Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 193
Page 1
PT WAHANA PRONATURAL Tbk LAPORAN TAHUNAN & LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 _____________________________________ ANNUAL REPORT & SUSTAINABILITY REPORT 2024
Page 2
Daftar Isi
halaman
Informasi Perseroan 3
Laporan Dewan Komisaris 4
Laporan Dewan Direksi 6
Profil Perseroan 8
Visi dan Misi Perseroan 9
Ikhtisar Data Keuangan 10
Ikhtisar Saham 11
Struktur Perseroan 14
Analisa dan Pembahasan Manajemen 20
Prospek Usaha Perseroan 24
Tata Kelola Perseroan 27
Risiko Usaha 44
Tanggung Jawab Sosial dan Perkara yang sedang Dihadapi 47
Pendahuluan Keberlanjutan 50
Makna dan Manfaat Laporan Keberlanjutan 50
Prinsip Keuangan Keberlanjutan 50
Strategi Keberlanjutan 52
Bentuk dan Isi Laporan Keberlanjutan 52
Ikhtisar Keberlanjutan 54
Topik Material 56
Pelibatan Pemangku Kepentingan 57
Tata Kelola Keberlanjutan 63
Lembar Umpan Balik 68
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 2
Page 3
INFORMASI PERSEROAN
TANGGAL PENAWARAN UMUM : 22 Juni 2001
KANTOR PUSAT : Gedung Japfa Indoland Center (Ex Bumi Mandiri)
Tower II Lt.9 R.907, Jl. Panglima Sudirman 66-68
Surabaya Indonesia, 60271
Telp: 031-5352705
Website: www.wapo.co.id
Email:
wapo.sby@gmail.com
iws@wapo.co.id
iwansetiawan_se@yahoo.com
PABRIK : Jl. Narogong Km.14, Desa Limus Nunggal
Kec. Cileungsi, Kabupaten Bogor
Propinsi Jawa Barat
DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
Komisaris Utama/Independen : Hendra Widjaya
Komisaris : Chenny
Direktur Utama : Artha Lovie A
Direktur : Iwan Setiawan
KOMITE AUDIT : Hendra Widjaya (Ketua)
Anita Rosalia Gunawan (Anggota)
Sarah Cahya Prawira (Anggota)
SEKRETARIS PERSEROAN : Iwan Setiawan
AKUNTAN PUBLIK : KAP. SUPOYO, SUTJAHJO, SUBYANTARA &
Rekan
Jl. Taman Rivera Regency B 04, Kel. Medokan Ayu
Kec. Rungkut, Surabaya 60295
PENDAFTAR SAHAM : PT. Kustodian Sentral Efek Jakarta
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190
Telp : 021-52991099 / Fax : 021-52991199
BURSA PENCATATAN SAHAM : PT. Bursa Efek Indonesia
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190
Pencatatan saham tanggal 22 Juni 2001 dengan kode
WAPO
BIRO ADMINISTRASI EFEK : PT Sinartama Gunita
Jl. MH Thamrin Kav 22 No. 51
Menteng Jakarta
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 3
Page 4
LAPORAN DEWAN KOMISARIS
Pemegang Saham Yang Terhormat,
Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat-Nya sehingga
Perseroan dapat menjalani tahun 2024 dengan baik. Pada kesempatan ini, perkenankan kami
menyampaikan Laporan Pengawasan Dewan Komisaris untuk Tahun Buku 2024. Dewan Komisaris
telah melaksanakan tugas dan tanggung jawab pengawasan serta memberikan arahan kepada Direksi
untuk memastikan bahwa Perseroan dikelola berdasarkan rencana bisnis dan peraturan perundang-
undangan yang berlaku. Kami juga melihat penerapan Good Corporate Governance guna memastikan
prinsip-prinsip keterbukaan, akuntabilitas, kemandirian, kesetaraan, dan kewajaran dalam mengelola
Perseroan.
Dewan Komisaris telah menerima laporan Direksi mengenai kegiatan operasional Perseroan selama
tahun2024. Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, Dewan Komisaris senantiasa menjaga
objektivitas dan independensinya sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar dan Peraturan Perundang-
undangan. Dewan Komisaris dibantu oleh Komite Audit dalam menunjang peran pengawasannya.
Tahun 2024 adalah tahun pemulihan perekonomian bagi Indonesia dan dunia. Ekonomi dunia
diprediksi tumbuh sebesar 2,6Yo - 31%. Sebagaimana kita ketahui, dampak dari pandemi Covid-I9
serta ketidakpastian geopolitik seperti perang Rusia-Ukraina yang berlangsung sejak Februari 2023
mengganggu aktivitas ekonomi sampai dengan saat ini. Terhentinya rantai pasokan, dan tekanan
inflasi di sebagian besar dunia meningkatkan risiko hard landing. Berbagai negara di dunia
menerapkan pembatasan secara ketat untuk mengurangi risiko sosial sehingga menyebabkan
penurunan permintaan global.
Berdasarkan data badan pusat statistik, ekonomi Indonesia tahun 2024 mampu tumbuh sebesar 5,03Yo,
ini menunjukkan kinerjayang kuat dan stabil. Sementara itu Inflasi Indonesia tahun 2024 sebesar
l,slyo. Pemerintah Indonesia berhasil mencapai sasaran inflasi 2024 dalam rentang sasaran 2,5Yo
dengan toleransi kurang lebih 1olo. Indonesia termasuk negara dengan peringkat pertumbuhan
ekonomi yang tinggi. Laju pemulihan yang cepat ini menjadi pijakan yang kokoh bagi perekonomian
nasional untuk menghadapi tantangan serta melanjutkan agenda pembangunan. Pemerintah optimis
bahwa pertumbuhan ekonomi di tahun 2025 masih akan kuat meskipun dihadapkan pada prospek
melambatnya perekonomian global. Hal ini menumbuhkan kepercayaan bagi pelaku usaha serta
memberikan optimisme tersendiri bagi Perseroan.
Dalam kondisi ini Dewan Komisaris mendorong Direksi dapat mengembangkan usaha yang telah
berjalan serta mencari peluang baru guna meningkatkan kinerja Perseroan, di samping melakukan
efisiensi dan efektivitas operasional. Dewan Komisaris menilai bahwa Direksi telah melaksanakan
tugas kepengurusan Perseroan dengan baik dan telah berupaya mencari peluang usaha baru dengan
melakukan kajian terhadap produk lainnya. Hal ini dibuktikan dengan pemerataan distribusi nasional
tiga produk yaitu Sunkist Lemon Water, Sunkist Orange Water dan AirAlam. Perseroan membuka
peluang memproduksi varian-varian baru. Perseroan berupaya meningkatkan kualitas sumber daya
manusia dengan cara pembinaan dan pelatihan serta penempatan sumber daya manusia sesuai dengan
kompetensinya.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk
Page 5
Dewan Komisaris melihat kinerja operasional dan keuangan sepanjang tahun 2024 untuk menilai
kinerja Direksi. Direksi telah melaksanakan rekomendasi, arahan, dan nasihat yang diberikan oleh
Dewan Komisaris dengan fokus pada strategi percepatan pengembangan produk baru dan peningkatan
kinerja produk exist yang sudah berjalan. Langkah tersebut sangat tepat dan efektifuntuk menghadapi
kondisi perekonomian yang belum pasti seperti saat ini.
Perseroan mencatatkan penjualan sebesar Rp 2,1 trilun di tahun 2024 yang berasal dari penjualan
komoditas Biji Kopi sebesar Rp 2 triliun atau97Yo, Air Mineral sebesar Fip24 miliar atau 1,2o/o serta
penjualan Sunkist sebesar Rp 20 miliar atau lo/o. Penjualan tahun2024 mengalami penrn$atan376Yo
dibandingkan tahun 2023 sebesar Rp 420 miliar. Perseroan memperoleh laba bersih Rp 784 juta di
tahun2024.
Dewan Komisaris sepenuhnya mendukung langkah yang diambil Direksi untuk meningkatkan kineda
Perseroan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian. Direksi Perseroan telah menyampaikan
prospek usaha tahun 2025 yang cukup realistis. Kondisi ekonomi global dan nasional tahun 2025
diprediksi masih akan sulit karena konflik geopolitik yang memicu melambatnya ekonomi global.
Dewan Komisaris menilai bahwa masih ada peluang yang dapat dioptimalkan di segmen penjualan
komoditas. Peningkatan kapasitas penjualan Biji Kopi dapat terus dioptimalkan di tzhun 2025.
Perseroan juga meyakini dua produk baru Sunkist dan AirAlam memiliki prospek yang baik
dikemudian hari.
Sepanjang tahun 2024, Dewan Komisaris menilai bahwa Direksi telah menerapkan Tata Kelola
Perusahaan secara efektif dan memenuhi dari segi aspek kepatuhan Pedoman Tata Kelola Perusahaan
Terbuka sebagai standar penerapan Tata Kelola. Opini kami adalah Direksi telah melakukan upaya
yang baik. Atas nama Dewan Komisaris, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada
Direksi, manajemen, dan staf atas upay4 kerja keras, komitmen, dan dedikasinya kepada Perseroan.
Dewan Komisaris juga menyampaikan perhargaan kepada seluruh Pemegang Saham dan pemangku
kepentingan atas dukungannya selama ini. Kami berharap kinerja yang lebih baik dapat dicapai di
masa yang akan datang.
Komisaris Utama
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk
Page 6
LAI}0RAN DEWAil{ DIREKSI
Yang Terhormat Para Pemegang Saham,
Puii s3'-ukur kami panjatkan hepada Tuhan Yang Maha Esa. karena berkat rahmat-N_va Persert'ran dapat
s::*Ielui tah*c-, l*J{ der:,ga;': -x.aik- Fada kesempata* ir:i" perkenan}ian kanri menya*rpaikan Lapcran
Kinerja Perseroan selama Tahun Buku 2024. Dalam menjalankan fungsinya, Direksi telah menerapkan
kebijakan pengelolaan, pengawasan, dan pengendalian. Kebijakan pengelolaan mencakup keuangan,
produksi, dan penjualan, sedangkan kebijakan pengawasan dan pengendalian dilakukan untuk
mengevaluasi kegiatan usaha yang telah diialankan"
Direksi telah menyelesaikan Laporan mengenai kegiatan operasional Perseroan selama tahun 2024.
Secara umum, kinerja Perseroan tahun 2024 cukup baik meskipun dibayangi oleh ketidakpastian global.
Seperti kita ketahui, perekonomian global masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk
ketegangan geopolitik yang masih berlangsung, fragmentasi geoekonomi, dan peningkatan
proteksionisme yang berpotensi menekan pertumbuhan ekonomi. Meski demikian perekonomian
Indonesia menunjukkan ketahanan yang baik.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Pertumbuhan ekonomi indonesia pada tahun 2024 mengalami
sedikit perlambatan menjadi 5,03oh, tetapi tetap menunjukkan ketahanan yang signifikan. Sementara itu
Inflasi Indonesia tahm2024 sebesar 1,57yo. Pemerintah Indonesia berhasil mencapai sasaran inflasi 2024
dalam rentang sasaran 2,5Yo + 1%o.. Upaya pengendalian inflasi yang melibatkan pemerintah dan seluruh
stakeholder terkait terus dilakukan. Pertumbuhan ekonomi yang terjaga ini menjadi pijakan yang kokoh
untuk melanjutkan rencana pembangunan. Hal ini menimbulkan kepercayaan diri bagi pelaku usaha
terhadap prospek ekonomi ke depan dan memberikan optimisme tersendiri bagi Perseroan.
Pemegang saham yang terhormat, selama tahun 2024 manajemen berupaya untuk meningkatkan
perfumbuhan, menjaga operasional usaha dan melakukan efisiensi biaya di semua bidang. Perseroan
menjalankan usaha perdagangan komoditas Biji Kopi dan Rumput Laut Kering. Komoditas Biji Kopi
kreen bean) merupakan komoditas utama dengan penjualan mencapai Rp 2 triliun atau 97Yo dari total
penjualan. Bahan baku diperoleh dari berbagai daerah di Indonesia. Perseroan memanfaatkan jaringan
relasi sehingga dapat memasok Biji Kopi kepada industri besar terutama di dalam negeri. Komoditas
selanjutnya yaitu Rumput Laut Kering Gried seaweed). Bahan baku diperoleh dari berbagai daerah di
antaranya pulau Sulawesi, Kalimantan, Nusa Tenggara Timur, dan Maluku. Perseroan menjaga kualitas
sumber daya manusia dengan mengikuti pembinaan dan pelatihan serta penempatan sumber daya manusia
yang sesuai dengan kompetensinya agar menghasilkan output yang maksimal. Upaya yang dilakukan
terfokus pada peningkatan usaha perdagangan dan mengurangi beban keuangan. Hal ini dibuktikan
dengan pemerataan distribusi nasional tiga produk yaitu Sunkist Lemon Water dan Sunkist Orange Water
serta air mineral merek AirAlam.
Penjualan Perseroan selama lahun 2024 dan 2023 masing-masing sebesar Rp 2,1 triliun dan Rp 420
miliar, mengalami peningkatan 400% dibandingkan tahun sebelumnya. Penjualan terdiri dari Biji Kopi
sebesar 97% (Rp 2 triliun), disusul Air Mineral sebesar I .1% (Rp 23 miliar), Sunkist Water C sebesar 1olo
(20 miliar), dan sisanya Rumput Laut Kering sebesar 0.a% (Rp 8 miliar). Permintaan pasar terhadap
komoditas Biji Kopi cukup tinggi. Tahun 2024 volume penjualan Biji Kopi sebesar 30.000 ton dan
Rumput Laut sebesar 1.200 ton. Laba kotor Perseroan tahtn 2024 sebesar Rp 24.6 miliar dan tahun 2023
sebesar Rp I 1.9 miliar. Beban pokok penjualan tahun 2024 dan 2023 adalah Rp 2,097 miliar dan Rp 409
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 6
Page 7
miliar. Perseroan memperoleh laba bersih sebesar Rp 784 juta Di tahun 2024 Perseroan menargetkan
pertumbuhan 1091a,
Pemegang saham yang terhormat, Pemerintah telah melakukan upaya untuk memperbaiki perekonomian
termasuk meningkatkan aktivitas ekspor irnpor untuk memanfaatkan peluang peningkatan harga
komoditas global. Pembangunan infrastruktur tetap dilakukan berdasarkan skala prioritas sehingga
memberikan rasa optimisme dalam menjalankan usaha. Pemerintah juga menyatakan terus mendorong
dan berkomitrnen meningkatkan usaha di bidang perkebunan, perikanan, dan kelar.rtan, menegakkan
hukum dan melindungi kepentingan dalam negeri. Tekat untuk terus melakukan hilirisasi industri dapat
meningkatkan nilai tambah yang signifikan. Di dalam laporan ini direksi akan menyampaikan prospek
usaha tahun 2A25 dan laporan keberlanjutan (sustainability report).
Direksi bersama-sama dengan Dewan Komisaris akan melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap
kegiatan usaha serta melakukan efisiensi biaya dengan pengelolaan keuangan yang hati-hati. Direksi juga
terus berkomitmen menerapkanGood Corporate Governance yang baik dalam organisasi. Perseroan telah
memiliki komisaris independen dan komite audit untuk memastikan penerapan prinsip-prinsip
keterbukaan, akuntabilitas, kemandirian, kesetaraan, dan kewajaran dalam mengelola Perseroan.
Akhir kata kami atas nama seluruh jajaran Direksi, menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan
kepada para pemegang saham, supplier, pelanggan, karyawan, rekan-rekan bisnis serta semua pihak atas
keda keras, dedikasi dan kontribusinya kepada Perseroan. Kami berharap bahwa dengan dukungan penuh
fersebut, kegiatan usaha Perseroan akan semakin baik di kemudian hari.
Surabaya, 2025
n
Artha Lovie Anrillailie
Direktur Utama
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 7
Page 8
PROFIL PERSEROAN
Sejarah Pendirian
PT Wahana Pronatural Tbk (Perseroan), didirikan di Surabaya Indonesia pada tahun 1993 dengan nama
PT Golden Phoenix. Saat itu bidang usahanya adalah perdagangan hasil bumi dan kelautan yang
dipasarkan secara lokal antar pulau, kemudian berkembang hingga bisa melakukan ekspor ke luar negeri.
Usaha ini dilanjutkan dengan pembangunan pabrik pengolahan kacang mete pada tahun 1989 di kota
Mataram Nusa Tenggara Barat. PT Golden Phoenix mengalami perubahan nama beberapa kali. Tahun
1996 menjadi PT Wahana Yuda Mandiri dan di tahun 2000 berubah nama menjadi PT Wahana Phonix
Mandiri.
Pada tanggal 22 Juni 2001 Perseroan mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (dahulu Bursa
Efek Jakarta) dengan melakukan penawaran umum saham sebanyak 200.000.000 (dua ratus juta) lembar
dengan nominal Rp 100 (seratus rupiah) per saham. Harga penawaran saat itu Rp 175 (seratus tujuh puluh
lima rupiah) per lembar.
Pada akhir tahun 2011, Perseroan melakukan restrukturisasi usaha dengan membeli pabrik pengolahan
permen di Bogor Jawa Barat dan telah beroperasi pada tahun 2012. Di saat yang sama, Perseroan
melakukan penjualan (divestasi) anak usahanya yaitu PT Phonix Mas Persada untuk memperbaiki struktur
keuangannya. Perseroan berdomisili di Surabaya, berkantor pusat di Gedung Japfa Indoland Center (ex
Bumi Mandiri) Tower II Lt.9 R.907 Jl.Panglima Sudirman 66–68 Surabaya. Dalam Rapat Umum
Pemegang Saham tahun 2012 Perseroan berubah nama menjadi PT Wahana Pronatural Tbk berdasarkan
Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham No. 2 tanggal 2 Juni 2012 oleh Wachid
Hasyim SH., Notaris di Surabaya. Akta ini telah mendapat pengesahan dari Kementrian Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU.41594.AH.01.02.Tahun 2012 tanggal 1 Agustus 2012.
Bidang Usaha
Perseroan bergerak di bidang perdagangan dan industri. Produk utama yang dihasilkan adalah komoditas
biji Kopi, Rumput Laut Kering, minuman rasa dan air mineral. Distribusi saat ini secara nasional
mencakup pulau Jawa, Sumatera, Bali, Sulawesi dan Kalimantan. Di awal tahun 2021 Perseroan
melakukan distribusi perdana dua produk baru yaitu Sunkist Water C dengan varian rasa lemon dan
orange. Produk ini merupakan minuman tinggi vitamin C. Selanjutnya adalah air minum dalam kemasan
(AMDK) merek “AirAlam”. Kedua produk ini didistribusikan di pasar nasional.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 8
Page 9
VISI DAN MISI PERSEROAN
Visi Perseroan:
Menjadi perusahaan agroindustri terkemuka dalam mengolah produk unggulan alam Indonesia.
Misi Perseroan:
1. Membangun integrasi usaha pengolahan Rumput Laut dan produk pertanian yang berdaya saing
internasional;
2. Menjadi industri pengolahan makanan dan minuman yang sehat dan berkarakter;
3. Membantu Pemerintah dalam menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta meningkatkan
kesejahteraan masyarakat terutama petani dan nelayan daerah;
4. Pertumbuhan dan perkembangan Perseroan dan perekonomian masyarakat yang semakin meningkat;
5. Membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat baik di sektor
pertanian, perkebunan dan industri;
6. Meningkatkan penghasilan atau keuntungan Perseroan untuk dapat berkembang menjadi lebih besar
dan maju.
Strategi Perseroan:
1. Meningkatkan kapasitas produksi dengan pendekatan yang baik kepada masyarakat di sentra
budidaya pertanian dan hasil laut;
2. Menekan biaya bahan baku antara lain dengan mengelola tingkat perputaran persediaan, melakukan
pembelian bahan baku dengan harga yang lebih rendah tanpa menurunkan kualitas;
3. Menghimpun dana modal usaha dan investasi dari bank atau lembaga keuangan pemerintah dan
swasta;
4. Menciptakan suatu produk yang memiliki nilai tambah dan kemanfaatan tinggi (semua bahan baku
dan limbahnya);
5. Bekerjasama dengan pemerintah daerah dan lembaga-lembaga lainya khususnya yang berkaitan
dengan peningkatan sarana dan prasarana produksi;
6. Meningkatkan etos kerja dan profesionalisme seluruh personel Perseroan, sistem manajemen usaha,
administrasi, organisasi, dan informasi.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 9
Page 10
IKHTISAR DATA KEUANGAN
Ikhtisar data keuangan PT Wahana Pronatural Tbk untuk 3 (tiga) tahun terakhir adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)
2022 2023 2024
Disajikan Kembali
HASIL USAHA
Penjualan Bersih 330.020 420.954 2.122.330
Laba Kotor 2.758 11.898 24.648
Laba (Rugi) Usaha (5.957) (359) 518
Laba (Rugi) Komprehensif (4.048) 236 784
POSISI KEUANGAN
Modal Kerja Bersih 27.856 25.868 25.868
Jumlah Aset Lancar 53.626 85.785 39.582
Jumlah Aset Tidak Lancar 43.878 46.150 47.004
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 25.770 59.917 13.714
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 719 766 835
Jumlah Ekuitas 71.015 71.252 72.036
RASIO USAHA (%)
Laba Kotor / Penjualan Bersih
0.84 2.83 1.16
(Gross Profit Margin)
Laba (Rugi) Usaha / Penjualan Bersih
(1.81) (0.09) 0.02
(Operating Profit Margin)
Laba (Rugi) Komprehensif / Penjualan
Bersih (1.23) 0.06 0.04
(Net Profit Margin)
Laba (Rugi) Komprehensif / Jumlah Aset
(4.15) 0.18 0.91
(Return On Assets)
Laba (Rugi) Komprehensif / Jumlah Ekuitas
(5.70) 0.33 1.09
(Return On Equity)
RASIO KEUANGAN (%)
Aset Lancar / Liabilitas Jangka Pendek
(Current ratio) 208.09 143.17 288.62
Liabilitas / Ekuitas
(Debt to Equity) 37.30 85.17 20.20
Liabilitas / Aset
(Debt to Assets) 27.17 45.99 16.80
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 10
Page 11
IKHTISAR SAHAM
Komposisi Pemegang Saham Perseroan dapat dilihat dalam tabel sebagai berikut:
Nilai Nominal Rp 100 Per Saham
Pemegang Saham Jumlah saham % Jumlah (Rp)
ditempatkan dan Kepemilikan
disetor penuh
PT. Hijau Sari 447.562.500 36.07 44.756.250.000
PT. Mitra Niaga Sakti 402.562.500 32.44 40.256.250.000
PT. Surya Pelangi Mandiri 100.000.000 8.06 10.000.000.000
PT. Pesona Bangun Mandiri 55.000.000 4.43 5.500.000.000
Masyarakat (dibawah 5%) 235.798.111 19.00 23.579.811.100
Jumlah 1.240.923.111 100.00 124.092.311.100
Informasi Harga Saham
Perkembangan harga saham Perseroan selama tahun 2024 serta perbandingan dengan tahun 2023:
2023
PERIODE HARGA (Rp.) VOLUME PEREDARAN JUMLAH SAHAM KAPITALISASI VOLUME
TTG TRD AKHIR SAHAM (Unit) TERCATAT PASAR PERDAGANGAN
TRIWULAN I 308 107 130 642,592,600 1,240,923,111 645,280,017,720 -
TRIWULAN II 175 119 131 555,828,400 1,240,923,111 506,296,629,288 -
TRIWULAN III 147 104 116 46,544,100 1,240,923,111 474,032,628,402 -
TRIWULAN IV 153 84 91 548,484,300 1,240,923,111 407,022,780,408 -
2024
PERIODE HARGA (Rp.) VOLUME PEREDARAN JUMLAH SAHAM KAPITALISASI VOLUME
TTG TRD AKHIR SAHAM (Unit) TERCATAT PASAR PERDAGANGAN
TRIWULAN I 160 84 131 355,857,900 1,240,923,111 423,154,780,851 -
TRIWULAN II 142 102 133 13,053,300 1,240,923,111 466,587,089,736 -
TRIWULAN III 140 95 96 79,964,000 1,240,923,111 403,300,011,075 -
TRIWULAN IV 136 88 136 361,747,100 1,240,923,111 410,745,549,741 -
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 11
Page 12
Kronologi Pencatatan Saham dan Penambahan Jumlah Saham
Pada tanggal 22 Juni 2001 Perseroan mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (dahulu Bursa
Efek Jakarta) dengan melakukan penawaran umum saham sebanyak 200.000.000 (dua ratus juta) lembar
dengan nominal Rp 100 (seratus rupiah) per saham. Harga penawaran saat itu Rp 175 (seratus tujuh puluh
lima rupiah) per lembar. Kemudian di tahun 2011 Perseroan melakukan penambahan modal dasar dari
1.000.000.000 (satu miliar) lembar menjadi 2.000.000.000 (dua miliar) lembar saham.
Perseroan melakukan penambahan modal disetor dari semula Rp 52.000.000.000 (lima puluh dua miliar
rupiah) menjadi Rp 124.092.311.100 (seratus dua puluh empat miliar sembilan puluh dua juta tiga ratus
sebelas ribu seratus rupiah) pada tanggal 12 November 2019. Penambahan modal ditempatkan dan disetor
tersebut dilakukan setelah pelaksanaan Penawaran Umum Terbatas pertama (PUT I) dengan Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD). Saat itu Perseroan mengeluarkan 720.923.111 (tujuh ratus
dua puluh juta sembilan ratus dua puluh tiga ribu seratus sebelas) saham dengan nilai nominal Rp 100
(seratus rupiah) atau seluruhnya dengan nilai nominal sebesar Rp72.092.311.100 (tujuh puluh dua miliar
sembilan puluh dua juta tiga ratus sebelas ribu seratus rupiah).
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 12
Page 13
Struktur pemegang saham utama dan pengendali
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 13
Page 14
STRUKTUR PERSEROAN
Dewan Komisaris
Komite Audit Dewan Direksi
Corporate Secretary
Manajer Produksi & Manajer Finance Manajer Sales & Corporate Legal
Supply Chain Accounting Marketing
Logistik Keuangan Manufacturing Hukum
Umum Akuntansi Trading Perizinan
Susunan Pengurus
Susunan Komisaris dan Direksi Perseroan berdasarkan Berita Acara Nomor 3 tanggal 6 September 2023
yang di buat oleh Notaris Sonya Natalia, S.H., adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris:
• Komisaris Utama (Ind) : Hendra Widjaya
• Komisaris : Chenny
Dewan Direksi:
• Direktur Utama : Artha Lovie Aprillailie
• Direktur : Iwan Setiawan
Komite Audit:
• Ketua : Hendra Widjaya
• Anggota : Anita Rosalia Gunawan
• Anggota : Sarah Cahya Prawira
Manager Produksi & Supply Chain : Iwan Setiawan
Manager Keuangan & Akunting : Artha Lovie Aprillailie
Manager Sales & Marketing :-
Corporate Secretary & Legal : Iwan Setiawan
Sesuai dengan anggaran dasar Perseroan, masa jabatan Dewan Komisaris dan Direksi adalah 5 (lima)
tahun dan berakhir sampai dengan September 2028. Demikian pula dengan masa jabatan Komite Audit.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 14
Page 15
Profil Pengurus Perseroan
DEWAN KOMISARIS:
Hendra Widjaya
Komisaris Utama
Warga Negara Indonesia, lahir di Juwana pada tanggal 7 Juni 1950 (74 tahun). Beliau menyelesaikan
pendidikan S1 di Universitas Indonesia bergelar Sarjana Ekonomi dan S2 di Indonesian Institute of
Management (in cooperation with Pittsburg state University Kansas, USA) bergelar Magister Manajemen
Marketing. Awal karir beliau dimulai Tahun 1975 di SC Jhonson & Son Indonesia dan pernah menjabat
sebagai Direktur Marketing di PT Monysaga Prima pada tahun 1998 dan di PT Adventura Prokreasi pada
tahun 2004 sampai dengan 2012. Saat ini beliau aktif sebagai Direktur di PT Indadi Setia. Pada bulan Juli
2022 Bapak Hendra diangkat sebagai komisaris utama (Independen) Perseroan.
Chenny
Komisaris
Warga Negara Indonesia, lahir di Jakarta pada tanggal 19 Juli 1978 (46 tahun). Beliau merupakan lulusan
akuntansi di Universitas Tarumanegara Jakarta. Mengawali karir sebagai Finance Manager di PT.
Pelayaran Masittah Latief tahun 2001. Beliau juga pernah bekerja di PT Indadi Utama pada tahun 2020
sebagai Finance Manager. Kemudian pernah menjabat sebagai Finance Manager di PT Anadana Global
Multi Finance 2022. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham bulan September 2023 beliau ditunjuk
sebagai komisaris Perseroan.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 15
Page 16
DIREKSI :
Artha Lovie Aprillailie
Direktur Utama
Warga Negara Indonesia, lahir di Surabaya pada tanggal 31 Maret 1977 (48 tahun). Beliau merupakan
lulusan Universitas Wijaya Kusuma bidang Akutansi baik untuk program sarjana (S1) maupun magister
(S2).
Karir beliau bermula semenjak bergabung dengan PT Wahana Pronatural Tbk sebagai Manager
Accounting tahun 2000-2018. Sejak Juni 2019, Ibu Artha Lovie Aprillailie diangkat menjadi Direktur
Perseroan, kemudian pada bulan Februari 2020 beliau diangkat menjadi Direktur Utama PT Wahana
Pronatural Tbk.
Iwan Setiawan
Direktur
Warga Negara Indonesia, lahir di Sidoarjo Jawa Timur 1974 (50 tahun), lulusan S2 Hukum dari
Universitas Bhayangkara Surabaya tahun 2017. Memiliki kompetensi dan pengalaman sebagai Corporate
Secretary lebih dari 16 tahun. Sebelum bergabung dengan Perseroan pernah bekerja sebagai Head of
PPIC di PT Kalimas Putra Makmur Sidoarjo tahun 2001. Pada tahun 2002 sampai 2008 bekerja di PT
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 16
Page 17
Siantar Top Tbk Sidoarjo dengan jabatan terakhir sebagai Finance Supervisor. Di tahun 2008 sampai
dengan 2010 pernah menjabat sebagai Direktur Perseroan, dan sejak tahun 2017 hingga sekarang diangkat
kembali sebagai Direktur PT Wahana Pronatural Tbk.
Penunjukan Komisaris dan Direksi berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
tanggal 6 September 2023, dan tertuang didalam Akta Berita Acara Nomor 3 tanggal 6 September 2023
yang dibuat oleh Notaris Sonya Natalia, S.H., di Surabaya. Akta ini telah mendapatkan pengesahan dari
Kementerian Hukum dan HAM RI. Komisaris dan Direksi tidak memiliki saham di Perseroan.
SUMBER DAYA MANUSIA
Perseroan menyadari pentingnya peranan sumber daya manusia sebagai salah satu faktor pendukung
keberhasilan kegiatan usahanya. Dalam upaya meningkatkan mutu tenaga kerja, Perseroan memberikan
kesempatan bagi karyawannya untuk berpartisipasi dalam program pelatihan. Perseroan pada tahun 2024
memiliki 9 orang adalah karyawan yang terdiri dari berbagai tingkat jabatan, pendidikan, umur, dan
disiplin ilmu.
Dalam pengelolaan sumber daya manusia, Perseroan meletakkan prinsip dasar yang menjadi pedoman
bagi setiap pimpinan unit organisasi. Prinsip dasar itu digunakan sebagai supervisi bagi karyawan yang
berada di bawah tanggung jawabnya, sehingga setiap karyawan dapat menerima nilai-nilai Perseroan
sebagai nilai pribadi masing-masing.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 17
Page 18
SUMBER DAYA MANUSIA
Untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas tiap karyawan, Perseroan melakukan upaya antara lain :
a. Perbaikan Sistem Pengupahan atau Penggajian
Perseroan memiliki standar upah minimum. Besarnya upah/gaji memperhatikan standar yang
ditetapkan pemerintah. Standart upah/gaji karyawan Perseroan di atas upah minimum yang
ditetapkan pemerintah. Dengan upah/gaji yang memenuhi kebutuhan dasar hidup layak, karyawan
diharapkan dapat bekerja dengan baik.
b. Menyediakan Tunjangan dan Fasilitas
Tunjangan dan fasilitas yang disediakan Perseroan sudah mengacu pada peraturan Undang-undang
Cipta Kerja No.11 tahun 2020. Perseroan memberikan tunjangan dan fasilitas kepada karyawan di
antaranya adalah tunjangan kesehatan, asuransi kesehatan termasuk keikutsertaan dalam program
BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Perseroan juga memberikan tunjangan uang makan,
transportasi serta fasilitas komunikasi. Dengan tunjangan dan fasilitas tersebut diharapkan setiap
pekerjaan dapat dilakukan dengan baik dan efektif.
c. Latihan dan Pengembangan
Pelatihan didasarkan pada tiga kategori, yaitu: pelatihan yang bersifat meningkatkan produktivitas
dan kualitas organisasi, pelatihan yang bersifat meningkatkan kepemimpinan dan profesionalisme
kerja serta membangun sikap mental positif dan mengembangkan daya intelektual pribadi. Dengan
semakin meningkatnya intensitas kegiatan usaha Perseroan (diversifikasi usaha), maka dibutuhkan
jumlah tenaga kerja yang cukup dan trampil. Pelatihan yang pernah diikuti diantaranya cara
memproduksi barang yang baik dan benar atau Good Manufacturing Practices (GMP), Penerapan
Sistem HACCP dalam memproduksi barang serta Health Certificate (HC). Disamping itu sosialisasi
tentang perkembangan pasar modal. Perseroan juga aktif di kegiatan Asosiasi Emiten Indonesia
(AEI) dan Indonesian Corporate Secretary Association (ICSA).
Perseroan memberikan kebebasan bagi para karyawan untuk berkumpul dan berserikat untuk
kesejahteraan sosial karyawan serta sebagai forum komunikasi antara karyawan dengan Manajemen.
Rincian karyawan dalam tabel berdasarkan tingkat jabatan, pendidikan, umur dan disiplin ilmu beserta
jumlah karyawannya adalah sebagai berikut :
Menurut Jenjang Pendidikan:
Keterangan Jumlah Karyawan %
Sarjana S.2 2 22,22
Sarjana S.1 5 55,55
SLTA sederajat 2 22,22
Jumlah 9 100,00
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 18
Page 19
SUMBER DAYA MANUSIA
Menurut Jenjang Jabatan :
Keterangan Jumlah Karyawan %
Direksi & Komisaris 2 22,22
Manager/Spv 1 11,11
Staf 6 66,66
Jumlah 9 100,00
Menurut Jenjang Usia :
Keterangan Jumlah Karyawan %
40 tahun keatas 2 22,22
30 – 40 tahun 1 11,11
18 – 30 tahun 6 66,66
Jumlah 9 100,00
Jumlah karyawan Perseroan sebanyak 9 orang. Di kantor pusat terdapat 2 orang direksi dan 6 orang staf
administrasi, meski demikian operasional Perseroan dapat berjalan dengan efektif. Dalam melakukan
kegiatannya setiap karyawan bertanggung jawab terhadap tugas dan kewajibannya. Untuk pekerjaan yang
memerlukan bantuan tenaga lebih banyak, Perseroan merekrut karyawan harian lepas sesuai dengan
kebutuhan. Sedangkan pengelolaan pabrik permen di Bogor Jawa Barat disewakan kepada pihak ketiga.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 19
Page 20
ANALISA DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
Dalam laporan ini disampaikan uraian dan analisa laporan keuangan Perseroan dan informasi penting
lainnya dengan penekanan pada perubahan material yang terjadi.
Produksi dan Penjualan.
Selama kurun waktu tahun 2024, Perseroan mencatat penjualan bersih sebesar Rp 2,1 triliun, terdiri dari
produk Biji Kopi, Rumput Laut Kering, Sunkist Water dan Air Mineral. Kontribusi penjualan terbesar
disumbang komoditas Biji Kopi sebesar 97% (Rp 2 triliun), disusul Air Mineral sebesar 1.1% (Rp 23
miliar), Sunkist Water C sebesar 1% (20 miliar), dan sisanya Rumput Laut Kering sebesar 0.4% (Rp 8
miliar).
Permintaan pasar terhadap komoditas Biji Kopi masih tinggi, meskipun harga komoditas ini mengalami
kenaikan lebih dari 3 kali. Biji kopi memberi kontribusi terbesar yaitu 90% dari total penjualan tahun
2024 dengan volume sebesar 30.000 ton. Volume penjualan Rumput Laut Kering sebesar 1.200 ton.
Sementara itu produk Air Mineral juga tumbuh cukup baik di tahun 2024 yaitu 5 kali dari tahum
sebelumnya. Perseroan juga berupaya meningkatkan distribusi produk Sunkist secara nasional. Perseroan
menargetkan pertumbuhan 10%.
Prospek usaha Biji Kopi cukup baik. Selain kebutuhan bahan baku untuk industri, Biji Kopi banyak
dibutuhkan oleh usaha kecil menengah. Hal ini dapat kita lihat dengan banyaknya bisnis berkonsep
kemitraan yang tumbuh pesat di Indonesia. Gerai atau kedai minuman berbahan dasar kopi yang
memanfaatkan marketing online menjadi trend. Peluang usaha komoditas Rumput Laut juga cukup baik.
Permintaan pasar internasional cukup tinggi dengan kisaran harga antara Rp 16.000/kg sampai dengan Rp
20.000/kg (Rumput Laut Kering jenis cottoni dengan kadar air 35%). Rumput Laut banyak digunakan
oleh industri farmasi sebagai bahan baku obat-obatan. Selain itu juga bahan makanan dan minuman yang
sehat.
Pasca pandemi pola hidup masyarakat berubah menjadi lebih sehat. Belajar dari pandemi Covid-19
dimana kebutuhan akan minuman sehat dan bervitamin sangat tinggi, Perseroan memasarkan produk
”Sunkist Water C” varian Lemon dan Orange. Ini merupakan produk minuman tinggi vitamin C.
Disamping itu Perseoran juga mendistribusikan produk air mineral ”AirAlam” berbagai varian kemasan.
Posisi Keuangan (Neraca)
Aset
Aset Perseroan mengalami penurunan sebesar Rp 45 miliar (34%) dari Rp 132 miliar menjadi Rp 87
miliar. Hal ini disebabkan oleh menurunnya piutang usaha pihak ketiga serta penurunan kas dan setara
kas. Aset tetap diklasifikasikan menjadi aset tetap bersih dan properti investasi tetapi tidak mempengaruhi
laporan laba rugi komprehensif.
Liabilitas
Total kewajiban mengalami penurunan sebesar Rp 46 miliar (76%). Jumlah kewajiban tahun 2023 sebesar
Rp 60 miliar sedangkan tahun 2024 sebesar Rp 14 miliar. Peningkatan ini disebabkan oleh turunnya utang
usaha pihak ketiga dari Rp 59 miliar menjadi Rp 13 miliar.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 20
Page 21
Posisi Keuangan (Neraca)
Ekuitas
Jumlah ekuitas mengalami kenaikan sebesar Rp 784 juta (1.1%). Jumlah ekuitas tahun 2023 sebesar Rp
71 miliar sedangkan tahun 2024 sebesar Rp 72 miliar. Tidak ada perubahan signifikan antara tahun 2023
dan 2024. Tahun 2019, Perseroan melakukan penambahan modal sebesar Rp 72 miliar melalui Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu dan penurunan komponen ekuitas utang konversi saham sebesar Rp 69,5
miliar. Jumlah modal saham yang ditempatkan dan disetor penuh tahun 2024 sebesar 1.240.923.111
lembar saham.
Penjualan dan Profitabilitas
Penjualan
Penjualan Perseroan tahun 2024 mengalami peningkatan sebesar Rp 1.7 triliun atau 404% dibandingkan
tahun 2023. Peningkatan ini disumbang oleh penjualan Biji Kopi sebesar Rp 2 triliun (97%) dan
penjualan produk baru AirAlam sebesar Rp 23 miliar (1.1%), Sunkist Water C sebesar Rp 20 miliar (1%).
Selama kurun waktu tahun 2024 Perseroan mencatat penjualan bersih sebesar Rp 2.1 triliun.
Tahun 2024 komoditas Biji Kopi memberikan kontribusi yang sangat besar. Target pertumbuhan
Perseroan sebesar 20% dapat tercapai dan mencatatkan laba. Tahun 2025 Perseroan optimis dengan
pertumbuhan sebesar 10%.
Perseroan melakukan distribusi perdana produk baru yaitu minuman tinggi vitamin C merek “Sunkist”
dan air minum dalam kemasan (AMDK) merek “AirAlam” tahun 2021. Area distribusi secara nasional
dan diharapkan menjadi produk unggulan bagi Perseroan. Target pasar di modern market maupun
tradisional market. Didistribusi air mineral saat ini mencakup wilayah pulau Jawa dan Sumatera.
Kedepannya, Perseroan mentargetkan distribusi produk ini secara nasional. Distribusi perdana kedua
produk ini sesuai dengan rencana Perseroan yang ingin menambah klasifikasi produk. Diharapkan kedua
produk ini dapat diterima oleh masyarakat dan meningkatkan pendapatan bagi Perseroan.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 21
Page 22
Penjualan dan Profitabilitas
Perkembangan penjualan digambarkan pada grafis dibawah ini:
Laba Kotor
Laba kotor untuk periode yang berakhir tahun 2024 dan 2023 masing-masing sebesar Rp 24.6 miliar dan
Rp 11.9 miliar. Rasio laba kotor tahun 2024 dan 2023 masing-masing sebesar 1.2% dan 2.8%.
Peningkatan Laba kotor ini seiring dengan kenaikan penjualan di tahun 2024 sebesar 404%.
Laba (Rugi) Usaha
Tahun 2024 Perseroan mencatat laba usaha sebesar Rp 519 juta. Sebelumnya Perseroan mengalami rugi
usaha sebesar Rp 358 juta. Penjualan biji kopi yang tinggi memberikan kontribusi terhadap naiknya laba
usaha di tahun 2024.
Arus Kas, Likuiditas, Solvabilitas, dan Perputaran Piutang
Arus kas Perseroan di akhir periode tahun 2023 sebesar Rp 9,6 miliar, sedangkan tahun 2024 sebesar Rp
10,7 miliar. Penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp 2.1 triliun digunakan untuk pembayaran kepada
pemasok.
Likuiditas diukur dengan menggunakan rasio lancar. Perseroan mempunyai rasio lancar pada tanggal
31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing sebesar 2,88 kali dan 1,43 kali.
Solvabilitas diukur dengan membandingkan jumlah kewajiban dengan jumlah ekuitas. Rasio Solvabilitas
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing adalah 20,2% dan 85,2%.
Rasio perputaran piutang diukur dengan membandingkan penjualan bersih dengan piutang rata-rata. Rasio
perputaran piutang untuk tahun 2024 dan 2023 masing-masing 400 kali dan 7 kali. Hal ini menunjukkan
perputaran piutang sangat baik.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 22
Page 23
Struktur Permodalan
Struktur modal Perseroan pada 2024 terdiri dari kewajiban jangka pendek sebesar 16%, kewajiban jangka
panjang sebesar 1% dan ekuitas 83%. Struktur modal Perseroan berada pada kategori baik.
Kebijakan Manajemen atas struktur modal:
- Perseroan menggunakan laba ditahan untuk membiayai operasional dan pengembangan usaha.
- Uang muka penjualan digunakan untuk pembelian persediaan.
- Jika laba ditahan tidak mencukupi untuk membiayai operasional, maka Perseroan akan mencari
pendanaan dari pihak ketiga.
Perseroan menekankan pada kombinasi optimal antara utang dan ekuitas dengan tujuan menurunkan
biaya modal.
Informasi dan Fakta Material Setelah Tanggal Laporan Akuntan
Tidak terdapat informasi dan fakta material yang terjadi setelah tanggal laporan akuntan serta tidak
terdapat perubahan kebijakan akuntasi, alasan, dan dampaknya terhadap laporan keuangan.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 23
Page 24
PROSPEK USAHA PERSEROAN
Usaha Produk Agrobisnis
Komoditas pertanian, perkebunan dan kelautan banyak digunakan di berbagai industri makanan, obat-
obatan dan konsumsi lainnya. Indonesia dikenal dengan potensi sumber daya alam yang melimpah. Hal
ini dibuktikan dengan keanekaragaman hayati yang dimiliki. Indonesia juga dikenal sebagai negara
agraris dan maritim karena kekayaan sumber daya alamnya. Selain itu, kondisi geografis yang strategis
dan beriklim tropis menjadikan kualitas potensi alam yang lebih unggul dibandingkan dengan negara lain.
Potensi ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh sektor industri yang dekat dengan sumber daya alam.
Pertanian dan perkebunan merupakan roda penggerak perekonomian nasional. Dari sisi produksi, sektor
pertanian dan perkebunan Indonesia merupakan sektor kedua paling berpengaruh terhadap pertumbuhan
ekonomi nasional setelah industri pengolahan.
Hingga awal dekade ini diakui bahwa sektor pertanian dan perkebunan masih memegang peranan penting
karena alasan-alasan:
1. Menyumbang sekitar 15% dari Produk Domestik Bruto (PDB).
2. Menyediakan sekitar 40% dari angkatan kerja usia produktif.
3. Menyediakan keragaman menu pangan, oleh karena itu sektor pertanian sangat mempengaruhi
konsumsi dan gizi masyarakat.
4. Mendukung sektor industri, baik industri hulu maupun industri hilir.
5. Ekspor pertanian dan perkebunan menyumbangkan devisa negara yang cukup besar.
6. Mampu bertahan dari terpaan badai krisis moneter dan ekonomi global.
A. Prospek Usaha Produk Kopi Biji (Green Bean)
Produk Biji Kopi merupakan komoditas perdagangan yang sangat menjanjikan dan paling banyak
diperdagangkan di dunia setelah minyak bumi dan gas. Kopi juga salah satu komoditas unggulan
Indonesia di pasar internasional. Indonesia menjadi negara eksportir kopi ketiga terbesar di dunia
setelah Brasil dan Vietnam. Produksi nasional tahun 2024 lebih dari 700.000 ton dengan tingkat
konsumsi nasional sebesar 400.000 ton. Sementara volume ekspor kopi Indonesia di kisaran 300.000
ton.
Sektor Industri merupakan sektor terbesar dalam penyerapan bahan baku kopi. Selain itu Biji Kopi
juga banyak dibutuhkan oleh usaha kecil menengah. Hal ini dapat kita lihat dengan banyaknya bisnis
berkonsep kemitraan yang tumbuh pesat di Indonesia. Gerai atau kedai minuman berbahan dasar kopi
yang memanfaatkan marketing online menjadi trend saat ini. Usia remaja yang senang terhadap gaya
hidup modern cenderung konsumtif bakal mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif dari komoditas
kopi.
Ada beberapa faktor yang mendorong pertumbuhan bisnis kedai kopi di Indonesia yaitu:
1. Kebiasaan (budaya) nongkrong sambil ngopi
2. Meningkatnya daya beli konsumen, tumbuhnya kelas menengah, dan harga RTD Coffee di kedai
modern yang lebih terjangkau.
3. Dominasi populasi anak muda Indonesia (Generasi Y dan Z) yang menciptakan gaya hidup baru
dalam mengonsumsi kopi.
4. Kehadiran media sosial yang memudahkan pebisnis kedai kopi melakukan aktivitas marketing
dan promosi.
Melihat perkembangan faktor-faktor pendorong tersebut, bisnis kedai kopi di Indonesia pada tahun
depan diperkirakan masih positif.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 24
Page 25
B. Prospek Usaha Rumput Laut Kering (Dried Seaweed)
Indonesia adalah salah satu penghasil Rumput Laut terbesar dunia. Jenis Rumput Laut yang banyak
dikembangkan adalah Gracillaria, Eucheuma Cottoni, Eucheuma Spinosum. Berdasarkan data
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tahun 2024 produksi Rumput Laut nasional mencapai
lebih dari 9 juta ton. Selama ini Rumput Laut masih mendominasi dengan kontribusi sebesar 60%
dari total produksi perikanan budidaya nasional.
Saat ini Indonesia merupakan produsen terbesar kedua di dunia setelah China, khususnya untuk jenis
eucheuma cottoni dan menguasai lebih dari 80% pangsa pasar dengan tujuan ekspor ke China.
Namun demikian, hampir 80% masih didominasi bahan baku mentah, hanya 20% yang diserap untuk
kebutuhan industri dalam negeri.
Pemerintah berkomitmen untuk mengandalkan industrialisasi Rumput Laut nasional salah satunya
dengan menyiapkan peta jalan industrialisasi Rumput Laut nasional melalui Peraturan Presiden
(Perpres) Nomor 33 tahun 2019 tentang Roadmap Industrialisasi Rumput Laut Nasional. Hal itu
untuk memastikan bahwa ketersediaan bahan baku dan kualitas Rumput Laut terus terjaga baik untuk
ekspor maupun memenuhi kebutuhan dalam negeri. Hal ini memberikan keyakinan terhadap
peningkatan usaha Perseroan ke depan.
Menurut data Asosiasi Rumput Laut Indonesai (ARLI), Indonesia termasuk di dalam wilayah Coral
Triangle yang merupakan tempat yang cocok untuk membudidayakan Rumput Laut di wilayah
pesisir. Prospek olahan Rumput Laut dalam negeri pun masih besar karena banyak industri yang
membutuhkan hasil olahan agar-agar dan karagenan sebagai bahan untuk pengenyal, pengemulsi,
pengental, dan penjernih untuk bahan pencampur alami, juga untuk pupuk. Selain dapat
dimanfaatkan sebagai bahan makanan, juga untuk industri farmasi serta obat dan kosmetik.
C. Minuman Isotonik dan Air Minum Dalam Kemasan
Perseroan melakukan distribusi perdana produk baru yaitu minuman tinggi vitamin C merek
“Sunkist” dan air minum dalam kemasan (AMDK) merek “AirAlam” tahun 2021. Area distribusi
secara nasional dan diharapkan menjadi produk unggulan bagi Perseroan. Target pasar di modern
market maupun tradisional market. Distribusi AirAlam saat ini mencakup wilayah pulau Jawa dan
Sumatera. Kedepannya, Perseroan mentargetkan distribusi produk ini secara nasional. Distribusi
perdana kedua produk ini sesuai dengan rencana Perseroan yang ingin menambah klasifikasi produk.
Air minum merupakan kebutuhan utama manusia sehingga diharapkan kedua produk ini dapat
diterima oleh masyarakat dan meningkatkan pendapatan bagi Perseroan.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 25
Page 26
Perbandingan Target dan Proyeksi
Perseroan menargetkan pertumbuhan sebesar 10% di tahun 2025. Hal ini didasarkan pada pertumbuhan
yang dicapai Perseroan tahun sebelumnya. Komiditas Biji Kopi menjadi harapan untuk menyumbang
pertumbuhan terbesar bagi Perseroan, kemudian air mineral dan Sunkist juga diharapkan mampu
menambah pendapatan. Perseroan menerapkan kebijakan yang ketat dan hati-hati dalam menjalankan
usaha. Hal utama yang dilakukan adalah efisiensi di semua bidang, kemudian mengevaluasi kebijakan
keuangan yang berhubungan dengan proyek-proyek baru.
Aspek Pemasaran
Strategi pemasaran dan pangsa pasar:
- Mencari pelanggan baru dengan rating dan kolektibilitas yang baik.
- Konsisten menjaga kualitas produk untuk menjaga reputasi Perseroan.
- Meningkatkan penetrasi pasar domestik dan internasional.
- Menjalankan distribusi produk secara efektif dan efisien.
Kebijakan Dividen
Kebijakan dividen ditetapkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham. Tahun buku 2024, Perseroan
mencatatkan laba. Dalam hal pembagian dividen, Perseroan berpedoman pada anggaran dasar serta
peraturan pasar modal.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 26
Page 27
TATA KELOLA PERSEROAN
Umum
Perseroan menyadari pentingnya penerapan Tata Kelola Perusahaan atau Good Corporate Governance
(GCG). Penerapan GCG yang sesuai dengan prinsip-prinsip keterbukaan, akuntabilitas,
pertanggungjawaban, kemandirian, kewajaran dan kesetaraan, merupakan faktor pendukung bagi
kemajuan Perseroan di masa depan.
Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No.32/POJK.04/2015 tentang Pedoman Tata
Kelola Perusahaan Terbuka, Perseroan secara konsisten menerapkan GCG atas dasar kesadaran sendiri
dengan menerapkan prinsip-prinsip sebagai berikut :
Prinsip Transparansi
▪ Prinsip keterbukaan informasi yang harus diumumkan ke publik, misalnya apabila ada corporate
action yang berkaitan dengan transaksi material atau peristiwa/kejadian penting yang berdampak
kepada Perseroan wajib disampaikan kepada publik melalui website dan diberitahukan ke Otoritas
Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia.
▪ Keterbukaan informasi bagi pemegang saham tertentu misalnya pengungkapan perubahan struktur
kepemilikan Perseroan dan pemegang saham mayoritas disampaikan kepada publik melalui website
Perseroan.
▪ Penyampaian laporan keuangan yang diaudit oleh kantor akuntan publik dilaporkan secara berkala
ke OJK dan BEI serta website Perseroan.
Prinsip Akuntabilitas
▪ Perseroan telah menerapkan prinsip akuntabilitas yaitu adanya kejelasan fungsi, struktur, sistem dan
pertanggungjawabanelemen perusahaan.
▪ Perseroan telah membentuk komite audit dan menunjuk komisaris independen.
▪ Secara berkala minimal satu tahun sekali, Perseroan mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham
(RUPS) untuk meminta persetujuan dari para pemegang saham.
Prinsip Pertanggungjawaban
Bentuk pertanggungjawaban Perseroan adalah kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku diantaranya
tentang perpajakan, hubungan industrial, kesehatan dan keselamatan kerja, perlindungan lingkungan
hidup, memelihara lingkungan bisnis yang kondusif bersama masyarakat dan sebagainya. Dengan
menerapkan prinsip ini, Perseroan mempunyai peran untuk bertanggung jawab kepada pemegang saham
dan mayarakat sekitar.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 27
Page 28
Sistem Pengendalian Internal
Sistem pengendalian internal meliputi berbagai kebijakan dan prosedur pengendalian yang diterapkan
oleh Direksi dan manajemen guna memberikan keyakinan yang memadai terhadap pelaksanaan
operasional yang efektif dan efisien, laporan keuangan yang akurat dan dapat diandalkan serta kepatuhan
terhadap peraturan yang berlaku. Direksi bertanggung jawab atas sistem pengendalian internal Perseroan.
Pengendalian internal yang diterapkan Perseroan meliputi elemen-elemen berikut :
• Lingkungan Pengendalian, dimana Perseroan berupaya menciptakan budaya dan lingkungan kerja
serta perilaku yang mendukung nilai dasar dan kode etik Perseroan;
• Penilaian Risiko, dimana Perseroan menerapkan kerangka kerja dalam mengidentifikasi, mengukur
dan mengelola risiko yang berpotensi menghambat pencapaian sasaran usaha;
• Aktivitas Pengendalian, dimana Perseroan menetapkan kebijakan dan prosedur sebagai pedoman
kegiatan operasional, teknologi, pelaporan keuangan dan kepatuhan;
• Informasi dan Komunikasi, dimana Perseroan menerapkan sistem informasi untuk mendukung
kegiatan operasional, pelaporan keuangan dan pelaporan manajemen; serta
Secara umum, tidak terdapat kelemahan sistem pengendalian internal di tahun 2024. Sistem pengendalian
internal Perseroan, termasuk sistem manajemen risiko, ditelaah dari waktu ke waktu dan dipandang
memadai dalam memberikan keyakinan yang wajar atas pelaksanaan kegiatan operasional yang efektif
dan efisien.
Dewan Komisaris
Dalam menjalankan fungsi dan tugasnya, Dewan Komisaris telah memiliki pedoman sebagaimana
peraturan Otoritas Jasa Keuangan.
Untuk meningkatkan GCG, Perseroan telah membentuk:
▪ Komisaris Independen;
▪ Komite Audit;
▪ Sekretaris Perseroan.
Tugas Dewan Komisaris adalah:
• Melakukan pengawasan atas jalannya pengurusan Perseroan yang dilakukan oleh Direksi;
• Memberikan pengarahan kepada Direksi dalam penyusunan, pelaksanaan dan pencapaian rencana
kerja tahunan;
• Menetapkan remunerasi Direksi berikut pembagian tugas dan wewenang anggota direksi;
• Mengawasi keputusan-keputusan yang diambil manajemen;
• Memantau pelaksanaan pengelolaan risiko;
• Memeriksa hasil audit eksternal dan internal serta menindaklanjuti temuan audit;
• Memantau dan mendorong implementasi tata kelola perusahaan.
Pada tahun 2024, Dewan Komisaris melakukan rapat secara berkala tiap dua bulan dengan tingkat
kehadiran 100%. Dewan Komisaris juga melaksanakan rapat bersama Direksi Perseroan setiap kuartal
dengan tingkat kehadiran 100%.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 28
Page 29
Dewan Komisaris
Perseroan memiliki seorang Komisaris Independen dalam arti tidak memiliki hubungan afiliasi dengan
Direksi atau badan hukum Perseroan. Pembentukan Komisaris Independen merupakan bagian dari upaya
penerapan prinsip GCG serta untuk memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam pasar modal serta
untuk membawa aspirasi pemegang saham minoritas.
Gaji dan Remunerasi Anggota Komisaris
Dalam menjalankan tugasnya setiap anggota Dewan Komisaris mendapatkan fasilitas yang ditentukan
oleh RUPS. Penetapan besarnya gaji dan remunerasi anggota Dewan Komisaris ditentukan melalui rapat
Komisaris untuk menentukan uang jasa dan tunjangan lainnya.
Rapat Dewan Komisaris
• Dewan Komisaris wajib mengadakan rapat paling sedikit sekali dalam 2 (dua) bulan;
• Rapat Dewan Komisaris dapat dilangsungkan dalam hal dihadiri atau diwakili mayoritas dari seluruh
anggota Dewan Komisaris;
• Dewan Komisaris wajib mengadakan rapat dengan mengundang Direksi secara berkala minimal
sekali dalam 6 (enam) bulan;
• Pengambilan keputusan dilakukan dengan cara musyawarah mufakat dan jika diperlukan dapat
dilakukan dengan pengambilan suara terbanyak.
Frekuensi Rapat Dewan Komisaris
Selama tahun 2024 telah diadakan 6 kali rapat Dewan Komisaris dengan kehadiran:
Nama Jabatan Rapat Kehadiran
Hendra Widjaya Komisaris Utama 6 6
Chenny Komisaris 6 6
Penilaian Kinerja Dewan Komisaris
Perseroan melakukan evaluasi kinerja Dewan Komisaris baik secara kolegial maupun individu melalui
mekanisme mandiri berdasarkan tingkat pencapaian Perseroan dibandingkan dengan target (Key
Performance Indicator) yang telah disepakati. Evaluasi kinerja Dewan Komisaris juga dilakukan dengan
mempertimbangkan tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan/atau
Anggaran Dasar Perseroan.
Proses Pelaksanaan Evaluasi Kinerja
1. Evaluasi secara Kolegial
Evaluasi kinerja Dewan Komisaris secara kolegial dilakukan berdasarkan kriteria penilaian antara lain
meliputi:
- Struktur dan komposisi Dewan Komisaris.
- Pencapaian Kinerja Perseroan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
- Ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku serta kebijakan Perseroan.
- Komitmen dalam memajukan kepentingan Perseroan.
- Pelaksanaan pengawasan dan pengelolaan Perusahaan.
- Penerapan Good Corporate Governance di Perusahaan.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 29
Page 30
2. Evaluasi secara individu
Evaluasi dilakukan oleh masing-masing anggota Dewan Komisaris, dengan kriteria antara lain:
- Tingkat kehadiran dalam masing-masing rapat internal maupun rapat gabungan Dewan Komisaris
dengan Direksi, serta rapat dengan Komite-Komite Pendukung di bawah Dewan Komisaris.
- Kontribusi dalam proses pengawasan dan pemberian nasihat terhadap Jajaran Manajemen
Hasil evaluasi kinerja Dewan Komisaris tersebut disampaikan kepada Komisaris Utama sebagai bahan
pertimbangan dalam memberikan arahan kinerja Dewan Komisaris. Hasil evaluasi juga untuk
memberikan rekomendasi mengangkat kembali anggota Dewan Komisaris dan menyusun struktur
remunerasi Dewan Komisaris. Selain itu, evaluasi kinerja Dewan Komisaris disampaikan secara umum
sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan tugas dan tanggung jawab pada saat RUPS Tahunan dan
laporan tahunan Perseroan.
Dewan Direksi
Direksi berwenang dan bertanggung jawab penuh atas pengurusan Perseroan. Tahun 2024 Perseroan
mempunyai dua orang anggota Dewan Direksi yang terdiri dari seorang Direktur Utama dan satu orang
Direktur. Direksi bertanggung jawab penuh atas pengurusan Perseroan untuk kepentingan dan tujuan
Perseroan serta mewakili Perseroan sesuai dengan anggaran dasar.
Direksi bertanggung jawab dalam hal:
• Pengelolaan Perseroan melalui tata kelola risiko dan pelaksanaan tata kelola perusahaan;
• Penerapan struktur pengendalian internal, pelaksanaan fungsi audit internal dan pengambilan
tindakan berdasarkan temuan-temuan audit internal sesuai arahan komisaris;
• Penyusunan strategi bisnis, termasuk rencana kerja dan anggaran;
• Pelaksanaan praktek akuntansi dan pembukuan sesuai ketentuan perusahaan publik.
Dalam menjalankan fungsi dan tugasnya, Direksi telah memiliki pedoman. Secara teknis tugas masing-
masing direksi adalah sebagai berikut :
Direktur Utama:
• Bertanggung jawab terhadap seluruh kepengurusan Perseroan.
• Pengelolaan Perseroan melalui tata kelola risiko dan tata kelola perusahaan.
• Pelaksanaan praktek akuntansi dan pembukuan sesuai ketentuan perusahaan publik.
• Penyusunan strategi bisnis, anggaran dan pelaksanaan fungsi audit internal.
Direktur:
• Pelaksanaan operasional Perseroan, penjualan, pembelian termasuk rencana kerja proyek.
• Pelaksanaan pengendalian intern dan keuangan.
• Pelaksanaan struktur pengendalian intern harian dan pengambilan tindakan yang bersifat teknis
operasional.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 30
Page 31
Gaji dan Remunerasi Anggota Direksi
Berdasarkan hasil RUPS tahun 2024, gaji dan remunerasi Direksi ditetapkan melalui rapat Dewan
Komisaris. Dalam rapat tersebut dilakukan evaluasi kinerja Perseroan dalam penentuan besaran
remunerasi. Selama tahun 2024, Direksi mengadakan rapat rutin setiap bulan dengan tingkat kehadiran
100%. Besaran gaji dan remunerasi anggota Direksi untuk tahun 2024 adalah sebesar Rp 557.226.116.
Untuk meningkatkan kompetensi Direksi, dilakukan pelatihan sesuai dengan keahlian masing-masing
anggota Direksi. Perseoan mengikuti Pelatihan yang diadakan oleh instansi atau lembaga pemerintah di
antaranya pelatihan Uji Cita Rasa Kopi yang diadakan di Jember Jawa Timur, Seaweed International
Bussiness Forum and Exhebition (Seabfex) di Lombok dan di Jogjakarta, dan The 5th Indonesia
Speciality Coffee Contest di Bali dan MBA Course. Selain itu Direksi aktif dalam kegiatan Asosiasi
Emiten Indonesai (AEI).
Rapat Direksi
• Direksi wajib mengadakan rapat Direksi secara berkala paling sedikit sekali dalam setiap bulan;
• Rapat Direksi dapat berlangsung apabila diwakili mayoritas dari seluruh anggota Direksi;
• Direksi wajib mengadakan rapat Direksi dengan mengundang Dewan Komisaris secara berkala
paling kurang sekali dalam 6 (enam) bulan;
• Pengambilan keputusan dilakukan dengan cara musyawarah mufakat dan jika diperlukan dapat
dilakukan dengan pengambilan suara terbanyak.
Frekuensi Rapat Direksi
Selama tahun 2024 telah diadakan 12 kali rapat Direksi dengan kehadiran sebagai berikut:
Nama Jabatan Rapat Kehadiran
Artha Lovie A Direktur Utama 12 12
Iwan Setiawan Direktur 12 12
Selain pertemuan yang dilakukan oleh masing-masing anggota Komisaris dan Direksi, juga dilakukan
rapat secara bersama-sama antara Komisaris dan Direksi. Rapat tersebut dapat dilakukan pada saat rapat
Komisaris atau dengan jadwal tersendiri.
Frekuensi Pertemuan Komisaris dan Direksi
Selama tahun 2024 telah diadakan 3 kali rapat Komisaris dengan kehadiran seperti di bawah ini :
Nama Jabatan Rapat Kehadiran
Hendra Widjaya Komisaris Utama 3 3
Chenny Komisaris 3 3
Artha Lovie A Direktur Utama 3 3
Iwan Setiawan Direktur 3 3
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 31
Page 32
Pedoman Kerja dan Kode Etik
Direksi dan Dewan Komisaris memiliki pedoman kerja dan secara baik menjadi acuan dalam pelaksanaan
pengurusan dan pengawasan Perseroan.
Selain itu Direksi dan Dewan Komisaris telah memiliki kode etik yang berlaku untuk seluruh Direksi dan
Dewan Komisaris, karyawan serta organ pendukung lain sebagai berikut :
• Tugas Direksi, Dewan Komisaris dan/atau seluruh karyawan dilaksanakan dengan itikad baik,
kehati-hatian, dan penuh tanggung jawab;
• Dalam hal Direksi, Dewan Komisaris dan/atau karyawan terdapat benturan kepentingan dengan
Perseroan maka harus mengedepankan sikap profesional dengan mengutamakan kepentingan
Perseroan diatas kepentingan pribadi dan golongan.
Penilaian Kinerja Dewan Direksi
Perseroan melakukan evaluasi kinerja Direksi baik secara kolegial maupun individu melalui mekanisme
mandiri berdasarkan tingkat pencapaian dibandingkan dengan target (Key Performance Indicators).
Evaluasi kinerja Direksi juga dilakukan dengan mempertimbangkan tugas dan tanggung jawab Direksi
sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan/atau Anggaran Dasar Perseroan.
Proses Pelaksanaan Evaluasi Kinerja
1. Evaluasi secara kolegial
Evaluasi kinerja Direksi secara kolegial dilakukan berdasarkan pencapaian secara keseluruhan, antara
lain mencakup kriteria:
- Keuangan dan Operasional;
- Fokus Pelanggan;
- Efektivitas Produk dan Proses;
- Fokus Tenaga Kerja;
- Kepemimpinan, Tata Kelola dan Tanggung Jawab Kemasyarakatan.
2. Evaluasi secara individu
Penilaian kinerja dilakukan oleh masing-masing anggota Direksi, dengan kriteria target kinerja yang
dituangkan dalam kertas kerja sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing anggota
Direksi. Evaluasi Direktur Utama telah tercermin dalam penilaian kinerja Direksi secara kolegial
yang telah disebutkan sebelumnya.
Hasil evaluasi kinerja Direksi tersebut disampaikan kepada Dewan Komisaris dan evaluasi akhir penilaian
dilakukan oleh Komisaris Utama. Hasil penilaian kinerja anggota Direksi menjadi bahan pertimbangan
dalam memberikan arahan untuk meningkatkan kinerja Direksi. Selain itu hasil evaluasi merupakan salah
satu dasar pertimbangan bagi Dewan Komisaris untuk mengangkat kembali anggota Direksi serta untuk
menyusun struktur remunerasi Direksi. Penilaian kinerja Direksi disampaikan secara umum sebagai
bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan tugas dan tanggung jawab pada saat RUPS Tahunan dan
Laporan Tahunan Perseroan.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 32
Page 33
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
RUPS merupakan forum bagi pemegang saham untuk memperoleh keterangan tentang bisnis Perseroan
dari Dewan Komisaris dan/atau Direksi. RUPS mempunyai wewenang yang tidak dapat diberikan kepada
Dewan Komisaris atau Direksi, dalam batasan yang ditentukan dalam peraturan yang berlaku di bidang
pasar modal dan/atau anggaran dasar.
A. RUPS tahun buku 2021 diselenggarakan pada tanggal 27 Juli 2022 di Marketing Gallery, Gedung
Bumi Mandiri II lantai 4 Jl. Panglima Sudirman 66-68 Surabaya. Dihadiri oleh pemegang saham
dan/atau kuasanya sebanyak 1.015.832.200 saham (81,86%) saham Perseroan dengan hak suara yang
sah. Dengan demikian, sebagaimana dinyatakan dalam Anggaran Dasar Perseroan, ketentuan
kuorum RUPS telah terpenuhi dan berwenang untuk mengambil keputusan yang mengikat secara
hukum.
RUPS Tahunan menghasilkan keputusan-keputusan sebagai berikut:
1. Menerima Laporan Direksi mengenai kegiatan Perseroan pada tahun 2021 termasuk pengesahan
neraca serta laporan rugi laba Perseroan untuk tahun buku 2021 yang telah diaudit oleh Akuntan
Publik dan menyetujui pemberian pembebasan tanggung jawab kepada Anggota Direksi dan
Komisaris atas tindakan pengurusan dan tindakan pengawasan dalam tahun buku 2021 (acquit et
de charge).
2. Menyetujui pemberian kuasa dan wewenang kepada Rapat Dewan Komisaris untuk menentukan
uang jasa dan tunjangan lainnya bagi Anggota Dewan Komisaris dan selanjutnya menyetujui
pemberian kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menentukan
honorarium Direksi Perseroan untuk tahun buku 2022.
3. Menyetujui pemberian kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk
menunjuk Kantor Akuntan Publik yang akan mengaudit Laporan Keuangan Perseroan untuk
tahun buku 2022, termasuk untuk menentukan honorarium yang akan diberikan kepada Kantor
Akuntan Publik dimaksud.
4. Menyetujui untuk memberhentikan seluruh Dewan Komisaris Perseroan sebagai berikut:
Komisaris Utama : Bapak Tjiam Kian Lim
Komisaris : Bapak Wahyu Hidayat
Kemudian mengangkat Dewan Komisaris yang baru periode 2022 sampai dengan 2027 sebagai
berikut:
Komisaris Utama (Independen) : Bapak Hendra Widjaya
Komisaris : Ibu Junia Linardi
Selanjutnya Susunan Pengurus Perseroan tertulis sebagai berikut:
Dewan Komisaris:
Komisaris Utama (Independen) : Bapak Hendra Widjaya
Komisaris : Ibu Junia Linardi
Direksi:
Direktur Utama : Ibu Artha Lovie Aprillailie
Direktur : Bapak Iwan Setiawan
5. Memberikan kuasa kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi menyatakannya dalam suatu
akta notariil tersendiri.
RUPS Luar Biasa menghasilkan keputusan-keputusan sebagai berikut :
1. Menyetujui Perseroan menambah Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) di
Anggaran Dasar Perseroan dengan menambah bidang usaha baru yaitu:
• 46334 Perdagangan Besar Minuman Non Alkohol Bukan Susu
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 33
Page 34
• 10729 Industri Pengolahan Gula Lainnya Bukan Sirop
2. Memberikan kuasa kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi menyatakannya dalam suatu
akta notariil tersendiri.
B. RUPS Luar Biasa 2022 diselenggarakan pada tanggal 16 November 2022 di Marketing Gallery,
Gedung Bumi Mandiri II lantai 4 Jl. Panglima Sudirman 66-68 Surabaya. Dihadiri oleh pemegang
saham dan/atau kuasanya sebanyak 1.015.870.100 saham (81,86%) saham Perseroan dengan hak
suara yang sah. Dengan demikian, sebagaimana dinyatakan dalam Anggaran Dasar Perseroan,
ketentuan kuorum RUPS telah terpenuhi dan berwenang untuk mengambil keputusan yang mengikat
secara hukum.
RUPS Luar Biasa menghasilkan keputusan-keputusan sebagai berikut:
1. Menyetujui Perseroan untuk menjalankan bidang usaha baru sesuai POJK.17/POJK.04/2020
tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.
2. Memberikan kuasa kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi menyatakannya dalam
suatu akta notariil tersendiri.
Seluruh keputusan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa tahun 2022 ini
telah direalisasikan pada tahun buku dan tidak terdapat keputusan yang belum direalisasikan.
C. RUPS Tahun Buku 2022 diselenggarakan pada tanggal 28 Juni 2023 di Marketing Gallery, Gedung
Japfa Indoland Center (ex. Bumi Mandiri) Tower 2 lantai 4 Jl. Panglima Sudirman 66-68 Surabaya.
Dihadiri oleh pemegang saham dan/atau kuasanya sebanyak 1.015.041.900 saham (81,80%) saham
Perseroan dengan hak suara yang sah. Dengan demikian, sebagaimana dinyatakan dalam Anggaran
Dasar Perseroan, ketentuan kuorum RUPS telah terpenuhi dan berwenang untuk mengambil
keputusan yang mengikat secara hukum.
RUPS Tahunan menghasilkan keputusan-keputusan sebagai berikut:
1. Menerima Laporan Direksi mengenai kegiatan Perseroan pada tahun 2022 termasuk pengesahan
neraca serta laporan rugi laba Perseroan untuk tahun buku 2022 yang telah diaudit oleh Akuntan
Publik dan menyetujui pemberian pembebasan tanggung jawab kepada Anggota Direksi dan
Komisaris atas tindakan pengurusan dan tindakan pengawasan dalam tahun buku 2022 (acquit
et de charge).
2. Menyetujui pemberian kuasa dan wewenang kepada Rapat Dewan Komisaris untuk menentukan
uang jasa dan tunjangan lainnya bagi Anggota Dewan Komisaris dan selanjutnya menyetujui
pemberian kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menentukan
honorarium Direksi Perseroan untuk tahun buku 2023.
3. Menyetujui pemberian kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk
menunjuk Kantor Akuntan Publik yang akan mengaudit Laporan Keuangan Perseroan untuk
tahun buku 2023, termasuk untuk menentukan honorarium yang akan diberikan kepada Kantor
Akuntan Publik dimaksud.
4. Memberikan kuasa kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi menyatakannya dalam suatu
akta notariil tersendiri.
RUPS Luar Biasa 2022 menghasilkan keputusan-keputusan sebagai berikut:
1. Menolak/Menunda rencana Perseroan menambah Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia
(KBLI) di Anggaran Dasar Perseroan. Penambahan KBLI akan dilaksanakan jika Perseoran telah
siap untuk menjalankan kegiatan usaha dimaksud.
2. Memberikan kuasa kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi menyatakannya dalam suatu
akta notariil tersendiri.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 34
Page 35
D. RUPS Luar Biasa 2023 diselenggarakan pada tanggal 6 September 2023 di Marketing Gallery,
Gedung Japfa Indoland Center (ex. Bumi Mandiri) Tower 2 lantai 4 Jl. Panglima Sudirman 66-68
Surabaya. Dihadiri oleh pemegang saham dan/atau kuasanya sebanyak 1.014.877.800 saham
(81,78%) saham Perseroan dengan hak suara yang sah. Dengan demikian, sebagaimana dinyatakan
dalam Anggaran Dasar Perseroan, ketentuan kuorum RUPS telah terpenuhi dan berwenang untuk
mengambil keputusan yang mengikat secara hukum.
RUPS Luar Biasa 2023 menghasilkan keputusan-keputusan sebagai berikut:
1. Memberhentikan seluruh Dewan Komisaris Perseroan sebagai berikut:
- Komisaris Utama : Bapak Hendra Widjaya
- Komisaris : Ibu Junia Linardi
Kemudian mengangkat Dewan Komisaris yang baru periode 2023 sampai dengan 2028 sebagai
berikut:
- Komisaris Utama (Independen) : Bapak Hendra Widjaya
- Komisaris : Ibu Chenny
Selanjutnya Susunan Pengurus Perseroan tertulis sebagai berikut:
Dewan Komisaris:
- Komisaris Utama (Independen) : Bapak Hendra Widjaya
- Komisaris : Ibu Chenny
Direksi:
- Direktur Utama : Ibu Artha Lovie Aprillailie
- Direktur : Bapak Iwan Setiawan
2. Memberikan kuasa kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi menyatakannya dalam suatu
akta notariil tersendiri.
Seluruh keputusan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa tahun 2023 ini
telah direalisasikan pada tahun buku dan tidak terdapat keputusan yang belum direalisasikan.
E. RUPS Tahun Buku 2023 diselenggarakan pada tanggal 26 Juni 2024 di Ruang Meeting VIP, Gedung
Japfa lndoland Center Tower l, Lantai 4 Jl. Basuki Rahmat No.129-137, Surabaya. Dihadiri oleh
pemegang saham dan/atau kuasanya sebanyak 1.005.381.800 saham (81,01%) saham Perseroan
dengan hak suara yang sah. Dengan demikian, sebagaimana dinyatakan dalam Anggaran Dasar
Perseroan, ketentuan kuorum RUPS telah terpenuhi dan berwenang untuk mengambil keputusan
yang mengikat secara hukum.
RUPS Tahunan menghasilkan keputusan-keputusan sebagai berikut:
1. Menerima Laporan Direksi mengenai kegiatan Perseroan pada tahun 2023 termasuk pengesahan
neraca serta laporan rugi laba Perseroan untuk tahun buku 2023 yang telah diaudit oleh Akuntan
Publik dan menyetujui pemberian pembebasan tanggung jawab kepada Anggota Direksi dan
Komisaris atas tindakan pengurusan dan tindakan pengawasan dalam tahun buku 2023 (acquit
et de charge).
2. Menyetujui pemberian kuasa dan wewenang kepada Rapat Dewan Komisaris untuk menentukan
uang jasa dan tunjangan lainnya bagi Anggota Dewan Komisaris dan selanjutnya menyetujui
pemberian kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menentukan
honorarium Direksi Perseroan untuk tahun buku 2024.
3. Menyetujui pemberian kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk
menunjuk Kantor Akuntan Publik yang akan mengaudit Laporan Keuangan Perseroan untuk
tahun buku 2024, termasuk untuk menentukan honorarium yang akan diberikan kepada Kantor
Akuntan Publik dimaksud.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 35
Page 36
4. Memberikan kuasa kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi menyatakannya dalam suatu
akta notariil tersendiri.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 36
Page 37
Komite Audit
Sesuai dengan Peraturan OJK 55/POJK.04/2015 tentang pembentukan dan pedoman pelaksanaan kerja
Komite Audit disebutkan bahwa anggota Komite Audit yang merupakan Komisaris Independen bertindak
sebagai ketua Komite Audit. Perseroan telah memenuhi peraturan tersebut.
Susunan Komite Audit adalah sebagai berikut:
- Hendra Widjaya (Ketua)
- Anita Rosalia Gunawan (Anggota)
- Sarah Cahya Prawira (Anggota)
Riwayat Singkat Komite Audit
Hendra Widjaya
(Ketua Komite Audit)
Warga Negara Indonesia, lahir di Juwana pada tanggal 7 Juni 1950 (74 tahun). Beliau menyelesaikan
pendidikan S1 di Universitas Indonesia bergelar Sarjana Ekonomi dan S2 di Indonesian Institute of
Management (in cooperation with Pittsburg state University Kansas, USA) bergelar Magister Manajemen
Marketing. Awal karir beliau dimulai Tahun 1975 di SC Jhonson & Son Indonesia. dan pernah menjabat
sebagai Direktur Marketing di PT Monysaga Prima pada tahun 1998 dan di PT Adventura Prokreasi pada
tahun 2004 sampai dengan 2012. Saat ini beliau aktif sebagai Direktur di PT Indadi Setia. Pada bulan Juli
2022 Bapak Hendra diangkat sebagai komisaris utama (independen) di PT Wahana Pronatural Tbk.
Anita Rosalia Gunawan
(Anggota Komite Audit).
Warga Negara Indonesia, lahir di Surabaya tahun 1970 (55 tahun), mendapatkan gelar Sarjana Ekonomi
(S1) Akuntansi di Universitas Surabaya. Memiliki pengalaman sebagai auditor dengan mengawali karir
sebagai analis di kantor akuntan publik Prasetio Utomo. Pada tahun 2009 sampai dengan 2011 beliau
bekerja sebagai auditor di PT Indadi Setia di Jakarta.
Sarah Cahya Prawira
(Anggota Komite Audit)
Warga Negara Indonesia, lahir di Jakarta pada tanggal 23 November 1991 (34 tahun). Beliau
menyelesaikan pendidikan S1 di Trisakti School of Management dengan gelar Sarjana Akuntansi. Beliau
memulai karir sebagai penyusun pajak di PT Home Living Arts Indonesia pada tahun 2013 dan pernah
menjabat sebagai Akuntan di PT Lion Mentari Airlines pada tahun 2014. Saat ini beliau aktif menjabat
sebagai Akuntan Pajak Senior di Indadi Utama Grup.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 37
Page 38
Komite Audit
Komite Audit mengadakan rapat 4 (empat) kali dengan tingkat kehadiran 100%. Komite Audit juga
melakukan rapat dengan Komisaris sebanyak 4 (empat) kali dan tingkat kehadiran 100%. Komite Audit
menyatakan bahwa Perseroan dalam melaksanakan aktivitasnya telah mematuhi standar operasional
prosedur (SOP) dan peraturan pasar modal. Tidak ditemukan adanya temuan-temuan yang berpengaruh
terhadap jalannya Perseroan.
Berdasarkan penelaahan terhadap kinerja Perseroan, Komite Audit menyampaikan hal-hal sebagai
berikut:
• Perseroan telah melaporkan kinerja usahanya berupa laporan berkala secara tepat waktu kepada
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI);
• Semua informasi yang merupakan informasi dan transaksi yang penting sudah dilaporkan dan
diungkapkan kepada OJK dan BEI;
Rapat Komite Audit
• Komite Audit mengadakan rapat secara berkala minimal satu kali dalam 3 (tiga) bulan dan hanya
dapat dilaksanakan apabila dihadiri oleh lebih dari 1/2 (satu per dua) jumlah anggota.
• Komite Audit dapat mengundang manajemen yang terkait dengan materi rapat;
• Keputusan rapat diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat dan setiap anggota komite diberi
kebebasan untuk menyampaikan pendapat profesionalnya dalam pembahasan setiap agenda rapat
tanpa intervensi siapapun;
Selama tahun 2024 telah diadakan 4 kali rapat Komite Audit dengan kehadiran seperti di bawah ini:
Nama Jabatan Rapat Kehadiran
Hendra Widjaya Ketua 4 4
Anita Rosalia Gunawan Anggota 4 4
Sarah Cahya Prawira Anggota 4 4
Komite Nominasi & Komite Remunerasi
Dewan Komisaris tidak membentuk Komite Nominasi dan Remunerasi. Tidak dibentuknya komite
nominasi dan remunerasi serta prosedurnya dikarenakan struktur organisasi Perseroan cukup kecil
sehingga fungsi dan tugas komite ini dirangkap oleh Dewan Komisaris.
Sekretaris Perusahaan
Sekretaris Perusahaan ditunjuk dan diangkat oleh Direksi, memiliki kedudukan setingkat manager dan
bertanggung jawab kepada Direktur Utama. Saat menjalankan tugasnya Sekretaris Perusahaan harus
melakukan komunikasi dengan seluruh anggota Direksi. Posisi Sekretaris Perusahaan bertujuan untuk
memelihara citra dan melindungi kepentingan Perseroan melalui terbentuknya komunikasi dan hubungan
yang baik dengan segenap stakeholder.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 38
Page 39
Sekretaris Perusahaan
Sekretaris Perusahaan dijabat oleh Iwan Setiawan. Beliau lahir di Sidoarjo Jawa Timur 1974 (50 tahun),
lulusan S2 Hukum dari Universitas Bhayangkara Surabaya tahun 2017. Memiliki kompetensi dan
pengalaman sebagai Corporate Secretary lebih dari 17 tahun. Sebelum bergabung dengan Perseroan
pernah bekerja sebagai Head of PPIC di PT Kalimas Putra Makmur Sidoarjo tahun 2001. Pada tahun
2002 sampai 2008 bekerja di PT Siantar Top Tbk Sidoarjo dengan jabatan terakhir sebagai Financial
Supervisor. Pada tahun 2008 sampai dengan 2010 pernah menjabat sebagai Direktur Perseroan dan sejak
tahun 2008 sampai sekarang menjabat sebagai Direktur dan Corporate Secretary Perseroan.
Sesuai dengan aturan OJK No.35/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014, Sekretaris Perusahaan harus
memiliki kompetensi yang baik agar dapat menjalankan fungsi dan tugasnya. Pelatihan yang pernah
diikuti adalah:
1. GMP (Good Manufacturing Practices) Training yang diselenggarakan oleh PREMYSIS Consulting
tahun 2002 di Surabaya.
2. Quality Management System Training (ISO 9000:2000) dan Internal Quality Audit Training yang
diselenggarakan oleh PREMYSIS Consulting tahun 2003 di Surabaya.
3. Workshop Pasar Modal – Corporate Action diselenggarakan oleh GRANADA Law Firm & Investama
Capital tahun 2011 di Jakarta.
4. Seminar & Expo RETAIL EXTRAVAGANZA diselenggarakan oleh APRINDO Jawa Timur tahun
2011 di Surabaya.
5. Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) diselenggarakan oleh Badan Karantina Ikan,
Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan tahun 2012
di Sidoarjo.
6. Workshop Pasar Modal – Dukungan Pemegang Saham - Aspek Hukum Pinjaman Pemegang Saham,
diselenggarakan oleh ICSA (Indonesian Corporate Secretary Association) tahun 2017 di Jakarta.
7. Berbagai kegiatan sosialisasi dan hearing tentang regulasi Pasar Modal yang diadakan oleh Otoritas
Jasa Keuangan (OJK) maupun oleh Bursa Efek Indonesia.
8. Aktif sebagai pengurus Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) Jakarta dan Perwakilan Jawa Timur.
Fungsi, Tugas dan Tanggung Jawab Utama Sekretaris Perusahaan
• Mengikuti perkembangan pasar modal khususnya peraturan perundang-undangan yang berlaku;
• Memantau kepatuhan Perseroan terhadap ketentuan dan peraturan pasar modal yang berlaku.
• Penghubung antara Perseroan dengan OJK, Bursa Efek Indonesia dan masyarakat.
• Melaksanakan komitmen Perseroan terhadap terlaksananya keterbukaan informasi.
• Mengikuti perkembangan pasar modal dan memberi masukan kepada direksi tentang pentingnya
mematuhi peraturan tersebut.
• Mempersiapkan pelaksanaan RUPS, public expose dan berbagai tindakan korporasi dengan
berkoordinasi pihak-pihak terkait.
• Memelihara dan mengelola citra positif dan identitas Perseroan ke publik dengan menyelenggarakan
kegiatan hubungan masyarakat. Disamping itu juga melaksanakan kegiatan tanggung jawab sosial
Perseroan.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 39
Page 40
Unit Audit Internal dan Sistem Pengendalian Internal
Perseroan belum memiliki unit audit internal karena struktur organisasi Perseroan relatif kecil dan jumlah
sumber daya manusia tidak begitu besar. Pelaksanaan fungsi unit audit internal dilakukan di bawah
pengawasan langsung oleh Direksi. Perseroan tetap melaksanakan pengendalian internal dan sistem
manajemen risiko yaitu melakukan pemeriksaan dan penilaian atas efektivitas kerja di semua departemen.
Dalam melaksanakan pekerjaan, setiap pengambilan kebijakan harus disampaikan terlebih dahulu kepada
pimpinan. Saat ini pengendalian internal dapat berjalan dengan efektif karena setiap rencana dan
realisasinya bisa diketahui dengan cepat. Manajemen senantiasa berusaha memenuhi ketentuan pasal 3
POJK Nomor 56/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan Pedoman Penyusunan Piagam Unit Audit
Internal.
Akuntan Publik Dan Penunjang Pasar Modal
Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 31
Desember 2024 telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) SUPOYO, SUTJAHJO,
SUBYANTARA & Rekan.
Adapun besarnya uang jasa yang diberikan sebesar Rp 80.660.000,- (delapan puluh juta enam ratus enam
pulug ribu rupiah). Sedangkan besarnya fee yang diberikan kepada profesi penunjang pasar modal selama
tahun 2024 adalah sebagai berikut:
1. Annual Listing Fee (IDX) : Rp 62.715.000,-
2. Sinartama Gunita (BAE) : Rp 23.781.819,-
3. Kustodian Sentra Efek Indonesia (KSEI) : Rp 11.100.000,-
4. Biaya Iuran OJK : Rp 45.600.000,-
Kode Etik
Kode Etik adalah panduan agar kita bertindak secara etis dan sesuai dengan peraturan yang berlaku saat
kita melakukan pekerjaan di manapun dan kapanpun.
Semua karyawan tetap maupun karyawan kontrak memiliki kewajiban untuk mengikuti Kode Etik dan
mematuhi semua kebijakan dan prosedur Perseroan. Kode Etik juga berlaku bagi Dewan Komisaris dan
Direksi, sehubungan dengan semua kegiatan yang mengatasnamakan Perseroan. Setiap konsultan dan
mitra bisnis yang bekerja atas nama Perseroan diharapkan untuk menjunjung tinggi prinsip-prinsip dalam
Kode Etik ini.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 40
Page 41
Pokok-Pokok Kebijakan Komunikasi dengan Pemegang Saham
TUJUAN
Kebijakan komunikasi bertujuan mengatur proses pemberian informasi kepada para pemegang saham dan
investor secara wajar dan tepat waktu mengenai Perseroan sehingga dapat melakukan penilaian atas
strategi, perkembangan, operasional dan kinerja Perseroan, serta memungkinkan pemegang saham dan
investor terlibat secara aktif dengan Perseroan. Kebijakan komunikasi dengan para pemegang saham atau
komunitas pasar modal menunjukkan komitmen Perusahaan dalam melaksanakan prinsip-prinsip tata
kelola perusahaan.
KEBIJAKAN UMUM
Dialog yang informatif serta konstruktif antara Direksi dengan pemegang saham dan komunitas investasi
akan mendorong kualitas penerapan tata kelola perusahaan. Dalam kegiatan sehari-hari, Perseroan
membuka komunikasi antara Direksi dengan pemegang saham atau investor. Perseroan membuka diri
dalam komunikasi secara terbuka, pengungkapan secara transparan dan wajar, perlakuan yang setara
terhadap para pemegang saham dan perlindungan atas kepentingan para pemegang saham, dengan
menjunjung integritas, ketepatan waktu dan relevansi informasi yang diberikan. Perseroan akan
memastikan informasi disampaikan secara akurat untuk adanya infomasi yang menyesatkan di pasar
modal. Komunikasi dengan para pemegang saham dilakukan sesuai kebutuhan mereka.
MEDIA KOMUNIKASI
Komunikasi dengan pemegang saham dilakukan melalui cara-cara:
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
RUPS merupakan forum bagi para pemegang saham untuk bertukar pendapat dan memberi usulan
dengan Direksi. Dewan Komisaris, Ketua Komite Audit dan Direksi wajib hadir untuk menjawab
pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh para pemegang saham. Perseroan wajib menyampaikan
pemberitahuan Rapat Umum Pemegang Saham disertai dengan dokumen yang jelas dan ringkas serta
memberikan waktu yang memadai antara pemberitahuan dan pelaksanaan rapat sesuai dengan
ketentuan yang berlaku.
Pelaksanaan RUPS harus direncanakan dengan baik dan diatur secara memadai, wajib disiapkan untuk
memfasilitasi para pemegang saham berpartisipasi dalam RUPS. Pemegang saham yang tidak dapat
hadir dan memberikan suara pada RUPS difasilitasi dengan penunjukan kuasa atau perwakilan dalam
menghadiri dan memberikan suara. Tata tertib RUPS diinformasikan kepada pemegang saham pada
saat penyelenggaraan RUPS.
Ketentuan mengenai penyelenggaraan RUPS diatur oleh Undang-Undang No.40 tahun 2007 tentang
Perseroan Terbatas, Peraturan OJK No.10/POJK/04/2017 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat
Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka, dan Anggaran Dasar Perseroan. Pemegang saham
diberikan kesempatan untuk menyampaikan usulan agenda RUPS jika memenuhi persyaratan
sebagaimana ketentuan Pasal 12 POJK.10/POJK.04/2017 dan Anggaran Dasar Perseroan. Selanjutnya
ketentuan mengenai penyelenggaraan RUPS diatur dalam POJK yang baru yaitu POJK
15/POJK.04/2020. Saat ini pemegang saham dapat mengikuti RUPS melalui online menggunakan
system eASY.KSEI dan e-Voting. Bahan mata acara RUPS tersedia dalam bentuk dokumen fisik dan
juga dokumen elektronik yang dapat diunduh di website Perusahaan.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 41
Page 42
Paparan Publik (Public Expose)
Public Expose adalah media komunikasi antara Perseroan dengan pemegang saham. Ketentuan
mengenai penyelenggaraan Public Expose diatur dalam Peraturan Pencatatan No. I-E, Keputusan
Direksi Bursa Efek Jakarta Nomor: Kep-306/BEJ/07-2004 tentang Kewajiban Penyampaian Informasi.
Bahan presentasi Public Expose tersedia di kantor Perseroan serta dapat diunduh di situs web
Perusahaan. Peserta Public Expose diberikan kesempatan untuk bertanya dan menyampaikan usul dan
saran. Public Expose dilakukan untuk memastikan bahwa penyebaran informasi telah disampaikan
secara merata. Dalam perkembangan saat ini pemegang saham dapat mengikuti paparan publik secara
online sehingga mempermudah dalam mengikuti perkembangan Perseroan.
Laporan Keuangan
Laporan Keuangan mengupayakan pengungkapan informasi yang wajar, berimbang dan dapat
dipahami sehingga para pemegang saham dapat menilai posisi keuangan dan prospek usaha Perseroan.
Publikasi kinerja keuangan dilakukan secara tepat waktu pada surat kabar harian nasional. Laporan
Keuangan merupakan laporan pertanggungjawaban Dewan Komisaris dan Direksi tentang hasil kerja
keuangan selama tahun berjalan. Laporan keuangan berisikan laporan Neraca, Laba Rugi, dan catatan
atas laporan keuangan yang mencerminkan kinerja Perusahaan selama periode laporan keuangan yang
dimaksud. Penyampaian laporan keuangan diatur dalam Peraturan Peraturan OJK No.
14/POJK.04/2022 Tentang Penyampaian Laporan Keuangan Berkala Emiten Atau Perusahaan Publik.
Laporan Keberlanjutan
Laporan Keberlanjutan memberikan informasi mengenai bagaimana Perseroan berupaya
meningkatkan pertumbuhan dan mencapai keuntungan yang berkelanjutan bagi para pemegang saham,
mengembangkan bisnisnya, menghargai karyawan serta mengelola dampak sosial dan lingkungan
yang timbul dari kegiatan usaha Perseroan. Informasi mengenai kebijakan dan praktek Keberlanjutan
(sustainability) diungkapkan dalam laporan keberlanjutan sesuai dengan POJK 51 Tahun 2017 tentang
kewajiban penyampaian Laporan Keberlanjutan.
Komunikasi dengan Komunitas Investasi
Perseroan melakukan dialog dengan pemegang saham, investor dan para analis, baik secara individual
maupun berkelompok, untuk memfasilitasi komunikasi yang efektif antara Perseroan dengan
komunitas investasi dan untuk mengkomunikasikan perkembangan Perseroan. Semua informasi yang
disampaikan pada komunitas investasi dilakukan dengan memperhatikan kepatuhan terhadap peraturan
yang berlaku serta peraturan internal yang mengatur mengenai informasi perusahaan.
Website Perseroan
Website Perseroan memuat informasi mengenai profil umum, produk, dan kinerja keuangan yang
tercantum di dalam laporan tahunan maupun laporan berkala. Disampaikan secara terbuka untuk
umum dan menyediakan akses terhadap informasi Perseroan yang relevan bagi para pemegang saham
dan investor. Pada website juga disampaikan informasi penting lainnya apabila Perseroan memiliki
kejadian penting yang perlu diketahui publik, sesegera mungkin setelah informasi tersebut
disampaikan pada Bursa Saham. Informasi tersebut dicantumkan pada website setidaknya selama lima
tahun dari tanggal publikasi. Informasi pada situs web Perusahaan senantiasa dikaji dan diperbarui.
Situs web Perusahaan yaitu www.wapo.co.id.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 42
Page 43
Akses Email
Perseroan menyediakan akses bagi pemegang saham, investor dan masyarakat untuk berkomunikasi
melalui alamat email:
- iwansetiawan_se@yahoo.com
- wapo.sby@gmail.com
Kebijakan Komunikasi dikaji secara berkala sesuai dengan perkembangan Perseroan.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 43
Page 44
RISIKO USAHA
1. Gambaran Umum
Risiko usaha adalah ketidakpastian yang mungkin terjadi dan dapat mengakibatkan kerugian. Untuk
memperkecil risiko yang mungkin timbul, Perseroan melakukan evaluasi secara rutin terhadap hasil
yang dicapai.
Gambaran umum mengenai sistem manajemen risiko Perseroan dapat kami jelaskan sebagai berikut:
• Mengenali dengan baik para pemasok dan pelanggan Perseroan untuk meminimalisir risiko gagal
bayar dan gagal kirim.
• Menerapkan kebijakan dan prosedur pada operasional Perseroan termasuk asuransi aset Perseroan.
• Mengendalikan risiko dengan cara mengidentifikasi potensi kerugian dan membuat mitigasi risiko.
• Pertukaran informasi mengenai risiko disampaikan melalui rapat-rapat rutin. Apabila ada risiko
maka disampaikan kepada pimpinan agar dapat diminimalisir.
2. Jenis Risiko dan Cara Pengelolaan
Risiko Usaha diidentifikasi sebagai berikut:
1. Risiko Ketersediaan Bahan Baku dan Bahan Baku Tidak Standart
2. Persaingan/Kompetisi
3. Fluktuasi Harga
4. Risiko Produksi dan Distribusi
5. Risiko Cuaca dan Hama Penyakit
A. Penjelasan terhadap Risiko Usaha
1. Risiko Ketersediaan Bahan Baku dan Bahan Baku Tidak Standart
- Bahan baku komoditas:
Perseroan memperoleh sebagian besar bahan baku berupa Rumput Laut, Biji Kopi dari petani
dan pemasok yang sangat dipengaruhi oleh hasil panen. Berkurangnya hasil panen karena
faktor cuaca dan hama penyakit dapat menyebabkan berkurangnya pasokan. Untuk menjaga
kelangsungan pasokan bahan baku, Perseroan menjaga hubungan baik dengan pemasok di
berbagai daerah. Salah satunya adalah mengadakan kunjungan dan pertemuan rutin dengan
para petani dan pemasok.
- Bahan baku produk minuman vitamin:
Beberapa bahan baku harus diimport dari luar negeri. Persyaratan minimum order (MoQ) dan
waktu tiba yang lama dapat menyebabkan bahan baku tidak tersedia. Untuk mengurangi
resiko ini Perseroan harus merencanakan pembelian bahan baku jauh hari dan jumlah yang
mencukupi.
2. Persaingan/Kompetisi
Usaha perdagangan di mana Perseroan melakukan kegiatannya sangat terbuka bagi pendatang
baru (kompetitor). Meningkatnya persaingan dapat berakibat menurunnya pendapatan
Perseroan. Kompetitor berupaya memberikan pelayanan yang baik kepada konsumen. Mereka
juga meberikan harga yang kompetitif dengan program promo menarik. Untuk mengurangi
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 44
Page 45
resiko ini Perseroan berusaha menjaga kualitas produk dan memberikan berbagai kemudahan
kepada konsumen seperti distribusi langsung dan harga yang bersaing.
3. Risiko Fluktuasi Harga.
- Harga produk komoditas:
Produk Komoditi memiliki fluktuasi harga yang tinggi dan dipengaruhi oleh pasar
internasional. Ketersediaan baku baku tergantung kepada banyak faktor seperti cuaca, hama
penyakit, tingkat produksi, tingkat konsumsi dunia, tingkat penawaran dan permintaannya.
Banyaknya pelaku usaha sejenis membuat harga barang berfluktuasi dengan cepat. Keadaan
ini menyebabkan kenaikan harga barang. Untuk itu Perseroan juga melakukan budidaya
dengan sistem cluster untuk menjamin pasokan dan stabilitas harga.
- Harga produk minuman vitamin:
Harga bahan baku import menggunakan mata uang asing. Stabilitas mata uang sangat penting
untuk menjaga harga bahan baku tetap stabil. Kenaikan harga bahan baku berakibat naiknya
harga finish good. Resiko mata uang asing lebih sulit untuk dikendalikan. Perseroan berharap
kondisi stabilitas politik nasional dan global tetap terjaga di masa recovery setelah pandemi.
4. Risiko Produksi dan Distribusi.
- Produk komoditi:
Usaha perdagangan memiliki resiko produksi dan distribusi lebih kecil dibandingkan usaha
industri pengolahan. Sebagian besar komoditas Biji Kopi dan Rumput Laut dikirim langsung
(direct shipment) dari pemasok ke konsumen. Resiko terjadi ketika pengiriman jarak jauh dari
sentra budidaya menyebabkan barang rusak di jalan. Untuk memperkecil resiko ini Perseroan
melakukan distribusi dari sentra budidaya terdekat.
- Produk minuman vitamin dan air mineral:
Produk Sunkist dan AirAlam diproduksi di pabrik modern dan berstandar internasional.
Tetapi resiko kegagalan produksi tetap ada, termasuk produk tidak standar. Untuk
memperkecil resiko ini Perseroan membuat perencanaan produksi secara cermat. Fasilitas
produksi dilakukan pengecekan dan perawatan berkala. Biaya distribusi yang tinggi juga
menjadi resiko tersendiri. Perseroan bekerjasama dengan beberapa ekspedisi untuk menekan
biaya distribusi.
5. Risiko Cuaca dan Hama Penyakit
Komoditas pertanian dan perkebunan sangat rentan terhadap cuaca dan hama penyakit. Curah
hujan tinggi dan berlangsung lama mengakibatkan pasokan bahan baku menjadi terganggu.
Masalah ini biasanya terjadi pada bulan November sampai dengan Maret. Curah hujan yang
tinggi dan terus menerus akan mempengaruhi pertumbuhan Biji Kopi dan Rumput Laut. Selain
itu pengeringan yang tidak sempurna akan menurunkan kualitas bahan baku yang pada
akhirnya mempengaruhi produksi dan volume penjualan Perseroan.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 45
Page 46
B. Review Efektivitas Sistem Manajemen Risiko
Penerapan manajemen risiko yang berhasil ditunjukkan dengan adanya identifikasi dan analisis
risiko sesuai tingkat kepentingannya. Risiko dimitigasi, dilacak, dan dikendalikan secara efektif.
Permasalahan dicegah sebelum terjadi dan semua pihak secara sadar fokus pada apa yang akan
mempengaruhi pencapaian tujuan.
Perseroan memiliki pengalaman yang panjang sehingga mampu meminimalisir risiko. Sejauh ini
sistem manajemen risiko dapat berjalan dengan efektif karena menerapkan langkah langkah
berikut:
1. Mengidentifikasi Risiko
2. Menganalisis Risiko
3. Mengevaluasi Risiko
4. Mengantisipasi Risiko
5. Memantau dan Meninjau Risiko.
Langkah ini dapat menghasilkan solusi yang sederhana tetapi efektif untuk mempertahankan bisnis
pasca pandemic.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 46
Page 47
TANGGUNG JAWAB SOSIAL
Perseroan menyadari bahwa tujuan kegiatannya tidak hanya ditujukan untuk menciptakan nilai bagi
pemegang saham, tetapi juga harus memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui kegiatan sosial,
Perseroan berupaya menumbuhkan kerjasama dan hubungan yang harmonis dengan masyarakat setempat.
Tahun 2024 Perseroan membuat program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan menjadi mitra
bagi petani kopi dan Rumput Laut di daerah sentra budidaya. Perseroan memberikan bantuan peralatan
dan bibit serta berpartisipasi dalam kegiatan pencegahan narkotika dilingkungan sekolah. Selain itu juga
melakukan penyuluhan tentang cara budidaya yang baik serta perlakuan produk pasca panen. Perseroan
juga membantu petani dalam hal kesehatan dan kesejahteraan seperti sumbangan kepada masyarakat yang
sedang membangun rumah sederhana.
Jenis program terkait aspek lingkungan hidup dan tanggung jawab produk adalah sebagai berikut:
• Perseroan mengajak para petani Rumput Laut untuk melakukan budidaya dengan sistem yang baik
serta melakukan sosialisasi tentang pencemaran air laut.
• Memberikan bantuan kepada masyarakat sekitar dalam hal pengobatan.
• Perseroan memiliki unit pengolahan limbah dengan standar yang baik.
• Sosialisasi tentang bahaya narkotika dilingkungan sekolah.
Tanggung Jawab Produk
Perseroan berkomitmen menyediakan bahan baku yang berkualitas. Proses produksi dilakukan dengan
penuh tanggung jawab dengan menggunakan bahan-bahan yang berkualitas dan tidak berbahaya. Untuk
memastikan bahwa produksi telah dilakukan dengan baik, Perseroan telah memiliki sertifikat kelayakan
produksi seperti Sertifikat Kelayakan Pengolahan (SKP) atau Good Manufacturing Practices, Hazard
Analyst Critycal Control Poin (HACCP), ISO Managemen Mutu dan Managemen Produksi dan Standar
Nasional Indonesia (SNI), Sertifikat Halal. Khusus untuk produk minuman, proses produksi dilakukan di
pabrik berstandart internasional. Prosesnya higienis dan terjamin kebersihannya. Hal ini sebagai bentuk
tanggung jawab perseroan kepada masyarakat.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 47
Page 48
PERKARA YANG SEDANG DIHADAPI
Pada tanggal 23 Mei 2018, Perseroan mengajukan gugatan wanprestasi kepada Koperasi Garudayaksa
Nusantara (KGN). Perkara yang mendasari gugatan ini berawal dari transaksi pembelian Gula Kristal
Putih dimana KGN tidak dapat memenuhi sejumlah 5.774 karung (288.700 kg) senilai Rp 3.089.000.000.
Selain itu 250 karung (12.500 kg) senilai Rp 133.750.000 tidak sesuai dengan standar kualitas yang telah
disepakati oleh kedua belah pihak. KGN juga tidak memberikan bukti pembayaran Pajak atas transaksi
ini.
Tidak ada itikad baik dari Koperasi Garudayaksa Nusantara untuk menyelesaikan permasalahan ini
sehingga Perseroan mengajukan Somasi I dan II. Hingga batas waktu yang telah ditetapkan Koperasi
Garudayaksa Nusantara tidak melakukan tindakan sebagaimana tertera dalam surat somasi.
Putusan pengadilan tingkat I dan tingkat II (banding) dimenangkan oleh Perseroan. Demikian pula
ditingkat kasasi, Mahkamah Agung menolak pengajuan kasasi KGN sehingga Perseroan kembali
memenangkan perkara ini. Perseroan mengajukan aanmaaning untuk melakukan sita jaminan. Saat ini
pihak KGN melakukan gugatan perlawanan terhadap permohonan aanmaning yang diajukan perseroan.
Di dalam proses gugatan perlawanan terhadap pelaksanaan aanmaning perseroan terjadi perdamaian
antara perseroan, KGN dan Junieka (tergugat II), hasil perdamaiannya disepakati pihak Junieka akan
membayar utang kepada pihak perseroan dan KGN dengan asset yang dimilikinya melalui mekanisme
kepailitan sehingga assetnya akan dilelang oleh kurator yang ditunjuk.
Perseroan telah mengajukan proses PKPU dan Kepailitan terhadap Junieka, saat ini Junieka telah
dinyatakan pailit dengan segala akibat hukumnya, kemudian telah ditunjuk kurator untuk membereskan
boedel pailit Junieka agar dilakukan lelang, yang selanjutnya hasil lelang boedel pailit diperuntukkan
membayar utang ke perseroan dan KGN. Proses kepailitan saat ini sudah dalam tahap pengajuan lelang
boedel pailit Junieka ke KPKNL (lelang umum).
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 48
Page 49
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024
PT WAHANA PRONATURAL TBK
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 49
Page 50
PENDAHULUAN
Sebagai perusahaan yang berdiri lebih dari 20 tahun, PT Wahana Pronatural Tbk (WAPO) berkomitmen
untuk tumbuh bersama masyarakat, saling memberi manfaat, serta berpartisipasi menciptakan
kesejahteraan di sekitar area lokasi operasional Perusahaan. Selain berorientasi menghasilkan profit, kami
juga berupaya memperhatikan dan terlibat pada pemenuhan kesejahteraan masyarakat serta turut
berkontribusi aktif dalam menciptakan kelestarian lingkungan dan sosial. Kami percaya akan mampu
memenuhi harapan masyarakat.
Makna dan Manfaat Laporan Keberlanjutan
Laporan Keberlanjutan ini kami sampaikan kepada pemangku kepentingan tentang kinerja berkelanjutan
yang terdiri dari tiga pilar yaitu ekonomi, lingkungan, dan sosial. Dalam konteks Pembangunan
Berkelanjutan (Sustainable Development), Laporan ini juga sebagai media yang menyajikan informasi
terkait kontribusi Perseroan terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/TBP (Sustainable
Development Goals/SDGs).
Melalui Laporan ini kami berharap dapat diperoleh berbagai manfaat baik internal maupun eksternal.
Manfaat internal antara lain:
• Penajaman visi dan strategi dalam aspek keberlanjutan
• Penguatan sistem manajemen terkait manajemen keberlanjutan
• Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola keberlanjutan
• Menganalisis kelemahan dan kekuatan perusahaan
• Meningkatkan motivasi pekerja yang peduli terhadap lingkungan dan masyarakat
Sedangkan manfaat eksternal antara lain:
• Meningkatkan citra dan reputasi Emiten dan Perusahaan Publik serta kepercayaan publik
• Memudahkan aksesmendapatkan danainvestor
• Meningkatkan hubungan dengan pemangku kepentingan
• Meningkatkan daya saing
Prinsip Keuangan Keberlanjutan
Untuk menghasilkan penerapan Keuangan Keberlanjutan yang efektif, Perseroan memperhatikan 8
(delapan) prinsip sebagai berikut:
1. Prinsip Investasi Bertanggung Jawab
Investasi bertanggung jawab (responsible investment) adalah pendekatan investasi yang
mempertimbangkan faktor ekonomi, sosial, lingkungan hidup, dan tata kelola dalam keputusan
investasi yang bertujuan agar dapat mengelola risiko secara lebih baik. Usaha yang dilakukan di
bidang perdagangan Biji Kopi dan Rumput Laut senantiasa mementingkan pelestarian lingkungan.
Petani dan nelayan memanfaatkan lingkungan yang baik untuk menunmbuhkan kembali tanamannya
agar menghasilkan produksi yang baik.
2. Prinsip Strategi dan Praktik Bisnis Keberlanjutan
Menetapkan dan menerapkan strategi dan praktik bisnis berkelanjutan pada setiap pengambilan
keputusan dengan menekankan pencapaian tujuan jangka panjang dan penetapan strategi jangka
pendek yang merupakan bagian dari upaya pencapaian tujuan jangka panjang. Perseroan memiliki
visi, misi, struktur organisasi, rencana strategis, standar prosedur operasional, program kerja sampai
pada penetapan faktor risiko dalam manajemen risiko.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 50
Page 51
3. Prinsip Pengelolaan Risiko Sosial dan Lingkungan Hidup
Memiliki prinsip kehati-hatian dalam mengukur risiko sosial dan lingkungan hidup dari aktivitas
operasi perusahaan. Risiko sosial dan lingkungan hidup mencakup dampak sosial dan lingkungan
hidup yang bersifat negatif dari kegiatan operasi.
4. Prinsip Tata Kelola
Menerapkan tata kelola berkelanjutan (ekonomi, lingkungan, dan sosial) yang dibangun berdasarkan
prinsip-prinsip transparansi, akuntabel, bertanggung jawab, independen, profesional, setara, dan
wajar.
5. Prinsip Komunikasi yang Informatif
Menyiapkan dan menyediakan laporan yang informatif mencakup strategi, tata kelola, kinerja, dan
prospek perusahaan. Laporan ini dapat dipertanggungjawabkan dan disampaikan melalui media
website Perseroan agar mudah dijangkau oleh seluruh pemangku kepentingan.
6. Prinsip Inklusif
Berupaya untuk menjamin ketersediaan dan keterjangkauan produk sehingga dapat diakses oleh
konsumen.
7. Prinsip Pengembangan Sektor Unggulan Prioritas
Mempertimbangkan sektor-sektor unggulan prioritas yang telah ditetapkan oleh Pemerintah melalui
Rencana Pembangunan Jangka Menengah dan Jangka Panjang (RPJMN dan RPJP). Hal ini dilakukan
untuk mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, termasuk penanganan perubahan
iklim.
8. Prinsip Koordinasi dan Kolaborasi
Dalam rangka menyelaraskan strategi/kebijakan, peluang bisnis, dan inovasi produk dengan
kepentingan nasional, Perseroan aktif dalam forum Asosiasi Emiten Indonesia dan kegiatan lainnya
terkait Bisnis Berkelanjutan.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 51
Page 52
Strategi Keberlanjutan
Perseroan menilai bahwa pertumbuhan yang berkelanjutan tidak hanya berasal dari keuntungan secara
ekonomi, tetapi juga dari kontribusi Perseroan dalam memberdayakan masyarakat sekitar lokasi usaha,
individu yang bekerja di Perseroan serta lingkungan sekitar. Keberlanjutan ini juga disertai dengan
strategi dalam melaksanakan tanggung jawab sosial serta dukungan terhadap Tujuan Pembangunan
Keberlanjutan. Perseroan berusaha memberikan manfaat dan kontribusi positif terhadap masyarakat
sekitar. Perseroan melakukan evaluasi dan pengukuran dampak semua kegiatannya untuk memastikan
lingkungan yang bersih dan sehat, baik untuk lingkungan kerja maupun lingkungan sekitarnya.
Pengungkapan informasi kinerja keberlanjutan dalam Laporan Keberlanjutan didasarkan pada topik-topik
material yang telah ditetapkan dengan mempertimbangkan pengaruhnya terhadap masing-masing
pemangku kepentingan.
Bentuk dan Isi Laporan Keberlanjutan
Laporan Keberlanjutan 2024 mengungkapkan informasi kinerja keberlanjutan Perseroan periode 1 Januari
sampai dengan 31 Desember 2024. Laporan ini disusun berdasarkan POJK No.51/OJK.03/2017 dan
diterbitkan setiap tahun bersama Laporan Tahunan.
Alokasi Dana Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) untuk Mendukung Penerapan
Keuangan Keberlanjutan
Perseroan telah merencanakan alokasi sebagian dana TJSL untuk mendukung kegiatan penerapan
Keuangan Keberlanjutan. Rencana tersebut berupa pembangunan sarana dan prasarana untuk
meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar usaha. Laporan penggunaan dana TJSL tersebut
dituangkan dalam Laporan Keberlanjutan.
Penyesuaian-Penyesuaian (Alignment)
Dalam mengimplementasikan Keuangan Keberlanjutan, Perseroan berupaya melakukan pengembangan
kapasitas intern dan penyesuaian organisasi sehingga sasaran bisnis berkelanjutan dapat diwujudkan,
yaitu terciptanya pertumbuhan ekonomi berkelanjutan serta berjalannya kegiatan usaha yang peduli
terhadap aspek lingkungan dan aspek sosial.
Hal utama yang dilakukan adalah menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang memahami dan mampu
menerapkan praktik berkelanjutan serta diarahkan untuk mendorong adanya inovasi atau pengembangan
berbagai produk berkelanjutan.
Dalam rangka penerapan POJK 51/POJK.03/2017, Perseroan secara bertahap dan sesuai kondisi
keuangan, struktur, dan kompleksitas berupaya untuk melakukan penyesuaian organisasi, manajemen
risiko, tata kelola, dan/atau standar prosedur operasional (SPO) sebagai respon terhadap kebutuhan pasar,
dan mendukung kebijakan pemerintah terkait Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)/Sustainable
Development Goals (SDGs) dan Perubahan Iklim.
Penyesuaian organisasi dengan prinsip-prinsip Keuangan Keberlanjutan dilakukan antara lain terhadap
visi, misi, rencana strategis, struktur organisasi, serta tugas pokok dan fungsi keberlanjutan. Proses
penyesuaian dilakukan sesuai dengan kebutuhan dan prioritas perusahaan. Penyesuaian struktur
organisasi dilakukan dengan menambah fungsi keberlanjutan pada unit yang sudah ada.
Salah satu prinsip keberlanjutan adalah penerapan tata kelola keberlanjutan. Perseroan berupaya
melakukan penyesuaian terhadap tata kelola yang sudah ada dengan menambahkan aspek keberlanjutan
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 52
Page 53
dalam struktur tata kelola perusahaan sehingga mampu mendukung pencapaian tujuan Bisnis
Keberlanjutan. Fungsi tersebut saat ini dirangkap oleh unit kerja yang sudah ada dengan
mengkoordinasikan mulai dari perencanaan sampai pada pemantauan dan evaluasi atas berbagai
kebijakan, program, dan praktik keberlanjutan.
Penerapan prinsip keberlanjutan juga memerlukan penyesuaian prinsip, system, dan analisis manajemen
risiko dengan menambahkan komponen sosial, lingkungan hidup, sebagai komponen baru dalam sistem
manajemen risiko sesuai dengan karakteristik Perseroan.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 53
Page 54
IKHTISAR KEBERLANJUTAN
Aspek Ekonomi
Uraian Satuan 2024 2023 2022 2021 2020
Pendapatan Bersih Rp Miliar 2.122 421 330.0 317.2 227.4
Laba Bruto Rp Miliar 26.6 11.9 2.8 4.3 1.7
Laba Usaha Rp Miliar 0.5 (0.4) (5.9) (2.8) (2.6)
Laba tahun berjalan Rp Miliar 0.7 0.2 (4.0) (1.6) (1.5)
Return on Average Asset (ROAA) % 5.6 0.5 (4.0) (1.6) (1.8)
Return on Average Equity (ROAE) % 3.9 0.5 (5.7) (2.1) (2.1)
Net Profit Margin (NPM) % 0.03 0.01 (1.2) (0.5) (0.6)
Aspek Lingkungan
Uraian Satuan 2024 2023 2022 2021 2020
Intensitas Pemakaian Listrik kWh/m2 263.2 - - - -
3
Penggunaan Kembali Air Limbah Olahan m 16.74 - - - -
Aspek Sosial
Uraian Satuan 2024 2023 2022 2021 2020
Karyawan Wanita % 55 50 66.66 50 50
jumlah Jam Kerja/Hari Jam 8 8 8 8 8
Jumlah Jam Pelatihan Jam 24 24 24 24 24
Rata-Rata Jam Pelatihan per Karyawan per Tahun Jam 24 24 24 24 24
Tenaga Kerja Lokal (Indonesia) % 9 6 6 6 6
Biaya untuk Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Rp Juta - - - - -
Indeks Keterikatan Karyawan - - - - -
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 54
Page 55
Profil Laporan
Laporan Keberlanjutan PT Wahana Pronatural Tbk (Perseroan) 2024 ini merupakan penyajian
berkesinambungan dari Laporan Tahunan yang selama ini telah disampaikan kepada Publik. Laporan ini
mengacu pada POJK Nomor 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Keberlanjutan bagi
Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik (Keuangan Keberlanjutan). Informasi lain yang
diungkapkan, mengacu pada standar internasional yaitu standar Global Reporting Initiative (GRI). Isi
laporan ini mencakup informasi satu tahun dari 1 Januari sampai dengan 31 Desember 2024, yang disertai
data numerik dengan komparasi data tiga tahun sebelumnya. Isi laporan meliputi informasi kinerja,
dampak, respon, dan aksi perusahaan dalam menanggapi isu-isu ekonomi, sosial, dan lingkungan. Pada
aspek ekonomi, Perseroan menyampaikan iktisar data keuangan selama tahun 2024. Dalam menyusun
Laporan Keberlanjutan, Perseroan memperhatikan prinsip-prinsip penentuan isi laporan yang mencakup
materialitas, konteks keberlanjutan, keterlibatan pemangku kepentingan, dan kelengkapan. Pada kualitas
laporan, kami mempertimbangkan aspek keseimbangan, komparabilitas, akurasi, dan kejelasan.
Sementara itu, data keuangan yang dilaporkan telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Supoyo,
Sutjahjo, Subyantara & Rekan.
Tanggapan Umpan Balik
Perseroan menyediakan ruang kepada publik untuk menyampaikan masukan sebagai umpan balik untuk
perbaikan kedepannya. Secara keseluruhan, Perseroan telah mengungkapkan kinerja aspek ekonomi,
sosial, dan lingkungan secara seimbang. Namun demikian, manajemen perlu terus meningkatkan
pengungkapan terutama kinerja aspek lingkungan. Di tahun selanjutnya, Perseroan lebih mempersiapkan
diri untuk terus meningkatkan kinerja di aspek lingkungan.
Produk Ramah Lingkungan, Limbah dan Efluen, Pelestarian Keanekaragaman Hayati
Perseroan memiliki dua produk komoditi yaitu Biji Kopi dan Rumput Laut. Keduanya merupakan bahan
baku yang harus diolah kembali agar dapat dikonsumsi. Biji Kopi dihasilkan dari pohon yang dipetik
(panen) langsung dalam usia tertentu. Kemudian dikupas dan dikeringkan untuk mendapatkan kualitas
Biji Kopi yang baik lalu dikemas kedalam karung dan siap untuk dijual. Limbah yang dihasilkan berupa
kulit kopi yang dapat diolah kembali menjadi minuman dan bumbu. Budidaya tanaman kopi berada di
daerah perkebunan dan dikelola secara berkesinambungan. Pengelolaan lahan dilakukan dengan
memperhatikan lingkungan sekitar sehingga tidak mengganggu keanekaragaman hayati.
Rumput Laut sebagian besar dihasilkan dari budidaya, dipanen di usia tertentu kemudian dikeringkan
secara manual dengan sinar matahari. Rumput Laut yang telah kering kemudian dikemas kedalam karung
dan siap untuk dijual. Limbah yang dihasilkan berupa pasir garam yang dapat dijadikan pupuk untuk
tanaman. Budidaya tanaman Rumput Laut berada di pesisir pantai yang bersih dan jauh dari limbah.
Dikelola secara baik dan berkesinambungan. Lingkungan pesisir pantai harus terjaga kebersihannya untuk
menjaga kelestarian keanekaragaman hayati, juga agar tanaman dapat tumbuh dengan baik dan
menghasilkan panen yang maksimal.
Produk lainnya adalah Sunkist Water C (minuman tingi vitamin c) dan air mineral merek AirAlam.
Keduanya merupakan produk maklon melalui mekanisme kerjasama dengan pihak ketiga. Produksi
dilakukan di pabrik yang memiliki standart SNI, tata cara produksi yang baik dan bersertifkat halal.
Apabila terdapat retur karena tidak terjual, maka limbah yang dihasilkan adalah botol plastik. Perseroan
melakukan pemusnahan limbah plastik dengan cara pengolahan kembali menggunakan vendor yang
berpengalaman. Pelaksanaan pemusnahan memperhatikan lingkungan sekitar sehingga tidak mengganggu
masyarakat dan lingkungan.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 55
Page 56
Energi dan Emisi
Usaha Perseroan bergerak di bidang Perdagangan hasil bumi dan kelautan dimana produk dari pemasok
(supplier) langsung dikirm ke gudang pembeli (buyer). Harga jual sudah termasuk semua komponen
biaya (menjadi beban pembeli) sehingga penggunaan energy dan emisi yang dihasilkan nol. Produk
lainnya adalah Sunkist Water C (minuman tingi vitamin c) dan air mineral merek AirAlam. Keduanya
merupakan produk maklon melalui mekanisme kerjasama dengan pihak ketiga. Dalam melakukan
distribusi, Perseroan menggunakan jasa pihak ketiga, termasuk jasa bongkar muat. Energi dan emisi
menjadi beban pihak ketiga.
Topik Material
Laporan Keberlanjutan ini kami sampaikan dengan fokus pada tiga aspek yaitu ekonomi, lingkungan dan
sosial. Dalam konteks Pembangunan Keberlanjutan (Sustainable Development), Laporan ini juga sebagai
media yang menyajikan informasi terkait kontribusi Perseroan terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan
Berkelanjutan / TBP (Sustainable Development Goals /SDGs).
Dampak Kinerja Ekonomi bagi Perseroan dan Pemangku Kepentingan
Kinerja keuangan dan ekonomi yang baik akan berdampak positif bagi perusahaan dan pemangku
kepentingan (manfaat bagi pegawai, pelanggan, masyarakat melalui kegiatan tanggung jawab sosial, dan
pendapatan pajak bagi pemerintah). Perseroan berhasil mencatatkan laba di tahun 2024.
Upaya Perseroan dalam Pengelolaan Dampak
• Menyusun target-target keuangan;
• Menyusun strategi bisnis;
• Membuat laporan Keuangan;
• Melakukan audit eksternal atas kinerja keuangan perusahaan.
Dampak Ketenagakerjaan bagi Perseroan dan Pemangku Kepentingan
Keberlangsungan bisnis perusahaan dipengaruhi oleh keberadaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang
bertanggung jawab dan kompeten. Oleh sebab itu manajemen ketenagakerjaan yang kuat menjadi topik
penting.
Upaya Perseroan dalam Pengelolaan Dampak
• Rekrutmen yang adil;
• Mengadakan pelatihan bagi karyawan;
• Manajemen SDM yang memadai;
• Memberikan gaji dan tunjangan sesuai kebijakan yang berlaku;
• Memberikan waktu untuk cuti;
• Penilaian kinerja dan jenjang karir.
Dampak Pelatihan dan Pendidikan bagi Perseroan dan Pemangku Kepentingan
Program pelatihan dan pendidikan menjadi salah satu strategi perusahaan dalam meningkatkan
kompetensi dan kapasitas karyawan. Adanya karyawan yang kompeten akan memperlancar bisnis
perusahaan.
Upaya Perseroan dalam Pengelolaan Dampak
• Menyusun program-program pelatihan dan pendidikan;
• Mengidentifikasi kebutuhan karyawan terkait skill, pengetahuan, dan lainnya sehingga dapat
menyediakan program pelatihan yang efektif.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 56
Page 57
Dampak Anti Korupsi bagi Perseroan dan Pemangku Kepentingan
Perseroan berkomitmen menegakkan anti korupsi dan menjaga lingkungan operasional yang sehat.
Karyawan perlu diedukasi tentang integritas sehingga menjauhi korupsi dan fraud lainnya.
Upaya Perseroan dalam Pengelolaan Dampak
• Sosialisasi kebijakan kode etik, nilai-nilai perusahaan, dan anti korupsi;
• Menyediakan saluran pengaduan atau whistleblowing system;
• Memberikan sanksi yang tegas bagi karyawan yang melakukan korupsi;
• Melakukan stock opname secara berkala dan melakukan audit kinerja dan ketaatan internal secara rutin
kepada Gerai Perseroan secara bergantian sesuai dengan jadwal yang telah dibuat.
Dampak Keberagaman dan Kesetaraan bagi Perseroan dan Pemangku Kepentingan
Perseroan memiliki komitmen untuk mendukung keberagaman dan kesempatan yang setara dalam
lingkungan kerja berlandaskan rasa saling percaya dan hormat, serta tanpa diskriminasi. Praktik
keberagaman dan kesetaraan diterapkan dalam proses rekrutmen dan jenjang karir.
Upaya Perseroan dalam Pengelolaan Dampak
• Adanya kebijakan terkait keberagaman dan kesetaraan;
• Tidak ada diskriminasi dalam praktik perekrutan karyawan;
• Seluruh karyawan berhak atas jenjang karir yang lebih tinggi.
Pelibatan Pemangku Kepentingan
Melibatkan pemangku kepentingan sangat penting karena peran mereka akan mempengaruhi
perkembangan dan keberlanjutan perusahaan. Pemangku kepentingan juga memberikan pengaruh dalam
hal kebijakan, pengambilan keputusan, dan kegiatan operasional perusahaan. Pemangku kepentingan
terdiri atas berbagai macam kelompok, termasuk pihak lokal yang secara langsung atau tidak langsung
berhubungan dalam proses bisnis perusahaan. Interaksi dengan pemangku kepentingan dikelola oleh
Sekretaris Perusahaan dan Hubungan Investor. Hubungan yang profesional dengan pemangku
kepentingan dibangun guna mendapatkan masukan dan saran untuk meningkatkan kinerja operasional.
Pendekatan pada pemangku kepentingan diharapkan dapat meningkatkan pemahaman perusahaan
terhadap kebutuhan pemangku kepentingan untuk meningkatkan kinerja berkelanjutan.
Keanggotaan pada Asosiasi
Perseroan aktif melibatkan diri di beberapa asosiasi yang relevan dengan kegiatan bisnisnya.
Keanggotaan asosiasi berguna untuk menjaga kemitraan strategis. Asosiasi yang diikuti oleh Perseroan
adalah:
• Asosiasi Emiten Indonesia (AEI)
• Asosiasi Eksportir Kopi Indonesai (AEKI)
• Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA)
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 57
Page 58
Pelibatan Pemangku Kepentingan
Metode Pendekatan dan Pengelolaannya
Jenis Pemangku Topik Signifikan dan
Bentuk Pelibatan dan Respon Perseroan
Kepentingan Kebutuhan Pemangku
Frekuensinya
Kepentingan
● Rapat Umum Pemegang ● Laporan dan Evaluasi ● Menyelenggarakan RUPS Tahunan
Saham (RUPS) setahun kinerja dan RUPS LB
sekali
● Penetapan penggunaan ● Melaporkan kinerja operasional,
Pemegang Saham
laba bersih dan dividen keuangan, dan lainnya
● Rapat Umum Pemegang
Saham Luar Biasa (RUPS LB) ● Penetapan remunerasi ● Menjaga kinerja untuk mencapai
jika diperlukan Dewan Komisaris target secara maksimal
● Mengadakan pelatihan
● Pelatihan ● Mengadakan evaluasi kerja dan
Pertemuan formal dan ● Kesejahteraan karyawan kesempatan jenjang karir
Karyawan
informal sesuai kebutuhan ● Acara keakrapan lainnya
● Menjamin keamanan dan hak-hak
karyawan sesuai dengan Peraturan
Perusahaan (PP)
● Komunikasi pelanggan
sesuai kebutuhan
● Website, sesuai ● Kebutuhan Produk ● Memberikan pelayanan kepada
Pelanggan
kebutuhan ● Kontrak Jual Beli setiap pelanggan sesuai kebutuhan
● Media sosial, sesuai
kebutuhan
● Komunikasi pelanggan ● Pengadaan, Pembelian
sesuai kebutuhan barang
Mitra ● Kontrak kerja yang adil ● Memberikan update informasi
Kerja/Pemasok ● Undangan melihat dan telah disepakati kedua tentang kualitas dan harga produk,
proses produksi, sesuai belah pihak sesuai kebutuhan
kebutuhan
● Pembayaran tepat waktu
● Laporan Berkala ● Keamanan produk ● Memberikan Laporan Tahunan dan
(Triwulan dan Tahunan) ● Kepatuhan terhadap Laporan Keberlanjutan
Pemerintah
● Pertemuan khusus peraturan ● Laporan ke regulator
sesuai kebutuhan ● Program-program CSR ● Pembayaran pajak
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 58
Page 59
Proses Bisnis Perseroan
A. Perdagangan Komoditi
Menerima Melakukan Menyiapkan
pesanan dari pemesanan ke barang sesuai Mengirim barang
pembeli pemasok pesanan pembeli ke pembeli
B. Distribusi Produk Minuman
Forecast Sales Forecast
& Marketing Produksi Produksi Distribusi
Lapangan Kerja dan Inklusi Keuangan
Perkembangan Perseroan dibuktikan dengan meningkatnya penjualan tahun 2024 sebesar 400%
dibandingkan tahun 2023. Selama kurun waktu tahun 2024, Perseroan mencatat penjualan bersih sebesar
Rp 2,1 triliun, terdiri dari produk Biji Kopi, Rumput Laut Kering, Sunkist Water dan Air Mineral.
Kontribusi penjualan terbesar disumbang komoditas Biji Kopi sebesar 97% (Rp 2 triliun), disusul Air
Mineral sebesar 1.1% (Rp 23 miliar), Sunkist Water C sebesar 20 miliar (1%), dan sisanya Rumput Laut
Kering sebesar 0.4% (Rp 8 miliar).
Upaya Perseroan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat adalah melalui pemberdayaan para petani dan
nelayam di daerah. Perseroan memiliki program rekanan yang dibuka bagi para petani dan nelayan untuk
kemudahan bagi Perseroan mendapatkan pasokan barang dagangannya dengan harga yang wajar. Produk
Sunkist Water C di distribusi sebagai upaya ikut meningkatkan kesehatan masyarakat.
Hal ini mendukung komitmen Perseroan berperan dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan,
dan berperan dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat. Dengan meningkatnya penjualan, maka
penyerapan terhadap hasil bumi dan kelautan semakin besar, secara tidak langsung mendukung inklusi
keuangan di seluruh wilayah Indonesia.
Perekrutan dan Pergantian Karyawan
Kesempatan untuk bekerja di Perseroan dibuka bagi siapapun tanpa membedakan latar belakang. Kami
membuka kesempatan kerja bagi masyarakat luas melalui rekrutmen yang terbuka. Kami memastikan
tidak ada tenaga kerja anak karena usia minimum karyawan adalah 20 tahun. Perseroan mengupayakan
atmosfer kerja yang baik untuk menjaga keterikatan dan kinerja karyawan, sehingga tingkat rata-rata turn
over sangat rendah. Sebagian besar karyawan merasa nyaman dan ikut memiliki Perseroan sehingga masa
kerjanya cukup lama.
Keberagaman dan Kesempatan yang Setara
Perseroan menjunjung tinggi keadilan dan kesetaraan, memastikan tidak ada diskriminasi di lingkungan
usaha. Tidak hanya diterapkan pada proses rekrutmen namun juga pada kesempatan jenjang karir hingga
pemberian remunerasi. Perseroan tidak membedakan gaji dan tunjangan bagi setiap karyawan pria dan
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 59
Page 60
wanita. Hal yang menjadi pembeda adalah masa kerja dari masing-masing karyawan serta jenjang jabatan
dan pengalaman kerja.
Remunerasi dan Kesejahteraan Karyawan
Hak karyawan diatur serta dijamin dalam Peraturan Perusahaan (PP) dan salah satunya mengatur tentang
pemberian remunerasi. Perseroan menjunjung tinggi kepatuhan pada peraturan perundangan mengenai
ketenagakerjaan. Standar upah karyawan untuk pria maupun wanita telah memenuhi aturan Upah
Minimum Regional (UMR).
Untuk memastikan bahwa gaji karyawan senantiasa kompetitif, kami menyediakan tunjangan untuk
mendorong setiap karyawan agar berprestasi. Selain gaji pokok, karyawan juga mendapatkan manfaat
lainnya seperti tunjangan makan, kesehatan, transportasi, dan komunikasi. Tunjangan ini juga merupakan
penghargaan terhadap pengalaman, keterampilan, dan kemampuan setiap karyawan. Selain itu, Perseroan
juga memberikan hak cuti tahunan selama 12 hari kalender dan cuti melahirkan selama 90 hari kalender.
Secara berkala kami melakukan evaluasi dan memastikan bahwa gaji karyawan senantiasa kompetitif
dengan pasar.
Pengembangan Kompetensi Karyawan
Perseroan mendorong karyawan untuk mengembangkan kompetensinya untuk mendukung jenjang karir
mereka. Beberapa pelatihan baik di dalam maupun di luar perusahaan telah diikuti untuk mengembangkan
kompetensi serta produktivitas kerja seluruh karyawan.
Pemahaman Anti Korupsi
Kami menerapkan kebijakan anti korupsi sebagai bagian dari budaya kerja yang berlaku bagi seluruh
karyawan. Hal ini disampaikan kepada karyawan saat menandatangani perjanjian kerja dan juga
disampaikan pada berbagai kesempatan dan dikomunikasikan secara langsung kepada seluruh karyawan.
Upaya penegakkan anti korupsi juga dilakukan dengan cara mengirimkan karyawan untuk mengikuti
sosialisasi yang diselenggarakan oleh pihak eksternal.
Kesejahteraan Karyawan Purna Karya
Kebijakan pensiun juga berlaku bagi karyawan yang usianya sudah mencapai umur 55 tahun. Bagi
karyawan yang telah memasuki masa purna karya, telah tersedia program Masa Pensiun. Tujuannya, agar
mereka dapat terus berkarya dan berdaya secara mandiri.
Penilaian Kinerja
Secara konsisten, dilakukan review dan penilaian kinerja kepada seluruh karyawan. Proses penilaian
kinerja dilaksanakan sesuai dengan standar Sistem Manajemen Kinerja. Metode yang digunakan untuk
mengukur kinerja karyawan yaitu melalui Penilaian Kinerja Berbasis Hasil (Result Base
Performance/KPI) dan Penilaian Kinerja Berbasis Perilaku (Behavioral Base Appraisal).
Perjanjian Perundingan Kolektif
Peraturan Perusahaan (PP) dibuat oleh Perseroan dengan mengacu kepada undang-undang. Ini diharapkan
dapat mendukung adanya lingkungan kerja yang kondusif dan produktif bagi karyawan dan perusahaan.
Peraturan Perusahaan ini berlaku bagi seluruh karyawan baik di kantor pusat maupun di kantor cabang.
Dalam Peraturan ini memuat topik-topik seperti hubungan kerja, hak dan kewajiban, hari dan jam kerja
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 60
Page 61
serta lembur, hari libur cuti dan izin meninggalkan pekerjaan, pengupahan dan penilaian hasil kerja,
keselamatan, kesehatan dan kesejahteraan kerja, kode etik tata tertib dan disiplin kerja, sanksi dan
peringatan, pemutusan hubungan kerja, serta penyelesaian masalah.
Lingkungan Kerja yang Aman dan Layak
Perseroan memperhatikan aspek keamanan, keselamatan, dan kesehatan kerja. Penerapan keamanan,
keselamatan, dan kesehatan kerja berlaku bagi seluruh karyawan tanpa kecuali. Di lokasi kantor, tersedia
obat-obatan dan kotak P3K. Di gedung kantor pusat, dilengkapi dengan alat keamanan darurat seperti
tangga darurat, alat pemadam api ringan (APAR), hydrant, sprinkle, dan alat deteksi asap.
Fasilitas yang Diterima Karyawan berdasarkan Status Kepegawaian
Bentuk Manfaat Karyawan Tetap Karyawan Kontrak
Upah (Gaji pokok dan tunjangan makan) √ √
BPJS Kesehatan √ √
BPJS Ketenagakerjaan √ √
Tunjangan Hari Raya Keagamaan √ √
Insentif √ √
Tunjangan Transport dan Komunikasi √ √
Cuti Tahunan dan Cuti Melahirkan √ √
Melindungi Karyawan dari COVID-19
Selama masa pandemi dan pasca pandemi, Perseroan menerapkan protokol kesehatan guna menjaga
kesehatan karyawan. Selain menerapkan 3M (memakai masker, mencucui tangan, dan menjaga jarak),
kami juga menerapkan sistem kerja di rumah (Work From Home) sesuai dengan peraturan pemerintah.
Selama masa pandemi, kami melakukan tes kesehatan mandiri dikantor untuk memperkecil resiko
penularan COVID-19, juga meningkatkan kesehatan karyawan dengan cara melakukan penyemprotan
disinfektan di seluruh lingkungan kerja, membagikan masker, vitamin, dan obat-obatan.
Strategi Bertahan di Masa Pandemi
Dampak ekonomi selama masa pandemi tidak dapat dihindari. Begitu pula dengan jalannya usaha
Perseroan. Kebijakan pembatasan pemerintah yang ketat mempengaruhi kinerja Perseroan. Begitu pula
dengan kebijakan negera-negara tujuan ekspor. Banyak negara menghentikan permintaan barangnya
sehingga berpengaruh terhadap penjualan Perseroan. Untuk menyikapi permasalahan ini, Perseroan terus
menjalin komunikasi dengan customer dan pemasok. Hal ini bertujuan untuk mencari solusi agar dapat
bertahan bersama.
Tanggung Jawab Produk
Produk yang dihasilkan oleh Perseroan merupakan bahan baku yang telah dipastikan keamanannya untuk
diolah kembali menjadi produk konsumsi maupun lainnya. Proses produksi telah mendapatkan sertifikat
Hazard Analist and Critical Control Poin (HACCP) dan sertifikat Good Manufactoring Praktisys (GMP).
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 61
Page 62
Atas komitmen terhadap tanggung jawab produk, tidak ada laporan pengaduan terkait dampak produk
terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat selama tahun 2024. Di kemasan terdapat label code
tanggal produksi dan asal barang.
Implementasi 3R: Reduce, Reuse, Recycle
Perseroan peduli terhadap pengelolaan lingkungan yang saat ini menjadi isu/topik global. Perseroan
berupaya mengurangi penggunaan bahan-bahan yang dapat mencemari lingkungan dengan melibatkan
masyarakat dan pemasok sejak mulai pembibitan sampai dengan pengolahan. Perseoran juga
memperhatikan system produksi yang baik dan benar untuk meminimalisir dampak lingkungan.
Bahan yang digunakan untuk mengemas Biji Kopi adalah karung goni yang mudah terurai. Kemasan
produk Rumput Laut adalah karung plastik yang dapat digunakan kembali. Sedangkan kemasan produk
minuman berupa botol PET juga dapat digunakan kembali dengan system daur ulang. Kami berupaya
memanfaatkan kembali kemasan berbahan plastik untuk mengurangi (reduce) limbah plastik. Jika
kemasan tidak dapat digunakan kembali maka akan dijual kepada pihak ketiga lainnya agar dapat
dimanfaatkan kembali. Kami yakin perubahan kecil akan membantu mewujudkan lingkungan yang bersih
dan sehat.
Pengelolaan Limbah yang Dihasilkan
Usaha perdagangan hasil bumi dan kelautan memiliki sedikit limbah yang dihasilkan karena barang yang
dijual tidak melalui proses produksi di lingkungan Perseroan. Pengelolaan disesuaikan dengan jenisnya.
Produk Sunkist Water C (minuman tingi vitamin c) dan air mineral merek AirAlam merupakan produk
maklon melalui mekanisme kerjasama dengan pihak ketiga. Produksi dilakukan di pabrik yang memiliki
standart SNI, tata cara produksi yang baik dan bersertifkat halal. Apabila terdapat retur karena tidak
terjual, maka limbah yang dihasilkan adalah botol plastik. Perseroan melakukan pemusnahan limbah
plastik dengan cara pengolahan kembali menggunakan vendor yang berpengalaman. Pelaksanaan
pemusnahan memperhatikan lingkungan sekitar sehingga tidak mengganggu masyarakat dan lingkungan.
Perseroan mengurangi pemakaian kertas di kantor dan lebih banyak menggunakan soft document. Jika
diperlukan kami menggunakan kembali sisi kosong kertas bekas, memaksimalkan penggunaan platform
digital sehingga mengurangi penggunaan kertas.
Pemakaian Energi, Intensitas Energi, dan Upaya Pengurangannya
Dalam menjalankan operasi perusahaan, sumber energi yang digunakan adalah listrik dan bahan bakar
minyak (BBM) untuk kendaraan operasional. Perhitungan energy kami laporkan berdasarkan data
pembelian BBM, sedangkan perhitungan listrik diperoleh dengan cara melakukan konversi biaya listrik
menjadi kWh.
Pemberdayaan Masyarakat
Salah satu peran yang akan dilakukan untuk mengembangkan potensi masyarakat adalah pengembangan
produksi. Pendampingan diberikan dengan cara memberikan pemahaman seputar cara memproduksi yang
baik dan benar. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan potensi dan daya saing produk sehingga bisa
diterima oleh pasar. Selain itu upaya ini membantu meningkatkan kesejahteraan para petani dan nelayan.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 62
Page 63
TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
Penanggung Jawab Penerapan Prinsip Keberlanjutan
Pengelolaan keberlanjutan dan dampak ekonomi, sosial, lingkungan dilaksanakan dengan melibatkan
seluruh fungsi. Perseroan telah memetakan delegasi dan tanggung jawab atas pengelolaan dampak
ekonomi, sosial, dan lingkungan.
• FAA bertanggung jawab terhadap aspek Ekonomi dan Keuangan
• Corporate Affair bertanggung jawab terhadap aspek Sosial dan Lingkungan
• Sekretaris Perusahaan bertanggung jawab terhadap aspek Hubungan Msyarakat
Pengembangan Kompetensi Aspek Keberlanjutan
Guna meningkatkan kinerja keberlanjutan, diperlukan pemahaman yang sama terhadap prinsip-prinsip
keberlanjutan di lingkungan perusahaan. Perseroan mengupayakan setiap karyawan mendapatkan
pemahaman terkait aspek-aspek berkelanjutan, risiko, peluang, dan dampaknya. Adapun pemahaman
yang diberikan kepada karyawan adalah sebagai berikut:
• Penerapan Kode Etik
1. Menjalankan pekerjaan dengan kejujuran dan integritas;
2. Mengutamakan kepentingan perusahaan dengan taat dan menjunjung tinggi peraturan perusahaan;
3. Kewajiban menjaga kerahasiaan perusahaan.
• Pendekatan Manajemen terhadap Risiko Keberlanjutan
Pengelolaan risiko keberlanjutan mencakup pengelolaan risiko ekonomi, sosial, dan lingkungan yang
tidak hanya berdampak pada kelangsungan usaha perusahaan, namun juga dampaknya bagi lingkungan
dan kehidupan bagi generasi masa depan. Tetapi karena usaha Perseroan dapat dijalankan dengan
efektif maka resiko yang dihadapi tidak terlalu besar, kecuali biaya yang harus dicadangkan.
Terkait aspek lingkungan, Perseroan telah menerapkan prinsip kehati-hatian sehingga kegiatan
operasional tidak mencemari lingkungan. Perusahaan telah menjalankan inisiatif-inisiatif untuk
mendukung kelestarian lingkungan melalui efisiensi energi listrik dan air. Seluruh upaya dalam
mengelola risiko keberlanjutan yang dilakukan perusahaan, diharapkan dapat menjaga kelangsungan
bisnis serta mengantisipasi potensi dampak negatif terhadap sosial dan lingkungan dimasa depan.
• Pendekatan Manajemen pada Topik Material
1. Kinerja Ekonomi
Signifikansi Topik:
Perseroan berkepentingan untuk menjaga pertumbuhan serta mempertahankan kinerja ekonomi
yang positif demi menjamin keberlanjutan operasi dan usaha.
Kebijakan:
Kebijakan terkait ekonomi adalah kesuksesan dalam meningkatkan pendapatan dan margin.
Target & Komitmen:
Perusahaan menetapkan target terkait kinerja keuangan dan akan dievaluasi di akhir tahun.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 63
Page 64
Capaian:
Telah disampaikan dalam iktisar keuangan.
Inisiatif Khusus:
Di tahun 2024, perusahaan mengedepankan efisiensi dan produktivitas agar kinerja ekonomi tetap
tercapai.
Evaluasi:
• Pendapatan Perseroan secara keseluruhan naik lebih dari 400%.
• Selama masa pandemi COVID-19, Perseroan tetap beroperasi dengan mengikuti aturan protokol
kesehatan.
2. Ketenagakerjaan
Signifikansi Topik:
Manajemen ketenagakerjaan yang tepat dapat mendukung keterikatan antara karyawan dengan
perusahaan dan menciptakan iklim kerja yang baik, sehingga turut berkontribusi positif bagi kinerja
perusahaan.
Kebijakan:
Perseroan memiliki kebijakan untuk mempertahankan keharmonisan antara karyawan dengan
perusahaan agar meminimalisir tingkat perputaran karyawan.
Target & Komitmen:
• Kesejahteraan karyawan
• Rata-rata rasio perputaran karyawan rendah
Capaian:
• Rasio perputaran karyawan hanya 1%.
• Tidak ada karyawan yang diberhentikan (PHK) selama masa pandemi COVID-19.
• Kesejahteraan karyawan terjaga, dengan tidak adanya pemotongan remunerasi selama masa
pandemi COVID-19
Inisiatif Khusus:
Di tengah keadaan pandemi COVID-19, perusahaan tidak melakukan pengurangan karyawan
ataupun pengurangan gaji yang diterima oleh karyawan.
Evaluasi:
Perseroan menempatkan karyawan sesuai kebutuhan guna mendukung kinerja operasional. Rasio
perputaran karyawan di tahun 2024 sangat kecil yang artinya loyalitas karyawan terhadap
perusahaan sangat tinggi.
3. Anti Korupsi
Signifikansi Topik:
Perseroan berkepentingan untuk menegakkan anti korupsi di lingkungan kerjanya tanpa terkecuali.
Manajemen terus meningkatkan kesadaran terhadap dampak korupsi dan upaya penegakan anti
korupsi.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 64
Page 65
Kebijakan:
Perusahaan membuat kode etik untuk meminimalisir fraud. Menjaga integritas dalam bekerja serta
menjaga rahasia perusahaan adalah salah satu kode etik yang harus dilakukan.
Target & Komitmen:
Tidak ada fraud yang terjadi baik itu signifikan maupun tidak.
Capaian:
• Loyalitas kerja karyawan sangat tinggi, tidak ada fraud yang terjadi baik itu signifikan maupun
tidak.
• Pakta integritas berlaku mengikat kepada seluruh karyawan.
Inisiatif Khusus:
Melakukan sosialisasi kode etik kepada seluruh karyawan.
Evaluasi:
Untuk mencegah korupsi, Perseroan melakukan pengawasan keuangan dengan memakai aplikasi
keuangan. Dalam upaya penegakan anti korupsi, berlaku sanksi/ teguran/ denda hingga
pemberhentian/ pemecatan kepada setiap karyawan yang melakukan fraud dan korupsi.
4. Pelatihan dan Pendidikan
Signifikansi Topik:
Pelatihan dan pendidikan bagi karyawan sangat penting untuk peningkatan kompetensi mereka
yang pada akhirnya dapat mendukung kelancaran operasional perusahaan.
Kebijakan:
Seluruh karyawan baik itu karyawan baru ataupun karyawan lama diberikan pelatihan. Materi
tersebut dibagi menjadi materi pelatihan umum dan materi pelatihan khusus untuk departemen
maupun jabatan tertentu.
Target & Komitmen:
Seluruh karyawan mendapatkan kesempatan untuk menempuh pelatihan dan pendidikan
Capaian:
Setiap undangan petihan diikuti oleh karyawan sesuai dengan kepentingan dan bidangnya.
Inisiatif Khusus:
Pada tahun 2024 pelatihan lebih banyak dilakukan secara online dari pihak eksternal tetapi tetap
memberikan manfaat yang besar.
Evaluasi:
Pelatihan dan pendidikan dilakukan secara online. Manajemen memastikan protokol COVID-19
berjalan dengan baik. Materi pelatihan yang diberikan kepada karyawan diharapkan dapat
menunjang kompetensi mereka dalam menjalankan pekerjaannya.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 65
Page 66
5. Keberagaman dan Kesetaraan
Signifikansi Topik:
Perseroan membuka kesempatan bagi siapa saja untuk bekerja sama tanpa memandang gender,
suku, agama, kebutuhan khusus, maupun perbedaan lainnya.
Kebijakan:
Perseroan memberikan kesempatan kepada seluruh karyawan untuk bekerja dan berkarir tanpa
melihat gender atau SARA.
Target & Komitmen:
• Kesempatan bagi siapa saja kaum penyandang disabilitas untuk diterima bekerja
• Kesempatan bagi kaum wanita untuk berkarya di perusahaan
Capaian:
Komposisi kaum wanita yang menjadi karyawan di tahun 2024 sebesar 50%.
Inisiatif Khusus:
Perseroan memiliki prinsip bahwa kualitas personal menjadi hal yang penting dan utama dalam
bekerja.
Evaluasi:
Persoan memberikan kesempatan yang sama bagi kaum penyandang disabilitas untuk berkarya.
Selain itu, juga mendukung hak-hak wanita termasuk untuk mengakui kemampuannya untuk
menduduki jabatan manajerial. Hal ini merupakan bentuk dukungan pada capaian tujuan
pembangunan keberlanjutan pada kesetaraan gender dan mengurangi ketimpangan.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 66
Page 67
SURAT PERNYATAAN
ANGGOTA DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
TENTANG
TANGGI.ING JAWAB ATAS LAPORAN TAHTINAN DAN
LAPORAN KEBERLANruTAN 2024
PT WAHANA PRONATURAL TBK
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahw"a semua informasi
dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan PT Wahana Pronatural Tbk
tahun 2A24 rcLah dimuat secara lengkap dan bertanggung jau,ab penuh atas
kebenaran isi laporan tahunan perusahaan.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarny-a.
Surabaya, April2025
Hendra Widiava
Komi saris Utama/Independen
Artha Lovie Anrillailie
Direkfur Utama Direktur
Page 68
LEMBAR UMPAN BALIK
Laporan Keberlanjutan 2024 PT Wahana Pronatural Tbk memberikan gambaran kinerja keuangan dan
keberlanjutan. Kami mengharapkan masukan, kritik dan saran dari Bapak/Ibu/Saudara sekalian melalui
e-mail atau formulir ini.
Mohon lembar umpan balik ini dikirimkan kembali kepada:
Iwan Setiawan
Corporate Secretary PT Wahana Pronatural Tbk
Gedung Japfa Indoland Center (ex Bumi Mandiri) Tower 2, Lt.9 – R.907
Jl. Panglima Sudirman 66-68
SURABAYA
Email: wapo.sby@gmail.com / iwansetiawan_se@yahoo.com
Telp/Hp: 031-5352705
Golongan Pemangku Kepentingan:
( ) Pemegang Saham/Investor ( ) Pelanggan( ) Karyawan ( ) Masyarakat umum ( ) Pemerintah
( ) Mitra Kerja/Pemasuk
1. Laporan ini mudah dimengerti.
( ) tidak setuju ( ) netral ( ) setuju
2. Laporan ini sudah menggambarkan informasi aspek material Perusahaan, baik dari sisi positif dan
negatif.
( ) tidak setuju ( ) netral ( ) setuju
3. Topik material apa yang paling penting bagi anda: (nilai 1=paling penting s/d 4=paling tidak penting)
1. Kinerja Ekonomi
2. Ketenagakerjaan
3. Anti Korupsi
4. Pelatihan dan Pendidikan
5. Keberagaman dan Kesetaraan
6. Pemasaran dan Pelabelan
4. Mohon dapat memberikan saran/usul/komentar anda atas laporan ini ke alamat yang tertera diatas.
...............................................................................................................................................................
...............................................................................................................................................................
()
()
()
()
()
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 68
Page 69
PT WAHANA PRONATURAL Tbk ANNUAL REPORT & SUSTAINABILITY REPORT 2024
Page 70
Contents
Pages
Company Information 3
Board of Commissioners Report 4
Board of Directors Report 6
Company Profile 8
Company Vision and Mission 9
Financial Data Highlights 10
Stock Highlights 11
Company Structure 14
Analysis and Management Review 20
Company Business Prospects 24
Good Corporate Governance 27
Business Risk 43
Corporate Social Responsibility and Company Lawsuit 46
Introduction of Sustainability 49
Meaning and Benefits of Sustainability Report 49
The Principles of Sustainable Finance 49
The Strategy of Sustainability 51
Form and Content of Sustainability Report 51
Sustainability Overview 53
Material Topics 55
Stakeholder Engagement 56
Sustainable Governance 62
Feedback Sheet 67
Financial Statement 68
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 2
Page 71
COMPANY INFORMATION
PUBLIC OFFER DATE : June 22nd, 2001
HEAD OFFICE : Japfa Indoland Center Building (Ex Bumi Mandiri)
Tower II 9th Floor R.907, Panglima Sudirman street
66 – 68, Surabaya Indonesia, 60271
Telp: 031-5352705
Website: www.wapo.co.id
Email:
wapo.sby@gmail.com
iws@wapo.co.id
iwansetiawan_se@yahoo.com
FACTORY : Narogong Street Km.14, Limus Nunggal
Cileungsi, Bogor
Province Jawa Barat
BOARD OF COMMISSIONERS AND DIRECTORS
President Commissioner/Independent : Hendra Widjaya
Commissioner : Chenny
President Director : Artha Lovie A
Director : Iwan Setiawan
AUDIT COMMITTEE : Hendra Widjaya (Chairman)
Anita Rosalia Gunawan (Member)
Sarah Cahya Prawira (Member)
CORPORATE SECRETARY : Iwan Setiawan
PUBLIC ACCOUNTANT : KAP. SUPOYO, SUTJAHJO, SUBYANTARA &
Rekan
Taman Rivera Regency B 04, Medokan Ayu
Kec. Rungkut, Surabaya 60295
SHARE REGISTER : PT. Kustodian Sentral Efek Jakarta
Jendral Sudirman Street Kav. 52-53, Jakarta 12190
Telp: 021-52991099 / Fax: 021-52991199
LISTING EXCHANGE : PT. Bursa Efek Indonesia
Jenderal Sudirman Street, Kav.52-53 Jakarta 12190
The stock listing date on June 22, 2001 with the code
WAPO
SECURITIES ADMINISTRATION BUREAU : PT Sinartama Gunita
MH Thamrin Street Kav 22 No. 51
Menteng Jakarta
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 3
Page 72
BOARD OF COMI\iIISSIONERS REPORT
Dear Shareholder,
We praise GodAknighty for all His mercy that the Company ran well in2024. On this oceasion, please
allow us to submit the Board of Commissioners' Supervisory Report for The Financial Year 2024.The
Board of Commissioners has carried out supervisory duties and responsibilities and provided direction
to the Board of Directors to ensure that the Company is managed based on business plans and applicable
laws and regulations. We also have a look at the implementation of Good Corporate Governance to
ensure the principles of openness, accountability, independence, equality, and fairness in managing the
company.
The Board of Commissioners has received the Board of Directors'report on the Company's operational
activities during2024. In carrying out its duties and responsibilities, the Board of Commissioners always
maintains its objectivify and independence in accordance with the provisions of the Articles of
Association and Laws and Regulations. The Board of Commissioners is assisted by the Audit Committee
in supporting its supervisory role.
The year 2024 is a year of, economic recovery for Indonesia and the world. The world econom5, is
predicted to grow by 7.6% - 31%. As we know, the impact of the Covid-l9 pandemic as w-ell as
geopolitical unceftainties such as the Russia-Ukraine w-ar that has been going on since February 2023
disrupted economic activity until now. Supply chain disrLrptions" and inflationary pressures in most parts
of the world increase the risk of a hard landing, Countries around the world are strictly implementing
restrictions to mitigate social risks. leading to a decline in global deurancl.
Based on data from the Central Bureau of Statistics, Indonesia's economy in 2A24 was able to grow by
5.03Yo, indicating a strong and stable performance. Meanwhile, Indonesia's inflation in2024 amounted
to 1.57Yo. The Indonesian government managed to achieve the 2024 inflation target within the target
range of 2.5Yo with a tolerance of approximately lo/o. Indonesia is among the countries with high
economic growth ratings. This rapid pace of recovery provides a solid footing for the national economy
to face challenges and continue the development agenda. The government is optimistic that economic
growth in 2025 will still be strong despite the prospect of a slowing global economy. This fosters
confidence for business players and provides optimism for the Company.
In this condition, the Board of Commissioners encourages the Board of Directors to develop existing
businesses and seek new opportunities to improve the Company's performance, in addition to
operational effrciency and ef[ectiveness. The Board of Commissioners considers that the Board of
Directors has carried out its management duties well and has sought new business opporlunities by
conducting studies on other products. This is evidenced by the equalization ofnational distribution of
three products, namely Sunkist Lemon Water, Sunkist Orange Water andAirAlam. The Company opens
opportunities to produce new variants. The Company strives to improve the quality of its human
resources through coaching and training as well as the placement of human resources in accordance with
their competencies.
&
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk
Page 73
The Board of Commissioners reviewed the operational and financial performance throughout 2024 to
assess the performance of the Board of Directors. The Board of Directors has implemented the
recommendations, directions and advice provided by the Board of Commissioners by focusing on the
strategy of accelerating new product development and improving the performance of existing products.
This step is very appropriate and effective to deal with the current uncertain economic conditions.
The Company recorded sales of Rp 2.1 trillion in 2024 which came from sales of Coffee Bean
commodities of Rp 2 trillion ar 97Ya, Mineral Water of Rp 24 billion or 1-2o/o and Sunkist sales of Rp
20 billion or lYo. Sales in 2024 irlcireased 376Yo compared b 2A23 of Rp 420 billion. The company
earred a net profit of Rp 784 million m2024.
The Board of Commissioners fully supports the steps taken by the Board of Directors to improve the
Company's perfotmance by prioritizing the precautionary principle. The Board of Directors has
presented a realistic business outlook for 2025. Global and national economic conditions in2025 are
predicted to remain difficult due to geopolitical conflicts that trigger a slowdor,vn in the global economy.
The Board of Commissioners considers that there are still opportunities that can be optimized in the
commodity sales segment. The increase in sales capacity of Coffee Beans can continue to be optimized
in 2025. The Company also believes that the two new products Sunkist and AirAlarn have good
prospects in the future.
Tlrroughout 2024, the Board of Commissioners considers that the Board of Directors has implemented
Corporate Governance effectivel3r and fulfilled in terms of compliarrce aspects of the Public Company
Governance Guidelines as a standard for irnplementing Governance. The Board of Directors has made
a good effort in our opinion. On belialf of the Board of Comrnissioners, we express our gratitude and
appreciation to the Board of Directors. management, and staff fbr their efforts and hard work,
commitment and dedication to the Clompany. The Board of Commissioners also erpresses appreciation
to all Shareholders and stakeholders for their support so far. We hope the better performance can be
achieved in the future.
L
President Commissioner
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024, PT Wahana Pronatural Tbk
Page 74
BOARD OF DIRECTORS REPORT
Dear Shareholders,
We praise Cod Almighty and thank to His mercy that the Company can get through 2024 well. On this
occasion, please allow us to submit the Company's Performance Report for the 2024 Financial Year. In
carrying out its functions. the Board of Directors has implemented management" supervision, and control
policies. Management policies include finance, production, and sales, while supervision and control policies
are carried out to evaluate business activities that have been carried out.
The Board of Directors has completed its Report on the Company's operations during 2024.In generai, the
Company's performance in 2A24 was quite good despite the global uncertainty. As we know, the giobal
economy is still facing various challenges, including ongoing geopoiitical tensions, geoeconomic
fragmentation, and increased protectionism that could potentially suppress economic growh. Nevertheless,
lndonesia's economy showed good resilience.
The Central Bureau of Statistics (BPS) noted that Indonesia's economic growth in2024 experienced a slight
slowdown to 5.03oh, but still showed significant resilience. Meanwhile, Indonesia's inflation in 2024
amounted to 1.57Yo. The Indonesian government managed to achieve the 2024 inflation target within the
target range of 2.5o/o +1. lnflation control efforts involving the government and a1l relevant stakeholders
continue. This maintained economic growth is a solid foundation for continuing development plans. This
creates confidence for business actors in the future economic prospects and provides optimism for the
Company.
Dear shareholders, during the year 2024 the management strives to increase growth, maintain business
operations and make cost efficiencies in ail areas. The Company is in the business of trading Coffee Beans
and Dried Seaweed commodities. Coffee Bean commodity (green bean) is the main commodity with sales
reaching Rp 2 trillion or 97Yo of total sales. Raw materials are obtained from various regions in Indonesia.
The Company utilizes a network of relationships so that it can supply Coffee Beans to large industries,
especially in the country. The next commodity is dried seaweed. Raw materials are obtained from various
regions including the islands of Sulawesi, Kalimantan, East Nusa Tenggara, and Maluku. The Company
maintains the quality of human resources by participating in coaching and training as well as the placement
of human resources in accordance with their competence in order to produce maximum output. Efforts are
focused on increasing trading business and reducing financial burden. This is evidenced by the equalization
of national distribution of three products, namely Sunkist Lemon Water and Sunkist Orange Water as well
as mineral water brand AirAlam.
The Company's sales for 2024 and2023 amounted to IDR 2.1 trillion and IDR 420 billion respectively, an
increase of 400Yo compared to the previorrs year. Sales consist of Coffee Bean commodity by 97% (lDR2
trillion), followed by Mineral Water by 1.1% (IDR 23 billion). Sunkist Water C by 1% (lDR 20 billion).
and the remaining Dried Seaweed by 0.4% (IDR 8 billion). Market demand for Coffee Bean commodities
is quite high. In 2024, the sales volume of Coffee Bean is 30,000 tons and Seaweed is 1,200 tons. The
Company's gross profit in2024 amounted to Rp 24.6 billion and in 2023 amolntedto Rp 11.9 billion. Cost
of goods sold in 2024 and 2023 were Rp 2,097 billion and Rp 409 billion, respectively" The Company
eamed a net profit of Rp 784 million. In2024 the Company targets 10% growth.
Dear shareholders, The government has made efforts to improve the economy including increasing export
and import activities to take advantage of opportunities to increase global commodity prices. Infrastructure
development is still carried out based on a priority scale so as to provide a sense of optimism in running a
business. The Govemment also stated that it continues to encourage and is committed to increasing business
Annuai Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 6
Page 75
in the plantation, fisheries and marine sectors, enforcing the law and protecting domestic interests. The
determination to continue to downstream the industry can increase significant added value. In this report,
the board of directors will present business prospects for 2025 and a sustainability report.
The Board of Directors together with the Board of Commissioners will evaluate and supervise business
activities, as well as make cost efficiency with prudent financial management. The Board of Directors also
continues to be committed to implementing better Good Corporate Governance in the organization. The
Company has an independent commissioner and audit committee to ensure the implementation of the
principles of openness, accountability, independence, equality, and fairness in managing the Company.
Finally, on behalf of the entire Board of Directors, we would like to express our gratitude and appreciation
to our shareholders, suppliers, customers, employees, business pafiners and all parties for their hard work,
dedication and contribution to the Company. We hope that with this full support, the Company's business
activities will be better in the future.
Surabay4 April2025
{t,
Artha Lovie Aprillailie
President Director
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 7
Page 76
COMPANY PROFILE
History of Establishment
PT Wahana Pronatural Tbk (the Company), was established in Surabaya Indonesia in 1993 as PT Golden
Phoenix. At that time the business field was trading of crops and marine products which were marketed
locally between islands, then developed to be able to export abroad. This business was continued with the
construction of a cashew nut processing plant in 1989 in the city of Mataram, West Nusa Tenggara. PT
Golden Phoenix changed its name several times. In 1996 it became PT Wahana Yuda Mandiri and in 2000
it changed its name to PT Wahana Phonix Mandiri.
On June 22, 2001, the Company listed its shares on the Indonesia Stock Exchange (formerly Jakarta Stock
Exchange) by offering an initial public offering of 200,000,000 (two hundred million) shares at a nominal
value of Rp 100 (one hundred rupiah) per share at an offering price of Rp 175 (one hundred seventy-five
rupiah) per share.
At the end of 2011, the Company restructured its business by purchasing assets in the form of a candy
processing factory in Bogor, West Java, and started to operate in 2012. At the same time, the Company sold
its shares in its subsidiary, PT Phonix Mas Persada, to improve its financial structure. The Company is
domiciled in Surabaya, and its head office is in the building of Japfa Indoland Center (ex Bumi Mandiri)
Tower II 9th Floor R.907 Panglima Sudirman 66–68 Surabaya. In the 2012 General Meeting of
Shareholders, the Company changed its name to PT Wahana Pronatural Tbk based on Deed of Resolutions
of General Meeting of Shareholders No.2 dated June 2, 2012, by Wachid Hasyim SH., a Notary in Surabaya
and was approved by the Ministry of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia No.
AHU.41594.AH.01.02. of 2012 dated August 1, 2012.
Business Fields
The Company is engaged in trading and industry. The main products produced are coffee beans, dried
seaweed, flavored drinks and mineral water. The current distribution nationally covers the islands of Java,
Sumatra, Bali, Sulawesi and Kalimantan. In early 2021, the Company first distributed two new products,
namely Sunkist Water C with lemon and orange flavored variants. This product is a high vitamin C drink.
Another product is bottled drinking water (AMDK) brand “AirAlam”. Both of these products are
distributed in the national market.
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 8
Page 77
COMPANY VISION AND MISSION
Company Vision:
To be a leading agro-industry Company in processing Indonesia's superior natural products.
Company Mission:
1. Building business integration of seaweed and agricultural product processings that are internationally
competitive;
2. Being a healthy and distinctive food processing and healthy drinks industry;
3. Assisting the Government in increasing local revenue (PAD), and improving the community welfare,
especially local farmers and fishermen;
4. Improving the Company's growth and development and the community economy;
5. Opening new jobs and increasing the community economic welfare in agriculture, plantation, and
industrial sectors;
6. Increasing the Company's revenue or profit in order to develop into a bigger and more advanced
Company.
Company Strategies:
1. Increasing production capacity with a good approach to the community in the cultivation center of
agricultural and marine products;
2. Reducing costs of raw materials, among others, by managing the level of supply turnover, making
purchases of raw materials at lower prices without reducing quality;
3. Collecting venture capital and investment funds from banks or government and private financial
institutions;
4. Creating a product that has added value and high benefits (all raw materials and its waste);
5. Collaborating with local governments and other institutions specifically related to the improvement of
production facilities and infrastructure;
6. Improving work ethics and professionalism of all Company personnel, business management,
administration, organization, and information systems.
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 9
Page 78
FINANCIAL DATA HIGHLIGHTS
The financial data highlights of PT Wahana Pronatural over the past 3 (three) years are as follows:
(in million Rupiah, unless otherwise stipulated)
2022 2023 2024
Represented
OPERATING RESULTS
Net Sales 330.020 420.954 2.122.330
Gross Profit 2.758 11.898 24.648
Business Profit (Loss) (5.957) (359) 518
Comprehensive Profit (Loss) (4.048) 236 784
FINANCIAL POSITION
Net Working Capital 27.856 25.868 25.868
Total Current Assets 53.626 85.785 39.582
Total Non-Current Assets 43.878 46.150 47.004
Total Short-Term Liabilities 25.770 59.917 13.714
Total Long-Term Liabilities 719 766 835
Total Equity 71.015 71.252 72.036
OPERATING RATIO (%)
Gross Profit Margin
0.84 2.83 1.16
Net Sales Operating Margin (Loss) (1.81) (0.09) 0.02
Comprehensive Margin ( Loss) / Net Sales (1.23) 0.06 0.04
Comprehensive Margin (Loss ) / Total Asset
(4.15) 0.18 0.91
(Return On Assets)
Comprehensive Margin ( Loss ) / Total Equity
(5.70) 0.33 1.09
(Return On Equity)
FINANCIAL RATIO (%)
Current Ratio / Short Term Liabilities
(Current Ratio) 208.09 143.17 288.62
Liabilities / Equity
(Debt to Equity) 37.30 85.17 20.20
Liabilities / Asset
(Debt to Assets) 27.17 45.99 16.80
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 10
Page 79
STOCK HIGHLIGHTS
The Composition of the Company’s Shareholders can be seen in the following table:
Nominal Value of Rp 100 Per Share
Shareholders The total of shares Percentage of Total (Rp)
issued and fully ownership
paid
PT. Hijau Sari 447.562.500 36.07 44.756.250.000
PT. Mitra Niaga Sakti 402.562.500 32.44 40.256.250.000
PT. Surya Pelangi Mandiri 100.000.000 8.06 10.000.000.000
PT. Pesona Bangun Mandiri 55.000.000 4.43 5.500.000.000
Public (under 5%) 235.798.111 19.00 23.579.811.100
Grand Total 1.240.923.111 100.00 124.092.311.100
Information on Stock Price
The progress of the Company's stock price in 2024 and the comparison with 2023:
2023
PERIOD PRICE (IDR) OUTSTANDING SHARE NUMBER OF MARKET TRADING
TTG TRD END VOLUME (Unit) LISTED SHARES CAPITALIZATION VOLUME
QUARTERLY I 308 107 130 642,592,600 1,240,923,111 645,280,017,720 -
QUARTERLY II 175 119 131 555,828,400 1,240,923,111 506,296,629,288 -
QUARTERLY III 147 104 116 46,544,100 1,240,923,111 474,032,628,402 -
QUARTERLY IV 153 84 91 548,484,300 1,240,923,111 407,022,780,408 -
2024
PERIOD PRICE (IDR) OUTSTANDING SHARE NUMBER OF MARKET TRADING
TTG TRD END VOLUME (Unit) LISTED SHARES CAPITALIZATION VOLUME
QUARTERLY I 160 84 131 355,857,900 1,240,923,111 423,154,780,851 -
QUARTERLY II 142 102 133 13,053,300 1,240,923,111 466,587,089,736 -
QUARTERLY III 140 95 96 79,964,000 1,240,923,111 403,300,011,075 -
QUARTERLY IV 136 88 136 361,747,100 1,240,923,111 410,745,549,741 -
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 11
Page 80
Chronology of Share Listing and Increase in Number of Shares
On June 22, 2001, the Company listed its initial shares on Indonesia Stock Exchange - IDX (formerly the
Jakarta Stock Exchange) by conducting a public offering of 200,000,000 (two hundred million) shares with
a nominal of IDR 100 (one hundred rupiahs) per share. The offering price at that time was IDR 175 (one
hundred and seventy-five rupiah) per share. Then in 2011, the Company increased the authorized capital
from 1,000,000,000 (one billion) shares to 2,000,000,000 (two billion) shares.
The Company increased the paid-up capital from IDR 52,000,000,000 (fifty-two billion rupiahs) to IDR
124,092,311,100 (one hundred twenty-four billion ninety-two million three hundred eleven thousand one
hundred rupiahs) on November 12, 2019. The additional issued and paid-up capital was carried out after
the implementation of the first Limited Public Offering (PUT I) with Preemptive Rights (HMETD). At that
time, the Company issued 720,923,111 (seven hundred twenty million nine hundred twenty three thousand
one hundred eleven) shares with a nominal value of Rp 100 (one hundred rupiah) or all with a nominal
value of Rp 72,092,311,100 (seventy two billion ninety two million three hundred eleven thousand one
hundred rupiah).
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 12
Page 81
Structure of Major and Controlling Shareholders
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 13
Page 82
COMPANY STRUCTURE
Board of
commissioners
Audit Comittee Board of Directors
Corporate Secretary
Finance
Production & Supply Accounting Sales & Marketing Corporate Legal
Chain Manager Manager Manager
Logistic Finance Manufacturing Legal
General Accounting Trading Licensing
Board of Management
The composition of the Company's Commissioners and Directors based on the Deed of Minutes No. 3 dated
September 6, 2023 drawn up by Notary Sonya Natalia, S.H., is as follows:
Board of Commisioners:
• President Commissioner (Ind) : Hendra Widjaya
• Commissioner : Chenny
Board of Directors:
• President Director : Artha Lovie Aprillailie
• Director : Iwan Setiawan
Audit Committee:
• Chairman : Hendra Widjaya
• Member : Anita Rosalia Gunawan
• Member : Sarah Cahya Prawira
Production & Supply Chain Manager : Iwan Setiawan
Finance & Accounting Manager : Artha Lovie Aprillailie
Sales & Marketing Manager :-
Corporate Secretary & Legal : Iwan Setiawan
In accordance with the Company's articles of association, the term of office of the Board of Commissioners
and the Board of Directors is 5 years and is effective until September, 2028. The same term of office is also
applied to the Audit Committee.
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 14
Page 83
Company’s Management Profile
BOARD OF COMMISSIONERS:
Hendra Widjaya
President Commissioner
An Indonesian citizen, born in Juwana on June 7, 1950 (74 years old). He completed his study at the
University of Indonesia with a Bachelor of Economics Degree and a Master’s Degree at the Indonesian
Institute of Management (in cooperation with Pittsburg State University Kansas, USA) with a Master of
Marketing Management. His early career began in 1975 at SC Johnson & Son Indonesia and served as
Marketing Director at PT Monysaga Prima in 1998 and at PT Adventura Prokreasi from 2004 to 2012.
Currently, he is active as Director at PT Indadi Setia. In July 2022, Mr. Hendra was appointed as president
and an Independent Commissioner (Independent) of the Company.
Chenny
Commissioner
An Indonesian citizen, born in Jakarta on July 19, 1978 (46 years old). She graduated in Accounting at
Tarumanegara University Jakarta. She started her career as Finance Manager at PT. Pelayaran Masittah
Latief in 2001. She also worked at PT Indadi Utama in 2020 as Finance Manager. Then served as Finance
Manager at PT Anadana Global Multi Finance in 2022. In the General Meeting of Shareholders in
Semptember 2023, she was appointed as Commissioner of Company.
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 15
Page 84
DIRECTORS :
Artha Lovie Aprillailie
President Director
An Indonesian citizen, born in Surabaya on March 31, 1977 (48 years old). She graduated from the
Accounting department of Wijaya Kusuma University in both her bachelor’s and master's degree programs.
Her career began when she joined PT Wahana Pronatural Tbk as the Accounting Manager from 2000-2018.
In June 2019, Mrs. Artha Lovie Aprillailie was appointed as the Company’s Director, and in February 2020,
she was appointed as the President Director of PT Wahana Pronatural Tbk.
Iwan Setiawan
Director
An Indonesian citizen, born in Sidoarjo, East Java, in 1974 (50 years old), graduated with a Master's Degree
in Law from Bhayangkara University, Surabaya in 2017. He has competence and experience as a Corporate
Secretary for approximately 16 years. Before joining the Company, he worked as the Head of PPIC at PT
Kalimas Putra Makmur in Sidoarjo in 2001. From 2002 to 2008, he worked at PT Siantar Top Tbk Sidoarjo
with his last position as a Financial Supervisor. From 2008 to 2010, he served as the Company’s Director,
and in 2017, he was reappointed as the Director of PT Wahana Pronatural Tbk.
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 16
Page 85
The appointment of the Board of Commissioners and the Board of Directors is based on the decision of
the General Meeting of Shareholders (GMS) dated Semptember 6, 2023, and stipulated in the Minutes No.
3 dated Semptember 6, 2023, made by a Notary named Sonya Natalia, SH, in Surabaya and has been
approved by the Ministry of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia . The Board of
Commissioners and the Board of Directors do not own shares in the Company.
HUMAN RESOURCES
The Company realizes the importance of the role of human resources as one of the supporting factors for
the success of its business activities. In an effort to improve the quality of labor, the Company provides
opportunities for its employees to participate in training programs. The Company in 2024 had 9 employees
comprising various levels of position, education, age, and disciplines.
In managing human resources, the Company implements a basic principle that becomes the guide for all
organizational unit leaders. This basic principle is used as supervision for employees who are under its
responsibility so that each employee can accept the Company's values as their personal values.
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 17
Page 86
HUMAN RESOURCES
To improve the quality and productivity of each employee, the Company makes efforts among others:
a. Improvement on Wages or Payroll System
The Company has a minimum wage standard. The amount of wages/salaries pays attention to the
standards set by the government. The standard wages/salaries of the Company's employees are above
the minimum wage set by the government. With wages / salaries that meet the basic needs of decent
living, employees are expected to work well.
b. Providing Allowance and Facilities
The benefits and facilities provided by the Company have referred to the regulations of the Job
Creation Law No.11 of 2020. The Company provides benefits and facilities to employees including
health benefits, health insurance including participation in the BPJS Health and BPJS Employment
programs. The Company also provides allowances for meals, transportation and communication
facilities. With these benefits and facilities, it is hoped that every job can be done properly and
effectively.
c. Training and Development
The types of training are based on three categories, namely: training that aims to increase productivity
and quality of the organization; training that aims to improve leadership and work professionalism,
and training that aims to build positive mental attitude and develop individual intellectual ability. With
the increasing intensity of the Company's business activities and business expansion (business
diversification), sufficient and skilled labors are needed for the sake of smooth operation and
efficiency. Various training activities have been followed including training on how to produce good
and right goods or Good Manufacturing Practices (GMP) and the Implementation of the HACCP
System in producing goods and Health Certificate (HC). In addition, some socialization on government
regulations and policies are also routinely involved, like capital market growth. The Company is also
active in every activity of the Indonesian Issuer Association (AEI) and the Indonesian Corporate
Secretary Association (ICSA).
The Company provides freedom for employees to gather and associate to improve the Company's
performance and employees' social welfare and is a communication forum between employees and the
Management.
The detail of employees based on levels of position, education, age, and discipline as well as total employees
are presented in the following tables:
Based on Education Level:
Description Total Employee %
Master’s Degree 2 22,22
Bachelor’s Degree 5 55,55
Equivalent 2 22,22
Total 9 100,00
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 18
Page 87
HUMAN RESOURCES
Based on Position Level:
Description Total Employee %
Directors and Commissioners 2 22,22
Manager/ Spv 1 11,11
Staff 6 66,66
Total 9 100,00
Based on Ages :
Description Total Employee %
40 years old and above 2 22,22
30 – 40 years old 1 11,11
18 – 30 years old 6 66,66
Total 9 100,00
The Company has 9 employees. At the head office, there are 2 directors and 6 administrative staff,
However, the Company's operations can run effectively. In carrying out their activities, each employee is
responsible for their duties and obligations. For work that requires more manpower, the Company recruits
casual employees as needed. Meanwhile, the management of the candy factory in Bogor, West Java is
leased to a third party.
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 19
Page 88
ANALYSIS AND MANAGEMENT REVIEW
In this report, it is informed about the description and analysis of the Company's financial statements and
other important information with an emphasis on material changes that occurred.
Sales and Production
During the period of 2024, the Company recorded net sales of Rp 2.1 trillion, consisting of Coffee Bean,
Dried Seaweed, Sunkist Water and Mineral Water products. The largest sales contribution was contributed
by the Coffee Bean commodity by 97% (IDR 2 trillion), followed by Mineral Water by 1.1% (IDR 23
billion), Sunkist Water C by 1% (IDR 20 billion), and the remaining Dried Seaweed by 0.4% (IDR 8
billion).
The market demand for coffee beans is still high, even though the price of this commodity has increased
more than 3 times. Coffee beans contributed the largest share of 90% of total sales in 2024 with a volume
of 30,000 tons. The sales volume of Dried Seaweed was 1,200 tons. Meanwhile, Mineral Water products
also grew quite well in 2024, 5 times from the previous year. The Company is also working to increase the
distribution of Sunkist products nationwide. The Company is targeting 10% growth.
The prospects for the Coffee Bean business are quite good. In addition to the need for raw materials for
industry, coffee beans are much needed by small and medium enterprises. We can see this with the many
partnership concept businesses that are growing rapidly in Indonesia. Coffee-based beverage outlets or
shops that utilize online marketing are becoming a trend. Seaweed commodity business opportunities are
also quite good. International market demand is quite high with a price range between Rp 16,000/kg to Rp
20,000/kg (Dry Seaweed cottoni type with a moisture content of 35%). Seaweed is widely used by the
pharmaceutical industry as raw material for medicines. In addition, it is also a healthy food and beverage
ingredient.
After the pandemic, the lifestyle of the people has changed to be healthier. Learning from the Covid-19
pandemic where the need for healthy and vitamin drinks is very high, the Company markets the product
“Sunkist Water C” Lemon and Orange variants. This is a beverage product high in vitamin C. In addition,
the Company also distributes “AirAlam” mineral water products in various packaging variants.
Financial Position (Balance Sheet)
Assets
The Company's assets decreased by Rp 45 billion (34%) from Rp 132 billion to Rp 87 billion. This was due
to a decrease in third party trade receivables and a decrease in cash and cash equivalents. Fixed assets are
classified into net fixed assets and investment properties but do not affect the statement of comprehensive
income.
Liability
Total liabilities decreased by Rp 46 billion (76%). Total liabilities in 2023 amounted to Rp 60 billion while
in 2024 amounted to Rp 14 billion. This increase was due to a decrease in third-party trade payables from
Rp 59 billion to Rp 13 billion.
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 20
Page 89
Financial Position (Balance Sheet)
Equity
Total equity increased by Rp 784 million (1.1%). Total equity in 2023 amounted to Rp 71 billion while in
2024 it amounted to Rp 72 billion. There is no significant change between 2023 and 2024. In 2019, the
Company increased capital by Rp 72 billion through Pre-emptive Rights and decreased the equity
component of share conversion debt by Rp 69.5 billion. Total issued and fully paid share capital in 2024
amounted to 1,240,923,111 shares.
Sales and Profitability
Sales
The Company's sales in 2024 increased by Rp 1.7 trillion or 404% compared to 2023. This increase was
contributed by sales of Coffee Beans of Rp 2 trillion (97%) and sales of new products AirAlam of Rp 23
billion (1.1%), Sunkist Water C of Rp 20 billion (1%). During the period of 2024, the Company recorded
net sales of Rp 2.1 trillion.
In 2024 the Coffee Bean commodity made a very large contribution. The Company's growth target of 20%
can be achieved and recorded a profit. In 2025 the Company is optimistic with a growth of 10%.
The Company conducted the first distribution of new products, namely high vitamin C drinks under the
“Sunkist” brand and bottled drinking water (AMDK) under the “AirAlam” brand in 2021. The distribution
area is nationwide and is expected to be the flagship product for the Company. Target market in modern
markets and traditional markets. The distribution of AirAlam currently covers the areas of Java and
Sumatra. In the future, the Company targets the distribution of this product nationally. The first distribution
of these two products is in accordance with the Company's plan to increase product classification. It is
expected that these two products can be accepted by the public and increase revenue for the Company.
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 21
Page 90
Sales and Profitability
Sales growth is presented in the graph below:
Gross Profit
Gross profit for the periods ended 2024 and 2023 amounted to Rp 24.6 billion and Rp 11.9 billion,
respectively. Gross profit ratios for 2024 and 2023 were 1.2% and 2.8%, respectively. The increase in gross
profit is in line with the 404% increase in sales in 2024.
Operating Profit (Loss)
In 2024 the Company recorded an operating profit of Rp 519 million. Previously the Company had an
operating loss of Rp 358 million. High sales of coffee beans contributed to the increase in operating profit
in 2024.
Cashflow, Liquidity, Solvency Ratios, and Accounts Receivable Turnover
The Company's cash flow at the end of the period in 2023 amounted to Rp 9.6 billion, while in 2024 it
amounted to Rp 10.7 billion. Cash receipts from customers amounting to Rp 2.1 trillion were used for
payments to suppliers.
Liquidity is measured using current ratio. The Company has a current ratio as of December 31, 2024 and
2023 of 2.88 times and 1.43 times, respectively.
Solvency is measured by comparing total liabilities with total equity. Solvency ratio as of December 31,
2024 and 2023 was 20.2% and 85.2%, respectively.
The receivables turnover ratio is measured by comparing net sales to average receivables. The accounts
receivable turnover ratios for 2024 and 2023 were 400 times and 7 times, respectively. This indicates that
the receivables turnover is very good.
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 22
Page 91
Capital Structure
The Company's capital structure in 2024 consists of short-term liabilities of 16%, long-term liabilities of
1% and equity of 83%. The Company's capital structure is in the good category.
The Management’s Policy on capital structure:
- The Company uses retained earnings to finance the Company’s operation and development.
- Sales advances are used to purchase inventory.
- If the retained earnings are not sufficient to finance its operations, the Company will seek funding from
third parties.
The Company emphasizes the optimal combination of debt and equity with the aim of lowering the cost of
capital.
Material Information and Facts after the Date of the Accountant’s Report
There are no material information and facts that occur after the date of the accountant’s report and there are
no changes in accounting policies, reasons, and impacts on the financial statements.
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 23
Page 92
COMPANY BUSINESS PROSPECTS
Agribusiness Product Operation
Agricultural, plantation and marine commodities are widely used in various industries such as food,
medicine and other consumption. Indonesia is known for its abundant natural resource potential. This is
evidenced by the biodiversity owned. Indonesia is also known as an agrarian and maritime country because
of its wealth of natural resources. In addition, the strategic geographical conditions and tropical climate
make the quality of natural potential superior to other countries. This potential can be optimally utilized by
industrial sectors close to natural resources.
Agriculture and plantations are the driving force of the national economy. In terms of production,
Indonesia's agricultural and plantation sector are the second most influential sector on national economic
growth after the processing industry.
Until the beginning of this decade, it is recognized that the agriculture and plantation sectors still play
important roles for the following reasons:
1. Contributes about 15% of the Gross Domestic Product (GDP).
2. Provide about 40% of the working-age workforce.
3. Provide food menu diversity, therefore the agricultural sector greatly affects people's consumption and
nutrition.
4. Support the industrial sector, both upstream and downstream industries.
5. Agricultural and plantation exports contribute considerable foreign exchange to the country.
6. Able to survive the storm of the global monetary and economic crisis.
A. Business Prospects of Coffee Beans Product (Green Bean)
Coffee Beans products are a very promising and most traded trade commodity in the world after oil and
gas. Coffee is also one of Indonesia's leading commodities in the international market. Indonesia is the
third largest coffee exporter in the world after Brazil and Vietnam. The national production in 2024 is
more than 700,000 tons with a national consumption level of 400,000 tons. Meanwhile, Indonesia's
coffee export volume is around 300,000 tons.
The industrial sector is the largest sector in the absorption of coffee raw materials. In addition, Coffee
Beans are also widely needed by small and medium businesses. We can see this with the number of
partnership concept businesses that are growing rapidly in Indonesia. Coffee-based outlets or taverns
that utilize online marketing are the current trends. Teenagers who are happy with modern lifestyles
tend to be consumptive and will also encourage the growth of the creative economy from coffee
commodities.
There are several factors that boost the growth of the coffee shop business in Indonesia, namely:
1. The habit (culture) of hanging out while drinking coffee.
2. Increasing consumer purchasing power, growing middle class, and more affordable prices of RTD
Coffee in modern store.
3. The domination of the Indonesian young population (Generation Y and Z) which create a new
lifestyle in consuming coffee.
4. The presence of social media that makes it easier for coffee shop business people to carry out
marketing and promotional activities.
Having a look at the development of these driving factors, the coffee shop business in Indonesia next
year is is estimated to remain positive.
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 24
Page 93
B. Business Prospects of Dried Seaweed
Indonesia is one of the world's largest producers of seaweed. Types of seaweed that are widely
developed are Gracillaria, Eucheuma Cottoni, and Eucheuma Spinosum. Based on data from the
Ministry of Maritime Affairs and Fisheries (KKP), in 2024 national seaweed production will reach
more than 9 million tons. So far, seaweed still dominates with a contribution of 60% of the total national
aquaculture production.
Currently, Indonesia is the second largest producer in the world after China, especially for the type of
eucheuma cottoni, and controls more than 80% of the market share with the aim of exporting to China.
However, almost 80% is still dominated by raw materials, and only 20% is absorbed for domestic
industrial needs.
The government is committed to relying on national seaweed industrialization, one of which is by
preparing a national seaweed industrialization roadmap for the next five years through Presidential
Regulation (Perpres) Number 33 of 2019 concerning National Seaweed Industrialization Roadmap.
This is to ensure that the availability of raw materials and the quality of Seaweed is maintained both
for export and to supply domestic needs. This gives confidence to the Company's business
improvement in the future.
According to data from the Indonesian Seaweed Association (ARLI), Indonesia is included in the Coral
Triangle region which is a suitable place to cultivate seaweed in coastal areas. The prospect of
processed seaweed in the country is still large because many industries require processed agar and
carrageenan as ingredients for chewers, emulsifiers, thickeners, and clarifiers for natural mixing
materials, as well as for fertilizers. Besides being able to be utilized as a food ingredient, it is also used
for the pharmaceutical industry as well as medicine and cosmetics.
C. Business Prospects of Isotonic Beverages and Bottled Water
The Company conducted the first distribution of new products, namely high vitamin C drinks under
the “Sunkist” brand and bottled drinking water (AMDK) under the “AirAlam” brand in 2021. The
distribution area is nationwide and is expected to be the flagship product for the Company. Target
market in modern markets and traditional markets. AirAlam distribution currently covers the islands
of Java and Sumatra. In the future, the Company targets to distribute this product nationally. The first
distribution of these two products is in accordance with the Company's plan to increase product
classification. Drinking water is the main human need so it is expected that these two products can be
accepted by the public and increase revenue for the Company.
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 25
Page 94
Comparison between Target and Projection
The Company targets a growth of 10% in 2025. This is based on the growth achieved by the Company in
the previous year. Coffee Bean commodity is expected to contribute the largest growth for the Company,
then mineral water and Sunkist are also expected to increase revenue. The Company applies strict and
prudent policies in running the business. The main thing to do is efficiency in all areas, then evaluate
financial policies related to new projects.
Marketing Aspects
Marketing strategy and market share:
- Looking for new customers with good ratings and collectibility.
- Consistently maintain product quality to maintain the Company's reputation.
- Increase domestic and international market penetration.
- Conduct effective and efficient product distribution.
Dividend Policy
The dividend policy is determined through the General Meeting of Shareholders. In fiscal year 2024, the
Company recorded a profit. In terms of dividend distribution, the Company is guided by the articles of
association and capital market regulations.
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 26
Page 95
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
General
The Company realizes the importance of implementing Good Corporate Governance (GCG). The
implementation of GCG in accordance with the principles of openness, accountability, accountability,
independence, fairness and equality, is a supporting factor for the Company's progress in the future.
In accordance with the Financial Services Authority ("OJK") Regulation No.32/POJK.04/2015 concerning
Public Company Governance Guidelines, the Company consistently implements GCG on the basis of its
own awareness by applying the following principles:
Principle of Transparency
▪ The principle of information disclosure that must be announced to the public, for example if there is a
corporate action related to material transactions or important events / events that have an impact on
the Company must be submitted to the public through the website and notified to the Financial Services
Authority and the Indonesia Stock Exchange.
▪ Information disclosure for certain shareholders, such as disclosure of changes in the Company's
ownership structure and majority shareholders, is submitted to the public through the Company's
website.
▪ Submission of financial statements audited by a public accounting firm is reported regularly to the
OJK and IDX as well as the Company's website.
Principle of Accountability
▪ The Company has implemented the principle of accountability, namely the clarity of functions,
structures, systems and accountability of company elements.
▪ The Company has established an audit committee and appointed an independent commissioner.
▪ Periodically at least once a year, the Company holds a General Meeting of Shareholders (GMS) to
seek approval from shareholders.
Principle of Responsibility
The Company's form of responsibility is compliance with applicable regulations including taxation,
industrial relations, occupational health and safety, environmental protection, maintaining a conducive
business environment with the community and so on. By applying this principle, the Company has a role
to be responsible to shareholders and the surrounding community.
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 27
Page 96
Internal Control System
The internal control system includes various control policies and procedures implemented by the Board of
Directors and management to provide adequate assurance of effective and efficient operational
implementation, accurate and reliable financial statements and compliance with applicable regulations. The
Board of Directors is responsible for the Company's internal control system.
Internal control implemented by the Company includes the following elements:
• Control Environment, where the Company strives to create a culture and work environment as well as
behaviors that support the Company's basic values and code of ethics;
• Risk assessment, where the Company applies a framework in identifying, measuring, and managing
risks that have the potential to hamper the achievement of business targets;
• Control activity, where the Company establishes policies and procedures that function as guidelines for
operational activities, technology, financial reporting, and compliance;
• Information and communication, where the Company implements an information system to support
operational activities, financial reporting, and management reporting; and
In general, there are no weaknesses in the internal control system in 2024. The Company's internal control
system, including the risk management system, is reviewed from time to time and is considered adequate
in providing reasonable assurance of the effective and efficient implementation of operational activities.
Board of Commissioners
In carrying out its functions and duties, the Board of Commissioners has guidelines as regulated by the
Financial Services Authority.
To improve Good Corporate Governance, the Company has formed:
• Independent Commissioner;
• Audit Committee;
• Corporate Secretary.
The duties of the Board of Commissioners include:
• Supervise the management of the Company carried out by the Board of Directors;
• Provide direction to the Board of Directors in the preparation, implementation and achievement of the
annual work plan;
• Determine the remuneration of the Board of Directors along with the distribution of duties and
authorities of members of the Board of Directors;
• Supervise decisions taken by management;
• Monitor the implementation of risk management;
• Examine the results of external and internal audits and follow up on audit findings;
• Monitor and encourage the implementation of corporate governance.
In 2024, the Board of Commissioners held regular meetings every two months with 100% attendance rate.
The Board of Commissioners also held meetings with the Company's Board of Directors every quarter with
100% attendance rate.
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 28
Page 97
Board of Commissioners
The Company has an Independent Commissioner in the sense that it has no affiliation with the Board of
Directors or the Company's legal entity. The establishment of an Independent Commissioner is part of
efforts to implement GCG principles as well as to fulfill the requirements set in the capital market and to
carry the aspirations of minority shareholders.
Salary and Remuneration of the Board of Commissioners
In carrying out their duties, each member of the Board of Commissioners receives remuneration and other
facilities determined by the GMS. The determination of the amount of salary and remuneration for members
of the Board of Commissioners is determined through a meeting of Commissioners to determine service
fees and other benefits.
The Board of Commissioners Meeting
• The Board of Commissioners shall hold a meeting at least once in 2 (two) months;
• Meetings of the Board of Commissioners may be held in the event that a majority of all members of
the Board of Commissioners are attended or represented;
• The Board of Commissioners must hold meetings by inviting the Board of Directors periodically at
least once in 6 (six) months;
• Decision making is carried out by means of consensus deliberation and if necessary can be done by
majority vote.
Frequency of the Board of Commissioners Meeting
In 2024, there was six Board of Commissioners’ meetings with attendance as below:
Name Title Meeting Attendance
Hendra Widjaya President Commissioner 6 6
Chenny Commissioner 6 6
Board of Commissioners Performance Assessment
The Company evaluates the performance of the Board of Commissioners both collegially and individually
through an independent mechanism based on the Company's level of achievement compared to the agreed
target (Key Performance Indicator). The performance evaluation of the Board of Commissioners is also
carried out by considering its duties and responsibilities in accordance with laws and regulations and/or the
Company's Articles of Association.
Performance Evaluation Implementation Process
1. Collegial Evaluation
The performance evaluation of the Board of Commissioners is carried out based on a collegial
assessment criteria including:
- Structure and composition of the Board of Commissioners.
- Achievement of the Company's performance in accordance with the targets that have been set.
- Compliance with applicable laws and regulations and company policies.
- Commitment in advancing the interest of the Company.
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 29
Page 98
- Implementation of supervision and management of the Company.
- Implementation of Good Corporate Governance in the Company.
2. Individual evaluation
The evaluation is carried out by each member of the Board of Commissioners, with criteria including:
- The level of attendance at each internal meeting and joint meeting of the Board of Commissioners
with the Board of Directors, as well as meetings with Supporting Committees under the Board of
Commissioners.
- Contribution in the process of supervision and advising to the Management
The results of the Board of Commissioners performance evaluation are submitted to the President
Commissioner as a consideration in providing direction for the performance of the Board of
Commissioners. The evaluation results are also to provide recommendations for reappointment of members
of the Board of Commissioners and preparing the remuneration structure of the Board of Commissioners.
In addition, the performance evaluation of the Board of Commissioners is presented in general as a form of
accountability for the implementation of duties and responsibilities at the Annual GMS and the Company's
annual report.
Board of Directors
The Board of Directors has full authority and responsibility for the management of the Company. In 2024
the Company has two members of the Board of Directors consisting of a President Director and one
Director. The Board of Directors is fully responsible for the management of the Company for the interests
and purposes of the Company and represents the Company in accordance with the articles of association.
The board of directors is responsible for:
• Management of the Company through risk governance and implementation of corporate governance;
• Implementation of internal control structure, implementation of internal audit function and taking
action based on internal audit findings in accordance with the direction of the commissioner;
• Preparation of business strategies, including work plans and budgets;
• Implementation of accounting and bookkeeping practices in accordance with the provisions of public
companies.
In carrying out their functions and duties, the Board of Directors has guidelines. Technically, the duties of
each director are as follows:
President Director:
• Responsible for all management of the Company.
• Management of the Company through risk governance and corporate governance.
• Implementation of accounting and bookkeeping practices in accordance with the provisions of public
companies.
• Preparation of business strategy, budget and implementation of internal audit function.
Director:
• Implementation of the Company operations, sales, and purchases including project work plans.
• Implementation of internal and financial controls.
• Implementation of daily internal control structures and taking actions of an operational technical nature.
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 30
Page 99
Salary and Remuneration of the Board of Directors
Based on the results of the GMS in 2024, the salary and remuneration of the Board of Directors are
determined through the Board of Commissioners meeting. In the meeting, the Company's performance is
evaluated in determining the amount of remuneration. During 2024, the Board of Directors held regular
meetings every month with 100% attendance rate. The amount of salary and remuneration for members of
the Board of Directors for 2024 amounted to Rp 557,226,116.
To improve the competence of the Board of Directors, training was conducted in accordance with the
expertise of each member of the Board of Directors. The Company participated in trainings held by
government agencies or institutions including Coffee Taste Test training held in Jember, East Java,
Seaweed International Business Forum, and Exhibition (Seabfex) in Lombok and in Jogjakarta, and The
5th Indonesia Specialty Coffee Contest in Bali and MBA Course. In addition, the Board of Directors is
active in the activities of the Association of Indonesian Issuers (AEI).
Board of Directors Meeting
• The Board of Directors must hold periodic meetings of the Board of Directors at least once every
month;
• Meetings of the Board of Directors can take place if represented by a majority of all members of the
Board of Directors;
• The Board of Directors must hold a meeting of the Board of Directors by inviting the Board of
Commissioners periodically at least once in 6 (six) months;
• Decision making is carried out by means of consensus deliberation and if necessary can be done by
majority vote.
Frequency of the Board of Directors meetings
During 2024, twelve meetings of the Board of Directors have been held with the following:
Name Title Meeting Attendance
Artha Lovie A President Director 12 12
Iwan Setiawan Director 12 12
In addition to the meetings conducted by each member of the Board of Commissioners and Board of
Directors, joint meetings were also held between the Commissioners and the Board of Directors. The
meeting can be held during the Commissioners' meeting or with a separate schedule.
Frequency of the Board of Directors Meeting
During 2024, there were 3 Board of Directors meetings with attendance as below
Name Title Meeting Attendance
Hendra Widjaya Komisaris Utama 3 3
Chenny Komisaris 3 3
Artha Lovie A Direktur Utama 3 3
Iwan Setiawan Direktur 3 3
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 31
Page 100
The Work Guidelines and the Code of Ethics
The Board of Directors and Board of Commissioners have a work guideline and properly serve as a
reference in the implementation of the Company's management and supervision.
In addition, the Board of Directors and Board of Commissioners have a code of ethics that applies to all
Directors and Board of Commissioners, employees and other supporting organs as follows:
• The duties of the Board of Directors, the Board of Commissioners, and/or all employees are carried
out in good faith, prudence, and full of responsibility;
• In case the Board of Directors, the Board of Commissioners, and/or employees have a conflict of
interest with the Company, they must prioritize a professional attitude by prioritizing the interests of
the Company above personal and group interests.
Board of Directors Performance Assessment
The Company evaluates the performance of the Board of Directors both collegially and individually through
mechanisms independent based on achievement level compared to target (Key Performance Indicators).
Performance evaluation of the Board of Directors is also carried out by considering the duties and
responsibilities of the Board of Directors in accordance with laws and regulations and/or the Company's
Articles of Association.
Performance Evaluation Implementation Process
1. Collegial evaluation
A collegial evaluation of the performance of the Board of Directors is carried out based on whole
achievements, including the following criteria:
- Financial and Operational;
- Customer Focus;
- Product and Process Effectiveness;
- Workforce Focus;
- Leadership, Governance, and Social Responsibility.
2. Individual evaluation
Performance appraisals are carried out by each member of the Board of Directors, with the performance
target criteria that stated in working papers in accordance with the duties and responsibilities of each
member of the Board of Directors. The evaluation of the President Director has been reflected in the
collegial performance appraisal of the Board of Directors mentioned earlier.
The results of the performance evaluation of the Board of Directors are submitted to the Board of
Commissioners and the final evaluation of the assessment is carried out by the President Commissioner.
The results of the performance appraisal of members of the Board of Directors are taken into consideration
in providing direction to improve the performance of the Board of Directors. In addition, the evaluation
results are one of the basis for consideration for the Board of Commissioners to reappoint members of the
Board of Directors and to compile a remuneration structure for the Board of Directors. The performance
appraisal of the Board of Directors is generally submitted as a form of accountability for the implementation
of duties and responsibilities at the Annual GMS and the Company's Annual Report.
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 32
Page 101
General Meeting of Shareholders (GMS)
The General Meeting of Shareholders (GMS) is a forum for shareholders to obtain information about the
Company's business from the Board of Commissioners and/or Board of Directors. The GMS has authority
that cannot be granted to the Board of Commissioners or Board of Directors, within the limits specified in
the applicable regulations in the field of capital market and/or articles of association.
A. The GMS for the 2021 financial year held on July 27, 2022 at the Marketing Gallery, Bumi Mandiri
II Building, 4th floor, Jl. Panglima Sudirman 66-68 Surabaya. Attended by shareholders and/or their
proxies as many as 1,015,832,200 shares (81.86%) of the Company's shares with valid voting rights.
Thus, as stated in the Company's Articles of Association, the quorum provisions of the GMS have been
fulfilled and are authorized to take legally binding decisions
The Annual GMS produced the following decisions:
1. Receive the Board of Directors' Report on the Company's activities in 2021 including ratification
of the Company's balance sheet and profit and loss statement for the 2021 financial year which had
been audited by the Public Accountant and approve the granting of exemption of responsibility to
Members of the Board of Directors and Commissioners for management actions and supervisory
actions in the 2021 financial year (acquit et decharge).
2. Approve the granting of power and authority to the Board of Commissioners Meeting to determine
service fees and other benefits for Members of the Board of Commissioners and further approve
the granting of power and authority to the Board of Commissioners of the Company to determine
the honorarium of the Board of Directors of the Company for the fiscal year 2022.
3. Approve the granting of power and authority to the Board of Commissioners of the Company to
appoint a Public Accountant Firm that will audit the Company's Financial Statements for the 2022
financial year, including to determine the honorarium to be given to the Public Accounting Firm.
4. Agree to dismiss all of the Company's Board of Commissioners as follows:
President Commissioner : Mr. Tjiam Kian Lim
Commissioner : Mr. Wahyu Hidayat
Then appoint a new Board of Commissioners for the period 2022 to 2027 as follows:
President Commissioner (Independent) : Mr. Hendra Widjaya
Commissioner : Mrs. Junia Linardi
Furthermore, the composition of the Company's Management is written as follows:
Board of Commissioners:
President Commissioner (Independent) : Mr. Hendra Widjaya
Commissioner : Mrs. Junia Linardi
Board of Director:
President Director : Mrs. Artha Lovie Aprillailie
Director : Mr. Iwan Setiawan
5. Authorize the Board of Directors of the Company with the right of substitution to declare it in a
separate notarial deed
The Extraordinary GMS produced the following decisions:
1. Approve the Company to increase the Standard Classification of Indonesian Business Fields
(KBLI) in the Company's Articles of Association by adding new business fields, namely:
• 46334 Large Trade in Non-Dairy Non-Alcoholic Beverages
• 10729 Other Sugar Processing Industries Not Syrup
2. Authorize the Board of Directors of the Company with the right of substitution to declare it in a
separate notarial deed
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 33
Page 102
B. The 2022 Extraordinary GMS held on November 16, 2022 at the Marketing Gallery, Bumi Mandiri II
Building, 4th floor, Jl. Panglima Sudirman 66-68 Surabaya. Attended by shareholders and/or their
proxies as many as 1,015,870,100 shares (81.86%) of the Company's shares with valid voting rights.
Thus, as stated in the Company's Articles of Association, the quorum provisions of the GMS have been
fulfilled and are authorized to take legally binding decisions.
The Extraordinary GMS produced the following resolutions:
1. Approve the Company to run new business fields in accordance with POJK.17/POJK.04/2020
concerning Material Transactions and Changes in Business Activities.
2. Authorize the Board of Directors of the Company with the right of substitution stated in a separate
notarial deed.
All resolutions in the 2022 Annual and Extraordinary General Meeting of Shareholders had been
realized in the financial year and there are no unrealized resolutions.
C. GMS forthe Fiscal Year 2022 held on June 28, 2023 at MarketingGallery, Japfa Indoland Center
Building (ex. Bumi Mandiri) Tower 2, 4th floor, Jl. Panglima Sudirman 66-68 Surabaya. Attended by
shareholders and/or their proxies as many as 1,015,041,900 shares (81.80%) of the Company's shares
with valid voting rights. Thus, as stated in the Company's Articles of Association, the quorum
provisions of the GMS had been fulfilled and are authorized to take legally binding decisions.
The Annual GMS produces the following resolutions:
1. Receive the Board of Directors' Report on the Company's activities in 2022 including ratification
of the Company's balance sheet and profit and loss statement for the 2022 financial year which had
been audited by the Public Accountant and approve the granting of exemption of responsibility to
Members of the Board of Directors and Commissioners for management actions and supervisory
actions in the 2022 financial year (acquit et decharge).
2. Approve the granting of power and authority to the Board of Commissioners Meeting to determine
service fees and other benefits for Members of the Board of Commissioners and further approve
the granting of power and authority to the Board of Commissioners of the Company to determine
the honorarium of the Board of Directors of the Company for the fiscal year 2023.
3. Approve the granting of power and authority to the Board of Commissioners of the Company to
appoint a Public Accountant Firm that will audit the Company's Financial Statements for the 2023
financial year, including to determine the honorarium to be given to the Public Accounting Firm.
4. Authorize the Board of Directors of the Company with the right of substitution to declare it in a
separate notarial deed.
The 2022 Extraordinary GMS produced the following resolutions:
1. Reject/Postpone the Company's plan to add the Standard Classification of Indonesian Business
Fields (KBLI) in the Company's Articles of Association. The addition of KBLI will be carried out
if the Company is ready to carry out the business activities.
2. Authorize the Board of Directors of the Company with the right of substitution to declare it in a
separate notarial deed.
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 34
Page 103
D. The 2023 Extraordinary GMS will be held on September 6, 2023 at the Marketing Gallery, Japfa
Indoland Center Building (ex. Bumi Mandiri) Tower 2, 4th floor, Jl. Panglima Sudirman 66-68
Surabaya. Attended by shareholders and/or their proxies as many as 1,014,877,800 shares (81.78%) of
the Company's shares with valid voting rights. Thus, as stated in the Company's Articles of
Association, the quorum provisions of the GMS have been fulfilled and are authorized to take legally
binding decisions.
The 2023 Extraordinary GMS produced the following resolutions:
1. Dismiss all of the Company's Board of Commissioners as follows:
- President Commissioner : Mr. Hendra Widjaya
- Commissioner : Mrs. Junia Linardi
Then appoint a new Board of Commissioners for the period 2023 to 2028 as follows:
- President Commissioner (Independent) : Mr. Hendra Widjaya
- Commissioner : Mrs. Chenny
Furthermore, the composition of the Company's Management is written as follows:
Board of Commissioners:
- President Commissioner (Independent) : Mr. Hendra Widjaya
- Commissioner : Mrs. Chenny
Director:
- President Director : Mrs. Artha Lovie Aprillailie
- Director : Mr. Iwan Setiawan
2. Authorize the Board of Directors of the Company with the right of substitution to declare it in a
separate notarial deed.
All resolutions in the Annual and Extraordinary General Meeting of Shareholders for 2023 have been
realized in the financial year and there are no resolutions that have not been realized.
E. The GMS for Financial Year 2023 was held on June 26, 2024 at VIP Meeting Room, Japfa lndoland
Center Tower l Building, 4th Floor Jl. Basuki Rahmat No.129-137, Surabaya. Attended by
shareholders and/or their proxies totaling 1,005,381,800 shares (81.01%) of the Company's shares with
valid voting rights. Thus, as stated in the Company's Articles of Association, the quorum requirement
of the GMS has been fulfilled and authorized to make legally binding decisions
The Annual GMS produces the following resolutions:
1. Received the Board of Directors' Report regarding the Company's activities in 2023, including the
ratification of the Company's balance sheet and profit and loss statement for the financial year 2023
audited by a Public Accountant and approved the granting of a release of responsibility to the
Members of the Board of Directors and Commissioners for their management and supervisory
actions in the financial year 2023 (acquit et de charge).
2. Approved the granting of power and authority to the Board of Commissioners Meeting to determine
the fees and other benefits for Members of the Board of Commissioners and further approved the
granting of power and authority to the Board of Commissioners to determine the honorarium of the
Company's Directors for the financial year 2024.
3. Approved the granting of power and authority to the Company's Board of Commissioners to appoint
a Public Accountant Firm to audit the Company's Financial Statements for the financial year 2024,
including to determine the honorarium to be paid to the Public Accountant Firm.
4. Authorize the Board of Directors of the Company with the right of substitution to state it in a
separate notarial deed.
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 35
Page 104
Audit Committee
In accordance with Regulation OJK 55/POJK.04/2015 concerning the establishment and implementation
guidelines of the Audit Committee, it is stated that members of the Audit Committee who are Independent
Commissioners act as chairmen of the Audit Committee. The Company has complied with these
regulations.
The composition of the Audit Committee is as follows:
- Hendra Widjaya (Chairman)
- Anita Rosalia Gunawan (Member)
- Sarah Cahya Prawira (Member)
Brief History of Audit Committee
Hendra Widjaya
(The Chairman of the Audit Committee)
Indonesian citizen, born in Juwana on June 7, 1950 (74 years old). He completed his Bachelor’s Degree at
the University of Indonesia with a Bachelor of Economics degree and a Master’s Degree at the Indonesian
Institute of Management (in cooperation with Pittsburg State University Kansas, USA) with a Master of
Marketing Management. His early career began in 1975 at SC Johnson & Son Indonesia. and served as
Marketing Director at PT Monysaga Prima in 1998 and at PT Adventura Prokreasi from 2004 to 2012.
Currently, he is active as Director at PT Indadi Setia. In July 2022, Mr. Hendra was appointed as president
and independent commissioner of PT Wahana Pronatural Tbk
Anita Rosalia Gunawan
(The Member of the Audit Committee)
An Indonesian citizen, born in Surabaya in 1970 (55 years old). She holds a Bachelor of Economics (S1)
in Accounting Department at the University of Surabaya. She has experience as an Auditor by starting a
career as an Analyst at the Public Accounting Office of Prasetio Utomo. From 2009 to 2011, she worked
as an Auditor at PT Indadi Setia in Jakarta
Sarah Cahya Prawira
(The Member of the Audit Committee)
Indonesian citizen, born in Jakarta on November 23, 1991 (34 years). She completed his undergraduate
education at Trisakti School of Management with a degree in Accounting. She started his career as a tax
preparer at PT Home Living Arts Indonesia in 2013 and served as an Accountant at PT Lion Mentari
Airlines in 2014. Currently, she is actively serving as a Senior Tax Accountant at the Indadi Utama Group.
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 36
Page 105
Audit Committee
The Company's Audit Committee holds 4 (four) meetings with a 100% attendance rate. The Audit
Committee also holds 4 (four) meetings with the Board of Commissioners with a 100% attendance rate.
The Audit Committee states that the Company, in executing its activities, has complied with the standard
operating procedures (SOP) and capital market regulations, and there are no findings that affect the smooth
running of the Company.
Based on the review of the Company's performance, the Audit Committee conveyed the following:
• The Company has reported its business performance in the form of periodic reports in a timely manner
to the Financial Services Authority (OJK) and the Indonesia Stock Exchange (IDX);
• All information that is important information and the transactions have been reported and disclosed to
OJK and IDX.
Audit Committee Meeting
• The Audit Committee holds regular meetings at least once in 3 (three) months and can only be held if
attended by more than 1/2 (one-half) of the number of members.
• The Audit Committee may invite the management related to meeting materials;
• Meeting decisions are taken on the basis of deliberation for consensus and each committee member is
given the freedom to express his professional opinion in the discussion of each meeting agenda without
anyone's intervention;
During 2024, there were 4 Audit Committee meetings with attendance as below:
Name Title Meeting Attendance
Hendra Widjaya Chairman 4 4
Anita Rosalia Gunawan Member 4 4
Sarah Cahya Prawira Member 4 4
Nomination & Remuneration Committee
The Board of Commissioners does not form a Nomination and Remuneration Committee. The nomination
and remuneration committee and procedures are not formed because the Company's organizational structure
is fairly small so the functions and duties of the committee are concurrently held by the board of
commissioners.
Corporate Secretary
The Corporate Secretary is appointed and appointed by the Board of Directors, has a manager-level
position, and is responsible to the President Director. When carrying out his duties, the Corporate Secretary
must communicate with all members of the Board of Directors. The position of Corporate Secretary aims
to maintain the image and protect the Company's interests through the establishment of good
communication and relations with all stakeholders.
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 37
Page 106
Corporate Secretary
The Corporate Secretary is held by Iwan Setiawan. He was born in Sidoarjo East Java in 1974 (50 years
old), graduated from Master of Law from Bhayangkara University Surabaya in 2017. He has competence
and experience as Corporate Secretary for more than 17 years. Prior to joining the Company, he worked as
Head of PPIC at PT Kalimas Putra Makmur Sidoarjo in 2001. From 2002 to 2008 he worked at PT Siantar
Top Tbk Sidoarjo with his last position as Financial Supervisor. From 2008 to 2010 he served as Director
of the Company and since 2008 until now he has served as Director and Corporate Secretary of the
Company.
In accordance with OJK regulation No.35/POJK.04/2014 dated December 8, 2014, the Corporate Secretary
must have good competence in order to carry out its functions and duties. The trainings that have been
attended are:
1. GMP (Good Manufacturing Practices) Training organized by PREMYSIS Consulting in the year 2002
in Surabaya.
2. Quality Management System Training (ISO 9000:2000) and Internal Quality Audit Training organized
by PREMYSIS Consulting in the year 2003 in Surabaya.
3. The Capital Market Workshop – Corporate Action was organized by GRANADA Law Firm &
Investama Capital in the year of 2011 in Jakarta
4. Seminar & Expo RETAIL EXTRAVAGANZA was held by APRINDO East Java in the year 2011 in
Surabaya.
5. Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) was organized by the Fish Quarantine, Quality
Control, and Fisheries Product Safety Agency, Ministry of Marine Affairs and Fisheries in the year of
2012 in Sidoarjo.
6. Capital Market Workshop – Shareholder Support - Legal Aspects of Shareholder Loans, organized by
ICSA (Indonesian Corporate Secretary Association) in the year 2017 in Jakarta.
7. Various socialization and hearing activities on Capital Market regulations are held by the Financial
Services Authority (OJK) and by the Indonesia Stock Exchange.
8. Active as a board member of the Indonesian Issuers Association (AEI) Jakarta and East Java
Representative.
Key Functions, Duties, and Responsibilities of the Corporate Secretary
• Follow the development of the capital market, especially the prevailing laws and regulations.
• Monitor the Company's compliance with the applicable capital market provisions and regulations
• Liaison between the Company and OJK, the Indonesia Stock Exchange, and the community.
• Carry out the Company's commitment to the implementation of information disclosure.
• Follow the development of the capital market and advise the board of directors on the importance of
complying with the regulations.
• Prepare for the implementation of GMS, public exposure, and various corporate actions in coordination
with relevant parties.
• Maintain and manage the Company's positive image and identity to the public by organizing public
relations activities. Additionally, it also carries out the Company's social responsibility activities. In
addition, it also carries out the Company's social responsibility activities.
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 38
Page 107
Internal Audit Unit and Internal Control System
The Company does not yet have an internal audit unit because the Company's organizational structure is
relatively small and the number of human resources is not so large. The implementation of the functions of
the internal audit unit is carried out under surveillance directly by the Board of Directors. The Company
continues to carry out internal control and risk management system, which is conducting checks and
assessments of work effectiveness in all departments.
In implementing the work, every policy-making must be conveyed first to the leadership. Currently, internal
control can run effectively because every plan and realization can be known quickly. Management always
strives to fulfill the provisions of article 3 POJK Number 56/POJK.04/2015 concerning the Establishment
and Guidelines for the Preparation of internal audit unit charters.
Public Accountants and Capital Market Supports
The Company's Financial Statements for the years ended December 31, 2023 and December 31, 2024, have
been audited by the Public Accounting Firm (KAP) Supoyo, Sutjahjo, Subyantara & Patners.
The amount of service fee provided amounted to Rp 80,660,000, - (eighty million six hundred six thousand
rupiah). While the amount of fees given to capital market supporting professionals during 2024 is as
follows:
1. Annual Listing Fee (IDX) : IDR 62,715,000,-
2. Sinartama Gunita (BAE) : IDR 23,781,819,-
3. Indonesian Central Securities Depository (KSEI) : IDR 11,100,000,-
4. OJK Fee : IDR 45,600,000
Code of Ethics
The Code of Ethics is a guide for us to act ethically and in accordance with applicable regulations when we
do work anywhere and anytime.
All permanent employees or contract employees have an obligation to follow the Code of Ethics and comply
with all policies and procedures of the Company. The Code of Ethics also applies to the Board of
Commissioners and Board of Directors, in connection with all activities on behalf of the Company. Every
consultant and business partner who is working on behalf of the Company is expected to uphold the
principles in this Code of Ethics.
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 39
Page 108
The Points of Communication Policy with Shareholders
PURPOSE
The communication policy aims to regulate the process of providing fair and timely information to
shareholders and investors reasonably and on time about the Company so as to assess the Company's
strategy, development, operations, and performance, as well as enable shareholders and investors to actively
engage with the Company. The communication policy with shareholders or the capital market community
demonstrates the Company's commitment to implementing the principles of corporate governance.
GENERAL POLICIES
Informative and constructive dialogue between the Board of Directors and shareholders and the investment
community will encourage the quality of corporate governance implementation. In daily activities, the
Company opens communication between the Board of Directors and shareholders or investors. The
Company opens itself in open communication, transparent and fair disclosure, equal treatment of
shareholders and protection of the interests of shareholders, by upholding the integrity, timeliness and
relevance of the information provided. The Company will ensure that information is submitted accurately
for misleading information in the capital market. Communication with shareholders is carried out according
to their needs.
COMMUNICATION MEDIA
Communication with shareholders is carried out in the following ways:
General Meeting of Shareholders (GMS)
The GMS is a forum for shareholders to exchange opinions and make proposals with the Board of
Directors. The Board of Commissioners, the Chairman of the Audit Committee and the Board of
Directors must be present to answer questions raised by shareholders. The Company must submit a
notice of the General Meeting of Shareholders accompanied by clear and concise documents and provide
adequate time between the notice and the implementation of the meeting in accordance with applicable
regulations.
The implementation of the GMS must be well planned and adequately organized, must be prepared to
facilitate shareholders to participate in the GMS. Shareholders who are unable to attend and vote at the
GMS are facilitated by the appointment of a proxy or representative to attend and vote. The GMS rules
of procedure are informed to the shareholders at the time of the GMS.
Provisions regarding the holding of the GMS are regulated by Law No.40 of 2007 concerning Limited
Liability Companies, OJK Regulation No.10/POJK/04/2017 concerning General Planning and
Implementation of Shareholders of Public Companies, and the Company's Articles of Association.
Shareholders are allowed to submit a proposal for the GMS agenda if they meet the requirements as
stipulated in Article 12 POJK.10/POJK.04/2017 and the Company's Articles of Association.
Furthermore, the implementation of the GMS is regulated in the new POJK, namely POJK
15/POJK.04/2020. Currently, shareholders can participate in the GMS online using the eASY.KSEI and
e-Voting systems. Materials for the GMS agenda are available in the form of physical documents as
well as electronic documents that can be downloaded on the Company's website.
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 40
Page 109
Public Expose
Public Expose is a medium of communication between the Company and shareholders. Provisions
regarding the implementation of Public Expose are regulated in Listing Regulation No. I-E, Decree of
the Board of Directors of the Jakarta Stock Exchange Number: Kep-306/BEJ/07-2004 concerning
Information Submission Obligations. Public Expose presentation materials are available at the
Company's office and can be downloaded on the Company's website. Public Expose participants are
given the opportunity to ask questions and submit suggestions. Public Expose is carried out to ensure
that the dissemination of information has been conveyed evenly. In the current development,
shareholders can follow the public expose online, making it easier to follow the Company's
development.
Financial Reports
The Financial Statements strive for fair, balanced, and understandable disclosure of information so that
shareholders can assess the Company's financial position and business prospects. The publication of
financial performance is carried out in a timely manner in national daily newspapers. Financial Report
is the accountability report of the Board of Commissioners and Board of Directors regarding the
financial work during the year. The financial statements contain the Balance Sheet, Profit and Loss, and
notes to the financial statements that reflect the Company's performance during the period of the
financial statements in question. The submission of financial statements is regulated in OJK Regulation
No.14/POJK.04/2022 regarding the Submission of Periodic Financial Statements of Issuers or Public
Companies.
Sustainability Report
The Sustainability Report provides information on how the Company strives to increase growth and
achieve sustainable profits for shareholders, develop its business, value employees and manage social
and environmental impacts arising from the Company's business activities. Information regarding
sustainability policies and practices is disclosed in the sustainability report in accordance with POJK 51
of 2017 concerning the obligation to submit a Sustainability Report.
Communication with the Investment Community
The Company conducts dialogues with shareholders, investors, and analysts, both individually and in
groups, to facilitate effective communication between the Company and the investment community and
to communicate the Company's developments. All information submitted to the investment community
is carried out with compliance with applicable regulations and internal regulations governing corporate
information.
Company website
The Company's website contains information regarding the general profile, products, and financial
performance listed in the annual report and periodic reports. Delivered openly to the public and provides
access to relevant Company information for shareholders and investors. The website also conveys other
important information when the Company has important events that need to be known to the public, as
soon as possible after the information is submitted to the Stock Exchange. The information is listed on
the website for at least five years from the date of publication. Information on the Company's website is
constantly reviewed and updated. The Company's website is www.wapo.co.id.
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 41
Page 110
Email Access
The Company provides access for shareholders, investors, and the public to communicate via email
address:
- iwansetiawan_se@yahoo.com
- wapo.sby@gmail.com
The Communication Policy is reviewed regularly in accordance with the Company's developments.
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 42
Page 111
BUSINESS RISK
1. General Overview
Business risk is uncertainty that may occur and can result in losses. To minimize the risks that may
arise, the Company conducts regular evaluations of the results achieved.
We can explain the general description of the Company's risk management system as follows:
• Recognize well the Company's suppliers and customers to minimize the risk of default and fail to
deliver.
• Implement policies and procedures in the Company's operations including insurance of the
Company's assets.
• Control risk by identifying potential losses and mitigating risks.
• The exchange of information on risks is conveyed through regular meetings. If there is a risk, it is
conveyed to the leader so that it can be minimized.
2. Types of Risks and Its Management
The Company's Business Risks are identified as follows:
1. Risk of Raw Materials Availability and Non-Standard Raw Materials
2. Competition
3. Risk of Price Fluctuation
4. Risk of Production and Distribution
5. Risk of Weather and Pest Diseases
A. Explanation of Business Risks
1. Risk of Raw Materials Availability and Non-Standard Raw Materials
- Commodity raw materials:
The Company obtains most of its raw materials such as Seaweed, Coffee Beans from
farmers and suppliers which are highly influenced by the harvest. Reduced yields due to
weather factors and pests and diseases can lead to reduced supply. To maintain the
continuity of raw material supply, the Company maintains good relationships with
suppliers in various regions. One of them is to hold regular visits and meetings with farmers
and suppliers.
- Raw materials for vitamin drink products:
Some raw materials must be imported from overseas. Minimum order requirements (MoQ)
and long arrival times may cause raw materials to be unavailable. To mitigate this risk, the
Company should plan the purchase of raw materials in advance and in sufficient quantities.
2. Competition
The trading business in which the Company conducts its activities is very open to new entrants
(competitors). Increased competition may result in a decrease in the Company's revenue.
Competitors strive to provide good service to consumers. They also provide competitive prices
with attractive promo programs. To minimize this risk, the Company tries to maintain product
quality and provide various conveniences to consumers such as direct distribution and
competitive prices.
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 43
Page 112
3. Risk of Price Fluctuation
- Price of Commodity product:
Commodity products have high price fluctuations and are influenced by the international
market. The availability of raw materials depends on many factors such as weather, pests
and diseases, production levels, world consumption levels, supply and demand levels. The
number of similar businesses makes the price of goods fluctuate rapidly. This situation
causes an increase in the price of goods. For this reason, the Company also conducts
cultivation with a cluster system to ensure supply and price stability.
- Price of vitamin drink products:
Imported raw materials are priced in foreign currency. Currency stability is very important
to keep raw material prices stable. An increase in raw material prices results in an increase
in the price of the finished good. Foreign currency risk is more difficult to control. The
Company hopes that national and global political stability will be maintained during the
recovery period after the pandemic.
4. Risk of Production and Distribution
- Commodity products:
Trading businesses have less production and distribution risk than industrial processing
businesses. Most Coffee Bean and Seaweed commodities are shipped directly from
suppliers to consumers. Risks occur when long distance delivery from the cultivation center
causes goods to be damaged on the road. To minimize this risk, the Company distributes
from the nearest cultivation center.
- Vitamin and mineral water beverage products:
Sunkist and AirAlam products are produced in modern factories with international
standards. However, the risk of production failure remains, including non-standard
products. To minimize this risk, the Company makes careful production planning.
Production facilities are checked and maintained regularly. High distribution cost is also a
risk. The Company cooperates with several expeditions to reduce distribution costs.
5. Risk of Weather and Pest Diseases
Agricultural commodities and plantations are highly vulnerable to weather and pests and
diseases. High and prolonged rainfall can disrupt the supply of raw materials. This problem
usually occurs from November to March. High and continuous rainfall will affect the growth
of coffee beans and seaweed. In addition, incomplete drying will reduce the quality of raw
materials which ultimately affects the Company's production and sales volume.
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 44
Page 113
B. Review of the Effectiveness of Risk Management Systems
The implementation of successful risk management is demonstrated by the identification and
analysis of risks according to their level of importance. Risks are effectively mitigated, tracked
and controlled. Problems are prevented before they occur and all parties consciously focus on
what will affect the achievement of goals.
The Company has long experience so that it is able to minimize risks. So far, the risk management
system can run effectively because it implements the following steps:
1. Identifying Risks
2. Analyzing Risk
3. Evaluating Risk
4. Anticipating Risk
5. Monitor and Review Risks.
This step can result in a simple but effective solution to sustain business post-pandemic.
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 45
Page 114
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
The Company realizes that the purpose of its activities is not only to create value for shareholders, but also
to provide benefits to society. Through social activities, the Company seeks to foster cooperation and
harmonious relationships with local communities. In 2024, the Company established a Corporate Social
Responsibility (CSR) program by becoming a partner for coffee and seaweed farmers in the cultivation
centers. The Company provided equipment and seedlings and participated in drug prevention activities in
the school environment. In addition, it also conducts counseling on good cultivation methods and post-
harvest product treatment. The Company also helps farmers in terms of health and welfare such as donations
to communities that are building simple houses.
The types of programs related to environmental and product responsibility aspects are as follows:
• The Company encourages Seaweed farmers to conduct cultivation with a good system and holds
socialization about sea water pollution.;
• Provide assistance to the surrounding community a in terms of medication.
• The Company has a good standard waste management unit.
• Socialization about the dangers of narcotics in the school environment.
Product Responsibility
The Company is committed to providing quality raw materials. The production process is carried out
responsibly by using quality and non-hazardous materials. To ensure that production has been carried out
properly, the Company has certificates of production feasibility such as Certificate of Processing Feasibility
(SKP) or Good Manufacturing Practices, Hazard Analyst Critycal Control Points (HACCP), ISO Quality
Management and Production Management and Indonesian National Standards (SNI), Halal Certificate.
Especially for beverage products, the production process is carried out in an international standard factory.
The process is hygienic and guaranteed cleanliness. This is a form of the company's responsibility to the
community.
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 46
Page 115
COMPANY LAWSUIT
On May 23, 2018, the Company filed a lawsuit for default to Koperasi Garudayaksa Nusantara (KGN). The
case underlying this lawsuit originated from the purchase transaction of White Crystal Sugar where KGN
could not fulfill a total of 5,774 sacks (288,700 kg) worth Rp 3,089,000,000. In addition, 250 sacks (12,500
kg) worth Rp 133,750,000 were not in accordance with the quality standards agreed by both parties. KGN
also did not provide proof of tax payment for this transaction.
There was no good intention from Koperasi Garudayaksa Nusantara to resolve this issue so the Company
filed Somasi I and II. Until the deadline that has been set, Koperasi Garudayaksa Nusantara did not take
action as stated in the Somasi letter.
The decisions of level I (one) and level II (two) for (appeal) courts were won by the Company. Similarly,
at the cassation level, the Supreme Court rejected KGN's cassation submission so that the Company won
this case again. The Company filed an aanmaaning to conduct collateral confiscation. Currently, KGN filed
a lawsuit against the aanmaning application filed by the Company.
In the process of the lawsuit against the implementation of the company's aanmaning, there was peace
between the company, KGN & Junieka (Defendant II), the results of the peace agreed that Junieka would
pay debts to the company and KGN with its assets through a bankruptcy mechanism so that its assets would
be auctioned by the appointed curator.
The Company has filed a PKPU and Bankruptcy process against Junieka, currently Junieka has been
declared bankrupt with all its legal consequences, which then the proceeds of the bankruptcy estate auction
are intended to pay debts to the company and KGN. The bankruptcy process is currently in the stage of
submitting the Junieka bankruptcy estate auction to KPKNL (public auction).
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 47
Page 116
SUSTAINABILITY REPORT 2024
PT WAHANA PRONATURAL TBK
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 48
Page 117
INTRODUCTION
As a company that has been established for more than 20 years, PT Wahana Pronatural Tbk (WAPO) is
committed to growing with the community, benefiting each other, as well as participating in creating
welfare around the company’s operational location area. In addition to being profit-oriented, we also strive
to pay attention and be involved in the fulfillment of community welfare and actively contribute to creating
environmental and social sustainability. We believe that we will be able to fulfill the expectations of society.
Meaning and Benefits of Sustainability Report
In this Sustainability Report, we convey to stakeholders about sustainability performance consists of three
pillars, there are economic, environmental, and social. In the context of Sustainable Development, this
report is also a medium that presents information related to the Company's contribution to the achievement
of the Sustainable Development Goals /TBP (SDGs).
Through this report, we hope to obtain various benefits both internally and externally. The Internal benefits
include:
• Sharpening of a vision and strategy in the sustainability aspects
• Strengthening management systems related to sustainability management
• Increasing the transparency and accountability in sustainability governance
• Analyzing the weaknesses and strengths of the Company
• Increasing the motivation of workers who care about the environment and society
Meanwhile, the external benefits include:
• Improving the image and reputation of Issuers and Public Companies and public trust
• Facilitating access to get funds/investors
• Improving relationships with stakeholders
• Increasing competitiveness
The Principles of Sustainable Finance
To produce an effective implementation of Sustainable Finance, the Company pays attention to the
following 8 (eight) principles:
1. The Principles of a Responsible Investment
Responsible investment is an investment approach that considers economic, social, environmental, and
governance factors in investment decisions aimed at better managing risk. The business carried out in
the field of Coffee Beans and seaweed trading always attaches importance to environmental
preservation. The Farmers and fishermen take advantage of a good environment to rebuild their crops
to produce good production.
2. The Principles of the Sustainable Business Strategy and Practice
Establish and implement sustainable business strategies and practices in every decision-making by
emphasizing the achievement of long-term goals and the establishment of short-term strategies that are
part of efforts to achieve long-term goals. The Company has a vision, mission, organizational structure,
strategic plan, standard operating procedures, work programs to the determination in risk factors in risk
management.
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 49
Page 118
3. Principles of Social and Environmental Risk Management
Have a precautionary principle in measuring the social and environmental risks of the Company's
operating activities. Social and environmental risks include the negative social and environmental
impacts of operating activities.
4. Principles of Governance
Implement sustainable governance (economic, environmental, and social) that is built on the principles
of transparency, accountability, responsibility, independence, professionalism, equality, and fairness.
5. Principles of Informative Communication
Prepare and provide informative reports covering the Company's strategy, governance, performance,
and prospects. This report can be accounted for and submitted through the Company's website media so
that it is easily accessible to all stakeholders.
6. Inclusive Principle
Strive to ensure the availability and affordability of products so that they can be accessed by consumers.
7. Principles of the Priority Leading Sector Development
Considering the priority leading sectors that have been set by the Government through the Medium-
Term and Long-Term Development Plans (RPJMN and RPJP). This is conducted to support the
achievement of sustainable development goals, including tackling climate change.
8. Principles of Coordination and Collaboration
In order to align strategies/policies, business opportunities, and product innovations with the national
interest, the Company is active in the Forum of the Association of Indonesian Issuers and other activities
related to Sustainable Business.
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 50
Page 119
The Strategy of Sustainability
The Company considers that sustainable growth does not only come from economic benefits, but also from
the Company's contribution to empowering the community around the business location, the individuals
who work in the Company, and the surrounding environment. This sustainability is also accompanied by
strategies for carrying out social responsibility and support for the Sustainable Development Goals. The
Company strives to provide benefits and positive contributions to the surrounding community. The
Company evaluates and measures the impact on all its activities to ensure a clean and healthy environment,
both for the work environment and the surrounding environment. The disclosure of sustainability
performance information in the Sustainability Report is based on determined material topics taking into
account their impact on each stakeholder.
Form and Content of Sustainability Report
The 2024 Sustainability Report reveals information on the Company's sustainability performance for the
period January 1 – December 31, 2024. This report is prepared based on POJK No.51/OJK.03/2017 and is
published annually with the Annual Report.
Allocation of Environmental Social Responsibility Fund (TJSL) to Support the Implementation of
the Sustainable Finance
The Company has planned to allocate part of TJSL funds to support sustainable finance implementation
activities. The plan is in the form of building facilities and infrastructure to improve the quality of life of
the community around the business. The report on the use of TJSL funds is set forth in the Sustainability
Report.
Adjustments (Alignment)
In implementing Sustainable Finance, the Company seeks to develop internal capacity and organizational
adjustments so that the sustainable business targets can be realized, that is the creation of sustainable
economic growth and the running of business activities that care about environmental aspects and social
aspects.
The main thing to do is to prepare human resources (HR) who understand and are able to implement the
sustainability practices and be directed to encourage the innovation or development of various sustainable
products.
In order to implement POJK 51/POJK.03/2017, the Company gradually and in accordance with financial
conditions, structure, and complexity strives to make organizational adjustments, risk management,
governance, and/or standard operating procedures (SPO) in response to market needs, and support
government policies related to the Sustainable Development Goals (SDGs) and Climate Change.
Adjustment of the organization to the principles of Sustainable Finance is conducted, among others to the
vision, mission, strategic plan, organizational structure, as well as the main tasks and functions of
sustainability. The adjustment process is performed in accordance with the needs and priorities of the
Company. Adjustments of the organizational structure carried out by adding sustainability functions to
existing units.
One of the principles of Sustainability is the implementation of sustainability governance. The Company
seeks to make adjustments to existing governance by adding sustainability aspects to the corporate
governance structure so as to support the achievement of sustainable business goals. This function is
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 51
Page 120
currently covered by existing work units by coordinating from planning to monitoring and evaluating
various sustainability policies, programs, and practices.
The application of sustainability principles also requires adjustment of principles, systems, and risk
management analysis by adding social, and environmental components as new components in the risk
management system in accordance with the characteristics of the Company.
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 52
Page 121
SUSTAINABILITY OVERVIEW
Economic Aspect
Descriptions Units 2024 2023 2022 2021 2020
Net Revenue Rp Billion 2.122 421 330.0 317.2 227.4
Gross Profit Rp Billion 26.6 11.9 2.8 4.3 1.7
Income from Operations Rp Billion 0.5 (0.4) (5.9) (2.8) (2.6)
Income for the year attributable Rp Billion 0.7 0.2 (4.0) (1.6) (1.5)
Return on Average Asset (ROAA) % 5.6 0.5 (4.0) (1.6) (1.8)
Return on Average Equity (ROAE) % 3.9 0.5 (5.7) (2.1) (2.1)
Net Profit Margin (NPM) % 0.03 0.01 (1.2) (0.5) (0.6)
Enviromental Aspect
Descriptions Units 2024 2023 2022 2021 2020
2
Electricity Usage Intensity kWh/m 263.2 - - - -
3
The Reuse of Treated Wastewater m 16.74 - - - -
Social Aspect
Descriptions Units 2024 2023 2022 2021 2020
Women Employee % 55 50 66.66 50 50
Total of Working Hours/Day Hours 8 8 8 8 8
Total of Training Hours Hours 24 24 24 24 24
Training Hour Average per Employee per Year Hours 24 24 24 24 24
Local Employee (indonesia) % 9 6 6 6 6
Corporate Social Responsibility (CSR) Cost Rp Million - - - - -
Employee Engagement Index - - - - -
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 53
Page 122
Report Profile
This Sustainability Report 2024 of PT Wahana Pronatural Tbk (the Company) is a continuous presentation
of the Annual Report that has been submitted to the Public. This report refers to POJK Number
51/POJK.03/2017 concerning the Implementation of Sustainability Finance for Financial Services
Institutions, Issuers, and Public Companies (Sustainability Finance). Other information disclosed refers to
international standards, namely the Global Reporting Initiative (GRI) standards. The content of this report
includes information for one year from January 1 to December 31, 2024, which is accompanied by
numerical data with data comparisons for the previous three years. The content of the report includes
information on the Company's performance, impacts, responses and actions in response to economic, social
and environmental issues. In the economic aspect, the Company presents an overview of financial data for
2024. In preparing the Sustainability Report, the Company pays attention to the principles of determining
the content of the report which includes materiality, sustainability context, stakeholder involvement, and
completeness. On the quality of the report, we consider aspects of balance, comparability, accuracy, and
clarity. Meanwhile, the reported financial data has been audited by the Public Accounting Firm (KAP)
Supoyo, Sutjahjo, Subyantara & Patners.
Response of Feedback
The Company provides space for the public to submit input as feedback for future improvement. Overall,
the Company has disclosed the performance of economic, social, and environmental aspects in a balanced
manner. However, management needs to continue to improve disclosure, especially the performance of
environmental aspects. In the next year, the Company is better prepared to continue to improve performance
in environmental aspects.
Eco-Friendly Products, Waste, and Effluents, Biodiversity Conservation
The Company has two products, there are Coffee Beans and seaweed. Both of them are raw materials that
must be reprocessed so that they can be consumed. Coffee Beans are produced from trees that are picked
(harvested) directly at a certain age. Then it is peeled and dried to get good quality Coffee Beans then
packed into sacks and ready to be sold. The waste produced is in the form of coffee husks which can be
reprocessed into drinks and spices. Coffee cultivation is in the plantation areas and is managed
continuously. Land management is carried out by paying attention to the surrounding environment so as
not to disturb biodiversity.
Seaweed is mostly produced from cultivation, harvested at a certain age then dried manually with sunlight.
The Dried Seaweed is then packed into sacks and ready for sale. The waste produced is in the form of salt
sand which can be used as fertilizer for plants. The Seaweed plant cultivation is on a clean coastline and
away from waste. That is managed properly and sustainably. The coastal environment must be kept clean
to maintain the preservation of biodiversity, as well as that the plants can grow well and produce the
maximum harvests.
Other products are Sunkist Water C (high vitamin c drink) and AirAlam brand mineral water. Both of these
products are made in cooperation with third parties. Production is carried out in a factory that has SNI
standards, good production procedures and halal certification. If there is a return because it is not sold, the
waste generated is plastic bottles. The Company disposes of plastic waste by reprocessing using
experienced vendors. The implementation of destruction pays attention to the surrounding environment so
as not to harm the community and the environment.
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 54
Page 123
Energy and Emissions
The Company's business is engaged in the trading of crops and marine products where products from
suppliers are directly sent to the buyer's warehouse. The selling price includes all cost components (borne
by the buyer) so that energy use and emissions are zero. Other products are Sunkist Water C (high vitamin
c drink) and AirAlam brand mineral water. Both are products made through a cooperation mechanism with
third parties. In conducting distribution, the Company uses the services of third parties, including loading
and unloading services. Energy and emissions are borne by the third party.
Material Topics
We present this Sustainability Report with a focus on three aspects: economic, environmental and social.
In the context of Sustainable Development, this report also serves as a media that presents information
related to the Company's contribution to the achievement of the Sustainable Development Goals/ TBP
(SDGs).
The Impact of Economic Performance on the Company and Stakeholders
Good financial and economic performance will have a positive impact on the company and stakeholders
(benefits for employees, customers, communities through social responsibility activities, and tax revenue
for the government). The Company successfully recorded a profit in 2024.
The Company's Involvement in Impact Management
• Develop financial targets;
• Develop a business strategy;
• Make the financial statements;
• Conduct an external audit of the Company's financial performance.
The Impact of Employment on the Company and Stakeholders
The Company's business continuity is influenced by the existence of responsible and competent Human
Resources (HR). Therefore, strong labor management is an important topic.
The Company's Involvement in Impact Management
• Fair recruitment;
• Conduct the training for employees;
• Adequate HR management;
• Provide the salaries and benefits in accordance with applicable policies;
• Allow time for the leave;
• Performance appraisal and career path.
The Impact of Training and Education on the Company and Stakeholders
The training and education programs are one of the Company's strategies for improving the competence
and capacity of employees. The presence of competent employees will facilitate the Company's business.
The Company's Involvement in Impact Management
• Develop training and education programs;
• Identify employee needs related to skills, knowledge, and others so that they can provide effective training
programs.
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 55
Page 124
The Impact of Anti-Corruption on the Company and Stakeholders
The Company is committed to upholding anti-corruption and maintaining a healthy operational
environment. Employees need to be educated about integrity so as to stay away from corruption and other
fraud.
The Company's Involvement in Impact Management
• Socialize code of ethics policies, corporate values, and anti-corruption;
• Provide a whistleblowing system;
• Provide strict sanctions for employees who commit corruption;
• Conduct regular stock-taking and regular performance audits and internal compliance to the Company's
Outlets in turn in accordance with the schedule that has been made.
The Impact of Anti-Corruption on the Company and Stakeholders
The Company is committed to supporting anti-corruption and to maintain a healthy operational
environment. The employees need to be educated about integrity to prevent corruption and other frauds.
The Company's Implementation of Impact Management
• Socializing the code of ethics, corporate values, and anti-corruption policies;
• Providing a complaint channel or whistleblowing system;
• Providing strict sanctions for employees who commit corruption;
• Conducting stock-opname periodically and conducting performance audits and internal compliance
regularly to the outlets of the Company in turn in accordance with the schedule that has bee made.
The Impact of Diversity and Equality on the Company and Stakeholders
The Company is committed to supporting diversity and equal opportunity in a work environment based on
mutual trust and respect and without discrimination. Diversity and equality practices are applied in the
recruitment process and career path.
The Company's Involvement in Impact Management
• The existence of policies related to diversity and equality;
• There is no discrimination in employee recruitment practices;
• All employees are entitled to a higher career path.
Stakeholder Engagement
Involving stakeholders is very important because their role will affect the development and sustainability
of the company. Stakeholders also influence the company's policies, decision-making and operations.
Stakeholders consist of various groups, including local parties that are directly or indirectly involved in the
company's business processes. Interactions with stakeholders are managed by the Corporate Secretary and
Investor Relations. Professional relationships with stakeholders are built to obtain input and suggestions to
improve operational performance. Stakeholder engagement is expected to improve the company's
understanding of stakeholder needs to improve sustainable performance.
The Membership in the Association
The Company actively involves itself in several associations relevant to its business activities. Membership
in the association is useful for maintaining strategic partnerships. The associations followed by the
Company are:
- Association of Indonesian Issuers (AEI)
- Association of Indonesian Coffee Exporters (AEKI)
- Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA)
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 56
Page 125
Stakeholder Engagement
Approach Methods and Its Management
Company Responses on
Stakeholder Type Meeting/Engagement Significant Topics and Stakeholders' Needs
Media and Its Frequency Stakeholders' Needs
● Performance report and ● Organize the Annual GMS and
● Annual GMS assessment Extraordinary GMS
● Determine usage of net ● Report operational, financial, and
Shareholder income and dividends other performances
● Extraordinary Annual ● Determine remuneration
GMS (if needed) ● Maintain the performance to
for Board of
achieve maximum target
Commissioners
● Conduct trainings
● Carry out the work assessment
Formal and informal ● Training and provide career opportunity
Employee
meeting as needed ● Employees welfare ● Ensure the safety and employee's
● Gathering rights in accordance with the
Company's Regulation (PP)
● Customer
communication, as needed ● Product needs
● Provide services to each customer
● Customer service, as ● Buying and selling as needed
Customer
needed contract
● Website, as needed
● Customer ● procurement, purchase
communication, as needed of goods
● Provide information updates
● Mutual work agreement
Principle (Supplier) ● invitation to see the about product quality and price, as
and agreed by both parties
production process, as needed
needed ● on-time payment
● Periodic Report ● Product safety ● Provide Annual Report and
(quarterly and annual) Sustainability Report
Government ● Regulation compliances
● Special meeting, as ● Report to the regulators
needed ● CSR programs ● Tax payment
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 57
Page 126
Company’s Business Process
A. Commodity Trading
Receives orders Makes orders to Prepare the goods
from Buyer the cooperative according to the Deliver the goods
farmers buyer’s order to the buyer
B. Beverage Product Distribution
Forecast Sales Forecast
& Marketing Produksi Production Distribution
Employment and Financial Inclusion
The Company's development is proven by the 400% increase in sales in 2024 compared to 2023. During
2024, the Company recorded net sales of Rp 2.1 trillion, consisting of Coffee Bean, Dried Seaweed, Sunkist
Water and Mineral Water products. The largest sales contribution was contributed by Coffee Bean
commodity by 97% (Rp 2 trillion), followed by Mineral Water by 1.1% (Rp 23 billion), Sunkist Water C
by 20 billion (1%), and the remaining Dried Seaweed by 0.4% (Rp 8 billion)
The Company's effort to improve the community's economy is through the empowerment of farmers and
fishermen in the region. The Company has a partner program that is open to farmers and fishermen to make
it easier for the Company to get supplies of its merchandise at reasonable prices. Sunkist Water C products
are distributed as an effort to help improve public health.
This supports the Company's commitment to play a role in improving the welfare of farmers and fishermen,
and to play a role in efforts to improve public health. With increased sales, the absorption of crops and
marine products is greater, indirectly supporting financial inclusion throughout Indonesia.
Recruitment and Turnover of Employees
The opportunity to work in the Company is open to anyone regardless of background. We open job
opportunities for the wider community through open recruitment. We ensure there is no child labor because
the minimum age of employees is 20 years old. The Company strives for a good working atmosphere to
maintain employee attachment and performance so that the average turnover rate is very low. Most of the
employees feel comfortable and co-own the Company so their service life is quite long.
Diversity and Equal Opportunity
The Company upholds fairness and equality, ensuring that there is no discrimination in the business
environment. Not only applied to the recruitment process but also to career path opportunities to the
provision of remuneration. The Company does not distinguish between the remuneration for every male
and female employee. The difference is the length of service of each employee as well as the level of
position and work experience.
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 58
Page 127
Remuneration and Employee Welfare
Employee rights are regulated and guaranteed in Company Regulations (PP) and one of them regulates the
provision of remuneration. The Company upholds compliance with laws and regulations regarding
manpower. Employee wage standards for both men and women have met the Regional Minimum Wage
(UMR) rules.
To ensure that employee salaries are always competitive, we provide benefits to encourage every employee
to excel. In addition to the basic salary, employees also get other benefits such as meal allowances, health,
transportation, and communication. These benefits also provide rewards for the experience, skills and
abilities of each employee. In addition, the Company also provides the right to annual leave for 12 calendar
days and maternity leave for 90 calendar days. We periodically evaluate and ensure that employee salaries
are always competitive with the market.
Employee Competency Development
The Company encourages employees to develop their competencies to support their career paths. Several
trainings both internal and external of the company have been attended to develop the competence and work
productivity of all employees.
Understanding of Anti-Corruption
We implement an anti-corruption policy as part of a work culture that applies to all employees. This is
conveyed to employees when signing an employment agreement and is also conveyed on various occasions
and communicated directly to all employees. Anti-corruption enforcement efforts are also carried out by
sending employees to participate in socialization organized by external parties.
Welfare for Retiring Employees
The pension policy also applies to employees whose age has reached 55 years old. For employees who have
entered their retirement period, there is a Retirement plan available. The goal is that they can continue to
work and be empowered independently.
Performance Appraisal
Performance reviews and appraisals are consistently conducted for all employees. The performance
appraisal process is carried out in accordance with the standards of the Performance Management System.
The methods used to measure employee performance are Result Base Performance (KPI) and Behavioral
Base Appraisal.
Collective Bargaining Agreement
Company Regulation (PP) is made by the Company with reference to the law. This is expected to support
a conducive and productive work environment for employees and the Company. This Company Regulation
applies to all employees both at the head office and at the branch office. This regulation contains topics
such as labor relations, rights, and obligations, days and hours of work and overtime, holidays of leave and
permission to leave work, remuneration, and assessment of work results, safety, occupational health and
welfare, code of ethics of labor discipline and discipline, sanctions and warnings, termination of
employment, and problems solving.
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 59
Page 128
Safe and Decent Working Environment
The Company pays attention to security, safety, and health in the workplace. The application of security,
safety, and health is valid for all employees without exception. At the office location, medicine and first aid
kits are available. The head office building, it is equipped with emergency security tools such as emergency
stairs, light fire extinguishers (APAR), hydrant, sprinkles, and smoke detector.
Employee's Benefits based on Employment Status
Benefit Types Permanent Employees Contract Employees
Wages (Basic salary dan meal allowance) √ √
BPJS Kesehatan √ √
BPJS Ketenagakerjaan √ √
Religious Allowance √ √
Incentive √ √
Transport and Communication Allowance √ √
Annual and Maternity Leave √ √
Protecting Employees from COVID-19
During the pandemic and post-pandemic period, the Company implemented health protocols to maintain
the health of employees. In addition to implementing 3M (wearing masks, wasing hand, and maintaining
distance), we also implement a work from home system in accordance with government regulations. During
the pandemic, we conducted independent health tests in the office to reduce the risk of transmission of
COVID-19, as well as improve employee health by spraying disinfectants throughout the work environment
and distributing masks, vitamins, and medicines.
Strategies for Surviving in the Pandemic
The economic impact during the pandemic period is inevitable. Likewise with the course of the Company's
business. The government's strict restrictive policy affects the raw the Company's performance. The same
is true for the policies of export destination countries. Many countries stopped the demand for their goods,
which affected the Company's sales. To address this issue, the Company continues to maintain
communication with customers and suppliers. This aims to find solutions so that they can survive together.
Product Responsibility
The products produced by the Company are raw materials that have been ensured for safety to be
reprocessed into consumers and other products. The production process has received a Hazard Analyst and
Critical Control Point (HACCP) certificate and a Practical Good Manufacturing (GMP) certificate. Due to
the commitment to product responsibility, there were no reports of complaints regarding the impact of the
product on public health and safety during 2024. On the packaging, there is a label code for the date of
production and origin of the goods.
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 60
Page 129
3R Implementation: Reduce, Reuse, Recycle
The Company cares about environmental management which is currently a global issue/topic. The
Company seeks to reduce the use of materials that can pollute the environment by involving the community
and suppliers from nursery to processing. The Company also pays attention to a good and correct production
system to minimize environmental impacts.
The material used to package Coffee Beans is a burlap sack that is easily decomposed. Seaweed product
packaging is a reusable plastic sack. While beverage product packaging in the form of PET bottles can also
be reused with a recycling system. We strive to reuse plastic packaging to reduce plastic waste. If the
packaging cannot be reused, it will be sold to other third parties so that it can be reused. We believe small
changes will help realize a clean and healthy environment.
Management of Waste Generated
The trading business of crops and marine products has little waste generated because the goods sold are not
processed within the Company. Managing the waste is according to its type. Sunkist Water C (high vitamin
c drink) and AirAlam brand mineral water are maklon products through a cooperation mechanism with
third parties. Production is carried out in factories that have SNI standards, good production procedures and
halal certificates. If there is a return because it is not sold, the waste generated is plastic bottles. The
Company disposes of plastic waste by reprocessing using experienced vendors. Implementation of
destruction pays attention to the surrounding environment so as not to harm the community and the
environment.
The Company reduces the use of paper in the office and uses more soft documents. If necessary, we reuse
the blank side of used paper, maximize the use of digital platforms to reduce paper usage.
Energy Consumption, Energy Intensity, and Efforts to Reduce It
In carrying out company operations, the energy sources used are electricity and fuel oil (BBM) for
operational vehicles. The company’s report energy calculations based on data on fuel purchases, while
electricity calculations are obtained by converting electricity costs into kWh.
Community Empowerment
One of the roles that will be carried out to develop the potential of the community is production
development. Assistance is provided by providing an understanding of how to produce well and correctly.
This aims to increase the potential and competitiveness of the product so that it can be accepted by the
market. In addition, this effort helps improve the welfare of farmers and fishermen.
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 61
Page 130
SUSTAINABLE GOVERNANCE
Person in Charge of Implementing Sustainability Principles
The management of sustainability and economic, social, and environmental impacts is carried out by
involving all functions. The Company has mapped out delegations and responsibilities for managing
economic, social, and environmental impacts.
• The FAA is responsible for the Economic and Financial aspects
• Corporate Affairs responsible for Social and Environmental aspects
• The Corporate Secretary is responsible for aspects of Public Relations
Competency Development Sustainability Aspects
In order to improve sustainability performance, a common understanding of sustainability principles in the
Company environment is needed. The Company strives for every employee to gain an understanding of
aspects of sustainability, risks, opportunities, and impacts. The understanding given to employees is as
follows:
• Application of the Code of Ethics
1. Carry out work with honesty and integrity;
2. Prioritize the interests of the Company by obeying and upholding Company regulations;
3. Obligation to maintain Company confidentiality.
• Management Approach to Sustainability Risk
Sustainability risk management includes the management of economic, social, and environmental risks
that not only have an impact on the Company's business continuity but also their impact on the
environment and life of future generations. However, because the Company's business can be run
effectively, the risks faced are not too great, except for the costs that must be reserved.
Regarding environmental aspects, the Company had applied the principle of prudence so that operational
activities do not pollute the environment. The Company has implemented initiatives to support
environmental sustainability through electrical and water-energy efficiency. All efforts in managing
sustainability risks carried out by the Company are expected to maintain business continuity and
anticipate potential negative impacts on social and environmental in the future.
• Management Approach to Material Topics
1. Economic Performance
Significance of the Topic:
The Company has an interest in maintaining growth and maintaining positive economic
performance in order to ensure the sustainability of operations and businesses.
Policy:
Economic-related policies are successes in increasing income and margins.
Targets & Commitments:
The Company sets targets related to financial performance which will be evaluated at the end of
the year.
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 62
Page 131
Achievements:
It has been conveyed in the financial highlight.
Special Initiatives:
In 2024, the Company prioritized efficiency and productivity so that economic performance is still
achieved.
Evaluation:
• The Company's overall revenue increased by more than 400%.
• During the COVID-19 pandemic, the Company continues to operate by following health
protocol rules.
2. Employment
Significance of the Topic:
Proper employment management can support the attachment between employees and the Company
and create a good work climate, thus contributing positively to the Company's performance.
Policy:
The Company has a policy to maintain harmony between employees and the Company in order to
minimize the level of employee turnover.
Targets & Commitments:
• Employee walfare
• Average low employee turnover ratio
Achievements:
• The employee turnover ratio is only 1%
• No employees have been laid off during the COVID-19 pandemic.
• Employee welfare is maintained, with no deductions in remuneration during the COVID-19
pandemic
Special Initiatives:
In the midst of the COVID-19 pandemic, the Company did not make any employee deductions or
salary reductions received by employees.
Evaluation:
The Company places employees as needed to support operational performance. The employee
turnover ratio in 2024 was very small, which means that employee loyalty to the Company is very
high.
3. Anti-Corruption
Significance of the Topic:
The Company has an interest in enforcing anti-corruption in its work environment without
exception. Management continued to raise awareness of the impact of corruption and anti-
corruption enforcement efforts.
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 63
Page 132
Policy:
The Company creates a Code of Ethics to minimize fraud. Maintaining integrity in work and
maintaining Company secrets is one of the codes of ethics that must be done.
Targets & Commitments:
No fraud occurred whether it is significant or not.
Achievements:
• Employee work loyalty is very high, and no fraud occurs whether it was significant or not.
• The integrity pact applied bindingly to all employees.
Special Initiatives:
Socialized the Code of Ethics to all employees.
Evaluation:
To prevent corruption, the Company conducts financial supervision using financial applications. In
an effort to enforce anti-corruption, sanctions/reprimands/fines up to termination/dismissal apply
to any employee who commits fraud and corruption.
4. Training and Education
Significance of the Topic:
Training and education for employees are very important for the improvement of their
competencies which in turn can support the smooth operation of the Company.
Policy:
All employees, be they new employees or old employees, are given training. The material was
divided into general training materials and special training materials for specific departments and
positions.
Targets & Commitments:
All employees get the opportunity to take training and education
Achievements:
Each invitation is followed by an employee according to they interests and field.
Special Initiatives:
In 2024 the training is mostly carried out online by external parties but still provided great benefits.
Evaluation:
Training and education are conducted online. Management ensured COVID-19 protocols were
working properly. The training materials provided to employees are expected to support their
competence in carrying out their work.
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 64
Page 133
5. Diversity and Equality
Significance of the Topic:
The Company opens the opportunities for anyone to work together regardless of gender, ethnicity,
religion, special needs, or other differences.
Policy:
The Company provides opportunities for all employees to work and have a career regardless of
gender or SARA.
Targets & Commitments:
• Opportunity for anyone with a disability to be accepted to work.
• Opportunities for women to work in the Company.
Achievements:
The composition of women who became employees in 2024 was 50%.
Special Initiatives:
The Company had the principle that personal quality is important and the main thing in working.
Evaluation:
The Company provides equal opportunities for people with disabilities to work. In addition, it also
supports women's rights including recognizing her ability to occupy managerial posts. This is a
form of support for the achievement of the sustainable development goals on gender equality and
reducing inequality.
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 65
Page 134
STATEMENT LETTER
THE BOARD OF COMMISSIONERS AND DIRECTORS
ABOUT
THE RESPONSIBILITY OF THE ANNUAL REPORT
AND SUSTAINABILITY REPORT 2024
PT WAHANA PRONATURAL TBK
We the undersigned hereby declare that all information in the Annual Report and
Sustainability Report of PT Wahana Pronatural Tbk2024 has been made complete and full
of responsibility for the accurate contents of this annual report.
This statement was made with actualitv
Surabaya, April2025
President Commissioner
(Independent)
&
Artha Lovie Aprillailie Iwan Setiawan
President Director Director
Page 135
FEEDBACK SHEET
PT Wahana Pronatural Tbk's 2024 Sustainability Report provides an overview of financial performance
and sustainability. We expected the input, criticism, and suggestions from you all via e-mail or this form.
Please send this feedback sheet back to:
Iwan Setiawan
Corporate Secretary PT Wahana Pronatural Tbk
Building of Japfa Indoland Center, 9th Floor – R.907
Panglima Sudirman Street, No. 66-68
SURABAYA
Email: wapo.sby@gmail.com / iwansetiawan_se@yahoo.com
Phone/Mobile: 031-5352705
Stakeholder Groups:
( ) Shareholders / Investors ( ) Customers ( ) Employees ( ) General public ( ) Government
( ) Partners/Suppliers
1. This report is easy to understand.
( ) disagree ( ) neutral ( ) agree
2. This report already describes the information on the material aspects of the Company, both from the
positive and negative sides.
( ) disagree ( ) neutral ( ) agree
3. What material topics are most important to you: (value 1 = most important to 4 = least important)
1. Economic Performance
2. Employment
3. Anti-Corruption
4. Training and Education
5. Diversity and Equality
6. Marketing and Labeling
4. Please be able to provide your suggestions/suggestions/comments on this report
.....................................................................................................................................................................
.......................................................................................................................................................
()
()
()
()
()
()
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 67
Page 136
PT WAHANA PRONATURAL TBK
FINANCIAL STATEMENT
DATED DECEMBER 31st 2024 AND 2023
AND FOR YEARS
ENDED ON THE DATE
AND
INDEPENDENT AUDITOR’S REPORT
Annual Report and Sustainability Report 2024, PT Wahana Pronatural Tbk 68
Page 137
)
PT WAHANA PRONATURAL, TBK
7
7 LAPORAN KEUANGAN / FINANCIAL STATEMENTS
7
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 /
7 FOR THE YERAS ENDED
7 DECEMBER 31, 2024 AND 2023
DAN LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN /
AND INDEPENDENCE AUDITOR'S REPORT
Page 138
PT WAHANA PRONATURAL TBK PT WAHANA PRONATURAL TBK
DAFTAR ISI TABLE OF CONTENTS
Halaman
/ Page
SURAT PERNYATAAN DIREKSI BOARD OF DIRECTOR’S STATEMENT
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN INDEPENDENT AUDITOR’S REPORT
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk tahun-tahun yang berakhir For the year ended
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
Laporan Posisi Keuangan 1 Statements of Financial Position
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan 3 Statements of Profit or Loss and
Komprehensif Lain Other Comprehensive Income
Laporan Perubahan Ekuitas 4 Statements of Changes in Equity
Laporan Arus Kas 5 Statements of Cash Flows
Catatan Atas Laporan Keuangan 6 Notes to the Financial Statements
Page 139
PT, WAHANA PRONATURAL TbK
ffi
SURAT PERNYATAAN DIREKSI BOARD O F DI RECT O RS' SIA IEME'VT
TENTANG TANGGUNG JAWAB REGARD'NG T'E RESPO'V SI BI LITY FOR
ATAS LAPORAN KEUANGAN T H E F I N AN C I At S TA IEMEA'IS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 SERTA UNTUK PERIODE YANG AS OF DECEMBER 31,2024 AND 2023
BERAKHIR PADA 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 AND FARTHE PERIODS ENDED DECEMBER 31,2024 AND 2023
PT WAHANA PRONATURAL, TBK PT WAHANA PRONATURAL, TBK
Kami yang bertanda tangan dibawah ini : We, the undersigned :
1. Nama : Artha Lovie Aprillailie 1. Name Artha Lovie Aprillailie
Alamat Kantor : Gedung Japfa lndoland Center Tower Office Address Gedung Japfa lndoland Center Tower
ll Lt.9 R.907, Jl.Panglima Sudirman ll Lt.9 R.907, Jl.Panglima Sudkman
No.66-68 Surabaya N0.66-68 Surabaya
Alamat Domisili : Jl. Palm Sememi Timur RT 006/ RW Resrdentra/Address Jl. Palm Sememi Timur RT 00U RW
004 Sememi, Kec. Benowo Kota 004 Sememi, Kec. Benowo Kota
Surabaya Surabaya
Telepon : 031-5352705 Telephone 031-53s2745
Jabatan : Direktur Utama Title President Director
2. Nama lwan Setiawan 2. Name lwan Sefiawan
Alamat Kantor Gedung Japfa lndoland Tower ll Lt.9 0ffice Address Gedung Japfa lndoland Tower ll Lt.9
R.907 Jl.Panglima Sudirman No.66- R.907 Jl.Panglima Sudkman No.6G
68 Surabaya 68 Surabaya
Alamat Domisili Jl. Teluk Pelabuhan Ratu RT 001/ RW Resldenfia/Address Jl. Teluk Pelabuhan Ratu RT Affit
003 Arjosari, Kec. Blimbing Kota RW 003 Arjosai, Kec. Blimbing Kota
Malang Malang
Telepon 031-5352705 Telephone 031-5352705
Jabatan Direktur Title Diector
Menyatakan bahwa : Declare that:
1. Kami bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian 1. We are responsible for the preparation and presentation financial
laporan keuangan PT Wahana Pronatural, Tbk; statements of PT Wahana Pranatural, Tbk;
2. Laporan keuangan PT Wahana Pronatural, Tbk telah disusun 2. The financialslatemenfs af PT Wahana Pronatural, Tbk have
dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di been prepared and presented in accordance wrth the lndonesian
lndonesia; F in ancial Acco unting Stan d ards;
3. a. Semua informasi dalam laporan keuangan 3. a. Allinformation in the financial statemenfs of
PT Wahana Pronatural, Tbk telah dimuat secara lengkap PT Wahana Pronatural, Tbk has been disc/osed in a
dan benar; complete and truthful manner;
b, Laporan keuangan PT Wahana Pronatural, Tbk tidak b. The financial sfafements of PT Wahana PranaturaL Tbk do
mengandung informasiatau fakta material yang tidak benar, not contain any inconect information or mateialfacts, nor do
dan tidak menghilangkan informasi atau fakta material; they omit infonnation or mateialfacts;
4. Kami bertanggung jawab atas sistem pengendalian internal 4. We are responslb/e for the intemal control systems of
dalam PT Wahana Pronatural, Tbk. PT Wahana Pronatural, Tbk.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarmya. Ihrs sfatements is made in alltruth.
Atas nama dan mewakili Direksi/ for anA offi-af of the Board of Drrectors
Surabaya, 27 Maret 2029/ftlarch 27, 2025
AMX19857
Artha Lovie Aprillailie lwan Setiawan
Direktur Utama Direktur /
President Director Director
Page 140
Page 141
Page 142
Page 143
Page 144
Page 145
PT WAHANA PRONATURAL Tbk PT WAHANA PRONATURAL Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 DECEMBER 31, 2024 AND 2023
31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/
Catatan/ December 31, December 31,
Notes 2024 2023
Rp Rp
ASET ASSETS
ASET LANCAR CURRENT ASSETS
Kas dan setara kas 4 8.574.202.140 9.069.083.242 Cash and cash equivalents
Kas yang dibatasi penggunaannya 5 2.200.000.000 606.337.500 Restricted cash
Piutang usaha - Accounts receivables -
Pihak berelasi 6 167.760.000 577.196.433 Related parties
Piutang usaha - Accounts receivables -
Pihak ketiga Third parties
neto setelah dikurangi net provision
cadangan penurunan nilai for declining in value
sebesar Rp. 230.724.964 amounted to Rp. 230,724,964
pada 31 Desember 2024 dan as of December 31, 2024 and
sebesar Rp. 158.809.286 amounted to Rp. 158,809,286
pada 31 Desember 2023 6 4.717.750.426 61.114.709.101 December 31, 2023
Piutang lain-lain 7 10.563.658.296 3.683.201.504 Other receivables
Persediaan 8 11.253.036.393 9.224.806.839 Inventories
Pajak dibayar dimuka 26a 330.122.140 - Prepaid taxes
Uang muka 9 - 550.000.000 Advance payments
Beban dibayar dimuka 10 1.775.764.420 960.202.996 Prepaid expenses
Jumlah Aset Lancar 39.582.293.815 85.785.537.615 Total Current Assets
ASET TIDAK LANCAR NON CURRENT ASSETS
Properti investasi setelah dikurangi 11 37.690.235.552 38.753.165.552 Investment properties-net off
akumulasi penyusutan sebesar accumulated depreciation of,
Rp 13.988.364.448 pada Rp 13,988,364,448 in
31 Desember 2024 dan December 31, 2024 and
Rp 12.925.434.448 pada Rp 12,925,434,448 in
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
Aset tetap-setelah dikurangi 12 7.363.256.760 5.614.613.411 Fixed assets-net of
akumulasi penyusutan sebesar accumulated depreciation of,
Rp 21.484.079.961 pada Rp 21,484,079,961 in
31 Desember 2024 dan December 31, 2024 and
Rp 20.900.392.610 pada Rp 20,900,392,610 in
31 Desember 2023 dan December 31, 2023
Aset hak guna 13 140.169.307 158.033.384 Right of use assets
Aset pajak tangguhan 26d 1.741.576.266 1.537.711.560 Deferred tax asset
Aset lain-lain 14 69.310.000 86.352.000 Other assets
Jumlah Aset Tidak Lancar 47.004.547.885 46.149.875.907 Total Non Current Assets
JUMLAH ASET 86.586.841.700 131.935.413.522 TOTAL ASSETS
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan See accompanying notes to financial statements
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan which are an integral part of the financial statements
1
Page 146
PT WAHANA PRONATURAL Tbk PT WAHANA PRONATURAL Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 (Lanjutan) DECEMBER 31, 2024 AND 2023 (Continued)
31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/
Catatan/ December 31, December 31,
Notes 2024 2023
Rp Rp
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS JANGKA PENDEK SHORT TERM LIABILITIES
Utang usaha - Pihak ketiga 15 13.488.877.272 59.330.973.153 Trade account payable - Third parties
Utang lain-lain 16 2.658.462 254.360.245 Others account payable
Utang pajak 26b 190.221.604 331.786.568 Tax payables
Liabilitas sewa jangka pendek 17 32.336.453 - Current maturities of ease liabilites
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 13.714.093.791 59.917.119.966 Total Short Term Liabilities
LIABILITAS JANGKA PANJANG LONG TERM LIABILITIES
Liabilitas sewa jangka panjang 17 62.668.367 21.029.629 Non current lease liabilities
Liabilitas imbalan kerja 18 773.273.132 745.252.363 Employee benefits obligation
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 835.941.499 766.281.992 Total Long Term Liabilities
Jumlah Liabilitas 14.550.035.290 60.683.401.958 Total Liabilities
EKUITAS EQUITY
Modal saham - nilai nominal Capital Stock - Par Value
Rp 100 per lembar saham Rp 100 of per share
Modal dasar 2.000.000.000 lembar Authorized 2,000,000,000 shares
Modal ditempatkan dan disetor Subscribed and paid-up capital
penuh - 1.240.923.111 saham 19 124.092.311.100 124.092.311.100 1,240,923,111 shares
Tambahan modal disetor 20 12.554.405.615 12.554.405.615 Additional paid-in capital
Penghasilan komprehensif lain 21 1.062.739.967 996.874.346 Other comprehensive income
Defisit (65.672.650.272) (66.391.579.497) Deficit
Jumlah Ekuitas 72.036.806.410 71.252.011.564 Total Equity
TOTAL LIABILITIES
JUMLAH KEWAJIBAN DAN EKUITAS 86.586.841.700 131.935.413.522 AND EQUITY
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan See accompanying notes to financial statements
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan which are an integral part of the financial statements
2
Page 147
PT WAHANA PRONATURAL Tbk PT WAHANA PRONATURAL Tbk
LAPORAN LABA RUGI DAN STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN OTHER COMPREHENSIVE INCOME
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS THEN ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 DECEMBER 31, 2024 AND 2023
31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/
Catatan/ December 31, December 31,
Notes 2024 2023
Rp Rp
PENJUALAN BERSIH 22 2.122.330.244.473 420.953.775.283 NET SALES
BEBAN POKOK PENJUALAN 23 (2.097.681.521.460) (409.055.891.751) COST OF GOODS SOLD
LABA KOTOR 24.648.723.013 11.897.883.532 GROSS PROFIT
BEBAN USAHA OPERATING EXPENSES
Beban penjualan 24 (55.950.200) (48.624.662) Selling expenses
Beban umum dan General and
administrasi 24 (24.073.628.217) (12.208.076.430) administrative expenses
LABA (RUGI) USAHA 519.144.596 (358.817.560) GAIN (LOSS) FROM OPERATIONS
PENDAPATAN LAIN-LAIN OTHER INCOME
PENDAPATAN LAIN-LAIN
BERSIH 25 4.934.520.630 1.087.320.569 OTHER INCOME - NET
PENDAPATAN KEUANGAN
BERSIH 25 (620.779.090) (71.811.586) FINANCIAL INCOME - NET
Jumlah pendapatan Total other income - net
lain-lain bersih 4.313.741.540 1.015.508.983
LABA SEBELUM GAIN BEFORE
PAJAK PENGHASILAN 4.832.886.136 656.691.423 INCOME TAX
BEBAN PAJAK PENGHASILAN 26c (4.113.956.911) (438.119.434) INCOME TAX EXPENSES
LABA BERSIH 718.929.225 218.571.989 NET PROFIT GAIN
PENGHASILAN KOMPREHENSIF OTHER COMPREHENSIVE
LAIN INCOME
Pengukuran kembali atas Remeasurement of defined
imbalan pasca kerja 84.443.104 22.771.456 benefit obligation
Manfaat (beban) pajak terkait Income tax benefit (expense)
pos-pos yang tidak akan items that will not be
direklasifikasi ke laba rugi (18.577.483) (5.009.720) reclassified to profit or loss
JUMLAH LABA TOTAL COMPREHENSIVE
KOMPREHENSIF 784.794.846 236.333.725 PROFIT
LABA PER LEMBAR SAHAM 0,63243 0,19045 PROFIT PER SHARE
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan See accompanying notes to financial statements
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan which are an integral part of the financial statements
3
Page 148
PT WAHANA PRONATURAL Tbk PT WAHANA PRONATURAL Tbk
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 FOR THE YEARS THEN ENDED DECEMBER 31, 2024 AND 2023
Penghasilan komprehensif lain/
Other comprehensive income
Pengukuran kembali
atas liabilitas
Modal Saham imbalan kerja - neto/
Ditempatkan dan Remeasurement of
Disetor/Subscribed Tambahan liabilities for
and Paid-up modal disetor/ employee benefits - Pajak yang terkait/ Saldo Laba/ Jumlah ekuitas/
Capital Stock Paid in Capital net Related tax Retained Earnings Total equity
Rp Rp Rp Rp Rp Rp
Saldo 1 Januari 2023 124.092.311.100 12.554.405.615 1.309.724.770 (330.612.160) (66.610.151.486) 71.015.677.839 Balance as of January 1, 2023
Penyesuaian yang timbul Adjustment of implementations
dari penerapan PSAK 219 - - 22.771.456 (5.009.720) - 17.761.736 PSAK 219
Laba tahun berjalan - - - - 218.571.989 218.571.989 Current year net income
Saldo 31 Desember 2023 124.092.311.100 12.554.405.615 1.332.496.226 (335.621.880) (66.391.579.497) 71.252.011.564 Balance as of December 31, 2023
Penyesuaian yang timbul Adjustment of implementations
dari penerapan PSAK 219 - - 84.443.104 (18.577.483) - 65.865.621 PSAK 219
Laba tahun berjalan - - - - 718.929.225 718.929.225 Current year net income
Saldo 31 Desember 2024 124.092.311.100 12.554.405.615 1.416.939.330 (354.199.363) (65.672.650.272) 72.036.806.410 Balance as of December 31, 2024
Lihat catatan atas laporan keuangan yang See accompanying notes to financial statements
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan which are an integral part of the financial statements
4
Page 149
PT WAHANA PRONATURAL Tbk PT WAHANA PRONATURAL Tbk
LAPORAN ARUS KAS STATEMENTS OF CASH FLOW
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS THEN ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 DAN 2023
31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/
December 31, December 31,
2024 2023
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI CASH FLOWS FROM OPERATING
ACTIVITIES
Penerimaan kas dari pelanggan 2.172.052.318.083 391.783.492.174 Cash received from customers
Pembayaran kepada pemasok (2.145.694.667.410) (374.600.989.945) Cash payments to suppliers
Pembayaran beban usaha (22.720.501.721) (7.764.974.925) Cash payments operating expenses
Pembayaran pajak penghasilan (4.585.644.015) (945.218.986) Payment of income tax
Penerimaan bunga dan keuangan 192.832.026 73.070.274 Interest and financial received
Penerimaan lainnya 4.186.775.135 1.087.320.569 Other received
Kas bersih diperoleh dari Net cash provided by
aktivitas operasi 3.431.112.098 9.632.699.161 operating activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI CASH FLOWS FROM INVESTING
ACTIVITIES
Perolehan aset tetap (2.332.330.700) (2.944.737.027) Acquisition of fixed assets
Kas bersih digunakan untuk Net cash used in investing
aktivitas investasi (2.332.330.700) (2.944.737.027) activities
Kenaikan (penurunan) kas dan Increase (decrease) in cash and
setara kas 1.098.781.398 6.687.962.134 cash equivalents
Cash and cash equivalents
Kas dan setara kas awal periode 9.675.420.742 2.987.458.608 beginning of period
Cash and cash equivalents
Kas dan setara kas pada akhir periode 10.774.202.140 9.675.420.742 end of period
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan See accompanying notes to financial statements
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan which are an integral part of the financial statements
5
Page 150
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 SERTA UNTUK TAHUN- DECEMBER 31, 2024 AND 2023
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEARS THEN ENDED
1. UMUM 1. GENERAL
Pendirian Perusahaan The Company Establishment
PT Wahana Pronatural Tbk (d.h. PT Wahana Phonix PT Wahana Pronatural Tbk (d.h. PT Wahana Phonix
Mandiri - Perusahaan) didirikan di Indonesia, pada Mandiri - the Company) established in Indonesia,
mulanya dengan nama PT Golden Phoenix initially under the name of PT Golden Phoenix based
berdasarkan Akta Notaris Wahyudi Suyanto, S.H., on notarial deed from notary Wahyudi Suyanto, S.H.,
No. 96 tanggal 7 Agustus 1993 dan kemudian diubah No. 96 dated August 7, 1993 and then rename to PT
namanya menjadi PT Wahana Yuda Mandiri Wahana Yuda Mandiri based on notarial deed from the
berdasarkan akta notaris yang sama No. 451 same notary No. 451 dated May 30, 1996. The
tanggal 30 Mei 1996. Akta pendirian dan perubahan changes of the deed of establishment was approved
tersebut telah disahkan oleh Menteri Kehakiman by the Minister of Justice of the Republic of Indonesia
Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. C2- in his Decision Letter No. C2-8528.HT.01.01.Th.97
8528.HT.01.01.Th.97 tanggal 27 Agustus 1997 dan dated August 27, 1997 and was published in State
telah diumumkan dalam Lembaran Berita Negara Gazette No. 37 Supplement No. 2912 dated May 8,
Republik Indonesia No. 37 Tambahan No. 2912 2000. The Company name then changed to
tanggal 8 Mei 2000. Nama Perusahaan kemudian PT Wahana Phonix Mandiri based on notarial deed
diubah menjadi PT Wahana Phonix Mandiri from notary Yonsah Minanda, S.H., No 44 dated
berdasarkan Akta Notaris Yonsah Minanda, S.H., January 31, 2000 and was approved by the Minister of
No 44 tanggal 31 Januari 2000 dan telah Justice of the Republic of Indonesia in his Decision
mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan Letter No. C-22109.HT.01.04.Th.2000 dated October
Perundang-undangan Republik Indonesia dalam 9, 2000 and was published in State Gazette of the
Surat Keputusan No. C-22109.HT.01.04.Th.2000 Republic of Indonesia No. 28 Supplement No. 2187
tanggal 9 Oktober 2000 dan telah diumumkan dalam dated April 6, 2001. The Company name re-change to
Lembaran Berita Negara Republik Indonesia No. 28 PT Wahana Pronatural Tbk based on notarial deed
Tambahan No. 2187 tanggal 6 April 2001. Nama about the statement of extraordinary shareholder
Perusahaan kembali diubah menjadi PT Wahana meeting No. 2 dated June 2, 2012 by Wachid Hasyim,
Pronatural Tbk berdasarkan Akta Pernyataan Notary in Surabaya. The changes of articles of
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar association was approved by Minister of Law and
Biasa No. 2 tanggal 2 Juni 2012 oleh Wachid Human Rights of the Republic of Indonesia No.
Hasyim, Notaris di Surabaya. Perubahan anggaran AHU.41594.AH.01.02.Year 2012 dated August 1,
dasar ini telah mendapatkan persetujuan dari 2012.
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia No. AHU.41594.AH.01.02.
Tahun 2012 tanggal 1 Agustus 2012.
Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar Perusahaan, In accordance with Article 3 of the Company's Article
ruang lingkup kegiatan Perusahaan adalah dalam of Association, the scope of its activities is mainly to
bidang perdagangan, pembangunan, peindustrian, engaged in trading, construction, industrial,
pertanian, pengangkutan, penyewaan dan sewa agricultural, transportation, rental and leasing without
guna usaha tanpa hak opsi dan jasa lainya. Kegiatan option right and other services. The Company mainly
utama Perusahaan sejak beroperasi secara activities since commercial activities are trading of
komersial meliputi bidang perdagangan hasil agricultural and marine products and wholesale trade
pertanian dan kelautan serta perdagangan besar in non-alcoholic non-milk. The Company is domiciled
minuman non alkohol bukan susu. Perusahaan in Surabaya, head office is located in Gedung Bumi
berdomisili di Surabaya, dengan kantor pusat Mandiri Tower II Floor 9 R. 907, Panglima Sudirman
Gedung Bumi Mandiri Tower II Lantai 9 R. 907, Jalan Street Surabaya.
Panglima Sudirman Surabaya.
Perusahaan memulai kegiatan komersial pada The Company commenced commercial activities at
tanggal 7 Agustus 1993. August 7, 1993.
6
Page 151
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 SERTA UNTUK TAHUN- DECEMBER 31, 2024 AND 2023
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan) (Continued)
Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan Board of Commissioners, Directors and
Employees
Berdasarkan akta No. 3 tanggal 6 September 2023 Based on deed No. 3 dated September 6, 2023
notaris Sonya Natalia S.H., di Surabaya susunan notarized by Sonya Natalia, S.H., in Surabaya the
dewan komisaris dan direksi Perusahaan pada composition of the Company's board of
31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai commissioners and directors as of December 31, 2024
berikut: and 2023 is as follows:
31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/
December 31, 2024 December 31, 2023
Komisaris Utama President Commissioner
(Independen) : Hendra Widjaya Hendra Widjaya : (Independent)
Komisaris : Chenny Chenny : Commissioner
Direktur Utama : Artha Lovie Aprillaile Artha Lovie Aprillaile : President Director
Direktur : Iwan Setiawan Iwan Setiawan : Director
Susunan komite audit pada tanggal 31 Desember The composition of the audit comitte as of December
2024 dan 2023 adalah sebagai berikut: 31, 2024 and 2023 consist of the following:
31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/
December 31, 2024 December 31, 2023
Ketua : Hendra Widjaya Hendra Widjaya : Chairman
Anggota : Anita Rosalia Gunawan Anita Rosalia Gunawan : Members
Anggota : Sarah Cahya Prawira Sarah Cahya Prawira : Members
Jumlah gaji dan kompensasi lainnya yang diberikan Total salary and other compensation for the
kepada Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan Company's Commissioner and Director in December
masing-masing sebesar Rp 557.266.116 dan 31, 2024 and December 31, 2023 amounting to
Rp 542.332.983 pada 31 Desember 2024 dan Rp 557,266,166 and Rp 542,332,983 respectively.
31 Desember 2023.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 31 Desember At December 31, 2024 and December 31, 2023, the
2023, Perusahaan memiliki masing-masing 9 dan 5 Company has total number of employees of 9 and 5,
orang karyawan. respectively.
Penawaran Umun Efek Intial Public Offering
Pada tanggal 22 Juni 2001, Perusahaan melakukan At June 22, 2001, the Company conducted its initial
Penawaran Umum perdana sahamnya melalui public offering through PT Bursa Efek Indonesia
PT Bursa Efek Indonesia (Persero) (dahulu bernama (Persero) (before PT Bursa Efek Jakarta) amounting
PT Bursa Efek Jakarta) sejumlah 200.000.000 to 200.000.000 shares with nominal value Rp 100 with
lembar saham biasa dengan nilai nominal Rp 100 is offering price Rp 175. The public offering
dengan harga penawaran Rp 175. Penawaran accompanied by issued Warrant Series I amounting to
umum perdana ini juga disertai dengan penerbitan 50.000.000 shares. This Warrant has a term of
50.000.000 lembar Waran seri I. Waran tersebut implementation for 3 years and can implemented
memiliki jangka waktu pelaksanaan selama 3 tahun since Desember 21, 2001 until June 21, 2004. Until
dan dapat dilaksanakan (exercised) mulai tanggal due of implementation date June 21, 2004, there is no
21 Desember 2001 sampai dengan 21 Juni 2004. warrant converted to shares (Notes 20).
Sampai dengan tanggal batas waktu pelaksanaan
(exercise) tanggal 21 Juni 2004, tidak ada waran
yang telah dikonversi menjadi saham (Catatan 20).
7
Page 152
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 SERTA UNTUK TAHUN- DECEMBER 31, 2024 AND 2023
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan) (Continued)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN POLICIES
a. Pernyataan Kepatuhan a. Statement of Compliance
Laporan keuangan disusun dan disajikan sesuai The financial statement prepared and presented
dengan Standar Akuntansi Keuangan (“SAK”) di in accordance with Financial Accounting Standard
Indonesia yang mencakup Pernyataan Standar in Indonesia which comprise Indonesian Financial
Akuntansi Keuangan (“PSAK”) di Indonesia dan Accounting Standards (“PSAK”) and
Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan Interpretation of Financial Accounting Standards
(“ISAK”) yang diterbitkan oleh Dewan Standar (“ISAK”) in Indonesia was issued by Dewan
Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntansi Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntansi
Indonesia (DSAK-IAI) dan Peraturan Badan Indonesia (DSAK-IAI) and rule of the Capital
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Market and Financial Institution Supervisory
Keuangan (Bapepam-LK) No.VIII.G.7 tentang Agency (Bapepam-LK) No.VIII.G.7 about
“Penyajian dan Pengungkapan Laporan “Presentation and Disclosure Financial Statement
Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik” for Public Company” stated in attachment of
yang terdapat dalam Lampiran Keputusan Decision Chairman Bapepam-LK No. KEP
Ketua Bapepam-LK No. KEP 347/BL/2012 347/BL/2012 dated June 25, 2012.
tanggal 25 Juni 2012.
b. Dasar Pengukuran dan Penyajian Laporan b. The Basis Measurement and Presentation of
Keuangan Financial Statements
Dasar pengukuran dalam penyusunan laporan The basis measurement in preparing the financial
keuangan ini adalah konsep biaya perolehan statements is historical cost, except for certain
(historical cost), kecuali beberapa akun tertentu accounts which are measured based on another
disusun berdasarkan pengukuran lain basis decribed in the related accounting policies
sebagaimana diuraikan dalam kebijakan for those accounts. The financial statements are
akuntansi masing-masing akun tersebut. prepared based on the going concern assumption
Laporan keuangan disusun berdasarkan and accrual basis except for the statement of cash
asumsi kelangsungan usaha serta atas dasar flows.
akrual kecuali laporan arus kas.
Laporan arus kas disusun dengan The statement of cash flows are prepared using
menggunakan metode langsung dan direct method and presenting sources and usage
menyajikan sumber dan penggunaan kas dan cash and cash equivalents with classification of
setara kas dengan mengelompokkan arus kas cash flows into operating, investing and financing
atas dasar kegiatan operasi, investasi dan activities.
pendanaan.
Mata uang fungsional dan penyajian yang The functional and presentation currency used un
digunakan dalam penyusunan laporan the preparation of the financial statements is the
keuangan ini adalah Rupiah (Rp). Indonesian Rupiah (Rp).
c. Pernyataan dan Interpretasi Standar c. New and Revised Statements and
Akuntansi Baru dan Revisi yang Berlaku Interpretation of Financial Accounting
Efektif pada Tahun Berjalan Standards Effective in the Current Year
Dalam tahun berjalan, Perusahaan telah During the current year, the Company has
menerapkan standar dan sejumlah adopted standards and number of amendments/
amendemen/ penyesuaian/ interpretasi PSAK adjustments/ interpretations of PSAK that are
yang relevan dengan operasinya dan efektif relevant to its operations and are effective for
untuk periode akuntansi yang dimulai pada atau accounting periods beginning on or after
setelah 1 Januari 2024. January 1, 2024.
Standar berikut telah diterbitkan dan efektif The following standards were issued and effective
pada tahun buku 2024, namun dampaknya tidak in 2024, but did not result in significant effect on
signifikan terhadap laporan keuangan: the financial statements:
- PSAK 107 (amendemen) Instrumen - PSAK 107 (amendment) Financial instruments:
Keuangan: Pengungkapan, tentang Disclosures, related to Supplier Financial
Pengaturan Pembiayaan Pemasok. Arrangements.
8
Page 153
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 SERTA UNTUK TAHUN- DECEMBER 31, 2024 AND 2023
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan) (Continued)
- PSAK 116 (amendemen) Sewa, tentang - PSAK 116 (amendment) Lease, related to
sewa pada transaksi jual dan Sewa-balik. Leases on Sale and Leaseback.
- PSAK 201 (amendemen) Penyajian laporan - PSAK 201 (amendment) Presentation of
keuangan, tentang Klasifikasi Liabilitas Financial Statements, related to Classification
sebagai Jangka Pendek atau Jangka of Liabilities as Current or Non-Current and
Panjang dan Liabilitas Jangka Panjang Non-Current Liabilities with Covenants.
dengan Kovenan.
- PSAK 207 (amendemen): Laporan Arus Kas, - PSAK 207 (amendment) Statement of Cash
tentang Pengaturan Pembiayaan Pemasok. Flows, related to Supplier Financial
Arrangement.
Standar yang akan berlaku efektif pada Standards which will be effective in 2024 –
tahun 2024 – 2025 2025
Berikut adalah standar dan interpretasi yang The following are standards and interpretation are
efektif pada tahun 2025: effective in 2025:
- PSAK 117 Kontrak Asuransi. - PSAK 117 Insurance Contract.
- PSAK 221 (amendemen) Pengaruh - PSAK 221 (amendment) The Effects of
Perubahan Kurs Valuta Asing, tentang Changes in Forage Exchange Rates, related to
Kekurangan Ketertukaran. Lack of Exchangeability.
Perusahaan sedang mengevaluasi dampak dari The Company is presently evaluating and has not
standar akuntansi tersebut dan belum yet determined effects of these accounting
menentukan dampaknya terhadap laporan standard on its financial statements.
keuangan.
d. Transaksi dengan Pihak Berelasi d. Transactions with Related Parties
Pihak-pihak berelasi adalah orang atau A related parties is a person or Company that is
Perusahaan yang terkait dengan Perusahaan related to the Company (the reporting Company):
(Perusahaan pelapor):
a. Orang atau anggota keluarga dekatnya a. A person or a close member of that person's
mempunyai relasi dengan Perusahaan family is related to a reporting Company if
pelapor jika orang tersebut: that person:
i. Memiliki pengendalian atau i. Has control or joint control over the
pengendalian bersama atas reporting Company;
Perusahaan pelapor; ii. Has significant influence over the
ii. Memiliki pengaruh signifikan atas reporting Company; or
Perusahaan pelapor; atau iii. Is a member of the key management
iii. Merupakan personil manajemen kunci personnel of the reporting Company or of
Perusahaan pelapor atau Perusahaan a parent of the reporting Company.
induk dari Perusahaan pelapor.
b. Suatu Perusahaan berelasi dengan b. An Company is related to the Company if any
Perusahaan jika memenuhi salah satu hal of the following conditions applies:
berikut:
i. Perusahaan adalah anggota dari i. The Company and the reporting
Perusahaan yang sama (artinya Company are members of the same
Perusahaan induk, Perusahaan anak, Company (which means that each parent
dan Perusahaan anak berikutnya Company, subsidiary and fellow
saling berelasi dengan Perusahaan subsidiary is related to the others);
lain);
ii. Satu Perusahaan adalah Perusahaan ii. One Company is an associate or joint
asosiasi ventura bersama dari venture of the other Company (or an
Perusahaan lain (atau Perusahaan associate or joint venture of a member of
asosisasi atau ventura bersama yang a Company of which the other Company
merupakan anggota suatu kelompok is a member);
9
Page 154
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 SERTA UNTUK TAHUN- DECEMBER 31, 2024 AND 2023
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan) (Continued)
usaha, yang mana Perusahaan lain
tersebut adalah anggotanya);
iii. Orang yang diidentifikasi dalam huruf iii. A person identified in (a) (i) has significant
(a) (i) memiliki pengaruh signifikan influence over the Company or is a
atas Perusahaan atau merupakan member of the key management
personil manajemen kunci personnel of the Company (or a parent
Perusahaan (atau Perusahaan induk Company of the Company).
dari Perusahaan).
iv. Entitas tersebut adalah suatu program iv. The entity is a post-employment benefit
imbalan paska kerja untuk imbalan plan for the benefit of employees of either
kerja dari salah satu Entitas pelapor the reporting entity, or an entity related to
atau Entitas yang terkait dengan the reporting entity. If the reporting entity
Entitas pelapor. Jika Entitas pelapor is itself such a plan, the sponsoring
adalah Entitas yang employers are also related to the
menyelenggarakan program tersebut, reporting entity.
maka Entitas sponsor juga berelasi
dengan Entitas pelapor.
v. Entitas yang dikendalikan atau v. The entity that is controlled or controlled
dikendalikan bersama oleh orang gather by the person that identified in (a).
yang diidentifikasi dalam huruf (a).
vi. Orang yang diidentifikasi dalam huruf vi. A person that identified in (a) (i) has
(a) (i) memiliki pengaruh signifikan significantly influence over the entity or is
atas Entitas atau personil manajemen a member of the key management
kunci Entitas (atau Entitas induk dari personnel of the entity (or a parent of the
Entitas). entity).
Seluruh transaksi dan saldo yang signifikan All significant transactions and balances with
dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan related parties are disclosed in the notes to the
dalam catatan atas laporan keuangan. financial statement.
e. Instrumen Keuangan e. Financial Instrument
Pengakuan dan Pengukuran Awal Initial Recognition and Remeasurement
Perusahaan mengakui aset keuangan atau The Company recognize a financial assets or a
liabilitas keuangan dalam laporan posisi financial liabilities in the statement of financial
keuangan jika, Perusahaan menjadi salah satu position when, the Company becomes a party to
pihak dalam ketentuan pada kontrak instrumen the contractual provisions of the instrument. At
tersebut. Pada saat pengakuan awal aset initial recognition, the Company measure all
keuangan atau liabilitas keuangan, Perusahaan financial assets and financial liabilities at its fair
mengukur pada nilai wajarnya. Dalam hal aset value. In the case of a financial asset or financial
keuangan atau liabilitas keuangan tidak diukur liability not at fair value through profit or loss, fair
pada nilai wajar melalui laba rugi, nilai wajar value plus or minus with the transaction costs that
tersebut ditambah atau dikurang dengan biaya are directly attributable to the acquisition or issue
transaksi yang dapat diatribusikan secara of the financial asset or financial liability.
langsung dengan perolehan atau penerbitan Transaction costs incurred on acquisition of a
aset keuangan atau liabilitas keuangan tersebut. financial asset and issue of a financial liability
Biaya transaksi yang dikeluarkan sehubungan classified at fair value through profit or loss are
dengan perolehan aset keuangan dan expensed immediately.
penerbitan liabilitas keuangan yang
diklasifikasikan pada nilai wajar melalui laba rugi
dibebankan segera.
10
Page 155
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 SERTA UNTUK TAHUN- DECEMBER 31, 2024 AND 2023
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan) (Continued)
Pengukuran selanjutnya aset keuangan Subsequent measurement of financial assets
Klasifikasi Classification
Perusahaan mengklasifikasikan aset keuangan The Company classifies its financial assets in the
dalam kategori pengukuran berikut: following measurement categories:
a) Aset keuangan yang diukur pada biaya a) Financial assets measured at amortised cost.
perolehan diamortisasi.
b) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar b) Financial assets measured at fair value through
melalui penghasilan komprehensif lain other comprehensive income.
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar Financial assets measured at fair value through
melalui laba rugi (“FVTPL”). profit or loss (“FVTPL”).
Klasifikasi tersebut tergantung pada model bisnis The classification depends on the Company’s
Perusahaan untuk mengelola aset keuangan business model for managing the financial assets
dan persyaratan kontraktual arus kas-nya and the contractual terms of the cash flows
apakah semata dari pembayaran pokok dan whether solely payments of principal and interest.
bunga.
Aset keuangan dengan derivatif melekat Financial assets with embedded derivatives are
dipertimbangkan secara keseluruhan saat considered in their entirety when determining
menentukan apakah arus kas-nya hanya whether their cash flows are solely payment of
merupakan pembayaran pokok dan bunga. principal and interest.
Untuk aset yang diukur pada nilai wajar, For assets measured at fair value, gains and
keuntungan dan kerugian akan dicatat dalam losses will either be recorded in profit or loss or
laba rugi atau penghasilan komprehensif lain. other comprehensive income. For investments in
Untuk investasi pada instrumen ekuitas yang equity instruments that are not held for trading, this
tidak dimiliki untuk diperdagangkan, hal ini akan will depend on whether the Company has made an
tergantung pada apakah Perusahaan telah irrevocable election at the time of initial recognition
melakukan pemilihan tak terbatalkan pada saat to account for the equity investment at fair value
pengakuan awal untuk mencatat investasi through other comprehensive income.
ekuitas pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain.
Pengukuran Measurement
Pada pengakuan awal, Perusahaan mengukur At initial recognition, the Company measures a
aset keuangan pada nilai wajarnya ditambah, financial asset at its fair value plus, in the case of
dalam hal aset keuangan tidak diukur pada nilai a financial asset not at fair value through profit or
wajar melalui laba rugi, biaya transaksi yang loss, transaction costs that are directly attributable
dapat diatribusikan secara langsung dengan to the acquisition of the financial asset.
perolehan aset keuangan. Biaya transaksi dari Transaction costs of financial assets carried at fair
aset keuangan yang dicatat pada nilai wajar value through profit or loss are expensed in profit
melalui laba rugi dibebankan pada laba rugi. or loss.
Kebijakan akuntansi atas pengukuran The accounting policies for the subsequent
selanjutnya atas aset keuangan Perusahaan measurement of the Company’s financial assets
dibedakan berdasarkan jenis instrumen are differentiated based on the types of financial
keuangan sebagai berikut: instruments as follows:
a) Instrumen utang a) Debt instrument
Pengukuran selanjutnya instrumen utang Subsequent measurement of debt instruments
bergantung pada model bisnis Perusahaan depends on the Company’s business model for
dalam mengelola aset dan karakteristik arus kas managing the asset and the cash flow
dari aset tersebut. characteristics of the asset.
11
Page 156
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 SERTA UNTUK TAHUN- DECEMBER 31, 2024 AND 2023
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan) (Continued)
i. Biaya perolehan diamortisasi i. Amortized cost
Aset yang dimiliki untuk mengumpulkan arus Assets that are held for collection of contractual
kas kontraktual dimana arus kas tersebut cash flows where those cash flows represent
hanya mewakili pembayaran pokok dan solely payments of principal and interest are
bunga diukur dengan biaya perolehan measured at amortised cost. A gain or loss on
diamortisasi. Keuntungan atau kerugian dari a debt investment that is subsequently
investasi utang yang selanjutnya diukur pada measured at amortized cost and is not part of a
biaya perolehan diamortisasi dan bukan hedging relationship is recognised in profit or
merupakan bagian dari hubungan lindung loss when the asset is derecognised or
nilai, diakui dalam laba rugi pada saat aset impaired. Interest income from these financial
tersebut dihentikan pengakuannya atau assets is included in finance income using the
mengalami penurunan nilai. Pendapatan effective interest rate method.
bunga dari aset keuangan tersebut
dimasukkan ke dalam pendapatan keuangan
dengan menggunakan metode suku bunga
efektif.
ii. Nilai wajar melalui penghasilan komprehensif ii. Fair value through other comprehensive
lain Income
Aset yang dimiliki untuk mendapatkan arus Assets that are held for collection of contractual
kas kontraktual dan untuk menjual aset cash flows and for selling the financial assets,
keuangan, di mana arus kas aset tersebut where the assets’ cash flows represent solely
hanya atas pembayaran pokok dan bunga, payments of principal and interest, are
diukur pada nilai wajar melalui penghasilan measured at fair value through other
komprehensif lain (“FVOCI”). comprehensive income (“FVOCI”).
Perubahan nilai tercatat dilakukan melalui Movements in the carrying amount are taken
penghasilan komprehensif lain (“OCI”), through other comprehensive income (“OCI”),
kecuali untuk pengakuan keuntungan atau except for the recognition of impairment gains
kerugian penurunan nilai, pendapatan bunga or losses, interest revenue and foreign
dan keuntungan dan kerugian selisih kurs exchange gains and losses which are
yang diakui dalam laba rugi. recognised in profit or loss.
Ketika aset keuangan dihentikan When the financial asset is derecognised, the
pengakuannya, keuntungan atau kerugian cumulative gain or loss previously recognised
kumulatif yang sebelumnya diakui di OCI in OCI is reclassified from equity to profit or loss
direklasifikasi dari ekuitas ke laba rugi dan and recognised in “other expenses net”.
diakui dalam “beban lain-lain neto”. Interest income from these financial assets is
Pendapatan bunga dari aset keuangan included in finance income using the effective
tersebut dimasukkan ke dalam pendapatan interest rate method. Foreign exchange
keuangan dengan menggunakan metode gains/losses and impairment expenses are
suku bunga efektif. Keuntungan/kerugian presented in “other expenses, net”.
selisih kurs dan beban penurunan nilai
disajikan dalam “beban lain-lain, neto”.
iii. Nilai wajar melalui laba rugi iii. Fair value through profit or loss
Aset yang tidak memenuhi kriteria untuk Assets that do not meet the criteria for
biaya perolehan diamortisasi atau FVOCI amortized cost or FVOCI are measured at fair
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. value through profit or loss.
Keuntungan atau kerugian dari investasi A gain or loss on a debt investment that is
utang yang selanjutnya diukur pada nilai subsequently measured at fair value through
wajar melalui laba rugi, dan bukan profit or loss, and is not part of a hedging
merupakan bagian dari hubungan lindung relationship, is recognised in profit or loss
nilai, diakui di laba rugi dalam “beban lain-lain within “other expenses net” in the period in
neto” dalam periode kemunculannya. which it arises.
12
Page 157
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 SERTA UNTUK TAHUN- DECEMBER 31, 2024 AND 2023
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan) (Continued)
b) Instrumen ekuitas b) Equity instrument
Perusahaan selanjutnya mengukur semua The Company subsequently measures all equity
investasi ekuitas pada nilai wajar. Jika investments at fair value. Where the Company’s
manajemen Perusahaan telah memilih untuk management has elected to present fair value
menyajikan keuntungan dan kerugian nilai wajar gains and losses on equity investments in other
atas investasi ekuitas dalam penghasilan comprehensive income, there is no subsequent
komprehensif lain, tidak ada reklasifikasi reclassification of fair value gains and losses to
keuntungan dan kerugian nilai wajar ke laba rugi profit or loss following the derecognition of the
setelah penghentian pengakuan investasi investment. Dividends from such investments
tersebut. Dividen dari investasi semacam itu continue to be recognised in profit or loss as other
tetap diakui dalam laba rugi sebagai pendapatan income when the Company’s right to receive
lainnya ketika hak Perusahaan untuk menerima payments is established.
pembayaran ditetapkan.
Pengukuran selanjutnya liabilitas keuangan Subsequent measurement of financial
liabilities
Liabilitas keuangan pada nilai wajar melalui laba Financial liabilities at fair value through proft loss
rugi FVTPL diukur pada nilai wajar, dengan FVTPL are measured at fair value, with any gains
keuntungan atau kerugian yang timbul atas or losses arising on changes in fair value
perubahan nilai wajar diakui dalam laporan laba recognized in profit or loss to the extent that they
rugi sepanjang hal tersebut tidak menjadi bagian are not part of a designated hedging relationship
dari hubungan lindung nilai yang ditentukan (lihat (see hedge accounting policy). The net gain or loss
kebijakan akuntansi lindung nilai). Keuntungan recognized in profit or loss incorporates any
atau kerugian bersih yang diakui dalam laba rugi interest paid on the financial liability and is included
menggabungkan setiap bunga yang dibayarkan in the “other gains and losses” line item in profit or
atas liabilitas keuangan dan termasuk dalam loss.
bagian “keuntungan dan kerugian lain-lain”
dalam laporan laba rugi.
Namun, untuk liabilitas keuangan yang However, for financial liabilities that are designated
ditetapkan pada FVTPL, jumlah perubahan nilai as at FVTPL, the amount of change in the fair
wajar liabilitas keuangan yang dapat value of the financial liability that is attributable to
diatribusikan pada perubahan risiko kredit changes in the credit risk of that liability is
liabilitas diakui dalam penghasilan komprehensif recognized in other comprehensive income, unless
lain, kecuali jika pengakuan dampak risiko kredit the recognition of the effects of changes in the
di penghasilan komprehensif lain akan liability’s credit risk in other comprehensive income
menciptakan atau memperbesar inkonsistensi would create or enlarge an accounting mismatch in
akuntansi dalam laba rugi. Sisa perubahan dari profit or loss. The remaining amount of change in
nilai wajar atas liabilitas diakui dalam laba rugi. the fair value of liability is recognized in profit or
Perubahan nilai wajar yang dapat diatribusikan loss. Changes in fair value attributable to a
pada risiko kredit liabilitas keuangan yang diakui financial liability’s credit risk that are recognized in
dalam penghasilan komprehensif lain tidak akan other comprehensive income are not subsequently
direklasifikasi ke laba rugi; sebaliknya, reclassified to profit or loss; instead, they are
perubahan tersebut dipindahkan ke saldo laba transferred to retained earnings upon
pada saat penghentian pengakuan liabilitas derecognition of the financial liability.
keuangan.
Liabilitas keuangan pada biaya perolehan Financial liabilities at amortized cost
diamortisasi
Liabilitas keuangan pada biaya perolehan Financial liabilities at aquitition cost amortized
diamortisasi meliputi utang usaha dan utang lain- include trade and other payables, bonds payable,
lain, utang obligasi, utang bank jangka pendek short-term and long-term bank loans and lease
dan panjang dan utang sewa pembiayaan, pada financing payables, which are initially measured at
awalnya diukur pada nilai wajar, setelah fair value, net of transaction costs, and
dikurangi biaya transaksi, dan selanjutnya diukur subsequently measured at amortized cost using
pada biaya perolehan yang diamortisasi the effective interest method.
menggunakan metode suku bunga efektif.
13
Page 158
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 SERTA UNTUK TAHUN- DECEMBER 31, 2024 AND 2023
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan) (Continued)
Penurunan nilai aset keuangan Impairment of financial assets
Pada tanggal akhir periode pelaporan, At the end of the reporting period, the Company
Perusahaan mengevaluasi kerugian kredit assesses the expected credit losses with
ekspektasian dengan mempertimbangkan considering the forward-looking information
informasi yang bersifat forward-looking terhadap associated with investments which measured at
investasi yang diukur pada nilai wajar melalui fair value through other comprehensive income
penghasilan komprehensif lain dan biaya and amortized cost. The investments are impaired
perolehan diamortisasi. Investasi tersebut when one or more events that have a detrimental
mengalami penurunan nilai ketika satu atau lebih impact on the estimated future cash flows have
peristiwa yang memiliki dampak merugikan atas occurred. Any impairment is recognized in profit or
estimasi arus kas masa depan telah terjadi. loss.
Penurunan nilai tersebut diakui dalam laba rugi.
f. Kas dan Setara Kas f. Cash and Cash Equivalents
Kas dan setara kas terdiri dari kas, bank dan Cash and cash equivalents consist of cash on
semua investasi yang jatuh tempo dalam waktu hand, in banks and all investments with maturities
tiga bulan atau kurang dari tanggal of three months or less from the date of placement
penempatannya dan yang tidak dijaminkan serta and are not pledged as collateral and not
tidak dibatasi penggunaannya. restricted.
g. Piutang Usaha g. Trade Receivables
Pada saat pengakuan awal piutang diukur At initial recognition, receivables are measured at
sebesar nilai wajar dan setelah pengakuan awal fair value and after initial recognition are measured
diukur pada biaya perolehan diamortisasi at amortized cost using the effective interest
dengan menggunakan metode suku bunga method, less allowance for impairment losses.
efektif, dikurangi cadangan kerugian penurunan
nilai.
Cadangan kerugian penurunan nilai dibentuk An allowance for impairment losses is provided
ketika terdapat informasi berwawasan masa when there is forward-looking information that the
depan bahwa Perusahaan tidak akan dapat Company will not be able to collect all receivables
menagih semua piutang sesuai dengan in accordance with the original terms of the
persyaratan awal piutang. Kesulitan keuangan receivables. Significant financial difficulties of the
yang signifikan pada debitur, probabilitas bahwa debtor, the probability that the debtor will be
debitur akan dinyatakan pailit atau reorganisasi declared bankrupt or financial reorganization, and
keuangan, dan wanprestasi atau tunggakan default or arrears in payments are considered as
dalam pembayaran dianggap sebagai indikator indicators that the receivables have been impaired.
bahwa piutang telah turun nilainya. Jumlah The amount of the reserve is the difference
cadangan tersebut adalah selisih antara nilai between the asset's carrying amount and the
tercatat aset dengan niliai kini estimasi arus kas present value of the estimated future cash flows,
masa depan, yang didiskontokan pada suku discounted at the original effective interest rate.
bunga efektif awal.
Nilai tercatat aset tersebut dikurangi melalui The carrying amount of the asset is reduced
penggunaan akun penyisihan, dan jumlah through the use of an allowance account, and the
kerugian yang terjadi diakui dalam laba rugi amount of the loss is recognized in comprehensive
komprehensif. Ketika piutang usaha tidak dapat income. When trade receivables are uncollectible,
ditagih piutang tersebut dihapuskan terhadap they are written off against the allowance for
akun cadangan kerugian penurunan nilai. impairment losses account. Subsequent receipts
Penerimaan kemudian atas jumlah yang of amounts previously written off are credited
sebelumnya telah dihapuskan dikreditkan against the financial statements of profit or loss
terhadap laporan keuangan laba rugi dan and other comprehensive income.
penghasilan komprehensif lainnya.
14
Page 159
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 SERTA UNTUK TAHUN- DECEMBER 31, 2024 AND 2023
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan) (Continued)
h. Piutang Lain-lain h. Other Receivables
Pada saat pengakuan awal piutang diukur At initial recognition receivables are measure at
sebesar nilai wajar dan setelah pengakuan awal fair value and after initial recognition are measured
diukur pada biaya perolehan diamortisasi at amortized cost using the effective interest
dengan menggunakan metode suku bunga method, less allowance for decline in value.
efektif, dikurangi cadangan kerugian penurunan
nilai.
i. Persediaan i. Inventories
Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih Inventories are stated at the lower of cost or net
rendah antara biaya perolehan atau nilai realizable value. Cost is determined using the
realisasi bersih (the lower of cost or net realizable weighted-average method.
value). Biaya perolehan ditentukan dengan
metode rata-rata tertimbang (weighted-average
method).
j. Biaya Dibayar Dimuka j. Prepaid Expenses
Biaya dibayar di muka diamortisasi dengan Prepaid expenses amortized using straight line
menggunakan metode garis lurus. method.
k. Properti Investasi k. Investment Properties
Properti investasi, kecuali tanah, diukur sebesar Investment properties, except land, are measured
biaya perolehan, termasuk biaya transaksi, at cost including transaction costs, less
setelah dikurangi dengan akumulasi penyusutan accumulated depreciation and any impairment
dan kerugian penurunan nilai, jika ada. Jumlah loss. Land is not depreciated and is stated at cost
tercatat termasuk biaya penggantian untuk less any impairment in value. The carrying amount
bagian tertentu dari properti investasi yang telah includes the cost of replacing part of an existing
ada pada saat beban terjadi, jika kriteria investment property at the time that cost is incurred
pengakuan terpenuhi, dan tidak termasuk biaya if the recognition criteria are met, and excludes the
perawatan sehari-hari properti investasi. costs of day-to-day servicing of an investment
property.
l. Aset Tetap l. Fixed Assets
Aset tetap pada awalnya diakui sebesar biaya Fixed assets are initially recognized at cost, which
perolehan yang meliputi harga perolehannya dan includes their acquisition price and any costs
setiap biaya yang dapat diatribusikan langsung directly attributable to bringing the asset to the
untuk membawa aset ke kondisi dan lokasi yang location and condition necessary for it to be
diinginkan agar aset siap digunakan sesuai capable of operating in the manner intended by
intensi manajemen. management.
Setelah pengakuan awal, aset tetap kecuali After initial recognition, fixed assets, except land,
tanah, dinyatakan sebesar biaya perolehan are stated at cost less accumulated depreciation
dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi and any accumulated impairment losses. Land is
rugi penurunan nilai. Tanah diakui sebesar biaya recognized at cost and is not depreciated.
perolehannya dan tidak disusutkan.
15
Page 160
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 SERTA UNTUK TAHUN- DECEMBER 31, 2024 AND 2023
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan) (Continued)
Penyusutan aset tetap dimulai pada saat aset Depreciation of fixed assets commences when the
tersebut siap untuk digunakan sesuai maksud asset is ready for its intended use and is calculated
penggunaannya dan dihitung dengan using the straight-line method based on the
menggunakan metode garis lurus berdasarkan estimated useful lives of the assets as follows:
estimasi masa manfaat ekonomis aset sebagai
berikut:
Tahun/Years
Bangunan dan prasarana 20 Building and land improvement
Mesin dan peralatan 5 dan 10 Machinery
Inventaris kantor 5 Office equipment
Kendaraan 5 Motor vehicle
Biaya-biaya setelah perolehan awal diakui After initial acquisition expense are recognized as
sebagai bagian dari nilai tercatat aset atau part of carrying amount or assets it is likely that the
sebagai aset yang terpisah hanya apabila Company will gain future economic benefit with
kemungkinan besar Perusahaan akan respect to the asset and the cost of the asset can
mendapatkan manfaat ekonomis di masa depan be measured reliably. Total recorded replaced
berkenaan dengan aset tersebut dan biaya parts are no longer recognized. The cost of
perolehan aset dapat diukur dengan andal. maintenance and repairs is charged to operations
Jumlah tercatat komponen yang diganti tidak lagi as incurred.
diakui. Biaya perbaikan dan pemeliharaan
dibebankan ke dalam laporan laba rugi.
Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar Construction in progress is stated at cost and
biaya perolehan dan disajikan sebagai bagian presented as part of fixed assets, the accumulated
dari aset tetap, akumulasi biaya perolehan akan acquisition costs will be reclassified to each related
direklasifikasi ke masing-masing aset tetap yang fixed asset when the asset is completed and ready
bersangkutan pada saat aset tersebut selesai for use.
dikerjakan dan siap untuk digunakan.
Apabila aset tetap tidak digunakan lagi atau If fixed assets not used or sold, carrying amount
dijual, maka nilai tercatat dan akumulasi and accumulated depreciation are removed from
penyusutannya dikeluarkan dari laporan financial statement. Any resulting gain or loss is
keuangan. Keuntungan dan kerugian yang reflected in statement of profit or loss and other
dihasilkan diakui dalam laporan laba rugi dan comprehensive income.
penghasilan komprehensif lain.
m. Sewa m. Lease
Pengakuan dan Pengukuran Awal Initial Recognition and Measurement
Penentuan apakah suatu perjanjian merupakan The determination of whether an arrangement
atau mengandung, sewa dibuat berdasarkan constitutes, or contains, a lease is made based on
substansi perjanjian itu sendiri dan penilaian the substance of the arrangement itself and an
apakah pemenuhan atas perjanjian bergantung assessment of whether fulfillment of the
dari penggunaan aset tertentu atau aset, dan arrangement is contingent on the use of a
apakah perjanjian memberikan hak untuk particular asset or asset, and whether the
menggunakan aset. arrangement grants the right to use the asset.
Perusahaan menyewa aset tetap tertentu. Sewa The company lease certain fixed assets. Lease of
aset tetap dimana Perusahaan, sebagai lessee, property, plant and equipment in which the
memiliki sebagian besar risiko dan manfaat Company, as the lessee, retains most of the risk
kepemilikan diklasifikasikan sebagai sewa and reward of ownership, are classified as finance
pembiayaan. Sewa pembiayaan dikapitalisasi leases. A finance lease is capitalized at the
pada awal masa sewa sebesar yang lebih beginning of the lease term at the lower of the fair
rendah antara nilai wajar aset sewaan dan nilai value of the leased asset and the present value of
kini pembayaran sewa minimum. the minimal lease payments.
Pembayaran sewa operasi diakui sebagai beban Operating lease payments are recognized as an
dengan dasar garis lurus (straight – line basic) expense on a straight-line basis over the lease
selama masa sewa. term.
16
Page 161
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 SERTA UNTUK TAHUN- DECEMBER 31, 2024 AND 2023
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan) (Continued)
Pengukuran Selanjutnya Next Measurement
Pada tanggal insepsi suatu kontrak, Perusahan On the date of inception of a contract, the
menilai apakah suatu kontrak merupakan, atau Company assesses whether a contract is, or
mengandung, sewa. Suatu kontrak merupakan, contains, a lease. A contract is, or contains, a lease
atau mengandung, sewa jika kontrak tersebut if it provides the right to control the use of an
memberikan hak untuk mengendalikan identified asset for a period of time in exchange for
penggunaan suatu aset identifikasian selama consideration. To assess whether a contract
suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan provides the right to control an identified asset, the
imbalan. Untuk menilai apakah suatu kontrak Company assess whether:
memberikan hak untuk mengendalikan suatu
aset identifikasian, Perusahaan menilai apakah:
- Kontrak melibatkan penggunaan satu aset - Contracts involve the use of one identifiable
identifikasian – ini dapat ditentukan secara asset-this may be specified explicitly or implicitly
eksplisit atau implisit dan secara fisik dapat and be physically distinguishable or represent
dibedakan atau mewakili secara susbstansial substantially the entire capacity of a physically
seluruh kapasitas aset yang secara fisik dapat distinguishable asset. If the supplier has
dibedakan. Jika pemasok memiliki hak substantive substitution rights, the asset is not
subsitusi substansif, maka aset tersebut tidak identified;
teridentifikasi; - The Company has the right to obtain
- Perusahaan memiliki hak untuk memperoleh substantially all of the economic benefits from
secara substansial seluruh manfaat ekonomik the use of the assets during the period of use;
dari penggunaan aset selama periode and
penggunaan; dan - The company has the right to direct the use of
- Perusahaan memiliki hak untuk mengarahkan the identified assets. The Company has this right
penggunaan aset identifikasian. Perusahaan when the decision-making rights are most
memiliki hak ini ketika hak pengambilan relevant to change how and for what purpose the
keputusan yang paling relevan untuk asset is used. In certain circumstances where all
mengubah bagaimana dan untuk tujuan apa decisions about how and
aset tersebut digunakan. Dalam kondisi for what purposes the assets are used have
tertentu dimana semua keputusan tentang been predetermined, the Company has the right
bagaimana dan untuk tujuan apa aset to direct the use of the assets if:
digunakan telah ditentukan sebelumnya,
Perusahaan memiliki hak untuk mengarahkan
penggunaan aset tersebut jika: - The company has the right to operate the assets;
- Perusahaan memiliki hak untuk or.
mengoperasikan aset; atau - The Company designs assets by determining in
- Perusahaan mendesain aset dengan cara advance how and for what purposes the assets
menetapkan sebelumnya bagaimana dan will be used.
untuk tujuan apa aset akan digunakan.
Pada tanggal insepsi atau pada saat penilaian At the date of inception or at the time of revaluation
kembali suatu kontrak yang mengandung suatu of a contract containing a lease component, the
komponen sewa, Perusahaan mengalokasikan Company allocates the consideration in the
imbalan dalam kontrak ke masing-masing contract to each of the lease components based on
komponen sewa berdasarkan harga tersendiri the relative stand-alone prices of the lease
relatif dari komponen sewa. components.
Pembayaran sewa yang termasuk dalam Rental payments included in the measurement of
pengukuran liabilitas sewa meliputi: lease liabilities include:
- Pembayaran tetap, termasuk pembayaran - Fixed payments, including fixed payments in
tetap secara substansi; substance
- Pembayaran sewa variabel yang bergantung - Variable lease payments that depend on an
pada suatu indeks atau suku bunga, yang pada index or interest rate, which are initially
awalnya diukur denga menggunakan indeks measured using an index or interest rate at the
atau suku bunga pada tanggal permulaan; commencement date
- Jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan - The amount expected to be paid in the residual
dalam jaminan nilai residual; dan value guarantee
Harga eksekusi opsi beli dimana Perusahaan The call option exercise price at which the
cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut, Company is reasonably certain to exercise the
pembayaran sewa dalam periode perpanjangan option, lease payments within the optional renewal
opsional jika Perusahaan cukup pasti untuk period if the Company is reasonably certain to
17
Page 162
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 SERTA UNTUK TAHUN- DECEMBER 31, 2024 AND 2023
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan) (Continued)
mengeksekusi opsi perpanjangan, dan penalti exercise the extension option, and penalties for
untuk penghentian dini dari sewa kecuali jika early termination of the lease unless the Company
Perusahaan cukup pasti untuk tidak mengakhiri is reasonably certain not to terminate early.
lebih dini.
Perusahaan mengakui aset hak guna dan The Company recognizes right – of - use assets
liabilitas sewa pada tanggal dimulainya sewa. and lease liabilities at the commencement date of
Aset hak guna awalnya diukur pada biaya the lease. Right-of-use assets are initially
perolehan, yang terdiri dari jumlah pengukuran measured at cost, which consists of the initial
awal dari liabilitas sewa disesuaikan dengan measurement amount of the lease liability adjusted
pembayaran sewa yang dilakukan pada atau for lease payments made on or before the common
sebelum tanggal permulaan, ditambah dengan cement date. Plus the initial direct costs incurred,
biaya langsung awal yang dikeluarkan, dan and the estimated costs to dismantle and remove
estimasi biaya untuk membongkar dan the underlying asset or to restore it. The underlying
memindahkan aset pendasar atau untuk asset or the place where the asset originates, less
merestorasi aset pendasar atau tempat dimana any rental incentives received.
aset berasal, dikurangi insentif sewa yang
diterima.
Setelah tanggal permulaan, aset hak guna diukur After inception date, right-of-use assets are
dengan model biaya. Aset hak guna selanjutnya measured using the cost model. The right-of-use
disusutkan dengan menggunakan metode garis- assets are subsequently depreciated using the
lurus dari tanggal permulaan hingga tanggal straight-line method from the commencement date
yang lebih awal antara akhir masa manfaat aset to the earlier of the end of the useful life of the right-
hak guna atau akhir masa sewa. Selain itu aset of-use asset or the end of the lease term. In
hak guna secara berkala dikurangi dengan addition, right-of-use assets are periodically
kerugian penurunan nilai jika ada dan reduced by impairment losses if any and adjusted
disesuaikan dengan pengukuran kembali for remeasurement of the lease liability.
liabilitas sewa.
Liabilitas sewa awalnya diukur pada nilai kini The lease liability is initially measured at the
atas pembayaran sewa yang belum dibayar present value of the lease payments that have not
pada tanggal permulaan, didiskontokan been paid at the commencement date, discounted
menggunakan suku bunga implisit dalam sewa using the interest rate implicit in the lease or if the
atau jika suku bunga tersebut tidak dapat interest rate cannot be determined, the Company’s
ditentikan, digunakan suku bunga pinjaman incremental borrowing rate is used. Generally, the
inkremental Perusahaan. Umumnya, Company uses the incremental loan interest rate
Perusahaan menggunakan suku bunga as the deposit rate.
pinjaman inkremental sebagai suku bunga
deposito.
Liabilitas sewa diukur pada biaya perolehan Lease liabilities are measured at amortized cost
diamortisasi menggunakan metode suku bunga using the effective interest method. Lease liabilities
efektif. Liabilitas sewa diukur kembali ketika ada are remeasured when there is a change in future
perubahan pembayaran sewa masa depan yang lease payments arising from changes in index or
timbul dari perubahan indeks atau suku bunga, interest rates, if there is a change in the Company’s
jika ada perubahan estimasi Perusahaan atas estimate of the amount expected to be paid in the
jumlah yang diperkirakan akan dibayar dalam residual value guarantee or if the Company
jaminan nilai residual atau jika Perusahaan changes its assessment of whether to exercise the
mengubah penilaian apakah akan mengeksekusi call, extension or termination options.
opsi beli, perpanjangan atau penghentian.
Ketika liabilitas sewa diukur kembali dengan cara When the lease liability is remeasured in this way,
ini, penyesuaian terkait dilakukan terhadap a related adjustment is made to the carrying
jumlah tercatat aset hak guna atau dicatat dalam amount of the right-of-use asset or recorded in
laba rugi jika jumlah tercatat aset hak guna telah profit or loss if the carrying amount of the right-of-
berkurang menjadi nol. use asset has decreased to zero.
18
Page 163
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 SERTA UNTUK TAHUN- DECEMBER 31, 2024 AND 2023
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan) (Continued)
n. Utang Usaha n. Trade Accounts Payable
Utang usaha pada awalnya diakui sebesar nilai Initially trade accounts payable recognized at fair
wajar dan selanjutnya diukur pada biaya value and the at amortized cost using effective
perolehan diamortisasi dengan menggunakan interest rate method, except discount effect is not
metode bunga efektif, kecuali efek diskontonya significant.
tidak material.
o. Provisi o. Provisions
Provisi diakui ketika Perusahaan memiliki Provisions are recognized when the Company has
kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun a present obligation (legal or constructive) as a
konstruktif) sebagai akibat peristiwa masa lalu, result of past event, it is probable that the
kemungkinan besar Perusahaan diharuskan Company will be required to settle the obligation,
menyelesaikan kewajiban, dan estimasi andal and a reliable estimate made of the amount of the
mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat obligation.
dibuat.
Jumlah yang diakui sebagai provisi merupakan The amount recognized as a provision is the best
estimasi terbaik dari pertimbangan yang estimate of the consideration required to settle the
diperlukan untuk menyelesaikan kewajiban kini present obligation at the end of the reporting
pada akhir periode pelaporan, dengan period, taking into account the risks and
mempertimbangkan risiko dan ketidakpastian uncertainties surrounding the obligation. When a
yang meliputi kewajibannya. Apabila suatu provision is measured using the estimated cash
provisi diukur menggunakan arus kas yang flows to settle the present obligation, its carrying
diperkirakan untuk menyelesaikan kewajiban amount is the present value of those cash flows.
kini, maka nilai tercatatnya adalah nilai kini dari
arus kas.
p. Pengakuan Pendapatan dan Beban p. Recognition of Revenue and Expenses
Perusahaan menerapkan PSAK 115 Company implemented PSAK 115 "Revenue from
“Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan”, Contracts with Customers", which requires
yang mensyaratkan pengakuan pendapatan revenue recognition to fulfill the following
untuk memenuhi 5 langkah analisis sebagai 5 analysis steps:
berikut:
- Identifikasi kontrak dengan pelanggan. - Identify the contract with the customer.
- Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam - Identify the performance obligations in the
kontrak. Kewajiban pelaksanaan adalah contract. Performance obligations are
janji dalam kontrak untuk mentransfer promises in the contract to transfer distinct
barang atau jasa yang berbeda kepada goods or services to the customer.
pelanggan.
- Tentukan harga transaksi. Harga transaksi - Determine the transaction price. The
adalah jumlah imbalan yang diharapkan transaction price is the amount of
menjadi hak entitas sebagai imbalan untuk consideration to which the entity expects to be
mentransfer barang atau jasa yang entitled in return for transferring the promised
dijanjikan kepada pelanggan. Jika goods or services to the customer. If the
pertimbangan yang dijanjikan dalam consideration promised in the contract
kontrak mencakup jumlah variabel, includes a variable amount, the Company
Perusahaan memperkirakan jumlah estimates the amount of consideration to
imbalan yang diharapkan berhak sebagai which it expects to be entitled in return for
imbalan atas pengalihan barang atau jasa transferring the promised goods or services to
yang dijanjikan kepada pelanggan dikurangi the customer less the estimated amount of
perkiraan jumlah jaminan tingkat layanan the service level guarantee that will be paid
yang akan dibayarkan selama masa over the life of the contract.
kontrak.
- Alokasikan harga transaksi untuk setiap - Allocate the transaction price to each
kewajiban pelaksanaan atas dasar harga performance obligation on the basis of the
jual berdiri sendiri relatif dari setiap barang relative stand-alone selling prices of each
atau jasa berbeda yang dijanjikan dalam distinct good or service promised in the
kontrak. Jika hal ini tidak dapat diamati contract. If this cannot be directly observed,
secara langsung, harga jual diestimasi the stand-alone selling price is estimated
berdiri sendiri berdasarkan relatif biaya based on the relative expected costs plus a
ekspektasian ditambah marjin. margin.
19
Page 164
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 SERTA UNTUK TAHUN- DECEMBER 31, 2024 AND 2023
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan) (Continued)
- Mengakui pendapatan ketika kewajiban - Recognize revenue when the performance
pelaksanaan dipenuhi dengan mentransfer obligation is satisfied by transferring the
barang atau jasa yang dijanjikan kepada promised good or service to the customer (i.e.
pelanggan (yaitu ketika pelanggan when the customer obtains control of the
memperoleh kendali atas barang atau jasa good or service).
tersebut).
Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dalam Performance obligations can be satisfied in the
kondisi sebagai berikut: following ways:
- Pada waktu tertentu (biasanya untuk janji - At a specified time (usually for promises to
dalam memindahkan barang ke transfer goods to the customer); or
pelanggan); atau
- Sepanjang waktu (biasanya untuk janji - Over time (usually for promises to provide
dalam memberikan layanan pada services to the customer). For performance
pelanggan). Untuk kewajiban pelaksanaan obligations that are satisfied over time, the
yang dipenuhi sepanjang waktu, Company selects an appropriate progress
Perusahaan memilih ukuran kemajuan measure to determine the amount of revenue
yang sesuai untuk menentukan jumlah to be recognized when the performance
pendapatan yang harus diakui ketika obligation is satisfied.
kewajiban pelaksanaan dipenuhi.
Pembayaran harga transaksi berbeda untuk Over time (usually for promises to provide services
setiap kontrak. Aset kontrak diakui setelah to the customer). For performance obligations that
imbalan yang dibayarkan oleh pelanggan kurang are satisfied over time, the Company selects an
dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah appropriate progress measure to determine the
dipenuhi. Liabilitas kontrak diakui setelah imbalan amount of revenue to be recognized when the
yang dibayarkan oleh pelanggan lebih dari saldo performance obligation is satisfied.
kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi.
Untuk penjualan barang, kewajiban pelaksanaan For sales of goods, performance obligations are
umumnya terpenuhi, dan pendapatan diakui, generally satisfied, and revenue is recognized,
pada saat pengendalian atas barang telah when control of the goods has transferred to the
berpindah kepada pelanggan (pada suatu titik customer (at a point in time)
waktu)
Beban diakui dengan menggunakan metode Expenses are recognized using the accrual basis.
akrual (accrual basis).
q. Pajak Penghasilan q. Income Tax
Beban pajak kini ditentukan berdasarkan Current tax expense is determined based on the
taksiran laba kena pajak dalam periode/tahun estimated taxable income in the current period/
yang berjalan. Penghasilan kena pajak berbeda year. Taxable income is different from profit
dengan laba yang dilaporkan dalam laporan laba reported in the statement of comprehensive
rugi komprehensif karena penghasilan kena income because taxable income does not include
pajak tidak termasuk item-item penghasilan atau items of income or expenses that are taxed or
beban yang dikenakan pajak atau dikurangkan di deducted in other years and excludes items that
tahun-tahun lainnya dan tidak termasuk item- have never been taxed or deducted.
item yang tidak pernah dikenakan pajak atau
dikurangkan.
Pajak penghasilan badan kini yang terutang Corporate income tax currently payable is
dihitung dengan menggunakan tarif pajak calculated using tax rates based on tax laws that
berdasarkan peraturan perpajakan yang telah have been established or are substantially set at
ditetapkan atau secara substansial ditetapkan the end of the reporting period.
pada akhir periode pelaporan.
Pajak tangguhan dicatat dengan menggunakan Deferred tax is accounted for using the liability
metode liabilitas untuk semua perbedaan method for all temporary differences arising
temporer yang timbul antara aset dan liabilitas between fiscal-based assets and liabilities and
berbasis fiskal dengan nilai tercatatnya menurut their carrying amounts according to financial
laporan keuangan. Pajak tangguhan dihitung statements. Deferred tax is calculated using tax
dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku rates that have been enacted or substantially
atau secara substansial telah berlaku pada akhir enacted at the end of the reporting period.
20
Page 165
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 SERTA UNTUK TAHUN- DECEMBER 31, 2024 AND 2023
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan) (Continued)
periode pelaporan. Perubahan nilai tercatat aset Changes in the carrying amount of deferred tax
dan liabilitas pajak tangguhan yang disebabkan assets and liabilities due to changes in tax rates
oleh perubahan tarif pajak dibebankan pada are charged to current income, except for
laba rugi berjalan, kecuali untuk transaksi- transactions that have been directly charged or
transaksi yang sebelumnya telah langsung credited to equity.
dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas.
Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak Deferred tax assets and deferred tax liabilities can
tangguhan dapat saling menghapuskan jika mutually cancel each other if legally eliminated
secara legal dapat saling menghapuskan antara between current tax assets against current tax
aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini dan liabilities and deferred tax assets for deferred tax
aset pajak tangguhan terhadap liabilitas pajak liabilities related to the same entity, or the
tangguhan yang berkaitan untuk entitas yang Company intends to settle current assets and
sama, atau Perusahaan bermaksud untuk liabilities based on the amount net.
menyelesaikan aset dan liabilitas lancar
berdasarkan jumlah neto.
r. Imbalan Pasca Kerja r. Post-employment Benefit Liabilities
Entitas mengakui liabilitas atas imbalan kerja The entity recognizes a liability for employee
sesuai dengan PSAK No. 219 Imbalan Kerja benefits in accordance with PSAK No. 219
sesuai dengan Undang-Undang No 11 tahun Employee Benefits in accordance with Law No. 11
2020. year 2020.
Keuntungan dan kerugian atas pengukuran Gains and losses on remeasurement arising from
kembali yang timbul dari penyesuaian dan adjustments and changes in actuarial assumptions
perubahan dalam penyesuaian dan perubahan are recognized immediately in other
dalam asumsi-asumsi aktuarial langsung diakui comprehensive income when they arise. These
seluruhnya melalui pendapatan komprehensif gains and losses are included in retained earnings
lainnya pada saat terjadinya. Keuntungan dan in the statement of changes in equity and in the
kerugian ini termasuk didalam saldo laba pada statement of financial position.
laporan perubahan ekuitas dan pada laporan
posisi keuangan.
Jumlah yang diakui sebagai liabilitas imbalan The amount recognized as a defined benefit
pasti di laporan posisi keuangan merupakan nilai liability in the statement of financial position is the
kini liabilitas imbalan pasti disesuaikan dengan present value of the defined benefit liability
keuntungan dan kerugian aktuarial yang belum adjusted for unrecognized actuarial gains and
diakui dan biaya jasa lalu yang belum diakui. losses and unrecognized past service cost.
s. Laba Per Saham s. Earning Per Share
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi Basic earning per share is computed by dividing
laba tahun berjalan dengan jumlah rata-rata net income current year with the weighted average
tertimbang saham yang beredar dalam tahun number of shares outstanding during the year.
yang bersangkutan.
Laba per saham dilusian dihitung dengan Diluted earning per share is computed by dividing
membagi laba dengan rata-rata tertimbang net income with the weighted average number of
saham yang beredar ditambah dengan rata-rata shares outstanding as adjusted the effects of all
tertimbang saham yang akan diterbitkan atas dilutive potential ordinary shares.
konversi efek berpotensi saham yang bersifat
dilutive.
t. Pelaporan Segmen t. Segments Information
Segmen operasi dilaporkan dengan cara yang Operating segment reported consistent with
konsisten dengan pelaporan internal yang internal report given to decision maker of main
diberikan kepada pengambil keputusan operasi operation. The decision maker of main operation,
utama. Pengambil keputusan operasi utama, have responsibility to allocated resource and
yang bertanggung jawab mengalokasikan assessment of performance, have been identified
sumber daya dan menilai kinerja segmen as committee strategic decision maker.
operasi, telah diidentifikasi sebagai komite
pengarah yang mengambil keputusan strategis.
21
Page 166
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 SERTA UNTUK TAHUN- DECEMBER 31, 2024 AND 2023
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan) (Continued)
3. SUMBER ESTIMASI KETIDAKPASTIAN DAN 3. KEY SOURCES OF ESTIMATION UNCERTAINTY
PERTIMBANGAN AND CONSIDERATION
Penyusunan laporan keuangan mengharuskan The preparation of the financial statements requires
manajemen untuk membuat pertimbangan, estimasi management to make judgments, estimates and
dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang assumptions that affect the total reported of revenues,
dilaporkan dari pendapatan, beban, aset dan expenses, assets dan liabilities, at the end of the
liabilitas, dan pengungkapan atas liabilitas reporting period. Uncertainty about assumptions and
kontinjensi, pada akhir periode pelaporan. estimates may result in material adjustments to the
Ketidakpastian mengenai asumsi dan estimasi carrying amount of assets and liabilities in the
tersebut dapat mengakibatkan penyesuaian subsequent reporting period.
material terhadap nilai tercatat pada aset dan
liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya.
Asumsi utama masa depan dan sumber utama The principal assumptions of the future and other key
estimasi ketidakpastian lain pada tanggal pelaporan sources of estimation of other uncertainties at the
yang memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian reporting date which have significant risks for material
yang material terhadap nilai tercatat aset dan adjustments to the carrying amount of assets and
liabilitas untuk periode/tahun berikutnya liabilities for subsequent period/years are disclosed
diungkapkan di bawah ini. Perusahaan below. The Company based its assumptions and
mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter estimates on the parameters available at the time the
yang tersedia pada saat laporan keuangan disusun. financial statements are prepared. Assumptions and
Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa conditions in the future may be changed caused by
depan mungkin berubah akibat perubahan pasar market changes or condition outside in the Company.
atau situasi di luar kendali Perusahaan. Perubahan This changes reflected in the related assumptions
tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada when is incurred.
saat terjadinya.
i. Estimasi akuntansi yang penting i. Important accounting estimates
Estimasi umur manfaat aset tetap Estimates useful lives of fixed assets
Perusahaan melakukan penelahaan berkala atas The Company reviews periodically of the use full
masa manfaat ekonomis aset tetap berdasarkan lives of the fixed assets based on factors such as
faktor-faktor seperti kondisi teknis (estimasi daya technical conditions (estimated useability,
pakai, pengoperasi, pemeliharaan) dan operation, maintenance) and future technology
perkembangan teknologi di masa depan. Hasil development. Future result of operation will be
operasi di masa depan akan dipengaruhi secara materially affected by changes in these estimates
material atas perubahan estimasi ini yang resulting from changes in the factors mentioned
diakibatkan oleh perubahan faktor yang telah above.
disebutkan di atas.
Liabilitas imbalan kerja Employee benefit obligation
Nilai kini liabilitas imbalan pasca kerja dan biaya The present value of post-employment benefit
dana pensiun yang masih harus dibayar obligation and the accrued pension cost depend on
tergantung pada beberapa faktor yang ditentukan several assumptions. The assumptions used to
dengan dasar aktuarial berdasarkan beberapa determine the net pension cost (benefit) include the
asumsi. Asumsi yang digunakan untuk discount rate. Changes in this assumption will affect
menentukan biaya (penghasilan) pensiun neto the total recorded post-employment benefits and
mencakup tingkat diskonto. Perubahan asumsi ini pension funds.
akan mempengaruhi jumlah tercatat imbalan
pasca kerja dan dana pensiun.
Perusahaan menentukan tingkat diskonto yang The Company determines the appropriate discount
sesuai pada akhir periode pelaporan, yakni rate at the end od the reporting period, interest rate
tingkat suku bunga yang harus digunakan untuk used to determined the expected future cash
menentukan nilai kini arus kas keluar masa depan outflows to settle the liability. In determining the
estimasian yang diharapkan untuk appropriate interest rate, the Company considers
menyelesaikan liabilitas. Dalam menentukan the average interest rate on government bonds on
tingkat suku bunga yang sesuai, Perusahaan an active market denominated in the currency.
mempertimbangkan rata-rata tingkat suku bunga
obligasi pemerintah pada pasar yang aktif yang
didenominasikan dalam mata uang.
22
Page 167
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 SERTA UNTUK TAHUN- DECEMBER 31, 2024 AND 2023
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan) (Continued)
Imbalan akan dibayar dan memiliki jangka waktu Benefit will be paid and have a time period similar
yang serupa dengan jangka waktu liabilitas yang to period of the related liability.
terkait.
Asumsi kunci liabilitas imbalan pasca kerja The key assumptions of post-employment benefits
sebagian ditentukan berdasarkan kondisi pasar obligation are partly determined based on current
saat ini. Informasi tambahan diungkapkan pada market conditions. Additional information is
Catatan 18. disclosed on Notes 18.
Cadangan kerugian penurunan nilai persediaan Allowance for decline in value and inventory
dan cadangan persediaan usang Obsolescence
Perusahaan membentuk cadangan kerugian The Company provides allowance for decline in
penurunan nilai persediaan berdasarkan value of inventories based on its estimation that
estimiasi bahwa tidak terdapat penggunaan masa there will be no future usage of such inventories or
depan dari persediaan tersebut, atau terdapat such inventories will be slow moving in the future.
kemungkinan persediaan tersebut menjadi While it is believed that the assumption used in the
usang. Manajemen berkeyakinan bahwa asumsi- estimation of the allowance for decline in the value
asumsi yang digunakan dalam estimasi of inventories reflected in the financial statements
cadangan kerugian penurunan nilai persediaan are appropriate and reasonable, significant
dalam laporan keuangan adalah tepat dan wajar, changes in these assumptions may materially affect
namun demikian, perubahan signifikan dalam the assessment of the carrying value of the
asumsi-asumsi tersebut dapat berdampak inventories and provision for decline in value of
signifikan terhadap nilai tercatat persediaan dan inventories, which ultimately impact the result of the
jumlah beban kerugian penurunan nilai Company’s operations.
persediaan, yang akhirnya akan berdampak pada
hasil operasi Perusahaan.
Berdasarkan penelaahan manajemen, jumlah Based on the assessment of management, the
cadangan kerugian penurunan nilai persediaan allowance for decline in value and inventory
dan cadangan persediaan usang masing-masing obsolescence of Rp 6,318,523,730 as off
sebesar Rp 6.318.523.730 pada 31 Desember December 31, 2024 and Rp 5,643,523,730 as of
2024 dan Rp 5.643.523.730 pada tanggal December 31, 2023 is adequate.
31 Desember 2023 adalah memadai.
ii. Pertimbangan penting dalam penentuan ii. Significant judgements in applying accounting
kebijakan akuntansi policies
Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen The following consideration made by management
dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi in context of implementing the Company's
Perusahaan yang memiliki pengaruh paling accounting policies that have significant impact to
signifikan atas jumlah yang diakui dalam laporan the financial statements.
keuangan.
Klasifikasi aset keuangan, liabilitas keuangan dan Classification financial assets, financial liabilities
instrumen ekuitas and equity instrument
Perusahaan menetapkan klasifikasi atas aset, The Company classified assets, liabilities and
liabilitas dan instrumen tertentu sebagai aset spesific instrument as financial assets, financial
keuangan, liabilitas keuangan dan instrumen liabilities and equity instrument with consideration
ekuitas dengan mempertimbangkan bila definisi when definition define by PSAK No. 109 fulfilled.
yang ditetapkan PSAK No. 109 dipenuhi. Dengan Therefore, financial assets, financial liabilities and
demikian, aset keuangan, liabilitas keuangan dan equity instrument recognized as the Company
instrumen ekuitas diakui sesuai dengan kebijakan policy stated in Notes 2e.
akuntansi Perusahaan seperti diungkapkan pada
Catatan 2e.
23
Page 168
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 SERTA UNTUK TAHUN- DECEMBER 31, 2024 AND 2023
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan) (Continued)
4. KAS DAN SETARA KAS 4. CASH AND CASH EQUIVALENTS
31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/
December 31, 2024 December 31, 2023
Rp Rp
Kas - Rupiah 24.635.423 10.222.664 Cash - Rupiah
Bank - Rupiah Bank - Rupiah
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 6.187.219.360 3.632.196.893 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk .
PT Bank Permata Tbk. 1.237.030.024 3.420.292.596 PT Bank Permata Tbk .
PT Bank Central Asia Tbk. 1.118.784.747 6.371.089 PT Bank Central Asia Tbk .
PT Bank Bukopin Tbk. 6.532.586 - PT Bank Buk opin Tbk .
Deposito - Rupiah Deposito - Rupiah
PT Bank Permata Tbk. - 2.000.000.000 PT Bank Permata Tbk .
Jumlah 8.574.202.140 9.069.083.242 Total
Penempatan bank dilakukan pada pihak ketiga dan The placement of cash in bank carried on a third
tidak digunakan sebagai jaminan. Bunga giro pada parties and are not used as collaterals. Current
tahun 2024 dan 2023 adalah sebesar 0,4-5,7%. account interest on 2024 and 2023 are 0.4-5.7%.
Tidak terdapat kas dan setara kas kepada pihak There are no cash and cash equivalents balance
berelasi pada 31 Desember 2024 dan 2023. placed to a related party on December 31, 2024 and
2023.
5. KAS YANG DIBATASI PENGGUNAANYA 5. RESTRICTED CASH
31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/
December 31, 2024 December 31, 2023
Rp Rp
PT Bank Permata Tbk. 1.700.000.000 606.337.500 PT Bank Permata Tbk .
PT Bank KB Bukopin Tbk. 500.000.000 - PT Bank KB Buk opin Tbk .
Jumlah 2.200.000.000 606.337.500 Total
Kas yang dibatasi penggunaannya digunakan Restricted cash is used as collateral for cooperation
sebagai jaminan untuk kerjasama produksi Air in the production of Packaged Drinking Water
Minum Dalam Kemasan (AMDK). (AMDK).
6. PIUTANG USAHA 6. ACCOUNTS RECEIVABLE
a. Berdasarkan Pelanggan a. Based on Customers
31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/
December 31, 2024 December 31, 2023
Rp Rp
Pihak berelasi (Catatan 28) Related partiy (Note 28)
PT Inasentra Unisatya 167.760.000 577.196.433 PT Inasentra Unisatya
Sub jumlah 167.760.000 577.196.433 Sub total
Pihak ketiga Third parties
PT Fastrata Buana 4.543.737.825 3.518.225.837 PT Fastrata Buana
PT Sumber Kurnia Alam - 53.922.913.200 PT Sumber Kurnia Alam
PT Asia Sejahtera Mina, Tbk - 2.867.127.234 PT Asia Sejahtera Mina, Tbk
PT Satya Utama Boga - 744.700.000 PT Satya Utama Boga
Lain-lain dibawah Rp 500 juta 404.737.565 220.552.116 Others bellow Rp 500 millions
Sub jumlah 4.948.475.390 61.273.518.387 Sub total
Cadangan kerugian penurunan nilai (230.724.964) (158.809.286) Allowance for impairment losses
Jumlah 4.885.510.426 61.691.905.534 Total
24
Page 169
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 SERTA UNTUK TAHUN- DECEMBER 31, 2024 AND 2023
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan) (Continued)
b. Berdasarkan Umur Piutang b. Based on Aging
31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/
December 31, 2024 December 31, 2023
Rp Rp
Rincian piutang usaha Aging schedule of
berdasarkan umur : trade receivable :
Belum jatuh tempo 4.895.276.189 59.510.611.334 Not due yet
Lewat jatuh tempo Past due
1-30 hari 134.378.133 1.018.207.051 1-30 days
31-60 hari 85.238.076 - 31-60 days
61-90 hari 117.799 - 61-90 days
91-120 hari 1.225.193 1.321.896.435 91-120 days
> 120 hari - -
Jumlah 5.116.235.390 61.850.714.820 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (230.724.964) (158.809.286) Allowance for impairment losses
Piutang bersih 4.885.510.426 61.691.905.534 Net trade receivables
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai Movements in the allowance for impairment
sebagai berikut: losses are as follows:
31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/
December 31, 2024 December 31, 2023
Rp Rp
Saldo awal 158.809.286 136.641.457 Balance at the beginning of the year
Mutasi Cadangan kerugian Movement in allowance
penurunan nilai (Catatan 24) 71.915.678 22.167.829 for impairment losses (Note 24)
Jumlah 230.724.964 158.809.286 Total
Berdasarkan hasil penelaahan keadaan piutang Based on a review of the status of the individual
masing-masing pelanggan pada akhir periode receivables at the end of the reporting period,
pelaporan, manajemen berkeyakinan bahwa management believes that the allowance for
penyisihan penurunan nilai telah memadai untuk impairment losses is adequate to cover possible
menutup kemungkinan kerugian atas tidak losses on uncollectible trade receivables.
tertagihnya piutang usaha.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 tidak As of December 31, 2024 and 2023, there are no
terdapat piutang usaha yang dijaminkan. trade receivables that are pledged as collateral.
7. PIUTANG LAIN-LAIN 7. OTHER RECEIVABLES
31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/
December 31, 2024 December 31, 2023
Rp Rp
PT Invicta Karya Niaga 6.149.580.396 - PT Invicta Karya Niaga
Koperasi Garudayaksa Nusantara 2.951.740.991 2.951.740.991 Koperasi Garudayak sa
PT Mitraguna Karsa Optima 966.881.646 - PT Mitraguna Karsa Optima
PT Solindo Hutama Abadi 845.239.307 - PT Solindo Hutama Abadi
Lain-lain - 1.021.362.516 Others
Jumlah 10.913.442.340 3.973.103.507 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (349.784.044) (289.902.003) Allowance for impairment losses
Jumlah piutang bersih 10.563.658.296 3.683.201.504 Net trade other receivable
25
Page 170
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 SERTA UNTUK TAHUN- DECEMBER 31, 2024 AND 2023
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan) (Continued)
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai sebagai Movements in the allowance for impairment losses are
berikut: as follows:
31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/
December 31, 2024 December 31, 2023
Rp Rp
Saldo awal 289.902.003 - Balance at the beginning of the year
Mutasi Cadangan kerugian Movement in allowance
penurunan nilai (Catatan 24) 59.882.041 289.902.003 for impairment losses (Note 24)
Jumlah 349.784.044 289.902.003 Total
Catatan 31 menjelaskan proses tuntutan Note 31 describe the Company’s claim/law suit against
Perusahaan kepada Koperasi Garudayaksa Koperasi Garudayaksa Nusantara.
Nusantara.
8. PERSEDIAAN 8. INVENTORIES
31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/
December 31, 2024 December 31, 2023
Rp Rp
Persediaan barang dagangan 421.687.519 170.650.756 Inventories
Persediaan barang produksi Production goods inventory
Bahan kemasan 9.797.953.842 7.180.202.760 Pack aging material
Bahan baku 1.560.824.633 1.467.431.240 Raw material
Barang pembantu suku cadang 818.044.165 813.044.165 Indirect material sparepart
Barang jadi 4.973.049.964 5.237.001.648 Finished goods
Sub jumlah 17.571.560.123 14.868.330.569 Sub total
Penurunan nilai persediaan (6.318.523.730) (5.643.523.730) Decrease in values of inventories
Jumlah 11.253.036.393 9.224.806.839 Total
Berdasarkan hasil penelaahan atas keadaan Based on review of inventory at the end of the period,
persediaan pada akhir periode, manajemen the Company’s management reserve allowance for
Perusahaan membentuk penyisihan untuk impairment at December 31, 2024 and 2023
penurunan nilai persediaan pada tanggal amounted Rp 6,318,523,730 and Rp 5,643,523,730,
31.Desember 2024 dan 2023 masing-masing respectively.
sebesar Rp 6.318.523.730 dan Rp 5.643.523.730.
31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/
December 31, 2024 December 31, 2023
Rp Rp
Saldo awal 5.643.523.730 3.545.522.868 Balance at the beginning of the year
Mutasi Cadangan kerugian Movement in allowance
penurunan nilai (Catatan 24) 675.000.000 2.098.000.862 for impairment losses (Note 24)
Jumlah 6.318.523.730 5.643.523.730 Total
Pada 31 Desember 2024 dan 2023, tidak terdapat As of December 31, 2024 and 2023, there are no
persediaan yang dijadikan sebagai jaminan. inventories pledged as collateral.
9. UANG MUKA 9. ADVANCE PAYMENTS
31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/
December 31, 2024 December 31, 2023
Rp Rp
Pembelian aset - 550.000.000 Asset purchases
Jumlah - 550.000.000 Total
26
Page 171
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 SERTA UNTUK TAHUN- DECEMBER 31, 2024 AND 2023
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan) (Continued)
10. BEBAN DIBAYAR DIMUKA 10. PREPAID EXPENSE
31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/
December 31, 2024 December 31, 2023
Rp Rp
Sewa 1.604.910.511 949.293.905 Rent
Asuransi 21.029.929 - Insurance
Lain-lain 149.823.980 10.909.091 Other
Jumlah 1.775.764.420 960.202.996 Total
11. PROPERTI INVESTASI 11. INVESTMENT PROPERTIES
1 Januari 2024/ Penambahan/ 31 Desember 2024/
January 1, 2024 Additions December 31, 2024
Rp Rp Rp
Biaya Perolehan Acquition Cost
Tanah 30.420.000.000 - 30.420.000.000 Land
Bangunan 21.258.600.000 - 21.258.600.000 Building
Sub jumlah 51.678.600.000 - 51.678.600.000 Sub - total
Akumulasi Accumulated
Penyusutan Depreciation
Bangunan 12.925.434.448 1.062.930.000 13.988.364.448 Building
Sub jumlah 12.925.434.448 1.062.930.000 13.988.364.448 Sub - total
Nilai buku 38.753.165.552 37.690.235.552 Book Value
1 Januari 2023/ Penambahan/ 31 Desember 2023/
January 1, 2023 Additions December 31, 2023
Rp Rp Rp
Biaya Perolehan Acquition Cost
Tanah 30.420.000.000 - 30.420.000.000 Land
Bangunan 21.258.600.000 - 21.258.600.000 Building
Sub jumlah 51.678.600.000 - 51.678.600.000 Sub - total
Akumulasi Accumulated
Penyusutan Depreciation
Bangunan 11.862.504.448 1.062.930.000 12.925.434.448 Building
Sub jumlah 11.862.504.448 1.062.930.000 12.925.434.448 Sub - total
Nilai buku 39.816.095.552 38.753.165.552 Book Value
Beban penyusutan pada 31 Desember 2024 dan The depreciation expense in December 31, 2024 and
2023 dialokasikan ke beban umum dan administrasi 2023 is allocated to general and administration
masing-masing sebesar Rp.1.062.930.000 (Catatan expenses in the amount of Rp.1,062,930,000
24). respectively (Note 24).
Pada 31 Desember 2024, properti investasi telah As of December 31, 2024 investment properties were
diasuransikan dengan nilai pertanggungan sebesar insured coverage of Rp 52,927,545,000 to PT Lippo
Rp 52.927.545.000 pada PT Lippo General General Insurance Tbk. Management believes that
Insurance Tbk. Manejemen berpendapat bahwa nilai the sum insured is sufficient to cover possible losses
pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi arising from suck risk.
kerugian atas resiko tersebut.
27
Page 172
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 SERTA UNTUK TAHUN- DECEMBER 31, 2024 AND 2023
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan) (Continued)
12. ASET TETAP 12. FIXED ASSETS
2024
1 Januari 2024/ Penambahan/ Pengurangan/ 31 Desember 2024/
January 1, 2024 Additions Deductions December 31, 2024
Biaya Perolehan Acquisition cost
Tanah 2.606.115.063 - - 2.606.115.063 Land
Bangunan 889.534.937 - - 889.534.937 Building
Mesin dan Mechine and
peralatan 21.784.212.630 2.323.330.700 - 24.107.543.330 equipment
Kendaraan 928.773.391 9.000.000 - 937.773.391 Vehicle
Inventaris kantor 301.120.000 - - 301.120.000 Office equipment
Hak atas tanah 5.250.000 - - 5.250.000 Land right
Sub - jumlah 26.515.006.021 2.332.330.700 - 28.847.336.721 Sub - total
Akumulasi Accumulated
penyusutan: depreciation:
Bangunan 889.534.937 - - 889.534.937 Building
Mesin dan Mechine and
peralatan 18.900.954.029 565.035.677 - 19.465.989.706 equipment
Kendaraan 803.533.644 18.651.674 - 822.185.318 Vehicle
Inventaris kantor 301.120.000 - - 301.120.000 Office equipment
Hak atas tanah 5.250.000 - - 5.250.000 Land right
Sub - jumlah 20.900.392.610 583.687.351 - 21.484.079.961 Sub - total
Nilai buku 5.614.613.411 7.363.256.760 Net book value
2023
1 Januari 2023/ Penambahan/ Pengurangan/ 31 Desember 2023/
January 1, 2023 Additions Deductions December 31, 2023
Biaya Perolehan Acquisition cost
Tanah 2.606.115.063 - - 2.606.115.063 Land
Bangunan 889.534.937 - - 889.534.937 Building
Mesin dan Mechine and
peralatan 18.937.202.630 2.847.010.000 - 21.784.212.630 equipment
Kendaraan 831.046.364 97.727.027 - 928.773.391 Vehicle
Inventaris kantor 301.120.000 - - 301.120.000 Office equipment
Hak atas tanah 5.250.000 - - 5.250.000 Land right
Sub - jumlah 23.570.268.994 2.944.737.027 - 26.515.006.021 Sub - total
Akumulasi Accumulated
penyusutan: depreciation:
Bangunan 889.534.937 - - 889.534.937 Building
Mesin dan Mechine and
peralatan 18.619.216.912 281.737.117 - 18.900.954.029 equipment
Kendaraan 796.061.109 7.472.535 - 803.533.644 Vehicle
Inventaris kantor 301.120.000 - - 301.120.000 Office equipment
Hak atas tanah 5.250.000 - - 5.250.000 Land right
Sub - jumlah 20.611.182.958 289.209.652 - 20.900.392.610 Sub - total
Nilai buku 2.959.086.036 5.614.613.411 Net book value
28
Page 173
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 SERTA UNTUK TAHUN- DECEMBER 31, 2024 AND 2023
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan) (Continued)
Alokasi beban penyusutan pada laporan laba rugi Allocation of depreciation in the statements of profit
dan penghasilan komprehensif lain per loss and other comprehensive income in
31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai December.31, 2024 and 2023 are as follows:
berikut:
31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/
December 31, 2024 December 31, 2023
Rp Rp
Beban umum dan administrasi General and administration expense
(Catatan 24) 583.687.351 289.209.652 (Note 24)
Jumlah 583.687.351 289.209.652 Total
Berdasarkan evaluasi mengenai nilai aset tetap Based on evaluation value of fixed assets at
pada 31 Desember 2024 dan 2023, manajemen December 31, 2024 and 2023, management believe
berpendapat bahwa tidak terdapat perubahan there is no changes that indication impairment of fixed
keadaan yang mengindikasikan adanya penurunan assets.
nilai aset tetap.
Pada 31 Desember 2024, aset tetap berupa mesin As of December 31, 2024, fixed asset of vehicle and
dan kendaraan telah diasuransikan dengan nilai mechine were insured coverage of Rp 2,966,045,000.
pertanggungan sebesar Rp.2.966.045.000. Management believes that the sum insured is
Manejemen berpendapat bahwa nilai sufficient to cover possible losses arising from suck
pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi risk.
kerugian atas resiko tersebut.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, tidak As of December 31, 2024 and 2023 there are no fixed
terdapat aset tetap yang dijadikan sebagai jaminan. assets pledged as collateral.
13. ASET HAK GUNA 13. RIGHT-OF-USE ASSETS
2024
1 Januari 2024/ Penambahan/ Pengurangan/ 31 Desember 2024/
January 1, 2024 Additions Deductions December 31, 2024
Biaya perolehan Acquisition cost
Bangunan 230.438.182 111.429.820 - 341.868.002 Building
Sub jumlah 230.438.182 111.429.820 - 341.868.002 Sub total
Akumulasi Accumulated
penyusutan: depreciation:
Bangunan 72.404.798 129.293.897 - 201.698.695 Building
Sub jumlah 72.404.798 129.293.897 - 201.698.695 Sub total
Nilai buku 158.033.384 140.169.307 Net book value
29
Page 174
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 SERTA UNTUK TAHUN- DECEMBER 31, 2024 AND 2023
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan) (Continued)
2023
1 Januari 2023/ Penambahan/ Pengurangan/ 31 Desember 2023/
January 1, 2023 Additions Deductions December 31, 2023
Biaya perolehan Acquisition cost
Bangunan 384.200.000 230.438.182 384.200.000 230.438.182 Building
Sub jumlah 384.200.000 230.438.182 384.200.000 230.438.182 Sub total
Akumulasi Accumulated
penyusutan: depreciation:
Bangunan 283.974.521 172.630.277 384.200.000 72.404.798 Building
Sub jumlah 283.974.521 172.630.277 384.200.000 72.404.798 Sub total
Nilai buku 100.225.479 158.033.384 Net book value
Beban penyusutan 31 Desember 2024 dan 2023 Depreciation expense in December 31, 2024 and
disajikan sebagai bagian dari beban usaha (Catatan 2023 is presented under operating expenses (Note
24). 24).
14. ASET LAIN-LAIN 14. OTHER ASSETS
Aset lain-lain merupakan uang jaminan sewa Other assets representation guarantee of rental space
penempatan vending mechine dan sewa gedung for vending mechine and office rent at December 31,
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 masing- 2024 and 2023 was Rp 69,310,000 and
masing sebesar Rp 69.310.000 dan Rp. 86.352.000. Rp.86,352,000 respectively.
15. UTANG USAHA – PIHAK KETIGA 15. TRADE ACCOUNT PAYABLE – THIRD PARTIES
31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/
December 31, 2024 December 31, 2023
Rp Rp
PT Fastrata Buana 7.552.768.815 1.583.389.223 PT Fastrata Buana
CV. Tirta Astro 2.165.158.233 - CV. Tirta Astro
PT Sulotco Jaya Abadi - 53.468.482.580 PT Sulotco Jaya Abadi
PT Hokkan Indonesia - 2.146.413.704 PT Hok k an Indonesia
Lain-lain dibawah Rp 1 miliar 3.770.950.224 2.132.687.646 Others below Rp 1 billion
Jumlah 13.488.877.272 59.330.973.153 Total
Rincian utang usaha berdasarkan umur : Aging schedule of trade account payable are as
follows:
31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/
December 31, 2024 December 31, 2023
Rp Rp
Belum jatuh tempo 8.818.083.696 36.985.097.546 Not yet due
Telah jatuh tempo Past due
1-30 hari 1.388.830.443 21.631.562.489 1-30 days
31-60 hari 616.778.176 714.313.118 31-60 days
61-90 hari 1.014.826.362 - 61-90 days
91-120 hari 66.616.262 - 91-120 days
> 120 1.583.742.333 - > 120
Jumlah 13.488.877.272 59.330.973.153 Total
30
Page 175
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 SERTA UNTUK TAHUN- DECEMBER 31, 2024 AND 2023
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan) (Continued)
16. UTANG LAIN-LAIN 16. OTHER ACCOUNT PAYABLE
31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/
December 31, 2024 December 31, 2023
Rp Rp
Sunkist Growes Inc - 247.860.245 Sunk ist Growes Inc
Lain-lain 2.658.462 6.500.000 Other
Jumlah 2.658.462 254.360.245 Total
17. LIABILITAS SEWA 17. LEASE LIABILITIES
Berikut adalah pembayaran sewa minimum masa The following are the future minimum lease payments
yang akan datang (future minimum lease payment) based on the lease agreement between the Company
berdasarkan perjanjian sewa antara Perusahaan and PT Japfa Indoland:
dan PT Japfa Indoland:
31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/
December 31, 2024 December 31, 2023
Rp Rp
Pembayaran yang jatuh tempo Payment due
pada tahun: in :
2026 62.668.367 - 2026
2025 32.336.453 - 2025
2024 - 21.029.629 2024
Jumlah pembayaran Total minimum
sewa pembiayaan minimum 95.004.820 21.029.629 lease liabilities
18. LIABILITAS IMBALAN KERJA 18. EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATION
Perusahaan menghitung dan membukukan The Company calculated and recorded employee
penyisihan untuk hak karyawan sesuai dengan benefit obligation based on the Labor Law of Republik
Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Indonesia No. 11 year 2020 concerning Job Creation
Kerja dan Peraturan Pemerintah No. 35 Tahun and Government Regulation No. 35 year 2021. Based
2021. Berdasarkan Undang-undang tersebut on this law the Company is obliged to pay severance,
Perusahaan diharuskan untuk membayar uang gratituty and compensation pay to employees if the
pesangon, uang penghargaan masa kerja dan uang requirements specified in the law are fulfilled. There is
pengganti hak kepada karyawan apabila no funding set aside by the Company in regarding of
persyaratan yang ditentukan pada undang-undang the estimated liability. The main assumptions used to
tersebut terpenuhi. Tidak terdapat pendanaan yang calculate the estimated costs and liabilities are as
disisihkan oleh Perusahaan sehubungan dengan follows:
estimasi liabilitas tersebut. Asumsi utama yang
digunakan untuk menghitung estimasi biaya dan
liabilitas tersebut adalah sebagai berikut:
31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/
December 31, 2024 December 31, 2023
Jumlah karyawan 9 4 Total employee
Tingkat mortalita TM-IV 2019 TM-IV 2019 Mortality rate
Usia pensiun normal 55 tahun/tahun 55 tahun/tahun Normal retirement age
Tingkat cacat 5% 5% Disabled rate
Tingkat kenaikan upah/gaji 7,00% 7,00% Wages or salaries increasement rate
Tingkat diskonto 7,09% 6,66% Discount rate
Tingkat pengunduran diri 4% menurun 4% menurun Resignation rate
31
Page 176
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 SERTA UNTUK TAHUN- DECEMBER 31, 2024 AND 2023
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan) (Continued)
Pada tahun 2024 dan 2023, nilai kewajiban manfaat On 2024 and 2023, the employee benefit liabilities is
karyawan dihitung oleh aktuaris independen, KKA calculated by independent actuary, KKA V.
V. Agus Basuki. Agus Basuki.
Beban imbalan pasca kerja kerja yang diakui di laba Amounts recognized in comprehensive income
rugi komprehensif sebagai berikut: respect of the defined benefits plan are as follows:
31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/
December 31, 2024 December 31, 2023
Rp Rp
Biaya jasa kini 64.080.618 58.649.951 Current service cost
Biaya bunga 48.383.255 43.687.767 Interest expense
Jumlah 112.463.873 102.337.718 Total
Liabilitas imbalan pasca kerja sebagai berikut: Employee benefits obligations are as follows:
31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/
December 31, 2024 December 31, 2023
Rp Rp
Nilai kini kewajiban Present value of
imbalan pasti 745.252.363 665.686.101 the defined benefit obligation
Beban tahun berjalan (Catatan 24) 112.463.873 102.337.718 Employee benefit expense (Note 24)
Penghasilan komprehensif lain (84.443.104) (22.771.456) Other comprehensive income
Jumlah 773.273.132 745.252.363 Total
31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/
December 31, 2024 December 31, 2023
Rp Rp
Dampak penyesuaian pengalaman (84.443.104) (22.771.456) Effect of adjustment in experience
Jumlah (84.443.104) (22.771.456) Total
31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/
December 31, 2024 December 31, 2023
Rp Rp
Beban / (Penghasilan) Expense / (Income) of other
Komprehensif lain awal tahun (1.332.496.226) (1.309.724.770) Comprehensive at beginning year
Tahun berjalan (84.443.104) (22.771.456) Expense of current period
Jumlah (1.416.939.330) (1.332.496.226) Total
Perubahan satu poin presentasi asumsi tingkat gaji Change one point presentation of assumption salary
akan memiliki efek sebagai berikut: rate will be effect are as follows:
Kenaikan/ Penurunan/
Increase Decrease
Rp Rp
Pengaruh kewajiban imbalan kerja 816.713.981 731.991.497 Change employee benefit obligation
Presentase 5,62% -5,34% Precentage
32
Page 177
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 SERTA UNTUK TAHUN- DECEMBER 31, 2024 AND 2023
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan) (Continued)
Informasi historis mengenai nilai kini kewajiban Historical information about the present value of the
imbalan pasti, defisit pada program dan defined benefit obligation, the deficit in the programe
penyesuaian yang timbul pada liabilitas program and the adjustments arising on the programe liabilities
adalah sebagai berikut: are as follows:
31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/
December 31, 2024 December 31, 2023
Rp Rp
Nilai kini atas kewajiban imbalan pasti 745.252.363 665.686.101 Present value of the benefit obligation
Penyesuaian nilai kini kewajiban Adjustment present value of
imbalan pasti (84.443.104) (22.771.457) the define benefit obligation
Presentase penyesuaian -11% -3% adjustment percentage
19. MODAL SAHAM 19. CAPITAL STOCK
31 Desember 2024 / 31 Desember 2023
December 31, 2024 / December 31, 2023
Jumlah Saham/ Kepemilikan/ Modal Disetor/
Number of Shares Ownership Paid Capital
Nam a pem egang saham Name of stakeholders
PT Hijau Sari 447.562.500 36,07% 44.756.250.000 PT Hijau Sari
PT Mitra Niaga Sakti 402.562.500 32,44% 40.256.250.000 PT Mitra Niaga Sakti
PT Surya Pelangi Mandiri 100.000.000 8,06% 10.000.000.000 PT Surya Pelangi Mandiri
Masyarakat masing-masing Public for each
dibaw ah 5% 290.798.111 23,43% 29.079.811.100 below 5%
Jumlah 1.240.923.111 100% 124.092.311.100 Total
Berdasarkan akta no. 43 tanggal 12 November Based on notarial deed no. 43 dated November 12,
2019, dari Stephanie Wilamarta, SH, notaris di 2019, from Stephanie Wilamarta, SH, notary in
Jakarta, telah dilakukan peningkatan modal disetor Jakarta, already done share capital increase through
dengan dilaksanakan Penawaran Umum Terbatas First Limited Public Offering (PUT I) with Pre-Emptive
Pertama (PUT I) dengan Hak Memesan Efek Rights Issuance by PT Hijau Sari amounted
Terlebih Dahulu (HMETD) disetor oleh PT Hijau Sari 447,582,500 (Four hundred forty seven million and five
sebanyak 447.562.500 (empat ratus empat puluh hundred sixty two thousand and five hundred rupiah)
tujuh juta lima ratus enam puluh dua ribu lima ratus) share with value Rp 100 (one hundred rupiah),
lembar saham dengan harga sebesar Rp 100 PT.Mitra Niaga Sari amounting to 402,582,500 (four
(seratus rupiah), PT Mitra Niaga Sakti sebanyak hundred two million and five hupndred sixty two
402.562.500 (empat ratus dua juta lima ratus enam thousand and five hundred) share with value Rp 100
puluh dua ribu lima ratus) lembar saham dengan (one hundred rupiah) and public amounting to
harga sebesar Rp 100 (seratus rupiah), dan 290,798,111 (two hundred ninety million and seven
Masyarakat sebanyak 290.798.111 (dua ratus hundred ninety eight thousand and one hundred
sembilan puluh juta tujuh ratus sembilan puluh eleven) share with value Rp 100 (one hundred rupiah).
delapan ribu seratus sebelas) lembar saham
dengan harga sebesar Rp 100 (seratus rupiah).
Berdasarkan akta no. 4 tanggal 6 April 2011, dari Based on notarial deed no. 4 dated April 6, 2011, from
Afriwandi, SH, Mkn, notaris di Tangerang, telah Afriwandi, SH, Mkn, notary in Tangerang, already
dilakukan jual beli saham milik PT Lombok Mandiri done sales and purchase share own by PT Lombok
Investama sebanyak 100.000.000 (seratus juta) Mandiri Investama amounted to 100,000,000 (one
lembar saham dengan harga sebesar Rp 37,5 (tiga hundred million) shares with value Rp 37,5 (thirty
puluh tujuh koma lima rupiah) kepada PT Hijau Sari. seven point five rupiah) to PT Hijau Sari.
Berdasarkan akta no 100 tanggal 8 April 2011, dari Based on notarial deed no. 100 dated April 8, 2011,
H. Feby Rubein Hidayat, SH, notaris di Jakarta, from H. Feby Rubein Hidayat, SH, notary in Jakarta,
telah dilakukan jual beli saham milik PT Lombok already done sales and purchase shares own by
Mandiri Investama sebanyak 55.000.000 (lima puluh PT Lombok Mandiri Investama amounting to
lima juta) lembar saham dengan harga sebesar Rp 55,000,000 (fifty five million) shares with value
Rp.37,5 (tiga puluh tujuh koma lima rupiah) kepada amounting to Rp 37.5 (thirty seven point five rupiah) to
PT.Pesona Bangun Mandiri. PT Pesona Bangun Mandiri.
33
Page 178
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 SERTA UNTUK TAHUN- DECEMBER 31, 2024 AND 2023
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan) (Continued)
Berdasarkan akta no. 3 tanggal 8 April 2011, dari Based on notarial deed no. 3 dated April 8, 2011, from
Afriwandi, SH, Mkn, notaris di Tangerang, telah Afriwandi, SH, Mkn, notary in Tangerang, already
dilakukan jual beli saham milik PT Lombok Mandiri done sales and purchase share own by PT Lombok
Investama sebanyak 108.800.000 (seratus delapan Mandiri Investama amounting to 108,800,000 (one
juta delapan ratus ribu) lembar saham dengan harga hundred and eight million eight hundred thousand)
sebesar Rp 37,5 (tigapuluh tujuh koma lima rupiah) shares with value amouting to Rp 37.5 (thirty seven
kepada PT Surya Pelangi Mandiri. point five rupiah) to PT Surya Pelangi Mandiri.
Berdasarkan akta no. 101 tanggal 8 April 2011, dari Based on notarial deed no. 101 dated April 8, 2011,
H. Feby Rubein Hidayat, SH, notaris di Jakarta, from H. Feby Rubein Hidayat, SH, notary in Jakarta,
telah dilakukan jual beli saham milik PT Lombok already done sales and purchase share own by
Mandiri Investama sebanyak 55.000.000 (lima puluh PT Lombok Mandiri Investama amounting to
lima juta) lembar saham dengan harga sebesar 55,000,000 (fifty five million) shares with value
Rp.37,5 (tiga puluh tujuh koma lima rupiah) kepada amounting to Rp 37.5 (thirty seven point five rupiah) to
PT.Mitra Niaga Sakti. PT Mitra Niaga Sakti.
20. TAMBAHAN MODAL DISETOR 20. ADDITIONAL PAID IN CAPITAL
31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/
December 31, 2024 December 31, 2023
Rp Rp
Agio saham - penawaran umum Additional pain in capital-
perdana 4.379.310.345 4.379.310.345 initial offering
Penerbitan waran 10.620.689.655 10.620.689.655 Issued warrant
Biaya emisi efek ekuitas (2.545.594.385) (2.545.594.385) Cost of equity securities issurance
Selisih pengampunan pajak 100.000.000 100.000.000 Difference tax amnesty
Jumlah 12.554.405.615 12.554.405.615 Total
Perusahaan telah mencatatkan sejumlah The Company already recorded 200,000,000 shares
200.000.000 sahamnya di Bursa Efek Indonesia d/h in the Indonesia Stock Exchange d/h Jakarta Stock
Bursa Efek Jakarta pada tahun 2001, disertai Exchange in 2001, accompanied with issuance of
penerbitan 50.000.000 lembar Waran Seri I, yang 50.000,000 shares warrant Series I, which is separate
merupakan waran pisah, yang memberikan hak warant, giving to the shareholder the right to buy 1 new
kepada pemegangnya untuk membeli 1 saham baru share with a nominal value Rp 100 per share with
dengan nilai nominal Rp 100 per saham dengan excercise price Rp 175 per share. The Warant have a
harga pelaksanaan sebesar Rp 175 per saham. term of implementation for 3 year and implemented
Waran tersebut memiliki jangka waktu pelaksanaan since December 21, 2001 until Juni 21, 2004. At June
selama 3 tahun dan dapat dilaksanakan (exercised) 22, 2001, the Company's shares and warrant began to
mulai tanggal 21.Desember 2001 sampai dengan 21 be traded. As of the date of implementation of
Juni 2004. Pada tanggal 22 Juni 2001, saham dan June..21,..2004, there is no warrant have been
waran Perusahaan mulai diperdagangkan. Sampai converted into shares.
dengan tanggal batas waktu pelaksanaan
(exercise) tanggal 21 Juni 2004, tidak ada waran
yang telah dikonversi menjadi saham.
34
Page 179
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 SERTA UNTUK TAHUN- DECEMBER 31, 2024 AND 2023
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan) (Continued)
21. PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN 21. OTHER COMPREHENSIVE INCOME
31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/
December 31, 2024 December 31, 2023
Rp Rp
Dalam Rupiah In Rupiah
Saldo awal 996.874.346 979.112.610 Beginning balance
Penyesuaian atas penerapan Adjustment of implementation
PSAK No. 219 84.443.104 22.771.456 PSAK No. 219
Pajak terkait (18.577.483) (5.009.720) Related Tax
Saldo akhir 1.062.739.967 996.874.346 Ending balance
22. PENJUALAN BERSIH 22. NET SALES
2024 2023
Rp Rp
Penjualan produk agribisnis 2.078.721.894.224 392.919.130.005 Agricultural product sales
Penjualan air minum 43.608.350.249 28.034.645.278 Drink ing water product
Jumlah 2.122.330.244.473 420.953.775.283 Total
Penjualan kepada pihak ketiga yang melebihi nilai Sales to third parties more than 10% of total sales are
10% adalah sebagai berikut: as follows:
2024 2023
Rp Rp
PT Santos Jaya Abadi 1.796.235.194.645 - PT Santos Jaya Abadi
PT Sumber Kurnia Alam 154.075.101.611 215.012.714.300 PT Sumber Kurnia Alam
PT Sulotco Jaya Abadi - 137.722.267.892 PT Sulotco Jaya Abadi
Jumlah 1.950.310.296.256 352.734.982.192 Total
23. BEBAN POKOK PENJUALAN 23. COST OF GOODS SOLD
2024 2023
Rp Rp
Persediaan barang dagang Inventories
Persediaan awal 170.650.756 2.555.923.190 Beginning balance
Pembelian 2.097.668.606.539 406.670.619.317 Purchase
Persediaan akhir (421.687.519) (170.650.756) Ending balance
Beban pokok penjualan Cost of goods sold
barang dagang 2.097.417.569.776 409.055.891.751 inventories
Persediaan barang jadi Finished goods
Persediaan awal 5.237.001.648 5.237.001.648 Beginning balance
Persediaan akhir (4.973.049.964) (5.237.001.648) Ending balance
Beban pokok penjualan Cost of goods sold
barang jadi 263.951.684 - finished goods
Jumlah beban pokok penjualan 2.097.681.521.460 409.055.891.751 Cost of goods sold
35
Page 180
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 SERTA UNTUK TAHUN- DECEMBER 31, 2024 AND 2023
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan) (Continued)
Pembelian kepada pihak ketiga yang melebihi nilai Purchases to third parties more than 10% of total
10% adalah sebagai berikut: sales are as follows:
2024 2023
Rp Rp
PT Sumber Kurnia Alam 1.905.210.692.785 213.012.714.300 PT Sumber Kurnia Alam
PT Sulotco Jaya Abadi - 137.722.267.892 PT Sulotco Jaya Abadi
Jumlah 1.905.210.692.785 350.734.982.192 Total
24. BEBAN USAHA 24. OPERATING EXPENSE
2024 2023
Rp Rp
Beban penjualan: Selling expense:
Beban pengepakan/kemasan 55.950.200 48.624.662 Pack aging expense
Jumlah beban penjualan 55.950.200 48.624.662 Total selling expense
Beban umum dan administrasi General and administration expense
Beban Ekspedisi 5.057.520.878 - Expedition expenses
Beban iklan 4.367.154.378 536.034.778 Advertising expense
Beban klaim EDC sunkist 4.162.486.204 514.634.535 Claim EDC sunk ist expenses
Beban sewa 2.883.195.919 1.500.000 Rental expense
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment
nilai persediaan (Catatan 8) 675.000.000 2.098.000.862 loss in inventories (Note 8)
Penyusutan (Catatan 11 dan 12) 1.646.617.351 1.352.139.652 Depreciation (Note 11 and 12)
Gaji dan kesejahteraan karyawan 1.446.385.442 785.325.852 Salary and employee welfare
Beban pajak 1.080.668.647 170.465.792 Tax expense
Beban sunkist 449.532.148 2.268.031.405 Sunk ist expense
Beban AMDK 749.450.501 1.444.116.451 AMDK expense
Beban registrasi saham 137.146.352 259.905.187 Share registration
Penyusutan aset Depreciation
hak guna (Catatan 13) 129.293.897 172.630.277 right-of-use (Note 13)
Beban Imbalan pasca Employee benefit
kerja (Catatan 18) 112.463.873 102.337.718 obligation (Note 18)
Beban konsultan 110.272.522 88.830.079 Professional fee
Beban transportasi dan Transportation and
perjalanan dinas 100.846.056 10.978.500 business traveling
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment loss in
nilai piutang (Catatan 6 dan 7) 131.797.719 312.069.832 account receivable (Note 6 dan 7)
Beban tunjangan kesehatan 84.246.348 61.674.296 Health care expense
Resi gudang 45.525.000 25.168.620 Warehouse receipt
Beban asuransi 46.548.064 84.649.343 Insurance expense
Beban alat tulis kantor 21.754.344 541.965.600 Office expense
Beban oprasional vending machine - 1.194.526.398 Vending machine operating expenses
Beban lain-lain 635.722.574 183.091.253 Other expense
Jumlah beban umum Total general and
dan administrasi 24.073.628.217 12.208.076.430 administration expense
Jumlah beban usaha 24.129.578.417 12.256.701.092 Total operating expense
36
Page 181
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 SERTA UNTUK TAHUN- DECEMBER 31, 2024 AND 2023
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan) (Continued)
25. PENDAPATAN LAIN-LAIN – BERSIH 25. OTHER INCOME – NET
2024 2023
Rp Rp
Pendapatan lain-lain bersih Others income net
Sewa 1.474.550.000 1.000.000.000 Rental
Keuntungan penjualan aset lain-lain 2.295.154.351 - Gain on sale of other asset
Karung goni 528.256.000 - Sack
Lain-lain 636.560.279 87.320.569 Others
Jumlah pendapatan Total others income
lain-lain bersih 4.934.520.630 1.087.320.569 net
Pendapatan (beban) keuangan Financial income (expenses)
- bersih - net
Pendapatan bunga 192.832.026 94.818.237 Current account services
Administrasi bank (48.624.555) (35.813.544) Administrasi fee
Pajak jasa giro (20.774.113) (21.747.962) Current account services tax
Beban gain loss (11.860.672) (892.380) Gain loss expanse
Beban lain-lain (732.351.776) (108.175.937) Other expanse
Jumlah beban Total financial
keuangan - bersih (620.779.090) (71.811.586) expense - net
Jumlah pendapatan Total other
lain-lain bersih 4.313.741.540 1.015.508.983 income - net
26. PERPAJAKAN 26. TAXATION
a. Pajak dibayar dimuka a. Prepaid taxes
Akun ini merupakan pajak dibayar di muka atas This account represents prepaid value added
Pajak pertambahan nilai sebesar taxeso balance in the amount of Rp 330.122.140 at
Rp.330.122.140 pada tanggal 31 Desember the date of December 31, 2024
2024.
b. Utang pajak b. Tax payable
2024 2023
Rp Rp
Pajak penghasilan pasal 22 83.930.811 158.311.311 Income tax article 22
Pajak penghasilan pasal 23 72.073.087 21.823.554 Income tax article 23
Pajak penghasilan pasal 4 (2) 15.705.709 4.492.680 Income tax article 4 (2)
Pajak penghasilan pasal 29 12.830.145 17.750.558 Income tax article 29
Pajak penghasilan pasal 21 4.150.133 3.722.257 Income tax article 21
Pajak penghasilan pasal 25 1.531.719 56.556 Income tax article 25
Pajak pertambahan nilai - 125.629.652 Value added tax
Jumlah 190.221.604 331.786.568 Total
c. Beban pajak c. Income tax expenses
2024 2023
Rp Rp
Beban pajak - kini (4.336.399.100) (1.012.532.620) Current - tax expense
Pajak tangguhan 222.442.189 574.413.186 Deffered tax
Jumlah (4.113.956.911) (438.119.434) Total
37
Page 182
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 SERTA UNTUK TAHUN- DECEMBER 31, 2024 AND 2023
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan) (Continued)
Rekonsiliasi antara laba sebelum beban pajak Reconcilliation between income before tax, as
penghasilan, seperti dinyatakan pada laporan stated in statement of profit loss and other
laba rugi dan komprehensif lain dan taksiran comprehensive income and estimation income tax
penghasilan kena pajak Perusahaan untuk as of December 31, 2024 and 2023 as follows:
tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024
dan 2023 adalah sebagai berikut:
2024 2023
Rp Rp
Laba sebelum pajak 4.832.886.136 656.691.423 Gain before tax
Beda temporer Temporary difference
Cadangan kerugian penurunan Allowance of impairment loss
nilai persediaan 675.000.000 2.098.000.862 inventory
Cadangan imbalan pasca kerja 112.463.873 102.337.718 benefits obligation
Aset hak guna 91.839.268 98.560.613 Right-of-use assets
Cadangan kerugian penurunan Allowance of impairment loss
nilai piutang 71.915.678 22.167.829 account receivable
Cadangan kerugian penurunan Allowance of impairment loss
nilai piutang lain-lain 59.882.041 289.902.003 account receivable other
Jumlah 1.011.100.860 2.610.969.025 Jumlah
Beda tetap Permanent difference
Beban penyusutan gedung Accumulated building and
dan kendaraan 499.345.099 1.279.189.706 vehicle expenses
Beban pajak 1.080.668.647 170.465.792 Tax expenses
Pendapatan sewa (120.000.000) (150.000.000) Rent revenue
Pendapatan jasa giro (89.051.622) (73.262.326) Interest income
Pendapatan bunga deposito (103.780.404) (21.555.911) Deposit interest income
Pajak jasa giro 20.774.113 21.747.962 Interest income tax
Perlengkapan kantor 42.289.788 - Retribution and donation
Ekspedisi dan materai 3.924.448.878 - Expedition and post
Beban AMDK 10.924.575 - AMDK expense
Beban klaim EDC 1.866.000.266 - EDC claim expenses
Biaya Listing 554.085.627 - Listing expenses
Beban promosi 4.367.154.378 - Promotion expenses
Kegiatan perusahaan 42.214.559 - Company expenses
Beban lainnya 1.771.844.110 108.175.937 Others expenses
Jumlah 13.866.918.012 1.334.761.160 Jumlah
Taksiran penghasilan kena pajak 19.710.905.008 4.602.421.608 Taxable income
Taksiran penghasilan Taxable income
kena pajak pembulatan 19.710.905.000 4.602.421.000 rounded
Tarif pajak : Taxable rate
31 Desember 2024 December 31, 2024
22% x 19.710.905.000 4.336.399.100 - 22% x 19,691,556,158
31 Desember 2023 December 31, 2023
22% x 4.602.421.000 - 1.012.532.620 22% x 4,616,052,000
Jumlah beban pajak penghasilan 4.336.399.100 1.012.532.620 Total income tax expense
Dikurangi: Deducted:
Pajak penghasilan pasal 22 4.287.972.411 982.451.996 Income tax article 22
Pajak penghasilan pasal 23 29.300.000 11.700.000 Income tax article 23
Pajak penghasilan pasal 25 6.296.544 630.066 Income tax article 25
Jumlah pajak dibayar dimuka 4.323.568.955 994.782.062 Total prepaid tax
Pajak terutang Total tax payable
(Pajak penghasilan pasal 29) 12.830.145 17.750.558 (Income tax article 29)
38
Page 183
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 SERTA UNTUK TAHUN- DECEMBER 31, 2024 AND 2023
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan) (Continued)
Rekonsiliasi antara jumlah beban pajak dan hasil Reconciliation between income before tax, as stated in
perkalian laba akuntansi sebelum pajak final statement of profit ad other comprehensive income
adalah sebagai berikut: and estimation income tax are as follows:
2024 2023
Rp Rp
Rekonsiliasi pajak : Tax reconciliation
Laba sebelum pajak menurut 4.832.886.136 656.691.423 Profit income tax according
laba rugi dan penghasilan to profit loss and other
komprehensif lain comprehensive income
Tarif yang berlaku (1.063.234.950) (144.472.113) Taxable rate
Pengaruh pajak atas (beban) penghasilan The tax effects on income (expenses)
yang tidak dapat diperhitungkan that can not be accounted for
menurut fiskal : by fiscal :
Beda tetap (3.050.721.961) (293.647.321) Permanent difference
Jumlah beban pajak penghasilan (4.113.956.911) (438.119.434) Total income tax expense
Penyesuaian pajak tangguhan - - Deferred tax reconcilliation
Beban pajak penghasilan (4.113.956.911) (438.119.434) Income tax expenses
d. Pajak tangguhan d. Deferred tax
Perhitungan manfaat (beban) pajak tangguhan Calculation benefit (expense) deferred tax for the
Perusahaan untuk tahun yang berakhir pada years December 31, 2024 and 2023 are as follows:
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah
sebagai berikut:
Dibebankan ke
pendapatan
Dibebankan ke komprehensif
laporan laba lain/
rugi/ credited
cording credited to to others
1 Januari 2024/ income comprehensive 31 Desember 2024/
January 1, 2024 statements income December 31, 2024
Imbalan pasca kerja 163.955.520 24.742.052 (18.577.483) 170.120.089 Post empolyee benefit
Penurunan nilai 1.340.291.705 177.495.498 1.517.787.203 Impairment
Aset hak guna 33.464.335 20.204.639 53.668.974 Right-of-use assets
Jumlah 1.537.711.560 222.442.189 (18.577.483) 1.741.576.266 Total
laporan laba lain/
rugi/ credited
credited to to others
1 Januari 2023/ income comprehensive 31 Desember 2023/
January 1, 2023 statements income December 31, 2023
ording
Imbalan pasca kerja 146.450.942 22.514.298 (5.009.720) 163.955.520 Post empolyee benefit
Penurunan nilai 810.076.152 530.215.553 - 1.340.291.705 Impairment
Aset hak guna 11.781.000 21.683.335 - 33.464.335 Right-of-use assets
Jumlah 968.308.094 574.413.186 (5.009.720) 1.537.711.560 Total
Pada tanggal 16 Juni 2023 Perusahaan On date June 16, 2023, The Company
menerima “Surat Permintaan Penjelasan atas received “Surat Permintaan Penjelasan atas
Data dan / atau Keterangan” (SP2DK) Data / atau Keterangan” (SP2DK)
No. S-95/P2DK/KPP.0708/2023 untuk tahun No. S-95/P2DK/KPP.0708/ 2023, For 2019 as
2019 sebagai berikut : follows:
- Terdapat selisih antara jumlah pembelian SPT - There is a difference in purchases of SPT
Tahunan PPh Badan dengan jumlah Corporate Income Tax with total valuable tax in.
perolehan pada SPT dan masa PPN
- Terdapat biaya penyusutan atas asset/aktiva - There are depreciation costs on assets/assets
yang tidak seharusnya dibebankan. that should not be charged.
39
Page 184
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 SERTA UNTUK TAHUN- DECEMBER 31, 2024 AND 2023
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan) (Continued)
- Terdapat selisih objek PPh Pasal 21 - There is a difference in the Income Tax Article 21
dengan rincian sebagai berikut: objek SPT object with the following details: SPT Corporate
Tahunan Badan sebesar Income Tax of Rp 1,981,100,701, Tax object
Rp.1.981.100.701, Objek Pajak PPh Pasal 21 Income Tax Article 21 Researcher is
sebesar Rp 1.796.977.506, selisih sebesar Rp.1,796,977,506, difference is amounting
Rp.184.123.195. Rp.184,123,195.
- Terdapat faktur pembelian atas biji kopi yang - There is purchases invoice of coffe beansnot
belum dipotong PPh 22 sebesar deducted from Income tax article 22 amounting
Rp.6.116.941.170 to Rp 6,116,941,170
- Terdapat selisih objek PPh Pasal 23 dengan - There is a difference in the Income Tax Article 23
rincian sebagai berikut: Objek SPT Badan object with details as: Corporate Income Tax
sebesar Rp.2.058.508.544 Objek Pajak PPh Rp.2,058,508,544 Income Tax Object Article 23
Pasal 23 sebesar Rp.2.017.612.197, selisih Researcher is Rp 2,017,612,197, difference is
sebesar Rp.40.896.347 Rp 40,896,347
- Terdapat selisih objek PPh Pasal 4 ayat 2 - There is a difference in the Income Tax Article 4
dengan rincian sebagai berikut: Objek PPh paraghraph 2 objects with details as: Corporate
Pasal 4 ayat 2 SPT Badan sebesar Income Tax Rp.569.515.000 Income Tax Object
Rp.569.515.000 Objek Pajak PPh Pasal 4 ayat Article 4 paragraph 2 as of Rp.558,905,000,
2 sebesar Rp.558.905.000, selisih sebesar difference is Rp 10,610,000
Rp.10.610.000
27. INFORMASI SEGMEN 27. SEGMENT INFORMATION
Perusahaan mengklasifikasikan usahanya menjadi The Company classified their business into two
dua segmen usaha yaitu penjualan produk segment; sales agrobisnis product and drinking water.
agrobisnis dan air minum. Informasi mengenai Information about the Company segment are as
segmen usaha Perusahaan adalah sebagai berikut: follows:
2024
Produk Air Minum/
Produk Agrobisnis/ Dringk ing Water Jumlah/
Agricultural Product Product Total
Pendapatan 2.078.709.104.874 43.621.139.599 2.122.330.244.473 Sales
Beban pokok pendapatan (2.066.007.118.580) (31.674.402.880) (2.097.681.521.460) Cost of goods solds
Laba kotor 12.701.986.294 11.946.736.719 24.648.723.013 Gross profit
Beban usaha (5.588.408.862) (18.541.169.555) (24.129.578.417) Operating expenses
Laba (rugi) usaha 7.113.577.432 (6.594.432.836) 519.144.596 Profit (loss) from operation
Lain-lain bersih 853.770.910 - 853.770.910 Other net
Pendapatan keuangan 3.459.970.630 - 3.459.970.630 Financial income
Laba (rugi) usaha Profit (loss)
sebelum pajak 11.427.318.972 (6.594.432.836) 4.832.886.136 before tax
40
Page 185
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 SERTA UNTUK TAHUN- DECEMBER 31, 2024 AND 2023
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan) (Continued)
2023
Produk Air Minum/
Produk Agrobisnis/ Dringk ing Water Jumlah/
Agricultural Product Product Total
Pendapatan 392.919.130.005 28.034.645.278 420.953.775.283 Sales
Beban pokok pendapatan (387.641.363.020) (21.414.528.731) (409.055.891.751) Cost of goods solds
Laba kotor 5.277.766.985 6.620.116.547 11.897.883.532 Gross profit
Beban usaha (6.250.650.163) (6.006.050.929) (12.256.701.092) Operating expenses
Laba (rugi) usaha (972.883.178) 614.065.618 (358.817.560) Profit (loss)
Lain-lain bersih 1.087.320.569 - 1.087.320.569 Other net
Pendapatan keuangan (71.811.586) - (71.811.586) Financial income
Laba (rugi) usaha Profit (loss)
sebelum pajak 42.625.805 614.065.618 656.691.423 before tax
28. SIFAT DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK 28. NATURE OF RELATIONSHIP AND
BERELASI TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
Sifat hubungan relasi: Nature of relationship:
a. PT Hijau Sari adalah merupakan pemegang a. PT Hijau Sari is the stockholder of the Company.
saham Perusahaan.
b. PT Mitra Niaga Sakti adalah merupakan b. PT Mitra Niaga Sakti is the stockholder of the
pemegang saham Perusahaan. Company.
c. PT Surya Pelangi Mandiri adalah merupakan c. PT Surya Pelangi Mandiri is the stockholder of the
pemegang saham Perusahaan. Company.
d. PT Inasentra Unisatya memiliki transaksi atas d. PT Inasentra Unisatya have transactions on trade
piutang usaha kepada Perusahaan. account receivables to the Company.
Transaksi dengan pihak berelasi Transactions with related parties
PT Inasentra Unisatya PT Inasentra Unisatya
Perusahaan menyewakan bangunan pabrik kepada The company rents the factory building to related
pihak berelasi pada tahun 2021 dan telah parties in 2021 and has extended until 2028, the
diperpanjang hingga tahun 2028, saldo yang timbul balance arising from these sales transactions is
dari transaksi penjualan tersebut disajikan sebagai presented as “trade receivables – related party” in the
akun “piutang usaha – pihak berelasi” dalam laporan financial statements. (Note 6).
keuangan. (Catatan 6).
41
Page 186
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 SERTA UNTUK TAHUN- DECEMBER 31, 2024 AND 2023
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan) (Continued)
29. KELANGSUNGAN HIDUP PERUSAHAAN 29. GOING CONCERN
Perusahaan memiliki saldo akumulasi defisit pada The Company has an accumulated loses as of
31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing December 31, 2024 and 2023, of Rp.65,672,650,272
sebesar Rp 65.672.650.272 dan and Rp.66,391,579,497 respectively. In order to
Rp.66.391.579.497. Untuk meningkatkan kinerja improve its financial performance the management
keuangan manajemen telah mengambil beberapa has taken various measures and will be continuing,
langkah dan akan melanjutkan usaha sebagai among others:
berikut:
- Membangun pasar dan mengembangkan varian - Build the market and develop other products.
produk lainnya.
- Mempertahankan fleksibilitas keuangan dan - Maintain financial flexibility and build a stable the
membangun struktur keuangan yang stabil. financial structure.
- Menagih semua piutang yang masih - Collect all outstanding accounts receivable, so that
outstanding, sehingga kondisi keuangan stabil. the finance condition is stable.
30. MANAJEMEN RESIKO KEUANGAN DAN 30. FINANCIAL RISK MANAGEMENT AND FINANCIAL
INSTRUMEN KEUANGAN INSTRUMENT
Dalam menjalankan aktivitas operasi, investasi dan In performing operating, investing and financing
pendanaan, Perusahaan menghadapi risiko activities, the Company has financial risks of currency
keuangan yaitu risiko mata uang, risiko harga, risiko risk, price risk, credit risk, liquidity risk and market risk
kredit, risiko likuiditas dan risiko pasar dan and defines are as folows:
mendefinisikan risiko-risiko sebagai berikut :
a. Resiko mata uang a. Foreign currency risk
Risiko mata uang adalah risiko fluktuasi atas nilai Currency risk is the risk of fluctuations in the fair
wajar atau arus kas dari instrumen keuangan value or cash flows of financial instruments due to
yang disebabkan perubahan nilai tukar mata changes in foreign currency exchange rates.
uang asing.
Aktivitas operasional Perusahaan sebagian The Company's operating activities are mostly
besar dilakukan dalam mata uang Rupiah dan conducted in Rupiah and for balancing the cash
untuk menyeimbangkan arus kas, Perusahaan flows, the Company is funding the activities in the
melakukan aktivitas pendanaan dalam mata same currency.
uang yang sama.
b. Resiko suku bunga b. Interest risk
Risiko suku bunga adalah risiko fluktuasi atas Interest rate risk is fluctuation risk in the fair value
nilai wajar atau arus kas dari instrumen or cash flows from financial instrument due to
keuangan yang disebabkan perubahan suku changes in the market interest risk.
bunga pasar.
Perusahaan dalam aktivitas operasionalnya The Company in the operational activities do not
tidak melakukan pinjaman kepada pihak ketiga obtain loan from third parties using floating interst
menggunakan suku bunga mengambang untuk risk for minimalized negatif effect to the Company.
meminimalisasi dampak negatif terhadap
Perusahaan.
c. Resiko harga c. Price risk
Risiko harga adalah risiko fluktuasi atas nilai Price risk is the risk of fluctuations in the fair value
wajar atau arus kas dari instrumen keuangan or cash flows of financial instruments due to
yang disebabkan perubahan harga pasar, baik changes in market prices, either caused by the
yang disebabkan oleh faktor-faktor spesifik dari specific factors of the individual instrument or the
instrumen individual atau faktor-faktor yang factors affecting all the instruments traded in the
mempengaruhi seluruh instrumen yang market.
diperdagangkan di pasar.
42
Page 187
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 SERTA UNTUK TAHUN- DECEMBER 31, 2024 AND 2023
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan) (Continued)
Perusahaan mengelola risiko harga dengan The Company managed price risk by evaluated
secara rutin melakukan evaluasi terhadap kinerja financial performance and market price of
keuangan dan harga pasar atas investasinya, investment, also always monitor global market.
serta selalu memantau perkembangan pasar
global.
d. Resiko kredit d. Credit risk
Risiko kredit adalah risiko dimana salah satu Credit risk is the risk that one of the parties fail to
pihak atas instrumen keuangan akan gagal meet its liability and cause the other party loss.
memenuhi liabilitasnya dan menyebabkan pihak
lain mengalami kerugian keuangan.
Risiko kredit adalah risiko dimana Perusahaan Credit risk is a risk that the Company will incur
akan mengalami kerugian yang timbul dari losses arising from customer, client or other party
pelanggan, klien atau pihak lawan yang gagal fail to meet their contractual obligations. The
memenuhi liabilitas kontraktual mereka. Company's financial instrument that have potensial
Instrumen keuangan Perusahaan yang for credit risk consist of cash and cash equivalents
mempunyai potensi atas risiko kredit terdiri dari and trade accounts receivable. Total maximum
kas dan setara kas dan piutang usaha. Jumlah credit risk exposure is equal to the carrying amount
eksposur risiko kredit maksimum sama dengan of the accounts.
nilai tercatat atas akun-akun tersebut.
Eksposur maksimum Perusahaan atas risiko The Company's maximum exposure for credit risk
kredit adalah sebagai berikut : are as follows :
31 Desember 2024/ 31 Desember 2023/
December 31, 2024 December 31, 2023
Kas dan setara kas 8.574.202.140 9.069.083.242 Cash and cash equivalents
Kas yang dibatasi penggunaanya 2.200.000.000 606.337.500 Restricted cash
Piutang usaha 4.885.510.426 61.691.905.534 Accounts receivables
Piutang lain-lain 10.563.658.296 3.683.201.504 Other accounts receivables
Jumlah 26.223.370.862 75.050.527.780 Total
Perusahaan mengelola risiko kredit dengan The Company managed credik risk by setting limits
menetapkan batasan jumlah risiko yang dapat on the total acceptable risks for each customer and
diterima untuk masing-masing pelanggan dan more selective in the selection of banks and
lebih selektif dalam pemilihan bank dan institusi financial institution, only well known and well
keuangan, yaitu hanya bank-bank dan institusi selected banks and financial institution are
keuangan ternama dan yang berpredikat baik selected.
yang dipilih.
e. Resiko likuiditas e. Liquidity risk
Risiko likuiditas adalah risiko dimana entitas Liquidity risk is risk where is the Company will have
akan mengalami kesulitan dalam memperoleh difficulty in obtaining funds to meets its
dana untuk memenuhi komitmennya terkait commitments related to financial instrument.
dengan instrumen keuangan.
Perusahaan mengelola risiko likuiditas dengan The Company managed liquidity risk by
mempertahankan kas dan setara kas yang maintaining adequate cash and cash equivalents to
mencukupi untuk memungkinkan Perusahaan enable the Company to fullfill the Company
dalam memenuhi komitmen perusahaan untuk commitments to its normal operation. Beside that
operasi normal perusahaan. Selain itu the Company also monitoring projection and actual
Perusahaan juga melakukan pengawasan cash flows, also monitor due date financial assets
proyeksi dan arus kas aktual secara terus and liabilities.
menerus serta pengawasan tanggal jatuh tempo
aset dan liabilitas keuangan.
Perusahaan berencana dapat membayar semua The Company plans to pay all liabilities in the next
liabilitas dalam periode mendatang. Untuk period. To meet the commitment, the Company
memenuhi komitmen kas, Perusahaan berharap expects it operation to generate sufficient cash
kegiatan operasinya dapat menghasilkan arus
43
Page 188
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 SERTA UNTUK TAHUN- DECEMBER 31, 2024 AND 2023
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan) (Continued)
kas masuk yang cukup. Selain itu, Perusahaan inflow. The Company has liquid financial assets
memiliki aset keuangan yang likuid dan tersedia and is available to meet liquidity needs.
untuk memenuhi kebutuhan likuiditas.
f. Resiko permodalan f. Equity risk
Perusahaan mengelola risiko permodalan untuk The Company manage equity risk to make sure that
memastikan Perusahaan mampu melanjutkan the Company is able to continue its going concern
kelangsungan usaha sehingga memaksimalkan as to maximize return on shareholders and
imbal hasil pada pemegang saham dan stakeholder as well as maintain optimization of debt
pemangku kepentingan serta memelihara and equity balance.
optimalisasi saldo utang dan ekuitas.
Struktur permodalan Perusahaan seluruhnya All the Company equity structure from equity and
berasal dari ekuitas dan pinjaman pemasok. loan from supplier. There is no other loan received
Tidak terdapat pinjaman lain yang dilakukan oleh by the Company to strengthen its capital structure.
Perusahaan untuk memperkuat struktur
permodalannya.
g. Instrumen keuangan g. Financial instrument
Nilai tercatat dan nilai wajar pada instrumen Carrying value and fair value financial instrument at
keuangan pada tanggal 31 Desember 2024 dan December 31, 2024 and 2023 are as follows:
2023 adalah sebagai berikut:
31 Desember 2024 / December 31, 2024
Nilai Tercatat/ Nilai Wajar/
Carrying Value Fair Value
Aset keuangan lancar Current financial assets
Kas dan setara kas 8.574.202.140 8.574.202.140 Cash and cash equivalent
Kas yang dibatasi penggunaanya 2.200.000.000 2.200.000.000 Restricted cash
Piutang usaha 4.885.510.426 4.885.510.426 Trade account receivable
Piutang lain-lain 10.563.658.296 10.563.658.296 Other accounts receivable
Jumlah aset keuangan 26.223.370.862 26.223.370.862 Total financial assets
Liabilitas keuangan jangka pendek Short term financial liabilities
Utang usaha 13.488.877.272 13.488.877.272 Trade accounts payable
Utang lain-lain 2.658.462 2.658.462 Other accounts payable
Utang pajak 190.221.604 190.221.604 Tax payable
Liabilitas sewa 95.004.820 95.004.820 Lease liabilities
Jumlah liabilitas keuangan 13.776.762.158 13.776.762.158 Total financial liability
31 Desember 2023 / December 31, 2023
Nilai Tercatat/ Nilai Wajar/
Carrying Value Fair Value
Aset keuangan lancar Current financial assets
Kas dan setara kas 9.069.083.242 9.069.083.242 Cash and cash equivalent
Kas yang dibatasi penggunaanya 606.337.500 606.337.500 Restricted cash
Piutang usaha 61.691.905.534 61.691.905.534 Trade account receivable
Piutang lain-lain 3.683.201.504 3.683.201.504 Other accounts receivable
Jumlah aset keuangan 75.050.527.780 75.050.527.780 Total financial assets
Liabilitas keuangan jangka pendek Short term financial liabilities
Utang usaha 59.330.973.153 59.330.973.153 Trade accounts payable
Utang lain-lain 254.360.245 254.360.245 Other accounts payable
Utang pajak 331.786.568 331.786.568 Tax payable
Liabilitas Sewa 21.029.629 21.029.629 Lease liabilities
Jumlah liabilitas keuangan 59.938.149.595 59.938.149.595 Total financial liability
44
Page 189
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 SERTA UNTUK TAHUN- DECEMBER 31, 2024 AND 2023
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan) (Continued)
Dalam rangka untuk mengelola risiko diatas In order to manage these risk effectively, the Board
secara efektif, Dewan Direksi telah menyetujui of Director has approved saveral strategies to
beberapa strategi untuk pengelolaan risiko managing financial risk, which are in line with the
keuangan, yang sejalan dengan tujuan Company's objectives. These guidelines establish
perusahaan. Pedoman ini menetapkan tujuan the objectives and actions to be taken in order to
dan tindakan yang harus diambil dalam rangka manage the financial risk.
mengelola risiko keuangan yang dihadapi
Perusahaan.
Pedoman utama dari kebijakan ini antara lain, The main guidelines from this policy, are as
adalah sebagai berikut : follows:
- Meminimalkan risiko fluktuasi tingkat suku - Minimization risk of interest rate, currency and
bunga, mata uang dan risiko pasar untuk market risk for every transaction.
semua jenis transaksi.
- Memaksimalkan penggunaan "lindung nilai - Maximization used "natural hedge" that benefit
alamiah" yang menguntungkan sebanyak as much as possible off-setting natural between
mungkin off-setting alami antara penjualan sales and expense and accounts payable and
dan biaya dan utang dan piutang dalam mata accounts receivable in same currency. The
uang yang sama. Strategi yang sama same strategy is taken in relation to interest rate.
ditempuh sehubungan dengan risiko suku
bunga.
- Semua kegiatan manajemen risiko keuangan - Monitoring and doing all activites of financial risk
dilakukan dan dipantau. management.
Semua kegiatan manajemen risiko keuangan All financial risk management activities are
dilakukan secara bijaksana dan konsisten dan conducted wisely and consistently and follow best
mengikuti praktek pasar terbaik. market practices.
31. IKATAN-IKATAN DAN KONTIJENSI YANG 31. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND
SIGNIFIKAN CONTINGENCIES
Berdasarkan perjanjian sewa-menyewa aset antara Based on the asset lease agreement between
PT Wahana Pronatural Tbk dengan PT Inasentra PT Wahana Pronatural Tbk and PT Inasentra
Unisatya No. 192/LGL-IUG/WAPO-INA/126/II/2023 Unisatya No. 192/LGL-IUG/WAPO-INA/II/2023
menjelaskan bahwa sejak tanggal 01 Maret 2023 explains that from March 1, 2023 to February 28,
hingga 28 Februari 2028, PT Inasentra Unisatya 2028, PT Inasentra Unisatya leases land and factory
menyewa tanah dan bangunan Pabrik buildings as referred to in the lease agreement.
sebagaimana disebut pada perjanjian sewa
menyewa.
Adapun rincian tanah dan bangunan Pabrik yang Here is the details of the land and building of the
disewa: factory being rented:
a. Tanah a. Land
Luas tanah kurang lebih 39.000 m². Total land area of about 39,000 m².
b. Bangunan b. Building
Bangunan seluas kurang lebih 12.535,60 m² The building covering an area of 12,535.60 m²
terdiri dari bangunan kantor, produksi, gudang consist of office buildings, production, warehouses
dan pos satpam serta bangunan boiler. and security posts and boiler buildings.
c. Mesin dan peralatan c. Machinery and equipment
Soft Candy Lines, Hard Candy Lines, Snack Machinery and equipments Soft Candy Lines,
Candy Lines, Depositing Candy Lines (berikut Hard Candy Lines, Snack Candy Lines, Depositing
suku cadang). Candy Lines (following parts).
45
Page 190
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 SERTA UNTUK TAHUN- DECEMBER 31, 2024 AND 2023
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan) (Continued)
d. Kendaraan d. Vehicle
Kendaraan roda dua dan roda empat berbagai Vehicle two-wheeled and four-wheeled vehicles of
merek yang digunakan operasional perusahaan. various brands used by the Company’s operations.
e. Inventaris kantor e. Office inventory
Komputer, meja, kursi, telepon, ATK, Dispenser, Office inventory computers, tables, chairs,
CPU dan AC berbagai merek yang digunakan telephones, office stationery, dispensers, CPUs
operasional perusahaan. and air conditioners of various brands used by the
company’s operations.
Terkait dengan biaya sewa terbagi menjadi dua: Related to the rental costs are divided into two:
a. Biaya sewa tanah dan bangunan a. Land and building rental fees
Biaya sewa tanah dan bangunan: Sewa tanah Land and building rental fees: Rental of land and
dan bangunan setiap bulan sebesar buildings every month amounting to
Rp 10.000.000 dikenakan PPh pasal 4 ayat 2 Rp 10,000,000, subject to 10% of income tax
sebesar 10% serta PPN sebesar 11%. article 4 paragraph 2 and 11% value added tax.
b. Biaya sewa non tanah dan bangunan b. Non-land and building rental fees
Biaya sewa non tanah dan bangunan: Sewa non Non-land and building rental fees: Non-land and
tanah dan bangunan setiap bulan sebesar building leases every month amounting to
Rp 65.000.000 dikenakan PPh pasal 23 sebesar Rp 65,000,000, subject to 2% of income tax article
2%. 23.
32. KONTIJENSI 32. CONTIGENCIES
Tuntutan kepada koperasi Garudayaksa Claim to koperasi Garudayaksa Nusantara
Nusantara
Pada bulan Mei 2018 Perusahaan mengajukan In May 2018 the Company filed a lawsuit against the
gugatan kepada Koperasi Garudayaksa Nusantara Garudayaksa Nusantara Cooperative based on a
yang didasarkan pada surat gugatan wanprestasi claim dated May 23, 2018. The cases of the lawsuit
tertanggal 23 Mei 2018. Perkara-perkara yang originated from the return / return of sugar of PTPN X
medasari gugatan tersebut berawal dari totaling 5.774 sacks, equivalent to 288,700 kg amount
pengembalian / retur gula PTPN X sejumlah 5.774 of Rp 3,089,000,000, - and 250 sacks, equivalent to
karung atau setara dengan 288.700 kg senilai 12.500 kg amount of Rp.133,750,000, - from the
Rp.3.089.000.000 dan 250 karung atau setara Company to the Garudayaksa Nusantara Cooperative
dengan 12.500 kg senilai Rp 133.750.000 dari which was caused by the goods not suittable with the
Perusahaan kepada Koperasi Garudayaksa criteria that agreed by both parties. However, there
Nusantara yang disebabkan barang tidak sesuai was no good faith from the Garudayaksa Nusantara
dengan kriteria yang disepakati oleh kedua belah Cooperative to resolve that problem, because of that,
pihak. Namun, tidak terdapat itikad baik dari the Company submitted subordinates I and II with the
Koperasi Garudayaksa Nusantara untuk intention of requesting a refund of goods that were not
menyelesaikan permasalahan tersebut, sehingga in accordance with the agreement along with tax
pada akhirnya Perusahaan mengajukan Somasi I payments for the sale and purchase transaction of
dan II dengan maksud untuk meminta sugar worth Rp 972,727,272 which apparently was not
pengembalian dana atas barang yang tidak sesuai taxed but was paid by the Company. Until the deadline
dengan kesepakatan tersebut beserta uang set by the Garudayaksa Nusantara Cooperative does
pembayaran pajak atas transaksi jual-beli gula not take the actions stated in the subpoena.
senilai Rp 972.727.272 yang ternyata tidak
dikenakan pajak namun telah dibayarkan oleh
Perusahaan. Hingga batas waktu yang telah
ditetapkan Koperasi Garudayaksa Nusantara tidak
melakukan tindakan sebagaimana tertera dalam
surat somasi tersebut.
Atas gugatan Perusahaan, pada tanggal According to the company a lawsuit, In September 25,
25 September 2020 Koperasi Garudayaksa 2020, Koperasi Garudayaksa Nusantara filed an
Nusantara melakukan banding sebagaimana appeal of lawsuit as stated on the appeal deed Nomor
tertera dalam Akta Permohonan Banding Nomor
46
Page 191
PT WAHANA PRONATURAL, Tbk PT WAHANA PRONATURAL, Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 SERTA UNTUK TAHUN- DECEMBER 31, 2024 AND 2023
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEARS THEN ENDED
(Lanjutan) (Continued)
129/SRT.PDT.BDG/2020/PN JKT PST Nomor 129/SRT.PDT.BDG/2020/PN JKT PST Nomor
301/Pdt.G/2018/PN JKT PST. 301/Pdt.G/2018/PN JKT PST.
Putusan banding Nomor 406/PDT/2020/PT DKI Appeal decisions nomor 406/PDT/2020/PT DKI
mengadili menerima permohonan banding dari adjudicate : accepted the appeal of Koperasi
Koperasi Garudayaksa Nusantara, dan Garudayaksa Nusantara and strengthen deed about
menguatkan Putusan Pengadilan Negeri Jakarta the decisions of Pengadilan Negeri Jakarta Pusat
Pusat Nomor 301/Pdt.G/2018/PN JKT PST tanggal (District court of central Jakarta) Nomor
17 September 2020. Menghukum Koperasi 301/Pdt.G/2018/PN JKT PST at 17 September 2020,
Garudayaksa Nusantara membayar biaya perkara Sentenced Koperasi Koperasi Garudayaksa
dikedua tingkat pengadilan, yang untuk tingkat Nusantara to paid a court fees at both levels of court,
banding sejumlah Rpm150.000. which is an appeal amounted to Rp 150,000 (One
hundred and fifty thousand rupiah).
Telah digelar sidang tanggal 22 November 2021 di On November 22, 2021, a trial was held at the South
Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menghadirkan Jakarta District Court to present the Company’s
sanksi-sanksi dari Perusahaan dan pihak terlapor sanction, and the reported party participated in an
mengikuti sidang secara online dari Rutan. online trial from the Detention Center.
Berdasarkan putusan No. 975/Pid.B/2021/PN Based in decision No. 975/Pid.B/2021/PN JKT.SEL
JKT.SEL tanggal 7 Februari 2022, Pengadilan dated February 7, 2022, the Court determined that
menetapkan Junieka Custikasari Siregar telah Junieka Custikasari Siregar has been legally and
terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah convicingly proven guilty of committing a crime of
melakukan tindak pidana penipuan, pidana penjara fraud, imprisonment for 2 years and 6 months.
selama 2 tahun 6 bulan.
Berdasarkan putusan No. 230/Pdt.Bth/22023/PN Based in decision No. 230/Pdt.Bth/2023/PN JKT.Pst
Jkt.Pst tanggal 3 Agustus 2023, para pihak sepakat dated August 3, 2023, the parties agreed to end the
untuk mengakhiri sengketa. Aset milik Junieka dispute. The asset belonging to Junieka Custikasari
Custikasari Siregar (terdakwah) akan dijual untuk Siregar (the preacher) will be sold to pay off debts to
melunasi utang ke Perusahaan. the Company.
33. TANGGAL PENYELESAIAN LAPORAN 33. COMPLETING FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN
Manajemen Perusahaan bertanggungjawab atas The management of the Company is responsible for
penyusunan laporan keuangan yang diotorisasi the preparation of the financial statement which were
untuk diterbitkan pada tanggal 27 Maret 2025. authorized for issue on March 27, 2025.
******
47
Page 192
Page 193
^/
/ ^/
.,
t
(
\
\
I \
Names mentioned 86 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
SUBYANTARA & Rekan
p.3 ×4
unresolved
org
PT. Kustodian Sentral Efek
p.3
unresolved
org
Pusat Statistik
p.6
unresolved
org
PT Golden Phoenix. Saat
p.8
unresolved
org
PT Golden Phoenix
p.8 ×4
unresolved
org
PT Wahana Yuda Mandiri
p.8 ×3
unresolved
org
PT Wahana Phonix Mandiri.
p.8 ×4
unresolved
org
PT Phonix Mas Persada
p.8 ×2
unresolved
person
Wachid Hasyim SH.
· Notaris
p.8 ×2
unresolved
org
PT. Surya Pelangi Mandiri
p.11 ×3
unresolved
org
PT. Pesona Bangun Mandiri
p.11 ×3
unresolved
—
Ind
· Komisaris Utama
p.14 ×2
unresolved
org
PT Monysaga Prima
p.15 ×4
unresolved
org
PT Adventura Prokreasi
p.15 ×4
unresolved
org
PT Indadi Setia.
p.15 ×4
unresolved
org
PT. Pelayaran Masittah Latief
p.15 ×2
unresolved
org
PT Indadi Utama
p.15 ×2
unresolved
org
PT Anadana Global Multi Finance
p.15 ×2
unresolved
person
Artha Lovie Aprillailie
p.16 ×6
unresolved
org
PT Kalimas Putra Makmur Sidoarjo
p.16 ×3
unresolved
org
Kementerian Hukum dan HAM RI.
p.17
unresolved
org
Kementerian Kelautan dan Perikanan
p.25 ×2
unresolved
person
Frekuensi
· Komisaris
p.29
unresolved
person
Chenny
· Komisaris
p.29 ×7
unresolved
person
Artha Lovie A
· Direktur Utama
p.31 ×6
unresolved
person
Frekuensi Pertemuan
· Komisaris
p.31
unresolved
person
Wahyu Hidayat Kemudian
p.33 ×3
unresolved
person
Junia Linardi Selanjutnya Susunan Pengurus
p.33 ×3
unresolved
person
Junia Linardi Kemudian
p.35
unresolved
person
Chenny Selanjutnya Susunan Pengurus
p.35
unresolved
org
PT Home Living Arts Indonesia
p.37 ×2
unresolved
org
PT Lion Mentari Airlines
p.37 ×2
unresolved
—
Anita Rosalia Gunawan
· Anggota
p.38 ×2
unresolved
—
Sarah Cahya Prawira
· Anggota
p.38 ×2
unresolved
org
Karantina Ikan
p.39
unresolved
org
Koperasi Garudayaksa Nusantara
p.48 ×6
unresolved
org
Mahkamah Agung
p.48
unresolved
person
Direkfur
· Direktur
p.67
unresolved
org
PT. Kustodian Sentral Efek Jakarta Jendral Sudirman Street
p.71
unresolved
org
PT. Bursa Efek Indonesia Jenderal Sudirman Street
p.71
unresolved
org
PT Sinartama Gunita MH Thamrin Street
p.71
unresolved
org
PT Golden Phoenix. At
p.76
unresolved
org
PT Wahana Phonix Mandiri. On
p.76
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.76 ×6
unresolved
org
Ministry of Law and Human Rights
p.76 ×2
unresolved
—
Grand Total
p.79
unresolved
person
Notary Sonya Natalia
p.82 ×5
unresolved
org
PT Indadi Setia. In
p.83 ×2
unresolved
org
PT Kalimas Putra Makmur
p.84
unresolved
org
Ministry of Maritime Affairs and Fisheries
p.93
unresolved
org
Financial Services Authority
p.95 ×5
unresolved
person
Wahyu Hidayat Then
p.101
unresolved
person
Junia Linardi Furthermore
p.101
unresolved
person
Junia Linardi Then
p.103
unresolved
person
Chenny Furthermore
p.103
unresolved
org
Ministry of Marine Affairs and Fisheries
p.106
unresolved
org
PT Wahana Pronatural Tbk's
p.135
unresolved
person
Title
· Direktur Utama
p.139 ×2
unresolved
org
Wahana PranaturaL Tbk
p.139 ×3
unresolved
org
PT Wahana Phonix
p.150
unresolved
person
Akta Notaris Wahyudi Suyanto
p.150 ×2
unresolved
org
Menteri Kehakiman
p.150
unresolved
org
Minister of Justice
p.150
unresolved
person
Akta Notaris Yonsah Minanda
p.150 ×2
unresolved
org
Minister
p.150
unresolved
org
Menteri
p.150
unresolved
org
PT Wahana
p.150
unresolved
org
Pronatural Tbk
p.150
unresolved
org
Minister of Law
p.150
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU.
p.150
unresolved
org
Bapepam-LK
p.152 ×8
unresolved
org
PT Inasentra
p.189
unresolved
org
PT Inasentra Unisatya
p.189 ×3
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.