Back to announcement
20250430_MPRO_Laporan Informasi dan Fakta Material_31880038_lamp2.pdf
Financial statement Text extracted MPROSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 84
Page 1 OCR 0.873
& PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA Petunjuk Pengisian Checklist : 1 2 Seluruh Emizen dan Perusahaan Pubik harus menggunakan Checklist Pengungkabar Laporan Keuangar ini, kecuai Emiten dan Perusahaan Publik yarg merupakan Perusanaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17). Tarda (V) diisi pada kolom 'Ada' apabila Emiten/Perusahaan Pubiik telah memenuhi persyaratan pengungxapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom “Keterangan” ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas lapcran keuangan. . Apabila Emite1/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pergungxapan yang diharuskan maka tanda :W) diisi pada kolom "Tidak Ada dengan menambahkan keterangan alasannya paca kolom keterangan. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidax memiliki pos-pos tertentu seningga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (X) diisi pada kolom' N/A". . Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporar keuangan audited). Data Umum Nama Emiten/Perusahaan Publ k PT MAHA PROPERTI INDONESIA TBK (dahulu PT ROPERTINDO MULIA INVESTAMA TBK) | Bidang Usaha PROPERTI — Jeris penawaran Umum Penawaran Umum Saham Perdana
Page 2 OCR 0.922
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. 31 Desember 2024 31 Desember 2023 Nama Kantor Akuntan Publik KAP. Kanaka Puradiredja, Suhartono KAP. Kanaka Puradiredja, Suhartono Nama Partner Desman P.L Tobing Desman P.L Tobing | Opini Akuntan Wajar Tanpa Modifikasian Wajar Tanpa Modifikasian Catatan tentang Opini (jika ada) - - “ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan. Ya Tidak Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang "Tanggung Jawab Direksi Atas Laporan Ketangan" Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independansi Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal" Data Keuangan Penting Periode laporan keuangan 31 Desember 2024 31 Desember 2023 | Laba Rugi Komprehensif Pendapatan 7.574.406 5.458.044 Laba bruto 2.055.278 1.165.994 Laba (rugi) usaha (22.132.309) (16.758.350) EBITDA (21.274.417) (15.948.265) Laba (rugi) Bersih tahur berjalan (38.961.712) (38.956.228) Laba (rugi) komprehensif (38.946.070) (38.989.745) Laba Per saham (dasari (0,00) (0,00) Laba Per saham (dilusian) Laporan Posisi keuangan 31 Desember 2024 | 31 Desember 2023 Jumlah Aset 1.691.924.390 1.710.197.826 Jumlah Aset Lancar 19.616.907 11.606.593 Jumlah Aset Tidak Lancar 1.672.307.483 1.698.591.233
Page 3 OCR 0.900
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. Jumlah Liabilitas 444.336.229 423.663.595 Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 443.003.471 422.450.364 Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 1.332.758 | 1.213.231 Jumlah Ekuitas 1.247.588.161 | 1.286.534.231 Modal saham 994.250.000 994.250.000 Tambahan setoran modal 22.376.200 22.376.200 Agio saham - - Komponen lainrya dari ekuitas 310.053 294.421 Defisit (150.004.492) (111.089.456) Rasio Keuangan” Rasio Lancar (x) 0,04 0,03 ROA (26) (2,30) (2.27) EBITDA terhadap pendapatan (4) (280,87) (292,20) “dapat disesuaikan berdasarkan industrinya
Page 4 OCR 0.909
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. Catatan: 1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiter atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik 2. Emiten atau Perusahaaa Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek Laporan Keuangan Terdiri dari: 1 Laporan posisi keuangan pada akhir periode V 2 Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain selama periode V | 3 Laporan perubahan ekuitas selama periode Y 4 | Laporan arus kas selama periode v 5 Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali Pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya. 6 Catatan atas Laporan Keuangan v Ketentuan Umum
Page 5 OCR 0.884
) PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut: a. gambaran umum Perusahaan: b. dasar penyusuran laporan keuangan dan ishtisa" kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan: c. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikar: dalam laporan posisi keuangan, laporan laba rugi komprehensif, laparan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan Catatan 5 - 35 urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan d. pengungkapan lainnya yang antars lain melibuti: 1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAX yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan: dan 2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan. 2. | Perusahaan waib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”. 3. | perusahaan waib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminar, dar alasan dijaminkan. 4. | Dalam hallAset Perusahzan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang diasuransikan, nilai sertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan 1. Gambaran Umum Perusahaan Hal-hal yang ha-us ciungkapkan, antara lain: a Pendirian perusahaan 1) | Riwayat ringkas perusahaan: Catatan 1a 2) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang berwenang, Catatan 1a dan nomor sertz tanggal Berita Negara: 3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada periode Catatan 1a pelaporan: 4) | Tempat kedudukan serusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha: Catatan ta 5) Tanggal mulai barope-esinya perusahaan secara komersizl. Dalam hal perusahaan melakukan Catatan ta ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau
Page 6 OCR 0.884
@ PT. MAHA PROPERTI IND perampingan usaha dan kapasitas produksi ESIA Tbk. Area Eksplorasi dan EksploitasiPengembangan Penjelasan mengenai zrea eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi : Area Eksplorasi. meliputi: a) b Nama lokasi: Nama pemiik izin lokasi: Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh tempony Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per tanggal Laporan Posisi Keuangan: Area Eksploitasi'Pengembengan meliputi Nama lokasi, Nama pemilik ijin lokasi: Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya: Persentasi sepemilikan saham Perseroan pada perusahaen pemilik ijin lokasi, Jumlah Cadanga1 Terbukti (P1), keterangan tentang p hak yang melakukan sertifikasi, dan tanggal sertifikasi: Jumlah produksi bada tahun berjalan: dan Akumulasi jumlat produksi sejak awal kegiatan eksplottasi'pengembangan oleh Perseroan hingga tanggal laporan pasisi keuangan 6) | Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan. wajib disebutkar alasannya. Catatan 1a 7) | Khusus Industri Media V Penjelasan rinci ten-ang Perizinan yang dimiliki. 8) | Khusus Industri Jalar Tol V Peraturan perundangan azau keputusan pemerintah yang mencaszri penyelenggaraan jalan tol tersebut. 9) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan N | Izin bidang usaha cari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang 10) | Khusus untuk Industri Perbankan “ Izin usaha sebagai bank Lmum, sebagai bank devisa (jika ada), se-ta izin untuk menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (Jika ada). 11) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dar Pertambangan Umum “
Page 7 OCR 0.869
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. | 12) | Khusus Industri Kehutanan N Yang harus diungkapkan antara lain: a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan, bJ rincian ses areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan c) sisa umur HPH. | b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Tanggal dan/atau norror surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang diterbitkan di N Catatan 1b luar Indonesia 2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: Y Catatan 1b 3) | Bursa tempat Efek dicatatkan: dan “ Catatan 1b 4) | Tincakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate action) sejak V penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir. (3 Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) Yang harus diungkapkan artara lain: 1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak langsung: v Catatan 1c 2) | Tempat kedudukan: v Catatan 1c 3) | Jenis usaha S) | Catatan 10 | 4) | Tahan beroperasi secara komersial: e: | Catatan 1c 5) | Perseniase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda), | Catatan 1c 6) | ToteiAset can V | Catatan 1c 7) | Informasi penting lainrya antara lain: | @) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak memiliki baik || r langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 504 (lima puluh perseratus) N hak suara yang sah: b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5096 (lima puluh d perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan pengendalian: C) 2khr perode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan 1
Page 8 OCR 0.851
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. tersebut digunakan utuk menyusun laporar keuangan konsolidasian dan tanggal atau periode berbeda dari tanggal leporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda, / B) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemarapuan entitas anak untuk mentransfer j: dana ke antitas induk dalam bentuk dividen zunai, atau pembayaran kembali pinjaman atau uang muka: &) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas induk pada “ entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat distribusikan pada pemilik entias induk: dan 9 dalam ha hilangnya Pengendalian atas entitas anak. maka entitas induk harus mengungkapkan (1) keuntungas atau kerugian (jika ada! yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan porsi dari j keuntungan atau serugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan ii sise investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian: (2) jumiah persentasa kepemilikan yang dilepaskan: ) (8) jumlah hana yang diterima: 4 (4) bagian dari narca yang merupakan Kas dan Setara Kas, , N (8) jumiah Kas dan Setara Kas pada enlites anzx atau bisnis lainnya dimana Pengendalian , dilepaskan: dan N (6) jumiah Asetdan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana , Pergendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya, N d Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit Yang harus diungkarkan antara lain: 1) | Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota diraksi, dewan komisaris, dan komite audit: Catatan 1d | 2) | Cakupan manajemer kurci: dan N 3) | Jumlah karyawan tetep pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan tetap selama c ta periode yang bersanckutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak. atatan e Penerbitan Laporan Keuangan 1) | Tanggal laporan keuzngar diotorisasi untuk terbit: dan Catatan 36
Page 9 OCR 0.888
& PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan Catatan 36 2: Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut 2. Pernyataan kepatuhan terhadap SAK Pernyataan ini merupakan bernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesusi 4 Catatan 3a dengan SAK b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan 1) | Dasar pengukuran laroran keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), biaya perolehan kini (current cosf), nilai realisasi neto (net realizable value), Nilai Wajar (fair value) atau Catatan 3b jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku 2) | Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. v Catatan 3b 3) | Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi: a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak: b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat peruvahan mata uang fungsional sp Catatan 3b Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan c) alasan perubahar mata uang penyajian (jika ada) 4) | Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada) P Tidak ada perubahan periode “ pelaporan c Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen 1) | Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisa” kebijakan akuntansi signifikan atau bagian lain Catatan 4 dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat " | manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling signifikan “ | terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan: 2) | Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa depan, dan sumber utama dari es-imas ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko , Catatan 4 signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat Aset dan Liabilitas dalam “ periode pelaporan berikutnya: dan 3) | Berkaitan dengan Asst dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas laporan , keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumleh tercatat pada akhir periode pelaporan. BI d Kebijakan Akuntansi Tertentu |
Page 10 OCR 0.851
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal setagai berkut: 1) | Prinsip-prinsip konsolidasi Yang harus dijelaskan antara lain “ a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk dan entitas anak, Pr | b) dasardan kapan suati entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan entitas induk , | . . . || 5 Catatan 3c C) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan Pengendalian atas entitas anak: J d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak: @) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan non v pengendali: dan 1) pernyataan bahwa saido pcs dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi telah si dieliminasi. | 2) | Kombinasi bisnis Yang harus dijelaskan antara lan: a) metode yang digunaker dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan untuk mengukur kepentingan nonpengendali, “ b) pengakuan awal untuk goocwiil: C) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwilt dan “ d) kebijakan lainnya yanc releran terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di , Perusahaan, antara lain: “ Catatan 3d (1) pembelian dengan diskon: h (2) akuisisi secara bertahap: dan (8) imbalan kontinjensi. 3) | Kas dan setara kas: Yang harus dijelaskan antara Ian kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara kas. Bi Catatan 3h 4) | Instrumen Keuangan a) Instrumen Keuangan selain Sukuk
Page 11 OCR 0.883
S3 PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. b) c) Yang harus dijelaskan antara lain (1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap keteccri, termasuk perlakuan atas biaya transaksi, (2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori: (3) ketentuan saling hapus dari instrumen kevangan. (4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan: (5) metode perhitungan yang digunakan untuk merertukan penurunan nilai dari aset keuangan: (6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan: (7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntarsi lindung nilai, selain penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka i2), angka (3), angka (4). angka (5), dan angka (5), wajib ditambahkan penjelasan mengenai: (a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai: (b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen keuangan derivatif, dan (0) perlakuan akuntansi lindung nilei untuk tujuan akuntansi lindung nilai Investasi pada Sukuk Yang harus dijelaskan antara lain (1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk (2) pengakuan awal Sukuk: (8) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: ta) Penyajian pendapatan sukuk: dan (5) penyajian amortisasi biaya transaksi. Sukuk yang diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal Sukuk: (2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk (3) biaya transaksi penerbitan Sukuk, (4) possi denyajian Sukuk: dan (E) akad syariah yang digunakan. Es Pai A Catatan 3g a) Khusus Industri Perbankan Giro Wajib Minimum
Page 12 OCR 0.852
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. Yang 3arus dijelaskar antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum. b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang xarus dijelaskar antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain C) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang aarus dijelaskar antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank a) Kredit Yang harus cijelastan antara Izin: (1) Penjelasan atas masing-masirg jeris kredit yarg diberikan: (2) Dasar penyajian atas krecit: (3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit: (4) Perlakuan akuntansi urtuk krecit yang dibeli cari BPPN (jika ada): dan (5) Kebijakan bark akan acunan kredit. b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi Yang harus dijelaskan antara Isin dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi. c) Agunan yang Diambil Alih Yang harus dijelaskan antara lsin: (1) Dasar penilaian dan penyajian: (2) Periekuan akuntansi atas riai realisasi piutang'pembiayaan yang diberikan dengan saldo piutang/pemb ayaan yang Lidak dapat ditagih: dan (8) Perakuan akurtans a-as keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan. Lain 8) | Piutang Reverse Repo Yang harus dijelaskan antara ai1 unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan dan | pengukuranrya. | 7) | Khusus Industri Perbankan Obligasi | Rekapitaliszsi Pemerintah Yarg harus | dijelaskan artara Ia n: | a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki: b) Pengakuan nila pada investasi urtuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah:dan C) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan. 8) | Khusus Industri Perbankan
Page 13 OCR 0.908
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. 2 Khusus untuk Industri Pembiayaan Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus dijelaskan antara lain a) Dasar penyajian piutanc pembiayaan konsumen: dan b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari kons.mennya. 10) Anjak Piutang Yang harus dijelaskan antara lain: a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse): b) Penyajian transaksi anjek piutang: C) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang dialihkar: dan d) Periakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang (ditagihkan kembali ke klien atau ditanggung oleh perusahaan) Sewa Yang harus dijelaskan antara lain a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa: b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan C1 kebijakan akuntansi apasila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor. 12) Persediaan: yang harus dijeleskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan rumusan biaya yang digurakan a) Khusus Industri Kehutanan HTI Dalam Pengembangan Yang harus dijelaskan antara lain: Beban-beban yang dikanitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan sarana dan pra-sarana. HTI Siap Panen Yang harus dijelaskan antara lain: Biaya nerolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.
Page 14 OCR 0.856
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. b) Khusus Industri Perkebunan v Tanaman Perkebunan Yang harus djelaskan antara lain (1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai cersediaan, tanaman belum | menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan: | | (2) Dasar penilaian dan pengukuran: (3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah menghasilkan: (8) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan (5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman. €) Khusus Industri Peternakan N Hewan Ternak Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Hewan ternak telah menghasilkan : (a) Metode penilaian: (b) Metode amortisasi (deplesi): dan Ic) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada. (2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) : | (a) Metode penilaian: dan (b) Pe-kiraan waktu yang ditutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan temak telah menghasilkan. 13) | Aset Tetap: Cesansi atatan Yang harus dijelaskan antara lain: , J a) pengakuan awal Aset Tetap: ki b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap: ik Cc) pengelompokan Aset Tetap: ih d) metode penyusutan yang digunakan: ki &) kapitalisasi biaya yang terkait dengar Aset Tetap: A ?) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan: A g) penghentian pengakuan: A h) nilai residu: dan N i) pernyataan bahwa manajemen talah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, metode v | penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.
Page 15 OCR 0.852
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. 14) | Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harus dijelaskan antare Iain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada asosiasi | 15) | Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama | Yang harus dijelaskan antare Iain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi N dalam Ventura Bersama. 16) | Pola Kerjasama | Yang harus dijelaskan antare lain: a) Kriteria dari bentuk kerjasama: b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan Iiabilitas yang timbul danc) Sistem pembagian hasil jika ada 17) | Aset Tak Berwujud Yang harus dijelaskan antara 'sia : a) pengakuan awal Aset Tak-erwujud: b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud: C) umur manfaat ticak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya: d) sumber terjadinya Aset Taxberwujud: €) metode amortisasi yang di3unakan: HN penghentian pengakaan Aset Takderwujud: dan 9) riset dan pengembangan ijika ada). 18) | Aset tidak lancar atau kelor 20k Lepasan yang dimiliki untuk dijual | | 3 Yang harus dijelaskan antara ain | | a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dj-al: dan | bj pengukuran aset tidas larcar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. | Yang harus dijelaskan antara aix: N a) pengakuan awal Properti I-vzsias: b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi: Cc) metode penyusutan yang zigurakan, khusus untuk model biaya: d) estimasi umur manfaat cax/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan @e) penghentian pengakuan Proverti Investasi. | | 19) | Properti Investasi : |
Page 16 OCR 0.890
au) PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. 20) Khusus Indusi as dan Minyak Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi Yang har ijelaskan antara lain: a) Dasar pengukurar yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto: b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset (revaluasi): C) Metoce penyusutan dan amortisasi yang digunakan: Gd) Masa manfaat atau tarif senyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan e) Pertanggungan Asurans 21) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus cijelaskan antara laix a) ketentL an peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya penurunan nilai: dar b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya Catatan 4 22) Khusus Industri Perbankan Liabilitas Segera Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera. Simpanan Nasabah Yang harus dijelaskan antara Izin: a) Penjelasan atas simpanan, dan b) Dasar penyajian dari masinc-masing kategori simpanan | Simpanan dari bank lain Yang harus dijelaskan antara la n: a) Penjalasan atas simpanan dari bank lain: dan b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain. Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lan: znis surat berharga yang diterbitkan: dan b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto. a) Kriteria dan jenis | | 23) Provisi Yang harus dijelaskan antara lain: a) kondisi provisi yang harus diakui: dan
Page 17 OCR 0.909
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tb b) dasar penentuan nilai provisi. 24) Utang Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan pengukurannya 25) Khusus Industri Gas dan Minyak Bum Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan. Yang harus dijelaskan antara lain: a) Perlakuan akurtarsi atas pembebanan baya PLH: b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: c) Metode penyusutan prasarana PLH: dan d) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Lokasi penambangan: (2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi: (3) Penambahar dan Pengurangan untuk masirg-masing lokasi penambangan: dan (4) Salde akhir untuk masing-masing lokasi perambangan. 1 26) Khusus Industri Pertambangan Umum Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan Yang harus dijelaskar antara lsin: a) Biaya Ekselorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang bersangkutan, b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan ekspiorasi yang sudah menemukan adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat dimulainya produksi, C) Dasar perentuan ditangguhkannya diaya pengembangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan konstruksi dan prasarana: dan d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tembang dan dasar perhitungan amortisasi. Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus dijelaskar antara lain: a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: b) Metode arrortisasi atas biaya PLH yang ditanggurkan: dan
Page 18 OCR 0.872
fa) PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. c) Metode penyusutan prasarana PLH 27) | Pengakuan Pendapatan | a) Yang harus dijelaskan antara lain | | (1) kondisidan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang digunakan | P tan 3n berdasarkan jenis pendzpatan yang ada: dan “ (2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan V dan penjualan dari hubuagan keagenan serta beban terkait. b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase penyelesaian Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap “ Gstiitan'3n penyelesaian suatu kontrak. | 6) Khusus Industri Asuransi | | (1) Pengakuan pendapatan premi 1. Penjelasan yang harus ditambahkan antera lain (a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan pendapatan, | (b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif dan (c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi. (2) Beban Klaim Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: le) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian klaim: dan (b) Penyajian beban kla m dalam laporan laba rugi. d) Khusus Industri Real Estate Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Unsur biaya yang kapita isasi ke proyek pengembangan Real Estat: Al Catatan 3k (2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek: P| (3) Penyisinan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai V tercatat proyek , | (a) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat: v | (8) Biaya yang cirevisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini: dan | | A (6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya. Y |
Page 19 OCR 0.850
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. 28) | Program Loyalitas Pelanggan | Yang harus dijelaskan antara Izincebijakan terkai: program loyalitas pelanggan 29) | Transaksi dan Sa do dalam mata uang asing Yang harus dijelaskan artara Izin | a) ketentuan dalam penjabaran iransaksi dan saldo dalam mata uang asing: b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas monster: dan C) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata uang asing. 30) | Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi Yang harus dijelaskan artara Izin a) Dasar penetapan Pihak-p'hak berelasi: Catatan 3e F b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: 31) | Hibah Pemerintah Yang harus cijelasken antara lainkebijasan akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan v keuangan 32) | Pajak Penghasilan Yang harus cijelasken antara lain: a) dasar penentuar tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan: , Catatan 30 b) ketentuan mengenai saling hapus: i Cc) pengakuan dan bengukuran aset pajak tangguhan: dan E: | J | a) metode yang d gunakan dalam menilai aset (labilitas) pajak tangguhan , | | Ad | 33) | Imbalan Kerja | Yang harus dijelaskan antara lain: a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan. 4 Catatan 3m b) deskripsi umim mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan oleh , Perusahaan: “ 0) kebijakan akurtansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial: j dan s| j | d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian. V | 34) | Saham Treasuri Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan, i atau pembatalan saham ireasuri. is
Page 20 OCR 0.886
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. Pembayaran Berbasis Saham Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk pengukurannya. 36) Kuasi-Reorganisasi Yang harus dijelaskan antara lain: 2) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi. b) Dasar penertuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan C) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas. Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013. A 37) Biaya Pinjaman Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman dikapitalisas kan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian 38) Segmen Operasi Yang harus dijeleskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasikan Segmen Operasi Catatan 3f 39) Laba (Rugi) per saham Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan lab: (rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per saham dilusian. Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan | Catatan 3p Aset Kas dan Setara Kas Yang harus diungkapkan antara lain: a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga b) rincian jurlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang asing: C) kisaran saku ourga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat disunakan oleh kelompok usaha d sertai pendapat manajemen. Catatan 5
Page 21 OCR 0.892
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. 2) Khusus Industri Perbankan a) Kas Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang. | b) Giro pada Bank Indonesia Yang harus diungkapkan antara lain: 1 (G1 Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai dalam mata | uang original) dan (2) Ketentuan Giro Wajis Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GUVM bank pada saat periode pelaooran. c) ro pada Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang: () Jumlah penyisihan penurunan nilai, (2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro: (3) Rincian jumlah Giro sada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga: @ (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus diungkarkan antara () Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang: (2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired) dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpairedj, (3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok): (e) Jumlah penyisinan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: (5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga: (8) Tingkat suku bunga -ata-rata per tahun, (7) Jumlah dana yang d blokir dan alasannya: |
Page 22 OCR 0.834
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. (8) Jumlah da-a yang tidak dapat dicairkan paca bank bermasalah, bank beku operasi atau likuidasi termasuk -ingket «amungkinan dierimanya kembali dana tersebut berdasarkan informasi cari ctor-as yang berwenang: den (0) Pendapat manajemen axan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. (1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur, (2) Jumlah menurut jenis asuransi, dan (B) Jumlah pista-g koasuransi ng diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas 3) | Piutang Usaha | Yang harus diungkapkan antara lain: Catatan 6 a) jumlah piutang yang dipisahkan artara pihak ketiga dan pihak berelasi: 4 b) jumlah piutang menurut debitur: PI c) jumlah piutang menurut rata uang: a d) alasan dan dasar zembentukan cadangan kerugian penurunan nilai: v &) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beb23 cadangan kerugian penurunan nilai secara S| individual dan kolekiif. dar penchapusan siutang: ? pendapat manajemen akan kecukupan junlah cacangan atau keyakinan manajemen atas 4 ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadencan: / 9) piutang yang d jaminkan, nama pitak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan: N h) jumlah diamortisasi Jengan mengcunakan metod2 suku bunga efektif dan | | 1) informasi keterlibatan berkelenjatan atas piutang yang ditransfer, meliputi: | | (1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retens, jatuh tempo, dan ikatan penting | | lain yang diatur dalam perjanjian: da | v || J (2) jaminan yang diberikan (biz ada). | 3 | 4) | Khusus Industri Asuransi a) Piutang Prem , Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain “ (1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung Jan asuradur, | (2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi, dan (8) Jumlah piutang prerri yang d perkenankan dalam perhitungan solvabilitas. b) Piutang Koasurarsi | Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain: :)
Page 23 OCR 0.835
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. Ba EA Et c) Piutang Reasuransi Tambahan pengungkapan mengensi antara lain “ (1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur, (2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan (8) Jumlah piuteng reasuransi yang diperkerancan dalam perhitungan solvabilitas d) Piutang Hasil Investasi Tambahan pengungkapan mengenci antara sin: (1) Pemisaha- antara piutang kepada pinak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah piutang menurut jenis investasi: (3) Jumlah piuzeng menurut mata uang: dan (4) Jumlah piuzeng yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. 5) Khusus Industri Pembiayaan a) Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus ciungkapkan antara lein (1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor, elektronis, rumah, dan lain-lain): (2) Rincian umur dari angsuran pembiysan konsumen: 3 Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja | (4) sama pemaiayaan bersama, senunjukan se aku pengelola piutang, penerusan pinjaman dan pengambilalihan piutang apatila perusahaan membagi risiko tidak tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas (5 (8) Pendapazan pembiayaan konsumen yang belum diakui: Nilai Jar jenis jaminan yang ciserzhkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan ob ex pembiayaan: (7) Tingkat suku bunga rata-rata pertahun: dan (8) Piutang zembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai jaminan atas utang bj Tagihan Anjak Piutang Yang harus diungkaptan antara lain: (1) Jumlah tagihan znjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta jumlah utang retensi anjak pictang dan pendapaten anjak piutang (tanpa |
Page 24 OCR 0.861
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. Pa ea ea aa Ie AA 1 recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse): dan i2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang diperoleh serta ikatan peniing yang diatur dalam perjanjian anjak piutang c) Piutang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapxan artara lain | | (1 Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: | | (2i rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelesoran. Di samping itu, lessor mengungkapkan investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembeyarar sewa minimum pada akhir periode pelaporan, untuk setiap periode berikut: (a) kurang dari sat tahun (b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun lebih dari lima tahun (3) pendapatan keuangan yang belum diterima: (6) nilai residu yang tcak djamin yang diakru sebagai manfaat lessor: (5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum: (6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode: dan (F1 penjelasan umumisi perjanjian sewa lessor yang material. d) Piutang Sewa Operasi Yang harus diungkapkar antara lain: A (1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang tidak dapat dibatalkan unuk setiap periode berikut | Ca) kurang dar satu ahun (b) lebih dari sa-u tahun sampai lima tahun (c) lebih dari ima tahun (2) total rental kontinjer yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan (Si penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor,
Page 25 OCR 0.845
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. 8) Khusus Kontrak Konstruksi Piutang Retens Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi dan b) Pendapat manajemen zkan kemungkinan ts tagihnya piutang retensi. Be Na ng ea en TAen Aa en la 1D) Tagihan Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus cirinci dalam bentuk tabel yaitu : a) biaya kontrak yang terjadi: b) laba yang diakui: c) kerugian yang terjadi: can d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). 8) | Piutang Reverse Repo Yang harus diungkapkan artara lain: a) bj Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan: Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek: e) Nama pihak/counterpary: Lokasi Efek jaminan, e Tingkat bunga piutarg reverse repo: ? Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan 9 Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (j ka ada) N| 9 Agunan Yang Diambil Alih Yang harus diungkapkan artara lain: a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih: b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang yang tidak tertagih: dan C) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan agunan tersebut.
Page 26 OCR 0.852
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk 10) Piutang Dividen dan Bunga Yang harus diungkepkar antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan denda kepada pihak lain N Be ae Aa ET NE ES 11) Piutang Lain-Lain Yang harus diungkapkar antara lain: a) Rincian janis dan juralah pittang: b) Jumlah Cadangan Karugian Penurunan Nilai (CKPNJ: dan C) Pendapat manajemen atas secukupan jumlah penyisihan 1 Catatan 7 12) Aset Keuangan Laniya Pengungkapan ini teleh diterankan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun tidak lancar. a) Pengeloripokkan aset keuangan Isinya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi. bj Yang harus diungcapkan antara lain: (1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya: (2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klesifikasi, baik yang disa ikan paca pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan: (3 total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: (4) biaya pero'ehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi, untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo: PI (5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada). (6) uraian tentarg alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo: (7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan: (3) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori: (b) alasan reklasifikasi: dan Ic) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah direk'as fikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual
Page 27 OCR 0.879
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. (8) jumlah tercatat aset keuangan yan minkan sebagai agunan untuk Liabilitas atau liabilitas | kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan tersebut: () jumlah penuruaan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, dipisahkan | antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak mengalemi penurunan nilai, serta dipisahkan antara penurunan nilai yang dihitung secara kolektf dan individual, termasuk beban penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi: dan (10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh tempo. 13) | Khusus Deposito Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: Catatan 5 | a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: Pi | b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: V | Y Cl jenis dan jumlah depcsito dalem mata uang asing: dan d) hal-hal lain yang dapt mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut. t4) | Khusus Investasi pada Sukuk AN Tambahan rengungkapan mengenai antara lain: a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah: | b) tujuan model Usaha yang digunakan: C) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika zda, dan penyebabnya: dan d) Nilai Wajar untuk investasi yarg diukur pada biaya perolehan 15) | Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah A Tambahan sengungkapan mengenai antara lain a) Rincian umlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis, bj Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga: Cc) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan c) | Informasi penting lainnya. 16) | Khusus Unit Penyertaan Reksadana | 4 | | Tambahan pengungkapar mengenai antara lain: |
Page 28 OCR 0.880
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nlsi Aset Bersih: dan b) laba atau “ugi neo berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lairnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan 17) | Khusus Waszl Tagih Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya). 18) | Khusus Industri Asuransi Tamoahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan. 19) | Pinjaman Pois Yang harus diungkapxan antaralair rincian berdasarkan: a) Saldo pinaman polis menurut jenis mata uang: by Tingkat sLku bunga. 20) Khusus Industri Perbankan Krecit Yang harus diungkapkan antara lain: 2) Rincizn jumlah kredit berdasarkan jeris. mata uang, sektor ekonomi dan jangka waktu serta kolekibilitas: b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: e) Rincizn jumleh kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: d) Rasic kredi: usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan: e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun n Rircian kredi: bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurut ketenluan Bank Indonesia, Oh Rasic kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah cadangan kerugan penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap jumlah minimum cadargankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia: h) Jumlah kredit yang direstn.kturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas: » Jumlah dan persentase bagian bank ates kredit sindikasi baik selaku pimpinan, agen, atau anggrta sindikasi:
Page 29 OCR 0.885
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk Ikntisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan seriode pembelian, jika ada: Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia: Pendara: manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai. 2) Tagihan dan Liabilitas Akseptasi (1) total jumlah tercatat persediaan can jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi yang sesuai bagi Perusahaan: (2) jumlah sercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk menjua, (3) jumlah sersediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan: (9) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan: (5) jumleh dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah sersediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan: (6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang diturunkan: (7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan: (i) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (ii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. n yang dijaminkan, nana pihak yang menerima jaminan, dan alasan “ Yang harus diungkapkan antara Ia a) Rincian jumah tagihan dan lisbilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo: b) Untuk tagiran akseptasi diungkapxan xolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan dan mutasi | selama periode berjalan, | c) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai tagihan akseptasi 22) | Persediaan ah Yang harus diungkapkan antara lsin: 4
Page 30 OCR 0.844
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. dijaminkan. dan (9) jenis dan nilai sersediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendarat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajit diungkapkan alasannya. Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Materi program : Ickal, impor (media televisi): (2) Buku, xertas koran, barang pra cetak (media cetak): b) Khusus Industri Perxotelan Tambahan peng ungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus “ diungkapkan antara Icin: (1) Makanan dan minuman: (2) Perlengkapan: can (8) Barang Dagangan. &) Khusus Industri Real Estat Tambahan pengungkapan antara lain (1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi: Catatan 10 (a) Tanah Matang: v (b) Unit Bangunen: dan 4 (c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian y (2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah berlaku namun “ penjualannya belurr diakui, termasuk jumlah utang terkait yang akan dialihkan, bila ada d) Tanah untuk Pengembangan Catatan 11 Tambahan pengungkapen antara Isin: (1) Lokasi, luas tanah, zroses perizinan: Ni (2) Jumlah biaya tunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk pengembangan: da1 A (8) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang. Pi e) Khusus Industri Media N
Page 31 OCR 0.872
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. is) Bahan persediaar lain yang sesuai dengan industrinya. Lil Khusus Industri Rumah Sakit PI Tambahan pengungkapar antara lain: (1) Obat-obatan: (2) Perlengkapan mecis (disposable): can (S) Persediaan lainnya 9) Khusus Industri Peternakan | (1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti | hewan ternak menjadi (e) Hewar Ternak Tersedia untuk Dijual dan (E) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan. | 1 (2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek 4 | “eng harus diungkaakan antara lain: (e) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan, (b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir, (C) Nilai amortisasi (dep esi) atas hewan ternak telah menghasilkan: (d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan yang rrati atau hilang: (e) Nilai hewan ternak yang diasurnsikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup (£ Jika tak ada asaransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan langsung: (0) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan (h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dar nama pihak yang menerima jaminan.
Page 32 OCR 0.905
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk 23) | Pajak Dibayar Di muka Yang harus diungkapkan antara lain: a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. Catatan 31a 24) | Biaya Dibayar Dimuka Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah. Catatan 8 25) | Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untak Dijual Yang harus diungkapkenantara lain (1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual a-au kelompok lepasan: (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan: (3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan perurunan nilai: (4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperbanjang periode penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun: (5) kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan dihentikar pengklasifikasiannya, dungkapkan: (a) nilai dar aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara: i. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan, amortisasi atau perilaian kembali yang telah diakui apabila aset (8) ii. jumleh terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menju (b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan (c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian sebelumnya dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijual dan ataJ kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual: dan 26) | Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang harus diungkapkan antara lain : a) rincian jenis, ama pihak berelasi, dan jumlah piutang: piutang pihak berelasi tersebut c) jumlah cadangan cerugian penurunan nilai beban cadangan kerugian penurunan nilai b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugianpenurunan nilai serta penjelasan terjadinya
Page 33 OCR 0.851
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk secara individual dan kolektif. dan penghapusan piutang: d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai: | dan | &) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalam aset lancar, hal tersebut harus dibuktikan serta diungapkan alasannya 27) | investasi pada Entites Asosiasi Yang harus diungkapkan antara Isi | a) nama entitas asosiasi, | b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya: C) nilaitercatat can Nilsi Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuatasi harganya tersedia: G) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, Liabiltas, pendapalan, dan leba atau rugi: 8) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memilki lebih dari 2086 (dua puluh perseratis) mak suara atau Fak suara potensial investee secara langsung alau tidak langsung: 1? akhir periode oelaporan dari laporan kevangan entilas asosiasi, ketika laporan keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda: | 9) Sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi untuk | mentransfer dena kepada Perusahaan: h) bagian rugi enttas asosiasi yang lidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan menghentikan pergakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif: i) bagian aras liabiitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan investor lain: Ii) Nabiltas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk semua atau sebagiar Liabiitas entitas asosiasi: dan K) Tingkasan informasi keuangan entitas asosiasi. secara individual atau dalam kelompok, yang licak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi | 28) | Khusus Industri Konstruksi Jaminan Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut,
Page 34 OCR 0.836
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk 29) Khusus Industri Kehutanan HTI dan HTI dalam pengembangan Berupa biaya yang ditengguhken dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebagai berikut: a) Saldo awal: b) Penyishan periode berjz an: C) Realisasi yang dilakuca selama periode berjalan: dan d) Saldo akhir Be ea Naa an Mena en ea Pe Na en AA kon ajal 30) Khusus Industri Jalan Tol Hak Bagi Hasil Tol Investor tarpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut (a) Dasar pengukuran hak bag hasil tol: (b) Masa hak bagi Fasil tol dan amortisasinya: (c) Perubahan hak bagi hasil tcl se ama periode berjalan: dan (d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol | 31) Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkeburan Yang harus diungkapkan anterz lair: a) Untuk tanaman telah merghasilkan (1) Rincian nilei tercata: dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman: (2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap kelompok. selama paling sedikit 2 tahun terakhir, (8) Status tanah yang 3 gunakan untuk menanam: (4) Niai tanaman telah mengkasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman: (5) Perbandingar saklo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun: dan (6) Tanaman yang dijaminkan. b) Untuk tanaman belum menghasilkan (1) Mutasi tanzman belum menghasilkan sebacai berikut : (a) Saldo awal i. Tambahan tahun berjalan ii. Biaya langsung (b) Jumlan kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi luar biasa
Page 35 OCR 0.878
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. Pengurangan tahun berjalan li. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan (c) Pengurangan lainnya (d) Saldo akair: (2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan (perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan (3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma. 32) | Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang Yang harus diungkapkan antara lain. a) Pengelompokan hewan temak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan ternak telah menghasilkan: b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir, C) Nilai amortisasi (deplesi) atas kewan ternak telah menghasilkan: d) Nilai hewan ternak tap kelompak berdasarkan lokasi/area peternakan: &) Kondisi hewan ternak: H Persentase kematizr selama tiga tahun terakhir: 9) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup: h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan langsung: i) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada: I) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada: dan K) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan. 33) | Properti Investasi | a) Yangharus diungkapkan antara lain | (1) model pencukuran setzlah pengakuan awal yang digunakan, model Nilsi Wajar atau model | biaya: (2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar dari Properti Investasi: (8) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan data pasar yang Capat diperbandingkan Ia) nama Penila, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir: (5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:
Page 36 OCR 0.842
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. se) dj la) penghasilan sewa dari Properti Investasi | (b)began serasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama periode tersebut: dan (6) perubahan kumulatif dalam Nilai Waar yang diakui dalam laba rugi atas penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan model biaya ke ke ompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar: (6) — keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau pembayaran penghasilar dan hasil pelepasan: dan (7) kewaj ban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan Properti Irvestasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan. b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain pengungkapan sebagaimana dmaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan antara lain: (1) rekonsilias antara jumlah -ercatat Properti Investasi pada awal dan akhir periode denga1 metunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: (2) saat suatu penilaian terhadap Properti Irvestasi disesuaikan secara signifikan untuk tujuan pelapc-an keuangan, mzka Perusahaan tarus mengungkapkan rekonsiliasi antara penilaian tersebut de1 penilaian yarg telah disesua kan yang dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah: la) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan kembali: can (b) penyesuaian signif kan lain. Khusus untik Properti Investasi yang menggurakan model biaya, selain pengungkapan sebagaimana cimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lain: (1) umurmarfaat, (2) rekorsiliasi jumlah tercazat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi pada awal dan zkhir periode dengan menunjukkan denambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: (8) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan: () jumlah rugi penurunan siizi yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku: (5) trans'er ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan (6) Nilai 'Vaja Properti Investasi. Khusus untuk Prooerti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang harus diungkapkan antara lair: (1) rincian Prooerti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: (2) persertase jumlah tercetai terhadap nilai kontrak:
Page 37 OCR 0.865
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. 3) estimasi saat onyaleesi (a) hambatan kelanjutan £2nyelesaian: (5) jumlah pengeluaran y2xg diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalam proses pembercunan dan pengembangan, dan (8) dalem hal terdabat kasitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang memenuhi kriteria aset kuallfikas ar. maka wajib diungkapkan (a) jumlah baya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapita'isasi. ( 34) Aset Tetap Yang harus diungkapkan amara lain: a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepemilikan aset yaitu aset pemilikar langsuig dan/atau aset sewa pembiayaan: b) rekonsiliasi jumlah tercatat bru-o dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan denambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: 6) jumlah penyusutan untux mas 13-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan: d) rugi penurunan nilai dan jumleh yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan ekuitas (jika ada), &) jumlah komitmen konraktual dalam perolehan Aset Tetap: D jumlah kompensasi dari aihak -etiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif, 9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan: (1)tanggal efektif revalLasi (Tanggal Penilaian): (2)tanggal afektif perse-ujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap untuk perhitungan pajak menggu rakan jumlah revaluasian. (3)nama Penilai dar tanggal laporan penilaian terakhir: (4) metode dan asumsi signif kan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset: (6)jumlah tercatat umuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan model biaya dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama periode dan pembatasan-pemtatasan c stribusi saldo surplus kepada para pemegang saham h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara lain: (i)rincan Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan: v Catatan 9
Page 38 OCR 0.868
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk (B)estimasi saat penyelesaian: (&)hamoatan kelanjutan penyelesaian (jika ada): (6)jumlah penge uaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam pembangunan, dan (6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: (e) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (tj tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. i) Pengungkapan lainnya antara lain (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontral Aset Minyak dan Gas Bumi (kruss untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi) Yang harus diungkapkan antara lain: () Rincian aset menurut jenisnya. seperti: operafed acreage, unoperated acreage, Sumur dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan: (i)jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara: N (2)jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan masih V digunakan, (Bhjumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak “ diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual, (£)dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara material | dari jumlah tercatat: (5)nilai duku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan T pengakuannya: 1 (6dalam hal tercapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis . Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan: B1! 1T)perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset 1 Tetap: “ 18) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan , penurunan nilai, V (0) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan alasan i penjaminan: dan V (10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang , ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak Bi diasuransikan agar diungkapkan alasannya 35) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi , V
Page 39 OCR 0.874
ag) PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. elasan tentang : (a) Lokasi penambancan: (b) Saldo awal untu: masing-masing lokasi: (c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan (d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan (3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak. tagih kepada Regulator terkar, perlu penjelasan ko'ektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel analisa umur tagihan. (2) Tabel yang memuat 36) Aset Tak Berwujud Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain a) jumlan tercatat bruto da1 acumulasi amortisasi: b) alokasi jumlah amortiszsi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi komprehensif, rekorsiliasi jumlah ter-atat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: dalam hal terdapat kecitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka harus diungkapkan (1) umlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (2) arif kapitalisasi yang cigurakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi: 8) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas: D penjeasan atas jumlat -ercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset Takberwujud yang msierial terhadap laporan keuangan Perusahaan: 9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan: (1) Nilai Waja: pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut. (2) jumlah tercatatnya: dan (B) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model revaluasi: keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan jumlah tercasat Aset Takbervujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas: i) nilai kornitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud: j) Aset Takberwujud disajikan paca jumlah revaluasian, diungkapkan Ps d h) (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): (2) nama Penilai dar -anggal laporan penilaian terakhir: "|
Page 40 OCR 0.880
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. (3) jumlah tercatat Aset Takbenwujud yang direvaluasi, | (8) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset (5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat dengan mocel biaya, dan (6) surglus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham. 37, Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan s| Yang arus ciungkapkan antara Izin tabel yang memuat penjelasan tentang : (1) Saldo amal: (2) Penambahan dan pengurangan, (B) Saldo akair. | b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi Yang harus diungkapkanantara lain: Bi (1) ircian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of inlarest yang mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan salco akhir: dan (2) Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas | investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan. C) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang. Yang harus diungkapkan antara sin: bj (1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan (ai Metode pembebanan b zya pengupasan taneh, dan | (b: Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Perutup. (2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhikan yang terdiri dari (1) biaya pengupasan awal, (2) biaya pengupasan 'anjutan dengan penjelasan mengenai perbedaan antara rasio aklual tarah menutup terhaczp rasio rata-ratanya. | (3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup bila adi (4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan : (e) Alasan terjadinya penundean: (bj Amortisasi belum dipe-hitungkan karena belam dimulainya produksi, dan | (c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada). terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
Page 41 OCR 0.861
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. utama yang d pergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. | d) Biaya Pengembangan Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain - " (1)Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan | menunjukkan: Ia) Lokasi eksploras dan pengembangan: ID) Saldo awal: tc) Penambahan/sengurangan: td) Amortisesi, dan te) Saldo akhir 12) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih berjalan: (3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan: (4) Jumlah biaya eksplcrasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produks , meliouti penjelasan: (a) Alasan terjadinya penundaan: | (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilsinya produksi: dan | (e) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. (5) Asabila terdapat leb h dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest, | b. Liabilitas 1) | UtangUsaha Yang harus diungkapkai : ng harus diungkapkan antara ain | 1 Cibuntu a) jurlah utang usaha yang cipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: | b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan C) jaminan yang diberikan olzh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan 5! 2) | Provisi | a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provi bj Yang harus diungkaskan antara lain: (11 nilai tercatat pada awal dan akhir periode: (2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan:
Page 42 OCR 0.832
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. (3) jumlah yang terjadi can dibeanka1 pada provisi selama periode bersangkutan: (4) jumlah yang cibatalkan selema periode bersangkutan atas jumlah yang belum digunakan, 15) peningkatan selarma vericde yang bersangkutan dalam nilai kini, yang terjadi karena berlalunya wakzu dan camak dari setiap perubahan tingkat diskonto: '6) uraian mengenai karekteristik kewajitan dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber daya skonorri, IT) indikasi ketidaxpastian waktu atau julah arus keluar sebagaimana dimaksud dalam angka(6:. Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraar peristwa masa depan. dan 'B) jumlah estimas pengcamian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diaki .ntuk estimasi penggantian tersebut. 3) Beban akrual Yang wejib diungkapkan antara lsin jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum jatuh tempo. Catatan 16 4 Khusus Industri Perbankan Liab litas Segera Yang harus diungkepkan antara Isi a) Rincian berdasarkan jenis dan tata uang: dan b) Uraian mengenai s fat masing-masirg kewaj ban. 5) Utang Repo Yang harus diungkapkan entara Izin a) Rincian mengenai jenis dan umiah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo: | 8» Tanggal dan harga dilakukanrya pembelian dan penjualan kembali Efek. 8) Khusus Kontrak Konstruksi Utang Bruto kepaca Pelanggan Yang harus diungkapkan calar pos ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak konstruksi Dalam penjelasan tagih2n tersezut, juga harus dirinci dalam oentuk tabel yaitu : a) biaya kontrak yang terjadi: | 1 taba yang diakui: | 0) kerugian yang dialami: dar d) kekerjaan yang sudah ditacih (lermin).
Page 43 OCR 0.882
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. 7) | Khusus Industri Perbankan a) Simpanan Nasabah sj Yang harus dungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan (1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu: | (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: (4) Jumlah zmortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: | (5) Rincian simoanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan: | | | dan (6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro. | b) Simpanan dari Bank Lain Yang harus diungkapkan antara ain (1) Rincian berdasarkan jenis mata uang, dan jangka waktu: (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (8) Tingkat suku bunga rata-ata pertahun: (4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan. 8) | Khusus Industri Asuransi Kerug an dan Jiwa , a) Kewajiban Manfaat Polis Nasa Depan “ Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Rincian berdasarkan program asuransi: (ra (8) Rincian berdasarkan mata uang: (4) Dasar perhitungan dan 2sumsi aktuaris: dan (5) Rekonsiliasi jumlah paca awal dan akhir periode yang memperlihatkan penamaahan dan pengurangan. b) Utang Klaim 7 | Yang harus diungkapkan antara lain A (1) Pemischan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: | Rincian berdasarkan jexis pertanggungan: (2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung: (8) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan | (a) Jumlah utang menurut mata uang.
Page 44 OCR 0.883
ai) PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. c) Estimasi Klaim Retensi Sendiri Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jum'ah menurut jenis asuransi: (2) Jumlah menurut tertanggung: (3) Jumlah menurut mata uang: dan (4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan. d) Premi yang belum merupakan Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah menurut program asuransi: (2) Jumlah menunut jenis pertanggungan: (3) Pem sahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (4) Metode perhitungan yang digunakan: dan (6) Rexensiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. e) Utang Kcasuransi (rewrite) Yarg harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur, (8) Jumlah menurut jenis mata uang: dan (4) Jumlah menurut umur utang. Utang Reasuransi Yarg harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah berdasarkan reasuradur, (3) Jumlah menurut jenis mata uang: (8) Jumlah menurut umur utang: dan (5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan tj) Utang Komisi Yarg harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur: (2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan (3) Jumlah menurut jenis asuransi. 4
Page 45 OCR 0.836
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. Titipan Premi : Yang harus diungkapcan antara lain rincian menurut jenis asuransi. “ i) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan Yang harus diungkapxan: (1) Tanggal dan hasil kebutusan rapat pemegang saham: (2) Dasar perhitungar: dan (3) Saldo menurut usia 8) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek | Yang harus diungkapkan artara lain jenis dan jumlahnya. v 10) | Utang Pajak Yang harus diungkapkan an-era lain a) jenis dan jumlahnya: dan Bi , Catatan b) informasi mengenai ketstapan pajak N 11) | Khusus Industri Pembiayaan i Kewajiban Anjak Piutang | Yang harus diungkapkan armzra lain: a) Jumlah liabilitas anjak p tang calam rangka anjak piutang dengan recourse: dan b) Jumlah bedan tangguhan. piuteng retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang “ 12) | Khusus Kontrak Konstruksi , Af Uang Muka Kontrak | Yang ha-us diurgkapkan arzra lain jumlah uang muka kontrak yang diterima. 13) | Bagian Lancar atas Liabililas Jargka Panjang | Yang harus diurgkapkan arrera lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai dengan | pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagsimana diatur dalam | A Checklist ini. | 14) | Liabilitas Keuangan Lainnya | |ia) Yang harus diungkapsan antara lain , | (13 Pengungkapan antus labiltas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas keuangan “ | | catatan 13.14,15,16 lainnya yang sersifa: jangka pendek dan jangka panjang: , | Ji (2i Perusahaan wajb mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak V ketiga dan pihak serelasi: (33 Yang harus diungkapkan antara lain
Page 46 OCR 0.855
la) PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. (a) nilai tercatat Iiabilitas keuangan untuk setiap kategori: (b) laba atau rugi netc pada setiap labiltas keuangan: dan (C) kejadiar penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dzn kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default) bj Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang Yang harus diungkapkan artara Izin : (1) Penjelasan tertang pokck-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang: (2) Jumlah keuntungan atas restukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang terkait: (8) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui selama periode tersesut dan (4) Jumlah utang kontinen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah direstruktunsasi. 15) | Khusus Industri Gas dan Minyak 3umi Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu | Tahun “ | Yang harus diungkapkan antarz lain rincan jenis dan jumlahnya. 16) | Khusus Industri Pertambangan Umum | Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang | Jatuh Tempo dalam Satu Tahun “ | Yang harus diungkapkan antar ain rincan jenis dan :umlahnya. 17) | Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. Yang harus diungkapkan antara lain liabiltas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dara: digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok “ lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual. Liabilitas Jangka Panjang 18) | Utang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang Harus diungkapkan antara lain : . bestatan'3: a) rincian nama pihak berelasi, janis, dan jumlah utang: | | b) jumlah utang menurut mata uang: dan c) jaminan yang diberikan dangan menunjuk pos-pos yang berhubungan. A
Page 47 OCR 0.830
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan, 19) | Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang Yang Harus diungkapkan antara lain: Catatan 13 a) rincian jurrlah utang berdasarkan nama bark/lembaga keuangan dan jenis mata uang: A b) kisaran suku bunga kontraktual selama peradz pelaporan: V c) tanggal jatuh tempo: V d) jumlah bacian yang akan jatuh tempo dalami wzktu 12 (dua belas) bulan: 4 @) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang dipsroleh, termasuk jumlah dan tujuan perolehannya: A f) pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjaman: Pt) 9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan | kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk p»s-pos yang berhubungan: v i) persyaratan jain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen “ pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan Ih pengungsepan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang akan jatuh tempo dalem jangke waktu 12 (dua belas) buler sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabiltas jangka parjang, antara lain adalah: , (1) nama bank/lembaga kesangan dan jumlahnya: dan 1 (2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu in aman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting. 20) | Utang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan entara lain a) jumlah neto nlai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) V pada tancgal laporan posisi keuangan: bj) rekonsiliasi antara to-al pembayaran sewa minimum ci masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dengan nlai kininya. Selain itu wajis mengungkapkan total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan oasisi keuangan, dan rilai kirinya, untuk setiap periode berikut: (1) sampai dengan satu tarun: J (2) lebin dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun: dan (B) lebin dari 5 (lirajtahun Cc) pembayaran sewa kontinjan yang diakui sebzca' beban pada periode tersebut: d) total pembayaran minimum sewz-lanjut (sub 2253) masa depan yang diperkirakan akan diterima A
Page 48 OCR 0.881
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. n yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan dengan penjualan den penyewaan kembali (sale and leaseback): dan ND penjelasan umum Isi perjanjian sewa yang material, antara lain: a) Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus diungkapkan antara lain: dR an berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu: (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (8) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: (8) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat (5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan: (5) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal jatuh terrpo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan persyaratan penting lainnya (Debt Covenance), (7) Pencapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga yang diterbitkan. bj Pinjaman Diterima Yang barus diungkapkan antara lain (1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang: (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Ringkasan perjarjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan persyaratan penting lainnyafdabt covenancel: (M0 Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance: (5) Apetila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih G1 Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarcan jenis, mata uang, dan kolektibilitas: MI) dasar penentuan utang sewa kontinjen: “ 12) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya. dan 18) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa. 21) | Khusus Industri Perbankan | $'
Page 49 OCR 0.868
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. (2) Rincian jumlah berdasarkan (3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: (4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode pelaporan, dan (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjersi 22) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkar antara lain : a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (1) Saldo awal: (2) Penyisihan yang dizentuk: (8) Pengeluaran yang terjadi, dan (4) Saldo akhir. b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan: c) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan Iiabilitas bersyarat lainnya sebagaimana diatur dam standar akuntansi keuangan: d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban penutupan tambang, maka perusaxaan dapat menyajikannya dalam pos yang terpisah, @) Tabel yang memuat perjelasan tentang: (1) Saldo awal. (2) — Penambahan dar Pengurangan : (3) Saldo akhir. 23) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang a) imbalan Pasti Yang harus diungkaokan antara lain: (1) gambaran umum mengenai jenis program. (2) rekonsiliasi saldc amal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan secara terpisah pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat distribusikan ke dalam: Ke) biayajasa kir: (e) biaya bunga: (c) iuran oleh peserta program. (d) keuntungan can kerugian aktuarial: Catatan 19
Page 50 OCR 0.873
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. (e) perutahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian: | (D imbalan yang cibayarkan, | (G) biaya jasa lalu: | (h) kombinasi bisnis: (i) curtailment, dan (ih penyeesaian. (8) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumiah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya t dak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya atau A sebagian didanai: (4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK menunjukkan , secara terpisah, dampak selama periode yang dapat diatribusikan pada setiap: A | la) hasil yang diharapkan dari aset program: (b) keuntungan dan kerugian aktuarial: (CJ perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian: (d) iuran oleh pemberi pekerja: (e) iuran oleh pese'ta program: (9 imbalan yang dibayarkan: (9) kombinasi bisn's: dan (hn) penyelesaian: (8) rekonsiliasi miksi kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan Nilai j jar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan: (a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan: (b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan: (c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan dalam SAK: sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan | (e) jumlah Izinnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan: (6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos dimana hal , tersebut termasuk: V (a) biaya jasa kini: | | | | | | | | || (d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang diakui |
Page 51 OCR 0.863
fa) PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. @ (5 9 (10) (11) (12) (13) (b) biaya bunga: (c) hasil yang diharapkan dari aset program: (d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengar SAK, (e) keuntungan dan ke-ugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor 1C26 (sepuluh per seratus): (fi biaya jasa lel () dampak dan curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan (hn) dampak dari bataszn dalam SAK: jumlah total yang diakui calam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui segera dalam saldo laba, meliputi: (e) keuntungan dan kerugian aktuarial: dan (b) dampak dari batasen dalam SAK: jumlah kumulatif dari keustungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada pendapatan kemprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam pendacatan komprehensf lain sesuai dengan SAK: persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total aset program untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup, namun tidak terbatas peda, instrumen ekuitas, nstrumen utang, properti, dan seluruh aset lain: jumlah sang mencakup Nilai Wajar aset program untuk: (2) setiap zategori instrumen keuangan milik Perusahaan, dan (e) seiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan: penjelasan atas dasar yarg digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori utama dari aset program imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak penggantian yang diaxui sebagai Aset Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara persentse dan variabel lainnya, termasuk: (3) tingkat diskonto, (0) tingkat mba! hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode yang @ sajikan dalam leoran keuangan: (2) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset: (3) tingkat senakan gai yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan): A 41 ||
Page 52 OCR 0.853
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. Baen ea EN EA RESI (2) tingkat tren kesehatan: dan (P asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria: (14) dampak kerzkan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren biaya 4 kesehatan yang diasurrsikan peda: (2) biaya jasakin egragat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja periocik neto: Jan | (b) akumulasi kewejibar imbalan pascakera untuk biaya kesehatan. (c) Dalamhal program dicperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wajib diungkapkan dampek persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu angka persentase dalam lingkungar infas yang rendah (15) Jumlah periode tahuner saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari: Mi (ah nilai kini kewajibar imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau defisit pada | program: can | (b) penyesuaian yang timbul pada: | Gi) liabilitas zrogram dinyatekan sebagai jumlah atau persentase dari liabilitas | prcgram peJa akhir periode pelaporan: dan | fil) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset program | pada achir periode pelaporan: (16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari iuran yang , | diharapkan akar dibayer dalam program selama periode tahunan dimulai setelah periode V pelaporan, (17) khusus untuk progrem imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas sepengendali, wajib ciangkaokan sebagai berikut 1) la) perjarjian sontraklual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya imbalan pasti neto atat bukzi bahwa tidak ada kebijakan seperti itu: (b) dalam hal Per ssahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK. maka Perusshaan mengangkaokan! Ii) informasi yarc memungkingan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat procram imbalan past dan dampak keuangan atas perubahan program selama serioce tersebut: ii) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a) butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan kewajiban Konsiruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan pasti: dan | Kii) jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK | informasi tentang procram secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan | butir (1), butir (2), butir (31, butir 14), butir (9), butir (13), butir (14), dan butir (“ 5) serta butir ii. |
Page 53 OCR 0.877
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. b) luran Pasti Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan jumlah yar3 diakui sebagai beban untuk program iuran pasti. c) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka panjang lainnya. d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja Yang harus diungkapkanantara lain: | (1) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan (2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada). 24) | Utang Obligasi Yang harus diungkapkan antara lain: N a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya, b) peringkat dan nama Perusahaan Pemerinckat Efek: Ch jumlah bacian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: dj nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha Jengan Perusahaan: €) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada, f) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: 9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan | kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): dan hj persyaratan penting lainnya. 25) | Sukuk a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan “ b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain (1) uraian :entang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk: (a) rngkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan: (b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari: (c) rilai nominal: (d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah), (e) grinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi
Page 54 OCR 0.866
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk hasil (untuk Sukuk mudharabah) 1 (rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan atau bagi hasil (9) jangka waktu: | (h) tujuan penerbitannya: dan (ih persyaratan penting lain: (@)peringket dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: ()bursa tempat Sukuk dicatatkan: (@)jumlah bagiar yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: (5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: (Eljaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): (F)pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan (8) kejadian penting lainrya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik dalam | memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi default). 26) | Utang Subordinasi | Yang harus diungkapkan antara lain 3 a) nama kreditur. sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga kontraktual | selama periode pelaporan | a) tujuan perolehannya: | 2) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi: 3) kejadian penting lainnya antara Iain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utarg (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): 2) pembatasan yang diaersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan f) persyaratan pent ng lainnya. 27) | obligasi Konversi 1 Yang harus diungkapkan antara lain: a) Tircian mengenai jeris, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga. bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya: | 5) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga pelaksanaan, hak kenversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti. Sh dempak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise prics) yang paling menguntungkan dari sudut pandang pemegang obligasi konversi: | d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya:
Page 55 OCR 0.890
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. e) n 9 n peringk nara Perusat aan Pemeringkat Efek: jumlah bagian yang akar jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: nama Wall Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-2os yarg berhubungan | ika ada): kejadian penting Isirnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan koncisi utarg (misalnya restr ikturisasi utang dan kondisi defaul): dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli: komponen Lial is dari obligasi konversi, keberadaan fitur cerivatif me 2kat, dan m) persyaratan penting lainnya Ekuitas Ekuitas yang dapat diatribusikar kepada pemilik entitas induk Modal Satam Yang harus diungkapkan antara Ian : 2) b) 9 @) Bagi setiap jenis saham, antara lain: (1) Rekonsiliasi jumlah satam beredar pada awal dan akhir periode: (2) Hak, beistimewaan. dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan (8) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dangan hak opsi dan kontrak penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan: Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangen dalam ekuitas: Susunan pemegarg satam dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan persentase kepemilikar, ya tu (1) Pemegang saham yang memiliki 596 (lima perseratus) atau lebih: (2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham: dan (8) Pemegang saham kainnya: Dalam hal terjadi perubahan modalsaham dalam periode berjalan: (1) Keputusan yarg berhutungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS): (2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba, penerbitan sakam baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak 1 (Catatan 20 Catatan ta Catatan 20
Page 56 OCR 0.863
ai) PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. e) Memesan Efek Terlebih Dahulu (right isswe dan private placemen!), pelaksanaan waran, seta konversi obligasi: dan (3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal. Dalam tal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek. Catatan 20 2) Tambahan Modal D'setor (Additional Paidlin Capital) Yang harus diungkapkan antara lain a b) g d e) Rincian jurilah tambahan modal disetor, Uraian sumber agio saham: Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkar penerbitan Efek ekuitas: Uraian mergenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor: Ureian mengena sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya: Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain (1) Nama dan penjelasan tentang entitas atav bisnis yang berkombinasi: (2) Perjelasan mengenai hubungan sepengencali dari entitas-entitas yang bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara: (3) Tanggal e'ektif transaksi, (a) Operasi atau kegiatan bisnis yan kombinasi bisnis tersebut. (5) Kepemilikan entitas atau bisnis yarg cialihkan serta jenis dan jumlah imbalan yang rjadi: (6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang disarahkan atau diterima: dan (TM) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain lah dibutuskan untuk dijual atau dihentikan akibat (ae) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya untuk periode yang disajican kembali, (b) Ikhtisar jumlah tercatat Ase: dan Liabilitas entitas atau bisnis yang dikombinasikan, (& Dampak penyesuaian kebijakar akuntansi: dan (di Ikhrisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali. Catatan 20 Catatan 1c 3) || | | Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali Yang harus diungkapkan antara lain : a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hiangnya Pengendalian yang meliputi (1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan:
Page 57 OCR 0.807
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. (2) Nama ertitas anak: dan (3) Nama pihak yang bertransaksi, b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian: dan C) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi alas pelepasan investasi pada saat hilangnya Pengendaliar. 4) | Saham Treasuri Yang harus diungkapkan antara lain: “ a) Latar belasang pembs an kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal disetor, b) Tanggal atau pericie perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang diperoleh: C) Tanggal der jumlah sakam sreasuri yang digunakan sebagai pengurangan madal disetor d) Tanggal der jumlah saham :reasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga perolehan dengan xarga pe epasan saham ireasuri: dan e) — Akumulasijumlah ambar dan nilai saham treasuri. | 5) | SaldoLaba Yang harus diungxapkan antara lan: a) Alasan dar jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada): “ 8) Perubahan salin lcba pada periode bersangkutan den persetujuan RUPS yang terkait i an v c) Saldo laba yang ditentukan senggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan. “ 6) | waran , Yang harus diungkapkan antara Ia n: N a) jenis waran dan herga pelaksanaan dari masing-masing waran: b) dasar penentuan Nile Wajar waran: 6) nilai waran yang balm dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa): d) jumlah waran yarg diterbitan Jan beredar serta dampak dilusinya: dan €) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran | 7) | Pendapatan Komprehersif Lainnya | Catatan 19 Yang harus diungkapkan artara Ia n keterangan mengenai perubahan masing-masing komponen | pendapatan kompezhess " lainnya.
Page 58 OCR 0.848
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. 8) Kepentingan Nonpengendali Yang harus diingkapkan antara Izin rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapa: distribusikan secara langsung atau tidak langsung pada entitas induk Catatan 21 Laba Rugi Komprehensif 1 | Pendapatan Yang harus diungkagkar antara lain : a) Jumlah setiap kategcri signifikan dari pendapatar yarg diakui selama periode, termasuk pendapatan yang berasal dari: (1) Penjualar bareng: (2) Penjualan jasa (3) Bunga: (8) Raya (5) Divide diungkapkan secerz terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: dan/atau b) Rincian jumlak dari kelompok p-cduk/jasa uzama: C) Nama pihak pembal daa jumlah nilai penjuzlan yang melebihi 1086 (sepuluh perseratus) dari pendapatan: d) Jumlah perdapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam setizp katezori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah berdasarkan Pihak berelasi dan pihak ketiga: 8) Khusus untuk corcrzk konstruksi, diungkapkan antara lain: (1) Pendapatan kontras konstruksi: | (2) Jumlah pendapatan kontrak yanc diakui sebagai pendapatan dalam periode berjalan, (b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui dalam perioce berjalan: dar Ic) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak: (2) Pekerjaan dalm proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan: (a) Jumlah agregat biaya yang terjaci dan laba'rugi yang diakui sampai tanggal pelaporan: (b) Jumlah Lang muka yang diterima: dan (ch Jumlah retensi: (3) Jumlaa taginan dan utang oru:o kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai Aset dan Liabitas Catatan 22
Page 59 OCR 0.822
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. $ Dalam hal Perusahaan merriiki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara terpisah, antara lain: A (1) Penjualan biasa dan penj alan dari hubungan keagenan: (2) Pendapatan komisi yang siseroleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi keagenan dengan pendapatan lainr ya: dan (3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal dari transaksi keagenan, yang antera lain terdiri dari (e) Pendapatan truto: (b) Returirabatidiskon lsrkait: dan (c) Total pendapatan reto. 2) | Khusus Industri yang Tarifnya Diztur oleh Regulator Ketentuan Tarif “ Yang harus diungkapkan antara la a) Dasar ketentuan tarif: b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif: C) Masa berlaku tarif, | a) Besarantarif dan | e) Perjanjian lsin yang terkait 3) | Khusus Industri pembiayaan . Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain: :J | a) Pendapatan pembiayaan konsumen: b) Pendapatan anjak piutang: da- | c) Pendapatan sewa. | 4) | Khusus Industri Rumah Sakit , Terdiri dari: 2 Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan penunjang medis, Rincian pengurang pendapatan, amara lain: a) Restitusi: b) Subsidi tidak mampu: dan c) Selisih perhitungan klim. 5) | Khusus Industri Transportasi l Rincian jumlah dari kelompox procuk/jasa utama antara lain “
Page 60 OCR 0.878
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. a) Rincian pendapatar bersih jasa transportasi b) Rincian pendapatar usaha dari jasa penyewaan alat transportasi, Cc) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi: d) Rincian pendapatar usaha dari keagenan: dan 8) Rincian pencapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan pesawat udara) dengan ke-entuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada tersebut 8) | Khusus Industri Telekomunikasi Rincian peniapa:an usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa telekomunikasi 3 sendiri, jasa telekomuritasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain. 7) | Khusus Industri Asuransi: Pendapatan Premi A Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlan berdasarkan kelompok premi bruto, premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan untuk setiap jenis asuransi. Catetan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62) 8) | Khusus Industri Jalan Tol: , | Pendapatan V Yang harus diungkapkan antara lain: a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dan rincian | pendapatan kerjasama operasi: b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan | usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan. 8) | Khusus Industri Perbankan Pendapatan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain: Pendapatar bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada a Obligasi Pererintah: b) Kredit, cengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui: c) Efek-efeki dan d) Penemratan pada Bank Indonesia dan Bank lain. A
Page 61 OCR 0.877
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. 10) | seban Pokok Penjualan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci: (“1 Biaya bahan baku: “ (2) Biaya tenaga kerja Jan (8) Biaya overhead ditambah dan dikurangi saklo awal dan akhir persediaan: | | | 83. ama pihak penjual dar li pembelian yang melebihi 1016 (sepuluh perseralus) dari | | | | | pendapatan: dan | | c) Untuk industri jasa, diurckapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual. 1 (Catatan 22 11 Khusus Industri Rumah Sakit Beban Departementalisasi/Beban Operasional Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi: 3 a) Beban bahan, b) Bebanjasa pelayanan: c) Beban pegawai: d) Beban penyusutan sarana medis: e) Beban pemeliharaan sarana: 1? Beban asuransi: 9) Beban langganan daya dan jasa. h) Beban depresiasi 12) | Khusus Industri Asuransi: a) Beban Klaim Asuransi Kerugian “ Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim teasuransi, dan kenaikar (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi. 6) Beban Klaim Asuransi Jiwa | Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian dan jumlah betan menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian. c) Komisi Neto | Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok |. pengapatan komisi dan teban komisi untuk setiap jenis asuransi.
Page 62 OCR 0.859
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. Hasil Investasi Yang harus diungkapkan antara Izin rincian dan jumlah menurut jenis investasi. ad 13) Khusus Industri Perhotelan Beban Departementalisasi Yang harus diungkapkan antara 'ain: a) Rincian jumlah unsur-unsur beban depar-smentalisasi b) Gaji dan beban pegawsi lainnya: dan ec) Rincian jumlah unsur-unsur seban departemen Icin1ya. 14) | Yang harus diungkapkan rinciar sifat ceban serdasarken kategori fungsinya, yaitu antara lain: Beban Usaha a) Beban penjualan: b) Beban distribusi: dan c) Beban umum dan administresi, | A | | Catatan 24 | catatan 25 15) Khusus Industri Perbankan a) Beban Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincan jumlah seban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa utama. bj Beban Provisi dan Komisi Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi berdasarkan kelompok produvdjasz utama. 16) Khusus Industri Pembiayaan BebanKerugian Penurunan Nilai Yang harus diungkapkan antara Izin jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing- masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagitan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan. 17) Pendapatan dan Beban Lainnya Yang harus diungkapkan antara Izin : a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya. b) rincian dan jumlah Beban lainnya. c) Untuk Biaya Keuangan, meliputi (1) biaya pinjaman meliputi: Catatan 26 Catatan 27 Catatan 29
Page 63 OCR 0.878
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. (a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif: (b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang berlaku: dan (6) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga: (2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi: arus kas, dan bagian pendapatan korrprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama. NX (a) rugi penurunan nilsi dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual: | (b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba rugi: dan (ce) amortisasi premnidiskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung nilai d) Jntuk Bagian Laka Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi : (1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama yang dicatat MT, dengan menggunakan metode ekuitas: dan (2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari Operasi yang dihentikan, yang diungkapkan secara terpisah. 18) | Khusus Industri Perdankan / a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan | Yarg harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan. b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. &) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. 19) | Pendapatan Komprehensif Lain Yang harus diungkapkan antara lain: g a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud: “ b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti: | | Catatan 19 Cc) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan: | | A | a) keuntungan (kerugiani dari aset keuangan tersedia untuk dijual. | A | || | e) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka lindung nilai | A |
Page 64 OCR 0.868
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. 20) | Pajak Penghasilan Yang harus diungkapkan antara lain : al komponen beban (penghasi'an) pajak yane terdiri dari: (1) beban (penahasilan) pejak kini: 1 Catatan ic, (2) penyesuzian yang dakui pada pericde atas pajak kini yang berasal dari periode lalu: (3) jumlah beban (penghasilan) pajak tanzguhan yang berasal dari perbedaan temporer dan pembalikannya: 1) jumlah beban (penghasilan) pajak tanzguhan terkait dengan perubahan tarif pajak atau v penerapan peraturan perpajakan yanc baru: (5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya atau perbedaan “ temporer suati pericde lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak tangguhan, 18) beban pa ak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan penurunan v sebelumnya atas aset pajak tangguhan, dan IT) jumlah beban (penghasilan) terkait de-gan perubahan kebijakan akuntansi dan kesalahan N yang diperhitungkan dalam laporan ata rugi komprehensif, dikarenakan tidak dapat dipertakukan secara retrospektif: b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau | dikreditkan langsung ke ekutas: " C) jumlah pajak penghasilan terkait dengan se-iap komponen pendapatan komprehensif lain, kecuali ) untuk bagian pendapatan kcmprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama: d) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu atau 4 kedua bentuk berikut ini: (1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku: atau (2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungar tarif pajak yang berlaku: e) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif pajak yang berlaku pada periode zkuntansi sebelumnya: 2 1) jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika zda) perbecaantemporer yang dapat dikurangkan Jan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak tangguhan dalam laporan | keuangan: | /
Page 65 OCR 0.911
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. a h) D k) m) n) o) pl jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak, cabang, enfitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas pajak tangguhan yang belum diakui: rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pejak kini dengan cara sebagai berikut (1) laba sebelum pajak menurut akuntansi (2) citambah'dikurargi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan (3) leba kena pajak: perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku: pernyataan bahwa laba kene pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan, setiap jenis perbedaan tempcrer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi (1) jumlah aset dan iabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi keuangan untuk periode saj an: dan (2) jumlah beban (penghasian) pajak tancguhan yang diakui dalam laba rugi, apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau liabilitas pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi kevargan: beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan: (1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan (2) laba rugi Sari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode. bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian: jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan yang diusulkan atau diumurnkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalem laporan keuangan: uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengaku sisi dalam suatu kombinasi bisnis: peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisis: dan jumlah aset pajak tancguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset pajak tangguhan, apabila: (1) penggunaan aset pajak targguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak yang telah ada: dan (2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang FI Catatan 31c
Page 66 OCR 0.895
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. mengakibatkan diakuirya aset pajak tangguhan terkait. aa PET AE 21) Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian Yang harus diunckapkan antara lain : a) jumlah yang cigunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat distribusikan kepada entitas induk untuk periode -ersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham: b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual Jari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham c) instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian: d) penjelasan transaksi sa1am biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa, selain yang dihitung sesuci dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan €) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan. | Catatan 30 22) Transaksi Pihak Berelasi Yang harus diungkapkan antara ain: a) Pengungkapan mencenai Iransaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang jumlahnya: (1) lebih dari Rp 1.000.000.020,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat: dan/atau (2) lebih dari 0,514 inol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan entitas berelasi. bj terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi dan saldo dengan pihak dimaksud: Cc) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-pihak berelasi se'ta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi demak hubungan tersebut N Catatan 32
Page 67 OCR 0.775
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. dalam laporan kevenga 9 kurang: 7 (1) jumlah transeksi keserta psrsentasenya terhadap total pendapatan dan beban terkait b' (2) jumlah saldo beserta sersenasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, termasuk | , | komitme-, can “ (2) persyarezan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat imbalan varg akan ciberikan, untuk penyelesaian. dan (b) rincian garansi yang diberikan atau diterima: | (3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual Jan ko ektif dan penghapusan piutang terkait dengan jumlah saldo piutang “ usaha dar piLte 19 pihak berelasi non-useha: dan (4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika dilakukan v pembentukan: G) pengungkapan yang cisyarctkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b) v dilakukan secara te-piszh untux masing-masing kategori berikut: (1) entitas incus: “ . . 1 (2) entitas dengan pencendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas: 1 en (3) entitas arak: 4 (A) entitas asasi (5) Ventura Be-s3m3 dimara entitas merupakan venturer: V (6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya: dan Y G) &) seluruh kompznsas yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok direksi, komisaris, pernegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci | Canaan lainnya untuk mas rg-masing kategori berikut: j | alakan (1) imbalan kerja jargka sendsk, , pihak-pihak bereksi lainnya. i v | (2) imbalan pascakerja: (8) imbalan kerja jargka panjang lainnya: v (4) pesangcr pemutusan kontrak kerja: dan y (5) pembayaran berbasis saham. HD untuk entitas berelasi dergar pemerintah : El (1) nama entitas cerelas dercan pemerintah dan sifat hubungannya dengan Perusahaan:
Page 68 OCR 0.891
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. (2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan, dan 2 (3) untuk transaksi lainnya yang sezara kolektif, tetapi tidak secara individual, signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi tersebut 23) | Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing 2) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional v b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) rincian aset dan liabilites monete- dalam rrata uang asing serta ekuivalennya dalam mata uang fungsional: (2) posisi neto dari aset dan liabiltas moneter dalam mata uang asing: (3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional: | bd (4) jumlan selisih kurs yang diakui dalarn laba rugi, keczali untuk selisih kurs yang , timbu pada instrumen keuangan yane diLkur pada nilai wajar melalui laba rugi: dan (8) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan kcmprehensif lain dan diakumulasikan dalam komponen ekuitas yanc terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir perioce. 2 24) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus diungkapkan antara lain : a) untuk setiap rugi penurunan nilai yarg diakui atau dibalik selama periode tertentu untuk suatu aset individual, termasuk goodwill atau Suatu urit penghasil kas (1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan nilai, je) jumlah rugi penurunan rilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai: (8) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi penurunan nilsi yang dibalik: (4) goodwill yang (5) jumlah rugi penurunan rilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut Jan h diakui rugi penururan nilainya: (6) jumlah pembalikan rugi penurunan niai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut bj) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok | aset.
Page 69 OCR 0.893
@ PT. MAHA PROPERTI! INDONESIA Tbk. Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan Periode Lalu 2 ke Farubahan Estimasi Akun:ansi Yang harus diungkapkan antara lain (1) sifat den alasan perubahan estimasi akuntansi: (2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan (8) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah dampak pada seriode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan Farubahan Kebijakan Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi: (@) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal dan relevan, (3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lslu sajian (a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan (b) laba per saham dasar dan dilusian: (8 jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang disajikan Dalam aal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya: dan (5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut disajikan dan tanggal dimulainya perubahen kebijakan akuntansi. Kesalahan Periode Lalu Yang harus diungkapkan antara lain : Ci) sifat dari kesalahan periode lalu, (3) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian: (a) tagi setiap pos laporan keuangan: dan (b) laba per saham dasar dan dilusian: (8) jumlah koraksi pada awal periode sajian paling awal. dan (4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan penjelasan mengenai cara can waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian kembali retrospektif tidak praktis
Page 70 OCR 0.853
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. 26) Kombinasi a) Perusahaan harus mengungkepkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi selama periodz pelaporan, yaitu: (4) 2 @) (4) (8) (8 mn (8) 3 (10) 1) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi: tanggal akuisisi biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode berjalan, dan akur alesinya untuk masing-masing kombinasi bisnis: persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh: alasan utamz untuk kombinasi bisnis dan penjalasan tentang cara pihak pengakuisisi memparoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi: penjelasan kua itatif tentang faktor yang memtentuk goodwill yang diakui: Nilai Wajar peda saat tanggal akuisisi atas totzl imbalan yang dialihkan dan Wajar tangga akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan: kesepakatar imbalar kontinjensi dan aset indemnffikasi: Ca) jumlah yang diaui pada tanggal akuisi (b) penjelasar tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran: dan (c) estimasi ksarar hasil (tidak didiskonto) a-au, jika apabila kisaran tidak dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas, maka pihak pengak.is si rengungkapkan fakta tersebut, Perusahaan haus mengungkapkar piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utama piutang, misalnya £ njaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok piutang lain, vartu sevagai berikut: (a) Nilai Wajar piuzeng: (b) jumlah piutang bruto kontraktual, dan (c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual yang diperkirakan tdak tertagih. jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang diperoleh dan Liablltas yang diambil alih, setiap liabilitas kontnjansi yang dizkui pada Nilai Wajar: (a) uraian mengerai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar sumber daya ekcnomi terjadi, (b) indikasi kerida-pastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal “
Page 71 OCR 0.855
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk diparlukan, Perusanaan harus mengungkapkan asumsi utama yang mendasari oraki-aen peristiwa masa depan: dan (0) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah 'Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut: (12) dalam kal liabilras kontnensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat diukur secara #ndal, maka kirak pengakuisisi mengungkapkan: (8) infcrmasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) terkait perikatan dan kontijensi: dan (b) alasan Liabilitas tidak dapat dikur secara andal: (13) dalam kal pembalian dengan diskor (a) jurrlah keuntungan yang diaku dan pos dalam laporan laba rugi komarehensif d mana keuntungan tersebut diakui: dan (b) penjelasan tertang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan: (14) setiap kombinasi bisnis dimana pihzk pengakuisisi memiliki kurang dari 10014 (seratus persen! dari kesentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal zkuisisi: la) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang diakui pada tanggal akuisisi dar dasar pengukurannya: dan (b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan nilai tersebut, urtuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi yang diusar pada Niai Wajar: (15) dalam hal suatu komtinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap la) Nizi Wajer pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal akuisisi: dan Ib) jumlah keuntungan aau kerugian yang diakui sebagai hasil dari pengukuran kembali Nlai Vejar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang Gimiliki olet pinak pengakuisisi sebelum kombinasi bisnis dan pos dalam laporan lake rugi komprehensif untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut: (18) Informasi sebagai berikut Ia) jumlah pendapatan dar laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak tanggal akuisisi yanc dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif pada periode pelaporan: dan Ib) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode pelaporan berjalan seo'ah-olah tanggal akuisisi untuk semua
Page 72 OCR 0.909
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal periode pelaporan. | b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periade sebelumnya, | Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif material: @ dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset, Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka | diungkapkan: le) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai: (E) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi awalnya belum selesai, dan (0) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui selama periode pelaporan (2) setiap periode pelaporan setelah tangoal akuisisi sampai dengan Perusahaan mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau liabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan: (a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan yang timbul selama penyelesaian: Ik) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan perubahan tersebut: dan (c) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur imbalan kontinjensi: (B) —Tebilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada: | Hd) rekonsiliasi atas nilaitercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan: ( 3 jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada periode pelaporan yang: (8) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan sebelumnya: dan | (b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan: C) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi kombinas bisnis: dan
Page 73 OCR 0.878
au) PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk d) Perusahzan harus mengungkapkan halal berikur secara keseluruhan, sehubungan dengan perolehan atas entitas anak dan unt bisnis lainnyz selama suatu periode (1) jumlah harga yang dibayarkan: (2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setera Kas: (3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh: dan 4) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dar Setara Kas pada entitas anak atau bisnis || lainnya apabila Pengendalian ciperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. 27) Segmen Operasi Yang harus diungkapkan antara lain : a) pengungkapan pada level segmen: (1) informasi umum, yang terdiri dari: Pi Catatan 35 (a) faktor-faktor yang digunekan oleh manzjemen untuk mengidentifikasi segmen dilaporkan, dan (b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen dilaporkan: (2) informasi mengenai laba atau rugi segmen. termasuk pendapatan dan beban tertentu, aset “ segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar pengukurannya: (3) rekcnsiliasi dari total pendapatan s2gmen, ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan, aset v segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaen: b) pengungkapan pada level entitas , (1) Informasi produk dan jasa 3 Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap kelompok prod uk dan jasa yang serupa. (2) Informasi wilayah geografis “ (a) Pendapatan dari pelanggan ekstemal yang diatribusikan kepada: i. negara domisili Perusahaan: dan ii. semua negara asing sezara tctal cimana Perusahaan memperoleh pendapatan Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara
Page 74 OCR 0.873
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. ters2but secara irdvidual. (b) Aset tidak lancar selair instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset imbalan pascaker a, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di: i. negara domisili Per-sahaan: dan ii, semua negara asing secara total dimane Perusahaan memiliki aset Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah (3) Informasi pelanggan utama Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapai 1085 (sepuluh perseratus) atau ebih dari pendapatan kensolidasi, Perusahaan harus. mengungkapkan: Ia) fakta: (b) total pendapatan dar stiap pelanggan: dan (c) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut V 2 28) Operasi yang Dihentikan a) Yang harus diungkapkan antara lait (1) uraian tentang alasar operasi dihertikan: (2) uraian fakta da1 keadaar dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, zara, Jan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi yang dihent k21: can (3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari aset tidak lancar atau kelampok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku. b) Yang harus diungkapkan ates informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan antara lain: (1) analisa atas jimlan tungga yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif meliputi (a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebalum pajak dari operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan (b) laba zzau rugi yang diacui dalam pencukuran ke Nilsi Wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual azau pelepasan aset atau kelompok lepasan yang terkait dengan operasi yang diheniikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: (2) arus kas netc yang dapa: distribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan pendanaan dari operasi yang cihentikan: dan (3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat diatribusikan pada pemilik ertitas induk.
Page 75 OCR 0.891
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. 29) | Instrumer Derivatif selain Derivatif Melekat | a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya, yaitu untuk | Indung nilci atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan spekulasi: b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen Jerivatif dalam kelompok klasifikasi lindung nilai dan kelompok non | Indung nilei: | (1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta, | bunga. komoditas atau lain-lain, | (2) pihak awan ransaks' (counterparties): tanggal jatuh tempo: 4 nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan: beban atau Pendapatan pada periode pelaporan: IE) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan 7) persyaratan penting lainnya. c) Yang harus diungkapkan antara lain: 1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk mencepai tujuan tersebut, (2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk penjelasan mengenai Aset dan/etau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung nilai: dan 18) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan tujuannya 30) | Nilai Wajar Instrumen Keuangan . Hei Catatan 34 Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan antara lai a) Nilai Vvajer setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang memungkinkan untuk dapat ciperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi keuangan: dan b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar aset Catatan 3g keuangan dan liabilitas keuangan. 31) | Dividen Yang xarus ciungkapkan antarz lain: V a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagai @ sibusi kepada pemilik paca periode pelaporan: b) jumlah utang dividen untuk:
Page 76 OCR 0.826
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tb (2) periode sebelur-nya: Cc) jumlah dividen dan dividen ber saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah periode pelaporan tetapi sebelum tancgal penyelesaian laporan keuangan dan tidak diakui sebagai Liabiltas kepada pemilik pada akhir periode pelaporar, dan dj jumlah dividen prafaren kumulet f yang tidak diskui. (1) periode pelaporan, dar (1) perikatan yane meliputi (a) perjanjian sewa, keagenan car dstrbusi, bantuan manajemen dan teknis, royalti, dan Isen: lungkapkan: IL. Fhak-pihak yang terkait alam perjanjian: il. periode berlakunya perikatan iii. dzsar penenttar kompensas dan denda, iv. jumlah beban atau pencapatan pad periode pelaporan: dan v. FPsmbatasan-pembatasan lainnya: (b) kontrak atau perjanian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan untuk investasi, diungkapsan: 32) | Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama , Yang harus diungkapkar antara lain N a) jumlah agregat dri liabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya secara terpisah: b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersamz secara terpisah dari komitmen Isinya: C) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan bagian partisipasi kepemiikan dalam sengendalian bersama entitas. dan d) dalam hal Ventura Bersama Jiakui dalam sengendalian bersama entitas, agar ditambahkan oenzungkapan tambahan tentang: (1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan (2) jumlah agregzt setiap ase: lancar, ase: ticak lancar, Iiabilitas jangka pendek, liabilitas jangka penjang, penzhasilan dan beban yang terkai: dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama 33) | Perikatan dan Kontinjensi | |) Perikatan Il Yang harus diungkapkan entara lain : 1
Page 77 OCR 0.823
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. Irak yarg terkait dalam perjanjian ls an ii. periodz ber axunya perikatan: | Hi, nila: keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi: dan iv. sanceksanks: (2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan (a) pihak-pirak yarg dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan antara v pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin: | (b) etar belakang dikeluarkannya jaminan, (c) periode berlakunya jaminan: dan (d) nila jaminan: (3) fasilitas kredit ya1g belLm digunakan, misalnya fasilitas LC, cerukan bank: dan k. (4) uraian mengenai sfat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya. | b) Kontinjensi Yang harus diungkapkan #atara lain : (11 perkara a-au sengketa hukum, Av diungkapkan (a) pihak-pihak yang terkait: (b) jLmiah yang diperkarakan: (c) lstar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion): dan (d) dampak keuangan: (2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah lingkungan “N hidup, diungkapkan uraiar singkat tentang peraturan dan estimasi dampak keuangannya: , (3 kemungkinan 'iabilitas pajak tambahan “ (a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan | denda atau buncanya: dan | (b) sikap Perusanaar terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding): , “X (61 peristiwa kontinjansi Izinnya, yang diungkapkan antara lain | (aj karakterstic aset atau Iiabilitas kontinjensi: (b) estimasi dari damzak keuangannya: (0) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus
Page 78 OCR 0.880
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. | keluar sumber daya: dan (d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga. 34) | Khusus Industri Perkebunan Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma | Yang harus diungkapkan antara lain: | a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma: Pi) b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama: C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan: d) Hak dan liakilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama: e) Ketentuan tertang perbahan perjanjian kerjasama, dan D Isi perubahan perjanjian, jika ada. 35) | Manajemen Risiko Keuangan | . P1 Catatan 33 | a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut (1) risiko credit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh tempo atau , tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada akhir periode pelaporan N tetapi tidax mengalami penurunan nilai: (2) rsike Ikuiditas, antara lain: (a) analisis jatuh tempo untuk Iiabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang menunjukkan 1 “isa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman terhadap periode arus ti kas, dan (b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas: (3) rsikc gasar, antara lain analisis sensitivitas untk setiap jenis risiko pasar dimana entitas kj terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunukkan dampak perubahan pada variabel -isiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas: dan 4 (4) rsiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan. b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud daam huruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risik» yang timbul dari instrumen keuangan. 1 | 38) | Khusus Industri Perbankan | a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguazy Ratic) 1 Yang harus diungkapkan antara lain (1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan
Page 79 OCR 0.878
@ PT. MAHA PROPERTI! INDONESIA Tbk. posisi keuangan: (2) Posisi CAR minimum serdasarkan peraturan Bank Indonesia: dan (3) Aspek khusus yanz mendasari perhitungan CAR. b) Posisi Devisa Neto Yang harus diungkapkan antara lain. (1) Rincian perhitunga dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal laporan posisikeuanga: (2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: (8) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto. N C) Jaminan Pemerintah terhzdap Liabilitas Pembayaran Bank Umum Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana pihak ketiga di bank. d) Aktivitas Fiduciary Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciaryyang meliputi jasa kustodian, wali amerat, pengelolaan investasi dan reksadana. 37) | Kuasi-Reorganisasi Yang harus diungkapkan antara lain uraian mergenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang meliputi a) Jumlah saldo negatif yanc dizliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut disajikan selama tiga tahu- berurutan sejak kuasi-rsorganisasi. b) Status going concem perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham setelah kuasi- | reorganisasi yang menggembarkan prospek usaha di masa mendatang: | . | c) Penyajian laporan posisi xeuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi- Bi | reorganisasi: | d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum digunakan | untuk mengeliminasi defst, dan | | @) Keterangan tentang tanccal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan | posisi keuangan untuk jargka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi- reorganisasi. Pengelolaan Modal Yang harus diungkapkan antz-a lain a) informasi kualitatif tentarg tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola Catatan 33
Page 80 OCR 0.896
BS PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. permodalanrya, termasuk: (1) deskripsi tentang bagian yarg dikelola sebagai modal: (2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi persyaratan permodalan yarg disyaratkan oleh pihak eksternal: dan (3) care Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya: b) ringkasan data kuantitatiftentang bagian yang dikelola sebagai modal: C) setiap perubahan pada angka a! dan angka bj dari periode sebelumnya: d pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak eksternal (ika ada): dan konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permedalan dari pihak eksternal, apabila terjadi ketidakpatuhan. e) 39) Transaksi Nonkas Yang harus diungkapkan antara Izin : Transaksi pada axtivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas. Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal. A Y 40) Pembayaran Berbasis Saham Yang harus diungkapkan antara lain : a) Tincianjumah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek ataupun jangka panjang: bj penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu periode, termasuk syarat dan cetentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode penyelesaian: z) jumlah dan rata-rata terlimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok opsi saham, d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan: &) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham yang beredar pada akhir periode: P— penestuan Nila Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut (1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar
Page 81 OCR 0.859
@ PT. MAHA PROPERTI! INDONESIA Tbk opsi tersebut pada tanggal sengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar terseaut diukur, dan ? jumlah dea rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada tanggal pengukuran, dan nformasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk instrumen zkuitas lein yang diberikar selama suatu periode (yaitu selain opsi saham): 9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu periode dan terhadap posisi keuangannya. 41) Khusus Industri Asuransi a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas Yang harus diungkapxan antara lain : (1) Analisis Kekayaan: a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu): (2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas: | “ (3) Batas tingkat solvablitas yang harus dipenuhi: | | (4) Tingkat solvaollitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan | | | (5) Jumlah investasi yarg diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. | | L 42) | Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah | Hal-hal yang harus diungkapkan: | a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah: , | b) Jenis Akad Asuransi Sya'iah: A | c) Rincian Aset, Lizo Itas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah: dan d) Zakat 43) | Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antera lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari: a) Kontrak reasuransi, b) Perjanjian pentirg dan ikatan lainnya: 4 c) Rasio keuangan penting: d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting, dan €) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup perusahaan. 48) | Khusus Industri Kehutanan : Y
Page 82 OCR 0.907
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib lainnya: g Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan alam (TPTI, pembinaar dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam): d @) Realisasi jenis kegiztan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya: Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan akumulasinya: dan f Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana : (i) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan (2) Jenis jalan yang digangun pada periode berjalan dan akumulasinya 45) | Peristiwa Setelah Periode Pelaporan Yang harus diungkapkan antara lain: 2) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yang ada pada akhir periode pe aporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah yang diakui da am laporan keuangannya, atau untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak diakui bj — dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan, maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya: (1) tanggal terjacinya: (2) sifat peristiwa: dan (3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut tidak dapat dioua:. 46) | Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan Aktivitas Perusahaan Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus diungkapkan antara lain: a) judul SAK dan jeans peraturan baru tersebut: b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi: e) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan d) pembahasan mengenai damoak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan Catatan 2
Page 83 OCR 0.903
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut fidak dapat diketahui atau destimasi secara wajar. an | a) b) 'eklasifikasi Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (C) sifat reklasifikasi: (2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi: dan (5) alasan reklasifikasi Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak prakt s untuk dilakukan, maka Perusahaan harus mengungkapkan: (1) alasar tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan (2) sitat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi 48) Hibah Pemerin:ah Se-iap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut: a) sfatdan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi bentuk lain dari dantuan pemerintah: dan b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan pemerintah telah diakui. 49) Rekonsiliasi artara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain 2) b) c) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar rodal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lsin Yang harus diungkapkan antara lain: (1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara (2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta penjelasannya: dan (8) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta penjelasannya. Dalam hai Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas dasar modal di negara lain untuk melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara
Page 84 OCR 0.860
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. maka pengungkapar tersebut w: 50) | Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan artara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau keadaan tertentu yang mempengaruhi sinerja pe-usahaan. seperti penstiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan Jakarta, 30 April 2025 Hormat &ami, PT Maha Properti Indones a Tbk A PR MAHA PROPERTI Ji X Ronald Kumalaputra Iwan Kurniawan 1 Direktur Maag Direktur
Names mentioned 18 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
ROPERTINDO MULIA INVESTAMA TBK
p.1 ×2
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik KAP. Kanaka Puradiredja
p.2
unresolved
org
Bapepam-LK
p.4 ×2
unresolved
org
PT. MAHA PROPERTI IND
p.6
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.6 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.12 ×13
unresolved
org
PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tb
p.17 ×2
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.37
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.55
unresolved
org
PT. MAHA PROPERTI
p.69 ×3
unresolved
org
INDONESIA Tbk.
p.69 ×3
unresolved
org
Bapepam
p.72 ×2
unresolved
org
PT Maha Properti Indones
p.84
unresolved
person
Maag
· Direktur
p.84
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.