Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 8
Page 1
LAPORAN PELAKSANAAN PUBLIC EXPOSE TAHUNAN 2025
PT MENTHOBI KARYATAMA RAYA TBK
I. PENYELENGGARAAN
Hari : Rabu, 30 April 2024
Waktu : 14.00 – 15.00 WIB
Lokasi : Hybrid
II. PIHAK MANAJEMEN YANG HADIR
Direksi
Direktur : Wawan Sulistyawan
Direktur : M. Arief Pahlevi Pangerang
Direktur : Bambang Laksanawan
Direktur PT MAR : Taufiq Tarigan
Direktur PT MHL : Dadan Ramdhani
Direktur PT MTR : Martha Candra
III. AGENDA
1. Kinerja Keuangan dan Operasional 2024
2. Proyeksi dan Strategi Bisnis 2025
3. Inisiatif Keberlanjutan Perseroan
IV. TANYA JAWAB
1. William - Investor (Online)
Pertanyaan :
Apa yang menyebabkan aset perseroan seperti kas dan bank terus turun?
Jawaban :
Wawan Sulistyawan :
Memang penurunan ini terlihat di laporan cash flow. Kalau dilihat dari cash flow memang kas kita turun
sekitar 23 atau 26. Tapi kalau kita pahami di laporan itu akan terlihat bahwa kas bank dipengaruhi oleh
saldo tahun lalu, yang kedua dari aktivitas operasi seperti aktivitas produksi dan jualan dan sebagainya,
yang untungnya menambah saldo kas bank kita. Kita pakai untuk apa? Disana terlihat yang namanya
aktivitas investasi. Jadi sebetulnya saldo turun tidak masalah asal dipakai investasi karena investasi
akan men-generate pendapatan pada masa mendatang. Alasan investasi membangun atau
memperbaiki aset produksi kita tadi supaya pada jangka menengah dan panjang bisa menambah
revenue kita. Menurut menurut saya tidak masalah asal saldo terakhirnya masih aman untuk kita meng-
cover pembayaran pinjaman, kebutuhan operasional dalam 1-3 bulan. Kenapa menurun? Kita
melakukan investasi. Bisa dilihat dengan detail di laporan-laporan kita bahwa pada tahun 2023 dan
2024 cukup banyak melakukan investasi terkait dengan aset produksi, aset yang kita harapkan
kedepannya bisa berproduksi antara lain KCP, di 2023 kita akuisi pabrik dan sebagainya.
2. Ariyanto – Duta Nusantara Merdeka (Hadir)
Pertanyaan :
1) Izin dihighlight mengenai RUPST yang tadi.
2) Berapa CAPEX yang dianggarkan untuk tahun ini? Sumbernya dari mana? Dan digunakan untuk
apa?
1
Page 2
Jawaban :
Wawan Sulistyawan
Hasilnya memang tadi kita ada 4 agenda, yang pertama laporan keuangan biasanya yang ditanyakan
labanya, tadi sudah distujui oleh semua stakeholder yang mengikuti RUPS bahwa laba kita 52 Miliar
itu lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Tadi juga diputuskan soal dividen telah disetujui bahwa atas
penggunaan laba jadi secara presentase sekitar 35% dari net profit. Ini sekaligus menjawab dividen
payout ratio jadi sekitar 35% dari net profit jadi sekitar 18 Miliar secara nilai uang. Kemudian masalah
CAPEX tadi sudah disampaikan kita harus tumbuh di 2025. Berarti salah satu kebijakan CAPEXnya
yang pertama adalah kita harus rawat fasilitas produksi yang ada seperti kebun, pabrik, karyawan. Jadi
rencana CAPEX tahun 2025 kita anggarkan sekitar 76 Miliar dari budget sudah kita anggarkan dari
optimalisasi atau pertumbuhan kita yang kita rencanakan revenue 1,3T tadi. Jadi kita proyeksikan kita
akan mengeluarkan CAPEX 76. Tahun sebelumnya kita mengeluarkan 70M. Dengan CAPEX sebesar
ini kita harapkan aset produksi yang ada sekarang ini kita bisa optimalkan agar performanya tetap
terjaga. Yang kedua ada aset – aset yang kita bangun baru tapi saya tidak melihat yang signifikan
kecuali tanam baru atau lahan baru. Kita budget-kan lahan atau tanam baru yang berasal dari operation
kita sebesar 20 Miliar. Gimana kalau lebih? Kita akan cari sumber baru. Dari 76 miliar yang paling besar
memang kita tanaman, yang kedua kita merawat pabrik. Ada beberapa part memang penting untuk
menjaga supaya performa pabrik tetap terjaga waktunya diganti harus diganti.
3. Sasya – Investortrust.id (Hadir)
Pertanyaan :
1) Tolong jelaskan mengenai Payout Ratio berapa persen dari laba bersih 2024
2) Jelaskan pendorong signifikan dari kenaikan pendapatan 2024
3) Harapannya bisa mencatatkan pertumbuhan pendapatan/ laba itu kisaran berapa persen
dibanding 2024?
4) Bagaimana upaya manajemen mencapai target tersebut?
Jawaban :
Wawan Sulistyawan
Rencana kerja tercermin di dalam budget tadi terus juga tercermin di dalam strategi kita untuk
mempertahankan pertumbuhan kita. Jadi bagaimana nanti kita lakukan kita sesuaikan dengan budget-
budget yang sudah kita susun pembelian buahnya berapa, kemudian cost-nya harus kita patuhi dan
sebagainya. Kita ketat kalau Pak Bambang juga sebagai direktur komoditi itu kan mengawasi cost untuk
setiap proses produksi, itu juga kita ketat. Yang saya sampaikan tadi sampai dengan triwulan 1 ini
ternyata kita bisa memperbaiki efisiensi produksi kita, jadi kita patut pertahankan sampai akhir tahun
kalau memungkinkan, kita lebih optimalkan lagi.
4. Heri – Antara (Online)
Pertanyaan:
Melihat banyak inovasi selain bisnis eksisting, bagaimana rencana pengembangan perusahaan jangka
pendek, menengah, dan panjang?
Jawaban:
Bambang Laksanawan
Semangat kita yang pertama adalah bagaimana mempertahankan revenue kita di 2025 ini sesuai target
yang sudah disampaikan tadi 1,3T dan itu langkah-langkah konkretnya adalah jangka pendek kita
mencoba mengoptimalkan supply buah kita sehingga PKS kita mampu mencapai throughput yang baik
30 mton per hour selama 20 jam per hari dan selama 300 hari kerja. Kalau itu bisa kita optimalkan
dengan zero incident insyaallah mill cost sebagaimana yang disampaikan Pak Wawan kita bisa jaga di
angka kisaran sampai Rp120 per kg misalnya ataupun Rp 400 sampai Rp 500 per kg CPO. Nah itu ya
yang selalu kita kaji baik tiap minggu ataupun tiap bulan dengan rekan-rekan direksi yang lain karena
2
Page 3
itu adalah fungsi kontrol pertama untuk mencapai target. Kemudian antara supply dari buahnya dan
pengendalian operasional melalui tropput, spek dan kualitas buahnya itu rencana jangka pendek kami
sehingga kedua PKS kami mampu mencapai throughput insyaallah kalau kita mencapai throughput 30
mton per-pks dikalikan 260 bisa 300 hari kerja bisa mencapai OER 23 belum ditambah KCP dan lain-
lain insyaallah 1,3 itu angka yang reliable dan harapan kami semoga iklim juga mendukung target-
target kita bersama karena kalau sudah iklim tentu doa dan usaha kita. Kemudian jangka menengah
dengan melibatkan Pak Levi yang ada di Direktur Kemitraan dan Sustainable bagaimana kita
mengoptimalkan lahan-lahan sekitar perkebunan inti para petani tentu melakukan penanaman
perawatan rata-rata spek tidak seperti kita, yang harapan kita bisa punya prestasi pernah mencapai 25
yield nah saat ini katakanlah kita di 21-22. Kita harus mampu meng-upgrade petani yang potensi tadi
2.500 sampai 3.000 melalui pembinaan yang akan dioptimalkan oleh Pak Levi. Harapan kita kalau
petani kita pun mampu mencapai 30 yield dan kita tambah dengan coaching mereka akan menjadi
potensi penyumbang bahan baku untuk PKS kita kalau 3.000 ton berarti sudah sepertiga dari
kebutuhan kita dan yang terakhir tentunya kalau petani-petani yang sudah bermitra dengan kita
termasuk penyumbang utama, kami direksi dalam bersaing mendapatkan raw material sebagaimana
yang disampaikan Pak Wawan di awal cenderung akan lebih ringan karena apa usaha pengelolaan
minyak kelapa sawit itu apapun cerita, kita harus mempunyai fundamental yaitu kebun inti kebun sendiri
karena kebun inti adalah bagaimana titik utama kita melakukan kontrol. Kontrol kualitas dan kontrol
harga, kalau kita mampu melakukan kontrol kualitas dan harga itu rasanya akan lebih mudah kita
mencapai target-target yang sudah dicanangkan. Pun kami sadari persaingan di daerah kami tidak
ringan sehingga dalam jangka panjang kami sedang menganalisa dengan direksi yang lain dan dengan
rekan-rekan mitra perbankan bagaimana peluang dan kekuatan restrukturisasi kita seandainya
melakukan takeover syukur-syukur yang sedang kami kaji saat ini ada potensi misalnya 9.000 hektar
dan 12.000 hektar kalau itu terpenuhi maka itu akan menjadi salah satu achievement kami sehingga
kami mau mengontrol semua bahan baku raw material yang menjadi kebutuhan utama proses produksi
industri perkebunan kelapa sawit ya kami lebih nyaman karena semua dalam kepastian sub change
management palm oil industry.
5. Ghafur – Investor Daily (Online)
Pertanyaan:
1) Kepada Direktur Keuangan, kenapa pendapatan dan laba kotor 2024 naik signifikan di atas 40%
tapi laba bersih hanya naik 1,5%?
2) Berapa target pendapatan dan laba bersih 2025? Faktor apa saja yang akan mendorongnya?
Jawaban:
Wawan Sulistyawan
Tadi sebenarnya sudah disinggung juga kenapa kok dari 700 revenue menjadi 1 triliun tapi laba bersih
dari 52 ke 51 jadi laba 52 itu adalah laba sementara laba 51 tadi saya jelaskan bahwa ada laba goodwill.
Goodwill itu adalah pada saat kita melakukan pembelian apa akuisi KSO jadi kita membeli dengan
harga yang lebih murah daripada harga pasar sehingga itu diakui sebagai pendapatan jadi di situlah
sebetulnya terjadi perbedaan signifikan gitu karena itu jadi ada revenue yang sifatnya sebetulnya kita
enggak peroleh itu gitu tapi secara counting secara pembukuan secara standar akuntansi keuangan
itu harus diakui sebagai pendapatan karena kita dinilai mengambil manfaat di situ gitu kamu dapat
barang belinya murah jadi kamu ada untung dong gitu ya gitu jadi seperti itu penjelasan ya kenapa
terjadi perbedaan tapi kalau dilihat Ebitdanya di situ akan kelihatan gitu kalau Ebitda kan sebetulnya
uang yang tersisa yang signifikan bedanya kalau dari sisi Ebitda gitu itu jawaban yang pertama yang
kedua adalah mengenai target tadi ya revenue target revenue kita di 2025 kan 1,3T berarti kan itu
kalau kita bandingkan di 2024 itu kita naik sekitar 31% ya gitu ya saya pikir cukup signifikan tapi kami
cukup yakin karena kami harus salah satunya memang tadi yang kita sampaikan termasuk Pak
Direktur Komoditi dan Pengembangan sampaikan bahwa kita harus menaikkan utilitasnya karena di
tahun 2024 itu masih ada room bahwa utilitas itu masih bisa kita naikkan gitu jadi yang mendorong
3
Page 4
pasti adalah apa yang pertama adalah produksi CPU kita gitu produksi CPO kita karena dengan
naiknya utilitas tadi berarti produksi CPU kita akan naik terus kemudian diiringi produksi CPKO juga
naik gitu karena kan bahan baku CPKO kan naik ya gitu ya terus kemudian apalagi yang ini adalah
kita berharap di harga gitu karena kita lihat sampai dengan tripulan 1 ini harga CPO cukup baik harga
closing kita harga penjualan kita itu cukup baik dibandingkan dengan periode sebelumnya ya tahun
sebelumnya di triwulan 1 nah kita masih optimis yakin meskipun kondisi global ya seperti ini itu CPO
bisa bertahan harganya karena saya pribadi saya masih ingat bahwa di tahun 2007 itu harga CPO
berapa sih gitu ya nah sekarang harga CPO berapa ternyata ini kalau kita perhatikan CPO kayak emas
itu harganya itu jadi ngikuti naik terus dalam jangka panjang ya kalau dalam jangka pendek kadang
turun kadang ini gitu jadi dulu mungkin secara dolar dolar berapa ya 400 500 sekarang berapa 800
sekarang gitu ya jadi ini sebenarnya harusnya kita masuk dalam industri sawit itu kalau kita mengelola
dengan baik itu harusnya bagus sekali gitu bagaimana kita mengelola dana yang masuk.
6. Tommy – Top Business.id (Hadir)
Pertanyaan:
1) Jelaskan apa saja program sustainability apa saja yang sudah dilakukan selama tahun 2024.
2) Bagaimana pemberdayaan untuk lingkungan dan masyarakat sekitar?
3) Berapa investasi untuk biopellet? Dan mohon dielaborasi lagi mengenai standing buyer.
Jawaban:
M. A. Pahlevi Pangerang
Di dalam menjalankan suatu usaha, tiga kami di sini tentu saling berkaitan bahwa bagaimana kita
mengelola satu operasional yang efektif, kemudian bagaimana kita mengelola keuangan yang baik,
kemudian tentunya masalah sosial dan lingkungan yang terjaga. Terkait dengan kami, bahwa prinsip
yang kami jalankan di dalam mengelola masalah sosial khususnya, yaitu kita memegang suatu prinsip
trimitra harmoni di mana kita menjaga harmonisasi antara hubungan perusahaan pemerintah dan
masyarakat itu sendiri dan di dalamnya atau di luarnya dari tiga ini adalah masalah menjadi suatu
lingkungan yang harus kita jaga. Tadi juga berkaitan dengan menyangkut soal program jangka pendek,
jangka menengah dan panjang saat ini kami mempunyai dua pola kemitraan yang kami jalankan yang
pertama adalah kemitraan yang sifatnya mandatori plasma, yang kita ketahui sesuai dengan aturan
adalah 20% dari luasan yang tertanam. Kemudian yang kedua kita juga mempunyai program kemitraan
mandiri. Saat ini kami sudah mempunyai program kemitraan mandiri kurang lebih 2.500 hektar. Apa
yang kami kerjakan di situ yaitu kita juga melakukan asistensi di dalam meningkatkan produktivitas
perkebunan masyarakat, karena ujungnya kami harapkan hasil yang dibuat, diberikan oleh masyarakat
dari kebunnya akan kami dapatkan hasil buah yang maksimal. Di lahan kami ini kebetulan
bersinggungan dengan empat desa dan di Lamandau itu ada delapan kecamatan. Potensi kebun di
Lamandau 8 kecamatan ini ternyata cukup banyak untuk kebun masyarakatnya kurang lebih 33.000
hektar luasnya. Sehingga untuk jangka menengah dan panjang ke depan selain kami akan
maksimalkan hasil perkebunan masyarakat yang ada di sekitar kebun kami, tentunya kami juga harus
berpikir bagaimana kami untuk mencari suatu program-program kemitraan yang bentuknya pernah
kami dapatkan masukannya adalah membangunkan mini-mini PKS untuk mereka karena tentunya
untuk radius pabrik yang kami miliki dua pabrik yang berdekatan ini pasti ada jarak-jarak ekonomis
yang harganya berkompetisi kalau jaraknya terlalu luas. Itu menjadi masukan yang kami dapatkan dari
masyarakat, berkaitan juga dengan masalah keberlanjutan di dalam bagaimana kami menjalin
hubungan dengan masyarakat dengan baik supaya jalannya operasional, jalannya kegiatan usaha kita
ini tidak terganggu. Kita jaga hubungan dengan baik dengan mereka, kita bisa dengar ada beberapa
kejadian tapi alhamdulillah untuk kebun kami, kami bisa jaga karena prinsip yang kami pegang
bagaimana kami selalu menjaga hubungan dengan pemerintah daerah setempat, bagaimana kami bisa
menjaga hubungan dengan masyarakat setempat baik itu masyarakat adat maupun masyarakat
pendatang yang ada di situ. Program – program CSR yang kami jalankan semua bersinggungan
beberapa aspek yang memang selalu kita ketahui yaitu di masalah pendidikan, kesehatan, lingkungan
4
Page 5
hidup, kemudian pemberian ekonomi masyarakat dan ada juga program-program charity yang selalu
kami respon dan program-program agama dan sosial budaya dan yang terakhir tangkap bencana. Ini
tentu juga kami sudah siap, tetapi kita berharap mudah-mudahan tidak ada suatu bencana yang terjadi
di lingkungan kami di sana. Di dalam kebijakan perusahaan kita memang melakukan suatu terobosan
yaitu dengan suatu prinsip zero waste perkebunan makanya tadi disampaikan ada dua tiga kegiatan
atau produk pabrik yang kami buat itu dalam rangka tadi. Sebelum kita punya itu tentunya masalah ini
menjadi suatu perhatian bagi masyarakat sekitar apakah itu pencamaran air kemudian masalah limbah
tetapi dengan adanya kegiatan atau kebijakan perusahaan dengan membangun pabrik pupuk dan di
sini kebetulan ada Pak Dadan yang membidangi itu juga nanti sedikit tambahan nanti bisa dijelaskan
dan ini semua kegiatan ini tentu berkaitan dengan keberlanjutan dari kegiatan usaha yang kita buat.
Bambang Laksanawan
seperti yang coba kami dan kita pahami Biopellet ini adalah salah satu peluang bahan baku untuk kalau
kita di PKS adalah bahan baku untuk boiler boiler kita ketahui bersama adalah salah satu sumber mesin
penggerak energi yang menghasilkan tenaga listrik yang digunakan oleh PKS kita nah kenapa menarik
dari Biopelet ini nah ini perlu kami sampaikan kenapa menariknya nah kenapa baru akhir akhir ini salah
satu yang menarik dari Biopellet ini mampu menghasilkan kalori setara 4.000 kalori sementara batu
bara saat ini yang laku di pasaran juga antara 4.000 sampai 5.000 itu yang dipakai oleh pembakaran
PLN misalnya nanti dicek ulang tetapi kita masuk ke sini karena kita yakin bahwa investasinya masih
masuk akal untuk dapat kita laksanakan dari diskusi terakhir oleh tim teknis kami untuk menghasilkan
rencana membangun biopellet dengan kapasitas 100 mton per day itu di hitungan pertama sebelum
kami tim teknis kami berangkat ke China dengan mitra kita yang ada di China kita membutuhkan antara
30-an miliar setelah kita ke China, dengan melihat perkembangan device alat-alat yang terbaru mereka
menawarkan teknologi yang lebih canggih sehingga membuat proses biopellet ini proses bleaching,
proses teknis yang ada di dalam rangkaian biopellet penghilangan kaliumnya sehingga tidak cepat
menimbulkan korosi mampu meningkatkan kalori mereka menawarkan alat-alat yang lebih baru dengan
sedikit peningkatan dari 30-an menjadi sekitar 40-an sampai 45 miliar dan kami sedang kaji itu mampu
enggak dengan peningkatan seperti itu betul-betul menghasilkan revenue positif untuk perusahaan
karena bagaimanapun pengembangan tetap punya target mempertanggung jawabkan nilai investasi
tersebut menjadi revenue positif itu. Siapa standby buyer? Saat ini kita memang sedang menggodok
dengan standby buyer yang ada dan merupakan salah satu BUMN di Indonesia. Kalau boleh dibilang
kita sedang menyiapkan offtake agreement dengan kapasitas yang kita sesuaikan makanya di tahap
awal disampaikan bahwa kita sedang melakukan pilot project dengan kapasitas hanya 2 ton per day
setelah kita yakin oh ternyata mampu menghasilkan kalori yang dibutuhkan dicoba di boilernya BUMN
tersebut dan salah satu perusahaan swasta nasional yang ada tapi karena belum agreement ya mohon
maaf kami belum belum dapat menyampaikan kan ada etika bisnis yang harus kami jaga juga nanti
kalau sudah pasti kami juga akan menyuarakan karena buat kami seandainya itu kita realisasikan itu
adalah achievement dan itu kebanggaan kita bersama dan eh sinkron dengan bagaimana visi misi kita
mengelola perkebunan yang berkelanjutan sustainable palm oil plantation jadi kira-kira singkatnya
seperti itu berapa nilai investasinya untuk 100 mton antara 40 sampai 45 miliar dan siapa standby
buyer? clue-nya dalam process of take agreement dengan salah satu BUMN dan salah satu swasta
nasional penghasil mono sodium glumit nah itu aja kata kuncinya.
7. Deffandi Nasrul (Online)
Pertanyaan:
Ijin bertanya Bpk/Ibu,sama sama kita ketahui saat ini ada 4 PT yang menguasai waran MKTR dalam
jumlah besar. Berdasarkan data web IDX, 4 PT tersebut menguasai 15,3 juta lot waran MKTR dari
25juta lot waran MKTR yang beredar. Yang ingin saya tanyakan .
5
Page 6
1. Apakah Bpk/Ibu mengetahui ada rencana khusus kedepan terkait waran ini akan di konversikan
menjadi saham induk atau tidak ?
2. Jika di konversi menjadi saham induk, dana hasil konversi tersebut akan digunakan untuk apa saja?
Terima kasih.
Jawaban:
Waktu kita IPO kita juga terbitkan waran. Sebenarnya waran untuk menarik minat supaya saham yang
kita issued itu orang mau membeli. Mengenai apakah waran itu akan dieksekusi oleh yang membeli
saham kita yaitu hak mereka sendiri. Jadi kita tidak bisa memaksa mau dipakai atau tidak. Kalau
misalnya dipakai oleh mereka ya berarti equity kita nambah kita alhamdulillah tapi kan kita tidak bisa
memaksa mereka. Jadi kalau pemegang waran ini akan mengeksekusi, berarti kan mereka
memasukkan dana ke kita. Berarti untuk apa? banyak yang bisa kita lakukan, tapi dalam
perkembangannya sampai saat ini ya belum signifikan yang akhirnya apa merealisasikan warannya ini
juga menjadi introspeksi kita gitu kenapa mereka kok belum tertarik untuk merealisasisikan waran yang
kita terbitkan menjadi saham. Berarti kan mereka “gimana ya apakah saya mau realisasikan mahal
atau bagaimana” itu kan menurut analisa mereka masing-masing. Jadi terkait pertanyaan itu mengenai
ada empat yang spesifik ya itu kan investor kita, kita tidak bisa memaksa mereka juga untuk terus untuk
apa. Kita tidak bisa gitu jadi itu yang perlu disampaikan jadi ini beda gitu ya beda di sini manajemen
tidak bisa memaksa itu. Kecuali misalnya kita membeli waran itu terus baru kita eksekusi ya itu sampai
dengan saat ini kita belum memikirkan itu.
Daftar Hadir
No. Nama
1. Agus Susilo 25. Rolly Marta
2. Andri Pratama 26. Samsul
3. Aprilia Hidayana 27 Wahyu Syahputra Tarigan
4. Daniel Daeng
5. Deffandi Nasrul
6. DHA
7. Fadly Pangerang
8. Faishal Miftahul Huda
9. Fajar Hakiki
10. Febri Attesa
11. Ghafur Investor Daily
12. Hanjaya
13. Heri – Antara
14. Idham
15. Irwansyah
16. Ismanto
17. Laut
18. M. Abdi
19. Muhammad Nurdin
20. Muhammad Taufik
21. Muthia Syifaani
22. Pulina Nityakanti
23. Rahman
24. Rizki Ramadhan
6
Page 7
Page 8
Names mentioned 32 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT MAR
p.1
unresolved
org
PT MHL
p.1
unresolved
org
PT MTR
p.1
unresolved
person
Wawan
p.2 ×2
unresolved
person
Levi
p.3
unresolved
person
Levi. Harapan
p.3
unresolved
person
Komoditi
p.3
unresolved
person
Dadan
p.5
unresolved
—
Daniel Daeng
p.6
unresolved
—
Deffandi Nasrul
p.6
unresolved
—
DHA
p.6
unresolved
—
Fadly Pangerang
p.6
unresolved
—
Faishal Miftahul Huda
p.6
unresolved
—
Fajar Hakiki
p.6
unresolved
—
Febri Attesa
p.6
unresolved
—
Ghafur Investor Daily
p.6
unresolved
—
Hanjaya
p.6
unresolved
—
Heri – Antara
p.6
unresolved
—
Idham
p.6
unresolved
—
Irwansyah
p.6
unresolved
—
Ismanto
p.6
unresolved
—
M. Abdi
p.6
unresolved
person
Muhammad Taufik
p.6
unresolved
—
Muthia Syifaani
p.6
unresolved
—
Pulina Nityakanti
p.6
unresolved
—
Rahman
p.6
unresolved
—
Rizki Ramadhan
p.6
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.