Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 16
Page 1
PUBLIC EXPOSE
INSIDENTAL
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk
(“Perseroan”)
Virtual melalui Webinar Google Meet
30 April 2025
Page 2
LATAR BELAKANG PELAKSANAAN
PUBLIC EXPOSE
Berdasarkan Ketentuan III.1.1.8. Peraturan Bursa
Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian
Informasi, dalam hal Laporan Keuangan Auditan
memperoleh opini Disclaimer, Perseroan
diwajibkan menyampaikan penjelasan tentang
rincian penyebab timbulnya opini Disclaimer,
penjelasan mengenai aktivitas operasional,
kelangsungan usaha Perseroan, dan melakukan
Public Expose.
2
Page 3
IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING
Sebagaimana Disajikan dalam Laporan keuangan
Auditan
Uraian
31 Des 2022 31 Des 2023 31 Des 2024
USD 000 USD 000 USD 000
Penjualan
Ekspor 61.103 42.527 31.539
Domestik 333.442 246.023 158.611
Total 394.546 288.550 190.150
Laba (Rugi) Bersih 12.532 (10.735) (47.892)
EBITDA 17.578 (6.650) (7.670)
3
Page 4
PRODUKSI (Ton)
350
300 287,33
250
231,40
Polymer
200
Staple Fiber
150
132,11 131,75
116,67 Filamen Yarn
110,24
100 92,36
72,62 67,72 Fleece
50
0,43 0,37 0,22
0
2022 2023 2024
4
Page 5
KETEBUKAAN INFORMASI PERSEROAN
❑ 18 September 2024:
▪ Tren penurunan operasi pada Triwulan III dan utilisasi turun menjadi 46%
❑ 31 Oktober 2024:
▪ Tren penurunan operasi terus terjadi dan utilisasi turun di bawah 40%
▪ Menghentikan sementara unit pabrik di Karawang, terhitung 1 November 2024
▪ Mempertahankan kelangsungan usaha melalui operasional terbatas pada
pabrik di Kaliwungu, melayani permintaan essential pelanggan tertentu
❑ 5 November 2024:
Penjelasan ke BEI atas latar belakang dihentikannya pabrik di Karawang yaitu:
▪ Utilisasi terus menurun dari 4 line menjadi 1 line, sehingga menjadi tidak
ekonomis kalus diteruskan sehingga pabrik Karawang distop sementara
▪ Meningkatnya biaya manufakur, menurunnya daya saing
▪ Belum ada kesepakatan atas restrukturisasi utang dengan para kreditur
5
Page 6
KETEBUKAAN INFORMASI PERSEROAN
❑ Publix Expose, 10 Desember 2024
❑ Materi Public Expose:
▪ Utilisasi kurang dari 40%, biaya manufaktur meningkat
▪ Penyebab: kelebihan kapasitas global dan impor produk dumping, daya saing
rendah karena struktur biaya tidak kompetitif.
▪ Penjualan menurun.
▪ Stop operasi sementara pabrik di Karawang.
▪ Operasional terbatas Divisi Benang di Kendal.
▪ EBITDA negatif sejumlah US$ 3,6 juta sampai dengan 30 September 2024.
▪ Restrukturisasi utang belum selesai.
▪ Pembahasan restrukturisasi utang secara pro aktif dengan Satgas/DJKN dan
kreditur lainnya.
▪ Skema kerja sama dengan pihak ke-3 untuk memperoleh pendanaan modal
kerja baru.
6
Page 7
CAPAIAN PERSEROAN TAHUN 2024
Pendapatan bersih & laba (rugi) sebelum pajak
Perseroan terus menurun setiap kuartal, akibat dari
adanya persaingan yang ketat dengan produk impor,
turunnya permintaan, turunnya utilisasi operasi
Perseroan, keterbatasan modal kerja.
7
Page 8
PENYEBAB OPINI DISCLAIMER
1) Kelangsungan Usaha:
▪ Belum diperoleh kesepakatan atas restrukturisasi utang
berjaminan dari para kreditor.
▪ Balance sheet tidak bankable sehingga Perseroan tidak
dapat memperoleh dana modal kerja & CAPEX dari
bank/lembaga keuangan lokal.
▪ Rugi terus menerus sehingga terjadi deplesi modal kerja dan
berjalan dengan likuiditas ketat.
▪ Melakukan pembayaran pinjaman fasilitas LC untuk
pembelian bahan baku, yang telah jatuh tempo dan
Perseroan belum membeli kembali bahan baku baru
sementara karena pabrik di Karawang masih berhenti
beroperasi;
▪ Tidak diperolehnya surat dukungan keuangan dari pemegang
saham pengendali untuk kegiatan tahun 2025 dan
seterusnya.
8
Page 9
PENYEBAB OPINI DISCLAIMER
2) Perseroan belum melakukan penilaian atas
penurunan nilai terhadap aset non-keuangan
tertentu sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan
Indonesia (PSAK 236, "Penurunan Nilai Aset").
Perseroan hanya menunda pelaksanaan penilaian
terhadap aset nonkeuangan karena sudah merencanakan
kegiatan penilaian setelah persetujuan prinsip atas revisi
proposal restrukturisasi utang ditandatangani oleh para
kreditor.
9
Page 10
PENYEBAB OPINI DISCLAIMER
3) Metode alokasi biaya overhead pabrik, tenaga kerja
langsung dan bahan baku pada tahun 2024 tidak tepat
dan tidak akurat dan Perseroan tidak melakukan evaluasi
penurunan nilai atas persediaan penunjang.
Perseroan selalu menggunakan metode alokasi biaya
overhead pabrik, tenaga kerja langsung dan bahan baku
yang sama secara konsisten dengan tahun-tahun
sebelumnya. Namun demikian, catatan auditor akan
menjadi bahan evaluasi Perseroan ke depannya.
Evaluasi penurunan nilai akan dilakukan setelah diperoleh
persetujuan prinsip revisi proposal restrukturisasi utang
dari para kreditor.
10
Page 11
STRATEGI UNTUK MEMPERBAIKI OPINI
1) Perseroan telah menyampaikan revisi proposal
restrukturisasi utang yang terbaik, pada tanggal 14 April
2025, kepada kreditor, agar dapat diperoleh persetujuan
prinsip dalam waktu 30 hari kerja dan dilanjutkan
dengan pembicaraan kepada investor dan proses due
diligence dalam waktu 60 hari. Setelah restrukturisasi
selesai, maka melalui Balance Sheet yang bankable
Perseroan yakin akan dapat mengatur dana modal
kerja/CAPEX dan mendapatkan dukungan dari
perbankan, menjalankan kembali pabrik di Karawang dan
meningkatkan utilisasi pabrik di Kaliwungu secara
optimal.
2) Menunjuk penilai independen untuk melakukan penilaian
menyeluruh terhadap aset Perseroan, setelah revisi
proposal restrukturisasi ditandatangani oleh para
kreditor dan investor.
11
Page 12
STRATEGI UNTUK MEMPERBAIKI OPINI
3) Penilaian kembali persediaan penunjang akan
dilakukan oleh penilai independen yang ditunjuk
terkait dengan dimulainya proses restrukturisasi,
sedangkan evaluasi metode alokasi biaya overhead
akan mulai dilakukan oleh pihak internal untuk
memastikan kelayakannya.
12
Page 13
STATUS RESTRUKTURISASI Perseroan telah menyampaikan pada 14 April 2025 revisi proposal terbaik, sudah mengakomodasi masukan dari para kreditor. Atas proposal ini Perseroan meminta kreditor memberikan persetujuan prinsip dalam waktu 30 hari kerja dan 60 hari berikutnya untuk penyelesaian dengan investor dan proses due diligence. Utang kepada Kementerian Keuangan sebesar US$ 82,7 juta tetap dipertahankan sebagai utang, dan dilunasi selama 15 tahun. Utang kepada pemegang obligasi sebesar US$ 85 juta tetap dipertahankan sebagai utang dan diselesaikan setelah adanya perkembangan atas pelaksanaan restrukturisasi. Utang lainnya sebesar US$ 929,1 juta akan dikonversikan ke ekuitas. Keberhasilan atas realisasi proposal juga bergantung kepada investor baru yang menyediakan dana untuk modal kerja, CAPEX dan deposit untuk pembayaran utang kepada Kementerian Keuangan. 13
Page 14
STATUS RESTRUKTURISASI
Perseroan akan melakukan penilaian kembali atas persediaan
(termasuk nonmoving spare part) sebagai bagian dari skema
restrukturisasi.
Perseroan terus menerus melakukan komunikasi dengan semua
kreditor, dan masukan dari para kreditor akan dijadikan bahan
pijakan bagi Perseroan untuk melakukan perbaikan atau melengkapi
proposal yang sudah disampaikan. Perseroan juga meminta dukungan
pemangku kepentingan lainnya agar mendukung Perseroan untuk tetap
dapat berkontribusi di industri TPT dan negara ini.
Mengingat pabrik di Karawang saat ini sudah berhenti sementara maka
timeline yang kami ajukan kepada kreditor dan investor 30 hari + 60 hari
menjadi sangat penting. Apabila persetujuan prinsip + persetujuan
investor belum dapat diperoleh dalam jangka waktu itu maka akan sulit
sekali untuk menghidupkan kembali pabrik di Karawang.
14
Page 15
KELANGSUNGAN USAHA
Perseroan sedang membahas pengaturan modal kerja
dengan PT Pacific Poly dalam penyediaan pre finance
bahan baku, untuk mempertahankan utilisasi 30% atas
pabrik di Kaliwungu.
Perseroan juga sedang mencari “mitra” untuk kegiatan
maklon dan pre finance bahan baku untuk penambahan
kapasitas di pabrik Kaliwungu.
15
Page 16
TERIMA KASIH
16
Names mentioned 3 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Kementerian Keuangan
p.13 ×2
unresolved
org
PT Pacific Poly
p.15
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.