Skip to content
Back to announcement

Checklist Bapepam 31 Mar 2025.pdf

Financial statement Text extracted BBRI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 73

Page 1 OCR 0.925
Page 10f73

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).

2. Tanda (V) diisi pada kolom "Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda V) d
menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.

4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda
(V) diisi pada kolom 'N/A'.

pada kolom “Tidak Ada' dengan

5. t ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).
Data Umum

Nama Emiten/Perusahaan Publik PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Bidang Usaha Keuangan/Perbankan

Jenis penawaran Umum ” -

Maret Desember
Tahun 2025 Tahun 2024
Nama Kantor Akuntan Publik Purwantono,

- Sungkoro & Surja
(Ernst & Young)

Nama Partner Christophorus
” Alvin Kossim

Opini Akuntan Ungualified
” Opinion

Catatan tentang Opini (jika ada) - -

Page 2 OCR 0.915
“ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.

Page 20f73

Ya

Tidak

Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan”

Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independensi
Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal”

Data Keuangan Penting

Dalam jutaan Rupiah

Periode laporan keuangan Maret Maret
Tahun 2025 Tahun 2024
Laba Rugi Komprehensif
Pendapatan 49.838.339 50.607.472
Laba (rugi) bruto 35.851.758 36.496.358
Laba Operasional 17.621.841 20.033.630
EBITDA - -
Laba (rugi) Bersih periode berjalan 13.804.029 15.982.588
Laba (rugi) komprehensif 14.072.735 17.070.057
Laba Per saham (dasar) 91 105
Laba Per saham (dilusian) 91 105
- Maret Desember
Periode taporan keuangan Tahun 2625 Tahun 2024
Laporan Posisi keuangan
Jumiah Aset 2.098.229.448 1.992.983.447

Jumlah Aset Lancar

Jumlah Aset Tidak Lancar

Jurnlah Liabilitas

1.792.375.276

1.669.794.400

ab

#£
Page 3 OCR 0.896
Page 3 0f73

Periode laporan keuangan Maret Desember
Tahun 2025 Tahun 2024
Jumlah Ekuitas 305.854.172 323.189.047
Modal Disetor 7.577.950 7.577.950
Saldo Laba
Telah ditentukan penggunaannya 3.622.685 3.022.685
Belum ditentukan penggunaannya 197.346.510 215.070.141
Rasio Keuangan”
NPL Gross (Bank BRI Oniy) 3,1490 2,940
LDR (Bank BRI Only) 86,584 89,39h
CAR (Bank BRI Only) 21,5490 24,41 Yo
ROA (Bank BRI Only) 2,95Y6 3,76Y0
ROE (Bank BRI Oniy) 18,63Y6 22,91Yo

“dapat disesuaikan berdasarkan industrinya

Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan
atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai
dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memaha

Emiten atau Perusahaan Publik.

2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-

LK No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

Laporan Keuangan Terdiri dari:

laporan keuangan

Laporan posisi keuangan pada akhir periode

Laporan laba rugi komprehensif selama periode

Laporan perubahan ekuitas selama periode

Laporan arus kas selama periode

alalulnlm

Laporan posisi keuangan pada awai perlode komparatif yang disajikan saat
Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau

SIRI ISSI

Page 4 OCR 0.903
Page 40173

membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya,

melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang

6 Catatan atas Laporan Keuangan . —
Ketentuan Umum
1. | Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai
berikut:
a. gambaran umum Perusahaan:
b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang
diterapkan,
Cc. Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan,
laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai
dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan
@. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi
1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun
dalam laporan keuangan, dan
2) Informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, teta
informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.
2. | Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan
adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”. :
3. | Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset
yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan. g
4. | Dalam ha! Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang
diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat g
manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apal lak diasuransikan wajib
diungkapkan alasannya.
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:
EN Pendirian perusahaan
1) | Riwayat ringkas perusahaan: vV La
2) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang v la
berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara)
3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada periode v La
pelaporan,
4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha, v Le
5) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersiai. Dalam hal perusahaan v La

da
Page 5 OCR 0.906
Page 5 of73

Gisajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi. komersial dari ekspansi atau
perampingan usaha dan kapasitas produksinya, dan

8)

Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate parent
of the group). Dalam hai tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.

7»

Khusus Industri Media
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.

8)

Khusus Industri Jalan Tol

Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan
tol tersebut.

»

Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.

10)

Khusus untuk Industri Perbankan

Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk menjalankan
kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).

La, l.f

11)

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum
Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
Penjelasan mengenai arca eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
a) Area Eksplorasi, meliputi:
- Nama lokasi:
. Nama pemilik izin lokasi,
. Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya,
. Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan
- Jurnlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi
per tanggal Laporan Posisi Keuangan:
b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:
» Nama lokasi
. Nama pemilik ijin lokasi,
2 Tanggai perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya:
2 Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik Hjin lokasi:
- Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan
sertifikasi, dan tanggal sertifikasi,
. Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan
. Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh
Perseroan hingga tanggal iaporan posisi keuangan.

15

Khusus Industri Kehutanan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan,

b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan
C) sisa umur HPH.

4
Page 6 OCR 0.908
Page 6 of 73

b Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lai

1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang v 1.c
diterbitkan di luar Indonesia,
2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: vV 1.c
3) | Bursa tempat Efek dicatatkan: dan vV 1.c
4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate v lc
action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir.
Kes Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak, v L.f
langsung:
2) | Tempat kedudukan, v lt
3) | Jenis usaha, v 1f
4) | Tahun beroperasi secara komersial: v if
5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda):
6) | Total Aset: dan v Lf
7) | Informasi penting lainnya antara lain:

a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas Induk tidak memiliki
baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5099 (ilma putuh
perseratus) hak suara yang sah:

alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5096 (lima

puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak dtikuti dengan

pengendalian:

Cc) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan

tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau

periode berbeda dari tangga! laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan
tanggal atau periode yang berbeda:

sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk

mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali

pinjaman atau uang muka,

8) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas
induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas Induk: dan

f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus
mengungkapkan:

b

d

47
Page 7 OCR 0.910
Page 7 of 73

(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan
porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa
investasi pada entitas anak terdahulu dengan 1 Wajar pada tanggal hilangnya
Pengendatian:

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan:

(3) jumlah harga yang diterima,

(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian dilepaskan: dan

(5) jumlah Aset dan Lial
lainnya dimana Pengendalian
utamanya.

Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis

lepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori

Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:

Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hai sebagai berikut:

1) | Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite v le
audit,
2) | Cakupan manajemen kunci: dan v 1.
3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan vV Le, 1f
tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas
anak.
e. Penerbitan Laporan Keuangan
1) | Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit, dan vV Surat Pernyataan Direksi
Tentang Tanggung Jawab
Atas Laporan Keuangan
Konsolidasian
2) | Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan. v Surat Pernyataan Direksi

Tentang Tanggung Jawab
Atas Laporan Keuangan
Konsilidasian

Pernyataan kepatuhan terhadap SAK

Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan v 2.8
sesuai dengan SAK.
Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

1) | Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), biaya v 2.a

perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizable value), Nilai Wajar (fair
value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.

Page 8 OCR 0.923
Page 8 of 73

2)

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan
untuk mengukur kepentingan nonpengendali,

Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. 2
3) | Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi
a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak, 2.a
b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsionai
Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan, dan
C) alasanperubahan mata uang penyajian (jika ada).
4) | Nasan perubahan periode pelaporan (jika ada).
kon Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen
1) | Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau bagian 2.am
lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam
proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling signifikan terhadap
jumlah yang diakui dalam laporan keuangan,
2) | Perusahaanharus mengungkapkan informasi tentang asum: yang dibuat mengenai masa 2.am
depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan,
yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah
tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya, dan
3) | Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas 2.am
laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode
pelaporan.
d Kebijakan Akuntansi Tertentu
Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan
relevan untuk memahami laporan kevangan. Kebijakan akuntansi tertentu mel puti, tetapi
tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:
1) | Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
2) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk 2.b
dan entitas anak,
b) dasardan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan entitas 2.b
induk:
Cc) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan
Pengendalian atas entitas anak,
d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak:
2) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan 2.b
nonpengendali: dan
f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi materiai antar entitas yang dikonsolidasi telah 2.b
eliminasi.
2) ! Kombinasi bisnis

Li
Page 9 OCR 0.899
Page 9 of 73

b) pengakuan awal untuk goodwill:
Cc) pengukuran setelah pengakuan awal untuk gcodwili, dan

d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di Perusahaan,
antara lain:

(1) pembelian dengan diskon:
(2) akuisisi secara bertahap: dan
(3) imbalan kontinjensi.

C) Sukuk yang diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal Sukuk:
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk:

KKU

3) | Kas dan setara kas:
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara v 2
kas.
4) | Instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk
Yang harus dijelaskan antara laii
(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan ata: v 2
biaya transaksi: -
(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori v 2.c
(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan: v 2c
(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan: v 2.c
(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset v 2.c
keuangan:
(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan: v 2.c
(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain penjelasan
sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka (4), angka
(5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai,
(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai, v
(b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen v
keuangan derivatif, dan
(c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai v
b) Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk: v 2c
(2) pengakuan awal Sukuk, v 2.
(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: v 2.c
(4) Penyajian pendapatan sukuk: dan V 2.
(5) penyajian amortisasi biaya transaksi. vV 2.c

Page 10 OCR 0.906
Page 19 of73

(4) posisi penyajian Sukuk: dan
(5) akad syariah yang digunakan.

SI

5)

Khusus Industri Perbankan

a) Siro Wajib Minimum
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum.

0 pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara Jain dasar penyajian
Lain.

c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia
dan Bank Lain.

b)

ro pada Bank Indonesia dan Bank

4,49

2f

2.9

8)

Piutang Reverse Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan
Gan pengukurannya.

7)

Khusus Industri Perbankan

Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki:

b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah:dan

C) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.

Lt

8)

Khusus Industri Perbankan
a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan:
(2) Dasar penyajian atas kredit:
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendailan risiko portofolio kredit,
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan
(5) Kebijakan bank akan agunan kredit.
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi.
c) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Dasar penilaian dan penyajian,
(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan saldo
piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan
(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan.

KK AAL

SL

11, 49
2j

39

11.f, 39
2.m
29

29

2.9

en:
Page 11 OCR 0.924
Page 11 of 73

Piutang Pembiayaan Konsumen

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen: dan

b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari
konsumennya.

9) | Khusus untuk Industri Pembiayaan

10)

Anjak Piutang

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse),
b) Penyajian transaksi anjak piutang:

Cc) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang
dialihkan: dan

d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klien
atau nggung oleh perusahaan).

11)

Sewa

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa,

b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan
C) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor.

12)

Persediaan :

yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan
rumusan biaya yang digunakan.

a) Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan
sarana dan pra-sarana.

HTI Siap Panen

Yang harus dijelaskan antara lain:

Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.

S

Khusus Industri Perkebunan

Tanaman Perkebunan

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum
menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan:

Page 12 OCR 0.908
Page 120f73

Dasar penilaian dan pengukuran,

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah
menghasilkan,

(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan

(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.

(2)

€) Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(LI) Hewan ternak telah menghasilkan :
(a) Metode penilaian:
(b) Metode amortisasi (deplesi): dan
(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
(a) Metode penilaian: dan
(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan
ternak telah menghasilkan.

13) | Aset Tetap:
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) pengakuan awal Aset Tetap: v 2.0
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap: v 2.0
Cc) pengelompokan Aset Tetap: v 2.0
d) metode penyusutan yang digunakan, vV 2.0
&) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap: v 2.0
f) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan: v 2.0
9) penghentian pengakuan: v 2.0
h) nilai residu: dan v 2.0
i) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, v 2.0

metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.

14) | Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus dijelaskan antara jain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada v 2.n
asosiasi.

15) | Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi
dalam Ventura Bersama.

16) | Pola Kerjasama

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dari bentuk kerjasama,

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan lia
Cc) Sistem pembagian hasil, jika ada.

itas yang timbul: dan

Page 13 OCR 0.916
17)

Page 13 of 73

Aset Tak Berwujud

Yang harus dijelaskan antara lain :

a) pengakuan awal Aset Takberwujud:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujudj

C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas,
diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya,

Gd) sumber terjadinya Aset Takberwujud:

€&) metode amiortisasi yang digunakan:

f) penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan

H riset dan pengembangan (jika ada).

18)

Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebaga!
aset yang dimiliki untuk dijual: dan

b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok tepasan yang dimilil

untuk dijual.

19)

Properti Investasi :

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Properti Investasi:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi,

c) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya:

d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan
@) penghentian pengakuan Properti Investasi.

20)

Khusus Industri Sas dan Minyak Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto:

b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset
(revaluasi):

C) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan:

d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan

2) Pertanggungan Asuransi.

21)

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya
penurunan nilai, dan

b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya.

2p

2.p

37
Page 14 OCR 0.894
Page 14 of73

22) | Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan:
C) Metode penyusutan prasarana PLH, dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan:
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera. vV 2.8
a) Penjelasan atas simpanan: dan vV 2t
b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan. vV 2t
Simpanan dari bank lain
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan v 2t
b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain. v 2.t
Surat Berharga yang Diterbitkan
laskan antara lain: v 2
jenis surat berharga yang diterbitkan: dan v 2
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.
23) | Provisi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kondisi provisi yang harus diakui: dan v 2y
b) dasar penentuan nilai provisi. v 2y
24) | Utang Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan vV 2.u
pengukurannya.
25) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

ds
Page 15 OCR 0.916
Page 15 of 73

26) | Khusus Industri Pertambangan Umum

Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan :

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan
dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang
bersangkutan:

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan
adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan
dilaksanakan pada saat dimulainya produksi,

C) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya
pekerjaan konstruksi dan prasarana, dan

d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu
perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar perhitungan
amortisas :

Biaya Pengeloiaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan

Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan, dan

C) Metode penyusutan prasarana PLH.

27)| Pengakuan Pendapatan

a) Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang
digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada, dan i
(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.

2.aa, 2ab, 2ac

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase
penyelesaian

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
penyelesaian suatu kontrak,

Cc) Khusus Industri Asuransi
(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan
pendapatan:
(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif, dan
(Cc) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi,

Page 16 OCR 0.918
Page 16 of 73

Penjelasan yang harus ditambahkan antara tai

ta) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam
proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban
penyelesaian klaim: dan

(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.

La

gd) Khusus Industri Real Estate

Kapitalisasi dan metode aloka:

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat:

(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek:

(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai
tercatat proyek:

(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat,

(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini:
dan

(S) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.

aya proyek pengembangan Real Estat

28)

Program Loyalitas Pelangan
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan

29

Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saido dalam mata uang asing,

b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabil
dan

C) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata
uang asing,

as moneter,

2.ah, 2ai
2.ah, 2al

2.ah, 2ai

30)

Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi:

b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan

SL

2d
44

31)

Hibah Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam
laporan keuangan.

32)

Pajak Penghasilan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan:
b) ketentuan mengenai saling hapus:

Cc) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan

d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan.

PN

38

2.ak
2.ak
2.ak

Page 17 OCR 0.886
Page 17 of 73

33) | Imbalan Kerja
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan: v 2.20, 42
b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan oleh v 2.20, 42
Perusahaan,
C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial: vV 2.26, 42
dan
G) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian. v 2.ae, 42
34) | Saham Treasuri v 1d

Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian,
penjualan, atau pembatalan saham treasuri.

35) | Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis vV 2.af, 2.ag
saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas,
termasuk pengukurannya.

36) | Kuasi-Reorganisasi

Yang harus dijelaskan antara iain:

a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi,

b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas, dan

C) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas.

Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013,

37)| Biaya Pinjaman

Yang harus dijelaskan antara jainkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman
dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.

38) | Segmen Operasi

Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk v 2.al
mengidentifikasikan Segmen Operasi.
39)| Laba (Rugi) per saham

Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba v
(rugi) per saham dilusian.

RI) aa

Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

Aset

Kas dan Setara Kas ya

Yang harus diungkapkan antara lain:

B) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga:

b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang
asing,

C) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan

Page 18 OCR 0.910
Page 18 o£73

d

jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh
kelompok usaha disertai pendapat manajemen.
2) | Khusus Industri Perbankan
a) Kas
Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang. v 3
b) Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:
« (1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai v 4
dalam mata uang original): dan
(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada v 49
saat periode pelaporan.
C) Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang:
(1) Jumlah penyisihan penurunan nilai SA 5
(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro: vV 5
3 ian jumlah Giro pada Bank lain berdasarkan pihak yang mempunyai vV 5, 4
hubungan istimewa dan pihak ketiga:
(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan v 5,49
(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. vV 5
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
2) cian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang: v 6
(2) cian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired) dan v 6
tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired):
(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok): v 6
(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: v 6
(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan v 6, 44
Istimewa dan pihak ketiga:
(5) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: v 49
(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya:
(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku operasi
atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut
berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang: dan
(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. v 6
3) | Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:
b) jumlah piutang menurut debitur:

47
Page 19 OCR 0.929
Page 19 of 73

C) jumlah piutang menurut mata uang:

d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai,

e) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:

f) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen
atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan:

9) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan:

h) jumlah dlamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan

i) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:
(1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting

lain yang diatur dalam perjanjian: dan

(2) jaminan yang diberikan (bila ada).

4

Khusus Industri Asuransi
a) Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur:

(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan

(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

b) Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:
(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan
(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

C) Piutang Reasuransi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur:
(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan

(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
d) Piutang Hasil Investasi

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi
(3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan

(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan

the

Ap
Page 20 OCR 0.931
Page 20 cf 73

Khusus Industri Pembiayaan

2)

iutang Pembiayaan Konsumen

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan
bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain):

(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen:

(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja

(4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan
pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak
bertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas:

(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui:

(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang
pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan:

(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan

(8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai

jarninan atas utang.

b)

Tagihan Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, heserta
jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa
recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse): dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang
diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

ka

Piutang Sewa Pembiayaan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa
minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping itu, Isssor mengungkapkan
investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir
periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai.lima tahun
(c) lebih dari lima tahun

(3) pendapatan keuangan yang belum diterima:

(4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor,

(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum:

(6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalarn periode: dan

(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material.

bi
Page 21 OCR 0.907
d)

Page 21 of73

Piutang Sewa Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(L) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi
yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut:
(a) kurang dari satu tahun
(b) tebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) lebih dari lima tahun
(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan
(3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.

6)

Khusus Kontrak Konstruksi
Piutang Retensi
Yang harus diungkapkan antara jain:

a)
b)

Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan
Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi,

7)

Tagihan Bruto kepada Pelanggan
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak

konstruksi.

Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :

a)
b)
c)
3)

biaya kontrak yang terjadi:

laba yang diakui:

kerugian yang terjadi: dan

pekerjaan yang sudah ditagih (terrnin),

8)

Piutang Reverse Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:

a)

Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan:

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek:

9
d)

Nama pihak/counterparty:
Lokasi Efek jaminan:

e) Tingkat bunga piutang reverse repo,

la)
)

Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).

KALA

»00w&

9)

Agunan Yang Diambil Alih

Yang harus diungkapkan antara laii

a)
b)

Cc)

Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih:

Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang
yang tidak tertagih: dan

Laba atau rugi yang timbul, termasuk blaya-biaya yang timbul setelah pengami
agunan tersebut.

LL

17
17

4
Page 22 OCR 0.934
10)

Page 22 of73

Piutang Dividen dan Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan
Gendakepada pihak lain.

17

11)

Piutang Lain-Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jenis dan jumlah piutang:

b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan
Cc) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan.

LL

17
17

12)

Aset Keuangan Lainnya

Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar

maupun tidak lancar.

a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak
ketiga dan pihak berelasi.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya:

(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi,
baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang
diakul sebagai laba atau rugi periode berjalan:

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif
untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi,

(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi,
untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo:
(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada).

(6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang

Iklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo:

(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:

(a) jumtah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategor

(b) alasan reklasifikasis dan

(J) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah
direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijua

(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas

(9) atau liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan
tersebut:

(10) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya,
dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset
keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara
penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban
penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi: dan

7, 8, 10

Es.
Page 23 OCR 0.928
Page 23 0f73

(41) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi

yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh
tempo.

13)

Khusus Deposito

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:

C) Jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan

d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebui

14)

Khusus Investasi pada Sukuk

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah,

b) tujuan model usaha yang digunakan:

Cc) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan
d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan.

LA

15)

Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis:
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga:

C) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

d) Informasi penting lainnya.

Khusus Unit Penyertaan Reksadana

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan

b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan
komprehensif Jainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan

EA

Khusus Wesel Tagih

Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga,
jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi
usaha atau lainnya).

18)

Khusus Industri Asuransi
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.

19)

Pinjaman Polis
Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:

3) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang:
b) Tingkat suku bunga.

tr
Page 24 OCR 0.893
20)

Page 24 of 73

Khusus Industri Perbankan
Kredit
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi
yang sesuai bagi Perusahaan:

(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya
untuk menjual:

(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan:

a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka v 11
waktu serta kolektibilitas,
b) Jurnlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: v 11
c) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, v 11
8) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan: vV 49
e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: v 49
? Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dari jumlah cadangan penghapusan vV 49
menurut ketentuan Bank Indonesia,
9) Rasio kredit bermasalah terhadap jumiah Aset keuangan dan rasio jumlah v 49
cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap
jumiah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai
ketentuan Bank Indonesia,
h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas, v 11, 49
» Jurnlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan,
agen, atau anggota sin: v 49
» Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada,
k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian v 49
Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia)
D Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai. v 14
21) | Tagihan dan Liabilitas Akseptasi
Yang harus diungkapkan antara lain
a) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo: v 14
b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan v 14, 49
dan mutasi selama periode berjalan,
Cc) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: v 14
d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai v 14
tagihan akseptasi
22) | Persediaan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

dj
Page 25 OCR 0.922
Page 25 of 73

(4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan
yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan:

(5) jurnlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai
pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode
berjalan,

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang
diturunkan,

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:

(i) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(HW) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan

ijaminkan, dan

(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan

isiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan

asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya,

b) Khusus Industri Perhotelan v
Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus
diungkapkan antara lain
(1) Makanan dan minuman:
(2) Perlengkapan: dan
(3) — Barang Dagangan.

C) Khusus Industri Real Estat v
Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi
(2) Tanah Matang,

(b) Unit Bangunan: dan
(c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian.

(2) Jumiah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah
berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumiah utang terkait yang
akan dialihkan, bila ada.

d) Tanah untuk Pengembangan v
Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan,

(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk
pengembangan: dan

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.

Page 26 OCR 0.921
Page 26 of73

e) Khusus Industri Media
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Materi program : lokai, Impor (media televisi),
(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak):
(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan
(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.

f) Khusus Industri Rumah Sakit
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Obat-obatan:
(2) Perlengkapan medis (disposable): dan
(3) Persediaan lainnya

9) Khusus Industri Peternakan
(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu,
seperti hewan ternak menjadi:
(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan
(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.
(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:
(2) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak
telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan:
(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewani ternak tiap kelompok selama paling
tidak 2 tahun terakhir,
(c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:
(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau hilang,
(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan
isiko yang ditutup:
(F) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian
atau metode penghapusan langsungj
(9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan

(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima
jaminan.

23)

Pajak Dibayar Di muka

Yang harus diungkapkan antara taln:

a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan

b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya.

38

24)

Biaya Dibayar Dimuka
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah.

17

dy
Page 27 OCR 0.918
25)

Page 27 of 73

Aset tidak lancar atau kelompok iepasan yang Dimiliki untuk Dijual

Yang harus diungkapkanantara lain:

(1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan:

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan:

(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai,

(4) dalam ha! aset yang dimi untuk dijual belum dapat direalisasikan dalarn satu
tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode
penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun:

(5) dalam hai dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk
dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan

(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau
kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:

(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:

i. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset
atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk
dijual, dan

il Jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual:

(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut, dan

(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian
sebelumnya.

26)

Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang:

b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugianpenurunan nilai serta penjelasan
terjadinya piutang plhak berelasi tersebut:

C) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara Individual dani kolektif, dan penghapusan piutang:

d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai
dan .

e) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalamaset lancar, hal tersebut harus
dibuktikan serta diungkapkan alasannya.

27

Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harusdiungkapkan antara lain:
3) nama entitas asosiasi:

b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh Signifikan, beserta alasannya,

Sstt

15
15
15

ni
Page 28 OCR 0.920
Page 28 of 73

Cc) nilaitercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya
tersedia,

d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset,
Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi,

8) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2046
(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial invesiee secara langsung
atau tidak langsung:

f) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan
keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau
periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggai atau
periode yang berbeda:

9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi
untuk mentransfer dara kepada Perusahaan:

h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode
terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif,

ID) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan
Investor lain:

) tiabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk
semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi: dan

k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam
kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total
Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.

28)

Khusus Industri Konstruksi Jaminan

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan
tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.

29)

Khusus Industri Kehutanan

HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupa biaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan
sebagai berikui
a) Saldo awal,

b) Penyisihan periode berjalan:

C) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan
d) Saldo akhir.

30)

Khusus Industri Jalan Tol

Hak Bagi Hasil Tol

Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol:

(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya,

(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan

Lt
Page 29 OCR 0.918
Page 29 0£73

(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.

31)

Khusus Industri Perkebunan

Tanaman Perkebunan -

Yang harus diungkapkan antara lain:

8) Untuk tanaman telah menghasilkan

(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman,
(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap
kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir:
(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam:
(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokas! penanaman,
(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selarna paling sedikit 2 tahun:
dan
(6) Tanaman yang dijaminkan.
b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :
(2) Saldo awal
Ii. Tambahan tahun berjalan
Biaya langsung
(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi
luar biasa
i. Pengurangan tahun berjalan

Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
(c) Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhir:

(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang
menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan
(perkebunan rakyat/perkebunan plasrna), dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.

32)

Khusus Industri Peternakan

Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan
ternak telah menghasilkan:

b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2
tahun terakhir,

c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

d) hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan:

e) Kondisi hewan ternak,

f) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir:

df
Page 30 OCR 0.937
Page 39 of 73

9) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang
ditutup,

h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau
metode penghapusan langsung:

i) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada:

D) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada: dan

k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.

33)

Properti Investasi

a) Yangharusdiungkapkan antara lain:

(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nil
atau model biaya,

(2) metode dan asurnsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar dari
Properti Investasi,

(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih
banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan
data pasar yang dapat diperbandingkan:

(4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir:

(5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:

(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi:

(b)beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang
menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama
periode tersebut, dan

(c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakul dalam laba rugi atas
penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan model

iaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar,

(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau
pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan

(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan
Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.

b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:

(1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesualkan secara signifikan
untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan
rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang
dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:

(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan

kembali: dan

Wajar

Page 31 OCR 0.926
9

a)

Page 31 of 73

(b) penyesuaian signifikan lain.
Khusus untuk Properti Investasi yang menagunakan model biaya, selain pengungkapan
sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara iain:

(1) umur manfaat,

(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi
pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,
dan reklasifikasi:

(3) jumlah penyusutan untuk masing-mas
penyusutan:

(4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan
ntlai, selama satu periode sesuai SAK yang beriaku,

(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri, dan

(8) Nilai Wajar Properti Investasi.

Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang

harus diungkapkan antara lain:

(1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:

(3) estimasi saat penyelesaian:

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian:

(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalam
proses pembangunan dan pengembangan: dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang

memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman

yang layak dikapitalisasi.

9 periode penyajian dan alokasi beban

34)

Aset Tetap
Yang harus diungkapkan antara lain:

a)
b)
fa)
d)

9
9

setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan
kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan:
rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan
akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:
jumlah penyusutan untuk masing-masing beriode penyajian dan alokasi beban
penyusutan,

rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurna! balik yang diaku! dalam laba rugi dan
ekuitas (jika ada):

jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap:

jumiah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan nilai,
hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan
secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif,

LL

16

16

16

Page 32 OCR 0.899
1)

Page 32 0f73

(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2)tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap
untuk perhitungan pajak menggunakan jumiah revaluasian:

(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset:

(5S)jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersehut dicatat dengan
model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang
saham.

Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara

lai

(H)rindian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan:

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak,

(3) estimasi saat penyelesaian:

(#) hambatan kelanjutan penyelesaian (ika ada):

(S)jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam
pernbangunanj dan

(S) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria
aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) jurntah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman

yang layak dikapitalisasi.

Pengungkapan lainnya antara lain:

(ND jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara:

(2)jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan masih
digunakan,

(3)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual:

(4) dalam hal modet biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara
material dari jumlah tercatat:

(S)nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang
dihentikan pengakuannya:

(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis Aset,
nilai tercatat, dan tanggal perolehanj

(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset
Tetap:

16

16

16

16, 36

9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan:

14
Page 33 OCR 0.934
Page 33 of 73

(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan
penurunan nilai,

(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan
alasan penjaminan: dan

(10)Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
isiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan

asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya.

16

35) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi
Aset Minyak dan Gas Bumi
(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lain
(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated acreage, sumur
dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur
dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan:
(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :
(a) Lokasi penambangan:
(b) Saido awal untuk masing-masing lokasi:
(Cc) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan
(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada
Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel
analisa umur tagihan.
36) | Aset Tak Berwujud

Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:

a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi:

b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi
komprehensif,

Cc) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada awal
dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi,

d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka harus diungkapkan:
(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang

layak dikapitalisasi:

@) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penilaiannya
untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas:

f) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset Takberwujud
yang material terhadap laporan keuarigan Perusahaan:

Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada

Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:

9

ti
Page 34 OCR 0.930
Page 34 0£73

(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut,
(2) jumlah tercatatnya, dan
(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model
revaluasi,
h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan
jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas:
1D) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud:
j) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:
(4) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):
(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,
(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi,
(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset,
(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat
dengan model biaya: dan
(6) surpius revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saido surplus kepada para
pemegang saham.

37:

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum
a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan v
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :
(1) Saldo awal:
(2) Penambahan dan pengurangan:
(3) Saldo akhir.
b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi v
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang
mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir, dan
(2) Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
Investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.

c) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang. v
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
(D) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.

Page 35 OCR 0.937
Page 38 of73

(2) Jumiah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya
pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai
perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya:

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada),

(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
produksi, meliputi penjelasan :

(a) Alasan terjadinya penundaan:

(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan

(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

d) Biaya Pengembangan Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain
(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan

dengan menunjukkan:
ta) Lokasi eksplorasi dan pengembangan:
(b) Saldo awal,
(c) Penambahan/pengurangan:
(d) Amortisasi, dan
(e) Saldo akhir.
(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih
berjalan,
(3)Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan
tangguhan yang rnenurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan:
(4)Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produksi, meliputi penjelasai
(a) Alasan terjadinya penundaan,
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama
yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.
(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian
dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest.

Liabilitas

1)

Utang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,
b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan
C) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

tj
Page 36 OCR 0.923
2)

Page 36 of 73

Provisi
a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk pro
panjang.
b) Yang harus diungkapkan antara !ail
(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode,
(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan:
(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan:
(4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum
digunakan,
(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi
karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto:
(6) uratan mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar
sumber daya ekonomi
(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud
dalam angka(S). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi
utama yang mendasari prakiraan peri: a masa depan: dan
(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset
yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut.

i jangka pendek dan provisi jangka

3)

Beban akrual

Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum
jatuh tempo.

28

4)

Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan
b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban.

18

5)

Utang Repo

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo,
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.

LA

23
23

6)

Khusus Kontrak Konstruksi
Utang Bruto kepada Pelanggan
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak

konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel
yaitu

a) biaya kontrak yang terjadi:

b) laba yang diakui:

€) kerugian yang dialami: dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

1f
Page 37 OCR 0.905
Page 37 ot 73

7) | Khusus Industri Perbankan
a) Simpanan Nasabah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:

(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu: vV 19, 20, 21, 39
(2) lan jumlah simpanan berdasarkan pihak bereiasi dan pihak ketiga, v 19, 20, 21, 44
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: v 19, 20, 21, 39, 49
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: v
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau v 19, 20, 21
jaminkan, dan
(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro. v
b) Simpanan dari Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu vV 22
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: v 2244
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, v 22, 39, 49
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan vV
(5) Rincian panan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir v
atau dijaminkan.
8) | Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa v

a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara |
(1) Rincian berdasarkan program asuransi:
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan,
(3) Rincian berdasarkan mata uang:
(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris, dan
(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan

penambahan dan pengurangan.

b) Utang Klaim v
Yang harus diungkapkan antara lain:
(L) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung:
(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi, dan
(4) Jumlah utang menurut mata uang.

c) Estimasi Kiaim Retensi Sendiri v
Yang harus diungkapkan antara lain:
(3) Jumlah menurut jenis asuransi:
(2) Jumlah menurut tertanggung:
(3) Jumlah menurut mata uang, dan
(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.

Page 38 OCR 0.909
Page 38 of 73

) Premi yang belum merupakan Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah menurut program asuransi,

(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan:

(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak
berelasi dan pihak ketiga,

(4) Metode perhitungan yang digunakan: dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

aa Pa

2)

Utang Koasuransi (rewrite)
Yang harus diungkapkan antara laii
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumiah berdasarkan ko-asuradur,

(3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan

(4) Jumlah menurut umur utang.

Utang Reasuransi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur,

(3) Jurnlah menurut jenis mata uang:

(4) Jumlah menurut umur utang: dan

(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disal nghapuskan.

5)

Utang Komisi

Yang harus djungkapkan antara lai
(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur:
(2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan

(3) Jumlah menurut jenis asuransi.

h)
»

Titipan Premi

Yang harus djungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi.
Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan

Yang harus diungkapkan:

(4) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham,

(2) Dasar perhitungan: dan

(3) Saido menurut usia.

9) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek 27
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.

10) | Utang Pajak
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jenis dan jumlahnya: dan 38
b) informasi mengenai ketetapan pajak. 38

di
Page 39 OCR 0.910
- Page 39 of 73

11) | Khusus Industri Pembiayaan v
Kewajiban Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse, dan
b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan
penting lainnya yang diatur dalarn perjanjian anjak piutang.
12) | Khusus Kontrak Konstruksi v
Uang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima.
13) | BagianLancar atas Liabilitas Jangka Panjang v
Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai
dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana
diatur dalam Checklist ini.
14) | Liabilitas Keuangan Lainnya
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabi VX
keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang:
(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai kiasifikasi yang dipisahkan antara 28
pihak ketiaa dan pihak berelasi:
(3) Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) nitai tercatat iiabilitas keuangan untuk setiap kategori: 28
(b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan, dan v
(c) kejadian penting tainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam v
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi defauit).
b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang: v
(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan
yang terkait: v
(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui selama
periode tersebut: dan v
(4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
direstrukturisasi. v
15) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v
Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

11
Page 40 OCR 0.921
Page 40 0173

16) | Khusus Industri Pertambangan Umum
Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.
17) | Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.
Yang harus diungkapkan antara lain Ilabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang
dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak
lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.
Liabifitas Jangka Panjang
18) | Utang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang Harus diungkapkan antara lain :
a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang:
b) jumlah utang menurut mata uang, dan
C) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang-berhubungan.
19) | Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang
Yang Harus diungkapkan antara lain:
a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata uang:
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan,
Cc) tanggal jatuh tempo,
d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang dipercleh, termasuk jumlah dan tujuan
perolehannya:
7») pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas
pinjaman:
9) kejadian penting lainnya antara iain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan:
D persyaratan Jain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen,
pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan
» pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang
akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi
keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara lain
adalah:
(1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya dan
(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka
waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.
20) | Utang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara jain :
a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) pada
tanggal laporan posisi keuangan:

Li
Page 41 OCR 0.914
ka)
d)

2)

?

Page 410f73

rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tangga!

laporan posisi keuangan, dengan. inya. Selain itu wajib mengungkapkan total

pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dan

nilai kininya, untuk setiap periode berikut:

(1) sampai dengan satu tahun:

(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun: dan

(3) lebih dari 5 (lima)tahun.

pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut,

total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan akan

diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable

subisase) pada tanggal laporan posisi keuangan,

keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan

dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback): dan

penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:

(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen:

(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau
pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.

21)

Khusus Industri Perbankan

a) Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu: vV 24
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: vV 24
(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat: v 24
(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan: vV 24
(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu vV 24
perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan persyaratan
penting lainnya (Debt Covenance),
(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenance atas surat berharga v 24
yang diterbitkan.
b) Pinjaman Diterima
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang: v 25
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: v 25
(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu v 25
perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, niiai Aset bank yang dijaminkan,
dan persyaratan penting lainnya(debt covenance):
(4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance: v 25

&

14
Page 42 OCR 0.911
Page 42 of 73

(5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak v 25
lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka
manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya
terhadap laba bersih.
c) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas: v 26
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: v 26
(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama perlode berjalan: YA 26
(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan ni komitmen dan kontinjensi vV 26
menurut B1 dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode
pelaporan, dan
(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai v 26
komitmen dan kontinjensi.
22) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Mutasi taksiran pro PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(1) Saldo awal:
(2) Penyisihan yang dibentuk:
(3) Pengeluaran yang terjadi: dan
(4) Saldo akhir.
b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan:
Cc) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan:
d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban
penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang
terpisah:
&) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Saldo awal,
(2) Penambahan dan Pengurangan :
(3) Saldo akhir.
23)! Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
a) imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) gambaran umum mengenai jenis program. v 42

Page 43 OCR 0.915
2)

(3)

4

(5)

Page 43 o£73

rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang

menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat

diatribusikan ke dalam:

(a) biaya jasa kini,

(b) biaya bunga:

(C) iuran oleh peserta program,

(d) keuntungan dan kerugian aktuarial:

(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:

(f) imbalan yang dibayarkan:

(9) biaya jasa lalu:

(h) kombinasi bisnis:

()  curtailment, dan

()) penyelesaian.

analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program

yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang

seluruhnya atau sebagian didanai:

rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awai dan

akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK

menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat diatribusikan

pada setiap:

(a) hasil yang diharapkan dari aset program,

(b) keuntungan dan kerugian aktuarial:

(Cc) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:

(d) iuran oleh pemberi pekerja:

(e) iuran oleh peserta program,

(imbalan yang dibayarkan:

(9) kombinasi bisnis: dan

(n) penyelesaian:

rekonsitiasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir

(2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas

Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang

mengungkapkan:

(a) keuntungan dan keru:
keuangan:

(b) biaya jasa lalu yang tidak diakul dalam laporan posisi keuangan:

(c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan dalam
SAK:

n aktuai

| neto yang tidak diakui dalam laporan posisi

42

42

42

42

L/
Page 44 OCR 0.921
(6)

7)

(8)

(9)

(10)

(11)

(12)

(13)

Page 44 of73

(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang
diakui sebagai Aset sesual dengan SAK: dan

(e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan:

total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos

dimana hal tersebut termasuk:

(a) biaya jasa ki

(b) biaya bunga:

(c) hasil yang diharapkan dari aset program:

(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset
sesuai dengan SAK:

(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memi
1095 (sepuluh per seratus):

(biaya jasa lalu:

(9) dampak dari curtallment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan

(h) dampak dari batasan dalam SAK:

metode koridor

jumlah total yang diakut dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui
segera dalam saldo laba, melipu
(3) keuntungan dan kerugian aktuarial, dan

(b) dampak dari batasan dalam SAK:

jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada
pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan
kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK:

persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total
aset prograrn, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup,
namun tidak terbatas pada, Instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan
seluruh aset lain,

jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:

(a) setiap kategori Instrumen keuangan milik Perusahaan, dan

(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan,

penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian
yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori utama
dari aset program:

imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak
penggantian yang diakui sebagai Aset,

Asumsi aktuarial utama yang digunakan Sampai pada akhir periode pelaporan dan
diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara
persentase dan variabel lainnya, termasuk:

(a) tingkat diskonto:

42

42

42

42

42

42

Li
Page 45 OCR 0.933
Page 45 of 73

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk pericde

yang disajikan dalam taporan keuangan,

(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam
laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset,

(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau
variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif sebagai
dasar untuk kenaikan imbalan masa depan):

(e) tingkat tren biaya kesehatan: dan

(9? asumsi materia! lain yang digunakan dalam aktuaria:

(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren biaya
kesehatan yang diasumsikan pada:

(a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan
pascakerja periodik neto: dan

(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.

(c) Dalam hat program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wajib
diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya
kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu angka
persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah.

(15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari:

(a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau
defisit pada program: dan

(b) penyesuaian yang timbul pada:

(DD liabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari

Nabilitas program pada akhir periode pelaporan, dan

(ii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset

program pada akhir periode pelaporan:

(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari
iuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan
dimulai setelah periode pelaporan:

(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas
sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:

(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya
Imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu:

(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK,
maka Perusahaan mengungkapkan:

(i) informasi yang memungkinkan pengguna laperan keuangan untuk
mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas
perubahan program selama periode tersebut,
pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a)
butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan

42

4
Page 46 OCR 0.922
Page 46 of 73

kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan
pasti: dan
(iii)jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK
informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan
butir (1), butir (2), butir (3), butir (M, butir (9), butir (13), butir (14),
dan butir (16) serta butir ii.
b) Iuran Pasti
Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan jumlah
yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti.
Cc) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka panjang
lainnya.
d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja, dan
(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada).

42

42

42

24)

Utang Obligasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang
asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat
obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya,

b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,

C) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,

e) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada:

f) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan,

9g) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): dan

h) persyaratan penting lainnya.

LL

24

2a
24
24

24
24

29

25)

Sukuk
a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan.
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lai
(1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:

(a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan)

(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari:

(c) nilai nominal:

(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah),

(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi

hasil (untuk Sukuk mudharabah):

SK RL

24, 29

Page 47 OCR 0.898
Page 47 of 73

(HD rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran Imbalan
atau bagi hasil:

(9) jangka waktu:
(h) tujuan penerbitannya: dan
(i) persyaratan penting lain:

(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Ffek.

(3)bursa tempat Sukuk dicatatkan,

(4)jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan,

(5) narna Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

(S)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada),

(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliarnanatan, dan

(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk
dan kondisi default).

26) | Utang Subordinasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga v 29
kontraktual selama periode pelaporan
b) tujuan perolehannya, v 29
€) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi: vV 29
d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi v 29
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
e) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan vV 29
f) persyaratan penting lainnya. vV 29
27) | Obligasi Konversi

Yang harus diungkapkan antara lain:

3)

b)

ls)

d)
e)
?
9)

rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal
pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannya,

periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penaiti:
dampak usi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan

tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan
dari sudut pandang pemegang obligasi konversi:

jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya:
peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,

jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan,
nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,

4
Page 48 OCR 0.927
m)

Page 48 of73

jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada).
kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
dalam ha! Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum,
wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli:

komponen Liabilitas dari obligasi konversi:

keberadaan fitur derivatif melekat, dan

persyaratan penting lainnya.

Ekuitas

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk

1)

Modal Saham
Yang harus di

a)

b)

ka)

ke)

e)

ngkapkan antara lain :

Bagi setiap jenis saham, antara Iaii

(1) Rekonsiliasi jurnlah saham beredar pada awal dan akhir periode:

(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham,
termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan

(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak
penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan,

Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas:

Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan

persentase kepemilikan, yaitu:

(1) Pemegang saham yang memiliki 58 (lima perseratus) atau lebih:

(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham: dan

(3) Pemegang saham lainnya:

Dalam hal terjadi perubahan modalsaham dalam periode berjalan:

(Ll) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti
pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau
pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
(RUPS),

(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba,
penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan
waran, serta konversi obligasi: dan

(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian
pinjarnan, atau pemenuhan kecukupan modal,

Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar

disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek.

LA

31
31

31

31

31

Page 49 OCR 0.897
Page 49 of'73

Yang harus diungkapkan antara lail

2) | Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)

a) Rincian jumlah tambahan modal disetor: vV 31
b) Uraian sumber agio saham, v 31
c) ian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas: BA 31
d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor: v 31
@) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya: v 31
?) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain:
(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi:
(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara,
(3) Tanggal efektif transaksi:
(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan
akibat kombinasi bisnis tersebut:
(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jurnlah imbalan yang
terjadi:
(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara
tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima: dan
(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara iain:
(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya
untuk periode yang disajikan kembali:
(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang
dikombinasikan:
(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.
3) | Selisih Transaksidengan Pihak Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan:
(2) Nama entitas anak, dan
(3) Nama pihak yang bertransaksi:
b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa langnya Pengendalian: dan
Cc) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya
Pengendalian.
4) | Saham Treasuri v 1d

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan moda!
disetor,

b) Tanggal atau periode.perolehan serta jumlah lembar dan ni
diperoleh:

saham treasuri yang

11
Page 50 OCR 0.925
Page 50 of 73

c) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal
disetor,

@d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga
perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri, dan

&) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.

5) ! Saido Laba
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada):
b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait, Laporan Perubahan Ekuitas
dan
Cc) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan. 31
6) | Waran
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran,
b) dasar penentuan Nilai Wajar waran:
C) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa),
d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan
8) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.
7) ! Pendapatan Komprehensif Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing Laporan Perubahan Ekuitas
komponen pendapatan komprehensif lainnya.
8) | Kepentingan Nonpengendali Laporan Perubahan Ekuitas
Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas
ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau
tidak langsung pada entitas induk.
Laba Rugi Komprehensif
1) | Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, termasuk
pendapatan yang berasal dari:
(1) Penjualan barang,
(2) Penjualan jasa,
(3) Bunga:
(4) Royaiti: dan/atau
(5) Dividen:
diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama:

C) Nama pihak pembeli dan jumiah nilai penjualan yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus)
dari pendapatan:

Page 51 OCR 0.919
Page 51 of 73

d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam
setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah
berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

8) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:

(1) Pendapatan kontrak konstruksi:
(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode
berjalan,
(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui
dalam periode berjalan: dan
(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak,
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:
fa) Jumlah agregat biaya yang teriadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal
pelaporan,
(b) Jumlah uang muka yang diterima, dan
(c) Jumlah retensi,
(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai Aset
dan Liabilitas,

f) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara

terpisah, antara lain:

(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan:

(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi
keagenan dengan pendapatan lainnya, dan

(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai
prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri da
(a) Pendapatan bruto,
(b) Retur/rabat/diskon terkait, dan
(c) Total pendapatan neto.

2)

Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif

Yang harus diungkapkan antara lain:

3) Dasar ketentuan tarif,

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif,
Cc) Masa berlaku tarif,

@d) Besaran tarif, dan

@) Perjanjian lain yang terkait.

3)

Khusus Industri pembiayaan
Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:

a) Pendapatan pembiayaan konsumen,
b) Pendapatan anjak piutang: dan
C) Pendapatan sewa.

Eni
Page 52 OCR 0.940
Page 52 of73

4) | Khusus Industri Rumah Sakit
Terdiri dari:
Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan
penunjang medis,
Rincian pengurang pendapatan, antara lain:
a) Restitusi:
b) Subsidi tidak mampu, dan
Cc) Selisih perhitungan klaim.
5) ! Khusus Industri Transportasi
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi:
b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi,
€C) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi:
d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan
&) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker
dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada
tersebut.
6) | Khusus Industri Telekomunikasi
cian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa
telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan
pihak lain.
7) : Khusus Industri Asuransi:
Pendapatan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto,
premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan
untuk setiap jenis asuransi.
Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62).
8) | Khusus Industri Jalan Tol:
Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dan
rincian pendapatan kerjasama operasi:
b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.

Page 53 OCR 0.912
2)

Page 53 ot 73

Khusus Industri Perbankan

Pendapatan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :

a) Obligasi Pemerintah,

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakul:
Cc) FEfek-efek, dan

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.

KALA

32
32
32
32

10)

Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci
(4) Biaya bahan baku,

(2) Biaya tenaga kerja: dan
(3) Biaya overhead
ditambah dan dikurangi saldo awai dan akhir persediaan,

b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 10Yo (sepuluh perseratus) dari
pendapatan, dan

c) Untuk Industri jasa, diungkapkan heban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual.

11)

Khusus Industri Rumah Sakit

Beban Departementalisasi/ Beban Operasional

Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:
a) Beban bahan,

b) Beban jasa pelayanan,

Cc) Beban pegawai:

d) Beban penyusutan sarana met
e) Beban pemeliharaan sarana:
PN Beban asuransi,

9) Beban langganan daya dan jasa:
h) Beban depresiasi.

12)

Khusus Industri Asuransi:
a) Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim

bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sen
setiap jenis asuransi.

b) Beban Kiaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh
tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian.

untuk

Page 54 OCR 0.916
Page 54 of 73

C) Komisi Neto
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.

d) Hasil Investasi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumiah menurut jenis investasi.

13)

Khusus Industri Perhotelan

Beban Departementalisasi

Yang harus diungkapkan antara fain:

a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi:
b) Gaji dan beban pegawi Innya: dan

Cc) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.

14)

Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara
lain:

a) Beban penjualan

b) Beban distribusi, dan

C) Beban umum dan administrasi.

15)

Khusus Industri Perbankan

a) Beban Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain
produk/jasa utama.

Cian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok

33

b) Beban Provisi dan Komisi

Yang harus diungkapkan antara rincian jumlah beban-beban provisi dan komisi
berdasarkan kelompok produk/jasa utama.

Laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif
lain konsolidasian

16)

Khusus Industri Pembiayaan
Beban Kerugian Penurunan Nilai
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-

masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa
Pembiayaan.

17)

Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya.
b) rincian dan jumlah Beban Iainnya.
C) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :

(4) biaya pinjaman meliputi:

Page 55 OCR 0.897
Page 55 of 73

(a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga
efektif,
(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang
berlaku, dan
(c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang
selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga,
(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi:
(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual,
(b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba
rugi: dan
(c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung
nilai.
d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi :
(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama
yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan
(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang
diungkapkan secara terpisah.

18) | Khusus Indusiri Perbankan
a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan. v 34
b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga vV Laporan laba rugi dan
dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah penghasilan komprehensif
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. lain konsolidasian
C0) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisas! v Laporan laba rugi dan
Pemerintah penghasilan — komprehensif
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. lain konsolidasian
19) | Pendapatan Komprehensif
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud: v Laporan laba rugi dan
b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti, v penghasilan — komprehensif
C) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan: v lain konsolidasian
d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual: v
Laporan laba rugi dan
8) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka penghasilan komprehensif
Indung nilai arus kas: dan lain konsolidasian
bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama.
20) | Pajak Penghasilan

Yang harus diungkapkan antara lai
a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dai

Anta
Page 56 OCR 0.931
»)

c)

d)

e)

9

h)

Page 56 of 73

(1) beban (penghasilan) pajak kini,

(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode
lalu:

(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasai dari perbedaan
temporer dan pembalikannya:

(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif
pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru:

(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya atau
perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban
pajak kini dan beban pajak tangguhan:

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan
penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan, dan

(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan
kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba” rugi komprehensif,
dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif:

agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau

dikreditkan langsung ke ekuitas,

jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif

lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau

Ventura Bersama

penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu

atau kedua bentuk berikut ini:

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi
dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif
pajak yang berlaku, atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efel rata-rata dan tarif pajak yang berlaku,
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku:

penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan

tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya,

jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat

dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak

tangguhan dalam laporan keuangan:

jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak,

cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas

pajak tangguhan yang belum diakui:

rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:

(3) taba sebelum pajak menurut akuntansi:

(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan

(3) laba kena pajak,

SA

LK

38

38

38

Laporan laba rugi dan
penghasilan — komprehensif
lain konsolidasian

38
38
38
38

Page 57 OCR 0.922
Page 57 of 73

perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai

dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku. v 38
» pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian
SPT Tahunan PPh Badan:
k) setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi:
(1) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi vV 38
keuangan untuk periode sajian, dan
(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, v 38
apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau liabilitas
pajak tangguhan yang kui dalam laporan posisi keuangan,
h) beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:
(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan .
(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode, v
bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian: v

m) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham
Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi "4
untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan,

n) uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan

apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi v

0) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib
diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak vV
diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan
p) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas
aset pajak tangguhan, apabi
(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak
mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak v
yang telah ada: dan

(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang
mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait. v

21) | Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar v 50
dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat
dlatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsillasi tersebut
mencakup dampak individual dari setiap jenis Instrumen yang mempengaruhi laba per
saham,

b) jumlah rata-rata tertimbang saham sa yang digunakan sebagai penyebut dalam
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut. v 50

Page 58 OCR 0.927
c)

d

Page 58 0173

Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang
mempengaruhi laba per saham:

instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi
mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam
penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk
periode sajian:

penjelasan transaksi saham sa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa,
selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode
pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen
berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi
dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan

8) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan.

22)

Transaksi

ihak Berelasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a

b:

)

)

c)

d

)

Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang jumlahnya:

(1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan orang
atau anggota keluarga terdekat, dan/atau

(2) lebih dari 0,599 (not koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi
dengan entitas berelasi.

terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi nama,

sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi dan saldo

dengan pihak dimaksud:

terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan

pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk

komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut
dalam laporan keuangan, paling kurang:

(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban
terkait:

(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, termasuk
komitmen, dan:

(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat
imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan
(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima:

(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan
nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan
jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha: dan

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika dilakukan
pembentukan:

pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b)

Gilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

44

44

4g

44

44

dr
Page 59 OCR 0.910
Page 59 of 73

(1) entitas induk:
(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas,
(3) entitas anak,

(4) entitas asosiasi,

(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer,

(6) personil manajemen kundi dari entitas pelapor atau entitas induknya: dan
(7) pihak-pihak berelasi lainnya.

e) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok
direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan
manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori bei

(1) imbalan kerja jangka pendek,

Yang harus diungkapkan antara lain :
a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu untuk
Suatu aset Individual, termasuk goodwill atau suatu unit penghasil kas:

(2) imbalan pascakerja,
(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya: v 44
(4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan v 44
(5) pembayaran berbasis saham. vV 44
f) untuk entitas berelasi dengan pemerintah : vV 44
(l) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan
Perusahaan,
(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan, dan vV A4
(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual,
signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi vV 44
tersebut. v 44
23) | Aset dan bilitas dalam Mata Uang Asing
a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional. v 39
b) Yang harus diungkapkan antara !ain:
(1) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya v Catatan atas laporan
dalam mata uang fungsional: keuangan
(2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing, v 39
(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional, v 7, 16
(4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang vV laporan Laba Rugi dan
timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rudi, Penghasilan Komprehensif
dan - Lain Konsolidasian
(5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan v Laporan Laba Rugi dan
dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada Penghasilan Komprehensif
awal dan akhir periode. Lain Konsolidasian
24) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

Page 60 OCR 0.922
Page G9 of 73

(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi

penurunan nilai:

(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam.laba rugi selama periode tersebut

dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi
penurunan nilai,

(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode

tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi
penurunan nilai yang dibalik,

(4) goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya,
(5) jumlah rugi penurunan ni

i atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut: dan

(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam

pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap
kelompok aset.

25)| Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan

a)

b)

)

Periode Lalu

Perubahan Estimasi Akuntansi

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi,

(2) jumlah perubahan estirnasi yang berdampak pada periode berjalan: dan

(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah dampak

pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan.

Perubahan Kebijakan Akuntansi

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi:

(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal dan
relevan,

(3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:
Ca) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian,

(4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang
disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya! dan

(5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode
tertentu atau untuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut disajikan
dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi.

Kesalahan Periode Lalu

Yang harus diungkapkan antara tain :

(1) sifat dari kesalahan periode lalu:

(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:

Page 61 OCR 0.914
Page Gi of73

(a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian:

(3) jumiah koreksi pada awal periode sajian paling awa!: dan
(H keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan

penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian
kernbali retrospektif tidak praktis.

a)

26) | Kombinasi Bisnis

Perusahaan harus mengungkapkan hai-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis
yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu:

1)
(2)
3

IG)
(5)

(6)
legi

(8)

(9)

(10)

(11)

nama dan penjelasan tentang pihak yana diakuisisi:

tanggal akuisisi:

biaya terkait akulsisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode

berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis,

persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh,

alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak

pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi

penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwili yang diakui,

Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai

Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan,

kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi:

(a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi:

(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran,
dan

(c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak dapat
diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat
diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas,
maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut,

Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan

kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan

langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut:

(a) Nilai Wajar piutang:

(b) jumlah piutang bruto kontraktual, dan

(c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual yang

perkirakan tidak tertagih:

jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang

diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih:

setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nila! Wajar:

(a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar
sumber daya ekonomi terjadi

AL
Page 62 OCR 0.930
(12)

(43)

(14)

(15)

Page 62 of 73

(b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal
diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan

(G) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan
jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut:

dalam hal fiabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat

kur secara andal, maka pihak pengakuisi:

mengungkapkan:

ta)

perikatan dan kontijensi: dan
(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal:
dalam hal pembelian dengan diskon:
(a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakul, dan
(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan:
setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10096
(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal

(a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang
diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan

(b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan
nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang
diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar:

dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

(a) Ni Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang
diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal
akuisisi: dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari pengukuran
kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi
yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi bisnis dan pos
dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui keuntungan atau
kerugian tersebut:

(15) Informasi sebagai berikut:

ta) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak tanggai
akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif pada
periode pelaporan: dan

(b) pendapatan dan faba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode
pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua kombinasi
bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal
periode pelaporan.

formasi sebagaimana dirnaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) terkait.

4)
Page 63 OCR 0.932
b)

9
d)

Page 630f73

Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya,
Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan informasi berikut
untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif material:
(1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,

Liabilitas, kepentingan nonpengendaii tertentu atau jenis Imbalan dan jumlah

yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya

bersifat penyisihan, maka diungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai,

(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi
awalnya belum selesai: dan

(0) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui
selama periode pelaporan

(2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau
sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau
liabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan
yang timbul selama penyelesaian:

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan
perubahan tersebut, dan

(c) teknik penilaian dan input modei utama yang digunakan untuk mengukur

Imbalan kontinjensi:

(3) itas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada:

Hd si atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan:

(5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada
periode pelaporan yang:

(3) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang diambil-
alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode
pelaporan sebelumnya: dan

(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami
laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan:

pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi

kombinasi bisnis, dan

Perusahaan harus menaungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan

dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:

(1) jumlah harga yang dibayarkan:

(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apal

Pengendalian diperoleh: dan

41
Page 64 OCR 0.915
ie)

Page 64 of 73

jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori
utamanya.

Era

Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) pengungkapan pada level segmen,

(1)

2

(3)

informasi umum, yang terdiri dari:

(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi segmen
dilaporkan: dan

(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen
dilaporkan:

informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban

tertentu, aset segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar

pengukurannya:

rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen

dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segrnen material lainnya

terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan,

b) pengungkapan pada level entitas

1)

2

3)

Informasi produk dan jasa
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap
kelompok produk dan jasa yang serupa.
Informasi wilayah geografis
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:
1 negara domisili Perusahaan, dan
. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh
pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara
individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara
terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara
tersebut secara individual.
(b) Aset tidak lancar selain Instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,
aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang

negara domisili. Perusahaan: dan
. Semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset. Dalam
hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material,
maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.
Informasi pelanggan utama
Dalam hai pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal
mencapai 100 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolida:
Perusahaan harus mengungkapkan:

4

41

41

41

at

Page 65 OCR 0.912
Page 65 ot 73

Ca) fakta:
(b) tota! pendapatan dari setiap pelanggan: dan

(C) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.
28) | Operasi yang Dihentikan vV
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan:

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan Iiabilitas operasi yang
dihentikan: dan

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari
aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku.

b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) opera:
dihentikan, antara lain:

(4) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif
meliputi:

(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait, dan
(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah
urangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan
yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan
yang terkait:
(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi.dan
pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan
(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk.
29) | Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat
a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya, yaitu vV 10
untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan
spekulasi
b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib mengungkapkan
untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi lindung nilai dan
kelompok non lindung nil.

yang

(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta, v io
bunga, komoditas atau lain-lain,
(2) pihak lawan transaksi (counterparties): v 16
(3) tanggal jatuh tempo: v 10
(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan, vV 10
(S5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan, v Laporan laba rugi dan

penghasilan — komprehensif
lain konsotidasian

Ww |
Page 66 OCR 0.907
Page 66 of 73

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya
secara terpisah,
b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya,
C) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan
bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas: dan

(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan v
(7) persyaratan penting lainnya. 10
c) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi 10
untuk mencapai tujuan tersebut,
(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk vV
penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung
nilai: dan
(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan 10
tujuannya.
30) | Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan llabilitas keuangan
antara Jai
a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang 46
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi
keuangan, dan
b) hierarki, metode, dan asurnsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar 40
aset keuangan dan liabilitas keuangan.
31) | Dividen
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagai 31d
distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan:
b) jumlah utang dividen untuk:
(1) periode pelaporan, dan v
(2) periode sebelumnya: v
Cc) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah v
periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak
diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan
d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui. v
32) | Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama v

w

Page 67 OCR 0.913
Page 670173

d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar
ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:
(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya, dan
(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, labilitas jangka pendek,
liabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama.

33)! Perikatan dan Kontinjensi
a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(4) perikatan yang meliputi:
(a) perjanjian sewa, keagenan dan
royalti, dan lisensi, diungkapkan:
pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:

periode berlakunya perikatan

dasar penentuan kompensasi dan denda:

jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan, dan

pembatasan-pembatasan lainnya:

(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang vV
akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian bembelian, ikatan
untuk investasi, diungkapkan:

I. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian,
. periode berlakunya perikatan,
nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi: dan
Iv. sanksi-sanksi:

(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan: v

(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan
antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin:

(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan)

(c) periode berlakunya jaminan: dan

(d) nilai jaminan:

tribusi, bantuan manajemen dan teknis, v 45

(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan v 43
(4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya. v 43
b) Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perkara atau sengketa hukum, 45,28

diungkapkan:

(a) pihak-pihak yang terkait,

(b) jumlah yang diperkarakan,

(C) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion): dan

SKA

Ya
Page 68 OCR 0.913
Page 68 0f73

(d) dampak keuangan:
(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah v

lingkungan hidup, diungkapkan uralan singkat tentang peraturan dan estimasi vV
dampak keuangannya:
(3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan:
(Ca) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah
pokok dan denda atau bunganya: dan v
(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau
banding): " v 38
(4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:
(a) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi:
(b) estimasi dari dampak keuangannya:
(c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus
keluar sumber daya: dan
(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.

UK KAL

34) | Khusus Industri Perkebunan
Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma
Yang harus diungkapkan antara !ain:
a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasmaj
b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama:
C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan,
d) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama,
8) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama: dan
P ISI perubahan perjanjian, jika ada.
35)| Manajemen Risiko Keuangan
a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen
keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas
pada risiko sebagai berikut: vV
(1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh
tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada
akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai:
(2) risiko likuiditas, antara lain: v
(a) analisis jatuh tempo untuk llabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang
menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktuai yang bertujuan untuk pemahaman
terhadap periode arus kas: dan vV 39
(D) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas, vV 39
(3) risiko pasar, antara lain anal tas untuk setiap jenis risiko pasar dimana
entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak

39

39

Page 69 OCR 0.914
Page 69 of73

perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap !aba
rugi dan ekuitas: dan
(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan,
b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan
kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari
instrumen keuangan.

LS

39
39

36)

Khusus Industri Perbankan
3) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(L) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggai laporan posisi
keuangan,
(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.

SL

48a

48a
A8a

b) Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal
laporan posisi keuangan,
(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia:
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.
C) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum

Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana
pihak ketiga di bank.

Ko KK

39

39
39

d) Aktivitas Fiduciary

Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduclary yang
meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana,

48

37)

Kuasi-Reorganisasi

Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang

meliputi

a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah
tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi:

b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham
setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang:

C) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-reorganisasi:

d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum
digunakan untuk mengeliminasi d : dan

8) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam

laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-
reorganisasi.

Ko KL SA 4

Page 70 OCR 0.918
Page 70 of 73

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola
permodalannya, termasuk:
(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal:
(2)sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk

memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan

(3)cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya:

b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal,

C) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya:

9) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak eksternal
(ilka ada), dan :

€) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila
terjadi ketidakpatuhan.

38) | Pengelofaan Modal

Laporan Perubahan Ekuitas
Konsolidasian

Laporan Perubahan Ekuitas
Konsolidasian

438a

39) | Transaksi Nonkas
Yang harus diungkapkan antara lain :
Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas
dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.
Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan,
akuisisi melalu! penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.

40) | Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saharn baik untuk jangka pendek
ataupun jangka panjang:

b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada
pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti
kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode
penyelesaian:

c) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok
opsi saham:

d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama beriode, rata-rata tertimbang harga saham
pada tanggal eksekusi atau selama perlode pelaporan:

e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham
yang beredar pada akhir periode,

ts) penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hai sebagai berikut:

vk

tp
Page 71 OCR 0.909
Page 71 of 73

(1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar opsi
- tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar
tersebut diukur, dan
(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut
untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selarna suatu periode (yaitu selain
Opsi saham),
9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam
suatu periode dan terhadap posisi keuangannya.
41) | Khusus Industri Asuransi: v
a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Analisis Kekayaan,
(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas:
(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi:
(4) Tingkat solvabilitas yang dicapal perusahaan per tangga! pelaporan, dan
(5) Jumlah Investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
42) | Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah v
Hal-hal yang harus diungkapkan:
a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah:
b) Jenis Akad Asuransi Syariah,
c) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah: dan
d) Zakat.
43) | Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:
a) Kontrak teasuransi: v
b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya: v 45
C) Rasio keuangan penting: v 48
d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan v
&) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup v
perusahaan.
44) | Khusus Industri Kehutanan : v
a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu):
b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib
lainnya:

Page 72 OCR 0.919
ko!

d)
8

»

Page 72 of 73

Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman
kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah
kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam),

Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya:
Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan
akumulasinya: dan

Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :

(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan

(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya.

45) | Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondi
yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan
pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan
contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
menyesuaikan jumlah yang diakul dalam laporan keuangannya, atau untuk mengaki
peristiwa yang sebelumnya tidak diakui:
b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan,
maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:
(1) tanggai terjadinya, :
(2) sifat peristiwa, dan
(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi
tersebut tidak dapat dibuat.
46) | Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait
dengan Aktivitas Perusahaan
Dalam hai Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait
dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang
harus diungkapkan antara lain:
a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut: v 47
b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi: v 47
C) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan vV 47
d) pembahasan mengenai darnpak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan v 47
keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui
atau diestimasi secara wajar.
47) | Reklasifikasi
a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam v 52

Japoran keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(4) sifat reklasifikasi

(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi: dan
(3) alasan reklasifikasi.

Page 73 OCR 0.933
Page 73 of 73

b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka
wa Perusahaan harus mengungkapkan:
(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut, dan
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi.
48)! Hibah Pemerintah v
Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai
berikut:
a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi
bentuk lain dari bantuan pemerintah: dan
b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan
pemerintah yang telah diakui.
49) | Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain v
a) Ketentuan Ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas
pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain:
(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta
penjelasannya: dan
(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta
penjelasannya.
€C) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk
melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara
tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.
50) | Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau

keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang
mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.

Jakarta, 39 April 2025
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk

Vivi:
Direktur

File

File Open PDF
Source IDX
Size3.31 MB
Published30 Apr 2025
Pages73
Characters150,159
Text sourceOCR
OCR confidence0.917

Names mentioned 9 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

unresolved org Kantor Akuntan Publik Purwantono p.1
unresolved org Bank BRI Oniy p.3 ×2
unresolved org Bank BRI Only p.3 ×3
unresolved org Bapepam p.3 ×4
unresolved org Menteri Keuangan p.5 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.10 ×13
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.32
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.48

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

FinancialStatement-2025-I-BBRI.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result