Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 128
Page 1
Sustainability Report
Page 2
Daftar Isi
Pendahuluan Bab 5 - Tata Kelola Keberlanjutan 29
• Daftar Isi 1 • Penanggung Jawab Penerapan Keuangan
• Tentang Laporan Ini 2 Berkelanjutan 30
• Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan
Bab 1 - Strategi Keberlanjutan 3 Berkelanjutan 31
• Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan
Bab 2 - Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan 7 Berkelanjutan 34
• Ikhtisar Aspek Ekonomi 8 • Hubungan dengan Pemangku Kepentingan 36
• Ikhtisar Aspek Lingkungan Hidup 9 • Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan
• Ikhtisar Aspek Sosial 10 Berkelanjutan 38
• Penghargaan dan Sertifikasi 11
Bab 6 - Kinerja Keberlanjutan 41
Bab 3 - Profil Perusahaan 13 • Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan 42
• Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan 14 • Kinerja Ekonomi 44
• Alamat Perusahaan 16 • Kinerja Lingkungan Hidup 47
• Skala Usaha 16 • Kinerja Sosial 72
• Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha 23
• Keanggotaan Asosiasi 24 Bab 7 - Lampiran 113
• Perubahan yang Bersifat Signifikan 24 • Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen 114
• Lembar Umpan Balik 114
Bab 4 - Laporan Direksi 25 • Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan
Keberlanjutan Tahun Sebelumnya 115
• Indeks Isi POJK 116
• Indeks Isi GRI 120
PT Intiland Development Tbk 08
01 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 3
Tentang Laporan Ini [GRI 2-2, 2-3, 3-1, 3-2]
Laporan ini berisi informasi mengenai berbagai kegiatan, inisiatif, serta kinerja keberlanjutan yang dijalankan
oleh PT Intiland Development Tbk (Intiland) selama periode 1 Januari hingga 31 Desember 2024, kecuali jika
dinyatakan lain. Laporan ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Tahunan 2024 serta
keterbukaan informasi lainnya yang tersedia di situs web resmi Intiland. Anda dapat mengakses rincian
lengkap laporan ini melalui tautan berikut:
https://www.intiland.com/id/sustainability-report/.
Dalam mengidentifikasi isu-isu yang paling relevan bagi para pemangku kepentingan, kami mengacu pada
ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.51/POJK.03/2017 dan Surat Edaran Otoritas Jasa
Keuangan (SEOJK) No.16/SEOJK.04/2021, serta menerapkan standar Global Reporting Initiative (GRI) 2021 yang
diakui secara luas sebagai praktik terbaik dalam pelaporan keberlanjutan.
Pada laporan tahun 2024, kami memperluas cakupan aspek lingkungan dengan menambahkan lima properti,
yaitu Fifty Seven Promenade, Regatta, Spazio, Spazio Tower, dan Praxis, sehingga total berjumlah dua belas
properti. Pada aspek ekonomi kami menyajikan berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian 2024 yang telah
diaudit oleh Kantor Akuntan Publik. Untuk aspek tata kelola dan sosial, termasuk inisiatif tanggung jawab
sosial perusahaan (CSR), laporan ini mencakup data konsolidasi Perusahaan yang relevan dengan kebutuhan
pemangku kepentingan.
Pada Laporan Keberlanjutan tahun 2024, kami belum melibatkan pihak Penjaminan Eksternal namun telah
bekerja sama dengan konsultan dalam menyusun dan menganalisis data lingkungan. Perusahaan juga
memastikan bahwa seluruh informasi yang disajikan bersumber dari data yang valid dan terverifikasi dari
masing-masing divisi maupun proyek-proyek terkait.
PT Intiland Development Tbk 02 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 4
Bab 1 Strategi Keberlanjutan PT Intiland Development Tbk 03 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 5
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
Strategi Keberlanjutan [POJK A.1] [GRI 2-22, 2-23, 2-24]
Intiland berkomitmen menjadikan keberlanjutan sebagai bagian yang fundamental dalam strategi pengembangannya. Perseroan telah
menempatkan fondasi strategi pertumbuhan utamanya pada Empat Pilar Pertumbuhan, yang meliputi pertumbuhan organik, peluang
akuisisi, kemitraan strategis, serta manajemen modal dan investasi. Visi ini dirancang untuk menopang pengembangan usaha Perseroan
pada tiga lini bisnis utama meliputi pengembangan properti, investasi properti, dan manajemen properti yang dikonsolidasikan melalui
empat portofolio segmen pengembangan yakni mixed-use & highrise, kawasan perumahan, kawasan industri, dan properti investasi.
Kami menyakini keempat pilar ini sebagai landasan untuk memaksimalkan tingkat pengembalian investasi bagi Perusahaan, baik melalui
peningkatan nilai aset portofolio dan menambah cadangan lahan. Langkah-langkah ini untuk meningkatkan nilai finansial serta sekaligus
membuka peluang untuk penambahan lahan baru yang memiliki potensi dan nilai jangka panjang bagi pemegang saham. Kami juga
senantiasa membuka peluang kemitraan strategis untuk mengembangkan entitas secara lebih luas. Strategi ini bertujuan meningkatkan
kemampuan finansial untuk memastikan stabilitas keuangan dan ketersediaan sumber daya yang memadai bagi keberlangsungan
operasional perusahaan secara keseluruhan dan bekelanjutan.
NGAN EN
BA AS
I
EM
M
AJ
ST
E
PENG
MAN
INVE
HIGHRISE PERTI
SE
&
PAK INDUSTRI I PRO
TA N S
U
A
STA
D-
AH
AS
MIXE
INVE
KAW
RUM
4 PILAR PERTUMBUHAN
HAN
ORGAN MODAL &
IK ISIS JASAMA EN
BU AKU I I KER M IN
G G
E
M
VE
AJ
AN
PERTU
TE
STA
MAN
STRA
PELU
SI
Trustworthy Respect Innovation Caring Excellence
Keberlanjutan Lingkungan
Sejalan dengan meningkatnya urgensi untuk mengurangi dampak lingkungan dari sektor properti dan konstruksi, Perusahaan berupaya
mengadopsi pendekatan yang lebih ramah lingkungan dalam setiap tahapan operasionalnya. Komitmen ini semakin relevan dengan hasil
Konferensi Tingkat Tinggi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-29 di Baku, Azerbaijan yang menyoroti peran penting sektor
bangunan dalam mengatasi tantangan perubahan iklim. Dengan hampir 40% emisi energi global berasal dari sektor ini, upaya untuk
menurunkan emisi melalui konstruksi yang lebih efisien, integrasi energi terbarukan, serta pengelolaan limbah yang berkelanjutan menjadi
prioritas utama.
PT Intiland Development Tbk 04 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 6
Membuka Potensi Melalui Inisiatif Baru
Sebagai bagian dari tanggung jawabnya dalam menciptakan masa tidak hanya bertujuan untuk mengurangi pencemaran, tetapi juga
depan yang lebih hijau, Perseroan menyelaraskan strategi memastikan penggunaan sumber daya yang lebih efisien dan
keberlanjutannya dengan Enhanced Nationally Determined berkelanjutan.
Contribution (ENDC) Indonesia, yang menargetkan pengurangan
emisi sebesar 31,89% pada tahun 2030, atau 43,2% dengan Sebagai bentuk upaya menghadapi tantangan perubahan iklim,
dukungan internasional. Untuk mendukung pencapaian target ini, Perseroan menitikberatkan pada ketahanan dan adaptasi
Perseroan menerapkan berbagai langkah konkret yang antara lain lingkungan. Pengembangan ruang terbuka hijau dan infrastruktur
mencakup pembangunan gedung hemat energi, penerapan prinsip yang mendukung daya serap air menjadi salah satu strategi utama
desain pasif, dan optimalisasi sumber daya dalam setiap proyeknya. dalam memastikan setiap proyek memiliki daya tahan yang lebih
Dengan mengadopsi konsep green building, Perseroan baik terhadap kondisi ekstrem. Perusahaan juga terus
mengembangkan proyek-proyek properti yang tidak hanya efisien mengembangkan konsep livable city yang tidak hanya berorientasi
dalam penggunaan energi, tetapi juga lebih adaptif terhadap pada keberlanjutan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan
perubahan iklim dan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan menyediakan akses yang lebih baik terhadap
penghuninya. fasilitas publik, transportasi, dan ruang terbuka hijau.
Perseroan dalam pengembangan proyek-proyeknya berfokus pada Komitmen ini semakin diperkuat dengan pedoman Intiland
penerapan desain yang berkelanjutan dengan mengintegrasikan Sustainable Guideline (ISG), yang menjadi panduan utama dalam
pencahayaan dan ventilasi alami guna mengurangi ketergantungan penerapan strategi keberlanjutan di seluruh lini bisnis Perusahaan.
terhadap sumber energi eksternal. Pemilihan material bangunan Pedoman ini didasarkan pada tiga prinsip utama, yaitu Living Well,
yang lebih ramah lingkungan dan penggunaan sistem teknologi Quality, dan Contribution to the City. Prinsip Living Well menekankan
hemat energi juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan pentingnya menciptakan lingkungan yang nyaman dan sehat bagi
bangunan yang lebih efisien. Komitmen untuk mengurangi jejak masyarakat, sementara Quality memastikan bahwa setiap
karbon diwujudkan Perseroan dengan menerapkan penggunaan pengembangan properti memenuhi standar tinggi dalam aspek
sumber energi terbarukan, seperti pemanfaatan panel surya di desain, material, dan efisiensi energi. Di sisi lain, Contribution to the
beberapa proyeknya, serta mengembangkan sistem manajemen City mencerminkan komitmen Intiland untuk berkontribusi dalam
energi yang lebih cerdas guna mengoptimalkan penggunaan listrik. pembangunan kota yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Selain pada aspek energi, Perseroan juga berupaya meminimalkan Penerapan strategi keberlanjutan secara komprehensif ini menjadi
dampak lingkungan melalui strategi pengelolaan sumber daya dan bentuk dukungan Perseroan dalam pencapaian target nasional dan
limbah yang bertanggung jawab. Setiap pengembangan proyek global dalam pengurangan emisi dan peningkatan ketahanan iklim,
berupaya mengoptimalkan penggunaan material konstruksi serta menciptakan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan.
dengan metode precast dan modular untuk mengurangi sisa Melalui model pendekatan yang inovatif dan bertanggung jawab,
material yang terbuang. Selain itu, penerapan konsep daur ulang Perseroan berupaya menjadi pelopor dalam pengembangan
dalam pengelolaan limbah konstruksi serta sistem pengelolaan air properti yang lebih berkelanjutan, sejalan dengan visi untuk
berkelanjutan turut menjadi bagian integral dari upaya menciptakan kota yang lebih baik bagi generasi mendatang.
menciptakan proyek yang lebih ramah lingkungan. Langkah ini
Lokasi Gedung &
Transportasi
Kualitas Dalam 1 Meminimalkan
2
Ruangan 17 GRK & Konsumsi
3 Energi
di Gedung
16
4
15
5
14
6
13
7
12
8
11 9
10
Pengelolaan
Pengelolaan
Limbah &
Air
Material
PT Intiland Development Tbk 05 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 7
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
Keberlanjutan Ekonomi
Mewujudkan keberlanjutan bukan hanya tentang aspek lingkungan, tetapi juga memastikan terciptanya pertumbuhan ekonomi yang stabil.
Pada aspek ekonomi, Perseroan menjalankan pengelolaan modal dan keuangan secara cermat dan hati-hati untuk memastikan operasional
usaha berjalan baik. Faktor penting lainnya yakni menyusun strategi pemasaran yang lebih efektif untuk mencapai target pertumbuhan
yang telah ditetapkan. Perseroan berusaha menciptakan nilai tambah bagi pelanggan, investor, dan pemangku kepentingan lainnya melalui
pembangunan properti berkualitas dengan biaya yang efisiensi dan memiliki daya tahan secara jangka panjang. Dalam menerapkan standar
ISG, kami memastikan proyek-proyek kami tetap kompetitif dan relevan dengan perkembangan teknologi serta tren pasar properti.
Keberlanjutan Sosial
Sebagai pengembang yang bertanggung jawab, Perseroan memahami pentingnya dampak sosial dari pembangunan setiap proyek. Adanya
ISG memandu kami untuk menciptakan ruang hunian dan kawasan komersial yang mendukung kesejahteraan masyarakat. Perseroan
mengutamakan desain yang inklusif, aksesibilitas yang lebih baik, serta fasilitas yang menunjang kehidupan sehat dan harmonis bagi
penghuni serta komunitas masyarakat di sekitarnya. Penerapan ISG membantu Perusahaan untuk memastikan bahwa setiap proyek yang
dikembangkan memiliki kualitas yang baik dan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan, ekonomi, dan masyarakat.
Perseroan percaya bahwa keberlanjutan adalah kunci untuk menciptakan masa depan properti yang lebih baik.
Dalam mewujudkan strategi keberlanjutan, Perseroan secara konsisten menempatkan perhatian pada lima kategori utama. Kelima kategori
ini meliputi Lokasi dan Transportasi Bangunan (BLT), Pengurangan Konsumsi Energi dan Gas Rumah Kaca (MGE), Manajemen Air (WMA),
Manajemen Limbah dan Material (MWM), serta Kualitas Dalam Bangunan (IQB). Melalui pendekatan komprehensif ini, kami berupaya
memastikan bahwa proyek-proyek mampu berkinerja tinggi secara lingkungan dan juga menciptakan ruang yang mengakomodir
kesejahteraan dan produktivitas bagi penghuninya. Komitmen dan strategi keberlanjutan tersebut dijalankan di atas nilai-nilai perusahaan
yang menjadi landasan moral dan kekuatan Perseroan. Nilai-nilai Perusahaan tersebut meliputi Trustworthy, Respect, Innovation, Caring, dan
Excellence.
Sejak tahun 2020, Perseroan secara resmi melaporkan inisiatif-inisiatif keberlanjutan yang dijalankan. Inisiatif dan komitmen tersebut telah
menjadi bagian integral dari perencanaan setiap proyek Intiland sejak awal. Prinsip-prinsip keberlanjutan menjadi fondasi yang
menginspirasi pendiri perusahaan kami dan telah dijalankan oleh seluruh organ Perusahaan. Prinsip-prinsip keberlanjutan ini terus menjadi
pedoman dalam setiap langkah yang kami jalankan sekarang dan di masa mendatang.
Regatta
PT Intiland Development Tbk 06 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 8
Bab 2 Ikhtisar Kinerja Aspek
Keberlanjutan
PT Intiland Development Tbk 07 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 9
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
Ikhtisar Keberlanjutan Tahun 2024
Rp2,55 triliun Rp1,64 triliun Rp14,6 triliun Rp174,7 miliar
Pendapatan usaha Marketing sales Jumlah aset Laba Bersih
50 Ton Sampah
Organik
Penurunan jumlah limbah
organik sebesar 50 ton
dari seluruh properti.
76 Ton Co2
Penurunan penggunaan generator
sebesar 24% dibandingkan
tahun 2023
47% SROI 1,9
Menjalankan 40 kegiatan Tingkat kepuasan pelanggan
Rasio penggunaan air daur CSR yang memberikan nilai atas produk dan jasa layanan
ulang dari seluruh kebutuhan Social Return berdasarkan hasil survei
di gedung South Quarter on Investment 1,9 dari 7 proyek properti.
Ikhtisar Aspek Ekonomi [POJK B.1] [GRI 201-1]
(dalam jutaan Rupiah)
Jumlah Pengembangan Proyek
2024 2023 2022
72 71 64
* Meliputi pengembangan proyek mixed-use & high rise, kawasan perumahan,
kawasan industri, gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, fasilitas golf
dan klub olahraga, serta hotel.
Kinerja Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
Uraian 2024 2023 2022
Pendapatan Usaha 2.553.285 3.906.826 3.148.755
Laba Usaha 454.231 1.270.469 969.226
Laba Tahun Berjalan 263.852 758.028 191.968
Laba/Rugi Tahun Berjalan
yang Dapat Diatribusikan 174.766 174.108 -98.844
ke Pemilik Entitas Induk
PT Intiland Development Tbk 08 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 10
Membuka Potensi Melalui Inisiatif Baru
Uraian 2024 2023 2022
Jumlah Aset 13.703.553 14.603.908 16.351.848
Jumlah Liabilitas 6.956.641 8.064.727 10.136.195
Jumlah Ekuitas 6.746.912 6.539.181 6.215.653
Kinerja Penjualan (Marketing Sales)
(dalam jutaan Rupiah)
2024 2023 2022
1.639 950.8 1.082
Ikhtisar Aspek Lingkungan Hidup
[POJK B.2] [GRI 302-1, 302-2, 303-5, 305-1, 305-2, 305-3, 306-3]
Uraian Satuan 2024 2023 2022
Konsumsi Listrik MWh 75.364 71.925 59.170
Total Emisi GRK Ton CO2eq 65.632 56.543 46.523
Penggunaan Air m3 572.821 605.609 588.842
Penggunaan Air Daur Ulang* % 47,8 29,8 25,5
Total Limbah Sampah Non-B3 Ton 1.701 1.745 1.296
Total Limbah Sampah B3 Ton 2,9 3,0 1,9
* data perhitungan pada proyek South Quarter
Pelestarian Keanekaragaman Hayati melalui Program Zero Waste dan Plant Nursery [GRI 3-3, 304-1,
304-2, 304-3]
Pelestarian keanekaragaman hayati bagi Perseroan tidak terbatas pada penghijauan, tetapi juga mencakup
optimalisasi pemanfaatan sumber daya alam secara efisien dan berkelanjutan. Salah satu inisiatif utama dalam
mendukung komitmen ini adalah implementasi Program Zero Waste dan Plant Nursery. Program ini telah
dijalankan pada tujuh proyek Perseroan. Pada tahun 2024 program ini menghasilkan sebanyak 46.724 tanaman
yang disemai dari 117 jenis tanaman serta memberikan nilai penghematan sebesar Rp489.163.500.
Efisiensi dan Keberlanjutan Melalui Perbanyakan Tanaman
Sebagai bagian dari upaya pelestarian, Perusahaan menjalankan upaya memperbanyak jumlah tanaman yang
ada melalui berbagai teknik seperti cangkok, stek, dan okulasi. Metode ini memungkinkan efisiensi dalam biaya
pembelian bibit tanaman baru sekaligus mendukung keberlanjutan lanskap di seluruh proyek perusahaan.
Hasil dari pembibitan ini dimanfaatkan untuk beberapa tujuan utama:
1. Penyulaman tanaman – Penggantian tanaman yang rusak atau mati di lokasi proyek tanpa harus membeli
bibit baru dari luar.
2. Cross stock tanaman antar proyek – Jika suatu lokasi membutuhkan tanaman untuk penyulaman atau
penyegaran lanskap, stok tanaman dapat dialihkan dari lokasi lain.
3. Efisiensi pembelian – Dengan adanya plant nursery di tiap building management, perusahaan dapat
mengurangi ketergantungan pada pembelian tanaman baru, sehingga lebih hemat biaya dan berkelanjutan.
4. Subsidi silang tanaman hias – Setiap manajemen gedung dapat berbagi tanaman hias satu sama lain
untuk mengoptimalkan sumber daya yang tersedia.
5. Pemanfaatan limbah organik – Daun kering dan sisa tanaman diolah kembali menjadi kompos, yang
digunakan untuk menyuburkan tanah tanpa perlu membeli pupuk kimia tambahan.
PT Intiland Development Tbk 09 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 11
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
Plant Nursery: Lebih dari Sekadar Tanaman Hias
Plant nursery yang dikelola Perseroan bukan hanya sekadar tempat budidaya tanaman hias, tetapi
juga merupakan bagian dari strategi keberlanjutan lanskap lingkungan yang berdampak langsung
pada efisiensi operasional. Menggunakan model pendekatan ini, Perseroan memastikan bahwa
setiap proyek dapat memiliki ekosistem hijau yang terjaga tanpa mengandalkan suplai eksternal
yang lebih mahal dan berisiko tidak berkelanjutan.
Perseroan meyakini bahwa plant nursery memberikan sejumlah manfaat penting, antara lain
sebagai berikut:
1) Mendukung keseimbangan ekosistem dengan mempertahankan keanekaragaman hayati di
lingkungan proyek;
2) Memastikan keberlanjutan ruang hijau dengan metode budidaya tanaman yang lebih efisien,
dan
3) Menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan bisnis yang ramah lingkungan
dan hemat biaya.
Melalui berbagai upaya ini, Perseroan mampu memberikan kontribusi nyata dalam upaya
pelestarian lingkungan serta sekaligus dapat secara langsung menciptakan ekosistem yang lebih
efisien, hemat, dan jangka panjang bagi keberlanjutan operasional.
Ikhtisar Aspek Sosial [POJK B.3] [GRI 413-1]
Pada aspek sosial, Perseroan menekankan upayanya
pada beberapa faktor seperti masyarakat,
ketenagakerjaan, kepuasan pelanggan, serta
pengembangan mutu sumber daya manusia. Pada
tahun 2024, Perseroan telah menjalankan sejumlah
inisiatif-inisiatif sosial sebagai wujud komitmen dan
tanggung jawab berkelanjutan.
Perseroan secara pro aktif menyelenggarakan
program dan kegiatan tanggung jawab sosial sebagai
wujud komitmen untuk memberikan dampak positif
pada masyarakat sekitar. Kegiatan ini dilaksanakan
secara korporat maupun melalui 16 proyek yang
berlokasi di Jakarta, Tangerang, dan Surabaya. Dari 40
kegiatan yang diselenggarakan di tahun 2024,
memberikan skor Social Return on Investment (SROI)
sebesar 1,9. Pencapaian ini lebih baik dibandingkan
tahun 2023 yang memberikan skor SROI 1,1 dari
pelaksanaan 44 kegiatan.
Uraian Satuan 2024 2023 2022
Nilai SROI X (kali) 1,9 1,1 -*
Jumlah kegiatan sosial kemasyarakatan Kegiatan 40 46 164
Biaya CSR Rp juta 1.091 630 996
Penciptaan lapangan kerja Karyawan 1.224 1.288 1.336
Tingkat kepuasan pelanggan % 80,0 79,8 76,7
Tingkat perpindahan karyawan % 10,3 9,8 13,7
PT Intiland Development Tbk 10 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 12
Membuka Potensi Melalui Inisiatif Baru
Rasio karyawan wanita % 26 26 25
dibandingkan jumlah karyawan
Jumlah jam pelatihan Jam 8.575 6.116 7.219
Jam pelatihan per karyawan Jam 7,0 4,7 5,4
* Perseroan belum melakukan perhitungan dampak program menggunakan metodologi SROI di tahun 2022.
Dalam upaya peningkatan mutu sumber daya manusia dan pengembangan kompetensi karyawan, Perseroan
menyelenggarakan 189 pelatihan yang secara keseluruhan memberikan 8.575 jam pelatihan di tahun 2024, atau
rata-rata 7 jam pelatihan per karyawan. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan 6.116 jam di tahun 2023
dengan rerata mencapai 4,7 jam pelatihan per karyawan. Sebagian dari program pelatihan tersebut
didedikasikan untuk meningkatkan pemahaman dan keahlian terkait aspek keberlanjutan dan Lingkungan,
Sosial, dan Governansi (ESG).
Dengan pencapaian-pencapaian tersebut, Perseroan terus berkomitmen menjadi bagian dari perubahan positif
yang terjadi di masyarakat, lingkungan, dan perekonomian. Perseroan percaya bahwa melalui upaya
berkelanjutan akan menciptakan masa depan yang lebih baik bagi semua pihak.
Selama tahun 2024, tidak terdapat kasus ketidakpatuhan, dengan keterangan detil sebagai berikut: [GRI 2-27, 205-3,
416-2, 417-2, 417-3, 418-1]
0
(nol)
Kasus ketidakpatuhan
terkait Komunikasi pemasaran
dan informasi produk.
0
(nol)
Kasus ketidakpatuhan mengenai
dampak kesehatan dan keselamatan
produk dan layanan Intiland.
0
(nol)
Kasus ketidakpatuhan mengenai
hukum, peraturan sosial,
dan ekonomi yang relevan.
0
(nol)
Denda atau sanksi moneter yang
signifikan yang dikenakan kepada
Intiland dan anak perusahaannya
0
(nol)
Kasus pelanggaran privasi data
yang dilaporkan.
0
(nol)
Kasus ketidakpatuhan
Lingkungan hidup.
Penghargaan dan Sertifikasi
Penghargaan
Poins Intiland Intiland
Kawasan/Gedung Yang Menyediakan
Fasilitas Terbaik untuk Mendukung
Integrasi Angkutan Umum, Sukuk Ijarah Terbaik Kemajuan Infrastruktur
moda Transportasi Aktif, serta Mobilitas & Industri
bagi Penyandang Disabilitas. Best Sharia Awards 2024
Investortrust.id Nawacita Award 2024
Penghargaan Silver
25 September 2024 16 September 2024
Dewan Transportasi Kota Jakarta
Awards 2024
19 Oktober 2024
PT Intiland Development Tbk 11 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 13
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
Sertifikasi
ISO 9001 South Quarter
“Greenship New Buliding 1.2
Peringkat Emas untuk Pengakuan Desain
Sistem Manajemen Mutu dan Penilaian Akhir”
Intiland Hospitality and Property Management
Dari: Konsil Bangunan Hijau Indonesia, 2015 - 2020
Dari: Lloyd Register Indonesia
Quality Assurance, “Greenship Gedung Terbangun V1.1
2021 – 2024 Peringkat Emas”
Dari: Konsil Bangunan Hijau Indonesia, 2022 – 2025
PT Intiland Development Tbk 12 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 14
Bab 3 Profil Perusahaan PT Intiland Development Tbk 13 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 15
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
Tentang Intiland Rekam jejak Intiland dalam mengembangkan
proyek-proyek berkualitas terbukti dari sejumlah
Intiland dikenal sebagai pengembang properti rekognisi yang diterima oleh proyek-proyeknya. Pada
terkemuka di Indonesia dengan pengalaman di 2010, proyek Regatta meraih penghargaan tertinggi
industri properti selama lebih dari 45 tahun. dalam dunia properti global, FIABCI Prix d’Excellence
Sepanjang perjalanannya, Intiland telah Awards. Gedung perkantoran South Quarter dan
mengembangkan lebih dari 65 proyek, dengan 2.011 kawasan perumahan Serenia Hills di Jakarta
hektare cadangan lahan dan 1.224 karyawan yang dinobatkan sebagai gedung perkantoran dan
tersebar di Jakarta, Tangerang, Surabaya, Mojokerto, kawasan terbaik di dunia.
dan Batang.
Pengakuan tersebut diperoleh setelah masing-masing
Intiland membuktikan kiprahnya sebagai pencipta meraih penghargaan World Gold Winner Office
tren properti tanah air melalui pengembangan proyek Development dari FIABCI Prix d’Excellence Awards 2021
yang menjadi ikon kawasan. Di antaranya Intiland dan World Gold Winner Landed Residential
Tower di Jakarta dan Surabaya yang dirancang oleh Development dari FIABCI Prix d’Excellence Awards
arsitek ternama, Paul Rudolph. Penggunaan kanopi di 2020.
fasad gedung untuk mengurangi pemanasan dalam
ruangan membuat bentuk bangunan ini unik dan Sebagai perusahaan yang mengukuhkan
menonjol di kawasan. Intiland Tower turut menjadi pembangunan berkelanjutan sebagai misinya,
pelopor bangunan berkonsep hemat energi, jauh Intiland berkomitmen melakukan aksi konkrit untuk
sebelum konsep bangunan hijau populer seperti saat mewujudkannya. Kesadaran tersebut diwujudkan
ini. antara lain melalui sejumlah inisiatif hijau yang
dijalankan di proyek-proyek dan penerapan prinsip
Sejumlah properti lainnya yang menjadi ikon kawasan keberlanjutan dari hulu hingga ke hilir
adalah Pantai Mutiara, hunian reklamasi pertama di operasionalnya. Komitmen Intiland terhadap
Asia Tenggara yang terletak di tepi pantai Jakarta pembangunan berkelanjutan juga dimanifestasikan
Utara; Regatta, kondominium premium di Pantai melalui perannya sebagai salah satu pendiri Konsil
Utara dengan pemandangan Teluk Jakarta; South Bangunan Hijau Indonesia atau Green Building Council
Quarter, gedung perkantoran yang mendapatkan Indonesia, sebuah organisasi yang mendorong
sertifikasi gold sebagai bangunan hijau; dan Graha penerapan prinsip bangunan hijau di sektor properti
Famili, pengembangan hunian mewah dengan tanah air.
fasilitas lapangan golf pertama di Surabaya.
Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan [POJK C.1]
VISI
Intiland memberi peluang bagi seluruh masyarakat
Indonesia untuk menikmati kehidupan yang nyaman.
Kehidupan yang nyaman adalah hidup yang bahagia
dan sejahtera, dikelilingi oleh orang-orang yang
dikasihi dan teman-teman dekat, dalam rumah yang
nyaman dan indah, di lingkungan yang bersih dan
menyenangkan dengan fasilitas terbaik.
MISI
Intiland dikenal sebagai pengembang properti yang
transparan, dapat dipercaya, dan menjadi trendsetter
yang berkomitmen terhadap pertumbuhan dan
profitabilitas yang berkelanjutan dan berjangka
panjang yang berlaku adil dengan semua pemangku
kepentingan.
PT Intiland Development Tbk 14 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 16
Membuka Potensi Melalui Inisiatif Baru
Nilai-Nilai Perusahaan
TRICE: Satu Atap, Lima Pilar
Nilai-nilai Perusahaan merupakan sikap yang terus dijunjung tinggi dalam menjalankan segala aktivitas untuk
pertumbuhan dan perkembangan Perusahaan.
T Kami membangun KEPERCAYAAN
dengan menjunjung tinggi komitmen kami
untuk membawa diri kami dengan integritas
Trustworthy dan rasa tanggung jawab.
R HORMAT merupakan bagian integral dari kepercayaan,
dan kami menaruh hormat kepada pemangku kepentingan kami
Respect serta lingkungan di mana kami beroperasi.
I Kami sangat percaya kepada INOVASI yang mengagumkan
yang hanya dapat berkembang di dalam budaya
Innovative yang mendukung keterbukaan dan keberanian untuk mencoba.
C
Namun, inovasi tidak akan berarti tanpa sentuhan manusia
dan inilah alasan mengapa kami menanamkan empati
dalam tindakan PEDULI kami, baik itu melalui pelayanan
Caring yang tulus maupun bantuan kepada mereka
yang membutuhkan bantuan.
E Kami beroperasi dengan cara di atas untuk
mencapai KEUNGGULAN dalam semua usaha kami
dan dengan demikian, memperkuat peran kami
Excellence dalam kehidupan orang.
PT Intiland Development Tbk 15 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 17
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
Nilai Keberlanjutan
Dalam kiprahnya, Perseroan senantiasa berkomitmen untuk menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan dalam
seluruh aspek operasional, dari hulu hingga hilir. Melalui sejumlah inisiatif, Perseroan berupaya mengurangi
dampak negatif dari properti dan aktivitas bisnis yang dijalankan, sebagaimana tercermin dalam prinsip
keberlanjutan utama Perseroan yaitu hidup sehat dan berkualitas serta berkontribusi terhadap perkembangan
kota.
Keberlanjutan lingkungan menjadi salah satu pilar utama dalam upaya kami menjalankan prinsip Lingkungan,
Sosial, dan Tata Kelola (Environment, Social, Governance: ESG). Sebagai salah satu pengembang properti
terkemuka di Indonesia, Perseroan memahami pentingnya memberikan perhatian khusus terhadap dampak
lingkungan. Pada tahun 2022, kami meluncurkan Intiland Sustainable Guidelines (ISG), sebuah inisiatif dan
panduan untuk memastikan setiap proyek yang kami kembangkan memenuhi standar keberlanjutan yang ketat,
serta mematuhi regulasi dan standar bangunan hijau yang berlaku.
Alamat Perusahaan [POJK C.2] [GRI 2-1, 2-3]
Nama Perusahaan PT Intiland Development Tbk
Alamat Perusahaan Intiland Tower, Lantai Penthouse
Jl. Jendral Sudirman 32, Jakarta 10220
Telepon +62 21 570 1912 / 570 8808
Faksimili +62 21 570 0014 / 570 0015
Surel info@intiland.com
Situs Web www.intiland.com
Media Sosial @intilanddev
Intiland Development Tbk
Intiland Development
Intiland Development
Skala Usaha [POJK C.3] [GRI 2-7, 2-8, 401-1, 405-1]
Total Aset atau Kapitalisasi Aset dan Total Kewajiban
(per 31 Desember 2024)
Kepemilikan saham Pemegang saham >5% : 45%
Pemegang saham <5%/Masyarakat : 55%
Nilai Kapitalisasi Saham di Bursa* 1.679.268
Total Ekuitas* 6.746.912
Total Liabilitas* 6.956.641
Total Aset* 13.703.553
*dalam jutaan Rupiah
Perseroan saat ini mengembangkan dan mengelola sejumlah proyek properti di sejumlah wilayah, seperti
Jakarta, Tangerang, Surabaya, Mojokerto, hingga Batang. Proyek-proyek properti tersebut terdiri dari berbagai
jenis yang terbagi dalam empat segmen pengembangan, meliputi kawasan perumahan, mixed-use dan high rise,
kawasan industri, dan properti investasi.
PT Intiland Development Tbk 16 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 18
Membuka Potensi Melalui Inisiatif Baru
Komposisi Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin
2024 2023 2022
Jenis Kelamin
74% 26% 74% 26% 75% 25%
Jumlah Karyawan 902 322 948 340 1.007 329
Total Karyawan 1.224 1.288 1.336
Komposisi Karyawan Berdasarkan Jabatan
2024 2023 2022
Jenis Kelamin
Direktur Proyek /
Unit Bisnis 7 2 7 1 6 1
Manajer Umum
& Deputi Manajer 14 12 17 14 19 14
Umum
Manajer
& Asisten Manajer 84 54 91 53 93 53
Pengawas
Utama/Penyelia 150 79 160 75 162 75
Staf 212 159 219 152 227 163
Non-Staf 435 16 454 45 500 23
Jumlah Karyawan 902 322 948 340 1.007 329
Total Karyawan 1.224 1.288 1.336
Komposisi Karyawan Berdasarkan Usia
2024 2023 2022
Jenis Kelamin
<30 Tahun 67 79 76 90 85 99
30-50 Tahun 616 206 654 211 730 193
>50 Tahun 219 37 218 39 192 37
Jumlah Karyawan 902 322 948 340 1.007 329
Total Karyawan 1.224 1.288 1.336
PT Intiland Development Tbk 17 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 19
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
Komposisi Karyawan Berdasarkan Pendidikan
2024 2023 2022
Jenis Kelamin
Doktoral (S3)
& Pascasarjana (S2) 16 12 16 12 13 12
Sarjana (S1) 343 261 360 272 375 263
Diploma 24 25 23 23 28 16
SMA ke bawah 519 24 549 33 591 38
Jumlah Karyawan 902 322 948 340 1.007 329
Total Karyawan 1.224 1.288 1.336
Komposisi Karyawan Berdasarkan Status Ketenagakerjaan
2024 2023 2022
Jenis Kelamin
Karyawan Tetap 700 232 733 245 780 231
Karyawan Kontrak 202 90 215 95 227 98
Karyawan Paruh Waktu - - - - - -
Pekerja Harian - - - - - -
Jumlah Karyawan 902 322 948 340 1.007 329
Total Karyawan 1.224 1.288 1.336
Pengunduran Diri Karyawan
2024 2023 2022
Jenis Kelamin
72% 28% 70% 30% 61% 39%
<30 Tahun 17 16 14 17 28 36
30-50 Tahun 60 17 63 18 67 34
>50 Tahun 14 2 7 1 16 2
Jumlah Karyawan 126 120 183
PT Intiland Development Tbk 18 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 20
Membuka Potensi Melalui Inisiatif Baru
Pemutusan Hubungan Kerja
2024 2023 2022
Jenis Kelamin
62% 38% 79% 21% 90% 10%
<30 Tahun - - - - - -
30-50 Tahun 5 1 2 1 5 1
>50 Tahun 8 7 13 3 13 1
Jumlah Karyawan 21 19 20
*Kondisi pemutusan hubungan kerja meliputi pensiun, meninggal dunia, dan ketidakcakapan dalam bekerja.
Karyawan Baru
2024 2023 2022
Jenis Kelamin
64% 36% 49% 51% 46% 54%
<30 Tahun 24 16 22 27 26 32
30-50 Tahun 27 12 19 15 35 12
>50 Tahun 2 2 - - 1 -
Jumlah Karyawan 83 83 106
Komposisi Pemegang Saham
Klasifikasi Kepemilikan Saham
31 Desember 2024
Klasifikasi
Jumlah Lembar Saham Jumlah Investor (%)
Institusi
Domestik 3.282.035.704 105 31,66
Asing 3.106.070.874 143 29,96
Individu
Domestik 3.976.356.127 16.530 38,36
Asing 1.391.480 41 0,01
Jumlah 10.365.854.185 16.819 100
PT Intiland Development Tbk 19 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 21
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
Kepemilikan Saham 5% atau Lebih
31 Desember 2024
Pemegang Saham
Jumlah Saham (%)
CGS International Securities Singapore Pte Ltd 1.561.949.900 15,07
PT CGS International Sekuritas Indonesia 1.500.000.163 14,47
PT Bina Yatra Sentosa 1.240.489.375 11,97
Bali Private Villa(s) Pte Ltd 775.911.150 7,49
Drs. Lo Kheng Hong 686.416.700 6,62
Masyarakat 4.668.837.597 45,04
Jumlah modal ditempatkan 10.365.854.185 100
Informasi Pemegang Saham Utama dan Pengendali
Hendro Masyarakat
S. Gondokusumo Public
51,41% 48,59%
PT CGS CGS International
Hendro International PT Bina Yatra Securities Bali Private PT Graha Intan
S. Gondokusumo* Sekuritas Indonesia Sentosa Singapore Pte Ltd Villa(s) Pte Ltd Mandiri
0,00% 14,47% 11,97% 14,96% 7,49% 2,52%
* kepemilikan langsung sebanyak 50.000 lembar saham
PT Intiland
Development Tbk
100%
PT Intiland Development Tbk 20 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 22
Membuka Potensi Melalui Inisiatif Baru
Wilayah Operasional
Peta Operasional Pulau Jawa
Banten Jakarta
Tangerang
Batang
Surabaya
Mojokerto
PT Intiland Development Tbk 21 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 23
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
Peta Operasional Jakarta
H-Island
Regatta
Aeropolis Brezza
Ra
West One di
u
City
Virya Semanan
s1
0K
Fifty Seven
M
Promenade
da
M dari Semanggi In
s 5K ter
diu ch
Ra
ri S
an
ge
,
• 1 Park Avenue
eman
CB
D
• 1 Park Homes
Intiland
ggi Interchang
Tower
Pinang
Residence Graha
Talaga Bestari Pratama
Green Bestari Park
Serenia
Estate
e, C
South Quarter
BD
Magnolia
Residence Poins SQ Res
South Grove
to Maja Serenia Hills
Radius 5 km Radius 10 km
dari Semanggi Interchange, CBD dari Semanggi Interchange, CBD
A. Fifty Seven Promenade F. South Quarter L. Poins
B. Intiland Tower G. SQ Rés M. West One City
C. Graha Pratama H. South Grove N. Virya Semanan
(Investment Property) I. Serenia Hills O. Delima House
D. 1Park Avenue J. Pinang Residences P. Sakha Semanan
E. 1Park Homes K. Serenia Estate
Proyek lain di Jakarta dan sekitarnya
Q. Regatta U. Green Bestari Park
R. Brezza V. Magnolia Residence
S. Aeropolis W. Maja
T. Talaga Bestari
PT Intiland Development Tbk 22 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 24
Membuka Potensi Melalui Inisiatif Baru
Peta Operasional Surabaya
M dari Jl Panglima
s 5K Sud
adiu irm
R
BD
an
,C
to Batang World Trade
,C
BD
Industrial Park Center
S u d ir m a n
Sumatra 36
Praxis
Intiland Tower
Tierra
Graha
Natura Plaza
n g li m a
Segi Delapan
Spazio
Spazio Tower Graha Golf
l Pa
Graha Famili
Golf Graha Famili The Rosebay
ri J
da
M
0K
s1
diu
Ra
to Ngoro
Industrial Park
Radius 5 km Radius 10 km
dari Jl Panglima Sudirman, CBD dari Jl Panglima Sudirman, CBD
A. Intiland Tower E. Graha Famili
B. Praxis F. Spazio
C. Sumatra 36 G. Spazio Tower
D. World Trade Center H. Graha Golf
I. The Rosebay
Proyek lain di Surabaya dan sekitarnya J. Golf Graha Famili
N. Ngoro Industrial Park K. Tierra
L. Graha Natura
Proyek lain di Batang dan sekitarnya M. Plaza Segi Delapan
O. Batang Industrial Park
Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha [POJK C.4] [GRI 2-6]
Hingga akhir 2024, Intiland telah mengembangkan lebih dari 65 proyek di 5 kota di Indonesia; Jakarta, Tangerang,
Batang, Surabaya, dan Mojokerto. Perseroan saat ini memiliki lebih dari 40 proyek properti yang sedang dalam
pengembangan yang antara lain meliputi, perumahan, apartemen, perkantoran, pusat perbelajaan, ruko, SOHO,
kawasan industri, pergudangan, hotel, lapangan golf, hingga klub olahraga.
PT Intiland Development Tbk 23 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 25
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
Perseroan menjalankan kegiatan usaha ke dalam empat segmen portofolio utama yaitu pengembangan
mixed-use dan high rise, perumahan, kawasan industri, dan properti investasi di sekitar wilayah Jabodetabek
(Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), Surabaya dan sekitarnya, serta Batang, Jawa Tengah.
Dari segi pendapatan, Perusahaan membukukan pendapatan dari penjualan real estat dan pendapatan usaha
berulang (recurring income) atas usaha sewa perkantoran, usaha pengembangan jaringan hotel, dan
pengelolaan lapangan golf serta fasilitas olahraga di sejumlah kota di Indonesia.
Segmen Pasar
95%
segmen pasar kami untuk semua portofolio
baik di Jakarta maupun Surabaya
adalah kelas menengah-atas di wilayah
proyek masing-masing.
Keanggotaan Asosiasi [POJK C.5] [GRI 2-28]
No. Organisasi Posisi Periode
1. Konsil Bangunan Hijau Indonesia - Pendiri Korporat 2009
- Keanggotaan Perusahaan 2009 - 2024
2. Kamar Dagang dan Industri Indonesia - Keanggotaan Perusahaan 2010 – 2024
3. Real Estate Indonesia (REI) - Keanggotaan Perusahaan 1985 – 2024
4. Federasi Real Estat Internasional - Keanggotaan Perusahaan 2019 – 2024
5. Asosiasi Pengusaha Indonesia - Keanggotaan Perusahaan 2015 – 2024
6. Asosiasi Emiten Indonesia - Keanggotaan Perusahaan 2019 – 2024
7. Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia - Keanggotaan Perusahaan 2019 – 2024
8. Asosiasi Pemilik Lapangan Golf Indonesia - Keanggotaan Perusahaan 2000 – 2024
9. Asosiasi Manajer Lapangan Golf Indonesia - Keanggotaan Perusahaan 2000 – 2024
10. Himpunan Kawasan Industri Indonesia - Keanggotaan Perusahaan 2020 – 2026
11. Asosiasi Real Estate Broker Indonesia - Anggota Dewan Penasehat 1992 – 2024
Perubahan yang Bersifat Signifikan [POJK C.6] [GRI 402-1]
Pada 2024 Perseroan tidak mengalami perubahan yang bersifat signifikan yang mempengaruhi
keberlangsungan usaha.
PT Intiland Development Tbk 24 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 26
Bab 4 Laporan Direksi PT Intiland Development Tbk 25 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 27
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
Laporan dari Plt Direktur Utama
[POJK D.1] [GRI 2-14, 2-18, 2-22, 2-23, 2-24]
Membuka Potensi
Melalui Inisiatif Baru
Utama Gondokusumo
PT Intiland Development Tbk 26 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 28
Membuka Potensi Melalui Inisiatif Baru
Pemangku Kepentingan yang terhormat,
Atas nama Direksi, saya menyampaikan hasil-hasil berusaha meminimalkan dampak negatif dari
pencapaian keberlanjutan PT Intiland Development aktivitas operasional dan pembangunan properti
Tbk (Intiland) yang tertuang ke dalam Laporan yang dijalankan. Komitmen ini tercermin dalam
Keberlanjutan tahun buku 2024. Laporan prinsip keberlanjutan utama kami yaitu membangun
keberlanjutan ini menjadi laporan tahun kelima yang lingkungan yang sehat dan berkualitas serta
kami susun dengan mengambil tema “Membuka berkontribusi nyata untuk perkembangan kota dan
Potensi Melalui Inisiatif Baru”. Laporan ini menjadi masyarakatnya. Prinsip ini menjadi fondasi bagi
wujud komitmen kami dalam menjalankan visi dan berbagai inisiatif keberlanjutan pada pengelolaan
misi keberlanjutan serta sebagai upaya memenuhi lingkungan, sosial kemasyarakatan, governansi, serta
harapan para pemangku kepentingan. program tanggung jawab sosial Perusahaan.
Kami menyampaikan laporan ini di tengah suasana Pada aspek kinerja ekonomi, di tahun 2024, Intiland
duka atas berpulangnya Bapak Hendro Santoso mencatatkan kinerja penjualan Rp1,64 triliun,
Gondokusumo, pendiri dan Direktur Utama Intiland melonjak 72,4% dari tahun 2023, setara 82% dari
pada 13 Maret 2025 di Singapura. Atas nama Direksi, target sebesar Rp2 triliun. Pendapatan usaha
saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya mencapai Rp2,55 triliun dan laba tahun berjalan
atas dukungan tulus dari para pemangku sebesar Rp264 miliar atau masing-masing tercapai
kepentingan, serta memberikan penghormatan 83% dan 186% dari target. Meskipun pendapatan
tertinggi kepada Bapak Hendro Santoso usaha belum sesuai harapan, hasil ini mencerminkan
Gondokusumo atas kontribusi luar biasa yang telah kerja dan kontribusi manajemen dan karyawan kami.
Beliau berikan.
Kami terus memperkuat posisi Perusahaan dan
Dalam Laporan Keberlanjutan tahun 2024, kami mendukung pertumbuhan kinerja yang
menambahkan sebanyak lima proyek baru sebagai berkelanjutan, melalui pengelolaan keuangan yang
bahan analisa keberlanjutan yakni meliputi sehat, pengembangan sumber daya manusia, serta
apartemen Fifty Seven Promenade dan Regatta yang aspek governansi. Kami mengadopsi pendekatan yang
berlokasi di Jakarta serta pengembangan mixed-use hati-hati dalam pengembangan proyek baru dengan
Spazio, Spazio Tower, serta Praxis di Surabaya. mempertimbangkan secara cermat daya serap pasar,
Proyek-proyek ini menambahkan laporan dari tujuh risiko yang terkait, serta kemampuan dan sumber
proyek sebelumnya yaitu kondominium Graha Golf, daya kami.
The Rosebay, apartemen 1Park Avenue, Aeropolis,
serta tiga gedung perkantoran komersial South Pada aspek lingkungan, kami mencapai kemajuan
Quarter, Intiland Tower Jakarta, dan Intiland Tower melalui berbagai inisiatif dalam upaya pelestarian
Surabaya. Secara keseluruhan terdapat 12 properti lingkungan dan penghematan energi, antara lain
yang menjadi bahasan dalam Laporan tahun 2024. meminimalkan emisi karbon serta karbon terikat
dalam konstruksi pengembangan baru melalui
Kami menilai 2024 sebagai tahun yang membawa praktik pengadaan berkelanjutan. Komitmen ini
optimisme sekaligus tantangan bagi perekonomian mencakup pengadaan material lokal dalam radius
Indonesia. Berdasarkan indikator-indikator makro 1.000 km, memastikan standar kualitas material,
ekonomi utama, perekonomian Indonesia berada menjaga vegetasi asli, serta memilih material rendah
pada jalur pertumbuhan yang tepat dan tumbuh karbon.
positif, didorong oleh peningkatan permintaan
domestik dan berlanjutnya program pengembangan Efisiensi energi tetap menjadi prioritas utama.
infrastruktur nasional. Momentum ini memberikan Seluruh bangunan yang tercantum dalam laporan ini
prospek yang menjanjikan bagi pemulihan sektor berhasil mencapai Indeks Konsumsi Energi (IKE) di
properti secara bertahap, sejalan dengan bawah 250 kWh/m², memenuhi ambang batas yang
meningkatnya permintaan terhadap hunian dan ditetapkan peraturan. Konsumsi listrik tercatat stabil
ruang komersial yang berkualitas. Kami sebesar 75.364 MWh pada tahun 2024, meningkat
mengapresiasi pencapaian ini serta secara antusias dari 71.925 MWh pada tahun 2023, sejalan dengan
serta berusaha meraih setiap peluang untuk meningkatnya tingkat hunian dan aktivitas.
berinovasi serta menghadirkan solusi properti yang
memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus Pengelolaan limbah pada semua proyek kami berjalan
berkembang. dengan baik, ditunjukkan dengan keberhasilan
penerapan inisiatif baru penanganan sampah. Salah
Di Intiland, kami berkomitmen untuk memastikan satu pencapaian penting adalah menurunnya jumlah
kemajuan usaha bukan hanya diukur dari aspek sampah kelola sebesar 2,5%, atau setara dengan 44
ekonomi dan keuangan, namun juga berkelanjutan ton dibandingkan tahun 2023. Kami berkomitmen
dalam berbagai dimensi. Sebagai pengembang untuk menerapkan hierarki pengelolaan limbah
properti dengan rekam jejak yang panjang, kami terus sebagai upaya menguatkan tujuan untuk
PT Intiland Development Tbk 27 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 29
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
menciptakan berkelanjutan dalam semua properti wilayah proyek. Program-program ini mencakup
dan praktik bisnis. dukungan infrastruktur publik, pemberian donasi,
bantuan pendidikan, hingga pemberdayaan generasi
Hasil positif lainnya adalah meningkatnya porsi muda melalui program Intiland Youth Panel dan
penggunaan air daur ulang untuk memenuhi Intiland Young Leaders. Inisiatif-inisiatif ini
kebutuhan operasional di sebagian proyek yang kami memberikan kontribusi positif bagi pembangunan
kelola. South Quarter mencatatkan peningkatan sosial dan lingkungan, serta sejalan dengan misi
signifikan penggunaan air daur ulang mencapai keberlanjutan jangka panjang.
47,8% dari keseluruhan, atau naik dibandingkan
tahun 2023 sebesar 29,8% dan sebesar 25,5% di Kami juga memantau kinerja portofolio properti dan
tahun 2022. terus berupaya meminimalkan dampak negatifnya.
Untuk mengukur nilai dari investasi sosial, kami
Selain faktor ekonomi dan lingkungan, tanggung menggunakan metode Social Return on Investment
jawab sosial tetap menjadi inti dari operasional kami. (SROI). Pada tahun 2024, rata-rata SROI mencapai
Intiland berkomitmen menciptakan nilai positif bagi 1,9x, meningkat dari 1,01x pada tahun 2023. Skor ini
masyarakat, khususnya yang berada di sekitar lokasi menegaskan bahwa investasi sosial kami memberikan
proyek kami. Dalam hal ketenagakerjaan, kami manfaat yang signifikan bagi masyarakat sekitar dan
memberikan kesempatan bagi warga lokal untuk menunjukan efektivitas program CSR dalam
bekerja di proyek-proyek kami. Pada tahun 2024, mendukung kesejahteraan sosial dan lingkungan.
sebanyak 735 pekerja lokal telah dipekerjakan di lokasi
kami yang tersebar di Jakarta, Tangerang, Batang, dan Apresiasi
Surabaya. Kami juga mendukung penciptaan
lapangan kerja, baik secara langsung melalui Saya menyampaikan apresiasi secara tulus kepada
operasional Intiland maupun secara tidak langsung seluruh pemangku kepentingan Intiland—karyawan,
melalui para penyewa. mitra bisnis, pelanggan, instansi pemerintah, dan
masyarakat luas—atas dukungan luar biasa yang
Tingkat kepuasan pelanggan tetap tinggi. diberikan sepanjang tahun 2024. Kepercayaan Anda
Berdasarkan survei tahun 2024, tingkat kepuasan merupakan aset sangat berharga yang
terhadap produk dan layanan kami mencapai 80%, memungkinkan kami untuk menjalankan berbagai
konsisten dengan hasil tahun 2023. Pencapaian ini inisiatif baru guna mendukung keberlanjutan jangka
memperkuat tekad untuk terus meningkatkan panjang Perusahaan. Kami berkomitmen pada praktik
kualitas yang kami berikan. bisnis yang berkelanjutan yang menyeimbangkan
kepentingan ekonomi, sosial, dan lingkungan demi
Kami berkomitmen terhadap kesetaraan dan membangun masa depan yang lebih baik.
inklusivitas di antara karyawan sesuai dengan
peraturan ketenagakerjaan. Pada tahun 2024, jumlah
pelatihan karyawan mencapai 8.575 jam, atau Utama Gondokusumo
rata-rata 7 jam per karyawan, meningkat Plt Direktur Utama
dibandingkan 4,7 jam pada tahun 2023.
Pendekatan holistik kami memastikan bahwa setiap
proyek—melalui tahap perancangan, pengembangan,
hingga pemeliharaan—selalu mempertimbangkan
dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan. Hal ini
mencakup penciptaan lapangan kerja, perbaikan
fasilitas umum, dan peningkatan kesejahteraan
masyarakat, memastikan komunitas di sekitar proyek
dapat merasakan manfaat langsung dari
pengembangan kami.
Kami meyakini bahwa setiap proyek harus
memberikan manfaat tidak hanya bagi Perusahaan,
tetapi juga bagi masyarakat dan lingkungan.
Komitmen terhadap keberlanjutan dan tanggung
jawab sosial akan terus menjadi pedoman kami dalam
setiap kegiatan, guna memastikan terciptanya nilai
bagi seluruh pemangku kepentingan.
Tahun 2024, kami melaksanakan 40 kegiatan CSR
yang berfokus pada apek pelestarian lingkungan dan
peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar
PT Intiland Development Tbk 28 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 30
Bab 5 Tata Kelola Keberlanjutan PT Intiland Development Tbk 29 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 31
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan
[POJK E.1] [GRI 2-9, 2-10, 2-11, 2-12, 2-13, 2-14, 2-24]
Prinsip tata kelola perusahaan menjadi landasan utama dalam setiap aktivitas operasional Perseroan. Tata
kelola Perusahaan di Intiland mencakup proses pengelolaan dan pengawasan bisnis yang melibatkan
pembagian tugas, wewenang, serta tanggung jawab di seluruh lini organisasi. Sebagai proses yang terus
berkembang, penerapan tata kelola diperkenalkan dijalankan secara berkelanjutan kepada seluruh organ
Perusahaan. Langkah ini bertujuan untuk memastikan efektivitas dan aspek kepatuhannya. Untuk memperoleh
pemahaman informasi lebih mendetail mengenai praktik tata kelola yang telah diterapkan, dijelaskan pada
Laporan Tahunan Perseroan tahun 2024.
Struktur Tata Kelola Keberlanjutan
Lingkungan
Ekonomi
Direksi Komite Keberlanjutan
Sosial
Tata Kelola
Struktur tata kelola berkelanjutan mencakup terlaksana pada masing-masing unit kerja. Guna
berbagai aspek pengelolaan sumber daya manusia di untuk memastikan tingkat efektivitasnya, proses
seluruh proyek dan divisi. Komite Keberlanjutan pemantauan dan evaluasi dilakukan secara berkala
beranggotakan manajemen senior dari beragam oleh divisi Sekretaris Perusahaan guna
bagian, seperti Quality and Continuous Improvement, mengidentifikasi apabila terdapat kendala dalam
Manajemen Risiko, Keuangan, Audit Internal, tahap penerapan.
Perencanaan, serta Sekretaris Perusahaan. Komite
keberlanjutan bertanggung jawab mengawasi proses Setiap perkembangan strategis yang bisa
identifikasi, evaluasi, serta mitigasi terhadap isu-isu berdampak pada Perusahaan, baik pada tingkat
lingkungan, ekonomi, dan sosial yang dapat korporat maupun proyek, akan dilaporkan kepada
memengaruhi keberlanjutan operasional Perusahaan. Komite Keberlanjutan. Komite ini selanjutkan
menyiapkan laporan evaluasi yang mencakup
Proses keberlanjutan dimulai dari tahap perencanaan tantangan serta rekomendasi tindak lanjut, sebelum
dan identifikasi isu. Setiap divisi dan proyek akhirnya disampaikan kepada Direksi untuk ditinjau
mengidentifikasi, mengumpulkan, serta dan dijadikan dasar pengambilan keputusan
menyelaraskan tantangan keberlanjutan dengan strategis.
strategi bisnis yang ditetapkan. Setelah itu, tim
Sekretaris Perusahaan akan mengumpulkan hasil Direksi selanjutnya memberikan arahan dan
laporan dari setiap proyek bersama-sama dengan menyetujui langkah-langkah perbaikan atau inovasi
divisi-divisi terkait, seperti manajemen risiko dan yang diperlukan untuk menjamin strategi
Audit Internal. Hasil laporan tersebut kemudian keberlanjutan Perusahaan berjalan dengan baik.
dianalisis, salah satunya terkait dampak isu-isu yang Evaluasi serta kebijakan yang diterapkan kemudian
telah diidentifikasi dan menyusun strategi dikomunikasikan kepada para pemangku
mitigasinya. Selanjutnya hasil evaluasi tersebut kepentingan melalui Laporan Keberlanjutan
dikoordinasikan oleh Komite Keberlanjutan dan tahunan. Melalui alur kerja sistematis dan berbasis
disampaikan kepada Direksi. pertanggungjawaban ini, Perseroan memastikan
bahwa keberlanjutan sebagai bagian penting dari
Dari strategi yang telah dirumuskan, Perseroan strategi bisnis terlaksana secara konsisten di seluruh
kemudian mengimplementasikan ke dalam lini organisasi.
operasional Perusahaan. Para Kepala Divisi dan
Pimpinan Proyek bertanggung jawab penuh dalam
memastikan penerapan kebijakan keberlanjutan
PT Intiland Development Tbk 30 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 32
Membuka Potensi Melalui Inisiatif Baru
Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan
[POJK E.2] [GRI 404-2]
Kesadaran terhadap dampak lingkungan dan sosial Pada tahun 2024, Intiland melibatkan anggota Dewan
yang ditimbulkan dari proses pembangunan properti Komisaris, Direksi, Komite Audit, Sekretaris
mengalami telah peningkatan dari waktu ke waktu. Perusahaan, jajaran manajemen hingga karyawan
Bagi Intiland, pengembangan kompetensi terkait dalam berbagai program pelatihan terkait
keuangan berkelanjutan pada sektor properti keberlanjutan, baik yang yang dilaksanakan secara
merupakan faktor penting. Perseroan menyadari internal maupun eksternal. Materi pelatihan
bahwa paya peningkatan kompetensi di bidang mencakup berbagai topik penting yang berkaitan
keuangan berkelanjutan memegang peran krusial dengan aspek keberlanjutan yang bertujuan untuk
dan perlu diperkuat melalui program pelatihan memperkaya wawasan dan kesiapan dalam
berkesinambungan. Pelatihan yang dijalankan secara menghadapi dinamika industri.
terus-menerus memungkinkan kami untuk tetap
adaptif dan memiliki keterampilan yang relevan
dalam menghadapi tantangan yang terus
berkembang. Langkah ini penting seiring dengan
meningkatnya kesadaran akan prinsip keberlanjutan,
perubahan regulasi, serta kemajuan teknologi.
PT Intiland Development Tbk 31 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 33
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
Berikut adalah detail dari pengembangan kompetensi yang diikuti selama tahun 2024:
Jumlah
Waktu & Peserta Durasi
Peserta Nama Kegiatan Jenis Penyelenggara
Tempat Pelatihan
L P
Divisi Sekretaris Sosialisasi POJK 18 tentang Sosialisasi OJK 16 Januari 2024 2 - 2 Jam
Perusahaan Penerbitan Dan Persyaratan Zoom Meeting
Efek Bersifat Utang Dan Sukuk
Berlandaskan Keberlanjutan
Divisi Sekretaris Introduction To Carbon Webinar AEI, GRI 23 Januari 2024 1 - 2 Jam
Perusahaan Accounting Zoom Meeting
Divisi Sekretaris Persiapan untuk menuju Forum BPKPT KADIN 25 Januari 2024 2 - 3 Jam
Perusahaan Net Zero Diskusi DBS Tower
Divisi Sekretaris Net Zero Megatrend: Webinar BEI 14 Maret 2024 2 - 2 Jam
Perusahaan Perspektif Pelaku Usaha Zoom Meeting
Divisi Sekretaris Membangun Kepatuhan Webinar BEI 19 Maret 2024 1 - 2 Jam
Perusahaan Hukum dalam Praktik Zoom Meeting
Environment, Social,
Governance (ESG)
Divisi Sekretaris Road Map Net Zero FGD KADIN 04 April 2024 1 1 2 Jam
Perusahaan Zoom Meeting
Divisi Sekretaris FGD Industri Properti FGD KADIN 06 April 2024 1 1 3 Jam
Perusahaan Menuju Net Zero Ciputra
Artpreneur
Tim Proyek Sertifikasi BNSP - DLH Sertifikasi Dinas Lingkungan 19 Juni 2024 1 - 5 Jam
Surabaya. Penanggung Jawab Hidup Surabaya Gedung Wanita
Operasional Pengolahan Air Jl. Kalibokor,
Limbah (POPAL) Surabaya
Tim Proyek Sertifikasi BNSP – DLH Sertifikasi Dinas Lingkungan 19 Juni 2024 - 1 5 Jam
Surabaya. Penanggung Jawab Hidup Surabaya Gedung Wanita
Pengendalian Pencemaran Jl. Kalibokor,
Air (PPPA) Surabaya
Divisi Sekretaris Sustainable Supply Chain dan Webinar AEI 25 Juni 2024 1 - 2 Jam
Perusahaan Responsible Procurement Zoom Meeting
Divisi Sekretaris Webinar Series Part II: Setting Webinar BEI 27 Juni 2024 1 - 2 Jam
Perusahaan Your Sail on the Indonesia Zoom Meeting
Carbon Trading Ecosystem
Divisi Sekretaris Renewable Energy dan Webinar AEI, ACEXI 04 Juli 2024 1 - 2 Jam
Perusahaan Industri Hijau Zoom Meeting
Komite Audit IFRS Sustainability Disclosure Webinar IAI, PPPK 23 Juli 2024 1 - 2 Jam
Standards S1 dan S2 Zoom Meeting
Divisi Sekretaris Webinar Carbon Project: Webinar AEI, ACEXI 30 Juli 2024 1 - 2 Jam
Perusahaan Nature-based Solution for Zoom Meeting
Climate
Divisi Sekretaris Webinar Monetizing CSR Webinar AEI 31 Juli 2024 1 - 2 Jam
Perusahaan melalui SROI Zoom Meeting
Tim Proyek Diskusi dan Evaluasi Hasil Sosialisasi PT Intiland 08 Agustus 2024 4 3 2 Jam
Analisa Lingkungan dan FGD Development Tbk 1Park Avenue,
Sustainability Report 2023 Jakarta
14 Agustus 2024 5 2 2 Jam
Intiland Tower,
Jakarta
14 Agustus 2024 5 2 2 Jam
South Quarterv,
Jakarta
14 Agustus 2024 2 2 2 Jam
Fifty Seven
Promenade,
Jakarta
PT Intiland Development Tbk 32 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 34
Membuka Potensi Melalui Inisiatif Baru
Tim Proyek Diskusi dan Evaluasi Hasil Sosialisasi PT Intiland 16 Agustus 2024 5 2 2 Jam
Analisa Lingkungan dan FGD Development Tbk Aeropolis,
Sustainability Report 2023 Tangerang
16 Agustus 2024 - 1 2 Jam
Regatta,
Jakarta
26 Agustus 2024 2 2 3 Jam
Graha Golf &
The Rosebay,
Surabaya
27 Agustus 2024 2 3 3 Jam
Spazio & Spazio
Tower,
Surabaya
28 Agustus 2024 7 2 3 Jam
Intiland Tower
Surabaya &
Praxis.
Divisi Sekretaris SDG impact: Maximizing Webinar AEI 27 Agustus 2024 1 - 2 Jam
Perusahaan contribution to achieving SDGS Zoom Meeting
Divisi Sekretaris Meningkatkan Transparansi & Webinar AEI 28 Agustus 2024 2 - 2 Jam
Perusahaan Kepercayaan: Assurance Untuk Zoom Meeting
Sustainability Report
Divisi Sekretaris Peran Pelaku Usaha dan Aspek Webinar BEI 26 September 1 - 2 Jam
Perusahaan Hukum dalam Pengembangan 2024
Proyek Karbon di Indonesia Zoom Meeting
Komisaris dan Mendalami Perubahan Iklim Webinar IAPI 02 Oktober 2024 1 - 7 Jam
Komite Audit dan Pasar Karbon: Regulasi, Zoom Meeting
Insentif, dan Strategi Pajak
Karbon di Indonesia
Komisaris, Development Program: Diskusi FGD PT Intiland 29 Oktober 2024 22 8 3 Jam
Direktur, Komite Interaktif Mengenai Carbon Development Tbk Star Room,
Audit, Sekretaris Trading, Sustainable Finance, Intiland Tower,
Perusahaan dan dan Green Financing pada Jakarta
Manajemen Developer dan Industri
Perusahaan Properti
Divisi Sekretaris Webinar Memahami Webinar AEI 29 Oktober 2024 2 - 2 Jam
Perusahaan Sustainability Assurance Zoom Meeting
"SR Assurance Berdasarkan
Standar AA 1000 &
SR Assurance Berdasarkan
ISAE 3000
Divisi Sekretaris Board Governance Forum: Forum KPMG 14 November 2 1 2 Jam
Perusahaan Climate reporting in the Diskusi 2024
financial statements Mori Tower
Jakarta
Direktur dan CEO Networking: Navigating Seminar BEI 26 November 1 1 4 Jam
Divisi Sekretaris Global Market Forces and 2024
Perusahaan Technology Innovation for Raffless Hotel,
Sustainable Business Jakarta
Direktur dan Risk & Governance Summit Seminar OJK 26 November 2 - 7 Jam
Divisi Sekretaris 2024 2024
Perusahaan Hotel
Intercontinental
Pondok Indah,
Jakarta
Divisi Sekretaris Sinergi Emiten Dalam Seminar AEI 13 Desember 1 - 3 Jam
Perusahaan Membangun Pertumbuhan 2024
Ekonomi Berkelanjutan Main Hall BEI,
Jakarta
PT Intiland Development Tbk 33 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 35
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
Penilaian Risiko Atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan
[POJK E.3] [GRI 3-3, 205-1, 205-2, 205-3]
Perseroan memahami risiko sebagai konsekuensi atau Kepala Daerah serentak pada triwulan keempat
ketidakpastian yang dapat timbul dari suatu proses menyebabkan sebagian konsumen properti memilih
yang sedang berlangsung maupun peristiwa di masa untuk menunda keputusan pembelian dan investasi.
mendatang yang berpotensi menimbulkan kerugian. Meskipun kondisi politik dan perekonomian tidak
Perseroan menerapkan manajemen risiko sebagai terlalu kondusif, namun terdapat sinyalemen
bagian dari upaya pengendalian internal guna pertumbuhan positif yang salah satunya ditopang
mengurangi dampak negatif terhadap bisnis oleh kebijakan insentif Pajak Pertambahan Nilai
perusahaan. Proses manajemen risiko yang Ditanggung Pemerintah (PPNDTP). Insentif ini
diterapkan mencakup identifikasi potensi risiko, terbukti secara efektif memberikan kemudahan
pengukuran tingkat risiko berdasarkan dampak serta kepada Masyarakat untuk melakukan transaksi
probabilitas kejadian, penerapan strategi mitigasi pembelian dan investasi properti.
untuk mengurangi potensi kerugian, serta evaluasi
berkala terhadap efektivitas langkah mitigasi yang Sebagai bentuk upaya mitigasi, unit Manajemen
telah dilakukan. Risiko Perseroan menerapkan pendekatan
pengelolaan risiko secara komprehensif pada semua
Perseroan telah menyusun Piagam Manajemen Risiko aspek organisasi termasuk pada pengembangan
sebagai pedoman utama dalam mengidentifikasi, proyek-proyek yang terbagi ke dalam segmen
mengukur, mengelola, melaporkan, dan pengembangan mixed-use dan high-rise, perumahan,
mengendalikan risiko secara sistematis dan kawasan industri, dan properti investasi. Proses
terintegrasi. Piagam ini berfungsi sebagai landasan mitigasi risiko diljalankan secara menyeluruh dari
dan panduan bagi manajemen dalam melindungi tahapan perencanaan, akuisisi lahan, pembangunan,
kepentingan Perusahaan serta memastikan bahwa pemasaran dan penjualan, serah terima unit, hingga
manajemen risiko diterapkan secara efektif pada pengelolaan properti. Langkah ini bertujuan untuk
seluruh aspek operasional. Piagam Manajemen Risiko memastikan operasional usaha berjalan dengan
juga menjadi acuan dalam penerapan sistem kontrol optimal dan mampu beradaptasi dalam berbagai
internal secara terpadu yang menjadikannya bagian kondisi pasar. Perseroan menyampaikan informasi
penting dari tata kelola perusahaan. Untuk informasi lebih mendatail terkait manajemen risiko dan
lebih lanjut, silakan mengakses dokumen lengkapnya langkah-langkah mitigasinya pada Laporan Tahunan
melalui tautan berikut : Perseroan.
https://www.intiland.com/id/gcg/
Pada tahun 2024, sektor properti masih menghadapi
tantangan cukup berat. Dilaksanakannya pesta
demokrasi melalui pemilihan umum Presiden dan
wakil presiden serta anggota Dewan Perwakilan
Rakyat pada triwulan pertama dan pemilihan
The Rosebay
PT Intiland Development Tbk 34 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 36
Membuka Potensi Melalui Inisiatif Baru
Kebijakan Perusahaan dan Fungsi Pengawasan
Direksi, Dewan Komisaris, dan Komite Perusahaan bertanggung jawab dalam memastikan bahwa penerapan
kebijakan Perusahaan sesuai dengan peraturan dan ketentuan hukum yang berlaku. Direksi dan Dewan
Komisaris memiliki peran sentral dalam meninjau serta menyetujui seluruh kebijakan dan strategi di tingkat
korporat maupun pada proyek-proyek untuk memastikan keselarasannya dengan aspek kepatuhan terhadap
regulasi.
Bagi anggota baru Direksi, Dewan Komisaris, dan Komite, Perseroan menyelenggarakan program induksi.
Program ini bertujuan memberikan pemahaman secara komprehensif mengenai pasar modal, regulasi
perusahaan publik, serta kebijakan internal guna memastikan aspek kepatuhan berjalan optimal. Sementara
bagi anggota Direksi, Dewan Komisaris, dan Komite yang telah menjabat sebelumnya, Perusahaan juga
menyelenggarakan program pengembangan kompetensi yang bertujuan sebagai penyegaran dan pembaruan
Kebijakan Anti Korupsi dan Gratifikasi
Intiland memiliki komitmen kuat dalam menerapkan kebijakan anti korupsi sebagai bagian dari penegakan
prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik. Kebijakan ini tertuang di dalam Kode Etik dan Pakta Integritas yang
wajib dipahami dan diterapkan oleh seluruh pemangku kepentingan, termasuk karyawan dan mitra bisnis.
Pakta Integritas secara khusus mengatur larangan terhadap praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) serta
kebijakan gratifikasi. Perseroan secara tegas melarang seluruh karyawan dan pihak ketiga menerima, meminta,
atau memberikan keuntungan dalam bentuk apa pun yang dapat memengaruhi objektivitas dan
profesionalisme dalam pengambilan keputusan. Segala bentuk gratifikasi yang melanggar kebijakan
perusahaan dilaporkan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Sebagai upaya untuk memastikan kepatuhan terhadap kebijakan ini, Perseroan menerapkan sanksi tegas bagi
individu yang terbukti terlibat dalam praktik korupsi dan gratifikasi. Sanksi yang diberikan dapat berupa
pemutusan hubungan kerja atau kontrak secara tidak hormat, serta tindakan hukum jika diperlukan.
Perusahaan telah secara aktif mengedukasi karyawan dan mitra bisnis mengenai kebijakan anti korupsi melalui
sosialisasi dan pelatihan berkala guna membangun budaya bisnis yang bersih dan berintegritas. Upaya lainnya
yakni dengan menginformasikan kebijakan gratifikasi tersebut kepada pihak ketiga yang akan menjalin
kerjasama. Seluruh pihak wajib mendukung komitmen ini dengan cara memahami, menyetujui, dan
menandatangani Pakta Integritas tersebut.
Kebijakan Pelaporan Pelanggaran
Kebijakan Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing) merupakan wujud kongkrit komitmen Intiland dalam
menerapkan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik. Segala bentuk penyimpangan terhadap kebijakan
perusahaan, baik yang dilakukan secara individu maupun kelompok, dengan tujuan memperoleh keuntungan
pribadi atau kelompok yang berpotensi merugikan perusahaan, dikategorikan sebagai pelanggaran. Sistem
Pelaporan Pelanggaran menjadi salah satu elemen utama dalam menjaga serta meningkatkan transparansi
perusahaan, sekaligus berperan dalam mencegah dan memberantas praktik yang dapat merugikan operasional
maupun reputasi perusahaan.
Intiland memberikan keleluasaan bagi seluruh pemangku kepentingan, baik dari lingkungan internal maupun
eksternal, untuk melaporkan setiap indikasi kecurangan, pelanggaran, atau ketidakpatuhan yang dapat
berdampak negatif terhadap perusahaan, baik dari sisi finansial maupun non-finansial. Untuk memfasilitasi
proses ini, perusahaan telah menyediakan mekanisme pelaporan melalui Sistem Pelaporan Pelanggaran
(Whistleblowing System) yang dapat diakses melalui saluran komunikasi khusus, seperti email dan nomor
telepon. Kepala Audit Internal bertanggung jawab dalam memastikan bahwa setiap laporan yang diterima
melalui sistem tersebut ditindaklanjuti dengan baik dan diselesaikan secara transparan. Mekanisme ini
merupakan bentuk langkah pencegahan dan pengawasan yang menjadi bagian dari komitmen penting
Perseroan dalam menjaga transparansi dan memastikan praktik bisnis yang bersih serta beretika di seluruh lini
operasional. Untuk informasi lebih lengkap mengenai kebijakan ini, silakan merujuk pada Laporan Tahunan kami
atau mengunjungi situs web resmi perusahaan.
PT Intiland Development Tbk 35 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 37
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
Kebijakan Komunikasi
Intiland berkomitmen untuk senantiasa menyediakan informasi terkait kondisi dan dinamika Perusahaan
kepada seluruh Pemangku Kepentingan. Kebijakan ini menjadi wujud tanggung jawab Perseroan dalam
menerapkan prinsip kesetaraan dan keadilan bagi para Pemangku Kepentingan. Sebagai sumber informasi
utama, Perseroan secara rutin memperbarui berbagai kanal informasi, termasuk situs web resmi
(www.intiland.com). Pembaruan informasi pada situs web dilakukan secara berkala dan berkesinambungan
guna mendukung pelaksanaan tata kelola perusahaan yang baik sesuai dengan ketentuan OJK serta mengikuti
perkembangan dan kebutuhan masyarakat.
Pelaksanaan program dan aktivitas komunikasi Perseroan, dilakukan melalui beberapa divisi dan departemen,
yaitu meliputi:
a. Sekretaris Perusahaan bertanggung jawab sebagai penghubung utama antara Perseroan sebagai
perusahaan publik dengan para pemangku kepentingan, termasuk kepada pihak otoritas pasar modal.
b. Hubungan dengan investor dijalankan oleh divisi Manajemen Modal dan Investasi yang salah satunya
menjalankan fungsi hubungan investor.
c. Hubungan dengan konsumen dijalankan oleh bagian Pengelolaan Hubungan Konsumen di bawah divisi
Pemasaran Korporat.
d. Komunikasi Korporat bertanggung jawab terhadap pelaksanaan komunikasi internal dengan bekerja sama
dengan divisi Human Capital dan menjalankan aktivitas komunikasi eksternal, salah satunya adalah
hubungan dengan media
Hubungan Dengan Pemangku Kepentingan [POJK E.4] [GRI 2-29]
Perseroan telah secara aktif melibatkan para pemangku kepentingan melalui berbagai saluran dan inisiatif
komunikasi perusahaan. Upaya ini mencakup penyampaian informasi terbaru mengenai kinerja serta
perkembangan perusahaan melalui beragam media, seperti laporan tahunan, laporan triwulanan, dan siaran
pers yang dipublikasikan secara rutin di situs web resmi. Selain itu, Perseroan juga menjaga komunikasi yang
terbuka dan responsif untuk memahami lebih dalam kebutuhan serta ekspektasi para pemangku kepentingan,
sekaligus mendorong keterlibatan mereka dalam kegiatan bisnis Perusahaan. Bagi Intiland, transparansi
menjadi prinsip dan sekaligus nilai fundamental yang diterapkan dalam setiap interaksi dengan pemangku
kepentingan.
Perseroan telah mengidentifikasi kelompok pemangku kepentingan yang memiliki peran krusial dalam
operasional bisnis. Pada tahun 2024, terdapat tujuh kelompok utama yang dianalisis, dengan jumlah yang tetap
konsisten dibandingkan tahun sebelumnya.
Pemangku Kepentingan
Perhatian Utama Metode Keterlibatan
Utama
1. Karyawan • Profitabilitas. • Intiland Town Hall Meetings.
• Struktur organisasi dengan deskripsi • Forum GM.
pekerjaan dan tanggung jawab yang • Learning Corner.
jelas. • Leader’s Journey.
• Penilaian kinerja yang adil. • My Stage, I’m Possible.
• Stabilitas perusahaan. • GLADIS (Global Learning and
• Kepuasan pelanggan. Development Information System).
• Program pensiun. • NEST (Newton Enhancing, Sharing
• Penghargaan. and Transforming), komunikasi
• Kesehatan dan keselamatan kerja. perusahaan antar karyawan untuk
• Lingkungan kerja yang nyaman. berbagi pengetahuan.
• Kesetaraan gender (kesempatan, • E-newsletter Corin, media informasi
remunerasi, tidak ada diskriminasi). untuk karyawan terkait update
• Mekanisme komunikasi dengan informasi pencapaian perusahaan
pelanggan. guna menumbuhkan rasa bangga
• Kesesuaian kompetensi dengan dan rasa memiliki.
pekerjaan yang diberikan. • Survei keterlibatan karyawan.
• Program pelatihan. • Program relawan karyawan.
• Tingkat perputaran karyawan.
• Program rotasi dan mutasi.
PT Intiland Development Tbk 36 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 38
Membuka Potensi Melalui Inisiatif Baru
2. Konsumen • Stabilitas perusahaan. • Kontak pelanggan.
• Kepuasan pelanggan. • Acara rutin pengenalan produk.
• Serah terima tepat waktu. • Surat resmi.
• Kesesuaian spesifikasi yang dijanjikan. • Situs web, media sosial, dan email.
• Kejelasan produk kepada pelanggan. Intiland Circle.
• Komunikasi dengan pelanggan. • Aplikasi dan prosedur
• Produk atau ketentuan pembayaran manajemen pelacakan kerusakan.
yang lebih terjangkau. • Survei.
• Bahan bangunan yang ramah • Kegiatan pemasaran.
kesehatan dan keselamatan. • Aplikasi BAMMS untuk penyewa.
• Desain dan konsep yang
berkelanjutan dan ramah lingkungan.
3. Konsultan, Kontraktor, • Serah-terima tepat waktu. • Intiland Sustainable Guideline.
Pemasok • Kesesuaian spesifikasi yang dijanjikan. • Standar Prosedur Operasional.
• Bahan bangunan yang ramah • Spesifikasi pengadaan.
kesehatan dan keselamatan. • Kesepakatan kerahasiaan.
• Desain dan konsep yang berkelanjutan • Kesepakatan integritas.
dan ramah lingkungan. • Tinjauan teknis.
• Evaluasi vendor berdasarkan kriteria • Inspeksi rutin dan penilaian risiko.
ESG. • Evaluasi vendor.
• Kesehatan dan keselamatan kerja.
• Pengelolaan limbah dan air limbah.
• Pembayaran kepada vendor.
4. Investor dan Bank • Profitabilitas. • Rapat Umum Pemegang Saham
• Stabilitas perusahaan. Tahunan.
• Pembayaran kepada investor. • Laporan Tahunan dan Laporan
• Cadangan lahan. Keberlanjutan.
• Pengumuman kinerja keuangan
triwulan.
• Pengungkapan perusahaan.
• Pertemuan dengan analis & investor.
• Roadshows.
• Konferensi, rapat, dan kunjungan
lokasi.
• Situs web perusahaan dan platform
media sosial.
• Intiland Investor Updates.
• Tanggapan yang ketepatan waktu
terhadap permintaan lembaga
pemeringkat dan analis.
5. Komunitas • Strategi keberlanjutan. • Program dan kegiatan
• Keterlibatan pemangku kepentingan. pengembangan masyarakat.
• Sistem pelaporan pelanggaran. • Partisipasi dalam GBCI.
• Dukungan kegiatan warga. • Partisipasi dalam konferensi / forum.
• Pengembangan masyarakat setempat. • Konsultasi dan diskusi dengan
• Perekrutan karyawan lokal. akademisi, LSM, atau asosiasi.
• Investasi masyarakat. • Laporan tahunan.
• Situs web perusahaan dan platform
media sosial.
• Iklan.
• Bantuan dan donasi
6. Media • Strategi pertumbuhan. • Laporan tahunan.
• Kinerja dan pembaruan perusahaan. • Pengungkapan informasi
• Pengembangan produk baru. perusahaan.
• Rencana pengembangan di masa • Siaran pers.
depan. • Konferensi pers.
• Diversifikasi dan inovasi pasar. • Wawancara media dan kunjungan
• Teknologi ramah lingkungan. proyek.
• Diskusi kelompok media.
• Situs web perusahaan dan platform
media sosial.
• Tangapan tepat waktu terhadap
permintaan media.
PT Intiland Development Tbk 37 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 39
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
7. Regulator • Lisensi dan izin. • Perwakilan senior pada
• Pembayaran pajak. kepengurusan berbagai organisasi.
• Pemenuhan kewajiban peraturan • Partisipasi dalam konsultasi dan
perundang-undangan. dialog dengan regulator.
• Upah dan tunjangan untuk karyawan.
Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan [POJK E.5] [GRI 2-18]
Perseroan memahami penerapan prinsip-prinsip keuangan berkelanjutan memiliki manfaat jangka panjang
yang signifikan. Namun dalam tahap penerapannya, masih terdapat sejumlah tantangan yang bisa
menghambat efektivitas dan efisiensi pelaksanaannya. Tantangan-tantangan tersebut muncul baik dari aspek
pemahaman, kapabilitas teknis, maupun kepercayaan pemangku kepentingan. Perseroan merasa perlu untuk
memberikan respon dan strategi yang tepat untuk mengatasi tantangan dan hambatan tersebut. Komitmen ini
penting agar Perseroan dapat memastikan penerapan prinsip keberlanjutan dapat terlaksana dengan efektif
dan memberikan dampak positif secara jangka panjang.
Berikut adalah beberapa tantangan utama yang dihadapi dalam implementasi keuangan berkelanjutan yang
mencakup aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial, serta respon dan inisiatif yang memungkinkan untuk
ditempuh dalam menghadapi kendala-kendala tersebut.
Permasalahan dan Tantangan Respon dan Inisiatif
1. Kompleksitas Regulasi – Peraturan terkait 1. Adaptasi dan Pemantauan Regulasi
keberlanjutan di Indonesia masih dalam tahap a. Proaktif memantau perkembangan regulasi
perkembangan dan berpeluang mengalami keberlanjutan di Indonesia dan wilayah operasional
perubahan. Hal ini menjadi lebih menantang lainnya.
ketika Perusahaan beroperasi di berbagai b. Berkolaborasi dengan regulator, asosiasi industri, dan
wilayah dengan kebijakan yang berbeda-beda pemangku kepentingan lainnya untuk memahami
pada setiap daerah. perubahan kebijakan serta memastikan kepatuhan
yang lebih adaptif.
2. Ketersediaan dan Kualitas Data – Data yang c. Mengembangkan pedoman internal yang fleksibel dan
akurat dan konsisten terkait kinerja ESG masih dapat disesuaikan dengan perubahan peraturan.
relatif terbatas. Selain itu, diperlukan upaya
untuk melakukan standarisasi data di berbagai 2. Meningkatkan Ketersediaan dan Mutu Data ESG
proyek terutama tipologi proyek yang a. Membangun sistem pencatatan dan pelaporan ESG
berbeda-beda. berbasis teknologi untuk meningkatkan akurasi dan
konsistensi data di seluruh proyek.
3. Kurangnya Kesadaran dan Pemahaman yang b. Menerapkan standar pengukuran dan pelaporan ESG
Konsisten – Perbedaan dalam pemahaman yang selaras dengan industri properti dan praktik
mengenai risiko ESG dan dampaknya terhadap global.
operasional Perusahaan di berbagai tingkatan c. Pelatihan bagi tim internal agar mampu mengelola
organisasi dapat menghambat efektivitas dan menganalisis data ESG dengn lebih baik.
strategi penerapan aspek keberlanjutan.
3. Meningkatkan Kesadaran dan Pemahaman tentang ESG
4. Keterbatasan Finansial – Implementasi strategi a. Melakukan edukasi dan pelatihan berkala bagi
ESG yang nyata membutuhkan investasi awal karyawan mengenai risiko ESG serta dampaknya
yang signifikan, baik dalam bentuk teknologi, terhadap operasional bisnis.
infrastruktur, maupun pengembangan sumber b. Mengintegrasikan aspek keberlanjutan ke dalam
daya manusia, yang dapat menjadi kendala bagi budaya Perusahaan melalui berbagai inisiatif, seperti
perusahaan. sesi diskusi, workshop, dan kampanye kesadaran
5. Tantangan dalam Manajemen Rantai Pasok – internal.
Melibatkan berbagai sub-kontraktor dan 4. Mengoptimalkan Pendanaan untuk Implementasi ESG
pemasok dalam rantai pasokan menambah a. Menjajaki alternatif sumber pendanaan
kompleksitas dalam memastikan kepatuhan berkelanjutan, seperti greenbonds, green financing,
terhadap standar ESG yang telah ditetapkan. sustainable loans, atau insentif keuangan dari
pemerintah dan lembaga keuangan.
b. Mengoptimalkan efisiensi operasional guna
mengalokasikan sebagian dana untuk investasi ESG
tanpa membebani keuangan perusahaan.
c. Berkolaborasi dengan organisasi eksternal untuk
mendukung inisiatif ESG dengan skema pendanaan
bersama.
PT Intiland Development Tbk 38 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 40
Membuka Potensi Melalui Inisiatif Baru
5. Meningkatkan Kepatuhan Rantai Pasok terhadap ESG
a. Mengembangkan kebijakan dan standar ESG yang
jelas bagi subkontraktor dan pemasok, termasuk
mekanisme audit dan evaluasi kepatuhan secara
berkala.
b. Mendorong pemasok untuk menerapkan praktik bisnis
berkelanjutan melalui program pelatihan dan
pendampingan.
Perseroan memastikan agar prinsip-prinsip keberlanjutan tidak hanya untuk memenuhi aspek kepatuhan,
tetapi juga menjadi bagian integral dari model bisnis yang berdaya tahan dan berorientasi masa depan. Melalui
peningkatan regulasi, penguatan data ESG, edukasi internal, optimalisasi pendanaan, serta manajemen rantai
pasok yang lebih bertanggung jawab, Perusahaan dapat menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh
pemangku kepentingan. Dengan komitmen yang kuat dan inisiatif yang berkelanjutan, kami yakin bahwa
keberlanjutan akan menjadi pilar utama dalam pertumbuhan bisnis yang inklusif dan berdampak positif bagi
lingkungan serta masyarakat.
Spazio Tower
PT Intiland Development Tbk 39 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 41
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
PT Intiland Development Tbk 40 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 42
Membuka Potensi Melalui Inisiatif Baru
Bab 6 Kinerja Keberlanjutan
COVER IMAGE
HERE
PT Intiland Development Tbk 41 Laporan Keberlanjutan 22024
Page 43
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan [POJK F.1] [GRI 2-22]
Intiland berkomitmen membangun budaya keberlanjutan yang menyeluruh di dalam Perusahaan, seperti pada
aspek bisnis dan operasional serta pengelolaan sumber daya manusia. Kami meyakini bahwa keberlanjutan
harus menjadi nilai utama yang diinternalisasikan dalam setiap proses kerja, mulai dari kebijakan perusahaan
hingga perilaku individu dalam organisasi.
Berbagai program dan inisiatif dijalankan untuk memastikan bahwa seluruh karyawan memahami dan
berkontribusi dalam mewujudkan tujuan keberlanjutan Perusahaan. Dalam membangun budaya keberlanjutan,
kami mengadopsi pendekatan yang terstruktur dan berkesinambungan. Berbagai pelatihan dan sosialisasi juga
dilakukan secara rutin untuk meningkatkan kesadaran karyawan mengenai keberlanjutan, termasuk dalam
aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG).
Pengembangan Hubungan Industrial
VISI & MISI
Strategi Proses Layanan
Organisasi Perekrutan & Manfaat & Hadiah
Pengelolaan Pemilihan Pengelolaan
NILAI Budaya Perfoma Penghentian
Pengelolaan Pengelolaan
Kompetensi Manajemen
Pengelolaan Pembelajaran
STRATEGI Manajemen
Talenta
Manajemen
Karir Hasil Bisnis
Di Intiland, kami menempatkan sumber daya manusia dan tanggung jawab dalam menciptakan dampak
(SDM) sebagai aset utama dalam mewujudkan positif bagi lingkungan dan komunitas sekitar.
visi, misi, dan tujuan Perusahaan. Upaya tersebut Melalui kesinambungan inisiatif ini, Intiland terus
dijalankan dengan mengoptimalkan potensi SDM memperkuat budaya keberlanjutan sebagai fondasi
selaras dengan prinsip keberlanjutan menjadi suatu utama dalam menjalankan bisnis dan membangun
keharusan. Kami menerapkan strategi pengelolaan masa depan yang lebih baik.
SDM yang terintegrasi, mulai dari perencanaan
organisasi yang strategis, penguatan budaya
perusahaan, hingga pengembangan kompetensi
secara berkelanjutan. Proses ini mencakup seluruh
siklus kerja, dari tahapan rekrutmen hingga
perencanaan karir jangka panjang. Kami memberikan
perhatian serta investasi yang optimal pada
pengelolaan SDM serta memastikan bahwa setiap
karyawan dapat menjadi motor penggerak utama
dalam menjaga pertumbuhan dan keberlanjutan
bisnis.
Sebagai bagian dari sistem pengelolaan SDM
yang berkelanjutan, Perseroan memastikan
bahwa nilai-nilai keberlanjutan tertanam dalam
strategi pengembangan karyawan, mulai dari
rekrutmen, pelatihan, hingga perencanaan suksesi.
Setiap individu di dalam organisasi dipastikan
memiliki kompetensi yang sesuai dengan
kebutuhan bisnis dan juga mempunyai kesadaran
PT Intiland Development Tbk 42 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 44
Membuka Potensi Melalui Inisiatif Baru
Pengembangan SDM di tahun 2024 berfokus perencanaan suksesi untuk posisi kunci, memastikan
pada enam area strategis yang dirancang untuk kesinambungan kepemimpinan melalui identifikasi
memastikan keberlanjutan bisnis dan peningkatan serta pengembangan talenta yang memiliki potensi
kinerja Perusahaan. Pengembangan pemimpin untuk menduduki peran strategis di masa depan.
dan manajemen menjadi prioritas utama dalam
membentuk kepemimpinan yang visioner dan Dalam aspek manajemen karir, Perusahaan
adaptif, memastikan bahwa setiap individu yang menyediakan jalur pengembangan yang jelas bagi
berada dalam posisi strategis memiliki keterampilan setiap individu, memungkinkan mereka untuk
yang dibutuhkan untuk menghadapi dinamika bisnis. tumbuh dan berkontribusi secara maksimal. Terakhir,
Internalisasi nilai-nilai perusahaan juga menjadi kami menaruh perhatian besar pada keterlibatan
bagian penting dalam membangun budaya kerja karyawan, menciptakan lingkungan kerja yang
yang solid, di mana setiap karyawan memahami inklusif dan kolaboratif agar setiap individu merasa
dan menerapkan prinsip dan nilai Perusahaan dalam dihargai serta termotivasi untuk memberikan kinerja
setiap aktivitasnya. terbaiknya. Melalui fokus strategis ini, Intiland
berkomitmen untuk membangun SDM yang tangguh,
Sejalan dengan perkembangan teknologi, kami inovatif, dan siap menghadapi tantangan industri di
terus memperkuat SDM berbasis TI dengan masa mendatang.
mengadopsi sistem digital dalam berbagai aspek
operasional guna meningkatkan efisiensi dan
efektivitas kerja. Perseroan sekaligus menjalankan.
Regatta
PT Intiland Development Tbk 43 Laporan Keberlanjutan 2 024
Page 45
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
Kinerja Ekonomi
[POJK F.2, F.3] [GRI 3-3, 201-1, 203-1, 203-2]
Berdasarkan laporan keuangan auditan yang Rincian Pendapatan
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, Perseroan
membukukan pendapatan usaha sebesar Rp2.553 Pendapatan dari pengembangan menyumbang
miliar, jumlah ini mengalami penurunan sebesar Rp1.670 miliar pada tahun 2024, atau menurun
Rp1.353 miliar atau 34,65% dibandingkan tahun 46,75% dari Rp3.136 miliar pada tahun 2023.
2023. Penurunan ini terutama disebabkan oleh Sebaliknya, pendapatan berulang menghasilkan
berkurangnya pengakuan pendapatan dari aktivitas Rp884 miliar pada tahun 2024, atau meningkat
pengembangan, khususnya di sektor Mixed-Use & 14,58% dari Rp771 miliar pada tahun 2023.
High-Rise, terutama proyek Fifty Seven Promenade
yang telah selesai dibangun pada akhir 2022. Puncak Pendapatan berulang yang berasal dari segmen
periode serah terima unit (BAST) terjadi pada tahun properti investasi tercatat menjadi kontributor
2023, sehingga nilai pengakuan pendapatan pada pendapatan usaha terbesar di tahun 2024 yakni
tahun tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan mencapai 34,61%. Kontributor pendapatan
dengan tahun 2024. usaha terbesar berikutnya berasal dari segmen
pengembangan kawasan perumahan sebesar Rp659
Kinerja profitabilitas Perseroan di tahun 2024 miliar atau 25,83%, segmen kawasan industri sebesar
mengalami penurunan. Hal tersebut terlihat dari Rp638 miliar atau 25,00%, dan segmen mixed-use &
perolehan laba tahun berjalan tahun 2024 sebesar
Rp264 miliar, atau mengalami penurunan 65,19% high-rise sebesar Rp372 miliar atau 14,56%.
dibandingkan dengan Rp758 miliar pada tahun 2023.
Kinerja Penjualan
Kas yang diterima dari aktivitas operasional pada
tahun 2024 mengalami peningkatan sebesar Rp258 Kinerja penjualan atau marketing sales tahun 2024
miliar. Peningkatan ini terutama didorong oleh: tercatat sebesar Rp1.639 miliar, meningkat 72,4%
dibandingkan dengan Rp950,8 miliar pada 2023.
• Kenaikan penerimaan dari pelanggan sebesar Pencapaian tersebut setara 82,0% dari target
Rp159 miliar. marketing sales tahun 2024 sebesar Rp2,0 triliun.
Kontributor utama berasal dari penjualan di segmen
• Penurunan pembayaran kepada pemasok dan kawasan perumahan sebesar Rp878,9 miliar, yang
kontraktor sebesar Rp97 miliar. terutama berasal dari penjualan lahan komersial di
Graha Famili, Amesta Living, 1Park Homes, Talaga
Bestari dan Brezza. Pengembangan kawasan industri
mencatatkan marketing sales sebesar Rp567,0 miliar
yang bersumber dari penjualan kavling industri di
Batang Industrial Park dan unit pergudangan di
PT Intiland Development Tbk 44 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 46
Membuka Potensi Melalui Inisiatif Baru
Aeropolis Technopark. Segmen mixed-use & high-rise Terakhir, Perseroan terus fokus memperkuat
menghasilkan marketing sales sebesar Rp193,2 miliar manajemen layanan pelanggan atau customer
yang terutama berasal dari Regatta, SQ Res, Aeropolis, relationship management (CRM). Meningkatkan mutu
1Park Avenue, Spazio dan The Rosebay. layanan kepada pelanggan potensial memberikan
pengalaman yang personal dan menyeluruh dalam
Pemanfaatan kekuatan digital menjadi salah proses pembelian properti. Melalui langkah ini,
satu strategi pemasaran penting dengan Perseroan dapat membangun kepercayaan dan
meningkatkan kehadiran secara daring. Melalui mendapatkan loyalitas yang kuat dari para konsumen.
pemanfaatan platform-platform digital terkemuka,
mengoptimalkan media sosial, dan memperluas Seluruh strategi yang diterapkan ini sejalan dengan
jaringan digital, membantu Perseroan untuk upaya meningkatkan kompetensi dan kapasitas tim
menjangkau lebih banyak audiens potensial dan penjualan dan pemasaran internal serta para mitra
meningkatkan interaksi dengan calon konsumen. agen penjual. Melalui strategi dan model pemasaran
Menjaga dan mempertahankan tingkat okupansi, yang terarah, Perseroan menapaki tahun 2025
khususnya bagi gedung perkantoran dan dengan lebih optimis di tengah kondisi pasar properti
komersial sewa turut menjadi langkah penting yang masih penuh tantangan.
di tahun 2024. Perseroan menerapkan strategi
retensi pelanggan untuk mempertahankan
tingkat okupansi gedung perkantoran, baik lease
maupun strata title di angka minimum 85 persen.
Nilai Ekonomi yang Dihasilkan
(dalam jutaan Rupiah)
Deskripsi 2024 2023 2022*
Pendapatan Konsolidasi 2.553.285 3.906.828 3.148.755
Laba Bersih 263.852 758.028 191.968
Nilai Ekonomi yang Didistribusikan
(dalam jutaan Rupiah)
Deskripsi 2024 2023 2022
1.804.159 2.344.133 1.936.399
294.895 292.224 243.130
359.417 389.477 408.134
PT Intiland Development Tbk 45 Laporan Keberlanjutan 2 024
Page 47
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
143.234 95.867 67.194
1.091 630 343
Nilai Ekonomi yang Dipertahankan
(dalam jutaan Rupiah)
Deskripsi 2024 2023 2022*
263.852 758.028 191.968
263.852 758.028 191.968
* Beberapa akun tertentu dalam laporan keuangan konsolidasian tahun 2022 telah direklasifikasi agar sesuai dengan penyajian laporan
keuangan konsolidasian tahun 2023. Laporan keuangan konsolidasian PT Intiland Development Tbk dan entitas anak untuk periode 31 De-
sember 2024, 2023 dan 2022 telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris, anggota independen dari Moore Global Network
Limited, dengan pendapat wajar dalam semua hal yang material, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
** Tidak termasuk alokasi dana untuk membangun fasilitas umum dan sosial sebagaimana dipersyaratkan dalam perizinan.
Perbandingan Target dan Realisasi Kinerja Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
Marketing Sales Pendapatan Usaha Laba Tahun Berjalan
Tahun
Target Realisasi Target Realisasi Target Realisasi
2024 2.003 1.639 3.075 2.553 141 264
2023 2.385 951 5.096 3.906 1.027 758
2022 2.408 1.082 5.820 3.148 1.433 192
PT Intiland Development Tbk 46 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 48
Membuka Potensi Melalui Inisiatif Baru
Kinerja Lingkungan Hidup
Biaya Lingkungan Hidup [POJK F.4]
Perusahaan berkomitmen menjalankan operasional usaha yang bertanggung jawab terhadap aspek lingkungan
sebagai bagian dari upaya keberlanjutan. Sebagai wujud nyata dari komitmen ini, di tahun 2024, Perseroan
mengalokasikan dana sebesar Rp84.613.400 untuk berbagai program tanggung jawab sosial berbasis
lingkungan. Dana tersebut digunakan untuk mendukung inisiatif seperti penghijauan, pengelolaan sampah,
serta edukasi lingkungan bagi masyarakat. Perseroan tidak hanya berusaha meminimalkan dampak lingkungan
dari kegiatan operasionalnya namun juga berkontribusi secara positif dalam menciptakan ekosistem yang lebih
sehat dan berkelanjutan bagi generasi mendatang. sales sebesar Rp193,2 miliar yang terutama berasal dari
Regatta, SQ Res, Aeropolis, 1Park Avenue, Spazio dan The Rosebay.
Aksi Nyata Pengelolaan Lingkungan Intiland
Jalur Inovatif Menuju Keberlanjutan Lingkungan
Hasil KTT Perubahan Iklim PBB atau Conferrence of the Parties ke-29 (COP29) menyoroti peran sektor bangunan
dalam menghadapi tantangan iklim, dengan mengakui inisiatif seperti Intergovernmental Council for Buildings
and Climate (ICBC) dan National Circularity Assessment Framework. Dengan kontribusi sekitar 40% terhadap
emisi global yang berkaitan dengan energi, sektor konstruksi menjadi salah satu prioritas utama dalam upaya
dekarbonisasi. Pentingnya penerapan desain sirkular, penguatan resiliensi perkotaan, serta pembangunan yang
rendah karbon menjadi semakin mendesak.
Fokus ini sejalan dengan Indonesia’s Enhanced Nationally Determined Contribution (ENDC) Roadmap, yang
bertujuan untuk mengurangi emisi sebesar 31,89% pada tahun 2030—atau 43,2% dengan dukungan
internasional—melalui strategi seperti konstruksi hemat energi, adopsi energi terbarukan, dan pengelolaan
limbah berkelanjutan. Dengan mendorong para pemangku kepentingan di sektor real estat untuk menerapkan
pendekatan ini, ENDC mendukung baik tujuan iklim global maupun agenda pembangunan nasional Indonesia.
Bagi Intiland, seruan global ini selaras dengan komitmen kami terhadap keberlanjutan sebagai tanggung jawab
utama. Berlandaskan pada prinsip-prinsip utama - Hidup Sehat, Kualitas, dan Kontribusi pada Kota - kami
memprioritaskan pengembangan bangunan yang hemat energi, tangguh, dan memiliki desain yang mampu
mendukung kesejahteraan masyarakat. Melalui penerapan praktik-praktik pembangunan berkelanjutan, seperti
prinsip-prinsip desain pasif dan penggunaan sumber daya yang optimal, Intiland berusaha untuk meminimalkan
jejak lingkungan dari aktivitas pengembangan yang kami lakukan, seiring komitmen untuk memberikan nilai
kepada para pemangku kepentingan.
PT Intiland Development Tbk 47 Laporan Keberlanjutan 2 024
Page 49
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
Perseroan terus mendorong keberlanjutan dengan mengintegrasikan pendekatan ramah lingkungan ke dalam
rantai operasional, sehingga mendorong kontribusi nyata yang berarti dalam pengembangan perkotaan. Sejalan
dengan visi global COP29 dan Indonesia’s Enhanced Nationally Determined Contribution (ENDC) Roadmap, Intiland
berfokus pada pengurangan emisi dan peningkatan ketahanan, sekaligus meminimalkan dampak lingkungan.
Upaya ini tidak hanya menjawab tantangan iklim yang mendesak tetapi juga mendukung keberlanjutan jangka
panjang. Dengan mengadopsi pendekatan strategis untuk masa depan seperti penerapan prinsip desain pasif
dan optimalisasi material, Intiland menciptakan pengembangan yang fungsional serta ramah lingkungan.
Performa Bangunan Intiland
Perseroan selalu memantau dan meningkatkan Perubahan tipologi juga terjadi di proyek Aeropolis
kinerja properti-properti yang dikembangkan sebagai yang areanya terbagi untuk apartemen dan hotel.
upaya untuk mengurangi dampak lingkungan. Di Adanya pemisahan tipologi ini menyebabkan,
laporan tahun 2024, Perseroan menambah jumlah luasan area apartemen mengalami pengurangan
properti yang dilaporkan menjadi sebanyak dua karena sebagian dialokasikan untuk hotel. Total luas
belas (12) proyek properti di Jakarta dan Surabaya. lantai bangunan (GFA) tetap tidak berubah, karena
Terdapat penambahan lima properti baru yang hanya dibedakan ke dalam dua jenis properti yang
meliputi Regatta dan Fifty Seven Promenade yang berbeda. Pemisahan tipologi secara jelas mendukung
berlokasi di Jakarta, serta Spazio, Spazio Tower, dan konsistensi analisis data dan pemahaman yang lebih
Praxis di Surabaya. Penambahan properti-properti mendalam mengenai kinerja serta karakteristik
ini melengkapi portofolio properti-properti pada setiap jenis bangunan. Pendekatan ini memberikan
laporkan sebelumnya meliputi Intiland Tower Jakarta, pandangan yang lebih komprehensif mengenai
South Quarter, 1Park Avenue, Aeropolis, Intiland Tower dampak lingkungan serta mendukung para
Surabaya, Graha Golf, dan The Rosebay. Perluasan pengelola gedung dalam mengambil keputusan
laporan juga mencakup tipe bangunan yang lebih yang tepat untuk perencanaan dan perbaikan secara
beragam terdiri dari perkantoran & ritel, apartemen, keberlanjutan.
komersial, hotel, dan pusat data.
Perseroan menjalankan proses keterlibatan pemangku
kepentingan secara menyeluruh, melalui pertemuan
dengan administrator, tim teknis bangunan,
pimpinan proyek, dan pengelola gedung. Inisiatif
ini juga diperkuat dengan kunjungan langsung ke
seluruh lokasi proyek yang relevan dalam portofolio
kami. Seluruh upaya kolaboratif ini dijalankan untuk
memastikan keakuratan dan kredibilitas informasi
yang disampaikan dalam laporan ini.
Kami telah meningkatkan metodologi dengan
memasukkan aspek yang lebih rinci dari setiap area
properti yang dilaporkan, mencakup area publik dan
area operasional yang spesifik seperti komersial,
hotel, dan pusat data. Perseroan juga memasukan
satu area tambahan dalam lingkup South Quarter
yaitu SQ Dome yang menjadi bagian dari kategori
area komersial, bersamaan dengan area perkantoran
& ritel. Seiring dengan adanya perubahan lingkup
tersebut, maka jumlah cakupan area mengalami
penambahan karena mencakup area komersial;
namun, luas area perkantoran & ritel tetap mengalami
perubahan.
Perubahan tipologi juga terjadi di Intiland Tower
Surabaya yang kini memiliki fungsi area yang
berbeda-beda yaitu perkantoran & ritel serta pusat
data. Seiring dengan pemisahan tipologi tersebut,
maka luasan area perkantoran & ritel mengalami
pengurangan karena sebagian teralokasi untuk pusat
data. Meskipun ada penambahan tipologi, jumlah
luas lantai bangunan (GFA) tetap sama.
PT Intiland Development Tbk 48 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 50
Membuka Potensi Melalui Inisiatif Baru
No Nama Properti Tipologi Lokasi Total Area (m2)
Kantor dan Retail 120.916
1 South Quarter Jakarta Selatan 253.101
Komersil 132.185
2 Intiland Tower Jakarta Kantor dan Retail Jakarta Pusat 43.415 43.415
3 1Park Avenue Apartemen Jakarta Selatan 59.024 59.024
Apartemen 102.581
4 Aeropolis Tangerang 109.829
Hotel 7.248
5 Regatta Apartemen Jakarta Utara 85.884 85.884
6 Fifty Seven Promenade Apartemen Jakarta Pusat 109.854 109.854
Kantor dan Retail 17.987
7 Intiland Tower Surabaya Surabaya 19.348
Pusat Data 1.361
8 Graha Golf Apartemen Surabaya 50.002 50.002
9 The Rosebay Apartemen Surabaya 29.283 29.283
10 Spazio Kantor dan Retail Surabaya 38.009 38.009
Spazio Tower Kantor dan Retail 55.407
11 Surabaya 64.450
Whiz Luxe (Spazio Tower) Hotel 9.043
Kantor dan Retail 69.262
12 Praxis Surabaya 95.834
Apartemen 26.572
Restatement: Perubahan Gross Floor Area (GFA) untuk Intiland Tower Jakarta, The Rosebay, and Graha Golf.
Penambahan kelima properti baru dalam laporan ini Di kota Surabaya, sebuah pengembangan kawasan
mencerminkan diversifikasi pengembangan proyek terpadu tercermin dari keberadaan Spazio dan Spazio
Perseroan di wilayah Jakarta dan Surabaya. Di Jakarta Tower. Keduanya menghadirkan kombinasi properti
Utara, Regatta merupakan kompleks hunian tinggi multifungsi yang lengkap meliputi ruang kantor,
tepi laut yang menawarkan pengalaman tinggal ritel, kuliner, serta perhotelan. Praxis yang juga
di hunian yang nyaman dengan pemandangan terletak di Surabaya, melengkapi portofolio dengan
laut yang menenangkan. Di pusat Kawasan bisnis menawarkan konsep mixed-use yang menyatukan
Jakarta, Fifty Seven Promenade menawarkan hunian hunian, perkantoran, dan komersial dalam satu area
apartemen modern dengan beragam fasilitas yang terintegrasi yang mengakomodasi kebutuhan gaya
dirancang untuk mendukung kenyamanan serta gaya hidup perkotaan yang efisien dan saling terhubung.
hidup perkotaan.
Efisiensi Energi untuk Masa Depan
Tren Performa Energi [POJK F6, F7] [GRI 302-1, 302-3, 302-3, 302-4]
Data penggunaan energi yang disajikan mencakup semua energi yang dibutuhkan untuk mengoperasikan dan
memelihara sistem gedung seperti HVAC, pencahayaan, dan sistem operasional lainnya. Data ini merupakan
gabungan dari seluruh total energi listrik yang dikonsumsi oleh masing-masing properti, serta energi yang
disediakan oleh generator diesel cadangan. Grafik berikut ini menggambarkan kinerja penggunaan listrik
properti-properti Intiland selama tiga tahun terakhir.
PT Intiland Development Tbk 49 Laporan Keberlanjutan 2 024
Page 51
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
Total Penggunaan Energi (MWh)
Pusat Data
Hotel
Komersial
Apartemen
Kantor
Restatement: Penyesuaian data listrik Aeropolis tahun 2022 diakibatkan peningkatan akurasi data penggunaan energi.
Meskipun tingkat okupansi bangunan meningkat dan pemasangan lampu jalan tenaga surya. Demikian
berdampak pada naiknya konsumsi energi tahunan, pula dengan properti-properti lainnya seperti Intiland
namun lebih dari 75% properti yang dilaporkan Tower Jakarta, The Rosebay, Intiland Tower Surabaya,
tetap menunjukkan konsumsi energi yang stabil Graha Golf, 1Park Avenue, dan Spazio mengalami
dari tahun 2023 hingga 2024. Tren kenaikan yang sedikit peningkatan konsumsi energi tahunan yang
moderat ini mencerminkan komitmen terhadap disebabkan meningkatnya penggunaan listrik oleh
efisiensi energi, walaupun terdapat faktor yang para pengguna bangunan.
berpotensi meningkatkan konsumsi energi secara
signifikan seperti peningkatan tingkat okupansi Tren konsumsi energi tahunan untuk properti yang
bangunan. Secara keseluruhan, properti dengan baru dilaporkan tahun 2024 menunjukkan pola yang
tipe apartemen serta kantor & ritel secara konsisten bervariasi. Fifty Seven Promenade, Praxis, dan Spazio
mencatat konsumsi energi tertinggi. Hal ini terutama Tower menunjukkan peningkatan signifikan dalam
disebabkan mayoritas properti yang dilaporkan konsumsi energi dari tahun 2022 hingga 2024, yang
masuk ke dalam kategori ini. Sementara itu, properti sebagian besar didorong oleh meningkatnya okupansi
komersial, pusat data, dan hotel mewakili bagian yang secara bertahap. Whiz Luxe Hotel yang merupakan
lebih kecil dari properti yang dilaporkan, sehingga bagian dari Spazio Tower mulai beroperasi pada
kontribusinya terhadap total konsumsi energi relatif tahun 2023. Hal ini menyebabkan lonjakan signifikan
lebih rendah. dalam konsumsi energi dari tahun 2022 ke 2023
seiring dengan beroperasinya hotel tersebut secara
Pada masing-masing properti, South Quarter berhasil penuh. Demikian pula, Praxis juga mulai beroperasi
mencapai kinerja energi yang stabil sejak tahun 2023 penuh pada tahun 2024 sehingga menyebabkan
meskipun tingkat okupansi bangunan meningkat dan peningkatan signifikan dalam konsumsi energi pada
adanya kegiatan komunitas yang rutin dilakukan. tahun tersebut. Adapun Fifty Seven Promenade juga
Aeropolis juga menunjukkan sedikit penurunan dalam mengalami lonjakan tajam dalam konsumsi energi
konsumsi energi dengan menjaga konsumsi energi antara tahun 2023 dan 2024 yang didorong oleh
yang stabil di seluruh bangunannya. Pencapaian ini meningkatnya aktivitas operasional selama periode
ditopang oleh upaya efisiensi berkelanjutan, seperti tersebut.
PT Intiland Development Tbk 50 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 52
Membuka Potensi Melalui Inisiatif Baru
Peningkatan konsumsi energi di properti-properti Sesuai dengan Peraturan Gubernur DKI Jakarta
Perseroan terutama dipengaruhi oleh naiknya tingkat No. 38/2012, Indeks Konsumsi Energi (IKE)
okupansi bangunan dan disertai dengan faktor lain mempertimbangkan berbagai faktor kontekstual,
seperti usia peralatan yang telah menua sehingga termasuk Gross Floor Area (GFA), tingkat okupansi
menurunkan efisiensi operasional. Peningkatan bangunan, dan standar jam operasional untuk
jumlah aktivitas pasca-COVID dan penyelenggaraan memberikan perbandingan kinerja bangunan yang
acara tahunan turut berkontribusi pada meningkatnya lebih akurat. Regulasi ini menetapkan standar
kebutuhan energi. Meskipun dihadapkan pada konsumsi energi untuk bangunan yang dikategorikan
tantangan tersebut, Perseroan telah secara proaktif berdasarkan fungsi spesifik masing-masing.
menerapkan inisiatif-inisiatif pengurangan energi
yang akan dijelaskan pada bagian berikutnya.
Indeks Konsumsi Energi (kWh/m2)
200
187
180
144 Kantor dan Retail
150
129
123
Energy Intensity (kWh/m2)
Apartemen Kantor dan Retail
130
105
Apartemen
93 94
100 Komersil
Komersil
101
Hotel 88 Hotel
50 70
0
2024 2023 2022
Indeks Konsumsi Energi (kWh/m2.tahun)
Tipologi Bangunan Properti
2024 2023 2022
South Quarter 144 137 137
Intiland Tower Jakarta 128 185 184
Intiland Tower Surabaya 293 426 437
Perkantoran
Praxis 38 - -
Spazio 81 83 81
Spazio Tower 94 105 61
1Park Avenue 185 184 180
Aeropolis 134 103 107
Regatta 72 72 67
PT Intiland Development Tbk
Apartemen Fifty Seven Promenade 51 102 160 Laporan Keberlanjutan 2 024
-
Page 53
Spazio Tower 94 105 61
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
1Park Avenue 185 184 180
Aeropolis 134 103 107
Regatta 72 72 67
Apartemen Fifty Seven Promenade 102 160 -
Graha Golf 67 164 164
The Rosebay 71 91 98
Praxis 21 - -
Komersil South Quarter 70 101 88
Spazio Tower (Whiz Luxe) 192 115 -
Hotel
Aeropolis 97 95 94
Pusat Data Intiland Tower Surabaya 497 - -
Grafik indeks konsumsi energi menunjukkan tren antar tipe properti. Sementara itu, Praxis memiliki
intensitas energi pada berbagai tipe properti Intiland intensitas energi yang relatif rendah karena masih
dari tahun 2022 hingga 2024 yang mencerminkan terdapat sejumlah area yang belum ditempati
pengaruh dari tingkat okupansi bangunan, kegiatan walaupun sudah beroperasi secara penuh. Kondisi ini
operasional, dan kebutuhan energi. Pada tahun 2024, menyebabkan konsumsi energi secara keseluruhan
tipologi hotel memiliki intensitas energi tertinggi tetap rendah.
diikuti oleh perkantoran & ritel, sedangkan komersial
memiliki intensitas energi terendah. Secara umum, Adapun Intiland Tower Jakarta, The Rosebay, dan
sebagian besar tipologi menunjukkan penurunan Graha Golf menunjukkan penurunan intensitas
intensitas energi yang positif dari tahun 2023 ke 2024. energi yang signifikan, seiring dengan pembaruan
Pencapaian ini merefleksikan upaya berkelanjutan perhitungan gross floor area yang kini mencakup
dalam optimalisasi energi yang telah dimulai sejak area publik. Penurunan juga terlihat pada Fifty Seven
2023 dan memberikan dampak positif terhadap Promenade yang dipengaruhi oleh meningkatnya
penurunan konsumsi energi pada 2024. okupansi bangunan, sementara total konsumsi energi
secara umum tetap stabil pada tahun 2024.
Tipologi hotel mengalami peningkatan signifikan
dalam intensitas energi pada tahun 2024, terutama
karena pembukaan Whiz Luxe Hotel di Spazio Strategi dan Inisiatif Reduksi Energi
Tower. Meskipun jumlah pengunjung masih terus
meningkat, sebagai properti yang baru beroperasi Strategi pengurangan energi yang dijalankan
tingkat okupansi bangunan tercatat mencapai 100%. Perseroan berfokus pada peningkatan efisiensi
Hal ini disebabkan hotel beroperasi sebagai tenant di energi, pemanfaatan solusi energi terbarukan,
dalam properti Perseroan. Area komersial berasal dari dan optimalisasi operasional bangunan di seluruh
SQ Dome dengan skala aktivitas yang masih terbatas, properti. Beberapa langkah utama mencakup
karena sebagian besar area berfungsi sebagai penggantian sistem pencahayaan ke teknologi LED
restoran dalam kawasan perkantoran. Oleh karena serta penerapan sistem kontrol cerdas seperti sensor
itu, intensitas energi untuk properti komersial tetap gerak dan pengatur waktu untuk pencahayaan dan
relatif rendah. Secara keseluruhan, variasi intensitas pendingin ruangan. Peralatan lama juga secara
energi antartipe properti mencerminkan dinamika bertahap diganti dengan unit yang lebih hemat energi.
konsumsi energi, sekaligus menekankan pentingnya Upaya terpadu ini bertujuan untuk meningkatkan
pemantauan berkelanjutan dan upaya peningkatan kinerja energi, menurunkan tingkat konsumsi, serta
efisiensi mendukung keberlanjutan baik pada properti dengan
tingkat okupansi bangunan tinggi maupun pada
Tahun 2024, perhitungan konsumsi energi untuk kawasan dengan fungsi beragam (mixed-use).
Intiland Tower Surabaya diperbarui dengan
mengelompokkan indeks ke dalam kategori Berikut ini adalah rincian inisiatif pengurangan energi
perkantoran & ritel, sementara pusat data untuk setiap properti sebagai wujud komitmen
dikategorikan secara terpisah karena penggunaan Intiland dalam meningkatkan efisiensi energi dan
energi yang jauh lebih tinggi. Pusat data mencatat mendukung keberlanjutan melalui solusi inovatif dan
intensitas energi tertinggi sebesar 497 kWh/m² per langkah-langkah strategis yang dibutuhkan.
tahun. Oleh sebab itu, pusat data tidak dimasukkan
ke dalam grafik untuk menjaga komparabilitas
PT Intiland Development Tbk 52 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 54
Membuka Potensi Melalui Inisiatif Baru
Properti Inisiatif Saat ini
Spazio dan Spazio Tower Optimalisasi jadwal pengoperasian lampu dan elevator, serta
penyediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU)
untuk kendaraan listrik (EV).
Intiland Tower Surabaya Penggantian AHU (Air Handling Units) yang sudah lama.
Praxis Penggantian lampu TL dengan lampu LED, pemasangan sensor
suara untuk pencahayaan darurat di tangga darurat, serta sensor
gerak untuk pencahayaan balkon.
The Rosebay Penggantian lampu TL dengan pencahayaan LED dan penyediaan
Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU)
Aeropolis Lampu jalan tenaga surya.
1Park Avenue Optimalisasi penggunaan AC dan metode pencahayaan zig-zag
di ramp basement.
Menavigasi Data GRK untuk Keputusan yang Berdampak
Kinerja Emisi Karbon Operasional
Sebagai tanggapan terhadap krisis iklim yang Pada tahun 2024, perhitungan emisi gas rumah
kian mendesak, Intiland percaya pada dampak kaca (GRK) mengacu pada standar internasional
pengurangan emisi karbon secara sistematis. yang diakui secara global, dengan menggunakan
Perseroan berkomitmen untuk memantau, metodologi GHG Protocol untuk emisi cakupan 1,
mengelola, dan meminimalkan dampak lingkungan cakupan 2, dan cakupan 3. Emisi cakupan 1 sebagian
dengan menjaga data lingkungan secara transparan besar berasal dari penggunaan generator yang
dan akurat, serta mengkomunikasikannya kepada dihitung berdasarkan faktor emisi sesuai jenis bahan
para pemangku kepentingan melalui laporan bakar yang mengacu pada data dari Kementerian
keberlanjutan kami. Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik
Indonesia. Emisi cakupan 2 berasal dari konsumsi
Perseroan memahami peran krusial pengurangan listrik bangunan yang dihitung menggunakan faktor
emisi karbon dalam menghadapi tantangan emisi berbasis lokasi dari ESDM. Perseroan juga telah
perubahan iklim. Sumber utama emisi berasal dari memulai perhitungan emisi cakupan 3, khususnya
konsumsi listrik yang dikategorikan sebagai emisi untuk aset sewaan hilir (downstream leased assets)
cakupan 2. Oleh karena itu, strategi mitigasi karbon dan penggunaan produk yang dijual (use of sold
difokuskan secara signifikan pada upaya penurunan products) menggunakan faktor emisi berbasis lokasi
emisi cakupan 2. Secara keseluruhan, emisi cakupan yang dirilis oleh ESDM.
2 menunjukkan tren peningkatan bertahap,
mencerminkan peningkatan konsumsi energi yang Tahun 2024, kami telah menyempurnakan metodologi
dipengaruhi oleh berbagai faktor utama sebagaimana perhitungan emisi cakupan 3 secara terpisah dengan
telah dijelaskan sebelumnya dalam bagian energi. menghitung konsumsi listrik yang kami digunakan
Salah satu kontributor utama adalah meningkatnya untuk operasional dan konsumsi oleh para tenants.
tingkat okupansi yang berdampak pada tingginya Peningkatan detail tersebut memberikan gambaran
penggunaan listrik operasional guna memenuhi yang lebih jelas tentang profil emisi, sehingga
kebutuhan tenants dan fasilitas yang dikelola. memungkinkan kami untuk menyesuaikan strategi
mitigasi secara lebih efektif. Emisi ini diklasifikasikan
Perseroan selain itu juga memastikan bahwa tidak sebagai emisi cakupan 3 dalam Kategori 11:
ada bahan perusak ozon (Ozone Depleting Substances/ Penggunaan Produk yang Dijual (Use of Sold Products)
ODS) yang digunakan di seluruh properti. Komitmen dan Kategori 13: Aset Sewaan Hilir (Downstream
ini secara signifikan mengurangi emisi cakupan 1 Leased Assets), sebagaimana diatur oleh Protokol GRK
dengan menghilangkan emisi fugitive yang biasanya (GHG Protocol).
terkait dengan ODS.
PT Intiland Development Tbk 53 Laporan Keberlanjutan 2 024
Page 55
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
Total Emisi GRK [POJK F11, F12] [GRI 305-1, 305-2, 305-3, 305-5, 305-6]
Intiland terus menunjukkan akuntabilitas melalui pelaporan emisi gas rumah kaca (GRK) secara konsisten di
seluruh kegiatan operasional. Inventarisasi emisi GRK disusun berdasarkan metodologi yang diakui secara
global.
Cakupan GRK 2024 2023 2022
Cakupan 1 (Scope 1) 122 198 181
Cakupan 2 (Scope 2) 34.213 34.301 28.415
Cakupan 3 (Scope 3) 31.296 22.041 17.927
Total 65.631 56.540 46.523
Restatement:
• Perubahan dalam klasifikasi emisi, dimana sebagian emisi cakupan 1 dan cakupan 2 dialihkan ke cakupan 3 untuk meningkatkan
akurasi pelaporan. Penyesuaian ini telah diterapkan sesuai dengan prinsip pelaporan yang berlaku.
• Faktor emisi yang digunakan pada tahun 2024 telah disesuaikan agar selaras dengan standar dari Kementerian ESDM.
Tabel cakupan emisi Perseroan menyajikan gambaran total emisi berdasarkan cakupan (dalam ton CO²e) untuk
tahun 2022, 2023, dan 2024, serta memberikan gambaran kontribusi masing-masing kategori terhadap total
emisi. Pada tahun 2024, total emisi GRK dari 12 properti yang dilaporkan mencapai 65.631 ton CO² ekuivalen
(tCO²e), mencerminkan peningkatan sebesar 16% dibandingkan tahun 2023. Peningkatan ini terutama
disebabkan oleh lonjakan emisi cakupan 3 seiring dengan meningkatnya aktivitas tenant dan kebutuhan
operasional. Operasional tenant memberikan kontribusi signifikan terhadap emisi tidak langsung. Sebaliknya,
emisi cakupan 2 mengalami sedikit penurunan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencerminkan upaya
berkelanjutan yang dijalankan Perseroan dalam mengoptimalkan konsumsi energi meskipun terdapat
peningkatan kebutuhan operasional. Emisi cakupan 1 juga tercatat menurun, terutama karena berkurangnya
penggunaan bahan bakar pada generator berbasis diesel. Secara keseluruhan, emisi cakupan 2 tetap menjadi
penyumbang terbesar terhadap total emisi GRK.
Cakupan Definisi Sumber Emisi
Cakupan 1 Emisi langsung dari sumber yang dimiliki Generator Cadangan (contoh: genset)
atau dikendalikan
Cakupan 2 Emisi tidak langsung dari pembangkitan Penggunaan listrik di properti Intiland
listrik yang dibeli
Cakupan 3 Emisi tidak langsung yang tidak Listrik yang digunakan oleh tenant
termasuk Lingkup 2 yang terjadi dalam (Kategori 11: Penggunaan Produk yang
rantai pasokan Dijual dan Kategori 13: Aset Sewaan Hilir)
Tabel berikut mengkategorikan emisi ke dalam tiga cakupan berdasarkan sumbernya. Cakupan 1 menyumbang
sekitar 0,2% dari total emisi, berasal dari penggunaan generator cadangan. Cakupan 2 mencakup emisi tidak
langsung dari listrik yang dibeli dan merupakan kontributor terbesar, yakni sekitar 52,1% dari total emisi yang
disebabkan oleh tingginya tingkat okupansi dan ketergantungan terhadap listrik. Sementara itu, cakupan 3
berkontribusi sebesar 47,7% yang terdiri dari konsumsi listrik oleh tenant diklasifikasikan ke dalam Kategori
11 (Use of Sold Products) dan Kategori 13 (Downstream Leased Assets) berdasarkan GHG Protocol. Rincian ini
menyoroti dampak signifikan konsumsi listrik terhadap total emisi, sehingga menegaskan pentingnya efisiensi
energi dan praktik operasional yang berkelanjutan.
PT Intiland Development Tbk 54 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 56
Membuka Potensi Melalui Inisiatif Baru
Total Emisi (ton CO²e)
Pusat Data
Hotel
Komersial
Apartemen
Kantor
Berdasarkan tipologi properti, grafik menggambarkan tren emisi karbon pada properti Perseroan selama periode
2022 hingga 2024, dengan kategori perkantoran & ritel secara konsisten menyumbang hampir 50% dari total
emisi. Tipologi ini menghasilkan emisi tertinggi karena penggunaan energi yang intensif yang terutama untuk
pencahayaan, pendinginan, serta sistem pendukung utama demi menjaga kenyamanan pengguna. Apartemen
juga memberikan kontribusi signifikan terhadap total emisi, dimana sebagian besar emisi berasal dari konsumsi
energi harian penghuni untuk kebutuhan pendingin ruangan, pencahayaan, serta peralatan rumah tangga.
Pada tahun 2024, tipologi pusat data mulai dilaporkan secara terpisah dari kategori perkantoran dan komersial,
serta mulai berkontribusi terhadap total emisi. Konsumsi energi pada pusat data terutama dipengaruhi oleh
kebutuhan pendinginan dan daya yang terus-menerus untuk mendukung infrastruktur server data. Sementara
itu, emisi dari hotel tetap relatif rendah terutama karena jumlah properti dalam tipologi ini yang lebih sedikit.
Namun, pembukaan Whiz Luxe pada tahun 2024 telah berkontribusi pada peningkatan emisi di sektor hotel.
Selain itu, area komersial yang sering menjadi lokasi acara khusus turut mendorong peningkatan keseluruhan
konsumsi energi dan emisi seluruh properti.
Pengurangan emisi tetap menjadi prioritas utama dengan berbagai inisiatif penghematan energi yang terus
diimplementasikan secara aktif. Upaya ini mencakup transisi bertahap ke penggunaan lampu LED, optimalisasi
sistem HVAC, serta integrasi teknologi bangunan hijau di sejumlah properti.
Selama periode 2023 hingga 2024, emisi mengalami peningkatan di sebagian besar properti. South Quarter
secara konsisten mencatatkan emisi tertinggi dengan peningkatan dari 11.952 ton CO²e pada tahun 2022
menjadi 17.015 ton CO²e pada tahun 2024. Kenaikan ini sebagian besar dipengaruhi oleh peningkatan okupansi
hingga 5% sehingga penggunaan listrik juga meningkat. Selain itu, peningkatan aktivitas operasional akibat
perubahan penerapan sistem kerja dari kantor (WFO) juga turut berkontribusi terhadap lonjakan penggunaan
energi. Spazio Tower mencatat peningkatan paling signifikan yaitu sebesar 53,81% yang terutama disebabkan
oleh pembukaan Whiz Luxe Hotel pada tahun 2024. Variasi ini mencerminkan perbedaan pola konsumsi energi
dan aktivitas operasional di setiap properti yang dilaporkan.
PT Intiland Development Tbk 55 Laporan Keberlanjutan 2 024
Page 57
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
Intensitas Emisi GRK [GRI 305-4]
Intensitas emisi GRK mempertimbangkan ukuran bangunan dan tingkat okupansi bangunan untuk memberi-
kan gambaran yang lebih presisi terhadap emisi di seluruh portofolio properti. Indikator ini dihitung berdasar-
kan rasio total emisi GRK terhadap Gross Floor Area (GFA) yang ditempati dengan penyesuaian terhadap tingkat
okupansi bangunan rata-rata tahunan. Hasil perhitungan disajikan dalam satuan ton karbon dioksida ekuivalen
per meter persegi (tCO²e/m²), sebagai ukuran terstandarisasi untuk tujuan perbandingan.
Intensitas Emisi GRK per GFA yang Ditempati – Berdasarkan Tipologi
0.20
0.16 0.15
0.15
0.12
GHG emission internsity
0.10
0.11 0.11 0.11
0.08
0.05 0.07 0.07
0.07
0.06
0.05
0.00
2024 2023 2022
Kantor dan Retail Apartemen Komersil Hotel
Sebagaimana halnya dengan intensitas emisi secara keseluruhan, properti perkantoran & ritel mencatat emisi
GRK tertinggi pada tahun 2024. Meski demikian, intensitas emisi pada kedua tipe properti ini menunjukkan
penurunan, mencerminkan dampak dari penerapan langkah efisiensi energi dan strategi optimalisasi
operasional. Setelah perkantoran & ritel, properti hotel turut mengalami peningkatan konsumsi energi yang
cukup signifikan, seiring dengan beroperasinya hotel Whiz Luxe secara penuh sepanjang tahun. Sementara itu,
emisi dari apartemen menunjukkan penurunan disebabkan oleh peningkatan efisiensi energi di area umum
serta meningkatnya kesadaran penghuni terhadap penghematan energi. Di sisi lain, properti komersial yang
hanya terdiri dari SQ Dome, mencatat emisi GRK yang relatif rendah. Hal ini dikarenakan area tersebut beroperasi
sebagai pusat perbelanjaan terbatas, meskipun memiliki area ritel yang cukup luas. Penggunaan energi di area
ini pun bervariasi, tergantung pada tingkat aktivitas di masing-masing bagian.
Rata - rata Intensitas Emisi GRK per GFA yang Ditempati
0.15
0.12 0.12
0.11
0.15
0.05
0.00
2024 2023 2022
Nama Properti 2024 2023 2022
South Quarter 0,09 0,08 0,08
Intiland Tower Jakarta 0,11 0,15 0,1
Intiland Tower Surabaya 0,37 0,34 0,35
1Park Avenue 0,16 0,14 0,14
PT Intiland Development Tbk 56 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 58
Intiland
Membuka Potensi Tower
Melalui Jakarta
Inisiatif Baru 0,11 0,15 0,1
Intiland Tower Surabaya 0,37 0,34 0,35
1Park Avenue 0,16 0,14 0,14
Aeropolis 0,13 0,09 0,09
Graha Golf 0,06 0,13 0,13
The Rosebay 0,06 0,07 0,08
Regatta 0,07 0,07 0,07
Spazio 0,09 0,09 0,09
Spazio Tower 0,11 0,09 0,05
Fifty Seven Promenade 0,07 0,10 -
Praxis 0,03 - -
Rerata 0,11 0,12 0,12
Sebagaimana ditunjukkan pada grafik dan table di atas, rata-rata intensitas emisi GRK cenderung stabil dengan
sedikit penurunan pada tahun 2024. Di antara seluruh properti, Intiland Tower Surabaya mencatatkan tingkat
intensitas tertinggi dimana sebagian besar disebabkan oleh keberadaan pusat data yang memiliki karakteristik
operasional dengan konsumsi listrik yang cukup besar. Sementara itu properti seperti The Rosebay, Graha Golf,
1Park Avenue, Intiland Tower Jakarta, dan Spazio Tower menunjukkan tingkat intensitas yang relatif stabil.
The Rosebay secara konsisten menunjukkan intensitas yang lebih rendah dibandingkan properti lainnya,
mencerminkan konsumsi listrik yang lebih efisien. Hal serupa juga terlihat pada Praxis yang mencatat intensitas
terendah, terutama karena konsumsi energinya yang masih terbatas akibat tingkat okupansi yang belum
optimal sebagaimana telah dijelaskan dalam bagian intensitas energi sebelumnya.
Perbedaan intensitas ini menunjukkan adanya peluang untuk peningkatan efisiensi energi pada properti
dengan intensitas tinggi, serta potensi penerapan praktik terbaik dari properti yang menunjukkan kinerja
efisien secara konsisten. Pada tahun 2022, Fifty Seven Promenade belum beroperasi penuh, sedangkan Praxis
baru mulai beroperasi secara menyeluruh pada tahun 2024. Oleh karena itu, data intensitas emisi GRK untuk
kedua properti tersebut belum tersedia.
Praktik Air Berkelanjutan: Pengelolaan Konsumsi dan Pengolahan
Krisis air bersih kini menjadi isu global yang kian mengemuka. Intiland menyadari akan pentingnya pengelolaan
air secara bertanggung jawab dalam lingkungan binaan. Selaras dengan UN Sustainable Development Goals
(SDGs), khususnya Tujuan 6 yang mendorong akses universal terhadap air bersih dan sanitasi berkelanjutan,
kami berkomitmen untuk meminimalkan dampak lingkungan melalui penerapan praktik pengelolaan air yang
bertanggung jawab. Upaya ini meliputi penerapan sistem daur ulang air di properti yang telah beroperasi,
pengintegrasian metode efisiensi air dalam proyek-proyek baru, serta mendorong kesadaran kolektif untuk
konservasi air di lingkungan komunitas kami.
Krisis air bersih tetap menjadi perhatian yang terus berkembang akibat pesatnya urbanisasi, perubahan iklim,
dan ketimpangan infrastruktur. Kawasan perkotaan menghadapi berbagai tantangan serius seperti penurunan
permukaan air tanah, pencemaran, dan meningkatnya kebutuhan akan air bersih. Jakarta sebagai ibukota
Indonesia, mengalami tekanan berat akibat pengambilan air tanah yang berlebihan hingga menyebabkan
penurunan tanah secara signifikan. Beberapa wilayah di kota Jakarta tercatat mengalami penurunan tanah antara
1 hingga 15 cm setiap tahunnya. Kondisi ini tidak hanya mengancam ketahanan air, tetapi juga memperburuk
risiko banjir. Sementara itu, Surabaya menghadapi tekanan air yang semakin tinggi akibat aktivitas industri dan
konsumsi domestik. Musim kemarau yang berkepanjangan seperti yang terjadi pada tahun 2024 juga turut
mengurangi ketersediaan air dengan beberapa wilayah mengalami lebih dari 30 hari berturut-turut tanpa
hujan. Berbagai persoalan ini menegaskan urgensi penerapan solusi pengelolaan air yang komprehensif dan
berkelanjutan.
PT Intiland Development Tbk 57 Laporan Keberlanjutan 2 024
Page 59
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
Pengelolaan air tidak hanya menjadi kebutuhan operasional bagi Intiland tetapi juga menjadi nilai inti Perusahaan.
Melalui pengelolaan konsumsi dan pengolahan air yang bertanggung jawab, Perseroan turut berkontribusi
dalam menjaga ketahanan air sekaligus menekan biaya operasional, khususnya di musim kemarau. Upaya ini
juga melibatkan para pengguna dan tenant sebagai bagian dari komitmen bersama terhadap keberlanjutan.
Dengan menempatkan pengelolaan air sebagai prioritas di seluruh operasional, Perseroan berupaya membangun
ketangguhan dalam menghadapi tantangan air di masa depan. Perseroan secara bersama-sama melangkah
menuju masa depan berkelanjutan di mana setiap tetes air memiliki arti.
Konsumsi Air [POJK F8] [GRI 303-1, 303-3, 303-5]
Perseroan menyadari pentingnya pengelolaan air yang berkelanjutan serta tanggung jawabnya dalam mengelola
air sebagai sumber daya bersama. Penarikan air untuk properti-properti Intiland berasal dari beberapa kombinasi
pasokan air, yaitu persediaan air perkotaan secara komunal (PDAM), sumur dalam, penampungan air hujan, dan
sistem air daur ulang.
Grafik ini menunjukkan upaya berkelanjutan Intiland dalam mendiversifikasi sumber air, mengurangi
ketergantungan pada pasokan konvensional, serta mendorong pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan di
seluruh portofolionya. Total konsumsi air mencerminkan volume gabungan dari seluruh penarikan air yang tidak
dibuang ke sistem saluran pembuangan kota. Penarikan ini mencakup semua sumber air yang digunakan oleh
seluruh properti pada tahun 2024. Untuk memastikan kejelasan dan mencegah adanya kesalahan penafsiran
terhadap istilah yang digunakan, dapat merujuk pada rumus berikut:
Konsumsi Air = pengambilan air - pembuangan air
Pengambilan air = pasokan air kota + sumur dalam + air hujan + air daur ulang
Pada tahun 2024, total penarikan air di seluruh properti Perseroan yang tercakup dalam pelaporan dan dimiliki
serta dikelola langsung oleh Perusahaan mencapai 867.866 m³. Dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya,
penarikan air menunjukkan peningkatan yang stabil, meskipun kenaikannya tidak signifikan antara tahun 2022
dan 2023. Tren peningkatan yang konsisten ini mencerminkan tingginya kebutuhan operasional sekaligus
menekankan pentingnya penerapan praktik pengelolaan air berkelanjutan.
PT Intiland Development Tbk 58 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 60
Membuka Potensi Melalui Inisiatif Baru
Total Penarikan Air (m3) – Berdasarkan Tipologi
Perkantoran
Apartemen
Pembagian lebih lanjut berdasarkan tipologi okupansi yang lebih tinggi. Namun, pola konsumsi
memberikan gambaran mengenai pola penggunaan air juga dipengaruhi oleh karakteristik unik dari masing-
di berbagai kelompok properti. Merujuk ketersediaan masing properti. Meskipun penarikan air meningkat,
data dalam pelaporan ini, seluruh kategori yang konsumsi air secara keseluruhan di seluruh properti
berkaitan dengan air termasuk penarikan, konsumsi, menurun sebesar 5% pada tahun 2024. Penurunan
dan pembuangan diklasifikasikan ke dalam dua ini terjadi bersamaan dengan peningkatan volume
kelompok utama berdasarkan properti dengan area pembuangan air.
yang lebih luas, yaitu apartemen dan perkantoran &
ritel. Kategori apartemen mencakup 1Park Avenue,
Aeropolis, Regatta, Fifty Seven Promenade, Graha
Golf, dan The Rosebay. Sementara itu, kategori
perkantoran & ritel mencakup South Quarter, Intiland
Tower Jakarta, Intiland Tower Surabaya, Praxis,
Spazio, dan Spazio Tower. Properti apartemen secara
konsisten menjadi penyumbang terbesar dalam total
penggunaan air, mencerminkan kebutuhan domestik
harian para penghuni. Di sisi lain, properti perkantoran
& ritel juga menunjukkan tingkat konsumsi air yang
signifikan, didorong oleh kebutuhan operasional
seperti sistem pendingin, sanitasi, serta aktivitas dari
tenant dan para pengguna.
Penarikan air dan konsumsi air memiliki keterkaitan
yang erat karena volume penarikan air secara
langsung dipengaruhi oleh pola penggunaan di
berbagai properti. Pada tahun 2024, jumlah penarikan
air tahunan meningkat hampir 8% dibandingkan
tahun sebelumnya. Peningkatan kebutuhan air
secara langsung ini berkaitan dengan tingkat
PT Intiland Development Tbk 59 Laporan Keberlanjutan 2 024
Page 61
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
Total Penggunaan Air (m3) – Berdasarkan Tipologi
Perkantoran
Apartemen
Beberapa properti mengalami peningkatan Sebaliknya, The Rosebay dan Spazio mencatat
signifikan dalam konsumsi air. Di properti Graha penurunan konsumsi air yang signifikan, masing-
Golf, meskipun pasokan air dari PDAM menunjukkan masing mendekati 70%. Penurunan di Spazio
peningkatan yang stabil, properti ini juga mulai disebabkan oleh peningkatan dalam manajemen
mencatatkan data penggunaan air daur ulang. Hal ini pembuangan air, sementara peningkatan
menyebabkan peningkatan volume penarikan air dari ketelitian pencatatan data air di The Rosebay
air produksi sehingga konsumsi air meningkat secara juga turut berkontribusi terhadap pengurangan
keseluruhan. Di sisi lain, Spazio Tower mengalami tersebut. 1Park Avenue juga berhasil mengurangi
peningkatan okupansi hampir dua kali lipat sehingga penggunaan air tanah bersamaan dengan lebih
menyebabkan penggunaan air PDAM yang lebih banyaknya pembuangan air, sehingga konsumsi air
tinggi untuk mengakomodasi tingkat okupansi yang secara keseluruhan menurun dibandingkan tahun
bertambah. Properti seperti Fifty Seven Promenade sebelumnya. Aeropolis menunjukkan penurunan
dan Praxis juga mengalami konsumsi air yang lebih konsumsi air, meskipun terdapat kenaikan signifikan
tinggi pada tahun 2024, menunjukkan adanya ruang dalam penarikan air karena meningkatnya volume
pemakaian air yang semakin intensif seiring dengan air yang dibuang. Penggunaan air di Aeropolis
aktivitas penghuni yang mulai bertambah dan kembali stabil dan berada pada tingkat normal
berjalan normal. selama tahun 2023 dan 2024 setelah perbaikan
pipa untuk mengatasi kebocoran yang berlangsung
Tren ini menunjukkan penggunaan yang semakin sejak 2022. Sementara itu, Regatta juga mengalami
aktif, karena properti-properti tersebut terus sedikit penurunan konsumsi air sejalan dengan
menerima penghuni baru dan mendukung ragam menurunnya volume penarikan air. Penurunan
aktivitas harian yang lebih luas. Beberapa properti konsumsi air selaras dengan komitmen Intiland
lainnya, seperti South Quarter, Intiland Tower Jakarta, dalam mengoptimalkan penggunaan air, mengelola
dan Intiland Tower Surabaya menunjukkan sedikit pembuangan secara bertanggung jawab, serta
peningkatan konsumsi air. Meskipun mengalami menerapkan praktik pengelolaan air berkelanjutan di
peningkatan pemakaian air, South Quarter menjadi seluruh portofolionya.
contoh dalam pemanfaatan air hujan untuk
menghasilkan air bersih. Langkah ini secara signifikan
mengurangi ketergantungan terhadap PDAM sebagai
sumber utama dan menunjukkan upaya diversifikasi
sumber air.
PT Intiland Development Tbk 60 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 62
Membuka Potensi Melalui Inisiatif Baru
Intensitas Konsumsi Air [POJK F8] [GRI 303-5]
Tren keseluruhan dalam intensitas konsumsi air menunjukkan hasil dari upaya yang terus dilakukan Perseroan.
Intensitas konsumsi air yang dilaporkan pada properti-properti Intiland di kedua kelompok tipologi mengalami
penurunan pada tahun 2024. Pencapaian ini mencerminkan konsistensi Perseroan untuk terus meningkatkan
kesadaran akan pentingnya konservasi air serta menerapkan inisiatif yang efektif sesuai dengan karakteristik
dan kebutuhan masing-masing properti. Melalui pemantauan dan evaluasi penggunaan air secara konsisten,
kami terus berupaya mengoptimalkan konsumsi serta menghadirkan solusi yang aplikatif. Langkah ini sejalan
dengan komitmen terhadap pengelolaan air yang berkelanjutan dan pemanfaatan sumber daya secara ber-
tanggung jawab.
Intensitas Penggunaan Air
Intensitas Penggunaan Air
2.0
1.56
1.52
1.48
Water consumption intensity (m3/m2)
1.5
1.10
1.0 0.93
0.82
0.5
Perkantoran dan Retail
Apartemen
0.0
2024 2023 2022
Tahun
Kantor dan Retail 2024 2023 2022
South Quarter 0,98 1,94 1,80
Intiland Tower Jakarta 1,60 2,18 1,86
Intiland Tower Surabaya 2,23 2,27 2,13
Praxis 0,03 - -
Spazio 0,13 0,43 0,47
Spazio Tower 0,62 0,59
Rata-rata 0,93 1,48 1,56
PT Intiland Development Tbk 61 Laporan Keberlanjutan 2 024
Page 63
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
Apartemen 2024 2023 2022
1Park Avenue 0,59 1,19 1,26
Aeropolis 2,77 2,51 4,08
Regatta 0,37 0,46 0,63
Fifty Seven Promenade 0,28 0,32 -
Graha Golf 0,51 0,35 0,16
The Rosebay 0,38 1,76 1,46
Rata-rata 0,82 1,10 1,52
Grafik penggunaan air menunjukkan bahwa lebih dari 70% properti mengalami penurunan intensitas konsumsi
air yang cukup signifikan. South Quarter dan The Rosebay memiliki penurunan paling besar. Sebaliknya,
Aeropolis, Graha Golf, dan Spazio Tower mengalami sedikit peningkatan disebabkan oleh tingginya tingkat
aktivitas dan perubahan dalam pengelolaan air. Konsumsi air di Praxis tergolong sangat rendah karena belum
sepenuhnya beroperasi di tahun sebelumnya, dan baru mulai beraktivitas penuh pada tahun 2024. Sementara
itu, properti lainnya mempertahankan tingkat intensitas yang relatif stabil. Tren ini menunjukkan konsistensi
upaya Intiland dalam pengelolaan air, serta menggambarkan pengaruh dari perubahan operasional, penerapan
langkah efisiensi, dan karakteristik masing-masing properti terhadap pola konsumsi secara keseluruhan.
Inisiatif Konservasi Air [POJK F8] [GRI 303-1, 303-2]
Sejalan dengan komitmen terhadap konservasi air, Intiland terus memperluas integrasi sistem daur ulang air dan
penampungan air hujan di seluruh portofolio properti yang telah ada maupun pada properti pengembangan
baru. Air hasil daur ulang terutama dimanfaatkan untuk pemeliharaan lanskap dan kebutuhan flushing di
toilet area publik dengan tetap menerapkan standar ketat untuk memastikan kualitas air, keamanan air, dan
infrastruktur pemipaan yang memadai.
Pada tahun 2023, hanya dua properti Intiland yakni South Quarter dan 1Park Avenue yang melaporkan
penggunaan sistem daur ulang air dan penampungan air hujan. Hingga tahun 2024, inisiatif ini diperluas yaitu
mencakup Intiland Tower Jakarta dan Fifty Seven Promenade. Secara keseluruhan, total penggunaan sumber air
alternatif mencapai 112.137 m³. Inisiatif ini berkontribusi dalam mengurangi ketergantungan terhadap sumber
air konvensional seperti PDAM dan air tanah serta meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya secara
menyeluruh.
Fifty Seven Intiland Tower
South Quarter 1Park Avenue
Promenade Jakarta
Properti
2024 2023 2022 2024 2023 2022 2024 2023 2024
Sumber air utama 180.658 192.675 147.664 76.910 76.982 67.937 13.146 10.036 57.803
Sumber air
86.353 57.444 37.654 5.848 8.785 8.743 4.716 871 2.508
alternatif
Persentase air
47,8% 29,8% 25,5% 7,6% 11,4% 12,9% 35,9% 8,7% 4,3%
alternatif
Tabel berikut menyajikan gambaran proporsi penggunaan sumber air alternatif dibandingkan dengan penarikan
air dari PDAM dan sumur dalam yang memberikan informasi mengenai distribusi air di berbagai properti. Data
menunjukkan peningkatan adopsi sumber air alternatif meskipun dengan tingkat pemanfaatan yang bervariasi
antar properti. Hal ini menunjukkan adanya peluang untuk meningkatkan efisiensi sumber daya melalui
perluasan sistem daur ulang air.
South Quarter menempati posisi terdepan dalam pemanfaatan air alternatif di antara seluruh properti. Total
pemanfaatan air alternatif South Quarter mencapai 86.353 m³. Pada tahun 2024, properti ini secara signifikan
PT Intiland Development Tbk 62 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 64
Membuka Potensi Melalui Inisiatif Baru
meningkatkan penggunaan air daur ulang dan air hujan masing-masing sebesar 47.026 m³ dan 39.327 m³. Air dari
sumber alternatif ini dikumpulkan, diolah hingga memenuhi standar air bersih, dan disimpan untuk digunakan
terutama untuk kebutuhan flushing toilet. Sementara itu, Fifty Seven Promenade mulai memanfaatkan air
daur ulang sejak 2023 dan memiliki volume tertinggi kedua setelah South Quarter. Sebaliknya, 1Park Avenue
dan Intiland Tower Jakarta menunjukkan tingkat pemanfaatan yang lebih rendah yang sebagian disebabkan
oleh keterbatasan kapasitas tangki penyimpanan. Perlu diketahui bahwa Intiland Tower Jakarta baru kembali
mengoperasikan sistem daur ulang airnya pada tahun 2024.
Efluen [POJK F8] [GRI 303-2, 303-4]
Di luar aspek pengambilan air sebagai sumber daya dari lingkungan, pengelolaan air limbah yang bertanggung
jawab dibutuhkan dengan adanya pemantauan cermat terhadap air buangan yang akan dikembalikan ke alam.
Perseroan secara konsisten memantau jumlah dan kualitas air limbah untuk memastikan penggunaan air yang
efisien di seluruh portofolio properti. Langkah ini mencerminkan komitmen terhadap praktik berkelanjutan dan
menegaskan pentingnya pengelolaan air sebagai bagian dari strategi mitigasi risiko lingkungan yang kami ter-
apkan sebagai pengembang properti.
Intiland terus berkomitmen dalam memantau dan mengelola pembuangan air limbah di seluruh properti yang
dilaporkan. Air limbah diproses sesuai dengan ketentuan peraturan setempat, dengan masing-masing properti
dilengkapi instalasi pengolahan air limbah (IPAL) sebagai wujud tanggung jawab terhadap lingkungan. Untuk
memastikan pencatatan yang akurat atas penggunaan dan pembuangan air, masing-masing properti juga telah
dilengkapi dengan alat ukur berupa meteran air. Intiland Tower Jakarta, yang terletak di kawasan Jakarta Pusat,
tidak termasuk dalam pelaporan data air limbah karena terhubung langsung dengan sistem pembuangan air
limbah terpusat yang berlaku di wilayah pusat kota Jakarta.
Di luar Jakarta, properti Intiland di Surabaya menerapkan pendekatan pengelolaan air berkelanjutan yang lebih
kontekstual melalui pemanfaatan sistem bozem yaitu danau buatan yang secara tradisional difungsikan se-
bagai tampungan air limpasan dan cadangan air saat musim kemarau. Sistem bozem secara aktif digunakan
di semua properti Intiland di Surabaya untuk memenuhi permintaan pasokan air alternatif, terutama untuk
penggunaan lansekap. Intiland juga menyediakan satu area bozem berskala besar di kawasan hunian Graha
Famili, yang secara rutin dimanfaatkan untuk memasok kebutuhan air alternatif di properti lainnya. Upaya ini
mengurangi ketergantungan pada sumber air eksternal serta menjadi cadangan yang berguna menghadapi
fluktuasi musim.
PT Intiland Development Tbk 63 Laporan Keberlanjutan 2 024
Page 65
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
Pembuangan Air Kotor (m3) – Berdasarkan Tipologi
Perkantoran
Apartemen
Pada tahun 2024, total efluen air limbah dari seluruh kerja dari kantor (WFO) pada tahun 2024 memebrikan
properti mencapai sebesar 295.045 m³, menunjukkan kontribusi terhadap tingginya konsumsi air harian
peningkatan yang sebanding dengan naiknya di dalam gedung. Perubahan ini menjadi penanda
volume penarikan air di seluruh portofolio. Properti pergeseran dari tahun 2022 ketika sebagian besar
hunian terutama apartemen, menyumbang porsi karyawan masih menjalankan sistem kerja dari rumah
terbesar dari total pembuangan air limbah, seiring (WFH) akibat pandemi serta tahun 2023 saat sistem
dengan pola penggunaan air yang berlangsung kerja hybrid mulai diterapkan seiring membaiknya
secara terus-menerus oleh penghuni. Sebaliknya, kondisi pasca-COVID. Peningkatan aktivitas dan
properti perkantoran menghasilkan volume limbah jumlah penghuni menyebabkan naiknya konsumsi
yang jauh lebih rendah karena penggunaan air dan pembuangan air. Hal serupa terjadi di 1Park
umumnya terbatas pada fasilitas sanitasi dan toilet. Avenue, di mana peningkatan pembuangan air turut
Meskipun sebagian besar properti hanya mengalami dipengaruhi oleh bertambahnya tingkat okupansi
peningkatan moderat dalam volume air limbah, bangunan serta limpahan dari sistem penampungan
Aeropolis mengalami lonjakan yang cukup signifikan. air daur ulang yang belum sepenuhnya dapat diproses
Kenaikan ini dipengaruhi oleh penyesuaian yang karena keterbatasan kapasitas instalasi.
dilakukan dari adanya perbaikan pada perangkat
pengukur aliran air yang sebelumnya tidak berfungsi
secara optimal. Perbaikan ini merupakan salah satu
bentuk komitmen kami untuk berupaya menjaga
akurasi dalam pencatatan dan pelaporan data
operasional.
Selain itu, beberapa properti lain seperti 1Park Avenue
dan South Quarter juga mengalami peningkatan
signifikan dalam volume pembuangan air limbah
dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan ini
terutama didorong oleh tingkat okupansi yang
lebih tinggi sehingga secara langsung berpengaruh
terhadap peningkatan penggunaan air dan volume
pembuangan. Di South Quarter, penerapan sistem
PT Intiland Development Tbk 64 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 66
Membuka Potensi Melalui Inisiatif Baru
Kualitas Limbah Cair [POJK F8] [GRI 303-2, 303-4]
Intiland berkomitmen untuk memastikan bahwa kualitas air limbah yang dibuang dari seluruh propertinya tetap
memenuhi standar baku mutu yang ditetapkan dalam peraturan yang berlaku. Pemantauan rutin dilakukan
untuk menilai dan menjaga kualitas air limbah dengan perhatian khusus pada parameter Biochemical Oxygen
Demand (BOD) sebagai indikator penting kualitas air. Nilai BOD harus berada di bawah batas maksimal 30
mg/L sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No.68 Tahun 2016, guna
mencegah dampak negatif terhadap ekosistem perairan. Komitmen ini mencerminkan tanggung jawab Intiland
dalam melindungi lingkungan sekitar dari potensi risiko yang merugikan.
Kualitas BOD Limbah Cair (mg/L)-Berdasarkan Tipologi
Perkantoran dan Retail 2024 2023 2022
South Quarter 6,7 6,9 10,5
Intiland Tower Surabaya 7,9 13,9 14,8
Praxis 7,1 12,1 9,7
Spazio 11,3 12,5 6,8
Spazio Tower 11,0 16,6 -
Rata-rata 8,8 12,4 10,4
Apartemen 2024 2023 2022
1Park Avenue 5,7 20,5 11,0
Aeropolis 19,0 10,5 19,0
Regatta 7,9 7,4 21,3
Fifty Seven Promenade 4,1 7,1 -
Graha Golf 8,3 13,3 15,3
The Rosebay 8,0 11,0 10,0
Rata-rata 8,8 11,6 15,3
PT Intiland Development Tbk 65 Laporan Keberlanjutan 2 024
Page 67
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
Tren kadar BOD selama tiga tahun terakhir menunjukkan variasi antara kategori apartemen dan perkantoran
& ritel. Pada tahun 2024, kedua kategori menunjukkan peningkatan kualitas air limbah dengan rata-rata kadar
untuk apartemen dan perkantoran & ritel menurun dari 15,3 mg/L dan 10,4 mg/L pada tahun 2022 menjadi
8,8 mg/L. Penurunan kadar BOD menunjukkan bahwa upaya peningkatan sistem pengolahan air limbah yang
terus dilakukan berhasil menurunkan kadar polutan organik. Meski demikian, fluktuasi pada tahun-tahun
sebelumnya menunjukkan pentingnya pemantauan berkelanjutan dan optimalisasi sistem agar kualitas air
limbah tetap konsisten dalam jangka panjang.
Intiland juga berhasil menjaga kadar BOD di seluruh properti yang dilaporkan tetap berada dalam batas yang
ditetapkan. Pada tahun 2024 sebagian besar properti mencatatkan kadar BOD di bawah 10 mg/L, mengindikasikan
praktik pengelolaan kualitas air limbah yang efektif dan konsisten. Hasil ini menunjukkan keberhasilan program
pemantauan rutin yang dilakukan dalam menjaga, bahkan meningkatkan, kualitas air buangan.
Aeropolis mengalami kenaikan kadar BOD dibandingkan tahun sebelumnya yang terutama disebabkan oleh
bertambahnya aktivitas operasional dan penggunaan air, sementara proses pengolahan air limbah tetap
konstan. Sementara itu, beberapa properti dengan kadar BOD yang relatif lebih tinggi dari rata-rata, seperti
Spazio Tower dan Spazio, justru mengalami sedikit penurunan pada tahun 2024. Kadar BOD yang lebih tinggi di
Spazio Tower dipengaruhi oleh tambahan air limbah dari operasional hotel sehingga menyebabkan konsentrasi
zat organik dalam air buangan meningkat. Hal serupa terjadi di Spazio yang mencatat peningkatan aktivitas
operasional meskipun sistem pengolahan limbah tetap sama. Meskipun terdapat variasi antar properti, seluruh
kadar BOD tetap berada dalam batas yang ditetapkan, yaitu di bawah 30 mg/L sesuai dengan peraturan yang
berlaku. Temuan ini menegaskan komitmen Intiland dalam terus menyempurnakan sistem pengolahan air
limbah dan memperkuat pengelolaan kualitas air di seluruh properti yang dimiliki.
Meminimalkan Dampak Limbah Melalui Pengelolaan yang Bertanggung Jawab
Sebagai pengembang properti yang memiliki proyek di Jakarta dan Surabaya, Intiland menyadari tantangan
besar yang dihadapi kedua kota ini dalam hal pengelolaan sampah. Jakarta saat ini menghadapi krisis
pengelolaan sampah seiring dengan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang yang hampir
melampaui batas kapasitasnya, menampung hingga 8.700 ton sampah per hari dan mendekati ambang
ketinggian maksimum 50 meter. Sementara itu, Surabaya juga mengalami tekanan serupa, di mana Tempat
Pembuangan Akhir (TPA) Benowo yang telah beroperasi sejak tahun 2001 terus menerima volume sampah yang
tinggi, memperlihatkan beban yang signifikan terhadap sistem pembuangan sampah di Indonesia.
Dengan kapasitas tempat pembuangan yang semakin terbatas, sistem pengelolaan sampah di Indonesia
menghadapi tekanan yang semakin besar. Di Jakarta dan Surabaya, sejumlah Tempat Penampungan Sementara
(TPS) dilaporkan telah mencapai kapasitas penuh pada tahun 2023 dan 2024. Kondisi ini menunjukkan kebutuhan
mendesak akan solusi pengelolaan sampah yang lebih efisien. Sebagai bagian dari komitmennya terhadap
keberlanjutan, Intiland terus berupaya menerapkan praktik pengelolaan sampah yang bertanggung jawab di
seluruh lini operasional perusahaan. Melalui pendekatan yang menekankan pada pencegahan, pengurangan,
daur ulang, dan pemanfaatan kembali sampah, kami memiliki tujuan untuk meminimalkan dampak lingkungan,
mengurangi tekanan terhadap TPA, serta berkontribusi dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang
lebih berkelanjutan di Indonesia.
WHAT’S NEW AT WHAT’S NEW AT
PT Intiland Development Tbk 66 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 68
Membuka Potensi Melalui Inisiatif Baru
Perseroan meyakini bahwa kolaborasi adalah kunci dalam mencapai tujuan keberlanjutan kami. Melalui kerja
sama dengan para pemangku kepentingan, termasuk organisasi pihak ketiga yang lebih berpengalaman dan
ahli dalam meningkatkan proses pengelolaan limbah, mulai dari pemilahan dan pengumpulan yang lebih efisien
hingga pengurangan limbah yang dibuang ke TPA. Kami juga mendorong terciptanya budaya tanggung jawab
bersama dengan melibatkan tenant atau para penghuni dalam praktik pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
Di proyek Fifty Seven Promenade, inisiatif ini diwujudkan melalui kampanye edukasi, buletin informasi, dan
media visual yang mendorong pemilahan sampah yang benar serta membangun kesadaran kolektif. Melalui
kolaborasi ini, Perseroan memantau indikator-indikator penting seperti timbulan sampah yang menjadi acuan
dalam menyusun rencana aksi ke depan.
Performa Pengelolaan Limbah [GRI 306-1, 306-2, 306-3, 306-5]
Intiland telah menetapkan proses untuk secara aktif mengelola dan memantau jejak limbah setiap bulannya.
Data limbah dikumpulkan secara sistematis dari berbagai sumber seperti laporan pembuangan dan daur ulang,
sehingga memberikan gambaran rinci mengenai dampak yang ditimbulkan.
Rincian Limbah Non-B3 Tahun 2024 Rincian Limbah Non-B3 Tahun 2024
Lainnya Filter
(1%) (3,4%)
Anorganik (20,9%)
354.486
Lampu
(26,3%)
772
Elektronik
(35,5%)
1.039
Organik (79,1%)
1.347.076
Minyak
(33,9%)
992
Grafik di atas menggambarkan rincian timbulan limbah Intiland pada tahun 2024, mencakup limbah non-B3
dan limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun). Pada grafik pertama, limbah non-B3 dibagi menjadi dua kategori
utama yaitu limbah organik dan anorganik. Limbah organik mendominasi dengan proporsi sebesar 79,2%,
sementara limbah anorganik menyumbang 20,8%. Sampah organik memiliki proporsi yang cukup besar dari
total sampah yang dihasilkan, selaras dengan properti Intiland yang di dominasi oleh apartemen serta gedung
perkantoran & ritel. Fasilitas-fasilitas ini umumnya menghasilkan limbah domestik seperti sisa makanan yang
menyebabkan tingginya proporsi limbah organik. Intiland mengklasifikasikan sampah anorganik ke dalam lima
kategori yang berbeda yaitu kardus, kertas, plastik, logam, dan kaca. Klasifikasi yang terstruktur ini membantu
meningkatkan efisiensi pengelolaan limbah serta mendorong praktik daur ulang yang lebih optimal.
Grafik kedua menggambarkan komposisi limbah B3 yang dihasilkan pada tahun 2024, yang dikategorikan ke
dalam lima jenis utama yaitu elektronik, lampu, oli, filter, dan lainnya. Kategori ‘lainnya’ mencakup berbagai
jenis limbah seperti potongan kain, jerigen, serta kemasan bekas. Limbah elektronik merupakan kontributor
terbesar dengan proporsi 35,5%, disusul oleh limbah oli sebesar 33,9%, dan lampu sebesar 26,3%. Meskipun
hanya mencakup 3,4% dan 1%, limbah filter dan kategori lainnya tetap mencerminkan keberagaman jenis
limbah B3 yang dihasilkan dari aktivitas operasional di properti Intiland. Tingginya proporsi limbah elektronik
disebabkan oleh pembuangan peralatan elektronik seperti baterai yang sudah usang atau rusak. Limbah oli juga
merupakan kontributor yang cukup signifikan, terutama karena pemeliharaan mesin di area dengan penggunaan
yang intensif, seperti generator. Sementara itu, timbulan limbah lampu diakibatkan oleh penggunaan dan
penggantian rutin lampu pada tiap properti. Meskipun filter dan limbah lainnya berkontribusi paling kecil,
penanganan yang tepat tetap penting untuk memastikan keamanan lingkungan.
PT Intiland Development Tbk 67 Laporan Keberlanjutan 2 024
Page 69
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
Total Limbah Non-B3 (kg) – Berdasarkan Total Limbah Non-B3 (kg) – Berdasarkan
Tipologi Kategori
Perkantoran
Apartemen
Restatement: Perubahan data limbah non-B3 yang dihasilkan pada tahun 2023 dan 2022 di Aeropolis disebabkan oleh konversi satuan dari
meter kubik (m³) ke kilogram (kg)
Selaras dengan pembahasan pada bagian air, kami penerapan program pengomposan, meningkatnya
menyajikan perhitungan yang lebih komprehensif partisipasi tenant dalam pemilahan limbah, dan
dengan mengelompokkan jenis bangunan ke inisiatif pengurangan yang ditargetkan pada
dalam dua fungsi utama, yaitu apartemen serta beberapa properti. Sementara itu, limbah anorganik
perkantoran & ritel. Pengelompokan ini didasarkan mengalami sedikit penurunan sebanyak 6.801 kg di
pada karakteristik properti dengan area yang tahun 2024. Penurunan ini mencerminkan dampak
lebih luas, sehingga memungkinkan analisis yang positif dari peningkatan program daur ulang,
lebih terfokus dan relevan. Kategori apartemen penerapan pemilahan limbah yang lebih disiplin, serta
meliputi 1Park Avenue, Aeropolis, Regatta, Fifty peralihan ke material yang lebih ramah lingkungan,
Seven Promenade, Graha Golf, dan The Rosebay, khususnya di properti perkantoran & ritel. Hasil ini
sementara kategori perkantoran & ritel terdiri dari juga menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam
South Quarter, Intiland Tower Jakarta, Intiland Tower pengelolaan limbah yang semakin efisien dan terarah.
Surabaya, Praxis, Spazio, dan Spazio Tower. Klasifikasi
ini meningkatkan kejelasan dalam pola timbulan Meskipun Aeropolis dan Regatta masih menghasilkan
limbah, sehingga memungkinkan perhitungan yang timbulan limbah non-B3 yang tinggi, kedua properti
lebih akurat dan implementasi strategi pengelolaan tersebut berhasil mencatat penurunan yang signifikan
limbah yang efektif di berbagai jenis properti. di tahun 2024. Pengurangan di Aeropolis dihasilkan
oleh peningkatan akurasi data dan proses pengelolaan
Berdasarkan tipologi tersebut, timbulan limbah limbah yang lebih optimal, sementara penurunan
non-B3 di properti apartemen serta perkantoran & di Regatta sebagian besar didorong oleh inisiatif
ritel mengalami fluktuasi dari tahun 2022 hingga pengomposan yang efektif untuk mengurangi limbah
2024, seiring dengan dinamika operasional masing- organik. Peningkatan akurasi data yang diterapkan
masing properti dan penerapan praktik pengelolaan di Intiland Tower Surabaya juga berkontribusi dalam
limbah yang beragam. Pada tahun 2023, total pengukuran yang lebih presisi. Pada tahun-tahun
timbulan limbah mencapai puncaknya yakni sebesar sebelumnya, pengukuran sampah didasarkan pada
1,75 juta kg, kemudian mengalami penurunan kapasitas tempat sampah, sedangkan pada tahun
menjadi 1,70 kg di tahun 2024. Bangunan apartemen 2024, properti ini mulai memisahkan sampah
secara konsisten menghasilkan timbulan limbah organik dan anorganik yang kemudian diukur secara
yang lebih besar dibandingkan dengan perkantoran terpisah menghasilkan data yang lebih akurat dan
& ritel. Hal ini disebabkan oleh timbulan limbah penanganan sampah yang lebih baik. Peningkatan
domestik dan tingkat okupansi bangunan yang tinggi ini didorong oleh praktik pemilahan sampah yang
di kawasan residensial. Pada tahun 2024, limbah dari lebih teratur serta meningkatnya kesadaran dari para
properti perkantoran & ritel tercatat menurun hampir tenant. Hal ini yang menunjukkan efektivitas strategi
25%, dari 458.141 kg pada 2023 menjadi 344.787 kg. pengelolaan sampah Intiland secara menyeluruh.
Pengurangan limbah non-B3 dari tahun 2023 ke 2024 Walaupun keseluruhan data mengalami penurunan
didorong dengan menurunnya limbah organik dan dalam limbah non-B3 pada tahun 2024, beberapa
anorganik. Limbah organik turun secara signifikan properti seperti Fifty Seven Promenade, 1Park
sekitar 50.000 kg, sebagian besar disebabkan oleh Avenue, dan South Quarter mengalami peningkatan
PT Intiland Development Tbk 68 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 70
Membuka Potensi Melalui Inisiatif Baru
volume limbah. Di Fifty Seven Promenade, peningkatan ini sebagian besar disebabkan oleh tingginya tingkat
okupansi bangunan, yang berdampak pada meningkatnya limbah dari aktivitas penghuni atau tenant. Secara
khusus, volume pembuangan limbah meningkat tajam pada kuartal keempat (Q4) tahun 2024 seiring dengan
proses penempatan serta pembukaan beberapa tenant ritel baru, termasuk restoran, salon, dan minimarket.
Sementara itu, 1Park Avenue menunjukan kenaikan pada limbah non-B3 dengan peningkatan akurasi data pada
tahun 2024. Untuk South Quarter, kenaikan volume limbah terutama didorong oleh kembalinya aktivitas dan
acara pasca-COVID, disertai dengan peningkatan pemanfaatan properti secara keseluruhan. Beberapa properti
lainnya, seperti The Rosebay, Graha Golf, dan Intiland Tower Jakarta, menunjukkan pola timbulan limbah yang
relatif stabil dengan sedikit peningkatan selama tiga tahun terakhir.
Total Sampah B3 (kg) – Berdasarkan Tipologi
3022
3000 2931
230
125
141
320
2500 Perkantoran
566
- 482
1981
2000 6
372
770
C 741
1500 244
Apartemen
47
s
51
98 197 325
J
145
1000 175
167
668
567
500
691
401 404
0
2024 2023 2022
Timbulan limbah B3 pada seluruh properti Intiland kemitraan dengan vendor serta pengukuran
bervariasi selama 3 tahun terakhir. Pada tahun 2024, limbah yang lebih akurat. Sementara itu, Regatta
total limbah B3 mengalami penurunan menjadi mengalami penurunan limbah B3 yang disebabkan
2.931 kg, dari 3.022 di tahun 2023. Penurunan oleh berkurangnya limbah elektronik. Penurunan
ini menegaskan komitmen Perseroan untuk ini didorong dengan pengurangan frekuensi
meminimalkan dampak lingkungan. Selain itu, 50% penggantian peralatan, perbaikan dalam praktik
dari properti yang dilaporkan telah menjalin kerja pemeliharaan, serta penurunan penggunaan
sama dengan vendor untuk pengelolaan limbah B3. genset, khususnya untuk baterai aki. Penurunan
Properti apartemen secara konsisten menghasilkan ini menunjukkan dampak positif dari optimalisasi
limbah B3 yang lebih banyak akibat aktivitas pemanfaatan sumber daya dan peningkatan strategi
pemeliharaan, seperti pembuangan bahan kimia pengelolaan limbah di seluruh properti Perseroan.
rumah tangga kedaluwarsa dan limbah elektronik.
Hal serupa juga terjadi pada properti perkantoran Sebaliknya, Graha Golf mengalami peningkatan
& ritel, yang menyumbang limbah B3 dari kegiatan timbulan limbah B3, yang dipengaruhi oleh
pemeliharaan gedung, operasional tenant, serta meningkatnya penggunaan perangkat elektronik,
pembuangan limbah elektronik. Kedua tipologi terutama akibat tingginya pemakaian baterai aki
properti mengalami penurunan timbulan limbah untuk generator. Praxis juga mengalami sedikit
B3 pada tahun 2024, dengan penurunan paling peningkatan limbah B3 karena properti yang
signifikan terjadi di properti perkantoran & ritel, baru beroperasi secara penuh pada tahun 2024.
yakni sebesar 32% dibandingkan tahun 2023. Sementara, Spazio baru mulai mencatat timbulan
limbah B3 pada tahun 2024, yang menunjukkan
Di tahun 2024, mayoritas properti Perseroan adanya peningkatan dalam pencatatan dan
mengalami penurunan dalam timbulan limbah B3. pengelolaan limbah. Meskipun terjadi peningkatan
The Rosebay secara signifikan mengurangi timbulan di beberapa properti, properti lainnya seperti South
limbah B3 sebesar 105 kg, yang diakibatkan oleh Quarter, Intiland Tower Surabaya, dan Aeropolis
penurunan limbah oli. Hal ini mengindikasikan berhasil menurunkan volume limbah B3 secara
berkurangnya penggunaan generator dan moderat. Perbaikan yang terjadi di berbagai properti
peningkatan efisiensi energi. Demikian pula dengan menunjukkan dampak yang positif dari konsistensi
Intiland Tower Jakarta yang mengalami sedikit dan komitmen Perseroan dalam mengoptimalkan
penurunan pada tahun 2024 melalui peningkatan praktik pengelolaan limbah di seluruh portofolionya.
PT Intiland Development Tbk 69 Laporan Keberlanjutan 2 024
Page 71
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
Inisiatif Pengurangan Limbah [GRI 306-2, 306-4]
Melalui inisiatif strategis, Intiland berhasil mengurangi jumlah limbah yang dibuang ke TPA dengan
memperluas praktik daur ulang, pengomposan, dan penggunaan kembali. Pada 1Park Avenue, Regatta, dan
Graha Golf, limbah organik dan daun kering dikelola melalui program pengomposan untuk dijadikan kompos
yang bermanfaat. Sementara, Intiland Tower Jakarta mengadakan kembali kegiatan pengumpulan botol plastik
membantu mendorong kebiasaan daur ulang sekaligus mengurangi timbulan plastik. The Rosebay juga turut
memanfaatkan kembali limbah konstruksi untuk mendukung proses pembangunan, sehingga dapat menekan
kebutuhan akan material baru.
Regatta mengimplementasikan program pengomposan secara sistematis dengan mengumpulkan seluruh
limbah organik, termasuk sisa makanan dan daun kering di seluruh area propertinya. Material tersebut dipilah
secara cermat untuk memastikan hanya limbah yang sesuai yang digunakan dalam proses pengomposan.
Kemudian, untuk mempercepat proses dekomposisi, material dipotong menjadi bagian-bagian kecil. Kompos
ini dimanfaatkan untuk menunjang pemeliharaan lanskap dan area hijau di lingkungan properti. Inisiatif ini
tidak hanya mengurangi pembuangan limbah organik dari tempat pembuangan akhir, tetapi juga berkontribusi
pada praktik pengelolaan limbah yang lebih berkelanjutan, selaras dengan arah keberlanjutan Intiland secara
keseluruhan dan mempertegas peran aktifnya dalam menjaga lingkungan.
Penerapan sistem manajemen lingkungan, kesehatan, dan keselamatan kerja (EHS) holistik yang mengadopsi
prinsip ekonomi sirkular mendorong dilakukannya tinjauan rutin terhadap inisiatif minimisasi dan daur ulang
limbah di seluruh properti. Perseroan secara aktif melibatkan para pengguna dalam praktik berkelanjutan
melalui program edukasi, guna mendorong pendekatan kolektif dalam pengurangan limbah. Inisiatif-inisiatif ini
memperkuat komitmen Intiland terhadap pengelolaan limbah yang berkelanjutan dengan mengintegrasikan
upaya pencegahan, pengurangan, pengalihan, dan pembuangan limbah secara bertanggung jawab.
Penggunaan Material Berkelanjutan dan Efisiensi Sumber Daya [GRI 301]
Material bangunan merupakan faktor utama dalam dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh industri real
estat. Menurut United Nations Environment Programme (UNEP) proses konstruksi dan operasional bangunan
menyumbang hampir 40% dari konsumsi energi global dan 30% dari emisi gas rumah kaca secara global.
Sebagian besar emisi ini berasal dari proses produksi, transportasi, dan pembuangan material bangunan.
Embodied carbon dalam material-material tersebut dapat menyumbang hingga 50% dari total emisi karbon
suatu bangunan selama masa pakainya.
PT Intiland Development Tbk 70 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 72
Membuka Potensi Melalui Inisiatif Baru
Perseroan berupaya mengurangi dampak lingkungan dengan menerapkan prinsip pengadaan berkelanjutan,
dengan fokus pada penggunaan material yang bersumber secara lokal dalam radius 1.000 km dari lokasi
proyek. Pendekatan ini tidak hanya menurunkan emisi yang dihasilkan dari proses transportasi, tetapi juga
mendukung perekonomian lokal, sehingga menurunkan jejak karbon secara keseluruhan. Selain itu, Intiland
juga menekankan penggunaan dan pelestarian tanaman lokal dan asli, serta memilih material rendah karbon
lainnya guna meningkatkan aspek keberlanjutan proyek.
Perseroan juga menghindari penggunaan refrigeran yang mengandung CFC (Chlorofluorocarbons), material
yang mengandung asbes, serta cat dengan kadar VOC (Volatile Organic Compounds) tinggi dalam setiap
pengembangannya, demi memastikan praktik pembangunan yang lebih aman dan ramah lingkungan. Seluruh
upaya ini mencerminkan komitmen Perseroan dalam mengurangi dampak lingkungan dari operasionalnya
sekaligus mendorong pengembangan kawasan perkotaan yang berkelanjutan.
Intiland juga berupaya untuk memanfaatkan kembali limbah yang dihasilkan, guna semakin meminimalkan
dampak lingkungan. Sebagai contoh, limbah konstruksi dimanfaatkan secara sistematis untuk mengurangi
kebutuhan akan bahan baku baru dan mendorong praktik pembangunan yang berkelanjutan. Hal ini
mencakup penggunaan kembali material seperti pecahan beton dan sisa bahan bangunan untuk memperbaiki
atau menambal struktur yang turut berkontribusi terhadap pengurangan limbah dan memperkuat prinsip
keberlanjutan. Praktik-praktik ini sejalan dengan komitmen yang lebih luas terhadap tanggung jawab lingkungan
dan tujuan perusahaan dalam mendorong ekonomi sirkular di sektor konstruksi, sehingga dampak lingkungan
dari setiap pengembangan proyek dapat diminimalkan secara optimal.
Pelestarian Keanekaragaman Hayati dan Ekosistem [GRI 304]
Perseroan memiliki tanggung jawab yang kuat untuk meminimalkan dampak lingkungan dari setiap
pengembangannya dan melindungi keanekaragaman hayati, khususnya di tengah meningkatnya tantangan
lingkungan di Indonesia. Tantangan tersebut mencakup hilangnya keanekaragaman hayati secara cepat
akibat urbanisasi, deforestasi, dan degradasi ekosistem yang mengancam ketahanan habitat dan spesies lokal.
Kondisi ini menegaskan pentingnya penerapan praktik penggunaan lahan yang berkelanjutan guna mencegah
hilangnya keanekaragaman hayati.
Untuk menghadapi tantangan lingkungan yang semakin meningkat, Intiland menerapkan berbagai inisiatif
keberlanjutan di sejumlah properti, seperti South Quarter, Intiland Tower Jakarta, Aeropolis, 1Park Avenue, Fifty
Seven Promenade, Regatta, Spazio, dan Spazio Tower. Salah satu langkah yang dilakukan adalah membangun
area pembibitan (nursery) untuk menanam dan membudidayakan tanaman asli di masing-masing lokasi.
Fasilitas pembibitan ini tidak hanya mendukung kebutuhan lanskap di properti, tetapi juga menyuplai tanaman
ke proyek Intiland lain di kota yang sama. Penggunaan tanaman lokal turut berkontribusi dalam menjaga
ekosistem, meningkatkan keanekaragaman hayati, serta mengurangi dampak lingkungan akibat urbanisasi.
Melalui inisiatif ini, Perseroan menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam menciptakan lingkungan yang
selaras dengan alam, di mana keseimbangan ekologis dan kualitas hidup masyarakat menjadi bagian yang tidak
terpisahkan dari setiap proyek.
PT Intiland Development Tbk 71 Laporan Keberlanjutan 2 024
Page 73
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
Restatements
1. Perubahan pada Gross Floor Area (GFA): Intiland Tower Jakarta dari 30.602 m² (dapat dijual/disewakan) menjadi 43.415 m² (total area),
The Rosebay dari 25.544 m² (dapat dijual) menjadi 29.283 m² (total area), dan Graha Golf dari 22.838 m² (dapat dijual/disewakan)
menjadi 50.002 m² (total area).
2. Perubahan pada cakupan emisi untuk seluruh properti. Mulai tahun 2024, emisi Scope 2 telah diklasifikasikan ulang ke dalam Scope 3,
khususnya sebagai Kategori 11: Penggunaan Produk yang Dijual dan Kategori 13: Aset yang Disewakan (Downstream).
3. Faktor emisi telah diperbarui selaras dengan standar terbaru dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Indonesia.
Dalam laporan tahun 2022 dan 2023, faktor emisi menggunakan laporan akademik internasional Climate Transparency Report:
Comparing G20 Climate Action.
4. Penyesuaian data listrik tahun 2022 di Aeropolis dari penggunaan energi karena peningkatan akurasi data.
5. Perubahan pada data limbah non-B3 yang dihasilkan pada tahun 2023 dan 2022 di Aeropolis disebabkan oleh konversi satuan dari
meter kubik (m³) ke kilogram (kg).
Kinerja Sosial
Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang Setara kepada
Konsumen [POJK F.17]
Perusahaan berkomitmen untuk menghadirkan produk-produk unggulan yang dirancang sesuai dengan
kebutuhan dan preferensi berbagai segmen konsumen. Inovasi yang berfokus pada kualitas dan keberlanjutan
menjadi prioritas dalam pengembangan produk dan layanan. Melalui komitmen ini Perseroan mampu
memberikan nilai tambah yang optimal bagi seluruh pemangku kepentingan.
PT Intiland Development Tbk 72 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 74
Membuka Potensi Melalui Inisiatif Baru
Portofolio Produk Berdasarkan Segmentasi harga:
Segmentasi Harga Nama/Jenis Produk
Ekonomis
(<Rp 500 Juta) Apartemen Aeropolis Residence
Talaga Bestari, Magnolia Residence,
Perumahan Amesta Living, Sakha Semanan
Terjangkau Apartemen SQ Res, Praxis
(Rp 500 Juta - Rp2 Miliar)
Komersial Plaza Segi Delapan
Serenia Hills, Virya Semanan, Brezza,
Perumahan
Tierra Residence, Graha Natura
Premium
(Rp2 Miliar - Rp5 Miliar)
SQ Res, Sumatra36, Praxis,
Apartemen The Rosebay, Fifty Seven Promenade
Perumahan 1Park Homes, South Grove,
Graha Famili
Eksklusif
(>Rp5 Miliar)
Apartemen Fifty-Seven Promenade, Graha Golf,
Regatta, 1Park Avenue
Portofolio Produk Berdasarkan Jenis Peruntukan:
Jenis Produk Nama/Jenis Produk
1Park Homes, Amesta Living, Brezza, Graha Famili, Graha Natura,
Perumahan Sakha Residence, Serenia Estate, Serenia Hills, South Grove,
Talaga Bestari, Tierra Residence, Virya Semanan.
Kawasan Industri & Batang Industrial Park, Ngoro Industrial Park, Aeropolis Techno
Pergudangan Park
1Park Avenue, Aeropolis, Graha Golf, Fifty Seven Promenade,
Mixed-Use dan High-Rise Praxis, South Quarter, Spazio, Spazio Tower, Sumatra36, SQ Res,
The Rosebay.
Intiland Tower Jakarta, Intiland Tower Surabaya, Spazio, Spazio
Properti Investasi Tower, South Quarter, Praxis, Golf Graha Famili, Graha Pratama,
manajemen properti/kawasan, klub-klub olahraga.
Perseroan berpandangan diversifikasi portofolio sebagai strategi yang berorientasi pada kebutuhan pasar
serta sekaligus sebagai langkah penting dalam pengelolaan risiko. Diversifikasi portfolio menjadi upaya untuk
berkontribusi secara positif terhadap pertumbuhan industri properti serta menciptakan nilai yang berkelanjutan
bagi konsumen dan pemegang saham. Dalam upaya mendukung transparansi dan akurasi informasi kepada
konsumen, setiap produk yang ditawarkan dilengkapi dengan detail spesifikasi teknis, mencakup struktur
bangunan, material konstruksi, dinding, kusen, sanitair, serta instalasi listrik dan sumber air bersih. Tujuan dari
penyajian informasi secara mendetail ini untuk memastikan agar konsumen memahami dengan jelas kualitas
dan jenis material yang digunakan, sehingga memberikan keyakinan terhadap standar mutu produk-produk
Intiland.
PT Intiland Development Tbk 73 Laporan Keberlanjutan 2 024
Page 75
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
Penyertaan informasi juga sekaligus mencerminkan bentuk tanggung jawab Perusahaan terhadap konsumen
serta sekaligus mendukung tujuan jangka panjang untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya memilih
produk yang bermutu, transparan, dan berkelanjutan. Melalui penyampaikan informasi yang informatif dan
dapat diandalkan, Perseroan dapat memenuhi kebutuhan pasar sekaligus memperkuat hubungan dengan para
konsumen.
Komitmen Perseroan terhadap mutu produk dan layanan menjadi bagian integral dari strategi untuk menciptakan
keunggulan kompetitif dan komparatif secara berkelanjutan di industri properti. Seluruh spesifikasi unggulan
yang disampaikan, termasuk pemilihan bahan-bahan untuk produk-produk properti dirancang sesuai dengan
standar mutu yang ditetapkan oleh pemerintah, antara lain mematuhi Standar Nasional Indonesia (SNI).
Langkah ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan secara optimal bagi para konsumen
serta meningkatkan nilai tambah pada setiap produk yang ditawarkan.
Bentuk tanggung jawab Perusahaan terhadap kualitas tercermin dalam produk yang memenuhi standarisasi
namun juga dalam pendekatan proaktif terhadap masukan dan keluhan pelanggan. Perseroan selalu terbuka
untuk menerima saran dan masukan dari konsumen sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen untuk
meningkatkan mutu produk dan layanan secara terus-menerus. Setiap keluhan dari pelanggan telah dapat
ditangani dengan baik sesuai dengan pedoman layanan yang telah ditetapkan sehingga menjamin solusi yang
cepat dan tepat.
Intiland senantiasa memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh konsumennya melalui layanan yang
responsif dan profesional. Dengan memprioritaskan kebutuhan dan kepuasan konsumen, Perseroan berupaya
membangun hubungan jangka panjang yang didasari oleh kepercayaan dan kenyamanan. Komitmen ini menjadi
fondasi utama dalam menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan di seluruh lini bisnis Perusahaan.
Kesetaraan Kesempatan Bekerja [POJK F.18] [GRI 3-3, 401-2, 401-3]
Pada tahun 2024, Intiland memberikan kesempatan kerja kepada 1.224 orang yang tersebar di berbagai proyek
yang berlokasi di Jakarta, Tangerang, Surabaya, Mojokerto, dan Batang, Jawa Tengah. Perusahaan memastikan
bahwa setiap individu mendapatkan kesempatan yang sama untuk bekerja dan berkembang, termasuk dalam
hal promosi jabatan, tanpa membedakan jenis kelamin, suku, agama, ras, atau afiliasi politik.
Dalam praktik ketenagakerjaan, Intiland berpedoman pada Peraturan Perusahaan yang telah disusun sesuai
dengan Undang-Undang Cipta Kerja No. 11 Tahun 2020, guna menciptakan lingkungan kerja yang adil,
inklusif, dan berkelanjutan. Sebagai bagian dari komitmen terhadap keberagaman dan inklusi, kami berupaya
mempertahankan talenta terbaik dengan menghargai latar belakang, pengalaman, serta keahlian unik setiap
individu. Keberagaman dalam talenta, ide, dan kolaborasi yang efektif menjadi faktor kunci dalam mencapai
tujuan bersama. Perseroan memperlakukan seluruh karyawan dan pelamar kerja dengan dignitas, keadilan,
dan rasa hormat, serta memastikan bahwa seluruh keputusan ketenagakerjaan didasarkan pada prestasi,
kualifikasi, dan kinerja, tanpa unsur diskriminasi. Pada aspek remunerasi, Perusahaan menerapkan kebijakan
yang berbasis kompetensi, jenjang jabatan, masa kerja, beban kerja, lokasi kerja, serta kinerja individu, tanpa
mempertimbangkan faktor diskriminatif seperti jenis kelamin.
Pemberdayaan Perempuan [GRI 405-1]
Menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, adil, dan kondusif bagi seluruh karyawan menjadi bentuk komitmen
yang berfokus pada peningkatan representasi perempuan dalam angkatan kerja. Perusahaan memastikan
bahwa seluruh peluang dan manfaat diberikan secara setara tanpa membedakan jenis kelamin. Kebijakan ini
mendukung keberagaman dan mendorong partisipasi perempuan dalam dunia kerja.
Pada tahun 2024, Intiland terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih
inklusif dan beragam, dengan penekanan khusus pada peningkatan representasi perempuan di berbagai
tingkatan organisasi. Hal ini tercermin dari komposisi kandidat dalam proses rekrutmen, di mana 1 dari 3
kandidat yang mengikuti seleksi adalah perempuan. Dari total 1.224 karyawan, sebanyak 322 karyawan atau
26% adalah perempuan, mencerminkan upaya perusahaan dalam mendorong partisipasi perempuan dalam
dunia kerja.
Keberagaman gender juga tercermin dalam struktur organisasi di berbagai tingkat kepemimpinan. Pada tingkat
manajerial hingga eksekutif senior, mulai dari posisi asisten manajer hingga direktur proyek atau unit bisnis,
perempuan menempati 39% dari seluruh jumlah posisi. Untuk posisi non-staf hingga pengawas utama/penyelia,
tercatat sebanyak 24% diisi oleh perempuan. Secara keseluruhan jumlah karyawan, tenaga kerja perempuan
berjumlah 322 atau merepresentasikan 26% dari jumlah tenaga kerja Intiland.
PT Intiland Development Tbk 74 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 76
Membuka Potensi Melalui Inisiatif Baru
Perseroan menerapkan prinsip keadilan dan kesempatan yang sama di seluruh organisasi. Perusahaan
memastikan bahwa setiap proyek mempertahankan struktur gaji dan tunjangan yang adil, serta mendukung
pertumbuhan dan pengembangan tenaga kerja perempuan. Paket kompensasi disusun secara kompetitif dan
transparan, dengan memastikan bahwa remunerasi ditetapkan berdasarkan kompetensi dan kinerja, bukan
faktor gender.
Dalam upaya mendukung kesetaraan gender, Intiland mempertahankan rasio upah setara untuk tingkat
pemula, yang menjamin kompensasi yang adil sejak awal perjalanan karier karyawan dan karyawati. Perusahaan
memastikan gaji karyawan memenuhi atau melebihi upah minimum regional yang berlaku di setiap daerah
operasional. [405-2]
Selain gaji yang kompetitif, Intiland menyediakan berbagai manfaat untuk karyawan, termasuk asuransi
kesehatan, BPJS Kesehatan, tunjangan Pengobatan, BPJS Ketenagakerjaan, Bantuan Sosial, Fasilitas Koperasi ,
cuti melahirkan, cuti panjang, cuti haid, dan program pensiun. Ketersediaan manfaat tertentu dapat dipengaruhi
oleh status karyawan dan peraturan setempat. Namun demikian, Perusahaan berupaya untuk memastikan
bahwa seluruh kebijakan kompensasi bersifat transparan, objektif, dan netral gender. [F.20] [201-3] [401-2]
[401-3] [403-3]
Cuti Hamil [GRI 401-3]
Perseroan memiliki kebijakan yang mendukung karyawan dalam menjalani peran keluarga tanpa diskriminasi,
sebagai upaya menjaga keseimbangan antara bekerja dan penghormatan terhadap hak karyawan. Kebijakan
ini mengacu pada Undang-Undang Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2003, yang memberikan hak kepada
karyawan perempuan untuk mendapatkan cuti melahirkan selama 3 (tiga) bulan dan karyawan laki-laki untuk
mendapatkan cuti ayah (paternity leave) selama 2 (dua) hari. Selain itu, kebijakan ini juga sejalan dengan UU
Nomor 4 Tahun 2024 tentang Kesejahteraan Ibu dan Anak (KIA), yang menegaskan pentingnya dukungan bagi
ibu dan ayah dalam menjaga keseimbangan antara tanggung jawab keluarga dan pekerjaan. Perseroan telah
menjalankan kebijakan tersebut dengan baik sepanjang tahun 2024.
Realisasi Cuti Melahirkan dan Cuti Ayah Tahun 2024
• Cuti Melahirkan:
Perseroan mencatata terdapat sebanyak 7 karyawati memenuhi syarat telah mengambil hak cuti
melahirkan, terhitung dari bulan Januari hingga Desember tahun 2024. Seluruh karyawati tersebut
telah kembali bekerja setelah masa cuti berakhir dan tetap aktif bekerja selama 12 bulan setelahnya.
• Cuti Ayah:
Sebanyak 12 karyawan telah memanfaatkan hak cuti ayah selama tahun 2024. Seluruh karyawan tersebut
juga kembali bekerja setelah masa cuti berakhir dan tetap aktif bekerja selama 12 bulan berikutnya.
Statistik Karyawan Pengguna Cuti 2024
Jumlah Persentase Tetap Bekerja
Jenis Cuti Durasi Cuti
Karyawan Kembali Kerja Setelah 12 Bulan
Cuti Melahirkan 7 3 Bulan 100% 100%
Cuti Ayah 12 2 Hari 100% 100%
Penerapan kebijakan untuk memberikan hak cuti melahirkan dan cuti ayah menjadi wujud tanggung jawab
Perusahaan untuk memenuhi kesejahteraan karyawan dan sekaligus mendukung peran keluarga dalam
pembangunan sumber daya manusia. Kebijakan ini bukan hanya sebagai aspek kepatuhan terhadap regulasi yang
berlaku, tetapi juga memperkuat upaya dalam menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan berkelanjutan.
PT Intiland Development Tbk 75 Laporan Keberlanjutan 2 024
Page 77
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
Pemberdayaan Tenaga kerja Lokal [GRI 405-1]
Perseroan secara konsisten menerapkan kebijakan strategis dalam penggunaan tenaga kerja lokal di wilayah
operasional dan proyek-proyek yang dikembangkan. Kebijakan ini dirancang untuk memberikan kesempatan
kerja seluas-luasnya bagi masyarakat sekitar serta sekaligus sebagai upaya meningkatkan perekonomian
masyarakat setempat. Penerimaan karyawan lokal disesuaikan dengan kebutuhan serta ketersediaan sumber
daya manusia yang memenuhi persyaratan dan kualifikasi yang diperlukan Perusahaan.
Penerapan kebijakan ini sekaligus bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat setempat serta
memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas hidup dan perekonomian masyarakat di sekitar
wilayah proyek. Perseroan menyelenggarakan program pelatihan dan pengembangan keterampilan untuk
meningkatkan kapabilitas tenaga kerja lokal sehingga memenuhi standar kerja yang ditetapkan Perusahaan
dan sekaligus mendukung keberlanjutan operasional perusahaan secara keseluruhan.
Pada tahun 2024, jumlah tenaga kerja lokal yang bekerja di Perusahaan dan pengembangan proyek-proyek
mencapai 735 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 172 orang merupakan karyawan Perseroan atau setara
dengan 14% dari keseluruhan jumlah karyawan. Sementara sisanya merupakan tenaga kerja outsourcing/
alihdaya. Para tenaga kerja lokal tersebut berkerja di berbagai wilayah proyek yang dikembangkan Perseroan,
seperti Jakarta, Tangerang, Surabaya, Mojokerto, dan Batang, Jawa Tengah. Mereka tersebar di sejumlah bidang
pekerjaan antara lain pengelolaan kawasan, hubungan pelanggan, keamanan, teknisi, parkir, administrasi dan
keuangan, hingga pemasaran.
Persentase Tenaga Kerja
Jumlah Tenaga Kerja
Proyek Lokal dibanding jumlah
Lokal
karyawan Proyek (%)
Talaga Bestari, Tangerang 104 90%
Aeropolis, Tangerang 160 72%
1Park Avenue, Jakarta 29 15%
South Quarter, Jakarta 56 13%
SO Res, Jakarta 31 32%
Spazio, Surabaya 53 64%
Spazio Tower, Surabaya 34 52%
Intiland Tower, Surabaya 42 61%
Graha Famili, Surabaya 117 54%
Praxis, Surabaya 46 48%
The Rosebay, Surabaya 30 50%
Graha Golf, Surabaya 33 52%
Pemagangan [405-1] [F.18]
Sebagai pengembang properti, Intiland berupaya menciptakan produk dan layanan properti berkualitas serta
sekaligus berkontribusi nyata dalam membangun masa depan generasi muda. Kesadaran ini diwujudkan
melalui program pemagangan yang terintegrasi dengan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)
yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. Program
ini sejalan dengan ketentuan Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 6 Tahun 2020 dan bertujuan mendukung
pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) serta visi Indonesia Emas 2045, yaitu menciptakan
tenaga kerja generasi muda yang unggul dan siap bersaing di industri global.
Di tahun 2024, Perseroan menerima sebanyak 63 peserta magang dari berbagai universitas dan latar belakang
pendidikan di Indonesia. Dalam tiga tahun terakhir, jumlah peserta magang mengalami peningkatan dari
49 peserta di tahun 2022 dan 55 peserta di tahun 2023. Para peserta magang menempati berbagai posisi di
lokasi-lokasi proyek intiland maupun kantor pusat dengan periode magang antara 3 hingga 6 bulan. Program
pemagangan ini memberikan peserta pengalaman nyata pada lingkungan kerja profesional sekaligus
memperluas wawasan mereka tentang industri properti.
PT Intiland Development Tbk 76 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 78
Membuka Potensi Melalui Inisiatif Baru
Selain program pemagangan bagi mahasiswa perguruan tinggi, Perseroan juga membuka peluang yang luas
bagi siswa atau siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk memperoleh pengalaman industri yang relevan
dengan bidang keahlian mereka. Secara khusus, siswa SMK dengan jurusan Teknik Instalasi Tenaga Listrik dan
Teknik Audio Video mendapatkan kesempatan untuk terlibat dalam berbagai proyek yang berkaitan dengan
instalasi listrik dan sistem audio visual di lingkungan properti Intiland. Dengan pengalaman ini, peserta magang
dapat mengasah keterampilan teknis, memahami standar industri, serta meningkatkan kesiapan kerja di dunia
profesional.
Penyelenggaraan program magang juga secara langsung memberikan nilai tambah bagi Perseroan sebagai
sarana pelatihan internal, terutama dalam aspek kepemimpinan. Para karyawan yang ditugaskan sebagai
pendamping mendapat kesempatan untuk secara langsung membimbing peserta magang. Kesempatan ini dapat
mengasah kemampuan manajerial dan membangun keterampilan dalam aspek mentoring dan pengembangan
kepemimpinan sehingga akan berkontribusi pada penguatan kompetensi sumber daya manusia Perusahaan
secara menyeluruh.
Berikut adalah tabel jumlah peserta magang tahun 2024 dan tahun sebelumnya.
2024* 2023* 2022*
Jenis Kelamin
Jumlah Peserta Magang 30 33 23 32 22 27
Jumlah Keseluruhan 63 55 49
*Penyajian kembali karena ada penyesuaian perhitungan di tahun-tahun sebelumnya.
Tabel/Grafik Penempatan Peserta Magang Tahun 2024 dan Tahun Sebelumnya.
Tahun
Departemen/Proyek
2024 2023 2022
Legal Korporat 15 3 3
Perencanaan & Pengawasan 3 3 2
Sumber Daya Manusia 0 0 3
Pemasaran Korporat 1 2 1
Sekretaris Perusahaan, Komunikasi
3 4 5
Perusahaan, & CSR
Manajemen Aset 0 0 2
Pengelolaan Gedung 9 1 0
Pengelolaan Kawasan 19 21 6
Pemasaran Proyek 0 4 3
Administrasi Proyek 4 1 6
Konstruksi Proyek 4 7 14
Perijinan 1 1 1
Purchasing 3 0 2
Keuangan, Akunting, dan Pajak 1 6 1
Legal Proyek
PT Intiland Development Tbk 77 0 1 0
Laporan Keberlanjutan 2 024
Page 79
Konstruksi Proyek
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil
4 Tata Kelola 7 Kinerja
14
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
Perijinan 1 1 1
Purchasing 3 0 2
Keuangan, Akunting, dan Pajak 1 6 1
Legal Proyek 0 1 0
Jumlah 63 55 49
Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa [POJK F.19] [GRI 3-3, 409-1]
Perseroan memegang teguh komitmen untuk tidak mempekerjakan tenaga kerja anak maupun menjalankan
praktik kerja paksa. Kebijakan tersebut berpedoman pada Undang-Undang Cipta Kerja No. 11 Tahun 2020 dan
telah menerbitkan kebijakan khusus mengenai Pekerja Anak dan Pekerja Paksa. Kebijakan ini mendukung Tujuan
Pembangunan Berkelanjutan (TPB) No. 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.
Berdasarkan data tahun 2024, Intiland mempekerjakan sebanyak 1.224 karyawan yang lokasinya tersebar di
Jakarta, Tangerang, Surabaya, Mojokerto, Jawa Timur, maupun Batang, Jawa Tengah. Usia terendah karyawan
Perseroan adalah 20 tahun dan usia tertua adalah 71 tahun. Perseroan memberikan kesempatan kerja secara
adil tanpa paksaan dan membedakan jenis kelamin, suku, agama, ras, atau afiliasi politik.
Perseroan memiliki kebijakan secara tegas melarang praktik pekerja anak dan kerja paksa di seluruh aktivitas
dan wilayah operasional. Perseroan memiliki prosedur dan mekanisme kontrol secara ketat dalam proses
penerimaan karyawan yang antara lain meliputi verifikasi usia pelamar kerja, pemeriksaan dokumen identitas
resmi, wawancara terperinci, dan pengecekan sertifikat pendidikan terakhir. Upaya ini dipraktikan dalam rangka
menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, beretika, dan sesuai dengan prinsip kerja layak.
Upah Minimum Regional [POJK F.20] [GRI 2-19, 2-20, 202-1, 405-2]
Intiland memberikan imbalan atas jasa kepada karyawan tetap, termasuk pada golongan terendah, sesuai
dengan peraturan ketenagakerjaan yang berlaku. Perseroan memastikan bahwa remunerasi yang diberikan
minimum setara dengan Upah Minimum Regional (UMR) di lokasi proyek maupun wilayah pengelolaan kawasan
residensial dan komersial kami.
Kebijakan remunerasi Perseroan disusun untuk menciptakan keadilan tanpa diskriminasi. Kami menjamin
bahwa tidak ada perbedaan remunerasi antara karyawan pria dan wanita untuk posisi atau jabatan yang sama,
dengan perbandingan secara adil. Penetapan besaran remunerasi karyawan dilakukan berdasarkan pada status
ketenagakerjaan, jabatan, cakupan tugas dan tanggung jawab, kualifikasi dan kompetensi, serta situasi dan
kondisi karyawan dalam melaksanakan tugasnya.
Pada tahun 2024, nilai remunerasi terendah yang diterima oleh karyawan telah sesuai dengan ketentuan UMR
berdasarkan lokasi operasional. Perseroan tidak memiliki karyawan yang diupah di bawah UMR dan seluruhnya
setara atau di atas upah minimum. Model pendekatan ini untuk dapat memastikan kesejahteraan karyawan
terpenuhi dengan baik sekaligus mematuhi seluruh peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Perbandingan Gaji Pokok Karyawan dengan Upah Minimum Regional (UMR)
2024 2023 2022
Jenis
Kelamin
Jumlah Persentase Jumlah Persentase Jumlah Persentase
Karyawan (%) Karyawan (%) Karyawan (%)
654 100% 709 100% 762 100%
Di Atas Upah Minimum
299 100% 311 100% 295 100%
Setara dengan Upah 246 100% 239 100% 245 100%
Minimum
25 100% 29 100% 34 100%
Di Bawah Upah 0 0% 0 0% 0 0%
Minimum
0 0% 0 0% 0 0%
PT Intiland Development Tbk 78 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 80
Membuka Potensi Melalui Inisiatif Baru
Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman Serta Kebijakan Anti-bullying dan Anti Pelecehan
[POJK F.21] [GRI 3-3, 403-1, 403-2, 403-3, 403-4, 403-5, 403-6, 403-7, 403-8, 403-9, 403-10]
Memiliki lingkungan kerja yang baik sangat berpengaruh terhadap aspek produktivitas serta kenyamanan bagi
karyawan. Perusahaan bertanggung jawab dan memegang peran kritikal dalam menciptakan lingkungan kerja
yang ideal, yang kerap ditentukan seberapa produktif dan bahagianya individu-individu di dalamnya. Lingkungan
bekerja memiliki beberapa faktor penting yang menentukan, baik dari aspek kesehatan dan keselamatan,
kenyamanan, kebersihan, komunikasi, hingga kesempatan untuk berkontribusi secara aktif.
Dalam mendukung budaya kerja yang positif, Perseroan juga menerapkan kebijakan Anti-Bullying dan Anti-
Pelecehan yang tegas. Di dalam peraturan perusahaan secara jelas dan tegas menjelaskan bahwa setiap
karyawan berhak diperlakukan secara terhormat tanpa pengecualian. Tidak ada bentuk pelecehan, baik itu fisik,
psikologis, verbal, atau seksual yang boleh dilakukan tanpa terkecuali. Kami menghargai nilai-nilai toleransi
budaya dan saling menghormati di antara karyawan dengan memperhatikan multikulturalisme budaya.
Sepanjang tahun 2024, tidak ada tindakan atau kejadian diskriminasi, perundungan, atau pelecehan yang
terjadi di sepanjang tahun 2024.
Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)
Dalam upaya menciptakan lingkungan kerja Untuk meningkatkan kesiagaan menghadapi keadaan
yang aman, sehat, dan produktif, Perusahaan darurat, beragam pelatihan keahlian diselenggarakan
mengedepankan penerapan Kesehatan dan seperti pelatihan mitigasi dan evakuasi darurat,
Keselamatan Kerja (K3) sesuai dengan regulasi evakuasi gempa bumi, serta training Emergency
yang berlaku. Implementasi kebijakan K3 bertujuan Response Team. Pelatihan penggunaan peralatan
mengurangi risiko terjadinya kecelakaan kerja, keselamatan juga digelar guna meningkatkan
meningkatkan kesadaran karyawan terhadap keterampilan dalam menangani insiden kebakaran
keselamatan kerja, serta memastikan kepatuhan atau kecelakaan di tempat kerja.
terhadap peraturan perundang-undangan, termasuk
Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor PER 05/ Perusahaan juga memberikan pelatihan dan sertifikasi
MEN/1996 tentang Sistem Manajemen Keselamatan bidang khusus yang mencakup teknisi elevator/
dan Kesehatan Kerja. Acuan yang digunakan dalam escalator, operator peralatan mesin diesel, serta fire
upaya mewujudkan lingkungan kerja yang aman safety management. Perseroan juga memastikan
melalui pengelolaan K3 merujuk pada OHSAS keamanan di lingkungan kerja, pelatihan analisa
18001:2007 maupun ISO 45001:2018 Occupational keselamatan kerja, risk profiling, dan SOP chemical
Health and Safety Management System. handling juga menjadi bagian dari program K3.
Perseroan menyelenggarkan serangkaian Seluruh program pelatihan dan sertifikasi ini
pelatihan K3 bagi karyawan dan para mitra kerja. bertujuan untuk meningkatkan kesiapan dalam
Penyelenggaraan pelatihan-pelatihan tersebut menghadapi risiko di lingkungan kerja, memperkuat
bertujuan untuk meningkatkan kemampuan serta budaya keselamatan, serta memastikan bahwa
memastikan kesadaran terhadap pentingnya K3 setiap karyawan memiliki kompetensi yang memadai
terinternalisasi secara luas di seluruh lingkungan dalam menangani kondisi darurat. Perusahaan akan
Perusahaan. Sistem pelaporan insiden kecelakaan dan terus berupaya meningkatkan standar K3 dengan
kesehatan dijalankan secara transparan, sehingga memperbarui kebijakan keselamatan, menyediakan
memungkinkan proses identifikasi dan penanganan pelatihan berkala, serta melakukan evaluasi terhadap
potensi risiko secara cepat dan efisien. penerapan sistem K3 guna menciptakan lingkungan
kerja yang lebih aman dan berkelanjutan.
Sepanjang periode pelaporan, diselenggarakan
sejumlah pelatihan dan sertifikasi K3 yang mencakup
berbagai klasifikasi kegiatan. Pelatihan Keselamatan
dan Pertolongan Pertama diberikan untuk
meningkatkan keterampilan dalam menghadapi
situasi darurat, seperti CPR, First Aid Responder, dan
sertifikasi P3K. Perseroan juga menyelenggarakan
Pelatihan dan Sertifikasi K3 Spesifik, termasuk
sertifikasi teknisi listrik, operator gondola, dan ahli
K3 umum, guna memastikan tenaga kerja memiliki
kompetensi yang sesuai dengan bidangnya.
PT Intiland Development Tbk 79 Laporan Keberlanjutan 2 024
Page 81
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
Tabel Pelatihan K3
Jumlah Jumlah
No Jenis Pelatihan Metode Pelatihan
Pelatihan Peserta
Pelatihan dan
1 Keselamatan dan Pertolongan Pertama 10 322
Sertifikasi
Pelatihan dan
2 Pelatihan dan Sertifikasi K3 Spesifik 9 27
Sertifikasi
3 Mitigasi dan Evakuasi Darurat Pelatihan 10 697
4 Penggunaan Peralatan Keselamatan Pelatihan 5 83
Pelatihan dan
5 Pelatihan dan Sertifikasi di Bidang Khusus 11 108
Sertifikasi
6 Keselamatan di Lingkungan Kerja Pelatihan 6 80
7 Pelatihan dan Sertifikasi K3 Lingkungan Sertifikasi 3 3
Jumlah 54 1.317
Kinerja Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
Untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan, Intiland konsisten menerapkan sistem Keselamatan
dan Kesehatan Kerja (K3) di seluruh proyek konstruksi. Pengelolaan risiko K3 dilakukan menyeluruh melalui
pemantauan indikator utama, seperti total jam kerja (manhours), jumlah kecelakaan kerja, serta perhitungan
tingkat kekerapan kecelakaan (Frequency Rate/FR) dan tingkat keparahan kecelakaan (Severity Rate/SR). Informasi
lebih lengkap terkait kecelakaan kerja disampaikan dalam tabel di bawah:
Tabel Jam Kerja dan Kecelakaan Kerja
Jumlah Tingkat Frekuensi
Jumlah Tingkat Keparahan
Proyek Total Jam Kerja Cedera Terjadinya
Kecelakaan Kecelakaan
Waktu* Kecelakaan
1Park Avenue 535.952 0 0 0,00 0,00
Fifty Seven Promenade 433.478 5 0 11,53 0,00
Graha Golf 157.756 0 0 0,00 0,00
Intiland Tower Jakarta 218.761 0 0 0,00 0,00
Intiland Tower Surabaya 136.348 0 0 0,00 0,00
Praxis 234.179 0 0 0,00 0,00
Regatta 202.284 0 0 0,00 0,00
South Quarter 882.160 1 1 1,13 1,13
Spazio Tower 158.160 0 0 0,00 0,00
Spazio 184.632 0 0 0,00 0,00
The Rosebay 1.610.292 0 0 0,00 0,00
Aeropolis 475.847 0 0 0,00 0,00
Jumlah 3.619.557 6 1 12,66 1,13
* Total cedera waktu dalam skala hari
- LTI: Kasus kecelakaan yang mengakibatkan hilangnya hari kerja
- AFR: Rasio tingkat frekuensi terjadinya kecelakaan dalam kurun waktu tertentu (total kecelakaan/total jam kerja) x 1.000.000
- ASR: Rasio tingkat keparahan kecelakaan yang terjadi dalam kurun waktu tertentu (total hari kerja yang hilang/total jam kerja) x 1.000.000
PT Intiland Development Tbk 80 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 82
Membuka Potensi Melalui Inisiatif Baru
Kinerja Proyek Tahun 2024
Sepanjang tahun 2024, Perseroan mencatat terdapat 12 proyek yang masuk dalam pemantauan K3 di dalam
laporan ini. Dari jumlah tersebut, sebagian besar menunjukkan kinerja K3 yang sangat baik berdasarkan
konversi nilai FR. Terdapat delapan proyek mencatatkan FR=0,00 yang dikategorikan sebagai “Very Good/Sangat
Baik”. Pencapaian ini menunjukkan tidak terdapat kecelakaan kerja selama periode pelaporan di proyek-proyek
tersebut.
Perseroan mencatat terdapat dua proyek yang mengalami insiden kecelakaan di tahun 2024:
• Proyek Fifty Seven Promenade mencatatkan 5 kasus kecelakaan, seluruhnya tergolong non-Lost Time Injury
(non-LTI), sehingga nilai SR tetap 0,00. Dengan total jam kerja 433.478 jam, nilai FR proyek ini adalah 11,53,
yang dikategorikan sebagai “Less/Kurang”. Kendati tidak terdapat cedera serius, kondisi ini menandakan
perlunya peningkatan upaya preventif guna menekan angka kejadian serupa.
• Di proyek South Quarter terjadi satu kasus kecelakaan kerja yang termasuk dalam kategori Lost Time Injury
(LTI), yang menyebabkan kehilangan hari kerja. Dengan total jam kerja 882.160 jam, nilai FR dan SR masing-
masing sebesar 1,13, atau masuk dalam kategori “Good/Baik”. Temuan ini menjadi indikator perlunya
penguatan pelatihan dan kesadaran pekerja terkait prosedur keselamatan kerja.
Kategori cidera yang dicatat dalam laporan ini didasarkan pada klasifikasi resmi, mulai dari cidera sangat ringan
hingga kematian. Sepanjang periode pelaporan tidak ditemukan cidera sedang, berat, maupun kematian.
Secara umum, dari total 12 proyek yang dimonitor dapat disimpulkan sebagai berikut:
• 10 proyek atau 83,3% mencatatkan kinerja FR dan SR yang Sangat Baik (nilai 0),
• 1 proyek (South Quarter) masuk kategori Baik,
• 1 proyek (Fifty Seven Promenade) masuk kategori Kurang,
Kinerja K3 ini mencerminkan keberhasilan penerapan sistem manajemen keselamatan yang telah dirancang
perusahaan. Namun demikian, area dengan nilai FR > 10 seperti proyek Fifty Seven Promenade tetap menjadi
perhatian khusus agar tidak terjadi peningkatan risiko pada tahun-tahun berikutnya.
Kinerja Keselamatan Kerja untuk Pengunjung
Selain pengelolaan keselamatan bagi pekerja, Intiland memperhatikan keselamatan pengunjung dan pihak
eksternal lainnya yang beraktivitas di lingkungan operasional. Di tahun 2024, tercatat tiga kasus kecelakaan yang
melibatkan pengunjung atau pihak ketiga, yang seluruhnya telah ditangani secara cepat oleh tim operasional
dan medis. Selain itu, terdapat dua kasus yang dikategorikan sebagai cedera sangat ringan, seperti luka lecet
akibat tersandung atau terjatuh. Satu kasus masuk kategori cedera sedang terkait insiden yang menimbulkan
dampak luka lebih serius dan memerlukan penanganan medis lebih lanjut. Kasus kecelakaan tersebut antara
lain disebabkan oleh lingkungan area yang licin, kurangnya pengawasan, anak-anak yang berlarian tanpa
pengawasan orang tua, serta kurangnya kehati-hatian pengunjung saat beraktivitas di area kerja yang berisiko,
seperti area loading dock.
Berikut beberapa contoh upaya yang dijalankan oleh manajemen gedung untuk meningkatkan mutu
keselamatan dan kenyamanan pelanggan di seluruh pengguna area:
• Pemasangan rambu-rambu keselamatan di titik rawan kecelakaan.
• Peningkatan patroli dan pengawasan di area publik dan lokasi kegiatan rutin.
• Sosialisasi dan briefing keselamatan kepada seluruh tenant, petugas pengiriman barang, serta pelaksana
kegiatan publik.
• Evaluasi fasilitas umum, termasuk kondisi lantai, tangga, toilet, dan playground secara berkala.
Beberapa upaya ini dapat mencerminkan kesadaran Perseroan dalam menciptakan lingkungan yang aman,
tidak hanya bagi pekerja namun juga seluruh pengunjung dan stakeholder lainnya, serta membentuk budaya
K3 yang lebih proaktif dan inklusif di seluruh area operasional.
PT Intiland Development Tbk 81 Laporan Keberlanjutan 2 024
Page 83
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai [POJK F.22] [GRI 3-3, 404-1, 404-2, 404-3]
Meningkatkan kompetensi dan keterampilan karyawan sebagai bagian dari strategi keberlanjutan merupakan
salah satu wujud komitmen Perusahaan. Seiring dengan dinamika industri yang makin berkembang, kebutuhan
terhadap tenaga kerja yang adaptif dan kompeten menjadi krusial. Perseroan konsisten menyelenggarakan
berbagai program pelatihan guna memastikan kesiapan karyawan dalam menghadapi tantangan industri di
masa depan.
Pada tahun 2024, Perseroan menyelenggarakan beragam program pelatihan yang mencakup pelatihan non-
teknis, teknis, serta program sertifikasi profesional. Program ini dirancang agar relevan dengan kebutuhan
bisnis serta mendukung pengembangan keterampilan individu. Untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran,
pelatihan diselenggarakan melalui dua metode utama, yaitu secara luring dan daring, sehingga memberikan
fleksibilitas bagi karyawan dalam mengakses materi sesuai kebutuhan dan waktu mereka.
Sebagai hasil dari inisiatif ini, total 8.575 jam pelatihan telah diberikan kepada karyawan sepanjang tahun
2024, meningkat 40% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatatkan 6.116 jam pelatihan. Peningkatan
ini menegaskan upaya Perusahaan untuk memperkuat ekosistem pembelajaran guna meningkatkan daya saing
sumber daya manusia.
Pada tahun 2024, rata-rata pelatihan mencapai 7 jam per karyawan, naik dari 4,75 jam per karyawan di tahun
2023, serta lebih tinggi dibandingkan 5,40 jam per karyawan pada tahun 2022. Meskipun sempat mengalami
sedikit penurunan tahun 2023, tren kenaikan di tahun 2024 menegaskan komitmen Perusahaan dalam
aspek pengembangan karyawan. Evaluasi menyeluruh terhadap kebutuhan pelatihan juga dilakukan untuk
memastikan bahwa karyawan mendapatkan kesempatan yang optimal dalam meningkatkan kompetensi dan
keahliannya.
Sebagai bentuk konkret dari strategi pengembangan ini, berikut adalah rincian pelatihan yang telah dilaksanakan
sepanjang tahun 2024:
• Pelatihan non-Teknis
Melibatkan 2.088 peserta dengan total 331 jam pelatihan, mencakup topik seperti service excellence
training, public speaking, digital marketing, hingga mitigasi risiko bisnis.
• Pelatihan Teknis
Diikuti 1.213 peserta dengan total 97 jam pelatihan. Program pelatihan difokuskan pada peningkatan
keterampilan kerja, termasuk mitigasi kebakaran, penggunaan APAR & Hydrant, serta training evacuation
drill.
• Pelatihan Sertifikasi
Program ini diikuti 82 peserta dengan total 138 jam pelatihan, yang bertujuan mendukung pencapaian
sertifikasi profesional seperti ISO 9001:2015, akreditasi P3K, serta sertifikasi operator alat berat.
Di tahun 2024, Perseroan mengalokasikan dana sebesar Rp284 juta untuk penyelenggaraan beragam program
pelatihan dan sertifikasi. Investasi ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi individu serta memastikan
seluruh tim dapat berkontribusi secara maksimal dalam mendukung pertumbuhan Perusahaan secara berke-
lanjutan. Melalui strategi pengembangan karyawan yang terstruktur dan berkelanjutan, Perseroan optimistik
dapat membangun sumber daya manusia yang lebih kompeten, produktif, dan siap menghadapi tantangan
masa depan.
Tabel Pelatihan dan Pengembangan Tahun 2024
No Program Pelatihan Jenis Pelatihan Jumlah Jam Jumlah
Pelatihan Pelatihan Peserta
Pelatihan
1 Keterampilan Non-Teknis 124 331 2.088
/Workshop/Sosialisasi
2 Keterampilan Teknis Pelatihan /Workshop 38 97 1.213
3 Sertifikasi Sertifikasi 20 138 82
Jumlah 182 566 3.383
PT Intiland Development Tbk 82 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 84
Membuka Potensi Melalui Inisiatif Baru
Jam Pelatihan Karyawan
2024 2023* 2022*
Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
Jumlah Jam Pelatihan 8.575 6.116 7.219
- Jam pelatihan per jenis 5.915 2.660 3.802 2.313 4.671 2.548
kelamin
- Persentase 69% 31% 62% 38% 65% 35%
- Rerata jam pelatihan 4,83 2,17 2,95 1,80 3,50 1,90
Rerata Jam Pelatihan/ 7,00 4,75 5,40
Karyawan
Catatan: *Terdapat penyesuaian data pada tahun sebelumnya untuk memastikan akurasi dan konsistensi pelaporan.
Penyesuaian ini dilakukan berdasarkan evaluasi dan verifikasi lebih lanjut terhadap sumber data yang digunakan.
Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar [POJK F.23] [GRI 2-25, 3-3, 413-1, 413-2]
Intiland menyadari bahwa setiap kegiatan operasional untuk pengembangan properti akan memberikan
manfaat positif sekaligus berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap masyarakat dan lingkungan
sekitar. Dampak yang ditimbulkan baik langsung maupun tidak langsung meliputi berbagai aspek yang terkait
proses bisnis dan operasional. Perusahaan bertanggung jawab dan berkomitmen meminimalisir dampak
negatif dan memaksimalkan dampak positif, melalui berbagai inisiatif dalam program Tanggung Jawab Sosial
dan Lingkungan (TJSL).
Pada aspek kebutuhan ketersediaan lahan, Perseroan memastikan bahwa setiap proses pembebasan lahan
dilakukan secara transparan, adil, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Perusahaan mengedepankan
pendekatan yang menghormati hak-hak pemilik lahan, dengan melakukan negosiasi yang melibatkan berbagai
pihak terkait untuk mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan. Kami juga memastikan adanya
kompensasi yang layak serta memberikan solusi bagi masyarakat terdampak agar tetap memiliki peluang
ekonomi setelah proses pembebasan lahan berlangsung.
Di sisi ketenagakerjaan, kami berupaya mengurangi dampak negatif yang berhubungan dengan penggunaan
lahan dan potensi berkurangnya mata pencaharian masyarakat sekitar dengan memberikan kesempatan kerja
bagi masyarakat sekitar proyek melalui perekrutan tenaga kerja lokal, baik sebagai karyawan tetap, karyawan
kontrak, maupun tenaga kerja alih daya. Langkah ini bertujuan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar
proyek serta memberikan peluang kerja yang lebih luas. Selain itu, Intiland juga menyelenggarakan berbagai
pelatihan peningkatan keterampilan dan keahlian guna memperkuat daya saing tenaga kerja lokal di industri
properti. Inisiatif ini tidak hanya mendukung keberlanjutan ekonomi lokal, tetapi juga berkontribusi pada
pengembangan kualitas sumber daya manusia di wilayah sekitar proyek.
Pada bidang lingkungan, Perseroan secara pro-aktif menjalankan berbagai inisiatif untuk mengatasi dampak
negatif dari kegiatan operasionalnya, khususnya dalam hal ruang terbuka hijau, resapan air, dan pengelolaan
limbah. Perusahaan mengimplementasikan program konservasi lingkungan, termasuk penghijauan ruang
terbuka hijau melalui pembangunan taman konservasi, pembersihan daerah aliran sungai, serta pembuatan dan
pengontrolan saluran drainase untuk mengatasi potensi genangan air dan banjir. Dalam pengelolaan limbah,
Intiland menerapkan sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) untuk memastikan limbah yang dihasilkan
tidak mencemari lingkungan. Perusahaan juga membangun rumah kompos sebagai bagian dari pengelolaan
limbah organik serta menerapkan sistem pemilahan dan daur ulang limbah anorganik guna mengurangi
dampak lingkungan dari kegiatan konstruksi dan operasional.
Selain upaya lingkungan, kami juga memberikan perhatian khusus pada pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan
Menengah (UMKM) di sekitar Lokasi proyek. Perseroan membuka peluang bagi UMKM lokal untuk berjualan di
area proyek, yang tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan tenant dan karyawan, tetapi juga berkontribusi
pada pemberdayaan ekonomi lokal. Melalui inisiatif ini, kami menciptakan ekosistem bisnis yang inklusif dan
berkelanjutan.
PT Intiland Development Tbk 83 Laporan Keberlanjutan 2 024
Page 85
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
Lebih jauh lagi, kami terus melaksanakan berbagai program pemberdayaan masyarakat di berbagai bidang,
seperti sosial, ekonomi, kesehatan, dan lingkungan. Setiap program dirancang untuk memberikan manfaat
jangka panjang bagi komunitas sekitar, dengan menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan bisnis,
kesejahteraan sosial, dan kelestarian lingkungan. Dengan strategi yang terus beradaptasi dan berinovasi, kami
memastikan bahwa setiap inisiatif TJSL yang kami jalankan tetap relevan dan memberikan dampak positif yang
signifikan bagi seluruh pemangku kepentingan.
Hasil Analisis Dampak Positif dan Dampak Negatif Kegiatan Usaha
Aspek Dampak Positif Mitigasi
Memastikan pembangunan dilakukan
dengan memperhatikan aspek
Mendorong pertumbuhan
keberlanjutan, seperti penggunaan
infrastruktur dan fasilitas umum.
material ramah lingkungan dan desain
yang mendukung efisiensi energi.
Penyerapan tenaga kerja lokal
Meningkatkan keterampilan
dalam berbagai sektor,
tenaga kerja lokal melalui pelatihan
seperti konstruksi, keamanan,
dan program sertifikasi agar memiliki
kebersihan, manajemen properti,
daya saing di industri properti.
dan lainnya.
Meningkatkan nilai ekonomi Mendorong partisipasi UMKM lokal
kawasan sekitar proyek. dalam ekosistem properti
yang dikembangkan.
Ekonomi
Peningkatan nilai ekonomi kawasan, Melakukan kajian dampak
menarik investasi baru, sosial-ekonomi sebelum pembangunan
dan mendorong pertumbuhan bisnis untuk memastikan manfaat optimal
di sekitar proyek. bagi masyarakat sekitar.
Mengembangkan rantai pasok
Mendukung industri terkait yang lebih berkelanjutan dengan
seperti manufaktur bahan bangunan, menggandeng produsen baha
transportasi, dan jasa keuangan. bangunan ramah lingkungan
dan mitra bisnis lokal.
Bekerja sama dengan pemerintah
Peningkatan Pendapatan Asli Daerah daerah untuk mengalokasikan pajak
(PAD) melalui pajak dan retribusi guna pembangunan infrastruktur
dan fasilitas publik yang bermanfaat
bagi masyarakat.
Mengembangkan hunian dengan
Penyediaan hunian berkualitas harga yang beragam agar dapat
bagi Masyarakat dijangkau oleh berbagai lapisan
masyarakat serta menerapkan konsep
hunian berkelanjutan.
Meningkatkan kualitas hidup
Merancang kawasan dengan konsep
masyarakat dengan menyediakan
livable city, mengutamakan
fasilitas umum seperti ruang terbuka
aksesibilitas, keamanan, dan
hijau, pusat komunitas,
kenyamanan penghuni.
dan fasilitas olahraga.
Pemberdayaan UMKM Memberikan ruang komersial
dengan harga terjangkau bagi pelaku
Sosial melalui ekosistem bisnis
di sekitar proyek properti UMKM dan mendorong kolaborasi
dengan bisnis lokal.
PT Intiland Development Tbk 84 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 86
Meningkatkan kualitas hidup
Merancang kawasan dengan konsep
masyarakat dengan menyediakan
Membuka Potensi Melalui Inisiatif Baru livable city, mengutamakan
fasilitas umum seperti ruang terbuka
aksesibilitas, keamanan, dan
hijau, pusat komunitas,
kenyamanan penghuni.
dan fasilitas olahraga.
Pemberdayaan UMKM Memberikan ruang komersial
dengan harga terjangkau bagi pelaku
Sosial melalui ekosistem bisnis
di sekitar proyek properti UMKM dan mendorong kolaborasi
dengan bisnis lokal.
Mengintegrasikan sekolah
Meningkatkan akses terhadap
dan fasilitas kesehatan dalam proyek
layanan pendidikan dan kesehatan
perumahan atau komersial
melalui pembangunan kawasan
untuk mendukung kebutuhan
terpadu.
masyarakat.
Melakukan program pemberdayaan
Meningkatkan kesejahteraan komunitas seperti pelatihan
masyarakat sekitar melalui program keterampilan, dukungan pendidikan,
CSR. dan inisiatif lingkungan.
Menggunakan material bangunan
Penerapan konsep bangunan hijau berkelanjutan, sistem rainwater
yang lebih hemat energi harvesting, dan teknologi hemat energi
dan ramah lingkungan. dalam setiap proyek.
Mengalokasikan area untuk taman kota,
Meningkatkan ruang hijau kota
rooftop garden, dan ruang terbuka
dan menjaga keseimbangan
hijau dalam setiap pengembangan
ekosistem perkotaan.
properti.
Menerapkan sistem daur ulang
Pengelolaan limbah konstruksi material konstruksi serta mengurangi
Lingkungan yang lebih efisien dan berkelanjutan. limbah proyek melalui program
Zero Waste
Pengembangan konsep Transit
Mengurangi ketergantungan
Oriented Development (TOD)
pada transportasi berbasis bahan
dengan mendesain kawasan
bakar fosil dengan menciptakan
dengan infrastruktur pejalan kaki,
lingkungan yang walkable dan
jalur sepeda, dan akses mudah
terhubung dengan transportasi publik.
ke transportasi umum.
Menerapkan sistem drainase
Mengurangi risiko bencana seperti
berkelanjutan dan membangun
banjir dan erosi tanah melalui
di lokasi yang sesuai dengan kajian
perencanaan tata ruang yang baik.
lingkungan.
Aspek Dampak Negatif Mitigasi
Melakukan proses pembebasan lahan
secara transparan dan adil dengan
Berkurangnya lahan pertanian mempertimbangkan aspek
produktif akibat alih fungsi lahan. keberlanjutan serta memberikan
kompensasi kepada pemilik lahan
yang terdampak.
Menjalankan analisis dampak
Potensi perubahan fungsi lahan
lingkungan (AMDAL) secara ketat
yang dapat berdampak pada
sebelum pembangunan serta
ekosistem lokal dan mengancam
menerapkan program restorasi
keanekaragaman hayati.
ekosistem di sekitar area proyek
Pengurangan area hijau dapat Mengalokasikan ruang terbuka hijau yang
menurunkan kualitas udara, proporsional dalam proyek pembangunan,
menerapkan konsep arsitektur berwawasan
PT Intiland Development Tbk meningkatkan85 suhu kota Laporan Keberlanjutan 2 024
lingkungan seperti taman vertikal, rooftop
(efek urban heat island), dan garden, serta menggunakan material
Page 87
yang dapat berdampak pada
sebelum pembangunan serta
ekosistem lokal dan mengancam
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelolamenerapkan program
Kinerja restorasi
keanekaragaman
Laporanhayati.
Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan ekosistem di Keberlanjutan
Keberlanjutan sekitar area proyek
Pengurangan area hijau dapat Mengalokasikan ruang terbuka hijau yang
menurunkan kualitas udara, proporsional dalam proyek pembangunan,
menerapkan konsep arsitektur berwawasan
meningkatkan suhu kota
lingkungan seperti taman vertikal, rooftop
(efek urban heat island), dan garden, serta menggunakan material
mengurangi resapan air hujan, bangunan yang memiliki daya serap panas
yang meningkatkan risiko banjir. rendah.
Lingkungan
Menerapkan teknologi pengelolaan
air seperti rainwater harvesting,
Tekanan pada sumber daya air
greywater recycling, dan sanitasi yang
akibat meningkatnya kebutuhan
lebih efisien.
konsumsi di kawasan properti.
Mengimplementasikan sistem
Menghasilkan limbah konstruksi
pengelolaan air limbah (IPAL),
seperti beton, logam, kayu,
menerapkan prinsip zero waste,
serta limbah operasional dari
memilah dan mendaur ulang limbah
penghuni gedung yang dapat
konstruksi, serta menggunakan
mencemari lingkungan.
material ramah lingkungan.
Menerapkan konsep drainase
berkelanjutan seperti biopori dan sumur
Peningkatan risiko banjir akibat resapan, membangun area hijau dengan
perubahan tata guna lahan. sistem tata air yang baik, serta
mengintegrasikan teknologi pengelolaan
air hujan dalam desain properti.
Mengadopsi konsep Transit-Oriented
Peningkatan kepadatan lalu lintas Development (TOD) yang mengutamakan
dan kemacetan akibat pertumbuhan aksesibilitas transportasi umum,
properti yang tidak diimbangi membangun jalur pejalan kaki dan
dengan infrastruktur transportasi sepeda, serta menyediakan fasilitas park
yang memadai. and ride untuk mengurangi
ketergantungan pada kendaraan pribadi.
Mengembangkan program
kepemilikan rumah bagi masyarakat
Peningkatan harga tanah dan properti
berpenghasilan menengah ke bawah
yang dapat menyulitkan masyarakat
melalui skema subsidi, cicilan
dalam memiliki hunian.
terjangkau, dan program kerja sama
dengan pemerintah.
Ekonomi
Menyediakan fasilitas publik
Ketimpangan dalam akses terhadap
yang dapat diakses oleh semua
fasilitas umum karena pembangunan
golongan masyarakat, seperti taman
properti yang terpusat pada
kota, area olahraga, dan ruang terbuka
kawasan elit.
hijau di sekitar proyek.
Mendorong pengembangan
Peningkatan biaya hidup di sekitar ekonomi berbasis komunitas
kawasan properti baru yang dapat dengan mendukung UMKM lokal
membebani masyarakat asli. dan menyediakan ruang usaha
dengan harga sewa yang terjangkau.
Melakukan pendekatan partisipatif
Potensi penggusuran masyarakat
dengan masyarakat terdampak serta
lokal akibat pengembangan proyek
memberikan kompensasi yang adil.
properti.
Mengembangkan proyek hunian
Ketimpangan sosial dan ekonomi inklusif dengan konsep mixed-income
Sosial akibat pembangunan properti housing, di mana hunian premium
yang lebih berorientasi pada pasar dan terjangkau berada dalam satu
kawasan, serta mendorong kemitraan
menengah ke atas. dengan masyarakat lokal dalam
pengelolaan ekonomi kawasan.
Meningkatkan keamanan kawasan
Potensi Peningkatan kriminalitas dengan menerapkan konsep crime
di daerah yang berkembang pesat prevention through environmental
akibat kesenjangan sosial dan design (CPTED) seperti pencahayaan
perubahan demografi. yang baik, ruang publik yang aman,
dan pemantauan CCTV.
PT Intiland Development Tbk 86 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 88
Mengembangkan proyek hunian
Ketimpangan sosial dan ekonomi inklusif dengan konsep mixed-income
SosialBaru
Membuka Potensi Melalui Inisiatif akibat pembangunan properti housing, di mana hunian premium
yang lebih berorientasi pada pasar dan terjangkau berada dalam satu
kawasan, serta mendorong kemitraan
menengah ke atas. dengan masyarakat lokal dalam
pengelolaan ekonomi kawasan.
Meningkatkan keamanan kawasan
Potensi Peningkatan kriminalitas dengan menerapkan konsep crime
di daerah yang berkembang pesat prevention through environmental
akibat kesenjangan sosial dan design (CPTED) seperti pencahayaan
perubahan demografi. yang baik, ruang publik yang aman,
dan pemantauan CCTV.
Pengaduan Masyarakat [POJK F.24] [GRI 2-25, 2-26, 3-3, 413-1, 413-2]
Sebagai bagian dari komitmen terhadap prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance),
Intiland menyediakan mekanisme pengaduan masyarakat yang transparan, akuntabel, dan responsif. Mekanisme
ini dirancang untuk memungkinkan pemangku kepentingan, termasuk masyarakat, pelanggan, dan karyawan,
menyampaikan keluhan terkait pelanggaran etika, integritas, norma, peraturan perundang-undangan, serta isu
lingkungan secara efektif dan terdokumentasi.
Perseroan menerapkan tiga mekanisme utama dalam menangani pengaduan masyarakat, penghuni, dan
tenant, yang mencakup:
1. Pelaporan Pengaduan melalui Building Management
Pengaduan yang berkaitan dengan operasional properti dikelola oleh masing-masing proyek melalui
pengelola kawasan. Terdapat dua metode utama dalam mekanisme ini:
• Melalui sistem digital terintegrasi, yaitu BAMMS, PROPEL, dan Nimbus, yang memungkinkan tenant
untuk mengakses layanan pengaduan secara online. Tenant dapat mengunduh aplikasi melalui Play Store
atau Apple Store, kemudian mendaftarkan data diri untuk diverifikasi oleh Building Management. Setelah
verifikasi, tenant dapat mengajukan pengaduan yang akan langsung diteruskan ke departemen terkait
untuk penanganan lebih lanjut. Tenant juga dapat memantau status dan perkembangan penyelesaian
pengaduan secara real-time melalui aplikasi ini. Sistem ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi
pengelolaan keluhan dan memastikan transparansi dalam penanganannya.
• Melalui WhatsApp Business atau Email, yang memungkinkan tenant menyampaikan keluhan langsung
kepada pengelola kawasan dengan tetap mendapatkan tindak lanjut yang sesuai dengan standar
pelayanan yang berlaku.
2. Pelaporan Pengaduan melalui Korporat
Intiland mengelola pengaduan masyarakat melalui sistem terpusat yang disebut Infinity. Sistem ini membantu
untuk meningkatkan efektivitas dalam pencatatan, pemantauan, dan penyelesaian pengaduan masyarakat
secara lebih cepat dan terkoordinasi. Melalui penggunaan aplikasi Infinity ini, pengaduan yang masuk dapat
cepat ditindaklanjuti oleh proyek atau divisi terkait sesuai dengan kategori pengaduan. Masyarakat dapat
menyampaikan pengaduan melalui berbagai saluran komunikasi, termasuk surat resmi, media massa, situs
web perusahaan, email, telepon, serta media sosial seperti Instagram, Facebook, LinkedIn, YouTube, dan
TikTok.
3. Sistem Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing System)
Intiland menyediakan mekanisme whistleblowing sebagai wadah bagi karyawan dan pemangku kepentingan
eksternal untuk melaporkan dugaan pelanggaran secara aman dan rahasia. Mekanisme ini memastikan
bahwa setiap laporan ditangani secara profesional dan independen. Pelaporan dapat dilakukan melalui:
• Email: peduliperusahaan@intiland.com
• SMS: 081318000921 (Kepala Audit Internal)
Perseroan berkomitmen menjaga aspek transparansi dan responsivitas dalam menangani setiap pengaduan
yang masuk. Semua pengaduan ditangani sesuai dengan prosedur standar layanan pelanggan dan Service Level
Agreement (SLA) untuk memastikan penyelesaian yang efektif. Sepanjang tahun 2024, Perseroan menerima
sebanyak 17 pengaduan masyarakat, yang seluruhnya telah ditindaklanjuti dan diselesaikan dengan baik. Kami
selalu berupaya meningkatkan efektivitas pengelolaan pengaduan melalui pemanfaatan teknologi, komunikasi
yang lebih proaktif, serta penguatan sistem manajemen keluhan guna menjaga kepercayaan dan hubungan
yang harmonis dengan para pemangku kepentingan.
PT Intiland Development Tbk 87 Laporan Keberlanjutan 2 024
Page 89
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
Jumlah Pengaduan Masyarakat yang Diterima dan Ditindaklanjuti
Jumlah
Jenis Pengaduan Status Keluhan
Keluhan
- 50% Terselesaikan
Legalitas 4
- 50% dalam proses penanganan
Kerusakan bangunan 1 Terselesaikan
Promosi dan Pemasaran 2 Terselesaikan
Kriminalitas 1 Terselesaikan
Pemenuhan hak konsumen 2 Terselesaikan
Kualitas pelayanan 1 Terselesaikan
Sistem Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing System)
Jumlah
Jenis Pengaduan Status Keluhan
Keluhan
Kualitas kebersihan gedung 2 Terselesaikan
Prosedur pengadaan barang 1 Terselesaikan
Prosedur pengurusan perizinan 1 Terselesaikan
Pengelolaan area proyek 1 Terselesaikan
Pelaporan Pengaduan melalui Media Massa
Jumlah
Jenis Pengaduan Status Keluhan
Keluhan
Gangguan ketertiban dan pelanggaran
1 Terselesaikan
fungsi hunian
Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) [POJK F.25] [GRI 3-3, 413-1, 413-2]
Indikator Pengungkapan
Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) adalah bagian integral dari strategi keberlanjutan Intiland
yang berfokus pada dampak positif terhadap masyarakat dan lingkungan. Kami mengungkapkan informasi
terkait TJSL sesuai dengan pedoman yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK F.25) dan Global
Reporting Initiative (GRI 3-3, 413-1), yang mencakup berbagai inisiatif dan pencapaian yang mendukung tujuan
Perusahaan dalam memberikan manfaat sosial dan lingkungan yang berkelanjutan.
Aspek Kepentingan
TJSL merupakan fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan Perusahaan dan memberikan kontribusi nyata
terhadap masyarakat serta lingkungan di sekitar wilayah Perusahaan beroperasi. Dengan komitmen terhadap
prinsip-prinsip keberlanjutan, kami bukan hanya memprioritaskan keuntungan jangka pendek tetapi juga
mempertimbangkan dampak jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan. Melalui pelaksanaan inisiatif-
inisiatif TJSL, Perseroan berupaya untuk secara nyata dapat meningkatkan kualitas hidup, mendorong kesadaran
lingkungan, dan memperkuat hubungan dengan pemangku kepentingan.
Cakupan, Inisiatif, dan Pencapaian
Cakupan pelaporan TJSL mencakup 15 properti yang meliputi Intiland Tower Jakarta, Fifty-Seven Promenade,
Aeropolis, Talaga Bestari, South Quarter, SQ Res, 1Park Avenue, Serenia Hills, Graha Famili, Graha Natura, The
Rosebay, Intiland Tower Surabaya, Praxis, Spazio, dan Spazio Tower.
PT Intiland Development Tbk 88 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 90
Membuka Potensi Melalui Inisiatif Baru
Penanggung Jawab dan Cara Evaluasi Kinerja
Pelaksanaan dan evaluasi kinerja TJSL dikelola secara korporat serta oleh masing-masing proyek. Evaluasi
kinerja dijalankan secara berkala melalui pengukuran dampak sosial dan lingkungan dengan menggunakan
metode pendekatan melalui perhitungan SROI (Social Return on Investment). SROI mengukur nilai sosial yang
dihasilkan dari setiap investasi dalam program-program TJSL, baik yang dilaksanakan oleh masing-masing
proyek maupun yang dikelola oleh Perusahaan secara keseluruhan. Melalui model pendekatan ini, Perseroan
dapat memastikan bahwa setiap inisiatif yang dijalankan memberikan dampak positif yang maksimal bagi
masyarakat dan lingkungan serta memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi Perusahaan dan para
pemangku kepentingan terkait..
Pemangku Kepentingan Terdampak
• Internal: Manajemen, Karyawan
• Eksternal: Masyarakat
Di tahun 2024, Perseroan konsisten melaksanakan program TJSL sebagai wujud komitmen untuk memaksimalkan
dampak positif secara berkelanjutan serta membangun hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar.
Berbagai inisiatif yang dilaksanakan mencakup bidang bakti sosial, pengembangan infrastruktur, pemberdayaan
komunitas sosial, pelestarian lingkungan, pendidikan, budaya, dan kesehatan. Jumlah investasi yang dialokasikan
untuk mendukung kegiatan TJSL pada tahun 2024 mencapai Rp 1,09 miliar. Komitemen ini menjadi bentuk nyata
kontribusi Perusahaan terhadap keberlanjutan sosial dan lingkungan.
Regatta
PT Intiland Development Tbk 89 Laporan Keberlanjutan 2 024
Page 91
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
Peduli Kesehatan
Perseroan melalui proyek Aeropolis dan Praxis
melaksanakan program-program yang mendukung
peningkatan mutu kesehatan dan kesejahteraan
komunitas. Pada tahun 2024, berbagai inisiatif
dijalankan untuk mendorong gaya hidup sehat serta
meningkatkan akses terhadap layanan kesehatan.
Aeropolis menghadirkan program Your Way to
Wellness, sebuah inisiatif yang menyediakan kelas
Poundfit gratis setiap Selasa malam selama satu
tahun. Program ini bertujuan untuk menkapanyekan
gaya hidup sehat melalui olahraga yang
menyenangkan yang diikuti oleh komunitas, tenant,
dan penghuni Aeropolis. Dilaksanakan sebanyak 8
kali dengan jumlah 400 peserta, kegiatan ini tidak
hanya meningkatkan kebugaran fisik tetapi juga
mempererat hubungan komunitas di lingkungan
Aeropolis.
Aeropolis juga bekerja sama dengan Puskesmas
Neglasari menyelenggarakan program cek kesehatan
gratis. Program ini meliputi pemeriksaan gula darah,
hipertensi, hepatitis, dan tes kesehatan lainnya
yang ditujukan untuk karyawan, penghuni, tenant,
serta masyarakat umum. Langkah ini memperkuat
komitmen Aeropolis untuk meningkatkan
kesadaran dan akses terhadap layanan kesehatan di
komunitasnya.
Proyek Praxis mengadakan program mini medical
check-up (MCU) gratis bekerja sama dengan RS
Mayapada Surabaya. Program ini dilaksanakan
bersamaan dengan kegiatan Gralapah Fun Plogging
5K yang digelar di Praxis. Sebanyak 100 paket mini
MCU disediakan bagi para peserta fun plogging,
menciptakan kombinasi unik antara aktivitas
olahraga dan kesadaran kesehatan.
Program-program ini menjadi bentuk dukungan
Perseroan dalam menciptakan lingkungan yang
sehat, harmonis, dan berkelanjutan bagi penghuni
dan tenant serta sekalgius bagi masyarakat luas.
Inisiatif ini menjadi bagian dari strategi untuk
berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup dan
kesejahteraan di setiap proyek yang dikembangkan
dan dikelola Perseroan.
PT Intiland Development Tbk 90 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 92
Membuka Potensi Melalui Inisiatif Baru
Donor Darah
Intiland melalui proyek Aeropolis, Spazio, Spazio
Tower dan Intiland Tower Surabaya secara rutin
mengadakan kegiatan Donor Darah sebagai kontribusi
terhadap kesehatan masyarakat dan pemenuhan
kebutuhan suplai darah yang aman untuk kebutuhan
medis. Kegiatan ini dilaksanakan dengan kolaborasi
dengan Palang Merah Indonesia (PMI) di berbagai
wilayah serta melibatkan karyawan, penghuni dan
masyarakat di sekitar wilayah proyek.
Penyelenggaraan kegiatan ini di tahun 2024 berhasil
mengumpulkan 531 kantong darah yang akan
disalurkan kepada pasien yang membutuhkan
transfusi. Kegiatan ini menjadi cermin kepedulian
sosial Intiland terhadap kesehatan masyarakat serta
mempererat hubungan dengan komunitas lokal dan
lembaga kesehatan.
Peduli Lingkungan
Intiland telah menginisiasi berbagai kegiatan yang
memberikan kontribusi pada aspek pelestarian
lingkungan dan kesejahteraan masyarakat sekitar
melalui proyek-proyek unggulannya. Beberapa
inisiatif tersebut di antaranya:
• Fifty Seven Promenade melaksanakan kegiatan
penyemprotan pestisida (anti rayap) pada 18
rumah warga yang berlokasi di sekitar loaksi
proyek. Aktivitas ini bertujuan sebagai upaya
preventif terhadap wabah rayap dan laron yang
berasal dari pembusukan kayu atau area lembap,
guna menjaga kesehatan dan kenyamanan
masyarakat sekitar.
PT Intiland Development Tbk 91 Laporan Keberlanjutan 2 024
Page 93
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
• Aeropolis dan South Quarter menggelar program pembersihan saluran air untuk menjaga kelancaran aliran
dan mencegah potensi banjir. Kegiatan ini mencakup pengangkatan dan pembuangan sedimen, sampah
plastik, kayu, serta material lain di sepanjang saluran air di sisi kawasan proyek yang terhubung dengan
saluran warga. Inisiatif tersebut dijalankan sebagai langkah preventif untuk mengurangi risiko luapan air
saat hujan serta mendukung terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat bagi masyarakat sekitar.
• Spazio dan Intiland Tower Jakarta berkolaborasi dengan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN)
menyelenggarakan program edukasi tentang pentingnya konservasi mangrove dalam menjaga keberlanjutan
bumi dari dampak perubahan iklim. Selain edukasi, kegiatan ini juga mengajak masyarakat berpartisipasi
dalam penggalangan dana untuk mendukung program pelestarian mangrove.
• Intiland Tower Jakarta dan YKAN menyelenggarakan workshop “Membarukan yang Terdahulu” yang diikuti
sebanyak 30 peserta, termasuk tenant dan karyawan. Workshop ini memanfaatkan limbah kantor, seperti
kertas dan kardus, untuk diolah menjadi barang bermanfaat, sehingga mendukung praktik daur ulang dan
pengelolaan limbah yang bertanggung jawab.
• Perseroan melalui Intiland Youth Panel berkolaborasi dengan Bank Maspion menyelenggarakan kegiatan
Gralapah (Gerak Lari Ambil Sampah) di Praxis Surabaya, sebuah inisiatif yang memadukan olahraga lari
sejauh 5 km dengan aksi pengumpulan sampah di sepanjang rute. Kegiatan ini diikuti sekitar 350 peserta
dari berbagai latar belakang, termasuk mahasiswa, pekerja, pelari, hingga masyarakat umum, tanpa biaya
pendaftaran. Para peserta berhasil mengumpulkan total 176,8 kg sampah non-organik.
• Graha Natura melaksanakan program normalisasi sungai sebagai bentuk komitmen menjaga lingkungan
dan mencegah risiko banjir. Kegiatan ini meliputi pembersihan sampah, pengerukan sedimen, dan
penghijauan di sekitar sungai untuk memastikan aliran air lancar dan ekosistem tetap terjaga. Program ini
bertujuan mengurangi potensi banjir, mendukung kelestarian lingkungan, dan meningkatkan kualitas hidup
masyarakat sekitar sebagai bagian dari upaya berkelanjutan Graha Natura dalam pengelolaan lingkungan.
PT Intiland Development Tbk 92 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 94
Membuka Potensi Melalui Inisiatif Baru
Rekrutmen Lokal
Perseroan memahami bahwa pembangunan proyek
bukan hanya bertujuan menciptakan infrastruktur
baru, tetapi juga memberikan peluang untuk
meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar
melalui pemberdayaan tenaga lokal. Komitmen ini
diwujudkan dengan menerapkan strategi perekrutan
tenaga kerja lokal dalam setiap proyek yang
dikembangkan.
Pengembangan properti seperti Talaga Bestari,
Aeropolis, 1Park Avenue, South Quarter, SQ Res,
Spazio, Spazio Tower, Intiland Tower Surabaya,
Graha Famili, Praxis, The Rosebay dan Graha Golf
telah membuka peluang karir bagi warga di sekitar
wilayah proyek. Tercatat sebanyak 735 tenaga kerja
lokal yang telah bekerja pada proyek-proyek tersebut
merupakan warga setempat, sehingga mempertegas
peran Perseroan dalam mendukung ekonomi lokal.
Perseroan juga menyediakan program pelatihan dan
pembinaan untuk meningkatkan keterampilan dan
kualitas hidup para tenaga kerja lokal. Inisiatif ini
sejalan dengan visi Perseroan untuk tumbuh bersama
seluruh pemangku kepentingan serta berkontribusi
pada pembangunan ekonomi berkelanjutan di
wilayah operasionalnya.
PT Intiland Development Tbk 93 Laporan Keberlanjutan 2 024
Page 95
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
Intiland Peduli
Intiland melalui berbagai pengembangan proyeknya
secar pro-aktif memberikan bantuan kepada
masyarakat sekitar. Bantuan tersebut mencakup
kebutuhan pokok (sembako), bantuan uang tunai,
bahan bangunan, serta hewan kurban. Proyek-proyek
yang terlibat dalam inisiatif ini meliputi 1Park Avenue,
Fifty Seven Promenade, Aeropolis, Graha Famili,
Intiland Tower Jakarta, South Quarter, Serenia Hills,
Spazio, Spazio Tower, Graha Natura, Talaga Bestari, SQ
Res dan The Rosebay.
Sepanjang tahun 2024, total donasi yang disalurkan
berkisar mencapai Rp359,6 juta, atau setara
dengan 38% dari jumlah alokasi anggaran TJSL.
Program ini mencerminkan komitmen Perusahaan
dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dan
berkontribusi pada pembangunan sosial di sekitar
wilayah operasionalnya.
Bantuan Infrastruktur
Bentuk lain dari komitmen TJSL dijalankan Perseroan
di Graha Famili melalui pengembangan infrastruktur
masyarakat dengan membangun dua balai RW pada
tahun 2024. Kedua balai RW tersebut dibangun di
RW XI Kelurahan Babatan, Kecamatan Wiyung, dan
RW Kelurahan Pradah Kalikendal, Kecamatan Dukuh
Pakis, Surabaya.
Inisiatif ini menjadi bagian tanggung jawab sosial
dalam memberikan kontribusi positif bagi komunitas
di sekitar proyek. Fasilitas publik memberikan manfaat
dalam mendukung pelaksanaan kegiatan sosial
dan komunitas, serta memperkuat sinergi dengan
program pemerintah kota secara berkelanjutan.
Dengan alokasi biaya mencapai Rp454 juta,
pembangunan balai RW diharapkan memberikan
manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta
menjadi pusat kegiatan bersama dan ruang partisipasi
dalam pembangunan wilayah.
PT Intiland Development Tbk 94 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 96
Membuka Potensi Melalui Inisiatif Baru
Dukungan Kegiatan Sosial
Spazio dan Spazio Tower menyelenggarakan kegiatan
Charity Garage Sale untuk mengumpulkan dana
dan barang bekas layak pakai yang disalurkan untuk
kegiatan sosial dan amal. Tujuan kegiatan ini adalah
untuk membantu masyarakat yang membutuhkan
melalui distribusi barang-barang kebutuhan
serta mengkampanyekan gerakan re-used melalui
pemanfaatan kembali barang yang sudah tidak
terpakai.
Sebanyak 150 item barang terkumpul dan disalurkan
ke yayasan sosial. Kegiatan ini melibatkan partisipasi
karyawan, tenant, dan masyarakat umum, serta
mendukung penggalangan dana untuk tujuan sosial
yang berkelanjutan.
Peduli Pendidikan
Dalam rangka Hari Pendidikan Nasional, Praxis
bekerja sama dengan LAZNAS Yatim Mandiri
menyelenggarakan Pameran Edukasi untuk
memberikan platform bagi lembaga pendidikan,
siswa, mahasiswa, dan tenaga pendidik. Kegiatan
ini bertujuan untuk menampilkan karya mereka dan
memperluas wawasan tentang dunia pendidikan
melalui kegiatan pameran, seminar, dan workshop.
Sebanyak 452 peserta yang terdiri dari siswa,
mahasiswa, dan tenaga pengajar berpartisipasi
dalam acara ini untuk mendukung peningkatan
pengetahuan serta pengembangan keterampilan
di bidang pendidikan. Kegiatan ini sejalan dengan
komitmen Praxis untuk mendukung Tujuan
Pembangunan Berkelanjutan (TPB) yang berfokus
pada penyediaan pendidikan berkualitas bagi semua.
PT Intiland Development Tbk 95 Laporan Keberlanjutan 2 024
Page 97
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
Pemberdayaan Ketenagakerjaan :
Menciptakan Lingkungan Kerja Sehat,
Inklusif, dan Harmonis
Pada bidang ketenagakerjaan, Perusahaan secara
konsisten menyelenggarakan berbagai program yang
berfokus pada kesejahteraan karyawan, peningkatan
mutu lingkungan kerja, serta penghormatan terhadap
keberagaman dan nilai sosial.
• Dalam upaya mendukung kesehatan dan
kesejahteraan karyawan, 1Park Avenue
menjalankan program Nourish at Work, yaitu
penyediaan makanan bergizi yang diberikan
setiap hari Jumat sepanjang tahun 2024. Program
ini bertujuan untuk memastikan karyawan
mendapatkan asupan nutrisi yang cukup,
meningkatkan produktivitas, serta menciptakan
lingkungan kerja yang lebih sehat dan nyaman.
Kegiatan ini menjadi program tahunan untuk
mewujudkan kepedulian terhadap kesejahteraan
tenaga kerja.
• 1Park Avenue mengadakan berbagai perlombaan
yang melibatkan karyawan dalam rangka
perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan ini menjadi ajang kebersamaan dan
rekreasi serta sekaligus menanamkan semangat
nasionalisme, kerja sama tim, serta meningkatkan
interaksi sosial antar karyawan dalam suasana
yang positif dan menyenangkan.
• Spazio dan Spazio Tower mengadakan Christmas
Carnival, bekerja sama dengan Gereja SBC
dan Gereja HOG, sebagai bagian dari upaya
mempererat hubungan antara karyawan
dan tenant. Kegiatan ini mencerminkan
nilai inklusivitas dan penghargaan terhadap
keberagaman budaya serta kepercayaan di
lingkungan kerja. Melalui dukungan terhadap
perayaan keagamaan, Perusahaan memastikan
bahwa setiap individu memiliki kesempatan
untuk merayakan keyakinannya dengan nyaman
dan harmonis.
• Sebagai bentuk dukungan terhadap
keberagaman dan toleransi beragama, The
Rosebay menggelar kegiatan Ramadhan Karrem,
yaitu acara buka bersama seluruh karyawan
selama bulan suci Ramadan. Program ini
bertujuan untuk memperkuat hubungan sosial
antar karyawan, menciptakan rasa kebersamaan,
serta memberikan dukungan bagi karyawan yang
menjalankan ibadah.
PT Intiland Development Tbk 96 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 98
Membuka Potensi Melalui Inisiatif Baru
Pengembangan Komunitas
Intiland Youth Panel (IYP)
Sejak diluncurkan pada 2018, Intiland Youth Panel (IYP) telah menjadi bagian integral dari program Tanggung
Jawab Sosial Perusahaan. IYP bertujuan untuk memberdayakan generasi muda melalui berbagai kegiatan yang
dirancang untuk mendukung pengembangan diri, pendidikan, keterampilan sosial, serta pengembangan karir.
Melalui berbagai workshop, seminar, dan pelatihan, IYP mengangkat topik-topik penting seperti kepemimpinan,
kewirausahaan, keterampilan interpersonal, dan keberlanjutan. Program ini juga memberikan kesempatan bagi
para peserta untuk bergabung dengan talent pool Intiland dan memperoleh prioritas magang, sejalan dengan
program Kampus Merdeka dari Kementerian Pendidikan.
Hingga Desember 2024, IYP berhasil membangun komunitas yang solid dengan ribuan pengikut di akun
Instagram @intiland_iyp. IYP menjadi wadah inspiratif bagi generasi muda untuk berkembang dan berperan
aktif sebagai agen perubahan yang membawa dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.
Aktivitas IYP di tahun 2024
Sebagai wujud komitmen dalam memberdayakan
generasi muda, Intiland Young Leaders (IYL) telah
mengalami perkembangan pesat sejak pertama kali
dilaksanakan tahun 2018. Pada tahun 2024, kami
memasuki tahun ketiga penyelenggaraan program ini
dengan edisi spesial: Inovator Muda. Program Inovator
Muda merupakan kolaborasi strategis antara Intiland
Youth Panel dan PT Bank Maspion Indonesia Tbk yang
memiliki tujuan untuk mengembangkan generasi
muda yang inovatif serta memiliki pemahaman
mendalam mengenai tantangan sosial, ekonomi, dan
lingkungan.
Mengusung tema “Building Futures: Youthful
Harmony for Social, Economic, and Environmental
Innovation”, program Inovator Muda berupaya untuk
menciptakan platform kolaboratif bagi para peserta
untuuk merancang solusi inovatif yang mendukung
keberlanjutan. Konsep Youthful Harmony mendorong
terjalinnya sinergi antara generasi muda yang
berkomitmen untuk menciptakan solusi holistik yang
memberikan dampak positif bagi masyarakat dan
lingkungan.
Intiland Young Leaders diikuti 21 peserta yang terdiri
dari mahasiswa dan profesional muda dari berbagai
daerah di Indonesia. Kegiatan ini diselenggarakan
pada 26-30 Agustus 2024 di kota Surabaya dan Trawas,
Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Penyelenggaraan
kegiatan diawali dengan serangkaian seminar secara
daring maupun luring di Spazio Office, Surabaya,
dengan menghadirkan para pakar dan akademisi
sebagai narasumber yang membahas topik-topik
seperti design thinking, entrepreneurship, sosial,
bisnis, dan lingkungan.
PT Intiland Development Tbk 97 Laporan Keberlanjutan 2 024
Page 99
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
Gralapah Fun Plogging 5K: Kolaborasi untuk
Lingkungan Berkelanjutan
Kegiatan Gralapah Fun Plogging 5K hadir sebagai
implementasi langsung dari inovasi pemenang
program Inovator Muda. Kegiatan ini menjadi wujud
nyata penerapan ide berkelanjutan yang dicetuskan
oleh peserta kompetisi sustainability project dengan
mengambil tema besar Building Futures: Youthful
Harmony for Social, Economy, and Environment
Innovation.
Diselenggarakan pada 7 Desember 2024 di Praxis,
Surabaya, kegiatan ini diikuti sekitar 350 peserta dari
berbagai kalangan masyarakat. Peserta diajak untuk
melakukan aktivitas fisik dengan berlari sembari
memungut sampah sepanjang rute sejauh lima
kilometers. Jumlah sampah terkumpul mencapai
176,8 kg yang telah dialokasikan dan dikelola oleh
Bank Sampah Induk Surabaya. Hasil dari pengolahan
sampah didonasikan ke Yayasan Bina Bhakti
Lingkungan untuk mendukung kegiatan sosial dan
edukasi.
Selain fokus pada aksi kebersihan lingkungan,
program ini turut menggandeng Mangrove Jatim
untuk menyelenggarakan bazar produk-produk
olahan dari mangrove. Seluruh hasil penjualan dari
bazar ini disalurkan untuk mendukung program
pembibitan mangrove di kawasan Jawa Timur.
Project Visit
Intiland senantiasa mendukung pengembangan
pendidikan melalui proyek Spazio, SQ Res, South
Quarter, Regatta, Intiland Tower Jakarta, Intiland
Tower Surabaya, dan Fifty Seven Promenade.
Dukungan diwujudkan melalui penyediaan akses
bagi mahasiswa untuk melakukan kunjungan kerja
lapangan, berbagi pengetahuan terkait praktik
terbaik di bidang pengembangan properti, arsitektur,
manajemen proyek, serta memberikan sesi diskusi
bersama para ahli Intiland. Pada tahun 2024, Intiland
menerima sebanyak 7 kunjungan kerja lapangan dari
berbagai perguruan tinggi, dengan jumlah peserta
mencapai 279 mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu.
PT Intiland Development Tbk 98 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 100
Membuka Potensi Melalui Inisiatif Baru
Tabel Jumlah Aktivitas TJSL Tahun 2024
Alokasi Pembiayaan TJSL
(dalam Rupiah)
2024 2023 2022
Alokasi Biaya 1.091.119.584 630.000.000 996.000.000
*Catatan: Tidak termasuk alokasi dana untuk membangun fasilitas umum dan sosial yang dipersyaratkan dalam perizinan.
Meningkatkan Dampak Keberlanjutan melalui SROI [413-1] [413-2]
Intiland telah secara konsisten menerapkan model pendekatan Social Return on Investment (SROI) untuk
mengukur dampak dari setiap inisiatif TJSL yang dijalankan. Metode pendekatan ini menjadi alat bantu strategis
dalam mengevaluasi efektivitas program serta memastikan bahwa setiap investasi sosial yang dilakukan
memberikan manfaat nyata bagi pemangku kepentingan.
Pada tahun 2024, Intiland mencatatkan pencapaian signifikan dalam penerapan SROI, dengan nilai rata-rata
yang mencapai 1,9, atau meningkat 73% dibandingkan 1,1 di tahun 2023. Pencapaian ini mengambarkan bahwa
setiap 1 rupiah yang diinvestasikan dalam kegiatan TJSL memberikan manfaat sosial dan ekonomi sebesar 1,9
rupiah bagi penerima manfaat. Hasil ini menggambarkan efektivitas program dan mengukuhkan peran Intiland
dalam menciptakan dampak sosial yang lebih luas dan berkelanjutan.
PT Intiland Development Tbk 99 Laporan Keberlanjutan 2 024
Page 101
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
Sejumlah faktor utama berkontribusi terhadap peningkatan nilai SROI. Salah satunya adalah ekspansi program
TJSL yang semakin berfokus pada pengembangan komunitas, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan
program ketenagakerjaan. Intiland menjalankan berbagai inisiatif di bidang ketenagakerjaan, termasuk
pelatihan bagi karyawan untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing, serta berbagai kegiatan employee
engagement guna menciptakan lingkungan kerja yang lebih inklusif dan produktif. Perseroan juga mendukung
kebebasan beribadah bagi seluruh karyawan dengan memfasilitasi perayaan keagamaan, menciptakan ruang
kerja yang lebih harmonis dan menghormati keberagaman.
Selain itu, investasi dalam pengembangan SDM juga menjadi prioritas penting dalam strategi TJSL Perusahaan.
Berbagai program edukasi, pelatihan keterampilan, dan pemberdayaan masyarakat terus diperkuat untuk
meningkatkan kapasitas individu maupun kelompok.
Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan turut menjadi bagian integral dari strategi keberlanjutan Intiland.
Perusahaan pro-aktif menjalankan berbagai inisiatif keberlanjutan, seperti program konservasi, pengelolaan
limbah, serta upaya mitigasi dampak lingkungan. Melalui pendekatan ini, Intiland tidak hanya berkontribusi
dalam mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, tetapi juga menciptakan nilai tambah bagi ekosistem
secara keseluruhan.
Pendekatan SROI tidak hanya berfungsi sebagai alat evaluasi, tetapi juga sebagai pijakan dalam menyempurnakan
dan mengembangkan inisiatif keberlanjutan yang lebih efektif. Dengan strategi yang terus beradaptasi
dan berinovasi, kami memastikan bahwa setiap program TJSL yang dilaksanakan tetap relevan, terukur, dan
memberikan dampak positif yang signifikan. Komitmen ini sejalan dengan visi perusahaan untuk menciptakan
keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, kesejahteraan sosial, dan kelestarian lingkungan, sehingga
memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.
Hasil Penilaian SROI dari Aktifitas CSR Berdasarkan Masing-masing Segmen Pengembangan
Kawasan
Kawasan Industri Mixed-use and High Rise Properti Investasi
Perumahan
8 Program 0 Program 20 Program 12 Program
Nilai SROI > 1 Nilai SROI < 1 Nilai SROI > 1 Nilai SROI > 1
Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan [POJK F.26]
Sebagai bagian dari tanggung jawab Perusahaan terhadap aspek keberlanjutan, Perseroan mengembangkan
inovasi produk dan layanan yang mendukung prinsip environmental, social, and governance (ESG).
Inovasi ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi dampak lingkungan, serta
memperkuat tata kelola keberlanjutan dengan mengedepankan teknologi dan praktik terbaik dalam industri.
Berikut adalah tabel inisiatif-inisiatif baru yang dijalankan Perusahaan dalam rangka meningkatkan efisiensi,
mutu operasional, standar kerja, maupun aspek penting lainnya:
Divisi / Proyek Inisiatif Baru Sasaran dan Manfaat Acuan
dan Inovasi
Pemanfaatan Teknologi Informasi
South Quarter Penerapan aplikasi E-Report Mengurangi penggunaan kertas dalam format SDG 12 - Responsible
pelaporan untuk lembur, manajemen kunci, tukar Consumption and Production
shift, dan piket.
South Quarter Integrasi IoT dalam Pencatatan otomatis konsumsi listrik dan SDG 7 - Affordable and Clean
Manajemen KWH Meter meningkatkan efisiensi energi. Energy
Listrik
South Quarter Sistem Multi Sensor Mengurangi konsumsi air irigasi melalui SDG 6 - Clean Water and
Controller untuk Otomatisasi penggunaan sensor kelembaban tanah. Sanitation
Penyiraman Tanaman
Aeropolis Digital Guestbook Mengurangi penggunaan kertas SDG 12 - Responsible
Consumption and Production
Produk dan Layanan
Fifty Seven Promenade Composting Station Mengolah limbah organik menjadi pupuk kompos SDG 13 - Climate Action, SDG 12
PT Intiland Development Tbk dalam upaya100
mendukung prinsip ekonomi sirkular. Laporan
- Responsible Consumption andKeberlanjutan 2024
Production
Page 102
South Quarter Sistem Multi Sensor Mengurangi konsumsi air irigasi melalui SDG 6 - Clean Water and
Membuka Potensi Melalui Inisiatif Baru untuk Otomatisasi
Controller penggunaan sensor kelembaban tanah. Sanitation
Penyiraman Tanaman
Aeropolis Digital Guestbook Mengurangi penggunaan kertas SDG 12 - Responsible
Consumption and Production
Produk dan Layanan
Fifty Seven Promenade Composting Station Mengolah limbah organik menjadi pupuk kompos SDG 13 - Climate Action, SDG 12
dalam upaya mendukung prinsip ekonomi sirkular. - Responsible Consumption and
Production
South Quarter Pemanfaatan Air Resapan Mengurangi ketergantungan terhadap sumber air SDG 6 - Clean Water and
Sumpit 11 untuk Recycle bersih dengan mendaur ulang air untuk irigasi Sanitation
Tank taman.
Intiland Tower Surabaya Pengolahan Limbah Cucian Mengurangi limbah organik sekaligus menekan SDG 12 - Responsible
Beras untuk Pupuk Cair biaya pemupukan. Consumption and Production
Organik
Graha Natura Pengolahan Limbah Kayu Menghasilkan material daur ulang untuk keperluan SDG 12 - Responsible
Bekas Pruning lanskap dan pembangunan hijau. Consumption and Production
Pada aspek strategi keberlanjutan, Perusahaan menerapkan sistem kebijakan yang memastikan tata kelola yang
lebih transparan dan efisien di tahun 2024. Terobosan tersebut salah satunya adalah “Negosiasi Cerdas dalam
Skema Pembayaran” guna meningkatkan keberlanjutan finansial proyek dan memperkuat cash flow perusahaan.
Perseroan juga menerapkan “Sistem Komunikasi Satu Pintu” yang meningkatkan efisiensi layanan pelanggan
dan calon pelanggan dari sisi pengurangan waktu respons. Inisiatif penting lainnya adalah penggunaan sistem
“Monitoring Data Vendor dan Pembelian Barang” untuk memastikan rantai pasok lebih berkelanjutan dengan
transparansi dalam pemilihan vendor yang mematuhi standar keberlanjutan.
Perseroan juga telah memanfaatkan aset digital berupa penggunaan beberapa sistem aplikasi, mulai dari
tahap pengembangan proyek hingga sarana komunikasi dengan pelanggan. Berikut tabel sistem aplikasi yang
digunakan Perusahaan:
PT Intiland Development Tbk 101 Laporan Keberlanjutan 2 024
Page 103
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
No Nama Fungsi/Manfaat
Sistem otomatisasi bagi manajemen gedung/perumahan
Building Application Mobile untuk berkomunikasi dengan penyewa dan penghuni
1.
Management System terkait permintaan, pertanyaan, keluhan, perintah kerja,
dll.
Sistem terpadu untuk mengkompilasi data keuangan
2. Sistem SAP
termasuk sistem hutang dan piutang.
Sistem manajemen informasi proyek yang berguna
3. Newforma untuk membantu tim lapangan proyek dalam memantau
progres pekerjaan pihak-pihak terkait.
Memantau perkembangan proyek dari awal hingga
tahapan topping-off dan serah terima, termasuk foto-foto
4. Project Lifecycle
progres, rekaman perjanjian jual beli, dokumen serah
terima, dan status hunian.
Memonitor dan mengelola keluhan konsumen secara
real-time, mendukung koordinasi internal yang cepat
5. Infinity Sistem
untuk meningkatkan pelayanan dan kepuasan
pelanggan.
Digitalisasi proses bisnis yang ada di Departemen
6. i-Pro (Integrated Purchasing Online) Purchasing, dari pembuatan PR sekaligus sistem
approval sampai nantinya menjadi SOQ dan PO.
Sistem pengingat terhadap setiap hal yang memiliki jatuh
tempo, seperti: perpanjangan kontrak, pembaruan izin
7. LiSA (License System Automation)
perangkat lunak, perpanjangan
surat-surat/dokumen/perizinan, dan sebagainya.
Sistem pembelajaran secara daring. Setiap karyawan
8. GLADIS bisa belajar dan melakukan serangkaian tes dari materi
pembelajaran kapan saja dan di mana saja.
STAR (Star Talent Assessment & Sistem untuk memonitor setiap tahapan proses program
9.
Reinforcement) pengembangan bakat.
Menghadapi tantangan dan peluang ke depan, Perusahaan senantiasa mengembangkan inovasi berbasis
keberlanjutan melalui sejumlah langkah strategis. Inisiatif-inisiatif tersebut antara lain dengan meningkatkan
integrasi teknologi digital untuk memperluas cakupan efisiensi operasional dan layanan berbasis keberlanjutan.
Perseroan juga mmperkuat kerja sama dengan pemangku kepentingan, termasuk mitra bisnis dan komunitas,
guna mendukung inovasi yang berdampak luas. Upaya lainnya adalah melakukan pemantauan dan evaluasi
keberlanjutan dengan menerapkan metrik kinerja berbasis standar global dan mengembangkan produk berbasis
ekonomi sirkular untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya dan mengurangi jejak karbon.
Melalui strategi keberlanjutan tersebut, Perseroan nyakin mampu menciptakan nilai tambah bagi bisnis dan
sekaligus bagi lingkungan dan masyarakat.
Peningkatan Keberlanjutan dan Penghargaan Inovasi
Intiland konsisten mendorong semangat inovasi tumbuh dan berkembag di seluruh lini bisnisnya. Perseroan
menyelenggarakan kompetisi tahunan Small Group Activity (SGA) dan Just Do It (JDI) untuk menumbuhkan
budaya inovasi, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperkuat daya saing perusahaan.
PT Intiland Development Tbk 102 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 104
Membuka Potensi Melalui Inisiatif Baru
Kompetisi ini memberikan kesempatan bagi setiap karyawan dari berbagai divisi dan proyek untuk
mengembangkan solusi inovatif yang dapat meningkatkan kualitas kerja dan efektivitas proses bisnis. Selain
menjadi ajang mengasah kreativitas, ajang kompetisi inovasi ini juga menjadi wadah kolaborasi lintas divisi
dalam menyelesaikan tantangan operasional sehari-hari.
Sebagai bentuk apresiasi, Perseroan memberikan penghargaan khusus bagi inovasi terbaik yang tidak hanya
berdampak positif bagi individu dan tim kerja, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap keberlanjutan
dan pertumbuhan perusahaan secara keseluruhan.
Sejak pertama kali diselenggarakan, kompetisi SGA dan JDI telah menunjukkan pertumbuhan partisipasi yang
signifikan, baik dari jumlah karyawan yang terlibat maupun ide inovasi yang diusulkan. Berikut adalah data
capaian kompetisi dalam tiga tahun terakhir:
Tahun Peserta* Jumlah Kategori Pemenang SGA Pemenang JDI
Ide
Inovasi**
2024 266 80 Peringkat I South Quarter Property Management.. Golf Graha Famili Country Club,
“Penerapan Multi Sensor Controller “Maximize Margins”
untuk Otomatisasi Penyiraman
Tanaman”.
Peringkat II Regatta. “Insightful Social Media: Procurement, “Review Term
Meningkatkan Kinerja Media Sosial of Payment dan Skup Pekerjaan SPK
untuk Menghasilkan Leads”. Kontraktor”.
Peringkat III Procurement, “Pentingkah Konsultan Brezza, “Penggunaan Tiang Pancang
QS pada Proyek Perumahan?”. PC Wire dalam Pekerjaan Kontruksi”.
2023 245 84 Peringkat I Golf Graha Famili, “Golf Club Man- Procurement, “Validasi Kesesuaian
agement & Operations Optimization Dokumen untuk Tender Proyek
System”. Perumahan”.
Peringkat II Talaga Bestari, “Pembuatan Template
CHC Jakarta, “Implementasi STAR
Rekap Checklist Defect Serah Terima
untuk Talent Development Program”.
Konsumen”.
Peringkat III Procurement, “Implementasi ,
South Quarter Property Management,
Template AHS Procurement ke dalam “Pemanfaatan Air Hujan”.
BQ untuk Proyek Perumahan”.
2022 178 68 Peringkat I Sub-Co Software - IT Spazio Property Management, “Excel
Macro untuk Email Blast”.
Peringkat II Procurement, “Budgeting Procure- Corporate Human Capital, “Reminder
ment Pra Tender Kontraktor Peruma- Absensi Bulanan untuk Karyawan
haan”. Surabaya”.
Peringkat III SUB Co, “Mengoptimalkan Fungsi SUB Co, “Mengoptimalkan Fungsi
WhatsApp Business guna Peningka- WhatsApp Business guna Peningkatan
tan Pelayanan dan Penjualan kepada Pelayanan dan Penjualan Kepada
Pelanggan. Pelanggan”.
Peningkatan jumlah peserta dan ide inovasi yang dikompetisikan setiap tahun mempertegas budaya inovasi di
Intiland semakin berkembang. Program ini mendorong peningkatan efisiensi dan produktivitas serta sekaligus
mendukung penerapan solusi yang lebih efektif dan berkelanjutan dalam operasional usaha.
Perseroan terus mengembangkan kompetisi ini dengan pendekatan yang lebih kolaboratif dan berbasis
teknologi. Inovasi yang lahir dari program SGA dan JDI dapat diimplementasikan secara lebih luas ke seluruh
proyek-proyek Intiland sehingga memberikan dampak positif bagi karyawan, perusahaan, maupun lingkungan.
Perseroan ke depanakan berupaya untuku terus memperkuat ekosistem inovasi yang mendorong efisiensi,
keberlanjutan, dan daya saing perusahaan dalam industri properti di Indonesia.
Penerapan Budaya 5S/5R untuk Meningkatkan Produktivitas dan Inovasi
Sebagai bagian dari komitmen terhadap keberlanjutan operasional dan peningkatan efisiensi kerja, Intiland
menerapkan sistem 5S/5R (Sort/Sisir, Set in Order/Rapikan, Shine/Resik, Standardize/Rawat, Sustain/Rajin)
sebagai budaya kerja utama di seluruh unit usaha. Sistem ini mampu menjadi kerangka kerja yang efektif dalam
menciptakan lingkungan kerja yang lebih terorganisir, sistematis, dan produktif.
PT Intiland Development Tbk 103 Laporan Keberlanjutan 2 024
Page 105
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
Implementasi sistem 5S/5R tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas lingkungan kerja, tetapi juga
mendukung inovasi dengan menciptakan ruang kerja yang lebih kondusif bagi pengembangan ide dan efisiensi
operasional. Dalam konteks keberlanjutan, sistem ini berkontribusi terhadap penggunaan sumber daya yang
lebih optimal, pengurangan pemborosan, serta peningkatan keselamatan dan kenyamanan bagi seluruh
karyawan.
Untuk memastikan efektivitas penerapan sistem 5S/5R, Perseroan secara berkala melakukan audit secara
internal melalui Divisi Services dan Audit Internal di berbagai pengembangan proyek. Evaluasi dilakukan dengan
dua model pendekatan:
• Penilaian oleh tim Audit Internal: Berdasarkan lembar audit yang telah disepakati dan diinspeksi secara
fisik dengan pembobotan 50%.
• Penilaian oleh tim Services: Berdasarkan data dan dokumen implementasi rencana kerja 5S serta inspeksi
fisik dengan pembobotan 50%.
Merujuk hasil audit dalam periode tiga tahun terakhir, penerapan sistem 5S/5R menunjukkan dinamika
yang beragam di berbagai proyek. Sebagian besar menunjukkan peningkatan skor, seperti Serenia Estate
Management, sementara proyek lain masih menghadapi tantangan dalam implementasi, seperti Talaga Bestari
Sport Club. Tabel berikut menunjukan penilaian hasil audit selama tiga tahun terakhir:
Perseroan melalui evaluasi ini berhasil mengidentifikasi beberapa area yang memerlukan peningkatan. Fokus
perbaikan tersebut antara lain meliputi upaya meningkatkan kesadaran dan konsistensi dalam implementasi
5S/5R melalui penguatan budaya kerja untuk memastikan keberlanjutan penerapan sistem. Berikutnya adalah
upaya peningkatan monitoring kebersihan gedung dan area taman untuk menjaga standar lingkungan kerja
yang lebih baik. Perseroan juga perlu melakukan evaluasi standarisasi secara menyeluruh untuk memastikan
bahwa sistem ini tetap relevan dengan dinamika operasional. Terakhir perlunya peningkatan pelaksanaan audit
mandiri dengan frekuensi minimal 3–4 kali per tahun dengan menggunakan form audit baku agar hasil evaluasi
lebih akurat dan konsisten.
PT Intiland Development Tbk 104 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 106
Membuka Potensi Melalui Inisiatif Baru
Perseroan telah melaksanakan beberapa inisiatif strategis untuk meningkatkan efektivitas dan memastikan
setiap karyawan memahami serta menerapkan 5S/5R sesuai SOP yang berlaku. Inisiatif tersebut meliputi
penyelenggaraan pelatihan dan penyegaran secara luring dan daring bagi seluruh pengelola gedung, pengelola
kawasan, retail, dan sport club untuk meningkatkan pemahaman terhadap standar 5S/5R. Perseroan juga
melakukan pembaruan SOP guna memastikan kesesuaian dengan perkembangan operasional dan kebutuhan
standar keberlanjutan. Langkah penting lainnya yakni melakukan audit internal secara berkala untuk mengukur
tingkat kepatuhan implementasi serta memberikan rekomendasi perbaikan secara sistematis.
Sebagai salah satu indikator pengelolaan kinerja, sistem 5S/5R terbukti mampu memberikan dampak pada
peningkatan efisiensi kerja serta menjadi bagian dari strategi keberlanjutan untuk menciptakan lingkungan
kerja yang lebih inovatif, sehat, dan produktif. Perseroan terus memacu upaya-upaya untuk mengembangkan
budaya kerja yang mendukung keberlanjutan dan inovasi, dan mengoptimalkan penerapan sistem 5S/5R secara
optimal sebagai fondasi utama dalam mendukung tujuan Perusahaan.
Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan POJK F.27] [GRI 3-3, 416-1, 416-2]
Intiland selalu berupaya untuk memberikan layanan terbaik yang setara kepada seluruh konsumen melalui
penyediaan produk dan jasa berkualitas tinggi tanpa diskriminasi. Mengedepankan prinsip inklusivitas dan
keadilan, kami telah memastikan setiap pelanggan mendapatkan pengalaman yang optimal, mulai dari akses
informasi hingga layanan purna jual. Komitmen ini diwujudkan melalui inovasi berkelanjutan, transparansi
dalam pelayanan, dan kepatuhan terhadap standar etika bisnis yang tinggi, menciptakan hubungan jangka
panjang yang saling menguntungkan dengan konsumen.”
Kesehatan dan Keselamatan Pelanggan [POJK F.27, F.29] [GRI 3-3, 416-1, 416-2, 417-2, 417-3]
Perseroan menyakini bahwa kesehatan dan keselamatan pelanggan merupakan aspek material bagi operasional
dan keberlanjutan Perusahaan. Sebagai pihak pengguna langsung dari produk dan layanan yang diberikan
Perseroan, keselamatan pelanggan menjadi prioritas penting. Perseroan memastikan produk dan layanan yang
diberikan kepada pelanggan memenuhi unsur keamanan dan keamanan serta sesuai standar regulasi yang
berlaku.
Pada laporan ini, Perseroan menyampaikan beberapa pengungkapan terkait evaluasi dampak kesehatan
dan keselamatan produk dan jasa terhadap pelanggan dan insiden ketidakpatuhan terkait kesehatan dan
keselamatan produk dan jasa. Selain itu juga menyampaikan mengenai inovasi dan pengembangan produk
serta jasa yang dapat meningkatkan aspek keselamatan dan kesehatan pelanggan.
• Untuk proyek dalam tahap pembangunan, Intiland menerapkan standar konstruksi yang ketat, termasuk
audit keselamatan serta jaminan kualitas sebelum serah terima kepada pelanggan.
• Untuk proyek yang telah selesai, Intiland memastikan setiap sarana dan prasarana keselamatan telah
memenuhi standar yang ditetapkan.
• Selama tahun 2024, tidak terdapat insiden ketidakpatuhan yang berkaitan dengan kesehatan dan
keselamatan pelanggan.
• Indeks Kepuasan Pelanggan pada tahun 2024 mencapai 80%.
Pada aspek tata kelola dan evaluasi kinerja, pengelolaan kesehatan dan keselamatan pelanggan menjadi
tanggung jawab Bersama lintas divisi dan proyek. Manajemen dan Manajer Proyek bertanggung jawab atas
implementasi standar keselamatan selama fase konstruksi. Kemudian divisi pemasaran dan pengelola kawasan
bertanggung jawab untuk memastikan operasional properti berjalan sesuai standar keselamatan pelanggan.
Pengelola gedung bertanggung jawab terhadap keselamatan bangunan tinggi serta pemeliharaan fasilitas.
Sebagai bagian dari komitmen terhadap inklusivitas, Perseroan memastikan produk dan layanan dapat diakses
oleh semua pihak, termasuk penyandang disabilitas. Sejumlah properti properti Perseroan telah dilengkapi
dengan fasilitas pendukung, seperti toilet dan parkir khusus penyandang disabilitas serta ruang menyusui di
area komersial, apartemen, dan perkantoran.
PT Intiland Development Tbk 105 Laporan Keberlanjutan 2 024
Page 107
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
Perseroan berkomitmen memastikan keamanan dan kualitas produk melalui penerapan berbagai standar
keselamatan dan sertifikasi, antara lain meliputi:
• Sertifikasi Laik Fungsi (SLF) untuk memastikan bangunan memenuhi standar operasional.
• Sertifikasi ISO 9001:2015 dalam sistem manajemen mutu.
• Sistem Keselamatan Kebakaran (SKK) untuk mitigasi risiko kebakaran.
• Audit ketahanan gempa dan sistem mitigasi bencana.
• Pemeriksaan kualitas udara dan air bersih melalui pihak ketiga.
• Sertifikasi Hazard Identification, Risk Assessment and Determining Control (HIRADC) untuk bangunan
tinggi.
Bertujuan untuk memastikan kesehatan dan keselamatan pelanggan, Perseroan telah menyusul dan menerapkan
langkah-langkah penting sebagai berikut:
• Penilaian risiko kesehatan dan keselamatan sejak tahap desain proyek dengan melibatkan konsultan dan
ahli.
• Menjalankan checklist untuk kontrol kualitas sebelum serah terima properti, mencakup pemeriksaan
mekanikal, elektrikal, plumbing, dan struktur bangunan.
• Menjalankan uji kelayakan produk dan layanan oleh pengembang dan kontraktor.
• Melakukan inspeksi berkala terhadap fasilitas utama seperti lift, genset, pompa, AC, eskalator, dan kolam
renang.
• Pemberian garansi produk selama 90 hari setelah serah terima kepada pelanggan.
• Pelatihan operasional untuk meningkatkan pemahaman dan keamanan dalam penggunaan produk dan
layanan.
Fasilitas Standar Keselamatan
Intiland selalu memastikan seluruh properti telah dilengkapi dengan fasilitas keselamatan yang sesuai standar,
khususnya untuk jenis bangunan tinggi sebagaimana ditunjukkan dalam tabel berikut:
PT Intiland Development Tbk 106 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 108
Membuka Potensi Melalui Inisiatif Baru
Di sepanjang tahun 2024 tidak terjadi kasus ketidakpatuhan dalam aspek komunikasi pemasaran, informasi
produk, kesehatan dan keselamatan produk, serta peraturan sosial dan ekonomi yang relevan. Perseroan dan
anak-anak Perusahaan tidak mendapatkan denda atau sanksi dengan keterangan detail sebagai berikut:
Kategori Jumlah
Kasus
Ketidakpatuhan terkait komunikasi pemasaran dan informasi produk. 0
Ketidakpatuhan mengenai dampak kesehatan dan keselamatan produk dan layanan. 0
Ketidakpatuhan mengenai hukum dan peraturan sosial dan ekonomi yang relevan. 0
0
Pelanggaran privasi data yang dilaporkan. 0
Catatan: Tidak termasuk alokasi dana untuk membangun fasilitas umum dan sosial yang dipersyaratkan dalam perizinan.
Sebagai langkah mitigasi dan peningkatan kualitas layanan, Intiland secara rutin melakukan evaluasi sistem
kesehatan dan keselamatan pelanggan. Langkah ini untuk memastikan aspek kepatuhan dan tercapainya
tingkat kepuasan pelanggan secara optimal.
Melalui penerapan langkah-langkah tersebut, sepanjang tahun 2024, tidak terdapat produk yang ditarik
kembali. [POJK F.29]
Dampak Produk/Jasa [POJK F.28] [GRI 3-3, 416-1, 416-2]
Memastikan setiap produk dan jasa yang dihasilkan Perseroan memberikan manfaat ekonomi yang sekaligus
memperhatikan dampak sosial dan lingkungan secara menyeluruh menjadi faktor penting bagi Perseroan.
Komitmen ini salah satunya diwujudkan melalui proses penilaian menyeluruh terhadap mitra kerja dan vendor
penyedia produk dan/atau jasa.
Penilaian Dampak Produk dan Jasa
Pada tahun 2024, Intiland melakukan penilaian terhadap 63 vendor utama yang terlibat dalam penyediaan
produk dan jasa pada berbagai proyek pengembangan properti. Penilaian ini mencakup tiga aspek utama,
yaitu kinerja produk, dampak sosial, dan dampak lingkungan, serta kesesuaian terhadap Intiland Sustainable
Guideline.
Terdapat enam aspek utama yang menjadi poin evaluasi yang terbagi ke dalam empat kategori, meliputi:
• Ketersediaan dan kesesuaian produk.
• Standar legal dan dokumen perizinan.
• Stabilitas keuangan vendor.
• Pengalaman dan rekam jejak kerja.
• Kesesuaian harga terhadap nilai dan kualitas.
• Kesesuaian terhadap pedoman keberlanjutan Intiland.
PT Intiland Development Tbk 107 Laporan Keberlanjutan 2 024
Page 109
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
PT Intiland Development Tbk 108 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 110
Tidak ada atau sangat minim
keterlibatan/pengetahuan.
Tidak sesuai dengan ketentuan ISG,
perlu intervensi menyeluruh.
Pengetahuan atau partisipasi masih rendah.
Komplain terhadap standar ISG rendah
atau tidak ada upaya peningkatan.
Sudah ada pemahaman dan keterlibatan,
namun belum konsisten atau belum menyentuh
semua aspek ketentuan ISG.
Telah sesuai dengan ketentuan ISG.
Pemahaman tinggi, partisipasi aktif,
dan menunjukkan komitmen
terhadap keberlanjutan.
Dampak Positif
Kami mencatat bahwa produk dan jasa yang dihasilkan melalui proyek properti atas layanan penunjang berhasil
memberikan kontribusi positif bagi pengembangan kawasan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Hasil
penilaian terhadap mitra dan pemasok tahun 2024 menunjukkan mayoritas telah memenuhi standar kualitas,
kelengkapan dokumen legal, kesesuaian produk, hingga keberlanjutan bisnis.
Dari hasil evaluasi yang dilakukan terhadap 63 pemasok dari 12 properti, diperoleh rata-rata skor penilaian
vendor sebesar 73%, atau mengindikasikan masih perlunya dilakukan peningkatan. Pencapaian skor tersebut
menunjukkan adanya tingkat pemahaman dan keterlibatan yang mencukupi terhadap prinsip keberlanjutan
sebagaimana diatur dalam ISG. Para vendor menunjukkan itikad baik dalam menerapkan praktik yang mendukung
aspek sosial dan lingkungan, meskipun pelaksanaannya masih belum konsisten dan belum menjangkau seluruh
indikator yang ditetapkan.
Page 111
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
Temuan ini mengindikasikan bahwa pada aspek ketersediaan dokumentasi hukum dan pemenuhan aspek
regulasi sudah berjalan cukup baik. Praktik ramah lingkungan, seperti penggunaan material berkelanjutan dan
pengelolaan limbah, telah mulai diterapkan. Namun demikian masih terdapat ruang perbaikan, khususnya
dalam aspek penguatan sistem kerja yang inklusif, komitmen terhadap hak-hak tenaga kerja, serta kontribusi
terhadap komunitas lokal.
Sebagai bentuk tindak lanjut dari hasil evaluasi ini, Intiland akan melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan
kapasitas mitra vendor melalui kegiatan sosialisasi, pendampingan teknis, dan monitoring berkelanjutan.
Perusahaan juga akan mendorong para vendor untuk menerapkan inovasi dan praktik terbaik guna mencapai
tingkat pemenuhan keberlanjutan yang lebih optimal.
Perseroan percaya bahwa kolaborasi strategis dan kemitraan jangka panjang yang dilandasi prinsip keberlanjutan
merupakan elemen kunci dalam menciptakan nilai jangka panjang, baik bagi perusahaan maupun seluruh
pemangku kepentingan.
Dampak Negatif dan Mitigasi
Meskipun secara umum menunjukkan kinerja positif, hasil evaluasi juga berhasil mengidentifikasi beberapa
risiko atau dampak negatif dari layanan pemasok tertentu, antara lain:
No. Risiko/Dampak Negatif Deskripsi Tindakan Mitigasi
Beberapa vendor belum optimal
dalam memberikan jasa konsultasi
1. Ketidaksesuaian Teknis dalam Konsultasi teknis dan manajemen konstruksi.
Desain dan Manajemen Konstruksi Hal ini dapat mengganggu efisiensi
proyek dan menimbulkan
pemborosan sumber daya.
Keterlambatan pengiriman
2. Ketidaksesuaian Jadwal Instalasi atau instalasi oleh vendor berpotensi
dan Pengiriman mengganggu jadwal proyek.
Beberapa vendor belum optimal
dalam memberikan jasa konsultasi
3. Kepatuhan terhadap Standar teknis dan manajemen konstruksi.
Keberlanjutan Intiland Hal ini dapat mengganggu efisiensi
proyek dan menimbulkan
pemborosan sumber daya.
Perseroan telah menempuh sejumlah langkah mitigasi dalam upaya untuk menanggulangi risiko dan dampak
negatif. Langkah mitigasi yang dijalankan Perseroan, antara lain meliputi hal-hal sebagai berikut:
• Melakukan evaluasi berkala terhadap seluruh vendor dan produk/jasa yang digunakan berdasarkan
indikator sosial, lingkungan, dan teknis.
• Memberikan catatan perbaikan kepada vendor yang belum memenuhi standar keberlanjutan, termasuk
edukasi serta permintaan perbaikan proses kerja.
• Mengintegrasikan persyaratan keberlanjutan ke dalam kontrak kerja sama, termasuk ketentuan sanksi
apabila terjadi ketidaksesuaian.
• Mendorong vendor untuk memiliki sertifikasi lingkungan dan menerapkan standar manajemen mutu
serta lingkungan seperti ISO 14001.
PT Intiland Development Tbk 110 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 112
Membuka Potensi Melalui Inisiatif Baru
Intiland percaya bahwa kolaborasi strategis dan kemitraan jangka panjang yang dilandasi prinsip keberlanjutan
merupakan elemen kunci dalam menciptakan nilai jangka panjang, baik bagi perusahaan maupun seluruh
pemangku kepentingan.
Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan [POJK F.30]
[GRI 3-3, 416-1, 416-2]
Intiland secara berkala mengadakan survei kepuasan pelanggan untuk menilai kualitas layanan, menjaga
standar operasional, dan mengidentifikasi peluang perbaikan. Hasil survei menjadi dasar dalam pengambilan
keputusan strategis dalam rangka meningkatkan pengalaman pelanggan serta membangun hubungan jangka
panjang yang berkelanjutan.
Survei dilakukan oleh Divisi Services dan Pengelola Gedung/ Pengelola Kawasan di setiap proyek menggunakan
metode simple random sampling dan pendekatan kuantitatif berbasis Skala Likert (1–4). Tren hasil survei
menunjukkan peningkatan kepuasan pelanggan sebesar 0,04 poin pada 2023 dan 0,1 poin pada 2024. Perubahan
tersebut mencerminkan perbaikan mutu layanan yang berkelanjutan.
Evaluasi mencakup aspek layanan utama yang berkontribusi terhadap kenyamanan dan keamanan pelanggan,
termasuk keamanan (security), kebersihan (housekeeping), teknisi (engineering), parkir (parking), serta fasilitas
umum (public facilities). Selain itu, aspek keselamatan (safety) dan hubungan dengan penyewa (tenant relation)
menjadi perhatian utama dalam memastikan lingkungan yang aman dan responsif terhadap kebutuhan
pelanggan.
Ke depan, Intiland berkomitmen untuk terus memperbaiki mutu layanan dengan inovasi dan inisiatif baru guna
meningkatkan kepuasan para pelanggan.
PT Intiland Development Tbk 111 Laporan Keberlanjutan 2 024
Page 113
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
PT Intiland Development Tbk 112 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 114
Bab 7 Lampiran PT Intiland Development Tbk 113 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 115
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen [POJK G.1]
Hingga Laporan ini diterbitkan, Perseroan belum menggunakan jasa assurance independen untuk
melakukan verifikasi atas Laporan Keberlanjutan tahun 2024. Namun demikian, Perseroan memastikan
bahwa seluruh informasi dalam laporan ini telah disusun secara akurat, transparan, dan sesuai dengan
standar pelaporan yang berlaku. Verifikasi internal dilakukan secara ketat demi menjamin keandalan data
dan kesesuaian dengan prinsip keberlanjutan. Perseroan ke depan akan terus mengevaluasi kebutuhan
untuk menggunakan jasa assurance independen guna meningkatkan kredibilitas dan kualitas Laporan
Keberlanjutan.
Lembar Umpan Balik [POJK G.2]
Laporan Keberlanjutan Tahun 2024 PT Intiland Development Tbk
Kami menyampaikan apresiasi atas waktu dan perhatian Bapak/Ibu dalam membaca Laporan
Keberlanjutan PT Intiland Development Tbk tahun 2024. Sebagai upaya untuk meningkatkan mutu
pelaporan di masa mendatang, kami membuka diri terhadap masukan, kritik, dan saran dari para
pembaca serta pengguna laporan ini. Perusahaan selalu berkomitmen untuk mengoptimalkan
kinerja keberlanjutan dan memberikan manfaat terbaik bagi seluruh pemangku kepentingan.
Silakan pilih salah satu kategori pemangku kepentingan yang mewakili Anda:
Pelanggan Media
Pemegang Saham Mitra Kerja
Karyawan Masyarakat / Komunitas Lokal
Regulator Lainnya. Mohon sebutkan ____________
Laporan ini berisikan/mengandung informasi yang bermanfaat
mengenai komitmen Intiland dan kebijakannya.
1 2 3 4 5
Sangat Tidak Setuju Sangat Setuju
Laporan ini sudah memenuhi kebutuhan informasi yang Anda butuhkan.
1 2 3 4 5
Sangat Tidak Setuju Sangat Setuju
Laporan ini menyediakan suatu gambaran mengenai kinerja Intiland
yang sejalan dengan usaha pencapaian sustainable development.
1 2 3 4 5
Sangat Tidak Setuju Sangat Setuju
Laporan ini menyajikan informasi secara jelas dan mudah dimengerti
1 2 3 4 5
Sangat Tidak Setuju . Sangat Setuju
Informasi pada laporan ini cukup lengkap
1 2 3 4 5
Sangat Tidak Setuju Sangat Setuju
Kemudahan dalam mencari informasi tertentu.
1 2 3 4 5
Sangat Tidak Setuju Sangat Setuju
Penilaian terhadap keseluruhan Laporan
1 2 3 4 5
Sangat Tidak Setuju Sangat Setuju
PT Intiland Development Tbk 114
01 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 116
Membuka Potensi Melalui Inisiatif Baru
Aspek material atau topik bahasan mana yang menurut Anda paling menarik dan bermanfaat?
Apakah ada topik bahasan tertentu yang Anda ingin kami lebih elaborasi pada laporan mendatang?
Jika ada, pada bagian yang mana?
Menurut Anda, apakah data yang disajikan pada laporan ini telah transparan, dapat dipercaya,
dan berimbang?
Mohon berikan masukan bagaimana kami dapat meningkatkan kualitas laporan di masa mendatang.
Kami sangat menghargai umpan balik yang Bapak/Ibu berikan. Mohon untuk dapat mengirimkan
lembar umpan balik ini ke alamat:
Pindai Tautan
PT Intiland Development Tbk
Kantor Pusat
Intiland Tower, Penthouse Floor
Jl. Jendral Sudirman 32, Jakarta 10220
T +62 21 570 1912, 570 8088
F +62 21 570 0015, 570 0014
E corsec@intiland.com
www.intiland.com Lembar Umpan Balik
Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya [POJK G.3]
Perseroan tidak menerima tanggapan dari pemangku kepentingan setelah penerbitan Laporan
Keberlanjutan 2023. Namun demikian, kami terus berupaya menyempurnakan kualitas pelaporan agar
selaras dengan ketentuan POJK No.51/POJK.03/2017 dan SEOJK No.16/SEOJK.04/2021, serta mengacu
pada GRI Universal Standards 2021. Laporan ini kami harapkan dapat memberikan informasi yang
bermanfaat bagi seluruh pemangku kepentingan.
PT Intiland Development Tbk 115
01 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 117
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
Indeks Isi POJK No.51/POJK.03/2017 - Lampiran II [POJK G.4]
No. Judul Pengungkapan Halaman dan Penjelasan (Jika Ada)
A. Strategi Keberlanjutan
A.1. Penjabaran Strategi Keberlanjutan Perusahaan 4
B. Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
Aspek Ekonomi, Setidaknya Meliputi: 8
1. Kuantitas produksi atau jasa yang dijual;
2. Pendapatan atau penjualan;
B.1. 3. Laba atau rugi bersih;
4. Produk ramah lingkungan; dan 8
5. Pelibatan pihak lokal yang berkaitan
dengan proses bisnis
keuangan berkelanjutan.
Aspek Lingkungan Hidup, Setidaknya Meliputi: 9
1. Penggunaan energi
B.2. 2. Pengurangan emisi yang dihasilkan
9
3. Pengurangan limbah dan efluen
4. Pelestarian keanekaragaman hayati
Aspek Sosial yang merupakan uraian mengenai
dampak positif dan negatif dari penerapan
B.3. 10
Keuangan Berkelanjutan bagi masyarakat
dan lingkungan
C. Profil Perusahaan
C.1. Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan Perusahaan 14
C.2. Alamat Perusahaan 16
Skala Usaha, Setidaknya Meliputi: 16
1. Total Aset atau Kapitalisasi Aset, dan Total
Kewajiban;
2. Jumlah Karyawan yang Dibagi Menurut Jenis
C.3. Kelamin, Jabatan, Usia, Pendidikan,
16-23
dan Status Ketenagakerjaan;
3. Persentase Kepemilikan Saham (Publik dan
Pemerintah); dan
4. Wilayah Operasional.
C.4. Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan 23
C.5. Keanggotaan pada Asosiasi 24
Perubahan LJK, Emiten, dan Perusahaan Publik 24
C.6.
yang Bersifat Signifikan
PT Intiland Development Tbk 116
01 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 118
Membuka Potensi Melalui Inisiatif Baru
No. Judul Pengungkapan Halaman dan Penjelasan (Jika Ada)
D. Penjelasan Direksi
D.1. Penjelasan Direksi 26
E. Tata Kelola Berkelanjutan
Penanggung Jawab Pelaksanaan Keuangan
E.1. 30
Berkelanjutan.
Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan
E.2. 31
Berkelanjutan
Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan 34
E.3.
Berkelanjutan
E.4. Hubungan dengan Pemangku Kepentingan 36
Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan
E.5. 38
Berkelanjutan
F. Kinerja Keberlanjutan
F.1. Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan 42
Kinerja Ekonomi
Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio,
F.2. Target Pembiayaan, Atau Investasi, Pendapatan dan 45-46
Laba Rugi
Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target
Pembiayaan, atau Investasi Pada Instrumen Keuangan
F.3. 45-46
Atau Proyek yang Sejalan dengan Penerapan
Keuangan Berkelanjutan
Kinerja Lingkungan Hidup
F.4. Biaya Lingkungan Hidup 47
Aspek Material
F.5. Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan 70-71
Aspek Energi
F.6. Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan 49-53
Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan
F.7. 49-53
Penggunaan Energi Terbarukan
Aspek Air
F.8. Penggunaan Air 58-63
PT Intiland Development Tbk 117 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 119
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
No. Judul Pengungkapan Halaman dan Penjelasan (Jika Ada)
Aspek Keanekaragaman Hayati
Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau
F.9. Berada di Daerah Konservasi atau Memiliki 71
Keanekaragaman Hayati
F.10. Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati 71
Aspek Emisi
Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan
F.11. 54-57
Berdasarkan Jenisnya
Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang 54-57
F.12.
Dilakukan
Aspek Limbah dan Efluen
Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan 63-70
F.13.
Berdasarkan Jenis
F.14. Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen 63-70
F.15. Tumpahan yang Terjadi ( jika ada) N/A
Aspek Pengaduan Terkain Lingkungan Hidup
Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup
F.16. 11
yang Diterima dan Diselesaikan
Kinerja Sosial
Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk
F.17. 72
dan/atau Jasa yang Setara kepada Konsumen
Aspek Ketenagakerjaan
F.18. Kesetaraan Kesempatan Bekerja 74
F.19. Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa 78
F.20. Upah Minimum Regional 78
F.21. Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman 79
F.22. Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai 82
Aspek Masyarakat
F.23. Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar 83
F.24. Pengaduan Masyarakat 87
F.25. Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) 88
PT Intiland Development Tbk 118 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 120
Membuka Potensi Melalui Inisiatif Baru
No. Judul Pengungkapan Halaman dan Penjelasan (Jika Ada)
Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan
F.26. 100
Berkelanjutan
Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya
F.27. 105
bagi Pelanggan
F.28. Dampak Produk/Jasa 107
F.29. Jumlah Produk yang Ditarik Kembali 107
Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap Produk
F.30. 111
dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan
G. Lain-lain:
G.1. Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen ( jika ada) 114
G.2. Lembar Umpan Balik 114
Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan
G.3. 115
Keberlanjutan Tahun Sebelumnya
Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017 tentang
G.4. 116
Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga
Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik.
PT Intiland Development Tbk 119 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 121
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
Indeks Isi GRI
Nomor Judul No. Halaman dan Alasan
Standar GRI
Pengungkapan Pengungkapan Kelalaian Jika Berlaku
GRI 1: Landasan 2021
Pengungkapan Umum
Organisasi dan Praktik Pelaporan Mereka
GRI 2: Pengungkapan 2-1 Rincian Organisasi 16
Umum 2021
Entitas yang Dimasukkan
2-2 Dalam Pelaporan Keberlanjutan 2
Organisasi
2-3 Periode, Frekuensi, dan Titik
2, 16
Kontak Pelaporan
2-4 Penyajian Kembali Informasi 72
2-5 Penjaminan Eksternal 114
2-6 Aktivitas, Rantai Nilai, dan 23
Hubungan Bisnis Lainnya
2-7 Tenaga Kerja 16-23
2-8 Pekerja yang Bukan Karyawan 16-23
2-9 Struktur dan Komposisi Badan 30
Tata Kelola
2-10 Nominasi dan Pemilihan Badan 30
Tata Kelola Tertinggi
2-11 Kepala Badan Tata Kelola 30
Tertinggi
Peran Badan Tata Kelola
2-12 Tertinggi Dalam Mengawasi 30
Pengelolaan Dampak
2-13 Delegasi Tanggung Jawab 30
untuk Mengelola Dampak
Peran Badan Tata Kelola
2-14 Tertinggi Dalam Pelaporan 26, 30
Keberlanjutan
2-15 Konflik Kepentingan N/A
2-16 Komunikasi yang Menjadi 36
Perhatian Penting
2-17 Pengetahuan Kolektif Dari 31
Badan Tata Kelola Tertinggi
2-18 Evaluasi Kinerja Badan Tata 38, Laporan Tahunan 2024
Kelola Tertinggi
2-19 Kebijakan Remunerasi 78, Laporan Tahunan 2024
PT Intiland Development Tbk 120 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 122
Membuka Potensi Melalui Inisiatif Baru
Nomor Judul No. Halaman dan Alasan
Standar GRI
Pengungkapan Pengungkapan Kelalaian Jika Berlaku
Proses untuk Menentukan 78, Laporan Tahunan 2024
2-20 Remunerasi
Rasio remunerasi tidak
diungkapkan dalam laporan
2-21 Rasio Kompensasi Total Tahunan karena sensitivitas dan
lingkungan sumber daya
manusia yang sangat
kompetitif.
2-22 Pernyataan tentang Strategi 4, 26, 42
Pengembangan Berkelanjutan
2-23 Komitmen Kebijakan 4, 26
2-24 Menanamkan Komitmen
4, 26, 30
Kebijakan
2-25 Proses untuk Memulihkan 83, 87
Dampak Negatif
Mekanisme untuk Meminta
2-26 Saran dan Menyampaikan 87
Kekhawatiran
2-27 Kepatuhan Terhadap Hukum
11
dan Peraturan
2-28 Keanggotaan Asosiasi 24
2-29 Pendekatan Terhadap Pelibatan
Pemangku Kepentingan 36
2-30 Perjanjian Perundingan Kolektif N/A
Topik Material
GRI 3: Topik Material 3-1 Proses untuk Menentukan Topik
2021 Material 2
3-2 Daftar Topik Material 1, 2
Kategori: Ekonomi
Kinerja Ekonomi
GRI 3: Topik Material
3-3 Manajemen Topik Material 44
2021
GRI 201: Kinerja Nilai Ekonomi Langsung yang
201-1 45-46
Ekonomi 2016 Dihasilkan dan Didistribusikan
Kewajiban Manfaat Program
201-3 Pensiun dan Program Pensiun 75
Lainnya
Keberadaan Pasar
GRI 202: Keberadaan Rasio Standar Upah Karyawan
Pasar 2016 Pemula Berdasarkan Jenis
202-1 78
Kelamin Terhadap Upah
Minimum Regional
Dampak Ekonomi Tidak Langsung
GRI 3: Topik Material
2021 3-3 Manajemen Topik Material 44
PT Intiland Development Tbk 121 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 123
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
Nomor Judul No. Halaman dan Alasan
Standar GRI
Pengungkapan Pengungkapan Kelalaian Jika Berlaku
GRI 203: Dampak Investasi Infrastruktur dan
Ekonomi Tidak Langsung 203-1 45-46
Dukungan Layanan
2016
Dampak Ekonomi Tidak
203-2 45-46
Langsung yang Signifikan
Anti Korupsi
GRI 3: Topik Material 44
2021 3-3 Manajemen Topik Material
GRI 205: Anti Korupsi Operasi-Operasi yang Dinilai
2016 205-1 34, Laporan Tahunan 2024
Memiliki Risiko Terkait Korupsi
Komunikasi dan Pelatihan
205-2 Tentang Kebijakan dan Prosedur 34, Laporan Tahunan 2024
Anti Korupsi
Insiden Korupsi yang Terbukti 11, 34, Laporan Tahunan 2024
205-3
dan Tindakan yang Diambil
Kategori: Lingkungan
Material
GRI 3: Topik Material
3-3 Manajemen Topik Material 70
2021
GRI 301: Material 2016 Material yang Digunakan
301-1 70
Berdasarkan Berat atau Volume
301-2 Material Input Daur Ulang yang 70
Digunakan
Energi
GRI 3: Topik Material
2021 3-3 Manajemen Topik Material 47
GRI 302: Material 2016 Konsumsi Energi Dalam
302-1 49-53
Organisasi
302-2 Konsumsi Energi Di Luar 49-53
Organisasi
302-3 Intensitas Energi 49-53
302-4 Pengurangan Konsumsi Energi 49-53
Air dan Efluen
GRI 3: Topik Material
3-3 Manajemen Topik Material 57
2021
GRI 303: Air dan Efluen Interaksi dengan Air Sebagai
303-1 58-63
2018 Sumber Daya Bersama
Manajemen Dampak yang
303-2 Berkaitan Dengan Pembuangan 58-63
Air
PT Intiland Development Tbk 122 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 124
Membuka Potensi Melalui Inisiatif Baru
Nomor
Nomor Judul No. Halaman dan Alasan
Standar GRI
Pengungkapan Pengungkapan Kelalaian Jika Berlaku
303-3 Pengambilan Air 58-63
303-4 Pembuangan Air 58-63
303-5 Konsumsi Air 58-63
Keanekaragaman Hayati
GRI 3: Topik Material
2021 3-3 Manajemen Topik Material 71
GRI 304: Lokasi Operasional yang
Keanekaragaman Hayati Dimiliki, Disewa, Dikelola, atau
2016 Berdekatan dengan Kawasan
304-1 71
Lindung dan Kawasan Bernilai
Keanekaragaman Hayati yang
Tinggi di Luar Kawasan Lindung
Dampak Signifikan Dari
304-2 Kegiatan, Produk, dan Jasa 71
Terhadap Keanekaragaman
Hayati.
Habitat Dilindungi atau
304-3 71
Dipulihkan
Spesies Daftar Bacaan IUCN dan
Daftar Konservasi spesies
304-4 Nasional dengan Habitat 71
Di Daerah yang Terkena
Dampak Operasi
Emisi
GRI 3: Topik Material
2021 3-3 Manajemen Topik Material 53
GRI 305: Emisi 2016
305-1 Emisi GRK Langsung (Cakupan 1) 54-58
305-2 Emisi GRK (Cakupan 2) Energi 54-58
Tidak Langsung
305-3 Emisi GRK (Cakupan 3) Tidak
Langsung Lainnya 54-58
305-4 Intensitas Emisi GRK 54-58
305-5 Pengurangan Emisi GRK 54-58
305-6 Emisi Bahan Perusak Ozon (BPO) 54-58
305-7 Nitrogen Oksida (NOX), Oksida
Belerang (SOX), dan Emisi Udara 54-58
Signifikan Lainnya
Limbah
GRI 3: Topik Material
2021 3-3 Manajemen Topik Material 66
PT Intiland Development Tbk 123 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 125
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
Nomor
Nomor Judul No. Halaman dan Alasan
Standar GRI
Pengungkapan Pengungkapan Kelalaian Jika Berlaku
GRI 306: Limbah 2020 Timbunan Limbah dan Dampak
306-1 63-70
yang Signifikan Terkait Limbah
Pengelolaan Limbah yang 63-70
306-2
Signifikan Terkait Dampak
306-3 Limbah yang Dihasilkan 63-70
Limbah Dialihkan Dari
306-4 63-70
Pembuangan
Terbuang Diarahkan Ke
306-5 63-70
Pembuangan
Kategori: Sosial
Kepegawaian
GRI 3: Topik Material 74
2021 3-3 Manajemen Topik Material
GRI 401: Kepegawaian Perekrutan Karyawan Baru dan
2016 401-1 16-23
Pergantian Karyawan
Tunjangan yang Diberikan
Kepada Karyawan Purnawaktu
401-2 yang Tidak Diberikan Kepada 75
Karyawan Pada Kurun Waktu
Tertentu atau Paruh Waktu
401-3 Cuti Melahirkan 75
Hubungan Tenaga Kerja/Manajemen
GRI 3: Topik Material
2021 3-3 Manajemen Topik Material N/A
GRI 402: Hubungan Periode Pemberitahuan
Tenaga Kerja/ 402-1 Minimum Mengenai Perubahan 24
Manajemen 2016 Operasional
Kesehatan dan Keselamatan Kerja
GRI 3: Topik Material
2021 3-3 Manajemen Topik Material 79-81
GRI 403: Kesehatan dan Sistem Manajemen Kesehatan
Keselamatan Kerja 2018 403-1 79-81
dan Keselamatan Kerja
Identifikasi Bahaya, Penilaian 79-81
403-2
Risiko, dan Investigasi Insiden
403-3 Pelayanan Kesehatan Kerja 79-81
Partisipasi, Konsultasi, dan
403-4 Komunikasi Pekerja Dalam 79-81
Kesehatan dan Keselamatan
Kerja
Pelatihan Pekerja Tentang
403-5 Kesehatan dan Keselamatan 79-81
Kerja
PT Intiland Development Tbk 124 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 126
Membuka Potensi Melalui Inisiatif Baru
Nomor Judul No. Halaman dan Alasan
Standar GRI
Pengungkapan Pengungkapan Kelalaian Jika Berlaku
Peningkatan Kualitas Kesehatan 79-81
403-6
Pekerja
Pencegahan dan Mitigasi
Dampak Kesehatan dan
403-7 Keselamatan Kerja yang Secara 79-81
Langsung Terkait Hubungan
Bisnis
Pekerja yang Tercakup oleh
403-8 Sistem Manajemen Kesehatan 79-81
dan Keselamatan Kerja
403-9 Kecelakaan Kerja 79-81
Kesehatan yang Berhubungan 79-81
403-10
dengan Pekerjaan
Pelatihan dan Pendidikan
GRI 3: Topik Material
2021 3-3 Manajemen Topik Material 82
GRI 404: Pelatihan dan Rata-Rata Jam Pelatihan Per
Pendidikan 2016 404-1 82-83
Tahun Per Karyawan
Program untuk Meningkatkan
404-2 Keterampilan Karyawan dan 82-83
Program Bantuan Peralihan
Persentase Karyawan yang
404-3 Menerima Ulasan Kinerja dan 82-83
Pengembangan Karir Secara
Berkala
Keanekaragaman dan Peluang Setara
GRI 3: Topik Material
2021 3-3 Manajemen Topik Material 74
GRI 405: Keanekaragaman Badan Tata
Keanekaragaman dan 405-1 16-23, 74-78
Kelola dan Karyawan
Peluang Setara 2016
Rasio Gaji Pokok dan
405-2 Remunerasi Perempuan 78
Dibandingkan Laki-Laki
Nondiskriminasi
GRI 3: Topik Material
2021 3-3 Manajemen Topik Material 34
GRI 406: Insiden Diskriminasi dan
Non-Diskriminasi 2016 406-1 N/A
Tindakan Korektif yang Diambil
PT Intiland Development Tbk 125 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 127
Strategi Ikhtisar Kinerja Profil Tata Kelola Kinerja
Laporan Direksi Lampiran
Keberlanjutan Aspek Keberlanjutan Perusahaan Keberlanjutan Keberlanjutan
Nomor Judul No. Halaman dan Alasan
Standar GRI
Pengungkapan Pengungkapan Kelalaian Jika Berlaku
Kerja Paksa atau Wajib Kerja
GRI 3: Topik Material
2021 3-3 Manajemen Topik Material 78
GRI 409: Kerja Paksa Operasi dan Pemasok yang
atau Wajib Kerja 2016 409-1 Berisiko Signifikan untuk Insiden 78
Kerja Paksa atau Wajib Kerja
Masyarakat Setempat
GRI 3: Topik Material
2021 3-3 Manajemen Topik Material 83-88
GRI 413: Masyarakat Operasi dengan Keterlibatan
Setempat 2016 Masyarakat Setempat, Penilaian
413-1 83-88
Dampak dan Program
Pengembangan
Operasi yang secara aktual dan
yang berpotensi memiliki 83-88
413-2
dampak negative signifikan
terhadap masyarakat setempat
Kesehatan dan Keselamatan Pelanggan
GRI 3: Topik Material
2021 3-3 Manajemen Topik Material 100-111
GRI 416: Kesehatan dan Penilaian Dampak Kesehatan
Keselamatan Pelanggan 416-1 dan Keselamatan Dari Berbagai 100-111
2016 Kategori Produk dan Jasa
Insiden Ketidakpatuhan
416-2 Sehubungan dengan Dampak 11, 100-111
Kesehatan dan Keselamatan
Dari Produk dan Jasa
Pemasaran dan Pelabelan
GRI 3: Topik Material
2021 3-3 Manajemen Topik Material N/A
GRI 417: Pemasaran dan Insiden Ketidakpatuhan Terkait
Pelabelan 2016 417-2 Informasi dan Pelabelan Produk 11,107
dan Jasa
Insiden Ketidakpatuhan Terkait 11,107
417-3
Komunikasi Pemasaran
Privasi Pelanggan
GRI 3: Topik Material
2021 3-3 Manajemen Topik Material N/A
GRI 418: Privasi Pengaduan yang Berdasar
Pelanggan 2016 418-1 Terkait Pelanggaran Privasi 11, Laporan Tahunan 2024
Pelanggan dan Hilangnya Data
Pelanggan
PT Intiland Development Tbk 126 Laporan Keberlanjutan 2024
Page 128
Hubungi Kami Intiland Tower Lantai PH Jl. Jend Sudirman 32 Jakarta 10220 Indonesia T : 6221 5701912 E : info@intiland.com www.intiland.com
Names mentioned 34 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Pte Ltd
p.21 ×2
unresolved
org
PT Bina Yatra
p.21
unresolved
org
PT Graha Intan S. Gondokusumo
p.21
unresolved
org
Singapore Pte Ltd
p.21
unresolved
person
Hendro Santoso
p.28
unresolved
person
Plt
· Direktur Utama
p.29
unresolved
org
PT Intiland
p.33 ×3
unresolved
org
Development Tbk
p.33 ×3
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris
p.47
unresolved
org
Moore Global Network Limited
p.47
unresolved
org
Kementerian ESDM. Tabel
p.55
unresolved
org
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan
p.66
unresolved
org
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
p.73
unresolved
org
Kementerian Pendidikan
p.77
unresolved
org
Menteri Tenaga Kerja
p.77
unresolved
org
Menteri Tenaga Kerja Nomor PER
p.80
unresolved
org
Yayasan Konservasi Alam Nusantara
p.93
unresolved
org
Bank Maspion
p.93
unresolved
org
Bank Sampah Induk Surabaya. Hasil
p.99
unresolved
org
Yayasan Bina Bhakti Lingkungan
p.99
unresolved
—
Newforma
p.103
unresolved
—
i-Pro (Integrated Purchasing Online)
p.103
unresolved
—
GLADIS
p.103
unresolved
org
Tata Kelola
p.121 ×3
unresolved
org
Tata Kelola Tertinggi
p.121
unresolved
org
Tata
p.121
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.
Other files in this announcement 1
ESG2024-DILD.pdf
done