Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 7
Page 1
No. : ABM-CSC/021/HCM/IV/2025 Jakarta, 30 April 2025
Lampiran : Laporan Public Expose
Kepada Yth,
Direktur Penilaian Perusahaan
PT Bursa Efek Indonesia
Jakarta Stock Exchange Building, Tower I Lt.4
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190
Up. : Adi Pratomo Aryanto
Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 1
Perihal: Laporan Pelaksanaan Paparan Publik PT ABM Investama Tbk (“Perseroan“)
Dengan hormat,
Merujuk kepada surat Perseroan Nomor ABM-CSC/016/HCM/IV/2025 tanggal 10 April 2025,
perihal Rencana Penyelenggaraan Public Expose PT ABM Investama Tbk., dan Surat Nomor ABM-
CSC/018/HCM/IV/2025 tanggal 22 April 2025 perihal Penyampaian Materi Paparan Publik untuk
Hasil Kinerja Perseroan Tahun Buku 2024, dengan ini Perseroan menyampaikan laporan
pelaksanaan Paparan Publik sebagaimana dimaksud yang telah diselenggarakan pada jadwal
sebagai berikut:
Hari/Tanggal : Jumat, 25 April 2025
Waktu : Pukul 16.15 – 17.30 WIB
Tempat : Live Streaming/Hybrid (Pandawa Ballroom, Lantai 2, RA Suites Simatupang,
Cilandak Barat, Jakarta Selatan & Zoom Webinar)
Adapun isi Paparan Publik seperti Daftar Hadir, Sesi Tanya Jawab, dan Siaran Pers sebagaimana
tercantum dalam Lampiran.
Demikian kami sampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.
Hormat kami,
PT ABM Investama Tbk.
Hans Christian Manoe
Sekretaris Perusahaan
Page 2
Laporan Public Expose PT ABM Investama Tbk
PT ABM Investama Tbk (ABMM) mengadakan Public Expose yang dilaksanakan setelah Rapat
Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2024 dalam rangka menjaga transparansi dan
akuntabilitas kepada publik, khususnya pemegang saham, investor, dan media. Acara ini
diselenggarakan pada hari Jumat, 25 April 2025, bertempat di RA Suites, Jalan TB Simatupang
No.30, Cilandak, Jakarta Selatan.
Public Expose berjalan lancar dan digelar selama kurang lebih 1 jam 15 menit. Kegiatan ini dimulai
pada pukul 16:15 WIB dan selesai pada pukul 17:30 WIB. Kegiatan Public Expose dibuka oleh
moderator Bapak Boogee G. Priyono dari Tim Sekretaris Perusahaan dan dihadiri oleh 3 (tiga)
orang narasumber; Bapak Hans Christian Manoe selaku Direktur dan Sekretaris Perusahaan
ABMM, Bapak Feriwan Sinatra selaku Direktur ABMM serta Bapak Roni Setyawan selaku Chief
Operating Officer Logistics, Engineering, and New Business (LENB).
Kegiatan Public Expose dimulai dengan paparan laporan kinerja produksi dan keuanganABMM
sepanjang 2024 yang dilakukan oleh Bapak Hans Christian Manoe selaku Direktur dan Sekretaris
Perusahaan ABMM kemudian dilanjutkan oleh sesi tanya jawab dengan media yang hadir.
a. Daftar Hadir
Public Expose PT ABM Investama Tbk (ABMM) yang diadakan pada hari Jumat, tanggal 25 April
2025 bertempat di RA Suites, Jalan TB Simatupang No.30, Cilandak, Jakarta Selatan dihadiri oleh
8 (delapan) orang jurnalis yang hadir secara offline dari 6 (enam) media, dan 1 (satu) orang investor
dari public retail, serta 3 orang peserta secara online. Media yang menghadiri kegiatan Public
Expose tersebut antara lain Bisnis Indonesia, Kontan, Investor Trust, Investor Daily, Industry dan
Majalah Tambang. Berikut adalah daftar hadir media tersebut:
No Nama Entitas
1 I Putu Gede Rama Paramahamsa Media Bisnis Indonesia
2 Vina Elvira Media Kontan
3 Andra Media Investor Trust
4 Hendry Media Investor Trust
5 Ghafur Media Investor Daily
6 Rian Media Majalah Tambang
7 Anto Media Industry
8 Sunyoto Investor Ritel
9 Abdul Market News
10 Setyo Wibowo Investor Ritel
11 Tommy Investor Ritel
b. Sesi Tanya Jawab
1. Ghafur - Investor Daily:
• Terkait dengan Royalti Minerba yang akan berlaku pada 26 April 2025, apa dampaknya untuk
ABMM? Apakah mungkin dengan adanya Royalti Minerba ini, ABMM Investama akan
menggenjot lagi produksi dan bisnis atau mencari akuisisi tambang baru untuk memanfaatkan
momentum ini?
Page 3
Jawaban:
Perusahaan akan selalu patuh dengan aturan yang ditetapkan pemerintah. ABMM fokus
mengelola hal yang bisa dikontrol, yaitu menekan biaya melalui ekosistem perusahaan yang
terintegrasi secara end-to-end. ABMM yakin dengan pengelolaan biaya yang efisien, bisnis
tetap bisa berjalan optimal.
2. Rian - Majalah Tambang:
• Dikatakan bahwa bulan Maret 2025 lalu ABMM mengakuisisi dua tambang batu bara
termasuk salah satunya milik PT United Tractors Tbk (UNTR). Dengan nilai investasi kedua
tambang tersebut adalah 57 juta USD. Apakah kabar ini dapat dikonfirmasi?
Jawaban:
ABMM mengakuisisi dua tambang, yaitu PT Nirmala Coal Nusantara pada Desember 2024
dan PT Piranti Jaya Utama (PJU) pada April 2025 dengan nilai akuisisi PJU sebesar 57 juta
USD.
• Apakah bisa dijelaskan dan dirincikan jumlah sumber daya dan cadangan batu bara dari
kedua tambang tersebut?
Jawaban:
Untuk NCN cadangan yang sudah dibor mencapai 31 juta MT.
• Ada beberapa kebijakan baru di tahun 2025 ini termasuk pajak, Devisa Hasil Ekspor 100%,
kenaikan B40, dan aturan baru royalti batubara. Bagaimana strategi ABMM terhadap regulasi
yang dinilai membebankan industri tambang ini?
Jawaban:
ABMM mematuhi kebijakan pemerintah terkait pajak, Devisa Hasil Ekspor 100%, kenaikan
B40, dan royalti batubara. Atas hal-hal yang berada di luar kontrol ABMM, antisipasi yang
dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan efisiensi dari sisi operation dan meningkatkan
produktivitas dari aset yang ada serta dari peningkatan profitabilitas dari sudut pandang profit
and loss melalui efisiensi biaya.
• Berapa realisasi produksi industri batu bara ABMM baik dari sisi coal getting volume dan
overburden removal di tahun 2024 dan berapa targetnya di tahun 2025?
Jawaban:
Realisasi coal getting di tahun 2024 adalah 0,67 juta MT, dengan OB Removal di kisaran 270
juta – 300 million bank cubic meter (MBCM). Pada 2025, Perusahaan akan mengoptimumkan
kapasitas overburden removal PT Cipta Kridatama (CK) saat ini di kisaran 270-300 juta million
bank cubic meter (MBCM) dan untuk produksi batubara Perusahaan menargetkan 1-1.5 juta
MT dari NCN.
3. Rama - Bisnis Indonesia
• Mengingat pada tahun 2024 ABMM mengalami penurunan laba jika dibandingkan dengan
tahun sebelumnya, bagaimana strategi perseroan untuk mencapai target tersebut?
Page 4
Jawaban:
ABMM akan fokus mengoptimalkan aset yang dimiliki senilai sekitar 2 miliar USD dengan
meningkatkan produktivitas dan menekan biaya melalui ekosistem perusahaan yang
terintegrasi. Perusahaan berhati-hati dalam ekspansi agar tidak berdampak negatif pada cash
flow dan profitabilitas.
• Apa yang menjadi masalah utama di tahun 2024 sehingga terjadi penurunan laba dan
pendapatannya?
Jawaban:
Secara Return of Equity (RoE) penurunan tidak terjadi terlalu jauh. Banyak faktor yang terjadi
di sepanjang tahun 2024, ABMM menghadapi tantangan harga batu bara yang sangat
dipengaruhi faktor eksternal seperti cuaca, terutama di Aceh dengan musim monsun dan
kondisi geografis yang sulit sehingga alat yang dipergunakan harus menggunakan alat yang
nilai investasinya lebih mahal jika dibandingkan dengan skala ekonominya. Selain itu,
turunnya harga dan habisnya volume tambang PT Tunas Inti Abadi turut mempengaruhi net
income.
• Berapa anggaran belanja modal yang disiapkan perseroan utk 2025 supaya target tercapai?
Jawaban:
ABMM menganggarkan USD 160 juta yang berasal dari bank sebesar 75% dan equity
sebesar 25%. Anggaran belanja ini akan dipergunakan untuk mining concession acquisition,
i nvestment in new business dan s tabilize mining contractor operation unit.
• Dividen ABM dihargai berapa rupiah per saham?
Jawaban:
ABMM membagikan dividen final tahun buku 2024 senilai IDR 153 per lembar saham.
*******
c. Resume Public Expose ABMM
Beberapa poin penting yang disampaikan dalam Public Expose ABMM, antara lain:
• Public Expose dilaksanakan setelah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) adapun
hasil keputusan RUPST sebagai berikut:
1. Menyetujui penggunaan Laba Tahun Berjalan Perseroan Tahun Buku 2024 yang seluruhnya
berjumlah USD 139 juta dan membagikan dividen tunai sebesar USD 25 juta.
2. Menyisihkan sebagian cadangan sebesar USD 100.000 (seratus ribu dolar Amerika Serikat)
sebagaimana disyaratkan pada Pasal 70 UUPT dan sesuai Pasal 25 Anggaran Dasar
Perseroan.
• Pendapatan ABMM dari pelanggan dan adjusted EBITDA masing-masing mencapai USD 1,2
miliar dan USD 431 juta.
• Total aset perusahaan di tahun 2024 mencapai USD 2,09 miliar.
Page 5
• Kemudian dari sisi operasional, ABMM menghasilkan overburden (OB) sebesar 270 juta BCM,
coal getting 39 juta ton.
• Dari struktur organisasi, ABMM merupakan bagian dari PT Tiara Marga Trakindo (TMT) dengan
kepemilikan sebesar 53,6% dan Valle Verde Pte Ltd (VV) dengan kepemilikan sebesar 25,5%.
Kemudian, PT Reswara Minergi Hartama (RWA) menjadi mining concession ABMM yang juga
baru saja mengakuisisi PT Nirmala Coal Nusantara pada 2024 dan PT Piranti Jaya Utama pada
2025 ini.
• Pada bulan Oktober 2024, Perseroan menandatangani fasilitas pinjaman jangka panjang senilai
$395 Juta dalam rangka refinancing dan reprofiling beberapa fasilitas pinjaman dan global
bonds, yang memberikan manfaat bagi Perseroan berupa penurunan biaya bunga serta
memberikan profil distribusi jatuh tempo pinjaman yang lebih baik.
• Di ABMM, selain cashflow yang didapatkan dari operating assets ada juga cashflow yang
didapatkan dari strategic investment.
d. Siaran Pers
Judul PT ABM Investama Tbk Tunjukkan Resiliensi dan Komitmen ESG di Tengah
Tantangan Industri 2024
Waktu Publikasi 25 April 2025 – 30 April 2025
Bentuk Artikel Berita
PT ABM Investama Tbk Tunjukkan Resiliensi dan Komitmen ESG di Tengah Tantangan Industri
2024
Jakarta, 25 April 2025 — PT ABM Investama Tbk (ABMM) mencatatkan raihan kinerja positif di
sepanjang tahun 2024 yang penuh tantangan. Di tengah situasi tersebut, Manajemen ABMM
menegaskan komitmen terhadap keberlanjutan, inovasi, dan diversifikasi bisnis di tengah situasi
ekonomi global yang dinamis.
Tahun 2024 yang baru berlalu, menjadi periode penuh tantangan bagi industri batubara. Harga
komoditas mengalami penurunan signifikan, dan indeks harga batu bara Indonesia turun sebesar 14%
dibandingkan tahun sebelumnya. Namun demikian, ABMM berhasil menunjukkan ketahanan bisnis
melalui penerapan strategi berkelanjutan yang didukung inovasi teknologi dan penguatan sumber
daya manusia.
Direktur Utama ABMM, Andi Djajanegara, menyampaikan bahwa keberhasilan perusahaan tidak
hanya diukur dari sisi finansial, namun juga komitmen terhadap keberlanjutan bisnis yang berbasis
atas tanggung jawab terhadap environment, social and governance (ESG). “Keberlanjutan bukan
sekadar kewajiban, tapi inti dari strategi pertumbuhan jangka panjang,” ujarnya.
ABMM meraih ESG Transparency and Disclosure Award dengan predikat leadership “AAA” dari Bumi
Global Karbon Foundation. Raihan penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan atas
komitmen ABMM terhadap tata kelola lingkungan, sosial, dan perusahaan yang transparan. Selain
itu, ABMM juga mendapat penghargaan “Best Non Financial Sector Company” dari IICD, berkat
penerapan prinsip Good Corporate Governance secara konsisten.
Selain fokus kepada ESG, ABMM juga berinvestasi dalam inovasi teknologi untuk meningkatkan
efisiensi operasional dalam menghadapi tantangan industri. Inovasi dilakukan pada proses produksi
dan logistik agar lebih efisien dan hemat biaya. Teknologi ini juga menjaga kualitas produk.
Page 6
“Inovasi adalah kunci untuk bertahan dan tetap tumbuh di tengah ketidakpastian pasar. Dengan
mengadopsi teknologi baru, kami bisa bersaing dan memberi nilai tambah untuk para pemangku
kepentingan,” tambah Andi.
Direktur ABMM, Hans Christian Manoe, juga menjelaskan capaian strategis lainnya, termasuk fasilitas
pinjaman jangka panjang sebesar 395 juta USD untuk refinancing dan reprofiling sejumlah pinjaman
dan global bonds. Langkah ini menurunkan biaya bunga dan memperbaiki jatuh tempo utang
perusahaan.
ABMM juga terus memperkuat portofolio melalui diversifikasi bisnis. Akuisisi PT Nirmala Coal
Nusantara di Sumatra dan PT Piranti Jaya Utama di Kalimantan menjadi salah satu langkah strategis
di tahun 2024. Selain menambah kapasitas produksi, akuisisi ini juga meningkatkan kontribusi
terhadap perekonomian daerah.
Sementara itu dari sisi operasional, ABMM mencatatkan volume overburden removal sebesar 270,34
juta BCM yang mengindikasikan komitmen investasi perusahaan dan strategi produksi berkelanjutan.
ABMM juga mencatatkan coal getting volume mencapai 39 juta ton. Pendapatan konsolidasi mencapai
1,2 miliar USD, dengan laba adjusted EBITDA sebesar 341 juta USD.
Pengembangan sumber daya manusia juga mendapat perhatian khusus sebagai fondasi utama
transformasi organisasi menuju era baru industri pertambangan berkelanjutan. ABMM berinvestasi
dalam program pelatihan dan pengembangan untuk meningkatkan keterampilan karyawan. Inisiatif
ini bertujuan untuk menciptakan tenaga kerja yang kompeten dan siap menghadapi tantangan
industri yang terus berubah.
“Di tengah ketidakpastian global akibat geopolitik dan perubahan iklim, kami optimistis. Kombinasi
antara inovasi teknologi dan pendekatan human-centered akan membawa ABMM menjadi
perusahaan yang lebih kompetitif dan bertanggung jawab,” jelas Hans.
Ia juga menambahkan bahwa setiap langkah strategis yang diambil perusahaan dirancang untuk
memberikan dampak yang nyata, tidak hanya bagi ABMM tetapi juga untuk masyarakat secara luas.
“Kami tidak hanya membangun bisnis yang kuat, tapi juga membentuk masa depan yang lebih
berkelanjutan. Setiap langkah strategis kami dirancang untuk memberi dampak positif, baik bagi
perusahaan maupun masyarakat sekitar,” ujarnya.
*********
Page 7
e. Dokumentasi Kegiatan
Names mentioned 26 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Bursa Efek Indonesia Jakarta Stock Exchange Building
p.1
unresolved
person
Boogee G. Priyono
p.2
unresolved
person
Roni Setyawan
p.2
unresolved
—
I Putu Gede Rama Paramahamsa
p.2
unresolved
—
Vina Elvira
p.2
unresolved
—
Andra
p.2
unresolved
—
Ghafur
p.2
unresolved
—
Rian
p.2
unresolved
—
Anto
p.2
unresolved
—
Sunyoto
p.2
unresolved
person
Abdul
p.2
unresolved
—
Setyo Wibowo
p.2
unresolved
—
Tommy
p.2
unresolved
org
PT Nirmala Coal Nusantara
p.3 ×3
unresolved
org
PT Piranti Jaya Utama
p.3 ×3
unresolved
org
PT Cipta Kridatama
p.3
unresolved
org
PT Tunas Inti Abadi
p.4
unresolved
org
PT Reswara Minergi Hartama
p.5
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.