Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2024-JPFA-att1.pdf

Other Text extracted JPFA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 288

Page 1
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk


Memajukan Ketahanan Pangan
melalui Inovasi dan Kolaborasi
Laporan Keberlanjutan 2024
Page 2

          
Page 3
    PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk




Memajukan Ketahanan Pangan
melalui Inovasi dan Kolaborasi




      Laporan Keberlanjutan 2024
Page 4
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




Daftar Isi

Tentang Tema Kami                         08

Pesan dari Ketua Komite
                                           10
Keberlanjutan

Ikhtisar Keberlanjutan 2024                12

Indeks GRI                                136

Indeks POJK                               141

Lembar Umpan Balik                        143




1                                                    3
Sekilas                                              Berkontribusi pada
Tentang Japfa                                        Peningkatan Nutrisi

Visi dan Misi                                   14   Jangkauan Pasar yang Luas           41

Skala Bisnis                                    15   Pendekatan Industrialisasi          45

Model Bisnis yang Terintegrasi Vertikal         16   Memastikan Keamanan Pangan          45

Produk yang Berkualitas dan Beragam             17   Rantai Pasokan yang Dapat Dilacak   46

Tata Kelola Perusahaan yang Baik                     Audit Keamanan Pangan               47
                                                19
untuk Keberlanjutan
                                                     JAPFA for Kids untuk
                                                                                         48
Komite Keberlanjutan                            21   Mengentaskan Malanutrisi

Kinerja Ekonomi Japfa                           28   Melibatkan Orang Tua
                                                                                         52
                                                     dalam JAPFA for Kids
Keanggotaan dalam Asosiasi                      30
                                                     JAPFA Berkolaborasi dalam Studi
Penghargaan                                     31                                       55
                                                     Kecukupan Gizi Anak Indonesia




2                                                    4
Tentang                                              Sistem
Laporan Japfa                                        Produksi Efisien

Komunikasi dengan Pemangku                           Penerapan Kesejahteraan Hewan       57
                                                33
Kepentingan Japfa
                                                     Manajemen Kesehatan Hewan           66
Japfa dalam Data                                36
                                                     Praktik Energi Bertanggung Jawab    74
Metode untuk Menentukan
                                                37   Digitalisasi dan Inovasi            80
Topik Material
                                                     Pelestarian Sumber Daya Air         86

                                                     Pengurangan Emisi dan Limbah        92




06
Page 5
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi   Laporan Keberlanjutan 2024




5
Pengembangan
Sumber Daya Manusia

Karyawan                                 98

Mengoptimalkan Kemajuan Digital
untuk Pengembangan Sumber Daya           100
Manusia (SDM)

Menumbuhkan Budaya Keselamatan
dan Kesehatan Kerja (K3) di Lingkungan   102
Perusahaan

Menjaga Lingkungan Kerja
                                         109
yang Inklusif dan Beragam

Merangkul dan Tumbuh
                                         113
Bersama Karyawan

Peternak dan Petambak                    118

Masyarakat dan Lingkungan                121

Merawat Bumi dan
                                         125
Memupuk Kesejahteraan

Mendukung Pengembangan dan
                                         130
Peningkatan Prestasi Catur Indonesia

Japfa Peduli                             132

Japfa Berpartisipasi dalam
                                         133
Gerakan Pasar Terjangkau




                                                                                   07
Page 6
             PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




Tentang
                                                         Berdasarkan laporan UNICEF 2024, sebanyak 1 dari 2 anak di
Tema Kami                                                bawah usia lima tahun di Indonesia (10,7 juta atau 46%) mengalami
                                                         kerawanan pangan dari tingkat sedang hingga parah. Kondisi
                                                         ini menunjukkan bahwa mereka tidak memperoleh asupan gizi
                                                         yang seimbang dan lengkap untuk mendukung pertumbuhan
Memajukan
                                                         serta perkembangan yang optimal. Situasi ini menegaskan
Ketahanan
                                                         urgensi peningkatan akses dan produksi pangan guna memenuhi
Pangan melalui
                                                         kebutuhan gizi anak-anak pada fase pertumbuhan kritis mereka.
Inovasi dan
Kolaborasi



Tantangan ini diperkirakan akan semakin parah seiring dengan dampak perubahan iklim yang makin nyata.
Sebagai salah satu negara yang paling rentan terhadap dampak bencana akibat perubahan iklim, Indonesia
menghadapi risiko peningkatan angka malanutrisi dan kerawanan pangan, terutama di kalangan masyarakat
yang paling rentan2. Kondisi ini dapat memengaruhi kesehatan fisik dan kognitif anak-anak, serta menghambat
akses pendidikan dan prospek ekonomi mereka pada masa depan. Oleh karena itu, perubahan iklim tidak
hanya menjadi persoalan lingkungan, tetapi juga isu hak anak yang perlu diprioritaskan3.


Untuk mengatasi tantangan ini, pemerintah Indonesia telah menjadikan ketahanan pangan sebagai salah satu
prioritas utama dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029. Salah satu
pendekatan utamanya adalah melalui pengembangan sistem pangan berbasis eco-region, yang mengutamakan
sumber daya lokal dan kearifan lokal dalam menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan4 di Indonesia.


Japfa, sebagai salah satu perusahaan agri-food di Indonesia, berperan aktif dalam mendukung pencapaian
prioritas ini. Dengan mengadopsi inovasi teknologi, kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan,
dan penerapan praktik keberlanjutan, Japfa berkomitmen untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus
berkontribusi untuk kemandirian pangan di Indonesia.




                 Melalui kemitraan strategis dan dialog yang inklusif, Japfa berkolaborasi
                 dengan komunitas lokal dan global untuk menciptakan solusi yang relevan,
                 tepat sasaran, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.




1, 2, 3
        UNICEF. 2024. Climate Change and Nutrition in Indonesia. A review of the evidence for policy and programme strengthening. United Nations Children’s Fund.
Jakarta, Indonesia. Diambil dari https://www.unicef.org/indonesia/media/22726/file/Climate%20change%20and%20nutrition%20in%20Indonesia.pdf
4
   Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. (n.d.). JAPFA for Indonesia Emas 2045: Nurturing
Collaboration in Food Security [Slide show; Nurturing Collaboration in Food Security]. (Karya asli diterbitkan 2024)




08
Page 7
     Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi   Laporan Keberlanjutan 2024




Siswa di sekolah binaan JAPFA for Kids menikmati makan siang
seimbang dengan telur yang disponsori oleh program ini


                                                                                        09
Page 8
           PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




Pesan dari
Ketua Komite
Keberlanjutan
[GRI 2-22] [POJK D.1, F.26]




Para Pemangku Kepentingan yang Terhormat,


Dengan senang hati saya menyajikan Laporan Keberlanjutan 2024 PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk.
Tahun 2024 merupakan tahun yang penuh tantangan sekaligus peluang—tahun yang menguji ketahanan,
pertumbuhan, dan inovasi kami. Ekosistem pangan global terus menghadapi isu-isu mendesak seperti
pertumbuhan populasi, perubahan iklim, dan dinamika geopolitik.


Dengan pengalaman lebih dari lima puluh tahun, kami memahami bahwa tantangan ini hanya dapat diatasi
melalui tindakan nyata, inovasi, dan kolaborasi strategis dengan para pemangku kepentingan untuk
membangun ekosistem pangan yang tangguh.


Komitmen kami terhadap prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (Environmental, Social, Governance)
tetap teguh, seiring dengan upaya kami dalam menyediakan akses terhadap protein hewani yang terjangkau,
aman, dan bergizi guna membangun masyarakat yang lebih sehat, sekaligus mencapai kinerja ekonomi yang
positif bagi Grup kami. Laporan ini menyoroti kinerja dan pencapaian keberlanjutan kami dalam mewujudkan
sistem pangan yang tangguh dan berkelanjutan.


Pada tahun 2024, kami bersyukur atas pencapaian Perusahaan dalam berbagai program keberlanjutan:


Sustainability-Linked Bond (SLB)
Japfa berhasil memenuhi target kinerja keberlanjutan (Sustainability Performance Target/SPT) SLB, dengan
menyelesaikan pembangunan sembilan fasilitas daur ulang air di delapan unit rumah potong ayam dan satu
unit penetasan ayam dalam waktu 3 tahun 9 bulan. Pencapaian ini menegaskan peran pionir Japfa di sektor
agri-food, yaitu menjadi perusahaan pertama yang menerbitkan SLB pada tahun 2021.


Meningkatkan Kualitas Data Japfa Sustainability Reporting System (JSRS)
Untuk memperbaiki pengelolaan data-data lingkungan serta Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
Perusahaan, Japfa menajamkan proses validasi data pada Japfa Sustainability Reporting System (JSRS)
sehingga dapat meningkatkan akurasi dan akuntabilitas data kami.


Optimalisasi Japfa Sustainability Analytics (Sustainalitics)
Japfa melanjutkan fokus untuk meningkatkan implementasi keberlanjutan melalui pemanfaatan dasbor Japfa
Sustainability Analytics atau Sustainalitics. Dasbor ini mengolah dan mengkonsolidasikan data yang dikumpulkan
secara periodik melalui platform digital JSRS. Sustainalitics memungkinkan Japfa untuk melakukan analisis
dan pengambilan keputusan berbasis data guna mendorong perbaikan berkelanjutan dalam berbagai aspek
pengelolaan lingkungan seperti efisiensi air dan energi, pengurangan emisi dan daur ulang limbah.

10
Page 9
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                    Laporan Keberlanjutan 2024




           Melalui pengalaman kami yang berkecimpung dalam industri pangan
           selama lebih dari setengah abad, kami memahami bahwa isu-isu tersebut
           hanya dapat diatasi melalui tindakan nyata, inovasi, dan kolaborasi
           strategis untuk membangun ekosistem pangan yang tangguh.




Analisis Skenario Iklim (Climate Scenario Analysis/CSA)
Japfa secara proaktif menghadapi tantangan perubahan iklim dengan melakukan analisis skenario iklim.
Pendekatan ini memungkinkan perusahaan untuk mengidentifikasi dan menganalisis risiko iklim secara
efektif guna mengembangkan strategi mitigasi yang lebih baik.


Japfa Masuk dalam Indeks SRI-KEHATI dan FTSE Russell 2024
Kami bersyukur bahwa Japfa masuk dalam Indeks SRI-KEHATI, Indeks ESG Quality 45 IDX KEHATI, dan Indeks
ESG Sector Leaders IDX KEHATI Periode Desember 2024 - Mei 2025. Selain itu kami juga masuk ke dalam
daftar FTSE Global Equity Shariah Index, berlaku efektif pada 23 Desember 2024. Hal ini merupakan salah
satu wujud pengakuan kinerja keberlanjutan Perusahaan di tingkat nasional dan internasional. Pencapaian
ini mencerminkan komitmen kami dalam menerapkan praktik bisnis yang bertanggung jawab, transparan,
dan berkelanjutan. Keikutsertaan dalam indeks ini juga menjadi bukti kepercayaan publik terhadap upaya
Japfa dalam menciptakan nilai bagi lingkungan, masyarakat, dan pemangku kepentingan.


Life Cycle Assessment (LCA) untuk Budidaya Perairan
Japfa memulai LCA untuk operasional budidaya perairan, dengan cakupan cradle-to-grave tanpa use stage.
Langkah strategis ini bertujuan untuk mengukur dampak lingkungan secara ilmiah guna meningkatkan
keberlanjutan operasional.


JAPFA for Kids
Sejalan dengan program nasional pemerintah untuk ketahanan pangan serta visi Indonesia Emas 2045, inisiatif
Japfa didasarkan pada keyakinan bahwa ketahanan pangan dimulai dengan investasi pada kesejahteraan
generasi muda. Melalui program JAPFA for Kids (JfK), kami menunjukkan komitmen kami dalam mengatasi
masalah malanutrisi dan memberdayakan komunitas. Selain itu, kami terus mengoptimalkan efisiensi sumber
daya guna meminimalkan dampak lingkungan dari operasi kami.


Kemajuan ini tidak akan tercapai tanpa kepercayaan, dukungan, dan dedikasi para pemangku kepentingan.
Kontribusi Anda selaku pemangku kepentingan menjadi inspirasi bagi kami untuk mewujudkan visi
keberlanjutan ke dalam aksi nyata. Bersama-sama, kita dapat membangun ekosistem pangan yang tangguh
untuk masa kini dan masa depan.


Terima kasih atas kepercayaan dan komitmen Anda dalam perjalanan bersama ini.


                                                                                             Hormat kami,
                                                                                          Renaldo Santosa
                                                                               Ketua Komite Keberlanjutan



                                                                                                        11
Page 10
     PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




Ikhtisar                    Penyelesaian Komitmen Sustainability-Linked Bond (SLB)

Keberlanjutan               Japfa berhasil memenuhi target kinerja keberlanjutan
2024                        (Sustainability Performance Target/SPT) SLB, dengan
                            menyelesaikan pembangunan di daerah rawan air sebanyak
                            sembilan fasilitas daur ulang air pada delapan unit rumah potong
                            ayam dan satu unit penetasan ayam, dalam waktu 3 tahun 9
                            bulan. Keberhasilan ini memberikan dampak positif sekaligus
                            memastikan penggunaan sumber daya air yang berkelanjutan.



                            Meningkatkan Sistem dan Kualitas Data JSRS

                            Japfa telah meningkatkan sistem, proses dan cakupan pengumpulan
                            serta analisis data lingkungan melalui pendekatan yang lebih
                            terstruktur dan terintegrasi. Dengan memanfaatkan platform
                            seperti JSRS dan Japfa Sustainalitics, kami kini dapat mengukur
                            dampak operasional menggunakan data ESG yang dikumpulkan
                            secara lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Langkah
                            ini memperkuat kemampuan Japfa untuk membuat keputusan
                            berbasis data yang mendukung pencapaian tujuan keberlanjutan
                            secara efektif.



                            Penyelesaian Analisis Skenario Iklim

                            Pada tahun 2024, Japfa menyelesaikan CSA yang komprehensif
                            untuk mengevaluasi risiko dan peluang akibat perubahan
                            iklim pada masa depan. Melalui analisis faktor sosial-ekonomi,
                            teknologi, dan lingkungan, CSA membantu Japfa mengantisipasi
                            risiko fisik, membangun ketahanan, dan mengidentifikasi peluang
                            inovasi. [GRI 2-23] [POJK E.3]



                            JAPFA for Kids

                            JAPFA for Kids mendukung anak-anak sekolah yang mengalami
                            malanutrisi melalui intervensi seperti program nutrisi dan
                            kampanye kesadaran hidup sehat. Pada akhir program 2024,
                            Japfa for Kids berhasil menaikan status gizi sebanyak 762
                            siswa dari 1.479 siswa dengan gizi buruk dan gizi kurang
                            menjadi gizi baik sejalan dengan SDG 2: Tanpa Kelaparan.



                            Japfa Day 2024

                            Japfa Day 2024 menjadi platform penting untuk membahas
                            isu ketahanan pangan dan kemandirian pangan. Acara ini
                            mempertemukan para pemimpin, perwakilan pemerintah, dan
                            berbagai pemangku kepentingan untuk mendiskusikan solusi
                            terhadap tantangan-tantangan kritis ini. Kegiatan ini mempertegas
                            peran Japfa dalam mendukung inisiatif ketahanan pangan.

12
Page 11
     Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi   Laporan Keberlanjutan 2024




Air hasil daur ulang dari Fasilitas Daur Ulang
PT So Good Food, Cikupa
                                                                                        13
Page 12
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




01
                              PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk merupakan salah satu perusahaan agri-
                              food terbesar di Indonesia yang memproduksi protein hewani. Berbekal
                              pengalaman panjang dan komitmen pada kualitas, Japfa telah dikenal luas
                              di industri ini sebagai Total Solution Company dan berkontribusi terhadap

Sekilas                       ketahanan pangan serta kebutuhan nutrisi masyarakat. [GRI 2-6] [POJK C.4]


Tentang
                              Dalam laporan ini, beberapa istilah digunakan untuk merujuk ke
Japfa                         PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, yaitu "Japfa/Perusahaan/Kami",
                              sementara “Japfa Aquaculture” mengacu pada aktivitas operasional
                              budidaya perairan Perusahaan. “Japfa Grup” mengacu pada induk
                              Perusahaan beserta anak-anak Perusahaannya.

                              Informasi lebih lanjut dapat dibaca
                              pada situs Japfa di tautan berikut:
                              [POJK C.3], [GRI 2-1]




                                                                    https://www.japfacomfeed.
                                                                    co.id/sekilas-perusahaan



                              Visi dan Misi
                              [GRI 2-6, 2-23] [POJK C.1, F.17]



                              Visi dan Misi Perusahaan telah dibahas, dievaluasi, dan disetujui bersama
                              oleh Dewan Komisaris dan Direksi. Seluruh kegiatan usaha Perusahaan
                              dijalankan berdasarkan Visi dan Misi yang telah disepakati tersebut
Visi dan Misi       14
                              sebagai panduan utama. Japfa terus berkomitmen untuk membina
Skala Bisnis        15        hubungan erat dengan mitra dan masyarakat serta mematuhi prinsip
Model Bisnis                  tanggung jawab sosial dan lingkungan.
yang Terintegrasi   16
Vertikal

Produk yang
Berkualitas dan     17        Visi      Berkembang Menuju Kesejahteraan Bersama
Beragam

Tata Kelola
Perusahaan
                    19        Misi       Menjadi penyedia terkemuka dan terpercaya di bidang
yang Baik untuk
                                         produk pangan berprotein terjangkau di Indonesia,
Keberlanjutan
                                         berlandaskan kerjasama dan pengalaman teruji, dalam
Komite                                   upaya memberikan manfaat bagi seluruh pihak terkait.
                    21
Keberlanjutan

Kinerja Ekonomi
                    28
Japfa
                              Detail terkait Visi dan Misi Japfa
Keanggotaan                   terdapat pada situs Perusahaan
                    30
dalam Asosiasi

Penghargaan         31


                                                                     https://www.japfacomfeed.
                                                                     co.id/visi-misi


14
Page 13
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                           Laporan Keberlanjutan 2024




Skala Bisnis
[GRI 2-1] [POJK C.3]




Beroperasi sejak tahun 1971 di Surabaya sebagai produsen pelet kopra, kini Japfa
telah menjangkau hampir seluruh daerah di Indonesia. Kami memiliki berbagai
fasilitas operasional dari hulu ke hilir yang mencakup pabrik pakan, pembibitan
dan pembudidayaan, hingga produk konsumen, dengan didukung oleh lebih dari
30 ribu karyawan di seluruh operasional.



        Total Karyawan
        [GRI 2-7]


                           (2024)          (2023)            (2022)
                           30.575          30.372            30.995


        Karyawan           (2024)          (2023)            (2022)
        Laki-Laki          26.593          26.455            27.065
                           14.762          14.927            14.958
                           Permanen        Permanen          Permanen

                           11.831          11.528            12.107
                           Kontrak         Kontrak           Kontrak




        Karyawan           (2024)          (2023)            (2022)
        Perempuan          3.982           3.917             3.930
                           2.922           2.917             2.786
                           Permanen        Permanen          Permanen

                           1.060           1.000             1.144
                           Kontrak         Kontrak           Kontrak




Data terkait jumlah karyawan dalam periode pelaporan dikompilasi melalui
sistem ERP Human Capital Management (ERP HCM) pada akhir periode
pelaporan. Sepanjang periode pelaporan, Japfa tidak mempekerjakan
                                                                                        https://www.japfacomfeed.
karyawan paruh waktu, dan tidak terdapat fluktuasi signifikan dalam                     co.id/laporan-tahunan

jumlah karyawan. Pada tahun 2024, jumlah karyawan laki-laki lebih tinggi
dibandingkan karyawan perempuan. Kondisi ini dipengaruhi oleh karakteristik
industri agrikultur yang secara tradisional dianggap lebih banyak melibatkan
tenaga kerja laki-laki, seiring dengan tuntutan kerja fisik serta persepsi gender
yang berkembang. [GRI 2-7, 2-8]


Detail terkait operasional kami dapat dibaca dalam Laporan Tahunan 2024
                                                                                        https://www.japfacomfeed.
maupun situs Perusahaan [GRI 2-1] [POJK C.3].                                           co.id/operational-area


                                                                                                                    15
Page 14
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




01
                              Model Bisnis yang Terintegrasi Vertikal

                              Japfa menerapkan model bisnis vertikal terintegrasi yang dirancang untuk
                              mengontrol setiap tahapan produksi dari hulu hingga hilir. Dengan model
Sekilas                       bisnis yang terintegrasi, Japfa mampu memenuhi kebutuhan berbagai

Tentang                       pelanggan, mulai dari peternak unggas, petambak ikan dan udang, agen
                              distribusi, hingga penyedia layanan siap saji, restoran, dan konsumen
Japfa                         akhir. [GRI 2-6] [POJK C.4]




                                                                  Hulu




                                        Produksi Pakan ternak                Pembibitan




                                                                Tengah


Visi dan Misi       14

Skala Bisnis        15

Model Bisnis
yang Terintegrasi   16
Vertikal
                                           Peternakan Komersial       Budidaya Ikan & Udang
Produk yang
Berkualitas dan     17
Beragam

Tata Kelola
Perusahaan
                    19
yang Baik untuk
Keberlanjutan                                                     Hilir
Komite
                    21
Keberlanjutan

Kinerja Ekonomi
                    28
Japfa

Keanggotaan
                    30
dalam Asosiasi

Penghargaan         31                        Pemrosesan                   Produk Konsumen




16
Page 15
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                                   Laporan Keberlanjutan 2024




Produk yang Berkualitas dan Beragam
[GRI 2-6, F.26] [POJK C.4]


Japfa terus berkomitmen memproduksi protein hewani berkualitas tinggi melalui produk yang aman, halal,
bernutrisi, dan terjangkau. Kami menggunakan bahan baku berkualitas, serta berinovasi untuk memenuhi
kebutuhan konsumen yang terus berkembang mencakup pakan, bibit, hasil budidaya unggas, ikan dan
udang, daging sapi dan hasil olahannya. Produk-produk kami senantiasa dikembangkan untuk menjangkau
berbagai segmen yang beragam dan diolah dengan standar keamanan pangan yang ketat serta berprinsip
pada kesejahteraan hewan.


Japfa Food adalah salah satu lini bisnis kami sebagai bagian dari fokus untuk hilirisasi sehingga menjangkau
konsumen secara langsung. Dengan menyediakan produk-produk berkualitas berbasis protein hewani, Japfa
Food mendekatkan hasil produksi unggulan Japfa, seperti ayam, daging olahan, dan produk-produk makanan
lainnya, kepada konsumen akhir. Inisiatif ini membantu memperluas pasar dan memperkuat kehadiran Japfa
di segmen ritel dan konsumen sehari-hari.




                 Pada Mei 2024, kami meluncurkan merek baru, Olagud, yang menghadirkan
                 produk ayam probiotik segar dengan manfaat nutrisi unggul. Ayam probiotik
                 Olagud diperkaya dengan kandungan protein dan kolagen yang lebih tinggi,
                 serta memiliki kadar lemak dan kolesterol yang lebih rendah. Diproduksi di
                 peternakan unggas modern milik Japfa, Olagud mengutamakan kesejahteraan
                 hewan dan keberlanjutan lingkungan, sehingga menghasilkan produk
                 berkualitas tinggi yang terjamin keamanannya secara konsisten. [POJK B.1, F. 26]




Perunggasan                       Budidaya Perairan                      Perdagangan dan Lain-Lain

•    Pakan Ternak                 •   Pakan Ikan dan Udang              •    Produk Sapi
•    Ayam Umur Sehari             •   Benur Udang                            »    Sapi Hidup
     (DOC)                                                                   »    Daging Sapi Merek Santori
                                  •   Benih Ikan
•    Live bird                                                               »    Daging Wagyu Merek Tokusen
                                  •   Ikan (Nila, Patin, Kakap
•    Ayam Karkas                      Putih)
                                                                        •    Bungkil Kopra Ekstraksi
•    Produk Siap Masak            •   Udang                             •    Minyak Kelapa
     dan Siap Saji seperti
     nugget, sosis, dan           •   Produk Olahan Ikan dan            •    Jasa Pengangkutan
     lain-lain                        Udang
                                                                        •    Vaksin Hewan
                                                                        •    Obat-obatan Hewan dan Peralatan Peternakan
                                                                        •    Karung Plastik


Detail mengenai produk-                                      Detail lebih lanjut mengenai
produk kami dapat dilihat                                    Olagud dapat diakses
pada situs Perusahaan.                                       melalui situs berikut




                             https://www.japfacomfeed.                                          https:/www.olagud.com/
                             co.id/ringkasan-usaha                                              @olagud.id

                                                                                                                         17
Page 16
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




01
                              Komitmen Terhadap Transparansi Produk [GRI 417-1]
                              Kami memastikan bahwa informasi pada setiap produk disampaikan secara
                              transparan dan komprehensif. Kemasan produk kami mencantumkan
                              informasi penting seperti komposisi, fakta gizi, petunjuk penggunaan,
Sekilas                       tanggal produksi dan tanggal kedaluwarsa. Pada beberapa produk,

Tentang                       seperti vaksin, informasi tersebut juga tersedia dalam format barcode
                              untuk memudahkan pelanggan sekaligus mengurangi penggunaan kertas.
Japfa
                              Memastikan Kepuasan Pelanggan [POJK F.30]

                              Untuk memastikan kepuasan pelanggan, kami secara rutin mengadakan
                              survei kepuasan. Hasil survei ini membantu kami mengidentifikasi area
                              yang dapat ditingkatkan agar terus memenuhi ekspektasi pelanggan.


                              Nilai indeks kepuasan pelanggan kami pada tahun 2024 menunjukkan
                              hasil yang konsisten, mencerminkan komitmen kami dalam menjaga
                              kualitas produk dan layanan.




                                                Nilai Survei Kepuasan Pelanggan 2024


                                                          Produk Pakan Ternak


                                         84%                     84%                     87%
Visi dan Misi       14
                                         2022                     2023                   2024
Skala Bisnis        15

Model Bisnis                                   Produk Kesehatan Hewan dan Peralatan Ternak
yang Terintegrasi   16
Vertikal                                 87%                     86%                     88%
Produk yang
Berkualitas dan     17                   2022                     2023                   2024
Beragam

Tata Kelola
Perusahaan
                    19
yang Baik untuk
Keberlanjutan

Komite
                    21
Keberlanjutan

Kinerja Ekonomi
                    28
Japfa

Keanggotaan
                    30
dalam Asosiasi

Penghargaan         31




18
Page 17
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                         Laporan Keberlanjutan 2024




Tata Kelola Perusahaan yang Baik untuk Keberlanjutan

Japfa meyakini bahwa Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/GCG) adalah kunci
keberlangsungan bisnis pada masa kini dan mendatang. GCG menjadi pedoman penting untuk melindungi
para pemangku kepentingan dan memastikan penerapan praktik bisnis yang transparan, akuntabel, serta
berkelanjutan.



Struktur Perusahaan yang Kokoh [POJK C.6]
Struktur organisasi yang efektif merupakan salah satu elemen kunci dalam GCG untuk memastikan alokasi
tanggung jawab yang jelas, pengambilan keputusan yang tepat serta dampaknya, dan komunikasi yang
efisien di semua tingkat manajemen serta dengan pemangku kepentingan. Struktur ini terdiri dari Dewan
Komisaris, Dewan Direksi, dan Manajemen Senior, yang masing-masing memiliki peran dalam mendukung
kelangsungan bisnis yang berkelanjutan. [GRI 2-9, 2-12] [POJK C.6]

Detail terkait struktur organisasi
dapat dibaca pada Laporan Tahunan
Perusahaan [POJK C.6]




                                     https://www.japfacomfeed.
                                     co.id/laporan-tahunan



Menjunjung Tinggi Etika dalam Bisnis [GRI 2-23]


Kode Etik Perusahaan
Japfa menjunjung tinggi etika dan integritas sebagai landasan dalam menjalankan bisnis, yang dituangkan
dalam Kode Etik perusahaan. Kode Etik ini mencakup kebijakan antikorupsi, anti-suap, dan anti-penipuan.
Setiap karyawan baru menerima sosialisasi tentang Kode Etik selama masa orientasi untuk memastikan
mereka memahami dan menerapkannya dalam pekerjaan sehari-hari. [GRI 2-24]


                                                            Pedoman Dewan Komisaris & Direksi
                                                            Japfa juga memiliki pedoman Dewan Komisaris dan
              Pada tahun 2024, kami                         Direksi yang mengatur tugas dan tanggung jawab
              menyosialisasikan Kode
                                                            pengawasan Dewan Komisaris terhadap pengelolaan
              Etik Japfa yang mencakup
                                                            Perusahaan yang dilakukan oleh Direksi.
              kebijakan antikorupsi dan
              antisuap, kepada 8.814
              karyawan di berbagai unit.                    Komite Audit
              Pada tahun 2024, hasil                        Komite Audit Japfa berperan dalam mendukung
              audit internal menunjukkan                    efektivitas Dewan Komisaris melalui pengawasan
              bahwa tidak ada kasus                         terhadap laporan keuangan dan kepatuhan terhadap
              korupsi di seluruh
                                                            regulasi. Komite ini dipimpin oleh seorang Komisaris
              operasional perusahaan.
                                                            Independen dan dilengkapi dengan dua anggota
              [GRI 205-2, 205-3]
                                                            eksternal yang profesional, yang bekerja secara
                                                            independen.

                                                                                                             19
Page 18
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




01
                              Kebijakan Investor Relations

                              Investor Relations memiliki peran penting dalam membangun kepercayaan
                              dan menjaga transparansi antara Perusahaan dan pemegang saham.
                              Melalui kebijakan Investor Relations, Japfa memastikan bahwa investor
Sekilas                       mendapatkan informasi yang tepat waktu, akurat, seimbang dan adil. Hal

Tentang                       ini mendorong akuntabilitas, mendukung pengambilan keputusan yang
                              lebih baik, serta menjunjung kepatuhan terhadap peraturan. Dengan
Japfa                         demikian, kebijakan ini membantu memitigasi risiko dan meningkatkan
                              kepercayaan terhadap kepemimpinan dan strategi Perusahaan, yang
                              pada akhirnya berkontribusi pada penciptaan nilai jangka panjang.


                              JAPFALERT

                              Untuk memastikan kepatuhan terhadap kode-kode etik Perusahaan,
                              Japfa menerapkan sistem whistleblowing bernama JAPFALERT, yang
                              memungkinkan pelaporan pelanggaran terkait peraturan atau Kode Etik.
                              Setiap laporan ditindaklanjuti secara serius, dengan menjaga kerahasiaan
                              identitas pelapor sesuai dengan prosedur yang berlaku. [GRI 2-16, 2-25, 2-26]

                              JAPFALERT dapat diakses melalui tautan berikut:




                              https://www.japfalert.com/

Visi dan Misi       14

Skala Bisnis        15

Model Bisnis                        Detail terkait tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris dan
yang Terintegrasi   16              Direksi, kebijakan, dan komite lainnya seperti Komite Nominasi
Vertikal                            dan Remunerasi dapat dibaca lebih lanjut di Laporan Tahunan
                                    2024 atau di situs Perusahaan [GRI2-23]:
Produk yang
Berkualitas dan     17
Beragam

Tata Kelola
Perusahaan
                    19
yang Baik untuk                     Kode Etik                     Pedoman Dewan Komisaris
Keberlanjutan                       Perusahaan                    & Direksi
                                    https://www.                  https://www.japfacomfeed.
Komite
                    21              japfacomfeed.co.id/           co.id/pedoman-dewan-
Keberlanjutan                       kode-etik-perseroan           komisaris-direksi

Kinerja Ekonomi
                    28
Japfa

Keanggotaan
                    30
dalam Asosiasi

Penghargaan         31              Hubungan Investor             Komite Audit          Laporan Tahunan
                                    https://www.japfacomfeed.     https://www.          http://
                                    co.id/kebijakan-hubungan-     japfacomfeed.co.id/   japfacomfeed.co.id/
                                    investor                      komite-audit          laporan-tahunan




20
Page 19
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                         Laporan Keberlanjutan 2024




Komite Keberlanjutan

Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 073/KEP/Dir-JAPFA/LD-CS/XII/2023 tanggal 29 Desember 2023,
Direksi memperbarui Komite Keberlanjutan yang diketuai oleh Direktur Utama Perusahaan dan beranggotakan
dua orang, mencakup 60% dari anggota Direksi. Pembaruan ini bertujuan untuk memperkuat struktur
organisasi dalam mengelola inisiatif keberlanjutan di seluruh unit operasional. Dalam menjalankan tugas dan
tanggung jawabnya, Komite Keberlanjutan dibantu oleh Sub-Komite Koordinator Keberlanjutan dan para
Kepala Divisi. Komite ini berperan penting dalam memastikan penerapan praktik bisnis yang berkelanjutan dan
sejalan dengan target Perusahaan. Komite Keberlanjutan diperbarui untuk memastikan bahwa Perusahaan
menerapkan praktik bisnis yang ramah lingkungan dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.
[GRI 2-9, 2-24] [POJK A.1, E.1, F.1]




Tugas dan Tanggung Jawab
Komite Keberlanjutan [GRI 2-12]

  1
          Menetapkan dan mengusulkan
          kebijakan serta arahan pembangunan
          berkelanjutan kepada Dewan Direksi
          untuk disetujui.

 2        Mengembangkan strategi
          keberlanjutan untuk jangka waktu
          tertentu [POJK D.1].

 3        Mempertimbangkan dan menilai hasil
          dari penerapan strategi keberlanjutan,
          memberikan saran untuk
          pengembangan, serta melaporkan
          kepada Dewan Direksi minimal satu
          kali dalam setahun [GRI 2-13].

 4
          Menyetujui Laporan Keberlanjutan
          tahunan [GRI 2-14] [POJK E.1].
          Menunjuk Sub-komite Keberlanjutan
 5
          yang sesuai untuk implementasi
          strategi keberlanjutan di divisi             Susunan Komite Keberlanjutan dapat
          operasional.                                 dilihat pada situs Perusahaan:
          Meninjau dan menyetujui Key
 6
          Performance Indicators (KPI) dan
          Sustainability Performance Targets
          (SPT) untuk transaksi terkait
          keberlanjutan [POJK E.1]
                                                       https://www.japfacomfeed.co.id/
                                                       tata-kelola-keberlanjutan




                                                                                                         21
Page 20
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




01
                              Pilar-pilar Keberlanjutan
                              Pilar-pilar Keberlanjutan Japfa menjadi pedoman bagi Japfa dalam
                              menjalankan aktivitas bisnis sehari-hari, mengintegrasikannya dalam
                              perumusan strategi dan proses bisnis Perusahaan untuk mengantisipasi
Sekilas                       risiko perubahan lingkungan dan bisnis, termasuk aspek ekonomi, sosial,

Tentang                       dan lingkungan sehingga seluruh operasional selaras dengan tujuan
                              keberlanjutan. Pilar-pilar ini menegaskan komitmen Japfa untuk fokus
Japfa                         pada inti bisnis, yaitu meningkatkan kualitas nutrisi melalui sistem produksi
                              yang efisien, sambil tetap memperhatikan pembangunan manusia.
                              [POJK F.1]




Visi dan Misi       14

Skala Bisnis        15

Model Bisnis
yang Terintegrasi   16
Vertikal

Produk yang
Berkualitas dan     17                       Kami melakukan evaluasi pada Pilar-Pilar
Beragam                                      Keberlanjutan dan menambahkan detail
Tata Kelola                                  mengenai pengelolaan keanekaragaman hayati
Perusahaan
                    19
                                             untuk mencerminkan tren terkini dan isu-isu
yang Baik untuk                              terkait alam dalam Pilar Pengembangan Sumber
Keberlanjutan
                                             Daya Manusia.
Komite
                    21
Keberlanjutan

Kinerja Ekonomi
                    28        Perlindungan Keanekaragaman Hayati melalui Pengembangan
Japfa
                              Sumber Daya Manusia
Keanggotaan
                    30
dalam Asosiasi
                              Di Japfa, perlindungan keanekaragaman hayati diintegrasikan dengan pilar
Penghargaan         31
                              Pengembangan Sumber Daya Manusia. Kami memberdayakan masyarakat
                              untuk berpartisipasi aktif dalam perlindungan keanekaragaman hayati
                              melalui inisiatif seperti rehabilitasi mangrove dan restorasi habitat.

22
Page 21
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi      Laporan Keberlanjutan 2024




                             Sustainability Pillars

                     Affordable Nutritious Proteins




     Efficient                           People                    Improving
 Production System                    Development                   Nutrition
  Large Scale Operations &               Knowledge                     Feed
   Advanced Technology                   Management                 More People




      Healthy Animals                     Employees            Facilitating Access to
         Biosecurity               Training & Development       Affordable Proteins

          Vaccines                  Sports for Life Balance     Geographical Reach

       Animal Welfare                                          Industrialised Approach

        Balanced Diet




        Efficient Use                      Farmers                    Farmers
        of Resources
                                     Technical Assistance       Technical Assistance
           Energy
                                      Skills Improvement         Skills Improvement
            Water
     Reusable Packaging
       Local Sourcing




       Minimise Waste                    Community                  Food Safety
         & Emission                       & Planet                 & Traceability
    Manure Management               Education Programmes            Food Safety
                                                                & Hygiene Standards
     Air Pollution Control          Focused on Agriculture
                                                               Halal Slaughterhouses
    Wastewater Treatment          Reducing Biodiversity Loss
                                                                  Traceability Back
                                                                     to the Farm




                                                                                         23
Page 22
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




01
                              Pengelolaan Risiko Bisnis dan Lingkungan
                              Japfa menyadari pentingnya mengelola berbagai risiko bisnis untuk menjaga
                              keberlangsungan Perusahaan dan meminimalkan dampak terhadap manusia
                              dan lingkungan. Oleh karena itu, kami menerapkan sistem manajemen risiko
Sekilas                       yang ketat, termasuk audit internal dan eksternal, yang juga mencakup risiko

Tentang                       terkait korupsi dengan berlandaskan prinsip integritas, transparansi, dan
                              akuntabilitas. Jika terjadi pelanggaran, kami akan menindaklanjuti secara
Japfa                         serius sesuai dengan peraturan yang berlaku. [GRI 205-1, 205-2] [POJK E.3]




Visi dan Misi       14

Skala Bisnis        15

Model Bisnis
yang Terintegrasi   16
Vertikal

Produk yang
Berkualitas dan     17               Salah satu pabrik pakan ternak Japfa.
Beragam

Tata Kelola
Perusahaan
                    19
yang Baik untuk               Informasi terkait manajemen risiko Perusahaan lebih detail dapat dilihat pada bab Tata Kelola
Keberlanjutan                 di Laporan Tahunan 2024 dan juga situs Perusahaan. [POJK E.3, E.5]

Komite
                    21
Keberlanjutan

Kinerja Ekonomi
                    28
Japfa

Keanggotaan
                    30
dalam Asosiasi                https://www.japfacomfeed.co.id/
                              manajemen-resiko
Penghargaan         31




24
Page 23
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                       Laporan Keberlanjutan 2024




Target-target Keberlanjutan Japfa Grup
Pada tahun 2022, Japfa Grup telah menetapkan Target-target Keberlanjutan yang menggunakan data tahun
2022 sebagai referensi dasar. Target Keberlanjutan Japfa terbagi menjadi dua aspek utama, lingkungan dan
sosial. Dari sisi lingkungan, kami berfokus pada pengurangan emisi dengan target emisi Cakupan 1 berdasarkan
data 2022 yang diukur per kilogram live bird. Dari sisi sosial, Japfa terus berkomitmen untuk mengembangkan
karyawan dan peternak mitra melalui pelatihan berkelanjutan yang meningkatkan produktivitas dan membuat
keputusan-keputusan yang mendukung program keberlanjutan. Pada tahun 2024, kami telah mengidentifikasi
pendekatan yang sesuai untuk memantau rencana aksi keberlanjutan Japfa yang telah ditetapkan, Dengan
demikian, kami dapat memastikan bahwa implementasi dan pencapaian tujuan keberlanjutan dapat terus
dipantau dan dievaluasi secara efektif. [GRI 2-24]




                                                                 Japfa    Grup     kembali     memperoleh
                                                                 Sustainability-Linked        Loan      (SLL)
                                                                 pada tahun 2024, yang memperkuat
             Sesuai target yang telah ditetapkan
                                                                 komitmen        terhadap     pemanfaatan
             untuk tahun 2024, Japfa berhasil:
                                                                 hasil   daur   ulang   air   limbah,   Zero
             •   Mengurangi konsumsi batu bara                   Coal, dan inisiatif JfK. Langkah ini
                 sebesar 70,38% dibandingkan                     memperluas        upaya      keberlanjutan
                 tahun 2023                                      seiring dengan komitmen kami untuk
             •   Mencapai 10 jam pelatihan per                   terus menciptakan dampak yang lebih
                 karyawan per tahun                              besar dan perbaikan berkelanjutan.




                                                                                                                25
Page 24
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




01
Sekilas
Tentang
Japfa




Visi dan Misi       14
                                         Japfa SLB KPI - Penyelesaian 9 Fasilitas
Skala Bisnis        15                   Daur Ulang Air Limbah dalam Operasional
Model Bisnis                             Perunggasan
yang Terintegrasi   16
Vertikal
                                                     Total   8 RPA 1 Unit Penetasan
Produk yang                                   7

Berkualitas dan     17
Beragam

Tata Kelola
Perusahaan
                    19
yang Baik untuk
Keberlanjutan

Komite
                    21
Keberlanjutan

Kinerja Ekonomi
                    28                                         3
Japfa

Keanggotaan                                                        9
                                                                       1
                                                                           2
                    30                                                                     4
dalam Asosiasi                                                                 5
                                                                                   6
                                                                                       8



Penghargaan         31




26
Page 25
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                           Laporan Keberlanjutan 2024




Pada   tahun       2024,   Japfa   telah   berhasil   memenuhi    komitmen      Obligasi   Berkelanjutan
(Sustainability-Linked Bond/SLB) dengan membangun fasilitas daur ulang air di delapan Rumah
Potong Ayam (RPA) dan satu unit penetasan ayam dalam waktu 3 tahun 9 bulan sejak tanggal
penerbitan obligasi. Fasilitas daur ulang air ini telah melewati proses audit oleh pihak eksternal.
Hasil audit dapat dibaca lebih lanjut pada tautan berikut. [POJK B.1, D.1, F.26]


Pencapaian ini merupakan salah satu tonggak keberlanjutan, yang menempatkan Japfa sebagai
pionir di sektor agri-food yang menerbitkan SLB pada tahun 2021.


Dengan demikian, Japfa telah membangun fasilitasi daur ulang air di:


2021           1     RPA Cikupa               2023        6      RPA Magelang

             2       Unit Penetasan Subang                7      RPA Medan

                                                          8      RPA Boyolali
2022         3       RPA Lampung

             4       RPA Wonoayu
                                              2024        9      RPA Parung
                                                                                    https://www.japfacomfeed.
             5       RPA Pemalang                                                   co.id/informasi-saham-obligasi




                                                                                                                     27
Page 26
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




01
                              Kinerja Ekonomi Japfa
                              [GRI 2-27, 201-1], [POJK B.1, F.2, F.3, F.4]




                              Sebagai salah satu perusahaan agri-food terbesar di Indonesia, produk
Sekilas                       Japfa menjadi bagian dari jutaan masyarakat yang mengandalkan protein

Tentang                       yang aman dan terjangkau. Oleh karena itu, menjaga kinerja ekonomi yang
                              kuat sangat penting untuk memastikan operasional kami berkelanjutan,
Japfa                         dengan fokus pada People, Planet, dan Profit (3P).


                              Pada tahun 2024, Japfa menghadapi tantangan seperti kondisi cuaca yang
                              tidak stabil, regulasi, serta ketidakstabilan geopolitik yang berdampak
                              pada gangguan rantai pasokan dan peningkatan biaya bahan baku
                              serta pelemahan daya beli. Untuk mengatasi tantangan ini, Japfa telah
                              menerapkan sejumlah strategi, termasuk memprediksi fluktuasi pasar,
                              berinvestasi pada fasilitas-fasilitas Perusahaan untuk meningkatkan
                              kontrol kualitas dan efisiensi rantai pasokan. Strategi ini memberi kami
                              keunggulan kompetitif sekaligus memperkuat hubungan langsung dengan
                              pemasok lokal.




                                 Fortune 100 Indonesia

                                 Pada awal Agustus 2024, Japfa berhasil masuk dalam daftar
                                 "Fortune 100 Indonesia". Penghargaan ini merupakan salah
                                 satu tolok ukur utama kinerja perusahaan di negara ini. Fortune
Visi dan Misi       14           Indonesia mencatat bahwa perusahaan-perusahaan dalam daftar
Skala Bisnis        15           ini berkontribusi sebesar 28,8% terhadap perekonomian nasional
                                 pada tahun sebelumnya. Pencapaian ini menegaskan peran penting
Model Bisnis
yang Terintegrasi   16           Japfa      dalam perekonomian Indonesia sekaligus menunjukan
Vertikal                         ketangguhannya dalam menghadapi ketidakpastian.
Produk yang
Berkualitas dan     17
Beragam

Tata Kelola                   Dalam menjalani usahanya, Japfa tetap menjunjung tinggi seluruh
Perusahaan
                    19        peraturan yang berlaku baik dalam aspek sosial maupun ekonomi. Sebagai
yang Baik untuk
Keberlanjutan                 salah satu wujud kepatuhannya, sepanjang tahun 2024, Perusahaan tidak

Komite                        mendapat larangan penjualan dan pembatasan pasar untuk seluruh
                    21
Keberlanjutan                 produk. [GRI 2-27]
Kinerja Ekonomi
                    28
Japfa
                              Pada tahun 2024, secara umum Japfa menunjukkan kinerja ekonomi yang
Keanggotaan                   sangat baik dan sejalan dengan target. [POJK F.2, F.3]
                    30
dalam Asosiasi

Penghargaan         31




28
Page 27
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                                   Laporan Keberlanjutan 2024




[GRI 201-1] [POJK B.1, F.2, F.3]                                                                             Dalam jutaan rupiah


                               Pengungkapan                                 2024               2023                 2022

  Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan

  Penjualan Neto                                                           55.800.849          51.175.898          48.972.085

  Pendapatan Bunga                                                              50.228            44.272                9.495

  Pendapatan Lainnya                                                           210.204             139.161             151.001

  Total                                                                     56.061.281         51.359.331           49.132.581

  Nilai Ekonomi yang Didistribusikan

  Biaya operasional (beban pokok penjualan. penjualan. umum &
                                                                           45.698.456        44.620.820             42.150.413
  administrasi diluar biaya tenaga kerja)

  Gaji dan tunjangan karyawan                                               4.889.053          4.267.880             4.018.803

  Pembayaran untuk penyedia modal (utang dan modal saham)                    1.688.988          1.569.494            1.543.295

  Investasi Masyarakat

  Corporate Social Responsibility (CSR)                                         28.208              8.691               6.333

  Edu Farmers International Foundation (Edufarmers Foundation)                  15.000             14.450               8.507

  Pembayaran pajak penghasilan kepada pemerintah - Indonesia                   715.863           406.068              642.680

  Total                                                                    53.035.568         50.887.403           48.370.031

  Nilai Ekonomi yang Disimpan

  Nilai Ekonomi yang Disimpan                                                3.025.713            471.928             762.550



Investasi Keberlanjutan
[GRI 201-2] [POJK F.4]                                                                                       Dalam jutaan rupiah

                         Pilar-Pilar Keberlanjutan                          2024               2023                 2022

  Lingkungan

                               Investasi Untuk Operasional yang
                                                                               129.170           103.334              166.893
                               Lebih Berkelanjutan

                               Penggunaan Sumber Daya yang Efisien               14.106             11.017             20.664

                               Peminimalan Limbah dan Emisi                     26.107            26.037               24.295
  Sistem Produksi              Peningkatan Kesehatan dan
  Efisien                                                                           511               216                  1.32
                               Kesejahteraan Hewan Ternak

                               Investasi Terhadap Teknologi
                               Baru untuk Meningkatkan Efisiensi                 8.039              6.168               4.584
                               Operasional

                               Audit/Asesmen/Sertifikasi Biaya ESG               3.472             3.020                 1.277

  Total                                                                        181.404            149.792             219.032

  Sosial

  Pengembangan
                               Pengembangan Orang-Orang Kami
  Sumber Daya                                                                   89.522            163.867              153.635
                               (Karyawan,Peternak, dan Masyarakat)
  Manusia

  Meningkatkan Nutrisi         Meningkatkan Nutrisi                              9.592              7.329                3.731

  Total                                                                          99.114            171.195             157.366

  Grand Total                                                                  280.518           320.987              376.398


*) Untuk memajukan keberlanjutan operasional, kami telah membagi pengeluaran investasi dan operasional keberlanjutan menjadi dua
kategori utama: lingkungan dan sosial. Kami memisahkan pengeluaran investasi untuk pencatatan yang lebih baik sejak tahun 2022.


                                                                                                                                  29
Page 28
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




01
                              Keanggotaan dalam Asosiasi
                              [GRI 2-28] [POJK C.5]


                              Sebagai bagian dari komitmen kami untuk mengembangkan sektor
                              agri-food di Indonesia, Japfa berkolaborasi dengan berbagai pemangku
Sekilas                       kepentingan. Selama periode pelaporan ini, kami menjalin hubungan

Tentang                       kerja sama dengan sejumlah organisasi untuk memberi kontribusi lebih,
                              antara lain:
Japfa



                              Indonesian Employer’s      Indonesian Fishery     Indonesian Feedmills       Shrimp Club
                              Association (APINDO)      Producers Processing     Association (GPMT)      Indonesia (SCI)
                                   DKI Jakarta             and Marketing
                                                         Association (AP5I)




                              Indonesian Veterinary         Association of       Veterinary Public      Indonesian Poultry
                               Medicine Association       Indonesian Poultry     Health Association    Farmers Association
                                     (ASOHI)               Slaughterhouses        (ASKESMAVETI)             (PINSAR)
                                                              (ARPHUIN)




Visi dan Misi       14
                               Indonesian Poultry             Chamber of            Indonesian           Indonesia CSR
Skala Bisnis        15        Science Sociey (MIPI)         Commerce and         Poultry Veterinary         Society
                                                           Industry (KADIN)     Association (ADHPI)
Model Bisnis                                                 South Jakarta
yang Terintegrasi   16
Vertikal

Produk yang
Berkualitas dan     17
Beragam
                                   Indonesian             Indonesian Poultry
Tata Kelola                    Aquaculture Society       Breeders Association
                                      (MAI)                    (GPPU)
Perusahaan
                    19
yang Baik untuk
Keberlanjutan

Komite
Keberlanjutan
                    21        Sertifikasi [POJK F.27]

Kinerja Ekonomi
                    28
Japfa

Keanggotaan
                    30
dalam Asosiasi
                                FSSC 22000              AEO              ISO 14001        ISO 45001          Aquaculture
Penghargaan         31                               Certification                                           Stewardship
                                                                                                            Council (ASC)




30
Page 29
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                                    Laporan Keberlanjutan 2024




Penghargaan



                                            Japfa menerima penghargaan pada acara 15th (Indonesian Institute
                                            for Corporate Directorship) IICD Corporate Governance Conference
                                            and Award atas komitmen yang kuat dalam menerapkan praktik tata
                                            kelola perusahaan yang baik. Penghargaan ini menyoroti dedikasi Japfa
                                            terhadap transparansi, akuntabilitas, dan integritas Perusahaan yang
                                            sejalan dengan kriteria evaluasi berdasarkan ASEAN CG Scorecard
                                            2023 methodology.




                                            Japfa berhasil meraih Penghargaan Emisi Korporasi 2024 Kategori
                                            Platinum untuk Transparansi Perhitungan Emisi Korporasi di sektor
                                            emiten non-perbankan. Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan
                                            yang menunjukkan kontribusi signifikan dalam upaya penurunan emisi
                                            nasional sekaligus menjaga transparansi dalam pelaporannya. Inisiatif
                                            ini diselenggarakan oleh Majalah Investor, bekerja sama dengan PT
                                            Bumi Global Karbon dan Berita Satu Media Holdings.




                                            Japfa mendapat dua penghargaan dalam TOP CSR Award 2024, yaitu
                                            TOP CSR Bintang 4 atas komitmennya dalam menjalankan program
                                            JAPFA for Kids, serta Top Leader on CSR Commitment 2024 yang
                                            diberikan kepada Direktur Utama Japfa, Renaldo Santosa.




                                            Japfa menerima penghargaan dari Kementerian Kesehatan Republik
                                            Indonesia        untuk   Gerakan   Masyarakat       Hidup   Sehat   (GERMAS)/
                                            Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Penghargaan ini merupakan
                                            pengakuan atas kontribusi Japfa dalam mendukung program kesehatan
                                            masyarakat melalui inisiatif-inisiatif yang mendorong perilaku hidup
                                            sehat dan bersih.




Daftar lengkap asosiasi, sertifikasi, dan penghargaan yang
diperoleh oleh Perusahaan dapat dibaca selengkapnya dalam
Laporan Tahunan 2024.




                                                                       http://japfacomfeed.co.id/
                                                                       laporan-tahunan


                                                                                                                       31
Page 30
       PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




02
Tentang
                                          Laporan Keberlanjutan kami mengacu pada
                                          POJK 51/2017 dan Standar GRI 2021 serta
                                          Standar Sektor GRI 13: Pertanian, Akuakultur, dan
                                          Perikanan Tangkap.


Laporan
                            Sebagai perusahaan yang terus berkembang, Japfa secara konsisten
Japfa                       menyampaikan      komitmen      untuk     membangun   kepercayaan     pemangku
                            kepentingan dengan transparansi atas upaya dan peningkatan yang kami
                            lakukan setiap tahun. Laporan Keberlanjutan 2024 ini merupakan salah satu
                            bentuk komunikasi Perusahaan yang merefleksikan inisiatif yang dilakukan
                            oleh Japfa dalam aspek lingkungan, tata kelola, sosial, dan ekonomi. Laporan ini
                            berfungsi untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang komitmen dan upaya
                            keberlanjutan kami. Meskipun tidak semua detail dimuat, kami berkomitmen untuk
                            terus melanjutkan perjalanan keberlanjutan secara konsisten. Laporan ini juga
                            berfungsi sebagai bentuk evaluasi untuk mengukur dan meningkatkan upaya-
                            upaya yang telah dilakukan. Dengan evaluasi terus-menerus, kami berusaha
                            memberikan dampak yang lebih baik bagi masyarakat dan planet Bumi.


                            Sejak 2018, Japfa secara konsisten menerbitkan laporan keberlanjutan dan
                            ini adalah laporan keberlanjutan ketujuh yang diterbitkan secara terpisah
                            dari Laporan Tahunan. Laporan ini dipublikasikan pada 19 Maret 2025, dan
                            mencakup seluruh operasional Perusahaan. PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk
                            telah menyusun laporan sesuai dengan Standar Global Reporting Initiatives
                            (GRI) untuk periode 1 Januari 2024 sampai 31 December 2024. Periode
                            Laporan Keberlanjutan kami selaras dengan Laporan Tahunan Perusahaan.
                            Pada tahun 2024, kami tidak menerima tanggapan untuk Laporan
                            Keberlanjutan 2023 tetapi kami tetap meningkatkan upaya komunikasi
                            sebagai komitmen transparansi Perusahaan. [GRI 2-2, 2-3] [POJK G.3]


                            Laporan ini disusun berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/
                            POJK.03/2017 (POJK 51/2017) tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan
                            bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik, serta diatur lebih
                            lanjut melalui Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 16/SEOJK.04/2021
                            terkait Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik.
Komunikasi                  Japfa juga mempertimbangkan berbagai indikator yang diangkat oleh
dengan Pemangku
                   33       pemeringkat ESG, seperti Asean Corporate Governance Scorecard, Coller
Kepentingan
Japfa                       FAIRR untuk kesejahteraan hewan, MSCI, S&P, SRI KEHATI, Rekomendasi
Japfa dalam Data   36       TCFD, dan akan diperluas untuk mencakup IFRS S1 dan S2. Selain itu, kami

Metode untuk                berkolaborasi dengan pihak ketiga untuk menganalisis dan mengevaluasi
Menentukan Topik   37       data-data dalam laporan ini. Penjaminan eksternal belum dilakukan untuk
Material
                            laporan ini. Laporan ini disajikan dalam Bahasa Indonesia dan terjemahannya
                            dalam Bahasa Inggris. Laporan Keberlanjutan ini dapat diunduh dari situs
                            resmi Perusahaan. [GRI 2-5], [POJK G.1]

32
Page 31
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                                           Laporan Keberlanjutan 2024




Kami      selalu     terbuka     terhadap
masukan mengenai laporan yang                                       Alamat Perusahaan
kami terbitkan. Formulir umpan balik
                                                                    Wisma Millenia Lantai 7
dapat diakses melalui tautan pada                                   Jl. M.T. Haryono Kav. 16, Jakarta 12810 – Indonesia
halaman akhir laporan ini, dan semua
pertanyaan, saran, serta masukan                                    Telepon : (+62 21) 285 45680 (Hunting)
                                                                    Faksimili : (+62 21) 831 0309
dapat disampaikan melalui kontak                                    E-mail : maya.pradjono@japfa.com                    [GRI 2-1, 2-3]
yang     telah     disediakan.   [GRI   2-3]                        Website : www.japfacomfeed.co.id                      [POJK C.2]

[POJK C.2, G.2]




Komunikasi dengan Pemangku Kepentingan Japfa

Japfa secara aktif menjalin komunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan yang terkait dengan
bisnis kami. Pihak-pihak tersebut meliputi karyawan, pelanggan, lembaga keuangan, pemegang saham,
pemerintah, distributor, asosiasi yang kami ikuti, masyarakat, peternak mitra, dan pemasok kami. Dalam
kolaborasi tersebut, kami berusaha menemukan peluang yang saling menguntungkan, sekaligus merangkul
mereka untuk terlibat dalam upaya keberlanjutan Perusahaan yang dapat memperkuat praktik keberlanjutan
dan memberikan dampak positif untuk semua. [GRI 2-29, 3-3] [POJK E.4]



                   Investor (termasuk pemegang saham, pemegang obligasi, manajer investasi, dan lain-lain)


      Metode
                          Frekuensi                                                  Topik
    Keterlibatan

1. Rapat Umum           1. Tahunan       RUPST
   Pemegang Saham       2. Ad Hoc        1. Persetujuan atas Laporan Tahunan dan pengesahan Laporan Keuangan Perseroan untuk
   Tahunan (RUPST)                          tahun buku 2023
                        3. Triwulan,
2. Rapat Umum              ad hoc        2. Penetapan penggunaan laba Perseroan untuk tahun buku 2023
   Pemegang Saham
   Luar Biasa           4. Tahunan       3. Pemberian wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menunjuk
   (RUPS LB)                                Akuntan Publik guna memeriksa pembukuan Perseroan tahun buku 2024, serta menetapkan
                                            honorarium Akuntan Publik tersebut
3. Konferensi,
   Telekonferensi,                       4. Pengangkatan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan
   Pertemuan                             5. Penetapan gaji dan tunjangan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan
   Individu,
   Pertemuan
                                         RUPSLB
   anggota, surat
   elektronik                            Persetujuan atas a) Rencana (permohonan mandat) Perseroan untuk melakukan pembelian
                                         kembali saham Perseroan sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 29
4. Paparan publik
                                         Tahun 2023 tanggal 29 Desember 2023 tentang Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan
                                         Oleh Perusahaan Terbuka dan b) penggunaan saham hasil pembelian kembali tersebut serta c)
                                         pemberian wewenang kepada Direksi untuk menetapkan pelaksanaan penggunaannya.


                                         Konferensi, telekonferensi, pertemuan individu, surat elektronik
                                         1. Ulasan kinerja tahunan keseluruhan (keuangan dan non-keuangan)
                                         2. Informasi operasional


                                         Paparan Publik
                                         1. Profil Perseroan
                                         2. Kinerja Operasional per 31 Desember 2024
                                         3. Ikthtisar Keuangan
                                         4. Tantangan dan strategi ke depan
                                         5. Tanya jawab


                                         Presentasi dan hasil tanya jawab pada saat Paparan Publik dapat dilihat di situs perusahaan.




                                                                                                                                         33
Page 32
       PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




02
                                                                 Pelanggan [POJK F.17]

                                Metode
                                                   Frekuensi                               Topik
                              Keterlibatan

                              1. Informasi       1. Tersedia         1. Informasi produk dan layanan termasuk
                                 situs dan          24 jam              proses produksi
Tentang                          jaringan
                              2. Pusat
                                                 2. Ad hoc           2. Koordinasi kebutuhan pelanggan

Laporan
                                                                     3. Metode pembayaran faktur kredit dan debit
                                 panggilan
                                                                     4. Layanan pengaduan dan solusi
                              3. Survei
Japfa
                                                                       [GRI 2-25]
                                 kepuasan
                                                                     5. Kepuasan layanan



                                                                       Asosiasi

                                Metode
                                                   Frekuensi                               Topik
                              Keterlibatan

                              Rapat dan          Ad hoc, satu        1. Berjejaring
                              kegiatan           bulan dan/          2. Pengembangan masyarakat dan pendidikan
                              lainnya            atau triwulan
                                                                     3. Acara bersama




                                                                    Peternak Mitra

                                Metode
                                                   Frekuensi                               Topik
                              Keterlibatan

                             1. Panggilan        1. Harian           1. Skema pembagian keuntungan
                                telepon dan/     2. Mingguan         2. Informasi, nutrisi unggas dan manajemen pakan
                             2. atau             3. Ad hoc           3. Penasihat teknis
                                kunjungan
                                langsung                             4. Manajemen perunggasan
                                                                     5. Manajemen peternakan dan perikanan, termasuk
                                                                        praktik keberlanjutan




                                                         Institusi Pendidikan/Universitas

                                Metode
                                                   Frekuensi                               Topik
                              Keterlibatan

                             Sosialisasi dan     Ad hoc,             1. Informasi kerjasama dan kegiatan dari Japfa
                             koordinasi          bulanan, dan/       2. Informasi perekrutan dan administrasi terkait
                                                 atau tahunan           penerima beasiswa
                                                                     3. Laporan kegiatan penerima beasiswa
                                                                     4. Hibah dari pemerintah




                                                                       Pemasok

                                  Metode
                                                       Frekuensi                               Topik
Komunikasi                      Keterlibatan
dengan Pemangku              Panggilan telepon       Ad hoc, harian,     1. Harga dan penawaran kompetitif
                   33
Kepentingan                  dan/                    semu tahunan        2. Kualitas layanan
Japfa                        atau kunjungan          dan/atau
                                                     tahunan             3. Audit
                             langsung
Japfa dalam Data   36                                                    4. Produk
                                                                         5. Kebijakan pembaruan produk
Metode untuk                                                             6. Praktik pengadaan berkelanjutan
Menentukan Topik   37
Material




34
Page 33
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                                           Laporan Keberlanjutan 2024




                                                             Pemerintah

    Metode
                        Frekuensi                                                      Topik
  Keterlibatan
 Sosialisasi          1. Ad hoc      1. Perizinan dan regulasi bisnis
 dan rapat            2. Bulanan     2. Sertifikasi
 koordinasi
                      3. Tahunan     3. Koordinasi sistem perdagangan
                                     4. Kepatuhan dan pelaporan
                                     5. Penyebarluasan peraturan pemerintah
                                     6. Kampanye Gemar Makan Ikan
                                     7. Kerja sama terkait Synergized Aquaculture Innovative Learning (SAIL)
                                     8. Seminar & Forum
                                     9. Diskusi Ahli tentang persyaratan yang dibutuhkan untuk jaminan keamanan pangan,
                                        penerapan NKV dan sarana rantai dingin (cold chain) untuk produksi dan distribusi
                                        bahan pangan asal hewan
                                     10. Komitmen Penerapan One Health antara lain dengan memperhatikan residu dan
                                         resistensi antibiotik pada bahan asal hewan
                                     11. Sustainable agribusiness, termasuk budidaya peternakan dan perikanan



                                                              Karyawan

    Metode
                         Frekuensi                                                     Topik
  Keterlibatan
1. Pertemuan          1. Mingguan,      1. Sosialisasi kebijakan dan strategi karyawan
   karyawan,          2. Bulanan,       2. Japfa Conversation
   lokakarya,
   pelatihan dan      3. Tahunan        3. Evaluasi kinerja dan jenjang pengembangan karir

2. pembangunan        4. Ad hoc         4. Pelatihan daring dan luring (teknis dan soft skills)
   kapasitas, forum                     5. Asuransi Keselamatan dan Kesehatan Kerja
   komunikasi,                          6. Kanal berita internal antara lain seperti Japfa Link, Majalah Berkat dan Japfa Newsletter
   rapat, perayaan                         untuk mengomunikasikan informasi seputar Perusahaan yang diterbitkan secara berkala
   ulang tahun




                                                   Organisasi Komunitas Lokal

                      Metode Keterlibatan                               Frekuensi                             Topik
 1. Pertemuan dengan Organisasi Masyarakat Setempat (OMS),           Ad hoc dan/atau       1. Program sosialisasi
    Masyarakat dan administrator desa                                semi tahunan          2. Implementasi program CSR
 2. Panggilan telepon dan/atau kunjungan langsung



                                                        Distributor [GRI 2-6]

          Metode Keterlibatan                  Frekuensi                                          Topik

 Kunjungan langsung, panggilan               Ad hoc dan/          1. Kinerja penjualan
 telepon, pertemuan                          atau harian          2. Informasi produk, harga dan layanan
                                                                  3. Kinerja keuangan perusahaan
                                                                  4. Inspeksi pabrik



                                                        Penerima Beasiswa

          Metode Keterlibatan                  Frekuensi                                          Topik
Sosialisasi dan pendampingan program,       Ad hoc,              1. Informasi penerimaan beasiswa
monitoring kegiatan                         bulanan, satu        2. Kelengkapan administrasi
                                            bulan sekali
                                            dan/atau enam        3. Proposal dan laporan kegiatan program
                                            bulan sekali         4. Informasi dan/ atau laporan di luar kegiatan yang diikuti




                                                                                                                                       35
Page 34
       PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




02
                            Japfa dalam Data

                            Laporan keberlanjutan ini mencakup keseluruhan bisnis Japfa. Namun,
                            fokus utama laporan ini masih diarahkan pada dua operasional terbesar,
                            yaitu perunggasan dan budidaya perairan. [GRI 2-2]
Tentang
Laporan                     Operasional perunggasan, yang menyumbang 90% dari total pendapatan
                            Japfa, menjadi komponen paling signifikan dalam jejak operasional Perusahaan.
Japfa                       Sektor ini mencerminkan dampak terbesar dari seluruh aktivitas bisnis kami,
                            sehingga mendapatkan porsi perhatian yang lebih besar dalam pembahasan
                            laporan ini. Sementara itu, operasional budidaya perairan menjadi sorotan
                            khusus dalam merespons tren peningkatan permintaan terhadap produk yang
                            berkelanjutan. Dengan semakin pentingnya praktik budidaya perairan ramah
                            lingkungan, laporan ini menekankan bagaimana divisi ini terus beradaptasi
                            untuk memenuhi kebutuhan pasar yang berkembang.



                            Data Keuangan dan Data Ketenagakerjaan

                            Untuk periode fiskal 2022-2024, data keuangan dan ketenagakerjaan
                            mencakup data konsolidasi dari seluruh entitas di bawah Japfa yang
                            didukung oleh sistem internal seperti Japfa Sustainability Reporting
                            System (JSRS) dan Japfa Sustainalitics. Dalam periode pelaporan ini,
                            data terkait kecelakaan kerja telah disajikan ulang sebagai hasil dari
                            penyelarasan data, termasuk penghapusan duplikasi dan re-kategorisasi
                            jenis kecelakaan sesuai dengan definisi standar yang berlaku. Hal ini
                            dilakukan agar data menjadi lebih akurat. [GRI 2-4]



                            Data Lingkungan

                            Data lingkungan yang dilaporkan untuk tahun 2022-2024 mencakup hampir
                            seluruh operasional Perusahaan. Pada tahun 2024, data lingkungan mencakup
                            341 unit yang terdiri dari unit operasional dan unit non-operasional (termasuk
                            kantor), yang menunjukkan peningkatan sebanyak 17 unit dibandingkan
                            dengan laporan tahun 2023. Kami telah memperluas cakupan pelaporan data
                            seiring dengan peningkatan kualitas dalam JSRS dan Japfa Sustainalitics,
                            yang menegaskan komitmen kami terhadap akurasi dan akuntabilitas data.
                            Sepanjang 2023-2024, kami secara komprehensif telah meningkatkan kualitas
                            data. Pada 2024, cakupan pelaporan kini mencakup seluruh lini bisnis, termasuk
                            perunggasan, budidaya perairan, SBU Penggemukan Sapi, SBU Plantation, SBU
Komunikasi
dengan Pemangku             Consumer Go Direct, SBU Property, dan SBU Transportation. Pencapaian
                   33
Kepentingan                 ini merupakan hasil dari komitmen dan kolaborasi seluruh pihak dalam
Japfa                       mendukung transparansi dan praktik keberlanjutan yang lebih baik.
Japfa dalam Data   36

Metode untuk
Menentukan Topik   37
Material                    Daftar lengkap entitas yang tercakup dalam data
                            keuangan, ketenagakerjaan, dan lingkungan dapat
                            ditemukan dalam Laporan Tahunan 2024 kami.

                                                                              https://www.japfacomfeed.
                                                                              co.id/laporan-tahunan

36
Page 35
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                  Laporan Keberlanjutan 2024




Metode untuk Menentukan Topik Material
[GRI 3-1]                                                                      Penelitian dan
                                                                            Pengembangan Survei
                                                                                Materialitas

Laporan ini disusun dengan mengacu pada prinsip-prinsip GRI, yaitu
akurasi, keseimbangan, kejelasan, keterbandingan, kelengkapan,
konteks keberlanjutan, ketepatan waktu, dan keterverifikasian.
                                                                          Diskusi Kelompok Terarah
Selain itu, kami juga mempertimbangkan prinsip keterlibatan                   dengan Pemangku
pemangku kepentingan, konteks keberlanjutan, materialitas yang              Kepentingan Internal
relevan, dan kelengkapan informasi untuk menghasilkan laporan
yang komprehensif dan informatif.


Japfa melakukan penilaian materialitas ganda yang dikembangkan
                                                                          Diskusi Manajemen Internal
berdasarkan pilar keberlanjutan kami, mengintegrasikan hasil dari studi
LCA dan Social Life Cycle Assessments (SLCA), serta kajian literatur
lainnya dan isu-isu terbaru yang memengaruhi industri peternakan
dan budidaya perairan di Indonesia, termasuk yang diidentifikasi oleh
lembaga pemeringkat keberlanjutan.                                         Survei untuk Pemangku
                                                                          Kepentingan Internal dan
                                                                                  Eksternal
Hasil survei ini dihubungkan dengan standar GRI dan Tujuan
Pembangunan Berkelanjutan PBB (SDGs).




Daftar lengkap kontribusi Japfa terhadap                                     Matriks Materialitas
TPB dapat dilihat pada situs Perusahaan.




                                             https://www.japfacomfeed.
                                             co.id/tinjauan                Validasi dan Persetujuan
                                                                              Topik Materialitas

Proses ini membantu mengidentifikasi topik-topik penting menurut
pemangku kepentingan internal dan eksternal, di mana Japfa
memiliki dampak potensial maupun aktual terhadap lingkungan,
ekonomi lokal, dan masyarakat. Survei ini kemudian diperingkat
                                                                           Daftar Topik Materialitas
untuk menentukan sepuluh topik material teratas yang menjadi
fokus utama dalam laporan ini, yang juga terkait dengan standar
GRI dan SDGs.


Pelaksanaan pelaporan ini diawasi oleh Komite Keberlanjutan dan manajemen perusahaan untuk
memastikan laporan disusun dengan akurat dan tepat waktu. Komite dan manajemen terlibat mulai dari
tahap pengembangan, analisis survei materialitas, pengumpulan dan analisis data, hingga proses tinjauan
serta persetujuan isi laporan. [GRI 2-14] [POJK E.1]




                                                                                                       37
Page 36
       PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




02
                            Topik Material pada 2024 [GRI 3-2]
                            Pada tahun 2024, tata kelola yang baik tanggung jawab lingkungan, serta
                            penghormatan hak asasi manusia muncul sebagai topik paling material.
                            Topik ini menunjukkan bahwa perusahaan semakin memperkuat perhatian
Tentang                     Perusahaan terhadap tata kelola yang kuat sebagai landasan dalam

Laporan                     menerapkan praktik keberlanjutan.

Japfa                       Sementara itu, keamanan pangan dan ketelusuran tetap menjadi prioritas
                            utama yang menunjukkan bahwa aspek ini tetap krusial bagi Japfa dalam
                            memastikan kesehatan dan keselamatan konsumen.


                            Selain itu, di tahun 2024, topik keberlanjutan seperti kesejahteraan hewan,
                            pengelolaan air limbah, dan mitigasi perubahan iklim juga masuk dalam
                            daftar topik penting, yang menunjukkan Japfa terus memperhatikan
                            dampak bisnis terhadap lingkungan dan perubahan iklim.



                              No.               Topik Material                         Ketegori

                               1    Mempromosikan Tata Kelola yang       Tata Kelola
                                    Baik melalui Etika, Tanggung Jawab
                                    Lingkungan, dan Penegakan Hak
                                    Asasi Manusia

                               2    Standar Keamanan Pangan              Kesehatan dan Keselamatan
                                    dan Ketelusuran                      Pelanggan

                               3    Manajemen Keselamatan                Keselamatan dan Kesehatan Kerja
                                    dan Kesehatan Kerja

                               4    Remunerasi dan Tunjangan yang Adil   Ketenagakerjaan

                               5    Akses terhadap Makanan Bergizi       Ketahanan Pangan
                                    dan Terjangkau

                               6    Rantai Nilai dan Pemangku            Keterlibatan Pemangku
                                    Kepentingan                          Kepentingan

                               7    Pengelolaan Air Limbah dan           Limbah dan Efluen
                                    Limbah yang Aman

                               8    Meningkatkan Kesejahteraan           Masyarakat
                                    Peternak

                               9    Praktik Kesejahteraan Hewan          Kesejahteraan Hewan

                              10    Mitigasi dan Adaptasi Iklim          Tata Kelola




Komunikasi
                            Matriks Materialitas
dengan Pemangku
                   33       Matriks materialitas ini selanjutnya menjadi dasar untuk membahas topik-
Kepentingan
Japfa                       topik tersebut secara lebih mendalam di bab-bab berikutnya. Dalam bab
Japfa dalam Data   36       tersebut, kami menjelaskan pengelolaan topik material, komitmen, serta

Metode untuk                program-program Japfa pada tahun 2024 yang bertujuan meningkatkan
Menentukan Topik   37       dampak positif.
Material

                            Program-program yang disampaikan dalam laporan ini juga mencakup
                            metode evaluasi efektivitasnya dan partisipasi pemangku kepentingan.

38
Page 37
           Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                                                                                     Laporan Keberlanjutan 2024




                                                  5.00
Dampak terhadap pemangku kepentingan eksternal




                                                                                                                             2           1
                                                   4.80
                                                                                                                       3
                                                                                                   8           6
                                                                                                                            4
                                                                                                          9                 5

                                                                                                                                 7
                                                   4.60
                                                                                                                            10




                                                   4.40




                                                         4.20                      4.40                       4.60                            4.80

                                                                          Dampak terhadap Lingkungan, ekonomi, dan sosial




  Daftar dan Batasan Topik Material

                                                                                                                                             Japfa Poultry     Peternakan
                                                 Peringkat                Topik Material                 Pemasok                 Japfa                                         Pelanggan
                                                                                                                                             & Aquaculture        Mitra

                                                     1          Mempromosikan Tata Kelola              Berkaitan           Disebabkan        Berkaitan        Berkaitan       Berkaitan
                                                                yang Baik melalui Etika,
                                                                Tanggung Jawab Lingkungan,
                                                                dan Penegakan Hak Asasi Manusia

                                                    2           Standar Keamanan Pangan                Berkaitan           Disebabkan        Disebabkan       Berkaitan       Berkaitan
                                                                dan Ketelusuran

                                                    3           Manajemen Keselamatan dan              Berkaitan           Disebabkan        Berkaitan        Berkaitan       Berkaitan
                                                                Kesehatan Kerja

                                                    4           Remunerasi dan Tunjangan               Berkaitan           Disebabkan        Berkaitan        Berkaitan       Berkaitan
                                                                yang Adil

                                                    5           Akses terhadap Makanan Bergizi         Berkaitan           Disebabkan        Berkaitan        Berkaitan       Disebabkan
                                                                dan Terjangkau

                                                    6           Rantai Nilai dan Pemangku              Berkontribusi       Disebabkan        Berkontribusi    Berkontribusi   Berkaitan
                                                                Kepentingan

                                                    7           Pengelolaan Air Limbah dan             Berkaitan           Disebabkan        Disebabkan       Berkontribusi   Berkaitan
                                                                Limbah yang Aman

                                                    8           Meningkatkan Kesejahteraan             Berkontribusi       Berkontribusi     Disebabkan       Berkontribusi   Berkaitan
                                                                Peternak

                                                    9           Praktik Kesejahteraan Hewan            Berkontribusi       Disebabkan        Disebabkan       Berkontribusi   Berkaitan


                                                    10          Mitigasi dan Adaptasi Iklim            Berkaitan           Disebabkan        Berkontribusi    Berkaitan       Berkaitan




       Disebabkan                                                                             Berkontribusi                                       Berkaitan
       Penyebab dari topik yang memiliki                                                      Kontributor atas topik, memiliki pengaruh           Terkait    dengan   penyebab    dan/atau
       kontrol langsung untuk menghindari atau                                                tetapi tidak ada kontrol langsung untuk             kontributor dari topik karena hubungan
       menanggulangi dampak                                                                   menghindari      atau     menanggulangi             bisnis, sehingga hanya memiliki pengaruh
                                                                                              dampak                                              tidak langsung untuk menghindari atau
                                                                                                                                                  menanggulangi dampak




                                                                                                                                                                                          39
Page 38
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




03
                              Indonesia masih menjadi salah satu negara dengan tingkat malanutrisi
                              tertinggi di dunia, yaitu stunting dan wasting, defisiensi gizi mikro, dan
                              kelebihan berat badan serta obesitas1. Meskipun terdapat perbaikan dalam
                              satu dekade terakhir, data UNICEF 2023 menunjukkan 1 dari 5 anak balita

Berkontribusi                 di Indonesia masih mengalami stunting2, suatu kondisi yang mempengaruhi
                              pertumbuhan fisik dan kognitif anak-anak, serta meningkatkan risiko
pada                          kesehatan jangka panjang3. Menanggapi isu ini, pemerintah Indonesia

Peningkatan                   memiliki berbagai program untuk menurunkan angka stunting dan

Nutrisi                       meningkatkan kualitas sumber daya manusia pada masa depan dengan
                              menjadikannya sebagai prioritas nasional.


                              Sebagai salah satu produsen protein hewani, kami mendukung penuh
                              inisiatif pemerintah melalui komitmen penyediaan makanan bergizi
                              dan terjangkau. Melalui jaringan distribusi yang luas dan pendekatan
                              terindustrialisasi, Japfa dapat menjangkau berbagai wilayah di Indonesia
                              dan memastikan keterjangkauan produk-produk hewani berkualitas seperti
                              daging ayam, ikan, udang, sapi dan produk olahannya.


                              Kami berperan aktif membantu anak-anak dan orang tua mereka melalui
                              JAPFA for Kids untuk menyadari pentingnya hal tersebut sekaligus
                              memberikan          akses       kepada       makanan         bernutrisi       yang       mendukung
                              pertumbuhan mereka dengan baik. Hal ini sekaligus turut mewujudkan SDG
                              No. 2: Tanpa Kelaparan.
Jangkauan Pasar
                    41
yang Luas

Pendekatan
                   45
Industrialisasi

Memastikan
                   45
Keamanan Pangan

Rantai Pasokan
yang Dapat         46
Dilacak

Audit Keamanan
                   47
Pangan

JAPFA for
Kids untuk
                   48
Mengentaskan
Malanutrisi

Melibatkan Orang
Tua dalam          52
JAPFA for Kids                          Seorang siswa menikmati makan siang bergizi
                                        pada program JAPFA for Kids
JAPFA
Berkolaborasi
dalam Studi        55
Kecukupan Gizi
Anak Indonesia                1, 2 UNICEF Indonesia. (2023). UNICEF Laporan Tahunan 2023. Diambil dari https://www.unicef.org/indonesia/
                              media/21351/file/UNICEF%20Laporan%20Tahunan%202023.pdf

                              3 UNICEF Indonesia. (20 September 2023). Gizi: Mengatasi tiga beban malnutrisi di Indonesia. Diambil dari
                              https://www.unicef.org/indonesia/id/gizi




40
Page 39
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                                               Laporan Keberlanjutan 2024




Jangkauan Pasar yang Luas

Karakteristik geografis Indonesia dengan lebih dari 17.000 pulau yang dihuni oleh lebih dari 282 juta jiwa,
membuat distribusi pangan menjadi salah satu tantangan ketahanan pangan di negeri ini.


Sebagai perusahaan dengan pengalaman lebih dari 53 tahun di bidang agri-food, Japfa menyadari tanggung
jawabnya dalam memenuhi kebutuhan nutrisi masyarakat. Dengan jaringan pemasaran yang luas, mulai dari
pasar tradisional, modern, hingga platform daring (online), produk Japfa dapat diakses oleh seluruh lapisan
masyarakat.




         Berkontribusi dalam Pembangunan Ketahanan Pangan dengan Japfa Day 2024


         Japfa Day 2024 merupakan wadah penting yang mempertemukan para pemimpin Japfa,
         perwakilan pemerintah, investor, asosiasi, mitra, dan media untuk membahas isu-isu penting
         terkait ketahanan pangan dan swasembada pangan. Acara ini terinspirasi oleh program
         pemerintah mengenai makan siang gratis, di mana Japfa sebagai produsen protein hewani ingin
         memberikan kontribusi positif. Selama acara, kami menyelenggarakan tiga panel diskusi yang
         berfokus pada upaya membentuk masa depan ekosistem pangan Indonesia di tengah tantangan
         perubahan iklim dan ketidakpastian geopolitik.


         Panel-panel tersebut dibuka dengan keynote speech dari Menteri Perencanaan Pembangunan
         Nasional (Bappenas), yang memberikan pandangan strategis mengenai transformasi yang
         diperlukan untuk memastikan ketahanan pangan nasional1. Selain itu, peserta juga dapat membaca
         berbagai informasi mengenai bagaimana sistem produksi Japfa berperan dalam mendukung
         ketahanan pangan, mulai dari produksi hingga distribusi produk, serta inisiatif seperti program
         makan siang gratis yang mendukung pemenuhan nutrisi anak-anak Indonesia.


         Pembukaan oleh Renaldo Santosa, Direktur Utama Japfa, menegaskan pentingnya inovasi dalam
         strategi ketahanan pangan. Ia menyoroti perlunya mengembangkan swasembada pangan dan
         memanfaatkan potensi besar yang dimiliki Indonesia untuk memberdayakan generasi masa
         depan. Menghadapi berbagai tantangan, beliau juga menekankan pentingnya kerangka kerja yang
         jelas untuk mengarahkan pengembangan sistem pangan yang berkelanjutan dan memastikan
         ketersediaan pangan bagi semua. Peserta yang mengikuti Japfa Day sebanyak 304 orang.




1 UNICEF Indonesia. (2023, September 20). Gizi. Diambil dari https://www.unicef.org/indonesia/id/gizi




                                                                                                                               41
Page 40
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




03
                              Jangkauan Operasional Perunggasan
                              Tidak hanya memiliki jangkauan pasar yang luas di Indonesia, produk
                              perunggasan Japfa juga menjangkau pasar di luar negeri. Tahun 2024,
                              Japfa melakukan ekspor telur tetas ke beberapa negara di antaranya Uni
Berkontribusi                 Emirat Arab. Diterimanya produk kami oleh pasar luar negeri menunjukkan

pada                          komitmen Perusahaan untuk mendukung pengembangan sektor pangan
                              melalui penyediaan produk berkualitas tinggi.
Peningkatan
Nutrisi




Jangkauan Pasar
                    41
yang Luas

Pendekatan
                   45
Industrialisasi

Memastikan
                   45
Keamanan Pangan

Rantai Pasokan
yang Dapat         46
Dilacak

Audit Keamanan
                   47
Pangan

JAPFA for
Kids untuk
                   48
Mengentaskan
Malanutrisi

Melibatkan Orang
Tua dalam          52
JAPFA for Kids

JAPFA
Berkolaborasi
dalam Studi        55
Kecukupan Gizi
Anak Indonesia

                                     Ayam di peternakan pembibitan
                                     saat sesi pemberian pakan



42
Page 41
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                     Laporan Keberlanjutan 2024




Jangkauan Operasional Budidaya Perairan
Japfa juga mendukung pemenuhan kebutuhan protein di Indonesia tidak hanya melalui sektor perunggasan
tapi juga melalui sektor budidaya perairan. Kami menghasilkan beragam produk olahan ikan dan udang.
Kualitas produk budidaya perairan kami telah diakui di pasar internasional melalui ekspor produk ke beberapa
negara di Asia, Amerika dan Eropa. Pada tahun 2024, kami memiliki pasar ekspor baru, di antaranya, Korea
Selatan dan Thailand.




       Modeling Kawasan Tambak Budidaya Nila Salin, Karawang




Suri Tani Pemuka (STP) untuk Budidaya Ikan Nila Salin

Pada Maret 2024, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meresmikan area percontohan budidaya ikan
nila salin di Karawang, Jawa Barat, yang dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia dan Menteri Kelautan dan
Perikanan. Direktur Utama PT Suri Tani Pemuka, turut hadir mendukung program ini dengan menyediakan
pakan berkualitas tinggi untuk area budidaya tersebut, yang saat ini dikelola oleh Pusat Layanan Produksi
Perikanan Budidaya. Ikan nila salin memiliki sejumlah keunggulan, seperti daging yang padat dan pertumbuhan
lebih cepat. Japfa juga menggunakan indukan unggul yang sesuai dengan iklim Indonesia sehingga lebih
mudah beradaptasi, dan pada akhirnya menghasilkan produk yang bebas dari penyakit (disease-free).




                                                                                                         43
Page 42
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




03
                              Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi ekonomi biru pemerintah yang
                              mengusung konsep zero waste dalam budidaya perikanan. Program ini juga
                              memanfaatkan lokasi bekas tambak udang yang tidak terpakai, sehingga
                              mendukung konsep reuse dan optimalisasi lahan.

Berkontribusi                 Pada 2024, STP memberikan dukungan mulai dari pakan, bibit hingga
pada                          memproses hasil budidaya ikan nila salin dari beberapa wilayah, termasuk

Peningkatan                   Yogyakarta, Banyuwangi, dan Manado. Hal ini sekaligus untuk mendukung

Nutrisi                       keberlanjutan lingkungan dan ketahanan pangan nasional.




                                  Pada tahun 2024, produk hasil budidaya perairan Japfa, Toba
                                  Tilapia telah berhasil memasuki jaringan supermarket terkemuka
                                  di Singapura, FairPrice. Hal ini menunjukkan produk Japfa yang
                                  berkualitas tinggi. Selain itu, pencapaian ini juga dapat menjadi
                                  sarana promosi pariwisata Danau Toba yang terkenal akan
                                  keindahan alamnya. Melalui label produk, informasi tentang
                                  pariwisata Danau Toba disampaikan dengan menggunakan QR
                                  Code yang terpasang di supermarket FairPrice.




Jangkauan Pasar
                    41
yang Luas

Pendekatan
                   45
Industrialisasi

Memastikan
                   45
Keamanan Pangan

Rantai Pasokan
yang Dapat         46
Dilacak

Audit Keamanan
                   47
Pangan

JAPFA for
Kids untuk
                   48
Mengentaskan
Malanutrisi

Melibatkan Orang
Tua dalam          52
JAPFA for Kids

JAPFA
Berkolaborasi
dalam Studi        55
Kecukupan Gizi                    White Fillet Toba Tilapia tersedia
Anak Indonesia                    di supermarket Singapura




44
Page 43
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                                 Laporan Keberlanjutan 2024




Pendekatan Industrialisasi

Japfa memanfaatkan teknologi dan inovasi dalam
pendekatan         industrialisasi          untuk     memastikan
standar     keamanan        pangan      tetap       terjaga   serta
mengoptimalkan penggunaan sumber daya. Dengan
sistem bisnis yang terintegrasi vertikal, Japfa dapat
beroperasi dalam skala besar untuk memenuhi
kebutuhan protein hewani.

Informasi lebih lanjut mengenai topik ini
dapat dibaca di situs Japfa:




                                                    https://www.japfacomfeed.co.id/
                                                    memberikan-akses-protein-terjangkau




Memastikan Keamanan Pangan

Japfa berkomitmen untuk menjaga keamanan pangan di setiap rantai nilai, mulai dari pembibitan dan
pembudidayaan hingga produk siap makan. Setiap tahapan produksi dilakukan dengan penuh tanggung jawab
dan sesuai dengan standar keamanan yang berlaku. Japfa menjaga keamanan pangan dengan menerapkan
pendekatan pada tiga aspek:


 1      Sistem biosekuriti yang ketat


        Penerapan standar yang tinggi pada setiap tahap produksi mulai dari penggunaan bahan baku
 2
        terbaik, hingga fasilitas yang memenuhi persyaratan keamanan pangan


 3      Menjaga keamanan produk dengan mematuhi sertifikasi yang relevan, baik nasional maupun internasional


Transparansi dalam informasi produk merupakan hal yang penting. Informasi produk yang jelas dapat
membantu konsumen menggunakan produk dengan benar serta memberikan rasa aman bahwa produk
tersebut layak konsumsi. Oleh karena itu setiap produk Japfa dilengkapi dengan informasi gizi, petunjuk
penggunaan, dan tanggal kedaluwarsa. Pada tahun 2024, tidak terdapat insiden ketidakpatuhan yang terkait
dengan dampak kesehatan dan keselamatan produk serta layanan kami baik dalam hal aspek pemasaran
maupun pelabelan produk. [GRI 416-1, 416-2, 417-2, 417-3] [POJK F.28]


Informasi lebih lanjut mengenai keamanan
pangan dapat dibaca di situs Japfa:




                                                    https://www.japfacomfeed.co.id/
                                                    memberikan-akses-protein-terjangkau


                                                                                                                 45
Page 44
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




03
                              Rantai Pasokan yang Dapat Dilacak

                              Japfa memiliki kontrol penuh atas seluruh rantai pasokan, mulai dari
                              produksi pakan ternak hingga produk konsumen melalui model bisnis
Berkontribusi                 terintegrasi. Setiap proses dipantau secara ketat sehingga produk dapat

pada                          ditelusuri dengan baik.

Peningkatan
Nutrisi




Jangkauan Pasar
                    41
yang Luas
                                    Automatic Sampler bahan baku
Pendekatan                          di pabrik pakan ternak Japfa
                   45
Industrialisasi

Memastikan
                   45
Keamanan Pangan
                              Kode Etik Pemasok
Rantai Pasokan
yang Dapat         46
Dilacak                       Kode etik pemasok merupakan bagian penting dari komitmen Japfa untuk

Audit Keamanan                menjamin bahwa setiap mitra bisnis beroperasi sesuai dengan prinsip-
                   47
Pangan                        prinsip etika dan keberlanjutan yang dipegang teguh oleh Perusahaan.
JAPFA for                     Melalui penerapan Kode Etik Pemasok (Supplier Code of Conduct/CoC),
Kids untuk                    Japfa menetapkan standar etika untuk semua pemasok. Pada tahun 2024
                   48
Mengentaskan
Malanutrisi                   seluruh kontrak yang dilakukan oleh Pemasok telah terintegrasi dengan

Melibatkan Orang              Kode Etik Pemasok Japfa. [GRI 2-23, 2-24, 205-2, 407-1]
Tua dalam          52
JAPFA for Kids                Informasi lebih lanjut mengenai ketelusuran dan Kode Etik Pemasok dapat dibaca di situs Japfa:

JAPFA
Berkolaborasi
dalam Studi        55
Kecukupan Gizi
Anak Indonesia


                              https://www.japfacomfeed.co.id/                https://www.japfacomfeed.co.id/
                              keamanan-dan-ketelusuran-pangan                kebijakan



46
Page 45
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                             Laporan Keberlanjutan 2024




Audit Keamanan Pangan

Perusahaan secara konsisten menjalankan
audit keamanan pangan, baik melalui proses                             Pada tahun 2024 tidak terdapat
audit     internal    maupun       eksternal,     guna                 penarikan produk pakan
memastikan kepatuhan terhadap regulasi                                 dan protein hewani baik dari
dan sertifikasi yang berlaku. Audit berperan                           operasional perunggasan maupun
penting dalam menilai manajemen risiko
                                                                       budidaya perairan. [POJK F.29]
serta penerapan Tata Kelola Perusahaan
yang Baik. Hasil dari audit selalu menjadi
bahan       evaluasi      dan      dikomunikasikan
pada      manajemen        untuk       ditindaklanjuti.
[GRI 2-23, 416-1] [POJK F.27]


Sertifikat-sertifikat yang dimiliki Perusahaan dapat
                                                          https://www.japfacomfeed.
dibaca secara lengkap di Laporan Tahunan 2024.            co.id/laporan-tahunan




        Kontrol kualitas produk
        di fasilitas meat processing



                                                                                                             47
Page 46
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




03
                              JAPFA for Kids untuk Mengentaskan Malanutrisi
                              [GRI 203-1] [POJK B.3, F.23, F.25]


                              Malanutrisi masih menjadi salah satu tantangan kesehatan serius di Indonesia
                              yang berpotensi meningkatkan risiko penyakit kronis saat dewasa4. Sebagai
Berkontribusi                 produsen protein hewani, Japfa berkomitmen untuk berperan nyata dalam

pada                          menurunkan angka malanutrisi khususnya gizi kurang dan gizi buruk. Melalui
                              program JAPFA for Kids (JfK), kami berupaya memperbaiki gizi anak-
Peningkatan                   anak dengan pendekatan berbasis masyarakat. Hal ini bertujuan untuk
Nutrisi                       menciptakan dampak nyata dan berkontribusi menciptakan lingkungan
                              yang mendukung perkembangan generasi muda yang lebih sehat dan kuat,
                              sekaligus memperkuat kerja sama seluruh pihak dalam upaya perbaikan
                              nutrisi secara menyeluruh.




Jangkauan Pasar
                    41
yang Luas

Pendekatan
                   45
Industrialisasi

Memastikan
                   45
Keamanan Pangan

Rantai Pasokan
yang Dapat         46
Dilacak

Audit Keamanan
                   47
Pangan

JAPFA for
Kids untuk
                   48
Mengentaskan
Malanutrisi

Melibatkan Orang
Tua dalam          52
JAPFA for Kids

JAPFA
Berkolaborasi
dalam Studi        55                Murid-murid bermain pada Hari Sehat Japfa
Kecukupan Gizi                       di sekolah binaan Japfa di Medan
Anak Indonesia



                              4 Gizi.” UNICEF Indonesia, 20 Sept. 2023, www.unicef.org/indonesia/id/gizi.



48
Page 47
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                            Laporan Keberlanjutan 2024




                                       Perjalanan JAPFA for Kids



2008
Kampanye Gizi

Japfa memulai program JAPFA for Kids dengan
mendistribusikan paket gizi dan buku mengenai
pola makan sehat serta perawatan diri.                                                           2009 - 2014
                                                                                                Kegiatan Tambahan
Program ini juga mencakup pemeriksaan
kesehatan untuk semua siswa, mengadakan                                            Program diperluas dengan kegiatan
pelatihan Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, dan                               tambahan seperti catur simultan, pelatihan
Shitsuke (5S) bagi guru, serta mengadakan                                    dokter kecil, penghargaan JAPFA for Kids
acara gebyar budaya.                                                           Awards, dan kompetisi koki kecil untuk
                                                                            meningkatkan partisipasi anak-anak dalam
                                                                                      kesehatan dan gaya hidup sehat.
2017
Program Pendampingan                                                                                         2020
JAPFA for Kids
                                                                                                 Pandemi COVID-19
Japfa memperkenalkan program
pendampingan selama 6 bulan, serta                                          Japfa mendukung guru dalam beradaptasi
meluncurkan program Duta Anak Sehat,                                   dengan pandemi COVID-19 dengan memberikan
Duta Lingkungan Sehat, dan Duta Makanan                                         panduan dan pelatihan untuk menjaga
Sehat sebagai pendidik sebaya untuk                                         keberlangsungan pendidikan selama masa
memperkuat pendidikan gizi dan kesehatan                                                    pembelajaran jarak jauh.
di kalangan anak-anak.


                                                                                                             2023
2022                                                                                        Fokus pada Malanutrisi
                                                                                      (Gizi Buruk dan Gizi Kurang)
Program Uji Coba
Mengatasi Malanutrisi
                                                                                  Pada tahun ini, fokus diarahkan lebih
Japfa mulai berfokus pada anak-anak                                                 dalam untuk mengatasi malanutrisi
yang mengalami malanutrisi (kurang                                                dengan melanjutkan program 1 Hari 1
gizi, gizi buruk, gizi lebih, dan obesitas),                                                  Telur selama tiga bulan.
dengan cara pemberian 1 Hari 1 Telur
selama tiga bulan pada siswa.                                                    Selain itu, juga dilaksanakan program
                                                                               Hari Sehat JAPFA yang bertujuan untuk
                                                                                   mendorong perubahan perilaku dan
                                                                                    membangun kesadaran lebih lanjut
                                                                               tentang pentingnya nutrisi yang baik di
                                                                                                    kalangan anak-anak.




                                                        2024
                                     Pelatihan untuk Tenaga Kesehatan dan Guru

                                   Kami memberikan pelatihan bagi tenaga kesehatan dan
                                    guru untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam
                                    memantau serta memastikan bahwa intervensi yang
                                           dilakukan memberikan dampak positif.




                                                                                                                    49
Page 48
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




03
                              Sejak diluncurkan pada tahun 2008, JfK telah berkembang dengan berbagai
                              program yang dirancang sebelumnya. Kini JfK berfokus untuk memberikan
                              dampak nyata bagi kesehatan anak-anak Indonesia dan mengukur dampak
                              dari program yang telah dirancang.

Berkontribusi                 Pada tahun 2024, program ini telah menjangkau 15.518 anak yang tersebar di
pada                          tujuh kabupaten/kota di Indonesia, yaitu Deli Serdang, Cirebon, Pemalang,

Peningkatan                   Grobogan, Pati, Sidrap, dan Palu. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.479

Nutrisi                       anak dengan status gizi buruk dan gizi kurang atau 9,5%, berpartisipasi
                              dalam program JfK. Dalam program ini, para orang tua berkomitmen untuk
                              menyiapkan bekal makan siang guna mendukung perbaikan status gizi
                              anak-anak mereka. Inisiatif yang dilakukan mencakup distribusi telur dan
                              kampanye mengenai pentingnya gizi seimbang, kebersihan, dan gaya hidup
                              sehat. Setiap tahap program dipantau secara terus menerus untuk mengukur
                              efektivitas dan melakukan penyesuaian yang diperlukan.


                              1 Hari 1 Telur

                              Telur merupakan sumber protein yang terjangkau dan dapat memperbaiki gizi
                              anak-anak. Melalui program ini, Japfa berkomitmen meningkatkan gizi anak-
                              anak dengan menyediakan sumber protein yang terjangkau, yaitu telur. Program
                              ini bertujuan membiasakan anak-anak mengonsumsi telur setiap hari sekaligus
                              mengurangi kebiasaan jajan sembarangan. Sebelum intervensi dimulai, Japfa

Jangkauan Pasar               bekerja sama dengan puskesmas setempat untuk melakukan pengecekan status
                    41
yang Luas                     gizi terhadap para siswa di sekolah-sekolah dampingan.
Pendekatan
                   45
Industrialisasi

Memastikan                    Selama tiga bulan, Japfa menyediakan satu butir telur setiap hari secara gratis
                   45
Keamanan Pangan
                              bagi anak-anak yang mengalami gizi buruk atau gizi kurang. Distribusi telur
Rantai Pasokan                dilakukan di sekolah di mana para orang tua dapat mengambil telur untuk
yang Dapat         46
Dilacak                       anak-anak mereka. Telur tersebut diolah oleh orang tua, lalu dibawa kembali

Audit Keamanan                oleh siswa sebagai bekal makan siang. Guru di sekolah memantau bekal
                   47
Pangan                        yang dibawa siswa untuk memastikan bahwa makanan yang disajikan sesuai
JAPFA for                     dengan pedoman Isi Piringku, dan bekal yang dibawa dihabiskan oleh siswa.
Kids untuk                    Telur yang dibagikan berasal dari mitra Japfa, menjadikan inisiatif ini sebagai
                   48
Mengentaskan
Malanutrisi                   wadah kolaborasi antara berbagai pemangku kepentingan di Japfa.

Melibatkan Orang
Tua dalam          52
JAPFA for Kids
                                  Isi Piringku adalah panduan dari Kementerian Kesehatan yang
JAPFA                             mempromosikan pola makan seimbang. Konsep ini menghimbau
Berkolaborasi                     isi piring yang terdiri dari: setengah piring berisi buah dan sayur,
dalam Studi        55
Kecukupan Gizi                    sementara setengah lainnya terdiri dari sumber karbohidrat dan
Anak Indonesia                    protein. Panduan ini juga memberikan rekomendasi untuk gaya
                                  hidup sehat, termasuk aktivitas fisik teratur, konsumsi air yang
                                  cukup, serta kebiasaan hidup bersih dan sehat.



50
Page 49
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi           Laporan Keberlanjutan 2024




Hari Sehat JAPFA

Hari Sehat JAPFA adalah satu hari dalam seminggu yang
digunakan untuk membentuk kebiasaan dan menanamkan
pemahaman tentang empat pilar gizi seimbang. Program
ini mencakup pentingnya nutrisi seimbang, cuci tangan
dengan sabun, serta mendorong aktivitas fisik rutin
sehingga     anak-anak   diharapkan    dapat      membentuk
kebiasaan hidup sehat sejak dini.


Japfa juga berusaha menciptakan sinergi antara sekolah,
guru, dan orang tua untuk membangun lingkungan yang
lebih sehat bagi anak-anak. Dari tahun 2023 hingga 2024,
Hari Sehat JAPFA telah berhasil menjangkau 183 sekolah.       Hari Sehat JAPFA



Melibatkan Guru dalam JAPFA for Kids

Pelatihan guru menjadi salah satu kunci dalam keberhasilan
program secara keseluruhan. Guru tidak hanya berfungsi
sebagai pengawas, tetapi juga sebagai fasilitator yang
memastikan bahwa anak-anak membawa bekal makan
seimbang.


Dalam program ini, guru diberikan pelatihan selama 32 jam
oleh ahli gizi. Pelatihan guru difokuskan pada:
•   memberikan wawasan tentang pentingnya gizi dalam
    pertumbuhan anak-anak.
•   melatih guru untuk memantau dan memberikan edukasi
    kepada siswa tentang nutrisi dan kebersihan yang          Pelatihan guru dalam
                                                              program JAPFA for Kids
    benar.
•   membantu guru menerapkan konsep pola makan sehat
    ke dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah.




             Pada akhir program 2024,
             JAPFA for Kids berhasil
             meningkatkan status gizi
             762 anak menjadi gizi baik.




                                                              Pertemuan dengan
                                                              orang tua murid


                                                                                           51
Page 50
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




03
                              Melibatkan Orang Tua dalam
                              JAPFA for Kids

                              Selain memberikan edukasi kepada anak-anak dan guru, Japfa juga
Berkontribusi                 melibatkan orang tua dalam program JAPFA for Kids (JfK) untuk

pada                          memastikan perubahan positif dalam pola makan dan kesehatan anak-anak
                              berlanjut di rumah. Bagi orang tua yang anaknya perlu peningkatan gizi,
Peningkatan                   mereka diminta untuk menandatangani surat komitmen agar membawakan
Nutrisi                       bekal makan siang seimbang setiap hari ke sekolah.



                              Pertemuan Bulanan

                              Orang tua diundang untuk mengikuti pertemuan rutin, di mana mereka
                              diberikan edukasi mengenai pentingnya gizi seimbang, kebiasaan makan
                              sehat, dan guru melaporkan kepada orang tua tentang perkembangan
                              berat badan dan tinggi badan anak. Topik yang dibahas meliputi
                              keamanan makanan, pentingnya protein (khususnya dari telur), serta
                              tips untuk menyiapkan makanan bergizi yang sesuai dengan kebutuhan
                              anak-anak. Pada saat pertemuan ini, guru memberikan informasi tentang
                              perkembangan status gizi anak-anak.



                              Pengawasan Konsumsi
Jangkauan Pasar
                    41
yang Luas                     Orang tua didorong untuk terlibat lebih jauh dalam memantau bekal yang
Pendekatan                    dibawa anak-anak ke sekolah. Di beberapa daerah, sebelumnya kami
                   45
Industrialisasi               menemukan bahwa bekal yang dibawa anak-anak jauh dari gizi seimbang.
Memastikan                    Program ini membantu memastikan bahwa bekal yang disiapkan di rumah
                   45
Keamanan Pangan
                              memenuhi standar nutrisi yang dianjurkan, termasuk adanya protein dari
Rantai Pasokan                telur yang diberikan melalui program JfK.
yang Dapat         46
Dilacak

Audit Keamanan                Sistem Pemantauan dan Pengumpulan Data
                   47
Pangan

JAPFA for                     Salah satu tantangan utama program JfK sebelumnya adalah memastikan
Kids untuk                    pemantauan yang konsisten, terutama untuk sekolah di daerah yang sulit
                   48
Mengentaskan
Malanutrisi                   dijangkau sehingga membuat pemantauan konsumsi telur dan pengumpulan

Melibatkan Orang              data Indeks Masa Tubuh (IMT) menjadi lebih sulit. Untuk mengatasi tantangan
Tua dalam          52         dalam pemantauan program JfK, Japfa mencoba mengembangkan sistem
JAPFA for Kids
                              dasbor digital untuk memantau data kesehatan anak-anak secara real-time. Data
JAPFA                         seperti IMT, berat badan, dan tinggi badan dikumpulkan secara berkala untuk
Berkolaborasi
dalam Studi        55         melacak perubahan gizi. Dengan dasbor ini, kami dapat mengidentifikasi tren
Kecukupan Gizi                dan melakukan penyesuaian berdasarkan hasil yang diperoleh serta mendukung
Anak Indonesia
                              transparansi dan akuntabilitas, karena data yang diperoleh dapat dibagikan
                              kepada pemangku kepentingan seperti pemerintah dan komunitas.



52
Page 51
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                          Laporan Keberlanjutan 2024




     Bekal Sehat, Keluarga Sehat

     Di sebuah rumah di Palu, Sulawesi Tengah, Ibu Rahmawati dengan telaten mempersiapkan bekal untuk
     kedua anaknya. Menu yang ia siapkan sederhana namun penuh gizi. Rutinitas ini kini menjadi bagian
     penting dalam kesehariannya sejak bergabung dengan program JAPFA for Kids.


     "Ada perubahan di bekal anak, sekarang bekal anak lebih lengkap ada sayur tahu dan telur, dulu anak
     hanya beli nasi kuning di sekolah," ujarnya. Program ini, katanya, telah membantu mengubah pola makan
     keluarganya. Anak sulungnya, Afdal, yang sebelumnya memiliki berat badan 22 kg, kini telah mencapai
     27 kg berkat pola makan yang lebih teratur dan pengawasan dari gurunya di sekolah. Dampak positif
     program ini tidak hanya dirasakan oleh Afdal. Bekal yang ia bawa ke sekolah menjadi contoh menu yang
     kini disajikan untuk seluruh keluarga. “Menyiapkan makanan yang sehat untuk keluarga tidak hanya untuk
     bekal Afdal tetapi juga untuk keluarga di rumah. Jadi tidak hanya Afdal yang makan sehat tapi juga
     adiknya,” ungkap Ibu Rahmawati.


     Program JAPFA for Kids juga membuka wawasan baru bagi Ibu Rahmawati tentang pentingnya nutrisi.
     "Saya mendapat pengetahuan mengenai bekal yang bergizi untuk anak, dari sekolah diberikan informasi
     makan bergizi jadi sehat dan berkembang. Mengetahui manfaat makanan bergizi supaya anak sehat,
     perkembangannya baik berat badannya dan tinggi naik," jelasnya. Kini, ia kerap membahas perkembangan
     berat dan tinggi anak-anaknya dengan orang tua lain—hal yang sebelumnya jarang ia lakukan.


     Ia pun berharap program ini dapat dilanjutkan ke jenjang sekolah yang lebih tinggi agar anak-anak tetap
     dipantau pertumbuhan dan kesehatannya.


     Ibu Rahmawati | orang tua Muhammad Afdal Anugerah




                                                                                                               53
Page 52
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




03
Berkontribusi
                                  Kolaborasi dengan Pemerintah untuk
                                  Mengatasi Malanutrisi dan Kurang Gizi

                                  Pada tahun 2024, Japfa melaksanakan program JfK di Kabupaten

pada                              Mempawah yang merupakan bentuk sinergi antara Japfa,
                                  Pemerintah Daerah dan berbagai instansi terkait. Pemerintah
Peningkatan                       Daerah memberikan dukungan dengan menanggung 50% biaya
Nutrisi                           pelaksanaan program, sedangkan instansi terkait lainnya turut
                                  berperan dalam memperkuat kelangsungan program ini.


                                  PJ Gubernur Kalimantan Barat, dr. Harrison, M.Kes, secara
                                  resmi memberikan penghargaan kepada Japfa dalam upaya
                                  mengatasi malanutrisi di Kabupaten Mempawah. Penghargaan
                                  ini mencerminkan pengakuan kepada Japfa dalam meningkatkan
                                  kesehatan masyarakat, dan menunjukkan pentingnya kemitraan
                                  antara sektor swasta dan pemerintah dalam menanggulangi
                                  tantangan kesehatan di daerah.


                                  Program JAPFA for Kids di Kabupaten Mempawah mencakup 15
                                  sekolah dengan total 2.323 siswa, di mana 207 siswa teridentifikasi
                                  mengalami malanutrisi dan berkomitmen untuk mengikuti program

Jangkauan Pasar                   kami. Selama enam bulan Japfa melakukan intervensi untuk
                    41
yang Luas                         memperbaiki asupan gizi para siswa, sekaligus mengedukasi mereka
Pendekatan                        tentang pentingnya nutrisi yang seimbang.
                   45
Industrialisasi

Memastikan
                   45             Dari total 207 siswa, sebanyak 146 siswa atau
Keamanan Pangan
                                  70,5% berhasil mencapai status gizi baik.
Rantai Pasokan
yang Dapat         46
Dilacak

Audit Keamanan
                   47
Pangan

JAPFA for
Kids untuk                        JAPFA for Kids (JfK) Award
                   48
Mengentaskan
Malanutrisi
                                  Acara ini bertujuan untuk mengapresiasi siswa sekaligus mengukur
Melibatkan Orang
Tua dalam          52             perubahan perilaku dan peningkatan pengetahuan guru sejak awal
JAPFA for Kids                    program hingga tahap pendampingan. Adapun JfK Award terbagi
JAPFA                             dalam tiga kategori: Lomba Sekolah, Lomba Guru, dan Lomba Siswa,
Berkolaborasi
                                  dengan total enam jenis lomba. Lomba Sekolah mencakup lomba
dalam Studi        55
Kecukupan Gizi                    implementasi program, media edukasi siswa, dan senam 4 pilar gizi
Anak Indonesia
                                  seimbang. Lomba Guru meliputi lomba cerdas cermat dan lomba
                                  artikel, sedangkan Lomba Siswa terdiri dari lomba pembuatan poster.




54
Page 53
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                                                        Laporan Keberlanjutan 2024




JAPFA Berkolaborasi dalam Studi Kecukupan Gizi Anak Indonesia
[GRI 203-1] [POJK B.3]

Japfa berkolaborasi dengan Yayasan Edu Farmers dan Pusat Kajian Gizi dan Kesehatan Universitas Indonesia
(PKGK UI) dalam studi kecukupan gizi anak-anak Indonesia. Studi ini berlangsung selama Mei hingga Juni
2024 dan melibatkan lebih dari 1.000 anak di lima kabupaten dan kota: Padang Pariaman, Sragen, Mempawah,
Malang, dan Makassar. Tujuannya adalah untuk menguji efektivitas tiga model pemberian makan bergizi,
yakni Ready to Eat (RTE), Ready to Cook (RTC), dan Swakelola. Setiap model pemberian makanan bergizi
diuji untuk mengukur dampaknya terhadap status gizi anak-anak.


Dari hasil studi, model Swakelola menunjukkan tingkat konsumsi tertinggi di antara siswa dengan persentase
84%, disusul oleh model Ready to Cook (RTC) dengan 83%1. Hasil evaluasi juga menunjukkan penurunan
2,8% pada jumlah anak dengan status gizi buruk/kurang setelah program ini berlangsung. Selain itu,
konsumsi protein dan buah meningkat secara signifikan, yang penting untuk mendukung pertumbuhan dan
perkembangan anak.




      Kegiatan Studi Kecukupan Gizi
      di salah satu sekolah dasar




1 Japfa Comfeed Indonesia. (n.d.). Japfa berkolaborasi dengan PKGK UI untuk studi kecukupan gizi anak Indonesia. Diambil dari https://www.japfacomfeed.co.id/
japfa-berkolaborasi-dengan-pkgk-ui-untuk-studi-kecukupan-gizi-anak-indonesia




                                                                                                                                                         55
Page 54
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




04
                              Bertambahnya jumlah penduduk dan meningkatnya pertumbuhan ekonomi
                              di Indonesia berdampak pada peningkatan kebutuhan produksi pangan
                              yang berkelanjutan. Pemerintah Indonesia kini berfokus pada hilirisasi
                              untuk memperkuat ekonomi nasional, termasuk di sektor pangan. Melalui

Sistem                        pendekatan ini hilirisasi di sektor pangan ini diharapkan dapat menjamin
                              ketersediaan pasokan yang stabil serta memberikan kontribusi positif
Produksi                      dengan mengedepankan efisiensi rantai pasok dan memperkuat industri

Efisien                       berbasis sumber daya lokal sehingga memastikan ketahanan pangan.


                              Selain pertumbuhan penduduk, tantangan perubahan iklim juga memperkuat
                              urgensi untuk menjaga sumber daya alam. Penyusutan dan pemborosan
                              makanan juga menjadi faktor signifikan dalam ketidakamanan pangan, dengan
                              jumlah makanan yang hilang atau terbuang dalam skala besar setiap tahun di
                              seluruh dunia. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan praktik inovatif yang
                              memaksimalkan efisiensi sumber daya dan mengurangi pemborosan.


                              Melalui model produksi terintegrasi vertikal yang dilakukan secara domestik,
                              kami mendukung ketahanan dan kemandirian pangan di setiap wilayah
                              operasional Perusahaan. Japfa menerapkan praktik peternakan berkelanjutan
                              dan optimalisasi penggunaan sumber daya, seperti pemanfaatan setiap bagian
                              unggas, yang juga berkontribusi pada ekonomi sirkular dan pengurangan
                              limbah. Melalui pendekatan berbasis teknologi, Japfa memaksimalkan efisiensi,
                              sehingga protein berkualitas tinggi tetap dapat terjangkau dan mudah diakses.


                              Komitmen Japfa terhadap pengelolaan sumber daya berkelanjutan
                              dan keterjangkauan memperkuat sistem pangan lokal, menempatkan
                              Perusahaan sebagai pemain kunci dalam membangun pasokan pangan
Penerapan                     yang tangguh dan mandiri.
Kesejahteraan      57
Hewan

Manajemen
                   66
Kesehatan Hewan

Model Life Cycle
Assessment
                   74
2024 yang
Komprehensif

Praktik Energi
Bertanggung        76
Jawab

Digitalisasi dan
                   82
Inovasi

Pelestarian
                   88
Sumber Daya Air

Pengurangan
                   94
Limbah




56
Page 55
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                Laporan Keberlanjutan 2024




Penerapan Kesejahteraan Hewan

Di Japfa, komitmen kami terhadap ketahanan pangan didasarkan pada kesejahteraan hewan. Hal ini untuk
mengurangi risiko penyakit dan meningkatkan produktivitas yang pada akhirnya berkontribusi pada
pengurangan susut pangan (food loss). Hewan yang sehat memberikan sumbangsih pada pasokan pangan
yang stabil dan penting dalam mencegah penyebaran penyakit pada hewan dan manusia.




                                              Bebas untuk
            Bebas dari rasa
                                              mengekspresikan
            lapar dan haus
                                              perilaku alaminya



                                              Bebas dari
            Bebas dari rasa                   ketidaknyamanan,        Lebih lanjut terkait
                                                                      kesejahteraan hewan dapat
            takut dan tertekan                penganiayaan, dan       dibaca di situs Perusahaan:
                                              penyalahgunaan



            Bebas dari rasa sakit,
            cidera, dan penyakit
                                                                      https://www.japfacomfeed.
                                                                      co.id/id-kesehatan-hewan




Selain itu, kami mematuhi kesejahteraan hewan dengan menerapkan JAPFA Environmental Guidelines
untuk unggas. Pedoman ini mencakup strategi komprehensif dalam menciptakan zona nyaman melalui
microclimate di kandang, sesuai kebutuhan unggas.




    Peternakan ayam closed-house Japfa




                                                                                                    57
Page 56
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




04
                              Nutrisi Seimbang untuk Kesehatan Hewan
                              Pemberian pakan dengan kandungan gizi tinggi sangat penting untuk
                              mendukung kesehatan hewan yang optimal. Pakan mengandung vitamin,
                              mineral, dan protein penting yang diperlukan untuk pertumbuhan dan
Sistem                        perkembangan hewan. Pakan yang dirancang secara cermat tidak hanya

Produksi                      menunjang perkembangan fisik, tetapi juga memperkuat sistem kekebalan,
                              sehingga secara signifikan mengurangi risiko penyakit.
Efisien
                              Pakan Unggas
                              Dalam mengembangkan pakan unggas, kami menerapkan beberapa
                              prinsip penting sebagai berikut:


                              Pemilihan Bahan        Japfa    berkomitmen     untuk    memastikan        bahwa
                              Baku Berkualitas       setiap bahan baku yang digunakan selalu memenuhi
                              Tinggi                 standar kualitas tinggi melalui pengawasan ketat dan
                                                     pengadaan yang beretika. Japfa bekerja sama dengan
                                                     pemasok yang telah diseleksi secara ketat serta
                                                     memenuhi persyaratan sertifikasi dan transparansi
                                                     melalui penerapan Kode Etik Pemasok dan penggunaan
                                                     Certificate of Origin untuk bahan baku. [GRI 2-6]


                              Kontrol Kualitas       Japfa telah menggunakan teknologi Near-Infrared
                              yang Ketat             Reflectance (NIR) di seluruh pabrik pakan sehingga
                              untuk Pemilihan        dapat menilai kualitas nutrisi bahan baku dengan
                              Bahan Baku             cepat dan akurat. Meskipun teknologi NIR sudah
                                                     diakui secara global, tim internal Japfa mengkalibrasi
                                                     mesin ini dengan cermat untuk memastikan akurasi
Penerapan
Kesejahteraan      57                                optimal sesuai dengan standar kualitas spesifik. Tim
Hewan
                                                     Kontrol Kualitas (QC) Japfa melakukan inspeksi
Manajemen                                            menyeluruh pada setiap batch bahan baku yang
                   66
Kesehatan Hewan
                                                     dikirim ke pabrik. Setiap batch yang tidak memenuhi
Model Life Cycle
                                                     standar Japfa akan segera dikembalikan ke pemasok,
Assessment
                   74
2024 yang                                            sedangkan bahan baku yang memenuhi standar
Komprehensif
                                                     dikirim untuk proses lebih lanjut.
Praktik Energi
Bertanggung        76
Jawab

Digitalisasi dan                 Japfa memanfaatkan pemasok lokal untuk mendukung pertumbuhan
                   82
Inovasi                          ekonomi domestik. Pada tahun 2024, sebanyak 62% bahan baku
Pelestarian                      pakan unggas serta 40% bahan baku pakan ikan dan udang berasal
                   88
Sumber Daya Air                  dari pemasok lokal. [GRI 204-1] [POJK B.1]
Pengurangan
                   94
Limbah




58
Page 57
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                       Laporan Keberlanjutan 2024




    Fasilitas laboratorium di salah satu
    pabrik pakan ternak Japfa




Penelitian                   Japfa menekankan pentingnya penelitian berkelanjutan untuk menyesuaikan
Berkelanjutan                komposisi pakan sesuai dengan kebutuhan fisiologis yang terus berkembang. Selain
pada Bahan Baku              itu, Japfa merumuskan pakan yang mengandung probiotik dan antibiotik sesuai
Pakan                        dengan peraturan pemerintah, sehingga tidak ada residu berbahaya yang tersisa
                             pada produk akhir. Komitmen terhadap kepatuhan ini mendukung kesejahteraan
                             hewan sekaligus menjaga kualitas dan keamanan produk bagi konsumen.




Implementasi                 Japfa berkomitmen untuk mengembangkan model precision feeding guna
Precision Feeding            meminimalkan nutrisi yang terbuang dan mengurangi dampak lingkungan.
                             Dengan menyelaraskan asupan nutrisi secara tepat sesuai kebutuhan fisiologis
                             khusus yang disesuaikan dengan jenis kelamin, Japfa memberikan hanya nutrisi
                             yang diperlukan tanpa kelebihan. Upaya optimalisasi lebih lanjut berfokus pada
                             kalibrasi kadar kalsium dan fosfor dalam komposisi pakan, berdasarkan penelitian
                             mendalam. Pendekatan berbasis presisi ini tidak hanya mendukung kesehatan dan
                             produktivitas hewan, tetapi juga menunjukkan dedikasi Japfa terhadap praktik
                             yang lebih ramah lingkungan.




                                                                                                          59
Page 58
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




04
                              Pakan untuk Budidaya Perairan



                              Japfa               Japfa menunjukkan komitmen kuat dalam inovasi
                              Aquaculture         akuakultur dengan memperoleh kembali sertifikasi
Sistem                        Research Station    SNI ISO/IEC 17025:2017 untuk Laboratorium Nutrisi

Produksi                      (JARS)              Japfa Aquaculture Research Station (JARS) di Gresik,
                                                  Jawa Timur. Laboratorium terakreditasi internasional
Efisien                                           ini merupakan solusi untuk melakukan penelitian dan
                                                  inovasi untuk menghasilkan pakan ikan dan udang
                                                  yang berkualitas dan aman.




                              Pengembangan        Cacing polychaeta, yang kaya nutrisi, memiliki
                              Budidaya Cacing     peran penting dalam mendukung pertumbuhan
                              Polychaeta          dan   kesehatan   induk     udang    dengan     menjadi
                                                  sumber pakan segar berkualitas tinggi. Menyadari
                                                  pentingnya pasokan polychaeta yang stabil dan
                                                  andal, Japfa memperluas budidaya polychaeta ke
                                                  Anyer, Indramayu, Aceh dan Makassar. Ini bertujuan
                                                  untuk meningkatkan ketersediaan pakan berkualitas
                                                  tinggi di kawasan tersebut yang disesuaikan dengan
                                                  kebutuhan diet spesifik induk udang, sekaligus
                                                  memperkuat      komitmen    Japfa    terhadap   praktik
                                                  akuakultur berkelanjutan.




                              Pakan Rendah        Dalam operasional budidaya nila, Japfa menggunakan
Penerapan
Kesejahteraan      57         Fosfor dan          pakan rendah fosfor dan pakan jenis terapung
Hewan
                              Terapung untuk      untuk mengurangi polusi air. Selain itu, kami juga
Manajemen                     Meminimalkan        menggunakan jaring penahan yang berfungsi untuk
                   66
Kesehatan Hewan
                              Polusi Air          mengurangi gangguan gelombang untuk mengurangi
Model Life Cycle
                                                  gangguan    ombak.   Kami     juga    mengoperasikan
Assessment
                   74
2024 yang                                         mesin penebar pakan untuk memastikan distribusi
Komprehensif
                                                  pakan yang merata. Pakan budidaya perairan kami
Praktik Energi                                    terdaftar di Kementerian Kelautan dan Perikanan
Bertanggung        76
Jawab                                             (KKP) dan sesuai dengan peraturan dan ketentuan
                                                  yang berlaku.
Digitalisasi dan
                   82
Inovasi

Pelestarian
                   88         Menangani Hewan dengan Nyaman
Sumber Daya Air

Pengurangan                   Di Japfa, kami memiliki serangkaian standar untuk mencegah hewan dari
                   94
Limbah
                              rasa tidak nyaman selama proses budidaya dan panen. [GRI 2-23]




60
Page 59
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                   Laporan Keberlanjutan 2024




Perunggasan

Proses Panen yang Nyaman


Japfa terus meningkatkan praktik panen yang nyaman untuk meminimalkan stres dan penanganan pada
ayam. Pada tahun 2024, kami mulai menerapkan sistem konveyor untuk mengotomatisasi pemindahan
ayam dari kandang ke area panen. Sistem ini dilakukan untuk menghindari pemindahan ayam secara manual
sehingga mengurangi stres pada ayam. Penimbangan dengan timbangan digital sudah dilaksanakan untuk
menghasilkan data yang akurat dan terkoneksi secara langsung ke dalam sistem Perusahaan.


Sampling Berat Ayam secara Otomatis


Penimbangan sampling ayam dilakukan dengan timbangan otomatis yang telah dipasang di kandang ayam
kami untuk memantau berat ayam setiap hari tanpa penanganan manual. Sistem baru ini secara terus-menerus
melacak berat ayam, mengurangi interaksi manusia, dan meminimalkan gangguan di kandang. Data real-time ini
memungkinkan dan proyeksi berat yang akurat.


Perencanaan Panen


Setelah peternakan kami mendapatkan data sampling berat ayam yang akurat, tim IT mengembangkan
perhitungan untuk membuat proyeksi berat panen ayam. Dengan proyeksi berat panen ayam yang akurat,
hal ini memungkinkan Japfa untuk menentukan waktu panen yang ideal sesuai dengan kebutuhan pasar.


Budidaya Perairan


Kami melakukan proses panen dan pengiriman hasil budidaya perairan dengan hati-hati, sesuai dengan
prosedur yang telah ditetapkan. Sebagai contoh, pada pembibitan udang, proses panen dan pengiriman
benur dilakukan berdasarkan Standard Operating Procedures (SOP) Panen dan Pengiriman Benur untuk
memastikan proses berjalan dengan aman dan nyaman bagi benur. SOP ini menjabarkan secara rinci
langkah-langkah yang harus dilakukan dalam proses panen. Dalam pemanenan ikan, kami menggunakan
metode volumetrik untuk memperkirakan jumlah dan berat ikan. Metode ini membantu mengurangi stres
pada ikan karena mengurangi waktu yang dihabiskan di luar habitatnya selama proses panen.


Beberapa langkah yang kami lakukan untuk memastikan pemanenan yang cepat dan efisien meliputi:


•   mengaklimatisasi suhu agar sesuai dengan kebutuhan benur
•   menggunakan air laut dengan suhu yang terstandarisasi
•   menyesuaikan kepadatan benur sesuai dengan jarak dan durasi pengiriman
•   memberikan injeksi oksigen murni untuk memastikan suplai udara yang cukup
•   menambahkan karbon aktif untuk menyerap amonia yang berbahaya bagi udang selama pengiriman
•   menggunakan truk berpendingin khusus untuk mengirimkan benur
•   melacak kendaraan secara real-time, termasuk lokasi, suhu, dan riwayat kendaraan
•   membatasi waktu pengiriman




                                                                                                       61
Page 60
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




04
                              Biosekuriti
                              Biosekuriti merupakan bagian penting dari kesejahteraan hewan dengan
                              memastikan bahwa hewan ternak kami tetap sehat dan aman dari penyakit.
                              Dengan mengutamakan praktik biosekuriti yang kuat, kami melindungi
Sistem                        ternak dari penyakit dan kontaminan yang dapat mengancam kesehatan

Produksi                      mereka.

Efisien
                                              Selama tiga tahun berturut-turut (2022-2024),
                                              tidak ada wabah penyakit* di peternakan unggas
                                              maupun di area budidaya perairan kami. Hal ini
                                              menunjukkan efektivitas sistem biosekuriti yang
                                              diterapkan.


                              *) Wabah penyakit ternak, baik epidemi maupun endemik, terjadi ketika tingkat penyakit di
                              populasi hewan melebihi ekspektasi normal di wilayah atau periode tertentu.




                              Biosekuriti di Peternakan Unggas

                              Secara umum, penerapan biosekuriti di peternakan unggas kami meliputi:


                              Isolasi               Peternakan kami diposisikan secara strategis untuk
                                                    mengurangi risiko kontaminasi silang, sesuai dengan
                                                    peraturan yang ditetapkan oleh Peraturan Menteri
                                                    Pertanian Nomor 40/Permentan/OT.140/7/2011 Tahun
                                                    2011 tentang Pedoman Pembibitan Ayam Ras yang Baik
                                                    (Permentan 40/2011).
Penerapan
Kesejahteraan      57
Hewan
                              Pengendalian          Japfa menerapkan pengawasan ketat terhadap lalu
Manajemen                     Lalu Lintas           lintas orang dan kendaraan di area peternakan.
                   66
Kesehatan Hewan
                                                    Kunjungan diatur melalui matriks izin yang memastikan
Model Life Cycle
                                                    hanya     pihak    tertentu    yang    diperbolehkan       masuk
Assessment
                   74
2024 yang                                           sesuai ketentuan. Kami menggunakan sistem tiga zona
Komprehensif
                                                    untuk membagi area peternakan. Setiap zona memiliki
Praktik Energi                                      prosedur khusus dengan tingkat biosekuriti yang
Bertanggung        76
Jawab                                               semakin ketat, sehingga hanya orang atau kendaraan
                                                    tertentu yang diizinkan masuk ke area kandang.
Digitalisasi dan
                   82
Inovasi

Pelestarian                                    Zona Merah:
                   88                                                    Zona Kuning:               Zona Hijau:
Sumber Daya Air                                Area parkir
                                               dan keamanan              Area kantor                Area ternak
Pengurangan
                   94
Limbah




62
Page 61
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                       Laporan Keberlanjutan 2024




Penerapan            Kami menerapkan protokol sanitasi yang ketat untuk menjaga kebersihan dan
Sanitasi yang        higienitas lingkungan yang mendukung kesehatan unggas. Setiap individu, bahan baku,
Ketat                peralatan, dan kendaraan yang akan memasuki atau meninggalkan area peternakan
                     dan penetasan diwajibkan menjalani serangkaian prosedur sanitasi seperti mandi,
                     ganti pakaian, fumigasi, mencuci kendaraan, dan penyemprotan disinfektan. Selain itu
                     kami juga mengisolasi hewan yang sakit untuk mencegah penyebaran penyakit dalam
                     kandang.




Biosekuriti di Budidaya Perairan

Dalam operasional budidaya perairan, kami menerapkan langkah-langkah khusus yang disesuaikan dengan
karakteristik unik hewan akuatik.




Pemilihan         Lokasi fasilitas budidaya perairan dipilih dengan hati-hati untuk terpisah dari area budidaya
Lokasi yang       lainnya untuk, menghindari risiko kontaminasi silang. Sebelum menetapkan lokasi, kami
Tepat             melakukan evaluasi kelayakan untuk memastikan kondisi lingkungan yang aman dari agen
                  penyakit.




Sanitasi Ketat    Setiap orang, bahan baku, peralatan, dan kendaraan yang memasuki fasilitas budidaya
                  perairan harus memenuhi standar sanitasi yang ketat. Di unit budidaya tilapia dan
                  pembibitan udang prosedur sanitasi yang kami terapkan mencakup pergantian pakaian,
                  penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), sterilisasi peralatan fumigasi setiap pergantian
                  siklus, tire bath, serta sterilisasi peralatan. Pada fasilitas pembibitan, semua pekerja
                  diwajibkan mencuci tangan dan kaki, sementara itu, untuk memasuki area Keramba Jaring
                  Apung (KJA) tilapia, individu diwajibkan untuk menyemprotkan disinfektan di tangan dan
                  merendam kaki terlebih dahulu. Di unit budidaya udang, standar tambahan diberlakukan,
                  di antaranya prosedur mandi bagi yang akan memasuki area budidaya.


                  Kami juga telah mengimplementasikan langkah-langkah komprehensif seperti sistem
                  pengawasan CCTV untuk memantau alur barang dan pergerakan personel di seluruh
                  area. Kontrol akses diperkuat dengan mekanisme penandaan khusus (lanyard) yang
                  membedakan akses untuk tamu dan staf, serta protokol yang menetapkan zona terbatas
                  sesuai dengan tingkat otorisasi tertentu. Selain itu, kami menerapkan formulir pemeriksaan
                  latar belakang wajib bagi setiap individu yang memasuki fasilitas untuk menjaga standar
                  kepatuhan dan keamanan yang tinggi di setiap zona.




Isolasi           Dalam unit pembibitan, induk udang menjalani karantina ketat selama 14 hari sebelum
                  diperkenalkan ke lingkungan budidaya untuk meminimalkan risiko penularan penyakit.




                                                                                                            63
Page 62
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




04
                              Pemilihan        Kami memilih induk berkualitas tinggi dari garis genetik
                              Induk dan        tertentu     untuk     mendukung        kesejahteraan    hewan
                              Pemeriksaan      dan praktik budidaya berkelanjutan. Setiap batch
                              Kesehatan        induk udang menjalani karantina selama 14 hari dan

Sistem                        Rutin            pemeriksaan kesehatan dengan tes polymerase chain
                                               reaction (PCR) sebelum masuk ke fase produksi untuk
Produksi                                       memastikan bebas dari penyakit.

Efisien
                              Mitigasi          Kami menerapkan strategi proaktif untuk menjaga
                              Penyakit          kualitas    air     optimal,    memastikan       pembuangan
                              di Budidaya       yang bertanggung jawab terhadap stok mati, dan
                              Perairan          menggunakan         bahan      pakan   bersertifikat.   Seluruh
                                                langkah ini sesuai pedoman dari Kementerian Kelautan
                                                dan     Perikanan     (KKP)     Republik    Indonesia     serta
                                                disesuaikan dengan tahap kehidupan ikan dan udang.


                                                Untuk menjaga kualitas air di Unit Pengolahan Ikan
                                                dan Udang (Cirebon), kami rutin melakukan disinfeksi
                                                untuk      menghilangkan        mikroorganisme      penyebab
                                                kontaminasi. Selain itu, kami menggunakan sistem
                                                reverse osmosis (RO) agar kualitas air dalam proses
                                                produksi memenuhi standar yang ditetapkan.




                                  Protokol Sanitasi Ketat di Fasilitas Pengolahan
                                  Di unit pengolahan, protokol sanitasi mencakup cuci tangan,
Penerapan
Kesejahteraan      57             penggunaan pakaian khusus, dan sistem sterilisasi air untuk
Hewan                             menghilangkan mikroorganisme berbahaya. Selain itu, di Unit
Manajemen                         Pengolahan Ikan dan Udang (Cirebon), kami menggunakan
                   66
Kesehatan Hewan                   sistem RO dalam proses pengolahan untuk memastikan kualitas

Model Life Cycle                  air sesuai standar yang ditetapkan.
Assessment
                   74
2024 yang
Komprehensif

Praktik Energi
Bertanggung        76
Jawab

Digitalisasi dan
                   82
Inovasi

Pelestarian
                   88
Sumber Daya Air

Pengurangan
                   94
Limbah




64
Page 63
     Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi   Laporan Keberlanjutan 2024




Fasilitas pengolahan ikan dan udang di Banyuwangi



                                                                                        65
Page 64
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




04
                              Manajemen Kesehatan Hewan

                              Inovasi Bioteknologi sebagai
                              Solusi Manajemen Kesehatan Hewan
Sistem                        Kami menjaga kesehatan hewan dengan strategi komprehensif. Selain
Produksi                      penerapan cara pemeliharaan hewan yang baik dan biosekuriti ketat, melalui

Efisien                       SBU Kesehatan Hewan dan Peralatan Ternak (SBU Animal Health & Livestock
                              Equipment/SBU AHLE), kami mengembangkan solusi bioteknologi yang
                              memelihara dan melindungi hewan dari ancaman penyakit seperti Flu
                              Burung, infeksi bakteri Salmonella, dan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
                              Selain berperan dalam menjaga kesehatan masyarakat dengan mengurangi
                              risiko penularan, solusi ini mendukung pemenuhan kebutuhan pasar.



                              Vaksin sebagai Komitmen terhadap Kesehatan Hewan


                              PT   Vaksindo   Satwa    Nusantara   (Vaksindo)    mengembangkan        dan
                              memproduksi vaksin yang disesuaikan dengan isolat lokal dari strain
                              penyakit yang umum ditemukan di wilayah operasionalnya. Pendekatan
                              ini memastikan efektivitas vaksin dalam melindungi hewan dari patogen
                              yang spesifik terhadap area tertentu, sekaligus memperkuat ketahanan
                              hewan lokal terhadap penyakit. Vaksindo juga melakukan pemantauan
                              patogen dan kesiapan berkelanjutan dalam menghadapi ancaman
                              baru di lapangan dengan senantiasa memastikan kesiapsiagaan dalam
                              pengendalian penyakit.


                              Ekspansi dan Terobosan
Penerapan
Kesejahteraan      57
Hewan
                              Vaksindo            Pada bulan Juni 2024, Vaksindo Vietnam Company
Manajemen                     Vietnam             Limited (Vaksindo Vietnam), meresmikan pabrik vaksin
                   66
Kesehatan Hewan
                                                  hewan ternak di Vietnam. Fasilitas ini merupakan salah
Model Life Cycle
                                                  satu fasilitas produksi vaksin hewan tercanggih di dunia
Assessment
                   74
2024 yang                                         yang dilengkapi dengan teknologi dan mesin terbaru
Komprehensif
                                                  yang telah memenuhi standar Good Manufacturing
Praktik Energi                                    Practice (GMP) dan sistem proteksi kebakaran yang
Bertanggung        76
Jawab                                             tinggi. Fasilitas ini akan digunakan untuk memproduksi
                                                  vaksin untuk hewan besar dan unggas.
Digitalisasi dan
                   82
Inovasi

Pelestarian                   Ekspansi            SBU AHLE berhasil memperluas jangkauan ekspornya
                   88
Sumber Daya Air               Global              ke sejumlah negara baru.
Pengurangan
                   94
Limbah




66
Page 65
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                Laporan Keberlanjutan 2024




Dukungan           Dalam menghadapi potensi wabah penyakit yang selalu ada di populasi hewan ternak,
Ketahanan          Vaksindo senantiasa memantau dan mengembangkan vaksin yang siap menghadapi
Pangan dalam       potensi wabah. Kemampuan untuk segera mengadaptasi dan memproduksi vaksin
Situasi Wabah
                   baru menjadikan Japfa Vaksindo sebagai pemimpin dalam pencegahan penyakit
                   hewan, seperti Flu Burung, PMK serta Lumpy Skin Disease (LSD). Vaksindo merupakan
                   satu-satunya perusahaan swasta di Indonesia yang sudah terdaftar sebagai produsen
                   vaksin PMK dan LSD.


Produksi           Vaksindo merupakan perusahaan pertama di Asia yang berhasil memproduksi
Bakteriofag        bakteriofag dalam skala besar. Hal ini merupakan suatu terobosan dalam pengendalian
Skala Besar        patogen secara masal, karena bakteriofag secara efektif dapat mengeliminasi bakteri
                   berbahaya untuk mengurangi penggunaan antibiotik. Saat ini sudah tersedia produk
                   bakteriofag untuk pengendalian Salmonella pada unggas dan Vibrio pada udang.


Penggunaan         Vaksindo berkomitmen terhadap keberlanjutan dengan mengurangi ketergantungan
Teknologi yang     pada bahan asal hewan dan mempromosikan pendekatan yang lebih etis dalam
Berkelanjutan      produksi vaksin.


                   Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan beralih ke media bebas serum untuk
                   produksi vaksin. Peralihan ini menghilangkan kebutuhan akan serum sapi, sekaligus
                   menjawab isu kesejahteraan hewan. Dengan menggunakan komponen media pengganti,
                   Vaksindo memastikan kualitas vaksin yang lebih konsisten sambil mempertahankan
                   standar bioetik yang tinggi.


Pemantauan         Laboratorium kami dilengkapi dengan peralatan yang dapat mengukur efektivitas
Efektivitas        probiotik terhadap patogen-patogen yang ada di lapangan secara berkala. Teknologi
Probiotik          ini memastikan efektivitas jangka panjang probiotik dalam menjaga kesehatan hewan
                   tanpa penggunaan antibiotik berlebih.




                                                                                                   67
Page 66
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




04
                              Penggunaan Antibiotik yang Bertanggung Jawab
                              Dampak perubahan iklim yang memperburuk risiko penyakit pada
                              hewan ternak juga menjadi perhatian Japfa. Perubahan iklim dapat
                              melemahkan sistem kekebalan hewan dan menciptakan kondisi yang
Sistem                        menguntungkan bagi proliferasi patogen. Untuk menghadapi tantangan

Produksi                      ini, Japfa mengadopsi langkah-langkah kesehatan proaktif saat hewan
                              ternak jatuh sakit. Antibiotik diberikan secara bertanggung jawab oleh
Efisien                       dokter hewan berlisensi dengan resep dan hanya diberikan kepada hewan
                              yang sakit serta membutuhkan perawatan khusus. Persetujuan bertingkat
                              diterapkan untuk memastikan bahwa langkah ini benar-benar diperlukan.
                              Kami mematuhi peraturan pemerintah serta pedoman yang ditetapkan
                              oleh Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI). [GRI 201-2]


                              Japfa selalu berusaha untuk menurunkan penggunaan antibiotik setiap
                              tahunnya. Kami membuat sistem digital dan mengembangkan aplikasi
                              seluler untuk mencatat setiap resep obat yang dikeluarkan oleh dokter
                              hewan Perusahaan. Dengan demikian, sistem ini memungkinkan kami untuk
                              memantau penggunaan dan pembelian antibiotik secara komprehensif.
                              Adapun penurunan penggunaan antibiotik pada peternakan unggas
                              komersial tercatat sebesar 4,8% dari tahun 2023 ke 2024.




                                          Semua produk pakan kami diformulasikan tanpa
                                          Antibiotic Growth Promoters (AGP), sejalan
                                          dengan regulasi nasional yang telah melarang
                                          penggunaan AGP. [POJK B.1]
Penerapan
Kesejahteraan      57
Hewan
                              Pengembangan produk kesehatan untuk mendukung program pengurangan
Manajemen
                   66         penggunaan Antibiotik telah dilakukan dengan produk-produk seperti
Kesehatan Hewan
                              Bacteriofag (Phagomune®), Essential Oil (Cloveur®), Acidifier (GutAcid®),dan
Model Life Cycle
Assessment                    Betosel® serta sediaan lain untuk meningkatkan imunitas.
                   74
2024 yang
Komprehensif

Praktik Energi
Bertanggung        76
Jawab

Digitalisasi dan
                   82
Inovasi

Pelestarian
                   88
Sumber Daya Air

Pengurangan
                   94
Limbah




68
Page 67
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                   Laporan Keberlanjutan 2024




Menjaga Kesehatan Hewan
Kami menjaga kesehatan hewan dengan menerapkan berbagai protokol yang konsisten dalam setiap tahap
serta memastikan praktik penanganan yang hati-hati di setiap tahap proses produksi.


Perunggasan
Dalam operasional perunggasan, kami berkomitmen untuk menjaga kesehatan hewan dengan mengutamakan
prinsip kesejahteraan hewan. Komitmen ini diwujudkan melalui penerapan berbagai praktik berikut:



Pemantauan Rutin          Pada tahun 2024, Japfa memulai inisiatif pemantauan Salmonella secara rutin
Salmonella pada           pada DOC yang berasal dari Grandparent Stock (GPS). Program ini memastikan
Ayam Pedaging             bahwa DOC dari tahap GP bebas dari Salmonella, dengan pengujian yang berlanjut
Sejak DOC
                          pada tahap Parent Stock (PS) sampai final stock untuk mempertahankan standar
                          kesehatan yang tinggi. Japfa berkomitmen untuk mencapai produksi yang bebas
                          Salmonella, dengan pemantauan menyeluruh dan uji laboratorium rutin di setiap
                          tahap proses pertumbuhan.


Perbaikan Sistem          Kami memperbaiki sistem ventilasi pada chick van dengan menambah intake fan
Ventilasi dalam           dan melakukan perawatan secara menyeluruh pada sistem ventilasi van. Hal ini
Chick Van                 dilakukan untuk meningkatkan kualitas udara di dalam van sehingga DOC tetap
                          dalam kondisi optimal selama proses distribusi.

Pemantauan Tingkat        Tingkat kematian dipantau dengan ketat untuk memastikan populasi tetap sehat
Kematian                  dan bebas dari penyakit sehingga memungkinkan intervensi dini jika diperlukan.


Budidaya Perairan
Dalam operasional budidaya perairan, kami selalu menitikberatkan pada penanganan hewan secara etis
yang sesuai dengan prinsip kesejahteraan hewan dengan menerapkan berbagai praktik berikut:


Pemantauan                Dalam proses pembibitan udang, kami memantau kesehatan benih sebanyak dua
Kesehatan                 kali sehari dengan fokus pada indikator utama seperti aktivitas, pertumbuhan,
                          nafsu makan, dan tingkat kematian udang. Kami juga melakukan tes Polymerase
                          Chain Reaction (PCR) untuk memantau kesehatan di seluruh rantai produksi.
                          Dalam budidaya ikan, pemantauan kesehatan rutin mencakup pemeriksaan
                          kondisi fisik, pergerakan, dan nafsu makan ikan, serta perawatan rutin pada
                          jaring keramba untuk menjaga kebersihan dan mengurangi risiko penyakit.


Pendekatan                Dalam budidaya perairan, penyakit sering kali muncul akibat gangguan
Preventif yang            lingkungan. Untuk itu, kami menekankan perawatan alami dan pencegahan
Holistik                  dengan fokus pada optimalisasi kualitas air melalui pengendalian ketat terhadap
                          parameter penting, seperti suhu, kadar oksigen, dan keseimbangan pH. Selain
                          itu, kami menambahkan prebiotik dan probiotik dalam pakan udang untuk
                          memperkuat sistem kekebalan dan meningkatkan daya tahan terhadap penyakit.

Optimisasi dan            Kami berkolaborasi dengan Hendrix Genetics untuk membiakkan indukan udang
Seleksi Gen Terbaik       berkualitas secara lokal. Inisiatif ini memungkinkan petambak mendapatkan akses
                          lebih mudah ke indukan udang berkualitas tinggi di dekat lokasi mereka, sehingga
                          mengurangi kebutuhan perjalanan jarak jauh dan membantu mengurangi stres pada
                          induk udang akibat transportasi panjang serta mendukung pengurangan emisi.

                                                                                                       69
Page 68
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




04
                              Tempat Tinggal Hewan yang Sehat
                              Tempat tinggal yang nyaman dan aman adalah aspek penting dalam
                              kesejahteraan hewan untuk melindunginya dari cuaca dan predator serta
                              memenuhi kebutuhan fisik dan psikologis hewan. Lingkungan yang baik

Sistem                        memungkinkan mereka bergerak bebas, tetap bersih, serta memiliki akses
                              ke makanan dan air bersih, yang pada akhirnya meningkatkan kesehatan
Produksi                      dan produktivitas hewan.
Efisien
                              Menghadapi Perubahan Iklim dengan Sistem Closed-house
                              untuk Perunggasan
                              Japfa telah mengimplementasikan sistem closed-house yang dilengkapi
                              dengan teknologi canggih untuk mengurangi dampak perubahan iklim.
                              Dengan sistem ini, Japfa dapat mengatur faktor lingkungan seperti suhu,
                              kelembapan, dan kadar CO2 dengan akurat. Pada peternakan komersial,
                              kami menggunakan sistem dengan fitur serupa yang dikembangkan sendiri.
                              Lingkungan yang terkontrol ini membantu mengurangi kerentanannya
                              terhadap perubahan iklim, serta memastikan kondisi yang stabil bagi unggas.


                              Fasilitas Japfa juga dilengkapi sistem ventilasi otomatis yang menyesuaikan
                              kecepatan kipas berdasarkan kondisi lingkungan sehingga meningkatkan
                              konsistensi dan mengurangi ketergantungan pada intervensi manual. Kami
                              memasang alarm untuk gangguan listrik dan kegagalan kipas sehingga
                              menjaga hewan dari gangguan yang mungkin terjadi. Japfa juga telah
                              menguji penggunaan aliran udara dari kipas yang menghasilkan energi listrik
                              untuk menyalakan lampu di peternakan.



Penerapan
Kesejahteraan      57            Penelitian di Peternakan Japfa Menunjukan Microclimate
Hewan
                                 yang Sesuai untuk Kesejahteraan Hewan
Manajemen
                   66
Kesehatan Hewan                  Japfa bekerja sama dengan Universitas Padjadjaran dan Scotland Rural
                                 College dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa PhD.
Model Life Cycle
                                 Penelitian ini memberikan wawasan penting tentang kesejahteraan
Assessment
                   74            hewan di peternakan unggas Japfa. Temuan menunjukkan bahwa
2024 yang
                                 kandang memiliki iklim mikro yang terjaga dengan baik, tingkat
Komprehensif
                                 amonia dan CO2 yang rendah, serta sirkulasi udara optimal, yang
Praktik Energi                   sangat penting bagi kesehatan dan kesejahteraan hewan.
Bertanggung        76
Jawab                            Tingkat kedalaman alas kandang yang berupa sekam juga menunjukkan
                                 skor yang cukup baik. Sekam dengan skor yang baik menunjukkan
Digitalisasi dan                 bahwa kedalaman sekam sesuai dengan yang dianjurkan, cukup
                   82
Inovasi                          bersih dan kering untuk mendukung perilaku alami unggas seperti
                                 mandi debu. Terkait kondisi dermatitis telapak kaki unggas ditemukan
Pelestarian                      bahwa hampir seluruh unggas bebas dari tanda-tanda dermatitis. Hal
                   88
Sumber Daya Air                  ini menunjukkan hasil dari penggunaan litter daur ulang yang dalam
                                 sehingga memberikan dampak positif terhadap kesehatan kaki ayam.
Pengurangan
                   94
Limbah
                                 Selain itu kepadatan populasi di seluruh lokasi yang diteliti tidak
                                 terlalu tinggi. [POJK F.5]




70
Page 69
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                       Laporan Keberlanjutan 2024




             Pada tahun 2024, sistem peternakan unggas closed-house telah diterapkan
             di 100% peternakan pembibitan, 99% peternakan komersial milik perusahaan,
             dan 89% peternakan komersial mitra.



Menjaga Kualitas Air dalam Budidaya Perairan

Mempertahankan kualitas air yang baik sangat penting untuk menjaga kesehatan dan kesejahteraan spesies
akuatik kami. Untuk mencapai hal ini, kami menerapkan serangkaian praktik terbaik guna menjaga kualitas
air yang optimal dalam seluruh operasi akuakultur kami:


Protokol Sterilisasi      Kami menerapkan teknik sterilisasi yang ketat di unit pengolahan ikan nila untuk
Lanjutan                  menghilangkan mikroorganisme berbahaya secara efektif untuk menjaga kesehatan
                          ikan yang kami budidayakan.




Metode Desinfeksi         Berbagai teknologi desinfeksi air, termasuk perawatan ozon, ultrafiltrasi, dan sinar
Air yang Menyeluruh       ultraviolet (UV), digunakan di hatchery udang. Metode ini memastikan kepatuhan
                          terhadap standar kualitas air yang ketat.




Pemilihan Lokasi          Pemilihan lokasi budidaya perairan mempertimbangkan faktor geografis, seperti
Budidaya yang             jarak yang optimal antarunit dan pengaturan aliran air. Pendekatan ini membantu
Strategis                 menciptakan lingkungan yang mendukung praktik budidaya perairan berkelanjutan.




Pemantauan                Penilaian bulanan kualitas air mencakup parameter fisik, kimia, dan mikrobiologis.
Kualitas Air Secara       Faktor-faktor utama seperti suhu, kadar oksigen, keseimbangan pH, serta
Rutin                     kandungan fosfor dan nitrogen dipantau secara ketat untuk memastikan kondisi
                          yang mendukung pertumbuhan dan kesehatan populasi ikan dan udang. Rangkaian
                          pemantauan komprehensif ini menjaga lingkungan yang mendukung kesejahteraan
                          semua hewan akuatik yang kami pelihara.




    Fasilitas Japfa Aquaculture di Bomo, Banyuwangi



                                                                                                            71
Page 70
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




04
                              Konservasi Keanekaragaman Hayati [POJK B.1, B.2, F.10, F.26]

                              Japfa berkomitmen dalam konservasi keanekaragaman hayati dan praktik
                              berkelanjutan di seluruh operasional. Melalui pemilihan genetika yang
                              mampu beradaptasi dengan lingkungan setempat, Japfa bertujuan untuk
Sistem                        menciptakan keseimbangan ekologi dan membangun pasokan pangan

Produksi                      yang berkelanjutan serta tangguh sehingga memberikan manfaat bagi
                              alam dan masyarakat.
Efisien

                                 Pembudidayaan Sidat yang Lestari


                                 Sidat, Anguilla bicolor, memiliki nilai tinggi di pasar Asia karena
                                 cita rasa dan kandungan nutrisinya yang istimewa. Namun, metode
                                 tradisional untuk menangkap sidat ini masih sangat bergantung
                                 pada populasi liar, yang telah menyebabkan penurunan jumlahnya
                                 di alam. Proses pengembangbiakan sidat dalam penangkaran
                                 sangat menantang karena siklus hidupnya yang kompleks, di mana
                                 sidat harus menempuh perjalanan ribuan kilometer dari sungai air
                                 tawar menuju laut dalam untuk berkembang biak. Kondisi alami
                                 ini sulit direplikasi di luar habitat aslinya. Menanggapi tantangan
                                 ini, Japfa melalui Aquaculture Research Center (ARC), telah
                                 membuat terobosan besar dengan menjadi yang pertama berhasil
                                 mengembangbiakkan sidat di lingkungan penangkaran. Tim ARC
                                 berhasil menetaskan 70,000 larva dan berhasil memelihara larva
                                 selama 11 hari yang menunjukan potensi untuk produksi sidat
                                 dalam skala besar di penangkaran. Keberhasilan ini tidak hanya
                                 menjadi terobosan teknologi akuakultur tetapi juga memberikan
                                 harapan baru dalam konservasi sidat, yang diklasifikasikan sebagai
Penerapan                        "Hampir Terancam" dalam Daftar Merah International Union for
Kesejahteraan      57
Hewan                            Conservation of Nature (IUCN). Inovasi ini tidak hanya menjadi
                                 solusi yang signifikan terhadap tantangan konservasi sidat
Manajemen
                   66            sekaligus memenuhi permintaan konsumen yang terus meningkat,
Kesehatan Hewan
                                 tapi juga mendukung praktik akuakultur berkelanjutan yang bisa
Model Life Cycle
                                 melindungi populasi sidat alami dari penangkapan berlebihan. [GRI
Assessment
                   74            304-3, 304-4].
2024 yang
Komprehensif

Praktik Energi
Bertanggung        76
Jawab

Digitalisasi dan
                   82
Inovasi

Pelestarian
                   88
Sumber Daya Air

Pengurangan
                   94
Limbah




72
Page 71
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                Laporan Keberlanjutan 2024




     Salah satu peternakan parent stock Ayam Ulu




Ayam Ulu
Ayam kampung memiliki tekstur dan cita rasa yang disukai masyarakat Indonesia. Akan tetapi, tingginya
permintaan terhadap ayam kampung kerap tidak sebanding dengan kemampuan produksi lokal, sehingga
dibutuhkan alternatif yang memiliki kualitas serupa.


Untuk menjawab kebutuhan ini, Japfa mengembangkan Ayam Ulu dengan menggunakan teknologi modern
agar memiliki kualitas yang serupa dengan ayam kampung. Ayam Ulu dirancang untuk memenuhi selera
konsumen yang mencari kelezatan ayam kampung, namun dengan pasokan yang lebih stabil, menjadikannya
pilihan yang ideal dalam memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat.



Informasi lebih lanjut mengenai Ayam Ulu dapat dibaca
selengkapnya pada tautan berikut:




https://www.japfacomfeed.
co.id/id-ayam-ulu




                                                                                                  73
Page 72
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




04
Sistem
                                  Model Life Cycle Assessment 2024
                                  yang Komprehensif
                                  Fondasi pada 2019
                                  Japfa memulai proyek Life Cycle Assessment (LCA) pada tahun

Produksi                          2019, yang menjadi dasar perhitungan emisi gas rumah kaca (GRK)
                                  serta penilaian dampak lingkungan. Model LCA 2019 mengkaji

Efisien                           berbagai aspek dampak lingkungan yang potensial, termasuk
                                  pengasaman tanah, eutrofikasi, pembentukan ozon troposfer,
                                  penipisan ozon stratosfer, dampak abiotik pada penggunaan
                                  sumber daya mineral dan logam (non-fosil), penipisan sumber
                                  daya fosil, serta kekurangan air.

                                  Pendekatan Menyeluruh dari Hulu ke Hilir:
                                  Lebih dari Sekadar Peternakan
                                  LCA 2019 dirancang untuk mencerminkan keberagaman
                                  model bisnis Japfa yang terintegrasi secara vertikal, mencakup
                                  pengadaan bahan baku, produksi pakan, peternakan induk dan
                                  pembibitan, rumah pemotongan hewan, peternakan komersial,
                                  fasilitas pengolahan unggas, dan unit bisnis pendukung lainnya.
                                  Kajian ini menghubungkan LCA di sektor unggas dan produksi
                                  ternak, memberikan pemahaman menyeluruh terhadap rantai nilai
                                  industri protein hewani. Metodologi LCA Japfa memungkinkan
                                  pelacakan menyeluruh di sepanjang rantai nilai, memungkinkan
                                  evaluasi keberlanjutan produksi unggas dari hulu hingga hilir.

                                  Pemantauan Data dan Analitik
                                  Melalui LCA 2019, Japfa mengidentifikasi hotspot lingkungan di
                                  berbagai operasi, proses, material, dan zat yang berkontribusi
                                  secara signifikan terhadap dampak lingkungan. Setelah proyek
                                  percontohan ini, perusahaan secara bertahap meningkatkan
                                  pemantauan data menggunakan sistem manajemen data Japfa:
                                  JSRS dan Japfa Sustainalitics. Pendekatan berbasis data ini
                                  meningkatkan pelacakan, analisis, dan pengambilan keputusan
                                  untuk investasi keberlanjutan.

Penerapan                         LCA 2022 Mencakup Lebih dari 200 Unit
Kesejahteraan      57
                                  Operasi Unggas
Hewan
                                  Melanjutkan cakupan LCA 2019, Japfa memperluas studi LCA pada
Manajemen                         tahun 2022, dari awalnya 17 unit menjadi lebih dari 200 unit operasi
                   66             unggas. Penyesuaian dilakukan untuk mengakomodasi variasi unit
Kesehatan Hewan
                                  dan memperhitungkan input spesifik yang berkontribusi terhadap
Model Life Cycle                  pengembangan Model LCA 2024. Langkah ini memungkinkan
Assessment                        Japfa menetapkan faktor emisi operasional untuk sebagian besar
                   74
2024 yang                         unitnya, memastikan akurasi yang lebih presisi serta kesesuaian
Komprehensif                      dengan standar industri dalam penilaian lingkungan.

Praktik Energi
Bertanggung        76             Peningkatan Kualitas Data
Jawab                             Selama beberapa tahun, Japfa secara progresif meningkatkan
                                  kualitas data lingkungan yang dikumpulkan melalui JSRS dan aliran
Digitalisasi dan                  data operasional. Dengan memanfaatkan Japfa Sustainalitics,
                   82             Perusahaan mengidentifikasi ketidaksesuaian data, memberikan
Inovasi
                                  pelatihan, serta meningkatkan kompetensi teknis tim untuk
Pelestarian                       memastikan pengumpulan data yang akurat dan andal. Sistem
                   88
Sumber Daya Air                   dan kontrol yang diterapkan telah secara signifikan meningkatkan
                                  kualitas dan kelengkapan data lingkungan tahun 2024. Kami telah
Pengurangan
                   94             memperbarui dataset generik yang digunakan pada tahun 2024
Limbah
                                  untuk menggantikan versi sebelumnya dengan dataset baru yang
                                  lebih selaras dengan operasional Japfa dan perkembangan terbaru.




74
Page 73
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                                         Laporan Keberlanjutan 2024




       Model LCA Japfa 2024
       Model LCA 2024 jauh lebih komprehensif dibandingkan versi sebelumnya, dengan analisis yang lebih
       mendalam, cakupan yang lebih luas, serta perbaikan pada data keberlanjutan dalam lima tahun terakhir.

       Dengan demikian, data emisi GRK yang dilaporkan pada tahun-tahun sebelumnya harus digantikan
       dengan data dari Model LCA Japfa 2024 yang lebih komprehensif. Dengan demikian, tahun 2024 akan
       dianggap sebagai Tahun Dasar (Baseline Year) untuk emisi GRK.


       Emisi Gas Rumah Kaca (GRK)                Satuan: Ton CO2 Eq | [GRI 305-1, 305-2, 305-3]


                                Cakupan                                       2024

       Emisi GRK Cakupan 1                                                            89.754

       Emisi GRK Cakupan 2                                                           592.457

       Emisi GRK Tidak Langsung Lainnya (Cakupan 3)                             6.439.767 [4]




Tentang data kami

[1.]    Perhitungan emisi menggunakan perangkat lunak SimaPro dan faktor emisi dari metode IPCC 100a.

[2.]    Cakupan 1: Berdasarkan jumlah konsumsi energi (kecuali listrik) dalam organisasi. Cakupan telah diperluas tidak hanya
        pada perunggasan, budidaya perairan dan domestik (perkantoran), tetapi juga mencakup Penggemukan Sapi, dengan
        tambahan dampak pengelolaan limbah di seluruh unit operasional.

[3.]    Cakupan 2: Berdasarkan jumlah konsumsi listrik dalam organisasi. Cakupan telah diperluas tidak hanya pada perunggasan,
        budidaya perairan dan domestik (perkantoran), tetapi juga mencakup Penggemukan Sapi, sehingga memberikan
        representasi yang lebih komprehensif terhadap konsumsi energi kami.

[4.] Cakupan 3 2024: Estimasi atas operasional perunggasan, dihitung berdasarkan data produksi tahun 2024 dan
     ekstrapolasi data proyek LCA tahun 2022 karena Kalkulator Karbon Cakupan 3 masih dalam tahap pengembangan.
     Pada tahun ini, cakupan diperluas untuk mencakup emisi dari kegiatan peternak mitra yang diestimasi berdasarkan
     peternakan milik perusahaan. Selain itu, cakupan juga diperluas dengan menghitung pengolahan limbah pada
     budidaya perairan, penggemukkan sapi, dan unit operasi lainnya.

[5.]    Intensitas energi dan emisi belum diperhitungkan karena sulit menentukan denominator dengan produk Perusahaan
        yang sangat bervariasi mulai dari pakan hingga produk olahan. [GRI 305-4], [POJK F.6, F.11]

[6.]    Peningkatan total emisi tidak secara langsung mencerminkan ketidakefisienan Perusahaan. Dalam konteks ini,
        kenaikan emisi terutama disebabkan oleh pertumbuhan volume produksi serta perluasan cakupan data yang
        sebelumnya belum termasuk dalam laporan, seperti SBU Penggemukan Sapi, SBU Plantation, SBU Consumer Go
        Direct, SBU Property, dan SBU Transportation. Selain itu, peningkatan kualitas data juga berkontribusi terhadap
        perubahan angka emisi. [GRI 305-4] [POJK B.2, F.12]

[7.]    Untuk memastikan akurasi, kami telah memperbarui metodologi perhitungan sebagai bagian dari upaya berkelanjutan
        dalam meningkatkan kualitas data dan keterlacakan. Kami telah memperbarui dataset generik yang digunakan,
        menggantikan versi sebelumnya dengan yang baru agar lebih selaras dengan operasional Japfa dan perkembangan
        terkini. Pembaruan ini mengakibatkan perubahan pada emisi faktor perhitungan emisi GRK tahun 2024, yang
        mencerminkan cakupan data yang lebih baik dan peningkatan ketepatan perhitungan. [GRI 2-4]




Japfa terus memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan dengan menerapkan berbagai inisiatif yang bertujuan
untuk mengurangi emisi dan dampak linvgkungan. Secara umum, pengelolaan emisi di Japfa dilakukan dengan
bertransisi ke energi bersih dan terbarukan, pemasangan alat pengendali emisi, pemanfaatan digitalisasi, kompilasi
data-data lingkungan dan mengukur kualitas lingkungan secara berkala.

                                                                                                                           75
Page 74
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




04
                              Praktik Energi Bertanggung Jawab
                              [POJK F.7]


                              Menurut Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (Environmental
                              Protection Agency), sektor agrikultur sangat rentan terhadap perubahan
Sistem                        cuaca dan iklim. Ketergantungannya pada sumber daya alam seperti tanah

Produksi                      dan air membuat perubahan suhu serta curah hujan dapat mempersulit
                              praktik pertanian, sehingga diperlukan adaptasi khusus.
Efisien
                              Di Japfa, kami terus mengembangkan strategi guna meminimalkan
                              dampak perubahan iklim. Langkah-langkah ini mencakup upaya menjaga
                              ketahanan dan keamanan pangan, mendukung peternak lokal melalui
                              penerapan praktik peternakan yang tangguh dan berkelanjutan, serta
                              mengadopsi praktik penggunaan energi yang bertanggung jawab.
                              Sebagai bagian dari komitmen tersebut, kami menargetkan pengurangan
                              dampak lingkungan secara signifikan, dengan visi jangka panjang untuk
                              mencapai "Emisi Nol Bersih."



                              Menuju Zero Coal
                              Japfa menetapkan target-target keberlanjutan yang didasarkan pada
                              LCA. Target ini mencakup dua aspek utama: lingkungan dan sosial. Dalam
                              aspek lingkungan, fokus kami adalah mencapai Emisi Nol Bersih, yang salah
                              satunya diwujudkan melalui transisi ke penggunaan energi terbarukan dalam
                              operasional kami.




Penerapan                         Selama periode Januari hingga Desember 2024, Japfa berhasil
Kesejahteraan      57
                                  menurunkan penggunaan batu bara sebesar 70,38% dibandingkan
Hewan
                                  tahun sebelumnya. Pencapaian ini menandai keberhasilan kami
Manajemen                         dalam mengurangi penggunaan batu bara dalam proses operasional,
                   66
Kesehatan Hewan                   untuk mencapai status ‘Zero Coal’.
Model Life Cycle
Assessment
                   74
2024 yang
Komprehensif
                              Unit-unit yang sebelumnya mengandalkan batu bara kini terus beralih
Praktik Energi                ke bahan bakar yang lebih ramah lingkungan seperti biomassa dan gas,
Bertanggung        76
Jawab                         sebagai bagian dari komitmen kami untuk mendukung transisi energi
                              berkelanjutan dan mengurangi dampak lingkungan. [POJK F.5]
Digitalisasi dan
                   82
Inovasi

Pelestarian
                   88
Sumber Daya Air

Pengurangan
                   94
Limbah




76
Page 75
     Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi   Laporan Keberlanjutan 2024




Boiler room di salah satu unit pakan ternak Japfa



                                                                                        77
Page 76
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




04
Sistem
                                  Kampanye Fighting Idle Energy

                                  Pada tahun 2023, unit pakan ternak Japfa memulai kampanye
                                  “Fighting Idle Energy” yang berfokus pada pengelolaan energi
Produksi                          di unit pakan ternak. Kampanye ini bertujuan untuk mengurangi
                                  pemborosan energi melalui desain ulang sistem energi dan
Efisien                           identifikasi peluang efisiensi di setiap lini produksi. Hasil dari
                                  kampanye ini terlihat pada tahun 2024 dengan penerapan
                                  Smart Factory System yang mencakup beberapa inovasi
                                  utama, seperti Auto-Stop Mechanism di seluruh pabrik pakan
                                  dan pelaporan data real-time melalui Automated Dashboard.
                                  Langkah-langkah ini tidak hanya meningkatkan efisiensi energi
                                  tetapi juga menurunkan ketergantungan pada input manual.


                                  Selain   itu,   Japfa   terus     memanfaatkan      teknologi   untuk
                                  meningkatkan efisiensi sumber daya dan manajemen inventaris.
                                  Dengan electronic-Gudang Barang Teknik (e-GBT) yang sudah
                                  diimplementasikan di seluruh unit pakan ternak dan Smart
                                  Fuel Inventory di sebagian unit pakan ternak, mereka dapat
                                  mendigitalisasi administrasi gudang, memantau konsumsi bahan
                                  bakar alat berat secara real-time, dan mengoptimalkan sumber
                                  daya. Teknologi ini diintegrasikan dengan sistem ERP untuk
                                  memastikan kesinambungan dalam operasional dan transparansi
                                  dalam penggunaan sumber daya.


                                  Di bidang transportasi dan penanganan material, unit pakan
                                  ternak Japfa mendukung pengurangan emisi karbon dan limbah
                                  dengan pengalihan transportasi soybean meal dari truk ke sistem
Penerapan                         konveyor rantai di unit Medan sehingga mengurangi konsumsi
Kesejahteraan      57             bahan bakar diesel dan risiko tumpahan material.
Hewan

Manajemen                         Tidak hanya fokus pada energi dan transportasi, Japfa juga
                   66
Kesehatan Hewan                   meningkatkan efisiensi produksi melalui teknologi seperti
Model Life Cycle                  Electronic      Production      Planning   System    (E-PPS)    yang
Assessment                        memberikan pembaruan real-time bagi tim produksi dan
                   74
2024 yang                         kontrol kualitas. Sistem ini memastikan persiapan material dan
Komprehensif
                                  peralatan dalam urutan yang tepat, mengurangi waktu idle, dan
Praktik Energi                    meningkatkan produktivitas.
Bertanggung        76
Jawab
                                  Seluruh inisiatif ini mencerminkan komitmen Japfa dalam
Digitalisasi dan                  mencapai efisiensi operasional yang berkelanjutan, dengan
                   82
Inovasi
                                  pendekatan terintegrasi antara pengelolaan energi, manajemen
Pelestarian                       sumber daya, dan inovasi teknologi. Kampanye-kampanye ini
                   88
Sumber Daya Air
                                  memperkuat posisi Japfa sebagai perusahaan agribisnis yang
Pengurangan                       tidak hanya berorientasi pada profitabilitas tetapi juga pada
                   94
Limbah
                                  keberlanjutan jangka panjang.




78
Page 77
     Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi   Laporan Keberlanjutan 2024




Robot pelletizer di unit pakan ternak Japfa



                                                                                        79
Page 78
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




04
                              Penanganan Produk dengan Forklift Listrik
                              Kami terus melakukan perbaikan dalam transportasi dan penanganan
                              produk untuk meningkatkan efisiensi sekaligus mengurangi dampak
                              lingkungan. Salah satu inisiatif kami adalah beralih ke penggunaan forklift
Sistem                        listrik di pabrik pakan Medan. Langkah ini bertujuan untuk mengurangi

Produksi                      ketergantungan pada bahan bakar fosil di unit terkait serta menekan
                              emisi karbon.
Efisien
                              Teknologi Terkini untuk Produktivitas
                              Japfa meningkatkan produktivitas operasional dengan memperbarui
                              sistem dan mesin. Fokus utama kami adalah meningkatkan kualitas
                              produk, mengurangi dampak lingkungan, dan mencapai efisiensi biaya
                              secara optimal. Sebagai contoh, kami memasang boiler economiser pada
                              cerobong boiler untuk memanfaatkan panas sebelum masuk kembali ke
                              boiler sehingga dapat mengurangi konsumsi energi boiler, mengganti
                              mesin pengering lama dengan model baru yang dilengkapi dengan sensor
                              kelembaban untuk meningkatkan efisiensi penggunaan air, dan memasang
                              cyclone di semua pabrik pakan untuk mengumpulkan dan mengurangi
                              debu yang dihasilkan selama proses produksi.




Penerapan
Kesejahteraan      57
Hewan

Manajemen
                   66
Kesehatan Hewan

Model Life Cycle
Assessment
                   74
2024 yang
Komprehensif

Praktik Energi
Bertanggung        76
Jawab

Digitalisasi dan
                   82
Inovasi

Pelestarian
                   88
Sumber Daya Air

Pengurangan
                   94
Limbah

                                  Forklift listrik di pabrik pakan Japfa




80
Page 79
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                               Laporan Keberlanjutan 2024




Konsumsi Energi dalam Organisasi                                                                  [GRI 302-1] [POJK B.2]


                    Sumber                           2024                     2023                     2022

                                                       1.994.484 GJ             1.886.385 GJ             1.714.564 GJ
 Listrik [1]
                                                                41%                     40%                      36%

                                                        443.629 GJ               427.223 GJ               380.692 GJ
 Gas Alam Cair [2]
                                                               9%                        9%                      8%

                                                         223.782 GJ              239.863 GJ               236.725 GJ
 Gas Alam Terkompresi [2]
                                                                5%                      5%                       5%

                                                         108.073 GJ                 116.157 GJ            104.953 GJ
 Gas Elpiji [3]
                                                                 2%                         2%                    2%

                                                         40.640 GJ                137.225 GJ               159.468 GJ
 Batubara [4]
                                                                1%                        3%                       3%

                                                         351.566 GJ              322.662 GJ               322.723 GJ
 Bahan Bakar Diesel [5]
                                                                 7%                      7%                       7%

                                                            16.742 GJ                15.746 GJ                5.403 GJ
 Bensin [6]
                                                                  0%                       0%                      0%




Energi Terbarukan

                    Sumber                           2024                    2023                      2022

                                                        1.172.361 GJ            1.180.653 GJ            1.330.008 GJ
 Cangkang Kelapa Sawit [7]
                                                                24%                     25%                     28%

                                                                0 GJ                     0 GJ                  496 GJ
 Serat Kelapa Sawit [8]
                                                                 0%                       0%                      0%

                                                        207.659 GJ               109.276 GJ                 86.612 GJ
 Cangkang Kemiri [9]
                                                               4%                        2%                        2%

                                                         253.192 GJ              267.229 GJ                351.637 GJ
 Kayu Bakar [10]
                                                                5%                      6%                         7%

                                                          46.681 GJ                  71.225 GJ             48.928 GJ
 Sekam Padi [11]
                                                                 1%                         1%                    1%




                  Total Energi                       2024                     2023                     2022

                                                        3.178.916 GJ            3.145.262 GJ            2.924.529 GJ
 Total Energi Tak Terbarukan
                                                                65%                     66%                     62%

                                                       1.679.893 GJ             1.628.382 GJ              1.817.681 GJ
 Total Energi Terbarukan
                                                               35%                      34%                       38%


Tentang data kami

[1.]   Dikonversikan ke satuan MJ berdasarkan metodologi standar International Energy Agency (IEA), 1 kWh
       listrik = 3,6 MJ.

[2.]   Dikonversikan ke satuan MJ berdasarkan metodologi standar IEA, 1 MMBTU = 1.055,06 MJ.

[3.]   Dikonversikan ke satuan MJ berdasarkan metodologi standar IEA, nilai kalor LPG = 50,08 MJ/kg.

[4.] Dikonversikan ke satuan MJ berdasarkan metodologi standar IEA, nilai kalor batu bara = 20.650 MJ/ton.




                                                                                                                     81
Page 80
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




04
                              [5.]    Dikonversikan ke satuan MJ berdasarkan metodologi standar IEA, 1 liter solar
                                      = 34,89 MJ.

                              [6.]    Dikonversikan ke satuan MJ berdasarkan metodologi standar IEA, 1 liter
                                      bensin = 38,53 MJ.

                              [7.]    Dikonversikan ke satuan MJ berdasarkan metodologi standar IEA, nilai kalor
                                      cangkang sawit = 17.220 MJ/ton.
Sistem                        [8.]    Dikonversikan ke satuan MJ berdasarkan metodologi standar IEA, nilai kalor
                                      serat sawit = 11.340 MJ/ton.
Produksi                      [9.]    Dikonversikan ke satuan MJ berdasarkan metodologi standar IEA, nilai kalor

Efisien
                                      cangkang kemiri = 25.456,20 MJ/ton.

                              [10.] Dikonversikan ke satuan MJ berdasarkan metodologi standar IEA, nilai kalor
                                    kayu bakar = 19.610 MJ/ton.

                              [11.] Dikonversikan ke satuan MJ berdasarkan metodologi standar IRRI, nilai kalor
                                    sekam padi = 15,06 MJ/kg.

                              [12.] 1 Gigajoule = 1.000 Megajoule




                              Digitalisasi dan Inovasi
                              Japfa mengadopsi sistem digital terpadu di seluruh operasional untuk
                              menyederhanakan proses dan memperbaiki pengelolaan data. Perubahan
                              menuju ke arah digital ini merupakan wujud nyata komitmen Japfa untuk
                              mengurangi ketergantungan pada proses manual dan penggunaan
                              sumber daya, sehingga pekerjaan menjadi lebih efisien dan optimal.



                              Japfa Sustainability Reporting System (JSRS)

                              JSRS merupakan sistem pelaporan keberlanjutan yang dirancang oleh Japfa
                              untuk mengintegrasikan dan menyajikan data lingkungan, Keselamatan dan
                              Kesehatan Kerja (K3), serta data ketenagakerjaan secara terpusat. Dengan
                              JSRS, data dari berbagai divisi dikumpulkan secara akurat dan transparan
                              sehingga dapat menjadi landasan bagi Perusahaan dalam membuat
Penerapan
Kesejahteraan      57         keputusan yang objektif, terukur, dan mendukung komitmen keberlanjutan.
Hewan
                              Sistem ini dirancang dengan pendekatan modular yang selanjutnya akan
Manajemen                     dianalisis oleh Japfa Sustainalitics. Seiring dengan perkembangan regulasi,
                   66
Kesehatan Hewan
                              JSRS terus dikembangkan agar dapat mengakomodasi dan mengompilasi
Model Life Cycle
                              ketentuan dari standar-standar laporan keberlanjutan, termasuk GRI dan
Assessment
                   74
2024 yang                     IFRS S1 dan IFRS S2 yang mencakup Governance, Strategy, Risk Management,
Komprehensif
                              serta Metrics & Target. Dengan demikian, kami dapat melakukan perbaikan
Praktik Energi                proses kerja dan pelaporan data lingkungan dan sosial secara lebih akurat.
Bertanggung        76
Jawab
                              Pada tahun 2024, Japfa melakukan peningkatan pada fitur-fitur JSRS
Digitalisasi dan
                   82
Inovasi                       untuk meningkatkan kualitas dan kelengkapan data yang dikumpulkan.

Pelestarian                   Pembaruan ini di antaranya meliputi:
                   88
Sumber Daya Air               •      Kepatuhan terhadap standar laporan keberlanjutan
Pengurangan                   •      Mengintegrasikan koordinat geografis setiap unit operasional untuk
                   94
Limbah
                                     melacak kelangkaan air di lokasi tertentu
                              •      Mengembangkan fitur yang memungkinkan pencatatan limbah yang
                                     dikelola internal atau eksternal dapat diidentifikasi.

82
Page 81
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                      Laporan Keberlanjutan 2024




                    Selamat kepada Para Divisi Terbaik!

                    Japfa Grup menganugerahkan Predikat Terbaik kepada 4 divisi dalam penghargaan
                    internal Sustainability Data, Compliance, and Initiatives Award 2024. yaitu:

                    •   Terbaik Pertama, SBU Edible Oils, Plastic Bags and Industrial Estate (EPI)
                    •   Terbaik Kedua, Produk Konsumen
                    •   Terbaik Ketiga, Budidaya Perairan
                    •   Terbaik Keempat, Pembibitan Ayam

                    Apresiasi ini diberikan dengan menilai kinerja pelaporan rutin data keberlanjutan
                    melalui platform JSRS dan pelaksanaan inisiatif keberlanjutan yang berdampak
                    positif terhadap lingkungan dan Perusahaan.




Japfa Sustainability Analytics (Sustainalitics)


Aliran data operasional yang dikumpulkan melalui JSRS dianalisis lebih lanjut menggunakan Japfa
Sustainalitics, sebuah platform analisis internal yang dirancang untuk memproses dan mengevaluasi data
keberlanjutan secara komprehensif di seluruh Japfa Grup. Dasbor ini mengolah dan mengkonsolidasikan data
yang dikumpulkan secara periodik melalui platform digital JSRS. Sustainalitics memungkinkan Japfa untuk
melakukan analisis dan pengambilan keputusan berbasis data guna mendorong perbaikan berkelanjutan
dalam berbagai aspek pengelolaan lingkungan seperti efisiensi air dan energi, pengurangan emisi dan daur
ulang limbah.


Perusahaan secara proaktif mengidentifikasi ketidaksesuaian data, memberikan pelatihan terarah, dan
meningkatkan kompetensi teknis guna memastikan pengumpulan data yang lebih akurat dan andal. Selain
itu, Japfa menerapkan sistem audit data lingkungan internal, yang dirancang berdasarkan prinsip financial
controllers, untuk memperkuat tata kelola, akurasi, dan akuntabilitas dalam pelaporan keberlanjutan. Dengan
Japfa Sustainalitics, data yang dikumpulkan dari seluruh negara tempat Japfa beroperasi menjadi semakin
akurat dan terintegrasi, sehingga dapat menghasilkan wawasan berbasis data guna meningkatkan performa
keberlanjutan Perusahaan.

                                                                                                        83
Page 82
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




04
                              Enterprise Resource Planning (ERP) System

                              Japfa telah mengadopsi Enterprise Resource Planning (ERP) di unit
                              perunggasan dan budidaya perairan untuk menyederhanakan pencatatan
                              kegiatan operasional harian. Sistem ini mencakup data penting seperti
Sistem                        deplesi, mortalitas, penggunaan obat, vaksin, serta perhitungan harga pokok

Produksi                      penjualan (Cost of Goods Sold/COGS). Dengan fitur ini, ERP meningkatkan
                              efisiensi operasional dan mendukung pengambilan keputusan berbasis data.
Efisien
                              Import Material Monitoring System (IMMS)

                              Japfa menggunakan IMMS sejak 2023 untuk meningkatkan transparansi
                              dan efisiensi pengiriman bahan baku pakan di seluruh pelabuhan. IMMS
                              membantu identifikasi area yang membutuhkan peningkatan, menyediakan
                              data real-time yang mempermudah koordinasi dengan pihak transportasi,
                              mengoptimalkan jadwal, mengurangi waktu tunggu, dan meningkatkan
                              produktivitas serta efisiensi biaya operasional. Implementasi IMMS juga
                              memperkuat sinergi antara produksi dan manajemen gudang, serta
                              memungkinkan pemantauan yang lebih terintegrasi untuk mengoptimalkan
                              efisiensi biaya. Tim khusus ditugaskan untuk memantau dan memastikan
                              kelancaran penerapan IMMS, melakukan evaluasi rutin, dan bekerja sama
                              dengan tim lapangan untuk mengatasi potensi masalah secara proaktif.



                              Radio Frequency Identification (RFID) Truck-in Truck-out

                              Japfa terus berinovasi dengan mengembangkan sistem RFID Truck-in
                              Truck-out di unit pakan ternak Sragen. Sistem ini memungkinkan identifikasi
                              digital truk dan pengemudi, pemantauan real-time, serta panduan visual
Penerapan
Kesejahteraan      57         dan suara untuk memperlancar proses keluar-masuk kendaraan. Inovasi ini
Hewan
                              meningkatkan efisiensi, disiplin, dan akurasi, serta mendigitalisasi proses
Manajemen                     administrasi untuk mengurangi waktu, kesalahan, dan kontak langsung.
                   66
Kesehatan Hewan
                              Pada tahun ini, sistem RFID telah diterapkan di beberapa unit, di antaranya
Model Life Cycle
                              Medan 1, Medan 2, Cikande, Purwakarta, Gedangan, dan Makassar.
Assessment
                   74
2024 yang
Komprehensif
                              Warehouse Management System (WMS) dan Transport
Praktik Energi
Bertanggung        76         Management System (TMS)
Jawab
                              Japfa telah mengimplementasikan WMS dan TMS di beberapa unit
Digitalisasi dan
                   82
Inovasi                       pengolahan hasil peternakan unggas, yaitu Parung, Sadang, Krian, Pemalang,

Pelestarian                   Magelang, Pabelan, Yogyakarta, dan Lampung. Kedua sistem ini dapat
                   88
Sumber Daya Air               melacak hasil produksi di dalam inventori gudang dan distribusi secara
Pengurangan                   real-time, yang meningkatkan efisiensi operasional dan mengoptimalkan
                   94
Limbah
                              manajemen inventaris di berbagai lokasi. Implementasi WMS dan TMS juga
                              mengurangi risiko kesalahan pengiriman, mempercepat waktu respon,
                              serta menekan biaya distribusi.

84
Page 83
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                       Laporan Keberlanjutan 2024




Implementasi J-Tech dan Dashboard Monitoring

Japfa telah meluncurkan Japfa Technology (J-Tech) yang dirancang untuk memusatkan semua data
produksi dalam satu pusat kontrol di pabrik pakan Sidoarjo, yang merupakan unit terbesar kami. Melalui
sistem ini, seluruh proses produksi di berbagai unit dapat dipantau secara real-time, memungkinkan deteksi
dini terhadap potensi masalah dan pengambilan tindakan yang lebih cepat. Program ini juga dilengkapi
dengan fitur notifikasi otomatis, yang memastikan tim dapat segera merespons setiap gangguan dalam
proses produksi, sehingga operasional tetap berjalan lancar dan efisien. Pada tahun 2024, kami telah selesai
menerapkannya pada semua unit.



Digitalisasi di Operasional Pembibitan Ayam

Japfa telah menerapkan sistem digital untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan armada transportasi di unit
pembibitan perunggasan. Dengan teknologi Internet of Things (IoT), Japfa dapat memantau pengiriman DOC
dan telur secara real-time, termasuk lokasi kendaraan, suhu, kecepatan, dan konsumsi bahan bakar. Sistem
ini tidak hanya memberikan visibilitas penuh terhadap kondisi armada, tetapi juga mengirimkan notifikasi jika
terjadi kendala. Selain itu, pelanggan dapat memantau pergerakan atau lokasi kendaraan yang membawa
pesanan mereka.


Fitur analitik dalam sistem ini memungkinkan evaluasi rute perjalanan, durasi, serta efisiensi penggunaan bahan
bakar, sekaligus menyusun rute optimal secara otomatis. Dengan sistem ini, Japfa memberikan pelayanan
pengiriman yang lebih efisien dan aman, serta meminimalkan risiko kerusakan produk selama distribusi.


Proyeksi Berat Badan


Dalam industri perunggasan, memahami pertumbuhan ayam sangat penting untuk memenuhi target produksi
secara efisien dan tepat waktu. Untuk itu, Japfa telah mengembangkan Proyeksi Berat Badan, sebuah alat yang
memungkinkan perkiraan berat ayam berdasarkan data pertumbuhan terkini. Alat ini membantu menentukan
waktu panen yang optimal untuk mencapai target berat yang diinginkan




    Breeding Fleet Management System (FMS)
    untuk melacak chick van



                                                                                                            85
Page 84
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




04
Sistem
Produksi
Efisien




                                  Karyawan Japfa Aquaculture melakukan kontrol kualitas
                                  menggunakan aplikasi QCSharp


Penerapan
Kesejahteraan      57
Hewan
                              Digitalisasi di Budidaya Perairan
Manajemen
                   66
Kesehatan Hewan
                              Japfa   memanfaatkan      teknologi   digital   untuk   mendukung   praktik
Model Life Cycle
                              budidaya perairan yang lebih efisien dan berkelanjutan. Salah satu
Assessment
                   74
2024 yang                     langkah strategisnya adalah bekerja sama dengan para ahli dari Norwegia
Komprehensif
                              menggunakan perangkat lunak untuk membantu menyederhanakan
Praktik Energi                operasional, meningkatkan efisiensi, dan mendukung keberlanjutan dalam
Bertanggung        76
Jawab                         praktik budidaya perikanan.

Digitalisasi dan
                   82
Inovasi                       Untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam proses penjualan,

Pelestarian                   unit budidaya perairan Japfa mengembangkan aplikasi SM4SH. Aplikasi
                   88
Sumber Daya Air               ini memungkinkan proses mulai dari pemesanan hingga penagihan dapat
Pengurangan                   dipantau dengan mudah dan cepat. Di bidang pembenihan, Japfa juga
                   94
Limbah
                              menerapakan sistem pemantauan kualitas benih yang disebut Quality
                              Control Shrimp Hatchery Accurate Rapid Programme (QC SHARP).



86
Page 85
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                      Laporan Keberlanjutan 2024




Sistem ini berguna untuk menjaga standar kualitas dalam budidaya udang dengan memantau berbagai
aspek, seperti suhu, kualitas air, nutrisi, kesehatan, serta proses skoring dan grading pada naupli dan benur.
Dengan sistem ini, tim internal dapat mendeteksi potensi kendala secara cepat dan mengambil tindakan yang
diperlukan untuk menjaga kualitas, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat efisiensi operasional di
fasilitas pembenihan.


Selain itu, Japfa mendukung para teknisi budidaya ikan dan udang melalui aplikasi Catatan Harian Teknisi.
Aplikasi ini membantu teknisi memantau berbagai faktor penting, seperti kualitas air dan pertumbuhan ikan,
sehingga mereka dapat segera mengambil tindakan untuk meningkatkan hasil tambak.


Japfa juga memperkuat kerja sama antar divisi melalui dasbor Pelanggan Terpadu (Business Intersection
Customer Dashboard), sebuah perangkat yang mempermudah tim penjualan dalam mengenali kebutuhan
pelanggan. Dengan perangkat ini, strategi pemasaran menjadi lebih efektif dan peluang pasar baru dapat
dijangkau.




    Fasilitas Japfa Aquaculture di Karangtekok, Situbondo




                                                                                                           87
Page 86
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




04
                              Pelestarian Sumber Daya Air
                              [GRI 303-1] [POJK F.8]


                              Industri agri-food dikenal sebagai sektor yang intensif dalam penggunaan
                              air, tak terkecuali bagi Japfa. Melalui studi Life Cycle Assessment (LCA)
Sistem                        dan studi jejak kelangkaan air (water scarcity footprint), Japfa berhasil

Produksi                      mengidentifikasi air sebagai salah satu area kritis yang membutuhkan
                              perhatian.    Menyadari   hal   tersebut,   pilar   sistem   produksi   efisien
Efisien                       juga mempertimbangkan air sebagai komponen produksi sekaligus
                              sumber daya bersama yang penting untuk kehidupan. Japfa berupaya
                              menggunakan air secara efisien untuk memitigasi risiko operasional
                              sekaligus mendukung keberlanjutan.


                              Kami mengadopsi praktik pengelolaan air yang berkelanjutan dengan
                              berbagai inisiatif seperti menggunakan:


                              •   fasilitas pengolahan air
                              •   pemanenan air hujan
                              •   fasilitas daur ulang air


                              Salah satu pencapaian kami adalah pemenuhan KPI untuk Sustainability-
                              Linked Bonds (SLB) Japfa dengan pembangunan sembilan fasilitas
                              daur ulang air yang telah dilaksanakan sejak tahun 2021 dan berhasil
                              diselesaikan pada tahun 2024.




Penerapan                                   Terdapat 9 fasilitas daur ulang air hasil dari SLB
Kesejahteraan      57                       (Cikupa, Subang, Lampung, Wonoayu, Pemalang,
Hewan                                       Magelang, Medan, Boyolali, Parung).
Manajemen                                   Pada tahun 2024, lebih dari 210 megaliter air
                   66
Kesehatan Hewan
                                            limbah berhasil didaur ulang.
Model Life Cycle
Assessment
                   74
2024 yang
Komprehensif

Praktik Energi                Air yang didaur ulang dari fasilitas ini digunakan kembali dalam berbagai
Bertanggung        76
Jawab                         kegiatan operasional kami, seperti untuk kebutuhan utilitas mesin
                              (pendingin kondensor), penyiraman tanaman, dan sanitasi toilet.
Digitalisasi dan
                   82
Inovasi

Pelestarian                   Pada tahun 2024, tidak terdapat insiden ketidakpatuhan terkait baku
                   88
Sumber Daya Air               mutu air selama tahun pelaporan.
Pengurangan
                   94
Limbah




88
Page 87
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                              Laporan Keberlanjutan 2024




       Peresmian fasilitas daur ulang air yang
       dibangun dari Sustainability-linked Bond




Urban Shrimp           Japfa sedang mengembangkan inisiatif Urban Shrimp Farming di kawasan perkotaan. Sistem ini
Farming                dirancang untuk memenuhi kebutuhan restoran high-end, terutama di kota-kota seperti Jakarta.
                       Teknologi yang digunakan adalah Recirculating Aquaculture System (RAS) yang memungkinkan
                       air digunakan kembali sehingga mengurangi limbah air. Bersama dengan startup lokal yang
                       bergerak di budidaya perairan, Japfa terus melakukan pengembangan dan uji produksi sistem ini.


Produksi               Pada tahun 2024, kami terus melanjutkan upaya pengembangan akuaponik yang dimulai sejak
Berkelanjutan          2022. Sistem akuaponik ini memungkinkan pemanfaatan air limbah dari operasional budidaya
dengan                 perairan untuk menanam berbagai jenis tanaman, menggantikan proses pengolahan limbah
Akuaponik              yang sebelumnya hanya dibuang ke badan air.


                       Selain sebagai media tanam, sistem akuaponik kami juga digunakan untuk budidaya ikan lele. Hal
                       ini dimungkinkan berkat penggunaan RAS, yang memungkinkan air hasil budidaya digunakan
                       kembali di akuaponik sebelum kembali ke kolam ikan. Integrasi akuakultur dan hidroponik ini
                       terus membuktikan keberhasilannya dalam mengurangi penggunaan air, sekaligus menjaga
                       kualitas dan kuantitas produksi.


Selain proyek SLB, kami juga menerapkan program daur ulang di unit-unit lain sebagai wujud komitmen kami
dalam konservasi air.




          Air yang Didaur ulang                   Unit         2024                  2023                 2022


 Total Air yang Didaur Ulang                 Megaliter                  236                   210                   89



Tentang data kami

[1.]   Data ini mencakup total volume air yang didaur ulang dari fasilitas daur ulang, baik yang berasal dari proyek SLB
       maupun unit lainnya di luar SLB.


                                                                                                                     89
Page 88
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




04
Sistem
                                  Pengendalian Alga untuk Pengelolaan Air di Peternakan


                                  Sebagai respons terhadap kebutuhan pengelolaan air yang
                                  berkelanjutan di peternakan, Japfa sedang menguji coba sistem

Produksi                          pengendalian alga ultrasonik untuk menjaga kualitas air di
                                  reservoir air hujan. Sistem ini menggunakan gelombang ultrasonik
Efisien                           untuk mencegah pertumbuhan alga, yang diharapkan dapat
                                  meningkatkan kualitas air yang digunakan untuk kebutuhan minum
                                  dan sistem pendingin, sekaligus mengurangi ketergantungan
                                  pada bahan kimia.


                                  Dengan mencegah blooming alga, sistem ini juga melindungi
                                  bantalan    pendingin      (cooling   pads)   yang   vital,   sehingga
                                  meningkatkan efisiensi operasional dan memperpanjang masa
                                  pakai peralatan. Inisiatif ini mencerminkan komitmen Japfa dalam
                                  mengadopsi solusi berkelanjutan untuk mendukung operasi yang
                                  lebih efisien dan ramah lingkungan




                              Mengoptimalkan Sumber Daya Air melalui Pemanfaatan Air Hujan


                              Japfa   terus   memperkuat       komitmennya      terhadap   pengelolaan     air
                              berkelanjutan dengan memperluas inisiatif pemanenan air hujan dari 5
                              menjadi 9 fasilitas yang terdiri dari 8 unit pembibitan unggas dan 1 unit
                              pakan ternak.

Penerapan
Kesejahteraan      57         Pada tahun 2024, kami berhasil mengumpulkan 111,0 megaliter air hujan.
Hewan
                              Volume air hujan yang dikumpulkan ini meningkat signifikan sebesar 146,4%
Manajemen                     dibandingkan dengan yang terkumpul pada tahun 2023 sebesar 45,1
                   66
Kesehatan Hewan
                              megaliter.
Model Life Cycle
Assessment
                   74
2024 yang
Komprehensif

Praktik Energi
Bertanggung        76
Jawab

Digitalisasi dan
                   82
Inovasi

Pelestarian
                   88
Sumber Daya Air

Pengurangan
                   94
Limbah
                                  Fasilitas pemanenan air hujan
                                  di salah satu operasional Japfa



90
Page 89
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                                      Laporan Keberlanjutan 2024




Pengambilan Air
Pengambilan dan penggunaan air kami diatur sesuai dengan regulasi yang berlaku, dan kami mematuhi
standar baku mutu efluen yang telah ditetapkan oleh pemerintah dan standar yang berlaku. [GRI 303- 2, 303-3,
303-5] [POJK F.8]




Pengambilan Air                                                                                      Satuan: Megaliter | [GRI 303-3]


                                              2024                              2023                            2022
              Sumber
                                                    Area dengan                      Area dengan                     Area dengan
                                   Semua Area       Kelangkaan      Semua Area       Kelangkaan      Semua Area      Kelangkaan
                                                        Air                              Air                             Air
 Air Tanah                                 8.913          4.431             9.056            4.365         7.620              N/A

 Air Tawar(≤ 1000 mg/L TDS)                8.913          4.431             9.056            4.365          7.620             N/A

 Air Lainnya (> 1000 mg/L TDS)                0                0                0               0               0             N/A

 Air Permukaan (Sungai, Danau)            2.286            248              2.230              314          2.133             N/A

 Air Tawar(≤ 1000 mg/L TDS)                   0                0                0               0               0             N/A

 Air Lainnya (> 1000 mg/L TDS)            2.286            248              2.230              314           2.133            N/A

 Air Laut                                 9.849           9.622             7.704            7.513          7.515             N/A

 Air Tawar(≤ 1000 mg/L TDS)                   0                0                0               0               0             N/A

 Air Lainnya (> 1000 mg/L TDS)            9.849           9.622             7.704            7.513           7.515            N/A

 Air Hujan                                   111            24                 45               17             38             N/A

 Air Tawar(≤ 1000 mg/L TDS)                   111           24                 45               17             38             N/A

 Air Lainnya (> 1000 mg/L TDS)                 0               0                0               0               0             N/A
 Air yang berasal
                                           1.180           970              1.090             840             918             N/A
 dari pihak ketiga
 Air Tawar(≤ 1000 mg/L TDS)                1.180           970               1.090            840             918             N/A

 Air Lainnya (> 1000 mg/L TDS)                 0               0                0               0               0             N/A

 Total Air yang Diambil                  22.339          15.296             20.125        13.048           18.224             N/A


Tentang data kami

[1.]   Area dengan kelangkaan air didefinisikan sebagai wilayah dengan tingkat risiko tekanan air (Water Stress Risk) yang
       tergolong High atau Extremely High berdasarkan peta risiko air (water risk atlas) World Resources Insititute (WRI)
       Aqueduct 4.0



Konsumsi Air                                                                             Satuan: Megaliter | [GRI 303-5] [POJK F.8]


                     Sumber                             2024                          2023                        2022


 Total Air yang Dikonsumsi                                         19,981                      17,822                      16,237



Tentang data kami

[1.]   Konsumsi Air = Pengambilan Air - Pembuangan Air




                                                                                                                                 91
Page 90
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




04
                              Pengelolaan Air Limbah [GRI 303-4] [POJK F.14]
                              Japfa terus meningkatkan sistem pengelolaan air limbah secara berkelanjutan
                              untuk   mendukung       keberlanjutan     operasional   sekaligus   memastikan
                              kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku. Unit produksi kami dilengkapi
Sistem                        dengan instalasi pengolahan air limbah yang dirancang untuk memproses

Produksi                      air sebelum dilepaskan ke badan air. Beberapa unit juga telah menggunakan
                              berbagai teknologi seperti reverse osmosis, ultrafiltration, dan membrane
Efisien                       bioreactor untuk memastikan air yang dibuang memenuhi baku mutu
                              lingkungan.




                                   Fasilitas pengolahan dan daur ulang air limbah
                                   di unit produk konsumen, Cikupa.
Penerapan
Kesejahteraan      57
Hewan

Manajemen                     Untuk menjaga kualitas pengolahan air limbah, kami menempatkan personel
                   66
Kesehatan Hewan
                              yang kompeten di fasilitas pengolahan. Personel tersebut bertugas memantau
Model Life Cycle
                              output air dan memastikan kesesuaiannya dengan standar lingkungan yang
Assessment
                   74
2024 yang                     berlaku. Selain itu, sistem pengolahan air limbah kami terus ditingkatkan
Komprehensif
                              melalui berbagai inovasi teknologi. Contohnya, pemasangan root blower di
Praktik Energi                beberapa unit perunggasan membantu meningkatkan kualitas air buangan,
Bertanggung        76
Jawab                         sementara instalasi peralatan dewatering dan sedimentasi mengurangi
                              limbah cair dengan menghilangkan kelebihan cairan dari material padat.
Digitalisasi dan
                   82
Inovasi

Pelestarian                   Di sektor budidaya perairan, Japfa telah mengimplementasikan teknologi
                   88
Sumber Daya Air               Aerated Lagoon di hatchery Tilapia di Kalimantan. Teknologi ini mampu
Pengurangan                   mengolah air limbah secara efektif sebelum digunakan kembali di kolam
                   94
Limbah
                              pembibitan. Setiap lagoon melayani dua kolam pembibitan, mengurangi
                              kebutuhan air baru dan mendukung siklus penggunaan air yang lebih efisien.



92
Page 91
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                               Laporan Keberlanjutan 2024




Pada 30 Juli 2024, perusahaan menerima sanksi administratif terkait pemenuhan pengelolaan lingkungan di unit
Commercial Farm Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, Riau. Kami telah mengambil langkah-langkah perbaikan
untuk memastikan kepatuhan penuh terhadap regulasi yang berlaku. Sanksi ini telah secara resmi dicabut oleh
Dinas Lingkungan Hidup setempat pada 27 Februari 2025. Sanksi administratif tersebut bersifat tidak material
dan tidak mengganggu kegiatan operasional Perusahaan. [GRI 2-27, 303-4] [POJK F.16] [F.24]




Pembuangan Air                                                                              Satuan: Megaliter | [GRI 303-4]


       Air Limbah Berdasarkan
                                     2024              2023              2022                Tujuan Pembuangan
           Mutu dan Tujuan

 Perunggasan                                1.727             1.729             1.530

 Air Tawar (≤ 1000 mg/L TDS)                  159               173               138
                                                                                            Badan Air Permukaan
 Air Lainnya (> 1000 mg/L TDS)                 6                 12                4

 TDS Tak Terukur                            1.562             1.544             1.388

 Budidaya Perairan                           496                441              275

 Air Tawar (≤ 1000 mg/L TDS)                  23                 13                6
                                                                                         Badan Air Permukaan & Laut
 Air Lainnya (> 1000 mg/L TDS)              0,05                7,9              0,2

 TDS Tak Terukur                             473               420               268

 SBU Penggemukan Sapi                         136               132               182

 Air Tawar (≤ 1000 mg/L TDS)                   0                 0                 0        Badan Air Permukaan,
                                                                                           Menyiram Tanaman, dan
 Air Lainnya (> 1000 mg/L TDS)                 0                 0                 0             Kebersihan

 TDS Tak Terukur                              136               132               182

 Total Pembuangan Air                       2.358             2.302             1.987



Tentang data kami

[1.]   Perusahaan melakukan pengukuran TDS berdasarkan ketentuan dalam izin pembuangan air limbah. Beberapa unit
       kami tidak diwajibkan melakukan pengukuran TDS berdasarkan izin yang dimiliki.

[2.]   Jumlah air yang dibuang oleh organisasi mencakup operasional perunggasan, budidaya perairan, dan SBU
       Penggemukan Sapi.




Mengelola Emisi dan Limbah
[POJK B.2, F.12, F.14]


Limbah merupakan salah satu faktor yang berkontribusi terhadap perubahan iklim, terutama melalui emisi gas rumah
kaca. Di negara dengan populasi besar dan tingkat konsumsi yang tinggi, pengelolaan limbah masih menghadapi
berbagai tantangan. Sebagai perusahaan yang beroperasi di sektor agri-food, Japfa memahami tanggung jawabnya
dalam mengatasi masalah ini, dengan cara mengoptimalkan penggunaan bahan baku dan meminimalkan limbah
yang dihasilkan. Melalui pengelolaan limbah yang efektif dan penerapan sistem monitoring serta pengukuran emisi
yang akurat, Japfa berkomitmen untuk meminimalkan dampak lingkungan yang ditimbulkan.




                                                                                                                        93
Page 92
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




04
                              Pengurangan Limbah
                              [GRI 306-1, 306-2]


                              Dalam industri agri-food kemasan berperan penting dalam melindungi produk,
                              memudahkan pengiriman, dan menjaga kualitas. Namun, kami memahami
Sistem                        penggunaan kemasan juga membawa tantangan bagi lingkungan. Untuk

Produksi                      mengurangi dampak tersebut, Japfa telah menerapkan berbagai inisiatif yang
                              mendukung pengelolaan kemasan yang lebih ramah lingkungan.
Efisien
                              Pengurangan                   Japfa mengurangi panjang dan ketebalan
                              Material                      plastik pada kemasan pakan ternak, yang
                                                            berhasil menghemat bahan baku hingga
                                                            5-7%. Proses ini dilakukan dengan pengujian
                                                            ketat sesuai standar SNI untuk memastikan
                                                            kekuatan kemasan tetap terjaga.


                              Daur Ulang Internal           Unit karung plastik Japfa menerapkan sistem
                                                            daur ulang plastik secara bertahap, termasuk
                                                            mendaur ulang benang, lembaran plastik, dan
                                                            kantong plastik. Sebanyak 2,5% limbah plastik
                                                            didaur ulang, sementara sisanya digunakan
                                                            kembali untuk kebutuhan internal seperti
                                                            pengemasan        sementara    dan   transportasi
                                                            antargudang. [POJK F.1]


                              Pengiriman Vaksin             Unit produksi vaksin hewan Japfa mengganti
                              dengan Gel Pack               gel pack plastik dengan gel pack berbahan
Penerapan                     Berbahan Kertas               kertas yang lebih ramah lingkungan, tahan
Kesejahteraan      57
Hewan                                                       lama, dan efektif menjaga suhu selama
                                                            pengiriman jarak jauh, sekaligus mengurangi
Manajemen
                   66
Kesehatan Hewan                                             limbah plastik.

Model Life Cycle
Assessment
                   74
2024 yang                     Penyimpanan dengan            Japfa   mulai     beralih   menggunakan      silo
Komprehensif
                              Silo untuk Pabrik             untuk menyimpan bahan baku di pabrik
Praktik Energi                Pakan Berkapasitas            pakan berkapasitas besar yang membantu
Bertanggung        76
Jawab                         Besar                         mengurangi kebutuhan kemasan plastik.

Digitalisasi dan
                   82
Inovasi

Pelestarian                   Penggunaan Jumbo              Kami    telah     mengiriman     pakan    dalam
                   88
Sumber Daya Air               Bag untuk Mengurangi          jumbo bag untuk kebutuhan peternakan
Pengurangan                   Penggunaan Karung             milik   perusahaan     sehingga      mengurangi
                   94
Limbah
                              Plastik                       penggunakan karung plastik.




94
Page 93
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                         Laporan Keberlanjutan 2024




Mendorong                         Di peternakan unggas komersial, tim Japfa mendorong peternak untuk

Penggunaan Ulang                  menggunakan karung bekas pakan sebagai wadah kotoran unggas yang akan

Karung Pakan                      dikirimkan kepada pihak ketiga. Distribusi kotoran unggas ini juga diarahkan
                                  oleh Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), yang memberikan panduan mengenai
                                  pengiriman kotoran unggas tersebut.



Pemanfaatan Kotoran Unggas melalui Biodigester

Japfa mengubah kotoran unggas menjadi biogas dengan biodigester untuk memenuhi kebutuhan energi yang
lebih ramah lingkungan. Sebelumnya, Japfa telah mengoperasikan biodigester di peternakan unggas, di Solo,
Jawa Tengah, dengan kapasitas mengolah sekitar 3-4,5 ton kotoran unggas per hari.


Pada tahun 2024, Japfa menambah biodigester dengan kapasitas lebih besar di peternakan unggas komersial
Cigandul, Serang. Biodigester ini dapat memproses 5 ton kotoran unggas per hari. Energi yang dihasilkan dari
biogas ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan pemanas.


Biodigester di Cigandul, Serang, mengadopsi sistem sirkulasi air tertutup sebagai inovasi hemat air. Berbeda dari
sistem tradisional yang memerlukan tambahan air baru dari luar, sistem ini menggunakan kembali air yang sudah
diproses ulang dalam biodigester. Dengan demikian, level air di kandang tetap stabil tanpa perlu pasokan air segar
terus-menerus. Fitur hemat air ini membantu mengurangi dampak lingkungan dari operasional peternakan dan
sejalan dengan tujuan keberlanjutan Japfa.




     Fasilitas biodigester unit peternakan
     komersial unggas di Solo.




Pemanfaatan Limbah dalam Proses Pengolahan Unggas dan Ikan Tilapia

Japfa mengoptimalkan produksi untuk mengurangi limbah dan mendukung ekonomi lokal. Di unit pengolahan
hasil peternakan kami bekerja sama dengan pihak ketiga untuk mengolah limbah pemotongan ayam seperti bulu
dan darah untuk menjadi produk bernilai. Sementara itu, di unit pengolahan tilapia, kepala ikan dijual ke pasar
domestik. Kulit ikan diekspor untuk diproses menjadi kolagen dan gelatin bagi berbagai industri, sedangkan tulang
ikan dikirim ke pihak ketiga untuk diolah menjadi tepung ikan dan minyak ikan.

                                                                                                               95
Page 94
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




04
                              Limbah yang Dihasilkan                                      [GRI 306-3] [POJK F.13]


                                          Jenis Limbah             Satuan      2024        2023        2022


                               Limbah Non-B3                        ton         119.841     125.813     115.075

Sistem                         Limbah B3                            ton           1.073      2.150        1.802

Produksi
                               Total Limbah yang Dihasilkan         ton         120.914    127.964       116.877
Efisien
                              Tentang data kami

                              [1.]    Total limbah non B3 yang dihasilkan dihitung dengan menjumlahkan total
                                      limbah yang dialihkan dari pembuangan dan total limbah yang dikirim ke
                                      pembuangan akhir.

                              [2.]    Total limbah B3 yang dihasilkan diambil dari data limbah B3 yang disimpan
                                      di TPS Limbah B3

                              [3.]    Total limbah yang dihasilkan berasal dari limbah operasional dan domestik
                                      (perkantoran).




                              Limbah B3

                                          Jenis Limbah             Satuan      2024        2023        2022

                               Disimpan di TPS Limbah
                                                                    ton           1.073      2.150        1.802
                               B3 Internal

                               Diberikan ke pihak ketiga berizin    ton           1.103      1.995         1.685



                              Tentang data kami
Penerapan
Kesejahteraan      57         [1.]    Limbah yang berasal dari tempat penyimpanan sementara didistribusikan ke
Hewan                                 pihak ketiga yang berlisensi.

Manajemen                     [2.]    Data tahun 2022 dan 2023 telah diperluas sehingga mencakup data limbah
                   66
Kesehatan Hewan                       B3 dari SBU Penggemukan Sapi.

Model Life Cycle
Assessment
                   74
2024 yang                     Sesuai dengan peraturan lingkungan yang berlaku, klasifikasi limbah B3 kami
Komprehensif
                              mencakup berbagai jenis material, seperti limbah minyak pelumas, majun bekas,
Praktik Energi                botol vaksin, kemasan bahan kimia untuk biosekuriti, dan bola lampu.
Bertanggung        76
Jawab

Digitalisasi dan
                   82
Inovasi
                                     Pada tahun 2024, limbah B3 kami berkurang sebesar 50,1%
Pelestarian                          dibandingkan tahun 2023. Hal ini terutama disebabkan oleh
                   88
Sumber Daya Air                      penurunan timbulan limbah fly ash bottom ash sebagai dampak
Pengurangan                          dari penurunan penggunaan batu bara.
                   94
Limbah




96
Page 95
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                           Laporan Keberlanjutan 2024




Kami mencatat penurunan total limbah yang dihasilkan sebesar 7.050 ton pada tahun 2024. Faktor-faktor
yang berkontribusi terhadap penurunan ini meliputi penyesuaian populasi ternak di SBU Penggemukan
Sapi, optimalisasi proses pengolahan manure di peternakan unggas komersial, serta pengurangan aktivitas
pengeringan jagung.




       Kami menerapkan SOP dalam penyimpanan dan pengelolaan limbah
       B3 yang selaras dengan peraturan yang berlaku.




Limbah Non B3                                                                                       [GRI 306-4, 306-5]


       Limbah Non B3 dari Cara Pengelolaan     Satuan          2024                2023                 2022


Dialihkan dari Pembuangan Akhir


Digunakan Kembali                                ton                   7.265              4.870                 1.658


Didaur Ulang                                     ton                       -                    -                    -


Komposting                                       ton                      2                    0                    9


Didistribusikan ke Pihak Ketiga (Non B3)         ton                105.279               114.614            106.358


       Didonasikan/Diberikan                     ton                  66.730               71.417              57.989


       Dijual                                    ton                  38.549              43.197               48.369

Total Limbah yang Dialihkan
                                                 ton                112.546             119.484              108.025
dari Pembuangan Akhir

Kenaikan/Pengurangan Limbah                      ton                  -6.938              11.460               16.275


Limbah yang Dikirimkan ke Pembuangan Akhir


Dimusnahkan                                      ton                     138                 155                 750


Dibuang ke TPA                                   ton                   7.157               6.174                6.301

Total Limbah yang Dikirimkan ke
                                                 ton                   7.295              6.329                7.050
Pembuangan Akhir

Kenaikan/Pengurangan Limbah                      ton                    965                 -721                -3.671




Tentang data kami

[1.]    Kenaikan atau pengurangan limbah non B3 dihitung dengan mengurangi total limbah pada tahun pelaporan dengan
        tahun sebelumnya.




                                                                                                                   97
Page 96
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




05
                             Pendekatan Kami




                                                          Peternak dan                  Masyarakat dan
                                    Karyawan
Pengembangan                                              Petambak                      Lingkungan


Sumber Daya
Manusia
                             Di Japfa, kami meyakini bahwa kunci kesuksesan Japfa untuk beroperasi
                             secara berkelanjutan, sekaligus menjamin keterjangkauan dan aksesibilitas
                             pangan, terletak pada sumber daya manusia—baik karyawan, peternak dan
                             petambak, maupun masyarakat yang menjadi bagian dari ekosistem kami.
Karyawan            98
                             Mereka adalah aktor penggerak di balik setiap inisiatif yang kami jalankan,
Mengoptimalkan
Kemajuan                     dan peran mereka sangat penting untuk menjadi tonggak keberlanjutan
Digital untuk                dan mendorong praktik-praktik yang akan memberikan manfaat jangka
                    100
Pengembangan
Sumber Daya                  panjang.
Manusia (SDM)

Menumbuhkan                  Japfa terus berkomitmen untuk berinvestasi dalam pengembangan
Budaya                       karyawan   dan    peternak   mitra   melalui   pelatihan   dan   peningkatan
Keselamatan
dan Kesehatan       102      kapasitas. Kami membekali mereka dengan pengetahuan, keterampilan,
Kerja (K3) di                teknologi, dan sumber daya yang dibutuhkan untuk mendorong inovasi
Lingkungan
Perusahaan                   dan menggunakannya secara efisien, serta menerapkan teknologi dalam
                             pekerjaan sehari-hari. Sebagai wujud dari komitmen ini, pelatihan karyawan
Menjaga
Lingkungan Kerja             dan peternak mitra ditetapkan menjadi salah satu target keberlanjutan.
                    109
yang Inklusif dan
Beragam
                             Keberhasilan sejati tidak hanya diukur dari pertumbuhan Perusahaan. Japfa
Merangkul dan
Tumbuh Bersama      113      percaya bahwa kesuksesan yang sebenarnya dapat tercapai jika masyarakat
Karyawan                     di sekitar turut tumbuh bersama. Melalui pendidikan, generasi penerus dan
Peternak dan                 pengembangan masyarakat, kami ingin menjadi agen perubahan yang
                    118
Petambak
                             membawa dampak positif bagi masyarakat mereka.
Masyarakat dan
                    121
Lingkungan
                             Pada akhirnya, fokus kepada karyawan, peternak, dan masyarakat bukan
Merawat Bumi
                             hanya tentang menjawab kebutuhan hari ini, tetapi juga memastikan
dan Memupuk         125
Kesejahteraan                bahwa benih keberlanjutan yang ditanam hari ini akan tumbuh menjadi

Mendukung                    masa depan.
Pengembangan
dan Peningkatan     130
Prestasi Catur
Indonesia
                             Karyawan
Japfa Peduli        132

Japfa
                             Untuk mencapai ketahanan pangan berkelanjutan, diperlukan keterlibatan
Berpartisipasi
                    133
dalam Gerakan                karyawan yang memiliki komitmen kuat dan keahlian yang memadai. Karena
Pasar Terjangkau
                             itu, Japfa terus berupaya menciptakan tempat kerja yang mendukung
                             pengembangan dan kesejahteraan setiap karyawan.



98
Page 97
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi   Laporan Keberlanjutan 2024




Pertemuan Tahunan HR di JTLC



                                                                                   99
Page 98
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




05
                             Mengoptimalkan Kemajuan Digital untuk
                             Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM)

                             Japfa   memanfaatkan     kemajuan     teknologi   digital   untuk   mengelola
Pengembangan                 pengembangan karyawan dengan lebih efisien. Dengan kemajuan teknologi,
Sumber Daya                  Perusahaan dapat dengan mudah menyediakan pelatihan yang lebih

Manusia                      fleksibel, terukur, dan mudah diakses oleh seluruh karyawan. Pengelolaan
                             pelatihan yang lebih efisien juga membantu meningkatkan keterampilan
                             karyawan sehingga pertumbuhan karyawan dapat sejalan dengan tujuan
                             jangka panjang Perusahaan.


Karyawan            98

Mengoptimalkan
Kemajuan
Digital untuk                    Journex
                    100
Pengembangan
Sumber Daya
Manusia (SDM)                    Untuk mengoptimalkan potensi karyawan, diperlukan platform
                                 pembelajaran yang efisien agar karyawan dapat meningkatkan
Menumbuhkan
Budaya                           pengetahuan dan keterampilan dengan lebih mudah. Pada bulan
Keselamatan                      Maret tahun 2024, kami secara resmi meluncurkan Journex,
dan Kesehatan       102          Sistem Manajemen Pembelajaran (Learning Management System/
Kerja (K3) di
                                 LMS) sebagai bentuk komitmen kami terhadap pengembangan
Lingkungan
Perusahaan                       dan    pertumbuhan    karyawan.    Sistem     ini   dirancang   untuk
                                 mengintegrasikan dan menstandarisasi pelatihan yang dapat
Menjaga
Lingkungan Kerja                 dengan mudah diakses oleh karyawan.
                    109
yang Inklusif dan
Beragam                          Karyawan dapat mengakses materi pembelajaran dan modul
Merangkul dan                    pelatihan yang dirancang oleh tim pengembangan sumber daya
Tumbuh Bersama      113          manusia dari masing-masing departemen. Dengan demikian,
Karyawan
                                 materi pelatihan dapat sesuai dengan kebutuhan dan lebih terarah.
Peternak dan
                    118
Petambak                         Journex juga berfungsi sebagai alat komprehensif untuk mengelola
Masyarakat dan                   dan memantau berbagai program pelatihan, termasuk pelatihan
                    121
Lingkungan                       di tempat kerja (on-the-job training), kursus eksternal, dan total
Merawat Bumi                     jam pelatihan sehingga memberikan gambaran lengkap tentang
dan Memupuk         125          perkembangan dan pembelajaran karyawan.
Kesejahteraan

Mendukung                        Di samping modul pelatihan kerja, Journex juga menjadi wadah
Pengembangan                     untuk mengembangkan soft skills dengan mengintegrasikan minat
dan Peningkatan     130
                                 pribadi dan hobi ke dalam sistem. Hal ini memungkinkan karyawan
Prestasi Catur
Indonesia                        untuk mempelajari lebih dalam keterampilan pribadi yang mereka
                                 minati sehingga mendorong keseimbangan antara pekerjaan dan
Japfa Peduli        132
                                 kehidupan pribadi.
Japfa
Berpartisipasi                   Jumlah karyawan yang            Jumlah jam pelatihan yang
                    133
dalam Gerakan                    sudah mengakses Journex         diselesaikan di Journex pada
Pasar Terjangkau                 mencapai 4.936 orang            tahun 2024 sebesar 183.819 jam




100
Page 99
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                    Laporan Keberlanjutan 2024




             Japfa Mobile Leave Application
             Japfa mengembangkan Mobile Leave Application untuk mempermudah proses pengajuan dan
             persetujuan cuti bagi karyawan. Aplikasi ini memudahkan karyawan untuk mengajukan cuti
             karena bisa diakses di mana pun dan kapan pun, sehingga pengelolaan cuti dapat dilakukan
             dengan lebih efisien dan praktis.



             Japfa Electronic Travel System (JETS)
             dan Japfa Time Integrated System (JTIS)

             Kami meningkatkan performa dari JETS dan JTIS, dua sistem internal untuk mengelola
             administrasi perjalanan dinas dan kehadiran karyawan seperti jadwal kerja, presensi, dan waktu
             lembur. Pada tahun 2024, kedua sistem ini telah kami terapkan di lebih banyak departemen
             di Perusahaan.


             Melalui digitalisasi ini, administrasi perjalanan bisnis dan catatan kehadiran karyawan menjadi
             lebih akurat, terintegrasi dengan sistem finansial, dan mengurangi penggunaan kertas secara
             signifikan.



             Japfa Personnel Action Sheet (JPAS) System
             JPAS merupakan aplikasi elektronik yang diterapkan oleh Perusahaan untuk menyederhanakan
             dan mengakselerasi berbagai proses kepegawaian mulai dari pengajuan hingga validasi. Pada
             tahun 2024, sistem ini secara bertahap terus diimplementasikan ke lebih banyak divisi.




                                                                                                        101
Page 100
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




05
                             Menumbuhkan Budaya Keselamatan dan
                             Kesehatan Kerja (K3) di Lingkungan Perusahaan
                             [GRI 2-23, 403-1, 403-3, 403-4, 403-8, 403-9] [POJK F.1, F.21]




Pengembangan                 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) senantiasa menjadi prioritas

Sumber Daya                  Perusahaan untuk melindungi karyawan serta semua individu yang

Manusia                      berada di lingkungan kerja dari berbagai risiko terkait pekerjaan. Kami
                             menerapkan berbagai sistem K3 untuk menciptakan budaya kerja yang
                             aman dan kondusif sehingga karyawan merasa aman dan nyaman. Dengan
                             fokus pada K3, Japfa memastikan keberlanjutan operasional yang selaras
                             dengan tanggung jawab hukum dan sosial.
Karyawan            98

Mengoptimalkan
Kemajuan                     Kebijakan Japfa terhadap Keselamatan
Digital untuk
                    100      dan Kesehatan Kerja (K3) [GRI 2-24, 403-1, 403-3, 403-4, 403-8]
Pengembangan
Sumber Daya                  Manajemen puncak Japfa Grup menunjukkan komitmennya dengan cara
Manusia (SDM)
                             mengidentifikasi dan menyetujui kebijakan Keselamatan, Kesehatan Kerja,
Menumbuhkan
Budaya                       dan Lingkungan Hidup (K3LH). Selain kebijakan K3LH, komitmen manajemen
Keselamatan                  juga diwujudkan melalui Deklarasi K3LH yang ditandatangani oleh pemimpin
dan Kesehatan       102
Kerja (K3) di                Perusahaan.
Lingkungan
Perusahaan

Menjaga
Lingkungan Kerja
                    109             Deklarasi K3LH
yang Inklusif dan
Beragam

Merangkul dan                       Japfa Grup menegaskan komitmennya terhadap Keselamatan,
Tumbuh Bersama      113             Kesehatan Kerja, dan Lingkungan Hidup melalui deklarasi
Karyawan                            resmi K3LH. Ditandatangani oleh HR management, deklarasi
Peternak dan                        ini   menegaskan         penerapan         standar        keselamatan   dan
                    118
Petambak                            kepatuhan regulasi di seluruh operasional Perusahaan.
Masyarakat dan
                    121
Lingkungan

Merawat Bumi
dan Memupuk         125
Kesejahteraan
                             Kami juga menerapkan sanksi atas pelanggaran serius terkait K3. Sanksi yang
Mendukung
                             diberikan dapat berupa surat peringatan hingga pemutusan hubungan kerja,
Pengembangan
dan Peningkatan     130      dan tidak hanya dikenakan kepada karyawan yang bersangkutan, tetapi juga
Prestasi Catur
                             dapat diberlakukan terhadap pengawas hingga pimpinan unit terkait.
Indonesia

Japfa Peduli        132
                              1       Standar ISO 45001: 2018 tentang sistem manajemen keselamatan
Japfa                                 dan kesehatan kerja. [GRI 2-23]
Berpartisipasi
                    133
dalam Gerakan
Pasar Terjangkau              2
                                      Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 tentang Sistem
                                      Manajemen         Keselamatan         dan    Kesehatan       Kerja/SMK3     (PP
                                      50/2012) yang mengatur standar dan pedoman dalam penerapan
                                      manajemen keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan kerja.

102
Page 101
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                        Laporan Keberlanjutan 2024




 3      Pengembangan Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko (Hazard Identification and Risk Assessment/
        HIRA) yang terstandarisasi telah diterapkan sebagian unit. Standarisasi HIRA ini bertujuan untuk
        memastikan keseragaman dalam pelaksanaan praktik penilaian dan pengendalian risiko.


 4      Melakukan Health Risk Assessment di beberapa divisi sebagai tindak lanjut temuan audit SMK3.


        Menyusun Rencana Kesiapsiagaan Penyakit untuk menghadapi berbagai risiko penyakit dan kesiapsiagaan
 5
        pada masa depan. [GRI 403-6, 403-7]




Melakukan Audit Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)


Untuk memastikan implementasi SMK3 berjalan dengan baik, Japfa secara rutin melakukan audit internal
maupun eksternal setiap tahunnya. Audit ini berfungsi untuk mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan,
memastikan kepatuhan terhadap regulasi, serta meningkatkan praktik keselamatan dan lingkungan. Ruang
lingkup audit mencakup berbagai aspek, mulai dari kebijakan K3, perencanaan K3, pelaksanaan prosedur
operasional sampai dengan pengendalian risiko bahaya listrik, paparan faktor kimia dan biologi, aspek
ergonomi serta pengendalian dari hasil pengukuran faktor fisika seperti kebisingan, pencahayaan, suhu, debu,
dan getaran. Pada tahun 2024, 19 unit usaha telah menjalani audit K3 internal.



Membentuk Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) [GRI 403-4]


P2K3 memiliki peran penting dalam pengawasan, manajemen, serta pelaksanaan keselamatan dan
kesehatan kerja. Japfa telah membentuk P2K3 di sebagian besar lokasi operasional. Pada tahun 2024,
sejumlah 4.182 karyawan Perusahaan menjadi anggota P2K3. Dibandingkan dengan tahun 2023, jumlah ini
meningkat sebesar 3%.




     Health Talk Program untuk
     menumbuhkan budaya K3


                                                                                                        103
Page 102
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




05
Pengembangan
Sumber Daya
Manusia



Karyawan            98

Mengoptimalkan                    Pelatihan pemadaman kebakaran di JTLC
Kemajuan
Digital untuk
                    100
Pengembangan
Sumber Daya
Manusia (SDM)                Menanamkan Budaya K3
Menumbuhkan                  [GRI 2-24, 403-2, 403-5, 403-4]

Budaya
Keselamatan                  Japfa menyelenggarakan berbagai kegiatan untuk membekali karyawan
dan Kesehatan       102
Kerja (K3) di                dengan kemampuan dan keterampilan untuk mengelola risiko K3
Lingkungan                   dalam pekerjaan sehari-hari. Melalui kegiatan-kegiatan ini, Perusahaan
Perusahaan
                             memperkuat sistem K3 dan membangun budaya K3 di seluruh unit
Menjaga                      operasional.
Lingkungan Kerja
                    109
yang Inklusif dan
Beragam                      Pada tahun 2024, melalui berbagai divisi, Perusahaan melakukan kegiatan
Merangkul dan                terkait K3 di antaranya meliputi:
Tumbuh Bersama      113
Karyawan
                             •   Pelatihan Mengemudi dengan Aman
Peternak dan
                    118          Menyelenggarakan pelatihan mengemudi aman (safe driving) bekerja
Petambak
                                 sama dengan pihak kepolisian lalu lintas setempat untuk meningkatkan
Masyarakat dan
                    121
Lingkungan                       kesadaran dan keterampilan berkendara yang aman bagi karyawan.

Merawat Bumi
dan Memupuk         125      •   Pelatihan Penyegaran
Kesejahteraan
                                 Menyelenggarakan pelatihan penyegaran untuk mengasah
Mendukung
                                 pengetahuan dan keterampilan serta memastikan penerapan standar
Pengembangan
dan Peningkatan     130          K3 tetap terjaga dengan baik.
Prestasi Catur
Indonesia
                             •   Pelatihan Khusus
Japfa Peduli        132
                                 Mengadakan pelatihan khusus untuk unit operasional yang berisiko
Japfa
                                 tinggi.
Berpartisipasi
                    133
dalam Gerakan
Pasar Terjangkau




104
Page 103
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                     Laporan Keberlanjutan 2024




•   Process Safety Management (PSM)
    Mengantisipasi dan menganalisis potensi kecelakaan yang terjadi untuk mencegah insiden terulang kembali
    di mana salah satunya adalah penilaian kompetensi K3 operator di masing-masing bagian dari hulu sampai
    hilir.

•   Peringatan Bulan K3 Nasional
    Health Talk: Bekerja sama dengan dokter perusahaan atau mitra kesehatan
    Kompetisi K3: Mengadakan berbagai kompetisi terkait keselamatan untuk meningkatkan kesadaran.
    Webinar K3: Webinar rutin terkait K3 dan lingkungan dengan menghadirkan ahli di bidang tersebut
    sebagai upaya untuk membangun budaya K3, seperti di unit budidaya perairan, unit pakan ternak dan SBU
    AHLE.


•   Pelatihan wajib K3 untuk Sertifikasi
    Untuk memenuhi sertifikasi seperti Best Aquaculture Practices (BAP), Aquaculture Stewardship Council
    (ASC), Sedex Members Ethical Trade Audit (SMETA), SWA, dan SMK3, yang kemudian menjadi standar
    kompetensi K3 bagi karyawan di divisi budidaya perairan. [GRI 2-23]



•   Kampanye K3: Menyampaikan pesan dan komunikasi terkait peningkatan kesadaran dan budaya K3
•   Pelatihan Dasar K3
•   HIRADC (Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, dan Penentuan Pengendalian)
•   Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja berdasarkan PP 50/2012
•   ISO 45001:2018 (Sistem Manajemen K3)
•   Audit Internal ISO 45001:2018 (Sistem Manajemen K3)
•   ISO 14001:2015 (Sistem Manajemen Lingkungan)
•   Audit Internal ISO 14001:2015 (Sistem Manajemen Lingkungan)
•   Pelatihan Pemadam Kebakaran
•   Pelatihan Evakuasi saat Gempa Bumi
•   Pelatihan dan Penerapan 5S




                                                                                                       105
Page 104
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




05
                             Pendekatan Menyeluruh untuk Menjunjung
                             Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)

                             Selain menerapkan sistem dan pelatihan, Japfa melindungi karyawan
                             melalui sejumlah program. Japfa secara serius memperkuat kesadaran
Pengembangan                 terhadap        protokol    keselamatan     salah   satunya      melalui    penerbitan
Sumber Daya                  memorandum yang mewajibkan semua karyawan untuk mematuhi standar
                             operasional prosedur (SOP) yang berlaku. Memorandum ini menegaskan
Manusia                      bahwa pelanggaran terhadap SOP akan ditindak sesuai kebijakan
                             perusahaan, demi melindungi keselamatan individu maupun tim kerja.


                             Kami     juga     memprioritaskan        langkah-langkah      pencegahan       melalui
                             pemeriksaan kesehatan rutin dan penyediaan alat pelindung diri (APD)
Karyawan            98       bagi semua karyawan, terutama mereka yang bekerja di lingkungan
Mengoptimalkan               berisiko tinggi. Japfa juga secara rutin melakukan pemeriksaan kesehatan
Kemajuan                     fisik dan penilaian ergonomi bagi karyawan di kantor, guna memastikan
Digital untuk                kesehatan karyawan tetap terjaga.
                    100
Pengembangan
Sumber Daya
Manusia (SDM)                Selain   itu,    Japfa     menjalankan    kampanye    intensif    terkait   kesadaran
                             keselamatan di seluruh unit operasional, yang mencakup forum dan
Menumbuhkan
Budaya                       seminar K3, pemasangan poster edukasi, penyelenggaraan lokakarya, serta
Keselamatan                  demonstrasi langsung di lapangan untuk memastikan pemahaman karyawan
dan Kesehatan       102
                             terhadap pentingnya protokol keselamatan. Inisiatif ini dirancang untuk
Kerja (K3) di
Lingkungan                   membangun budaya keselamatan kerja yang berkelanjutan, mengurangi
Perusahaan                   risiko kecelakaan, dan menjaga kinerja operasional yang optimal.

Menjaga
Lingkungan Kerja
                    109
yang Inklusif dan
Beragam                      Transparansi dan Pelaporan Kinerja K3
Merangkul dan
                             Japfa mendorong transparansi dalam penyampaian kinerja K3 Perusahaan
Tumbuh Bersama      113
Karyawan                     salah satunya dengan pemanfaatan JSRS. Setiap divisi secara perodik
                             melaporkan kinerja K3-nya melalui platform tersebut yang kemudian
Peternak dan
                    118      dianalisis melalui Sustainalitics guna mengidentifikasi langkah perbaikan
Petambak
                             yang diperlukan.
Masyarakat dan
                    121
Lingkungan

Merawat Bumi
dan Memupuk         125
Kesejahteraan                                Pada tahun 2024, Japfa mencapai kemajuan
                                             signifikan melalui berbagai inisiatif Kesehatan dan
Mendukung
Pengembangan                                 Keselamatan Kerja (K3). Melalui program pelatihan
dan Peningkatan     130                      K3, penerapan sistem manajemen K3 yang lebih
Prestasi Catur                               baik, serta peningkatan pengawasan dan audit
Indonesia
                                             internal, kami berhasil mencegah terjadinya insiden
Japfa Peduli        132                      yang mengakibatkan kematian (zero fatality).
Japfa                                        Selain itu, beberapa unit operasional kami juga
Berpartisipasi                               berhasil mendapatkan apresiasi Penghargaan
                    133
dalam Gerakan                                Kecelakaan Nihil baik dari pemerintah pusat
Pasar Terjangkau
                                             maupun daerah.




106
Page 105
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                                 Laporan Keberlanjutan 2024




Data Kecelakaan Kerja Karyawan                                                                                      [GRI 403-9]


                                                               2024                  2023                   2022
                    Jenis Kecelakaan
                                                         Jumlah        Rate     Jumlah        Rate     Jumlah          Rate
              Kecelakaan yang menimbulkan kematian
Fatal         dalam jangka waktu 24 jam setelah                   0     0,00              1     0,01            0        0.00
              kecelakaan
              Kecelakaan yang menimbulkan
              kehilangan hari kerja dan diduga akan
Berat         menimbulkan cacat jasmani dan atau                  4     0,05              1     0,01            3        0,05
              rohani yang akan mengganggu tugas
              karyawannya
              Kecelakaan yang menimbulkan
              kehilangan hari kerja dan diduga tidak
Sedang        akan menimbulkan cacat jasmani dan                191     2,53         137        1,83        96            1,55
              atau rohani yang akan mengganggu
              tugas karyawannya
              Kecelakaan yang tidak menimbulkan
Ringan                                                         242       3,21        102        1,36        31           0,50
              kehilangan hari kerja
Total                                                          437      5,79         241        3,21       130            2.10




Data Kecelakaan Kerja yang Bukan Karyawan

                                                               2024                  2023                   2022
                    Jenis Kecelakaan
                                                         Jumlah        Rate     Jumlah        Rate     Jumlah          Rate
              Kecelakaan yang menimbulkan kematian
Fatal         dalam jangka waktu 24 jam setelah                   0     0,00             0     0,00             0        0,00
              kecelakaan
              Kecelakaan yang menimbulkan
              kehilangan hari kerja dan diduga akan
Berat         menimbulkan cacat jasmani dan atau                  0     0,00             0     0,00             0        0,00
              rohani yang akan mengganggu tugas
              karyawannya
              Kecelakaan yang menimbulkan
              kehilangan hari kerja dan diduga tidak
Sedang        akan menimbulkan cacat jasmani dan                40      0,53             7     0,09             2        0,03
              atau rohani yang akan mengganggu
              tugas karyawannya
              Kecelakaan yang tidak menimbulkan
Ringan                                                            11     0,15            5     0,07             0        0,00
              kehilangan hari kerja
Total                                                             51    0,68             12     0,16            2        0,03


Tentang data kami

[1.]   Rate kecelakaan dihitung berdasarkan 1.000.000 jam kerja.

[2.]   Kami melakukan penyajian kembali data 2022-2023 dengan kategorisasi ulang jenis kecelakaan sesuai dengan
       definisi kecelakaan kerja berdasarkan peraturan yang berlaku dan GRI Standards. [GRI 2-4]

[3.]   Tren kecelakaan jenis ringan, sedang, dan berat menunjukkan kenaikan, didominasi oleh kecelakaan jenis ringan dan
       sedang.

[4.] Pada tahun 2024, mayoritas kecelakaan kerja ringan diakibatkan oleh tindakan tidak aman, dengan 86.2% disebabkan
     oleh luka ringan karena mesin cut up atau pisau.

[5.]   Semua kecelakaan kerja yang terjadi ditindaklanjuti dan menjadi evaluasi untuk mencegah kecelakaan serupa
       di kemudian hari. Kami selalu berupaya untuk menanamkan budaya K3 dan mematuhi setiap peraturan K3 yang
       berlaku.

[6.]   Pekerja yang bukan Karyawan adalah mereka yang melakukan pekerjaan untuk organisasi tetapi tidak memiliki
       hubungan kerja langsung dengan Perusahaan (di antaranya kontraktor).


                                                                                                                           107
Page 106
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




05
                             Mendorong Olahraga Rutin [GRI 403-6]
                             Pada tahun 2024, Japfa fokus pada berbagai kegiatan olahraga di seluruh
                             operasional sehingga program-program olahraga yang ada menjadi lebih
                             terarah. Karyawan didukung baik dari aspek finansial maupun fasilitas
Pengembangan                 untuk berolahraga secara rutin yang menyehatkan. Program tersebut di
Sumber Daya                  antaranya adalah sepak bola, bola basket, tenis meja, bulu tangkis, lari,

Manusia                      dan senam.


                             Japfa juga memberikan insentif bagi karyawan yang mengikuti kompetisi
                             baik di tingkat lokal maupun internasional. Hal ini akan memperkuat
                             semangat kebersamaan dan kebanggaan di lingkungan kerja.
Karyawan            98

Mengoptimalkan
Kemajuan
Digital untuk
                    100
Pengembangan
Sumber Daya                      Perjalanan Karir dan Dukungan untuk Karyawan
Manusia (SDM)
                                                   Susanto Megaranto tidak pernah menyangka
Menumbuhkan
Budaya                                             bahwa hobinya bermain catur akan membawa
Keselamatan                                        perjalanan karir di Japfa. Bergabung dengan Japfa
dan Kesehatan       102                            Chess Club pada tahun 2002 sebagai anggota
Kerja (K3) di
Lingkungan                       Dream Team Catur Indonesia, Susanto mendapatkan pelatihan
Perusahaan                       intensif yang membuka jalan baginya untuk bertanding melawan
Menjaga                          pemain kelas dunia.
Lingkungan Kerja
                    109
yang Inklusif dan                Bagi Susanto, Japfa tidak hanya sekadar tempat kerja, tetapi juga
Beragam
                                 partner untuk mengembangkan diri. Ia mendapatkan berbagai
Merangkul dan                    pelatihan dan kejuaraan tingkat nasional maupun internasional
Tumbuh Bersama      113
                                 yang   bergengsi.     "Karena   saya   merupakan     pecatur,   maka
Karyawan
                                 Japfa memberikan dukungan pendanaan maupun mengikuti
Peternak dan                     pertandingan.” Ia mengingat bagaimana ia didukung untuk berlatih
                    118
Petambak
                                 selama tiga bulan di Eropa sebagai bagian dari persiapannya
Masyarakat dan                   menghadapi pertandingan.
                    121
Lingkungan

Merawat Bumi                     Tidak hanya itu, ia juga diberikan kesempatan untuk mengambil
dan Memupuk         125          tanggung jawab baru, seperti menjadi Advisor untuk pengembangan
Kesejahteraan
                                 kurikulum catur—peran yang memperkuat kontribusinya tidak hanya
Mendukung                        sebagai pemain, tetapi juga mentor bagi generasi mendatang.
Pengembangan
dan Peningkatan     130
Prestasi Catur                   Susanto merasa bahwa Perusahaan benar-benar memperhatikan
Indonesia                        pertumbuhan setiap individu. Selain itu, fleksibilitas kerja yang
Japfa Peduli        132          ditawarkan Japfa memungkinkannya untuk tetap menyeimbangkan
                                 pekerjaan   dan   hobinya   bermain    catur.   "Japfa   memberikan
Japfa
Berpartisipasi                   keleluasaan bagi saya untuk mengatur waktu, sehingga saya dapat
                    133
dalam Gerakan                    fokus pada pertandingan saat diperlukan," ujarnya.
Pasar Terjangkau




108
Page 107
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                                               Laporan Keberlanjutan 2024




Menjaga Kesehatan Mental Karyawan [GRI 403-6]
Japfa juga memperhatikan kesehatan mental karyawan melalui berbagai inisiatif yang diterapkan di tingkat
korporat maupun di berbagai divisi.


Pada tahun 2024, kami mengadakan lokakarya "Trauma Releasing Exercise (TRE) and Forces Mindfulness".
Lokakarya ini masih merupakan program uji coba dan baru dilakukan untuk karyawan di kantor pusat. Adapun
tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan kesehatan mental para karyawan melalui emotional
release sesuai kebutuhan individu dan kemampuan untuk mengatur keseimbangan dalam pekerjaan serta
kematangan kepemimpinan.



Menjaga Lingkungan Kerja yang Inklusif dan Beragam
[GRI 401-1, 401-2, 401-3, 404-1] [GRI 405-1, 405-2, 408-1, 409-1] [POJK F.18, F.19, F.20, F.21]




Japfa memahami bahwa lingkungan kerja yang inklusif dan beragam adalah elemen penting dalam mendukung
ketahanan pangan. Dengan memberikan peluang setara bagi setiap individu untuk berkontribusi, Japfa
dapat memanfaatkan kompetensi, inovasi, kreativitas, serta perspektif dan ide baru dari tenaga kerja yang
beragam. Lingkungan kerja yang inklusif meningkatkan kolaborasi dan produktivitas, sehingga mendukung
misi perusahaan dalam berkontribusi pada ketahanan pangan. Japfa mendorong partisipasi aktif semua
pihak melalui strategi dan kebijakan yang memastikan setiap individu dihormati dan diperlakukan setara.


Komitmen kami tercermin dalam Japfa Diversity Policy yang mendorong terciptanya lingkungan kerja
yang adil dan inklusif bagi semua orang, tanpa memandang jenis kelamin, usia, agama, atau faktor lainnya.
[GRI 2-23]




Gaji dan Tunjangan yang Setara [GRI 202-1, 405-1, 405-2, 2-30]


Kami memberikan gaji kepada seluruh karyawan berdasarkan kinerja, pengalaman, dan kualifikasi, tanpa
membedakan gender, ras, suku, atau agama. Pada tahun 2024, gaji terendah yang kami bayarkan 149% di
atas rata-rata upah minimum provinsi.



Persentase Remunerasi di Tingkat                                         Tahun              Laki-laki      Perempuan   Kombinasi
Kepegawaian Paling Rendah terhadap
Rata-Rata UMP [POJK F.20, GRI 202-1]                                2024                          150%          145%        149%


                                                                    2023                          149%          143%        149%
Tentang data kami:

  Rata-rata Total Gaji (Level Operator, Karyawan Tetap)
                                                                    2022                          151%          146%        150%
                       Rata-rata UMP




Kami tidak hanya memberikan gaji yang adil kepada karyawan, tetapi juga menyediakan berbagai fasilitas
dan tunjangan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Beberapa di antaranya mencakup cuti melahirkan,
layanan kesehatan, bantuan karyawan dan keluarga, dan manfaat tambahan lainnya.

                                                                                                                               109
Page 108
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




05
                             Tunjangan [GRI 401-2, 401-3, 403-3, 403-6, 403-8]


                                     Tunjangan                Karyawan Kontrak                Karyawan Tetap

                              BPJS Ketenagakerjaan/
                                                           Ada                          Ada
Pengembangan                  Sosial

                              Program Kesehatan
Sumber Daya                   Kerja (JKK)
                                                           Ada                          Ada


Manusia                       Program Kematian
                              (JKM)
                                                           Ada                          Ada

                              Program Hari Tua (JHT)       Ada                          Ada

                              Pension Security             Ada                          Ada

                                                           BPJS Kesehatan dan           BPJS Kesehatan dan
Karyawan            98                                     medical coverage dari        medical coverage dari
                                                           Japfa dengan batas           Japfa dengan batas
Mengoptimalkan                Layanan Kesehatan            tertentu. BPJS Kesehatan     tertentu. BPJS Kesehatan
Kemajuan                                                   dan in-house medical         dan in-house medical
Digital untuk                                              coverage Japfa dengan        coverage Japfa dengan
                    100                                    batas tertentu               batas tertentu
Pengembangan
Sumber Daya                                                Cuti 3 bulan untuk           Cuti 3 bulan untuk
Manusia (SDM)                                              perempuan melahirkan         perempuan melahirkan
                                                           dan 2 hari untuk laki-       dan 2 hari untuk laki-
Menumbuhkan                                                laki mendampingi istri       laki mendampingi istri
Budaya                        Cuti Melahirkan dan/         melahirkan.                  melahirkan.
Keselamatan                   atau Gugur Kandungan
dan Kesehatan       102                                    Cuti 1,5 bulan untuk         Cuti 1,5 bulan untuk
                                                           karyawan perempuan           karyawan perempuan
Kerja (K3) di
                                                           yang mengalami               yang mengalami
Lingkungan                                                 keguguran.                   keguguran.
Perusahaan
                              Tunjangan lainnya (di
Menjaga                       antaranya tunjangan Hari
Lingkungan Kerja              Raya, bantuan makan,         Ada                          Ada
                    109
yang Inklusif dan             transportasi, persalinan,
Beragam                       dll)

Merangkul dan                                              Ada uang kompensasi
                              Paket Pensiun/Pesangon       yang diberikan pada          Ada
Tumbuh Bersama      113
                                                           akhir masa kontrak
Karyawan
                              Cuti dengan Upah
Peternak dan                  Penuh pada Waktu
                    118
Petambak                      Tertentu (full paid leave)
                              termasuk cuti tahunan,
Masyarakat dan                                             Tidak                        Ada
                    121       cuti melahirkan, cuti
Lingkungan                    sakit, hari duka, acara
                              keluarga, cuti baptisan
Merawat Bumi                  atau sunatan anak, dll)
dan Memupuk         125
Kesejahteraan

Mendukung
Pengembangan
                             Tempat Kerja yang Adil dan Inklusif
dan Peningkatan     130
Prestasi Catur
                             Japfa menerapkan Japfa Diversity Policy untuk memastikan bahwa proses-
Indonesia
                             proses yang menyangkut ketenagakerjaan berfokus pada kompetensi di semua
Japfa Peduli        132
                             divisi. Sebagai contoh, dalam proses rekrutmen kami tidak menyertakan kriteria
Japfa
                             yang terkait dengan SARA, sehingga memberikan kesempatan yang sama bagi
Berpartisipasi
                    133
dalam Gerakan                semua orang, sesuai dengan peraturan yang berlaku. Kami melarang praktik
Pasar Terjangkau
                             kerja anak, kerja paksa, dan pelanggaran hak asasi manusia sesuai peraturan
                             ketenagakerjaan yang berlaku. [GRI 2-23, 408-1, 409-1] [POJK F.19]



110
Page 109
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                              Laporan Keberlanjutan 2024




Meskipun Japfa tidak memiliki serikat pekerja, Perusahaan tidak membatasi karyawan untuk bergabung
dengan serikat, asosiasi, atau himpunan apapun, sebagai bagian dari kebebasan mereka dalam berorganisasi.
[GRI 2-30, 407-1]



Kesetaraan Gender di Japfa

Perusahaan memberikan kesempatan yang sama kepada semua karyawannya tanpa memandang gender.
Kami mendukung pertumbuhan profesional setiap karyawan dengan memastikan mereka mendapatkan
akses yang adil terhadap pelatihan, pengembangan karir, program peningkatan keterampilan hingga peluang
kepemimpinan.



Dukungan kepada Karyawan Disabilitas

Hingga akhir tahun 2024, Japfa mempekerjakan 67 orang dengan disabilitas (terdiri dari karyawan dan
outsourcing) di berbagai unit Perusahaan yang menunjukkan komitmen kami dalam menciptakan lingkungan
kerja yang inklusif dan setara bagi semua orang.



Keberagaman Usia Manajemen dan Karyawan [GRI 405-1]

                                                                       Usia
                             Employees
                                                   < 30 Tahun      30-50 Tahun           > 50 Tahun     Total

                                                            11                 734              466             1.211
          Manajemen Menengah ke Atas Pria
                                                          85%                  82%              81%             82%
                                                             2                  157             109             268
          Manajemen Menengah ke Atas Wanita
                                                           15%                 18%              19%             18%
 2024
                                                         6.905            16.194               2.283      25.382
          Operator & Manajemen Junior Pria
                                                           83%              89%                 89%         87%
                                                          1.416               2.021             277         3.714
          Operator & Manajemen Junior Wanita
                                                            17%                 11%             11%          13%
                                                            9                   714             448             1.171
          Manajemen Menengah ke Atas Pria
                                                          75%                  83%              80%             82%
                                                            3                  142               112            257
          Manajemen Menengah ke Atas Wanita
                                                          25%                  17%              20%             18%
 2023
                                                         7.183                15.911           2.190      25.284
          Operator & Manajemen Junior Pria
                                                          83%                  89%              89%         87%
                                                         1.435                1.958             267        3.660
          Operator & Manajemen Junior Wanita
                                                           17%                   11%            11%          13%
                                                            8                   721             462             1.191
          Manajemen Menengah ke Atas Pria
                                                         100%                  83%              81%             83%
                                                            0                  144              108             252
          Manajemen Menengah ke Atas Wanita
                                                           0%                  17%              19%             17%
 2022
                                                         8.028            15.738               2.108      25.874
          Operator & Manajemen Junior Pria
                                                          85%               89%                 91%         88%
                                                         1.449                2.013              216        3.678
          Operator & Manajemen Junior Wanita
                                                           15%                  11%              9%           12%




              Pada tahun 2024, 85% dari
              karyawan kami terdiri dari
                                                                Pada tahun 2024, tidak terdapat kasus
              masyarakat lokal di mana
                                                                pelanggaran hak asasi manusia di seluruh
              operasional kami berada.
              [GRI 202-2] [POJK B.1]
                                                                operasional Perusahaan.



                                                                                                                  111
Page 110
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




05
Pengembangan
Sumber Daya
Manusia



Karyawan            98

Mengoptimalkan
Kemajuan
Digital untuk
                    100
Pengembangan
Sumber Daya                  Rekrutmen dan Turnover Karyawan [GRI 401-1]
Manusia (SDM)

Menumbuhkan
Budaya                       Berdasarkan Kelompok Usia
Keselamatan
dan Kesehatan       102
                                                  < 30 tahun         30-50 tahun        > 50 tahun
Kerja (K3) di
Lingkungan                           Recruited
                              2024                        2.225               1.609                   81
Perusahaan                                                   7%                  5%                  0%
Menjaga                              Turnover                  714             854                   415
Lingkungan Kerja                                               2%               3%                    1%
                    109
yang Inklusif dan             2023   Recruited             1.857              1.134                  70
Beragam                                                       6%                4%                   0%
                                     Turnover                  789             936                   411
Merangkul dan
                                                                3%              3%                   1%
Tumbuh Bersama      113
Karyawan                      2022   Recruited            2.598               1.431                  69
                                                             9%                 5%                   0%
Peternak dan                         Turnover
                    118                                        863             961                   355
Petambak                                                        3%             3%                     1%
Masyarakat dan
                    121
Lingkungan

Merawat Bumi                 Berdasarkan Jenis Kelamin
dan Memupuk         125
Kesejahteraan
                                                         Pria                         Wanita
Mendukung
Pengembangan                  2024   Recruited                       3.439                           476
dan Peningkatan     130                                                12%                            2%
Prestasi Catur                       Turnover                         1.661                          322
Indonesia                                                               6%                            1%
                              2023   Recruited                       2.605                           456
Japfa Peduli        132
                                                                        8%                            1%
Japfa                                Turnover                        1.768                           368
Berpartisipasi                                                          6%                            1%
                    133
dalam Gerakan                 2022   Recruited                       3.568                           530
Pasar Terjangkau                                                        11%                           2%
                                     Turnover                        1.827                           352
                                                                        5%                            1%



112
Page 111
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                                         Laporan Keberlanjutan 2024




Berdasarkan Wilayah Kerja


                                                                                                     Unit-Unit
                                  Poultry    Comm.        Poultry    Aqua-      Customer   SBU                                HO
                       Feed                                                                           Usaha      CSS HO
                                 Breeding    Poultry    Processing   culture      Food     AHLE                            Downstream
                                                                                                     Strategis
2024     Recruited         132       2.171       102          273         134        676      125         235        54            13
                           0%         7%          0%           1%         0%         2%       0%           1%        0%           0%
         Turnover          218        501         141          158        158        479      73           215       36            4
                            1%        2%          0%           1%         1%         2%       0%           1%        0%           0%
2023     Recruited         109      1.486         50           175        118        587      105         396        33            2
                           0%          5%         0%            1%        0%          2%      0%           1%        0%           0%
         Turnover          183       598          121         249         141        374      84          365         18           3
                            1%        2%          0%           1%         0%          1%      0%           1%        0%           0%

2022     Recruited         148      2.019         66           518       338         586       111        273        34             5
                           0%         7%          0%           2%         1%         2%       0%           1%        0%           0%
         Turnover          235       633          159         239        236         356     109           175       35            2
                            1%        2%           1%          1%         1%          1%     0%             1%       0%           0%




Merangkul dan Tumbuh Bersama Karyawan
[GRI 2-30, 404-2] [POJK F.22]




     Pertemuan Tahunan HR Japfa 2024




Pengembangan diri dan kompetisi yang sehat antarkaryawan menjadi salah satu strategi Perusahaan
dalam mendorong kemajuan individu dan Perusahaan. Budaya untuk mengembangkan diri baik dari aspek
pengetahuan maupun keterampilan akan menciptakan inovasi-inovasi, memberi manfaat kesehatan fisik
dan mental, sekaligus mempererat keterlibatan karyawan di Perusahaan.


Di Japfa, kami menetapkan target keberlanjutan yang mencakup target sosial untuk karyawan dengan rata-
rata 16 jam pelatihan per orang per tahun pada tahun 2030. Target ini dirancang untuk meningkatkan
kompetensi profesional sekaligus memastikan setiap individu dapat terus berkembang di Perusahaan.

                                                                                                                                  113
Page 112
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




05
                             Kami juga memberikan penghargaan kepada karyawan-karyawan yang
                             menunjukkan kontribusi signifikan dan etos kerja yang sejalan dengan
                             nilai-nilai Perusahaan.



Pengembangan                 Membangun Kebersamaan Bersama Karyawan

Sumber Daya                  Keterlibatan   karyawan    merupakan   fondasi    penting   bagi   kemajuan
Manusia                      Perusahaan. Dengan memastikan setiap karyawan merasa dihargai dan
                             memiliki ruang untuk berkembang, perusahaan tidak hanya meningkatkan
                             produktivitas, tetapi juga membangun rasa memiliki dan komitmen bersama.


                             Saluran Komunikasi yang Transparan
Karyawan            98
                             Lingkungan kerja dengan kultur komunikasi yang transparan akan
Mengoptimalkan
                             menciptakan suasana yang nyaman. Karyawan tidak hanya akan terlibat aktif
Kemajuan
Digital untuk                dan merasa didengar, tetapi juga mendorong dialog yang lebih produktif
                    100
Pengembangan                 sekaligus memperkuat ikatan di dalam perusahaan. Beberapa inisiatif
Sumber Daya
                             tersebut meliputi, Japfa Conversation, Forum Komunikasi (FORKOM) dan
Manusia (SDM)
                             Town Hall Meeting.
Menumbuhkan
Budaya                       NgoPi (Ngobrol Pagi) dan STP Radio #SAFESPACE
Keselamatan
dan Kesehatan       102      NgoPi adalah acara podcast bulanan yang diadakan setiap akhir bulan di
Kerja (K3) di
Lingkungan                   unit budidaya perairan. Dengan format diskusi santai, program ini bertujuan
Perusahaan                   memperluas wawasan karyawan melalui berbagai topik menarik, mulai dari
Menjaga                      isu pekerjaan hingga keseimbangan kehidupan dan pekerjaan. Acara ini
Lingkungan Kerja             telah menerima tanggapan positif sebagai ruang untuk relaksasi sekaligus
                    109
yang Inklusif dan
Beragam                      meningkatkan keterlibatan karyawan dalam suasana yang lebih informal.

Merangkul dan
Tumbuh Bersama      113      Sementara itu, STP Radio berfungsi sebagai saluran interaktif di mana
Karyawan
                             karyawan    dapat    berbagi   pengalaman   dan   pengetahuan,     sekaligus
Peternak dan                 tantangan dalam pekerjaan maupun kehidupan sehari-hari secara anonim.
                    118
Petambak
                             Pada tahun 2024, jangkauan STP Radio telah diperluas sehingga dapat
Masyarakat dan
                    121      diakses melalui perangkat mobile dan workstation yang menjangkau lebih
Lingkungan
                             banyak karyawan di lapangan. Umpan balik yang diperoleh melalui STP
Merawat Bumi
dan Memupuk         125      Radio dimanfaatkan untuk memperbaiki kebijakan dan menangani isu-isu
Kesejahteraan                yang menjadi perhatian karyawan, menciptakan lingkungan kerja yang
Mendukung                    lebih mendukung.
Pengembangan
dan Peningkatan     130
Prestasi Catur               Publikasi Japfa
Indonesia
                             Publikasi internal memainkan peran penting dalam menciptakan komunikasi
Japfa Peduli        132
                             yang transparan dan efektif antara perusahaan dan karyawan. Publikasi ini
Japfa
                             tidak hanya membantu menyebarkan informasi yang konsisten, tetapi juga
Berpartisipasi
                    133
dalam Gerakan                memberikan akses kepada seluruh karyawan untuk mendapatkan informasi
Pasar Terjangkau
                             terbaru mengenai perkembangan perusahaan, kebijakan, dan pencapaian
                             penting. Di Japfa, kami memiliki berbagai publikasi baik di tingkat divisi
                             maupun nasional seperti:

114
Page 113
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                       Laporan Keberlanjutan 2024




Japfa Newsletter dan Majalah Berkat
Buletin internal yang diterbitkan setiap dua bulan yang menyediakan berita dan informasi penting bagi
karyawan.


WATER (Warta Aquaculture Terkini) dari Operasional Budidaya Perairan
Diterbitkan setiap empat bulan sekali yang dapat dibaca oleh karyawan maupun petambak.


Japfa Link
Platform digital yang memfasilitasi komunikasi dan berbagi informasi antarkaryawan, di mana di dalamnya
juga terdapat publikasi-publikasi dari seluruh Japfa Grup.


Kompetisi dan Penghargaan Karyawan

Japfa menyelenggarakan berbagai kompetisi inovasi internal yang bertujuan untuk menjaring ide-ide segar
dan kreatif dari karyawan yang dapat memberikan dampak positif bagi Perusahaan. Program ini dirancang
untuk meningkatkan kualitas, produktivitas, efisiensi, serta mendorong terobosan baru yang relevan dengan
kebutuhan bisnis. Kompetisi ini melibatkan karyawan dari berbagai divisi dengan fokus pada inovasi,
keberlanjutan, dan nilai-nilai perusahaan. Sebagai contoh, di divisi budidaya perairan, kami memberikan
Aquaculture Awards dengan berbagai kategori seperti Best Unit, Best Sales, Best Safety, dan Living Our
Values (LoV) Award.



Mendukung Kesejahteraan Karyawan melalui Koperasi dan Kegiatan Spiritual
Japfa juga mendukung kesejahteraan karyawan melalui berbagai inisiatif lainnya, seperti Koperasi Karyawan
Japfa yang menyediakan layanan simpan pinjam, minimarket, serta pengelolaan kesehatan untuk membantu
kebutuhan finansial dan kesejahteraan sehari-hari karyawan. Selain itu, Japfa juga mendorong kegiatan spiritual
melalui Kelompok Doa Keagamaan yang rutin diadakan di berbagai unit perusahaan. Kegiatan ini memberikan
ruang bagi karyawan untuk menjalankan kegiatan keagamaan mereka dengan dukungan penuh dari Perusahaan.



Memfasilitasi Pembelajaran yang Berkesinambungan [GRI 404-2]
Pengembangan kompetensi yang terstruktur adalah fondasi penting untuk memastikan konsistensi dan
kualitas belajar untuk karyawan. Japfa meningkatkan keterampilan dan kapabilitas karyawan di seluruh tingkat
manajemen dengan program yang terstruktur sehingga mereka dapat lebih siap menghadapi tantangan masa
depan serta mendukung kemajuan Perusahaan.


Rerata Jam Pelatihan per Karyawan per Tahun [GRI 404-1]

                  Kategori Karyawan                          2024               2023               2022

                               Laki-Laki                             38                  15                 13
Manajemen Menengah ke Atas     Perempuan                             32                  14                 17
                               Rata-rata                             37                  15                 14
                               Laki-Laki                              8                  6                   2
Operator & Manajemen Junior    Perempuan                              16                 15                 6
                               Rata-rata                              9                   7                  3


                                                                                                           115
Page 114
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




05
                             Pelatihan Pengembangan Korporat

                             Japfa menyelenggarakan program pelatihan berjenjang yang meliputi
                             Foundation Programme (FP), Middle Management Programme (MMP), dan
                             Senior Management Programme (SMP). Setiap program dirancang dengan
Pengembangan                 modul pelatihan yang disesuaikan untuk setiap tingkat manajemen. FP
Sumber Daya                  dirancang untuk membekali manajer junior dengan berbagai keterampilan,

Manusia                      seperti pemahaman tentang perusahaan, dasar-dasar sikap mental bagi
                             karyawan Japfa, pengembangan diri, kepemimpinan, manajemen tim,
                             penyelesaian masalah, serta pengelolaan waktu. MMP fokus pada topik-
                             topik seperti manajemen pemasaran, sumber daya manusia, operasional,
                             proyek, dan keuangan. Sementara itu, SMP berfokus pada kepemimpinan
Karyawan            98       di era pasca-pandemi serta menciptakan budaya tim yang berkualitas
Mengoptimalkan               tinggi dan inklusif. Pelatihan-pelatihan ini disampaikan melalui berbagai
Kemajuan
                             metode, seperti webinar dan lokakarya interaktif.
Digital untuk
                    100
Pengembangan
Sumber Daya
Manusia (SDM)                Program Onboarding
Menumbuhkan
Budaya                       Program Onboarding ditujukan untuk karyawan baru. Program ini menekankan
Keselamatan                  pemahaman terhadap nilai-nilai Perusahaan, gambaran umum, kebijakan yang
dan Kesehatan       102
Kerja (K3) di                berlaku, serta deskripsi pekerjaan yang jelas. Mereka juga diperkenalkan dengan
Lingkungan                   departemen terkait dan pihak-pihak yang akan berkolaborasi, sehingga dapat
Perusahaan
                             lebih cepat beradaptasi dengan budaya kerja di Japfa.
Menjaga
Lingkungan Kerja
                    109
yang Inklusif dan
                             Program Pra-Pensiun
Beragam

Merangkul dan                Bagi karyawan yang memasuki masa menjelang pensiun, Japfa memberikan
Tumbuh Bersama      113
                             perhatian khusus untuk mempersiapkan transisi ke masa pensiun dengan
Karyawan
                             panduan finansial, bisnis, kesehatan, dan kegiatan pasca-pensiun. Kami
Peternak dan
                    118      mengadakan konferensi pra-pensiun yang melibatkan 200 peserta dan
Petambak
                             berfokus pada karyawan yang akan pensiun dalam waktu 1-2 tahun ke depan.
Masyarakat dan
                    121
Lingkungan

Merawat Bumi
dan Memupuk         125
                             Pelatihan Keterampilan Bisnis
Kesejahteraan
                             Japfa juga menyediakan pelatihan keterampilan bisnis untuk meningkatkan
Mendukung
                             keterampilan operasional, manajemen, dan kolaborasi. Program keterampilan
Pengembangan
dan Peningkatan     130      bisnis   ini   mencakup   berbagai   jenis   pelatihan,   termasuk   komunikasi,
Prestasi Catur
                             kepemimpinan, pengembangan pribadi, kerja sama tim, serta pelatihan
Indonesia
                             terkait Quality, Safety, Environment (QSE). Selain itu, tersedia juga pelatihan
Japfa Peduli        132
                             vokasional seperti pengendalian hama dan manajemen peternakan.
Japfa
Berpartisipasi
                    133
dalam Gerakan                Pada tahun 2024, kami melakukan evaluasi terhadap kinerja dan
Pasar Terjangkau
                             pengembangan karir secara reguler untuk 100% karyawan pada level
                             manajemen menengah ke atas dan 26% untuk operator dan manajemen
                             junior. [GRI 404-3]

116
Page 115
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                    Laporan Keberlanjutan 2024




  Japfa The Learning Center (JTLC)

  Program-program pelatihan ini didukung penuh oleh JTLC, yang memainkan peran penting dalam
  memastikan bahwa karyawan dapat terus mengembangkan keterampilan mereka dengan pendekatan
  yang berkelanjutan. JTLC menyediakan infrastruktur dan platform digital yang memungkinkan pelatihan
  terstruktur serta kesempatan bagi karyawan untuk berbagi pengetahuan dan mengembangkan
  potensi mereka secara maksimal.


  Dengan berbagai program ini, Japfa terus berkomitmen untuk memfasilitasi pembelajaran seumur
  hidup bagi karyawan, memastikan bahwa setiap individu memiliki kesempatan untuk berkembang
  dan berkontribusi secara maksimal bagi kesuksesan perusahaan.


  Seiring dengan perkembangan Japfa sebagai perusahaan yang terus bertumbuh, JTLC telah
  memperluas program akademik dan pengayaannya untuk mencakup topik yang lebih luas seperti
  tujuan keberlanjutan Japfa dan penerapan praktik ramah lingkungan dalam peran pekerjaan sehari-
  hari, digitalisasi, maupun kepemimpinan. [POJK E.2]


  Sebagai pusat kolaborasi lintas regional, JTLC kini menjadi hub untuk program pelatihan lintas negara,
  yang menghubungkan karyawan dari berbagai negara untuk belajar bersama secara kolaboratif.
  Inisiatif ini tidak hanya memberikan perspektif global kepada para peserta, tetapi juga memperkuat
  kolaborasi lintas batas dan upaya team-building di seluruh Japfa.

  JTLC juga terus berkomitmen pada pengembangan karyawan dengan pendekatan holistik,
  termasuk program kesejahteraan yang berfokus pada kesehatan mental, keseimbangan kehidupan
  kerja, dan kesehatan fisik. Fasilitas kebugaran dan rekreasi telah diperbarui untuk mendorong
  partisipasi karyawan dalam kegiatan olahraga dan kebugaran selama sesi pelatihan mereka.
  Dengan inisiatif-inisiatif ini, JTLC terus menjadi penggerak utama dalam membentuk tenaga kerja
  yang sehat dan seimbang.




                                                                                                           117
Page 116
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




05
                             Peternak dan Petambak
                             [GRI 2-6, 203-1, 203-2] [POJK B.3, F.23, F.25]


                             Peternak dan petambak memainkan peran penting dalam ketahanan
                             pangan dengan menyediakan sumber protein hewani, seperti daging
Pengembangan                 ayam, telur, ikan, dan udang. Menyadari kontribusi penting mereka, kami
Sumber Daya                  berkomitmen untuk mendukung mitra kami melalui program yang dapat

Manusia                      mengasah keterampilan dan beradaptasi dengan tantangan masa depan.




Karyawan            98

Mengoptimalkan
Kemajuan
Digital untuk
                    100
Pengembangan
Sumber Daya
Manusia (SDM)

Menumbuhkan
Budaya
Keselamatan
dan Kesehatan       102
Kerja (K3) di
Lingkungan
Perusahaan

Menjaga
Lingkungan Kerja
                    109            Peternak mitra Japfa
yang Inklusif dan
Beragam

Merangkul dan
Tumbuh Bersama      113      Peternak
Karyawan
                             Japfa menjalin kemitraan dengan lebih dari 9.000 peternak untuk
Peternak dan
                    118      mendukung produksi protein hewani secara berkelanjutan. Dengan fokus
Petambak
                             Japfa pada tahun 2024 untuk memperkuat hilirisasi dalam peternakan
Masyarakat dan
                    121
Lingkungan                   unggas, kini pendidikan bagi peternak menjadi kian penting, supaya hasil

Merawat Bumi                 produksi akhir semakin optimal.
dan Memupuk         125
Kesejahteraan
                             Kemitraan ini tidak hanya terbatas pada penyediaan sumber daya,
Mendukung
                             tetapi juga berfokus pada peningkatan keterampilan peternak, tetapi
Pengembangan
dan Peningkatan     130      juga berbagi pengetahuan dan praktik peternakan terbaik. Melalui
Prestasi Catur
                             peningkatan pengetahuan tentang nutrisi, manajemen kesehatan unggas,
Indonesia
                             dan penerapan teknologi modern, para peternak dapat meningkatkan
Japfa Peduli        132
                             produktivitas dan kualitas hasil ternak mereka. [GRI 203-2, 413-1]
Japfa
Berpartisipasi
                    133
dalam Gerakan                Sarana produksi yang kami sediakan meliputi DOC, pakan, obat-obatan,
Pasar Terjangkau
                             serta memberikan pendampingan teknis kepada para peternak mitra.
                             Pendampingan ini dilakukan secara berkala, di mana setiap siklus produksi,



118
Page 117
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                     Laporan Keberlanjutan 2024




tim kami berkorespondensi minimal 2 kali dalam seminggu untuk melakukan sesi sharing, mendengarkan keluhan
yang dihadapi oleh peternak, sekaligus memberikan solusi yang tepat.


Selain pendampingan di lokasi, kami juga mengundang para peternak mitra untuk mengunjungi fasilitas
peternakan kami, sehingga mereka dapat melihat langsung praktik terbaik yang dapat diterapkan untuk
meningkatkan produktivitas ternak mereka. Kami juga memberikan dukungan berupa surat rekomendasi untuk
membantu peternak mendapatkan tambahan modal dari lembaga perbankan guna memperluas usaha mereka.


Setiap sesi pendampingan teknis ini dicatat melalui aplikasi Ciomas Commercial Farm (CCF) Recording, yang
memungkinkan Japfa memantau secara terperinci kunjungan dari Petugas Penyuluh Lapangan (PPL). Pencatatan
melalui aplikasi ini juga membantu kami memastikan bahwa pelatihan yang diberikan berdampak nyata pada
peningkatan pengetahuan dan keterampilan peternak mitra. Aplikasi ini terus diperbarui secara berkala dengan
dukungan dari Tim IT Japfa untuk memastikan kelancaran dan efektivitas pemantauan.



Petambak
Japfa secara proaktif terus berinovasi dengan meluncurkan berbagai inisiatif untuk memajukan industri
budidaya perairan. Melalui komitmen yang kuat terhadap pendidikan dan kolaborasi di Japfa Aquaculture,
Japfa berdedikasi untuk memperbaiki kualitas hidup para petambak ikan dan udang serta meningkatkan
ketahanan pangan.


Melalui Aquaculture Technology and Development (ATD), kami juga terus melakukan riset, di antaranya
pengembangan teknologi, dan produksi peralatan budidaya, seperti aerator, dan perencanaan spasial
berbasis Geographic Information System (GIS) untuk menilai kelayakan lokasi budidaya ikan dan udang.




    Petambak ikan pelanggan STP




                                                                                                        119
Page 118
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




05
                               Pada tahun 2024, ATD berhasil mengembangkan teknologi disinfeksi
                               UV (UVD), sebuah inovasi untuk menciptakan solusi budidaya perairan
                               yang lebih efisien dan berkelanjutan. Perangkat UVD ini dirancang untuk
                               mendisinfeksi air dalam budidaya ikan dan udang menggunakan sinar

Pengembangan                   ultraviolet (UV), yang efektif mengeliminasi patogen tanpa risiko yang
                               ditimbulkan oleh penggunaan klorin terhadap ekosistem sekitar.
Sumber Daya
Manusia                        Teknologi ini tidak hanya memberikan manfaat besar bagi operasional
                               Perusahaan, tetapi juga bagi para petambak. UVD membantu petambak
                               mengendalikan patogen secara lebih efisien, mendukung keberlanjutan
                               operasional, dan mengelola penggunaan air.

Karyawan            98
                               Inisiatif ini mencerminkan komitmen Japfa Aquaculture terhadap
Mengoptimalkan
Kemajuan                       inovasi yang purposeful, responsible, dan relentless untuk memberikan
Digital untuk                  solusi menyeluruh bagi pelanggan. Dengan mendukung para petambak
                    100
Pengembangan
Sumber Daya                    melalui teknologi modern dan praktik budidaya yang lebih sesuai, Japfa
Manusia (SDM)                  Aquaculture berkontribusi dalam menciptakan industri budidaya perairan
Menumbuhkan                    yang lebih tangguh dan berdaya saing pada masa depan.
Budaya
Keselamatan
dan Kesehatan       102        Selain   berinovasi,   Japfa    Aquaculture   juga    memberikan     pelatihan
Kerja (K3) di                  komprehensif kepada petambak melalui program tahunan "Bootcamp
Lingkungan
Perusahaan                     Pelatihan Teknisi Tambak Customer". Para teknisi dan operator petambak
                               didorong untuk mengikuti pembelajaran di Japfa Aquaculture dengan
Menjaga
Lingkungan Kerja               mempelajari materi teknis dan praktik berkelanjutan dalam budidaya
                    109
yang Inklusif dan
                               perairan. Melalui program ini, Japfa Aquaculture berkontribusi dalam
Beragam
                               pengembangan       budidaya      perairan   yang     berkelanjutan   sekaligus
Merangkul dan
Tumbuh Bersama      113        mendukung kesuksesan para petambak. [GRI 203-2]
Karyawan

Peternak dan                   Japfa Aquaculture juga terus mendampingi petambak melalui berbagai
                    118
Petambak
                               pendampingan      dengan       menyelenggarakan      berbagai   seminar   dan
Masyarakat dan                 sarasehan yang didukung oleh sejumlah institusi. Dalam kegiatan tersebut,
                    121
Lingkungan
                               teknisi berdiskusi langsung dengan para petambak udang dan ikan. Topik
Merawat Bumi
                               yang dibahas mencakup berbagai aspek seperti manajemen penyakit
dan Memupuk         125
Kesejahteraan                  dalam budidaya perairan maupun peluang kolaborasi. Pendampingan ini

Mendukung                      bertujuan untuk memastikan para petambak pelanggan Japfa Aquaculture
Pengembangan                   mendapatkan solusi yang tepat dalam meningkatkan produktivitas dan
dan Peningkatan     130
Prestasi Catur                 efisiensi operasional mereka.
Indonesia

Japfa Peduli        132

Japfa                             “Luar biasa, panitia yang selalu mendampingi. Saya merasa
Berpartisipasi                    mendapat banyak pelajaran tanpa merasa digurui. Teman bertukar
                    133
dalam Gerakan
                                  pikiran dan berbagi keluh kesah yang sangat baik. Rendah hati.”
Pasar Terjangkau
                                  - Fany Santoso | Petambak Mitra




120
Page 119
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                   Laporan Keberlanjutan 2024




Masyarakat dan Lingkungan
[GRI 203-1, 203-2, 413-1] [POJK B.2, F.23, F.25]


Masyarakat adalah bagian integral dari perjalanan Japfa. Kami meyakini bahwa pemberdayaan masyarakat
akan memperkuat hubungan baik dan meningkatkan kesejahteraan bersama, saat ini dan nanti. Di samping
itu, menjaga lingkungan juga memberikan manfaat luas bagi semua pihak, sehingga hal ini menjadi perhatian
utama bagi Japfa. Melalui program yang berfokus pada pendidikan, pelestarian lingkungan, dan bantuan
sosial lainnya, kami berkomitmen menciptakan dampak positif yang berkelanjutan.




Berinvestasi pada Peternak Masa Depan
Di tengah meningkatnya kebutuhan pangan global dan dampak perubahan iklim yang signifikan terhadap
sektor peternakan, generasi peternak muda memegang peranan kunci dalam menjamin keberlanjutan
produksi pangan di masa depan. Penting bagi generasi selanjutnya untuk mewarisi ilmu dan pengalaman
yang ada, sekaligus mengembangkannya dengan inovasi dan teknologi terkini.



Teaching Farm
Melalui program Teaching Farm, Japfa memberikan kesempatan kepada generasi muda, khususnya
mahasiswa untuk mempraktikkan pengetahuan yang mereka pelajari di universitas sebelum memasuki dunia
kerja. Tidak hanya melatih keterampilan teknis seperti pemeliharaan ternak dan penerapan biosekuriti,
program ini juga memberikan wawasan yang lebih luas tentang manajemen bisnis dan kewirausahaan serta
membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis untuk berkontribusi di industri peternakan.

                                                                                                     121
Page 120
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




05
                             Melebarkan Teaching Farm melalui Kerja Sama
                             dengan Perguruan Tinggi

                             Melalui sinergi program "Merdeka Belajar Kampus Merdeka" (MBKM) yang
                             diinisiasi oleh pemerintah, Japfa terus berkomitmen untuk mendukung
Pengembangan                 pendidikan dan pengembangan industri peternakan melalui program
Sumber Daya                  Teaching Farm bersama universitas di Indonesia. Japfa menyerahkan

Manusia                      dua unit Broiler Teaching Farm kepada Fakultas Peternakan Universitas
                             Brawijaya (UB). Fasilitas ini berlokasi di Kabupaten Malang, memiliki
                             kapasitas sekitar 4.000 ekor.


                             Pada bulan Mei 2024, Japfa bersama Fakultas Peternakan, Direktorat
Karyawan            98       Pengembangan Bisnis, dan Pusat Inovasi Agro-Teknologi Universitas
Mengoptimalkan               Gadjah Mada (UGM) menandatangani kesepakatan untuk bekerja sama
Kemajuan
                             dalam pengembangan teaching farm dan pendidikan. Kerja sama ini
Digital untuk
                    100
Pengembangan                 bertujuan menyediakan kesempatan dan ruang belajar bagi mahasiswa
Sumber Daya                  untuk   mendalami     manajemen      industri   pengolahan   unggas   secara
Manusia (SDM)
                             profesional.
Menumbuhkan
Budaya
Keselamatan
dan Kesehatan       102      Pengembangan Unit Bisnis dan Keterampilan Kewirausahaan
Kerja (K3) di
Lingkungan                   Selain memberikan pengalaman praktis, Japfa mendorong universitas untuk
Perusahaan
                             mengembangkan Teaching Farm menjadi unit bisnis yang berkelanjutan.
Menjaga                      Program ini memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk terlibat dalam
Lingkungan Kerja
                    109      berbagai aspek bisnis peternakan, mulai dari produksi hingga pemasaran.
yang Inklusif dan
Beragam                      Mahasiswa dilibatkan langsung dalam operasional harian, mengambil
Merangkul dan                keputusan yang berbasis data, dan menyusun strategi pemasaran. Dengan
Tumbuh Bersama      113
                             pengalaman ini, mereka tidak hanya belajar menjalankan bisnis di bidang
Karyawan
                             peternakan, tetapi juga mengembangkan keterampilan kewirausahaan
Peternak dan
                    118      yang diperlukan untuk menjadi tenaga kerja kompeten sekaligus calon
Petambak
                             wirausahawan di sektor agrikultur.
Masyarakat dan
                    121
Lingkungan

Merawat Bumi                                Jumlah Peternakan
dan Memupuk         125
Kesejahteraan                               6                7                  1
                                            peternakan       peternakan         rumah
Mendukung
Pengembangan                                closed-house     open-house         potong ayam
dan Peningkatan     130
Prestasi Catur                              Jumlah peserta yang terlibat
Indonesia

Japfa Peduli        132                     10               306
                                            siswa SMK        mahasiswa
Japfa
Berpartisipasi
                    133
dalam Gerakan                               Jumlah Hasil Peternakan yang Diproduksi dan Dijual
Pasar Terjangkau
                                            442.756 setara dengan 758
                                            ekor                                    ton



122
Page 121
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                     Laporan Keberlanjutan 2024




Kolaborasi Japfa Poultry Health Research Farm (PHRF) dengan Sekolah
Kedokteran Hewan dan Biosains (SKHB) Institut Pertanian Bogor University
(IPB University)

Japfa dan IPB University bekerja sama dalam Sekolah Kedokteran Hewan dan Biosains (SKHB)-Japfa Poultry
Health Research Farm (PHRF). Sejak diresmikan pada tahun 2023, fasilitas research farm dengan sistem closed-
house ini telah mendukung penelitian kesehatan unggas dalam lingkup pendidikan. Kerja sama ini bertujuan
mempersiapkan lulusan SKHB IPB untuk berkarier di bidang perunggasan dan mendukung penelitian kesehatan
unggas bagi mahasiswa, dosen, serta pihak eksternal. Fasilitas ini juga digunakan oleh karyawan Vaksindo
yang melanjutkan studi pascasarjana di SKHB IPB, memperkuat pengembangan ilmu dan teknologi di sektor
kesehatan unggas.




    Lorem Ipsum




Synergized Aquaculture Innovative Learning (SAIL)

Program Synergized Aquaculture Innovative Learning (SAIL) adalah inisiatif Japfa yang dimulai sejak 2020
untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa S1 dan D3 dalam mengembangkan keterampilan teknis serta
memperdalam pemahaman mereka terkait budidaya perairan.


Melalui program magang yang terstruktur, SAIL menawarkan bimbingan yang lebih personal kepada peserta
sehingga dapat mengasah keterampilan sekaligus mengerjakan proyek sesuai dengan minat dan jurusan
akademis masing-masing.


Pada tahun 2024, SAIL berfokus pada pelatihan praktis dengan melibatkan mahasiswa dalam proyek di budidaya
perairan, seperti manajemen pakan, teknologi bioflok, dan praktik budidaya berkelanjutan. Pendekatan ini
memberi mahasiswa pengalaman langsung dan peluang untuk berkontribusi pada industri budidaya perairan.
Bagi peserta yang menunjukkan ide inovatif dan perkembangan signifikan, akan mendapat kesempatan untuk
bekerja secara penuh di Japfa.

                                                                                                        123
Page 122
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




05
                             Program SAIL juga terus menjadi sumber talenta berkualitas bagi Japfa serta
                             mendukung pengembangan akuakultur berkelanjutan di Indonesia. Kami
                             bangga bahwa pada tahun 2024, beberapa alumni SAIL telah bergabung
                             sebagai karyawan penuh waktu di Japfa, khususnya pada posisi strategis di

Pengembangan                 divisi budidaya perairan. Dengan keterampilan dan pelatihan yang diperoleh
                             selama program, mereka mampu mendukung pencapaian tujuan operasional
Sumber Daya                  Perusahaan. Dari tahun 2022 sampai 2024, jumlah peserta yang mengikuti
Manusia                      SAIL sebanyak 348 siswa.


                             Pengembangan Teknologi Pakan Ramah Lingkungan
                             Mahasiswa berpartisipasi dalam riset yang bertujuan untuk mengurangi
                             dampak lingkungan dari penggunaan pakan ikan konvensional. Proyek
Karyawan            98
                             ini berfokus pada peningkatan efisiensi penggunaan sumber daya serta
Mengoptimalkan
Kemajuan                     penurunan polusi perairan sehingga mendukung keberlanjutan industri
Digital untuk                budidaya perairan.
                    100
Pengembangan
Sumber Daya
Manusia (SDM)                Pemantauan Kesehatan Ikan Berbasis Data
Menumbuhkan                  Mahasiswa turut mengembangkan sistem pemantauan kesehatan ikan
Budaya                       secara real-time, yang dapat mendeteksi dini penyakit. Hal ini memudahkan
Keselamatan
dan Kesehatan       102      tindakan pencegahan yang lebih cepat dan efektif sehingga meningkatkan
Kerja (K3) di                produktivitas budidaya ikan sekaligus menjaga kesejahteraan hewan.
Lingkungan
Perusahaan

Menjaga
Lingkungan Kerja                                     Mengikuti program SAIL adalah pengalaman
                    109
yang Inklusif dan
Beragam                                              berharga dalam perjalanan akademik saya. Sebagai

Merangkul dan                                        satu-satunya mahasiswa dari kampus swasta di
Tumbuh Bersama      113                              Bengkulu yang lolos, saya merasa bangga bisa
Karyawan
                                                     bergabung dan belajar langsung di industri perikanan.
Peternak dan
                    118
Petambak
                                 Program ini memberikan banyak wawasan, mulai dari persiapan
Masyarakat dan
                    121          lahan,   pemantauan     kualitas   air,    hingga   proses   panen    dan
Lingkungan
                                 pengolahan    limbah.   Kini,   saya      tidak   hanya   sebagai   alumni
Merawat Bumi
dan Memupuk         125          magang, tetapi juga telah bergabung sebagai karyawan di STP.
Kesejahteraan                    Ini adalah kebanggaan tersendiri, mengingat dulu saya hanya
Mendukung                        mengenal STP dari pakan ikan yang digunakan oleh keluarga saya.
Pengembangan
dan Peningkatan     130
Prestasi Catur                   Saya berharap program SAIL terus berkembang dan membuka lebih
Indonesia
                                 banyak peluang bagi mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu. Bagi peserta
Japfa Peduli        132          yang lolos, manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya dan serap ilmu
Japfa                            dari mentor serta tim di lapangan, karena pengalaman praktik ini sangat
Berpartisipasi
                    133          berharga.
dalam Gerakan
Pasar Terjangkau
                                 Yudo Pamungkas | Shrimp Farm Technician




124
Page 123
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                         Laporan Keberlanjutan 2024




STP Mengajar
Program STP Mengajar merupakan inisiatif strategis Japfa untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, serta praktik
terbaik di sektor budidaya perairan kepada mahasiswa di berbagai universitas di Indonesia. Dalam program
ini, divisi dan kepala departemen Japfa memberikan kuliah umum di berbagai universitas di Indonesia. Sejak
pertama kali diluncurkan, program ini telah berhasil memperkuat hubungan antara industri dan akademisi dan
membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh wawasan langsung dari para praktisi di lapangan.


Pada tahun 2024, STP Mengajar terus berkembang dengan menjangkau lebih banyak universitas di seluruh
Indonesia dengan menjangkau 25 universitas di seluruh Indonesia seperti Jawa, Sumatra, dan Sulawesi. Jumlah
ini meningkat signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Program ini menjadi platform perekrutan Japfa
untuk mencari talenta terbaik.


Kami menekankan pada praktik budidaya perairan bertanggung jawab, mencakup teknologi bioflok, konservasi air,
dan efisiensi manajemen pakan. Mahasiswa juga diperkenalkan dengan inisiatif keberlanjutan Japfa, seperti Act for
Sustainable Aquaculture, yang mendukung praktik-praktik ramah lingkungan dan sosial dalam budidaya perairan.




    Aquaculture Research Center di Japfa




Merawat Bumi dan Memupuk Kesejahteraan

Japfa memahami bahwa kesejahteraan masyarakat dan pelestarian alam harus berjalan seiring. Sebagai
perusahaan di sektor agri-food, Japfa berkomitmen untuk menggunakan sumber daya alam secara bijaksana
dan bertanggung jawab serta turut berkontribusi pada inisiatif yang tepat guna dalam jangka panjang.



Bank Sampah: Mengurangi Limbah, Menambah Pendapatan [GRI 203-2]
Program Bank Sampah dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat sekaligus
menjaga kelestarian lingkungan. Japfa berupaya mengoptimalkan peran masyarakat dalam pengelolaan
sampah rumah tangga, baik organik maupun anorganik, dengan tujuan mengurangi volume sampah yang
berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) serta menciptakan nilai tambah ekonomi. Japfa memberikan
edukasi kepada masyarakat tentang cara memilah sampah. Sampah organik dikumpulkan dan dikelola oleh
bank sampah untuk menjadi pupuk, sedangkan sampah anorganik, seperti plastik dan kertas, dikumpulkan
dan dijual ke bank sampah untuk didaur ulang.

                                                                                                             125
Page 124
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




05
                             Program ini terus dikembangkan ke daerah-daerah lain. Kami memetakan
                             tantangan pengelolaan sampah yang ada, baik di lingkungan masyarakat
                             maupun pabrik-pabrik sekitar operasional Japfa untuk dijadikan basis
                             pengembangan lokasi bank sampah yang baru.

Pengembangan
                             Program ini juga mencakup peningkatan pemilahan sampah. Pemilahan
Sumber Daya                  sampah yang tepat dapat meningkatkan keuntungan finansial bagi
Manusia                      nasabah, misalnya dengan memilah jenis sampah yang berbeda dapat
                             memberikan nilai jual yang lebih baik.


                             Bank Sampah SiRepi dan Kecik

Karyawan            98       Bank Sampah SiRepi dan Kecik di Sragen adalah salah satu model
Mengoptimalkan               keberhasilan dari program ini. Bank sampah ini telah berkembang pesat dan
Kemajuan
                             menjadi pusat aktivitas pengelolaan sampah di Sragen. Melalui Bank Sampah
Digital untuk
                    100
Pengembangan                 Kecik, Japfa juga terlibat dalam pengembangan Hutan Kota Sragen Harmoni
Sumber Daya                  Hijau sebagai destinasi wisata edukasi lingkungan atau eco-edu tourism.
Manusia (SDM)
                             Pengunjung hutan kota bisa menikmati keindahan alam dan belajar tentang
Menumbuhkan
Budaya                       pengelolaan sampah, keberlanjutan, dan cara menjaga ekosistem yang
Keselamatan                  sehat. Bank Sampah SiRepi dan Kecik kini menekankan pada peningkatan
dan Kesehatan       102
Kerja (K3) di                kapasitas pengelolaan sampah dan promosi pariwisata berbasis edukasi
Lingkungan                   lingkungan. Fasilitas yang tersedia meliputi tempat pengelolaan sampah
Perusahaan
                             organik dan anorganik, termasuk lahan percontohan untuk pertanian, serta
Menjaga                      fasilitas penyimpanan khusus untuk sampah anorganik.
Lingkungan Kerja
                    109
yang Inklusif dan
Beragam
                             Bank Sampah Berkah Mulya
Merangkul dan
Tumbuh Bersama      113
                             Keberhasilan Bank Sampah SiRepi dan Kecik di Sragen mendorong Japfa
Karyawan
                             untuk memperluas program ini ke daerah lain. Japfa berhasil mereplikasi
Peternak dan
                    118      model bank sampah ini di Cirebon, dengan mendirikan Bank Sampah
Petambak
                             Berkah Mulya di sekitar unit pabrik pakan ternak Japfa. Bank Sampah
Masyarakat dan
                    121
Lingkungan                   Berkah Mulya bertujuan untuk memberdayakan masyarakat setempat

Merawat Bumi                 dalam mengelola sampah secara lebih baik dengan mengajak masyarakat
dan Memupuk         125      untuk berperan aktif dalam memilah sampah di rumah tangga mereka,
Kesejahteraan
                             yang kemudian diproses lebih lanjut di bank sampah untuk didaur ulang
Mendukung
                             atau diolah menjadi produk yang memiliki nilai tambah.
Pengembangan
dan Peningkatan     130
Prestasi Catur
Indonesia                    Bank Sampah Sekar Asri
Japfa Peduli        132
                             Japfa juga berupaya membantu Bank Sampah Sekar Asri di Grobogan yang
Japfa
                             baru saja melakukan restrukturisasi kepengurusan disertai meningkatkan
Berpartisipasi
                    133
dalam Gerakan                sistem operasional sehingga lebih efektif dan transparan. Dengan
Pasar Terjangkau
                             meningkatnya jumlah anggota dan kapasitas pengelolaan sampah, Bank
                             Sampah Sekar Asri diharapkan mampu meningkatkan pendapatan bagi
                             komunitas lokal dan memperkuat dampaknya terhadap lingkungan.

126
Page 125
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                         Laporan Keberlanjutan 2024




                                     SiRepi                 Kecik            Berkah Mulya        Sekar Asri

Jumlah pelanggan (orang)                      182                     174                 65                  83

                                    Organik: 2.398
Total Sampah Masuk (kg)                              Anorganik: 8.704,2 kg   Anorganik: 5.629   Anorganik: 5.692
                                Anorganik: 7.901kg


Total Penjualan (Rp)                 Rp12.758.400            Rp17.292.875        Rp15.111.600      Rp8.527.800


Tabungan Pelanggan (Rp)               Rp8.282.415            Rp11.388.425        Rp5.291.328        Rp4.181.790


Keuntungan (Rp)                       Rp4.475.985            Rp5.904.450         Rp4.747.222        Rp4.346.010




Mengurangi Limbah dengan Maggot
Budidaya Black Soldier Flies (BSF) di Pusat Inovasi Agroteknologi Universitas Gadjah Mada (PIAT UGM)
dimulai pada tahun 2018 dengan skala kecil. Pada tahun 2022, melalui pendanaan dari program Matching
Fund Kerja Sama Dunia Usaha dan Kreasi Reka (Kedaireka), PIAT UGM bekerja sama dengan Japfa untuk
mengembangkan budidaya ini. Dalam skema pendanaan tersebut, Japfa menghibahkan fasilitas farm maggot
dan alat pendukung budidaya. Kolaborasi ini menunjukkan komitmen Japfa dalam mendukung keberlanjutan
dan inovasi di sektor agribisnis serta pengurangan limbah organik.


Pada tahun 2024, budidaya BSF ini berhasil mengolah 39,3 ton limbah organik dan menghasilkan 5,09
ton maggot segar, yang kemudian dijual kepada peternak lokal sebagai pakan alternatif untuk budidaya
ikan dan ayam.



Kampanye Act for Sustainable Aquaculture
Menyadari adanya ancaman degradasi ekosistem laut dan keterbatasan sumber daya air, Japfa merespons
tantangan ini dengan menerapkan teknologi ramah lingkungan dan inisiatif konservasi yang melibatkan
masyarakat lokal. Tujuannya adalah untuk meningkatkan produktivitas perikanan dengan tetap menjaga
keseimbangan ekosistem dan sumber daya alam.

                                                                                                              127
Page 126
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




05
                             Konservasi Air Tanah

                             Pada tahun 2024, Japfa fokus pada upaya pemeliharaan dan pemantauan
                             pohon-pohon yang telah ditanam seperti akasia dan eucalyptus yang
                             ditanam di sekitar area pabrik. Akasia dan eucalyptus dipilih karena
Pengembangan                 kemampuannya dalam menyimpan ketersediaan air tanah di area pabrik
Sumber Daya                  pakan ikan dan udang. Dari pohon yang telah ditanam, Japfa memastikan

Manusia                      penggantian terhadap pohon-pohon yang rusak untuk memastikan
                             keberhasilan program konservasi ini.



                             Konservasi Ekosistem Laut

Karyawan            98       Dalam mendukung keberlanjutan ekosistem laut, Japfa terus melakukan
Mengoptimalkan               pemeliharaan dan pemantauan terhadap mangrove dan terumbu karang
Kemajuan
                             yang telah ditanam sebelumnya di sekitar unit budidaya perairan. Mangrove
Digital untuk
                    100
Pengembangan                 berfungsi sebagai pelindung pesisir dan habitat bagi berbagai jenis biota
Sumber Daya                  laut. Sementara itu, terumbu karang membantu menjaga keseimbangan
Manusia (SDM)
                             ekosistem laut yang penting bagi lingkungan dan operasional hatchery.
Menumbuhkan
Budaya                       Untuk menjaga keberlanjutan, Japfa melakukan evaluasi rutin dan
Keselamatan                  mengganti mangrove atau terumbu karang yang mengalami kerusakan,
dan Kesehatan       102
Kerja (K3) di                sehingga keberadaan ekosistem tetap terjaga.
Lingkungan
Perusahaan

Menjaga                      Pemantauan dan Pemeliharaan Kolam Bioflok
Lingkungan Kerja
                    109      Teknologi bioflok semakin populer dalam budidaya perikanan karena
yang Inklusif dan
Beragam                      dapat mengoptimalkan penggunaan lahan, salah satu komponen utama
Merangkul dan                yang sering menjadi kendala dalam budidaya perairan konvensional.
Tumbuh Bersama      113
                             Pada tahun 2024, Japfa berfokus pada evaluasi dan pemeliharaan kolam
Karyawan
                             bioflok yang telah dibangun sebelumnya. Proyek ini dirancang untuk
Peternak dan
                    118      memberdayakan masyarakat lokal, Badan Usaha Masyarakat Desa, dan
Petambak
                             UKM, khususnya mereka yang terdampak pandemi COVID-19, dengan
Masyarakat dan
                    121
Lingkungan                   memberikan solusi budidaya ikan yang efisien karena keterbatasan lahan.

Merawat Bumi                 Sistem ini tidak hanya memungkinkan pengelolaan limbah yang lebih baik
dan Memupuk         125      dan kontrol kualitas air yang optimal, tetapi juga meningkatkan efisiensi
Kesejahteraan
                             penggunaan pakan. Japfa menyediakan dukungan teknis dan pelatihan
Mendukung
                             bagi masyarakat agar dapat mengoperasikan sistem ini dengan baik.
Pengembangan
dan Peningkatan     130
Prestasi Catur
Indonesia

Japfa Peduli        132

Japfa
Berpartisipasi
                    133
dalam Gerakan
Pasar Terjangkau




128
Page 127
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                  Laporan Keberlanjutan 2024




Berpartisipasi dalam STP Gemar Makan Ikan (Gemar Ikan)
Dalam rangka memperingati Hari Ikan Nasional, STP sebagai bagian dari Japfa Aquaculture berkolaborasi
dengan petani ikan mitra untuk menjalankan program "Gemar Makan Ikan." Program ini mendukung upaya
pemerintah dalam meningkatkan konsumsi ikan di masyarakat sebagai bagian dari pola makan seimbang.


Untuk menjalankan program ini, kami menyerap hasil panen ikan dari petambak mitra untuk diolah menjadi
1.500 porsi makanan sehat yang didistribusikan ke enam sekolah binaan JfK di wilayah Gresik. Program ini
menjadi wadah untuk mempromosikan pola makan bergizi kepada siswa dan keluarga mereka. Selain itu,
dengan meningkatnya konsumsi ikan, petani ikan mitra Japfa Aquaculture memperoleh manfaat ekonomi
karena hasil panen mereka terserap dengan baik.




       STP membagikan makanan olahan ikan pada hari
       Gemar Makan Ikan untuk sekolah binaan JfK di Gresik




                                                                                                     129
Page 128
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




05
                             Mendukung Pengembangan dan Peningkatan
                             Prestasi Catur Indonesia

                             Catur dikenal sebagai olahraga yang mampu membentuk pola pikir kritis dan
Pengembangan                 logis dalam mengambil keputusan yang cepat. Keterampilan ini tidak hanya
Sumber Daya                  penting di arena kompetisi, tetapi juga sangat bermanfaat dalam kehidupan

Manusia                      sehari-hari. Japfa menyadari potensi besar catur dalam membentuk karakter
                             dan keterampilan tersebut, terutama jika diperkenalkan sejak dini. Oleh
                             karena itu, Japfa, melalui Japfa Chess Club (JCC), berkomitmen untuk
                             menumbuhkan minat terhadap catur di kalangan generasi dan anak muda,
                             sekaligus menyediakan program pembinaan yang dapat menciptakan
Karyawan            98       generasi pemain catur yang kompeten dan berprestasi. Pada tahun 2024,
Mengoptimalkan               telah diselenggarakan pelatihan catur untuk karyawan sebanyak 60 jam dari
Kemajuan
                             40 pertemuan.
Digital untuk
                    100
Pengembangan
Sumber Daya
Manusia (SDM)                Menjaring Pecatur Muda melalui Japfa Chess for Kids
Menumbuhkan
Budaya                       Di samping meningkatkan kemampuan catur karyawan, Japfa juga secara
Keselamatan                  aktif menjaring talenta pecatur muda melalui program Japfa Chess for Kids.
dan Kesehatan       102
Kerja (K3) di                Pada tahun 2024, JCC menambah jumlah anggota dari beberapa sekolah
Lingkungan                   binaan yang tergabung dalam program tersebut. Program Japfa Chess for
Perusahaan
                             Kids saat ini diimplementasikan di 128 sekolah dengan total 1.690 siswa yang
Menjaga                      telah mengikuti tes awal.
Lingkungan Kerja
                    109
yang Inklusif dan
Beragam
                             Pelatihan Rutin Karyawan
Merangkul dan
Tumbuh Bersama      113
                             JCC tidak hanya memberikan kesempatan untuk mengasah kemampuan
Karyawan
                             catur para karyawan, tapi juga sarana untuk menumbuhkan persaingan sehat
Peternak dan
                    118      dan mempererat hubungan antar karyawan melalui pelatihan catur rutin.
Petambak
                             Dalam pelaksanaannya, JCC mendapat bantuan dari unit-unit pakan ternak
Masyarakat dan
                    121
Lingkungan                   Perusahaan yang menjadi basis pelatihan untuk para karyawan. Pelatihan

Merawat Bumi                 dilakukan secara offline dan online. Selain pelatihan rutin, para karyawan juga
dan Memupuk         125      berlatih secara khusus untuk meraih gelar Best Japfa di Japfa Chess Festival.
Kesejahteraan

Mendukung
Pengembangan                 Meningkatkan Kurikulum Pelatihan Catur
dan Peningkatan     130
Prestasi Catur
                             Japfa terus memperkuat kualitas pelatihan catur dengan menyusun
Indonesia
                             kurikulum yang terstruktur. Langkah ini mencakup review materi di setiap
Japfa Peduli        132
                             level, pengembangan modul, dan standarisasi metode pelatihan. Langkah ini
Japfa
                             memastikan konsistensi dalam pelatihan sehingga dapat mencetak pecatur
Berpartisipasi
                    133
dalam Gerakan                muda yang berbakat dan kompetitif.
Pasar Terjangkau




130
Page 129
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                             Laporan Keberlanjutan 2024




Mengembangkan Kurikulum Catur sebagai Metode Analytical Thinking

Jika sebelumnya program Japfa Chess Club ditujukan untuk mencetak pemain professional, pada tahun 2024,
JCC berkolaborasi dengan Sekolah Inspirasi Sidoarjo untuk mengembangkan kurikulum pembelajaran catur untuk
meningkatkan analytical thinking siswa. JCC melakukan formulasi ulang kurikulum yang dapat diterapkan untuk
pembelajaran mulai dari tingkat Taman Kanak-kanan hingga SMA agar pembelajaran menjadi menyenangkan.
Selain itu kurikulum ini akan menggunakan pendekatan sensory based learning yang digunakan untuk memastikan
proses pembelajaran merangsang pertumbuhan sensori anak. Hingga akhir tahun 2024, tim perumus kurikulum telah
berhasil menghasilkan draft kurikulum untuk TK A hingga SD kelas 3. Selain itu tim juga berhasil melakukan ujicoba
dan finalisasi kurikulum pembelajaran catur untuk berpikir analitis untuk tingkat SD Kelas 1.



Japfa Chess Festival 2024
Pada tahun 2024, kami kembali bekerja sama dengan PB Percasi (Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh
Indonesia) mengadakan Japfa Chess Festival, salah satu turnamen catur terbesar di Indonesia. Sebagai
bagian dari persiapan, JCC menggelar pre-event seperti Fun Chess Games untuk mengenalkan catur kepada
masyarakat umum dengan cara baru yang menyenangkan. Dalam acara ini, terdapat coaching clinic dan
berbagai permainan seru lainnya. Selanjutnya JCC mengadakan Street Chess Challenge sebagai atraksi
untuk menarik minat masyarakat umum. Rangkaian acara Japfa Chess Festival diakhiri dengan Duel Match
Grand Master dan Internasional Master untuk menyajikan tontonan catur berkualitas dengan sajian partai dari
pecatur top Indonesia. Acara ini yang disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Japfa Indonesi. Japfa
Chess Festival 2024 melibatkan 472 peserta dari 25 provinsi yang bersaing dalam 13 kategori pertandingan.
Dalam penyelenggaraan ke-14 ini, berbagai pertandingan menarik menjadi sorotan utama, termasuk Duel
Match Catur Klasik dan turnamen online catur cepat dan kilat. Japfa Chess Festival terus menjadi platform
penting dalam mendukung pengembangan olahraga catur di Indonesia.




                                                                     Selain Japfa Chess Festival, kami
                                                                     juga mengadakan berbagai turnamen
                                                                     sepanjang 2024, termasuk:

                                                                     •   Kejuaraan Catur Merdeka di Jakarta
                                                                         untuk memperingati HUT RI
                                                                     •   Kompetisi Catur Komunitas di
                                                                         Cirebon, memperkenalkan catur
                                                                         kepada masyarakat lokal
                                                                     •   FIDE Rated Tournament
                                                                         di Jakarta (16–20 November),
                                                                         yang diikuti oleh 246 peserta
                                                                         dari 6 negara, membuka peluang
                                                                         bagi pemain Indonesia meraih
                                                                         peringkat resmi FIDE
                                                                     •   Japfa Chess Festival terus menjadi
                                                                         platform penting dalam mendukung
                                                                         pengembangan olahraga catur di
                                                                         Indonesia
    Fun Chess Games 2024
    di Ecopark, Jakarta Selatan



                                                                                                              131
Page 130
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




05
                             Japfa Peduli
                             [POJK F.23, F.25]


                             Perusahaan memiliki tanggung jawab untuk turut serta dalam mendukung
                             kesejahteraan masyarakat, terutama mereka yang tengah menghadapi
Pengembangan                 situasi sulit karena bencana alam. Melalui program Japfa Peduli, Japfa
Sumber Daya                  melaksanakan aksi cepat tanggap sebagai bagian dari tanggung jawab

Manusia                      sosial perusahaan.


                             Setiap kali terjadi bencana di wilayah sekitar unit bisnis Japfa, kami
                             akan memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena dampak.
                             Bantuan tersebut mencakup penyediaan kebutuhan pokok seperti beras,
Karyawan            98       perlengkapan kesehatan, dan pembangunan kembali sekolah dasar yang
Mengoptimalkan               terdampak di Bantul, Padang Pariaman dan Aceh.
Kemajuan
Digital untuk
                    100
Pengembangan                 Japfa juga menyadari bahwa keberhasilan dalam penanganan bencana
Sumber Daya                  membutuhkan kolaborasi yang kuat dengan berbagai pihak. Dalam
Manusia (SDM)
                             program Japfa Peduli, Perusahaan bekerja sama dengan pemerintah
Menumbuhkan
Budaya                       daerah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Lembaga
Keselamatan                  Swadaya Masyarakat (LSM), dan masyarakat setempat. Kerja sama ini
dan Kesehatan       102
Kerja (K3) di                dilakukan agar bantuan yang diberikan lebih terkoordinasi dan tepat
Lingkungan                   sasaran.
Perusahaan

Menjaga
Lingkungan Kerja
                    109
yang Inklusif dan
Beragam

Merangkul dan
Tumbuh Bersama      113
Karyawan

Peternak dan
                    118
Petambak

Masyarakat dan
                    121
Lingkungan

Merawat Bumi
dan Memupuk         125
Kesejahteraan

Mendukung
Pengembangan
dan Peningkatan     130
Prestasi Catur
Indonesia

Japfa Peduli        132           Penyerahan bantuan dari Japfa untuk
                                  masyarakat terdampak banjir di Demak
Japfa
Berpartisipasi
                    133
dalam Gerakan
Pasar Terjangkau




132
Page 131
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                    Laporan Keberlanjutan 2024




Banjir Demak


Pada bulan Maret 2024, Japfa menyalurkan bantuan pangan berupa 300 kg telur, 1.300 toples sosis siap
santap dan 3.400 pcs susu Real Good kepada korban banjir di Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Pertanian
dan Pangan Kabupaten Demak.


Dalam penyerahan bantuan ini, hadir sejumlah pejabat, termasuk Kepala Badan Pangan Nasional, Gubernur
Jawa Tengah, dan Bupati Kabupaten Demak. Bantuan ini adalah bentuk tanggung jawab Japfa untuk
membantu masyarakat di area bisnis Perusahaan.


Banjir di Kabupaten Agam


Sepanjang pekan pertama Maret 2024, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, mengalami bencana banjir. Bencana
ini mengakibatkan 2.958 warga mengungsi dan 800 rumah terendam. Total ada 15 kecamatan dan 32 nagari
terkena dampak dari banjir dan longsor.


Melalui unit-unit bisnisnya di Padang, Japfa menyalurkan bantuan produk berupa 3.000 butir telur, 100
bungkus sosis Bon-Bon, 100 bungkus nugget Toraduo.


Longsor dan Banjir di Sukabumi


Japfa menyerahkan bantuan pangan bagi sejumlah masyarakat terdampak banjir dan longsor di Kabupaten
Sukabumi, Jawa Barat. Adapun bantuan yang diberikan terdiri dari 1 ton telur, 2.000 pcs susu steril So Good
dan 4.000 produk olahan Japfa disalurkan ke masyarakat melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah
(BPBD) Kabupaten Sukabumi.




Japfa Berpartisipasi dalam Gerakan Pasar Terjangkau

Pada awal Maret 2024, Japfa bekerja sama dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten
Padang Pariaman, mengadakan intervensi pasar di Padang Pariaman untuk menstabilkan pasokan dan harga
pangan menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri. Dalam kegiatan ini, Japfa menyediakan telur berkualitas
dengan harga terjangkau. Sebanyak 3.000 butir telur habis terjual dalam waktu dua jam yang menunjukkan
tingginya minat masyarakat terhadap program ini.




                                                                                                       133
Page 132
Halaman sengaja dikosongkan
Page 133

          
Page 134
          PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk



Indeks GRI

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk telah menyusun laporan sesuai dengan Standar GRI
untuk periode 1 Januari 2024 sampai 31 December 2024.



 Standar
               Pengungkapan                                                        Halaman
 GRI
 Pengungkapan Umum

 GRI 2: Pengungkapan Umum 2021

 2-1           Rincian organisasi                                                  14-15, 33,

 2-2           Entitas yang dimasukkan dalam pelaporan keberlanjutan organisasi    32, 36

 2-3           Periode, frekuensi, dan titik kontak pelaporan                      32-33

 2-4           Penyajian kembali informasi                                         36, 75, 107

 2-5           Penjaminan eksternal                                                32

 2-6           Aktivitas, rantai nilai, dan hubungan bisnis lainnya                14, 16-17, 35, 58, 118

 2-7           Tenaga kerja                                                        15

 2-8           Pekerja yang bukan pekerja langsung                                 15

 2-9           Struktur dan komposisi tata kelola                                  19, 21, AR: 54-55

 2-10          Pencalonan dan pemilihan badan tata kelola tertinggi                AR: 138

 2-11          Ketua badan tata kelola tertinggi                                   AR: 122

 2-12          Peran badan tata kelola tertinggi dalam mengawasimanajemen dampak   19, 21

 2-13          Delegasi tanggung jawab untuk mengelola dampak                      21

 2-14          Peran badan tata kelola tertinggi dalam pelaporan keberlanjutan     21, 37

 2-15          Konflik kepentingan                                                 AR: 168, 172

 2-16          Komunikasi masalah penting                                          20, AR: 24, 160

 2-17          Pengetahuan kolektif badan tata kelola tertinggi                    AR: 133

 2-18          Evaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi                        AR: 139

 2-19          Kebijakan remunerasi                                                AR: 141

 2-20          Proses untuk menentukan remunerasi                                  AR: 141-143

 2-21          Rasio kompensasi total tahunan                                      AR: 143

 2-22          Pernyataan tentang strategi pembangunan berkelanjutan               10-11
                                                                                   12, 14, 19-20, 46-47, 60,
 2-23          Komitmen kebijakan
                                                                                   102, 105, 109-110
 2-24          Menanamkan komitmen kebijakan                                       19, 21, 25, 46, 102, 104

 2-25          Proses untuk memperbaiki dampak negatif                             20, AR: 174

 2-26          Mekanisme untuk mencari nasihat dan mengemukakan masalah            20

 2-27          Kepatuhan terhadap hukum dan peraturan                              28, 93

 2-28          Asosiasi keanggotaan                                                30, AR: 52

 2-29          Pendekatan untuk keterlibatan pemangku kepentingan                  33-35

 2-30          Perjanjian perundingan kolektif                                     109, 111

 Topik Material

 GRI 3: Topik Material 2021

 3-1           Proses untuk menentukan topik material                              37

 3-2           Daftar topik material                                               38




136
Page 135
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                               Laporan Keberlanjutan 2024




                                                                                                          No. Ref
Standar GRI      Pengungkapan                                                           Halaman           Standar
                                                                                                          Sektor GRI
Mempromosikan Tata Kelola yang Baik melalui Etika, Tanggung Jawab Lingkungan, dan Penegakan Hak Asasi Manusia
GRI 3: Topik Material 2021
3-3              Antikorupsi                                                            19, 24            13.26.1
GRI 205: Antikorupsi 2016
205-1            Operasi-operasi yang dinilai memiliki risiko terkait korupsi           24                13.26.2

205-2            Komunikasi dan pelatihan tentang kebijakan dan prosedur                19, 24, 46        13.26.3
                 antikorupsi                                                            AR: 174
205-3            Insiden korupsi yang terbukti dan tindakan yang diambil                19                13.26.4
GRI 3: Topik Material 2021
3-3              Kerja Paksa atau Wajib Kerja                                           110               13.16.1
GRI 409: Kerja Paksa atau Wajib Kerja 2016

409-1            Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan terhadap                  109-110           13.16.2
                 insiden kerja paksa atau wajib kerja
GRI 3: Topik Material 2021
3-3              Pekerja anak                                                           110               13.17.1
GRI 409: Kerja Paksa atau Wajib Kerja 2016

408-1            Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan terhadap insiden          109-110           13.17.2
                 pekerja anak
GRI 3: Topik Material 2021
3-3              Kebebasan berserikat dan perundingan bersama                           46, 110           13.18.1
GRI 407: Kebebasan Berserikat dan Perundingan Kolektif 2016
                 Operasi dan pemasok di mana hak atas kebebasan berserikat dan
407-1                                                                                   46, 111           13.18.2
                 perundingan kolektif mungkin berisiko
GRI 2: Pengungkapan Umum 2021
                                                                                        12, 14, 19-20,
2-23             Komitmen kebijakan                                                     46-47, 60, 102,
                                                                                        105, 109-110
2-26             Mekanisme untuk mencari nasihat dan mengemukakan masalah               20
Standar Keamanan Pangan dan Ketelusuran
GRI 3: Topik Material 2021
3-3              Keamanan pangan                                                        35, 45-47         13.9.1

416-1            Penilaian dampak kesehatan dan keselamatan dari berbagai kategori      45, 47            13.10.2
                 produk dan jasa
416-2            Insiden ketidakpatuhan sehubungan dengan dampak kesehatan dan          45                13.10.3
                 keselamatan dari produk dan jasa
13.10.5          Jumlah penarikan produk yang dilakukan karena alasan keamanan          47                13.10.5
                 pangan dan total volume produk yang ditarik.
Pengungkapan tambahan
N/A              SOP untuk ketertelusuran                                               46
Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja
GRI 3: Topik Material 2021
3-3              Kesehatan dan keselamatan kerja                                        102-106           13.19.1
GRI 403: Kesehatan dan Keselamatan Kerja 2018
403-1            Sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja                       102-103           13.19.2
403-2            Pengidentifikasian bahaya, penilaian risiko, dan investigasi insiden   104               13.19.3
403-3            Layanan kesehatan kerja                                                102, 110          13.19.4

403-4            Partisipasi, konsultasi, dan komunikasi pekerja tentang                102-103           13.19.5
                 kesehatan dan keselamatan kerja
403-5            Pelatihan pekerja mengenai kesehatan dan keselamatan kerja             104-105           13.19.6
403-6            Peningkatan kualitas kesehatan pekerja                                 103, 108-110      13.19.7

403-7            Pencegahan dan mitigasi dampak-dampak kesehatan dan                    103               13.19.8
                 keselamatan kerja yang secara langsung terkait hubungan bisnis


                                                                                                                    137
Page 136
          PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk



                                                                                                   No. Ref
 Standar GRI      Pengungkapan                                                 Halaman             Standar
                                                                                                   Sektor GRI
 Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja
 GRI 403: Kesehatan dan Keselamatan Kerja 2018

 403-8            Pekerja yang tercakup dalam sistem manajemen                 102, 110            13.19.9
                  kesehatan dan keselamatan kerja
 403-9            Kecelakaan kerja                                             102, 107            13.19.10
 Remunerasi dan Tunjangan yang Adil
 GRI 3: Topik Material 2021
 3-3              Nondiskriminasi dan peluang setara                           109-111             13.15.1
 GRI 3: Topik Material 2021
 3-3              Praktik ketenagakerjaan                                      109-111             13.20.1
 GRI 3: Topik Material 2021
 3-3              Pendapatan hidup dan upah hidup                              109                 13.21.1
 GRI 2: Pengungkapan Umum 2021
                                                                               12, 14, 19-20,
 2-23             Komitmen kebijakan                                           46-47, 60, 102,
                                                                               105, 109-110
 2-26             Mekanisme untuk mencari nasihat dan mengemukakan masalah     20
 Akses terhadap Makanan Bergizi dan Terjangkau
 GRI 3: Topik Material 2021
 3-3              Ketahanan pangan                                             41-47               13.9.1
 Rantai Nilai dan Pemangku Kepentingan
 GRI 3: Topik Material 2021
 3-3              Ketertelusuran rantai pasokan                                46-47               13.23.1
 Pengelolaan Air Limbah dan Limbah yang Aman
 GRI 3: Topik Material 2021
 3-3              Air dan efluen                                               86-91               13.7.1
 GRI 303: Air dan Efluen 2018
 303-1            Interaksi dengan air sebagai sumber daya bersama             88                  13.7.2
 303-2            Manajemen dampak yang berkaitan dengan pembuangan air        91, 93              13.7.3
 303-3            Pengambilan air                                              91                  13.7.4
 303-4            Pembuangan air                                               92-93               13.7.5
 303-5            Konsumsi air                                                 91                  13.7.6
 GRI 3: Topik Material 2021
 3-3              Limbah                                                       92-97               13.8.1
 GRI 306: Limbah 2020
 306-1            Timbulan limbah dan dampak signifikan terkait limbah         94                  13.8.2
 306-2            Manajemen dampak signifikan terkait limbah                   94-95               13.8.3
 306-3            Timbulan limbah                                              96                  13.8.4
 306-4            Limbah yang dialihkan dari pembuangan akhir                  97                  13.8.5
 306-5            Limbah yang dikirimkan ke pembuangan akhir                   97                  13.8.6
 Meningkatkan Kesejahteraan Peternak
 GRI 3: Topik Material 2021
 3-3              Komunitas lokal                                              118-120, 121-129    13.12.2
 GRI 413: Komunitas Lokal 2016
                  Operasi dengan keterlibatan masyarakat setempat, penilaian
 413-1                                                                         118, 121            13.12.2
                  dampak, dan program pengembangan
 GRI 3: Topik Material 2021
 3-3              Inklusi ekonomi                                              118-120, 125-127    13.22.1
 GRI 201: Kinerja Ekonomi 2016
 201-1            Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan didistribusikan   28-29               13.22.2
 GRI 203: Dampak Ekonomi Tidak Langsung 2016
 203-1            Investasi infrastruktur dan dukungan layanan                 48, 55, 118, 121    13.22.3
 203-2            Dampak ekonomi tidak langsung yang signifikan                118, 120-121, 125   13.22.4



138
Page 137
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                              Laporan Keberlanjutan 2024



                                                                                                        No. Ref
Standar GRI      Pengungkapan                                           Halaman                         Standar
                                                                                                        Sektor GRI
Praktik Kesejahteraan Hewan
GRI 3: Topik Material 2021
3-3              Kesehatan dan kesejahteraan hewan                      57-73                           13.11.1
Mitigasi dan Adaptasi Iklim
GRI 3: Topik Material 2021
3-3              Emisi                                                  92-93                           13.1.1
GRI 305: Emisi 2016
305-1            Emisi GRK (Cakupan 1) langsung                         93                              13.1.2
305-2            Emisi GRK (Cakupan 2) tidak langsung                   93                              13.1.3
305-3            Emisi GRK (Cakupan 3) tidak langsung lainnya           93                              13.1.4
305-4            Intensitas emisi GRK                                   93                              13.1.5
GRI 3: Material Topics 2021
3-3              Adaptasi dan ketahanan iklim                           24-27, 56                       13.2.1
GRI 201: Kinerja Ekonomi 2016
                 Implikasi finansial serta risiko dan peluang lain
201-2                                                                   29, 68                          13.2.2
                 akibat dari perubahan iklim
Topik Material Lain Selain 10 Topik Material Teratas yang Diungkapkan Perusahaan
GRI 202: Keberadaan Pasar 2016
                 Rasio standar upah karyawan pemula berdasarkan
202-1                                                                   109
                 jenis kelamin terhadap upah minimum regional
                 Proporsi manajemen senior yang berasal dari
202-2                                                                   111
                 masyarakat lokal
GRI 204: Praktik Pengadaan 2016
204-1            Proporsi pengeluaran untuk pemasok lokal               58
GRI 302: Energi 2016
302-1            Konsumsi energi di dalam organisasi                    81-82
GRI 304: Keanekaragaman Hayati 2016
                                                                        Selama periode pelaporan,
                                                                        lokasi kegiatan operasional
                                                                        peternakan atau budidaya
                 Lokasi operasi yang dimiliki, disewa, dikelola, atau
                                                                        Japfa tidak terletak di area
                 berdekatan dengan, kawasan lindung dan kawasan
304-1                                                                   konservasi. Kami tidak
                 dengan nilai keanekaragaman hayati tinggi di luar
                                                                        mengelola peternakan,
                 kawasan lindung
                                                                        budidaya, atau aktivitas lain
                                                                        di lahan yang sebelumnya
                                                                        merupakan hutan.
                                                                        "Gallus gallus terdaftar
                                                                        sebagai “Least Concern”
                                                                        menurut Daftar Merah IUCN
                                                                        (International Union for
                 Spesies Daftar Merah IUCN dan spesies daftar           Conservation of Nature)
304-4            konservasi nasional dengan habitat dalam wilayah
                 yang terkena efek operasi                              Anguilla bicolor terdaftar
                                                                        sebagai "Near Threatened"
                                                                        menurut Daftar Merah IUCN
                                                                        (International Union for
                                                                        Conservation of Nature)
GRI 401: Kepegawaian 2016
401-1            Perekrutan karyawan baru dan pergantian karyawan       109, 112-113
                 Tunjangan yang diberikan kepada karyawan
401-2            purnawaktu yang tidak diberikan kepada karyawan        109-110
                 sementara atau paruh waktu
401-3            Cuti melahirkan                                        109-110




                                                                                                                  139
Page 138
          PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk



                                                                                                             No. Ref
 Standar GRI     Pengungkapan                                                             Halaman            Standar
                                                                                                             Sektor GRI
 Topik Material Lain Selain 10 Topik Material Teratas yang Diungkapkan Perusahaan
 GRI 404: Pelatihan dan Pendidikan 2016
 404-1           Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan                           109, 115
                 Program untuk meningkatkan keterampilan karyawan dan program
 404-2                                                                                    113, 115-117
                 bantuan peralihan
                 Percentage of employees receiving regular performance and career
 404-3                                                                                    116
                 development reviews




 Topik-topik dalam Standar Sektor GRI Sektor Pertanian, Akuakultur, dan Perikanan Tangkap yang Dinyatakan Tidak Material
                                                                        Tidak relevan
 Topik 13.3 Keanekaragaman hayati

                                                                        Tidak relevan
 Topik 13.4 Konversi ekosistem alami

 Topik 13.5 Kesehatan tanah                                             Tidak relevan
 Topik 13.6 Penggunaan pestisida                                        Tidak relevan
                                                                        Lokasi kegiatan operasional Japfa tidak terletak
                                                                        di area konservasi. Kami tidak mengelola
 Topik 13.13 Hak atas tanah dan sumber daya
                                                                        peternakan, budidaya, atau aktivitas lain di lahan
                                                                        yang sebelumnya merupakan hutan
 Topik 13.14 Hak masyarakat adat                                        Tidak relevan
 Topik 13.24 Kebijakan publik                                           Tidak relevan
 Topik 13.25 Perilaku antipersaingan                                    Tidak relevan




140
Page 139
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                              Laporan Keberlanjutan 2024



POJK 51/2017 - SEOJK 16/2021                                                                                     [POJK G.4]



No.    Nama Indeks                                                                                       Lokasi
Strategi Keberlanjutan
A.1    Penjelasan Strategi Keberlanjutan                                                                 21
Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
B.1    Aspek Ekonomi
       a. Kuantitas produksi atau jasa yang dijual                                                       29
       b. Pendapatan atau penjualan                                                                      29
       c. Laba atau rugi bersih                                                                          29
       d. Produk ramah lingkungan                                                                        17, 27, 68
       e. Pelibatan pihak lokal yang berkaitan dengan proses bisnis Keuangan Berkelanjutan               58, 72-73, 111
B.2    Aspek Lingkungan Hidup
       a. Penggunaan energi                                                                              81-82
       b. Pengurangan emisi yang dihasilkan                                                              75
       c. Pengurangan limbah dan efluen                                                                  93-95
       d. Pelestarian keanekaragaman hayati                                                              72-73
B.3    Aspek Sosial                                                                                      48, 55,
                                                                                                         118-131
Profil Perusahaan
C.1    Visi, Misi dan Nilai keberlanjutan                                                                14
C.2    Alamat Perusahaan                                                                                 33
C.3    Skala Usaha                                                                                       14-15
       a. Total aset atau kapitalisasi aset, dan total kewajiban                                         15
                                                                                                         AR: 8
       b. Jumlah karyawan menurut jenis kelamin, jabatan, usia, pendidikan, dan status ketenagakerjaan   15
                                                                                                         AR: 82
       c. Nama pemegang saham dan persentase kepemilikan saham                                           15
                                                                                                         AR: 68
       d. Wilayah operasional.                                                                           15
                                                                                                         AR: 48-51
C.4    Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan                                               14, 16-17
C.5    Keanggotaan pada Asosiasi                                                                         30
                                                                                                         AR: 52
C.6    Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan                                   19
                                                                                                         AR: 64
Penjelasan Direksi
D.1    Penjelasan Direksi                                                                                10-11
       a. Kebijakan untuk merespons tantangan dalam pemenuhan strategi keberlanjutan                     10-11, 21
       b. Penerapan Keuangan Berkelanjutan                                                               10-11, 21, 27
       c. Strategi pencapaian target                                                                     10-11
Tata Kelola Keberlanjutan
E.1    Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan                                                 21, 37
E.2    Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan                                            117
                                                                                                         AR: 153
E.3    Penilaian Risiko Atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan                                            12, 24
                                                                                                         AR: 163-165
E.4    Hubungan dengan Pemangku Kepentingan                                                              33-35
E.5    Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan                                            24
Kinerja Keberlanjutan
F.1    Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan                                                           21-23, 94,
                                                                                                         102
Kinerja Ekonomi
F.2    Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi,          28, 29
       Pendapatan dan Laba Rugi
F.3     Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi pada Instrumen     28, 29
        Keuangan atau Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan
Kinerja Lingkungan Hidup
Aspek Umum
F.4     Biaya Lingkungan Hidup                                                                           28, 29




                                                                                                                      141
Page 140
            PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk



No.     Nama Indeks                                                                        Lokasi
Aspek Material
F.5     Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan                                          70, 76
Aspek Energi
F.6     Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan                                        75
F.7     Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan             76-80
Aspek Air
F.8     Penggunaan Air                                                                     88-91
Aspek Keanekaragaman Hayati
                                                                                           Lokasi operasional Japfa
                                                                                           tidak berada di lokasi
        Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau   konservasi. Kami tidak
F.9     Keanekaragaman Hayati                                                              memiliki peternakan,
                                                                                           tambak dan operasi
                                                                                           lainnya yang berlokasi
                                                                                           pada lahan bekas hutan.
F.10    Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati                                             72-73
Aspek Emisi
F.11    Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya                   75
F.12    Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan                              74-75
Aspek Limbah dan Efluen
F.13    Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis                         96-97
F.14    Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen                                            92, 94-97
F.15    Tumpahan yang Terjadi (jika ada)                                                   Tidak relevan
Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
F.16    Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan        93
Kinerja Sosial
        Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa
F.17                                                                                       14, 34
        yang Setara kepada Konsumen
Aspek Ketenagakerjaan
F.18    Kesetaraan Kesempatan Bekerja                                                      109
F.19    Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa                                           109-110
F.20    Upah Minimum Regional                                                              109
F.21    Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman                                             102-109
F.22    Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai                                       113-117
Aspek Masyarakat
F.23    Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar                                         48, 118, 121, 132
F.24    Pengaduan Masyarakat                                                               93
F.25    Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)                                   48, 118, 121, 132
Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
F.26    Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan                        10, 17,27, 72-73
F.27    Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan                       30, 47
F.28    Dampak Produk/Jasa                                                                 45
F.29    Jumlah Produk yang Ditarik Kembali                                                 47
F.30    Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan     18
Lain-lain
G.1     Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada)                               32
G.2     Lembar Umpan Bali                                                                  33, 143
G.3     Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya              32
        Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/
G.4     POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa            141-142
        Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik




142
Page 141
Memajukan Ketahanan Pangan melalui Inovasi dan Kolaborasi                        Laporan Keberlanjutan 2024



Lembar Umpan Balik                                                                                    [POJK G.2]



Kunjungi tautan di bawah ini untuk mengisi form ini dalam versi daring
https://forms.gle/r4hF9T9vqomYdjxz9



Profil Anda

Nama
Institusi/Perusahaan
Surat Elektronik
Nomor Telepon

Silahkan pilih salah satu kelompok pemangku kepentingan yang paling mewakili Anda:


       Pelanggan                Distributor                     Organisasi Komunnitas Lokal
       Investor                 Asosiasi                        Pemasok
       Pemerintah               Mitra Peternak                  Penerima Beasiswa
       Karyawan                 Lembaga/Universitas             Lainnya, mohon sebutkan:


Bagaimana penilaian Anda terhadap laporan ini
(Nilai 1 = tidak setuju dengan nilai maksimal 5 = setuju)
                                                             1           2         3          4         5

 1    Laporan ini mudah dipahami

      Laporan ini menjelaskan kinerja perusahaan di
 2
      dalam keberlanjutan

      Laporan ini telah menyediakan data dan informasi
 3    yang cukup atas kinerja perusahaan di dalam
      keberlanjutan

      Laporan ini meningkatkan kepercayaan Anda di
 4
      dalam kinerja keberlanjutan Perusahaan

 Mohon berikan penilaian terkait apakah data dan informasi
 yang disajikan cukup untuk kebutuhan informasi Anda
 (Nilai 1 = tidak setuju dengan nilai maksimal 5 = setuju)

                                                                 1           2         3          4         5

 1    Keamanan pangan

      Efisiensi sumber daya dan pengolahan limbah yang
 2    bertanggung jawab

 3    Pemasok yang dapat dilacak

 4    Distribusi yang handal

      Menyediakan akses pangan bergizi dan terjangkau
 5    untuk masyarakat/ konsumen

 6    Kesejahteraan hewan

 7    Anti korupsi

 8    Pengolahan air limbah

      Kinerja finansial perusahaan dan
 9    strategi mengantisipasi pandemi

 10   Konsumsi Air



                                                                                                            143
Page 142
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




Mohon berikan saran, usul dan/atau komentar Anda agar kami bisa meningkatkan laporan ini




Terima kasih atas saran dan                     Wisma Millenia Lantai 7
masukan Anda.
                                                Jl. M.T. Haryono Kav. 16, Jakarta 12810 – Indonesia
Silakan kirim formulir
umpan balik ini kepada kontak                   Phone : (+62 21) 285 45680 (Hunting)
yang tertera di laporan ini:                    Fax : (+62 21) 831 0309
                                                Email : maya.pradjono@japfa.com
                                                Website : www.japfacomfeed.co.id




144
Page 143

          
Page 144
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk

Wisma Millenia Lt.7
Jl. M.T Haryono Kav. 16
Jakarta 12810-Indonesia

Telp: +62-21-285 45680 (Hunting)
Fax: +62-21-831 0309

www.japfacomfeed.co.id
Page 145
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk


Advancing Food Security through
Innovation and Collaboration
Sustainability Report 2024
Page 146

          
Page 147
     PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk




Advancing Food Security through
  Innovation and Collaboration




       Sustainability Report 2024

                                      05
Page 148
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




Table of Contents

About Our Theme                     08

Message from the Chairman
                                     10
of the Sustainability Committee

2024 Sustainability Highlights       12

GRI Index                           136

POJK Index                          141

Feedback Form                       143




1                                              3
Japfa at                                       Improving
a Glance                                       Nutrition

Vision and Mission                        14   Extensive Market Reach                   41

Business Scale                            15   Industrialised Approach                  45

End-to-End Business Model                 16   Ensuring Food Safety                     45

High-Quality and Diverse Products         17   Traceable Supply Chain                   46

Good Corporate Governance                      Food Safety Audits                       47
                                          19
for Sustainability
                                               JAPFA for Kids: Combating Malnutrition   48
Sustainability Committee                  21
                                               Parental Involvement in JAPFA for Kids   51
Japfa’s Economic Performance              28
                                               Japfa Collaborates on
Membership in Associations                30   Nutrition Sufficiency Study              55
                                               for Indonesian Children
Awards                                    31




2                                              4
About                                          Efficient
Japfa Report                                   Production System

Communicating with                             Animal Welfare Implementation            57
                                          33
Japfa Stakeholders
                                               Animal Health Management                 66
Japfa in Data                             36
                                               Responsible Energy Practices             74
Methodology for Determining
                                          37   Digitalisation and Innovation            80
Material Topics
                                               Water Resource Conservation              86

                                               Emissions and Waste Reduction            92




06
Page 149
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration   Sustainability Report 2024




5
People
Development

Employees                                98

Optimising Digital Advancements for
                                        100
Human Resource Development

Fostering a Culture of Occupational
Health and Safety (OHS) within the      102
Company

Maintaining an Inclusive and Diverse
                                        109
Work Environment

Embracing and Growing Together
                                         113
with Employees

Poultry and Aquaculture Farmers          118

Community and Planet                     121

Caring for the Earth and
                                        125
Fostering Well-being

Supporting the Development and
                                        130
Achievement of Indonesian Chess

Japfa Cares                             132

Japfa Participates in the Affordable
                                        133
Market Movement




                                                                                      07
Page 150
             PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




About
                                                         According to UNICEF’s 2024 report, 1 in 2 children under the age of
Our Theme                                                five in Indonesia (10.7 million or 46%) live in moderate-to-severe
                                                         food insecurity. This means they lack a balanced and complete diet
                                                         to support their optimal growth and development1. This situation
                                                         underscores the urgent need to improve food accessibility and
Advancing Food
                                                         production to ensure that children’s nutritional needs during their
Security through
                                                         critical growth period are met.
Innovation and
Collaboration



The severity of this challenge is expected to intensify as the impact of climate change becomes more
pronounced. As one of the countries most vulnerable to climate-related disasters, Indonesia faces a
significant risk of increased malnutrition and food insecurity, particularly among its most vulnerable
communities2. These conditions can adversely affect children’s physical and cognitive health, hinder their
access to education, and limit their economic prospects in the future. Thus, climate change is not only an
environmental issue but also a children’s rights issue that must be prioritised3.


To address these challenges, the Indonesian government has made food security as one of the top priorities
in its 2025-2029 National Medium-Term Development Plan (RPJMN). One of the key approaches is the
development of an eco-region-based food system that leverages local resources and wisdom to create
sustainable food security4 in Indonesia.


Japfa, as one of Indonesia’s leading agri-food companies, plays an active role in supporting these national
priorities. By adopting technological innovation, collaborating with various stakeholders, and implementing
sustainable practices, Japfa is committed to strengthening food security and contributing to the country’s
self-sufficiency in food production.




                 Through strategic partnerships and inclusive dialogue, Japfa works with local
                 and global communities to create solutions that are relevant, targeted, and
                 deliver long-term benefits for society.




1, 2, 3
        UNICEF. 2024. Climate Change and Nutrition in Indonesia. A review of the evidence for policy and programme strengthening. United Nations Children’s Fund.
Jakarta, Indonesia. Retrieved from https://www.unicef.org/indonesia/media/22726/file/Climate%20change%20and%20nutrition%20in%20Indonesia.pdf
4
   Minister of National Development Planning/Head of National Development Planning Agency. (n.d.). JAPFA for Indonesia Emas 2045: Nurturing Collaboration in
Food Security [Slide show; Nurturing Collaboration in Food Security]. (Original work published 2024)




08
Page 151
     Advancing Food Security through Innovation and Collaboration   Sustainability Report 2024




Students in JAPFA for Kids-assisted school having a
balanced lunch with eggs sponsored by the programme


                                                                                           09
Page 152
           PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




Message from
Chairman of the
Sustainability
Committee
[GRI 2-22] [POJK D.1, F.26]




Dear Stakeholders,


I am pleased to present the 2024 Sustainability Report of PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. The year has
been one of challenges and opportunities–one that tested our resilience, growth, and innovation. The
global food ecosystem continues to face pressing issues such as population growth, climate change, and
geopolitical shifts.


With more than fifty years of experience, we understand that these issues can only be addressed through
concrete action, innovation, and strategic collaboration with our Stakeholders to build a resilient food
ecosystem.


Our commitment to environmental, social, and governance principles remains steadfast as we focus on
providing access to affordable, safe, and nutritious animal protein to build healthier communities while
achieving positive economic performance for our Group. This report highlights our sustainability performance
and progress in our commitment to build a resilient and sustainable food system.


In 2024, we are proud of our achievements in various sustainability programmes:


Sustainability-Linked Bond (SLB)
Japfa successfully met the Sustainability Performance Target (SPT) of its SLB by completing the construction
of nine water recycling facilities across eight chicken slaughterhouses and one hatchery within 3 years and
9 months. This achievement reinforced Japfa’s pioneering role in the agri-food sector as the first company
to issue an SLB in 2021.


Improving Japfa Sustainability Reporting System (JSRS) Data
To enhance transparency and management of environmental and Occupational Health and Safety (OHS) data
across operations, Japfa completed a review of our data collection process for the Japfa Sustainability Reporting
System (JSRS). The objective was to improve the accuracy and accountability of our data.


Optimisation of Japfa Sustainability Analytics (Sustainalitics)
Japfa continues to focus on enhancing sustainability implementation through the utiliaation of the Japfa
Sustainability Analytics dashboard, also known as Sustainalitics. This dashboard processes and consolidates
data collected periodically via the digital platform JSRS (Japfa Sustainability Reporting System). Sustainalitics
enables Japfa to conduct data-driven analysis and decision-making to promote continuous improvements
in various aspects of environmental management, such as water and energy efficiency, emission reduction,
and waste recycling.

10
Page 153
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                       Sustainability Report 2024




            Through our extensive experience in the food industry for over half a
            century, we understand that these challenges can only be addressed
            through concrete actions, innovation, and strategic collaboration to
            build a robust food ecosystem.




Climate Scenario Analysis (CSA)
Japfa proactively addressed climate-related challenges by conducting climate scenario analysis, which
enables the company to identify and analyse climate risks effectively.


Inclusion in the 2024 SRI-KEHATI and FTSE Russell Indexes
We are proud that Japfa was included in the SRI-KEHATI, ESG Quality 45 IDX KEHATI Index, and ESG
Sector Leaders IDX KEHATI Index in 2024. Furthermore, we have also been included in the FTSE Global
Equity Shariah Index, effective from 23 December 2024. This serves as a recognition of our company’s
sustainability performance at both national and international levels. This reflected our commitment to
implement responsible, transparent, and sustainable business practices. The inclusion in these indexes
demonstrates public trust in our efforts to create value for the environment, society, and stakeholders.


Life Cycle Assessment (LCA) for Aquaculture
Japfa initiated an LCA for aquaculture operations with a cradle-to-grave scope excluding the use stage. This
strategic move aims to quantify environmental impacts based on a scientific approach.


Aligned with the government’s national programme for a resilient food system and the Indonesia Emas 2045
agenda, Japfa’s initiatives are rooted in the belief that food resilience starts with investing in the well-being
of the younger generation. Programmes like Japfa for Kids demonstrate our commitment to addressing
malnutrition and empowering communities. We also continue to optimise resource efficiency to minimise
the environmental impact of our operations.


Our progress would not have been possible without the trust, support, and dedication of our stakeholders.
Your contributions inspire us to turn aspirations into tangible actions. Together, we aim to build a resilient
food ecosystem for today and the future.


Thank you for your trust and commitment in this shared journey.




                                                                                                  Best Regards,
                                                                                               Renaldo Santosa
                                                                      Chairman of the Sustainability Committee



                                                                                                              11
Page 154
     PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




2024                        Sustainability-Linked Bond (SLB) Completion

Sustainability              Japfa successfully met the targets of its Sustainability-Linked
Highlights                  Bond (SLB), an industry-first initiative. The implementation
                            of water recycling systems in poultry production units posed
                            a significant challenge, but these efforts delivered substantial
                            operational benefits and earned recognition from our teams. By
                            prioritising water-scarce areas and leveraging water scarcity
                            mapping, Japfa continues to maximise positive impact and
                            ensure the sustainable use of resources.



                            Improving System and Data of JSRS


                            Japfa has enhanced its systems, processes, and scope for
                            environmental data collection and analysis through a more
                            structured and integrated approach. By leveraging platforms such
                            as JSRS and Japfa Sustainalitics, we can now measure operational
                            impacts using ESG data that is collected more accurately and
                            accountably. This initiative strengthens Japfa’s ability to make
                            data-driven decisions that effectively support the achievement of
                            sustainability goals

                            Completion of Climate Scenario Analysis (CSA)


                            In 2024, Japfa completed a comprehensive Climate Scenario
                            Analysis (CSA) to evaluate future climate risks and opportunities.
                            By analysing socio-economic, technological, and environmental
                            factors, the CSA equips Japfa to anticipate physical risks, build
                            resilience, and identify innovation opportunities. [GRI 2-23] [POJK E.3]



                            JAPFA for Kids


                            JAPFA for Kids assists school children facing malnutrition through
                            initiatives such as nutrition programmes and healthy habits
                            campaigns. By the end of the 2024, JAPFA for Kids successfully
                            improved the nutritional status of 762 out of 1,479 students with
                            malnourished and undernourished, bringing them to nourished
                            levels, in line with SDG 2: Zero Hunger.


                            Japfa Day 2024


                            Japfa Day 2024 served as a pivotal platform to address issues of
                            food security and self-sufficiency. The event brought together
                            leaders, government representatives, and various stakeholders to
                            discuss solutions to these critical challenges. It reinforced Japfa’s
                            role in advancing food security initiatives.




12
Page 155
     Advancing Food Security through Innovation and Collaboration   Sustainability Report 2024




Recycled water from the Water Recycling Facility
PT So Good Food, Cikupa
                                                                                           13
Page 156
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




01
                              PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk is one of Indonesia’s largest agri-
                              food companies specialising in the production of animal protein. With
                              extensive experience and commitment to quality, Japfa has earned
                              recognition within the industry as a Total Solution Company, contributing

Japfa at                      significantly to food security and meeting the nutritional needs of the
                              population. [GRI 2-6] [POJK C.4]
a Glance
                              This report uses various terms to refer to PT Japfa Comfeed Indonesia
                              Tbk, including “Japfa/The Company/We” , while “Japfa Aquaculture”
                              encompasses the Company’s aquaculture activities. “Japfa Group”
                              denotes the parent Company and its subsidiaries.

                              Further information is available
                              on Japfa’s website at:
                              [POJK C.3], [GRI 2-1]




                                                                 https://www.japfacomfeed.
                                                                 co.id/sekilas-perusahaan



                              Vision and Mission
                              [GRI 2-6, 2-23] [POJK C.1, F.17]


                              The Company’s Vision and Mission were discussed, evaluated, and jointly
                              approved by the Board of Commissioners and Directors. All business
                              activities are carried out in accordance with the agreed Vision and Mission,
                              serving as the primary guide for the Company. Japfa remains committed
                              to fostering strong relationships with partners and communities while
Vision and Mission   14
                              adhering to principles of social and environmental responsibility.
Business Scale       15

Vertically
Integrated           16
Business Model
                              Vision         Growing Towards Mutual Prosperity
High-Quality and
                     17
Diverse Products

Good Corporate
                              Mission        To be the leading dependable provider of affordable
Governance           19
                                             protein foods in Indonesia by building on the
for Sustainability
                                             foundation of our excellent teamwork and proven
Sustainability                               experience for the benefit of all stakeholders.
                     21
Committee

Japfa’s Economic
                     28
Performance
                              Details of Japfa’s Vision and Mission
Membership in                 are available on the Company’s website
                     30
Associations

Awards               31


                                                                                 https://www.japfacomfeed.
                                                                                 co.id/visi-misi


14
Page 157
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                       Sustainability Report 2024




Business Scale
[GRI 2-1] [POJK C.3]




Since commencing operations in 1971 in Surabaya as a copra pellet producer, Japfa
has expanded our reach to almost every region of Indonesia. The Company operates
a range of upstream to downstream facilities, including feed mills, breeding and
farming operations, and consumer products. These operations are supported by
more than 30 thousand employees across Indonesia.



        Total Employees
        [GRI 2-7]


                           (2024)            (2023)         (2022)
                           30,575            30,372         30,995


        Male               (2024)            (2023)         (2022)
        Employees          26,593            26,455         27,065
                           14,762            14,927         14,958
                           Permanent         Permanent      Permanent

                           11,831            11,528         12,107
                           Contract          Contract       Contract




        Female             (2024)            (2023)         (2022)
        Employees          3,982             3,917          3,930
                           2,922             2,917          2,786
                           Permanent         Permanent      Permanent

                           1,060             1,000          1,144
                           Contract          Contract       Contract




Employee data for the reporting period was compiled through the ERP Human
Capital Management (ERP HCM) system at the end of reporting period.
                                                                                      https://www.japfacomfeed.
During this period, Japfa did not employ part-time staff, and there were no           co.id/laporan-tahunan

significant fluctuations in employee numbers. In 2024, the number of male
employees was higher than that of female employees. This trend is influenced
by the characteristics of the agriculture industry, which has traditionally been
perceived as a male-dominated sector due to its physical work demands and
prevailing gender perceptions. [GRI 2-7, 2-8]


Details about our operations can be found in the 2024 Annual Report or on
                                                                                      https://www.japfacomfeed.
the Company’s website [GRI 2-1] [POJK C.3]                                            co.id/operational-area


                                                                                                                  15
Page 158
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




01
                              Vertically Integrated Business Model

                              Japfa implements a vertically integrated business model designed to
                              control every stage of production from upstream to downstream. This
Japfa at                      integrated model enables Japfa to cater to a diverse range of customers,

a Glance                      including poultry farmers, fish and shrimp farmers, distribution agents,
                              ready-to-serve service providers, restaurants, and end consumers.
                              [GRI 2-6] [POJK C.4].




                                                             Upstream




                                       Animal Feed Production               Breeding




                                                            Midstream




Vision and Mission   14

Business Scale       15

Vertically
Integrated           16                     Commercial Farming      Aquaculture Farming
Business Model

High-Quality and
                     17
Diverse Products

Good Corporate
Governance           19
for Sustainability                                          Downstream
Sustainability
                     21
Committee

Japfa’s Economic
                     28
Performance

Membership in
                     30
Associations

Awards               31                        Processing                Consumer Products




16
Page 159
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                               Sustainability Report 2024




High-Quality and Diverse Products
[GRI 2-6, F.26] [POJK C.4]




Japfa remains committed to producing high-quality animal protein through products that are safe, halal,
nutritious, and affordable. We utilise premium raw materials and continuously innovate to meet the
evolving needs of consumers. Our product range includes feed, breeding stock, poultry, fish, shrimp, beef,
and processed meat products. These products are developed to serve diverse market segments and are
produced under strict food safety standards while adhering to animal welfare principles.


Japfa Food represents one of our key business lines, focusing on downstream integration to connect directly
with consumers. By providing high-quality animal protein-based products, Japfa Food brings Japfa’s
premium offerings—such as poultry, processed meats, and other food products—closer to end consumers.
This initiative expands our market presence and strengthens Japfa’s foothold in the retail and everyday
consumer segments.



                  In May 2024, we launched a new brand, Olagud, offering fresh
                  probiotic chicken products with superior nutritional benefits. Olagud’s
                  probiotic chicken is enriched with higher protein and collagen content
                  while featuring reduced levels of fat and cholesterol. Produced at
                  Japfa’s modern poultry farms, Olagud prioritises animal welfare and
                  environmental sustainability, resulting in high-quality products that are
                  consistently safe. [POJK B.1, F. 26]




Perunggasan                       Budidaya Perairan                     Perdagangan dan Lain-Lain

•    Animal Feed                  •   Fish and Shrimp Feed              •   Beef Products
•    Day-Old Chicks               •   Shrimp Fry                            »    Live Cattle
     (DOC)                                                                  »    Santori Branded Beef
                                  •   Freshwater Fish
•    Live Birds                       Fingerlings                           »    Tokusen Wagyu Beef
•    Chicken Carcasses            •   Freshwater Fish Fillets
                                                                        •   Copra Meal
•    Ready-to-Cook                •   Shrimp                            •   Coconut Oil
     and Ready-to-Eat
     Products (e.g.,              •   Processed Fish and                •   Transportation Services
     nuggets, sausages,               Shrimp Products
                                                                        •   Animal Vaccines
     etc.)
                                                                        •   Veterinary Medicines and Equipment
                                                                        •   Plastic Bags


Details about our product                                    Further details about
offerings can be found on                                    Olagud can be found at:
the Company’s website




                             https://www.japfacomfeed.                                         https:/www.olagud.com/
                             co.id/ringkasan-usaha                                             @olagud.id

                                                                                                                        17
Page 160
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




01
                              Commitment to Product Transparency [GRI 417-1]
                              We ensure that all product information is conveyed transparently and
                              comprehensively. Our product packaging includes essential details such
                              as composition, nutritional facts, usage instructions, production and
Japfa at                      expiration dates. For certain products, such as vaccines, this information

a Glance                      is also accessible via barcodes to facilitate customer convenience while
                              also reducing paper usage.



                              Ensuring Customer Satisfaction [POJK F.30]
                              To maintain customer satisfaction, we regularly conduct satisfaction
                              surveys. The results of these surveys help us identify areas for improvement,
                              ensuring we consistently meet customer expectations.


                              Our customer satisfaction index for 2024 reflected consistent performance,
                              underscoring our commitment to maintaining product and service quality.




                                               Customer Satisfaction Survey Score 2024


                                                         Animal Feed Products


                                         84%                      84%                        87%


                                         2022                      2023                      2024

                                                  Animal Health and Livestock Equipment
Vision and Mission   14

Business Scale       15
                                         87%                      86%                        88%
Vertically
Integrated           16                  2022                      2023                      2024
Business Model

High-Quality and
                     17
Diverse Products

Good Corporate
Governance           19
for Sustainability

Sustainability
                     21
Committee

Japfa’s Economic
                     28
Performance

Membership in
                     30
Associations

Awards               31




18
Page 161
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                              Sustainability Report 2024




Good Corporate Governance for Sustainability

Japfa firmly believes that Good Corporate Governance (GCG) is essential for ensuring the sustainability of
business operations now and in the future. GCG serves as a crucial guideline for protecting stakeholders while
promoting transparent, accountable, and sustainable business practices.



Robust Corporate Structure [GRI 2-23] [POJK C.6]

An effective organisational structure is a key element of GCG, ensuring the efficient allocation of responsibilities,
decision-making, and communication at all management levels and with stakeholders. Japfa’s organisational
structure comprises the Board of Commissioners, Board of Directors, and Senior Management, each playing
a vital role in supporting sustainable business continuity. [GRI 2-12] [POJK C.6]


Details of the organisational structure
can be found in the 2024 Annual
Report [POJK C.6]




                                          https://www.japfacomfeed.
                                          co.id/laporan-tahunan




Upholding Business Ethics [GRI 2-23]


Corporate Code of Ethics
Japfa upholds ethics and integrity as the foundation of its business operations, outlined in the Company’s
Code of Ethics. This Code includes policies on anti-corruption, anti-bribery, and anti-fraud. To ensure
alignment with these principles, all new employees undergo an orientation programme that introduces the
Code of Ethics, enabling them to understand and implement it in their daily work. [GRI 2-24]



                                                            Guidelines for the Board of Commissioners
                                                            and Directors
                In 2024, we conducted
                outreach on Japfa’s                         Japfa has established guidelines for the Board of
                Code of Ethics, including                   Commissioners and Directors, outlining the supervisory
                anti-corruption and anti-                   responsibilities   of   the   Board   of   Commissioners
                bribery policies, to 8,814                  in overseeing the management of the Company
                employees across various                    conducted by the Board of Directors.
                units. Furthermore, internal
                audit results for 2024                      Audit Committee
                confirmed that no material                  The Audit Committee supports the effectiveness of
                cases of corruption were                    the Board of Commissioners by overseeing financial
                identified across the                       reporting and ensuring compliance with regulations.
                Company’s operations.                       This committee is led by an Independent Commissioner
                [GRI 205-2, 205-3]
                                                            and includes two external professional members who
                                                            work independently.


                                                                                                                   19
Page 162
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




01
                              Investor Relations Policy

                              Investor Relations plays a critical role in building trust and maintaining
                              transparency between the Company and its shareholders. Through its Investor
                              Relations policy, Japfa ensures that investors receive timely, accurate,
Japfa at                      balanced, and fair information. This approach promotes accountability,

a Glance                      supports better decision-making, and upholds regulatory compliance.
                              Additionally, it mitigates risks and enhances confidence in the Company’s
                              leadership and strategies, contributing to long-term value creation.


                              JAPFALERT

                              To ensure compliance with the Company’s codes of ethics, Japfa has
                              implemented a whistleblowing system called JAPFALERT. This system
                              enables the reporting of violations related to regulations or the Code
                              of Ethics. All reports are handled with utmost seriousness, ensuring
                              the confidentiality of the whistleblower’s identity in accordance with
                              applicable procedures. [GRI 2-16, 2-25, 2-26]


                              JAPFALERT can be accessed through the following link




                              https://www.japfalert.com/




                                 Details regarding the duties and responsibilities of the Board of
Vision and Mission   14          Commissioners and Directors, as well as policies and other committees,
Business Scale       15          such as the Nomination and Remuneration Committee, can be found
                                 in the 2024 Annual Report or on the Company’s website [GRI2-23]:
Vertically
Integrated           16
Business Model

High-Quality and
                     17
Diverse Products

Good Corporate                    Corporate                     Guidelines for the Board of
Governance           19           Code of Ethics                Commissioners and Directors
for Sustainability                https://www.japfacomfeed.     https://www.japfacomfeed.co.id/pedoman-
                                  co.id/kode-etik-perseroan     dewan-komisaris-direksi
Sustainability
                     21
Committee

Japfa’s Economic
                     28
Performance

Membership in                    Investor Relations Policy      Audit Committee         Annual Report
                     30
Associations                     https://japfa.com/investors/   https://www.            http://japfacomfeed.
                                 investor-relations-policy      japfacomfeed.co.id/     co.id/laporan-tahunan
Awards               31                                         komite-audit




20
Page 163
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                         Sustainability Report 2024




Sustainability Committee

According to the Board of Directors Decree No. 073/KEP/Dir-JAPFA/LD-CS/XII/2023 dated 29 December
2023, the Board of Directors has updated the Sustainability Committee, which is chaired by the President
Director of the Company and of two Directors ,covering 60%. This update aims to strengthen the organisational
structure in managing sustainability initiatives across all operational units. In carrying out its duties and
responsibilities, the Sustainability Committee is supported by the Sustainability Coordinating Sub-Committee
and Division Heads. The committee plays a crucial role in ensuring the implementation of sustainable business
practices in alignment with the Company’s targets. The Sustainability Committee was updated to ensure that the
Company applies environmentally responsible business practices and aligns with the established objectives.
[GRI 2-9, 2-24] [POJK A.1, E.1, F.1]




Roles and Responsibilities of the
Sustainability Committee [GRI 2-12]


  1
          Establishing and proposing
          sustainability policies and
          development directions to the Board
          of Directors for approval.


 2        Developing sustainability strategies
          for a specified timeframe. [POJK D.1]



 3
          Evaluating the outcomes of
          sustainability strategy implementation,
          providing recommendations for
          improvements, and reporting to the
          Board of Directors at least once a
          year. [GRI 2-13]


          Approving the annual Sustainability
 4
          Report. [GRI 2-14] [POJK E.1]                 The composition of the Sustainability Committee
                                                        can be accessed on the Company’s website:

 5        Appointing relevant sub-committees
          for the implementation of
          sustainability strategies in operational
          divisions.

                                                        https://www.japfacomfeed.co.id/
 6        Reviewing and approving Key                   tata-kelola-keberlanjutan

          Performance Indicators (KPIs) and
          Sustainability Performance Targets
          (SPTs) for sustainability-related
          transactions. [POJK E.1]

                                                                                                            21
Page 164
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




01
                              Sustainability Pillars
                              Japfa’s Sustainability Pillars serve as a guideline for daily business activities,
                              integrating them into the formulation of the Company’s strategies and
                              business processes to anticipate risks from environmental and business
Japfa at                      changes, including economic, social, and environmental aspects. This

a Glance                      ensures that all operations align with sustainability goals. These pillars
                              reinforce Japfa’s commitment to its core business focus—enhancing
                              nutritional quality through efficient production systems while prioritising
                              human development. [POJK E.1]




Vision and Mission   14

Business Scale       15

Vertically
Integrated           16
Business Model

High-Quality and                           We conducted an evaluation of our Sustainability
                     17
Diverse Products
                                           Pillars and incorporated details on biodiversity
Good Corporate                             management to reflect current trends and nature-
Governance           19
for Sustainability
                                           related issues. This update has been integrated
                                           into the People Development Pillar.
Sustainability
                     21
Committee

Japfa’s Economic
                     28
Performance
                              Biodiversity Protection through People Development
Membership in
                     30
Associations
                              At Japfa, biodiversity protection is integrated into the People
Awards               31
                              Development Pillar. We empower communities to actively participate
                              in biodiversity conservation through initiatives such as mangrove
                              rehabilitation and habitat restoration.

22
Page 165
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration      Sustainability Report 2024




                             Sustainability Pillars

                      Affordable Nutritious Proteins




     Efficient                            People                    Improving
 Production System                     Development                   Nutrition
  Large Scale Operations &                Knowledge                     Feed
   Advanced Technology                    Management                 More People




       Healthy Animals                    Employees             Facilitating Access to
         Biosecurity                Training & Development       Affordable Proteins

           Vaccines                  Sports for Life Balance     Geographical Reach

       Animal Welfare                                           Industrialised Approach

        Balanced Diet




        Efficient Use                       Farmers                    Farmers
        of Resources
                                      Technical Assistance       Technical Assistance
           Energy
                                       Skills Improvement         Skills Improvement
            Water
     Reusable Packaging
       Local Sourcing




       Minimise Waste                     Community                  Food Safety
         & Emission                        & Planet                 & Traceability
     Manure Management              Education Programmes             Food Safety
                                                                 & Hygiene Standards
     Air Pollution Control          Focused on Agriculture
                                                                Halal Slaughterhouses
    Wastewater Treatment           Reducing Biodiversity Loss
                                                                   Traceability Back
                                                                      to the Farm




                                                                                          23
Page 166
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




01
                              Business and Environmental Risk Management
                              Japfa recognises the importance of managing various business risks to
                              ensure the Company’s sustainability and minimise impacts on people and
                              the environment. To address these challenges, we implement a robust
Japfa at                      risk management system, including internal and external audits, which

a Glance                      also cover risks related to corruption, based on the principles of integrity,
                              transparency, and accountability. Any violations are dealt with seriously
                              and in accordance with applicable regulations. [GRI 205-1, 205-2] [POJK E.3]




Vision and Mission   14

Business Scale       15

Vertically
Integrated           16
Business Model

High-Quality and
                     17
Diverse Products
                                     One of Japfa’s animal feed mills.
Good Corporate
Governance           19
for Sustainability

Sustainability
                     21       Detailed information on the Company’s risk management can be found in the Governance
Committee                     chapter of the 2024 Annual Report and on the Company’s website. [POJK E.3, E.5]

Japfa’s Economic
                     28
Performance

Membership in
                     30
Associations

Awards               31
                              https://www.japfacomfeed.co.id/
                              manajemen-resiko




24
Page 167
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                    Sustainability Report 2024




Japfa Group Sustainability Targets
In 2022, Japfa Group established Sustainability Targets using 2022 data as the baseline reference. These
targets are categorised into two main aspects: environmental and social. From an environmental perspective,
we focus on reducing Scope 1 emissions, measured per kilogram of live bird based on 2022 data. From a social
perspective, Japfa remains committed to developing employees and contract farmers through continuous
training programmes aimed at enhancing productivity and supporting sustainability-driven decision-making.
By 2024, we have identified suitable approaches to monitor Japfa’s sustainability action plans. This ensures
that the implementation and achievement of sustainability goals are effectively tracked and evaluated. [GRI
2-24]




                                                                 Japfa Group has once again secured
             In line with the established targets                Sustainability-Linked Loan (SLL) in
             for 2024, Japfa has successfully:                   2024, reinforcing its commitment to
             •   Reduced coal consumption by                     utilise recycled wastewater, zero coal,
                 70.38% compared to 2023                         and JfK initiatives. This extends our

             •   Achieved 10 training hours per                  ESG efforts as we continuously strive

                 employee per year                               for greater impact and improvement.




                                                                                                           25
Page 168
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




01
Japfa at
a Glance




                                         Japfa SLB KPI - Successful Completion
Vision and Mission   14                  of 9 Water Recycling Facilities in Our
Business Scale       15                  Poultry Operations
Vertically
Integrated           16
                                              7
Business Model
                                                    Total   8 Slaughterhouses 1 Hatchery
High-Quality and
                     17
Diverse Products

Good Corporate
Governance           19
for Sustainability

Sustainability
                     21
Committee

Japfa’s Economic
                     28                                         3
Performance

Membership in                                                        9
                                                                         1
                                                                             2
                     30                                                                      4
Associations                                                                     5
                                                                                     6
                                                                                         8



Awards               31




26
Page 169
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                            Sustainability Report 2024




In 2024, Japfa successfully fulfilled its Sustainability-Linked Bond (SLB) commitment by constructing
water recycling facilities at eight Poultry Processing Plants and one hatchery unit within 3 years and
9 months from the date of bond issuance. This water recycling facility has undergone an external
audit process. The audit results can be read further at the following link. [POJK B.1, D.1, F.26]


This achievement marks a significant sustainability milestone, positioning Japfa as a pioneer in the
agri-food sector for issuing an SLB in 2021.


Hence, Japfa has established water recycling facilities in:


2021          1    Cikupa Slaughterhouse       2023           6
                                                                  Magelang
                                                                  Slaughterhouse
              2    Subang Hatchery
                                                                  Medan
                                                              7
                                                                  Slaughterhouse

2022          3    Lampung Slaughterhouse
                                                                  Boyolali
                                                              8
                                                                  Slaughterhouse
              4    Wonoayu Slaughterhouse

              5    Pemalang Slaughterhouse     2024           9   Parung
                                                                  Slaughterhouse
                                                                                      https://www.japfacomfeed.
                                                                                      co.id/informasi-saham-obligasi




                                                                                                                       27
Page 170
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




01
                              Japfa’s Economic Performance
                              [GRI 2-27, 201-1], [POJK B.1, F.2, F.3, F.4]




                              As one of Indonesia’s largest agri-food companies, Japfa’s products are an
Japfa at                      essential part of the daily lives of millions, providing safe and affordable

a Glance                      protein. Maintaining strong economic performance is critical to ensuring
                              sustainable operations, focusing on the People, Planet, and Profit (3P)
                              principles.


                              In 2024, Japfa faced challenges including unstable weather conditions,
                              regulatory changes, and geopolitical instability, which disrupted supply
                              chains, increased raw material costs, and weakened consumer purchasing
                              power.      To    address       these      challenges,   Japfa   implemented   several
                              strategies, including anticipating market fluctuations to minimise risks,
                              investing in Company facilities to enhance quality control and supply
                              chain efficiency. These initiatives have strengthened Japfa’s competitive
                              edge and reinforced direct relationships with local suppliers.




                                 Fortune 100 Indonesia

                                 In early August 2024, Japfa was listed in the “Fortune 100
                                 Indonesia” a prestigious benchmark of corporate performance in
                                 the country. According to Fortune Indonesia, companies on this list
                                 contributed 28.8% to the national economy in the previous year.
                                 This achievement highlights Japfa’s significant role in Indonesia’s
                                 economy and its resilience in navigating uncertainties.
Vision and Mission   14

Business Scale       15

Vertically
Integrated           16
Business Model
                              Japfa upholds all applicable regulations across social and economic
High-Quality and              aspects in its operations. As a testament to this commitment, throughout
                     17
Diverse Products
                              2024, the Company did not receive any sales prohibitions and market
Good Corporate
                              restrictions for its products. [GRI 2-27]
Governance           19
for Sustainability

Sustainability                In 2024, Japfa generally demonstrated excellent economic performance
                     21
Committee                     in line with its targets. [POJK F.2, F.3].
Japfa’s Economic
                     28
Performance

Membership in
                     30
Associations

Awards               31




28
Page 171
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                                          Sustainability Report 2024




[GRI 201-1], [POJK B.1, F.2, F.3]                                                                                       In million rupiah

                                    Disclosure                                      2024                2023                 2022

   Direct Economic Value Generated

   Net Sales                                                                      55,800,849            51,175,898          48,972,085

   Interest Income                                                                     50,228              44,272                9,495

   Other Income                                                                       210,204               139,161             151,001

   Total                                                                           56,061,281           51,359,331           49,132,581

   Economic Value Distributed

   Operating Cost (Cost of Sales, SG&A Exclude Staff Cost)                        45,698,456          44,620,820             42,150,413

   Employee Wages and Benefits                                                      4,889,053           4,267,880            4,018,803

   Payment to Providers of Capital (Debt and Equity Capital)                        1,688,988           1,569,494             1,543,295

   Community Investment

   Corporate Social Responsibility (CSR)                                               28,208                 8,691                6,333

   Edu Farmers International Foundation
                                                                                       15,000              14,450                  8,507
   (Edufarmers Foundation)

   Payments of Income Taxes to Indonesian Government                                  715,863            406,068               642,680

   Total                                                                          53,035,568          50,887,403            48,370,031

   Economic Value Retained

   Economic Value Retained                                                           3,025,713            471,928              762,550



Sustainability Investment
[GRI 201-2] [POJK F.4]                                                                                               Dalam jutaan rupiah

                             Sustainability Pillars                                2024                2023                 2022

   Environment

                                Investment in More Sustainable
                                                                                      129,170            103.334              166.893
                                Operations

                                Efficient Use of Resources                             14,106               11.017             20.664

   Efficient                    Minimising Waste and Emission                          26,107             26.037               24.295
   Production                   Improvement in Animal Health
   System                                                                                  511                 216                  1.32
                                and Welfare

                                Investment in New Technologies to
                                                                                       8,039                6.168               4.584
                                Improve Our Operational Efficiency

                                Audit/Asesmen/Sertifikasi Biaya ESG                     3,472              3.020                 1.277

   Total                                                                              181,404            149.792              219.032

   Social

                                Development of Our People
   Human Resources
                                (Employees, Farmers, and                              89,522             163.867               153.635
   Development
                                Communities)

   Improving Nutrition          Improving Nutrition                                     9,592               7.329                3.731

   Total                                                                               99,114              171.195             157.366

   Grand Total                                                                       280,518            320.987               376.398


*) To advance operational sustainability, we have separated our sustainability investment and operational expenditure into two main
categories: environmental and social. We separated sustainability investment for better record keeping since 2022.




                                                                                                                                           29
Page 172
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




01
                              Membership in Associations
                              [GRI 2-27] [POJK C.5]


                              As part of our commitment to advancing the agri-food sector in Indonesia,
                              Japfa collaborates with various stakeholders. During this reporting period,
Japfa at                      we established partnerships with several organisations to enhance our

a Glance                      contributions, including the following associations:




                              Indonesian Employer’s      Indonesian Fishery     Indonesian Feedmills       Shrimp Club
                              Association (APINDO)      Producers Processing     Association (GPMT)      Indonesia (SCI)
                                   DKI Jakarta             and Marketing
                                                         Association (AP5I)




                              Indonesian Veterinary         Association of       Veterinary Public      Indonesian Poultry
                               Medicine Association       Indonesian Poultry     Health Association    Farmers Association
                                     (ASOHI)               Slaughterhouses        (ASKESMAVETI)             (PINSAR)
                                                              (ARPHUIN)




                               Indonesian Poultry             Chamber of            Indonesian           Indonesia CSR
                              Science Sociey (MIPI)         Commerce and         Poultry Veterinary         Society
Vision and Mission   14                                    Industry (KADIN)     Association (ADHPI)
                                                             South Jakarta
Business Scale       15

Vertically
Integrated           16
Business Model

High-Quality and                   Indonesian             Indonesian Poultry
                     17        Aquaculture Society       Breeders Association
Diverse Products                      (MAI)                    (GPPU)

Good Corporate
Governance           19
for Sustainability
                              Certification [GRI 2-23]
Sustainability
                     21
Committee

Japfa’s Economic
                     28
Performance

Membership in
                     30
Associations                    FSSC 22000              AEO              ISO 14001        ISO 45001          Aquaculture
                                                     Certification                                           Stewardship
Awards               31                                                                                     Council (ASC)




30
Page 173
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                                 Sustainability Report 2024




Awards



                                              Japfa was awarded at the 15th Indonesian Institute for Corporate
                                              Directorship (IICD) Corporate Governance Conference and Award for
                                              its strong commitment to implementing sound corporate governance
                                              practices. This recognition highlights Japfa’s dedication to transparency,
                                              accountability, and corporate integrity, in alignment with the evaluation
                                              criteria based on the ASEAN CG Scorecard 2023 methodology.




                                              Japfa received the 2024 Corporate Emissions Award in the Platinum
                                              category for Transparency in Corporate Emissions Calculation in the
                                              non-bank issuer sector. This award recognises companies that have
                                              made significant contributions to reducing national emissions while
                                              maintaining transparency in their reporting. The initiative was organised
                                              by Majalah Investor in collaboration with PT Bumi Global Karbon and
                                              Berita Satu Media Holdings.




                                              Japfa received two accolades at the 2024 TOP CSR Award, including
                                              the TOP CSR Star 4 for its commitment to implementing JAPFA for
                                              Kids programmes, as well as the Top Leader in CSR Commitment 2024,
                                              awarded to Japfa’s CEO, Renaldo Santosa.




                                              Japfa received an award from the Indonesian Ministry of Health for
                                              the Healthy Living Community Movement (GERMAS)/Clean and
                                              Healthy Living Behaviour (PHBS). This recognition acknowledges
                                              Japfa’s contribution to supporting public health programmes through
                                              initiatives that promote healthy and clean living practices.




A complete list of the Company’s memberships, certifications,
and awards can be found in the 2024 Annual Report.




                                                                     http://japfacomfeed.co.id/
                                                                     laporan-tahunan


                                                                                                                     31
Page 174
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




02
About
                                            Our Sustainability Report is developed in
                                            accordance with POJK 51/2017 and the GRI
                                            2021 Standards as well as GRI 13:Agriculture,
                                            Aquaculture, and Capture Fisheries Sector.
                                            Standards.
Japfa
Report                       As a continuously growing company, Japfa remains committed to fostering
                             stakeholder trust by consistently communicating transparently about
                             our efforts and improvements each year. The 2024 Sustainability Report
                             represents one of our communication tools, reflecting Japfa’s initiatives
                             across   environmental,    governance,    social,   and   economic   aspects.
                             This report provides a comprehensive overview of our sustainability
                             commitments and efforts. While not every detail is included, we remain
                             committed to continuing our sustainability journey with consistency.
                             This report also serves as an evaluation tool to measure and enhance the
                             initiatives that we have done. Through continuous evaluation, we aim to
                             deliver a greater positive impact on society and the planet.


                             Since 2018, Japfa has consistently published sustainability reports, and this
                             marks the seventh report issued separately from the Annual Report. Published
                             on 19 March 2025, this report covers all Company operations. PT Japfa
                             Comfeed Indonesia Tbk has reported in accordance with the Global Reporting
                             Initiatives (GRI) Standards for the period 1 January 2024 to 31 December 2024.
                             Our Sustainability Report period is aligned with the Company’s Annual Report.
                             In 2024, we did not receive any feedback on the 2023 Sustainability Report;
                             however, we continue to enhance our communication efforts as part of the
                             Company’s commitment to transparency. [GRI 2-2, 2-3] [POJK G.3]


                             This report has been prepared in accordance with Financial Services
                             Authority Regulation Number 51/POJK.03/2017 (POJK 51/2017) regarding
                             the Implementation of Sustainable Finance for Financial Services Institutions,
                             Issuers, and Public Companies, as well as the related Circular Letter Number
                             16/SEOJK.04/2021 concerning the Format and Content of Annual Reports
                             for Issuers or Public Companies. Japfa also considers various ESG indicators,
                             including the ASEAN Corporate Governance Scorecard, Coller FAIRR for
Communicating
                             animal welfare, MSCI, S&P, SRI KEHATI, and TCFD Recommendations.
with Japfa        33
Stakeholders

Japfa in Data     36         Additionally, we collaborate with third parties to analyse and evaluate

Methodology for              the data presented in this report. External assurance has not yet been
Determining       37         conducted for this report. This report is available in both Indonesian and
Material Topics
                             English and can be downloaded from the Company’s official website. We
                             welcome feedback on our reports. [GRI 2-5], [POJK G.1]



32
Page 175
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                                         Sustainability Report 2024




We welcome any feedback on the
reports we publish. A feedback                                   Company Address
form is available via a link on
                                                                 Wisma Millenia Lantai 7
the final page of this report, and                               Jl. M.T. Haryono Kav. 16, Jakarta 12810 – Indonesia
all questions, suggestions, and                                  Phone : (+62 21) 285 45680 (Hunting)
comments       can     be    submitted                           Fax : (+62 21) 831 0309
                                                                 E-mail : maya.pradjono@japfa.com                         [GRI 2-1, 2-3]
through    the      provided     contact                         Website : www.japfacomfeed.co.id                           [POJK C.2]

channels. [GRI 2-3] [POJK C.2]



Communicating with Japfa Stakeholders

Japfa actively engages with a diverse range of stakeholders connected to our business operations. These
include employees, customers, financial institutions, shareholders, government agencies, distributors,
industry associations, communities, partner farmers, and suppliers. Through these collaborations, we aim to
identify mutually beneficial opportunities while encouraging stakeholders to participate in the Company’s
sustainability initiatives. This approach strengthens sustainable practices and ensures positive impacts for
all parties involved. [GRI 2-29, 3-3] [POJK E.4]



                        Investors (including shareholders, bondholders, investment managers, etc.)


   Engagement
                         Frequency                                                   Topic
     Method


 1. Annual General      1. Annually        AGMS
    Meeting of          2. Ad Hoc          1. Approval and ratification of the Company’s Financial for financial year 2023
    Shareholders
    (AGMS)              3. Quarterly,      2. Determination of the use of the Company’s profits for financial year 2023
                           ad hoc          3. Authorise Board of Commissioners to appoint public accountant to audit Company’s
 2. Extraordinary          Annually
    General                                   book for financial year 2024 and to determine its remuneration
    Meeting of                             4. Appointment of members of the Company’s Board of Commissioners and Directors
    Shareholders                           5. Determination of salaries/benefits for members of the Board of Commissioners and
    (EGMS)                                    Directors of the Company
 3. Conference,
    Teleconference,                        EGMS
    Individual and
    Group Meeting,                         Approval of a) the Company's plan (request for mandate) to repurchase the Company's
    Electronic Mail                        shares in accordance with the Financial Services Authority (OJK) Regulation Number 29
                                           of 2023 dated 29 December 2023 regarding the Repurchase of Shares Issued by Public
 4. Public Expose                          Companies and b) the use of the repurchased shares and c) authorise the Board of
                                           Directors to determine the implementation of its use.

                                           Conference, Teleconference, One on One, Group Meetings, Emails
                                           1. Performance review (financial and non-financial)
                                           2. Operational information


                                           Public Expose
                                           1. Company Profile
                                           2. Operating Performance as of 31 December 2024
                                           3. Financial Highlights
                                           4. Challenges and future strategies
                                           5. Q&A


                                           The presentation and results of the questions and answers at the Public Expose can be
                                           seen on the company's website.




                                                                                                                                           33
Page 176
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




02
About
                               Engagement
                                 Method

                               1. frontline
                                  Website
                                  and
                                                 Frequency

                                                 1. Available
                                                    24 hours
                                                                Customers [POJK F.17]

                                                                                         Topic

                                                                    1. Product and service information, including
                                                                       production process
                                                 2. Ad hoc          2. Customer requirement coordination
                                  frontline
Japfa
                                                    Annually        3. Invoice payment method credit and debit
                                  information
                               2. Call centre                       4. Complaint and solution service
Report                         3. Satisfaction
                                                                       [GRI 2-25]
                                                                    5. Satisfaction of service
                                  survey




                                                                    Associations

                               Engagement
                                                 Frequency                               Topic
                                 Method

                               Meetings          Ad hoc, one        1. Networking
                               and other         month and/         2. Community development and education
                               activities        or quarterly
                                                                    3. Joint events




                                                                  Farmer Partners

                               Engagement
                                                 Frequency                               Topic
                                 Method

                               Phone calls       1. Daily           1. Profit-sharing scheme
                               and/or in-        2. Monthly         2. Product information, poultry nutrition and
                               person visits                           feed management
                                                 3. Ad hoc
                                                                    3. Technical advisory
                                                                    4. Poultry management
                                                                    5. Poultry and fisheries management,
                                                                       including sustainability practices




                                                     Educational Institutions/Universities

                               Engagement
                                                 Frequency                               Topic
                                 Method

                               Socialisation     Ad hoc,            1. Information on cooperation programmes
                               and               Monthly,              and other activities from Japfa
                               coordination      and/or             2. Recruitment and administrative information
                                                 Annually              regarding scholarship recipients
                                                                    3. Scholarship recipient activity reports
                                                                    4. Government grants



Communicating                                                        Suppliers
with Japfa        33
Stakeholders                   Engagement
                                                 Frequency                               Topic
                                 Method
Japfa in Data     36
                               Phone calls       Ad hoc,            1. Competitive prices and offers
Methodology for                and/or in-        daily, semi-       2. Service quality
Determining       37           person visits     annual and/
                                                 or annual          3. Audit
Material Topics
                                                                    4. Products
                                                                    5. Product renewal policy
                                                                    6. Sustainable procurement practices



34
Page 177
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                                     Sustainability Report 2024




                                                            Government

  Engagement          Frequency                                                   Topic
    Method

 Socialisation        1. Ad hoc        1. Business licensing and regulation
 and                  2. Monthly
 coordination                          2. Certification
 meetings             3. Annually      3. Coordination of trade system
                                       4. Compliance and reporting
                                       5. Dissemination of government regulations
                                       6. Gemar Makan Ikan campaign
                                       7. Collaboration regarding Synergised Aquaculture Innovative Learning (SAIL)
                                       8. Seminar & Forum
                                       9. Expert Discussion on the requirements for food safety assurance, the
                                          implementation of NKV (Veterinary Control Number), and the cold supply chain
                                          for the production and distribution of animal-based food products
                                       10. Commitment to One Health Implementation, including monitoring residues and
                                           antibiotic resistance in animal-based products
                                       11. Sustainable agribusiness, covering livestock and aquaculture farming



                                                              Employees

  Engagement
                       Frequency                                                  Topic
    Method

 Employee             1. Weekly,          1. Socialisation of employee policies and strategies
 meetings,            2. Monthly,         2. Japfa Conversation
 workshops,
 training and         3. Annually         3. Performance evaluation and career development
 capacity             4. Ad hoc           4. Online and offline training (technical and soft skills)
 building,                                5. Occupational Health and Safety Insurance
 communication
                                          6. Internal news channels such as Japfa Link, Berkat Magazine and Japfa
 forums,
                                             Newsletter to communicate information about the Company published
 meetings,
                                             periodically
 birthday
 celebrations




                                                 Local Community Organisations

                    Engagement Method                                 Frequency                          Topic

 1. Meetings with CSOs, social organisations, local                 Ad hoc and/or      1. Socialisation programme
    communities and village administrator                           semi-annually      2. CSR programme implementation
 2. Phone calls and/or in-person visits



                                                       Distributors [GRI 2-6]

         Engagement Method                     Frequency                                     Topic

 In-person visits, phone calls,               Ad hoc and/        1. Sales performance
 meetings                                     or daily           2. Product, price and service information
                                                                 3. Company financial performance
                                                                 4. Factory inspection



                                                      Scholarship Grantees

         Engagement Method                     Frequency                                     Topic

 Socialisation and mentoring of the           Ad hoc, once       1. Scholarship acceptance information
 programme, monitoring of activities          a month and/       2. Completeness of administration
                                              or once every
                                              six months         3. Proposal and programme activity report
                                                                 4. Information and/or reports outside the programme activities


                                                                                                                                  35
Page 178
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




02
                             Japfa in Data

                             This Sustainability Report encompasses all Japfa operations, with
                             a primary focus on the two largest sectors: poultry operations and

About                        aquaculture. [GRI 2-2]


Japfa                        Accounting for 90% of Japfa’s total revenue, poultry operations represent

Report                       the most significant component of the Company’s operational footprint. As
                             the sector with the greatest impact across all business activities, it receives
                             a larger emphasis in this report. Meanwhile, aquaculture is highlighted
                             in response to the growing demand for sustainable products. With the
                             increasing importance of eco-friendly aquaculture practices, this report
                             emphasises how the division is adapting to meet evolving market needs.


                             Financial and Workforce Data

                             For the fiscal period 2022–2024, financial and workforce data reflects
                             consolidated figures from all entities under Japfa, supported by internal
                             systems such as the Japfa Sustainability Reporting System (JSRS) and Japfa
                             Sustainalitics. In this reporting period, work-related injury data has been
                             restated as a result of data alignment, including the removal of duplicates
                             and re-categorisation of accident types based on applicable standard
                             definitions. This was conducted to ensure better data accuracy. [GRI 2-4]


                             Environmental Data

                             The environmental data reported for 2022-2024 covers almost entire
                             Company’s operations. In 2024, environmental data encompasses 341
                             units, including both operational and non-operational units (such as
                             offices), reflecting an increase of 17 units compared to the 2023 report.
                             We have expanded our data reporting coverage in line with improvements in
                             JSRS and Japfa Sustainalitics, reinforcing our commitment to data accuracy
                             and accountability. Throughout 2023-2024, we have comprehensively
                             enhanced data quality. In 2024, the reporting scope now includes all business
                             lines, including poultry, aquaculture, SBU Beef Cattle, SBU Plantation,
                             SBU Consumer Go Direct, SBU Property, and SBU Transportation. This
Communicating                achievement is the result of collective commitment and collaboration in
with Japfa        33
                             supporting greater transparency and improved sustainability practices.
Stakeholders

Japfa in Data     36

Methodology for
Determining       37         A complete list of entities covered in the
Material Topics              financial, workforce, and environmental
                             data can be found in the 2024 Annual
                             Report.

                                                                          https://www.japfacomfeed.
                                                                          co.id/laporan-tahunan

36
Page 179
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                       Sustainability Report 2024




Methodology for Determining
Material Topics                                                                 Research and Development
                                                                                 of the Materiality Survey
[GRI 3-1]




This report is prepared in accordance with the GRI principles, including
accuracy, balance, clarity, comparability, completeness, sustainability         Focus Group Discussions
context, timeliness, and verifiability. Additionally, we consider               with internal stakeholders
stakeholder engagement, sustainability context, relevant materiality,
and completeness to deliver a comprehensive and informative report.


Japfa conducted a double materiality assessment that was                           Internal Management
developed based on our sustainability pillars, LCA, Social Life Cycle                   Discussions

Assessments (SLCA), other literature reviews, and emerging issues
impacting the livestock and aquaculture industries in Indonesia, as
identified by sustainability rating organisations.
                                                                                 Surveys for Internal and
                                                                                  External Stakeholders
The survey results were aligned with GRI standards and the United
Nations Sustainable Development Goals (SDGs).



The complete list of Japfa’s contributions                                           Materiality Matrix
to the SDGs can be found on the                                                       Development
Company’s website.




                                             https://www.japfacomfeed.
                                             co.id/tinjauan                      Validation and Approval
                                                                                    of Material Topics


This process identified key topics that are critical to internal and
external stakeholders and where Japfa has potential or actual impacts
on the environment, local economies, and communities. These topics
                                                                                  List of Material Topics
were then ranked to determine the top ten material topics, forming
the primary focus of this report and aligned with GRI standards and
SDGs.


The preparation of this report was overseen by the Sustainability Committee and company management to
ensure accuracy and timeliness. Their involvement spanned from developing and analysing the materiality
survey, data collection and analysis, to reviewing and approving the report content. [GRI 2-14] [POJK E.1]




                                                                                                             37
Page 180
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




02
                             Material Topics in 2024 [GRI 3-2]
                             In 2024, good governance, environmental responsibility, and human rights
                             respect emerged as the most material topic. These topic highlight Japfa's
                             strengthened commitment to robust governance as the foundation for
About                        implementing sustainable practices.

Japfa
                             Additionally, food safety and traceability remained top priorities,
Report                       underscoring their critical importance to Japfa in ensuring consumer health
                             and safety.


                             Other      sustainability    topics,     including    animal   welfare,      wastewater
                             management, and climate change mitigation, were also identified as
                             significant, reflecting Japfa's ongoing focus on minimising its business
                             impact on the environment and addressing climate change challenges.



                                  No.               Material Topic                             Category

                              1         Promoting Good Governance                 Governance
                                        Through Ethical Conducts,
                                        Environmental Responsibility, and
                                        Upholding Human Rights

                              2         Food Safety Standards                     Customer Health and Safety
                                        and Traceability

                              3         Occupational Health                       Occupational Health and Safety
                                        and Safety Management

                              4         Employee Fair Remuneration                Employment
                                        and Benefits

                              5         Access to Nutritious                      Food Security
                                        and Affordable Food

                              6         Value Chain and Stakeholder               Stakeholder Engagement

                              7         Safe Wastewater                           Waste and Effluent
                                        and Waste Management

                              8         Improvement of Farmer’s Livelihoods       Community

                              9         Animal Welfare Practices                  Animal Welfare

                              10        Climate Mitigation and Adaptation         Governance



                             Materiality Matrix
                             The materiality matrix serves as the foundation for a deeper discussion
Communicating
                             of these topics in the subsequent chapters. These chapters detail the
with Japfa        33
Stakeholders                 management of material topics, Japfa’s commitments, and the programmes
Japfa in Data     36         implemented in 2024 to enhance positive impacts.

Methodology for
Determining       37         The programmes highlighted in this report also include methods for
Material Topics
                             evaluating their effectiveness and the involvement of stakeholders in their
                             execution.



38
Page 181
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                                                                            Sustainability Report 2024




                                  5.00
Impact to external stakeholders




                                                                                                       2        1
                                  4.80
                                                                                                   3
                                                                                 8          6
                                                                                                       4
                                                                                        9              5

                                                                                                            7
                                  4.60
                                                                                                       10




                                  4.40




                                        4.20                      4.40                      4.60                           4.80

                                                        Impact to environmental, economic and social




List of Material Topics and Its Boundaries

                                                                                                                    Japfa Poultry &         Farmer
                                  Rank             Material Topics          Suppliers              Japfa             Aquaculture                              Customers
                                                                                                                                            Partners

                                    1          Promoting Good            Linked to          Caused by               Berkaitan          Linked to           Linked to
                                               Governance Through
                                               Ethical Conducts,
                                               Environmental
                                               Responsibility, and
                                               Upholding Human Rights

                                   2           Food Safety Standards     Linked to          Caused by               Caused by          Linked to           Linked to
                                               and Traceability

                                   3           Occupational Health and   Linked to          Caused by               Linked to          Linked to           Linked to
                                               Safety Management

                                   4           Employee Fair             Linked to          Caused by               Linked to          Linked to           Linked to
                                               Remuneration and
                                               Benefits

                                   5           Access to Nutritious      Linked to          Caused by               Linked to          Linked to           Caused by
                                               and Affordable Food

                                   6           Value Chain and           Contributed by     Caused by               Contributed by     Contributed by      Linked to
                                               Stakeholder

                                   7           Safe Wastewater and       Linked to          Caused by               Caused by          Contributed by      Linked to
                                               Waste Management

                                   8           Improvement of            Contributed by     Contributed by          Contributed by     Caused by           Linked to
                                               Farmer’s Livelihoods

                                   9           Animal Welfare            Contributed by     Caused by               Caused by          Contributed by      Linked to
                                               Practices

                                   10          Climate Mitigation and    Linked to          Caused by               Contributed by     Linked to           Linked to
                                               Adaptation


Caused by                                                                  Contributed by                                       Linked to
The cause of the topic which has direct                                    Contributor to the topic, has influence              Related to the causes and/or contributor
control to avoid or mitigate impacts                                       but no direct control to avoid or                    of the topic due to business relationships,
                                                                           mitigate impacts                                     thus only has indirect influence to avoid or
                                                                                                                                mitigate impacts



                                                                                                                                                                           39
Page 182
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




03
                              Indonesia ranks among the countries with the highest levels of malnutrition
                              globally, grappling with issues such as stunting, wasting, micronutrient
                              deficiencies, and overweight or obesity1. Despite notable progress over the
                              past decade, UNICEF data from 2023 indicates that 1 in 5 children under five

Improving                     in Indonesia still suffers from stunting2. This condition significantly impacts
                              children's physical and cognitive development and increases their long-term
Nutrition                     health risks. To address this critical issue, the Indonesian government has
                              prioritised stunting reduction and the improvement of human resource quality
                              through various national programmes.


                              As a leading producer of animal protein, Japfa fully supports these initiatives by
                              committing to provide nutritious and affordable food. Utilising our extensive
                              distribution network and industrialised production processes, we ensure the
                              availability of high-quality animal protein products, including chicken, fish,
                              shrimp, beef, and their derivatives, across Indonesia.


                              Through JAPFA for Kids, we play an active role in supporting children and
                              their parents by raising awareness of the importance of nutrition and providing
                              access to healthy, nutritious food that promotes proper growth. This initiative
                              also aligns with the goals of SDG No. 2: Zero Hunger.




Extensive Market
                     41
Reach

Industrialised
                     45
Approach

Ensuring Food
                     45
Safety

Traceable Supply
                     46
Chain

Food Safety
                     47
Audits

JAPFA for Kids:
Combating            48
Malnutrition

Parental
Involvement in       52
JAPFA for Kids                           A happy child enjoying his nutritious lunch box
                                         in JAPFA for Kids programme
Japfa Collaborates
on Nutrition
Sufficiency Study    55
for Indonesian
Children                      1, 2 UNICEF Indonesia. (2023). UNICEF Laporan Tahunan 2023. Diambil dari https://www.unicef.org/indonesia/
                              media/21351/file/UNICEF%20Laporan%20Tahunan%202023.pdf

                              3 UNICEF Indonesia. (20 September 2023). Nutrition: Tackling the ‘triple burden’ of malnutrition in Indonesia.
                              Retrieved from https://www.unicef.org/indonesia/nutrition




40
Page 183
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                                            Sustainability Report 2024




Extensive Market Reach

Indonesia’s unique geography, comprising over 17,000 islands and home to a population exceeding 282
million, presents significant challenges to food distribution and, consequently, food security.


With over 53 years of expertise in the agri-food sector, Japfa fully acknowledges its responsibility to fulfil
the nutritional needs of the population. Its extensive marketing network, encompassing traditional markets,
modern retail outlets, and online platforms, ensures that Japfa’s products remain accessible to all segments
of society.




         Contributing to Food Security through Japfa Day 2024 Event


         Japfa Day 2024 served as a significant platform, bringing together Japfa’s leadership,
         government representatives, investors, associations, partners, and the media to address critical
         issues related to food security and self-sufficiency. Inspired by the government’s free lunch
         programme, Japfa aimed to make a meaningful contribution as a leading producer of staple
         animal protein. The event featured three panel discussions focusing on shaping the future
         of Indonesia’s food ecosystem amidst challenges such as climate change and geopolitical
         uncertainty.


         The panels were inaugurated by a keynote speech from the Minister of National Development
         Planning (Bappenas), who provided strategic insights into the transformation needed to
         ensure national food security3. Participants were also introduced to Japfa’s role in supporting
         food security, covering production and distribution processes and initiatives like free lunch
         programmes that address children’s nutritional needs.


         In his opening remarks, Renaldo Santosa, President Director of Japfa, underscored the vital role
         of innovation in food security strategies. He emphasised the importance of fostering food self-
         sufficiency while harnessing Indonesia’s immense potential to empower future generations.
         Acknowledging the challenges ahead, he emphasised the need for a well-defined framework
         to guide the creation of a sustainable food system and ensure food availability for everyone.
         The number of participants in Japfa Day was 304 people.




1 UNICEF Indonesia. (2023, September 20). Gizi. Diambil dari https://www.unicef.org/indonesia/id/gizi




                                                                                                                               41
Page 184
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




03
                              Poultry Operational Reach
                              In addition to serving a vast domestic market in Indonesia, Japfa’s
                              poultry products have also reached international markets. In 2024, Japfa
                              successfully exported hatching eggs to several countries, including the
Improving                     United Arab Emirates. The acceptance of our products abroad highlights

Nutrition                     the company’s dedication to advancing the food sector by delivering high-
                              quality products.




Extensive Market
                     41
Reach

Industrialised
                     45
Approach

Ensuring Food
                     45
Safety

Traceable Supply
                     46
Chain

Food Safety
                     47
Audits

JAPFA for Kids:
Combating            48
Malnutrition

Parental
Involvement in       52
JAPFA for Kids

Japfa Collaborates
on Nutrition
Sufficiency Study    55
for Indonesian
Children
                                     Chickens at breeding farm
                                     during feeding session



42
Page 185
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                      Sustainability Report 2024




Aquaculture Operational Reach
Japfa also supports the fulfilment of protein needs in Indonesia not only through the poultry sector but
also through aquaculture. We produce a variety of processed fish and shrimp products. The quality of our
aquaculture products has been recognised in international markets, with exports to several countries across
Asia, America, and Europe. In 2024, we expanded our export markets to include South Korea and Thailand.




       Modeling of Saline Tilapia Aquaculture Area, Karawang




Suri Tani Pemuka (STP)’s Contribution to Saline Tilapia Farming



In March 2024, the Ministry of Marine Affairs and Fisheries (KKP) inaugurated a pilot area for saline tilapia
farming in Karawang, West Java, attended by the President of Indonesia and the Minister of Marine Affairs and
Fisheries. The President Director of PT Suri Tani Pemuka (STP) was also present, supporting this programme by
supplying high-quality feed for the farming area, currently managed by the Aquaculture Fisheries Production
Service Centre. Saline tilapia offers several advantages, such as firm meat and faster growth rates. Japfa uses
superior broodstock tailored to Indonesia’s climate, ensuring better adaptability and disease-free production.




                                                                                                            43
Page 186
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




03
                              This initiative aligns with the government’s blue economy strategy, promoting
                              a zero-waste approach in aquaculture. The programme also utilises abandoned
                              shrimp ponds, supporting the reuse and optimisation of land resources.



Improving                     In 2024, STP provided support ranging from feed and seedlings to processing
                              the harvest of saline tilapia farming from various regions, including Yogyakarta,
Nutrition                     Banyuwangi, and Manado. This initiative also aims to promote environmental
                              sustainability and strengthen national food security.




                                   In 2024, Japfa’s aquaculture product, Toba Tilapia, successfully
                                   entered FairPrice, a leading supermarket chain in Singapore.
                                   This achievement highlights the high quality of Japfa’s products
                                   while also serving as a promotional opportunity for Lake Toba’s
                                   renowned natural beauty. A QR code featured on the product
                                   packaging provides customers with access to information
                                   about Lake Toba’s tourism.




Extensive Market
                     41
Reach

Industrialised
                     45
Approach

Ensuring Food
                     45
Safety

Traceable Supply
                     46
Chain

Food Safety
                     47
Audits

JAPFA for Kids:
Combating            48
Malnutrition

Parental
Involvement in       52
JAPFA for Kids

Japfa Collaborates
on Nutrition
Sufficiency Study    55
                                   White Fillet Toba Tilapia is available
for Indonesian
                                   in Singapore supermarket
Children




44
Page 187
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                          Sustainability Report 2024




Industrialised Approach

Japfa    leverages       technology       and   innovation    in
its industrialised approach to ensure food safety
standards are upheld while optimising resource
utilisation. Through a vertically integrated business
system, Japfa operates on a large scale to meet the
growing demand for animal protein.


Further details on this topic
can be found on Japfa’s website:




                                                https://www.japfacomfeed.co.id/
                                                memberikan-akses-protein-terjangkau




Ensuring Food Safety

Japfa is committed to maintaining food safety across its value chain, from breeding and farming to ready-to-
eat products. Every stage of production is conducted responsibly and in compliance with applicable safety
standards. Japfa ensures food safety through three key aspects:


 1      Strict Biosecurity Systems


 2
        High standards across production, from the use of premium raw materials to facilities meeting
        stringent food safety requirements


 3      Ensuring safety and reliability by adhering to both national and international food safety certifications


Transparency in product information is essential. Clear product information helps consumers use products
correctly and assures them of their quality and safety. All Japfa products are labelled with nutritional
information, usage instructions, and expiration dates. In 2024, no incidents of non-compliance were reported
concerning the health and safety impacts of products and services, marketing practices, or product labelling.
[GRI 416-1, 416-2, 417-2, 417-3] [POJK F.28]




Further details about food safety
are available on Japfa’s website:




                                                https://www.japfacomfeed.co.id/
                                                memberikan-akses-protein-terjangkau




                                                                                                                45
Page 188
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




03
                              Traceable Supply Chain

                              Japfa maintains full control over its supply chain, from livestock feed
                              production to consumer products, through a vertically integrated business
Improving                     model. Every process is meticulously monitored to ensure proper product

Nutrition                     traceability.




Extensive Market                    Automatic Sampler at Japfa’s
                     41             animal feed mill
Reach

Industrialised
                     45
Approach

Ensuring Food                 Supplier Code of Conduct
                     45
Safety

Traceable Supply              The Supplier Code of Conduct (CoC) is a vital part of Japfa’s commitment to
                     46
Chain                         ensure that all business partners operate in line with the Company’s ethical
Food Safety                   and sustainability principles. The CoC establishes ethical standards for all
                     47
Audits                        suppliers. In 2024, all supplier contracts were fully integrated with Japfa’s
JAPFA for Kids:               Supplier Code of Conduct, reinforcing compliance and accountability
Combating            48
                              throughout the supply chain. [GRI 2-23, 2-24, 205-2, 407-1]
Malnutrition

Parental                      Further details about traceability and Supplier Code of Conduct can be found on Japfa's website:
Involvement in       52
JAPFA for Kids

Japfa Collaborates
on Nutrition
Sufficiency Study    55
for Indonesian
Children
                              https://www.japfacomfeed.co.id/                https://www.japfacomfeed.co.id/
                              keamanan-dan-ketelusuran-pangan                kebijakan




46
Page 189
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                           Sustainability Report 2024




Food Safety Audits

Japfa consistently conducts both internal
and external food safety audits, to ensure                              In 2024, there were no product
compliance        with    applicable       regulations                  recalls involving livestock feed
and certifications. These audits play a                                 or animal protein products from
critical role in assessing risk management                              Japfa’s poultry operations or
and     implementing         GCG      practices.     The
                                                                        aquaculture activities. [POJK F.29]
audit      results     are    regularly       reviewed
and communicated to management for
follow-up      actions,      ensuring      continuous
improvement. [GRI 2-23, 416-1] [POJK F.27]

A complete list of the Company’s certifications is
available in the 2024 Annual Report:
                                                           https://www.japfacomfeed.
                                                           co.id/laporan-tahunan




        Product quality control at
        the meat processing facility



                                                                                                              47
Page 190
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




03
                              JAPFA for Kids: Combating Malnutrition
                              [GRI 203-1] [POJK B.3, F.23, F.25]


                              Malnutrition remains a critical health challenge in Indonesia, posing long-
                              term risks of chronic diseases in adulthood4. As a leading producer of animal
Improving                     protein, Japfa is committed to actively reducing malnutrition, particularly

Nutrition                     undernutrition and severe malnutrition. Through the JAPFA for Kids (JfK)
                              programme, we strive to improve children’s nutrition using a community-
                              based approach. This initiative aims to create tangible impacts, foster
                              healthier and stronger future generations, and strengthen collaboration
                              among stakeholders for comprehensive nutrition improvement.




Extensive Market
                     41
Reach

Industrialised
                     45
Approach

Ensuring Food
                     45
Safety

Traceable Supply
                     46
Chain

Food Safety
                     47
Audits

JAPFA for Kids:
Combating            48
Malnutrition

Parental
Involvement in       52
JAPFA for Kids

Japfa Collaborates
on Nutrition
Sufficiency Study    55             Students playing during Japfa Healthy Day
for Indonesian                      at a Japfa-assisted school in Medan
Children



                              4 UNICEF Indonesia. (2023, September 20). Gizi. Retrieved from https://www.unicef.org/indonesia/id/gizi



48
Page 191
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                                 Sustainability Report 2024




                    The Evolution of JAPFA for Kids Programme



2008
Nutrition Campaign

Japfa launched the JAPFA for Kids
programme by distributing nutrition
packages and books on healthy eating                                                                  2009 - 2014
and personal care.                                                                                  Additional Activities

The programme also includes health                                                Expanded the programme with chess,
check-ups for all students, Seiri, Seiton,                                        junior doctor training, JAPFA for Kids
Seiso, Seiketsu, dan Shitsuke (5S)                                               Awards, and junior chef competitions to
training for teachers, and cultural                                                 engage children in healthy lifestyles.
celebration events.



2017
JAPFA for Kids                                                                                                     2020
Mentorship Programme
                                                                                                   COVID-19 Adaptation
Japfa introduced a six month mentoring
programme and launched the Healthy                                                       Supported teachers with guidelines
Child Ambassador, Healthy Environment                                                     and training for remote learning to
Ambassador, and Healthy Food Ambassador                                                  ensure continued education during
initiatives as peer educators to strengthen                                                                   the pandemic.
nutrition and health education among
children.




2022                                                                                                               2023
Pilot to Address                                                                      Targeted Malnutrition Efforts
Malnutrition                                                                    (Undernourished and Malnourished)

Japfa has started focusing on children                                              This year, efforts are concentrated on
experiencing malnutrition (undernutrition,                                       tackling malnutrition by continuing the 1
malnourishment, overnutrition, and obesity)                                      Day 1 Egg programme for three months.
by providing 1 Day 1 Egg for three months
to students.                                                                           In addition, the Japfa Healthy Day
                                                                                      programme is also implemented to
                                                                                 encourage behavioral changes and raise
                                                                                  about the importance of good nutrition
                                                                                                          among children.




                                                        2024
                                      Training for Health Workers and Teachers


                                     We provided training for healthcare professionals
                                   and teachers to enhance their ability to monitor and
                                    ensure that the interventions implemented have a
                                                     positive impact.




                                                                                                                          49
Page 192
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




03
                              Since its launch in 2008, JfK has evolved with various programmes tailored
                              to address nutritional challenges. Currently, JfK focuses on delivering
                              measurable impacts on children’s health and assessing the outcomes of its
                              initiatives.

Improving                     In 2024, this programme has reached 15,518 children across seven regencies/
Nutrition                     cities in Indonesia, namely Deli Serdang, Cirebon, Pemalang, Grobogan,
                              Pati, Sidrap, and Palu. Of this total, 1,479 malnourished and undernourished
                              children, or 9.5%, participated in the JfK programme. In this initiative, parents
                              committed to preparing lunch meals to support the improvement of their
                              children’s nutritional status. The programme includes egg distribution and
                              campaigns on the importance of balanced nutrition, hygiene, and a healthy
                              lifestyle. Each stage of the programme is continuously monitored to assess
                              its effectiveness and make necessary adjustments.


                              1 Day 1 Egg

                              Eggs, being an affordable and rich protein source, are central to Japfa’s
                              efforts to improve children’s nutrition. Through this programme, Japfa is
                              committed to improving children’s nutrition by providing an affordable
                              source of protein—eggs. This aims to reduce reliance on unhealthy snacks
                              and cultivate the habit of consuming eggs. Before the intervention began,
                              Japfa collaborated with local community health centres to assess the
                              nutritional status of students in partner schools.


Extensive Market              For three months, Japfa provided one free egg per day to malnourished and
                     41
Reach
                              undernourished children. Eggs are distributed at schools, allowing parents
Industrialised
                     45       to collect them for their children. Parents prepare the eggs, which students
Approach
                              then bring back as part of their lunch. Teachers monitor lunchboxes to
Ensuring Food
                     45       ensure adherence to “Isi Piringku” guidelines and that students finish their
Safety

Traceable Supply              meals. The eggs sourced from Japfa’s partners, reflecting collaboration
                     46
Chain                         between among various stakeholders.
Food Safety
                     47
Audits

JAPFA for Kids:
Combating            48           Isi Piringku is a guide from the Ministry of Health that promotes
Malnutrition                      a balanced diet. The concept encourages a plate composition of
Parental                          half filled with fruits and vegetables, while the other half consists
Involvement in       52           of carbohydrate and protein sources. This guide also provides
JAPFA for Kids
                                  recommendations for a healthy lifestyle, including regular
Japfa Collaborates                physical activity, adequate water consumption, and clean and
on Nutrition                      healthy living habits.
Sufficiency Study    55
for Indonesian
Children




50
Page 193
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration             Sustainability Report 2024




Japfa Healthy Day

Japfa Healthy Day, held weekly, aimed at developing
habits and instilling an understanding of the four pillars
of balanced nutrition. The programme includes the
importance of a balanced diet, handwashing with soap,
encouraging regular physical activity to create healthy
habits for children.


Japfa works to foster collaboration between schools,
teachers, and parents to create a healthier environment
for children. Between 2023 and 2024, Hari Sehat JAPFA
successfully reached 183 schools.

                                                                JAPFA Healthy Day



Engaging Teachers in JAPFA for Kids

Teacher training plays a crucial role in the overall success
of the programme. Teachers not only serve as supervisors
but also as facilitators, ensuring that children bring and
consume balanced meals.


In this programme, Japfa provided 32 hours of training for
teachers with the support of nutritionist, focusing on:
•   understanding the role of nutrition in child development.
•   training teachers to monitor and educate students on
    proper nutrition and hygiene.
•   supporting teachers in integrating healthy eating
    concepts into the school curriculum.                        Teachers’ training for
                                                                JAPFA for Kids




            By the end of the 2024
            programme, JAPFA for Kids
            successfully improved the
            nutritional status of 762 children
            to a nourished level.




                                                                Meeting with
                                                                students’ parents


                                                                                                51
Page 194
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




03
                              Parental Involvement
                              in JAPFA for Kids

                              In addition to educating children and teachers, Japfa also involves parents
Improving                     in the JAPFA for Kids (JfK) programme to ensure that positive changes

Nutrition                     in children’s nutrition and health continue at home. Parents of children
                              requiring nutritional improvement are asked to sign a commitment letter
                              to provide a balanced lunch box for their children every day at school.



                              Monthly Meetings

                              Parents are invited to attend regular meetings where they receive
                              education on the importance of balanced nutrition, healthy eating habits,
                              and updates from teachers on their children’s weight and height progress.
                              Discussion topics include food safety, the importance of protein (especially
                              from eggs), and practical tips for preparing nutritious meals tailored to
                              children’s needs. During these meetings, teachers also provide updates on
                              the children’s nutritional status.



                              Monitoring Lunchboxes

                              Parents are encouraged to take a more active role in monitoring the meals
                              their children bring to school. In some areas, we previously found that
                              the packed meals were far from nutritionally balanced. This programme
Extensive Market              helps ensure that meals prepared at home meet recommended nutritional
                     41
Reach
                              standards, including the incorporation of protein from eggs provided
Industrialised
                     45       through the JfK programme.
Approach

Ensuring Food
                     45
Safety
                              Monitoring and Data Collection System
Traceable Supply
                     46
Chain                         One of the main challenges of previous JfK initiatives was ensuring consistent
Food Safety                   monitoring, particularly with schools located in remote areas. This often made
                     47
Audits                        tracking of egg consumption and collecting Body Mass Index (BMI) data more
JAPFA for Kids:               difficult. To address these challenges, Japfa has developed a digital dashboard
Combating            48
                              system to monitor children’s health data in real-time. Key metrics such as BMI,
Malnutrition
                              weight, and height are collected periodically to track nutritional changes. This
Parental
Involvement in       52       dashboard enables Japfa to identify trends and make adjustments based on
JAPFA for Kids                insights, as well as enhancing transparency and accountability by sharing data
Japfa Collaborates            with stakeholders, governments and communities.
on Nutrition
Sufficiency Study    55
for Indonesian
Children




52
Page 195
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                            Sustainability Report 2024




     Healthy Lunch, Healthy Family

     In a modest home in Palu, Central Sulawesi, Mrs. Rahmawati diligently prepares lunchboxes for her
     two children. The menu she prepares is simple yet nutritious. This routine has become an essential part
     of her day since joining the JAPFA for Kids programme.


     “There’s a change in my kids’ lunch. Now, it includes vegetables, tofu, and eggs. Before, they only
     bought nasi kuning at school,” she shared. According to her, the programme has transformed her
     family’s eating habits. Her eldest son, Afdal, who previously weighed 22 kg, now weighs 27 kg thanks to
     a more consistent diet and monitoring by his school teachers. The positive impact of this programme
     extends beyond Afdal. The lunchbox he brings to school has become a model for meals now served to
     the entire family. “Preparing healthy food isn’t just for Afdal’s lunchbox but also for the family at home.
     So, not just Afdal, but his younger sibling eats healthily too,” Mrs. Rahmawati shared.


     JAPFA for Kids has also expanded Mrs. Rahmawati’s understanding of the importance of nutrition.
     “Through the school, I’ve learned about nutritious lunches for children’s health and development. I’ve
     also been able to track Afdal’s weight and height progress,” she said. She now frequently discusses her
     child’s development with other parents, a practice she rarely engaged in before.


     Mrs. Rahmawati hopes the programme can be extended to higher education levels to ensure children’s
     growth and health continue to be monitored.


     Mrs. Rahmawati | Muhammad Afdal Anugerah’s parent.




                                                                                                                   53
Page 196
         PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




03
Improving
                                  Collaboration with the Government
                                  to Combat Malnutrition

                                  In 2024, Japfa implemented the JfK programme in Mempawah

Nutrition                         Regency as a collaborative effort between Japfa, the local government,
                                  and various related institutions. The local government supported the
                                  initiative by covering 50% of the programme’s implementation costs,
                                  while other institutions played a role in ensuring its sustainability.


                                  The Acting Governor of West Kalimantan, Dr. Harrison, M.Kes,
                                  officially awarded Japfa for its efforts in addressing malnutrition
                                  in   Mempawah      Regency.     This   recognition    highlights   Japfa’s
                                  contribution to improving public health and underscores the
                                  importance of partnerships between the private sector and
                                  government in tackling regional health challenges.


                                  The JAPFA for Kids programme in Mempawah Regency covered 15
                                  schools, reaching a total of 2,323 students, with 207 identified as
                                  malnourished and committed to participating in the programme.
                                  Over six months, Japfa provided nutritional interventions to improve
                                  students’ dietary intake while educating them on the importance of
                                  balanced nutrition.


Extensive Market                  Out of the 207 students, 146 students, or 70.5%,
                     41
Reach
                                  successfully achieved a healthy nutritional status.
Industrialised
                     45
Approach

Ensuring Food
                     45
Safety

Traceable Supply
                     46
Chain

Food Safety                       JAPFA for Kids (JfK) Award
                     47
Audits
                                  This event aims to appreciate students while also measuring
JAPFA for Kids:
Combating            48           behavioural changes and knowledge improvement among teachers
Malnutrition
                                  from the beginning of the programme to the mentoring stage. The JfK
Parental                          Award are divided into three categories: School Competition, Teacher
Involvement in       52
JAPFA for Kids                    Competition, and Student Competition, comprising a total of six types
                                  of competitions. The School Competition includes the implementation
Japfa Collaborates
on Nutrition                      of school programmes, student educational media, and the Four Pillars
Sufficiency Study    55
                                  of Balanced Nutrition exercise. The Teacher Competition consists
for Indonesian
Children                          of a quiz competition and an article competition, while the Student
                                  Competition features a poster-making competition.




54
Page 197
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                                                     Sustainability Report 2024




Japfa Collaborates on Nutrition Adequacy Study
for Indonesian Children
[GRI 203-1] [POJK B.3]

Japfa partnered with the Edu Farmers Foundation and the Center for Nutrition and Health Studies at
Universitas Indonesia (PKGK UI) to conduct a study on the nutritional adequacy of Indonesian children. The
study, carried out from May to June 2024, involved more than 1,000 children across five regencies and cities:
Padang Pariaman, Sragen, Mempawah, Malang, and Makassar. The objective was to test the effectiveness of
three nutrition delivery models—Ready to Eat (RTE), Ready to Cook (RTC), and Self-Managed—and evaluate
their impact on children’s nutritional status.


From the study results, the self-managed model achieved the highest consumption rate at 84%, followed
closely by the ready to cook (RTC) model at 83%1. A 2.8% reduction in the number of children classified as
malnourished or undernourished was observed after the programme. Significant increases in protein and
fruit consumption were recorded, which are critical for supporting children’s growth and development.




      Nutritional Adequacy Study
      at an elementary school




1 Japfa Comfeed Indonesia. (n.d.). Japfa berkolaborasi dengan PKGK UI untuk studi kecukupan gizi anak Indonesia. Retrieved from https://www.japfacomfeed.
co.id/japfa-berkolaborasi-dengan-pkgk-ui-untuk-studi-kecukupan-gizi-anak-indonesia




                                                                                                                                                     55
Page 198
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




04
                             Indonesia’s growing population and economic expansion have increased
                             the demand for sustainable food production. In response, the Indonesian
                             government is prioritising downstream integration to strengthen the
                             nation’s economy, particularly in the food sector. This strategy aims

Efficient                    to stabilise food supply, improve supply chain efficiency, and support
                             resource-based industries, thereby enhancing food security and resilience.
Production
System                       In addition to population growth, the challenges of climate change further
                             highlight the urgency of preserving natural resources. Food loss and
                             waste are also significant factors contributing to food insecurity, with
                             vast amounts of food lost or discarded globally each year. Addressing this
                             issue requires innovative practices that maximise resource efficiency and
                             minimise waste.


                             By implementing a vertically integrated production model domestically,
                             we contribute to food security and self-sufficiency across the operations.
                             By embracing sustainable farming practices and optimising resource
                             utilisation, such as maximising the use of poultry by-products—Japfa
                             actively contributes to the circular economy and reduces waste. Leveraging
                             technology-driven solutions, Japfa improves efficiency to ensure high-
                             quality protein remains both affordable and accessible.


                             Japfa’s dedication to sustainable resource management and affordability
                             reinforces local food systems, establishing the Company as a vital
                             contributor to building resilient and self-reliant food supplies.




Animal Welfare
                     57
Implementation

Animal Health
                     66
Management

Comprehensive
2024 Life Cycle      74
Assessment Model

Responsible
                     76
Energy Practices

Digitalisation and
                     82
Innovation

Water Resource
                     88
Conservation

Waste Reduction      94




56
Page 199
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                     Sustainability Report 2024




Animal Welfare Implementation

At Japfa, our commitment to food security is rooted in prioritising animal welfare. By ensuring the well-
being of animals, we minimise disease risks, enhance productivity, and reduce food loss. Healthy animals are
vital for maintaining a stable food supply and play a key role in preventing the spread of diseases between
animals and humans.




             Free from hunger                    Free to express
             and thirst                          their natural behaviours




                                                Free from
             Free from fear                     discomfort,                 Further information on animal
                                                                            welfare can be found on the
             and distress                       mistreatment,               Company’s website:
                                                and abuse



             Free from pain,
             injury, and diseases
                                                                            https://www.japfacomfeed.
                                                                            co.id/id-kesehatan-hewan




We follow the JAPFA Environmental Guidelines for poultry, implementing comprehensive guidelines for
microclimate management in poultry housing to create comfortable environments that cater to the specific
needs of the animals.




    Japfa’s closed-house poultry farm




                                                                                                            57
Page 200
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




04
                             Balanced Nutrition for Animal Health
                             Ensuring high-quality, nutritionally balanced feed is fundamental to
                             supporting optimal animal health. The feed is carefully formulated to
                             deliver essential vitamins, minerals, and proteins required for healthy
Efficient                    growth and development. Thoughtfully designed feed not only fosters

Production                   physical development but also enhances the immune system, greatly
                             reducing the risk of disease.
System
                             Poultry Feed
                             Japfa employs key principles in developing high-quality poultry feed to
                             ensure optimal animal health and sustainability:


                             Selection of                Japfa maintains high-quality standards for raw
                             High-Quality Raw            materials through stringent monitoring and ethical
                             Materials                   procurement practices. We collaborate with pre-
                                                         screened suppliers to, ensure compliance with
                                                         certifications      and     transparency    requirements.
                                                         This commitment is reinforced by implementing a
                                                         Supplier Code of Conduct and requiring Certificates
                                                         of Origin. [GRI 2-6]


                             Strict Quality              Japfa    utilises      Near-Infrared   Reflectance   (NIR)
                             Control for Raw             technology across all feed mills, enabling rapid and
                             Materials                   accurate nutritional assessment of raw materials.
                                                         The NIR machines are carefully calibrated by Japfa’s
                                                         internal teams to ensure optimal accuracy in line
                                                         with specific quality standards. Japfa’s Quality
                                                         Control (QC) team conducts thorough inspections
                                                         of every raw material batch. Substandard batches
Animal Welfare                                           are promptly returned to suppliers, while approved
                     57
Implementation
                                                         materials proceed to the next stages of production.
Animal Health
                     66
Management

Comprehensive
2024 Life Cycle      74
Assessment Model                Japfa leverages local suppliers to support domestic economic
                                growth. In 2024, 62% of poultry feed ingredients and 40% of fish
Responsible
                     76         and shrimp feed ingredients were sourced from local suppliers.
Energy Practices
                                [GRI 204-1] [POJK B.1]
Digitalisation and
                     82
Innovation

Water Resource
                     88
Conservation

Waste Reduction      94




58
Page 201
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                        Sustainability Report 2024




    Laboratory facility at one
    of Japfa’s animal feed mill




Continuous                   Japfa places a strong emphasis on continuous research to adjust feed compositions
Research on Feed             in line with evolving physiological requirements. Our feed formulations incorporate
Formulation                  probiotics and government-regulated antibiotics, ensuring the final product is
                             free from harmful residues. This approach upholds animal welfare while ensuring
                             product quality and safety for consumers.




Implementation               Japfa is dedicated to precision feeding models that minimise nutrient wastage
of Precision                 and reduce environmental impact. By tailoring nutrient intake to the specific
Feeding                      physiological needs of poultry, including gender-specific requirements, Japfa
                             enhances efficiency and reduces excess. Carefully calibrated calcium and
                             phosphorus levels, backed by thorough research, further optimise feed utilisation.
                             This precise approach not only promotes animal health and productivity but
                             also reinforces Japfa’s commitment to sustainable and environmentally friendly
                             practices.




                                                                                                             59
Page 202
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




04
                             Aquafeed



                             Japfa                Japfa’s commitment to aquaculture innovation
                             Aquaculture          is reflected in the reaccreditation of the Japfa
Efficient                    Research Station     Aquaculture Research Station (JARS) in Gresik,

Production                   (JARS)               East Java, with SNI ISO/IEC 17025:2017 certification.
                                                  This internationally accredited laboratory plays a
System                                            crucial role in advancing research and innovation,
                                                  ensuring the production of high-quality, safe fish
                                                  and shrimp feed.




                             Development of       Polychaete worms, rich in nutrients, play a crucial
                             Polychaeta Worm      role in supporting the growth and health of shrimp
                             Farming              broodstock by serving as a high-quality fresh
                                                  feed source. Recognising the nutritional value of
                                                  polychaeta worms in promoting the growth and
                                                  health of shrimp broodstock, Japfa has expanded
                                                  polychaeta farming to Anyer, Indramayu, Aceh, and
                                                  Makassar. These efforts ensure a stable and reliable
                                                  supply of high-quality fresh feed tailored to the
                                                  specific dietary needs of shrimp broodstock. This
                                                  initiative also reinforces Japfa’s commitment to
                                                  sustainable aquaculture practices.




                             Low-Phosphorus       In tilapia farming operations, Japfa utilises low-
                             Floating Feed to     phosphorus and floating feed to minimise water
                             Minimise Water       pollution. Additionally, we employ wave-breaking
Animal Welfare               Pollution            nets to mitigate the impact of waves and operate
                     57
Implementation
                                                  feed spreader machines are also operated to ensure
Animal Health                                     uniform feed distribution. Our aquaculture feed is
                     66
Management
                                                  registered with the Ministry of Marine Affairs and
Comprehensive
                                                  Fisheries (KKP) and complies with all applicable
2024 Life Cycle      74
Assessment Model                                  regulations and standards.

Responsible
                     76
Energy Practices
                             Ensuring Comfort in Animal Handling
Digitalisation and
                     82
Innovation
                             At Japfa, we adhere to strict standards to prevent discomfort for animals
Water Resource               during farming and harvesting processes. [GRI 2-23]
                     88
Conservation

Waste Reduction      94




60
Page 203
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                         Sustainability Report 2024




Poultry

Comfortable Harvesting Practices


Japfa continues to advance humane harvesting practices to minimise stress and handling of chickens. In 2024,
Japfa introduced a conveyor system to automate the transfer of chickens from coops to the harvesting area. This
innovation reduces manual handling, minimising bruising and stress for the animals. This system has been put in
place to avoid the manual transfer of chickens, thereby reducing stress on the animals. The weighing process,
using digital scales, is conducted to ensure accurate data, which is directly integrated into the Company’s system.


Automatic Chicken Weight Sampling


The chicken sampling is weighed using an automatic scale installed in our chicken coops, allowing daily
weight monitoring without manual handling. This new system continuously tracks chicken body weights,
reducing human interaction and minimising disruptions in the coop. The real-time data enables accurate
weight projections.


Harvest Planning Tools


Once our farm has obtained accurate chicken weight sampling data, the IT team developed a calculation
system to project the chickens’ harvest weight. With an accurate harvest weight projection, Japfa can
determine the optimal harvest time based on market demand.



Aquaculture

We conduct the harvesting and delivery processes for aquaculture products with care, adhering to
established procedures. For example, in shrimp hatcheries, the harvesting and delivery of shrimp larvae
are carried out in accordance with the Standard Operating Procedures (SOP) for Larvae Harvesting and
Delivery. These SOPs outline detailed steps to ensure a safe and comfortable process for the larvae. For fish
harvesting, we use volumetric methods to estimate the quantity and weight of fish. This approach reduces
stress on the fish by minimising the time spent outside their natural habitat during the harvesting process.


To ensure quick and efficient harvesting, we implement the following measures:


•   adjusting the temperature to meet the specific needs of shrimp larvae
•   using seawater with standardised temperatures
•   regulating shrimp larvae density based on the delivery distance and duration
•   injecting pure oxygen to ensure sufficient air supply
•   adding activated carbon to absorb ammonia, which is harmful to shrimp during transport
•   using specialised refrigerated trucks for shrimp larvae delivery
•   tracking vehicles in real-time, including location, temperature, and vehicle history
•   limiting delivery times




                                                                                                                61
Page 204
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




04
                             Biosecurity
                             Biosecurity is a vital aspect of animal welfare, ensuring that our
                             livestock remain healthy and protected from diseases. By prioritising
                             robust biosecurity practices, we safeguard our animals from harmful
Efficient                    contaminants that could compromise their well-being.

Production
System
                                              For three consecutive years (2022-2024), no
                                              major disease outbreaks* have been reported at
                                              our poultry farms or aquaculture facilities. This
                                              achievement reflects the effectiveness of the
                                              biosecurity systems we have implemented.


                             *) Livestock disease outbreaks, whether epidemic or endemic, occur when the incidence of
                             disease in an animal population exceeds the normal expectations for a specific region or period.




                             Biosecurity in Poultry Farms

                             In general, the implementation of biosecurity in our poultry farms includes:


                             Isolation                 Farms are strategically located to minimise cross-
                                                       contamination risks, in compliance with Regulation
                                                       of the Minister of Agriculture No. 40/Permentan/
                                                       OT.140/7/2011 on Good Breeding Practices for Layer
                                                       and Broiler Chickens (Permentan 40/2011).


                             Traffic Control           Japfa enforces strict monitoring of personnel and
                                                       vehicle traffic within farm areas. Visits are regulated
                                                       through a permission matrix, ensuring that only
Animal Welfare                                         authorised individuals are granted access in accordance
                     57
Implementation
                                                       with established guidelines. We implement a three-
Animal Health                                          zone system to segment the farm areas, with each
                     66
Management
                                                       zone governed by specific procedures and increasingly
Comprehensive
                                                       stringent biosecurity measures. This ensures that only
2024 Life Cycle      74
Assessment Model                                       approved personnel or vehicles are permitted to enter

Responsible                                            the poultry housing areas.
                     76
Energy Practices

Digitalisation and                             Red Zone:
                     82                                                     Yellow Zone:                Green Zone:
Innovation                                     Parking and
                                                                            Office area                 Animal house
                                               security area
Water Resource
                     88
Conservation

Waste Reduction      94




62
Page 205
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                     Sustainability Report 2024




Rigorous             We implement strict sanitation protocols to maintain cleanliness and hygiene, ensuring
Sanitation           an environment that supports poultry health. All individuals, raw materials, equipment,
Protocols            and vehicles entering or leaving farm and hatchery areas are required to undergo a
                     series of sanitation procedures, including showering, changing clothing, fumigation,
                     vehicle washing, and disinfection spraying. Additionally, sick animals are isolated to
                     prevent the spread of disease within the poultry housing.




Biosecurity in Aquaculture

Japfa employs specialised biosecurity measures tailored to the unique needs of aquatic animals.




Careful Site     Aquaculture facility locations are carefully selected to ensure separation from other
Selection        farming areas, reducing the risk of cross-contamination. Before finalising a location, we
                 conduct feasibility assessments to confirm that the environment is safe and free from
                 potential disease agents.




Rigorous         Every individual, raw material, piece of equipment, and vehicle entering aquaculture
Sanitation       facilities must adhere to strict sanitation standards. In our tilapia farming units and
Practices        shrimp hatcheries, these procedures include changing clothing, using personal protective
                 equipment (PPE), fumigating and sterilising equipment after each cycle, tire baths, and
                 equipment sterilisation. At hatchery facilities, all workers are required to wash their hands
                 and feet. For entry into the Tilapia Floating Net Cages (KJA), individuals must disinfect
                 their hands and soak their feet before entering. Additional standards in shrimp farming
                 units include mandatory showers before accessing the cultivation area.


                 We have also implemented comprehensive measures such as CCTV surveillance systems
                 to monitor the flow of goods and personnel across the facilities. Access control is
                 reinforced through specialised identification lanyards that distinguish between guests
                 and staff, alongside protocols defining restricted zones based on authorisation levels.
                 Furthermore, mandatory background checks are required for every individual entering
                 the facilities, ensuring high standards of compliance and security.




Isolation         In breeding unit, broodstock shrimp undergo strict quarantine for 14 days before being
                  introduced into the cultivation environment to minimise the risk of disease transmission.




                                                                                                           63
Page 206
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




04
                             Broodstock        We select high-quality broodstock from specific genetic
                             Selection         lines to support animal welfare and sustainable farming
                             and Health        practices. Each batch of shrimp broodstock undergoes
                             Monitoring        a 14-day quarantine period and health screening using

Efficient                                      polymerase chain reaction (PCR) tests before entering
                                               the production phase to ensure they are disease-free.
Production
System                       Disease           We adopt proactive strategies to maintain optimal
                             Mitigation in     water quality, ensure the responsible disposal of
                             Aquaculture       mortalities, and utilise certified feed materials. All
                                               these measures adhere to guidelines from Republic
                                               of Indonesia’s Ministry of Marine Affairs and Fisheries
                                               (KKP) and are tailored to the life stages of fish and
                                               shrimp.


                                               To uphold water quality at our Fish Processing Unit and
                                               Seafood Further Processing Unit in Cirebon, we conduct
                                               regular   disinfection   to   eliminate   microorganisms
                                               that could cause contamination. Additionally, we use
                                               a reverse osmosis system to ensure water quality in
                                               production processes meets established standards.




                                 Strict Sanitation Protocols in Processing Facilities
                                 In our processing units, sanitation protocols include hand washing,
                                 use of specialised clothing, and water sterilisation systems to
                                 eliminate harmful microorganisms. Additionally, at the Fish
                                 Processing Unit and Seafood Further Processing Unit in Cirebon,
                                 we utilise a RO system during processing to ensure water quality
Animal Welfare
                     57          meets established standards.
Implementation

Animal Health
                     66
Management

Comprehensive
2024 Life Cycle      74
Assessment Model

Responsible
                     76
Energy Practices

Digitalisation and
                     82
Innovation

Water Resource
                     88
Conservation

Waste Reduction      94




64
Page 207
     Advancing Food Security through Innovation and Collaboration   Sustainability Report 2024




Seafood processing facility in Banyuwangi



                                                                                           65
Page 208
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




04
                             Animal Health Management

                             Biotechnology as a Solution
                             for Animal Health Management
Efficient                    We maintain animal health through comprehensive measures. In addition
Production                   to implementing biosecurity, our SBU Animal Health and Livestock

System                       Equipment (SBU AHLE) unit develops biotechnology solutions to protect
                             animals from diseases such as Avian Influenza, Salmonella bacterial
                             infections, as well as Foot and Mouth Disease (FMD). These solutions not
                             only safeguard public health by reducing contamination risks but also
                             effectively support market demands.


                             Vaccines as a Commitment to Animal Health

                             PT Vaksindo Satwa Nusantara (Vaksindo) focuses on producing vaccines
                             tailored to local isolates of disease strains commonly found in its
                             operational areas. This ensures the vaccines’ effectiveness in protecting
                             animals against region-specific pathogens while enhancing the resilience
                             of local livestock to diseases. Vaksindo continuously monitors pathogens
                             and remains proactive in addressing emerging threats, ensuring effective
                             disease control readiness.



                             Expansion and Breakthrough



                             Vaksindo            In June 2024, Vaksindo Vietnam Company Limited
                             Vietnam             (Vaksindo Vietnam) inaugurated a state-of-the-art
                                                 livestock vaccine manufacturing facility in Vietnam.
                                                 This facility is among the most advanced in the world,
Animal Welfare                                   equipped with cutting-edge technology and machinery
                     57
Implementation
                                                 that meet Good Manufacturing Practices (GMP) and
Animal Health                                    feature high-level fire protection systems. The facility
                     66
Management
                                                 will produce vaccines for large livestock and poultry.
Comprehensive
2024 Life Cycle      74
Assessment Model             Global              SBU AHLE successfully expanded its export reach to

Responsible                  Expansion           several new countries.
                     76
Energy Practices

Digitalisation and
                     82
Innovation

Water Resource
                     88
Conservation

Waste Reduction      94




66
Page 209
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                    Sustainability Report 2024




Food Security      To mitigate the ongoing risk of disease outbreaks in livestock populations, Vaksindo
During             actively monitors and develops vaccines to anticipate potential threats. Its agility in
Outbreaks          adapting and producing new vaccines reinforces Japfa Vaksindo’s leadership in animal
                   disease prevention, including Avian Influenza, Foot-and-Mouth Disease (FMD), and
                   Lumpy Skin Disease (LSD). Notably, Vaksindo is the only private company in Indonesia
                   officially registered as a producer of FMD and LSD vaccines.




Large-Scale        Japfa is the first company in Asia to successfully produce bacteriophages on a large
Bacteriophage      scale, marking a breakthrough in mass pathogen control. Bacteriophages effectively
Production         eliminate harmful bacteria, significantly reducing the need for antibiotics. Currently,
                   bacteriophage products are now available for controlling Salmonella in poultry and
                   Vibrio in shrimp.




Use of             Vaksindo is committed to sustainability by reducing reliance on animal-derived
Sustainable        materials and promoting more ethical approaches to vaccine production.
Innovation

                   One of its key initiatives is the transition to serum-free media for vaccine production.
                   This shift eliminates the need for bovine serum, addressing animal welfare concerns
                   while ensuring ethical sourcing. By using alternative media components, Vaksindo
                   maintains high vaccine quality with greater consistency while upholding stringent
                   bioethical standards.




Probiotic          Our laboratories are equipped with advanced tools to regularly assess the effectiveness
Effectiveness      of probiotics against field pathogens. This technology ensures the long-term efficacy of
Monitoring         probiotics in maintaining animal health while minimising the excessive use of antibiotics.




                                                                                                           67
Page 210
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




04
                             Responsible Antibiotic Use
                             Japfa recognises the impact of climate change in exacerbating disease
                             risks for livestock. Climate-related stress weakens animal immune systems
                             and creates favourable conditions for pathogen proliferation. To address
Efficient                    these challenges, Japfa adopts proactive health measures when livestock

Production                   fall ill. Antibiotics are responsibly administered by licensed veterinarians
                             with prescriptions and are only given to sick animals that require special
System                       treatment. A tiered approval process ensures that antibiotic use is
                             absolutely necessary. We adhere to government regulations and the
                             guidelines set by the Indonesian Veterinary Medical Association (PDHI).
                             [GRI 201-2]



                             We strive to reduce antibiotic use annually. To support this, we have
                             implemented a digital system and developed a mobile application to
                             record every prescription issued by the Company’s veterinarians. This
                             system enables comprehensive monitoring of antibiotic usage and
                             procurement. The reduction in antibiotic use in commercial poultry
                             farming was recorded at 4.8% from 2023 to 2024.




                                           All Japfa feed products are formulated without
                                           the use of Antibiotic Growth Promoters (AGP), and
                                           in full compliance with national regulations that
                                           prohibit AGP usage. [POJK B.1]



                             Health product innovations have been developed to support the reduction
                             of antibiotic use, including bacteriophage therapy (Phagomune®),
                             essential oils (Cloveur®), acidifiers (GutAcid®), and Betosel®, along with
Animal Welfare               other formulations designed to strengthen immunity.
                     57
Implementation

Animal Health
                     66
Management

Comprehensive
2024 Life Cycle      74
Assessment Model

Responsible
                     76
Energy Practices

Digitalisation and
                     82
Innovation

Water Resource
                     88
Conservation

Waste Reduction      94




68
Page 211
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                    Sustainability Report 2024




Maintaining Animal Health
Japfa ensures animal health by implementing consistent protocols at every stage of the production process
and adhering to careful handling practices throughout.



Poultry

In poultry operations, we are committed to ensuring ethical animal handling in accordance with animal
welfare principles. This commitment is implemented through the following practices:



Routine Salmonella      In 2024, Japfa launched a routine Salmonella monitoring initiative for Day-
Monitoring in Broiler   Old Chicks (DOC) originating from Grandparent Stock (GPS). This programme
Chickens from Day-      ensures that DOC from the GP stage are Salmonella-free, with continued testing
Old Chicks (DOC)
                        at the Parent Stock (PS) to final stock to maintain high health standards. Japfa
                        is committed to achieving Salmonella-free production through comprehensive
                        monitoring and regular laboratory testing at every stage of the growth process.

Improved                We have improved the ventilation system in chick vans by adding intake fans
Ventilation System      and performing comprehensive maintenance on the vans’ ventilation system. This
in Chick Vans           enhancement ensures better air quality inside the vans, keeping DOC in optimal
                        condition during distribution.

Mortality Rate          Mortality rates are closely monitored to ensure healthy populations and disease-
Monitoring              free environments, enabling early intervention when necessary.




Aquaculture

Japfa prioritises ethical animal handling in aquaculture operations, adhering to animal welfare principles
through the following practices:



Health Monitoring       In shrimp hatcheries, we monitor the health of shrimp larvae twice daily, focusing on
                        key indicators such as activity, growth, appetite, and mortality rates. Additionally,
                        we conduct Polymerase Chain Reaction (PCR) tests to ensure health monitoring
                        across the entire production chain. In fish farming, routine health monitoring
                        includes assessing physical condition, movement, and appetite, along with regular
                        maintenance of net enclosures to maintain cleanliness and minimise disease risks.


Holistic Preventive     In aquaculture, diseases often arise from environmental disturbances. To address
Approach                this, we prioritise natural care and prevention by optimising water quality through
                        strict control of key parameters, such as temperature, oxygen levels, and pH
                        balance. Additionally, we incorporate prebiotics and probiotics into shrimp feed to
                        strengthen their immune systems and enhance resilience against diseases.

Genetic                 We collaborate with Hendrix Genetics to locally breed high-quality shrimp
Optimisation            broodstock. This initiative provides farmers with easier access to premium
and High-Quality        broodstock near their locations, reducing the need for long-distance transportation.
Breeding
                        This not only minimises stress on the broodstock caused by extended travel but
                        also supports efforts to lower emissions.

                                                                                                          69
Page 212
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




04
                             Healthy Animal Housing
                             A comfortable and secure living environment is essential for animal welfare,
                             protecting them from extreme weather and predators while meeting their
                             physical and psychological needs. A well-designed environment allows
Efficient                    animals to move freely, stay clean, and access to clean food and water,

Production                   ultimately improving their health and productivity.

System
                             Addressing Climate Change with Closed-House Systems for Poultry

                             Japfa has implemented a closed-house system, in our owned and company-
                             managed farms, equipped with advanced technology to mitigate the
                             impacts of climate change. With this system, Japfa can precisely control
                             environmental factors such as temperature, humidity, and CO2 levels. In
                             commercial farms, we use a self-developed system with similar features.
                             This controlled environment helps reduce the vulnerability of poultry to
                             climate change, ensuring stable conditions.


                             Japfa’s facilities are also equipped with automated ventilation systems that
                             adjust fan speeds based on environmental conditions, enhancing consistency
                             and reducing reliance on manual intervention. We installed alarm for power
                             outages and fan failures to safeguard the animals from potential disruptions.
                             Additionally, Japfa has tested the use of airflow generated by fans to power
                             lighting within the farms, further optimising resource efficiency.




                                Animal Welfare - Research at Japfa Farms
                                for Optimal Microclimate


Animal Welfare                  Japfa has partnered with Universitas Padjadjaran and Scotland’s Rural
                     57
Implementation                  College on a PhD research project that provides valuable insights
                                into animal welfare at Japfa’s poultry farms. The findings highlight
Animal Health
                     66         the importance of well-maintained microclimates in poultry houses,
Management
                                including low ammonia and CO2 levels and optimal air circulation, all
Comprehensive                   of which are crucial for animal health and welfare.
2024 Life Cycle      74
Assessment Model
                                The depth of the rice husk litter was also found to meet recommended
Responsible                     standards, remaining clean and dry, which supports natural poultry
                     76
Energy Practices                behaviors like dust bathing. Footpad dermatitis assessments revealed
Digitalisation and              that almost all chickens showed no signs of dermatitis. These results
                     82
Innovation                      demonstrate the benefits of using deep recycled litter, which positively
                                impacts the chickens’ foot health.
Water Resource
                     88
Conservation
                                Additionally, the population density across the studied sites was found
Waste Reduction      94         to be within optimal levels. [POJK F.5]




70
Page 213
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                         Sustainability Report 2024




             By 2024, the closed-house system has been fully implemented in 100%
             breeding farms and 99% of company-owned farms, and 89% of farmer partners’
             commercial farms.



Maintaining Water Quality in Aquaculture

Maintaining high water quality is essential for the health and welfare of our aquatic species. Japfa employs
a range of best practices to ensure optimal water conditions across all aquaculture operations:


Advanced                         Strict sterilisation techniques are implemented at tilapia processing units,
Sterilisation Protocols          effectively eliminating harmful microorganisms and safeguarding fish health.




Comprehensive Water              Various   water    disinfection   technologies,   including   ozone   treatment,
Disinfection Methods             ultrafiltration, and ultraviolet (UV) light, are utilised in shrimp hatcheries.
                                 These methods ensure compliance with stringent water quality standards.




Strategic Aquaculture            The selection of aquaculture locations takes into account geographical
Site Selection                   factors, such as optimal distance between units and water flow management.
                                 This approach helps create an environment that supports sustainable
                                 aquaculture practices.




Routine Water Quality            Monthly    water   quality   assessments    cover    physical,   chemical,   and
Monitoring                       microbiological parameters. Key factors such as temperature, oxygen
                                 levels, pH balance, as well as phosphorus and nitrogen content, are closely
                                 monitored to ensure optimal conditions for the growth and health of fish and
                                 shrimp populations. This comprehensive monitoring ensures an environment
                                 that supports the welfare of all aquatic animals under our care.




    Japfa Aquaculture’s site in Bomo, Banyuwangi



                                                                                                               71
Page 214
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




04
                             Biodiversity Conservation [POJK B.1, B.2, F.10, F.26]

                             Japfa is committed to biodiversity conservation and sustainable
                             practices across its operations. By selecting genetics that are well-
                             suited to local environments, Japfa aims to foster ecological balance and
Efficient                    build a sustainable and resilient food supply, benefiting both nature and

Production                   communities.

System

                                 Sustainable Eel Farming
                                 The tropical eel, Anguilla bicolor, is highly prized in Asian markets
                                 for its exceptional flavour and nutritional content. However,
                                 traditional harvesting methods rely heavily on wild populations,
                                 leading to significant declines in their numbers. Breeding eels
                                 in captivity has proven to be a formidable challenge due to
                                 their complex life cycle, which involves migrating thousands
                                 of kilometres from freshwater rivers to deep ocean waters for
                                 reproduction. Replicating these natural conditions outside their
                                 habitat has been difficult. In response to this challenge, Japfa,
                                 through its Aquaculture Research Center (ARC), has achieved a
                                 groundbreaking milestone by becoming the first to successfully
                                 breed eels in captivity. The ARC team successfully hatched 70,000
                                 larvae and sustained them for 11 days, demonstrating the potential
                                 for large-scale captive eel production. This achievement marks
                                 not only a technological breakthrough in aquaculture but also a
                                 significant step forward in eel conservation. Classified as “Near
                                 Threatened” on the International Union for Conservation of Nature
                                 (IUCN) Red List, eels face increasing threats from overfishing.
                                 Japfa’s innovation offers a sustainable aquaculture solution
Animal Welfare
                     57          that meets rising consumer demand while protecting wild eel
Implementation
                                 populations from overexploitation. [GRI 304-3, 304-4].
Animal Health
                     66
Management

Comprehensive
2024 Life Cycle      74
Assessment Model

Responsible
                     76
Energy Practices

Digitalisation and
                     82
Innovation

Water Resource
                     88
Conservation

Waste Reduction      94




72
Page 215
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                  Sustainability Report 2024




    One of the Ulu Chicken parent stock poultry farms




Ulu Chicken
Ayam kampung has the texture and flavour that is favoured by the Indonesian people. However, the high
demand for kampung chicken often exceeds local production capacity, necessitating an alternative with
similar qualities.


To meet this demand, Japfa has developed Ulu Chicken using modern technology so that it matches the
quality of kampung chicken. Designed for consumers who appreciate the taste of kampung chicken, Ulu
chicken offers a more stable supply, making it an ideal solution to address the community's need for high-
quality animal protein.



For more information about Ayam Ulu, please refer to
the following link:




https://www.japfacomfeed.
co.id/id-ayam- Ulu




                                                                                                       73
Page 216
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




04
Efficient
                                 Comprehensive 2024 Life Cycle
                                 Assessment Model
                                 Foundation in 2019
                                 Japfa initiated a Life Cycle Assessment (LCA) project in 2019,
Production                       laying the foundation for its greenhouse gas (GHG) emission
                                 calculations and broader environmental impact assessments. The
System                           2019 study examined a wide spectrum of potential environmental
                                 impacts, including acidification, eutrophication, photochemical
                                 ozone creation, ozone depletion, abiotic depletion of minerals and
                                 metals (non-fossil resources), abiotic depletion of fossil resources,
                                 and water deprivation.

                                 Traceable Cradle-to-Grave Approach:
                                 Beyond Farming
                                 The 2019 LCA was designed to reflect Japfa’s vertically integrated
                                 value chain, spanning from raw material sourcing, feed production,
                                 grandparent and parent stock farms, hatcheries, commercial farms,
                                 slaughterhouse processing, and other supporting business units.
                                 Unlike conventional LCAs in poultry and livestock production -
                                 which often exclude grandparent and parent stock farming - Japfa’s
                                 methodology ensures full traceability across the entire value chain.
                                 This comprehensive approach allows for a holistic evaluation of
                                 poultry production sustainability, from cradle to grave.

                                 Data Monitoring and Analytics
                                 Through the 2019 LCA, Japfa identified key environmental
                                 hotspots through specific operations, processes, materials, and
                                 substances that contribute significantly to environmental impact.
                                 Following the pilot, these hotspots were continuously monitored
                                 using Japfa’s integrated data management systems: the JSRS and
                                 Japfa Sustainalitics. This data-driven approach enhances tracking,
                                 analysis, and decision-making for sustainability improvements.

                                 2022 LCA Covered over 200 Units
                                 of Poultry Operations
                                 Building on the 2019’s LCA success, Japfa scaled up its LCA
                                 scope in 2022, expanding coverage from an initial 27 units to
                                 over 200 units of its poultry operations. Adjustments were
Animal Welfare                   made to accommodate unit variations and refine input-output
                     57
Implementation
                                 correlations, leading to the development of the Japfa 2022 LCA
Animal Health                    Model. This expansion enabled Japfa to establish proprietary
                     66          emission factors for the majority of its operations and poultry
Management
                                 products, ensuring more precise and industry-specific
Comprehensive                    environmental assessments.
2024 Life Cycle      74
Assessment Model                 Enhancing Data Quality
Responsible                      Over the years, Japfa has progressively strengthened the quality
                     76          of environmental data collected through JSRS and operational
Energy Practices
                                 data streams. By leveraging on Japfa Sustainalitics, the Company
Digitalisation and               identified data discrepancies, provided training, and enhanced
                     82
Innovation                       technical competencies among its teams to ensure accurate
                                 and reliable data collection. The systems and controls put in
Water Resource
                     88          place has significantly improved the quality and completeness
Conservation
                                 of our 2024 environmental data. We have updated the generic
Waste Reduction      94          datasets used in 2024, replacing the previous versions with new
                                 ones that are better aligned with Japfa’s operations and latest
                                 developments.



74
Page 217
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                                     Sustainability Report 2024




       The Japfa 2024 LCA Model
       The 2024 LCA Model is far more comprehensive than the earlier versions, having a more refined analysis,
       a wider scope of coverage and improvements to its underlying sustainability data over the past 5 years.

       As a result, the GHG emission data disclosures of previous years should be replaced by the emission
       data from the more comprehensive Japfa 2024 LCA Model. Accordingly, we will consider 2024 as the
       baseline year for GHG emissions.


       Greenhouse Gas (GHG) Emissions             Unit: Ton CO2 Eq | [GRI 305-1, 305-2, 305-3]


                                Scope                                        2024

       Scope 1 GHG Emissions                                                         89,754

       Scope 2 GHG Emissions                                                        592,457

       Other Indirect GHG Emissions (Scope 3)                                  6,439,767 [4]




About Our Data

[1.]    Calculation of emissions using SimaPro software and emission factors from IPCC method 100a.

[2.]    Scope 1: Based on total energy consumption (excluding electricity) within the organisation. The scope has been
        expanded not only to poultry, aquaculture, domestic (offices) but also to Cattle Fattening, with the added impact
        of waste management across all operational units.

[3.]    Scope 2: Based on the amount of electricity consumption within the organisation. The scope has been expanded
        not only to poultry, aquaculture, domestic (offices) but also to Cattle Fattening, providing a more comprehensive
        representation of our energy consumption.

[4.] Scope 3 for 2024: Estimated based on poultry operations. Estimation based on 2024 production data, along with
     the extrapolation of data from the 2022 LCA project, as the Scope 3 Carbon Calculator is still under development.
     This year, the scope has been expanded to include emissions from farmer partners, estimated based on company-
     owned farms. Additionally, the scope has been further extended to account for waste management in aquaculture,
     cattle fattening, and other operational units.

[5.]    Energy and emission intensity has not been calculated as it is difficult to determine a denominator with the
        Company’s products varying widely from feed to processed products. [GRI 305-4], [POJK F.6, F.11]

[6.]    The increase in total emissions does not directly indicate the Company’s inefficiency. In this context, the rise
        in emissions is primarily driven by production volume growth and the expansion of data coverage, which were
        previously not included in the report, such as SBU Beef Cattle, SBU Plantation, SBU Consumer Go Direct, SBU
        Property, and SBU Transportation. Additionally, data quality improvement has also contributed to changes in
        emission figures. [GRI 305-4] [POJK B.2, F.12]

[7.]    To ensure better accuracy in emissions reporting, we have updated our calculation methodology as part of ongoing
        efforts to improve data quality and traceability. We have updated the generic datasets used in 2024, replacing the
        previous versions with new ones that are better aligned with Japfa’s operations and latest developments. This update
        has resulted in the changes of GHG emissions factor for 2024 calculation, reflecting improved data coverage and
        enhanced calculation precision. [GRI 2-4]




Japfa continues to strengthen our commitment to sustainability by implementing various initiatives aimed at
reducing emissions and environmental impact. In general, emission management at Japfa is carried out by
transitioning to clean and renewable energy, installing emission control equipment, utilisation of digitalisation,
compiling environmental data, and regularly measuring environmental quality.




                                                                                                                         75
Page 218
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




04
                             Responsible Energy Practices
                             [POJK F.7]


                             According to the United States Environmental Protection Agency (EPA),
                             the agriculture sector is highly vulnerable to weather and climate changes.
Efficient                    Its reliance on natural resources such as soil and water makes shifts in

Production                   temperature and rainfall patterns more challenging for farming practices,
                             necessitating specific adaptations.
System
                             At Japfa, we continuously develop strategies to minimise the impact of
                             climate change. These efforts include ensuring food security and resilience,
                             supporting local farmers through the adoption of robust and sustainable
                             farming practices, and promoting responsible energy use. As part of this
                             commitment, we aim to significantly reduce our environmental impact,
                             with a long-term vision of achieving “Net Zero Emissions.”



                             Towards Zero Coal
                             Japfa sets sustainability targets based on Life Cycle Assessment (LCA),
                             focusing on two key aspects: environmental and social. In the environmental
                             domain, our primary goal is achieving Net Zero Emissions, partly realised
                             through transitioning to renewable energy sources in our operations.




                                 From January to December 2024, Japfa achieved a 70.38 % reduction
                                 in coal consumption compared to the previous year. This marks our
                                 milestone in working torwards achieving ‘Zero Coal’ status.




Animal Welfare               Units that previously relied on coal continue transitioning to more
                     57
Implementation
                             environmentally friendly fuels such as biomass and gas. This shift is part
Animal Health                of our commitment to supporting the sustainable energy transition and
                     66
Management
                             reducing environmental impact. [POJK F.5]
Comprehensive
2024 Life Cycle      74
Assessment Model

Responsible
                     76
Energy Practices

Digitalisation and
                     82
Innovation

Water Resource
                     88
Conservation

Waste Reduction      94




76
Page 219
      Advancing Food Security through Innovation and Collaboration   Sustainability Report 2024




Boiler room at one of Japfa’s feed mills



                                                                                            77
Page 220
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




04
Efficient
                                 Fighting Idle Energy Campaign

                                 In 2023, Japfa’s feed unit launched the “Fighting Idle Energy”
                                 campaign, focusing on energy management within feed mills.
Production                       This initiative aimed to minimise energy waste by redesigning
System                           energy systems and identifying efficiency opportunities across
                                 production lines. The impact of this campaign became evident in
                                 2024 with the implementation of a Smart Fuel System, featuring
                                 key innovations such as an Auto-Stop Mechanism across all feed
                                 mills and real-time data reporting via an Automated Dashboard.
                                 These measures not only enhanced energy efficiency but also
                                 reduced reliance on manual input.


                                 Furthermore, Japfa continues to leverage technology to enhance
                                 resource efficiency and inventory management. With electronic-
                                 technical goods warehouse (e-GBT) fully implemented across
                                 all feed mills and Smart Fuel Inventory applied in several units,
                                 the Company has digitised warehouse administration, enabled
                                 real-time monitoring of heavy equipment fuel consumption,
                                 and optimised resource utilisation. These technologies are
                                 integrated with the ERP system to ensure operational continuity
                                 and transparency in resource usage.


                                 In transportation and material handling, Japfa’s feed mills support
                                 carbon emission and waste reduction by shifting soybean meal
                                 transportation from trucks to a chain conveyor system at
                                 Medan, reducing diesel fuel consumption and minimising the
                                 risk of material spillage.


                                 Beyond     energy    and     transportation,   Japfa   also      enhances
                                 production     efficiency    through   technologies       such    as   the
Animal Welfare
                     57          Electronic Production Planning System (E-PPS), which provides
Implementation
                                 real-time updates to production and quality control teams. This
Animal Health
                     66          system ensures proper sequencing of material and equipment
Management
                                 preparation, reducing idle time and improving productivity.
Comprehensive
2024 Life Cycle      74
Assessment Model                 These initiatives reflect Japfa’s commitment to achieving
                                 sustainable    operational     efficiency   through       an   integrated
Responsible
                     76          approach      to   energy    management,       resource    optimisation,
Energy Practices

Digitalisation and               and technological innovation. Through these efforts, Japfa
                     82
Innovation                       strengthens its position as an agribusiness company that
Water Resource                   prioritises not only profitability but also long-term sustainability.
                     88
Conservation

Waste Reduction      94




78
Page 221
      Advancing Food Security through Innovation and Collaboration   Sustainability Report 2024




Robot pelletizer at Japfa’s feed mill



                                                                                            79
Page 222
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




04
                             Product Handling with Electric Forklifts
                             We continuously improve transportation and product handling to enhance
                             efficiency while reducing environmental impact. One of our initiatives is
                             transitioning to electric forklifts at the Medan feed mill. This step aims to
Efficient                    reduce reliance on fossil fuels in the unit and lower carbon emissions.

Production
System                       Cutting-Edge Technology for Enhanced Productivity
                             Japfa   improves       operational       productivity   by   upgrading   systems
                             and machinery, focusing on enhancing product quality, reducing
                             environmental impact, and optimising cost efficiency. Examples include
                             installing boiler economisers on boiler chimneys to capture and reuse
                             heat, reducing boiler energy consumption; replacing old drying machines
                             with new models equipped with moisture sensors to improve water usage
                             efficiency; and installing cyclones in all feed mills to collect and minimise
                             dust generated during production processes.




Animal Welfare
                     57
Implementation

Animal Health
                     66
Management

Comprehensive
2024 Life Cycle      74
Assessment Model

Responsible
                     76
Energy Practices

Digitalisation and
                     82
Innovation
                                 Electric forklift at Japfa’s feed mill
Water Resource
                     88
Conservation

Waste Reduction      94




80
Page 223
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                            Sustainability Report 2024




Energy Consumption in Organisations                                                              [GRI 302-1] [POJK B.2]


            Non-Renewable Energy                     2024                    2023                        2022

                                                      1,994,484 GJ             1,886,385 GJ                1,714,564 GJ
 Electricity [1]
                                                               41%                     40%                         36%

                                                        443,629 GJ              427,223 GJ                 380,692 GJ
 Liquified Natural Gas (LNG) [2]
                                                               9%                       9%                        8%

                                                        223,782 GJ              239,863 GJ                 236,725 GJ
 Compressed Natural Gas (CNG) [2]
                                                               5%                      5%                         5%

                                                        108,073 GJ                116,157 GJ                104,953 GJ
 Liquefied Petroleum Gas (LPG) [3]
                                                                2%                        2%                        2%

                                                         40,640 GJ               137,225 GJ                 159,468 GJ
 Coal [4]
                                                                1%                       3%                         3%

                                                        351,566 GJ              322,662 GJ                  322,723 GJ
 Diesel Oil [5]
                                                                7%                      7%                          7%

                                                          16,742 GJ               15,746 GJ                     5,403 GJ
 Gasoline Fuel [6]
                                                                0%                      0%                           0%


Renewable Energy

              Renewable Energy                       2024                    2023                        2022

                                                        1,172,361 GJ            1,180,653 GJ              1,330,008 GJ
 Palm Kernel Shell [7]
                                                                24%                     25%                       28%

                                                               0 GJ                     0 GJ                      496 GJ
 Palm Fiber [8]
                                                                0%                       0%                          0%

                                                        207,659 GJ               109,276 GJ                     86,612 GJ
 Candlenut Shell [9]
                                                               4%                        2%                            2%

                                                         253,192 GJ              267,229 GJ                 351,637 GJ
 Firewood [10]
                                                                5%                      6%                          7%

                                                         46,681 GJ                  71,225 GJ                48,928 GJ
 Rice Husk [11]
                                                                1%                         1%                       1%




                   Total Energy                      2024                    2023                        2022

                                                       3,178,916 GJ            3,145,262 GJ               2,924,529 GJ
 Total Non-renewable Energy
                                                               65%                     66%                        62%

                                                       1,679,893 GJ            1,628,382 GJ                1,817,681 GJ
 Total Renewable Energy
                                                               35%                     34%                         38%




About Our Data

[1.]   Converted to MJ units based on (International Energy Agency) IEA standard methodology, 1 kWh of
       electricity = 3.6 MJ

[2.]   Converted to MJ units based on IEA standard methodology, 1 MMBTU = 1,055.06 MJ.

[3.]   Converted to MJ units based on IEA standard methodologyy, calorific value of LPG = 50,08 MJ/kg.

[4.] Converted to MJ units based on IEA standard methodology, calorific value of coal = 20,650 MJ/tonne.




                                                                                                                        81
Page 224
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




04
                             [5.]    Converted to MJ units based on IEA standard methodology, 1 liter of diesel
                                     oil = 34.89 MJ/L

                             [6.]    Converted to MJ units based on IEA standard methodology, 1 liter of gasoline
                                     = 38.53 MJ/L

                             [7.]    Converted to MJ units based on IEA standard methodology, calorific value of
                                     palm kernel shell = 17,220 MJ/tonne
Efficient                    [8.]    Converted to MJ units based on IEA standard methodology, calorific value of
                                     palm fiber = 11,340 MJ/tonne
Production                   [9.]    Converted to MJ units based on IEA standard methodology, calorific value of

System
                                     candlenut shell = 25,460 MJ/tonne

                             [10.] Converted to MJ units based on IEA standard methodology, calorific value of
                                   firewood = 19,610 MJ/tonne

                             [11.] Convert to MJ standard methodology based on IRRI, calorific value of rice
                                   husk= 15.06 MJ/kg

                             [12.] 1 Gigajoule = 1,000 Megajoule



                             Digitalisation and Innovation

                             Japfa has adopted an integrated digital system across its operations to
                             streamline processes and improve data management. This shift towards
                             digitalisation is a tangible reflection of Japfa’s commitment to reducing
                             reliance on manual processes and resource consumption, resulting in
                             more efficient and optimal operations.



                             Japfa Sustainability Reporting System (JSRS)

                             The JSRS is a reporting platform designed to centralise and integrate data
                             on environmental performance, Occupational Health and Safety (OHS),
                             and employment metrics. Through JSRS, data from various divisions
                             are collected accurately and transparently, providing a foundation for
                             the company to make objective, measurable decisions that align with
                             its sustainability commitments. As regulations evolve, JSRS continues
Animal Welfare               to be developed to accommodate and compile requirements from
                     57
Implementation
                             sustainability reporting standards, including GRI, IFRS S1 and S2, which
Animal Health                cover Governance, Strategy, Risk Management, and Metrics & Target. This
                     66
Management
                             ensures continuous improvement in work processes and enhances the
Comprehensive
                             accuracy of environmental and social data reporting.
2024 Life Cycle      74
Assessment Model

Responsible                  In 2024, Japfa enhanced JSRS by upgrading its features to improve the
                     76
Energy Practices             quality and comprehensiveness of the data collected. These updates
Digitalisation and           include:
                     82
Innovation
                             •      Compliance with sustainability reporting standards
Water Resource               •      Integrating the geographical coordinates of each operational unit to
                     88
Conservation
                                    track water scarcity in specific locations.
Waste Reduction      94
                             •      Developing a feature that enables the identification of waste management
                                    processes, distinguishing between internally and externally managed waste.



82
Page 225
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                       Sustainability Report 2024




                    Congratulations to the Top-Ranking Divisions!

                    Japfa Group awarded the Best Recognition to four divisions in the 2024 Sustainability
                    Data, Compliance, and Initiatives Award. The winners are:


                    •   1st Place: SBU Edible Oils, Plastic Bags, and Industrial Estate (EPI)
                    •   2nd Place: Consumer Products
                    •   3rd Place: Aquaculture
                    •   4th Place: Poultry Breeding


                    This recognition was granted based on the divisions’ performance in routine
                    sustainability data reporting through the JSRS platform and their implementation
                    of sustainability initiatives that positively impact the environment and the Company.




Japfa Sustainability Analytics (Sustainalitics)

Operational data streams collected through JSRS are further analysed using Japfa Sustainalitics, an internal
analytics platform designed to process and comprehensively evaluate sustainability data across the Japfa
Group. This dashboard processes and consolidates data collected periodically through the digital JSRS
platform. Sustainalytics enables Japfa to conduct data-driven analysis and decision-making to drive continuous
improvements in various environmental management aspects, such as water and energy efficiency, emissions
reduction, and waste recycling.


The company proactively identifies data inconsistencies, provides targeted training, and enhances technical
competencies to ensure more accurate and reliable data collection. Additionally, Japfa implements an
internal environmental data audit system, designed based on financial controller principles, to strengthen
governance, accuracy, and accountability in sustainability reporting. With Japfa Sustainalitics, data collected
from all countries where Japfa operates becomes more accurate and integrated, enabling data-driven
insights to enhance the company’s sustainability performance.

                                                                                                            83
Page 226
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




04
                             Enterprise Resource Planning (ERP) System

                             Japfa has implemented Enterprise Resource Planning (ERP) across
                             its poultry and aquaculture units to streamline the recording of daily
                             operational activities. This system consolidates key data, including
Efficient                    depletion rates, mortality, medication and vaccine usage, as well as

Production                   Cost of Goods Sold (COGS) calculations. By integrating these features,
                             ERP enhances operational efficiency and supports data-driven decision-
System                       making.



                             Import Material Monitoring System (IMMS)

                             Japfa has utilised the IMMS since 2023 to improve transparency and
                             efficiency in the delivery of raw feed ingredients across ports. IMMS helps
                             identify areas for improvement by providing real-time data that eases
                             coordination with transport partners, optimises schedules, reduces idle
                             times, and increases productivity and operational cost efficiency.


                             The implementation of IMMS also strengthens synergy between production
                             and warehouse management, facilitating more integrated monitoring to
                             optimise cost efficiency. A dedicated team is tasked with overseeing the
                             smooth implementation of IMMS, conducting routine evaluations, and
                             collaborating with field teams to proactively address potential issues.



                             Radio Frequency Identification (RFID) Truck-in Truck-out

                             Japfa continues to innovate with the development of a RFID Truck-in Truck-
                             out system at the Sragen feed mill. This system enables digital identification
                             of trucks and drivers, real-time monitoring, and visual and audio guidance
                             to streamline vehicle entry and exit processes. This innovation improves
Animal Welfare               efficiency, discipline, and accuracy, while digitising administrative processes
                     57
Implementation
                             to reduce time, errors, and direct contact. In 2024, the RFID system have
Animal Health                been implemented in several units, including Medan 1, Medan 2, Cikande,
                     66
Management
                             Purwakarta, Gedangan, and Makassar.
Comprehensive
2024 Life Cycle      74
Assessment Model
                             Warehouse Management System (WMS) and Transport
Responsible                  Management System (TMS)
                     76
Energy Practices

Digitalisation and           Japfa has implemented WMS and TMS at several poultry processing units,
                     82
Innovation
                             including Parung, Sadang, Krian, Pemalang, Magelang, Pabelan, Yogyakarta,
Water Resource               and Lampung. These systems enable real-time tracking of distribution and
                     88
Conservation
                             production processes, enhancing operational efficiency and optimising
Waste Reduction      94
                             inventory management across locations. The implementation of WMS and
                             TMS also reduces the risk of shipping errors, speeds up response times, and
                             reduces distribution costs.

84
Page 227
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                          Sustainability Report 2024




Implementation of J-Tech and Dashboard Monitoring

Japfa has launched Japfa Technology (J-Tech), a system designed to centralise all production data into
a single control centre at the Sidoarjo feed mill, which is our largest unit. With this system, the entire
production process at various units can be monitored in real time, enabling early detection of potential
issues and quicker decision-making. The programme also includes automatic notification features, ensuring
that teams can promptly respond to any disruptions and keep operations smooth and efficient. In 2024, we
successfully completed its implementation in all units.



Digitalisation in Poultry Breeding

Japfa has implemented a digital system to enhance the efficiency of transport fleet management in its poultry
breeding units. Utilising Internet of Things (IoT) technology, Japfa can monitor the real-time delivery of DOC
and eggs, tracking key parameters such as vehicle location, temperature, speed, and fuel consumption. This
system not only provides full visibility of fleet conditions but also sends notifications in the event of any issues.
Additionally, customers can track the movement and location of vehicles carrying their orders.


The system’s analytics feature enables route evaluation, journey duration analysis, and fuel efficiency
monitoring, while also automatically optimising delivery routes. By leveraging this technology, Japfa ensures
safer, more efficient, and reliable deliveries, while reducing the risk of product damage during.



Predictive Growth Tools

In the poultry industry, accurately tracking chicken growth is essential for achieving production targets
efficiently and on schedule. To address this, Japfa has developed Predictive Growth Tools, a system that
estimates chicken weight based on real-time growth data. This tool determines the optimal harvest time to
achieve the desired weight targets.




    Breeding Fleet Management System (FMS)
    to track chick van



                                                                                                                  85
Page 228
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




04
Efficient
Production
System




                                 A Japfa Aquaculture employee performing quality
                                 control using the QCSharp application




                             Digitalisation in Aquaculture
Animal Welfare
                     57
Implementation
                             Japfa leverages digital technology to enhance efficiency and sustainability
Animal Health                in aquaculture practices. One of its key strategic initiatives includes a
                     66
Management
                             collaboration with Norwegian experts to implement a software, which
Comprehensive
                             streamlines operations, improves efficiency, and supports sustainable
2024 Life Cycle      74
Assessment Model             aquaculture management.

Responsible
                     76
Energy Practices             To enhance sales efficiency and transparency, Japfa’s aquaculture unit has
Digitalisation and           developed the SM4SH application, enabling seamless monitoring of the
                     82
Innovation
                             entire sales process—from ordering to invoicing. In hatchery operations,
Water Resource               Japfa has implemented monitoring system called Quality Control Shrimp
                     88
Conservation
                             Hatchery Accurate Rapid Programme (QC SHARP).
Waste Reduction      94




86
Page 229
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                  Sustainability Report 2024




This system tracks essential parameters such as temperature, water quality, nutrition, health, and grading
processes for nauplii and fry. With this system, the internal team can swiftly detect potential challenges
and take necessary actions to maintain quality, enhance productivity, and strengthen operational
efficiency in the hatchery facilities.


Additionally, Japfa supports fish and shrimp farming technicians through the Daily Technician Log
application, which allows them to monitor critical factors such as water quality and fish growth, enabling
prompt actions to optimise farm performance.


Japfa also strengthens cross-division collaboration with the Integrated Business Intersection Customer
Dashboard, a tool that provides the sales team with better insights into customer needs. This enables
more effective marketing strategies and the identification of new market opportunities.




    Japfa Aquaculture’s facility in Karangtekok, Situbondo




                                                                                                       87
Page 230
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




04
                             Water Resource Conservation
                             [GRI 303-1] [POJK F.8]


                             The agri-food industry is widely recognised for its intensive water usage,
                             and Japfa is no exception. Through LCA and water scarcity footprint
Efficient                    studies, Japfa has identified water as a critical focus area. Recognising its

Production                   importance, the pillar of efficient production systems treats water as both
                             an essential production input and a vital shared resource for life. Japfa
System                       is committed to using water efficiently to mitigate operational risks and
                             promote sustainability.


                             We have adopted sustainable water management practices through
                             various initiatives, such as:


                             •   water treatment facilities
                             •   rainwater harvesting
                             •   water recycling facilities


                             One of the key milestones in this effort is the achievement of a KPIs for
                             Japfa’s Sustainability-Linked Bonds (SLB), supported by the construction
                             of nine water recycling facilities. Developed since 2021, these facilities
                             were successfully completed in 2024.




                                           There are 9 water recycling facilities from the
                                           SLB project located in Cikupa, Subang, Lampung,
                                           Wonoayu, Pemalang, Magelang, Medan, Boyolali,
                                           and Parung.
                                           In 2024, more than 210 megalitres of wastewater
                                           was successfully recycled.
Animal Welfare
                     57
Implementation

Animal Health
                     66
Management

Comprehensive
                             The recycled water from these facilities is utilised in various operational
2024 Life Cycle      74
Assessment Model             activities, including machine utility needs such as condenser cooling,

Responsible                  irrigation, and toilet sanitation.
                     76
Energy Practices

Digitalisation and           In 2024, there were no incidents of non-compliance with water quality
                     82
Innovation
                             standards during the reporting period.
Water Resource
                     88
Conservation

Waste Reduction      94




88
Page 231
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                                    Sustainability Report 2024




       Inauguration of the water recycling facility
       funded by the Sustainability-Linked Bond




Urban Shrimp            Japfa is advancing an Urban Shrimp Farming initiative in metropolitan areas, aimed at catering
Farming                 to the demands of high-end restaurants, particularly in cities such as Jakarta. The project utilises
                        Recirculating Aquaculture System (RAS) technology, enabling water reuse and minimising water
                        waste. In partnership with a local startup in aquaculture, Japfa is actively refining and testing this
                        innovative production system.




Sustainable             In 2024, we advanced our aquaponics development efforts, which were initiated in 2022. This
Production              innovative system repurposes wastewater from aquaculture operations to cultivate various types
with                    of plants, replacing the traditional practice of discharging waste into water bodies.
Aquaponics
                        Beyond serving as a medium for plant cultivation, our aquaponics system is also used for
                        catfish farming. By employing the RAS, water from the aquaculture process is reused within
                        the aquaponics system before being returned to the fish ponds. This integration of aquaculture
                        and hydroponics has proven successful in reducing water consumption while maintaining both
                        production quality and quantity.


In addition to the SLB project, we have also implemented recycling programmes in other units as part of our
commitment to water conservation.




              Recycled Water                      Unit              2024                    2023                   2022


 Total Recycled Water                          Megalitre                      236                    210                     89



About Our Data

[1.]   This data includes the total volume of water recycled from recycling facilities, both from the SLB project and other units.



                                                                                                                               89
Page 232
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




04
Efficient
                                 Algae Control for Water Management on Farms
                                 To address the need for sustainable water management in livestock
                                 farming, Japfa is trialling an ultrasonic algae control system to
                                 maintain water quality in rainwater reservoirs. This system utilises
Production                       ultrasonic waves to inhibit algae growth, enhancing the quality

System                           of water used in drinking and cooling systems while reducing
                                 dependence on chemicals.


                                 By preventing algae bloom, the system also safeguards critical
                                 cooling pads, improving operational efficiency and extending
                                 equipment lifespan. This initiative underscores Japfa’s commitment
                                 to adopting sustainable solutions that promote more efficient and
                                 environmentally friendly operations.




                             Optimising Water Resources Through Rainwater Utilisation


                             Japfa reinforced its commitment to sustainable water management by
                             expanding its rainwater harvesting initiatives from 5 to 9 facilities, consisting
                             of 8 poultry breeding units and 1 feed mill.


                             In 2024, we successfully harvested 111.0 megalitres of rainwater, marking a
                             146.4% increase from the 45.1 megalitres collected in 2023.




Animal Welfare
                     57
Implementation

Animal Health
                     66
Management

Comprehensive
2024 Life Cycle      74
Assessment Model

Responsible
                     76
Energy Practices

Digitalisation and
                     82
Innovation

Water Resource
                     88
Conservation                     Rainwater harvesting facility
                                 at one of Japfa’s operations
Waste Reduction      94




90
Page 233
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                                    Sustainability Report 2024




Water Withdrawal
Our water withdrawal and usage are regulated in accordance with applicable regulations, and we comply
with the effluent quality standards set by the government and other relevant standards. [GRI 303-2, 303-3, 303-
5] [POJK F.8]




Water Withdrawal                                                                                    Satuan: Megalitre | [GRI 303-3]


                                                 2024                            2023                              2022
                Sumber
                                                     Areas with                      Areas with                        Areas with
                                     All Areas         Water         All Areas         Water           All Areas         Water
                                                       Stress                          Stress                            Stress

 Ground Water                             8,913            4,431            9,056           4,365           7,620             N/A

 Fresh water (≤ 1000 mg/L TDS)             8,913           4,431            9,056           4,365           7,620             N/A

 Other water (> 1000 mg/L TDS)                   0             0                 0             0                   0          N/A

 Surface Water (River, Lake)              2,286             248             2,230             314           2,133             N/A

 Fresh water (≤ 1000 mg/L TDS)                   0             0                 0             0                   0          N/A

 Other water (> 1000 mg/L TDS)            2,286             248             2,230             314            2,133            N/A

 Sea Water                                9,849           9,622             7,704           7,513           7,515             N/A

 Fresh water (≤ 1000 mg/L TDS)                   0             0                 0             0                   0          N/A

 Other water (> 1000 mg/L TDS)            9,849           9,622             7,704           7,513            7,515            N/A

 Rainwater                                   111             24                45              17              38             N/A

 Fresh water (≤ 1000 mg/L TDS)               111             24                45              17              38             N/A

 Other water (> 1000 mg/L TDS)                   0             0                 0             0                   0          N/A

 Third-party water                         1,180            970             1,090            840              918             N/A

 Fresh water (≤ 1000 mg/L TDS)             1,180            970              1,090           840              918             N/A

 Other water (> 1000 mg/L TDS)                   0             0                 0             0                   0          N/A

 Total Water Withdrawal                  22,339          15,296             20,125       13,048            18,224             N/A



About our data

[1.]   Areas with water scarcity are defined as regions with a High or Extremely High Water Stress Risk, according to the
       water risk atlas Aqueduct 4.0 by the World Resources Institute (WRI).



Water Consumption                                                                        Satuan: Megalitre | [GRI 303-5] [POJK F.8]


                    Sumber                              2024                         2023                          2022


 Total Water Consumption                                           19,981                     17,822                       16,237



About our data

[1.]   Water Consumption = Water Withdrawal - Water Discharge




                                                                                                                                91
Page 234
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




04
                             Wastewater Management [GRI 303-4] [POJK F.14]
                             Japfa continues to enhance our wastewater management system in a
                             sustainable manner to support operational sustainability while ensuring
                             compliance with applicable regulations. Our production units are equipped
Efficient                    with wastewater treatment plants designed to process water before it is

Production                   discharged into water bodies. Several units have also adopted several
                             technologies such as reverse osmosis, ultrafiltration, and membrane
System                       bioreactor to ensure that the discharged water meets environmental
                             quality standards.




Animal Welfare
                     57
Implementation

Animal Health                     Wastewater treatment and recycling facility at
                     66           the Consumer Goods unit, Cikupa.
Management

Comprehensive
2024 Life Cycle      74
Assessment Model             To maintain the quality of wastewater treatment, we assign certified

Responsible                  personnel to each treatment facility. Their role is to monitor water output
                     76
Energy Practices             and ensure its compliance with applicable environmental standards.
Digitalisation and           Additionally,   our   wastewater     treatment        systems   are   continuously
                     82
Innovation
                             improved through various technological innovations. For example, the
Water Resource               installation of root blowers in several poultry units helps improve the
                     88
Conservation
                             quality of wastewater, while dewatering and sedimentation equipment
Waste Reduction      94
                             installations reduce liquid waste by removing excess water from solid
                             materials.



92
Page 235
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                                 Sustainability Report 2024




In the aquaculture sector, Japfa has implemented Aerated Lagoon technology at its tilapia hatchery in
Kalimantan. This technology effectively processes wastewater before it is reused in the breeding ponds.
Each lagoon serves two breeding ponds, reducing the need for fresh water and supporting a more efficient
water use cycle.


On 30 July 2024, the Company received an administrative sanction related to environmental management
compliance at the Commercial Farm Gunung Kijang Unit, Bintan Regency, Riau. We have taken corrective
measures to ensure full compliance with applicable regulations. This sanction was officially lifted by the
local Environmental Agency on 27 February 2025. The administrative sanction is immaterial and does not
disrupt the Company’s operational activities. [GRI 2-27, 303-4] [POJK F.16] [F.24]


Water Discharge                                                                                 Satuan: Megalitre | [GRI 303-4]


       Water Discharge by Quality
                                          2024              2023              2022                    Destination
            and Destination

                                                 1,727             1,729             1,530
 Poultry

 Fresh water (≤ 1000 mg/L TDS)                     159               173               138
                                                                                                 Surface Water Bodies
 Other water (> 1000 mg/L TDS)                      6                 12                4

 TDS Not Measured                                1,562             1,544             1,388

 Aquaculture                                      496                441              275

 Fresh water (≤ 1000 mg/L TDS)                     23                 13                6
                                                                                              Surface Water Bodies & Sea
 Other water (> 1000 mg/L TDS)                   0.05                7.9              0.2

 TDS Not Measured                                 473               420               268

 SBU Cattle Fattening                              136               132               182

 Fresh water (≤ 1000 mg/L TDS)                      0                 0                 0
                                                                                              Surface Water Bodies, Plant
 Other water (> 1000 mg/L TDS)                      0                 0                 0       Watering, and Cleaning


 TDS Not Measured                                  136               132               182


 Total Water Discharge                           2,358             2,302             1,987




About Our Data

[1.]     The company conducts TDS measurements in accordance with the regulations of the wastewater discharge permit.
         Some of our units are not required to conduct TDS measurements based on the permit they hold.

[2.]     The amount of water discharged by the organisation includes poultry operations, aquaculture, and the SBU Cattle
         Fattening.




                                                                                                                            93
Page 236
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




04
                             Waste Reduction
                             [GRI 306-1, 306-2]


                             In the agri-food industry, packaging plays a critical role in protecting products,
                             facilitating transportation, and maintaining quality. However, we recognise
Efficient                    that packaging also presents environmental challenges. To mitigate this

Production                   impact, Japfa has implemented several initiatives aimed at promoting more
                             environmentally-friendly packaging management.
System
                             Reducing Raw                     Japfa has reduced the length and thickness of
                             Material                         plastic in its animal feed packaging, achieving
                                                              a raw material savings of 5-7%. This process
                                                              undergoes rigorous testing in compliance with
                                                              SNI standards to ensure that the packaging
                                                              maintains its durability and strength.


                             Internal Recycling               Japfa’s   Supporting    Unit   Plastic   Bag,   is
                                                              gradually implementing a plastic recycling
                                                              system, which includes recycling threads,
                                                              plastic sheets, and plastic bags. Currently,
                                                              2.5% of plastic waste is recycled, while the
                                                              remainder is repurposed for internal use, such
                                                              as temporary packaging and inter-warehouse
                                                              transportation. [POJK F.1]


                             Vaccine Shipping                 Japfa has transitioned from plastic gel packs to
                             with Paper-Based                 ready-to-use gel packs with paper packaging.
                             Gel Packs                        This more compact, durable solution helps
                                                              maintain temperature during long-distance
                                                              shipments, significantly reducing plastic use.
Animal Welfare
                     57
Implementation

Animal Health                Storage with Silos for           Japfa has continued using silos to store raw
                     66
Management
                             Large Feed Mills                 materials in large feed mills, reducing the
Comprehensive
                                                              need for plastic packaging.
2024 Life Cycle      74
Assessment Model

Responsible
                     76
Energy Practices             Use of Jumbo Bags to             We have delivered feed in jumbo bags for the
Digitalisation and           Reduce Plastic Sack              company-owned farms, reducing the use of
                     82
Innovation
                             Consumption                      multiple small plastic bags.
Water Resource
                     88
Conservation

Waste Reduction      94




94
Page 237
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                           Sustainability Report 2024




Encouraging Reuse of              In commercial poultry farms, Japfa encourages farmers to reuse old feed plastic
Feed Plastic Bags                 bags for collecting poultry manure, which is then sent to third parties. This manure
                                  distribution is managed by Field Extension Officers (PPL), who provide guidance
                                  on proper manure collection and shipment procedures.



Utilisation of Poultry Manure through Biodigesters

Japfa converts poultry waste into biogas using a biodigester system to provide a more environmentally friendly
energy source. Previously, Japfa operated a biodigester at our poultry farm in Solo, Central Java, with the capacity
to process approximately 3-4.5 tonnes of poultry manure per day.


In 2024, Japfa expanded our biodigester capacity at the commercial poultry farm in Cigandul, Serang. This new
biodigester is capable of processing 5 tonnes of poultry manure per day. The biogas produced is used to meet
heating energy needs.


The biodigester at Cigandul, Serang, incorporates a closed-loop water circulation system as an innovative water-
saving feature. Unlike traditional systems that require a continuous supply of fresh water, this system reuses
the water that has already been treated within the biodigester. As a result, the water level in the animal house
remains stable without the need for a constant influx of fresh water. This water-saving feature helps reduce the
environmental impact of farm operations and aligns with Japfa’s sustainability objectives.




     Biodigester facility at the commercial
     poultry farm unit in Solo.




Waste Utilisation in Poultry and Tilapia Processing

Japfa optimises production to minimise waste while supporting the local economy. In our poultry processing units,
we partner with third parties to convert slaughter waste, including feathers and blood, into value-added products.
Meanwhile, in the tilapia processing unit, fish heads are sold to domestic market. Fish skin is exported for collagen
and gelatin production across various industries, while fish bones are supplied to third parties for conversion into
fish meal and fish oil.

                                                                                                                   95
Page 238
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




04
                             Waste Generated                                                   [GRI 306-3] [POJK F.13]


                                          Waste Type                  Unit        2024         2023         2022


                              Non-Hazardous Waste                    tonne         119,841      125,813      115,075

Efficient                     Hazardous Waste                        tonne           1,073        2,150        1,802

Production                    Total Waste Generated                  tonne         120,914     127,964        116,877
System
                             About Our Data

                             [1.]    The total non-hazardous waste (Non-B3) generated is calculated by summing the
                                     total waste diverted from disposal and the total waste sent to final disposal.

                             [2.]    The total hazardous waste (B3) generated is based on data from B3 waste stored
                                     at the Hazarduous Waste Temporary Storage Facility.

                             [3.]    The total waste generated includes both operational and domestic (office) waste.




                             Hazardous Waste

                              Hazardous Waste Management              Unit        2024         2023         2022

                              Stored at internal temporary
                                                                     tonne           1,073        2,150        1,802
                              hazardous waste storage

                              Sent to licensed third party           tonne           1,103        1,995         1,685



                             About Our Data

                             [1.]    Waste from internal temporary storage facilities is distributed to licensed
                                     third parties.

                             [2.]    The 2022 and 2023 data has been expanded to include hazardous (B3) waste
                                     data from SBU Beef Cattle.

Animal Welfare
                     57
Implementation
                             In accordance with applicable environmental regulations, our hazardous waste
Animal Health                (B3) classification includes various types of materials, such as used lubricating
                     66
Management
                             oil waste, used wipes, vaccine bottles, chemical packaging for biosecurity, and
Comprehensive
                             light bulbs.
2024 Life Cycle      74
Assessment Model

Responsible
                     76
Energy Practices
                                    In 2024, our hazardous waste decreased by 50.1% compared to
Digitalisation and                  2023, primarily due to the reduction in fly ash bottom ash waste
                     82
Innovation
                                    generation as a result of decreased coal usage.
Water Resource
                     88
Conservation

Waste Reduction      94




96
Page 239
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                         Sustainability Report 2024




We recorded a reduction in total waste generated by 7,050 tonnes in 2024. The factors contributing to
this reduction include livestock population adjustments at SBU Cattle Fattening, optimisation of manure
processing in commercial poultry farms, and a reduction in corn drying activities.



       We implement Standard Operating Procedures (SOPs) for the
       storage and management of hazardous waste (B3) in accordance
       with applicable regulations.




Non-Hazardous Waste                                                                                [GRI 306-4, 306-5]


  Non Hazardous Waste by Disposal Method        Unit           2024               2023                 2022


Diverted from Disposal


Reused                                          tonne                  7,265             4,870                 1,658


Recycled                                        tonne                      -                   -                    -


Composting                                      tonne                     2                   0                    9


Distributed to Third-Party (Non-Hazardous)      tonne              105,279               114,614            106,358


       Donated/Given                            tonne                 66,730              71,417              57,989


       Sold                                     tonne                 38,549             43,197               48,369


Total Waste Diverted from Disposal              tonne              112,546             119,484              108,025


Increase/Decrease in Waste                      tonne                 -6,938             11,460               16,275


Directed to Disposal


Incinerated                                     tonne                    138                155                 750


Landfill                                        tonne                  7,157              6,174                6,301


Waste Directed to Disposal                      tonne                  7,295             6,329                7,050


Increase/Decrease in Waste                      tonne                   965                -721                -3,671




About Our Data

[1.]    The increase or decrease in non-hazardous (Non-B3) waste is calculated by comparing the total waste in the
        reporting year with the previous year.




                                                                                                                  97
Page 240
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




05
                             Our Approach




                                                                Poultry and
                                                                                           Community
                                        Employees               Aquaculture
People                                                          Farmers
                                                                                           and Planet


Development

                             At Japfa, we believe that our ability to operate sustainably while
                             maintaining the affordability and accessibility of food hinges on our
                             employees, farmer partners, and the communities that form an integral
                             part of our ecosystem. They are the driving force behind every initiative,
                             and their roles are crucial in achieving sustainability milestones and
Employees            98      fostering practices that deliver long-term benefits.
Optimising Digital
Advancements for
                     100     Japfa remains committed to investing in the employees development and
Human Resource
Development                  contract farmers through training and capacity building. We equip them

Fostering a                  with the knowledge, skills, technology, and resources needed to drive
Culture of                   innovation, utilise these tools effectively, and integrate technology into
Occupational
                     102     their daily activities. As part of this commitment, training for employees and
Health and Safety
(OHS) within the             partner farmers has been established as one of our sustainability targets.
Company

Maintaining an               True success is not solely defined by the growth of the company. At Japfa,
Inclusive and
                     109     we believe that true success is achieved when the communities around us
Diverse Work
Environment                  also thrive. Through education, fostering future generations, and promoting
Embracing and                community development, we aspire to be agents of change, delivering
Growing Together     113
with Employees               positive impacts on their lives.

Poultry and
Aquaculture          118     By focusing on employees, farmers, and communities, we not only address
Farmers                      today’s needs but also sow the seeds for a sustainable and prosperous
Community                    future.
                     121
and Planet

Caring for
the Earth and
Fostering
                     125     Employees
Well-being

Supporting the               Achieving sustainable food security requires the involvement of employees
Development and
                     130     who are committed and possess the necessary expertise. Therefore, Japfa
Achievement of
Indonesian Chess             is committed to fostering a workplace environment that prioritises the

Japfa Cares          132     growth, development, and well-being of every employee.

Japfa Participates
in the Affordable    133
Market Movement




98
Page 241
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration   Sustainability Report 2024




HR Annual Meeting at JTLC.



                                                                                      99
Page 242
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




05
                             Optimising Digital Advancements for Human
                             Resource Development

                             Japfa harnesses technological advancements to optimise employee
People                       development. By leveraging modern technology, the Company can deliver

Development                  flexible, measurable, and easily accessible training to all employees.
                             Streamlined training management not only improves efficiency but also
                             enhances employee skills, ensuring their growth aligns with the Company’s
                             long-term goals.




                                 Journex
Employees            98

Optimising Digital
                                 To unlock employee potential, an efficient learning platform is
Advancements for
                     100
Human Resource                   crucial for facilitating the enhancement of knowledge and skills.
Development
                                 In March 2024, we proudly introduced Journex, a Japfa Learning
Fostering a                      Management System (LMS), as part of our commitment to fostering
Culture of
Occupational                     employee development and growth. This system is designed to
                     102
Health and Safety                integrate and standardise training programmes, ensuring they are
(OHS) within the
Company                          accessible to all employees with ease.

Maintaining an
Inclusive and                    Employees can access learning materials and training modules
                     109
Diverse Work                     developed by the human resources development teams of each
Environment
                                 department, ensuring the training content is tailored to their
Embracing and
Growing Together     113         specific needs.
with Employees

Poultry and                      Journex also functions as a comprehensive tool to manage and
Aquaculture          118         monitor various training programmes, including on-the-job
Farmers
                                 training, external courses, and total training hours, providing
Community
                     121         a complete overview of employee development and learning
and Planet
                                 progress.
Caring for
the Earth and
                     125
Fostering                        In addition to job-related training modules, Journex serves as a
Well-being
                                 platform to develop soft skills by integrating personal interests
Supporting the
Development and                  and hobbies into the system. This feature allows employees
                     130
Achievement of                   to further explore skills they are passionate about, fostering a
Indonesian Chess
                                 balance between work and personal life.
Japfa Cares          132

Japfa Participates               Number of employees              Total training hours
in the Affordable    133         who have accessed                completed on Journex
Market Movement
                                 Journex: 4,936 people            in 2024: 183,819 hours




100
Page 243
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                  Sustainability Report 2024




              Japfa Mobile Leave Application
              Japfa has developed the Mobile Leave Application to simplify the leave application and
              approval process for employees. This application eases employees to submit leave requests
              from anywhere at any time, ensuring a more efficient and seamless leave management
              process.



              Japfa Electronic Travel System (JETS)
              dan Japfa Time Integrated System (JTIS)

              We enhanced the performance of JETS and JTIS, two internal systems for managing business
              travel administration and employee attendance, including work schedules, attendance records,
              and overtime hours. In 2024, these systems have been implemented in more departments
              across the Company.


              Through this digitalisation effort, business travel administration and employee attendance
              records have become more accurate, seamlessly integrated with the financial system, and
              significantly reduced paper usage.



              Japfa Personnel Action Sheet (JPAS) System
              JPAS is an electronic application implemented by the Company to streamline and accelerate
              various HR processes, from submission to validation. In 2024, this system is gradually being
              expanded to more divisions.




                                                                                                      101
Page 244
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




05
                             Fostering a Culture of Occupational Health and
                             Safety (OHS) within the Company
                             [GRI 2-23, 403-1, 403-3, 403-4, 403-8, 403-9] [POJK F.1, F.21]




People                       Occupational Health and Safety (OHS) has always been a top priority for

Development                  the Company, aiming to safeguard employees and all individuals within
                             Japfa’s premises from work-related risks. We have implemented a variety
                             of OHS systems to establish a safe and supportive working environment,
                             ensuring employees feel secure and comfortable. With a focus on OHS,
                             Japfa ensures the continuity of operations in alignment with legal and
                             social responsibilities.




Employees            98
                             Japfa’s Policy on Occupational Health
Optimising Digital
Advancements for             and Safety (OHS) [GRI 2-24, 403-1, 403-3, 403-4, 403-8]
                     100
Human Resource
Development                  Japfa Group’s top management underscores its commitment by formulating

Fostering a                  and approving the Occupantional Health, Safety, and Environment (OHSE)
Culture of                   policy. This dedication is further exemplified through the OHSE Declaration,
Occupational
                     102     which is formally endorsed by the company’s leadership.
Health and Safety
(OHS) within the
Company

Maintaining an
Inclusive and                       OHS Declaration
                     109
Diverse Work
Environment
                                    Japfa Group reaffirms its commitment to Occupational Health,
Embracing and                       Safety, and Environment through an official OHSE Declaration.
Growing Together     113
                                    Signed by HR management, this declaration underscores the
with Employees
                                    implementation of safety standards and regulatory compliance
Poultry and                         across the Company’s operations.
Aquaculture          118
Farmers

Community
                     121
and Planet
                             We impose sanctions for serious violations related to occupational health and
Caring for
the Earth and                safety (OHS). These sanctions may vary from warning letters up to termination
                     125
Fostering                    of employment and can be applied not only to the employees involved but
Well-being
                             also to supervisors and unit leaders.
Supporting the
Development and
                     130      1
                                      ISO 45001: 2018 Standard on Occupational Health and Safety
Achievement of
Indonesian Chess                      Management Systems. [GRI 2-23]

Japfa Cares          132
                              2       Government Regulation No. 50 of 2012 on the Implementation of
Japfa Participates
                                      Occupational Health and Safety Management Systems/OHSMS (PP
in the Affordable    133
Market Movement                       50/2012), which sets standards and guidelines for occupational health
                                      and safety management in the workplace.




102
Page 245
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                        Sustainability Report 2024




 3      The development of a standardised Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA) has been
        implemented in several units. This standardisation aims to ensure consistency in risk assessment and
        control practices.


 4      Conducting Health Risk Assessments in several divisions as a follow-up to the findings of the OHSMS audit.


 5      Preparing Disease Preparedness and Procedure to address various disease risks and enhance readiness for
        future challenges. [GRI 403-6, 403-7]



Conducting Occupational Health and Safety (OHS) Audits


To ensure the effective implementation of the OHSMS, Japfa conducts regular internal and external audits on
an annual basis. These audits are designed to identify areas for improvement, ensure regulatory compliance,
and strengthen safety and environmental practices. The audit scope covers various aspects, including OHS
policies, planning, and implementation of operational procedures. It also encompasses risk control measures
related to electrical hazards, chemical and biological exposure, ergonomic factors, and the monitoring of
physical factors such as noise, lighting, temperature, dust, and vibrations. In 2024, 19 business units underwent
internal OHS audits.



Establishing the Occupational Health and Safety Committee (OHS Committee)
[GRI 403-4]


The OHS Committee plays a crucial role in overseeing, managing, and implementing occupational health
and safety measures Japfa has established OHS Committees at most of its operational sites. In 2024, a total
of 4,182 employees of the Company became members of P2K3. This number represents an increase of 3%
compared to 2023.




     Health Talk Program
     to foster an OHS culture



                                                                                                              103
Page 246
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




05
People
Development




Employees            98

Optimising Digital                Firefighting training at JTLC
Advancements for
                     100
Human Resource
Development

Fostering a
Culture of                   Instilling an OHS Culture
Occupational                 [GRI 2-24, 403-2, 403-5, 403-4]
                     102
Health and Safety
(OHS) within the             Japfa conducts OHS training to equip employees with the skills and
Company
                             knowledge to manage OHS risks in the workplace. Through this training,
Maintaining an               the Company strengthens its OHS systems and fosters OHS culture across
Inclusive and
                     109     all operational units.
Diverse Work
Environment

Embracing and                In 2024, various divisions of the Company conducted OHS training,
Growing Together     113
                             including:
with Employees

Poultry and
Aquaculture          118     •   Safe Driving Training
Farmers                          Conducting safe driving training in collaboration with local traffic
Community                        police to enhance employees’ awareness and skills in safe driving
                     121
and Planet
                                 practices.
Caring for
the Earth and
                     125     •   Refresher Training
Fostering
Well-being                       Conducting refresher training to enhance knowledge and skills while
Supporting the                   ensuring the consistent implementation of OHS standards.
Development and
                     130
Achievement of
Indonesian Chess             •   Specialised Training
Japfa Cares          132         Tailored training for high-risk operational units.

Japfa Participates
in the Affordable    133     •   Process Safety Management (PSM)
Market Movement
                                 Anticipating and analysing potential accidents to prevent
                                 recurrence, including competency assessments for OHS operators
                                 across the entire production process.

104
Page 247
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                         Sustainability Report 2024




•   National OHS Month Commemoration
    Health Talk: In collaboration with company doctors or health partners.
    OHS Competitions: Organised various competitions to raise safety awareness.
    OHS Webinars: Regular webinars on OHS and environmental management, featuring experts in the field,
    as part of efforts to foster a strong OHS culture across various units, including aquaculture, feed mills, and
    SBU AHLE.


•   Mandatory OHS Training for Certification Compliance
    To comply with certifications such as Best Aquaculture Practices (BAP), Aquaculture Stewardship
    Council (ASC), Sedex Members Ethical Trade Audit (SMETA), SWA, and SMK3, these standards have
    been established as OHS competency benchmarks for employees in the aquaculture division. [GRI 2-23]


•   OHS Campaign: Delivering messages and communications to raise awareness and promote a safety culture.
•   Basic OHS Training
•   HIRADC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Control Measures)
•   OHS Management System based on PP 50/2012
•   ISO 45001:2018 (OHS Management System)
•   ISO 45001:2018 Internal Audit (OHS Management System)
•   ISO 14001:2015 (Environmental Management System)
•   ISO 14001:2015 Internal Audit (Environmental Management System)
•   Firefighting Training
•   Earthquake Evacuation Training
•   5S Training and Implementation




                                                                                                               105
Page 248
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




05
                             A Holistic Approach to Upholding Occupational
                             Health and Safety (OHS)

                             In addition to implementing systems and training, Japfa protects
                             its employees through various programmes. Japfa is committed to
People                       strengthening awareness of safety protocols, including issuing a

Development                  memorandum requiring all employees to comply with standard operating
                             procedures (SOPs). This memorandum reinforces that violations of SOPs
                             will be addressed in accordance with Company policies to ensure the
                             safety of individuals and work teams.


                             We also prioritise preventive measures through regular health check-
                             ups and the provision of personal protective equipment (PPE) for
                             all employees, especially those working in high-risk environments.
Employees            98      Japfa regularly conducts physical health assessments and ergonomic
Optimising Digital           evaluations for office employees to ensure their health is well-maintained.
Advancements for
                     100
Human Resource
Development                  Additionally, Japfa runs intensive safety awareness campaigns across all

Fostering a                  operational units, including OHS forums and seminars, the installation
Culture of                   of educational posters, workshops, and live demonstrations on-site to
Occupational
                     102     ensure employees understand the importance of safety protocols. These
Health and Safety
(OHS) within the             initiatives are designed to build a sustainable safety culture, reduce the
Company
                             risk of accidents, and maintain optimal operational performance.
Maintaining an
Inclusive and
                     109
Diverse Work
Environment                  Transparency and Reporting of OHS Performance
Embracing and                Japfa promotes transparency in OHS performance reporting, including
Growing Together     113
                             the use of JSRS. Each division regularly submits its OHS performance data
with Employees
                             through this platform, which is then analysed via Sustainalitics to identify
Poultry and
Aquaculture          118     necessary improvements and corrective actions.
Farmers

Community
                     121
and Planet
                                        In 2024, Japfa made significant progress through
Caring for
the Earth and                           a range of Occupational Health and Safety (OHS)
                     125
Fostering                               initiatives. Through OHS training programmes,
Well-being                              the implementation of a better OHS management
Supporting the                          system, and enhanced supervision and internal
Development and
                     130                audits, we have successfully prevented incidents
Achievement of
                                        resulting in zero fatality. Additionally, several
Indonesian Chess
                                        of our operational units have received Zero
Japfa Cares          132                Accident Awards from both national and regional
Japfa Participates                      governments as recognition of their commitment
in the Affordable    133                to workplace safety.
Market Movement




106
Page 249
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                                    Sustainability Report 2024




Employees Work-related Injuries Data

                                                                2024                   2023                     2022
                    Type of Accident
                                                          Jumlah       Rate       Jumlah          Rate     Jumlah       Rate

                 An accident which causes death
  Fatal                                                            0    0,00                1       0,01            0    0.00
                 within 24 hours of the accident

                 An accident which causes a lost day
                 and will bring physical and emotional
  Severe                                                           4    0,05                1       0,01            3    0,05
                 disabilities that will interfere with
                 work

                 An accident which results in a lost
                 day but it will not bring any physical
  Moderate                                                       191     2,53          137          1,83        96        1,55
                 or emotional disabilities that will
                 interfere with work

                 An accident which does not cause a
  Light                                                         242        3,21        102          1,36        31       0,50
                 lost day

  Total                                                         437      5,79          241          3,21       130        2.10



Work-related Injuries Data for Non-Employees

                                                                2024                   2023                     2022
                    Type of Accident
                                                          Jumlah       Rate       Jumlah          Rate     Jumlah       Rate

                 An accident which causes death
  Fatal                                                          0     0.00            0          0.00          0       0.00
                 within 24 hours of the accident

                 An accident which causes a lost day
                 and will bring physical and emotional
  Severe                                                         0     0.00            0          0.00          0       0.00
                 disabilities that will interfere with
                 work

                 An accident which results in a lost
                 day but it will not bring any physical
  Moderate                                                      40     0.53            7          0.09          2       0.03
                 or emotional disabilities that will
                 interfere with work

                 An accident which does not cause a
  Light                                                          11     0.15           5          0.07          0       0.00
                 lost day

  Total                                                         51     0.68            12          0.16         2       0.03



About Our Data

[1.]   The accident rate is calculated based on 1,000,000 working hours.

[2.]   We restated the 2022-2023 data by reclassifying accident types in accordance with applicable regulations
       and GRI Standards. [GRI 2-4]

[3.]   Accident trends show an increase in light, moderate, and severe incidents, with light and moderate
       accidents being the most common.

[4.] In 2024, the majority of light workplace accidents were caused by unsafe actions, with 86.2% resulting
     from light cuts.

[5.]   All workplace accidents were investigated and reviewed to prevent similar incidents in the future. We
       remain committed to building a strong OHS culture and ensuring full compliance with safety regulations.

[6.]   Non-Employees are individuals who perform work for the organization but do not have a direct
       employment relationship with the Company (for example contractors).




                                                                                                                          107
Page 250
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




05
                             Promoting Regular Sports Activities [GRI 403-6]
                             In 2024, Japfa focused on enhancing sports activities across all
                             operations, ensuring that existing programmes are more structured and
                             goal-oriented. Employees are supported both financially and with the
People                       necessary facilities to engage them in regular, health-promoting exercise.

Development                  These programmes include football, basketball, table tennis, badminton,
                             running, and fitness exercises.


                             Japfa also provides incentives for employees who participate in competitions
                             at both local and international levels. This not only promotes physical well-
                             being but also strengthens team spirit and pride within the workplace.




Employees            98

Optimising Digital               Career Growth and Employee Support
Advancements for
                     100
Human Resource
Development                                       Susanto Megaranto never imagined that his
                                                  passion      for    chess   would     shape   his     career
Fostering a
Culture of                                        journey    at      Japfa.   Joining   the   Japfa     Chess
Occupational                                      Club in 2002 as a member of Indonesia’s
                     102
Health and Safety
                                 Chess   Dream    Team,     Susanto      underwent      intensive     training,
(OHS) within the
Company                          paving the way for him to compete against world-class players.

Maintaining an
Inclusive and                    For Susanto, Japfa is not just a workplace—it is a partner in personal
                     109
Diverse Work                     and professional development. He has had the opportunity to
Environment                      participate in various prestigious national and international
Embracing and                    training sessions and tournaments. “As a chess player, Japfa
Growing Together     113         provides financial support and opportunities to compete,” he
with Employees
                                 shared. He recalls how the Company backed him to train in Europe
Poultry and                      for three months, helping him prepare for major competitions.
Aquaculture          118
Farmers
                                 Beyond playing, Susanto was also given the chance to take on
Community                        new responsibilities, including serving as an Advisor for chess
                     121
and Planet
                                 curriculum development—a role that strengthened his contributions
Caring for                       not only as a player but also as a mentor for future generations.
the Earth and
                     125
Fostering
Well-being                       Susanto appreciates Japfa’s commitment to supporting individual
                                 growth. Additionally, the flexibility offered by the Company allows
Supporting the
Development and                  him to balance work and his passion for chess. “Japfa gives me the
                     130         freedom to manage my time, so I can fully focus on competitions
Achievement of
Indonesian Chess                 when needed,” he said.
Japfa Cares          132

Japfa Participates
in the Affordable    133
Market Movement




108
Page 251
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                                                Sustainability Report 2024




Supporting Employee Mental Health
Japfa also prioritises the mental health of employees through various initiatives implemented at both the
corporate and divisional levels.


In 2024, we introduced a workshop on “Trauma Releasing Exercise (TRE) and Forces Mindfulness.” Initially
conducted on a trial basis for employees at the head office, this programme aims to improve mental well-
being by offering personalised emotional release techniques. It also focuses on fostering better work-life
balance and supporting leadership development.




Maintaining an Inclusive and Diverse Work Environment
[GRI 401-1, 401-2, 401-3, 404-1] [GRI 405-1, 405-2, 408-1, 409-1] [POJK F.18, F.19, F.20, F.21]



Japfa acknowledges the importance of an inclusive and diverse workplace in advancing food security. By
ensuring equal opportunities for all individuals to contribute, Japfa benefits from the diverse competencies,
innovations, creativity, and fresh perspectives brought by its workforce. An inclusive environment fosters
collaboration and boosts productivity, reinforcing the company’s mission to support food security. Japfa
encourages active participation from all parties through strategies and policies that ensure every individual
is respected and treated equally.


Our commitment is reflected in Japfa Diversity Policy, which fosters the creation of a fair and inclusive work
environment for everyone, regardless of gender, age, religion, or any other factors. [GRI 2-23]



Fair Salary and Benefits
[GRI 202-1, 405-1, 405-2, 2-30]


We offer salaries to all employees based on their performance, experience, and qualifications, ensuring
fairness and non-discrimination with respect to gender, race, ethnicity, or religion. In 2024, the lowest salary
paid was 149% higher than the provincial minimum wage average.



Percentage of Standard Entry Level                                         Year                   Male         Female      Combined
Wage by Gender Compared to Local
Minimum Wage [POJK F.20, GRI 202-1]                                 2024                             150%          145%         149%


                                                                    2023                             149%          143%         149%
About our data:

 Average Total Salary (Operator Level, Employee Permanent)
                                                                    2022                             151%          146%         150%
                        Average UMP




We not only provide fair wages to our employees but also offer a range of benefits and allowances to
enhance their well-being. These include maternity leave, health services, employee and family assistance
programmes, and other additional benefits.



                                                                                                                                  109
Page 252
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




05
                             Benefits [GRI 401-2, 401-3, 403-3, 403-6, 403-8]


                                       Benefits                Contract Employee         Permanent Employee

                               Social Security Agency
                                                            Yes                         Yes
People                         for Employment


Development
                               Employment Injury
                                                            Yes                         Yes
                               Security

                               Death Security               Yes                         Yes


                               Old Age Security             Yes                         Yes


                               Pension Security             Yes                         Yes

                                                            BPJS Kesehatan and in-      BPJS Kesehatan and in-
                               Healthcare Services          house medical coverage      house medical coverage
Employees            98                                     Japfa with certain limits   Japfa with certain limit

Optimising Digital                                          Three months for            Three months for
Advancements for                                            women giving birth.         women giving birth.
                     100                                    Two days for men to         Two days for men to
Human Resource
                               Maternity and/or             accompany wife giving       accompany wife giving
Development                                                 birth                       birth
                               paternity leave
Fostering a                                                 1.5 months' leave for       1.5 months' leave for
Culture of                                                  women in case of            women in case of
Occupational                                                miscarriage                 miscarriage
                     102
Health and Safety
                               Other benefits
(OHS) within the
                               (including Hari
Company                        Raya allowance,
                                                            Yes                         Yes
                               meal assistance,
Maintaining an                 transportation,
Inclusive and                  maternity, etc.)
                     109
Diverse Work
Environment                                                 Compensation for
                               Retirement / severance
                                                            employees at the end of     Yes
                               package
Embracing and                                               the contract
Growing Together     113       Leave with Full Wages
with Employees                 at Certain Times (annual
                               leave, special leave,
Poultry and                    including menstrual
Aquaculture          118       illness, employee
Farmers                                                     No                          Yes
                               marriage, marriage
                               of family members
Community                      in the same house,
                     121
and Planet                     child circumcision or
                               baptism)
Caring for
the Earth and
                     125
Fostering
Well-being
                             Fair and Inclusive Workplace
Supporting the
Development and
                     130     Japfa implements Japfa Diversity Policy to ensure that employment-related
Achievement of
Indonesian Chess             processes focus on competence, which applies across all divisions. For

Japfa Cares          132     example, in our recruitment process, we do not include criteria related
                             to these aspects, providing equal opportunities for all individuals, in
Japfa Participates
in the Affordable    133     accordance with applicable regulations. We prohibit child labor, forced
Market Movement
                             labor, and human rights violations in accordance with applicable labor
                             regulations. [GRI 2-23, 408-1, 409-1] [POJK F.19]



110
Page 253
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                               Sustainability Report 2024




Although Japfa does not have a formal labor union, the Company does not restrict employees from joining
any unions, associations, or groups, in line with their freedom to organise. [GRI 2-30, 407-1]


Gender Equality at Japfa
The Company provides equal opportunities to all employees, regardless of gender. We support the professional
growth of every employee by ensuring fair access to training, career development, skill enhancement
programmes, and leadership opportunities.


Support for Employees with Disabilities
As of the end of 2024, Japfa employs 67 individuals with disabilities (including employees and outsourced
workers) across various company units, demonstrating our commitment to creating an inclusive and equitable
work environment for all individuals.



Management and Employee Age Diversity [GRI 405-1]


                                                                           Usia
                           Employees
                                                       < 30 Tahun       30-50 Tahun        > 50 Tahun      Total

                                                                 11                734            466              1,211
        Middle Management & Above Male
                                                               85%                 82%            81%              82%
                                                                 2                  157           109              268
        Middle Management & Above Female
                                                               15%                 18%            19%              18%
 2024
                                                             6,905            16,194             2,283        25,382
        Operator & Junior Management Male
                                                               83%              89%               89%           87%
                                                              1,416               2,021           277          3,714
        Operator & Junior Management Female
                                                                17%                 11%           11%           13%
                                                                 9                  714           448              1,171
        Middle Management & Above Male
                                                               75%                 83%            80%              82%
                                                                 3                 142             112             257
        Middle Management & Above Female
                                                               25%                 17%            20%              18%
 2023
                                                              7,183               15,911         2,190        25,284
        Operator & Junior Management Male
                                                               83%                 89%            89%           87%

                                                              1,435               1,958           267         3,660
        Operator & Junior Management Female
                                                                17%                  11%          11%           13%
                                                                 8                  721           462              1,191
        Middle Management & Above Male
                                                              100%                 83%            81%              83%
                                                                 0                 144            108              252
        Middle Management & Above Female
                                                                0%                 17%            19%              17%
 2022
                                                             8,028            15,738             2,108        25,874
        Operator & Junior Management Male
                                                              85%               89%               91%           88%
                                                              1,449               2,013            216         3,678
        Operator & Junior Management Female
                                                                15%                 11%            9%            12%




            In 2024, 85% of our employees
            are from the local communities
                                                                    In 2024, there were no human rights
            where our operations are based.
                                                                    violations across the company’s operations.
            [GRI 202-2] [POJK B.1]




                                                                                                                     111
Page 254
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




05
People
Development




Employees            98

Optimising Digital
Advancements for              Recruitment and Turnover [GRI 401-1]
                     100
Human Resource
Development
                             By Age Group
Fostering a
Culture of
Occupational
                     102                            Age <30            Age 30-50            Age > 50
Health and Safety
(OHS) within the
                              2024   Recruited             2,225               1,609                    81
Company                                                       7%                  5%                   0%
Maintaining an                       Turnover                  714              854                    415
Inclusive and                                                  2%                3%                     1%
                     109
Diverse Work                  2023   Recruited                1,857            1,134                   70
Environment                                                      6%              4%                    0%

Embracing and                        Turnover                  789              936                    411
                                                                3%               3%                    1%
Growing Together     113
with Employees                2022   Recruited             2,598               1,431                   69
                                                              9%                 5%                    0%
Poultry and
                                     Turnover                  863                 961                 355
Aquaculture          118                                        3%                 3%                   1%
Farmers

Community
                     121
and Planet                   By Gender
Caring for
the Earth and
                     125                                  Male                           Female
Fostering
Well-being
                              2024   Recruited                        3,439                            476
Supporting the                                                          12%                             2%
Development and                      Turnover                          1,661                           322
                     130
Achievement of                                                           6%                             1%
Indonesian Chess              2023   Recruited                        2,605                            456
                                                                         8%                             1%
Japfa Cares          132
                                     Turnover                         1,768                            368
Japfa Participates                                                       6%                             1%
in the Affordable    133      2022   Recruited                        3,568                            530
Market Movement                                                          11%                            2%
                                     Turnover                         1,827                            352
                                                                         5%                             1%



112
Page 255
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                                         Sustainability Report 2024




By Area of work


                                                                                                     Unit-Unit
                                  Poultry    Comm.        Poultry    Aqua-      Customer   SBU                                HO
                       Feed                                                                           Usaha      CSS HO
                                 Breeding    Poultry    Processing   culture      Food     AHLE                            Downstream
                                                                                                     Strategis
2024     Recruited         132       2,171       102          273         134        676      125         235        54            13
                           0%         7%          0%           1%         0%         2%       0%           1%        0%           0%
         Turnover          218        501         141          158        158        479      73           215       36            4
                            1%        2%          0%           1%         1%         2%       0%           1%        0%           0%
2023     Recruited         109      1,486         50           175        118        587      105         396        33            2
                           0%          5%         0%            1%        0%          2%      0%           1%        0%           0%
         Turnover          183       598          121         249         141        374      84          365         18           3
                            1%        2%          0%           1%         0%          1%      0%           1%        0%           0%

2022     Recruited         148      2,019         66           518       338         586       111        273        34             5
                           0%         7%          0%           2%         1%         2%       0%           1%        0%           0%
         Turnover          235       633          159         239        236         356     109           175       35            2
                            1%        2%           1%          1%         1%          1%     0%             1%       0%           0%




Embracing and Growing Together with Employees
[GRI 2-30, 404-2] [POJK F.22]




     Japfa HR Annual Meeting 2024




Personal development and healthy competition among employees is one of the Company’s strategies
to encourage individual and corporate progress. A culture of self-improvement, both in knowledge and
skills, fosters innovation, provides physical and mental health benefits, as well as strengthens employee
engagement within the Company.


At Japfa, we set sustainability targets, including social objectives for our employees, aiming for an average
of 16 hours of training per person annually by 2030. This goal is intended to strengthen professional
competencies while fostering continuous growth for every individual within the Company.

                                                                                                                                  113
Page 256
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




05
                             We also recognise employees who demonstrate significant contributions
                             and a work ethic that aligns with the Company’s values.


                             Building Unity with Employees
People                       Employee engagement is crucial for the company’s progress. By ensuring

Development                  that every employee feels valued and has opportunities to grow, the
                             company not only boosts productivity but also fosters a sense of
                             ownership and shared commitment.



                             Transparent Communication Channels


                             A workplace culture that fosters transparent communication cultivates a
                             comfortable and supportive environment. This not only ensures employees
Employees            98
                             feel heard and actively engaged but also encourages productive discussions
Optimising Digital
Advancements for             and strengthens internal relationships. Some of these initiatives include
                     100
Human Resource               Japfa Conversation, the Communication Forum (FORKOM), and Town Hall
Development
                             Meetings.
Fostering a
Culture of
Occupational                 NgoPi (Ngobrol Pagi) and STP Radio #SAFESPACE
                     102
Health and Safety
(OHS) within the
Company                      NgoPi is a monthly podcast organised by the aquaculture division at the
                             end of each month. Featuring a relaxed discussion format, the programme
Maintaining an
Inclusive and                aims to expand employees’ perspectives on a variety of topics, ranging
                     109
Diverse Work
                             from work-related matters to achieving work-life balance. The initiative
Environment
                             has been well-received, providing a space for unwinding while fostering
Embracing and
Growing Together     113     employee engagement in a more informal and approachable setting.
with Employees

Poultry and                  Meanwhile, STP Radio serves as an interactive channel where employees
Aquaculture          118
                             can share experiences and knowledge, as well as challenges in work or
Farmers
                             daily life, anonymously. In 2024, the reach of STP Radio was expanded
Community
                     121     to be accessible via mobile devices and workstations, allowing more
and Planet
                             employees in the field to engage. Feedback from STP Radio is used to
Caring for
the Earth and                improve policies and address issues of concern, creating a more supportive
                     125
Fostering
                             work environment.
Well-being

Supporting the
Development and              Japfa Publications
                     130
Achievement of
Indonesian Chess             Internal publications play an important role in creating transparent and

Japfa Cares          132     effective communication between the company and its employees.
                             These publications help disseminate consistent information and provide
Japfa Participates
in the Affordable    133     employees with access to the latest updates regarding the company’s
Market Movement
                             developments, policies, and key achievements. At Japfa, we have several
                             publications at both the divisional and national levels, such as:



114
Page 257
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                         Sustainability Report 2024




Japfa Newsletter and Berkat Magazine
A quarterly publication from the aquaculture operations for both employees and aquaculture farmers.


WATER (Warta Aquaculture Terkini) from Aquaculture Division
A quarterly publication from the aquaculture operations for both employees and aquaculture farmers.


Japfa Link
A digital platform that facilitates communication and information sharing between employees, which also
hosts publications from across the Japfa Group.


Employee Competitions and Awards

Japfa organises a range of internal innovation competitions to harness fresh and creative ideas from employees
that can drive positive change within the company. These programmes aim to enhance quality, productivity,
and efficiency while fostering groundbreaking solutions aligned with the Company’s business needs. These
competitions involve employees from various divisions, focusing on innovation, sustainability, and the company’s
values. For example, in the aquaculture division, we award the Aquaculture Awards in categories such as Best
Unit, Best Sales, Best Safety, and Living Our Values (LoV) Award.



Supporting Employee Well-being through Cooperatives and Spiritual Activities
Japfa also supports employee well-being through various other initiatives, such as the Japfa Employee
Cooperative, which provides savings and loan services, a minimarket, and health management to assist with
employees’ financial and daily needs. Additionally, Japfa encourages spiritual activities through regular religious
prayer groups held at various Company units. These activities provide employees with the space to practice
their religious activities with full support from the Company.



Facilitating Continuous Learning [GRI 404-2]
Structured competency development serves as a vital foundation for ensuring consistent and high-quality
learning for employees. Japfa strengthens the skills and capabilities of employees across all management levels
through well-structured programmes, equipping them to tackle future challenges effectively and contribute to
the Company’s growth.



Average Training Hours per Employee per Year [GRI 404-1]

                  Employee Category                              2024              2023               2022

                                Male                                    38                  15                  13
 Middle Management & Above      Female                                  32                  14                  17
                                Average                                 37                  15                  14
                                Male                                     8                   6                  2
 Operator & Junior Management   Female                                  16                  15                  6
                                Average                                  9                   7                  3




                                                                                                               115
Page 258
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




05
                             Corporate Development Training

                             Japfa offers a tiered training programme that includes the Foundation
                             Programme (FP), Middle Management Programme (MMP), and Senior
                             Management Programme (SMP). Each programme is designed with training
People                       modules tailored to each management level. FP equips junior managers

Development                  with a variety of skills, including an understanding of the Company, the
                             fundamental mindset for Japfa employees, self development, leadership,
                             team management, problem-solving, and time management. MMP focuses
                             on topics such as marketing management, human resources, operations,
                             project management, and finance. SMP focuses on leadership in the post-
                             pandemic era and fostering high quality, inclusive team cultures. These
                             trainings are delivered through various methods such as webinars and
                             interactive workshops.
Employees            98

Optimising Digital
Advancements for             Onboarding Programme
                     100
Human Resource
Development                  The Onboarding Programme is tailored for new employees, focusing on

Fostering a                  helping them understand the Company’s values, providing an overview
Culture of                   of the organisation, outlining applicable policies, and clarifying their job
Occupational
                     102     descriptions. It also includes introductions to relevant departments and
Health and Safety
(OHS) within the             key colleagues they will collaborate with, ensuring a seamless transition
Company
                             into Japfa’s work culture.
Maintaining an
Inclusive and
                     109
Diverse Work
Environment                  Pre-Retirement Programme

Embracing and                Japfa places special emphasis on supporting employees nearing retirement
Growing Together     113
                             by providing guidance on financial planning, business opportunities, health
with Employees
                             management, and post-retirement activities to ensure a smooth and well-
Poultry and
Aquaculture          118     prepared transition. We organise a pre-retirement conference involving
Farmers                      200 participants, focusing on employees who are set to retire within the
Community                    next 1-2 years.
                     121
and Planet

Caring for
the Earth and
                     125
                             Business Skills Training
Fostering
Well-being                   Japfa also provides business skills training to enhance operational,
Supporting the               management, and collaboration skills. This training includes a range
Development and
                     130     of courses such as communication, leadership, personal development,
Achievement of
Indonesian Chess             teamwork, and Quality, Safety, Environment (QSE) training. Vocational

Japfa Cares          132     training is available, covering areas such as pest control and farm
                             management.
Japfa Participates
in the Affordable    133
Market Movement
                             In 2024, we conducted regular evaluations on performance and career
                             development for 100% of employees at the mid-level management and
                             above, and 26% for operators and junior management. [GRI 404-3]

116
Page 259
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                         Sustainability Report 2024




  Japfa The Learning Center (JTLC)
  These training programmes are fully supported by JTLC, which plays a pivotal role in facilitating
  continuous skill development for employees through a continuous approach. JTLC provides the
  necessary infrastructure and digital platforms to deliver structured training while creating opportunities
  for employees to share knowledge and maximise their potential.


  Through these programmes, Japfa remains committed to facilitating lifelong learning for employees,
  ensuring that every individual has the opportunity to grow and contribute optimally to the success of the
  Company.


  As Japfa continues to grow, JTLC has broadened its academic programmes and offerings to encompass
  a wider range of topics. These include Japfa’s sustainability goals, the integration of environmentally
  friendly practices into daily job roles, digitalisation, and leadership development. [POJK E.2]


  With JTLC serving as a hub for cross-regional collaboration, it has evolved into a centre for cross-
  country training programmes, bringing together employees from different nations to learn and grow in
  a collaborative environment. This initiative not only provides global perspectives to participants but also
  strengthens cross-border collaboration and team-building efforts across Japfa.


  JTLC also remains committed to employee development with a holistic approach, including wellness
  programmes focused on mental health, work-life balance, and physical well-being. Fitness and recreation
  facilities have been updated to encourage employee participation in sports and fitness activities during
  their training sessions. With these initiatives, JTLC continues to be a driving force in shaping a healthy
  and balanced workforce.




                                                                                                                117
Page 260
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




05
                             Poultry and Aquaculture Farmers
                             [GRI 2-6, 203-1, 203-2] [POJK B.3, F.23, F.25]


                             Farmers play a crucial role in food security by providing animal protein
                             sources, such as chicken, eggs, fish, and shrimp. Acknowledging their
People                       significant contribution, we are committed to supporting our partners

Development                  through programmes designed to sharpen their skills and help them
                             adapt to future challenges.




Employees            98

Optimising Digital
Advancements for
                     100
Human Resource
Development

Fostering a
Culture of
Occupational
                     102
Health and Safety
(OHS) within the
Company

Maintaining an
Inclusive and
                     109           Japfa’s farmer partner
Diverse Work
Environment

Embracing and
Growing Together     113
with Employees
                             Farmers
Poultry and
Aquaculture          118     Japfa partners with over 9,000 farmers to support the sustainable
Farmers                      production of animal protein. With Japfa’s focus in 2024 on strengthening
Community                    downstream poultry farming, education for farmers has become
                     121
and Planet
                             increasingly important to optimise the final products.
Caring for
the Earth and
                     125     This partnership goes beyond providing resources; it also focuses on
Fostering
Well-being                   improving farmers’ skills and sharing best farming practices. By enhancing
Supporting the               knowledge in nutrition, poultry health management, and modern
Development and
                     130     technology, farmers can increase both the productivity and quality of
Achievement of
Indonesian Chess             their livestock. [GRI 203-2, 413-1]

Japfa Cares          132
                             The resources we provide DOC, feed, medicines, and technical assistance
Japfa Participates
in the Affordable    133     to our partner farmers. This support is given on a regular basis, where, in
Market Movement
                             each production cycle, our team engages in a minimum twice a week for




118
Page 261
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                     Sustainability Report 2024




sharing sessions, addressing the challenges faced by farmers, and providing solutions.


In addition to providing on-site assistance, we invite our partner farmers to visit our farming facilities,
offering them the opportunity to observe best practices that can be implemented to improve their farm
productivity. We also offer support in the form of recommendation letters to help farmers obtain additional
capital from banking institutions to expand their businesses.


Each technical assistance session is documented through the Ciomas Commercial Farm (CCF) Recording
application, enabling Japfa to effectively track visits by Field Extension Officers (PPL). This system ensures
that the training provided leads to measurable improvements in the knowledge and skills of our partner
farmers. With continuous updates supported by Japfa’s IT team, the application ensures seamless and
efficient monitoring.




Aquaculture Farmers

Japfa remains committed to driving innovation through various initiatives aimed at advancing the aquaculture
industry. With a focus on education and collaboration within Japfa Aquaculture, we are dedicated to
improving the livelihoods of fish and shrimp farmers while contributing to enhanced food security.


Through the Aquaculture Technology and Development (ATD) division, we conduct ongoing research,
including the development of technologies and farming equipment such as aerators, as well as spatial
planning using Geographic Information System (GIS) to assess the suitability of farming locations.




    STP’s customer fish farmers




                                                                                                          119
Page 262
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




05
                             In 2024, ATD successfully developed the UV Disinfection Technology (UVD),
                             an innovation designed to create more efficient and sustainable aquaculture
                             solutions. The UVD device is designed to disinfect water in fish and shrimp
                             farming using ultraviolet (UV) light, effectively eliminating pathogens

People                       without the risks associated with chlorine use on the surrounding ecosystem.


Development                  This technology offers substantial advantages not only for the Company’s
                             operations but also for farmers. The UVD enhances pathogen control
                             efficiency,   promotes   sustainable    operations,   and   improves    water
                             management.


                             This initiative reflects Japfa Aquaculture’s commitment to purposeful,
                             responsible, and relentless innovation to deliver comprehensive solutions
                             for our customers. By supporting farmers with modern technologies and
Employees            98
                             farming practices, Japfa Aquaculture is contributing to the development of
Optimising Digital
Advancements for             a more resilient and competitive aquaculture industry in the future.
                     100
Human Resource
Development
                             Japfa Aquaculture also provides comprehensive training to farmers through
Fostering a                  the annual “Customer Farm’s Technician Training Bootcamp”. Technicians
Culture of
Occupational                 and farm operators are encouraged to participate in training at Japfa
                     102
Health and Safety            Aquaculture, where they can learn technical materials and sustainable
(OHS) within the
Company                      aquaculture practices. This programme contributes to the development of
                             sustainable aquaculture and supports the success of our farmers. [GRI 203-2]
Maintaining an
Inclusive and
                     109
Diverse Work
                             Japfa Aquaculture also continues to provide assistance to farmers through
Environment
                             various support activities, including seminars and forums facilitated by
Embracing and
Growing Together     113     institutions. During these events, technicians engage in direct discussions
with Employees               with shrimp and fish farmers. Topics covered include disease management
Poultry and                  in aquaculture and opportunities for collaboration. This ongoing support
Aquaculture          118
                             ensures that our customers receive the right solutions to improve productivity
Farmers
                             and operational efficiency.
Community
                     121
and Planet

Caring for
the Earth and
                     125           “Thank you, Japfa has been incredibly supportive. I gained
Fostering
Well-being                         valuable insights without feeling lectured. It provided a great
                                   space for open discussions and sharing concerns, with a truly
Supporting the
Development and                    humble approach.”
                     130
Achievement of
                                   - Fany Santoso | Farmer Partner
Indonesian Chess

Japfa Cares          132

Japfa Participates
in the Affordable    133
Market Movement




120
Page 263
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                        Sustainability Report 2024




Community and Planet
[GRI 203-1, 203-2, 413-1] [POJK B.2, F.23, F.25]


The community is a fundamental part of Japfa’s journey. We believe that empowering communities fosters
strong relationships and enhances collective well-being, both in the present and for the future. Furthermore,
environmental protection is a key priority for Japfa, as it delivers wide-ranging benefits to all stakeholders.
Through initiatives centred on education, environmental preservation, and social assistance, we are
dedicated to making a positive and sustainable impact.




Investing in the Farmers of the Future

Amid the growing global food demand and the significant impacts of climate change on livestock, the next
generation of farmers are important in ensuring the sustainability of food production in the future. It is
vital for the next generation to inherit existing knowledge and experience while also developing it through
innovation and the latest technologies.



Teaching Farm
The Teaching Farm programme by Japfa offers university students the opportunity to apply their academic
knowledge in a practical setting, equipping them with valuable experience before they enter the workforce.
This programme not only trains technical skills such as livestock maintenance and the implementation of
biosecurity measures but also offers broader insights into business management and entrepreneurship,
equipping students with practical skills to contribute to the livestock industry.

                                                                                                           121
Page 264
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




05
                             Expanding Teaching Farm Through Collaboration
                             with Higher Education Institutions

                             In alignment with the government’s “Merdeka Belajar Kampus Merdeka”
                             (MBKM) programme, Japfa continues its commitment to supporting
People                       education and advancing the livestock industry through collaborative

Development                  Teaching Farm initiatives with universities in Indonesia. Japfa has
                             transferred two Broiler Teaching Farm units to the Faculty of Animal
                             Husbandry at Universitas Brawijaya (UB) in Malang Regency. Which
                             houses approximately 4,000 birds


                             In May 2024, Japfa, together with the Faculty of Animal Husbandry,
                             the Directorate of Business Development, and the Agro-Technology
                             Innovation Centre of Universitas Gadjah Mada (UGM), signed an agreement
Employees            98      to collaborate on the development of Teaching Farms and education.
Optimising Digital           This partnership aims to provide opportunities and learning spaces for
Advancements for
                     100     students to delve into professional poultry industry management.
Human Resource
Development

Fostering a
Culture of                   Business Unit Development and Entrepreneurship Skills
Occupational
                     102
Health and Safety
(OHS) within the             Beyond offering practical experience, Japfa encourages universities to
Company
                             transform Teaching Farms into sustainable business units. This initiative
Maintaining an               provides students with the opportunity to engage in all facets of the
Inclusive and
                     109     livestock business, from production to marketing. Students actively
Diverse Work
Environment                  participate in daily operations, making data-driven decisions and crafting
Embracing and                marketing strategies. Through this hands-on experience, participants gain
Growing Together     113
                             valuable insights into managing a business within the livestock sector while
with Employees
                             simultaneously honing the entrepreneurial skills necessary to become
Poultry and
Aquaculture          118     skilled professionals and future entrepreneurs in the agricultural industry.
Farmers

Community
                     121
and Planet                                  Number of Farms
Caring for
the Earth and
                     125
                                            6                 7                1
Fostering                                   closed-house      open-house       poultry
Well-being                                  farms             farms            slaughterhouse
Supporting the
Development and                             Number of Participants
                     130
Achievement of
Indonesian Chess                            10                         306
                                            vocational high school     university
Japfa Cares          132                    students                   students
Japfa Participates
in the Affordable    133                    Number of Livestock Products Produced and Sold
Market Movement
                                            442,756 equals to 758
                                            birds                           tonne



122
Page 265
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                         Sustainability Report 2024




Collaboration between Japfa Poultry Health Research Farm (PHRF) and the
School of Veterinary Medicine and Biosciences (SKHB), IPB University

Japfa has partnered with IPB University through the School of Veterinary Medicine and Biosciences (SKHB)
and the Japfa Poultry Health Research Farm (PHRF). Since its inauguration in 2023, this closed-house
research facility has played a crucial role in advancing poultry health research within the educational
scope. The collaboration aims to equip SKHB IPB graduates for careers in the poultry industry and to
support poultry health research for students, faculty, and external stakeholders. The facility also serves as a
valuable resource for Vaksindo employees pursuing postgraduate studies at SKHB IPB, strengthening the
development of knowledge and technology in the poultry health sector.




    Lorem Ipsum




Synergized Aquaculture Innovative Learning (SAIL)

The Synergized Aquaculture Innovative Learning (SAIL) programme, launched by Japfa in 2020, is designed
to offer undergraduate and diploma students opportunities to enhance their technical skills and gain deeper
insights into the aquaculture industry.


Through a structured internship programme, SAIL offers more personalised mentoring to participants, enabling
them to refine their skills while working on projects aligned with their academic interests and fields of study.


In 2024, SAIL focuses on practical training by involving students in projects related to aquaculture, such as
feed management, biofloc technology, and sustainable aquaculture practices. This hands-on approach gives
students direct experience and the chance to contribute to the aquaculture industry. Participants who showcase
innovative ideas and significant progress are given the opportunity to join Japfa as full-time employees.




                                                                                                               123
Page 266
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




05
People
                             The SAIL programme continues to be a valuable source of talent for Japfa
                             and plays a key role in advancing sustainable aquaculture in Indonesia. We
                             are proud that in 2024, several SAIL alumni have joined Japfa as full-time
                             employees, particularly in strategic positions within the aquaculture division.
                             With the skills and training they gained during the programme, they are able

Development                  to contribute to the Company’s operational goals. From 2020 to 2024, a
                             total of 348 students have participated in the SAIL programme.


                             Development of Environmentally-Friendly Feed Technology
                             Students participate in research aimed at reducing the environmental
                             impact of conventional fish feed. This project focuses on improving resource
                             efficiency and reducing water pollution, thereby supporting the continuity
                             of the aquaculture industry.
Employees            98

Optimising Digital           Data-Driven Fish Health Monitoring
Advancements for
                     100     Students also help develop a real-time fish health monitoring system
Human Resource
Development                  capable of detecting diseases at an early stage. This system enables quicker,

Fostering a                  more effective preventive actions, boosting fish farming productivity while
Culture of                   ensuring the well-being and welfare of the animals.
Occupational
                     102
Health and Safety
(OHS) within the
Company

Maintaining an
Inclusive and                                         Participating in the SAIL program was a significant
                     109
Diverse Work                                          milestone in my academic journey. As the only
Environment
                                                      student from a private university in Bengkulu
Embracing and                                         to be selected, I felt honored to join and gain
Growing Together     113
with Employees                                        firsthand experience in the aquaculture industry.

Poultry and
Aquaculture          118         Through this programme, I acquired valuable knowledge, from land
Farmers
                                 preparation and water quality monitoring to harvesting and waste
Community                        management. Today, I am proud to have transitioned from an intern to
                     121
and Planet
                                 a full-time employee at STP—a meaningful achievement, especially since
Caring for
                                 my first introduction to STP was through the fish feed used by my family.
the Earth and
                     125
Fostering
Well-being
                                 I hope the SAIL program continues to expand, creating more opportunities
Supporting the                   for students from various disciplines. For those who are selected, make
Development and
                     130         the most of this experience, absorb knowledge from mentors and field
Achievement of
Indonesian Chess                 teams, and embrace the hands-on learning, as it is an invaluable asset for
Japfa Cares          132         the future.

Japfa Participates
in the Affordable    133         Yudo Pamungkas | Shrimp Farm Technician
Market Movement




124
Page 267
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                       Sustainability Report 2024




STP Mengajar Programme
The STP Mengajar is a strategic initiative by Japfa to share knowledge, experience, and best practices in the
aquaculture sector with students at various universities across Indonesia. In this programme, Japfa’s division
and department heads deliver guest lectures at universities throughout the country. Since its inception, the
programme has successfully strengthened the relationship between industry and academia, offering students
the opportunity to gain direct insights from field practitioners.


In 2024, the STP Mengajar programme broadened its scope by partnering with more universities across
Indonesia, reaching 25 institutions in regions such as Java, Sumatra, and Sulawesi. This represents a significant
expansion compared to previous years. The programme also serves as a valuable platform for Japfa to identify
and recruit top talents.


The programme emphasises responsible aquaculture practices, including biofloc technology, water conservation,
and feed management efficiency. Students are also introduced to Japfa’s sustainability initiatives, such as Act
for Sustainable Aquaculture, which supports environmentally and socially responsible practices in aquaculture.




    Japfa’s Aquaculture Research Center




Caring for the Earth and Fostering Well-being

Japfa understands that the well-being of communities and environmental preservation must go hand in
hand. As an agri-food company, Japfa is committed to using natural resources wisely and responsibly, while
contributing to long-term, meaningful initiatives.



Waste Bank: Reducing Waste, Increasing Income [GRI 203-2]
The Waste Bank programme was established to improve the economic well-being of communities while
promoting environmental sustainability. Japfa aims to empower local communities in managing both
organic and inorganic household waste, reducing the amount of waste sent to landfills (TPA) and creating
economic value. Through this initiative, Japfa educates the communities on waste segregation. Organic
waste is collected and processed by the waste bank into fertiliser, while inorganic waste, including plastic
and paper, is accumulated and sold to the waste bank for recycling.

                                                                                                             125
Page 268
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




05
People
                             This programme continues to expand into other regions. We identify
                             the challenges in waste management, both in local communities and in
                             the factories surrounding Japfa’s operations, to serve as the basis for
                             developing new waste bank locations.


Development                  This programme also includes improvements in waste sorting. Proper waste
                             segregation can provide financial benefits to customers, for example, by
                             separating different types of waste to enhance their resale value.



                             SiRepi and Kecik Waste Banks

                             The SiRepi and Kecik Waste Banks in Sragen are among the success stories
                             of this programme. These waste banks have grown rapidly and become
Employees            98      the central hub for waste management activities in Sragen. Through
Optimising Digital           the Kecik Waste Bank, Japfa is also involved in the development of the
Advancements for
                     100     Sragen Harmoni Hijau Urban Forest, which serves as an eco-education
Human Resource
Development                  tourism destination. Visitors can enjoy the natural beauty while learning

Fostering a                  about waste management, sustainability, and how to maintain a healthy
Culture of                   ecosystem. The SiRepi and Kecik Waste Banks now focus on enhancing
Occupational
                     102     waste management capacity and promoting environmentally-educational
Health and Safety
(OHS) within the             tourism.The facilities feature designated areas for managing both organic
Company
                             and inorganic waste, demonstration farms for agricultural practices, and
Maintaining an               dedicated storage spaces for inorganic waste.
Inclusive and
                     109
Diverse Work
Environment
                             Berkah Mulya Waste Bank
Embracing and
Growing Together     113
                             The success of the SiRepi and Kecik Waste Banks in Sragen has encouraged
with Employees
                             Japfa to expand the programme to other areas. Japfa successfully
Poultry and
Aquaculture          118     replicated this model in Cirebon by establishing the Berkah Mulya Waste
Farmers                      Bank near the Japfa animal feed factory. The Berkah Mulya Waste Bank
Community                    aims to empower the local community to manage waste more effectively
                     121
and Planet
                             by encouraging active participation in segregating household waste,
Caring for                   which is then processed at the waste bank for recycling or conversion
the Earth and
                     125     into value-added products.
Fostering
Well-being

Supporting the
Development and              Sekar Asri Waste Bank
                     130
Achievement of
Indonesian Chess             Japfa also supports the Sekar Asri Waste Bank in Grobogan, which

Japfa Cares          132     recently underwent a restructuring of its management and enhanced its
                             operational system to be more efficient and transparent. With an increase
Japfa Participates
in the Affordable    133     in members and increased waste capacity, the Sekar Asri Waste Bank is
Market Movement
                             expected to boost local income and strengthen its environmental impact.




126
Page 269
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                       Sustainability Report 2024




                                    SiRepi                 Kecik             Berkah Mulya       Sekar Asri

 Number of Customers
                                              182                     174                 65                 83
 (people)

                                    Organic: 2,398
 Total Waste Received (kg)                           Inorganic: 8,704.2 kg   Inorganic: 5,629   Inorganic: 5,692
                                Inorganic: 7,901kg


 Total Sales (Rp)                   Rp12,758,400            Rp17,292,875        Rp15,111,600       Rp8,527,800


 Customer Savings (Rp)                Rp8,282,415            Rp11,388,425        Rp5,291,328        Rp4,181,790


 Profit (Rp)                         Rp4,475,985            Rp5,904,450         Rp4,747,222        Rp4,346,010




Reducing Waste with Maggots
The cultivation of Black Soldier Flies (BSF) at the Agrotechnology Innovation Center of Gadjah Mada
University (PIAT UGM) began in 2018 on a small scale. In 2022, through funding from the Matching Fund
Kerja Sama Dunia Usaha dan Kreasi Reka (Kedaireka) programme, PIAT UGM collaborated with Japfa
to further develop this initiative. Under this funding scheme, Japfa contributed maggot farm facilities
and farming equipment. This collaboration reflects Japfa’s commitment to supporting sustainability and
innovation in the agribusiness sector while reducing organic waste.


In 2024, the BSF cultivation successfully processed 39.3 tonnes of organic waste and produced 5.09
tonnes of fresh maggots, which were then sold to local farmers as an alternative feed for fish and poultry
farming.



Act for Sustainable Aquaculture Campaign
Recognising the threats posed by marine ecosystem degradation and limited water resources, Japfa
addresses these challenges through the adoption of environmentally friendly technologies and conservation
initiatives that actively involve local communities. These efforts aim to enhance aquaculture productivity
while preserving the balance of ecosystems and natural resources.

                                                                                                             127
Page 270
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




05
                             Groundwater Conservation

                             In 2024, Japfa prioritised the preservation and monitoring of previously
                             planted trees, such as acacia and eucalyptus, around its factory areas.
                             These species were selected for their capacity to help retain groundwater
People                       levels in the vicinity of fish and shrimp feed factories. Japfa also ensures

Development                  that any damaged trees are promptly replaced, sustaining the success of
                             this conservation programme.



                             Marine Ecosystem Conservation

                             To promote the sustainability of marine ecosystems, Japfa actively
                             maintains and monitors the mangroves and coral reefs planted around
                             its aquaculture units. Mangroves act as natural coastal protectors and
Employees            98      provide habitats for diverse marine species, while coral reefs play a
Optimising Digital           critical role in maintaining the balance of marine ecosystems, which is
Advancements for
                     100     essential for both the environment and hatchery operations. To ensure
Human Resource
Development                  long-term sustainability, Japfa conducts regular evaluations and replaces

Fostering a                  any damaged mangroves or coral reefs, preserving the integrity of the
Culture of                   ecosystem.
Occupational
                     102
Health and Safety
(OHS) within the
Company                      Monitoring and Maintenance of Biofloc Ponds
Maintaining an               Biofloc technology is gaining popularity in aquaculture as it addresses
Inclusive and
                     109     one of the key challenges of conventional methods—optimising land
Diverse Work
Environment                  use. In 2024, Japfa is prioritising the evaluation and maintenance of
Embracing and                previously established biofloc ponds. This initiative aims to empower local
Growing Together     113
                             communities, Village Business Units, and SMEs, especially those impacted
with Employees
                             by the COVID-19 pandemic, by offering an efficient fish farming solution
Poultry and
Aquaculture          118     for areas with limited land availability. The biofloc system improves waste
Farmers                      management, ensures optimal water quality control, and enhances feed
Community                    utilisation efficiency. Japfa also provides technical support and training to
                     121
and Planet
                             the community to ensure the effective implementation of this innovative
Caring for                   system.
the Earth and
                     125
Fostering
Well-being

Supporting the
Development and
                     130
Achievement of
Indonesian Chess

Japfa Cares          132

Japfa Participates
in the Affordable    133
Market Movement




128
Page 271
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                        Sustainability Report 2024




Participation in the “Gemar Makan Ikan” (Love Fish) Programme
In commemoration of National Fish Day, STP, as part of Japfa Aquaculture, collaborates with fish farmer
partners to run the “Gemar Makan Ikan” (Love Fish) programme. This initiative supports the government’s
efforts to increase fish consumption in the community as part of a balanced diet.


As part of this programme, we sourced fish from our aquaculture farmer partners to be processed into 1,500
nutritious meal portions, which were distributed to six JfK-assisted schools in the Gresik. The programme
serves as a platform to promote nutritious eating habits to students and their families. Additionally, with the
increased fish consumption, Japfa Aquaculture’s fish farmer partners benefit economically as their harvests
are well absorbed.




       STP distributed processed fish meals on National Fish
       Consumption Day to JfK-assisted schools in Gresik




                                                                                                           129
Page 272
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




05
                             Supporting the Development and Achievement
                             of Indonesian Chess

                             Chess is recognised as a sport that can develop critical and logical
People                       thinking skills, enabling quick decision-making. These skills are not only

Development                  vital in the competitive arena but also highly beneficial in daily life. Japfa
                             acknowledges the significant potential of chess in shaping character and
                             skills, especially when introduced at an early age. Therefore, Japfa is
                             committed to fostering an interest in chess among employees and young
                             people, while providing training programmes to cultivate a generation of
                             competent and successful chess players. In 2024, a total of 60 hours of
                             chess training was conducted for employees across 40 sessions.


Employees            98
                             Nurturing Young Chess Players through Japfa Chess for Kids
Optimising Digital
Advancements for
                     100     In addition to enhancing employees’ chess skills, Japfa actively scouts
Human Resource
Development                  young talent through the Japfa Chess for Kids programme. In 2024,

Fostering a                  Japfa Chess Club (JCC) increased its membership by engaging chess
Culture of                   coaching schools under the programme. Currently, Japfa Chess for Kids
Occupational
                     102     is implemented in 128 schools, with a total of 1,690 students having taken
Health and Safety
(OHS) within the             the entry-level test.
Company

Maintaining an
Inclusive and                Regular Employee Training
                     109
Diverse Work
Environment                  JCC not only provides opportunities for employees to improve their chess
Embracing and                skills but also serves as a platform to develop a healthy and competitive
Growing Together     113
                             mindset through regular chess training. In its implementation, JCC
with Employees
                             receives support from the Company’s animal feed units, which serve as
Poultry and
Aquaculture          118     training bases for employees. The programme is conducted across Japfa’s
Farmers                      operational units, both offline and online. Employees have the opportunity
Community                    to participate in special training sessions to compete for the Best Japfa
                     121
and Planet
                             title at the Japfa Chess Festival.
Caring for
the Earth and
                     125
Fostering
Well-being
                             Enhancing the Chess Training Curriculum

Supporting the               Japfa continues to improve the quality of its chess training by developing
Development and
                     130     a structured curriculum. This approach includes progressive lesson
Achievement of
Indonesian Chess             materials, comprehensive modules, and standardised training methods.

Japfa Cares          132     The goal is to maintain consistency in training delivery, ensuring that
                             young chess players develop into highly skilled and competitive athletes.
Japfa Participates
in the Affordable    133
Market Movement




130
Page 273
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                     Sustainability Report 2024




Developing the Chess Curriculum as an Analytical Thinking Method

The Japfa Chess Club initially focused on training professional chess players. However, in 2024, JCC partnered
with Sekolah Inspirasi Sidoarjo to develop a chess learning curriculum designed to enhance analytical thinking
skills. The newly formulated curriculum spans from kindergarten to high school, ensuring an engaging and
enjoyable learning experience. Moreover, the curriculum integrates sensory-based learning methods, stimulating
children’s sensory awareness to support their cognitive development. By the end of 2024, the curriculum
development team successfully developed a draft curriculum for Kindergarten A to 3rd grade elementary
students. Additionally, the team completed trials and finalised the chess learning curriculum for analytical
thinking for year 1 students.



Japfa Chess Festival 2024
In 2024, Japfa once again partnered with Indonesian Chess Federation (PB Percasi) to organise the Japfa
Chess Festival, one of the largest chess tournaments in Indonesia. As part of the preparations, JCC held a
pre-event Fun Chess Games, introducing chess to the public in a fun and interactive way. The event included
coaching clinics and various exciting activities. Following this, JCC hosted a Street Chess Challenge,
attracting public interest in chess. The Japfa Chess Festival also featured Duel Matches with Grandmasters
and International Masters, where top chess players from Indonesia competed in high-quality matches,
streamed live on Japfa Indonesia’s YouTube channel. Japfa Chess Festival 2024 welcomed 472 participants
from 25 provinces, competing in 13 different categories. In its 14th edition, the tournament introduced
several highlights, including Duel Match Classical Chess and fast and blitz online tournaments. The Japfa
Chess Festival remains a crucial platform in supporting the development of chess in Indonesia.




                                                                Japfa also hosted several tournaments
                                                                throughout 2024, including:

                                                                •   The Merdeka Chess Championship
                                                                    in Jakarta, celebrating Indonesia’s
                                                                    Independence Day
                                                                •   The Community Chess Competition
                                                                    in Cirebon, introducing chess to the
                                                                    local community
                                                                •   The FIDE Rated Tournament
                                                                    in Jakarta (16–20 November),
                                                                    attended by 246 participants from
                                                                    6 countries, offering Indonesian
                                                                    players the chance to earn official
                                                                    FIDE ratings
                                                                •    The Japfa Chess Festival continues
                                                                    to serve as a significant platform
                                                                    for supporting the development of
                                                                    chess in Indonesia
    Fun Chess Games 2024,
    at Ecopark, South Jakarta




                                                                                                           131
Page 274
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




05
                             Japfa Cares
                             [POJK F.23, F.25]


                             The company recognises its responsibility to contribute to the well-
                             being of communities, particularly those facing hardships due to natural
People                       disasters. Through the Japfa Peduli programme, Japfa implemented an

Development                  emergency response initiative as part of its corporate social responsibility.


                             Whenever a disaster occurs in areas surrounding Japfa’s business
                             operations, we provide assistance to affected communities. This support
                             includes fulfilling essential needs such as rice, healthcare supplies, and
                             reconstruction of affected primary schools in Bantul, Padang Pariaman,
                             and Aceh.


Employees            98      Japfa also acknowledges that effective disaster response requires
Optimising Digital           strong collaboration among various stakeholders. Through the Japfa
Advancements for
                     100     Cares programme, the Company works closely with local governments,
Human Resource
Development                  the National Disaster Management Agency (BNPB), non-governmental

Fostering a                  organisations (NGOs), and local communities. This collaboration ensures
Culture of                   that the aid provided is well-coordinated and reaches those in need
Occupational
                     102     efficiently.
Health and Safety
(OHS) within the
Company

Maintaining an
Inclusive and
                     109
Diverse Work
Environment

Embracing and
Growing Together     113
with Employees

Poultry and
Aquaculture          118
Farmers

Community
                     121
and Planet

Caring for
the Earth and
                     125
Fostering
Well-being

Supporting the
Development and
                     130
Achievement of
Indonesian Chess
                                  Japfa’s donation to support flood-
Japfa Cares          132          affected communities in Demak

Japfa Participates
in the Affordable    133
Market Movement




132
Page 275
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                    Sustainability Report 2024




Flood in Demak


In March 2024, Japfa distributed food aid consisting of 300 kg of eggs, 1,300 jars of ready-to-eat sausages,
and 3,400 packs of Real Good milk to flood victims in Central Java Province through the Department of
Agriculture and Food of Demak Regency.


The aid distribution was attended by several officials, including the Head of the National Food Agency, the
Governor of Central Java, and the Regent of Demak Regency. This initiative reflects Japfa’s commitment to
supporting communities in the Company’s operational areas.


Flood in Agam Regency


During the first week of March 2024, Agam Regency, West Sumatra was hit by severe flooding. The disaster
displaced 2,958 residents, submerged 800 homes, and affected 15 districts and 32 villages with floods and
landslides.


Through its business units in Padang, Japfa provided aid in the form of 3,000 eggs, 100 packs of sausage
Bon-Bon, and 100 packs of Toraduo nuggets.


Landslides and Flood in Sukabumi


Japfa provided food aid to communities affected by flood and landslides in Sukabumi Regency, West Java.
The aid included 1 tonne of eggs, 2,000 packs of So Good sterilised milk and 4,000 processed food products.
The relief was distributed through the Regional Disaster Management Agency (BPBD) of Sukabumi Regency.




Japfa Participates in the Affordable Market Movement

In early March 2024, Japfa partnered with the Department of Animal Husbandry and Veterinary Services of
Padang Pariaman to conduct a market intervention in Padang Pariaman, aimed at stabilising food supply
and prices ahead of the Ramadan and Eid al-Fitr. During this activity, Japfa provided high-quality eggs at
affordable prices. The community’s strong interest was evident as 100 trays of eggs were sold out within
two hours.




                                                                                                        133
Page 276
This Page Is Intentionally Left Blank
Page 277

          
Page 278
          PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk



Indeks GRI

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk has reported in accordance with the GRI Standards
for the period 1 January 2024 to 31 December 2024.



 GRI
               Disclosure                                                            Location
 Standard
 General Disclosures

 GRI 2: General Disclosures 2021

 2-1           Organizational details                                                14-15, 33,

 2-2           Entities included in the organization’s sustainability reporting      32, 36

 2-3           Reporting period, frequency and contact point                         32-33

 2-4           Restatements of information                                           36, 73, 107

 2-5           External assurance                                                    32

 2-6           Activities, value chain and other business relationships              14, 16-17, 35, 58, 118

 2-7           Employees                                                             25,93

 2-8           Workers who are not employees                                         15

 2-9           Governance structure and composition                                  19, 21, AR: 54-55

 2-10          Nomination and selection of the highest governance body               AR: 138

 2-11          Chair of the highest governance body                                  AR: 122
               Role of the highest governance body in overseeing the management of
 2-12                                                                                19, 21
               impacts
 2-13          Delegation of responsibility for managing impacts                     21

 2-14          Role of the highest governance body in sustainability reporting       21, 37

 2-15          Conflicts of interest                                                 AR: 168, 172

 2-16          Communication of critical concerns                                    20, AR: 24, 160

 2-17          Collective knowledge of the highest governance body                   AR: 133

 2-18          Evaluation of the performance of the highest governance body          AR: 139

 2-19          Remuneration policies                                                 AR: 141

 2-20          Process to determine remuneration                                     AR: 141-143

 2-21          Annual total compensation ratio                                       AR: 143

 2-22          Statement on sustainable development strategy                         10-11
                                                                                     12, 14, 19-20, 46-47, 60,
 2-23          Policy commitments
                                                                                     102, 105, 109-110
 2-24          Embedding policy commitments                                          19, 21, 25, 46, 102, 104

 2-25          Processes to remediate negative impacts                               20, AR: 174

 2-26          Mechanisms for seeking advice and raising concerns                    20

 2-27          Compliance with laws and regulations                                  28, 91

 2-28          Membership associations                                               30, AR: 52

 2-29          Approach to stakeholder engagement                                    33-35

 2-30          Collective bargaining agreements                                      109, 111

 Material Topics

 GRI 3: Material Topics 2021

 3-1           Process to determine material topics                                  37

 3-2           List of material topics                                               38



136
Page 279
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                                  Sustainability Report 2024




                                                                                                               GRI Sector
GRI
                 Disclosure                                                                  Location          Standard
Standard
                                                                                                               Ref. No.
Promoting good governance through ethical conducts, environmental responsibility, and upholding human rights
GRI 3: Material Topics 2021
3-3              Anti-corruption                                                             19, 24            13.26.1
GRI 205: Anticorruption 2016
205-1            Operations assessed for risks related to corruption                         24                13.26.2

205-2            Communication and training about anti-corruption policies and               19, 24, 46        13.26.3
                 procedures                                                                  AR: 174
205-3            Confirmed incidents of corruption and actions taken                         19                13.26.4
GRI 3: Material Topics 2021
3-3              Forced or compulsory labor                                                  110               13.16.1
GRI 409: Forced or Compulsory Labor 2016

409-1            Operations and suppliers at significant risk for incidents of forced or     109-110           13.16.2
                 compulsory labor
GRI 3: Material Topics 2021
3-3              Child labor                                                                 110               13.17.1
GRI 408: Child Labor 2016
408-1            Operations and suppliers at significant risk for incidents of child labor   109-110           13.17.2
GRI 3: Material Topics 2021
3-3              Freedom of association and collective bargaining                            46, 109           13.18.1
GRI 407: Freedom of Association and Collective Bargaining 2016
                 Operations and suppliers in which the right to freedom of association
407-1                                                                                        46, 109           13.18.2
                 and collective bargaining may be at risk
GRI 2: General Disclosures 2021
                                                                                             12, 14, 19-20,
2-23             Policy Commitments                                                          46-47, 60, 100,
                                                                                             103, 107-108
2-26             Mechanisms for seeking advice and raising concerns                          20
Food Safety Standards and Traceability
GRI 3: Material Topics 2021
3-3              Food safety                                                                 35, 45-47         13.9.1

416-1            Assessment of the health and safety impacts of product                      45, 47            13.10.2
                 and service categories
416-2            Incidents of non-compliance concerning the health                           45                13.10.3
                 and safety impacts of products and services
13.10.5          The number of recalls issued for food safety reasons                        47                13.10.5
                 and the total volume of products recalled
Additional Disclosures
N/A              SOP on traceability                                                         46
Occupational Health and Safety Management
GRI 3: Material Topics 2021
3-3              Occupational health and safety                                              102-103           13.19.1
403-1            Occupational health and safety management system                            104               13.19.2
403-2            Hazard identification, risk assessment, and incident investigation          102, 110          13.19.3
403-3            Occupational health services                                                102-103           13.19.4

403-4            Worker participation, consultation, and communication on                    104-105           13.19.5
                 occupational health and safety
403-5            Worker training on occupational health and safety                           103, 108-110      13.19.6
403-6            Promotion of worker health                                                  103               13.19.7

403-7            Prevention and mitigation of occupational health and safety impacts         101               13.19.8
                 directly linked by business relationships




                                                                                                                         137
Page 280
          PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk



                                                                                                        GRI Sector
 GRI
                  Disclosure                                                        Location            Standard
 Standard
                                                                                                        Ref. No.
 Occupational Health and Safety Management
 GRI 403: Occupational Health and Safety 2018

 403-8            Workers covered by an occupational health                         102, 110            13.19.9
                  and safety management system
 403-9            Work-related injuries                                             102, 107            13.19.10
 Employee Fair Remuneration and Benefits
 GRI 3: Material Topics 2021
 3-3              Non-discrimination and equal opportunity                          109-111             13.15.1
 GRI 3: Material Topics 2021
 3-3              Employment practices                                              109-111             13.20.1
 GRI 3: Material Topics 2021
 3-3              Living income and living wage                                     109                 13.21.1
 GRI 2: Pengungkapan Umum 2021
                                                                                    12, 14, 19-20,
 2-23             Policy Commitments                                                46-47, 60, 102,
                                                                                    105, 109-110
 2-26             Mechanisms for seeking advice and raising concerns                20
 Access to Nutritious and Affordable Food
 GRI 3: Material Topics 2021
 3-3              Food security                                                     41-47               13.9.1
 Value Chain and Stakeholder
 GRI 3: Material Topics 2021
 3-3              Supply chain traceability                                         46-47               13.23.1
 Safe Wastewater and Waste Management
 GRI 3: Material Topics 2021
 3-3              Water and effluents                                               86-91               13.7.1
 GRI 303: Water and Effluents 2018
 303-1            Interactions with water as a shared resource                      88                  13.7.2
 303-2            Management of water discharge-related impacts                     91, 93              13.7.3
 303-3            Water withdrawal                                                  91                  13.7.4
 303-4            Water discharge                                                   92-93               13.7.5
 303-5            Water consumption                                                 91                  13.7.6
 GRI 3: Material Topics 2021
 3-3              Waste                                                             92-97               13.8.1
 GRI 306: Waste 2020
 306-1            Waste generation and significant waste-related impacts            94                  13.8.2
 306-2            Management of significant waste-related impacts                   94-95               13.8.3
 306-3            Waste generated                                                   96                  13.8.4
 306-4            Waste diverted from disposal                                      97                  13.8.5
 306-5            Waste directed to disposal                                        97                  13.8.6
 Improvement of Farmer’s Livelihoods
 GRI 3: Material Topics 2021
 3-3              Local communities                                                 118-120, 121-129    13.12.2
 GRI 413: Local Community 2016
                  Operations with local community engagement, impact assessments,
 413-1                                                                              118, 121            13.12.2
                  and development programs
 GRI 3: Material Topics 2021
 3-3              Economic inclusion                                                118-120, 125-127    13.22.1
 GRI 201: Economic Performance 2016
 201-1            Direct economic value generated and distributed                   28-29               13.22.2
 GRI 203: Indirect Economic Impacts 2016
 203-1            Infrastructure investments and services supported                 48, 55, 118, 121    13.22.3
 203-2            Significant indirect economic impacts                             118, 120-121, 125   13.22.4



138
Page 281
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                             Sustainability Report 2024



                                                                                                          No. Ref
Standar GRI      Pengungkapan                                            Halaman                          Standar
                                                                                                          Sektor GRI
Animal health and welfare
GRI 3: Material Topics 2021
3-3              Animal health and welfare                               57-73                            13.11.1
Climate Mitigation and Adaptation
GRI 3: Material Topics 2021
3-3              Emission                                                92-93                            13.1.1
GRI 305: Emissions 2016
305-1            Direct (Scope 1) GHG emissions                          75                               13.1.2
305-2            Energy indirect (Scope 2) GHG emissions                 75                               13.1.3
305-3            Other indirect (Scope 3) GHG emissions                  75                               13.1.4
305-4            GHG emissions intensity                                 75                               13.1.5
GRI 3: Material Topics 2021
3-3              Climate adaptation and resilience                       24-27, 56                        13.2.1
GRI 201: Economic Performance 2016
                 Financial implications and other risks and
201-2                                                                    29, 68                           13.2.2
                 opportunities due to climate change
Other Material Topics Beyond the Top 10 Material Topics that the Company Addressed
GRI 202: Market Presence 2016
                 Ratios of standard entry level wage by gender
202-1                                                                    109
                 compared to local minimum wage
                 Proportion of senior management hired from the local
202-2                                                                    111
                 community
GRI 204: Procurement Practices 2016
204-1            Proportion of spending on local suppliers               58
GRI 203: Indirect Economic Impacts 2016
GRI 302: Energy 2016
302-1            Energy consumption within the organisation              81-82
GRI 304: Biodiversity 2016
                                                                         During the reporting period,
                                                                         Japfa’s livestock and
                                                                         aquaculture operational
                 Operational sites owned, leased, managed in, or
                                                                         sites were not located in
304-1            adjacent to, protected areas and areas of high
                                                                         conservation areas. We
                 biodiversity value outside protected areas
                                                                         do not operate farms,
                                                                         aquaculture, or other
                                                                         activities on deforested land.
                                                                         Gallus gallus is listed as
                                                                         Least Concern according
                                                                         to International Union for
                                                                         Conservation of Nature’s Red
                                                                         List of Threatened Species
                 IUCN Red List species and national conservation list
304-4
                 species with habitats in areas affected by operations
                                                                         Anguilla bicolor is listed as
                                                                         Near Threatened according
                                                                         to International Union for
                                                                         Conservation of Nature’s Red
                                                                         List of Threatened Species
GRI 401: Employment 2016
401-1            New employee hires and employee turnover                109, 112-113
                 Benefits provided to full-time employees that are not
401-2                                                                    109-110
                 provided to temporary or part-time employees
401-3            Parental leave                                          109-110




                                                                                                                    139
Page 282
          PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk



                                                                                                              No. Ref
 Standar GRI      Pengungkapan                                                              Halaman           Standar
                                                                                                              Sektor GRI
 Other Material Topics Beyond the Top 10 Material Topics that the Company Addressed
 GRI 404: Training and Education 2016
 404-1            Average hours of training per year per employee                           109, 115
 404-2            Programs for upgrading employee skills and transition                     113, 115-117
                  Percentage of employees receiving regular performance and career
 404-3                                                                                      116
                  development reviews




 Topics in the Applicable GRI Agriculture Aquaculture and Fishing Sectors Determined as Not Material
 Topic 13.3 Biodiversity                                                  Irrelevant
 Topic 13.4 Natural ecosystem conversion                                  Irrelevant
 Topic 13.5 Soil health                                                   Irrelevant

                                                                          Irrelevant
 Topic 13.6 Pesticides use
                                                                          Japfa's operations, along with their operational
 Topic 13.13 Land and resource rights                                     sites, are not situated within conservation zones
                                                                          or on land that has been deforested
 Topic 13.14 Rights of indigenous peoples                                 Irrelevant
 Topic 13.24 Public policy                                                Irrelevant
 Topic 13.25 Anti-competitive behavior                                    Irrelevant




140
Page 283
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                           Sustainability Report 2024



POJK 51/2017 - SEOJK 16/2021                                                                                     [POJK G.4]



No.     Index Name                                                                                       Location
Sustainability Strategies
A.1     An Elaboration on Sustainability Strategies                                                      21
Sustainability Performance Overview
B.1     Economic Aspect
        a. Quantity of production or services offered                                                    29
        b. Revenue or sales                                                                              29
        c. Net income or loss                                                                            29
        d. Ecofriendly products; and                                                                     17, 27, 68
        e.,Local engagement related to sustainable finance business process                              58, 72-73, 111
B.2     Environmental Aspect
        a. Energy usage                                                                                  81-82
        b. Achieved reduction of emission                                                                75
        c. Waste and effluent reduction                                                                  93-95
        d. Biodiversity conservation                                                                     72-73
B.3     Social Aspect                                                                                    48, 55,
                                                                                                         118-131
Company Profile
C.1     Vision, Mission and Sustainability Values                                                        14
C.2     Company’s Address                                                                                33
C.3     Business Scale                                                                                   14-15
        a. Total assest or assets capitalisation, and total liability                                    15
                                                                                                         AR: 8
        b. The number of employees based on gender, position, age, education and employment status       15
                                                                                                         AR: 82
        c. Name of shareholders and shareholding percentage                                              15
                                                                                                         AR: 68
        d. Areas of operations                                                                           15
                                                                                                         AR: 48-51
C.4     Products, Services, and Business Activities Carried Out                                          14, 16-17
C.5     Membership in Associations                                                                       30
                                                                                                         AR: 52
C.6     Significant changes on Issuers and Public Companies                                              19
                                                                                                         AR: 64
Board of Directors Message
D.1     Board of Directors Message                                                                       10-11
        a. Policies to respond to challenges in achieving sustainability strategy                        10-11, 21
        b. Implementation of Sustainable Finance                                                         10-11, 21, 27
        c. Target achievement strategies                                                                 10-11
Sustainability Governance
E.1     Person in Charge of the Implementation of Sustainable Finance                                    21, 37
E.2     Competency Development on Sustainable Finance                                                    117
                                                                                                         AR: 153
E.3     Risk Assessment on the Implementation of Sustainable Finance                                     12, 24
                                                                                                         AR: 163-165
E.4     Stakeholder Relationship                                                                         33-35
E.5     Issues Related to Practicing Sustainable Finance                                                 24
Sustainability Performance
F.1     Developing Sustainable Culture                                                                   21-23, 93,
                                                                                                         102
Economic Performance
F.2     Comparison of Target and Performance on Production, Portofolio, Financing, Investment, Revenue   28, 29
        and Profit - Loss
F.3     Comparison of Target and Performance on Portofolio, Financing and Investment on Financial        28, 29
        Instruments or Projects Aligned with Sustainable Finance Practices
Environmental Performance
General Aspect
F.4     Environmental Cost                                                                               28, 29




                                                                                                                      141
Page 284
           PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk



No.      Index Name                                                                               Location
Material Aspect
F.5      Use of Environmentally Friendly Materials                                                70, 76
Energy Aspect
F.6      Total Amount and Intensity of the Energy Used                                            75
F.7      Efforts and Achievements on Energy Efficiency and The Use of Renewable Energy            76-80
Water Aspect
F.8      Water Usage                                                                              88-91
Biodiversity Aspect
                                                                                                  Japfa’s operational
         Impact of Operational Areas Located Near or Within Conservation Areas or Areas           areas are not located in
F.9
         with Biodiversity                                                                        conservation areas, nor
                                                                                                  deforestated land.
F.10     Biodiversity Conservation Efforts                                                        72-73
Emission Aspect
F.11     Volume and Intensity of Emission Based on Type                                           75
F.12     Emission Reduction Efforts and Realization                                               74-75
Waste and Effluent Aspect
F.13     Total Amount of Waste and Effluent Produced Based on Types                               96-97
F.14     Waste and Effluent Management Methods                                                    92, 94-97
F.15     Spills (if any)                                                                          Not relevant
Environmental Grievance Aspect
F.16     Number and Topic of Incoming and Resolved Environmental Grievances                       93
Social Aspect
F.17     Commitment to Providing Equal Products and/ or Services to Customers                     14, 34
Employment Aspect
F.18     Equal Employment Opportunity                                                             109
F.19     Child and Forced Labour                                                                  109-110
F.20     Regional Minimum Wage                                                                    109
F.21     A Decent and Safe Working Environment                                                    102-109
F.22     Employee Training and Development                                                        113-117
Community Aspect
F.23     Impact of Operations on Local Communities                                                48, 118, 121, 132
F.24     Community Grievances                                                                     93
F.25     Environmental Social Responsibility Activities (CSR)                                     48, 118, 121, 132
Responsibility for Developing Sustainable Products and/or Services
F.26     Sustainable Financial Product/Service Innovation and Development                         10, 17,27, 72-73
F.27     Products/Services That Have Been Evaluated for Customer Safety                           30, 47
F.28     Impacts of Products/Services                                                             45
F.29     Number of Recalled Products                                                              47
F.30     Customer Satisfaction Survey on the Sustainable Finance Products/Services                18
Others
G.1      Written Verification from Independent Party (if any)                                     32
G.2      Feedback Form                                                                            33, 143
G.3      Response to Previous Year Report Feedback                                                32
         List of Disclosures in Accordance to Regulation of Financial Services Authority No.51/
G.4      POJK.03/2017 on Application of Sustainable Finance to Financial Services Institution,    141-142
         Issuer and Publicly Listed Companies




142
Page 285
Advancing Food Security through Innovation and Collaboration                          Sustainability Report 2024



Feedback Form                                                                                           [POJK G.2]



Visit the link below to fill the form in online version
https://forms.gle/r4hF9T9vqomYdjxz9



Your profile

Name
Institution/Company
Email
Telephone Number

Please tick the box for the stakeholder group that best describes you:


       Customer                  Distributor                      Local Community Organisations
       Investor                  Associations                     Supplier
       Government                Farmer Partners                  Scholarship Grantees
       Employee                  Institution/University           Others, please state:


Please rate this report:
(Score 1 = disagree with a maximum score of 5 = agree)
                                                               1            2          3        4         5

 1      This report is comprehensible

        This report has described the company's
 2
        performance in sustainability

        This report provided sufficient data and
 3      information on the Company's performance in
        sustainability

        This report increases your confidence in the
 4
        Company's sustainability performance

 Please rate the data and information to which you find sufficient
 (Score 1 = too little with a maximum score of 5 = too much)

                                                                   1            2          3        4         5

 1      Food safety

        Resource efficiency and responsible waste
 2      management

 3      Traceable suppliers

 4      Reliable distribution

        Providing access to affodable nutritious food for
 5      the community/consumer

 6      Animal welfare

 7      Anti-corruption

 8      Wastewater treatment

        Company financial performance and strategy to
 9
        anticipate the pandemic

 10     Water consumption




                                                                                                              143
Page 286
        PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk




Please provide suggestions, recommendations and/or comments so we can improve this report




Thank you for your feedback.                   Wisma Millenia Lantai 7
Kindly send this feedback form                 Jl. M.T. Haryono Kav. 16, Jakarta 12810 – Indonesia
to address follows, your feedback
is most appreciated:                           Phone : (+62 21) 285 45680 (Hunting)
                                               Fax : (+62 21) 831 0309
                                               Email : maya.pradjono@japfa.com
                                               Website : www.japfacomfeed.co.id




144
Page 287

          
Page 288
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk

Wisma Millenia Lt.7
Jl. M.T Haryono Kav. 16
Jakarta 12810-Indonesia

Telp: +62-21-285 45680 (Hunting)
Fax: +62-21-831 0309

www.japfacomfeed.co.id

File

File Open PDF
Source IDX
Size7.77 MB
Published5 May 2025
Pages288
Characters781,010
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 44 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Japfa Comfeed Indonesia Tbk p.1 ×30
linked person Renaldo Santosa · Ketua Komite Keberlanjutan p.9 ×3
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.30 ×4
unresolved org PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk Daftar Isi Tentang Tema p.4
unresolved org PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk Tentang p.6
unresolved org Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional p.6
unresolved org Perencanaan Pembangunan Nasional. p.6
unresolved org PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk Pesan p.8
unresolved org PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk Ikhtisar p.10
unresolved org PT So Good Food p.11
unresolved org PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk p.12 ×61
unresolved person Pedoman · Komisaris p.17 ×2
unresolved org Fortune 100 Indonesia p.26 ×2
unresolved org Kementerian Kesehatan Republik Indonesia p.29
unresolved org Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional p.39
unresolved org Kementerian Kelautan dan Perikanan p.41
unresolved org Menteri Kelautan p.41
unresolved person Perikanan. · Direktur Utama p.41
unresolved org PT Suri Tani Pemuka p.41
unresolved org Kementerian Kesehatan p.48
unresolved person Rahmawati p.51 ×3
unresolved person Rahmawati. Program JAPFA p.51
unresolved person dr. Harrison p.52
unresolved org Yayasan Edu Farmers p.53
unresolved org Kementerian Kelautan dan Perikanan Bertanggung p.58
unresolved org Menteri Pertanian p.60
unresolved org Kementerian Kelautan p.62
unresolved org Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat p.74
unresolved org Air Permukaan Air p.91
unresolved org Air Permukaan & Laut Air p.91
unresolved org Air Permukaan p.91
unresolved org Koperasi Karyawan Japfa p.113
unresolved org Bank Sampah SiRepi p.124 ×4
unresolved org Bank Sampah Berkah Mulya Merangkul p.124
unresolved org Bank Sampah Petambak Berkah Mulya p.124
unresolved org Bank Sampah Sekar Asri Japfa Peduli p.124
unresolved org Bank Sampah Sekar Asri p.124 ×2
unresolved org Masyarakat Desa p.126
unresolved org Nasional Penanggulangan Bencana p.130
unresolved org Pangan Nasional p.131
unresolved org Penanggulangan Bencana Daerah p.131
unresolved org PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk Indeks GRI p.134
unresolved org PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk No. Ref Standar GRI p.136 ×2
unresolved org PT Japfa Comfeed IndonesiaTbk Mohon p.142

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 2

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result