini, sesuai dengan Surat No. 63/DIR/RATLTR/IV/2025 tanggal 24 April 2025 perihal Peringkat PT
Bussan Auto Finance, dengan peringkat:

                                                AAA (idn)
                                               (Triple A)

Berdasarkan Surat Pefindo No.RC-279/PEF-DIR/III/2025 tanggal 11 Maret 2025 perihal Sertifikat
Pemantauan Pemeringkatan atas Obligasi Berkelanjutan Bussan Auto Finance periode 10 Maret 2025
sampai dengan 1 Maret 2026, dan telah memperoleh penegasan pemering katan dari Pefindo berkaitan
dengan penerbitan Obligasi ini, sesuai dengan Surat No. RTG -110/PEF-DIR/IV/2025 tanggal 28 April 2025
perihal Surat Keterangan Peringkat atas Obligasi Berkelanjutan III Tahap III BAF yang diterbitkan melalui
rencana Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) yang diterbitkan melalui rencana Penawaran Umum
Berkelanjutan (PUB), dengan peringkat:

                                                 id AAA
                                               (Triple A)

Perseroan dengan tegas menyatakan tidak memiliki hubungan Afiliasi dengan Fitch dan Pefindo,
sebagaimana definisi hubungan Afiliasi dalam UUP2SK.

Perseroan akan melakukan pemeringkatan setiap 1 (satu) tahun sekali selama kewajiban atas Obligasi
tersebut belum lunas, sebagaimana diatur dalam POJK No. 49/2020.

PEMENUHAN KRITERIA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN

Sehubungan dengan ketentuan Peraturan OJK No. 36/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang
Penawaran Umum Berkelanjutan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk (“POJK No. 36/2014”), Perseroan telah
memenuhi ketentuan sebagaimana dipersyaratkan, yaitu sebagai berikut:

i.    Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan III akan dilaksanakan dalam periode 2 (dua)
      tahun dengan ketentuan pemberitahuan pelaksanaan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
      Berkelanjutan III terakhir disampaikan kepada OJK paling lambat pada ulan g tahun kedua sejak
      Pernyataan Pendaftaran menjadi Efektif.

ii.   Telah menjadi emiten atau perusahaan publik paling sedikit 2 (dua) tahun sebelum penyampaian
      Pernyataan Pendaftaran kepada OJK, di mana hal ini telah dipenuhi oleh Perseroan dengan menjadi
      emiten sejak tanggal 26 Oktober 2017 berdasarkan Surat OJK No.S -433/D.04/207 perihal
      Pemberitahuan Efektifnya Pernyataan Pendaftaran.

iii. Tidak pernah mengalami Gagal Bayar selama 2 (dua) tahun terakhir sebelum penyampaian pernyataan
     pendaftaran dalam rangka penawaran umum berkelanjutan, dimana hal ini telah dipenuhi oleh Perseroan
     dengan Surat Pernyataan dari Perseroan tanggal 4 April 2022 dan Laporan Auditor Independen atas
     Surat Pernyataan Tidak Pernah Gagal Bayar dari Kantor Akuntan Publik Imelda & Rekan tanggal 6 April
     2022 dengan No. SR122 0009 BAF BD, keduanya menyatakan bahwa Perseroan tidak pernah mengalami
     Gagal Bayar (i) selama 2 (dua) tahun terakhir sebelum penyampaian Pernyataan Pendaftaran dalam
     rangka Penawaran Umum Berkelanjutan; dan (ii) sejak 2 (dua) tahun terakhir sebelum melunasi Efek
     yang bersifat utang sampai dengan tanggal Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran Um um

                                                                                                        4
Page 6
                                                                            PT BUSSAN AUTO FINANCE


    Berkelanjutan. Perseroan selanjutnya telah memperbaharui Surat Pernyataan Tidak Pernah Gagal Bayar
    pada tanggal 9 Mei 2025 yang menyatakan bahwa Perseroan tidak pernah mengalami Gagal Bayar atas
    seluruh kewajiban Perseroan atau tidak pernah mengalami kondisi Gagal Bayar dalam periode 2 (dua)
    tahun terakhir sampai dengan penyampaian Informasi Tambahan dalam rangka Penawaran Umu m
    Obligasi ini. Gagal bayar berarti kondisi dimana Perseroan tidak mampu memenuhi kewajiban keuangan
    kepada kreditur pada saat jatuh tempo yang nilainya lebih besar dari 0,5% (nol koma lima persen) dari
    modal disetor.

iv. Memiliki peringkat yang termasuk dalam kategori 4 (empat) peringkat teratas yang merupakan urutan 4
    (empat) peringkat terbaik dan masuk dalam kategori peringkat layak investasi berdasarkan standar yang
    dimiliki oleh perusahaan pemeringkat efek, di mana hal ini telah dipenuhi oleh Perseroan dengan hasil
    pemeringkatan AAA (idn) (Triple A) dari Fitch dan id AAA (Triple A) Pefindo.

Penawaran Umum Obligasi dan tahap-tahap selanjutnya (jika ada) akan mengikuti ketentuan sebagaimana
dimaksud dalam POJK No. 36/2014.

WALI AMANAT OBLIGASI
Dalam rangka Penawaran Umum Obligasi, Perseroan dan Bank Mandiri selaku Wali Amanat Obligasi telah
menandatangani Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi. Berikut keterangan singkat mengenai Wali Amanat
Obligasi:

Alamat Wali Amanat adalah sebagai berikut: PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., Plaza Mandiri, lantai 22, Jl.
Jend. Gatot Subroto Kav. 36-38, Jakarta 12910, Tel.: (021) 5268216, 5245161, Faks.: (021) 5268201, Untuk
perhatian: Vice President – Capital Market Services Department, Financial Institutions Business Group.

Penjelasan lebih lanjut mengenai Wali Amanat dapat dilihat dalam Informasi Tambahan.

                                   RENCANA PENGGUNAAN DANA

Seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Obligasi, setelah dikurangi biaya-biaya Emisi, akan
digunakan oleh Perseroan untuk:

(i) sebesar Rp250,0 miliar untuk melakukan pembayaran atas seluruh pokok pinjaman kepada Deutsche
    Bank AG, Cabang Jakarta (“DB Jakarta”) yang timbul berdasarkan Surat DB Jakarta tanggal 20 Januari
    2025, perihal Perjanjian Fasilitas , pada tanggal jatuh tempo, yaitu 28 Mei 2025.

(ii) sebesar Rp80,0 miliar untuk melakukan pembayaran atas sebagian pokok pinjaman kepada MUFG Bank
     Ltd Cabang Jakarta yang timbul berdasarkan Perjanjian Fasilitas No. 2024 -0051731 & 2024 - 0051753
     tanggal 31 Desember 2024, pada tanggal jatuh tempo, yaitu 18 Juni 2025 sebesar Rp30,0 miliar dan 19
     Juni 2025 sebesar Rp50,0 miliar.

(iii) sebesar Rp25,0 miliar untuk melakukan pembayaran atas sebagian pokok pinjaman kepada PT Bank
      BCA Digital yang timbul berdasarkan Akta Perubahan Perjanjian Kredit No. 41 tanggal 14 Maret 2025 ,
      pada tanggal jatuh tempo, yaitu 18 Juni 2025 sebesar Rp12,5 miliar dan 25 Juni 2025 sebesar Rp12,5
      miliar.

(iv) sebesar Rp30,0 miliar untuk melakukan pembayaran atas sebagian pokok pinjaman kepada Bank
     Resona Perdania yang timbul berdasarkan Perjanjian Fasilitas No.FH0428 tanggal 13 Desember 2024 ,
     pada tanggal jatuh tempo, yaitu 18 Juni 2025.

(v) sebesar Rp55,0 miliar untuk melakukan pembayaran atas seluruh pokok pinjaman kepada Bank BNP
    Paribas yang timbul berdasarkan Perjanjian Fasilitas No.LC/MS-015/LA/2024 tanggal 29 Mei 2024, pada
    tanggal jatuh tempo, yaitu 20 Juni 2025.


                                                                                                       5
Page 7
                                                                                         PT BUSSAN AUTO FINANCE


(vi) sebesar Rp55,0 miliar untuk untuk melakukan pembayaran atas sebagian pokok pinjaman kepada Bank
     Victoria Internasional yang timbul berdasarkan Akta Pengubahan XII Terhadap Perjanjian Pemberian
     Fasilitas Money Market Antara PT Bank Victoria International Tbk dan PT Bussan Auto Finance No.03
     tanggal 13 Juni 2024, pada tanggal jatuh tempo, yaitu 20 Juni 2025.

(vii) sisanya akan digunakan untuk modal kerja pembiayaan Perseroan, meliputi pembiayaan sepeda motor
      baru Yamaha, pembiayaan mobil, pembiayaan sepeda motor bekas, pembiayaan elektronik, gadget, dan
      furnitur (multiproduk), pembiayaan mesin pertanian dan/atau pem biayaan lainnya, sebagaimana
      ditentukan oleh izin yang dimiliki Perseroan.

Pelaksanaan penggunaan dana hasil Penawaran Umum Obligasi ini akan mengikuti ketentuan pasar modal
yang berlaku di Indonesia.

Penjelasan lebih lengkap mengenai rencana penggunaan dana dapat dilihat dalam Informasi Tambahan.

                                                PERNYATAAN UTANG

Pada tanggal 31 Desember 2024, Perseroan mempunyai liabilitas yang seluruhnya berjumlah Rp11.229,5
miliar .

Utang yang akan jatuh tempo dalam 3 (tiga) bulan sejak diterbitkannya Informasi Tambahan ini adalah
sebesar Rp2.119,4 miliar, yang terdiri dari pinjaman bank, Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2022 Seri
B dan Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2024 Seri A.

Penjelasan lebih lengkap mengenai utang Perseroan dapat dilihat dalam Informasi Tambahan.

                                      IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING

Berikut ini adalah informasi keuangan Perseroan yang berasal dari laporan keuangan Perseroan pada
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, serta untuk tahun yang berakhir pada tanggal -tanggal tersebut, yang
tidak tercantum dalam Informasi Tambahan.

Laporan keuangan Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 serta untuk tahun -tahun yang
berakhir pada tanggal tersebut telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Liana Ramon Xenia & Rekan (a
member of Deloitte Asia Pacific Network and of the Deloitte Network), berdasarkan standar audit yang
ditetapkan oleh IAPI, yang ditandatangani Liana Lim, S.E., CPA (Izin Akuntan Publik No. AP. 0851), yang
dalam laporan auditor independen No. 00103/2.1460/AU.1/09/0851 -2/1/III/2025 tanggal 26 Maret 2025
menyatakan opini tanpa modifikasian.

Laporan Posisi Keuangan

                                                                                                (dalam ribuan Rupiah)
                                                                     31 Desember 2024             31 Desember 2023
 ASET
 Kas dan bank                                                             665.030.478                    334.038.260
 Piutang pembiayaan - bersih                                            12.559.054.341                12.839.773.202
 Piutang derivatif                                                         66.691.236                     63.341.133
 Piutang lain-lain - bersih                                               118.860.718                    121.308.791
 Uang muka                                                                 24.152.307                     31.562.125
 Biaya dibayar dimuka                                                      63.722.119                     36.154.969
 Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi penyusutan                      325.576.885                    337.533.352
 Perangkat lunak komputer - setelah dikurangi akumulasi amortisasi        111.128.318                     77.181.166
 Aset pajak tangguhan - bersih                                            193.601.375                    230.555.857



                                                                                                                    6
Page 8
                                                  PT BUSSAN AUTO FINANCE


Aset hak-guna - bersih              30.693.682                  28.052.852
Aset lainnya                          3.181.345                   2.494.272
JUMLAH ASET                      14.161.692.804              14.101.995.979
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
Pinjaman bank                     5.471.032.912               5.687.175.480
Utang derivatif                     21.844.963                  14.909.632
Utang pajak                         21.372.386                  54.524.194
Utang lain-lain                    165.756.843                 270.698.220
Biaya yang masih harus dibayar     312.408.134                 314.410.455
Utang obligasi                    5.086.475.710               4.873.687.443
Liabilitas sewa                        498.544                    3.508.792
Liabilitas imbalan pasca kerja     150.072.578                 165.704.169
JUMLAH LIABILITAS                11.229.462.070              11.384.618.385
EKUITAS
Modal saham                        353.571.000                 353.571.000
Tambahan modal disetor             235.858.000                 235.858.000
Penghasilan komprehensif lain         5.871.405                (34.964.159)
Saldo laba
Ditentukan penggunaanya             71.400.000                  71.400.000
Tidak ditentukan penggunaannya    2.265.530.329               2.091.512.753
JUMLAH EKUITAS                    2.932.230.734               2.717.377.594
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS    14.161.692.804              14.101.995.979




                                                                          7
Page 9
                                                                                        PT BUSSAN AUTO FINANCE


Laporan Laba Rugi Dan Penghasilan Komprehensif Lain


                                                                                                             (dalam ribuan Rupiah)
                                                                                   Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
                                                                                                 2024                         2023
PENDAPATAN
  Pendapatan pembiayaan                                                                  4.595.914.242              4.476.998.372
  Pendapatan bunga                                                                          11.227.845                    2.804.082
  Pendapatan lain-lain                                                                      77.977.030                 89.059.602
  Jumlah pendapatan                                                                      4.685.119.117              4.568.862.056
BEBAN
  Gaji dan tunjangan                                                                      592.982.553                 559.172.805
  Kerugian dari penyisihan piutang                                                       1.936.471.053              1.936.909.025
  Bunga dan beban pembiayaan                                                              756.972.083                 687.872.375
  Beban umum dan administrasi                                                             980.838.592                 869.619.842
  Beban pengaturan pinjaman dan jaminan ke pihak berelasi                                    3.625.542                    8.114.274
  Beban pemasaran                                                                           23.508.018                 28.568.207
  Jumlah beban                                                                           4.294.397.841              4.090.256.528
LABA SEBELUM PAJAK                                                                        390.721.276                 478.605.528
BEBAN PAJAK PENGHASILAN                                                                   (87.010.514)              (108.053.568)
LABA BERSIH PERIODE BERJALAN                                                              303.710.762                 370.551.960
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi
  Pengukuran kembali atas liabilitas imbalan pasca kerja,
     setelah pajak                                                                          26.483.982                 (7.369.407)
Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi
  Laba (rugi) yang belum terealisasi atas nilai wajar kontrak
     lindung nilai derivatif, setelah pajak                                                 14.351.582                 30.436.259
Jumlah penghasilan (kerugian) komprehensif lain periode berjalan - setelah pajak            40.835.564                 23.066.852
JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF PERIODE BERJALAN                                          344.546.326                 393.618.812
Laba per saham (dalam Rupiah penuh)                                                           858.982                     1.048.027




                                                                                                                      8
Page 10
                                                                                                PT BUSSAN AUTO FINANCE


Rasio-rasio Penting
                                                                                      31 Desember 2024          31 Desember 2023
 Rasio pertumbuhan
 Jumlah pendapatan                                                                                   2,7%                      5,3%
 Jumlah beban                                                                                        5,0%                     21,7%
 Laba sebelum pajak                                                                               (18,4%)                    (51,0%)
 Laba bersih tahun berjalan                                                                       (18,0%)                    (45,8%)
 Jumlah penghasilan komprehensif tahun berjalan                                                   (12,5%)                    (38,5%)
 EBITDA                                                                                             (1,2%)                   (28,8%)
 Jumlah aset                                                                                         0,4%                      1,3%
 Jumlah liabilitas                                                                                   1,4%                      0,2%
 Jumlah ekuitas                                                                                      7,9%                      6,0%
 Rasio permodalan
 Modal disesuaikan/aset yang disesuaikan ( 1)                                                       20,7%                     27,0%
 Kualitas piutang pembiayaan
 Non performing financing ( 1)                                                                       1,1%                      1,0%
 Rasio rentabilitas
 Laba bersih tahun berjalan / jumlah aset                                                            2,1%                      2,6%
 Laba bersih tahun berjalan / jumlah ekuitas                                                        10,4%                     13,6%
 Laba bersih tahun berjalan / jumlah pendapatan                                                      6,5%                      8,1%
 Return on assets ( 1)                                                                               2,8%                      3,4%
 Return on equity ( 1)                                                                              10,9%                     14,2%
 Beban operasional / pendapatan operasional ( 1)                                                    93,4%                     91,0%
 Net interest margin ( 1)                                                                             23,9                    24,0%
 Rasio likuiditas
 Current ratio ( 1)                                                                                112,5%                    126,8%
 Cash ratio ( 1)                                                                                     9,4%                      5,9%
 Interest coverage ratio                                                                           165,8%                    185,1%
 Debt service coverage ratio                                                                        19,6%                     20,0%
 Rasio solvabilitas
 Gearing ratio atau debt to equity ratio ( 2)                                                         3,6x                      3,9x
 Jumlah liabilitas / jumlah ekuitas                                                                   3,8x                      4,2x
 Jumlah liabilitas / jumlah aset                                                                      0,8x                      0,8x
 Jumlah pendapatan / jumlah ekuitas                                                                   1,6x                      1,7x


Catatan:
(1) Perhitungan dilakukan sesuai dengan Surat Edaran OJK No.11/SEOJK.05/2020 tanggal 1 Juli 2020 tentang Tingkat Kesehatan Keuangan
     Perusahaan Pembiayaan dan Perusahaan Pembiayaan Syariah.
(2) Perhitungan dilakukan sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan No. 84/PMK.012/2006 tanggal 29 September 2006 tentang Perusaha an
     Pembiayaan, dengan gearing ratio ditetapkan setinggi -tingginya sebesar 10 kali.


                      KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN KEUANGAN TERAKHIR

Tidak ada kejadian penting yang mempunyai dampak cukup material terhadap keadaan keuangan dan hasil
usaha Perseroan yang terjadi setelah tanggal laporan keuangan Perseroan tertanggal 26 Maret 2025 atas
laporan keuangan Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 serta untuk tahun yang berakhir pada tanggal
tersebut, sampai dengan tanggal Informasi Tambahan ini diterbitkan.




                                                                                                                                   9
Page 11
                                                                             PT BUSSAN AUTO FINANCE


 KETERANGAN TAMBAHAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN USAHA SERTA KECENDERUNGAN
                       DAN PROSPEK USAHA PERSEROAN

A. Keterangan tentang Perseroan

Sejak Perseroan melakukan penawaran umum Obligasi Berkelanjutan III Tahap II sampai dengan tanggal
Informasi Tambahan Ringkas ini diterbitkan, tidak terdapat perubahan terhadap Anggaran Dasar Perseroan.
Dengan demikian, Anggaran Dasar Perseroan terakhir adalah sebagaimana termaktub dalam Akta
Pernyataan Keputusan Sirkuler Para Pemegang Saham Sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham
Luar Biasa PT Bussan Auto Finance No. 11 tanggal 7 Maret 2023 dibuat di hadapan Marina Soewana, S.H.,
Notaris di Jakarta Pusat, dan telah (i) mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU -0016024.AH.01.02.Tahun 2023 tanggal 14 Maret
2023, (ii) diberitahukan dan diterima serta dicatat di dalam Sistem Admin istrasi Badan Hukum Kementerian
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan
Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0039734 tanggal 14 Maret 2023; dan (iii) didaftarkan dalam
Daftar Perseroan No. AHU-0052342.AH.01.11.Tahun 2023 pada tanggal 14 Maret 2023 (”Akta No. 11/2023”),
berdasarkan mana Berita Acara Rapat tanggal 21 Februari 2023, telah menyetujui perubahan Pasal 3, Pasal
13 ayat (12), dan Pasal 16 ayat (16) Anggaran Dasar.

Perubahan-perubahan terhadap Anggaran Dasar Perseroan telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan
Anggaran Dasar dan peraturan perundang undangan yang berlaku.

Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Saham Perseroan
Sejak Perseroan melakukan penawaran umum Obligasi Berkelanjutan III Tahap II sampai dengan tanggal
Informasi Tambahan Ringkas ini diterbitkan, tidak terdapat perubahan struktur permodalan dan susunan
pemegang saham Perseroan. Struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan terakhir adalah
sebagai berikut:

                                                              Nilai Nominal Rp1.000.000 per saham
 Keterangan
                                                      Jumlah Saham       Jumlah Nominal (Rp)        (%)
 Modal Dasar                                                  353.571          353.571.000.000
 Nama Pemegang Saham
   Mitsui & Co., Ltd.                                         159.107          159.107.000.000        45,00
   JA Mitsui Leasing, Ltd.                                     70.714           70.714.000.000        20,00
   Yamaha Motor Co., Ltd.                                      62.464           62.464.000.000        17,67
   PT Sinergi Autoindo Abadi                                   53.036           53.036.000.000        15,00
   PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing                      8.250            8.250.000.000            2,33
 Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                   353.571          353.571.000.000       100,00
 Saham Dalam Portepel                                                -                         -


Pengurus dan Pengawasan

Sejak Perseroan melakukan penawaran umum Obligasi Berkelanjutan III Tahap II sampai dengan tanggal
Informasi Tambahan diterbitkan, terdapat perubahan susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris
Perseroan. Dengan demikian susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan terakhir adalah
sebagaimana termaktub dalam:

(i) Akta Pernyataan Keputusan Rapat PT Bussan Auto Finance No. 27 tanggal 26 April 2022 dibuat di
    hadapan Marina Soewana, S.H., Notaris di Jakarta Pusat, dan telah (i) diberitahukan dan diterima serta
    dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementeri an Hukum dan Hak Asasi Manusia
    Republik Indonesia sebagaimana ternyata dari Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran
    Dasar Perseroan No. AHU-AH.01.03-0236062 tanggal 11 Mei 2022; (ii) diberitahukan dan diterima serta
    dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia

                                                                                                            10
Page 12
                                                                              PT BUSSAN AUTO FINANCE


    Republik Indonesia berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan PerubahanData Perseroan No. AHU -
    AH.01.09-0011620 tanggal 11 Mei 2022; dan (iii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-
    0088470.AH.01.11.Tahun 2022 pada tanggal 11 Mei 2022 (”Akta No. 27/2022”), juncto

(ii) Akta Pernyataan Keputusan Sirkuler Para Pemegang Saham Sebagai Pengganti Rapat Umum
     Pemegang Saham Luar Biasa PT Bussan Auto Finance No. 09 tanggal 18 Agustus 2022 dibuat di
     hadapan Marina Soewana, S.H., Notaris di Jakarta Pusat, dan telah (i) diberitah ukan dan diterima serta
     dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
     Republik Indonesia sebagaimana ternyata dari Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data
     Perseroan No. AHU-AH.01.09-0047050 tanggal 24 Agustus 2022; (ii) didaftarkan dalam Daftar
     Perseroan No. AHU-0165845.AH.01.11.Tahun 2022 pada tanggal 24 Agustus 2022 (Akta No.09/2022”),
     juncto

(iii) Akta Pernyataan Keputusan Rapat PT Bussan Auto Finance No. 20 tanggal 26 Mei 2023 dibuat di
      hadapan Marina Soewana, S.H., Notaris di Jakarta Pusat, dan telah (i) diberitahukan dan diterima serta
      dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
      Republik Indonesia sebagaimana ternyata dari Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data
      Perseroan No. AHU-AH.01.09-0126641 tanggal 13 Juni 2023; (ii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan
      No. AHU-0109046.AH.01.11.Tahun 2023 pada tanggal 13 Juni 2023 (Akta No.20/2023”), juncto

(iv) berdasarkan Akta No.28/2023, telah menyetujui pengangkatan Masami Shiobara sebagai Komisaris
     Perseroan untuk masa jabatan selama 3 (tiga) tahun dengan mempertimbangkan ketentuan OJK yang
     berlaku bahwa komisaris hanya dapat menjalankan hak, kewenangan, kuas a dan kewajibannya setelah
     menerima hasil penilaian dan kepatutan dari OJK, juncto

(v) Akta Pernyataan Keputusan Sirkuler Para Pemegang Saham Sebagai Pengganti Rapat Umum
    Pemegang Saham Luar Biasa PT Bussan Auto Finance No. 35 tanggal 29 Februari 2024, dibuat di
    hadapan Marina Soewana, S.H., Notaris di Jakarta Pusat, yang telah: (i) diberita hukan dan diterima
    serta dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
    Republik Indonesia sebagaimana ternyata dari Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data
    Perseroan No. AHU-AH.01.09-0093198 tanggal 5 Maret 2024; dan (iii) didaftarkan dalam Daftar
    Perseroan No. AHU-0047747.AH.01.11.TAHUN 2024 pada tanggal 5 Maret 2024 (”Akta No.35/2024”),
    juncto

(vi) Akta Pernyataan Keputusan Rapat PT Bussan Auto Finance No. 09 tanggal 20 Mei 2024, dibuat di
     hadapan Marina Soewana, S.H., Notaris di Jakarta Pusat, yang telah: (i) diberitahukan dan diterima
     serta dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementer ian Hukum dan Hak Asasi Manusia
     Republik Indonesia sebagaimana ternyata dari Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data
     Perseroan No. AHU-AH.01.09-0207044 tanggal 28 Mei 2024; dan (iii) didaftarkan dalam Daftar
     Perseroan No. AHU-0103173.AH.01.11.TAHUN 2024 pada tanggal 28 Mei 2024 (”Akta No.09/2024”),
     juncto

(vii) Akta Pernyataan Keputusan Rapat PT Bussan Auto Finance No. 02 tanggal 2 Juli 2024, dibuat di
      hadapan Marina Soewana, S.H., Notaris di Jakarta Pusat, yang telah: (i) diberitahukan dan diterima
      serta dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kemente rian Hukum dan Hak Asasi Manusia
      Republik Indonesia sebagaimana ternyata dari Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data
      Perseroan No. AHU-AH.01.09-0226217 tanggal 15 Juli 2024; dan (iii) didaftarkan dalam Daftar
      Perseroan No. AHU-0142115.AH.01.11.TAHUN 2024 pada tanggal 15 Juli 2024 (”Akta No.02/2024”) .

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan terakhir pada tanggal Informasi Tambahan Ringkas ini
diterbitkan adalah sebagai berikut:




                                                                                                         11
Page 13
                                                                          PT BUSSAN AUTO FINANCE


Dewan Komisaris

 Presiden Komisaris                         :   Toshiyuki Kojima
 Komisaris                                  :   Masami Shiobara
 Komisaris                                  :   Naotaka Takeshita
 Komisaris Independen                       :   Dani Firmansjah
 Komisaris Independen                       :   Prabowo
 Komisaris Independen                       :   Nurdayadi

Direksi

 Presiden Direktur                          :   Lynn Ramli
 Wakil Presiden Direktur                    :   Akira Sugai
 Wakil Presiden Direktur                    :   Koji Kato
 Direktur                                   :   Sigit Sembodo
 Direktur                                   :   Alung Ng
 Direktur                                   :   Yudono

Masa jabatan para anggota Direksi dan Dewan Komisaris Peseroan tersebut di atas adalah terhitung sejak
diselenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS”) Tahunan Perseroan pada tanggal 13 April 2022
sampai dengan ditutupnya RUPS Tahunan untuk Tahun Buku 20 24, kecuali Bapak Naotaka Takeshita
(Komisaris) terhitung sejak tanggal 3 November 2022, yaitu tanggal diperolehnya hasil penilaian
kemampuan dan kepatutan dari OJK. Sedangkan masa jabatan anggota Direksi dan Dewan Komisaris
berikut ini terhitung sejak diselenggarakan RUPS Tahunan Perseroan pada tanggal 8 Mei 2023 sampai
dengan ditutupnya RUPS Tahunan untuk Tahun Buku 2025 yaitu: Bapak Nurdayadi (Komisaris Independen);
dan Bapak Toshiyuki Kojima (Presiden Komisaris) terhitung sejak tanggal 21 Juni 2023, yaitu tanggal
diperolehnya hasil penilaian kemampuan dan kepatutan dari OJK. Adapun masa jabatan Bapak Yudono
(Direktur) terhitung sejak diselenggarakan RUPS Tahunan Perseroan pada tanggal 22 April 2024 sampai
dengan ditutupnya RUPS Tahunan untuk Tahun Buku 2026, sedangkan Bapak Masami Shiobara (Komisaris)
dengan masa jabatan selama 3 (tiga) tahun terhitung sejak tanggal 19 Januari 2024, yaitu tanggal
diperolehnya hasil penilaian kemampuan dan kepatutan dari OJK.

Para anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan di atas, telah memenuhi persyaratan sebagai anggota
Direksi dan Dewan Komisaris sebagaimana diatur dalam: (i) Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 tanggal
8 Desember 2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik; d an (ii) Peraturan
OJK No. 29/POJK.05/2020 tanggal 22 April 2020 tentang Perubahan Atas Peraturan OJK No.
30/POJK.05/2014 Tentang Tata Kelola Perusahaan Yang Baik Bagi Perusahaan Pembiayaan (“ POJK No.
29/2020”).

Para anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan tersebut di atas telah memenuhi ketentuan mengenai
rangkap jabatan sebagaimana diatur dalam Pasal 9 dan Pasal 18 Peraturan OJK No. 30/POJK.05/2014
tanggal 19 November 2014 tentang Tata Kelola Perusahaan Ya ng Baik Bagi Perusahaan Pembiayaan
(“POJK No. 30/2014”) sebagaimana diubah dengan POJK No. 29/2020.




                                                                                                    12
Page 14
                                                                              PT BUSSAN AUTO FINANCE




Kegiatan Usaha serta Kecenderungan dan Prospek Usaha Perseroan

Perseroan merupakan satu-satunya perusahaan yang berfokus pada pembiayaan sepeda motor baru merek
Yamaha di Indonesia dengan pangsa pasar sebesar 19,1% berdasarkan penjualan motor baru Yamaha 31
Desember 2024 (sumber: BAF, Desember 2024). Perseroan didirikan pada tahun 1995 dengan nama PT
Pembiayaan Getraco Indonesia sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang pembiayaan dan menjadi
perusahaan joint venture antara PT Danamon Sanggrahan, Mitsui dan Yamaha pada tahun 1997 yang
berfokus pada pembiayaan sepeda motor baru Yamaha. Nama Perseroan selanjutnya beberapa kali
mengalami perubahan dan terakhir pada tahun 1998 menjadi PT Bussan Auto Finance ketika Mitsui & Co.,
Ltd. menjadi pemegang saham utama dengan kepemilikan sebesar 75%. Keg iatan usaha Perseroan terus
berkembang dan saat ini. Perseroan telah beroperasi di 252 lokasi di seluruh Indonesia, yang terdiri dari 162
kantor cabang termasuk 161 kantor cabang syariah, dan 90 kantor selain kantor cabang yang didukung oleh
3.640 karyawan per 31 Maret 2025. Perseroan juga telah memperluas jaringan pelayanannya dengan
menambah titik-titik pembayaran angsuran melalui kerja sama dengan pihak ketiga yang meliputi jaringan
layanan perbankan, gerai ritel dan platform pembayaran elektronik. Selai n itu, Perseroan telah memperluas
ragam produknya hingga meliputi pembiayaan motor bekas untuk berbagai merek, BAF Dana Syariah,
pembiayaan multiproduk dan pembiayaan mesin pertanian, dan yang terakhir pembiayaan mobil.
Pembiayaan juga ditawarkan dalam skema konvensional maupun skema syariah. Hal ini sejalan dengan
strategi Perseroan untuk terus meningkatkan aset Perseroan dengan melakukan diversifikasi portofolio.
Pemesanan untuk pembiayaan sepeda motor baru merek Yamaha memberikan kontribusi sebesar 53,57 %
dan 60,61% dari total pemesanan Perseroan masing-masing pada tahun 31 Desember 2023 dan 31
Desember 2024.

Perekonomian global pada tahun 2024 diwarnai oleh ketidakpastian yang tinggi, dipicu oleh meningkatnya
ketegangan geopolitik dan transisi pemerintahan di beberapa negara, termasuk Amerika Serikat. Di sisi lain,
Eropa, Tiongkok, dan Jepang mengalami pertumbuhan yang lambat. International Monetary Fund (IMF)
memperkirakan pertumbuhan ekonomi dunia hanya mencapai 3,2%, sedikit menurun dibandingkan dengan
tahun 2023 sebesar 3,3%. Ekonomi Indonesia tumbuh 5,03% pada 2024, sedikit melambat dibandingkan
tahun 2023 sebesar 5,05%. Meskipun seluruh komponen ekonomi menunjukkan pertumbuhan positif, nilai
ekspor tercatat lebih rendah pada 2024, dengan total net ekspor berdasarkan harga konstan mencapai
Rp513,7 triliun, turun dari Rp514,5 triliun pada 2023. Konsumsi rumah tangga, sebagai komponen utama
perekonomian tumbuh lebih baik dibanding tahun 2023 tetapi belum sepenuhnya pulih pasca -pandemi akibat
daya beli yang masih terbatas.

Industri otomotif Indonesia sepanjang tahun 2024 menunjukkan kinerja yang beragam. Penjualan sepeda
motor tumbuh tipis sebesar 1,5% YoY dengan total 6,3 juta unit, sesuai target Asosiasi Industri Sepeda Motor
Indonesia (AISI). Sebaliknya, penjualan mobil mengalami penurunan sebesar 14,0% YoY menjadi 865,6 ribu
unit, meskipun masih melampaui target revisi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo)
yaitu sebesar 850 ribu unit. Pada tahun 2024, penjualan mobil mengha dapi beberapa tantangan signifikan,
antara lain dengan adanya kenaikan suku bunga Bank Indonesia (BI) pada bulan April 2024 ke level 6,25%
yang bertahan hingga Agustus 2024, serta penurunan daya beli masyarakat yang tercermin dari deflasi pada
periode Mei hingga September 2024.

Industri pembiayaan Indonesia pada 2024 mencatat pertumbuhan piutang pembiayaan sebesar 6,9% YoY
menjadi Rp503,4 triliun, lebih rendah dibandingkan pertumbuhan 13,2% YoY pada 2023. Perlambatan ini
terutama disebabkan oleh lesunya pembiayaan multiguna yang hanya tumbuh 3,5%, seiring dengan
penurunan sektor otomotif. Sebaliknya, pembiayaan investasi menunjukkan kinerja yang lebih baik dengan
pertumbuhan 10,5% YoY, yang turut berkontribusi pada keseluruhan pertumbuhan piutang industri
pembiayaan di 2024, seiring dengan upaya untuk memperkuat sektor produktif.

Dari sisi kinerja keuangan, total aset industri pembiayaan meningkat sebesar 6,5% YoY menjadi Rp588,9
triliun. Namun, laba bersih justru turun 2,1% YoY menjadi Rp22,5 triliun akibat meningkatnya beban bunga
dan penyisihan piutang pembiayaan. Hal ini berdampak pada penurunan rasio profitabilitas, di mana Return

                                                                                                          13
Page 15
                                                                           PT BUSSAN AUTO FINANCE


on Asset (ROA) turun ke 5,0% dari 5,6%. Sementara itu, rasio Biaya Operasional terhadap Pendapatan
Operasional (BOPO) naik menjadi 79,4% dari 76,9% di 2023, mencerminkan meningkatnya biaya
operasional. Rasio non-performing financing (NPF) juga sedikit memburuk menjadi 2,7%, dibandingkan
dengan 2,4% di tahun sebelumnya, yang menunjukkan peningkatan risiko pembiayaan bermasalah.

Pendapatan Perseroan mencapai Rp4.685,1 miliar untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2024, mengalami peningkatan 2,5% dari sebelumnya Rp4.568,9 miliar untuk yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2023. Laba bersih dan marjin laba bersih Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2024 adalah sebesar Rp303,7 miliar atau mencapai 6,5% dari total pendapatan Perseroan dan
untuk periode yang sama tahun 2023 adalah sebesar Rp 370,6 miliar atau mencapai 8,1% dari total
pendapatan Perseroan. Rasio NPF Perseroan terjaga pada tingkat 1,1% dan 1,0% masing-masing pada
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.

Kegiatan Usaha

Lini bisnis pembiayaan Perseroan dapat dikelompokkan menjadi pembiayaan dengan skema konvensional
dan skema syariah. Produk pembiayaan Perseroan untuk skema konvensional meliputi pembiayaan sepeda
motor baru dan motor bekas, pembiayaan mobil, pembiayaan mesin pertanian dan pembiayaan elektronik,
gadget, dan furnitur. Produk pembiayaan Perseroan dengan skema syariah meliputi pembiayaan sepeda
motor baru dan motor bekas dan Dana Syariah (pembiayaan berbasis syariah). Perseroan mulai melakukan
pembiayaan dengan skema syariah sejak tahun 2013. Produk -produk konvensional maupun syariah saat ini
tersedia di seluruh kantor cabang Perseroan.

Pembiayaan motor baru Yamaha

Hingga tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, lini bisnis pembiayaan sepeda motor Yamaha
Perseroan meningkat 13,7% dari Rp5.889,7 miliar untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2023 menjadi Rp6.697,2 miliar. Perseroan menyalurkan lebih dari 250 ribu unit motor Yamaha hingga 31
Desember 2024 atau naik 7,4% dibanding periode yang sama tahun 2024. Pencapaian ini mencerminkan
keberhasilan strategi Perseroan dalam memperluas jangkauan pasar dan memperkuat posisi di sektor
pembiayaan sepeda motor Yamaha.

Perseroan merupakan satu-satunya perusahaan pembiayaan sepeda motor khusus Yamaha dengan
memimpin posisi pangsa pasar (BAF Share) mencapai 19,1% di akhir 2024. Pembiayaan motor baru Yamaha
Perseroan masih menjadi kontributor terbesar yang mencapai 60,6% dari total penyaluran pembiayaan baru
di tahun 2024. Karenanya, Perseroan berada dalam posisi yang menguntungkan untuk bersaing dengan
perusahaan-perusahaan pembiayaan sepeda motor lainnya. Oleh karena itu, dengan proyeksi target
pertumbuhan permintaan pembiayaan khususnya sepeda motor baru Yamaha yang membaik pada tahun
2025, Perseroan juga berharap dapat membukukan pertumbuhan penjualan yang lebih baik. Perseroan akan
semakin memperkuat kerjasama dengan Yamaha dealer, meningkatkan penyaluran pembiayaan seca ra
khusus di beberapa area potensial serta memperkuat alignment rencana portofolio dan strategi dengan
Yamaha dan dealer.

Pembiayaan sepeda motor bekas

Pada tahun 2024, Perseroan melakukan penyesuaian dalam strategi bisnis pembiayaan motor bekas,
dengan fokus utama pada wilayah-wilayah yang memiliki potensi pasar tinggi serta fokus pada perbaikan
proses akuisisi untuk mendapatkan kualitas konsumen yang ba ik. Penyesuaian ini menjadi langkah penting
untuk menjaga kestabilan bisnis di tengah berbagai tantangan yang dihadapi pasar motor bekas. Meskipun
kondisi pasar menunjukkan penurunan kinerja, Perseroan tetap berkomitmen untuk mempertahankan posisi
di pasar dan terus berupaya meningkatkan hasil yang lebih baik di masa depan. Hingga akhir tahun 2024,
nilai penyaluran pembiayaan baru motor bekas Perseroan terkoreksi sebesar 23,7% secara tahunan, dari
Rp411,5 miliar pada tahun 2023 menjadi Rp313,9 miliar pada a khir tahun 2024. Meskipun mengalami
penurunan kinerja, Perseroan tetap melanjutkan ekspansi kerja sama dengan dealer motor bekas, dengan

                                                                                                     14
Page 16
                                                                             PT BUSSAN AUTO FINANCE


fokus pada area yang memiliki potensi pasar yang besar. Pada tahun 2024, Perseroan berhasil menambah
35 dealer motor bekas baru yang menjalin kemitraan. Dengan demikian, hingga akhir tahun 2024, total
dealer motor bekas yang aktif berjumlah 368 dealer. Eks pansi ini terutama difokuskan di area Sumatera,
Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi, yang diyakini memiliki potensi pasar yang signifikan.

BAF Dana Syariah

Pada tahun 2024, Pembiayaan BAF Dana Syariah Perseroan berhasil mencatatkan pertumbuhan yang
signifikan. Penyaluran pembiayaan baru meningkat sebesar 10,4% secara tahunan, dari Rp3,1 triliun pada
akhir tahun 2023 menjadi Rp3,4 triliun pada akhir tahun 2024 . Pencapaian ini tidak lepas dari berbagai
inisiatif dan strategi yang dijalankan sepanjang tahun 2024, yang difokuskan untuk memberikan layanan
terbaik kepada konsumen dan memperluas jangkauan pasar. Salah satu strategi utama yang diterapkan
oleh Perseroan pada tahun 2024 adalah berfokus pada integrasi customer journey yang lebih terstruktur
dan terhubung, melalui kolaborasi dengan tim Customer Relationship Management (CRM), tim Digital, dan
Telesales. Pendekatan ini memungkinkan Perseroan untuk menawarkan programprogram yang lebih relevan
dan sesuai dengan fase perjalanan konsumen. Program DASYAT (Dana Syariah Tercepat) yang menjadi
andalan, tetap berperan penting dalam memberikan kemudahan kepada konsumen, dengan menawarkan
proses pencairan yang sangat cepat hanya dalam waktu 1 jam sejak aplikasi masuk.

Pembiayaan elektronik, gadget, dan furniture

Pada tahun 2024, lini bisnis pembiayaan elektronik, gadget, dan furnitur Perseroan mengalami perubahan
strategi yang berfokus pada kenyamanan dan kualitas konsumen loyal. Pendekatan ini bertujuan untuk
meningkatkan kualitas bisnis serta memberikan kenyaman an dan keamanan dalam setiap transaksi
konsumen. Meskipun terjadi penurunan nilai pembiayaan baru dibandingkan tahun 2023, perubahan strategi
ini terbukti berdampak positif terhadap peningkatan kualitas dan kepercayaan konsumen loyal. Hal ini
terlihat dengan peningkatan nilai portofolio pembiayaan konsumen loyal yang mencapai 93% pada akhir
tahun, meningkat signifikan dari sebelumnya yang hanya 66%. Hingga akhir tahun 2024, lini produk
pembiayaan elektronik, gadget, dan furnitur mencatatkan pembiayaan konsu men existing sebesar Rp143,0
miliar kepada lebih dari 28 ribu konsumen. Pada semester I tahun 2024, Perseroan memberikan special
product offering kepada konsumen Repeat Order (RO) yang memiliki historical pembayaran yang baik.
Dengan memberikan berbagai macam pilihan program menarik kepada konsumen RO khususnya untuk
produk Elektronik & Furnitur.

Pembiayaan mesin pertanian

Pada tahun 2024, Perseroan melakukan perubahan arah strategi di lini bisnis pembiayaan mesin pertanian
dengan memfokuskan diri pada pembiayaan alat perkebunan dan alat berat, menggantikan fokus
sebelumnya yang lebih banyak pada pembiayaan mesin pertanian. Strategi ini bertujuan untuk
menyesuaikan dengan perkembangan pasar yang dinamis serta memperluas cakupan bisnis ke sektor -
sektor lain yang memiliki potensi pertumbuhan lebih besar di masa depan. Di tengah tahun 2024, Perseroan
juga memutuskan untuk lebih memprioritaskan kualitas kredit, dengan mengurangi volume penjualan yang
masif di lini pembiayaan mesin pertanian. Selain itu, kami juga melakukan desain ulang strategi untuk lebih
mendalami sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berbadan usaha, guna memastikan
pertumbuhan yang lebih berkelanjutan dan menyeluruh.

Perubahan strategi ini berpengaruh pada kinerja lini bisnis pembiayaan mesin pertanian Perseroan, yang
mencatatkan penyaluran pembiayaan baru sebesar Rp19,2 miliar pada tahun 2024, mengalami penurunan
sebesar 24,0% dibandingkan dengan periode yang sama pad a tahun 2023 yang tercatat sebesar Rp25,3
miliar. Jumlah unit yang disalurkan juga mengalami penurunan, dari 75 unit pada tahun 2023 menjadi 57
unit pada akhir tahun 2024. Selain perubahan strategi, penurunan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor,
antara lain sikap “wait and see” dari pengusaha di sektor pertanian yang juga masih menunggu kepastian
terkait transisi pemerintahan yang baru.



                                                                                                         15
Page 17
                                                                             PT BUSSAN AUTO FINANCE


Pembiayaan mobil

Pada tahun 2024, Perseroan mencatatkan total penyaluran pembiayaan mobil baru sebesar Rp470,8 miliar,
penurunan signifikan sebesar 63,6% dibandingkan dengan angka yang tercatat pada tahun 2023, yaitu
Rp1,29 triliun. Penurunan ini juga tercermin dalam jumlah unit yang disalurkan, yang turun dari 6.772 unit
pada 31 Desember 2023 menjadi 2.625 unit pada akhir tahun 2024. Faktor utama yang menyebabkan
penurunan ini adalah penerapan kebijakan yang lebih berhati -hati dan prudent dalam proses akuisisi
pembiayaan. Sepanjang tahun 2024, Perseroan fokus pada evaluasi pembiayaan di daerah -daerah yang
menunjukkan penurunan kualitas kredit dan lebih mengutamakan peningkatan kualitas portofolio
pembiayaan. Pendekatan ini secara langsung memengaruhi volume pembiayaan mob il yang disalurkan di
tahun 2024. Selain itu, penurunan volume pembiayaan juga dipengaruhi oleh penurunan penjualan di sektor
otomotif secara keseluruhan, yang turut berdampak pada permintaan pembiayaan kendaraan.

Produk lainnya

Perseroan menawarkan dua produk pembiayaan lainnya, yaitu BAF PraDana dan BAF AdiDana. BAF
PraDana dirancang untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang membutuhkan tambahan dana produktif
guna pengembangan usaha. Produk ini menyediakan pembiayaan dengan nilai mulai dari Rp1 juta hingga
Rp5 juta Rupiah, dengan jangka waktu maksimal 6 bulan. Konsumen dapat mengajukan permohonan dana
melalui aplikasi BAF Mobile, dan dana akan segera dicairkan ke rekening konsumen setelah permohonan
disetujui. Sementara itu, BAF AdiDana adalah produk pembiayaan yang memberikan fasilitas modal usaha
untuk tujuan usaha atau produktif. Selain itu, BAF AdiDana juga dapat digunakan untuk keperluan konsumtif
dengan jaminan berupa dokumen Sertifikat Hak Milik (SHM) atau Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB).
Sejak diluncurkan hingga tahun 2024, lini produk pembiayaan BAF PraDana telah menyalurkan pembiayaan
sebesar Rp53 miliar kepada lebih dari 25 ribu konsumen secara kumulatif. Namun, Pada tahun 2024, BAF
PraDana memfokuskan upayanya pada perbaikan kualitas kredit dengan memberikan penawaran terbatas
kepada konsumen RO yang memiliki riwayat kredit yang baik. Secara keseluruhan, Perseroan melakukan
evaluasi menyeluruh terhadap produk BAF PraDana, dengan penekanan pada perbaikan kualitas
pembiayaan dan penawaran yang lebih selektif kepada konsumen loyal dengan rekam jejak pembayaran
angsuran yang baik.

Sejak September 2024, Perseroan memutuskan untuk menghentikan sementara penyaluran pembiayaan
baru untuk produk ini. Perseroan telah melakukan evaluasi mendalam untuk merumuskan langkah
selanjutnya, termasuk kelanjutan dan pengembangan produk BAF PraDana d i masa depan, yang tetap
mengedepankan prinsip digitalisasi. Selain itu, pada tahun 2024, BAF AdiDana telah menyalurkan
pembiayaan baru sebesar Rp 7,6 miliar kepada 58 konsumen. Namun, memasuki kuartal IV tahun 2024,
Perseroan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap strategi produk pembiayaan BAF AdiDana, seiring
dengan kinerja kualitas pembiayaan yang berkembang. Sebagai bagian dari upaya perbaikan, sejak
September 2024, Perseroan memutuskan untuk menghentikan sementara penyaluran pembiayaan baru
untuk produk ini. Ke depannya, rencana pengembangan produk BAF AdiDana mencakup perubahan
signifikan, termasuk meredefinisi segmentasi konsumen untuk lebih berfokus pada badan usaha UMKM.
Langkah ini diharapkan dapat memperluas aksesibilitas pembiayaan yang lebih mu dah bagi pelaku UMKM
serta memberikan solusi yang lebih adaptif terhadap kebutuhan pasar yang
terus berkembang.

Pelanggan

Target konsumen Perseroan adalah golongan Masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah, baik yang
memiliki penghasilan tetap maupun wiraswasta. Umur konsumen Perseroan rata-rata antara 21 tahun sampai
35 tahun. Konsumen Perseroan sebagian besar adalah pembeli motor baru individu. Per 31 Desember 2024,
nasabah ritel (perorangan) Perseroan tercatat sebanyak 827.595 orang sedangkan nasabah institusi 630
perusahaan.




                                                                                                        16
Page 18
                                                                                 PT BUSSAN AUTO FINANCE


Jaringan Pemasaran dan Pelayanan

Per 31 Maret 2025, Perseroan beroperasi melayani konsumen melalui jejaring kantor cabang dan kantor
selain kantor cabang yang tersebar di 252 lokasi di Indonesia, terdiri dari 162 kantor cabang termasuk 161
kantor cabang syariah, dan 90 kantor selain kantor cabang. Seluruh kantor cabang dan kantor selain kantor
cabang disewa dari pihak ketiga. Hingga 31 Maret 2025, terdapat perubahan jumlah kantor jaringan dan
kantor selain kantor cabang antara lain sebagai upaya meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan
kepada konsumen Perseroan.

Perseroan juga telah memperluas jaringan pelayanannya dengan menambah titik -titik pembayaran angsuran
melalui kerja sama dengan pihak ketiga. Pembayaran angsuran saat ini dapat dilakukan menggunakan
fasilitas dan jaringan layanan BRI, BNI, BCA, dan Bank Pa pua, kantor-kantor dan agen-agen Pos Indonesia,
gerai-gerai Indomart dan/atau Ceriamart, gerai-gerai Alfamart, termasuk Alfamidi, Alfaexpress, dan gerai -
gerai “DAN+DAN” di seluruh wilayah Indonesia. Pembayaran juga dapat dilakukan melalui platform Arindo
Corp, Tektaya, Fastpay, dan Tokopedia.

Persaingan

Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan menghadapi persaingan dari perusahaan pembiayaan
independen seperti Perseroan maupun perusahaan jasa pembiayaan yang terafiliasi dengan perbankan.
Berdasarkan Statistik Lembaga Pembiayaan Indonesia periode Des ember 2024 yang diterbitkan oleh OJK,
jumlah perusahaan pembiayaan di Indonesia tercatat sebanyak 146 perusahaan per 31 Desember 2024 dan
dari sisi keuangan, total aset Perseroan per 31 Desember 2024 tercatat sebesar 2,4% terhadap aset industri
pembiayaan, sementara piutang pembiayaan Perseroan sebesar 2,5% terhadap piutang pembiayaan
industri. Pangsa pasar ini terbilang signifikan mengingat terdapat lebih dari 140 perusahaan pembiayaan
yang aktif di Indonesia hingga Desember 2024.

Perseroan juga merupakan sedikit dari banyak perusahaan pembiayaan di Indonesia yang mengantongi izin
OJK untuk melakukan kegiatan pembiayaan berbasis syariah, dikenal dengan nama BAF Dana Syariah.

                                     PENJAMINAN EMISI OBLIGASI

Berdasarkan persyaratan serta ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi,
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi yang namanya tercantum dibawah ini, untuk dan atas nama Perseroan,
menyetujui untuk menawarkan Obligasi kepada Masyarakat dengan kesanggupan penuh ( full commitment)
dan mengikatkan diri untuk membeli sisa Obligasi yang tidak habis terjual dengan harga penawaran pada
tanggal penutupan Masa Penawaran Umum sebesar bagian penjaminannya.

Susunan dan jumlah porsi penjaminan serta persentase dari penjaminan emisi dalam Penawaran Obligasi
ini adalah sebagai berikut:

                                                              Porsi Penjaminan
 No.    Nama                           Seri A (Rp)         Seri B (Rp)              Total (Rp)        (%)

  1.    PT Indo Premier Sekuritas     130.000.000.000      519.400.000.000        649.400.000.000    54,1%

  2.    PT Mandiri Sekuritas          110.000.000.000      440.600.000.000        550.600.000.000    45,9%
                                      240.000.000.000      960.000.000.000       1.200.000.000.000   100,0%


Selanjutnya Penjamin Pelaksana Emisi dan Penjamin Emisi Obligasi yang turut dalam Penawaran Umum
Obligasi ini telah sepakat untuk melaksanakan tugasnya sesuai dengan Peraturan No. IX.A.7, Lampiran
Keputusan Ketua Bapepam dan LK No. Kep-691/BL/2011 tanggal 30 Desember 2011 tentang Pemesanan
dan Penjatahan Efek Dalam Penawaran Umum (“Peraturan No. IX.A.7”). Mana jer Penjatahan dalam
Penawaran Umum Obligasi ini adalah PT Indo Premier Sekuritas.




                                                                                                              17
Page 19
                                                                           PT BUSSAN AUTO FINANCE


Penjamin Pelaksana Emisi dan Penjamin Emisi Obligasi dalam Penawaran Umum Obligasi ini bukan
merupakan pihak yang memiliki hubungan Afiliasi dengan Perseroan sebagaimana definisi hubungan Afiliasi
dalam UU No. 4/2023.

                                    TATA CARA PEMESANAN OBLIGASI

1.      PEMESAN YANG BERHAK

Perorangan Warga Negara Indonesia dan perorangan Warga Negara Asing dimanapun mereka bertempat
tinggal, serta badan usaha atau lembaga Indonesia ataupun asing dimanapun mereka berkedudukan yang
berhak membeli Obligasi sesuai dengan ketentuan-ketentuan yurisdiksi setempat.

2.      PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI

Pemesanan pembelian Obligasi dilakukan dengan menggunakan FPPO yang disiapkan untuk keperluan ini
yang dapat diperoleh dari Penjamin Emisi Obligasi sebagaimana tercantum pada Bab XI dalam Informasi
Tambahan, baik dalam bentuk fisik (hardcopy) maupun bentuk elektronik (softcopy) melalui email. Setelah
FPPO diisi dengan lengkap dan ditandatangani oleh pemesan, scan FPPO tersebut wajib disampaikan
kembali, baik dalam bentuk fisik (hardcopy) maupun bentuk elektronik (softcopy) melalui email, kepada
Penjamin Emisi Obligasi dimana pemesan memperoleh Informasi Tambahan dan FPPO. Pemesanan wajib
dilengkapi dengan tanda jati diri (KTP/paspor bagi perorangan dan anggaran dasar dan perubahannya yang
memuat susunan pengurus terakhir bagi badan hukum). Pemesanan yang telah diajukan tidak dapat
dibatalkan oleh pemesan. Pemesanan pembelian Obligasi yang dilakukan menyimpang dari ketentuan-
ketentuan tersebut di atas tidak dilayani.

Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi berhak untuk menerima atau menolak pemesanan pembelian Obligasi
secara keseluruhan atau sebagian dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku.

3.      JUMLAH MINIMUM PEMESANAN

Pemesanan pembelian Obligasi harus dilakukan dalam jumlah sekurang-kurangnya satu satuan
perdagangan yaitu Rp1.000.000 (satu juta Rupiah) atau kelipatannya.

4.      MASA PENAWARAN UMUM

Masa Penawaran Umum Obligasi akan dilaksanakan selama 2 Hari Kerja, mulai tanggal 22 Mei 2025 sampai
dengan 23 Mei 2025, sebagai berikut:

               Masa Penawaran Umum                                     Waktu Pemesanan
                Hari ke-1: 22 Mei 2025                                  09.00 - 16.00 WIB
                Hari ke-2: 23 Mei 2025                                  09.00 - 16.00 WIB


5.      PENDAFTARAN OBLIGASI KE DALAM PENITIPAN KOLEKTIF

Obligasi yang ditawarkan oleh Perseroan melalui Penawaran Umum ini telah didaftarkan kepada KSEI
berdasarkan Perjanjian Pendaftaran Obligasi di KSEI. Dengan didaftarkannya Obligasi tersebut di KSEI,
maka atas Obligasi ini berlaku ketentuan sebagai berikut:

a. Perseroan tidak menerbitkan Obligasi dalam bentuk warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang
   diterbitkan untuk didaftarkan atas nama KSEI untuk kepentingan Pemegang Obligasi. Obligasi akan
   diadministrasikan secara elektronik dalam Penitipan Kolektif di KSEI. Selanjutnya Obligasi hasil
   Penawaran Umum akan dikreditkan ke dalam Rekening Efek selambat -lambatnya pada Tanggal Emisi;




                                                                                                     18
Page 20
                                                                            PT BUSSAN AUTO FINANCE


b. KSEI akan menerbitkan Konfirmasi Tertulis kepada Perusahaan Efek atau Bank Kustodian sebagai tanda
   bukti pencatatan Obligasi dalam Rekening Efek di KSEI. Konfirmasi Tertulis tersebut merupakan bukti
   kepemilikan yang sah atas Obligasi yang tercatat dalam Rekening Efek;

c. Pengalihan kepemilikan Obligasi dilakukan dengan pemindahbukuan antar Rekening Efek di KSEI, yang
   selanjutnya akan dikonfirmasikan oleh KSEI kepada Pemegang Rekening;

d. Pemegang Obligasi yang tercatat dalam Rekening Efek merupakan Pemegang Obligasi yang berhak atas
   pembayaran Bunga Obligasi, pelunasan pokok Obligasi, memberikan suara dalam RUPO (kecuali
   Obligasi yang dimiliki Perseroan dan/atau Afiliasi), serta hak -hak lainnya yang melekat pada Obligasi;

e. Pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan jumlah Pokok Obligasi akan dibayarkan oleh KSEI selaku
   Agen Pembayaran atas nama Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening sesuai
   dengan jadwal pembayaran Bunnga Obligasi maupun pelunasan jumlah Po kok Obligasi yang ditetapkan
   Perseroan masing-masing dalam Perjanjian Perwaliamanatan, Perjanjian Agen Pembayaran Obligasi.
   Perseroan melaksanakan pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan jumlah Pokok Obligasi berdasarkan
   data kepemilikan Obligasi yang disampaikan oleh KSEI kepada Perseroan. Pemegang Obligasi yang
   berhak atas pembayaran Bunga Obligasi adalah Pemegang Obligasi yang memiliki Obligasi pada 4
   (empat) Hari Bursa sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi;

f. Pemegang Obligasi yang menghadiri RUPO adalah Pemegang Obligasi yang namanya tercatat dalam
   Daftar Pemegang Rekening pada 3 (tiga) Hari Kerja sebelum tanggal RUPO, dan wajib memperlihatkan
   KTUR yang diterbitkan KSEI kepada Wali Amanat;

g. Seluruh Obligasi yang disimpan di KSEI dibekukan sehingga Obligasi tersebut tidak dapat
   dialihkan/dipindahbukukan sejak 3 (tiga) Hari Kerja sebelum tanggal penyelenggaraan RUPO sampai
   dengan tanggal berakhirnya RUPO yang dibuktikan dengan adanya pemberitah uan dari Wali Amanat atau
   setelah memperoleh persetujuan dari Wali Amanat, transaksi Obligasi yang penyelesaiannya jatuh pada
   tanggal-tanggal tersebut, ditunda penyelesaiannya sampai 1 (satu) Hari Kerja setelah tanggal
   pelaksanaan RUPO;

h. Pihak-pihak yang hendak melakukan pemesanan pembelian Obligasi wajib membuka Rekening Efek di
   Perusahaan Efek atau Bank Kustodian yang telah menjadi Pemegang Rekening Efek di KSEI.

6.      TEMPAT PENGAJUAN PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI

Selama Masa Penawaran Umum, pemesan harus melakukan pemesanan pembelian Obligasi dengan
mengajukan FPPO selama jam kerja yang berlaku kepada Penjamin Emisi Obligasi sebagaimana dimuat
pada Bab XII dalam Informasi Tambahan, melalui email.

7.      BUKTI TANDA TERIMA PEMESANAN OBLIGASI

Penjamin Emisi Obligasi yang menerima pengajuan pemesanan pembelian Obligasi akan menyerahkan
kembali 1 (satu) tembusan dari FPPO yang telah ditandatanganinya, dalam bentuk fisik (hardcopy) maupun
bentuk elektronik (softcopy) melalui email, sebagai bukti tanda terima pemesanan pembelian Obligasi. Bukti
tanda terima pemesanan pembelian Obligasi tersebut bukan merupakan jaminan dipenuhinya pesanan.

8.      PENJATAHAN OBLIGASI

Penjatahan akan dilakukan sesuai dengan Peraturan No. IX.A.7. Apabila jumlah keseluruhan Obligasi yang
dipesan melebihi jumlah Obligasi yang ditawarkan, maka penjatahan akan ditentukan oleh kebijaksanaan
Penjamin Emisi Obligasi sesuai dengan porsi penjamin an. Tanggal Penjatahan adalah 26 Mei 2025.




                                                                                                       19
Page 21
                                                                             PT BUSSAN AUTO FINANCE


Setiap pihak dilarang baik langsung maupun tidak langsung untuk mengajukan lebih dari satu pemesanan
Obligasi untuk Penawaran Umum ini. Dalam hal terjadi kelebihan pemesanan Obligasi dan terbukti bahwa
pihak tertentu mengajukan pemesanan Obligasi melalui lebih da ri satu formulir pemesanan untuk Penawaran
Umum ini, baik secara langsung maupun tidak langsung, maka untuk tujuan penjatahan Manajer Penjatahan
hanya dapat mengikutsertakan 1 (satu) formulir pemesanan Obligasi yang pertama kali diajukan oleh
pemesan yang bersangkutan.

Penjamin Emisi Obligasi wajib menyerahkan laporan hasil Penawaran Umum kepada OJK paling lambat 5
(lima) Hari Kerja setelah Tanggal Penjatahan.

Manajer Penjatahan dalam rangka Penawaran Umum Obligasi, dalam hal ini PT Mandiri Sekuritas, akan
menyampaikan laporan hasil pemeriksaan akuntan kepada OJK mengenai kewajaran dari pelaksanaan
penjatahan dengan berpedoman kepada Peraturan No.VIII.G.12, Lampiran Keputusan Ketua Bepapam No.
Kep-17/PM/2004 tanggal 13 April 2003 tentang Pedo man Pemeriksaan oleh Akuntan atas Pemesanan dan
Penjatahan Efek atau Pembagian Saham Bonus dan Peraturan No. IX.A.7 paling lambat 30 (tiga puluh) hari
setelah berakhirnya Masa Penawaran Umum.

9.      PEMBAYARAN PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI

Pemesan dapat melaksanakan pembayaran yang dapat dilakukan secara tunai atau transfer yang ditujukan
kepada Penjamin Emisi Obligasi tempat mengajukan pemesanan. Dana tersebut harus sudah efektif pada
rekening Penjamin Emisi Obligasi selambat-lambatnya tanggal 27 Mei 2025 (in good funds) ditujukan pada
rekening di bawah ini:

              PT Bank Permata Tbk                              PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
            Cabang: Sudirman Jakarta                             Cabang Jakarta Sudirman
              No. Rek: 0701528093                             Nomor Rekening: 1020005566028
      Atas nama: PT Indo Premier Sekuritas                    Atas nama: PT Mandiri Sekuritas

Selanjutnya, setelah pembayaran diterima oleh Penjamin Emisi Obligasi, Penjamin Emisi Obligasi melalui
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi wajib membayar kepada Perseroan selambat -lambatnya pukul 15.00
WIB (in good funds) pada tanggal 28 Mei 2025 sebesar jumlah yang disetor oleh Penjamin Emisi Obligasi
dikurangi imbalan jasa kepada Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi.

Semua biaya yang berkaitan dengan proses pembayaran merupakan beban pemesan. Pemesanan akan
dibatalkan jika persyaratan tidak dipenuhi.

10.     DISTRIBUSI OBLIGASI SECARA ELEKTRONIK

Distribusi Obligasi secara elektronik akan dilakukan pada Tanggal Emisi, yaitu tanggal 28 Mei 2025. Setelah
menerima pembayaran, Perseroan wajib menerbitkan Sertifikat Jumbo Obligasi kepada KSEI pada Tanggal
Emisi dan memberi instruksi kepada KSEI untuk mengkreditkan Obligasi ke dalam Rekening Efek atau Sub
Rekening Efek yang berhak sesuai data dalam rekapitulasi instruksi distribusi Obligasi yang akan
disampaikan oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi.

Dalam hal Perseroan terlambat menyerahkan Seritifkat Jumbo Obligasi dan memberi instruksi kepada KSEI
untuk mengkreditkan Obligasi pada Rekening Efek, maka Perseroan wajib membayar Denda Akibat
Keterlambatan kepada Pemegang Obligasi yang dihitung secara harian (berdasarkan jumlah Hari Kalender
yang telah lewat sampai dengan pelaksanaan distribusi Obligasi yang seharusnya dikreditkan) dengan
ketentuan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender atau 1 (satu) bulan adalah 30
(tiga puluh) Hari Kalender.




                                                                                                        20
Page 22
                                                                             PT BUSSAN AUTO FINANCE



11.       TATA CARA PENGEMBALIAN UANG PEMESANAN

Dengan memperhatikan ketentuan mengenai penjatahan, dalam hal suatu pemesanan Obligasi ditolak
sebagian atau seluruhnya karena adanya penjatahan, maka uang pemesanan harus dikembalikan oleh
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi kepada para pemesan, paling lambat 2 (dua) Hari Kerja sesudah Tanggal
Penjatahan. Pengembalian uang kepada pemesan dapa t dilakukan dalam bentuk pemindahbukuan ke
rekening atas nama pemesan atau melalui instrumen pembayaran lainnya dalam bentuk cek atau bilyet giro
yang dapat diambil langsung oleh pemesan yang bersangkutan pada kantor Penjamin Pelaksana Obligasi
atau Penjamin Emisi Obligasi dimana pemesan memperoleh Informasi Tambahan dan FPPO. Dalam hal
pencatatan Obligasi di Bursa Efek tidak dapat dilakukan dalam jangka waktu 1 (satu) Hari Kerja setelah
Tanggal Distribusi karena persyaratan pencatatan tidak terpenuhi, penawaran atas Obligasi batal demi
hukum dan pembayaran pesanan Obligasi wajib dikembalikan kepada para pemesan Obligasi oleh Perseroan
melalui KSEI paling lambat 2 (dua) Hari Kerja sejak batalnya Penawaran Umum.

Setiap pihak yang lalai dalam melakukan pengembalian uang pemesanan kepada pemesan Obligasi,
sehingga terjadi keterlambatan dalam pengembalian uang pemesanan tersebut, wajib membayar kompensasi
kepada para pemesan Obligasi sebesar 1% (satu persen) di atas tingkat Bunga Obligasi per tahun dari
jumlah dana yang terlambat dibayar kepada para pemesan Obligasi. Denda tersebut diatas dihitung dengan
ketentuan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) hari dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh)
hari.

Apabila uang pengembalian pemesanan Obligasi telah dilakukan pengembalian dalam waktu 2 (dua) Hari
Kerja sesudah Tanggal Penjatahan atau tanggal keputusan pembatalan Penawaran Umum Obligasi, maka
Penjamin Emisi Obligasi atau Perseroan tidak diwajibkan membaya Denda kepada para pemesan Obligasi.

      PENYEBARLUASAN INFORMASI TAMBAHAN, FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI

Informasi Tambahan dan FPPO dapat diperoleh selama Masa Penawaran Umum yaitu pada tanggal 22 Mei
2025 dan ditutup pada tanggal 23 Mei 2025 mulai pukul 09.00 - 16.00 WIB setiap Hari Kerja, pada kantor
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi dan/atau melalui email, sebagai berikut:

                    PENJAMIN PELAKSANA EMISI DAN PENJAMIN EMISI OBLIGASI

              PT Indo Premier Sekuritas                               PT Mandiri Sekuritas

        Gedung Pacific Century Place, Lantai 16                 Menara Mandiri I, Lantai 24 & 25
       Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53 SCBD Lot 10                  Jl. Jend. Sudirman Kav. 54-55
                  Jakarta Selatan 12190                               Jakarta Selatan 12190
                   Tel.: (021) 5088 7168                               Telp.: (021) 526 3445
                  Faks.: (021) 5088 7167                               Fax.: (021) 526 3507
              E-mail: fixed.income@ipc.co.id                  E-mail: divisi-fi@mandirisekuritas.co.id
                  www.indopremier.com                              www.mandirisekuritas.co.id

 SETIAP CALON INVESTOR DIHIMBAU UNTUK MEMBACA KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI
 PENAWARAN UMUM INI MELALUI INFORMASI YANG TERSAJI DALAM INFORMASI TAMBAHAN.




                                                                                                         21

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.46 MB
Published9 May 2025
Pages22
Characters88,146
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 70 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT BUSSAN AUTO FINANCE p.1 ×58
linked org Mandiri Sekuritas p.1 ×7
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk. p.1 ×10
linked org Bank Victoria International Tbk p.7 ×2
linked — JA Mitsui Leasing p.11
linked org Yamaha Motor Co., Ltd. p.11
linked org Sinergi Autoindo p.11
linked org Yamaha Indonesia p.11
linked person Masami Shiobara · Komisaris p.12 ×3
linked person Dani Firmansjah p.13
linked person Lynn Ramli p.13
linked person Akira Sugai p.13
linked person Koji Kato p.13
linked person Sigit Sembodo p.13
linked person Alung Ng p.13
linked person Naotaka Takeshita p.13 ×2
linked person Toshiyuki Kojima p.13 ×2
linked org Bank Permata Tbk p.21 ×2
possible org OTORITAS JASA KEUANGAN p.1
possible org PT BURSA EFEK INDONESIA p.1
possible person Gatot Subroto p.6
possible org MUFG Bank Ltd p.6
possible person Nurdayadi p.13
possible person Yudono p.13
unresolved org PT BUSSAN AUTO FINANCE Kegiatan Usaha Utama p.1
unresolved org PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA p.1
unresolved org PT FITCH RATINGS INDONESIA p.1
unresolved org PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA p.1
unresolved org PT Indo Premier Sekuritas p.1 ×5
unresolved org PT Mandiri Sekuritas WALI AMANAT p.1
unresolved org PT BUSSAN AUTO FINANCE JADWAL p.2
unresolved org PT BUSSAN AUTO FINANCE Bunga p.3
unresolved org PT BUSSAN AUTO FINANCE Pembatasan p.4
unresolved org PT BUSSAN AUTO FINANCE HASIL PEMERINGKATAN Sesuai p.5
unresolved org Kantor Akuntan Publik Imelda & Rekan p.5
unresolved org Kantor Akuntan Publik Imelda p.5
unresolved org PT BUSSAN AUTO FINANCE Berkelanjutan. p.6
unresolved org PT Bank BCA Digital p.6
unresolved org Bank Resona Perdania p.6
unresolved org Bank BNP Paribas p.6
unresolved org Bank Victoria Internasional p.7
unresolved org Kantor Akuntan Publik Liana Ramon Xenia & Rekan p.7
unresolved org Kantor Akuntan Publik Liana Ramon Xenia p.7
unresolved person Liana Lim p.7
unresolved org PT BUSSAN AUTO FINANCE Aset p.8
unresolved org PT BUSSAN AUTO FINANCE Rasio-rasio Penting p.10
unresolved org Menteri Keuangan p.10
unresolved org PT BUSSAN AUTO FINANCE KETERANGAN TAMBAHAN TENTANG p.11
unresolved person Marina Soewana · Notaris p.11 ×13
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.11
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.11 ×4
unresolved org PT Sinergi Autoindo Abadi p.11
unresolved org PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing p.11
unresolved org Kementeri p.11
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia p.11
unresolved org PT BUSSAN AUTO FINANCE Republik Indonesia p.12
unresolved org Kementer p.12
unresolved org Kemente p.12
unresolved org PT BUSSAN AUTO FINANCE Kegiatan p.14
unresolved org PT Pembiayaan Getraco Indonesia p.14
unresolved org PT Danamon Sanggrahan p.14
unresolved org Bank Indonesia p.14
unresolved org PT BUSSAN AUTO FINANCE Pembiayaan p.17
unresolved org PT BUSSAN AUTO FINANCE Jaringan Pemasaran p.18
unresolved org Bank Pa p.18
unresolved org Arindo Corp p.18
unresolved org Bapepam p.18 ×2
unresolved org PT BUSSAN AUTO FINANCE Penjamin Pelaksana Emisi p.19
unresolved org PT BUSSAN AUTO FINANCE Setiap p.21
unresolved org PT Mandiri Sekuritas Selanjutnya p.21

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result