Back to announcement
20250507_SGRO_Laporan Informasi dan Fakta Material_31883851_lamp1.pdf
Asset transaction Needs review SGROSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 30
Page 1 OCR 0.959
PERUBAHAN DAN/ATAU TAMBAHAN INFORMASI ATAS KETERBUKAAN INFORMASI KEPADA PEMEGANG SAHAM PT SAMPOERNA AGRO TBK (“PERSEROAN”) SEHUBUNGAN DENGAN RENCANA PERUBAHAN KEGIATAN USAHA PERSEROAN Perubahan dan/atau Tambahan Informasi atas Keterbukaan Informasi kepada pemegang saham ini disampaikan oleh Perseroan dalam rangka memenuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha. Perubahan dan/atau Tambahan Informasi atas Keterbukaan Informasi ini merupakan perubahan dan/atau tambahan atas Keterbukaan Informasi yang telah diterbitkan pada tanggal 27 Maret 2025. Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan, baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama bertanggung jawab sepenuhnya atas kelengkapan dan kebenaran seluruh informasi atau fakta material yang dimuat dalam Perubahan dan/atau Tambahan atas Keterbukaan Informasi ini. Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan menyatakan kelengkapan informasi sebagaimana diungkapkan dalam Perubahan dan/atau Tambahan atas Keterbukaan Informasi ini dan setelah melakukan penelitian secara seksama, menegaskan bahwa informasi yang dimuat dalam Keterbukaan Informasi ini adalah benar dan tidak ada fakta material yang tidak diungkapkan atau dihilangkan dalam Keterbukaan Informasi ini yang dapat menyebabkan informasi material dalam Perubahan dan/atau Tambahan atas Keterbukaan Informasi ini menjadi tidak benar dan/atau menyesatkan. Informasi sebagaimana tercantum dalam Perubahan dan/atau Tambahan atas Keterbukaan Informasi ini penting untuk dibaca dan diperhatikan oleh Pemegang Saham Perseroan. Jika Anda kesulitan untuk memahami informasi sebagaimana tercantum dalam Perubahan dan/atau Tambahan atas Keterbukaan Informasi ini, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan perantara pedagang efek, manajer investasi, penasihat hukum, akuntan publik, penasihat keuangan atau penasihat profesional lainnya. PT Sampoerna Agro Tbk Berkedudukan di Palembang, Sumatera Selatan, Indonesia Kegiatan Usaha: Perkebunan buah kelapa sawit, industri minyak mentah kelapa sawit (crude palm oil, industri minyak mentah inti kelapa sawit (crude palm kernel oil), dan perdagangan besar buah yang mengandung minyak Kantor Pusat: Kantor Perwakilan Perseroan Jl. Basuki Rahmat 788 Sampoerna Strategic Sguare, North Palembang, Sumatera Selatan, 30128, Tower, Lantai 28/F Indonesia Jin. Jenderal Sudirman Kav.45, Website: www.sampoernaagro.com Jakarta 12930 Indonesia Telepon: #6221 5771711
Page 2 OCR 0.916
Pera Perubahan dan/atau Tambahan atas Keterbukaan Informasi kepada Pemegang Saham ini disampaikan oleh Perseroan dalam rangka perubahan Kegiatan Usaha Perseroan yang memerlukan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS”) Perseroan. Perubahan dan/atau Tambahan Informasi atas Keterbukaan Informasi ini diterbitkan pada tanggal 7 Mei 2025. PT SAMPOERNA AGRO TBK Budi Setiawan Halim Eris Ariaman Direktur Utama Direktur
Page 3 OCR 0.960
Peang
PENDAHULUAN
Perubahan dan/atau Tambahan atas Keterbukaan Informasi ini dibuat untuk memberikan penjelasan
kepada publik sehubungan dengan rencana Perseroan untuk melakukan perubahan Kegiatan Usaha.
Berdasarkan ketentuan Pasal 22 ayat 1 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ("OJK") Nomor
17/POJK.04/2020 Tentang Transaksi Material dan Kegiatan Usaha (yang selanjutnya disebut "POJK
17/2020”), untuk melakukan perubahan Kegiatan Usaha Perseroan wajib (a) terlebih dahulu
memperoleh persetujuan RUPS: (b) menggunakan Penilai untuk melakukan studi kelayakan atas
perubahan Kegiatan Usaha, (c) mengumumkan keterbukaan informasi mengenai rencana perubahan
Kegiatan Usaha kepada pemegang saham bersamaan dengan pengumuman RUPS: (d) menyediakan
data tentang perubahan Kegiatan Usaha tersebut bagi pemegang saham sejak saat pengumuman
RUPS: dan (e) menyampaikan keterbukaan informasi sebagaimana dimaksud dalam huruf c dan
dokumen pendukungnya kepada Otoritas Jasa Keuangan paling lambat pada saat pengumuman
RUPS.
Oleh karena itu, persetujuan dari RUPS sehubungan dengan rencana perubahan Kegiatan Usaha akan
dimintakan melalui RUPS Luar Biasa (“RUPS Luar Biasa”) Perseroan yang rencananya akan
diselenggarakan pada tanggal 9 Mei 2025 di The Function Room Lantai 3A, North Tower, Sampoerna
Strategic Sguare Jalan Jenderal Sudirman Kav. 45, Jakarta 1930. Keterangan lebih lanjut mengenai
RUPS Luar Biasa Perseroan dapat dilihat pada Bab. VI Perubahan dan/atau Tambahan atas
Keterbukaan Informasi ini.
Perseroan telah mendapatkan pendapat atas kelayakan perubahan Kegiatan Usaha dari Penilai yang
penjelasan lebih detailnya dapat dilihat pada Bab. II Perubahan dan/atau Tambahan atas Keterbukaan
Informasi ini.
Sehubungan dengan hal di atas dan dalam rangka memenuhi ketentuan POJK 17/2020, Direksi
Perseroan dengan ini mengumumkan Perubahan dan/atau Tambahan atas Keterbukaan Informasi ini
untuk memberikan informasi kepada para Pemegang Saham Perseroan atas rencana perubahan
Kegiatan Usaha yang akan dilakukan oleh Perseroan.
Selain daripada yang telah diungkapkan dalam Perubahan dan/atau Tambahan atas Keterbukaan
Informasi ini, tidak terdapat ketentuan peraturan lain yang harus dipenuhi selain dari POJK 17/2020
serta tidak terdapat persetujuan dari pihak ketiga dan/atau instansi berwenang lainnya yang perlu
diperoleh Perseroan sehubungan dengan pelaksanaan perubahan Kegiatan Usaha, selain daripada
persetujuan yang perlu diperoleh dari wali amanat dan para kreditur Perseroan sebagaimana
dijelaskan pada Bab IV Perubahan dan/atau Tambahan Informasi atas Keterbukaan Informasi ini.
Page 4 OCR 0.953
& I. URAIAN SINGKAT MENGENAI PERSEROAN A. Riwayat Singkat Perseroan PT Sampoerna Agro Tbk (“Perseroan” atau “SGRO”) adalah perseroan terbatas yang didirikan di Republik Indonesia berdasarkan Akta Notaris Tina Chandra Gerung, S.H., No. 8 tanggal 7 Juni 1993 dengan nama PT Selapan Jaya. Akta pendirian ini disahkan oleh Menteri Kehakiman dalam Surat Keputusan Nomor C2-1840.HT.O1.01.TH.94 tanggal 4 Februari 1994, serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 60, Tambahan Nomor 4842 tanggal 29 Juli 1994. Anggaran Dasar Perseroan telah beberapa kali mengalami perubahan, yang antara lain sebagaimana dimuat dalam Akta Notaris Sutjipto, S.H., Nomor 265 tanggal 27 Juni 2008 mengenai perubahan Anggaran Dasar dalam rangka menyesuaikan dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas yang telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan Nomor AHU-76222.AH.01.02. Tahun 2008 tanggal 21 Oktober 2008 dan terakhir kali diubah sebagaimana termuat dalam Akta Notaris Liestiani Wang, S.H., M.Kn. Nomor 22 tanggal 18 Januari 2022 mengenai perubahan ketentuan anggaran dasar dalam rangka penyesuaian dengan peraturan-peraturan OJK dan perubahan ketentuan lainnya. Perubahan ini telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dalam Surat Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Terbatas Nomor AHU-0020056.AH.01.02.TAHUN 2022 tanggal 22 Maret 2022 dan didaftarkan dalam Daftar Perseroan Nomor AHU-0055196.AH.01.11.Tahun 2022 tanggal 22 Maret 2022. Perseroan beroperasi secara komersial sejak bulan November 1998 dengan kantor pusatnya berlokasi di Jalan Basuki Rahmat Nomor 788, Palembang, Sumatera Selatan. Berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan, Perseroan menyelenggarakan usaha dalam bidang perkebunan buah kelapa sawit, industri minyak mentah kelapa sawit (crude palm oih, industri minyak mentah inti kelapa sawit (crude palm kernel oil, dan perdagangan besar buah yang mengandung minyak. Selain menjalankan kegiatan usaha utama sebagaimana diterangkan di atas, Perseroan juga menjalankan usaha lain yang berkaitan dan menunjang kegiatan usaha utamanya antara lain pemanfaatan sisa hasil pengolahan pabrik kelapa sawit dan/atau produk turunannya, seperti usaha sumber energi terbarukan menggunakan limbah hasil pengolahan, berikut pengolahan dan perdagangannya. B. Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Saham Berdasarkan Daftar Pemegang Saham (“DPS”) tanggal 31 Maret 2025, yang dikeluarkan oleh PT Datindo Entrycom selaku Biro Administrasi Efek Perseroan, struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan dengan kepemilikan saham sebesar 596 atau lebih per tanggal 31 Maret 2025 adalah sebagai berikut:
Page 5 OCR 0.934
3 Disetor Penuh Pena Keterangan Nilai Nominal Rp200 per saham Jumlah Nilai Jumlah Saham Nominal (Rp) Yo Modal Dasar 5.500.000.000 1.100.000.000.000 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh Twinwood Family Holdings Limited 1.195.217.500 239.043.500.000 65,72 Masyarakat (masing-masing di bawah 623.404.500 124.680.900.000 | 34,28 Jumlah Modal Ditempatkandan 1.818.622.000 | 363.724.400.000 | 100,00 Sisa Saham dalam Portepel 3.681.378.000 736.275.600.000 C. Pengurusan dan Pengawasan Perseroan Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Nomor 38 tanggal 29 Mei 2024, dibuat di hadapan Liestiani Wang, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan, yang telah diberitahukan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana ternyata dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No.AHU-AH.01.09-0207625 tanggal 29 Mei 2024 dan didaftarkan dalam Daftar Perseroan No.AHU-0104371.AH.O1.11.Tahun 2024 tanggal 29 Mei 2024, susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan adalah sebagai berikut: Dewan Komisaris Komisaris Utama Komisaris Independen Komisaris Independen Direksi Direktur Utama Direktur Direktur Direktur Direktur Direktur Direktur Eka Dharmajanto Kasih R.B. Permana Agung Dradjattun Saud Usman Nasution Budi Setiawan Halim Dwi Asmono Hero Djajakusumah Lim King Hui Parluhutan Sitohang Heri Harjanto Eris Ariaman
Page 6 OCR 0.953
II. RINGKASAN STUDI KELAYAKAN MENGENAI RENCANA PERUBAHAN KEGIATAN USAHA Untuk memastikan kelayakan atas Perubahan Kegiatan Usaha, Perseroan telah meminta Penilai Independen yang terdaftar di OJK, yaitu Kantor Jasa Penilai Publik (“KJPP”) Iwan Bachron & Rekan (“KJPP IDR”) yang beroperasi dengan Izin Usaha Nomor 2.09.0047 berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 552KM.1/2009, sebagai penilai independen untuk melakukan studi kelayakan (“Studi Kelayakan”) atas Perubahan Kegiatan Usaha yang rencananya akan dilakukan oleh Perseroan. A. IDENTITAS PENILAI INDEPENDEN Penilai yang bertanggung jawab atas Studi Kelayakan ialah Bunga Budiarti, M.Ec., Dev. MAPPI (Cert.), yang merupakan Penilai Independen yang bernaung dalam KJPP IDR yang telah memiliki Surat Izin Penilai Publik Nomor B-1.16.00465 yang dikeluarkan oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia dan telah terdaftar sebagai Profesi Penunjang Pasar Modal di OJK dengan Surat Tanda Terdaftar (STTD) Profesi Penunjang Pasar Modal Nomor STTD.PPB-27/PJ.1/PM.02/2023 tanggal 20 Juni 2023. Penunjukan Penilai Independen oleh Perseroan adalah berdasarkan Surat Perjanjian Kerja Studi Kelayakan Nomor Nomor 010/IDR-B/BS/SPK/INI/2025 tanggal 4 Maret 2025. B. RINGKASAN LAPORAN STUDI KELAYAKAN Berikut adalah ringkasan laporan Studi Kelayakan yang diterbitkan oleh KJPP IDR atas rencana Perubahan Kegiatan Usaha Perseroan sebagaimana dituangkan di dalam Laporan Nomor Nomor: 00002/IDR-FS/11/2025 tanggal 27 Maret 2025 yang kemudian diterbitkan kembali dengan Nomor: 00003/IDR-FS/IV/2025 tanggal 25 April 2025. 1. Maksud dan Tujuan Maksud dan tujuan dari studi kelayakan ini adalah untuk memberikan pendapat kelayakan atas rencana perubahan kegiatan usaha, yang ditinjau dari berbagai aspek, meliputi: aspek hukum: aspek pasar, aspek teknis: aspek pola bisnis: aspek model manajemen: dan aspek keuangan dalam rangka memenuhi ketentuan-ketentuan yang diatur dalam Peraturan POJK No.17/2020 tentang “Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha Utama” (“POJK No.17/2020”). 2. Asumsi dan Kondisi Pembatas Asumsi dan kondisi pembatas yang digunakan dalam penyusunan Studi Kelayakan ini adalah: 1. Laporan Studi Kelayakan ini bersifat non-disclaimer opinion. 2. KJPP IDR telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan dalam proses Studi Kelayakan. 3. Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya keakuratannya. Informasi yang dinyatakan tanpa menyebutkan sumbernya merupakan hasil penelaahan kami terhadap data yang ada, pemeriksaan atas dokumen ataupun keterangan dari instansi pemerintah yang berwenang. Tanggung jawab untuk memeriksa kembali kebenaran informasi tersebut sepenuhnya berada dipihak Pemberi Tugas. 4. KJPP IDR menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen SGRO dengan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty). 6
Page 7 OCR 0.957
5. KJPP IDR bertanggung jawab atas pelaksanaan Studi Kelayakan dan kewajaran proyeksi keuangan. 6. Laporan ini terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional SGRO. 7. KJPP IDR bertanggung jawab atas laporan dan kesimpulan akhir. 8. KJPP IDR tidak melakukan penelitian dan penyelidikan yang ada hubungannya dengan kebenaran legalitas, serta hutang piutang yang mengakibatkan kerugian atas properti yang dinilai, karena bukan merupakan ruang lingkup pekerjaan penilai, kami berasumsi bahwa objek yang dinilai tersebut telah bebas dari segala tuntutan hukum. 9. KJPP IDR tidak berkewajiban untuk memberikan kesaksian atau hadir di depan pengadilan atau pejabat pemerintah, jika hal tersebut tidak terkait dengan maksud dan tujuan laporan ini, serta di luar ruang lingkup dari penugasan. 10. Jika dikemudian hari Penilai diminta untuk memberikan penjelasan dan pemaparan yang dilakukan diluar wilayah kerja kantor kami, maupun kepada pihak selain pemberi tugas dan pengguna jasa, maka segala bentuk biaya yang timbul menjadi beban pemberi tugas. 11. Laporan Studi Kelayakan ini tidak sah apabila tidak dibubuhi tanda tangan Pimpinan dan stempel kantor (office seal) dari KJPP IDR. 3. Pendapat Atas Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha Analisis kelayakan terhadap rencana Perubahan Kegiatan Usaha telah dilakukan melalui analisis atas aspek pasar, aspek teknis, aspek pola bisnis, aspek model manajemen, dan aspek keuangan. Aspek Pasar Saat ini, bidang usaha SGRO mencakup berbagai aktivitas yang berfokus pada sektor kelapa sawit, seperti Perkebunan buah kelapa sawit (KBLI 01262), Industri minyak mentah kelapa sawit atau Crude Palm Oii (CPO) (KBLI 10431), Industri minyak mentah inti kelapa sawit atau Crude Palm Kernel Oil (CPKO) (KBLI 10432), dan Perdagangan besar buah yang mengandung minyak (KBLI 46202). Berdasarkan analisis dan pandangan dari manajemen, SGRO menyadari bahwa untuk menciptakan efisiensi dan fokus dalam pengelolaan, kegiatan operasional perkebunan dan pabrik kelapa sawit sebaiknya dikelola oleh entitas anak tersendiri. Dengan langkah ini, diharapkan entitas anak tersebut dapat lebih optimal dalam menjalankan operasionalnya dan memberikan kontribusi positif yang signifikan bagi grup perusahaan secara keseluruhan. Sejalan dengan strategi tersebut, SGRO berencana untuk mengubah kegiatan usahanya menjadi aktivitas perusahaan holding (KBLI 64200). Sebagai perusahaan holding, SGRO akan bertindak sebagai pengelola utama aset-aset grup yang terdiri dari perusahaan subsidiari dan memiliki kegiatan utama berupa kepemilikan saham di perusahaan-perusahaan tersebut. Sebagaimana karakteristik umum perusahaan holding, SGRO tidak akan terlibat langsung dalam kegiatan operasional sehari-hari dari anak perusahaannya. Sebaliknya, perusahaan induk akan fokus pada pemberian layanan strategis yang meliputi konsultasi manajemen, pengelolaan aset, dan dukungan dalam proses merger serta akuisisi perusahaan. Hal ini mencakup peran sebagai penasihat (counse//ors) untuk membantu perumusan strategi bisnis dan perunding (negotiators) dalam mengelola berbagai perjanjian penting. SGRO akan menerima imbal hasil dalam bentuk management fee yang diperoleh dari perusahaan subsidiari yang berada di bawah naungannya. Management fee ini pada fase awalnya akan dibebankan kepada entitas anak yang sudah beroperasi dan menghasilkan laba, sebagai kompensasi atas layanan strategis yang diberikan.
Page 8 OCR 0.958
2 Par ad Dalam perannya sebagai perusahaan holding, SGRO akan memusatkan perhatian pada pengelolaan dan pengendalian anak perusahaan melalui kepemilikan saham. SGRO tidak akan berinteraksi langsung dengan pelanggan maupun pemasok, melainkan menjadikan anak perusahaan di bawah naungannya sebagai "pelanggan" utama. Layanan yang diberikan oleh SGRO kepada anak perusahaan mencakup berbagai aspek strategis, seperti manajemen aset, perencanaan dan eksekusi strategi bisnis, pengawasan operasional, serta memastikan bahwa setiap entitas anak bergerak sejalan dengan visi dan misi grup secara keseluruhan. Transformasi ini diharapkan dapat menciptakan struktur yang lebih efisien dan mendukung pertumbuhan berkelanjutan bagi SGRO dan seluruh anak perusahaannya. Keunggulan kompetitif yang dimiliki Perseroan setelah berubah menjadi perusahaan holding terletak pada berbagai aspek yang meningkatkan efisiensi, fleksibilitas, dan peluang pertumbuhan strategis. Dengan mengalihkan pengelolaan operasional perkebunan dan pabrik kelapa sawit kepada entitas anak, Perseroan memastikan setiap anak perusahaan lebih fokus pada aktivitas inti mereka, sehingga meningkatkan efisiensi operasional dan hasil produksi. Sebagai perusahaan holding, Perseroan dapat mengelola aset, strategi bisnis, dan pengawasan secara terpusat, sehingga menjaga keselarasan visi dan misi di seluruh grup perusahaan. Selain itu, model bisnis holding membuka peluang diversifikasi portofolio bisnis, memungkinkan Perseroan masuk ke sektor lain yang lebih menjanjikan dan mengurangi risiko ketergantungan pada satu sektor, seperti kelapa sawit. Struktur ini juga menciptakan peluang sinergi antar anak perusahaan, di mana mereka dapat saling mendukung untuk menciptakan nilai tambah bagi grup secara keseluruhan. Keunggulan lainnya adalah efisiensi dalam investasi dan pengelolaan sumber daya, di mana Perseroan dapat mengalokasikan dana dan aset berdasarkan prioritas strategis. Selain itu, peran Perseroan sebagai penasihat dan perunding dalam proses merger dan akuisisi memberikan keunggulan kompetitif dalam memperluas jangkauan bisnis. Dengan pola bisnis ini, Perseroan memiliki kemampuan untuk mengelola grup perusahaan secara lebih strategis, membuka peluang baru, dan tetap kompetitif di pasar yang dinamis. Dengan memperhatikan perkembangan usaha, potensi pasar, kondisi industri dan kondisi perekonomian Indonesia yang sedang tumbuh, maka Rencana Perubahan Kegiatan Usaha secara pasar layak untuk dilaksanakan. Aspek Teknis Perseroan melakukan perubahan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI), menjadi Aktivitas Perusahaan Holding sehingga Perseroan tidak menghasilkan produk yang perlu dipasarkan. Sebagai Perusahaan Holding, Perseroan akan lebih berfokus dalam memberikan pengawasan dan pengelolaan kepada entitas anak dalam bentuk konsultasi manajemen dan investasi atau sebagai penasihat (counse/lors) dan perunding (negotiators) dalam merancang strategi dan prospek bisnis entitas anak. Sebagai perusahaan holding atau induk, fokus utama kegiatan usaha Perseroan adalah mengelola dan mengontrol anak perusahaan melalui kepemilikan saham, tidak langsung berinteraksi dengan pelanggan atau pemasok. Pelanggan utama perusahaan holding dalam hal ini Perseroan adalah anak perusahaan yang berada di bawah kendalinya. Perusahaan induk memberikan layanan seperti manajemen aset, strategi bisnis, dan pengawasan operasional kepada anak perusahaan. Manajemen memiliki kapasitas dan kemampuan untuk mengelola aktivitas Perusahaan holding yang meliputi beberapa aspek berikut:
Page 9 OCR 0.951
1. Kemampuan Strategis, yaitu manajemen bertanggung jawab untuk menyusun visi, misi, dan strategi perusahaan induk serta memastikan bahwa anak perusahaan sejajar dengan tujuan strategis tersebut. 2. Pengawasan Keuangan, yaitu Perusahaan memiliki tim yang ahli dalam mengelola keuangan, perencanaan anggaran, alokasi modal, dan pengawasan kinerja keuangan anak perusahaan. 3. Manajemen Risiko, yaitu kapasitas untuk mengenali, menilai, dan mengelola risiko yang menjadi kemampuan krusial manajemen dalam perusahaan holding untuk melindungi kepentingan seluruh grup. 4. Kemampuan Kepemimpinan, yaitu manajemen perusahaan holding mampu membangun hubungan yang baik dengan pemimpin anak perusahaan, memotivasi mereka, dan memastikan keberhasilan kolaborasi antarunit bisnis. 5. Pendekatan Operasional, yaitu meskipun tidak selalu terlibat dalam operasi sehari-hari, perusahaan holding memiliki kapasitas untuk memberikan arahan dan dukungan kepada anak perusahaan dalam bidang seperti teknologi, sumber daya manusia, atau pengembangan produk. Dalam kapasitasnya sebagai penasihat (counse/lors) dan perunding (negotiators), SGRO sebagai perusahaan holding menjalankan proses yang sistematis untuk memberikan dukungan manajerial dan investasi kepada entitas anak. Berikut adalah analisis prosesnya: 1. Identifikasi Kebutuhan Perusahaan holding melakukan analisis terhadap kondisi bisnis dan operasional entitas anak untuk memahami kebutuhan spesifik mereka. Aspek yang dianalisis meliputi kinerja keuangan, pasar yang sedang dihadapi, potensi risiko, dan peluang pertumbuhan. 2. Perancangan Strategi Berdasarkan hasil identifikasi, perusahaan holding merancang strategi bisnis yang disesuaikan dengan kebutuhan entitas anak. Strategi ini mencakup pengembangan produk atau jasa, ekspansi pasar, diversifikasi bisnis, hingga efisiensi operasional. 3. Konsultasi Manajemen Perusahaan holding memberikan konsultasi kepada tim manajemen entitas anak terkait implementasi strategi. Konsultasi ini dapat mencakup lengelolaan sumber daya manusia, optimalisasi proses kerja, serta perencanaan keuangan dan pengembangan teknologi. 4. Investasi Perusahaan holding dapat menawarkan dukungan investasi untuk merealisasikan strategi bisnis. Investasi ini dapat berbentuk modal tambahan, alokasi sumber daya, atau fasilitas pinjaman. Investasi dilakukan dengan mempertimbangkan potensi keuntungan jangka panjang dan keselarasan dengan tujuan grup. 5. Negosiasi dan Kolaborasi Sebagai perunding, perusahaan holding berperan dalam mediasi antar pihak atau mitra strategis yang relevan dengan entitas anak, seperti pemasok, investor, atau regulator. Holding juga bertindak sebagai fasilitator untuk memastikan kesepakatan yang mendukung perkembangan entitas anak. 6. Pengawasan Berkelanjutan Setelah strategi diterapkan, perusahaan holding terus memantau dan mengevaluasi kinerja entitas anak. Pemantauan dilakukan melalui laporan berkala dan pertemuan koordinasi untuk memastikan bahwa tujuan bisnis dicapai secara efektif. 9
Page 10 OCR 0.964
Dengan memperhatikan perizinan yang telah dimiliki Perseroan, fasilitas yang memadai, rincian produk atau jasa yang akan dijual, serta beberapa pemasok dan pelanggan Perseroan, maka rencana perubahan kegiatan usaha menjadi perusahaan holding secara teknis layak untuk dilaksanakan. Aspek pola bisnis Latar belakang, pertimbangan dan alasan dari rencana perubahan kegiatan usaha Perseroan adalah sejalan dengan strategi Perseroan dan upaya Perseroan untuk meningkatkan kinerja serta mendorong pertumbuhan kinerja Perseroan secara berkelanjutan dan untuk meningkatkan nilai bagi para pemegang saham di masa mendatang. Maka Perseroan memandang perlu melakukan reorganisasi kegiatan usaha dengan fokus meningkatkan nilai (value) bagi anak dan cucu perusahaan (subsidiaries) sesuai Visi dan Misi Perseroan. Untuk itu Perseroan berencana mengubah kegiatan usaha utama dari perusahaan yang bergerak dalam bidang perkebunan kelapa sawit dan pabrik kelapa sawit menjadi perusahaan holding. Salah satu pertimbangan utama adalah efisiensi operasional. Dengan memisahkan pengelolaan perkebunan dan pabrik kelapa sawit menjadi entitas anak, setiap unit bisnis dapat lebih fokus pada kegiatan inti mereka, sehingga meningkatkan produktivitas dan kinerja secara keseluruhan. Selain itu, perubahan ini memberikan Perseroan kemampuan untuk mengelola grup perusahaan secara lebih terpusat, dengan fokus pada strategi bisnis, pengelolaan aset, dan pengawasan operasional anak perusahaan. Alasan lainnya adalah fleksibilitas dan peluang diversifikasi. Sebagai perusahaan holding, Perseroan dapat mendiversifikasi portofolio bisnisnya dengan memasuki sektor lain yang lebih menjanjikan, yang dapat membantu mengurangi risiko ketergantungan pada industri kelapa sawit. Pola bisnis holding juga memungkinkan Perseroan untuk memanfaatkan peluang merger dan akuisisi, memperluas jangkauan bisnisnya, dan meningkatkan nilai perusahaan secara keseluruhan. Selain itu, dengan menjadi holding, Perseroan dapat memberikan arahan strategis yang lebih terorganisir kepada anak perusahaan, memastikan bahwa setiap entitas bergerak sesuai dengan visi dan misi grup. Transformasi ini juga kemungkinan didorong oleh kebutuhan untuk menghadapi tantangan pasar dan regulasi yang terus berkembang. Sebagai perusahaan holding, Perseroan memiliki fleksibilitas untuk menyesuaikan strategi bisnis di berbagai sektor dan yurisdiksi, sekaligus meningkatkan kemampuan mereka untuk beradaptasi dengan perubahan kondisi ekonomi dan hukum. Dengan pendekatan ini, Perseroan berupaya menciptakan struktur yang lebih efisien dan berkelanjutan untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang. Dengan memperhatikan pola bisnis yang akan diterapkan oleh Perseroan dalam Rencana Perubahan Kegiatan Usaha, maka Rencana Perubahan Kegiatan Usaha secara pola bisnis layak untuk dilaksanakan. Aspek model manajemen Sistem organisasi dan manajemen yang baik sangat diperlukan untuk mendukung terciptanya suatu perusahaan yang sistematis dalam pengendalian internal sehingga dapat membentuk perusahaan yang mapan dan untuk mencapai tujuannya. Struktur organisasi dan manajemen yang baik sangat erat hubungannya dengan koordinasi kerja yang terpadu dan terarah.
Page 11 OCR 0.958
2 Pa ad Pada perkembangan selanjutnya, struktur organisasi SGRO akan terus berkembang sesuai dengan perkembangan industri dan ekonomi untuk mendukung transformasi perusahaan menjadi aktivitas holding. Tercermin dari latar belakang pendidikan dan pengalaman yang dilewati karyawan. Pendidikan dan pelatihan turut SGRO jalankan untuk mempertahankan dan meningkatkan kualifikasi, serta kompetensi karyawan yang memiliki kualifikasi khusus melalui program pengembangan dan pelaksanaan pelatihan, seminar dan workshop. Dengan kombinasi pendidikan formal, pelatihan, dan pengalaman industri, manajemen SGRO siap menghadapi tantangan transformasi dan mendukung pencapaian tujuan strategis perusahaan. Berdasarkan informasi yang diberikan oleh manajemen SGRO, dengan adanya perubahan kegiatan usaha Perseroan dari yang sebelumnya bergerak di bidang operasional perkebunan kelapa sawit menjadi perusahaan holding, akan dilakukan penyesuaian terhadap struktur organisasi dan sumber daya manusia untuk mendukung arah strategis baru perusahaan. Restrukturisasi Organisasi Perubahan kegiatan usaha menyebabkan pergeseran fungsi utama dari operasional teknis menjadi fungsi manajerial, strategis, dan pengawasan terhadap anak-anak perusahaan. Sejumlah unit kerja yang sebelumnya menjalankan kegiatan operasional langsung di sektor perkebunan telah dialihkan atau ditransformasikan menjadi bagian dari entitas anak usaha yang lebih relevan dengan kegiatan tersebut. Pengelolaan SDM Karyawan yang sebelumnya terlibat dalam operasional perkebunan akan dialihkan (redeploymeni) ke entitas anak perusahaan yang tetap menjalankan kegiatan perkebunan, dan sesuai dengan kompetensi masing-masing. Sementara untuk posisi-posisi di perusahaan induk, telah dilakukan penyesuaian namun tidak terdapat perubahan struktur organisasi manajamen inti setelah perubahan kegiatan usaha. Hal tersebut dimungkinkan karena SDM yang sudah ada dapat menyesuaikan dengan perubahan kegiatan usaha, ditinjau dari pengalaman dan kualifikasi dari masing-masing bidang tugas. Ketersediaan dan Kecukupan Tenaga Kerja Saat ini, jumlah dan kompetensi tenaga kerja di tingkat holding akan disesuaikan sehingga mencukupi untuk mendukung operasional Perseroan sebagai entitas pengendali. Ketersediaan tenaga kerja tambahan, bila diperlukan, dapat dipenuhi melalui rekrutmen terbuka maupun pengalihan internal dari anak perusahaan. Dampak terhadap Karyawan Perubahan kegiatan usaha ini tidak menyebabkan adanya pemutusan hubungan kerja secara massal. Komunikasi internal dilakukan secara berkala dan terbuka untuk memastikan proses transisi berjalan dengan baik dan minim disrupsi. Perseroan juga memberikan dukungan berupa pelatihan dan pendampingan kepada karyawan yang terdampak perubahan agar dapat beradaptasi dengan peran dan tanggung jawab yang baru. Sementara itu tidak terdapat perubahan struktur organisasi manajamen inti setelah perubahan kegiatan usaha. Hal tersebut dimungkinkan karena SDM yang sudah ada dapat menyesuaikan dengan perubahan kegiatan usaha, ditinjau dari pengalaman dan kualifikasi dari masing- masing bidang tugas. Berikut susunan pengurus organisasi untuk perubahan kegiatan usaha SGRO.
Page 12 OCR 0.917
Susunan Struktur Organisasi Inti SGRO Sebelum dan Setelah Perubahan Kegiatan Usaha Jabatan/Tanggung Jawab No. | Nama Pengalaman/Kapasitas Sebelum Setelah 1. Budi Setiawan Halim | President Director President Director 2. Dwi Asmono Sustainability, Sustainability, Research and | Research and Development Development Director Director | Research & Development Services 3.1 Lim King Hui Commercial Commercial Director Director / Procurement Services 4. Hero Djajakusumah | Human Resources | Human Resources Director Director / Human Resource Services 5. | Parluhutan Sitohang | Palm Oil Operations | Palm Oil Director Operations Director 6 Heri Harjanto Finance Director Finance Director / Treasury Services Tax & Compliance Services ICT Services “Dapat dilihat setelah Accounting tabel Services Financial — System Services 7. Eris Ariaman | Corporate Affairs, | Corporate Affairs, Legal, and Plasma | Legal, and Plasma Director Director / Corporate Affairs & Legal Services 8. Velan Mahadevan Head of Agronomy | Head of Agronomy & Continuous | & Continuous Improvements Improvements Director — Director 9. | Mohd Rasakh Bin | Head of Engineering | Head of Abdullah & Operation Engineering & Operation / Engineering Services 10. | Ronald Romatua | Head of Internal | Head of Internal Marpaung Audit Audit / Internal Audit Services 11. | Bona Ranto Pasaribu | Head of | Head of Sustainability & Operations Sago Sustainability —& Operations Sago
Page 13 OCR 0.958
Berdasarkan struktur organisasi Rencana Perubahan Kegiatan Usaha, jumlah personel, dan pengelolaan manajemen Perseroan, maka secara umum hal tersebut telah cukup mendukung operasional kerja perusahaan dalam Rencana Perubahan Kegiatan Usaha secara pola bisnis layak untuk dilaksanakan. Aspek keuangan Kriteria kelayakan keuangan pada umumnya dilakukan dengan mengacu pada parameter investasi seperti Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), dan Profitability Index (PI). Analisis kelayakan atas Perubahan Kegiatan Usaha Perseroan harus didasarkan pada analisis inkremental dari dua skenario proyeksi keuangan, yaitu proyeksi keuangan tanpa Perubahan Kegiatan Usaha Perseroan dan proyeksi keuangan dengan Perubahan Kegiatan Usaha Perseroan. Analisis NPV bertujuan untuk melihat layak-tidaknya Perubahan Kegiatan Usaha Perseroan di masa depan jika ditinjau pada saat sekarang dari segi keuangan. Suatu proyek yang memiliki NPV positif berarti menguntungkan dan layak untuk dilaksanakan, begitu pula sebaliknya. Analisis Internal Rate of Return (IRR) bertujuan untuk melihat tingkat pengembalian dari Perubahan Kegiatan Usaha Perseroan di masa depan jika ditinjau pada saat sekarang dari segi keuangan. Suatu proyek yang memiliki IRR lebih besar dari pada tingkat diskonto yang digunakan berarti menguntungkan dan layak untuk dilaksanakan, begitu pula sebaliknya. Analisis Profitability Index (PI) adalah teknik penganggaran modal untuk mengevaluasi Perubahan Kegiatan Usaha Perseroan dalam kelangsungan usahanya atau profitabilitasnya dari di masa depan jika ditinjau pada saat sekarang dari segi keuangan. Suatu proyek yang memiliki PI lebih besar dari satu berarti menguntungkan dan layak untuk dilaksanakan, begitu pula sebaliknya. Untuk menentukan kelayakan, digunakan analisis NPV, IRR, dan PI inkremental/perubahan yang dihitung dari hasil selisih AKB untuk kapital (FCFF) Tanpa Perubahan Kegiatan Usaha Perseroan dengan AKB untuk kapital (FCFF) Dengan Perubahan Kegiatan Usaha Perseroan. Proyeksi Kelayakan Sebelum Perubahan Usaha (Dalam Ribuan Rupiah) Iditampilkan/dilanjutkan pada halaman berikutnya) 13
Page 14 OCR 0.707
Proyeksi Kelayakan Sebelum Perubahan Usaha (Dalam Ribuan Rupiah) INTERNAL RATE OF RETUAN, IRR NET PRESENT VALUE, NPV PROFMABIUTY INDEX, PI 29,651 8301459067 204796 USAIAH HT REALISASI PROYEKSI(RPOOO) 2022 2025 2026 2027 2028 2029 00 100 200 3.00 a00 s0 Case in Flow NetIncome 5410.232765 Lodo.K0a.611 1082069534 1101465145 1102823744 1103469263 Depresiation/Amortization 127.081.706 18.041.141 18001AA1 oo 18OKLAA1 36479141 36a79.ta1 Intorest (17) 127.234.136 67359737 48727809 11146,590 - : Salvage Value o - - - - TOTAL IN FLOW 5.664.548.608 0 1425805489 1128838934 1130652876 1139302885 1139248424 CASH OUT FLOW Investment Outlays (7541363.201) (7641363201) Capital Expenditure, CAPEX (83.057.068) (osas.sen) — (it170.608) (10027452) — (6081720) (6.081.720) 4/- Working Capital (835.310.301) (149.583.322) 478513507 (666525759) 1.605.432 179841 TOTAL OUTELOW (8020.220.570| (2621363201) (159.278.890) 467342899 (576553211) — (1476288) — (5.301.879) NET CASH FLOW 12355.681362 (7641363201) 966.526.599 1596181833 454.099.665 1131826597 1.134046545 Terminal Value 18416776728 FREE CASH FLOW 16.061094.766 (7691363201) 966.526.599 1596181833 454099665 1.134826597 19.550223.273 Discount Factor 100000 01551 0,83815 076735 070252 0164316 DISCOUNTED CASH FLOW 8301459067 (7641363.201) 384867559 1.337.861910 792.236.836 12.574.402.673 pROcerD (7641363201) (6674336602) (5.078.654.768) (4.624.555.103) (3.489.728.507) (2.355.681.962) PRESENT VALUE KAS MASUK 16223027754 11030689436 946.151.986 — 887.606.255 — R00381512 12578198554 PRESENT VALUE KAS KELUAR (7921568687) (7641362.201) (145821877) 391709924 (519152976) — (3.144.676) (3755281) Sumber: Manajemen SGRO (data diolah) Kelayakan sebelum perubahan kegiatan usaha diperoleh dari initial cost sebesar Rp 7.641.363.201 ribu terdiri dari spin off asset sebesar Rp428.894.239 ribu dan investasi penyertaan saham sebesar Rp 7.212.468.962 ribu. Hasil analisis kelayakan pada diskon factor 9,23Y6 didapatkan kriteria kelayakan IRR sebesar 29,65 Yo, NPV Rp8.301.459.067 ribu dan Pi 2,04796. Sedangkan kelayakan setelah perubahan kegiatan usaha disajikan sebagai berikut: Proyeksi Kelayakan Setelah Perubahan Usaha (Dalam Ribuan Rupiah) Iditampilkan/dilanjutkan pada halaman berikutnyal
Page 15 OCR 0.758
Proyeksi Kelayakan Setelah Perubahan Usaha (Dalam Ribuan Rupiah) r P URAIAN Tora ROYEKSI(RPOOO) 2025 2025 2027 2025 2029 1,00 200 300 1,00 5,00 CASH Flow NetIncome 5428938472 1143.730522 99032052 1052713225 1098262483 1143599530 Depreciaton/Amortitation 0 - - Interest(1T) 127234436 67359733 8727209 1n146590 Salvage Value 0 - . TOTAL IN FLOW 5556.172309 1211.090.60 1039359261 1Los3a59315 1098262483 1125599500 CASH OUTELOW Investment Outlays (7212268562) Capital Expenditure, CAPEX - - - #/- Working Capital (801285677 (159.630153) a2hato1t0 (68782816) 2507051 (rassna)| TOTAL OUT FLOW @erasia639) (159.530.269) az4ato.Ka0 (667582316) 2507001 (7a9.13) NET CASH FLOW “2057482331 1051460091 1.463770301 396176899 1100769564 1142849677 Terminal Value 19559738504 FREE CASH FLOW 16502296173 1051460091 11463770301 396176999 1100769564 19.702.588.180 Discount Fartor 01551 0,83816 076735 0,70252 Oeazas DISCOUNTED CASH FLOW 2726365.662 962625265 1226379.350 304006344 773311136 12672012530 proceeo (6261008871) (4097258571) (4301061571) (2200292001 (2057442331) PRESENT VALUE KAS MASUK 16240320215 1-108.769.017 27453362 BISIS2624 771SA9B6S 12672494847 PPRESENT VALUE KAS KELUAR (1513954552) (148123:752) 385.725.488 (512346250) 176127 jaszana) INTERNAL RATE OF RETURN, IRA 3taan NET PRESENT VALUE, NPV 8.726365.662 PROFITABILITY INDEX, PI 216135 Sumber: Manajemen SGRO (data diolah) Kelayakan setelah perubahan kegiatan usaha diperoleh dari initial cost sebesar Rp 7.212.468.962 ribu yaitu dari investasi penyertaan saham. Hasil analisis kelayakan pada diskon factor 9,23Y6 didapatkan kriteria kelayakan IRR sebesar 31,444, NPV Rp8.726.365.662 ribu dan PI 2,1613 Dari hasil perhitungan diperoleh hasil AKB untuk kapital (FCFF) diatas, analisis perhitungan NPV, IRR, dan PI mengalami inkremental/perubahan seperti tabel berikut. Kriteria Kelayakan Sebelum dan Setelah Perubahan Kegiatan Utama (Dalam Ribuan Rupiah) URAIAN Sebelum Perubahan Setelah Perubahan Incremental 2024-2029 2024-2029 2024-2029 1 Arus Kas Bersih Untuk Kapital 16.061.094.766 16.502.296.173 441.201.407 2 Internal Rate of Return (IRR) 29,651 31,446 1,791 3 Net Present Value (NPV) 8.301.459.067 8.726.365.662 424.906.596 4 Profitability Index (PI) 2,04796 2116135 0,11340 Sumber: Hasil analisis Berdasarkan tabel diatas, terlihat bahwa dengan metode arus kas bersih (AKB) untuk kapital, kriteria kelayakan dari IRR, NPV, dan PI setelah perubahan kegiatan usaha lebih baik dibandingkan dengan sebelum perubahan kegiatan usaha menjadi aktivitas perusahaan holding (KBLI 64200). Hal ini menunjukkan bahwa aksi korporasi Perseroan terkait perubahan kegiatan usaha menjadi aktivitas perusahaan holding (KBLI 64200) memberikan kontribusi positif dan layak untuk dilaksanakan.
Page 16 OCR 0.913
2 2 Par ad Berdasarkan hasil analisis atas seluruh data dan informasi yang telah diterima IDR dan dengan mempertimbangkan semua faktor yang relevan yang mempengaruhi dalam analisis kelayakan, maka IDR berpendapat bahwa Perubahan Kegiatan Usaha adalah layak secara finansial. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Perubahan Kegiatan Usaha layak untuk dilaksanakan.
Page 17 OCR 0.956
II. KETERSEDIAAN TENAGA AHLI SEHUBUNGAN DENGAN RENCANA PERUBAHAN KEGIATAN USAHA Perubahan kegiatan usaha Perseroan dari usaha perkebunan dan industri kelapa sawit serta perdagangan besar buah yang mengandung minyak menjadi aktivitas perusahaan holding dengan kode KBLI 64200 dapat didukung dan dikembangkan dengan kualifikasi dan kompetensi sumber daya manusia (SDM) Perseroan yang ada saat ini. Sehubungan dengan perubahan kegiatan usaha menjadi perusahaan holding, SGRO telah mengembangkan strategi untuk mempertahankan jajaran manajemen dan staf operasional yang ada, dengan pertimbangan bahwa pengalaman dan keahlian mereka sangat relevan untuk mendukung lini usaha Perseroan setelah perubahan kegiatan usaha. Transformasi dari usaha perkebunan dan pabrik kelapa sawit menjadi aktivitas perusahaan holding dengan kode KBLI 64200 dilakukan dengan keyakinan bahwa kualifikasi dan kompetensi sumber daya manusia (SDM) yang ada saat ini mampu mendukung keberhasilan model bisnis baru tersebut. SGRO melihat bahwa tenaga ahli yang saat ini berada di dalam struktur perusahaan memiliki keahlian spesifik dan pengalaman yang tak ternilai, yang dapat terus dimanfaatkan untuk memperkuat operasional dan mendorong pertumbuhan anak perusahaan. Saat ini SGRO telah memiliki sumber daya manusia dan tenaga ahli yang cukup kompeten untuk mendukung kegiatan usaha yang baru. Tenaga ahli tersebut meliputi: 1 Orang Direktur Utama 1 Orang Direktur Sustainability, Research and Development 1 Orang Direktur Commercial 1 Orang Direktur Human Resources 1 Orang Direktur Palm Oil Operations 1 Orang Direktur Finance 1 Orang Direktur Corporate Affairs, Legal, and Plasma 1 Orang head yang membawahi i Agronomy & Continuous Improvemenis 1 Orang head yang membawahi Divisi Engineering & Operation 1 Orang head yang membawahi Divisi Internal Audit 1 Orang head yang membawahi Divisi Sustainability & Operations Sago VVVYVYVYVYYYU Selain itu, SGRO menyadari pentingnya fleksibilitas dalam menghadapi dinamika pasar dan tuntutan bisnis yang terus berkembang. Untuk itu, SGRO telah memastikan bahwa tenaga ahli yang ada saat ini cukup kompeten untuk mendukung kegiatan usaha perusahaan holding. Namun, SGRO juga membuka peluang untuk menambah tenaga ahli baru yang memiliki kualifikasi dan keahlian sesuai dengan kebutuhan strategis di masa depan. Langkah ini menunjukkan komitmen SGRO dalam terus beradaptasi dengan perkembangan bisnis dan menciptakan struktur organisasi yang kuat demi keberhasilan perusahaan holding. 17
Page 18 OCR 0.960
IV. PENJELASAN, PERTIMBANGAN DAN ALASAN DILAKUKANNYA PERUBAHAN KEGIATAN | USAHA Saat ini Perseroan bergerak dalam bidang perkebunan buah kelapa sawit, industri minyak mentah kelapa sawit (CPO), industri minyak mentah inti kelapa sawit (CPKO) dan perdagangan besar buah yang mengandung minyak. Sejalan dengan strategi Perseroan dan upaya Perseroan untuk meningkatkan kinerja serta mendorong pertumbuhan kinerja Perseroan secara berkelanjutan dan untuk meningkatkan nilai bagi para pemegang saham di masa mendatang, maka Perseroan memandang perlu melakukan reorganisasi kegiatan usaha dengan fokus pada bidang investasi penyertaan modal pada entitas anak dan cucu (subsidiaries) untuk meningkatkan nilai (value) bagi subsidiaries Perseroan sesuai Visi dan Misi Perseroan. Untuk itu Perseroan berencana mengubah kegiatan usaha utama dari perusahaan yang bergerak dalam bidang perkebunan dan industri kelapa sawit serta perdagangan besar buah yang mengandung minyak menjadi perusahaan holding. Dalam rangka perubahan kegiatan usaha Perseroan menjadi perusahaan holding, maka Perseroan berencana untuk melepaskan/mengalihkan aset-asetnya baik berupa aset tetap berupa tanah dan perkebunan kelapa sawit, pabrik kelapa sawit, dan pembangkit listrik tenaga biogas (PLTBg) maupun barang bergerak milik Perseroan yang dipergunakan untuk mendukung usaha perkebunan dan pabrik kelapa sawit dan PLTBg Perseroan kepada entitas anak. Pengalihan aset tetap kepada entitas anak akan dilakukan oleh Perseroan setelah diperolehnya persetujuan RUPS dan diperolehnya persetujuan pengalihan hak atas tanah-tanah Perseroan yang berstatus Hak Guna Usaha (“HGU”) dan Hak Guna Bangunan (“HGB”) dari pejabat yang berwenang. Pengalihan tanah HGU dan HGB dari SGRO ke entitas anak dimungkinkan, namun harus dilakukan melalui proses formal berupa balik nama sertipikat hak atas tanah. Balik nama ini menandai pengalihan hak secara legal, sehingga entitas anak dapat sah mengelola aset tersebut. Setelah proses balik nama selesai, entitas anak dapat melanjutkan dengan pengurusan izin-izin yang diperlukan, seperti Persetujuan Lingkungan (Perling) dan Izin Usaha Perkebunan (IUP), atas nama mereka sendiri untuk memastikan kepatuhan hukum terhadap kegiatan usahanya. Perseroan akan mengalihkan aset-aset miliknya kepada dua (2) entitas anak Perseroan yaitu PT Palma Timur Sejahtera dan PT Gading Jaya Agro dengan rincian sebagai berikut: Pengalihan Aset Perseroan Kepada PT Palma Timur Sejahtera, Entitas Anak Perseroan akan mengalihkan kepada PT Palma Timur Sejahtera, entitas anak, aset tetap berupa tanah dan perkebunan kelapa sawit dan segala sesuatu yang berada diatasnya atau melekat padanya yang berstatus Hak Guna Usaha dengan rincian sebagai berikut: Sertipikat Hak Guna Usaha Nomor 00211 seluas 1.016,9352 hektar Sertipikat Hak Guna Usaha Nomor 00212 seluas 179,9588 hektar Sertipikat Hak Guna Usaha Nomor 00213 seluas 8,1745 hektar Sertipikat Hak Guna Usaha Nomor 00214 seluas 3,4157 hektar Sertipikat Hak Guna Usaha Nomor 00215 seluas 0,8076 hektar Sertipikat Hak Guna Usaha Nomor 00216 seluas 0,4479 hektar Sertipikat Hak Guna Usaha Nomor 00217 seluas 4,1720 hektar Sertipikat Hak Guna Usaha Nomor 00218 seluas 1,0334 hektar Sertipikat Hak Guna Usaha Nomor 00219 seluas 1,9175 hektar dengan luas total 1.216,8626 hektar yang terletak di Desa Cinta Jaya, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Provinsi Sumatera Selatan. 18
Page 19 OCR 0.948
kd Pena Nilai aset tetap yang akan dialihkan kepada PT Palma Timur Sejahtera adalah Rp20.355.000.000,- (dua puluh miliar tiga ratus lima puluh lima juta rupiah). Selain itu Perseroan juga akan mengalihkan aset berupa mesin dan alat pertanian, kendaraan, dan aset lainnya seperti persediaan/inventory dengan nilai Rp291.000.000,- (dua ratus sembilan satu juta rupiah). Sehingga total nilai aset Perseroan yang akan dialihkan kepada PT Palma Timur Sejahtera adalah Rp20.646.000.000,- (dua puluh miliar enam ratus empat puluh enam juta rupiah). Pengalihan Aset Perseroan Kepada PT Gading Jaya Agro, Entitas Anak Perseroan akan mengalihkan kepada PT Gading Jaya Agro, entitas anak, aset tetap berupa tanah dan perkebunan kelapa sawit, pabrik kelapa sawit, dan pembangkit listrik tenaga biogas (PLTBg) beserta segala sesuatu yang berada diatasnya atau melekat padanya yang berstatus Hak Guna Usaha dan Hak Guna Bangunan dengan rincian sebagai berikut: Ki) Sertipikat Hak Guna Usaha Nomor 02 seluas 3.243,46 hektar ii) Sertipikat Hak Guna Usaha Nomor 00264 seluas 14,09 hektar (iii) Sertipikat Hak Guna Usaha Nomor 00265 seluas 11,12 hektar tiv) Sertipikat Hak Guna Usaha Nomor 00267 seluas 15,03 hektar dengan luas total 3.283,70 hektar yang terletak di Desa Kayu Labu dan Desa Pulau Geronggang, Kecamatan Pedamaran Timur, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Provinsi Sumatera Selatan. (W Sertipikat Hak Guna Bangunan Nomor 01 seluas 118,595 hektar (vi) Sertipikat Hak Guna Bangunan Nomor 00002 seluas 1,985 hektar (vii) Sertipikat Hak Guna Bangunan Nomor 00003 seluas 1,986 hektar (viii) Sertipikat Hak Guna Bangunan Nomor 00094 seluas 1,987 hektar (ix) Sertipikat Hak Guna Bangunan Nomor 00005 seluas 1,980 hektar (x) Sertipikat Hak Guna Bangunan Nomor 00095 seluas 1,998 hektar (xi) Sertipikat Hak Guna Bangunan Nomor 00007 seluas 2 hektar (xii) Sertipikat Hak Guna Bangunan Nomor 00008 seluas 1,979 hektar dengan luas total 132,51 hektar yang terletak di Desa Kerta Mukti, Kecamatan Mesuji Raya, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Provinsi Sumatera Selatan. Nilai aset tetap yang akan dialihkan kepada PT Gading Jaya Agro adalah Rp361.077.100.000,- (tiga ratus enam puluh satu miliar tujuh puluh tujuh juta seratus ribu rupiah). Selain itu Perseroan juga akan mengalihkan aset berupa mesin dan alat pertanian, kendaraan, alat berat dan aset lainnya seperti persediaan/inventory dengan nilai Rp47.171.000.000,- (empat puluh tujuh miliar seratus tujuh puluh satu juta rupiah). Sehingga total nilai aset Perseroan yang akan dialihkan kepada PT Gading Jaya Agro adalah Rp408.248.100.000,- (empat ratus delapan miliar dua ratus empat puluh delapan juta seratus ribu rupiah). Total nilai aset Perseroan yang akan dialihkan kepada PT Palma Timur Sejahtera dan PT Gading Agro Jaya adalah Rp428.894.100.000,- (empat ratus dua puluh delapan miliar delapan ratus sembilan puluh empat juta seratus ribu rupiah). Total nilai aset yang akan dialihkan tersebut di bawah batasan nilai Transaksi Material sebagaimana dimaksud di dalam POJK 17/2020, karena kurang dari 2096 ekuitas Perseroan. Berdasarkan laporan keuangan tahunan Perseroan (audited) per tanggal 31 Desember 2024 ekuitas Perseroan adalah Rp 6.210.020.000.000,- (enam triliun dua ratus sepuluh miliar dua puluh juta rupiah) sehingga nilai transaksi pengalihan kurang dari 2096 dari ekuitas Perseroan. Kendati demikian, Direksi memandang 19
Page 20 OCR 0.952
rd Panai perlu untuk menyampaikan kepada para pemegang sahsam dan memohon persetujuan dari para pemegang saham dalam RUPS Luar Biasa sebagai wujud pelaksanaan tata kelola perusahaan yang baik. Tidak ada utang/liabilitas yang melekat pada aset-aset yang akan dialihkan. Aset-aset tersebut akan dialihkan melalui mekanisme jual beli oleh dan antara Perseroan selaku penjual dan entitas anak selaku pembeli. Transaksi pengalihan aset akan dilakukan dengan syarat- syarat dan ketentuan-ketentuan yang wajar (arm 'S-length). Sumber dana PT Palma Timur Sejahtera dan PT Gading Jaya Agro untuk melakukan transaksi pembelian aset-aset tersebut berasal dari setoran modal (eguity injection) pemegang saham. Sehubungan dengan hal tersebut, Perseroan perlu untuk melakukan perubahan KBLI, menjadi Aktivitas Perusahaan Holding dengan kode KBLI 64200. Kelompok ini mencakup kegiatan dari perusahaan holding (ho/ding companies), yaitu perusahaan yang menguasai aset dari sekelompok perusahaan subsidiari dan kegiatan utamanya adalah kepemilikan kelompok tersebut. "Holding Companies" tidak terlibat dalam kegiatan usaha perusahaan subsidiarinya. Kegiatannya mencakup jasa yang diberikan penasihat (counse//ors) dan perunding (negotiators) dalam merancang merger dan akuisisi perusahaan. Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya perubahan kegiatan usaha antara lain: 1. Efisiensi operasional. Dengan memisahkan pengelolaan perkebunan dan pabrik kelapa sawit menjadi entitas anak, setiap unit bisnis dapat lebih fokus pada kegiatan inti mereka, sehingga meningkatkan produktivitas dan kinerja secara keseluruhan. Selain itu, perubahan ini memberikan Perseroan kemampuan untuk mengelola grup perusahaan secara tebih terpusat, dengan fokus pada strategi bisnis, pengelolaan aset, dan pengawasan operasional anak perusahaan. 2. Fleksibilitas dan peluang diversifikasi. Sebagai perusahaan holding, Perseroan dapat mendiversifikasi portofolio bisnisnya dengan memasuki sektor lain yang lebih menjanjikan, yang dapat membantu mengurangi risiko ketergantungan pada industri kelapa sawit. Pola bisnis holding juga memungkinkan Perseroan untuk memanfaatkan peluang merger dan akuisisi, memperluas jangkauan bisnisnya, dan meningkatkan nilai perusahaan secara keseluruhan. Selain itu, dengan menjadi holding, Perseroan dapat memberikan arahan strategis yang lebih terorganisir kepada anak perusahaan, memastikan bahwa setiap entitas bergerak sesuai dengan visi dan misi grup. 3. Peluang pertumbuhan strategis Keunggulan menjadi perusahaan holding adalah efisiensi dalam investasi dan pengelolaan sumber daya, di mana Perseroan dapat mengalokasikan dana dan aset berdasarkan prioritas strategis. Selain itu, peran Perseroan sebagai penasihat dan perunding dalam proses merger dan akuisisi memberikan keunggulan kompetitif dalam memperluas jangkauan bisnis. Dengan pola bisnis ini, Perseroan memiliki kemampuan untuk mengelola grup perusahaan secara lebih strategis, membuka peluang baru, dan tetap kompetitif di pasar yang dinamis. 20
Page 21 OCR 0.956
Sehubungan dengan rencana perubahan Kegiatan Usaha Perseroan yang akan dimohonkan persetujuan RUPS Luar Biasa Perseroan, diperlukan persetujuan tertulis dari Wali Amanat dalam rangka penerbitan obligasi dan sukuk ijarah Perseroan dan para kreditur Perseroan sebagai berikut: 1. PT Bank Permata Tbk (“Bank Permata”) selaku Wali Amanat berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan dalam rangka penerbitan Obligasi dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Sampoerna Agro yang dibuat oleh Bank Permata selaku Wali Amanat dan Perseroan selaku emiten obligasi dan sukuk ijarah. 2. PT Bank UOB Indonesia (“Bank UOB”) selaku Kreditur berdasarkan Perjanjian Kredit yang dibuat antara Bank UOB selaku Kreditur dan Perseroan selaku Debitur. 3. PT Bank OCBC NISP Tbk (“Bank OCBC”) selaku Kreditur berdasarkan Syarat-syarat dan Ketentuan-ketentuan Standar sehubungan dengan Fasilitas Perbankan dari Bank OCBC yang telah diterima dan disetujui oleh Perseroan selaku Debitur. Perseroan telah mendapatkan persetujuan tertulis dari Bank Permata, Bank OCBC, dan Bank UOB sehubungan dengan rencana perubahan Kegiatan Usaha dimaksud. Persetujuan dari Bank Permata disampaikan di dalam surat Bank Permata nomor 0094/SK/SS/FI/CB/04/2025 perihal Tanggapan atas Rencana Perubahan Kegiatan Usaha PT Sampoerna Agro Tbk tanggal 29 April 2025. Persetujuan dari Bank OCBC disampaikan di dalam surat Bank OCBC nomor 082/WBD- EXT/EK/IV/2025 perihal Persetujuan Perubahan Kegiatan Usaha tanggal 30 April 2025. Persetujuan dari Bank UOB disampaikan di dalam surat Bank UOB nomor 2025/CFS- LO/LTR/CBK/0177 perihal Persetujuan atas Permohonan Kegiatan Usaha PT Sampoerna Agro Tbk tanggal 2 Mei 2025. 21
Page 22 OCR 0.955
V. PENGARUH PERUBAHAN KEGIATAN USAHA PADA KONDISI KEUANGAN PERSEROAN Perubahan kegiatan usaha diproyeksikan memberikan kontribusi dan pengaruh positif pada kondisi keuangan Perseroan. Meskipun Perseroan kehilangan pendapatan langsung dari kegiatan usaha perkebunan kelapa sawit, pabrik kelapa sawit, dan perdagangan minyak kelapa sawit, namun imbal hasil investasi penyertaan modal pada subsidiaries dan pemberian jasa penasihat (counse//ors) dan perunding (negotiators) dapat mensubstitusi pendapatan dan manfaat keuangan dari kegiatan usaha sebelumnya sehingga tetap dapat meningkatkan nilai bagi para pemegang saham di masa mendatang. Laporan Keuangan proyeksi didasarkan pada Laporan Keuangan tersendiri (Laporan Keuangan Entitas Induk saja). Proyeksi Posisi Keuangan SGRO Setelah Perubahan Usaha (Dalam Ribuan Rupiah) sebagai berikut: Iditampilkan/dilanjutkan pada halaman berikutnyal 22
Page 23 OCR 0.440
2 Pa Proyeksi Posisi Keuangan SGRO Setelah Perubahan Usaha (Dalam Ribuan Rupiah) Kesiisasi Proyeker Tosarnorg Uraian Fvo24 Fv2025 Fv2n26 Fv2o2r Fv2028 Fv2029 cacn Aset JASET LANCAR Kas dan bank 189004770. BE9SOAASG 1377401380 148TASNTBI 2288201383 3.106051.020 Piutang usaha 2BAT3GIT 3200967 IOBLAN IOME1SO—” 2968727 2940,189 Piutang laindain 51960183 S796DABI- S7SEONG3I 57960183 572083 57060189 Persediaan 36007.239 : : - - . Asetbiologis 6591705 - 2 - - s Pajak dibayar dimuka 1287780 MM287TAO 14287740 14281740 14287740 14287740 Asetlancarlainnya 948326 046325 246325 246326 916.326 946326 TOTAL ASET LANCAR BINSTTSAA BO63RSAT2 MABISTTOA ASESGT2NOG 2IGAISKI2I BATNUSAGB. — S700ki "ASET TIDAK LANCAR Penyertaan saham 1212468962 7212468962 7.21246BKC2 7212108962 7212468962 7212468982 Piutang pihak berelasi 1420881317 1420881317 LA20BBI317 1420881317 1420881317 1420881317 Aset lenamam, neto G2esa1t42 : : - : - Asettetap - oto 83815290 - - - ' - Asotlsindain 21852434 TIBS2AM DIBS2AH 21A62AM DIBSIAIK TABSPAM TOTAL ASET TIDAK LANCAR BEO1EO17AS B655202713 A6I5202713 635202719 BSS202TII BGSS20271I — cak JUMLAH ASET 9195269325 GO1BS2OUS TOMOLATOTGO O21BATATO1 11019537042 MASI7IGBAOT. 5,20 LUABILITASDAN EKUITAS LIABILITASLANCAR Utang bank jangka pendek 2 s : : 2 z Utang usaha 135815:650 : - - - Utang len-ain 1013289 7018289 7013289 7013289 TO12A9 7014288 Labs konak IOAHASI2- 18M1GI2— 1913612 INANSBI2 19A1BI2 19113612 Utang pajak ATIOTBS TAASTOBA 26312706 3622880 3RGANSAB 37881097 Utang obligasi an jarah jatuh tempo 386308715 205200000 677.835268 # : : Asetlancar laindain io2r3a307 102139387 102733387 102738387 102799387 102739387 Jumlah Liabilitas Lancar (SaST25AS8 MOOSITIT2 o B32BOB2G2 oNGSOSOATA oo METSOSBAG oo AGETANIST 23 K0) LIABILITAS JANGKA PANJANG Ulang obligasi dan ijarah jangka panjang 582835288 677635265 - - - Utang lain-lain jangka panjang ALSALON5 ANGALOIS MISALOIS A16MIO15 ALGMMO1S 41641015 Jumlah Liabiitas Jangka Satanann TAM623 oo KSO oo MGOS oo MIS01S oo MSTOIS “Gain JUMLAH LABILITAS IBEO2012N AA27T33RSS oo BTAAAS2T7 oo DOGISLA9I oo MIOASOSSI TOBSETATO 33an Ekuitas Modal saham IEII2AA00 363T2MA00 38372440 363724400 363724400 363724400 Tambahan Modal Disetor BSIOL127 855301127 BISIOLA2T 886301127 86530127 855301127 Selisih ransaksi dengan kepentingan nonpengendali 403752 408752 403752 403752 403752 403762 Seldolaba Saido Laba Rugi) Ditahan 5385608329 6355638329 7499369151 BA9OOO1204 9542714428 10640976912 Saldo Laba (Rugi) 1143730822. 990632052 1052713225 1098.262483 1143599500 Deviden (easoooo0n (475000000) Tsocon0ne) (050900000) (1.375.000.000) Jumlah Ekuttas TSTEOGTSOS BAS579A3O 0204430483 AOOT2AA3TOT MOBAOANGAGI 11.625005780 G5 JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 9MNS2S9I29 BE2LEB2085 1010879739 TOLAATASOT MTONOSSTNAZ MTSITIASAT —s22 Sumber: Manajemen SGRO (data diolah) 23
Page 24 OCR 0.940
Peiaai Dengan Perubahan Kegiatan Usaha, aset lancar dalam neraca keuangan SGRO diproyeksikan menjadi sebesar Rp 3.182.185.468 ribu pada tahun 2029 dari Rp 333.577.584 ribu pada tahun 2023 atau diproyeksikan rata-rata naik sebesar 57,00Yo selama tahun 2024-2029 (CAGR), aset tidak lancar dalam neraca keuangan SGRO diproyeksikan menjadi sebesar Rp 8.655.202.713 ribu pada tahun 2029 dari Rp 8.801.691.745 ribu pada tahun 2023 atau diproyeksikan rata-rata turun sebesar -0,3496 selama tahun 2024-2029 (CAGR), liabilitas jangka pendek SGRO diproyeksikan menjadi sebesar Rp 166.741.385 ribu pada tahun 2029 dari Rp 635.725.438 ribu pada tahun 2024 atau diproyeksikan rata-rata turun sebesar -23,48Yo selama tahun 2024-2029 (CAGR), pada liabilitas jangka panjang SGRO diproyeksikan menjadi sebesar Rp 41.641.015 ribu pada tahun 2029 dari Rp 924.476.283 ribu dari tahun 2024 atau diproyeksikan rata-rata turun sebesar - 46,21Yo selama tahun 2024-2029 (CAGR), dan nilai ekuitas SGRO diproyeksikan menjadi Rp 11.629.005.780 ribu pada tahun 2029 dari Rp 7.575.067.608 ribu pada tahun 2024 atau diproyeksikan rata-rata naik sebesar 8,95”6 selama tahun 2024-2029 (CAGR). Proyeksi Laba Rugi SGRO Setelah Perubahan Usaha (Dalam Ribuan Rupiah) sebagai berikut: Iditampilkan/dilanjutkan pada halaman berikutnyal 24
Page 25 OCR 0.634
Paya Proyeksi Laba Rugi SGRO Setelah Perubahan Usaha (Dalam Ribuan Rupiah) Proyeksi 2024-2029 Uralan Fvzo24 —— FY2025 Fv2025 Fv2027 Fv2023 Fv2029 CAGR PENDAPATAN Tandan buah segar 106.129.085 : - - - « Minyak sawit mentah 493.005.283 : - - : - Ini sawit 90,536 888 : Laindain 1815754 - - : - P Pendapatan Manajemen Fee 5 Ghoono0o — enoovo0o — s0g0n000 — 60000000 sa.ooocan Jumlah Pendapatan GatAszata — Godoonoo oo KOMONOUO — ADOOAOO — GOOUONOO KOROASTO “-39E7 BEBAN POKOK PENDAPATAN - HPP (655.286.011) - - : e Total Beban Langsung (65 26011) : 7 : —— Hoooor| TABABRUTO I6z253I8 oo badanowa oo GnONagOn oo GMUADAO o GOOOOO00 — GUOTOKO “10G2x! BEBAN OPERASIONAL Beban umum dan administrasi Beban penjualan dan pemasaran (10509.398) - - - : - Beban umum dan administrasi Biaya Personel (DS185068) (3TAT2098) (38902787) (42501795) MS2644M) (48205603) Non biaya personel (11671690) (12141962) (12631162) (13140113) — (13689550) — (14.220.319) Pendapatan Deviden Ona98BE50 BTGTABSIT B973ASA9 924261796 951.232268 1009.292881 Beban lainnya (000367852) 5 - - - - Penyusutan (8.099826) - : 2 # 2 TOTAL BEBAN 738565218 830132555 BAABO25EO BEROISERT oSO7ABII TEBEI “500 LABA (RUGI USAHA TISASAZT 090152556 SOAROSNO O2ASIOSUT OG2OOIAOI 1006NESSI 537 Pendapatan (beban) Ksuangan Pendapatan keuangan 174819728 174613728 174613728 174813728 174613728 174612728 Beban keuangan (69551264) 6358638) (62471550) (14.230500) : 5 Pendapatanpengalihan aset 289800260 TOTAL BEBAN B102A6Z IA0SII TAS OA MAS AS “1659xi TABA SEBELUM PAJAK 0625681 AZTBAU7906 1O16OAATS8 AOBASATIS MANOT2ON ANBTATOT “— GgK BEBAN PAJAK PENGHASILAN - NETO - Bean pajak penghasilan 1970258) @A457.084) (2R3N2TOB) (36225290) (386M9SA8) (I7ABLO9T) LABA TAHUN BERJALAN 155283425 ABTION22 WOKILOS2 105271325 MOOR262AB9 MMKISOOSIO 95K Sumber: Manajemen SGRO (data diolah) Setelah Perubahan Kegiatan Usaha, pendapatan SGRO diproyeksikan sebesar Rp 60.000.000 ribu pada tahun 2029 dari Rp 691.492.010 ribu pada tahun 2024 atau diproyeksikan rata-rata turun sebesar -38,674o selama tahun 2024-2029 (CAGR), Laba (Rugi) Kotor diproyeksikan menjadi sebesar Rp60.000.000 ribu pada tahun 2029 dari Rp 36.225.999 ribu pada tahun 2024 atau diproyeksikan rata-rata naik sebesar 10,62”6 selama tahun 2024-2029 (CAGR), Laba (Rugi) Operasi diproyeksikan menjadi sebesar Rp 1.006.866.959 ribu pada tahun 2029 dari Rp 775.191.217 ribu pada tahun 2024 atau diproyeksikan rata-rata naik sebesar 5,3746 selama tahun 2024-2029 (CAGR). Laba (Rugi) Tahun Berjalan diproyeksikan menjadi sebesar Rp 1.143.599.590 ribu pada tahun 2029 dari Rp855.283.425 ribu pada tahun 2024 atau diproyeksikan rata-rata turun sebesar 5,9896 selama tahun 2024-2029 (CAGR). 25
Page 26 OCR 0.512
2 Par ad Proyeksi Posisi Keuangan SGRO Sebelum Perubahan Usaha (Dalam Ribuan Rupiah) sebagai berikut: Reslsasi Proyeksi Uraian Fx202a —— 1v2025 rvzn2s 1207 Franga Evan 2015-2015 2024 2025 2025 2027 2028 2029 aa Aser ASET LANCAR Kas don bank 180604770 Gsas7nga La7manoa9 Lad6ainata 2781170060 2000216605 Piutang usaha 2ai7asI7 o2173sn oo O217asIn oo 2a17neIn oo 2amSn 2enasar Piutang Isin-lain Bnseotes srasora — saco1ea — sriseotas—ssto.tsa— 57.ogo.te3 Persediaan 38007239 wesossa oo aza0es oo WS2SO1 oo 20702774 33705008 Asetbiologts 6887700 GS97709 587700 6587700 Gss7700-— 6587700 Pajakeibayar dimuka tA2817A0 14287740 14281740 MA2017A0 281740 14.201.740 Aset lancar lainnya waeare oo gasa20 0401328 9461325 9461325 os a25 TOTAL ASET LANGAR 3BST7SA —ROLA27.166 147279079 1SES23M050-— LARIBIAAIO 32LOS789 SAS ASET TIDAK LANGAR Penyertaan saham Tazasnse2 1212400002 TanpUeese2 T2h2kcnse2 Tarndensed Tar anoe2 Piutang pihak beretasi Ieamat7 A0BEtAN LApna6tAI7 YA20B6LI17 Laz000na1 1A20s81.317 Asettaramam, neto S2esut42 — SiAML475 AtMsasa7 oo sn4sn0e oo memes Gc265507) Asettetap- neto mbaraaso #et0taw— B074070 s21ee172 06740206 06.730.300 Aset lainsiain BNASPASN MAASPAM PiBspAm oo OPi0sp43a 2raspda 2r.asp 134 TOTAL ASET TIDAK LANCAR TBO16S1.TAS -BIIIL2M6,172 TBGATSGIG —BTTBAGLSASTAB.O6A.526BT1T.GS7.1O7. OT TUMUHASET 9.135.269329 59477ASI7 10207754667 10367695599 11170902538 11909554285” 5524 lunbtuTaS Dan EKUITAS uRBIUTAS LANCAR. Utang banicjangka pendek 2 2 z 5 ' - Utang usaha 185815630 138815630 1SMMSSSO MSMNSES TASBISSSO—4I6O1S6S0 Utang lain-lain To13289— Tota2a0 — Tora2eo oo Tora200 701269 701200 Uabilitas kontrak tamasi2 sena sn1tnet2 tartaet2— tosiae12— tattastz Utang pajak 4.159.785 15.140.497 21.200.244 3297r.ee0 32.754.804 32.906.960 Utang obligasi dan arah jatuh tempo sesaoa71s 205200000 677025260 8 2 - Aset lancar lain-lain to27s3387 to27ssae7 oo ton7aaaen oo sonTaKaan oo 1027383A7 100.7ANSET Jumlah Yabilitas Lancar Gas75A38 A8SO75K35 Oo DISINI IINOALG3T —2NAROAS2 297612907. —IAOBK UABIUTAS JANGKA PANJANG Utang banikjangka panjang - Urang obligasi dan ijarah jangka panjang. 882.635.268 — 677.635.268 “ # Utang pihak berelasi : Utang lain-Isinjaneka panjang 41011015 Mesr01s Ateero1s oo ateenans oo atsana1s oo ansaro1g Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 924.476.283 719.276.283 41.691.015 41.691.015 41641015 41.641.015 “46,211 JUMLAH UAbILTAS: 1360201721 W204301.718 HO05.21p.a6a 338680652 IASO7LA7 3925322. “26304 trurras Modal saham 3sa7p4a00 3snT2aM00 senTanao0 363721400 IcaTaaU00 — 3ea724.K00 Tambahan Madal Disetor 856201127 855301127 855301127 855301127 855201127 855301127 Selisih transaksi dengan kepentingannonpenger 403752 403,752 402752 408.752 ao3.752 402.752 Saldo laba Saldo Laba (Rugi) Ditahan 6385648329 GISSEIMI2I 7SOGOMRMMO BASAI12I2I 9559576068 10662401811 Saldo Laba (Rugi) Los0a0ne11 1052060584 1101465145 1102823744 1.103.469283 Deviden (225000000) (475.000.000) — (750.000.000) (1.050.000.000) (1.375.000.000) Jumlah Burtas TS1s0srGas B.390172.719 9202542202 10029007347 10.189.090 11610300373 BS JUMLAH TIABTUTAS DAN EKUITAS 2135260320 Ss0A7TASIT 102077SA667 10367585253 TL17OO02957. TLNGESARS. ES Sumber: Manajemen SGRO (data diolah) Sebelum Perubahan Kegiatan Usaha, aset lancar dalam neraca keuangan SGRO diproyeksikan menjadi sebesar Rp3.231.887.189 ribu pada tahun 2029 dari Rp333.577.584 ribu pada tahun 2023 atau diproyeksikan rata-rata naik sebesar 57,49Yo selama tahun 2024-2029 (CAGR). Aset tidak lancar dalam neraca keuangan SGRO diproyeksikan menjadi sebesar Rp8.717.667.107 ribu pada tahun 2029 dari Rp 8.801.691.745 ribu pada tahun 2023 atau diproyeksikan rata-rata turun sebesar -0,19Y5 selama tahun 2024-2029 (CAGR). Liabilitas lancar SGRO diproyeksikan menjadi sebesar Rp297.612.907 ribu pada tahun 2029 dari Rp635.725.438 ribu pada tahun 2024 atau diproyeksikan rata-rata turun sebesar -14,08Yo selama tahun 2024-2029 (CAGR). Pada liabilitas tidak lancar SGRO diproyeksikan menjadi sebesar Rp41.641.015 ribu pada tahun 2029 dari Rp924.476.283 ribu dari 26
Page 27 OCR 0.779
Aa tahun 2024 atau diproyeksikan rata-rata turun sebesar -46,2195 selama tahun 2024-2029 (CAGR). Nilai ekuitas SGRO diproyeksikan menjadi Rp 11.610.300.373 ribu pada tahun 2029 dari Rp7.575.067.608 ribu pada tahun 2024 atau diproyeksikan rata-rata naik sebesar 8,926 selama tahun 2024—2029 (CAGR). Proyeksi Laba Rugi SGRO Sebelum Perubahan Usaha (Dalam Ribuan Rupiah) Proyeksi 2021-2025) Uraian FY 2024 FV2025 FV 2026 FY 2027 Fv 2028 FY 2029 CAGR 2024 2025 2026 2027 2028 2029 PENDAPATAN Tandan buah segar 106.129.085 82.569.114 88.920.584 95.272.054 111.659.017 115.271.244 Minyak sawit mentah 493006283 390071904 402500000 402500000 4025001000 402.500.000 Inti sawit 90.536.888 53.632.887 55.343.750 55.343.750 55.343.750 55.343.750 Lain-lain 1.819.754 1.819.754 1.819.754 1.819.754 1.819.754 1.819.754 Jumlah Pendapatan 691492010 528.095.659 548.584.088 554.935.558 571332521 574.934.747 3,621 BEBAN POKOK PENDAPATAN - HPP (655.266.011) (482.903.956) (496.200.200) (497.123.164) (522.776.777) (522.058.432) Total Beban Langsung (655266011) (482.903.956) (496200200) (497.123.164) (522.776.777) (522.058.432) LABA BRUTO 36.225.999 45.191.702 52.383.888 57.812.394 48.555.744 52.876.316 7,866 BEBAN OPERASIONAL Beban umum dan administrasi Beban penjualan dan pemasaran (10699396) (11.871.754) (12250.000) — (12.250.000) (12.250.000) (12.250.000) Beban umum dan administrasi Biaya Personel (35.185.068) 197.472.099) (29.907.787) — (42.501.795) 145.284.414) 148.206.603) Non biaya personel (1671600) (i2tat.62) (12631182) (IBMMONNS) — (IB.CBASEO) (14.220.219) Pendapatan Lainnya sesesaso geses27ss 80602756 088692738 MMBCI2TSG 046602756 Beban lainnya (200.367.852) z 5 g 5 . Penyusutan Goess28) oo Woe0e28) (AoeKe26) (IOOA626) (ROSAG2O) (3.090.626) TOTAL BEBAN 728.965.218 922107316 9IRMOAN6I 915701222 912409166 908.916.208 2,231) LABA (RUGI) USAHA TISASL217 967209018 97LIBKOA9I 97351616 oo 9GOOGA9IO —9GL7ILSEA Aan Pendapatan (beban) Keuangan Pendapatan keuangan 17813728 1TMSIAT28 174613725 174013728 174613728 174613728 Beban keuangan (93.551.254) — (86.358.638) (62.471.550) (14.290.500) £ 2 Pendapatan (beban) lainnya - neto | TOTAL BEBAN 81.062.464 88.255.090 112.142.178 160.323.228 174.613.728 174.613.728 16,594 LABA SEBELUM PAJAK 856.253.681 1.055.554.108 1.083.330.227 1.133.836.844 1135578638 1.136.406.252 5,8276 BEBAN PAJAK PENGHASILAN - NETO - Beban pajak penghasilan (970.256) (15149497) (21260244) (32371699) (32.754.894) (32.935.969) LABA TAHUN BERJALAN 855.283.425 1.040.404,611 1.062.069.984 1.101.465.145 1102823744 1.103.469.283 5,2326)| Sumber: Manajemen SGRO (data diolah) Sebelum Perubahan Kegiatan Usaha, pendapatan SGRO diproyeksikan sebesar Rp574.934.747 ribu pada tahun 2029 dari Rp691.492.010 ribu pada tahun 2024 atau diproyeksikan rata-rata turun sebesar -3,62Yo selama tahun 2024-2029 (CAGR). Laba (Rugi) Kotor diproyeksikan menjadi sebesar Rp52.876.316 ribu pada tahun 2029 dari Rp36.225.999 ribu pada tahun 2024 atau diproyeksikan rata-rata naik sebesar 7,867o selama tahun 2024-2029 (CAGR). Laba (Rugi) Operasi diproyeksikan menjadi sebesar Rp 961.792.524 ribu pada tahun 2029 dari Rp 775.191.217 ribu pada tahun 2024 atau diproyeksikan rata-rata naik sebesar 4,41 Yo selama tahun 2024-2029 (CAGR). Laba (Rugi) Tahun Berjalan diproyeksikan menjadi Rp 1.103.469.283 ribu pada tahun 2029 dari Rp855.283.425 ribu pada tahun 2024 atau diproyeksikan rata-rata naik sebesar 5,236 selama tahun 2024-2029 (CAGR). 27
Page 28 OCR 0.961
VI. RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM LUAR BIASA Untuk memperoleh persetujuan RUPS Luar Biasa atas rencana Perubahan Kegiatan Usaha tersebut, Perseroan akan menyelenggarakan RUPS Luar Biasa pada hari Jumat tanggal 9 Mei 2025 yang bertempat di The Function Room Lantai 3A, North Tower, Sampoerna Strategic Sguare Jalan Jenderal Sudirman Kav. 45, Jakarta 12930. Mata acara RUPS Luar Biasa tersebut adalah sebagai berikut: 1. Persetujuan atas perubahan ketentuan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan sehubungan dengan rencana perubahan Kegiatan Usaha Perseroan. 2. Persetujuan atas pengalihan kekayaan Perseroan berupa perkebunan kelapa sawit, pabrik kelapa sawit, pembangkit listrik tenaga biogas (PLTBg) yang berada diatas tanah Hak Guna Usaha dan Hak Guna Bangunan yang dimiliki dan terdaftar atas nama PT Sampoerna Agro Tbk. Pemegang Saham yang berhak hadir dalam RUPS Luar Biasa adalah Pemegang Saham Perseroan yang tercatat dalam DPS Perseroan dan atau pemegang sub-rekening efek pada penutupan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 16 April 2025 atau wakilnya dengan surat kuasa yang sah. RUPS Luar Biasa Perseroan akan diselenggarakan dengan merujuk pada ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan Peraturan OJK yang berlaku sehubungan dengan penyelenggaraan RUPS. Sesuai dengan ketentuan Pasal 42 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka (“POJK 15/2020”) jo. Pasal 12 Anggaran Dasar Perseroan, usulan dan pelaksanaan persyaratan kehadiran dan pengambilan keputusan RUPS Luar Biasa yang meminta persetujuan atas rencana perubahan Kegiatan Usaha Perseroan melalui perubahan ketentuan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan adalah sebagai berikut: Kuorum Kehadiran dan Keputusan untuk Mata Acara Pertama RUPS Luar Biasa: RUPS Luar Biasa Pertama: RUPS Luar Biasa dapat dilangsungkan jika RUPS Luar Biasa dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili paling sedikit 2/3 (dua pertiga) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah. Keputusan RUPS Luar Biasa adalah sah jika disetujui oleh lebih dari 2/3 (dua pertiga) bagian dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam RUPS Luar Biasa. RUPSLB Kedua: Dalam hal kuorum pada RUPS Luar Biasa pertama tidak tercapai, RUPS Luar Biasa kedua dapat diadakan jika dalam RUPS Luar Biasa Kedua dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili paling sedikit 3/5 (tiga per lima) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah. Keputusan RUPS Luar Biasa kedua adalah sah jika disetujui oleh lebih dari 1/2 (satu per dua) bagian dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam RUPS Luar Biasa kedua tersebut. RUPS Luar Biasa Ketiga: Dalam hal kuorum kehadiran pada RUPS Luar Biasa kedua tidak tercapai, RUPS Luar Biasa ketiga dapat dilangsungkan dengan ketentuan RUPS Luar Biasa ketiga sah dan berhak mengambil keputusan 28
Page 29 OCR 0.951
» Pr ad jika dihadiri oleh Pemegang Saham dengan hak suara yang sah, dengan kuorum kehadiran yang ditetapkan oleh OJK atas permohonan Perseroan. Adapun untuk mata acara kedua RUPS Luar Biasa oleh karena rencana transaksi pengalihan kekayaan Perseroan bukan merupakan Transaksi Material sebagaimana dimaksud di dalam Pasal 1 huruf a POJK 17/2020 sebagaimana yang telah dijelaskan di dalam Bab IV pada halaman 19 Perubahan dan/atauTambahan atas Keterbukaan Informasi ini, maka kuorum kehadiran dan pengambilan keputusan untuk mata acara kedua RUPS Luar Biasa merujuk pada ketentuan Pasal 41 POJK 15/2020 jo. Pasal 11 Anggaran Dasar Perseroan sebagai berikut: Kuorum Kehadiran dan Keputusan untuk Mata Acara Kedua RUPS Luar Biasa: RUPS Luar Biasa Pertama: RUPS Luar Biasa dapat dilangsungkan jika dalam RUPS Luar Biasa lebih dari 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara hadir atau diwakili. Keputusan RUPS Luar Biasa adalah sah jika disetujui oleh lebih dari 1/2 (satu per dua) bagian dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam RUPS Luar Biasa. RUPSLB Kedua: Dalam hal kuorum pada RUPS Luar Biasa pertama tidak tercapai, RUPS Luar Biasa kedua dapat diadakan jika dalam RUPS Luar Biasa Kedua paling sedikit 1/3 (satu per tiga) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara hadir atau diwakili. Keputusan RUPS Luar Biasa kedua adalah sah jika disetujui oleh lebih dari 1/2 (satu per dua) bagian dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam RUPS Luar Biasa kedua tersebut. RUPS Luar Biasa Ketiga: Dalam hal kuorum kehadiran pada RUPS Luar Biasa kedua tidak tercapai, RUPS Luar Biasa ketiga dapat dilangsungkan dengan ketentuan RUPS Luar Biasa ketiga sah dan berhak mengambil keputusan jika dihadiri oleh Pemegang Saham dengan hak suara yang sah, dengan kuorum kehadiran yang ditetapkan oleh OJK atas permohonan Perseroan. Dalam hal perubahan Kegiatan Usaha tidak memperoleh persetujuan RUPS, rencana perubahan Kegiatan Usaha baru dapat dimintakan persetujuan RUPS kembali paling singkat 12 (dua belas) bulan setelah pelaksanaan RUPS Luar Biasa. 29
Page 30 OCR 0.947
VIL INFORMASI TAMBAHAN Pemegang saham Perseroan yang memerlukan informasi lebih lanjut mengenai Keterbukaan Informasi ini dapat menghubungi Perseroan pada hari dan jam kerja di: PT SAMPOERNA AGRO Tbk Kantor Perwakilan Korporasi Sampoerna Strategic Sguare, North Tower, Lantai 28/F Jin. Jenderal Sudirman Kav.45, Jakarta 12930 Indonesia Telepon: -6221 5771711 U.p.: Corporate Secretary 30
Names mentioned 35 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Akta Notaris Tina Chandra Gerung
p.4
unresolved
org
PT Selapan Jaya. Akta
p.4
unresolved
org
Menteri Kehakiman
p.4
unresolved
person
Akta Notaris Sutjipto
p.4
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.4 ×2
unresolved
person
Akta Notaris Liestiani Wang
· Notaris
p.4 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.4
unresolved
org
PT Datindo Entrycom
p.4
unresolved
org
Disetor Penuh Twinwood Family Holdings Limited
p.5
unresolved
org
Iwan Bachron & Rekan
p.6
unresolved
org
KJPP IDR
p.6 ×10
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik Indonesia
p.6 ×2
unresolved
person
Bunga Budiarti
p.6
unresolved
org
PT Palma Timur Sejahtera
p.18 ×7
unresolved
org
PT Gading Jaya Agro
p.18 ×6
unresolved
org
PT Gading Agro Jaya
p.19
unresolved
org
Bank UOB
p.21 ×5
unresolved
org
Bank OCBC
p.21 ×5
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
Rule parser
Needs review
confidence 0.091
1843 ms
13 Sep 2026 15:23
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
'appraiser_name': '',
'assets': [],
'currency': None,
'fact_type': '',
'issuer_name': '',
'kind': 'MATERIAL',
'kjpp_name': '',
'letter_number': '',
'object_text': '',
'object_truncated': False,
'parties': [],
'pct_of_equity': None,
'reference_period': '',
'requires_rups': None,
'rups_date': None,
'ticker': '',
'transaction_date': None,
'valuation_date': None,
'value': None}