Back to announcement
20250508_PTSN_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31884421_lamp1.pdf
Other Text extracted PTSNSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 12
Page 1 OCR 0.915
PT SAT NUSAPERSADA Tbk HIGH TECHNOLOGY ELECTRONICS MANUFACTURER A JALAN PELITA VI NO. 99, BATAM 29443, KEPULAUAN RIAU - INDONESIA s TEL. (62-778) 570 8888 (HUNTING) 3 (v (vw “1 E-mail: into@satnusa.com 2, 2 3 http : /wwwsatnusa.com sas| “ sas| « sGs No. Ref. 057/PTSN/V/2025 Batam, 8 Mei 2025 PT Bursa Efek Indonesia Indonesia Stock Exchange Building, Tower I Jl. Jend. Sudirman kav. 52-53 Jakarta 12190 UP : Yth. Bpk. I Gede Nyoman Yetna - Direktur Penilaian Perusahaan Yth. Bpk. Adi Pratomo Aryanto - Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2 Perihal Dengan : Penyampaian Penjelasan atas Permintaan Bursa hormat, Merujuk pada surat dari BEI nomor S-04289/BEI.PP2/05-2025 tanggal 6 Mei 2025 perihal Permintaan Penjelasan, maka kami menyampaikan penjelasan atas pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut : 6 jonal dan Bisni 1. Berkenaan dengan operasional, bisnis, serta rencana manajemen tahun 2025, agar dijelaskan: a. Tantangan beserta kendala yang dialami Perseroan terkait pelaksanaan operasional di tahun ini dan di masa mendatang. Penjelasan : Sebagian besar produk Perseroan diekspor ke Amerika Serikat. Dengan adanya kebijakan resiprokal tariff dari USA, perseroan menghadapi ketidakpastian yang signifikan, karena banyak pelanggan yang memilih untuk menunggu hasil negosiasi antara pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat sebelum meminta Perseroan untuk merakit produk mereka ke pasar USA. Selain itu, Nuktuasi nilai tukar rupiah yang tinggi juga menjadi tantangan bagi Perseroan, yang dapat mempengaruhi biaya produksi dan daya saing harga produk di pasar internasional. Rencana investasi belanja modal, kegiatan ekspansi, divestasi, penggabungan/peleburan usaha, akuisisi, dan aktifitas restrukturisasi utang/modal di masa mendatang yang bersifat material. Penjelasan : Pada tahun 2025, Perseroan sedang melaksanakan ekspansi pabrik dengan pembangunan fasilitas produksi 10 tingkat, yang telah dijelaskan dalam laporan tahunan 2024. Selain itu, Perseroan juga berencana untuk menambah beberapa kegiatan usaha baru, termasuk memproduksi berbagai produk baru yang akan memperluas portofolio produk kami. Saat ini, belum ada rencana untuk melakukan akuisisi, divestasi, atau restrukturisasi utang di masa mendatang. Perusahaan tetap fokus pada pengembangan kapasitas produksi dan diversifikasi produk untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang.
Page 2 OCR 0.938
PT SAT NUSAPERSADA Tbk HIGH TECHNOLOGY ELECTRONICS MANUFACTURER JALAN PELITA VI NO. 99, BATAM 29443, KEPULAUAN RIAU - INDONESIA TEL. (62-778) 570 8888 (HUNTING) (v 2 El E-mail: info@satnusa.com 2 3 1 http : Iwwwsatnusa.com s6s| '““ sGs| “, SGS 5 Perolehan atau pemutusan kontrak dengan pemasok atau pihak ketiga (jika ada). Penjelasan : Untuk tahun 2025 sampai dengan saat ini, tidak ada perolehan atau pemutusan kontrak dengan pemasok atau pihak ketiga yang bersifat material. Semua kontrak yang ada saat ini terus berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati dan tidak ada perubahan signifikan dalam hubungan bisnis dengan pemasok atau pihak ketiga. Perolehan atau pemutusan kontrak dengan pelanggan (jika ada). Penjelasan: Ditahun 2025 sampai dengan saat ini, tidak ada perolehan atau pemutusan kontrak dengan pelanggan yang bersifat material. Semua kontrak dengan pelanggan tetap berjalan sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati, tanpa ada perubahan signifikan dalam hubungan bisnis dengan pelanggan. Pemutusan hubungan kerja karyawan (jika ada). Penjelasan : Untuk tahun 2025 sampai saat ini, tidak ada pemutusan hubungan kerja (PHK) massal yang dilakukan. PHK yang terjadi lebih bersifat kasus khusus, seperti pensiun dini atau alasan lainnya yang sesuai dengan kebijakan perusahaan. Semua proses pemutusan hubungan kerja dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan mempertimbangkan kepentingan karyawan dan Perseroan. Kendala-kendala lainnya yang dihadapi Perseroan dalam hal operasional sepanjang tahun 2024. Penjelasan : 1) Ketidakpastian geopolitik Ketidakpastian geopolitik, terutama terkait dengan perang dagang, memicu ketidakpastian dalam pasar global. Hal ini menyebabkan beberapa pelanggan menerapkan sikap "wait and see", menunggu hasil negosiasi dan perkembangan lebih lanjut sebelum memutuskan untuk melanjutkan pesanan produk. Ketidakpastian ini mempengaruhi stabilitas permintaan dan membuat proyeksi penjualan menjadi lebih sulit. 2) Penurunan pendapatan Perseroan mengalami penurunan pendapatan pada tahun 2024, terutama akibat pengurangan produksi produk smart home yang berdampak pada penurunan signifikan dalam segmen tersebut. Sebagai langkah mitigasi, perusahaan telah mengalihkan area produksi smarthome untuk memproduksi produk lain, seperti tablet dan smartphone, yang diarahkan untuk tujuan ekspor. Meskipun ada penurunan sementara, strategi diversifikasi ini diharapkan dapat mengembalikan kinerja ke arah yang lebih positif. 3) Ancaman dunia maya yang terus meningkat Ancaman dunia maya, khususnya cyber crime dan cyber attack, terus meningkat sepanjang tahun 2024. Untuk mengatasi hal ini, Perseroan telah meningkatkan implementasi sistem keamanan siber (cyber security) yang lebih ketat dan berkelanjutan, guna melindungi data dan informasi Perseroan serta mencegah potensi serangan yang dapat merugikan operasional Perseroan. Keamanan siber menjadi prioritas utama untuk menjaga keberlanjutan dan integritas operasional Perseroan di era digital ini.
Page 3 OCR 0.921
PT SAT NUSAPERSADA Tbk HIGH TECHNOLOGY ELECTRONICS MANUFACTURER JALAN PELITA VI NO. 99, BATAM 29443, KEPULAUAN RIAU - INDONESIA TEL. (62-778) 570 8888 (HUNTING) 3 (v 3 & E-mail: info@satnusa.com LA 2 - http: /wwwsatnusa.com SG8| ““ sGS. “4 SGSI &. Apakah terdapat rencana dari pemegang saham mayoritas (2596) Perseroan terkait kepemilikan saham Perseroan seperti divestasi atau rencana lainnya? Penjelasan: Pemegang Saham mayoritas (»596) Perseroan tidak ada rencana divestasi atau rencana lainnya terkait kepemilikan saham Perseroan. h. Apakah terdapat rencana aksi korporasi yang akan dilakukan Perseroan? Jika ada, mohon penjelasan lebih lanjut terkait dengan skema rencana aksi korporasi tersebut, termasuk timeline rencana pelaksanaan. Penjelasan : Pada tanggal 10 Juni, Perseroan akan melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang salah satu agenda adalah pemutusan pembagian Dividen kepada para pemegang saham. Saat ini Perseroan telah melakukan pengumuman RUPST pada tanggal 2 Mei. Pemanggilan akan dilaksanakan pada tanggal 19 Mei mendatang. Timeline rencana pelaksanaan adalah sebagai berikut : AGENDA Jadwal RUPST & RUPSLB 2025 Pemberitahuan Rencana RUPS ke OJK & BEI 23 Apr 2025 Pengumuman RUPS (melalui situs web emiten, situs web 2 Mei 2025 bursa, sistem KSEI) Recording Date DPS 16 Mei 2025 Panggilan RUPS (melalui situs web emiten, situs web 19 Mei 2025 bursa, sistem KSEI) RUPS 10 Juni 2025 Ringkasan Risalah RUPS ke OJK & BEI (Melalui situs web 12 Juni 2025 emiten, situs web bursa, sistem KSEI) Risalah RUPS ke OJK (situs web Bursa) 16 Juni 2025 DIVIDEN JADWAL DIVIDEN Pemberitahuan Rencana Pembagian Dividen ke BEI/OJK 16 Apr 2025 Pengumuman Pembagian Dividen (Situs web emiten & 12 Jun 2025 Bursa) Pengumuman Pembagian Dividen oleh Bursa 13 Juni 2025 Penentuan Pemegang Saham Berhak Atas dividen 20 Juni 2025 (Recording Date)
Page 4 OCR 0.932
PT SAT NUSAPERSADA Tbk HIGH TECHNOLOGY ELECTRONICS MANUFACTURER | JALAN PELITA VI NO. 99, BATAM 29443, KEPULAUAN RIAU - INDONESIA | TEL. (62-778) 570 8888 (HUNTING) 3 (v 3 (vw El (v | E-mail: into@satnusa.com LA -, 4 hitp : /wwwsatnusa.com SGS| ““ SGS| “, SGS | Cum. Dividen di Pasar Reguler & Negosiasi 18 Juni 2025 Ex. Dividen di Pasar Reguler & Negosiasi 19 Juni 2025 Cum. Dividen di Pasar Tunai 20 Juni 2025 Ex. Dividen di Pasar Tunai 23 Juni 2025 Pembagian Dividen 25 Juni 2025 2. Apakah terdapat kasus hukum yang sedang dihadapi oleh Perseroan seperti somasi atau gugatan yang berdampak material terhadap Perseroan? Jika ada, jelaskan nomor perkara, pokok perkara, pihak yang terlibat dan legal standing Perseroan. Penjelasan : | Saat ini, Perseroan tidak sedang menghadapi kasus hukum seperti somasi atau gugatan yang berdampak material terhadap Perseroan. Semua kegiatan operasional dan transaksi hukum Perseroan berjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku tanpa adanya permasalahan hukum. Rencana Perubahan Kegiatan Usaha 3. Terkait rencana penambahan kegiatan usaha agar dapat dijelaskan: yang baru. Penjelasan : Perseroan telah melakukan persiapan yang matang untuk menjalankan kegiatan usaha baru yang direncanakan. Dari sisi keuangan, Perseroan telah mengalokasikan anggaran untuk investasi awal, pengadaan peralatan, dan pembiayaan operasional yang diperlukan untuk mendukung kegiatan usaha baru. Aspek operasional telah dipersiapkan dengan menyesuaikan kapasitas produksi dan sumber daya manusia yang dibutuhkan. Sementara itu, dalam hal legalitas, Perseroan memastikan bahwa seluruh izin, lisensi, dan persyaratan hukum lainnya telah dipenuhi sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Indonesia, serta memastikan kepatuhan terhadap peraturan yang relevan. a. Kesiapan aspek keuangan, operasional, dan legalitas Perseroan untuk menjalankan kegiatan usaha b. Sinergi yang diharapkan/terbentuk antara KBLI baru dengan rantai nilai (value chain) perusahaan? Penjelasan : Kegiatan baru ini membuka peluang untuk diversifikasi produk, memperluas pangsa pasar, serta meningkatkan daya saing Perseroan secara keseluruhan. Dengan demikian, kegiatan usaha baru akan memperkuat posisi Perseroan di pasar dan meningkatkan kontribusi terhadap pendapatan Perseroan. C. Risiko dan tantangan yang dapat muncul sehubungan dengan penambahan kegiatan usaha. Penjelasan : Penambahan kegiatan usaha tentu membawa berbagai risiko dan tantangan. Salah satu risiko utama adalah risiko pasar, di mana ada ketidakpastian mengenai penerimaan pasar terhadap produk baru. Risiko operasional juga dapat timbul terkait dengan penyesuaian proses produksi, pengelolaan
Page 5 OCR 0.930
PT SAT NUSAPERSADA Tbk HIGH TECHNOLOGY ELECTRONICS MANUFACTURER JALAN PELITA VI NO. 99, BATAM 29443, KEPULAUAN RIAU - INDONESIA TEL. (62:778) 570 8888 (HUNTING) 3 iv 3 2 (v E-mail: info@satnusa.com 2 2, http : /wwwsatnusa.com 2 sesi “ses my SGS avi sumber daya manusia, dan pemeliharaan peralatan yang lebih kompleks. Selain itu, risiko keuangan terkait dengan pendanaan dan pengembalian investasi perlu diperhitungkan, karena kegiatan usaha baru akan membutuhkan modal yang cukup besar di awal. d. Hal-hal material lainnya yang berkaitan dengan penambahan kegiatan usaha. Penjelasan : Penambahan kegiatan usaha akan membutuhkan kolaborasi yang erat dengan mitra strategis dan pemasok untuk memastikan kelancaran operasional. Di sisi lain, restrukturisasi internal mungkin diperlukan untuk mengoptimalkan sumber daya yang ada dan mendukung pertumbuhan usaha baru tersebut. Oleh karena itu, manajemen perubahan yang efektif sangat penting untuk menjaga kelancaran integrasi antara kegiatan usaha yang baru dengan yang sudah ada. Laporan Studi Kelayakan 4. Terkait Laporan Studi Kelayakan, agar dapat dijelaskan: a. Latar belakang Perseroan memproyeksikan kenaikan volume penjualan atas KBLI 26513 pada tahun 2026 meningkat menjadi sebesar USD 1,58 juta atau sebesar 12096 dibandingkan tahun 2025 sebesar USD 720 ribu. iel . Kenaikan proyeksi volume penjualan KBLI 26513 (Industri Alat Ukur dan Alat Uji Elektronik) pada tahun 2026 dibandingkan dengan tahun 2025 disebabkan oleh asumsi dimulainya jasa perakitan KBLI 26513 pada awal kuartal ketiga tahun 2025, dimana volume perakitan sebanyak 720.000 unit hanya 6 bulan saja. Sementara volume tahun 2026 yang sebanyak 1.584.000 unit sudah diasumsikan untuk 1 tahun penuh. b. Sehubungan dengan perhitungan NPV dan IRR, jelaskan alasan mengapa pihak KJPP menggunakan discount rate berupa cost of eguity (CAPM) sebesar 14,74Y6, sementara income streamnya berupa free cash flow to the firm (FCFF) dan bukan free cash flow to eguity (FCFE)? (Agar dapat berkonsultasi dengan pihak KJPP). Penjelasan: Sehubungan dengan perhitungan NPV dan IRR, KJPP menggunakan discount rate berupa cost of eguity (CAPM) dikarenakan dana yang akan digunakan untuk membiayai capital expenditure (Capex) atas rencana penambahan kegiatan usaha baru Perseroan diasumsikan seluruhnya berasal dari modal sendiri, sehingga discount rate berupa cost of eguity lebih tepat untuk digunakan dan untuk menjawab mengenai income stream yang digunakan berupa FCFF dan bukan FCFE, berdasarkan wikipedia formula dari FCFE yaitu sebagai berikut:
Page 6 OCR 0.837
PT SAT NUSAPERSADA Tbk HIGH TECHNOLOGY ELECTRONICS MANUFACTURER JALAN PELITA VI NO. 99, BATAM 29449, KEPULAUAN RIAU - INDONESIA TEL. (62-78) 570 8888 (HUNTING) 3 — E-mail: info@satnusa.com ka 2 http : //www.satnusa.com sGs| “& sgs|. SGSI Basic formulae 1» /Assuming there is no prelerted stock outstanding FCFE « FCFF & Net Borrowing — Interest (L—t) where: . FCFFis the tree cash Iiow totirm «Net Booming is the dlerence between debt prindipais paid and raisod: « Interest'(1-4)is the Tris after-tax interest expense o FCFE 5 NI & DEA — Capez — AWC 4 Net Borrowing or FCFE- NI L- 01(Capex — DKA) 4 (L- W(AWC) where, « Mis the irm's netincome « DBA is the depreciation and amonisation. » bis the debt ratio: » Capexis the cap « AWCis the change in w . Net Borrowing is the dilference between debi principals paid and raised: . In his case, iis important not to include interest exponse, as Ihis is already figured into net income." Sehingga dapat disimpulkan bahwa FCFE dan FCFF atas rencana penambahan kegiatan usaha baru Perseroan adalah sama dikarenakan tidak terdapatnya asumsi pinjaman baru atas biaya investasi Capex, sehingga juga tidak terdapat beban bunga atas pinjaman karena dana yang digunakan berasal dari Kas dan Setara Kas Perseroan. Selain itu, Penilai hanya menggunakan istilah “Arus Kas Bersih" di dalam Laporan Studi Kelayakan. c. Sehubungan dengan perhitungan cost of eguity, jelaskan pertimbangan Perseroan menggunakan unlevered beta dari textbook dan tidak menghitung unlevered beta dari peers pembanding perusahaan terbuka dengan sektor/subsektor yang sama di Bursa Efek Indonesia? (Agar dapat berkonsultasi dengan pihak KJPP). Perhitungan unlevered beta mengacu pada data Damodaran dan tidak menghitung unlevered beta dari peers pembanding perusahaan terbuka dengan sektor/subsektor yang sama di Bursa Efek Indonesia, yaitu dengan pertimbangan bahwa data industri yang digunakan telah sesuai dengan masing-masing sektor KBLI baru yang akan dijalankan Perseroan dan data industri Damodaran telah digunakan dalam praktik penilaian di Indonesia serta diterima secara luas dan dapat dipertanggungjawabkan secara metodologis. Laporan Keuangan 31 Maret 2025 5. Perseroan per 31 Maret 2025 membukukan pendapatan sebesar USD 34,95 juta, meningkat 18,62Y4 dibanding periode yang sama pada tahun 2024. Laba bersih Perseroan per 31 Maret 2025 sebesar USD1,00 juta mengalami penurunan -50,78Y6 dibandingkan per 31 Maret 2024 sebesar USD 2,04 juta.
Page 7 OCR 0.921
PT SAT NUSAPERSADA Tbk HIGH TECHNOLOGY ELECTRONICS MANUFACTURER JALAN PELITA VI NO. 99, BATAM 29443, KEPULAUAN RIAU - INDONESIA TEL. (62-778) 570 8888 (HUNTING) E-mail: info@satnusa.com 'http : //www.satnusa.com sGs| ““ sgs| “, SGS: Pa N 0 Penjelasan: Pendapatan Perseroan terdiri dari dua segmen, yaitu segmen industri dan segmen jasa. Pendapatan segmen industri mencakup nilai penjualan yang melibatkan unsur bahan baku yang digunakan dalam proses produksi barang jadi. Sebaliknya, pendapatan segmen jasa tidak mencakup unsur bahan baku dalam nilai penjualannya, karena bahan baku tersebut diserahkan melalui sistem konsinyasi oleh pelanggan kepada Perseroan. Sebagian besar komponen bahan baku pada segmen industri berasal dari pembelian ke pelanggan Perseroan sendiri, sehingga tidak terdapat margin keuntungan (mark-up) atas komponen material tersebut dalam nilai penjualan. Jika nilai bahan baku dikeluarkan dari total pendapatan, maka pendapatan neto Perseroan (tanpa unsur bahan baku) sebenarnya mengalami penurunan sebesar 15,00Y6 disajikan pada table berikut: 01 2025 01 2024 Total Pendapatan USD 34.956.565 USD 29.468.849 Bahan Baku yang Digunakan USD (17.972.672) USD (9.486.659) Pendapatan Neto USD 16.983.893 USD 19.982.190 Yo Penurunan Pendapatan Neto -15,00Y4 Atas hal tersebut, agar dijelaskan: a. Latar belakang dan penjelasan peningkatan pendapatan per 31 Maret 2025 dibandingkan 31 Maret 2024. . Penjelasan: Peningkatan pendapatan per 31 Maret 2025 terutama berasal dari penjualan kepada PT Motorola Mobility Indonesia (pelanggan baru) sebesar USD 5,65 juta dan PT Asus Technology Indonesia Jakarta sebesar USD 2,88 juta, dimana keduanya termasuk dalam pendapatan segmen industri. Meskipun nilai pendapatan kedua pelanggan tersebut material, namun kontribusi pendapatan neto dari kedua pelanggan tersebut terhadap total pendapatan neto Perseroan tidak material, dengan rincian sebagai berikut: Motorola Asus Total Pendapatan USD 5.649.519 USD 3.555.907 Bahan Baku yang Digunakan USD (4.504.054) USD (2.973.059) Pendapatan Neto USD 1.145.465 USD 582.848 Total Pendapatan Netoper 31 Maret2025 USD 16.983.893 USD 16.983.893 Yo Kontribusi thd Total Pendapatan Neto 6,74Yo 3,43Y0 b. Penjelasan Perseroan mengenai rendahnya realisasi pendapatan atas segmen operasi Jasa Perakitan per 31 Maret 2025 yang menurun sebesar -21,70Y6 YoY.
Page 8 OCR 0.921
PT SAT NUSAPERSADA Tbk HIGH TECHNOLOGY ELECTRONICS MANUFACTURER JALAN PELITA VI NO. 99, BATAM 29449, KEPULAUAN RIAU - INDONESIA TEL. (62:78) 570 8888 (HUNTING) 3 & 3 3 iv E-mail: into@satnusa. 2, Ah Mp Penang 0 ses| sesi sGS Penjelasan: Rendahnya realisasi pendapatan atas segmen jasa perakitan per 31 Maret 2025 terutama disebabkan oleh penurunan signifikan penjualan kepada PT Pegaunihan Technology Indonesia, yaitu sebesar USD 2,9 juta. Penurunan ini berkontribusi 80,96Y6 terhadap total penurunan pendapatan segmen jasa Perseroan. Penjelasan mengenai adanya segmen pendapatan baru per 31 Maret 2025 atas pendapatan industri dengan pelanggan PT Motorola Mobility Indonesia, beserta proyeksinya di masa mendatang. Penjelasan: PT Motorola Mobility Indonesia merupakan pelanggan baru Perseroan pada segmen industri dengan produk berupa smartphone. Mengacu pada Laporan Studi Kelayakan yang disampaikan Perseroan dalam Keterbukaan Informasi tanggal 2 Mei 2025, berikut proyeksi pendapatan dari PT Motorola Mobility Indonesia beserta persentase kontribusinya terhadap proyeksi total pendapatan konsolidasian: Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi 2025 2026 2027 2028 2029 Pendapatan MOTOROLA USD 104.881.307 USD 236956656 USD 338.905.544 USD 355850821 USD 373.643.362 Total Pendapatan Konsol USD 350.058.443 USD 533441024 USD 647602865 USD 66705589 USD 686.316.494 99 Kontribusi MOTOROLA 29,96” 444270 523306 53,384 54,442 Strategi Perseroan untuk meningkatkan pendapatan dan laba bersih di masa mendatang. Penjelasan: Strategi Perseroan untuk meningkatkan pendapatan di masa mendatang: 1) Ekspansi global dengan berpartisipasi aktif dalam pameran internasional untuk mempromosikan produk, membangun jaringan global, dan meningkatkan visibilitas merek. 2) Mempertahankan kemitraaan strategis dengan merek-merek terkemuka yang ada dan berkolaborasi dalam melakukan penetrasi pasar baru, baik ekspor maupun domestik. 3) Melakukan diferensiasi dengan menawarkan layanan bernilai tambah, seperti strategi untuk memenuhi tingkat komponen dalam negeri, memberikan informasi terkait berbagai opsi yang tersedia, serta memperkenalkan mitra strategis guna meningkatkan kerjasama untuk mencapai target Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan Bobot Manfaat Perusahaan (BMP). Strategi Perseroan untuk meningkatkan laba bersih di masa mendatang: 1) Mengimplementasikan konsep lean manufacturing untuk mengurangi pemborosan, meningkatkan efisiensi operasional, dan menurunkan biaya produksi. 2) Re-layout lini produksi untuk meningkatkan efisiensi produksi. 3) Berinvestasi secara berkelanjutan dalam teknologi, penerapan otomatisasi dan Al yang meningkatkan efisiensi produksi termasuk penggunaan lengan robot yang dapat mengurangi proses manual dan menggantikan tenaga kerja, serta mendukung pengelolaan data, peramalan permintaan, dan pengambilan keputusan. 4) Fokus pada kontrol kualitas yang ketat dan implementasi sistem manajemen mutu yang canggih untuk memastikan produk yang dihasilkan memenuhi atau bahkan melampaui standar industri.
Page 9 OCR 0.928
PT SAT NUSAPERSADA Tbk HIGH TECHNOLOGY ELECTRONICS MANUFACTURER JALAN PELITA VI NO. 99, BATAM 29443, KEPULAUAN RIAU - INDONESIA TEL. (62-778) 570 8888 (HUNTING) 3 (v 3 & E-mail: info@satnusa.com 4 t LA hitp : /wwwsatnusa.com scs| “ sesi “, SGS 9 6. Berdasarkan laporan arus kas, Perseroan membukukan arus kas operasi positif dan meningkat per 31 Maret 2025 sebesar USD 4,65 juta atau meningkat sebesar 49,08Y6 YoY. Atas hal tersebut, agar dijelaskan: a. Latar belakang dan penjelasan mengenai perbaikan arus kas operasi pada 31 Maret 2025 dibandingkan tahun sebelumnya. Penjelasan: Peningkatan arus kas operasi per 31 Maret 2025 sebesar 49,08Yo YoY disebabkan oleh peningkatan penerimaan dari salah satu pelanggan perseroan yaitu PT. Xiaomi Technology Indonesia sebagai berikut : Jan - Mar 2025 Jan - Mar 2024 Penerimaan dari penjualan tahun sebelumnya USD 4.106.771 USD 2.290.894 Penerimaan dari penjualan tahun berjalan USD 4.481.766. USD 4.133.123 Total USD S.3SS.538 USD 6.424.016 b. Sehubungan dengan perbaikan arus kas operasi pada 31 Maret 2025, apakah Perseroan mempertimbangkan pemenuhan kebutuhan modal kerja di masa mendatang akan bersumber dari Kas Internal? Kebutuhan modal kerja Perseroan selama ini sebagian besar dipenuhi melalui kas internal. Fasilitas kredit yang diperoleh dari utang bank, sebagaimana diungkapkan dalam Catatan atas Laporan Keuangan (CALK) nomor 11, seluruhnya dialokasikan untuk pembiayaan pembangunan pabrik baru Perseroan (Pabrik-16), sehingga kebutuhan modal kerja operasional lainnya sepenuhnya didanai dari kas internal. Cc. Strategi Perseroan untuk dapat mempertahankan arus kas operasi positif di masa mendatang. Penjelasan: Strategi Perseroan untuk dapat mempertahankan arus kas operasi positif di masa mendatang sebagai berikut: 1) Melakukan negosiasi dengan pelanggan baru pada segmen industri guna menetapkan jangka waktu pembayaran piutang yang lebih singkat dibandingkan dengan jangka waktu pembayaran utang, sehingga Perseroan dapat menerima pembayaran dari pelanggan sebelum melakukan pembayaran atas pembelian bahan baku. 2) Melakukan negosiasi dengan seluruh pemasok untuk memperoleh perpanjangan jangka waktu pembayaran kepada pemasok. d. Perseroan membukukan peningkatan arus kas investasi pada pembelian aset tetap sebesar USD 14,00 juta per 31 Maret 2025. Agar dapat dijelaskan peruntukan penambahan aset tetap tersebut.
Page 10 OCR 0.904
PT SAT NUSAPERSADA Tbk HIGH TECHNOLOGY ELECTRONICS MANUFACTURER JALAN PELITA VI NO. 99, BATAM 29443, KEPULAUAN RIAU - INDONESIA TEL. (62-778) 570 8888 (HUNTING) 3 (v 3 (v & (v E-mail: info@satnusa.com &, ke P hitp : Iwwwsatnusa.com scs| ““ sas| dy sGSI Penjelasan: Arus kas investasi pada pembelian aset tetap per 31 Maret 2025 terutama adalah pembayaran untuk pembangunan Pabrik-16, pembelian 6 bidang tanah, dan pembangunan gedung parkir Perseroan dengan rincian sebagai berikut: Arus Kas Pembelian Aset & Kontribusi Tetap 6 Kontribusi (D1 2025) Pabrik ke-16 USD 9,5 juta 68Ya Tanah USD 1,3 juta 9Yo Gedung Parkir USD 1,I juta 8Yo Lainnya USD 2.0 juta 1549 Total USD 14 juta 100Yo 7. Berdasarkan CALK nomor 10 tentang Aset Tidak Lancar Lainnya, Perseroan membukukan saldo sebesar USD 985,16 ribu per 31 Maret 2025 atau menurun sebesar -9,58Y6 YoY dibandingkan tahun 2024. Penurunan pada Aset Tidak Lancar Lainnya terutama pada akun Aset Tak Berwujud, yaitu sebesar USD 94 ribu, berkontribusi 9096 terhadap total penurunan Aset Tidak Lancar Lainnya. Penurunan ini disebabkan oleh amortisasi sebesar USD 119 ribu setelah dikurangi penambahan sebesar USD 25 ribu yang dibukukan pada 91 tahun 2025. Agar dapat dijelaskan: a. Penjelasan mengenai penurunan akun Biaya Ditangguhkan Neto. Penjelasan: Penurunan akun Biaya Ditangguhkan Neto sebesar USD 4 ribu sepenuhnya disebabkan oleh pencatatan amortisasi selama 91 tahun 2025. b. Nature akun Jaminan serta Biaya Ditangguhkan Neto. Penjelasan: Akun Jaminan mencerminkan dana yang dibayarkan Perseroan kepada pihak ketiga sebagai jaminan atas pelaksanaan suatu perjanjian, seperti jaminan langganan kepada PLN. Akun Biaya Ditangguhkan Neto mencerminkan pembayaran yang telah dilakukan Perseroan untuk Biaya terkait dengan pembaharuan hak atas tanah seperti UWTO dan BPHTB dan diamortisasi sepanjang umur hukum atau umur ekonomi tanah mana yang lebih pendek (sesuai dengan CALK nomor 2.j)
Page 11 OCR 0.915
PT SAT NUSAPERSADA Tbk HIGH TECHNOLOGY ELECTRONICS MANUFACTURER JALAN PELITA VI NO. 99, BATAM 29443, KEPULAUAN RIAU - INDONESIA TEL. (62:778) 570 8888 (HUNTING) A | 2 E-mail: into@satnusa.com 5, http -Inossiusa.coni sesi & sGS. “0 SG: 8. Berdasarkan CALK nomor 19 tentang Beban Pokok Pendapatan, Perseroan membukukan saldo sebesar USD 20,42 juta per 31 Maret 2025 atau meningkat sebesar 75,866 YoY dibandingkan tahun 2024. Agar dapat dijelaskan: a. Latar belakang dan penjelasan meningkatnya realisasi pembelian neto per 31 Maret 2025. Penjelasan: Peningkatan pembelian neto per 31 Maret 2025 terutama disebabkan oleh pembelian bahan baku dari Motorola Mobility LLC untuk proyek smartphone merek Motorola, serta Asustek Computer Inc dan Asus Global Pte. Ltd. untuk proyek notebook merek Asus. Rinciannya sebagai berikut: 31 Maret 2025 31 Maret 2024 Peningkatan Total Pembelian Neto USD 20.499.124 USD 8.042.347 USD 12.456.777 Peningkatan pada pembelian dari: Motorola Mobility LLC USD 5.791.191 USD -. USD 5.791.191 Asustek Computer Inc. USD 2.607.684 USD “USD -2.607.684 Asus Global Pte. Ltd. USD 1.785.659 USD 862.875 USD 922.784 TOTAL USD 9.321.659 “o Kontribusi 14,83 Yo b. Apakah peningkatan pembelian tersebut disebabkan oleh kontrak penjualan baru/renewal kontrak sebelumnya dari pelanggan tertentu? Jelaskan. Penjelasan: Peningkatan pembelian tersebut disebabkan oleh kontrak dengan pelanggan baru dan juga penambahan orderan dari pelanggan eksisting. Peningkatan signifikan berasal dari kontrak dengan pelanggan baru, seperti pembelian dari Motorola Mobility LLC, sementara yang lainnya berasal dari pelanggan eksisting yang memperkenalkan model atau produk baru, seperti pembelian dari Asustek Computer Inc. dan Asus Global Pte. Ltd. c. Penjelasan mengenai tingginya realisasi biaya factory overhead pada 31 Maret 2025 dibandingkan tahun 2024. Peningkatan biaya produksi tidak langsung disebabkan oleh pelaksanaan proyek-proyek baru, seperti proyek smartphone Motorola. Kondisi ini memerlukan penambahan tenaga kerja, yang berdampak pada kenaikan biaya gaji dan tunjangan, serta menimbulkan biaya tambahan untuk persiapan lini produksi baru. Selain itu, peningkatan biaya perbaikan dan pemeliharaan disebabkan juga oleh aktivitas re-layout dan/atau pemindahan lini produksi eksisting dalam rangka peningkatan efisiensi produksi, sebagaimana telah disampaikan dalam tanggapan atas permintaan penjelasan pada poin 5.d. Biaya depresiasi juga mengalami kenaikan, meskipun relatif kecil, sebagai akibat dari penambahan aset tetap yang terkait dengan proyek-proyek baru tersebut.
Page 12 OCR 0.918
PT SAT NUSAPERSADA Tbk HIGH TECHNOLOGY ELECTRONICS MANUFACTURER JALAN PELITA VI NO. 99, BATAM 29443, KEPULAUAN RIAU - INDONESIA TEL. (62-778) 570 8888 (HUNTING) YG 16 Av Laga AA 2, 3 E-mail: info@satnusa.com http : //www.satnusa.com SGS | 9. Informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga Efek Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik (jika ada). Penjelasan : Pada tanggal 10 Juni, Perseroan akan melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang salah satu agenda adalah pemutusan pembagian Dividen kepada para pemegang saham. Saat ini Perseroan telah melakukan pengumuman RUPST pada tanggal 2 Mei. Pemanggilan akan dilaksanakan pada tanggal 19 Mei mendatang. Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan. Atas perhatian dan bimbingan bapak, kami mengucapkan terima kasih. Hormat Kami, / PT Sat Nusapersada k Tembusan: 1. Yth. Direktur Pengawasan Transaksi Efek, Otoritas Jasa Keuangan 2. Yth. Direktur Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik 1, Otoritas Jasa Keuangan 3. Yth. Direktur Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik 2, Otoritas Jasa Keuangan
Names mentioned 14 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Bursa Efek Indonesia Indonesia Stock Exchange Building
p.1
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.1
unresolved
person
I Gede Nyoman Yetna
p.1
unresolved
person
Adi Pratomo Aryanto
p.1
unresolved
org
PT Motorola Mobility Indonesia
p.7 ×4
unresolved
org
PT Asus Technology Indonesia
p.7
unresolved
org
PT Pegaunihan Technology Indonesia
p.8
unresolved
org
PT. Xiaomi Technology Indonesia
p.9
unresolved
org
Motorola Mobility LLC
p.11 ×3
unresolved
org
Asustek Computer Inc
p.11 ×3
unresolved
org
Asus Global Pte. Ltd.
p.11 ×3
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.