Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 5
Page 1
No. : 0048/CS-PSW/V/2025 Jakarta, 5 Mei 2025 Kepada Yth. PT. Bursa Efek Indonesia Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 1 Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190 U.P : Divisi Pencatatan Sektor Jasa Perihal : Penyampaian Hasil Public Expose PT Panorama Sentrawisata, Tbk (“Perseroan”) Dengan hormat, Sehubungan dengan penyelenggaraan Public Expose oleh Perseroan yang dilaksanakan secara hybrid (offline dan online) diadakan pada Hari Rabu, 30 April 2025 pada pukul 16.00 WIB bertempat di Ruang Truly Care, Gedung Panorama, serta guna memenuhi Peraturan Bursa Efek Indonesia Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi, dengan ini kami menyampaikan Hasil Pelaksanaan Public Expose berupa daftar hadir offline dan online serta tanya jawab (terlampir). Demikian kami sampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih. Hormat kami, PT Panorama Sentrawisata, Tbk AB Sadewa Corporate Secretary Tembusan: - Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal – Otoritas Jasa Keuangan - Arsip
Page 2
DAFTAR HADIR OFFLINE (3 ORANG DARI PIHAK EKSTERNAL)
Page 3
DAFTAR HADIR ONLINE (5 ORANG DARI PIHAK EKSTERNAL)
Nama Peserta Nama Institusi / Media
Vina Elvira Media
Erta Darwati Investor Ritel
Sunyoto Investor Ritel
Anggoro Investor Ritel
Grace Investor Ritel
Page 4
HASIL NOTULENSI PUBLIC EXPOSE
PT PANORAMA SENTRAWISATA Tbk
Rabu, 30 April 2025 di Ruang Truly Care - Gedung Panorama lt 6, Jakarta
I. SESI PAPARAN DIBAWAKAN OLEH DIREKSI DAN CORPORATE SECRETARY
II. SESI TANYA JAWAB:
Ibu Lenidira, Harian Kontan:
1. Di tahun 2025 ini, berapa persen target pertumbuhan yang dibidik perusahaan?
Jawaban: Memasukin tahun 2025 ini, dengan meninjau kembali performa industri pariwisata
sepanjang tahun 2024 yang menunjukkan tren positif serta hasil kinerja Perseroan yang
berhasil mencatatkan pertumbuhan yang baik, maka Perseroan mecanangkan target
pertumbuhan sekitar 20-25%. Target ini ditetapkan dengan mempertimbangkan pemulihan
dan perkembangan sektor pariwisata yang terus berlanjut, serta didukung oleh berbagai
inisiatif stategis yang telah dan akan diimplementasikan oleh Perseroan.
2. Berapa Perseroan menganggarkan Capex di tahun 2025 dan fokus penggunaannya untuk
apa saja?
Jawaban: Alokasi Capex untuk tahun 2025 ini masih belum difinalisasikan
3. Sehubungan dengan upaya memperkuat sektor MICE, apakah perusahaan telah merasakan
dampak dari kebijakan efisiensi yang diterapkan? Dan bagaimana prospeknya kedepan?
Jawaban: Perseroan telah merasakan dampak dari kebijakan efisiensi yang diterapkan,
meskipun kami juga memahami bahwa kebijakan ini merupakan inisiatif dari pemerintah.
Perlu dicatat bahwa kebijakan ini baru berjalan efektif selama tiga bulan terakhir. Selain itu,
kinerja sektor MICE pada kuartal pertama ini dipengaruhi oleh momentum bulan Ramadan,
dimana banyak kegiatan yang melibatkan klien, baik dari segmen digital maupun korporasi,
cenderung dijadwalkan di kuartal berikutnya. Dengan demikian, kami optimisi bahwa kinerja
kami akan lebih baik pada kuarta berikutnya.
Ibu Grace, Investor Ritel:
1. Selain strategi smart-operation, refocusing pada dua pilar usaha, dan corporate
action seperti yang disebutkan dalam ringkasan kinerja, apa langkah strategis lain
yang akan diambil PT. Panorama Sentrawisata, Tbk. di tahun 2025 untuk
menghadapi dinamika pasar dan mencapai pertumbuhan?
Jawaban: Selain strategi yang sudah di paparkan di materi, Perseroan juga mengambil
langkah strategis lain dari sisi keuangan untuk mencapai target pertumbuhan di tahun
2025. Salah satu fokus utama adalah upaya berkelanjutan untuk menurunkan biaya
bunga. Pada tahun 2024, Perseroan telah memanfaatkan sebagian dana dari PHMETD
untuk mengurangi beban bunga bank. Lebih lanjut, Perseroan juga melakukan Divestasi
pada salah satu lini bisnis investasi. Dana yang diperoleh dari Divestasi ini akan
dialokasikan untuk pelunasan hutang usaha yang secara signifikan akan berkontribusi
pada penurunan biaya bunga di tahun 2025. Pengurangan beban bunga ini diharapkan
dapat mendukung pencapaian target pertumbuhan perusahaan secara keseluruhan.
Page 5
Disamping itu, Perseroan juga akan memperkuat kerjasama dengan para mitra dan
membuka market sebesar-besarnya.
Bapak Anggoro, Investor Ritel:
1. Meskipun presentasi menyebutkan angka pax handling Inbound FY2024 dan
perbandingannya dengan pra-pandemi, faktor-faktor apa yang menjadi tantangan
utama dalam mencapai pemulihan penuh ke level pra-pandemi untuk segmen
Inbound, dan bagaimana perusahaan mengatasinya di tahun 2024?
Jawaban: Salah satu tantangan signifikan adalah perubahan kebijakan keimigrasian di
Indonesia. Sebelum pandemi, kebijakan free visa memberikan kemudahan bagi wisatawan
mancanegara dari berbagai negara untuk berkujung. Namun, pasca pandemi kebijakan ini
mengalami penyesuaian dimana fasilitas free visa saat ini terbatas hanya untuk negara-
negara ASEAN. Hal ini tentu berpengaruh pada potensi kunjungan wisman dari pasar-pasar
non ASEAN yang sebelumnya menjadi kontributor signifikan. Tantangan lainnya adalah
implementasi kebijakan custome declaration yang menimbulkan persepsi kerumitan bagi
wisatawan. Selain kebijakan tingkat nasional, muncul juga tantangan di tingkat daerah
terkait dengan pengutan atau retribusi tambahan oleh beberapa pemerintah daerah. Hal ini
merupakan tantangan sendiri bagi kami, yaitu bagaimana kami dapat meyakinkan dan
menjelaskan tujuan dari pungutan tersebut ke wistawan. Terakhir, isu terkait akses masuk
ke Indonesia yang terbilang sulit.
Dalam mengatasi tantangan tersebut Perseroan memanfaatkan strategi komunikasi yang
intensif dengan mitra di luar negeri selama masa pandemi juga peningkatan Kerjasama
dengan maskapai penerbangan dan promosi destinasi Indonesia secara gencar juga
menjadi bagian dari strategi kami.
Names mentioned 7 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
AB Sadewa
· Corporate Secretary
p.1
unresolved
person
Lenidira
p.4
unresolved
person
Grace
p.4
unresolved
person
Anggoro
p.5
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.