Back to announcement
20250430_IPCM_Laporan Informasi dan Fakta Material_31880051_lamp1.pdf
Financial statement Text extracted IPCMSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1
SIARAN PERS / PRESS RELEASE
LAPORAN KEUANGAN Q1 2025:
PENDAPATAN IPCM TUMBUH 21,15% YOY DAN LABA 14,85% YOY
***
Jakarta, 30 April 2025 – PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IDX: IPCM) merilis laporan keuangan
untuk periode yang berakhir pada 31 Maret 2025. Pada kuartal I 2025, IPCM berhasil mencatat
kinerja positif dengan pertumbuhan pendapatan sebesar 21,15% menjadi Rp355,41 miliar
dibandingkan Rp293,37 miliar YoY. Laba bersih juga mengalami peningkatan sebesar 14,85%
YoY, dari Rp38,51 miliar menjadi Rp44,24 miliar. Kontribusi utama pendapatan IPCM diperoleh
dari jasa pelayanan kapal yang menyumbang Rp343,97 miliar atau 96,78% dari total
pendapatan, meningkat signifikan sebesar 21,17% dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara itu, pendapatan dari jasa pengangkutan dan layanan lainnya tercatat sebesar
Rp11,44 miliar.
Pendapatan dari jasa pelayanan kapal tercatat sebesar Rp343,97 miliar, yang terdiri dari
pelabuhan umum sebesar Rp151,93 miliar, Terminal Khusus (Tersus) sebesar Rp130,53 miliar,
dan Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) sebesar Rp61,51 miliar. Pada periode ini,
pendapatan dari segmen Tersus dan TUKS mengalami pertumbuhan masing-masing sebesar
41,89% dan 9,78% YoY. Capaian ini mencerminkan kemampuan IPCM dalam mendorong
pertumbuhan volume bisnis di sebagian besar segmen layanan. Pertumbuhan kinerja juga
diiringi dengan peningkatan total aset sebesar 3,16%, dari Rp1,6 triliun pada akhir tahun 2024
menjadi Rp1,7 triliun pada kuartal I tahun 2025.
Direktur Utama IPCM, Shanti Puruhita menyampaikan, "Di Tengah situasi ekonomi global yang
penuh tantangan, kami optimis di tahun 2025 ini kinerja IPCM bisa lebih baik. Kami akan terus
menjaga fundamental perusahaan yang kuat, sekaligus memperkuat komitmen kami untuk
memberikan layanan terbaik. Melalui optimalisasi pelayanan, peningkatan kesiapan armada
dan crew, perawatan kapal yang lebih efisien, serta kerja sama yang lebih erat dengan mitra,
Kami juga akan fokus pada pembangunan kapal baru dan penerapan pola kerja yang
mengutamakan keselamatan, guna memastikan kepuasan penuh bagi pengguna jasa kami."
Pada awal tahun 2025, IPCM mulai mengoperasikan layanan jasa layanan penundaan kapal di
Pelabuhan Tarakan, hal ini merupakan bagian dari komitmen IPCM untuk memperluas
jangkauan layanan dan mendukung kelancaran logistik nasional. Selanjutnya pada 28 April
2025, IPCM telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Badan Usaha
Pelabuhan PT Sekawan Terminal Samudera (PT STS) terkait penyediaan layanan kapal dan
sub-unit usaha terkait. Kerja sama ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi usaha jasa
kepelabuhanan, khususnya layanan pemanduan dan penundaan kapal di wilayah Ship to Ship
(STS) Ambang Luar Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan.
Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan dalam menjalankan bisnis, IPCM terus mendorong
inisiatif ramah lingkungan dalam operasionalnya salah satunya dengan mengembangkan
pemanfaatan shore connection guna mendukung penggunaan energi alternatif selain bahan
Page 2
bakar minyak (BBM) dalam kegiatan operasional. “Pemanfaatan shore connection ini, dapat
memenuhi kebutuhan pasokan listrik di kapal saat idle atau bertambat di dermaga (tidak
operasi), sehingga disamping menghemat biaya BBM juga mengurangi emisi carbon dari
armada tersebut” Tutupnya.
*Selesai*
PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IDX: IPCM)
PT Jasa Armada Indonesia Tbk merupakan satu satunya perusahaan dalam bidang jasa pemanduan dan penundaan yang
mencatatkan sahamnya pada Bursa Efek Indonesia sejak 22 Desember 2017. Emiten dengan kode saham (ticker) IPCM ini merupakan
bagian dari PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Group.
Bisnis utama Perseroan adalah bergerak dalam bidang pelayanan jasa pemanduan dan jasa penundaaan k apal dengan pangsa pasar
utama yaitu melayani kegiatan pelayanan kapal di seluruh wilayah kerja Regional 2 PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang meliputi 12
(dua belas) pelabuhan dengan perluasan pasar di seluruh wilayah Indonesia.
Sekretaris Perusahaan,
PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM)
----------------------------------------------------------------------
Disclaimer
This documents (press release / news update / presentation material) has been prepared by PT Jasa Armada Indonesia Tbk (“IPCM”) and is circulated for the purpose of
general information only. It is not intended for any specific person or purpose and does not constitute a recommendation regarding the securities of IPCM. No warranty
(expressed or implied) is made to the accuracy or completeness of the information. All opinions and estimations included in this release constitute our judgment as of this date
and are subject to change without prior notice. IPCM disclaims any responsibility or liability whatsoever arising which may be brought against or suffered by any person as
a result of reliance upon the whole or any part of the contents of this press release and neither IPCM nor any of its affiliated companies and their respective employees and
agents accepts liability for any errors, omissions, negligent or otherwise, in this press release and any inaccuracy herein or omission here from which might otherwise arise.
Names mentioned 6 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Sekawan Terminal Samudera
p.1
unresolved
org
PT STS
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.