Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 471
Page 1
2024 Laporan Tahunan PT Mandiri Tunas Finance
Page 2
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
PENDAHULUAN
Laporan Tahunan PT Mandiri Tunas Finance Tahun 2024 disusun sebagai laporan terintegrasi
yang menyajikan kinerja historis dalam konteks yang lebih luas, mencakup kondisi keuangan,
hasil operasional, manajemen risiko, strategi, serta proyeksi bisnis di masa depan. Laporan ini
bertujuan untuk memberikan wawasan yang komprehensif bagi pemegang saham dan pemangku
kepentingan yang lain mengenai tujuan strategis Mandiri Tunas Finance serta kemajuan Perseroan
dalam menciptakan nilai yang berkelanjutan. Pernyataan prospektif dalam laporan ini dibuat
berdasarkan asumsi terhadap kondisi terkini dan potensi perkembangan di masa mendatang,
serta dinamika lingkungan bisnis dimana Mandiri Tunas Finance menjalankan usaha. Perseroan
tidak dapat menjamin bahwa seluruh dokumen yang telah dipastikan keabsahannya dalam laporan
ini akan menghasilkan pencapaian yang sesuai dengan harapan.
Dalam laporan ini, istilah “Perseroan”, “MTF”, dan “Mandiri Tunas Finance” merujuk pada PT Mandiri
Tunas Finance, yang bergerak di bidang penyediaan jasa pembiayaan kendaraan bermotor, alat
berat, dan pembiayaan lainnya. Untuk kemudahan penyampaian, penggunaan kata “kami” juga
digunakan dalam beberapa bagian untuk merujuk pada PT Mandiri Tunas Finance secara umum.
Laporan Tahunan ini dapat dilihat dan diunduh
dalam situs web resmi Mandiri Tunas Finance
dengan alamat www.mtf.co.id.
TENTANG LAPORAN TAHUNAN 2024
PT MANDIRI TUNAS FINANCE
Laporan Tahunan 2024 PT Mandiri Tunas Finance disusun untuk meningkatkan keterbukaan
informasi kepada otoritas terkait serta menjadi sumber dokumentasi komprehensif mengenai
kinerja Perseroan selama satu tahun. Laporan ini mencakup berbagai aspek, termasuk profil
perusahaan, kinerja operasional, strategi pemasaran, serta laporan keuangan. Selain itu, laporan
ini juga menyajikan ikhtisar data keuangan penting selama lima tahun terakhir, laporan Direksi
dan Dewan Komisaris, serta analisis dan pembahasan manajemen mengenai pencapaian kinerja
dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Dengan mengadopsi konsep best practices dan prinsip-
prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik, laporan ini memberikan gambaran yang lebih transparan
mengenai prospek dan arah strategis Perseroan.
Selain sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi, Laporan Tahunan ini juga bertujuan untuk
membantu pemegang saham dan pemangku kepentingan yang lain dalam memahami strategi
dan kemajuan Mandiri Tunas Finance dalam menciptakan nilai yang berkelanjutan. Untuk itu,
konten laporan ini tercakup di dalamnya tentang aspek tata kelola perusahaan, termasuk struktur
dan prosesnya, serta sistem manajemen risiko yang menggambarkan profil risiko dan upaya
mitigasinya. Untuk memastikan aksesibilitas dan kenyamanan pembaca, Laporan Tahunan 2024
disajikan dalam dua bahasa, yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, dalam buku terpisah
dengan tata letak yang jelas dan kualitas cetak yang optimal
2 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 3
>> Pendahuluan
PENJELASAN
TEMA
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU
MEMIMPIN PASAR
Mandiri Tunas Finance mencatatkan kinerja terbaik pada tahun 2024 yang ditandai dengan meningkatnya
penyaluran pembiayaan, pendapatan, dan laba tahun berjalan. Pencapaian tersebut mencerminkan besarnya
dukungan dari segenap pemangku kepentingan, sekaligus menjadi fondasi dan energi pendorong bagi
Perseroan dalam mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin pasar di industri pembiayaan di Indonesia.
Performa terbaik Perseroan ditopang oleh serangkaian kebijakan dan inisiatif strategis yang diimplementasikan
secara konsisten di sepanjang tahun 2024. Strategi tersebut di antaranya menjadi top player di semua segmen
sebagai strategi ekspansi pasar, menjaga profitabilitas yang berkelanjutan, serta memperbaiki proses untuk
meningkatkan pelayanan yang terbaik.
Berbagai langkah nyata dilakukan Perseroan untuk mengimplementasikan inisiatif-inisiatif strategis
tersebut. Selain menghadirkan layanan yang inovatif, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan,
Perseroan juga memanfaatkan teknologi digital dan strategi customer-centric. Lebih dari itu, Perseroan juga
terus berupaya memberikan nilai tambah yang nyata, membangun kepercayaan nasabah serta menciptakan
pengalaman layanan yang unggul dan relevan di tengah persaingan yang semakin ketat.
Tema tersebut juga menjadi motivasi bagi seluruh elemen PT Mandiri Tunas Finance untuk bergerak maju
dengan energi baru, mengatasi berbagai tantangan, dan menciptakan peluang untuk meraih keunggulan
kompetitif. Dengan sinergi, dedikasi, dan inovasi yang konsisten, Perseroan optimis mampu mewujudkan misi
“Menjadi Mitra Pembiayaan Tepercaya Anda”, sekaligus menjadi market leader yang unggul dalam kinerja bisnis
serta memberikan dampak positif bagi masyarakat dan industri pembiayaan secara keseluruhan.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 3
Page 4
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
KESINAMBUNGAN
TEMA
2023 2022
TUMBUH KUAT MEMACU
DAN BERKELANJUTAN KINERJA
Perekonomian Indonesia berangsur membaik melalui Pada tahun 2022, PT Mandiri Tunas Finance berupaya
penghapusan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan mempercepat peningkatan kinerja yang telah direalisasikan
Masyarakat (PPKM) oleh Pemerintah pada awal tahun 2023 yang melalui sejumlah inisiatif strategis, yang ditetapkan dengan
berdampak pada peningkatan konsumsi masyarakat. Industri tema “Elevate Business to The Next Level”. Prinsip dari inisiatif
Multifinance Indonesia pun bertumbuh cepat yang didominasi tersebut adalah upaya mencapai kinerja bisnis yang lebih dari
oleh pembiayaan investasi, modal kerja dan pembiayaan yang telah diraih selama ini.
multiguna. Sebagai salah satu pemain utama dalam industri
financing, Mandiri Tunas Finance (MTF) mempersiapkan diri Setidaknya ada tiga inisiatif yang dijalankan. Pertama,
untuk memikat pasar dan menjadi yang terbaik. optimalisasi bisnis captive market dengan perbaikan model
kolaborasi dan bersinergi bersama Bank Mandiri melalui
Melalui tema strategi “Building New Foundation to Win the referral Mandiri Group, baik untuk nasabah perorangan
Market” yang memiliki arti membangun fondasi baru dalam maupun korporasi.
meningkatkan kinerja Perseroan agar dapat memenangkan
pasar. Sebagai fondasi utama dari tema strategi tersebut yaitu Kedua, mendorong akselerasi bisnis berbasis dealership
pengembangan kondisi internal sebagai fondasi untuk tumbuh. yang merupakan kegiatan bisnis utama Perseroan. Hingga
saat ini, dealer merupakan mitra utama untuk menyalurkan
Terdapat 3 inisiatif strategi yang telah dijalankan hingga pembiayaan kepada pelanggan.
mencapai kinerja yang sangat baik, yaitu Menumbuhkan
segmen bisnis captive yang berasal dari Bank Mandiri; Menjaga Ketiga, diversifikasi bisnis dan optimalisasi database
segmen bisnis yang berasal dari dealer dan partner; serta melalui pembiayaan multiguna dan chanelling fintech.
Mengoptimalkan database untuk memberikan nilai tambah Strategi difokuskan dengan harapan dapat memberikan
pada pelanggan. Selain inisiatif strategi tersebut, tentunya kontribusi yang positif. Untuk mendukung strategi tersebut,
pengembangan operasional Perseroan juga dilakukan dari Perseroan melakukan perluasan jaringan pemasaran melalui
beberapa aspek. pengembangan tim telemarketing dan agen.
Salah satunya yaitu transformasi digital yang membawa Inisiatif strategis yang telah direalisasikan terbukti
perubahan pada perilaku pelanggan. Fasilitas MTF Mobile memberikan dampak positif terhadap kinerja Perseroan,
merupakan program digitalisasi Perseroan untuk melayani dengan tumbuh lebih baik. Perseroan meyakini hasil tersebut
nasabah existing seperti pembayaran, pelunasan, klaim akan terus berkembang ke depan.
asuransi, kebutuhan lainnya terkait pembiayaan sehingga
dapat meningkatkan bisnis pembiayaan kendaraan bermotor
dengan tetap menjaga kualitas pembiayaan yang baik.
Keseluruhan strategi tersebut dilakukan secara optimal untuk
mewujudkan visi dan misi MTF menjadi Mitra Pembiayaan
Tepercaya Anda, yang dapat memberikan pelayanan cepat dan
mudah yang dapat diandalkan kepada pelanggan.
4 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 5
>> Pendahuluan
MAKNA LOGO
PERUSAHAAN
Identitas brand Mandiri Tunas Finance terdiri dari simbol, huruf logo, warna, dan tagline. Secara
sederhana, masing-masing item dapat dijelaskan sebagai berikut:
Bentuk Logo dengan Huruf Kecil Huruf Biru Tua
Penggunaan huruf kecil menandakan sikap ramah Melambangkan rasa nyaman, tenang, menyejukkan, warisan
terhadap semua segmen bisnis yang dimasuki oleh Mandiri luhur, stabilitas, serius (respect),dan tahan uji (reliable).
Tunas Finance dan menunjukkan keinginan yang besar Menyimbolkan profesionalisme, fondasi yang kuat, setia,
untuk melayani seluruh nasabah dengan rendah hati dapat dipercaya, dan memiliki kehormatan yang tinggi.
(customer centric).
Bentuk Gelombang Emas Cair Kuning Emas (Kuning ke Arah Oranye)
Sebagai simbol dari kekayaan finansial di Asia yang Warna logam mulia yang menandakan keagungan, kemuliaan,
mengedepankan sifat agile, progresif, berpandangan ke kemakmuran, dan kekayaan. Melambangkan keaktifan,
depan, excellence, flexible, serta tangguh menghadapi kreatif, meriah, ramah, menyenangkan, dan nyaman.
segala tantangan yang akan dihadapi di masa mendatang.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 5
Page 6
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
PENCAPAIAN
TERBAIK 2024
PENDAPATAN TOTAL
USAHA ASET
+ +
16,67 %
15,80 %
5.579.315 34.425.455
juta rupiah juta rupiah
LABA TAHUN NILAI KONTRAK
BERJALAN PEMBIAYAAN BARU
+ +
0,95 %
7,31 %
1.172.082 35.089.629
juta rupiah juta rupiah
6 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 7
>> Pendahuluan
NPL BOPO
1,05 %
60,28 %
DIVIDEN NILAI GCG ATAS CGPI
score
2023
225.064 2023
83,1
juta rupiah
score
348.330 84,01
2024 2024
juta rupiah
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 7
Page 8
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
DAFTAR
ISI
Struktur dan Komposisi Pemegang Saham 94
Informasi tentang Kepemilikan Saham
94
Mandiri Tunas Finance oleh Manajemen Kunci
Kronologis Penerbitan Saham 98
Pendahuluan 2 Kronologis Penerbitan Efek Lainnya 99
Tentang Laporan Tahunan 2024 PT Mandiri Tunas Finance 2 Informasi tentang Struktur Grup dan Kelompok Usaha,
Entitas Anak, Entitas Asosiasi Serta Joint Venture (JV) dan 100
Penjelasan Tema 3
Special Purpose Vehicle (SPV)
Kesinambungan Tema 4
Akuntan Publik 101
Makna Logo Perusahaan 5
Lembaga dan Profesi Penunjang 102
Pencapaian Terbaik 2024 6
Situs Web Perusahaan 104
Daftar Isi 8
Wilayah Operasional 106
KILAS KINERJA 2024
ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
Ikhtisar Data Keuangan Penting 12
Sekilas Perekonomian Nasional dan Global Tahun 2024 116
Ikhtisar Operasi 18
Tinjauan Operasi per Segmen Usaha 120
Ikhtisar Saham 18
Analisis Kinerja Segmen Usaha
Informasi Tentang Aksi Korporasi 19 128
Berdasarkan Informasi Geografis
Dividen Saham 19
Tinjauan Keuangan 130
Ikhtisar Obligasi, Sukuk, atau Obligasi Konversi 20
Kemampuan Perseroan dalam Efisiensi dan
136
Penghargaan dan Sertifikasi 21 Menghasilkan Keuntungan
Peristiwa Penting 24 Fasilitas Pembiayaan dan Tingkat Kolektibilitas Piutang 139
Struktur Modal dan Kebijakan Manajemen
142
atas Struktur Modal
LAPORAN MANAJEMEN
Ikatan yang Material untuk Investasi Barang Modal 143
Laporan Dewan Komisaris 36 Realisasi Investasi Barang Modal 144
Laporan Direksi 42 Dampak Nilai Tukar Mata Uang Asing 144
Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris tentang Informasi dan Fakta Material yang Terjadi
Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan Tahun Buku 2024 52 144
Setelah Tanggal Laporan Akuntan
PT Mandiri Tunas Finance
Perbandingan antara Target dan Realisasi, Serta Proyeksi
Surat Pernyataan Anggota Direksi tentang Tanggung 145
Satu Tahun ke Depan Perbandingan Target dan Realisasi
Jawab atas Laporan Tahunan Tahun Buku 2024 53
PT Mandiri Tunas Finance Proyeksi Satu Tahun ke Depan 145
Prospek Usaha dan Proyeksi Kinerja Tahun 2025 146
Kepatuhan Pembayaran Pajak 147
PROFIL PERUSAHAAN
Program Kepemilikan Saham oleh
148
Informasi Umum dan Identitas Perusahaan 58 Karyawan dan/atau Manajemen
Riwayat Singkat Perusahaan 59 Informasi Material Mengenai Investasi, Ekspansi,
Jejak Langkah 64 Divestasi, Penggabungan/Peleburan Usaha, Akuisisi, 148
Restrukturisasi Utang/Modal
Visi, Misi, Nilai dan Budaya Perusahaan 66
Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum 149
Bidang Usaha Serta Produk dan Jasa 68
Informasi Transaksi Material Yang Mengandung Benturan
Keanggotaan dalam Asosiasi 69 150
Kepentingan dan/atau Transaksi dengan Pihak Afiliasi
Struktur Organisasi 70 Informasi Keuangan yang Mengandung Kejadian
154
Profil Dewan Komisaris 73 yang Bersifat Luar Biasa dan Jarang Terjadi
Profil Direksi 77 Transaksi Spot dan Derivatif 154
Profil Pejabat Eksekutif (Chief) 80 Perubahan Peraturan Perundang-undangan
154
terhadap Perusahaan pada Tahun Buku Terakhir
Kepala Divisi dan/atau Jabatan Setingkat 84
Perubahan Kebijakan Akuntansi yang Diterapkan
Demografi Karyawan 86 155
Perusahaan pada Tahun Buku Terakhir
Pendidikan dan/atau Pelatihan Dewan Komisaris, Informasi Kelangsungan Usaha 156
Direksi, Komite-Komite, Sekretaris Perusahaan, 89
Audit Internal dan Manajemen Risiko Tingkat Kesehatan Perusahaan 157
8 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 9
>> Pendahuluan
Pengendalian Gratifikasi 290
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Kebijakan Antikorupsi 291
Komitmen Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik 160
Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing System) 292
Dasar dan Komitmen Penerapan Tata Kelola Perusahaan 161
Informasi Pemberian Dana untuk Kegiatan Politik 294
Struktur dan Mekanisme Corporate Governance 166
Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa 294
Sosialisasi dan Internalisasi Tata Kelola Perusahaan yang Baik 168
Kepatuhan terhadap Pedoman Tata Kelola Perusahaan
Perkembangan Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Pembiayaan: Kesesuaian terhadap Peraturan OJK No. 29/
168
Baik dan Apresiasi di Tahun 2024 POJK.05/2020 tentang Perubahan atas Peraturan OJK No. 301
30/POJK.05/2014 tentang Tata Kelola Perusahaan yang
Penilaian: Evaluasi, Pemantauan, dan Peningkatan
168 Baik bagi Perusahaan Pembiayaan
Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik
Struktur Organ Tata Kelola Perusahaan yang Baik 173
TANGGUNG JAWAB SOSIAL
Dewan Komisaris 182 DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN
Direksi 190 Dasar Penerapan TJSL 315
Transparansi Informasi Tentang Ruang Lingkup TJSL 315
195
Dewan Komisaris dan Direksi
Prinsip TJSL 315
Penilaian Kinerja Dewan Komisaris dan Direksi 196
Pilar TJSL 316
Nominasi Dewan Komisaris dan Direksi 198
Strategi Program TJSL 316
Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi 200
Struktur Pengelola TJSL 316
Rapat Dewan Komisaris dan Direksi 203
Pencapaian TJSL 2024 317
Pengungkapan Hubungan Afiliasi antara Direksi,
Dewan Komisaris dan Pemegang Saham Utama 210 Highlight CSR 2024 317
dan/atau Pengendali Informasi Penyampaian Laporan Berkelanjutan Secara Terpisah 318
Pengungkapan Rangkap Jabatan
211
Dewan Komisaris dan Direksi
LAPORAN KEUANGAN
Pengungkapan Kepemilikan Saham
213
Dewan Komisaris dan Direksi
Organ Pendukung Dewan Komisaris 214
Organ Pendukung Direksi 233
Publikasi Informasi Perusahaan 248
Laporan Keuangan Bulanan Perusahaan Pembiayaan 248
Kewajiban Penyampaian Data Utang Valuta Asing 249
Kegiatan Membina Hubungan dengan Media Massa 249
Pengelolaan Akses Informasi dan Data Perusahaan 250
Pengelolaan Situs Web 250
Layanan Pelanggan 256
Jejaring Sosial Perusahaan 256
Mobile Application 256
Hubungan Media 256
Laporan Tahunan 256
Tata Kelola Informasi dan Akses
257
Data Perusahaan untuk Internal
Fungsi Manajemen Risiko 258
Audit Internal 262
Sistem Manajemen Risiko 270
Auditor Eksternal/Akuntan Publik 277
Sistem Pengendalian Internal 280
Perkara Penting 282
Sanksi Administrasi 283
Tata Kelola Teknologi Informasi 284
Kode Etik 288
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 9
Page 10
Page 11
PERFORMA
2024
01
Page 12
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
IKHTISAR DATA
KEUANGAN PENTING
LABA (RUGI) DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Uraian 2024 2023 2022 2021 2020
Pendapatan
Pembiayaan Konsumen 3.453.490 3.000.350 2.437.004 2.081.742 1.638.507
Sewa Pembiayaan 678.704 652.751 565.529 461.973 339.446
Anjak Piutang 438 909 9.715 16.637 20.471
Simpanan Bank 17.473 17.134 15.163 11.597 23.054
Lain-lain Neto 1.429.210 1.110.824 917.741* 824.379* 562.939*
Total Pendapatan 5.579.315 4.781.968* 3.945.152* 3.396.328* 2.584.417*
Beban
Beban Keuangan (1.913.946) (1.510.165) (1.249.572) (1.220.816) (1.290.857)
Gaji dan Tunjangan (775.231) (802.194) (823.406) (567.134) (490.707)
Umum dan Administrasi (413.178) (349.836) (327.436) (357.084) (369.882)
Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai
Pembiayaan Konsumen (885.498) (726.080) (501.203*) (799.678*) (732.861*)
Sewa Pembiayaan (83.288) (7.651) (49.601*) (71.292*) (36.923*)
Anjak Piutang (14.874) 9.057 (11.063) (430) (278)
Piutang Lain-lain 10.867 96.127 (18.877) (70.543) (33.119)
Total Beban (4.075.148) (3.290.742)* (2.981.158) (3.086.977) (2.954.627)
Laba Sebelum Beban Pajak Final dan Pajak Penghasilan 1.504.167 1.491.226 963.994 309.351 (370.210)
Pajak Penghasilan
Beban Pajak Final (3.495) (3.427) (3.033) (2.319) (4.611)
Laba Sebelum Beban Pajak Penghasilan 1.500.672 1.487.799 960.961 307.032 (374.821)
Beban Pajak Penghasilan (328.590) (326.698) (210.748) (61.152) (74.832)
Laba Tahun Berjalan 1.172.082 1.161.101 750.213 245.880 (299.989)
Diatribusikan Kepada Pemilik Entitas Induk 1.172.082 1.161.101 750.213 245.880 (299.989)
Diatribusikan Kepada Kepentingan non Pengendali - - - - -
Penghasilan Komprehensif Lain - Setelah Pajak 11.010 798 (3.067) 37.435 20.094
Total Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan 1.183.092 1.161.899 747.146 283.315 (279.895)
Diatribusikan Kepada Pemilik Entitas Induk 1.183.092 1.161.899 747.146 283.315 (279.895)
Diatribusikan Kepada Kepentingan non Pengendali - - - - -
Laba Per Saham Dasar (Nilai Rupiah Penuh) 469 464 300 98 (120)
*) Disajikan kembali
12 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 13
>> Performa 2024
01
Pendapatan Laba Tahun Berjalan
(Dalam jutaan Rupiah) (Dalam jutaan Rupiah)
5.579.315
4.781.968
3.945.152
3.396.328
2.584.417
1.172.082
1.161.101
750.213
245.880
(299.989)
2024 2023 2022 2021 2020 2024 2023 2022 2021 2020
Penghasilan Komprehensif
Laba per Saham Dasar Tahun Berjalan
(Dalam jutaan Rupiah) (Dalam jutaan Rupiah)
1.183.092
1.161.899
747.146
283.315
(279.895)
469
464
300
98
(120)
2024 2023 2022 2021 2020 2024 2023 2022 2021 2020
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 13
Page 14
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
NERACA
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Uraian 2024 2023 2022 2021 2020
ASET
Kas dan Setara Kas
Kas 7.999 18.194 13.602 7.748 11.182
Kas Pada Bank
Pihak Ketiga 1.209 1.495 15.553 28.989 167.672
Pihak Berelasi 1.282.952 832.451 811.281 203.645 170.949
1.292.160 852.140 840.436 240.382 349.803
Piutang Pembiayaan Konsumen
Pihak Ketiga 27.154.596 22.698.175 16.666.569 13.209.267 14.106.400
Pihak Berelasi 41.346 11.542 7.846 7.287 6.831
Sub Jumlah 27.195.942 22.709.717 16.674.415 13.216.554 14.113.231
Dikurangi: Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (476.763) (347.894) (333.578) (327.003) (301.708)
26.719.179 22.361.823 16.340.837 12.889.551 13.811.523
Piutang Sewa Pembiayaan
Pihak Ketiga 5.495.587 5.416.865 5.782.025 4.784.845 3.580.405
Dikurangi: Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (100.429) (69.293) (138.679) (129.789) (92.737)
5.395.158 5.347.572 5.643.346 4.655.056 3.487.668
Anjak Piutang
Pihak Ketiga 34.748 35.758 42.469 153.232 165.847
Dikurangi: Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (15.310) (436) (9.493) (930) (500)
19.438 35.322 32.976 152.302 165.347
Piutang Lain-lain
Pihak Ketiga 164.173 119.669 89.923 75.047 93.773
Pihak Berelasi 369.541 547.483 499.942 463.294 335.454
Sub Jumlah 533.714 667.152 589.865 538.341 429.227
Dikurangi: Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (33.431) (44.298) (140.425) (121.548) (51.005)
500.283 622.854 449.440 416.793 378.222
Aset Pajak Tangguhan 84.726 100.789 116.452 77.750 136.099
Piutang Derivatif 45.008 28.933 24.534 273 1.072
Aset Tetap 278.475 283.625 219.763 197.081 191.273
Aset Lain-lain
Pihak Ketiga 90.202 93.432 60.931 81.856 103.710
Pihak Berelasi 826 902 251 100 -
TOTAL ASET 34.425.455 29.727.392 23.728.966 18.711.144 18.624.717
14 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 15
>> Performa 2024
01
Uraian 2024 2023 2022 2021 2020
LIABILITAS
Utang Usaha 604.208 1.017.137 702.291 601.051 499.376
Utang Lain-lain
Pihak Ketiga 160.830 190.916 199.930 183.547 221.763
Pihak Berelasi 51.626 56.805 100.736 125.026 98.648
Utang Pajak Kini 112.491 112.000 125.498 7.506 -
Beban yang Masih Harus Dibayar
Pihak Ketiga 238.398 257.626 308.087 189.374 179.965
Pihak Berelasi 9.543 4.472 3.535 3.333 3.186
Pinjaman Bank
Pihak Ketiga 15.677.665 15.242.400 12.748.612 7.794.675 9.267.985
Pihak Berelasi 5.835.461 2.891.252 1.944.839 1.795.735 1.207.074
21.513.126 18.133.652 14.693.451 9.590.410 10.475.059
Biaya Provisi yang Belum Diamortisasi (36.930) (36.937) (31.564) (25.056) (31.584)
21.476.196 18.096.715 14.661.887 9.565.354 10.443.475
Surat Berharga yang Diterbitkan
Pihak Ketiga 6.050.795 5.252.750* 3.876.405 4.877.850 3.992.000
Pihak Berelasi 644.000 443.000* 468.500 621.000 886.000
6.694.795 5.695.750 4.344.905 5.498.850 4.878.000
Beban Emisi yang Belum Diamortisasi (12.870) (8.235) (5.668) (6.164) (7.445)
6.681.925 5.687.515 4.339.237 5.492.686 4.870.555
Utang Derivatif 12.654 - - - 64.738
Liabilitas Imbalan Kerja Karyawan 213.162 274.546 194.940 148.413 131.472
TOTAL LIABILITAS 29.561.033 25.697.732 20.636.141 16.316.290 16.513.178
EKUITAS
Modal Saham
Modal Disetor 250.000 250.000 250.000 250.000 250.000
Penghasilan Komprehensif Lain:
Pengukuran Kembali atas Liabilitas Imbalan Kerja
(7.155) (38.390) (30.198) (32.593) (37.623)
Karyawan - Neto
Keuntungan/(Kerugian) Kumulatif atas Instrumen
(17.423) 2.802 (6.188) (726) (33.131)
Derivatif untuk Lindung Nilai Arus Kas - Neto
Saldo Laba
Sudah Ditentukan Penggunaannya 50.000 50.000 50.000 50.000 50.000
Belum Ditentukan Penggunaannya 4.589.000 3.765.248 2.829.211 2.128.173 1.882.293
TOTAL EKUITAS 4.864.422 4.029.660 3.092.825 2.394.854 2.111.539
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 34.425.455 29.727.392 23.728.966 18.711.144 18.624.717
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 15
Page 16
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Total Aset Total Liabilitas
(Dalam jutaan Rupiah) (Dalam jutaan Rupiah)
34.425.455
29.727.392
23.728.966
18.711.144
18.624.717
29.561.033
25.697.732
20.636.141
16.316.290
16.513.178
2024 2023 2022 2021 2020 2024 2023 2022 2021 2020
Kas dan Setara Kas
Total Ekuitas pada Akhir Tahun
(Dalam jutaan Rupiah) (Dalam jutaan Rupiah)
1.292.160
852.140
840.436
240.382
349.803
4.864.422
4.029.660
3.092.825
2.394.854
2.111.539
2024 2023 2022 2021 2020 2024 2023 2022 2021 2020
16 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 17
>> Performa 2024
01
ARUS KAS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Uraian 2024 2023 2022 2021 2020
Arus Kas dari Aktivitas Operasi (3.443.243) (4.420.498) (3.190.177) 225.754 (810.228)
Arus Kas dari Aktivitas Investasi (65.844) (118.954) (65.272) (28.439) (49.726)
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan 3.949.107 4.551.156 3.855.503 (306.736) 788.222
Kenaikan (Penurunan) Neto Kas dan Setara Kas 440.020 11.704 600.054 (109.421) (71.732)
Kas dan Setara Kas pada Awal Tahun 852.140 840.436 240.382 349.803 421.535
Kas dan Setara Kas pada Akhir Tahun 1.292.160 852.140 840.436 240.382 349.803
RASIO-RASIO KEUANGAN
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Uraian Satuan 2024 2023 2022 2021 2020
PROFITABILITAS
Imbal Hasil Aset % 3,65 4,34 3,54 1,33 (1,66)
Imbal Hasil Aset* % 4,36 5,00 4,05 1,65 (1,99)
Imbal Hasil Rata-rata Aset* % 4,69 5,58 4,54 1,67 (2,05)
Imbal Hasil Ekuitas % 24,09 28,81 24,26 10,27 (14,21)
Imbal Hasil Rata-rata Ekuitas % 26,36 32,60 27,34 10,67 (12,45)
Jumlah Pendapatan/Jumlah Aset % 16,21 16,09* 16,63* 18,15* 13,88*
Laba Sebelum Pajak Penghasilan/
% 26,96 31,38* 24,43* 9,11* (14,32)*
Pendapatan
Laba Bersih Setelah Pajak Tahun
% 21,01 24,28* 19,02* 7,24* (11,61)*
Berjalan/Pendapatan
Rasio Efisiensi Biaya % 32,26 34,34 43,08 48,99 72,26
Rasio Lancar (kali) 1,24 1,09* 1,32 1,04 1,03
ASET PRODUKTIF
Piutang Pembiayaan Bersih Kelolaan (Rp-juta) 60.642.783 53.061.308 45.122.742 39.733.077 41.622.865
Piutang Pembiayaan-
(Rp-juta) 27.916.505 24.898.967 22.623.833 21.578.445 23.763.382
pembiayaan Bersama
Piutang Bermasalah Kelolaan % 1,05 0,70 0,72 0,97 0,78
LIKUIDITAS
Jumlah Liabilitas/Jumlah Aset (kali) 0,86 0,86 0,87 0,87 0,89
Jumlah Liabilitas/Jumlah Ekuitas (kali) 6,08 6,38 6,67 6,81 7,82
Utang yang Berbunga/
(kali) 5,79 5,90 6,14 6,29 7,25
Jumlah Ekuitas**
Keterangan
*) Disajikan kembali menggunakan perhitungan laba sebelum pajak
**) Gearing ratio
Perbaikan tabel ini merujuk update dari tim ATFP MTF dengan nama file 210325Pk16.08 CEK3 AR 2024 - Feedback Review Data yang Belum Firm - Accounting Tax
Financial Planning.docx
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 17
Page 18
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
IKHTISAR
OPERASI
Uraian 2024 2023 2022 2021 2020
UNIT KONTRAK BARU BERDASARKAN JENIS PEMBIAYAAN (UNIT)
Mobil Baru 83.987 86.927 81.265 69.864 59.126
Mobil Bekas 25.873 28.166 21.608 15.149 9.422
Motor 437 378 322 390 550
Lainnya 1.489 6.400 35.895 8.721 679
Jumlah 111.786 121.871 139.090 94.124 69.777
NILAI KONTRAK PEMBIAYAAN BERDASARKAN JENIS PEMBIAYAAN (RP-JUTA)
Mobil Baru 25.582.763 25.493.390 21.710.535 16.354.599 14.371.629
Mobil Bekas 5.524.591 5.158.873 3.533.624 2.552.178 1.546.224
Motor 69.887 47.561 33.470 34.330 33.920
Lainnya 3.912.388 1.998.078 2.491.634 1.679.457 787.783
Jumlah 35.089.629 32.697.903 27.769.264 20.620.564 16.739.556
IKHTISAR ORGANISASI
Jumlah Nasabah 348.202 338.579 256.192 259.463 277.981
Jumlah Cabang 125 124 99 100 101
Jumlah Sumber Daya Manusia 3.384 3.328 3.306 3.236 3.395
IKHTISAR
SAHAM
Hingga akhir tahun 2024, MTF tidak menerbitkan sahamnya untuk dimiliki oleh publik maupun oleh manajemen
atau karyawan. Dengan demikian, tidak terdapat informasi terkait perdagangan saham yang memuat:
1. Kapitalisasi pasar berdasarkan harga pada Bursa Efek tempat saham dicatatkan;
2. Harga saham tertinggi, terendah, dan penutupan berdasarkan harga pada Bursa Efek tempat saham dicatatkan;
3. Volume perdagangan saham pada Bursa Efek tempat saham dicatatkan;
4. Informasi dalam bentuk grafik yang memuat paling kurang harga penutupan berdasarkan harga pada Bursa
Efek tempat saham dicatatkan dan volume perdagangan saham pada Bursa Efek tempat saham dicatatkan
untuk setiap masa triwulan dalam 2 (dua) tahun buku terakhir; dan
5. Informasi penghentian sementara perdagangan saham dalam 2 (dua) tahun terakhir.
Jumlah saham Perseroan sebanyak 2.500.000.000 lembar saham, dengan kepemilikan PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk sebanyak 1.275.000.000 lembar saham atau 51,00% dan PT Tunas Ridean sebanyak 1.225.000.000
lembar saham atau 49,00%.
18 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 19
>> Performa 2024
01
INFORMASI TENTANG
AKSI KORPORASI
Di sepanjang tahun 2024, MTF tidak melakukan aksi korporasi seperti aksi pemecahan saham (stock split),
penggabungan saham (reverse stock), saham bonus, maupun penurunan nilai nominal saham.
DIVIDEN
SAHAM
Berdasarkan Keputusan Para Pemegang Saham di Luar Rapat Umum Pemegang Saham untuk menyelenggarakan
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Mandiri Tunas Finance Tahun Buku 2023 (Keputusan Sirkuler) yang
telah disahkan dan ditandatangani oleh Para Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 28 Juni 2024, Pemegang
Saham memutuskan sebagai berikut:
1. Menyetujui dan menetapkan penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk tahun buku 2023 sebesar
Rp1.161.100.986.270 (satu triliun seratus enam puluh satu miliar seratus juta sembilan ratus delapan puluh
enam ribu dua ratus tujuh puluh Rupiah) yaitu sebagai berikut:
a. Sejumlah 30% (tiga puluh persen) dari laba bersih Perseroan atau sebesar Rp348.330.295.881 (tiga ratus
empat puluh delapan miliar tiga ratus tiga puluh juta dua ratus sembilan puluh lima ribu delapan ratus
delapan puluh satu Rupiah) ditetapkan sebagai dividen Perseroan.
b. Sejumlah 70% (tujuh puluh persen) dari laba bersih Perseroan atau sebesar Rp812.770.690.389 (delapan
ratus dua belas miliar tujuh ratus tujuh puluh juta enam ratus sembilan puluh ribu tiga ratus delapan puluh
sembilan Rupiah) ditetapkan sebagai laba ditahan Perseroan.
2. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi
Perseroan untuk mengatur tata cara alokasi laba bersih Perseroan tersebut di atas sesuai dengan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
Pembayaran Dividen di Tahun 2024 Pembayaran Dividen di Tahun 2023
Perihal
(Dividen Saham Tahun Buku 2023) (Dividen Saham Tahun Buku 2022)
Jumlah Dividen yang Dibagikan (Rp) 348.330.295.881 225.063.981.999
Dividen Kas per Saham (Rp) 139,33 90,03
Rasio Pembagian Dividen (%) 30% 30%
Tanggal Pengumuman 28 Juni 2024 28 Juni 2023
Tanggal Pembayaran 10 Juli 2024 6 Juli 2023
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 19
Page 20
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
IKHTISAR OBLIGASI, SUKUK,
ATAU OBLIGASI KONVERSI
OBLIGASI
Pada tahun 2024, Perseroan mengeluarkan Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan VI tahap III tahun 2024, dan
Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan VI tahap IV tahun 2024. Berikut tabel obligasi yang masih beredar serta
masih dalam status belum lunas per 31 Desember 2024. Seluruh obligasi yang diterbitkan Perseroan dilakukan melalui
Bursa Efek Indonesia (BEI). Selain obligasi di bawah, Perseroan tidak menerbitkan efek apa pun dalam bentuk lain.
Frekuensi
Peringkat Jumlah Tingkat Tanggal Tanggal
Tahun Nama Obligasi Pembayaran Status
Penerbitan (Rp Juta) Bunga Penerbitan Jatuh Tempo
Bunga
2020 Obligasi Berkelanjutan idAA+ 386.000 8,60% p.a Setiap 3 13 Agustus 13 Agustus Aktif/
V MTF Tahap I Seri B (tiga) bulan 2020 2025 Belum lunas
2021 Obligasi Berkelanjutan idAA+ 915.150 7,00% p.a Setiap 3 20 Mei 2021 20 Mei Aktif/
V MTF Tahap II Seri A (tiga) bulan 2024 Belum lunas
Obligasi Berkelanjutan idAA+ 485.700 7,65% p.a Setiap 3 20 Mei 2021 20 Mei Aktif/
V MTF Tahap II Seri B (tiga) bulan 2026 Belum lunas
2022 Obligasi Berkelanjutan idAA+ 851.440 5,90% p.a Setiap 3 23 Februari 23 Februari Aktif/
V Tahap III MTF Seri A (tiga) bulan 2022 2025 Belum lunas
Obligasi Berkelanjutan idAA+ 376.615 6,75% p.a Setiap 3 23 Februari 23 Februari Aktif/
V Tahap III MTF Seri B (tiga) bulan 2022 2027 Belum lunas
2023 Obligasi Berkelanjutan idAAA 439.660 6,00% p.a Setiap 3 11 Juli 2023 11 Juli Aktif/
VI Tahap I MTF Seri A (tiga) bulan 2026 Belum lunas
Obligasi Berkelanjutan idAAA 252.075 6,25% p.a Setiap 3 11 Juli 2023 11 Juli Aktif/
VI Tahap I MTF Seri B (tiga) bulan 2028 Belum lunas
Obligasi Berkelanjutan idAAA 804.175 6,50% p.a Setiap 3 27 September 27 Aktif/
VI Tahap II MTF Seri A (tiga) bulan 2023 September Belum lunas
2026
Obligasi Berkelanjutan idAAA 326.935 6,75% p.a Setiap 3 27 September 27 Aktif/
VI Tahap II MTF Seri B (tiga) bulan 2023 September Belum lunas
2028
2024 Obligasi Berkelanjutan idAAA 81.590 7,00% p.a Setiap 3 28 Mei 2024 28 Mei Aktif/
VI tahap III MTF Seri A (tiga) bulan 2027 Belum lunas
Obligasi Berkelanjutan idAAA 1.081.495 7,25% p.a Setiap 3 28 Mei 2024 28 Mei Aktif/
VI tahap III MTF Seri B (tiga) bulan 2029 Belum lunas
Obligasi Berkelanjutan idAAA 423.735 6,70% p.a Setiap 3 19 November 19 November Aktif/
VI tahap IV MTF Seri A (tiga) bulan 2024 2027 Belum lunas
Obligasi Berkelanjutan idAAA 1.185.375 6,85% p.a Setiap 3 19 November 19 November Aktif/
VI tahap IV MTF Seri B (tiga) bulan 2024 2029 Belum lunas
20 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 21
>> Performa 2024
01
PENGHARGAAN
DAN SERTIFIKASI
PENGHARGAAN
MANDIRI SUBSIDIARIES AWARD 2023 TOP DIGITAL CORPORATE BRAND AWARD 2024
The Best Efficiency Improvement of the Year 2023 Keberhasilan dalam Membangun Digital Corporate
Brand Success in Building a Digital Corporate Brand
Tanggal Award Penyelenggara Tanggal Award Penyelenggara
23 Februari 2024 Bank Mandiri 28 Maret 2024 Info Ekonomi & Tras n Co
INDONESIA DIGITAL INNOVATION AWARDS 2024 CORPORATE SECRETARY CHAMPION 2024
The Most Innovative Multifinance for Digital Acceleration to Winner of Corporate Secretary Champion 2024
Support Business Operation Effectivity and Efficiency Predicate: Good
Tanggal Award Penyelenggara Tanggal Award Penyelenggara
28 Maret 2024 Warta Ekonomi 30 Maret 2024 SWA Media
BUMN ENTREPRENEURIAL MARKETING AWARDS 2024 INDONESIA FINANCIAL TOP LEADER AWARDS 2024
The Most Promising Company Best Leader for Organizational and Digital Transformation
in Tactical Marketing to Realize Performance Recovery
(Kategori Anak Perusahaan BUMN) (Category: Multifinance, Total Assets 10T–30T)
Tanggal Award Penyelenggara Tanggal Award Penyelenggara
15 Mei 2024 Marketeers 16 Mei 2024 Warta Ekonomi
MARKETEERS YOUTH CHOICE AWARD 2024 BISNIS INDONESIA AWARDS 2024
Innovative Promotion to Gen Z The Most Improved Digital Brand and Marketing Innovation
Tanggal Award Penyelenggara Tanggal Award Penyelenggara
16 Mei 2024 Marketeers 13 Juni 2024 Bisnis Indonesia
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 21
Page 22
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
MARKETEERS SUSTAINABLE MARKETING 20TH INFOBANK MULTIFINANCE
EXCELLENCE AWARD 2024 AWARD 2024
PT Mandiri Tunas Finance - The Excellent Performance Multifinance Company
Green Financing Program of The Year 2024 (Asset >Rp10 trillion)
Tanggal Award Penyelenggara Tanggal Award Penyelenggara
3 Juli 2024 Marketeers 26 Juli 2024 Infobank
JAWA POS 7 MOST POPULAR MARKETEERS EDITOR’S
BRAND OF THE YEAR 2024 CHOICE AWARD 2024
Keuangan (Multifinance) Omnichannel Marketing Campaign of The Year
Tanggal Award Penyelenggara Tanggal Award Penyelenggara
3 September 2024 Jawa Pos 12 September 2024 Marketeers
INDONESIA BEST MULTIFINANCE THE ASIAN POST THE BEST
AWARDS 2024 STATE OWNED ENTERPRISE (SOE) 2024
Indonesia Best Multifinance 2024 for Providing Financing The Best State Owned Enterprise (SOE) 2024
Solutions Convenience dengan kategori Total Asset 10 T - 30 T dengan kategori Excellent Financial Performance 2023
Tanggal Award Penyelenggara Tanggal Award Penyelenggara
26 September 2024 Warta Ekonomi 3 Oktober 2024 The Asian Post
INDONESIA CUSTOMER SERVICE QUALITY TOP HUMAN CAPITAL
AWARDS 2024 AWARDS 2024
“Very Good” Pinohadi G. Sumardi as The Most Committed Top Leader on
Car Financing Category Human Capital 2024 dan PT Mandiri Tunas Finance sebagai
Top Human Capital Awards 2024 # Star 4
Tanggal Award Penyelenggara Tanggal Award Penyelenggara
9 Oktober 2024 SWA Media dan Business Digest 30 Oktober 2024 Top Business
22 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 23
>> Performa 2024
01
INDONESIA GOOD CORPORATE GOVERNANCE TOP 100 CEO AND 200
AWARD 2024 FUTURE LEADERS FORUM 2024
PT Mandiri Tunas Finance sebagai Trusted Company Based on Pinohadi G. Sumardi sebagai Top 100 CEO 2024 dan William
Corporate Governance Perception Index (CGPI) Francis Indra sebagai The 200 Future Leaders 2024
Tanggal Award Penyelenggara Tanggal Award Penyelenggara
25 November 2024 IICG (The Indonesian Institute 29 November 2024 Infobank
for Corporate Governance)
TOP DIGITAL AWARDS 2024 BUMN AWARDS 2024
Mandiri Tunas Finance sebagai Top Digital Awards 2024 The Excellent in Customer-
#Star 5 dan William Francis Indra sebagai Top Leader on Centric Digital Innovation
Digital Implementation 2024
Tanggal Award Penyelenggara Tanggal Award Penyelenggara
5 Desember 2024 IT Works 5 Desember 2024 iNews
SERTIFIKASI
SISTEM MANAJEMEN ANTI PENYUAPAN SISTEM MANAJEMEN KEAMANAN INFORMASI
(SMAP) ISO 37001 : 2016 (SMKI) ISO 27001 : 2022
Masa Berlaku Masa Berlaku
Hingga Februari 2028 Hingga Mei 2026
Otoritas/Penerbit Otoritas/Penerbit
PT TUV NORD Indonesia PT TUV SUD Indonesia
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 23
Page 24
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
PERISTIWA
PENTING
6 Februari 2024 6 Februari 2024
Kantor Pusat PT Mandiri Tunas Finance, Jakarta Kantor Pusat PT Mandiri Tunas Finance, Jakarta
Syukuran dan Tumpengan Ulang Tahun Donor Darah spesial Hari Ulang Tahun Mandiri
Mandiri Tunas Finance ke-15 Tunas Finance ke-15
Mandiri Tunas Finance (MTF) merayakan Syukuran Hari Guna membantu sesama dan menurunkan risiko penyakit,
Ulang Tahun MTF ke-15 dengan melakukan potong tumpeng MTF menyelenggarakan kegiatan CSR Donor Darah dalam
dan doa bersama di Hall Lantai 3A, Graha Mandiri, Jakarta, edisi spesial MTF Ulang Tahun ke-15 bertempat di Head
pada 6 Februari 2024. Syukuran turut dihadiri jajaran Dewan Office MTF, Graha Mandiri, Jakarta. Pendonor terbuka
Komisaris MTF dan perwakilan Bank Mandiri untuk mendoakan untuk umum maupun karyawan MTF, dimana kegiatan ini
agar Perseroan terus tumbuh dan menciptakan kebaikan bagi berhasil mengumpulkan 100 kantong labur darah yang bisa
para pelanggannya. dimanfaatkan oleh mereka yang berhak melalui Palang
Merah Indonesia.
15 - 25 Februari 2024 19 Februari 2024
Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta Menara Mandiri Ballroom, Jakarta
Indonesia International Rapat Kerja Nasional MTF 2024 dan
Motor Show (IIMS) 2024 Perayaan Ulang Tahun MTF ke-15
MTF sebagai perusahaan Kredit Anak Bangsa turut Rapat Kerja Nasional (Rakernas) MTF 2024 dihadiri oleh
meramaikan IIMS 2024. Bertepatan pula dengan semarak Jajaran Komisaris, Jajaran Direksi, Kepala Divisi, Kepala
HUT MTF ke-15 tahun, MTF hadir menyediakan berbagai Wilayah, Deputi Kepala Wilayah, Deputi Kepala Divisi, Kepala
promo dan program menarik di IIMS 2024. Dengan promo dan Departemen, serta Kepala Cabang MTF seluruh Indonesia
program spesial MTF di IIMS 2024, masyarakat bisa semakin yang diselenggarakan di Menara Mandiri Ballroom, Jakarta.
antusias mendapatkan mobil Impian dengan harga yang Pelaksanaan Rakernas ditutup dengan Perayaan Hari Ulang
kompetitif serta pelayanan yang fast & easy. Perseroan akan Tahun (HUT) ke-15 MTF yang dihadiri seluruh karyawan
selalu menghadirkan program-program spesial dan menjadi Head Office.
Perusahaan Pembiayaan kepercayaan anda sesuai komitmen
kami #ToBeYourTrustedFinancingPartner.
24 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 25
>> Performa 2024
01
23 Februari 2024 25 Maret 2024
Bandung Heroca Ballroom Graha Mandiri, Jakarta
Penghargaan: Kajian Ramadan dan Buka Puasa Bersama
Mandiri Subsidiaries Award 2023 Mandiri Tunas Finance 1445 H
Kinerja cemerlang MTF tahun 2023 dengan mencetak laba Kegiatan Bulan Ramadhan 1445 H di MTF dihiasi dengan
sebesar Rp 1,16 triliun, naik 54,8% dari tahun sebelumnya, penyelenggaraan Kajian Ramadhan dan Buka Puasa Bersama
serta rasio efisiensi biaya sebesar 34,34% dimana turun 1445 H. Agenda kegiatan berisikan Talkshow Ramadhan
11,40% dari tahun 2022 meraih penghargaan dalam ajang bertema “Menuju Keberkahan Hidup dengan Memaknai
Mandiri Subsidiaries Awards 2023 sebagai The Best Efficiency Arti Rezeki yang Sesungguhnya” bersama Ustadz Sholeh
Improvement of the Year 2023. Manajemen mengucapkan Mahmud secara tatap muka yang dihadiri seluruh karyawan
terima kasih kepada Bank Mandiri atas apresiasi yang diberikan Kantor Pusat. Pelaksanaan kajian ditutup dengan Buka
kepada MTF dan berharap penghargaan tersebut semakin Bersama MTF secara langsung melalui pembagian Bingkisan
memotivasi Perseroan untuk meningkatkan performance dan Berbuka dan Ramadhan Kit ke seluruh karyawan MTF di Head
menorehkan berbagai prestasi di tahun-tahun berikutnya. Office dan Fleet.
25 Maret 2024 1 April 2024
Heroca Ballroom Graha Mandiri, Jakarta Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta
Berbagi dengan Anak Yatim Piatu bersama Berbagi Takjil bersama Perwira Mandiri Tunas
Mandiri Tunas Finance Finance Ramadan 2024
Di bulan Ramadan yang penuh berkah, MTF melakukan Kegiatan CSR MTF dalam rangka Bulan Ramadan 1445 H
program Berbagi dengan Anak Yatim Piatu dari Yayasan bertema “Mari Sebarkan Kebaikan di Bulan Yang Penuh
Nurul Iman Jafariah dengan membagikan dana santunan, Berkah Ini” dengan melakukan pembagian takjil untuk
paket sembako, dan peralatan sekolah kepada 20 anak yatim. para pengendara dan pejalan kaki di sepanjang Jalan
Melalui kegiatan ini, Perseroan berkomitmen tidak hanya Imam Bonjol Depan Gedung Graha Mandiri, Jakarta.
terhadap kelangsungan bisnis, tetapi tanggung jawab kepada Melalui kegiatan ini, Perseroan mengajak para karyawan
masyarakat melalui program CSR dengan berbagi kepada untuk turut berbagi kebahagiaan kepada sesama di bulan
mereka yang membutuhkan. Ramadan yang penuh berkah.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 25
Page 26
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
22 April 2024 6 Mei 2024
Kantor Pusat PT Mandiri Tunas Finance, Jakarta Restoran Seribu Rasa, Jakarta
MTF Mengajar Hari Konsumen Nasional: Halalbihalal Bersama
Konsumen Kritis, Cerdas Bertransaksi Pemimpin Redaksi dan Media
Mengusung tema “Konsumen Kritis Cerdas Bertransaksi”, Mengusung tema “Merangkai Silaturahmi Menguatkan
MTF melalui perayaan Hari Konsumen Nasional 2024 Kolaborasi”, MTF menyelenggarakan kegiatan Halalbihalal
mengajak konsumen untuk dapat memahami pentingnya Bersama Pemimpin Redaksi dan perwakilan dari media
mengetahui isi kontrak perjanjian, mengerti tanggung jawab nasional terkemuka di Indonesia. Acara ini merupakan agenda
konsumen dalam kesesuaian penyampaian data pribadi rutin untuk memperkuat tali silaturahmi setelah melewati
serta mengajak konsumen untuk dapat kritis mengenal hak- bulan Ramadhan serta untuk mempererat hubungan dengan
hak dalam bertransaksi. Hari Konsumen Nasional MTF 2024 para partner MTF, khususnya rekan-rekan Pemimpin Redaksi
dimeriahkan dengan berbagai aktivitas, seperti display unit dan rekan-rekan media. Perseroan menyadari bahwa media
mobil listrik yang bertujuan mengenalkan kendaraan ramah berperan penting dalam menghimpun dan mendistribusikan
lingkungan kepada masyarakat dan mendukung program informasi secara masif dan akurat. MTF sebagai entitas
Pemerintah mencapai target Net Zero Emission (NZE) pada bisnis berkomitmen menjalin komunikasi dan interaksi
2060. Terdapat pula kegiatan literasi berbentuk Talkshow yang baik dengan masyarakat untuk menciptakan berbagai
tentang “Konsumen Kritis Cerdas Bertransaksi” yang kolaborasi kegiatan positif.
bekerjasama dengan BPKN-RI.
Kunjungan Kerja Dewan Komisaris
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk ke Kantor
Pusat PT Mandiri Tunas Finance
Jajaran Komisaris dan Komite PT Bank Mandiri (Persero)
Tbk. melakukan kunjungan kerja ke MTF sebagai salah
satu anak Perusahaan, untuk berdiskusi serta monitoring
performance anak Perusahaan agar dapat mencetak kinerja
cemerlang kembali seperti tahun sebelumnya. Atas dasar
8 Mei 2024 keberhasilan pada fiscal year sebelumnya (2023), MTF
Kantor Pusat PT Mandiri Tunas Finance, Jakarta meraih penghargaan dalam Mandiri Subsidiaries Awards
2023 sebagai The Best Efficiency Improvement of the Year
2023. MTF bertekad untuk mencetak kinerja cemerlang
kembali di tahun-tahun selanjutnya dengan berfokus
pada strategi ekspansi market, menjaga profitabilitas yang
berkelanjutan, serta peningkatan layanan yang terbaik.
26 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 27
>> Performa 2024
01
Fun Sport Liga Kambing
Mandiri Tunas Finance
Mengusung tema A Symphony of Collaboration, Liga
Kambing MTF 2024 merupakan liga persahabatan antara
Cash Aja Mandiri Tunas Finance dengan para partner bisnis
MTF yang diharapkan dapat meningkatkan kolaborasi yang
lebih baik ke depannya. Diikuti oleh 700 orang peserta dari
para partner bisnis, liga ini memperbutkan hadiah utama
yakni seekor kambing dengan kualitas premium, dan fun
12 Mei 2024
Asiop Training Ground Sentul, Bogor award lainnya berhadiah total jutaan rupiah. Tujuan dari
event ini juga memberikan peluang kepada pelaku UMKM
makanan sekitar untuk dapat memperluas pasar. Sebab,
Cash Aja Mandiri Tunas Finance menyediakan berbagai
macam tenant makanan yang dapat dinikmati oleh seluruh
peserta dan penonton yang hadir. Selain itu, liga ini juga
memberikan keseruan serta pengalaman baru di tengah
semaraknya semangat sepak bola Indonesia di kancah
dunia, serta mempererat kolaborasi Cash Aja MTF dengan
para partner bisnis.
15 Mei 2024 16 Mei 2024
Grand Atrium Kota Kasablanka, Jakarta Kota Kasablanka, Jakarta
Penghargaan: Penghargaan:
BUMN Entrepreneurial Marketing Award 2024 Marketeers Youth Choice Award 2024
MTF meraih penghargaan dalam ajang BUMN Entrepreneurial MTF meraih penghargaan dalam ajang Markeeters Youth
Marketing Award (BEMA) 2024 sebagai The Most Promising Choice Award (YCA) 2024 sebagai Innovative Promotion
Company in Tactical Marketing kategori anak Perusahaan To Gen Z. Penghargaan ini diberikan kepada MTF karena
BUMN. Penghargaan ini turut menjadikan Perseroan sebagai dinilai memiliki creativity, innovation, entrepreneurship
entitas Badan Usaha Milik Negara yang turut mendukung dan leadership yang berhasil mendukung perkembangan
holding dalam hal ini Bank Mandiri sebagai salah satu bisnis Perseroan. Penghargaan ini menjadi modal penting
perbankan dengan tactical marketing terbaik di Indonesia. bagi Perseroan untuk terus memberikan karya terbaik demi
pelayanan terbaik bagi masyarakat.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 27
Page 28
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
16 Mei 2024 4 - 6 Juni 2024
The Sultan Hotel & Residence, Jakarta The Westin Hotel, Jakarta
Penghargaan:
Indonesia Miner 2024
Indonesia Financial Top Leader Awards 2024
Direktur Utama MTF, Pinohadi G. Sumardi mendapat Perhelatan Indonesia Miner 2024 turut mendapat
penganugerahan sebagai Best Leader for Organizational partisipasi dari MTF sebagai wujud peran aktif Perseroan
and Digital Transformation to Realize Performance dalam eksebisi inovasi teknologi dan konferensi dengan
Recovery kategori Multifinance Total Asset 10T - 30T mendukung para pelaku industri pertambangan dari sisi
dalam ajang Indonesia Financial Top Leader Awards 2024. akomodasi yakni pengadaan alat berat. Dengan partisipasi
Penganugerahan ini diberikan atas keberhasilannya dalam ini, MTF dapat berinteraksi antardelegasi guna memperluas
bidang akselerasi digital untuk membangun bisnis di tengah jaringan bisnis Perseroan dengan para pelaku industri
era disrupsi dimana Perseroan perlu beradaptasi dan pertambangan di seluruh negeri.
berinovasi, terutama dalam hal mempersiapkan ekonomi.
17 Juni 2024 30 Juni 2024
Griya Mandiri Mampang, Jakarta Candi Prambanan, Sleman, Yogyakarta
Pemotongan Hewan Kurban pada Partisipasi MTF pada
Hari Raya Iduladha 1445 H Mandiri Jogja Marathon 2024
Merayakan kehangatan Hari Raya Iduladha 1445 Hijriah, MTF MTF sebagai salah satu perusahaan anak Bank Mandiri turut
melakukan penyembelihan hewan kurban sapi seberat 970 mendukung acara Mandiri Jogja Marathon 2024 sebagai
Kg dan membagikan dagingnya kepada masyarakat dhuafa bentuk kolaborasi apik Mandiri Group. Peserta marathon
di wilayah Jabodetabek. Melalui program bertajuk “Tebarkan dan masyarakat umum juga dapat mengunjungi booth
Berkah dan Kepedulian Antarsesama dengan Berkurban” MTF untuk berkesempatan mendapatkan berbagai hadiah
bersama Bank Mandiri dan Mandiri Amal Insani (MAI), MTF menarik dengan mengikuti games yang telah disediakan.
menjadikan momen Iduladha sebagai langkah komitmen Fun spinwheel dan ikon superheroes turut dihadirkan MTF
dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta khusus untuk Mandiri Jogja Marathon 2024.
keberkahan bagi seluruh Manajemen dan karyawan MTF.
28 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 29
>> Performa 2024
01
6 - 13 Juli 2024 26 Juli 2024
GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta
Partisipasi MTF pada Penghargaan:
Pekan Olahraga APPI 2024 Indonesia Multifinance Award 2024
MTF sebagai salah satu angggota Asosiasi Perusahaan MTF kembali memperoleh penghargaan atas kinerja
Pembiayaan Indonesia (APPI) turut berpartisipasi aktif keuangan yang sangat baik pada tahun 2023 berupa
dalam kegiatan POR APPI 2024. Dibuka dengan Fun Run apresiasi dan penghargaan Non Bank Financial Institution
5K, MTF mengikuti lomba Futsal, Tennis, Basket, dan lomba Award 2024 dari Infobank dengan predikat “The Excellent
lainnya. MTF kembali mempertahankan tahtanya sebagai Performance Multifinance Company (Asset > Rp 10 trillion)”
Juara Tenis sejak tahun 2017 hingga 2024. Pencapaian ini yang dinilai diantaranya berdasarkan profit, rasio keuangan
menjadi hal prestisius bagi Perseroan di luar hal bisnis dan dan kualitas aset. Penghargaan ini merupakan komitmen
dapat menjadi sarana well-being fair bagi karyawan MTF. MTF untuk memberikan kontribusi terbaik kepada seluruh
pihak dalam pencapaian kinerja Perseroan.
16 - 17 Agustus 2024 23 Agustus 2024
MTF Customer Experience Lounge Graha Mandiri, Jakarta Plaza Mandiri, Jakarta
Perayaan Perwira MTF dalam Kemerdekaan Partisipasi MTF pada Pekan Olahraga
Republik Indonesia ke-79 dan Seni Bank Mandiri 2024
Sebagai simbol bangsa yang besar dari perjuangan, MTF turut Dalam memeriahkan gelaran Porseni Bank Mandiri 2024,
menggelar perayaan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 MTF sebagai anak perusahaan dan peserta kegiatan turut
dengan lomba-lomba spesial merah putih bersama seluruh serta dalam kegiatan yang dibuka dengan agenda Defille
karyawan kantor pusat MTF. Lomba-lomba tersebut diantaranya Kontingan dan Opening Ceremony. MTF turut mengirimkan
Tarik Tambang, Balap Sarung, Magic Carpet, dan Treasure Hunt, kontingen atlet terbaiknya dalam 12 cabang olahraga dan
dimana lomba tersebut membangkitkan antusiasme karyawan seni yang digelar dalam 2 bulan pelaksanaan kegiatan.
dalam memaknai kemerdekaan dan solidaritas antarsesama. MTF berhak meraih juara pada Lomba Idol dan Lomba Golf
Selain beragam lomba, perayaan Kemerdekaan Indonesia ke- serta berhak mendapatkan apresiasi dari Bank Mandiri
79 juga digelar upacara kemerdekaan secara online yang diikuti dan Manajemen MTF. Pencapaian tersebut menjadi inisiasi
oleh Manajemen dan seluruh karyawan level managerial up Perseroan dalam menciptakan SDM yang sehat dan memiliki
MTF di seluruh Indonesia. jiwa kompetisi sehat di berbagai hal.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 29
Page 30
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
3 September 2024 4 September 2024
Balai Kartini, Jakarta Kantor Pusat PT Mandiri Tunas Finance, Jakarta
Penghargaan: Perayaan MTF dalam
Jawa Pos 7 Most Popular Brand of the Year 2024 Hari Pelanggan Nasional 2024
MTF menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional 2024, MTF
sebagai 7 Most Popular Brand Of The Year 2024 dari Jawa menggelar serangkaian kegiatan untuk memberikan apresiasi
Pos dalam Kategori Keuangan (Multifinance). Penghargaan kepada pelanggan, yang bertemakan “Artificial Intelligence (AI)
ini diberikan kepada MTF sebagai apresiasi karena sudah Membuat Pelayanan Pelanggan Lebih Responsif & Personal”.
mempertahankan brand menjadi top of mind awareness di Selain menggelar display unit mobil listrik guna mendukung
kalangan konsumen. Pemerintah dalam target Net Zero Emission (NZE) pada 2060,
MTF juga menyelenggarakan kegiatan literasi yaitu kelebihan
mobil listrik berteknologi Artificial Intelligence (AI) serta literasi
produk pembiayaan kendaraan “Cara Kredit Mobil Listrik Cepat
& Mudah”. Demi meningkatkan kualitas pelayanan, MTF juga
mengadakan service webinar bertajuk “Menciptakan Customer
Excellence Experience di Era AI”.
11 - 14 September 2024 12 September 2024
Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta The Ballroom Djakarta Theater, Jakarta
Penghargaan:
Indonesia Energy & Engineering Series 2024
Marketeers Editor’s Choice Award 2024
MTF turut berpartisipasi pada perhelatan Indonesia Miner Dalam rangka memperkuat branding, MTF tidak pernah
2024 turut mendapat partisipasi dari sebagai wujud peran aktif berhenti memberikan inovasi apiknya. Terbukti, untuk
Perseroan dalam eksebisi inovasi teknologi dan konferensi kesekian kali MTF menorehkan prestasi dimana ditetapkan
dengan mendukung para pelaku industri pertambangan dari sebagai pemenang dari ajang bergengsi Marketeers Editor’s
sisi akomodasi yakni pengadaan alat berat. Dengan partisipasi Choice Award 2024 dengan kategori Omnichannel Marketing
ini, MTF dapat berinteraksi antara delegasi, memungkinkan Campaign of The Year. Penghargaan ini diberikan kepada
mereka memperluas jaringan bisnis Perseroan dengan para MTF sebagai apresiasi karena berhasil menerapkan strategi
pelaku industri pertambangan di seluruh negeri. pemasaran dengan penuh kreatifitas, aktif dalam hal
membangun inovasi & customer engagement, hingga merilis
produk dan layanan yang impactful dimana berdampak
kepada customer journey yang lebih baik.
30 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 31
>> Performa 2024
01
26 September 2024 3 Oktober 2024
The Sultan Hotel & Residence, Jakarta Shangri-La Hotel, Jakarta
Penghargaan:
Penghargaan:
The Asian Post Best State-Owned Enterprise
Indonesia Best Multifinance Awards 2024
Subsidiary 2024
MTF memperoleh penghargaan atas kinerja bisnis MTF meraih penghargaan sebagai “The Best State-Owned
yang sangat baik dalam penghargaan Indonesia Best Enterprise Subsidiary 2024” dalam penganugerahan
Multifinance Awards 2024 dari Warta Ekonomi dengan The Asian Post Best State-Owned Enterprise 2024 yang
predikat “Indonesia Best Multifinance 2024 for Providing diselenggarakan oleh The Asian Post. Apresiasi ini diberikan
Financing Solutions Convenience” kategori Total Aset 10 atas kinerja finansial yang sangat baik selama tahun
- 30 Trillion. Penghargaan ini merupakan komitmen MTF 2023. Penghargaan ini turut didapatkan Perseroan berkat
untuk memberikan solusi pembiayaan kepada masyarakat kepercayaan masyarakat Indonesia kepada MTF dalam
Indonesia dengan mudah dan cepat. menyelenggarakan solusi pembiayaan yang baik dan andal.
5 Oktober 2024 11 - 13 Oktober 2024
Jakarta International Stadium, Jakarta Gaia Bumi Raya City Mall, Kubu Raya
Partisipasi MTF
APPI Multifinance Day 2024
pada Mandiri Karnaval 2024
Dalam rangka Hari Ulang Tahun Bank Mandiri ke 26, MTF turut MTF berpartisipasi dalam kegiatan Multifinance Day 2024
serta dalam kegiatan Mandiri Karnaval 2024 dengan open sebagai wujud peran aktif Perseroan dalam penerapan
booth dengan special games menarik dan turut menerbitkan literasi dan edukasi pembiayaan. Hal ini sejalan dengan
promo spesial Ulang Tahun Bank Mandiri. MTF turut pemenuhan kewajiban kegiatan edukasi dan inklusi keuangan
memberikan berbagai dukungan dalam perhelatan Mandiri sesuai dengan POJK No. 3 Tahun 2023 tentang Peningkatan
Karnaval sebagai wujud kontribusi positif subsidiaries pada Literasi & Inkluasi Keuangan di Sektor Jasa Keuangan Bagi
Mandiri Group. Konsumen dan Masyarakat.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 31
Page 32
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
17 Oktober 2024 30 Oktober 2024
Sedayu PIK Golf, Jakarta Raffles Hotel, Jakarta
Penghargaan:
MTF Golf Tournament 2024
Top Human Capital Awards 2024
Sebagai bentuk kolaborasi dengan holding dan rekanan, MTF meraih penghargaan sebagai Top Human Capital Awards
MTF menggelar kegiatan MTF Golf Tournament 2024, 2024 dari TopBusiness. Perseroan berhak menerima rekognisi
sebuah event olahraga bersama untuk meningkatkan dalam kategori Top Human Capital Awards 2024 #Star 4.
sinergisasi antarperseroan. Kegiatan ini turut mengundang Selain itu, Direktur Utama Mandiri Tunas Finance, Pinohadi
perwakilan Pemegang Saham, Dealer, dan Asosiasi. Dengan G. Sumardi juga mendapat penghargaan sebagai The Most
perhelatan turnamen golf yang dinahkodai MTF, Perseroan Committed Top Leader on Human Capital 2024.
berharap dapat menumbuhkan kinerja gemilang dan
menjalin hubungan harmonis antarlini bisnis.
1 - 15 November 2024 20 November 2024
Seluruh Unit Kerja Mandiri Tunas Finance Universitas Bunda Mulia, Jakarta
MTF Mengajar:
Kick-Off Anti Fraud
Goes to Campus Universitas Bunda Mulia
Dalam upaya memperkuat integritas perusahaan dan MTF Mengajar kembali diselenggarakan Mandiri Tunas
menciptakan lingkungan kerja yang transparan, acara Kick Off Finance pada tahun 2024 kepada mahasiswa jurusan Bisnis
Anti Fraud dengan tema “Commit to Integrity, Combat Fraud Digital Universitas Bunda Mulia, Jakarta. Pembahasan terkait
Together” diadakan. Acara ini bertujuan untuk mengedukasi “Building Resilience in Financial Services through AI-Driven
seluruh karyawan mengenai pentingnya komitmen terhadap Project Management” menjadi fokus pada MTF Mengajar
integritas dan langkah-langkah yang perlu diambil untuk yang disampaikan oleh William Francis Indra selaku Direktur
mencegah dan mengatasi fraud di lingkungan kerja. Sasaran Mandiri Tunas Finance secara tatap muka di Universitas
utama dari acara ini adalah seluruh karyawan yang diharapkan Bunda Mulia.
dapat lebih memahami dampak fraud dan cara mencegahnya.
Karyawan diingatkan untuk selalu menjaga komitmen
terhadap nilai-nilai integritas dalam setiap tindakan. Dengan
diadakannya acara ini, diharapkan karyawan dapat memiliki
pemahaman yang lebih baik tentang risiko fraud, memiliki sikap
lebih waspada terhadap potensi penipuan, dan berkomitmen
untuk menerapkan prinsip-prinsip integritas dalam pekerjaan
mereka. Selain itu, acara ini juga diharapkan dapat memperkuat
rasa kebersamaan dalam memerangi fraud dan menciptakan
lingkungan kerja yang lebih aman dan tepercaya
32 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 33
>> Performa 2024
01
25 November 2024 29 November 2024
Shangri-La Hotel, Jakarta Grand Ballroom Ritz-Carlton, Jakarta
Penghargaan: Penghargaan:
Indonesia Trusted Company based on Corporate Top 100 CEO dan Top 200
Governance Perception Index (CGPI) 2024 Future Leaders 2024
MTF kembali mendapat penganugerahan CGPI 2024 pada MTF kembali mendapatkan 2 (dua) penghargaan sekaligus
ajang Indonesia Good Corporate Governance Award 2024 yang pada ajang Infobank Top 100 CEO & The 200 Future Leaders
diselenggarakan SWA Media bersama IICG dengan kategori Forum 2024 yang diselenggarakan oleh Infobank. Direktur
Trusted Company Based on Corporate Governance Perception Utama MTF Pinohadi G. Sumardi menerima penghargaan
Index (CGPI). Hal ini merupakan bukti nyata dari dedikasi MTF sebagai Top 100 CEO 2024. Sementara itu, Direktur
dalam membangun kepercayaan stakeholder dan menjaga Mandiri Tunas Finance William Francis Indra mendapatkan
integritas bisnis. MTF akan terus berupaya meningkatkan penghargaan The 200 Future Leaders Forum 2024.
praktik tata kelola perusahaan yang baik dan memberikan nilai
tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.
5 Desember 2024 13 Desember 2024
Sheraton Hotel Gandaria, Jakarta Universitas Udayana, Denpasar
MTF Mengajar:
Pemberian Beasiswa Prestasi APPI 2024
Goes to Campus Universitas Udayana
MTF sebagai salah satu angggota Asosiasi Perusahaan MTF menyelenggarakan MTF Mengajar menjelang akhir
Pembiayaan Indonesia (APPI) menjadi perhatian dari tahun 2024 kepada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan
asosiasi terhadap karyawan yang dimiliki. Sebagai agenda Bisnis, Universitas Udayana, Denpasar. Pembahasan terkait
rutin tahunan, APPI memberikan Beasiswa Prestasi APPI “Mengenal Perusahaan Pembiayaan di Era Digital” menjadi
kepada karyawan atau anak karyawan berprestasi di fokus pada MTF Mengajar yang disampaikan oleh Pinohadi
tingkat SMA/sederajat dan/atau Perguruan Tinggi. Pada G. Sumardi selaku Direktur Utama MTF secara tatap muka di
tahun 2024, salah seorang anak karyawan MTF berhak Universitas Udayana.
menerima beasiswa prestasi selama satu tahun penuh untuk
menunjang pencapaian prestasi di institusi pendidikannya.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 33
Page 34
Page 35
LAPORAN
MANAJEMEN
02
Page 36
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
LAPORAN
DEWAN KOMISARIS
RICO
ADISURJA
SETIAWAN
RICO ADISURJA
SETIAWAN
Komisaris Utama
36 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 37
>> Laporan Manajemen
02
Target yang ditetapkan Direksi telah diimbangi strategi
pengelolaan risiko yang memadai. Kami memberikan pengawasan
dan memastikan Perusahaan mencapai target, sekaligus
mempertahankan reputasi dan kepercayaan pemangku kepentingan.
PEMEGANG SAHAM DAN PEMANGKU
KEPENTINGAN YANG TERHORMAT,
Atas nama Dewan Komisaris PT Mandiri Tunas peningkatan kinerja dan memperkuat posisi
Finance, kami mengawali laporan ini dengan Perusahaan agar dapat memberikan nilai tambah
mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang optimal bagi seluruh pemangku kepentingan.
atas pencapaian kinerja positif Perusahaan pada
tahun 2024. Selain mencerminkan ketangguhan Melalui laporan inilah, kami menyampaikan pandangan
dalam menghadapi berbagai tantangan, pencapaian singkat mengenai kinerja Direksi serta implementasi
tersebut merupakan hasil dari kerja keras, dedikasi, strategi yang dijalankan selama tahun berjalan.
dan sinergi seluruh insan Mandiri Tunas Finance Selain itu, kami juga menyampaikan penilaian atas
dalam mengimplementasikan strategi dan kebijakan prospek usaha yang disusun Direksi, serta pandangan
strategis yang telah disusun oleh Manajemen. Kami kami atas penerapan prinsip-prinsip Tata Kelola
senantiasa berkomitmen untuk terus mendorong Perusahaan yang Baik (GCG) sepanjang tahun 2024.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 37
Page 38
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
PENILAIAN DEWAN KOMISARIS PANDANGAN DEWAN KOMISARIS
TERHADAP KINERJA DIREKSI TERHADAP TARGET PERUSAHAAN
Dalam memberikan penilaian terhadap kinerja Direksi, Dewan Komisaris menilai target-target yang
Dewan Komisaris sekurang-kurangnya berpegang pada ditetapkan Direksi dalam Rencana Bisnis Tahunan
pencapaian pemenuhan Key Performance Indicator (KPI) (RBT) Tahun 2024 mencerminkan pretensi yang
yang ditetapkan oleh Pemegang Saham. Adapun KPI realistis sekaligus sejalan dengan visi Perusahaan
Direksi terbagi dalam empat perspektif sebagai berikut: untuk memperkuat posisi di industri pembiayaan.
1. Perspektif Keuangan, mencakup Net Income, PPOP Target yang ditetapkan Perusahaan tersebut telah
(Pre Provison Operating Profit), Return on Equity dirancang dengan mempertimbangkan dinamika dan
(ROE) dan Gearing Ratio proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2024
2. Perspektif Pelanggan, mencakup target penyaluran sebagaimana disampaikan oleh berbagai lembaga
pembiayaan seluruhnya serta Nasabah Captive ekonomi yang kredibel, baik di tingkat nasional
Bank Mandiri maupun global.
3. Perspektif Proses Bisnis Internal, mencakup sasaran
strategis seperti Finance at Risk, CKPN to Finance Kami juga berpandangan bahwa target tahun
at Risk (FAR Coverage), Cost of Credit (CoC), Cost 2024 telah diimbangi dengan strategi pengelolaan
to Income Ratio (%) – CER, Persentase Pemenuhan risiko yang memadai, terutama dalam menghadapi
minimum IT Requirement, serta Persentase potensi tantangan seperti fluktuasi suku bunga
Pemenuhan minimum Mandiri Subsidiary dan perubahan regulasi. Dewan Komisaris akan
Management Principles Guideline (MSMPG) terus memberikan pengawasan dan dukungan
4. Perspektif Pengembangan, mencakup implementasi agar implementasi strategi tersebut dapat berjalan
project pengembangan digital dan layanan efektif, dan memastikan bahwa Perusahaan
ekosistem Bank Mandiri (Project Sydney), serta tidak hanya mencapai target finansial, tetapi
kajian ecosystem bisnis automotif B2B & B2B2C (%) juga mempertahankan reputasi dan kepercayaan
pemangku kepentingan.
Kendati demikian, Dewan Komisaris juga
mempertimbangkan perkembangan kondisi eksternal Kami optimistis dengan komitmen dan kerja sama yang
yang dihadapi oleh Manajemen. Sebab, pencapaian kuat antara Direksi, Manajemen, dan seluruh insan
target yang telah ditetapkan, tetap akan dipengaruhi Mandiri Tunas Finance, maka target-target tersebut
juga oleh perkembangan kondisi eksternal yang dapat direalisasikan pada tahun 2024 dengan hasil
terjadi sepanjang tahun buku. Secara keseluruhan, yang maksimal.
Dewan Komisaris menilai kinerja Direksi pada tahun
2024 tercapai secara optimal dengan seluruh aspek Sebagaimana disampaikan dalam neraca yang
penilaian memiliki pencapaian sampai 100,87%. Dengan telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik, sebagian
demikian, kinerja Direksi selama tahun pelaporan dapat di antara target yang telah ditetapkan dalam RBT
dikategorikan sesuai dengan target. Tahun 2024 berhasil direalisasikan oleh Mandiri
Tunas Finance. Sekadar contoh, per 31 Desember
Secara khusus, Dewan Komisaris menyampaikan 2024, Perusahaan mencatatkan pendapatan sebesar
apresiasi atas kinerja Direksi dalam mengelola Rp5,58 triliun atau 100,74% terhadap target sebesar
Perusahaan dengan baik, selaras dengan visi dan misi Rp5,54 triliun. Adapun realisasi jumlah aset tahun
yang diemban. Kami menilai pengelolaan tersebut 2024 tercatat sebesar Rp34,43 triliun atau 102,71%
telah sejalan dengan arah strategis serta program terhadap target sebesar Rp33,52 triliun. Adapun laba
kerja yang telah ditetapkan sebelumnya, sekaligus bersih tahun berjalan tercatat sebesar Rp1,17 triliun,
menunjukkan konsistensi dan ketepatan Direksi meningkat Rp10,98 miliar atau 0,95% dibandingkan
dalam pelaksanaannya. raihan tahun 2023 sebesar Rp1,16 triliun.
38 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 39
>> Laporan Manajemen
02
FUNGSI PENGAWASAN DEWAN KOMISARIS DAN Perusahaan juga mampu tumbuh sebesar 16,63%
HUBUNGAN KERJA DENGAN DIREKSI, SERTA dengan NPF (Non Performing Financing) sebesar 2,70%.
PENGAWASAN TERHADAP PERUMUSAN DAN Terhadap berbagai raihan tersebut, selain menegaskan
IMPLEMENTASI STRATEGI PERSEROAN pentingnya memaksimalkan pencapaian pertumbuhan
Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. pembiayaan baru, evaluasi yang diberikan oleh Dewan
30/POJK.05/2014 tentang Tata Kelola Perusahaan yang Komisaris adalah perlunya manajemen terus berfokus
Baik bagi Perusahaan Pembiayaan, yang kemudian terhadap penjagaan kualitas.
diubah melalui Peraturan OJK No.29/POJK.05/2020,
Dewan Komisaris diamanatkan untuk mengawasi PANDANGAN TERHADAP
Direksi dalam menjaga keseimbangan kepentingan PROSPEK USAHA PERUSAHAAN
semua pihak. Karena itu, Dewan Komisaris terlibat Pada tahun 2024, Mandiri Tunas Finance mencatatkan
intens dalam memberi arahan terhadap penyusunan kinerja yang cukup baik. Hal itu tercermin dari kinerja
rencana kerja Perusahaan kepada Direksi. Perusahaan dalam mencatatkan realisasi lending
sebesar Rp35 triliun, naik Rp2,32 triliun atau 7,10%
Dalam melakukan pengawasan, Dewan Komisaris dibandingkan tahun 2023 dengan realisasi Rp32,69
beserta Direksi memiliki forum rapat gabungan yang triliun; laba tahun berjalan sebesar Rp1,17 triliun, naik
membahas berbagai agenda menyangkut rencana Rp10,98 miliar atau Rp0,95% dibandingkan tahun
kerja, operasional, peluang usaha, serta isu-isu 2023 dengan raihan sebesar Rp1,16 triliun; sedangkan
strategis yang memerlukan persetujuan Dewan gearing ratio 5,79 kali, membaik dibandingkan tahun
Komisaris. Rapat ini merupakan bentuk koordinasi 2023 dengan realisasi 5,90 kali.
dalam rangka membahas laporan-laporan periodik
Direksi dan memberikan tanggapan, catatan dan Dengan pencapaian tersebut, Dewan Komisaris
nasihat yang dituangkan dalam risalah rapat. meyakini bahwa prospek usaha yang disusun oleh
Direksi telah berjalan dengan baik. Keyakinan yang sama
Sepanjang tahun 2024, Rapat Gabungan antara Dewan dimiliki Dewan Komisaris terhadap aspirasi Perusahaan
Komisaris beserta Direksi dilaksanakan sebanyak untuk dapat menjadi “the Market Leader” dimana
8 (delapan) kali. Adapun arahan yang diberikan terdapat proyeksi akan terjadi penguatan ekonomi
oleh Dewan Komisaris pada tiap rapat gabungan pada tahun 2025. Terlebih lagi, terjadi penurunan BI-
Dewan Komisaris bersama Direksi agar manajemen Rate yang akan memengaruhi suku bunga pembiayaan,
fokus terhadap financial performance setiap bulan sekaligus dapat menjadi stimulus bagi masyarakat
sehingga Perusahaan dapat mencapai target lending untuk menggunakan produk pembiayaan kendaraan.
dan profit sesuai target 2024 dengan terus menjaga
kualitas pembiayaan. Selain itu, Dewan Komisaris juga Untuk dapat mewujudkan hal-hal di atas, Dewan
memberikan arahan terkait penjagaan AR loss, Nilai Komisaris mendukung penuh rencana strategis yang telah
Coverage Ratio, serta nilai CKPN. disiapkan Direksi dengan mengusung tema “Energizing
the Foundation: be the Market Leader” untuk Tahun
Dari hasil pengawasan yang dilakukan, Dewan Komisaris 2024. Di dalam tema tersebut terkandung makna bahwa
berpandangan bahwa Direksi telah menjalankan tugas Perusahaan akan mengoptimalkan fondasi baru yang
dan perannya dengan baik. Hal tersebut terlihat sejak telah dibangun di tahun sebelumnya dengan lebih
dari perumusan hingga implementasi strategi oleh berenergi dan penuh antusiasme sehingga Mandiri Tunas
Perusahaan. Di tengah pertumbuhan ekonomi nasional Finance dapat menjadi pemimpin di Industri Pembiayaan.
yang melambat pada tahun 2024, keberhasilan Mandiri Dalam mencapai tujuan dan target tersebut, Perusahaan
Tunas Finance mencatatkan pembiayaan baru sebesar memiliki 3 pilar strategi yaitu Market Expansion, Thrive
Rp35,09 triliun serta profit sebesar Rp1,17 triliun tentu in Profit, dan Fast Services, yang secara konsisten
sangat patut mendapatkan apresiasi. Terlebih lagi, telah dijalankan pada tahun pelaporan.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 39
Page 40
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
PANDANGAN TERHADAP PENILAIAN KOMITE-KOMITE
TATA KELOLA PERUSAHAAN DI BAWAH DEWAN KOMISARIS
Dewan Komisaris berpandangan bahwa Mandiri Dalam menjalankan fungsi pengawasan, Dewan
Tunas Finance telah memiliki komitmen yang Komisaris dibantu oleh tiga komite, yaitu Komite
sangat kuat untuk menerapkan prinsip-prinsip tata Audit, Komite Nominasi dan Remunerasi, serta
kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Komite Pemantauan Risiko. Sepanjang tahun 2024,
Governance (GCG). Perusahaan memandang bahwa seluruh komite tersebut telah menjalankan tugas dan
GCG merupakan landasan dalam menciptakan nilai tanggung jawabnya secara optimal serta berkontribusi
tambah yang berkelanjutan bagi kepentingan para signifikan dalam mendukung efektivitas pengawasan
investor, pemegang saham, masyarakat secara luas, oleh Dewan Komisaris.
serta pemangku kepentingan lain, baik dalam jangka
pendek maupun jangka panjang. Evaluasi atas kinerja komite didasarkan pada berbagai
kriteria, seperti frekuensi dan pelaksanaan rapat,
Dewan Komisaris menilai Manajemen telah berupaya tingkat kehadiran, kompetensi anggota, pencapaian
untuk memenuhi ketentuan dalam Peraturan kinerja, serta kualitas rekomendasi yang dihasilkan.
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 48 Tahun 2024 • Komite Audit berperan dalam memantau dan
tentang Tata Kelola yang baik bagi Perusahaan mengevaluasi pelaksanaan audit internal, termasuk
Pembiayaan dimana manajemen telah melakukan tindak lanjut atas temuan audit sebagai bagian
penyesuaian terhadap ketentuan internal agar dari upaya perbaikan. Komite ini juga mengkaji
selaras dengan ketentuan peraturan yang berlaku laporan keuangan perusahaan dan menyampaikan
saat ini. Salah satu bentuk penerapan tata kelola, temuan penting kepada Dewan Komisaris untuk
Perusahaan melakukan pengembangan organisasi ditindaklanjuti.
dengan penambahan Unit Kerja Anti Fraud serta • Komite Nominasi dan Remunerasi fokus pada
fungsi Pelindungan Data Pribadi. evaluasi kebijakan remunerasi yang mencakup
gaji, honorarium, benefit (medical, health, loan
Atas konsistensinya dalam menerapkan prinsip- facility, dan lainnya), tantiem bagi Direksi dan
prinsip GCG, Dewan Komisaris turut bangga karena Dewan Komisaris, serta manfaat tambahan lainnya,
Mandiri Tunas Finance meraih Indonesia Good termasuk asuransi kesehatan karyawan.
Corporate Governance Award 2024 dengan kategori • Komite Pemantauan Risiko bertugas
Trusted Company Based on Corporate Governance mengidentifikasi dan menganalisis potensi risiko
Perception Index (CGPI) dengan skor sebesar yang berkaitan dengan pembiayaan, operasional,
84,01, dalam ajang yang diselenggarakan oleh The kredit, dan dinamika pasar. Komite ini juga
Indonesian Institute for Corporate Governance melakukan evaluasi terhadap kebijakan serta
(IICG) bekerja sama dengan Majalah SWA dan regulasi baru yang berpotensi memengaruhi
kepesertaannya meliputi perusahaan dari Emiten, kegiatan usaha perusahaan.
Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha
Milik Daerah (BUMD), Perbankan, Perbankan Syariah Untuk mengukur kinerja Komite Audit, Komite
dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB). Skor tahun Pemantauan Risiko, serta Komite Nominasi dan
2024 tersebut lebih baik dibandingkan raihan tahun Remunerasi, Dewan Komisaris yang juga menjabat
2023 yaitu sebesar 83,1. sebagai ketua masing-masing komite wajib
40 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 41
>> Laporan Manajemen
02
menyelenggarakan rapat komite secara berkala sesuai APRESIASI
dengan ketentuan yang berlaku. Hasil rapat komite Akhir kata, atas nama Dewan Komisaris, kami
kemudian dibahas lebih lanjut dalam Rapat Dewan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya
Komisaris sebagai dasar dalam memberikan arahan kepada Direksi dan seluruh karyawan atas dedikasi
serta menjalankan fungsi pengawasan terhadap Direksi. dan kerja keras yang telah menghasilkan kinerja
terbaik Mandiri Tunas Finance pada tahun 2024.
PERUBAHAN KOMPOSISI Kami juga menyampaikan apresiasi dan terima
ANGGOTA DEWAN KOMISARIS kasih kepada pemegang saham serta segenap
Pada tahun 2024, susunan dan komposisi anggota pemangku kepentingan atas kepercayaan, loyalitas,
Dewan Komisaris mengalami perubahan dengan tidak dan dukungan yang tak pernah surut sehingga
memperpanjang masa jabatan Tuan Totok Priyambodo memungkinkan Perusahaan untuk terus tumbuh dan
sebagai Komisaris Perseroan terhitung sejak RUPS berkembang di tengah berbagai tantangan.
Luar Biasa tanggal 05 Juni 2024. Dengan demikian,
susunan dan komposisi Dewan Komisaris per 31 Kami berharap dapat terus menjalin hubungan
Desember 2024 adalah sebagai berikut: dan kerja sama yang harmonis dengan Direksi,
Rico Adisurja Setiawan : Komisaris Utama Manajemen, dan seluruh pemangku kepentingan
Saptari : Komisaris sebagai fondasi bagi Mandiri Tunas Finance untuk
Fendy Eventius Mugni : Komisaris Independen meraih kinerja dan pertumbuhan bisnis yang lebih
Subarna : Komisaris Independen baik dan berkesinambungan.
Jakarta, April 2025
Atas Nama Dewan Komisaris PT Mandiri Tunas Finance
RICO ADISURJA
SETIAWAN
Komisaris Utama
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 41
Page 42
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
LAPORAN
DIREKSI
PINOHADI G.
SUMARDI
PINOHADI G.
SUMARDI
Direktur Utama
42 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 43
>> Laporan Manajemen
02
Pada tahun 2024, PT Mandiri Tunas Finance mengukuhkan
ketangguhan dengan mencatatkan peningkatan nilai
pembiayaan baru, pendapatan, dan laba bersih tahun berjalan
dibandingkan tahun sebelumnya.
PEMEGANG SAHAM DAN PEMANGKU
KEPENTINGAN YANG TERHORMAT,
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang TINJAUAN EKONOMI DAN INDUSTRI PEMBIAYAAN
Maha Esa karena atas kehendak-Nya, PT Mandiri Pertumbuhan ekonomi global tahun 2024 mengalami
Tunas Finance berhasil membukukan kinerja yang perlambatan dibandingkan tahun 2023. Merujuk
membanggakan pada tahun 2024. Pencapaian itu laporan World Economic Outlook Update yang dirilis
semakin bermakna karena diraih Perusahaan pada oleh Dana Moneter Internasional (IMF) Januari
saat pertumbuhan ekonomi nasional mengalami 2025, pertumbuhan ekonomi global diproyeksikan
perlambatan dibanding tahun sebelumnya. sebesar 3,2% (YoY) untuk tahun 2024, atau melambat
Keberhasilan Mandiri Tunas Finance tersebut tak dibandingkan tahun 2023 dengan pertumbuhan
lepas dari dukungan Dewan Komisaris dan segenap sebesar 3,3% (YoY). Perlambatan tersebut disebabkan
pemangku kepentingan di sepanjang tahun pelaporan. oleh beberapa faktor di antaranya kebijakan moneter
Melalui Laporan Tahunan inilah, kami menyampaikan yang lebih ketat di negara-negara maju serta
secara komprehensif rencana dan kebijakan strategis, ketidakpastian geopolitik yang berkelanjutan. Adapun
penerapan, kendala dan solusi, hingga pencapaian laju inflasi global diproyeksikan mencapai 5,7% atau
kinerja terbaik yang diraih Mandiri Tunas Finance. turun dibandingkan tahun 2023 yang mencapai 6,7%.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 43
Page 44
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Di tengah perlambatan perekonomian global, ekonomi Perlambatan pertumbuhan ekonomi tahun 2024
beberapa mitra dagang utama Indonesia tetap berimbas pada sejumlah sektor, termasuk pada
tumbuh. Singapura tumbuh 4,0% dibanding tahun kinerja Perusahaan Pembiayaan. Otoritas Jasa
sebelumnya dengan pertumbuhan 1,1%, Malaysia Keuangan menyebutkan Perusahaan Pembiayaan
tumbuh 5,1% (2023: 3,6%), Korea Selatan tumbuh secara nasional tetap terjaga, meskipun mengalami
2,0% (2023: 1,4%). Adapun ekonomi Tiongkok tumbuh sedikit penurunan kualitas dengan rasio Non
5,0%, melambat dibandingkan tahun 2023 dengan Performing Financing (NPF) gross tercatat sebesar
pertumbuhan sebesar 5,4%. Tren yang sama terjadi 2,71%, naik 0,17% dari 2,54% pada November 2023,
dengan ekonomi Amerika Serikat dimana tahun 2024 sedangkan gearing ratio turun menjadi sebesar
tumbuh sebesar 2,8%, melambat dibanding tahun 2,30 kali dari 2,21 kali dan berada di bawah batas
2023 dengan pertumbuhan sebesar 2,9%. maksimum sebesar 10 kali.
Perlambatan pertumbuhan ekonomi juga terjadi Secara spesifik, dampak perlambatan ekonomi
dengan Indonesia. Data Badan Pusat Statistik disampaikan Gabungan Industri Kendaraan
(BPS) menunjukkan ekonomi Indonesia tahun 2024 Bermotor Indonesia (Gaikindo) dimana pada Januari
tumbuh sebesar 5,03%, melambat dibandingkan - Desember 2024, total penjualan mobil secara
tahun 2023 dengan pertumbuhan sebesar 5,05%. wholesales tercatat sebanyak 865.723 unit atau
Pencapaian tersebut lebih rendah dibandingkan turun 13,9% secara Year-on-Year (YoY) dari periode
target pertumbuhan dalam Anggaran Pendapatan yang sama tahun 2023 dengan penjualan sebanyak
dan Belanja Negara (APBN) tahun 2024 sebesar 5,2%. 1.005.802 unit. Penjualan ritel juga turun 10,9% YoY
menjadi 889.680 unit dibandingkan 998.059 unit
Melambatnya perekonomian nasional berdampak pada periode yang sama 2023.
pada daya beli masyarakat, khususnya terhadap
pembelian kendaraan roda empat dimana STRATEGI DAN KEBIJAKAN STRATEGIS
pertumbuhan penjualan kendaraan roda empat PERUSAHAAN
dapat dijadikan sebagai salah satu cerminan dari Mandiri Tunas Finance mengusung tema “Energizing
pertumbuhan perekonomian di Indonesia. Di sisi the Foundation: be the Market Leader” untuk Tahun
lain, tekanan juga terjadi pada pertumbuhan DPK 2024. Di dalam tema tersebut terkandung spirit bahwa
(Dana Pihak Ketiga) secara nasional yang mengalami Mandiri Tunas Finance akan mengoptimalkan fondasi
perlambatan sebagaimana tercatat dalam Statistik baru yang telah dibangun pada tahun sebelumnya
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengenai Industri dengan lebih berenergi dan penuh antusiasme
Perbankan. Lembaga ini menyebutkan pertumbuhan sehingga Perusahaan dapat menjadi pemimpin di
DPK Year-on-Year hingga Desember 2024 hanya Industri Pembiayaan.
mencapai 4,48%. Perlambatan DPK tersebut juga
tercermin pada kualitas ekonomi masyarakat Untuk mencapai tujuan dan target tersebut,
pada tahun 2024. Menurut BPS, masyarakat kelas Perusahaan memiliki tiga pilar strategi yaitu Market
menengah mengalami penurunan menjadi 17,13% Expansion, Thrive in Profit, dan Fast Services. Tiga
(46,85 juta jiwa), yang mengakibatkan kenaikan porsi pilar tersebut diimplementasikan secara konsisten
pada kelas rentan miskin menjadi 24,23% (67,69 juta pada tahun pelaporan melalui kebijakan dan inisiatif
jiwa) dan kelas menuju menengah menjadi 49,22% strategis sebagai berikut:
(137,5 juta jiwa).
44 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 45
>> Laporan Manajemen
02
1. Pertumbuhan market share berdasarkan segmen, Lebih lanjut, melalui kepemimpinan yang
yaitu segmen retail dan whosales yang didorong visioner dan berbasis data, Direksi secara aktif
dari pembiayaan bisnis captive yang berasal dari mengidentifikasi peluang pasar, mengelola risiko,
Mandiri Group. serta mengintegrasikan dinamika industri ke dalam
2. Pencapaian profit yang berkesinambungan dengan strategi jangka pendek maupun jangka panjang.
menjaga peningkatan pendapatan margin, baik Dalam menyusun strategi Perusahaan, Direksi juga
dari bunga maupun dari pertumbuhan feebased. mempertimbangkan sinergi dengan PT Bank Mandiri
Selain itu, Perseroan juga tetap memperhatikan (Persero) Tbk sebagai induk usaha untuk memperkuat
pengeluaran biaya dengan menjaga Cost penetrasi pasar, meningkatkan efisiensi operasional,
Efficiency Ratio (CER). Sejalan dengan strategi dan memperluas layanan pembiayaan yang inklusif.
pertumbuhan pembiayaan baru, Perusahaan
juga mengelola Cost of Credit (COC) dengan lebih Selain itu, Direksi juga bertanggung jawab dalam
efektif sehingga mendorong pencapaian profit. menetapkan arah kebijakan strategis yang selaras
3. Percepatan proses bisnis dan layanan dengan cara dengan tujuan keuangan dan keberlanjutan Perusahaan.
mengimplementasikan hasil Business Process Re- Direksi memastikan bahwa seluruh kebijakan
engineering (BPR) yang berperan dalam evaluasi operasional, manajemen risiko, serta pengembangan
dan perbaikan proses bisnis baik untuk segmen produk dan layanan sejalan dengan prinsip tata kelola
retail maupun wholesale. Perseroan juga telah perusahaan yang baik (GCG).
membangun kapabilitas digital melalui aplikasi
MTF 1 Access dan MTF Mobile untuk mendorong PROSES DIREKSI MEMASTIKAN
percepatan proses internal dan meningkatkan IMPLEMENTASI STRATEGI
kemudahan debitur dalam mengakses layanan Untuk memastikan strategi dan kebijakan strategis
yang tersedia. Perusahaan diimplementasikan dengan baik,
4. Penerapan Tata Kelola Perusahaan dan Manajemen Direksi melakukan review secara berkala dengan
Risiko dengan memastikan kegiatan bisnis berjalan fungsi terkait melalui agenda meeting bulanan
sesuai dengan tata kelola Perusahaan yang baik maupun komite project untuk memastikan project
secara optimal dengan mengedepankan 5 (lima) strategis berjalan sesuai dengan strategi tahunan.
prinsip tata kelola Perusahaan yang baik, yaitu Selain itu, Direksi juga mengomunikasikan strategi
Keterbukaan, Akuntabilitas, Tanggung jawab, dan kebijakan strategis tersebut kepada seluruh
Kemandirian, serta Kesetaraan dan kewajaran. karyawan melalui rapat kerja maupun meeting
koordinasi pada setiap jenjang organisasi secara
PERANAN DIREKSI DALAM PERUMUSAN STRATEGI akurat dan relevan.
DAN KEBIJAKAN STRATEGIS
Direksi memiliki peran sentral dalam penyusunan Untuk mendukung penerapan strategi Perusahaan,
strategi dan kebijakan strategis Perusahaan, baik jangka Direksi juga berkoordinasi dengan Dewan Komisaris
pendek maupun jangka panjang dalam bentuk Rencana guna memperoleh arahan, sekaligus menjalankan
Bisnis Tahunan (RBT). Selaras dengan itu, Direksi juga fungsi pengawasan. Koordinasi dilakukan untuk
terlibat secara aktif dalam penyusunan kegiatan usaha. memastikan bahwa strategi dan kebijakan yang
Keterlibatan aktif Direksi bertujuan untuk memastikan diterapkan Perusahaan tetap relevan dengan
pertumbuhan berkelanjutan dan daya saing Mandiri dinamika bisnis, serta implementasinya berjalan
Tunas Finance di industri pembiayaan. selaras dengan sasaran yang telah ditetapkan.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 45
Page 46
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Seiring dengan itu, Direksi juga memastikan Adapun realisasi jumlah aset tahun 2024 tercatat
komunikasi yang efektif dengan seluruh pemangku sebesar Rp34,43 triliun atau 102,71% terhadap target
kepentingan, termasuk karyawan, mitra bisnis, sebesar Rp33,52 triliun. Perolehan tersebut naik
dan regulator, untuk menjaga transparansi Rp4,70 triliun atau 15,80% dibandingkan tahun 2023
dan mendukung sinergi dalam merealisasikan yaitu sebesar Rp29,73 triliun. Penambahan atas
strategi Perusahaan agar mencapai tujuan yang jumlah aset tersebut mayoritas dikarenakan kenaikan
telah ditetapkan. atas portofolio Piutang Pembiayaan Konsumen.
PERBANDINGAN ANTARA HASIL DENGAN TARGET Sebagaimana trend penurunan penjualan mobil
Di tengah ketidakpastian perekonomian global, sebesar 13,9% YoY seperti disampaikan Gaikindo,
bahkan perlambatan pertumbuhan ekonomi nasional, penjualan mobil baru Mandiri Tunas Finance tahun
Mandiri Tunas Finance berhasil membukukan kinerja 2024 sedikit mengalami perlambatan dibanding
membanggakan. Tak hanya meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun pelaporan,
tahun sebelumnya, Perusahaan juga berhasil Perusahaan mencatatkan penjualan mobil baru
meraih sejumlah target sebagaimana ditetapkan sebanyak 83.987 unit atau 3,38% lebih rendah
dalam Rencana Bisnis Tahunan (RBT). Pencapaian daripada tahun 2023 dengan penjualan sebanyak
tersebut merupakan cerminan atas ketepatan dan 86.927 unit. Sementara itu, penjualan mobil bekas
konsistensi Perusahaan dalam menjalankan strategi tahun 2024 tercatat sebanyak 25.873 unit atau
dan kebijakan strategis, sekaligus mengukuhkan terkoreksi 8,14% dibanding tahun sebelumnya
ketangguhan Mandiri Tunas Finance menghadapi dengan penjualan sebanyak 28.166 unit.
tantangan dan industri pembiayaan yang penuh
dinamika di sepanjang tahun 2024. Walau jumlah unit mobil terjual terkoreksi, nilai
kontrak pembiayaan mobil baru maupun bekas
Per 31 Desember 2024, Mandiri Tunas Finance justru mengalami kenaikan. Pada tahun 2024,
membukukan nilai pembiayaan baru sebesar Mandiri Tunas Finance membukukan nilai kontrak
Rp35,09 triliun, meningkat sebesar Rp2,39 triliun pembiayaan mobil baru sebesar Rp25,58 triliun atau
atau 7,31% dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu naik Rp89,37 miliar atau 0,35% dibandingkan tahun
sebesar Rp32,70 triliun. Raihan tersebut adalah 2023 dengan nilai kontrak pembiayaan sebesar
97,47% dari target tahun 2024 sebesar Rp36 Rp25,49 triliun. Kenaikan lebih tinggi diraih nilai
triliun. Peningkatan atas pembiayaan baru tersebut kontrak pembiayaan mobil bekas dari Rp5,16 triliun
berdampak positif terhadap realisasi pendapatan pada tahun 2023 menjadi Rp5,52 triliun pada tahun
Perusahaan, yaitu sebesar Rp5,58 triliun atau 2024 atau mengalami kenaikan sebesar Rp365,72
100,74% terhadap target sebesar Rp5,54 triliun. miliar atau 7,09%.
Pencapaian tersebut naik sebesar Rp797,35 miliar
atau 16,67% dibanding tahun sebelumnya yaitu Terkhusus pembiayaan Electric Vehicle (EV)
sebesar Rp4,78 triliun. Lebih lanjut, pada akhir Roda 4, pada tahun 2024, Mandiri Tunas Finance
tahun 2024, Perusahaan mencatatkan laba bersih membukukan nilai pembiayaan sebesar Rp944,06
tahun berjalan sebesar Rp1,17 triliun, naik Rp10,98 miliar atau naik 91,5% dibandingkan tahun 2023
miliar atau 0,95% dibandingkan tahun sebelumnya dengan nilai pembiayaan sebesar Rp473,43 miliar.
yaitu sebesar Rp1,16 triliun. Perolehan tersebut Kenaikan nilai pembiayaan tersebut sejalan dengan
adalah 87,65% dari target sebesar Rp1,34 triliun. penambahan jumlah kontrak baru pada tahun 2024
46 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 47
>> Laporan Manajemen
02
yaitu sebanyak 2.523 unit atau tumbuh 169,3% 1. Meningkatkan penetrasi bisnis yang berasal dari
dibandingkan tahun 2023 dengan jumlah kontrak Captive Bank Mandiri serta menyusun produk
baru sebanyak 937 unit. yang kompetitif didukung dengan program
marketing yang baik.
Kenaikan juga terjadi dengan pembiayaan Hybrid 2. Penyaluran pembiayaan dilakukan secara selektif
Electric Vehicle (HEV) Roda 4 dimana pada tahun dan prudent.
2024, Perusahaan membukukan nilai pembiayaan 3. Memperkuat pengelolaan kualitas portofolio
sebesar Rp1,33 triliun atau tumbuh 86,32% pembiayaan.
dibanding tahun 2023 dengan nilai pembiayaan 4. Implementasi perbaikan proses end to end untuk
sebesar Rp712,97 miliar. Adapun kontrak baru per 31 menjaga performance yang sustain
Desember 2024, tercatat sebanyak 3.257 unit mobil
atau tumbuh 47,51% daripada tahun 2023 dengan GAMBARAN PROSPEK USAHA
jumlah kontrak baru sebanyak 2.208 unit. Memasuki tahun 2025, World Bank dan International
Monetary Fund (IMF) memproyeksikan pertumbuhan
Adapun untuk gearing ratio, target Mandiri Tunas ekonomi Indonesia tumbuh mencapai 5,1%. Proyeksi
Finance pada tahun 2024 adalah 5,02 kali dan ini sejalan dengan Bank Indonesia yang meramalkan
realisasi tercatat 5,79 kali. Sementara itu, dari segi pertumbuhan ekonomi pada 2025 akan tumbuh
kualitas target NPL tahun 2024 adalah sebesar pada kisaran 4,7%-5,5% dan inflasi terjaga di sekitar
0,80% dan realisasi sebesar 1,05% 2,5±1%. Secara spesifik, sesuai dengan asumsi dasar
ekonomi makro 2025 pada Anggaran Pendapatan
KENDALA DAN LANGKAH PENYELESAIAN dan Belanja Negara Tahun 2025, pemerintah
Mandiri Tunas Finance menghadapi beberapa memproyeksikan pertumbuhan ekonomi tahun 2025
tantangan dalam mewujudkan target dan kinerja sebesar 5,2%.
selama tahun 2024. Salah satu tantangannya adalah
terjadinya perlambatan pertumbuhan ekonomi nasional Di sisi lain, pemerintah juga mengeluarkan beberapa
yang berdampak langsung pada industri pembiayaan. kebijakan yang dapat memberikan multiplier
Kondisi tersebut menyebabkan penurunan penjualan effect bagi pertumbuhan industri pembiayaan,
mobil baru di sepanjang tahun 2024 sebesar 13,9% antara lain kebijakan penurunan suku bunga bank,
seperti disampaikan Gaikindo. perpanjangan insentif PPn DTP atas penjualan
kendaraan bermotor listrik (KBL) dan kendaraan
Sejalan dengan itu, perlambatan juga terjadi pada hybrid. Selain itu, masuknya berbagai merek mobil
pertumbuhan industri pembiayaan pada tahun 2024 baru turut meramaikan pasar otomotif Tanah Air, dan
yang hanya tumbuh sebesar 4,60% (YoY), lebih diharapkan dapat mendorong minat dan daya beli
rendah dibandingkan tahun 2023 yang tumbuh masyarakat terhadap pembelian kendaraan.
sebesar 16,63%. Perlambatan ekonomi Indonesia juga
berdampak terhadap penurunan kualitas pembiayaan Dalam memanfaatkan peluang dan prospek usaha
nasional. Hal tersebut terlihat pada kenaikan NPF (Non jangka panjang, Mandiri Tunas Finance telah
Performing Financing) sebesar 26 bps menjadi 2,70%. menjalankan strategi jangka panjang periode 2023-
2027 dengan tema “Strengthening Leading Position
Dalam menghadapi tantangan tersebut, Mandiri through Synergy & Sustainable Business Growth”.
Tunas Finance melakukan beberapa kebijakan berikut: Melalui tema ini, Perusahaan secara konsisten
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 47
Page 48
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, Dalam penerapan tata kelola, Perusahaan juga
dan melakukan Business Process Re-engineering terbuka untuk mengadopsi perubahan regulasi.
(BPR) untuk setiap segmen bisnis. Sebagai gambaran, sejalan dengan terbitnya
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 48 Tahun
Seiring dengan itu, Perusahaan juga membangun 2024 tentang Tata Kelola yang Baik bagi Perusahaan
kapabilitas IT dan sistem, terutama pada peningkatan Pembiayaan, maka Mandiri Tunas Finance telah
IT security, pengembangan ekosistem digital, melakukan penyesuaian ketentuan internal agar
membangun kemampuan data management & selaras dengan ketentuan yang berlaku.
data analytic untuk mendukung bisnis, serta
mengembangkan strategi pengembangan jaringan Upaya lain untuk mengukuhkan penerapan tata
agar produk yang ditawarkan tepat sasaran. Dalam kelola adalah Perusahaan melakukan pengembangan
menjalankan bisnisnya, Perseroan juga menerapkan organisasi dengan membentuk Komite Anti Fraud sejalan
prinsip-prinsip bisnis berkelanjutan melalui dengan penerapan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
implementasi Environmental, Social & Governance Nomor 12 tahun 2024 Tentang Penerapan Strategi
(ESG), salah satunya dengan menyalurkan pembiayaan Anti Fraud Bagi Lembaga Jasa Keuangan yang telah
baru untuk mobil listrik, UMKM, dan pembiayaan lain diundangkan pada tanggal 31 Juli 2024. Keberadaan
berbasis Green Financing. Komite Anti Fraud diharapkan dapat membantu Direksi
dan Dewan Komisaris atas penerapan Strategi Anti
PENERAPAN TATA KELOLA PERUSAHAAN Fraud di Perusahaan. Pembentukan Komite Anti Fraud
Mandiri Tunas Finance secara konsisten menunjukkan merupakan salah satu bentuk komitmen Mandiri Tunas
komitmen dalam menerapkan prinsip-prinsip Tata Finance menerapkan budaya kerja Perusahaan dalam
Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate melawan fraud di seluruh lini.
Governance/GCG) sebagai landasan utama dalam
menjalankan seluruh aktivitas usaha. Perusahaan Konsistensi Mandiri Tunas Finance dalam menerapkan
meyakini bahwa penerapan GCG yang kuat tidak GCG membuahkan hasil positif antara lain meraih
hanya menjadi fondasi yang kokoh bagi operasional Indonesia Good Corporate Governance Award 2024
bisnis, tetapi juga berperan penting dalam dengan kategori Trusted Company Based on Corporate
menciptakan sistem pengelolaan yang transparan, Governance Perception Index (CGPI) dengan skor
akuntabel, dan berintegritas. sebesar 84,01. CGPI adalah program riset dan
pemeringkatan penerapan GCG pada perusahaan-
Dengan tata kelola yang baik, Perusahaan perusahaan melalui survei terhadap praktik GCG yang
berupaya memberikan perlindungan optimal bagi menghasilkan skor Corporate Governance Perception
seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan usaha, Index (CGPI). CGPI Awards diselenggarakan oleh
mulai dari pemegang saham, mitra bisnis, hingga The Indonesian Institute for Corporate Governance
pelanggan. Selain itu, penerapan GCG secara (IICG) bekerja sama dengan Majalah SWA dan
konsisten juga menjadi elemen penting bagi Mandiri kepesertaannya meliputi perusahaan dari Emiten,
Tunas Finance dalam memperkuat kepercayaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik
dan meningkatkan kredibilitas perusahaan di mata Daerah (BUMD), Perbankan, Perbankan Syariah dan
para pemangku kepentingan. Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).
48 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 49
>> Laporan Manajemen
02
PERUBAHAN KOMPOSISI DIREKSI
Pada tahun 2024, Mandiri Tunas Finance tidak yang senantiasa memberikan arahan, masukan dan
melakukan perubahan komposisi Direksi. Dengan pengawasan sehingga kami bisa merealisasikan
demikian, susunan dan komposisi Direksi per 31 strategi dan kebijakan strategis demi meraih target-
Desember 2024 adalah sebagai berikut: target yang ditetapkan dalam RBT.
Pinohadi G. Sumardi : Direktur Utama
R. Eryawan Nurhariadi : Direktur Selanjutnya, kepada seluruh tim Manajemen dan
William Francis Indra : Direktur Perwira Mandiri Tunas Finance, kami memberikan
apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi, loyalitas
APRESIASI dan dukungan yang diberikan sepanjang tahun
Keberhasilan Mandiri Tunas Finance membukukan 2024. Apresiasi serupa kami sampaikan kepada para
kinerja terbaik pada tahun 2024 merupakan cerminan pemangku kepentingan yang lain, baik regulator,
atas kuatnya dukungan dari segenap pemangku pelanggan, mitra bisnis, dan seluruh pihak atas
kepentingan. Untuk itu, Direksi menyampaikan dukungan yang telah diberikan kepada Mandiri Tunas
terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Finance. Kami berharap dukungan tersebut terus
Pemegang Saham sehingga kami bisa menjalankan diberikan sehingga Mandiri Tunas Finance dapat
operasional perusahaan dengan baik. Ungkapan meraih kinerja yang lebih baik dan berkesinambungan
yang sama kami sampaikan kepada Dewan Komisaris pada tahun-tahun mendatang.
Jakarta, April 2025
Atas Nama Direksi PT Mandiri Tunas Finance
PINOHADI G.
SUMARDI
Direktur Utama
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 49
Page 50
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
DEWAN
KOMISARIS
Fendy Eventius Rico Adisurja Saptari Subarna
Mugni Setiawan
Komisaris Independen Komisaris Utama Komisaris Komisaris Independen
50 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 51
>> Laporan Manajemen
02
DIREKSI
R. Eryawan Pinohadi G. William Francis
Nurhariadi Sumardi Indra
Direktur Direktur Utama Direktur
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 51
Page 52
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
SURAT PERNYATAAN ANGGOTA DEWAN KOMISARIS
TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN TAHUNAN
TAHUN BUKU 2024 PT MANDIRI TUNAS FINANCE
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan
PT Mandiri Tunas Finance tahun buku 2024 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh
atas kebenaran isi Laporan Tahunan perusahaan.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, April 2025
DEWAN KOMISARIS
Rico Adisurja Setiawan
Komisaris Utama
Fendy Eventius Mugni Subarna
Komisaris Independen Komisaris Independen
52 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 53
>> Laporan Manajemen
02
SURAT PERNYATAAN ANGGOTA DIREKSI
TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN TAHUNAN
TAHUN BUKU 2024 PT MANDIRI TUNAS FINANCE
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan
PT Mandiri Tunas Finance tahun buku 2024 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas
kebenaran isi Laporan Tahunan perusahaan.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, April 2025
DIREKSI
Pinohadi G. Sumardi
Direktur Utama
R. Eryawan Nurhariadi William Francis Indra
Direktur Direktur
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 53
Page 54
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
PEJABAT
EKSEKUTIF (CHIEF)
Devi B. Perana Citra Afri Feder Muhamad
Maladianti Ketaren Fauzi Suryadi
Chief Chief Chief Chief
54 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 55
>> Laporan Manajemen
02
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 55
Page 56
Page 57
PROFIL
PERUSAHAAN
03
Page 58
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
INFORMASI UMUM DAN Bursa Pencatatan Obligasi
IDENTITAS PERUSAHAAN Bursa Efek Indonesia
Kode Efek
Nama Perseroan TUFI
PT Mandiri Tunas Finance
Jumlah Karyawan
Tanggal Pendirian
3.384 orang (2024)
17 Mei 1989
(dengan nama PT Tunas Financindo Corporation)
Jaringan Usaha
Status Hukum
125 Kantor Cabang
Perseroan Terbatas (PT), Emiten 10 Kantor Selain Kantor Cabang (KSKC)
Cikal Bakal Sekretaris Perusahaan
PT Tunas Financindo Corporation (1989) Dadan Hamdhani
Surel : corporate.secretary@mtf.co.id
PT Tunas Financindo Sarana (2000)
Situs Web : www.mtf.co.id
Produk dan Jasa
Layanan Pelanggan
Pembiayaan dengan pembelian secara angsuran,
Surel : customer.service@mtf.co.id
pembiayaan dengan cara sewa pembiayaan,
(Senin-Jumat, Pk.08.30-17.30 WIB)
Pembiayaan dengan cara jual dan sewa balik,
Care Center : 1500059
fasilitas dana dan fasilitas modal usaha. (Senin-Jumat, Pk. 08.00-17.00 WIB)
Bidang Usaha Mobile Application
Pembiayaan investasi, modal kerja, multiguna, 1. MTF Mobile
dan kegiatan usaha pembiayaan lain berdasarkan 2. MTF 1 Access
persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 3. MTF Mobile Apps;
a. Mobile Survey
b. Mobile Collection
Kepemilikan Saham c. Mobile License Plate
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 51,00% d. MTF Report
PT Tunas Ridean 49,00% e. MTF OSR
4. HC EAZY
Dasar Hukum Pendirian
Akta No. 262 tanggal 17 Mei 1989 dari Notaris
Media Sosial
Misahardi Wilamarta, S.H., Notaris di Jakarta, dan Facebook : Mandiri Tunas Finance
telah disahkan oleh Menteri Kehakiman dalam Instagram : @mandiritunasfinance
Linkedin : Mandiri Tunas Finance
Surat Keputusan No. C2-4868.HT.01.01.TH.89
Whatsapp : 08111455740
tanggal 1 Juni 1989 serta diumumkan dalam
Twitter : @mandiritunasfin
Lembaran Berita Negara Republik Indonesia No.
Youtube : Mandiri Tunas Finance
57, Tambahan No. 1369 tanggal 18 Juli 1989 Tiktok : @mandiritunasfinance
Website : mtf.co.id
Modal Dasar
Rp1.000.000.000.000 Kantor Pusat
(Satu Triliun Rupiah) Graha Mandiri Lt. 3A
Jl. Imam Bonjol No.61
Modal Ditempatkan
Menteng, Jakarta Pusat
Rp250.000.000.000 DKI Jakarta 10310, Indonesia
(Dua Ratus Lima Puluh Miliar Rupiah) Telepon : +61 21 230 5608
58 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 59
>> Profil Perusahaan
03
RIWAYAT SINGKAT
PERUSAHAAN
PT MANDIRI TUNAS FINANCE, SELANJUTNYA DISEBUT DENGAN MANDIRI TUNAS FINANCE ATAU
PERSEROAN, MERUPAKAN PERUSAHAAN PEMBIAYAAN DI INDONESIA YANG MEMBERIKAN SOLUSI
PEMBIAYAAN YANG MUDAH, INOVATIF DAN KOMPETITIF BAGI PELANGGAN UNTUK MEMILIKI MOBIL
BARU, KENDARAAN NIAGA, MAUPUN PEMBIAYAAN MULTIGUNA YANG DITUJUKAN UNTUK KEBUTUHAN
KONSUMTIF ATAU USAHA BAGI KONSUMEN BAIK PEMBIAYAAN PERORANGAN MAUPUN KORPORASI.
PADA AWALNYA, PERSEROAN BERNAMA PT TUNAS FINANCINDO CORPORATION YANG DIDIRIKAN PADA
TANGGAL 17 MEI 1989 DENGAN BIDANG USAHA PEMBERIAN FASILITAS PEMBIAYAAN KENDARAAN
BERMOTOR YANG AWALNYA DIKHUSUSKAN BAGI KONSUMEN DARI JARINGAN DEALER YANG DIMILIKI
OLEH GRUP TUNAS RIDEAN.
Pada tahun 2000, sejalan dengan meningkatnya Ridean. Setelah proses akuisisi saham oleh PT
pertumbuhan portofolio bisnis, PT Tunas Financindo Bank Mandiri (Persero) Tbk selesai dan disahkan
Corporation melakukan pergantian nama menjadi melalui Keputusan Menteri Keuangan Nomor KEP-
PT Tunas Financindo Sarana. Sejak pendirian awal 352/KM.10/2009, nama PT Tunas Financindo
hingga tahun 2009, kepemilikan saham Perseroan Sarana berubah menjadi PT Mandiri Tunas Finance.
dimiliki oleh PT Tunas Ridean. Kepemilikan saham Dengan demikian, sejak tahun 2009 sampai
mengalami perubahan pada tahun 2009 saat PT saat ini, Perseroan dimiliki oleh PT Bank Mandiri
Bank Mandiri (Persero) Tbk melakukan akuisisi (Persero) Tbk sebesar 51% (lima puluh satu persen)
terhadap PT Tunas Financindo Sarana sebesar 51% dan PT Tunas Ridean sebesar 49% (empat puluh
saham yang sebelumnya dimiliki oleh PT Tunas sembilan persen).
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 59
Page 60
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk merupakan bank yang • Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
memiliki aset terbesar di Indonesia dan didukung Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2014
oleh jaringan kantor di dalam dan luar negeri yang • Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
luas dalam menyediakan solusi keuangan yang Berkelanjutan I tahap III tahun 2015
menyeluruh bagi nasabah perorangan maupun • Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
perusahaan. Adapun PT Tunas Ridean merupakan Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2015
grup perusahaan penyedia solusi otomotif terpadu • Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
yang terpercaya dan disegani serta merupakan grup Berkelanjutan II Tahap II Tahun 2016
otomotif independen terbesar di Indonesia. Saat • Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
ini, PT Tunas Ridean memegang penjualan otomotif Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2016
merek Toyota, Daihatsu, BMW, Isuzu dan sepeda • Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan III
motor Honda, termasuk penyewaan kendaraan. Mandiri Tunas Finance Tahap II tahun 2017
• Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan IV
Keberadaan dua entitas bisnis besar di industri Mandiri Tunas Finance Tahap I tahun 2019
otomotif serta perbankan dan jasa keuangan • Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
sebagai pemegang saham menjadi pendorong bagi Berkelanjutan IV Tahap II tahun 2019
Perseroan untuk bertumbuh secara progresif dan • Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan V
berkelanjutan. Selain menjadi perusahaan pembiayaan Mandiri Tunas Finance Tahap I tahun 2020
yang terpercaya di Indonesia, pertumbuhan serupa • Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan V
itu menjadi fondasi bagi Perseroan untuk menjadi Mandiri Tunas Finance Tahap II tahun 2021
pemimpin pasar di segmennya. Untuk merealisasikan • Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan V
harapan tersebut, Perseroan melakukan akselerasi Mandiri Tunas Finance Tahap III tahun 2022
bisnis dengan melakukan berbagai pengembangan, • Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan VI
meski tetap fokus pada industri pembiayaan di sektor Mandiri Tunas Finance Tahap I tahun 2023
otomotif, alat berat dan multiguna. • Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan VI
Mandiri Tunas Finance Tahap II tahun 2023
Pada segmen pembiayaan otomotif, Perseroan • Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan VI
menghadirkan pembiayaan untuk mobil baru, motor Mandiri Tunas Finance Tahap III tahun 2024
besar, kendaraan niaga serta alat-alat berat. Untuk • Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan VI
mengembangkan usaha, selain memanfaatkan sumber Mandiri Tunas Finance Tahap IV Tahun 2024.
pendanaan dari perbankan, Perseroan melakukan
pencatatan obligasi di Bursa Efek Indonesia hingga Berkaitan dengan Obligasi Berkelanjutan yang
Obligasi VI. Selain itu, Perseroan juga melakukan: ditawarkan Perseroan, PEFINDO menetapkan
• Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi peringkat idAAA untuk PT Mandiri Tunas Finance
Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2013 (MTF) dan obligasi yang beredar, termasuk Obligasi
60 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 61
>> Profil Perusahaan
03
Berkelanjutan V Tahap II/2021 Seri A sebesar Rp915,2 terpercaya di Indonesia serta menjadi pemimpin pasar
miliar yang akan jatuh tempo pada tanggal 20 Mei di segmennya, Perseroan konsisten memberikan
2024. Selain itu, PEFINDO juga menegaskan peringkat fasilitas serta solusi pembiayaan mudah, inovatif
idAAA untuk Obligasi Berkelanjutan V Tahap III/2022 dan kompetitif bagi konsumen dalam mewujudkan
Seri A PT Mandiri Tunas Finance (MTF) senilai Rp851,4 impian memiliki mobil baru, motor besar,
miliar yang akan jatuh tempo pada 23 Februari 2025. pemenuhan kendaraan niaga maupun alat berat
Periode Rating berlaku sejak 19 November 2024 – 23 dalam mendukung kegiatan bisnis, pembiayaan
Februari 2025. Peringkat idAAA sebagai peringkat dan sewa guna usaha serta multiguna pendidikan.
tertinggi yang diberikan PEFINDO menunjukkan Sejalan dengan itu, Perseroan juga senantiasa
bahwa Perseroan memiliki kemampuan yang sangat mengutamakan pelayanan terhadap pelanggan
baik untuk membayar utang jangka panjang. dalam hal memberi kemudahan, apalagi didukung
oleh kantor cabang yang tersebar di seluruh
Sejalan dengan komitmen untuk menghadirkan Mandiri Indonesia dan sumber daya manusia yang berkualitas
Tunas Finance sebagai perusahaan pembiayaan yang serta fasilitas infrastruktur yang memadai.
PERUSAHAAN PEMBIAYAAN OTOMOTIF BERORIENTASI
KEPADA PEMENUHAN KREDIT MASYARAKAT
Berlandaskan visi “To be your Trusted Financing Partner”, Perseroan berkomitmen untuk memahami kebutuhan
masyarakat dalam aspek pembiayaan dengan menghadirkan beragam produk bernilai tambah. Dengan
pendekatan yang tepat dan optimal, Perseroan memastikan bahwa setiap proses pembiayaan berjalan lancar,
transparan, serta sesuai dengan kebutuhan pelanggan.
Sebagai perusahaan pembiayaan yang mendukung inklusi keuangan, Perseroan terus memperluas jangkauan
aksesnya baik, melalui cabang maupun melalui layanan mobile. Hal ini bertujuan agar lebih banyak masyarakat
yang dapat mengakses layanan pembiayaan yang fleksibel dan kompetitif. Selama lebih dari 15 tahun,
Perseroan telah membantu pelanggan mewujudkan impian mereka memiliki kendaraan, kebutuhan dana, dan
modal kerja melalui skema pembiayaan yang sesuai kebutuhan.
Dalam kontribusi mendukung pembiayaan berkelanjutan, Perseroan turut berperan dalam menyalurkan
pembiayaan berkelanjutan kepada segmen UMKM. Perseroan juga turut berperan dalam menyediakan layanan
pembiayaan untuk mendukung modernisasi kendaraan operasional maupun alat berat. Hal ini bertujuan untuk
menunjang aktivitas niaga serta kebutuhan bisnis lainnya. Dengan memanfaatkan potensi tersebut, Perseroan
dapat menciptakan sinergi yang lebih luas sekaligus memberikan kontribusi optimal bagi pertumbuhan
ekonomi masyarakat.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 61
Page 62
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
KINERJA TERBAIK
Peningkatan kualitas dan profesionalisme sumber daya manusia menjadi kunci dalam mencapai target kinerja
terbaik. Untuk itu, Mandiri Tunas Finance memiliki program kaderisasi yang mumpuni demi menciptakan
sumber daya manusia terbaik untuk menduduki posisi-posisi strategis di Perseroan. Langkah yang dilakukan
di antaranya menyelenggarakan program Supervisor Development Program (SDP), Management Development
Program (MDP), Senior Manager Development Program (SMDP) dan General Manager Development Program
(GMDP) sebagai program pengembangan karier yang di dalamnya terdapat program pendidikan dan pelatihan
untuk menjaring kandidat terbaik di internal Perseroan.
Selain itu, Mandiri Tunas Finance juga menyelenggarakan program Management Trainee (MT) sebagai program
seleksi karyawan baru dengan pendidikan dan pelatihan yang dapat meningkatkan kompetensi sumber daya
manusia untuk menjadi Future Leaders yang memiliki kapabilitas baik dan memiliki loyalitas tinggi. Seiring
dengan itu, Perseroan juga melakukan perbaikan-perbaikan dan penyempurnaan sistem serta prosedur
operasional, menjunjung tinggi budaya Perwira MTF, memaksimalkan kinerja pegawai serta melakukan
berbagai upaya untuk meminimalkan fraud dengan tujuan untuk mencapai visi dan misi Perseroan.
KINERJA TERBESAR DAN TEPERCAYA
Perseroan mendapatkan dukungan kuat dari induk usaha, yaitu Bank Mandiri dan Tunas Ridean, baik
berupa dukungan pendanaan maupun dukungan dalam meningkatkan penetrasi pemasaran produk-produk
pembiayaan melalui penggarapan segmen-segmen potensial. Sebagai Induk usaha, Bank Mandiri mendorong
Perseroan agar tumbuh sehat dan berkesinambungan dengan mendorong peningkatan penetrasi pemasaran
melalui jaringan Bank Mandiri yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dimana per 31 Desember 2024
tercatat sebanyak 139 kantor cabang dan 2.053 cabang pembantu.
Selain dukungan yang kuat dari induk usaha, Mandiri Tunas Finance secara berkelanjutan terus meningkatkan
dan memperluas kerja sama dengan seluruh Agen Pemegang Merek (APM) kendaraan bermotor dan jaringan
dealer serta partner bisnis di seluruh wilayah kantor pemasaran Perseroan untuk meningkatkan market share
pembiayaan. Saat ini, Perseroan telah bekerja sama dengan hampir seluruh APM sehingga dapat membiayai
seluruh merek kendaraan yang dibutuhkan pelanggan. Hal ini membuktikan tingkat kepercayaan APM, dealer
serta partner bisnis yang sangat tinggi kepada Perseroan.
Dengan adanya kerja sama tersebut, Perseroan dapat lebih banyak memberikan berbagai pilihan jenis
kendaraan bermotor kepada konsumen serta mempermudah penetrasi pasar di berbagai wilayah kantor
pemasaran Perseroan. Melalui dukungan, kolaborasi serta kerja sama yang kuat dengan induk usaha dan
seluruh partner bisnis, Perseroan berhasil mencatatkan diri sebagai Top 3 Pembiayaan Mobil terbesar di
Indonesia serta memperoleh credit rating idAAA.
62 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 63
>> Profil Perusahaan
03
INFORMASI PERUBAHAN NAMA
PT TUNAS FINANCINDO PT TUNAS FINANCINDO PT MANDIRI TUNAS
CORPORATION SARANA FINANCE
17 Mei 18 Agustus 26 Juni 2009-
1989 2000 Sekarang
Seperti diuraikan di atas, Perseroan resmi berdiri pada tanggal 17 Mei 1989 dengan nama PT Tunas
Financindo Corporation. Seiring dengan meningkatnya pertumbuhan portofolio bisnis, pada
tanggal 18 Agustus 2000, PT Tunas Financindo Corporation melakukan pergantian nama menjadi
PT Tunas Financindo Sarana berdasarkan Akta No. 49 yang dibuat di hadapan Adam Kasdarmadji
S.H., M.H., Notaris, di Jakarta. Akta perubahan ini disetujui oleh Menteri Hukum dan Perundang-
undangan melalui Surat Keputusan No. C-21195HT.01.04.TH2000 tanggal 22 September 2000.
Pada tahun 2009, Grup Tunas Ridean sebagai pendiri memutuskan untuk memperluas jangkauan
pasar serta memperkuat struktur permodalan dengan diakuisisinya Perseroan oleh PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk. Dalam aksi korporasi ini, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk melakukan akuisisi saham
sebesar 51,00% dan sisanya sebesar 49,00% tetap dimiliki oleh PT Tunas Ridean. Sehubungan
dengan hal tersebut, pada tanggal 26 Juni 2009, Perseroan mengubah nama menjadi PT Mandiri
Tunas Finance berdasarkan perubahan Anggaran Dasar sesuai dengan Akta No. 181 yang dibuat
di hadapan Dr. Irawan Soerodjo, S.H.,Msi., Notaris, di Jakarta.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 63
Page 64
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
JEJAK
LANGKAH
1989 1995-1997 2000 2004-2008
Didirikan sebagai PT Tunas Perusahaan membuka Perusahaan berganti Perusahaan membuka
Financindo Corporation dimiliki 7 cabang baru. nama menjadi PT Tunas 20 cabang baru.
100% oleh Grup Tunas Ridean. Financindo Sarana.
2014 2013
1. Peluncuran Mandiri KKB • Cibinong (Jawa Barat); Membuka 9 (sembilan)
2. Pemekaran Kantor Wilayah dari 6 Kantor • Rangkasbitung (Banten); Kantor Cabang baru yaitu di:
Wilayah menjadi 9 Kantor Wilayah. • Cikarang (Jawa Barat); • Batam (Kepulauan Riau);
3. Membuka 11 (sebelas) • Garut (Jawa Barat); • Bukittinggi (Sumatera Barat).;
Kantor Cabang baru yaitu di: • Pekalongan (Jawa Tengah); • Duri (Riau);
• Ujung Batu (Riau); • Subang (Jawa Barat); • Baturaja (Sumatera Selatan);
• Tanjung Pinang (Kep. Riau); • Gresik (Jawa Timur); • Lubuklinggau (Sumatera Selatan);
• Bontang (Kalimantan Timur); • Mojokerto (Jawa Timur). • Cibubur (Jawa Barat);
• Bandarjaya (Lampung);
• Banjarbaru (Kalimantan Selatan);
• Tangerang 2 (Banten).
2015 2016 2017
1. Pembukaan 5 kantor 1. Peluncuran produk multiguna. • Pelaksanaan sindikasi offshore
cabang baru yaitu di: 2. Layanan penambahan payment ke Singapura, Taiwan & Jepang.
• Sintang (Kalimantan Barat); channel melalui retailer. • Sinergi servicing BSM OTO.
• Sampit (Kalimantan Tengah); 3. Pembukaan 3 Kantor cabang di: • Pembukaan kantor Cabang
• Mamuju (Sulawesi Barat); • Bandung (Jawa Barat); Banyuwangi, Ketapang, Sorong,
• Kotamobagu (Sulawesi Utara); • Lebak Bulus (Jakarta); Jayapura, dan Ambon
• Kupang (NTT). • Luwuk (Sulawesi Tengah) dan
2. 20 kantor Satelit yang • 1 kantor satelit di Bandar Lampung.
berlokasi di kantor- kantor 4. Kenaikan Rating Pefindo menjadi:
Cabang Bank Mandiri. idAA+
2024
• MTF memiliki 125 kantor cabang
• Meraih kinerja positif dengan penyaluran pembiayaan sebesar Rp35,09 triliun dan profit Rp1,17 triliun
• MTF terus mempertahankan peringkat rating Perseroan dari Pefindo di idAAA
• Transformasi digital dalam wujud inklusi pembiayaan berkelanjutan melalui aplikasi MTF Mobile dengan nilai
transaksi sebesar 369,15 miliar
• MTF mempertahankan rekognisi sebagai The Most Efficient Subsidiary dari Bank Mandiri sebagai Holding Group
• Komitmen berkelanjutan dalam wujud pembiayaan Kendaraan Ramah Lingkungan sebesar 2,27 triliun
64 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 65
>> Profil Perusahaan
03
2009 2010 • Pontianak; • Tegal;
• Pengambilalihan 51% 1. Membuka 13 (tiga belas) • Kendari; • Bengkulu;
saham Perseroan oleh Kantor Cabang baru yaitu di: • Palangkaraya; • Manado.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. • Bumi Serpong Damai • Parepare 2. Perpindahan Kantor
• Perubahan nama (Tangerang); (Sulawesi Selatan); Pusat Perseroan ke
Perseroan menjadi • Pecenongan • Karawang; Graha Mandiri,
PT Mandiri Tunas Finance. (Jakarta Pusat); • Tarakan; Jl. Imam Bonjol No. 61,
• Fokus pembiayaan mobil bekas. • Denpasar; • Kediri; Jakarta 10310.
2012 2011
1. Fokus pembiayaan mobil baru. Membuka 22 • Serang; • Madiun;
2. Peringkat AA(idn); Stable (dua puluh dua) Kantor • Pondok Gede; • Jember;
Outlook dari Fitch Rating Cabang baru yaitu di: • Mampang Prapatan • Gianyar;
Indonesia. • Rantau Prapat (Jakarta Selatan); • Kudus;
3. Kenaikan peringkat obligasi (Sumatera Utara); • Kebon Jeruk • Magelang;
dari idA+ (Single A plus; Stable • Muara Bungo (Jambi); (Jakarta Barat); • Mataram;
Outlook) menjadi idAA (Double A; • Padang; • Tuban; • Gorontalo;
Stable Outlook) dari Pefindo. • Pangkal Pinang; • Tanjung • Bandung 2 ;
• Banda Aceh; (Kalimantan Selatan); • WTC Mangga Dua
• Sukabumi; • Palu; (Jakarta Utara).
2018 2019 2020
• Channeling Fintech. • Kerja sama dengan MTF mendukung program
• Pembiayaan modal kerja. Mandiri Taspen. Pemulihan Ekonomi Nasional
• Pembiayaan melalui dealer Online. • Peluncuran branding baru (PEN) sebagai upaya
• Pembiayaan anjak piutang. pembiayaan multiguna Pemerintah Indonesia dalam
• Peresmian Kantor Cabang Ungaran Implementasi “Cash Aja”. menghadapi pandemi COVID-19,
Sentralisasi Proses Input (SPRINT). • Peluncuran Customer melalui restrukturisasi
• Meminimalkan cost of fund melalui pendanaan Experience Lounge. pembayaran kredit kepada
offshore, asset purchase. • Peresmian MTF Cabang Pluit pelanggan, dengan total nilai
• Pembukaan 3 cabang: Medan 2, Pekanbaru 2, dan Kantor Regional IX & restrukturisasi mencapai
dan Ungaran. Cabang Balikpapan. Rp13,15 triliun.
2023 2022 2021
• MTF menghadirkan solusi terbaru dalam • MTF meluncurkan MTF 1 Access MTF back on track dengan
hal pemberian layanan pada pelanggan sebagai bentuk berhasil memberikan nilai positif
berbasis digital yaitu MTF Digital Service memberikan layanan Fast & Easy. kepada pemangku kepentingan
& MTF Mobile • Kenaikan Rating Pefindo menjadi: yaitu pencapaian laba bersih
• Mencetak rekor profit Rp1,16 triliun dan idAAA (Triple A) Rp245,88 miliar.
penyaluran pembiayaan Rp32,69 triliun • Pencapaian performance terbaik
• MTF dapat mempertahankan peringkat MTF yaitu pencapaian laba
rating Perseroan dari Pefindo di idAAA Rp750 miliar.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 65
Page 66
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
VISI, MISI, NILAI
DAN BUDAYA PERUSAHAAN
VISI
TO BE YOUR TRUSTED FINANCING PARTNER
Menjadi Mitra Pembiayaan Tepercaya Anda
Kepercayaan merupakan DNA yang harus dimiliki oleh Perusahaan Pembiayaan, oleh karena itu
Perseroan berkomitmen untuk terus menumbuhkan kepercayaan dari seluruh pelanggan Perseroan.
Perseroan memandang bahwa pertumbuhan usaha yang berkelanjutan adalah pertumbuhan usaha yang
memerhatikan kebutuhan serta sudut pandang dari seluruh pelanggan, sehingga dalam hal ini, Perseroan
menempatkan diri sebagai mitra dan teman sejati dalam setiap langkah perjalanan finansial pelanggan.
MISI
PROVIDE RELIABLE FAST &
EASY SERVICES TO CUSTOMER
Memberikan Pelayanan yang Cepat dan Mudah
yang dapat Diandalkan kepada Pelanggan
Perseroan berkeyakinan bahwa kepercayaan terbentuk melalui layanan yang responsif dan dapat
diandalkan. Melalui misi ini, Perseroan terus berupaya meningkatkan kualitas serta kecepatan
pelayanan, serta memastikan setiap interaksi memberikan pengalaman memuaskan bagi pelanggan.
REVIU
Pada Tahun 2022, Perseroan memiliki Visi “To be the Most Progressive and Reliable Multifinance in Indonesia”
dan Misi “Berorientasi kepada pemenuhan kebutuhan kredit masyarakat untuk menyejahterakan bangsa
dan peduli terhadap lingkungan; memberi keuntungan dan manfaat optimal bagi pemangku kepentingan;
membangun sumber daya manusia yang profesional dan pantang menyerah melalui budaya kerja PERWIRA;
dan menjadi institusi yang menyenangkan dan membanggakan dalam berkarya meraih prestasi terbaik”.
SEJALAN DENGAN PERUMUSAN RENCANA KERJA JANGKA PANJANG PERSEROAN, DIPERLUKAN
PENYESUAIAN VISI DAN MISI PERSEROAN AGAR SEJALAN DENGAN RENCANA KERJA PERSEROAN.
66 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 67
>> Profil Perusahaan
03
BUDAYA PERUSAHAAN
BUDAYA PERUSAHAAN ADALAH HASIL IMPLEMENTASI CORE VALUES
AKHLAK DARI PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK DAN I-CARE DARI
PT TUNAS RIDEAN, YANG DIKENAL SEBAGAI “BUDAYA PERWIRA”.
Budaya PERWIRA dirumuskan pertama kali pada tanggal 11 Desember 2009 dan mengalami peremajaan
pada tanggal 18 Juni 2019. Nilai Budaya Perusahaan adalah PERWIRA yang merupakan singkatan dari
Kepercayaan, Kewirausahaan, Inovatif, dan Kegembiraan yang merupakan 4 (empat) nilai-nilai dasar yang
di dalamnya mengandung 13 (tiga belas) perilaku utama yang harus diimplementasikan secara konsisten
dan berkelanjutan oleh setiap karyawan.
BUDAYA PERWIRA
KePERcayaan Disiplin dan bertanggung jawab, menjunjung tinggi prinsip kebenaran
dalam berpikir, bertindak, dan berperilaku sesuai dengan yang dijanjikan
berlandaskan nurani, moral, etika dan aturan Perseroan. Setiap karyawan
wajib menjunjung tinggi nilai-nilai:
1. Berintegritas
2. Jujur dan dapat dipercaya
3. Bertanggung Jawab
4. Berkomitmen
KeWirausahaan Tumbuh secara konsisten dengan cara benar dari awal, didasari rasa
memiliki, menciptakan nilai tambah dan layanan terbaik. Setiap karyawan
wajib mempunyai:
1. Rasa memiliki
2. Tumbuh sehat dengan cara benar dari awal
3. Fokus pada pelanggan
Inovatif Terbuka terhadap perubahan dengan menciptakan ide melalui belajar
terus menerus untuk menghasilkan solusi kreatif. Setiap karyawan wajib
bekerja dengan:
1. Adaptif
2. Terus belajar
3. Kreatif
KegembiRAan Suasana kerja menyenangkan yang dibangun dengan kebersamaan, rasa
bangga serta semangat pantang menyerah. Setiap karyawan harus bekerja:
1. Antusias, tangkas, pantang menyerah
2. Bersinergi
3. Gembira
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 67
Page 68
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
BIDANG USAHA
SERTA PRODUK DAN JASA
Kegiatan Usaha
Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan
Usaha Perusahaan Pembiayaan, Perseroan telah menjalankan kegiatan usaha sebagai berikut:
Kegiatan Usaha Keterangan
Pembiayaan Investasi Telah dijalankan
Pembiayaan Modal Kerja Telah dijalankan
Pembiayaan Multiguna Telah dijalankan
Kegiatan usaha pembiayaan lain berdasarkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan Telah dijalankan
Kegiatan Usaha Penunjang
Selain kegiatan usaha sebagaimana dimaksud di atas, Perseroan dapat melakukan sewa operasi (Operating Lease)
dan/atau kegiatan berbasis imbal jasa sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-
undangan di sektor jasa keuangan.
Kegiatan Usaha yang Dijalankan serta Produk dan Jasa
Saat ini, Perseroan bergerak dalam kegiatan usaha • Pembiayaan Retail
pembiayaan investasi, modal kerja, multiguna, Pembiayaan Retail adalah pembiayaan kepada
anjak piutang, dan kegiatan usaha lain berdasarkan Pelanggan yang mengajukan pembiayaan melalui
persetujuan Otoritas Jasa Keuangan. Berdasarkan kantor Cabang MTF dengan menu Credit Scoring.
Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 5 Pembiayaan retail diberikan kepada target market
(Revisi 2009) tentang “Segmen Operasi”, segmen usaha untuk membiayai pembelian kendaraan bermotor
Perseroan dikelompokkan berdasarkan kelompok berupa mobil penumpang baru, mobil penumpang
nasabah utama dan produk, yaitu Fleet dan Retail, bekas, hingga pembiayaan karoseri. Dalam
serta segmen lainnya sebagai perhitungan yang tidak pembiayaan retail ketentuan biaya administrasi
dapat dialokasikan ke dalam kedua segmen tersebut. dan asuransi dibebankan kepada pelanggan,
• Pembiayaan Investasi besar bebannya tergantung dari jangka waktu
Pembiayaan Investasi adalah pembiayaan barang- pembiayaan dan ditetapkan terpisah dalam produk/
barang modal beserta jasa yang diperlukan untuk paket pembiayaan yang disediakan selama masa
aktivitas usaha/investasi, rehabilitasi, modernisasi, pembiayaan, objek pembiayaan wajib dilakukan
ekspansi atau relokasi tempat usaha/investasi mitigasi risiko dengan penyertaan asuransi.
yang diberikan kepada Debitur.
• Pembiayaan Modal Kerja Adanya pembiayaan retail bertujuan untuk
Pembiayaan Modal Kerja adalah pembiayaan untuk memberikan kemudahan kepada Pelanggan untuk
memenuhi kebutuhan pengeluaran yang habis memiliki Kendaraan dengan biaya yang kompetitif
dalam satu siklus aktivitas usaha Customer, dengan serta pilihan beragam jenis produk yang sesuai
cara menyediakan batas pembiayaan kepada dengan kebutuhan dan kemampuan Pelanggan
Customer yang bersifat committed dan advised. dengan pembayaran secara angsuran.
68 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 69
>> Profil Perusahaan
03
• Pembiayaan Fleet
Pembiayaan Fleet adalah pembiayaan kepada Pelanggan yang dikelola oleh Divisi Corporate Fleet, dengan
ketentuan Batas Pemberian Pembiayaan (BPP) kepada 1 (satu) Debitur atau 1 (satu) kelompok Obligor baik
badan usaha maupun perseorangan. Pembiayaan Fleet terbagi menjadi 2 (dua) buku, yaitu Pembiayaan
Investasi dan Pembiayaan Modal Kerja.
Pembiayaan fleet bertujuan untuk memenuhi kebutuhan Perusahaan atau badan hukum dalam membantu
kegiatan usaha, mendukung perkembangan sektor industri dan infrastruktur, Mandiri Tunas Finance hadir
melalui Divisi Corporate Fleet menyediakan berbagai macam fasilitas pembiayaan seperti:
1. Pembiayaan dalam skala besar
2. Pembiayaan Cars Ownership Program (COP)
3. Perusahaan Pembiayaan Motorcycles Ownership Program (MOP)
4. Perusahaan Pembiayaan kendaraan operasional
5. Perusahaan Pembiayaan alat-alat berat (heavy equipments) dan Mesin
KEANGGOTAAN
DALAM ASOSIASI
Untuk memperkuat bisnisnya, MTF telah tergabung dalam keanggotaan organisasi, di antaranya adalah:
Nama Organisasi Lingkup Posisi MTF Peran dan Kontribusi MTF
Asosiasi Perusahaan
Nasional Anggota Meningkatkan perekonomian Indonesia dari sektor otomotif.
Pembiayaan Indonesia (APPI)
PT Rapi Utama Indonesia Mendorong praktik bisnis di sektor jasa keuangan yang lebih
Nasional Anggota
(RAPINDO) sehat, transparan dan akuntabel.
Kamar Dagang dan Industri Sebagai mitra yang sangat menarik dan strategis untuk
Nasional Anggota
(KADIN) kegiatan bisnis, perdagangan dan investasi.
Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) Nasional Anggota Wadah bagi emiten dan perusahaan publik ini mengemban
misi besar dalam mengembangkan pasar modal Indonesia ini
dituntut membawa akselerasi pertumbuhan pasar modal
Lembaga Alternatif Penyelesaian Nasional Anggota Wadah utama untuk bertukar pikiran terhadap penyelesaian
Sengketa Sektor Jasa Keuangan sengketa pembiayaan yang selalu mengedepankan upaya
(LAPS SJK) mediasi dengan tujuan agar tercapai perdamaian antara MTF
dengan para pihak yang bersengketa.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 69
Page 70
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
STRUKTUR
ORGANISASI
Corporate Finance & Risk
Sales & IT Director
Management Director
(William Francis Indra)
(R. Eryawan Nurhariadi)
Chief Marketing Chief Captive Business
(Afri Feder Fauzi) (Muhamad Suryadi)
Strategic Marketing & Mandiri Liaison 1 Treasury & Finance
Regional Division Communication Division Division Division
(Camar Sativa) (Andre Tigor) (Ramdhan Safitri)
Business & Operation Mandiri Liaison 2 Accounting, Tax &
Marketing Division
Support Division Division Financial Planning Division
(Andes Saputra)
(Yeremias) (Jarnawi) (Rina Floriana R.)
Information Technology Corporate Fleet 1 Corporate Planning &
Multiguna Division Performance Management
Division Division Division
(Ruly Widyanto)
(Kanda Octaviano) (Bragent Parlinggoman T.) (Citra Judith Lupitadevi)
Digital Transformation Corporate Fleet 2 Retail Credit Risk
Business Project Unit
Division Division Division
(Wawan Yuliyanto)
(Kanda Octaviano) (Supriadi Waskito S.) (Ivan Ferdinand T.)
Executive Business Corporate Credit Risk
Officer Division
(Vacant) (Tri Sakti Yulianto)
Executive Credit Officer
(Jekson Benardo S.)
DEWAN KOMISARIS
Komite Audit Komite Nominasi dan Remunerasi Komite Pemantau Risiko
70 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 71
>> Profil Perusahaan
03
PRESIDENT DIRECTOR
(Pinohadi G. Sumardi)
Chief Human Chief AR Management &
Chief Risk Management
Capital & Legal General Service
(Devi Maladianti)
(Vacant) (B. Perana Citra Ketaren)
Retail Risk Management Current AR Management Corporate Audit
Human Capital Division
Division Division Division
(Makah Indra P.)
(Indra Budi Laksana) (A Tatep Fathurohman) (Bayu Mario)
Operational & Corporate SAM & Remedial Corporate Secretary
HC Learning Division
Risk Management Division Management Division Division
(Makah Indra P.)
(Vitriati Hartika T.) (Wicaksono Adi) (Dadan Hamdhani)
Recovery Management
Legal & Litigation Division
Division
(Arief Aphrian L.)
(Rully Rianto F.)
Fleet AR Management
Division
(Vacant)
Credit Operation &
General Service Division
(Yeremias)
Corporate Compliance
& AML-CFT
(Prista Vitali S.)
DIREKSI
Komite Manajemen Komite Pengarah
Komite ALCO Komite Kredit Komite Anti Fraud
Risiko Teknologi Informasi
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 71
Page 72
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
PERUBAHAN KOMPOSISI
PROFIL DEWAN KOMISARIS
Tahun 2024 terdapat perubahan komposisi Dewan Komisaris.
Sesuai hasil Keputusan Pemegang Saham di RUPS Tahunan Tahun Buku 2023 berdasarkan Akta Pernyataan
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No.236 tanggal 28 Juni 2024, Saptari diangkat sebagai
Komisaris menggantikan Totok Priyambodo. Terdapat pula pengangkatan Subarna sebagai Komisaris Independen
berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 16 tanggal 5 November
2024 dan saat ini sedang dalam proses pengajuan uji kemampuan dan kepatutan Otoritas Jasa Keuangan.
Sehingga susunan Dewan Komisaris per 31 Desember 2024 menjadi sebagai berikut:
1. Komisaris Utama : Rico Adisurja Setiawan
2. Komisaris : Saptari
3. Komisaris Independen : Fendy Eventius Mugni
4. Komisaris Independen : Subarna
PERUBAHAN KOMPOSISI
PROFIL DIREKSI
Tahun 2024 tidak terdapat perubahan susunan dan komposisi keanggotaan Direksi.
Sesuai hasil Keputusan Pemegang Saham di Luar RUPS untuk Menyelenggarakan RUPS Tahunan (Keputusan
Sirkuler) berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan No. 138 tanggal 28 Juni 2023, Pinohadi G.
Sumardi diangkat kembali untuk periode kedua sebagai Direktur Utama sehingga susunan Direksi per 31
Desember 2024 adalah sebagai berikut:
1. Direktur Utama : Pinohadi G. Sumardi
2. Direktur : R. Eryawan Nurhariadi
3. Direktur : William Francis Indra
72 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 73
>> Profil Perusahaan
03
PROFIL
DEWAN KOMISARIS
Rico Adisurja Setiawan
Komisaris Utama
Tempat dan Tahun Lahir
Jakarta, 1971
Usia
53 tahun
per Desember 2024
Kewarganegaraan Domisili
Indonesia Jakarta Pusat
Riwayat Pendidikan
• Master of Business Administration, Woodbury University (1994)
• Bachelor of Science, University of Southern California (1992)
Sertifikasi yang Dimiliki
Sertifikasi Dasar Pembiayaan untuk Komisaris
Pelatihan pada tahun 2024
• Strenghtening Financial Integrity: Advanced Strategies and Innovations in Anti Fraud
• Bedah Buku Keamanan Siber Bank
• Carbon Trading and its Effect on Indonesia’s Economy
• Empowering Leadership: How Women Leaders Drive Company and Institution Performance
• Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions
• The Future of Data Analytics in the Financial Industry: Trends and Innovations
• How to Prevent Money Laundering and Terrorism Financing
• Seminar Nasional Tantangan Pembiayaan Tahun 2024
Dasar Hukum Pengangkatan
Diangkat pertama kali sebagai Komisaris Utama pada RUPS Tahunan tanggal 26 April 2017 berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS
No. 23 tanggal 26 April 2017. Jabatannya sebagai Komisaris Utama berlaku efektif melalui Salinan Keputusan Anggota Dewan Komisioner
Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-471/NB.11/2017 tanggal 21 Agustus 2017 tentang Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Rico Adisurja
Setiawan selaku Komisaris Utama. Pengangkatan kedua sebagai Komisaris Utama pada RUPS Tahunan tanggal 17 Februari 2020 berdasarkan
Akta Pernyataan Keputusan RUPS No. 28 tanggal 25 Februari 2020. Diangkat kembali untuk periode ketiga sebagai Komisaris Utama Mandiri
Tunas Finance pada Keputusan Pemegang Saham di Luar RUPS untuk Menyelenggarakan RUPS Tahunan (Keputusan Sirkuler) berdasarkan
Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan No. 137 tanggal 28 Juni 2023.
Periode Jabatan
• 26 April 2017 sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2019 (Periode Pertama)
• 17 Februari 2020 sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2022 (Periode Kedua)
• 28 Juni 2023 sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2025 (Periode Ketiga)
Rangkap Jabatan Pengalaman Kerja
• Komisaris Utama PT Asia Surya Perkasa • Direktur PT Tunas Dwipa Matra (2005-2013)
(2015-sekarang) • Komisaris PT Tunas Financindo Sarana (sekarang PT Mandiri Tunas Finance) (2005-2009)
• Komisaris Utama PT Tunas Dwipa Matra • Direktur PT Tunas Financindo Sarana (sekarang PT Mandiri Tunas Finance) (2000-2005)
(2013-sekarang) • Direktur Utama PT Tunas Andalan Pratama (1998-2010)
• Direktur Utama PT Tunas Ridean • Direktur Provisions (Asia) Trading Singapore (1998-2001)
(2010-sekarang) • Komisaris PT Tunas Dwipa Matra (1997-2010)
• Direktur PT Tunas Ridean (1996-1998, 2001-2010)
• Direktur PT Tunas Financindo Corporation (sekarang PT Mandiri Tunas Finance) (1995-1999)
• Management Consultant Prasetio Utomo Arthur Andersen (1995-1996).
Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik kepada anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi, namun menjabat sebagai Direktur Utama di
PT Tunas Ridean yang merupakan pemegang saham Perseroan.
Kepemilikan Saham
Tidak memiliki saham Perseroan posisi 31 Desember 2024.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 73
Page 74
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Saptari
Komisaris
Tempat dan Tahun Lahir
Bekasi, 1969
Usia
55 tahun
per Desember 2024
Kewarganegaraan Domisili
Indonesia Jakarta Timur
Riwayat Pendidikan
Sarjana di bidang Ekonomi Akuntansi dari Universitas Gadjah Mada (1994)
Sertifikasi yang Dimiliki
Sertifikasi Dasar Pembiayaan untuk Komisaris (SPPI).
Pelatihan pada tahun 2024
• Strenghtening Financial Integrity: Advanced Strategies and Innovations in Anti Fraud
• Carbon Trading and its Effect on Indonesia’s Economy
• Empowering Leadership: How Women Leaders Drive Company and Institution Performance
• Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions
• The Future of Data Analytics in the Financial Industry: Trends and Innovations
• How to Prevent Money Laundering and Terrorism Financing
Dasar Hukum Pengangkatan
Diangkat sebagai Komisaris Perseroan berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No.236 tanggal 28
Juni 2024 yang dibuat oleh M. Kholid Artha, S.H., Notaris di Jakarta Selatan, dengan masa jabatan sampai dengan Penutupan Rapat Umum
Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan tahun 2027.
Periode Jabatan
28 Juni 2024 - RUPS Tahunan Tahun Buku 2026 (Periode Pertama).
Rangkap Jabatan Pengalaman Kerja
Senior Executive Vice President Micro & • Group Head Commercial Banking 1 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (Tahun 2022-2024)
Consumer Finance PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. • Executive Business Officer PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (2020-2022)
(2024-sekarang) • Executive Credit Officer PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2017-2020)
• Regional Development Head II Sumatera 2 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2017)
• Regional Retail Head II/Sumatera 2 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2016-2017)
• Business Banking Head PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2015-2017)
• BBC Manager Jakarta Kota PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2012-2014
• SBDC Manager Medan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2008-2011)
• Senior Relationship Manager PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2006-2008)
• SR PS Area Sales Manager PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2004-2005)
• Retail Officer Wilayah Makassar PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2003-2004)
• Customer Service Officer PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2001-2003)
• Jabatan Pegawai Pimpinan Cabang Ujung Pandang PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
(1999-2000)
• Pegawai Pimpinan Cabang Ujung Pandang PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (1995-1998)
Hubungan Afiliasi
Beliau telah menyatakan pernyataan independensi pada tanggal 10 Juli 2024.
Kepemilikan Saham
Tidak memiliki saham Perseroan posisi 31 Desember 2024.
74 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 75
>> Profil Perusahaan
03
Fendy Eventius Mugni
Komisaris Independen
Tempat dan Tahun Lahir
Pulau Tello, 1972
Usia
52 tahun
per Desember 2024
Kewarganegaraan Domisili
Indonesia Bogor
Riwayat Pendidikan
• Magister Prodi Energi Keberlanjutan dari Universitas Kristen Indonesia (2022)
• Sarjana di bidang Teknik Telekomunikasi dari Universitas Kristen Indonesia (2001)
Sertifikasi yang Dimiliki
• Sertifikasi Dasar Pembiayaan untuk Komisaris (SPPI)
• Certification in Audit Committee Practices (CACP)
• Qualified Risk Governance Professional (QRGP)
Pelatihan pada tahun 2024
• Strenghtening Financial Integrity: Advanced Strategies and Innovations in Anti Fraud
• Carbon Trading and its Effect on Indonesia’s Economy
• Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions
• The Future of Data Analytics in the Financial Industry: Trends and Innovations
• Strategic Planning for 2025 - Formulating the new Path for Profitability
• Training Master Class Risk Governance - QRGP Certification
• Training Certification in Audite Committee Practices Batch 40
• Seminar Nasional Bertumbuh Dalam Pengaturan UU P2SK
• Training Basic Multifinance Business
• Seminar Nasional Tantangan Pembiayaan Tahun 2024
Dasar Hukum Pengangkatan
Diangkat sebagai Komisaris Independen Mandiri Tunas Finance untuk pertama kalinya berdasarkan Keputusan Pemegang Saham di Luar RUPS
untuk Menyelenggarakan RUPS Tahunan (Keputusan Sirkuler) berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan No. 137 tanggal 28 Juni
2023. Jabatannya sebagai Komisaris Independen berlaku efektif melalui Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan No. 13/KDK.06/2023
tanggal 08 Desember 2023 tentang Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Fendy Eventius Mugni sebagai Komisaris Independen.
Periode Jabatan
28 Juni 2023 sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2025 (Periode Pertama).
Rangkap Jabatan Pengalaman Kerja
Tidak Memiliki Rangkap Jabatan • Komisaris Independen PT Hotel Indonesia Natour (2015-2024)
• Country Manager PT Eflag Solutions Indonesia (2012-2014)
• Project Engineer di Nokia Siemens Network Indonesia (2006-2012)
Pernyataan Independensi
Beliau telah menyatakan pernyataan independensi pada tanggal 20 September 2023.
Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik kepada anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi.
Kepemilikan Saham
Tidak memiliki saham Perseroan posisi 31 Desember 2024.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 75
Page 76
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Subarna
Komisaris Independen
Tempat dan Tahun Lahir
Tasikmalaya, 1968
Usia
56 tahun
per Desember 2024
Kewarganegaraan Domisili
Indonesia Tasikmalaya
Riwayat Pendidikan
• Magister di bidang Administrasi Negara dari Universitas Garut, Jawa Barat (2024)
• Sarjana di bidang Ekonomi dari Universitas Siliwangi, Jawa Barat (1993)
Sertifikasi yang Dimiliki
Sertifikasi Dasar Pembiayaan untuk Komisaris (SPPI).
Pelatihan pada tahun 2024
• Program APU, PPT & PPPSPM Sektor Jasa Keuangan; Tata Kelola Perusahaan yang Baik; Integrated Governance Risk Compliance
• Training Basic Multifinance Business
Dasar Hukum Pengangkatan
Diangkat sebagai Komisaris Independen Mandiri Tunas Finance untuk pertama kalinya berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS
Luar Biasa No. 16 tanggal 5 November 2024 dengan periode jabatan tahun 2024 s.d 2027 dan saat ini sedang dalam proses pengajuan uji
kemampuan dan kepatutan Otoritas Jasa Keuangan.
Periode Jabatan
5 November 2024 sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2026 (Periode Pertama).
Rangkap Jabatan Pengalaman Kerja
Tidak Memiliki Rangkap Jabatan • Anggota DPR RI Dapil Jabar XI (2014-2019 dan 2019-2024)
• Anggota Dewan Pengawas di PDAM Tirta Sukaputra (2012-2013)
• Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya (2002-2011)
Pernyataan Independensi
Beliau telah menyatakan pernyataan independensi pada tanggal 20 September 2023.
Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik kepada anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi.
Kepemilikan Saham
Tidak memiliki saham Perseroan posisi 31 Desember 2024.
76 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 77
>> Profil Perusahaan
03
PROFIL
DIREKSI
Pinohadi G. Sumardi
Direktur Utama
Tempat dan Tahun Lahir
Bandung, 1970
Usia
54 tahun
per Desember 2024
Kewarganegaraan Domisili
Indonesia Jakarta Selatan
Riwayat Pendidikan
• Magister di bidang Bisnis International Finance dari IPMI International Business School (2003)
• Sarjana di bidang Finance Management dari Universitas Padjadjaran (1993)
Sertifikasi yang Dimiliki
• Resertifikasi Sertifikasi Manajemen Risiko jenjang 5
• Sertifikasi Ahli Pembiayaan untuk Direksi (SPPI)
• Sertifikasi Risk Management Perbankan (LSPP)
• Sertifikasi Treasury Dealer (ACI Forexindo)
Pelatihan pada tahun 2024
• Strenghtening Financial Integrity: Advanced Strategies and Innovations in Anti Fraud
• Carbon Trading and its Effect on Indonesia’s Economy
• Empowering Leadership: How Women Leaders Drive Company and Institution Performance
• Seminar Economic Outlook 2025
• Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions
• The Future of Data Analytics in the Financial Industry: Trends and Innovations
• Strategic Planning for 2025 - Formulating the new Path for Profitability
• How to Prevent Money Laundering and Terrorism Financing
• Membangun Kepemimpinan Berbasis Spiritual: Pendekatan Holistik untuk Pertumbuhan dan Keberlanjutan Bisnis
• Seminar International The Fed’s Interest and Enhancing Market Share through Technologies Transformation
• Driving Corporate Performance through Artificial Intelligence
• Transformational Leadership Driving Change in Modern Organizations
• Seminar Nasional Tantangan Pembiayaan di Tengah Perubahan Geopolitik dan Ekonomi
• Seminar Nasional Bertumbuh Dalam Pengaturan UU P2SK
Dasar Hukum Pengangkatan
Pengangkatan pertama kali sebagai Direktur Utama Mandiri Tunas Finance pada RUPS Luar Biasa (Keputusan Sirkuler) berdasarkan Akta
Pernyataan Keputusan Pemegang Saham No. 6 tanggal 9 Oktober 2020. Jabatannya sebagai Direktur Utama berlaku efektif melalui Salinan
Keputusan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-368/ NB.11/2020 tanggal 10 November 2020 tentang Hasil Penilaian
Kemampuan dan Kepatutan Pinohadi G. Sumardi selaku Direktur Utama. Diangkat kembali untuk periode kedua sebagai Direktur Utama Mandiri
Tunas Finance pada Keputusan Pemegang Saham di Luar RUPS untuk Menyelenggarakan RUPS Tahunan (Keputusan Sirkuler) berdasarkan Akta
Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan No. 138 tanggal 28 Juni 2023.
Periode Jabatan
• 9 Oktober 2020 sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2022 (Periode Pertama)
• 28 Juni 2023 sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2025 (Periode Kedua)
Rangkap Jabatan Pengalaman Kerja
Tidak Memiliki Rangkap Jabatan • International Network & Development Department Head PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2019-2020)
• General Manager Kantor Cabang Luar Negeri Cayman Islands PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2012-2019)
• Banking Book Management Department Head PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2010-2012)
• Foreign Exchange Chief Dealer PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2004-2010)
Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi lainnya, anggota Dewan Komisaris, maupun dengan pemegang saham.
Kepemilikan Saham
Tidak memiliki saham Perseroan posisi 31 Desember 2024.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 77
Page 78
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
R. Eryawan Nurhariadi
Direktur
Tempat dan Tahun Lahir
Semarang, 1971
Usia
53 tahun
per Desember 2024
Kewarganegaraan Domisili
Indonesia Jakarta Selatan
Riwayat Pendidikan
• Magister di bidang Manajemen dari Universitas Atma Jaya Jakarta (2001)
• Sarjana di bidang Ekonomi Manajemen dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta (1994)
Sertifikasi yang Dimiliki
• Resertifikasi Sertifikasi Manajemen Risiko jenjang 5
• Sertifikasi Ahli Pembiayaan untuk Direksi (SPPI)
• Sertifikasi Risk Management Perbankan (LSPP)
Pelatihan pada tahun 2024
• Carbon Trading and its Effect on Indonesia’s Economy
• Empowering Leadership: How Women Leaders Drive Company and Institution Performance
• Seminar Economic Outlook 2025
• Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions
• The Future of Data Analytics in the Financial Industry: Trends and Innovations
• How to Prevent Money Laundering and Terrorism Financing
• Membangun Kepemimpinan Berbasis Spiritual: Pendekatan Holistik untuk Pertumbuhan dan Keberlanjutan Bisnis
• GRC Summit 2024 (Master Class + Seminar)
• Strategi Implementasi Market Conduct: Membangun Kepercayaan dan Meningkatkan Kinerja Industri Jasa Keuangan
• Seminar Nasional Tantangan Pembiayaan Tahun 2024
Dasar Hukum Pengangkatan
Diangkat sebagai Direktur Mandiri Tunas Finance untuk pertama kalinya berdasarkan Keputusan Pemegang Saham di Luar RUPS untuk
Menyelenggarakan RUPS Tahunan (Keputusan Sirkuler) berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan No. 15 tanggal 29 Maret 2021.
Jabatannya sebagai Direktur berlaku efektif melalui Salinan Keputusan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-44/
KDK.05/2021 tanggal 31 Agustus 2021 tentang Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan R. Eryawan Nurhariadi selaku Direktur.Diangkat kembali
untuk periode kedua sebagai Direktur Mandiri Tunas Finance pada Keputusan Pemegang Saham di Luar RUPS untuk Menyelenggarakan RUPS
Tahunan berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan No. 236 tanggal 28 Juni 2024.
Periode Jabatan
• 29 Maret 2021 sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2023 (Periode Pertama)
• 28 Juni 2024 sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2026 (Periode Kedua)
Rangkap Jabatan Pengalaman Kerja
Tidak Memiliki Rangkap Jabatan • Executive Business Officer SME Banking Grup PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2018-2021)
• Dewan Pengawas Mandiri Cooperation PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2020-2021)
• Portfolio & Capability Management, SME Banking Grup Banking Departement Head PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk (2015-2018)
• Sales & Monitoring Business Banking I Grup Department Head PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2008-2015).
Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi lainnya, anggota Dewan Komisaris, maupun dengan pemegang saham.
Kepemilikan Saham
Tidak memiliki saham Perseroan posisi 31 Desember 2024.
78 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 79
>> Profil Perusahaan
03
William Francis Indra
Direktur
Tempat dan Tahun Lahir
Karawang, 1982
Usia
42 tahun
per Desember 2024
Kewarganegaraan Domisili
Indonesia Tangerang
Riwayat Pendidikan
• Magister di bidang Manajemen dari Universitas Mercu Buana (2007)
• Sarjana di bidang Matematika dari Universitas Padjadjaran (2004)
Sertifikasi yang Dimiliki
Sertifikasi Ahli Pembiayaan untuk Direksi (SPPI)
Pelatihan pada tahun 2024
• Carbon Trading and its Effect on Indonesia’s Economy
• Empowering Leadership: How Women Leaders Drive Company and Institution Performance
• Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions
• The Future of Data Analytics in the Financial Industry: Trends and Innovations
• How to Prevent Money Laundering and Terrorism Financing
• Membangun Kepemimpinan Berbasis Spiritual: Pendekatan Holistik untuk Pertumbuhan dan Keberlanjutan Bisnis
• GRC Summit 2024 (Master Class + Seminar)
• Strategi Implementasi Market Conduct: Membangun Kepercayaan dan Meningkatkan Kinerja Industri Jasa Keuangan
• Seminar International The Fed’s Interest and Enhancing Market Share through Technologies Transformation
• Driving Corporate Performance through Artificial Intelligence
• Seminar Nasional Tantangan Pembiayaan Tahun 2024
Dasar Hukum Pengangkatan
Diangkat sebagai Direktur Mandiri Tunas Finance untuk pertama kalinya berdasarkan Keputusan Pemegang Saham di Luar RUPS untuk
Menyelenggarakan RUPS Tahunan (Keputusan Sirkuler) berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan No. 15 tanggal 29 Maret
2021. Jabatannya sebagai Direktur berlaku efektif melalui Salinan Keputusan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-26/
KDK.05/2021 tanggal 6 Juli 2021 tentang Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan William Francis Indra selaku Direktur. Diangkat kembali
untuk periode kedua sebagai Direktur Mandiri Tunas Finance pada Keputusan Pemegang Saham di Luar RUPS untuk Menyelenggarakan RUPS
Tahunan berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan No. 236 tanggal 28 Juni 2024.
Periode Jabatan
• 29 Maret 2021 sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2023 (Periode Pertama)
• 28 Juni 2024 sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2026 (Periode Kedua)
Rangkap Jabatan Pengalaman Kerja
Tidak Memiliki Rangkap Jabatan • Chief PT Mandiri Tunas Finance (2016-2021)
• IT & Business Excellence Management Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2013-2016)
• IT Operational & Planning Dept Head PT Mandiri Tunas Finance (2010-2013)
Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi lainnya, anggota Dewan Komisaris, maupun dengan pemegang saham.
Kepemilikan Saham
Tidak memiliki saham Perseroan posisi 31 Desember 2024.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 79
Page 80
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
PROFIL PEJABAT
EKSEKUTIF (CHIEF)
B. Perana Citra Ketaren
Chief
Tempat dan Tahun Lahir
Bogor, 1977
Usia
47 tahun
per Desember 2024
Kewarganegaraan Domisili
Indonesia Bogor
Riwayat Pendidikan
Sarjana di bidang Ekonomi Akuntansi dari Universitas Parahyangan Bandung (2001)
Sertifikasi yang Dimiliki
Sertifikasi Ahli Pembiayaan untuk Direksi (SPPI)
Pelatihan pada tahun 2024
• Carbon Trading and Its Effect on Indonesia’s Economy
• Empowering Leadership : How Women Leaders Drive Company and Institution Performance
• Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions
• The Future of Data Analytics in the Financial Industry : Trends and Innovation
• How to Prevent Money Laundering and Terrorism Financing
• Membangun Kepemimpinan Berbasis Spiritual : Pendekatan Holistik untuk Pertumbuhan dan Keberlanjutan Bisnis
• GRC Summit 2024 (Master Class + Seminar)
• Strategi Implementasi Market Conduct : Membangun Kepercayaan dan Meningkatkan Kinerja Industri Jasa Keuangan
• Driving Corporate Performance Through Artificial Intelligence
• Peluang Pertumbuhan Kredit Pasca Berakhirnya Kebijakan Restrukturisasi Kredit
Mulai menjabat sejak
Menjabat sebagai Chief berdasarkan Surat Keputusan No. 00099/SK-HCP.SVC/HC/VI/2023 Tanggal 30 Juni 2023.
Rangkap Jabatan Pengalaman Kerja
Tidak Memiliki Rangkap Jabatan • Finance & Accounting Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2015-2016)
• AR Management Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2013-2014)
• AR Performance & Development Dept. Head PT Mandiri Tunas Finance (2010-2012)
• Project Manager Bidang Operasional PT Mandiri Tunas Finance (2009-2010)
Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi lainnya, anggota Dewan Komisaris, maupun dengan pemegang saham.
Kepemilikan Saham
Tidak memiliki saham Perseroan posisi 31 Desember 2024.
80 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 81
>> Profil Perusahaan
03
Afri Feder Fauzi
Chief
Tempat dan Tahun Lahir
Jakarta, 1981
Usia
43 tahun
per Desember 2024
Kewarganegaraan Domisili
Indonesia Tangerang Selatan
Riwayat Pendidikan
Sarjana di bidang Ilmu Administrasi Bisnis dari Universitas Brawijaya Malang (2004)
Sertifikasi yang Dimiliki
Sertifikasi Ahli Pembiayaan untuk Direksi (SPPI)
Pelatihan pada tahun 2024
• Bedah Buku Keamanan Siber Bank
• 3rd BOD Briefing
• EV Insurance, International Best Practices for Innovation of New Energy Products and Services
• Carbon Trading and Its Effect on Indonesia’s Economy
• Empowering Leadership: How Women Leaders Drive Company and Institution Performance
• Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions
• The Future of Data Analytics in the Financial Industry: Trends and Innovations
• How to Prevent Money Laundering and Terrorism Financing
• Seminar International The Fed’s Interest and Enhancing Market Share through Technologies Transformation
• Driving Corporate Performance through Artificial Intelligence
• Peluang Pertumbuhan Kredit Pasca Berakhirnya Kebijakan Restrukturisasi Kredit
• Seminar Nasional Tantangan Pembiayaan Tahun 2024
Mulai menjabat sejak
Menjabat sebagai Chief berdasarkan Surat Keputusan No. 00101/SK-HCP.SVC/HC/VI/2023 Tanggal 30 Juni 2023.
Rangkap Jabatan Pengalaman Kerja
Tidak Memiliki Rangkap Jabatan • Strategic Marketing & Product Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2018-2022)
• Marketing & Product Development Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2015-2018)
• Marketing & Product Development Deputy Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2014-2015)
• Dealer Relation Management Department Head PT Mandiri Tunas Finance (2013-2014)
• Branch Manager PT Mandiri Tunas Finance (2012-2013)
Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi lainnya, anggota Dewan Komisaris, maupun dengan pemegang saham.
Kepemilikan Saham
Tidak memiliki saham Perseroan posisi 31 Desember 2024.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 81
Page 82
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Devi Maladianti
Chief
Tempat dan Tahun Lahir
Jakarta, 1975
Usia
49 tahun
per Desember 2024
Kewarganegaraan Domisili
Indonesia Jakarta Timur
Riwayat Pendidikan
• Magister di bidang Manajemen dari Institut Teknologi Bandung (2024)
• Sarjana di bidang Ekonomi Akuntansi dari Universitas Gunadarma (2004)
Sertifikasi yang Dimiliki
• Resertifikasi Sertifikasi Manajemen Risiko jenjang 5
• Sertifikasi Ahli Pembiayaan untuk Direksi (SPPI)
• Sertifikasi Risk Management Perbankan (LSPP)
Pelatihan pada tahun 2024
• Carbon Trading and Its Effect on Indonesia’s Economy
• Empowering Leadership: How Women Leaders Drive Company and Institution Performance
• Seminar Nasional Economic Outlook 2025
• Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions
• The Future of Data Analytics in the Financial Industry: Trends and Innovations
• How to Prevent Money Laundering and Terrorism Financing
• Membangun Kepemimpinan Berbasis Spiritual: Pendekatan Holistik untuk Pertumbuhan dan Keberlanjutan Bisnis
• Seminar GRC Summit 2024
• Strategi Implementasi Market Conduct: Membangun Kepercayaan dan Meningkatkan Kinerja Industri Jasa Keuangan
• Seminar International The Fed’s Interest and Enhancing Market Share through Technologies Transformation
• Driving Corporate Performance through Artificial Intelligence
• Seminar Nasional Tantangan Pembiayaan di Tengah Perubahan Geopolitik dan Ekonomi
• Pelatihan Sertifikasi Ahli Pembiayaan
Mulai menjabat sejak
Menjabat sebagai Chief berdasarkan Surat Keputusan No. 00022/SK-HCP.SVC/HC/02/2024 Tanggal 1 Februari 2024.
Rangkap Jabatan Pengalaman Kerja
Tidak Memiliki Rangkap Jabatan • Retail Credit Risk System & Strategi Department Head PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Maret 2018 – 2024)
• Anti Fraud Strategi & Prevention Department Head PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Maret 2017 – 2018)
• Anti Fraud Strategi Department Head PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Januari 2017 – Maret 2017)
• Secured Credit Department Head PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2016-2017)
• Fraud Risk Strategi Department Head PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2015-2016).
Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi lainnya, anggota Dewan Komisaris, maupun dengan pemegang saham.
Kepemilikan Saham
Tidak memiliki saham Perseroan posisi 31 Desember 2024.
82 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 83
>> Profil Perusahaan
03
Muhamad Suryadi
Chief
Tempat dan Tahun Lahir
Palembang, 1972
Usia
52 tahun
per Desember 2024
Kewarganegaraan Domisili
Indonesia Jakarta Selatan
Riwayat Pendidikan
• Magister di bidang Manajemen dari Universitas Gadjah Mada (2011)
• Sarjana di bidang Ekonomi Manajemen dari Universitas Sriwijaya (1996)
Sertifikasi yang Dimiliki
Sertifikasi Ahli Pembiayaan untuk Direksi (SPPI)
Pelatihan pada tahun 2024
• Strengthening Financial Integrity: Advanced Strategies and Innovations in Anti Fraud
• Bedah Buku Keamanan Siber Bank
• 3rd BOD Briefing
• EV Insurance, International Best Practices for Innovation of New Energy Products and Services
• Carbon Trading and Its Effect on Indonesia’s Economy
• Empowering Leadership: How Women Leaders Drive Company and Institution Performance
• Pelatihan Sertifikasi Ahli Pembiayaan
• Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions
• The Future of Data Analytics in the Financial Industry: Trends and Innovations
Mulai menjabat sejak
Menjabat sebagai Chief berdasarkan Surat Keputusan No. 000302/SK-HCP.HCS/HC/IX/2024 Tanggal 2 September 2024.
Rangkap Jabatan Pengalaman Kerja
Tidak Memiliki Rangkap Jabatan • Corporate Banking 5 Group SOE I Coverage 5 Department Head PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (April –
September 2024)
• Corporate Banking 2 Group – Sector Construction Department Head PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
(2020-2024)
• Corporate Banking 4 Group – Sector Multi Industries 1 Department Head PT Bank Mandiri (Persero)
Tbk (2018-2020)
• Corporate Banking 4 Group – Sector Commodities Trading 1 Department Head PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk (2017-2018)
Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi lainnya, anggota Dewan Komisaris, maupun dengan pemegang saham.
Kepemilikan Saham
Tidak memiliki saham Perseroan posisi 31 Desember 2024.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 83
Page 84
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
KEPALA DIVISI DAN/ATAU
JABATAN SETINGKAT
Direktorat Jabatan (Satu Level di Bawah Direksi) Nama
Di Bawah Supervisi Corporate Audit Division Head Bayu Mario
Direktur Utama Corporate Secretary Division Head Dadan Hamdhani
Human Capital Division Head Makah Indra Purnomo
• Chief Human
HC Learning Division Head Makah Indra Purnomo
Capital & Legal
Legal & Litigation Division Head Arief Aphrian Lambri
Current AR Management Division Head A Tatep Fathurohman
SAM & Remedial Management Division Head Wicaksono Adi
• Chief AR Management
Recovery Management Division Head Rully Rianto F.
& General Service
Fleet AR Management Division Head Vacant
Credit Operation & General Service Division Head Yeremias
Treasury & Finance Division Head Ramdhan Safitri
Accounting, Tax & Financial Planning Division Head Rina Floriana R.
Di Bawah Supervisi Corporate Planning & Performance Management
Citra Judith Lupitadevi
Direktur Corporate Division Head
Finance & Risk Retail Credit Risk Division Head Ivan Ferdinand Thanta
Management
Corporate Credit Risk Division Tri Sakti Yulianto
Jekson Benardo
Executive Credit Officer
Simanjuntak
Retail Risk Management Division Head Indra Budi Laksana
• Chief Risk Management
Operational & Corporate Risk Management Division Head Vitriati Hartika Tapiheroe
Regional Division Head Regional 1 Elwis Tunendra
Regional Division Head Regional 2 Puji Biso Santoso
Regional Division Head Regional 3 Mardi Fahmi
Regional Division Head Regional 4 Ari Paisal Rohman
Regional Division Head Regional 5 Sukandar
Di Bawah Supervisi Regional Division Head Regional 6 Ivan Ferdinand Thanta
Direktur Sales & IT Regional Division Head Regional 7 Ronald Rajagukguk
Regional Division Head Regional 8 Gun Gun Wildan
Regional Division Head Regional 9 Irianto Musdiono
Business & Operation Support Division Head Yeremias
Information Technology Division Head Kanda Octaviano
Digital Transformation Division Head Kanda Octaviano
84 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 85
>> Profil Perusahaan
03
Direktorat Jabatan (Satu Level di Bawah Direksi) Nama
Strategic Marketing & Communication Division Head Camar Sativa
Marketing Division Head Andes Saputra
• Chief Marketing
Multiguna Division Head Ruly Widyanto
Business Project Unit Wawan Yuliyanto
Mandiri Liaison 1 Division Head Andre Tigor
Mandiri Liaison 2 Division Head Jarnawi
Bragent Parlinggoman
• Chief Captive Business Corporate Fleet 1 Division Head
Tambunan
Corporate Fleet 2 Division Head Supriadi Waskito Susilo
Executive Business Officer Vacant
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 85
Page 86
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
DEMOGRAFI
KARYAWAN
2024 3.384
2023 3.328
2022 3.306
2021 3.236
2020 3.395
Jumlah Karyawan Berdasarkan Level Organisasi/Jabatan
Level Organisasi/ 2024 2023 Kenaikan
Jabatan (Penurunan) (%)
L P Jumlah % L P Jumlah %
Eksekutif
Komisaris 4 0 4 0,12 3 0 3 0,09 33,33
Direksi 3 0 3 0,09 3 0 3 0,09 0,00
Chief 3 1 4 0,12 3 0 3 0,09 33,33
Sub Jumlah 10 1 11 0,33 9 0 9 0,27 22,22
Komite/Organ Pendukung 4 0 4 0,12 4 0 4 0,12 0,00
Division Head 31 3 34 1,00 31 3 34 1,02 0,00
Deputy Division Head 7 5 12 0,35 3 1 4 0,12 200,00
Manager 236 72 308 9,10 226 69 295 8,86 4,41
Supervisor 890 394 1.284 37,94 824 372 1.196 35,94 7,36
Staf 1169 562 1.731 51,15 1218 568 1.786 53,67 (3,08)
Jumlah 2.357 1.038 3.384 100 2.331 975 3.306 100 2,36
Keterangan: L= Laki-laki | P= Perempuan
86 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 87
>> Profil Perusahaan
03
Jumlah Karyawan Berdasarkan Regional dan Divisi
2024 2023 Kenaikan
Lokasi Kerja/Penempatan
L P Jumlah % L P Jumlah % (Penurunan) (%)
Corporate Fleet 40 25 65 1,92 37 23 60 1,8 8,33
Head Office 416 278 694 20,51 370 260 630 18,93 10,16
Regional 1 158 55 213 6,29 159 52 211 6,34 0,95
Regional 2 267 83 350 10,34 288 82 370 11,12 (5,41)
Regional 3 242 89 331 9,78 234 89 323 9,71 2,48
Regional 4 197 104 301 8,89 203 100 303 9,1 (0,66)
Regional 5 180 80 260 7,68 181 78 259 7,78 0,39
Regional 6 195 65 260 7,68 203 65 268 8,05 (2,99)
Regional 7 269 107 376 11,11 269 104 373 11,21 0,80
Regional 8 172 72 244 7,21 167 77 244 7,33 0,00
Regional 9 211 79 290 8,57 204 83 287 8,62 1,05
Jumlah 2.347 1.037 3.384 100 2.331 975 3.306 100 2,36
Keterangan: L= Laki-laki | P= Perempuan
Jumlah Karyawan Berdasarkan Tingkat Pendidikan
2024 2023 Kenaikan
Tingkat Pendidikan
L P Jumlah % L P Jumlah % (Penurunan) (%)
S3 0 0 0 0 0 0 0 0 -
S2 43 19 62 1,83 35 15 50 1,50 24,00
S1, D4 1.703 820 2.523 74,56 1.654 792 2.446 73,50 3,15
Diploma (D3, D2, D1) 345 183 528 15,6 349 188 537 16,14 (1,68)
SLTA dan Sederajat 256 15 271 8,01 277 18 295 8,86 (8,14)
Jumlah 2.347 1.037 3.384 100 2.331 975 3.306 100 2,36
Keterangan: L= Laki-laki | P= Perempuan
Jumlah Karyawan Berdasarkan Status Kepegawaian
2024 2023 Kenaikan
Status Kepegawaian
L P Jumlah % L P Jumlah % (Penurunan) (%)
Kontrak 408 191 599 17,70% 339 178 517 15,53% 15,86
Permanen 1.938 845 2.783 82,24% 1.973 835 2.808 84,38% (0,89)
Probation 1 1 2 0,06% 3 0 3 0,09% (33,33)
Jumlah 2.347 1.037 3.384 100% 2.331 975 3.306 100 2,36
Keterangan: L= Laki-laki | P= Perempuan
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 87
Page 88
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Jumlah Karyawan Berdasarkan Rentang Usia
2024 2023 Kenaikan
Rentang Usia
L P Jumlah % L P Jumlah % (Penurunan) (%)
> 50 tahun 107 22 129 3,81 90 17 107 3,22 20,56
40-49 tahun 748 174 922 27,25 701 146 847 25,45 8,85
30-39 tahun 1.129 533 1.662 49,11 1.177 524 1.701 51,11 (2,29)
20-29 tahun 363 308 671 19,83 347 326 673 20,22 (0,30)
< 20 tahun 0 0 0 0 0 0 0 0 -
Jumlah 2.347 1.037 3.384 100 2.331 975 3.306 100 2,36
Keterangan: L= Laki-laki | P= Perempuan
Jumlah Karyawan Berdasarkan Masa Kerja
2024 2023 Kenaikan
Masa Kerja
L P Jumlah % L P Jumlah % (Penurunan) (%)
> 9 tahun 1.160 513 1.673 49,44 1018 459 1477 44,38 13,27
5 - 9 tahun 542 199 741 21,9 599 201 800 24,04 (7,38)
3 - 5 tahun 131 91 222 6,56 282 108 390 11,72 (43,08)
1 - 3 tahun 325 170 495 14,63 233 174 407 12,23 21,62
< 1 tahun 189 64 253 7,48 183 71 254 7,63 (0,39)
Jumlah 2.347 1.037 3.384 100 2.331 975 3.306 100 2,36
Keterangan: L= Laki-laki | P= Perempuan
Jumlah Karyawan Berdasarkan Gender/Jenis Kelamin
2024 2023 Kenaikan
Gender/Jenis Kelamin
Jumlah % Jumlah % (Penurunan) (%)
Laki-laki 2.347 69,36 2.315 69,56 1,38
Perempuan 1.037 30,64 1.013 30,44 2,37
Jumlah 3.384 100 3.306 100 2,36
Keterangan: L= Laki-laki | P= Perempuan
88 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 89
>> Profil Perusahaan
03
PENDIDIKAN DAN/ATAU PELATIHAN
DEWAN KOMISARIS, DIREKSI, KOMITE-KOMITE,
SEKRETARIS PERUSAHAAN, AUDIT INTERNAL
DAN MANAJEMEN RISIKO
Nama dan Jenis Pendidikan
Materi Pendidikan dan Pelatihan Tempat dan Waktu Penyelenggara
Jabatan dan Pelatihan
Dewan Komisaris
Rico Adisurja Pelatihan Publik Seminar Nasional Tantangan Pembiayaan Tahun 2024 Jakarta, 30 Jan 2024 APPI
Setiawan
(Komisaris Pelatihan Publik How to Prevent Money Laundering and Terrorism Financing Jakarta, 05 Sep 2024 OJK Institute
Utama)
Pelatihan Publik The Future of Data Analytics in the Financial Industry: Jakarta, 12 Sep 2024 OJK Institute
Trends and Innovations
Pelatihan Publik Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions Jakarta, 26 Sep 2024 OJK Institute
Pelatihan Publik Empowering Leadership: How Women Leaders Drive Company and Jakarta, 10 Okt 2024 OJK Institute
Institution Performance
Pelatihan Publik Carbon Trading and its Effect on Indonesia’s Economy Jakarta, 17 Okt 2024 OJK Institute
Pelatihan Publik Bedah Buku Keamanan Siber Bank Jakarta, 07 Nov 2024 OJK Institute
Pelatihan Publik Strenghtening Financial Integrity: Advanced Strategies and Innovations in Jakarta, 21 Nov 2024 OJK Institute
Anti Fraud
Fendy Pelatihan Publik Seminar Nasional Tantangan Pembiayaan Tahun 2024 Jakarta, 30 Jan 2024 APPI
Eventius Mugni
(Komisaris Pelatihan Publik Training Basic Multifinance Business Bandung, 11-12 Jan 2024 Duta Pro Training
Independen) and Consulting
Pelatihan Publik Seminar Nasional Bertumbuh Dalam Pengaturan UU P2SK Bali, 06 Mar 2024 APPI
Pelatihan Publik Training Certification in Audite Committee Practices Batch 40 Jakarta, 20-22 & 27 Mei 2024 IKAI
Pelatihan Publik Training Master Class Risk Governance - QRGP Certification Jakarta, 15, 16, 17 Juli 2024 CRMS
Pelatihan Publik Strategic Planning for 2025 - Formulating the new Path for Profitability Labuhan Bajo, 12-13 Sep Markplus
2024 Institute
Pelatihan Publik The Future of Data Analytics in the Financial Industry: Jakarta, 12 Sep 2024 OJK Institute
Trends and Innovations
Pelatihan Publik Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions Jakarta, 26 Sep 2024 OJK Institute
Pelatihan Publik Carbon Trading and its Effect on Indonesia’s Economy Jakarta, 17 Okt 2024 OJK Institute
Pelatihan Publik Strenghtening Financial Integrity: Advanced Strategies and Innovations in Jakarta, 21 Nov 2024 OJK Institute
Anti Fraud
Saptari Pelatihan Publik Sertifikasi Dasar Komisaris Jakarta, 30, 31 Juli 24 SPPI
(Komisaris)
Pelatihan Publik How to Prevent Money Laundering and Terrorism Financing Jakarta, 05 Sep 2024 OJK Institute
Pelatihan Publik The Future of Data Analytics in the Financial Industry: Jakarta, 12 Sep 2024 OJK Institute
Trends and Innovations
Pelatihan Publik Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions Jakarta, 26 Sep 2024 OJK Institute
Pelatihan Publik Empowering Leadership: How Women Leaders Drive Company and Jakarta, 10 Okt 2024 OJK Institute
Institution Performance
Pelatihan Publik Carbon Trading and its Effect on Indonesia’s Economy Jakarta, 17 Okt 2024 OJK Institute
Pelatihan Publik Strenghtening Financial Integrity: Advanced Strategies and Innovations in Jakarta, 21 Nov 2024 OJK Institute
Anti Fraud
Pelatihan Inhouse Pembekalan Internal Komisaris Jakarta, 30, 31 Juli 2024 SPPI
Direksi
Pinohadi G. Pelatihan Publik Seminar Nasional Bertumbuh Dalam Pengaturan UU P2SK Bali, 06 Mar 2024 APPI
Sumardi
(Direktur Utama) Pelatihan Publik Seminar Nasional Tantangan Pembiayaan di Tengah Perubahan Geopolitik Jakarta, 04 Jun 2024 APPI
dan Ekonomi
Pelatihan Publik Driving Corporate Performance through Artificial Intelligence Jakarta, 25 Jul 2024 OJK Institute
Pelatihan Publik Seminar International The Fed’s Interest and Enhancing Market Share Jakarta, 06 Ags 2024 APPI
through Technologies Transformation
Pelatihan Publik Membangun Kepemimpinan Berbasis Spiritual: Pendekatan Holistik untuk Jakarta, 22 Ags 2024 OJK Institute
Pertumbuhan dan Keberlanjutan Bisnis
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 89
Page 90
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Nama dan Jenis Pendidikan
Materi Pendidikan dan Pelatihan Tempat dan Waktu Penyelenggara
Jabatan dan Pelatihan
Pelatihan Publik How to Prevent Money Laundering and Terrorism Financing Jakarta, 05 Sep 2024 OJK Institute
Pelatihan Publik Strategic Planning for 2025 - Formulating the new Path for Profitability Labuhan Bajo, 12-13 Sep 2024 Markplus Institute
Pelatihan Publik The Future of Data Analytics in the Financial Industry: Jakarta, 12 Sep 2024 OJK Institute
Trends and Innovations
Pelatihan Publik Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions Jakarta, 26 Sep 2024 OJK Institute
Pelatihan Publik Seminar Nasional Economic Outlook 2025 Jakarta, 01 Okt 2024 APPI
Pelatihan Publik Empowering Leadership: How Women Leaders Drive Company and Jakarta, 10 Okt 2024 OJK Institute
Institution Performance
Pelatihan Publik Carbon Trading and its Effect on Indonesia’s Economy Jakarta, 17 Okt 2024 OJK Institute
Pelatihan Publik Strenghtening Financial Integrity: Advanced Strategies and Innovations in Jakarta, 21 Nov 2024 OJK Institute
Anti Fraud
Pelatihan Publik Resertifikasi Sertifikasi Manajemen Risiko jenjang 5 Jakarta, 5-6 Des 2024 GPS
R. Eryawan Pelatihan Publik Seminar Nasional Tantangan Pembiayaan Tahun 2024 Jakarta, 30 Jan 2024 APPI
Nurhariadi
(Direktur) Pelatihan Publik Strategi Implementasi Market Conduct: Membangun Kepercayaan dan Jakarta, 08 Ags 2024 OJK Institute
Meningkatkan Kinerja Industri Jasa Keuangan
Pelatihan Publik GRC Summit 2024 (Master Class + Seminar) Jakarta, 22 Ags 2024 CRMS
Pelatihan Publik Membangun Kepemimpinan Berbasis Spiritual: Pendekatan Holistik untuk Jakarta, 22 Ags 2024 OJK Institute
Pertumbuhan dan Keberlanjutan Bisnis
Pelatihan Publik How to Prevent Money Laundering and Terrorism Financing Jakarta, 05 Sep 2024 OJK Institute
Pelatihan Publik The Future of Data Analytics in the Financial Industry: Trends and Jakarta, 12 Sep 2024 OJK Institute
Innovations
Pelatihan Publik Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions Jakarta, 26 Sep 2024 OJK Institute
Pelatihan Publik Seminar Nasional Economic Outlook 2025 Jakarta, 01 Okt 2024 APPI
Pelatihan Publik Empowering Leadership: How Women Leaders Drive Company and Jakarta, 10 Okt 2024 OJK Institute
Institution Performance
Pelatihan Publik Carbon Trading and its Effect on Indonesia’s Economy Jakarta, 17 Okt 2024 OJK Institute
Pelatihan Publik Resertifikasi Sertifikasi Manajemen Risiko jenjang 5 Jakarta, 5-6 Des 2024 GPS
William Pelatihan Publik Seminar Nasional Tantangan Pembiayaan Tahun 2024 Jakarta, 30 Jan 2024 APPI
Francis Indra
(Direktur) Pelatihan Publik Driving Corporate Performance through Artificial Intelligence Jakarta, 25 Jul 2024 OJK Institute
Pelatihan Publik Seminar International The Fed’s Interest and Enhancing Market Share Jakarta, 06 Ags 2024 APPI
through Technologies Transformation
Pelatihan Publik Strategi Implementasi Market Conduct: Membangun Kepercayaan dan Jakarta, 08 Ags 2024 OJK Institute
Meningkatkan Kinerja Industri Jasa Keuangan
Pelatihan Publik GRC Summit 2024 (Master Class + Seminar) Jakarta, 22 Ags 2024 CRMS
Pelatihan Publik Membangun Kepemimpinan Berbasis Spiritual: Pendekatan Holistik untuk Jakarta, 22 Ags 2024 OJK Institute
Pertumbuhan dan Keberlanjutan Bisnis
Pelatihan Publik How to Prevent Money Laundering and Terrorism Financing Jakarta, 05 Sep 2024 OJK Institute
Pelatihan Publik The Future of Data Analytics in the Financial Industry: Trends and Jakarta, 12 Sep 2024 OJK Institute
Innovations
Pelatihan Publik Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions Jakarta, 26 Sep 2024 OJK Institute
Pelatihan Publik Empowering Leadership: How Women Leaders Drive Company and Jakarta, 10 Okt 2024 OJK Institute
Institution Performance
Pelatihan Publik Carbon Trading and its Effect on Indonesia’s Economy Online, 17 Okt 2024 OJK Institute
Chief
Afri Feder Fauzi Pelatihan Publik Seminar Nasional Tantangan Pembiayaan Tahun 2024 Jakarta, 30 Jan 2024 APPI
(Chief)
Pelatihan Publik Peluang Pertumbuhan Kredit Pasca Berakhirnya Kebijakan Jakarta, 22 Mei 2024 OJK Institute
Restrukturisasi Kredit
Pelatihan Publik Driving Corporate Performance through Artificial Intelligence Jakarta, 25 Jul 2024 OJK Institute
Pelatihan Publik Seminar Internasional The Fed’s Interest and Enhancing Market Share Jakarta, 06 Ags 2024 APPI
through Technologies Transformation
Pelatihan Publik How to Prevent Money Laundering and Terrorism Financing Jakarta, 05 Sep 2024 OJK Institute
Pelatihan Publik The Future of Data Analytics in the Financial Industry: Jakarta, 12 Sep 2024 OJK Institute
Trends and Innovations
Pelatihan Publik Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions Jakarta, 26 Sep 2024 OJK Institute
90 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 91
>> Profil Perusahaan
03
Nama dan Jenis Pendidikan
Materi Pendidikan dan Pelatihan Tempat dan Waktu Penyelenggara
Jabatan dan Pelatihan
Pelatihan Publik Empowering Leadership: How Women Leaders Drive Company and Jakarta, 10 Okt 2024 OJK Institute
Institution Performance
Pelatihan Publik Carbon Trading and its Effect on Indonesia’s Economy Jakarta, 17 Okt 2024 OJK Institute
Pelatihan Publik EV Insurance, International Best Practices for Innovation of New Energy Jakarta, 31 Okt 2024 OJK Institute
Product and Services
Pelatihan Publik 3rd BOD Briefing Jakarta, 6-7 Nov 2024 Intipesan
Pelatihan Publik Bedah Buku Keamanan Siber Bank Jakarta, 07 Nov 2024 OJK Institute
B. Perana Pelatihan Publik Peluang Pertumbuhan Kredit Pasca Berakhirnya Kebijakan Jakarta, 22 Mei 2024 OJK Institute
Citra Ketaren Restrukturisasi Kredit
(Chief)
Pelatihan Publik Driving Corporate Performance through Artificial Intelligence Jakarta, 25 Jul 2024 OJK Institute
Pelatihan Publik Strategi Implementasi Market Conduct: Membangun Kepercayaan dan Jakarta, 08 Ags 2024 OJK Institute
Meningkatkan Kinerja Industri Jasa Keuangan
Pelatihan Publik GRC Summit 2024 (Master Class + Seminar) Jakarta, 22 Ags 2024 CRMS
Pelatihan Publik Membangun Kepemimpinan Berbasis Spiritual: Pendekatan Holistik untuk Jakarta, 22 Ags 2024 OJK Institute
Pertumbuhan dan Keberlanjutan Bisnis
Pelatihan Publik How to Prevent Money Laundering and Terrorism Financing Jakarta, 05 Sep 2024 OJK Institute
Pelatihan Publik The Future of Data Analytics in the Financial Industry: Jakarta, 12 Sep 2024 OJK Institute
Trends and Innovations
Pelatihan Publik Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions Jakarta, 26 Sep 2024 OJK Institute
Pelatihan Publik Empowering Leadership: How Women Leaders Drive Company and Jakarta, 10 Okt 2024 OJK Institute
Institution Performance
Pelatihan Publik Carbon Trading and its Effect on Indonesia’s Economy Jakarta, 17 Okt 2024 OJK Institute
Devi Maladianti Pelatihan Publik Pelatihan Sertifikasi Ahli Pembiayaan Jakarta, 28 Mei 2024 SPPI
(Chief)
Pelatihan Publik Seminar Nasional Tantangan Pembiayaan di Tengah Perubahan Geopolitik Jakarta, 04 Jun 2024 APPI
dan Ekonomi
Pelatihan Publik Driving Corporate Performance through Artificial Intelligence Jakarta, 25 Jul 2024 OJK Institute
Pelatihan Publik Seminar Internasional The Fed’s Interest and Enhancing Market Share Jakarta, 06 Ags 2024 APPI
through Technologies Transformation
Pelatihan Publik Strategi Implementasi Market Conduct: Membangun Kepercayaan dan Jakarta, 08 Ags 2024 OJK Institute
Meningkatkan Kinerja Industri Jasa Keuangan
Pelatihan Publik Seminar GRC Summit 2024 Jakarta, 22 Ags 2024 CRMS
Pelatihan Publik Membangun Kepemimpinan Berbasis Spiritual: Pendekatan Holistik untuk Jakarta, 22 Ags 2024 OJK Institute
Pertumbuhan dan Keberlanjutan Bisnis
Pelatihan Publik How to Prevent Money Laundering and Terrorism Financing Jakarta, 05 Sep 2024 OJK Institute
Pelatihan Publik The Future of Data Analytics in the Financial Industry: Jakarta, 12 Sep 2024 OJK Institute
Trends and Innovations
Pelatihan Publik Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions Jakarta, 26 Sep 2024 OJK Institute
Pelatihan Publik Seminar Nasional Economic Outlook 2025 Jakarta, 01 Okt 2024 APPI
Pelatihan Publik Empowering Leadership: How Women Leaders Drive Company and Jakarta, 10 Okt 2024 OJK Institute
Institution Performance
Pelatihan Publik Carbon Trading and its Effect on Indonesia’s Economy Jakarta, 17 Okt 2024 OJK Institute
Pelatihan Publik Resertifikasi Sertifikasi Manajemen Risiko jenjang 5 Jakarta, 5-6 Des 2024 GPS
Muhamad Pelatihan Publik The Future of Data Analytics in the Financial Industry: Trends and Jakarta, 12 Sep 2024 OJK Institute
Suryadi Innovations
(Chief)
Pelatihan Publik Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions Jakarta, 26 Sep 2024 OJK Institute
Pelatihan Publik Pelatihan Sertifikasi Ahli Pembiayaan Jakarta, 02 Okt 2024 SPPI
Pelatihan Publik Empowering Leadership: How Women Leaders Drive Company and Jakarta, 10 Okt 2024 OJK Institute
Institution Performance
Pelatihan Publik Carbon Trading and its Effect on Indonesia’s Economy Jakarta, 17 Okt 2024 OJK Institute
Pelatihan Publik EV Insurance, International Best Practices for Innovation of New Energy Jakarta, 31 Okt 2024 OJK Institute
Product and Services
Pelatihan Publik 3rd BOD Briefing Jakarta, 6-7 Nov 2024 Intipesan
Pelatihan Publik Bedah Buku Keamanan Siber Bank Jakarta, 07 Nov 2024 OJK Institute
Pelatihan Publik Strenghtening Financial Integrity: Advanced Strategies and Innovations in Jakarta, 21 Nov 2024 OJK Institute
Anti Fraud
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 91
Page 92
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Nama dan Jenis Pendidikan
Materi Pendidikan dan Pelatihan Tempat dan Waktu Penyelenggara
Jabatan dan Pelatihan
Komite Audit
Marlan Marthias Pelatihan Publik Training Certification in Audite Committee Practices Batch 40 Jakarta, 20-22 & 27 Mei- IKAI
Achmad 2024
Pelatihan Publik The Future of Data Analytics in the Financial Industry: Trends and Jakarta, 12 Sep 2024 OJK Institute
Innovations
Pelatihan Publik Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions Jakarta, 26 Sep 2024 OJK Institute
Pelatihan Publik Carbon Trading and its Effect on Indonesia’s Economy Jakarta, 17 Okt 2024 OJK Institute
Indra Riyawan Pelatihan Publik Training Certification in Audite Committee Practices Batch 40 Jakarta, 20-22 & 27 Mei-2024 IKAI
Pelatihan Publik Training Master Class Risk Governance - QCRO Certification Jakarta, 15, 16, 17 Juli 2024 CRMS
Pelatihan Publik The Future of Data Analytics in the Financial Industry: Jakarta, 12 Sep 2024 OJK Institute
Trends and Innovations
Pelatihan Publik Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions Jakarta, 26 Sep 2024 OJK Institute
Komite Nominasi & Remunerasi
Fendy Pelatihan Publik Seminar Nasional Tantangan Pembiayaan Tahun 2024 Jakarta, 30 Jan 2024 APPI
Eventius Mugni
(Komisaris Pelatihan Publik Training Basic Multifinance Business Bandung, 11-12 Jan 2024 Duta Pro Training
Independen) and Consulting
Pelatihan Publik Seminar Nasional Bertumbuh Dalam Pengaturan UU P2SK Bali, 06 Mar 2024 APPI
Pelatihan Publik Training Certification in Audite Committee Practices Batch 40 Jakarta, 20-22 & 27 Mei 2024 IKAI
Pelatihan Publik Training Master Class Risk Governance - QRGP Certification Jakarta, 15, 16, 17 Juli 2024 CRMS
Pelatihan Publik Strategic Planning for 2025 - Formulating the new Path for Profitability Labuhan Bajo, 12 - 13-Sep Markplus
2024 Institute
Pelatihan Publik The Future of Data Analytics in the Financial Industry: Jakarta, 12 Sep 2024 OJK Institute
Trends and Innovations
Pelatihan Publik Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions Jakarta, 26 Sep 2024 OJK Institute
Pelatihan Publik Carbon Trading and its Effect on Indonesia’s Economy Jakarta, 17 Okt 2024 OJK Institute
Pelatihan Publik Strenghtening Financial Integrity: Advanced Strategies and Innovations in Jakarta, 21 Nov 2024 OJK Institute
Anti Fraud
Komite Pemantau Risiko
Irwan Trinugroho Pelatihan Publik Training Master Class Risk Governance - QCRO Certification Jakarta, 15, 16, 17 Juli 2024 CRMS
Pelatihan Publik How to Prevent Money Laundering and Terrorism Financing Jakarta, 05 Sep 2024 OJK Institute
Pelatihan Publik The Future of Data Analytics in the Financial Industry: Trends and Jakarta, 12 Sep 2024 OJK Institute
Innovations
Pelatihan Publik Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions Jakarta, 26 Sep 2024 OJK Institute
Pelatihan Publik Carbon Trading and its Effect on Indonesia’s Economy Jakarta, 17 Okt 2024 OJK Institute
Sekretaris Perusahaan
Dadan Hamdhani Pelatihan Publik Kick Off Anti Fraud Jakarta, 15 Nov 2024 MTF
Pelatihan Publik Transformational Leadership Bogor, 03 Des 2024 Zulkifli Zaini
Pelatihan Publik Pelatihan Sertifikasi Dasar Pembiayaan - Manajerial Jakarta, 23 Jan 2025 LSPPI
Audit Internal
Bayu Mario Pelatihan Publik Training Internal Auditor Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) - Jakarta, 27 Ags 2024 PT Aurora Bisnis
implementasi ISO 37001 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) International
Pelatihan Publik How to Prevent Money Laundering and Terrorism Financing Jakarta, 05 Sep 2024 OJK Institute
Pelatihan Publik The Future of Data Analytics in the Financial Industry: Trends and Jakarta, 12 Sep 2024 OJK Institute
Innovations
Pelatihan Publik Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions Jakarta, 26 Sep 2024 OJK Institute
Pelatihan Publik Empowering Leadership: How Women Leaders Drive Company and Jakarta, 10 Okt 2024 OJK Institute
Institution Performance
Pelatihan Publik Training Teknik Investigasi (Advance) dan Case Study oleh Tim Senior Jakarta, 4-5 Nov-2024 BMRI
Investigasi BMRI
Pelatihan Publik Carbon Trading and its Effect on Indonesia’s Economy Jakarta, 17 Okt 2024 OJK Institute
Pelatihan Publik Strenghtening Financial Integrity: Advanced Strategies and Innovations in Jakarta, 21 Nov 2024 OJK Institute
Anti Fraud
92 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 93
>> Profil Perusahaan
03
Nama dan Jenis Pendidikan
Materi Pendidikan dan Pelatihan Tempat dan Waktu Penyelenggara
Jabatan dan Pelatihan
Retail Risk Management
Indra Budi Pelatihan Publik Pelatihan Sertifikasi Dasar Pembiayaan - Manajerial Jakarta, 13-15 Mei 2024 SPPI
Laksana
Pelatihan Publik Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions Jakarta, 26 Sep 2024 OJK Institute
Pelatihan Publik Seminar Economic Outlook 2025 Jakarta, 01 Okt 2024 APPI
Pelatihan Publik Empowering Leadership: How Women Leaders Drive Company and Jakarta, 10 Okt 2024 OJK Institute
Institution Performance
Pelatihan Publik Training Internal Control over Financial Reporting (ICOFR) Jakarta, 18 & 20 Nov 2024 BMRI
Pelatihan Publik Carbon Trading and its Effect on Indonesia’s Economy Jakarta, 17 Okt 2024 OJK Institute
Pelatihan Publik Strenghtening Financial Integrity: Advanced Strategies and Innovations in Jakarta, 21 Nov 2024 OJK Institute
Anti Fraud
Pelatihan Publik Pelaksanaan Konsinyasi Internal Control Over Financial Reporting (ICOFR) Jakarta, 25-26 Nov 2024 BMRI
Corporate Risk Management
Vitriati Hartika T Pelatihan Publik Pelatihan Sertifikasi Dasar Pembiayaan - Manajerial Jakarta, 15-22 Mei 2024 SPPI
Pelatihan Publik Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions Jakarta, 26 Sep 2024 OJK Institute
Pelatihan Publik Empowering Leadership: How Women Leaders Drive Company and Jakarta, 10 Okt 2024 OJK Institute
Institution Performance
Pelatihan Publik QCRO Training and Certification Jakarta, 6-7 Nov 2024 CRMS
Pelatihan Publik Training Internal Control over Financial Reporting (ICOFR) Jakarta, 18 & 20 Nov 2024 BMRI
Pelatihan Publik Carbon Trading and its Effect on Indonesia’s Economy Jakarta, 17 Okt 2024 OJK Institute
Pelatihan Publik Strenghtening Financial Integrity: Advanced Strategies and Innovations in Jakarta, 21 Nov 2024 OJK Institute
Anti Fraud
Pelatihan Publik Pelaksanaan Konsinyasi Internal Control Over Financial Reporting (ICOFR) Jakarta, 25-26 Nov 2024 BMRI
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 93
Page 94
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
STRUKTUR DAN KOMPOSISI
PEMEGANG SAHAM
Komposisi Kepemilikan Saham Mandiri Tunas Finance
1 Januari 2024 31 Desember 2024
Pemegang
Persentase Persentase
Saham Jumlah Lembar Nilai Nominal
Kepemilikan
Jumlah Lembar Nilai Nominal
Kepemilikan
Saham (Rp) Saham (Rp)
Saham (%) Saham (%)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 1.275.000.000 127.500.000.000 51,00 1.275.000.000 127.500.000.000 51,00
PT Tunas Ridean 1.225.000.000 122.500.000.000 49,00 1.225.000.000 122.500.000.000 49,00
Jumlah 2.500.000.000 250.000.000.000 100,00 2.500.000.000 250.000.000.000 100,00
51,00% 49,00%
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Tunas Ridean
INFORMASI TENTANG KEPEMILIKAN SAHAM
MANDIRI TUNAS FINANCE OLEH MANAJEMEN KUNCI
Kepemilikan Saham Mandiri Tunas Finance oleh
Dewan Komisaris dan Direksi, Baik Langsung atau Tidak Langsung
Kepemilikan Saham MTF Kepemilikan Saham MTF
Dewan Komisaris dan Direksi Jabatan Secara Langsung Tidak Langsung
Dewan Komisaris
Rico Adisurja Setiawan Komisaris Utama Nihil Nihil
Totok Priyambodo* Komisaris Nihil Nihil
Saptari** Komisaris Nihil Nihil
Fendy Eventius Mugni Komisaris Independen Nihil Nihil
Subarna*** Komisaris Independen Nihil Nihil
Direksi
Pinohadi G. Sumardi Direktur Utama Nihil Nihil
William Francis Indra Direktur Nihil Nihil
R. Eryawan Nurhariadi Direktur Nihil Nihil
Keterangan:
*Pengunduran diri Bapak Totok sebagai Komisaris Perseroan telah diterima oleh para Pemegang Saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang termuat di dalam Akta
Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa dengan Nomor 48 tanggal 5 Juni 2024.
**Telah diangkat oleh Para Pemegang Saham Perseroan berdasarkan Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Mandiri Tunas Finance No. 236 tanggal 28 Juni
2024 dan telah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas penilaian kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) pada tanggal 18 Oktober 2024.
***Telah diangkat oleh Para Pemegang Saham Perseroan berdasarkan Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Mandiri Tunas Finance No. 16 tanggal 5
November 2024. Penetapan pengangkatan berlaku efektif setelah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas penilaian kelayakan dan kepatutan (fit and proper test)
Nihil = tidak memiliki saham MTF
94 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 95
>> Profil Perusahaan
03
Informasi Tentang Pemegang Saham Utama dan/atau
Pemegang Saham Pengendali Hingga Nama Pemilik Akhir
Pemegang Saham Utama/Pengendali Perseroan adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang memiliki saham
Perseroan sebanyak 51,00%. Sementara PT Tunas Ridean memiliki saham Perseroan sebanyak 49,00%. Berikut
disampaikan struktur kepemilikan saham hingga nama pemilik akhir.
Struktur Pemegang Saham
Pemerintah
PT Tunas Jardine Cycle & PT Tunas Pemegang
Republik Publik
Andalan Pratama Carriage Ltd Ridean Saham Lainnya
Indonesia
52,00% 48,00% 46,24% 46,24% 7,50% 0,02%
PT Bank Mandiri PT Tunas
(Persero) Tbk Ridean
51,00% 49,00%
PT Mandiri Tunas Finance
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, selanjutnya disebut Penawaran Umum Saham perdana dengan kode
“Bank Mandiri”, didirikan pada tanggal 2 Oktober saham “BMRI” sebesar 20% atau ekuivalen dengan 4
1998 di Negara Republik Indonesia dengan Akta miliar lembar saham.
Notaris Sutjipto, S.H., No. 10, berdasarkan Peraturan
Pemerintah No. 75 Tahun 1998 tanggal 1 Oktober Seiring berjalannya waktu dan didukung dengan
1998. Bank Mandiri didirikan melalui merger atau pengalaman serta kemampuan yang matang dalam
penggabungan usaha dari 4 (empat) bank BUMN, memberikan layanan perbankan, terutama pada
yaitu PT Bank Bumi Daya (Persero), PT Bank Dagang segmen kredit korporasi, hingga kini Bank Mandiri
Negara (Persero), PT Bank Ekspor Impor Indonesia masih dipercaya sebagai salah satu Bank BUMN yang
(Persero), dan PT Bank Pembangunan Indonesia terbesar di Indonesia dari sisi total aset, pinjaman,
(Persero). Pada 14 Juli 2003, Bank Mandiri melakukan dan deposit.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 95
Page 96
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Sebagai bank BUMN yang beroperasi di tengah kinerja, sumber daya manusia dan kerja sama tim
populasi masyarakat terbesar di dunia, serta dalam yang terbaik.
rangka mewujudkan aspirasi jangka panjangnya • Mengambil peran aktif dalam mendorong
di tahun 2020 - 2024 yaitu “To be your preferred pertumbuhan jangka panjang Indonesia dan
financial partner” atau Menjadi Partner Financial selalu menghasilkan imbal balik yang tinggi secara
Pilhan Utama Anda, maka Bank Mandiri secara konsisten bagi pemegang saham.
konsisten memfokuskan pada 2 (dua) hal, yaitu
• Komitmen membangun hubungan jangka panjang Untuk mewujudkan hal tersebut, Bank Mandiri
yang didasari atas kepercayaan baik dengan secara berkesinambungan meningkatkan posisi dan
nasabah bisnis maupun perseorangan. Bank Mandiri kemampuannya pada sektor industri perbankan Nasional
melayani seluruh nasabah dengan standar layanan dengan memerhatikan perkembangan teknologi yang
internasional melalui penyediaan solusi keuangan cepat, kebutuhan nasabah yang semakin dinamis, dan
yang inovatif. Bank Mandiri ingin dikenal karena demografis masyarakat Indonesia.
Informasi Umum PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Nama Perseroan Jaringan Usaha
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 1 Kantor Pusat
Tanggal Pendirian
139 Kantor Cabang
2 Oktober 1998 9 Entitas Anak dan 5 Entitas Cucu
(termasuk 1 Entitas Cicit)
Bidang Usaha 2.053 Cabang Pembantu
Perbankan
12.892 ATM
Pencatatan Saham 7 Kantor Luar Negeri
(5 Cabang Luar Negeri dan 2 Entitas Anak)
Bursa Efek Indonesia, 14 Juli 2003
Kode Efek Jumlah Karyawan
BMRI 38.898 orang (2024)
Kinerja Keuangan per 31 Desember 2024 (Jutaan Rupiah)
Jumlah Aset Konsolidasi Rp2.427.223.262
Jumlah Simpanan Nasabah Konsolidasi Rp1.698.896.916 (termasuk dana syirkah temporer)
Jumlah Ekuitas Konsolidasi Rp313.474.681
Jumlah Pendapatan Bunga dan Syariah - Neto Konsolidasi Rp101.756.920
Jumlah Laba Bersih Tahun Berjalan Konsolidasi Rp61.165.121 (termasuk laba bersih tahun berjalan yang
diatribusikan kepada Kepentingan Non Pengendali)
Alamat Kantor Pusat
Plaza Mandiri
Jl. Jenderal Gatot Subroto Kav. 36-38 | Jakarta 12190-Indonesia
Telp : +6221 5265045 | Fax : +6221 5274477, 527557
Email : corporate.communication@bankmandiri.co.id
Web : www.bankmandiri.co.id
96 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 97
>> Profil Perusahaan
03
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
per 31 Desember 2024
DEWAN KOMISARIS DIREKSI
Komisaris Utama/ Direktur Utama Darmawan Junaidi
Muhamad Chatib Basri
Komisaris Independen
Wakil Direktur Utama Alexandra Askandar
Wakil Komisaris Utama
Zainudin Amali Direktur Kepatuhan dan SDM Agus Dwi Handaya
Komisaris Independen
Direktur Corporate Banking Riduan
Komisaris Independen Loeke Larasati Agoestina
Direktur Jaringan & Retail Banking Aquarius Rudianto
Komisaris Independen Muliadi Rahardja
Direktur Operation Toni E. B. Subari
Komisaris Independen Heru Kristiyana
Direktur Hubungan Kelembagaan Rohan Hafas
Komisaris Tedi Bharata
Direktur Keuangan & Strategi Sigit Prastowo
Komisaris Rionald Silaban
Direktur Information Technology Timothy Utama
Komisaris Arif Budimanta Direktur Treasury & International Banking Eka Fitria
Komisaris Faried Utomo Direktur Manajemen Risiko Danis Subyantoro
Komisaris Muhammad Yusuf Ateh Direktur Commercial Banking Totok Priyambodo
PT Tunas Ridean
PT Tunas Ridean, selanjutnya disebut “Tunas Group”, mengoperasikan jaringan outlet penjualan dan
merupakan pemegang saham pendiri Perseroan. layanan purnajual merek otomotif ternama melalui
Tunas Group adalah perusahaan keluarga bernama PT Tunas Ridean (Tunas Toyota), PT Tunas Mobilindo
Tunas Indonesia Motor yang beroperasi sejak tahun Perkasa (Tunas Daihatsu dan Tunas Peugeot), PT
1967. Pada tahun 1980, Tunas Group mengintegrasikan Tunas Mobilindo Parama (Tunas BMW), dan PT Tunas
seluruh bisnis unit ke dalam satu perusahaan induk PT Dwipa Matra diler utama sepeda motor Honda untuk
Tunas Ridean. Perusahaan ini kemudian mendaftarkan wilayah Lampung. Perseroan melalui PT Tunas Aset
diri di Bursa Efek Indonesia pada tahun 1995 melalui Sarana (Tunas Used Car) juga mengoperasikan layanan
aksi korporasi Penawaran Umum Saham perdana penjualan mobil bekas BMW Premium Selection.
dengan kode saham “TURI”.
Selain itu Tunas Group mengoperasikan layanan
Di tahun 2012, Tunas Group memperluas jaringan penyewaan kendaraan dan pengelolaan armada
outlet penjualan dan layanan purnajual merek jangka pendek dan jangka panjang melalui PT Surya
otomotif melalui akuisisi dealer resmi merek Isuzu Sudeco (Tunas Rent). PT Surya Sudeco mendirikan
PT Rahardja Ekalancar dan sekarang bernama Tunas perusahaan manpower services bernama PT Mitra
Isuzu. Pada November 2014, PT Tunas Dwipa Matra Asri Pratama dan balai lelang bernama PT Mega
bersama-sama dengan pihak ketiga mendirikan PT Armada Sudeco.
Asia Surya Perkasa, dealer utama sepeda motor
Honda untuk wilayah Bangka Belitung. Pertengahan tahun 2022 Tunas Group mengambil
keputusan untuk Go Private dan melakukan
Saat ini Tunas Group telah menjadi grup otomotif penghapusan pencatatan (delisting) di Bursa Efek
independen terbesar yang memiliki 169 outlet Indonesia secara sukarela. PT Tunas Ridean resmi
yang tersebar di seluruh Indonesia. Tunas Group menjadi perusahaan tertutup di 6 April 2023.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 97
Page 98
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Informasi Umum PT Tunas Ridean
Nama Perseroan Pencatatan Saham
PT Tunas Ridean Bursa Efek Indonesia, 16 Mei 1995, kode saham
“TURI”. Menjadi Perusahaan Tertutup/Private
Company pada 6 April 2023.
Tanggal Pendirian
24 Juli 1980 Kode Efek
Bidang Usaha
TURI
Keagenan, Penyaluran, Industri,
Perdagangan, dan Pengangkutan Jaringan Usaha
169 outlet yang tersebar di seluruh Indonesia.
Jumlah Karyawan
4.259 orang (2024)
Kinerja Keuangan per 31 Desember 2024 (Jutaan Rupiah)
Jumlah Aset Konsolidasian Rp9.739.857
Jumlah Ekuitas Konsolidasian Rp6.171.648
Jumlah Pendapatan Bersih Konsolidasian Rp17.525.849
Jumlah Laba Bersih Tahun Berjalan Konsolidasian Rp1.259.676 (belum teraudit)
Alamat Kantor Pusat
Jl. Raya Pasar Minggu No.7 Jakarta 12740, Indonesia
Telp : +6221 794 4788, 799 5621
Fax : +6221 150 0798
Email : info@tunasgroup.com
Web : www.tunasgroup.com
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi PT Tunas Ridean
per 31 Desember 2024
DEWAN KOMISARIS DIREKSI
Komisaris Utama Anton Setiawan Direktur Utama Rico Adisurja Setiawan
Komisaris Hong Anton Leoman Direktur Tenny Febyana Halim
Komisaris Wilfrid Foo Tsu-Jin Direktur Nugraha Indra Permadi
Komisaris Alfredo Chandra Direktur Ester Tanudjaja
Direktur Andrew Ling
KRONOLOGIS
PENERBITAN SAHAM
Hingga akhir tahun 2024, Perseroan tidak menerbitkan obligasi. Oleh karena itu, tidak terdapat
mencatatkan sahamnya di bursa saham. Perseroan informasi tentang kronologis penerbitan dan
menjadi perusahaan tercatat sebagai emiten karena pencatatan saham.
98 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 99
>> Profil Perusahaan
03
KRONOLOGIS
PENERBITAN EFEK LAINNYA
Sejak tahun 2003, MTF telah beberapa kali menerbitkan Perseroan mengeluarkan Penawaran Umum
Obligasi yang dananya digunakan seluruhnya untuk Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas
memperkuat struktur pendanaan dalam mendukung Finance Tahap III Tahun 2024 dan Penawaran Umum
kegiatan pembiayaan kendaraan bermotor. Walaupun Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas
Perseroan mendapatkan dukungan penuh atas Finance Tahap IV Tahun 2024. Berikut tabel obligasi
fasilitas pendanaan terutama Joint Financing dari PT yang masih beredar serta masih dalam status belum
Bank Mandiri (Persero) Tbk, namun Perseroan tetap lunas per 31 Desember 2024. Seluruh obligasi yang
melakukan diversifikasi pendanaan untuk menunjang diterbitkan Perseroan dilakukan melalui Bursa Efek
kinerja usaha Perseroan. Selain itu, penerbitan Indonesia (BEI). Selain obligasi di bawah, Perseroan
Obligasi juga bertujuan untuk menjaga hubungan baik tidak menerbitkan efek apa pun dalam bentuk lain.
dengan investor serta mempertahankan eksistensi
Perseroan sebagai perusahaan pembiayaan terkemuka
di Indonesia.
Frekuensi
Peringkat Jumlah Tingkat Tanggal Tanggal
Tahun Nama Obligasi Pembayaran Status
Penerbitan (Rp Juta) Bunga Penerbitan Jatuh
Bunga
2020 Obligasi Berkelanjutan idAA+ 386.000 8,60% p.a Setiap 13 Agustus 13 Agustus Aktif/
V MTF Tahap I Seri B 3 (tiga) 2020 2025 Belum
bulan Lunas
2021 Obligasi Berkelanjutan idAA+ 915.150 7,00% p.a Setiap 20 Mei 20 Mei Aktif/
V MTF Tahap II Seri A 3 (tiga) 2021 2024 Belum
bulan Lunas
Obligasi Berkelanjutan idAA+ 485.700 7,65% p.a Setiap 20 Mei 20 Mei Aktif/
V MTF Tahap II Seri B 3 (tiga) 2021 2026 Belum
bulan Lunas
2022 Obligasi Berkelanjutan idAA+ 851.440 5,90% p.a Setiap 23 Februari 23 Februari Aktif/
V Tahap III MTF Seri A 3 (tiga) 2022 2025 Belum
bulan Lunas
Obligasi Berkelanjutan idAA+ 376.615 6,75% p.a Setiap 23 Februari 23 Februari Aktif/
V Tahap III MTF Seri B 3 (tiga) 2022 2027 Belum
bulan Lunas
2023 Obligasi Berkelanjutan idAAA 439.660 6,00% p.a Setiap 11 Juli 11 Juli Aktif/
VI Tahap I MTF Seri A 3 (tiga) 2023 2026 Belum
bulan Lunas
Obligasi Berkelanjutan idAAA 252.075 6,25% p.a Setiap 11 Juli 11 Juli Aktif/
VI Tahap I MTF Seri B 3 (tiga) 2023 2028 Belum
bulan Lunas
Obligasi Berkelanjutan idAAA 804.175 6,50% p.a Setiap 27 27 Aktif/
VI Tahap II MTF Seri A 3 (tiga) September September Belum
bulan 2023 2026 Lunas
Obligasi Berkelanjutan idAAA 326.935 6,75% p.a Setiap 27 27 Aktif/
VI Tahap II MTF Seri B 3 (tiga) September September Belum
bulan 2023 2028 Lunas
2024 Obligasi Berkelanjutan idAAA 81.590 7,00% p.a Setiap 28 Mei 28 Mei Aktif/
VI Tahap III MTF Seri A 3 (tiga) 2024 2027 Belum
bulan Lunas
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 99
Page 100
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Frekuensi
Peringkat Jumlah Tingkat Tanggal Tanggal
Tahun Nama Obligasi Pembayaran Status
Penerbitan (Rp Juta) Bunga Penerbitan Jatuh
Bunga
Obligasi Berkelanjutan idAAA 1.081.495 7,25% p.a Setiap 28 Mei 28 Mei Aktif/
VI Tahap III MTF Seri B 3 (tiga) 2024 2029 Belum
bulan Lunas
Obligasi Berkelanjutan idAAA 423.735 6,70% p.a Setiap 19 19 Aktif/
VI Tahap IV MTF Seri A 3 (tiga) November November Belum
bulan 2024 2029 Lunas
Obligasi Berkelanjutan idAAA 1.185.375 6,85% p.a Setiap 19 19 Aktif/
VI Tahap IV MTF Seri B 3 (tiga) November November Belum
bulan 2024 2029 Lunas
Keterangan: Hasil pemeringkat tersebut merupakan peringkat yang ditetapkan terhadap obligasi pada saat awal pendaftaran obligasi yang dilakukan oleh PEFINDO
INFORMASI TENTANG STRUKTUR GRUP
DAN KELOMPOK USAHA, ENTITAS ANAK,
ENTITAS ASOSIASI, SERTA JOINT VENTURE (JV)
DAN SPECIAL PURPOSE VEHICLE (SPV)
Hingga akhir tahun 2024, Mandiri Tunas Finance dan/atau asosiasi, persentase kepemilikan saham,
tidak memiliki struktur grup dan kelompok usaha, keterangan tentang bidang usaha entitas anak dan/
Entitas Anak, Entitas Asosiasi, Penyertaan Saham, atau entitas asosiasi, dan keterangan status operasi
Joint Venture (JV), Special Purpose Vehicle (SPV), entitas anak dan/atau entitas asosiasi. Selain itu,
maupun Kerja Sama Operasi (KSO). Dengan demikian, Perseroan juga tidak memiliki struktur grup dan
tidak terdapat informasi tentang nama entitas anak kelompok usaha.
100 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 101
>> Profil Perusahaan
03
AKUNTAN
PUBLIK
Dewan Komisaris diberikan wewenang untuk sebagai pihak eksternal yang melakukan pemeriksaan
melakukan proses penunjukan calon Auditor Eksternal atas laporan keuangan Perseroan untuk Tahun Buku
sesuai dengan ketentuan pengadaan barang dan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan
jasa perusahaan dan mendapat persetujuan dalam menetapkan besaran honorarium, sesuai dengan
RUPS Tahunan tanggal 28 Juni 2024 untuk menunjuk ketentuan peraturan perundang-undangan yang
Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja berlaku, dengan ketentuan akuntan publik yang
(a member firm of Ernst & Young Global Limited) ditunjuk dan terdaftar di OJK.
Kantor Akuntan Publik dan Akuntan Publik 5 Tahun Terakhir
Tahun Kantor Akuntan Publik Nama Akuntan Jasa yang Diberikan Biaya (Rp) Opini
2024 Purwantono, Sungkoro & Surja (EY) Yasir, No. Izin AP.0703 Audit Umum atas Laporan 1.265.400.000 Wajar dalam semua
STTD.KAP-03/PM.22/2018 Keuangan tahun buku 2024 hal yang material
2023 Purwantono, Sungkoro & Surja (EY) Danil Setiadi Handaja, Audit Umum atas Laporan 1.132.200.000 Wajar dalam semua
STTD.KAP-03/PM.22/2018 CPA No Izin AP.1008 Keuangan tahun buku 2023 hal yang material
2022 Purwantono, Sungkoro & Surja (EY) Yovita No. Izin AP.0242 Audit Umum atas Laporan 1.048.950.000 Wajar dalam semua
No. Izin KMK No. 603/KM.1/2015 Keuangan tahun buku 2022 hal yang material
2021 Purwantono, Sungkoro & Surja (EY) Yovita No. Izin AP.0242 Audit Umum atas Laporan 998.000.000 Wajar dalam semua
No. Izin KMK No. 603/KM.1/2015 Keuangan tahun buku 2021 hal yang material
2020 Purwantono, Sungkoro & Surja (EY) Yovita No. Izin AP.0242 Audit Umum atas Laporan 950.000.000 Wajar dalam semua
No. Izin KMK No. 603/KM.1/2015 Keuangan tahun buku 2020 hal yang material
Jasa Lain dan Biaya KAP/Akuntan Publik Pada Tahun 2024
Pada tahun 2024, Perseroan menunjuk KAP KAP Purwantono, Sungkoro & Surja untuk penerbitan Surat
Pernyataan Akuntan (Comfort Letter). Jasa ini disepakati dengan biaya sebesar Rp1.265.400.000 (setelah pajak)
dengan Nomor SPK 082/SPK-PROC/MTF/III/2024.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 101
Page 102
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
LEMBAGA DAN
PROFESI PENUNJANG
Perdagangan dan Pencatatan Saham
Nama PT Bursa Efek Indonesia (BEI)
Gedung Bursa Efek Indonesia
Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53
Jakarta 12190, Indonesia
Alamat
Tel: +62 21 515 0515
Surel: callcenter@idx.co.id
Website: www.idx.co.id
• Informasi Perdagangan
Jasa yang Diberikan
• Biaya Pencatatan Saham Tahunan/Annual Listing Fee
Periode Penugasan Tahun 2024
Kustodian
Nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)
Gedung Bursa Efek Indonesia
Menara 1 Lantai 5
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53.
Jakarta 12190
Alamat
Telp. +62 21 5299 1099
Faks. +62 21 5299 1199
Surel: helpdesk@ksei.co.id
Situs Web: www.ksei.co.id
Menyediakan jasa untuk mengadministrasikan efek yang telah dikeluarkan penyedia layanan jasa
Jasa yang Diberikan
penyimpanan dan penyelesaian transaksi efek serta distribusi hasil aksi korporasi.
Periode Penugasan Tahun 2024
Pemeringkat Perusahaan
Nama PT Fitch Rating
DBS Bank Tower
Lantai 24, Suite 2403
Alamat
Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5
Jakarta 12940
Jasa yang Diberikan Memberikan penilaian atau pemeringkatan terhadap Perusahaan
Periode Penugasan Tahun 2024
Wali Amanat
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Nama
Divisi Investment Services Bagian Trust & Corporate Services
Gedung BRI II Lantai 30
Alamat Jl. Jend. Sudirman Kav. 44-46
Jakarta 10210
Jasa yang Diberikan Mewakili kepentingan Pemegang Obligasi
Periode Penugasan Tahun 2024
102 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 103
>> Profil Perusahaan
03
Pemeringkat Efek
Nama PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo)
Equity Tower Lantai 30, Sudirman Central Business District
Alamat Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190
Jasa yang Diberikan Memberikan penilaian atau pemeringkat terhadap Obligasi yang diterbitkan Perseroan
Periode Penugasan Tahun 2024
Penjamin Pelaksana Emisi Efek
Nama PT Mandiri Sekuritas
Menara Mandiri Tower I Lantai 25
Alamat Jl. Jend. Sudirman Kav. 54-55
Jakarta 12190
Jasa yang Diberikan Bertanggung jawab atas penyelenggaraan Penawaran Umum
Periode Penugasan Tahun 2024
Penjamin Pelaksana Emisi Efek
Nama PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk
Gedung Artha Graha Lantai 18 dan 19
Alamat Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190
Jasa yang Diberikan Bertanggung jawab atas penyelenggaraan Penawaran Umum
Periode Penugasan Tahun 2024
Penjamin Pelaksana Emisi Efek
Nama PT BRI Danareksa Sekuritas
Gedung BRI II Lantai 23
Alamat Jl. Jend. Sudirman Kav. 44-46
Jakarta 10210
Jasa yang Diberikan Bertanggung jawab atas penyelenggaraan Penawaran Umum
Periode Penugasan Tahun 2024
Notaris
Nama Notaris & PPAT Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H.
Jl. Panglima Polim V No. 11
Alamat Kebayoran Baru
Jakarta Selatan 12160
Pembuatan akta perjanjian yang dibutuhkan dalam penyelenggaraan Penawaran Umum
Jasa yang Diberikan
Berkelanjutan Obligasi
Periode Penugasan Tahun 2024
Konsultan Hukum
Nama BM & Partners - Poernomo Idna Yashinta, S.H.
Wisma Haroen,
Alamat Jl. Raya Pasar Minggu No. 2A,
Jakarta Selatan
Melakukan Legal due diligence terhadap dokumen Perusahaan, Penyusunan Laporan Uji Tuntas dan
Jasa yang Diberikan
pembuatan Legal Opini dalam rangka Penyelenggaraan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi.
Periode Penugasan Tahun 2024
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 103
Page 104
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
SITUS WEB
PERUSAHAAN
Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Communication Division, dan situs web korporasi
(OJK) No. 8/POJK.04/2015 tentang Situs Web Emiten dengan alamat www.mtf.co.id/korporat yang dikelola
atau Perusahaan Publik, Perseroan telah menyediakan oleh Sekretaris Perusahaan.
situs web berbahasa Indonesia dan bahasa Inggris,
yang dapat dengan mudah diakses oleh seluruh Keberadaan situs web MTF juga merupakan salah
pemangku kepentingan. bentuk keterbukaan dalam penerapan prinsip-
prinsip GCG agar seluruh pemangku kepentingan
Perseroan memiliki situs web resmi dengan alamat dapat memperoleh berbagai informasi terkait dengan
www.mtf.co.id yang terbagi ke dalam 2 (dua) platform, Perusahaan. Selain itu, situs web Perseroan juga
yaitu situs web produk dan jasa dengan alamat www. memuat informasi produk dan layanan yang diberikan
mtf.co.id yang dikelola oleh Strategic Marketing & Perseroan. Informasi-informasi yang disajikan dalam
situs web senantiasa diperbarui secara berkala.
104 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 105
>> Profil Perusahaan
03
Navigasi Situs Web Korporat Mandiri Tunas Finance www.mtf.co.id/korporat
Menu Cakupan Konten
Informasi Perusahaan • Sejarah MTF • Profesi Penunjang
• Struktur Organisasi Perusahaan • Anggaran Dasar
• Struktur Kepemilikan Saham • Produk Pembiayaan
• Struktur Group Perusahaan • Penghargaan
• Manajemen
Tata Kelola Perusahaan • Praktik Tata Kelola • Pedoman Kerja Komite-komite
• GCG Charter • Anggota Komite Audit
• Corporate Code of Conduct • Prosedur Nominasi dan Remunerasi
• Piagam Komite Audit • Kebijakan Manajemen Risiko
• Kode Etik Pegawai • Kebijakan Mekanisme Sistem Pelaporan Pelanggaran
Informasi Investor • Prospektus • RUPS
• Laporan Tahunan • Informasi Obligasi
• Laporan Keberlanjutan • Informasi Dividen
• Laporan Keuangan • Keterbukaan Informasi
• Pemeringkatan
Jaringan Cabang Kanal untuk melihat cakupan jaringan usaha MTF yang tersebar di Indonesia
Berita & CSR • Berita Kegiatan Korporat • Galeri Video
• Berita CSR • Liputan Media
Karier Microsite dengan alamat www.karir.mtf.co.id tentang informasi lowongan pekerjaan di Perseroan
Hubungi Kami Kanal untuk dapat mengirimkan pesan berbasis situs web kepada Perseroan
Tabel Pemenuhan Informasi pada Situs Perusahaan Sesuai
dengan POJK No. 8/POJK.04/2015
Ketersediaan
Cakupan Informasi
di Situs Web MTF
Informasi Pemegang Saham sampai dengan Pemilik Akhir Individu ✓
Pedoman Kode Etik ✓
Informasi Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) paling kurang meliputi bahan mata acara yang dibahas ✓
dalam RUPS, ringkasan risalah RUPS, dan informasi tanggal penting yaitu tanggal pengumuman RUPS,
tanggal pemanggilan RUPS, tanggal RUPS, tanggal ringkasan risalah RUPS diumumkan
Laporan Keuangan Tahunan Terpisah (5 tahun terakhir) ✓
Laporan Tahunan Lebih Dari 5 Tahun Terakhir ✓
Profil Dewan Komisaris dan Direksi ✓
Piagam/Charter Dewan Komisaris, Direksi, Komite-komite, Pedoman Kode Etik, Alamat Kantor, Informasi WBS ✓
Informasi Investor ✓
Berita & CSR ✓
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 105
Page 106
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
WILAYAH
OPERASIONAL
NAD
1
Medan I Tanjung Pinang
Sumatera Utara
Kepulauan Riau
8
Riau
2 Kalimantan Utara
Kalimantan Barat
Kalimantan Timur
Jambi
Sumatera Barat
Balikpapan
Bangka Belitung
Kalimantan Tengah
Palembang I 4
Bengkulu
Sumatera Selatan Kalimantan Selatan
3 5 6 7
REGIONAL 1
Lampung
SUMATERA
Duren Tiga
BSD
• MTF Medan DKI Jakarta Jawa Tengah
• MTF Medan II Bandung I
Banten Semarang
• MTF Medan Multiguna Surabaya II Nusa
• MTF Rantau Prapat Tenggara
Jawa Barat Barat
• MTF Batam D.I. Yogyakarata
• MTF Batam Multiguna
Jawa Timur
• MTF Tanjung Pinang Bali
• MTF Pekanbaru
• MTF Pekanbaru II
• MTF Pekanbaru Multiguna
• MTF Bengkalis (Duri)
REGIONAL 2 REGIONAL 3 REGIONAL 4 REGIONAL 5
SUMATERA JAWA JAWA JAWA
• MTF Padang • MTF Pecenongan • MTF Matraman • MTF Karawang
• MTF Padang Multiguna • MTF Kelapa Gading • MTF Fatmawati • MTF Sukabumi
• MTF Bukittinggi • MTF Tanjung Duren • MTF Lebak Bulus • MTF Bandung 1
• MTF Jambi • MTF Kebon Jeruk • MTF Duren Tiga 2 • MTF Bandung 2
• MTF Jambi Multiguna • MTF Kebon Jeruk Multiguna • MTF Duren Tiga Captive • MTF Bandung 3
• MTF Muara Bungo • MTF Kemayoran • MTF Bekasi • MTF Tasikmalaya
• MTF Bengkulu • MTF Pluit • MTF Bekasi Multiguna • MTF Cirebon
• MTF Palembang • MTF Cilegon • MTF Depok • MTF Garut
• MTF Palembang II • MTF Serang • MTF Cibinong • MTF Karawang Multiguna
• MTF Palembang Multiguna • MTF Tangerang • MTF Bogor • MTF Bandung Multiguna
• MTF Ogan Komering Ulu (Baturaja) • MTF BSD • MTF Cibubur • MTF Subang
• MTF Lubuklinggau • MTF Bintaro • MTF Cikarang
• MTF Bandar Lampung • MTF Rangkasbitung • MTF Pondok Gede
• MTF Lampung Multiguna • MTF BSD Multiguna
• MTF Lampung Tengah (Bandarjaya) • MTF Serang Multiguna
• MTF Pangkal Pinang
106 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 107
>> Profil Perusahaan
03
Kantor Wilayah Kantor Fleet
• Regional 1 - MTF Medan • Fleet Makassar
• Regional 2 - MTF Palembang
• Regional 3 - MTF BSD
• Regional 4 - MTF Duren Tiga 2
• Regional 5 - MTF Bandung 1
• Regional 6 - MTF Semarang
• Regional 7 - MTF Surabaya 2
Sulawesi Utara • Regional 8 - MTF Balikpapan
• Regional 9 - MTF Makassar
Gorontalo Maluku Utara
Papua Barat Daya
Sulawesi Tengah
Papua
Sulawesi Barat
9
Papua Barat
Sulawesi Selatan Sulawesi Tenggara Papua Pegunungan
Maluku
Papua Tengah
Makassar I
Papua Selatan
REGIONAL 6 REGIONAL 7 REGIONAL 8 REGIONAL 9
JAWA JAWA, BALI & KALIMANTAN SULAWESI,
NUSA TENGGARA PAPUA, & MALUKU
• MTF Tegal • MTF Surabaya 1 • MTF Pontianak • MTF Makassar
• MTF Purwokerto • MTF Surabaya 2 • MTF Sintang • MTF Makassar 2
• MTF Semarang • MTF Malang • MTF Banjarmasin • MTF Parepare
• MTF Ungaran • MTF Kediri • MTF Banjarbaru • MTF Kendari
• MTF Semarang Multiguna • MTF Jember • MTF Palangkaraya • MTF Manado
• MTF Solo • MTF Madiun • MTF Kotawaringin Timur (Sampit) • MTF Kotamobagu
• MTF Solo Multiguna • MTF Tuban • MTF Samarinda • MTF Palu
• MTF Kudus • MTF Mojokerto • MTF Balikpapan • MTF Luwuk
• MTF Magelang • MTF Gresik • MTF Tarakan • MTF Mamuju
• MTF Pekalongan • MTF Banyuwangi • MTF Samarinda Multiguna • MTF Gorontalo
• MTF Yogyakarta • MTF Denpasar • MTF Banjarmasin Multiguna • MTF Sorong
• MTF Yogyakarta Multiguna • MTF Gianyar • MTF Bontang • MTF Jayapura
• MTF Surabaya Multiguna • MTF Ketapang • MTF Ambon
• MTF Malang Multiguna • MTF Pontianak Multiguna • MTF Makassar Multiguna
• MTF Denpasar Multiguna • MTF Manado Multiguna
• MTF Mataram
• MTF Kupang
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 107
Page 108
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Alamat Kantor Cabang
Provinsi Nama Cabang Alamat Terkini Telepon
Regional 1 MTF Medan Jalan Ring Road, Kel. Tanjung Sari, Kec. Medan Selayang, Kab. Medan, (061) 8220915
Provinsi Sumatera Utara Selayang Kota Medan Kodepos 20132 (samping
Hotel Sahara Viesta), 20232
MTF Medan II Jalan H. Adam Malik, Kelurahan Sekip, Kecamatan Medan Petisah, Kota (061) 4151818
Medan, Provinsi Sumatera Utara
MTF Medan Multiguna Jl. H. Adam Malik No. 19, Sekip, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan,
Sumatera Utara 20236
MTF Rantau Prapat Kompleks M88 Jalan Sisingamangaraja No. 8I, 8J Kelurahan Bakaran (0624) 7671497
Batu, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhan Batu, Provinsi
Sumatera Utara
MTF Batam Komplek Ruko Centre Park, Blok A No : 13, Kel. Taman Baloi, Kec. Batam (0778) 464354
Kota, Propinsi Kepulauan Riau
MTF Batam Multiguna Ruko Centre Park Blok A Nomor 13, RT 001 RW 011, Kelurahan Taman Baloi, -
Kecamatan Batam Kota, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau
MTF Pekan Baru Jl. Arifin Ahmad, Komplek Platinum Bisnis Center No 25-26, RT 003/RW (0761) 63442
011, Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru,
Provinsi Riau 28294
MTF Pekan Baru II Jl. Komplek Ruko Royal Platinum Arengka II Nomor 89, Kelurahan Simpang (0761)7415380
Baru, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Riau
Pekan Baru Jl. Arifin Ahmad, Komplek Platinum Bisnis Center No 25-26, RT 003/RW -
Multiguna 011, Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru,
Provinsi Riau 28294
MTF Bengkalis (Duri) Jl. Hang Tuah, RT 001/ RW 018, Kel. Air Jamban, Kec. Mandau, Kab. (0765) 595155
Bengkalis, Riau
Tanjung Pinang Ruko Grand Bintan Center, Jl. DI Panjaitan KM 9, Kelurahan Air Raja, -
Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, Propinsi Kepulauan
Riau.
Regional 2 Padang JL. S Parman No. 236 A, Kel. Ulak Karang Barat, Kec. Padang Utara, (0751) 4488972
Padang, Propinsi Sumatera Barat
Bukittinggi Jl. By Pass, Kelurahan Aur Kuning, Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh, Kota (0752) 7839132
Bukittinggi, Provinsi Sumatera Barat
Padang Multiguna Jl. S. Parman No. 236A, Ulak Karang, Kelurahan Ulak Karang Utara, Kec.
Padang Utara, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat
MTF Jambi Jl. Gajah Mada No.85, RT 022/RW 006, Kelurahan Jelutung, Kecamatan (0741)7550022
Jelutung, Kota Jambi
MTF Jambi Multiguna Jl. Gajah Mada No.85, RT 022/RW 006, Kelurahan Jelutung, Kecamatan -
Jelutung, Kota Jambi
MTF Muara Bungo Jl. Lintas Sumatera Kilo Meter 0, Kel Batang Bungo, Kec Pasar Muara (0747) 323782
Bungo, Kab Bungo, Provinsi Jambi
MTF Bengkulu Jl. Pangeran Natadirja KM. 6,5 No. 29 RT. 02 RW. 01 Kelurahan Jalan (0736) 347710
Gedang, Kecamatan Gading Cempaka, Bengkulu
MTF Palembang Kelurahan 8 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Kota Palembang, Provinsi (0711) 379724
Sumatera Selatan
MTF Palembang II Jl. Radial Komplek Ruko Transmart RT.21 RW.05, Kelurahan Dua Puluh (0711) 1772-976
Empat Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, Kota Palembang, Provinsi Sumatera
Selatan
MTF Palembang Jl. R. Sukamto Kompleks Ruko PTC Mall Blok G No. 31, Kelurahan 8 Ilir, -
Multiguna Kecamatan Ilir Timur II, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan
108 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 109
>> Profil Perusahaan
03
Provinsi Nama Cabang Alamat Terkini Telepon
MTF Ogan Komering Jl. Dr. M. Hatta No. 1067 RT 18/05, Kel. Kemalaraja, Kec. Baturaja Timur, (0735) 322026
Ulu (Baturaja) Kab. Ogan Komering Ulu, Prov. Sumatera Selatan
MTF Lubuk Linggau Jl. Yos Sudarso No. 90, Kelurahan Majapahit, Kecamatan Lubuklinggau (0733) 732 9631
Timur/ I, Lubuklinggau, Sumatera Selatan
MTF Bandar Lampung Jl. Pangeran Antasari RT 009/RW 02, Kelurahan Jagabaya III, (0721) 773557
Kecamatan Way Halim, Kota Bandar Lampung
MTF Lampung Jalan Pangeran Antasari Nomor 110, Kelurahan Jagabaya III,
Multiguna Kecamatan Way Halim, Bandar Lampung, Provinsi Lampung
MTF Lampung Jl. Raya Protokol- Bandar Jaya, Kelurahan Bandar Jaya Timur, Kecamatan (0725) 529691
Tengah (Bandarjaya) Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung
MTF Pangkal Pinang Jl. Pulau Bangka Ruko City Hall Blok 7 RT 009/RW 003, (0717) 4256832
Kelurahan Air Itam, Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkal Pinang,
Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
Regional 3 MTF Pecenongan Jl. Sukardjo Wirjo Pranoto No.2/6, Kel. Kebon Kelapa, Kec. Gambir, (021) 3847288
Jakarta Pusat, DKI Jakarta
MTF Kemayoran Jl. Gunung Sahari Raya Blok C No. 35, Kel. Ancol, Kec. Pademangan, (021) 22620253
Jakarta Utara
MTF Kelapa Gading Jl. Boulevard Barat Blok C No.63A, Plaza Kelapa Gading Inkopal, (021) 45851153
Kel. Kelapa Gading Barat, Kec. Kelapa Gading, Jakarta Utara, DKI Jakarta
MTF Tanjung Duren JL. Prof Dr Latumenten, Komplek Ruko Seasons City Blok A No. 28, (021) 29618062
Kel. Jembatan Besi, Kec. Tambora, Kota Jakarta Barat,
Provinsi DKI Jakarta
MTF Cilegon Ruko Cilegon Business Square Blok A No. 6 - 7 RT.05/RW.06, (0254) 374909
Kel. Kedaleman, Kec Cibeber, Kota Cilegon, Provinsi Banten, 42422
MTF Serang Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Provinsi Banten (0254)8496152
MTF Tangerang Rukan Business Park Tangeang City, Cikokol (021) 29676323
Jl. Jendral Sudirman No.1, Kel. Babakan, Kec. Tangerang,
Kota Tangerang, Provinsi Banten, 15117
MTF Rangkasbitung Jl. Soekarno Hatta/ ByPass Perempatan Sumur Buang. Cibadak-Lebak (0252) 209765
RT. 005 RW. 001, Desa Kaduagung Timur, Kecamatan Cibadak, Kabupaten
Lebak, Provinsi Banten, 42317
MTF Kebon Jeruk Jl. Meruya Ilir Raya, Komplek Perumahan Rich Palace Nomor 36-40 (021) 58910034
Blok A-11, Kelurahan Srengseng, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat,
Provinsi DKI Jakarta.
MTF Pluit Galeri Niaga Mediterania I Jl. Pantai Indah Utara 2, RT.1/RW.16 Kelurahan (021) 5882175
Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Kota Jakarta Utara, 14460
MTF BSD Ruko BSD Junction Blok A No. 39-40, Kel. Lengkong Wetan, Kec. Serpong, (021) 5382090
Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten
MTF Bintaro Bintaro Jaya Kavling Blok EB/B-09, Kelurahan Perigi Lama, (021) 22215659
Kecamatan Pondok Aren, Provinsi Banten
MTF BSD Multiguna Ruko BSD Junction Blok A41 Jl. Pahlawan Seribu Kel. Lengkong Wetan, -
Kec. Serpong - Kota Tangerang Selatan 15310
MTF Serang Ruko Ranca Utama, Jalan Raya Serang - Cilegon KM 4, Kp. Ranca Tales, -
Multiguna RT 003 RW 004, Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang,
Provinsi Banten
MTF Kebo Jeruk Ruko Rich Palace Shop House and Sweet Regency Blok A.11, -
Multiguna Jl. Meruya Ilir Raya No. 36-40, Kel. Srengseng, Kec. Kembangan,
Kota Jakarta Barat, Provinsi DKI Jakarta
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 109
Page 110
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Provinsi Nama Cabang Alamat Terkini Telepon
Regional 4 MTF Matraman Apartemen Patria Park, Jl. D.I Panjaitan Kavling Nomor 5-6-7 Nomor RK (021) 85917920
02 Lantai G-01 Rukan MZ Kelurahan Cipinang Cempedak, Kecamatan
Jatinegara, Kota Jakarta Timur
MTF Fatmawati Rukan Plaza 5 Pondok Indah Blok D Nomor 5 (021) 27933248
Jl. Marga Guna, Kelurahan Gandaria Utara, Kecamatan Kebayoran Baru,
Kotamadya Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta
MTF Duren Tiga 2 Jl. Duren Tiga , Nomor 29 A-B, RT 005/RW 001, Kelurahan Duren Tiga, (021) 79195795
Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, DKI Jakarta, 12760
MTF Bekasi Ruko Emerald Summarecon Bekasi Blok UA Nomor 039, type 450, (021) 89454997
Kel. Margamulya, Kec. Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat.
MTF Bekasi Multiguna Ruko Grand Kota Bintang C6 RT 04 RW 07, Kelurahan Jaka Sampurna, -
Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat
MTF Depok Rukan Depok Mall, Jl. Raya Margonda Blok B-1 No. 50, Kemirimuka, (021) 7756733
Beji, Depok, Jawa Barat
MTF Cibinong Cibinong City Center, Jl. Tegar Beriman Blok D No. 3B, (021) 29577430
Kelurahan Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor,
Provinsi Jawa Barat, 16915
MTF Cibubur Jalan Cibubur Timesquare B-4/22,23,23A, RT 001/RW 10, (021)84300687
Kel. Jati Karya, Kec. Jati Sampurna, Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat
MTF Cikarang Komplek Cikarang Central City blok E no 15 (021)22180581
Jl. Raya Cikarang - Cibarusah, Ciantra, Cikarang Selatan,
Bekasi,
Jawa Barat 17550
MTF Lebak Bulus Ruko Bona Indah Business Center Blok B1 Nomor 9X, (021) 27819838
Jalan Karang Tengah, Kelurahan Lebak Bulus, Kecamatan Cilandak,
Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta
MTF Pondok Gede Ruko Pondok Gede Plaza Blok B No.1 & 2 (021)85508709
Jl. Raya Pondok Gede RT.001/RW.001 Kel. Jatiwaringin,
Kec.Pondok Gede, Kota Bekasi 17411
MTF Duren Tiga Ruko Mampang Business Park Blok A No. 18, -
Captive Jalan Hj. Tutty Alawiyah Nomor 301, RT 010 RW 003, Kel. Duren Tiga,
Kec. Pancoran, Kota JakartaSelatan, Provinsi DKI Jakarta
MTF Bogor Jl. Siliwangi No. 60 B & B-1, RT 005/RW 004, Kel. Lawanggintung, (0251) 8371118
Kec. Bogor Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat, 16134
Regional 5 MTF Karawang Blok A Kavling No. 33 Grand Taruma, Desa/Kelurahan Sukamakmur, (021) 58910034
Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten/Kota Karawang,
Provinsi Jawa Barat.
MTF Sukabumi Jl. Jendral Sudirman No.57, Sriwidari, Gunung Puyuh, (seberang Bolu (0266) 6223723
Amor café) Benteng, Warudoyong, Sukabumi City, Jawa Barat, 43131
MTF Bandung 1 Kopo Plaza Kav. C10 – 11, Jl. Peta Lingkar Selatan, Bandung, (022) 60401 19
Jawa Barat, 40233
MTF Bandung 2 Jl. BKR No. 141, RT. 004/RW. 003, Kel. Cigereleng, Kec. Regol, (022) 42833444
Bandung, 40253
MTF Bandung 3 Jl. Batununggal Indah IV Nomor 73, Kel Mengger, Kec Bandung Kidul, (022) 87306880
Kota Bandung, Jawa Barat
MTF Tasikmalaya Jl. Yudanegara No. 24, 003/001, Yudanagara, (0265) 344905
Cihideung, Tasikmalaya, 46121
MTF Cirebon Ruko Kesambi Regency Blok A No. 4 (0231) 8308522
Jl. Raya Kesambi, Kel. Kesambi, Kec. Kesambi, Cirebon, Jawa Barat
MTF Garut Pertokoan Intan Bisnis Center (IBC) Blok I No. 27, Kel. Pakuwon, (0262) 544605
Kec. Garut Kota, Kab. Garut, Provinsi Jawa Barat
110 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 111
>> Profil Perusahaan
03
Provinsi Nama Cabang Alamat Terkini Telepon
MTF Subang Jl. Otto Iskandar Dinata Nomor 262, RT 095/RW 026, Kel. Karanganyar, (0260) 415869
Kec. Subang, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat.
MTF Karawang Ruko Dharmawangsa II Blok A No. 35, Grand Taruma, Kel. Sukamakmur,
Multiguna Kec. Telukjambe Timur, Kab. Karawang, Provinsi Jawa Barat 41361
MTF Bandung Jalan BKR Nomor 94 RT 003 RW 005, Kelurahan Ancol, (0260) 415869
Multiguna Kecamatan Regol, Kota Bandung
Regional 6 MTF Tegal Jl. Yos Sudarso RT.005 RW.009 Blok H 4 & 5 Nirmala Square Kelurahan (0283) 324066
Mintaragen, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, Jawa Tengah.
MTF Purwokerto Jl. DI Panjaitan RT 005/002 Karangklesem, Purwokerto Kulon, (0281) 642645
Purwokerto Selatan, Banyumas.
MTF Semarang Jl. Indraprasta No. 30 A - B, Kel. Pendrikan Kidul, Kec. Semarang Tengah, (024) 3589008
Kota Semarang, 50241
MTF Ungaran Mutiara Ungaran Square, Kelurahan Ungaran, Kecamatan Ungaran Barat, (024) 76902099
Kabupaten Semarang, Jawa Tengah
MTF Solo Ruko Adi Sucipto, Jl. Adi Sucipto 167 RT 003/RW 011 Kelurahan Kerten, (0271) 738989
Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Solo, Jawa Tengah 57143
MTF Kudus Jl. Raden Agil Kusumadya No. 8, Desa Jati Kulon, Kec. Jati, Kudus, (0291) 4252070
Jawa Tengah
MTF Magelang Metro Square, Jl. Mayjend. Bambang Soegeng, Desa Sumberrejo, (0293) 312406
Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah
MTF Pekalongan Komplek Ruko Dupan Square, Jl. Dr. Sutomo Blok B2 No. 10, (0285) 4420100
Kelurahan Baros, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan,
Provinsi Jawa Tengah
MTF Semarang Jalan Indraprasta Nomor 32, Kel. Pendrikan Kidul, Kec. Semarang Tengah,
Multiguna Kota Semarang
MTF Solo Multiguna Jalan Adi Sucipto RT 001 RW 013, Kelurahan Manahan, Kecamatan
Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah
MTF Yogyakarta Ruko Sumber Baru Square Kavling W (0274) 860 9901
Jl. Ring Road Utara, Kelurahan Sendangadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten
Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Kode Pos 55284
MTF Yogyakarta Ruko Sumber Baru Square Kav. W, Jalan Ringroad Utara, Kelurahan
Multiguna Sendangadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, Provinsi D.I. Yogyakarta
Regional 7 MTF Surabaya 1 Jl. Mayjend Sungkono No. 149-151 Blok 1-5, Kelurahan Dukuh Pakis, (031) 99533640
Kecamatan Dukuh Pakis, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur
MTF Surabaya 2 Jl. Raya Tenggilis No 23 Kav 5-6, RT 005/RW 002, Kel. Kendangsari, (031) 8420450
Kec. Tenggilis Mejoyo, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur
MTF Malang Jl. Tumenggung Suryo No 98 Kav 1, Kelurahan Purwantoro, (0341) 497927
Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur
MTF Kediri Desa/Kelurahan Mojoroto, Kec. Mojoroto, Kota Kediri, Provinsi Jawa Timur (0354) 775192
MTF Jember Ruko Gajah Mada Square A9, Jl. Gajah Mada No.187, (0331) 425959
Kel. Kaliwates, Kec. Kaliwates, Jember, Jawa Timur, 68133
MTF Madiun Jl. Mayjen Sungkono RT 037/RW 012, Kel. Nambangan Kidul, (0351) 473176
Kec. Manguharjo, Kota Madiun, Provinsi Jawa Timur
MTF Tuban Jl. Diponegoro No.34 C, Kel. Latsari, Kec. Tuban, Tuban, Jawa Timur, 62314 (0356) 326381
MTF Mojokerto Jl. Bhayangkara No.110, Kelurahan Jagalan, Kecamatan Kranggan, (0321) 329688
Kota Mojokerto, Provinsi Jawa Timur, 61313
MTF Gresik Ruko Kartini Megah Kav. A10, Jl. RA Kartini No. 150-152 RT 003/RW 007, (031) 3985189
Kelurahan Sidomoro, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik,
Provinsi Jawa Timur.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 111
Page 112
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Provinsi Nama Cabang Alamat Terkini Telepon
MTF Banyuwangi Ruko Golden City, Jl. S. Parman, Kelurahan Pakis, Kecamatan Banyuwangi,
Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur
MTF Malang Jalan Tumenggung Suryo Nomor 98, Kelurahan Purwantoro,
Multiguna Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur
MTF Surabaya Ruko Mangga Dua Blok B1-05, Kelurahan Jagir, Kecamatan Wonokromo,
Multiguna Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur:oof
MTF Denpasar Jl. Buluh Indah No. 53 kav. 1, Kel. Pemecutan Kaja, (0361) 8469896
Kec. Denpasar Utara, Bali, 80118
MTF Gianyar Jl. Erlangga No.15 C, Kel. Gianyar, Kec. Gianyar, Gianyar, Bali, 80511 (0361) 944478
MTF Denpasar Jl. Raya Cargo No. 16, Kel. Ubung, Kec. Denpasar Utara,
Multiguna Kota Denpasar, Bali
MTF Mataram Jl. Selaparang No. 47 A-B, Kec. Cakranegara Timur, Mataram, (0370) 638277
Nusa Tenggara Barat, 83236
MTF Kupang Jl. Timor Raya KM 6, RT011/RW004 Kel. Oesapa Barat, Kelapa Lima, (0380) 8586290
Kupang, Nusa Tenggara Timur, 85288
Regional 8 MTF Pontianak Jl. Ahmad Yani, Kelurahan Benua Melayu Darat, Kecamatan Pontianak (0561) 66555718
Selatan, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat
MTF Sintang Jl. Sintang - Pontianak, KM.6 Dsn Tunas Jaya Sintang, Desa Balai Agung, (0565) 2022080
Kecamatan Sungai Tebelian, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, 78614
MTF Ketapang Jl. Gatot Subroto, RT 002 RW 001, Komplek Ruko Grand Rivera No. A1-2, (0534) 3032761
Desa Paya Kumang, Kec. Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan
Barat 78813
MTF Banjarmasin Jl. Gatot Subroto No.B9 RT. 33, Kel. Kuripan, Kec. Banjarmasin Timur, (0511) 3277145
Kota Banjarmasin 70235
MTF Banjarbaru Jl. Mistar Cokrokusumo No. 9, Sungai Besar, Banjarbaru Selatan, (0511) 4772067
Banjarbaru
MTF Banjarmasin Jalan Gatot Subroto No. A9 RT 33, Kelurahan Kuripan,
Multiguna Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin 70235
MTF Palangkaraya Jl. G. Obos, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, (0536) 3224277
Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah
MTF Kotawaringin Jl. Mas Tirto Haryono, RT 22 RW 09, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, (0531) 23216
Timur (Sampit) Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur,
Provinsi Kalimantan Tengah
MTF Samarinda Jl. Dr. Sutomo Gang 6, Kel. Sidodadi, Kec. Samarinda Ulu, (0541) 7273930
Provinsi Kalimantan Timur
MTF Balikpapan Jl. MT. Haryono Komp. Daun Village RT 41, Kelurahan Gunung Bahagia, (0542) 8860744
Kecamatan Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan.
MTF Tarakan Jl. Yos Soedarso No. 5 RT 14, Kel. Selumit Pantai, Kec. Tarakan Tengah, (0551) 3805972
Tarakan, Kalimantan Timur
MTF Bontang Jl. Bhayangkara, Kel. Gunung Elai, Kec. Bontang Utara, Kota Bontang, (0548) 24488
Provinsi Kalimantan Timur
MTF Samarinda Jl. Dr. Sutomo No. 48, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu,
Multiguna Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur
MTF Pontianak Komplek Ruko Mega Mall Jl. Jendral Ahmad Yani Blok B No. 35 - 36 ,
Multiguna Parit Tokaya, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Provinsi
Kalimantan Barat 78115
Regional 9 MTF Makassar Jalan Citraland Boulevard, Kompleks Citraland Bussinesess Park Blok
A1/02 dan A1/03 Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Kota
Makassar Provinsi Sulawesi Selatan
MTF Makassar II Jalan AP Pettarani, Kel. Tidung, Kec. Rappocini, Kota Makassar, (0411) 467566
Sulawesi Selatan
112 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 113
>> Profil Perusahaan
03
Provinsi Nama Cabang Alamat Terkini Telepon
MTF Parepare Jl. Sultan Hasanuddin No. 16 A, Kelurahan Ujung Sabang, (0421) 28622
Kecamatan Ujung, Pare-Pare, Sulawesi Selatan, 91114
MTF Makassar Jalan Citraland Boulevard Ruko Business Commercial Park CPI Blok A1
Multiguna No. 2-3, Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Kota
Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan
MTF Kendari Jl. Brigjen M. Joenoes By Pass Square Blok A Nomor 5, Kelurahan Bende, (0401) 3135093
Kecamatan Kadia, Kota Kendari
MTF Manado Kelurahan Wenang Utara, Kecamatan Wenang, Kotamadya Manado, (0431) 8819809
Provinsi Sulawesi Utara.
MTF Kotamobagu Kelurahan Mogolaing, Kecamatan Kotamobagu Barat, Kota Kotamobagu, (0434) 2621540
Provinsi Sulawesi Utara.
MTF Manado Jl. Piere Tendean Komplek Marina Plaza Blok C No. 03 & 17, Kel. Wenang
Multiguna Utara, Kec. Wenang, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara 95111
MTF Palu Jl. Monginsidi Nomor 24-25, RT 002, RW 006, Kelurahan Lolu Utara, (0451) 454139
Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah
MTF Luwuk Kelurahan Simpong, Kecamatan Luwuk, Kota Banggai, (0461) 23128
Provinsi Sulawesi Tengah
MTF Gorontalo Jl. Nani Wartabone, Kelurahan Heledulaa Selatan, Kecamatan Kota Timur, (0435) 822315
Kota Gorontalo
MTF Mamuju Jl. Yos Sudarso Nomor 37, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, (0426) 2324777
Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat.
MTF Ambon Kelurahan Rijali, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Provinsi Maluku (0911) 3829445
MTF Jayapura Jl. Raya Abepura Kotaraja, Kelurahan Vim, Kecamatan Jayapura Selatan, (0967) 5187813
Kota Jayapura, Provinsi Papua
MTF Sorong Kelurahan Klawuyuk, Kecamatan Sorong Timur, Kota Sorong, (0951) 3177597
Provinsi Papua Barat
Fleet MTF Fleet Makassar Jalan Lanto Dg Pasewang, Mamajang, Kota Makassar
Alamat Kantor Selain Kantor Cabang
Tanggal
Alamat
Pencatatan
2015-09-03 Jl. Khairil Anwar No. 1 (Tenant Mall Hotel Sunan Kolaka)
2015-08-21 Jl. Datuk Sulaiman, Kel. Pontap, Kec. Wara Timur, Kota Palopo, Sulawesi Selatan
2022-07-07 Jalan Cideng Timur Nomor 23-A, Kelurahan Petojo Utara, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat.
2023-07-10 Jl. Lintas Sumatera Kel. Sungai Gambut, Kec. Pulau Punjung, Dharmasraya 27573
2023-07-24 Jl. Yohana Godang Depan Gedung Bantilan Kelurahan Pasiran Kecamatan Singkawang Barat 79123
2023-07-27 Jl. Lakarambau, Lipu, Kec. Betoambari, Kota Bau-Bau, Sulawesi Tenggara 93724
2023-09-04 Jl. Jendral Sudirman Desa Cambai, Kec. Pembantu Lembak Kab. Muara Enim Provinsi Sumatera Selatan 31146
2023-09-04 JL. Ahmad Yani KM 4 Kelurahan Baru Kecamatan Arut Selatan
2024-09-01 Kelurahan Sei Bedungun, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur
Perum GPL II Cluster Bintang Jaya, Desa Swarga Bara, Kec. Sangatta Utara, Kab. Kutai Timur, Provinsi
2024-09-03
Kalimantan Timur
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 113
Page 114
Page 115
ANALISIS DAN
PEMBAHASAN
MANAJEMEN
04
Page 116
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
SEKILAS PEREKONOMIAN
NASIONAL DAN GLOBAL TAHUN 2024
Pertumbuhan ekonomi global tahun 2024 mengalami perlambatan dibandingkan tahun 2023. Merujuk laporan
World Economic Outlook Update yang dirilis oleh Dana Moneter Internasional (IMF) Januari 2025, pertumbuhan
ekonomi global diproyeksikan sebesar 3,2% (YoY) untuk tahun 2024, atau melambat dibandingkan tahun
2023 dengan pertumbuhan sebesar 3,3% (YoY). Perlambatan tersebut disebabkan oleh beberapa faktor di
antaranya kebijakan moneter yang lebih ketat di negara-negara maju serta ketidakpastian geopolitik yang
berkelanjutan. Adapun laju inflasi global diproyeksikan mencapai 5,7% atau turun dibandingkan tahun 2023
yang mencapai 6,7%.
Pertumbuhan Ekonomi Global 2023-2026F
World Advanced Economies Emerging Market and Developing Economies
4,4 4,2 4,2 4,3
3,3 3,2 3,3 3,3
1,7 1,7 1,9 1,8
2023 2024f 2025f 2026f
Sumber: Berita Resmi Statistik BPS, 5 Feb 2025, mengutip IMF World Economic Outlook Update (Januari 2025)
Inflasi Global 2023-2026F
World Advanced Economies Emerging Market and Developing Economies
7,8
8,1
6,7 5,6
5,7
4,6 4,5
2,6 4,2 3,5
2,1
2,0
2023 2024f 2025f 2026f
Sumber: Berita Resmi Statistik BPS, 5 Feb 2025, mengutip IMF World Economic Outlook Update (Januari 2025)
Di tengah perlambatan perekonomian global, ekonomi beberapa mitra dagang utama Indonesia tetap
tumbuh. Singapura tumbuh 4,0% dibanding tahun sebelumnya dengan pertumbuhan 1,1%, Malaysia tumbuh
5,1% (2023: 3,6%), Korea Selatan tumbuh 2,0% (2023: 1,4%). Adapun ekonomi Tiongkok tumbuh 5,0%,
melambat dibandingkan tahun 2023 dengan pertumbuhan sebesar 5,4%. Tren yang sama terjadi dengan
ekonomi Amerika Serikat dimana tahun 2024 tumbuh sebesar 2,8%, melambat dibanding tahun 2023 dengan
pertumbuhan sebesar 2,9%.
116 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 117
>> Analisis & Pembahasan Manajemen atas Kinerja Usaha
04
Pertumbuhan Ekonomi Negara Mitra Dagang Utama Indonesia (%, y-on-y)
Tiongkok Amerika Serikat India*
5,3 5,4 5,4 5,0 3,2 2,9 8,6 8,2 Keterangan: Angka yang disajikan bersumber dari,
2,8
2,5 6,5
6,1 Preliminary Accounting Results NBS (Tiongkok),
Advance Estimate US Department of Commerce
(Amerika Serikat), Advance Estimate Singapore
Q4-23 Q4-24 2023 2024 Q4-23 Q4-24 2023 2024 Q4-23 Q4-24 2023 2024 Department of Statistics (Singapura), Advance
Estimate DOSM (Malaysia), Advance Estimate Bank of
Korea (Korea Selatan). *) Untuk India angka tahunan
Singapura Malaysia Korea Selatan
yang disajikan merupakan angka forecast dari
4,3 4,0 5,1 2,1 publikasi IMF WEO (Januari 2025), angka triwulanan
4,8 2,0
3,6 1,4 merupakan angka forecast dari Bloomberg. Negara
2,9 1,2
2,2
1,1
mitra dagang diurutkan berdasarkan nilai ekspor
(migas dan non migas).
Q4-23 Q4-24 2023 2024 Q4-23 Q4-24 2023 2024 Q4-23 Q4-24 2023 2024
Sementara itu, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Indonesia tahun 2024 tumbuh sebesar 5,03%,
melambat dibandingkan tahun 2023 yang mencapai 5,05%. Pencapaian tersebut lebih rendah dibandingkan
target pertumbuhan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2024 sebesar 5,2%.
Pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Tahun 2015-2024 (%)
4,88 5,03 5,07 5,17 5,02 5,31 5,05 5,03
3,70
(2,07)
2015 2016 2017 2018 2019 2020 2021 2022 2023 2024
Sumber: Berita Resmi Statistik BPS, 5 Feb 2025
Walau mengalami perlambatan, pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2024 masih berada dalam rentang
pertumbuhan yang disampaikan berbagai lembaga ekonomi global. Bank Dunia, Dana Moneter Internasional
(IMF) dan Asia Development Bank (ADB) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2024 sebesar
5%. Adapun Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,1%, sedangkan Kementerian
Keuangan di angka 5 - 5,2%.
Dari sisi produksi, penyumbang utama pertumbuhan ekonomi tahun 2024 adalah Industri Pengolahan,
Konstruksi, dan Perdagangan. Hal ini sejalan dengan peningkatan aktivitas produksi dan permintaan luar
negeri. Adapun tiga lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi adalah Jasa Lainnya, Transportasi &
Pergudangan, serta Akomodasi & Makan Minum.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 117
Page 118
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Kondisi Industri kepada masyarakat di wilayah-wilayah yang terbagi
Perusahaan Pembiayaan menjadi Regional I-IX. Untuk meraih target yang
Berkaitan dengan kinerja lapangan usaha atau sektor ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran
Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Perusahaan, Perseroan telah menetapkan strategi
Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa pemasaran tahun 2024 sebagai berikut:
Keuangan Lainnya (PVML), Otoritas Jasa Keuangan 1. Ekspansi pasar melalui segmen bisnis captive yang
(OJK) menyatakan piutang pembiayaan Perusahaan berasal dari Bank Mandiri dengan menciptakan
Pembiayaan tumbuh sebesar 7,27% YoY pada ekosistem bisnis captive yang baik. Selain itu,
November 2024 menjadi Rp501,37 triliun. Adapun perusahaan juga menjaga segmen bisnis yang
profil risiko Perusahaan Pembiayaan secara nasional berasal dari dealer dan rekanan melalui perluasan
tetap terjaga meskipun mengalami sedikit penurunan komersial dan alat berat dengan target sektor
kualitas dengan rasio Non Performing Financing tertentu dan menjaga pertumbuhan pendapatan
(NPF) gross tercatat sebesar 2,71% naik 0,17% dari sesuai profil risiko serta meningkatkan bisnis retail.
2,54% pada November 2023 dan gearing ratio turun 2. Berfokus pada pemberian pelayanan kepada
menjadi sebesar 2,30 kali dari 2,21 kali dan berada di pelanggan dengan menawarkan berbagai
bawah batas maksimum sebesar 10 kali. kemudahan. Salah satu bentuk kemudahan yang
diberikan adalah dengan digitalisasi baik dari sisi
Secara spesifik, OJK mencatat outstanding channel pelanggan maupun proses akuisisi.
pembiayaan kendaraan bermotor multifinance per
November 2024 sebesar Rp 347,87 triliun dengan Kebijakan Strategis Tahun 2024
pembiayaan kendaraan bermotor baru menjadi Mandiri Tunas Finance mengusung tema ‘Energizing
kontributor terbesar. Dari total outstanding tersebut, The Foundation: be The Market Leader’ untuk Tahun
sebesar 42,99% adalah pembiayaan kendaraan 2024, yang berarti bahwa MTF akan mengoptimalkan
bermotor roda empat baru dengan nilai sebesar Rp fondasi baru yang telah dibangun di tahun sebelumnya
149,55 triliun. Sementara itu, penyaluran pembiayaan dengan lebih berenergi dan penuh antusiasme
kendaraan listrik perusahaan multifinance per sehingga MTF dapat menjadi pemimpin di industri
November 2024 tercatat sebesar Rp16,69 triliun. pembiayaan. Secara umum, kebijakan Perusahaan
di tahun 2024 dilakukan sejalan dengan rencana
Merujuk data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor strategi bisnis untuk menumbuhkan pembiayaan
Indonesia (Gaikindo), sepanjang Januari - Desember yang berasal dari segmen captive Bank Mandiri, baik
2024, total penjualan mobil secara wholesales untuk nasabah retail maupun wholesales. Perseroan
tercatat sebesar 865.723 unit atau turun 13,9% secara terus menjaga portofolio pembiayaan di segmen retail
Year-on-Year (YoY) dari periode sama 2023 sebesar perorangan dan segmen korporasi serta memastikan
1.005.802 unit. Penjualan ritel juga turun 10,9% YoY kualitas pembiayaan terjaga dan tingkat Kesehatan
menjadi 889.680 unit dibandingkan 998.059 unit pada Perusahaan yang baik.
periode yang sama 2023. Meskipun turun nyaris 14%,
namun penjualan tersebut telah melampaui target Perseroan juga terus berkomitmen untuk melakukan
yang ditetapkan Gaikindo pada 2024. Sebelumnya, transformasi digital dan teknologi dengan
Gaikindo telah merevisi target penjualan tahun 2024 mendorong pertumbuhan bisnis melalui inovasi
dari 1,1 juta unit menjadi 850.000 unit untuk menciptakan efisiensi, memperluas jangkauan
pasar, dan meningkatkan pengalaman pelanggan
Aspek Pemasaran disertai dengan peningkatan kapabilitas IT dan
Pada tahun 2024, wilayah pemasaran Mandiri Tunas sistem, terutama pada peningkatan IT security. Selain
Finance mencakup Sumatera hingga Jayapura. itu, Perseroan juga terus berupaya meningkatkan
Perseroan memberikan layanan pembiayaan sesuai kompetensi Credit & Risk monitoring guna
dengan segmen usaha yang dijalankan Perseroan menghasilkan portofolio yang sehat.
118 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 119
>> Analisis & Pembahasan Manajemen atas Kinerja Usaha
04
Pangsa Pasar Adapun solusi yang ditawarkan Perseroan sebagai
Dalam menjalankan usaha, Mandiri Tunas Finance strategi untuk mempertahankan atau meningkatkan
memiliki sejumlah kompetitor dengan produk dan pangsa pasar antara lain:
layanan serupa sehingga membuat persaingan 1. Perseroan menawarkan layanan yang cepat dan
semakin ketat. Tak hanya perusahaan pembiayaan mudah bagi Pelanggan.
sejenis, kompetitor tersebut termasuk di dalamnya 2. Menawarkan produk dengan bunga dan nilai uang
adalah perbankan yang masuk dalam industri muka yang kompetitif.
pembiayaan kendaraan bermotor. Dengan tingkat 3. Perseroan mengadakan dan terlibat pada event-
persaingan seperti itu, maka perusahaan pembiayaan event otomotif yang menarik bagi seluruh masyarakat.
dituntut lebih kreatif dalam menyalurkan kredit 4. Layanan cabang yang tersebar di seluruh negeri.
dengan memberikan pelayanan terbaik kepada 5. Pengembangan digitalisasi yang mampu
pelanggan di antaranya memberikan kemudahan menjangkau dan memberikan layanan kemudahan
dalam mendapatkan kredit serta kemudahan bagi partner dan pelanggan.
melakukan pembayaran cicilan. Selain itu, pelayanan
terbaik juga mencakup kecepatan dalam survei dan Pangsa pasar Perseroan berdasarkan total aset
paket kredit yang menarik serta bersaing, baik dalam industri pembiayaan nasional digambarkan pada tabel
segi rate pembiayaan, masa tenor dan uang muka. dan grafik di bawah ini.
Uraian 2024 2023 2022
Jumlah perusahaan/lembaga pembiayaan * 147* 147 153
Jumlah aset industri (Rp-miliar)* 584.508* 552.887 487.919
Jumlah aset MTF (Rp-miliar) 34.425 29.727 23.728
Pangsa pasar berdasarkan aset (%) 5,89 5,38 4,86
*Data November 2024
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 119
Page 120
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
TINJAUAN OPERASI
PER SEGMEN USAHA
Kegiatan Usaha Pembiayaan dan Proses Bisnis MTF
Mandiri Tunas Finance menjalankan usaha di bidang pembiayaan investasi, pembiayaan modal kerja dan
pembiayaan multiguna. Saat ini, Perseroan memfokuskan kegiatan usaha di bidang pembiayaan konsumen
dalam bentuk penyediaan dana bagi para pelanggan yang ingin membeli dengan pembayaran secara
angsuran, baik dari entitas induk, PT Tunas Ridean (“TURI”), maupun dari luar kelompok usaha TURI. Perseroan
memfokuskan usahanya pada kegiatan pembiayaan mobil baru yang dapat memberikan pengembalian yang
tinggi dengan tingkat risiko yang aman. Pembiayaan itu terdiri dari merek Toyota, Daihatsu, Honda, Nissan,
Mazda, Mitsubishi dan Suzuki maupun merek yang dijual dari APM.
Kegiatan pembiayaan diberikan dalam bentuk kredit pemilikan kendaraan bermotor dengan ketentuan
pembayaran kembali secara angsuran tetap setiap bulannya. Perseroan mengklasifikasikan fasilitas
pembiayaannya ke dalam 3 (tiga) jenis, yaitu mobil baru, mobil bekas dan sepeda motor. Oleh karena itu
Perseroan juga menerapkan persyaratan yang berbeda untuk ketiga jenis usaha ini.
Secara umum, jangka waktu pembiayaan ditetapkan 1 (satu) sampai 7 (tujuh) tahun dengan jangka waktu
pembiayaan terbanyak adalah 4 (empat) tahun. Sebagai agunan untuk kredit tersebut adalah berupa Bukti
Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) asli yang ditahan dan disimpan oleh Perseroan. Dokumen tersebut akan
diserahkan kepada pelanggan apabila seluruh kewajibannya kepada Perseroan telah dilunasi.
Perkembangan Jumlah Unit Kontrak Baru Berdasarkan Jenis Pembiayaan
Kontrak Baru (Unit) Kenaikan (Penurunan) 2023-2024
Jenis Pembiayaan
2024 2023 2022 Unit %
Mobil Baru 83.987 86.927 81.265 (2.940) (3,38)
Mobil Bekas 25.873 28.166 21.608 (2.293) (8,14)
Motor 437 378 322 59 15,61
Lainnya 1.489 6.400 35.895 (4.911) (76,73)
Jumlah 111.786 121.871 139.090 (10.085) (8,28)
69.777
94.124
139.090
121.871
111.786
Jumlah Unit Kontrak Baru
2020-2024
(Unit)
2020 2021 2022 2023 2024
120 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 121
>> Analisis & Pembahasan Manajemen atas Kinerja Usaha
04
Perkembangan Nilai Kontrak Pembiayaan Berdasarkan Jenis Pembiayaan
Kontrak Baru (Rp Juta) Kenaikan (Penurunan) 2023-2024
Jenis Pembiayaan
2024 2023 2022 Rp Juta %
Mobil Baru 25.582.763 25.493.390*) 21.710.535 89.373 0,35
Mobil Bekas 5.524.591 5.158.873 *) 3.533.624 365.718 7,09
Motor 69.887 47.561 33.470 22.326 46,94
Lainnya 3.912.388 1.998.078 *) 2.491.634 1.914.310 95,81
Jumlah 35.089.629 32.697.903 27.769.264 2.391.726 7,31
*) Disajikan kembali
16.739.556
20.620.564
27.769.264
32.697.903
35.089.629
Nilai Kontrak Pembiayaan
2020-2024
(Rp Juta)
2020 2021 2022 2023 2024
Rekapitulasi Jumlah Unit Kontrak Baru dan Nilai Kontrak Pembiayaan
Kontrak Baru (Unit) Kenaikan (Penurunan) 2023-2024
Jenis Pembiayaan
2024 2023 2022 Unit %
Jumlah Nilai Pembiayaan (Rp Juta) 35.089.629 32.697.903 27.769.264 2.391.726 7,31
Jumlah Kontrak Baru (Unit) 111.786 121.871 139.090 (10.085) (8,28)
Dari sisi nilai pembiayaan, pencapaian Perseroan mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
Hal ini dipengaruhi oleh kenaikan kisaran suku bunga yang dikenakan pada konsumen.
Jumlah Nilai Kontrak Baru Berdasarkan Asal Kontrak dari Grup Atau Non-Grup
Kontrak Baru (Unit) Kenaikan (Penurunan) 2023-2024
Jenis Pembiayaan
2024 2023 2022 Unit %
Grup 10.076 9.301 6.924 775 8,33
Non Grup 101.710 112.570 132.166 (10.860) (9,65)
Jumlah 111.786 121.871 139.090 (10.085) (8,28)
Jumlah Nilai Pembiayaan Berdasarkan Asal Kontrak dari Grup atau Non-Grup
Kontrak Baru (Unit) Kenaikan (Penurunan) 2023-2024
Jenis Pembiayaan
2024 2023 2022 Unit %
Grup 2.757.227 2.473.403 1.502.796 283.824 11,48
Non Grup 32.332.402 30.224.500 26.266.468 2.107.902 6,97
Jumlah 35.089.629 32.697.903 27.769.264 2.391.726 7,31
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 121
Page 122
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Dalam mencari calon pelanggan, Perseroan mengandalkan petugas Sales Officer (SO). SO bertugas untuk
memperoleh aplikasi pembiayaan dari dealer dan showroom rekanan Perseroan, sekaligus melakukan analisis
pembiayaan, memproses pembiayaan dan membantu memonitor kelancaran pembayaran pembiayaan para
pelanggan tersebut. Dengan demikian, SO merupakan ujung tombak Perseroan dalam menjalankan kegiatan
usahanya. Untuk tetap menjaga kualitas pembiayaan yang dihasilkan, Perseroan menempatkan minimal 1 (satu)
orang Credit Head pada setiap kantor cabang Perseroan. Fungsi yang dijalankan sebagai penyeleksi atas usulan
pembiayaan yang diajukan oleh SO. Dalam setiap pemrosesan pembiayaan, Perseroan telah melaksanakan
permintaan persetujuan pemrosesan data pribadi.
Pelayanan prima diberikan tidak terbatas hanya oleh setiap SO yang akan memproses aplikasi pembiayaan di awal
transaksi, tetapi juga oleh seluruh bagian selama masa pembiayaan dan hingga selesainya pembiayaan di akhir
periode pembayaran. Berikut disampaikan skema proses pembiayaan konsumen yang berlaku di lingkup Perseroan.
Mandiri Tunas Showroom/
Sales Officer Customer
Finance Referral BMRI
Application & Verification by Analysis by
Survey Data Entry
Process Sales Head Credit Head
Credit Decision Credit Re-Survey
Delivery PO Release
by WMK Holder Recomendation (Optional)
Billing Document Delivery of
Go Live Payment
Documents Verification & DO Contract
Alur Proses Pembiayaan
Untuk terus dapat meningkatkan layanan kepada pelanggan, Perseroan terus melakukan pengembangan atau
penyempurnaan proses pembiayaan, antara lain dengan memanfaatkan teknologi. Pemanfaatan teknologi
terutama dilakukan untuk terus mempercepat waktu proses pembiayaan namun dengan tetap mengutamakan
kehati-hatian untuk menghasilkan portofolio yang sehat. Prinsip kehati-hatian juga tercermin dari penyusunan
Risk Acceptence Criteria (RAC) yang menjadi acuan dalam melakukan akuisisi pelanggan, antara lain namun tidak
terbatas pada:
1. Pembayaran uang muka sejumlah persentase tertentu dari harga mobil.
2. Untuk pembiayaan mobil bekas, maksimum berumur 15 tahun.
3. Jangka waktu kredit adalah minimum 6 (enam) bulan dan maksimum 7 (tujuh) tahun.
4. Selama masa kredit, mobil tersebut harus dilindungi asuransi dari Perseroan asuransi yang telah ditetapkan
oleh Perseroan.
Proses pembiayaan yang berorientasi pada prinsip kehati-hatian serta didukung oleh penggunaan teknologi
menjadi fundamental yang kuat bagi Perseroan untuk terus bertumbuh dengan cepat dan sehat.
122 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 123
>> Analisis & Pembahasan Manajemen atas Kinerja Usaha
04
Skema Penagihan
Dengan adanya kebijakan pembiayaan sebagaimana diuraikan di atas, Perseroan diharapkan mampu menekan
tingkat piutang yang bermasalah seminimal mungkin dalam menjalankan kegiatan usahanya. Untuk mengelola
kegiatan usaha pembiayaan serta untuk selalu menjaga tingkat kolektibilitas yang baik maka kegiatan penagihan
merupakan salah satu kunci keberhasilan Perseroan.
OD -3 s/d 0 hari
Cara Bayar Angsuran • Monitoring oleh
Sebelum Marketing - Collection
• Mengingatkan Pelanggan
Jatuh Tempo dengan Telepon SMS/Surat
GIRO/CEK
AUTOCOLL Penagihan oleh OD 1 s/d 7 hari
Telecollection & Whatsapp
TUNAI
Setelah Penagihan oleh OD 8 s/d 30 hari
Field-Collection
BANK Jatuh Tempo
Penagihan dan OD > 30 hari
PAYMENT CHANNEL Pengamanan Aset • Laporan Laba/Rugi
Setelah Repossessed • Informasi Surat
• Penjualan Lelang
Pembagian Segmen Usaha Berdasarkan Segmen Operasi
Segmen operasi Perseroan dibagi berdasarkan kelompok nasabah utama dan produk, yaitu Fleet dan Retail, serta
segmen lainnya sebagai perhitungan yang tidak dapat dialokasikan ke dalam kedua segmen tersebut. Dalam
menentukan hasil segmen, beberapa akun aset dan liabilitas serta pendapatan dan biaya yang terkait distribusikan
ke masing-masing segmen berdasarkan kebijakan pelaporan internal manajemen.
Penjelasan operasi masing-masing segmen dalam pelaporan segmen Perseroan adalah sebagai berikut:
1. Retail
Termasuk dalam pelaporan segmen retail adalah seluruh indikator penilaian segmen operasi yang secara nyata
dapat diatribusikan sebagai bagian dari pembiayaan konsumen untuk nasabah individu.
2. Fleet
Termasuk dalam pelaporan segmen fleet adalah seluruh indikator penilaian segmen operasi yang secara nyata
dapat diatribusikan sebagai bagian dari pembiayaan untuk nasabah korporasi.
3. Lainnya
Termasuk dalam pelaporan segmen lain-lain adalah informasi pelaporan segmen operasi terkait dengan
aktivitas treasury dan kantor pusat seperti pendapatan bunga bank, beban umum dan administrasi yang tidak
dapat dialokasikan ke dalam kedua segmen di atas.
Selain itu, Perseroan memperhitungkan segmen operasi berdasarkan informasi geografis.
Segmen Operasi MTF
Berdasarkan Kelompok Nasabah Utama dan Produk Berdasarkan Geografis
• Regional I (Sumatera) • Regional VII (Jawa Timur,
• Regional II (Sumatera) Bali, NTB & NTT)
• Regional III (Banten & Jakarta) • Regional VIII (Kalimantan)
• Regional IX (Sulawesi,
Retail Fleet Lainnya • Regional IV (Jabodebek)
• Regional V (Jawa Barat) Maluku & Papua)
• Regional VI (Jawa Tengah • Fleet
& D.I Yogyakarta) • Lainnya
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 123
Page 124
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Segmen Pembiayaan Retail
Pembiayaan Retail adalah pembiayaan kepada pelanggan yang mengajukan pembiayaan lewat kantor cabang
Perseroan melalui menu credit scoring. Pembiayaan ritel ini diberikan kepada sasaran pasar untuk membiayai
pembelian kendaraan bermotor dalam kondisi baru atau bekas. Dalam pembiayaan ritel, ketentuan biaya
administrasi dan asuransi dibebankan kepada pelanggan, dengan besaran beban bergantung pada jangka waktu
pembiayaan dan ditetapkan terpisah dalam produk/paket pembiayaan yang disediakan. Selama masa kredit,
pembiayaan tersebut diasuransikan ke perusahaan asuransi rekanan Perseroan sebagai bentuk mitigasi risiko.
Pada tahun 2024, pendapatan dari pembiayaan ritel mengalami kenaikan sebesar Rp1 triliun dari Rp3,98 triliun
pada tahun 2023 menjadi Rp4,98 triliun pada tahun 2024.
Jumlah dan Kontribusi Segmen Retail terhadap Pendapatan MTF
2024 2023 Kenaikan (Penurunan) 2023-2024
Asal Kontrak Jumlah Kontribusi Jumlah Kontribusi Jumlah Kontribusi
(Rp Juta) (%) (Rp Juta) (%) (Rp Juta) (%)
Retail
Mobil 4.976.698 89,20 3.975.623* 83,14* 1.001.075 25,18
Motor 179 0,00 484 0,01 (305) (63,02)
Jumlah Retail 4.976.877 89,20 3.976.107* 83,15* 1.000.770 25,17
Jumlah Pendapatan 5.579.315 4.781.968* 797.347
*) Disajikan kembali
Jumlah dan Kontribusi Segmen Retail terhadap Aset MTF
2024 2023 Kenaikan (Penurunan) 2023-2024
Asal Kontrak Jumlah Kontribusi Jumlah Kontribusi Jumlah Kontribusi
(Rp Juta) (%) (Rp Juta) (%) (Rp Juta) (%)
Retail
Mobil 27.573.367 80,10 22.827.261 76,79 4.746.106 20,79
Motor 80 0,00 95 0,00 (15) (15,79)
Jumlah Retail 27.573.447 80,10 22.827.356 76,79 4.746.091 20,79
Jumlah Aset 34.425.455 29.727.392 4.698.063
83,25
83,05
89,2
66,54
76,79
80,1
Kontribusi Segmen Kontribusi Segmen
Retail terhadap Retail terhadap
Pendapatan MTF Aset MTF
(%) (%)
2022 2023 2024 2022 2023 2024
124 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 125
>> Analisis & Pembahasan Manajemen atas Kinerja Usaha
04
Kinerja Keuangan dan Profitabilitas Segmen Retail MTF (Rp juta)
Kenaikan (Penurunan) 2023-2024
2024 2023
Akun Nominal (Rp-juta) Persentase (%)
Mobil Motor Jumlah Mobil Motor Jumlah Mobil Motor Jumlah Mobil Motor Jumlah
Pendapatan
Pembiayaan
3.254.869 0 3.254.869 2.715.052 106 2.715.158 539.817 (106) 539.711 19,88 (100,00) 19,88
Konsumen
Sewa
344.551 0 344.551 206.950 0 206.950 137.601 0 137.601 66,49 - 66,49
Pembiayaan
Bunga
Simpanan 14.757 0 14.757 13.211 0 13.211 1.546 0 1.546 11,70 - 11,70
Bank
Lain-Lain -
1.362.521 179 1.362.700 1.040.410*) 378 1.040.788*) 322.111 (199) 321.912 30,96 (52,65) 30,93
Neto
Jumlah
4.976.698 179 4.976.877 3.975.623*) 484 3.976.107*) 1.001.075 (305) 1.000.770 25,18 (63,02) 25,17
Pendapatan
Beban
Beban
(1.614.655) 0 (1.614.655) (1.167.286) (2) (1.167.288) 447.369 (2) 447.367 38,33 (100,00) 38,33
Keuangan
Beban Gaji dan
(727.512) (17) (727.529) (747.809) (1.017) (748.826) (20.297) (1.000) (21.297) (2,71) (98,33) (2,84)
Tunjangan
Beban
Umum dan (390.024) (40) (390.064) (328.573) 273 (328.300) 61.451 (313) 61.764 18,70 (114,65) 18,81
Administrasi
Penyisihan
Kerugian
(866.741) (5) (866.746) (603.315*) 3 (603.312*) 263.426 8 263.434 43,66 266,67 43,66
Penurunan
Nilai
Jumlah Beban (3.598.932) (62) (3.598.994) (2.846.983*) (743) (2.847.726*) 751.949 (681) 751.268 26,41 (91,66) 26,38
Laba (Rugi)
Sebelum
Beban Pajak 1.377.766 117 1.377.883 1.128.640 (259) 1.128.381 249.126 376 249.502 22,07 145,17 22,11
Final dan Pajak
Penghasilan
Jumlah Aset 27.573.367 80 27.573.447 22.827.261 95 22.827.356 4.746.106 (15) 4.746.091 20,79 (15,79) 20,79
Jumlah
1.107.576 1.217 1.108.793 1.358.244 1.866 1.360.110 (250.668) (649) (251.317) (18,46) (34,78) (18,48)
Liabilitas
*) Disajikan kembali
Segmen Pembiayaan Fleet
Pembiayaan Fleet adalah pembiayaan kepada pelanggan yang dikelola oleh Divisi Corporate Fleet yang
merupakan pemberian Batas Pemberian Pembiayaan (BPP) kepada 1 (satu) Debitur atau 1 (satu) kelompok
obligor baik badan usaha maupun perseorangan. Terkait badan usaha, ketentuan nilai pembiayaan sama
dengan atau di atas Rp5 miliar.
Pembiayaan Fleet terbagi menjadi 2 (dua) buku yaitu:
1. Pembiayaan Investasi
Pembiayaan barang modal beserta jasa yang diperlukan untuk aktivitas usaha/investasi, rehabilitasi,
modernisasi, ekspansi atau relokasi tempat usaha/investasi yang diberikan kepada Debitur.
2. Pembiayaan Modal Kerja
Pembiayaan untuk memenuhi kebutuhan pengeluaran yang habis dalam 1 (satu) siklus aktivitas usaha Pelanggan,
dengan cara menyediakan batas pembiayaan kepada Pelanggan yang bersifat commited dan advised.
Pendapatan segmen Fleet khususnya Fleet Mobil tahun 2024 mengalami penurunan sebesar Rp203,42 miliar atau
sebesar 25,24% dibandingkan tahun 2023.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 125
Page 126
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Jumlah dan Kontribusi Segmen Fleet terhadap Pendapatan MTF
2024 2023 Kenaikan (Penurunan) 2023-2024
Asal Kontrak Jumlah Kontribusi Jumlah Kontribusi Jumlah Kontribusi
(Rp Juta) (%) (Rp Juta) (%) (Rp Juta) (%)
Fleet
Mobil 602.438 10,80 805.794*) 16,85*) (203.356) (25,23)
Motor 0 0,00 67 0,00 (67) (100)
Jumlah Fleet 602.438 10,80 805.861*) 16,85*) (203.423) (25,24)
Jumlah Pendapatan 5.579.315 4.781.968*) 797.347
*) Disajikan kembali
Jumlah dan Kontribusi Segmen Fleet terhadap Aset MTF
2024 2023 Kenaikan (Penurunan) 2023-2024
Asal Kontrak Jumlah Kontribusi Jumlah Kontribusi Jumlah Kontribusi
(Rp Juta) (%) (Rp Juta) (%) (Rp Juta) (%)
Fleet
Mobil 4.776.683 13,88 5.142.242 17,30 (365.559) (7,11)
Motor 171 0,00 171 0,00 0 0,00
Jumlah Fleet 4.776.854 13,88 5.142.413 17,30 (365.559) (7,11)
Jumlah Aset 34.425.455 29.727.392 4.698.063
19,98
16,85
10,80
27,42
17,30
13,88
Kontribusi Segmen Kontribusi Segmen
Fleet terhadap Fleet terhadap
Pendapatan MTF Aset MTF
(%) (%)
2022 2023 2024 2022 2023 2024
126 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 127
>> Analisis & Pembahasan Manajemen atas Kinerja Usaha
04
Kinerja Keuangan dan Profitabilitas Segmen Fleet MTF (Rp Juta)
Kenaikan (Penurunan) 2023-2024
2024 2023
Akun Nominal (Rp-juta) Persentase (%)
Mobil Motor Jumlah Mobil Motor Jumlah Mobil Motor Jumlah Mobil Motor Jumlah
Pendapatan
Pembiayaan
198.621 0 198.621 285.142 50 285.192 (86.521) (50) (86.571) (30,34) (100,00) (30,36)
Konsumen
Sewa
334.153 0 334.153 445.801 0 445.801 (111.648) 0 (111.648) (25,04) - (25,04)
Pembiayaan
Anjak Piutang 438 0 438 909 0 909 (471) 0 (471) (51,82) - (51,82)
Bunga
Simpanan 2.716 0 2.716 3.923 0 3.923 (1.207) 0 (1.207) (30,77) - (30,77)
Bank
Lain-Lain -
66.510 0 66.510 70.019*) 17 70.036*) (3.509) (17) (3.526) (5,01) (100,00) (5,03)
Neto
Jumlah
602.438 0 602.438 805.794*) 67 805.861*) (203.356) (67) (203.423) (25,24) (100,00) (25,24)
Pendapatan
Beban
Beban
(299.291) 0 (299.291) (342.866) (11) (342.877) (43.575) (11) (43.586) (12,71) (100,00) (12,71)
Keuangan
Beban Gaji dan
(47.702) 0 (47.702) (53.368) 0 (53.368) (5.666) 0 (5.666) (10,62) 0 (10,62)
Tunjangan
Beban
Umum dan (23.114) 0 (23.114) (21.536) 0 (21.536) 1.578 0 1.578 7,33 0 7,33
Administrasi
Penyisihan
Kerugian
(106.047) 0 (106.047) (25.226*) (9) (25.235*) 80.821 (9) 80.812 320,39 (100,00) 320,24
Penurunan
Nilai
Jumlah Beban (476.154) 0 (476.154) (442.996*) (20) (443.016*) 33.158 (20) 33.138 7,48 (100,00) 7,48
Laba (Rugi)
Sebelum
Beban Pajak 126.284 0 126.284 362.798 47 362.845 (236.514) (47) (236.561) (65,19) (100,00) (65,20)
Final dan Pajak
Penghasilan
Jumlah Aset 4.776.683 171 4.776.854 5.142.242 171 5.142.413 (365.559) 0 (365.559) (7,11) 0,00 (7,11)
Jumlah
356.510 37 356.547 299.780 247 300.027 56.730 (210) 56.520 18,92 (85,02) 18,84
Liabilitas
Segmen Lainnya
Segmen lainnya adalah informasi pelaporan segmen operasi terkait dengan aktivitas treasury dan kantor pusat
seperti pendapatan bunga bank, beban umum dan administrasi yang tidak dapat dialokasikan ke dalam kedua
segmen di atas. Dalam segmen ini, hanya tercakupkan aset dan liabilitas sebagai bagian dari aktivitas treasury
dan kantor pusat.
Kinerja Keuangan dan Profitabilitas Segmen Lainnya (Rp juta)
Kenaikan (Penurunan) 2023-2024
Uraian 2024 2023 Jumlah Kontribusi
(Rp Juta) (%)
Jumlah Aset 2.075.154 1.757.623 317.531 18,07
Jumlah Liabilitas 28.095.693 24.037.595 4.058.098 16,88
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 127
Page 128
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
ANALISIS KINERJA SEGMEN USAHA
BERDASARKAN INFORMASI GEOGRAFIS
Segmen Usaha Berdasarkan Geografi
Selain berdasarkan kelompok nasabah utama dan produk, Perseroan juga menyajikan informasi segmen
berdasarkan geografis, yaitu persebaran jasa pembiayaan yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.
Perseroan mengelompokkan sebaran pasar nasabah dengan pembiayaan ritel yang dilayani ke dalam 9
(sembilan) regional dengan cakupan wilayah sebagai berikut.
Geografis Rincian Wilayah
Regional I Mencakup wilayah Kepulauan Riau, Riau dan Sumatera Utara
Regional II Mencakup wilayah Bengkulu, Jambi, Kep. Bangka Belitung, Lampung, Sumatera Barat dan Sumatera Selatan
Mencakup wilayah Banten (meliputi Tangerang (BSD dan Bintaro), Cilegon, Serang, dan Lebak (Rangkasbitung)),
Regional III
dan DKI Jakarta (meliputi Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Jakarta Pusat)
Mencakup wilayah DKI Jakarta (meliputi Jakarta Timur dan Jakarta Selatan), serta Jawa Barat (meliputi Bekasi,
Regional IV
Depok, dan Bogor)
Regional V Mencakup wilayah Jawa Barat (meliputi Karawang, Sukabumi, Bandung, Tasikmalaya, Cirebon, Garut, dan Subang)
Regional VI Mencakup wilayah Jawa Tengah dan D.I Yogyakarta
Regional VII Mencakup wilayah Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur
Regional VIII Mencakup wilayah Kalimantan
Regional IX Mencakup wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua
Jumlah dan Kontribusi Segmen Operasi Berdasarkan Geografis terhadap Pendapatan MTF
2024 2023* Kenaikan (Penurunan) 2023-2024
Jumlah Pendapatan
Berdasarkan Geografis Jumlah Kontribusi Jumlah Kontribusi Jumlah Kontribusi
(Rp Juta) (%) (Rp Juta) (%) (Rp Juta) (%)
Regional I (Sumatera) 427.008 7,65 316.751 6,62 110.257 34,81
Regional II (Sumatera) 402.925 7,22 416.083 8,70 (13.158) (3,16)
Regional III (Banten dan
612.308 10,97 457.083 9,56 155.225 33,96
Jakarta)
Regional IV (Jabodebek) 589.058 10,56 469.685 9,82 119.373 25,42
Regional V (Jawa Barat) 377.534 6,77 314.531 6,58 63.003 20,03
Regional VI (Jawa Tengah
351.305 6,30 323.087 6,76 28.218 (100)
dan D.I Yogyakarta)
Regional VII (Jawa Timur,
622.120 11,15 490.066 10,25 132.054 26,95
Bali, NTB, dan NTT)
Regional VIII (Kalimantan) 924.928 16,58 688.065 14,39 236.863 34,42
Regional IX (Sulawesi,
669.691 12,00 500.756 10,47 168.935 33,74
Maluku, dan Papua)
Fleet 602.438 10,80 805.861 16,85 (203.423) (25,24)
Jumlah Pendapatan 5.579.315 4.781.968 797.347 16,67
128 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 129
>> Analisis & Pembahasan Manajemen atas Kinerja Usaha
04
Jumlah dan Kontribusi Segmen Operasi Berdasarkan Geografis terhadap Jumlah Aset MTF
Jumlah Aset
2024 2023 Kenaikan (Penurunan) 2023-2024
Berdasarkan Geografis Jumlah Kontribusi Jumlah Kontribusi Jumlah Kontribusi
(Rp Juta) (%) (Rp Juta) (%) (Rp Juta) (%)
Regional I (Sumatera) 2.215.841 6,44 1.745.446 5,9 470.395 26,95
Regional II (Sumatera) 1.975.441 5,74 1.907.732 6,42 67.709 3,55
Regional III (Banten
3.932.290 11,42 3.118.550 10,49 813.740 26,09
dan Jakarta)
Regional IV (Jabodebek) 4.000.388 11,62 3.345.820 11,23 654.568 19,56
Regional V (Jawa Barat) 2.049.049 5,95 1.706.071 5,74 342.978 20,10
Regional VI (Jawa Tengah dan
2.054.319 5,97 1.743.026 5,86 311.293 17,86
D.I Yogyakarta)
Regional VII (Jawa Timur,
3.578.879 10,40 2.841.407 9,56 737.472 25,95
Bali, NTB, dan NTT)
Regional VIII (Kalimantan) 4.465.745 12,97 3.650.156 12,28 815.589 22,34
Regional IX (Sulawesi,
3.301.495 9,59 2.769.148 9,32 532.347 19,22
Maluku, dan Papua)
Fleet 4.776.854 13,88 5.142.413 17,30 (365.559) (7,11)
Lain-lain 2.075.154 6,02 1.757.623 5,90 317.531 18,07
Jumlah Aset 34.425.455 29.727.392 4.698.063 15,80
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 129
Page 130
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
TINJAUAN
KEUANGAN
Analisis dan pembahasan kinerja keuangan pada laporan tahunan ini mengacu pada Laporan Keuangan.
Penyajian dan pengungkapan laporan keuangan Perusahaan disusun sesuai dengan Standar Akuntansi
Keuangan (SAK) di Indonesia yang mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan
Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia.
Posisi Keuangan
Uraian Pertumbuhan (Penurunan)
(Jutaan Rupiah)
2024 2023
Rp %
ASET
Kas dan Setara Kas 1.292.160 852.140 440.020 51,64
Piutang Pembiayaan Konsumen 26.719.179 22.361.823 4.357.356 19,49
Piutang Sewa Pembiayaan 5.395.158 5.347.572 47.586 0,89
Anjak Piutang 19.438 35.322 (15.884) (44,97)
Piutang Lain-lain 500.283 622.854 (122.571) (19,68)
Aset Pajak Tangguhan 84.726 100.789 (16.063) (15,94)
Piutang Derivatif 45.008 28.933 16.075 55,56
Aset Tetap 278.475 283.625 (5.150) (1,82)
Aset Lain-lain 91.028 94.334 (3.306) (3,50)
Jumlah Aset 34.425.455 29.727.392 4.698.063 15,80
LIABILITAS
Utang Usaha 604.208 1.017.137 (412.929) (40,60)
Utang Lain-lain 212.456 247.721 (35.265) (14,24)
Utang Pajak Kini 112.491 112.000 491 0,44
Beban yang Masih Harus Dibayar 247.941 262.098 (14.157) (5,40)
Pinjaman Bank 21.476.196 18.096.715 3.379.481 18,67
Surat Berharga yang Diterbitkan 6.681.925 5.687.515 994.410 17,48
Liabilitas Imbalan Kerja Karyawan 213.162 274.546 (61.384) (22,36)
Utang derivatif 12.654 0 12.654 -
Jumlah Liabilitas 29.561.033 25.697.732 3.863.301 15,03
EKUITAS
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 250.000 250.000 0 0,00
Penghasilan Komprehensif lain:
Pengukuran Kembali atas Liabilitas Imbalan Kerja
(7.155) (38.390) 31.235 (81,36)
Karyawan - Neto
Keuntungan/(Kerugian) Kumulatif atas Instrumen
(17.423) 2.802 (20.225) (721,81)
Derivatif Untuk Lindung Nilai Arus Kas - Neto
Saldo Laba
Sudah Ditentukan Penggunaannya 50.000 50.000 0 0,00
Belum Ditentukan Penggunaannya 4.589.000 3.765.248 823.752 21,88
Jumlah Ekuitas 4.864.422 4.029.660 834.762 20,72
130 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 131
>> Analisis & Pembahasan Manajemen atas Kinerja Usaha
04
Aset
Jumlah Aset Perseroan pada tahun 2024 dan 2023 masing-masing sebesar Rp34,43 triliun dan Rp29,73 triliun,
meningkat sebesar Rp4,7 triliun atau 15,8%. Penambahan atas jumlah aset tersebut mayoritas dikarenakan
kenaikan atas portofolio Piutang Pembiayaan Konsumen.
Liabilitas
Jumlah liabilitas pada tahun ini meningkat sebesar 15,03% atau Rp3,86 triliun dari Rp25,7 triliun pada tahun
2023 menjadi Rp29,56 triliun pada tahun 2024. Kenaikan terdapat pada pinjaman bank yang mengalami
peningkatan sebesar Rp3,38 miliar atau 18,67% dari sebesar Rp18,1 triliun pada tahun 2023 menjadi sebesar
Rp21,48 triliun pada tahun 2024.
Ekuitas
Pada tahun 2024, jumlah ekuitas Perseroan adalah Rp4,86 triliun, mengalami peningkatan sebesar Rp834,76
miliar atau 21,88% dibandingkan dengan jumlah ekuitas pada tahun 2023 sebesar Rp4,03 triliun. Peningkatan
tersebut disebabkan oleh meningkatnya laba bersih perusahaan.
Laba Rugi dan Penghasilan Pendapatan Bunga
Uraian Pertumbuhan (Penurunan)
(Jutaan Rupiah)
2024 2023
Rp %
Pendapatan 5.579.315 4.781.968 797.347 16,67
Beban-beban (4.075.148) (3.290.742) 784.406 23,84
Laba Sebelum Beban Pajak Final
1.504.167 1.491.226 12.941 0,87
dan Pajak Penghasilan
Beban Pajak Final (3.495) (3.427) 68 1,98
Laba Sebelum Beban Pajak Penghasilan 1.500.672 1.487.799 12.873 0,87
Beban Pajak Penghasilan (328.590) (326.698) 1.892 0,58
Laba Tahun Berjalan 1.172.082 1.161.101 10.981 0,95
Penghasilan Komprehensif 11.010 798 10.212 1.279,70
Total Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan 1.183.092 1.161.899 21.193 1,82
Laba per Saham Dasar (Rupiah Penuh) 469 464 5 1,08
Pendapatan
Pendapatan Perseroan di tahun 2024 naik sebesar Rp797,35 miliar atau 16,67% dari tahun sebelumnya,
yaitu sebesar Rp4,78 triliun menjadi Rp5,58 triliun. Uraian dari pendapatan tersebut adalah Pendapatan dari
Pendapatan Pembiayaan Konsumen, Pendapatan Sewa Pembiayaan, Pendapatan Anjak Piutang, Pendapatan
Bunga, dan Pendapatan Lain-lain–neto yang masing-masing sebesar Rp3,45 triliun, Rp678,7 miliar, Rp438 juta,
Rp17,47 miliar dan Rp1,43 triliun. Peningkatan terjadi pada pendapatan pembiayaan konsumen sebesar Rp453,14
miliar, sedangkan penurunan pendapatan terjadi pada pendapatan anjak piutang sebesar Rp471 miliar.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 131
Page 132
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Uraian Pertumbuhan (Penurunan)
(Jutaan Rupiah)
2024 2023
Rp %
Pendapatan dari Pembiayaan Konsumen 3.453.490 3.000.350 453.140 15,10
Pendapatan dari Sewa Pembiayaan 678.704 652.751 25.953 3,98
Pendapatan Anjak Piutang 438 909 (471) (51,82)
Pendapatan Bunga 17.473 17.134 339 1,98
Pendapatan Lain-lain Neto 1.429.210 1.110.824* 318.386 28,66
Jumlah Pendapatan 5.579.315 4.781.968* 797.347 16,67
*) Disajikan kembali
Beban-beban
Beban Perseroan pada tahun 2024 meningkat 23,84% menjadi Rp4,08 triliun dibandingkan dengan tahun
sebelumnya yaitu Rp3,29 triliun. Peningkatan signifikan terjadi pada beban keuangan Perseroan di tahun 2024
mencapai Rp1,91 triliun, naik 26,74% atau senilai Rp403,78 miliar dibandingkan beban keuangan tahun 2023 yang
sebesar Rp1,51 triliun. Peningkatan tersebut disebabkan meningkatnya bunga pinjaman yang diterima.
Uraian Pertumbuhan (Penurunan)
(Jutaan Rupiah)
2024 2023
Rp %
BEBAN-BEBAN
Beban Keuangan 1.913.946 1.510.165 403.781 26,74
Gaji dan Tunjangan 775.231 802.194 (26.963) (3,36)
Umum dan Administrasi 413.178 349.836 63.342 18,11
Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai:
Pembiayaan Konsumen 885.498 726.080* 159.418 21,96
Sewa Pembiayaan 83.288 7.651* 75.637 988,59
Anjak Piutang 14.874 (9.057) 23.931 264,23
Piutang Lain-lain (10.867) (96.127) 85.260 88,70
Jumlah Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai 972.793 599.479 373.314 62,27
Jumlah Beban 4.075.148 3.290.742* 784.406 23,84
*) Disajikan kembali
Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai
Penyisihan kerugian penurunan nilai tahun 2024 sebesar Rp972,79 miliar, meningkat 62,27% atau senilai Rp373,31
miliar dibandingkan tahun 2023 yang sebesar Rp599,48 miliar. Kenaikan kerugian penurunan nilai selaras dengan
peningkatan portofolio piutang pembiayaan diserta penurunan kualitas pembiayaan selama tahun 2024.
Laba (Rugi) Tahun Berjalan
Laba (rugi) sebelum beban pajak final dan pajak penghasilan didapatkan dari akumulasi antara pendapatan
dan beban-beban. Dengan pendapatan dan beban-beban seperti yang telah dijelaskan di atas, di tahun 2024,
Perseroan membukukan laba sebelum beban pajak final dan pajak penghasilan sebesar Rp1,50 triliun, meningkat
0,87% atau senilai Rp12,94 miliar dari pembukuan laba (rugi) sebelum beban pajak final dan pajak penghasilan
132 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 133
>> Analisis & Pembahasan Manajemen atas Kinerja Usaha
04
tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp1,49 triliun. Hal tersebut disebabkan oleh meningkatnya pendapatan
pembiayaan konsumen dan sewa pembiayaan MTF di tahun 2023 masing-masing sebesar 15,10% dan 3,98%
atau sebesar Rp453,14 miliar dan Rp25,95 miliar.
Uraian Pertumbuhan (Penurunan)
(Jutaan Rupiah)
2024 2023
Rp %
LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN
Pendapatan 5.579.315 4.781.968* 797.347 16,67
Beban-beban (4.075.148) (3.290.742)* 784.406 23,84
Laba (Rugi) Sebelum Beban Pajak Final
1.504.167 1.491.226 12.941 0,87
dan Pajak Penghasilan
Beban Pajak Final (3.495) (3.427) 68 1,98
Laba (Rugi) Sebelum Beban Pajak Penghasilan 1.500.672 1.487.799 12.873 0,87
Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan (328.590) (326.698) 1.892 0,58
Laba (Rugi) Tahun Berjalan 1.172.082 1.161.101 10.981 0,95
*) Disajikan kembali
Total Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan
Total penghasilan komprehensif tahun berjalan didapatkan dari akumulasi antara laba (rugi) tahun berjalan
dan penghasilan komprehensif lain. Penghasilan komprehensif lain setelah pajak tahun 2024 sebesar Rp1,18
triliun, mengalami peningkatan sebesar 1,82% atau senilai Rp21,19 miliar dari tahun 2023 sebesar Rp1,16 triliun.
Adanya peningkatan pada penghasilan komprehensif lain disebabkan karena meningkatnya bagian efektif dari
keuntungan instrumen lindung nilai dalam rangka lindung nilai arus kas.
Uraian Pertumbuhan (Penurunan)
(Jutaan Rupiah)
2024 2023
Rp %
TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN
Laba (Rugi) Tahun Berjalan 1.172.082 1.161.101 10.981 0,95
Penghasilan Komprehensif Lain 11.010 798 10.212 1.279,70
Pos yang Tidak Akan Direklasifikasi Ke Laba Rugi
Pengukuran Kembali atas Liabilitas
40.044 (10.502) 50.546 481,30
Imbalan Kerja Karyawan
Pajak Penghasilan Terkait (8.809) 2.310 (11.119) (481,34)
Sub Jumlah 31.235 (8.192) 39.427 481,29
Pos yang Akan Direklasifikasi Ke Laba Rugi:
Bagian Efektif dari Kerugian Instrumen Lindung
(25.929) 11.525 (37.454) (324,98)
Nilai dalam Rangka Lindung Nilai Arus Kas
Pajak Penghasilan Terkait 5.704 (2.535) 8.239 325,01
Sub Jumlah (20.225) 8.990 (29.215) (324,97)
Penghasilan Komprehensif Lain - Setelah Pajak 11.010 798 10.212 1.279,70
Total Penghasilan (Kerugian) Komprehensif
1.183.092 1.161.899 21.193 1,82
Tahun Berjalan
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 133
Page 134
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Laporan Arus Kas
Arus kas memberikan gambaran tentang penerimaan dan pengeluaran kas Perseroan. Seperti yang terlihat pada
tabel di atas, baik kas neto yang digunakan untuk aktivitas operasi, kas neto yang digunakan untuk aktivitas investasi,
serta kas neto yang diperoleh dari aktivitas pendanaan, mengalami penurunan yang kemudian menyebabkan kas
dan setara kas Perseroan di akhir tahun mengalami penurunan seperti yang akan diuraikan berikut ini.
Uraian Pertumbuhan (Penurunan)
(Jutaan Rupiah)
2024 2023
Rp %
Arus Kas dari Aktivitas Operasi (3.443.243) (4.420.498) (977.255) (22,11)
Arus Kas dari Aktivitas Investasi (65.844) (118.954) (53.110) (44,65)
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan 3.949.107 4.551.156 (602.049) (13,23)
Kenaikan (Penurunan) Neto Kas dan Setara Kas 440.020 11.704 428.316 3.659,57
Kas dan Setara Kas pada Awal Tahun 852.140 840.436 11.704 1,39
Kas dan Setara Kas pada Akhir Tahun 1.292.160 852.140 440.020 51,64
Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi di tahun 2024 berjumlah defisit Rp3,44 triliun, mengalami
penurunan 22,11% dari tahun 2023 yang diperoleh berjumlah defisit Rp4,42 triliun. Seperti yang terlihat pada
tabel di bawah, penurunan jumlah defisit dikarenakan salah satunya pembiayaan anjak piutang menurun 79,36%
dari tahun 2023.
Uraian Pertumbuhan (Penurunan)
(Jutaan Rupiah)
2024 2023
Rp %
Penerimaan Kas dari Konsumen:
Pembiayaan Konsumen 27.896.386 24.738.302* 3.158.084 12,77
Sewa Pembiayaan 4.193.421 4.099.252 94.169 2,30
Anjak Piutang 1.445 7.000 (5.555) (79,36)
Pembiayaan Bersama 12.611.438 12.782.010 (170.572) (1,33)
Pendapatan Bunga Simpanan Bank 13.978 13.688 290 2,12
Pendapatan Penalti 202.567 148.794 53.773 36,14
Penerimaan dari Piutang yang Telah Dihapusbukukan 182.787 161.497* 21.290 13,18
Penerimaan Tagihan Kelebihan Pajak - - - -
Premi Asuransi 1.791.375 1.651.382 139.993 8,48
Pengeluaran Kas Untuk:
Pembayaran Fasilitas Pembiayaan Bersama (9.484.182) (10.632.638) (1.148.456) (10,80)
Pembayaran Kepada Penyalur Kendaraan (36.306.565) (33.458.424) 2.848.141 8,51
Pembayaran Beban Keuangan (1.902.137) (1.492.506) 409.631 27,45
Pembayaran Pajak Penghasilan (315.141) (324.758) (9.617) (2,96)
Pembayaran Gaji dan Tunjangan (862.249) (772.663) 89.586 11,59
Pembayaran Beban Umum dan Administrasi (303.074) (340.005) (36.931) (10,86)
Pembayaran Kepada Perusahaan Asuransi (1.163.292) (1.001.429) 161.863 16,16
Kas Neto yang Diperoleh dari (Digunakan Untuk)
(3.443.243) (4.420.498) (977.255) (22,11)
Aktivitas Operasi
*) Disajikan kembali
134 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 135
>> Analisis & Pembahasan Manajemen atas Kinerja Usaha
04
Arus Kas dari Aktivitas Investasi
Di tahun 2024, penggunaan kas bersih untuk aktivitas investasi tercatat sebesar Rp65,84 miliar, turun 44,65%
dibandingkan tahun 2023 yang berjumlah Rp118,95 miliar. Penurunan kas bersih untuk aktivitas investasi
disebabkan oleh penurunan pembelian peralatan kantor, bangunan entitas di tahun 2024 sebesar 37,82%
dibanding tahun 2023.
Uraian Pertumbuhan (Penurunan)
(Jutaan Rupiah)
2024 2023
Rp %
Pembelian Aset Tetap (54.028) (86.892) (32.864) (37,82)
Perolehan Aset Hak Guna (12.126) (32.191) (20.065) (62,33)
Penjualan Aset Tetap 310 129 181 140,31
Kas Neto yang Digunakan untuk Aktivitas Investasi (65.844) (118.954) (53.110) (44,65)
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan tahun 2024 tercatat sebesar Rp3,95 triliun, menurun
dibandingkan tahun 2023 yang mana Perseroan memperoleh kas dari aktivitas pendanaan sebesar Rp4,55
triliun. Penurunan ini disebabkan oleh pembayaran pinjaman entitas yang meningkat di tahun 2024 sebesar
66,21% dibandingkan tahun 2023.
Uraian Pertumbuhan (Penurunan)
(Jutaan Rupiah)
2024 2023
Rp %
Penerimaan Pinjaman 26.309.467 17.276.376 9.033.091 52,29
Penerimaan Surat Berharga yang Diterbitkan 2.772.195 1.822.845 949.350 52,08
Pembayaran Pinjaman (22.984.649) (13.829.050) 9.155.599 66,21
Pembayaran Surat Berharga yang Diterbitkan (1.773.150) (472.000) 1.301.150 275,67
Pembayaran Beban Emisi Surat Berharga (8.764) (6.283) 2.481 39,49
Pembayaran Dividen Kas (348.330) (225.064) 123.266 54,77
Pembayaran Utang Sewa (17.662) (15.668) 1.994 12,73
Kas Neto yang Diperoleh dari (Digunakan untuk)
3.949.107 4.551.156 (602.049) (13,23)
Aktivitas Pendanaan
Kenaikan (Penurunan) Kas Bersih serta Kas dan Setara Kas Akhir Tahun
Dengan pembukuan pada kas neto yang digunakan untuk aktivitas operasi, kas neto yang digunakan untuk
aktivitas investasi, serta kas neto yang diperoleh dari aktivitas pendanaan seperti yang telah dijelaskan di atas,
kas dan setara kas di akhir tahun 2024 tercatat sebesar Rp1,29 triliun mengalami kenaikan 51,64% dari posisi
awal tahun sebesar Rp852,14 miliar. Hal ini di dominasi oleh pembayaran pinjaman yang meningkat sebesar
66,21% di tahun 2024 dibandingkan tahun 2023
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 135
Page 136
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
KEMAMPUAN PERSEROAN DALAM EFISIENSI
DAN MENGHASILKAN KEUNTUNGAN
Pertumbuhan
Uraian Satuan 2024 2023
(Penurunan)
PROFITABILITAS
Imbal Hasil Aset % 3,65 4,34 (0,69)
Imbal Hasil Aset*) % 4,37 5,00 (0,64)
Imbal Hasil Rata-rata Aset*) % 4,69 5,58 (0,89)
Imbal Hasil Ekuitas % 24,09 28,81 (4,72)
Imbal Hasil Rata-rata Ekuitas % 26,36 32,60 (6,24)
Jumlah Pendapatan/Jumlah Aset % 16,21 16,09 0,12
Laba Sebelum Pajak Penghasilan/Pendapatan % 26,96 31,18 (4,22)
Laba Bersih Setelah Pajak Tahun Berjalan/Pendapatan % 21,01 24,28 (3,27)
Rasio Efisiensi Biaya % 32,26 34,34 (2,08)
Rasio Lancar (kali) 1,24 1,09 0,15
ASET PRODUKTIF
Piutang Pembiayaan Bersih Kelolaan (Rp juta) 60.642.783 53.061.308 7.581.475
Piutang Pembiayaan-pembiayaan Bersama (Rp juta) 27.916.505 24.898.967 3.017.538
Piutang Bermasalah Kelolaan % 1,05 0,70 0,35
LIKUIDITAS
Jumlah Liabilitas/Jumlah Aset (kali) 0,86 0,86 0
Jumlah Liabilitas/Jumlah Ekuitas (kali) 6,08 6,38 (0,30)
Utang yang Berbunga/Jumlah Ekuitas**) (kali) 5,79 5,90 (0,11)
*) Menggunakan perhitungan laba sebelum pajak
**) Gearing Rasio
Rasio Profitabilitas
Rasio imbal hasil rata-rata aset dipergunakan untuk mengetahui kemampuan Perseroan dalam meraih laba dari
seluruh aset yang diinvestasikan. Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, rasio imbal hasil rata-rata aset
adalah sebesar 3,65% dan 4,34%.
Rasio Efisiensi
Cost Effiency Ratio (CER) tahun 2024 tercatat sebesar 32,26% atau mengalami penurunan dibandingkan dengan
tahun 2023 yang tercatat sebesar 34,34%. Penurunan CER ini disebabkan adanya efisiensi pada biaya-biaya dengan
peningkatan pada pendapatan Perseroan. Hal ini menunjukkan keberhasilan Perseroan dalam menumbuhkembangkan
bisnisnya yang tercermin dari pertumbuhan pendapatan, yang disertai dengan strategi efisiensi pada beban-beban.
136 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 137
>> Analisis & Pembahasan Manajemen atas Kinerja Usaha
04
Komposisi Beban Pembiayaan
Beban pembiayaan Perseroan per 31 Desember 2024 sebesar Rp1,91 triliun, naik 26,74% atau sebesar Rp403,78
miliar dari tahun sebelumnya.
Uraian Pertumbuhan (Penurunan)
(Jutaan Rupiah)
2024 2023
Rp %
Pinjaman Bank 1.152.592 921.592 231.000 25,07
Surat Berharga 386.154 354.777 31.377 8,84
Administrasi dan Provisi Bank 66.401 67.902 (1.501) (2,21)
Amortisasi Biaya Emisi Surat Berharga 4.129 3.716 413 11,11
Rugi/Laba Selisih Kurs (4.003) 591 (4.594) (777,33)
Lain-lain 2.447 2.584 (137) (5,30)
Bunga Pinjaman yang Diterima 304.021 156.527 147.494 94,23
Bunga Liabilitas Sewa 2.205 2.476 (271) (10,95)
Jumlah Beban Pembiayaan 1.913.946 1.510.165 403.781 26,74
Kemampuan Membayar Utang
Perseroan memiliki kemampuan yang memadai dalam melaksanakan kewajiban utang jangka pendek dan utang
jangka panjang. Hal ini dapat dilihat dari rasio solvabilitas. Sedangkan rasio likuiditas merupakan rasio untuk
mengukur kemampuan Perseroan dalam membayar utang jangka pendek.
Uraian Pertumbuhan
(Jutaan Rupiah)
2024 2023
(Penurunan)
RASIO LIKUIDITAS
Rasio Lancar (kali) 1,24 1,09 0,15
Rasio Kas (%) 9,91 6,75 3,16
RASIO SOLVABILITAS
Rasio Utang yang Berbunga terhadap Ekuitas 5,79 5,9 (0,11)
Rasio Utang terhadap Ekuitas, atau Debt to Equity Ratio (DER) (kali) 6,08 6,38 (0,30)
Rasio Utang terhadap Aset, atau Debt to Asset Ratio (DAR) (kali) 0,86 0,86 0,00
Rasio Likuiditas
Likuiditas Perseroan merupakan kemampuan Perseroan untuk memenuhi liabilitas jangka pendek dengan
menggunakan aset lancar yang dimilikinya. Likuiditas diukur dengan menggunakan rasio lancar (current ratio),
yaitu perbandingan antara aset lancar dengan liabilitas lancar dan rasio kas yang dihitung dengan perbandingan
antara kas dan setara kas dengan utang atau liabilitas lancar. Aset lancar terdiri dari aset yang akan jatuh tempo
kurang dari satu tahun. Di tahun 2024, rasio lancar Perseroan tercatat sebesar 1,24 kali, naik dibandingkan rasio
lancar tahun 2023 yang tercatat sebesar 1,09 kali. Adapun rasio kas mengalami kenaikan dari 6,75% di tahun
2023 menjadi 9,91% di tahun 2024.
Rasio Solvabilitas
Penurunan di tahun 2024 pada Rasio Utang terhadap ekuitas tercatat sebesar 6,08 kali, turun 0,30% dibandingkan
tahun 2023 sebesar 6,38 kali. Sedangkan rasio utang terhadap aset tahun 2024 terbilang sebesar 0,86 kali, tidak
ada perubahan yang signifikan dibandingkan tahun 2023 yang mencapai 0,86 kali.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 137
Page 138
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Tidak
Lebih dari
Kurang dari Lebih dari mempunyai
Uraian Satu Bulan
1-6 bulan 6 bulan sampai
kontrak jatuh
Nilai Tercatat
1 tahun
dengan 1 tahun
tempo
ASET
Kas dan Setara Kas 1.284.161 - - - - 1.284.161
Piutang Pembiayaan Konsumen 1.088.517 4.967.787 5.354.643 15.784.995 - 27.195.942
Piutang Sewa Pembiayaan 283.951 1.285.641 1.267.366 2.658.629 - 5.495.587
Anjak Piutang 577 2.896 3.475 27.800 - 34.748
Piutang Lain-lain 533.714 - - - - 533.714
Piutang Derivatif - 7.979 - 37.029 - 45.008
Aset Lain-lain 35.537 - - - - 35.537
Total Aset 3.226.457 6.264.303 6.625.484 18.508.453 - 34.624.697
LIABILITAS
Utang Usaha 604.208 - - - - 604.208
Utang Lain-lain 175.682 3.749 3.676 13.992 - 197.099
Utang Derivatif - - - 12.654 - 12.654
Beban yang Masih Harus Dibayar 3.118 244.823 - - - 247.941
Pinjaman yang Diterima 1.055.825 4.915.936 4.793.538 10.710.897 - 21.476.196
Surat Berharga yang Diterbitkan - 851.315 385.860 5.444.750 - 6.681.925
Total Liabilitas 1.838.833 6.015.823 5.183.074 16.182.293 - 29.220.023
Total Perbedaan Jatuh Tempo 1.387.624 248.480 1.442.410 2.326.160 - 5.404.674
Tabel di bawah ini menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual dari liabilitas keuangan berdasarkan pada
undiscounted cash flows pada tanggal 31 Desember 2024.
Lebih dari 6 Tidak
Kurang dari bulan sampai Lebih dari 1 mempunyai
Uraian Satu Bulan
1-6 bulan
dengan 1 tahun kontrak jatuh
Nilai Tercatat
tahun tempo
LIABILITAS
Utang Usaha 604.208 - - - - 604.208
Utang Lain-lain 175.370 4.149 3.890 15.414 - 198.823
Utang Derivatif - - - 12.654 - 12.654
Beban yang Masih Harus Dibayar 3.118 244.823 - - - 247.941
Pinjaman Bank 1.182.159 5.452.681 5.266.390 11.393.597 - 23.294.827
Surat Berharga yang Diterbitkan 10.534 1.056.443 580.679 6.335.280 - 7.982.936
Total Liabilitas 1.975.389 6.758.096 5.850.959 17.756.945 - 32.341.389
138 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 139
>> Analisis & Pembahasan Manajemen atas Kinerja Usaha
04
FASILITAS PEMBIAYAAN
DAN TINGKAT KOLEKTIBILITAS PIUTANG
Dalam menjalankan usahanya Perseroan selalu memperhatikan prinsip kehati-hatian (prudent). Setiap permohonan
kredit harus melalui proses analisis kredit secara cermat dan berbagai tahapan persetujuan. Pengelolaan portofolio
secara konservatif dilakukan dengan menerapkan penyisihan secara progresif atas semua piutang yang telah
masuk kategori ragu-ragu. Saat ini Perseroan menerapkan penyisihan piutang ragu-ragu berdasarkan review
terhadap status saldo pada akhir periode.
Perseroan konsisten melakukan penanganan dalam pembiayaan yang bermasalah dengan lebih menitikberatkan
prinsip kehati-hatian atau (prudent) dan menjaga ketaatan konsumennya untuk melakukan pembayaran tepat
waktu dengan cara reminding (mengingatkan), collecting (menagih), dan repossess (pengamanan aset). Perseroan
juga memiliki divisi penyelamatan kredit yang dinamakan Account Receivable Management Division yang
dipimpin oleh dua orang Account Receivable Division Head yang membawahi beberapa orang Account Receivable
Departemen Head dan setiap Account Receivable Department Head akan membawahi beberapa orang Remedial
Head dan Collection Head.
Tunggakan Piutang Pembiayaan Konsumen Berdasarkan Tunggakan Angsuran
Uraian 2024 2023 Pertumbuhan (Penurunan)
(Jutaan Rupiah) Rp % Rp % Rp %
Jumlah Piutang 64.807.461 100,00 56.405.366 100,00 8.402.095 14,90
Lancar 61.649.097 95,13 53.888.430 95,54 7.760.667 14,40
Tunggakan 1 - 90 hari 2.426.559 3,74 2.030.050 3,60 396.509 19,53
Tunggakan 91 - 120 hari 232.364 0,36 227.964 0,40 4.400 1,93
Tunggakan 121 - 180 hari 239.369 0,37 250.250 0,44 (10.881) (4,35)
Tunggakan >180 hari
260.072 0,40 8.672 0,02 251.400 2.898,99
(Piutang Non Performing)
Piutang Pembiayaan Konsumen
Uraian Pertumbuhan (Penurunan)
(Jutaan Rupiah)
2024 2023
Rp %
Jumlah Piutang 32.787.494 27.898.155 4.889.339 17,53
Pendapatan Pembiayaan Konsumen
(5.591.552) (5.188.438) 403.114 7,77
yang Belum Diakui
Piutang Pembiayaan Konsumen Bersih 27.195.942 22.709.717 4.486.225 19,75
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 139
Page 140
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Tunggakan Piutang Sewa Pembiayaan Konsumen
Berdasarkan Tunggakan Angsuran
Uraian 2024 2023 Pertumbuhan (Penurunan)
(Jutaan Rupiah) Rp % Rp % Rp %
Jumlah Piutang 6.450.469 100,00 6.265.251 100,00 185.218 2,96
Lancar 5.933.063 91,98 5.998.708 95,75 (65.645) (1,09)
Tunggakan 1 - 90 hari 482.074 7,47 244.470 3,90 237.604 97,19
Tunggakan 91 - 120 hari 10.840 0,17 6.605 0,10 4.235 64,12
Tunggakan 121 - 180 hari 14.496 0,22 15.468 0,25 (972) (6,28)
Tunggakan >180 hari
9.996 0,15 - - - -
(Piutang Non Performing)
Piutang Sewa Pembiayaan Konsumen
Uraian Pertumbuhan (Penurunan)
(Jutaan Rupiah)
2024 2023
Rp %
Jumlah Piutang 6.450.469 6.265.251 185.218 2,96
Pendapatan Pembiayaan Konsumen
(932.482) (820.377) 112.105 13,67
yang Belum Diakui
Piutang Pembiayaan Konsumen Bersih 5.495.587 5.416.865 78.722 1,45
Tunggakan Piutang Anjak Berdasarkan Tunggakan Angsuran
Uraian 2024 2023 Pertumbuhan (Penurunan)
(Jutaan Rupiah) Rp % Rp % Rp %
Jumlah Piutang 49.867 100,00 50.954 100,00 (1.087) (2,13)
Lancar - - 50.954 100,00 (50.954) (100,00)
Tunggakan 1 - 90 hari - - - - - -
Tunggakan 91 - 120 hari 49.867 - - - 49.867 100
Tunggakan 121 - 180 hari - - - - - -
Tunggakan >180 hari
- - - - - -
(Piutang Non Performing)
Piutang Anjak
Uraian Pertumbuhan (Penurunan)
(Jutaan Rupiah)
2024 2023
Rp %
Jumlah Piutang 49.867 50.954 (1.087) (2,13)
Pendapatan Pembiayaan Konsumen
(15.119) (15.196) (77) (0,51)
yang Belum Diakui
Piutang Pembiayaan Konsumen Bersih 34.748 35.758 (1.010) (2,82)
140 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 141
>> Analisis & Pembahasan Manajemen atas Kinerja Usaha
04
Belum Jatuh Tempo dan Tidak
Mengalami Penurunan Nilai Jatuh Tempo dan
Mengalami Cadangan Kerugian
Uraian Tidak Mengalami Jumlah
Penurunan Nilai Penurunan Nilai
High Grade Standard Grade Penurunan Nilai
Kas dan Setara Kas 1.284.161 - - - - 1.284.161
Piutang Pembiayaan
12.906.953 12.847.456 1.057.674 383.859 (476.763) 26.719.179
Konsumen
Piutang Sewa
3.054.512 2.018.162 253.369 169.544 (100.429) 5.395.158
Pembiayaan Konsumen
Anjak Piutang - - - 34.748 (15.310) 19.438
Piutang Lain-lain 500.283 - - 33.431 (33.431) 500.283
Piutang Derivatif 45.008 - - - - 45.008
Aset Lain-lain 35.537 - - - - 35.537
Total Aset 17.826.454 14.865.618 1.311.043 621.582 (625.933) 33.998.764
Penjelasan pembagian kualitas kredit yang diberikan yang belum jatuh tempo dan tidak mengalami penurunan nilai:
1. High grade, yaitu tidak pernah mengalami tunggakan sebelumnya.
2. Standard grade, yaitu pernah mengalami tunggakan sebelumnya namun sampai saat ini belum terdapat
keterlambatan dalam pembayaran cicilan pokok dan bunga.
Piutang pembiayaan konsumen dan piutang sewa pembiayaan yang pembayaran angsurannya menunggak lebih
dari 90 hari diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang mengalami penurunan nilai. Sebagai jaminan atas piutang
pembiayaan konsumen yang diberikan, Perseroan menerima jaminan dari konsumen berupa Bukti Pemilikan
Kendaraan Bermotor (BPKB) atas kendaraan bermotor yang dibiayai Perseroan.
Tabel berikut menunjukkan aging analysis terhadap piutang pembiayaan yang telah jatuh tempo tetapi tidak
mengalami penurunan nilai:
Uraian
1-30 hari 31-60 hari 61-90 hari Jumlah
(Jutaan Rupiah)
PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN
Perorangan 710.096 290.422 162.694 1.163.212
PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN KONSUMEN
Korporasi 71.321 92.487 228.196 392.004
Jumlah Aset 781.417 382.909 390.890 1.555.216
Aset Produktif
Aset produktif Perseroan terdiri dari Piutang Pembiayaan Konsumen Kelolaan, Piutang Bermasalah (Non Performing
Loan), Likuiditas dan Solvabilitas, serta informasi keuangan lainnya. Secara rinci, perolehan aset produktif adalah
sebagai berikut:
Uraian Pertumbuhan (Penurunan)
(Jutaan Rupiah)
2024 2023
Rp %
Piutang Pembiayaan Bersih Kelolaan 60.642.783 53.061.308 7.581.475 14,29
Piutang Pembiayaan-pembiayaan Bersama 27.916.505 24.898.967 3.017.538 12,12
Piutang Bermasalah (%) 1,05% 0,70% 0,35% 50,00
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 141
Page 142
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
STRUKTUR MODAL DAN KEBIJAKAN
MANAJEMEN ATAS STRUKTUR MODAL
Kebijakan Struktur Modal
Tujuan Perseroan dalam mengelola permodalannya adalah menjaga kelangsungan usaha Perseroan untuk dapat
memberikan hasil kepada pemegang saham dan manfaat kepada pemangku kepentingan lainnya, dan memelihara
optimalisasi struktur permodalan untuk mengurangi biaya modal. Dalam rangka memelihara atau menyesuaikan
struktur permodalan, Perseroan dapat menyesuaikan jumlah dividen yang dibayarkan kepada pemegang saham,
imbalan hasil modal kepada pemegang saham atau menerbitkan saham baru untuk mengurangi pinjaman. Konsisten
dengan pelaku industri lainnya, Perseroan memonitor permodalan berdasarkan gearing ratio. Rasio ini dihitung dari
nilai bersih pinjaman (termasuk Obligasi dan Medium-Term Notes) dibagi dengan jumlah modal. Jumlah modal
diambil dari ekuitas yang tercantum dalam laporan posisi keuangan.
Dalam mengelola permodalan, Perseroan melakukan analisa secara bulanan untuk memastikan bahwa Perseroan
tetap mengikuti POJK No. 35/POJK.05/2018 tanggal 27 Desember 2018 tentang Penyelenggaraan Usaha
Perusahaan Pembiayaan yang di antaranya mengatur ketentuan sebagai berikut:
1. Modal disetor Perseroan minimum sebesar Rp100.000.000.000;
2. Ekuitas perseroan minimum sebesar 50,00% dari modal disetor; dan
3. Jumlah pinjaman yang dimiliki perseroan dibandingkan modal sendiri dan utang subordinasi dikurangi
penyertaan (gearing ratio) ditetapkan setinggi-tingginya 10 kali, baik untuk pinjaman luar negeri maupun
dalam negeri.
Uraian Pertumbuhan (Penurunan)
(Jutaan Rupiah)
2024 2023
Rp %
Pinjaman 21.476.196 18.096.715 3.379.481 18,67
Surat Berharga yang Diterbitkan 6.681.925 5.687.515 994.410 17,48
Jumlah Pinjaman 28.158.121 23.784.230 4.373.891 18,39
Ekuitas 4.864.422 4.029.660 834.762 20,72
Gearing ratio (kali) 5,79 5,90 0 (1,86)
Perseroan senantiasa menjaga jumlah maksimum gearing ratio lebih kecil dari ketentuan yang ditetapkan melalui
analisa alternatif pembiayaan baik melalui pinjaman bank, penerbitan obligasi ataupun optimalisasi dana joint
financing. Perseroan juga menghitung biaya dana dari alternatif pembiayaan yang dipilih untuk memastikan biaya
dana tersebut dapat menghasilkan pendapatan maksimum bagi Perseroan.
Berdasarkan Peraturan Otoritas jasa keuangan No. 35/POJK. 05/2018 tanggal 27 Desember 2018 tentang
“Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan”. Perseroan telah memenuhi jumlah minimal ekuitas dan Batas
Maksimum Pemberian pembiayaan. Perseroan telah menghitung beberapa rasio antara lain:
142 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 143
>> Analisis & Pembahasan Manajemen atas Kinerja Usaha
04
Uraian Pertumbuhan (Penurunan)
(Jutaan Rupiah)
2024 2023
Rp %
Rasio Permodalan (%) 20,21 16,21 4,00 24,68
Rasio Ekuitas terhadap Modal Disetor (%) 1.945,77 1.611,86 333,91 20,72
Rasio Non-Performing Finance - Neto (%) 0,59 0,48 0,11 22,92
Rasio Non-Performing Finance - Gross (%) 1,05 0,70 0,35 50,00
Rasio Saldo Piutang Pembiayaan Neto terhadap
93,34 93,33 0,01 0,01
Total Aset (%)
Rasio Saldo Piutang Pembiayaan Neto terhadap
114,12 116,65 (2,53) (2,17)
Total Pendanaan (%)
Rasio Saldo Piutang Pembiayaan Investasi dan
Pembiayaan Modal Kerja Terhadap Total Saldo 56,12 56,72 (0,60) (1,06)
Piutang Pembiayaan (%)
Gearing ratio (kali) 5,79 5,9 (0,11) (1,86)
Jumlah Ekuitas (Rp-juta) 4.864.422 4.029.660 834.762,00 20,72
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas (Rp-juta) 34.425.455 29.727.392 4.698.063,00 15,80
Perincian Struktur Modal
Komposisi pendanaan antara pinjaman dan permodalan Perseroan dapat dilihat pada tabel dan grafik di bawah ini.
Uraian 2024 2023 Pertumbuhan (Penurunan)
(Jutaan Rupiah) Rp % Rp % Rp %
Pinjaman Bank 21.476.196 62,38 18.096.715 65,06 3.379.481 18,67
Surat Berharga yang
6.681.925 19,41 5.687.515 20,45 994.410 17,48
Diterbitkan
Jumlah Pinjaman 28.140.180 81,74 23.784.230 85,51 4.355.950 18,31
Ekuitas 4.864.422 14,13 4.029.660 14,49 834.762 20,72
Jumlah 34.425.455 100,00 27.813.890 100,00 6.611.565 23,77
Gearing ratio (kali) 5,79 - 5,90 - (0,11) (1,86)
IKATAN YANG MATERIAL
UNTUK INVESTASI BARANG MODAL
Perseroan tidak memiliki ikatan yang material untuk investasi barang modal.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 143
Page 144
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
REALISASI INVESTASI
BARANG MODAL
Jenis Barang Modal Tujuan
2024 2023
(Jutaan Rupiah) (Jutaan Rupiah)
Bangunan Penunjang pertumbuhan usaha Perseroan 682 2.460
Peralatan Kantor Penunjang pertumbuhan usaha Perseroan 46.295 70.147
Renovasi Bangunan Sewa Penunjang pertumbuhan usaha Perseroan 7.051 14.285
Aset Hak Guna Penunjang pertumbuhan usaha Perseroan 71.730 45.080
Jumlah 125.758 131.972
Investasi barang modal tahun 2024 sebesar Rp125,76 miliar, lebih rendah dari tahun 2023 sebesar Rp131,97 miliar,
yang didominasi oleh aset hak guna selama tahun 2024.
DAMPAK NILAI TUKAR
MATA UANG ASING
Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke mata uang rupiah dengan menggunakan kurs yang berlaku pada
tanggal transaksi. Pada tanggal laporan posisi keuangan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing
dijabarkan dengan kurs yang berlaku pada tanggal laporan posisi keuangan. Keuntungan dan kerugian selisih kurs
yang timbul dari transaksi dalam mata uang asing dan dari penjabaran aset serta liabilitas moneter dalam mata
uang asing, diakui pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. Pada tanggal 31 Desember 2024, kurs
nilai tukar yang digunakan kurs tengah Bank Indonesia sebesar Rp16.162 (nilai penuh) untuk 1 Dolar Amerika Serikat
(Dolar AS), 31 Desember 2023 adalah Rp15.416 (nilai penuh).
INFORMASI DAN FAKTA MATERIAL YANG TERJADI
SETELAH TANGGAL LAPORAN AKUNTAN
Periode 1 Januari 2024 sampai dengan terbitnya laporan tahunan ini terdapat informasi dan fakta material yang
terjadi. Adapun informasi dan fakta material tersebut sebagai berikut:
1. Penandatanganan Perjanjian Kredit Installment Loan 3 (IL 3) PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk
(CCBI) sebesar Rp 300.000.000.000 pada tanggal 20 Januari 2025.
2. Penandatanganan Perpanjangan Perjanjian Kerja Sama Pembiayaan Bersama dalam bentuk pembiayaan
Passenger Vehicle, Commercial Vehicle, dan Heavy Equipment kepada debitur komersial Bank Mandiri dan
berlaku sampai dengan 20 Februari 2026.
144 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 145
>> Analisis & Pembahasan Manajemen atas Kinerja Usaha
04
PERBANDINGAN ANTARA TARGET DAN REALISASI,
SERTA PROYEKSI SATU TAHUN KE DEPAN
PERBANDINGAN TARGET DAN REALISASI
Pada awal tahun buku 2024, Perseroan telah menetapkan sejumlah target yang hendak dicapai yang dituangkan
dalam RKAP 2024. Perbandingan pencapaian beberapa target yang ditetapkan dengan realisasi tahun buku 2024
adalah sebagai berikut:
Pencapaian Target Operasional dan Pemasaran
Uraian Target 2024 Realisasi 2024 Pencapaian (%)
Penyaluran Pembiayaan Baru (Rp-juta) 36.000.000 35.089.629 97,47
Saldo Piutang Pembiayaan (Rp-juta) 31.909.214 27.195.942 85,23
Pendapatan (Rp-juta) 5.538.057 5.579.315 100,74
Laba Tahun Berjalan (Rp-juta) 1.332.516 1.172.082 87,96
Struktur Modal/Gearing Ratio (kali) 5,02 5,79 115,34
NPF Gross (%) 0,8 1,05 131,25
NPF Netto (%) 0,58 0,59 101,72
Net Interest Margin (kali) 4,48 3,87 86,38
Biaya Pendidikan dan Pelatihan (Rp-juta) 21.333 21.128 99,04
Pencapaian kinerja tahun 2024 telah dilalui dengan baik. Hal tersebut dapat dilihat pada target dan hasil yang
dicapai. Pendapatan pada tahun 2024 mencapai Rp5,57 triliun atau senilai 100,74% dari target Rp5,53 triliun.
Pencapaian tersebut antara lain ditopang oleh meningkatnya pendapatan pembiayaan konsumen dan sewa
pembiayaan di tahun 2024.
PROYEKSI SATU TAHUN
KE DEPAN
Memasuki tahun 2025, Perseroan telah menetapkan sejumlah target yang dituangkan dalam RKAP 2025, antara lain:
Uraian Realisasi 2024 Proyeksi 2025
Penyaluran Pembiayaan Baru (Rp-juta) 35.089.629 40.000.000
Saldo Piutang Pembiayaan (Rp-juta) 27.195.942 40.536.195
Pendapatan (Rp-juta) 5.579.315 6.992.529
Laba Tahun Berjalan (Rp-juta) 1.172.082 1.304.282
Struktur Modal/Gearing Ratio (kali) 5,79 5,84
NPF Gross (%) 1,05 1,41
NPF Netto (%) 0,59 1,12
Net Interest Margin (kali) 3,87 3,60
Biaya Pendidikan dan Pelatihan (Rp-juta) 21.128 22,963
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 145
Page 146
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
PROSPEK USAHA DAN
PROYEKSI KINERJA TAHUN 2025
Dana Moneter Internasional (IMF) memproyeksikan Sementara itu, untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia
bahwa pertumbuhan ekonomi global pada tahun tahun 2025, sejumlah lembaga internasional
2025 akan stabil di angka 3,3%, sedikit meningkat dari meramalkan pertumbuhan ekonomi Indonesia
proyeksi sebelumnya yang menyatakan pertumbuhan cenderung stabil di kisaran 5%. IMF memperkirakan
sebesar 3,2% untuk tahun 2024. Meskipun terdapat ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,1% pada 2025,
optimisme terkait pertumbuhan ekonomi tahun sama dengan proyeksi Bank Dunia. Selanjutnya,
2025, IMF memberi sinyal bahwa ketidakpastian The Organization for Economic Cooperation and
kebijakan dan perbedaan pertumbuhan di antara Development (OECD) memperkirakan pertumbuhan
negara-negara semakin melebar. Negara-negara ekonomi Indonesia 2025 sebesar 5,2%, sedangkan
maju diperkirakan akan mengalami pertumbuhan Asian Development Bank (ADB) memprediksi ekonomi
yang lebih baik, sementara negara berkembang Indonesia 2025 tumbuh sebesar 5%. Adapun Bank
cenderung stagnan, menciptakan tantangan bagi Indonesia meramalkan pertumbuhan ekonomi pada
kebijakan ekonomi global yang lebih inklusif. 2025 bakal tumbuh pada kisaran 4,7%-5,5%. Secara
spesifik, sesuai dengan asumsi dasar ekonomi
Selaras dengan itu, inflasi global diperkirakan akan makro 2025 pada Anggaran Pendapatan dan Belanja
terus menurun. IMF memproyeksikan angka inflasi Negara Tahun 2025, pemerintah memproyeksikan
tahun 2025 mencapai 4,2%. Penurunan inflasi ini pertumbuhan ekonomi tahun 2025 sebesar 5,2%.
merupakan hasil dari upaya global untuk mengatasi
lonjakan harga yang terjadi akibat pandemi dan Terkhusus kinerja sektor jasa keuangan tahun 2025,
konflik geopolitik. Meskipun demikian, tekanan harga OJK optimistis kinerja sektor ini tetap tumbuh
masih ada di beberapa negara, dan tantangan seperti positif. Piutang pembiayaan dari Perusahaan
ketegangan perdagangan serta perubahan kebijakan Pembiayaan diproyeksikan tumbuh 8-10% dengan
pemerintahan baru dapat memengaruhi prospek mencermati kondisi penjualan kendaraan bermotor
pertumbuhan. Untuk itu, meskipun ada kemajuan yang menurun. Proyeksi yang sedikit lebih rendah
dalam mengendalikan inflasi, risiko jangka pendek disampaikan oleh Asosiasi Perusahaan Pembiayaan
tetap ada dan dapat berdampak pada permintaan Indonesia (APPI) yaitu piutang pembiayaan industri
dan investasi di banyak negara. multifinance hanya akan tumbuh 7%-8% pada
2025. Di tengah optimisme tersebut, Gabungan
Secara keseluruhan, proyeksi IMF tahun 2025 Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO)
menunjukkan harapan terciptanya stabilitas ekonomi memperkirakan penjualan mobil di Indonesia tahun
global, walau tetap disertai dengan tantangan yang 2025 bangkit dan kembali mencapai angka satu juta
signifikan. Dengan pertumbuhan yang masih di unit. Optimisme tersebut didasari beberapa faktor,
bawah rata-rata pra-pandemi dan ketidakpastian dari tren penjualan mobil yang semakin meningkat di
yang terus berlanjut, negara-negara di seluruh luar Jawa-Bali, hingga stabilnya politik nasional.
dunia perlu mengadopsi strategi yang adaptif dan
kolaboratif untuk mendorong pertumbuhan yang Sejalan dengan proyeksi di atas, Perseroan telah
berkelanjutan. Kinerja ekonomi AS yang diperkirakan menetapkan sejumlah target Tahun 2025. Target
tumbuh sebesar 2,7% dan Tiongkok dengan 4,6% tersebut di antaranya pertumbuhan penyaluran
menunjukkan adanya perbedaan dalam dinamika pembiayaan baru dan profit di atas pertumbuhan
pertumbuhan antarnegara yang harus diperhatikan industri atau lebih dari 10% dibandingkan pencapaian
dalam merumuskan kebijakan ekonomi global. tahun 2024. Untuk meraih target tersebut, di tahun
146 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 147
>> Analisis & Pembahasan Manajemen atas Kinerja Usaha
04
2025 Perseroan telah menetapkan strategi dengan dikurangi penyisihan untuk cadangan dibagikan
tema “Strengthening the CORE, Championing in kepada pemegang saham sebagai dividen.
Captive Ecosystem” yang berarti Perseroan akan
fokus dalam mengembangkan ekosistem captive Dasar Kebijakan Pembagian Dividen
dan memperkuat kompetensi inti dengan melibatkan 1. Anggaran Dasar Perseroan Pasal 18 ayat 1:
fondasi yang telah dibangun agar Perseroan dapat Laba Bersih Perseroan dalam satu tahun buku
menyalurkan pembiayaan baru yang berfokus pada seperti tercantum dalam neraca dan perhitungan
segmen target yang tepat untuk menghasilkan laba rugi yang telah disahkan oleh RUPS Tahunan
pembiayaan baru yang berkualitas. dan merupakan saldo laba yang positif, dibagi
menurut cara penggunaannya yang ditentukan
Kebijakan Dividen oleh RUPS tersebut.
Sebelum berakhirnya tahun keuangan, Perseroan 2. Akta Perjanjian Pemegang Saham No. 5
wajib menyisihkan jumlah tertentu dari laba bersih Tanggal 6 Februari 2009 Pasal 14 ayat 1 :
untuk cadangan dan penyisihan tersebut dilakukan Pembagian dividen dapat dilakukan jika terdapat
sampai cadangan mencapai sekurangnya 20% dari saldo laba positif dan sepanjang kondisi keuangan
jumlah modal ditempatkan dan disetor. TFS telah memperhitungkan nilai pencadangan
sesuai kebijakan pemegang saham dan telah
Berdasarkan Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 mencapai target profit tahunan, dengan besarnya
tentang Perseroan Terbatas, pembagian dividen dividen berkisar antara 35%-40% dari jumlah laba
dilakukan berdasarkan keputusan Rapat Umum bersih TFS kecuali ditentukan lain dalam RUPS.
Pemegang Saham. Penggunaan laba bersih
termasuk penentuan jumlah penyisihan untuk Kronologis Pembagian Dividen
cadangan diputuskan oleh RUPS dan dalam hal RUPS Kronologis pembagian dividen Perseroan pada 2
tidak menentukan lain, seluruh laba bersih setelah tahun buku terakhir adalah sebagai berikut:
Pembayaran Dividen di Tahun 2024 Pembayaran Dividen di Tahun 2023
Uraian
(Dividen Saham Tahun Buku 2023) (Dividen Saham Tahun Buku 2022)
Laba Bersih (Rp-juta) 1.161.101 750.213
Jumlah Dividen (Rp-juta) 348.330 225.064
Dividen per Saham (Rp) 139,33 90,03
Payout Ratio (%) 30 30
Tanggal Pengumuman 28 Juni 2024 28 Juni 2023
Tanggal Pembayaran 10 Juli 2024 6 Juli 2023
KEPATUHAN
PEMBAYARAN PAJAK
Perseroan memiliki kontribusi kepada negara kewajiban PPh Badan. PPh Badan yang disetorkan
yang diwujudkan melalui pemenuhan kewajiban untuk tahun 2024 adalah sebesar Rp291,73
perusahaan sebagai wajib pajak dan sebagai miliar atau berkurang sebesar Rp27,38 miliar
pemotong/pemungut pajak. Sebagai wajib pajak, dibandingkan dengan tahun 2023 yang tercatat
kontribusi terbesar Perseroan adalah memenuhi sebesar Rp319,11 miliar.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 147
Page 148
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Pemenuhan Kewajiban Pajak
Pertumbuhan (Penurunan)
Kantor Peraturan Pajak 2024 2023
Rp Jutaan %
Pusat PPh Badan 291.732 319.107 (27.375) (8,58)
PPN 139.364 109.628 29.736 27,12
Daerah PPh dengan Entitas Induk 130.919 131.021 (102) (0,08)
PBB 339 127 212 166,93
Jumlah 562.354 559.883 2.471 0,44
PROGRAM KEPEMILIKAN SAHAM
OLEH KARYAWAN DAN/ATAU MANAJEMEN
Hingga akhir tahun 2024, Perseroan tidak memiliki Program Kepemilikan Saham oleh Karyawan (ESOP) dan/atau
Manajemen (MSOP). Perseroan juga belum pernah melakukan Penawaran Umum Perdana Saham sebagai aksi
korporasi yang memungkinkan kepemilikan saham oleh publik maupun manajemen dan/atau karyawan. Dengan
demikian, tidak terdapat informasi terkait ESOP/MSOP yang dilakukan Perseroan.
INFORMASI MATERIAL MENGENAI INVESTASI,
EKSPANSI, DIVESTASI, PENGGABUNGAN/PELEBURAN
USAHA, AKUISISI, RESTRUKTURISASI UTANG/MODAL
Tidak terdapat informasi material mengenai investasi, ekspansi, divestasi, penggabungan usaha, akuisisi, dan/atau
restrukturisasi utang/modal di tahun 2024.
148 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 149
>> Analisis & Pembahasan Manajemen atas Kinerja Usaha
04
REALISASI PENGGUNAAN
DANA HASIL PENAWARAN UMUM
Berikut disampaikan laporan realisasi penggunaan dana penawaran umum obligasi yang dilakukan Perseroan di
tahun 2024.
Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum
Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan Tahun 2024
Uraian Realisasi 2024
Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas
Jenis Penawaran Umum
Finance Tahap III Tahun 2024
Tanggal Efektif 27 Juni 2023
Nilai Realisasi Hasil Penawaran Umum
Jumlah Hasil Penawaran Umum 1.163.085.000.000
Biaya Penawaran Umum 2.925.687.043
Hasil Bersih 1.160.159.312.957
Rencana Penggunaan Dana
Modal Kerja 1.160.159.312.957
Jumlah 1.160.159.312.957
Realisasi Penggunaan Dana
Modal Kerja 1.160.159.312.957
Jumlah 1.160.159.312.957
Sisa Hasil Penawaran Umum -
Uraian Realisasi 2024
Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas
Jenis Penawaran Umum
Finance Tahap IV Tahun 2024
Tanggal Efektif 27 Juni 2023
Nilai Realisasi Hasil Penawaran Umum
Jumlah Hasil Penawaran Umum 1.609.110.000.000
Biaya Penawaran Umum 4.049.946.998
Hasil Bersih 1.605.060.053.002
Rencana Penggunaan Dana
Modal Kerja 1.605.060.053.002
Jumlah 1.605.060.053.002
Realisasi Penggunaan Dana
Modal Kerja 1.605.060.053.002
Jumlah 1.605.060.053.002
Sisa Hasil Penawaran Umum -
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 149
Page 150
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
INFORMASI TRANSAKSI MATERIAL YANG
MENGANDUNG BENTURAN KEPENTINGAN
DAN/ATAU TRANSAKSI DENGAN PIHAK AFILIASI
Transaksi Benturan Kepentingan b. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau
dan/atau Transaksi dengan ventura bersama dari entitas lain (atau entitas
Pihak Afiliasi asosiasi atau ventura bersama yang merupakan
Benturan Kepentingan adalah perbedaan antara anggota suatu kelompok usaha, yang mana
kepentingan ekonomis perusahaan dengan entitas lain tersebut adalah anggotanya).
kepentingan ekonomis pribadi anggota direksi, c. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama
anggota dewan komisaris, pemegang saham utama, dari pihak ketiga yang sama.
atau Pengendali yang dapat merugikan perusahaan d. Satu entitas adalah ventura bersama dari
terbuka dimaksud. entitas ketiga dan entitas yang lain adalah
entitas asosiasi dari entitas ketiga.
Transaksi afiliasi adalah setiap aktivitas dan/atau e. Entitas tersebut adalah suatu program
transaksi yang dilakukan oleh perusahaan atau imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja dari
perusahaan terkendali dengan Afiliasi dari perusahaan Perseroan atau entitas yang terkait dengan
atau Afiliasi dari anggota direksi, anggota dewan Perseroan. Jika Perseroan adalah entitas
komisaris, pemegang saham utama, atau Pengendali, yang menyelenggarakan program tersebut,
termasuk setiap aktivitas dan/atau transaksi maka entitas sponsor juga berelasi dengan
yang dilakukan oleh perusahaan atau perusahaan Perseroan.
terkendali untuk kepentingan Afiliasi dari perusahaan f. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan
atau Afiliasi dari anggota direksi, anggota dewan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam
komisaris, pemegang saham utama, atau Pengendali. huruf (a).
g. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a)(i)
Tahun 2024 Perseroan tidak memiliki transaksi memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau
benturan kepentingan. merupakan personil manajemen kunci entitas
(atau entitas induk dari entitas).
Kebijakan Tentang Pihak Berelasi
Perseroan mempunyai transaksi dengan pihak Seluruh transaksi dengan pihak-pihak berelasi telah
berelasi. Definisi suatu pihak dianggap berelasi diungkapkan di catatan atas laporan keuangan.
dengan Perseroan jika:
1. Orang atau anggota keluarga dekatnya mempunyai Kewajaran dan Alasan
relasi dengan Perseroan jika orang tersebut: Dilakukannya Transaksi
a. memiliki pengendalian atau pengendalian Dalam kegiatan normal usaha, Perseroan melakukan
bersama atas Perseroan; transaksi dengan pihak berelasi karena hubungan
b. memiliki pengaruh signifikan atas Perseroan; atau kepemilikan dan/atau kepengurusan. Transaksi
c. merupakan personil manajemen kunci dengan pihak berelasi tersebut dilaksanakan dengan
Perseroan atau entitas induk dari Perseroan. syarat dan kondisi yang sama sebagaimana dilakukan
2. Suatu entitas berelasi dengan Perseroan jika dengan pihak tidak berelasi. Perseroan mendapatkan
memenuhi salah satu hal berikut: suku bunga yang serupa untuk fasilitas pinjaman bank
a. Entitas dan Perseroan adalah anggota dari dengan pihak berelasi dan pihak ketiga. Perseroan juga
kelompok usaha yang sama (artinya entitas menggunakan suku bunga yang serupa antara pihak
induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya berelasi dan pihak ketiga dalam rangka pemberian
saling berelasi dengan entitas lainnya). piutang pembiayaan konsumen.
150 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 151
>> Analisis & Pembahasan Manajemen atas Kinerja Usaha
04
• Alasan Dilakukannya Transaksi perorangan yang mempunyai keterkaitan
Seluruh transaksi yang dilakukan Perseroan, kepemilikan atau kepengurusan secara langsung
termasuk transaksi dengan pihak berelasi, dilakukan maupun tidak langsung dengan Perseroan. Tabel
dengan tujuan pengembangan usaha. di bawah menunjukkan perincian pihak-pihak
• Nama dan Sifat Hubungan Berelasi berelasi dengan Perseroan beserta sifat dari
Pihak-pihak berelasi adalah perusahaan dan transaksi tersebut.
Sifat Hubungan Pihak
Nama Pihak Berelasi Jenis/sifat Transaksi
Berelasi
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Pemegang saham mayoritas Penempatan dana, kerja sama pembiayaan
(pencairan joint financing), kerja sama pembiayaan
(angsuran joint financing), pinjaman bank, bunga
yang masih harus dibayar, jasa giro, piutang lain-lain,
utang lain-lain, dan beban keuangan.
PT Tunas Ridean Piutang lain-lain
PT Bumi Daya Plaza Dikendalikan oleh Dana Aset lain-lain, utang lain-lain, beban keuangan,
Pensiun Bank Mandiri beban umum dan administrasi
PT Bank Mandiri Taspen Dikendalikan oleh PT Bank Penempatan dana giro deposito, jasa giro dan bunga
Mandiri (Persero) Tbk deposito, aset lain-lain
PT AXA Insurance Indonesia Entitas asosiasi PT Bank
(dahulu/formerly PT Mandiri AXA Mandiri (Persero) Tbk Akseptasi klaim
General Insurance)
Dana Pensiun Bank Mandiri Bank Mandiri
Pemegang obligasi
sebagai pendiri
PT Surya Sudeco Dikendalikan oleh
Utang lain-lain, beban keuangan
PT Tunas Ridean
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Badan usaha milik negara Pemegang obligasi, penempatan dana giro, jasa giro
PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) Piutang akseptasi klaim, pendapatan akseptasi klaim
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) Beban yang masih harus dibayar, pinjaman, beban
keuangan
Perum Jaminan Kredit Indonesia Klaim asuransi piutang, Obligasi
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Penempatan dana, beban yang masih harus dibayar,
pinjaman bank, beban keuangan
PT Kimia Farma Apotek Entitas anak dari badan usaha Piutang pembiayaan, pendapatan pembiayaan
milik negara
PT Kimia Farma Diagnostika Piutang pembiayaan, pendapatan pembiayaan
PT Kimia Farma Trading & Distribution Piutang pembiayaan, pendapatan pembiayaan
PT Asuransi Jiwa Taspen Pemegang obligasi
Personil manajemen kunci Grup Personil manajemen
Piutang pembiayaan, pendapatan pembiayaan
kunci Group Bank Mandiri
Karyawan kunci Anggota Dewan Komisaris
Imbalan kerja
dan Direksi
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 151
Page 152
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Realisasi Transaksi Pihak Berelasi
Uraian 2024 2023 Pertumbuhan (Penurunan)
(Jutaan Rupiah) Rp % Rp % Rp %
ASET
Kas dan Setara Kas-kas pada Bank 1.232.952 3,58 782.451 2,63 450.501 57,58
Deposito Berjangka 50.000 0,15 50.000 0,17 0 0,00
Piutang Pembiayaan Konsumen 41.346 0,12 11.542 0,04 29.804 258,22
Piutang Lain-lain 369.541 1,07 547.483 1,84 (177.942) (32,50)
Sewa Dibayar di muka 826 0,00 902 0,00 (76) (8,43)
Jumlah Aset dari Pihak-pihak Berelasi 1.694.665 4,92 1.392.378 4,68 302.287 21,71
Jumlah Aset 34.425.455 29.727.392 4.698.063 15,80
LIABILITAS
Utang Lain-lain 51.626 0,17 56.805 0,22 (5.179) (9,12)
Beban yang Masih Harus Dibayar 9.543 0,03 4.472 0,02 5.071 113,39
Pinjaman 5.835.461 19,74 2.891.252 11,25 2.944.209 101,83
Surat Berharga yang Diterbitkan 644.000 2,18 443.000* 1,72* 201.000 45,37
Jumlah Liabilitas dari Pihak-pihak Berelasi 6.540.630 22,13 3.395.529* 13,21* 3.145.101 92,62
Jumlah Liabilitas 29.561.033 25.697.732 3.863.301 15,03
PENDAPATAN
Pembiayaan Konsumen 2.174 0,04 807 0,02 1.367 169,39
Simpanan Bank 16.207 0,29 16.191 0,34 16 0,10
Lain-lain 0 - 8 0,00 - -
Jumlah Pendapatan dari
18.381 0,33 17.006 0,36 1.375 8,09
Pihak-pihak Berelasi
Jumlah Pendapatan 5.579.315 4.781.968* 797.347 16,67
BEBAN
Beban Gaji dan Tunjangan - Kompensasi
34.368 0,84 29.006 0,89 5.362 18,49
Dewan Komisaris dan Direksi
Beban Keuangan 306.226 7,51 159.003 4,87 147.223 92,59
Beban Umum dan Administrasi 8.488 0,21 7.224 0,22 1.264 17,50
Jumlah Beban dari Pihak-pihak Berelasi 349.082 8,57 195.233 5,93* 153.849 78,80
Jumlah Beban 4.075.148 3.290.742* 784.406 23,84
*) Disajikan kembali
Pemenuhan Peraturan dan Ketentuan Terkait
Transaksi afiliasi/berelasi di atas merupakan kegiatan usaha yang dijalankan secara rutin, berulang, dan/atau
berkelanjutan. Melalui mekanisme kajian transaksi yang wajar dan pemenuhan ketentuan yang berlaku. Di
tahun 2024 tidak terdapat transaksi afiliasi/berelasi dan/atau transaksi benturan kepentingan yang merupakan
hasil pelaksanaan transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan kepentingan yang wajib disetujui pemegang
saham independen.
Pernyataan Direksi bahwa Transaksi telah Memenuhi
Prosedur Memadai dan Sesuai Praktik Bisnis yang Berlaku Umum
Direksi menyatakan bahwa seluruh transaksi afiliasi/berelasi Perseroan telah melalui prosedur yang memadai
untuk memastikan bahwa transaksi afiliasi dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku umum dan
dilakukan dengan memenuhi prinsip transaksi yang wajar (armslength principle).
152 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 153
>> Analisis & Pembahasan Manajemen atas Kinerja Usaha
04
Peran Dewan Komisaris dan Komite Audit untuk Memastikan Transaksi Dilakukan
sesuai Praktik Bisnis yang Berlaku Umum, yang Antara Lain Dilakukan dengan
Memenuhi Prinsip Transaksi yang Wajar (arms-length principle)
Dewan Komisaris dan Komite Audit telah menelaah dan menyetujui seluruh transaksi afiliasi/berelasi yang
dilakukan Perseroan, dan telah memastikan bahwa transaksi afiliasi/berelasi di atas telah melalui prosedur yang
memadai, dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku umum, dan telah memenuhi prinsip transaksi
yang wajar (armslength principle).
Saldo dan Realisasi Transaksi Pihak Berelasi Tahun 2024
Uraian 2024 2023 Pertumbuhan (Penurunan)
(Jutaan Rupiah) Rp % Rp % Rp %
ASET
Kas dan Setara Kas-kas Pada Bank 1.232.952 3,58 782.451 2,63 450.501 57,58
Deposito Berjangka 50.000 0,15 50.000 0,17 0 0,00
Piutang Pembiayaan Konsumen 41.346 0,12 11.542 0,04 29.804 258,22
Piutang Lain-lain 369.541 1,07 547.483* 1,84* (177.942) (32,50)
Aset Lain-lain 826 0,00 902 0,00 (76) (8,43)
Jumlah Aset dari Pihak-pihak Berelasi 1.694.665 4,92 1.392.378 4,68 302.287 21,71
Jumlah Aset 34.425.455 29.727.392 4.698.063 15,80
LIABILITAS
Utang Lain-lain 51.626 0,17 56.805 0,22 (5.179) (9,12)
Beban yang Masih Harus Dibayar 9.543 0,03 4.472 0,02 5.071 113,39
Pinjaman 5.835.461 19,74 2.891.252 11,25 2.944.209 101,83
Surat Berharga yang Diterbitkan 644.000 2,18 443.000* 1,72* 201.000 45,37
Jumlah Liabilitas dari Pihak-pihak
6.540.630 22,13 3.395.529* 13,21* 3.145.101 92,62
Berelasi
Jumlah Liabilitas 29.561.033 25.697.732 3.863.301 15,03
PENDAPATAN
Pembiayaan Konsumen 2.174 0,04 807 0,02 1.367 169,39
Simpanan Bank 16.207 0,29 16.191 0,34 16 0,10
Lain-lain 0 0,00 8 0,00 (8) (100,00)
Jumlah Pendapatan dari
18.381 0,33 17.006 0,36 1.375 8,09
Pihak-pihak Berelasi
Jumlah Pendapatan 5.579.315 4.781.968* 797.347 16,67
BEBAN
Beban Gaji dan Tunjangan - Kompensasi
34.368 0,84 29.006 0,89 5.362 18,49
Dewan Komisaris dan Direksi
Beban Keuangan 306.226 7,51 159.003 4,87 147.223 92,59
Beban Umum dan Administrasi 8.488 0,21 7.224 0,22 1.264 17,50
Jumlah Beban dari Pihak-pihak Berelasi 349.082 8,57 195.233 5,93 153.849 78,80
Jumlah Beban 4.075.148 3.290.742* 784.406 23,84
*) Disajikan kembali
Rujukan Informasi Transaksi dengan Pihak Berelasi pada Laporan Keuangan
Transaksi dengan pihak berelasi tersedia pada laporan keuangan teraudit tahun 2024 yang menjadi bagian dalam
Laporan tahunan ini.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 153
Page 154
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
INFORMASI KEUANGAN YANG MENGANDUNG KEJADIAN
YANG BERSIFAT LUAR BIASA DAN JARANG TERJADI
Tahun 2024 tidak ada kejadian atau transaksi yang bersifat luar biasa dan jarang terjadi.
TRANSAKSI SPOT
DAN DERIVATIF
Tahun 2024 tidak ada transaksi spot dan terdapat transaksi derivatif.
PERUBAHAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN
TERHADAP PERUSAHAAN PADA TAHUN BUKU TERAKHIR
No. Peraturan Penjelasan Pengaruh Terhadap Perusahaan
1 POJK No. 46 Tahun 2024 tentang Peraturan OJK ini dibentuk dengan maksud Dapat membantu meningkatkan portofolio penyaluran
Pengembangan dan Penguatan mendorong perkembangan industri serta pembiayaan terhadap sektor usaha yang produktif;
Perusahaan Pembiayaan, Perusahaan kebutuhan hukum terhadap Perusahaan membantu meningkatkan kemudahan akses literasi
Pembiayaan Infrastruktur, Dan Pembiayaan, Perusahaan Pembiayaan dan memperluas inklusi, memperkuat mitigasi risiko
Perusahaan Modal Ventura Syariah, Perusahaan Pembiayaan pembiayaan, dan membantu memperkuat pelindungan
Infrastruktur, Perusahaan Modal Ventura atas data pribadi debitur atau konsumen.
dan Perusahaan Modal Ventura Syariah
bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif,
berkelanjutan, dan berkeadilan
2 POJK No. 28 Tahun 2024 tentang Ketentuan yang memuat terkait dengan Perusahaan berperan dalam mendukung penyediaan
Pengelolaan Informasi Rekam Jejak penguatan pengawasan dan penegakan data dan informasi rekam jejak bagi pihak yang
Pelaku Melalui Sistem Informasi hukum serta peningkatan integritas sektor melakukan tindak penyimpangan di lingkungan
Pelaku di Sektor Jasa Keuangan jasa keuangan, diperlukan penyediaan data Perusahaan.
(SIPELAKU) dan informasi rekam jejak pelaku di sektor
jasa keuangan
3 POJK No. 42 Tahun 2024 tentang Mengatur mengenai kewajiban penerapan Perusahaan wajib menerapkan manajemen risiko
Penerapan Manajemen Risiko Bagi manajemen risiko secara efektif seluruh secara efektif berdasarkan empat pilar yaitu:
Lembaga Pembiayaan, Perusahaan industri Lembaga Pembiayaan, Perusahaan a) pengawasan aktif direksi, dewan komisaris, dewan
Modal Ventura, Lembaga Keuangan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, pengawas syariah, dan pengelola;
Mikro, Dan Lembaga Jasa Keuangan dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya. b) kecukupan kebijakan & prosedur manajemen risiko;
Lainnya c) kecukupan proses identifikasi, pengukuran,
pemantauan, dan pengendalian risiko, serta sistem
informasi manajemen risiko; dan
d) sistem pengendalian internal.
Perusahaan wajib memiliki kebijakan dan prosedur
secara tertulis untuk mengelola risiko atas
pengembangan atau perluasan kegiatan usaha yang
sebelumnya tidak pernah dilakukan atau saat ini
telah dilakukan namun berpotensi mengubah atau
meningkatkan eksposur risiko tertentu.
4 POJK No. 43 Tahun 2024 tentang Mengatur cakupan Kewajiban Pengembangan Perusahaan wajib untuk melakukan pengelolaan
Pengembangan Kualitas Sumber SDM, Fungsi Pengelolaan SDM, Penyediaan terhadap SDM dan pengembangan kualitas SDM
Daya Manusia Lembaga Pembiayaan, Dana Pengembangan SDM, Pengembangan secara berkelanjutan.
Perusahaan Modal Ventura, Lembaga SDM Alih Daya dan Pelaksanaan
Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Pengembangan Kualitas SDM, Sistem
Keuangan Lainnya dan Prosedur Perencanaan Pemantauan
Realisasi dan Pelaporan Pengembangan
SDM, Sertifikasi Kompetensi Kerja di Bidang
Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal
Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
154 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 155
>> Analisis & Pembahasan Manajemen atas Kinerja Usaha
04
No. Peraturan Penjelasan Pengaruh Terhadap Perusahaan
5 POJK No. 30 Tahun 2024 tentang POJK ini bertujuan untuk mewujudkan Peraturan ini mengatur Konglomerasi Keuangan
Konglomerasi Keuangan dan keadilan, kepastian hukum, dan kemanfaatan khususnya Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan,
Perusahaan Induk Konglomerasi dalam pelaksanaan tugas pengaturan dan dalam hal ini yaitu Bank Mandiri.
Keuangan pengawasan untuk mengatasi berbagai
permasalahan hukum.
6 POJK No. 48 Tahun 2024 tentang Peraturan OJK ini berisikan penyempurnaan Perusahaan wajib mewujudkan prinsip tata kelola yang
Tata Kelola Yang Baik Bagi Lembaga terhadap penerapan tata kelola yang baik baik sesuai ketentuan Peraturan OJK tersebut dalam
Pembiayaan, Perusahaan Modal bagi Perusahaan. menjalankan setiap kegiatan usaha Perusahaan.
Ventura, Lembaga Keuangan Mikro,
Dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
7 POJK No. 49 Tahun 2024 tentang Peraturan ini mengatur tentang Meningkatkan komitmen Perusahaan untuk selalu
Pengawasan, Penetapan Status ruang lingkup pengawasan. frekuensi senantiasa melaksanakan setiap kegiatan usaha
Pengawasan, dan Tindak Lanjut pemeriksaan, tim pemeriksa, kewajiban Perusahaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pengawasan Lembaga Pembiayaan, PVML, tata cara pemeriksaan, tindak lanjut
Perusahaan Modal Ventura, Lembaga hasil pemeriksaan, pemeriksaan oleh
Keuangan Mikro, Dan Lembaga Jasa pihak asing, tindak lanjut pengawasan,
Keuangan Lainnya penetapan status pengawasan intensif dan
khusus, kriteria waktu status pengawasan,
jangka waktu status pengawasan, dan
tindak lanjut status pengawasan.
8 POJK No. 31 Tahun 2024 tentang Kewenangan pengawas dalam memberikan Peraturan OJK tersebut terkait dengan pengawasan
Perintah Tertulis Perintah Tertulis. oleh regulator, tidak secara langsung berpengaruh
terhadap Perusahaan.
9 SEOJK No. 22/SEOJK.06/2024 Penyesuaian ruang lingkup Penilaian Proses penilaian kemampuan dan kepatutan calon
tentang Penilaian Kemampuan Dan Kemampuan dan Kepatutan (PKK) bagi calon pihak utama yang akan dilakukan Perusahaan wajib
Kepatutan Bagi Pihak Utama Lembaga Pihak Utama sebagai dampak reorganisasi merujuk pada ketentuan yang berlaku.
Pembiayaan, Perusahaan Modal Otoritas Jasa Keuangan sebagai tindak
Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, lanjut Undang-Undang Nomor 4 Tahun
Dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya 2023 tentang Pengembangan dan
Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK)
dan penambahan ketentuan mengenai
pelaksanaan proses penilaian kemampuan
dan kepatutan bagi calon pihak utama secara
online melalui media video conference yang
sebelumnya diatur dalam Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan Nomor 14/POJK.05/2020
PERUBAHAN KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG DITERAPKAN
PERUSAHAAN PADA TAHUN BUKU TERAKHIR
Pada tahun 2024, Perseroan telah menerapkan standar akuntansi berikut pada tanggal 1 Januari 2024 yang
dianggap relevan sebagai berikut:
1. Pilar Standar Akuntansi Keuangan
Standar ini memberikan persyaratan dan pedoman bagi entitas untuk menerapkan standar akuntansi keuangan
yang benar dalam menyusun laporan keuangan bertujuan umum. Akan ada 4 (empat) standar akuntansi
keuangan yang saat ini diterapkan di Indonesia, yaitu:
• Pilar 1 Standar Akuntansi Keuangan Internasional,
• Pilar 2 Standar Akuntansi Keuangan Indonesia (PSAK),
• Pilar 3 Standar Akuntansi Keuangan Indonesia untuk Entitas Swasta/Standar Akuntansi Keuangan Indonesia
untuk Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik, dan
• Pilar 4 Standar Akuntansi Keuangan Indonesia untuk Entitas Mikro Kecil dan Menengah.
2. Standar Akuntansi Keuangan Internasional
Standar ini merupakan adopsi penuh dari International Financial Reporting Standards (“IFRS”) yang
diterjemahkan kata demi kata dan tidak ada modifikasi dari Standar IFRS, termasuk tanggal efektifnya. Entitas
yang memenuhi persyaratan dapat menerapkan standar ini, sejak tanggal efektif.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 155
Page 156
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
3. Nomenklatur Standar Akuntansi Keuangan
Standar ini mengatur penomoran baru untuk standar akuntansi keuangan yang berlaku di Indonesia yang
diterbitkan oleh DSAK IAI.
4. Amandemen PSAK 116: Liabilitas Sewa dalam Jual Beli dan Sewa-balik
Amandemen PSAK 116 Sewa menetapkan persyaratan yang digunakan penjual-penyewa dalam mengukur
kewajiban sewa yang timbul dalam transaksi jual beli dan sewa-balik, untuk memastikan penjual-penyewa
tidak mengakui jumlah setiap keuntungan atau kerugian yang terkait dengan hak guna yang dipertahankan.
Amandemen berlaku secara retrospektif untuk periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau setelah 1
Januari 2024. Penerapan dini diperkenankan.
5. Amandemen PSAK 207 dan PSAK 107: Pengaturan Pembiayaan Pemasok
Amandemen PSAK 2 dan PSAK 60 mengklarifikasi karakteristik pengaturan pembiayaan pemasok dan
mensyaratkan pengungkapan tambahan atas pengaturan pembiayaan pemasok tersebut. Persyaratan
pengungkapan dalam amandemen ini dimaksudkan untuk membantu pengguna laporan keuangan dalam
memahami dampak pengaturan pembiayaan pemasok terhadap liabilitas, arus kas, dan eksposur terhadap
risiko likuiditas suatu entitas.
Amandemen ini akan berlaku efektif untuk periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau setelah 1 Januari
2024. Penerapan dini diperkenankan, namun perlu diungkapkan.
Perseroan telah menganalisis penerapan standar akuntansi di atas dan tidak memiliki pengaruh yang signifikan
terhadap laporan keuangan.
INFORMASI
KELANGSUNGAN USAHA
Sepanjang tahun 2024, terdapat beberapa hal yang berpotensi signifikan terhadap kelangsungan industri
multifinance di Indonesia antara lain pemotongan BI rate dan penurunan penjualan mobil baru secara nasional.
Pada September 2024, Bank Indonesia melalui Rapat Dewan Gubernur menurunkan BI rate sebesar 25 bps dari
6,25% menjadi 6,00% sebagai upaya mempertahankan stabilitas dan memperkuat pertumbuhan ekonomi.
Di tengah penurunan industri otomotif yang mencapai 10,86%, Perseroan masih dapat meningkatkan market
share pembiayaan mobil baru sebesar 1,05% dibandingkan tahun sebelumnya. Hal tersebut mengukuhkan posisi
Perseroan sebagai perusahaan pembiayaan mobil terbesar ke-3 di Indonesia.
Prospek Usaha
Memasuki tahun 2025, World Bank dan International Monetary Fund (IMF) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi
Indonesia tumbuh mencapai 5,1%. Proyeksi ini sejalan dengan Bank Indonesia yang meramalkan pertumbuhan
ekonomi pada 2025 akan tumbuh pada kisaran 4,7%-5,5% dan inflasi terjaga di sekitar 2,5±1%. Secara spesifik,
sesuai dengan asumsi dasar ekonomi makro 2025 pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2025,
pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi tahun 2025 sebesar 5,2%.
156 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 157
>> Analisis & Pembahasan Manajemen atas Kinerja Usaha
04
Di sisi lain, pemerintah juga mengeluarkan beberapa kebijakan yang dapat memberikan multiplier effect bagi
pertumbuhan industri pembiayaan, antara lain kebijakan penurunan suku bunga bank, perpanjangan insentif PPn
DTP atas penjualan kendaraan bermotor listrik (KBL) dan kendaraan hybrid. Selain itu, masuknya berbagai merek
mobil baru turut meramaikan pasar otomotif Tanah Air, dan diharapkan dapat mendorong minat dan daya beli
masyarakat terhadap pembelian kendaraan.
Dalam memanfaatkan peluang dan prospek usaha jangka panjang, Perseroan telah menjalankan strategi jangka
panjang periode 2023-2027 dengan tema “Strengthening Leading Position through Synergy & Sustainable
Business Growth”. Melalui tema ini, Perseroan secara konsisten meningkatkan kompetensi sumber daya manusia,
melakukan Business Process Re-engineering (BPR) untuk setiap segmen business, membangun kapabilitas IT dan
sistem terutama pada peningkatan IT security serta pengembangan ekosistem digital, membangun kemampuan
data management & data analytic untuk mendukung bisnis, serta mengembangkan strategi pengembangan
jaringan agar produk yang ditawarkan tepat sasaran. Dalam menjalankan bisnisnya, Perseroan juga menerapkan
prinsip-prinsip bisnis berkelanjutan melalui implementasi Environmental, Social & Governance (ESG), salah satunya
dengan menyalurkan pembiayaan baru untuk mobil listrik, UMKM, dan pembiayaan lain berbasis Green Financing.
TINGKAT KESEHATAN
PERUSAHAAN
Hasil penilaian Tingkat Kesehatan (TKS) MTF pada tahun 2024 dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
No. Faktor Penilaian Peringkat
1. Tata Kelola Perusahaan yang Baik 1
2. Profil Risiko 1
3. Rentabilitas 2
4. Permodalan 1
Peringkat Tingkat Kesehatan Perusahaan PK - 1
Tingkat Kesehatan Perusahaan Sangat Sehat
Kriteria Tingkat Kesehatan (TKS) Perusahaan Pembiayaan Berdasarkan Surat Edaran OJK No. 11/SEOJK.05/2020.
Peringkat Komposit Penjelasan
PK-1 "Sangat Sehat"
PK-2 "Sehat"
PK-3 "Cukup Sehat"
PK-4 "Kurang Sehat"
PK-5 "Tidak Sehat"
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 157
Page 158
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
158 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 159
>> Tata Kelola Perusahaan
05
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
05 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 159
Page 160
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
KOMITMEN PENERAPAN TATA KELOLA
PERUSAHAAN YANG BAIK
Penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang memberikan perlindungan terhadap potensi risiko
baik (Good Corporate Governance/GCG) memiliki yang dapat merugikan perusahaan dan para pemangku
peran penting bagi PT Mandiri Tunas Finance untuk kepentingannya.
memastikan operasional perusahaan berjalan secara
transparan, akuntabel, dan berkelanjutan. Implementasi Lebih lanjut, penerapan GCG yang konsisten
prinsip tersebut merupakan realisasi komitmen dan dapat mendukung pertumbuhan jangka panjang
tanggung jawab Perseroan untuk menjaga kepercayaan Mandiri Tunas Finance dengan membangun
para pemangku kepentingan, seperti nasabah, mitra budaya perusahaan yang berintegritas. Perseroan
bisnis, regulator dan sebagainya. Dengan menerapkan meyakini kepercayaan dari investor dan masyarakat
prinsip-prinsip GCG, seperti keterbukaan informasi, akan meningkat ketika perusahaan menunjukkan
akuntabilitas, bertanggung jawab, independen dan komitmennya dalam menjalankan bisnis secara
kewajaran, maka Perseroan dapat meningkatkan bertanggung jawab. Selain itu, perusahaan yang
kredibilitas serta mencegah terjadinya praktik bisnis menerapkan tata kelola yang baik juga lebih siap
yang tidak etis atau melanggar hukum. menghadapi tantangan di industri pembiayaan,
termasuk perubahan regulasi dan dinamika pasar.
Penerapan tata kelola perusahaan yang baik juga Dengan demikian, implementasi GCG menjadi
berperan dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas salah satu kunci utama bagi Mandiri Tunas Finance
kinerja operasional Mandiri Tunas Finance. Dengan dalam menjaga stabilitas dan daya saing di tengah
adanya sistem pengawasan yang kuat dan kebijakan persaingan industri yang semakin ketat.
yang transparan, Perseroan dapat memitigasi risiko
keuangan serta memastikan bahwa seluruh proses Untuk mewujudkan penerapan GCG yang optimal,
bisnis berjalan sesuai dengan standar kepatuhan Mandiri Tunas Finance telah memetakan pemangku
yang berlaku. Hal tersebut tidak hanya membantu kepentingan yang relevan dengan Perseroan
Perseroan dalam mencapai target bisnis, tetapi juga sebagaimana skema berikut:
Hubungan Mandiri Tunas Finance dengan Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan
Pemegang Saham
MANDIRI TUNAS GROUP
Mandiri Tunas Finance
Pemegang Saham Regulator
DIrektur & Dewan Komisaris Kreditur Debitur
Pegawai Asosiasi Asuransi
Auditor Eksternal Publik/Masyarakat
Pemasok/Mitra Kerja/Vendor
160 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 161
>> Tata Kelola Perusahaan
05
DASAR DAN KOMITMEN PENERAPAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Mandiri Tunas Finance menerapkan tata kelola 2019 Tentang Rencana Bisnis Lembaga Jasa Keuangan
perusahaan yang baik dengan berpedoman pada Non Bank.
sejumlah regulasi yang berlaku di industri pembiayaan,
serta senantiasa mengadopsi perkembangan terkini, Selain itu, dalam hal komitmen terhadap tata kelola,
yang saat ini merujuk Peraturan OJK No. 48 Tahun Perusahaan juga mengadopsi beberapa pedoman
2024 Tata Kelola Yang Baik Bagi Lembaga Pembiayaan, lainnya yaitu Pedoman Umum Good Corporate
Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, Governance Indonesia Tahun 2006 yang diterbitkan
Dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya, Perusahaan oleh Komite Nasional Kebijakan Governansi tanggal 17
juga dalam implementasi tata kelola perusahaan yang Oktober 2006 (“Pedoman Umum GCG Indonesia KNKG),
baik berpedoman pada Peraturan OJK No. 8 Tahun ISO 26000 Tentang Panduan Tanggung Jawab Sosial
2023 Tentang Penerapan Program Anti Pencucian dan ISO 37001 Sistem Manajemen Anti Penyuapan.
Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme, Dan
Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Salah satu bentuk komitmen Mandiri Tunas Finance
Massal Di Sektor Jasa Keuangan, Peraturan OJK dalam penerapan prinsip GCG antara lain dengan
No. 42 Tahun 2024 Tentang Penerapan Manajemen senantiasa menyegarkan pemahaman para karyawan
Risiko Bagi Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal terhadap penerapan prinsip GCG dalam kegiatan
Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, Dan Lembaga Jasa usaha sehari-hari dengan melakukan sosialisasi
Keuangan Lainnya, dan Peraturan OJK No. 24 Tahun secara berkala.
Tujuan Penerapan GCG
Tujuan penerapan prinsip GCG di lingkup Perseroan mengacu kepada POJK Tata Kelola, yaitu:
1. Mengoptimalkan nilai Perseroan bagi Pemangku Kepentingan, khususnya Debitur, penerima dana, konsumen,
pasangan usaha, nasabah penyimpan, kreditur, pemberi dana, investor dana ventura, dan/atau Pemangku
Kepentingan lainnya agar Perusahaan memiliki daya saing yang kuat, baik secara nasional maupun internasional;
2. Meningkatkan pengelolaan Perseroan secara profesional, efektif, dan efisien;
3. Meningkatkan kepatuhan Organ Perseroan serta jajaran di bawahnya agar dalam membuat keputusan
dan menjalankan tindakan dilandasi pada etika dan nilai moral yang tinggi, kepatuhan terhadap ketentuan
peraturan perundang-undangan, dan kesadaran atas tanggung jawab sosial Perusahaan terhadap Pemangku
Kepentingan maupun kelestarian lingkungan;
4. Meningkatkan iklim yang kondusif bagi perkembangan investasi nasional;
5. Mewujudkan Perusahaan yang lebih sehat, dapat diandalkan, amanah, kompetitif, dan memenuhi prinsip
pelindungan konsumen;
6. Meningkatkan kontribusi Perseroan dalam perekonomian nasional.
Prinsip-prinsip GCG
Dalam mewujudkan visi dan menjalankan misi, Perseroan bertekad kuat untuk menerapkan lima prinsip dasar
GCG yang diatur dalam POJK Tata Kelola, yakni:
1. Transparansi (Transparency)
2. Akuntabilitas (Accountability)
3. Pertanggungjawaban (Responsibility)
4. Independensi (Independency)
5. Kewajaran (Fairness)
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 161
Page 162
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Penjelasan prinsip-prinsip dasar di atas dan penerapannya secara umum di lingkup
Perusahaan adalah sebagai berikut:
Penjelasan Sesuai
Prinsip Dasar Penerapan di Lingkup Perseroan
POJK No. 48 Tahun 2024
Keterbukaan Keterbukaan mencakup keterbukaan Perseroan menilai prinsip transparansi sebagai keterbukaan dalam
(Transparency) dalam proses pengambilan keputusan mengungkap informasi material yang relevan secara akurat dan tepat waktu.
dan keterbukaan dalam pengungkapan Perusahaan mengungkapkan informasi material tersebut tidak hanya kepada
dan penyediaan informasi yang relevan pemegang saham tetapi juga kepada seluruh pemangku kepentingan.
dan mudah diakses oleh pemangku Sehingga diharapkan pemegang saham dan pemangku kepentingan dapat
kepentingan lebih dini mengetahui perkembangan usaha Perseroan. Penerapan prinsip ini
diwujudkan Perusahaan dengan:
• Penyusunan dan penerbitan Laporan Tahunan yang tersedia di halaman
situs web Perusahaan.
• Penyusunan dan penjelasan rencana bisnis Perseroan.
• Laporan keuangan berkala yang meliputi laporan keuangan triwulan dan
tahunan.
• Tersedianya laporan keterbukaan informasi terkait kegiatan usaha Perseroan.
• Segala informasi dan data terkait perusahaan yang telah di sediakan pada
situs web Perseroan untuk pemegang saham dan seluruh pemangku
kepentingan.
Akuntabilitas Akuntabilitas mencakup kejelasan fungsi Penerapan prinsip akuntabilitas diimplementasikan oleh Perusahaan
(Accountability) dan pelaksanaan pertanggungjawaban. dengan menetapkan kejelasan fungsi, struktur, sistem dan
pertanggungjawaban masing-masing organ dalam Perseroan sehingga
terdapat kejelasan fungsi, hak, kewajiban, wewenang dan tanggung jawab
antara Karyawan, Direksi, Dewan Komisaris dan Pemegang Saham maupun
di setiap bagian dalam Perseroan.
Pertanggungjawaban Tanggung jawab kesesuaian pengelolaan Perseroan mendefinisikan prinsip pertanggungjawaban sebagai dipatuhinya
(Responsibility) dengan ketentuan peraturan perundang- baik prosedur operasional maupun peraturan perundang-undangan yang
undangan dan nilai etika serta standar, berlaku dalam setiap aktivitas bisnis yang dilaksanakan. Pertanggungjawaban
prinsip, dan praktik. juga diikuti dengan komitmen untuk menjalankan aktivitas bisnis sesuai
dengan standar etika yang baik. Selain itu, pengawasan yang dilakukan oleh
Dewan Komisaris lebih ditingkatkan terhadap pengelolaan Perseroan oleh
Direksi sehingga dapat berjalan efektif, disertai adanya tuntutan pencapaian
target terhadap Direksi. Prinsip ini diterapkan Perseroan melalui:
• Kepatuhan terhadap ketentuan anggaran dasar Perseroan dan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
• Pelaksanaan kewajiban perpajakan dengan baik dan tepat waktu.
• Pelaksanaan program dan kegiatan CSR.
• Pelaksanaan kewajiban keterbukaan informasi sesuai peraturan.
Kemandirian Independensi mencakup keadaan yang Perseroan mengartikan independensi sebagai dijalankannya tugas, kewajiban
(Independency) dikelola secara mandiri dan profesional serta wewenang masing-masing organ Perusahaan tanpa campur tangan dari
serta bebas dari benturan kepentingan organ-organ Perusahaan yang lain maupun pihak lain yang tidak sesuai dengan
dan pengaruh atau tekanan dari pihak peraturan perundang-undangan yang berlaku. Independensi diwujudkan
mana pun yang tidak sesuai dengan antara lain dengan saling menghargai peran dan fungsi masing-masing Organ
ketentuan peraturan perundang- Perseroan serta keputusan pengurusan Perseroan melalui keputusan Direksi
undangan dan nilai etika serta standar, Perusahaan. Prinsip independensi sangat diperlukan terutama dalam proses
prinsip, dan praktik. pengambilan keputusan atau kebijakan manajemen yang harus dilakukan
secara objektif dan menempatkan kepentingan Perseroan sebagai prioritas
utama. Penerapan prinsip ini diterapkan Perseroan antara lain dengan:
• Saling menghormati hak, kewajiban, tugas, wewenang, serta tanggung
jawab di antara organ-organ Perusahaan.
• Pemegang saham dan Dewan Komisaris tidak melakukan intervensi terhadap
pengurusan Perusahaan.
• Dewan Komisaris, Direksi, dan seluruh karyawan senantiasa menghindari
terjadinya benturan kepentingan dalam pengambilan keputusan.
• Kegiatan Perusahaan yang memiliki benturan kepentingan wajib
memperoleh persetujuan terlebih dahulu dari pemegang saham independen
atau wakilnya yang diberi wewenang dalam RUPS sebagaimana diatur, serta
mematuhi peraturan tentang benturan kepentingan.
162 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 163
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Penjelasan Sesuai
Prinsip Dasar Penerapan di Lingkup Perseroan
POJK No. 48 Tahun 2024
Kewajaran (Fairness) Kewajaran mencakup kesetaraan, Perusahaan mengartikan kewajaran atau keadilan sebagai perlakuan yang
keseimbangan, dan keadilan di dalam setara terhadap setiap pihak yang berkepentingan sesuai dengan peraturan
memenuhi hak pemangku kepentingan perundang-undangan yang berlaku. Dalam penerapannya, antara lain
yang timbul berdasarkan perjanjian, Perusahaan selalu menjaga hubungan baik dengan karyawan dan menghindari
ketentuan peraturan perundang- praktik diskriminasi serta menghormati hak-hak karyawan, termasuk
undangan, dan nilai etika serta standar, menghindari diskriminasi karyawan terkait latar belakang suku, agama, ras,
prinsip, dan praktik. maupun gender. Prinsip ini diterapkan Perusahaan antara lain dengan kebijakan:
• Pemegang saham berhak menghadiri dan memberikan suara dalam RUPS
sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
• Perusahaan melaporkan informasi terkait rekanan kepada pemangku
kepentingan secara adil dan transparan.
• Perusahaan menghadirkan kondisi kerja yang baik dan aman bagi seluruh
karyawan sesuai dengan kemampuan Perusahaan dan peraturan perundang-
undangan yang berlaku, serta adanya penilaian kinerja secara periodik serta
kesempatan promosi yang sama bagi seluruh karyawan.
Selanjutnya, Mandiri Tunas Finance juga merujuk pembaruan yang dilakukan Komite Nasional Kebijakan
Governance (KNKG) melalui penerbitan Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia (PUG-KI) 2021. Prinsip
Governansi Korporat Indonesia berisi hak-hak pemegang saham, pemangku kepentingan dan pemenuhannya,
aturan pokok tentang pengelolaan, dan pengawasan atas pengelolaan korporasi di Indonesia, termasuk aspek
etika, manajemen risiko, dan pengungkapan.
Prinsip Governansi Korporat Indonesia terdiri dari delapan prinsip yang dibagi dalam tiga kelompok prinsip: (1)
tiga prinsip pertama adalah kelompok prinsip yang mengatur fungsi pengurusan dan pengawasan korporasi,
yaitu Direksi dan Dewan Komisaris, (2) kelompok prinsip yang mengatur proses dan keluaran yang dihasilkan
oleh Direksi dan Dewan Komisaris, (3) kelompok prinsip yang mengatur pemilik sumber daya, yang terutama akan
menerima manfaat dari pelaksanaan governansi korporat. Prinsip-prinsip tersebut beserta turunannya dijiwai
oleh empat pilar governansi korporat yaitu: perilaku beretika, akuntabilitas, transparansi, dan keberlanjutan.
Tercerminnya empat pilar dalam prinsip-prinsip governansi korporat Indonesia akan mendorong terciptanya
nilai jangka panjang korporasi. Berikut adalah empat pilar governansi korporat:
Perilaku Beretika
Dalam melaksanakan kegiatannya, Korporasi senantiasa mengedepankan kejujuran, memperlakukan semua
pihak dengan hormat (respect), memenuhi komitmen, membangun serta menjaga nilai-nilai moral dan
kepercayaan secara konsisten. Korporasi memperhatikan kepentingan pemegang saham dan pemangku
kepentingan lainnya berdasarkan asas kewajaran dan kesetaraan (fairness) dan dikelola secara independen
sehingga masing-masing organ perusahaan tidak saling mendominasi dan tidak dapat diintervensi oleh
pihak lain.
Akuntabilitas
Korporasi dapat mempertanggungjawabkan kinerjanya secara transparan dan wajar. Untuk itu
Korporasi harus dikelola secara benar, terukur dan sesuai dengan kepentingan korporat dengan tetap
memperhitungkan kepentingan pemegang saham dan pemangku kepentingan. Akuntabilitas merupakan
prasyarat yang diperlukan untuk mencapai kinerja yang berkelanjutan.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 163
Page 164
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Transparansi
Untuk menjaga objektivitas dalam menjalankan bisnis, korporasi menyediakan informasi yang material dan
relevan dengan cara yang mudah diakses dan dipahami oleh pemangku kepentingan. Korporasi mengambil
inisiatif untuk mengungkapkan tidak hanya masalah yang disyaratkan oleh peraturan perundang-undangan,
tetapi juga hal yang penting untuk pengambilan keputusan oleh pemegang saham, kreditur dan pemangku
kepentingan lainnya.
Keberlanjutan
Korporasi mematuhi peraturan perundang-undangan serta berkomitmen melaksanakan tanggung jawab
terhadap masyarakat dan lingkungan agar berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan melalui kerja
sama dengan semua pemangku kepentingan terkait untuk meningkatkan kehidupan mereka dengan cara
yang selaras dengan kepentingan bisnis dan agenda pembangunan berkelanjutan.
Selaras dengan penerapan keempat pilar di atas, Perseroan juga menerapkan 8 (delapan) Prinsip Governansi
Korporat Indonesia terdiri dari delapan prinsip yang dibagi dalam tiga kelompok: (1) prinsip-prinsip yang mengatur
organ-organ penyelenggara governansi korporat, dan (2) prinsip-prinsip yang mengatur proses dan keluaran yang
dihasilkan oleh organ-organ di atas, (3) kelompok prinsip yang mengatur penerima manfaat dari pelaksanaan
governansi korporat. Prinsip kelompok pertama disajikan dalam prinsip 1 sampai dengan 3. Prinsip kelompok kedua
disajikan dalam prinsip 4 sampai dengan 6. Prinsip kelompok ketiga disajikan dalam prinsip 7 dan 8.
Prinsip Governansi
Definisi Penjelasan
Korporat
Prinsip 1: Direksi dan Dewan Komisaris menjalankan peran Prinsip 1 berkaitan dengan peran dan tanggung jawab Direksi dalam
Peran dan Tanggung dan tanggung jawabnya secara independen melakukan pengelolaan korporasi serta peran dan tanggung jawab
Jawab Direksi dan untuk menciptakan nilai yang berkelanjutan untuk Dewan Komisaris dalam melakukan pengawasan atas pengelolaan
Dewan Komisaris kepentingan terbaik jangka panjang korporasi dan korporasi yang dilaksanakan oleh Direksi. Di samping itu Prinsip
pemegang saham, dengan mempertimbangkan ini mengatur penilaian kinerja Direksi dan Dewan Komisaris dan
kepentingan para pemangku kepentingan anggotanya masing-masing, penanganan benturan kepentingan
yang terjadi pada anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris
serta peningkatan kompetensi anggota Direksi dan anggota
Dewan Komisaris.
Prinsip 2: Anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris Prinsip 2 mengharuskan pemilihan dan penetapan anggota
Komposisi dan dipilih dan ditetapkan sedemikian rupa sehingga Direksi dan anggota Dewan Komisaris dilakukan sedemikian rupa
Remunerasi Direksi komposisi Direksi sebagai organ pengelolaan sehingga Direksi dan Dewan Komisaris masing-masing sebagai
dan Dewan Komisaris dan komposisi Dewan Komisaris sebagai organ organ pengelolaan dan pengawasan memiliki komposisi anggota
pengawasan adalah beragam dan masing-masing dengan pengetahuan, kemampuan, dan keahlian yang dibutuhkan
terdiri dari para Direktur dan Komisaris yang sesuai dengan perannya masing-masing. Di samping itu, Prinsip ini
memiliki komitmen, pengetahuan, kemampuan, menekankan pentingnya kebijakan remunerasi untuk mendorong
pengalaman dan keahlian yang dibutuhkan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris mengutamakan
untuk memenuhi secara tepat peran pengelolaan kepentingan jangka panjang korporasi berdasarkan prinsip
Direksi dan peran pengawasan Dewan Komisaris. keberlanjutan, serta mengharuskan pengungkapan kebijakan
Remunerasi dirancang untuk secara efektif dan informasi remunerasi yang diterima oleh Direksi dan Dewan
menyelaraskan kepentingan anggota Direksi dan Komisaris secara transparan dan akuntabel
anggota Dewan Komisaris dengan kepentingan
jangka panjang korporasi dan penciptaan nilai
yang berkelanjutan.
Prinsip 3: Direksi dan Dewan Komisaris memiliki hubungan Prinsip 3 menekankan pentingnya hubungan kerja yang erat,
Hubungan Kerja kerja yang erat, terbuka, konstruktif, profesional terbuka, konstruktif, profesional, saling percaya antara Direksi dan
antara Direksi dan dan saling percaya untuk kepentingan terbaik Dewan Komisaris dalam mencapai kepentingan terbaik korporasi.
Dewan Komisaris korporasi Prinsip 3 ini juga mengatur perlunya Dewan Komisaris mengakses
informasi yang lengkap serta pentingnya anggota Direksi dan
Dewan Komisaris memahami implikasi struktur kepemilikan
korporasi terhadap pelaksanaan perannya.
164 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 165
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Prinsip 4: Korporasi memiliki komitmen untuk bertindak Prinsip 4 mengharuskan korporasi untuk membuat pernyataan
Perilaku Etis secara etis dan bertanggung jawab, menegakkan secara berkala tentang komitmen korporasi tidak hanya mematuhi
nilai-nilai dan budaya organisasi. peraturan perundang-undangan yang berlaku, namun juga
komitmen untuk bertindak etis dan bertanggung jawab.
Prinsip 5: Korporasi menjalankan praktik governansi korporat Prinsip 5 mengharuskan Direksi untuk mengimplementasikan
Manajemen Risiko, yang terintegrasi dengan penerapan sistem governansi, sistem pengendalian internal dan manajemen
Pengendalian pengendalian internal dan manajemen risiko, serta risiko, dan sistem manajemen kepatuhan secara terintegrasi
Intern dan Kepatuhan sistem manajemen kepatuhan yang efektif dalam sebagai bagian dari strategi, perangkat manajemen, dan praktik
rangka mendukung pencapaian sasaran, visi, misi, yang dijalankan korporasi dalam berbisnis secara bertanggung
tujuan, maupun target kinerja korporat dalam jawab (responsible business) sebagai warga korporat yang
menjalankan bisnis secara berintegritas. baik (good corporate citizen). Dewan Komisarismemantau
dan menyampaikan masukan terhadap efektivitas penerapan
governansi, sistem pengendalian internal dan manajemen risiko,
dan sistem manajemen kepatuhan korporat yang dilaksanakan
secara terintegrasi oleh Direksi.
Prinsip 6: Korporasi membuat pengungkapan yang akurat Prinsip 6 mewajibkan korporasi untuk memiliki kerangka governansi
Pengungkapan dan dan tepat waktu mengenai semua hal yang yang mampu memberikan keyakinan yang dapat menghasilkan
Transparansi material tentang korporasi. pengungkapan yang akurat dan tepat waktu mengenai semua hal
yang material tentang korporasi, yang meliputi kondisi dan kinerja
keuangan, kepemilikan atas korporasi, dan governansi korporat.
Prinsip 7: Korporasi melindungi dan memfasilitasi Prinsip 7 menjelaskan mengenai pemenuhan hak pemegang
Hak-hak Pemegang pelaksanaan hak pemegang saham dan saham dan perlakuan adil bagi pemegang saham, bagaimana cara
Saham memastikan perlakukan yang adil terhadap kerja sama aktif antara korporasi dengan pemegang sahamnya
pemegang saham, termasuk pemegang saham dilaksanakan serta pelaksanaan sebagian hak pemegang saham
minoritas. Semua pemegang saham memiliki secara efektif melalui RUPS.
kesempatan untuk mendapatkan ganti rugi yang
efektif atas pelanggaran hak-hak mereka
Prinsip 8: Korporasi mengakui hak-hak pemangku Prinsip 8 menjelaskan peran Direksi dan Dewan Komisaris
Hak-hak Pemangku kepentingan yang ditetapkan dalam peraturan mengintegrasikan aspek keberlanjutan dalam model bisnis
Kepentingan perundang-undangan yang berlaku atau suatu korporasi, melaksanakan pelibatan pemangku kepentingan, serta
perjanjian yang disepakati oleh korporasi dan memastikan perlindungan terhadap hak-hak para pemangku
mendorong kerja sama aktif dengan pemangku kepentingan. Dewan Komisaris memantau pengintegrasian semua
kepentingan dalam menciptakan kekayaan, aspek tersebut di atas yang dilakukan oleh Direksi.
lapangan kerja, dan keberlanjutan usaha yang
sehat secara finansial.
Struktur dan Proses/Mekanisme Tata Kelola
Undang-undang dan peraturan Formal yang Berlaku:
• Undang-undang Republik Indonesia
• Peraturan Menteri
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) • Peraturan
Bursa Efek Indonesia (BEI)
Anggaran Dasar Perusahaan
Beberapa Acuan Lainnya
Visi, Misi, Nilai, dan Budaya Perusahaan
• Pedoman Umum Good Corporate
Governance Indonesia Tahun 2006 yang di
terbitkan oleh Komite Nasional Kebijakan
Softstruktur GCG Governansi tanggal 17 Oktober 2006
Infrastruktur GCG (Mekanisme: (“Pedoman Umum GCG Indonesia KNKG”).
(Organ Utama dan Kebijakan dan • ISO 26000 tentang Panduan Tanggung
Organ Pendukung) Prosedur Operasional
Jawab Sosial.
Perusahaan)
• OECD 2004 Principles of Corporate
Governance dan Asian Corporate
Governance Scorecard (ACGS)
Penerapan dan Pemantauan GCG di Lingkup
Mandiri Tunas Finance
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 165
Page 166
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
STRUKTUR DAN MEKANISME
CORPORATE GOVERNANCE
GCG merupakan sistem sekaligus struktur dalam rangka memberi keyakinan kepada seluruh stakeholders bahwa
Perseroan dikelola dan dikendalikan untuk melindungi kepentingan stakeholders sejalan dengan peraturan
perundang-undangan dan prinsip-prinsipnya.
Struktur Tata Kelola
Struktur Tata Kelola Perusahaan yang Baik sebagaimana diatur dalam UU No. 46 Tahun 2024, terdiri dari tiga Organ
Utama Perseroan, yaitu:
• Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
Organ Perusahaan yang mempunyai wewenang yang tidak diberikan kepada Direksi atau Dewan Komisaris dalam
batas yang ditentukan dalam Undang-Undang Perseroan Terbatas No. 40 Tahun 2007 dan/atau Anggaran Dasar.
• Dewan Komisaris
Organ Perusahaan yang bertugas melakukan pengawasan secara umum dan atau khusus sesuai dengan
Anggaran Dasar serta memberikan nasihat kepada Direksi.
• Direksi
Organ Perusahaan yang berwenang dan bertanggung jawab penuh atas pengurusan Perseroan untuk kepentingan
Perseroan, sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan serta mewakili Perseroan baik di dalam maupun di luar
pengadilan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar.
Selain organ utama, Mandiri Tunas Finance memiliki organ-organ pendukung guna membantu kerja Dewan
Komisaris dan Direksi sebagaimana disampaikan dalam bagan struktur tata kelola Perseroan sebagai berikut:
Struktur Tata Kelola Perusahaan Mandiri Tunas Finance
Transparency Accountability Responsibility Independency Fairness
RUPS
Dewan Komisaris Direksi
Komite Audit Corporate Secretary
Komite Nominasi & Remunerasi Risk Management
Komite Pemantau Risiko Internal Audit
Legal & Litigation
UKK APU PPT
ALCO
Komite Kredit
Komite Manajemen Risiko
Komite Anti Fraud
Komite Pengarah Teknologi Informasi
Auditor Eksternal (Audit Independen)
166 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 167
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Keberhasilan dalam menerapkan GCG di dalam Perseroan sangat bergantung kepada hubungan antar organ
Perseroan dimana berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku dengan tegas telah memisahkan
tugas dan wewenang Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Direksi, dan Dewan Komisaris. Ketiga organ
Perseroan tersebut selalu berhubungan atas dasar prinsip-prinsip kebersamaan dan rasa saling menghargai,
menghormati fungsi dan peranan masing-masing dibantu oleh organ-organ pendukung dan bertindak demi
kepentingan Perseroan. Setiap keputusan dan tindakan yang dijalankan dilandasi oleh itikad baik, nilai moral
dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan kebijakan yang dimiliki oleh Perseroan dengan
kesadaran akan adanya tanggung jawab sosial Perseroan terhadap stakeholders maupun kelestarian lingkungan
di sekitar Perseroan.
Mekanisme Tata Kelola Perusahaan
Mekanisme GCG terdiri dari berbagai peraturan dan kebijakan yang mengatur lingkup tanggung jawab organ
GCG, dan hubungan kerja antar organ GCG; termasuk dengan pemangku kepentingan baik internal maupun
eksternal. Perseroan telah memiliki mekanisme GCG meliputi Anggaran Dasar, Pedoman Tata Kelola atau Good
Corporate Governance yang telah disahkan. Perseroan terus melakukan penyempurnaan kebijakan GCG (soft-
structure GCG) yang dimiliki agar sejalan dengan kebutuhan proses bisnis maupun ketentuan pelaksanaan GCG
bagi Perusahaan.
Selain pedoman GCG, Perseroan telah menyusun Code of Conduct, Board Manual, Pedoman Pengendalian
Gratifikasi, Pedoman Sistem Pengaduan Pelanggaran (Whistleblowing System), Piagam Komite Audit, Piagam
Audit Internal dan berbagai kebijakan dan prosedur dalam mendukung terlaksananya tata kelola yang baik.
Seluruh kebijakan dan prosedur tersebut bertujuan untuk mendorong Perseroan mampu melakukan check and
balance pada setiap aktivitas bisnis berdasarkan prinsip-prinsip GCG yang berlaku.
Kebijakan dan Prosedur Penetapan
Anggaran Dasar Akta No. 160 Tanggal 29 September 2023 yang dibuat Muhammad Kholid Artha, S.H., Notaris di Jakarta.
Pedoman Tata Kelola Ditetapkan melalui Surat Keputusan No. 03, efektif berlaku sejak 1 April 2016 dan telah disetujui
Perusahaan yang Baik oleh Direksi.
Board Manual (Buku Panduan Ditetapkan tanggal 27 Agustus 2015 yang telah ditandatangani oleh Dewan Komisaris.
Dewan Komisaris dan Direksi)
Kode Etik (Code of Conduct/CoC) Ditetapkan tanggal 11 Maret 2013.
Piagam Komite Audit Telah dilakukan pembaharuan dan disahkan pada tanggal 30 Juli 2020 yang telah ditandatangani oleh
seluruh anggota Dewan Komisaris dan Komite Audit.
Piagam Komite Nominasi Ditetapkan tanggal 4 Agustus 2015 yang telah ditandatangani oleh seluruh Dewan Komisaris.
& Remunerasi
Piagam Komite Pemantau Risiko Ditetapkan tanggal 24 November 2016 yang telah ditandatangani oleh seluruh anggota Komite
Pemantau Risiko dan Dewan Komisaris.
Piagam Audit Internal Telah dilakukan pembaharuan dan disahkan oleh Direksi dan disetujui oleh Dewan Komisaris tanggal
30 November 2020.
Piagam Sekretaris Perusahaan Ditetapkan melalui SOP No.03/PGN/06/2016 yang telah diterbitkan tanggal 23 Desember 2016 dan
telah melalui perbaikan/revisi pada tanggal 14 Desember 2018, yang telah disetujui oleh Direksi.
Pedoman Sistem Ditetapkan melalui SOP No. 03/PGN/01/2016, efektif berlaku tanggal 28 Desember 2016 yang telah
Pengendalian Internal disetujui oleh Direksi.
Pedoman Manajemen Risiko Ditetapkan melalui SOP No. 03/PGN/07/2016 yang telah diterbitkan tanggal 27 Desember 2016 dan
telah melalui perbaikan/revisi pada 11 November 2019 yang telah disetujui oleh Direksi.
Pedoman Pengadaan Ditetapkan melalui SOP No. 02/PGA/01/2017 efektif berlaku sejak 1 Juni 2017 dan telah disetujui oleh
Barang dan Jasa Direksi dan telah melalui perbaikan/revisi pada 11 November 2019 yang telah disetujui oleh Direksi.
Pedoman Pengendalian Gratifikasi Ditetapkan melalui SOP No. 03/PGN/10/2018 efektif berlaku sejak 17 September 2018 dan telah melalui
perbaikan/revisi pada 15 November 2019 dan 1 September 2020 yang telah disetujui oleh Direksi.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 167
Page 168
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
SOSIALISASI DAN INTERNALISASI
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK
Sebagai bentuk komitmen Perseroan untuk selalu menerapkan kegiatan usaha dan pelaksanaan operasional
Perseroan sesuai dengan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik, maka Perseroan selalu memberikan bekal
kepada setiap pegawai baru dan pegawai yang ada untuk dilakukan sosialisasi penerapan GCG. Selama tahun 2024,
Perseroan telah melakukan sosialisasi penerapan GCG sebanyak 4 (empat) kali dengan detail sebagai berikut:
No. Tanggal Materi Pelatihan Divisi/Regional/Program HC
1 18 Januari 2024 Penerapan Tata Kelola Yang Baik Program Management Trainee Batch 17
2 21 Februari 2024 Training Awareness Sistem Manajemen Anti Divisi Legal, Divisi Corporate Secretary, Divisi Corp. Risk
Penyuapan (SMAP) Management, Divisi Human Capital & HC Learning, Divisi Treasury
& Finance, Divisi Retail Risk Management, Divisi Business &
Operation Support Management, Divisi Internal Audit
3 07 Juni 2024 Penerapan Tata Kelola Yang Baik Program Management Trainee Batch 18
4 27 Agustus 2024 Training Internal Audit Sistem Manajemen Anti Divisi Legal, Divisi Corporate Secretary, Divisi Corp. Risk
Penyuapan (SMAP) Management, Divisi Human Capital & HC Learning, Divisi Treasury
& Finance, Divisi Retail Risk Management, Divisi Business &
Operation Support Management, Divisi Internal Audit
PERKEMBANGAN PENERAPAN TATA KELOLA PERUSAHAAN
YANG BAIK DAN APRESIASI DI TAHUN 2024
Pada tahun 2024, Mandiri Tunas Finance meraih Indonesia Good Corporate Governance Award 2024 dengan kategori
Trusted Company Based on Corporate Governance Perception Index (CGPI) dengan skor sebesar 84,01. CGPI adalah
program riset dan pemeringkatan penerapan GCG pada perusahaan-perusahaan melalui survei terhadap praktik
GCG yang menghasilkan skor Corporate Governance Perception Index (CGPI). CGPI Awards diselenggarakan oleh
The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG) bekerja sama dengan Majalah SWA dan kepesertaannya
meliputi perusahaan dari Emiten, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Perbankan,
Perbankan Syariah dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).
PENILAIAN: EVALUASI, PEMANTAUAN, DAN PENINGKATAN
PENERAPAN TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK
Secara berkala Perseroan melaksanakan penilaian penerapan GCG (Penilaian GCG) untuk mengukur tingkat
kepatuhan penerapan GCG dengan mengacu pada peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Evaluasi
bertujuan untuk mengukur efektivitas dari implementasi GCG yang telah dilaksanakan sebagai dasar untuk
melakukan perbaikan terhadap seluruh kebijakan penerapan GCG di lingkup Perseroan. Penilaian dilakukan melalui
2 (dua) metode yaitu Self Assessment Tata Kelola Perusahaan Pembiayaan dan Kelompok Usaha Mandiri grup, serta
penilaian pihak eksternal melalui rating Corporate Governance Perception Index (CGPI).
168 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 169
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Metode Penilaian Penerapan GCG di Lingkup Mandiri Tunas Finance terdiri dari dua yaitu:
Self Assessment Penilaian pihak
Tata Kelola eksternal melalui
Perusahaan rating Corporate
Pembiayaan dan Governance
Kelompok Usaha Perception Index
Mandiri grup. (CGPI).
A. Self Assessment Tata Kelola Perusahaan Pembiayaan dan Kelompok Usaha
Mandiri Grup
Penilaian penerapan GCG yang utama dilakukan oleh Perusahaan adalah penilaian berkala dengan menggunakan
pendekatan Self Assessment yang mengacu kepada 2 (dua) sifat entitas Perusahaan, yaitu sebagai perusahaan
pembiayaan yang memiliki kepatuhan terhadap ketentuan OJK, serta sebagai bagian dari Mandiri grup yang
terikat dengan Konglomerasi Keuangan.
Dasar dan Metode Penilaian
Penilaian GCG melalui Self Assessment ini mengacu kepada 2 (dua) ketentuan, yaitu:
1. POJK No. 48 Tahun 2024 tentang Tata Kelola Yang Baik Bagi Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal
Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya.
Dengan perincian pembahasan sebagai berikut:
a. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi, Dewan Komisaris, dan DPS;
b. Kelengkapan dan pelaksanaan tugas komite dan satuan kerja yang menjalankan fungsi pengendalian
internal;
c. Penanganan Benturan Kepentingan;
d. Penerapan fungsi kepatuhan, audit internal, dan audit eksternal;
e. Penerapan manajemen risiko dan sistem pengendalian internal;
f. Penerapan kebijakan remunerasi;
g. Transparansi kondisi keuangan dan non-keuangan;
h. Rencana bisnis sebagai rencana kerja dan anggaran tahunan serta rencana jangka Panjang;
i. Pengungkapan kepemilikan saham anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang mencapai 50% atau lebih;
j. Hubungan keuangan dan hubungan keluarga Direksi;
k. Hubungan keuangan dan hubungan keluarga Dewan Komisaris;
l. Pengungkapan hal-hal penting lainnya kepada OJK
2. POJK No. 18/POJK.03/2014 serta SEOJK No. 15/SEOJK.03/2015 tentang
Penerapan Tata Kelola Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan.
Dengan perincian pembahasan sebagai berikut:
a. Persyaratan calon anggota Direksi dan calon anggota Dewan Komisaris;
b. Persyaratan calon anggota Dewan Pengawas Syariah;
c. Struktur Direksi dan Dewan Komisaris;
d. Struktur Dewan Pengawas Syariah;
e. Independensi tindakan Dewan Komisaris;
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 169
Page 170
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
f. Pelaksanaan fungsi pengurusan LJK oleh Direksi;
g. Pelaksanaan fungsi pengawasan oleh Dewan Komisaris;
h. Pelaksanaan fungsi pengawasan oleh Dewan Pengawas Syariah;
i. Pelaksanaan fungsi kepatuhan, fungsi audit intern, dan pelaksanaan audit ekstern;
j. Pelaksanaan fungsi manajemen risiko;
k. Kebijakan remunerasi; dan
l. Pengelolaan benturan kepentingan.
Penilaian atas pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan yang Baik dilakukan secara internal dengan tetap memegang
independensi sehingga hasilnya mencerminkan kondisi yang sebenarnya.
Penilaian Penerapan GCG Tahun Buku 2022-2024
Kriteria 2024 2023 2022
Jenis Penilaian Self Assessment Self Assessment Self Assessment
Assessor/Penilai Internal Perusahaan Internal Perusahaan Internal Perusahaan
1 Januari 2024 sampai dengan 1 Januari 2023 sampai dengan 1 Januari 2022 sampai dengan
Periode Penerapan
31 Desember 2024 31 Desember 2023 31 Desember 2022
Tahun Ukur Tahun Buku 2024 Tahun Buku 2023 Tahun Buku 2022
Uraian Hasil Self Assessment Penerapan GCG Perseroan untuk Tahun Buku 2022- 2024
2024 2023 2022
Uraian
Semester 1 Semester 2 Semester 1 Semester 2 Semester 1 Semester 2
Direksi 1,36 1,36 1,33 1,33 1,44 1,22
Dewan Komisaris 1,33 1,22 1,70 1,40 1,50 1,30
Dewan Pengawas Syariah N/A N/A N/A N/A N/A N/A
Komite Tata Kelola Terintegrasi 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00
Satuan Kerja Kepatuhan (T) 1,67 1,33 1,50 1,50 1,75 1,50
Satuan Kerja Audit Internal (T) 1,28 1,00 1,00 1,00 1,33 1,33
Penerapan Manajemen Risiko (T) 1,33 1,17 1,40 1,40 1,40 1,40
Pedoman Tata Kelola Terintegrasi (T) 1,33 1,00 1,33 1,33 1,33 1,33
Benturan Kepentingan 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00
Kebijakan Remunerasi 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00 1,00
Nilai Akhir 1,25 1,25 1,12 1,22 1,31 1,23
Hasil Penilaian Self Assessment Tata Kelola Terintegrasi Tahun Buku 2022-2024
Tahun Peringkat/Skor Definisi Peringkat
Konglomerasi Keuangan dinilai telah melakukan penerapan Tata Kelola Terintegrasi yang secara umum
sangat baik. Hal ini tercermin dari pemenuhan yang memadai atas penerapan prinsip Tata Kelola Terintegrasi.
2024 1
Apabila terdapat kelemahan dalam penerapan Tata Kelola Terintegrasi, secara umum kelemahan tersebut
kurang signifikan dan dapat segera dilakukan perbaikan oleh Entitas Utama dan/atau LJK.
Konglomerasi Keuangan dinilai telah melakukan penerapan Tata Kelola Terintegrasi yang secara umum
sangat baik. Hal ini tercermin dari pemenuhan yang memadai atas penerapan prinsip Tata Kelola Terintegrasi.
2023 1
Apabila terdapat kelemahan dalam penerapan Tata Kelola Terintegrasi, secara umum kelemahan tersebut
kurang signifikan dan dapat segera dilakukan perbaikan oleh Entitas Utama dan/atau LJK.
Konglomerasi Keuangan dinilai telah melakukan penerapan Tata Kelola Terintegrasi yang secara umum
sangat baik. Hal ini tercermin dari pemenuhan yang memadai atas penerapan prinsip Tata Kelola Terintegrasi.
2022 1
Apabila terdapat kelemahan dalam penerapan Tata Kelola Terintegrasi, secara umum kelemahan tersebut
kurang signifikan dan dapat segera dilakukan perbaikan oleh Entitas Utama dan/atau LJK.
170 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 171
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Tindak Lanjut Hasil Penilaian Penerapan GCG Tahun Buku 2023
Komitmen Perseroan dalam menyempurnakan implementasi GCG di antaranya dilakukan dengan menindaklanjuti
rekomendasi dalam penilaian GCG. Berikut tindak lanjut dari hasil penilaian penerapan GCG tahun 2023:
1. Penyusunan Kebijakan Anti Penyuapan dan Kebijakan Tata Kelola, penyusunan SOP Sistem Manajemen
Anti Penyuapan (SMAP), penginian kebijakan pengendalian, penginian SOP Strategi Anti Fraud dan SOP
Pengendalian Gratifikasi, penginian SOP Compliance, SOP Manajemen Risiko, SOP Business Continuity
Management (BCM), SOP Pengelolaan Permodalan, SOP Korporasi dan Strategi Perusahaan, SOP
Perlindungan Konsumen & Masyarakat, Penginian PTO Penerapan Strategi Anti Fraud, PTO Audit Monitoring
System, PTO Business Continuity Management dan PTO Laporan Transaksi Keuangan Mencurigakan dan
Laporan Transaksi Keuangan Tunai.
2. Dalam hal meningkatkan integritas Perseroan, pada tahun 2024 telah dilakukan implementasi ISO 37001
Sistem Manajemen Anti Penyuapan, dan telah mendapatkan kelulusan audit sertifikasi.
3. Perseroan juga melakukan implementasi SmartAML untuk mengakomodasi proses pemantauan transaksi-
transaksi keuangan mencurigakan dan proses Know Your Customer (KYC) yang terintegrasi sebagai bentuk
implementasi atas POJK No. 8 Tahun 2023 Tentang Penerapan Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan
Pendanaan Terorisme, Dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal di Sektor Jasa
Keuangan.
B. Penilaian Pihak Eksternal oleh Corporate Governance Perception Index (CGPI)
Perseroan secara berkala mengikuti survei Corporate Governance Perception Index (CGPI) setiap tahun yang
diadakan oleh Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG) yang menghasilkan rating dan berbagai
rekomendasi bagi penerapan GCG di lingkup Perseroan.
Dasar dan Metode Penilaian
CGPI mengembangkan metode penilaian dan aspek penilaian yang terdiri dari 2 (dua) tahapan, yaitu tahapan
analisis dan observasi. Tahapan analisis dilakukan melalui metode pengisian kuesioner (self assessment) dan
penilaian dokumen perusahaan peserta, dilanjutkan dengan tahapan observasi melalui paparan eksekutif dan
diskusi dengan organ perusahaan peserta. Aspek penilaian CGPI mencakup struktur governansi (governance
structure), proses governansi (governance process), dan hasil governansi (governance outcome). Penilaian
CGPI menggunakan acuan penerapan GCG yang bersifat wajib (mandatory) dan praktik terbaik yang berlaku
umum (best practices) serta pendekatan dengan perspektif stakeholder dimana hubungan dengan seluruh
pemangku kepentingan (stakeholder) semakin penting dalam menjaga kesinambungan bisnis perusahaan
dalam jangka panjang.
Skor Penilaian
Setiap tahun, skor penilaian Perseroan terus mengalami peningkatan sebagai hasil dari pembenahan secara
berkesinambungan yang dilakukan Perseroan terhadap penerapan GCG. Adapun perkembangan skor penilaian
CGPI Perseroan selama 5 (lima) tahun berturut-turut dapat dilihat pada bagan di bawah ini.
Hasil Penilaian Penerapan GCG Berdasarkan Aspek dan Indikator Tahun 2022 – 2024
2024 2023 2022
Aspek & Indikator Penilaian
Bobot Nilai Akhir Bobot Nilai Akhir Bobot Nilai Akhir
Aspek Struktur Governansi 33,33 28,04 33,10 27,70 23,33 22,98
Aspek Proses Governansi 33,34 28,03 32,81 27,28 31,79 31,41
Aspek Hasil Governansi 33,33 27,94 34,09 28,12 28,12 27,64
Total Skor CGPI & Rating 100,00 84,01 100,00 83,10 100,00 82,03
Predikat (Tepercaya) (Tepercaya) (Tepercaya)
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 171
Page 172
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
81,50
81,71
82,03
83,10
84,01
Skor Penilaian CGPI
5 Tahun
2020 2021 2022 2023 2024
Tindak Lanjut Penerapan GCG Tahun 2023
Skor penilaian CGPI Perseroan pada tahun 2024 sebesar 84,01 dengan pengelompokan Perusahaan ke dalam
kelompok perusahaan “Tepercaya”. Hasil CGPI tersebut menunjukkan prestasi sehingga dapat menggambarkan
bahwa Organ Perusahaan dan segenap anggota Perseroan telah berkomitmen dan melakukan upaya yang
bersungguh-sungguh dan konsisten dalam mengimplementasikan GCG dan mengelola transformasi model
bisnis perusahaan berdasarkan prinsip GCG sehingga bergerak berubah menuju kondisi yang menciptakan nilai
bagi stakeholders.
Berdasarkan hasil assessment GCG tersebut, Perseroan memperoleh sejumlah rekomendasi yang menjadi Area
of Improvement (AoI) dalam proses peningkatan kualitas penerapan GCG di lingkungan Perseroan antara lain:
Rekomendasi Konseptual
1. Perseroan diharapkan terus mampu mengembangkan program pembangunan kematangan sesuai dengan
konsep yang telah tersedia, termasuk konsep di level internasional. Bagi Perseroan yang telah menjalankan
pilihan konsep membangun kematangan diharapkan mampu menjalankannya secara konsisten dan
berkelanjutan.
2. Perseroan diharapkan mampu mengembangkan konsep kematangan prinsip GCG melalui perencanaan bisnis
Perseroan yang menghasilkan skenario bisnis sesuai tuntutan keberhasilan di dunia industri dan bisnisnya,
melalui penetapan sasaran strategis yang komprehensif dan terintegrasi dengan kebijakan, program, dan
kegiatan strategisnya.
Rekomendasi Teknis
1. Perseroan diharapkan mampu merancang inisiatif membangun kematangan bisnis yang berkelanjutan
dengan mempertimbangkan faktor pendorong dan penghambat daya saing Perseroan.
2. Perseroan diharapkan mampu melaksanakan secara disiplin program membangun kematangan yang telah
menjadi inisiatif dan melakukan evaluasi secara berkala.
3. Perseroan diharapkan mampu menyesuaikan penerapan konsep tata kelola perusahaan yang telah
berkembang, seperti berbasis standar sistem mutu (ISO), di antaranya dengan menerapkan standar
sistem yang baru disahkan seperti Model Kematangan Tata Kelola Organisasi (ISO 37004:2023) dan Sistem
Manajemen Risiko (ISO 31050:2023).
172 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 173
>> Tata Kelola Perusahaan
05
STRUKTUR ORGAN TATA KELOLA
PERUSAHAAN YANG BAIK
Struktur Organ Tata Kelola Perusahaan yang Baik terdiri dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Dewan
Komisaris dan Direksi. Perusahaan menganut sistem (dua) badan atau two tier system, yaitu Dewan Komisaris
dan Direksi dengan kewenangan dan tanggung jawab yang jelas sesuai fungsinya masing-masing sebagaimana
diamanahkan dalam peraturan dan perundang-undangan serta anggaran dasar. Perseroan juga mengikutsertakan
beberapa aspek penting yang berperan untuk mendukung penguatan kontrol dan pengelolaan terhadap Perseroan,
terdiri dari organ pendukung yang meliputi Sekretaris Perusahaan, Audit Internal, Manajemen Risiko, Satuan Kerja
Kepatuhan dan beberapa komite serta satuan kerja lainnya yang berada di bawah Direksi hingga Komite Audit,
Komite Nominasi & Remunerasi dan Komite Pemantau Risiko yang berada di bawah Dewan Komisaris. Selain
itu, terdapat proses audit independen atas laporan keuangan dan laporan lainnya yang dilakukan oleh akuntan
eksternal dalam memperkuat kontrol khususnya terkait laporan kinerja Perseroan. Struktur tersebut telah sesuai
dengan ketentuan regulasi yang berlaku di Indonesia.
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM (RUPS)
Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS”) adalah organ Perseroan yang memiliki wewenang yang tidak diberikan
kepada Dewan Komisaris atau Direksi dalam batas yang ditentukan dalam Anggaran Dasar dan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
Jenis RUPS
Berdasarkan ketentuan UUPT dan Anggaran Dasar Perusahaan, RUPS terdiri dari:
1. RUPS Tahunan, yaitu RUPS yang bersifat rutin diselenggarakan tiap tahun, yang terdiri dari RUPS Tahunan
tentang Persetujuan Laporan Tahunan dan Pengesahan Laporan Keuangan, serta RUPS Tahunan tentang
Pengesahan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan.
2. RUPS Luar Biasa (RUPSLB), yaitu RUPS yang diadakan sewaktu-waktu apabila dipandang terdapat hal- hal
tertentu yang memerlukan pembahasan dan pengambilan keputusan yang sifatnya mendesak dan signifikan.
Sebagaimana disebutkan dalam pasal 91 UUPT, Pemegang Saham juga dapat mengambil keputusan di luar RUPS
(“Keputusan RUPS Sirkuler”) yang mempunyai kekuatan hukum mengikat yang sama dengan RUPS secara fisik.
Keputusan RUPS Sirkuler berkekuatan hukum setara keputusan RUPS dengan syarat semua pemegang saham
dengan hak suara menyetujui secara tertulis dengan menandatangani keputusan tersebut.
Wewenang RUPS
Wewenang RUPS di antaranya adalah mengangkat dan memberhentikan Direktur dan Komisaris, memutuskan
pembagian tugas dan wewenang pengurusan di antara Direktur, meminta pertanggungjawaban Dewan Komisaris
dan Direksi atas pengelolaan Perusahaan, mengubah permodalan, mengubah Anggaran Dasar, merencanakan
penggunaan laba, penggabungan, peleburan, pengambilalihan dan pembubaran Perusahaan, serta pembentukan
anak perusahaan.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 173
Page 174
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Pemegang Saham Mandiri Tunas Finance
Pemegang Saham sebagai pemilik modal memiliki hak dan tanggung jawab sesuai dengan peraturan perundang-
undangan dan anggaran dasar Perusahaan. Pemegang Saham Perusahaan terdiri dari PT Bank Mandiri (Persero)
Tbk sebanyak 51% dan PT Tunas Ridean sebanyak 49%.
Hak dan Tanggung Jawab Pemegang Saham
Perusahaan senantiasa memenuhi serta memperhatikan hak-hak Pemegang Saham secara setara tanpa
membedakan antara pemegang saham mayoritas maupun minoritas. Kesetaraan pemenuhan hak kepada
seluruh pemegang saham dapat dilihat dari pemberitahuan informasi prapelaksanaan, pelaksanaan dan pasca
pelaksanaan RUPS sebagaimana yang diwajibkan dalam ketentuan yang berlaku. Sebelum RUPS dilaksanakan,
Perusahaan akan melakukan pemanggilan dalam jangka waktu paling lambat 14 hari terhitung sejak penetapan
tanggal pelaksanaan RUPS.
Hak-hak pemegang saham meliputi:
1. Mengusulkan, menyetujui pengangkatan dan pemberhentian Dewan Komisaris dan Direksi.
2. Menyetujui perubahan anggaran dasar termasuk perubahan modal.
3. Menyetujui penggabungan, peleburan, pengambilalihan dan pemisahan Perusahaan, pengajuan permohonan
agar Perusahaan dinyatakan pailit, dan pembubaran.
4. Meminta laporan dan penjelasan mengenai hal tertentu kepada Direksi dan Dewan Komisaris Perusahaan
dengan memperhatikan peraturan yang berlaku di bidang pasar modal di Indonesia.
5. Setiap satu saham memberikan 1 (satu) hak suara.
6. Menghadiri dan mengeluarkan suara dalam RUPS.
7. Menerima pembayaran dividen dan sisa kekayaan hasil likuidasi.
8. Menjalankan hak lainnya berdasarkan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.
Mekanisme Penyelenggaraan RUPS Perseroan
Dalam hal tata cara penyelenggaraan RUPS, Perusahaan mengacu pada Undang-Undang No. 40 Tahun 2007
tentang Perusahaan Terbatas dan Anggaran Dasar Perusahaan, serta aturan lain yang terkait.
174 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 175
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Penyelenggaraan RUPS Tahun 2024
Selama tahun 2024, Perseroan melaksanakan RUPS sebanyak 3 (tiga) kali yaitu:
1. 1 (satu) kali Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang dilaksanakan secara sirkuler yang termuat dalam
Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Nomor 235 dan 236 tanggal 28 Juni 2024. Adapun agenda
dan keputusannya sebagai berikut:
Agenda Keputusan dan Realisasi
Persetujuan Laporan Tahunan dan Laporan 1. Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan
Tugas Pengawasan Dewan Komisaris serta Komisaris Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
Pengesahan Laporan Keuangan Perseroan dan mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada
untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal tanggal 31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono,
31 Desember 2023 termasuk memberikan Sungkoro & Surja (a member firm of Ernst & Young), dengan opini “Menyajikan secara
pembebasan dan pelunasan tanggung jawab wajar dalam semua hal yang material” sebagaimana dinyatakan dalam laporan Nomor
sepenuhnya (volledig acquit et de charge) 00026/2.1032/AU.1/09/1008-1/1/I/2024 tertanggal 22 Januari 2024.
terhadap seluruh anggota Direksi dan Anggota 2. Atas disetujuinya Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan
Dewan Komisaris Perseroan sehubungan Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember
dengan Pengurusan dan Pengawasan Perseroan 2023 serta disahkannya Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir
yang telah dijalankan selama tahun buku yang pada tanggal 31 Desember 2023, maka Keputusan Sirkuler ini memberikan pembebasan
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, dan pelunasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) terhadap
sepanjang aktivitas tersebut tercermin dalam seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris sehubungan dengan pengurusan dan
Laporan Tahunan. pengawasan Perseroan yang telah dijalankan, selama tahun buku yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2023, sejauh tindakan tersebut bukan merupakan tindakan pidana
dan tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan untuk
tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.
Realisasi: Laporan Tahunan periode Tahun 2023 telah disetujui pada tanggal 17 April 2024
oleh Komisaris Utama dan Direktur Utama Perseroan dan laporan Keuangan Periode 31
Desember 2023 telah disahkan oleh Direktur Perseroan pada tanggal 22 Januari 2024. Kedua
laporan tersebut telah dilaporkan kepada regulator sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Status: Terealisasi
Persetujuan Penggunaan Laba Bersih Perseroan 1. Menyetujui dan menetapkan penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk tahun buku
untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 2023 sebesar Rp1.161.100.986.270 (satu triliun seratus enam puluh satu miliar seratus
Desember 2023. juta sembilan ratus delapan puluh enam ribu dua ratus tujuh puluh Rupiah) yaitu
sebagai berikut:
a. Sejumlah 30% (tiga puluh persen) dari laba bersih Perseroan atau sebesar
Rp348.330.295.881 (tiga ratus empat puluh delapan miliar tiga ratus tiga puluh
juta dua ratus sembilan puluh lima ribu delapan ratus delapan puluh satu Rupiah)
ditetapkan sebagai dividen Perseroan.
b. Sejumlah 70% (tujuh puluh persen) dari laba bersih Perseroan atau sebesar
Rp812.770.690.389 (delapan ratus dua belas miliar tujuh ratus tujuh puluh
juta enam ratus sembilan puluh ribu tiga ratus delapan puluh sembilan Rupiah)
ditetapkan sebagai laba ditahan Perseroan.
2. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi Perseroan untuk mengatur tata cara
alokasi laba bersih Perseroan tersebut di atas sesuai dengan peraturan perundang-
undangan yang berlaku.
Realisasi: Perseroan telah membagikan dividen sesuai dengan keputusan RUPS kepada
pemegang saham Perseroan.
Status: Terealisasi.
Persetujuan Penunjukan Kantor Akuntan Publik 1. Menetapkan Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja (a member firm
dan Akuntan Publik untuk mengaudit Laporan of Ernst & Young Global Limited) dan Akuntan Publik Yasir, untuk mengaudit Laporan
Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku yang Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.
akan berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 2. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menetapkan
dan Penetapan Biaya/Honorariumnya. honorarium dan persyaratan lainnya bagi Kantor Akuntan Publik dan Akuntan Publik
tersebut, serta menetapkan Kantor Akuntan Publik dan/atau Akuntan Publik pengganti
dalam hal Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja (a member firm of Ernst
& Young Global Limited) dan/atau Akuntan Publik Yasir, karena sebab apa pun tidak dapat
menyelesaikan proses audit Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2024. Apabila terdapat pergantian Kantor Akuntan Publik dan/
atau Akuntan Publik, Dewan Komisaris memberikan laporan kepada Pemegang Saham.
Realisasi: Laporan keuangan audited periode 31 Desember 2024 telah selesai dilakukan
dan disahkan pada tanggal 24 Januari 2025 dengan menggunakan Kantor Akuntan Publik
Purwantono, Sungkoro & Surja (a member firm of Ernest & Young Global Limited) dan Akuntan
Publik Yasir, CPA.
Status: Terealisasi.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 175
Page 176
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Agenda Keputusan dan Realisasi
Penetapan Tantiem Bagi Anggota Direksi dan Memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan dengan terlebih
Dewan Komisaris Perseroan untuk Tahun Buku dahulu mendapat persetujuan pemegang saham mayoritas dan diketahui oleh pemegang
yang berakhir pada 31 Desember 2023 serta saham pengendali lainnya untuk menetapkan:
penetapan Gaji Anggota Direksi dan Honorarium a. Tantiem atas kinerja anggota Direksi dan Dewan Komisaris untuk tahun buku yang
Anggota Dewan Komisaris dan Pemberian berakhir pada tanggal 31 Desember 2023; dan
Fasilitas, Benefit dan/atau Tunjangan Lainnya b. Gaji anggota Direksi dan honorarium anggota Dewan Komisaris dan pemberian fasilitas,
untuk Tahun Buku 2024. benefit dan/atau tunjangan lainnya untuk tahun buku 2024.
Realisasi: Penetapan remunerasi bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi telah
ditetapkan dan diberikan sesuai dengan hasil keputusan yang ditetapkan.
Status: Terealisasi.
Laporan Pertanggungjawaban Realisasi Menerima Laporan Pertanggungjawaban Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran
Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Umum Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Tahap I Tahun 2023 dan Laporan
Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Pertanggungjawaban Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Obligasi
Tahap I Tahun 2023 dan Penawaran Umum Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Tahap II Tahun 2023.
Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance
Tahap II Tahun 2023. Realisasi: Penggunaan dana hasil penawaran umum Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri
Tunas Finance Tahap I dan II Tahun 2023 telah dilakukan sesuai rencana penggunaan dan
telah dilaporkan ke OJK.
Status: Terealisasi.
Persetujuan Perubahan Susunan Pengurus 1. Menyetujui pengangkatan kembali:
Perseroan. a. Sdr. R. Eryawan Nurhariadi sebagai Direktur Perseroan untuk periode kedua.
b. Sdr. William Francis Indra sebagai Direktur Perseroan untuk periode kedua.
Pengangkatan tersebut di atas terhitung efektif sejak tanggal Keputusan Sirkuler ini
dan berakhir pada penutupan RUPST yang ke-3 (tiga) sejak pengangkatannya yang
akan diselenggarakan pada tahun 2027, dengan tidak mengurangi hak dari Rapat
Umum Pemegang Saham untuk sewaktu-waktu memberhentikannya.
2. Menyetujui pengangkatan Sdr. Saptari sebagai Komisaris Perseroan untuk periode
pertama terhitung efektif sejak tanggal Keputusan Sirkuler ini dan berakhir pada
penutupan RUPST yang ke 3 (tiga) sejak pengangkatannya yang akan diselenggarakan
pada tahun 2027, dengan tidak mengurangi hak dari Rapat Umum Pemegang Saham
untuk sewaktu-waktu memberhentikannya.
Adapun penetapan pengangkatan Sdr. Saptari tersebut berlaku efektif setelah yang
bersangkutan mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan atas penilaian
kemampuan dan kepatutan (fit and proper test).
3. Menyatakan bahwa terhitung mulai tanggal Keputusan Sirkuler ini, susunan pengurus
Perseroan menjadi sebagai berikut:
No. Nama Jabatan
Dewan Komisaris
1 Rico Adisurja Setiawan Komisaris Utama
2 Fendy Eventius Mugni Komisaris Independen
3 Saptari* Komisaris
Direksi
1 Pinohadi Gautama Sumardi Direktur Utama
2 R. Eryawan Nurhariadi Direktur
3 William Francis Indra Direktur
*penetapan pengangkatan tersebut berlaku efektif sejak mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa
Keuangan atas penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test)
4. Memberikan kewenangan dan kuasa kepada Direksi Perseroan untuk menindaklanjuti
Keputusan Rapat terkait pelaporan kepada regulator serta instansi terkait lainnya.
Realisasi: Bapak Saptari selaku Anggota Dewan Komisaris telah lulus uji kemampuan dan
kepatutan oleh Otoritas Jasa Keuangan, sehingga yang bersangkutan dapat melaksanakan
tugas dan tanggung jawab selaku anggota Dewan Komisaris Perseroan.
Status: Terealisasi.
176 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 177
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Agenda Keputusan dan Realisasi
Agenda Lain-lain 1. Memberikan kuasa dengan hak substitusi kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan
seluruh Keputusan Sirkuler ini dalam suatu akta notaris tersendiri, dan untuk
selanjutnya memberitahukannya kepada pihak yang berwenang, serta melakukan
semua dan setiap tindakan yang diperlukan sehubungan dengan keputusan tersebut
sesuai dengan peraturan perundangan-undangan yang berlaku, apabila diperlukan dan
untuk itu menghadap sehingga perlu, membuat, suruh membuat dan menandatangani
akta dan surat-surat diperlukan, singkatnya melakukan apa pun juga untuk mencapai
maksud tersebut tidak ada yang dikecualikan.
2. Tanggal Keputusan Sirkuler ini adalah tanggal tanda tangan terakhir dari perwakilan
Pemegang Saham yang dinyatakan dalam Keputusan Sirkuler ini, dalam hal tanda
tangan dari perwakilan Pemegang Saham tidak diberikan pada tanggal yang sama.
3. Keputusan Sirkuler ini dapat dibuat dalam beberapa rangkap yang secara bersama-
sama merupakan satu kesatuan dari Keputusan Sirkuler ini.
Status: Terealisasi.
2. 2 (dua) kali Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang dilaksanakan secara sirkuler yang termuat dalam
Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Mandiri Tunas Finance No. 48
tanggal 5 Juni 2024, serta dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT
Mandiri Tunas Finance No. 16 tanggal 5 November 2024.
Adapun agenda dan keputusannya adalah sebagai berikut:
RUPSLB, 5 Juni 2024
Agenda Keputusan
Perubahan Susunan Anggota Dewan 1. Menyetujui pengunduran diri Bapak Totok Priyambodo sebagai Komisaris Perseroan
Komisaris Perseroan. terhitung efektif sejak tanggal 07-03-2024 (tujuh Maret dua ribu dua empat) serta
mengucapkan terima kasih atas sumbangan tenaga dan pikiran yang diberikan selama
menjabat sebagai Komisaris Perseroan.
2. Menyatakan bahwa terhitung sejak tanggal 07-03-2024 (tujuh Maret dua ribu dua
empat) susunan anggota Dewan Komisaris Perseroan menjadi sebagai berikut:
Nama Jabatan
Dewan Komisaris
Rico Adisurja Setiawan Komisaris Utama
Fendy Eventius Mugni Komisaris Independen
Agenda Lain-lain 1. Memberikan kuasa dengan hak substitusi kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan
seluruh Keputusan Sirkuler ini dalam suatu akta notaris tersendiri, dan untuk
selanjutnya memberitahukannya kepada pihak yang berwenang, serta melakukan
semua dan setiap tindakan yang diperlukan sehubungan dengan keputusan tersebut
sesuai dengan peraturan perundangan-undangan yang berlaku, apabila diperlukan dan
untuk itu menghadap sehingga perlu, membuat, suruh membuat dan menandatangani
akta dan surat-surat diperlukan, singkatnya melakukan apa pun juga untuk mencapai
maksud tersebut tidak ada yang dikecualikan.
2. Tanggal Keputusan Sirkuler ini adalah tanggal tanda tangan terakhir dari perwakilan
Pemegang Saham yang dinyatakan dalam Keputusan Sirkuler ini, dalam hal tanda
tangan dari perwakilan Pemegang Saham tidak diberikan pada tanggal yang sama.
3. Keputusan Sirkuler ini dapat dibuat dalam beberapa rangkap yang secara bersama-
sama merupakan satu kesatuan dari Keputusan Sirkuler ini.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 177
Page 178
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
RUPSLB, 05 November 2024
Agenda Keputusan
Perubahan Susunan Anggota Dewan 1. Menyetujui Pengangkatan Bapak Subarna sebagai Komisaris Independen Perseroan
Komisaris Perseroan terhitung sejak tanggal Keputusan dan berakhir pada penutupan Rapat Umum
Pemegang Saham Tahunan yang ke-3 (tiga) sejak pengangkatannya yang akan
diselenggarakan pada tahun 2027, dengan tidak mengurangi hak dari Rapat Umum
Pemegang Saham untuk sewaktu-waktu memberhentikannya.
Adapun penetapan pengangkatan Bapak Subarna tersebut di atas berlaku efektif
setelah yang bersangkutan mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan atas
penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test)
2. Menyatakan bahwa terhitung sejak tanggal 05 November 2024 susunan Pengurus
Perseroan menjadi sebagai berikut:
Nama Jabatan
Dewan Komisaris
Rico Adisurja Setiawan Komisaris Utama
Saptari Komisaris
Fendy Eventius Mugni Komisaris Independen
Subarna* Komisaris Independen
Direksi
Pinohadi Gautama Sumardi Direktur Utama
R. Eryawan Nurhariadi Direktur
William Francis Indra Direktur
*. berlaku efektif sejak mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan atas penilaian
kemampuan dan kepatutan (fit and proper test)
3. Memberikan kewenangan dan kuasa kepada Direksi Perseroan untuk menindaklanjuti
keputusan Rapat terkait pelaporan kepada regulator serta instansi terkait lainnya.
Agenda Lain-lain 1. Memberikan kuasa dengan hak substitusi kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan
seluruh Keputusan ini dalam suatu akta notaris tersendiri, dan untuk selanjutnya
memberitahukannya kepada pihak yang berwenang, serta melakukan semua dan setiap
tindakan yang diperlukan sehubungan dengan keputusan tersebut sesuai dengan
peraturan perundangan-undangan yang berlaku, apabila diperlukan dan untuk itu
menghadap sehingga perlu, membuat, suruh membuat dan menandatangani akta dan
surat-surat diperlukan, singkatnya melakukan apa pun juga untuk mencapai maksud
tersebut tidak ada yang dikecualikan.
2. Tanggal Keputusan adalah tanggal tanda tangan terakhir dari perwakilan Pemegang
Saham yang dinyatakan dalam Keputusan Sirkuler ini, dalam hal tanda tangan dari
perwakilan Pemegang Saham tidak diberikan pada tanggal yang sama.
3. Keputusan dapat dibuat dalam beberapa rangkap yang secara bersama-sama
merupakan satu kesatuan dari Keputusan Sirkuler ini.
Keterlibatan Pihak Independen dalam Penghitungan Suara
Sepanjang tahun 2024, RUPS Perseroan tidak diselenggarakan secara fisik atau tatap muka sehingga keterlibatan
pihak independen dalam penghitungan suara tidak ada.
178 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 179
>> Tata Kelola Perusahaan
05
RUPS Tahun 2023 dan Tindak Lanjutnya
Sepanjang tahun 2023, RUPS tidak diselenggarakan secara fisik atau tatap muka. Adapun Perseroan telah
melaksanakan RUPS sebanyak 2 (dua) kali yaitu:
1. 1 (satu) kali Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang dilaksanakan secara sirkuler yang termuat dalam
Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Mandiri Tunas Finance Nomor 137
tanggal 28 Juni 2023, adapun agenda dan keputusannya sebagai berikut:
Agenda Keputusan dan Realisasi
Persetujuan Laporan Tahunan dan Laporan 1. Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan
Tugas Pengawasan Dewan Komisaris serta Komisaris Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022
Pengesahan Laporan Keuangan Perseroan dan mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir
untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal pada tanggal 31 Desember 2022 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP)
31 Desember 2022 termasuk memberikan Purwantono, Sungkoro, & Surja (a member firm of Ernest & Young Global Limited),
pembebasan dan pelunasan tanggung jawab dengan opini “Menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material” sebagaimana
sepenuhnya (volleedig acquit et de charge) dinyatakan dalam Laporan Nomor 00031/2.1032/ AU.1/09/0242-3/1/I/2023 tertanggal
terhadap seluruh anggota Direksi dan anggota 23 Januari 2023.
Dewan Komisaris perseroan sehubungan 2. Atas disetujuinya Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan
dengan pengurusan dan pengawasan perseroan Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember
yang telah dijalankan selama tahun buku yang 2022 serta disahkannya Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir
berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, pada tanggal 31 Desember 2022, maka Keputusan Rapat memberikan pembebasan
sepanjang aktivitas tersebut tercermin dalam dan pelunasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) terhadap
laporan tahunan. seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris sehubungan dengan pengurusan dan
pengawasan Perseroan yang telah dijalankan, selama tahun buku yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2022, sejauh tindakan tersebut bukan merupakan tindakan pidana
dan tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan untuk
tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022.
3. Pembebasan dan pelunasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge)
juga diberikan kepada Bapak Anton Zulkarnain yang menjabat sebagai Komisaris
Perseroan sejak tanggal 1 Januari 2022 sampai dengan tanggal 17 Juni 2022
Realisasi: Laporan Tahunan periode tahun 2022 telah disetujui pada tanggal 06 April 2023
oleh Komisaris Utama dan Direktur Utama Perseroan dan Laporan Keuangan periode 31
Desember 2022 telah disahkan oleh Direktur Perseroan pada tanggal 23 Januari 2023. Kedua
Laporan tersebut telah dilaporkan kepada regulator sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Status: Terealisasi
Persetujuan Penggunaan Laba Bersih Perseroan 1. Menyetujui dan menetapkan penggunaan Laba Bersih Perseroan Tahun Buku 2022
untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 sebesar Rp. 750.213.273.330 (tujuh ratus lima puluh miliar dua ratus tiga belas juta dua
Desember 2022. ratus tujuh puluh tiga ribu tiga ratus tiga puluh rupiah). Dengan perincian sebagai berikut:
a. Sejumlah 30% (tiga puluh persen) dari laba bersih Perseroan ditetapkan sebagai
dividen atau sejumlah Rp.225.063.981.999 (dua ratus dua puluh lima miliar enam
puluh tiga juta sembilan ratus delapan puluh satu ribu sembilan ratus sembilan
puluh sembilan rupiah).
b. Sejumlah 70% (tujuh puluh persen) dari laba bersih Perseroan ditetapkan sebagai
laba ditahan sebesar Rp.525.149.291.331 (lima ratus dua puluh lima miliar seratus
empat puluh sembilan juta dua ratus sembilan puluh satu ribu tiga ratus tiga puluh
satu rupiah).
2. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi Perseroan untuk mengatur tata cara
alokasi laba bersih Perseroan tersebut di atas sesuai dengan peraturan perundang-
undangan yang berlaku.
Realisasi: Perseroan telah membagikan dividen sesuai dengan keputusan RUPS kepada
pemegang saham Perseroan.
Status: Terealisasi.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 179
Page 180
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Agenda Keputusan dan Realisasi
Persetujuan Penunjukan Kantor Akuntan Publik 1. Menetapkan Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja (a member firm of
dan Akuntan Publik untuk mengaudit Laporan Ernest & Young Global Limited) dan Akuntan Publik Danil Setiadi Handaja, CPA, untuk
Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang mengaudit Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal
akan berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 31 Desember 2023.
dan penetapan biaya/ honorariumnya. 2. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menetapkan
honorarium dan persyaratan lainnya bagi Kantor Akuntan Publik dan Akuntan Publik
tersebut, serta menetapkan Kantor Akuntan Publik dan/atau Akuntan Publik pengganti
dalam hal Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja (a member firm of Ernest
& Young Global Limited) dan atau Akuntan Publik Danil Setiadi Handaja, CPA, karena sebab
apa pun tidak dapat menyelesaikan proses audit Laporan Keuangan Perseroan untuk
tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.
Apabila terdapat pergantian kantor Akuntan Publik dan/atau Akuntan Publik, Dewan
Komisaris memberikan laporan kepada Pemegang Saham.
Realisasi: Laporan keuangan teraudit periode 31 Desember 2023 telah selesai dilakukan
dan disahkan pada tanggal 22 Januari 2024 dengan menggunakan Kantor Akuntan Publik
Purwantono, Sungkoro & Surja (a member firm of Ernest & Young Global Limited) dan
Akuntan Publik Danil Setiadi Handaja, CPA.
Status: Terealisasi.
Penetapan tantiem bagi anggota Direksi dan Memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan dengan terlebih
Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun buku dahulu mendapat persetujuan pemegang saham mayoritas dan diketahui oleh pemegang
yang berakhir pada 31 Desember 2022 serta saham pengendali lainnya untuk menetapkan:
penetapan gaji anggota Direksi dan honorarium 1. Tantiem atas kinerja anggota Direksi dan Dewan Komisaris untuk tahun buku yang berakhir
anggota Dewan Komisaris Perseroan dan pada tanggal 31 Desember 2022; dan
pemberian fasilitas, benefit dan/atau tunjangan 2. Gaji anggota Direksi dan honorarium anggota Dewan Komisaris dan pemberian fasilitas,
lainnya untuk tahun buku 2023. benefit, dan/atau tunjangan lainnya untuk tahun buku 2023.
Realisasi: Penetapan remunerasi bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi telah ditetapkan
dan diberikan sesuai dengan hasil keputusan yang ditetapkan.
Status: Terealisasi.
Laporan Pertanggungjawaban Realisasi Menerima Laporan Pertanggungjawaban Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum
Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Finance Tahap III Tahun 2022.
Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Finance
Tahap III Tahun 2022. Realisasi: Penggunaan dana hasil penawaran umum Obligasi Berkelanjutan V Mandiri
Tunas Finance Tahap III Tahun 2022 telah dilakukan sesuai rencana penggunaan dan telah
dilaporkan ke OJK.
Status: Terealisasi.
Persetujuan Perubahan Susunan Pengurus 1. Menyetujui pengangkatan kembali Tuan Rico Adisurja Setiawan sebagai Komisaris
Perseroan Utama Perseroan terhitung sejak Tanggal Efektif Keputusan Sirkuler ini dan berakhir
pada penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang ke–3 (tiga) sejak
pengangkatannya yang akan diselenggarakan pada tahun 2026, dengan tidak mengurangi
hak dari Rapat Umum Pemegang Saham untuk sewaktu-waktu memberhentikannya.
2. Menyetujui untuk tidak memperpanjang masa jabatan Tuan Ravik Karsidi sebagai
Komisaris Independen Perseroan terhitung sejak Tanggal Efektif Keputusan Sirkuler ini
serta mengucapkan terima kasih atas jasa yang telah diberikan oleh yang bersangkutan
kepada Perseroan.
3. Menyetujui pengangkatan Tuan Fendy Eventius Mugni sebagai Komisaris Independen
Perseroan terhitung sejak tanggal efektif Keputusan Sirkuler ini dan berakhir
pada penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang ke-3 (tiga) sejak
pengangkatannya yang akan diselenggarakan pada tahun 2026, dengan tidak mengurangi
hak dari Rapat Umum Pemegang Saham untuk sewaktu-waktu memberhentikannya.
Adapun penetapan pengangkatan Tuan Fendy Eventius Mugni tersebut di atas berlaku
efektif setelah yang bersangkutan mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan
atas penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test).
4. Menyetujui pengangkatan kembali Tuan Pinohadi Gautama Sumardi sebagai Direktur
Utama Perseroan terhitung sejak Tanggal Efektif Keputusan Sirkuler ini dan berakhir
pada penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang ke-3 (tiga) sejak
pengangkatannya yang akan diselenggarakan pada tahun 2026, dengan tidak mengurangi
hak dari Rapat Umum Pemegang Saham untuk sewaktu- waktunya memberhentikannya.
Berdasarkan keputusan di atas, sejak Tanggal Efektif Keputusan Sirkuler ini susunan
Dewan Komisaris Perseroan menjadi sebagai berikut:
180 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 181
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Agenda Keputusan dan Realisasi
Nama Jabatan
Dewan Komisaris
Rico Adisurja Setiawan Komisaris Utama
Fendy Eventius Mugni* Komisaris Independen
Totok Priyambodo Komisaris
Direksi
Pinohadi Gautama Sumardi Direktur Utama
R. Eryawan Nurhariadi Direktur
William Francis Indra Direktur
*)Penetapan pengangkatan tersebut di atas berlaku efektif sejak mendapatkan persetujuan dari
Otoritas Jasa Keuangan atas penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test).
Realisasi: Bapak Fendy Eventius Mugni selaku Anggota Dewan Komisaris Independen
telah lulus uji kemampuan dan kepatutan oleh Otoritas Jasa Keuangan, sehingga Yang
bersangkutan dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab selaku anggota Dewan
Komisaris Perseroan.
Status: Terealisasi.
Agenda Lain-lain 1. Memberikan kuasa dengan hak substitusi kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan
seluruh Keputusan Sirkuler ini dalam suatu akta notaris tersendiri dan untuk selanjutnya
memberitahukannya kepada pihak yang berwenang, serta melakukan semua dan setiap
tindakan yang diperlukan sehubungan dengan keputusan tersebut sesuai dengan
peraturan perundangan-undangan yang berlaku, apabila diperlukan dan untuk itu
menghadap dimana perlu, membuat, suruh membuat dan menandatangani akta dan
surat-surat diperlukan, singkatnya melakukan apa pun juga untuk mencapai maksud
tersebut tidak ada yang dikecualikan.
2. Tanggal Keputusan Sirkuler adalah tanggal tanda tangan terakhir dari perwakilan
Pemegang Saham yang dinyatakan dalam Keputusan Sirkuler ini, dalam hal tanda tangan
dari perwakilan Pemegang Saham tidak diberikan pada tanggal yang sama.
3. Keputusan Sirkuler ini dapat dibuat dalam beberapa rangkap yang secara bersama-sama
merupakan satu kesatuan dari Keputusan Sirkuler ini.
Status: Terealisasi.
2. 1 (satu) kali Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang dilaksanakan secara sirkuler yang termuat dalam
Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham PT Mandiri Tunas Finance di Luar Rapat Umum Pemegang
Saham No. 26 tanggal 12 April 2023.
Adapun agenda dan keputusannya adalah sebagai berikut:
Agenda Keputusan
Persetujuan Penerbitan Obligasi Menyetujui atas penerbitan Obligasi Berkelanjutan VI Perseroan tahun 2023-2025 dengan
Berkelanjutan VI Perseroan Tahun 2023 total plafon sebesar Rp 5.000.000.000.000 (lima triliun rupiah).
Agenda Lain-lain 1. Memberikan kuasa dengan hak substitusi kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan
seluruh Keputusan Sirkuler ini dalam suatu akta notaris tersendiri, dan untuk
selanjutnya memberitahukannya kepada pihak yang berwenang, serta melakukan
semua dan setiap tindakan yang diperlukan sehubungan dengan keputusan tersebut
sesuai dengan peraturan perundangan-undangan yang berlaku, apabila diperlukan dan
untuk itu menghadap dimana perlu, membuat, suruh membuat dan menandatangani
akta dan surat-surat diperlukan, singkatnya melakukan apa pun juga untuk mencapai
maksud tersebut tidak ada yang dikecualikan.
2. Tanggal Keputusan Sirkuler ini adalah tanggal tanda tangan terakhir dari perwakilan
Pemegang Saham yang dinyatakan dalam Keputusan Sirkuler ini, dalam hal tanda
tangan dari perwakilan Pemegang Saham tidak diberikan pada tanggal yang sama.
3. Keputusan Sirkuler ini dapat dibuat dalam beberapa rangkap yang secara bersama-
sama merupakan satu kesatuan dari Keputusan Sirkuler ini.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 181
Page 182
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
DEWAN
KOMISARIS
Dewan Komisaris adalah organ perusahaan yang bertugas dan bertanggung jawab secara kolektif untuk
melakukan pengawasan dan memberikan nasihat kepada Direksi secara independen terkait dengan pelaksanaan
tugas dan tanggung jawab Direksi dalam mengelola perusahaan serta memastikan bahwa perusahaan telah
melaksanakan GCG.
Masa Jabatan Dewan Komisaris
Masa Jabatan Dewan Komisaris adalah 3 (tiga) tahun sebagaimana disebutkan dalam Anggaran Dasar
perusahaan dan dapat diangkat kembali untuk 1 (satu) kali masa jabatan dengan tidak mengurangi hak Rapat
Umum Pemegang Saham untuk memberhentikan para anggota Dewan Komisaris sewaktu-waktu. Setelah masa
jabatannya berakhir, anggota Dewan Komisaris dapat diangkat kembali oleh RUPS.
Komposisi dan Susunan Dewan Komisaris
Sepanjang tahun 2024, susunan dan komposisi anggota Dewan Komisaris mengalami perubahan dengan tidak
memperpanjang masa jabatan Tuan Totok Priyambodo sebagai Komisaris Perseroan terhitung sejak RUPS Luar
Biasa tanggal 05 Juni 2024.
Komposisi Dewan Komisaris Periode 1 Januari 2024-05 Juni 2024
Periode
Nama Jabatan Dasar Pengangakatan Masa Jabatan
Jabatan
Rico Komisaris Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan PT Mandiri RUPS Tahunan Tahun 2023 s.d. Ke-3
Adisurja Utama Tunas Finance No. 138 Tanggal 28 Juni 2023 yang dibuat penutupan RUPS Tahunan Tahun 2026
Setiawan di hadapan M. Kholid Artha, SH., notaris di Jakarta.
Totok Komisaris Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham di Luar RUPS Tahunan Tahun 2022 s.d. Ke-1
Priyambodo* Rapat Umum Pemegang Saham untuk menyelenggarakan penutupan RUPS Tahunan Tahun 2025
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Mandiri Tunas
Finance Tahun Buku 2021 No. 22 tanggal 17 Juni 2022 yang
dibuat oleh Lenny Janis Ishak, SH, Notaris di Jakarta Selatan
Fendy Komisaris Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan PT Mandiri RUPS Tahunan Tahun 2023 s.d. Ke-1
Eventius Independen Tunas Finance No. 138 Tanggal 28 Juni 2023 yang dibuat di penutupan RUPS Tahunan Tahun 2026
Mugni hadapan M. Kholid Artha, SH., notaris di Jakarta.
*) Mengundurkan diri pada tanggal 7 Maret 2024
Komposisi Dewan Komisaris Periode 05 Juni 2024– 31 Desember 2024
Periode
Nama Jabatan Dasar Pengangakatan Masa Jabatan
Jabatan
Rico Adisurja Komisaris Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan PT Mandiri RUPS Tahunan Tahun 2023 s.d. Ke-3
Setiawan Utama Tunas Finance No. 138 Tanggal 28 Juni 2023 yang dibuat penutupan RUPS Tahunan Tahun 2026
di hadapan M. Kholid Artha, SH., notaris di Jakarta.
Saptari* Komisaris Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang RUPS Tahunan Tahun 2024 s.d. Ke-1
Saham Tahunan PT Mandiri Tunas Finance No.236 tanggal penutupan RUPS Tahunan Tahun 2027.
28 Juni 2024 yang dibuat di hadapan M. Kholid Artha, SH.,
notaris di Jakarta.
Fendy Komisaris Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan PT Mandiri RUPS Tahunan Tahun 2023 s.d. Ke-1
Eventius Independen Tunas Finance No. 138 Tanggal 28 Juni 2023 yang dibuat penutupan RUPS Tahunan Tahun 2026
Mugni di hadapan M. Kholid Artha, SH., notaris di Jakarta.
Subarna** Komisaris Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang RUPS Tahunan Tahun 2024 s.d. Ke-1
Independen Saham Luar Biasa No. 16 tanggal 5 November 2024 yang penutupan RUPS Tahunan Tahun 2027.
dibuat di hadapan M. Kholid Artha, SH., notaris di Jakarta.
*) Mengundurkan diri pada tanggal 25 Maret 2025
**) Berlaku efektif setelah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test)
182 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 183
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Profil seluruh anggota Dewan Komisaris dapat dilihat pada bab Profil Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Dewan Komisaris
Sesuai peraturan yang diberlakukan OJK kepada industri keuangan, pihak yang mengurus lembaga keuangan
diwajibkan mengikuti uji kemampuan dan kepatutan yang dilakukan oleh OJK sebagai prasyarat berlakunya
jabatan kepengurusan secara formal.
Penunjukan Dewan Komisaris Perusahaan telah sesuai dengan Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 tentang
Direksi dan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik, dan Peraturan OJK No. 27/POJK.03/2016 tentang Penilaian
Kemampuan dan Kepatutan bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan. Berikut keterangan terkait penilaian
kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) Dewan Komisaris Perusahaan.
Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Dewan Komisaris
Nama Jabatan Persetujuan dari OJK
Rico Adisurja Setiawan Komisaris Utama Lulus dengan Surat Keputusan OJK No. KEP-471/NB.11/2017 tanggal 21 Agustus 2017.
Saptari Komisaris Lulus dengan Surat Keputusan OJK Nomor KEP-50/D.06/2024 tanggal 18 Oktober 2024
Fendy Eventius Mugni Komisaris Independen Lulus dengan Surat Keputusan OJK No. KEP-13/KDK.06/2023 tanggal 8 Desember 2023.
Subarna* Komisaris Independen Menunggu hasil fit and proper test
*) Berlaku efektif setelah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test)
Pedoman Kerja Dewan Komisaris Tugas, Tanggung Jawab, Kewajiban,
Pedoman Kerja Dewan Komisaris berisi tentang petunjuk dan Wewenang Dewan Komisaris
tata laksana kerja Dewan Komisaris yang disusun TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB DEWAN KOMISARIS:
berdasarkan peraturan dan perundang-undangan yang 1. Melakukan pengawasan dan bertanggung jawab
berlaku. Board Charter menjelaskan tahapan aktivitas terhadap kebijakan dan jalannya pengurusan
secara terstruktur, sistematis, mudah dipahami dan dapat Perseroan sesuai visi dan misi yang telah ditetapkan
dijalankan dengan konsisten sehingga dapat menjadi dengan berlandaskan kepatuhan terhadap peraturan
acuan dalam menjalankan tugas masing-masing Dewan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia,
Komisaris untuk mencapai visi dan misi Perusahaan. Hal- termasuk namun tidak terbatas pada peraturan
hal yang diatur dalam pedoman tersebut di antaranya: terkait pelaksanaan Good Corporate Governance,
• Acuan Kebijakan Undang-Undang Perseroan Terbatas, dan Peraturan
• Ruang Lingkup Otoritas Jasa Keuangan;
• Dasar Hukum 2. Memberi nasihat kepada Direksi atas jalannya
• Prinsip Hubungan Kerja Dewan Komisaris pengurusan Perseroan;
dengan Direksi 3. Memastikan bahwa Direksi telah menindaklanjuti
• Komposisi, Masa Jabatan, dan Rangkap Jabatan temuan audit dan rekomendasi dari Divisi Internal
• Tugas, Tanggung jawab, dan Kewajiban Dewan Audit, auditor eksternal, hasil pengawasan OJK dan/
Komisaris atau hasil pengawasan otoritas lain;
• Hak dan Wewenang Dewan Komisaris 4. Memberitahukan kepada Otoritas Jasa Keuangan
• Budaya dan Etika Perilaku Dewan Komisaris (OJK) paling lambat 10 (sepuluh) hari kalender
• Kerahasiaan Informasi dan Benturan Kepentingan sejak ditemukan pelanggaran terhadap peraturan
• Rapat Dewan Komisaris perundang-undangan di bidang pembiayaan,
• Pelaporan dan Pertanggungjawaban termasuk perkiraan keadaan yang dapat
• Komite Penunjang Pelaksanaan Tugas membahayakan kelangsungan usaha Perseroan;
Dewan Komisaris 5. Meneliti dan menelaah laporan tahunan yang
• Sekretaris Dewan Komisaris disiapkan oleh Direksi serta menandatangani laporan
tahunan tersebut;
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 183
Page 184
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
6. Memberikan pendapat dan saran atas Rencana Kerja RUPS untuk melaporkan kepada Pemegang Saham,
dan Anggaran Tahunan yang diusulkan oleh Direksi dan dengan disertai saran mengenai langkah-langkah
mengesahkan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan perbaikan yang harus ditempuh;
tersebut sesuai ketentuan dengan anggaran dasar; 11. Memantau efektivitas implementasi Good Corporate
7. Melaporkan dengan segera kepada RUPS apabila Governance.
terjadi gejala menurunnya kinerja Perseroan.
WEWENANG DEWAN KOMISARIS
KEWAJIBAN DEWAN KOMISARIS Dewan Komisaris berwenang memberikan persetujuan
1. Mematuhi ketentuan peraturan perundang- tertulis atas keputusan Direksi untuk tindakan-tindakan
undangan, Anggaran Dasar dan keputusan RUPS sebagai berikut:
serta bertindak profesional; 1. Meminjam atau meminjamkan uang atas nama
2. Melakukan kajian, mengesahkan, serta mengawasi Perseroan (tidak termasuk mengambil uang
pelaksanaan rencana kerja dan anggaran tahunan Perseroan di Bank);
Perseroan yang telah disiapkan Direksi sesuai 2. Mendirikan suatu usaha baru atau turut serta pada
regulasi yang berlaku dan Anggaran Dasar Perseroan; perusahaan lain, baik di dalam negeri maupun di
3. Memberikan nasihat kepada Direksi dalam luar negeri.
melaksanakan kepengurusan Perseroan dan 3. Memperoleh akses yang cukup atas informasi
tidak dimaksudkan untuk kepentingan pihak/ Perseroan dalam hal ini melihat buku-buku, surat
golongan tertentu; berharga serta memeriksa kekayaan Perseroan;
4. Menelaah laporan tahunan yang disiapkan Direksi 4. Meminta penjelasan dari Direksi dan/atau pejabat
serta menandatangani laporan tahunan; lainnya mengenai segala persoalan/kebijakan yang
5. Menyusun laporan kegiatan Dewan Komisaris menyangkut pengelolaan Perseroan;
yang merupakan bagian dari laporan penerapan 5. Meminta Direksi dan/atau pejabat unit kerja lainnya
Tata Kelola Perusahaan yang Baik dan melaporkan di bawah Direksi dengan sepengetahuan Direksi
kegiatan pengawasannya kepada RUPS; untuk menghadiri rapat Dewan Komisaris;
6. Melaporkan kepada Perseroan mengenai kepemilikan 6. Mengangkat Sekretaris Dewan Komisaris, jika
sahamnya dan/atau keluarganya pada Perseroan dianggap perlu dan memberhentikannya;
yang bersangkutan dan Perseroan lain, termasuk 7. Memberhentikan sementara Anggota Direksi sesuai
setiap perubahannya; dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan;
7. Memberikan rekomendasi kepada RUPS atas 8. Membentuk komite lain selain komite audit, dengan
penunjukan Kantor Akuntan Publik yang memperhatikan kebutuhan Perseroan;
akan melakukan pemeriksaan atas laporan 9. Jika dianggap perlu dalam menjalankan tugas,
keuangan Perseroan; Dewan Komisaris dapat menggunakan bantuan
8. Melakukan tindak lanjut atas hasil pengawasan tenaga ahli untuk jangka waktu terbatas dengan
dan memberikan rekomendasi kepada RUPS dalam beban Perseroan;
hal terjadi penyimpangan terhadap peraturan 10. Melakukan tindakan pengurusan Perseroan
dan perundang-undangan yang berlaku dan dalam keadaan tertentu untuk jangka waktu
Anggaran Dasar; tertentu sesuai dengan ketentuan Anggaran
9. Membentuk Komite Audit dan dapat membentuk Dasar Perseroan;
komite lainnya guna menunjang pelaksanaan tugas 11. Melaksanakan kewenangan pengawasan lainnya
Dewan Komisaris; sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan
10. Dalam hal Perseroan menunjukkan gejala perundang-undangan, Anggaran Dasar Perseroan
kemunduran yang signifikan, segera mengadakan dan/atau keputusan RUPS.
184 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 185
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Pembagian Tugas dan Tanggung • Proses Bisnis Perusahaan Pembiayaan Mandiri
Jawab Dewan Komisaris Tunas Finance
Agar lebih efektif dalam menjalankan fungsi, tugas • Prinsip Tata Kelola Perusahaan Pembiayaan yang Baik
dan tanggung jawabnya, Dewan Komisaris telah • Pengelolaan manajemen risiko perusahaan pembiayaan
membagi tugas pengawasan untuk masing-masing • Pengelolaan pengendalian internal dan pelaksanaan
anggota Dewan Komisaris. Kedudukan masing-masing audit perusahaan pembiayaan
anggota Dewan Komisaris termasuk Komisaris Utama • Pengelolaan kepatuhan perusahaan pembiayaan
adalah setara namun Komisaris Utama yang bertindak • Pengelolaan Anti Fraud
sebagai primus inter pares memiliki tugas untuk • Informasi Kinerja Perusahaan Mandiri Tunas Finance
mengkoordinasikan seluruh kegiatan Dewan Komisaris. • Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan
• Pengelolaan APU-PPT & PPPSPM perusahaan
Program Orientasi pembiayaan
bagi Komisaris Baru
Program Pengenalan kepada Dewan Komisaris Peningkatan Kompetensi
yang baru diangkat bertujuan untuk memberikan Dewan Komisaris
pengetahuan mengenai Perseroan, agar dapat Perseroan memiliki kebijakan terkait pelaksanaan
memahami tugas dan tanggung jawab sebagai program pengembangan sumber daya manusia
Dewan Komisaris dan proses bisnis Perseroan yang mulai dari level teratas hingga bawah sebagai bentuk
dilaksanakan oleh Direksi, sehingga dapat bekerja komitmen Perseroan dalam menciptakan SDM yang
selaras dengan Organ Perseroan lainnya. unggul dan berdaya saing.
Penanggung jawab program ini berada pada Sekretaris Kebijakan mengenai program peningkatan kapabilitas
Perusahaan dan materi program pengenalan mencakup: bagi Dewan Komisaris adalah sebagai berikut:
1. Anggaran Dasar Mandiri Tunas Finance 1. Program peningkatan kapabilitas dilaksanakan
2. Peraturan perundang-undangan terkait bisnis dalam rangka meningkatkan efektivitas kerja
Mandiri Tunas Finance Dewan Komisaris.
3. Laporan Tahunan Mandiri Tunas Finance 2. Rencana untuk melakukan program peningkatan
4. Rencana Jangka Panjang kapabilitas harus dimasukkan dalam Rencana Kerja
5. Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan dan Anggaran Dewan Komisaris.
6. Program Kerja Dewan Komisaris 3. Setiap Anggota Dewan Komisaris yang mengikuti
7. Key Performance Indicator Dewan Komisaris program peningkatan kapabilitas diwajibkan
menyajikan presentasi kepada Anggota Dewan
Pada tahun 2024, RUPS telah mengangkat Saptari Komisaris lain dalam rangka berbagi informasi dan
sebagai anggota Dewan Komisaris dan Subarna sebagai pengetahuan.
anggota Komisaris Independen. Pelaksanaan program 4. Anggota Dewan Komisaris yang bersangkutan
pengenalan kepada keduanya dilaksanakan pada bertanggung jawab untuk membuat laporan
tanggal 16 Juli 2024 dan tanggal 13 November 2024. tentang pelaksanaan program peningkatan
kapabilitas. Laporan tersebut disampaikan kepada
Materi Program pengenalan mencakup: Dewan Komisaris.
• Tugas dan tanggung jawab Komisaris termasuk
Komisaris Independen Perincian pelaksanaan program peningkatan kompetensi
• Peraturan Perundang-undangan Perusahaan Dewan Komisaris disampaikan pada bab Profil
Pembiayaan Mandiri Tunas Finance Perusahaan yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 185
Page 186
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Pelaksanaan Tugas Dewan Komisaris Tahun 2024
Keputusan, rekomendasi, dan pelaksanaan tugas Dewan Komisaris di tahun 2024 adalah sebagai berikut:
Komposisi Dewan Komisaris Periode 1 Januari 2024-05 Juni 2024
Kuartal I • Dewan Komisaris memberikan apresiasi kepada seluruh Direksi atas pencapaian profit Rp1,16 T di tahun 2023.
Tahun 2024 Angka baki debet sudah Rp53 T namun tetap bisa menjaga nilai Opex dengan baik.
• Dewan Komisaris memberikan rekomendasi untuk tetap fokus dalam mencapai target profit baru di tahun 2024.
• Dewan Komisaris memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh Direksi dan karyawan MTF. Di
tahun 2024 sudah ada tantangan baru, dengan adanya kerja sama yang baik MTF dapat mencapai target yang
ditetapkan.
• Dewan Komisaris memberikan rekomendasi agar Return of Equity (RoE) MTF bisa meningkat hingga lebih dari
30% dari tahun 2023 lalu.
• Dewan Komisaris memberikan rekomendasi agar pada Q2-2024 lakukan perbaikan angka AR Loss untuk
menjadi lebih baik.
• Dewan Komisaris memberikan arahan untuk memaksimalkan laba bersih di bulan Maret 2024 agar sesuai
dengan target RKAP.
• Dewan Komisaris memberikan keputusan untuk menjaga sinergi baik dengan dealer maupun Bank Mandiri.
Kuartal II • Dewan Komisaris memberikan rekomendasi untuk fokus mengejar target di Bulan Mei dan Juni agar target
Tahun 2024 RKAP dapat dipenuhi.
• Dewan Komisaris memberikan arahan untuk membuat berbagai strategi dan terobosan terkait pencapaian
perusahaan.
• Dewan Komisaris memberikan rekomendasi untuk memperhatikan kualitas pembiayaan untuk menciptakan
Lending yang berkualitas.
• Dewan Komisaris memberikan apresiasi kepada Manajemen terhadap pencapaian MTF hingga Juni 2024
sehingga saat ini situasi di seluruh Perusahaan pembiayaan sedang kurang baik, namun MTF tercatat terus
tumbuh dengan kualitas yang masih terjaga.
• Dewan Komisaris memberikan arahan untuk membuat kajian terhadap profiling debitur JF Regular yang
memiliki kualitas pembiayaan yang baik, hal ini akan menjadi guidance pada saat proses akuisisi.
Kuartal III • Dewan Komisaris menyetujui rencana fasilitas pinjaman yang diajukan oleh manajemen
Tahun 2024 • Dewan Komisaris memberikan rekomendasi agar ke depannya porsi sumber pendanaan harus balance antara
JF (50%) dan Non JF (50%).
• Dewan Komisaris memberikan rekomendasi perlu ada antisipasi agar tidak terjadi pemberitaan negatif yang
beredar di media untuk menjaga reputasi MTF.
• Dewan Komisaris memberikan rekomendasi agar manajemen menjalin relasi yang baik dengan rekan-rekan
media untuk menjaga reputasi Perusahaan.
Kuartal IV • Dewan Komisaris memberikan arahan agar manajemen memperhatikan dan memaksimalkan pembiayaan JF
Tahun 2024 di sisa 3 bulan terakhir 2024.
• Dewan Komisaris memberikan rekomendasi agar manajemen lebih memperhatikan parameter-parameter
untuk penetapan RAS di tahun berikutnya.
• Pada prinsipnya Dewan Komisaris menyetujui terkait Pengalihan Kekayaan Perseroan (Piutang) PT Mandiri
Tunas Finance untuk Tahun 2025.
• Pada prinsipnya Dewan Komisaris menyetujui penambahan Fasilitas Pembiayaan JF sebesar 4 Triliun dengan
total kerja sama sebesar Rp10 Triliun.
• Dewan Komisaris memberikan rekomendasi agar manajemen meningkatkan pembiayaan pada segmen
Wholesale Banking untuk tahun 2025.
• Dewan Komisaris memberikan rekomendasi terkait dengan penerapan ISO 37001, mekanisme penanganan
Whistle Blower agar penerapannya dibuat mengikuti Bank Mandiri
Penilaian Kinerja Komite di bawah Dewan Komisaris dan Dasar Penilaiannya
Dewan Komisaris memiliki komite-komite penunjang yang telah memiliki tugas dan tanggung jawab untuk mendukung
kinerja Dewan Komisaris. Komite-komite tersebut telah memiliki pedoman kerja yang jelas, sehingga pelaksanaan
tugasnya bisa terarah dan efektif. Dewan Komisaris secara periodik (tahunan) melakukan penilaian atas efektivitas
kinerja komite- komite di bawah Dewan Komisaris. Dewan Komisaris menilai bahwa selama tahun 2023 komite-komite
telah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan cukup efektif dilihat dari pencapaian Key Performance
Indicator (KPI) masing-masing komite.
186 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 187
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Berikut penilaian kinerja komite-komite yang berada di bawah Dewan Komisaris adalah:
Komite Audit
Komite Audit memiliki tugas dan tanggung jawab untuk terhadap peraturan perundang-undangan yang
membantu dan memfasilitasi Dewan Komisaris dalam berhubungan dengan kegiatan perseroan.
menjalankan tugas dan fungsi pengawasan atas sistem 4. Memberikan pendapat independen dalam hal
dan proses Pelaporan Keuangan, proses audit atas terjadi perbedaan pendapat antara manajemen dan
laporan keuangan Perseroan, evaluasi atas pelaksanaan akuntan atas jasa yang diberikan.
pengawasan internal Perseroan, evaluasi atas kinerja 5. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris
audit internal, dan pengawasan kinerja teknis dan mengenai penunjang akuntan yang didasarkan pada
operasional serta pemenuhan ketentuan dan peraturan independensi, ruang lingkup penugasan dan fee.
perundang-undangan lainnya. 6. Memberikan rekomendasi mengenai penyempurnaan
sistem pengendalian internal perusahaan, serta
Sepanjang tahun 2024, Komite Audit telah menjalankan pelaksanaannya.
tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. Komite 7. Melakukan penelaahan terhadap aktivitas
Audit telah melaksanakan rapat sebanyak 8 (delapan) manajemen risiko yang dilakukan oleh Direksi, jika
kali dan menjalankan tugasnya antara lain: perseroan tidak memiliki fungsi pemantauan risiko di
1. Melakukan penelaahan atas informasi keuangan bawah Dewan Komisaris.
yang akan dikeluarkan oleh Perseroan kepada publik 8. Melakukan penelaahan pengaduan yang berkaitan
dan/atau pihak otoritas antara lain seperti laporan dengan proses akuntansi dan pelaporan keuangan
keuangan proyeksi dan laporan lainnya terkait perseroan.
dengan informasi keuangan perseroan. 9. Melakukan penelaahan dan memberikan saran
2. Melakukan penelaahan atas pemeriksaan oleh kepada Dewan Komisaris terkait dengan adanya
auditor internal dan mengawasi pelaksanaan tindak potensi benturan kepentingan perseroan.
lanjut oleh Direksi atas temuan auditor internal. 10. Menjaga kerahasiaan dokumen, data dan
3. Melakukan penelaahan atas ketaatan perseroan informasi Perseroan.
Komite Remunerasi dan Nominasi
Komite Nominasi dan Remunerasi memiliki tugas dan disampaikan ke RUPS.
tanggung jawab untuk membantu Dewan Komisaris 2. Melakukan evaluasi terhadap kebijakan remunerasi
yang bertujuan melakukan pemantauan, pengawasan, Perseroan, meliputi gaji, honorarium, THR, benefit,
dan penilaian atas efektivitas nominasi dan remunerasi bonus, dan tantiem.
di lingkup Perseroan. 3. Memberikan rekomendasi kepada Dewan
Komisaris mengenai komposisi jabatan anggota
Sepanjang tahun 2024, Komite Nominasi dan Direksi dan/atau Dewan Komisaris, kebijakan dan
Remunerasi telah menjalankan tugas dan tanggung kriteria yang dibutuhkan dalam nominasi anggota
jawabnya dengan baik. Komite Nominasi dan Remunerasi Direksi dan/atau Dewan Komisaris, nama calon
telah melaksanakan rapat sebanyak 3 (tiga) kali dan anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris, dan
menjalankan tugasnya antara lain: melakukan penilaian berdasarkan tolak ukur
1. Memberikan rekomendasi kepada Dewan yang telah disusun sebagai evaluasi kinerja dan
Komisaris mengenai kebijakan remunerasi bagi pengembangan kemampuan Direksi dan/atau
anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris untuk Dewan Komisaris.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 187
Page 188
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Komite Pemantau Risiko
Komite Pemantau Risiko memiliki tugas dan tanggung risk tolerance.
jawab untuk membantu Dewan Komisaris guna 2. Melakukan review atas kesesuaian antara kebijakan
memantau pelaksanaan manajemen risiko Perseroan manajemen risiko Perseroan.
yang telah disusun dan dilaksanakan oleh Direksi. 3. Melakukan pemantauan atas pelaksanaan tugas
satuan kerja manajemen risiko.
Sepanjang tahun 2024, Komite Pemantau Risiko telah 4. Melakukan review atas laporan profil risiko dan/atau
menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan tingkat risiko.
baik. Komite Pemantau Risiko telah melaksanakan 5. Melakukan review atas laporan tingkat kesehatan
rapat sebanyak 5 (lima) kali dan menjalankan keuangan Perseroan.
tugasnya antara lain: 6. Memantau kecukupan proses identifikasi,
1. Mengarahkan kebijakan, strategi, dan kerangka pengukuran pemantauan, pengendalian, dan sistem
manajemen risiko sesuai dengan risk appetite dan informasi manajemen risiko.
Komisaris Independen
Komisaris Independen adalah anggota Dewan Komisaris yang tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan,
kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga dengan anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris lain dan/
atau pemegang saham pengendali, atau hubungan dengan Bank yang dapat mempengaruhi kemampuan yang
bersangkutan untuk bertindak independen.
Komisaris Independen bertanggung jawab untuk melakukan pengawasan dan juga mewakili kepentingan pemegang
saham minoritas. Pengangkatan Komisaris Independen diatur dalam Peraturan OJK No. 33/ POJK.04/2014 tentang
Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik.
- KRITERIA INDEPENDENSI KOMISARIS INDEPENDEN
Keberadaan Komisaris Independen yang ada di Perseroan senantiasa menjamin mekanisme pengawasan
berjalan secara efektif dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Adapun kriteria penentuan Komisaris
Independen Perseroan sesuai dengan POJK No. 33/POJK.04.2014 yaitu:
1. Bukan merupakan orang yang bekerja atau mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk merencanakan,
memimpin, mengendalikan, atau mengawasi kegiatan Perseroan dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir, kecuali
untuk pengangkatan kembali sebagai Komisaris Independen Perseroan pada periode berikutnya.
2. Tidak mempunyai saham Perseroan baik langsung maupun tidak langsung.
3. Tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan Komisaris, Direksi dan Pemegang saham Utama Perseroan.
4. Tidak mempunyai hubungan usaha dengan Perseroan baik langsung maupun tidak langsung. Dengan
demikian, Komisaris Independen Perseroan telah memenuhi kriteria sesuai dengan peraturan perundang-
undangan yang berlaku.
188 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 189
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Fendy Eventius
Aspek Independensi Mugni
Subarna*
Sebagai orang yang bekerja atau mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk
merencanakan, memimpin, mengendalikan, atau mengawasi kegiatan Perseroan dalam
x x
waktu 6 (enam) bulan terakhir, kecuali untuk pengangkatan kembali sebagai Komisaris
Independen Perseroan pada periode berikutnya.
Memiliki saham Perseroan baik langsung maupun tidak langsung. x x
Memiliki hubungan Afiliasi dengan Komisaris, Direksi dan Pemegang saham Utama Perseroan. x x
Memiliki hubungan usaha dengan Perseroan baik langsung maupun tidak langsung. x x
- KOMPOSISI DAN KEANGGOTAAN KOMISARIS INDEPENDEN DALAM SUSUNAN DEWAN KOMISARIS PERSEROAN
Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 menyatakan bahwa komposisi Dewan Komisaris Independen haruslah
minimal 30% dari jumlah keseluruhan anggota Dewan Komisaris. Per 31 Desember 2024, Perseroan memiliki
2 (dua) Komisaris Independen yang telah memenuhi kriteria yang ditetapkan dan telah menandatangani surat
pernyataan independen yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan telah diajukan
kepada Otoritas Jasa Keuangan sebagai salah satu dokumen persyaratan pengajuan persetujuan dari OJK.
Komisaris Independen Periode Jabatan dan Masa Jabatan
Fendy Eventius Mugni Periode1, untuk masa jabatan sejak RUPS Tahunan Tahun Buku 2025
Subarna Periode1, untuk masa jabatan sejak RUPS Tahunan Tahun Buku 2026
- SURAT PERNYATAAN INDEPENDENSI KOMISARIS INDEPENDEN
Surat Pernyataan Independensi Komisaris Independen Komisaris Independen telah menandatangani Surat
Pernyataan Independensi sebagai Komisaris Independen yang menyatakan bahwa:
1. Tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, anggota Dewan
Pengawas Syariah atau pemegang saham LJKNB yang sama; dan
2. Tidak pernah menjadi anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, anggota Dewan Pengawas Syariah
atau menduduki jabatan 1 (satu) tingkat di bawah Direksi pada LJKNB yang sama atau perusahaan lain
yang memiliki hubungan afiliasi dengan LJKNB tersebut dalam kurun waktu sesuai dengan ketentuan
perundang-undangan yang berlaku.
Surat pernyataan ini dibuat dan ditandatangani oleh Komisaris Independen pada tanggal 20 September 2023
(bapak Fendy Eventius Mugni) dan 20 Desember 2024 (bapak Subarna).
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 189
Page 190
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
DIREKSI
Direksi adalah Organ Perseroan yang berwenang dan bertanggung jawab penuh atas pengurusan Perseroan
untuk kepentingan Perseroan, sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan serta mewakili Perseroan, baik
di dalam maupun di luar pengadilan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar. Selain itu Direksi juga wajib
menjalankan kegiatan operasional Perseroan berlandaskan dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
Masa Jabatan Direksi
Sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan, anggota Direksi diangkat dan diberhentikan oleh Rapat Umum
Pemegang Saham untuk jangka waktu yang ditentukan lamanya yaitu 3 (tiga) tahun.
Komposisi dan Susunan Direksi
Per 31 Desember 2024, komposisi dan susunan keanggotaan Direksi adalah sama dengan tahun sebelumnya
sebagai berikut:
Komposisi Direksi per 31 Desember 2024
Periode
Nama Jabatan Dasar Pengangakatan Masa Jabatan
Jabatan
Pinohadi G. Direktur Pengangkatan pertama kali sebagai Direktur Utama Mandiri Tunas 9 Oktober 2020 s.d. penutupan Ke-1
Sumardi Utama Finance pada RUPS Luar Biasa (Keputusan Sirkuler) berdasarkan RUPS Tahunan Tahun Buku 2022
Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham No. 6 tanggal 9
Oktober 2020.
Diangkat kembali untuk periode kedua sebagai Direktur Utama 28 Juni 2023 s.d. penutupan Ke-2
Mandiri Tunas Finance pada Keputusan Pemegang Saham di Luar RUPS Tahunan Tahun Buku 2025
RUPS untuk Menyelenggarakan RUPS Tahunan (Keputusan Sirkuler)
berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan No. 138
tanggal 28 Juni 2023.
R. Eryawan Direktur Diangkat sebagai Direktur Mandiri Tunas Finance untuk pertama 29 Maret 2021 s.d. penutupan Ke-1
Nurhariadi kalinya berdasarkan Keputusan Pemegang Saham di Luar RUPS RUPS Tahunan Tahun Buku 2023
untuk Menyelenggarakan RUPS Tahunan (Keputusan Sirkuler)
berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan No. 15
tanggal 29 Maret 2021.
Diangkat kembali untuk periode kedua sebagai Direktur Mandiri Tunas 28 Juni 2024 s.d. penutupan Ke-2
Finance pada Keputusan Pemegang Saham di Luar RUPS untuk RUPS Tahunan Tahun Buku 2026
Menyelenggarakan RUPS Tahunan berdasarkan Akta Pernyataan
Keputusan RUPS Tahunan No. 236 tanggal 28 Juni 2024.
William Direktur Diangkat sebagai Direktur Mandiri Tunas Finance untuk pertama 29 Maret 2021 s.d. penutupan Ke-1
Francis Indra kalinya berdasarkan Keputusan Pemegang Saham di Luar RUPS RUPS Tahunan Tahun Buku 2023
untuk Menyelenggarakan RUPS Tahunan (Keputusan Sirkuler)
berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan No. 15
tanggal 29 Maret 2021.
Diangkat kembali untuk periode kedua sebagai Direktur Mandiri Tunas 28 Juni 2024 s.d. penutupan Ke-2
Finance pada Keputusan Pemegang Saham di Luar RUPS untuk RUPS Tahunan Tahun Buku 2026
Menyelenggarakan RUPS Tahunan berdasarkan Akta Pernyataan
Keputusan RUPS Tahunan No. 236 tanggal 28 Juni 2024.
Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Direksi
Peraturan OJK No. 27/POJK.03/2016 tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Bagi Pihak Utama
Lembaga Jasa Keuangan menjabarkan mengenai pertimbangan pengelola/pengurus lembaga keuangan
harus memenuhi persyaratan kemampuan dan kepatutan bagi anggota Direksi dan Dewan Komisaris dalam
melakukan tindakan, tugas dan fungsinya. Berikut keterangan terkait penilaian kemampuan dan kepatutan (fit
and proper test) Direksi Perseroan.
190 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 191
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Dewan Komisaris
Nama Jabatan Persetujuan dari OJK
Pinohadi G. Sumardi Direktur Utama Lulus dengan Surat Keputusan OJK No. KEP- 368/NB.11/2020 tanggal 10 November 2020.
William Francis Indra Direktur Lulus dengan Surat Keputusan OJK No. KEP-26/KDK.05/2021 tanggal 6 Juli 2021.
R. Eryawan Nurhariadi Direktur Lulus dengan Surat Keputusan OJK No. KEP-44/KDK.05/2021 tanggal 31 Agustus 2021.
Pedoman Kerja Direksi 3. Menetapkan usulan dan perubahan Rencana
Perseroan telah memiliki Board Manual atau Jangka Panjang Perusahaan dan Rencana Kerja
Pedoman Tata Kerja Direksi yang telah disahkan dan Anggaran Perusahaan sesuai ketentuan
dalam Surat Keputusan Direksi No. 021/SK-DIR/ yang berlaku;
MTF/X/2011 yang berisi petunjuk tata laksana kerja 4. Menetapkan sasaran kinerja serta evaluasi kinerja
Direksi serta menjelaskan tahapan aktivitas secara Perseroan termasuk kebijakan dividen melalui
terstruktur, sistematis, mudah dipahami dan dapat mekanisme organisasi Perseroan sesuai ketentuan
dijalankan dengan konsisten, untuk dijadikan acuan yang berlaku;
bagi Direksi dalam melaksanakan tugas masing- 5. Mengupayakan tercapainya sasaran kinerja yang
masing untuk mencapai Visi dan Misi Perseroan. digunakan sebagai dasar penilaian tingkat kesehatan
sesuai dengan kesepakatan kinerja yang telah
Tugas, Tanggung Jawab, Wewenang, ditetapkan dalam “RUPS Persetujuan RKAP”;
dan Kewajiban Direksi 6. Menetapkan persetujuan proyek investasi non rutin
Direksi bertugas secara penuh menjalankan segala yang melebihi kewenangan Direktur dan memantau
tindakan yang berkaitan dengan pengurusan pelaksanaannya;
Perseroan untuk kepentingan dan sesuai dengan 7. Menetapkan struktur organisasi dan penetapan
maksud serta tujuan Perseroan sebagaimana diatur pejabat Perusahaan sampai jenjang tertentu yang
dalam peraturan perundang-undangan, Anggaran diatur melalui ketetapan Direksi.
Dasar Perseroan dan keputusan RUPS.
TANGGUNG JAWAB DIREKSI
Berdasarkan Pedoman Kerja, tugas pokok Direksi 1. Memenuhi ukuran Kinerja terpilih yang jelas, lengkap,
secara umum dan berdasarkan jabatannya adalah dan berimbang, baik dari aspek keuangan maupun
sebagai berikut: non keuangan untuk menentukan pencapaian misi
TUGAS POKOK DIREKSI dan tujuan Perusahaan sesuai dengan ketentuan
1. Menjalankan segala tindakan yang berkaitan yang berlaku.
dengan pengurusan Perusahaan untuk kepentingan 2. Mewujudkan pelaksanaan RJPP dan RKAP, termasuk
Perusahaan dan sesuai dengan maksud dan tujuan pencapaian target keuangan dan non keuangan.
Perusahaan. 3. Melaksanakan manajemen risiko.
2. Mewakili Perusahaan baik di dalam maupun di luar 4. Membangun dan memanfaatkan teknologi informasi.
Pengadilan tentang segala hal dan segala kejadian 5. Menindaklanjuti temuan-temuan audit satuan SPI
dengan pembatasan-pembatasan sebagaimana dan Auditor Eksternal serta melaporkannya kepada
diatur dalam peraturan perundang-undangan, Dewan Komisaris.
Anggaran Dasar dan/atau keputusan RUPS. 6. Melaporkan informasi-informasi yang relevan
3. Menguasai, memelihara, dan mengurus kekayaan kepada Dewan Komisaris, antara lain mengenai
Perusahaan. suksesi/mutasi/promosi manajer kunci (senior),
program pengembangan SDM, pertanggungjawaban
TUGAS POKOK KOLEGIAL DIREKSI manajemen risiko, dan kinerja pemanfaatan
1. Menetapkan visi, misi, dan strategi Perusahaan; teknologi informasi.
2. Menetapkan kebijakan Perusahaan yang berlaku 7. Menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham
secara Korporat; (RUPS) dan membuat risalah RUPS.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 191
Page 192
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
8. Memperhatikan kepentingan stakeholders sesuai dan menyampaikannya kepada RUPS untuk
dengan nilai-nilai etika dan peraturan perundang- mendapat pengesahan.
undangan yang berlaku. 2. Menyiapkan Rencana Kerja dan Anggaran
Perusahaan (RKAP), dan menyampaikannya
Selain diberikan tugas dan tanggung jawab, kepada Komisaris untuk dan RUPS untuk
Direksi juga diberikan hak dan berwenang memperoleh pengesahan.
untuk menetapkan kebijakan-kebijakan dengan 3. Menyusun dan mengimplementasikan sistem
pengelolaan Perusahaan, termasuk kebijakan di akuntansi yang sesuai dengan standar akuntansi
bidang ketenagakerjaan. Kebijakan-kebijakan terkait keuangan termasuk pembukuan dan administrasi
ketenagakerjaan dilaksanakan berdasarkan aturan yang didasarkan atas pengendalian internal
internal Perseroan dan peraturan perundang- yang andal.
undangan yang berlaku di bidang ketenagakerjaan. 4. Memberikan pertanggungjawaban dan segala
Direksi juga memiliki kuasa untuk mengatur masalah keterangan tentang keadaan dan jalannya Perusahaan
pendelegasian wewenang/pemberian kuasa dalam laporan lainnya jika diminta oleh RUPS.
Direksi untuk mewakili Perusahaan di dalam dan di 5. Menetapkan secara jelas tugas, tanggung
luar pengadilan. jawab, dan wewenang manajemen pada setiap
tingkatan/level.
KEWAJIBAN DIREKSI 6. Menyusun dan menyampaikan Laporan Tahunan
1. Menyiapkan Rencana Jangka Panjang Perusahaan yang telah ditandatangani bersama Komisaris
(RJPP) yang merupakan rencana strategis yang kepada RUPS untuk memperoleh pengesahan.
memuat sasaran dan tujuan Perusahaan yang 7. Mencantumkan kepemilikan sahamnya dan/
hendak dicapai dalam jangka waktu 5 (lima) tahun, atau keluarganya pada perusahaan lain dalam
menandatanganinya bersama dengan Komisaris, Laporan Tahunan.
Ruang Lingkup Pembagian Tugas dan Tanggung Jawab Direksi
Pembagian ruang lingkup tugas Direksi mengacu kepada Surat Keputusan Direksi No. 021/SK-DIR/ MTF/X/2011
tentang Pembagian Tugas dan Wewenang serta Tata Tertib Direksi, dan Surat Keputusan Direksi No. 003/SK-
DIR/ MTF/I/2023 tanggal 3 Januari 2023 tentang Struktur Organisasi PT Mandiri Tunas Finance.
Direksi Tanggung Jawab
Pinohadi DIREKTORAT UTAMA
G. Sumardi 1. Melaksanakan pengurusan Perusahaan sesuai yang ditetapkan dalam Anggaran Dasar dan ketentuan
Perundang – undangan yang berlaku.
2. Menetapkan Key Performance Indicator (KPI) atau sasaran kinerja Perusahaan, melakukan pengawasan
serta evaluasi dan mengupayakan tercapainya KPI.
3. Menentukan serta memutuskan pengambilan keputusan terkait strategi dan kebijakan Perusahaan
untuk jangka waktu menengah maupun panjang dengan tetap mengacu pada Visi dan Misi Perusahaan.
4. Mengelola pertumbuhan bisnis Perusahaan dengan turut memantau dan memastikan kinerja
keuangan tercapai sesuai sasaran agar keberlanjutan Perusahaan terjamin.
5. Mendorong penerapan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang baik (Good Corporate Governance)
dan mengarahkan pelaksanaan kegiatan tanggung jawab sosial Perusahaan.
6. Memimpin dan mengkoordinasikan pelaksanaan tugas dari Direksi lain untuk memastikan penerapan
strategi Perusahaan sesuai dengan target.
7. Melakukan pemantauan dan memberikan arahan terhadap unit kerja yang ada di Perusahaan agar
tetap berjalan sesuai dengan rencana dan strategi Perusahaan.
8. Memberikan arahan terhadap aktivitas pengembangan organisasi dan pengembangan Sumber Daya
Manusia (SDM) untuk kepentingan Perusahaan dalam mencapai maksud dan tujuan Perusahaan.
192 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 193
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Direksi Tanggung Jawab
R. Eryawan DIREKTORAT CORPORATE FINANCE & RISK MANAGEMENT
Nurhariadi 1. Melaksanakan pengurusan Perusahaan sesuai yang ditetapkan dalam Anggaran Dasar dan ketentuan
Perundang – undangan yang berlaku.
2. Memimpin dan mengarahkan peningkatan strategis pengelolaan bidang keuangan, akuntansi dan
perpajakan secara komprehensif selaras dengan Visi, Misi, strategi bisnis dan target finansial yang
telah ditetapkan.
3. Mengawasi dan melaksanakan pengendalian sumber daya Perusahaan utamanya penggunaan seluruh
biaya secara efisien dan efektif guna tercapainya target yang telah ditetapkan dalam Rencana Kerja
dan Anggaran Perusahaan (RKAP) dan Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP).
4. Memastikan laporan-laporan terkait keuangan, akuntansi dan perpajakan telah memenuhi kewajiban
dan peraturan yang berlaku.
5. Menetapkan kebijakan dan strategi manajemen risiko dan kredit secara tertulis dan komprehensif
termasuk penetapan dan persetujuan limit risiko secara keseluruhan.
6. Mengembangkan budaya manajemen risiko pada seluruh jenjang organisasi.
7. Mengarahkan pelaksanaan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan (Good Corporate Governance) dan
pengendalian internal.
8. Memberikan arahan terhadap aktivitas pengembangan organisasi dan pengembangan Sumber Daya
Manusia (SDM) sesuai unit kerja sehingga Perusahaan memiliki kebijakan, prosedur dan metode yang
handal dalam menerapkan manajemen risiko dan manajemen keuangan.
William DIREKTORAT SALES & IT
Francis 1. Melaksanakan pengurusan Perusahaan sesuai yang ditetapkan dalam Anggaran Dasar dan ketentuan
Indra Perundang – undangan yang berlaku.
2. Mengawasi kelancaran kegiatan Perusahaan sesuai dengan strategi dan kebijakan yang telah
ditetapkan.
3. Memimpin dan mengarahkan peningkatan strategis pengelolaan bidang pemasaran, Teknologi
Informasi (TI) dan operasional secara komprehensif selaras dengan Visi, Misi, strategi bisnis dan
target finansial yang telah ditetapkan.
4. Memimpin dan mengarahkan Regional untuk mencapai target pangsa pasar (market share) dan
meningkatkan target volume bisnis.
5. Memimpin dan mengkoordinasikan pemasaran produk-produk Perusahaan di Regional secara agresif
dengan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dan sesuai kebijakan Perusahaan.
6. Menetapkan strategi TI, sehingga dapat menjadi mitra bisnis dengan seluruh unit kerja untuk
memberikan solusi teknologi yang tepat guna dalam menghadapi tantangan bisnis dan peningkatan
kualitas layanan kepada nasabah.
7. Mengarahkan pelaksanaan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan (Good Corporate Governance) dan
pengendalian internal.
8. Memberikan arahan terhadap aktivitas pengembangan organisasi dan pengembangan Sumber Daya
Manusia (SDM) sesuai unit kerja untuk kepentingan Perusahaan dalam mencapai maksud dan tujuan
Perusahaan.
Program Orientasi bagi Direksi sekurang-kurangnya mencakup informasi berikut:
Program Pengenalan kepada Direktur yang baru 1. Situasi industri keuangan Indonesia, khususnya
diangkat bertujuan untuk memberikan pengetahuan non perbankan.
mengenai Perseroan, agar dapat memahami tugas 2. Profil Perseroan.
dan tanggung jawab sebagai Direktur, proses bisnis 3. Operasi serta kinerja keuangan Perseroan.
Perseroan, serta dapat bekerja selaras dengan Organ 4. Keorganisasian dan Tata Kelola Perusahaan
Perseroan lainnya. yang Baik.
Program pengenalan perusahaan kepada Direksi yang Pada tahun 2024 tidak ada perubahan komposisi
baru diangkat dilakukan oleh Sekretaris Perusahaan. Direksi sehingga Perseroan tidak melakukan kegiatan
Materi yang diperkenalkan kepada Direksi baru atau program orientasi bagi Direksi.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 193
Page 194
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Program Pelatihan dan
Pengembangan Kompetensi Direksi 1. Program peningkatan kapabilitas dilaksanakan
Kebijakan Perseroan juga merancang program dalam rangka meningkatkan efektivitas kerja Direksi.
untuk memberikan wawasan baru bagi Direksi 2. Rencana program harus dimasukkan dalam
untuk meningkatkan kapasitas Perseroan dalam Rencana Kerja Anggaran Direksi.
lingkungan usaha yang kompetitif, serta memberikan 3. Direksi yang mengikuti program wajib
kesempatan untuk membangun jaringan dalam mempresentasikan kepada Direksi lain dalam rangka
rangka memberdayakan sumber daya yang ada dalam berbagi informasi dan pengetahuan.
organisasi sehingga menjadikan Perseroan sebagai 4. Direksi yang bersangkutan membuat laporan tentang
organisasi berkinerja tinggi. Peningkatan kapasitas dan pelaksanaan program peningkatan Kapabilitas dan
kapabilitas penting agar Direksi dapat selalu mengikuti disampaikan kepada Direksi lainnya.
perkembangan terbaru tentang industri dimana
Perseroan beroperasi dan selalu siap mengantisipasinya Informasi lengkap tentang kegiatan peningkatan
bagi keberlangsungan dan kemajuan Perseroan. kompetensi yang diikuti Direksi di sepanjang tahun
Kebijakan tentang program peningkatan kapabilitas 2024 dapat dilihat pada bab Profil Perusahaan dalam
bagi Direksi adalah sebagai berikut: laporan tahunan ini.
Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi Tahun 2024
Selama tahun 2024 Direksi telah mengeluarkan berbagai keputusan baik di bidang operasional, keuangan,
maupun beberapa penunjang usaha melalui perangkat kebijakan yang dimiliki Direksi. Adapun keputusan dan
pelaksanaan tugas Direksi di tahun 2024 adalah sebagai berikut:
Keputusan, Rekomendasi, dan Pelaksanaan Tugas Direksi Tahun 2024
Kuartal I • Penyusunan MPI MTF Tahun 2024
Tahun 2024 • Memonitor Persiapan pelaksanaan Internal Trip MTF Tahun 2024
• Memonitor event Rapat Kerja Nasional MTF
• Memonitor Hasil Audit atas Temuan Audit Bank Mandiri
• Memonitor Hasil Audit atas Temuan Audit OJK
• Memonitor proses migrasi data dari sistem Jonfis ke Canalis Bank Mandiri
• Memonitor Pembukaan dan Evaluasi Satelit MTF
• Memonitor Persiapan Implementasi UU PDP di MTF
• Evaluasi program Direct Impact Project 2023
• Reviu Pembentukan Inisiasi Direct Impact Project 2024
• Melakukan Kajian Strategi Peningkatan NIM
Kuartal II • Melakukan kajian dan analisa atas target profit 2024
Tahun 2024 • Concern pada Strategi Anti Fraud
• Memonitor Persiapan dan Pelaksanaan RUPST MTF
• Memonitor atas penandatanganan Pakta Integritas Karyawan MTF
• Memonitor Hasil Audit atas Temuan Audit Bank Mandiri
• Memonitor Hasil Audit atas Temuan Audit OJK
• Reviu Perbedaan Data SLIK dan Silaras untuk Pelaporan ke OJK
• Melakukan Reviu untuk Prognosa Desember 2024
Kuartal III • Memonitor Hasil Audit Cabang/Divisi MTF (Matraman, Rantau Prapat, Corporate Fleet)
Tahun 2024 • Memonitor Hasil Audit atas Temuan Audit OJK
• Membahas Management Letter Auditor External
• Reviu Corporate Planning Perusahaan Anak Bank Mandiri 2025-2029
• Reviu KPI Perusahaan dan KPI Divisi
• Memonitor Sentralisasi ACM dan Credit Head
• Persiapan Penyusunan Target & Strategi 2025
• Memonitor Penerapan Kinerja ESG
• Reviu Pencapaian DIP s.d Agustus 2024
194 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 195
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Kuartal IV • Memonitor renovasi ruang kerja bagi karyawan MTF Lantai 23 dan 27
Tahun 2024 • Memonitor Hasil Audit atas Temuan Audit OJK
• Memonitor Penanganan Perkara Hukum Debitur Bermasalah
• Reviu Rencana Penyesuaian Struktur Organisasi POJK Strategi Anti Fraud
• Reviu Perubahan RAC Badan Usaha
• Memonitor Sentralisasi ACM dan Credit Head
• Melakukan Perhitungan EPD 2025
• Reviu Pengembangan Jaringan & Kelas Cabang
• Persiapan Rakernas 2025 & HUT MTF ke-16
• Penyesuaian Organisasi & Pengelolaan Corporate Fleet
• Reviu Fraud Signifikan & Anti Fraud Development
Penilaian Kinerja Komite dan Organ Pendukung di Bawah Direksi
Dalam melaksanakan tugas kepengurusannya, Direksi membentuk komite-komite di bawah Direksi sesuai dengan
kebutuhan bisnis Perseroan dan ketentuan regulasi, yang diharapkan dapat menciptakan efektivitas dan efisiensi
operasional. Satuan kerja yang dimaksud adalah Komite Aset dan Liabilitas/Asset Liabilities Committee (ALCO), Komite
Kredit, dan Komite Anti Fraud. Direksi menilai bahwa baik Sekretaris Perusahaan dan Audit Internal maupun satuan
kerja yang terdiri dari Komite Aset dan Liabilitas/Asset Liabilities Committee (ALCO), Komite Kredit, serta Komite
Anti Fraud. Direksi menilai bahwa pada tahun 2024 komite-komite tersebut telah menjalankan tugas dan tanggung
jawabnya dengan efektif dan memberikan dukungan terhadap Direksi dalam hal pengelolaan bisnis Perseroan yang
sesuai dengan prinsip GCG.
TRANSPARANSI INFORMASI TENTANG
DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
Keberagaman Komposisi Dewan Komisaris dan Direksi
Penetapan komposisi Dewan Komisaris Perseroan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan dan
kompleksitas perusahaan termasuk memperhatikan unsur keberagaman atas pengetahuan, keahlian, pengalaman
profesional serta pendidikan guna mendukung efektivitas pelaksanaan tugas dalam menjawab segala tantangan
usaha yang semakin dinamis. Berikut keberagaman komposisi Dewan Komisaris dan Direksi yang mendukung
pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya.
Nama dan Jabatan Kewarganegaraan Usia Gender Latar Belakang Pendidikan Keahlian
Dewan Komisaris
Rico Adisurja Indonesia 53 Laki- • Master (S2) of Business Administration Administrasi
Setiawan laki Woodbury University (1994) Bisnis untuk
(Komisaris Utama) • Sarjana (S1) Bachelor of Science University bidang Finance
of Southern California (1992)
Saptari* Indonesia 55 Laki- • Sarjana (S1) Ekonomi Akuntansi di Ekonomi
(Komisaris) laki • Universitas Gadjah Mada (1994) Akuntansi
Fendy Indonesia 52 Laki- • Magister (S2) Prodi Energi Keberlanjutan di Telekomunikasi
Eventius Mugni laki Universitas Kristen Indonesia (2022) dan Lingkungan
(Komisaris • Sarjana (S1) Teknik Telekomunikasi di
Independen) Universitas Kristen Indonesia (2001)
Subarna** Indonesia 56 Laki- • Magister (S2) Administrasi Negara di Ekonomi dan
(Komisaris laki Universitas Garut (2004) Administrasi
Independen) • Sarjana (S1) Ekonomi di Universitas Negara
Siliwangi (1993)
*) Mengundurkan diri pada tanggal 25 Maret 2025
**) Berlaku efektif setelah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas penilaian kemampuan dan kepatutan
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 195
Page 196
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Nama dan Jabatan Kewarganegaraan Usia Gender Latar Belakang Pendidikan Keahlian
Direksi
Pinohadi G. Indonesia 54 Laki- • Magister (S2) Bisnis International Finance di Keuangan
Sumardi laki IPMI International Business School (2003)
(Direktur Utama) • Sarjana (S1) Finance Management di
Universitas Padjadjaran (1993)
R. Eryawan Indonesia 53 Laki- • Magister (S2) Manajemen di Universitas Ekonomi
Nurhariadi laki Atma Jaya Jakarta (2001) Manajemen
(Direktur) • Sarjana (S1) Ekonomi Manajemen di
Universitas Atma Jaya Yogyakarta (1994)
William Indonesia 42 Laki- • Magister (S2) Manajemen di Universitas Manajemen
Francis Indra laki Mercu Buana (2007)
(Direktur) • Sarjana (S1) Matematika dari Universitas
Padjadjaran (2004)
PENILAIAN KINERJA
DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
Penilaian Kinerja Dewan Komisaris
Penilaian Kinerja Dewan Komisaris dilakukan melalui self assessment atas kinerja Dewan Komisaris dan dilaporkan
serta dipertanggungjawabkan dalam RUPS.
Prosedur Pelaksanaan Assessment Kinerja Dewan Komisaris
Melakukan Penilaian Melaporkan Hasil Pertanggung
Menetapkan Aspek-
1. Aspek Pengawasan
2. dengan Metode 3. Penilaian Kinerja Dewan 4. Jawaban Diterima/
Self-Assessment Komisaris dalam RUPS Ditolak oleh RUPS
1. Profil Risiko
2. Good Corporate Remunerasi
Governance
3. Rentabilitas
4. Permodalan
Pihak yang melakukan penilaian terhadap kinerja Dewan Komisaris yaitu Dewan Komisaris itu sendiri dengan
melakukan penilaian atas kinerja Dewan Komisaris selama tahun 2024 secara mandiri (self assessment). Secara
rinci penilaian kinerja Dewan Komisaris sebagai berikut:
Indikator Bobot Penilaian Pencapaian
Dewan Komisaris menyelenggarakan Rapat Dewan Komisaris secara berkala minimal 6 (enam)
12,50% 100,00%
kali dalam 1 (satu) tahun.
Dewan Komisaris menyelenggarakan Rapat Bersama Direksi secara berkala minimal 4 (empat)
12,50% 100,00%
kali dalam 1 (satu) tahun.
Dewan Komisaris melaksanakan peningkatan pengetahuan, keahlian, dan kemampuan melalui
keikutsertaan dalam seminar/pelatihan yang sesuai dengan bidang tugasnya minimal 1 (satu) 12,50% 100,00%
kali dalam 1 (satu) tahun.
196 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 197
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Indikator Bobot Penilaian Pencapaian
Dewan Komisaris menyusun dan menyampaikan Laporan Pengawasan Rencana Bisnis
12,50% 100,00%
Perusahaan Pembiayaan kepada Regulator secara berkala 2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun.
Dewan Komisaris mereviu, mengevaluasi dan memberikan persetujuan terhadap hal-hal
yang wajib mendapatkan persetujuan Dewan Komisaris berdasarkan peraturan perundang- 12,50% 100,00%
undangan yang berlaku dan Anggaran Dasar Perseroan.
Dewan Komisaris telah memastikan bahwa Direksi telah menindaklanjuti temuan audit dan
rekomendasi dari Divisi Internal Audit, auditor eksternal, hasil pengawasan OJK dan/atau hasil 12,50% 100,00%
pengawasan otoritas lain.
Dewan Komisaris memastikan terselenggaranya prinsip dan praktik Good Corporate
12,50% 100,00%
Governance pada seluruh jenjang organisasi.
Dewan Komisaris memastikan Komite-Komite di bawahnya, yaitu Komite Audit, Komite
Pemantau Risiko, Komite Nominasi dan Remunerasi serta Komite Tata Kelola Terintegrasi telah
menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik dan efektif sesuai ketentuan yang berlaku.
Adapun beberapa indikator yang diukur dalam penyelenggaraan tugas dan fungsi komite di
12,50% 100,00%
bawah Dewan Komisaris adalah sebagai berikut:
• Pelaksanaan Rapat Komite dan Rencana Kerja Komite
• Tingkat kehadiran dan partisipasi dalam Rapat Komite
• Penyampaian hasil reviu terhadap Dewan Komisaris
Secara keseluruhan hasil penilaian Dewan Komisaris tahun 2024 sangat baik dengan seluruh aspek penilaian
memiliki pencapaian sampai 100,00% sehingga kinerja Dewan Komisaris selama tahun tersebut dapat
dikategorikan sangat baik
Penilaian Kinerja Direksi
Proses pelaksanaan penilaian terhadap kinerja Direksi dapat dilihat dari pencapaian Key Performance Indicators
(KPI) Direksi secara Individu serta KPI Direksi secara kolegial yang dinilai oleh Pemegang Saham melalui
mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Evaluasi atas kinerja Direksi berdasarkan atas pencapaian
(KPI) telah disepakati sebelumnya melalui mekanisme RUPS oleh pemegang saham, Dewan Komisaris dan Direksi.
Kriteria penilaian atau evaluasi kinerja Direksi berdasarkan Key Performance Indicator (KPI), yaitu:
1. Perspektif Financial (Keuangan)
2. Perspektif Customer
3. Perspektif Internal Bisnis Proses
4. Inisiatif Pengembangan
Pihak yang melakukan penilaian kinerja Direksi adalah Dewan Komisaris dan RUPS. Dalam melakukan penilaian
kinerja Direksi, Dewan Komisaris mengacu kepada indikator KPI. Kemudian Dewan Komisaris dan Direksi akan
mempertanggungjawabkan pencapaian kinerja mereka selama periode 2024, termasuk di dalamnya pelaksanaan
tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris dan Direksi dalam RUPS. Hasil penilaian kinerja Direksi berdasarkan
KPI dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Perspektif KPI Bobot Ukuran Nilai
25,00% 23,90%
Net Income (Rp M) 10,0% Sesuai RKAP 8,80%
Keuangan PPOP (Pre Provison Operating Profit) (Rp. M) 10,0% Sesuai RKAP 5,46%
Return on Equity (ROE) (%) 5,0% Sesuai RKAP 4,54%
Gearing Ratio (x) 5,0% Sesuai RKAP 5,09%
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 197
Page 198
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Perspektif KPI Bobot Ukuran Nilai
30,0% 31,67%
Pelanggan Bade Joint Finance (JF) 20,0% Sesuai RKAP 20,31%
Pembiayaan Porsi Captive (%) 10,00% Sesuai Target 11,35%
25,0%
Finance at Risk (%) 5,0% Sesuai Target 4,23%
CKPN to Finance at Risk (FAR Coverage) (%) 5,0% Sesuai Target 4,69%
Internal Proses Cost of Credit (CoC) (%) 5,0% Sesuai RKAP 3,82%
Bisnis
Cost to Income Ratio (%) - CER 5,0% Sesuai RKAP 5,57%
Persentase Pemenuhan minimum IT Requirement (%) 2,5% Sesuai Target 2,50%
Persentase Pemenuhan minimum Mandiri Subsidiary
2,5% Sesuai Target 2,50%
Management Principles Guideline (MSMPG) (%)
20,0% 22,00%
Implementasi Project Sydney (Implementasi Kajian
5,00% Sesuai Target 5,50%
Pengembangan Ecosystem Multifinance)
SLA Approval Underwriting Project Auto 5,00% Sesuai Target 5,50%
Pengembangan sistem untuk integrasi ke Livin - Project Auto 10,00% Sesuai Target 11,00%
TOTAL 100,0% 100,87%
Secara keseluruhan hasil penilaian Direksi di tahun 2024 tercapai secara optimal, dengan seluruh aspek penilaian
memiliki pencapaian sampai 100,87% sehingga kinerja Direksi selama tahun 2024 dapat dikategorikan sesuai
dengan target.
NOMINASI DEWAN KOMISARIS
DAN DIREKSI
Kebijakan nominasi Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan mengikuti kebijakan dari PT Bank Mandiri (Persero)
Tbk selaku Pemegang Saham Utama/Pengendali Perseroan.
Kriteria dan Persyaratan Dewan Komisaris
Kriteria Dewan Komisaris Perusahaan adalah: anggota Dewan Komisaris yang dinyatakan
1. Mempunyai akhlak, moral, dan integritas yang baik; bersalah menyebabkan suatu perusahaan
2. Cakap melakukan perbuatan hukum; dinyatakan pailit;
3. Lulus penilaian kemampuan dan kepatutan c. Tidak pernah dihukum karena melakukan
sebagaimana yang disyaratkan oleh peraturan tindak pidana yang merugikan keuangan
perundang-undangan yang berlaku; negara dan/atau yang berkaitan dengan
4. Dalam 5 (lima) tahun sebelum pengangkatan dan sektor keuangan; dan
selama menjabat: d. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/
a. Tidak pernah dinyatakan pailit; atau anggota Dewan Komisaris yang selama
b. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/atau menjabat:
198 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 199
>> Tata Kelola Perusahaan
05
• Pernah tidak menyelenggarakan RUPS 13. Tidak pernah menjadi anggota Direksi pada
tahunan; Perusahaan yang sama dalam kurun waktu 6
• Pertanggungjawabannya sebagai anggota (enam) bulan terakhir.
Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris
pernah tidak diterima oleh RUPS atau pernah Kriteria dan Persyaratan Direksi
tidak memberikan pertanggungjawaban Kriteria Direksi Perusahaan adalah:
sebagai anggota Direksi dan/atau anggota 1. Mempunyai akhlak, moral, dan integritas yang baik;
Dewan Komisaris kepada RUPS; dan 2. Cakap melakukan perbuatan hukum;
• Pernah menyebabkan perusahaan yang 3. Dalam 5 (lima) tahun sebelum pengangkatan dan
memperoleh izin, persetujuan, atau selama menjabat:
pendaftaran dari Otoritas Jasa Keuangan a. Tidak pernah dinyatakan pailit;
tidak memenuhi kewajiban menyampaikan b. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/atau
laporan tahunan dan/atau laporan anggota Dewan Komisaris yang dinyatakan
keuangan kepada Otoritas Jasa Keuangan. bersalah menyebabkan suatu perusahaan
5. Memiliki komitmen untuk mematuhi peraturan dinyatakan pailit;
perundang-undangan; dan c. Tidak pernah dihukum karena melakukan
6. Memiliki pengetahuan dan/atau keahlian di bidang tindak pidana yang merugikan keuangan
yang dibutuhkan Emiten atau Perusahaan Publik. negara dan/atau yang berkaitan dengan
7. Memiliki domisili sesuai ketentuan peraturan sektor keuangan; dan
perundang-undangan yang berlaku; d. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/
8. Bagi warga negara asing wajib memiliki perizinan atau anggota Dewan Komisaris yang selama
yang ditetapkan peraturan perundang-undangan menjabat:
yang berlaku untuk menetapkan dan bekerja di • Pernah tidak menyelenggarakan RUPS
Indonesia dan memiliki pengetahuan terutama tahunan;
mengenai kondisi perekonomian, budaya dan • Pertanggungjawabannya sebagai anggota
bahasa Indonesia; Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris
9. Dilarang melakukan rangkap jabatan sebagai pernah tidak diterima oleh RUPS atau pernah
anggota Dewan Komisaris pada lebih dari 3 (tiga) tidak memberikan pertanggungjawaban
Perusahaan lain. Tidak termasuk dalam rangkap sebagai anggota Direksi dan/atau anggota
jabatan yaitu: Dewan Komisaris kepada RUPS; dan
a. Anggota Dewan Komisaris non independen • Pernah menyebabkan perusahaan yang
menjalankan tugas fungsional dari pemegang memperoleh izin, persetujuan, atau
saham Perusahaan yang berbentuk badan pendaftaran dari Otoritas Jasa Keuangan
hukum pada kelompok usahanya; tidak memenuhi kewajiban menyampaikan
b. Anggota Dewan Komisaris menduduki jabatan laporan tahunan dan/atau laporan
pada organisasi atau lembaga nirlaba. Sepanjang keuangan kepada Otoritas Jasa Keuangan.
yang bersangkutan tidak mengabaikan 4. Memiliki komitmen untuk mematuhi peraturan
pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagai perundang-undangan; dan
anggota Dewan Komisaris Perusahaan. 5. Memiliki pengetahuan dan/atau keahlian di bidang
10. Memiliki sertifikasi keahlian di bidang pembiayaan yang dibutuhkan Perusahaan.
dari lembaga yang ditunjuk oleh asosiasi;
11. Memahami peraturan perundang-undangan di Seluruh anggota Direksi dan Komisaris telah memenuhi
bidang pembiayaan dan peraturan perundang- persyaratan formal dan material yang berlaku,
undangan lain yang relevan; persyaratan formal bersifat umum, sesuai peraturan
12. Memenuhi kriteria lain yang ditetapkan oleh perundang-undangan yang berlaku, sedangkan
regulator dan/atau peraturan perundang- persyaratan material bersifat khusus, yang disesuaikan
undangan yang berlaku; dan dengan kebutuhan dan sifat bisnis Perseroan.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 199
Page 200
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Proses Nominasi Dewan Komisaris 5. Terbukti melakukan tindakan yang melanggar
dan Direksi etika dan/atau kepatutan yang menjadi kewajiban
Mekanisme nominasi, pengangkatan dan seluruh anggota Direksi.
pemberhentian Dewan Komisaris dan Direksi dilakukan 6. Terbukti bersalah berdasarkan keputusan pengadilan
melalui keputusan pemegang saham yang kemudian yang memiliki kekuatan hukum yang tetap.
berlaku efektif melalui Penilaian Kemampuan dan 7. Mengundurkan diri.
Kepatutan (Fit & Proper Test) sesuai dengan peraturan
dari OJK selaku regulator di sektor keuangan. Calon Anggota Dewan Komisaris dan Direksi melalui
Mekanisme pemberhentian Dewan Komisaris dan beberapa rangkaian proses seleksi sebelum diusulkan
Direksi dapat dilakukan sewaktu-waktu dengan oleh Pemegang Saham yang memiliki wewenang
persetujuan pemegang saham dan dinyatakan tidak untuk mengusulkan dalam RUPS. Sebagai bagian
memenuhi kriteria dengan alasan sebagai berikut: dari Mandiri grup, pengangkatan Dewan Komisaris
1. Terbukti tidak dapat memenuhi kewajibannya yang dan Direksi Perusahaan mengacu kepada Peraturan
telah disepakati dalam Kontrak Manajemen. Menteri BUMN No. PER-04/MBU/06/2020 tentang
2. Terbukti tidak dapat melaksanakan kewajibannya Perubahan atas Peraturan Menteri Negara BUMN No.
dengan baik. PER-03/ MBU/2012 tentang Pedoman Pengangkatan
3. Terbukti tidak melaksanakan peraturan perundang- Anggota Direksi dan Anggota Dewan Komisaris Anak
undangan dan/atau ketentuan yang dimuat dalam Perusahaan Badan Usaha Milik Negara. Prosedur dan
Anggaran Dasar Perusahaan. mekanisme seleksi calon Direksi berlandaskan pada
4. Terbukti terlibat dalam tindakan yang merugikan prinsip-prinsip GCG, yaitu Transparansi, Kemandirian,
Perseroan dan/atau Negara. Akuntabilitas, Pertanggungjawaban, dan Kewajaran.
REMUNERASI DEWAN KOMISARIS
DAN DIREKSI
Prosedur Pengusulan Hingga Penetapan Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
Prosedur penetapan remunerasi Anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan dilakukan oleh pemegang
saham melalui RUPS dengan memperhatikan hasil kajian yang telah dilakukan oleh Perseroan.
Remunerasi bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi dilakukan dengan basis formula yang ditetapkan oleh
pemegang saham melalui RUPS dan telah melalui kajian oleh Dewan Komisaris dan Komite Nominasi & Remunerasi
melalui pendalaman yang dilakukan oleh pemegang saham. Keputusan penetapan remunerasi Dewan Komisaris
dan Direksi ditetapkan melalui RUPS.
Skema Prosedur Pengusulan Hingga Penetapan Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
Dewan Komisaris Dewan Komisaris menyampaikan Pemegang saham
mempertimbangkan rekomendasi usulan remunerasi kepada mempertimbangkan rekomendasi
Komite Nominasi & Remunerasi. pemegang saham. dari Dewan Komisaris.
Rekomendasi dan usulan remunerasi
bagi Dewan Komisaris dan Direksi Penetapan remunerasi bagi Dewan
oleh Komite Nominasi & Remunerasi Komisaris dan Direksi melalui RUPS.
kepada Dewan Komisaris.
200 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 201
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Struktur Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
Komponen penghasilan Dewan Komisaris dan Direksi terdiri dari Gaji/Honorarium, Tunjangan dan Fasilitas,
serta Tantiem/Insentif Kinerja sebagai bonus kerja. Berikut struktur remunerasi dan komponennya bagi Dewan
Komisaris dan Direksi dapat disampaikan:
Struktur Remunerasi Dewan Komisaris Struktur Remunerasi Direksi
Honorarium Dewan Komisaris Gaji Direksi
Penghasilan tetap berupa uang yang diterima setiap bulan Penghasilan tetap berupa uang yang diterima setiap bulan
karena kedudukannya sebagai anggota Dewan Komisaris karena kedudukannya sebagai anggota Direksi Perseroan,
Perseroan, dengan ketentuan sebagai berikut: dengan ketentuan sebagai berikut:
• Perhitungan gaji Komisaris Utama sebesar 45% dari gaji • Gaji Direktur Utama ditetapkan dengan menggunakan
Direktur Utama; pedoman internal pemegang saham.
• Perhitungan gaji Komisaris sebesar 90% dari gaji • Gaji anggota Direksi lainnya ditetapkan dengan komposisi
Komisaris Utama. Faktor Jabatan sebesar 90% dari Gaji Direktur Utama.
• RUPS dapat menetapkan Faktor Besaran Jabatan yang
berbeda dengan ketentuan sebagaimana dimaksud
apabila dipandang lebih dapat merefleksikan keadilan dan
kewajaran dalam pelaksanaan tanggung jawab masing-
masing anggota Direksi serta kemampuan Perseroan.
Tunjangan Dewan Komisaris Tunjangan Direksi
Penghasilan berupa uang atau yang dapat dinilai dengan Penghasilan berupa uang atau yang dapat dinilai dengan
uang yang diterima pada waktu tertentu oleh anggota Dewan uang yang diterima pada waktu tertentu oleh anggota Direksi
Komisaris selain Honorarium. selain Gaji.
Fasilitas Dewan Komisaris Fasilitas Direksi
Penghasilan berupa sarana dan/atau kemanfaatan dan/ Penghasilan berupa sarana dan/atau kemanfaatan dan/atau
atau penjaminan yang digunakan/dimanfaatkan oleh penjaminan yang digunakan/dimanfaatkan oleh anggota
anggota Dewan Komisaris dalam rangka pelaksanaan tugas, Direksi dalam rangka pelaksanaan tugas, wewenang,
wewenang, kewajiban dan tanggung jawab berdasarkan kewajiban dan tanggung jawab berdasarkan peraturan
peraturan perundang-undangan, yang dapat berupa: perundang-undangan, yang dapat berupa:
• Fasilitas/Asuransi Kesehatan • Fasilitas/Asuransi Kesehatan
• Fasilitas Bantuan Hukum • Fasilitas Bantuan Hukum
Tantiem/Insentif Kinerja Dewan Komisaris Tantiem Direksi
Tantiem adalah Penghasilan yang merupakan penghargaan Tantiem diberikan sebagai tambahan berupa Penghargaan
yang diberikan kepada anggota Dewan Komisaris apabila Jangka Panjang (Long Term/Incentive/LII)
memperoleh laba dan tidak mengalami akumulasi kerugian. • Tantiem yaitu penghasilan yang merupakan penghargaan
• Insentif Kinerja adalah Penghasilan yang merupakan yang diberikan kepada Direksi apabila memperoleh laba
penghargaan yang diberikan kepada anggota Dewan dan tidak mengalami akumulasi kerugian.
Komisaris. • Insentif Kinerja, yaitu penghasilan yang merupakan
penghargaan yang diberikan kepada anggota Direksi
apabila terjadi peningkatan kinerja walaupun masih
mengalami kerugian atau akumulasi kerugian.
Kebijakan Dasar Terkait Indikator dan Penetapan
Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi Tahun 2024
Remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris mengacu kepada keputusan dari pemegang saham sebagaimana
ditetapkan dalam RUPS dengan memperhatikan hasil kajian yang dilakukan oleh Perusahaan. Hasil kajian
tersebut sebagai bahan usulan Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada Pemegang Saham. Berdasarkan
Pasal 96 ayat (1) Undang-undang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas yang mengatur besarnya gaji
dan tunjangan Direksi ditetapkan berdasarkan keputusan RUPS. Berdasarkan Pasal 96 ayat (2) kewenangan
tersebut dapat dilimpahkan kepada Dewan Komisaris. Berikut adalah aspek kajian penetapan remunerasi Dewan
Komisaris dan Direksi.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 201
Page 202
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Peraturan/perundang-
Kinerja keuangan
undangan yang berlaku, Pertimbangan sasaran
dan pencapaian Key Prestasi kerja
serta kewajaran dengan dan strategi jangka
Performance Indicator individu.
industri/perusahaan panjang Perseroan.
(KPI) Perseroan.
lainnya.
Dewan Komisaris menentukan dasar penetapan remunerasi bagi Direksi berbasis metode balance scorecard
dengan menggunakan parameter yang telah ditentukan.
Penilaian kinerja Direksi selama tahun 2024 dilakukan berdasarkan metode balance scorecard dengan
menggunakan parameter sebagai berikut:
1. Pencapaian kinerja sesuai Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) yaitu meliputi pencapaian target
angka- angka keuangan seperti volume pembiayaan, profitabilitas, pembiayaan joint financing, cost efficiency
ratio, cost of credit dan piutang pembiayaan bermasalah.
2. Penyempurnaan dan pengembangan proses bisnis pembiayaan, meliputi antara lain proses kredit, proses
operasional, proses pemasaran, dan proses collection.
3. Perluasan jaringan usaha dan peningkatan kerja sama aliansi.
4. Strategis dengan grup serta pengembangan kerja sama dengan dealer dan showroom.
5. Pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan corporate branding.
Transparansi Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi Tahun 2024
Selama tahun 2024, Perseroan telah memperhitungkan remunerasi bagi Dewan Komisaris dan Direksi sebagai berikut:
Jabatan
Komponen
Remunerasi Dewan Komisaris Direksi
(4 Posisi/Jabatan) (Rp) (3 Posisi/Jabatan) (Rp)
Gaji/Honorarium 2.529.150.032 6.070.752.000
Tunjangan 2.601.588.082 9.389.953.314
Asuransi Kesehatan 165.076.029 203.503.400
Jamsostek - 254.764.003
Bonus/Tantiem 2.992.500.000 9.450.000.000
Tunjangan Hari Raya 153.963.333 557.118.443
Berdasarkan data komponen remunerasi yang diterima oleh Dewan Komisaris dan Direksi, berikut perhitungan
nominal remunerasi berdasarkan jabatan sebagai berikut:
Perihal Jumlah (Rp)
Jumlah Remunerasi Dewan Komisaris 8.442.277.476
Jumlah Remunerasi Direksi 25.926.091.160
Jumlah Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi Tahun 2024 34.368.368.637
202 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 203
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Informasi Tentang Rasio Gaji
Gaji yang diperbandingkan dalam rasio gaji adalah imbalan yang diterima oleh anggota Direksi, Dewan Komisaris dan
karyawan pada bulan terakhir tahun pelaporan. Rasio gaji tertinggi dan terendah, dalam skala perbandingan berikut:
1. Rasio gaji karyawan yang tertinggi dan terendah;
2. Rasio gaji anggota Direksi yang tertinggi dan terendah;
3. Rasio gaji anggota Dewan Komisaris yang tertinggi dan terendah; dan
4. Rasio gaji anggota Direksi tertinggi dan karyawan tertinggi.
Informasi mengenai rasio gaji Dewan Komisaris, Direksi, dan Karyawan Perseroan adalah sebagai berikut
Perbandingan 2024 2023 2022
Rasio gaji Direksi yang tertinggi dan terendah 1:1,18 1:1,18 1:1,18
Rasio gaji Komisaris yang tertinggi dan terendah 1:1,69 1:1,36 1:1,36
Rasio gaji Direksi yang tertinggi dan karyawan tertinggi 1:1,32 1:1,27 1:1,27
Rasio gaji karyawan yang tertinggi dan terendah 1:64,37 1:64,37 1:64,75
RAPAT DEWAN
KOMISARIS DAN DIREKSI
Rapat Dewan Komisaris
Pedoman kerja Dewan Komisaris mengatur rapat paling sedikit setiap 2 (dua) bulan sekali, dalam rapat tersebut
Dewan Komisaris dapat mengundang Direksi. Dewan Komisaris dapat mengadakan rapat sewaktu-waktu atas
permintaan 1 (satu) atau beberapa anggota Dewan Komisaris, permintaan Direksi, atau atas permintaan tertulis
dari 1 (satu) atau beberapa Pemegang Saham dengan menyebutkan hal-hal yang akan dibicarakan.
Pada tahun 2024, Dewan Komisaris mengadakan Rapat Internal Dewan Komisaris sebanyak 6 (enam) kali. Berikut
disampaikan agenda dan risalah rapat, kehadiran, serta rekapitulasi tingkat kehadiran Dewan Komisaris dalam
rapat-rapat tersebut.
Rekapitulasi Kehadiran Dewan Komisaris pada Rapat Internal Dewan Komisaris
Jumlah Jumlah
Dewan Komisaris Jabatan Kehadiran (%)
Wajib Rapat Kehadiran
Rico Adisurja Setiawan Komisaris Utama 6 6 100%
Totok Priyambodo1) Komisaris 1 1 100%
Saptari2) Komisaris 3 3 100%
Fendy Eventius Mugni 3)
Komisaris Independen 6 6 100%
Subarna4) Komisaris Independen 1 1 100%
Rata-rata 100%
1)
Diberhentikan pada RUPS tanggal 05 Juni 2024
2)
Mulai menjabat pada tanggal 28 Juni 2024 setelah keputusan hasil fit and proper test oleh OJK (Oktober 2024)
3)
Mulai menjabat pada tanggal 8 Desember 2023 setelah keputusan hasil fit and proper test oleh OJK
4)
Efektif setelah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test)
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 203
Page 204
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Risalah Rapat Internal Dewan Komisaris dan Kehadiran Dewan Komisaris
Alasan Ketidakhadiran
Tempat & Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Dewan Komisaris
yang Tidak Hadir
Online Meeting, Penambahan Fasilitas Kredit dari Bank BCA, Bank BTN, Dewan Komisaris -
24 Januari 2024 Bank DKI, Bank Panin, JP Morgan Jakarta dan PT Sarana
Multigriya Finansial.
Online Meeting, Rencana Sumber Pendanaan 2024 Dewan Komisaris -
28 Maret 2024
Online Meeting, Pembahasan Update Berita Negatif MTF Dewan Komisaris
30 Mei 2024
Ruang Meeting BOD • Update Pelaksanaan Kepatuhan Perusahaan dalam Dewan Komisaris -
Lantai 3A, 25 Juli 2024 Rapat Dekom SI 2024
• Rencana Sumber Pendanaan 2024 (Treasury)
• Update Layanan Pengaduan & Berita Negatif
Ruang Meeting BOD • Rencana Sumber Pendanaan 2024 (Fasilitas Pinjaman Dewan Komisaris -
Lantai 3A, 27 September Bank Danamon & Bank Panin, serta Mandiri)
2024 • Realisasi Pengalihan dan Penjaminan Aset
Ruang Meeting BOD Performance MTF Oktober 2024 Dewan Komisaris -
Lantai 3A, 28 November
2024
Rekapitulasi Kehadiran Dewan Komisaris Pada RUPS
Jumlah Jumlah
Dewan Komisaris Jabatan Kehadiran (%)
Wajib Rapat Kehadiran
Rico Adisurja Setiawan Komisaris Utama 3 3 100%
Totok Priyambodo1) Komisaris 0 0 100%
Saptari2) Komisaris 1 1 100%
Fendy Eventius Mugni 3)
Komisaris Independen 3 3 100%
Subarna4) Komisaris Independen 0 0 100%
Rata-rata 100%
1)
Diberhentikan pada RUPS tanggal 05 Juni 2024
2)
Mulai menjabat pada tanggal 28 Juni 2024 setelah keputusan hasil fit and proper test oleh OJK (Oktober 2024)
3)
Mulai menjabat pada tanggal 8 Desember 2023 setelah keputusan hasil fit and proper test oleh OJK
4)
Efektif setelah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test)
Rapat Direksi
Direksi mengadakan rapat secara internal minimal 1 (satu) bulan sekali dengan agenda bulanan disiapkan oleh
Sekretaris Perusahaan. Rapat Direksi dipimpin oleh Direktur Utama dan dalam hal Direktur Utama tidak dapat
hadir atau berhalangan, yang tidak perlu dibuktikan kepada pihak ketiga. Rapat Direksi dipimpin oleh seorang
anggota Direksi yang dipilih oleh dan dari antara anggota Direksi yang hadir.
Mekanisme pengambilan keputusan rapat yang dilaksanakan Direksi mengacu pada Pedoman Kerja. Keputusan
rapat Direksi diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat. Dalam hal keputusan musyawarah mufakat tidak
tercapai maka keputusan diambil berdasarkan pemungutan suara terbanyak. Rapat Direksi terdiri dari rapat
internal dan rapat dengan mengundang Direksi untuk membahas berbagai aspek operasional dan pengelolaan
finansial Perseroan.
Di sepanjang Tahun 2024, Direksi melaksanakan rapat sebanyak 48 kali. Berikut disampaikan agenda dan risalah
rapat, kehadiran, serta rekapitulasi tingkat kehadiran Direksi dalam rapat-rapat tersebut.
204 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 205
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Rekapitulasi Kehadiran Direksi Pada Rapat Direksi
Jumlah Jumlah
Direksi Jabatan Kehadiran (%)
Wajib Rapat Kehadiran
Pinohadi G. Sumardi Direktur Utama 48 48 100%
R. Eryawan Nurhariadi Direktur 48 47 98%
William Francis Indra Direktur 48 46 96%
Rata-rata 48 47 98%
Risalah Rapat dan Kehadiran Direksi
Alasan Ketidakhadiran
Tempat & Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Direksi yang Tidak Hadir
Diskusi Umum BOD
Jakarta, Update Usulan MTF Internal Trip 2024
10 Januari 2024
Update Persiapan Rakernas 2024 dan HUT MTF Seluruh Direksi -
Kantor Pusat MTF
yang ke 15 Tahun
Pembahasan terkait Migrasi Data Jonfis Canalis Bank Mandiri - MTF
Diskusi Umum BOD
Jakarta, Pembahasan Audit Bank Mandiri
15 Januari 2024 Seluruh Direksi -
Kantor Pusat MTF Update Target Internal MTF 2024
Pembahasan Target EPD Amount
Jakarta, Diskusi Umum BOD Seluruh Direksi -
22 Januari 2024 Pembahasan Asset & Liability Committee (ALCO)
Kantor Pusat MTF Januari 2024
Diskusi Umum BOD
Jakarta, Update Research Customer Behaviour 2023 Seluruh Direksi -
29 Januari 2024
Kantor Pusat MTF Pembahasan Pengajuan Pembukaan dan Evaluasi Satelit
Pembahasan Working Group Implementasi UU PDP
Diskusi Umum BOD
Jakarta,
Pembahasan Evaluasi Program Booster DIP 2023 dan
5 Februari 2024 Seluruh Direksi -
Pemaparan DIP 2024
Kantor Pusat MTF
Update IIMS 2024
Diskusi Umum BOD
Pembahasan Usulan Penyusunan BCP Pemilu 2024
Jakarta,
12 Februari 2024 Pembahasan Alokasi Biaya Tarik dan Denda kepada Customer Seluruh Direksi -
Kantor Pusat MTF
Update Persiapan Presentasi Implementasi UU PDP ke Bank Mandiri
Update Persiapan Rakernas dan HUT 15th MTF
Diskusi Umum BOD
Pembahasan Materi Management Meeting dengan Pefindo
(Annual Rating Perusahaan)
Jakarta, Pembahasan Asset & Liability Committee (ALCO) Februari 2024 dan
26 Februari 2024 Peningkatan Effective Rate Seluruh Direksi -
Kantor Pusat MTF
Pembahasan Strategi Peningkatan NIM
Pembahasan Program & Budget CAR, SAR, dan RAS Tahun 2024
Update Pembahasan Syarat & Ketentuan Program Booster DIP
Jakarta,
4 Maret 2024 Diskusi Umum BOD Seluruh Direksi -
Kantor Pusat MTF
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 205
Page 206
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Alasan Ketidakhadiran
Tempat & Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Direksi yang Tidak Hadir
Diskusi Umum BOD
Jakarta,
13 Maret 2024 Pembahasan Project Used Car Seluruh Direksi -
Kantor Pusat MTF
Update Progress Persiapan Internal Trip 2024
Jakarta, Diskusi Umum BOD
18 Maret 2024 Seluruh Direksi -
Kantor Pusat MTF Pembahasan Tindak Lanjut Board Forum Q4-2023
Diskusi Umum BOD
Jakarta,
25 Maret 2024 Pembahasan Asset & Liability Committee (ALCO) Maret 2024 Seluruh Direksi -
Kantor Pusat MTF
Pembahasan Distribusi Jatuh Tempo
Diskusi Umum BOD
Jakarta, Update Progress Oracle Accounting
1 April 2024 Seluruh Direksi -
Kantor Pusat MTF Pembahasan Reviu Entrepreneur
Pembahasan Permintaan Konfirmasi Laporan SLIK
Jakarta,
16 April 2024 Diskusi Umum BOD Seluruh Direksi -
Kantor Pusat MTF
Jakarta, Diskusi Umum BOD
22 April 2024 Seluruh Direksi -
Kantor Pusat MTF Pembahasan Biaya Tarik
Diskusi Umum BOD
Jakarta, Pembahasan Asset & Liability Committee (ALCO) April 2024
29 April 2024 Pembahasan Usulan Trasehold Risk Appetite Stetement (RAS) Seluruh Direksi -
Kantor Pusat MTF Periode Tahun 2024
Update Used Car
Jakarta, 6 Mei 2024 Diskusi Umum BOD
Seluruh Direksi -
Kantor Pusat MTF Update Hasil Pra Exit Meeting Lanjutan Audit OJK
Diskusi Umum BOD
Jakarta, Update Hasil Audit Bank Mandiri
13 Mei 2024 Seluruh Direksi -
Kantor Pusat MTF Update Progress Persiapan Internal Trip 2024
Update Top 5 Kendala dan Usulan Multiguna
Jakarta,
20 Mei 2024 Pembahasan Asset & Liability Committee (ALCO) Mei 2024 Seluruh Direksi -
Kantor Pusat MTF
Jakarta, 27 Mei Diskusi Umum BOD
2024 Update Tindak Lanjut Perbaikan Audit OJK yang Jatuh Tempo pada Seluruh Direksi -
Kantor Pusat MTF Bulan Juli 2024
Diskusi Umum BOD
Jakarta,
3 Juni 2024 Pembahasan Management Letter Auditor Eksternal Seluruh Direksi -
Kantor Pusat MTF
Update Usulan Star of The Year Vol. 2 Tahun 2023
Diskusi Umum BOD
Jakarta,
Pembahasan Perbedaan Data SLIK dan SILARAS untuk Pelaporan
11 Juni 2024 Seluruh Direksi -
ke OJK
Kantor Pusat MTF
Pembahasan EPD
Jakarta,
19 Juni 2024 Diskusi Umum BOD Seluruh Direksi -
Kantor Pusat MTF
Diskusi Umum BOD
Jakarta,
24 Juni 2024 Pembahasan Asset & Liability Committee (ALCO) Juni 2024 Seluruh Direksi -
Kantor Pusat MTF
Pembahasan Prognosa Desember 2024
206 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 207
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Alasan Ketidakhadiran
Tempat & Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Direksi yang Tidak Hadir
Jakarta, 2 Juli 2024 Diskusi Umum BOD
Direksi Perjalanan Dinas
Kantor Pusat MTF Pembahasan Persiapan GIIAS 2024
Diskusi Umum BOD
Jakarta, Pembahasan Progress Tindak Lanjut Perbaikan Hasil Audit OJK
8 Juli 2024 Pembahasan Management Letter Auditor Eksternal Direksi Cuti
Kantor Pusat MTF
Pembahasan Penyampaian Hasil Audit Cabang Matraman dan
Corp. Fleet 2
Jakarta,
16 Juli 2024 Diskusi Umum BOD Seluruh Direksi -
Kantor Pusat MTF
Diskusi Umum BOD
Jakarta,
22 Juli 2024 Update Progress Pemenuhan Tindak Lanjut Hasil Audit OJK Seluruh Direksi -
Kantor Pusat MTF
Pembahasan Penyampaian Hasil Audit Cabang MTF Rantauprapat
Diskusi Umum BOD
Jakarta,
Pembahasan Asset & Liability Committee (ALCO) Juli 2024
29 Juli 2024 Seluruh Direksi -
Kantor Pusat MTF Pembahasan Corporate Planning Perusahaan Anak Bank Mandiri
2025 - 2029
Jakarta,
5 Agustus 2024 Diskusi Umum BOD Seluruh Direksi -
Kantor Pusat MTF
Diskusi Umum BOD
Jakarta,
12 Agustus 2024 Update New Autoloan Livin’ Seluruh Direksi -
Kantor Pusat MTF
Pembahasan Pencapaian KPI Perusahaan dan KPI Divisi
Diskusi Umum BOD
Jakarta,
19 Agustus 2024 Pembahasan Golf Tournament MTF 2024 Seluruh Direksi -
Kantor Pusat MTF
Pembahasan Asset & Liability Committee (ALCO) Agustus 2024
Diskusi Umum BOD
Jakarta,
26 Agustus 2024 Pembahasan Finalisasi Pelaksanaan Training untuk Elit Club Captive Seluruh Direksi -
Kantor Pusat MTF
Pembahasan Sentralisasi ACM dan Credit Head
Jakarta,
2 September 2024 Diskusi Umum BOD Direksi Perjalanan Dinas
Kantor Pusat MTF
Diskusi Umum BOD Seluruh Direksi -
Jakarta, Pembahasan Persiapan Penyusunan Target & Strategi 2025
9 September 2024
Kantor Pusat MTF Pembahasan Preliminary Analysis - Penerapan Kinerja ESG
Update Golf Tournament
Diskusi Umum BOD
Pembahasan Ketentuan Sektor Batubara
Jakarta, Pembahasan Membangun Ketahanan & Meningkatkan
17 September 2024 Kesiapsiagaan: Kick off Business Continuity Management (BCM) Seluruh Direksi -
Kantor Pusat MTF untuk Keberlanjutan Bisnis
Pencapaian DIP Periode Agustus 2024 dan Efektivitas Payment
Channel dalam Penerimaan Angsuran & Denda
Jakarta, Diskusi Umum BOD
23 September 2024 Seluruh Direksi -
Kantor Pusat MTF Pembahasan Asset & Liability Committee (ALCO) September 2024
Jakarta, Diskusi Umum BOD
30 September 2024 Seluruh Direksi -
Kantor Pusat MTF Update Progress Tindak Lanjut Penyelesaian OJK
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 207
Page 208
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Alasan Ketidakhadiran
Tempat & Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Direksi yang Tidak Hadir
Diskusi Umum BOD
Update Arahan Manajemen Bank Mandiri terkait PDP
Update Progress Tindak Lanjut Penyelesaian OJK
Jakarta,
7 Oktober 2024 Pembahasan Usulan Provisi Non Amortisasi Seluruh Direksi -
Kantor Pusat MTF Pembahasan Progress & Action Plan Penanganan Perkara Hukum
PT Maxindo dan NBM di Bareskrim Mabes Polri
Update Progress Retail Captive & Potensi Pembiayaan Corporate
Fleet Tahun 2024
Jakarta,
21 Oktober 2024 Diskusi Umum BOD Seluruh Direksi -
Kantor Pusat MTF
Jakarta, Diskusi Umum BOD
28 Oktober 2024 Seluruh Direksi -
Kantor Pusat MTF Pembahasan Asset & Liability Committee (ALCO) Oktober 2024
Diskusi Umum BOD
Strategi Permintaan Consent Persetujuan Debitur kepada Debitur
Existing
Jakarta,
4 November 2024 Rencana Penyesuaian Struktur Organisasi berdasarkan POJK Seluruh Direksi -
Kantor Pusat MTF Strategi Anti Fraud
Perubahan RAC Badan Usaha
Review WMP BM Regional 6
Jakarta, Diskusi Umum BOD
11 November 2024 Seluruh Direksi -
Kantor Pusat MTF Pembahasan Usulan Pelaksanaan ACPC
Jakarta,
18 November 2024 Diskusi Umum BOD Seluruh Direksi -
Kantor Pusat MTF
Diskusi Umum BOD
Update ACPC 2025
Jakarta,
2 Desember 2024 Pembahasan Sentralisasi ACM dan Credit Head Seluruh Direksi -
Kantor Pusat MTF
Pembahasan Perhitungan EPD 2025
Pembahasan RAC Badan Usaha
Diskusi Umum BOD
Jakarta,
Pembahasan Program Akselerasi Debitur Khusus Bulan Desember
9 Desember 2024 Seluruh Direksi -
2024
Kantor Pusat MTF
Pembahasan Tindak Lanjut Perbaikan Hasil Audit OJK
Diskusi Umum BOD
Jakarta,
16 Desember 2024 Pemaparan Materi Komite Tata Kelola Terintegrasi Seluruh Direksi -
Kantor Pusat MTF
Update Pengembangan Jaringan & Kelas Cabang
Diskusi Umum BOD
Jakarta,
23 Desember 2024 Update Persiapan Rakernas 2025 & HUT MTF ke-16 Seluruh Direksi -
Kantor Pusat MTF
Pembahasan Penyesuaian Organisasi & Pengelolaan Corporate Fleet
Diskusi Umum BOD
Jakarta, 30
Pembahasan Pembukaan Plafon Sektor Batubara Debitur PT Mitra
Desember 2024 Seluruh Direksi -
Indah Lestari
Kantor Pusat MTF
Pembahasan Fraud Signifikan dan Anti Fraud Development
208 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 209
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Rekapitulasi Kehadiran Direksi Pada RUPS
Jumlah Jumlah
Direksi Jabatan Kehadiran (%)
Wajib Rapat Kehadiran
Pinohadi G. Sumardi Direktur Utama 3 3 100%
R. Eryawan Nurhariadi Direktur 3 3 100%
William Francis Indra Direktur 3 3 100%
Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi
Rapat gabungan merupakan bentuk koordinasi dalam rangka membahas laporan-laporan periodik Direksi dan
memberikan tanggapan, catatan dan nasihat yang dituangkan dalam risalah rapat. Keputusan rapat dibuat
berdasarkan asas musyawarah untuk mufakat atau diambil berdasarkan suara terbanyak serta mengikat untuk
dilaksanakan tindak lanjutnya. Rapat gabungan antara Dewan Komisaris dengan Direksi minimal dilakukan 1 (satu )
kali dalam 4 (empat) bulan atau sewaktu-waktu bila diperlukan. Risalah rapat akan disiapkan Sekretaris Perusahaan
setelah rapat dengan ditandatangani oleh seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang menghadiri rapat.
Sepanjang tahun 2024, rapat gabungan antara Dewan Komisaris dan Direksi dilaksanakan 8 (Delapan) kali.
Berikut disampaikan agenda dan risalah rapat, kehadiran, serta rekapitulasi tingkat kehadiran Dewan Komisaris
dan Direksi dalam rapat-rapat tersebut.
Jumlah Jumlah
Nama Jabatan Kehadiran (%)
Wajib Rapat Kehadiran
Rico Adisurja Setiawan Komisaris Utama 8 8 100%
Totok Priyambodo 1)
Komisaris 1 1 100%
Saptari 2)
Komisaris 4 3 75%
Fendy Eventius Mugni3) Komisaris Independen 8 8 100%
Subarna4) Komisaris Independen 2 2 100%
Pinohadi G. Sumardi Direktur Utama 8 8 100%
R. Eryawan Nurhariadi Direktur 8 7 87,50%
William Francis Indra Direktur 8 8 100%
Rata-rata 95,31%
1)
Diberhentikan pada RUPS tanggal 05 Juni 2024
2)
Mulai menjabat pada tanggal 28 Juni 2024 setelah keputusan hasil fit and proper test oleh OJK (Oktober 2024)
3)
Mulai menjabat pada tanggal 8 Desember 2023 setelah keputusan hasil fit and proper test oleh OJK
4)
Efektif setelah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test)
Risalah Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi
Alasan Ketidakhadiran
Tempat & Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Dewan Komisaris dan Direksi
yang Tidak Hadir
Online Meeting, Update Performance MTF Dewan Komisaris -
24 Januari 2024
Online Meeting, Company Performance February 2024 Dewan Komisaris -
28 Maret 2024 dan Direksi
Ruang Meeting BOD Performance MTF Periode April 2024 Dewan Komisaris
Lantai 3A, 30 Mei 2024 dan Direksi
Ruang Meeting BOD • Update Progress Tindak Lanjut Dewan Komisaris -
Lantai 3A, 25 Juli 2024 • Update Performance MTF dan Direksi
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 209
Page 210
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Alasan Ketidakhadiran
Tempat & Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Dewan Komisaris dan Direksi
yang Tidak Hadir
Ruang Meeting BOD Performance MTF Periode Agustus 2024. Dewan Komisaris -
Lantai 3A, 27 September dan Direksi
2024
Ruang Meeting BOD • Performance MTF Periode September 2024. Dewan Komisaris -
Lantai 3A, 23 Oktober • Prognosa MTF Desember 2024 dan Direksi
2024
Ruang Meeting BOD • Rencana Sumber Pendanaan 2024 & Dewan Komisaris
Lantai 3A, 28 November Realisasi Pinjaman serta Pengalihan Aset dan Direksi
2024 • Persetujuan Pengalihan Kekayaan Perseroan
(Piutang) dan Jaminan Utang Kekayaan
Perseroan (Piutang) dan Jaminan Utang
Kekayaan Perseroan (Piutang) PT Mandiri
Tunas Finance untuk Tahun 2025
Online Meeting, • Pengajuan Tambahan Fasilitas JF 10 Triliun Dewan Komisaris Terdapat 1 orang
27 Desember 2024 • Performance MTF November 2024 dan Direksi Komisaris dan 1 orang
Direksi tidak hadir
dikarenakan sedang dalam
Perjalanan Dinas Luar Kota
PENGUNGKAPAN HUBUNGAN AFILIASI
ANTARA DIREKSI, DEWAN KOMISARIS DAN
PEMEGANG SAHAM UTAMA DAN/ATAU PENGENDALI
Pemegang Saham adalah badan hukum yang secara sah memiliki saham Perseroan. Pemegang saham mayoritas
Perseroan adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang memiliki saham Perseroan sebanyak 51,00%. Sedangkan
PT Tunas Ridean memiliki 49,00% saham Perseroan. Kedua Pemegang Saham ini bertindak sebagai Pemegang
Saham Pengendali Perseroan.
Pengungkapan Hubungan Afiliasi Antara Direksi, Dewan Komisaris, dan Pemegang Saham Utama/Pengendali
Pemegang Saham Utama/Pengendali, Dewan Komisaris dan Direksi saling menghormati pelaksanaan tugas,
tanggung jawab, dan wewenang masing-masing sesuai peraturan perundang-undangan dan Anggaran Dasar.
Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan memiliki pedoman dan tata tertib kerja yang mencantumkan antara lain
tanggung jawab, kewajiban, wewenang, dan hak masing-masing.
Sesuai dengan Anggaran Dasar Perusahaan, antar anggota Dewan Komisaris dan antara anggota Dewan
Komisaris dengan anggota Direksi tidak ada hubungan keluarga sedarah sampai dengan derajat ketiga, baik
menurut garis lurus maupun garis ke samping atau hubungan semenda. Hubungan keluarga anggota Dewan
Komisaris dengan sesama anggota Dewan Komisaris dan/atau anggota Direksi serta Pemegang Saham Utama/
Pengendali dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
210 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 211
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Hubungan Afiliasi
Nama Jabatan
Dewan Komisaris Direksi Pemegang Saham
Dewan Komisaris
Rico Adisurja Setiawan Komisaris Utama x x v
Totok Priyambodo 1)
Komisaris x x v
Saptari2) Komisaris x x v
Fendy Eventius Mugni3) Komisaris Independen x x x
Subarna 4)
Komisaris Independen x x x
Direksi
Pinohadi G. Sumardi Direktur Utama x x x
R. Eryawan Nurhariadi Direktur x x x
William Francis Indra Direktur x x x
1)
Diberhentikan pada RUPS tanggal 05 Juni 2024
2)
Mulai menjabat pada tanggal 28 Juni 2024 setelah keputusan hasil fit and proper test oleh OJK (Oktober 2024)
3)
Mulai menjabat pada tanggal 8 Desember 2023 setelah keputusan hasil fit and proper test oleh OJK
4)
Efektif setelah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test)
PENGUNGKAPAN RANGKAP JABATAN
DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
Sesuai ketentuan Peraturan OJK No. 30/ rangkap jabatan yang diatur pada Peraturan OJK
POJK.05/2014 sebagaimana telah diubah dengan No. 33/ POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan
Peraturan OJK No. 29/ POJK.05/2020 tentang Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik yang antara
Tata Kelola Perusahaan yang Baik bagi Perusahaan lain mengatur sebagai berikut:
Pembiayaan, berkaitan dengan rangkap jabatan 1. Anggota Dewan Komisaris dapat merangkap
anggota Dewan Komisaris diatur sebagai berikut: jabatan sebagai:
1. Anggota Dewan Komisaris dilarang melakukan a. anggota Direksi paling banyak pada 2 (dua)
rangkap jabatan sebagai anggota Dewan Komisaris emiten atau perusahaan publik lain; dan
pada lebih dari 3 Perusahaan Pembiayaan lain; b. anggota Dewan Komisaris paling banyak pada 2
2. Tidak termasuk rangkap jabatan apabila: (dua) emiten atau perusahaan publik lain.
a. anggota Dewan Komisaris non independen 2. Dalam hal anggota Dewan Komisaris tidak
menjalankan tugas fungsional dari pemegang merangkap sebagai anggota Direksi, anggota
saham perusahaan pembiayaan yang Dewan Komisaris paling banyak pada 4 (empat)
berbentuk badan hukum pada kelompok emiten atau perusahaan publik lain;
usahanya; dan/atau 3. Anggota Dewan Komisaris dapat merangkap
b. anggota Dewan Komisaris menduduki sebagai anggota komite paling banyak pada 5
jabatannya pada organisasi atau lembaga (lima) komite di emiten atau perusahaan publik
nirlaba. Sepanjang yang bersangkutan tidak tempat yang bersangkutan juga menjabat sebagai
mengabaikan pelaksanaan tugas dan tanggung anggota Direksi atau anggota Dewan Komisaris;
jawab sebagai anggota Dewan Komisaris 4. Dalam hal terdapat peraturan perundang-
Perusahaan Pembiayaan. undangan lain yang mengatur ketentuan mengenai
rangkap jabatan yang berbeda dengan ketentuan
Selain itu sebagai perusahaan emiten, anggota dalam Peraturan OJK ini, berlaku ketentuan yang
Dewan Komisaris juga berlaku ketentuan mengenai mengatur lebih ketat.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 211
Page 212
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Demikian juga halnya dengan anggota Direksi, Mengenai dan/atau
rangkap jabatan anggota Direksi Perseroan antara lain c. anggota komite paling banyak pada 5 (lima)
diatur dalam Peraturan OJK No. 30/POJK.05/2014 komite di emiten atau perusahaan publik dimana
tentang Tata Kelola Perusahaan yang Baik bagi yang bersangkutan juga menjabat sebagai
Perusahaan Pembiayaan dan Peraturan OJK No. 33/ anggota Direksi atau anggota Dewan Komisaris.
POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris 2. Rangkap jabatan hanya dapat dilakukan sepanjang
Emiten atau Perusahaan Publik. Sesuai ketentuan tidak bertentangan dengan peraturan perundang-
Pasal 9 Peraturan OJK No. 30/POJK.05/2014 Tentang undangan lainnya;
Tata Kelola Perusahaan Yang Baik Bagi Perusahaan 3. Dalam hal terdapat peraturan perundang-undangan
Pembiayaan anggota Direksi Perusahaan Pembiayaan lainnya yang mengatur ketentuan mengenai rangkap
dilarang melakukan rangkap jabatan kecuali sebagai jabatan yang berbeda dengan ketentuan Peraturan
anggota Dewan Komisaris paling banyak pada 3 (tiga) OJK ini, berlaku ketentuan yang lebih ketat.
perusahaan pembiayaan lain. Tidak termasuk rangkap
jabatan apabila anggota Direksi bertanggung jawab Rangkap jabatan sebagaimana dimaksud hanya dapat
terhadap pengawasan atas penyertaan pada anak dilakukan sepanjang tidak bertentangan dengan
perusahaan yang memiliki usaha di bidang pembiayaan, peraturan perundang-undangan lainnya. Dalam hal
menjalankan tugas fungsional menjadi anggota Dewan terdapat peraturan perundang-undangan lainnya
Komisaris pada anak perusahaan yang dikendalikan oleh yang mengatur ketentuan mengenai rangkap jabatan
Perusahaan, sepanjang perangkapan jabatan tersebut yang berbeda dengan ketentuan dalam Peraturan
tidak mengakibatkan yang bersangkutan mengabaikan OJK ini, berlaku ketentuan yang mengatur lebih ketat.
pelaksanaan tugas dan wewenang sebagai anggota
Direksi Perusahaan. Berdasarkan data yang kami miliki sampai dengan
tanggal diterbitkannya Laporan Tahunan ini, seluruh
Sesuai ketentuan Pasal 6 Peraturan OJK No. 33/ anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi masih
POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris memenuhi ketentuan rangkap jabatan sebagaimana
Emiten atau Perusahaan Publik, ketentuan rangkap diatur dalam Peraturan OJK No. 30/POJK.05/2014,
jabatan anggota Direksi diatur sebagai berikut: POJK No. 29/POJK.05/2020 maupun Peraturan OJK
1. Anggota Direksi dapat merangkap jabatan sebagai: No. 33/ POJK.04/2014.
a. anggota Direksi paling banyak pada 1 (satu)
emiten atau perusahaan publik lain; Berikut disampaikan transparansi rangkap jabatan
b. anggota Dewan Komisaris paling banyak pada yang dimiliki Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan
3 (tiga) emiten atau perusahaan publik lain; per 31 Desember 2024.
Transparansi Rangkap Jabatan
Nama Jabatan
Dewan Komisaris Direksi Pemegang Saham
Dewan Komisaris
Rico Adisurja Setiawan Komisaris Utama v v x
Totok Priyambodo 1)
Komisaris x x v
Saptari2) Komisaris x x v
Fendy Eventius Mugni 3)
Komisaris Independen x x x
Subarna4) Komisaris Independen x x x
Direksi
Pinohadi G. Sumardi Direktur Utama x x x
R. Eryawan Nurhariadi Direktur x x x
William Francis Indra Direktur x x x
1)
Diberhentikan pada RUPS tanggal 05 Juni 2024
2)
Mulai menjabat pada tanggal 28 Juni 2024 setelah keputusan hasil fit and proper test oleh OJK (Oktober 2024)
3)
Mulai menjabat pada tanggal 8 Desember 2023 setelah keputusan hasil fit and proper test oleh OJK
4)
Efektif setelah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test)
212 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 213
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Komisaris Utama, Rico Adisurja Setiawan, memiliki rangkap jabatan sebagai berikut:
• Tahun 2015 - Sekarang : Komisaris Utama PT Asia Surya Perkasa
• Tahun 2013 - Sekarang : Komisaris Utama PT Tunas Dwipa Matra
• Tahun 2010 - Sekarang : Direktur Utama PT Tunas Ridean Tbk
Komisaris, Totok Priyambodo, memiliki rangkap jabatan sebagai berikut:
• Tahun 2020 - 2024 : Senior Executive Vice President Commercial Banking PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Komisaris, Saptari, memiliki rangkap jabatan sebagai berikut:
• Tahun 2024 - Sekarang : Senior Executive Vice President Micro & Consumer Finance PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PENGUNGKAPAN KEPEMILIKAN SAHAM
DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
Kepemilikan saham anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan dan perusahaan lainnya senantiasa
diungkapkan secara berkala melalui daftar kepemilikan saham anggota Dewan Komisaris dan Direksi. Seluruh
anggota Dewan Komisaris dan Direksi wajib menyampaikan keterbukaan transaksi pembelian dan penjualan
surat berharga kepada OJK paling lambat 10 hari sejak terjadinya transaksi. Berikut disampaikan transparansi
kepemilikan saham Perseroan oleh Dewan Komisaris dan Direksi, dan kepemilikan saham perusahaan lain di
atas 5% oleh Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan yang dapat menimbulkan potensi benturan kepentingan
dalam pengambilan keputusan.
Kepemilikan Saham Dewan Komisaris dan Direksi Per 31 Desember 2024
Kepemilikan Saham
Nama Jabatan
Mandiri Tunas Finance Direksi
Dewan Komisaris
Rico Adisurja Setiawan Komisaris Utama x x
Totok Priyambodo1) Komisaris x x
Saptari 2)
Komisaris x x
Fendy Eventius Mugni 3)
Komisaris Independen x x
Subarna4) Komisaris Independen x x
Direksi
Pinohadi G. Sumardi Direktur Utama x x
R. Eryawan Nurhariadi Direktur x x
William Francis Indra Direktur x x
1)
Diberhentikan pada RUPS tanggal 05 Juni 2024
2)
Mulai menjabat pada tanggal 28 Juni 2024 setelah keputusan hasil fit and proper test oleh OJK (Oktober 2024)
3)
Mulai menjabat pada tanggal 8 Desember 2023 setelah keputusan hasil fit and proper test oleh OJK
4)
Efektif setelah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test)
Perseroan tidak memiliki program maupun kebijakan kepemilikan saham baik oleh manajemen maupun
karyawan. Perseroan juga tidak memperdagangkan sahamnya di bursa saham mana pun. Dengan demikian,
tidak terdapat saham Perseroan yang dimiliki oleh manajemen atau karyawan.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 213
Page 214
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
ORGAN PENDUKUNG
DEWAN KOMISARIS
DEWAN KOMISARIS
Komite Nominasi
Komite Audit Komite Pemantau Risiko
dan Remunerasi
Dalam menjalankan tugas pengawasannya, Dewan Komisaris dibantu oleh 3 (tiga) komite,
yakni Komite Audit, Komite Nominasi dan Remunerasi, serta Komite Pemantau Risiko.
KOMITE AUDIT
Komite Audit dibentuk oleh Dewan Komisaris untuk 1. Meningkatkan kualitas laporan keuangan.
membantu dalam pelaksanaan pengawasan atas fungsi 2. Memastikan efektivitas sistem pengendalian internal
Direksi dalam mengelola Perseroan sesuai dengan yang dapat mengurangi kesempatan terjadinya
prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Komite Audit penyimpangan dalam pengelolaan perseroan.
dapat memberikan pendapat dan dukungan kepada 3. Mengawasi kualifikasi dan kemandirian fungsi
Dewan Komisaris dalam memenuhi tanggung jawabnya internal dan eksternal audit untuk meningkatkan
termasuk pengawasan terhadap sistem dan proses kinerja dan efektivitas fungsi internal audit maupun
pelaporan keuangan, proses audit atas laporan keuangan eksternal audit.
Perseroan, evaluasi atas pelaksanaan pengawasan 4. Mengidentifikasi hal-hal yang memerlukan perhatian
internal (internal control). Termasuk juga, melakukan Dewan Komisaris, termasuk kepatuhan perseroan
pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas terhadap undang-undang dan peraturan yang berlaku.
Satuan Kerja Audit Internal, melakukan pemantauan
dan evaluasi atas kepatuhan perseroan undang- Kriteria Anggota Komite Audit
undang di bidang Pembiayaan dan peraturan Otoritas Anggota Komite Audit harus memahami kegiatan
Jasa Keuangan. usaha Perseroan dan memiliki integritas yang tinggi,
memiliki kemampuan, pengetahuan, pengalaman
Seluruh anggota Komite Audit diangkat dan sesuai dengan bidang pekerjaannya, serta mampu
diberhentikan oleh Dewan Komisaris dan dilaporkan berkomunikasi dengan baik. Anggota Komite Audit
kepada pemegang saham. Komite Audit dibentuk juga wajib memahami laporan keuangan, proses audit,
dengan mengacu pada Peraturan OJK No. 55/ manajemen risiko, dan memiliki pengetahuan yang
POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan Pelaksanaan memadai mengenai peraturan perundang-undangan
Kerja Komite Audit. pasar modal dan peraturan perundang-undangan
terkait lainnya.
Secara umum, Komite Audit dibentuk dengan tujuan
untuk menjaga dan mengamankan kegiatan usaha Kriteria menjadi anggota Komite Audit Perseroan
Perseroan dalam melaksanakan fungsi oversight, mengacu pasal 7, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
terutama dalam meningkatkan kualitas laporan Nomor 55/POJK.04/2025 tentang Pembentukan
keuangan, efektivitas pengendalian internal atas dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit
pengelolaan perseroan, dan ketaatan terhadap sebagai berikut:
undang-undang serta peraturan yang berlaku, a. wajib memiliki integritas yang tinggi,
terutama dalam hal: kemampuan,pengetahuan, pengalaman sesuai
214 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 215
>> Tata Kelola Perusahaan
05
dengan bidang pekerjaannya, serta mampu lain dalam jangka waktu paling lama 6 (enam) bulan
berkomunikasi dengan baik; setelah diperolehnya saham tersebut;
b. wajib memahami laporan keuangan, bisnis j. tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan anggota
perusahaan khususnya yang terkait dengan layanan Dewan Komisaris, anggota Direksi, atau Pemegang
jasa atau kegiatan usaha Emiten atau Perusahaan Saham Utama Emiten atau Perusahaan Publik; dan
Publik, proses audit, manajemen risiko, dan peraturan k. tidak mempunyai hubungan usaha baik langsung
perundang-undangan di bidang Pasar Modal serta maupun tidak langsung yang berkaitan dengan
peraturan perundang-undangan terkait lainnya; kegiatan usaha Emiten atau Perusahaan Publik
c. wajib mematuhi kode etik Komite Audit yang
ditetapkan oleh Emiten atau Perusahaan Publik; Masa Tugas
d. bersedia meningkatkan kompetensi secara terus Keanggotaan Komite Audit diangkat dan diberhentikan
menerus melalui pendidikan dan pelatihan; oleh Dewan Komisaris, dengan masa jabatan yang tidak
e. wajib memiliki paling sedikit 1 (satu) anggota yang melebihi masa jabatan Dewan Komisaris sebagaimana
berlatar belakang pendidikan dan keahlian di bidang diatur dalam anggaran dasar dan dapat dipilih kembali
akuntansi dan keuangan; hanya untuk 1 (satu) periode berikutnya. Ketua Komite
f. bukan merupakan orang dalam Kantor Akuntan Audit berhak mengusulkan calon pengganti, honorarium,
Publik, Kantor Konsultan Hukum, Kantor Jasa dan tunjangan anggota Komite Audit jika salah seorang
Penilai Publik atau pihak lain yang memberi jasa dari anggota Komite Audit berakhir masa tugasnya,
asurans, jasa non-asurans, jasa penilai dan/atau penggantian bertahap/tidak bersamaan, mengundurkan
jasa konsultasi lain kepada Emiten atau Perusahaan diri, atau diberhentikan.
Publik yang bersangkutan dalam waktu 6 (enam)
bulan terakhir; Komposisi dan Susunan Anggota
g. bukan merupakan orang yang bekerja atau Komite Audit Tahun 2024
mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk Keanggotaan Komite Audit terdiri dari sekurang-
merencanakan, memimpin, mengendalikan, atau kurangnya 1 (satu) orang komisaris independen dan
mengawasi kegiatan Emiten atau Perusahaan 2 (dua) orang anggota. Ketua Komite Audit adalah
Publik tersebut dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir, salah seorang anggota komite audit yang merupakan
kecuali Komisaris Independen; Komisaris Independen Perseroan. Anggota Komite
h. tidak mempunyai saham langsung maupun tidak Audit adalah tenaga ahli yang bukan merupakan
langsung pada Emiten atau Perusahaan Publik; pegawai Perseroan dan tidak mempunyai keterkaitan
i. dalam hal anggota Komite Audit memperoleh saham finansial dengan Perseroan. Pembentukan Komite
Emiten atau Perusahaan Publik baik langsung Audit Perseroan sesuai dengan Peraturan OJK No. 55/
maupun tidak langsung akibat suatu peristiwa POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan Pedoman
hukum, saham tersebut wajib dialihkan kepada pihak Pelaksanaan Kerja Komite Audit.
Pada tahun 2024, susunan keanggotaan Komite Audit adalah sebagai berikut:
Periode
Nama Jabatan Dasar Pengangakatan Masa Jabatan
Jabatan
Fendy Eventius Ketua Komite Audit/ Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP.KOM/008/2023 12 Desember 2023 – Ke-1
Mugni Komisaris Independen Tentang Penetapan Anggota Komite Audit 12 Desember 2026
Marlan Marthias Anggota/Pihak Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP.KOM/008/2023 12 Desember 2023 – Ke-1
Achmad Independen Tentang Penetapan Anggota Komite Audit 12 Desember 2026
Indra Riyawan Anggota/Pihak Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP.KOM/008/2023 12 Desember 2023 – Ke-1
Independen Anggota Tentang Penetapan Anggota Komite Audit 12 Desember 2026
Profil Komite Audit
Profil Ketua Komite Audit, Fendy Eventius Mugni, dapat dilihat pada bab Profil Perusahaan dalam Laporan
Tahunan ini. Sedangkan profil dari anggota Komite Audit non Komisaris dari pihak independen adalah
sebagai berikut:
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 215
Page 216
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Indra Riyawan
Anggota Komite Audit
Usia Kewarganegaraan Domisili
47 tahun Indonesia Jakarta
Dasar Hukum Pengangkatan
Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP.KOM/008/2023
Tentang Penetapan Anggota Komite Audit
Masa Jabatan
15 September 2023 - 15 September 2026
Periode
Ke-2
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S1) Mechanical Engineering dari Institut Sains & Teknologi Nasional (2003)
Riwayat Pekerjaan
• IT Consultant (2020 - sekarang)
• Administration Control General Manager PT Tunas Ridean (2017 - 2020)
• Administration General Manager PT Asia Surya Prakasa (2015 - 2017)
• Business Process, Administration & GA Manager di PT Tunas Dwipa Matra (2009 - 2014)
• Logistic Planning & Development Officer di PT Toyota Astra Motor (2000 - 2009)
Rangkap Jabatan
Di Dalam Perusahaan : Tidak ada
Di Luar Perusahaan : Tidak ada
Marlan Marthias Achmad
Anggota Komite Audit
Usia Kewarganegaraan Domisili
57 tahun Indonesia Jakarta
Dasar Hukum Pengangkatan
Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP.KOM/008/2023
Tentang Penetapan Anggota Komite Audit
Masa Jabatan
12 Desember 2023 – 12 Desember 2026
Periode
Ke-1
Riwayat Pendidikan
• Magister (S2) Manajemen, Management Keuangan dari Universitas Indonusa Esa Unggul (2005)
• Sarjana (S1) Ekonomi jurusan Akuntansi dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YAI
Riwayat Pekerjaan
• Vice President Wholesale Risk Solution PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2022 - 2023)
• Vice President Risk Management PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2017 - 2022)
• Regional Chief Executive Officer PT Bank Syariah Mandiri (2015 - 2017)
• Credit Risk Taking Unit Level RCEO PT Bank Syariah Mandiri (2015 - 2017)
• Vice President Consumer Loan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2014 - 2015)
• Vice President Audit Manager Retail PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2012 - 2014)
• Vice President Department Head Operation PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2011 - 2012)
Rangkap Jabatan
Di Dalam Perusahaan: Tidak ada
Di Luar Perusahaan: Tidak ada
216 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 217
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Independensi Komite Audit
Seluruh anggota Komite Audit merupakan pribadi yang profesional dan tidak memiliki hubungan dengan
Perseroan guna menjaga independensi dalam pelaksanaan tugas, dan tanggung jawabnya. Komite Audit
yang dibentuk Perseroan telah memenuhi kriteria independensi, keahlian, pengalaman, dan integritas.
Transparansi independensi Komite Audit terlihat dalam tabel berikut:
Fendy Indra Marlan
Aspek Independensi Eventius
Mugni Riyawan Marthias
Memiliki hubungan keuangan dengan Dewan Komisaris dan Direksi x x x
Memiliki hubungan kepengurusan di Perseroan ataupun di perusahaan afiliasi x x x
Memiliki saham Perseroan x x x
Memiliki hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris,
x x x
anggota Direksi dan sesama anggota komite
Keterangan: V = ada | X = tidak ada
Piagam Komite Audit
Piagam Komite Audit disusun berdasarkan Peraturan pedoman dan tata tertib kerja anggota Komite
OJK No. 55/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan Audit dalam menjalankan tugas dan tanggung
Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit. Perusahaan jawabnya secara profesional dan independen,
telah menyusun Piagam Komite Audit sebagai adalah sebagai berikut:
pedoman kerja yang telah disahkan pada tanggal 1. Melakukan penelaahan atas informasi keuangan
30 Juli 2020 dan telah di perbaharui pada tanggal 1 yang akan dikeluarkan oleh Perseroan kepada publik
Desember 2023. Piagam Komite Audit menjabarkan dan/atau pihak otoritas seperti laporan keuangan,
kedudukan, keanggotaan, tugas, tanggung jawab dan proyeksi dan informasi keuangan lainnya.
kewajiban Komite Audit serta mengatur tata hubungan 2. Melakukan penelaahan atas pelaksanaan
kerja antara Komite Audit dengan Dewan Komisaris, pemeriksaan oleh internal maupun eksternal audit.
Direksi, Auditor Internal, dan Auditor Eksternal. 3. Melakukan penelaahan atas ketaatan Perseroan
terhadap peraturan perundang-undangan yang
Konflik dan Kode Etik berhubungan dengan kegiatan Perseroan.
Komite Audit berkomitmen pada prinsip tata 4. Memberikan pendapat independen dalam hal
kelola perusahaan yang baik yakni, transparansi, terjadi perbedaan pendapat antara manajemen
akuntabilitas, pertanggungjawaban, independensi dan Akuntan publik atas jasa yang diberikannya.
dan kewajaran untuk menghindari timbulnya konflik 5. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris
kepentingan. Sementara, dalam melaksanakan mengenai penunjukan Akuntan publik yang
tugasnya, Komite Audit berpegang teguh pada didasarkan pada independensi, ruang lingkup
kode etik profesi, baik yang terkait dengan keahlian penugasan, dan fee.
masing-masing anggota Komite Audit maupun kode 6. Memberikan rekomendasi mengenai
etik profesi Komite Audit. penyempurnaan sistem pengendalian internal
perusahaan serta pelaksanaannya.
Dalam menjalankan tugasnya, Komite Audit Perseroan 7. Melakukan penelaahan pengaduan yang
berpegang teguh pada kode etik profesi, baik yang berkaitan dengan proses akuntansi dan pelaporan
terkait dengan keahlian masing-masing anggota keuangan perseroan.
Komite Audit, maupun kode etik profesi Komite Audit. 8. Melakukan penelaahan dan memberikan saran
kepada Dewan Komisaris terkait dengan adanya
Tugas dan Tanggung Jawab potensi benturan kepentingan perseroan, dan;
Komite Audit 9. Menjaga kerahasiaan dokumen, data dan informasi
Tugas dan tanggung jawab Komite Audit tertuang perseroan dan hanya digunakan untuk kepentingan
dalam Piagam Komite Audit yang merupakan pelaksanaan tugas.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 217
Page 218
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Sementara dalam menjalankan fungsinya, Komite Wewenang Komite Audit
Audit melaksanakan tugas yang berkaitan dengan Selain tugas dan tanggung jawab, Komite Audit
tugas Dewan Komisaris meliputi: juga diberikan wewenang khusus untuk mendukung
1. Melakukan penelaahan atas informasi keuangan pelaksanaan kerja yang sesuai dengan Piagam Komite
yang akan dikeluarkan oleh perseroan seperti Audit. Wewenang tersebut meliputi:
laporan keuangan, proyeksi dan informasi 1. Melakukan komunikasi dengan Kepala Unit Kerja dan
keuangan lainnya. pihak-pihak lain di PT Mandiri Tunas Finance, serta
2. Melakukan penelaahan atas pelaksanaan Kantor Akuntan Publik yang memeriksa Perseroan
pemeriksaan oleh internal maupun eksternal audit. untuk memperoleh informasi, klarifikasi, serta
3. Melakukan penelaahan atas ketaatan perseroan meminta dokumen dan laporan yang diperlukan.
terhadap peraturan perundang-undangan yang 2. Meminta laporan hasil pemeriksaan auditor internal
berhubungan dengan kegiatan perseroan. dan auditor eksternal, serta institusi pengawas/
4. Memberikan rekomendasi mengenai pemeriksa lainnya.
penyempurnaan sistem pengendalian intern 3. Meminta audit Internal dan/atau auditor eksternal
perusahaan serta pelaksanaannya. untuk melakukan pemeriksaan/investigasi
5. Melaporkan kepada Dewan Komisaris berbagai khusus, apabila terdapat dugaan kuat telah terjadi
risiko yang dihadapi perusahaan dan pelaksanaan kecurangan pelanggaran hukum dan pelanggaran
manajemen risiko oleh Direksi. peraturan perundang-undangan.
6. Melaksanakan tugas yang diberikan oleh Dewan 4. Mengakses catatan atau informasi tentang
Komisaris sepanjang dalam lingkup tugas dan karyawan, dana, aset, serta sumber daya
kewajiban Komite Audit. perusahaan lainnya yang berkaitan dengan
7. Menjaga kerahasiaan dokumen, data dan pelaksanaan tugasnya.
informasi perseroan dan hanya digunakan untuk 5. Melakukan kewenangan lain yang diberikan oleh
kepentingan pelaksanaan tugas. Dewan Komisaris.
Pembagian Tugas dan Tanggung Jawab
Lingkup tugas masing-masing anggota Komite Audit sebagai berikut.
Nama Jabatan Uraian Tugas
Fendy Ketua Komite Audit/ • Melakukan penelaahan atas ketaatan Perseroan terhadap peraturan
Eventius Mugni Komisaris Independen perundang-undangan yang berhubungan dengan kegiatan Perseroan.
• Melaporkan kepada Dewan Komisaris berbagai risiko yang dihadapi perusahaan
dan pelaksanaan manajemen risiko oleh Direksi.
Indra Riyawan Anggota Komite Audit • Melakukan penelaahan atas informasi keuangan yang akan dikeluarkan oleh
Perseroan seperti laporan keuangan, proyeksi dan informasi keuangan lainnya.
• Melakukan penelaahan atas pelaksanaan pemeriksaan oleh internal maupun
eksternal audit.
Marlan Marthias Anggota Komite Audit • Menjaga kerahasiaan dokumen, data dan informasi perseroan dan hanya
Achmad digunakan untuk kepentingan pelaksanaan tugas.
• Memberikan rekomendasi mengenai penyempurnaan sistem pengendalian
intern perusahaan serta pelaksanaannya.
Hubungan Kerja Komite Audit 1. Melakukan reviu atas pekerjaan eksternal auditor.
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, 2. Membahas hasil audit dengan eksternal auditor.
Komite Audit berkomunikasi dengan auditor eksternal, 3. Apabila diperlukan, Komite Audit dapat melakukan
auditor internal dan manajemen Perseroan. Peran pembahasan atas hasil audit dengan manajemen,
Komite Audit dalam hubungannya dengan eksternal eksternal auditor dan internal auditor.
auditor adalah: 4. Melakukan reviu kinerja eksternal auditor untuk
218 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 219
>> Tata Kelola Perusahaan
05
memastikan kepatuhan eksternal auditor terhadap 6. Mengundang manajemen perseroan untuk hadir
standar profesional yang berlaku, termasuk dalam rapat komite audit apabila diperlukan.
independensi eksternal auditor.
Laporan Komite Audit
Peran Komite Audit dalam hubungan dengan Internal Komite Audit berkewajiban membuat laporan secara
Audit adalah: tertulis dalam pelaksanaan kerjanya terhadap Dewan
1. Menerima dan reviu laporan auditor internal. Komisaris terkait temuan dan kendala yang dihadapi
2. Memonitor tindak lanjut hasil internal audit. oleh Perseroan. Adapun laporan yang dimaksud
3. Meminta internal audit untuk melakukan dalam hal:
pemeriksaan khusus/tertentu dengan izin dari 1. Komite Audit membuat laporan atas setiap
Dewan Komisaris. penugasan khusus yang diberikan oleh Dewan
4. Memberi masukan mengenai isi Internal Audit Komisaris.
Charter/Piagam Internal Audit. 2. Apabila Komite Audit menemukan hal-hal
5. Berkoordinasi dengan internal audit dan eksternal yang diperkirakan akan mengganggu kegiatan
audit sehingga dapat dicapai hasil audit yang perseroan dan bersifat material Komite Audit akan
komprehensif dan optimal. melaporkannya kepada Dewan Komisaris.
6. Mengkaji laporan internal audit yang berkaitan 3. Komite Audit membuat Laporan Tahunan
dengan benturan kepentingan, dan atau perbuatan pelaksanaan kegiatan Komite Audit kepada Dewan
melanggar hukum. Komisaris.
Sementara peran Komite Audit dalam hubungannya Kebijakan Remunerasi
dengan Manajemen Perseroan adalah: Kebijakan remunerasi Komite Audit mengikuti
1. Mengevaluasi kecukupan pengungkapan hal- kebijakan dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk selaku
hal yang bersifat material dalam Laporan Pemegang Saham Mayoritas/Pengendali Perseroan.
Keuangan perseroan.
2. Menilai kecukupan pengendalian intern dan Pengembangan Kompetensi
kebijakan manajemen risiko perseroan. Komite Audit
3. Menilai kebijakan perseroan berkaitan dengan Perusahaan menyertakan anggota Komite Audit
kepatuhan terhadap peraturan internal maupun untuk mengikuti pendidikan dan/atau pelatihan
eksternal perseroan yang berlaku, kode etik (code dengan tujuan untuk meningkatkan keahlian dan
of conduct) dan benturan kepentingan (conflict kompetensi masing-masing anggota sehingga dapat
of interest). memberikan dampak positif terhadap produktivitas
4. Memastikan bahwa manajemen perseroan dan efektivitas kinerja.
melaksanakan tindak lanjut atas rekomendasi dari
internal audit dan eksternal audit. Sepanjang tahun 2024, Komite Audit Perusahaan
5. Mengidentifikasi dan memantau permasalahan telah mengikuti program pengembangan kompetensi
yang memerlukan perhatian dari Dewan Komisaris. sebagai berikut:
Peserta Jenis/Materi Pelatihan Penyelenggara Waktu & Tempat
Indra Training Certification in Audite Committee Practices Batch 40 IKAI Jakarta, 20-22 & 27 Mei
Riyawan 2024
Training Master Class Risk Governance - QCRO Certification CRMS Jakarta, 15, 16, 17 Juli
2024
The Future of Data Analytics in the Financial Industry: OJK Institute Jakarta, 12 Sep 2024
Trends and Innovations
Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions OJK Institute Jakarta, 26 Sep 2024
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 219
Page 220
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Peserta Jenis/Materi Pelatihan Penyelenggara Waktu & Tempat
Marlan Training Certification in Audite Committee Practices Batch 40 IKAI Jakarta, 20-22 & 27 Mei
Marthias 2024
Achmad
The Future of Data Analytics in the Financial Industry: OJK Institute Jakarta, 12 Sep 2024
Trends and Innovations
Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions OJK Institute Jakarta, 26 Sep 2024
Carbon Trading and its Effect on Indonesia’s Economy OJK Institute Online, 17 Okt 2024
Irwan Training Master Class Risk Governance - QCRO Certification CRMS Jakarta, 15, 16, 17 Juli
Trinugroho 2024
How to Prevent Money Laundering and Terrorism Financing OJK Institute Jakarta, 05 Sep 2024
The Future of Data Analytics in the Financial Industry: Trends and OJK Institute Jakarta, 12 Sep 2024
Innovations
Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions OJK Institute Jakarta, 26 Sep 2024
Carbon Trading and its Effect on Indonesia’s Economy OJK Institute Jakarta, 17 Okt 2024
Rapat Komite Audit 3. Ketua Komite Audit dapat mengundang Dewan
Kebijakan Komite Audit melaksanakan rapat secara Komisaris, Direksi, Internal Auditor, Eksternal
berkala baik dengan internal anggota maupun dengan Auditor, Wakil Pemegang Saham dan pihak lain
Dewan Komisaris dan Direksi. Rapat yang dilaksanakan yang diperlukan untuk hadir dalam rapat.
oleh Komite Audit yakni: 4. Hasil rapat Komite Audit dituangkan dalam Risalah
1. Rapat Komite Audit Triwulanan dilaksanakan Rapat yang ditandatangani oleh seluruh anggota
minimal 4 (empat) kali dalam 1 (satu) tahun, Komite Audit yang hadir dan Risalah Rapat
dengan jadwal yang ditentukan, dan fokus pada didistribusikan kepada seluruh peserta rapat
pembahasan Laporan Keuangan (Neraca dan Laba untuk mendapat perhatian dan tindak lanjut.
Rugi) dan Kinerja Perseroan Triwulan. 5. Komite Audit dapat hadir dalam rapat Dewan
2. Rapat Bulanan Komite Audit dilakukan sekali pada Komisaris atau rapat gabungan Dewan Direksi dan
setiap bulan apabila diperlukan, dengan agenda Dewan Komisaris apabila diperlukan.
rapat yang telah disepakati sebelumnya. Rapat
bulanan tidak diadakan di bulan pelaksanaan rapat Sepanjang tahun 2024, Komite Audit telah
triwulanan. Fokus rapat bulanan adalah pada melangsungkan rapat sebanyak 8 (delapan) kali
pembahasan hasil General Audit Internal. dengan daftar kehadiran dan agenda sebagai berikut:
Frekuensi Kehadiran
Jumlah Jumlah
Nama Jabatan Kehadiran (%)
Wajib Rapat Kehadiran
Fendy Eventius Mugni Ketua 8 7 87,50%
Indra Riyawan Anggota 8 8 100%
Marlan Marthias Achmad Anggota 8 8 100%
Risalah Rapat dan Kehadiran Komite Audit
Tanggal Agenda Peserta Rapat Keterangan
24 Januari 2024 • Hasil Audit 2023 Komite Audit -
• Annual Audit Plan 2024
• Rencana Audit Eksternal
220 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 221
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Tanggal Agenda Peserta Rapat Keterangan
28 Maret 2024 • Hasil Audit Umum Semester 1 Komite Audit -
• Pelaksanaan Audit Eksternal
30 Mei 2024 • Hasil Audit BMRI – Teknologi Informasi Komite Audit -
• Hasil Audit Umum BMRI – Joint Financing
• Update Final Hasil Audit OJK 2024
• Update Hasil Kunjungan Direksi dan Komite Audit di Regional 1
25 Juli 2024 • Arahan Tindak Lanjut Rapat Komite Audit Mei 2024 Komite Audit -
• Hasil Audit IT Aplikasi - HC Eazy
• Hasil Audit Pengelolaan Layanan Pengaduan Pelanggan
• Hasil Investigasi Corporate Fleet
• Hasil Investigasi Cibinong & Bogor
• Kunjungan Kerja Dewan Komisaris, BOD, Komite Audit di Regional 5
19 September 2024 Rapat Kickoff Audit Tahunan Kap - Komite Audit Komite Audit -
27 September 2024 • Laporan Hasil Kunjungan Komite Audit di Regional 6 Cabang Komite Audit -
Ungaran, Solo Multiguna, Magelang, Yogyakarta
• Informasi Update, Hasil Audit Umum, dan Hasil Audit Khusus
28 November 2024 • Laporan Hasil Kunjungan Komite Audit di Regional 8 Cabang Komite Audit -
Balikpapan, Pontianak, Samarinda
• Informasi Update, Hasil Audit Umum, dan Hasil Audit Khusus
17 Desember 2024 Rapat KAP - Komite Audit Komite Audit -
Laporan Singkat Pelaksanaan Tugas (Annual Audit Plan - AAP) internal audit tahun
dan Kegiatan Komite Audit pada 2024 yang disampaikan pada rapat Komite Audit.
Tahun 2024
Untuk memenuhi ketentuan penerapan GCG di Rencana kerja Internal audit tersebut disusun
lingkup Perseroan, program kerja yang menjadi tugas berdasarkan 9 Key Input dan mempertimbangkan
dan kewajiban Komite Audit di tahun 2024 adalah: rekomendasi dari pihak Regulator, Dewan
1. Melakukan reviu terhadap sistem pengendalian Komisaris, Direksi dan Manajemen untuk area-
internal area yang ingin dilakukan audit. Pada rencana
Melakukan reviu terhadap rancangan dan kerja tahun 2024 terdapat 25 (dua puluh lima)
implementasi dari sistem pengendalian internal subyek audit umum, mandatory dan consulting
Perseroan dengan memperhatikan kecukupan yang harus dilakukan pemeriksaan dimana
kontrol dan ketersediaan ketentuan Internal aktivitasnya melekat kepada proses kerja unit
yang salah satunya melalui Laporan Hasil Audit bisnis dan implementasi sistem/aplikasi.
Internal. Hasil reviu tersebut sebagai masukan
kepada Dewan Komisaris untuk memberikan Selain proses penyusunan rencana kerja, Komite
pengarahan kepada manajemen dalam menyusun Audit juga melakukan reviu terhadap pelaksanaan
dan mengimplementasikan sistem pengendalian audit. Komite Audit telah melaksanakan seluruh
internal maupun melaksanakan operasional aktivitas yang telah terlaksana pada tahun
Perseroan secara efektif dan efisien serta 2024, yaitu:
memperhatikan ketentuan regulator. - Melakukan penelaahan atas informasi keuangan
2. Melakukan reviu terhadap fungsi Internal Audit yang akan dikeluarkan oleh Perseroan seperti
Komite Audit telah melakukan reviu dan proses laporan keuangan, proyeksi, dan informasi
penilaian terhadap peran dan pelaksanaan fungsi keuangan lainnya.
Audit Internal dalam mengevaluasi rancangan - Melakukan penelaahan atas pelaksanaan
dan implementasi sistem pengendalian internal, pemeriksaan oleh internal maupun eksternal audit.
manajemen risiko dan proses tata kelola Perseroan. - Melakukan penelaahan atas ketaatan Perseroan
Proses reviu terhadap pelaksanaan fungsi internal terhadap peraturan perundang-undangan yang
audit diawali dengan penyusunan rencana kerja berhubungan dengan kegiatan Perseroan.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 221
Page 222
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
- Memberikan rekomendasi mengenai Publik yang akan di tugaskan untuk melakukan
penyempurnaan sistem pengendalian intern audit laporan keuangan tahunan, mengawasi
Perseroan serta pelaksanaannya. dan mereviu pelaksanaan audit serta mereviu
- Melaporkan kepada Dewan Komisaris berbagai hasil audit laporan keuangan. Laporan Keuangan
risiko yang dihadapi Perseroan dan pelaksanaan Perseroan untuk tahun yang berakhir 31
manajemen risiko oleh Direksi. Desember 2024 telah diaudit oleh Kantor Akuntan
- Melaksanakan tugas yang diberikan oleh Dewan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja (anggota
Komisaris sepanjang dalam lingkup tugas dan perusahaan EY Global Limited).
kewajiban Komite Audit. 4. Reviu penyajian Laporan Keuangan Publik
- Menjaga kerahasiaan dokumen, data, dan Komite Audit secara periodik melakukan
informasi Perseroan dan hanya digunakan reviu terhadap laporan keuangan sebelum
untuk kepentingan pelaksanaan tugas. dilakukan publikasi. Pelaksanaan reviu tersebut
- Membuat Laporan Tahunan pelaksanaan dimaksudkan untuk menilai kewajaran figur
kegiatan Komite Audit kepada Dewan Komisaris. yang disajikan.
- Membuat laporan atas penugasan khusus yang 5. Realisasi Rapat Komite Audit selama tahun 2024
diberikan oleh Dewan Komisaris. Pelaksanaan Rapat Komite Audit selama tahun
3. Pengawasan terhadap Pelaksanaan Eksternal 2024 adalah sebanyak 8 (delapan) kali dengan
Audit materi pembahasan yang dapat dilihat pada
Komite Audit melakukan pengawasan terhadap bagian Risalah Rapat dan Kehadiran Komite Audit
pelaksanaan Audit Eksternal, melalui evaluasi di atas.
terhadap proses pemilihan Kantor Akuntan
KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI
Mengacu pada regulasi atau ketentuan Undang- tentang Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten
undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, atau Perusahaan Publik.
Dewan Komisaris membentuk Komite Nominasi &
Remunerasi yang bertugas membantu pengawasan Kriteria Anggota Komite Nominasi &
Dewan Komisaris dalam menjalankan fungsi nominasi Remunerasi
dan remunerasi serta melakukan pengawasan dan Anggota Komite Nominasi & Remunerasi wajib
penilaian atas efektivitas nominasi dan remunerasi. memenuhi persyaratan kemampuan dan pengalaman
serta persyaratan independensi, yaitu:
Melalui Komite Nominasi & Remunerasi, proses 1. Memiliki integritas, obyektivitas dan etika yang
nominasi dan remunerasi pengurus Perseroan dan tinggi.
organ pelaksana Perseroan lainnya dapat dilakukan 2. Mempunyai pengetahuan yang memadai termasuk
secara transparan dan akuntabel sesuai dengan ketentuan dan peraturan serta perundangan
perkembangan usaha Perseroan dan pada akhirnya yang berlaku.
dapat meningkatkan kepercayaan pemegang saham 3. Paling sedikit salah satu dari anggota komite
dan pemangku kepentingan lainnya terhadap harus memiliki latar belakang pendidikan dan atau
pengelolaan Perseroan. pengalaman kerja dibidang nominasi, remunerasi
karyawan, atau Human Resource Development.
Keberadaan Komite Nominasi & Remunerasi sesuai 4. Mampu bersikap independen yaitu mampu
dengan Peraturan OJK No. 34/POJK.04/2014 melaksanakan tugas secara profesional tanpa
222 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 223
>> Tata Kelola Perusahaan
05
benturan kepentingan dan pengaruh/tekanan sewaktu-waktu anggota Komite yang bukan anggota
dari pihak mana pun. Dewan Komisaris, jika berdasarkan pertimbangan
5. Bersedia meningkatkan kompetensi secara terus Ketua Komite yang bersangkutan tidak melaksanakan
menerus melalui pendidikan dan pelatihan. tugasnya dengan baik.
6. Bukan merupakan orang dalam Kantor Konsultan
Hukum, Kantor Konsultan Sumber Daya Manusia, Susunan dan Komposisi Anggota
Kantor Konsultan Business Development, atau Komite Nominasi & Remunerasi
pihak lain yang memberi jasa assurance, jasa non Tahun 2024
assurance, dan/atau jasa konsultasi lain kepada Perseroan telah membentuk Komite Nominasi
Perseroan dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir dan Remunerasi berdasarkan Keputusan Dewan
sebelum diangkat sebagai anggota komite oleh Komisaris Perseroan No. KEP.KOM/01/2014 tentang
Dewan Komisaris. Pembentukan dan Pengangkatan Komite Nominasi
dan Remunerasi PT Mandiri Tunas Finance tertanggal
Masa Jabatan 26 November 2014 yang telah di ubah dengan Surat
Anggota Komite diangkat untuk masa jabatan tertentu Keputusan Dewan Komisaris Perseroan No. KEP.
dan dapat diangkat kembali. Masa jabatan anggota KOM/02/II/2020 tanggal 17 Februari 2020 tentang
Dewan Komisaris yang merangkap sebagai anggota perubahan keanggotaan Komite Nominasi dan
Komite sama dengan masa kerja penunjukannya Remunerasi, yang terakhir diubah dengan Surat
sebagai anggota Dewan Komisaris yang ditentukan Keputusan Dewan Komisaris Nomor: 003/SKE-
oleh Anggaran Dasar Perseroan atau Rapat Umum DEKOM/MTF/X/2024 tanggal 21 Oktober 2024
Pemegang Saham. Masa jabatan anggota Komite tentang Penetapan Anggota Komite Nominasi dan
yang bukan berasal dari anggota Dewan Komisaris Remunerasi. Di sepanjang tahun 2024, terdapat
tidak boleh lebih lama daripada masa jabatan Dewan perubahan komposisi dan susunan Komite Nominasi
Komisaris. Dewan Komisaris dapat memberhentikan & Remunerasi.
Komposisi dan susunan Komite Nominasi & Remunerasi per 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut.
Periode
Nama Jabatan Dasar Pengangakatan Masa Jabatan
Jabatan
Fendy Eventius Ketua Komite Nominasi Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor: 003/SKE- 21 Oktober 2024 – Ke-1
Mugni dan Remunerasi/ DEKOM/MTF/X/2024 tanggal 21 Oktober 2024 tentang 20 Oktober 2027
Komisaris Independen Penetapan Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
Saptari Anggota Komite Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor: 003/SKE- 21 Oktober 2024 – Ke-1
Nominasi dan DEKOM/MTF/X/2024 tanggal 21 Oktober 2024 tentang 20 Oktober 2027
Remunerasi/ Komisaris Penetapan Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
Makah Indra Anggota Komite Nominasi Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor: 003/SKE- 21 Oktober 2024 – Ke-2
Purnomo dan Remunerasi/ Kepala DEKOM/MTF/X/2024 tanggal 21 Oktober 2024 tentang 20 Oktober 2027
Divisi Human Capital Penetapan Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
Profil Anggota Komite Nominasi & Remunerasi
Profil Ketua Komite Nominasi & Remunerasi Fendy Eventius Mugni dan Anggota Komite Nominasi & Remunerasi
Saptari dapat dilihat bagian profil Dewan Komisaris pada bab Profil Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
Berikut disampaikan profil dari anggota Komite Nominasi & Remunerasi non Komisaris.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 223
Page 224
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Makah Indra Purnomo
Anggota Komite Nominasi & Remunerasi
Usia Kewarganegaraan Domisili
44 tahun Indonesia Tegal
Dasar Hukum Pengangkatan
Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor 003/SKE-DEKOM/
MTF/X/2024 tentang Penetapan Anggota Komite Nominasi
dan Remunerasi
Masa Jabatan
21 Oktober 2024 – 20 Oktober 2027
Periode
Ke-2
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S1) Teknik jurusan Teknik Elektro dari Universitas Islam Sultan Agung (2004)
Riwayat Pekerjaan
• Human Capital Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2022 - sekarang)
• Regional Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2018 - 2022)
• Branch Manager PT Mandiri Tunas Finance (2010 - 2018)
• Kepala Cabang PT. NSS + NSS Finance (2004 - 2010)
Rangkap Jabatan
Di Dalam Perusahaan : HC Learning Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2024 - sekarang)
Di Luar Perusahaan : Tidak ada
Independensi Komite tersebut wajib mengalihkan kepada pihak lain.
Nominasi & Remunerasi 2. Tidak mempunyai hubungan keluarga karena
Seluruh anggota Komite Nominasi & Remunerasi perkawinan dan keturunan sampai derajat
merupakan pribadi yang profesional dan tidak kedua, baik horizontal maupun vertikal dengan
memiliki hubungan dengan Perseroan guna menjaga Dewan Komisaris, Direksi, atau Pemegang Saham
independensi dalam pelaksanaan tugas, dan tanggung Utama/ Pengendali Perseroan.
jawabnya. Komite Nominasi & Remunerasi yang dibentuk 3. Tidak memiliki hubungan usaha, baik langsung
Perseroan telah memenuhi kriteria independensi, maupun tidak langsung yang berkaitan dengan
keahlian, pengalaman, dan integritas. Komite Nominasi usaha Perseroan termasuk di dalamnya tidak
& Remunerasi juga tidak terkait dengan Direksi, Dewan menerima kompensasi dari Perseroan dan entitas
Komisaris, maupun pemegang saham. Komite Nominasi anak selain imbalan jasa yang diterima berkaitan
& Remunerasi dalam melaksanakan tugasnya tunduk dengan tugas-tugas sebagai Anggota Komite.
pada ketentuan/hukum dan perundang-undangan 4. Bukan pegawai Kantor Akuntan Publik, Kantor
yang berlaku di Perseroan. Konsultan Hukum, atau Pihak lain yang memberi
jasa audit, jasa non audit dan atau jasa konsultasi
Agar dapat bertindak independen, Anggota Komite lain kepada Perseroan dalam waktu 6 (enam)
Nominasi & Remunerasi Perseroan khususnya dari bulan terakhir sebelum diangkat oleh Dewan
pihak independen diwajibkan memenuhi kriteria Komisaris.
independensi berikut: 5. Bukan orang yang mempunyai wewenang
1. Tidak memiliki saham Perseroan, baik langsung dan tanggung jawab untuk merencanakan,
maupun tidak langsung. Dalam hal Anggota memimpin, atau mengendalikan Perseroan dalam
Komite memperoleh saham akibat suatu waktu 1 (satu) tahun terakhir sebelum diangkat
peristiwa hukum maka dalam jangka waktu paling oleh Dewan Komisaris, kecuali Anggota Komite
lama 6 (enam) bulan setelah diperolehnya saham yang berasal dari Dewan Komisaris.
224 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 225
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan tidak prestasi kerja individual, kewajaran peer grup
memiliki anggota independen yang berasal dari luar di dalam maupun luar Perseroan, dan strategi
Perusahaan, kecuali Fendi Eventius Mugni yang pengembangan Perseroan jangka panjang.
diangkat oleh Pemegang Saham sebagai Komisaris
Independen dan bertindak sebagai Ketua Komite Tugas dan Tanggung Jawab yang Terkait dengan
Nominasi & Remunerasi. Seluruh anggota Komite Fungsi Nominasi
Nominasi & Remunerasi adalah profesional yang dipilih 1. Memberikan rekomendasi kepada Dewan
berdasarkan Peraturan OJK. Komisaris mengenai komposisi jabatan anggota
Direksi dan/atau Dewan Komisaris.
Piagam Komite Nominasi 2. Memberikan rekomendasi kepada Dewan
& Remunerasi Komisaris mengenai kebijakan, dan kriteria yang
Perseroan telah menyusun piagam Komite Nominasi dibutuhkan dalam nominasi anggota Direksi dan/
& Remunerasi yang ditetapkan pada tanggal 23 atau Dewan Komisaris.
Agustus 2022 sebagai pendukung pelaksanaan fungsi 3. Memberikan rekomendasi kepada Dewan
dan perannya. Pedoman Kerja Komite Nominasi dan Komisaris mengenai nama calon anggota Direksi
Remunerasi, mengatur beberapa hal terkait dengan: dan/atau Dewan Komisaris.
1. Tugas dan Tanggung Jawab Komite 4. Menelaah, dan mengusulkan perencanaan
2. Kewenangan Komite suksesi (succession plan) anggota Direksi dan/
3. Rapat Komite atau Dewan Komisaris.
4. Organisasi Komite 5. Melakukan penilaian berdasarkan tolok ukur
(benchmark) yang telah disusun sebagai bahan
Piagam Charter Komite Nominasi & Remunerasi evaluasi kinerja dan pengembangan kemampuan
ditinjau ulang (reviu) secara berkala untuk Direksi dan/atau Dewan Komisaris.
memastikan bahwa cakupan pedoman tersebut 6. Memberikan rekomendasi kepada Dewan
selalu sejalan dengan kebutuhan, dan regulasi lain Komisaris mengenai kebijakan evaluasi kinerja
terkait dengan bisnis Perseroan. bagi anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris.
7. Memberikan rekomendasi mengenai pihak
Tugas dan Tanggung Jawab Komite independen yang akan menjadi anggota Komite
Nominasi dan Remunerasi penunjang Dewan Komisaris.
Tugas dan Tanggung Jawab yang Terkait dengan 8. Merekomendasikan persetujuan perubahan
Fungsi Remunerasi struktur organisasi sampai dengan satu tingkat di
1. Melakukan evaluasi terhadap kebijakan bawah Direksi.
remunerasi Perseroan yang meliputi Gaji,
Honorarium, Tunjangan Hari Raya (THR), Benefit Fungsi dan Wewenang Komite
(medical, health, loan facility, dan lainnya), Nominasi dan Remunerasi
Bonus/Insentif (untuk karyawan), dan Tantiem Dalam pelaksanaan kerjanya, Komite Nominasi &
(untuk Dewan Komisaris dan Direksi) Remunerasi melekat fungi dan wewenangnya yang
2. Memberikan rekomendasi kepada Dewan diberikan sesuai dengan ketentuan yang tertuang
Komisaris mengenai kebijakan remunerasi bagi dalam piagam Komite Nominasi dan Remunerasi.
anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris
untuk disampaikan ke RUPS serta kebijaksanaan FUNGSI KOMITE NOMINASI & REMUNERASI
remunerasi pejabat Eksekutif dan karyawan secara Fungsi Komite Nominasi & Remunerasi adalah
keseluruhan untuk disampaikan kepada Direksi. sebagai berikut:
3. Memastikan bahwa kebijakan remunerasi 1. Menyusun, melaksanakan dan menganalisis
Perseroan telah sesuai dengan kinerja keuangan kriteria dan prosedur nominasi bagi calon
Perseroan dan pemenuhan cadangan sesuai Direksi dan Dewan Komisaris dan juga prosedur
peraturan/regulasi yang berlaku, evaluasi pemberhentian Direksi dan Dewan Komisaris.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 225
Page 226
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
2. Mengidentifikasi calon Direksi dan Dewan tentang karyawan Perseroan yang berkaitan
Komisaris baik dari dalam maupun dari luar dengan pelaksanaan tugas Komite.
yang memenuhi syarat untuk diajukan/diangkat 2. Dalam melaksanakan wewenang sebagaimana
menjadi Direktur atau Dewan Komisaris. diatur dalam poin 1 di atas, Komite bekerja sama
3. Menyusun kriteria penilaian kinerja Direksi. dengan mitra kerja di antaranya Sekretaris Dewan
4. Mengusulkan suatu sistem remunerasi yang sesuai Komisaris, Komite Penunjang Dewan Komisaris,
bagi Direksi dan Dewan Komisaris berupa sistem tim terkait di level manajemen khususnya Human
penggajian, pemberian fasilitas dan tunjangan, Resources Development Division, dan unit-unit
opsi yang diberikan serta sistem pensiun. kerja Perseroan terkait lainnya (jika diperlukan).
5. Memastikan pelaksanaan kepatuhan Perseroan 3. Komite mempunyai wewenang berkomunikasi
terhadap ketentuan dan atau regulasi OJK, langsung dengan karyawan, termasuk Direksi
Kementerian Ketenagakerjaan, dan regulasi terkait dan pihak yang terkait dengan pelaksanaan
lainnya termasuk hal-hal yang menjadi keputusan tugas Komite.
RUPS Perseroan. 4. Apabila diperlukan Komite dapat melibatkan
6. Mendukung aktivitas pengembangan sumber daya tenaga ahli dan/atau konsultan/pihak independen
manusia yang profesional. di luar Komite atau membentuk ad hoc team yang
perlu untuk membantu pelaksanaan tugasnya atas
WEWENANG KOMITE NOMINASI & REMUNERASI biaya Perseroan.
Wewenang Komite Nominasi & Remunerasi adalah: 5. Komite melakukan kewenangan lain yang diberikan
1. Komite dapat mengakses catatan atau informasi oleh Dewan Komisaris.
Pembagian Tugas dan Tanggung Jawab
dalam Keanggotaan Komite Nominasi & Remunerasi
Lingkup tugas masing-masing Anggota Komite Nominasi & Remunerasi adalah sebagai berikut:
Nama Jabatan Uraian Tugas
Fendi Eventius Ketua Komite Nominasi • Melakukan evaluasi terhadap kebijakan remunerasi Perseroan yang meliputi
Mugni & Remunerasi Gaji, Honorarium, Tunjangan Hari Raya (THR), Benefit (medical, health, loan
facility, dan lainnya), Bonus/Insentif (untuk karyawan), dan Tantiem (untuk
Dewan Komisaris dan Direksi).
• Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai kebijakan evaluasi
kinerja bagi anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris.
• Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai kebijakan, dan
kriteria yang dibutuhkan dalam nominasi anggota Direksi dan/atau Dewan
Komisaris.
Saptari Anggota Komite • Memastikan bahwa kebijakan remunerasi Perseroan telah sesuai dengan
Nominasi & Remunerasi kinerja keuangan Perseroan dan pemenuhan cadangan sesuai peraturan/
regulasi yang berlaku, evaluasi prestasi kerja individual, kewajaran peer grup
di dalam maupun di luar Perseroan, dan strategi pengembangan Perseroan
jangka panjang.
• Menelaah, dan mengusulkan perencanaan suksesi (succession plan) anggota
Direksi dan/atau Dewan Komisaris.
• Memberikan rekomendasi mengenai pihak independen yang akan menjadi
anggota Komite penunjang Dewan Komisaris.
Makah Indra Anggota Komite • Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai kebijakan
Purnomo Nominasi & Remunerasi remunerasi bagi anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris untuk disampaikan
ke RUPS serta kebijaksanaan remunerasi pejabat Eksekutif dan karyawan
secara keseluruhan untuk disampaikan kepada Direksi
• Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai komposisi
jabatan anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris.
• Merekomendasikan persetujuan perubahan struktur organisasi sampai dengan
satu tingkat di bawah Direksi.
226 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 227
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Pengembangan Kompetensi Komite sesuai dengan Pedoman Kerja Komite Nominasi &
Nominasi & Remunerasi Remunerasi. Dalam pengambilan keputusan dalam
Perseroan memfasilitasi pelaksanaan program rapat yang diselenggarakan oleh Komite Nominasi
pengembangan bagi Komite Nominasi & Remunerasi dan Remunerasi dilakukan secara musyawarah dan
dalam rangka meningkatkan kompetensi anggota Komite mufakat, serta pengambilan suara terbanyak bila
Nominasi & Remunerasi. Program ini diharapkan mampu tidak mendapatkan mufakat. Sementara, hasil rapat
memberikan dampak positif terhadap produktivitas dan Komite wajib dituangkan dalam risalah rapat yang
efektivitas kinerja Komite Nominasi & Remunerasi. ditandatangani oleh seluruh anggota yang hadir dan
didokumentasikan secara baik oleh Sekretaris Komite.
Informasi kegiatan peningkatan kompetensi yang Perbedaan pendapat (dissenting opinions) dalam
diikuti Anggota Komite Nominasi & Remunerasi di pengambilan keputusan yang terjadi dalam rapat
sepanjang tahun 2024 dapat dilihat pada bab Profil komite wajib dicantumkan secara jelas dalam risalah
Perusahaan dalam laporan tahunan ini. rapat beserta alasan perbedaan pendapat tersebut.
Rapat Komite Nominasi & Remunerasi Sepanjang tahun 2024, Komite Nominasi & Remunerasi
Komite Nominasi & Remunerasi menyelenggarakan melakukan sebanyak 3 (tiga) kali rapat, dengan risalah
rapat sekurang-kurangnya sekali dalam setahun dan rekapitulasi kehadiran sebagai berikut:
Rekapitulasi Kehadiran Rapat Komite Nominasi & Remunerasi
Jumlah Jumlah
Nama Jabatan Kehadiran (%)
Wajib Rapat Kehadiran
Fendy Eventius Mugni Ketua 3 3 100%
Saptari* Anggota - - 100%
Makah Indra Purnomo Anggota 3 3 100%
*Diangkat menjadi Anggota Komite Nominasi & Remunerasi MTF pada 21 Oktober 2024 setelah dinyatakan lulus fit and proper test oleh OJK
Agenda Rapat
Tanggal Agenda Peserta Rapat Keterangan
18 April 2024 Pembahasan perihal Proposal Honorarium Direksi dan • Fendy Eventius Mugni -
Dewan Komisaris PT MANDIRI Tunas Finance tahun 2024 dan • Makah Indra Purnomo
pembahasan perihal Tantiem atas pencapaian kinerja tahun
2023 bagi Direksi dan Dewan Komisaris PT Mandiri Tunas
Finance.
29 Juli 2024 • Pembahasan terkait dengan Pembentukan Tim Dewan • Fendy Eventius Mugni -
Komisaris (Sekretaris Dewan Komisaris & Sekretaris Komite di • Makah Indra Purnomo
bawah Dewan Komisaris).
• Rencana pembuatan asuransi purna jabatan untuk Komisaris
Independen.
16 Oktober 2024 • Follow Up Tindak Lanjut Rapat Komite Nominasi & • Fendy Eventius Mugni -
Remunerasi sebelumnya. • Makah Indra Purnomo
• Pembahasan terkait Ketentuan Perjalanan Dinas
Tim Dewan Komisaris.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 227
Page 228
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Kebijakan Remunerasi meliputi gaji, honorarium, benefit (medical, health,
Kebijakan Remunerasi Komite Nominasi & loan facility, dan lainnya), tantiem (untuk Dewan
Remunerasi mengikuti kebijakan dari PT Bank Mandiri Komisaris dan Direksi), rekomendasi kepada Dewan
(Persero) Tbk selaku Pemegang Saham Mayoritas/ Komisaris mengenai komposisi jabatan anggota Direksi
Pengendali Perseroan. dan/atau Dewan Komisaris, kebijakan dan kriteria yang
dibutuhkan dalam nominasi anggota Direksi dan/
Laporan Singkat Pelaksanaan Tugas atau Dewan Komisaris, nama calon anggota Direksi
dan Kegiatan Komite Nominasi & dan/atau Dewan Komisaris, dan melakukan penilaian
Remunerasi pada Tahun 2024 berdasarkan tolak ukur yang telah disusun sebagai
Di tahun 2024 Komite remunerasi melakukan rapat evaluasi kinerja dan pengembangan kemampuan
sebanyak 3 (tiga) kali untuk membahas evaluasi Direksi dan/atau Dewan Komisaris, serta pembahasan
terhadap kebijakan remunerasi Perseroan yang training pengurus Perseroan.
KOMITE PEMANTAU RISIKO
Dewan Komisaris membentuk Komite Pemantau di antaranya integritas serta pengetahuan tentang
Risiko guna memantau pelaksanaan manajemen risiko bisnis yang dijalankan oleh Perseroan. Persyaratan
Perusahaan yang telah disusun oleh Direksi. Dasar Keanggotaan Komite Pemantau Risiko sebagai berikut:
hukum pembentukan Komite Pemantau Risiko dilandasi 1. Anggota Komite wajib memiliki integritas yang
pada beberapa peraturan yang berlaku antara lain: tinggi, kemampuan dan pengalaman yang sesuai
1. Peraturan OJK No. 10/POJK.05/2014 tentang dengan bidang pekerjaannya serta mampu
Penilaian Tingkat Risiko Lembaga Jasa Keuangan berkomunikasi dengan baik.
Non-Bank. 2. Paling sedikit salah seorang dari anggota Komite
2. Surat Edaran OJK No. 4/SEOJK.05/2015 tentang Pemantau Risiko harus memiliki latar belakang
Penilaian Tingkat Risiko Perusahaan Pembiayaan. manajemen risiko.
3. Surat Edaran OJK No. 1/SEOJK.05/2016 tentang 3. Memahami bisnis Perseroan khususnya manajemen
Penilaian Tingkat Kesehatan Keuangan Perusahaan risiko dan peraturan perundang-undangan terkait
Pembiayaan. dengan usaha pembiayaan.
4. Surat Edaran OJK No. 10/SEOJK.05/2016 4. Memiliki pengetahuan yang cukup untuk membaca
tentang Pedoman Penerapan Manajemen Risiko dan memahami laporan keuangan dan laporan
dan Laporan Hasil Penilaian Sendiri Penerapan terkait pemantauan pelaksanaan kebijakan
Manajemen Risiko bagi Lembaga Jasa Keuangan manajemen risiko perusahaan pembiayaan.
Non-Bank. 5. Bersedia meningkatkan kompetensi secara terus-
5. Peraturan OJK No. 44/POJK.05/2020 tentang menerus melalui pendidikan dan pelatihan.
Penerapan Manajemen Risiko Bagi Lembaga Jasa 6. Bukan merupakan anggota Direksi serta memiliki
Keuangan Non-Bank. integritas serta pengetahuan tentang bisnis yang
6. Peraturan OJK No. 28/PJOK.05/2020 tentang dijalankan oleh Perseroan.
Penilaian Tingkat Kesehatan Lembaga Jasa
Keuangan Non Bank. Masa Jabatan
Merujuk Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP.
Kriteria Anggota Komite KOM/008/2020 tanggal 31 Agustus 2020 tentang
Pemantau Risiko Pembentukan dan Pengangkatan Komite Pemantau
Berdasarkan Piagam Komite Pemantau Risiko, Risiko, ditetapkan bahwa masa tugas anggota komite
anggota Komite harus memenuhi berbagai kriteria tidak boleh lebih lama dari masa jabatan Dewan
dan persyaratan. Selain memiliki independensi, Komisaris sebagaimana diatur dalam anggaran dasar
anggota Komite Pemantau Risiko diharuskan memiliki dengan tidak mengurangi hak Dewan Komisaris
228 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 229
>> Tata Kelola Perusahaan
05
untuk memberhentikan sewaktu waktu. Selanjutnya, 2024 tentang Penetapan Anggota Komite Pemantau
berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor: Risiko, maka susunan dan komposisi anggota Komite
004/SKE-DEKOM/MTF/X/2024 tanggal 21 Oktober Pemantau Risiko tahun 2024 adalah sebagai berikut:
Komposisi dan susunan Komite Pemantau Risiko per 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut.
Periode
Nama Jabatan Dasar Pengangakatan Masa Jabatan
Jabatan
Fendy Eventius Ketua Komite Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor: 004/SKE- 21 Oktober 2024 – Ke-1
Mugni Pemantau Risiko/ DEKOM/MTF/X/2024 tanggal 21 Oktober 2024 tentang 20 Oktober 2027
Komisaris Independen Penetapan Anggota Komite Pemantau Risiko
Irwan Tri Nugroho Anggota/Pihak Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor: 004/SKE- 21 Oktober 2024 – Ke-2
Independen DEKOM/MTF/X/2024 tanggal 21 Oktober 2024 tentang 20 Oktober 2027
Penetapan Anggota Komite Pemantau Risiko
Indra Riyawan Anggota/Pihak Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor: 004/SKE- 21 Oktober 2024 – Ke-2
Independen DEKOM/MTF/X/2024 tanggal 21 Oktober 2024 tentang 20 Oktober 2027
Penetapan Anggota Komite Pemantau Risiko
Saptari Anggota/Komisaris Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor: 004/SKE- 21 Oktober 2024 – Ke-1
DEKOM/MTF/X/2024 tanggal 21 Oktober 2024 tentang 20 Oktober 2027
Penetapan Anggota Komite Pemantau Risiko
Profil Anggota Komite Pemantau Risiko
Profil Fendy Eventius Mugni sebagai ketua dan anggota Komite Pemantau Risiko dapat dilihat bagian profil Dewan
Komisaris pada Bab Profil Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini. Untuk Profil Indra Riyawan sebagai anggota
Komite juga dapat dilihat pada Sub Bab Profil Komite Audit. Berikut untuk profil dari anggota Komite Pemantau
Risiko non Komisaris dari pihak independen.
Irwan Tri Nugroho
Anggota Komite Pemantau Risiko
Usia Kewarganegaraan Domisili
40 tahun Indonesia Bantul
Dasar Hukum Pengangkatan
Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor 004/SKE-DEKOM/
MTF/X/2024 tentang Penetapan Anggota Komite
Pemantau Risiko
Masa Jabatan
21 Oktober 2024 - 20 Oktober 2027
Periode
Ke-2
Riwayat Pendidikan
• Doktor (S3) Banking and Finance dari University of Limoges, Perancis (2014)
• Magister (S2) Manajemen bidang Keuangan dari Universitas Gadjah Mada (2009)
• Sarjana (S1) Manajemen dari Universitas Sebelas Maret (2006)
Riwayat Pekerjaan
• Staf Pengajar bidang Manajemen Keuangan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Sebelas Maret (UNS)
• Dosen dan Peneliti Tamu di berbagai perguruan tinggi baik di dalam maupun luar negeri, Wakil Presiden bidang Program
dan Kerjasama Internasional di Indonesian Finance Association (IFA)
Rangkap Jabatan
Di Dalam Perusahaan : Tidak ada
Di Luar Perusahaan : Tidak ada
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 229
Page 230
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Independensi Komite Pemantau Risiko kedua, baik horizontal maupun vertikal dengan
Anggota Komite Pemantau Risiko merupakan pribadi Dewan Komisaris, Direksi, atau Pemegang Saham
yang profesional dan tidak memiliki hubungan Utama/Pengendali Perseroan.
dengan Perseroan guna menjaga independensi 3. Tidak memiliki hubungan usaha, baik langsung
dalam pelaksanaan tugas, dan tanggung jawabnya. maupun tidak langsung yang berkaitan dengan
Komite Pemantau Risiko yang dibentuk Perseroan usaha Perseroan termasuk di dalamnya tidak
telah memenuhi kriteria independensi, keahlian, menerima kompensasi dari Perseroan dan entitas
pengalaman, dan integritas. anak selain imbalan jasa yang diterima berkaitan
dengan tugas-tugas sebagai Anggota Komite.
Agar dapat bertindak independen, Anggota Komite 4. Bukan pegawai Kantor Akuntan Publik, Kantor
Pemantau Risiko Perseroan khususnya dari Konsultan Hukum, atau Pihak lain yang
pihak independen diwajibkan memenuhi kriteria memberi jasa audit, jasa non audit dan atau jasa
independensi berikut: konsultasi lain kepada Perseroan dalam waktu
1. Tidak memiliki saham Perseroan, baik langsung 6 (enam) bulan terakhir sebelum diangkat oleh
maupun tidak langsung. Dalam hal Anggota Dewan Komisaris.
Komite memperoleh saham akibat suatu 5. Bukan orang yang mempunyai wewenang
peristiwa hukum maka dalam jangka waktu paling dan tanggung jawab untuk merencanakan,
lama 6 (enam) bulan setelah diperolehnya saham memimpin, atau mengendalikan Perseroan
tersebut wajib mengalihkan kepada pihak lain. dalam waktu 1 (satu) tahun terakhir sebelum
2. Tidak mempunyai hubungan keluarga karena diangkat oleh Dewan Komisaris, kecuali anggota
perkawinan dan keturunan sampai derajat Komite yang berasal dari Dewan Komisaris.
Transparansi independensi Komite Pemantau Risiko terlihat dalam tabel berikut:
Fendy Indra
Irwan Tri
Aspek Independensi Eventius
Nugroho
Saptari
Mugni Riyawan
Memiliki saham Perseroan, baik langsung maupun tidak langsung x x x x
Memiliki hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris, Direksi, atau
x x x x
Pemegang Saham Utama/Pengendali
Memiliki hubungan usaha, baik langsung maupun tidak langsung yang
x x x x
berkaitan dengan usaha Perseroan
Merupakan orang yang memberikan jasa audit, non audit, atau jasa
x x x x
konsultan lainnya kepada Perseroan dalam waktu enam bulan terakhir
Merupakan orang yang mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk
x x x x
merencanakan, memimpin atau mengendalikan kegiatan Perseroan
Piagam Komite Pemantau Risiko Wewenang serta Tugas dan Tanggung
Piagam Komite Pemantau Risiko disusun dan Jawab Komite Pemantau Risiko
disahkan oleh Dewan Komisaris di Jakarta pada Komite Pemantau Risiko memiliki wewenang
12 Desember 2023. Piagam mengatur mengenai untuk dapat mengakses dokumen, data dan
kedudukan, keanggotaan, kewenangan, tugas, dan informasi perseroan, berkomunikasi langsung
tanggung jawab Komite Pemantau Risiko serta dengan karyawan termasuk Direksi dan pihak yang
memberikan batasan dan mengatur tata hubungan menjalankan fungsi audit internal dan manajemen
kerja antara Komite Pemantau Risiko dengan Komite risiko, melibatkan pihak independen yang diperlukan
lain di bawah Dewan Komisaris. dan melakukan kewenangan lain yang diberikan
230 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 231
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Dewan Komisaris sehingga mampu dan bertanggung 3. Melakukan pemantauan atas pelaksanaan tugas
jawab untuk melaksanakan tugas-tugas komite satuan kerja Manajemen Risiko.
pemantau risiko yang antara lain meliputi: 4. Melakukan reviu atas laporan profil risiko dan/
1. Mengarahkan kebijakan, strategi dan kerangka atau tingkat risiko.
manajemen risiko sesuai dengan risk appetite 5. Melakukan reviu atas laporan tingkat kesehatan
dan risk tolerance. keuangan Perseroan.
2. Melakukan reviu atas kesesuaian antara 6. Memantau kecukupan proses identifikasi,
kebijakan manajemen risiko Perseroan dengan pengukuran pemantauan, pengendalian dan
pelaksanaan kebijakan tersebut. sistem informasi manajemen risiko.
Pembagian Tugas dan Tanggung Jawab Komite Pemantau Risiko
Lingkup tugas masing-masing Anggota Komite Pemantau Risiko disusun atas dasar Peraturan OJK No. 28/
POJK.05/2022 Tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Lembaga Jasa Keuangan Non-Bank, Peraturan OJK No. 44/
POJK.05/2020 tentang Penerapan Manajemen Risiko Bagi Lembaga Komite Pemantau Risiko Jasa Keuangan
Non-Bank dan Piagam Komite Pemantau Risiko yang ditetapkan tanggal 23 Agustus 2022, sebagai berikut:
Nama Jabatan Uraian Tugas
Fendi Eventius Mugni Ketua Komite Mengarahkan kebijakan, strategi dan kerangka manajemen risiko sesuai dengan
Pemantau Risiko risk appetite dan risk tolerance.
Saptari Anggota Komite Melakukan pemantauan atas pelaksanaan tugas satuan kerja Manajemen Risiko
Pemantau Risiko
Irwan Tri Nugroho Anggota Komite • Melakukan reviu atas laporan tingkat kesehatan keuangan Perseroan
Pemantau Risiko • Melakukan reviu atas kesesuaian antara kebijakan manajemen risiko Perseroan
dengan pelaksanaan kebijakan tersebut
Indra Riyawan Anggota Komite • Melakukan reviu atas laporan profil risiko dan/atau tingkat risiko
Pemantau Risiko • Memantau kecukupan proses identifikasi, pengukuran pemantauan,
pengendalian dan sistem informasi manajemen risiko
Pengembangan Kompetensi Komite setahun. Komite juga dapat melakukan rapat
Pemantau Risiko bulanan sesuai dengan kebutuhan yang telah
Perseroan memfasilitasi pelaksanaan program disepakati sebelumnya. Dalam pelaksanaannya,
pengembangan bagi Komite Pemantau Risiko dalam Ketua Komite mengundang seluruh anggota komite
rangka meningkatkan kompetensi anggota Komite dan seluruh anggota Dewan Komisaris untuk
Pemantau Risiko. Program ini diharapkan mampu menghadiri rapat yang dipimpin oleh Ketua Komite
memberikan dampak positif terhadap produktivitas atau anggota yang ditunjuk secara tertulis apabila
dan efektivitas kinerja Komite Pemantau Risiko. ketua berhalangan hadir.
Informasi lengkap tentang kegiatan peningkatan
kompetensi yang diikuti Anggota Komite Pemantau Rapat Komite Pemantau Risiko dianggap sah apabila
Risiko di sepanjang tahun 2024 dapat dilihat pada dihadiri oleh lebih dari ½ jumlah anggota termasuk
bab Profil Perusahaan dalam laporan tahunan ini. seorang Komisaris dan pihak independen. Sepanjang
tahun 2024, Komite Pemantau Risiko melakukan
Rapat Komite Pemantau Risiko 5 (lima) kali rapat, dengan risalah dan rekapitulasi
Komite Pemantau Risiko mengadakan rapat kehadiran sebagai berikut Rekapitulasi Kehadiran
triwulanan yang dilaksanakan 5 (lima) kali dalam sebagai berikut:
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 231
Page 232
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Frekuensi Kehadiran
Jumlah Jumlah
Nama Jabatan Kehadiran (%)
Wajib Rapat Kehadiran
Fendy Eventius Mugni Ketua 5 5 100%
Saptari Anggota 3 3 100%
Irwan Tri Nugroho Anggota 5 5 100%
Indra Riyawan Anggota 5 5 100%
Agenda Rapat
Tanggal Agenda Peserta Rapat Keterangan
28 Maret 2024 • Risk Appetite Statement Komite Pemantau Risiko -
• Corporate Risk Management
• Operational Risk
30 Mei 2024 • Risk Appetite Statement Komite Pemantau Risiko -
• Corporate Risk Management
25 Juli 2024 • Update Progress Arahan Dekom Sebelumnya Komite Pemantau Risiko -
• RAS
• Corporate Risk Management
• RCSA Retail dan Corporate Fleet
27 September 2024 • Risk Appetite Statement Komite Pemantau Risiko -
• Corporate Risk Management
• Operational Risk
28 November 2024 • Risk Appetite Statement Komite Pemantau Risiko -
• Corporate Risk Management
• Operational Risk
Kebijakan Remunerasi
Kebijakan Remunerasi Komite Nominasi & 2. Melakukan reviu atas kesesuaian antara
Remunerasi mengikuti kebijakan dari PT Bank kebijakan manajemen risiko Perseroan.
Mandiri (Persero) Tbk selaku Pemegang Saham 3. Melakukan pemantauan atas pelaksanaan tugas
Mayoritas/Pengendali Perseroan. satuan kerja manajemen risiko.
4. Melakukan reviu atas laporan profil risiko dan/
Laporan Singkat Pelaksanaan Tugas atau tingkat risiko.
dan Kegiatan Komite Pemantau Risiko 5. Melakukan reviu atas laporan tingkat kesehatan
pada Tahun 2024 keuangan Perseroan.
Untuk memperkuat pengelolaan risiko di lingkup 6. Memantau kecukupan proses identifikasi,
Perseroan, program kerja yang menjadi tugas pengukuran pemantauan, pengendalian, dan
dan kewajiban Komite Pemantau Risiko di tahun sistem informasi manajemen risiko.
2024 adalah: 7. Melakukan pembahasan Risk Appetite Statement
1. Mengarahkan kebijakan, strategi, dan kerangka (RAS).
manajemen risiko sesuai dengan risk appetite 8. Profil Risiko Terintegrasi.
dan risk tolerance.
232 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 233
>> Tata Kelola Perusahaan
05
ORGAN PENDUKUNG
DIREKSI
Dalam menerapkan prinsip GCG, Direksi memiliki beberapa organ pendukung, baik organ yang dibentuk
sesuai kepatuhan maupun yang dibentuk sesuai dengan kebutuhan antara lain:
DIREKSI
Sekretaris
Perusahaan
Risk Internal
Management Audit Komite-Komite
Komite
Komite Komite Komite Komite Pengarah
Manajemen
ALCO Kredit Anti Fraud Teknologi Informasi
Risiko
KOMITE-KOMITE DI BAWAH DIREKSI
A. Komite Aset dan Liabilitas/Asset Liabilities Committee (ALCO)
Komite Aset dan Liabilitas/Asset Liabilities Committee (ALCO) adalah komite yang dibentuk untuk membantu
Direksi dalam menjalankan fungsi penetapan strategi pengelolaan asset & liability, penetapan suku bunga
dan likuiditas serta hal-hal lain yang terkait pengelolaan asset & liability Perusahaan.
Keanggotaan ALCO Tahun 2024
Jabatan Dijabat Oleh
Ketua President Director
Anggota Tetap dengan Hak Suara 1. President Director
(Permanent Voting Member) 2. Corporate Finance & Risk Management Director
3. Sales & IT Director
Anggota Tetap Tanpa Hak Suara 1. Chief Risk Management
(Permanent Non-Voting Member) 2. Chief Marketing
3. Chief AR Management & General Service
4. Retail Risk Management Division Head
5. Treasury & Finance Division Head
6. Corporate Planning & Performance Management Division Head
7. Operational & Corporate Risk Management Division Head
8. Strategic Marketing & Communication Division Head
9. Accounting, Tax, & Financial Planning Division Head
Sekretaris Retail Risk Management Division Head
Sekretaris Alternatif 1 Treasury & Finance Division Head
Sekretaris Alternatif 2 Corporate Planning & Performance Management Division Head
Undangan Tidak Tetap Tanpa Hak Suara Division Head dan/atau Department Head terkait materi yang hadir sebagai
(Invitee) undangan
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 233
Page 234
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Tugas dan Tanggung Jawab ALCO
1. Menetapkan, mengembangkan, dan mengkaji strategi Asset & Liability Management (ALM).
2. Mengevaluasi dan memonitor pricing sehingga bisnis dapat dijalankan dengan tujuan menguntungkan
Perusahaan.
3. Memonitor limit likuiditas yang harus tersedia sesuai dengan kebutuhan Perusahaan.
4. Mengelola aset maupun liabilitas yang sensitif terhadap perubahan suku bunga serta mengelola dampak
perubahan tersebut untuk mendapatkan pendapatan bunga yang maksimal.
5. Mengelola risiko pasar dan likuiditas sebagai pertimbangan bagi manajemen untuk mengetahui tingkat
paparan Risiko Pasar dan Risiko Likuiditas.
6. Menjadi penghubung terhadap Satuan Kerja lain dalam hal perencanaan keuangan dan anggaran,
pengembangan produk baru, pengelolaan portofolio, kecukupan modal dan pertumbuhan yang stabil.
7. Melakukan pengambilan keputusan strategis di bidang pengelolaan aset dan liabilitas, namun tidak
melampaui wewenang Direksi seperti menetapkan limit yang berkaitan dengan Risiko Likuiditas dan Risiko
Pasar sesuai kebijakan pengambilan risiko secara keseluruhan.
Profil Anggota ALCO
Berikut profil anggota ALCO
1. Anggota Tetap dengan Hak Suara (Permanent Voting Member)
Profil Pinohadi G. Sumardi, R. Eryawan Nurhariadi, dan William Francis Indra sebagai anggota tetap dengan hak
suara Komite ALCO dapat dilihat bagian Profil Direksi pada bab Profil Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
2. Anggota Tetap Tanpa Hak Suara (Permanent Non-Voting Member)
Profil Devi Maladianti, Afri Feder Fauzi, dan B. Perana Citra Ketaren sebagai anggota tetap tanpa hak suara
Komite ALCO dapat dilihat bagian Profil Pejabat Eksekutif (Chief) pada bab Profil Perusahaan dalam Laporan
Tahunan ini. Selain itu, profil Indra Budi Laksana dan Vitriati Hartika sebagai anggota tetap tanpa hak suara
Komite ALCO dapat dilihat bagian Profil Kepala Manajemen Risiko pada bab ini. Berikut untuk profil dari
anggota tetap tanpa hak suara Komite ALCO non-direksi.
Ramdhan Safitri
Treasury & Finance Division Head
Usia Kewarganegaraan Domisili
50 tahun Indonesia Kab. Bekasi
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S1) Komputer jurusan Teknik Informatika dari Universitas Bina Nusantara (1998)
Riwayat Pekerjaan
• Treasury & Finance Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2018 - sekarang)
• Finance & Acccounting Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2016 - 2018)
• Regional Manager PT Mandiri Tunas Finance (2013 - 2016)
• Information Technology Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2009 - 2013)
• IT Manager PT Mandiri Tunas Finance (2008 - 2009)
• Software Manager PT Mandiri Tunas Finance (1997 - 2008)
Rangkap Jabatan
Di Dalam Perusahaan : Tidak ada
Di Luar Perusahaan : Tidak ada
234 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 235
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Citra Judith Lupitadevi
Corporate Planning & Performance Management Division Head
Usia Kewarganegaraan Domisili
40 tahun Indonesia Tangerang Selatan
Riwayat Pendidikan
• Magister (S2) Manajemen Teknologi dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (2022)
• Sarjana (S1) Ekonomi jurusan Akuntansi dari Universitas Airlangga (2009)
• Sarjana (S1) Teknik jurusan Teknik Industri dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (2006)
Riwayat Pekerjaan
• Corporate Planning & Performance Management Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2021 - sekarang)
• Strategic Business Initiative Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2018 - 2021)
• Corporate Secretary & Legal Compliance Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2017 - 2018)
• Business Excellence Management Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2016 - 2017)
• Business Initiative Development Department Head PT Mandiri Tunas Finance (2015 - 2016)
• New Business Initiative & Alliance Project Manager PT Mandiri Tunas Finance (2011 - 2014)
• New Business Initiative Supervisor PT Mandiri Tunas Finance (2010 - 2011)
• Customer Retention & Referral Supervisor PT Mandiri Tunas Finance (2010 - 2010)
• Analyst PT Astra International - Astraworld (2007 - 2010)
• Supervisor Borwita Citra Prima (2006 - 2007)
Rangkap Jabatan
Di Dalam Perusahaan : Tidak ada
Di Luar Perusahaan : Tidak ada
Camar Sativa
Strategic Marketing & Communication Division Head
Usia Kewarganegaraan Domisili
47 tahun Indonesia Depok
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S1) Teknik jurusan Teknik Kimia dari Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya
Riwayat Pekerjaan
• Strategic Marketing & Communication Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2023 - sekarang)
• Retail & Fleet Product Development Department Head PT Mandiri Tunas Finance (2021 - 2023)
• Retail Product Development Department Head PT Mandiri Tunas Finance (2020 - 2021)
• Marketing Strategic & Product Development Department Head PT Mandiri Tunas Finance (2019 - 2020)
• Marketing Intelligence & Research Department Head PT Mandiri Tunas Finance (2018 - 2019)
• Marketing Planning & Product Development Department Head PT Mandiri Tunas Finance (2016 - 2018)
• Marketing Planning & Development Department Head PT Mandiri Tunas Finance (2015 - 2016)
• HR Strategic Department Head PT Mandiri Tunas Finance (2012 - 2015)
• HR Operation Department Head PT Mandiri Tunas Finance (2010 - 2012)
• Training & Development PT Mandiri Tunas Finance (2009 - 2010)
• Asisten Manager HRD PT. Elektronic Solution Indonesia (2006 - 2009)
• Consultant PT. Total Bisnis Ekselen (2024 - 2006)
• QA/QC Division Head PT. Siantar Top Group (2001 - 2004)
Rangkap Jabatan
Di Dalam Perusahaan : Tidak ada
Di Luar Perusahaan : Tidak ada
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 235
Page 236
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Rina Floriana R.
Accounting, Tax & Financial Planning Division Head
Usia Kewarganegaraan Domisili
56 tahun Indonesia Depok
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S1) Ekonomi jurusan Akuntansi dari Universitas Negeri Jakarta (1991)
Riwayat Pekerjaan
• Accounting, Tax & Financial Planning Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2022 - sekarang)
• Accounting Department Head PT Mandiri Tunas Finance (2016 - 2022)
• Management Development Program PT Mandiri Tunas Finance (2015 - 2016)
• Accounting Operation Supervisor PT Mandiri Tunas Finance (2013 - 2015)
• Accounting Supervisor PT Mandiri Tunas Finance (1999 - 2012)
Rangkap Jabatan
Di Dalam Perusahaan : Tidak ada
Di Luar Perusahaan : Tidak ada
Rapat ALCO
Rapat ALCO adalah forum anggota Komite untuk membahas setiap kebijakan dan keputusan strategis yang
menyangkut pengelolaan aset dan liabilitas Perseroan. Rapat ini diadakan dengan frekuensi sekurang-
kurangnya sekali dalam 1 (satu) bulan.
Rapat dipimpin oleh Ketua ALCO, apabila Ketua berhalangan hadir maka rapat dapat dipimpin oleh Anggota
Tetap dengan Hak Suara (Permanent Voting Member) yang ditunjuk. ALCO dianggap sah apabila dihadiri
oleh lebih dari 50% jumlah Anggota Tetap dengan Hak Suara yang ditunjuk (Permanent Voting Member).
Pengambilan keputusan rapat ALCO adalah berdasarkan musyawarah mufakat yang dicantumkan dalam
risalah rapat.
Sepanjang tahun 2024, rapat ALCO telah dilaksanakan sebanyak 12 kali, sesuai dengan ketentuan dan
mekanisme yang berlaku di Perseroan. Beberapa pembahasan yang dilakukan dalam rapat ALCO terkait:
Persentase
Tempat & Tanggal Agenda Kehadiran
Peserta (%)
Jakarta, • Economic Outlook & Macroeconomic Forecast periode Desember 2024 100%
22 Januari 2024 • Perkembangan Pricing periode Desember 2024
• Proyeksi Likuiditas Januari 2024
Jakarta, • Economic Outlook & Macroeconomic Forecast periode Januari 2024 92%
26 Februari 2024 • Perkembangan Pricing periode Januari 2024
• Proyeksi Likuiditas Februari 2025
Jakarta, • Economic Outlook & Macroeconomic Forecast periode Februari 2024 100%
25 Maret 2024 • Perkembangan Pricing periode Februari 2024
• Proyeksi Likuiditas Maret 2024
Jakarta, • Economic Outlook & Macroeconomic Forecast periode Maret 2024 100%
29 April 2024 • Perkembangan Pricing periode Maret 2024
• Proyeksi Likuiditas April 2024
Jakarta, • Economic Outlook & Macroeconomic Forecast periode April 2024 100%
20 Mei 2024 • Perkembangan Pricing periode April 2024
• Proyeksi Likuiditas Mei 2024
Jakarta, • Economic Outlook & Macroeconomic Forecast periode Mei 2024 83%
24 Juni 2024 • Perkembangan Pricing periode Mei 2024
• Proyeksi Likuiditas Juni 2024
236 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 237
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Persentase
Tempat & Tanggal Agenda Kehadiran
Peserta (%)
Jakarta, • Economic Outlook & Macroeconomic Forecast periode Juni 2024 92%
29 Juli 2024 • Perkembangan Pricing periode Juni 2024
• Proyeksi Likuiditas Juli 2024
Jakarta, • Economic Outlook & Macroeconomic Forecast periode Juli 2024 100%
19 Agustus 2024 • Perkembangan Pricing periode Juli 2024
• Proyeksi Likuiditas Agustus 2024
Jakarta, • Economic Outlook & Macroeconomic Forecast periode Agustus 2024 100%
23 September 2024 • Perkembangan Pricing periode Agustus 2024
• Proyeksi Likuiditas September 2024
Jakarta, • Economic Outlook & Macroeconomic Forecast periode September 2024 100%
28 Oktober 2024 • Perkembangan Pricing periode September 2024
• Proyeksi Likuiditas Oktober 2024
Jakarta, • Economic Outlook & Macroeconomic Forecast periode Oktober 2024 75%
28 November 2024 • Perkembangan Pricing periode Oktober 2024
• Proyeksi Likuiditas November 2024
Jakarta, • Economic Outlook & Macroeconomic Forecast periode November 2024 92%
17 Desember 2024 • Perkembangan Pricing periode November 2024
• Proyeksi Likuiditas Desember 2024
Laporan Singkat Pelaksanaan Tugas Komite ALCO Tahun 2024
Di sepanjang tahun 2024, ALCO telah melaksanakan fungsinya, dengan melaksanakan hal-hal sebagai berikut:
1. Melakukan analisis dan menyampaikan hasil analisis kondisi ekonomi nasional maupun global untuk
penetapan strategi perusahaan.
2. Melakukan analisis likuiditas, terutama analisis sumber dan proyeksi penggunaan dana.
3. Melakukan analisis kondisi pricing MTF meliputi realisasi pricing setiap produk.
4. Menetapkan strategi pembiayaan untuk meningkatkan penetrasi pasar.
B. Komite Kredit
Komite kredit adalah suatu kelompok pejabat Mandiri Tunas Finance yang dapat memberikan keputusan
persetujuan kredit sesuai dengan limit kewenangan masing-masing yang diperoleh melalui Surat Keputusan
WMP/Wewenang Memutus Pembiayaan.
Keanggotaan Komite Kredit
Komite Kredit terdiri dari Komite Kredit Kantor Pusat dan Komite Kredit Kantor Cabang/Unit yang sebagian
besar ditunjuk Direksi untuk memiliki limit WMP.
Komite Kredit Cabang untuk persetujuan kredit baru terdiri atas Credit Head, Sales Head, dan Branch Manager.
Credit Head memberikan rekomendasi hasil analisa dan keputusan dalam sistem E-Star melalui Request for
Credit Approval (RCA) yang terdapat dalam menu Credit “Credit Process”. Sales Head memberikan Review atas
hasil keputusan reject oleh Credit Head sesuai Prinsip “Four Eye Principle”. Branch Manager memiliki limit
kewenangan untuk memberikan keputusan persetujuan kredit.
Komite kredit Kantor Pusat untuk persetujuan kredit baru terdiri atas fungsi sales retail (Regional Manager),
fungsi credit (Area Credit Manager dan Credit Management Division Head), dan Direksi.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 237
Page 238
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Kredit
Komite Kredit dalam setiap memberikan keputusan persetujuan kredit wajib menjalankan fungsinya sebagai
sarana pengendalian risiko dan sarana pengendalian manajemen kredit.
Komite Kredit sebagai sarana pengendalian manajemen risiko mengandung arti bahwa:
• Setiap persetujuan pembiayaan yang dilakukan Komite Kredit dapat diartikan sebagai pernyataan bahwa
customer yang disetujui permohonan pembiayaannya adalah customer yang layak (feasible).
• Setiap persetujuan pembiayaan adalah keputusan dari Komite Kredit untuk menempatkan dana pada suatu
pembiayaan yang memiliki risiko yang sudah termitigasi.
Komite Kredit sebagai sarana proses pengendalian manajemen kredit mengandung arti bahwa:
• Setiap persetujuan Komite Kredit merupakan bagian dalam pengendalian seluruh proses perkreditan.
• Menentukan dan memastikan bahwa tata cara dalam pemberian kredit dapat diberikan secara benar sesuai
dengan prosedur yang ada.
Profil Anggota Komite Kredit
Sesuai narasi pada Keanggotaan Komite Kredit terdiri dari Komite Kredit Kantor Pusat dan Komite Kredit Kantor
Cabang/Unit yang sebagian besar ditunjuk Direksi untuk memiliki limit WMP. Untuk itu, profil satu persatu
anggota Komite Kredit secara detail tidak diungkapkan.
C. Komite Manajemen Risiko
Dengan meningkatnya kegiatan Perseroan, potensi risiko yang dihadapi akan semakin kompleks, sehingga
Perseroan membentuk Komite Manajemen Risiko untuk mendukung Direksi dalam pengawasan dan pengelolaan
seluruh potensi risiko secara efektif. Adapun Potensi Risiko yang dihadapi oleh perseroan meliputi Risiko
Strategis, Risiko Operasional, Risiko Kredit, Risiko Pasar, Risiko Likuiditas, Risiko Hukum, Risiko Kepatuhan dan
Risiko Reputasi.
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Manajemen Risiko yaitu memberikan rekomendasi kepada Direktur Utama
terkait Penerapan Manajemen Risiko, yang meliputi:
1. Penyusunan kebijakan, strategi, dan pedoman penerapan Manajemen Risiko;
2. Perbaikan atau penyesuaian pelaksanaan Manajemen Risiko berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan
Manajemen Risiko;
3. Penetapan hal-hal yang terkait dengan keputusan bisnis yang menyimpang dari prosedur normal;
4. Membuat summary rekomendasi, tindak lanjut dan/atau hasil penerapan Manajemen Risiko.
Keanggotaan Komite Manajemen Risiko
Ketua:
Corporate Finance & Risk Management Director 5. Operational & Corporate Risk Management
Anggota Tetap: Division Head
1. Sales & IT Director 6. Legal & Litigation Division Head
2. Chief Bidang Risk Management Anggota Tidak Tetap:
3. Retail Risk Management Division Head Pejabat senior yang akan diundang sesuai dengan
4. Corporate Secretary Division Head relevansi pembahasan
238 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 239
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Profil Anggota Komite Manajemen Risiko
Profil R. Eryawan Nurhariadi sebagai ketua serta William Francis Indra dan Devi Maladianti sebagai anggota
tetap Komite Manajemen Risiko dapat dilihat bagian Profil Direksi dan Pejabat Eksekutif (Chief) pada bab
Profil Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini. Selain itu, profil Indra Budi Laksana dan Vitriati Hartika sebagai
anggota tetap Komite Manajemen Risiko dapat dilihat bagian Profil Kepala Manajemen Risiko pada bab ini.
Profil Dadan Hamdhani akan turut disampaikan secara detail di Profil Sekretaris Perusahaan pada bab ini.
Berikut untuk profil dari anggota tetap Komite Manajemen Risiko non-direksi.
Berikut disampaikan profil dari anggota Komite Manajemen Risiko.
Arief Aphrian Lambri
Legal & Litigation Division Head
Usia Kewarganegaraan Domisili
50 tahun Indonesia Jakarta Selatan
Riwayat Pendidikan
• Magister (S2) Kenotariatan dari Universitas Indonesia (2021)
• Sarjana (S1) Hukum jurusan Hukum Ekonomi dari Universitas Indonesia (1999)
Riwayat Pekerjaan
• Legal & Litigation Division PT Mandiri Tunas Finance (2024 - sekarang)
• Legal Division PT Mandiri Tunas Finance (2022 - 2024)
• Corsec & Complience Senior Manager PT. Chandra Sakti Utama Leasing (2010 - 2022)
• Legal & Contract Exceutive PT ABB Sakti Industri (2009 - 2010)
• Senior Associate Lawyer Thamrin & Rachman Lawfirm (2006 – 2009)
• Managing Associate Lawyer - Hamdan, Sudjana, Januardi & Partners (2000 - 2004)
Rangkap Jabatan
Di Dalam Perusahaan : Tidak ada
Di Luar Perusahaan : Tidak ada
Rapat Komite Manajemen Risiko
1. Rapat Komite Manajemen Risiko dilaksanakan 4. Hasil Rapat Komite Manajemen Risiko dituangkan
secara periodik (minimal 4 kali dalam setahun). dalam risalah/notula rapat yang ditandatangani
2. Rapat Komite Manajemen Risiko dapat oleh seluruh anggota Komite Manajemen Risiko
dilaksanakan apabila dihadiri oleh lebih dari ½ yang hadir.
(satu per dua) jumlah anggota termasuk Ketua
Komite Manajemen Risiko. Sepanjang tahun 2024, perseroan telah
3. Rapat dipimpin oleh Ketua Manajemen Risiko, menyelenggarakan Rapat Komite Manajemen Risiko
apabila Ketua berhalangan hadir maka rapat sebanyak 4 (empat) kali dengan ringkasan agenda
dapat dipimpin oleh anggota yang ditunjuk. sebagai berikut:
Persentase
Tempat & Tanggal Agenda Kehadiran
Peserta (%)
Jakarta, • Stress Test Q4 2023 100%
2 April 2024 • Risk Appetitte Statement (RAS) Survey
• Update Portofolio Guideline
• Fraud Internal Tahun 2023
• Temuan Quality Assurance (QA) Tahun 2023
• Hasil Control Testing Issue and Action Management Q4 2023
• Update Monitoring pemenuhan dokumen To Be Obtained (TBO) Corporate Fleet
• Tindak Lanjut Penginian Data Debitur
• List Sanksi Regulator Tahun 2023
• Laporan Pengaduan Pelanggan
• Tren dan Mitigasi Laporan Pengaduan
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 239
Page 240
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Persentase
Tempat & Tanggal Agenda Kehadiran
Peserta (%)
Jakarta, • Portfolio Guideline Retail Debitur Wiraswasta 100%
25 Juni 2024 • Perubahan Metodologi Tingkat Kesehatan (RBBR)
• Watchlist Corporate Fleet
• Hasil Audit EY vs Onsite RCO Q1 2024
• Update OD BPKB Waiting > 90 Hari
• Update Konfirmasi QA – Penelponan Emergency Contact
• Update Monitoring Pemenuhan Dokumen TBO Corporate Fleet
• Sanksi Regulator dan Update Pengkinian Data Debitur
• Tren Laporan Pengaduan Pelanggan
• Update Pemberitaan Negatif
Jakarta, • Stress Test Q2 2024 100%
19 September 2024 • Portofolio Corporate Fleet
• Monitoring BPKB Waiting
• Quality Assurance Atas Ketentuan OJK Fasilitas Dana Periode Golive Januari – Juli 2024
• Update Monitoring Pemenuhan Kelengkapan Dokumen Corporate Fleet
• Tren Laporan Pengaduan Pelanggan
• Overview Unit Pelindungan Konsumen
• Update Pemberitaan Negatif
• Sanksi Regulator Periode Juni – Agustus 2024
• Update Implementasi Pelindungan Data Pribadi
Jakarta, • Perubahan Metodologi Tingkat Kesehatan (RBBR) Mandiri Tunas Finance periode Semester II 2024 100%
9 Desember 2024 • Relook Proses Bisnis MTF Corporate Wide
• Progress Implementasi New BCM 2024
• Update Progress & Action Plan Implementasi PDP di MTF
• Tren Laporan Pengaduan Pelanggan
Laporan Singkat Pelaksanaan Tugas Komite Manajemen Risiko
Di sepanjang tahun 2024, Komite Manajemen Risiko telah melaksanakan fungsinya dengan melaksanakan hal-
hal sebagai berikut:
1. Mengawasi implementasi kebijakan dan prosedur manajemen risiko
2. Mengidentifikasi risiko potensial yang dapat mempengaruhi perseroan
3. Mengembangkan strategi dan rencana untuk mengelola risiko, termasuk mitigasi, transfer, penerimaan,
atau penghindaran risiko
4. Memastikan bahwa strategi manajemen risiko selaras dengan tujuan dan strategi organisasi
5. Menyediakan laporan berkala kepada dewan direksi mengenai status risiko dan efektivitas program
manajemen risiko
6. Memastikan bahwa informasi risiko dikomunikasikan secara efektif kepada semua pihak yang berkepentingan
D. Komite Anti Fraud
Sejalan dengan penerapan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 12 tahun 2024 yang telah diundangkan pada
tanggal 31 Juli 2024 serta penerapan Good Corporate Governance (GCG), Mandiri Tunas Finance membentuk
Komite Anti Fraud dengan dasar untuk dapat membantu Direksi dan Dewan Komisaris atas penerapan Strategi
Anti Fraud di Perusahaan. Komite ini merupakan salah satu bentuk komitmen Manajemen untuk menerapkan
budaya kerja Perusahaan dalam melawan fraud pada seluruh lini. Keanggotaan Komite Anti Fraud dibentuk
dengan dasar pertimbangan bahwa fungsi-fungsi tersebut memiliki peranan dalam mencegah, mendeteksi,
menginvestigasi dan menindaklanjuti fraud di Perusahaan. Komposisi anggota Komite Anti Fraud terdiri dari:
1. Ketua Komite Anti Fraud:
Corporate Secretary Div. Head b. HC Learning Division Head
2. Wakil Ketua Komite Anti Fraud: c. Recovery & Litigation Division Head
Corporate Audit Div. Head d. Retail Risk Management Division Head
3. Anggota Komite Anti Fraud: e. Corporate Risk Management Division Head
a. Human Capital Division Head f. Legal Division Head
240 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 241
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Profil Anggota Komite Anti Fraud
Berikut disampaikan profil dari anggota Komite Anti Fraud.
Dadan Hamdhani
Ketua Komite Anti Fraud
Usia Kewarganegaraan Domisili
50 tahun Indonesia Jakarta Selatan
Dasar Hukum Pengangkatan
Surat Keputusan No. 007/SK-DIR/MTF/VIII/2023
Masa Jabatan
Sejak 14 Agustus 2023
Periode
Ke-1
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S1) Hukum jurusan Ilmu Hukum dari Universitas Langlangbuana (2002)
Riwayat Pekerjaan
• Corporate Secretary Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2024 - sekarang)
• Human Capital Learning Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2023 - 2024)
• Human Capital Recruitment & Industrial Relation Department Head PT Mandiri Tunas Finance (2020 - 2023)
• Human Resources Operations Department Head PT Mandiri Tunas Finance (2013 - 2020)
• Human Capital Personnel Department Head PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (2005 - 2013)
Rangkap Jabatan
Di Dalam Perusahaan : Tidak ada
Di Luar Perusahaan : Tidak ada
Keahlian/Sertifikasi
• Human Capital Sertification
• Pelatihan Sertifikasi Dasar Pembiayaan - Managerial
Bayu Mario
Wakil Ketua Komite Anti Fraud
Usia Kewarganegaraan Domisili
54 tahun Indonesia Tangerang
Dasar Hukum Pengangkatan
Surat Keputusan No. 007/SK-DIR/MTF/VIII/2023
Masa Jabatan
Sejak 14 Agustus 2023
Periode
Ke-1
Riwayat Pendidikan
• Magister (S2) Manajemen dari Universitas Trisakti (2003)
• Sarjana (S1) Ekonomi jurusan Akuntansi dari Universitas Sriwijaya (1996)
Riwayat Pekerjaan
• PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (1999-2022) sebagai Auditor, Quality Assurance & Control, Credit Operation, Mandiri University
• PT Bank Dagang Negara (1996) sebagai Officer Development Program
Rangkap Jabatan
Di Dalam Perusahaan : Tidak ada
Di Luar Perusahaan : Tidak ada
Keahlian/Sertifikasi
• Sertifikasi Qualified Internal Auditor (QIA) oleh Yayasan Pendidikan Internal Audit (YPIA) 1998
• Certified Fraud Examiner (CFE) oleh Association of Certified Fraud Examiners (ACFE) - 2011
• Certified Chartered Accountant (CA) oleh Ikatan Akuntan Indonesia - 2021
• Sertifikasi Manajemen Risiko Level 3 oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) - 2018
• Sertifikasi Audit Internal - Supervisor oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) – 2015
• Sertifikasi ISO 37001 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) - 2024
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 241
Page 242
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Anti Fraud
Komite Anti Fraud dibentuk dengan tujuan untuk melaksanakan fungsi pengendalian, pengawasan, penanganan
atas kejadian risiko Perseroan termasuk kejadian fraud atas pelaporan yang terdeteksi oleh Perseroan. Secara
rinci, tugas dan tanggung jawab dari Komite Anti Fraud adalah sebagai berikut:
1. Membuat summary atas hasil evaluasi penerapan strategi Anti Fraud termasuk pelaporan temuan fraud
sebagai sarana untuk pelaporan kepada Direksi dan Dewan Komisaris
2. Membahas kejadian fraud dengan memperhatikan faktor-faktor seperti :
a. Penyebab utama kejadian fraud, baik dari aspek kepegawaian, sistem, prosedur maupun pihak eksternal
b. Dampak finansial yang ditimbulkan kepada pihak-pihak baik internal maupun eksternal
c. Kemampuan dan kemauan unit kerja terkait untuk mematuhi ketentuan
d. Frekuensi dan kemungkinan berulangnya kejadian serupa
e. Kecukupan pengawasan dan ketersediaan alat kontrol
f. Potensi pencegahan fraud di masa yang akan datang
3. Memantau kepatuhan terhadap pelaksanaan etika kerja
4. Melakukan evaluasi secara menyeluruh dan berkesinambungan terhadap data dan kejadian fraud
5. Menetapkan Langkah-langkah perbaikan, kontrol dan proses bisnis atas kejadian fraud agar tidak terulang
Rapat Komite Anti Fraud
Sesuai dengan tugas dan tanggung jawab dari Komite Anti Fraud, Rapat Komite Anti Fraud membahas seluruh
indikasi fraud yang terdeteksi oleh alat deteksi fraud Perseroan, seperti Whistleblowing System, Fraud
Detection System, dan Pemeriksaan Mendadak dan didiskusikan dengan seluruh anggota Komite beserta
departemen terkait. Pembahasan pada rapat tersebut juga memaparkan terkait dengan analisa serta bukti
pendukung lainnya untuk selanjutnya ditindaklanjuti dalam bentuk investigasi khusus, rekomendasi sanksi
serta rencana perbaikan atas kelemahan yang terjadi.
Sepanjang tahun 2024, rapat Komite Anti Fraud dilaksanakan sebanyak 5 kali sesuai dengan mekanisme yang
berlaku di Perseroan. Pembahasan yang dilakukan dalam rapat Komite Anti Fraud adalah:
1. Pembahasan atas indikasi fraud yang terdeteksi oleh Alat Deteksi Fraud Perseroan
2. Pembahasan rekomendasi perbaikan atas kelemahan yang terjadi fraud
Laporan Singkat Pelaksanaan Tugas Komite Anti Fraud Tahun 2024
Komite Anti Fraud telah menjalankan fungsinya sebagai pengendali dan pelaksana Strategi Anti Fraud di
Perseroan dengan menjalankan 4 (empat) pilar Strategi Anti Fraud yang sudah selaras dengan Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 12 tahun 2024, dengan detail sebagai berikut:
• Pilar 1 – Pencegahan
Pelaksanaan kegiatan peningkatan awareness karyawan terhadap fraud dengan bentuk sosialisasi serta
publikasi Anti Fraud kepada karyawan internal maupun eksternal Perseroan dan deklarasi integritas dari
seluruh Karyawan di Perseroan.
• Pilar 2 – Deteksi
Penggunaan alat deteksi fraud Perseroan seperti Whistleblowing System, Fraud Detection System,
Pemeriksaan Mendadak (Surprise Audit) dan Surveillance System untuk mendeteksi lebih dulu atas indikasi
Fraud yang terjadi di Perseroan.
• Pilar 3 – Investigasi, Pelaporan dan Sanksi
Pada pilar ini, pelaksanaan investigasi dilakukan apabila diperlukannya pendalaman atas indikasi fraud yang
ditemukan oleh alat deteksi fraud Perseroan. Perseroan juga melaporkan penerapan Strategi Anti Fraud
kepada manajemen Perseroan, regulator serta pihak terkait lainnya. Pemberian sanksi juga diberikan kepada
karyawan yang terlibat fraud dalam rangka pemberian efek jera dan mencegah fraud yang akan datang.
242 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 243
>> Tata Kelola Perusahaan
05
• Pilar 4 – Pemantauan, Evaluasi dan Tindak Lanjut Pelaksanaan
Pada pilar ini adalah untuk memantau dan mengevaluasi keseluruhan kelemahan yang mengakibatkan fraud,
dan memberikan tindak lanjut perbaikan terhadap kelemahan agar tidak terjadi kejadian fraud berulang.
E. Komite Pengarah Teknologi Informasi
Dalam rangka mendukung efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi maka Perseroan membentuk
komite yang bertugas membantu Direksi dalam memberikan arahan dan memantau kegiatan pelaksanaan
kerangka kerja, kebijakan dan penerapan manajemen risiko dalam penggunaan Teknologi Informasi sesuai
dengan POJK No. 4/ POJK.05/2021 guna mendukung pengembangan usaha serta bisnis termasuk kelangsungan
pelayanan terhadap debitur.
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Pengarah Teknologi Informasi
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Pengarah Teknologi Informasi adalah merekomendasikan kepada Direksi
terkait penerapan teknologi informasi yang meliputi:
1. Rencana pengembangan Teknologi informasi yang sejalan dengan kegiatan usaha.
2. Perumusan kebijakan dan prosedur Teknologi Informasi.
3. Kesesuaian pelaksanaan proyek Teknologi Informasi yang disetujui dengan rencana pengembangan
Teknologi Informasi.
4. Kesesuaian Teknologi Informasi dengan kebutuhan sistem informasi manajemen serta kebutuhan
kegiatan bisnis.
5. Efektivitas mitigasi risiko atas investasi pada sektor teknologi informasi agar investasi memberikan
kontribusi terhadap pencapaian tujuan bisnis.
6. Pemantauan atas kinerja Teknologi Informasi dan upaya peningkatan kinerja teknologi Informasi.
7. Upaya penyelesaian berbagai masalah terkait Teknologi Informasi yang tidak dapat diselesaikan oleh unit
kerja terkait secara efektif, efisien, dan tepat waktu.
8. Kecukupan dan alokasi sumber daya Teknologi Informasi.
Keanggotaan Komite Pengarah Teknologi Informasi
Keanggotaan Komite Pengarah Teknologi Informasi adalah sebagai berikut:
1. Ketua:
Direktur Bidang Teknologi Informasi f. Strategic Marketing & Communication
2. Anggota Tetap: Division Head
a. Chief Bidang Risk Management g. Corporate Planning & Performance
b. Information Technology Division Head Management Division Head
c. Retail Risk Management Division Head h. Information Technology Deputy Division Head
d. Operational & Corporate Risk Management 3. Anggota Tidak Tetap:
Division Head Pejabat senior yang akan diundang sesuai dengan
e. Strategic Digital Deputy Division Head relevansi pembahasan.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 243
Page 244
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Profil Anggota Komite Pengarah Teknologi Informasi
Profil William Francis Indra sebagai ketua Komite Pengarah Teknologi Informasi dapat dilihat bagian profil Direksi
dan Devi Maladianti sebagai anggota tetap Komite Pengarah Teknologi Informasi dapat dilihat bagian profil
Pejabat Eksekutif (Chief) pada bab Profil Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
Selain itu, profil anggota tetap Komite Pengarah Teknologi Informasi lainnya dapat dilihat di bagian lain pada
bab Tata Kelola Perusahaan ini. Profil anggota tetap tersebut antara lain profil Camar Sativa dan Citra Judith
pada bagian Profil Anggota ALCO, profil Indra Budi Laksana dan Vitriati Hartika pada bagian Profil Kepala
Manajemen Risiko, serta profil Kanda Octaviano pada bagian Pembentukan Divisi Teknologi Informasi sebagai
Divisi Pengelola IT.
Rapat Komite Pengarah Teknologi Informasi
1. Rapat Komite Pengarah Teknologi Informasi dilaksanakan secara periodik (minimal 4 kali dalam setahun).
2. Rapat Komite Pengarah Teknologi Informasi dapat dilaksanakan apabila dihadiri oleh lebih dari ½ (satu per
dua) jumlah anggota termasuk Ketua Komite Pengarah Teknologi Informasi.
3. Rapat dipimpin oleh Ketua Komite Pengarah Teknologi Informasi, apabila Ketua berhalangan hadir maka
rapat dapat dipimpin oleh anggota yang ditunjuk.
4. Hasil Rapat Komite Pengarah Teknologi Informasi dituangkan dalam risalah/notula rapat yang ditandatangani
oleh seluruh anggota Komite Pengarah Teknologi Informasi yang hadir.
Sepanjang tahun 2024, Perseroan telah menyelenggarakan Rapat Komite Pengarah Teknologi Informasi sebanyak
4 (empat) kali dengan ringkasan agenda sebagai berikut:
Persentase
Tempat & Tanggal Agenda Kehadiran
Peserta (%)
Online Meeting, 27 Maret 2024 Meeting KPTI Ke 1 Tahun 2024 100%
Ruang Meeting BOD Lt.3A, 02 Juli 2024 Meeting KPTI Ke 2 Tahun 2024 100%
Ruang Meeting BOD Lt.3A, 30 September 2024 Meeting KPTI Ke 3 Tahun 2024 100%
Ruang Meeting BOD Lt.3A, 09 Desember 2024 Meeting KPTI Ke 4 Tahun 2024 100%
Laporan Singkat Pelaksanaan Tugas Komite Pengarah Teknologi Informasi Tahun 2024
Selama tahun 2024, Komite Pengarah Teknologi Informasi telah melaksanakan 4 (empat) kali rapat dengan
pembahasan strategi teknologi informasi yang diperlukan keputusan dari manajemen. Untuk pembahasan rapat
dapat dilihat pada data agenda rapat sebagaimana informasi di atas.
244 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 245
>> Tata Kelola Perusahaan
05
F. Sekretaris Perseroan
Sekretaris Perusahaan memastikan bahwa Perseroan mematuhi peraturan tentang persyaratan keterbukaan
sejalan dengan penerapan prinsip-prinsip GCG; memberikan informasi yang dibutuhkan oleh Direksi secara
berkala dan/atau sewaktu-waktu apabila diminta; menata usahakan serta menyimpan dokumen Perseroan;
serta menjadi penghubung atau liaison officer Perseroan untuk berhubungan dengan pihak di luar Perseroan.
Keberadaan Sekretaris Perusahaan diatur dalam Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris
Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik.
Pihak yang Mengangkat dan Memberhentikan Sekretaris Perusahaan
Sekretaris Perusahaan diangkat dan diberhentikan oleh keputusan Direksi berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan (POJK) Nomor 35 Tahun 2014 tentang Sekretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik Pasal 3
Ayat 1 serta mekanisme internal Perseroan dengan persetujuan Dewan Komisaris dan bertanggung jawab dan
melaporkan kegiatannya langsung kepada Direktur Utama. Sekretaris Perusahaan dilarang merangkap jabatan
apa pun pada emiten lain atau perusahaan publik.
Kualifikasi Pejabat Sekretaris Perusahaan
Sekretaris Perusahaan mengemban misi untuk mendukung terciptanya citra Perseroan yang baik secara
konsisten dan berkesinambungan melalui pengelolaan program komunikasi yang efektif kepada segenap
pemangku kepentingan. Persyaratan sebagai Sekretaris Perusahaan, paling kurang:
1. Cakap melakukan perbuatan hukum;
2. Memiliki pengetahuan dan pemahaman di bidang hukum, keuangan dan tata kelola perusahaan;
3. Memahami kegiatan usaha Perusahaan;
4. Memiliki kemampuan berkomunikasi dengan baik;
5. Berdomisili di Indonesia.
Pejabat Sekretaris Perusahaan
Dadan Hamdhani
Sekretaris Perusahaan
Usia Kewarganegaraan Domisili
50 tahun Indonesia Tangerang Selatan
Dasar Hukum Pengangkatan
Surat Keputusan Direksi No. 00131/SK-HCP.SVC/HC/III/2024
Masa Jabatan
Sejak 1 April 2024
Periode
Ke-1
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S1) Hukum jurusan Ilmu Hukum dari Universitas Langlangbuana (2002)
Riwayat Pekerjaan
• Corporate Secretary Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2024 - sekarang)
• Human Capital Learning Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2023 - 2024)
• Human Capital Recruitment & Industrial Relation Department Head PT Mandiri Tunas Finance (2020 - 2023)
• Human Resources Operations Department Head PT Mandiri Tunas Finance (2013 - 2020)
• Human Capital Personnel Department Head PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (2005 - 2013)
Rangkap Jabatan
Di Dalam Perusahaan : Tidak ada
Di Luar Perusahaan : Tidak ada
Keahlian/Sertifikasi
• Human Capital Sertification
• Pelatihan Sertifikasi Dasar Pembiayaan - Managerial
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 245
Page 246
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Struktur Organisasi Sekretaris Perusahaan
Secara struktural, Sekretaris Perusahaan berada 1 (satu) tingkat di bawah Direksi dan bertanggung jawab langsung
kepada Direktur Utama. Sekretaris Perusahaan sendiri membawahi Corporate Communication Department Head,
Office of the Board Department Head, dan Anti Fraud Department Head. Dengan adanya Sekretaris Perusahaan,
diharapkan dapat membantu Direksi dalam menjalankan pengelolaan informasi Perusahaan dan memastikan
bahwa Perusahaan mematuhi peraturan tentang persyaratan keterbukaan sejalan dengan penerapan prinsip-
prinsip GCG.
President Director
Corporate Secretary Division Head
Corporate Secretary Deputy
Division Head
Corporate Communication Office of the Board Anti Fraud
Department Head Department Head Department Head
Hingga akhir tahun 2024, jumlah karyawan Corporate Secretary Division adalah sebagai berikut:
Jabatan Jumlah Karyawan (orang)
Kepala Divisi 1
Deputy Kepala Divisi 1
Kepala Departemen 3
Supervisor 13
Staf 1
Jumlah 19
Pedoman Kerja Sekretaris Perusahaan
Dalam mendukung kerja Sekretaris Perusahaan, telah diterbitkan Pedoman Kerja Sekretaris Perusahaan No. 03/
PGN/06/2016 yang telah diterbitkan tanggal 23 Desember 2016 dan telah melalui perbaikan/revisi pada tanggal 14
Desember 2018, telah disetujui oleh Direksi Perseroan.
Fungsi dan Tugas Sekretaris Perusahaan
Fungsi, tugas dan tanggung jawab Sekretaris Perusahaan adalah sebagai berikut:
Fungsi
Merencanakan, mengkoordinasikan, dan mengendalikan seluruh aspek kegiatan Perseroan yang meliputi corporate
communication, corporate social responsibility, penanganan keluhan konsumen, corporate action, kepatuhan
terhadap regulasi, pelaksanaan tata kelola perusahaan yang baik termasuk sebagai penghubung kepada shareholders,
stakeholders, dan regulator untuk meningkatkan tata kelola dan kepatuhan Perseroan terhadap regulasi.
246 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 247
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Tugas dan Tanggung Jawab
1. Mengikuti perkembangan Pasar Modal khususnya peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang
Pasar Modal.
2. Memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan Komisaris untuk mematuhi ketentuan peraturan perundang-
undangan di bidang Pasar Modal.
3. Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam pelaksanaan tata kelola perusahaan yang meliputi:
a. Keterbukaan informasi kepada masyarakat, termasuk ketersediaan informasi pada Situs Web Perseroan;
b. Penyampaian laporan kepada Otoritas Jasa Keuangan tepat waktu;
c. Penyelenggaraan dan dokumentasi Rapat Umum Pemegang Saham;
d. Penyelenggaraan dan dokumentasi rapat Direksi dan/atau Dewan Komisaris; dan
e. Pelaksanaan program orientasi terhadap Perseroan bagi Direksi dan/atau Dewan Komisaris.
i. Sebagai penghubung antara Perseroan dengan Pemegang Saham, Otoritas Jasa Keuangan, dan
Pemangku Kepentingan lainnya.
ii. Merencanakan, mengkoordinasikan dan memastikan pelaksanaan Corporate Action seperti RUPS, Public
Expose, CSR, pembagian dividen, dan Penerbitan Obligasi/MTN agar terlaksana dengan baik dan lancar.
iii. Memastikan anggaran dasar, perijinan-perijinan, dan perjanjian-perjanjian yang dibuat oleh Perseroan
telah sesuai dengan peraturan yang berlaku.
iv. Mengawasi dan mengkoordinasikan whistleblowing system untuk mengefektifkan pengendalian internal.
v. Memastikan fungsi People Management di divisi Corporate Secretary, berjalan lancar.
Pengembangan Kompetensi Sekretaris Perusahaan
Perseroan memfasilitasi pelaksanaan program pengembangan bagi Sekretaris Perusahaan dalam rangka
meningkatkan kompetensi. Program ini diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap produktivitas dan
efektivitas kinerja Sekretaris Perusahaan. Kegiatan peningkatan kompetensi yang diikuti oleh Corporate Secretary
Division Head pada tahun 2024 adalah sebagai berikut:
Peserta Jenis /Materi Pelatihan Penyelengara Waktu & Tempat
Dadan Hamdhani Kick Off Anti Fraud MTF Jakarta, 15-Nov-24
Transformational Leadership Zulkifli Zaini Bogor, 03-Dec-24
Pelatihan Sertifikasi Dasar Pembiayaan - Manajerial LSPPI Jakarta, 23-Jan-25
Pelaksanaan Tugas Sekretaris Perusahaan 2024
Secara umum, kegiatan yang telah dilakukan Sekretaris Perusahaan di sepanjang tahun 2024, di antaranya adalah:
1. Menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2023 dan Rapat Umum Pemegang
Saham Luar Biasa di Tahun 2024;
2. Menyelenggarakan kegiatan Rapat Direksi dan Rapat Dewan Komisaris secara rutin;
3. Melakukan pelaporan yang menjadi kewajiban Perseroan terhadap Regulator;
4. Menjalin relasi dengan pihak eksternal, khususnya pemangku kepentingan;
5. Melaksanakan event Perseroan, baik event internal dan eksternal;
6. Melaksanakan kegiatan Corporate Social Responsibility, Literasi dan Inklusi keuangan;
7. Membina hubungan dengan media massa dan monitoring pemberitaan;
8. Mengelola dan memperbarui konten situs web Perseroan;
9. Melakukan dalam kegiatan penghargaan publik dan partisipasi sponsor;
10. Melakukan reviu dan merekomendasikan penginian serta penyempurnaan kebijakan, ketentuan maupun sistem
prosedur yang dimiliki oleh Perseroan agar sesuai dengan ketentuan/regulasi dan peraturan perundang-
undangan yang berlaku; dan
11. Menangani keluhan pelanggan dan membuat pelaporan wajib secara rutin.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 247
Page 248
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
PUBLIKASI INFORMASI
PERUSAHAAN
Perseroan berkomitmen untuk senantiasa menjalankan prinsip keterbukaan informasi Perseroan dengan
mempublikasikan berbagai kegiatan atau informasi mengenai Perseroan sepanjang tahun buku 2024. Hal ini
sesuai dengan Peraturan Bapepam dan LK No. X.K.1 (Keputusan Ketua Bapepam dan LK No. Kep-86/PM/1996
tertanggal 24 Januari 1996) dan Peraturan Bursa Efek Jakarta No. I-E.IV (Keputusan Direksi PT Bursa Efek
Jakarta No. Kep-306/BEJ/07-2004 tertanggal 19 Juli 2004). Pengungkapan informasi material dilakukan
Perseroan melalui laporan ataupun siaran pers.
LAPORAN KEUANGAN BULANAN
PERUSAHAAN PEMBIAYAAN
Berdasarkan Peraturan OJK No. 3/POJK.05/2013 tentang Laporan Bulanan Lembaga Jasa Keuangan
Non Bank dan Surat Edaran OJK No. 26/SEOJK.05/2019 tentang Perubahan atas Surat Edaran OJK No.
3/SEOJK.05/2016 tentang Laporan Bulanan Perusahaan Pembiayaan, Perusahaan Pembiayaan wajib
mengirimkan Laporan Bulanan kepada OJK paling lambat tanggal 10 setiap bulannya. Selama tahun 2024,
Perseroan telah melaporkan kepada OJK Laporan Keuangan Bulanan secara tepat waktu dan sesuai dengan
ketentuan yang berlaku, sebagai berikut:
Periode Bulan Laporan Tahun 2024 Tanggal Pengiriman Laporan
Januari 07 Februari 2024
Februari 08 Maret 2024
Maret 09 April 2024
April 08 Mei 2024
Mei 07 Juni 2024
Juni 08 Juli 2024
Juli 08 Agustus 2024
Agustus 06 September 2024
September 08 Oktober 2024
Oktober 08 November 2024
November 09 Desember 2024
Desember 09 Januari 2025
248 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 249
>> Tata Kelola Perusahaan
05
KEWAJIBAN PENYAMPAIAN
DATA UTANG VALUTA ASING
Berdasarkan Surat OJK No. S-30/PM.2/2013 tanggal 7 Februari 2013 dan No. S-124/PM.23/2013 tanggal
27 Februari 2013 perihal Permintaan Data Hutang/Kewajiban Dalam Valuta Asing, Emiten atau Perusahaan
Publik diminta untuk menyampaikan:
1. Laporan mengenai jumlah hutang/kewajiban dalam valuta asing
2. Proyeksi pembayaran hutang/kewajiban dalam valuta asing per bulan
3. Informasi jatuh tempo hutang/kewajiban dalam valuta asing Dalam hal emiten tidak mempunyai atau
memiliki hutang/kewajiban dalam valuta asing, emiten diminta untuk tetap melaporkan kepada OJK dengan
menggunakan formulir yang telah ditentukan. Laporan tersebut di atas wajib disampaikan kepada OJK paling
lambat tanggal 10 setiap bulannya dengan menggunakan formula sebagaimana terlampir dalam surat OJK No.
S-30/PM.2/2013 tanggal 7 Februari 2013 tersebut.
Sepanjang tahun 2024, Perseroan telah melaporkan kepada OJK Laporan hutang/kewajiban dalam valuta
asing secara tepat waktu dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sebagai berikut:
Periode Bulan Laporan Tahun 2024 Tanggal Pengiriman Laporan
Januari 06 Februari /2024
Februari 05 Maret 2024
Maret 16 April 2024
April 07 Mei 2024
Mei 06 Juni 2024
Juni 09 Juli 2024
Juli 06 Agustus 2024
Agustus 05 September 2024
September 04 Oktober 2024
Oktober 06 November 2024
November 05 Desember 2024
Desember 07 Januari 2025
KEGIATAN MEMBINA HUBUNGAN
DENGAN MEDIA MASSA
Perseroan senantiasa membina hubungan baik dengan Media Massa sebagai mitra dalam penyebaran
informasi tentang kondisi perusahaan. Perseroan secara berkala menggelar kegiatan bersama media massa
guna meningkatkan komunikasi dengan melakukan berbagai kegiatan.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 249
Page 250
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
PENGELOLAAN AKSES INFORMASI
DAN DATA PERSEROAN
Perseroan senantiasa memberikan kemudahan bagi para pemangku kepentingan untuk mengakses informasi
dan data Perseroan melalui situs web www.mtf.co.id. Selain sebagai sarana penyebaran informasi kepada
publik, situs web ini juga merupakan upaya Perseroan dalam menerapkan praktik GCG dan transparansi
kepada seluruh pemangku kepentingan.
PENGELOLAAN
SITUS WEB
Sesuai dengan Peraturan OJK No. 8/POJK.04/2015 tentang Situs Web Emiten dan Perusahaan Publik,
Perseroan telah memiliki situs web resmi yang mencerminkan identitas Perseroan dan dapat diakses melalui
www.mtf.co.id. Situs web Perseroan terbagi ke dalam 2 (dua) platform, yaitu situs web produk dan jasa
dengan alamat www.mtf.co.id yang dikelola oleh Divisi Strategic Marketing & Communication, dan situs web
korporasi dengan alamat www.mtf.co.id/korporat yang dikelola oleh Sekretaris Perusahaan.
Perseroan secara berkala memperbarui situs web untuk senantiasa memberikan informasi terbaru terkait
Perseroan kepada para pemangku kepentingan serta dalam rangka memenuhi peraturan perundang-
undangan yang berlaku. Situs web Perseroan juga menyediakan nomor kontak serta alamat email dan
pos yang dapat dihubungi untuk komunikasi selanjutnya dengan para pemangku kepentingan. Perseroan
telah berupaya melakukan penyesuaian terhadap situs web Perseroan berdasarkan Peraturan OJK No. 8/
POJK.04/2015.
Di bawah ini tersaji kesesuaian konten situs web korporasi Perseroan www.mtf.co.id/korporat dengan
Peraturan OJK No. 8/POJK.04/2015 tentang Situs Web Emiten atau Perusahaan Publik.
Kesesuaian dengan
POJK No. 8/POJK.04/2015 tentang Situs Web MTF
No. Keterangan
Situs Web Emiten atau Perusahaan Publik
Ya Tidak N/A
Ketentuan Umum
1. Emiten atau Perusahaan Publik telah memiliki Situs Web. Akses web melalui: www.
✓ mtf.co.id dan www.mtf.co.id/
korporat/id
2. a. Situs Web Emiten atau Perusahaan Publik telah dibuat • POJK No. 8/POJK.04/2015
dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan. ✓ • POJK No. 31/POJK.04/2015
• POJK No. 29/POJK.04/2016
b. Situs Web telah memiliki alamat Situs Web yang mencerminkan
✓ Ya
identitas Emiten atau Perusahaan Publik.
3. a. Situs Web Emiten atau Perusahaan Publik telah menyajikan
informasi dalam Bahasa Indonesia dan bahasa asing, dengan
✓ Ya
ketentuan bahasa asing yang digunakan paling kurang
bahasa Inggris.
250 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 251
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Kesesuaian dengan
POJK No. 8/POJK.04/2015 tentang Situs Web MTF
No. Keterangan
Situs Web Emiten atau Perusahaan Publik
Ya Tidak N/A
b. Informasi yang disajikan dalam bahasa asing telah memuat
informasi yang sama dengan informasi yang disajikan dalam ✓ Ya
Bahasa Indonesia.
Informasi yang Dimuat dalam Situs Web
4 a. Situs Web telah memuat informasi mengenai Emiten atau
Perusahaan Publik yang terbuka untuk umum, aktual, dan ✓ Ya
terkini.
b. Informasi sebagaimana dimaksud pada huruf a telah
memenuhi ketentuan sebagai berikut:
1. Disajikan dengan benar dan tidak menyesatkan mengenai
✓ Ya
keadaan Emiten atau Perusahaan Publik;
2. Disajikan secara jelas sehingga mudah dipahami; dan ✓ Ya
3. Dapat diakses setiap saat oleh semua pihak. ✓ Ya
Informasi umum Emiten atau Perusahaan Publik
5 Hal- hal yang wajib diungkapkan antara lain:
a. Nama, alamat dan kontak kantor pusat dan/atau kantor
perwakilan Emiten atau Perusahaan Publik, dan alamat pabrik Alamat kantor pusat dan
✓
(jika ada) yang paling kurang meliputi nomor telepon, nomor kantor cabang telah tersedia
faksimile, dan alamat surat elektronik yang dapat dihubungi;
b. Riwayat singkat Emiten atau Perusahaan Publik; ✓ Sudah ada
c. Struktur organisasi Emiten atau Perusahaan Publik; Diperbarui tanggal 6 Februari
✓
2025
d. Struktur kepemilikan Emiten atau Perusahaan Publik, meliputi:
1. Uraian tentang nama pemegang saham dan persentase MTF merupakan Perusahaan
kepemilikannya setiap akhir bulan; non terbuka, sehingga
✓
informasi kepemilikan saham
tidak berubah
2. Informasi mengenai pemegang saham utama dan
pengendali Emiten atau Perusahaan Publik, baik langsung
✓ Sudah tersedia
maupun tidak langsung, sampai kepada pemilik individu,
yang disajikan dalam bentuk skema atau diagram; dan
3. Nama entitas anak, perusahaan asosiasi, perusahaan
ventura bersama dimana Emiten atau Perusahaan
Tidak ada karena Perusahaan
Publik memiliki pengendalian bersama entitas, beserta ✓
tidak memiliki anak usaha
persentase kepemilikan saham, bidang usaha, dan status
operasi perusahaan tersebut (jika ada);
e. Struktur grup Emiten atau Perusahaan Publik dalam bentuk
bagan yang paling kurang meliputi perusahaan dalam Tersedia struktur grup Bank
✓
grup Emiten atau Perusahaan Publik yang berada dalam Mandiri dan Tunas Ridean
pengawasan Otoritas Jasa Keuangan;
f. Profil Direksi, Dewan Komisaris, komite, dan Sekretaris
Perusahaan paling kurang meliputi:
1. foto; ✓ -
2. nama; ✓ -
3. riwayat jabatan, termasuk rangkap jabatan; ✓ -
4. riwayat pendidikan; dan ✓ -
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 251
Page 252
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Kesesuaian dengan
POJK No. 8/POJK.04/2015 tentang Situs Web MTF
No. Keterangan
Situs Web Emiten atau Perusahaan Publik
Ya Tidak N/A
5. hubungan Afiliasi anggota Direksi dan anggota
Dewan Komisaris dengan anggota Direksi dan/atau
✓ -
anggota Dewan Komisaris lainnya, serta pemegang
saham (jika ada);
g. Nama dan alamat:
1. Akuntan Publik yang mengaudit laporan keuangan
✓ -
Emiten atau Perusahaan Publik dalam tahun berjalan;
2. Pemeringkat Efek (jika ada); ✓ -
3. Wali Amanat (jika ada); dan/atau ✓ -
4. Biro Administrasi Efek (jika ada); dan ✓ -
h. Dokumen Anggaran Dasar. ✓ Sudah tersedia
Informasi bagi pemodal atau investor
6 Hal-hal yang wajib diungkapkan antara lain:
Informasi bagi pemodal atau investor hal-hal yang wajib
diungkapkan antara lain:
a. Prospektus Penawaran Umum; ✓ Sudah tersedia
b. Laporan tahunan, untuk periode 5 (lima) tahun buku
✓ Sudah tersedia
terakhir; dan
c. Informasi keuangan, paling kurang meliputi:
1. Laporan keuangan tahunan, untuk periode 5 (lima) tahun
✓ Sudah tersedia
buku terakhir;
2. Laporan keuangan tengah tahunan, untuk periode 5
✓ Sudah tersedia
(lima) tahun buku terakhir; dan
3. Ikhtisar data keuangan penting, dalam bentuk
perbandingan untuk 5 (lima) tahun buku terakhir yang ✓ Sudah tersedia
paling kurang memuat:
a) pendapatan; ✓ -
b) laba bruto; ✓ -
c) laba (rugi); ✓ -
d) jumlah laba (rugi) yang dapat diatribusikan
kepada pemilik entitas induk dan ✓ -
kepentingan non pengendali;
e) total laba (rugi) komprehensif; ✓ -
f) jumlah laba (rugi) komprehensif yang dapat
diatribusikan kepada pemilik entitas induk dan ✓ -
kepentingan non pengendali;
g) laba (rugi) per saham; ✓ -
h) jumlah aset; ✓ -
i) jumlah liabilitas; ✓ -
j) jumlah ekuitas; ✓ -
k) rasio laba (rugi) terhadap jumlah aset; ✓ -
l) rasio laba (rugi) terhadap ekuitas; ✓ -
m) rasio laba (rugi) terhadap pendapatan; ✓ -
252 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 253
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Kesesuaian dengan
POJK No. 8/POJK.04/2015 tentang Situs Web MTF
No. Keterangan
Situs Web Emiten atau Perusahaan Publik
Ya Tidak N/A
n) rasio lancar; ✓ -
o) rasio liabilitas terhadap ekuitas; ✓ -
p) rasio liabilitas terhadap jumlah aset; dan ✓ -
q) informasi dan rasio keuangan lainnya yang relevan
✓ -
dengan perusahaan dan jenis industrinya;
d. Informasi Rapat Umum Pemegang Saham, paling kurang
meliputi:
1. Pengumuman dan pemanggilan; ✓ -
2. Bahan mata acara yang dibahas dalam
✓ Sudah tersedia.
Rapat Umum Pemegang Saham;
3. Riwayat hidup calon anggota Direksi dan Dewan Komisaris Terdapat pergantian Dewan
apabila terdapat mata acara pengangkatan atau ✓ Komisaris dalam RUPS di
penggantian anggota Direksi dan Dewan Komisaris; dan tahun 2024
4. Ringkasan risalah Rapat Umum Pemegang Saham; ✓
e. Informasi saham, paling kurang meliputi:
1. Jumlah saham beredar; Data berupa informasi
✓
komposisi saham
2. Pemecahan saham (jika ada); ✓ -
3. Penggabungan saham (jika ada); ✓ -
4. Saham bonus (jika ada); dan ✓ -
5. Perubahan nilai nominal saham (jika ada); ✓ -
f. Informasi obligasi dan/atau Sukuk, paling kurang meliputi:
a. Nilai obligasi yang belum lunas/terutang (outstanding
✓ Sudah tersedia
bond) dan/atau Sukuk;
b. Hasil pemeringkatan obligasi dan/atau Sukuk; ✓ -
c. Tanggal jatuh tempo; dan ✓ -
d. Tingkat bunga obligasi dan/atau imbal hasil Sukuk; ✓ -
g. Informasi dividen; ✓ Sudah tersedia.
h. Informasi untuk pemodal atau investor, media, publik, dan/
✓ -
atau analis (jika ada);
i. Informasi terkait aksi korporasi yang dilakukan oleh Emiten
atau Perusahaan Publik dan tindakan yang dilakukan oleh
pihak lain terhadap Emiten atau Perusahaan Publik (jika ada),
meliputi:
1. Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan Transaksi
✓ -
Tertentu;
2. Transaksi Material dan perubahan Kegiatan
✓ -
Usaha Utama;
3. Penggabungan Usaha atau Peleburan Usaha; ✓ -
4. Pengambilalihan Perusahaan Terbuka; ✓ -
5. Kuasi Reorganisasi; ✓ -
6. Pembelian kembali saham yang dikeluarkan
✓ -
oleh Emiten atau Perusahaan Publik;
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 253
Page 254
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Kesesuaian dengan
POJK No. 8/POJK.04/2015 tentang Situs Web MTF
No. Keterangan
Situs Web Emiten atau Perusahaan Publik
Ya Tidak N/A
7. Pembagian Saham Bonus; ✓ -
8. Pernyataan Penawaran Tender; ✓ -
9. Pembelian kembali saham oleh Emiten atau Perusahaan
✓ -
Publik dalam kondisi pasar yang berpotensi krisis; dan
10. Program kepemilikan saham oleh anggota Direksi,
anggota Dewan Komisaris, dan karyawan dari Emiten ✓ -
atau Perusahaan Publik atau pihak terkendali; dan
j. Informasi atau Fakta Material selain yang telah diungkapkan
✓ -
dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini.
Informasi Tata Kelola Perusahaan
7 Hal-hal yang wajib diungkapkan antara lain:
a. Pedoman kerja Direksi dan Dewan Komisaris; Sudah dilengkapi di bagian
✓
keterbukaan informasi
b. Pengangkatan, pemberhentian, dan/atau kekosongan
Sekretaris Perusahaan, termasuk Sekretaris Perusahaan ✓ Sudah tersedia.
sementara, serta informasi pendukungnya;
c. Piagam Unit Audit Internal; Sudah dilengkapi di bagian
✓
keterbukaan informasi.
d. Kode etik; ✓ Sudah tersedia.
e. Pedoman kerja komite; ✓ Sudah tersedia.
f. Pengangkatan dan pemberhentian anggota Komite Audit; ✓ Sudah tersedia.
g. Uraian prosedur Nominasi dan Remunerasi, apabila tidak
✓ Sudah tersedia.
dibentuk Komite Nominasi dan Remunerasi;
h. Kebijakan manajemen risiko; ✓ Sudah tersedia.
i. Kebijakan mekanisme sistem pelaporan pelanggaran (jika ada); ✓ Sudah tersedia.
j. Kebijakan anti korupsi (jika ada); ✓ -
k. Kebijakan terkait seleksi pemasok dan hak kreditur (jika ada);
✓ -
dan
l. Kebijakan dalam peningkatan kemampuan vendor (jika ada). ✓ -
Informasi tanggung jawab sosial perusahaan
8 a. Informasi tanggung jawab sosial perusahaan telah memuat
kebijakan, jenis program, dan biaya yang dikeluarkan oleh ✓
Emiten atau Perusahaan Publik
b. Kebijakan, jenis program, dan biaya sebagaimana dimaksud
pada huruf a terkait aspek:
1. Lingkungan hidup; ✓ Sudah tersedia.
2. Praktik ketenagakerjaan, kesehatan, dan keselamatan
✓ Sudah tersedia.
kerja;
3. Pengembangan sosial dan kemasyarakatan; dan ✓ Sudah tersedia.
4. Tanggung jawab produk dan/atau layanan, dengan
✓ Sudah tersedia.
disertai informasi pendukungnya.
9 Informasi yang dimuat dalam Situs Web telah memuat informasi
yang sama dengan informasi yang diwajibkan dalam masing- ✓ Sudah tersedia.
masing peraturan terkait
254 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 255
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Halaman ini sengaja dikosongkan
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 255
Page 256
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
LAYANAN
PELANGGAN
Perseroan memberikan saluran layanan pelanggan yang dapat digunakan oleh pelanggan untuk mengajukan
pertanyaan, permintaan kebutuhan data, maupun pengaduan.
Surel : customer.service@mtf.co.id (Senin s.d. Jumat, pukul 08.30-17.30 WIB)
Care center : 1500059 (Senin s.d. Jumat, pukul 08.00-17.00 WIB)
JEJARING SOSIAL
PERUSAHAAN
Perseroan juga memperhatikan perkembangan media sosial sebagai fasilitas komunikasi interaksi dengan
seluruh pemangku kepentingan. Untuk itu, Perseroan membuka kanal komunikasi daring melalui beragam
media sosial.
Facebook Fanpage : Mandiri Tunas Finance Chatbot MARSHA : 62 811-1455-740
Instagram : @mandiritunasfinance Youtube : Mandiri Tunas Finance
LinkedIn : Mandiri Tunas Finance Website : mtf.co.id
Twitter : @mandiritunasfin
MOBILE
APPLICATION
Perseroan memiliki beberapa mobile application berbasis sistem operasi Android dan IOS yang dapat digunakan
oleh pelanggan maupun publik untuk mendapatkan layanan pembiayaan kendaraan bermotor dari Perseroan.
1. MTF Mobile Apps 2. HC EAZY
a. Mobile Survey d. MTF Report 3. Mobile Report
b. Mobile Collection e. MTF OSR 4. MTF Mobile
c. Mobile License Plate 5. MTF 1Access
HUBUNGAN
MEDIA
Perseroan memanfaatkan media massa sebagai mitra untuk menyebarluaskan informasi tentang Perseroan
kepada khalayak. Tentang kegiatan hubungan media telah diulas pada bagian Sekretaris Perusahaan dalam
laporan tahunan ini.
LAPORAN
TAHUNAN
Perseroan juga menerbitkan buku Laporan Tahunan yang dibagikan kepada pemegang saham dan pemangku
kepentingan lainnya. Penerbitan dan penyampaian Laporan Tahunan juga merupakan bentuk pemenuhan
Perseroan terhadap ketentuan peraturan dan informasi Perseroan serta salah satu syarat pelaksanaan RUPS.
256 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 257
>> Tata Kelola Perusahaan
05
TATA KELOLA INFORMASI DAN
AKSES DATA PERUSAHAAN UNTUK INTERNAL
Perseroan menyediakan akses informasi dan data Perseroan untuk karyawan guna memberikan kemudahan
dalam menjalankan tugas maupun mengakses berbagai fasilitas dengan saluran dan media berikut:
Nama Aplikasi Fungsi
Estar Core App System yang digunakan Mandiri Tunas Finance untuk semua proses mulai dari akuisisi hingga kelola
account yang terintegrasi.
Mobile Collection Aplikasi Mobile yang di gunakan oleh Team Collection untuk mendukung proses penagihan kepada Pelanggan.
Mobile Survey Aplikasi Mobile yang membantu tim sales untuk melakukan prospek dan survei kepada Pelanggan.
HC Eazy HC Eazy merupakan aplikasi Human Resource Information System (HRIS) yang digunakan oleh internal
karyawan Mandiri Tunas Finance untuk mengakses data karyawan, berbagai manfaat untuk karyawan seperti
cuti, melakukan absensi, dan lainnya.
KMS Knowledge Management System yang digunakan internal perusahaan untuk pusat informasi, panduan
pemakaian hingga Q&A terkait aplikasi yang ada di perusahaan.
E-procurement Aplikasi e-procurement digunakan oleh Departemen Procurement dan vendor sebagai sarana mengajukan
harga pada saat melakukan pengadaan.
Helpdesk System Helpdesk System adalah web application yang digunakan oleh karyawan internal Mandiri Tunas Finance
untuk mendapatkan bantuan dari personel IT untuk menyelesaikan masalah terkait IT yang dialami oleh
karyawan di Head Office maupun di Kantor Cabang.
I-Care i-Care adalah aplikasi web yang digunakan oleh Customer Care untuk memproses keluhan, kritik, dan saran
yang disampaikan oleh Pelanggan Mandiri Tunas Finance.
Queuing System Queuing System adalah aplikasi web yang digunakan di Customer Lounge dan di Kantor Cabang sebagai
sistem antrean untuk Pelanggan yang datang ke Customer Lounge dan Kantor Cabang.
Email System Email Office 365 sudah menggantikan sistem email karyawan Mandiri Tunas Finance yang sebelumnya
Office 365 memakai Microsoft Exchange, yang dimana Office 365 sudah menggunakan cloud untuk sistem email-nya
sehingga tidak menjadi beban di server Mandiri Tunas Finance.
Oracle Accounting Oracle Accounting System merupakan aplikasi yang digunakan oleh Team Accounting untuk kontrol
System manajemen yang efektif dan visibilitas real-time ke hasil keuangan.
MTF 1Access Aplikasi Mobile yang merupakan aplikasi bagi sales officer MTF untuk mempercepat proses kredit dan
mempermudah monitoring
MTF Mobile Aplikasi Mobile yang mempermudah customer MTF mendapatkan layanan secara digital. Aplikasi ini memiliki
beberapa fitur utama seperti pembayaran, booking dan pengambilan BPKB, live chat, klaim asuransi dan
pelunasaan dipercepat
Mobile Report Sebuah aplikasi internal untuk melihat report secara online dan realtime melalui Mobile Phone. Aplikasi
membantu memberikan informasi mengenai perkembangan bisnis dan informasi penting lainnya
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 257
Page 258
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
FUNGSI
MANAJEMEN RISIKO
Perseroan memiliki Divisi Risk Management yang Pihak yang Mengangkat
terdiri atas Retail Risk Management dan Operational & dan Memberhentikan Kepala
Corporate Risk Management yang bertugas melakukan Manajemen Risiko
pengelolaan risiko untuk menghindari dampak Kepala Manajemen Risiko merupakan pejabat Perseroan
kerugian bagi Perseroan yang diakibatkan dari risiko yang diangkat dan diberhentikan oleh Direktur Utama
yang dihadapi. berdasarkan mekanisme internal Perseroan.
Gambaran Umum Sistem Manajemen Profil Kepala Manajemen Risiko
Risiko di Mandiri Tunas Finance Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 00093/
Perseroan telah menerapkan manajemen risiko dengan SK-HCP.SVC/HC/VII/2023 tanggal 1 Agustus 2023
mengacu pada POJK No. 44/POJK.05/POJK.05/2020 dan Surat Keputusan Direksi No. 00017/SK-HCP.
tentang Penerapan Manajemen Risiko Bagi Lembaga SVC/HC/IV/2023 tanggal 30 April 2023, Direktur
Jasa Keuangan Non-Bank. Fungsi manajemen risiko Utama mengangkat Indra Budi Laksana sebagai
dirancang independen dari satuan kerja fungsi Kepala Divisi Retail Risk Management dan Vitriati
bisnis dan operasional yang diberikan akses untuk Hartika Tapiheroe sebagai Kepala Divisi Operational
memberikan informasi kepada Direksi dan Komisaris & Corporate Risk Management Perseroan.
terkait penilaian atas risiko, perubahan profil risiko,
penilaian limit risiko serta kejadian yang mungkin
dapat berdampak material pada kelangsungan bisnis
dan operasional perseroan.
Indra Budi Laksana
Kepala Divisi Retail Risk Management
Usia Kewarganegaraan Domisili
48 tahun Indonesia Tangerang Selatan
Dasar Hukum Pengangkatan
Surat Keputusan Direksi No. 00093/SK-HCP.SVC/HC/07/2023
Masa Jabatan
Sejak 1 Agustus 2023
Periode
Ke-1
Riwayat Pendidikan
• Magister (S2) Communication Science, Institute of Communication and Business LSPR (2020 - 2024)
• Sarjana (S1) Hubungan Internasional dari Universitas Gadjah Mada (1995-1999)
258 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 259
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Riwayat Pekerjaan
• Retail Risk Management Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2023 - sekarang)
• Department Head Micro Productive Collection & Recovery PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (2019 - 2023)
• Consumer Collection & Recovery Head PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (2017 - 2019)
• Retail Credit Collection Head PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (2015 - 2017)
• Retail Risk & Collection Center Manager PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (2013 - 2015)
• Team Leader Collection & Recovery Analytics PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (2011 - 2013)
• SPS RC Collection & Recovery Analytics, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (2010 - 2011)
Rangkap Jabatan
Di Dalam Perusahaan : Tidak ada
Di Luar Perusahaan : Tidak ada
Keahlian/Sertifikasi
• Sertifikasi Manajemen Risiko Satu Tingkat Dibawah Direksi - Lembaga Sertifikasi Profesi Pembiayaan Indonesia (2023)
• Sertifikasi Dasar Pembiayaan - Managerial dari PT Sertifikasi Profesi Pembiayaan Indonesia (SPPI) (2023)
• Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan - Level 3 oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Perbankan (2019)
Vitriati Hartika Tapiheroe
Kepala Divisi Operational & Corporate
Risk Management
Usia Kewarganegaraan Domisili
48 tahun Indonesia Jakarta Selatan
Dasar Hukum Pengangkatan
Surat Keputusan Direksi 00056/SK-HCP.SVC/HC/V/2024
Masa Jabatan
Sejak 2 Mei 2024
Periode
Ke-1
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S1) Teknik Kelautan dari Institut Teknologi Bandung (1997 - 2002)
Riwayat Pekerjaan
• Operational & Corporate Risk Management Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2023 - sekarang)
• Head of Risk - Indonesia Allianz Trade ASEAN, PT Asuransi Allianz Utama Indonesia (2016 - 2023)
• Corporate Credit Manager PT Chandra Sakti Utama Leasing (2014 - 2016)
• Senior Credit Analyst PT Chandra Sakti Utama Leasing (2012 - 2014)
• Senior Credit & Risk Analyst PT ORIX Indonesia Finance (2010 - 2011)
• Senior Staff General Affairs PT ORIX Indonesia Finance (2007 - 2009)
• Leasing Account Manager PT ORIX Indonesia Finance (2003 - 2007)
Rangkap Jabatan
Di Dalam Perusahaan : Tidak ada
Di Luar Perusahaan : Tidak ada
Keahlian/Sertifikasi
• Qualified Chief Risk Officer (QRCO), Badan Nasional Sertifikasi Profesi (2018)
• Sertifikasi Manajemen Risiko Satu Tingkat Dibawah Direksi - Lembaga Sertifikasi Profesi Pembiayaan Indonesia (2023)
• Qualified Chief Risk Officer, Lembaga Sertifikasi Profesi - Mitra Kalyana Sejahtera (2024)
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 259
Page 260
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Struktur Organisasi dan Kedudukan Fungsi Manajemen Risiko
CHIEF
Retail Risk Management Division Head Corporate Risk Management Division Head
Data Enterprise Retail Credit Risk &
Policy & Procedure Operational Risk Corporate Risk BCM & IT Risk
Management Asset Liquidity
Department Head Department Head Department Head Department Head
Department Head Department Head
Pada tahun 2024, Divisi Retail Risk Management dan Divisi Operational & Corporate Risk Management memiliki
total 39 karyawan dengan uraian sebagai berikut:
Jumlah Karyawan Divisi Retail Jumlah Karyawan Divisi Operational & Total Jumlah
Jabatan/Fungsi
Risk Management Corporate Risk Management Karyawan
Kepala Divisi 1 orang 1 orang 2 orang
Kepala Departemen 3 orang 3 orang 6 orang
Analyst dan Section Head 10 orang 9 orang 19 orang
Officer 5 orang 7 orang 12 orang
Jumlah 15 orang 20 orang 39 orang
Sertifikasi Profesi Manajemen Risiko
Sertifikasi profesi sangat penting bagi risk managers untuk memahami perkembangan pengelolaan risiko.
Berikut adalah daftar sertifikasi profesi yang dimiliki Divisi Retail Risk Management dan Divisi Operational &
Corporate Risk Management:
Divisi Retail Risk Management Operational & Corporate Risk Management
Jenis Sertifikat Jumlah Karyawan Rasio Terhadap Jumlah Karyawan Rasio Terhadap
yang Memiliki (orang) Jumlah Karyawan yang Memiliki (orang) Jumlah Karyawan
Divisi (%) Divisi (%)
Sertifikat profesi manajemen 13 68% 9 45%
risiko dari Badan Sertifikasi
Manajemen Risiko (BSMR)
Sertifikasi Dasar Manajerial 3 75% 4 20%
260 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 261
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Tugas dan Tanggung Jawab Fungsi Manajemen Risiko
Tugas dan tanggung jawab Fungsi Manajemen Risiko adalah:
1. Mengidentifikasi risiko yang melekat pada kegiatan usaha perseroan.
2. Menyusun metode pengukuran risiko.
3. Memantau pelaksanaan strategi manajemen risiko serta posisi risiko secara keseluruhan, per jenis risiko serta
melakukan pengujian menggunakan skenario kondisi abnormal dengan menggunakan data historis.
4. Memberikan rekomendasi ke unit bisnis dan operasional.
5. Menyusun dan menyampaikan laporan profil risiko kepada Direksi.
6. Mengkaji ulang secara berkala proses manajemen risiko dan usulan atas pengembangan atau perluasan usaha.
Pengembangan Kompetensi Manajemen Risiko
Perseroan berkomitmen dalam meningkatkan kompetensi pegawai, termasuk bagi karyawan pada fungsi
manajemen risiko, khususnya kompetensi pada bidang manajemen risiko. Program ini diharapkan mampu
memberikan dampak positif terhadap produktivitas dan efektivitas kinerja pengelolaan risiko Perseroan.
Kegiatan peningkatan kompetensi yang telah diikuti Retail Risk Management Division Head dan Operational &
Corporate Risk Management Division Head pada tahun 2024 sebagai berikut:
Peserta Jenis /Materi Pelatihan Penyelenggara Waktu & Tempat
Indra Budi Pelatihan Sertifikasi Dasar Pembiayaan - Lembaga Sertifikasi Profesi Jakarta, 13 – 15 Mei 2024
Laksana Manajerial Pembiayaan Indonesia
(Retail Risk
Understanding the Climate Landscape for OJK Institute Jakarta, 26 September
Management
Financial Institutions 2024
Division Head)
Seminar Economic Outlook 2025 Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Jakarta, 01 Oktober 2024
Indonesia
Training Internal Control over Financial Bank Mandiri Jakarta, 18 & 20
Reporting (ICOFR) November 2024
Vitriati Hartika Pelatihan Sertifikasi Dasar Pembiayaan - Lembaga Sertifikasi Profesi Jakarta, 15-22 Mei-24
Tapiheroe Manajerial Pembiayaan Indonesia
(Operational &
Qualified Chief Risk Officer Lembaga Sertifikasi Profesi – Mitra Jakarta, 6 – 7 November
Corporate Risk
Kalyana Sejahtera 2024
Management
Division Head Training Internal Control over Financial Bank Mandiri Jakarta, 18 & 20
Reporting (ICOFR) November 2024
Laporan Singkat Pelaksanaan Tugas Manajemen Risiko Tahun 2024
Selama tahun 2024 fungsi manajemen risiko telah melaksanakan tugas sebagai berikut:
1. Memantau profil risiko dan mengelola seluruh profil risiko dalam rangka menetapkan risk appetite, limit risiko
dan strategi pengelolaan risiko yang tertuang dalam Risk Appetite Statement (RAS).
2. Memantau dan mengevaluasi perkembangan dan kualitas portofolio secara menyeluruh.
3. Menjaga tingkat Kesehatan perusahaan agar selalu dalam kondisi minimal sehat serta menyusun dan
membuat laporan tingkat Kesehatan ke Direksi, Komisaris serta regulator.
4. Secara berkala melakukan stress testing untuk mengukur dampak perubahan faktor makroekonomi terhadap
kondisi permodalan, likuiditas, kualitas aset, dan laba perusahaan berdasarkan skenario yang ditetapkan.
5. Menyusun dan/atau mengevaluasi serta menyempurnakan kebijakan, prosedur perseroan.
6. Menyusun Portfolio Guideline & Industri Limit yang digunakan khususnya pada segmen Corporate Fleet, serta
melakukan penyesuaian risk acceptance criteria pembiayaan.
7. Memonitor penanganan debitur yang menunggak melalui overdue Meeting dan tools watchlist sebagai bagian
dari Early Warning System pada segmen Corporate Fleet.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 261
Page 262
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
8. Penjagaan Risiko Operasional perusahaan serta melaksanakan Business Continuity Management (BCM)
antara lain:
a. Post check audit melalui Quality Assurance (QA) atas parameter sesuai ketentuan.
b. Optimalisasi fungsi Regional Control Officer (RCO) yaitu memaksimalkan tugas RCO dalam melakukan kontrol
& monitoring kegiatan operasional cabang.
c. Allignment standarisasi Business Continuity Management (BCM) perusahaan induk.
d. Pelaksanaan asesmen Business Impact Analysis (BIA) dan Risk Threat Assessment (RTA) serta perumusan
dokumen Business Continuity Plan (BCP).
9. Secara aktif terlibat dalam memastikan kepatuhan Undang-undang Pelindungan Data Pribadi.
10. Melakukan identifikasi, evaluasi, dan mitigasi risiko untuk memastikan kesesuaian dengan standar pencapaian
sertifikasi ISO 37001 anti-bribery management system.
Penilaian Kinerja Manajemen Risiko Tahun 2024
Sepanjang tahun 2024 fungsi risk management telah melaksanakan seluruh target yang telah ditetapkan dan
seluruh inisiatif yang dilaksanakan berhasil menjaga kualitas portofolio pembiayaan dimana tingkat Non Performing
Financing (NPF) terjaga dengan baik di level 1.05% di tahun 2024.
AUDIT
INTERNAL
Fungsi Audit Internal merupakan salah satu persyaratan dalam implementasi Prinsip Tata Kelola Perusahaan
Yang Baik dan wajib diterapkan dalam pengelolaan Perusahaan Pembiayaan. Fungsi Audit Internal adalah
suatu kegiatan pemberian keyakinan (assurance) dan konsultasi (consulting) yang bertujuan untuk
meningkatkan nilai dan memperbaiki operasional Perseroan, dengan cara mengevaluasi efektivitas
pelaksanaan pengendalian internal (internal control), penerapan manajemen risiko (risk management), dan
proses tata kelola perusahaan (corporate governance).
Kedudukan Audit Internal dalam organisasi berada langsung di bawah dan bertanggungjawab kepada
Direktur Utama, dan dapat berkomunikasi langsung dengan Direksi dan Dewan Komisaris melalui Komite
Audit untuk menginformasikan berbagai hal yang berhubungan dengan aktivitas audit.
Pihak yang Mengangkat dan Memberhentikan Kepala Audit Internal
Kepala Unit Audit Internal merupakan pejabat Perseroan yang diangkat dan diberhentikan oleh Direktur
Utama berdasarkan mekanisme internal Perseroan dengan persetujuan Dewan Komisaris serta dilaporkan
kepada Regulator.
Kewenangan dan Pertanggungjawaban
Untuk dapat menjalankan tugas dengan efektif Audit Internal diberikan kewenangan maupun tanggung jawab
dengan memperhatikan prinsip-prinsip independensi, objektivitas dan profesionalisme. Kewenangan Audit
262 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 263
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Internal mencakup: melakukan aktivitas audit internal terhadap kegiatan semua unit kerja kantor pusat maupun
kantor cabang, melakukan akses terhadap seluruh informasi, catatan karyawan dan sumber daya serta hal-
hal lain yang dianggap perlu, melakukan aktivitas investigasi terhadap kegiatan yang terindikasi fraud dan
pelanggaran code of conduct, serta mengikuti rapat yang bersifat strategis tanpa memiliki hak suara.
Sedangkan tanggung jawab Audit Internal adalah mencakup: menyusun Rencana Audit Tahunan (Annual
Audit Plan) dengan persetujuan Direktur Utama, melaksanakan aktivitas internal audit dengan penekanan
pada bidang/aktivitas yang berisiko tinggi serta mengevaluasi kecukupan internal kontrol, memonitor tindak
lanjut hasil aktivitas audit internal, mengembangkan program untuk meningkatkan kualitas Audit Internal,
serta sebagai counterpart eksternal audit.
Profil Kepala Audit Internal
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 00078/SK-HCP. SVC/HC/06/2022 tanggal 22 Juni 2022, Direktur
Utama mengangkat Bayu Mario sebagai Kepala Audit Internal Perseroan, dan telah dilaporkan kepada OJK
melalui surat No. 128/MTF-CLC.CCS/VI/2022 pada tanggal 24 Juni 2022.
Bayu Mario
Kepala Audit Internal
Usia Kewarganegaraan Domisili
54 tahun Indonesia Tangerang
Dasar Hukum Pengangkatan
Surat Keputusan Direksi No. 00078/SK-HCP.SVC/HC/06/2022
Masa Jabatan
Sejak 22 Juni 2022
Periode
Ke-1
Riwayat Pendidikan
• Magister (S2) Manajemen dari Universitas Trisakti (2003)
• Sarjana (S1) Ekonomi jurusan Akuntansi dari Universitas Sriwijaya (1996)
Riwayat Pekerjaan
• PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (1999-2022) sebagai Auditor, Quality Assurance & Control, Credit Operation, Mandiri University
• PT Bank Dagang Negara (1996) sebagai Officer Development Program
Rangkap Jabatan
Di Dalam Perusahaan : Tidak ada
Di Luar Perusahaan : Tidak ada
Keahlian/Sertifikasi
• Sertifikasi Qualified Internal Auditor (QIA) oleh Yayasan Pendidikan Internal Audit (YPIA) 1998
• Certified Fraud Examiner (CFE) oleh Association of Certified Fraud Examiners (ACFE) - 2011
• Certified Chartered Accountant (CA) oleh Ikatan Akuntan Indonesia - 2021
• Sertifikasi Manajemen Risiko Level 3 oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) - 2018
• Sertifikasi Audit Internal - Supervisor oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) – 2015
• Sertifikasi ISO 37001 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) - 2024
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 263
Page 264
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Struktur Organisasi dan Kedudukan Audit Internal
Secara struktural, Audit Internal berada 1 (satu) tingkat di bawah Direksi. Kepala Audit Internal bertanggung jawab
langsung kepada Direktur Utama. Berikut struktur organisasi dan kedudukan Audit Internal yang menggambarkan
lingkup tugas dan fungsi serta koordinasinya dalam organisasi Perseroan.
PRESIDENT DIRECTOR
Corporate Audit Division Head
Corporate Audit Dev. & Distribution & Business Distribution & Support IT Corporate Audit
Assurance Dept. Head Audit Dept. Head Audit Dept. Head Dept. Head
Hingga akhir tahun 2024, Unit Audit Internal memiliki 27 (dua puluh tujuh) karyawan dengan uraian penempatan
dan pelaksanaan tugas sebagai berikut:
Jabatan/Fungsi Jumlah Karyawan (orang)
Kepala Divisi 1
Kepala Departemen 4
Lead Auditor 12
IT Audit Analyst 2
Audit Development Section Head 1
MIS Audit Analyst 1
Quality Assurance Analyst 2
Auditor 3
Audit Admin 1
Jumlah 27
Jumlah pegawai tersebut merupakan hasil dari identifikasi dan kajian atas pengelolaan sistem pengendalian
internal dan efektivitas pengawasannya yang dilakukan oleh Manajemen Perseroan.
Unit Audit Internal selalu berupaya untuk memberikan pendidikan berkelanjutan bagi seluruh personilnya
untuk memenuhi kualifikasi dan kompetensi yang memadai termasuk sertifikasi profesi bidang Internal Audit.
Adapun sertifikasi profesi yang telah dimiliki oleh Personel Audit Internal hingga tahun 2024 dapat dilihat pada
tabel di bawah ini.
Jenis Sertifikat Jumlah Karyawan yang Memiliki (orang)
Sertifikasi Dasar Pembiayaan - Manajerial 5 (Bayu Mario,Linda Gozali, Indra, Maya, Kusriadi)
Certified Fraud Examiner (CFE) 1 (Bayu Mario)
Certified Chartered Accountant (CA) 1 (Bayu Mario)
264 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 265
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Jenis Sertifikat Jumlah Karyawan yang Memiliki (orang)
Qualified Internal Audit (QIA) 3 (Linda Gozali, Maya, Ridwan)
Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR) Level 2 1 (Maya)
Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR) Level 3 1 (Bayu Mario)
Certified Public Accountant (CPA) 1 (Handayani)
Certified Lead Auditor ISO 27001:2022 1 (Kusriadi)
Sertifikasi ISO 37001 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) 5 (Bayu Mario, Linda Gozali, Suci, Prasetyo, Ridwan)
Perseroan berkomitmen untuk meningkatkan level tidak melakukan perangkapan tugas dan jabatan.
sertifikasi profesi bagi karyawan Audit Internal, baik
bagi karyawan yang telah memiliki sertifikasi profesi Kode Etik Audit Internal
maupun yang belum memiliki. Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya
Auditor Internal dituntut untuk bersikap profesional
Pedoman dan Tata Tertib dan taat pada kode etik yang telah ditetapkan. Kode
Audit Internal Etik merupakan prinsip-prinsip profesional internal
Untuk memenuhi ketentuan dalam Peraturan OJK auditor dalam pelaksanaan audit yaitu: Integritas,
No. 56/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan Objektivitas, Kerahasiaan, Kompetensi. Auditor
Pedoman Penyusunan Piagam Unit Audit Internal, Internal diharapkan dapat menerapkan prinsip-
Perseroan telah mempunyai Piagam Audit Internal prinsip kode etik, sebagai berikut:
yang telah disetujui oleh Direksi dan Dewan
Komisaris, sebagai acuan atau pedoman dalam Integritas
melaksanakan tugas, kewajiban, dan wewenangnya. Internal Auditor memiliki kepribadian yang dilandasi
oleh sikap jujur, berani, bijaksana, dan bertanggung
Dalam Piagam Audit Internal disebutkan bahwa: jawab untuk membangun kepercayaan guna
1. Divisi Audit Internal dipimpin oleh Kepala Divisi memberikan dasar untuk penilaian (judgement)
yang diangkat dan diberhentikan oleh Direktur yang andal.
Utama atas persetujuan Dewan Komisaris. Objektivitas
2. Kepala Divisi Audit Internal bertanggung jawab • Internal Auditor menjunjung tinggi ketidakberpihakan
langsung kepada Direktur Utama dan melaporkan profesional dalam mengumpulkan, mengevaluasi,
kepada Komite Audit. dan memproses data/informasi tentang aktivitas
3. Pengangkatan, penggantian, atau pemberhentian atau proses yang sedang diperiksa.
Kepala Divisi Audit Internal dilaporkan kepada • Internal Auditor melakukan penilaian (judgement)
otoritas yang berwenang mengatur dan secara seimbang (balanced) dengan memperhatikan
mengawasi kegiatan usaha Perseroan. semua keadaan yang relevan dan tidak dipengaruhi
4. Seluruh Internal Auditor di Divisi Audit Internal oleh kepentingan pribadi atau orang lain.
bertanggung jawab kepada Kepala Divisi Audit Kerahasiaan
Internal. Internal Auditor menghargai nilai dan kepemilikan
informasi yang diterima dan tidak mengungkapkan
Independensi Audit Internal informasi tanpa otorisasi yang berwenang, kecuali
Auditor Internal memiliki independensi dalam terdapat kewajiban hukum atau profesi untuk
melakukan aktivitas Audit Internal, mengemukakan mengungkapkan informasi tersebut.
pandangan serta pemikiran sesuai dengan profesi Kompetensi
dan standar yang berlaku, mengungkapkan • Internal Auditor menggunakan pengetahuan,
pandangan tanpa pengaruh ataupun tekanan pihak keahlian, pengalaman, dan keterampilan yang
lain, kebebasan dalam menerapkan metode/ruang diperlukan dalam menjalankan tugas yang diberikan.
lingkup teknik audit yang akan dilakukan, tidak • Aktivitas internal audit harus dilaksanakan
melakukan kegiatan yang bersifat operasional dan dengan keahlian dan kemahiran profesional
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 265
Page 266
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
yaitu memiliki pengetahuan, keterampilan dan Tugas dan Tanggung Jawab serta
kompetensi lainnya yang dibutuhkan untuk Wewenang Audit Internal
melaksanakan tanggung jawabnya. Tugas dan tanggung jawab Audit Internal
1. Merencanakan dan melaksanakan aktivitas
Fungsi Audit Internal Internal Audit dengan penekanan pada bidang/
Secara umum, fungsi dari Audit Internal dibagi menjadi aktivitas yang mempunyai risiko tinggi serta
2 (dua), yaitu fungsi assurance dan consulting. mengevaluasi prosedur/control system yang ada
a. Fungsi Assurance untuk memperoleh keyakinan bahwa tujuan dan
Pelaksanaan fungsi assurance bertujuan untuk sasaran perusahaan dapat dicapai secara optimal
memastikan bahwa pengendalian internal, dan berkesinambungan.
manajemen risiko dan tata kelola telah dilakukan 2. Melaksanakan investigasi, melaporkan, dan
oleh seluruh unit kerja sesuai dengan kebijakan menyampaikan rekomendasi/kesimpulan atas
dan prosedur tertulis di Perseroan maupun fraud kepada Manajemen.
peraturan eksternal. Pelaksanaan fungsi 3. Mengembangkan dan menjalankan program
assurance bertujuan untuk memberikan penilaian untuk mengevaluasi dan meningkatkan kualitas
secara independen bahwa pengendalian internal, Internal Audit.
manajemen risiko dan tata kelola telah dilakukan 4. Memberikan rekomendasi atas hasil audit dan
oleh seluruh unit kerja sesuai dengan kebijakan memonitor tindak lanjut hasil aktivitas Internal
dan prosedur di Perseroan maupun peraturan Audit dan aktivitas investigasi.
eksternal. Dalam melaksanakan fungsi assurance, 5. Membantu tugas Direktur Utama dan Dewan
Audit Internal mempergunakan metode audit Komisaris dalam melakukan pengawasan dengan
berbasis risiko atau Risk Based Audit (RBA). cara menjabarkan secara operasional baik
Dalam metode tersebut, penentuan unit kerja dan perencanaan, pelaksanaan, maupun pemantauan
aktivitas yang akan diaudit serta ruang lingkup hasil audit.
audit dilakukan berdasarkan evaluasi risiko yang 6. Melakukan koordinasi kegiatannya dengan
dilakukan secara periodik dengan fokus risiko- kegiatan internal audit dan unit/fungsi penyedia
risiko utama di semua lini Perseroan baik di assurance lainnya, agar dapat dicapai hasil audit
jaringan kantor Cabang/Regional maupun Head yang komprehensif dan optimal.
Office berdasarkan concern management, input 7. Dapat melakukan komunikasi secara langsung
dari unit kerja, data analytic maupun yang bersifat dengan Direksi, Dewan Komisaris, Komite Audit.
mandatory (regulasi). 8. Membuat analisis dan penilaian di bidang
operasional dan kegiatan lain melalui audit.
b. Fungsi Consulting 9. Mengidentifikasi segala kemungkinan untuk
Selain fungsi assurance, Audit Internal juga memperbaiki dan meningkatkan efisiensi
melaksanakan fungsi consulting sebagai strategic penggunaan sumber daya dan dana.
partner dalam rangka meningkatkan efektivitas 10. Memberikan saran perbaikan dan informasi yang
dan efisiensi proses dan aktivitas Perseroan objektif tentang kegiatan yang diperiksa pada
melalui penelaahan dan evaluasi risiko dan kontrol semua tingkatan manajemen.
dengan memberikan saran dan masukan perbaikan 11. Membuat laporan hasil audit dan menyampaikan
proses dan aktivitas. Dalam melaksanakan fungsi laporan tersebut kepada Direktur Utama dan
analisa sendiri yang merupakan inisiatif Audit Anggota Direksi lainnya serta Dewan Komisaris
Internal maupun bekerja sama dengan unit kerja melalui Komite Audit.
lainnya berdasarkan permintaan dari manajemen 12. Memonitor, menganalisis dan melaporkan tindak
dan unit kerja. lanjut hasil Aktivitas Internal Audit dan Aktivitas
Investigasi.
266 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 267
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Kewenangan Audit Internal pelanggaran atau ketidaksesuaian, berupa:
1. Melakukan aktivitas internal audit terhadap a. Data/informasi Rekening di Bank Mandiri dan/
kegiatan semua unit kerja kantor pusat maupun atau Bank Lain.
kantor cabang dalam organisasi perseroan. b. Data/informasi baik elektronik maupun non
2. Melakukan komunikasi secara langsung dengan elektronik.
Direksi, Dewan Komisaris dan/atau Komite Audit. 8. Mengikuti rapat yang bersifat strategis tanpa
3. Mengadakan rapat secara berkala dan insidental memiliki hak suara.
dengan Direksi, Dewan Komisaris, dan/atau
Komite Audit. Pengembangan Kompetensi
4. Melakukan komunikasi dengan auditor eksternal Audit Internal
termasuk regulator. Perseroan memfasilitasi pelaksanaan program
5. Melakukan akses terhadap seluruh informasi, pengembangan bagi Auditor Internal dalam rangka
catatan, karyawan, dan termasuk di dalamnya meningkatkan kompetensi karyawan. Program ini
namun tidak terbatas pada rekening/catatan diharapkan mampu memberikan dampak positif
karyawan dan sumber daya serta hal-hal lain yang terhadap produktivitas dan efektivitas kinerja Audit
dianggap perlu terkait dengan tugas dan fungsinya. Internal. Tentang kegiatan peningkatan kompetensi
6. Melakukan aktivitas investigasi terhadap kegiatan yang diikuti Kepala Divisi Audit Internal di sepanjang
yang terindikasi fraud dan pelanggaran code of tahun 2024 dapat dilihat pada bab Profil Perusahaan
conduct yang dilaporkan kepada Direksi. dalam laporan tahunan ini. Berikut disampaikan
7. Mendapatkan persetujuan dan/atau meminta surat kegiatan peningkatan kompetensi yang diikuti Kepala
kuasa dengan hak substitusi kepada karyawan Divisi, Kepala Departemen, Lead Auditor, IT Audit
pada saat melakukan pemeriksaan atas indikasi Specialist, dan Auditor.
Jenis
Tempat
Pengembangan Nama Pelatihan Tanggal PIC/Vendor
Pelaksanaan
Kompetensi
Workshop Bank Mandiri Audit Course (BMAC) Jakarta 16 - 18 Jan BMRI
2024
Webinar Building Trust for Insurance Industry Via Jakarta 11 Jun 2024 OJK Institute
Empathy in Claims Management
Webinar Driving Corporate Performance through Jakarta 25 Jul 2024 OJK Institute
Artificial Intelligence
Webinar Empowering Leadership: How Women Jakarta 10 Oct 2024 OJK Institute
Leaders Drive Company and Institution
Performance
Webinar Financial Modeling dan Pengambilan Jakarta 27 Jun 2024 IAPI
Keputusan Strategis Bidang Keuangan
Webinar How to Prevent Money Laundering and Jakarta 05 Sep OJK Institute
Terrorism Financing 2024
Training & Sertifikasi ISO 27001:2022 Information Security Jakarta 26 - 30 Aug TUV SUD Indonesia
Management Systems (Lead Auditor IRCA 2024
Certified)
Webinar Navigating the Half Year - Roadmap to Jakarta 20 Jun 2024 OJK Institute
success
Training & Sertifikasi Sertifikasi Dasar Pembiayaan - Manajerial Jakarta 20-27 Jun SPPI
2024
Training & Sertifikasi Pelatihan Sertifikasi QIA Tingkat Dasar Jakarta 19-31 Aug YPIA
2024
Training & Sertifikasi Pelatihan Sertifikasi QIA Tingkat Dasar Jakarta 5-19 Aug 2024 YPIA
Webinar Peluang dan Tantangan Aset Digital di Jakarta 14 Mar 2024 OJK Institute
Indonesia
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 267
Page 268
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Jenis
Tempat
Pengembangan Nama Pelatihan Tanggal PIC/Vendor
Pelaksanaan
Kompetensi
Webinar Peluang dan Tantangan Perlindungan Data Jakarta 30 May 2024 OJK Institute
Pribadi dalam Transaksi di Era Digital
Webinar Peluang Pertumbuhan Kredit Pasca Jakarta 22 May 2024 OJK Institute
Berakhirnya Kebijakan Restrukturisasi Kredit
Webinar Penanganan Kejahatan Siber termasuk Jakarta 17 Jul 2024 OJK Institute
Perjudian Daring sebagai Tindak Pidana Asal
Tindak Pidana Pencucian Uang
Webinar Peran Innocate Credit Scoring dalam Jakarta 27 Jun 2024 OJK Institute
pendanaan
Webinar Peran Teknologi Digital dalam Meningkatkan Jakarta 11 Jul 2024 OJK Institute
Praktik Akuntansi
Webinar Strategi Implementasi Market Conduct: Jakarta 08 Aug 2024 OJK Institute
Membangun Kepercayaan dan Meningkatkan
Kinerja Industri Jasa Keuangan
Webinar Strategi Pemasaran Digital di Era Digital: Jakarta 05 Jun 2024 OJK Institute
Taktik dan Langkah Efektif Mencetak
Profit Optimal
Webinar Strengthening Financial Integrity: Advanced Jakarta 21 Nov 2024 OJK Institute
Strategies and Innovations in Anti Fraud
Webinar The Future of Data Analytics in the Financial Jakarta 12 Sep 2024 OJK Institute
Industry: Trends and Innovations
Training Awareness Sistem Manajemen Anti Jakarta 21 Feb 2024 PT Aurora Bisnis
Penyuapan PT Mandiri Tunas Finance International
Training & Sertifikasi Internal Auditor - Implementasi ISO 37001 Jakarta 27 Aug 2024 PT Aurora Bisnis
Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) International
Workshop Training Teknik Investigasi (Advance) dan Jakarta 4-5 Nov 2024 BMRI
Case Study oleh Tim Senior Investigasi BMRI
Webinar Understanding the Climate Landscape for Jakarta 26 Sep 2024 OJK Institute
Financial Institutions
Rapat Audit Internal
Audit Internal dalam menjalankan fungsinya baik audit dan investigasi pada Rapat Direksi, Komite Audit
assurance maupun consulting secara periodik telah dan Dewan Komisaris untuk mendapatkan arahan dan
mengikuti rapat terkait dengan hasil Audit dan dukungan Perseroan.
investigasi, baik dengan Divisi terkait di Kantor Pusat
maupun rapat Komite internal Perseroan, antara Kebijakan
lain Komite Anti Fraud dan Komite Disiplin pegawai. Audit Internal telah mempunyai kebijakan/pedoman
Pada rapat tersebut akan dibahas terkait dengan untuk mendukung dan menjalankan fungsi dan
tindak lanjut dan corrective action berdasarkan hasil tanggung jawabnya, yaitu:
audit dan investigasi, utamanya untuk melakukan 1. Piagam Internal Audit (Internal Audit Charter)
tindakan korektif dan pencegahan agar internal 2. Standard Operasional Prosedur (SOP) Internal
kontrol perseroan dapat berjalan dengan baik serta Audit
mencegah terulangnya kembali penyimpangan/ 3. Petunjuk Teknis Operasional (PTO) Internal Audit
kelalaian di masa yang akan datang. Selain itu Audit 4. Petunjuk Teknis Operasional (PTO) Audit
internal secara periodik juga menyampaikan hasil Information Technology (IT)
268 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 269
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Frekuensi Rapat
Direksi Dewan Komisaris Komite Audit
12 kali rapat pada: 6 kali rapat pada: 8 kali rapat pada:
• 15 Januari 2024 • 24 Januari 2024 • 24 Januari 2024
• 06 Mei 2024 • 28 Maret 2024 • 28 Maret 2024
• 13 Mei 2024 • 30 Mei 2024 • 30 Mei 2024
• 27 Mei 2024 • 25 Juli 2024 • 25 Juli 2024
• 03 Juni 2024 • 27 September 2024 • 19 September 2024
• 11 Juni 2024 • 28 November 2024 • 27 September 2024
• 08 Juli 2024 • 28 November 2024
• 22 Juli 2024 • 17 Desember 2024
• 30 September 2024
• 07 Oktober 2024
• 11 November 2024
• 09 Desember 2024
Laporan Singkat Pelaksanaan Tugas Audit Internal Tahun 2024
Jenis Audit Subjek Audit Objek Audit
Umum Audit IT - Identity & User Account Management Divisi Information Technology
Audit IT - Vendor Management Divisi Information Technology
Proses Marketing, Akuisisi Kredit, Operation, dan Reviu Cabang Duren Tiga Captive
Hubungan Kerja Dengan Bank Mandiri
Pembiayaan Fleet Corporate Fleet 1 & 2
Cabang Sampel: Surabaya, Medan & Makassar
Credit Commercial Head Office & Cabang Divisi Retail Credit Commercial
Cabang Sampel: Jambi & Mamuju
Efektivitas Kontrol Account/GL Laporan Keuangan MTF Divisi Accounting Tax & Financial Planning
Efektivitas Telecoll & AR Verificator Divisi Current AR Management
Implementasi Telemarketing Graha Sultan dan Wira Divisi Multiguna
Channel (Wira Agent & Wira Bisnis)
Proses Marketing, Akuisisi Kredit, Operation, Collection/ Kantor Regional & Quick Review - Regional 1 s/d 9
Pengelolaan AR, Proses Rekrutmen Pegawai, dan
Efektivitas Pelaksanaan Tugas RCO & ARCO
Pengelolaan Asset Infrastructure (Crown) Divisi Credit Operation & General Service
Pengelolaan Dukcapil & Pefindo dan PHPM / PHJMB Divisi Retail Credit Risk
Mandatory APU PPT & PPSPM Divisi Legal
Audit IT Application - HCEazy Divisi Human Capital
Audit IT Application - MTF Mobile Divisi Digital Transformation
Audit IT Infrastructure Divisi Information Technology
Audit IT Security & Operational Divisi Information Technology
Pengelolaan Layanan Pengaduan Nasabah (Customer Care) Divisi Corporate Secretary
Pengelolaan Strategic Risk Divisi Corporate Planning & Performance
Management
Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) Divisi Retail Credit Risk
Cabang Sampel: Mataram & Bogor
Kajian Pelaksanaan Kajian Fee Based Income pada Accounting, Divisi Accounting, Tax & Financial Planning
Tax & Financial Planning Division Tahun 2024
Pelaksanaan Kajian Aplikasi Compliance Monitoring System Divisi Legal
(CMS)
Pelaksanaan Kajian LSO Divisi Retail Risk Management
Pelaksanaan Kajian BPR Divisi Digital Transformation
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 269
Page 270
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
SISTEM
MANAJEMEN RISIKO
Komitmen Pengelolaan Risiko pendanaan arus kas dan/atau dari aset likuid
yang Handal yang dapat dengan mudah dikonversi menjadi
Dalam menjalankan kegiatan bisnisnya, Perseroan kas, tanpa mengganggu aktivitas dan kondisi
sangat menyadari berbagai potensi risiko yang keuangan perseroan.
dihadapi dalam industri pembiayaan. Untuk itulah, 6. Risiko Hukum, merupakan risiko yang timbul
Perseroan secara proaktif mengelola risiko guna akibat tuntutan hukum dan/atau kelemahan
mencapai pertumbuhan pembiayaan dan operasional aspek hukum.
yang sehat serta mendorong keberlanjutan bisnis 7. Risiko Kepatuhan, merupakan risiko akibat
sesuai dengan risk appetite yang ditetapkan. perseroan tidak mematuhi dan/atau tidak
Manajemen risiko korporat semakin menjadi melaksanakan peraturan perundang-undangan
tuntutan, karena keberhasilannya merupakan faktor dan ketentuan yang berlaku bagi perseroan.
kunci sukses pencapaian tujuan dan kemenangan 8. Risiko Reputasi, merupakan risiko akibat
persaingan. Dalam aktivitas bisnis, Perseroan menurunnya tingkat kepercayaan pemangku
menghadapi beberapa risiko yang melekat (inherent kepentingan yang bersumber dari persepsi
risk) yaitu: negatif terhadap perseroan.
1. Risiko Strategis, merupakan risiko akibat
ketidaktepatan dalam pengambilan dan/atau Pembentukan Divisi Manajemen
pelaksanaan suatu keputusan strategis serta
Risiko sebagai Pengelola Risiko
kegagalan dalam mengantisipasi perubahan
Perseroan
Perseroan membentuk Divisi Retail Risk Management
lingkungan bisnis.
dan Divisi Operational & Corporate Risk Management
2. Risiko Operasional, merupakan risiko akibat
untuk memastikan bahwa pengelolaan manajemen
ketidakcukupan dan/atau tidak berfungsinya
risiko dilakukan terukur dan sistematis. Uraian
proses internal, kesalahan manusia, kegagalan
lengkap tentang profil fungsi Manajemen Risiko
sistem, dan/atau adanya kejadian eksternal yang
dan berbagai upaya pengelolaan risiko yang
mempengaruhi operasional perseroan.
telah dilakukan dapat dilihat pada bagian “Fungsi
3. Risiko Kredit, merupakan risiko akibat kegagalan
Manajemen Risiko” dalam bab ini.
pihak lain dalam memenuhi kewajiban kepada
perseroan.
4. Risiko Pasar, merupakan risiko pada posisi aset,
Penerapan Sistem Manajemen Risiko
Mandiri Tunas Finance Sesuai dengan POJK NO. 44/
liabilitas, ekuitas, dan/atau rekening administratif
POJK.05/2020 tertanggal 28 Agustus 2020 tentang
termasuk transaksi derivatif akibat perubahan
Penerapan Manajemen Risiko bagi Lembaga Jasa
secara keseluruhan dari kondisi pasar.
Keuangan Non-Bank, penerapan manajemen risiko
5. Risiko Likuiditas, merupakan risiko akibat
Perseroan ditopang oleh 4 (empat) pilar penting
ketidakmampuan perseroan untuk memenuhi
sebagai berikut:
liabilitas yang jatuh tempo dari sumber
270 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 271
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Penerapan Manajemen Risiko
1 2 3 4
Pengawasan aktif Kecukupan kebijakan Kecukupan proses Sistem pengendalian
Direksi dan Dewan dan prosedur identifikasi, pengukuran, internal yang
Komisaris Manajemen Risiko serta pengendalian, dan menyeluruh
penetapan limit Risiko pemantauan Risiko
serta Sistem Informasi
Manajemen Risiko
1. Memahami risiko yang melekat pada aktivitas
Pilar 1
fungsional Perseroan;
Pengawasan Aktif Direksi Dan Dewan Komisaris
2. Melakukan pengawasan dan mitigasi risiko
Dewan Komisaris menjalankan fungsi pengawasan
secara aktif;
secara aktif melalui Komite Audit, Komite Pemantau
3. Menyusun kebijakan dan strategi Manajemen
Risiko dan Komite Nominasi dan Remunerasi.
Risiko secara tertulis dan komprehensif serta
Pengawasan aktif Direksi melalui Komite Manajemen
mengevaluasi secara berkala paling sedikit 1
Risiko, Komite Kredit, Asset and Liabilities Committee
(satu) kali dalam 1 (satu) tahun dan setiap saat
(ALCO), Komite Project, dan Komite Pengarah
dalam hal terdapat faktor yang mempengaruhi
Teknologi Informasi.
kegiatan usaha secara signifikan;
4. Bertanggung jawab atas pelaksanaan kebijakan
Tugas, tanggung jawab dan wewenang Dewan
Manajemen Risiko dan eksposur risiko yang
Komisaris terkait dengan pengawasan aktif dalam
diambil oleh Perseroan secara keseluruhan,
kegiatan Manajemen Risiko antara lain meliputi:
termasuk mengevaluasi dan memberikan arahan
1. Memahami risiko yang melekat pada aktivitas
berdasarkan laporan yang disampaikan oleh
fungsional Perseroan;
fungsi Manajemen Risiko dan menyampaikan
2. Mengevaluasi dan menyetujui kebijakan
laporan pertanggungjawaban kepada Dewan
Manajemen Risiko yang dilakukan sekurang-
Komisaris secara berkala;
kurangnya satu kali dalam satu tahun dan
5. Mengevaluasi dan memutuskan transaksi dan
setiap saat dalam hal terdapat faktor yang
limit Risiko yang memerlukan persetujuan Direksi;
mempengaruhi kegiatan usaha secara signifikan;
6. Mengembangkan budaya Manajemen Risiko pada
3. Melakukan evaluasi terhadap Direksi terkait
seluruh jenjang organisasi;
penerapan Manajemen Risiko agar sesuai dengan
7. Memastikan peningkatan kompetensi Sumber
kebijakan, strategi dan prosedur Perseroan yang
Daya Manusia yang terkait dengan Manajemen
telah ditetapkan;
Risiko, antara lain melalui program pendidikan
4. Mengevaluasi dan memutuskan permohonan
dan pelatihan terutama yang berkaitan dengan
Direksi yang berkaitan dengan transaksi dan
sistem dan proses Manajemen Risiko;
limit Risiko yang memerlukan persetujuan
8. Memastikan dan menetapkan tugas serta
Dewan Komisaris.
tanggung jawab yang jelas pada masing-masing
satuan kerja, sehingga fungsi Manajemen Risiko
Tugas, tanggung jawab dan wewenang Direksi
telah beroperasi secara independen, tercermin
terkait dengan pengawasan aktif dalam kegiatan
dengan adanya pemisahan fungsi antara unit
Manajemen Risiko antara lain meliputi:
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 271
Page 272
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
kerja Manajemen Risiko dengan unit kerja Identifikasi risiko bersifat proaktif, mencakup seluruh
operasional; aktivitas bisnis Perseroan dan dilakukan dalam
9. Melaksanakan kaji ulang secara berkala untuk rangka menganalisis sumber dan kemungkinan
memastikan keakuratan metodologi penilaian timbulnya risiko serta dampaknya. Hasil identifikasi
risiko, kecukupan implementasi Sistem Informasi risiko diterjemahkan menjadi parameter-parameter
Manajemen Risiko, ketepatan kebijakan dan risiko yang akan diukur secara berkala. Selanjutnya,
prosedur Manajemen Risiko serta penetapan Perseroan melakukan pengukuran risiko atas
limit Risiko. parameter-parameter risiko yang telah ditetapkan,
dimana pemantauan tersebut dilakukan oleh
Pilar 2 satuan kerja yang independen dari satuan kerja
Kecukupan Kebijakan dan Prosedur Manajemen pemilik risiko. Atas hasil pemantauan tersebut,
Risiko Serta Penetapan Limit Risiko fungsi Manajemen Risiko bersama unit kerja terkait
Perseroan menyusun kebijakan-kebijakan terkait memberikan rekomendasi kepada Direksi.
manajemen risiko yang direviu secara berkala dan
selalu disesuaikan dengan keadaan usaha terkini. Dalam rangka mendukung proses identifikasi,
Kebijakan-kebijakan tersebut diterjemahkan ke dalam pengukuran, pengendalian, dan pemantauan risiko,
Standard Operational Procedure (SOP) dan Pedoman Perseroan telah mengembangkan sistem manajemen
Teknis Operasional (PTO) yang disosialisasikan informasi yang didukung oleh Sumber Daya Manusia
kepada seluruh karyawan. Perseroan juga telah yang kompeten. Sistem dikembangkan untuk
menetapkan limit risiko yang sesuai dengan tingkat mendukung pengelolaan risiko yang lebih efisien agar
risiko yang akan diambil (risk appetite), toleransi pengambilan keputusan dapat lebih cepat namun tetap
risiko (risk tolerance) dan strategi Perseroan secara mengacu pada prinsip kehati-hatian. Sistem informasi
keseluruhan dengan memperhatikan kemampuan manajemen risiko dapat mencakup informasi, seperti:
modal Perseroan untuk menyerap eksposur eksposur risiko, kepatuhan terhadap kebijakan dan
risiko atau kerugian yang timbul. Dalam rangka prosedur Manajemen Risiko, realisasi pelaksanaan
pengendalian risiko, limit digunakan sebagai ambang Manajemen Risiko dibanding target yang ditetapkan,
batas untuk menentukan tingkat intensitas mitigasi dan selanjutnya informasi-informasi tersebut
risiko yang dilakukan manajemen. Perseroan juga disampaikan secara rutin kepada Direksi.
memiliki kebijakan-kebijakan mengenai batasan
persetujuan/otorisasi untuk transaksi pembiayaan Pilar 4
maupun yang bukan transaksi pembiayaan. Sistem Pengendalian Internal Yang Menyeluruh
Kebijakan pencadangan kerugian piutang Perseroan Perseroan menjalankan praktik pengelolaan risiko
juga sejalan dengan kebijakan pencadangan pada yang efektif di seluruh unit kerja dengan menerapkan
Perseroan Induk yang sesuai dengan ketentuan kebijakan three line of defense models dengan
regulator. ketentuan sebagai berikut:
1. Unit bisnis sebagai pertahanan lapis pertama
Pilar 3 bertanggungjawab atas efektivitas pengelolaan
Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran, risiko, konsistensi pelaksanaan kebijakan dan
Pengendalian dan Pemantauan Risiko Serta prosedur manajemen risiko, dan pengendalian
Sistem Informasi Manajemen Risiko internal yang efektif.
Perseroan memiliki perangkat untuk mengidentifikasi, 2. Unit Manajemen Risiko dan Kepatuhan sebagai
mengukur, mengendalikan, dan memantau risiko pertahanan lapis kedua bertanggungjawab atas
secara berkala. Perangkat tersebut digunakan pengembangan dan pemantauan manajemen
fungsi Manajemen Risiko untuk memberikan risiko secara keseluruhan, pengawasan terhadap
masukan serta rekomendasi kepada Direksi untuk pelaksanaan kebijakan dan prosedur yang
memastikan kegiatan usaha dapat mencapai target dijalankan oleh fungsi bisnis, dan memantau
yang ditetapkan. risiko perusahaan secara keseluruhan.
272 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 273
>> Tata Kelola Perusahaan
05
3. Unit Audit Internal sebagai pertahanan lapis 1. Annual Integrated Risk Conference (AIRC) antara
ketiga bertanggungjawab untuk melalukan reviu Perusahaan Induk dan seluruh Perusahaan Anak;
dan evaluasi rancang bangun dan implementasi 2. Forum Integrated Risk Committee (FIRC) yang
manajemen risiko serta melakukan penilaian dilakukan bersama Bank Mandiri setiap triwulan
kecukupan dan efektivitas implementasi untuk membahas perkembangan Profil Risiko
manajemen risiko secara keseluruhan, guna Inherent dan Kualitas Penerapan Manajemen
memastikan bahwa pertahanan lapis pertama Risiko (KPMR) di Mandiri Tunas Finance.
dan lapis kedua telah berjalan efektif. 3. Penerapan Risk Appetite Statement (RAS)
bersama dengan Bank Mandiri sebagai salah satu
Sistem pengendalian internal dalam penerapan tools Risk Management untuk mengukur tingkat
manajemen risiko antara lain mencakup kesesuaian risiko yang masih dapat diterima Perusahaan
sistem pengendalian internal dan penerapan dalam mendukung strategi bisnis.
manajemen risiko. Penerapan manajemen risiko 4. Pelaksanaan stress testing terintegrasi Bank
termasuk kecukupan kebijakan, prosedur dan sistem Mandiri dengan perusahaan anak setiap triwulan,
informasi manajemen senantiasa dikaji dan direviu menggunakan beberapa asumsi/skenario sebagai
secara berkala. bentuk antisipasi aksi perusahaan pada kondisi
lingkungan bisnis yang buruk.
Pengelolaan Risiko Terintegrasi 5. Penerapan model scoring yang dikembangkan
dengan Entitas Induk oleh Mandiri Tunas Finance dan direviu secara
Sebagai entitas anak dari PT Bank Mandiri (Persero) berkala oleh Bank Mandiri.
Tbk, Perseroan melakukan Konsolidasi Risiko dengan 6. Monitoring kondisi likuidasi perusahaan secara
entitas induk dimana aktivitas ini merupakan bukti berkala yang dilaporkan kepada Perusahaan Induk.
kepatuhan kepada Peraturan Bank Indonesia No. 7. Risk Based Bank Rating dilakukan secara
8/6/PBI/2006 tertanggal 30 Januari 2006 dan berkala untuk mengetahui perkembangan tata
Peraturan OJK No. 17/POJK.03/2014 tertanggal 19 kelola perusahaan, profil risiko, kemampuan
November 2014 tentang Penerapan Manajemen permodalan, dan tingkat rentabilitas perseroan.
Risiko Terintegrasi Bagi Konglomerasi Keuangan.
Melalui kepatuhan tersebut, penerapan manajemen Jenis-jenis Risiko yang Dihadapi dan
risiko Perseroan merupakan pendekatan terpadu Pengelolaan Serta Mitigasinya
dan konsisten dalam melakukan penelaahan, Dari 8 (delapan) jenis risiko yang melekat, terdapat 4
pengukuran, pemantauan dan pengelolaan risiko (empat) risiko utama yang dihadapi Perseroan, yaitu
terhadap seluruh komponen kelompok Perseroan. risiko kredit, risiko operasional, risiko strategi, dan
Perkembangan konsolidasi ini secara berkala telah risiko likuiditas.
dikomunikasikan Bank Mandiri kepada regulator.
1. First Line, yang berkaitan dengan pemenuhan Berikut adalah penjabaran risiko-risiko yang melekat
ketentuan Peraturan Bank Indonesia No. 8/6/ serta pengelolaan atas risiko tersebut:
PBI/2006 tentang Penerapan Manajemen Risiko
Secara Konsolidasi bagi Bank yang Melakukan RISIKO KREDIT
Pengendalian Terhadap Perusahaan Anak. Risiko kredit berasal dari aktivitas pemberian
2. Second Line, merupakan pendekatan kebutuhan pembiayaan. Pengelolaan risiko kredit bertujuan
internal Perseroan secara keseluruhan yang untuk mengukur, mengantisipasi, dan meminimalkan
mencakup perangkat (tools), kesadaran risiko kerugian akibat kegagalan debitur dalam memenuhi
(awareness), tata kelola perusahaan (governance), kewajibannya.
dan sistem informasi manajemen risiko (system).
• Kebijakan Pembiayaan
Berbagai bentuk aktivitas yang dilakukan dalam Kebijakan pembiayaan dituangkan dalam Standard
rangka konsolidasi risiko antara lain: Operation Procedures (SOP). Kebijakan pembiayaan
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 273
Page 274
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
perusahaan mengatur bahwa proses pembiayaan kredit dan unit kerja collection. Selain itu, dilakukan
kepada debitur dilakukan oleh pihak-pihak yang juga Monthly Performance Review antara unit kerja
independen untuk memastikan penerapan prinsip bisnis, unit kerja kredit, unit kerja collection dan unit
kehati-hatian. kerja risk dalam rangka memantau dan mengevaluasi
performance portfolio segmen Corporate Fleet
• Persetujuan Pembiayaan setiap bulannya.
Dalam menilai aplikasi kredit, Perseroan
senantiasa mengacu pada regulasi dan prinsip Monitoring kredit ritel dilakukan pada level
kehati-hatian di antaranya berdasarkan faktor portofolio. Analisa portofolio dilakukan secara
penilaian kemampuan membayar, prospek usaha berkala dan dituangkan dalam laporan bulanan
dan kinerja debitur. Perseroan telah menerapkan yang disampaikan kepada Direksi. Fungsi
mobile survey dalam rangka meningkatkan kualitas Manajemen Risiko juga melakukan monitoring
pencairan kredit. Proses kredit dan pengelolaan secara berkala terhadap kualitas pemutusan dari
risiko kredit segmen retail dilakukan melalui proses pejabat pemegang kewenangan memutus kredit
end-to-end yang terintegrasi dalam sistem e-Star. dan memberikan rekomendasi kepada Direksi atas
Proses pengambilan keputusan pada segmen hasil monitoring tersebut.
retail dilakukan melalui sistem credit scoring.
Model credit scoring secara berkala dilakukan Sebagai langkah antisipatif (early warning
validasi untuk memastikan keakuratannya. Untuk signal), dilakukan proses simulasi dan stress
mempercepat proses pengambilan keputusan testing terhadap portofolio secara berkala untuk
kredit, Perseroan telah memberikan kewenangan mengetahui perubahan kualitas portofolio
memutus kredit kepada pejabat yang ditunjuk terhadap perubahan makro ekonomi. Hasil stress
berdasarkan kualifikasi tertentu. Proses testing memberikan panduan bagi Direksi untuk
pengambilan keputusan pada segmen Corporate mengantisipasi kondisi makro yang mungkin terjadi.
Fleet dilakukan melalui sirkuler Nota Analisa
Pembiayaan, dan Rapat Komite Pembiayaan sesuai • Credit Collection dan Recovery
dengan jumlah fasilitas pembiayaan yang diajukan. Perseroan telah menyusun kebijakan penanganan
collection dan recovery berdasarkan jenis produk
Perseroan juga telah menyusun portfolio guideline dan berdasarkan hari tunggakan debitur. Kegiatan
dan telah menetapkan industri limit sebagai dasar penagihan atas debitur bermasalah didukung
arah pertumbuhan bisnis segmen Corporate Fleet oleh Automatic Collection System yang bersifat
di tahun 2024. Penyusunan Portfolio Guideline end-to-end dalam membantu memastikan proses
dan Industri Limit disesuaikan dengan kondisi penagihan dilakukan sesuai dengan prosedur yang
makro ekonomi saat ini dan prospek industri berlaku. Dalam menjalankan kegiatan collection,
dalam setahun ke depan, sehingga Perseroan pegawai yang menangani fungsi penagihan dan
secara tepat memilih pengembangan industri yang eksekusi agunan telah memiliki sertifikat profesi
sehat dengan tingkat risiko rendah serta mampu di bidang penagihan. Selain itu pegawai dibekali
membatasi pertumbuhan industri yang sedang dengan mobile collection device yang dilengkapi
tidak sehat dengan tingkat risiko tinggi. dengan mesin EDC (electronic data capture) untuk
memastikan akuntabilitas pelaksanaan proses
• Monitoring Pembiayaan penagihan kepada debitur.
Monitoring pembiayaan pada segmen Corporate Fleet
dilakukan dengan metode Watchlist yang merupakan RISIKO OPERASIONAL
suatu metode standar, terstruktur dan komprehensif Risiko operasional disebabkan karena tidak
dalam memantau kinerja debitur korporasi. Monitoring berfungsinya proses internal, kesalahan manusia,
dilakukan secara berkala bersama dengan unit kerja kegagalan sistem, atau adanya faktor eksternal yang
marketing sebagai pengelola account, unit kerja mempengaruhi kegiatan operasional Perseroan.
274 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 275
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Untuk mengelola dan memitigasi risiko operasional, • Issue and Action Management (IAM)
Perseroan melakukan penyelarasan metodologi Merupakan pencatatan atas tindak lanjut perbaikan
Risk based Audit melalui pemeliharaan risk library, dari isu/kondisi/ketidaksesuaian prosedur yang
menyediakan fasilitas Whistleblowing System, dan ditemukan dari berbagai sumber (seperti: indikasi
mengimplementasikan perangkat Operational Risk temuan dari pelaksanaan QA, hasil control testing,
Management Tools (ORM Tools). ORM Tools yang insiden maupun Self Identified Issue).
dipergunakan adalah sebagai berikut:
• Business Continuity Management
• Quality Assurance (QA) Untuk menjamin kelangsungan operasional
QA merupakan tools yang berfungsi sebagai Early Perseroan dalam kondisi darurat, Perseroan telah
Detection System (EDS) atau pendeteksi dini fraud menyiapkan kebijakan yang berisi langkah-langkah
event atas kejadian yang berpotensi merugikan yang harus diambil sebelum, selama dan setelah
perusahaan. QA juga merupakan sebagai post terjadinya suatu keadaan darurat. Kebijakan
check audit yang dilakukan secara berkala melalui tersebut diatur dalam Business Continuity
pengecekan account secara sampling dan konfirmasi Management (BCM) yang meliputi Business
kepada debitur melalui telepon serta PIC unit kerja Continuity Plan (BCP), Disaster Recovery Plan
kantor cabang (apabila diperlukan) dalam rangka (DRP) dan Emergency Response Procedure (ERP),
menemukan adanya ketidaksesuaian prosedur kerja sebagai berikut:
yang dijalankan. • Disaster Recovery Plan (DRP) adalah suatu
perencanaan menyeluruh mengenai tindakan
• Risk Control & Self Assessment (RCSA) yang harus diambil sebelum, selama dan
RCSA dipergunakan untuk mengidentifikasi dan setelah suatu peristiwa yang mengganggu dan
menilai risiko yang melekat pada aktivitas di setiap menyebabkan suatu kerugian sistem informasi.
unit kerja, serta menilai kualitas kontrol atas Tujuan DRP yaitu memastikan proses kegiatan
risiko yang telah dilakukan unit kerja pemilik risiko operasional Perseroan tetap berjalan dengan
melalui parameter Top Risk dari risiko operasional baik ketika terjadi permasalahan pada sistem
yang terjadi. Parameter risiko-risiko tersebut dapat informasi, dengan menggunakan sistem
berubah sejalan dengan pertumbuhan bisnis yang cadangan (backup) yang telah dipersiapkan.
terjadi di Mandiri Tunas Finance. • Emergency Response Plan (ERP) adalah suatu
strategi perencanaan untuk mengantisipasi
• MTF Loss Events Database (MLED) dan menanggulangi keadaan darurat yang wajib
MLED database berisi data historis kejadian dijalankan oleh tim khusus yang bertanggung
(pencatatan berdasarkan tanggal kejadian, jawab untuk melakukan tindakan penyelamatan
deskripsi kejadian dan faktor penyebab kejadian pada saat terjadi keadaan darurat.
risiko) yang dapat menimbulkan kerugian maupun • Business Continuity Plan (BCP) adalah
potensi kerugian operasional (fraud maupun non- suatu perencanaan yang bertujuan untuk
fraud). Pencatatan kejadian tersebut dilakukan mempertahankan kelangsungan operasional
oleh setiap unit kerja pemilik risiko secara berkala. Perseroan saat terjadi gangguan yang disebabkan
oleh bencana alam atau manusia, yang berpotensi
• Control Testing (CT) menyebabkan kerugian. BCP disusun untuk
Control Testing merupakan pengujian efektivitas meminimalkan akibat dari gangguan dan
kontrol atas risiko yang dilakukan oleh unit kerja memastikan operasional Perseroan dapat berjalan.
pemilik risiko, secara on-desk maupun on-site.
Control testing merupakan salah satu proses penting Dalam hal pengelolaan risiko operasional, setiap
yang menguji kecukupan kontrol secara periodik unit kerja bertanggung jawab terhadap pengelolaan
dan mengidentifikasi potensi kelemahan termasuk risiko operasional yang melekat dan memiliki fungsi
mitigasi risiko serta menetapkan tindakan perbaikan. dalam pengelolaan risiko. Unit bisnis sebagai risk
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 275
Page 276
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
owner merupakan first line of defense, unit kerja dilaksanakan dengan baik. Seluruh parameter risiko
Manajemen Risiko sebagai supporting unit berperan telah dimasukkan ke dalam Risk Appetite Statement
sebagai second line of defense dan Internal Audit (RAS) perseroan dan dimonitor secara berkala.
berperan sebagai third line of defense. Dalam mengelola risiko kepatuhan, Divisi Retail Risk
Management dan Divisi Operational & Corporate
RISIKO STRATEGI Risk Management telah menetapkan parameter-
Pengelolaan risiko strategi bertujuan untuk parameter yang dimonitor secara berkala.
mengantisipasi potensi kegagalan dalam mencapai
tujuan Perseroan akibat ketidaklayakan atau Pengelolaan risiko kepatuhan juga didukung oleh
kegagalan dalam melakukan perencanaan, penetapan, Compliance Management System (CMS) untuk
pelaksanaan strategi, serta kegagalan dalam menghindari ketidakpatuhan Perseroan atas
mengantisipasi perubahan bisnis. Dalam mengelola ketentuan internal maupun eksternal. Dalam
risiko strategi, Perseroan melakukan Review kinerja mengelola risiko pasar, Perseroan melakukan
dan melakukan evaluasi penyusunan target bisnis, mitigasi berupa penetapan limit aktivitas transaksi
serta melakukan langkah-langkah perbaikan pendanaan dalam mata uang asing dan suku bunga
sesuai risk appetite dengan mempertimbangkan mengambang yang tertuang dalam Risk Appetite
kondisi internal dan eksternal. Selain itu, dilakukan Statament, melakukan full hedge pendanaan dalam
pemantauan pencapaian target pembiayaan, realisasi mata uang asing dan suku bunga mengambang,
anggaran terhadap rencana anggaran, realisasi melakukan stress testing untuk mengetahui
pengembangan cabang, dan realisasi pemenuhan dampak kondisi pasar yang ekstrem terhadap
SDM oleh unit-unit kerja terkait secara periodik. eksposur Perseroan.
RISIKO LIKUIDITAS Dalam mengelola risiko hukum, Perseroan secara
Satuan Kerja Manajemen Risiko bersama unit berkala melakukan internalisasi budaya risiko hukum
kerja terkait melakukan identifikasi, pengukuran, melalui sosialisasi kepada seluruh pegawai yang
pengendalian, dan pemantauan risiko likuiditas dilaksanakan oleh unit litigasi serta Manajemen Risiko.
dengan tujuan meminimalkan risiko yang timbul
akibat kegagalan Perseroan dalam menyediakan Dalam mengelola risiko reputasi, khususnya untuk
pendanaan pada jangka waktu tertentu. Dalam mitigasi timbulnya pemberitaan media dan/atau
mengelola risiko likuiditas, Satuan Kerja Manajemen rumor mengenai Perseroan yang bersifat negatif,
Risiko menetapkan nilai limit untuk parameter risiko serta mitigasi atas strategi komunikasi Perseroan
likuiditas serta melakukan stress testing risiko yang kurang efektif, maka perusahaan telah memiliki
likuiditas secara berkala. Pengelolaan risiko likuiditas unit kerja Corporate Communication dan juga unit
didukung oleh Asset & Liability Committee (ALCO) kerja Customer Care.
dengan tujuan memonitor dan membuat proyeksi
terhadap seluruh kewajiban yang jatuh tempo, aset, Reviu terhadap Efektivitas
dan pertumbuhan pembiayaan baik jangka pendek Sistem Manajemen Risiko
maupun jangka panjang. Selain itu, untuk menjaga Sistem informasi manajemen risiko telah efektif
ketersediaan sumber pendanaan, Perseroan dan terus dikembangkan sebagai upaya agar
menjaga relasi dengan Perbankan, menjaga kualitas tersedia informasi yang akurat, lengkap, informatif,
pembiayaan dan reputasi Perseroan. tepat waktu dan dapat diandalkan sehingga dapat
digunakan Direksi, Dewan Komisaris dan satuan kerja
RISIKO KEPATUHAN, PASAR, yang terkait dalam penerapan Manajemen Risiko
HUKUM, DAN REPUTASI untuk menilai, memantau dan memitigasi risiko yang
Selain risiko kredit, operasional, strategis, dan dihadapi. Penilaian Profil Risiko Perseroan sepanjang
likuiditas, Perseroan juga memastikan pengelolaan tahun 2024 mencerminkan bahwa risiko-risiko yang
risiko kepatuhan, pasar, hukum, dan reputasi dihadapi dapat dikelola dengan baik sehingga dapat
276 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 277
>> Tata Kelola Perusahaan
05
mendukung pengembangan bisnis lebih lanjut. efektivitas pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen
Dengan kata lain, Manajemen Risiko telah diterapkan risiko, ketersediaan informasi yang memadai dan
oleh MTF dengan baik dan efektif. tepat waktu mencakup eksposur risiko, kepatuhan
terhadap kebijakan dan prosedur Manajemen
Pernyataan Manajemen Risiko, serta informasi mengenai hasil realisasi
atas Kecukupan Sistem penerapan manajemen risiko terhadap target yang
Manajemen Risiko ditetapkan. Sistem informasi manajemen risiko
Sistem Manajemen Risiko Perseroan dinilai sudah Perseroan juga didukung oleh Sumber Daya Manusia
berjalan efektif dan memadai tercermin dari yang berkualitas.
AUDITOR EKSTERNAL/
AKUNTAN PUBLIK
Akuntan publik merupakan organ eksternal sistem pengendalian intern, serta pemeriksaan,
Perseroan yang berfungsi memberikan opini terkait atas dasar pengujian, bukti-bukti yang mendukung
kesesuaian penyajian laporan keuangan Perseroan jumlah-jumlah dan pengungkapan dalam laporan
terhadap Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang keuangan. Audit juga akan meliputi penilaian atas
berlaku di Indonesia. Keberadaan akuntan publik prinsip akuntansi yang digunakan dan estimasi
diatur melalui Peraturan Otoritas Jasa Keuangan signifikan yang dibuat oleh manajemen, serta
Nomor 9 Tahun 2023 tentang Penggunaan Jasa penilaian atas penyajian laporan keuangan secara
Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik dalam keseluruhan sesuai dengan Pernyataan Standar
Kegiatan Jasa Keuangan. Akuntansi Keuangan (PSAK) yang dikeluarkan
oleh IAI.
Kepatuhan terhadap Akuntansi 3. Sebagai bagian dari proses audit, Kantor Akuntan
Keuangan Indonesia Publik (KAP) juga melakukan tanya jawab kepada
Manajemen bertanggung jawab terhadap penyajian manajemen mengenai pernyataan manajemen yang
laporan keuangan Perseroan dan patuh terhadap disajikan dalam laporan keuangan.
Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang berlaku 4. Audit mengandung risiko inheren bahwa jika terdapat
di Indonesia yang ditetapkan oleh Ikatan Akuntan kekeliruan dan ketidaksesuaian yang material. Jika
Indonesia (IAI) dan Peraturan Badan Pengawas terdapat hal tersebut, KAP akan menyampaikan
Pasar Modal Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) No. kepada manajemen.
VIII.G.7, Lampiran Surat Keputusan No. KEP-347/ 5. Manajemen, dalam hal ini Direksi, memberikan
BL/2012, tanggal 25 Juni 2012 tentang Pedoman tanggung jawabnya terhadap laporan keuangan
Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan yang telah di audit oleh KAP, sesuai Peraturan OJK
Emiten atau Perusahaan Publik. No. 75/ POJK.04/2017 tentang Tanggung Jawab
Direksi atas Laporan Keuangan.
Prosedur Audit Eksternal 6. Manajemen menyetujui kertas kerja pemeriksaan
dan Standar Audit KAP atas Perseroan untuk direviu oleh badan atau
1. Audit atas laporan keuangan Perseroan dilakukan otoritas terkait.
sesuai dengan standar profesional Akuntan Publik 7. Audit dilaksanakan berdasarkan Standar Profesional
yang mencakup seluruh prosedur audit yang Akuntan Publik yang diterbitkan oleh Institut Akuntan
dipandang perlu sesuai dengan keadaan. Publik Indonesia (IAPI). Jika terdapat bantuan
2. Audit meliputi pengujian dan evaluasi terhadap keuangan Pemerintah RI, maka audit dilaksanakan
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 277
Page 278
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
berdasarkan Standar Pemeriksaan Keuangan Negara penunjukannya sesuai dengan ketentuan pengadaan
(SPKN) yang diterbitkan oleh Badan Pengawasan barang/jasa.
Keuangan (BPK) RI. 2. Dewan Komisaris dapat melakukan penunjukan
kembali auditor eksternal dengan berdasarkan pada
Kriteria Akuntan Publik hasil evaluasi atas kinerja auditor eksternal untuk
Perseroan menetapkan 4 (empat) syarat atau melakukan audit atas laporan keuangan.
kriteria yang harus dimiliki KAP dalam prosedur 3. Dewan Komisaris menyampaikan alasan pencalonan
penunjukannya, yaitu sebagai berikut: tersebut kepada RUPS dan besarnya honorarium/
• Terdaftar di OJK; imbalan jasa yang diusulkan untuk eksternal auditor
• KAP yang termasuk dalam kelompok 4 (empat) besar tersebut.
di Indonesia; 4. Usulan kepada RUPS tersebut dapat disampaikan
• Memiliki afiliasi internasional; melalui surat tersendiri yang merupakan bagian
• Memiliki pengalaman melakukan audit terhadap dari surat tanggapan Dewan Komisaris atas kinerja
perusahaan berstatus emiten atau perusahaan tahunan Perseroan.
terbuka. 5. Dewan Komisaris mengevaluasi kinerja auditor
eksternal melalui Komite Audit sesuai dengan
Mekanisme Penunjukan ketentuan dan standar yang berlaku.
Akuntan Publik 6. Untuk proses penunjukan calon auditor eksternal
Tahapan mekanisme penunjukan KAP: dan atau penunjukan kembali auditor eksternal
1. Dewan Komisaris melalui Komite Audit melakukan yang dilakukan oleh RUPS, Dewan Komisaris cukup
proses penunjukan calon Auditor eksternal memberikan kuasa kepada RUPS untuk menetapkan
dengan meminta bantuan Direksi dalam proses auditor tersebut.
Penetapan Akuntan Publik oleh RUPS
Dewan Komisaris menyampaikan surat rekomendasi kepada RUPS
Dewan Komisaris melakukan telaah atas rekomendasi Komite Audit, melakukan pembahasan dengan organ Dewan Komisaris dan
calon auditor eksternal/Akuntan Publik
Tindak lanjut Komite Audit:
• Melakukan evaluasi atas pelaksanaan audit internal dan eksternal
• Menyampaikan laporan kepada Dewan Komisaris
Penyampaian arahan dan penugasan dari Dewan Komisaris kepada Komite Audit
278 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 279
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Penunjukan Kantor Akuntan Publik dan Akuntan Publik Tahun 2024
Pada tahun 2024 Perseroan telah menunjuk Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja (a member
firm of Ernst & Young Global Limited) untuk melaksanakan audit laporan keuangan PT Mandiri Tunas Finance
sebagaimana ditetapkan dalam RUPS Tahunan tanggal 05 Juni 2024.
Kantor Akuntan Publik
Nama Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja (EY)
Tanda Terdaftar STTD.KAP-03/PM.22/2018
Akuntan Publik Yasir
Nomor Registrasi AP.0703
Tahun Audit 2024
Periode Penugasan 2024
Jasa Audit Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
Jasa Non Audit/Lainnya -
Biaya 1.265.400.000
Kantor Akuntan Publik 2020-2024
Tahun Kantor Akuntan Publik Nama Akuntan Izin KAP Biaya (Rp) Opini
2024 Kantor Akuntan Publik Yasir STTD.KAP-03/PM.22/2018 1.265.400.000 Wajar dalam semua
Purwantono, Sungkoro & Surja hal yang material
2023 Kantor Akuntan Publik Danil Setiadi STTD.KAP-03/PM.22/2018 2.097.900.000 Wajar dalam semua
Purwantono, Sungkoro & Surja Handaja hal yang material
2022 Kantor Akuntan Publik Yovita STTD.KAP-03/PM.22/2018 1.048.950.000 Wajar dalam semua
Purwantono, Sungkoro & Surja hal yang material
2021 Kantor Akuntan Publik Yovita STTD.KAP-03/PM.22/2018 1.097.800.000 Wajar dalam semua
Purwantono, Sungkoro & Surja hal yang material
2020 Kantor Akuntan Publik Yovita STTD.KAP-03/PM.22/2018 1.045.950.000 Wajar dalam semua
Purwantono, Sungkoro & Surja hal yang material
Jasa Lain yang Diberikan KAP
Pada tahun 2024, tidak terdapat jasa lain yang diberikan Kantor Akuntan Publik kepada Perseroan.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 279
Page 280
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
SISTEM PENGENDALIAN
INTERNAL
Sistem Pengendalian Internal merupakan suatu dunia, yaitu COSO Internal Control Framework, yang
proses yang terintegrasi pada tindakan dan kegiatan antara lain mencakup komponen-komponen:
yang dilaksanakan secara terus menerus oleh 1. Lingkungan pengendalian internal dalam
pimpinan dan pegawai guna memberikan keyakinan Perseroan, yang terdiri dari integritas, nilai
memadai atas tercapainya tujuan Perusahaan. etika dan kompetensi dari Komisaris, Direksi dan
Sistem pengendalian internal pelaksanaannya seluruh pegawai Perseroan, filosofi dan gaya
diawali mulai dari perencanaan, pelaksanaan, kepemimpinan manajemen termasuk cara yang
pengawasan sampai dengan pertanggungjawaban ditempuh dalam melaksanakan kewenangan
secara tertib, terkendali, efisien dan efektif, dan tanggung jawabnya, pengorganisasian dan
sehingga dapat memberikan keyakinan bahwa pengembangan sumber daya manusia serta
penyelenggaraan kegiatan Perseroan telah perhatian dan arahan yang dilakukan oleh Dewan
dilakukan secara efisien dan efektif. Komisaris dan Direksi.
2. Manajemen risiko, yang mencakup proses
Tujuan penerapan Sistem Pengendalian Internal di identifikasi, analisa, penilaian dan mitigasi atau
lingkup Perseroan adalah sebagai berikut: respons atas risiko yang relevan dengan bidang
1. Menjaga dan mengamankan harta kekayaan usaha Perseroan.
Perseroan 3. Aktivitas kontrol, mencakup tindakan-tindakan
2. Menjamin tersedianya laporan yang lebih akurat yang dilakukan agar seluruh proses di Perseroan
3. Meningkatkan kepatuhan terhadap ketentuan terkendali sesuai sasaran yang telah ditetapkan,
yang berlaku antara lain aktivitas yang terkait dengan struktur
4. Mengurangi dampak kerugian dari adanya organisasi mencakup kewenangan, otorisasi,
penyimpangan termasuk kecurangan/fraud, dan verifikasi, rekonsiliasi, penilaian atas prestasi
pelanggaran terhadap prinsip kehati-hatian kerja, pembagian tugas dan pengamanan aset
5. Meningkatkan efektivitas organisasi dan efisiensi perusahaan.
sumber daya 4. Sistem informasi dan komunikasi, mencakup
aktivitas yang terkait dengan penyajian laporan
Penerapan Sistem Pengendalian kegiatan Perseroan dan penyampaiannya
Internal di Lingkup Perseroan kepada pihak terkait, yang antara lain mencakup
Sistem Pengendalian Internal diterapkan mulai informasi dan komunikasi kegiatan operasional,
dari penetapan sasaran dan strategi di seluruh kegiatan finansial, dan ketaatan atas ketentuan
organisasi, identifikasi kemungkinan terjadinya suatu dan peraturan yang berlaku.
kejadian yang dapat mempengaruhi sasaran dan 5. Monitoring, mencakup aktivitas atau proses
strategi dimaksud, dan pengelolaan risiko agar tetap penilaian terhadap kualitas sistem pengendalian
berada dalam batas toleransi (risk appetite), untuk internal termasuk kualitas fungsi Audit Internal
memberikan keyakinan yang memadai dalam rangka dan kualitas unit kerja di dalam struktur organisasi
pencapaian tujuan Perseroan. Kerangka kerja sistem Perseroan, sehingga sistem pengendalian
pengendalian internal yang menjadi acuan Perseroan internal dapat dilaksanakan secara optimal, dan
adalah kerangka kerja terbaik (best practices) yang penyimpangan yang terjadi segera dilaporkan
telah dipraktikkan oleh perusahaan-perusahaan di kepada Direksi dan Komisaris melalui Komite Audit.
280 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 281
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Pengendalian Keuangan tugas sehingga tidak memiliki peluang
dan Operasional untuk melakukan dan menyembunyikan
Perseroan memiliki komitmen untuk mengungkapkan penyimpangan dalam pelaksanaan tugasnya.
laporan tersebut kepada semua pihak yang b. Penerapan Four Eyes Principles dalam proses
berkepentingan secara adil dan transparan kredit seluruh segmen; pemisahan fungsi
berdasarkan standar akuntansi yang berlaku di pemrakarsa kredit dengan pemutus.
Indonesia. Oleh karena itu, Perseroan senantiasa c. Penerapan Line of Defenses untuk aktivitas
memelihara sistem pengendalian internal yang pertahanan berlapis.
menjamin keandalan dan kecukupan setiap transaksi. 2. Kegiatan pengendalian sesuai fungsi organisasi
meliputi:
Penyajian laporan keuangan (neraca, laporan a. Pelaksanaan Kaji Ulang Manajemen (Top
rugi laba, laporan arus kas, laporan perubahan Management Reviews) secara berkala Direksi
ekuitas) pada setiap tahun buku dilakukan untuk meminta penjelasan (informasi) dan laporan
memenuhi kepentingan semua pihak yang terkait kinerja operasional dari Kepala Unit Kerja
dengan Perseroan. Untuk memenuhi semua prinsip dalam rangka melakukan kaji ulang terhadap
di atas, Perseroan telah memiliki kebijakan yang hasil realisasi dibandingkan dengan target
menjamin bahwa transaksi dicatat dengan segera, yang telah ditetapkan.
akurat dan dilengkapi dengan dokumen pendukung b. Kaji Ulang Kinerja Operasional (Functional
yang memadai. Review) ini dilaksanakan oleh Audit Internal
terhadap kecukupan dan efektivitas sistem
Transaksi yang tercatat dalam sistem akuntansi pengendalian internal, pengelolaan risiko
sekurang-kurangnya telah mendapatkan dan corporate governance. Kegiatan audit
persetujuan Manajemen yang memiliki kewenangan dilakukan untuk setiap level Unit Kerja
untuk keperluan tersebut dan dicatat dengan Perseroan dan dilaporkan kepada Direktur
benar. Setiap laporan keuangan perusahaan Utama dan Komite Audit.
secara wajar dan akurat menggambarkan transaksi
yang sebenarnya tanpa sedikit pun adanya Terkait dengan kepatuhan terhadap peraturan
upaya menyembunyikan fakta kepada pembaca perundang-undangan yang berlaku, Mandiri Tunas
laporan. Semua pihak, baik Direksi, Komisaris dan Finance memiliki komitmen untuk selalu mematuhi
Karyawan yang bertanggung jawab atas fungsi- peraturan dan perundangan-undangan yang
fungsi tersebut, wajib memahami dan menjalankan berlaku dengan:
kebijakan sistem pengendalian internal dan prosedur 1. Membentuk Unit Kepatuhan yang bertanggung
pencatatan akuntansi keuangan perseroan. jawab untuk memantau kepatuhan seluruh unit
kerja di Mandiri Tunas Finance.
Dalam mendukung pengendalian risiko operasional 2. Melakukan pemantauan Kepatuhan Pelaporan
secara menyeluruh, Perseroan telah menerapkan kepada BI/OJK/regulator lainnya.
hal-hal berikut: 3. Strategi Manajemen Risiko Kepatuhan adalah
1. Kegiatan pengendalian secara umum melibatkan mempunyai kebijakan untuk senantiasa
seluruh karyawan dan Manajemen Mandiri Tunas mematuhi ketentuan yang berlaku secara
Finance di semua jenjang organisasi yang tertuang proaktif melakukan pencegahan (ex-ante) dalam
dalam seluruh kebijakan dan prosedur seperti: rangka meminimalkan terjadinya pelanggaran
a. Penerapan Segregation of Duties berupa dan melakukan tindakan kuratif (ex-post) dalam
pemisahan fungsi dalam menjalankan rangka perbaikan.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 281
Page 282
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Tinjauan Efektivitas Sistem 3. Unit Audit Internal melakukan evaluasi atas
Pengendalian Internal kecukupan dan efektivitas sistem pengendalian
Direksi bertanggung jawab memastikan penerapan internal secara independen melalui pelaksanaan
sistem pengendalian internal yang andal dan efektif kegiatan audit. Hasil evaluasi dan tindak lanjutnya
untuk mencapai tujuan Perseroan. Dewan Komisaris dilaporkan kepada Dewan Komisaris, Komite
dibantu Komite Audit juga bertanggung jawab Audit dan Direksi. Hasil evaluasi selama tahun
melakukan pengawasan atas penyelenggaraan 2024 menunjukkan bahwa Sistem Pengendalian
sistem pengendalian internal di Perseroan. Untuk Internal di Mandiri Tunas Finance telah berjalan
mengevaluasi kecukupan dan efektivitas sistem secara memadai.
pengendalian internal tersebut, sepanjang tahun
2024 telah dilakukan kegiatan pemantauan dan Pernyataan Manajemen atas
koreksi penyimpangan antara lain: Kecukupan Sistem Pengendalian
1. Perseroan melakukan evaluasi dan pemantauan Internal
secara terus menerus terhadap efektivitas Berdasarkan hasil penelaahan dan berdasarkan
keseluruhan pelaksanaan pengendalian internal, diskusi bersama Manajemen, Komite Audit, Auditor
termasuk jika terjadi perubahan kondisi internal Independen, Audit Internal, dan Divisi terkait lainnya
dan eksternal yang dapat mempengaruhi bahwa Direksi dan Dewan Komisaris menilai bahwa
perusahaan dalam mencapai sasarannya. Sistem Pengendalian Internal Perseroan telah
2. Pemantauan diprioritaskan terhadap risiko memadai dalam mengidentifikasi risiko sehingga
utama termasuk evaluasi secara berkala untuk Perseroan dapat mengelola risiko tersebut. Mandiri
mendeteksi dan mencegah munculnya risiko Tunas Finance senantiasa melakukan langkah-
baru, baik oleh unit kerja operasional, unit kerja langkah perbaikan yang dilakukan dalam rangka
pemantau risiko, maupun oleh audit internal. menyempurnakan sistem pengendalian internal.
PERKARA
PENTING
Permasalahan dan/atau perkara hukum yang dihadapi Perseroan serta anggota Dewan Komisaris dan Direksi
di sepanjang tahun 2024 dan perbandingannya dengan tahun 2023 adalah sebagai berikut:
2024 2023
Permasalahan Hukum
Perdata Pidana Perdata Pidana
Dewan Komisaris dan Direksi 0 0 0 0
Selesai dan telah mempunyai kekuatan hukum tetap 0 0 0 0
Dalam proses penyelesaian 0 0 0 0
MTF
Selesai dan telah mempunyai kekuatan hukum tetap 68 0 56 0
Dalam proses penyelesaian 22 0 26 0
Jumlah 90 0 82 0
282 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 283
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Berikut penjelasan terkait perkara-perkara hukum yang dihadapi Perseroan di sepanjang tahun 2024:
Pokok Perkara Risiko yang dihadapi MTF dan
Posisi MTF Instansi
Material (Rp) Imaterial (Rp) pengaruhnya terhadap MTF
Termohon Kasasi Pengadilan Niaga 899.500.000 0 Risiko yang mungkin akan dihadapi
perusahaan adalah ganti kerugian
Tergugat Pengadilan Negeri 15.155.135.829 31.729.696.000
terhadap tuntutan Materiel dan Imateriel
Pemohon Keberatan Pengadilan Negeri 446.832.190 150.000.000 namun dalam hal ini Litigasi telah berhasil
menyelamatkan potensi kerugian
Terlawan Pengadilan Negeri 1.818.646.646 5.210.102.200 sebesar Rp59.269.589.090 dan potensi
Termohon Eksekusi Pengadilan Negeri 481.950.000 0 kerugian sebesar Rp14.819.133.902 yang
masih dalam proses penanganan Litigasi.
Terbanding Pengadilan Tinggi 6.555.924.900 0
Pemohon Kasasi Mahkamah Agung 774.364.000 0
Termohon Kasasi Mahkamah Agung 7.866.571.245 3.000.000.000
SANKSI
ADMINISTRASI
Pada tahun 2024 terdapat sanksi administratif dari regulator, terhadap sanksi tersebut Perseroan telah
menyelesaikan kewajiban-kewajiban yang harus dipenuhi sesuai dengan sanksi dari regulator dan perusahaan
juga telah melakukan mitigasi risiko agar pelanggaran tidak terulang kembali.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 283
Page 284
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
TATA KELOLA
TEKNOLOGI INFORMASI
Keberadaan teknologi informasi yang andal sangat penting untuk mendukung proses bisnis dan layanan yang
prima. Teknologi merupakan kunci utama yang memungkinkan Perseroan menyediakan produk dan jasa kepada
pelanggan, mengukur dan menelusuri kinerja bisnis, serta mengambil keputusan-keputusan Manajemen yang
tepat untuk kelangsungan usahanya. Pengelolaan Teknologi Informasi di Perseroan dilakukan oleh Divisi Teknologi
Informasi (TI), sehingga kebijakan terkait TI lebih terarah dan berjalan sesuai dengan visi misi Perseroan.
Dasar Pengelolaan TI
Di masa mendatang diharapkan tata kelola TI Perseroan sudah dapat mencapai maturity level rata-rata industri
Pembiayaan dalam skala pengukuran maturity level berdasarkan COBIT5. Untuk mencapai kondisi tersebut,
secara umum IT harus melakukan langkah-langkah perbaikan yang antara lain adalah sebagai berikut:
1. Penambahan dan perbaikan fungsi/tugas.
2. Pengembangan kebijakan dan prosedur.
3. Pengembangan ukuran-ukuran kinerja.
4. Pengadaan sistem aplikasi pendukung yang relevan.
5. Melakukan evaluasi Tata Kelola IT.
Peta Jalan Pengembangan Teknologi Informasi
2022 2023 2024
Strengthen Digital Integrate Digital Building
Foundations Ecosystem New Foundation
• Melakukan Business Process • Pengembangan aplikasi mobile Pengembangan kondisi internal
Re-engineering seperti MTF Mobile dan MTF sebagai fondasi untuk tumbuh.
• Development & Implementasi 1Access • Meningkatkan kompetensi
Credit Acquisition System • Optimalisasi penggunaan cloud orang untuk menggarap segmen
• Melakukan Assessment dan pada HCEazy, MTF1ACCESS dan bisnis baru
Implementasi Data Governance MTF Mobile • Melakukan Business Process
• Pengembangan Aplikasi yang • Sertifikasi ISO 27001:2013 Re-engineering (BRR) untuk
existing untuk menunjang proses setiap segmen bisnis
digitalisasi • Membangun kemampuan data
• Peningkatan Technology Security management & data analystic
and Services untuk mendukung bisnis
• Optimalisasi penggunaan Cloud • Upgrade Sertifikasi ISO
untuk mempercepat proses 27001:2013 ke ISO 27001:2022
Digitalisasi
• Assessment Keamanan Informasi
untuk persiapan Sertifikasi ISO
27001
284 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 285
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Pembentukan Divisi Teknologi Informasi sebagai Divisi Pengelola IT
Mandiri Tunas Finance berperan sebagai business enabler dalam memberikan layanan pada user untuk
menjalankan kegiatan operasionalnya, serta mendukung perkembangan bisnis Perseroan. Divisi ini juga terus
mengembangkan sarana yang dapat memudahkan pelanggan untuk berhubungan dengan pihak Mandiri Tunas
Finance. Sebagai pendukung bisnis Perseroan dalam memberikan layanannya, Divisi TI Mandiri Tunas Finance
dibagi menjadi beberapa departemen sebagaimana struktur organisasi berikut:
Struktur Pengelolaan IT Mandiri Tunas Finance
SALES & IT DIRECTOR
Information Technology
Division Head
Information Technology
Deputy Division Head
IT Project IT Planning IT Software IT Business IT Operation &
IT Security Dept.
Management & Policy Development Solution Application Network
Head
Dept. Head Dept. Head Dept. Head Dept. Head Dept. Head
Divisi IT Perseroan dipimpin oleh seorang Kepala Divisi. Berdasarkan Surat Keputusan No. 2839/SK-HCP.SVC/
HC/VIII/2017 Direksi menunjuk Kanda Octaviano untuk menjabat Kepala Divisi IT.
Kanda Octaviano
Kepala Divisi IT
Usia Kewarganegaraan Domisili
43 tahun Indonesia Jakarta Timur
Dasar Hukum Pengangkatan
Surat Keputusan No. 2839/SK-HCP.SVC/HC/VIII/2017
Masa Jabatan
Sejak 1 Agustus 2017
Periode
Ke-1
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S1) Ekonomi Akuntansi dari STIE Indonesia (2006)
Riwayat Pekerjaan
• Information Technology Division Head (2016 - sekarang)
• IT Software Development Departement (2016)
• IT Software Development Dept Head (2013-2016)
• IT Software Development Departement (2010-2012)
• IT Supervisor (2007-2009)
• SOP & Control SPV (2005-2007)
Rangkap Jabatan
Di Dalam Perusahaan : Tidak ada
Di Luar Perusahaan : Tidak ada
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 285
Page 286
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Tugas dan Tanggung Jawab Divisi IT
1. Mengkoordinasikan, merencanakan dan mengendalikan proyek-proyek IT dalam rangka memenuhi kebutuhan
operasional perusahaan berbasis komputer.
2. Merencanakan dan mengkoordinasikan pemeliharaan sumber daya IT dalam rangka penyediaan dukungan
perangkat dan sistem IT.
3. Merencanakan, mengarahkan, mengkoordinasikan dan menyetujui rencana kerja ditingkat departemen, serta
memantau dan mengevaluasi pelaksanaan serta mengkoordinasikan pelaporan.
4. Mengarahkan, mengkoordinasikan keamanan dari semua perangkat IT termasuk kode semua program dari
aplikasi yang ada di perusahaan.
5. Merencanakan dan mengkoordinasikan kegiatan operasional IT sesuai dengan service level agreement.
6. Monitoring dan mengendalikan kegiatan pengadaan dan pemeliharaan infrastruktur di cabang & HO.
Pengembangan Teknologi Informasi
Untuk meningkatkan pelayanan, Perseroan senantiasa melakukan pengembangan TI yang terintegrasi untuk
menunjang kinerja Perseroan, sebagaimana terlampir sebagai berikut.
DC & DRC Dual Link Cabang
DC & DRC Dual Link
PABX CCTV PC & Laptop Mobile Device
Windows Based Android Based
Perseroan memiliki sistem yang terintegrasi antara lain dan didukung aplikasi mobile untuk proses digitalisasi
sehingga dapat mempercepat proses kredit Pelanggan.
Mobile Collections System Accounting System
HC-EAZY
Mobile Report Human Capital System
Mobile Survey Document Management System
Document Gateway System
Mobile Marketing
Channelling System
Perkembangan Pengelolaan Teknologi Informasi
Sepanjang tahun 2024, Perseroan telah melakukan beberapa program pengelolaan Teknologi Informasi sebagai berikut:
1. Peningkatan Keamanan Sistem
Perusahaan melakukan peningkatan keamanan sistem dengan melakukan beberapa inisiatif dengan
melakukan implementasi tools security sebagai berikut:
286 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 287
>> Tata Kelola Perusahaan
05
• Implementasi Runtime Application Self-Protection;
• Penambahan License Tools Data Loss Prevention untuk menunjang kebutuhan Perlindungan Data Pribadi
• Implementasi DNS Protection
• Implementasi IT Service Management;
2. Maintenance Kapasitas Sistem, Storage dan Jaringan
Pada sisi infrastruktur, Perseroan juga melakukan peningkatan kapasitas server, storage dan peremajaan
perangkat jaringan untuk menunjang perkembangan bisnis Perseroan. Peningkatan kapasitas Lending dan
akun kelola tentu membutuhkan dukungan kapasitas sistem dan jaringan yang andal. Untuk itu pada tahun
2024 Divisi IT melakukan Maintenance dan peningkatan kapasitas sistem dan jaringan sebagai berikut :
• Peremajaan storage yang sudah end of support dengan penambahan kapasitas storage
• Peremajaan perangkat jaringan
• Pergantian rack jaringan komunikasi di 50 cabang
• Peremajaan Backup Tape Library
3. Peningkatan Tata Kelola IT
• Penyusunan IT Strategic Plan 2025-2027
Ditahun 2024 Divisi IT melakukan penyusunan IT Strategic Plan untuk 3 tahun yakni IT Strategic Plan
2024 – 2027. Penyusunan rencana kerja 3 tahunan ini dilakukan melanjutkan apa yang sudah dilakukan 3
tahun sebelumnya. IT Strategic Plan ini menjadi pedoman Divisi IT dalam melakukan pengembangan dan
pengelolaan IT secara baik dan berkesinambungan. Hal ini juga menjadi landasan pembuatan kebijakan TI
yang merupakan turunan dari Rencana Bisnis Perusahaan
• Di tahun 2023 MTF sudah melakukan sertifikasi ISO 27001:2013, dan pada tahun 2024 MTF melakukan
peningkatan sertifikasi ISO 27001:2013 ke ISO 27001:2022 dengan cakupan MTF 1Access.
• Dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia, Divisi IT melakukan pelatihan dan sharing knowledge
secara rutin pada masing-masing departemen. Hal ini dilakukan agar setiap personil Divisi IT memiliki
kemampuan yang baik dan dapat mendukung operasional dengan optimal.
• Melakukan Standarisasi IT Infrastructure & IT Planning
4. Optimalisasi penggunaan cloud pada aplikasi sebagai berikut:
• HC Eazy;
• MTF 1Access;
• MTF Mobile.
Biaya Pengembangan Teknologi Informasi
Penentuan besarnya biaya untuk Opex dan Capex IT berdasarkan kebutuhan operasional dan kebutuhan untuk
pengadaan infrastruktur TI yang sesuai rekomendasi dan melalui proses reviu Manajemen Perseroan. Berikut
perbandingan biaya investasi IT yang dilakukan Perseroan di tahun 2024.
Investasi TI Tahun 2024
Perihal Jumlah (Rp) Security 13.968.209.900
Server 20.715.822.205 Software/License 11.696.885.955
Network 8.477.261.280 Certification 228.900.000
Perbandingan Jumlah Investasi TI 2023-2024
Realisasi (Rp-juta) Perbandingan
Anggaran Penyerapan
Perihal Realisasi 2024 &
2024 Anggaran 2024
2024 2023 2023
Jumlah Investasi TI 55.087 39.679 57.797 27,9% 95,3%
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 287
Page 288
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
KODE
ETIK
Kode Etik merupakan perangkat yang bersifat artikulatif serta memiliki mekanisme reward & punishment, yang
tujuannya untuk mendukung penerapan visi, misi dan nilai inti serta budaya perusahaan. Penerapan disiplin
Perseroan telah tertuang di dalam Peraturan Perusahaan yang menjelaskan tentang kewajiban dan hak karyawan,
tindakan pelanggaran beserta sanksi yang diberikan dan Pimpinan Unit sebagai perwakilan Manajemen memiliki
wewenang dalam melaksanakan proses pembinaan bagi karyawan. Kode Etik ini berfungsi sebagai pedoman
standar perilaku bagi seluruh Karyawan MTF dalam berinteraksi dengan pihak dalam dan pihak luar.
Perseroan secara berkala melakukan evaluasi atas efektivitas Kode Etik, dan mengadakan program sosialisasi
untuk mengingatkan dan menekankan penerapan kode etik bagi para karyawan.
Hubungan yang Harmonis dengan Pemangku Kepentingan
Salah satu tujuan besar dari penerapan prinsip GCG adalah pengembangan hubungan entitas usaha dengan
pemangku kepentingan. Perseroan merumuskan Kode Etik yang dimilikinya untuk dapat membangun hubungan
yang harmonis antara kepentingan operasi dan bisnis yang dilakukan Perseroan dengan kepentingan dari setiap
pemangku kepentingan yang berada di dalam lingkaran operasi dan bisnis Perseroan maupun yang terkena
dampak kegiatan operasi dan bisnis Perseroan.
Pemangku Kepentingan Mandiri Tunas Finance
KREDITUR PEMASOK KONSUMEN/
PEMEGANG MITRA USAHA PELANGGAN
SAHAM
PEMERINTAH/ PESAING MASYARAKAT &
MEDIA MASSA
KARYAWAN REGULATOR LINGKUNGAN
Visi, Misi, serta Nilai dan Budaya Perusahaan sebagai Panglima
Perseroan telah merumuskan dan menetapkan visi dan misi sebagai panglima utama dalam arahan bagi
pengembangan Perseroan ke depan. Visi dan misi tersebut kemudian diturunkan ke dalam Nilai-nilai dan Budaya
Perusahaan yang diharapkan dapat dipahami sebagai kebijakan mendasar Perseroan untuk mengembangkan
keorganisasian yang sejalan dengan visi dan misi yang telah ditetapkan.
NILAI DAN BUDAYA PEDOMAN STANDAR ETIKA
VISI & MISI
PERUSAHAAN PERILAKU/KODE ETIK
288 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 289
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Penetapan dan Isi Kode Etik 3. Sebagai sarana untuk terciptanya hubungan yang
Perseroan telah memiliki Kode Etik atau Code of harmonis, sinergis dan saling menguntungkan
Conduct (CoC) yang telah ditetapkan tanggal 11 Maret antar pemangku kepentingan Perseroan.
2013, dengan berisikan pokok-pokok inti dari Kode 4. Dalam jangka panjang mendorong perbaikan
Etik Perseroan sebagai berikut: kualitas pelayanan pelanggan, pengelolaan
BAB I – Pendahuluan Perseroan, pengembangan nilai Perseroan dan
• Latar Belakang pada akhirnya menuju pada peningkatan reputasi
• Maksud dan Tujuan Perseroan.
• Manfaat
BAB II – Etika Bisnis Pemberlakuan Kode Etik bagi
• Ruang Lingkup Seluruh Level Organisasi
• Etika Bisnis dan Komitmen Perusahaan Penerapan Pedoman Standar Etika Perilaku
kepada Stakeholders Perseroan merupakan tanggung jawab seluruh
BAB III – Etika Kerja Karyawan Perseroan untuk berperilaku sesuai dengan
• Ruang Lingkup budaya Perseroan sehingga terwujud perilaku yang
• Sikap Dasar Individu – Perilaku Utama PERWIRA profesional, bertanggungjawab, wajar, patut dan
• Perilaku Individu di dalam dan di luar Perusahaan dipercaya dalam melakukan hubungan bisnis dengan
• Perilaku sebagai Atasan rekan sekerja maupun para mitra kerja.
• Perilaku sebagai Bawahan
• Komitmen atas Hal-hal Khusus Sosialisasi dan
BAB IV – Penegakan dan Penerapan Internalisasi Kode Etik
Standar Etika Perilaku Kode Etik Perseroan diperkenalkan ke seluruh
• Pemantauan Pelaksanaan Standar Etika Perilaku tingkatan di dalam Perseroan dan tertulis dalam
• Pelaporan Pelanggaran Standar Etika Perilaku dokumen tambahan dari kontrak kerja saat proses
• Sanksi atas pelanggaran Code of Conduct perekrutan karyawan baru maupun bagi karyawan
BAB V – Penutup yang telah bergabung di Perseroan, sehingga Kode
Etik tersebut harus dipahami dan ditandatangani
Manfaat dan Tujuan Penerapan oleh seluruh karyawan. Kemudian, seluruh karyawan
Standar Etika Perilaku diharapkan untuk berperilaku sesuai nilai-nilai
Perseroan secara konsisten menerapkan Kode Etik Perseroan dan menerapkan Kode Etik dalam kegiatan
sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi, sehari-hari. Sosialisasi dan internalisasi merupakan
pemegang saham, perusahaan, Dewan Komisaris tahapan penting dari penerapan Kode Etik Karyawan.
dan Direksi serta pegawai, Nasabah, Mitra Usaha dan Perseroan berkomitmen melaksanakan sosialisasi dan
masyarakat. Adapun tujuan penerapan Standar Etika pembaharuan Kode Etik secara efektif dan menyeluruh
Perilaku ini adalah sebagai berikut: dengan langkah-langkah sebagai berikut:
1. Sebagai komitmen bersama untuk mewujudkan 1. Melakukan sosialisasi Kode Etik kepada seluruh
visi dan melaksanakan misi secara profesional dan jajaran Perseroan dan melakukan penyegaran
beretika dengan memperhatikan kepentingan dari secara berkelanjutan melalui:
pemangku kepentingan, sehingga pada akhirnya a. Website perusahaan;
akan terwujud standar kerja yang maksimal bagi b. Email administrator yang disampaikan kepada
seluruh individu dan tetap berpedoman kepada seluruh karyawan;
aturan yang berlaku bagi Perseroan. c. Pada saat penandatanganan Perjanjian Kerja
2. Meminimalkan segala risiko yang mengakibatkan (PKWT & PKWTT);
terjadinya konflik kepentingan maupun tuntutan d. Serta media lainnya yang tersedia di perusahaan.
hukum atau proses litigasi akibat kelalaian yang 2. Melakukan evaluasi atas pemahaman jajaran
dilakukan oleh individu di dalam Perseroan. Perseroan, pada masa orientasi maupun masa bekerja.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 289
Page 290
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
3. Pengkajian dan pembaharuan secara berkala pada butir-butir yang tercantum dalam Kode Etik dalam rangka
pengembangan dan penyempurnaan lebih lanjut. Jika diperlukan aturan pelaksanaan lebih rinci maka akan
dibuat dalam kebijakan dan peraturan Perseroan.
Sanksi atas Pelanggaran
Pelanggaran peraturan perusahaan dan kode etik yang dilakukan oleh karyawan, dapat diberikan sanksi:
Sanksi Masa Berlaku Sanksi Jumlah Sanksi 2024 Jumlah Sanksi 2023
Surat Teguran 3 (tiga) bulan 8 13
Surat Peringatan Pertama 6 (enam) bulan 226 185
Surat Peringatan Kedua 6 (enam) bulan 40 23
Surat Peringatan Ketiga 6 (enam) bulan 11 16
Surat Peringatan Pertama dan Terakhir 6 (enam ) bulan 22 28
Pengakhiran Hubungan Kerja (PHK) - 26 29
Jenis pelanggaran yang diduga merupakan tindak pidana maka akan diproses secara hukum melalui pihak
yang berwenang.
PENGENDALIAN
GRATIFIKASI
Sebagai bentuk komitmen Perusahaan dalam menerapkan Good Corporate Governance (GCG), Mandiri Tunas
Finance telah memiliki Standar Operasional Prosedur terkait dengan pengendalian gratifikasi yang mengatur
tentang larangan penerimaan gratifikasi bagi seluruh karyawan.
Kebijakan Anti Penyuapan
Dalam rangka mendukung program pengendalian gratifikasi, Mandiri Tunas Finance telah menerapkan kebijakan
anti penyuapan yang dideklarasikan oleh Manajemen Puncak Perusahaan, yakni:
1. Melarang praktik-praktik penyuapan dan sejenis di lingkungan Perusahaan
2. Mematuhi peraturan perundangan dan peraturan lain yang berlaku terkait anti penyuapan
3. Menyelaraskan kebijakan anti penyuapan dengan tujuan Perusahaan
4. Menyediakan tata Kelola Perusahaan yang mendukung tercapainya tujuan anti penyuapan Perusahaan
5. Memastikan komitmen kepada pemenuhan persyaratan Sistem Manajemen Anti Penyuapan
6. Mendorong peningkatan kesadaran anti penyuapan kepada jajaran stakeholder terkait
7. Menjalankan prinsip perbaikan berkelanjutan dalam Sistem Manajemen Anti Penyuapan
8. Memberikan tanggung jawab, kewenangan dan independensi kepada Fungsi Kepatuhan Anti Penyuapan
(FKAP)
9. Memberikan sanksi tegas kepada pelanggar ketentuan dalam kebijakan Sistem Manajemen Anti Penyuapan
Sosialisasi Kebijakan Gratifikasi
Sebagai bentuk pengendalian gratifikasi, sosialisasi dilakukan secara terus menerus kepada seluruh karyawan
dan stakeholders dalam rangka meningkatkan awareness pada seluruh pihak yang terlibat dengan Perseroan.
290 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 291
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Selama tahun 2024, telah dilakukan sosialisasi kepada karyawan Mandiri Tunas Finance guna meningkatkan
awareness terkait gratifikasi.
Laporan Gratifikasi Tahun 2024
Karyawan Mandiri Tunas Finance yang telah menerima ataupun menolak gratifikasi wajib melaporkan
penerimaan ataupun penolakannya tersebut kepada Perseroan melalui Unit Pengendali Gratifikasi. Selama
tahun 2024, jumlah laporan penerimaan ataupun penolakan gratifikasi yang diterima oleh Unit Pengendali
Gratifikasi adalah sebanyak 19 laporan. Penerimaan gratifikasi yang dilaporkan berupa makanan & minuman,
voucher, uang, dan barang.
KEBIJAKAN
ANTIKORUPSI
Seluruh bagian dan seluruh lini di Mandiri Tunas Finance senantiasa menjunjung tinggi persaingan yang fair,
memberikan kesempatan dengan mengedepankan sportivitas dan profesionalisme, serta menerapkan prinsip
GCG dalam rangka menciptakan iklim bisnis yang sehat. Kebijakan Anti Korupsi ini juga didukung dengan Kode
Etik Perusahaan, budaya Perusahaan serta peraturan Perusahaan yang menjadi nilai dasar (core values) dari
Perusahaan, sehingga nilai tersebut merupakan cerminan dari peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Seluruh kebijakan di Perusahaan terkait dengan Anti korupsi juga mengatur tentang tindakan, perilaku ataupun
perbuatan-perbuatan yang dapat menimbulkan konflik kepentingan, Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN), serta
pemberian sanksi atas pelanggaran tersebut.
Sebagai bentuk pelaksanaan Kebijakan Anti Korupsi, Mandiri Tunas Finance telah melakukan hal-hal berikut :
1. Menerbitkan ketentuan mengenai pengendalian gratifikasi di lingkungan Mandiri Tunas Finance, termasuk di
dalamnya larangan penerimaan gratifikasi
2. Kebijakan Anti Penyuapan yang disepakati dan disetujui oleh Manajemen Puncak
Pelatihan/Sosialisasi Anti Korupsi kepada Karyawan
Dalam mengatasi praktik korupsi, Perseroan telah melakukan program sosialisasi terkait awareness terhadap
Tindakan Fraud, korupsi dan gratifikasi ke seluruh karyawan secara rutin sepanjang tahun 2024.
Waktu Lokasi Peserta Keterangan
19/01/2024 Head Office 25 karyawan Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi
07/02/2024 Kantor Cabang 21 karyawan Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi
06/03/2024 Kantor Cabang 28 karyawan Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi
03/04/2024 Kantor Cabang 23 karyawan Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi
03/05/2024 Kantor Cabang 21 karyawan Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi
22/05/2024 Kantor Cabang 26 karyawan Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi
06/06/2024 Head Office 23 karyawan Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi
11/06/2024 Kantor Cabang 30 karyawan Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi
24/06/2024 Kantor Cabang 21 karyawan Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi
04/07/2024 Kantor Cabang 30 karyawan Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi
18/07/2024 Kantor Cabang 48 karyawan Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 291
Page 292
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Waktu Lokasi Peserta Keterangan
09/09/2024 Kantor Cabang 86 karyawan Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi
07/10/2024 Kantor Cabang 91 karyawan Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi
17/10/2024 Kantor Cabang 53 karyawan Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi
01/11/2024 Head Office & Kantor Cabang 3.384 karyawan Kick off Anti Fraud
14/11/2024 Kantor Cabang 88 karyawan Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi
26/11/2024 Kantor Cabang 22 karyawan Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi
PELAPORAN PELANGGARAN
(WHISTLEBLOWING SYSTEM)
Dalam rangka penerapan pilar ke-2 Strategi Anti Fraud Mandiri Tunas Finance yang selaras dengan peraturan
Otoritas Jasa Keuangan yakni deteksi, Perusahaan memiliki dan mengelola media pelaporan/Whistleblowing
melalui mekanisme Whistleblowing System (WBS) yaitu Halo Perwira. Halo Perwira merupakan upaya Perseroan
untuk mendukung tata kelola perusahaan yang baik serta mencegah terjadinya untuk mendeteksi lebih dini
terkait indikasi fraud, pelanggaran ataupun ketidaksesuaian lainnya yang dilaporkan oleh seluruh stakeholders
di Perseroan.
Ruang Lingkup Pengaduan Pelanggaran Melalui Sistem Pelaporan
Pelanggaran Mandiri Tunas Finance
Pelaporan yang dapat disampaikan oleh karyawan internal atau pihak eksternal (konsumen, rekanan Perseroan)
kepada Halo Perwira untuk dapat ditindaklanjuti oleh Pengelola Whistleblower adalah :
1. Dugaan atau indikasi pelanggaran prosedur
2. Dugaan atau indikasi fraud yang terjadi
3. Dugaan atau indikasi pelanggaran kode etik Perusahaan
4. Perbuatan melanggar hukum atau perbuatan tidak etis lainnya yang merugikan Perusahaan baik secara
finansial ataupun nama baik Perusahaan.
Saluran Pengaduan
Mandiri Tunas Finance telah menyediakan media komunikasi terkait dengan perbuatan yang diduga atau
terindikasi fraud dan/atau perbuatan non-fraud, untuk selanjutnya dapat ditindaklanjuti oleh pengelola
Whistleblower. Pelaporan dapat disampaikan melalui media :
Situs web : www.mtf.co.id/id/whistle-blower
Email : Halo.perwira@mtf.co.id
SMS/Telefon/WhatsApp : 081110678057
Pihak Pengelola Pengaduan
Pengelolaan Whistleblowing System Halo Perwira dilakukan oleh Unit Kerja Strategi Anti Fraud yang juga
bertanggung jawab atas penerapan Strategi Anti Fraud di Perseroan. Seluruh laporan yang masuk ke dalam
Whistleblowing Halo Perwira akan diproses secara independen dengan mengedepankan penelusuran kebenaran
informasi yang oleh Pelapor.
292 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 293
>> Tata Kelola Perusahaan
05
1b 3a
Keluhan Customer
1
Nasabah Care
3
Website 3b
Email Human
WhatsApp SDM Capital
SMS
4b
4
Pelapor Anti Fraud Secure Email
6 Fraud & Anti Fraud
Non Fraud & Audit
1a 3c
Mekanisme Penyampaian Pengaduan dan Penanganan Pengaduan
yang Masuk Melalui Sistem Pelaporan Pelanggaran
Mekanisme penyampaian pengaduan dan penanganan pengaduan sebagai berikut:
1. Pelapor dapat mengirimkan pengaduan melalui media whistleblowing melalui website, WhatsApp, SMS, dan
email (1a). Apabila pengaduan tersebut belum memenuhi unsur pelaporan, maka Anti Fraud akan melakukan
follow up kepada pelapor (1b).
2. Pengaduan tersebut diterima oleh Anti Fraud. Apabila pengaduan terkait dengan keluhan konsumen maka akan
diteruskan kepada Customer Care (3a). Apabila pengaduan terkait dengan SDM maka akan diteruskan kepada
Human Capital (3b), dan jika berkaitan dengan fraud dan non fraud maka akan diteruskan kepada Anti Fraud
Department dan Corporate Audit Division.
3. Apabila terdapat pertanyaan dan membutuhkan informasi lanjutan maka Anti Fraud akan menjadi narahubung
kepada pelapor.
4. Informasi penanganan pengaduan atau tindak lanjut pengaduan akan diinformasikan kepada pelapor.
Perlindungan bagi Pelapor
Mandiri Tunas Finance memberikan perlindungan kepada Pelapor yang menyampaikan pengaduan kepada
Whistleblowing Halo Perwira, baik pihak internal maupun eksternal. Bentuk perlindungan yang diberikan kepada
pelapor adalah dengan menjamin kerahasiaan identitas pelapor dalam rangka menghindari terjadinya segala
bentuk ancaman, intimidasi ataupun tindakan tidak menyenangkan dari pihak mana pun.
Penghargaan dan Sanksi
Segala bentuk pelanggaran yang bertentangan dengan Kode Etik Perusahaan, Peraturan Perusahaan serta
Standar Operasional Prosedur (SOP) dan Pedoman Teknis Operasional (PTO) Perusahaan akan diberikan sanksi
sesuai dengan matriks sanksi Perusahaan.
Hasil Penanganan Pengaduan Tahun 2024
Jumlah pengaduan yang masuk dan diproses dalam tahun 2024 serta tindak lanjut dari pengaduan sebagai berikut:
Status Laporan Whistleblowing Jumlah pada Tahun 2024
Laporan Diterima 21
Indikasi Fraud 10
Tidak Terindikasi Fraud 11
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 293
Page 294
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
INFORMASI PEMBERIAN DANA
UNTUK KEGIATAN POLITIK
Perseroan memiliki kebijakan untuk melarang keterlibatan individu atas nama Perseroan dalam kegiatan politik,
termasuk memberikan donasi untuk kepentingan politik. Perseroan memiliki kebijakan untuk melarang keterlibatan
individu atas nama Perseroan dalam kegiatan politik, termasuk memberikan donasi untuk kepentingan politik.
Secara tegas, Perseroan tidak mengizinkan insan Mandiri Tunas Finance menggunakan fasilitas atau sumber
daya apa pun untuk tujuan kampanye politik, penggalangan dana politik maupun untuk tujuan partisipasi politik.
Sebagaimana yang telah diatur dalam Pedoman Standar Etika Perilaku Perseroan. Sebaliknya, kepedulian yang
tinggi terhadap masalah sosial dan kemasyarakatan merupakan bagian penting dari tugas dan tanggung jawab
perusahaan terhadap masyarakat, yang diwujudkan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
Penjelasan lebih rinci tentang program dan kegiatan CSR yang telah dilakukan Perseroan di sepanjang tahun
2024 dapat dilihat pada Laporan Keberlanjutan Perseroan.
KEBIJAKAN PENGADAAN
BARANG DAN JASA
Prinsip Dasar dan Ketentuan Pengadaan
Barang dan Jasa di Lingkup Perseroan
Dalam melakukan pengadaan barang dan jasa Perseroan menerapkan efisien, akuntabel serta transparansi.
Dasar hukum pelaksanaan pengadaan barang dan jasa ini mengacu pada aturan Standar Operasional Perusahaan
tentang pengadaan barang dan jasa. Oleh karena itu, pengadaan barang dan jasa dilakukan secara hati-hati mulai
dari perencanaan, pengadaan, pemilihan/seleksi penyedia Barang dan Jasa, serta pengawasan pelaksanaan
pengadaan dengan memperhatikan aspek-aspek sebagai berikut:
1. Efisien, berarti pengadaan barang/jasa harus diusahakan dengan menggunakan dana dan daya yang
terbatas untuk mencapai sasaran yang ditetapkan dalam waktu sesingkat-singkatnya dan dapat
dipertanggung jawabkan.
2. Efektif, berarti pengadaan barang/jasa harus sesuai dengan kebutuhan yang telah ditetapkan dan dapat
memberikan manfaat yang sebesar-besarnya sesuai dengan sasaran yang ditetapkan.
3. Terbuka dan Bersaing, berarti pengadaan barang/jasa harus terbuka bagi penyedia barang/jasa yang memenuhi
persyaratan dan dilakukan melalui persaingan yang sehat di antara penyedia barang/jasa yang setara dan
memenuhi syarat/kriteria tertentu berdasarkan ketentuan dan prosedur yang jelas dan transparan.
4. Transparan, berarti semua ketentuan dan informasi mengenai pengadaan barang/jasa, termasuk syarat teknis
administrasi pengadaan, tata cara evaluasi, hasil evaluasi, penetapan calon penyedia barang/jasa, sifatnya
terbuka bagi peserta penyedia barang/jasa yang berminat serta bagi masyarakat luas pada umumnya.
5. Adil/Tidak Diskriminatif, berarti memberikan perlakuan yang sama bagi semua calon penyedia barang/jasa dan
tidak mengarah untuk memberi keuntungan kepada pihak tertentu, dengan cara dan atau alasan apa pun.
6. Akuntabel, berarti harus mencapai sasaran baik fisik, keuangan maupun manfaat bagi kelancaran pelaksanaan
tugas umum pemerintahan dan pelayanan masyarakat sesuai dengan prinsip-prinsip serta ketentuan yang
berlaku dalam pengadaan barang/jasa.
294 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 295
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Jenis-jenis Pelelangan 3. Terbuka dan Bersaing, berarti pelaksanaan
Pelelangan Umum, Pelelangan Terbatas Procurement harus terbuka bagi penyedia barang
Pelaksanaan metode ini dilaksanakan apabila nilai dan jasa yang telah memenuhi persyaratan dan
tender diperkirakan lebih dari 5 miliar Rupiah dengan dilakukan melalui persaingan yang sehat di antara
ketentuan pelaksanaan sebagai berikut: Penyedia Barang dan Jasa serta memenuhi syarat/
• Pengumuman prakualifikasi kriteria tertentu berdasarkan ketentuan dan
• Pemasukan dokumen prakualifikasi prosedur yang jelas dan transparan.
• Evaluasi dokumen prakualifikasi 4. Transparan, berarti semua ketentuan dan informasi
• Penetapan pengumuman prakualifikasi mengenai pelaksanaan Procurement, termasuk
• Undangan pengambilan dokumen pengadaan syarat teknis dan administrasi, tata cara evaluasi,
• Penjelasan lelang - Pemasukan dan pembukaan hasil evaluasi, penetapan calon penyedia barang dan
penawaran jasa bersifat terbuka.
• Evaluasi penawaran - Pembuatan berita acara hasil 5. Adil dan tidak diskriminatif, berarti memberikan
pelelangan perlakuan yang sama bagi semua calon Penyedia
• Penetapan pemenang lelang Barang dan Jasa, tidak mengarahkan untuk
• Pengumuman pemenang lelang memberikan keuntungan kepada pihak tertentu
• Sanggahan peserta lelang dengan cara dan/atau alasan apa pun.
- Penandatanganan kontrak 6. Akuntabel, berarti proses, hasil dan pembayaran
- Pembayaran uang muka pengadaan harus dapat dipertanggungjawabkan.
Pemilihan Langsung 7. Tanggung jawab (responsibility), proses
Tata cara pengadaan barang dan jasa dengan metode procurement dilaksanakan secara hati-hati dan
pemilihan langsung dilaksanakan dengan proses patuh terhadap ketentuan yang berlaku.
sebagai berikut: 8. Independen, berarti keputusan procurement diambil
• Undangan kepada penyedia barang dan jasa secara obyektif dan bebas dari tekanan pihak
• Pemberian penjelasan dokumen pengadaan mana pun.
• Penyampaian penawaran - Pembukaan penawaran Etika Procurement
• Evaluasi penawaran Dalam pelaksanaan Procurement, semua pihak
• Klarifikasi teknis dan negosiasi yang terkait dalam proses tersebut antara lain unit
• Penetapan penyedia barang dan jasa terpilih Pelaksanaan Pengadaan, User serta Penyedia Barang
• Penunjukan penyedia barang dan jasa dan Jasa harus memenuhi etika sebagai berikut:
• Penandatanganan 1. Melaksanakan kewajiban masing-masing secara
tertib disertai rasa tanggung jawab untuk mencapai
Prosedur Pengadaan Barang dan kelancaran dan ketepatan tercapainya tujuan
Jasa di Lingkup Perseroan Procurement.
Prinsip Dasar Procurement 2. Bekerja secara profesional dan mandiri atas dasar
Dalam pelaksanaan proses Procurement harus kejujuran serta menjaga kerahasiaan dokumen
memperhatikan Prinsip Dasar Procurement, yaitu: yang seharusnya dirahasiakan, seperti Harga
1. Efektif, berarti kegiatan Procurement harus sesuai Perkiraan Sendiri (HPS), untuk mencegah terjadinya
dengan kebutuhan/rencana yang telah ditetapkan penyimpangan dalam pelaksanaan kegiatan
dan dapat memberikan manfaat yang optimal bagi Procurement.
perusahaan. 3. Tidak saling mempengaruhi baik langsung maupun
2. Efisien, berarti kegiatan Procurement dilaksanakan tidak langsung untuk mencegah dan menghindari
untuk mencapai kualitas sesuai dengan yang terjadinya persaingan tidak sehat.
ditetapkan, dengan waktu yang telah disepakati 4. Menerima dan bertanggungjawab atas segala
pada tingkat harga yang terbaik. keputusan yang ditetapkan sesuai dengan
kesepakatan para pihak.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 295
Page 296
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
5. Menghindari dan mencegah terjadinya conflict of 2. Beban Eksploitasi/Operational Expenditure (OPEX)
interest di antara para pihak. Semua pengeluaran/biaya untuk memperoleh
6. Menghindari dan mencegah terjadinya pemborosan Barang dan Jasa yang dibebankan kepada Biaya
dalam pelaksanaan kegiatan Procurement. Umum dan Administrasi, biaya tenaga kerja, biaya
7. Menghindari dan mencegah penyalahgunaan training, biaya hadiah undian, biaya hadiah non-
wewenang dan/atau kolusi dengan tujuan untuk undian dan biaya promosi dengan kriteria sebagai
keuntungan pribadi, golongan atau pihak lain berikut:
yang secara langsung atau tidak langsung dapat • Tidak memenuhi kriteria barang investasi.
merugikan bank. • Mempunyai sifat sewa (murni) walaupun memiliki
8. Menghindari dan mencegah terjadinya Korupsi, umur teknis selama 5 (lima) tahun atau lebih.
Kolusi dan Nepotisme (KKN) dalam proses • Untuk enhancement aplikasi, yaitu khusus untuk
Procurement. Solusi Teknologi Informasi terkait enhancement
9. Tidak menerima hadiah atau imbalan dalam bentuk atau penyempurnaan aplikasi yang menggunakan
apa pun, baik secara langsung maupun tidak Change Request, dapat dibebankan kepada BUA
langsung. sepanjang tidak menambah nilai manfaat.
3. Penganggaran Kembali dan Pencadangan
Sarana atau Media Proses apabila kewajiban atas tagihan Penyedia Barang
Pengadaan Barang dan/atau Jasa dan Jasa melewati tahun anggaran (misalnya akibat
Untuk menunjang terlaksananya proses pengadaan adanya termin pembayaran atau retensi), maka:
barang dan/atau jasa, perusahaan menyediakan media • Untuk beban investasi, harus dianggarkan
serta fasilitas melalui E-Procurement Perusahaan kembali pada periode tahun anggaran berikutnya
melalui situs web https://procurement.co.id:7348. sebesar sisa termin yang belum dibayar untuk
pengadaan yang bersangkutan oleh User.
Sistem E-Procurement digunakan agar pengadaan • Untuk beban eksploitasi, harus dicadangkan
dapat dilakukan secara transparan dan dapat pada akhir tahun anggaran untuk pekerjaan yang
dimonitor oleh semua panitia pengadaan. manfaatnya sudah diterima oleh MTF (BAST/
BAKP sudah ditandatangani) dan dianggarkan
Pedoman Pembebanan kembali untuk pekerjaan yang belum diterima
Pengadaan Barang dan Jasa oleh User.
Realisasi Procurement harus sesuai RKAP tahun 4. Pembukuan Pencatatan transaksi atas
berjalan baik atas beban pos anggaran investasi Pengadaan agar mengacu pada Kebijakan
(belanja modal) maupun pos anggaran eksploitasi Akuntansi yang berlaku di Mandiri Tunas Finance
(biaya umum dan administrasi) dan ketentuan dalam Standard Pedoman Akuntansi.
1. Capital Expenditure
Pengadaan Fixed Asset bergerak dan tidak Harga Perkiraan Sendiri (HPS)
bergerak yang dikategorikan kepada pengeluaran Harga Perkiraan Sendiri (HPS) adalah analisa
investasi dibebankan kepada belanja modal (Capital perhitungan perkiraan biaya pengadaan barang/
Expenditure), klasifikasi barang Capital Expenditure jasa yang dihitung atas dasar lingkup dan
memiliki kriteria sebagai berikut: spesifikasi barang/jasa yang akan diadakan, dengan
• Tidak habis dipakai dalam waktu 1 (satu) tahun memanfaatkan sumber data yang dapat digunakan
• Tidak mudah rusak/hilang serta menggunakan metode analisa teknis yang
• Apabila rusak pada umumnya dapat diperbaiki sesuai. Setiap proses pengadaan, kecuali pembelian
• Satuannya mudah diawasi, dihitung dan dapat langsung dan pembelian secara online, wajib memiliki
diberi kode HPS sebagai acuan dalam pelaksanaan proses
• Nilai perolehannya sesuai dengan ketentuan klarifikasi/negosiasi harga terhadap suatu penawaran
yang berlaku serta untuk menetapkan pejabat pemutus pengadaan.
296 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 297
>> Tata Kelola Perusahaan
05
HPS harus mencerminkan harga yang wajar dan Proses Pengadaan Melalui
dapat dipertanggungjawabkan, Penyusunan HPS Metode Proses Tender
harus sudah memperhitungkan biaya pajak sesuai 1. Memberikan undangan kepada penyedia barang
dengan ketentuan yang berlaku, beban biaya umum dan jasa.
(overhead cost) dan keuntungan (margin/profit) 2. Tahapan proses aanwijzing.
yang wajar bagi penyedia jasa. Revisi HPS dapat 3. Penyampaian penawaran:
dilaksanakan apabila memenuhi salah satu kriteria a. Penyampaian dokumen penawaran secara
sebagai berikut e-tendering melalui website pengadaan
1. Terdapat komponen biaya yang di dalam HPS awal Perusahaan https://procurement.co.id:7348;
belum diperhitungkan b. Penawar menyampaikan dokumen penawaran
2. Proses Negosiasi telah final dengan kondisi harga (administrasi, teknis, harga) secara online
hasil negosiasi masih di atas HPS, namun tidak dengan cara mengunggah (upload) dokumen
memungkinkan untuk dilaksanakan pengadaan penawaran melalui https://procurement.
ulang karena jumlah rekanan yang mampu co.id:7348.
melaksanakan pekerjaan terbatas atau tidak 4. Tahapan proses klarifikasi dan negosiasi.
menjamin pencapaian sasaran. 5. Tahapan untuk memperoleh harga yang sesuai dan
meyakinkan kejelasan teknis dan biaya yang dapat
Pengajuan Permintaan Pengadaan dipertanggung jawabkan.
1. User menyampaikan permintaan pengadaan yang 6. Tahapan proses klarifikasi dan negosiasi lanjutan
dituangkan dalam Nota kepada Unit Pelaksana (Jika diperlukan), dilaksanakan jika dari segi teknis
Pengadaan dengan mencantumkan informasi- dan biaya masih belum sesuai dengan TOR yang
informasi yang dibutuhkan dalam proses diajukan.
pengadaan, serta melampirkan dokumen-dokumen 7. Penetapan penyedia barang dan jasa terpilih.
pendukung yang diprasyaratkan. 8. Tim pengadaan/unit pelaksana pengadaan
2. Permintaan pengadaan harus disetujui oleh Pejabat mengusulkan calon penyedia barang dan jasa
yang berwenang, sesuai dengan matriks approval terpilih kepada tim pejabat yang berwenang
Pengajuan Barang dan Jasa. menetapkan penyedia barang dan jasa dengan
3. Dipastikan adanya ketersediaan anggaran atas melampirkan berita acara evaluasi dan negosiasi
setiap pengadaan. dan keterangan lainnya untuk ditetapkan.
4. Permintaan Pengadaan Barang dan Jasa Teknologi 9. Penunjukan penyedia barang dan jasa.
Informasi untuk proyek IT strategis diajukan 10. Panitia mengeluarkan surat keputusan penunjukan
kepada Unit Pelaksana Pengadaan berdasarkan penyedia barang/jasa kepada penyedia barang dan
keputusan inisiatif IT strategis yang ditetapkan oleh jasa terpilih serta menerbitkan surat pemberitahuan
Komite yang berwenang atau Rapat Direksi pada kepada peserta yang kalah.
penyusunan RKAP awal tahun dan perubahan- 11. Penandatanganan kontrak.
perubahannya pada tahun berjalan.
5. Proses Procurement baru dapat dilaksanakan Penetapan Sistem Pengadaan
apabila seluruh persyaratan yang terkait dengan Penetapan Metode & Jenis Pengadaan
proses Procurement tersebut telah diperoleh dari Dengan mempertimbangkan jenis, sifat dan nilai
unit kerja terkait. barang/jasa serta kondisi lokasi dan jumlah penyedia
6. Unit Procurement melakukan evaluasi atas setiap barang/jasa yang ada, unit kerja pengadaan barang
permintaan pengadaan yang disampaikan untuk dan jasa/panitia pengadaan dan/atau bersama-
memastikan bahwa seluruh dokumen yang sama pengguna barang/jasa terlebih dahulu
diprasyaratkan telah lengkap. harus menetapkan metode/sistem pengadaan
7. Ketepatan waktu proses pengadaan dilaksanakan yang paling tepat atau cocok dengan barang/jasa
sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. yang bersangkutan, antar lain meliputi: metode
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 297
Page 298
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
pengadaan, sistem penyampaian penawaran, harga yang dimasukkan ke dalam 1 (satu) sampul
metode evaluasi penawaran dan sistem kontrak tertutup kepada Unit Kerja Pengadaan Barang dan
pengadaan yang akan digunakan. Jasa/Panitia Pengadaan.
2. Metode Dua Sampul
Metode pengadaan dapat dilakukan dengan metode Metode Dua Sampul yaitu penyampaian Dokumen
sebagai berikut: Penawaran yang terdiri dari persyaratan
• Pelelangan umum administrasi dan persyaratan teknis dimasukkan
• Pemilihan terbatas dalam sampul tertutup I, sedangkan harga
• Penunjukan langsung penawaran dimasukkan dalam sampul tertutup II,
• Pengadaan/pembelian langsung selanjutnya sampul I dan sampul II dimasukkan ke
• Sayembara/kontes dalam 1 (satu) sampul penutup.
3. Metode Dua Tahap
Metode pengadaan lainnya yang akan ditetapkan Metode Dua Tahap yaitu penyampaian Dokumen
berdasarkan Peraturan Direksi meliputi jenis pekerjaan Penawaran yang terdiri dari persyaratan
pengadaan: administrasi dan persyaratan teknis dimasukkan
• Barang adalah benda baik berwujud maupun tidak dalam sampul tertutup I (tahap I), sedangkan
berwujud. harga penawaran dimasukkan dalam sampul
• Jasa pemborongan adalah layanan pekerjaan tertutup (tahap II), yang penyampaiannya
konstruksi atau wujud fisik lainnya yang dilakukan dalam 2 (dua) tahap secara terpisah dan
perencanaan teknis dan spesifikasinya ditetapkan dalam waktu yang berbeda. Metode Dua Tahap
oleh pengguna barang/jasa dan proses serta dipergunakan untuk Pengadaan Barang/Jasa
pelaksanaan diawasi oleh pengguna barang/jasa berteknologi tinggi, kompleks dan berisiko tinggi
atau pengawas yang ditugasi. atau mengutamakan tercapainya/pemenuhan
• Jasa konsultasi, adalah layanan jasa keahlian kriteria kinerja tertentu dari keseluruhan sistem.
profesional yang membutuhkan keahlian tertentu
di berbagai bidang keilmuan. Pemilihan sistem penyampulan dilakukan
• Jasa lainnya, adalah jasa yang membutuhkan berdasarkan pertimbangan derajat kerumitan
kemampuan tertentu yang mengutamakan pekerjaan yang akan dilelangkan.
keterampilan (skillware) dalam suatu sistem
tata kelola yang telah dikenal luas di dunia usaha Penyampaian Dokumen Penawaran
untuk menyelesaikan suatu pekerjaan atau segala Metode penyampaian dan pembukaan Dokumen
pekerjaan dan/atau penyediaan jasa selain Jasa Penawaran harus mengikuti ketentuan yang
Konsultasi, Pemborongan dan Barang. diprasyaratkan dalam Dokumen Pengadaan. Syarat
mendaftar, memenuhi syarat pendaftaran dan
Sistem Penyampulan dan mengambil Dokumen Lelang dengan syarat pasca
Penyampaian Dokumen Penawaran kualifikasi dan tata cara penyampaian Dokumen
Metode Penyampulan Dokumen Penawaran Penawaran adalah sebagai berikut:
Metode penyampulan Dokumen Penawaran harus 1. Penawar yang berhak menyampaikan Dokumen
mengikuti ketentuan yang diprasyaratkan dalam Penawaran adalah Penyedia Barang/Jasa yang
Dokumen Pengadaan dan Unit Kerja Pengadaan telah lulus prakualifikasi dan masuk dalam daftar
Barang dan Jasa/Panitia Pengadaan pada waktu acara peserta yang diundang. Penyampaian Dokumen
pemberian penjelasan (aanwijzing) bahwa yang dipakai Penawaran dilakukan dengan cara sebagai
adalah salah satu dari 3 (tiga) metode berikut ini: berikut:
1. Metode Satu Sampul a. Secara Langsung
Metode Satu Sampul yaitu penyampaian Dokumen i. Peserta secara langsung menyampaikan
Penawaran yang terdiri dari persyaratan dokumen penawarannya ke dalam tempat
administrasi, persyaratan teknis dan penawaran pemasukan penawaran yang telah disediakan
298 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 299
>> Tata Kelola Perusahaan
05
oleh Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa/ (upload) dokumen penawaran melalui
Panitia Pengadaan. https://procurement. co.id:7348.
ii. Batas waktu paling lambat untuk iii. Dokumen penawaran yang telah diunggah
pemasukan dokumen penawaran ke dalam (upload) dalam bentuk format pdf
tempat pemasukan dokumen penawaran akan dienkripsi (password) oleh sistem
harus sesuai dengan ketentuan dalam e-procurement dan password tersebut (file
Dokumen Pengadaan yaitu sebelum batas certificate) akan dikirim ke penawar.
waktu penutupan pemasukan Dokumen iv. Penawar dilarang memberikan kode enkripsi
Penawaran/Proposal. (password/certificate) sebelum batas akhir
iii. Pada batas waktu penyampaian dokumen unggah dokumen penawaran.
berakhir, Unit Kerja Pengadaan Barang v. Dokumen penawaran yang tidak dapat dibuka
dan Jasa/Panitia Pengadaan menyatakan saat pembukaan penawaran, baik karena
penyampaian Dokumen Penawaran/Proposal kesalahan password atau kerusakan file
ditutup, menolak Dokumen Penawaran/ softcopy yang dikirim oleh Penawar, menjadi
Proposal yang terlambat dan menolak risiko Penawar.
penambahan Dokumen Penawaran/Proposal. vi. Sebelum batas waktu unggah berakhir,
iv. Penawar harus memasukkan Dokumen peserta dapat mengganti dokumen
Penawaran/Proposal dalam sampul dengan penawaran (per item yang diprasyaratkan)
kondisi tertutup dan direkat. dan file yang berlaku adalah file yang
v. Pada sampul hanya ditulis: alamat pengguna terakhir diunggah.
jasa dan nama paket pekerjaan yang akan vii. Setelah batas waktu unggah berakhir,
dikerjakan di sudut kiri atas sampul. Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa/
vi. Apabila sampul tidak direkat sesuai dengan Panitia Pengadaan meminta kode enkripsi
petunjuk, Unit Kerja Pengadaan Barang dan (password/file certificate) tersebut. Unit
Jasa/Panitia Pengadaan tidak bertanggung Kerja Pengadaan Barang dan Jasa/Panitia
jawab atas isi sampul penawaran. Penawaran Pengadaan dapat memberikan batasan waktu
yang tidak direkat atau terdapat kesalahan tertentu untuk menyerahkan kode enkripsi
penulisan pada sampul Dokumen Penawaran (password), apabila sampai batas waktu yang
tidak menggugurkan penawaran. ditentukan peserta tidak memberikan kode
vii. Apabila penawar akan menarik/mengubah/ enkripsi (password) atau kode yang diberikan
mengganti/menambah dokumen penawaran tidak valid sehingga penawaran tidak dapat
yang sudah dimasukkan ke dalam tempat dibuka atau dievaluasi, maka penawaran
pemasukan Dokumen Penawaran, harus dinyatakan gugur.
dilakukan sebelum waktu penutupan 2. Sistem Evaluasi Penawaran Sistem evaluasi
pemasukan Dokumen Penawaran. penawaran dibedakan menjadi 2 bagian yaitu:
b. Pengiriman dokumen penawaran dengan a. Sistem evaluasi penawaran untuk pengadaan
e-tendering secara digital melalui website barang dan jasa yang terdiri dari sistem gugur,
pengadaan Perusahaan https://procurement. sistem nilai, sistem penilaian biaya selama
co.id:7348. umur ekonomis;
i. Penawar menyampaikan dokumen b. Sistem evaluasi penawaran untuk pengadaan
penawaran (administrasi, teknis, harga) jasa konsultasi yang dibagi menjadi Sistem
secara online dengan cara mengunggah evaluasi kualitas, sistem evaluasi kualitas dan
(upload) dokumen penawaran melalui biaya, sistem evaluasi biaya terendah.
https://procurement.co.id:7348.
ii. Penawar menyampaikan dokumen Bentuk dan jenis ikatan kerja
penawaran (administrasi, teknis, harga) Bentuk ikatan kerja terdiri dari bukti pembelian
secara online dengan cara mengunggah barang, SPK, Kontrak kerja:
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 299
Page 300
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
1. Jenis Ikatan kerja terdiri dari ikatan lumpsum, 6. Penjelasan lelang - pemasukan dan pembukaan
ikatan harga satuan dengan volume, ikatan penawaran
gabungan lumpsum dan harga satuan, ikatan 7. Evaluasi penawaran - pembuatan berita acara
terima jadi, ikatan harga satuan tanpa volume hasil pelelangan
pemesanan pasti, ikatan penyerahan bertahap 8. Penetapan pemenang lelang
dengan batas volume maksimal, ikatan cost plus 9. Pengumuman pemenang lelang
fee, ikatan persentase. 10. Sanggahan peserta lelang
2. Jaminan pengadaan barang dan jasa dalam 11. Penandatanganan kontrak
pelaksanaan pengadaan barang dan jasa harus 12. Pembayaran uang muka
disadari adanya risiko-risiko yang mungkin
Timbul, di antaranya pengunduran diri dari Pemilihan Langsung
penyedia barang dan jasa, wan prestasi, risiko Tata cara pengadaan barang dan jasa dengan metode
penarikan uang muka, dan risiko lainnya. pemilihan langsung dilaksanakan dengan proses
sebagai berikut:
Jenis-jenis Pelelangan 1. Undangan kepada penyedia barang dan jasa
Pelelangan Umum, Pelelangan Terbatas 2. Pemberian penjelasan dokumen pengadaan
Pelaksanaan metode ini dilaksanakan apabila nilai 3. Penyampaian penawaran - Pembukaan penawaran
tender diperkirakan lebih dari 10 miliar Rupiah 4. Evaluasi penawaran
dengan ketentuan pelaksanaan sebagai berikut: 5. Klarifikasi teknis dan negosiasi
1. Pengumuman prakualifikasi 6. Penetapan penyedia barang dan jasa terpilih
2. Pemasukan dokumen prakualifikasi 7. Penunjukan penyedia barang dan jasa
3. Evaluasi dokumen prakualifikasi 8. Penandatanganan kontrak
4. Penetapan pengumuman prakualifikasi 9. Pembayaran uang muka
5. Undangan pengambilan dokumen pengadaan
300 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 301
>> Tata Kelola Perusahaan
05
KEPATUHAN TERHADAP PEDOMAN TATA KELOLA
PERUSAHAAN PEMBIAYAAN: KESESUAIAN TERHADAP
PERATURAN OJK NO. 29/POJK.05/2020 TENTANG
PERUBAHAN ATAS PERATURAN OJK NO. 30/
POJK.05/2014 TENTANG TATA KELOLA PERUSAHAAN
YANG BAIK BAGI PERUSAHAAN PEMBIAYAAN
Secara umum, Mandiri Tunas Finance sebagai perusahaan pembiayaan telah melaksanakan seluruh peraturan
yang dikeluarkan OJK, dan akan terus berupaya melakukan perbaikan untuk menciptakan nilai tambah bagi
pemegang saham dan pemangku kepentingan. Dalam hal pedoman penerapan GCG yang diatur berdasarkan
Peraturan OJK No. 29/ POJK.05/2020 tentang Perubahan atas Peraturan OJK No. 30/POJK.05/2014 tentang
Tata Kelola Perusahaan yang Baik bagi Perusahaan Pembiayaan, Perusahaan berupaya untuk mengembangkan
prinsip GCG sesuai dengan peraturan tersebut. Adapun uraian penerapannya dapat dilihat di bawah ini.
Kesesuaian Perkembangan Penerapan GCG di Lingkup Mandiri Tunas Finance
dengan Peraturan OJK No. 29/ POJK.05/2020 tentang Perubahan atas
Peraturan OJK No. 30/POJK.05/2014 tentang Tata Kelola Perusahaan yang
Baik bagi Perusahaan Pembiayaan
Isi Peraturan sebagai Prinsip Kepatuhan Status Penerapan di Lingkup Mandiri Tunas Finance
Penerapan Prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik meliputi: ✓ Informasi penting Perusahaan, seperti Laporan
Tata Kelola Keterbukaan (transparency), akuntabilitas (accountability), Tahunan, Laporan Keuangan, dll, telah tersedia
Perusahaan pertanggungjawaban (responsibility), kemandirian di halaman situs web Perusahaan.
yang Baik (independency), serta kesetaraan dan kewajaran (fairness).
Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik bertujuan ✓ Perusahaan dalam menjalan kegiatan usahanya
untuk: selalu menerapkan tata kelola yang baik sesuai
• Mengoptimalkan nilai Perusahaan bagi Pemangku dengan 5 prinsip tersebut, sehingga tujuan
Kepentingan, khususnya Debitur, kreditur, dan/atau Perusahaan atas penerapan tata kelola yang
Pemangku Kepentingan lainnya; baik tersebut dapat tercapai.
• Meningkatkan pengelolaan Perusahaan secara
profesional, efektif, dan efisien;
• Meningkatkan kepatuhan Organ Perusahaan dan
DPS serta jajaran di bawahnya agar dalam membuat
keputusan dan menjalankan tindakan dilandasi pada etika
yang tinggi, kepatuhan terhadap peraturan perundang-
undangan, dan kesadaran atas tanggung jawab sosial
Perusahaan terhadap Pemangku Kepentingan maupun
kelestarian lingkungan;
• Mewujudkan Perusahaan yang lebih sehat, dapat
diandalkan, amanah, kompetitif, dan memenuhi prinsip
perlindungan konsumen; dan
• Meningkatkan kontribusi Perusahaan dalam perekonomian
nasional.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 301
Page 302
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Isi Peraturan sebagai Prinsip Kepatuhan Status Penerapan di Lingkup Mandiri Tunas Finance
Penerapan prinsip Tata Kelola Perusahaan Yang Baik paling ✓ • Perusahaan telah memiliki pedoman tata
sedikit diwujudkan dalam: tertib Dewan Komisaris dan Direksi;
• Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi, Dewan • Perusahaan telah memiliki Piagam/
Komisaris, dan DPS; Pedoman Komite pendukung Dewan
• Kelengkapan dan pelaksanaan tugas komite dan satuan Komisaris;
kerja yang menjalankan fungsi pengendalian internal; • Perusahaan telah memiliki kebijakan
• Penanganan Benturan Kepentingan; tata kelola yang baik dan di dalamnya
• Penerapan fungsi kepatuhan, audit internal, dan audit terdapat pengaturan mengenai benturan
eksternal; kepentingan;
• Penerapan manajemen risiko dan sistem pengendalian • Perusahaan telah memiliki fungsi
internal; kepatuhan dan audit internal beserta
• Penerapan kebijakan remunerasi; kebijakan dan prosedurnya
• Transparansi kondisi keuangan dan non-keuangan; dan • Perusahaan telah memiliki fungsi
• Rencana bisnis. manajemen risiko beserta kebijakan dan
pengendalian internal;
• Kebijakan remunerasi dilakukan oleh Komite
Nominasi dan Remunerasi Perusahaan;
• Transparansi kondisi keuangan dan
non keuangan telah diterapkan oleh
Perusahaan, hal tersebut terbukti dalam
halaman website perusahaan tersedia
informasi keuangan dan non keuangan; dan
• Perusahaan telah memiliki rencana jangka
panjang dan jangka pendek, jangka pendek
disusun untuk 1 tahun dalam bentuk
rencana bisnis dengan isi sesuai dengan
ketentuan OJK.
Dalam melakukan kegiatan usaha, Perusahaan wajib ✓ Kegiatan usaha Perusahaan telah disesuaikan
menyelenggarakan kegiatan usahanya secara sehat dan dengan ketentuan perundang-undangan
mematuhi semua peraturan perundang-undangan industri jasa termasuk ketentuan OJK yang berkaitan
keuangan yang berada dalam pengawasan OJK. dengan industri perusahaan pembiayaan.
Perusahaan wajib memiliki standar operasi dan prosedur yang ✓ Seluruh kegiatan bisnis dan operasional
memadai untuk seluruh aktivitas bisnis Perusahaan yang Perusahaan telah memiliki kebijakan dan
ditetapkan oleh Direksi. prosedur yang telah ditetapkan oleh Direksi.
Rapat Umum RUPS Perusahaan wajib diselenggarakan sesuai ✓ Perusahaan melakukan RUPS Tahunan sesuai
Pemegang ketentuan peraturan perundang-undangan dan Undang-undang yang berlaku.
Saham anggaran dasar Perusahaan yang transparan dan dapat
dipertanggungjawabkan.
Dalam mengambil keputusan, RUPS harus menjaga kepentingan ✓ Keputusan RUPS berdasarkan musyawarah dan
semua pihak, khususnya kepentingan Debitur, kreditur, dan mufakat semua pemegang saham.
kepentingan pemegang saham minoritas.
Pemegang Setiap pihak yang menjadi pemegang saham pengendali ✓ Pemegang saham Perusahaan telah lulus
Saham Perusahaan wajib memenuhi ketentuan penilaian kemampuan penilaian kemampuan dan kepatutan sebagai
dan kepatutan. Ketentuan mengenai penilaian kemampuan dan pemegang saham pengendali.
kepatutan diatur dengan Peraturan OJK mengenai penilaian
kemampuan dan kepatutan.
Pemegang saham Perusahaan melalui RUPS harus memastikan ✓ Perusahaan menjalankan RUPS sebagaimana
Perusahaan dijalankan berdasarkan praktik usaha pembiayaan yang diatur dalam POJK.
yang sehat.
Pemegang saham harus memiliki komitmen terhadap ✓ Komitmen pemegang saham selalu diberikan
pengembangan operasional Perusahaan. untuk pengembangan operasional Perusahaan.
Pemegang saham Perusahaan dilarang mencampuri kegiatan ✓ Pemegang Saham Perusahaan tidak
operasional Perusahaan yang menjadi tanggung jawab mencampuri kegiatan Operasional Perusahaan
Direksi sesuai dengan ketentuan anggaran dasar Perusahaan sebagaimana telah ditentukan dalam Undang-
dan peraturan perundang-undangan, kecuali dalam rangka Undang Perusahaan Terbatas.
melaksanakan hak dan kewajiban selaku RUPS.
Pemegang saham Perusahaan yang menjabat sebagai anggota ✓ Anggota Direksi dan Dewan Komisaris
Direksi, anggota Dewan Komisaris, atau anggota DPS pada Perusahaan selalu mendahulukan kepentingan
Perusahaan yang sama harus mendahulukan kepentingan Perusahaan dan mempraktikkan fungsi
Perusahaan. pelaksanaan dan pengawasan sesuai dengan
ketentuan perundang-undangan.
302 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 303
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Isi Peraturan sebagai Prinsip Kepatuhan Status Penerapan di Lingkup Mandiri Tunas Finance
Direksi Perusahaan yang memiliki aset lebih dari Rp200.000.000.000,00 ✓ Perusahaan memiliki 3 (tiga) Direksi.
wajib memiliki paling sedikit 3 (dua) orang anggota Direksi.
Seluruh anggota Direksi dari Perusahaan yang seluruh ✓ Pemegang saham Perusahaan merupakan
pemegang sahamnya: badan hukum Indonesia yang dimiliki secara
• warga negara Indonesia; dan/atau langsung maupun tidak langsung oleh WNI,
• badan hukum Indonesia yang dimiliki secara langsung sehingga seluruh anggota Direksi Perusahaan
maupun tidak langsung oleh warga negara Indonesia, berkewarganegaraan Indonesia.
• wajib berkewarganegaraan Indonesia.
Perusahaan yang di dalamnya terdapat kepemilikan asing baik ✓ Tidak ada kepemilikan asing dalam Perusahaan.
secara langsung maupun tidak langsung wajib memiliki paling
sedikit 50% anggota Direksi yang merupakan warga negara
Indonesia.
Anggota Direksi Perusahaan wajib berdomisili di wilayah negara ✓ Seluruh anggota Direksi berdomisili di
Republik Indonesia. Indonesia.
Bagi anggota Direksi berkewarganegaraan asing wajib memiliki ✓ Tidak ada anggota Direksi berkewarganegaraan
surat izin menetap dan surat izin bekerja dari instansi berwenang. asing.
Seluruh anggota Direksi Perusahaan harus memiliki ✓ Seluruh anggota Direksi Perusahaan memiliki
pengetahuan yang relevan dengan jabatannya. pengetahuan yang relevan dengan jabatannya
dan seluruh anggota Direksi Perusahaan telah
lulus uji kemampuan dan kepatutan OJK.
Anggota Direksi Perusahaan dilarang melakukan rangkap jabatan ✓ Anggota Direksi Perusahaan tidak merangkap
sebagai Direksi pada perusahaan lain kecuali sebagai anggota jabatan pada perusahaan lain.
Dewan Komisaris paling banyak pada 3 (tiga) Perusahaan lain.
Tidak termasuk rangkap jabatan apabila anggota Direksi yang
bertanggung jawab terhadap pengawasan atas penyertaan
pada anak perusahaan yang memiliki usaha di bidang
pembiayaan, menjalankan tugas fungsional menjadi anggota
Dewan Komisaris pada anak perusahaan yang dikendalikan oleh
Perusahaan, sepanjang perangkapan jabatan tersebut tidak
mengakibatkan yang bersangkutan mengabaikan pelaksanaan
tugas dan wewenang sebagai anggota Direksi Perusahaan.
Setiap anggota Direksi Perusahaan wajib lulus penilaian ✓ Seluruh anggota Direksi telah lulus penilaian
kemampuan dan kepatutan. Ketentuan mengenai penilaian kemampuan dan kepatutan sebagaimana
kemampuan dan kepatutan diatur dengan Peraturan OJK diatur POJK.
mengenai penilaian kemampuan dan kepatutan.
Anggota Direksi Perusahaan wajib memenuhi kriteria sebagai ✓ Anggota Direksi telah memenuhi kriteria yang
berikut: ditentukan OJK.
• mampu untuk bertindak dengan itikad baik, jujur dan
profesional;
• mampu bertindak untuk kepentingan Perusahaan dan/atau
Pemangku Kepentingan lainnya;
• mendahulukan kepentingan Perusahaan dan/atau
Pemangku Kepentingan lainnya dari pada kepentingan
pribadi;
• mampu mengambil keputusan berdasarkan penilaian
independen dan objektif untuk kepentingan Perusahaan
dan Debitur, kreditur, dan/atau Pemangku Kepentingan
lainnya; dan
• mampu menghindarkan penyalahgunaan kewenangannya
untuk mendapatkan keuntungan pribadi yang tidak
semestinya atau menyebabkan kerugian bagi Perusahaan.
Direksi Perusahaan wajib: ✓ Direksi Perusahaan menjalani tugas dan
• mematuhi peraturan perundang-undangan, anggaran tanggung jawabnya sebagaimana yang
dasar, dan peraturan internal lain dari Perusahaan dalam diamanatkan dalam Undang-undang dan
melaksanakan tugasnya; Anggaran Dasar.
• mengelola Perusahaan sesuai dengan kewenangan dan
tanggung jawabnya;
• mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugasnya kepada
RUPS;
• memastikan agar Perusahaan memperhatikan kepentingan
semua pihak, khususnya kepentingan Debitur, kreditur,
dan/atau Pemangku Kepentingan lainnya;
• memastikan agar informasi mengenai Perusahaan
diberikan kepada Dewan Komisaris dan DPS secara tepat
waktu dan lengkap; dan
• membantu dan menyediakan fasilitas dan/atau sumber
daya untuk kelancaran pelaksanaan tugas dan wewenang
Organ Perusahaan dan DPS
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 303
Page 304
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Isi Peraturan sebagai Prinsip Kepatuhan Status Penerapan di Lingkup Mandiri Tunas Finance
Perusahaan wajib memiliki anggota Direksi yang membawahkan ✓ Fungsi kepatuhan dalam Perusahaan dipimpin
fungsi kepatuhan. Fungsi kepatuhan adalah serangkaian langsung oleh Direktur Utama.
tindakan atau langkah-langkah untuk memastikan bahwa
kebijakan, ketentuan, sistem, dan prosedur, serta kegiatan
usaha yang dilakukan oleh Perusahaan telah sesuai dengan
peraturan perundang-undangan serta memastikan kepatuhan
Perusahaan terhadap komitmen yang dibuat oleh Perusahaan
kepada OJK dan/atau otoritas pengawas lain yang berwenang.
Perusahaan wajib memiliki satuan kerja atau pegawai yang ✓ Perusahaan memiliki satuan kerja yang
melaksanakan fungsi kepatuhan. Satuan kerja atau pegawai menjalani fungsi kepatuhan, yaitu Legal
bertugas membantu Direksi dalam memastikan kepatuhan Division.
terhadap peraturan perundang-undangan di bidang usaha
pembiayaan dan peraturan perundang-undangan lainnya.
Satuan kerja atau pegawai yang dimaksud bertanggungjawab
kepada anggota Direksi yang membawahkan fungsi kepatuhan.
Anggota Direksi Perusahaan dilarang: ✓ Direksi Perusahaan menjalankan tugas dan
• melakukan transaksi yang mempunyai Benturan tanggung jawabnya sebagaimana yang diatur
Kepentingan, dengan kegiatan Perusahaan tempat dalam peraturan perundang-undangan dan
anggota Direksi dimaksud menjabat; anggaran dasar Perusahaan.
• memanfaatkan jabatannya pada Perusahaan tempat
anggota Direksi dimaksud menjabat untuk kepentingan
pribadi, keluarga, dan/atau pihak lain yang dapat
merugikan atau mengurangi keuntungan Perusahaan
tempat anggota Direksi dimaksud menjabat;
• mengambil dan/atau menerima keuntungan pribadi
dari Perusahaan tempat anggota Direksi dimaksud
menjabat selain remunerasi dan fasilitas yang ditetapkan
berdasarkan keputusan RUPS; dan
• memenuhi permintaan pemegang saham yang terkait
dengan kegiatan operasional Perusahaan tempat anggota
Direksi dimaksud menjabat selain yang telah ditetapkan
dalam RUPS.
Direksi Perusahaan wajib menyelenggarakan rapat Direksi ✓ Sepanjang tahun 2024 Direksi melakukan rapat
secara berkala paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan. sebanyak 48 (empat puluh delapan) kali.
Direksi Perusahaan wajib menghadiri rapat Direksi paling sedikit
50% dari jumlah rapat Direksi dalam periode 1 (satu) tahun.
Hasil rapat Direksi wajib dituangkan dalam risalah rapat Direksi ✓ Seluruh rapat Direksi tahun 2024 telah
dan didokumentasikan dengan baik. Perbedaan pendapat didokumentasikan dalam risalah rapat Direksi
(dissenting opinions) yang terjadi dalam keputusan rapat Direksi dengan mencantumkan perbedaan pendapat
wajib dicantumkan secara jelas dalam risalah rapat Direksi jika ada.
disertai alasan perbedaan pendapat (dissenting opinions)
tersebut. Anggota Direksi Perusahaan yang hadir maupun yang
tidak hadir dalam rapat Direksi berhak menerima salinan risalah
rapat Direksi.
Jumlah rapat Direksi yang telah diselenggarakan dan jumlah ✓ Rapat Direksi telah diungkapkan dalam Laporan
kehadiran masing-masing anggota Direksi Perusahaan harus Tata Kelola Perusahaan yang Baik.
dimuat dalam laporan penerapan Tata Kelola Perusahaan
yang Baik.
Direksi Perusahaan harus menjamin pengambilan ✓ Direksi Perusahaan dalam mengambil
keputusan yang efektif, tepat, dan cepat serta dapat bertindak keputusan mempertimbangkan segala aspek.
secara independen, tidak mempunyai kepentingan yang dapat
mengganggu kemampuannya untuk melaksanakan tugas
secara mandiri dan objektif.
Dewan Komisaris Perusahaan yang memiliki aset lebih dari Rp200.000.000.000,00 ✓ Perusahaan memiliki empat anggota Dewan
(dua ratus miliar rupiah) wajib memiliki paling sedikit 2 (dua) Komisaris dan dua di antaranya adalah
orang anggota Dewan Komisaris. Perusahaan wajib mempunyai Komisaris Independen. Seluruh Komisaris
paling sedikit 1 (satu) orang anggota Dewan Komisaris yang Perusahaan berdomisili di Indonesia.
berdomisili di wilayah negara Republik Indonesia.
Bagi anggota Dewan Komisaris berkewarganegaraan asing ✓ Perusahaan tidak memiliki Dewan Komisaris
yang berdomisili di wilayah negara Republik Indonesia wajib berkewarganegaraan asing.
memiliki: surat izin menetap; dan surat izin bekerja, dari instansi
berwenang.
304 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 305
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Isi Peraturan sebagai Prinsip Kepatuhan Status Penerapan di Lingkup Mandiri Tunas Finance
Anggota Dewan Komisaris Perusahaan dilarang melakukan ✓ Anggota Dewan Komisaris tidak merangkap
rangkap jabatan sebagai anggota Dewan Komisaris pada lebih jabatan sebagai Dewan Komisaris di perusahaan
dari 3 (tiga) Perusahaan lain. Tidak termasuk rangkap jabatan lain.
apabila:
• anggota Dewan Komisaris non independen menjalankan
tugas fungsional dari pemegang saham Perusahaan yang
berbentuk badan hukum pada kelompok usahanya; dan/
atau
• anggota Dewan Komisaris menduduki jabatan pada
organisasi atau lembaga nirlaba,
• sepanjang yang bersangkutan tidak mengabaikan
pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota
Dewan Komisaris Perusahaan.
Anggota Dewan Komisaris harus memenuhi persyaratan tidak ✓ Seluruh anggota Komisaris merupakan pihak
pernah menjadi anggota Direksi pada Perusahaan yang sama eksternal Perusahaan dan sebelumnya bukan
dalam kurun waktu 6 (enam) bulan terakhir. sebagai anggota Direksi Perusahaan.
Setiap anggota Dewan Komisaris Perusahaan wajib lulus ✓ Setiap anggota Dewan Komisaris telah
penilaian kemampuan dan kepatutan. Ketentuan mengenai uji kemampuan dan kepatutan yang
penilaian kemampuan dan kepatutan diatur dengan Peraturan diselenggarakan OJK.
OJK mengenai penilaian kemampuan dan kepatutan.
Dewan Komisaris Perusahaan wajib: ✓ Dewan Komisaris menjalankan kewajibannya
• melaksanakan tugas pengawasan dan pemberian nasihat sebagaimana diamanatkan dalam Undang-
kepada Direksi; undang dan anggaran Dasar Perusahaan.
• mengawasi Direksi dalam menjaga keseimbangan
kepentingan semua pihak;
• menyusun laporan kegiatan Dewan Komisaris yang
merupakan bagian dari laporan penerapan Tata Kelola
Perusahaan yang Baik;
• memantau efektivitas penerapan Tata Kelola Perusahaan
yang Baik;
• memberikan persetujuan dalam hal Dewan Pengawas
Syariah memerlukan bantuan anggota komite yang
struktur organisasinya berada di bawah Dewan Komisaris;
dan
• memastikan bahwa Direksi telah menindaklanjuti temuan
audit dan rekomendasi dari satuan kerja audit intern
Perusahaan, auditor eksternal, hasil pengawasan OJK
dan/atau hasil pengawasan otoritas lain.
Anggota Dewan Komisaris Perusahaan dilarang: ✓ Dewan Komisaris dalam menjalankan tugas dan
• melakukan transaksi yang mempunyai Benturan fungsinya sesuai dengan peraturan perundang-
Kepentingan dengan kegiatan Perusahaan tempat undangan yang berlaku dan Anggaran Dasar
anggota Dewan Komisaris dimaksud menjabat; Perusahaan.
• memanfaatkan jabatannya pada Perusahaan tempat
anggota Dewan Komisaris dimaksud menjabat untuk
kepentingan pribadi, keluarga, dan/atau pihak lain
yang dapat merugikan atau mengurangi keuntungan
Perusahaan tempat anggota Dewan Komisaris dimaksud
menjabat;
• mengambil dan/atau menerima keuntungan pribadi dari
Perusahaan tempat anggota Dewan Komisaris dimaksud
menjabat, selain remunerasi dan fasilitas yang ditetapkan
berdasarkan keputusan RUPS; dan
• mencampuri kegiatan operasional Perusahaan yang
menjadi tanggung jawab Direksi.
Anggota Dewan Komisaris Perusahaan berhak memperoleh ✓ Direksi selalu memberikan informasi kepada
informasi dari Direksi mengenai Perusahaan secara lengkap Dewan Komisaris dengan lengkap dan tepat
dan tepat waktu. waktu.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 305
Page 306
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Isi Peraturan sebagai Prinsip Kepatuhan Status Penerapan di Lingkup Mandiri Tunas Finance
Perusahaan yang memiliki aset lebih dari ✓ Perusahaan memiliki seorang Komisaris
Rp200.000.000.000,00 wajib memiliki paling sedikit 1 Independen dan memenuhi persyaratan yang
(satu) orang Komisaris Independen. Komisaris Independen disyaratkan oleh OJK.
Perusahaan harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:
• tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan anggota Direksi,
anggota Dewan Komisaris, anggota DPS, atau pemegang
saham Perusahaan, dalam Perusahaan yang sama;
• tidak pernah menjadi anggota Direksi, anggota Dewan
Komisaris, anggota DPS atau menduduki jabatan 1 (satu)
tingkat di bawah Direksi pada Perusahaan yang sama atau
perusahaan lain yang memiliki hubungan afiliasi dengan
Perusahaan tersebut dalam kurun waktu 2 (dua) tahun
terakhir;
• memahami peraturan perundang-undangan di bidang
pembiayaan dan peraturan perundang-undangan lain
yang relevan;
• memiliki pengetahuan yang baik mengenai kondisi
keuangan Perusahaan tempat Komisaris Independen
dimaksud menjabat;
• memiliki kewarganegaraan Indonesia; dan
• berdomisili di Indonesia.
Komisaris Independen mempunyai tugas pokok melakukan ✓ Tugas dan fungsi Komisaris Independen
fungsi pengawasan untuk menyuarakan kepentingan Debitur, tercantum dalam Tata Tertib Dewan Komisaris.
kreditur, dan Pemangku Kepentingan lainnya.
Komisaris Independen wajib melaporkan kepada OJK paling ✓ Sepanjang tahun 2024 Komisaris Independen
lambat 10 hari kalender sejak ditemukannya: tidak menemukan pelanggaran dan hal-hal lain
• pelanggaran peraturan perundang-undangan di bidang yang membahayakan Perusahaan.
pembiayaan; dan/atau
• keadaan atau perkiraan keadaan yang dapat
membahayakan kelangsungan usaha Perusahaan.
Perusahaan dilarang memberhentikan Komisaris Independen ✓ Pada tahun 2024, Perseroan memberhentikan
karena tindakan Komisaris Independen dalam melaksanakan dengan hormat Totok Priyambodo dari posisi
tugasnya. sebagai Komisaris Perseroan dan mengangkat
Saptari.
Perusahaan yang memiliki total aset lebih dari ✓ Dewan Komisaris Perusahaan telah memiliki
Rp200.000.000.000,00 wajib membentuk komite audit, komite komite audit, komite pemantau risiko dan komite
pemantau risiko dan komite remunerasi dan nominasi. Selain remunerasi dan nominasi dalam menjalankan
komite di atas, Dewan Komisaris dapat membentuk komite lain pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya.
guna menunjang pelaksanaan tugas Dewan Komisaris.
Komite Audit Perusahaan wajib beranggotakan paling sedikit: ✓ Struktur komite audit Perusahaan telah sesuai
• 1 (satu) orang Komisaris Independen yang berkedudukan dengan ketentuan OJK.
sebagai ketua;
• 1 (satu) orang pihak independen yang memiliki keahlian
di bidang:
1. Audit;
2. Keuangan;
3. Akuntansi bagi Perusahaan Pembiayaan atau
akuntansi syariah bagi Perusahaan Pembiayaan
Syariah atau Perusahaan Pembiayaan yang memiliki
UUS. Yang berkedudukan sebagai anggota.
Komite audit wajib melaksanakan: ✓ Struktur komite audit Perusahaan telah sesuai
• Pemantauan dan evaluasi atas perencanaan dan dengan ketentuan OJK.
pelaksanaan audit; dan
• Pemantauan atas tindak lanjut hasil audit dalam rangka
menilai kecukupan proses pelaporan keuangan.
Komite audit wajib melaksanakan: ✓ Komite audit Perusahaan telah melaksanakan
• Pemantauan dan evaluasi atas perencanaan dan pemantauan dan evaluasi atas perencanaan
pelaksanaan audit; dan dan pelaksanaan audit; dan Pemantauan atas
• Pemantauan atas tindak lanjut hasil audit dalam rangka tindak lanjut hasil audit dalam rangka menilai
menilai kecukupan proses pelaporan keuangan. kecukupan proses pelaporan keuangan.
306 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 307
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Isi Peraturan sebagai Prinsip Kepatuhan Status Penerapan di Lingkup Mandiri Tunas Finance
Pelaksanaan yang wajib dilakukan komite audit sebagaimana di ✓ Komite audit telah melaksanakan pemantauan
atas, paling sedikit terhadap: kepada seluruh tugas satuan kerja audit
• Pelaksanaan tugas satuan kerja audit internal; internal, kesesuaian pelaksanaan audit oleh
• Kesesuaian pelaksanaan audit oleh kantor akuntan publik kantor akuntan publik, kesesuaian laporan
dengan standar audit; keuangan dengan standar akuntansi keuangan
• Kesesuaian laporan keuangan dengan standar akuntansi dan pelaksanaan tindak lanjut atas hasil temuan
keuangan; dan satuan kerja audit intern, akuntan publik dan
• Pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi atas hasil temuan audit eksternal lainnya.
satuan kerja audit intern, akuntan publik, dan hasil
pengawasan OJK, guna memberikan rekomendasi kepada
Dewan Komisaris.
Komite Audit wajib memberikan rekomendasi mengenai ✓ Komite audit telah memberikan rekomendasi
penunjukan akuntan publik dan kantor akuntan publik kepada mengenai penunjukan akuntan publik dan
Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada RUPS kantor akuntan publik kepada Dewan Komisaris.
Komite Pemantau Risiko wajib beranggotakan paling sedikit: ✓ Struktur komite pemantau risiko Perusahaan
• 1 (satu) orang Komisaris Independen yang berkedudukan telah sesuai dengan ketentuan OJK.
sebagai ketua; dan
• 1 (satu) orang pihak independen yang memiliki keahlian
di bidang keuangan dan/atau manajemen risiko yang
berkedudukan sebagai anggota.
Komite pemantau risiko wajib melakukan paling sedikit: ✓ Komite pemantau risiko Perusahaan telah
• Evaluasi tentang kesesuaian antara kebijakan manajemen melaksanakan:
risiko dengan pelaksanaan kebijakan Perusahaan; dan • Melakukan evaluasi tentang kesesuaian
• Pemantauan dan evaluasi pelaksanaan tugas komite antara kebijakan manajemen risiko dengan
manajemen risiko dan satuan kerja manajemen risiko. pelaksanaan kebijakan Perusahaan;
• Pemantauan dan evaluasi pelaksanaan
tugas komite manajemen risiko dan
satuan kerja manajemen risiko.
Komite remunerasi & nominasi wajib beranggotakan paling ✓ Struktur komite remunerasi & nominasi
sedikit: Perusahaan telah sesuai dengan ketentuan OJK.
• 1 (satu) orang Komisaris Independen yang berkedudukan
sebagai ketua;
• 1 (satu) orang Komisaris;
• 1 (satu) orang pejabat dengan level jabatan 1 (satu) tingkat
di bawah Direksi yang membidangi pengelolaan sumber
daya manusia
Komite remunerasi dan nominasi wajib: ✓ Komite remunerasi dan nominasi Perusahaan
• Melakukan evaluasi dan rekomendasi terkait kebijakan telah melaksanakan: Melakukan evaluasi dan
remunerasi; dan rekomendasi terkait kebijakan remunerasi;
• Menyusun dan memberikan rekomendasi terkait kebijakan Menyusun dan memberikan rekomendasi
nominasi. terkait kebijakan nominasi.
Perusahaan yang memiliki total aset sampai dengan ✓ Komite Audit bernaung di bawah pengawasan
Rp200.000.000.000,00 wajib memiliki fungsi yang membantu Dewan Komisaris Perusahaan.
Dewan Komisaris dalam memantau dan memastikan efektivitas
sistem pengendalian internal dan pelaksanaan tugas auditor
internal dan auditor eksternal dengan melakukan pemantauan
dan evaluasi atas perencanaan dan pelaksanaan audit dalam
rangka menilai kecukupan pengendalian internal termasuk
proses pelaporan keuangan.
Dewan Komisaris Perusahaan wajib menyelenggarakan rapat ✓ Sepanjang tahun 2024 Dewan Komisaris
Dewan Komisaris paling sedikit 1 (satu) kali dalam 3 (tiga) menyelenggarakan rapat sebanyak 6 (enam) kali.
bulan. Anggota Dewan Komisaris Perusahaan wajib menghadiri
rapat Dewan Komisaris paling sedikit 75% dari jumlah rapat
Dewan Komisaris dalam periode 1 (satu) tahun. Hasil rapat
Dewan Komisaris wajib dituangkan dalam risalah rapat Dewan
Komisaris dan didokumentasikan dengan baik.
Perbedaan pendapat (dissenting opinions) yang terjadi dalam ✓ Agenda rapat Dewan Komisaris tercantum
keputusan rapat Dewan Komisaris wajib dicantumkan secara jelas dalam Risalah Rapat Dewan Komisaris.
dalam risalah rapat Dewan Komisaris disertai alasan perbedaan
pendapat tersebut. Anggota Dewan Komisaris Perusahaan yang
hadir maupun yang tidak hadir dalam rapat Dewan Komisaris
berhak menerima salinan risalah rapat Dewan Komisaris.
Jumlah rapat Dewan Komisaris yang telah diselenggarakan ✓ Jumlah rapat telah tercantum dalam Tata Kelola
dan jumlah kehadiran masing-masing anggota Dewan Perusahaan yang Baik.
Komisaris harus dimuat dalam laporan penerapan Tata Kelola
Perusahaan yang Baik.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 307
Page 308
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Isi Peraturan sebagai Prinsip Kepatuhan Status Penerapan di Lingkup Mandiri Tunas Finance
Dewan Komisaris Perusahaan wajib menjamin pengambilan ✓ Keputusan Dewan Komisaris bersifat
keputusan yang efektif, tepat, dan cepat serta dapat bertindak independen dan profesional.
secara independen dalam melaksanakan tugas.
Dewan Perusahaan Pembiayaan Syariah dan UUS wajib memiliki DPS. N/A Perusahaan tidak memiliki Dewan Pengawas
Pengawas Syariah.
Syariah
Transparansi Anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris wajib ✓ Kepemilikan saham Direksi dan Dewan
Kepemilikan mengungkapkan mengenai: Komisaris diungkapkan dalam daftar pemegang
Saham • kepemilikan sahamnya yang mencapai 5% (lima persen) saham.
atau lebih pada Perusahaan tempat anggota Direksi dan
anggota Dewan Komisaris dimaksud menjabat dan/atau
pada perusahaan lain yang berkedudukan di dalam dan di
luar negeri; dan
• hubungan keuangan dan hubungan keluarga dengan
anggota Direksi lain, anggota Dewan Komisaris lain,
anggota DPS, dan/atau pemegang saham Perusahaan
atau grup usaha tempat anggota Direksi dan anggota
Dewan Komisaris dimaksud menjabat, kepada Perusahaan
tempat anggota Direksi dan/atau anggota Dewan
Komisaris dimaksud menjabat dan dicantumkan dalam
laporan penerapan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik.
Auditor Auditor eksternal Perusahaan wajib ditunjuk oleh RUPS dari ✓ Penunjukan Auditor Eksternal sesuai dengan
Eksternal calon auditor eksternal yang diajukan oleh Dewan Komisaris rekomendasi dari komite audit.
berdasarkan usutan komite audit (jika ada). Pencalonan auditor
eksternal wajib disertai:
• alasan pencalonan dan besarnya honorarium atau imbal
jasa yang diusutkan untuk auditor eksternal tersebut; dan
• pernyataan kesanggupan yang ditandatangani oleh
auditor eksternal, untuk bebas dari pengaruh Direksi,
Dewan Komisaris, DPS dan pihak yang berkepentingan di
Perusahaan dan kesediaan untuk memberikan informasi
terkait dengan hasil auditnya kepada OJK.
Perusahaan wajib menyediakan semua catatan akuntansi dan ✓ Perusahaan terbuka dalam memberikan
data penunjang auditor eksternal sehingga auditor eksternal informasi dan data penunjang auditor eksternal.
dapat memberikan pendapatnya tentang kewajaran dan
kesesuaian laporan keuangan Perusahaan dengan standar
audit yang berlaku.
Praktik dan Perusahaan wajib menerapkan kebijakan remunerasi bagi ✓ Kebijakan remunerasi telah diatur oleh Komite
Kebijakan anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, DPS, dan pegawai Nominasi dan Remunerasi.
Remunerasi yang mendorong perilaku berdasarkan prinsip kehati-hatian
(prudent behaviour) yang sejalan dengan kepentingan jangka
panjang Perusahaan dan perlakuan adil terhadap Debitur,
kreditur, dan/atau Pemangku Kepentingan lainnya. Kebijakan
remunerasi harus memperhatikan pating sedikit:
• kinerja keuangan dan pemenuhan kewajiban Perusahaan
sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-
undangan yang berlaku;
• prestasi kerja individual;
• kewajaran dengan Perusahaan dan/atau level jabatan
yang setara (peer group); dan
• pertimbangan sasaran dan strategi jangka panjang
Perusahaan.
Tata Kelola Perusahaan wajib menyusun kebijakan dan rencana pembiayaan ✓ Rencana Bisnis Perusahaan telah memuat
Pembiayaan yang dituangkan dalam rencana bisnis tahunan Perusahaan. rencana pembiayaan yang telah ditetapkan
Kebijakan dan rencana pembiayaan wajib: oleh Direksi Perusahaan dan disosialisasikan
• ditetapkan oleh Direksi; dan kepada fungsi kerja terkait.
• disosialisasikan kepada manajemen dan unit kerja terkait
Direksi wajib mengambil keputusan pembiayaan secara ✓ Perusahaan telah membuat rencana bisnis
profesional dan mengoptimalkan nilai tambah kekayaan setiap tahunnya.
Perusahaan dengan tetap memperhatikan perlindungan
terhadap Debitur dan kepentingan bagi Pemangku
Kepentingan lainnya.
308 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 309
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Isi Peraturan sebagai Prinsip Kepatuhan Status Penerapan di Lingkup Mandiri Tunas Finance
Perusahaan wajib memiliki satuan kerja atau pegawai yang ✓ Dalam mengambil keputusan Direksi
bertanggung jawab: memperhatikan segala aspek.
• menyelenggarakan fungsi pemasaran, penerapan prinsip
mengenai nasabah, analisis pembiayaan, pemantauan
kualitas piutang pembiayaan, penagihan, penanganan
pengaduan Debitur;
• menyusun dan menerapkan standar dan prosedur kualitas
pembiayaan; dan
• menyusun dan menerapkan sistem dan prosedur
pengendalian internal untuk memastikan bahwa proses
pemberian pembiayaan dilakukan sesuai dengan kebijakan
dan strategi pembiayaan, serta tidak melanggar peraturan
perundangan. Untuk melakukan fungsi-fungsi tersebut,
Perusahaan wajib memiliki pegawai yang mempunyai
pengetahuan dan pengalaman di bidang pembiayaan.
Perusahaan dapat melakukan kerja sama dengan pihak ✓ Kerja sama dengan pihak ketiga selalu dituangkan
lain untuk melakukan fungsi penagihan kepada Debitur. dalam perjanjian tertulis dan bermeterai.
Perusahaan harus menuangkan kerja sama dengan pihak
lain dalam bentuk perjanjian tertulis bermeterai. Kerja sama
dengan pihak lain sebagaimana dimaksud wajib memenuhi
ketentuan sebagai berikut:
• pihak lain tersebut berbentuk badan hukum;
• pihak lain tersebut memiliki izin dari instansi berwenang;
dan
• pihak lain tersebut memiliki sumber daya manusia yang
telah memperoleh sertifikasi profesi di bidang penagihan
dari lembaga yang ditunjuk oleh asosiasi perusahaan
pembiayaan Indonesia. Perusahaan bertanggung jawab
penuh atas segala dampak yang ditimbulkan dari kerja sama
dengan pihak lain. Perusahaan wajib melakukan evaluasi
secara berkala atas kerja sama dengan pihak.
Manajemen Perusahaan wajib menerapkan manajemen risiko dengan ✓ Manajemen Risiko dikelola dalam satu Divisi
Risiko dan mengidentifikasi, menilai, dan Manajemen risiko harus tersendiri.
Pengendalian disesuaikan dengan tujuan, kebijakan usaha, ukuran dan
Internal kompleksitas usaha serta kemampuan Perusahaan. memantau
risiko usaha secara efektif.
Direksi Perusahaan wajib menetapkan pengendalian internal ✓ Pengendalian Internal dilakukan oleh Divisi
yang efektif dan efisien untuk memberikan keyakinan yang Manajemen Risiko dan Audit Internal.
memadai bahwa kegiatan usaha dijalankan sesuai dengan
sasaran dan strategi bisnis serta anggaran dasar dan aturan
internal lain Perusahaan, dan peraturan perundang-undangan
Pengendalian internal paling sedikit mencakup hal- hal sebagai ✓ Pengendalian internal Perusahaan telah
berikut: mencakup hal-hal sebagaimana yang diatur
• lingkungan pengendalian internal dalam Perusahaan yang pada ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
disiplin dan terstruktur;
• pengkajian dan pengelolaan risiko usaha, yaitu suatu
proses untuk mengidentifikasi, menganalisis, menilai, dan
mengelola risiko usaha;
• aktivitas pengendalian, yaitu tindakan yang dilakukan
dalam suatu proses pengendalian terhadap kegiatan
Perusahaan pada setiap tingkat dan unit dalam struktur
organisasi Perusahaan, antara lain mengenai kewenangan,
otorisasi, verifikasi, rekonsiliasi, penilaian atas prestasi kerja,
pembagian tugas dan keamanan terhadap aset perusahaan;
• sistem informasi dan komunikasi, yaitu suatu proses
penyajian laporan mengenai kegiatan operasional, finansial,
dan ketaatan atas peraturan perundang-undangan di
bidang usaha pembiayaan;
• tata cara monitoring, yaitu proses penilaian terhadap kualitas
sistem pengendalian internal termasuk fungsi internal audit
pada setiap tingkat dan unit struktur organisasi Perusahaan,
sehingga dapat dilaksanakan secara optimal; dan
• mekanisme pelaporan kepada Direksi dengan tembusan
kepada komite audit, dalam hal terjadi penyimpangan
kualitas sistem pengendalian internal termasuk fungsi
internal audit pada setiap tingkat dan unit struktur
organisasi Perusahaan.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 309
Page 310
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Isi Peraturan sebagai Prinsip Kepatuhan Status Penerapan di Lingkup Mandiri Tunas Finance
Rencana Bisnis Perusahaan wajib menyusun rencana bisnis tahunan. Rencana ✓ Perusahaan telah menyusun rencana bisnis
Tahunan bisnis tahunan paling sedikit meliputi: tahunan.
• ringkasan eksekutif;
• evaluasi atas pelaksanaan Rencana Bisnis periode sebelumnya;
• visi, misi, dan strategi bisnis;
• Kebijakan dan rencana manajemen, meliputi:
1. Rencana kegiatan usaha;
2. Rencana pengembangan atau perluasan usaha;
3. Rencana permodalan;
4. Rencana pendanaan;
5. Rencana pengembangan dan/atau perubahan
jaringan kantor atau saluran distribusi;
6. Rencana pengembangan organisasi, sumber daya
manusia, dan/atau teknologi informasi; dan
7. Rencana kegiatan dalam rangka meningkatkan literasi
dan inklusi keuangan bagi perusahaan pembiayaan.
• proyeksi laporan keuangan beserta asumsi yang digunakan;
• proyeksi rasio dan pos tertentu;
• informasi lainnya.
Perusahaan wajib menyampaikan rencana bisnis tahunan ✓ Rencana Bisnis Tahunan telah dilaporkan
kepada OJK paling lambat pada tanggal 30 November sebelum sebelum tanggal jatuh tempo yang telah
tahun Rencana Bisnis dimulai. ditentukan.
Perusahaan wajib menyampaikan Laporan Realisasi Rencana ✓ Laporan realisasi rencana bisnis telah disusun
Bisnis secara semesteran kepada OJK. Laporan Realisasi sesuai dengan ketentuan dan disampaikan ke
Rencana Bisnis secara semesteran meliputi: OJK sesuai batas waktu yang ditentukan.
• penjelasan mengenai pencapaian Rencana Bisnis;
• penjelasan mengenai deviasi atas realisasi Rencana
Bisnis;
• tindak lanjut atas pencapaian Rencana Bisnis;
• rasio keuangan dan pos tertentu; dan
• informasi lainnya.
Laporan Realisasi Rencana Bisnis secara semesteran kepada ✓ Laporan realisasi rencana bisnis disampaikan
OJK wajib disampaikan paling lambat 1 bulan setelah semester sesuai dengan ketentuan regulasi yang berlaku.
yang bersangkutan berakhir.
Perusahaan wajib menyampaikan Laporan Pengawasan ✓ Laporan pengawasan rencana bisnis telah
Rencana Bisnis secara semesteran kepada Otoritas Jasa disusun sesuai dengan ketentuan dan
Keuangan. Laporan pengawasan rencana bisnis paling sedikit disampaikan ke OJK sesuai batas waktu yang
memuat penilaian Dewan Komisaris mengenai: ditentukan.
• realisasi rencana bisnis baik secara kuantitatif maupun
kualitatif;
• Faktor yang mempengaruhi kinerja LJKNB; dan
• Upaya perbaikan kinerja LJKNB.
Laporan Realisasi pengawasan rencana bisnis kepada OJK ✓ Laporan realisasi rencana bisnis disampaikan
wajib disampaikan paling lambat 1 bulan setelah semester yang sesuai dengan ketentuan regulasi yang berlaku.
bersangkutan berakhir.
Keterbukaan Kebijakan dan strategi komunikasi Perusahaan harus ✓ Komunikasi Perusahaan dengan OJK melalui
Informasi memungkinkan informasi yang dibutuhkan diberikan kepada Sekretaris Perusahaan.
OJK secara lengkap, tepat waktu, dan dengan cara yang efisien.
Perusahaan wajib memiliki sistem pelaporan keuangan yang ✓ Pelaporan keuangan telah dilakukan melalui
diandalkan untuk keperluan pengawasan dan Pemangku sistem yang diatur OJK dan BEI.
Kepentingan lain.
Perusahaan wajib mengungkapkan kepada OJK mengenai hal- ✓ Perusahaan melakukan keterbukaan informasi.
hal penting, paling sedikit meliputi:
• pengunduran diri atau pemberhentian auditor eksternal;
• transaksi material dengan pihak terkait;
• Benturan Kepentingan yang sedang berlangsung dan/
atau yang mungkin akan terjadi; dan
• informasi material lain mengenai Perusahaan.
Pengungkapan hal-hal penting dimuat dalam laporan ✓ Telah termuat dalam Laporan Tata Kelola
penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik. Perusahaan yang Baik.
Etika Bisnis Direksi, Dewan Komisaris, DPS, dan karyawan Perusahaan ✓ Tersedia dalam Peraturan Perusahaan.
dilarang menawarkan atau memberikan sesuatu, baik langsung
maupun tidak langsung kepada pihak lain, untuk mempengaruhi
pengambilan keputusan yang terkait dengan transaksi
pembiayaan, dengan melanggar ketentuan perundang-
undangan yang berlaku.
310 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 311
>> Tata Kelola Perusahaan
05
Isi Peraturan sebagai Prinsip Kepatuhan Status Penerapan di Lingkup Mandiri Tunas Finance
Direksi, Dewan Komisaris, DPS, dan karyawan Perusahaan ✓ Direksi, Dewan Komisaris, DPS, dan karyawan
dilarang menerima sesuatu untuk kepentingan pribadinya Perusahaan telah berkomitmen untuk tidak
dengan melanggar ketentuan perundang-undangan yang menerima sesuatu untuk kepentingan
berlaku, baik langsung maupun tidak langsung, dari siapa pribadi, sesuai tertuang pada Pakta Integritas
pun, yang dapat mempengaruhi pengambilan keputusan yang Karyawan.
terkait dengan transaksi pembiayaan.
Perusahaan wajib membuat pedoman tentang perilaku etis, ✓ Tercantum dalam Peraturan Perusahaan.
yang memuat nilai etika berusaha, sebagai panduan bagi Organ
Perusahaan dan seluruh karyawan Perusahaan.
Pelaporan Perusahaan wajib menyusun laporan penerapan Tata Kelola ✓ Perusahaan telah menyusun laporan penerapan
Perusahaan yang Baik pada setiap akhir tahun buku. Laporan Tata Kelola Perusahaan yang Baik untuk OJK.
penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik paling sedikit
memuat:
• transparansi penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik
yang mengungkapkan seluruh aspek pelaksanaan prinsip
Tata Kelola Perusahaan Yang Baik sesuai dengan prinsip
tata Kelola perusahaan yang baik; dan
• rencana tindak yang meliputi tindakan korektif yang
diperlukan dan waktu penyelesaian serta kendala/
hambatan penyelesaiannya, apabila masih terdapat
kekurangan dalam penerapan Tata Kelola Perusahaan
yang Baik. Laporan penerapan Tata Kelola Perusahaan
yang Baik wajib disampaikan paling lambat tanggal 30
April tahun berikutnya.
Sanksi Perusahaan yang melanggar ketentuan Peraturan Otoritas Jasa ✓ Perusahaan tidak melanggar ketentuan yang
Keuangan ini dikenakan sanksi administrasi berupa peringatan diatur dalam POJK.
tertulis. Dalam hal perusahaan melanggar ketentuan Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan ini, namun pelanggaran tersebut telah
diselesaikan, tetap dikenakan sanksi administratif berupa
peringatan tertulis yang berakhir dengan sendirinya. Dalam hal
perusahaan telah memenuhi ketentuan POJK tersebut, OJK
mencabut sanksi administratif berupa peringatan tertulis.
Dalam hal OJK telah mengenakan sanksi administratif dan ✓ Sepanjang tahun 2024 tidak terdapat sanksi
perusahaan tidak memenuhi ketentuan yang menyebabkan yang dikenakan ke Perusahaan.
dikenakan sanksi administratif, OJK dapat:
• menurunkan hasil penilaian tingkat risiko atau tingkat
kesehatan Perusahaan; dan
• melakukan penilaian kembali terhadap pihak utama
Perusahaan.
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 311
Page 312
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
312 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 313
>> Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan
06
06
TANGGUNG
JAWAB SOSIAL
DAN LINGKUNGAN
PERUSAHAAN PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 313
Page 314
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Mandiri Tunas Finance senantiasa menjalankan komitmen untuk
menciptakan bisnis yang mampu memberikan dampak positif bagi
para pemangku kepentingan baik dalam jangka pendek maupun jangka
panjang, melalui komitmen dan prinsip-prinsip penerapan keuangan
berkelanjutan. Dampak positif tersebut antara lain direalisasikan melalui
pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Informasi dan pembahasan terkait pelaksanaan, penyusunan berbagai
strategi, pendekatan, desain program, serta monitoring dan evaluasi
kegiatan TJSL dapat dilihat pada Laporan Keberlanjutan yang
dibuat dalam buku yang terpisah namun menjadi bagian yang tidak
terpisahkan dari Laporan Tahunan ini. Selain itu, dampak positif
operasional Perseroan juga direalisasikan melalui penyusunan dan
pelaksanaan program-program terpilih dalam Rencana Aksi Keuangan
Berkelanjutan (RAKB) yang selaras dengan prinsip keuangan
berkelanjutan serta kaidah Enviromental, Social, and Governance (ESG).
314 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 315
>> Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan
06
DASAR
PENERAPAN TJSL
Perseroan menjalankan program TJSL dan aksi keuangan berkelanjutan berlandaskan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan Bagi Lembaga Jasa Keuangan,
Emiten, dan Perseroan Publik. Selain itu program dan kegiatan TJSL juga mengacu pada Misi Perusahaan yang
selaras dengan aspek Lingkungan, Sosial dan Tata Kelola (LST) atau Environmental, Social, and Governance
(ESG). Program TJSL juga dijalankan dengan berpedoman pada beragam regulasi, mencakup:
1. Undang-Undang No. 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara sebagaimana telah diubah terakhir
dengan Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-
Undang No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja.
2. Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas sebagaimana telah diubah terakhir dengan
Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 2
Tahun 2022 tentang Cipta Kerja.
3. Peraturan Pemerintah No. 47 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas;
4. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia No. PER-1/MBU/03/2023 tanggal 3 Maret 2023
tentang Penugasan Khusus dan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Milik Negara.
RUANG
LINGKUP TJSL
Perseroan telah merumuskan subjek maupun isu prioritas untuk kemudian dirancang sebagai program yang
dapat memastikan keberlanjutan dari berbagai aspek, yakni aspek ekonomi, aspek lingkungan, dan aspek sosial
agar Perseroan dapat tumbuh berkelanjutan, bersih dari praktik korupsi, serta memberikan manfaat kepada para
pemangku kepentingan.
PRINSIP
TJSL
Secara berkesinambungan, Perseroan menjalankan berbagai aktivitas ESG yang bertumpu pada delapan prinsip
keuangan berkelanjutan yaitu:
1. Prinsip Investasi
2. Prinsip Strategi dan Praktik Bisnis Berkelanjutan
3. Prinsip Pengelolaan Risiko Sosial dan Lingkungan Hidup
4. Prinsip Tata Kelola
5. Prinsip Komunikasi yang Informatif
6. Prinsip Inklusif
7. Prinsip Pengembangan Sektor Unggulan Prioritas
8. Prinsip Koordinasi dan Kolaborasi
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 315
Page 316
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
PILAR
TJSL
Perseroan memiliki 3 pilar strategi yaitu:
MENJADI TOP PLAYER PROFITABILITAS YANG MEMPERBAIKI PROSES UNTUK
DI SEMUA SEGMEN BERKELANJUTAN PELAYANAN YANG TERBAIK
STRATEGI
PROGRAM TJSL
Perseroan memiliki Rencana dan Langkah-langkah 2. Profitabilitas yang berkelanjutan:
Strategi Jangka Panjang Periode 5 (Lima) Tahun. a. Menumbuhkan produk high margin;
Dalam penerapannya, Perseroan tetap berpegang b. Meningkatkan recovery;
pada 3 (tiga) pilar strategi yaitu menjadi top player di c. Menumbuhkan feebased income;
semua segmen, profitabilitas yang berkelanjutan, serta d. Menerapkan cost efficiency;
memperbaiki proses untuk pelayanan yang terbaik. e. Menjaga kualitas portofolio.
3. Memperbaiki Proses untuk Pelayanan yang Terbaik:
Strategi tersebut diimplementasikan ke dalam a. Melalui kolaborasi dengan Livin dan Kopra untuk
beberapa tahapan, yaitu: melayani pelanggan;
1. Menjadi top player di semua segmen: b. Meningkatkan proses akuisisi melalui MTF 1Access;
a. Menjadi pemimpin di captive market Bank Mandiri; c. Mengoptimalkan pelayanan melalui MTF Mobile;
b. Menumbuhkan segmen wholesale (korporat, d. Meningkatkan proses dan layanan melalui
komersial, UMKM); Business Process Re-engineering (BPR) retail
c. Menjadi pemimpin di dealer pareto; dan dan fleet segment.
d. Meningkatkan penetrasi di setiap segmen
potensi multiguna.
STRUKTUR
PENGELOLA TJSL
Pelaksanaan TJSL oleh Perseroan dikelola oleh divisi pengelolaan TJSL dilakukan secara langsung oleh
yang membawahi tugas dan tanggung jawab CSR, satu level di bawah Sekretaris Perusahaan, yakni
yaitu Corporate Secretary Division atau dalam hal ini Departemen Corporate Communication yang mana
disebut sebagai Sekretaris Perusahaan. Lebih khusus dapat dilihat secara struktural, sebagai berikut:
316 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 317
>> Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan
06
Corporate Secretary Division Head
Corporate Secretary Deputy
Division Head
Anti Fraud Corporate Communication Office of the Board
Department Head Department Head* Department Head
*Departemen Corporate Communication memiliki wewenang untuk mengelola tugas dan tanggung jawab CSR.
PENCAPAIAN
TJSL 2024
Sebagai wujud keberhasilan PT Mandiri Tunas Finance dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan
Lingkungan, Perseroan berhak meraih penghargaan pada ajang Marketeers Sustainable Marketing Excellence
Award 2024. Dalam ajang tersebut, MTF menerima rekognisi sebagai Green Financing Program of The Year 2024
berkat salah satu programnya, yaitu MTF Autofiesta dengan tajuk “Special for Go Green” yang tujuannya untuk
menyelenggarakan inklusi penerapan pembiayaan berkelanjutan di tahun 2024.
HIGHLIGHT
CSR 2024
Selama tahun 2024, Perseroan melaksanakan berbagai kegiatan CSR yang memberikan manfaat bagi masyarakat
sebagai berikut:
Tujuan Pembangunan
Jenis Kegiatan TJSL/CSR Penjelasan Capaian
Berkelanjutan
Donor Darah spesial Hari Ulang TPB No. 3, Good Health and Alokasi dana Rp10.185.750 Melakukan donor darah
Tahun Mandiri Tunas Finance Well-being Periode pelaksanaan bulan sebanyak 150 kantong darah
ke 15 Februari 2024
Berbagi dengan Anak Yatim TPB No. 1 (No Poverty) dan Alokasi dana Rp20.000.000 Melakukan pembagian sembako
Piatu bersama Mandiri Tunas No. 2 (Zero Hunger) Periode pelaksanaan bulan dan peralatan sekolah kepada
Finance Maret 2024 20 anak yatim
Berbagi Takjil bersama TPB No. 2 Zero Hunger Alokasi dana Rp9.217.500 Melakukan pembagian takjil
Perwira Mandiri Tunas Finance Periode pelaksanaan bulan sebanyak 225 pax
Ramadhan 2024 April 2024
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 317
Page 318
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
Tujuan Pembangunan
Jenis Kegiatan TJSL/CSR Penjelasan Capaian
Berkelanjutan
Penyembelihan Hewan Kurban • TPB No. 2: Zero Hunger Alokasi dana Rp85.000.000 Memberikan seekor sapi 970 kg
Hari Raya Idul Adha 1445 H (Tanpa Kelaparan), Periode pelaksanaan bulan
• TPB No. 12: Responsible Juni 2024
Consumption and
Production
MTF Bersama Universitas TPB No. 4 Quality Alokasi dana Rp5.250.000 Telah dilaksanakan pelatihan
Bunda Mulia Education Periode pelaksanaan bulan dengan keikutsertaan 70 orang
Juni 2024
MTF Bersama Universitas TPB No. 4 Quality Alokasi dana Rp22.011.986 Telah dilaksanakan pelatihan
Udayana Education Periode pelaksanaan bulan dengan keikutsertaan 147 orang
Juni 2024
INFORMASI PENYAMPAIAN LAPORAN
BERKELANJUTAN SECARA TERPISAH
Laporan Berkelanjutan Perseroan disusun dengan mengacu kepada Peraturan OJK No. 51/POJK.03/2017 tentang
Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik. Meskipun
menjadi buku terpisah, Laporan Berkelanjutan merupakan dokumen yang tidak terpisahkan dari Laporan Tahunan
ini, sebagaimana disyaratkan dalam Surat Edaran OJK No. 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi Laporan
Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik, serta Petunjuk Teknis bagi Perusahaan Pembiayaan dan Perusahaan
Pembiayaan Syariah Terkait Implementasi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017. Perseroan
menyajikan Laporan Berkelanjutan secara terpisah sebagai bagian yang terintegrasi dengan Laporan Tahunan ini,
yang dirilis bersamaan dengan Laporan Tahunan.
318 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 319
>> Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan
06
Halaman ini sengaja dikosongkan
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 319
Page 320
Page 321
LAPORAN
KEUANGAN
07
Page 322
PT Mandiri Tunas Finance Laporan keuangan tanggal 31 Desember 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut beserta laporan auditor independen/ Financial statements as of 31 December 2024 and for the year then ended with independent auditor’s report
Page 323
mandiri
tunas fonance
~~DR~~ P[~~3~J~la~alQV~ DoL~r"~9Q~ ~~3C~G3~0 D~IQGe~Do ~( ~0~~(~~"~~~' ~~'~17~~E~~E7'T
~~~9~Q~J~ ~f/a~`J'C~~~BR9~ ~9f~~9~C~ f,~`~1~~ Ge~LC~~1G3Do0C~7~
~apOG3gG~ F(EUANG~~J `C~IL~ G3L~~pOoG~7~0(~fl~,~~"ST (~~Ge?
~b~G~C~C~Ia~ ~~I ~[~~L6°~BE~3 ~~~4 `H'6sIC~ Ir~G~9G1GJ'C~dG1f~ ~`1I'~l ~l'CC~'JC~M7~~
~~~ &~~~9fi~NJG3 ~IQG;IM~J' ~'(IQ~JG [~~~aG3C;l~~. PG1~Ga ~,1~S ~~' ~9 ~GC~L~G~JC~CG3 ~~~4 QG`~9Do
~~~~~Q~ ~~f~~C~~~~ G~~~3' S~h'ILS ~/C~A;1G3 ~GII~GJ C~G~9DC~~
p5~ ~~'~GaC~~~f~3~ ~M~.9G~~ G~VCJl~6`J~~ ~'~C'1~GJ~~Ge~0 ~~G`J'~1~ 6~~d`J'QG~9~~
F~ami, yang berfanda fiangan di bawah ini: We, the undersigned below:
1. i~arvia Pinohadi G Sumardi Name
R~I~mat l~antor Gedung Grata Mandiri Lt. 3A Office address
J1. Imam ~onjol duo. 61
Men4~ng Jakar₹a Pusag 10390
Alamat dorriisili J1. Salak L-8 6Calibata Indah Domicile address or
afi~u sesuai ~CTP 4ZT 00~/RW OOS KeL Ftawajati address accora'ing fo ID
sec. Pancoran, Ja~arfia Selafian
iVoPnor felepon (029) 2305608 Telephone number
Jaba4an Direk4ur U4arna/Presidenf Director Title
2. iVama R Eryawan f~urhariadi Name
Al~anat kanfor Gedung Graha Mandiri Lt. 3A Office address
JI. Imam ~onjol i~o. 61
Ment~ng Jakarta Pusa₹ 10390
Alapnafi domisili JL. Tebe4 Timur Dalarn VIII L/27, Domicile address or
tau sesuai ~CTP RT/f2W:002/009, del. Tebef T'imuP, address according fo ID
l~ec. Tebet
Rlorr~or fielepon (021) 230560 Telephone number
Jabatan DireEcfiur ~Ceuangan/Finance Director Title
rrienyataE~an bahwa: declare fhaf:
9. Ka,mi berfangg~ang jawab etas penyusunan den 9. We are responsible for the preparation ana'
penyajian laporan ~~uangan Pl' Manderi Tunas presentation of fhe financial statements of
Finance; PT Mandiri Tunas Finance;
2. Laporan ~euangan PT Mandiri Tunas Finance Yelah 2. The financial statements of PT Mandiri Tunas
di~usun den dis~jikan sesuai dengan Sgandar Finance have been prepared and presented in
Al~un4ansi l~euangan di Indonesia; accordance wifh Indonesian Frnancia! ,4ccounting
Standards;
3. a. Semua informasi dalam laporan keuangan Pl' 3. a. All information in the financial statements of PT
Mandiri Tunas Finance 4elaG~ dimuafi secara Mandiri Tunas Finance have been fully
lengkap den benar; den disclosed in a complete and truthfiul manner,'
ana'
b. Lapor~n keuangan PT Mandiri Tunas Finance b. The financial statements of PT Mandiri Tunas
~Id~Ef I1l~Y1g~Pt~Un~ IP1~OPf71~S1 ~$~U lf~~f~ PT11aif~Pl~I Finance do notcontain anyincorrectinformafion
yang fidak benar, den fidak menghilang~an ormaterlalfacf,nordotheyomitanyinformafion
informasi ~Yau faE~fa ma4erial; or maferial fact;
4. ~~rni berfanggung jawab a₹as sis4em ~aengendalian 4. We are responsible for fhe internal control system
infereral dalaen P7 Mandiri Tuer~s Finance. of PT Mana'iri Tunas Finance.
DemiCCian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya. ~~ T'his staf~ment is made trufhfully.
Jakarta, 24 Januari 2025/ Jakarta, 2~ January 025
,'
s ~
1" puo~~~a~m~6 C~ S mardi ~~ R [~~~ers~w V~anP~~~u~~u
z9AMX003797662
Direkfiur Ufiama/President DirecPor Dire~fur ~Ceuangan/Finance Director
Page 324
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2024 AS OF 31 DECEMBER 2024
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA AND FOR THE YEAR THEN ENDED
TANGGAL TERSEBUT WITH INDEPENDENT AUDITOR’S REPORT
BESERTA LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
Daftar Isi Table of Contents
Halaman/
Page
Laporan Auditor Independen Independent Auditor’s Report
Laporan Posisi Keuangan............................................ 1-2 ....................................Statement of Financial Position
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Statement of Profit or Loss and
Komprehensif Lain ............................................... 3 ................................ Other Comprehensive Income
Laporan Perubahan Ekuitas ........................................ 4 .................................. Statement of Changes in Equity
Laporan Arus Kas ....................................................... 5-6 ............................................ Statement of Cash Flows
Catatan atas Laporan Keuangan ................................. 7-124 ............................... Notes to the Financial Statements
***************************
Page 325
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen Independent Auditor’s Report
Laporan No. 00025/2.1032/AU.1/07/0703- Report No. 00025/2.1032/AU.1/07/0703-
1/1/I/2025 1/1/I/2025
Pemegang Saham, Dewan Komisaris, dan Direksi The Shareholders and the Boards of
Commissioners and Directors
PT Mandiri Tunas Finance PT Mandiri Tunas Finance
Opini Opinion
Kami telah mengaudit laporan keuangan We have audited the accompanying financial
PT Mandiri Tunas Finance (“Perusahaan”) statements of PT Mandiri Tunas Finance (the
terlampir, yang terdiri dari laporan posisi “Company”), which comprise the statement of
keuangan tanggal 31 Desember 2024, serta financial position as of 31 December 2024, and
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif the statement of profit or loss and other
lain, laporan perubahan ekuitas, dan laporan arus comprehensive income, statement of changes in
kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal equity, and statement of cash flows for the year
tersebut, serta catatan atas laporan keuangan, then ended, and notes to the financial
termasuk informasi kebijakan akuntansi material. statements, including material accounting policy
information.
Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir In our opinion, the accompanying financial
menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang statements present fairly, in all material
material, posisi keuangan Perusahaan tanggal respects, the financial position of the Company as
31 Desember 2024, serta kinerja keuangan dan of 31 December 2024, and its financial
arus kasnya untuk tahun yang berakhir pada performance and cash flows for the year then
tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi ended, in accordance with Indonesian Financial
Keuangan di Indonesia. Accounting Standards.
Basis opini Basis for opinion
Kami melaksanakan audit kami berdasarkan We conducted our audit in accordance with
Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Standards on Auditing established by the
Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”). Tanggung jawab Indonesian Institute of Certified Public
kami menurut standar tersebut diuraikan lebih Accountants (“IICPA”). Our responsibilities under
lanjut dalam paragraf Tanggung Jawab Auditor those standards are further described in the
terhadap Audit atas Laporan Keuangan pada Auditor’s Responsibilities for the Audit of the
laporan kami. Kami independen terhadap Financial Statements paragraph of our report.
Perusahaan berdasarkan ketentuan etika yang We are independent of the Company in
relevan dalam audit kami atas laporan keuangan di accordance with the ethical requirements
Indonesia, dan kami telah memenuhi tanggung relevant to our audit of the financial statements
jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan in Indonesia, and we have fulfilled our other
tersebut. Kami yakin bahwa bukti audit yang telah ethical responsibilities in accordance with such
kami peroleh adalah cukup dan tepat untuk requirements. We believe that the audit evidence
menyediakan suatu basis bagi opini kami. we have obtained is sufficient and appropriate to
provide a basis for our opinion.
i
Page 326
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00025/2.1032/AU.1/07/0703- Report No. 00025/2.1032/AU.1/07/0703-
1/1/I/2025 (lanjutan) 1/1/I/2025 (continued)
Hal audit utama Key audit matters
Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut Key audit matters are those matters that, in our
pertimbangan profesional kami, merupakan hal-hal professional judgment, were of most significance
paling signifikan dalam audit kami atas laporan in our audit of the financial statements of the
keuangan periode kini. Hal audit utama tersebut current period. Such key audit matters were
disampaikan dalam konteks audit kami atas addressed in the context of our audit of the
laporan keuangan secara keseluruhan dan dalam financial statements taken as a whole and in
merumuskan opini audit kami terhadapnya, dan forming our audit opinion thereon, and we do not
kami tidak menyatakan suatu opini audit terpisah provide a separate audit opinion on such key
atas hal audit utama tersebut. Untuk hal audit audit matters. For the key audit matter below,
utama di bawah ini, penjelasan kami tentang our description of how our audit addressed such
bagaimana audit kami merespons hal tersebut key audit matter is provided in such context.
disampaikan dalam konteks tersebut.
Kami telah memenuhi tanggung jawab yang We have fulfilled the responsibilities described in
dijelaskan dalam paragraf Tanggung Jawab the Auditor’s Responsibilities for the Audit of the
Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan Financial Statements paragraph of our report,
pada laporan kami, termasuk sehubungan dengan including in relation to the key audit matter
hal audit utama yang dikomunikasikan di bawah ini. communicated below. Accordingly, our audit
Oleh karena itu, audit kami mencakup pelaksanaan included the performance of procedures
prosedur yang dirancang untuk merespons designed to respond to our assessment of the
penilaian kami atas risiko kesalahan penyajian risks of material misstatement of the
material dalam laporan keuangan terlampir. Hasil accompanying financial statements. The results
prosedur audit kami, termasuk prosedur yang of our audit procedures, including the procedures
dilakukan untuk merespons hal audit utama di performed to address the key audit matter below,
bawah ini, memberikan dasar bagi opini kami atas provide the basis for our opinion on the
laporan keuangan terlampir. accompanying financial statements.
ii
Page 327
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00025/2.1032/AU.1/07/0703- Report No. 00025/2.1032/AU.1/07/0703-
1/1/I/2025 (lanjutan) 1/1/I/2025 (continued)
Cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang Allowance for impairment losses on consumer
pembiayaan konsumen, piutang sewa financing receivables, finance lease receivables
pembiayaan dan anjak piutang (piutang and factoring receivables (financing
pembiayaan) receivables)
Penjelasan atas hal audit utama: Description of key audit matter:
Seperti tercantum dalam Catatan 5, 6, dan 7 atas As stated in Notes 5, 6, and 7 to the
laporan keuangan terlampir, nilai tercatat atas accompanying financial statements, the carrying
piutang pembiayaan konsumen, piutang sewa value of consumer financing receivables, finance
pembiayaan, anjak piutang dan cadangan kerugian lease receivables, factoring receivables and the
penurunan nilai terkaitnya adalah signifikan related allowances are significant to the
terhadap laporan keuangan Perusahaan terlampir. Company’s accompanying financial statements.
Pada tanggal 31 Desember 2024, nilai cadangan As of 31 December 2024, the amounts of
kerugian penurunan nilai atas piutang pembiayaan allowance for impairment losses for consumer
konsumen, piutang sewa pembiayaan dan anjak financing receivables, finance lease receivables
piutang adalah masing-masing sebesar Rp476.763 and factoring receivables are Rp476,763 million,
juta, Rp100.429 juta, dan Rp15.310 juta. Rp100,429 million, and Rp15,310 million,
Informasi kebijakan akuntansi material atas respectively. The material accounting policy
cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan information of allowance for impairment losses of
diungkapkan dalam Catatan 2 dalam laporan financial assets are disclosed in Note 2 to the
keuangan terlampir. accompanying financial statements.
Penentuan cadangan kerugian penurunan nilai Determination of allowance for impairment
aset keuangan tersebut di atas, memerlukan losses of the above-mentioned financial assets
pertimbangan dan memiliki ketidakpastian requires judgement and subject to estimation
estimasi mencakup penentuan model untuk uncertainty which includes determining the
menghitung cadangan kerugian penurunan nilai, model to calculate allowance for impairment
identifikasi eksposur kredit yang mengalami losses, identification of credit exposures with
penurunan kualitas kredit yang signifikan, dan significant deterioration in credit quality, and
penentuan asumsi yang digunakan dalam model determining assumptions used in the allowance
perhitungan cadangan kerugian penurunan nilai for impairment losses calculation models (for
(untuk eksposur yang dinilai secara individual atau exposures assessed on an individual or collective
kolektif), termasuk faktor ekonomi makro basis), including forward-looking
berorientasi masa depan. macroeconomics factors.
Karena penentuan cadangan kerugian penurunan Because the determination for allowance for
nilai piutang pembiayaan konsumen, piutang sewa impairment losses on consumer financing
pembiayaan dan tagihan anjak piutang melibatkan receivables, finance lease receivables and
pertimbangan dan estimasi signifikan dari factoring receivables involves significant
manajemen dan nilai tercatat yang signifikan, judgments and estimates from the management
maka hal ini adalah hal audit utama bagi kami. and the carrying amounts are significant, it is a
key audit matter for us.
iii
Page 328
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00025/2.1032/AU.1/07/0703- Report No. 00025/2.1032/AU.1/07/0703-
1/1/I/2025 (lanjutan) 1/1/I/2025 (continued)
Cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang Allowance for impairment losses on consumer
pembiayaan konsumen, piutang sewa financing receivables, finance lease receivables
pembiayaan dan anjak piutang (piutang and factoring receivables (financing
pembiayaan) (lanjutan) receivables) (continued)
Respon audit: Audit response:
Kami menguji kontrol utama atas proses We tested the key controls over the process of
pemberian, pencatatan, dan pengawasan piutang origination, recording, and monitoring of the
pembiayaan konsumen, piutang sewa pembiayaan consumer financing receivables, finance lease
dan anjak piutang. Kami memperoleh pemahaman, receivables and factoring receivables. We
menilai metodologi pengukuran penurunan nilai, obtained understanding and assessed
dan melakukan validasi model pencadangan impairment measurement methodologies, and
kerugian penurunan nilai, serta data masukan, validated allowance for impairment losses’
dasar dan menilai kewajaran atas asumsi yang models, inputs, and bases and assessed
digunakan oleh Perusahaan dalam menghitung reasonableness of assumptions used by the
cadangan kerugian penurunan nilai. Kami menguji Company in calculating the allowance for
segmentasi kredit dan tiga tahapan kualitas kredit impairment losses. We tested the credit
portofolio sesuai dengan kriteria tingkatan segmentation and classification into three stage
(staging) yang disusun oleh Perusahaan untuk credit quality of loans portfolio in accordance
piutang pembiayaan konsumen, piutang sewa with staging criteria developed by the Company
pembiayaan dan anjak piutang. Kami for consumer financing receivables, finance lease
membandingkan pengalaman historis dengan receivables and factoring receivables. We
keadaan saat ini dan kerugian terkini yang terjadi compared the historical experience with the
dalam portofolio, serta menilai kewajaran atas current circumstances and the recent losses
penyesuaian berorientasi masa depan, analisis incurred in the portfolios, and assessed
faktor ekonomi makro, dan beberapa skenario reasonableness of forward-looking adjustments,
probabilitas tertimbang untuk piutang pembiayaan macroeconomic factor analysis, and probability-
konsumen, piutang sewa pembiayaan dan anjak weighted multiple scenarios for consumer
piutang. financing receivables, finance lease receivables
and factoring receivables.
iv
Page 329
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00025/2.1032/AU.1/07/0703- Report No. 00025/2.1032/AU.1/07/0703-
1/1/I/2025 (lanjutan) 1/1/I/2025 (continued)
Cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang Allowance for impairment losses on consumer
pembiayaan konsumen, piutang sewa financing receivables, finance lease receivables
pembiayaan dan anjak piutang (piutang and factoring receivables (financing
pembiayaan) (lanjutan) receivables) (continued)
Respon audit: (lanjutan) Audit response: (continued)
Untuk cadangan kerugian penurunan nilai yang With respect to individually assessed allowance
dinilai secara individual, kami menguji sampel for impairment losses, we tested a sample of
piutang pembiayaan konsumen, piutang sewa consumer financing receivables, finance lease
pembiayaan dan anjak piutang untuk mengevaluasi receivables and factoring receivables to evaluate
identifikasi secara tepat waktu oleh Perusahaan the timely identification by the Company of
atas eksposur yang mengalami penurunan kualitas exposures with significant deterioration in credit
kredit yang signifikan atau telah mengalami quality or exposures which have been impaired;
penurunan nilai; untuk kasus-kasus di mana for cases where impairment has been identified,
penurunan nilai telah diidentifikasi, kami menilai we assessed the Company’s assumptions on the
asumsi Perusahaan atas arus kas masa depan expected future cash flows, including the value of
ekspektasian, termasuk nilai agunan yang dapat realizable collateral based on available market
direalisasikan berdasarkan informasi pasar yang information or valuation prepared by internal
tersedia atau penilaian yang dilakukan oleh penilai valuer. We checked the accuracy of the
internal. Kami memeriksa keakurasian perhitungan calculation of the allowance for impairment
jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dengan losses amount by recalculating the collective
melakukan perhitungan ulang atas keseluruhan impairment for the entire portfolio and
portofolio yang penurunan nilainya dinilai secara recalculating the individual impairment on a
kolektif dan melakukan perhitungan ulang atas sample basis. We assessed whether the financial
penurunan nilai yang dinilai secara individual statements disclosures are adequately and
berdasarkan sampel. Kami menilai apakah appropriately reflecting the Company’s
pengungkapan di laporan keuangan cukup dan exposures to credit risk. We involved our
secara memadai mencerminkan eksposur auditor’s internal expert to assist us in the
Perusahaan terhadap risiko kredit. Kami performance of the above procedures when their
melibatkan pakar auditor internal kami untuk specific skills are needed.
membantu kami dalam melakukan prosedur-
prosedur di atas ketika keahlian spesifik mereka
diperlukan
Informasi lain Other information
Manajemen bertanggung jawab atas informasi lain. Management is responsible for the other
Informasi lain terdiri dari informasi yang tercantum information. Other information comprises the
dalam Laporan Tahunan 2024 (“Laporan information included in the Annual Report 2024
Tahunan”) selain laporan keuangan terlampir dan (the “Annual Report”) other than the
laporan auditor independen kami. Laporan accompanying financial statements and our
Tahunan diharapkan akan tersedia bagi kami independent auditor’s report thereon. The
setelah tanggal laporan auditor independen ini. Annual Report is expected to be made available
to us after the date of this independent auditor’s
report.
v
Page 330
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00025/2.1032/AU.1/07/0703- Report No. 00025/2.1032/AU.1/07/0703-
1/1/I/2025 (lanjutan) 1/1/I/2025 (continued)
Informasi lain (lanjutan) Other information (continued)
Opini kami atas laporan keuangan terlampir tidak Our opinion on the accompanying financial
mencakup Laporan Tahunan, dan oleh karena itu, statements does not cover the Annual Report,
kami tidak menyatakan bentuk keyakinan apapun and accordingly, we do not express any form of
atas Laporan Tahunan tersebut. assurance on the Annual Report.
Sehubungan dengan audit kami atas laporan In connection with our audit of the accompanying
keuangan terlampir, tanggung jawab kami adalah financial statements, our responsibility is to read
untuk membaca Laporan Tahunan ketika tersedia the Annual Report when it becomes available
dan, dalam melaksanakannya, mempertimbangkan and, in doing so, consider whether the Annual
apakah Laporan Tahunan mengandung Report is materially inconsistent with the
ketidakkonsistensian material dengan laporan accompanying financial statements or our
keuangan terlampir atau pemahaman yang kami knowledge obtained in the audit, or otherwise
peroleh selama audit, atau mengandung kesalahan appears to be materially misstated.
penyajian material.
Ketika kami membaca Laporan Tahunan, jika kami When we read the Annual Report, if we conclude
menyimpulkan bahwa terdapat suatu kesalahan that there is a material misstatement therein, we
penyajian material di dalamnya, kami diharuskan are required to communicate the matter to those
untuk mengomunikasikan hal tersebut kepada charged with governance and take appropriate
pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola dan actions based on the applicable laws and
melakukan tindakan yang tepat berdasarkan regulations.
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Tanggung jawab manajemen dan pihak yang Responsibilities of management and those
bertanggung jawab atas tata kelola terhadap charged with governance for the financial
laporan keuangan statements
Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan Management is responsible for the preparation
dan penyajian wajar laporan keuangan tersebut and fair presentation of financial statements in
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di accordance with Indonesian Financial Accounting
Indonesia, dan atas pengendalian internal yang Standards, and for such internal control as
dianggap perlu oleh manajemen untuk management determines is necessary to enable
memungkinkan penyusunan laporan keuangan the preparation of financial statements that are
yang bebas dari kesalahan penyajian material, baik free from material misstatement, whether due to
yang disebabkan oleh kecurangan maupun fraud or error.
kesalahan.
vi
Page 331
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00025/2.1032/AU.1/07/0703- Report No. 00025/2.1032/AU.1/07/0703-
1/1/I/2025 (lanjutan) 1/1/I/2025 (continued)
Tanggung jawab manajemen dan pihak yang Responsibilities of management and those
bertanggung jawab atas tata kelola terhadap charged with governance for the financial
laporan keuangan (lanjutan) statements (continued)
Dalam penyusunan laporan keuangan , manajemen In preparing the financial statements,
bertanggung jawab untuk menilai kemampuan management is responsible for assessing the
Perusahaan dalam mempertahankan Company’s ability to continue as a going concern,
kelangsungan usahanya, mengungkapkan, sesuai disclosing, as applicable, matters related to going
dengan kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan concern, and using the going concern basis of
kelangsungan usaha, dan menggunakan basis accounting, unless management either intends to
akuntansi kelangsungan usaha, kecuali manajemen liquidate the Company or to cease its operations,
memiliki intensi untuk melikuidasi Perusahaan atau or has no realistic alternative but to do so.
menghentikan operasinya atau tidak memiliki
alternatif yang realistis selain melaksanakannya.
Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola Those charged with governance are responsible
bertanggung jawab untuk mengawasi proses for overseeing the Company’s financial reporting
pelaporan keuangan Perusahaan. process.
Tanggung jawab auditor terhadap audit atas Auditor’s responsibilities for the audit of the
laporan keuangan financial statements
Tujuan kami adalah untuk memeroleh keyakinan Our objectives are to obtain reasonable
memadai tentang apakah laporan keuangan secara assurance about whether the financial
keseluruhan bebas dari kesalahan penyajian statements taken as a whole are free from
material, baik yang disebabkan oleh kecurangan material misstatement, whether due to fraud or
maupun kesalahan, dan untuk menerbitkan error, and to issue an independent auditor’s
laporan auditor independen yang mencakup opini report that includes our opinion. Reasonable
kami. Keyakinan memadai merupakan suatu assurance is a high level of assurance, but is not
tingkat keyakinan tinggi, namun bukan merupakan a guarantee that an audit conducted in
suatu jaminan bahwa audit yang dilaksanakan accordance with Standards on Auditing
berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh established by the IICPA will always detect a
IAPI akan selalu mendeteksi kesalahan penyajian material misstatement when it exists.
material ketika hal tersebut ada. Kesalahan Misstatements can arise from fraud or error and
penyajian dapat disebabkan oleh kecurangan are considered material if, individually or in the
maupun kesalahan dan dianggap material jika, baik aggregate, they could reasonably be expected to
secara individual maupun agregat, dapat influence the economic decisions of users taken
diekspektasikan secara wajar akan memengaruhi on the basis of these financial statements.
keputusan ekonomi yang diambil oleh pengguna
berdasarkan laporan keuangan tersebut.
vii
Page 332
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00025/2.1032/AU.1/07/0703- Report No. 00025/2.1032/AU.1/07/0703-
1/1/I/2025 (lanjutan) 1/1/I/2025 (continued)
Tanggung jawab auditor terhadap audit atas Auditor’s responsibilities for the audit of the
laporan keuangan (lanjutan) financial statements (continued)
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan As part of an audit in accordance with Standards
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami on Auditing established by the IICPA, we exercise
menerapkan pertimbangan profesional dan professional judgment and maintain professional
mempertahankan skeptisisme profesional selama skepticism throughout the audit. We also:
audit. Kami juga:
Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan Identify and assess the risks of material
penyajian material dalam laporan keuangan, misstatement of the financial statements,
baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun whether due to fraud or error, design and
kesalahan, mendesain dan melaksanakan perform audit procedures responsive to such
prosedur audit yang responsif terhadap risiko risks, and obtain audit evidence that is
tersebut, serta memeroleh bukti audit yang sufficient and appropriate to provide a basis
cukup dan tepat untuk menyediakan basis bagi for our opinion. The risk of not detecting a
opini kami. Risiko tidak terdeteksinya suatu material misstatement resulting from fraud is
kesalahan penyajian material yang disebabkan higher than for one resulting from error, as
oleh kecurangan lebih tinggi dari yang fraud may involve collusion, forgery,
disebabkan oleh kesalahan, karena kecurangan intentional omissions, misrepresentations, or
dapat melibatkan kolusi, pemalsuan, override of internal control.
penghilangan secara sengaja, pernyataan
salah, atau pengabaian atas pengendalian
internal.
Memeroleh suatu pemahaman tentang Obtain an understanding of internal control
pengendalian internal yang relevan dengan relevant to the audit in order to design audit
audit untuk mendesain prosedur audit yang procedures that are appropriate in the
tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan circumstances, but not for the purpose of
untuk tujuan menyatakan opini atas expressing an opinion on the effectiveness of
keefektivitasan pengendalian internal the Company’s internal control.
Perusahaan.
Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi Evaluate the appropriateness of accounting
yang digunakan serta kewajaran estimasi policies used and the reasonableness of
akuntansi dan pengungkapan terkait yang accounting estimates and related disclosures
dibuat oleh manajemen. made by management.
viii
Page 333
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00025/2.1032/AU.1/07/0703- Report No. 00025/2.1032/AU.1/07/0703-
1/1/I/2025 (lanjutan) 1/1/I/2025 (continued)
Tanggung jawab auditor terhadap audit atas Auditor’s responsibilities for the audit of the
laporan keuangan (lanjutan) financial statements (continued)
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan As part of an audit in accordance with Standards
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami on Auditing established by the IICPA, we exercise
menerapkan pertimbangan profesional dan professional judgment and maintain professional
mempertahankan skeptisisme profesional selama skepticism throughout the audit. We also:
audit. Kami juga: (lanjutan) (continued)
Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis Conclude on the appropriateness of
akuntansi kelangsungan usaha oleh management's use of the going concern basis
manajemen dan, berdasarkan bukti audit yang of accounting and, based on the audit
diperoleh, apakah terdapat suatu evidence obtained, whether a material
ketidakpastian material yang terkait dengan uncertainty exists related to events or
peristiwa atau kondisi yang dapat conditions that may cast significant doubt on
menyebabkan keraguan signifikan atas the Company's ability to continue as a going
kemampuan Perusahaan untuk concern. If we conclude that a material
mempertahankan kelangsungan usahanya. uncertainty exists, we are required to draw
Ketika kami menyimpulkan bahwa terdapat attention in our independent auditor’s report
suatu ketidakpastian material, kami diharuskan to the related disclosures in the financial
untuk menarik perhatian dalam laporan auditor statements or, if such disclosures are
independen kami ke pengungkapan terkait inadequate, to modify our opinion. Our
dalam laporan keuangan atau, jika conclusion is based on the audit evidence
pengungkapan tersebut tidak memadai, obtained up to the date of our independent
memodifikasi opini kami. Kesimpulan kami auditor’s report. However, future events or
didasarkan pada bukti audit yang diperoleh conditions may cause the Company to cease
hingga tanggal laporan auditor independen to continue as a going concern.
kami. Namun, peristiwa atau kondisi masa
depan dapat menyebabkan Perusahaan tidak
dapat mempertahankan kelangsungan
usahanya.
Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi Evaluate the overall presentation, structure,
laporan keuangan secara keseluruhan, and content of the financial statements,
termasuk pengungkapannya, dan apakah including the disclosures, and whether the
laporan keuangan mencerminkan transaksi dan financial statements represent the underlying
peristiwa yang mendasarinya dengan suatu transactions and events in a manner that
cara yang mencapai penyajian wajar. achieves fair presentation.
Kami mengomunikasikan kepada pihak yang We communicate with those charged with
bertanggung jawab atas tata kelola mengenai, governance regarding, among other matters, the
antara lain, ruang lingkup dan saat yang planned scope and timing of the audit and
direncanakan atas audit serta temuan audit significant audit findings, including any
signifikan, termasuk setiap defisiensi signifikan significant deficiencies in internal control that we
dalam pengendalian internal yang teridentifikasi identify during our audit.
oleh kami selama audit.
ix
Page 334
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor's Report (continued)
Laporan No. 00025/2.1032/AU.1/07/0703- Report No. 00025/2.103Z/AU.1/07/0703-
1/1/I/2025 (lanjutan) 1/1/1/2025 (continued)
Tanggung ~awab auditor terhadap audit atas Auditor's responsibilities for the audit of fhe
laporan keuangan (lanjutan) financial statements (continued)
Kami juga memberikan suatu pernyataan kepada We also provide those charged with governance
pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola with a statement that we have complied with
bahwa kami telah mematuhi ketentuan etika yang relevant ethical requirements regarding
relevan mengenai independensi, dan independence, and to communicate with them all
mengomunikasikan kepada pihak tersebut seluruh relationships and other matters that may
hubungan, Berta hal-hal lain yang dianggap secara reasonably be thought to bear on our
wajar berpengaruh terhadap independensi kami, independence, and where applicable, related
dan, jika relevan, pengamanan terkait. safeguards.
Dari hal-hal yang dikomunikasikan kepada pihak From the matters communicated with those
yang bertanggung jawab atas tata kelola, kami charged with governance, we determine those
menentukan hal-hal tersebut yang paling signifikan matters that were of most significance in the
dalam audit atas laporan keuangan periode kini audit of the financial statements of the current
dan oleh karenanya menjadi hal audit utama. Kami period and are therefore the key audit matters.
menguraikan hal audit utama tersebut tlalam We describe such key audit matters in our
laporan auditor independen kami kecuali peraturan independent auditor's report unless laws or
perundang-undangan melarang pengungkapan regulations preclude public disclosure about such
publik tentang hal audit utama tersebut atau key audit matters or when, in extremely rare
ketika, dalam kondisi yang sangat jarang terjadi, circumstances, we determine that a key audit
kami menentukan bahwa suatu hal audit utama matter should not be communicated in our
tidak boleh dikomunikasikan dalam laporan auditor independent auditor's report because the
independen kami karena konsekuensi yang adverse consequences of doing so would
merugikan dari mengomunikasikan hal tersebut reasonably be expected to outweigh the public
akan diekspektasikan secara wajar melebihi interest benefits of such communication.
manfaat kepentingan publik atas komunikasi
tersebut.
KAP Purwantono, Sungkoro & Surja
Yasir
Registrasi Akuntan Publik No. AP.0703/Public Accountant Registration No. AP.0703
24 Januari 2025/January 24, 2025
Page 335
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/ 31 Desember/ 31 Desember/
Notes December 2024 December 2023
ASET ASSETS
2c,2f
Kas dan setara kas 4,27 Cash and cash equivalents
Kas 7.999 18.194 Cash on hand
Kas pada bank Cash in banks
Pihak ketiga 1.209 1.495 Third parties
Pihak berelasi 2s,4,26a 1.282.952 832.451 Related parties
1.292.160 852.140
2c,2d,2g,5,
Piutang pembiayaan konsumen 27,28,29 Consumer financing receivables
Pihak ketiga 27.154.596 22.698.175 Third parties
Pihak berelasi 2s,5,26a 41.346 11.542 Related parties
27.195.942 22.709.717
Dikurangi: cadangan kerugian Less: allowance for
penurunan nilai 2j,5 (476.763) (347.894) impairment losses
26.719.179 22.361.823
2c,2d,2h,6,
Piutang sewa pembiayaan 27,28,29 Finance lease receivables
Pihak ketiga 5.495.587 5.416.865 Third parties
Dikurangi: cadangan kerugian Less: allowance for
penurunan nilai 2j,6 (100.429) (69.293) impairment losses
5.395.158 5.347.572
2c,2d,2i,7,
Anjak piutang 27,28 Factoring receivables
Pihak ketiga 34.748 35.758 Third parties
Dikurangi: cadangan kerugian Less: allowance for
penurunan nilai 2j,7 (15.310) (436) impairment losses
19.438 35.322
Piutang lain-lain 2c,8,27 Other receivables
Pihak ketiga 164.173 119.669 Third parties
Pihak berelasi 2s,8,26a 369.541 547.483 Related parties
533.714 667.152
Dikurangi: cadangan kerugian Less: allowance for
penurunan nilai 2j,8 (33.431) (44.298) impairment losses
500.283 622.854
Aset pajak tangguhan 2m,9c 84.726 100.789 Deferred tax assets
Piutang derivatif 2c,2t,16,27,28 45.008 28.933 Derivative receivables
Aset tetap Fixed assets
(setelah dikurangi akumulasi (net of accumulated
penyusutan masing-masing depreciation of Rp478,198, and
sebesar Rp478.198 dan Rp410.060 Rp410,060 as of
pada tanggal 31 Desember 2024 31 December 2024 and
dan 2023) 2l,10 278.475 283.625 2023, respectively)
2c,2k,11,
Aset lain-lain 27,28 Other assets
Pihak ketiga 90.202 93.432 Third parties
Pihak berelasi 25,11,26a 826 902 Related parties
TOTAL ASET 34.425.455 29.727.392 TOTAL ASSETS
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan The accompanying notes to the financial statements
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan form an integral part of these financial statements
secara keseluruhan. taken as a whole.
1
Page 336
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
LAPORAN POSISI KEUANGAN (lanjutan) STATEMENT OF FINANCIAL POSITION (continued)
Tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/ 31 Desember/ 31 Desember/
Notes December 2024 December 2023
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
Utang usaha 2c,12,27,29 604.208 1.017.137 Trade payables
Utang lain-lain 2c,13,27 Other payables
Pihak ketiga 160.830 190.916 Third parties
Pihak berelasi 2s,13,26b 51.626 56.805 Related parties
Utang pajak kini 2m,9a 112.491 112.000 Current tax liabilities
Utang derivatif 2c,2t,16,27,28 12.654 - Derivative payables
Beban yang masih harus dibayar 2c,14,27 Accrued expenses
Pihak ketiga 238.398 257.626 Third parties
Pihak berelasi 2s,14,26b 9.543 4.472 Related parties
Pinjaman yang diterima 2c,2d,2e,15,27,28 Borrowings
Pihak ketiga 15.677.665 15.242.400 Third parties
Pihak berelasi 2s,15,26b 5.835.461 2.891.252 Related parties
21.513.126 18.133.652
Biaya provisi yang belum
diamortisasi 15 (36.930) (36.937) Unamortized provision cost
21.476.196 18.096.715
2c,2d,2r,
Surat berharga yang diterbitkan 17,27,28 Securities issued
Pihak ketiga 6.050.795 5.252.750 Third parties
Pihak berelasi 2s,26b 644.000 443.000 Related parties
6.694.795 5.695.750
Beban emisi yang belum
diamortisasi 17 (12.870) (8.235) Unamortized issuance cost
6.681.925 5.687.515
Liabilitas imbalan kerja karyawan 2n,18 213.162 274.546 Employee benefits obligation
TOTAL LIABILITAS 29.561.033 25.697.732 TOTAL LIABILITIES
EKUITAS EQUITY
Modal saham Share capital
Authorized capital -
Modal dasar - 10.000.000.000 10,000,000,000 ordinary
lembar saham biasa dengan shares with a par value
nilai nominal Rp100 (nilai penuh) of Rp100 (full amount)
per saham per share
Modal ditempatkan dan disetor Issued and fully paid up
penuh - 2.500.000.000 lembar capital - 2,500,000,000
saham 2o,19 250.000 250.000 ordinary shares
Penghasilan komprehensif lain: Other comprehensive income:
Pengukuran kembali
atas liabilitas imbalan Remeasurement of
kerja karyawan - neto 2n,18 (7.155) (38.390) employee benefits obligation - net
(Kerugian) keuntungan kumulatif
atas instrumen derivatif untuk Cumulative (loss) gain on derivative
lindung nilai arus kas - neto 2t,16 (17.423) 2.802 instrument for cash flow hedges - net
Saldo laba Retained earnings
Sudah ditentukan penggunaannya 20 50.000 50.000 Appropriated
Belum ditentukan penggunaannya 4.589.000 3.765.248 Unappropriated
TOTAL EKUITAS 4.864.422 4.029.660 TOTAL EQUITY
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 34.425.455 29.727.392 TOTAL LIABILITIES AND EQUITY
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan The accompanying notes to the financial statements
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan form an integral part of these financial statements
secara keseluruhan. taken as a whole.
2
Page 337
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN STATEMENT OF PROFIT OR LOSS
KOMPREHENSIF LAIN AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
Catatan/
Notes 2024 2023
PENDAPATAN REVENUE
Pembiayaan konsumen 21a,26c 3.453.490 3.000.350 Consumer financing
Sewa pembiayaan 21b 678.704 652.751 Financial lease
Anjak piutang 21c 438 909 Factoring
Simpanan bank 21d,26c 17.473 17.134 Deposit in bank
Lain-lain - neto 21e,26c 1.429.210 1.110.824 Others - net
Total pendapatan 5.579.315 4.781.968 Total revenue
BEBAN EXPENSES
Beban keuangan 2r,2s,22,26d (1.913.946) (1.510.165) Financial charges
Gaji dan tunjangan 2s,23,26d (775.231) (802.194) Salaries and benefits
Umum dan administrasi 24,26d (413.178) (349.836) General and administration
Penyisihan kerugian
penurunan nilai: Provision for impairment losses:
Pembiayaan konsumen 2c,2g,5 (885.498) (726.080) Consumer financing
Sewa pembiayaan 2c,2h,6 (83.288) (7.651) Financial leases
Anjak piutang 2c,2i,7 (14.874) 9.057 Factoring
Piutang lain-lain 2c,8 10.867 96.127 Other receivables
Total beban (4.075.148) (3.290.742) Total expenses
LABA SEBELUM BEBAN 1.504.167 1.491.226 INCOME BEFORE
PAJAK FINAL DAN FINAL TAX AND
PAJAK PENGHASILAN INCOME TAX EXPENSE
BEBAN PAJAK FINAL 2m (3.495) (3.427) FINAL TAX EXPENSE
LABA SEBELUM BEBAN 1.500.672 1.487.799 INCOME BEFORE
PAJAK PENGHASILAN INCOME TAX EXPENSE
BEBAN PAJAK PENGHASILAN 2m,9b (328.590) (326.698) INCOME TAX EXPENSE
LABA TAHUN BERJALAN 1.172.082 1.161.101 INCOME FOR THE YEAR
PENGHASILAN KOMPREHENSIF OTHER COMPREHENSIVE
LAIN INCOME
Pos yang tidak akan Item that will not be
direklasifikasi ke laba rugi: reclassified to profit or loss:
Pengukuran kembali
atas liabilitas imbalan kerja Remeasurement of employee
karyawan 2n, 18 40.044 (10.502) benefit obligation
Pajak penghasilan terkait (8.809) 2.310 Income tax effect
31.235 (8.192)
Pos yang akan Item that will be
direklasifikasi ke laba rugi: reclassified to profit or loss:
Bagian efektif dari (kerugian) keuntungan Effective portion of (loss)
instrumen lindung nilai dalam gain on hedging instruments
rangka lindung nilai arus kas 2t,16 (25.929) 11.525 in a cash flow hedge
Pajak penghasilan terkait 5.704 (2.535) Income tax effect
(20.225) 8.990
Laba penghasilan komprehensif lain- Other comprehensive income
setelah pajak 11.010 798 net of tax
TOTAL PENGHASILAN
KOMPREHENSIF TOTAL COMPREHENSIVE
TAHUN BERJALAN 1.183.092 1.161.899 INCOME FOR THE YEAR
LABA PER SAHAM DASAR BASIC EARNINGS PER SHARE
(Nilai penuh) 2q,25 469 464 (Full amount)
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan The accompanying notes to the financial statements
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan form an integral part of these financial statements
secara keseluruhan. taken as a whole.
3
Page 338
The original financial statements included herein are in the Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Keuntungan(kerugian)
kumulatif
atas instrumen
derivatif untuk
lindung nilai
arus kas - neto/
Pengukuran kembali Cumulative
atas liabilitas imbalan gain(loss) Saldo laba Saldo laba
kerja karyawan - neto/ on derivative sudah ditentukan belum ditentukan
Remeasurement of instrument for penggunaannya/ penggunaannya/
Catatan/ Modal saham/ employee benefits cash flow Appropriated Unappropriated Ekuitas/
Notes Share capital obligation - net hedges - net retained earnings retained earnings Equity
Saldo 31 Desember 2022 250.000 (30.198 ) (6.188) 50.000 2.829.211 3.092.825 Balance 31 December 2022
Pengukuran kembali atas liabilitas Remeasurement of employee
imbalan kerja karyawan - setelah pajak - (8.192 ) - - - (8.192) benefit obligation - net of tax
Keuntungan bersih Net gain
atas instrumen derivatif untuk on derivative instrument
lindung nilai arus kas - - 8.990 - - 8.990 for cash flow hedging
Laba tahun berjalan 2023 - - - - 1.161.101 1.161.101 Income for the year 2023
Dividen yang dibayarkan 20 - - - - (225.064) (225.064) Dividends paid
Saldo 31 Desember 2023 250.000 (38.390 ) 2.802 50.000 3.765.248 4.029.660 Balance 31 December 2023
Pengukuran kembali atas liabilitas Remeasurement of employee
imbalan kerja karyawan - setelah pajak - 31.235 - - - 31.235 benefit obligation - net of tax
Kerugian bersih Net loss
atas instrumen derivatif untuk on derivative instrument
lindung nilai arus kas - - (20.225) - - (20.225) for cash flow hedging
Laba tahun berjalan 2024 - - - - 1.172.082 1.172.082 Income for the year 2024
Dividen yang dibayarkan 20 - - - - (348.330) (348.330) Dividends paid
Saldo 31 Desember 2024 250.000 (7.155 ) (17.423) 50.000 4.589.000 4.864.422 Balance 31 December 2024
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari The accompanying notes to the financial statements form an integral part of these
laporan keuangan secara keseluruhan. financial statements taken as a whole.
4
Page 339
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
LAPORAN ARUS KAS STATEMENT OF CASH FLOWS
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
Catatan/
Notes 2024 2023
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan kas dari konsumen: Cash receipts from customers:
Pembiayaan konsumen 27.896.386 24.738.302 Consumer financing
Sewa pembiayaan 4.193.421 4.099.252 Finance lease
Anjak piutang 1.445 7.000 Factoring
Pembiayaan bersama 12.611.438 12.782.010 Joint financing
Pendapatan bunga Interest income from
simpanan bank 13.978 13.688 deposit in bank
Pendapatan penalti 21e 202.567 148.794 Late payment penalties
Penerimaan dari piutang Recovery from
yang telah dihapusbukukan 21e 182.787 161.497 written-off receivables
Premi asuransi 1.791.375 1.651.382 Insurance premiums
Pengeluaran kas untuk: Cash disbursements for:
Pembayaran fasilitas Repayments of joint
pembiayaan bersama (9.484.182) (10.632.638) financing facilities
Pembayaran kepada
penyalur kendaraan (36.306.565) (33.458.424) Payments to car dealers
Pembayaran beban keuangan (1.902.137) (1.492.506) Payments for finance charges
Pembayaran pajak penghasilan (315.141) (324.758) Payments for income tax
Pembayaran gaji dan Payments for
tunjangan (862.249) (772.663) salaries and allowances
Pembayaran beban Payments for general and
umum dan administrasi (303.074) (340.005) administrative expenses
Pembayaran kepada perusahaan Payments to insurance
asuransi (1.163.292) (1.001.429) companies
Kas neto yang digunakan untuk Net cash used in
untuk aktivitas operasi (3.443.243) (4.420.498) operating activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
INVESTASI INVESTING ACTIVITIES
Perolehan aset tetap 10 (54.028) (86.892) Acquisition of fixed assets
Perolehan aset hak guna (12.126) (32.191) Acquisition of right-of-use assets
Penjualan aset tetap 10 310 129 Sales of fixed assets
Kas neto yang digunakan Net cash used in
untuk aktivitas investasi (65.844) (118.954) investing activities
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan The accompanying notes to the financial statements
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan form an integral part of these financial statements
secara keseluruhan. taken as a whole.
5
Page 340
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
LAPORAN ARUS KAS (lanjutan) STATEMENT OF CASH FLOWS (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Year Ended
31 Desember 2024 31 December 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
Catatan/
Notes 2024 2023
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
PENDANAAN FINANCING ACTIVITIES
Penerimaan pinjaman 32 26.309.467 17.276.376 Proceeds from borrowings
Penerimaan surat berharga
yang diterbitkan 32 2.772.195 1.822.845 Proceeds from securities issued
Pembayaran pinjaman 32 (22.984.649) (13.829.050) Repayment of borrowings
Pembayaran surat berharga Repayment of
yang diterbitkan 17,32 (1.773.150) (472.000) securities issued
Pembayaran beban emisi Repayment of securities
surat berharga 17 (8.764) (6.283) issuance costs
Pembayaran dividen kas 20 (348.330) (225.064) Payment of cash dividends
Pembayaran utang sewa 32 (17.662) (15.668) Payment of lease liabilities
Kas neto yang diperoleh dari Net cash provided by
aktivitas pendanaan 3.949.107 4.551.156 financing activities
Kenaikan neto Net increase in
kas dan setara kas 440.020 11.704 cash and cash equivalents
Kas dan setara kas pada Cash and cash equivalents
awal tahun 4 852.140 840.436 at beginning of year
Kas dan setara kas pada Cash and cash equivalents
akhir tahun 4 1.292.160 852.140 at end of year
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan The accompanying notes to the financial statements
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan form an integral part of these financial statements
secara keseluruhan. taken as a whole.
6
Page 341
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM 1. GENERAL INFORMATION
PT Mandiri Tunas Finance (“Perseroan”) didirikan PT Mandiri Tunas Finance (the “Company”) was
dengan nama PT Tunas Financindo Corporation incorporated with the name of PT Tunas Financindo
pada tanggal 17 Mei 1989 berdasarkan Akta Notaris Corporation on 17 May 1989 based on Notarial
Misahardi Wilamarta, S.H., Notaris di Jakarta, Deed of Misahardi Wilamarta, S.H., Notary in
No. 262. Akta pendirian ini disahkan oleh Menteri Jakarta, No. 262. The Company’s Articles of
Kehakiman dalam Surat Keputusan No. C2- Association was approved by the Ministry of Justice
4868.HT.01.01.TH’89 tanggal 1 Juni 1989 serta in its Decision Letter No. C2-4868.HT.01.01.TH’89
diumumkan dalam Lembaran Berita Negara Republik dated 1 June 1989 and were published in the State
Indonesia No. 57, Tambahan No. 1369 tanggal Gazette of the Republic of Indonesia No. 57,
18 Juli 1989. Pada tanggal 18 Agustus 2000, Supplement No. 1369 dated 18 July 1989. On
Perseroan melakukan perubahan nama menjadi 18 August 2000, the Company changed its name to
PT Tunas Financindo Sarana berdasarkan Akta PT Tunas Financindo Sarana based on Notarial
Notaris Adam Kasdarmadji S.H., M.H., Notaris di Deed of Adam Kasdarmadji S.H., M.H., Notary in
Jakarta No. 49. Akta perubahan ini disetujui oleh Jakarta No. 49. This deed was approved by the
Menteri Hukum dan Perundang-Undangan melalui Minister of Law and Regulation in its Decision Letter
Surat Keputusan No. C-21195HT.01.04.TH2000 No. C-21195HT.01.04.TH2000 dated
tanggal 22 September 2000. Pada tanggal 22 September 2000. On 30 November 2007, the
30 November 2007, Perseroan melakukan Company complied its Articles of Association to The
penyesuaian Anggaran Dasar terhadap Undang- Law No. 40 of 2007 concerning Limited Liability
Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Company based on Notarial Deed No. 94 of
Terbatas berdasarkan Akta Notaris No. 94, Herawati, Herawati, S.H., Notary in Jakarta. This deed was
S.H., Notaris di Jakarta. Akta tersebut approved by Minister of Law And Human Rights in
telah disetujui oleh Menteri Hukum dan its Decision Letter No.AHU-06708.AH.01.02.Tahun
Hak Asasi Manusia dalam Surat Keputusan 2008 dated 12 February 2008.
No. AHU-06708.AH.01.02.Tahun 2008 tanggal
12 Februari 2008.
Pada tanggal 26 Juni 2009, Perseroan mengubah On 26 June 2009, the Company changed its name
nama Perseroan menjadi PT Mandiri Tunas Finance to PT Mandiri Tunas Finance based on the
berdasarkan perubahan Anggaran Dasar sesuai amendment of the Articles of Association by the
dengan Akta Notaris No. 181 Dr. Irawan Soerodjo, Notarial Deed No. 181 of Dr. Irawan Soerodjo,
S.H.,Msi., Notaris di Jakarta. Anggaran Dasar S.H.,Msi., Notary in Jakarta. The Articles of
Perseroan telah mengalami beberapa kali Association has been amended from time to time,
perubahan, perubahan terakhir dengan Akta, where in the latest amendment by Deed No. 160
No. 160 tanggal 29 September 2023 yang dibuat dated 29 September 2023 made before
dihadapan Muhammad Kholid Artha, S.H., Notaris di Muhammad Kholid Artha, S.H., Notary in Jakarta.
Jakarta, yang telah memperoleh persetujuan dari has obtained approval from the Minister of Law and
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Human Rights of the Republic of Indonesia as
Indonesia sebagaimana ternyata dalam Surat stated in Decree No. AHU-0060383.AH.01.02.
Keputusan No. AHU-0060383.AH.01.02.TAHUN TAHUN 2023 dated 5 October 2023.
2023 tanggal 5 Oktober 2023.
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan, Based on Article 3 of the Company’s Articles of
ruang lingkup kegiatan Perseroan adalah bergerak Association, the scope of activities of the Company
dalam bidang pembiayaan, yang meliputi: comprises of finance activities under:
a. Pembiayaan Investasi a. Investment financing
b. Pembiayaan Modal Kerja b. Working capital financing
c. Pembiayaan Multiguna c. Multi purposes financing
d. Kegiatan usaha pembiayaan lain berdasarkan d. Other financing activities based on the
persetujuan Otoritas Jasa Keuangan approval of Financial Services Authority.
e. Sewa operasi (operating lease) dan/atau e. Operating lease and/or fee based activities as
kegiatan berbasis imbal jasa sepanjang tidak long as not contradictory with the regulation in
bertentangan dengan peraturan perundang- financial services sector.
undangan di sektor jasa keuangan
7
Page 342
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
Kegiatan komersial Perseroan dimulai pada tahun The Company commenced commercial activities in
1989. Perseroan memperoleh ijin usaha sebagai 1989. The Company obtained a business license to
Perseroan pembiayaan dalam bidang sewa guna operate in leasing, factoring and consumer
usaha, anjak piutang dan pembiayaan konsumen dari financing from the Ministry of Finance in its
Menteri Keuangan berdasarkan Surat Keputusan Decision Letter No. 1021/KMK.013/1989 dated
No. 1021/KMK.013/1989 tanggal 7 September 1989, 7 September 1989, as amended by the Decision
sebagaimana diubah dengan Surat Keputusan Letter No. 54/KMK.013/1992 dated 15 January
No. 54/KMK.013/1992 tanggal 15 Januari 1992 dan 1992 and No. 19/KMK.017/2001 dated 19 January
No. 19/KMK.017/2001 tanggal 19 Januari 2001. 2001. The latest amendment was by the Ministry of
Amandemen terakhir diubah dengan Surat Finance Decision Letter No. KEP-352/KM.10/2009
Keputusan Menteri Keuangan dated 29 September 2009. Currently, the Company
No. KEP-352/KM.10/2009 tanggal 29 September is engaged in investing, working capital,
2009. Saat ini, Perseroan bergerak dalam kegiatan multipurpose, factoring and other financing
usaha pembiayaan investasi, modal kerja, multiguna, activities based on the approval of Financial
anjak piutang dan kegiatan usaha lain berdasarkan Services Authority.
persetujuan Otoritas Jasa Keuangan.
Perseroan berdomisili di Jakarta Pusat dan The Company is domiciled in Central Jakarta and
mempunyai 125 kantor cabang dan 10 kantor selain has 125 branches and 10 other branches that are
kantor cabang yang berlokasi dibeberapa tempat di located through other parts of Indonesia.
Indonesia.
Pada tanggal 6 Februari 2009, PT Tunas Ridean Tbk. On 6 February 2009, PT Tunas Ridean Tbk. and
dan PT Tunas Mobilindo Parama mengalihkan PT Tunas Mobilindo Parama have transferred their
kepemilikan sahamnya di Perseroan sejumlah ownership in the Company amounting to
masing-masing 650.000.000 lembar saham dan 650,000,000 shares and 625,000,000 shares,
625.000.000 lembar saham atau sebesar 51% dari respectively, representing 51% of total issued and
total saham ditempatkan dan disetor penuh kepada fully paid-up shares, to PT Bank Mandiri (Persero)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. dengan akta notaris Tbk. by the Notarial Deed No. 8 of Dr. A.
No. 8, Dr. A. Partomuan Pohan, S.H., LL.M., tanggal Partomuan Pohan, S.H., LL.M., dated 6 February
6 Februari 2009. 2009.
Perseroan menerbitkan dan mendaftarkan Obligasi The Company issued and registered the following
Mandiri Tunas Finance ke Bursa Efek Indonesia Mandiri Tunas Finance Bonds in the Indonesia
sebagai berikut: Stock Exchange:
Obligasi/Bonds Tanggal terbit/Issue date Nilai nominal/Nominal value
I 29 Mei/May 2003 500.000
II 22 Juni/June 2004 350.000
III 8 Juli/July 2005 350.000
IV 22 Februari/February 2007 600.000
V 20 Februari/February 2008 600.000
VI 6 Mei/May 2011 600.000
Berkelanjutan I tahap I/ Continuing Bonds I Phase I 5 Juni/June 2013 500.000
Berkelanjutan I tahap II/ Continuing Bonds I Phase II 23 Mei/May 2014 600.000
Berkelanjutan I tahap III/ Continuing Bonds I Phase III 9 Juni/June 2015 150.000
Berkelanjutan II tahap I/ Continuing Bonds II Phase I 18 Desember/December 2015 600.000
Berkelanjutan II tahap II/ Continuing Bonds II Phase II 1 Juni/June 2016 1.400.000
Berkelanjutan III tahap I/ Continuing Bonds III Phase I 7 Oktober/October 2016 500.000
Berkelanjutan III tahap II/ Continuing Bonds III Phase II 8 Mei/May 2017 850.000
Berkelanjutan IV tahap I/ Continuing Bonds IV Phase I 8 Januari/January 2019 1.000.000
Berkelanjutan IV tahap II/ Continuing Bonds IV Phase II 26 Juli/July 2019 2.000.000
Berkelanjutan V tahap I/ Continuing Bonds V Phase I 13 Agustus/August 2020 858.000
Berkelanjutan V tahap II/ Continuing Bonds V Phase II 20 Mei/May 2021 1.400.850
Berkelanjutan V tahap III/ Continuing Bonds V Phase III 23 Februari/February 2022 1.228.055
Berkelanjutan VI tahap I/ Continuing Bonds VI Phase I 27 Juni/June 2023 691.735
Berkelanjutan VI tahap II/Continuing Bonds VI Phase II 27 September/September 2023 1.131.110
Berkelanjutan VI tahap III/Continuing Bonds VI Phase III 28 Mei/May 2024 1.163.085
Berkelanjutan VI tahap IV/ Continuing Bonds VI Phase IV 19 November/November 2024 1.609.110
8
Page 343
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
Pada tanggal 8 Januari 2019, Perseroan telah On 8 January 2019, the Company issued and
menerbitkan dan mendaftarkan Obligasi registered Mandiri Tunas Finance Continuing
Berkelanjutan IV Tahap I Tahun 2019 (”Obligasi Bonds IV Phase I Year 2019 (“Continuing Bonds IV
Berkelanjutan IV Tahap I”) ke Bursa Efek Indonesia. Phase I”) in the Indonesia Stock Exchange. The
Penerbitan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I ini serta issuance of Continuing Bonds IV Phase I and
Penunjukan Wali Amanat dilakukan berdasarkan appointment of Trustee based on Trusteeship
Akta Perjanjian Perwaliamanatan Agreements No. 18 dated 9 October 2018 and
No. 18 tanggal 9 Oktober 2018 dan perubahan amendment to restatement of Trusteeship
pernyataan kembali Perjanjian Perwaliamanatan Agreements Continuing Bonds IV Phase I Year
Obligasi Berkelanjutan IV Mandiri Tunas Finance 2018 No.18 dated 19 November 2018 and then
Tahap I Tahun 2018 No.18 tanggal 19 November amendment I of Trusteeship Agreements
2018 serta perubahan I Perjanjian Penjaminan Continuing Bonds IV Phase I Year 2019 No.17
Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan IV Mandiri dated 14 December 2018 were signed by the
Tunas Finance Tahap I Tahun 2019 No.17 tanggal Company and PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
14 Desember 2018 yang dibuat antara Perseroan Tbk, as the Trustee for the Continuing Bonds IV
dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Phase I.
yang bertindak selaku Wali Amanat pemegang
Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I.
Pada tanggal 26 Juli 2019, Perseroan telah On 26 July 2019, the Company issued and
menerbitkan dan mendaftarkan Obligasi registered Mandiri Tunas Finance Continuing
Berkelanjutan IV Tahap II Tahun 2019 (”Obligasi Bonds IV Phase II Year 2019 (“Continuing Bonds
Berkelanjutan IV Tahap II”) ke Bursa Efek Indonesia. IV Phase II”) in the Indonesia Stock Exchange. The
Penerbitan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap II ini issuance of Continuing Bonds IV Phase II and
serta Penunjukan Wali Amanat dilakukan appointment of Trustee based on Trusteeship
berdasarkan Akta Perjanjian Perwaliamanatan Agreements No. 12 dated 8 July 2019 were signed
No. 12 tanggal 8 Juli 2019 yang dibuat antara by the Company and PT Bank Rakyat Indonesia
Perseroan dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, as the Trustee for the Continuing
(Persero) Tbk, yang bertindak selaku Wali Amanat Bonds IV Phase II.
pemegang Obligasi Berkelanjutan IV Tahap II.
Pada tanggal 13 Agustus 2020, Perseroan telah On 13 August 2020, the Company issued and
menerbitkan dan mendaftarkan Obligasi registered Mandiri Tunas Finance Continuing
Berkelanjutan V Tahap I Tahun 2020 (”Obligasi Bonds V Phase I Year 2020 (“Continuing Bonds V
Berkelanjutan V Tahap I”) ke Bursa Efek Indonesia. Phase I”) in the Indonesia Stock Exchange. The
Penerbitan Obligasi Berkelanjutan V Tahap I ini serta issuance of Continuing Bonds V Phase I and
Penunjukan Wali Amanat dilakukan berdasarkan appointment of Trustee based on Trusteeship
Akta Perjanjian Perwaliamanatan No. 12 tanggal Agreements No. 12 dated 11 May 2020 were
11 Mei 2020 yang dibuat antara Perseroan dengan signed by the Company and PT Bank Rakyat
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, yang Indonesia (Persero) Tbk, as the Trustee for the
bertindak selaku Wali Amanat pemegang Obligasi Continuing Bonds V Phase I.
Berkelanjutan V Tahap I.
Pada tanggal 20 Mei 2021, Perseroan telah On 20 May 2021, the Company issued and
menerbitkan dan mendaftarkan Obligasi registered Mandiri Tunas Finance Continuing
Berkelanjutan V Tahap II Tahun 2021 (”Obligasi Bonds V Phase II Year 2021 (“Continuing Bonds V
Berkelanjutan V Tahap II”) ke Bursa Efek Indonesia. Phase II”) in the Indonesia Stock Exchange. The
Penerbitan Obligasi Berkelanjutan V Tahap II ini serta issuance of Continuing Bonds V Phase II and
Penunjukan Wali Amanat dilakukan berdasarkan appointment of Trustee based on Trusteeship
Akta Perjanjian Perwaliamanatan No. 25 tanggal Agreements No. 25 dated 23 April 2021 were
23 April 2021 yang dibuat antara Perseroan dengan signed by the Company and PT Bank Rakyat
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, yang Indonesia (Persero) Tbk, as the Trustee for the
bertindak selaku Wali Amanat pemegang Obligasi Continuing Bonds V Phase II.
Berkelanjutan V Tahap II.
9
Page 344
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
Pada tanggal 23 Februari 2022, Perseroan telah On 23 February 2022, the Company issued and
menerbitkan dan mendaftarkan Obligasi registered Mandiri Tunas Finance Continuing
Berkelanjutan V Tahap III Tahun 2022 (”Obligasi Bonds V Phase III Year 2022 (“Continuing Bonds
Berkelanjutan V Tahap III”) ke Bursa Efek Indonesia. V Phase III”) in the Indonesia Stock Exchange. The
Penerbitan Obligasi Berkelanjutan V Tahap III ini issuance of Continuing Bonds V Phase III and
serta Penunjukan Wali Amanat dilakukan appointment of Trustee based on Trusteeship
berdasarkan Akta Perjanjian Perwaliamanatan No. 1 Agreements No. 1 dated 2 February 2022 were
tanggal 2 Februari 2022 yang dibuat antara signed by the Company and PT Bank Rakyat
Perseroan dengan PT Bank Rakyat Indonesia Indonesia (Persero) Tbk, as the Trustee for the
(Persero) Tbk, yang bertindak selaku Wali Amanat Continuing Bonds V Phase III.
pemegang Obligasi Berkelanjutan V Tahap III.
Pada tanggal 27 Juni 2023, Perseroan telah On 27 June 2023, the Company issued and
menerbitkan dan mendaftarkan Obligasi registered Mandiri Tunas Finance Continuing
Berkelanjutan VI Tahap I Tahun 2023 (”Obligasi Bonds VI Phase I Year 2023 (“Continuing Bonds
Berkelanjutan VI Tahap I”) ke Bursa Efek Indonesia. VI Phase I”) in the Indonesia Stock Exchange. The
Penerbitan Obligasi Berkelanjutan VI Tahap I ini serta issuance of Continuing Bonds VI Phase I and
Penunjukan Wali Amanat dilakukan berdasarkan appointment of Trustee based on Trusteeship
Akta Perjanjian Perwaliamanatan No. 29 tanggal Agreements No. 29 dated 17 March 2023 were
17 Maret 2023 yang dibuat antara Perseroan dengan signed by the Company and PT Bank Rakyat
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, yang Indonesia (Persero) Tbk, as the Trustee for the
bertindak selaku Wali Amanat pemegang Obligasi Continuing Bonds VI Phase I.
Berkelanjutan VI Tahap I.
Pada tanggal 27 September 2023, Perseroan telah On 27 September 2023, the Company issued and
menerbitkan dan mendaftarkan Obligasi registered Mandiri Tunas Finance Continuing
Berkelanjutan VI Tahap II Tahun 2023 (”Obligasi Bonds VI Phase II Year 2023 (“Continuing Bonds
Berkelanjutan VI Tahap II”) ke Bursa Efek Indonesia. VI Phase II”) in the Indonesia Stock Exchange. The
Penerbitan Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II ini issuance of Continuing Bonds VI Phase II and
serta Penunjukan Wali Amanat dilakukan appointment of Trustee based on Trusteeship
berdasarkan Akta Perjanjian Perwaliamanatan No. 02 Agreements No. 02 dated 6 September 2023 were
tanggal 6 September 2023 yang dibuat antara signed by the Company and PT Bank Rakyat
Perseroan dengan PT Bank Rakyat Indonesia Indonesia (Persero) Tbk, as the Trustee for the
(Persero) Tbk, yang bertindak selaku Wali Amanat Continuing Bonds VI Phase II.
pemegang Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II.
Pada tanggal 28 Mei 2024, Perseroan telah On 28 May 2024, the Company issued and
menerbitkan dan mendaftarkan Obligasi registered Mandiri Tunas Finance Continuing
Berkelanjutan VI tahap III tahun 2024 (”Obligasi Bonds VI Phase III Year 2024 (“Continuing Bonds
Berkelanjutan VI Tahap III”) ke Bursa Efek Indonesia. VI Phase III”) in the Indonesia Stock Exchange.
Penerbitan Obligasi Berkelanjutan VI Tahap III ini The issuance of Continuing Bonds VI Phase III and
serta Penunjukan Wali Amanat dilakukan appointment of Trustee based on Trusteeship
berdasarkan Akta Perjanjian Perwaliamanatan No. 17 Agreements No. 17 dated 3 May 2024 were
tanggal 3 Mei 2024 yang dibuat antara Perseroan signed by the Company and PT Bank Rakyat
dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Indonesia (Persero) Tbk, as the Trustee for the
yang bertindak selaku Wali Amanat pemegang Continuing Bonds VI Phase III.
Obligasi Berkelanjutan VI Tahap III.
Pada tanggal 19 November 2024, Perseroan telah On 19 November 2024, the Company issued and
menerbitkan dan mendaftarkan Obligasi registered Mandiri Tunas Finance Continuing
Berkelanjutan VI tahap IV tahun 2024 (”Obligasi Bonds VI Phase IV Year 2024 (“Continuing Bonds
Berkelanjutan VI Tahap IV”) ke Bursa Efek Indonesia. VI Phase IV”) in the Indonesia Stock Exchange.
Penerbitan Obligasi Berkelanjutan VI Tahap IV ini The issuance of Continuing Bonds VI Phase IV
serta Penunjukan Wali Amanat dilakukan and appointment of Trustee based on Trusteeship
berdasarkan Akta Perjanjian Perwaliamanatan No. 21 Agreements No. 21 dated 23 October 2024 were
tanggal 23 Oktober 2024 yang dibuat antara signed by the Company and PT Bank Rakyat
Perseroan dengan PT Bank Rakyat Indonesia Indonesia (Persero) Tbk, as the Trustee for the
(Persero) Tbk, yang bertindak selaku Wali Amanat Continuing Bonds VI Phase IV.
pemegang Obligasi Berkelanjutan VI Tahap IV.
10
Page 345
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
Perubahan susunan Direksi dan anggota Dewan The latest change in the composition of Directors
Komisaris yang terakhir dilakukan pada tanggal and the composition of the Board of Commissioner
5 November 2024, sebagaimana ternyata dalam Akta was conducted on 5 November 2024 as stated in
No. 16 yang dibuat oleh Afriana Ratu Marjarengga, the Notary Deed No. 16 of Afriana Ratu
Sarjana Hukum, Magister Hukum, Pengganti dari Marjarengga, Bachelor of Laws, Master of Laws,
Muhammad Kholid Artha, Sarjana Hukum, Notaris di Successor of Muhammad Kholid Artha, Bachelor of
Jakarta. Penerimaan pemberitahuan perubahan Laws, Notary in Jakarta. The notification receipt of
data Perseroannya telah diterima dan dicatat di the change in the corporate data has been received
dalam database sistem administrasi Badan Hukum di and recorded in the database administration
Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik system of legal entity in the Ministry of Laws and
Indonesia No. AHU-AH.01.09-0272069 tanggal Human Rights of the Republic of Indonesia No.
5 November 2024. AHU-AH.01.09-027206 dated 5 November 2024.
Susunan anggota Dewan Komisaris, Direksi, Komite The members of the Company’s Board of
Audit, Komite Pemantau Resiko, dan Komite Commissioners, Directors, Audit Committee, Risk
Nominasi dan Remunerasi Perseroan adalah Monitoring Committee, and Nomination and
sebagai berikut: Remuneration Committee are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama Rico Adisurja Setiawan Rico Adisurja Setiawan President Commissioner
Komisaris Saptari b) Totok Priyambodo a) Commissioner
Komisaris Independen Fendy Eventius Mugni Fendy Eventius Mugni Independent Commissioner
Komisaris Independen Subarnac) - Independent Commissioner
Direksi Directors
Pinohadi Gautama Pinohadi Gautama
Direktur Utama Sumardi Sumardi President Director
Direktur R. Eryawan Nurhariadi R. Eryawan Nurhariadi Director
Direktur William Francis Indra William Francis Indra Director
Komite Audit Audit Committee
Ketua Fendy Eventius Mugni Fendy Eventius Mugni Chairman
Marlan Marthias Marlan Marthias
Anggota Achmad Achmad Member
Anggota Indra Riyawan Indra Riyawan Member
Komite Pemantau Resiko Risk Monitoring Committee
Ketua Fendy Eventius Mugni Fendy Eventius Mugni Chairman
Anggota Saptari b) Totok Priyambodo a) Member
Anggota Indra Riyawan Indra Riyawan Member
Anggota Irwan Tri Nugroho Irwan Tri Nugroho Member
Komite Nominasi dan Remunerasi Nomination and Remuneration Committee
Ketua Fendy Eventius Mugni Fendy Eventius Mugni Chairman
Anggota Saptari b) Totok Priyambodo a) Member
Makah Indra Makah Indra
Anggota Purnomo Purnomo Member
a) Pengunduran diri sebagai Komisaris telah diterima oleh para Pemegang a) The resignation as Commissioner has been accepted by the
Saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang termuat Shareholders at the Extraordinary General Meeting of Shareholders
didalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham contained in the Deed of Statement of Resolution of the Extraordinary
Luar Biasa dengan Nomor 48 tanggal 5 Juni 2024. General Meeting of Shareholders Number 48 dated 5 June 2024.
b) Telah diangkat oleh Para Pemegang Saham Perseroan berdasarkan b) Has been appointed by the Shareholders of the Company based on the
Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Resolution of the Annual General Meeting of Shareholders of
PT Mandiri Tunas Finance No. 236 tanggal 28 Juni 2024 dan efektif PT Mandiri Tunas Finance No. 236 dated 28 June 2024 and effective on
tanggal 18 Oktober 2024 sesuai persetujuan dari OJK. 18 October 2024 as approved by OJK.
c) Telah diangkat oleh Para Pemegang Saham Perseroan berdasarkan c) Has been appointed by the Shareholders of the Company based on the
Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Resolution of the Extraordinary General Meeting of Shareholders
PT Mandiri Tunas Finance No. 16 tanggal 5 November 2024. Penetapan PT Mandiri Tunas Finance No. 16 dated 5 November 2024. The
pengangkatan berlaku efektif setelah mendapatkan persetujuan Otoritas appointment is effective after obtaining approval from the Financial
Jasa Keuangan (OJK) atas penilaian kelayakan dan kepatutan (fit and Services Authority (OJK) for a fit and proper test.
proper test).
Pembentukan Komite Audit Perseroan telah sesuai The appointment of the Company’s Audit
dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Committee is in compliance with Financial Services
No. 55/POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015. Authority Regulation No. 55/POJK.04/2015 dated
23 December 2015.
11
Page 346
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
Pembentukan Komite Pemantau Resiko Perseroan The appointment of the Company’s Risk Monitoring
telah sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Committee is in compliance with Financial Services
Keuangan No. 10/POJK.05/2014 tanggal Authority Regulation No. 10/POJK.05/2014 dated
27 Agustus 2014 dan Peraturan Otoritas Jasa 27 August 2014 and Financial Services Authority
Keuangan No. 1/POJK.05/2015 tanggal 23 Maret Regulation No. 1/POJK.05/2015 dated 23 March
2015. 2015.
Pembentukan Komite Nominasi dan Remunerasi The appointment of the Company’s Nomination
Perseroan telah sesuai dengan Peraturan Otoritas and Ressmuneration Committee is in compliance
Jasa Keuangan No. 34/POJK.04/2014 tanggal with Financial Services Authority Regulation
8 Desember 2014. No. 34/POJK.04/2014 dated 8 December 2014.
Sekretaris Perusahaan Perseroan dan Kepala Divisi The Company’s Corporate Secretary and the Head
Audit Internal Perseroan adalah sebagai berikut: of Internal Audit Division are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Sekretaris Perusahaan Dadan Hamdhani Arif Reza Fahlepi Corporate Secretary
Kepala Divisi Audit Internal Bayu Mario Bayu Mario Head of Internal Audit Division
Pembentukan Sekretaris Perusahaan Perseroan The establishment of the Company’s Corporate
telah sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Secretary is in compliance with Financial Services
Keuangan No. 35/POJK.04/2014 tanggal Authority Regulation No. 35/POJK.04/2014 dated
8 Desember 2014. 8 December 2014.
Pembentukan Divisi Audit Internal Perseroan telah The establishment of the Company’s Internal Audit
sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Division is in compliance with Financial Services
No. 56/POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015. Authority Regulation No. 56/POJK.04/2015 dated
23 December 2015.
Pada tanggal 31 Desember 2024, Perseroan memiliki As of 31 December 2024, The Company has 3,384
3.384 karyawan (31 Desember 2023: 3.328 employees (31 December 2023: 3,328 employees)
karyawan) (tidak diaudit). (unaudited).
Entitas induk langsung dan entitas induk terakhir The direct and ultimate holding entity of the
Perseroan adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Company is PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, state-
Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dimiliki oleh owned company, owned by the Government of the
Pemerintah Republik Indonesia. Republic of Indonesia.
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
INFORMATION
Kebijakan akuntansi yang material, yang diterapkan The material accounting policies, applied in the
dalam penyusunan laporan keuangan Perseroan preparation of the Company’s financial statements
adalah sebagai berikut: were as follows:
a. Pernyataan kepatuhan a. Statement of compliance
Laporan keuangan disusun dan disajikan sesuai The financial statements have been prepared
dengan Standar Akuntansi Keuangan di and presented in accordance with Indonesian
Indonesia, yang mencakup Pernyataan dan Financial Accounting Standards, which
Interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan include the Statements and Interpretations
Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan issued by the Indonesian Accounting
Indonesia (DSAK-IAI) dan peraturan Bapepam- Standards Board (DSAK-IAI) and Indonesian
LK No. VIII.G.7 lampiran keputusan Ketua Capital Market Supervisory Agency (Bapepam-
Bapepam-LK No. KEP-347/BL/2012 tanggal LK) Regulation No. VIII.G.7 appendix of the
25 Juni 2012 tentang “Pedoman atas Penyajian Decision of the Chairman of Bapepam-LK
dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten No. KEP-347/BL/2012 dated 25 June 2012
atau Perusahaan Publik”. regarding the “Guidelines on Financial
Statements Presentations and Disclosures for
Issuers or Public Companies”.
12
Page 347
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
b. Dasar penyusunan laporan keuangan b. Basis of preparation of the financial
statements
Laporan keuangan disusun berdasarkan konsep The financial statements have been prepared
akrual, kecuali laporan arus kas, dan on the accrual basis, except for the statement
menggunakan konsep biaya historis kecuali of cash flows, and using the historical cost
seperti yang disebutkan dalam catatan atas concept of accounting, except as disclosed in
laporan keuangan yang relevan. the relevant notes herein.
Laporan arus kas disusun menggunakan metode The statement of cash flows are prepared
langsung dan arus kas dikelompokkan atas based on direct method by classifying cash
dasar aktivitas operasi, investasi dan flows on the basis of operating, investing and
pendanaan. Untuk tujuan laporan arus kas, kas financing activities. For the purposes of the
dan setara kas mencakup kas, kas pada bank statement of cash flows, cash and cash
dan deposito berjangka dengan jangka waktu equivalents include cash on hand, cash in
jatuh tempo tiga bulan atau kurang, sepanjang banks and time deposits with original maturity
tidak digunakan sebagai jaminan atas pinjaman of three months or less, as long as they are not
atau dibatasi penggunaannya. being pledged as collateral for borrowings or
restricted.
Pos-pos dalam Penghasilan Komprehensif The items under Other Comprehensive Income
Lainnya disajikan terpisah antara akun - akun (OCI) are presented separately between items
yang akan direklasifikasikan ke laba rugi dan to be reclassified to profit or loss and those
akun - akun yang tidak akan direklasifikasikan ke items not to be reclassified to profit or loss.
laba rugi.
Dalam penyusunan laporan keuangan sesuai The preparation of financial statements in
dengan standar akuntansi keuangan Indonesia, conformity with Indonesian Financial
dibutuhkan estimasi dan asumsi yang Accounting Standards requires the use of
mempengaruhi: estimates and assumptions that affects:
- nilai aset dan liabilitas dilaporkan dan - the reported amounts of assets and
pengungkapan atas aset dan liabilitas liabilities and disclosure of contingent
kontinjensi pada tanggal laporan keuangan, assets and liabilities at the date of the
dan financial statements, and
- jumlah pendapatan dan beban selama - the reported amounts of revenues and
periode pelaporan. expenses during the reported period.
Walaupun estimasi ini dibuat berdasarkan Although these estimates are based on
pengetahuan terbaik manajemen atas kejadian management’s best knowledge of current
dan tindakan saat ini, hasil yang timbul mungkin events and activities, actual results may differ
berbeda dengan jumlah yang diestimasi semula. from those estimates.
Mata uang penyajian yang digunakan pada The presentation currency used in the
laporan keuangan adalah Rupiah, yang financial statements is Indonesian Rupiah,
merupakan mata uang fungsional. which is the functional currency of the
Company.
Seluruh angka dalam laporan keuangan ini, The amounts in the financial statements are
kecuali dinyatakan secara khusus, dibulatkan rounded to and stated in millions of Rupiah
menjadi dan disajikan dalam jutaan Rupiah unless otherwise stated.
kecuali dinyatakan lain.
13
Page 348
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan c. Financial assets and liabilities
Aset keuangan Financial assets
Perseroan menggunakan 2 (dua) dasar untuk The Company uses 2 (two) bases for
mengklasifikasikan aset keuangan yaitu classifying financial assets, namely evaluation
penilaian model bisnis dan penilaian mengenai of the business model and evaluation of
arus kas kontraktual yang diperoleh semata dari contractual cash flows obtained solely from
pembayaran pokok dan bunga. payment of principal and interest.
Penilaian model bisnis Valuation of the business model
Model bisnis ditentukan pada level yang The business model is determined at a level
mencerminkan bagaimana kelompok aset that reflects how groups of financial assets are
keuangan dikelola bersama-sama untuk managed together to achieve certain business
mencapai tujuan bisnis tertentu. objectives.
Penilaian model bisnis dilakukan dengan The evaluation of the business model is carried
mempertimbangkan, tetapi tidak terbatas pada, out by considering, but not limited to, the
hal-hal berikut: following:
Bagaimana kinerja dari model bisnis dan How the performance of the business
aset keuangan yang dimiliki dalam model model and financial assets held in the
bisnis dievaluasi dan dilaporkan kepada business model are evaluated and
personil manajemen kunci Perseroan; reported to the Company's key
management personnel;
Apakah risiko yang memengaruhi kinerja dari What risks affect the performance of the
model bisnis (termasuk aset keuangan yang business model (including financial
dimiliki dalam model bisnis) dan khususnya assets held in the business model) and
bagaimana cara aset keuangan tersebut specifically how the financial assets are
dikelola; dan managed; and
Bagaimana penilaian kinerja pengelola aset How to evaluate the performance of
keuangan (sebagai contoh, apakah penilaian managers of financial assets (for
kinerja berdasarkan nilai wajar dari aset yang example, whether performance
dikelola atau arus kas kontraktual yang appraisals are based on the fair value of
diperoleh); the assets being managed or the
contractual cash flows obtained);
Frekuensi, nilai, dan waktu penjualan yang Expected frequency, value, and timing of
diharapkan. sales.
Penilaian mengenai arus kas kontraktual yang Evaluation of contractual cash flows obtained
diperoleh semata dari pembayaran pokok dan solely from payment of principal and interest
bunga
Penilaian mengenai arus kas kontraktual yang An assessment of contractual cash flows
diperoleh semata dari pembayaran pokok dan obtained solely from principal and interest
bunga dilakukan dengan mempertimbangkan payments is made by considering contractual
persyaratan kontraktual, termasuk apakah aset terms, including whether financial assets
keuangan mengandung persyaratan kontraktual contain contractual terms that can change the
yang dapat mengubah waktu atau jumlah arus timing or amount of contractual cash flows. In
kas kontraktual. Dalam melakukan penilaian, assessing, the Company considers:
Perseroan mempertimbangkan:
Peristiwa kontinjensi yang akan mengubah Contingency events that will change the
waktu atau jumlah arus kas kontraktual; timing or amount of contractual cash flows;
Fitur leverage; Leverage feature;
Persyaratan pembayaran dimuka dan Terms of advance payment and
perpanjangan kontraktual; contractual extension;
Persyaratan mengenai klaim yang terbatas Requirements regarding limited claims for
atas arus kas yang berasal dari aset spesifik; cash flows from specific assets; and
dan
Fitur yang dapat mengubah nilai waktu dari Features that can change the time value of
elemen uang. the money element.
14
Page 349
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
Penilaian mengenai arus kas kontraktual yang Evaluation of contractual cash flows obtained
diperoleh semata dari pembayaran pokok dan solely from payment of principal and interest
bunga (lanjutan) (continued)
Perseroan mengklasifikasikan aset The Company classifies its financial assets
keuangannya berdasarkan kategori sebagai according to the following categories at initial
berikut pada saat pengakuan awal: recognition:
Aset keuangan yang diukur pada biaya Financial assets measured at amortized
perolehan diamortisasi; cost;
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar Financial assets measured at fair value
melalui penghasilan komprehensif lain; through other comprehensive income;
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar Financial assets measured at fair value
melalui laba rugi. through profit or loss.
Selama tahun berjalan dan pada tanggal laporan During the year and at the date of statement of
posisi keuangan, Perseroan hanya memiliki aset financial position, the Company only has
keuangan yang diukur pada biaya perolehan financial assets measured at amortized cost
diamortisasi serta derivatif lindung nilai sehingga and hedging derivatives. Therefore, the
kebijakan akuntansi selain klasifikasi aset accounting policies other than the
keuangan yang diukur pada biaya perolehan classifications of financial assets measured at
diamortisasi serta derivatif lindung nilai tidak amortized cost and hedging derivatives are not
diungkapkan. disclosed.
Aset keuangan yang diukur pada biaya Financial assets measured at amortized cost
perolehan diamortisasi
Aset keuangan diukur pada biaya perolehan Financial assets are measured at amortized
diamortisasi jika memenuhi kondisi: cost if they meet the following conditions:
aset keuangan dikelola dalam model bisnis financial assets are managed in a
yang bertujuan untuk memiliki aset business model that aims to have
keuangan dalam rangka mendapatkan arus financial assets in order to obtain
kas kontraktual; dan contractual cash flows; and
persyaratan kontraktual dari aset keuangan the contractual terms of the financial
tersebut memberikan hak pada tanggal asset provide rights on a certain date for
tertentu atas arus kas yang diperoleh semata cash flows obtained solely from payment
dari pembayaran pokok dan bunga (SPPI) of principal and interest (SPPI) on the
dari jumlah pokok terutang. principal amount owed.
Pada saat pengakuan awal, aset keuangan yang Financial assets carried at amortized cost are
diukur pada biaya perolehan diamortisasi diakui initially recognized at fair value plus
pada nilai wajarnya ditambah biaya transaksi transaction costs and administration income
dan pendapatan administrasi dan selanjutnya and subsequently measured at amortized cost
diukur pada biaya perolehan diamortisasi using the effective interest rate method.
dengan menggunakan suku bunga efektif.
Aset keuangan yang diukur pada biaya Financial assets carried at amortized cost
perolehan diamortisasi meliputi kas dan setara consist of cash and cash equivalents,
kas, piutang pembiayaan konsumen, piutang consumer financing receivables, finance lease
sewa pembiayaan, anjak piutang, piutang lain- receivables, factoring receivables, other
lain dan aset lain-lain (piutang karyawan, piutang receivables and other assets (employee
bunga, setoran dalam perjalanan dan uang receivables, interest receivables, deposit in
jaminan). transit and security deposit).
15
Page 350
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
Aset keuangan yang diukur pada biaya Financial assets measured at amortized cost
perolehan diamortisasi (lanjutan) (continued)
Pendapatan dari aset keuangan yang diukur Income from financial assets measured at
pada biaya perolehan diamortisasi dicatat dalam amortized cost is included in the statement of
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif profit or loss and other comprehensive income
lain dan diakui sebagai “Pendapatan and is reported as “Consumer financing
pembiayaan konsumen”, ”Pendapatan sewa income”, “Finance lease income” and
pembiayaan” dan “Pendapatan anjak piutang”. “Factoring income”.
Dalam hal terjadi penurunan nilai, cadangan In the case of impairment, allowance for
kerugian penurunan nilai dilaporkan sebagai impairment losses is reported as a deduction
pengurang dari nilai tercatat dari aset keuangan from the carrying value of the financial assets
yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, measured at amortized cost and recognized in
dan diakui di dalam laporan laba rugi dan the statement of profit or loss and other
penghasilan komprehensif lain sebagai comprehensive income as “Provision for
“Penyisihan kerugian penurunan nilai”. impairment losses”.
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar Financial assets measured at fair value
melalui laba rugi through profit or loss
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar Financial assets measured at fair value
melalui laba rugi termasuk aset keuangan untuk through profit or loss include financial assets
diperdagangkan dan aset keuangan yang held for trading and financial assets
ditetapkan pada saat pengakuan awal untuk designated upon initial recognition at fair value
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. through profit or loss.
Aset derivatif diklasifikasikan sebagai kelompok Derivative assets are classified as held for
diperdagangkan kecuali mereka ditetapkan trading unless they are designated as effective
sebagai instrumen lindung nilai efektif. Aset hedging instruments. Financial assets at fair
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui value through profit or loss are carried in the
laba rugi disajikan dalam laporan posisi statement of financial position at fair value with
keuangan pada nilai wajar dengan keuntungan gains or losses recognized in the profit or loss.
atau kerugian dari perubahan nilai wajar diakui
dalam laba rugi.
Pengakuan Recognition
Perseroan menggunakan akuntansi tanggal The Company uses trade date accounting for
perdagangan untuk kontrak reguler ketika regular way contracts when recording financial
mencatat transaksi aset keuangan. assets transactions.
Penurunan nilai dari aset keuangan Impairment of financial assets
Pada setiap tanggal pelaporan, Perseroan At each reporting date, the Company
mengukur penyisihan kerugian penurunan nilai measures the Allowance of impairment losses
instrumen keuangan sejumlah kredit on financial instruments over their lifetime
ekspektasian sepanjang umurnya, jika risiko expectancy, if the credit risk of the financial
kredit atas instrumen keuangan tersebut telah instrument has increased significantly since
meningkat secara signifikan sejak pengakuan initial recognition.
awal.
16
Page 351
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
Penurunan nilai dari aset keuangan (lanjutan) Impairment of financial assets (continued)
Jika pada tanggal pelaporan, risiko kredit atas If at the reporting date, the credit risk of the
instrumen keuangan tidak meningkat secara financial instrument has not increased
signifikan sejak pengakuan awal, entitas significantly since initial recognition, the entity
mengukur penyisihan kerugian untuk instrumen measures the allowance of impairment losses
keuangan tersebut sejumlah kerugian for the financial instrument in the amount of the
ekspektasian 12 bulan. Kerugian dimaksud expected 12-month loss. The aforementioned
merepresentasikan kerugian kredit ekspektasian losses represent expected loan losses arising
yang timbul dari peristiwa gagal bayar instrumen from financial instrument defaults that may
keuangan yang mungkin terjadi dalam 12 bulan occur 12 months after the reporting date.
setelah tanggal pelaporan.
Selanjutnya, Perseroan mengelompokkan aset Furthermore, the Company classifies financial
keuangan berdasarkan hasil evaluasi tersebut assets based on the evaluation results which
yang mencerminkan tingkat risiko kredit aset reflects the level of the credit risk of financial
keuangan. assets.
a) Stage 1 a) Stage 1
Pada tanggal evaluasi penurunan nilai, risiko At the evaluation date for impairment, the
kredit atas instrumen keuangan tidak credit risk for financial instruments is not
meningkat secara signifikan sejak increased significantly since initial
pengakuan awal yang dapat dibuktikan recognition as evidenced by no overdue of
dengan tidak terdapat tunggakan lebih dari more than 30 days. For this reason, the
30 hari. Atas hal tersebut, Perseroan akan Company will measure the allowance for
mengukur penyisihan kerugian untuk losses for the financial instrument in the
instrumen keuangan tersebut sejumlah amount of 12-month expected credit
kerugian kredit ekspektasian 12 bulan. losses.
Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan The 12-month expected credit loss is part
adalah bagian dari kerugian kredit of the expected credit loss throughout its
ekspektasian sepanjang umurnya yang lifetime that represents an expected credit
merepresentasikan kerugian kredit loss arising from a default on financial
ekspektasian yang timbul dari peristiwa instruments that might occur 12 months
gagal bayar instrumen keuangan yang after reporting date.
mungkin terjadi dalam 12 bulan setelah
tanggal pelaporan.
b) Stage 2 b) Stage 2
Pada tanggal evaluasi penurunan nilai, risiko At the evaluation date of impairment, credit
kredit atas instrumen keuangan telah risk on financial instruments has increased
meningkat secara signifikan sejak significantly since initial recognition, which
pengakuan awal yang dapat dibuktikan can be proven by the overdue between
dengan terdapat tunggakan antara 31 hari 31 days and 90 days or there was a
sampai dengan 90 hari atau terjadi restructuring of financial assets that did not
restrukturisasi atas aset keuangan yang result in the recognition of assets
tidak menyebabkan pengakuan aset yang originating from deteriorating financial
berasal dari aset keuangan yang assets, where before restructuring the
memburuk, dimana sebelum restrukturisasi assets were at stage 1 or 2.
aset berada pada stage 1 atau 2.
17
Page 352
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
Penurunan nilai dari aset keuangan (lanjutan) Impairment of financial assets (continued)
Selanjutnya, Perseroan mengelompokkan aset Furthermore, the Company classifies financial
keuangan berdasarkan hasil evaluasi tersebut assets based on the evaluation results which
yang mencerminkan tingkat risiko kredit aset reflects the level of the credit risk of financial
keuangan. (lanjutan) assets. (continued)
b) Stage 2 (lanjutan) b) Stage 2 (continued)
Atas hal tersebut, Perseroan akan mengukur For this reason, the Company will measure
penyisihan kerugian untuk instrumen the allowance for losses for these financial
keuangan tersebut sejumlah kerugian kredit instruments at the amount of expected
ekspektasian sepanjang umurnya. credit losses over their lifetime.
c) Stage 3 c) Stage 3
Pada tanggal evaluasi penurunan nilai, At the evaluation date of impairment, there
terdapat bukti objektif bahwa instrumen is objective evidence that the financial
keuangan mengalami penurunan nilai yang instruments are impaired, which can be
dapat dibuktikan dengan terdapat tunggakan proven by being in overdue of more than
lebih dari 90 hari atau telah diserahkannya 90 days or motor vehicle collaterals owned
jaminan kendaraan milik konsumen untuk by customers have been submitted for
pelunasan piutang pembiayaan. Atas hal settlement of their financing receivables.
tersebut, Perseroan akan mengukur For this reason, the Company will measure
penyisihan kerugian untuk instrumen the allowance for losses for these financial
keuangan tersebut sejumlah kerugian kredit instruments at the amount of expected
ekspektasian sepanjang umurnya. credit losses over their lifetime.
Tujuan dari persyaratan penurunan nilai adalah The purpose of the impairment requirements is
untuk mengakui kerugian kredit ekspektasian to recognize expected credit losses over the life
sepanjang umurnya atas semua instrumen of all financial instruments that have
keuangan yang telah mengalami peningkatan experienced a significant increase in credit risk
risiko kredit secara signifikan sejak pengakuan since initial recognition - whether assessed
awal - baik dinilai secara individu atau kolektif - individually or collectively - taking into account
dengan mempertimbangkan semua informasi all reasonable and supportable information,
yang wajar dan terdukung, termasuk informasi including estimated future information (forward-
yang bersifat perkiraan masa depan (forward- looking).
looking).
Perseroan menerapkan persyaratan penurunan The Company applies an impairment
nilai untuk aset keuangan yang diukur pada biaya requirement for financial assets measured at
perolehan diamortisasi dan aset keuangan yang amortized cost and financial assets measured
diukur pada nilai wajar melalui penghasilan at fair value through other comprehensive
komprehensif lain. income.
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang Expected credit losses for the entire lifetime are
umurnya diakui secara kolektif dengan recognized collectively by considering
mempertimbangkan informasi risiko kredit comprehensive credit risk information. The
komprehensif. Informasi risiko kredit comprehensive credit risk information must
komprehensif tersebut harus memasukan tidak include not only arrears information but also all
hanya informasi tunggakan tetapi juga seluruh relevant credit information, including forward-
informasi kredit relevan, termasuk informasi looking macroeconomic information, to
makroekonomi forward-looking, untuk mendekati approach the outcome of recognizing expected
hasil dari pengakuan kerugian kredit credit losses over the life when there is a
ekspektasian sepanjang umurnya ketika terdapat significant increase in credit risk since initial
kenaikan signifikan pada risiko kredit sejak recognition at the level of individual
pengakuan awal pada level instrumen individu. instruments.
18
Page 353
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
Penurunan nilai dari aset keuangan (lanjutan) Impairment of financial assets (continued)
Cadangan kerugian penurunan nilai secara Allowance for impairment losses on impaired
individual dihitung dengan menggunakan financial assets that was assessed individually
metode diskonto arus kas (discounted cash is computed using discounted cash flows
flows). Sedangkan cadangan kerugian method. For allowance for impairment losses
penurunan nilai secara kolektif dihitung dengan on impaired financial assets that was assessed
menggunakan metode statistik dari data historis collectively, the Company uses statistical
berupa probability of default di masa lalu, waktu method of the historical data such as the
pengembalian dan jumlah kerugian yang terjadi probability of default, timing of recoveries, the
(Loss Given Default) yang selanjutnya amount of loss incurred (Loss Given Default),
disesuaikan lagi dengan pertimbangan considering management’s judgment of
manajemen terkait kondisi ekonomi dan kredit current economic and credit conditions.
saat ini.
Dalam mengevaluasi penurunan nilai secara In evaluating collective impairment, the
kolektif, Perseroan mengklasifikasikan Company classified financing receivables
segmentasi piutang pembiayaan berdasarkan segmentation based on the similar risk
kesamaan karakteristik risiko. Pada tanggal characteristics. As of 31 December 2024, the
31 Desember 2024, Perseroan membagi Company divide the financing receivables
segmentasi piutang pembiayaan menjadi badan segmentation into corporate - captive,
usaha - captive, badan usaha - reguler, corporate - reguler, employee - captive,
karyawan - captive, karyawan - reguler, employee - reguler, entrepreneur - captive,
wirausaha - captive, dan wirausaha - reguler, entrepreneur - reguler, while on 31 December
sedangkan pada tanggal 31 Desember 2023, 2023, the Company classified financing
Perseroan membagi segmentasi piutang receivables segmentation into commercial,
pembiayaan menjadi commercial, passenger, passenger, motorcycles, and used car for the
sepeda motor, dan mobil bekas untuk tujuan purpose of calculating collective impairment.
perhitungan penurunan nilai secara kolektif.
Ketika suatu piutang tidak tertagih, piutang When a receivable is uncollectible, it is written
tersebut dihapus buku dengan menjurnal balik off against the related allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai. Piutang impairment losses. Such receivables are
tersebut dapat dihapus buku setelah semua written off after all the necessary procedures
prosedur yang diperlukan telah dilakukan dan have been completed and the amount of the
jumlah kerugian telah ditentukan. Beban loss has been determined. Impairment
penurunan nilai yang terkait dengan pinjaman charges relating to loans and receivables are
yang diberikan dan piutang diklasifikasikan ke classified into “Allowance for impairment
dalam “Cadangan kerugian penurunan nilai”. losses”.
Jika pada periode berikutnya, jumlah kerugian If in the subsequent period, the amount of the
penurunan nilai berkurang dan pengurangan impairment loss decreases and the decrease
tersebut dapat dikaitkan secara obyektif pada can be related objectively to an event occurring
peristiwa yang terjadi setelah penurunan nilai after the impairment was recognized (such as
diakui (seperti meningkatnya peringkat piutang an improvement in the debtor’s receivable
debitur), maka kerugian penurunan nilai yang rating), the previously recognized impairment
sebelumnya diakui harus dipulihkan, dengan loss is reversed by adjusting the allowance for
menyesuaikan akun cadangan kerugian impairment losses. The amount of the
penurunan nilai. Jumlah pemulihan aset impairment reversal is recognized in the
keuangan diakui pada laporan laba rugi dan statement of profit or loss and other
penghasilan komprehensif lain. comprehensive income.
19
Page 354
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
Penurunan nilai dari aset keuangan (lanjutan) Impairment of financial assets (continued)
Penerimaan kemudian atas piutang yang telah Subsequent recoveries of receivable written off
dihapusbukukan diakui sebagai pendapatan are recognized as other income upon receipt.
lain-lain pada saat diterima.
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Perseroan mengklasifikasikan liabilitas The Company classifies its financial liabilities
keuangan dalam kategori (i) liabilitas keuangan in the category of (i) financial liabilities
yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba measured at fair value through profit or loss
rugi dan (ii) liabilitas keuangan yang diukur pada and (ii) financial liabilities measured at
biaya perolehan diamortisasi. amortized cost.
Selama tahun berjalan dan pada tanggal laporan During the year and at the date of statement of
posisi keuangan, Perseroan tidak memiliki financial position, the Company does not have
liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar financial liabilities that are measured at fair
melalui laporan laba rugi. Perseroan juga value through profit or loss. The Company has
memiliki utang derivatif yang diakui sebagai derivative payables that are accounted for as
lindung nilai yang efektif. an effective hedge.
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya Financial liabilities measured at amortized cost
perolehan diamortisasi
Pada saat pengakuan awal, liabilitas keuangan Financial liabilities at amortized cost are
yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi initially recognized at fair value less transaction
diukur pada nilai wajar dikurangi biaya transaksi. costs.
Setelah pengakuan awal, Perseroan mengukur After initial recognition, the Company
seluruh liabilitas keuangan yang diukur pada measures all financial liabilities at amortized
biaya perolehan diamortisasi dengan cost using effective interest rate method.
menggunakan metode suku bunga efektif.
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya Financial liabilities measured at amortized cost
perolehan diamortisasi antara lain utang usaha, include trade payables, other payables,
utang lain-lain, beban yang masih harus dibayar, accrued expenses, borrowings, and securities
pinjaman yang diterima, dan surat berharga yang issued.
diterbitkan.
Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar Financial liabilities measured at fair value
melalui laba atau rugi through profit or loss
Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar Financial liabilities measured at fair value
melalui laba atau rugi mencakup liabilitas through profit or loss include financial liabilities
keuangan yang diklasifikasikan dalam kelompok held for trading and financial liabilities
diperdagangkan dan liabilitas keuangan yang designated upon initial recognition at fair value
pada saat pengakuan awalnya, telah ditetapkan, through profit or loss.
diukur pada nilai wajar melalui laba atau rugi.
Liabilitas keuangan diklasifikasikan dalam Financial liabilities are classified as held for
kelompok diperdagangkan jika diperoleh atau trading if these are incurred for the purpose of
dimiliki untuk tujuan dijual dalam waktu dekat. selling in the near term. Derivative liabilities are
Liabilitas derivatif juga diklasifikasikan dalam also classified as held for trading unless these
kelompok diperdagangkan kecuali derivatif yang are designated as effective hedging
ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai yang instruments.
efektif.
20
Page 355
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
Liabilitas keuangan (lanjutan) Financial liabilities (continued)
Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar Financial liabilities measured at fair value
melalui laba atau rugi (lanjutan) through profit or loss (continued)
Laba atau rugi atas liabilitas keuangan dalam Gains or losses on financial liabilities held for
kelompok diperdagangkan harus diakui dalam trading are recognized in profit or loss.
laba rugi.
Penghentian pengakuan Derecognition
Penghentian pengakuan aset keuangan Financial assets are derecognized when the
dilakukan ketika hak kontraktual atas arus kas contractual rights to receive the cash flows
yang berasal dari aset keuangan tersebut from these assets have ceased to exist or the
berakhir, atau ketika aset keuangan tersebut assets have been transferred and substantially
telah ditransfer dan secara substansial seluruh all the risks and rewards of ownership of the
risiko dan manfaat atas kepemilikan aset assets are also transferred (if substantially all
tersebut telah ditransfer (jika secara substansial the risk and rewards were not transferred, the
seluruh risiko dan manfaat tidak ditransfer, maka Company tests control to ensure that
Perseroan melakukan evaluasi untuk continuing involvement on the basis of any
memastikan keterlibatan berkelanjutan atas retained powers of control does not prevent
kendali yang masih dimiliki tidak mencegah derecognition). Financial liabilities are
penghentian pengakuan). Liabilitas keuangan derecognized when they have been redeemed
dihentikan pengakuannya ketika liabilitas telah or otherwise extinguished.
dilepaskan atau dibatalkan atau kadaluwarsa.
Penghentian pengakuan piutang pembiayaan Consumer financing receivables are
konsumen yang mengalami penurunan nilai, derecognized when the receivables have been
akan dilakukan ketika piutang telah written off. Doubtful receivables are written off
dihapusbukukan. Piutang ragu-ragu akan when they have been overdue for more than
dihapusbukukan setelah menunggak lebih dari 180 days or determined to be not collectible.
180 hari atau pada saat piutang tersebut The write-off of doubtful accounts do not
diputuskan tidak dapat tertagih. eliminate the right to collect and hence are still
Penghapusbukuan piutang ragu-ragu ini bukan to be pursued for collection continuously.
merupakan hapus tagih, sehingga upaya Consumer financing receivables could be
penagihan tetap dilakukan. Piutang pembiayaan settled by selling the motor vehicles that are
konsumen dapat diselesaikan dengan menjual financed by the Company.
kendaraan yang dibiayai Perseroan.
Perseroan menerima kendaraan dari konsumen The Company receives motor vehicles from
dan membantu untuk menjual kendaraan customers and assist them in selling their
tersebut sehingga konsumen dapat melunasi motor vehicles so that the customers are able
utang pembiayaan konsumennya. to settle their consumer financing payables.
Konsumen memberi kuasa kepada Perseroan The customers give the right to the Company
untuk menjual kendaraan ataupun melakukan to sell the motor vehicles or take any other
tindakan lainnya dalam upaya penyelesaian actions to settle the outstanding consumer
piutang pembiayaan konsumen bila terjadi financing receivables in the events of default.
wanprestasi terhadap perjanjian pembiayaan. Customers are entitled to the positive
Konsumen berhak atas selisih lebih antara nilai difference between the proceeds from sale of
penjualan dengan saldo piutang pembiayaan the motor vehicles and the outstanding
konsumen. Jika terjadi selisih kurang, kerugian consumer financing receivables. If difference is
yang terjadi dibebankan pada laporan laba rugi negative, the resulting loss is charged to the
dan penghasilan komprehensif lain tahun current year statement of profit or loss and
berjalan. other comprehensive income.
21
Page 356
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
Penghentian pengakuan (lanjutan) Derecognition (continued)
Jaminan kendaraan milik konsumen untuk Motor vehicle collaterals owned by customers
pelunasan piutang pembiayaan konsumen yang for settlement of their consumer financing
belum dihapus buku, dinyatakan sebesar nilai receivables that have not been written off are
tercatat piutang pembiayaan konsumen terkait presented at the carrying value of the related
setelah dikurangi penyisihan kerugian atas consumer financing receivables, less
penurunan nilai. allowance for impairment losses.
Modifikasi atas Arus Kas Aset Keuangan Modification of Cash Flows of Financial
Assets
Penilaian apakah suatu aset keuangan telah An assessment of whether a financial asset
dimodifikasi baik secara substansial maupun has been modified substantially or not is
tidak substansial dilakukan oleh unit bisnis yang carried out by a business unit who authorized
berwenang melakukan modifikasi atau to modify or restructure the financial assets
restrukturisasi aset keuangan pada saat unit when the business unit carries out modification
bisnis tersebut melakukan tindakan modifikasi or restructuring of the financial assets.
atau restrukturisasi atas suatu aset keuangan.
Modifikasi aset keuangan dianggap substansial Modifications to financial assets are
dan Perseroan akan berhenti mengakui aset considered substantial and the Company will
keuangan awal ketika: derecognize the original financial assets when:
(a) aset keuangan (atau bagiannya) berakhir, (a) the financial asset (or a portion) expires,
yaitu jika debitur secara hukum dibebaskan that is, if the debtor is legally released from
dari tanggung jawab utama atas aset primary responsibility for the asset (or any
tersebut (atau bagiannya), baik melalui portion), either by legal process or by the
proses hukum maupun oleh kreditur creditor entering into a new credit contract
pembuatan kontrak kredit baru (sebagai (for example, the equity conversion
contoh, opsi equity conversion); atau option); or
(b) terdapat konversi mata uang. (b) there is a currency conversion.
Perseroan kemudian akan mengukur aset The Company will then measure the modified
keuangan yang telah dimodifikasi baik secara financial assets either substantially or not in the
substansial maupun tidak substansial dengan following manner:
cara berikut:
(a) Modifikasi Aset Keuangan yang Substansial (a) Substantial Modification of Financial
Assets
1. Saat arus kas kontraktual atas aset 1. When the contractual cash flows on
keuangan direnegosiasi atau financial assets are renegotiated or
dimodifikasi (antara lain ketika kredit modified (for example, when credit is
direstrukturisasi) dimana renegosiasi restructured) where the renegotiation
atau modifikasi tersebut menghasilkan or modification results in
penghentian pengakuan aset derecognition of the financial asset,
keuangan, Perseroan akan mencatat the Company will record the financial
aset keuangan tersebut sebagai aset asset as a new/modified financial
keuangan baru/modifikasian pada asset on the modification/negotiation
tanggal modifikasi/negosiasi. date.
2. Selisih jumlah tercatat bruto aset 2. The difference between the gross
keuangan awal dengan nilai wajar aset carrying amount of the original
modifikasian diakui di laba rugi. financial asset and the fair value of the
modified asset is recognized in profit
or loss.
22
Page 357
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
Modifikasi atas Arus Kas Aset Keuangan Modification of Cash Flows of Financial
(lanjutan) Assets (continued)
Perseroan kemudian akan mengukur aset The Company will then measure the modified
keuangan yang telah dimodifikasi baik secara financial assets either substantially or not in the
substansial maupun tidak substansial dengan following manner: (continued)
cara berikut: (lanjutan)
(a) Modifikasi Aset Keuangan yang Substansial (a) Substantial Modification of Financial
(lanjutan) Assets (continued)
3. Pendapatan atau biaya transaksi yang 3. Transaction income or costs incurred
terjadi sehubungan dengan kejadian in connection with a modification
modifikasi diakui sebagai bagian dari event are recognized as part of the
keuntungan atau kerugian atas gain or loss on the modification.
modifikasi tersebut.
4. Selanjutnya, Perseroan melakukan 4. Next, the Company will assess
penilaian apakah aset keuangan whether new/modified financial assets
baru/modifikasian merupakan aset are assets that arise from
yang berasal dari aset keuangan deteriorating financial assets.
memburuk.
5. Pengakuan pendapatan bunga atas 5. The recognition of interest income on
aset yang berasal dari aset keuangan assets originating from deteriorating
memburuk ditentukan berdasarkan financial assets is determined based
suku bunga efektif yang telah on the risk-adjusted effective interest
disesuaikan dengan risiko kredit (risk- rate to discount the cash flows of
adjusted effective interest rate) untuk modified financial assets.
mendiskontokan arus kas aset
keuangan yang telah dimodifikasi.
(b) Modifikasi Aset Keuangan yang Tidak (b) Non-Substantial Modification of Financial
Substansial Assets
1. Saat Perseroan melakukan renegosiasi 1. When the Company renegotiates or
atau modifikasi arus kas kontraktual modifies contractual cash flows for
atas aset keuangan (antara lain ketika financial assets (among others, when
kredit direstrukturisasi) yang tidak loans are restructured) that do not
memenuhi kriteria modifikasi aset meet the criteria for substantial
keuangan yang substansial di atas, modification of financial assets above,
maka renegosiasi atau modifikasi the renegotiation or modification does
tersebut tidak menghasilkan not result in derecognition of financial
penghentian pengakuan aset assets.
keuangan.
2. Jumlah tercatat bruto aset keuangan 2. The gross carrying amount of the
dihitung sebesar nilai kini (net present financial asset is computed at the net
value) dari arus kas kontraktual yang present value of modified or
telah dimodifikasi atau direnegosiasi renegotiated contractual cash flows
yang didiskontokan menggunakan suku discounted at the original effective
bunga efektif awal. interest rate.
3. Perseroan kemudian mengakui 3. The Company then recognizes the
keuntungan atau kerugian dari gain or loss from the modification
modifikasi (yaitu sebesar perubahan (namely the change in the gross
jumlah tercatat bruto aset keuangan) carrying amount of the financial asset)
dalam laporan laba rugi. in the income statement.
4. Pendapatan atau biaya transaksi yang 4. Transaction income or costs incurred
terjadi sehubungan dengan kejadian in connection with a modification
modifikasi diakui sebagai penyesuaian event are recognized as an
terhadap jumlah tercatat aset keuangan adjustment to the carrying amount of
yang telah dimodifikasi dan diamortisasi the modified financial asset and
selama sisa jangka waktu aset amortized over the remaining term of
keuangan modifikasian tersebut. the modified financial asset.
23
Page 358
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
Saling hapus Offsetting
Aset dan liabilitas keuangan saling hapus Financial assets and liabilities are offset and
disajikan dalam laporan posisi keuangan jika the net amount is presented in the statement
memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk of financial position when there is a legally
melakukan saling hapus buku atas jumlah yang enforceable right to offset the recognized
telah diakui tersebut dan berniat untuk amounts and there is intention to settle on a net
menyelesaikan secara neto atau untuk basis or to realize the asset and settle the
merealisasikan aset dan menyelesaikan liability simultaneously. This means that the
liabilitasnya secara simultan. Hak yang right to set off:
berkekuatan hukum berarti:
a. tidak terdapat kontinjensi di masa yang akan a. must not be contingent on a future event,
datang, dan and
b. hak yang berkekuatan hukum pada kondisi- b. must be legally enforceable in all of the
kondisi berikut ini: following circumstances:
i. kegiatan bisnis normal; i. the normal course of business;
ii. kondisi kegagalan usaha; dan ii. the event of default; and
iii. kondisi gagal bayar atau bangkrut. iii. the event of insolvency or bankruptcy.
Klasifikasi instrumen keuangan Classification of financial instruments
Perseroan mengklasifikasikan instrumen The Company classifies the financial
keuangan ke dalam klasifikasi tertentu yang instruments into classes that reflects the nature
mencerminkan sifat dari informasi dan of information and take into account the
mempertimbangkan karakteristik dari instrumen characteristics of those financial instruments.
keuangan tersebut. Klasifikasi ini dapat dilihat The classifications are shown in the table
pada tabel berikut: below:
Golongan
Kategori yang didefinisikan (ditentukan oleh Perseroan)/
oleh PSAK No.109/ Class (as determined by the Subgolongan/
Category as defined by SFAS No.109 Company) Subclasses
Kas dan setara kas/Cash and cash equivalents
- Kas pada bank/Cash in banks
- Deposito berjangka/Time deposit
Piutang pembiayaan konsumen/Consumer financing receivables
Piutang sewa pembiayaan/Finance lease receivables
Aset keuangan yang diukur Anjak piutang/Factoring receivables
pada biaya perolehan yang
Piutang lain-lain/Other receivables
Aset keuangan/ diamortisasi/Financial assets
Financial at amortized cost
assets Aset lain-lain/Other assets
- Piutang karyawan/Employee receivables
- Piutang bunga/Interest receivables
- Setoran dalam perjalanan/Deposit in transit
- Uang jaminan/Security deposit
Derivatif lindung nilai/ Hedging Lindung nilai atas nilai arus kas/Hedging instruments in cash flow hedges
derivatives - Piutang derivatif/Derivative receivables
24
Page 359
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
Klasifikasi instrumen keuangan (lanjutan) Classification of financial instruments
(continued)
Perseroan mengklasifikasikan instrumen The Company classifies the financial
keuangan ke dalam klasifikasi tertentu yang instruments into classes that reflects the nature
mencerminkan sifat dari informasi dan of information and take into account the
mempertimbangkan karakteristik dari instrumen characteristics of those financial instruments.
keuangan tersebut. Klasifikasi ini dapat dilihat The classifications are shown in the table
pada tabel berikut: (lanjutan) below: (continued)
Golongan
Kategori yang didefinisikan (ditentukan oleh Perseroan)/
oleh PSAK No.109/ Class (as determined by the Subgolongan/
Category as defined by SFAS No.109 Company) Subclasses
Beban yang masih harus dibayar/Accrued expenses
Pinjaman yang diterima/Borrowings
Surat berharga yang diterbitkan/Securities issued
Utang usaha/Trade payables
- Utang kendaraan/Vehicle payables
Liabilitas keuangan yang diukur - Utang asuransi/Insurance payables
Liabilitas dengan biaya perolehan Utang lain-lain/Other payables
keuangan/ diamortisasi/Financial liabilities - Kantor pendaftaran fidusia/Fiduciary register office
Financial at amortized cost - Premi asuransi/Insurance premium
liabilities - Pembiayaan bersama/Joint financing
Lain-lain/Others
Beban yang masih harus dibayar/Accrued expenses
Pinjaman yang diterima/Borrowings
Surat berharga yang diterbitkan/Securities issued
Derivatif lindung nilai/ Hedging Lindung nilai atas nilai arus kas/Hedging instruments in cash flow hedges
derivatives - Utang derivatif/Derivative payables
d. Penentuan nilai wajar d. Determination of fair value
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima Fair value is the price that would be received
untuk menjual suatu aset atau harga yang akan to sell an asset or paid to transfer a liability in
dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam an orderly transaction between market
transaksi teratur antara pelaku pasar pada participants at the measurement date. The fair
tanggal pengukuran. Pengukuran nilai wajar value measurement is based on the
berdasarkan asumsi bahwa transaksi untuk presumption that the transaction to sell the
menjual aset atau mengalihkan liabilitas terjadi asset or transfer the liability takes place either:
di:
pasar utama untuk aset dan liabilitas in the principal market for the asset or
tersebut, atau liability, or
jika terdapat pasar utama, di pasar yang in the absence of the principal market, in
paling menguntungkan untuk aset atau the most advantageous market for the
liabilitas tersebut. asset or liability.
Perseroan harus memiliki akses ke pasar utama The principal or the most advantageous market
atau pasar yang paling menguntungkan tersebut. must be accessible by the Company.
Nilai wajar aset dan liabilitas diukur The fair value of an asset or a liability is
menggunakan asumsi yang akan digunakan measured using the assumptions that market
pelaku pasar ketika menentukan harga aset atau participants would use when pricing the asset
liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku or liability, assuming that market participants
pasar bertindak dalam kepentingan ekonomi act in their economic best interest.
terbaiknya.
25
Page 360
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
d. Penentuan nilai wajar (lanjutan) d. Determination of fair value (continued)
Perseroan menggunakan teknik penilaian yang The Company uses valuation techniques that
sesuai dalam keadaan dan dimana data yang are appropriate in the circumstances and for
memadai tersedia untuk mengukur nilai wajar, which sufficient data are available to measure
memaksimalkan penggunaan input yang tidak fair value, maximizing the use of relevant
dapat diobservasi. observable inputs and minimizing the use of
unobservable inputs.
Semua aset dan liabilitas yang nilai wajarnya All assets and liabilities for which fair value is
diukur atau diungkapkan dalam laporan measured or disclosed in the financial
keuangan dikategorikan dalam hirarki nilai wajar, statements are categorized within the fair value
sebagaimana dijelaskan di bawah ini, hierarchy, described as follows, based on the
berdasarkan tingkatan level input yang terendah lowest level input that is significant to the fair
yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar value measurement as a whole:
secara keseluruhan:
Level 1 - harga kuotasian (tanpa Level 1 - quoted (unadjusted) market
penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau prices in active markets for identical
liabilitas yang identik. assets or liabilities.
Level 2 - teknik penilaian di mana tingkat Level 2 - valuation techniques for which
level input terendah yang signifikan the lowest level input that is significant to
terhadap pengukuran nilai wajar dapat the fair value measurement is directly or
diobservasi baik secara langsung atau tidak indirectly observable.
langsung.
Level 3 - teknik penilaian di mana tingkat Level 3 - valuation techniques for which
level input terendah yang signifikan the lowest level input that is significant to
terhadap pengukuran nilai wajar tidak dapat the fair value measurement is directly or
diobservasi baik secara langsung atau tidak indirectly unobservable.
langsung.
Untuk aset dan liabilitas yang diukur secara For assets and liabilities that are recognized in
berulang dalam laporan keuangan, Perseroan the financial statements on a recurring basis,
menentukan apakah perpindahan antar level the Company determines whether transfers
hirarki telah terjadi dengan melakukan evaluasi have occurred between levels in hierarchy by
pengelompokan (berdasarkan level input yang reassessing categorization (based on the
terendah yang signifikan terhadap pengukuran lowest level input that is significant to the fair
nilai wajar secara menyeluruh) pada setiap akhir value measurement as a whole) at the end of
periode pelaporan. each reporting period.
e. Penjabaran mata uang asing e. Foreign currency translation
Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke Transactions denominated in a foreign
mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs currency are translated into Rupiah at the
yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada exchange rate prevailing at the date of the
tanggal laporan posisi keuangan, aset dan transaction. At the date of statement of
liabilitas moneter dalam mata uang asing financial position, monetary assets and
dijabarkan dengan kurs tengah Bank Indonesia liabilities in foreign currencies are translated at
yang berlaku pada tanggal laporan posisi the exchange rates prevailing at that date as
keuangan. published by Bank Indonesia.
Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang Exchange gains and losses arising on
timbul dari transaksi dalam mata uang asing dan transactions in foreign currency and on the
dari penjabaran aset dan liabilitas moneter translation of foreign currency monetary assets
dalam mata uang asing, diakui pada laporan laba and liabilities are recognized in the statement
rugi dan penghasilan komprehensif lain. of profit or loss and other comprehensive
income.
26
Page 361
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
e. Penjabaran mata uang asing (lanjutan) e. Foreign currency translation (continued)
Kurs yang digunakan untuk menjabarkan aset The exchange rates used to translate the
dan liabilitas moneter dalam mata uang asing monetary assets and liabilities denominated in
pada tanggal 31 Desember 2024 dan foreign currencies as of 31 December 2024
2023 adalah sebagai berikut: and 2023 are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Mata uang Currency
Dolar Amerika Serikat (AS$) 16.162 15.416 United States Dollar (US$)
f. Kas dan setara kas f. Cash and cash equivalents
Kas dan setara kas mencakup kas, kas di bank Cash and cash equivalents include cash on
dan deposito berjangka dengan jangka waktu hand, cash in banks and time deposits with
jatuh tempo tiga bulan atau kurang sejak dari original maturity of three months or less from
tanggal penempatannya, yang tidak dibatasi the date of placement, which are not restricted
penggunaannya, tidak digunakan sebagai and are not pledged as collateral for any
jaminan atas pinjaman dan dapat segera borrowing and that are readily convertible to
dijadikan kas tanpa terjadi perubahan nilai yang known amounts of cash which are subject to
sangat signifikan. insignificant risk of changes in value.
g. Piutang pembiayaan konsumen g. Consumer financing receivables
Piutang pembiayaan konsumen diakui pada Consumer financing receivables are
awalnya dengan nilai wajar ditambah biaya- recognized initially at fair value, added with
biaya transaksi dan dikurangi yield enhancing directly attributable transactions costs and
income yang dapat diatribusikan secara deducted by yield enhancing income, and
langsung dan selanjutnya diukur dengan biaya subsequently measured at amortized cost
perolehan diamortisasi menggunakan metode using the effective interest rate method.
tingkat bunga efektif. Piutang pembiayaan Consumer financing receivables are classified
konsumen diklasifikasikan sebagai aset as financial assets measured at amortized
keuangan yang diukur pada biaya perolehan cost. Refer to Note 2c for the accounting policy
diamortisasi. Lihat Catatan 2c untuk kebijakan for financial assets measured at amortized
akuntansi atas aset keuangan yang diukur pada cost.
biaya perolehan diamortisasi.
Penyelesaian kontrak sebelum masa Early termination is treated as a cancellation of
pembiayaan konsumen berakhir diperlakukan an existing contract and the resulting gain or
sebagai pembatalan kontrak pembiayaan loss is credited or charged to the current year
konsumen dan laba atau rugi yang terjadi diakui statement of profit or loss and other
dalam laporan laba rugi dan penghasilan comprehensive income at the transaction date.
komprehensif lain tahun berjalan pada tanggal
terjadinya transaksi.
Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum Unearned consumer financing income is the
diakui merupakan selisih antara jumlah difference between total installments to be
keseluruhan pembayaran angsuran yang akan received from customers and the total
diterima dari konsumen dan jumlah pokok financing which is recognized as income over
pembiayaan yang akan diakui sebagai the term of the contract using the effective
penghasilan sesuai dengan jangka waktu interest rate.
kontrak dengan menggunakan metode tingkat
suku bunga efektif.
27
Page 362
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
g. Piutang pembiayaan konsumen (lanjutan) g. Consumer financing receivables
(continued)
Restrukturisasi kredit dapat dilakukan dengan Credit restructuring can be done by over
cara pengalihan kredit, merubah jatuh tempo, contract, change in due date, change in tenor,
merubah tenor, merubah nilai angsuran dan/atau change in installment and/or change in interest
perubahan suku bunga. rate.
Kerugian yang timbul dari restrukturisasi kredit Losses on loan restructuring in respect of
yang berkaitan dengan modifikasi persyaratan modification of the terms of the loans are
kredit hanya diakui bila nilai kini penerimaan kas recognized only if the present value of total
masa depan yang telah ditentukan dalam future cash receipts specified in the new terms
persyaratan kredit yang baru, termasuk of the loans, including both receipt designated
penerimaan yang diperuntukkan sebagai bunga as interest, and those designated as loan
maupun pokok, adalah lebih kecil dari nilai kredit principal, are less than the recorded amounts
yang diberikan yang tercatat sebelum of loans before restructuring in the financial
restrukturisasi di laporan keuangan. statements.
Pembiayaan Bersama Joint financing
Piutang pembiayaan konsumen merupakan Consumer financing receivables are stated at
jumlah piutang setelah dikurangi dengan piutang net of joint financing receivables, unearned
pembiayaan bersama, pendapatan pembiayaan consumer financing income and allowance for
yang belum diakui dan cadangan kerugian impairment losses.
penurunan nilai.
Piutang pembiayaan konsumen yang dibiayai Joint financing receivables where the
bersama pihak-pihak lain dimana masing- Company and joint financing providers bear
masing pihak mendapatkan imbalan (rewards) credit risk in accordance with their portion are
dan menanggung risiko kredit sesuai dengan presented on a net basis in the statement of
porsinya disajikan di laporan posisi keuangan financial position. Administration income for
secara bersih. Pendapatan administrasi atas managing joint financing are presented in the
pengelolaan pembiayaan bersama disajikan di statement of profit or loss and other
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif comprehensive income.
lain.
h. Piutang sewa pembiayaan h. Finance lease receivables
Piutang sewa pembiayaan merupakan jumlah Finance lease receivables represent lease
piutang sewa pembiayaan ditambah nilai sisa receivables plus the residual value at the end
yang akan diterima pada akhir masa sewa of the lease period and stated at net of
pembiayaan dikurangi dengan pendapatan sewa unearned lease income, security deposits and
pembiayaan tangguhan, simpanan jaminan dan allowances for impairment losses. The
cadangan kerugian penurunan nilai. Selisih difference between the gross lease receivable
antara nilai piutang usaha bruto dan nilai tunai and the present value of the lease receivable is
piutang diakui sebagai pendapatan sewa recognized as unearned lease income.
pembiayaan tangguhan. Pendapatan sewa Unearned lease income is allocated to current
pembiayaan tangguhan dialokasikan sebagai year statement of profit or loss and other
pendapatan di laporan laba rugi dan penghasilan comprehensive income based on a constant
komprehensif lain tahun berjalan berdasarkan rate of return on the net investment using
suatu tingkat pengembalian konstan atas effective interest rates.
investasi bersih dengan menggunakan suku
bunga efektif.
28
Page 363
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
h. Piutang sewa pembiayaan (lanjutan) h. Finance lease receivables (continued)
Penyewa pembiayaan memiliki hak opsi untuk The lessee has the option to purchase the
membeli aset yang disewa-pembiayaankan leased asset at the end of the lease period at
pada akhir masa sewa pembiayaan dengan a price mutually agreed upon at the
harga yang telah disetujui bersama pada saat commencement of the agreement.
dimulainya perjanjian sewa pembiayaan.
Penyelesaian kontrak sebelum masa sewa Early termination is treated as a cancellation of
pembiayaan berakhir diperlakukan sebagai an existing contract and the resulting gain or
pembatalan kontrak sewa dan laba atau rugi loss is credited or charged to the current year
yang timbul diakui dalam laporan laba rugi dan statement of profit or loss and other
penghasilan komprehensif lain tahun berjalan. comprehensive income.
Piutang sewa pembiayaan diklasifikasikan Finance lease receivables are classified as
sebagai aset keuangan yang diukur pada biaya financial assets measured at amortized cost.
perolehan diamortisasi. Lihat Catatan 2c untuk Refer to Note 2c for the accounting policy for
kebijakan akuntansi atas aset keuangan yang financial assets measured at amortized cost.
diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
i. Tagihan anjak piutang i. Factoring receivables
Tagihan anjak piutang dicatat berdasarkan Factoring receivables are recorded at the
jumlah yang dibayar oleh Perseroan yang amount paid by the Company which are
dihitung berdasarkan persentase tertentu dari calculated based on certain percentages of the
nilai piutang. Perbedaan antara jumlah yang receivable value. The difference in value
dibayar dan jumlah neto piutang dialihkan between the amounts paid by the Company
merupakan pendapatan belum diakui dan diakui and the net factoring receivable is recognized
sebagai pendapatan selama jangka waktu as unearned income and realized over the
perjanjian dengan menggunakan tingkat suku period of the contract using the effective
bunga efektif (Catatan 2c). interest method (Note 2c).
j. Cadangan kerugian penurunan nilai j. Allowance for impairment losses
Perseroan melakukan perhitungan cadangan The Company calculates the allowance for
kerugian penurunan nilai dengan menggunakan impairment losses using the “expected credit
metode kerugian kredit ekspektasian. Lihat losses” methodology. Refer to Note 2c.
Catatan 2c.
k. Beban dibayar dimuka k. Prepaid expenses
Beban dibayar di muka diamortisasi selama Prepaid expenses are amortized over the
masa manfaat masing-masing biaya dengan periods benefited using the straight-line
menggunakan metode garis lurus. method.
l. Aset tetap, aset hak guna dan liabilitas sewa l. Fixed assets, right-of-use assets and lease
liabilities
Aset tetap Fixed assets
Aset tetap diakui sebesar biaya perolehan dan Fixed assets are stated at cost and
selanjutnya dipertanggungjawabkan dengan subsequently accounted using the cost
menggunakan model biaya (cost method) dan method and stated at cost less accumulated
dinyatakan sebesar nilai perolehan dikurangi depreciation.
dengan akumulasi penyusutan.
29
Page 364
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
l. Aset tetap, aset hak guna dan liabilitas sewa l. Fixed assets, right-of-use assets and lease
(lanjutan) liabilities (continued)
Aset tetap (lanjutan) Fixed assets (continued)
Harga perolehan mencakup semua pengeluaran Acquisition cost covers all expenditures that
yang terkait secara langsung dengan perolehan are directly attributable to the acquisition of the
aset tetap. items.
Biaya pengurusan legal hak atas tanah dalam The legal cost of land rights in the form of
bentuk Hak Guna Bangunan (“HGB”) ketika Building Usage Right (Hak Guna Bangunan or
tanah diperoleh pertama kali diakui sebagai “HGB”) when the land was acquired initially is
bagian dari biaya perolehan tanah pada akun recognized as part of the cost of the land under
“Aset Tetap” dan tidak diamortisasi. the “Fixed Assets” account and not amortized.
Sementara biaya pengurusan atas Meanwhile, the extension or the legal renewal
perpanjangan atau pembaruan legal hak atas costs of land rights in the form of HGB is
tanah dalam bentuk HGB diakui sebagai aset recognized as intangible asset and amortized
takberwujud dan diamortisasi sepanjang mana over the shorter of the rights' legal life and
yang lebih pendek antara umur hukum hak dan land's economic life.
umur ekonomi tanah.
Hak atas tanah tidak diamortisasi. Land rights is not amortized.
Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar Construction in progress is stated at cost and
biaya perolehan dan akan dipindahkan ke transferred to the respective fixed asset
masing-masing aset tetap yang bersangkutan account when completed and ready for use.
pada saat selesai dan siap digunakan.
Penyusutan aset tetap selain tanah dan Depreciation on fixed assets other than land
bangunan dalam pengerjaan dihitung dengan and construction in progress are calculated
menggunakan metode garis lurus sepanjang using the straight-line method over their
estimasi masa manfaatnya sebagai berikut: estimated useful lives as follows:
Masa manfaat (tahun)/ Persentase/
Golongan Useful life (years) Percentage Classification
Bangunan 20 5,00% Buildings
Perabotan dan peralatan kantor 5 20,00% Furniture and office equipment
Kendaraan 5 20,00% Vehicles
Renovasi bangunan sewa 3-5 20,00% - 33,33% Leasehold improvement
Aset tetap kecuali tanah dan aset dalam Fixed assets except land and construction in
pengerjaan disusutkan sampai dengan nilai progress are depreciated to their residual
sisanya. value.
Biaya-biaya setelah pengakuan awal aset diakui Subsequent costs are included in the asset’s
sebagai bagian dari nilai tercatat aset atau carrying amount or recognized as a separate
sebagai aset yang terpisah, sebagaimana asset, as appropriate, only when it is probable
seharusnya, hanya apabila kemungkinan besar that future economic benefits associated with
Perseroan akan mendapatkan manfaat the item will flow to the Company and the cost
ekonomis di masa depan berkenaan dengan of the item can be measured reliably. Amounts
aset tersebut dan biaya perolehan aset dapat in respect of replaced parts are derecognized.
diukur dengan andal. Nilai yang terkait dengan All other repairs and maintenance are charged
penggantian komponen tidak diakui. Biaya to the statement of profit or loss and other
perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke comprehensive income during the period in
dalam laporan laba rugi dan penghasilan which they are incurred.
komprehensif lain selama periode dimana biaya-
biaya tersebut terjadi.
30
Page 365
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
l. Aset tetap, aset hak guna dan liabilitas sewa l. Fixed assets, right-of-use assets and lease
(lanjutan) liabilities (continued)
Nilai residu dan umur manfaat aset ditelaah dan The assets’ residual values and useful lives are
disesuaikan, setiap tanggal laporan posisi reviewed, and adjusted if appropriate, at each
keuangan jika diperlukan. date of statement of financial position.
Apabila aset tetap tidak digunakan lagi atau When assets are retired or otherwise disposed
dijual, maka nilai tercatat dan akumulasi of, their carrying values and the related
penyusutannya dikeluarkan dari laporan accumulated depreciation are eliminated from
keuangan dan keuntungan atau kerugian yang the financial statements and the resulting gain
dihasilkan dari penjualan aset tetap diakui dalam or loss on the disposal of fixed assets is
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif recognized in the statement of profit or loss
lain. and other comprehensive income.
Apabila nilai tercatat aset tetap lebih besar dari When the carrying amount of an asset is
nilai yang dapat diperoleh kembali, nilai tercatat greater than its estimated recoverable amount,
aset diturunkan menjadi sebesar nilai yang dapat it is written down immediately to its recoverable
diperoleh kembali. amount.
Penilaian dilakukan pada akhir setiap periode An assessment is made at each reporting
pelaporan apakah terdapat indikasi bahwa rugi period as to whether there is any indication that
penurunan nilai yang telah diakui dalam periode previously recognized impairment losses may
sebelumnya mungkin tidak ada lagi atau no longer exist or may have decreased. If such
mungkin telah menurun. Jika indikasi yang indication exists, the recoverable amount is
dimaksud ditemukan, maka entitas estimated.
mengestimasi jumlah terpulihkan aset tersebut.
Kerugian penurunan nilai yang telah diakui A previously recognized impairment losses is
dalam periode sebelumnya dibalik hanya jika reversed only if there has been a change in the
terdapat perubahan asumsi-asumsi yang assumptions used to determine the asset’s
digunakan untuk menentukan jumlah terpulihkan recoverable amount since the last impairment
aset tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir loss was recognized. If that is the case, the
diakui. Dalam hal ini, jumlah tercatat aset carrying amount of the asset is increased to its
dinaikkan ke jumlah terpulihkannya. recoverable amount.
Pembalikan rugi penurunan nilai diakui dalam Reversal of an impairment loss is recognized
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif in the statement of profit or loss and other
lain. Setelah pembalikan tersebut, penyusutan comprehensive income. After such a reversal,
aset tersebut disesuaikan di periode mendatang the depreciation charge on the asset is
untuk mengalokasikan jumlah tercatat aset yang adjusted in future periods to allocate the
direvisi, dikurangi nilai sisanya, dengan dasar asset’s revised carrying amount, less any
yang sistematis selama sisa umur masa residual value, on a systematic basis over its
manfaatnya. remaining useful life.
31
Page 366
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
l. Aset tetap, aset hak guna dan liabilitas sewa l. Fixed assets, right-of-use assets and lease
(lanjutan) liabilities (continued)
Aset hak guna dan liabilitas sewa Right-of-use assets and lease liabilities
PSAK No. 116 memperkenalkan model SFAS No. 116 introduces a single lessee
akuntansi penyewa tunggal dan mensyaratkan accounting model and requires a lessee to
penyewa untuk mengakui aset dan liabilitas recognize assets and liabilities for all leases
untuk semua sewa dengan pengecualian sewa with the exemptions of short-term leases and
jangka pendek dan aset dengan nilai rendah. the underlying asset is of low value. A lessee
Penyewa diharuskan untuk mengakui aset hak- is required to recognize a right-of-use asset
guna yang mewakili haknya untuk menggunakan representing its right to use the underlying
aset sewaan dan liabilitas sewa yang mewakili leased asset and a lease liability representing
kewajibannya untuk melakukan pembayaran its obligation to make lease payments. SFAS
sewa. PSAK No. 116 secara substansial masih No. 116 substantially carries forward the lessor
menggunakan persyaratan akuntansi atas accounting requirements in SFAS No. 217
pesewa (lessor) sesuai PSAK No. 217 Sewa. Leases. Accordingly, a lessor continues to
Oleh karena itu, pesewa masih akan classify its leases as operating leases or
menggunakan klasifikasi sewa dalam sewa finance leases, and to account for those two
operasi atau pembiayaan, dan memperlakukan types of leases differently.
transaksi sewa atas kedua tipe sewa tersebut
secara berbeda.
Perseroan mengakui liabilitas sewa, sebagai The Company recognized a lease liability,
pembayaran sewa yang tersisa termasuk atas being the remaining lease payments including
opsi perpanjangan dimana perpanjangan hampir extension options where renewal is reasonably
dapat dipastikan, didiskontokan menggunakan certain, discounted using the incremental
tingkat bunga pinjaman inkremental pada borrowing rate at the date of initial application.
tanggal penerapan awal. Aset hak-guna yang The corresponding right-of-use asset
diakui adalah jumlah yang sama dengan liabilitas recognized was an amount equal to the lease
sewa, yang disesuaikan dengan jumlah liability, adjusted by the amount of prepaid or
pembayaran sewa dibayar dimuka atau terutang accrued lease payments relating to those
terkait sewa tersebut. leases.
Beban keuangan dicatat dalam laporan laba rugi. Finance expense is recorded in the statement
Aset sewa (disajikan sebagai bagian aset tetap) of income. Leased assets (presented under
disusutkan dengan metode garis lurus selama fixed assets) are depreciated using straight-line
jangka waktu yang lebih pendek antara umur method over the shorter of the estimated useful
manfaat aset sewa dan periode masa sewa, jika life of the assets and the lease term, if there is
tidak ada kepastian yang memadai bahwa no reasonable certainty that the Company will
Perseroan akan mendapatkan hak kepemilikan obtain ownership by the end of the lease term.
pada akhir masa sewa.
Pada saat penerapan adopsi PSAK No. 116, Upon adoption of SFAS No. 116, the Company
Perseroan menerapkan pendekatan pengakuan applied a single recognition and measurement
dan pengukuran tunggal untuk semua aset sewa approach for all leases except for short-term
kecuali sewa jangka pendek dan sewa aset yang leases and leases of low-value assets.
bernilai rendah.
32
Page 367
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
m. Perpajakan m. Taxation
Pajak Final Final Tax
Peraturan perpajakan di Indonesia mengatur Tax regulation in Indonesia determined that
beberapa jenis penghasilan dikenakan pajak certain taxable income is subject to final tax.
yang bersifat final. Pajak final yang dikenakan Final tax applied to the gross value of
atas nilai bruto transaksi tetap dikenakan transactions is applied even when the parties
walaupun atas transaksi tersebut pelaku carrying the transaction are recognizing
transaksi mengalami kerugian. losses.
Mengacu pada PSAK No. 212, “Pajak Referring to SFAS No. 212, “Income Tax”, final
Penghasilan”, pajak final tersebut tidak termasuk tax is no longer governed by SFAS No. 212.
dalam lingkup yang diatur oleh PSAK No. 212. Therefore, the Company has decided to present
Oleh karena itu, Perseroan memutuskan untuk all of the final tax arising from interest income as
menyajikan beban pajak final sehubungan separate line item.
dengan pendapatan bunga sebagai pos
tersendiri.
Pajak Kini Current Tax
Aset dan liabilitas pajak kini untuk tahun berjalan Current income tax assets and liabilities for the
diukur sebesar jumlah yang diharapkan dapat current year are measured at the amount
direstitusi dari atau dibayarkan kepada otoritas expected to be recovered from or paid to the
perpajakan. taxation authority.
Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba Current tax expense is determined based on
kena pajak tahun berjalan yang dihitung the taxable profit for the year computed using
berdasarkan tarif pajak yang berlaku. the prevailing tax rates.
Kekurangan/kelebihan pembayaran pajak Underpayment/overpayment of income tax are
penghasilan dicatat sebagai bagian dari “Beban presented as part of “Income Tax Expense” in
Pajak Penghasilan” dalam laporan laba rugi dan the statement of profit or loss and other
penghasilan komprehensif lain. Perseroan juga comprehensive income. The Company also
menyajikan bunga/denda, jika ada, sebagai presented interest/penalty, if any, as part of
bagian dari “Beban Pajak Penghasilan”. “Income Tax Expense”.
Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui Amendments to tax obligations are recorded
pada saat surat ketetapan pajak diterima atau, when a tax assessment letter is received or, if
jika diajukan keberatan, pada saat keputusan appealed against, when the result of the appeal
atas keberatan ditetapkan. is determined.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui Deferred tax assets and liabilities are
menggunakan metode posisi keuangan atas recognized using the financial position
konsekuensi pajak pada masa mendatang yang method for the future tax consequences
timbul dari perbedaan jumlah tercatat aset dan attributable to the differences between the
liabilitas menurut laporan keuangan dengan carrying amounts of existing assets and
dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas pada liabilities in the financial statements and their
setiap tanggal pelaporan. Liabilitas pajak respective tax bases at each reporting date.
tangguhan diakui untuk semua perbedaan Deferred tax liabilities are recognized for all
temporer kena pajak dan aset pajak tangguhan taxable temporary differences and deferred
diakui untuk perbedaan temporer yang boleh tax assets are recognized for deductible
dikurangkan dan akumulasi rugi fiskal, temporary differences and accumulated fiscal
sepanjang besar kemungkinan perbedaan losses to the extent that it is probable that
temporer yang boleh dikurangkan dan akumulasi taxable profit will be available in future years
rugi fiskal tersebut dapat dimanfaatkan untuk against which the deductible temporary
mengurangi laba kena pajak pada masa depan. differences and accumulated fiscal losses
can be utilized.
33
Page 368
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
m. Perpajakan (lanjutan) m. Taxation (continued)
Pajak Tangguhan Deferred Tax
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah The carrying amount of a deferred tax asset is
ulang pada akhir setiap periode pelaporan dan reviewed at the end of each reporting period
diturunkan apabila laba fiskal mungkin tidak and reduced to the extent that it is no longer
memadai untuk mengkompensasi sebagian atau probable that sufficient taxable profit will be
semua manfaat aset pajak tangguhan tersebut. available to allow the benefit of part or all of that
Pada akhir setiap periode pelaporan, Perseroan deferred tax asset to be utilized. At the end of
menilai kembali aset pajak tangguhan yang tidak each reporting period, the Company
diakui. Perseroan mengakui aset pajak reassesses unrecognized deferred tax assets.
tangguhan yang sebelumnya tidak diakui apabila The Company recognizes a previously
besar kemungkinan bahwa laba fiskal pada unrecognized deferred tax assets to the extent
masa depan akan tersedia untuk pemulihannya. that it has become probable that future taxable
profit will allow the deferred tax assets to be
recovered.
Pajak tangguhan dihitung dengan menggunakan Deferred tax is calculated at the tax rates that
tarif pajak yang berlaku atau secara substansial have been enacted or substantively enacted at
telah berlaku pada tanggal pelaporan. the reporting date. Changes in the carrying
Perubahan nilai tercatat aset dan liabilitas pajak amount of deferred tax assets and liabilities due
tangguhan yang disebabkan oleh perubahan to a change in tax rates are charged to current
tarif pajak dibebankan pada usaha tahun year operations, except to the extent that they
berjalan, kecuali untuk transaksi-transaksi yang relate to items previously charged or credited to
sebelumnya telah langsung dibebankan atau equity.
dikreditkan ke ekuitas.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan Deferred tax assets and liabilities are offset in
secara saling hapus dalam laporan posisi the statement of financial position, except if they
keuangan, kecuali aset dan liabilitas pajak are for different legal entities, consistent with the
tangguhan untuk entitas yang berbeda, sesuai presentation of current tax assets and liabilities.
dengan penyajian aset dan liabilitas pajak kini.
n. Imbalan kerja n. Employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek Short-term employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat Short-term employee benefits are recognized
terutang kepada karyawan berdasarkan metode when it is payable to the employees based on
akrual. accrual method.
Imbalan kerja jangka panjang dan imbalan Long-term employee benefits and post-
pasca-kerja employment benefits
Imbalan kerja jangka panjang dan imbalan Long-term employee benefits and post-
pasca-kerja, seperti pensiun, uang pisah, uang employment employee benefits, such as
penghargaan, dan imbalan lainnya, ditentukan pensions, severance pay, service pay, and other
sesuai dengan Peraturan Perseroan dan benefits are provided in accordance with the
Undang-Undang Ketenagakerjaan yang berlaku. Company’s Regulations and applicable Labor
Law.
Perseroan mencatat penyisihan manfaat untuk The Company made provisions in order to meet
memenuhi imbalan minimum yang harus dibayar the minimum benefits required to be paid to the
kepada karyawan-karyawan sesuai dengan qualified employees under Company’s
peraturan perusahaan dan Peraturan regulation and Government Regulation No. 35 of
Pemerintah No. 35 tahun 2021 dan Undang- 2021 and Law No. 13 of 2003 for the year ended
undang No. 13 tahun 2003 masing-masing untuk on 31 December 2024 and 2023, respectively.
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2024 dan 2023.
34
Page 369
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
n. Imbalan kerja (lanjutan) n. Employee benefits (continued)
Imbalan kerja jangka panjang dan imbalan Long-term employee benefits and post-
pasca-kerja (lanjutan) employment benefits (continued)
Karena Undang-Undang Ketenagakerjaan Since Labor Law sets the formula for determining
menentukan rumus tertentu untuk menghitung the minimum amount of benefits, in substance
jumlah minimal imbalan pensiun, pada dasarnya, pension plans under the Labor Law represent
program pensiun berdasarkan Undang-Undang defined benefit plans. A defined benefit plan is a
Ketenagakerjaan adalah program imbalan pasti. pension plan that defines an amount of pension
Program pensiun imbalan pasti adalah program benefit to be provided, usually as a function of
pensiun yang menentukan jumlah imbalan one or more factors such as age, years of service
pensiun yang akan diberikan, biasanya or compensation.
berdasarkan pada satu faktor atau lebih seperti
usia, masa kerja atau kompensasi.
Liabilitas program pensiun imbalan pasti yang The liability recognized in the statement of
diakui di laporan posisi keuangan adalah nilai financial position in respect of defined benefit
kini liabilitas imbalan pasti pada tanggal laporan pension plans is the present value of the defined
posisi keuangan, serta disesuaikan dengan benefit obligation at the date of statement of
keuntungan atau kerugian aktuarial dan biaya financial position, together with adjustments for
jasa lalu yang belum diakui. Nilai kini liabilitas unrecognized actuarial gains or losses and past
imbalan pasti dihitung setiap tahun oleh aktuaris service cost. The present value of defined
independen menggunakan metode projected benefit obligation is calculated annually by an
unit credit. independent actuary using the projected unit
credit method.
Nilai kini liabilitas imbalan pasti ditentukan The present value of the defined benefit
dengan mendiskontokan estimasi arus kas obligation is determined by discounting the
keluar masa depan dengan menggunakan estimated future cash outflows using yields on
tingkat obligasi pemerintah jangka panjang Indonesian Government bonds that are
dalam mata uang yang sama dengan mata uang denominated in the currency in which the
imbalan yang akan dibayarkan dan waktu jatuh benefits will be paid, and that have terms to
tempo yang kurang lebih sama dengan waktu maturity approximating the terms of the related
jatuh tempo imbalan yang bersangkutan. pension liability.
Seluruh biaya jasa lalu diakui pada saat yang All past service costs are recognized at the
lebih dulu antara ketika amandemen/kurtailmen earlier of when the amendment/curtailment
terjadi atau ketika biaya restrukturisasi atau occurs and when the related restructuring or
pemutusan hubungan kerja diakui. termination costs are recognized.
Bunga neto atas imbalan pasti neto merupakan Net interest on the net defined benefit liabilities
komponen pendapatan bunga dari aset program, is the interest income component of plan
biaya bunga atas liabilitas imbalan pasti dan assets, interest expense of defined benefit
bunga atas dampak batas atas dari aset. obligation and interest on the effect of asset
ceiling.
Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti neto Remeasurements of the net defined benefit
terdiri atas: obligation consists of:
- keuntungan dan kerugian aktuarial - actuarial gains and losses
- imbal hasil atas aset program, tidak termasuk - return on plan assets, excluding amount
jumlah yang dimasukkan dalam bunga neto included in net interest on the net defined
atas liabilitas imbalan pasti neto benefit obligation
- setiap perubahan dampak batas atas aset, - any change in effect of the asset ceiling,
tidak termasuk jumlah yang dimasukkan excluding amount included in net interest on
dalam bunga neto atas liabilitas imbalan pasti the net defined benefit obligation.
neto.
35
Page 370
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
n. Imbalan kerja (lanjutan) n. Employee benefits (continued)
Pesangon pemutusan hubungan kerja Termination benefits
Pesangon pemutusan hubungan kerja terutang Termination benefits are payable whenever an
ketika karyawan dihentikan kontrak kerjanya employee’s employment is terminated before
sebelum usia pensiun normal. Perseroan the normal retirement date. The Company
mengakui pesangon pemutusan hubungan kerja recognizes termination benefits when it is
ketika Perseroan menunjukkan komitmennya demonstrably committed to terminate the
untuk memutuskan hubungan kerja dengan employment of current employees according to
karyawan berdasarkan suatu rencana formal a detailed formal plan and the possibility to
terperinci yang kecil kemungkinannya untuk withdraw the plan is low. Benefits falling due
dibatalkan. Pesangon yang akan dibayarkan more than 12 months after statement of
dalam waktu lebih dari 12 bulan setelah tanggal financial position date are discounted to reflect
laporan posisi keuangan didiskontokan untuk its present value.
mencerminkan nilai kini.
o. Saham o. Share capital
Saham biasa diklasifikasikan sebagai ekuitas. Ordinary shares are classified as equity.
p. Dividen p. Dividends
Pembagian dividen final diakui sebagai liabilitas Final dividend distributions are recognized as
dalam laporan keuangan pada tanggal dividen a liability in the financial statements at the date
tersebut disetujui Rapat Umum Pemegang when the dividends are approved in the
Saham Perseroan. Company’s General Meeting of Shareholders.
q. Laba per saham q. Earnings per share
Laba per saham dihitung dengan membagi laba Earnings per share is calculated by dividing
tahun berjalan dengan jumlah rata-rata income for the year by the weighted average
tertimbang saham biasa yang beredar pada number of ordinary shares outstanding during
tahun yang bersangkutan. the year.
r. Surat berharga yang diterbitkan r. Securities issued
Surat berharga yang diterbitkan meliputi Securities issued consist of Medium-Term
Medium-Term Notes dan utang obligasi. Surat Notes and bonds payable. Securities issued
berharga yang diterbitkan diklasifikasikan are classified as financial liabilities at
sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan amortized cost. Incremental costs directly
biaya perolehan diamortisasi. Biaya tambahan attributable to the issuance of securities are
yang dapat diatribusikan secara langsung deducted from the amount of securities issued
dengan penerbitan surat berharga dikurangkan and amortized over the period of the securities
dari jumlah surat berharga yang diterbitkan dan issued using the effective interest rate method.
diamortisasi selama jangka waktu surat berharga Refer to Note 2c for the accounting policy of
yang diterbitkan tersebut dengan menggunakan financial liabilities at amortized cost.
metode suku bunga efektif. Lihat Catatan 2c
untuk kebijakan akuntansi atas liabilitas
keuangan yang diukur dengan biaya perolehan
diamortisasi.
36
Page 371
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
s. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi s. Transactions with related parties
Perseroan mempunyai transaksi dengan pihak The Company has transactions with related
berelasi. Definisi pihak berelasi yang dipakai parties. The definition of related parties used is
adalah sebagai berikut: as follows:
Suatu pihak dianggap berelasi dengan The Company considers the following as its
Perseroan jika: related parties:
a. orang atau anggota keluarga dekatnya a. a person or a close member of that
mempunyai relasi dengan entitas pelapor person’s family is related to a reporting
jika orang tersebut: entity if that person:
(i) memiliki pengendalian atau (i) has control or joint control of the
pengendalian bersama atas entitas reporting entity;
pelapor;
(ii) memiliki pengaruh signifikan atas (ii) has significant influence over the
entitas pelapor; atau reporting entity; or
(iii) merupakan personil manajemen kunci (iii) is a member of the key management
entitas pelapor atau entitas induk dari personnel of the reporting entity or of
entitas pelapor. a parent of the reporting entity.
b. suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor b. an entity is related to a reporting entity if
jika memenuhi salah satu hal berikut: any of the following conditions applies:
(i) entitas dan entitas pelapor adalah (i) the entity and the reporting entity are
anggota dari kelompok usaha yang members of the same group (which
sama (artinya entitas induk, entitas means that each parent, subsidiary
anak, dan entitas anak berikutnya and fellow subsidiary is related to the
saling berelasi dengan entitas lainnya). others).
(ii) satu entitas adalah entitas asosiasi atau (ii) one entity is an associate or joint
ventura bersama dari entitas lain (atau venture of the other entity (or an
entitas asosiasi atau ventura bersama associate or joint venture of a
yang merupakan anggota suatu member of a group of which the other
kelompok usaha, yang mana entitas entity is a member).
lain tersebut adalah anggotanya).
(iii) kedua entitas tersebut adalah ventura (iii) both entities are joint ventures of the
bersama dari pihak ketiga yang sama. same third party.
(iv) satu entitas adalah ventura bersama (iv) one entity is a joint venture of a third
dari entitas ketiga dan entitas yang lain entity and the other entity is an
adalah entitas asosiasi dari entitas associate of the third entity.
ketiga.
(v) entitas tersebut adalah suatu program (v) the entity is a post-employment
imbalan pascakerja untuk imbalan kerja benefit plan for the benefit of
dari salah satu entitas pelapor atau employees of either the reporting
entitas yang terkait dengan entitas entity or an entity related to the
pelapor. Jika entitas pelapor adalah reporting entity. If the reporting entity
entitas yang menyelenggarakan is itself such a plan, the sponsoring
program tersebut, maka entitas sponsor employers are also related to the
juga berelasi dengan entitas pelapor. reporting entity.
(vi) entitas yang dikendalikan atau (vi) the entity is controlled or jointly
dikendalikan bersama oleh orang yang controlled by a person identified in
diidentifikasi dalam huruf (a). (a).
(vii) orang yang diidentifikasi dalam huruf (vii) a person identified in (a)(i) has
(a)(i) memiliki pengaruh signifikan atas significant influence over the entity or
entitas atau merupakan personil is a member of the key management
manajemen kunci entitas (atau entitas personnel of the entity (or of a parent
induk dari entitas). of the entity).
Seluruh transaksi material dengan pihak-pihak All material transactions with related parties
berelasi telah diungkapkan di catatan atas are disclosed in the notes to the financial
laporan keuangan. statements.
37
Page 372
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
t. Instrumen keuangan derivatif t. Derivative financial instruments
Instrumen derivatif diakui pertama-tama pada Derivative instruments are initially recognized
nilai wajar pada saat kontrak tersebut dilakukan, at fair value on the date the contracts are
dan selanjutnya diukur pada nilai wajarnya. entered into and are subsequently re-
Derivatif dicatat sebagai aset apabila memiliki measured at their fair values. Derivatives are
nilai wajar positif dan sebagai liabilitas apabila carried as assets when the fair value is positive
memiliki nilai wajar negatif. and as liabilities when the fair value is
negative.
Metode pengakuan keuntungan atau kerugian The method of recognizing the fair value gain
dari perubahan nilai wajar tergantung pada or loss depends on whether the derivative is
apakah derivatif tersebut adalah instrumen designated as a hedging instrument and, if so,
lindung nilai, dan sifat dari unsur yang dilindungi the nature of the item being hedged.
nilainya.
Perseroan menggunakan instrumen keuangan The Company uses derivative instruments,
derivatif, pertukaran (swap) mata uang asing dan cross currency and interest rate swaps as part
tingkat suku bunga, sebagai bagian dari aktivitas of its management activities to manage risks of
manajemen untuk melindungi dampak risiko foreign currency and interest rate on the
mata uang asing dan tingkat suku bunga atas Company’s bank loan. The Company applies
pinjaman Perseroan. Perseroan menerapkan cash flow hedge accounting when transactions
akuntansi lindung nilai arus kas pada saat meet the specified criteria for hedge
transaksi tersebut memenuhi kriteria perlakuan accounting treatment.
akuntansi lindung nilai.
Pada saat terjadinya transaksi, Perseroan The Company documents, at the inception of
membuat dokumentasi mengenai hubungan the transaction, the relationship between
antara instrumen lindung nilai dan unsur yang hedging instruments and hedged items, as well
dilindungi nilainya, juga tujuan manajemen risiko as its risk management objective and strategy
dan strategi yang diterapkan dalam melakukan for undertaking hedge transactions. This
transaksi lindung nilai. Proses dokumentasi ini process includes linking all derivatives
menghubungkan derivatif yang ditujukan designated as hedges to specific assets and
sebagai lindung nilai dengan aset dan liabilitas liabilities or to specific firm commitments or
tertentu atau dengan komitmen penuh tertentu forecast transactions.
atau transaksi yang diperkirakan.
Pada saat terjadinya transaksi lindung nilai dan The Company also documents its assessment,
pada periode berikutnya, Perseroan juga both at the hedge inception and on an ongoing
membuat dokumentasi atas penilaian apakah basis, as to whether the derivatives that are
derivatif yang digunakan sebagai transaksi used in hedging transactions are highly
lindung nilai memiliki efektivitas yang tinggi effective in offsetting changes in fair values or
dalam menandingi (offsetting) perubahan nilai cash flows of hedged items.
wajar atau arus kas dari unsur yang dilindungi
nilainya.
38
Page 373
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
t. Instrumen keuangan derivatif (lanjutan) t. Derivative financial instruments
(continued)
Hubungan lindung nilai memenuhi syarat untuk A hedging relationship qualifies for hedge
akuntansi lindung nilai jika memenuhi semua accounting if it meets all of the following
persyaratan efektivitas berikut: effectiveness requirements:
Ada 'hubungan ekonomik' antara item There is ‘an economic relationship’
lindung nilai dan instrumen lindung nilai. between the hedged item and the hedging
instrument.
Pengaruh risiko kredit tidak 'mendominasi The effect of credit risk does not ‘dominate
perubahan nilai' yang dihasilkan dari the value changes’ that result from that
hubungan ekonomik tersebut. economic relationship.
Rasio lindung nilai dari hubungan lindung The hedge ratio of the hedging
nilai adalah rasio yang sama yang relationship is the same as that resulting
dihasilkan dari kuantitas item lindung nilaian from the quantity of the hedged item that
yang aktual digunakan oleh Perseroan
the Company actually hedges and the
melindungi nilai sejumlah kuantitas
instrumen lindung nilaian yang secara quantity of the hedging instrument that the
aktual digunakan oleh Perseroan untuk Company actually uses to hedge that
melindungi sejumlah kuantitas item lindung quantity of hedged item.
nilaian.
Bagian yang efektif atas perubahan nilai wajar The effective portion of changes in the fair
derivatif yang ditujukan dan memenuhi kualifikasi value of derivatives that are designated and
sebagai lindung nilai arus kas, diakui sebagai qualified as cash flow hedges are recognized
“penghasilan komprehensif lain” pada bagian in “other comprehensive income” and reported
ekuitas. Keuntungan atau kerugian atas bagian to equity. The gain or loss relating to the
yang tidak efektif diakui langsung sebagai laba ineffective portion is recognized immediately in
atau rugi. Jumlah akumulasi keuntungan atau profit or loss. Amounts accumulated in equity
kerugian dalam ekuitas dibebankan sebagai laba are recycled to profit or loss in the periods in
atau rugi komprehensif ketika unsur yang which the hedged item will affect net profit.
dilindungi nilainya mempengaruhi laba neto.
Ketika instrumen lindung nilai kadaluwarsa atau When the hedging instrument expires or is
dijual, dihentikan, dilaksanakan, atau tidak lagi sold, terminated, exercised or no longer
memenuhi kriteria akuntansi lindung nilai, qualifies for hedge accounting, the cumulative
keuntungan atau kerugian kumulatif yang amount deferred in equity remains in the “other
ditangguhkan di ekuitas tetap diakui pada comprehensive income” and is subsequently
“penghasilan komprehensif lain” dan transferred to profit or loss when the hedged
direklasifikasi ke laba rugi ketika item yang item is recognized in the statement of profit or
dilindungi nilai diakui dalam laporan laba rugi dan loss and other comprehensive income.
penghasilan komprehensif lain.
u. Pengakuan pendapatan dan beban u. Income and expense recognition
Pendapatan dari pembiayaan konsumen, sewa Income from consumer financing, finance
pembiayaan, anjak piutang, komisi asuransi, lease, factoring, insurance commission,
biaya jasa perantara asuransi, dan pendapatan insurance brokerage fee, and administration
administrasi dari pembiayaan bersama serta income from joint financing and expense for all
beban bunga untuk semua instrumen keuangan interest bearing financial instruments are
dengan interest bearing diakui sesuai dengan recognized over the term of the respective
jangka waktu kontrak berdasarkan metode suku contracts using the effective interest rate
bunga efektif. method.
39
Page 374
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
u. Pengakuan pendapatan dan beban (lanjutan) u. Income and expense recognition
(continued)
Metode suku bunga efektif adalah metode yang The effective interest method is a method of
digunakan untuk menghitung biaya perolehan calculating the amortized cost of a financial
diamortisasi dari aset keuangan atau liabilitas asset or a financial liability and of allocating the
keuangan dan metode untuk mengalokasikan interest income or interest expense over the
pendapatan bunga atau beban bunga selama relevant period. The effective interest rate is
periode yang relevan. Suku bunga efektif adalah the rate that exactly discounts estimated future
suku bunga yang secara tepat mendiskontokan cash payments or receipts through the
estimasi pembayaran atau penerimaan kas di expected life of the financial instrument or,
masa datang selama perkiraan umur dari when appropriate, a shorter period to the net
instrumen keuangan, atau jika lebih tepat, carrying amount of the financial asset or
digunakan periode yang lebih singkat untuk financial liability.
memperoleh nilai tercatat bersih dari aset
keuangan atau liabilitas keuangan.
Pada saat menghitung suku bunga efektif, When calculating the effective interest rate, the
Perseroan mengestimasi arus kas dengan Company estimates cash flows considering all
mempertimbangkan seluruh persyaratan contractual terms of the financial instruments
kontraktual dalam instrumen keuangan tersebut, but does not consider future credit losses.
namun tidak mempertimbangkan kerugian kredit These calculations include transaction costs
di masa datang. Perhitungan ini mencakup biaya and administration income.
transaksi dan pendapatan administrasi.
Pendapatan bunga bank dan denda The bank’s interest income and late payment
keterlambatan pembayaran diakui pada saat penalties are recognized upon receipt. Interest
terjadinya. Pendapatan bunga bank disajikan income is presented on a gross basis in the
secara bruto pada laporan laba rugi dan statement of profit or loss and other
penghasilan komprehensif lain. comprehensive income.
Pendapatan dan beban lain diakui pada saat Other Income and expense are recognized as
terjadinya, menggunakan dasar akrual. incurred on an accrual basis.
v. Segmen Operasi v. Operating Segment
Segmen operasi adalah suatu komponen dari An operating segment is a component of an
entitas: entity:
i. yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang i. that engages with business activities to
memperoleh pendapatan dan menimbulkan generate income and expenses (including
beban (termasuk pendapatan dan beban income and expenses relating to the
yang terkait dengan transaksi dengan transactions with other components with the
komponen lain dari entitas yang sama); same entity);
ii. yang hasil operasinya dikaji ulang secara ii. whose operating results are observed
berkala oleh kepala operasional untuk regularly by the chief decision maker to
pembuatan keputusan tentang sumber daya make decisions regarding the allocation of
yang dialokasikan pada segmen tersebut dan resources and to evaluate the works; and,
menilai kinerjanya; dan,
iii. yang tersedia informasi keuangan yang dapat iii. for which separate financial information is
dipisahkan. available.
Perseroan menyajikan segmen operasi The Company presents operating segments
berdasarkan informasi yang disiapkan secara based on the information that is internally
internal untuk pengambil keputusan operasional. provided to the chief operating decision maker.
Pengambil keputusan operasional Perseroan The Company’s chief operating decision
adalah Direksi. makers are the Directors.
40
Page 375
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
v. Segmen Operasi (lanjutan) v. Operating Segment (continued)
Segmen operasi Perseroan disajikan The Company discloses the operating
berdasarkan segmen usaha yang terdiri dari segment and presents based on business
Fleet dan ritel (lihat Catatan 30). segment which consists of Fleet and Retail
(refer to Note 30).
w. Perubahan kebijakan akuntansi dan w. Changes in accounting policies and
pengungkapan disclosures
Perseroan telah menerapkan standar akuntansi The Company adopted the following
berikut pada tanggal 1 Januari 2024 yang accounting standards, which are considered
dianggap relevan: relevant, starting on 1 January 2024:
Pilar Standar Akuntansi Keuangan Financial Accounting Standards Pillars
Standar ini memberikan persyaratan dan These standards provides requirements and
pedoman bagi entitas untuk menerapkan standar guidelines for entities to apply the correct
akuntansi keuangan yang benar dalam financial accounting standards in preparing
menyusun laporan keuangan bertujuan umum. general purpose financial statements. There
Akan ada 4 (empat) standar akuntansi keuangan will be 4 (four) financial accounting standards
yang saat ini diterapkan di Indonesia, yaitu: that are currently applied in Indonesia, namely:
1. Pilar 1 Standar Akuntansi Keuangan 1. Pillar 1 International Financial Accounting
Internasional, Standards,
2. Pilar 2 Standar Akuntansi Keuangan 2. Pillar 2 Indonesian Financial Accounting
Indonesia (PSAK), Standards (PSAK),
3. Pilar 3 Standar Akuntansi Keuangan 3. Pillar 3 Indonesian Financial Accounting
Indonesia untuk Entitas Swasta/Standar Standards for Private Entities/Indonesian
Akuntansi Keuangan Indonesia untuk Financial Accounting Standards for
Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik, dan Entities without Public Accountability, and
4. Pilar 4 Standar Akuntansi Keuangan 4. Pillar 4 Indonesian Financial Accounting
Indonesia untuk Entitas Mikro Kecil dan Standards for Micro Small and Medium
Menengah. Entities.
Standar Akuntansi Keuangan Internasional International Financial Accounting Standard
Standar ini merupakan adopsi penuh dari This standard is a full-adoption of International
International Financial Reporting Standards Financial Reporting Standards (“IFRS”) which
(“IFRS”) yang diterjemahkan kata demi kata dan is translated in a word-for-word basis and there
tidak ada modifikasi dari Standar IFRS, termasuk is no modifications from IFRS Standards,
tanggal efektifnya. Entitas yang memenuhi including the effective date. Entities that meet
persyaratan dapat menerapkan standar ini, sejak the requirements can apply this standard, from
tanggal efektif. the effective date.
Nomenklatur Standar Akuntansi Keuangan Financial Accounting Standards Nomenclature
Standar ini ini mengatur penomoran baru untuk This standard regulates the new numbering for
standar akuntansi keuangan yang berlaku di financial accounting standards applicable in
Indonesia yang diterbitkan oleh DSAK IAI. Indonesia issued by DSAK IAI.
41
Page 376
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
(lanjutan) INFORMATION (continued)
w. Perubahan kebijakan akuntansi dan w. Changes in accounting policies and
pengungkapan (lanjutan) disclosures (continued)
Amandemen PSAK 116: Liabilitas Sewa dalam Amendment of PSAK 116: Lease liability in a
Jual Beli dan Sewa-balik Sale and Leaseback
Amandemen PSAK 116 Sewa menetapkan The amendment to PSAK 116 Leases specifies
persyaratan yang digunakan penjual-penyewa the requirements that a seller-lessee uses in
dalam mengukur kewajiban sewa yang timbul measuring the lease liability arising in a sale and
dalam transaksi jual beli dan sewa-balik, untuk leaseback transaction, to ensure the seller-
memastikan penjual-penyewa tidak mengakui lessee does not recognise any amount of the
jumlah setiap keuntungan atau kerugian yang gain or loss that relates to the right of use it
terkait dengan hak guna yang dipertahankan. retains. The amendment applies retrospectively
Amandemen berlaku secara retrospektif untuk to annual reporting periods beginning on or after
periode pelaporan tahunan yang dimulai pada 1 January 2024. Earlier application is permitted.
atau setelah 1 Januari 2024. Penerapan dini
diperkenankan.
Amandemen PSAK 207 dan PSAK 107: Amendment of PSAK 207 and PSAK 107:
Pengaturan Pembiayaan Pemasok Supplier Finance Arrangements
Amandemen PSAK 2 dan PSAK 60 The amendments to PSAK 2 and PSAK 60
mengklarifikasi karakteristik pengaturan clarify the characteristics of supplier finance
pembiayaan pemasok dan mensyaratkan arrangements and require additional disclosure
pengungkapan tambahan atas pengaturan of such arrangements. The disclosure
pembiayaan pemasok tersebut. Persyaratan requirements in the amendments are intended
pengungkapan dalam amandemen ini to assist users of financial statements in
dimaksudkan untuk membantu pengguna understanding the effects of supplier finance
laporan keuangan dalam memahami dampak arrangements on an entity’s liabilities, cash
pengaturan pembiayaan pemasok terhadap flows and exposure to liquidity risk.
liabilitas, arus kas, dan eksposur terhadap risiko
likuiditas suatu entitas.
Amandemen ini akan berlaku efektif untuk The amendments will be effective for annual
periode pelaporan tahunan yang dimulai pada reporting periods beginning on or after
atau setelah 1 Januari 2024. Penerapan dini 1 January 2024. Early adoption is permitted, but
diperkenankan, namun perlu diungkapkan. will need to be disclosed.
Perseroan telah menganalisa penerapan The Company has assessed that the adoption of
standar akuntansi di atas dan tidak memiliki the above mentioned accounting standards
pengaruh yang signifikan terhadap laporan does not have significant impact to the financial
keuangan. statements.
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI 3. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGEMENTS,
AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN ESTIMATES AND ASSUMPTIONS
Penyusunan laporan keuangan Perseroan The preparation of the Company’s financial
mengharuskan manajemen untuk membuat statements requires management to make
pertimbangan, estimasi dan asumsi yang judgments, estimates and assumptions that affect
mempengaruhi jumlah yang dilaporkan atas the reported amounts of revenues, expenses,
pendapatan, beban, aset dan liabilitas dan assets and liabilities, and the disclosure of
pengungkapan atas liabilitas kontinjensi, pada akhir contingent liabilities, at the end of the reporting
periode pelaporan. period.
Ketidakpastian mengenai asumsi dan estimasi Uncertainty about these assumptions and
tersebut dapat mengakibatkan penyesuaian material estimates could result in outcomes that require a
terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas dalam material adjustment to the carrying amount of the
periode pelaporan berikutnya. asset and liability affected in future periods.
42
Page 377
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI 3. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGEMENTS,
AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) ESTIMATES AND ASSUMPTIONS (continued)
Pertimbangan Judgements
Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen The following judgements are made by
dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi management in the process of applying the
Perseroan yang memiliki pengaruh paling signifikan Company’s accounting policies that have the most
atas jumlah yang diakui dalam laporan keuangan: significant effects on the amounts recognized in the
financial statements:
Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan Classification of financial assets and financial
liabilities
Aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui sesuai Financial assets and financial liabilities are
dengan kebijakan akuntansi seperti yang accounted for in accordance with the accounting
diungkapkan pada Catatan 2c. policies as disclosed in Note 2c.
Usaha yang berkelanjutan Going Concern
Manajemen Perseroan telah melakukan penilaian The Company’s management has made an
atas kemampuan Perseroan untuk melanjutkan assessment of the Company’s ability to continue as
kelangsungan usahanya dan berkeyakinan bahwa a going concern and is satisfied that the Company
Perseroan memiliki sumber daya untuk melanjutkan has the resources to continue its business for the
usahanya di masa mendatang. Selain itu, foreseeable future. Furthermore, the management
manajemen tidak mengetahui adanya ketidakpastian is not aware of any material uncertainties that may
material yang dapat menimbulkan keraguan yang cast significant doubt upon the Company’s ability to
signifikan terhadap kemampuan Perseroan untuk continue as a going concern. Therefore, the
melanjutkan kelangsungan usahanya. Oleh karena financial statements continue to be prepared on the
itu, laporan keuangan telah disusun atas dasar usaha going concern basis.
yang berkelanjutan.
Estimasi dan Asumsi Estimates and Assumptions
a. Cadangan kerugian penurunan nilai a. Allowance for impairment losses
PSAK 109 mensyaratkan penyertaan informasi SFAS 109 requires inclusion of information
tentang kejadian masa lalu, kondisi saat ini dan about past events, current conditions and
perkiraan kondisi ekonomi masa depan. forecasts of future economic conditions. The
Perkiraan perubahan dalam kerugian kredit yang estimates of changes in expected credit losses
diharapkan harus mencerminkan, dan secara should reflect, and be directionally consistent
langsung konsisten dengan, perubahan dalam with, changes in related observable data from
data terkait yang diobservasi dari periode ke period to period. The calculation of collective
periode. Perhitungan kerugian kredit expected credit losses of financial assets
ekspektasian secara kolektif atas aset keuangan requires estimation of forward looking
membutuhkan estimasi forward looking dari Probability of Default (PD), Loss Given Default
Probability of Default (PD), Loss Given Default (LGD) and Exposure at Default (EAD) (refer to
(LGD) dan Exposure at Default (EAD) (lihat Note 2c).
Catatan 2c).
b. Imbalan kerja b. Post-employment benefits
Perhitungan aktuaria menggunakan asumsi- The actuarial valuation involves making
asumsi seperti tingkat diskonto, tingkat assumptions about discount rate, expected
pengembalian investasi, tingkat kenaikan gaji, rate of return, on investments, future salary
tingkat kematian, tingkat pengunduran diri dan increases, mortality rate, resignation rate and
lain-lain. Perubahan asumsi ini akan others. Any changes in these assumptions will
mempengaruhi jumlah tercatat liabilitas imbalan impact the carrying amount of employee
kerja (lihat Catatan 2n). benefits obligations (refer to Note 2n).
43
Page 378
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI 3. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGEMENTS,
AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) ESTIMATES AND ASSUMPTIONS (continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)
c. Penyusutan dan estimasi umur manfaat aset c. Depreciation and estimated useful lives of
tetap fixed assets
Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan The costs of fixed assets are depreciated on a
menggunakan metode garis lurus berdasarkan straight-line method over their estimated useful
estimasi masa manfaat ekonomisnya. lives. Management properly estimates the
Manajemen mengestimasi masa manfaat useful lives of these fixed assets as disclosed
ekonomis aset tetap seperti diungkapkan pada in Note 2l. These are common life
Catatan 2l. Ini adalah umur yang secara umum expectancies applied in the industries where
diharapkan dalam industri dimana Perseroan the Company conducts its businesses.
menjalankan bisnisnya. Perubahan tingkat Changes in the expected level of usage and
pemakaian dan perkembangan teknologi dapat technological development could impact the
mempengaruhi masa manfaat ekonomis dan economic useful lives and the residual values
nilai sisa aset, dan karenanya biaya penyusutan of these assets, and therefore future
masa depan mungkin direvisi. depreciation charges could be revised.
d. Pajak penghasilan d. Income tax
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam Significant judgment is involved in determining
menentukan provisi atas pajak penghasilan provision for corporate income tax. There are
badan. Terdapat transaksi dan perhitungan certain transaction and computation for which
tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah the ultimate tax determination is uncertain
tidak pasti sepanjang kegiatan usaha normal. during the ordinary course of business. The
Perseroan mengakui liabilitas atas pajak Company recognizes liabilities for expected
penghasilan badan berdasarkan estimasi corporate income tax issues based on
apakah terdapat tambahan pajak penghasilan estimates of whether additional corporate
badan. income tax will be due.
e. Pajak tangguhan e. Deferred tax assets
Aset pajak tangguhan diakui atas jumlah pajak Deferred tax assets are recognized for the
penghasilan terpulihkan (recoverable) pada future recoverable taxable income arising from
periode mendatang sebagai akibat perbedaan temporary difference.
temporer yang boleh dikurangkan.
Justifikasi manajemen diperlukan untuk Management judgment is required to
menentukan jumlah aset pajak tangguhan yang determine the amount of deferred tax assets
dapat diakui, sesuai dengan waktu yang tepat that can be recognized, based upon the likely
dan tingkat laba fiskal di masa mendatang timing or level of future taxable profits together
sejalan dengan strategi rencana perpajakan ke with future strategic planning (Note 2m).
depan (Catatan 2m).
f. Nilai wajar instrumen keuangan f. Fair values of financial instruments
Dalam menentukan nilai wajar aset keuangan In determining the fair value for financial assets
dan liabilitas yang tidak mempunyai harga pasar, and financial liabilities for which there is no
Perseroan menggunakan teknik penilaian observable market price, the Company uses
seperti yang dijelaskan dalam Catatan 2c. Untuk the valuation techniques as described in
instrumen keuangan yang jarang Note 2c. For financial instruments that are
diperdagangkan dan memiliki informasi harga traded infrequently and a lack of price
yang terbatas, nilai wajar menjadi kurang objektif transparency, fair value is less objective and
dan membutuhkan berbagai tingkat penilaian requires varying degrees of judgement
tergantung pada likuiditas, konsentrasi, faktor depending on liquidity, concentration,
ketidakpastian pasar, asumsi harga dan risiko uncertainty of market factors, pricing
lainnya. assumptions and other risks affecting the
specific instrument.
44
Page 379
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI 3. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGEMENTS,
AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN ESTIMATES AND ASSUMPTIONS
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)
f. Nilai wajar instrumen keuangan (lanjutan) f. Fair values of financial instruments
(continued)
Masukan (input) untuk model ini berasal dari The input for this model comes from
data pasar yang bisa diamati. Bila data pasar observable market data. When observable
yang bisa diamati tersebut tidak tersedia, market data is not available, management
manajemen mempertimbangkan masukan dan considers necessary inputs and assumptions
asumsi diperlukan untuk menentukan nilai wajar. to determine the fair value. The above
Pertimbangan tersebut mencakup feedback considerations include liquidity and volatility
model atas likuiditas volatilitas untuk transaksi feedback model for derivative transactions and
derivatif dan tingkat diskonto yang berjangka long term discount rate, the level of early
waktu panjang, tingkat pelunasan dipercepat dan payment and the level of default assumption.
asumsi tingkat gagal bayar.
g. Penetapan masa sewa untuk kontrak sewa g. Determination of the lease term for lease
dengan opsi pembaruan dan penghentian contracts with renewal and termination
(Perseroan sebagai penyewa) options (The Company as a lessee)
Perseroan menentukan masa sewa sebagai The Company determines the lease term as
periode sewa yang tidak dapat dibatalkan, serta the noncancellable term of the lease, together
periode yang dicakup oleh opsi untuk with any periods covered by an option to
memperpanjang sewa, jika penyewa cukup pasti extend the lease if it is reasonably certain to be
untuk mengeksekusi opsi tersebut, dan periode exercised, or any periods covered by an option
yang dicakup oleh opsi untuk menghentikan to terminate the lease, if it is reasonably certain
sewa, jika penyewa cukup pasti untuk tidak not to be exercised.
mengeksekusi opsi tersebut.
Perseroan memiliki beberapa kontrak sewa The Company has several lease contracts that
dengan opsi perpanjangan dan opsi include extension and termination options. The
penghentian. Perseroan menerapkan Company applies judgement in evaluating
pertimbangan dalam mengevaluasi apakah whether it is reasonably certain whether or not
penyewa cukup pasti untuk mengeksekusi opsi to exercise the option to renew or terminate the
pembaruan atau penghentian sewa tersebut. lease. That is, it considers all relevant factors
Perseroan mempertimbangkan semua faktor- that create an economic incentive for it to
faktor relevan yang menciptakan insentif exercise either the renewal or termination.
ekonomi jika Perseroan mengeksekusi opsi After the commencement date, the Company
pembaruan atau penghentian tersebut. Setelah reassesses the lease term if there is a
dimulainya masa sewa, Perseroan menilai significant event or change in circumstances
kembali masa sewa jika terdapat peristiwa atau that is within its control that affects its ability to
perubahan signifikan pada lingkungan dalam exercise or not to exercise the option to renew
kendalinya yang mempengaruhi kemampuan or to terminate (e.g., construction of significant
Perseroan untuk mengeksekusi atau tidak leasehold improvements or significant
mengeksekusi opsi pembaruan atau customisation of the leased asset).
penghentian sewa (misalnya, konstruksi dari
pengembangan prasarana yang signifikan atau
penyesuaian signifikan dari aset sewa).
45
Page 380
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
4. KAS DAN SETARA KAS 4. CASH AND CASH EQUIVALENTS
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Kas 7.999 18.194 Cash on hand
Kas pada bank Cash in banks
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
PT Bank Central Asia Tbk 806 1.138 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Permata Tbk 56 56 PT Bank Permata Tbk
PT Bank Pan Indonesia Tbk 30 22 PT Bank Pan Indonesia Tbk
PT Bank OCBC NISP Tbk 22 31 PT Bank OCBC NISP Tbk
PT China Construction Bank PT China Construction Bank
Indonesia Tbk 19 19 Indonesia Tbk
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 18 18 PT Bank Danamon Indonesia Tbk
PT Bank DKI 18 18 PT Bank DKI
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Jawa Barat dan Banten Tbk 18 18 Jawa Barat and Banten Tbk
PT Bank SMBC Indonesia Tbk PT Bank SMBC Indonesia Tbk
(dahulu PT Bank BTPN tbk) 17 17 (formerly PT Bank BTPN tbk)
PT Bank Oke Indonesia Tbk 17 15 PT Bank Oke Indonesia Tbk
PT Bank of India Indonesia Tbk 17 5 PT Bank of India Indonesia Tbk
PT Bank Maspion Indonesia Tbk 17 2 PT Bank Maspion Indonesia Tbk
PT Bank UOB Indonesia 16 17 PT Bank UOB Indonesia
PT Bank KEB Hana Indonesia 16 16 PT Bank KEB Hana Indonesia
MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta 16 15 MUFG Bank, Ltd.,Jakarta Branch
PT Bank QNB Indonesia Tbk 16 14 PT Bank QNB Indonesia Tbk
PT Bank Mizuho Indonesia 16 14 PT Bank Mizuho Indonesia
PT Bank Maybank Indonesia Tbk 16 5 PT Bank Maybank Indonesia Tbk
PT Bank CIMB Niaga Tbk 15 16 PT Bank CIMB Niaga Tbk
PT Bank DBS Indonesia 15 - PT Bank DBS Indonesia
PT Bank ANZ Indonesia 10 10 PT Bank ANZ Indonesia
PT Bank HSBC Indonesia 9 11 PT Bank HSBC Indonesia
PT Bank CTBC Indonesia 9 18 PT Bank CTBC Indonesia
1.209 1.495
Pihak berelasi Related parties
Rupiah Rupiah
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 1.232.725 781.632 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 205 798 (Persero) Tbk
PT Bank Tabungan Negara PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk 16 15 (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri Taspen 6 6 PT Bank Mandiri Taspen
1.232.952 782.451
Deposito berjangka Time deposits
Pihak Berelasi Related Parties
Rupiah Rupiah
PT Bank Mandiri Taspen 50.000 50.000 PT Bank Mandiri Taspen
1.292.160 852.140
46
Page 381
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
4. KAS DAN SETARA KAS (lanjutan) 4. CASH AND CASH EQUIVALENTS (continued)
Jangka waktu deposito berjangka yang dimiliki oleh The period of time deposits held by the Company is
Perseroan adalah satu bulan. one month.
Tingkat suku bunga deposito berjangka dan giro The interest rates for time deposits and current
dalam mata uang Rupiah pada tanggal 31 Desember accounts as of 31 December 2024 and 2023, are as
2024 dan 2023, berkisar sebagai berikut: follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Deposito 5,50% 5,50% Time deposits
Giro 0,00% - 2,75% 0,00% - 3,00% Current accounts
Penempatan deposito pada PT Bank Mandiri Taspen Placement of time deposit at PT Bank Mandiri
sebesar Rp50.000 adalah penempatan atas dana Taspen amounting to Rp50,000 represents the
hasil usaha yang berasal dari laba neto Perseroan placement of the funds derived from the Company’s
seperti yang dipersyaratkan oleh Undang-Undang net income as required by Law No. 40 article
No. 40 pasal 70 tentang “Perseroan Terbatas” yaitu 70 concerning “Limited Liability Companies”
kewajiban Perseroan untuk melakukan pencadangan whereby the Company shall make a reserve up to a
hingga mencapai paling sedikit 20% dari modal least 20% of the issued and fully paid up capital.
ditempatkan dan disetor penuh.
Lihat Catatan 26a untuk rincian saldo dan transaksi Refer to Note 26a for details of balances and
dengan pihak berelasi. transaction with related parties.
5. PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN 5. CONSUMER FINANCING RECEIVABLES
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Piutang pembiayaan konsumen - bruto 64.807.461 56.405.366 Consumer financing receivables - gross
Dikurangi: Less:
Pembiayaan bersama - bruto: Joint financing - gross:
Rupiah Rupiah
Pihak berelasi (32.019.967) (28.507.211) Related parties
Piutang pembiayaan konsumen - bruto: Consumer financing receivables - gross:
Pembiayaan sendiri 32.787.494 27.898.155 Direct financing
Dikurangi: Less:
Pendapatan pembiayaan konsumen Unearned income
yang belum diakui on consumer financing
Rupiah Rupiah
Pihak ketiga (9.717.413) (8.824.691) Third parties
Dikurangi: Less:
Pendapatan yang belum diakui dari
pembiayaan bersama - bruto : Unearned joint financing - gross:
Rupiah Rupiah
Pihak berelasi 4.125.861 3.636.253 Related parties
Pendapatan pembiayaan Unearned income on consumer
konsumen yang belum diakui: financing:
Pembiayaan sendiri (5.591.552) (5.188.438) Direct financing
Piutang pembiayaan konsumen 27.195.942 22.709.717 Consumer finance receivables
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian penurunan nilai (476.763) (347.894) Allowance for impairment losses
Neto 26.719.179 22.361.823 Net
47
Page 382
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
5. PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN (lanjutan) 5. CONSUMER FINANCING RECEIVABLES
(continued)
Perubahan nilai tercatat piutang pembiayaan The changes in the carrying value of consumer
konsumen dengan klasifikasi diamortisasi financing receivables classified as amortized by
berdasarkan stage untuk tahun yang berakhir stage for the year ended 31 December 2024 and
31 Desember 2024 dan 2023, adalah sebagai berikut: 2023, are as follows:
31 Desember/December 2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Biaya perolehan diamortisasi Amortized cost
Saldo awal 22.178.620 353.641 177.456 22.709.717 Beginning balance
Pengalihan ke kerugian kredit ekspektasian Transfer to the 12-month expected
12 bulan (stage 1) 829.430 (728.475) (100.955) - credit loss (stage 1)
Pengalihan ke piutang yang tidak Transfer to receivables
mengalami penurunan nilai (stage 2) (2.619.261) 2.676.572 (57.311) - which are not impaired (stage 2)
Pengalihan ke piutang yang Transfer to receivables
mengalami penurunan nilai (stage 3) (409.107) (559.810) 968.917 - which are impaired (stage 3)
Total saldo awal setelah pengalihan 19.979.682 1.741.928 988.107 22.709.717 Total beginning balance after transfer
Pengukuran kembali bersih nilai tercatat (4.841.324) (23.207) (26.829) (4.891.360) Net remeasurement of carrying value
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 12.470.680 68.025 11.534 12.550.239 originated or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (2.102.516) (304.674) (8.835) (2.416.025) Derecognized financial assets
Aset keuangan yang dihapusbuku (25.065) (151.446) (580.118) (756.629) Financial assets written-off
Total penambahan (penurunan) Total addition (deduction)
tahun berjalan 5.501.775 (411.302) (604.248) 4.486.225 during the year
Saldo akhir 25.481.457 1.330.626 383.859 27.195.942 Ending balance
31 Desember/December 2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Biaya perolehan diamortisasi
Amortized cost
Saldo awal 16.281.263 258.696 134.456 16.674.415 Beginning balance
Pengalihan ke kerugian kredit ekspektasian Transfer to the 12-month expected
12 bulan (stage 1) 193.259 (179.414) (13.845) - credit loss (stage 1)
Pengalihan ke piutang yang tidak Transfer to receivables
mengalami penurunan nilai (stage 2) (1.020.750) 1.042.845 (22.095) - which are not impaired (stage 2)
Pengalihan ke piutang yang Transfer to receivables
mengalami penurunan nilai (stage 3) (205.779) (404.511) 610.290 - which are impaired (stage 3)
Total saldo awal setelah pengalihan 15.247.993 717.616 708.806 16.674.415 Total beginning balance after transfer
Pengukuran kembali bersih nilai tercatat (2.333.566) (34.702) (22.403) (2.390.671) Net remeasurement of carrying value
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 11.186.822 56.859 651.388 11.895.069 originated or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (1.910.284) (300.059) (546.989) (2.757.332) Derecognized financial assets
Aset keuangan yang dihapusbuku (12.345) (86.073) (613.346) (711.764) Financial assets written-off
Total penambahan (penurunan) Total addition (deduction)
tahun berjalan 6.930.627 (363.975) (531.350) 6.035.302 during the year
Saldo akhir 22.178.620 353.641 177.456 22.709.717 Ending balance
Seluruh kontrak pembiayaan yang disalurkan All consumer financing contracts provided by
Perseroan adalah untuk kendaraan bermotor, Company are for motor vehicles, multipurpose,
multiguna, investasi, dan modal kerja. investment, and working capital.
Jangka waktu kontrak pembiayaan yang disalurkan The period of consumer financing contracts for
oleh Perseroan atas kendaraan bermotor berkisar motor vehicles ranged between 12 - 96 months.
antara 12 - 96 bulan.
48
Page 383
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
5. PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN (lanjutan) 5. CONSUMER FINANCING RECEIVABLES
(continued)
Piutang pembiayaan konsumen - bruto sesuai Consumer financing receivables - gross based on
dengan tanggal jatuh temponya sebagai berikut: maturity date, are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Telah jatuh tempo Overdue
1 - 30 hari 1.444.482 1.200.143 1 - 30 days
31 - 60 hari 605.226 453.017 31 - 60 days
61 - 90 hari 376.851 376.890 61 - 90 days
> 90 hari 731.805 486.886 > 90 days
Belum jatuh tempo Not yet due
2024 - 19.103.105 2024
2025 22.056.373 16.392.797 2025
2026 18.625.263 10.731.796 2026
2027 12.221.779 5.613.459 2027
2028 dan seterusnya 8.745.682 2.047.273 2028 and on forward
64.807.461 56.405.366
Kisaran suku bunga yang dikenakan kepada The range of interest rates charged to customers as
konsumen pada tanggal 31 Desember 2024 dan of 31 December 2024 and 2023, are as follows:
2023, berkisar sebagai berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Mobil 4,75% - 19,20% 3,85% - 27,94% Car
Sepeda Motor 15,61% 10,04% - 15,57% Motorcycle
Multiguna 9,40% - 25,89% 15,55 - 25,73% Multipurpose
Modal Kerja 8,25% - 9,00% 8,25% - 9,00% Working Capital
Analisa umur piutang pembiayaan konsumen - bruto The aging analysis of consumer financing
adalah sebagai berikut: receivables - gross, is as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Belum jatuh tempo 61.649.097 53.888.430 Current
Lewat jatuh tempo: Overdue:
1 - 90 hari 2.426.559 2.030.050 1 - 90 days
91 - 120 hari 232.364 227.964 91 - 120 days
121 - 180 hari 239.369 250.250 121 - 180 days
> 180 hari 260.072 8.672 > 180 days
64.807.461 56.405.366
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai untuk The movements in the allowance for impairment
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 losses for years ended 31 December 2024 and
dan 2023 adalah sebagai berikut: 2023, are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Saldo awal 347.894 333.578 Beginning balance
Penyisihan untuk tahun berjalan 885.498 726.080 Provision for the year
Penghapusan piutang (756.629) (711.764) Receivables written-off
Saldo akhir 476.763 347.894 Ending balance
49
Page 384
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
5. PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN (lanjutan) 5. CONSUMER FINANCING RECEIVABLES
(continued)
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai untuk The movements in the allowance for impairment
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 losses for years ended 31 December 2024 and
dan 2023 adalah sebagai berikut: (lanjutan) 2023, are as follows: (continued)
31 Desember/December 2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 223.097 68.044 56.753 347.894 Beginning balance
Pengalihan ke: Transfer to:
Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan The 12-month expected credit loss
(stage 1) 64.916 (49.957) (14.959) - (stage 1)
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
umurnya - tidak mengalami Lifetime expected credit losses -
penurunan nilai (stage 2) (83.925) 90.548 (6.623) - not credit-impairment (stage 2)
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
umurnya - mengalami Lifetime expected credit losses -
penurunan nilai (stage 3) (11.828) (34.919) 46.747 - credit-impairment (stage 3)
Total saldo awal setelah pengalihan 192.260 73.716 81.918 347.894 Total beginning balance after transfer
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement
penyisihan kerugian (28.181) 264.107 843.978 1.079.904 of loss allowance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 98.219 26.015 7.425 131.659 originated or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (33.906) (99.217) (192.942) (326.065) Derecognized financial assets
Total pembentukan tahun berjalan 36.132 190.905 658.461 885.498 Total build-up during the year
Aset keuangan yang dihapusbuku (25.065) (151.446) (580.118) (756.629) Financial assets written-off
Saldo akhir 203.327 113.175 160.261 476.763 Ending balance
31 Desember/December 2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 223.868 62.559 47.151 333.578 Beginning balance
Pengalihan ke: Transfer to:
Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan The 12-month expected credit loss
(stage 1) 17.644 (15.153) (2.491) - (stage 1)
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
umurnya - tidak mengalami Lifetime expected credit losses -
penurunan nilai (stage 2) (25.402) 29.207 (3.805) - not credit-impairment (stage 2)
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
umurnya - mengalami Lifetime expected credit losses -
penurunan nilai (stage 3) (7.426) (41.206) 48.632 - credit-impairment (stage 3)
Total saldo awal setelah pengalihan 208.684 35.407 89.487 333.578 Total beginning balance after transfer
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement
penyisihan kerugian (29.893) 179.434 762.462 912.003 of loss allowance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 85.648 17.913 4.384 107.945 originated or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (28.998) (78.637) (186.233) (293.868) Derecognized financial assets
Total pembentukan tahun berjalan 26.757 118.710 580.613 726.080 Total build-up during the year
Aset keuangan yang dihapusbuku (12.344) (86.073) (613.347) (711.764) Financial assets written-off
Saldo akhir 223.097 68.044 56.753 347.894 Ending balance
Seluruh piutang pembiayaan konsumen pada tanggal All consumer financing receivables as of
31 Desember 2024 dan 2023 dievaluasi secara 31 December 2024 and 2023 are collectively and
kolektif dan individual terhadap penurunan nilai. individually evaluated for impairment.
Piutang pembiayaan konsumen yang diberikan Consumer financing receivables that provided with
fasilitas restrukturisasi selama tahun berjalan pada restructuring facilities during the year as of
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebesar 31 December 2024 and 2023 is 3.06% and 0.27%
3,06% dan 0,27% dari saldo piutang pembiayaan of the balance of consumer financing receivables.
konsumen.
50
Page 385
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
5. PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN (lanjutan) 5. CONSUMER FINANCING RECEIVABLES
(continued)
Pada tanggal 31 Desember 2024, piutang As of 31 December 2024, total consumer financing
pembiayaan konsumen yang digunakan sebagai receivables pledged as collateral for borrowings
jaminan atas pinjaman yang diterima oleh Perseroan and bonds payable as disclosed respectively in
dan utang obligasi seperti yang masing-masing Notes 15 and 17 amounted to Rp11,267,678
dijelaskan pada Catatan 15 dan 17 adalah sejumlah (31 December 2023: Rp12,473,360).
Rp11.267.678 (31 Desember 2023: Rp12.473.360).
Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan kerugian Management believes that the allowance for
penurunan nilai tersebut adalah cukup untuk impairment losses is sufficient to cover any possible
menutupi kemungkinan kerugian dari tidak losses from uncollectible consumer financing
tertagihnya piutang pembiayaan konsumen. receivables.
Lihat Catatan 26a untuk rincian saldo dan transaksi Refer to Note 26a for details of balances and
pihak berelasi. transactions with related parties.
6. PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN 6. FINANCE LEASE RECEIVABLES
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Piutang sewa pembiayaan Finance lease receivables
Piutang sewa pembiayaan - bruto 6.450.469 6.265.251 Finance lease receivables - gross
Dikurangi: Less:
Pembiayaan bersama - bruto: Joint financing - gross:
Rupiah Rupiah
Pihak berelasi (25.647) (28.620) Related parties
Nilai sisa yang terjamin 2.445.103 2.672.995 Guaranteed residual value
Piutang sewa pembiayaan - bruto: Finance lease receivables - gross:
Pembiayaan sendiri 8.869.925 8.909.626 Direct financing
Dikurangi: Less:
Pendapatan sewa pembiayaan Unearned income
yang belum diakui: on finance lease receivables:
Rupiah Rupiah
Pihak ketiga (932.482) (820.377) Third parties
Simpanan jaminan (2.445.103) (2.672.995) Security deposit
Dikurangi: Less:
Pendapatan yang belum diakui dari
pembiayaan bersama - bruto : Unearned joint financing - gross:
Rupiah Rupiah
Pihak berelasi 3.247 611 Related parties
Pendapatan sewa Unearned lease income
pembiayaan yang belum diakui: financing:
Pembiayaan sendiri (3.374.338) (3.492.761) Direct financing
Piutang sewa pembiayaan 5.495.587 5.416.865 Finance lease receivables
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian penurunan nilai (100.429) (69.293) Allowance for impairment losses
Neto 5.395.158 5.347.572 Net
51
Page 386
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
6. PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN (lanjutan) 6. FINANCE LEASE RECEIVABLES (continued)
Perubahan nilai tercatat piutang sewa pembiayaan The changes in the carrying value of finance lease
dengan klasifikasi diamortisasi berdasarkan stage receivables classified as amortized by stage for the
untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 dan year ended 31 December 2024 and 2023, are as
2023, adalah sebagai berikut: follows:
31 Desember/December 2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Biaya perolehan diamortisasi 5.292.101 105.683 19.081 5.416.865 Amortized cost
Saldo awal Beginning balance
Pengalihan ke kerugian kredit ekspektasian Transfer to the 12-month expected
12 bulan (stage 1) 122.320 (98.355) (23.965) - credit loss (stage 1)
Pengalihan ke piutang yang tidak Transfer to receivables
mengalami penurunan nilai (stage 2) (687.876) 693.949 (6.073) - which are not impaired (stage 2)
Pengalihan ke piutang yang Transfer to receivables
mengalami penurunan nilai (stage 3) (47.202) (182.021) 229.223 - which are impaired (stage 3)
Total saldo awal setelah pengalihan 4.679.343 519.256 218.266 5.416.865 Total beginning balance after transfer
Pengukuran kembali bersih nilai tercatat (1.609.348) (16.052) (3.370) (1.628.770) Net remeasurement of carrying value
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 2.777.078 89.069 2.472 2.868.619 originated or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (892.180) (212.684) (4.111) (1.108.975) Derecognized financial assets
Aset keuangan yang dihapusbuku (2.333) (6.106) (43.713) (52.152) Financial assets written-off
Total penambahan (penurunan) Total addition (deduction)
tahun berjalan 273.217 (145.773) (48.722) 78.722 during the year
Saldo akhir 4.952.560 373.483 169.544 5.495.587 Ending balance
31 Desember/December 2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Biaya perolehan diamortisasi Amortized cost
Saldo awal 5.658.311 96.925 26.789 5.782.025 Beginning balance
Pengalihan ke kerugian kredit ekspektasian Transfer to the 12-month expected
12 bulan (stage 1) 31.076 (29.625) (1.451) - credit loss (stage 1)
Pengalihan ke piutang yang tidak Transfer to receivables
mengalami penurunan nilai (stage 2) (245.387) 248.808 (3.421) - which are not impaired (stage 2)
Pengalihan ke piutang yang Transfer to receivables
mengalami penurunan nilai (stage 3) (14.323) (46.353) 60.676 - which are impaired (stage 3)
Total saldo awal setelah pengalihan 5.429.677 269.755 82.593 5.782.025 Total beginning balance after transfer
Pengukuran kembali bersih nilai tercatat (1.849.789) (72.900) (802) (1.923.491) Net remeasurement of carrying value
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 2.459.900 40.856 78.587 2.579.343 originated or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (747.619) (130.306) (66.050) (943.975) Derecognized financial assets
Aset keuangan yang dihapusbuku (68) (1.722) (75.247) (77.037) Financial assets written-off
Total penurunan tahun berjalan (137.576) (164.072) (63.512) (365.160) Total deduction during the year
Saldo akhir 5.292.101 105.683 19.081 5.416.865 Ending balance
Jangka waktu kontrak pembiayaan yang disalurkan The period of consumer financing contracts for
oleh Perseroan atas kendaraan bermotor dan alat motor vehicles and heavy equipment ranged
berat berkisar antara 12 - 72 bulan. between 12 - 72 months.
52
Page 387
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
6. PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN (lanjutan) 6. FINANCE LEASE RECEIVABLES (continued)
Piutang sewa pembiayaan - bruto sesuai dengan Finance lease receivables - gross based on
tanggal jatuh temponya sebagai berikut: maturity date, are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Telah jatuh tempo Overdue
1 - 30 hari 84.962 121.427 1 - 30 days
31 - 60 hari 104.557 49.498 31 - 60 days
61 - 90 hari 292.555 73.545 61 - 90 days
> 90 hari 35.332 22.073 > 90 days
Belum jatuh tempo Not yet due
2024 - 3.152.308 2024
2025 2.720.676 1.887.193 2025
2026 2.063.533 780.060 2026
2027 884.978 157.163 2027
2028 dan seterusnya 263.876 21.984 2028 and on forward
6.450.469 6.265.251
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai untuk The movements in the allowance for impairment
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 losses for years ended 31 December 2024 and
dan 2023 adalah sebagai berikut: 2023, are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Saldo awal 69.293 138.679 Beginning balance
Penyisihan untuk tahun berjalan 83.288 7.651 Provision for the year
Penghapusan piutang (52.152) (77.037) Receivables written-off
Saldo akhir 100.429 69.293 Ending balance
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai untuk The movements in the allowance for impairment
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 losses for years ended 31 December 2024 and
dan 2023 adalah sebagai berikut: 2023, are as follows:
31 Desember/December 2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 45.187 18.883 5.223 69.293 Beginning balance
Pengalihan ke: Transfer to:
Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan The 12-month expected credit loss
(stage 1) 6.926 (5.039) (1.887) - (stage 1)
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
umurnya - tidak mengalami Lifetime expected credit losses -
penurunan nilai (stage 2) (7.626) 8.151 (525) - not credit-impaired (stage 2)
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
umurnya - mengalami Lifetime expected credit losses -
penurunan nilai (stage 3) (2.700) (6.906) 9.606 - credit-impaired (stage 3)
Total saldo awal setelah pengalihan 41.787 15.089 12.417 69.293 Total beginning balance after transfer
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement
penyisihan kerugian (7.307) 34.079 91.897 118.669 of loss allowance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 14.115 24.930 1.596 40.641 originated or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (18.967) (41.322) (15.733) (76.022) Derecognized financial assets
Total pembentukan tahun berjalan (12.159) 17.687 77.760 83.288 Total build-up during the year
Aset keuangan yang dihapusbuku (2.333) (6.106) (43.713) (52.152) Financial assets written-off
Saldo akhir 27.295 26.670 46.464 100.429 Ending balance
53
Page 388
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
6. PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN (lanjutan) 6. FINANCE LEASE RECEIVABLES (continued)
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai untuk The movements in the allowance for impairment
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 losses for years ended 31 December 2024 and
dan 2023 adalah sebagai berikut: (lanjutan) 2023, are as follows: (continued)
31 Desember/December 2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 93.751 35.189 9.739 138.679 Beginning balance
Pengalihan ke: Transfer to:
Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan The 12-month expected credit loss
(stage 1) 2.584 (2.447) (137) - (stage 1)
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
umurnya - tidak mengalami Lifetime expected credit losses -
penurunan nilai (stage 2) (4.088) 4.820 (732) - not credit-impaired (stage 2)
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
umurnya - mengalami Lifetime expected credit losses -
penurunan nilai (stage 3) (375) (4.549) 4.924 - credit-impaired (stage 3)
Total saldo awal setelah pengalihan 91.872 33.013 13.794 138.679 Total beginning balance after transfer
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement
penyisihan kerugian (36.288) 3.162 86.610 53.484 of loss allowance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 6.904 14.892 1.526 23.322 originated or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (17.232) (30.462) (21.461) (69.155) Derecognized financial assets
Total pembentukan tahun berjalan (46.616) (12.408) 66.675 7.651 Total build-up during the year
Aset keuangan yang dihapusbuku (69) (1.722) (75.246) (77.037) Financial assets written-off
Saldo akhir 45.187 18.883 5.223 69.293 Ending balance
Seluruh piutang sewa pembiayaan pada tanggal All finance lease receivables as of
31 Desember 2024 dan 2023 dievaluasi secara 31 December 2024 and 2023 are collectively and
kolektif dan individual terhadap penurunan nilai. individually evaluated for impairment.
Piutang sewa pembiayaan yang diberikan fasilitas Finance lease receivables that provided with
restrukturisasi selama tahun berjalan pada tanggal 31 restructuring facilities during the year as of
Desember 2024 dan 2023 adalah sebesar 11,46% 31 December 2024 and 2023 is 11.46% and 7.16%
dan 7,16% dari saldo piutang pembiayaan of the balance of consumer financing receivables.
konsumen.
Kisaran suku bunga yang dikenakan kepada The range of interest rates charged to customers as
konsumen pada tanggal 31 Desember 2024 dan of 31 December 2024 and 2023, are as follows:
2023, berkisar sebagai berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Mobil 11,52% - 25,52% 12,61% - 24,99% Car
Alat berat 10,00% - 13,50% 10,00% - 12,00% Heavy equipment
Mesin 12,51% 12,00% Machine
Analisa umur piutang sewa pembiayaan - bruto The aging analysis of finance lease receivables -
adalah sebagai berikut: gross, are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Belum jatuh tempo 5.933.063 5.998.708 Current
Lewat jatuh tempo: Overdue:
1 - 90 hari 482.074 244.470 1 - 90 days
91 - 120 hari 10.840 6.605 91 - 120 days
121 - 180 hari 14.496 15.468 121 - 180 days
> 180 hari 9.996 - > 180 days
6.450.469 6.265.251
54
Page 389
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
6. PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN (lanjutan) 6. FINANCE LEASE RECEIVABLES (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2024, piutang sewa As of 31 December 2024, total finance lease
pembiayaan yang digunakan sebagai jaminan atas receivables pledged as collateral for borrowings
pinjaman yang diterima oleh Perseroan dan utang and bonds payable as disclosed respectively in
obligasi seperti yang dijelaskan masing-masing pada Note 15 and 17 amounted to Rp1,583,867
Catatan 15 dan 17 adalah sejumlah Rp1.583.867 (31 December 2023: Rp1,637,939).
(31 Desember 2023: Rp1.637.939).
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan Management believes that the existing allowance
kerugian penurunan nilai yang dibentuk adalah cukup for impairment losses is adequate to cover possible
untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat losses arising from uncollectible finance lease
tidak tertagihnya piutang sewa pembiayaan. receivables.
7. ANJAK PIUTANG 7. FACTORING RECEIVABLES
Perseroan mengadakan perjanjian anjak piutang The Company has entered into factoring
dengan jaminan. Anjak piutang adalah sebagai agreements with recourse. Factoring receivables
berikut: are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Anjak piutang - bruto: 49.867 50.954 Factoring receivables - gross:
Dikurangi: Less:
Pendapatan anjak piutang Unearned income
yang belum diakui: on factoring receivables:
Rupiah Rupiah
Pihak ketiga (15.119) (15.196) Third parties
Anjak piutang 34.748 35.758 Factoring receivables
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian penurunan nilai (15.310) (436) Allowance for impairments losses
Neto 19.438 35.322 Net
Perubahan nilai tercatat anjak piutang dengan The changes in the carrying value of factoring
klasifikasi diamortisasi berdasarkan stage untuk receivables classified as amortized by stage for the
tahun yang berakhir 31 Desember 2024 dan 2023, year ended 31 December 2024 and 2023, are as
adalah sebagai berikut: follows:
31 Desember/December 2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Biaya perolehan diamortisasi Amortized cost
Saldo awal 35.758 - - 35.758 Beginning balance
Pengalihan ke kerugian kredit ekspektasian Transfer to the 12-month expected
12 bulan (stage 1) - - - - credit loss (stage 1)
Pengalihan ke piutang yang tidak Transfer to receivables
mengalami penurunan nilai (stage 2) - - - - which are not impaired (stage 2)
Pengalihan ke piutang yang Transfer to receivables
mengalami penurunan nilai (stage 3) (34.748) - 34.748 - which are impaired (stage 3)
Total saldo awal setelah pengalihan 1.010 - 34.748 35.758 Total beginning balance after transfer
Pengukuran kembali bersih nilai tercatat (1.010) - - (1.010) Net remeasurement of carrying value
Total pengurangan Total deduction
tahun berjalan (1.010) - - (1.010) during the year
Saldo akhir - - 34.748 34.748 Ending balance
55
Page 390
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. ANJAK PIUTANG (lanjutan) 7. FACTORING RECEIVABLES (continued)
Perubahan nilai tercatat anjak piutang dengan The changes in the carrying value of factoring
klasifikasi diamortisasi berdasarkan stage untuk receivables classified as amortized by stage for the
tahun yang berakhir 31 Desember 2024 dan 2023, year ended 31 December 2024 and 2023, are as
adalah sebagai berikut: (lanjutan) follows: (continued)
31 Desember/December 2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Biaya perolehan diamortisasi Amortized cost
Saldo awal 42.469 - - 42.469 Beginning balance
Pengalihan ke kerugian kredit ekspektasian Transfer to the 12-month expected
12 bulan (stage 1) - - - - credit loss (stage 1)
Pengalihan ke piutang yang tidak Transfer to receivables
mengalami penurunan nilai (stage 2) - - - - which are not impaired (stage 2)
Pengalihan ke piutang yang Transfer to receivables
mengalami penurunan nilai (stage 3) - - - - which are impaired (stage 3)
Total saldo awal setelah pengalihan 42.469 - - 42.469 Total beginning balance after transfer
Pengukuran kembali bersih nilai tercatat (345) - - (345) Net remeasurement of carrying value
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 54.221 - - 54.221 originated or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (60.587) - - (60.587) Derecognized financial assets
Total pengurangan Total deduction
tahun berjalan (6.711) - - (6.711) during the year
Saldo akhir 35.758 - - 35.758 Ending balance
Anjak piutang - bruto sesuai dengan tanggal jatuh Factoring receivables - gross based on maturity
temponya sebagai berikut: date, are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Telah jatuh tempo Overdue
> 90 hari 49.867 - > 90 days
Belum jatuh tempo Not yet due
2024 - 11.117 2024
2025 - 11.117 2025
2026 - 11.117 2026
2027 - 11.117 2027
2028 dan seterusnya - 6.486 2028 and on forward
49.867 50.954
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai untuk The movements in the allowance for impairment
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 losses for years ended 31 December 2024 and
dan 2023 adalah sebagai berikut: 2023, are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Saldo awal 436 9.493 Beginning balance
Penambahan (pembalikan) Provision (reversal)
untuk tahun berjalan 14.874 (9.057) for the year
Saldo akhir 15.310 436 Ending balance
56
Page 391
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. ANJAK PIUTANG (lanjutan) 7. FACTORING RECEIVABLES (continued)
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai untuk The movements in the allowance for impairment
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 losses for years ended 31 December 2024 and
dan 2023 adalah sebagai berikut: (lanjutan) 2023, are as follows: (continued)
31 Desember/December 2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 436 - - 436 Beginning balance
Pengalihan ke: Transfer to:
Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan The 12-month expected credit loss
(stage1) - - - - (stage 1)
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
umurnya - tidak mengalami Lifetime expected credit losses -
penurunan nilai (stage 2) - - - - not credit-impaired (stage 2)
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
umurnya - mengalami Lifetime expected credit losses -
penurunan nilai (stage 3) (436) 436 credit-impaired (stage 3)
Total saldo awal setelah pengalihan - - 436 436 Total beginning balance after transfer
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement
penyisihan kerugian - - 14.874 14.874 of loss allowance
Total pembentukan tahun berjalan - - 14.874 14.874 Total build-up during the year
- -
Saldo akhir 15.310 15.310 Ending balance
31 Desember/December 2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 9.493 - - 9.493 Beginning balance
Pengalihan ke: Transfer to:
Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan The 12-month expected credit loss
(stage1) - - - - (stage 1)
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
umurnya - tidak mengalami Lifetime expected credit losses -
penurunan nilai (stage 2) - - - - not credit-impaired (stage 2)
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
umurnya - mengalami Lifetime expected credit losses -
penurunan nilai (stage 3) - - - - credit-impaired (stage 3)
Total saldo awal setelah pengalihan 9.493 - - 9.493 Total beginning balance after transfer
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement
penyisihan kerugian 12 - - 12 of loss allowance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 484 - - 484 originated or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (9.553) - - (9.553) Derecognized financial assets
Total pembentukan tahun berjalan (9.057) - - (9.057) Total build-up during the year
Saldo akhir 436 - - 436 Ending balance
Anjak piutang yang direstrukturisasi pada tanggal The percentage of restructured factoring
31 Desember 2024 adalah sebesar 100% dari saldo receivables as of 31 December 2024
anjak piutang - bruto (31 Desember 2023: 100%). is 100% of the factoring receivables balance - gross
(31 December 2023: 100%).
Kisaran suku bunga yang dikenakan kepada Range of interest rates charged to customers for
konsumen untuk tahun yang berakhir pada tanggal the years ended 31 December 2024 and 2023, are
31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut: as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Anjak piutang 7,59% 14,48% Factoring receivables
57
Page 392
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. ANJAK PIUTANG (lanjutan) 7. FACTORING RECEIVABLES (continued)
Analisa umur anjak piutang - bruto adalah sebagai The aging analysis of factoring receivables - gross,
berikut: is as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Belum jatuh tempo - 50.954 Current
Lewat jatuh tempo: Overdue:
91 - 120 hari 49.867 - 91 - 120 days
49.867 50.954
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan Management believes that the existing allowance
kerugian penurunan nilai yang dibentuk adalah cukup for impairment losses is adequate to cover possible
untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat losses arising from uncollectible factoring
tidak tertagihnya anjak piutang. receivables.
8. PIUTANG LAIN-LAIN 8. OTHER RECEIVABLES
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Pihak ketiga Third parties
Piutang asuransi 96.235 43.862 Insurance receivables
Piutang administrasi akseptasi 48.999 43.613 Acceptance administration receivables
Piutang penjualan kendaraan Receivables from sales of
jaminan 14.441 20.183 collateral vehicle
Lain-lain 4.498 12.011 Others
164.173 119.669
Pihak berelasi Related parties
Piutang pembiayaan bersama 366.435 473.710 Joint financing receivables
Piutang klaim penjaminan kredit - 70.667 Credit guarantee claims receivables
Piutang administrasi akseptasi 2.486 2.486 Acceptance admnistration receivables
Lain-lain 620 620 Others
369.541 547.483
Piutang lain-lain 533.714 667.152 Other receivables
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian penurunan nilai (33.431) (44.298) Allowance for impairment losses
500.283 622.854
Piutang pembiayaan bersama merupakan piutang Joint financing receivables represent receivables
yang telah dijanjikan secara bersama untuk dibiayai, that have been jointly promised to be financed, but
namun belum ditagihkan ke pemberi pembiayaan have not been billed to the joint financing provider.
bersama.
Lihat Catatan 26a untuk rincian saldo dan transaksi Refer to Note 26a for details of balances and
dengan pihak berelasi. transactions with related parties.
58
Page 393
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
8. PIUTANG LAIN-LAIN (lanjutan) 8. OTHER RECEIVABLES (continued)
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai untuk The movements in the allowance for impairment
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 losses for years ended 31 December 2024 and
dan 2023 adalah sebagai berikut: 2023, are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Saldo awal 44.298 140.425 Beginning balance
Pembalikan untuk tahun berjalan (10.867) (96.127) Reversal for the year
Saldo akhir 33.431 44.298 Ending balance
Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan kerugian Management believes that the allowance for
penurunan nilai adalah cukup untuk menutupi impairment losses is sufficient to cover any possible
kemungkinan kerugian dari tidak tertagihnya piutang. losses from uncollectible receivables.
9. PERPAJAKAN 9. TAXATION
a. Utang pajak kini a. Current tax liabilities
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Pasal 25 25.364 25.677 Article 25
Pasal 29 87.127 86.323 Article 29
Saldo akhir 112.491 112.000 Ending balance
b. Beban pajak b. Tax expense
Tahun yang Berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2024 2023
Kini 315.632 311.260 Current
Tangguhan (lihat Catatan 9c) 12.958 15.438 Deferred (refer to Note 9c)
328.590 326.698
Rekonsiliasi antara beban pajak penghasilan The reconciliation between income tax expense
dengan hasil perkalian laba akuntansi sebelum and the theoretical tax amount on the Company’s
pajak penghasilan dan tarif pajak yang berlaku income before income tax and the applicable tax
adalah sebagai berikut: rate is as follows:
Tahun yang Berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2024 2023
Laba sebelum beban pajak Income before final tax and
final dan pajak penghasilan 1.504.167 1.491.226 income tax expense
Pajak dihitung pada tarif pajak 330.917 328.070 Tax calculated at tax rates
Penghasilan bunga dikenakan Interest income subjected to
pajak final (3.844) (3.770) final tax
Beban yang tidak dapat
dikurangkan 1.517 2.398 Non-deductible expenses
Beban pajak 328.590 326.698 Tax expense
59
Page 394
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. PERPAJAKAN (lanjutan) 9. TAXATION (continued)
b. Beban pajak (lanjutan) b. Tax expense (continued)
Rekonsiliasi antara laba sebelum beban pajak Reconciliation between income before income
penghasilan menurut laporan laba rugi dan tax expense, as shown in the statement of profit
penghasilan komprehensif lain dengan or loss and other comprehensive income, and
penghasilan kena pajak adalah sebagai berikut: estimated taxable income is as follows:
Tahun yang Berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2024 2023
Laba sebelum beban pajak 1.504.167 1.491.226 Income before final tax and
final dan pajak penghasilan income tax expense
Koreksi fiskal: Fiscal corrections:
Beda temporer Temporary differences
Penyisihan bonus (27.319) (34.531) Provision for bonus
Penyisihan imbalan kerja karyawan (21.340) 69.103 Provision for employee benefits
Penyisihan kerugian penurunan nilai Provision for impairment losses on
atas piutang lain-lain (10.704) (96.290) other receivables
Selisih antara nilai buku aset Difference in net book value
tetap komersial dan fiskal (1.199) 710 between commercial and fiscal
Transaksi aset hak guna 860 300 Right-of-use asset transactions
Penyisihan penghapusan Provision for write-off
customer deposit 802 495 on customer deposit
Penyisihan kerugian penurunan nilai Provision for impairment losses on
atas piutang sewa pembiayaan on finance lease receivables
dan anjak piutang - (7.296) and factoring receivables
Penyisihan biaya jasa profesional - (2.664) Provision for professional service
(58.900) (70.173)
Beda tetap Permanent differences
Beban yang tidak dapat dikurangkan 6.895 10.899 Non-deductible expenses
Penghasilan bunga dikenakan
pajak final (17.473) (17.134) Interest income subjected to final tax
(10.578) (6.235)
Penghasilan kena pajak 1.434.689 1.414.818 Taxable income
Beban pajak 315.632 311.260 Tax expense
Dikurangi: Less:
Pasal 23 (18.739) (10.091) Article 23
Pasal 25 (209.766) (214.846) Article 25
Utang pajak Corporate income
penghasilan badan 87.127 86.323 tax payable
Berdasarkan Undang-Undang Republik Based on Law of the Republic of Indonesia No.
Indonesia No. 7 Tahun 2021 tanggal 7 year 2021 dated October 9, 2021 concerning
29 Oktober 2021 tentang Harmonisasi Harmonization of Tax Regulations has
Peraturan Perpajakan menetapkan tarif pajak stipulated the income tax rate for domestic
penghasilan wajib pajak dalam negeri dan taxpayers and business establishments of 22%
bentuk usaha tetap sebesar 22% yang mulai which will be effective from the Fiscal Year 2022
berlaku pada tahun pajak 2022 dan seterusnya. onwards.
Perhitungan pajak penghasilan badan untuk The above calculation of corporate income tax
tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 for the year ended 31 December 2024 will be
tersebut di atas akan menjadi dasar dalam used as basis for filing the Annual Tax Return
pengisian Surat Pemberitahuan Tahunan (“SPT”) of Corporate Income Tax.
(“SPT”) Pajak Penghasilan Badan.
60
Page 395
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. PERPAJAKAN (lanjutan) 9. TAXATION (continued)
b. Beban pajak (lanjutan) b. Tax expense (continued)
Perhitungan pajak penghasilan badan untuk The calculation of corporate income tax for the
tahun yang berakhir pada 31 Desember 2023 year ended 31 December 2023 is same as the
sama dengan Surat Pemberitahuan Tahunan Annual Tax Return filed by the Company to the
yang disampaikan Perseroan ke Kantor Tax Office.
Pelayanan Pajak.
c. Aset (liabilitas) pajak tangguhan – neto c. Deferred tax assets (liabilities) – net
31 Desember/December 2024
Manfaat
(beban) pajak
tangguhan/
Saldo awal/ Deferred tax Saldo akhir/
Beginning income Ending
balance (expenses) balance
Aset (liabilitas) pajak
tangguhan dampak dari Deferred tax asset (liabilities)
laporan laba rugi effect from profit or loss
Penyisihan kerugian penurunan Provision for impairment losses on
nilai atas piutang lain-lain 9.710 (2.355) 7.355 other receivables
Selisih antara nilai buku Difference in net book value
aset tetap komersial of fixed assets between
dan fiskal (1.392) (263) (1.655) commercial and fiscal
Penyisihan imbalan Provision for employee
kerja karyawan 49.574 (4.695) 44.879 benefits
Penyisihan bonus 30.720 (6.010) 24.710 Provision for bonus
Penyisihan penghapusan Provision for write-off
customer deposit 1.714 176 1.890 on customer deposit
Transaksi aset hak guna 427 189 616 Right-of-use asset transactions
Aset pajak tangguhan Deferred tax assets effect
dampak dari penghasilan from other comprehensive
komprehensif lain income
Pengukuran kembali atas
liabilitas imbalan Remeasurement of employee
kerja karyawan 10.826 (8.809) 2.017 benefits obligation
Keuntungan (kerugian) bersih
atas instrumen derivatif untuk Net gain (loss) on derivative
lindung nilai arus kas (790) 5.704 4.914 instrument for cash flow hedging
100.789 (16.063) 84.726
31 Desember/December 2023
Manfaat
(beban) pajak
tangguhan/
Saldo awal/ Deferred tax Saldo akhir/
Beginning income Ending
balance (expenses) balance
Aset (liabilitas) pajak
tangguhan dampak dari Deferred tax asset (liabilities)
laporan laba rugi effect from profit or loss
Penyisihan kerugian penurunan Provision for impairment losses on
nilai atas piutang lain-lain 30.894 (21.184) 9.710 other receivables
Penyisihan kerugian penurunan
nilai atas piutang Provision for impairment losses on
sewa pembiayaan finance lease
dan anjak piutang 1.605 (1.605) - and factoring receivables
Selisih antara nilai buku Difference in net book value
aset tetap komersial of fixed assets between
dan fiskal (1.548) 156 (1.392) commercial and fiscal
Penyisihan imbalan Provision for employee
kerja karyawan 34.371 15.203 49.574 benefits
Penyisihan bonus 38.317 (7.597) 30.720 Provision for bonus
Penyisihan penghapusan Provision for write-off
customer deposit 1.605 109 1.714 on customer deposit
Penyisihan biaya jasa profesional 586 (586) - Provision for professional fee
Transaksi aset hak guna 361 66 427 Right-of-use asset transactions
61
Page 396
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. PERPAJAKAN (lanjutan) 9. TAXATION (continued)
c. Aset (liabilitas) pajak tangguhan - neto c. Deferred tax assets (liabilities) net
(lanjutan) (continued)
31 Desember/December 2023
Manfaat
(beban) pajak
tangguhan/
Saldo awal/ Deferred tax Saldo akhir/
Beginning income Ending
balance (expenses) balance
Aset pajak tangguhan Deferred tax assets effect
dampak dari penghasilan from other comprehensive
komprehensif lain income
Pengukuran kembali atas
liabilitas imbalan Remeasurement of employee
kerja karyawan 8.516 2.310 10.826 benefits obligation
Kerugian bersih
atas instrumen derivatif untuk Net loss on derivative
lindung nilai arus kas 1.745 (2.535) (790) instrument for cash flow hedging
116.452 (15.663) 100.789
d. Surat ketetapan pajak d. Tax assessment letter
Tahun pajak 2015 dan 2014 Fiscal year 2015 and 2014
Pada tanggal 12 September 2018, Perseroan On 12 September 2018, the Company received
menerima Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar Tax Assessment Letter on Underpayment
(”SKPKB”) dari Direktorat Jendral Pajak (”DJP”) (“SKPKB”) from Directorate General of Taxes
atas Pajak Penghasilan Badan untuk tahun pajak (“DGT”) on Corporate Income Tax for fiscal
2015 dan 2014 masing-masing sebesar years 2015 and 2014 amounting to Rp60,999
Rp60.999 dan Rp31.453. Untuk jumlah kurang and Rp31,453, respectively. For the amount of
bayar dari SKPKB tersebut, Perseroan the underpayment of the SKPKB, the Company
mengajukan keberatan ke Kantor Pajak sebesar filed an objection to the Tax Office amounting
Rp90.879. Perseroan telah menyetujui to Rp90,879. The Company has approved the
keputusan dan telah membayar sejumlah Rp724 decision and has paid the amount of Rp724
dan Rp849 masing-masing atas SKPKB atas and Rp849, respectively for the SKPKB on
Pajak Penghasilan Badan untuk tahun pajak Corporate Income Tax for fiscal year 2015 and
2015 dan 2014 berdasarkan Pembahasan Akhir 2014 based on the Audit Result Final
Hasil Pemeriksaan pada tanggal 1 Oktober 2018. Discussion on 1 October 2018.
Pada tahun 2019, Kantor Pajak menolak semua In 2019, the Tax Office has rejected all
keberatan untuk tahun fiskal 2014 dan 2015. objections for fiscal year 2014 and 2015. In the
Pada tahun yang sama, Perseroan mengajukan same year, the Company appealed the
banding atas keputusan tersebut ke Pengadilan decision to the Tax Court.
Pajak.
Pada tanggal 14 Desember 2021, Pengadilan On 14 December 2021, the Tax Court read out
Pajak membacakan putusan terkait dengan the decision related to the appeal filed by the
banding yang diajukan Perseroan. Atas putusan Company. Based on the decision, the
tersebut, Perseroan menerima surat putusan dari Company received a decision letter from the
Pengadilan Pajak pada tanggal 27 Desember Tax Court on 27 December 2021. Based on the
2021. Berdasarkan hasil putusan tersebut, PPh results of the decision, the Corporate Income
Badan untuk tahun pajak 2015 dan 2014 telah Tax for fiscal year 2015 and 2014 was partially
dikabulkan sebagian, sebesar Rp90.862 dan granted in the amount of Rp90,862 and was not
tidak dikabulkan sebesar Rp17. Atas putusan granted in the amount of Rp17. For the
tersebut, utang yang masih harus dibayar decisions that have been received, the total
sebesar Rp17. Manajemen sepakat untuk accrued payable amounted Rp17.
menerima hasil putusan yang sudah ditetapkan Management agrees to accept the result of the
oleh Pengadilan Pajak. decisions that have been determined by the
Tax Court.
62
Page 397
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. PERPAJAKAN (lanjutan) 9. TAXATION (continued)
d. Surat ketetapan pajak (lanjutan) d. Tax assessment letter (continued)
Tahun pajak 2015 dan 2014 (lanjutan) Fiscal year 2015 and 2014 (continued)
Pada tanggal 4 April 2022, Kantor Pajak On 4 April 2022, Tax Office appealed the
mengajukan banding atas keputusan Pengadilan decision of Tax Court to Supreme Court. On
Pajak ke Mahkamah Agung. Pada tanggal 25 May 2023, the final and binding decision
25 Mei 2023, hasil keputusan akhir dan mengikat from Supreme Court rejected the appealed
Mahkamah Agung menolak pengajuan banding from Tax Office.
dari Kantor Pajak.
Tahun pajak 2021 Fiscal year 2021
Pada tanggal 18 Oktober 2024, Perseroan On 18 October 2024, the Company received
menerima Surat Permintaan Penjelasan atas the Request Letter for Explanation of Data
Data dan/atau Keterangan (SP2DK) dari and/or Information (SP2DK) from Directorate
Direktorat Jendral Pajak (“DJP”) atas Pajak General of Taxes (“DJP”) on Income Tax
Penghasilan Pasal 21, Pasal 23, Pasal 4 (2), Article 21, Article 23, Article 4 (2), Corporate
Pahak Penghasilan Badan, dan Pajak Income Tax, and Value Added Tax (VAT). The
Pertambahan Nilai (PPN) untuk tahun pajak Company has provided response to DJP on
2021. Perseroan telah mengirimkan tanggapan 18 December 2024 and has made payment for
kepada DJP pada tanggal 18 Desember 2024 the tax underpayment on 16 January 2025
dan telah melakukan pembayaran atas kurang amounting to Rp407.
bayar pajak pada tanggal 16 Januari 2025
sebesar Rp407.
e. Administrasi e. Administration
Berdasarkan Undang-Undang Perpajakan yang Under the Taxation Laws of Indonesia, the
berlaku di Indonesia, Perseroan menghitung, Company submits tax returns on the basis of
menetapkan dan membayar sendiri besarnya self-assessment. The Director General of
jumlah pajak yang terutang. Direktur Jenderal Taxes may assess or amend taxes within a
Pajak dapat menetapkan atau mengubah certain period. For the fiscal years of 2008 and
liabilitas pajak dalam jangka waktu tertentu. onwards, the period is within five years from the
Untuk tahun pajak 2008 dan seterusnya, jangka time the tax becomes due.
waktunya adalah lima tahun sejak saat
terutangnya pajak.
10. ASET TETAP 10. FIXED ASSETS
31 Desember/December 2024
1 Januari / Penambahan/ (Pengurangan)/ 31 Desember/
January 2024 Additions (Deductions) December 2024
Aset tetap Fixed assets
Kepemilikan langsung Direct ownership
Harga perolehan Cost
Tanah 48.570 - - 48.570 Land
Bangunan 52.996 682 - 53.678 Buildings
Kendaraan 28 - - 28 Vehicles
Perabotan dan peralatan kantor 334.445 46.295 (8.742) 371.998 Furniture and office equipment
Renovasi bangunan sewa 70.105 7.051 - 77.156 Leasehold improvement
506.144 54.028 (8.742) 551.430
Aset hak guna 187.541 17.702 - 205.243 Right-of-use assets
693.685 71.730 (8.742) 756.673
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan (20.746) (2.556) - (23.302) Buildings
Kendaraan (27) - - (27) Vehicles
Perabot dan peralatan kantor (231.510) (36.031) 8.696 (258.845) Furniture and office equipment
Renovasi bangunan sewa (50.621) (8.370) - (58.991) Leasehold improvement
(302.904) (46.957) 8.696 (341.165)
Aset hak guna (107.156) (29.877) - (137.033) Right-of-use assets
(410.060) (76.834) 8.696 (478.198)
Nilai buku neto 283.625 278.475 Net book value
63
Page 398
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
10. ASET TETAP (lanjutan) 10. FIXED ASSETS (continued)
31 Desember/December 2023
1 Januari / Penambahan/ (Pengurangan)/ 31 Desember/
January 2023 Additions (Deductions) December 2023
Aset tetap Fixed assets
Kepemilikan langsung Direct ownership
Harga perolehan Cost
Tanah 48.570 - - 48.570 Land
Bangunan 50.536 2.460 - 52.996 Buildings
Kendaraan 28 - - 28 Vehicles
Perabotan dan peralatan kantor 269.378 70.147 (5.080) 334.445 Furniture and office equipment
Renovasi bangunan sewa 55.820 14.285 - 70.105 Leasehold improvement
424.332 86.892 (5.080) 506.144
Aset hak guna 142.461 45.080 - 187.541 Right-of-use assets
566.793 131.972 (5.080) 693.685
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan (18.231) (2.515) - (20.746) Buildings
Kendaraan (27) - - (27) Vehicles
Perabot dan peralatan kantor (203.440) (33.145) 5.075 (231.510) Furniture and office equipment
Renovasi bangunan sewa (44.898) (5.723) - (50.621) Leasehold improvement
(266.596) (41.383) 5.075 (302.904)
Aset hak guna (80.434) (26.722) - (107.156) Right-of-use assets
(347.030) (68.105) 5.075 (410.060)
Nilai buku neto 219.763 283.625 Net book value
Seluruh aset tetap kepemilikan langsung kecuali Directly owned fixed assets, except for land, are
tanah, telah diasuransikan dengan pihak berelasi, insured with a related party, PT Zurich Asuransi
PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk dengan jumlah Indonesia Tbk, for a sum insured of Rp459,600 and
pertanggungan asuransi sebesar Rp459.600 dan Rp427,198 as of 31 December 2024 and 2023
Rp427.198 pada tanggal 31 Desember 2024 dan respectively, which according to the management,
2023 yang menurut manajemen cukup untuk is sufficient to cover possible losses due to fire,
menutupi kemungkinan kerugian karena kebakaran, flood, public disorder/riots and earthquake.
kebanjiran, huru-hara dan gempa bumi.
Tanah Perseroan berupa sertifikat Hak Guna Land is held in the form of certificates of Hak Guna
Bangunan (“HGB”) yang mempunyai masa manfaat Bangunan (“HGB”) which have useful lives of 20 to
selama 20 sampai dengan 30 tahun yang akan jatuh 30 years and will be due between 24 September
tempo antara 24 September 2025 sampai dengan 2025 to 2 February 2053. Management believes that
2 Februari 2053. Manajemen berpendapat bahwa the HGB can be renewed or extended upon
HGB tersebut dapat diperbaharui atau diperpanjang expiration.
pada saat jatuh tempo.
Rincian keuntungan atas pelepasan aset tetap Details of gain on disposal of fixed assets are as
adalah sebagai berikut: follows:
Tahun yang Berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2024 2023
Hasil pelepasan aset tetap 310 129 Proceed from disposal of fixed assets
Nilai buku aset tetap (47) (5) Book value
Laba atas pelepasan aset tetap 263 124 Gain on disposal of fixed assets
Kerugian atau keuntungan atas pelepasan aset tetap Loss or gain on disposal of fixed assets is
diakui sebagai bagian dari “pendapatan lain-lain” recognized as part of “other income” in the
pada laporan laba rugi dan penghasilan statement of profit or loss and other comprehensive
komprehensif lain. income.
64
Page 399
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
10. ASET TETAP (lanjutan) 10. FIXED ASSETS (continued)
Manajemen berpendapat tidak terdapat indikasi Management believes that there is no impairment
penurunan nilai atas aset tetap yang dimiliki on the Company’s fixed assets as of 31 December
Perseroan masing-masing pada tanggal 2024 and 2023, respectively.
31 Desember 2024 dan 2023.
Pada 31 Desember 2024 dan 2023, jumlah bruto dari As of 31 December 2024 and 2023, the gross
aset tetap yang telah disusutkan penuh dan masih amount of fixed assets which have been fully
digunakan adalah masing-masing sebesar depreciated and still being used amounted to
Rp239.911 dan Rp216.144. Rp239,911 and Rp216,144 respectively.
Tidak ada aset tetap yang dijadikan jaminan pada There were no fixed assets pledged as collateral as
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023. of 31 December 2024 and 2023.
Aset hak guna per 31 Desember 2024 dan 2023 Right-of-use of assets as of 31 December 2024 and
adalah sebagai berikut: 2023 are as follows:
31 Desember/December 2024
1 Januari/ Penambahan/ (Pengurangan)/ 31 Desember/
January 2024 Additions (Deductions) December 2024
Biaya perolehan Cost
Bangunan 168.034 16.379 - 184.413 Buildings
Kendaraan 19.507 1.323 - 20.830 Vehicles
187.541 17.702 - 205.243
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan (95.468) (24.332) - (119.800) Buildings
Kendaraan (11.688) (5.545) - (17.233) Vehicles
(107.156) (29.877) - (137.033)
Nilai buku neto 80.385 68.210 Net book value
31 Desember/December 2023
1 Januari/ Penambahan/ (Pengurangan)/ 31 Desember/
January 2023 Additions (Deductions) December 2023
Biaya perolehan Cost
Bangunan 131.935 36.099 - 168.034 Buildings
Kendaraan 10.526 8.981 - 19.507 Vehicles
142.461 45.080 - 187.541
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan (73.435) (22.033) - (95.468) Buildings
Kendaraan (6.999) (4.689) - (11.688) Vehicles
(80.434) (26.722) - (107.156)
Nilai buku neto 62.027 80.385 Net book value
Perseroan menyewa beberapa aset termasuk The Company had rent a number of assets which
bangunan dan kendaraan. Jangka waktu masa sewa include buildings and vehicles. The period of lease
berkisar 1 - 5 tahun. term ranged between 1 - 5 years.
65
Page 400
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. ASET LAIN-LAIN 11. OTHER ASSETS
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Pihak ketiga Third parties
Setoran dalam perjalanan 31.585 45.248 Deposit in transit
Uang muka 16.200 20.340 Advance payments
Setoran jaminan 2.597 2.537 Security deposits
Biaya provisi dibayar di muka 1.625 1.473 Prepaid provision cost
Pinjaman karyawan 1.218 1.127 Employees loan
Asuransi dibayar di muka 499 432 Prepaid insurance
Biaya jasa penerbitan obligasi 393 445 Prepaid bonds issuance cost
Sewa dibayar di muka 83 83 Prepaid rent
Lain-lain 36.002 21.747 Other
90.202 93.432
Pihak berelasi Related parties
Sewa dibayar di muka 689 765 Prepaid rent
Piutang bunga deposito 137 137 Interest receivables - time deposits
826 902
91.028 94.334
Lain-lain merupakan pemeliharaan dan perawatan Others mainly represent repairment and
sistem teknologi informasi, dan biaya dibayar dimuka. maintenance of information technology system, and
prepaid expenses.
Lihat Catatan 26a untuk rincian saldo dan transaksi Refer to Note 26a for details of balances and
pihak berelasi. transactions with related parties.
12. UTANG USAHA 12. TRADE PAYABLES
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Pihak ketiga Third parties
Utang kendaraan 460.788 861.602 Vehicle payables
Utang asuransi 143.420 155.535 Insurance payables
604.208 1.017.137
Utang usaha merupakan utang kepada pemasok atas Trade payables represent payables to suppliers for
pembiayaan kendaraan bermotor dan utang kepada motor vehicle financing and payables to insurance
perusahaan asuransi yang berkaitan dengan companies in relation to motor vehicle financing and
pembiayaan kendaraan bermotor dan alat berat. heavy equipment.
13. UTANG LAIN-LAIN 13. OTHER PAYABLES
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Pihak ketiga Third parties
Titipan konsumen 126.235 112.429 Customer deposits
PPN keluaran 13.637 25.032 VAT out
Liabilitas pajak Tax liabilities
Pasal 21 847 16.493 Article 21
Pasal 23 772 979 Article 23
PPh final 101 190 Final tax
Liabilitas sewa 6.478 8.219 Lease liabilities
Jasa notaris 983 2.156 Notary service
66
Page 401
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
13. UTANG LAIN-LAIN (lanjutan) 13. OTHER PAYABLES (continued)
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Pihak ketiga (lanjutan) Third parties (continued)
Barang dan jasa 111 830 Goods and services
Lain-lain 11.666 24.588 Others
160.830 190.916
Pihak berelasi Related parties
Liabilitas sewa 24.353 31.974 Lease liabilities
Pembiayaan bersama 27.033 24.591 Joint financing
Lain-lain 240 240 Others
51.626 56.805
212.456 247.721
Jumlah beban bunga atas liabilitas sewa masing- The balances of interest expense from lease
masing sebesar Rp2.724 dan Rp2.928 untuk tahun liabilities amounted to Rp2,724 and Rp2,928 for the
yang berakhir 31 Desember 2024 dan 2023. years ended 31 December 2024 and 2023,
respectively.
Analisis jatuh tempo utang lain-lain terkait sewa The maturity analysis of other payables related to
adalah sebagai berikut: lease is as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
1 tahun 792 1.224 1 year
2 tahun 7.258 1.912 2 years
3 tahun 21.925 31.496 3 years
4 tahun 856 4.477 4 years
5 tahun - 1.084 5 years
Total 30.831 40.193 Total
Pembiayaan bersama sehubungan dengan porsi Joint financing represents the portion of installment
cicilan pembayaran piutang pembiayaan yang telah payments for financing receivables that have been
diterima dari konsumen namun belum dibayarkan received from customers but have not been paid to
kepada pemberi pembiayaan bersama. joint financing providers.
Lain-lain terutama terdiri dari utang kepada pihak Others mainly consist of payables to third parties
ketiga yang berkaitan dengan utang asuransi dan related to insurance payable and vehicle license
biaya biro jasa Surat Tanda Nomor Kendaraan. service fee.
Lihat Catatan 26b untuk rincian saldo dan transaksi Refer to Note 26b for details of balances and
pihak berelasi. transactions with related parties.
67
Page 402
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
14. BEBAN YANG MASIH HARUS DIBAYAR 14. ACCRUED EXPENSES
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Pihak ketiga Third parties
Gaji dan tunjangan 122.406 148.356 Salaries and allowances
Bunga yang masih harus dibayar 98.917 96.164 Accrued Interest
Telepon 2.732 1.659 Telephone
Jasa profesional 1.230 934 Professional fee
Perbaikan dan pemeliharaan 1.031 1.037 Repairs and maintenance
Listrik dan air 386 454 Utilities
Promosi 109 374 Promotion
Lain-lain 11.587 8.648 Others
238.398 257.626
Pihak berelasi Related parties
Bunga yang masih harus dibayar 9.543 4.472 Accrued interest
247.941 262.098
Lain-lain terutama terdiri dari beban yang masih Others mainly consist of entertainment, stamps,
harus dibayar terkait jamuan, materai, alat tulis stationary, printing, travelling and training.
kantor, cetakan, perjalanan dinas dan pelatihan.
Lihat Catatan 26b untuk rincian saldo dan transaksi Refer to Note 26b for details of balances and
pihak berelasi. transactions with related parties.
15. PINJAMAN YANG DITERIMA 15. BORROWINGS
31 Desember/ 31 Desember/
Desember 2024 December 2023
Revolving Revolving
Pinjaman bank 3.930.565 1.792.150 Bank loans
Non-revolving Non-revolving
Pinjaman bank 16.018.744 15.817.769 Bank loans
Pinjaman lembaga keuangan Financial institution
non-bank 1.563.817 523.733 non-bank loans
21.513.126 18.133.652
Biaya provisi yang belum diamortisasi (36.930) (36.937) Unamortized provision cost
21.476.196 18.096.715
Jumlah fasilitas ditarik/ Jumlah pinjaman/ Jatuh tempo pinjaman/
Facility amount drawdowned Loan amount Maturity date of the loan
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023 December 2024 December 2023 Desember 2024 December 2023
Pinjaman bank/Bank loans
Revolving
Rupiah
Pihak ketiga/Third parties
PT Bank SMBC Indonesia Tbk April Januari/
(dahulu/formerly PT Bank BTPN Tbk) 300.000 300.000 - 200.000 April 2025 January 2024
300.000 300.000 - 200.000
Pihak berelasi/Related parties
Desember/ Desember/
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 400.000 400.000 240.000 320.000 December 2027 December 2027
Januari/ Januari/
375.000 375.000 231.250 306.250 January 2028 January 2028
Desember/ Desember/
200.000 200.000 160.000 200.000 December 2028 December 2028
68
Page 403
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
15. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 15. BORROWINGS (continued)
Jumlah fasilitas ditarik/ Jumlah pinjaman/ Jatuh tempo pinjaman/
Facility amount drawdowned Loan amount Maturity date of the loan
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023 December 2024 December 2023 Desember 2024 December 2023
Pinjaman bank (lanjutan)/
Bank loans (continued)
Revolving
Rupiah
September/ September/
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 97.000 97.000 72.750 92.150 September 2028 September 2028
(lanjutan/continued) Juli/ Juli/
7.000 7.000 5.016 6.417 July 2028 July 2028
Desember/ Desember
9.000 9.000 7.200 9.000 December 2028 December 2028
Januari/
600.000 - 490.000 - January 2029 -
Februari/
100.000 - 83.333 - February 2029 -
April/
100.000 - 33.333 - April 2025 -
Mei/
148.000 - 61.667 - May 2025 -
Juni/
100.000 - 83.333 - June 2027
Juli/
100.000 - 86.111 - July 2027 -
Agustus/
100.000 - 88.889 - August 2027 -
Agustus/
30.000 - 26.667 - August 2027 -
September/
500.000 - 458.333 - September 2027 -
September/
700.000 - 665.000 - September 2029 -
Maret/
18.000 - 15.300 - March 2029 -
April/
11.400 - 9.880 - April 2029 -
Oktober/
550.000 - 527.085 - October 2028 -
Oktober/
300.000 - 287.500 - October 2028 -
November/
100.000 - 97.918 - November 2028 -
Desember/
200.000 - 200.000 - December 2028 -
September/ September/
200.000 200.000 - 200.000 September 2028 September 2024
November
- 500.000 - 458.333 - November 2024
4.945.400 1.788.000 3.930.565 1.592.150
Jumlah/Total revolving 5.245.400 2.088.000 3.930.565 1.792.150
Non-revolving
Rupiah
Pihak ketiga/Third parties
PT Bank Central Asia Tbk Februari/ Februari/
500.000 500.000 27.778 194.444 February 2025 February 2025
Juni/ Juni/
600.000 600.000 100.000 300.000 June 2025 June 2025
Oktober/ Oktober/
400.000 400.000 111.111 244.444 October 2025 October 2025
Juli/ Juli/
1.500.000 1.500.000 291.667 791.667 July 2025 July 2025
November/ November/
1.000.000 1.000.000 305.556 638.889 November 2025 November 2025
Januari/ Januari/
500.000 500.000 260.417 385.417 January 2027 January 2027
Maret/ Maret/
500.000 500.000 208.333 375.000 March 2026 March 2026
Juni/ Juni/
1.600.000 1.600.000 800.000 1.333.333 June 2026 June 2026
September/ September/
500.000 500.000 291.667 458.333 September 2026 September 2026
Desember/ Desember/
1.000.000 1.000.000 666.667 1.000.000 December 2026 December 2026
69
Page 404
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
15. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 15. BORROWINGS (continued)
Jumlah fasilitas/ Jumlah pinjaman/ Jatuh tempo fasilitas/
Facility amount Loan amount Maturity date of the facility
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023 December 2024 December 2023 Desember 2024 December 2023
Pinjaman bank (lanjutan)/
Bank loans (continued)
Non-revolving (lanjutan/continued)
Rupiah (lanjutan/continued)
Pihak ketiga/Third parties (lanjutan/ continued)
PT Bank Central Asia Tbk Desember/ Desember/
400.000 400.000 266.667 400.000 December 2026 December 2026
Desember/ Desember/
500.000 500.000 333.333 500.000 December 2026 December 2026
Juni/
1.000.000 - 833.333 - June 2027 -
Juni/
1.000.000 - 833.333 - June 2027 -
Agustus/
1.000.000 - 888.889 - August 2027 -
Desember/
700.000 - 700.000 - December 2027 -
Januari/
- 555.000 - 15.417 - January 2024
Maret/
- 700.000 - 58.333 - March 2024
September
- 1.000.000 - 250.000 - September 2024
Maret/ Maret/
PT Bank UOB Indonesia 260.000 300.000 25.000 125.000 March 2025 March 2025
September/ September/
260.000 300.000 75.000 175.000 September 2025 September 2025
Desember/
PT Bank Danamon Indonesia Tbk - 500.000 - 166.667 - December 2024
Januari/ Januari/
500.000 500.000 13.889 180.556 January 2025 January 2025
Oktober/ Oktober/
1.000.000 1.000.000 277.778 611.111 October 2025 October 2025
PT Bank Pan Indonesia Tbk Mei/ Mei/
1.000.000 1.000.000 138.889 472.222 May 2025 May 2025
November/ November/
1.000.000 1.000.000 305.555 638.889 November 2025 November 2025
Maret/ Maret/
500.000 500.000 208.333 375.000 March 2026 March 2026
April/ April/
500.000 500.000 222.222 388.889 April 2026 April 2026
Oktober/ Oktober/
1.000.000 1.000.000 611.111 944.444 October 2026 October 2026
Mei
1.000.000 - 805.555 - May 2027 -
September/
1.000.000 - 916.667 - September 2027 -
Juni/
- 1.000.000 - 166.667 - June 2024
Desember/
PT Bank KEB Hana Indonesia - 300.000 - 106.295 - December 2024
Desember/
PT Bank DKI - 300.000 - 106.295 - December 2024
Maret/ Maret/
200.000 200.000 18.072 87.716 March 2025 March 2025
Maret/
1.000.000 - 768.601 - March 2027 -
Maret/ Maret/
PT Bank CIMB Niaga Tbk 500.000 500.000 41.667 208.333 March 2025 March 2025
Maret/ Maret/
400.000 400.000 166.667 300.000 March 2026 March 2026
Desember/
PT Bank QNB Indonesia Tbk - 300.000 - 100.000 - December 2024
Agustus/ Agustus/
300.000 300.000 166.667 266.667 August 2026 August 2026
Juni/ Juni/
PT Bank Permata Tbk 400.000 400.000 66.667 200.000 June 2025 June 2025
Juni/ Juni/
PT Bank Oke Indonesia Tbk 500.000 500.000 89.851 261.494 June 2025 June 2025
Juli/ Juli/
PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk 430.000 430.000 89.921 236.782 July 2025 July 2025
November/ November/
300.000 300.000 198.331 292.430 November 2026 November 2026
PT Bank Pembangunan Daerah Agustus/ Agustus/
Jawa Barat dan Banten Tbk 500.000 500.000 277.778 444.444 August 2026 August 2026
Agustus/ Agustus/
PT Bank of India Indonesia Tbk 500.000 500.000 277.778 444.444 Agustus 2026 Agustus 2026
Januari/
PT Bank Maybank Indonesia Tbk 750.000 - 520.833 - January 2027 -
70
Page 405
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
15. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 15. BORROWINGS (continued)
Jumlah fasilitas/ Jumlah pinjaman/ Jatuh tempo fasilitas/
Facility amount Loan amount Maturity date of the facility
31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023 December 2024 December 2023 December 2024 December 2023
Pinjaman bank (lanjutan)/
Bank loans (continued)
Non-revolving (lanjutan/continued)
Rupiah (lanjutan/continued)
Pihak ketiga/Third parties (lanjutan/ continued)
April/
PT Bank Maspion Indonesia Tbk 300.000 300.000 233.333 - April 2027 -
26.800.000 24.085.000 13.434.916 14.244.622
Mata uang asing/Foreign currency
Pihak ketiga/Third parties
Februari/ Februari/
PT Bank Mizuho Indonesia 756.250 756.250 336.708 578.100 February 2026 February 2026
MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta April/ April/
MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch 409.459 409.459 76.770 219.678 April 2025 April 2025
Februari/
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 1.000.000 - 742.057 - February 2027 -
Juli/
500.000 - 429.016 - July 2027 -
Juli/
PT Bank Permata Tbk 400.000 - 365.243 - July 2027 -
Agustus/
315.000 - 292.955 - August 2027 -
3.380.709 1.165.709 2.242.749 797.778
Rupiah
Pihak berelasi/Related parties
April/
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk - 200.000 - 24.346 - April 2024
Mei/ Mei/
400.000 400.000 47.065 154.592 May 2025 May 2025
Desember/ Desember/
450.000 450.000 112.500 225.000 December 2025 December 2025
Oktober/ Oktober/
93.000 93.000 42.625 65.875 October 2026 October 2026
Oktober/ Oktober/
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 500.000 500.000 138.889 305.556 October 2025 October 2025
1.443.000 1.643.000 341.079 775.369
Pinjaman Lembaga keuangan non-bank/
Financial institution non-bank loans
PT Sarana Multigriya Juli/ Juli/
Finansial (Persero) 600.000 600.000 331.723 523.733 July 2026 July 2026
Maret/
500.000 - 384.368 - March 2027 -
Juni/
1.000.000 - 847.726 - June 2027 -
2.100.000 600.000 1.563.817 523.733
Jumlah/Total non-revolving 33.723.709 27.493.709 17.582.561 16.341.502
Jumlah/Total 38.969.109 29.581.709 21.513.126 18.133.652
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of 31 December 2024 and 2023, the Company
Perseroan telah memenuhi persyaratan dan kondisi has complied with the terms and conditions set forth
yang tertuang di dalam perjanjian pinjaman bank. in the bank loan agreement.
71
Page 406
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
15. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 15. BORROWINGS (continued)
Saldo pinjaman bank dan lembaga keuangan non Bank loans and non-bank financial institution loans
bank sesuai dengan tanggal jatuh temponya sebagai balance based on maturity date follows:
berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Tahun Year
2024 - 9.415.867 2024
2025 10.782.999 6.011.977 2025
2026 7.135.356 2.705.808 2026
2027 dan sesudahnya 3.594.771 - 2027 and there after
21.513.126 18.133.652
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of 31 December 2024 and 2023, the Company
Perseroan memiliki fasilitas pinjaman yang belum has undrawn loan facilities with details as follows:
ditarik dengan rincian sebagai berikut:
31 Desember/December 2024
Jumlah fasilitas
yang belum
ditarik/
Nama bank/ Jenis pinjaman/ Nomor perjanjian/ Tanggal perjanjian/ Jumlah fasilitas/ Undrawn facility Jatuh tempo fasilitas/
Bank name Loan type Agreement number Agreement date Facility amount amount Maturity date facility
Revolving:
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Pinjaman Kredit Modal Kerja 167 23 September/ 3.925.000 31.833 23 September/
Executing 15 September 2024 September 2025
Working Capital Facility15
Pinjaman Kredit Modal Kerja 169 23 September/ 150.000 112.603 23 September/
Auto Loan Pegawai/ September 2024 September 2025
Working Capital Facility
Auto Loan Employee 23 September/ 23 September/
Pinjaman Kredit Modal Kerja 168 September 2024 200.000 200.000 September 2025
Revolving
PT Bank ANZ Indonesia Fasilitas Modal Kerja/ 1300/FA/ANZ/AMD/ 27 Juni/ 242.430 242.430 30 Juni/
Working Capital Facility VI/2024 June 2024 June 2025
Fasilitas Kredit Berulang 1299/FA/ANZ/AMD/VI/2024 27 Juni/ 323.240 323.240 30 Juni/
Tanpa Komitmen June 2024 June 2025
Uncommitted Revolving
Credit Facility
PT Bank Danamon Indonesia Tbk Fasilitas Modal Kerja/ B.756/ARO/EB/1024 17 Desember/ 150.000 150.000 30 Agustus/
Working Capital Facility December 2024 August 2025
MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta/ Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek
MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch Tanpa Komitmen 2024-0002527 27 Mei/ 808.100 808.100 28 Februari/
Uncommitted Short Term May 2024 February 2025
Loan Facility
PT Bank OCBC NISP Tbk Fasilitas Demand Loan/ 506/ILS-JKT/PK/X/2024 8 November/ 200.000 200.000 10 November/
Demand Loan Facility November 2024 November 2025
PT Bank Central Asia Tbk Pinjaman Berjangka 67 21 Mei/ 553.000 553.000 11 Maret/
Money Market/ May 2024 March 2025
PT Bank Permata Tbk Money Market Loan/ 0845/MM/ADD/IV/2024/CG6 19 April/ 100.000 100.000 15 Februari/
Money Market Loan April 2024 February 2025
PT Bank HSBC Indonesia Pinjaman Berulang I/ JAK/210416/U/00547045 17 Juni/ 250.000 250.000 31 Juli/
Revolving Loan I June 2021 July 2025
PT Bank CTBC Indonesia Pinjaman Jangka Pendek/ 472/ADD/XII/2024 18 Desember/ 200.000 200.000 7 Desember/
Short Term Loan December 2024 December 2025
PT Bank Rakyat Indonesia Kredit Jangka Pendek/ 70 24 Oktober/ 100.000 100.000 24 Oktober/
(Persero) Tbk Short Term Loan October 2024 October 2025
PT Bank SMBC Indonesia Tbk
(dahulu/formerly
PT Bank BTPN Tbk) Loan on Note BTPN/NS/0095 13 Mei/May 2024 300.000 300.000 30 April/April 2025
PT Bank UOB Indonesia Revolving Credit Facility 883/06/2024 25 Juni/June 2024 300.000 300.000 29 Mei/May 2025
Jumlah/Total revolving 7.801.770 3.871.206
72
Page 407
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
15. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 15. BORROWINGS (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan As of 31 December 2024 and 2023, the Company
2023, Perseroan memiliki fasilitas pinjaman yang has undrawn loan facilities with details as follows:
belum ditarik dengan rincian sebagai berikut: (continued)
(lanjutan)
31 Desember/December 2024
Jumlah fasilitas
yang belum
ditarik/
Nama bank/ Jenis pinjaman/ Nomor perjanjian/ Tanggal perjanjian/ Jumlah fasilitas/ Undrawn facility Jatuh tempo fasilitas/
Bank name Loan type Agreement number Agreement date Facility amount amount Maturity date facility
Non-revolving:
21 Mei/ 31 Desember/
PT Bank Central Asia Tbk Installment Loan 19 67 May 2024 5.000.000 1.300.000 December 2025
Pinjaman Berjangka/ 19 September/ 25 September/
PT Bank Mizuho Indonesia Term Loan 927/AMD/MZH/0924 September 2024 1.616.200 1.616.200 September 2025
16 Mei/ 16 Mei/
PT Bank DBS Indonesia Amortized Term Loan 118/PFP-DBSI/V/1-2/2024 May 2024 500.000 500.000 May 2025
25 November/ 25 Mei/
PT Bank Pan Indonesia Tbk Pinjaman Tetap 25 64 November 2024 1.000.000 1.000.000 May 2025
17 Desember/ 17 Desember/
PT Bank Danamon Indonesia Tbk Term Loan 7 191 December 2024 1.500.000 1.500.000 December 2025
Jumlah/Total non-revolving 9.616.200 5.916.200
Jumlah/Total 17.417.970 9.787.406
31 Desember/December 2023
Jumlah fasilitas
yang belum
ditarik/
Nama bank/ Jenis pinjaman/ Nomor perjanjian/ Tanggal perjanjian/ Jumlah fasilitas/ Undrawn facility Jatuh tempo fasilitas/
Bank name Loan type Agreement number Agreement date Facility amount amount Maturity date facility
Revolving:
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Pinjaman Kredit Modal Kerja 154 27 September/ 550.000 550.000 27 September/
Revolving/ September 2023 September 2024
Working Capital Facility
Revolving
Pinjaman Kredit Modal Kerja 154 27 September/ 700.000 41.667 21 Desember/
Revolving/ September 2023 December 2028
Working Capital Facility
Revolving
Pinjaman Kredit Modal Kerja 154 27 September/ 50.000 34.583 27 September/
Auto Loan Pegawai/ September 2023 September 2024
Working Capital Facility
Auto Loan Employee
Pinjaman Kredit Modal 154 27 September/ 775.000 56.600 14 September/
Kerja Revolving/ September 2023 September 2028
Working Capital Facility
Revolving
PT Bank ANZ Indonesia Fasilitas Modal Kerja/ 110/FA/ANZ/NEW/ 11 Oktober/ 231.240 231.240 28 Juni/
Working Capital Facility X/2018 October 2018 June 2024
Fasilitas Kredit Berulang 1138/FA/ANZ/NEW/IX/2023 22 September/ 308.320 308.320 22 Juni/
Tanpa Komitmen September 2023 June 2024
Loan Facility Revolving
Without Commitment
PT Bank Danamon Indonesia Tbk Fasilitas Modal Kerja/ 100 26 September/ 150.000 150.000 30 Agustus/
Working Capital Facility September 2019 August 2024
MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta/ KMK Revolving/ 15-0581LN 11 Februari/ 770.800 770.800 28 Februari/
MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch Working Capital Facility February 2016 February 2024
Revolving
PT Bank OCBC NISP Tbk Fasilitas Demand Loan/ 102/CBL/PPP/III/2019 29 Maret/ 200.000 200.000 10 November/
Demand Loan Facility March 2019 November 2024
PT Bank BTPN Tbk Loan On Note (STL)/ BTPN/NS/0095 24 Mei/ 300.000 100.000 10 Januari/
Loan on Note May 2021 January 2024
PT Bank Central Asia Tbk Pinjaman Berjangka 17 6 April/ 553.000 553.000 11 Maret/
Money Market/ April 2022 March 2024
Term Loan
Money Market
PT Bank Permata Tbk Money Market Loan/ 46 27 April/ 100.000 100.000 15 Februari/
Money Market Loan April 2022 February 2024
PT Bank HSBC Indonesia Pinjaman Berulang I/ JAK/210416/U/00547045 17 Juni/ 250.000 250.000 31 Juli/
Revolving Loan I June 2021 July 2024
PT Bank CTBC Indonesia Pinjaman Jangka Pendek/ 317/XI/2022 2 November/ 200.000 200.000 7 Februari/
Short Term Loan November 2022 February 2024
PT Bank UOB Indonesia Revolving Credit Facility/ 1540 21 November/ 124.999 124.999 29 Mei/
Loan Facility Revolving November 2022 May 2024
PT Bank Rakyat Indonesia Kredit Jangka Pendek/ 86 24 Oktober/ 100.000 100.000 24 Oktober/
(Persero) Tbk Short Term Loan October 2023 October 2024
Jumlah/Total revolving 5.363.359 3.771.209
73
Page 408
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
15. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 15. BORROWINGS (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan As of 31 December 2024 and 31 December 2023, the
31 Desember 2023, Perseroan memiliki fasilitas Company has undrawn loan facilities with details as
pinjaman yang belum ditarik dengan rincian sebagai follows: (continued)
berikut: (lanjutan)
31 Desember/December 2023
Jumlah fasilitas
yang belum
ditarik/
Nama bank/ Jenis pinjaman/ Nomor perjanjian/ Tanggal perjanjian/ Jumlah fasilitas/ Undrawn facility Jatuh tempo fasilitas/
Bank name Loan type Agreement number Agreement date Facility amount amount Maturity date facility
Non-revolving:
PT Bank Permata Tbk Term Loan 2/ 25 12 April/ 800.000 800.000 12 Januari/
Term Loan 2 April 2023 January 2024
PT Bank Maybank Indonesia Tbk Pinjaman Berjangka/ 9 7 September/ 750.000 750.000 7 September/
Term Loan September 2023 September 2024
PT Bank Maspion Indonesia Tbk Fixed Loan Sliding/ 85 18 September/ 300.000 300.000 18 September/
Fixed Loan Sliding September 2023 September 2024
PT Bank Danamon Indonesia Tbk Term Loan 6/ 14 13 November/ 1.500.000 1.500.000 13 November/
Term Loan 6 November 2023 November 2024
Jumlah/Total non-revolving 3.350.000 3.350.000
Jumlah/Total 8.713.359 7.121.209
Pinjaman bank dalam rupiah di atas dikenakan The bank loans denominated in Rupiah bear interest
bunga antara 6,00% - 7,60% pada tahun yang rates ranging between 6.00% - 7.60% for the year
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023. ended 31 December 2024 and 2023. The bank loans
Pinjaman bank dalam mata uang asing dikenakan denominated in foreign currency bear interest of
bunga USD-SOFR+0,60%-1,20% per tahun dan USD-SOFR+0.60%-1.20% per annum and USD-
USD-SOFR+1,20% per tahun pada tahun yang SOFR+1.20% per annum for the year ended
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023. 31 December 2024 and 2023, respectively.
Selama tahun yang berakhir pada tanggal During the years, ended 31 December 2024 and
31 Desember 2024 dan 2023, Perseroan telah 2023, the Company has paid the loan principal and
melakukan pembayaran cicilan pokok dan bunga interest installments on schedule.
pinjaman sesuai jadwal yang ditetapkan.
Pinjaman-pinjaman ini dijamin dengan piutang These loans are secured by consumer financing
pembiayaan konsumen sejumlah Rp9.259.955 pada receivables amounting to Rp9,259,955 as of
tanggal 31 Desember 2024 (31 Desember 2023: 31 December 2024 (31 December 2023:
Rp9.818.990) dan piutang sewa pembiayaan Rp9,818,990) and finance lease receivables
sejumlah Rp1.238.030 pada tanggal amounting to Rp1,238,030 as of 31 December 2024
31 Desember 2024 (31 Desember 2023: Rp874.859). (31 December 2023: Rp874,859).
Fasilitas pinjaman dari beberapa bank dan bank The loan facilities from those banks and syndicated
sindikasi tersebut mensyaratkan Perseroan untuk banks require the Company to provide a written
memberikan pemberitahuan tertulis dalam hal notice in respect of dividend payments, changes of
pembagian dividen, perubahan modal dan capital and shareholders, changes of directors and
pemegang saham, perubahan susunan direksi dan commissioners, changes of main business,
komisaris, perubahan bisnis utama, investasi dan investment and obtaining new loan facilities from
perolehan pinjaman baru dari bank lain. other banks.
Dalam perjanjian pinjaman tersebut, Perseroan juga Under the loan agreements, the Company is also
diwajibkan untuk memenuhi persyaratan keuangan obliged to comply with financial covenants such as
seperti rasio jumlah utang bunga terhadap ekuitas gearing ratio not exceeding 10:1 and other reporting
tidak melebihi rasio 10:1 dan kewajiban obligations. As of 31 December 2024 and 2023, the
penyampaian laporan lainnya. Pada tanggal Company has complied with the terms and
31 Desember 2024 dan 2023, Perseroan telah conditions set forth in the bank loan agreement.
memenuhi persyaratan dan kondisi yang tertuang di
dalam perjanjian pinjaman bank.
Fasilitas-fasilitas pinjaman ini dipergunakan untuk The loan facilities are used for the Company’s
modal kerja kegiatan usaha Perseroan. working capital.
74
Page 409
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
15. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 15. BORROWINGS (continued)
Lihat Catatan 26b untuk rincian saldo dan transaksi Refer to Note 26b for details of balances and
dengan pihak berelasi. transactions with related parties.
16. INSTRUMEN KEUANGAN DERIVATIF 16. DERIVATIVE FINANCIAL INSTRUMENTS
31 Desember/December 2024
Jumlah nosional Nilai wajar/Fair values
mata uang asing
(jumlah penuh)/ Piutang Utang
Notional amount in derivatif/ derivatif/
foreign currency Derivative Derivative
Instrumen (full amount) receivables payables Instruments
Terkait nilai tukar Foreign exchange and
dan suku bunga interest rate related
Swap mata uang asing dan Cross currency swaps and
suku bunga interest rate
MUFG Bank,Ltd.,Cabang Jakarta USD 4.750.000 7.979 - MUFG Bank,Ltd.,Jakarta Branch
PT Bank Mizuho Indonesia USD 20.833.338 22.045 - PT Bank Mizuho Indonesia
PT Bank Danamon Indonesia Tbk USD 45.913.682 14.014 - PT Bank Danamon Indonesia Tbk
PT Bank Danamon Indonesia Tbk USD 26.544.732 - 6.579 PT Bank Danamon Indonesia Tbk
PT Bank Permata Tbk USD 22.598.870 - 6.075 PT Bank Permata Tbk
PT Bank Permata Tbk USD 18.126.177 970 - PT Bank Permata Tbk
45.008 12.654
31 Desember/December 2023
Jumlah nosional Nilai wajar/Fair values
mata uang asing
(jumlah penuh)/ Piutang Utang
Notional amount in derivatif/ derivatif/
foreign currency Derivative Derivative
Instrumen (full amount) receivables payables Instruments
Terkait nilai tukar Foreign exchange and
dan suku bunga interest rate related
Swap mata uang asing dan Cross currency swaps and
suku bunga interest rate
MUFG Bank,Ltd.,Cabang Jakarta USD 14.250.000 12.374 - MUFG Bank,Ltd.,Jakarta Branch
PT Bank Mizuho Indonesia USD 37.500.002 16.559 - PT Bank Mizuho Indonesia
28.933 -
Perseroan menghadapi risiko pasar, terutama karena The Company is exposed to market risks, primarily
perubahan kurs mata uang asing dan tingkat bunga to changes in foreign currency exchange and
mengambang, dan menggunakan instrumen derivatif floating interest rates, and uses derivative
untuk lindung nilai atas risiko tersebut sebagai bagian instruments to hedge these risks as part of its risk
dari manajemen risiko. Perseroan tidak memiliki atau management activities. The Company does not
menerbitkan instrumen derivatif untuk tujuan-tujuan hold or issue derivative instruments for trading
diperdagangkan. purposes.
Selisih nilai wajar instrumen derivatif yang ditujukan The fair value difference of derivative instruments
sebagai lindung nilai arus kas dan laba (rugi) selisih designated as cash flow hedges and foreign
kurs atas utang bank dalam mata uang asing neto exchange gain (loss) of bank loan denominated in
setelah pajak dicatat pada penghasilan komprehensif foreign currency net of taxes were reported as other
lain sebesar (Rp20.225) pada comprehensive income amounting to (Rp20,225) in
31 Desember 2024 dan Rp8.990 pada 31 Desember 31 December 2024 and Rp8,990 in 31 December
2023. Saldo kerugian kumulatif yang timbul dari 2023. Cumulative losses from the changes in fair
perubahan nilai wajar instrumen derivatif tersebut value of derivative instrument are presented as
disajikan sebagai ”Keuntungan (kerugian) kumulatif “Cumulative gain (loss) on derivative instrument for
atas instrumen derivatif untuk lindung nilai arus kas - cash flow hedges - net” a in the equity amounted to
neto” pada ekuitas masing-masing sebesar (Rp17,423) and Rp2,802 as of 31 December 2024
(Rp17.423) dan Rp2.802 pada tanggal 31 Desember and 2023, respectively.
2024 dan 2023.
75
Page 410
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
16. INSTRUMEN KEUANGAN DERIVATIF (lanjutan) 16. DERIVATIVE FINANCIAL INSTRUMENTS
(continued)
MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch
Perseroan melakukan kontrak swap mata uang dan The Company entered into cross currency swap
suku bunga dengan MUFG Bank, Ltd., Cabang contracts and interest rate swap contracts with
Jakarta dengan rincian sebagai berikut: MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch with details as
follows:
Dasar pinjaman/ Nilai kontrak/ Tanggal perjanjian/ Tanggal jatuh tempo/ Jenis kontrak swap/
Underlying loan Contract value Agreement date Maturity date Type of swap contract
11 Maret/ 11 April/ Swap mata uang dan suku bunga/
Bilateral Loan/Bilateral Loan USD28.500.000 March 2022 April 2025 Cross currency interest rate swaps
Perseroan membayar angsuran pokok dan bunga The Company pays installments of principal and
setiap 3 (tiga) bulan dengan tingkat suku bunga tetap interest every 3 (three) months at annual fixed rate
sebesar 6,00% dan menerima dengan tingkat suku by 6.00% and receives a floating rate of SOFR
bunga mengambang SOFR Compound + 1,20% Compound +1.20% in USD for cross-currency and
dalam USD untuk kontrak swap mata uang dan suku interest rate swap.
bunga.
PT Bank Mizuho Indonesia PT Bank Mizuho Indonesia
Perseroan melakukan kontrak swap mata uang dan The Company entered into cross currency swap
suku bunga dengan PT Bank Mizuho Indonesia contracts and interest rate swap contracts with
dengan rincian sebagai berikut: PT Bank Mizuho Indonesia as follows:
Dasar pinjaman/ Nilai kontrak/ Tanggal perjanjian/ Tanggal jatuh tempo/ Jenis kontrak swap/
Underlying loan Contract value Agreement date Maturity date Type of swap contract
Bilateral loan/ 8 April/ 13 Februari/ Swap mata uang dan suku bunga/
Bilateral loan USD50.000.000 April 2022 February 2026 Cross currency interest rate swaps
Perseroan membayar angsuran pokok dan bunga The Company pays installments of principal and
setiap 3 (tiga) bulan dengan tingkat suku bunga tetap interest every 3 (three) months at annual fixed rate
sebesar 6,98%, dan menerima dengan tingkat by 6.98% and has received a floating rate of
bunga mengambang SOFR Compound +1,08% SOFR Compound +1.08% in USD for cross-
dalam USD untuk kontrak swap mata uang dan suku currency and interest rate swap.
bunga.
PT Bank Danamon Indonesia Tbk PT Bank Danamon Indonesia Tbk
Perseroan melakukan kontrak swap mata uang dan The Company entered into cross currency swap
suku bunga dengan PT Bank Danamon Indonesia contracts and interest rate swap contracts with
Tbk dengan rincian sebagai berikut: PT Bank Danamon Indonesia Tbk with details as
follows:
Dasar pinjaman/ Nilai kontrak/ Tanggal perjanjian/ Tanggal jatuh tempo/ Jenis kontrak swap/
Underlying loan Contract value Agreement date Maturity date Type of swap contract
13 November/ 12 Februari/ Swap mata uang dan suku bunga/
Bilateral Loan/Bilateral Loan USD63.572.791 November 2023 February 2027 Cross currency interest rate swaps
13 November/ 23 Juli/ Swap mata uang dan suku bunga/
Bilateral Loan/Bilateral Loan USD30.826.140 November 2023 July 2027 Cross currency interest rate swaps
76
Page 411
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
16. INSTRUMEN KEUANGAN DERIVATIF (lanjutan) 16. DERIVATIVE FINANCIAL INSTRUMENTS
(continued)
PT Bank Danamon Indonesia Tbk (lanjutan) PT Bank Danamon Indonesia Tbk (continued)
Perseroan membayar angsuran pokok dan bunga The Company pays installments of principal and
setiap bulan dengan tingkat suku bunga tetap interest every month at annual fixed rate by 6.85%
masing-masing sebesar 6,85% dan 7,03% dan and 7.03% each and receives a floating rate of
menerima dengan tingkat suku bunga mengambang Term SOFR + 0.69% and Term SOFR + 0.60%
masing-masing Term SOFR + 0,69% dan Term each in USD for cross-currency and interest rate
SOFR + 0,60% dalam USD untuk kontrak swap mata swap.
uang dan suku bunga.
PT Bank Permata Tbk PT Bank Permata Tbk
Perseroan melakukan kontrak swap mata uang dan The Company entered into cross currency swap
suku bunga dengan PT Bank Permata Tbk dengan contracts and interest rate swap contracts with
rincian sebagai berikut: PT Bank Permata Tbk with details as follows:
Dasar pinjaman/ Nilai kontrak/ Tanggal perjanjian/ Tanggal jatuh tempo/ Jenis kontrak swap/
Underlying loan Contract value Agreement date Maturity date Type of swap contract
12 April/ 24 Juli/ Swap mata uang dan suku bunga/
Bilateral Loan/Bilateral Loan USD24.653.312 April 2023 July 2027 Cross currency interest rate swaps
12 April/ 14 Agustus/ Swap mata uang dan suku bunga/
Bilateral Loan/Bilateral Loan USD19.774.011 April 2023 August 2027 Cross currency interest rate swaps
Perseroan membayar angsuran pokok dan bunga The Company pays installments of principal and
setiap 3 (tiga) bulan dengan tingkat suku bunga tetap interest every 3 (three) months at annual fixed rate
masing-masing sebesar 7,00% dan menerima by 7.00% each and receives a floating rate of Term
dengan tingkat suku bunga mengambang masing- SOFR + 0.60% and Term SOFR + 0.63% in USD
masing Term SOFR + 0,60% dan Term SOFR + for cross-currency and interest rate swap.
0,63% dalam USD untuk kontrak swap mata uang
dan suku bunga.
Kontrak swap mata uang dan suku bunga Perseroan The Company’s cross currency and interest rate
telah memenuhi kriteria dan berlaku efektif sebagai swap contracts are designated as effective cash
lindung nilai arus kas. Oleh karenanya, nilai wajar flow hedge. Therefore, the fair value of the
instrumen lindung nilai disajikan pada penghasilan hedging instrument is presented under other
komprehensif lainnya di bagian ekuitas. Aset atau comprehensive income in the equity section. The
liabilitas terkait yang timbul dari transaksi swap related assets or liabilities arising from the swap
tersebut disajikan pada piutang atau utang derivatif. transaction is presented under derivative
receivables or payables.
17. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 17. SECURITIES ISSUED
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I - 200.000 Continuing Bonds IV Phase I
Obligasi Berkelanjutan IV Tahap II - 658.000 Continuing Bonds IV Phase II
Obligasi Berkelanjutan V Tahap I 386.000 386.000 Continuing Bonds V Phase I
Obligasi Berkelanjutan V Tahap II 485.700 1.400.850 Continuing Bonds V Phase II
Obligasi Berkelanjutan V Tahap III 1.228.055 1.228.055 Continuing Bonds V Phase III
Obligasi Berkelanjutan VI Tahap I 691.735 691.735 Continuing Bonds VI Phase I
Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II 1.131.110 1.131.110 Continuing Bonds VI Phase II
Obligasi Berkelanjutan VI Tahap III 1.163.085 - Continuing Bonds VI Phase III
Obligasi Berkelanjutan VI Tahap IV 1.609.110 - Continuing Bonds VI Phase IV
6.694.795 5.695.750
77
Page 412
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 17. SECURITIES ISSUED (continued)
(lanjutan)
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Dikurangi: Less:
Beban emisi yang belum diamortisasi: Unamortized issuance cost:
Saldo awal 8.235 5.668 Beginning balance
Penambahan 8.764 6.283 Additions
Amortisasi (lihat Catatan 22) (4.129) (3.716) Amortization (refer to Note 22)
12.870 8.235
Total 6.681.925 5.687.515 Total
Surat berharga yang diterbitkan sesuai dengan jatuh Securities issued based on maturity profile, are as
temponya sebagai berikut: follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Tahun Year
2024 - 1.773.150 2024
2025 1.237.440 1.237.440 2025
2026 1.729.535 1.729.535 2026
2027 dan sesudahnya 3.727.820 955.625 2027 and there after
6.694.795 5.695.750
Obligasi Berkelanjutan IV Continuing Bonds IV
Obligasi Berkelanjutan IV Mandiri Tunas Finance Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds IV
Tahap I Tahun 2019 Phase I Year 2019
Pada tanggal 8 Januari 2019 Perseroan telah On 8 January 2019, the Company issued Mandiri
menerbitkan Obligasi Berkelanjutan IV Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds IV Phase I Year
Tunas Finance Tahap I Tahun 2019 (”Obligasi 2019 (“Continuing Bonds IV Phase I”) with details
Berkelanjutan IV Tahap I”) dengan rincian sebagai as follows:
berikut:
Tingkat bunga
tetap per tahun/
Obligasi/ Nilai nominal/ Fixed interest Jatuh tempo/ Cicilan pokok Obligasi/
Bonds Nominal value rate per annum Due date Bonds principal installment
Seri/Series B 200.000 9,75% 8 Januari/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
January 2024 tempo/Bullet payment on due date
78
Page 413
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 17. SECURITIES ISSUED (continued)
(lanjutan)
Obligasi Berkelanjutan IV (lanjutan) Continuing Bonds IV (continued)
Obligasi Berkelanjutan IV Mandiri Tunas Finance Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds IV
Tahap I Tahun 2019 (lanjutan) Phase I Year 2019 (continued)
Obligasi tersebut dijamin dengan piutang These bonds are secured by the Company’s
pembiayaan konsumen Perseroan sebesar minimum consumer financing receivables for a minimum
60% untuk Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I dari amount of 60% of the nominal value of Continuing
pokok obligasi terutang. Pada tanggal 31 Desember Bonds IV Phase I. As of nd 31 December 2023, the
2023, piutang pembiayaan konsumen yang amount of consumer financing receivables that are
dijaminkan adalah sejumlah Rp101.379, sedangkan as security for bonds payable is Rp101,379,
piutang sewa pembiayaan yang dijaminkan adalah respectively, while finance lease receivables that
sejumlah Rp18.621 (lihat Catatan 5 dan 6). Jika are Rp18,621, respectively (refer to Note 5 and 6).
jumlah piutang pembiayaan konsumen kurang dari If the amount of consumer financing receivables is
yang dipersyaratkan, maka akan dipenuhi dari uang less than the requirement, the Company has to
tunai yang ditempatkan pada rekening place sufficient cash into an escrow account
penampungan atas nama Perseroan yang ditunjuk established by PT Bank Rakyat Indonesia Tbk as
oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk selaku trustee for Continuing Bonds IV Phase I.
wali amanat untuk Obligasi Berkelanjutan IV
Tahap I.
Dalam perjanjian perwaliamanatan juga diatur The trustee agreement provides several negative
beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh covenants to the Company, among others,
Perseroan, antara lain memberikan jaminan fidusia collateral with fiduciary transfer of consumer
berupa piutang pembiayaan konsumen dan rasio financing receivables and debt to equity ratio not to
jumlah pinjaman terhadap ekuitas tidak melebihi exceed 10:1. Moreover, during the year that the
rasio 10:1. Selain itu, selama pokok obligasi belum bond principals are still outstanding, the Company
dilunasi, Perseroan tidak diperkenankan, antara lain is not allowed to, among others, merge unless
melakukan penggabungan usaha kecuali dilakukan performed on the same business and to sell or
pada bidang usaha yang sama serta menjual atau assign more than 50% of the Company’s asset,
mengalihkan lebih dari 50% aset Perseroan kecuali except for the Company’s normal business
untuk kegiatan usaha Perseroan sehari-hari. transactions.
Perseroan telah memenuhi batasan-batasan yang The Company has complied with the covenants as
diwajibkan dalam perjanjian tersebut diatas. required by the trustee agreements.
PT Pefindo telah menetapkan peringkat idAA+ PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
(Double A Plus) terhadap Obligasi Berkelanjutan IV idAA+ (Double A plus) of Continuing Bonds IV
Tahap I sesuai dengan Suratnya No.RC-950/PEF- Phase I based on its report No.RC-950/PEF-
DIR/X/2019 tanggal 9 Oktober 2019 untuk periode DIR/X/2019 dated 9 October 2019 for the period
8 Oktober 2019 sampai dengan 1 Oktober 2020. 8 October 2019 until 1 October 2020.
PT Pefindo telah menetapkan kembali peringkat PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
idAAA (Triple A) terhadap Obligasi Berkelanjutan IV idAAA (Triple A) of Continuing Bonds IV Phase I
Tahap I terakhir sesuai dengan suratnya No. RC- with the latest based on its report No. RC-236/PEF-
236/PEF-DIR/III/2023 tanggal 16 Maret 2023 untuk DIR/III/2023 dated 16 March 2023 for the period
periode 16 Maret 2023 sampai dengan 1 Maret 2024. 16 March 2023 until 1 March 2024.
Perseroan telah melunasi utang obligasi The company has paid off continuing Bonds IV
Berkelanjutan IV Tahap I seri B sebesar Rp200.000 Phase I serie B in the amount Rp200,000 on
pada tanggal 4 Januari 2024. 4 January 2024.
79
Page 414
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 17. SECURITIES ISSUED (continued)
(lanjutan)
Obligasi Berkelanjutan IV (lanjutan) Continuing Bonds IV (continued)
Obligasi Berkelanjutan IV Mandiri Tunas Finance Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds IV
Tahap II Tahun 2019 Phase II Year 2019
Pada tanggal 26 Juli 2019 Perseroan telah On 26 July 2019, the Company issued Mandiri
menerbitkan Obligasi Berkelanjutan IV Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds IV Phase II Year
Tunas Finance Tahap II Tahun 2019 (”Obligasi 2019 (“Continuing Bonds IV Phase II”) with details
Berkelanjutan IV Tahap II”) dengan rincian sebagai as follows:
berikut:
Tingkat bunga
tetap per tahun/
Obligasi/ Nilai nominal/ Fixed interest Jatuh tempo/ Cicilan pokok Obligasi/
Bonds Nominal value rate per annum Due date Bonds principal installment
Seri/Series B 658.000 9,50% 26 Juli/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
July 2024 tempo/Bullet payment on due date
Obligasi tersebut dijamin dengan piutang These bonds are secured by the Company’s
pembiayaan konsumen Perseroan sebesar minimum consumer financing receivables for a minimum
60% untuk Obligasi Berkelanjutan IV Tahap II dari amount of 60% of the nominal value of Continuing
pokok obligasi terutang. Pada tanggal 31 Desember Bonds IV Phase II. As of 31 December 2023, the
2023, piutang pembiayaan konsumen yang amount of consumer financing receivables that are
dijaminkan adalah Rp325.965, sedangkan piutang pledged as security for bonds payable is
sewa pembiayaan yang dijaminkan adalah masing- Rp325,965, respectively, while the amount of
masing sejumlah Rp68.835 (lihat Catatan 5 dan 6). finance lease receivables that are pledged is
Jika jumlah piutang pembiayaan konsumen kurang Rp68,835, respectively (refer to Note 5 and 6). If the
dari yang dipersyaratkan, maka akan dipenuhi dari amount of consumer financing receivables is less
uang tunai yang ditempatkan pada rekening than the requirement, the Company has to place
penampungan atas nama Perseroan yang ditunjuk sufficient cash into an escrow account established
oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk selaku by PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk as
wali amanat untuk Obligasi Berkelanjutan IV trustee for Continuing Bonds IV Phase II.
Tahap II.
Dalam perjanjian perwaliamanatan juga diatur Covenants to the Company, among others,
beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh collateral with fiduciary transfer of consumer
Perseroan, antara lain memberikan jaminan fidusia financing receivables and debt to equity ratio not to
berupa piutang pembiayaan konsumen dan rasio exceed 10:1. Moreover, during the year that the
jumlah pinjaman terhadap ekuitas tidak melebihi bond principals are still outstanding, the Company
rasio 10:1. Selain itu, selama pokok obligasi belum is not allowed to, among others, merge unless
dilunasi, Perseroan tidak diperkenankan, antara lain performed on the same business and to sell or
melakukan penggabungan usaha kecuali dilakukan assign more than 50% of the Company’s asset,
pada bidang usaha yang sama serta menjual atau except for the The trustee agreement provides
mengalihkan lebih dari 50% aset Perseroan kecuali several negative Company’s normal business
untuk kegiatan usaha Perseroan sehari-hari. transactions.
Perseroan telah memenuhi batasan-batasan yang The Company has complied with the covenants as
diwajibkan dalam perjanjian tersebut diatas. required by the above trustee agreements.
PT Pefindo telah menetapkan peringkat idAA+ PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
(Double A Plus) terhadap Obligasi Berkelanjutan IV idAA+ (Double A plus) of Continuing Bonds IV
Tahap II sesuai dengan Suratnya No.RC-950/PEF- Phase II based on its report No.RC-950/PEF-
DIR/X/2019 tanggal 9 Oktober 2019 untuk periode DIR/X/2019 dated 9 October 2019 for the period
8 Oktober 2019 sampai dengan 1 Oktober 2020. 8 October 2019 until 1 October 2020.
80
Page 415
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 17. SECURITIES ISSUED (continued)
(lanjutan)
Obligasi Berkelanjutan IV (lanjutan) Continuing Bonds IV (continued)
Obligasi Berkelanjutan IV Mandiri Tunas Finance Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds IV
Tahap II Tahun 2019 (lanjutan) Phase II Year 2019 (continued)
PT Pefindo telah menetapkan kembali peringkat PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
idAAA (Triple A) terhadap Obligasi Berkelanjutan IV idAAA (Triple A) of Continuing Bonds IV Phase II
Tahap II terakhir sesuai dengan suratnya No. RC- with the latest based on its report No. RC-180/PEF-
180/PEF-DIR/III/2024 tanggal 6 Maret 2024 untuk DIR/III/2024 dated 6 March 2024 for the period
periode 6 Maret 2024 sampai dengan 1 Maret 2025 6 March 2024 until 1 March 2025.
Perseroan telah melunasi utang obligasi The company has paid off continuing Bonds IV
Berkelanjutan IV Tahap II seri B sebesar Rp658.000 Phase II serie B in the amount Rp658,000 on
pada tanggal 24 Juli 2024. 24 July 2024.
Obligasi Berkelanjutan V Continuing Bonds V
Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Finance Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds V
Tahap I Tahun 2020 Phase I Year 2020
Pada tanggal 13 Agustus 2020 Perseroan telah On 13 August 2020, the Company issued Mandiri
menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Tunas Finance Continuing Bonds V Phase I Year
Finance Tahap I Tahun 2020 (”Obligasi 2020 (“Continuing Bonds V Phase I”) with details as
Berkelanjutan V Tahap I”) dengan rincian sebagai follows:
berikut:
Tingkat bunga
tetap per tahun/
Obligasi/ Nilai nominal/ Fixed interest Jatuh tempo/ Cicilan pokok Obligasi/
Bonds Nominal value rate per annum Due date Bonds principal installment
Seri/Series B 386.000 8,60% 13 Agustus/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
August 2025 tempo/Bullet payment on due date
Obligasi tersebut dijamin dengan piutang These bonds are secured by the Company’s
pembiayaan konsumen Perseroan sebesar minimum consumer financing receivables for a minimum
60% untuk Obligasi Berkelanjutan V Tahap I dari amount of 60% of the nominal value of Continuing
pokok obligasi terutang. Pada tanggal Bonds V Phase I. As of 31 December 2024 and
31 Desember 2024 dan 2023, piutang pembiayaan 2023, the amount of consumer financing
konsumen yang dijaminkan masing-masing adalah receivables that are pledged as security for bonds
sejumlah Rp199.812 dan Rp231.600, sedangkan payable is Rp199,812 and Rp231,600,
piutang sewa pembiayaan yang dijaminkan masing- respectively, while finance lease receivables that
masing adalah sejumlah Rp31.788 dan RpNihil (lihat are pledged is Rp31,788 and RpNil, respectively
Catatan 5 dan 6). (refer to Note 5 and 6).
Jika jumlah piutang pembiayaan konsumen kurang If the amount of consumer financing receivables is
dari yang dipersyaratkan, maka akan dipenuhi dari less than the requirement, the Company has to
uang tunai yang ditempatkan pada rekening place sufficient cash into an escrow account
penampungan atas nama Perseroan yang ditunjuk established by PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk selaku Tbk as trustee for Continuing Bonds V Phase I.
wali amanat untuk Obligasi Berkelanjutan V Tahap I.
81
Page 416
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 17. SECURITIES ISSUED (continued)
(lanjutan)
Obligasi Berkelanjutan V (lanjutan) Continuing Bonds V (Continued)
Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Finance Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds V
Tahap I Tahun 2020 (lanjutan) Phase I Year 2020 (continued)
Dalam perjanjian perwaliamanatan juga diatur The trustee agreement provides several negative
beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh covenants to the Company, among others, collateral
Perseroan, antara lain memberikan jaminan fidusia with fiduciary transfer of consumer financing
berupa piutang pembiayaan konsumen dan rasio receivables and debt to equity ratio not to exceed
jumlah pinjaman terhadap ekuitas tidak melebihi 10:1. Moreover, during the year that the bond
rasio 10:1. Selain itu, selama pokok obligasi belum principals are still outstanding, the Company is not
dilunasi, Perseroan tidak diperkenankan, antara lain allowed to, among others, merge unless performed
melakukan penggabungan usaha kecuali dilakukan on the same business and to sell or assign more
pada bidang usaha yang sama serta menjual atau than 50% of the Company’s asset, except for the
mengalihkan lebih dari 50% aset Perseroan kecuali Company’s normal business transactions.
untuk kegiatan usaha Perseroan sehari-hari.
The Company has complied with the covenants on
Perseroan telah memenuhi batasan-batasan yang the trustee agreements
diwajibkan dalam perjanjian tersebut diatas.
PT Pefindo telah menetapkan peringkat idAA+ PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
(Double A Plus) terhadap Obligasi Berkelanjutan V idAA+ (Double A plus) of Continuing Bonds V Phase
Tahap I sesuai dengan suratnya No. RC-537/PEF- I based on its report No. RC-537/PEF-DIR/V/2020
DIR/V/2020 tanggal 8 Mei 2020 untuk periode 8 Mei dated 8 May 2020 for the period 8 May 2020 until
2020 sampai dengan 1 Mei 2021. 1 May 2021.
PT Pefindo telah menetapkan kembali peringkat PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
idAAA (Triple A) terhadap Obligasi Berkelanjutan IV idAAA (Triple A) of Continuing Bonds IV Phase II
Tahap II terakhir sesuai dengan suratnya No. RC- with the latest based on its report No. RC-180/PEF-
180/PEF-DIR/III/2024 tanggal 6 Maret 2024 untuk DIR/III/2024 dated 6 March 2024 for the period
periode 6 Maret 2024 sampai dengan 1 Maret 2025. 6 March 2024 until 1 March 2025.
Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Finance Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds V
Tahap II Tahun 2021 Phase II Year 2021
Pada tanggal 20 Mei 2021 Perseroan telah On 20 May 2021, the Company issued Mandiri
menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Tunas Finance Continuing Bonds V Phase II Year
Finance Tahap II Tahun 2021 (”Obligasi 2021 (“Continuing Bonds V Phase II”) with details
Berkelanjutan V Tahap II”) dengan rincian sebagai as follows:
berikut:
Tingkat bunga
tetap per tahun/
Obligasi/ Nilai nominal/ Fixed interest Jatuh tempo/ Cicilan pokok Obligasi/
Bonds Nominal value rate per annum Due date Bonds principal installment
Seri/Series A 915.150 7,00% 20 Mei/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
May 2024 tempo/Bullet payment on due date
Seri/Series B 485.700 7,65% 20 Mei/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
May 2026 tempo/Bullet payment on due date
82
Page 417
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 17. SECURITIES ISSUED (continued)
(lanjutan)
Obligasi Berkelanjutan V (lanjutan) Continuing Bonds V (Continued)
Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Finance Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds V
Tahap II Tahun 2022 (lanjutan) Phase II Year 2022 (continued)
Obligasi tersebut dijamin dengan piutang pembiayaan These bonds are secured by the Company’s
konsumen Perseroan sebesar minimum 60% untuk consumer financing receivables for a minimum
Obligasi Berkelanjutan V Tahap II dari pokok obligasi amount of 60% of the nominal value of Continuing
terutang. Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Bonds V Phase II. As of 31 December 2024 and
piutang pembiayaan konsumen yang dijaminkan 2023, the amount of consumer financing receivables
adalah masing-masing sejumlah Rp271.358 dan that are pledged as security for bonds payable is
Rp728.320 sedangkan piutang sewa pembiayaan Rp271,358 and Rp728,320, respectively, while the
yang dijaminkan adalah masing-masing sejumlah amount of finance lease receivables that are pledged
Rp20.062 dan Rp112.190 (lihat Catatan 5 dan 6). is Rp20,062 and Rp112,190, respectively (refer to
Note 5 and 6).
Jika jumlah piutang pembiayaan konsumen kurang If the amount of consumer financing receivables is
dari yang dipersyaratkan, maka akan dipenuhi dari less than the requirement, the Company has to place
uang tunai yang ditempatkan pada rekening sufficient cash into an escrow account established by
penampungan atas nama Perseroan yang ditunjuk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk as trustee
oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk selaku for Continuing Bonds V Phase II.
wali amanat untuk Obligasi Berkelanjutan V Tahap II.
Dalam perjanjian perwaliamanatan juga diatur The trustee agreement provides several negative
beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh covenants to the Company, among others, collateral
Perseroan, antara lain memberikan jaminan fidusia with fiduciary transfer of consumer financing
berupa piutang pembiayaan konsumen dan rasio receivables and debt to equity ratio not to exceed
jumlah pinjaman terhadap ekuitas tidak melebihi rasio 10:1. Moreover, during the year that the bond
10:1. Selain itu, selama pokok obligasi belum dilunasi, principals are still outstanding, the Company is not
Perseroan tidak diperkenankan, antara lain allowed to, among others, merge unless performed
melakukan penggabungan usaha kecuali dilakukan on the same business and to sell or assign more than
pada bidang usaha yang sama serta menjual atau 50% of the Company’s asset, except for the
mengalihkan lebih dari 50% aset Perseroan kecuali Company’s normal business transactions.
untuk kegiatan usaha Perseroan sehari-hari.
Perseroan telah memenuhi batasan-batasan yang The Company has complied with the covenants as
diwajibkan dalam perjanjian tersebut diatas. required by the above trustee agreements.
PT Pefindo telah menetapkan peringkat idAA+ PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
(Double A Plus) terhadap Obligasi Berkelanjutan V idAA+ (Double A plus) of Continuing Bonds V Phase
Tahap II sesuai dengan suratnya No. RC-498/PEF- II based on its report No. RC-498/PEF-DIR/V/2021
DIR/V/2021 tanggal 6 Mei 2021 untuk periode dated 6 May 2021 for the period 6 May 2021 until
6 Mei 2021 sampai dengan 1 Mei 2022. 1 May 2022.
PT Pefindo telah menetapkan kembali peringkat PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
idAAA (Triple A) terhadap Obligasi Berkelanjutan V idAAA (Triple A) of Continuing Bonds V Phase II
Tahap II terakhir sesuai dengan suratnya No. RC- with the latest based on its report No. RC-180/PEF-
180/PEF-DIR/III/2024 tanggal 6 Maret 2024 untuk DIR/III/2024 dated 6 March 2024 for the period
periode 6 Maret 2024 sampai dengan 1 Maret 2025. 6 March 2024 until 1 March 2025.
Perseroan telah melunasi utang obligasi The company has paid off continuing Bonds V
Berkelanjutan V Tahap II seri A sebesar Rp915.150 Phase II serie A in the amount Rp915,150 on
pada tanggal 17 Mei 2024. 17 May 2024.
83
Page 418
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 17. SECURITIES ISSUED (continued)
(lanjutan)
Obligasi Berkelanjutan V (lanjutan) Continuing Bonds V (Continued)
Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Finance Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds V
Tahap III Tahun 2022 Phase III Year 2022
Pada tanggal 23 Februari 2022, Perseroan telah On 23 February 2022, the Company issued Mandiri
menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Tunas Finance Continuing Bonds V Phase III Year
Finance Tahap III Tahun 2022 (”Obligasi 2022 (“Continuing Bonds V Phase III”) with details
Berkelanjutan V Tahap III”) dengan rincian sebagai as follows:
berikut:
Tingkat bunga
tetap per tahun/
Obligasi/ Nilai nominal/ Fixed interest Jatuh tempo/ Cicilan pokok Obligasi/
Bonds Nominal value rate per annum Due date Bonds principal installment
Seri/Series A 851.440 5,90% 23 Februari/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
February 2025 tempo/Bullet payment on due date
Seri/Series B 376.615 6,75% 23 Februari/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
February 2027 tempo/Bullet payment on due date
Obligasi tersebut dijamin dengan piutang pembiayaan These bonds are secured by the Company’s
konsumen Perseroan sebesar minimum 60% untuk consumer financing receivables for a minimum
Obligasi Berkelanjutan V Tahap III dari pokok obligasi amount of 60% of the nominal value of Continuing
terutang. Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Bonds V Phase III. As of 31 December 2024 and
piutang pembiayaan konsumen yang dijaminkan 2023, the amount of consumer financing
adalah sejumlah Rp650.305 dan Rp612.911 receivables that are pledged as security for bonds
sedangkan piutang sewa pembiayaan yang payable is Rp650,305 and Rp612,911 while the
dijaminkan adalah sejumlah Rp86.528 dan amount of finance lease receivables that are
Rp123.922 (lihat Catatan 5 dan 6). pledged is Rp86,528 and Rp123,922 (refer to Note
5 and 6).
Jika jumlah piutang pembiayaan konsumen kurang If the amount of consumer financing receivables is
dari yang dipersyaratkan, maka akan dipenuhi dari less than the requirement, the Company has to
uang tunai yang ditempatkan pada rekening place sufficient cash into an escrow account
penampungan atas nama Perseroan yang ditunjuk established by PT Bank Rakyat Indonesia
oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk selaku (Persero) Tbk as trustee for Continuing Bonds V
wali amanat untuk Obligasi Berkelanjutan V Tahap III. Phase III.
Dalam perjanjian perwaliamanatan juga diatur The trustee agreement provides several negative
beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh covenants to the Company, among others,
Perseroan, antara lain memberikan jaminan fidusia collateral with fiduciary transfer of consumer
berupa piutang pembiayaan konsumen dan rasio financing receivables and debt to equity ratio not to
jumlah pinjaman terhadap ekuitas tidak melebihi rasio exceed 10:1. Moreover, during the year that the
10:1. Selain itu, selama pokok obligasi belum dilunasi, bond principals are still outstanding, the Company
Perseroan tidak diperkenankan, antara lain melakukan is not allowed to, among others, merge unless
penggabungan usaha kecuali dilakukan pada bidang performed on the same business and to sell or
usaha yang sama serta menjual atau mengalihkan assign more than 50% of the Company’s asset,
lebih dari 50% aset Perseroan kecuali untuk kegiatan except for the Company’s normal business
usaha Perseroan sehari-hari. transactions.
Perseroan telah memenuhi batasan-batasan yang The Company has complied with the covenants as
diwajibkan dalam perjanjian tersebut diatas. required by the trustee agreements.
PT Pefindo telah menetapkan peringkat idAA+ (Double PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
A Plus) terhadap Obligasi Berkelanjutan V Tahap III idAA+ (Double A Plus) of Continuing Bonds V
sesuai dengan suratnya No. RC-498/PEF-DIR/V/2021 Phase III based on its report No. RC-498/PEF-
tanggal 6 Mei 2021 untuk periode 6 Mei 2021 sampai DIR/V/2021 dated 6 May 2021 for the period
dengan 1 Mei 2022. 6 May 2021 until 1 May 2022.
84
Page 419
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 17. SECURITIES ISSUED (continued)
(lanjutan)
Obligasi Berkelanjutan V (lanjutan) Continuing Bonds V (Continued)
Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Finance Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds V
Tahap III Tahun 2022 (lanjutan) Phase III Year 2022 (continued)
PT Pefindo telah menetapkan kembali peringkat idAAA PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as idAAA
(Triple A) terhadap Obligasi Berkelanjutan V Tahap III (Triple A) of Continuing Bonds V Phase III with the
terakhir sesuai dengan suratnya No. RC-180/PEF- latest based on its report No. RC-180/PEF-
DIR/III/2024 tanggal 6 Maret 2024 untuk periode DIR/III/2024 dated 6 March 2024 for the period
6 Maret 2024 sampai dengan 1 Maret 2025 6 March 2024 until 1 March 2025.
Obligasi Berkelanjutan VI Continuing Bonds VI
Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds VI
Tahap I Tahun 2023 Phase I Year 2023
Pada tanggal 11 Juli 2023, Perseroan telah On 11 July 2023, the Company issued Mandiri Tunas
menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds VI Phase I Year 2023
Finance Tahap I Tahun 2023 (”Obligasi Berkelanjutan (“Continuing Bonds V Phase I”) with details as
VI Tahap I”) dengan rincian sebagai berikut: follows:
Tingkat bunga
tetap per tahun/
Obligasi/ Nilai nominal/ Fixed interest Jatuh tempo/ Cicilan pokok Obligasi/
Bonds Nominal value rate per annum Due date Bonds principal installment
Seri/Series A 439.660 6,00% 11 Juli/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
July 2026 tempo/Bullet payment on due date
Seri/Series B 252.075 6,25% 11 Juli/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
July 2028 tempo/Bullet payment on due date
Obligasi tersebut dijamin dengan piutang pembiayaan These bonds are secured by the Company’s
konsumen Perseroan sebesar minimum 60% untuk consumer financing receivables for a minimum
Obligasi Berkelanjutan VI Tahap I dari pokok obligasi amount of 60% of the nominal value of Continuing
terutang. Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Bonds VI Phase I. As of 31 December 2024 and
piutang pembiayaan konsumen yang dijaminkan 2023, the amount of consumer financing
adalah sejumlah Rp281.591 dan Rp235.160 receivables that are pledged as security for bonds
sedangkan piutang sewa pembiayaan yang payable is Rp281,591 and Rp235,160 while the
dijaminkan adalah sejumlah Rp133.450 dan amount of finance lease receivables that are
Rp179.881 (lihat Catatan 5 dan 6). pledged is Rp133,450 and Rp179,881 (refer to Note
5 and 6).
Jika jumlah piutang pembiayaan konsumen kurang
dari yang dipersyaratkan, maka akan dipenuhi dari If the amount of consumer financing receivables is
uang tunai yang ditempatkan pada rekening less than the requirement, the Company has to
penampungan atas nama Perseroan yang ditunjuk place sufficient cash into an escrow account
oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk selaku established by PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
wali amanat untuk Obligasi Berkelanjutan VI Tahap I. Tbk as trustee for Continuing Bonds VI Phase I.
Dalam perjanjian perwaliamanatan juga diatur
beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh The trustee agreement provides several negative
Perseroan, antara lain memberikan jaminan fidusia covenants to the Company, among others, collateral
berupa piutang pembiayaan konsumen dan rasio with fiduciary transfer of consumer financing
jumlah pinjaman terhadap ekuitas tidak melebihi rasio receivables and debt to equity ratio not to exceed
10:1. Selain itu, selama pokok obligasi belum dilunasi, 10:1. Moreover, during the year that the bond
Perseroan tidak diperkenankan, antara lain principals are still outstanding, the Company is not
melakukan penggabungan usaha kecuali dilakukan allowed to, among others, merge unless performed
pada bidang usaha yang sama serta menjual atau on the same business and to sell or assign more
mengalihkan lebih dari 50% aset Perseroan kecuali than 50% of the Company’s asset, except for the
untuk kegiatan usaha Perseroan sehari-hari. Company’s normal business transactions.
85
Page 420
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 17. SECURITIES ISSUED (continued)
(lanjutan)
Obligasi Berkelanjutan VI (lanjutan) Continuing Bonds VI (continued)
Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds VI
Tahap I Tahun 2023 (lanjutan) Phase I Year 2023 (continued)
Perseroan telah memenuhi batasan-batasan yang The Company has complied with the covenants as
diwajibkan dalam perjanjian tersebut diatas. required by the trustee agreements.
PT Pefindo telah menetapkan peringkat idAAA PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
(Triple A) terhadap Obligasi Berkelanjutan VI Tahap idAAA (Triple A) of Continuing Bonds VI Phase I
I sesuai dengan suratnya No. RC-235/PEF- based on its report No. RC-235/PEF-DIR/III/2023
DIR/III/2023 tanggal 16 Maret 2023 untuk periode dated 16 March 2023 for the period 16 March 2023
16 Maret 2023 sampai dengan 1 Maret 2024. until 1 March 2024.
PT Pefindo telah menetapkan kembali peringkat PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
idAAA (Triple A) terhadap Obligasi Berkelanjutan VI idAAA (Triple A) of Continuing Bonds VI Phase I
Tahap I terakhir sesuai dengan suratnya No. RC- with the latest based on its report No. RC-180/PEF-
180/PEF-DIR/III/2024 tanggal 6 Maret 2024 untuk DIR/III/2024 dated 6 March 2024 for the period
periode 6 Maret 2024 sampai dengan 1 Maret 2025. 6 March 2024 until 1 March 2025.
\
Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds VI
Tahap II Tahun 2023 Phase II Year 2023
Pada tanggal 27 September 2023 Perseroan telah On 27 September 2023, the Company issued
menerbitkan Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds VI Phase
Tunas Finance Tahap II Tahun 2023 (”Obligasi II Year 2023 (“Continuing Bonds V Phase II”) with
Berkelanjutan VI Tahap II”) dengan rincian sebagai details as follows:
berikut:
Tingkat bunga
tetap per tahun/
Obligasi/ Nilai nominal/ Fixed interest Jatuh tempo/ Cicilan pokok Obligasi/
Bonds Nominal value rate per annum Due date Bonds principal installment
Seri/Series A 804.175 6,50% 27 September/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
September 2026 tempo/Bullet payment on due date
Seri/Series B 326.935 6,75% 27 September/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
September 2028 tempo/Bullet payment on due date
Obligasi tersebut dijamin dengan piutang pembiayaan These bonds are secured by the Company’s
konsumen Perseroan sebesar minimum 60% untuk consumer financing receivables for a minimum
Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II dari pokok obligasi amount of 60% of the nominal value of Continuing
terutang. Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 Bonds VI Phase II As of 31 December 2024 and
piutang pembiayaan konsumen yang dijaminkan 2023, the amount of consumer financing
adalah sejumlah Rp604.657 dan Rp419.035 receivables that are pledged as security for bonds
sedangkan piutang sewa pembiayaan yang payable is Rp604,657 and Rp419,035 while the
dijaminkan adalah sejumlah Rp74.009 dan amount of finance lease receivables that are
Rp259.631 (lihat Catatan 5 dan 6). pledged is Rp74,009 and Rp259,631 (refer to
Note 5 and 6).
Jika jumlah piutang pembiayaan konsumen kurang If the amount of consumer financing receivables is
dari yang dipersyaratkan, maka akan dipenuhi dari less than the requirement, the Company has to
uang tunai yang ditempatkan pada rekening place sufficient cash into an escrow account
penampungan atas nama Perseroan yang ditunjuk established by PT Bank Rakyat Indonesia
oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk selaku (Persero) Tbk as trustee for Continuing Bonds VI
wali amanat untuk Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II. Phase II.
86
Page 421
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 17. SECURITIES ISSUED (continued)
(lanjutan)
Obligasi Berkelanjutan VI (lanjutan) Continuing Bonds VI (continued)
Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds VI
Tahap II Tahun 2023 (lanjutan) Phase II Year 2023 (lanjutan)
Dalam perjanjian perwaliamanatan juga diatur The trustee agreement provides several negative
beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh covenants to the Company, among others,
Perseroan, antara lain memberikan jaminan fidusia collateral with fiduciary transfer of consumer
berupa piutang pembiayaan konsumen dan rasio financing receivables and debt to equity ratio not to
jumlah pinjaman terhadap ekuitas tidak melebihi rasio exceed 10:1. Moreover, during the year that the
10:1. Selain itu, selama pokok obligasi belum dilunasi, bond principals are still outstanding, the Company
Perseroan tidak diperkenankan, antara lain is not allowed to, among others, merge unless
melakukan penggabungan usaha kecuali dilakukan performed on the same business and to sell or
pada bidang usaha yang sama serta menjual atau assign more than 50% of the Company’s asset,
mengalihkan lebih dari 50% aset Perseroan kecuali except for the Company’s normal business
untuk kegiatan usaha Perseroan sehari-hari. transactions.
Perseroan telah memenuhi batasan-batasan yang The Company has complied with the covenants as
diwajibkan dalam perjanjian tersebut diatas. required by the trustee agreements.
PT Pefindo telah menetapkan peringkat idAAA (Triple PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
A) terhadap Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II sesuai idAAA (Triple A) of Continuing Bonds VI Phase II
dengan suratnya No. RC-235/PEF-DIR/III/2023 based on its report No. RC-235/PEF-DIR/III/2023
tanggal 16 Maret 2023 untuk periode 16 Maret 2023 dated 16 March 2023 for the period 16 March 2023
sampai dengan 1 Maret 2024. until 1 March 2024.
PT Pefindo telah menetapkan kembali peringkat PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
idAAA (Triple A) terhadap Obligasi Berkelanjutan VI idAAA (Triple A) of Continuing Bonds IV Phase II
Tahap II terakhir sesuai dengan suratnya No. RC- with the latest based on its report No. RC-
180/PEF-DIR/III/2024 tanggal 6 Maret 2024 untuk 180/PEF-DIR/III/2024 dated 6 March 2024 for the
periode 6 Maret 2024 sampai dengan 1 Maret 2025. period 6 March 2024 until 1 March 2025.
Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds VI
Tahap III Tahun 2024 Phase III Year 2024
Pada tanggal 28 Mei 2024 Perseroan telah On 28 May 2024, the Company issued Mandiri
menerbitkan Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds VI Phase III Year
Tunas Finance Tahap III Tahun 2024 (”Obligasi 2024 (“Continuing Bonds VI Phase III”) with details
Berkelanjutan VI Tahap III”) dengan rincian sebagai as follows:
berikut:
Tingkat bunga
tetap per tahun/
Obligasi/ Nilai nominal/ Fixed interest Jatuh tempo/ Cicilan pokok Obligasi/
Bonds Nominal value rate per annum Due date Bonds principal installment
Seri/Series A 81.590 7,00% 28 Mei/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
May 2027 tempo/Bullet payment on due date
Seri/Series B 1.081.495 7,25% 28 Mei/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
May 2029 tempo/Bullet payment on due date
Obligasi tersebut tidak dijamin dengan jaminan These bonds are not secured by any special
khusus. collateral.
87
Page 422
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 17. SECURITIES ISSUED (continued)
(lanjutan)
Obligasi Berkelanjutan VI (lanjutan) Continuing Bonds VI (continued)
Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds VI
Tahap III Tahun 2024 (lanjutan) Phase III Year 2024 (continued)
Dalam perjanjian perwaliamanatan juga diatur The trustee agreement provides several negative
beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh covenants to the Company, debt to equity ratio not
Perseroan, rasio jumlah pinjaman terhadap ekuitas to exceed 10:1. Moreover, during the year that the
tidak melebihi rasio 10:1. Selain itu, selama pokok bond principals are still outstanding, the Company
obligasi belum dilunasi, Perseroan tidak is not allowed to, among others, merge unless
diperkenankan, antara lain melakukan performed on the same business and to sell or
penggabungan usaha kecuali dilakukan pada bidang assign more than 50% of the Company’s asset,
usaha yang sama serta menjual atau mengalihkan except for the Company’s normal business
lebih dari 50% aset Perseroan kecuali untuk kegiatan transactions.
usaha Perseroan sehari-hari.
Perseroan telah memenuhi batasan-batasan yang The Company has complied with the covenants as
diwajibkan dalam perjanjian tersebut diatas. required by the trustee agreements.
PT Pefindo telah menetapkan kembali peringkat PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
idAAA (Triple A) terhadap Obligasi Berkelanjutan VI idAAA (Triple A) of Continuing Bonds IV Phase III
Tahap III terakhir sesuai dengan suratnya No. RTG- with the latest based on its report No. RTG-
132/PEF-DIR/V/2024 tanggal 3 Mei 2024 untuk 132/PEF-DIR/V/2024 dated 3 May 2024 for the
periode 6 Maret 2024 sampai dengan 1 Maret 2025. period 6 March 2024 until 1 March 2025.
Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds VI
Tahap IV Tahun 2024 Phase IV Year 2024
Pada tanggal 11 November 2024 Perseroan telah On 11 November 2024, the Company issued
menerbitkan Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds VI Phase
Tunas Finance Tahap IV Tahun 2024 (”Obligasi IV Year 2024 (“Continuing Bonds VI Phase IV”) with
Berkelanjutan VI Tahap IV”) dengan rincian sebagai details as follows:
berikut:
Tingkat bunga
tetap per tahun/
Obligasi/ Nilai nominal/ Fixed interest Jatuh tempo/ Cicilan pokok Obligasi/
Bonds Nominal value rate per annum Due date Bonds principal installment
Seri/Series A 423.735 6,70% 19 November/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
November 2027 tempo/Bullet payment on due date
Seri/Series B 1.185.375 6,85% 19 November/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
November 2029 tempo/Bullet payment on due date
Obligasi tersebut tidak dijamin dengan jaminan These bonds are not secured by any special
khusus. collateral.
88
Page 423
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 17. SECURITIES ISSUED (continued)
(lanjutan)
Obligasi Berkelanjutan VI (lanjutan) Continuing Bonds VI (continued)
Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds VI
Tahap IV Tahun 2024 (lanjutan) Phase IV Year 2024 (continued)
Dalam perjanjian perwaliamanatan juga diatur The trustee agreement provides several negative
beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh covenants to the Company, debt to equity ratio not
Perseroan, rasio jumlah pinjaman terhadap ekuitas to exceed 10:1. Moreover, during the year that the
tidak melebihi rasio 10:1. Selain itu, selama pokok bond principals are still outstanding, the Company
obligasi belum dilunasi, Perseroan tidak is not allowed to, among others, merge unless
diperkenankan, antara lain melakukan penggabungan performed on the same business and to sell or
usaha kecuali dilakukan pada bidang usaha yang assign more than 50% of the Company’s asset,
sama serta menjual atau mengalihkan lebih dari 50% except for the Company’s normal business
aset Perseroan kecuali untuk kegiatan usaha transactions.
Perseroan sehari-hari.
Perseroan telah memenuhi batasan-batasan yang The Company has complied with the covenants as
diwajibkan dalam perjanjian tersebut diatas. required by the trustee agreements.
PT Pefindo telah menetapkan kembali peringkat PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
idAAA (Triple A) terhadap Obligasi Berkelanjutan VI idAAA (Triple A) of Continuing Bonds VI Phase IV
Tahap IV terakhir sesuai dengan suratnya No. RTG- with the latest based on its report No. RTG-
363/PEF-DIR/X/2024 tanggal 8 Oktober 2024 untuk 363/PEF-DIR/X/2024 dated 8 October 2024 for
periode 6 Maret 2024 sampai dengan 1 Maret 2025. the period 6 March 2024 until 1 March 2025.
Lihat Catatan 26b untuk rincian saldo dan transaksi Refer to Note 26b for details of balances and
pihak berelasi. transactions with related parties.
18. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 18. EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATION
Liabilitas imbalan kerja terdiri dari: Employee benefits liabilities consist of:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Liabilitas program imbalan pasti 160.595 217.954 Defined benefit plan liabilities
Liabilitas jangka panjang lainnya 52.567 56.592 Other long-term benefit liabilities
Total 213.162 274.546 Total
a. Liabilitas program imbalan pasti a. Defined benefit plan liabilities
Jumlah yang diakui dalam laporan laba rugi dan The amounts recognized in the statement of
penghasilan komprehensif lain untuk program profit or loss and other comprehensive income
imbalan pasti adalah sebagai berikut: for defined benefit plan, are as follows:
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2024 2023
Biaya jasa kini 21.606 23.444 Current service costs
Biaya bunga 11.328 10.636 Interest costs
Biaya jasa lalu (43.499) 26.549 Past service costs
(10.565) 60.629
Biaya pesangon pemutusan
hubungan kerja 1.593 2.080 Termination expense
Total (8.972) 62.709 Total
89
Page 424
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 18. EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATION (continued)
(lanjutan)
a. Liabilitas program imbalan pasti (lanjutan) a. Defined benefit plan liabilities (continued)
Mutasi liabilitas imbalan kerja karyawan pada The movements in employee benefits obligation
laporan posisi keuangan untuk program imbalan in the statement of financial position for defined
pasti adalah sebagai berikut: benefit plan, are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Saldo awal 217.954 150.091 Beginning balance
Penyisihan pada laba rugi (8.972) 62.709 Provision in profit or loss
Penyisihan pada penghasilan Provision in other
komprehensif lain (40.044) 10.502 comprehensive income
Pembayaran tahun berjalan (8.343) (5.348) Payment during the year
Saldo akhir 160.595 217.954 Ending balance
Mutasi nilai kini kewajiban imbalan kerja karyawan The movements of present value of employee
yang diakui pada laporan posisi keuangan untuk benefit obligation presented in the statement of
program imbalan pasti adalah sebagai berikut: financial position for defined benefit plan, are as
follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Saldo awal 217.954 150.091 Beginning balance
Biaya jasa kini 21.606 23.444 Current service costs
Biaya bunga 11.328 10.636 Interest costs
Biaya jasa lalu (43.499) 26.549 Past service costs
Pembayaran tahun berjalan (8.343) (5.348) Payments during the year
Biaya pesangon pemutusan
hubungan kerja 1.593 2.080 Termination
(Keuntungan) kerugian pada Actuarial (gains) losses
kewajiban aktuaria: on obligation:
Perbedaan historis (2.031) 2.302 Experience adjustment
Asumsi keuangan (38.013) 8.200 Financial assumption
Saldo akhir 160.595 217.954 Ending balance
Mutasi kerugian aktuarial yang diakui sebagai The movements in the balance of actuarial loss
penghasilan komprehensif lain untuk program charged to other comprehensive income for
imbalan pasti, bruto pajak tangguhan sebagai defined benefit plan, gross deferred tax, are as
berikut: follows:
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2024 2023
Saldo awal 49.216 38.714 Beginning balance
(Keuntungan) kerugian aktuarial Actuaria (gains) losses
yang diakui sebagai penghasilan charged to other
komprehensif lain (40.044) 10.502 comprehensive income
Saldo akhir 9.172 49.216 Ending balance
90
Page 425
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 18. EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATION (continued)
(lanjutan)
b. Liabilitas jangka panjang lainnya b. Other long-term liabilities
Jumlah yang diakui dalam laporan laba rugi dan The amounts recognized in the statement of
penghasilan komprehensif lain untuk liabilitas profit or loss and other comprehensive income
jangka panjang lainnya adalah sebagai berikut: for other long-term liabilities, are as follows:
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2024 2023
Biaya jasa kini 6.528 6.521 Current service costs
Biaya bunga 3.465 3.007 Interest costs
Biaya jasa lalu 566 6.797 Past service costs
Kerugian (keuntungan) pada Actuarial losses (gains)
kewajiban aktuaria: on obligation:
Perbedaan historis 1.030 686 Experience adjustment
Asumsi keuangan (6.960) 800 Financial assumption
4.629 17.811
Biaya pembayaran imbalan Payment of other long-term
jangka panjang lainnya - 195 benefits cost payment
Total 4.629 18.006 Total
Mutasi liabilitas imbalan kerja karyawan pada The movements in employee benefits obligation
laporan posisi keuangan untuk liabilitas jangka in the statement of financial position for other
panjang lainnya adalah sebagai berikut: long-term liabilities, are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Saldo awal 56.592 44.849 Beginning balance
Penyisihan pada laba rugi 4.629 18.006 Provision in profit or loss
Pembayaran tahun berjalan (8.654) (6.263) Payment during the year
Saldo akhir 52.567 56.592 Ending balance
Mutasi nilai kini kewajiban imbalan kerja karyawan The movements of present value of employee
yang diakui pada laporan posisi keuangan untuk benefit obligation presented in the statement of
liabilitas jangka panjang lainnya adalah sebagai financial position for other-long term liabilities,
berikut: are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Saldo awal 56.592 44.849 Beginning balance
Biaya jasa kini 6.528 6.521 Current service costs
Biaya bunga 3.465 3.007 Interest costs
Biaya jasa lalu 566 6.797 Past service costs
Pembayaran tahun berjalan (8.654) (6.263) Payments during the year
Biaya pembayaran imbalan Payment of Other long-term
jangka panjang lainnya - 195 benefits cost payment
Kerugian (keuntungan) pada Actuarial losses (gains)
kewajiban aktuaria: on obligation:
Perbedaan historis 1.030 686 Experience adjustment
Asumsi keuangan (6.960) 800 Financial assumption
Saldo akhir 52.567 56.592 Ending balance
91
Page 426
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 18. EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATION (continued)
(lanjutan)
Liabilitas imbalan kerja karyawan pada tanggal The employee benefits obligation as of
31 Desember 2024 dan 2023 didasarkan atas 31 December 2024 and 2023 are based on the
estimasi perhitungan aktuaria yang tercantum pada estimated actuarial calculation of Steven & Mourits
laporan Steven & Mourits dengan menggunakan using the projected unit credit method in its report
metode projected unit credit dalam laporan dated 2 January 2025 and 2 January 2024,
aktuarianya tanggal 2 Januari 2025 dan 2 Januari respectively. The principal actuarial assumptions
2024. Asumsi-asumsi dasar yang digunakan aktuaris used by the independent actuary were as follows:
independen adalah sebagai berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
7,10% per tahun/ 6,70% per tahun/
Tingkat diskonto tetap - karyawan permanen per annum per annum Discount rate - permanent employees
6,85% per tahun/ 6,40% per tahun/
Tingkat diskonto tetap - karyawan kontrak per annum per annum Discount rate - contract employees
Tingkat kenaikan gaji 5% per tahun/per annum 7% per tahun/per annum Salary increment rate
Tingkat kematian TMI 4 TMI 4 Rate of mortality
Tingkat cacat 10% dari/from TMI 4 10% dari/from TMI 4 Rate of disability
Tingkat pengunduran diri 7% per tahun pada usia 7% per tahun pada usia Rate of resignations
sampai dengan 40 tahun sampai dengan 40 tahun
dan berkurang hingga dan berkurang hingga
0,00% pada usia 55 tahun/ 0,00% pada usia 55 tahun/
7% per annum up to 40 7% per annum up to 40
years old and decrease years old and decrease
linearly up to 0.00% at linearly up to 0.00% at
55 years old 55 years old
Tingkat pensiun Karyawan yang bergabung Karyawan yang bergabung Rate of retirements
sejak 1 September 2021, sejak 1 September 2021,
usia pensiun 56 tahun atau usia pensiun 56 tahun atau
46 tahun berdasarkan level/ 46 tahun berdasarkan level/
Employee who join since Employee who join since
1 September 2021, normal 1 September 2021, normal
retirement age 56 years or retirement age 56 years or
46 years based on level. 46 years based on level.
Karyawan yang bergabung Karyawan yang bergabung
sebelum 1 September 2021, sebelum 1 September 2021,
usia pensiun 55 tahun atau usia pensiun 55 tahun atau
56 tahun berdasarkan level/ 56 tahun berdasarkan level/
Employee who join before Employee who join before
1 September 2021, normal 1 September 2021, normal
retirement age 55 years or retirement age 55 years or
56 years based on level. 56 years based on level.
Tabel berikut menunjukkan sensitivitas atas The following table demonstrates the sensitivity to
kemungkinan perubahan tingkat diskonto dan tingkat a reasonably possible change in discount rates and
kenaikan gaji sebesar 1%, dengan variabel lain salary increment rate of 1%, with all other variables
dianggap tetap, terhadap nilai kewajiban imbalan held constant, of the present value of employee
kerja karyawan: (tidak diaudit) benefits obligation: (unaudited)
31 Desember/December 2024
Tingkat diskonto/ Tingkat kenaikan gaji/
Discount rate Salary increment rate
Kenaikan/ Penurunan/ Kenaikan/ Penurunan/
Increase Decrease Increase Decrease
Dampak pada nilai kini kewajiban (14.285) 16.033 17.295 (15.716) Effect on present value of
imbalan kerja karyawan employee benefit obligation
31 Desember/December 2023
Tingkat diskonto/ Tingkat kenaikan gaji/
Discount rate Salary increment rate
Kenaikan/ Penurunan/ Kenaikan/ Penurunan/
Increase Decrease Increase Decrease
Dampak pada nilai kini kewajiban (20.847) 23.591 25.166 (22.490) Effect on present value of
imbalan kerja karyawan employee benefit obligation
92
Page 427
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 18. EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATION
(lanjutan) (continued)
Analisa profil jatuh tempo pembayaran imbalan kerja The maturity profile analysis of the employee
karyawan pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023: benefits payments as of 31 December 2024 and
(tidak diaudit) 2023, is as follows: (unaudited)
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
1 tahun 24.524 20.939 1 years
2 - 5 tahun 73.067 89.957 2 - 5 years
Lebih dari 5 tahun 326.643 508.988 More than 5 years
Saldo akhir 424.234 619.884 Ending balance
Durasi rata-rata tertimbang dari nilai kini kewajiban The weighted average duration of the present value
imbalan kerja karyawan untuk karyawan permanen di of employee benefits obligation for permanent
akhir periode pelaporan tanggal 31 Desember 2024 employees at the end of reporting period as of
dan 2023 masing-masing adalah 10,92 dan 12,53 31 December 2024 and 2023 is 10.92 and
tahun (tidak diaudit). 12.53 years, respectively (unaudited).
Durasi rata-rata tertimbang dari nilai kini kewajiban The weighted average duration of the present value
imbalan kerja karyawan untuk karyawan kontrak di of employee benefits obligation for contract
akhir periode pelaporan tanggal 31 Desember 2024 employees at the end of reporting period as of
dan 2023 masing-masing adalah 0,58 dan 0,67 tahun 31 December 2024 and 2023 is 0.58 and
(tidak diaudit). 0.67 years, respectively (unaudited).
19. MODAL SAHAM 19. SHARE CAPITAL
Komposisi pemegang saham Perseroan pada The composition of the Company’s shareholders as
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai of 31 December 2024 and 2023, is as follows:
berikut:
Jumlah Persentase
saham/ kepemilikan/
Number of Nilai/ Percentage of
Pemegang saham shares Value ownership (%) Shareholders
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 1.275.000.000 127.500 51,00 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Tunas Ridean 1.225.000.000 122.500 49,00 PT Tunas Ridean
2.500.000.000 250.000 100,00
20. PENGGUNAAN LABA 20. PROFIT DISTRIBUTIONS
Cadangan wajib telah dibentuk sesuai dengan A general reserve has been established in
Undang-undang No. 40/2007 mengenai Perseroan accordance with the Indonesian Limited Company
Terbatas, yang mengharuskan perseroan Indonesia Law No. 40/2007 which requires Indonesian
untuk membuat penyisihan cadangan wajib untuk companies to set up a general reserve amounting
ditentukan penggunaannya sebesar sekurang- to at least 20.00% of the Company’s issued and
kurangnya 20,00% dari jumlah modal Perseroan paid up share capital. There is no set period of time
yang ditempatkan dan disetor penuh. Undang- over which this amount should be accumulated.
undang tersebut tidak mengatur jangka waktu untuk The balance of the general reserve as of
mencapai cadangan wajib minimum tersebut. Saldo 31 December 2024 and 2023 is Rp50,000.
cadangan wajib pada tanggal 31 Desember 2024 dan
2023 adalah Rp50.000.
93
Page 428
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
20. PENGGUNAAN LABA (lanjutan) 20. PROFIT DISTRIBUTIONS (continued)
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal The Annual General Shareholder Meeting on
28 Juni 2024 memutuskan untuk menyetujui 28 June 2024 resolved to approve the declaration
pembagian dividen final tahun 2023 sejumlah of 2023 final dividends amounting to Rp348,330
Rp348.330 dari laba neto tahun 2023. from the 2023 net income.
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal The Annual General Shareholder Meeting on
28 Juni 2023 memutuskan untuk menyetujui 28 June 2023 resolved to approve the declaration
pembagian dividen final tahun 2022 sejumlah of 2022 final dividends amounting to Rp225,064
Rp225.064 dari laba neto tahun 2022. from the 2022 net income.
21. PENDAPATAN 21. REVENUE
a. Pembiayaan konsumen a. Consumer financing
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2024 2023
Pihak ketiga Third parties
Pendapatan Consumer
pembiayaan konsumen 2.432.482 1.890.945 financing income
Pendapatan administrasi dari Administration income from joint
pembiayaan bersama 700.020 846.890 financing
Amortisasi biaya transaksi dan Amortization of transaction cost
yield enhancing income 305.839 251.448 and yield enhancing income
Pendapatan dari piutang Income
yang mengalami penurunan nilai 12.975 10.260 from impaired asset
3.451.316 2.999.543
Pihak berelasi Related parties
Realisasi pendapatan Realized consumer
pembiayaan konsumen 2.174 807 financing income
3.453.490 3.000.350
Lihat Catatan 26c untuk rincian saldo dan Refer to Note 26c for details of balances and
transaksi pihak berelasi. transactions with related parties.
b. Sewa pembiayaan b. Finance lease
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2024 2023
Pihak ketiga Third parties
Pendapatan Financial
sewa pembiayaan 711.767 656.861 lease income
Amortisasi biaya transaksi dan Amortization of transaction cost
yield enhancing income (33.401) (7.129) and yield enhancing income
Pendapatan administrasi dari Administration income from joint
pembiayaan bersama 338 3.019 financing
678.704 652.751
94
Page 429
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
21. PENDAPATAN (lanjutan) 21. REVENUE (continued)
c. Anjak piutang c. Factoring
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2024 2023
Pihak ketiga Third parties
Pendapatan Financial
anjak piutang 437 909 factoring income
Pendapatan dari piutang Income
yang mengalami penurunan nilai 1 - from impaired asset
438 909
d. Simpanan bank d. Deposit in bank
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2024 2023
Pihak ketiga Third parties
Rekening koran 1.266 943 Current accounts
Pihak berelasi Related parties
Deposito berjangka Time deposits
dan rekening koran 16.207 16.191 and current accounts
17.473 17.134
Lihat Catatan 26c untuk rincian saldo dan Refer to Note 26c for details of balances and
transaksi dengan pihak berelasi. transactions with related parties.
e. Lain-lain e. Others
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2024 2023
Pihak ketiga Third parties
Pendapatan administrasi
akseptasi 383.225 320.302 Acceptance administration income
Komisi asuransi 340.820 263.666 Insurance commissions
Pendapatan penalti 202.567 148.794 Penalty income
Penerimaan kembali piutang yang Recovery from writen off
telah dihapusbukukan 182.787 161.497 receivables
Pendapatan atas penerimaan
biaya tarik 133.122 47.215 Income from repossess fee
Pendapatan penagihan 31.205 40.134 Collection income
Lain-lain 155.484 129.208 Others
1.429.210 1.110.816
Pihak berelasi Related parties
Pendapatan administrasi
akseptasi - 8 Acceptance administration income
- 8
1.429.210 1.110.824
95
Page 430
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
21. PENDAPATAN (lanjutan) 21. REVENUE (continued)
e. Lain-lain (lanjutan) e. Others (continued)
Komisi asuransi merupakan komisi yang diterima Insurance commissions represent
dari perusahaan asuransi terkait penutupan commissions from insurance companies in
asuransi atas kegiatan pembiayaan konsumen. relation to insurance coverage for consumer
Pendapatan administrasi akseptasi merupakan financing activities. Acceptance administration
pendapatan yang diterima Perseroan income represents income received by the
sehubungan dengan kepengurusan administrasi Company in relation to handling the
penerimaan asuransi. Utang kepada administrative insurance acceptance. The
perusahaan asuransi dicatat sebagai utang related payables to insurance companies are
usaha di laporan posisi keuangan (lihat recorded as trade payables in the statement of
Catatan 12). financial position (refer to Note 12).
Lain-lain merupakan pendapatan dari Others represent income for refund of
pengembalian premi asuransi atas kendaraan insurance premium for the auctioned vehicles,
yang telah dilelang, administrasi dari administration from auction registration, and
pendaftaran lelang, dan administrasi dari administration from installment payment via
pembayaran angsuran melalui loket payment point.
pembayaran.
Lihat Catatan 26c untuk rincian saldo dan Refer to Note 26c for details of balances and
transaksi dengan pihak berelasi. transactions with related parties.
22. BEBAN KEUANGAN 22. FINANCE CHARGES
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2024 2023
Pihak ketiga Third parties
Bunga pinjaman yang diterima 1.152.592 921.592 Interest on borrowings
Bunga utang obligasi 386.154 354.777 Interest on bonds payable
Administrasi bank dan provisi bank 66.401 67.902 Bank administration and bank provision
Amortisasi biaya emisi Amortization of bonds payable
utang obligasi (lihat Catatan 17) 4.129 3.716 issuance cost (refer to Note 17)
(Laba) rugi selisih kurs (4.003) 591 Foreign exchange (gain) loss
Lain-lain 2.447 2.584 Others
1.607.720 1.351.162
Pihak berelasi Related parties
Bunga pinjaman yang diterima 304.021 156.527 Interest on borrowings
Bunga liabilitas sewa 2.205 2.476 Interest on lease liabilities
306.226 159.003
1.913.946 1.510.165
Lihat Catatan 26d untuk rincian saldo dan transaksi Refer to Note 26d for details of balances and
pihak berelasi. transactions with related parties.
96
Page 431
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. BEBAN GAJI DAN TUNJANGAN 23. SALARIES AND BENEFITS EXPENSES
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2024 2023
Pihak ketiga Third parties
Gaji dan tunjangan 745.206 692.473 Salaries and allowances
Imbalan pasca kerja dan Post-employment and
jangka panjang lainnya (5.936) 78.440 other long-term benefits
Biaya pesangon dan pembayaran imbalan Termination expense and other
jangka panjang lainnya 1.593 2.275 long-term benefits cost payment
740.863 773.188
Pihak berelasi Related parties
Gaji dan tunjangan 21.926 19.653 Salaries and allowances
Tantiem 12.442 9.353 Tantiem
34.368 29.006
775.231 802.194
Lihat Catatan 26d untuk rincian saldo dan transaksi Refer to Note 26d for details of balances and
pihak berelasi. transactions with related parties.
24. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 24. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2024 2023
Pihak ketiga Third parties
Biaya penagihan 142.018 112.067 Collection fee
Penyusutan aset tetap Depreciation of fixed assets
(lihat Catatan 10) 46.957 41.383 (refer to Note 10)
Perbaikan dan pemeliharaan 40.019 31.421 Repairs and maintenance
Penyusutan aset hak guna Depreciation of right-of-use assets
(lihat Catatan 10) 29.877 26.722 (refer to Note 10)
Jasa pihak ketiga 22.585 20.954 Third parties service
Rekrutmen dan pelatihan 21.270 7.826 Recruitment and training
Iuran OJK 18.432 10.710 OJK fees
Komunikasi 17.128 15.192 Communications
Perjalanan dinas 12.437 19.334 Travelling
Keamanan 10.726 9.317 Security
Listrik dan air 7.964 6.947 Utilities
Jasa profesional 7.031 5.973 Professional fees
Alat tulis dan cetakan 5.598 5.613 Stationaries and printings
Jamuan bisnis 3.581 7.804 Corporate entertainment
Sewa 2.689 3.252 Rent
Lain-lain 16.378 18.097 Others
Total 404.690 342.612 Total
Pihak berelasi Related parties
Sewa 8.488 7.224 Rent
Total 413.178 349.836 Total
Lain-lain merupakan beban perijinan, piknik Others represent legal, corporate event,
perayaan, iklan, asuransi, sumbangan, publikasi, advertising, insurance expenses, donation,
ekspedisi, koran dan majalah. publication, expedition, newspaper and magazine.
97
Page 432
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. LABA PER SAHAM 25. EARNINGS PER SHARE
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2024 2023
Laba tahun berjalan 1.172.082 1.161.101 Income for the year
Number of ordinary shares
Jumlah saham biasa yang beredar outstanding (in thousands)
(dalam ribuan) (lihat Catatan 19) 2.500.000 2.500.000 (refer to Note 19)
Laba per saham dasar Basic earnings per share
(nilai penuh) 469 464 (full amount)
26. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK 26. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH
BERELASI RELATED PARTIES
Sifat hubungan dengan pihak berelasi adalah The nature of relationships with related parties are
sebagai berikut: as follows:
Sifat hubungan dengan pihak berelasi/
Pihak berelasi/Related parties Nature of relationship with the related parties
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Pemegang saham mayoritas/Controlling shareholder
PT Tunas Ridean Pemegang saham minoritas/Minority shareholder
PT Bumi Daya Plaza Dikendalikan oleh Dana Pensiun Bank Mandiri/
Controlled by Dana Pensiun Bank Mandiri
PT Bank Mandiri Taspen Dikendalikan oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk/
Controlled by PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT AXA Insurance Indonesia (dahulu/formerly Entitas asosiasi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk/
PT Mandiri AXA General Insurance) Associate entity of PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Dana Pensiun Bank Mandiri Bank Mandiri sebagai pendiri/Bank Mandiri as founder
PT Surya Sudeco Dikendalikan oleh PT Tunas Ridean/
Controlled by PT Tunas Ridean
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Badan usaha milik negara/State-owned company
PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) Badan usaha milik negara/State-owned company
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) Badan usaha milik negara/State-owned company
Perum Jaminan Kredit Indonesia Badan usaha milik negara/State-owned company
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Badan usaha milik negara/State-owned company
PT Kimia Farma Apotek Entitas anak dari badan usaha milik negara/
Subsidiary of state-owned company
PT Kimia Farma Diagnostika Entitas anak dari badan usaha milik negara/
Subsidiary of state-owned company
PT Kimia Farma Trading & Distribution Entitas anak dari badan usaha milik negara/
Subsidiary of state-owned company
PT Asuransi Jiwa Taspen Entitas anak dari badan usaha milik negara/
Subsidiary of state-owned company
Personil manajemen kunci Grup Personil manajemen kunci Group Bank Mandiri/
Key management personnel of Bank Mandiri Group
Karyawan kunci Anggota Dewan Komisaris dan Direksi/
Members of Boards of Commissioners and Director
Pada tanggal 4 Oktober 2023, PT Bank Mandiri As of 4 October 2023, PT Bank Mandiri (Persero)
(Persero) Tbk mengalihkan seluruh saham miliknya Tbk transferred all of its shares in PT AXA
di PT AXA Insurance Indonesia. Per tanggal Insurance Indonesia. As of 31 December 2024 and
31 Desember 2024 dan 2023, PT AXA Insurance 2023, PT AXA Insurance Indonesia is no longer a
Indonesia tidak lagi menjadi pihak berelasi. related party.
98
Page 433
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
26. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK 26. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH
BERELASI (lanjutan) RELATED PARTIES (continued)
Dalam kegiatan normal usaha, Perseroan melakukan In the normal course of business, the Company
transaksi dengan pihak berelasi karena hubungan enters into certain transactions with parties which
kepemilikan dan/atau kepengurusan. are related to the management and/or owned by the
same ultimate shareholder.
Seluruh transaksi yang signifikan dengan pihak-pihak All significant transactions with related parties are
berelasi dilakukan dengan persyaratan dan kondisi conducted under commercial terms and condition
usaha pada umumnya yang mungkin tidak sama which may not be similar to those conducted with
sebagaimana dilakukan dengan pihak ketiga third parties (Note 2s).
(Catatan 2s).
a. Aset a. Assets
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Kas dan setara kas Cash and cash equivalents
Kas pada bank (lihat Catatan 4) Cash in banks (refer to Note 4)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 1.232.725 781.632 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 205 798 (Persero) Tbk
PT Bank Tabungan Negara PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk 16 15 (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri Taspen 6 6 PT Bank Mandiri Taspen
1.232.952 782.451
Deposito berjangka (lihat Catatan 4) Time deposits (refer to Note 4)
PT Bank Mandiri Taspen 50.000 50.000 PT Bank Mandiri Taspen
Piutang pembiayaan konsumen Consumer financing receivable
(lihat Catatan 5) (refer to Note 5)
Personel manajemen kunci Grup 34.043 7.109 Group’s key management personnel
PT Kimia Farma Apotek 1.985 4.327 PT Kimia Farma Apotek
PT Kimia Farma Diagnostika 24 106 PT Kimia Farma Diagnostika
PT Kimia Farma Trading PT Kimia Farma Trading
& Distribution 5.294 - & Distribution
41.346 11.542
Piutang lain-lain Other receivables
(lihat Catatan 8) (refer to Note 8)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 366.435 473.710 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Perum Jaminan Kredit Indonesia 325 70.992 Perum Jaminan Kredit Indonesia
PT Asuransi Jasa PT Asuransi Jasa
Indonesia (Persero) 2.161 2.161 Indonesia (Persero)
PT Tunas Ridean 620 620 PT Tunas Ridean
369.541 547.483
Aset lain-lain Other assets
(lihat Catatan 11) (refer to Note 11)
PT Bumi Daya Plaza 689 765 PT Bumi Daya Plaza
PT Bank Mandiri Taspen 137 137 PT Bank Mandiri Taspen
826 902
Total aset Total assets associated with
kepada pihak berelasi 1.694.665 1.392.378 related parties
Persentase terhadap total aset 4,92% 4,68% Percentage to total assets
99
Page 434
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
26. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK 26. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH
BERELASI (lanjutan) RELATED PARTIES (continued)
a. Aset (lanjutan) a. Assets (continued)
Piutang lain-lain pihak berelasi kepada PT Tunas Other related party receivables from PT Tunas
Ridean, Perum Jaminan Kredit Indonesia, dan Ridean, Perum Jaminan Kredit Indonesia, and
PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) terutama PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) are in
berhubungan dengan transaksi usaha. respect of trade activities.
Piutang lain-lain pihak berelasi kepada PT Bank Other related party receivables from PT Bank
Mandiri (Persero) Tbk merupakan pembayaran Mandiri (Persero) Tbk represent payments to
ke dealer untuk porsi pembiayaan bersama yang dealers for joint financing portion which was
dibayarkan terlebih dahulu oleh Perseroan. paid in advance by the Company.
Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan Management believes that the allowance for
kerugian penurunan nilai untuk piutang impairment losses of consumer financing
pembiayaan konsumen dan piutang lain-lain - receivables and other receivables - related
pihak berelasi adalah cukup untuk menutupi party is sufficient to cover any possible losses
kemungkinan kerugian dari tidak tertagihnya from uncollectible accounts.
piutang tersebut.
b. Liabilitas b. Liabilities
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Utang lain-lain (lihat Catatan 13) Other payables (refer to Note 13)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 27.033 24.591 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bumi Daya Plaza 19.084 23.865 PT Bumi Daya Plaza
PT Surya Sudeco 5.269 8.109 PT Surya Sudeco
PT Tunas Ridean 240 240 PT Tunas Ridean
51.626 56.805
Beban yang masih
harus dibayar (lihat Catatan 14) Accrued expenses (refer to Note 14)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 6.399 3.381 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Sarana Multigriya Finansial PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) 2.827 393 (Persero)
PT Bank Tabungan Negara PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk 317 698 (Persero) Tbk
9.543 4.472
Pinjaman (lihat Catatan 15) Borrowings (refer to Note 15)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 4.132.755 2.061.963 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Sarana Multigriya Finansial PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) 1.563.817 523.733 (Persero)
PT Bank Tabungan Negara PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk 138.889 305.556 (Persero) Tbk
5.835.461 2.891.252
100
Page 435
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
26. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK 26. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH
BERELASI (lanjutan) RELATED PARTIES (continued)
b. Liabilitas (lanjutan) b. Liabilities (continued)
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Surat berharga yang diterbitkan Securities issued
(lihat Catatan 17) (refer to Note 17)
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 350.000 308.000 (Persero) Tbk
Dana Pensiun Bank Mandiri 194.000 110.000 Dana Pensiun Bank Mandiri
PT Asuransi Jiwa Taspen 100.000 - PT Asuransi Jiwa Taspen
Perum Jaminan Kredit Indonesia - 25.000 Perum Jaminan Kredit Indonesia
644.000 443.000
Total liabilitas kepada pihak Total liabilities associated
berelasi 6.540.630 3.395.529 with related parties
Persentase terhadap total liabilitas 22,13% 13,21% Percentage to total liabilities
Utang lain-lain kepada pihak berelasi terutama Other payables to related parties are mainly in
berhubungan dengan utang angsuran pokok respect of payables related with installments
termasuk bunga kepada pemberi pembiayaan including interest to joint financing principals
bersama dan sewa. providers and lease.
c. Pendapatan c. Revenue
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2024 2023
Pembiayaan konsumen Consumer financing
(lihat Catatan 21a) (refer to Note 21a)
Personil manajemen kunci Grup 1.569 512 Group’s key management personnel
PT Kimia Farma Trading PT Kimia Farma Trading
& Distribution 380 - & Distribution
PT Kimia Farma Apotek 212 267 PT Kimia Farma Apotek
PT Kimia Farma Diagnostika 13 28 PT Kimia Farma Diagnostika
2.174 807
Simpanan Bank (lihat Catatan 21d) Deposit in bank (refer to Note 21d)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 13.511 13.544 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri Taspen 2.694 2.645 PT Bank Mandiri Taspen
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 2 2 (Persero) Tbk
16.207 16.191
Lain-lain (lihat Catatan 21e) Others (refer to Note 21e)
PT AXA Insurance Indonesia PT AXA Insurance Indonesia
(dahulu PT Mandiri AXA (formerly PT Mandiri AXA
General Insurance) - 8 General Insurance)
- 8
101
Page 436
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
26. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK 26. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH
BERELASI (lanjutan) RELATED PARTIES (continued)
c. Pendapatan (lanjutan) c. Revenue (continued)
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2024 2023
Total pendapatan dari Total revenue associated
pihak berelasi 18.381 17.006 with related parties
Persentase terhadap total
pendapatan 0.33% 0,36% Percentage to total revenue
Pendapatan bunga simpanan bank berkaitan Interest income from deposit in bank to related
dengan penempatan dana kepada pihak berelasi parties has interest rates 0.00% - 5.50% in
dengan tingkat bunga masing-masing sebesar 2024 and 2023, respectively.
0,00% - 5,50% pada tahun 2024 dan 2023.
d. Beban d. Expenses
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2024 2023
Beban keuangan Financial charges
(lihat Catatan 22) (refer to Note 22)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 198.370 112.682 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Sarana Multigriya Finansial PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) 89.565 16.741 (Persero)
PT Bank Tabungan Negara PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk 15.581 27.104 (Persero) Tbk
PT Bumi Daya Plaza 1.731 1.866 PT Bumi Daya Plaza
PT Bank Rakyat Indonesia 505 - PT Bank Rakyat Indonesia
PT Surya Sudeco 474 610 PT Surya Sudeco
306.226 159.003
Beban gaji dan tunjangan Salaries and benefits
(lihat Catatan 23) (refer to Note 23)
Kompensasi Dewan Boards of Commissioners and
Komisaris dan Direksi Directors remuneration
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Imbalan kerja jangka pendek: Short-term employee benefits:
Gaji dan tunjangan 5.450 5.335 Salaries and allowances
Tantiem 2.992 2.603 Tantiem
Direksi Directors
Imbalan kerja jangka pendek: Short-term employee benefits:
Gaji dan tunjangan 16.476 14.318 Salaries and allowances
Tantiem 9.450 6.750 Tantiem
34.368 29.006
Beban umum dan administrasi General and administrative expense
(lihat Catatan 24) (refer to Note 24)
PT Bumi Daya Plaza 8.488 7.224 PT Bumi Daya Plaza
Total beban kepada pihak Total expenses associated
berelasi 349.082 195.233 with related parties
Persentase terhadap total beban 8,57% 5,93% Percentage to total expenses
102
Page 437
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. MANAJEMEN RISIKO 27. RISK MANAGEMENT
Risiko pasar Market risk
Risiko pasar merupakan risiko yang terutama Market risk is the risk which is primarily caused by
disebabkan karena perubahan tingkat suku bunga, the changes in interest rates, exchange rate of
nilai tukar mata uang Rupiah, harga komoditas dan Rupiah currency, commodity prices and the price of
harga modal atau pinjaman, yang dapat membawa capital or loans, in which the Company may be
risiko bagi Perseroan. Dalam perencanaan usaha exposed to. In the Company's business planning,
Perseroan, risiko pasar yang memiliki dampak market risk with direct impact to the Company is in
langsung kepada Perseroan adalah dalam hal terms of interest rates management.
pengelolaan tingkat bunga.
Perubahan tingkat bunga acuan akan menjadi risiko Changes in interest rates would become a risk at
pada saat perubahannya, terutama ketika tingkat the point of change, especially when the interest
bunga dinaikkan, yang menyebabkan kerugian bagi rate increases, which would cause losses to the
Perseroan sehingga dapat menyebabkan risiko kredit Company, hence resulting in increased Company's
Perseroan meningkat. Untuk itu, Perseroan credit risk. Therefore, the Company consistently
menerapkan pengelolaan tingkat bunga tetap secara implements fixed interest rate management by
konsisten dengan menyesuaikan tingkat bunga kredit making adjustments on lending interest rate and
terhadap tingkat bunga pinjaman dan beban dana. cost of funds.
Sumber pendanaan Perseroan yang terbesar berasal The largest source of funding for the Company
dari skema pembiayaan bersama dengan PT Bank comes from a joint financing scheme with PT Bank
Mandiri (Persero) Tbk dengan tingkat bunga tetap Mandiri (Persero) Tbk with fixed interest rate and
dan jangka waktu yang sama dengan piutang same period with the consumer financing
pembiayaan konsumen. receivables.
Perseroan juga menerbitkan obligasi yang sebagian The Company’s source of funding is also derived
besar mempunyai jangka waktu yang panjang, yaitu from the issuance of bonds mostly for long-term, i.e.
3 (tiga) - 5 (lima) tahun dengan tingkat bunga tetap for 3 (three) - 5 (five) years, with fixed interest rates
serta sejumlah kecil pinjaman dari bank swasta and as well as a small number of loans from the
nasional dan asing dengan tingkat bunga tetap dan national and foreign private banks with fixed and
mengambang. floating interest rates.
Dengan pola aktivitas usaha yang dijalankan With the pattern of business activity currently
Perseroan saat ini, risiko pasar Perseroan adalah operated by the Company, the market risk of the
minimal. Perseroan tidak mempunyai kegiatan usaha Company is minimal. The Company does not have
pembiayaan konsumen dalam mata uang asing. consumer financing business in foreign currency.
Tabel berikut menggambarkan rincian aset dan The following tables summarize the Company’s
liabilitas keuangan Perseroan yang dikelompokkan financial assets and liabilities categorized by the
menurut mana yang lebih awal antara tanggal earlier of contractual repricing or maturity dates to
repricing atau tanggal jatuh tempo kontraktual untuk see the impact of changes in interest rates (gross):
melihat dampak perubahan tingkat suku bunga
(bruto):
31 Desember/December 2024
Tingkat bunga tetap/Fixed interest rate
Lebih dari
1 tahun
Bunga Lebih dari 3 sampai 2 Tidak
mengambang Kurang dari 1 1 bulan bulan sampai 1 tahun/ Lebih dari dikenakan
<3 bulan/ bulan/Less sampai 3 bulan/ tahun/Over 3 Over 1 2 tahun/ bunga/No
Floating Rate < 3 than 1 month months year to 2 Over 2 interest rate
months 1 month to 3 months to 1 year years years charges Total
Aset keuangan Financial assets
Kas pada bank 1.284.161 - - - - - - 1.284.161 Cash in banks
Consumer financing
Piutang pembiayaan konsumen - 1.088.517 2.036.881 8.285.549 7.766.536 8.018.459 - 27.195.942 receivables
Piutang sewa pembiayaan - 283.951 539.896 2.013.111 1.745.649 912.980 5.495.587 Finance lease receivables
Anjak piutang - 577 1.158 5.213 6.950 20.850 - 34.748 Factoring receivables
Piutang lain lain - - - - - - 533.714 533.714 Other receivables
Piutang derivatif - - - 7.979 22.045 14.984 - 45.008 Derivative receivables
Aset lain-lain*) - - - - - - 35.537 35.537 Other assets*)
Jumlah aset keuangan 1.284.161 1.373.045 2.577.935 10.311.852 9.541.180 8.967.273 569.251 34.624.697 Total financial assets
*) Aset lain-lain terdiri dari piutang karyawan, piutang bunga, *) Other assets consists of employee receivables, interest
setoran dalam perjalanan, dan uang jaminan. receivables, deposit in transit, and security deposit
103
Page 438
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 27. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko pasar (lanjutan) Market risk (continued)
Tabel berikut menggambarkan rincian aset dan The following tables summarize the Company’s
liabilitas keuangan Perseroan yang dikelompokkan financial assets and liabilities categorized by the
menurut mana yang lebih awal antara tanggal earlier of contractual repricing or maturity dates to
repricing atau tanggal jatuh tempo kontraktual untuk see the impact of changes in interest rates (gross):
melihat dampak perubahan tingkat suku bunga (continued)
(bruto): (lanjutan)
31 Desember/December 2024
Tingkat bunga tetap/Fixed interest rate
Lebih dari
1 tahun
Bunga Lebih dari 3 sampai 2 Tidak
mengambang Kurang dari 1 1 bulan bulan sampai 1 tahun/ Lebih dari dikenakan
<3 bulan/ bulan/Less sampai 3 bulan/ tahun/Over 3 Over 1 2 tahun/ bunga/No
Floating Rate < 3 than 1 month months year to 2 Over 2 interest rate
months 1 month to 3 months to 1 year years years charges Total
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Utang usaha - - - - - - 604.208 604.208 Trade payables
Utang lain-lain**) - 9.413 2.308 5.117 12.997 995 166.269 197.099 Other payables**)
Utang derivatif - - - - - 12.654 - 12.654 Derivative payable
Beban yang masih harus
dibayar - 3.118 244.823 - - - 247.941 Accrued expenses
Pinjaman yang diterima - 1.055.825 2.023.080 7.686.394 7.123.001 3.587.896 - 21.476.196 Borrowings
Surat berharga yang diterbitkan - - 851.315 385.860 1.727.057 3.717.693 - 6.681.925 Securities issued
Jumlah liabilitas keuangan - 1.068.356 3.121.526 8.077.371 8.863.055 7.319.238 770.477 29.220.023 Total financial liabilities
Total interest
Jumlah selisih penilaian bunga 1.284.161 304.689 (543.591) 2.234.481 678.125 1.648.035 (201.226) 5.404.674 repricing gap
**) Utang lain-lain terdiri dari titipan konsumen, liabilitas sewa, jasa notaris, **) Other payables consists of customer deposits, lease liabilites,
barang dan jasa, pembiayaan bersama, dan lain-lain. notary services, goods and services, joint financing, and others
31 Desember/December 2023
Tingkat bunga tetap/Fixed interest rate
Lebih dari
1 tahun
Bunga Lebih dari 3 sampai 2 Tidak
mengambang Kurang dari 1 1 bulan bulan sampai 1 tahun/ Lebih dari dikenakan
<3 bulan/ bulan/Less sampai 3 bulan/ tahun/Over 3 Over 1 2 tahun/ bunga/No
Floating Rate < 3 than 1 month months year to 2 Over 2 interest rate
months 1 month to 3 months to 1 year years years charges Total
Aset keuangan Financial assets
Kas pada bank 833.946 - - - - - - 833.946 Cash in banks
Consumer financing
Piutang pembiayaan konsumen - 887.083 1.645.160 6.683.175 6.635.844 6.858.455 - 22.709.717 receivables
Piutang sewa pembiayaan - 298.722 581.208 2.153.439 1.617.585 765.911 - 5.416.865 Finance lease receivables
Anjak piutang - 650 1.300 5.851 7.802 20.155 - 35.758 Factoring receivables
Piutang lain lain - - - - - - 667.152 667.152 Other receivables
Piutang derivatif - - - - 12.374 16.559 - 28.933 Derivative receivables
Aset lain-lain*) - - - - - - 49.049 49.049 Other assets*)
Jumlah aset keuangan 833.946 1.186.455 2.227.668 8.842.465 8.273.605 7.661.080 716.201 29.741.420 Total financial assets
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Utang usaha - - - - - - 1.017.137 1.017.137 Trade payables
Utang lain-lain**) - 2.017 2.407 10.390 13.132 12.247 164.880 205.073 Other payables**)
Beban yang masih harus
dibayar - 2.113 259.985 - - - - 262.098 Accrued expenses
Pinjaman yang diterima - 1.206.954 1.576.225 6.614.262 5.999.465 2.699.809 - 18.096.715 Borrowings
Surat berharga yang diterbitkan - - 200.000 1.572.611 1.236.226 2.678.678 - 5.687.515 Securities issued
Jumlah liabilitas keuangan - 1.211.084 2.038.617 8.197.263 7.248.823 5.390.734 1.182.017 25.268.538 Total financial liabilities
Total interest
Jumlah selisih penilaian bunga 833.946 (24.629) 189.051 645.202 1.024.782 2.270.346 (465.816) 4.472.882 repricing gap
*) Aset lain-lain terdiri dari piutang karyawan, piutang bunga, *) Other assets consists of employee receivables, interest
setoran dalam perjalanan, dan uang jaminan. receivables, deposit in transit, and security deposit
**) Utang lain-lain terdiri dari titipan konsumen, liabilitas sewa, jasa notaris, **) Other payables consists of customer deposits, lease liabilities,
barang dan jasa, pembiayaan bersama, dan lain-lain. notary services, goods and services, joint financing, and others
104
Page 439
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 27. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit Credit risk
Pengelolaan risiko kredit perseroan diarahkan untuk The Company’s credit risk management is directed
meningkatkan keseimbangan antara ekspansi kredit to improve the balance between healthy credit
yang sehat dengan pengelolaan kredit secara expansion with a prudent credit management to
prudent agar terhindar dari penurunan kualitas atau avoid the decline in the quality or being Non
menjadi Non Performing Loan (NPL), serta Performing Loan (NPL), as well as, capital
mengelola penggunaan modal untuk memperoleh management to earn optimal return. It starts from
return yang optimal. Dimulai dari proses awal the process of receiving credit applications
penerimaan aplikasi kredit yang selektif dan ditangani selectively and handling them with prudence
dengan prinsip kehati-hatian, yang mana aplikasi principle, where the credit application would go
kredit akan melalui proses survey dan analisa kredit through survey and credit analysis process before
sebelum disetujui oleh Komite Kredit. Perseroan juga being approved by the Credit Committee. The
menerapkan Pedoman Penerapan Prinsip Mengenal Company also implemented the Manual for
Nasabah dan ketentuan uang muka kendaraan Implementation of Know Your Customer Principles
sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan. down payment regulation as regulated in Financial
Services Authority Regulation.
Untuk setiap kategori aset keuangan, Perseroan For each financial asset category, the Company
harus mengungkapkan eksposur maksimum should disclose maximum exposure to credit risk
terhadap risiko kredit dan analisa konsentrasi risiko and concentration of credit risk analysis.
kredit.
i. Eksposur maksimum terhadap risiko kredit i. Maximum exposure to credit risk
Nilai tercatat dari aset keuangan Perseroan The carrying amount of the Company’s
selain piutang sewa pembiayaan dan piutang financial assets other than finance lease
pembiayaan konsumen menggambarkan receivables and consumer financing
eksposur maksimum atas risiko tersebut. Dalam receivables represent the maximum exposure
hal piutang pembiayaan konsumen dan sewa of credit. In case of consumer financing and
pembiayaan, Perseroan menggunakan agunan finance lease receivables, the Company uses
untuk meminimalkan risiko kredit. Perseroan the collateral to minimize the credit risk. The
menetapkan jenis dan nilai agunan yang diterima Company determined the type and value of
antara lain tanah, bangunan dan Bukti Pemilikan collaterals accepted such as land, buildings,
Kendaraan Bermotor (BPKB) atas kendaraan and Certificate of Ownership of the vehicles
yang dibiayai Perseroan. Apabila terjadi default financed by the Company. In times of default,
(gagal bayar), Perseroan akan menggunakan the Company will use the collateral as the last
agunan tersebut sebagai pilihan terakhir untuk resort in recovering the obligation of the
pemenuhan kewajiban counterparty. counterparty.
Konsentrasi risiko kredit timbul ketika sejumlah Concentrations of credit risk arise when a
pelanggan bergerak dalam aktivitas usaha yang number of customers are engaged in similar
sama atau aktivitas dalam wilayah geografis business activities or activities within the same
yang sama, atau ketika mereka memiliki geographic region, or when they have similar
karakteristik yang sejenis yang akan characteristics that would cause their ability to
menyebabkan kemampuan untuk memenuhi meet contractual obligations to be similarly
kewajiban kontraktualnya sama-sama affected by changes in economic or other
dipengaruhi oleh perubahan kondisi ekonomi conditions.
atau yang lainnya.
Perseroan bergerak di bidang usaha The Company is currently engaged in
pembiayaan konsumen yang pelanggannya consumer financing business in which the
kebanyakan adalah individu dan tidak customers are mainly individuals and they are
terkonsentrasi pada wilayah geografis tertentu. not concentrated in the specific geographic
region.
105
Page 440
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 27. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
ii. Analisis konsentrasi risiko kredit ii. Concentration of credit risk analysis
Tabel berikut menggambarkan jumlah risiko The following tables set out the total credit risk
kredit dan konsentrasi risiko aset keuangan and risk concentration of financial assets of the
konsumen yang dimiliki Perseroan (bruto): Company (gross):
a. Sektor geografis a. Geographical sector
31 Desember/December 2024
Lainnya/
Jawa Bali Sumatera Kalimantan Sulawesi Others Total
Kas pada bank 1.280.516 772 1.957 785 131 1.284.161 Cash in banks
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen 16.044.381 3.819.498 4.211.717 2.769.230 351.116 27.195.942 receivables
Piutang sewa pembiayaan 4.513.905 421.539 330.577 197.720 31.846 5.495.587 Finance lease receivables
Anjak piutang 34.748 - - - - 34.748 Factoring receivables
Piutang lain-lain 533.714 - - - - 533.714 Other receivables
Piutang derivatif 45.008 - - - - 45.008 Derivative receivables
Aset lain-lain*) 4.082 - 27 34 31.394 35.537 Other assets*)
22.456.354 4.241.809 4.544.278 2.967.769 414.487 34.624.697
31 Desember/December 2023
Lainnya/
Jawa Bali Sumatera Kalimantan Sulawesi Others Total
Kas pada bank 832.887 337 377 300 45 833.946 Cash in banks
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen 13.211.028 3.419.462 3.440.187 2.302.492 336.548 22.709.717 receivables
Piutang sewa pembiayaan 4.765.045 256.861 246.374 123.483 25.102 5.416.865 Finance lease receivables
Anjak piutang 35.758 - - - - 35.758 Factoring receivables
Piutang lain-lain 667.152 - - - - 667.152 Other receivables
Piutang derivatif 28.933 - - - - 28.933 Derivative receivables
Aset lain-lain*) 917 - 26 34 48.072 49.049 Other assets*)
19.541.720 3.676.660 3.686.964 2.426.309 409.767 29.741.420
*) Aset lain-lain terdiri dari piutang karyawan, piutang bunga, *) Other assets consists of employee receivables, interest
setoran dalam perjalanan, dan uang jaminan. receivables, deposit in transit, and security deposit
**) Utang lain-lain terdiri dari titipan konsumen, liabilitas sewa, jasa notaris, **) Other payables consists of customer deposits, lease liabilities,
barang dan jasa, pembiayaan bersama, dan lain-lain. notary services, goods and services, joint financing, and others
b. Sektor industri b. Industry sector
31 Desember/December 2024
Lembaga
Keuangan/
Financial Konsumen/ Lain-lain/
Institution Customers Others Total
Kas pada bank 1.284.161 - - 1.284.161 Cash in banks
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen - 27.195.942 - 27.195.942 receivables
Piutang sewa pembiayaan - 5.495.587 - 5.495.587 Finance lease receivables
Anjak piutang - 34.748 - 34.748 Factoring receivables
Piutang lain-lain - - 533.714 533.714 Other receivables
Piutang derivatif 45.008 - - 45.008 Derivative receivables
Aset lain-lain*) - - 35.537 35.537 Other assets*)
1.329.169 32.726.277 569.251 34.624.697
31 Desember/December 2023
Lembaga
Keuangan/
Financial Konsumen/ Lain-lain/
Institution Customers Others Total
Kas pada bank 833.946 - - 833.946 Cash in banks
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen - 22.709.717 - 22.709.717 receivables
Piutang sewa pembiayaan - 5.416.865 - 5.416.865 Finance lease receivables
Anjak piutang - 35.758 - 35.758 Factoring receivables
Piutang lain-lain - - 667.152 667.152 Other receivables
Piutang derivatif 28.933 - - 28.933 Derivative receivables
Aset lain-lain*) - - 49.049 49.049 Other assets*)
862.879 28.162.340 716.201 29.741.420
*) Aset lain-lain terdiri dari piutang karyawan, piutang bunga, *) Other assets consists of employee receivables, interest
setoran dalam perjalanan, dan uang jaminan. receivables, deposit in transit, and security deposit
**) Utang lain-lain terdiri dari titipan konsumen, liabilitas sewa, jasa notaris, **) Other payables consists of customer deposits, lease liabilities,
barang dan jasa, pembiayaan bersama, dan lain-lain. notary services, goods and services, joint financing, and others
106
Page 441
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 27. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
ii. Analisis konsentrasi risiko kredit (lanjutan) ii. Concentration of credit risk analysis
(continued)
Tabel berikut menggambarkan jumlah risiko The following tables set out the total credit risk
kredit dan konsentrasi risiko aset keuangan and risk concentration of financial assets of the
konsumen yang dimiliki Perseroan (bruto): Company (gross): (continued)
(lanjutan)
c. Berdasarkan kualitas kredit dari aset c. Based on quality of financial assets
keuangan
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023, credit
eksposur risiko kredit atas aset keuangan risk exposure of financial assets is divided
terbagi atas: into:
31 Desember/December 2024
Cadangan
Jatuh tempo kerugian
dan tidak penurunan
Belum jatuh tempo dan mengalami Mengalami nilai/
tidak mengalami penurunan penurunan Allowance for
penurunan nilai/ Neither nilai/Past due nilai/ impairment
past due nor impaired but not impaired Impaired losses Total
High grade Standard grade
Kas pada bank 1.284.161 - - - - 1.284.161 Cash in banks
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen 12.906.953 12.847.456 1.057.674 383.859 (476.763) 26.719.179 receivables
Piutang sewa pembiayaan 3.054.512 2.018.162 253.369 169.544 (100.429) 5.395.158 Finance lease receivables
Anjak piutang - - - 34.748 (15.310) 19.438 Factoring receivables
Piutang lain-lain 500.283 - - 33.431 (33.431) 500.283 Other receivables
Piutang derivatif 45.008 - - - - 45.008 Derivative receivables
Aset lain-lain*) 35.537 - - - - 35.537 Other assets*)
17.826.454 14.865.618 1.311.043 621.582 (625.933) 33.998.764
31 Desember/December 2023
Cadangan
Jatuh tempo kerugian
dan tidak penurunan
Belum jatuh tempo dan mengalami Mengalami nilai/
tidak mengalami penurunan penurunan Allowance for
penurunan nilai/ Neither nilai/Past due nilai/ impairment
past due nor impaired but not impaired Impaired losses Total
High grade Standard grade
Kas pada bank 833.946 - - - - 833.946 Cash in banks
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen 11.292.015 10.399.885 840.361 177.456 (347.894) 22.361.823 receivables
Piutang sewa pembiayaan 3.048.322 2.137.678 211.784 19.081 (69.293) 5.347.572 Finance lease receivables
Anjak piutang 35.758 - - (436) 35.322 Factoring receivables
Piutang lain-lain 622.854 - - 44.298 (44.298) 622.854 Other receivables
Piutang derivatif 28.933 - - - - 28.933 Derivative receivables
Aset lain-lain*) 49.049 - - - - 49.049 Other assets*)
15.875.119 12.573.321 1.052.145 240.835 (461.921) 29.279.499
*) Aset lain-lain terdiri dari piutang karyawan, piutang bunga, *) Other assets consists of employee receivables, interest
setoran dalam perjalanan, dan uang jaminan. receivables, deposit in transit, and security deposit
Penjelasan pembagian kualitas kredit yang The explanation of loan under quality
diberikan yang belum jatuh tempo dan tidak “neither past due nor impaired” were as
mengalami penurunan nilai: follows:
- High grade, yaitu tidak pernah mengalami - High grade, which never have past
tunggakan sebelumnya. due in the past.
- Standard grade, yaitu pernah mengalami - Standard grade, which have past due
tunggakan sebelumnya, namun sampai in the past but until now there has not
saat ini belum terdapat keterlambatan been overdue in payment of principal
dalam pembayaran cicilan pokok dan and interest.
bunga.
107
Page 442
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 27. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
ii. Analisis konsentrasi risiko kredit (lanjutan) ii. Concentration of credit risk analysis
(continued)
c. Berdasarkan kualitas kredit dari aset c. Based on quality of financial assets
keuangan (lanjutan) (continued)
Piutang pembiayaan konsumen, piutang Consumer financing, finance lease and
sewa pembiayaan dan anjak piutang yang factoring receivables which installments
pembayaran angsurannya menunggak lebih are overdue for more than 90 days are
dari 90 hari diklasifikasikan sebagai aset classified as impaired financial assets.
keuangan yang mengalami penurunan nilai.
Sebagai jaminan atas piutang pembiayaan As collateral to the consumer financing
konsumen yang diberikan, Perseroan receivables, the Company receives the
menerima jaminan dari konsumen berupa Certificates of Ownership (“BPKB”) of the
Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor motor vehicles financed by the Company,
(“BPKB”) atas kendaraan bermotor yang corporate guarantee, and personal
dibiayai Perseroan, jaminan perusahaan guarantee.
dan jaminan pribadi.
Tabel berikut menunjukkan aging analysis The following table summarizes the aging
terhadap piutang pembiayaan konsumen, analysis of consumer financing
piutang sewa pembiayaan dan anjak receivables, finance lease receivables and
piutang yang telah jatuh tempo tetapi tidak factoring receivables which are past due
mengalami penurunan nilai. but not impaired.
31 Desember/December 2024
1-30 hari/days 31-60 hari/days 61-90 hari/days Total
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen 710.096 290.422 162.694 1.163.212 receivables
Piutang sewa pembiayaan 71.321 92.487 228.196 392.004 Finance lease receivables
781.417 382.909 390.890 1.555.216
31 Desember/December 2023
1-30 hari/days 31-60 hari/days 61-90 hari/days Total
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen 486.720 189.653 163.988 840.361 receivables
Piutang sewa pembiayaan 106.102 42.875 62.807 211.784 Finance lease receivables
592.822 232.528 226.795 1.052.145
Risiko likuiditas Liquidity risk
Risiko likuiditas merupakan risiko, bilamana Liquidity risk is the risk when the Company does not
Perseroan tidak memiliki sumber keuangan yang have sufficient financial resources to discharge its
mencukupi untuk memenuhi kewajibannya yang telah matured liabilities. As the Company receives strong
jatuh tempo. Mengingat Perseroan memperoleh financial support from Parent Company through
dukungan keuangan yang kuat dari Entitas Induk joint financing scheme and borrowings facility, this
melalui skema pembiayaan bersama dan fasilitas risk could be managed properly. The management
pinjaman yang diterima, maka risiko ini dapat dikelola evaluates and monitors cash-in flows and cash-out
dengan baik. Manajemen melakukan evaluasi dan flows to ensure the availability of fund to settle the
pengawasan atas arus kas masuk dan arus kas obligations that are due.
keluar untuk memastikan tersedianya dana untuk
memenuhi kebutuhan pembayaran liabilitas yang
jatuh tempo.
108
Page 443
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 27. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko likuiditas (lanjutan) Liquidity risk (continued)
Tabel berikut menggambarkan profil perbedaan jatuh The following table summarizes the maturity gap
tempo atas aset dan liabilitas keuangan Perseroan profile of the Company’s financial assets and
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023: liabilities as of 31 December 2024 and 2023:
31 Desember/December 2024
Tidak
Lebih dari 6 mempunyai
Kurang dari bulan sampai 1 Lebih dari kontrak jatuh
satu bulan/ 1-6 tahun/More than 1 tahun/ tempo/No
Less than bulan/ 6 months up to More than contractual
one month months 1 year 1 year maturity Total
ASET ASSETS
Kas pada bank 1.284.161 - - - - 1.284.161 Cash in banks
Piutang pembiayaan konsumen 1.088.517 4.967.787 5.354.643 15.784.995 - 27.195.942 Consumer financing receivables
Piutang sewa pembiayaan 283.951 1.285.641 1.267.366 2.658.629 5.495.587 Finance lease receivables
Anjak piutang 577 2.896 3.475 27.800 - 34.748 Factoring receivables
Piutang lain-lain 533.714 - - - - 533.714 Other receivables
Piutang derivatif - 7.979 - 37.029 - 45.008 Derivative receivables
Aset lain-lain*) 35.537 - - - - 35.537 Other assets*)
Total aset 3.226.457 6.264.303 6.625.484 18.508.453 - 34.624.697 Total assets
Utang usaha 604.208 - - - - 604.208 Trade payables
Utang lain-lain**) 175.682 3.749 3.676 13.992 - 197.099 Other payables**)
Utang derivatif - - - 12.654 - 12.654 Derivative payable
Beban yang
masih harus dibayar 3.118 244.823 - - - 247.941 Accrued expense
Pinjaman yang diterima 1.055.825 4.915.936 4.793.538 10.710.897 21.476.196 Borrowings
Surat berharga yang diterbitkan - 851.315 385.860 5.444.750 - 6.681.925 Securities issued
Total liabilitas 1.838.833 6.015.823 5.183.074 16.182.293 - 29.220.023 Total liabilities
Total perbedaan jatuh tempo 1.387.624 248.480 1.442.410 2.326.160 - 5.404.674 Total maturity gap
31 Desember/December 2023
Tidak
Lebih dari 6 mempunyai
Kurang dari bulan sampai 1 Lebih dari kontrak jatuh
satu bulan/ 1-6 tahun/More than 1 tahun/ tempo/No
Less than bulan/ 6 months up to More than contractual
one month months 1 year 1 year maturity Total
ASET ASSETS
Kas pada bank 833.946 - - - - 833.946 Cash in banks
Piutang pembiayaan konsumen 887.083 4.015.096 4.313.239 13.494.299 - 22.709.717 Consumer financing receivables
Piutang sewa pembiayaan 298.722 1.388.490 1.346.157 2.383.496 - 5.416.865 Finance lease receivables
Anjak piutang 650 3.250 3.901 27.957 - 35.758 Factoring receivables
Piutang lain-lain 596.485 70.667 - - - 667.152 Other receivables
Piutang derivatif - - - 28.933 - 28.933 Derivative receivables
Aset lain-lain*) 49.049 - - - - 49.049 Other assets*)
Total aset 2.665.935 5.477.503 5.663.297 15.934.685 - 29.741.420 Total assets
Utang usaha 1.017.137 - - - - 1.017.137 Trade payables
Utang lain-lain**) 166.897 5.925 6.872 25.379 - 205.073 Other payables**)
Beban yang
masih harus dibayar 2.113 259.985 - - - 262.098 Accrued expense
Pinjaman yang diterima 1.206.954 3.878.098 4.312.389 8.699.274 - 18.096.715 Borrowings
Surat berharga yang diterbitkan - 1.114.812 657.799 3.914.904 - 5.687.515 Securities issued
Total liabilitas 2.393.101 5.258.820 4.977.060 12.639.557 - 25.268.538 Total liabilities
Total perbedaan jatuh tempo 272.834 218.683 686.237 3.295.128 - 4.472.882 Total maturity gap
*) Aset lain-lain terdiri dari piutang karyawan, piutang bunga, *) Other assets consists of employee receivables, interest
setoran dalam perjalanan, dan uang jaminan. receivables, deposit in transit, and security deposit
**) Utang lain-lain terdiri dari titipan konsumen, liabilitas sewa, jasa notaris, **) Other payables consists of customer deposits, lease liabilities,
barang dan jasa, pembiayaan bersama, dan lain-lain. notary services, goods and services, joint financing, and others
109
Page 444
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 27. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko likuiditas (lanjutan) Liquidity risk (continued)
Tabel di bawah ini menunjukkan sisa jatuh tempo The tables below show the remaining contractual
kontraktual dari liabilitas keuangan berdasarkan maturities of financial liabilities based on
pada undiscounted cash flows pada tanggal undiscounted cash flows as of 31 December 2024
31 Desember 2024 dan 2023: and 2023:
31 Desember/December 2024
Lebih dari 6
Kurang dari sampai 1 Lebih dari
satu bulan/ tahun/More than 1 tahun/
Less than 1-6 bulan/ 6 months More than
one month months up to 1 year 1 year Total
LIABILITAS LIABILITIES
Utang usaha 604.208 - - - 604.208 Trade payables
Utang lain-lain**) 175.370 4.149 3.890 15.414 198.823 Other payables**)
Utang derivatif - - - 12.654 12.654 Derivative payables
Beban yang
masih harus dibayar 3.118 244.823 - - 247.941 Accrued expenses
Pinjaman yang diterima 1.182.159 5.452.681 5.266.390 11.393.597 23.294.827 Borrowings
Surat berharga yang diterbitkan 10.534 1.056.443 580.679 6.335.280 7.982.936 Securities issued
Total 1.975.389 6.758.096 5.850.959 17.756.945 32.341.389 Total
31 Desember/December 2023
Lebih dari 6
Kurang dari sampai 1 Lebih dari
satu bulan/ tahun/More than 1 tahun/
Less than 1-6 bulan/ 6 months More than
one month months up to 1 year 1 year Total
LIABILITAS LIABILITIES
Utang usaha 1.017.137 - - - 1.017.137 Trade payables
Utang lain-lain**) 166.897 5.925 6.872 25.379 205.073 Other payables**)
Beban yang
masih harus dibayar 2.113 259.985 - - 262.098 Accrued expenses
Pinjaman yang diterima 1.299.278 4.274.763 4.658.637 9.149.680 19.382.358 Borrowings
Surat berharga yang diterbitkan 31.036 1.288.053 804.667 4.344.767 6.468.523 Securities issued
Total 2.516.461 5.828.726 5.470.176 13.519.826 27.335.189 Total
**) Utang lain-lain terdiri dari titipan konsumen, liabilitas sewa, jasa notaris, **) Other payables consists of customer deposits, lease liabilities,
barang dan jasa, pembiayaan bersama, dan lain-lain. notary services, goods and services, joint financing, and others
Manajemen permodalan Capital management
Tujuan Perseroan dalam mengelola permodalannya The Company’s objectives when managing capital
adalah menjaga kelangsungan usaha Perseroan are to safeguard the Company’s ability to continue
untuk dapat memberikan hasil kepada pemegang as a going concern in order to provide returns for
saham dan manfaat kepada pemangku kepentingan shareholders and benefits for other stakeholders
lainnya, dan memelihara optimalisasi struktur and to maintain an optimal capital structure to
permodalan untuk mengurangi biaya modal. reduce the cost of capital.
Dalam rangka memelihara atau menyesuaikan In order to maintain or adjust the capital structure,
struktur permodalan, Perseroan dapat menyesuaikan the Company may adjust the amount of dividends
jumlah dividen yang dibayarkan kepada pemegang paid to shareholders, return capital to shareholders
saham, imbalan hasil modal kepada pemegang or issue new shares to reduce debt.
saham atau menerbitkan saham baru untuk
mengurangi pinjaman.
Perseroan telah memenuhi jumlah minimum modal The Company has met the minimum amount of
disetor dan rasio ekuitas minimum. paid-in capital and minimum equity ratio.
Konsisten dengan pelaku industri lainnya, Perseroan Consistent with other players in the industry, the
memonitor permodalan berdasarkan gearing ratio. Company monitors capital on the basis of the
Rasio ini dihitung dari nilai bersih pinjaman (termasuk gearing ratio. This ratio is calculated as net debt
obligasi dan medium-term notes) dibagi dengan (including bonds payable and medium-term notes)
jumlah modal. Jumlah modal diambil dari ekuitas divided by total capital. Total capital is calculated as
yang tercantum dalam laporan posisi keuangan. equity shown in the statements of financial position.
110
Page 445
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 27. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen permodalan (lanjutan) Capital management (continued)
Dalam mengelola permodalan, Perseroan melakukan In managing capital, the Company conducts
analisa secara bulanan untuk memastikan bahwa monthly analysis to ensure that the Company
Perseroan tetap mengikuti POJK No. complies with the POJK No. 35/POJK.05/2018
35/POJK.05/2018 tanggal 27 Desember 2018 dated 27 December 2018 regarding Finance
tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Companies which have some provisions as follows:
Pembiayaan yang diantaranya mengatur ketentuan
sebagai berikut:
- Modal disetor Perseroan minimum sebesar - The Company's paid-up capital of minimum
Rp100.000; Rp100,000;
- Ekuitas Perseroan minimum sebesar 50,00% dari - The Company's equity amounting to minimum
modal disetor; 50.00% of paid-up capital;
- Jumlah pinjaman yang dimiliki Perseroan - The amount of the Company's loan to equity and
dibandingkan modal sendiri dan utang subordinasi subordinated loan deducted by investment
dikurangi penyertaan (gearing ratio) ditetapkan (gearing ratio) is maximum 10 times, both for off-
setinggi-tingginya 10 kali, baik untuk pinjaman luar shore and on-shore domestic loans.
negeri maupun dalam negeri.
Perseroan senantiasa menjaga jumlah maksimum The Company always maintains the maximum
gearing ratio lebih kecil dari ketentuan yang amount of gearing ratio at lower level than the
ditetapkan melalui analisa alternatif pembiayaan baik applicable regulation by performing an analysis to
melalui pinjaman bank, penerbitan obligasi ataupun determine financing alternative whether through the
optimalisasi dana joint financing. Perseroan juga bank loans, bonds issuance or joint financing fund
menghitung biaya dana dari alternatif pembiayaan optimization. The Company also calculates the cost
yang dipilih untuk memastikan biaya dana tersebut of fund of each financing alternative selected by the
dapat menghasilkan pendapatan maksimum bagi Company to ensure it could generate a maximum
Perseroan. income for the Company.
28. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 28. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN LIABILITIES
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, nilai As of 31 December 2024 and 2023, the carrying
tercatat dari aset dan liabilitas keuangan Perseroan value of the Company’s financial assets and
memiliki nilai yang hampir sama dengan nilai liabilities approximates their fair value except for the
wajarnya kecuali untuk instrumen berikut: following financial instruments:
31 Desember/December 31, 2024
Liabilitas
keuangan
yang diukur
dengan biaya
perolehan
diamortisasi/
Biaya Financial
perolehan Liabilities at Nilai tercatat/
diamortiasi/ amortized carrying Nilai wajar/
Amortized cost cost value fair value
ASET KEUANGAN FINANCIAL ASSETS
Aset yang nilai wajarnya Assets for which
diungkapkan fair value are disclosed
Piutang pembiayaan konsumen 26.719.179 - 26.719.179 27.480.723 Consumer financing receivables
Piutang sewa pembiayaan 5.395.158 - 5.395.158 5.156.218 Finance lease receivables
Anjak piutang 19.438 - 19.438 19.438 Factoring receivables
Total aset keuangan 32.133.775 - 32.133.775 32.656.379 Total financial assets
LIABILITAS KEUANGAN FINANCIAL LIABILITIES
Liabilitas yang nilai wajarnya Liabilities for which
diungkapkan fair value are disclosed
Pinjaman yang diterima - 21.476.196 21.476.196 21.511.119 Borrowings
Surat berharga yang diterbitkan - 6.681.925 6.681.925 6.629.061 Securities issued
Total liabilitas keuangan - 28.158.121 28.158.121 28.140.180 Total financial liabilities
111
Page 446
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
28. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 28. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN (lanjutan) LIABILITIES (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, nilai As of 31 December 2024 and 2023, the carrying
tercatat dari aset dan liabilitas keuangan Perseroan value of the Company’s financial assets and
memiliki nilai yang hampir sama dengan nilai liabilities approximates their fair value except for the
wajarnya kecuali untuk instrumen berikut: (lanjutan) following financial instruments: (continued)
31 Desember/December 31, 2023
Liabilitas
keuangan
yang diukur
dengan biaya
perolehan
diamortisasi/
Biaya Financial
perolehan Liabilities at Nilai tercatat/
diamortiasi/ amortized carrying Nilai wajar/
Amortized cost cost value fair value
ASET KEUANGAN FINANCIAL ASSETS
Aset yang nilai wajarnya Assets for which
diungkapkan fair value are disclosed
Piutang pembiayaan konsumen 22.361.823 - 22.361.823 22.753.229 Consumer financing receivables
Piutang sewa pembiayaan 5.347.572 - 5.347.572 5.026.849 Finance lease receivables
Anjak piutang 35.322 - 35.322 39.992 Factoring receivables
Total aset keuangan 27.744.717 - 27.744.717 27.820.070 Total financial assets
LIABILITAS KEUANGAN FINANCIAL LIABILITIES
Liabilitas yang nilai wajarnya Liabilities for which
diungkapkan fair value are disclosed
Pinjaman yang diterima - 18.096.715 18.096.715 17.851.258 Borrowings
Surat berharga yang diterbitkan - 5.687.515 5.687.515 5.699.069 Securities issued
Total liabilitas keuangan - 23.784.230 23.784.230 23.550.327 Total financial liabilities
Tabel di bawah ini menyajikan analisa atas instrumen The tables below present the analysis of the above
keuangan tersebut sesuai dengan masing-masing financial instruments by the level in the fair value
tingkat dalam hirarki nilai wajar: hierarchy:
31 Desember/December 2024
Nilai tercatat/ Tingkat 1/ Tingkat 2/ Tingkat 3/
Carrying value Level 1 Level 2 Level 3 Total
ASET KEUANGAN FINANCIAL ASSETS
Aset yang nilai wajarnya Assets for which
diungkapkan fair value are disclosed
Piutang pembiayaan konsumen 26.719.179 - 27.480.723 - 27.480.723 Consumer financing receivables
Piutang sewa pembiayaan 5.395.158 - 4.981.123 175.095 5.156.218 Finance lease receivables
Anjak piutang 19.438 - - 19.438 19.438 Factoring receivables
Total aset keuangan 32.133.775 - 32.461.846 194.533 32.656.379 Total financial assets
LIABILITAS KEUANGAN FINANCIAL LIABILITIES
Liabilitas yang nilai wajarnya Liabilities for which
diungkapkan fair value are disclosed
Pinjaman yang diterima 21.476.196 - 21.511.119 - 21.511.119 Borrowings
Surat berharga yang diterbitkan 6.681.925 - 6.629.061 - 6.629.061 Securities issued
Total liabilitas keuangan 28.158.121 - 28.140.180 - 28.140.180 Total financial liabilities
112
Page 447
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
28. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 28. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN (lanjutan) LIABILITIES (continued)
Tabel di bawah ini menyajikan analisa atas instrumen The tables below present the analysis of the above
keuangan tersebut sesuai dengan masing-masing financial instruments by the level in the fair value
tingkat dalam hirarki nilai wajar: (lanjutan) hierarchy: (continued)
31 Desember/December 2023
Nilai tercatat/ Tingkat 1/ Tingkat 2/ Tingkat 3/
Carrying value Level 1 Level 2 Level 3 Total
ASET KEUANGAN FINANCIAL ASSETS
Aset yang nilai wajarnya Assets for which
diungkapkan fair value are disclosed
Piutang pembiayaan konsumen 22.361.823 - 22.753.229 - 22.753.229 Consumer financing receivables
Piutang sewa pembiayaan 5.347.572 - 5.026.849 - 5.026.849 Finance lease receivables
Anjak piutang 35.322 - 39.992 - 39.992 Factoring receivables
Total aset keuangan 27.744.717 - 27.820.070 - 27.820.070 Total financial assets
LIABILITAS KEUANGAN FINANCIAL LIABILITIES
Liabilitas yang nilai wajarnya Liabilities for which
diungkapkan fair value are disclosed
Pinjaman yang diterima 18.096.715 - 17.851.258 - 17.851.258 Borrowings
Surat berharga yang diterbitkan 5.687.515 - 5.699.069 - 5.699.069 Securities issued
Total liabilitas keuangan 23.784.230 - 23.550.327 - 23.550.327 Total financial liabilities
Metode dan asumsi yang digunakan untuk estimasi The following methods and assumptions are used
nilai wajar adalah sebagai berikut: to estimate the fair values:
Nilai wajar kas dan setara kas, piutang lain-lain, aset The fair value of cash and cash equivalents, other
lain-lain, utang usaha, beban bunga yang masih receivables, other assets, trade payables, accrued
harus dibayar dan utang lain-lain termasuk utang lain- interest expenses and other payables including
lain terkait sewa mendekati nilai tercatat karena other payables related to lease approximate their
jangka waktu jatuh tempo yang singkat atas carrying amounts largely due to short-term
instrumen keuangan tersebut. maturities of these instruments.
Nilai wajar piutang pembiayaan konsumen, piutang The fair value of consumer financing receivables,
sewa pembiayaan, anjak piutang, piutang derivatif, finance lease receivables, factoring receivables,
utang derivatif, pinjaman dan surat berharga yang derivative receivables, derivative payables,
diterbitkan dinilai menggunakan diskonto arus kas borrowings, and securities issued are determined
berdasarkan tingkat suku bunga pasar pada tanggal by discounting cash flows using market interest rate
31 Desember 2024 dan 2023. as of 31 December 2024 and 2023.
Perseroan tidak memiliki perpindahan di antara The Company has no transfer between hierarchy
tingkat hirarki pada tahun 2024 dan 2023. level in 2024 and 2023.
29. PERJANJIAN KERJASAMA 29. COOPERATION AGREEMENTS
Pembiayaan Bersama Joint financing
Perseroan mempunyai perjanjian kerjasama The Company entered into a joint financing
pembiayaan Bersama dan Perjanjian Kerjasama agreement and signed a Customer Asset Purchase
Pengambilalihan Piutang Pembiayaan dengan Agreement with PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Berdasarkan Based on the agreements, the amount of funds to
perjanjian, porsi fasilitas pembiayaan yang akan be financed by each party is a minimum of 1.00%
diberikan untuk konsumen dari masing-masing pihak from the Company and a maximum of 99.00% from
adalah minimal 1,00% dari Perseroan dan maksimal joint financing providers.
99,00% dari pemberi pembiayaan bersama.
113
Page 448
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
29. PERJANJIAN KERJASAMA (lanjutan) 29. COOPERATION AGREEMENTS (continued)
Pembiayaan Bersama (lanjutan) Joint financing (continued)
Perjanjian ini telah mengalami beberapa kali The agreement was amended several times.
perubahan. Perubahan terakhir melalui amandemen The latest of which is the amendment of the Joint
Perjanjian Kerjasama Kendaraan Bermotor dan Financing agreement and a Customer Asset
Perjanjian Kerjasama Pengambilalihan Piutang Purchase Agreement between PT Mandiri Tunas
Pembiayaan antara PT Mandiri Tunas Finance dan Finance and PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dated
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk tertanggal 27 Mei 27 May 2024, with the total joint financing facility to
2024, dengan fasilitas pembiayaan bersama menjadi Rp27,000,000 with the portion of joint financing
sebesar Rp27.000.000 dengan porsi fasilitas facility minimum of 1.00% from the Company and
pembiayaan bersama sebesar minimal 1,00% dari a maximum of 99.00% from joint financing
Perseroan dan maksimal 99,00% dari pemberi providers, where the Company bears the risk credit
pembiayaan bersama, dimana Perseroan and receive income in accordance with the
menanggung risiko kredit dan menerima pendapatan financing portion. The agreement is valid up to
sesuai dengan porsi pembiayaannya. Perjanjian ini 28 February 2025.
berlaku sampai dengan tanggal 28 Februari 2025.
Pada tanggal 21 Februari 2022, Perseroan dan On 21 February 2022, the Company and PT Bank
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menandatangani Mandiri (Persero) Tbk signed a Joint Financing
Perjanjian Kerjasama Pembiayaan Bersama dalam Cooperation Agreement in the form of Passenger
bentuk pembiayaan Passenger Vehicle, Commercial Vehicle, Commercial Vehicle and Heavy Equipment
Vehicle, dan Heavy Equipment kepada debitur financing to Bank Mandiri commercial debtors,
komersial Bank Mandiri yang mana Perjanjian ini where this Agreement has been amended with the
telah dirubah dengan perubahan terakhir termuat latest amendment contained in Addendum III (Third)
dalam Addendum III (Ketiga) Perjanjian Pembiayaan to the Joint Financing Agreement (Joint Financing)
Bersama (Joint Financing) Reguler antara PT Bank Regular between PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Mandiri (Persero) Tbk dengan Perseroan, dengan and the Company, with a joint financing facility of
fasilitas pembiayaan bersama sebesar Rp6.000.000 IDR 6,000,000 with a minimum share of the joint
dengan porsi fasilitas pembiayaan bersama sebesar financing facility of 1.00% from the Company and a
minimal 1,00% dari Perseroan dan maksimal 99,00% maximum of 99.00% from the joint financing
dari pemberi pembiayaan bersama, dimana provider, where the Company bears the risk credit
Perseroan menanggung risiko kredit dan menerima and receive income in accordance with the
pendapatan sesuai dengan porsi pembiayaannya. financing portion. This agreement has been
Perjanjian ini telah diperpanjang sampai dengan extended until 20 February 2025.
tanggal 20 Februari 2025.
Saldo pembiayaan bersama porsi PT Bank Mandiri Balance of joint financing portion of PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk yang dikelola oleh Perseroan pada (Persero) Tbk managed by the Company as of 31
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai December 2024 and 2023 are as follows:
berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Piutang pembiayaan konsumen 27.894.106 24.870.958 Consumer financing receivables
Piutang sewa pembiayaan 22.400 28.009 Finance lease receivables
Rata - rata jangka pembiayaan (tahun) 1-5 1-5 Average of financing period (years)
114
Page 449
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
29. PERJANJIAN KERJASAMA (lanjutan) 29. COOPERATION AGREEMENTS (continued)
Asuransi Insurance
Dalam menjalankan usahanya, Perseroan bekerja In the course of business, the Company entered
sama dengan, PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk, into insurance agreements with PT Asuransi Bina
PT Asuransi Central Asia, PT Zurich Asuransi Dana Arta Tbk, PT Asuransi Central Asia,
Indonesia Tbk, PT Asuransi Artarindo, PT Asuransi PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk, PT Asuransi
Wahana Tata, PT Asuransi Sahabat Artha Proteksi, Artarindo, PT Asuransi Wahana Tata, PT Asuransi
PT Asuransi Cakrawala Proteksi Indonesia, Sahabat Artha Proteksi, PT Asuransi Cakrawala
PT Asuransi Candi Utama, PT Asuransi Maximus Proteksi Indonesia, PT Asuransi Candi Utama,
Graha Persada Tbk, PT Multi Artha Guna Tbk (MAG), PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk,
PT AXA Insurance Indonesia, PT Asuransi Umum PT Multi Artha Guna Tbk (MAG), PT AXA Insurance
Mega, PT Asuransi Mega Pratama, PT MNC Asuransi Indonesia, PT Asuransi Umum Mega, PT Asuransi
Indonesia, PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika Mega Pratama, PT MNC Asuransi Indonesia,
(MPM), PT Pan Pacific Insurance, PT Asuransi Raksa PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika (MPM),
Pratikara, PT Asuransi Ramayana, PT Asuransi PT Pan Pacific Insurance, PT Asuransi Raksa
Sinar Mas, PT Asuransi Total Bersama (TOB), Pratikara, PT Asuransi Ramayana, PT Asuransi
PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk, PT AXA Sinar Mas, PT Asuransi Total Bersama (TOB),
Mandiri Financial Services, PT Asuransi Ciputra PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk, PT AXA
Indonesia, PT Asuransi Astra Buana, PT Sunday Mandiri Financial Services, PT Asuransi Ciputra
Insurance Indonesia, PT Heksa Solution Insurance, Indonesia, PT Asuransi Astra Buana, PT Sunday
PT Jamkrida Jakarta, PT Avrist General Insurance, Insurance Indonesia, PT Heksa Solution Insurance,
PT Asuransi Jasaraharja Putera, PT Asuransi Harta PT Jamkrida Jakarta, PT Avrist General Insurance,
Aman Pratama Tbk, PT Sunday Insurance Indonesia. PT Asuransi Jasaraharja Putera, PT Asuransi
Harta Aman Pratama Tbk, PT Sunday Insurance
Indonesia.
Sewa Gedung Building rental
Pada tanggal 31 Agustus 2009, Perseroan On 31 August 2009, the Company signed an office
menandatangani perjanjian sewa ruangan kantor space rental agreement with PT Bumi Daya Plaza
dengan PT Bumi Daya Plaza yang tidak dapat which is non-cancellable for the period of five years
dibatalkan untuk periode lima tahun. Perjanjian and will expire in 2014. The Company is required to
tersebut akan berakhir pada tahun 2014 dengan pay in advance of Rp507 for each quarter. The tariff
ketentuan pembayaran di muka sebesar Rp507 untuk will be reviewed on annual basis with a maximum
setiap jangka waktu 3 bulan dan akan ditinjau kembali tariff increase of 5.00% per annum.
setiap satu tahun sekali dengan kenaikan tarif
maksimal sebesar 5,00% per tahun.
Perjanjian ini telah mengalami beberapa kali The agreement was amended several times. On
perubahan. Pada tanggal 15 Februari 2022, 15 February 2022, the Company is renewing this
Perseroan memperpanjang perjanjian sewa ruangan office space rental agreement for the period of 5
kantor ini dengan masa sewa 5 tahun dari 1 Januari years from 1 January 2022 until 31 December 2026
2022 sampai dengan 31 Desember 2026 dengan in which the Company is required to pay in advance
ketentuan pembayaran di muka sebesar Rp12.899 an amount of Rp12,899 for each year.
per tahun.
Pada tanggal 27 Januari dan 22 Juni 2023, terdapat On 27 January and 22 June 2023, there was an
addendum perjanjian penambahan obyek sewa addendum agreement to addition rental office
kantor ini dengan PT Bumi Daya Plaza yang tidak space with PT Bumi Daya Plaza which is non-
dapat dibatalkan. Perjanjian tersebut akan berakhir cancellable until 31 December 2026 and 31 August
pada 31 Desember 2026 dan 31 Agustus 2026 2026 in which the Company is required to pay the
dengan ketentuan tambahan pembayaran di muka addition in advance an amount of Rp240 and
sebesar masing-masing Rp240 dan Rp2.366 per Rp2,366 for each year, respectively.
tahun.
115
Page 450
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
29. PERJANJIAN KERJASAMA (lanjutan) 29. COOPERATION AGREEMENTS (continued)
Sewa Gedung (lanjutan) Building rental (continued)
Pada tanggal 28 November 2023, terdapat addendum On 28 November 2023, there was an addendum
perjanjian penambahan obyek sewa kantor ini agreement to addition rental office space with
dengan PT Bumi Daya Plaza yang tidak dapat PT Bumi Daya Plaza which is non-cancellable until
dibatalkan. Perjanjian tersebut akan berakhir pada 31 December 2026 in which the Company is
31 Desember 2026 dengan ketentuan tambahan required to pay the addition in advance an amount
pembayaran di muka sebesar Rp2.131 per tahun. of Rp2,131 for each year.
Program MTF Mantap Combo MTF Mantap Combo Program
Pada tanggal 17 Maret 2020, Perseroan melakukan On 17 March 2020, the Company signed a
penandatanganan perjanjian kerjasama untuk cooperation agreement for the vehicle financing
program pembiayaan kendaraan bagi calon debitur program for prospective borrowers with the work of
dengan pekerjaan aparatur sipil negara (ASN) yang the state civil service (ASN) who will retire
akan memasuki masa pensiun (maksimal 5 tahun (maximum 5 years before retirement age) with a
menjelang usia pensiun) dengan tenor maksimum 10 maximum tenor of 10 (ten) years. The Company
(sepuluh) tahun. Perseroan bertindak sebagai acts as a decision maker for financing applications
pemutus permohonan pembiayaan dan akan and will manage the financing for ASN debtors in
mengelola pembiayaan selama debitur ASN dalam the active period as employees. Then, when
masa aktif sebagai pegawai. Selanjutnya, ketika entering retirement age the financing will be
memasuki usia pensiun pembiayaan akan dialihkan transferred to be managed by PT Bank Mandiri
untuk dikelola oleh PT Bank Mandiri Taspen. Taspen. This agreement is valid until 17 March
Perjanjian ini berlaku sampai tanggal 17 Maret 2025. 2025.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, saldo On 31 December 2024 and 2023, total consumer
piutang pembiayaan konsumen dari program ini financing receivables through this program
masing-masing adalah sejumlah Rpnihil. amounted to Rpnil, respectively.
30. SEGMEN OPERASI 30. OPERATING SEGMENT
Segmen operasi Perseroan dibagi berdasarkan The Company’s operating segments represent the
kelompok nasabah utama dan produk yang disebut, Company’s key customer and product groups
Fleet dan ritel. Dalam menentukan hasil segmen, namely, Fleet and Retail. In determining the
beberapa akun aset dan liabilitas serta pendapatan segment results, certain assets and liabilities and
dan biaya yang terkait diatribusikan ke masing- related revenues and expenses are attributed to
masing segmen berdasarkan kebijakan pelaporan each segment based on internal management
internal manajemen. reporting policies.
Ringkasan berikut menjelaskan operasi masing- The following summary describes the operations in
masing segmen dalam pelaporan segmen each of the Company’s reportable segments:
Perseroan:
- Fleet - Fleet
Termasuk dalam pelaporan segmen fleet adalah Included in the fleet segment reporting are
seluruh indikator penilaian segmen operasi yang operating segments assessment indicators
secara nyata dapat diatribusikan sebagai bagian that can actually be attributed as part of
dari pembiayaan untuk nasabah korporasi. financing to corporate customers.
- Ritel - Retail
Termasuk dalam pelaporan segmen ritel adalah Included in the retail segment reporting are
seluruh indikator penilaian segmen operasi yang operating segments assessment indicators that
secara nyata dapat diatribusikan sebagai bagian can actually be attributed as part of consumer
dari pembiayaan konsumen untuk nasabah financing to individual customers at Region I
individu di Regional I dan II (Sumatera), Regional and II (Sumatera), Region III and IV
III dan IV (Jabodetabek), Regional V (Jawa (Jabodetabek), Region V (Jawa Barat), Region
Barat), Regional VI (Jawa Tengah, Yogyakarta), VI (Jawa Tengah, Yogyakarta), Region VII
Regional VII (Jawa Timur, Bali, Kupang, (Jawa Timur, Bali, Kupang, Mataram), Region
Mataram), Regional VIII (Kalimantan) dan VIII (Kalimantan), and Region IX (Sulawesi,
Regional IX (Sulawesi, Ambon, Papua, Sorong). Ambon Papua, Sorong).
116
Page 451
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
30. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 30. OPERATING SEGMENT (continued)
Ringkasan berikut menjelaskan operasi masing- The following summary describes the operations in
masing segmen dalam pelaporan segmen each of the Company’s reportable segments:
Perseroan: (lanjutan) (continued)
- Lain-lain - Others
Termasuk dalam pelaporan segmen lain-lain Included in the other segment reporting is
adalah informasi pelaporan segmen operasi reporting segment information associated with
terkait dengan aktivitas kantor pusat. head office activities.
Informasi mengenai hasil dari masing-masing bisnis Information regarding the results of each reportable
segmen disajikan di bawah ini. Kinerja diukur segment is included below. Performance is
berdasarkan laba segmen sebelum pajak measured based on segment profit before income
penghasilan, sebagaimana dilaporkan dalam laporan tax, as included in the internal management reports
internal manajemen yang ditelaah oleh manajemen that are reviewed by the Company’s management.
Perseroan. Keuntungan segmen digunakan untuk Segment profit is used to measure performance of
mengukur kinerja dimana manajemen berkeyakinan that business segment as management believes
bahwa informasi tersebut paling relevan dalam that such information is the most relevant in
mengevaluasi hasil segmen tersebut relatif terhadap evaluating the results of those segments relative to
entitas lain yang beroperasi dalam industri tersebut. other entities that operate within these industries.
31 Desember/December 2024
Ritel/Retail Fleet/Fleet
Mobil/ Motor/ Mobil/ Motor/ Lain-lain/ Jumlah/ Information by
Informasi segmen usaha Car Motorcycle Car Motorcycle Others Total business segments
Pendapatan Revenue
Pembiayaan konsumen 3.254.869 - 198.621 - - 3.453.490 Consumer financing
Sewa pembiayaan 344.551 - 334.153 - - 678.704 Financial lease
Anjak piutang - - 438 - - 438 Factoring
Simpanan bank 14.757 - 2.716 - - 17.473 Deposit in bank
Lain-lain - neto 1.362.521 179 66.510 - - 1.429.210 Others - net
Total pendapatan 4.976.698 179 602.438 - - 5.579.315 Total revenue
Beban Expenses
Beban keuangan (1.614.655) - (299.291) - - (1.913.946) Financial charges
Beban gaji dan tunjangan (727.512) (17) (47.702) - - (775.231) Salaries and benefits
Beban umum dan
administrasi (390.024) (40) (23.114) - - (413.178) General and administration
Penyisihan kerugian Provision for
penurunan nilai (866.741) (5) (106.047) - - (972.793) impairment losses
Total beban (3.598.932) (62) (476.154) - - (4.075.148) Total expenses
Laba sebelum beban Income before
pajak final dan pajak final tax and income
penghasilan 1.377.766 117 126.284 - - 1.504.167 tax expense
Total aset 27.573.367 80 4.776.683 171 2.075.154 34.425.455 Total assets
Total liabilitas 1.107.576 1.217 356.510 37 28.095.693 29.561.033 Total liabilities
31 Desember/December 2023
Ritel/Retail Fleet/Fleet
Mobil/ Motor/ Mobil/ Motor/ Lain-lain/ Jumlah/ Information by
Informasi segmen usaha Car Motorcycle Car Motorcycle Others Total business segments
Pendapatan Revenue
Pembiayaan konsumen 2.715.052 106 285.142 50 - 3.000.350 Consumer financing
Sewa pembiayaan 206.950 - 445.801 - - 652.751 Financial lease
Anjak piutang - - 909 - - 909 Factoring
Simpanan bank 13.211 - 3.923 - - 17.134 Deposit in bank
Lain-lain - neto 1.040.410 378 70.019 17 - 1.110.824 Others - net
Total pendapatan 3.975.623 484 805.794 67 - 4.781.968 Total revenue
Beban Expenses
Beban keuangan (1.167.286 ) (2 ) (342.866 ) (11 ) - (1.510.165) Financial charges
Beban gaji dan tunjangan (747.809 ) (1.017 ) (53.368 ) - - (802.194) Salaries and benefits
Beban umum dan
administrasi (328.573 ) 273 (21.536 ) - - (349.836) General and administration
Penyisihan kerugian Provision for
penurunan nilai (603.315 ) 3 (25.226 ) (9 ) - (628.547) impairment losses
Total beban (2.846.983 ) (743 ) (442.996 ) (20 ) - (3.290.742) Total expenses
Laba (rugi) sebelum beban Income (loss) before
pajak final dan pajak final tax and income
penghasilan 1.128.640 (259 ) 362.798 47 - 1.491.226 tax expense
Total aset 22.827.261 95 5.142.242 171 1.757.623 29.727.392 Total assets
Total liabilitas 1.358.244 1.866 299.780 247 24.037.595 25.697.732 Total liabilities
117
Page 452
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
30. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 30. OPERATING SEGMENT (continued)
Informasi wilayah geografis adalah sebagai berikut: Geographical information is as follows:
Tahun yang Berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended 31 December
2024 2023
Pendapatan Revenue
Regional I (Sumatera) 427.008 316.751 Region I (Sumatera)
Regional II (Sumatera) 402.925 416.083 Region II (Sumatera)
Regional III (Jabodetabek) 612.308 457.083 Region III (Jabodetabek)
Regional IV (Jabodetabek) 589.058 469.685 Region IV (Jabodetabek)
Regional V (Jawa Barat) 377.534 314.531 Region V (Jawa Barat)
Regional VI Region VI
(Jawa Tengah, Yogyakarta) 351.305 323.087 (Jawa Tengah, Yogyakarta)
Regional VII (Jawa Timur, Region VII (Jawa Timur,
Bali, Kupang, Mataram) 622.120 490.066 Bali, Kupang,Mataram)
Regional VIII (Kalimantan) 924.928 688.065 Region VIII (Kalimantan)
Regional IX (Sulawesi, Region IX (Sulawesi,
Ambon, Papua, Sorong) 669.691 500.756 Ambon, Papua, Sorong)
Fleet 602.438 805.861 Fleet
Total pendapatan 5.579.315 4.781.968 Total revenue
Beban Expenses
Regional I (Sumatera) (302.507) (219.505) Region I (Sumatera)
Regional II (Sumatera) (353.683) (350.730) Region II (Sumatera)
Regional III (Jabodetabek) (459.425) (361.589) Region III (Jabodetabek)
Regional IV (Jabodetabek) (459.268) (354.187) Region IV (Jabodetabek)
Regional V (Jawa Barat) (284.752) (250.972) Region V (Jawa Barat)
Regional VI Region VI
(Jawa Tengah, Yogyakarta) (268.241) (237.891) (Jawa Tengah, Yogyakarta)
Regional VII (Jawa Timur, Region VII (Jawa Timur,
Bali, Kupang, Mataram) (430.027) (339.214) Bali, Kupang, Mataram)
Regional VIII (Kalimantan) (572.000) (401.632) Region VIII (Kalimantan)
Regional IX (Sulawesi, Region IX (Sulawesi,
Ambon, Papua, Sorong) (469.091) (332.006) Ambon, Papua, Sorong)
Fleet (476.154) (443.016) Fleet
Total beban (4.075.148) (3.290.742) Total expenses
Laba sebelum beban pajak Income before final tax and
final dan pajak penghasilan 1.504.167 1.491.226 income tax expense
118
Page 453
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
30. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 30. OPERATING SEGMENT (continued)
Informasi wilayah geografis adalah sebagai berikut: Geographical information is as follows: (continued)
(lanjutan)
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Aset Assets
Regional I (Sumatera) 2.215.841 1.745.446 Region I (Sumatera)
Regional II (Sumatera) 1.975.441 1.907.732 Region II (Sumatera)
Regional III (Jabodetabek) 3.932.290 3.118.550 Region III (Jabodetabek)
Regional IV (Jabodetabek) 4.000.388 3.345.820 Region IV (Jabodetabek)
Regional V (Jawa Barat) 2.049.049 1.706.071 Region V (Jawa Barat)
Regional VI Region VI
(Jawa Tengah, Yogyakarta) 2.054.319 1.743.026 (Jawa Tengah, Yogyakarta)
Regional VII (Jawa Timur, Region VII (Jawa Timur,
Bali, Kupang, Mataram) 3.578.879 2.841.407 Bali, Kupang,Mataram)
Regional VIII (Kalimantan) 4.465.745 3.650.156 Region VIII (Kalimantan)
Regional IX (Sulawesi, Region IX (Sulawesi,
Ambon, Papua, Sorong) 3.301.495 2.769.148 Ambon, Papua, Sorong)
Fleet 4.776.854 5.142.413 Fleet
Lain-lain 2.075.154 1.757.623 Others
Total aset 34.425.455 29.727.392 Total assets
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Liabilitas Liabilities
Regional I (Sumatera) 110.927 142.209 Region I (Sumatera)
Regional II (Sumatera) 117.457 140.667 Region II (Sumatera)
Regional III (Jabodetabek) 129.492 155.489 Region III (Jabodetabek)
Regional IV (Jabodetabek) 147.267 148.257 Region IV (Jabodetabek)
Regional V (Jawa Barat) 86.294 105.293 Region V (Jawa Barat)
Regional VI Region VI
(Jawa Tengah, Yogyakarta) 81.283 132.786 (Jawa Tengah, Yogyakarta)
Regional VII (Jawa Timur, Region VII (Jawa Timur,
Bali, Kupang,Mataram) 120.645 161.395 Bali, Kupang,Mataram)
Regional VIII (Kalimantan) 200.127 242.343 Region VIII (Kalimantan)
Regional IX (Sulawesi, Region IX (Sulawesi,
Ambon, Papua, Sorong) 115.301 131.671 Ambon, Papua, Sorong)
Fleet 356.547 300.027 Fleet
Lain-lain 28.095.693 24.037.595 Others
Total liabilitas 29.561.033 25.697.732 Total liabilities
31. LIABILITAS KONTINJENSI 31. CONTINGENT LIABILITIES
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 The Company does not have any significant
Perseroan tidak mempunyai liabilitas kontinjensi yang contingent liabilities as of 31 December 2024 and
signifikan. 2023.
119
Page 454
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
32. TAMBAHAN INFORMASI ARUS KAS 32. SUPPLEMENTARY CASH FLOW INFORMATION
Rekonsiliasi liabilitas yang timbul dari aktivitas The reconciliation of liabilities that arise from
pendanaan adalah sebagai berikut: financing activities are as follows:
Perubahan non kas/
Non-cash activities
Pergerakan
valuta asing/
1 Januari/ Arus Kas/ Movement of Lainnya/ 31 Desember/
January 2024 Cash Flows foreign currency Others December 2024
Pinjaman yang diterima 18.133.652 3.324.818 54.656 - 21.513.126 Borrowings
Surat berharga yang diterbitkan 5.695.750 999.045 - - 6.694.795 Securities issued
Liabilitas sewa 40.193 (17.662) - 8.300 30.831 Lease liabilities
Total liabilitas dari Total liabilities from financing
aktivitas pendanaan 23.869.595 4.306.201 54.656 8.300 28.238.752 activities
Perubahan non kas/
Non-cash activities
Pergerakan
valuta asing/
1 Januari/ Arus Kas/ Movement of Lainnya/ 31 Desember/
January 2023 Cash Flows foreign currency Others December 2023
Pinjaman yang diterima 14.693.451 3.447.326 (7.125) - 18.133.652 Borrowings
Surat berharga yang diterbitkan 4.344.905 1.350.845 - - 5.695.750 Securities issued
Liabilitas sewa 40.043 (15.668) - 15.818 40.193 Lease liabilities
Total liabilitas dari Total liabilities from financing
aktivitas pendanaan 19.078.399 4.782.503 (7.125) 15.818 23.869.595 activities
33. STANDAR AKUNTANSI YANG TELAH DISAHKAN 33. ACCOUNTING STANDARDS ISSUED BUT NOT
NAMUN BELUM BERLAKU EFEKTIF YET EFFECTIVE
Berikut ini adalah beberapa Standar Akuntansi The following are several Financial Accounting
Keuangan, Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan Standards, Interpretations of Financial Accounting
dan amandemen yang telah disahkan oleh Dewan Standards and amendment issued by the
Standar Akuntansi Keuangan (DSAK) yang Indonesian Financial Accounting Standards Board
dipandang relevan terhadap pelaporan keuangan (DSAK) that are considered relevant to the financial
Perseroan namun belum berlaku efektif untuk laporan reporting of the Company but are not yet effective
keuangan tahun 2024: for 2024 financial statements:
Amandemen PSAK 221: Pengaruh Perubahan Amendment of PSAK 221: Effect of Changes
Kurs Valuta Asing tentang Kekurangan in Foreign Exchange Rates on the Lack of
Ketertukaran Covertibility
Amandemen ini memberikan penegasan atas This amendment provides affirmation of the
pengaturan terkait kondisi ketika suatu mata regulations related to conditions when a
uang tidak tertukarkan serta pengungkapannya. currency is not exchanged and its disclosure.
Amandemen berlaku secara restropektif untuk This amendment applies retrospectively to
periode pelaporan tahunan yang dimulai pada annual reporting periods beginning on or after
atau setelah 1 Januari 2025. Penerapan dini 1 January 2025. Earlier application is
diperkenankan. permitted.
Manajemen masih melakukan persiapan dalam The management intends to adopt these new
penerapan standar baru tersebut yang standards that are considered relevant to the
dipertimbangkan relevan terhadap Perseroan pada Company when they become effective, and the
saat efektif, dan pengaruhnya terhadap posisi dan impact to the financial position and performance of
kinerja keuangan Perseroan masih diestimasi sampai the Company is still being estimated until the report
tanggal laporan keuangan. date.
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan The accompanying notes to the financial statements
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan form an integral part of these financial statements
secara keseluruhan. taken as a whole.
120
Page 455
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. REKLASIFIKASI AKUN 34. RECLASSIFICATION OF ACCOUNTS
Akun tertentu dalam laporan keuangan pada tanggal Certain accounts in the financial statements as of
31 Desember 2023 telah direklasifikasi agar sesuai 31 December 2023 had been reclassified to conform
dengan penyajian akun-akun pada laporan with the presentation of accounts in the financial
keuangan pada tanggal 31 Desember 2024 sebagai statements as of 31 December 2024 as follows:
berikut:
Dilaporkan Dilaporkan
sebelumnya/ saat ini/
As previously Reklasifikasi/ As currently
reported Reclassifications reported
31 Desember 2023 31 December 2023
Laporan Laba Rugi dan Statement of Profit or Loss and
Penghasilan Komprehensif Lain Other Comprehensive Income
Pendapatan Revenue
Lain-lain - neto 1.081.756 29.068 1.110.824 Others - net
Beban Expenses
Penyisihan kerugian Provision for
penurunan nilai impairment losses
Pembiayaan konsumen (697.613) (28.467) (726.080) Consumer finance
Sewa pembiayaan (7.050) (601) (7.651) Finance lease
35. PENGUNGKAPAN INFORMASI TAMBAHAN 35. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO THE
DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
Informasi tambahan berikut merupakan The following additional information is an additional
pengungkapan informasi tambahan dalam catatan disclosure on notes to the financial statement that
atas laporan keungan yang tidak dipersyaratkan are not required by Financial Accounting Standards
oleh Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. in Indonesia. The disclosure of this additional
Pengungkapan informasi tambahan ini untuk information is to comply with Financial Services
memenuhi regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan Authority regulation and is not audited.
dan tidak diaudit.
Piutang Pembiayaan Konsumen Consumer Financing Receivables
Saldo piutang pembiayaan konsumen per Investment in consumer financing receivables
31 Desember 2024 dan 2023 berdasarkan ruang balance as of 31 December 2024 and 2023 based
lingkup kegiatan Perusahaan adalah sebagai on the scope of activities of the Company are as
berikut: follows:
31 Desember/December
2024 2023
Pembiayaan investasi 12.645.256 10.198.897 Investment financing
Pembiayaan modal kerja 207.676 323.463 Working capital financing
Pembiayaan multiguna 14.343.010 12.187.356 Multipurpose financing
Piutang pembiayaan konsumen 27.195.942 22.709.716 Consumer finance receivables
121
Page 456
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
35. PENGUNGKAPAN INFORMASI TAMBAHAN 35. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO THE
DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS (continued)
(lanjutan)
Piutang Pembiayaan Konsumen (lanjutan) Consumer Financing Receivables (continued)
Saldo piutang pembiayaan konsumen per Investment in consumer financing receivables
31 Desember 2024 dan 2023 berdasarkan balance as of 31 December 2024 and 2023 based
kolektabilitas sesuai peraturan OJK: on collectability in accordance with OJK
regulations:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Lancar 25.762.387 21.702.715 Current
Dalam perhatian khusus 1.155.232 829.546 Special mention
Kurang lancar 86.721 88.098 Substandard
Diragukan 75.230 87.018 Doubtful
Macet 116.372 2.340 Loss
27.195.942 22.709.717
Jumlah minimum cadangan penyisihan penghapusan The minimum allowance for consumer financing
piutang pembiayaan untuk piutang pembiayaan receivables based on OJK Regulation
konsumen sesuai dengan Peraturan OJK No. No. 35/POJK.05/2018 dated 27 December 2018
35/POJK.05/2018 tanggal 27 Desember 2018 amounted to Rp482,380 and Rp317,568 as of
masing-masing adalah sebesar Rp482.380 dan 31 December 2024 and 2023, respectively.
Rp317.568 pada tanggal 31 Desember 2024 dan
2023.
Piutang Sewa Pembiayaan Finance Lease Receivables
Saldo piutang sewa pembiayaan per 31 Desember Investment in finance lease receivables balance as
2024 dan 2023 berdasarkan ruang lingkup kegiatan of 31 December 2024 and 2023 based on the
Perusahaan adalah sebagai berikut: scope of activities of the Company are as follows:
31 Desember/December
2024 2023
Pembiayaan investasi 4.661.003 5.271.258 Investment financing
Pembiayaan modal kerja 818.790 145.607 Working capital financing
Pembiayaan multiguna 15.794 - Multipurpose financing
Piutang sewa pembiayaan 5.495.587 5.416.865 Finance lease receivables
Saldo piutang sewa pembiayaan per 31 Desember Investment in finance lease receivables balance as
2024 dan 2023 berdasarkan kolektabilitas sesuai of 31 December 2024 and 2023 based on
peraturan OJK: collectability in accordance with OJK regulations:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Lancar 5.077.246 5.190.040 Current
Dalam perhatian khusus 387.432 207.746 Special mention
Kurang lancar 9.340 5.957 Substandard
Diragukan 12.563 13.122 Doubtfu
Macet 9.006 - Loss
5.495.587 5.416.865
122
Page 457
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
35. PENGUNGKAPAN INFORMASI TAMBAHAN 35. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO THE
DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS (continued)
(lanjutan)
Piutang Sewa Pembiayaan (lanjutan) Finance Lease Receivables (continued)
Jumlah minimum cadangan penyisihan penghapusan The minimum allowance for finance lease
piutang pembiayaan untuk piutang sewa pembiayaan receivables based on OJK Regulation
sesuai dengan Peraturan OJK No. 35/POJK.05/2018 No. 35/POJK.05/2018 dated 27 December 2018
tanggal 27 Desember 2018 adalah masing-masing amounted Rp86,832 and Rp69,742 as of
sebesar Rp86.832 dan Rp69.742 pada tanggal 31 December 2024 and 2023, respectively.
31 Desember 2024 dan 2023.
Anjak Piutang Factoring Receivables
Saldo anjak piutang per 31 Desember 2024 dan Investment in factoring receivables balance as of
2023 berdasarkan ruang lingkup kegiatan 31 December 2024 and 2023 based on the scope
Perusahaan adalah sebagai berikut: of activities of the Company are as follows:
31 Desember/December
2024 2023
Pembiayaan modal kerja 34.748 35.758 Working capital financing
Anjak piutang 34.748 35.758 Factoring receivables
Saldo anjak piutang per 31 Desember 2024 dan 2023 Investment in factoring receivables balance as of
berdasarkan kolektabilitas sesuai peraturan OJK: 31 December 2024 and 2023 based on collectability
in accordance with OJK regulations:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Lancar - 35.758 Current
Dalam perhatian khusus - - Special mention
Kurang lancar 34.748 - Substandard
Diragukan - - Doubtful
34.748 35.758
Jumlah minimum cadangan penyisihan penghapusan The minimum allowance for factoring receivables
piutang pembiayaan untuk anjak piutang sesuai based on OJK Regulation No. 35/POJK.05/2018
dengan Peraturan OJK No. 35/POJK.05/2018 dated 27 December 2018 amounted Rp5,212 and
tanggal 27 Desember 2018 adalah masing-masing Rp358 as of 31 December 2024 and 2023,
sebesar Rp5.212 dan Rp358 pada tanggal respectively.
31 Desember 2024 dan 2023.
123
Page 458
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT MANDIRI TUNAS FINANCE PT MANDIRI TUNAS FINANCE
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun As of 31 December 2024
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
35. PENGUNGKAPAN INFORMASI TAMBAHAN 35. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO THE
DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS (continued)
(lanjutan)
Informasi lainnya Other information
Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Based on POJK No. 35/POJK.05/2018 dated
No.35/POJK.05/2018 tanggal 27 Desember 2018 27 December 2018 regarding “The Business
tentang ”Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Operation of a Multifinance Company”. The
Pembiayaan”. Perseroan telah memenuhi jumlah Company has complied the minimum amount of
minimal ekuitas dan Batas Maksimum Pemberian equity and Limits for Giving Financing. The
Pembiayaan. Perseroan telah menghitung beberapa Company has calculated ratio as follows
rasio antara lain:
31 Desember/ 31 Desember/
Persyaratan/ 31 December 31 December
Requirements 2024 2023
Gearing ratio max. 10x 5,79x 5,90x Gearing ratio
Rasio permodalan min. 10% 20,21% 16,21% Capital ratio
Rasio ekuitas Equity to fully paid
terhadap modal disetor min.50% 1.945,77% 1.611,86% capital ratio
Rasio Non-Performing Non-Performing
Finance - neto max. 5% 0,59% 0,48% Finance - net
Rasio Non-Performing Non-Performing
Finance - gross - 1,05% 0,70% Finance - gross
Rasio piutang pembiayaan neto Net financing to
terhadap total aset min. 40% 93,34% 93,33% asset ratio
Rasio saldo piutang pembiayaan Net financing receivables
Neto terhadap total pendanaan - 114,12% 116,65% to total funding ratio
Rasio saldo piutang pembiayaan Balance of receivables for investment
investasi dan pembiayaan financing and working capital
modal kerja terhadap total financing to total balance of the
saldo piutang pembiayaan min. 10% 56,12% 56,72% financing receivables
Rasio penyertaan langsung - 0,00% 0,00% Direct participation ratio
36. PENYELESAIAN LAPORAN KEUANGAN 36. COMPLETION OF THE FINANCIAL
STATEMENTS
Manajemen Perseroan bertanggung jawab atas The management of the Company is responsible for
penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan the preparation and fair presentation of these
ini sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di financial statements in accordance with Indonesian
Indonesia, yang diselesaikan dan disetujui oleh Financial Accounting Standards which were
Direksi Perseroan untuk diterbitkan pada tanggal completed and authorized for issuance by the
24 Januari 2025. Board of Directors on 24 January 2025.
124
Page 459
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
No. REFERENSI SILANG SEOJK NO. 16 /SEOJK.04/2021: BENTUK DAN ISI LAPORAN TAHUNAN
EMITEN ATAU PERUSAHAAN PUBLIK
Keterangan Isi Laporan Tahunan Lokasi Halaman
1 Laporan Tahunan paling sedikit memuat:
a. ikhtisar data keuangan penting; 12
b. informasi saham (jika ada); N/A
c. laporan Direksi; 42-49
d. laporan Dewan Komisaris; 36-41
e. profil Emiten atau Perusahaan Publik; 57-113
f. analisis dan pembahasan manajemen; 114-157
g. tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik; 158-311
h. tanggung jawab sosial dan lingkungan Emiten atau Perusahaan Publik 312-318
i. laporan keuangan tahunan yang telah diaudit; dan 320
j. surat pernyataan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris tentang tanggung jawab atas 52-53
Laporan Tahunan.
2 Uraian Isi Laporan Tahunan
a. Ikhtisar data keuangan penting memuat informasi keuangan yang disajikan dalam bentuk per-
bandingan selama 3 (tiga) tahun buku atau sejak memulai usahanya jika Emiten atau Perusahaan
Publik tersebut menjalankan kegiatan usahanya kurang dari 3 (tiga) tahun, paling sedikit memuat:
1) pendapatan/penjualan; 12
2) laba bruto; 12
3) laba (rugi); 12
4) jumlah laba (rugi) yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk dan kepentingan non 12
pengendali;
5) total laba (rugi) komprehensif; 12
6) jumlah laba (rugi) komprehensif yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk dan 12
kepentingan non pengendali;
7) laba (rugi) per saham; 12
8) jumlah aset; 14
9) jumlah liabilitas; 15
10) jumlah ekuitas; 15
11) rasio laba (rugi) terhadap jumlah aset; 17
12) rasio laba (rugi) terhadap ekuitas; 17
13) rasio laba (rugi) terhadap pendapatan/penjualan; 17
14) rasio lancar; 17
15) rasio liabilitas terhadap ekuitas; 17
16) rasio liabilitas terhadap jumlah aset; dan 17
17) informasi dan rasio keuangan lainnya yang relevan dengan Emiten atau Perusahaan Publik 17
dan jenis industrinya.
b. Informasi Saham
Informasi saham bagi Perusahaan Terbuka paling sedikit memuat:
1) saham yang telah diterbitkan untuk setiap masa triwulan yang disajikan dalam bentuk perband-
ingan selama 2 (dua) tahun buku terakhir, paling sedikit memuat:
a) jumlah saham yang beredar; 18
b) kapitalisasi pasar berdasarkan harga pada bursa efek tempat saham dicatatkan; N/A
c) harga saham tertinggi, terendah, dan penutupan berdasarkan harga pada bursa efek tempat N/A
saham dicatatkan; dan
d) volume perdagangan pada bursa efek tempat saham dicatatkan. N/A
460 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 460
>>
Informasi dalam huruf b), huruf c) dan huruf d) hanya diungkapkan jika sahamnya tercatat di
Laporan Keuangan
N/A
07
bursa efek;
2) dalam hal terjadi aksi korporasi yang menyebabkan terjadinya perubahan pada saham, seperti
pemecahan saham (stock split), penggabungan saham (reverse stock), dividen saham, saham
bonus, perubahan nilai nominal saham, penerbitan efek konversi, serta penambahan dan
pengurangan modal, informasi saham sebagaimana dimaksud pada angka 1) ditambahkan
penjelasan paling sedikit mengenai:
a) tanggal pelaksanaan aksi korporasi; 18
b) rasio pemecahan saham (stock split), penggabungan saham (reverse stock), dividen saham, 18
saham bonus, jumlah efek konversi yang diterbitkan, dan perubahan nilai nominal saham;
c) jumlah saham beredar sebelum dan sesudah aksi korporasi; 18
d) jumlah efek konversi yang dilaksanakan (jika ada); dan 18
e) harga saham sebelum dan sesudah aksi korporasi; 18
3) dalam hal terjadi penghentian sementara perdagangan saham (suspension) dan/atau pembat- N/A
alan pencatatan saham (delisting) dalam tahun buku, dijelaskan alasan penghentian semen-
tara perdagangan saham (suspension) dan/atau pembatalan pencatatan saham (delisting)
tersebut; dan
4) dalam hal penghentian sementara perdagangan saham (suspension) sebagaimana dimaksud N/A
pada angka 3) dan/atau proses pembatalan pencatatan saham (delisting) masih berlangsung
hingga akhir periode Laporan Tahunan, dijelaskan tindakan yang dilakukan untuk menyele-
saikan penghentian sementar46a perdagangan saham (suspension) dan/atau pembatalan
pencatatan saham (delisting) tersebut.
c. Laporan Direksi
Laporan Direksi paling sedikit memuat uraian singkat mengenai:
1) kinerja Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit memuat:
a) strategi dan kebijakan strategis Emiten atau Perusahaan Publik; 44
b) peranan Direksi dalam perumusan strategi dan kebijakan strategis Emiten atau Perusahaan 45
Publik;
c) proses yang dilakukan Direksi untuk memastikan implementasi strategi Emiten atau Perusa- 45
haan Publik;
d) perbandingan antara hasil yang dicapai dengan yang ditargetkan Emiten atau Perusahaan 46
Publik; dan
e) kendala yang dihadapi Emiten atau Perusahaan Publik; 47
2) gambaran tentang prospek usaha Emiten atau Perusahaan Publik; dan 47
3) penerapan tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik. 48
d. Laporan Dewan Komisaris
Laporan Dewan Komisaris paling sedikit memuat uraian singkat mengenai:
1) penilaian terhadap kinerja Direksi mengenai pengelolaan Emiten atau Perusahaan Publik, ter- 38
masuk pengawasan Dewan Komisaris dalam perumusan dan implementasi strategi Emiten atau
Perusahaan Publik yang dilakukan oleh Direksi;
2) pandangan atas prospek usaha Emiten atau Perusahaan Publik yang disusun oleh Direksi; dan 39
3) pandangan atas penerapan tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik 40
e. Profil Emiten atau Perusahaan Publik
Profil Emiten atau Perusahaan Publik paling sedikit memuat informasi:
1) nama Emiten atau Perusahaan Publik termasuk apabila terdapat perubahan nama, 58
alasan perubahan, dan tanggal efektif perubahan nama pada tahun buku;
2) akses terhadap Emiten atau Perusahaan Publik termasuk kantor cabang atau kantor 58
perwakilan yang memungkinkan masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai
Emiten atau Perusahaan Publik, meliputi:
a) alamat; 58
b) nomor telepon; 58
c) alamat surat elektronik; dan 58
d) alamat situs web; 58
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 461
Page 461
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
3) riwayat singkat Emiten atau Perusahaan Publik; 59
4) visi dan misi Emiten atau Perusahaan Publik serta budaya perusahaan (corporate culture) atau 66
nilai-nilai perusahaan;
5) kegiatan usaha menurut anggaran dasar terakhir, kegiatan usaha yang dijalankan pada tahun 68
buku, serta jenis barang dan/atau jasa yang dihasilkan;
6) wilayah operasional Emiten atau Perusahaan Publik; wilayah operasional merupakan wilayah 106
atau daerah pelaksanaan kegiatan operasional atau jangkauan dari kegiatan operasional peru-
sahaan.
7) struktur organisasi Emiten atau Perusahaan Publik dalam bentuk bagan, paling sedikit sampai 70-71
dengan struktur 1 (satu) tingkat di bawah Direksi termasuk komite di bawah Direksi (jika ada)
dan komite di bawah Dewan Komisaris, disertai dengan nama dan jabatan;
8) daftar keanggotaan asosiasi industri baik dalam skala nasional maupun internasional yang 69
berkaitan dengan penerapan keuangan berkelanjutan
9) profil Direksi, paling sedikit memuat:
a) nama dan jabatan yang sesuai dengan tugas dan tanggung jawab; 77-79
b) foto terbaru; 77-79
c) usia; 77-79
d) kewarganegaraan; 77-79
e) riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi; 77-79
f) riwayat jabatan, meliputi informasi:
(1) dasar hukum pengangkatan sebagai anggota Direksi pada Emiten atau Perusahaan Pub- 77-79
lik yang bersangkutan;
(2) rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan/atau 77-79
anggota komite serta jabatan lainnya baik di dalam maupun di luar Emiten atau Perusa-
haan Publik. Dalam hal anggota Direksi tidak memiliki rangkap jabatan, maka diungkapkan
mengenai hal tersebut; dan
(3) pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau 77-79
Perusahaan Publik;
g) hubungan afiliasi dengan anggota Direksi lainnya, anggota Dewan Komisaris, pemegang 77-79
saham utama, dan pengendali baik langsung maupun tidak langsung sampai kepada pemilik
individu, meliputi nama pihak yang terafiliasi. Dalam hal anggota Direksi tidak memiliki
hubungan afiliasi, maka Emiten atau Perusahaan Publik mengungkapkan hal tersebut; dan
h) perubahan komposisi anggota Direksi dan alasan perubahannya. Dalam hal tidak terdapat 72
perubahan komposisi anggota Direksi, maka diungkapkan mengenai hal tersebut;
10) Profil Dewan Komisaris, paling sedikit memuat:
a) nama dan jabatan; 73-76
b) foto terbaru; 73-76
c) usia; 73-76
d) kewarganegaraan; 73-76
e) riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi; 73-76
f) riwayat jabatan, meliputi informasi: 73-76
(1) dasar hukum pengangkatan sebagai anggota Dewan Komisaris; 73-76
(2) dasar hukum pengangkatan pertama kali sebagai anggota Dewan Komisaris yang merupa- 73-76
kan komisaris independen pada Emiten atau Perusahaan Publik yang bersangkutan;
(3) rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/atau anggota 73-76
komite serta jabatan lainnya baik di dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan Publik.
Dalam hal anggota Dewan Komisaris tidak memiliki rangkap jabatan, maka diungkapkan
mengenai hal tersebut; dan
(4) pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau 73-76
Perusahaan Publik;
g) hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris lainnya, pemegang saham utama, dan 73-76
pengendali baik langsung maupun tidak langsung sampai kepada pemilik individu, meliputi
nama pihak yang terafiliasi; Dalam hal anggota Dewan Komisaris tidak memiliki hubungan afili-
asi, maka Emiten atau Perusahaan Publik mengungkapkan hal tersebut;
462 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 462
>>
h) pernyataan independensi komisaris independen dalam hal komisaris independen telah menja-
Laporan Keuangan
75-76
07
bat lebih dari 2 (dua) periode; dan
i) perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris dan alasan perubahannya. Dalam hal tidak 72
terdapat perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris,maka diungkapkan mengenai hal
tersebut;
11) dalam hal terdapat perubahan susunan anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris yang N/A
terjadi setelah tahun buku berakhir sampai dengan batas waktu penyampaian Laporan Tahunan,
susunan yang dicantumkan dalam Laporan Tahunan adalah susunan anggota Direksi dan/atau
anggota Dewan Komisaris yang terakhir dan sebelumnya;
12) jumlah karyawan menurut jenis kelamin, jabatan, usia, tingkat pendidikan, dan status ketenagak- 86-88
erjaan (tetap/kontrak) dalam tahun buku; Pengungkapan informasi dapat disajikan dalam bentuk
tabel.
13) nama pemegang saham dan persentase kepemilikan pada awal dan akhir tahun buku, yang
terdiri dari informasi mengenai:
a) pemegang saham yang memiliki 5% (lima persen) atau lebih saham Emiten atau Perusahaan 94
Publik;
b) anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris yang memiliki saham Emiten atau Perusahaan 94
Publik.
Dalam hal seluruh anggota Direksi dan/atau seluruh anggota Dewan Komisaris tidak memiliki
saham, maka diungkapkan mengenai hal tersebut; dan
c) kelompok pemegang saham masyarakat, yaitu kelompok pemegang saham yang masing-masing 94
memiliki kurang dari 5% (lima persen) saham Emiten atau Perusahaan Publik;
Informasi di atas dapat disajikan dalam bentuk tabel.
14) persentase kepemilikan tidak langsung atas saham Emiten atau Perusahaan Publik oleh anggota 94
Direksi dan anggota Dewan Komisaris pada awal dan akhir tahun buku, termasuk informasi
mengenai pemegang saham yang terdaftar dalam daftar pemegang saham untuk kepentingan
kepemilikan tidak langsung anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris;
Dalam hal seluruh anggota Direksi dan/atau seluruh anggota Dewan Komisaris tidak memiliki
kepemilikan tidak langsung atas saham Emiten atau Perusahaan Publik, maka diungkapkan
mengenai hal tersebut.
15) jumlah pemegang saham dan persentase kepemilikan per akhir tahun buku berdasarkan klasifi-
kasi:
a) kepemilikan institusi lokal; 94
b) kepemilikan institusi asing; 94
c) kepemilikan individu lokal; dan 94
d) kepemilikan individu asing; 94
16) informasi mengenai pemegang saham utama dan pengendali Emiten atau Perusahaan Publik, 95
baik langsung maupun tidak langsung, sampai kepada pemilik individu, yang disajikan dalam
bentuk skema atau bagan;
17) nama entitas anak, perusahaan asosiasi, perusahaan ventura bersama dimana Emiten atau 100
Perusahaan Publik memiliki pengendalian bersama entitas (jika ada), beserta persentase kepemi-
likan saham, bidang usaha, total aset, dan status operasi entitas anak, perusahaan asosiasi, pe-
rusahaan ventura bersama; Untuk entitas anak, ditambahkan informasi mengenai alamat entitas
anak tersebut.
18) kronologis pencatatan saham, jumlah saham, nilai nominal, dan harga penawaran dari awal N/A
pencatatan hingga akhir tahun buku serta nama bursa efek dimana saham Emiten atau Perusa-
haan Publik dicatatkan, termasuk pemecahan saham (stock split), penggabungan saham (reverse
stock), dividen saham, saham bonus, dan perubahan nilai nominal saham, pelaksanaan efek
konversi, pelaksanaan penambahan dan pengurangan modal (jika ada);
19) informasi pencatatan efek lainnya selain efek sebagaimana dimaksud pada angka 18), yang 99-100
belum jatuh tempo pada tahun buku paling sedikit memuat nama efek, tahun penerbitan, tingkat
suku bunga/imbal hasil, tanggal jatuh tempo, nilai penawaran, dan peringkat efek (jika ada);
20) informasi penggunaan jasa akuntan publik (AP) dan kantor akuntan publik (KAP) beserta jarin-
gan/asosiasi/aliansinya meliputi:
a) nama dan alamat; 101
b) periode penugasan; 101
c) informasi jasa audit dan/atau non audit yang diberikan; 101
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 463
Page 463
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
d) biaya jasa (fee) audit dan/atau non audit untuk masing-masing penugasan yang diberikan 101
selama tahun buku; dan
e) dalam hal AP dan KAP beserta jaringan/asosiasi/aliansinya, yang ditunjuk tidak memberikan 101
jasa non audit, maka diungkapkan mengenai informasi tersebut; dan
Pengungkapan informasi penggunaan jasa AP dan KAP beserta jaringan/asosiasi/aliansinya
dapat disajikan dalam bentuk tabel.
21) nama dan alamat lembaga dan/atau profesi penunjang pasar modal selain AP dan KAP. 102-103
f. Analisis dan Pembahasan Manajemen
Analisis dan pembahasan manajemen memuat analisis dan pembahasan mengenai laporan
keuangan dan informasi penting lainnya dengan penekanan pada perubahan material yang
terjadi dalam tahun buku, yaitu paling sedikit memuat:
1) tinjauan operasi per segmen usaha sesuai dengan jenis industri Emiten atau Perusahaan Publik,
paling sedikit mengenai:
a) produksi, yang meliputi proses, kapasitas, dan perkembangannya; 116-129
b) pendapatan/penjualan; dan 116-129
c) profitabilitas; 116-129
2) kinerja keuangan komprehensif yang mencakup perbandingan kinerja keuangan dalam 2 (dua)
tahun buku terakhir, penjelasan tentang penyebab adanya perubahan dan dampak perubahan
tersebut, paling sedikit mengenai:
a) aset lancar, aset tidak lancar, dan total aset; 130
b) liabilitas jangka pendek, liabilitas jangka panjang, dan total liabilitas; 130
c) ekuitas; 130
d) pendapatan/penjualan, beban, laba (rugi), penghasilan komprehensif lain, dan total laba (rugi) 131
komprehensif; dan
e) arus kas; 134-135
3) kemampuan membayar utang atau kewajiban dengan menyajikan perhitungan rasio yang rele- 137
van;
4) tingkat kolektibilitas piutang Emiten atau Perusahaan Publik dengan menyajikan perhitungan 139
rasio yang relevan;
5) struktur modal (capital structure) dan kebijakan manajemen atas struktur modal (capital struc- 142-143
ture) tersebut disertai dasar penentuan kebijakan dimaksud;
6) bahasan mengenai ikatan yang material untuk investasi barang modal dengan penjelasan paling
sedikit memuat:
a) tujuan dari ikatan tersebut; 143
b) sumber dana yang diharapkan untuk memenuhi ikatan tersebut; 143
c) mata uang yang menjadi denominasi; dan 143
d) langkah yang direncanakan Emiten atau Perusahaan Publik untuk melindungi risiko dari posisi 143
mata uang asing yang terkait;
7) bahasan mengenai investasi barang modal yang direalisasikan dalam tahun
buku terakhir, paling sedikit memuat:
a) jenis investasi barang modal; 144
b) tujuan investasi barang modal; dan 144
c) nilai investasi barang modal yang dikeluarkan 144
8) informasi dan fakta material yang terjadi setelah tanggal laporan akuntan (jika ada); 144
9) prospek usaha dari Emiten atau Perusahaan Publik dikaitkan dengan kondisi industri, ekonomi 146
secara umum dan pasar internasional disertai data pendukung kuantitatif dari sumber data
yang layak dipercaya;
10) perbandingan antara target/proyeksi pada awal tahun buku dengan hasil yang dicapai (realisa-
si), mengenai:
a) pendapatan/penjualan; 145
b) laba (rugi); 145
c) struktur modal (capital structure); atau 145
d) hal lainnya yang dianggap penting bagi Emiten atau Perusahaan Publik; 145
464 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 464
11) target/proyeksi yang ingin dicapai Emiten atau Perusahaan Publik untuk 1
>> Laporan Keuangan
07
(satu) tahun mendatang, mengenai:
a) pendapatan/penjualan; 145
b) laba (rugi); 145
c) struktur modal (capital structure); 145
d) kebijakan dividen; atau 145
e) hal lainnya yang dianggap penting bagi Emiten atau Perusahaan Publik; 145
12) aspek pemasaran atas barang dan/atau jasa Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit 147
mengenai strategi pemasaran dan pangsa pasar;
13) uraian mengenai dividen selama 2 (dua) tahun buku terakhir, paling sedikit:
a) kebijakan dividen, antara lain memuat informasi persentase jumlah dividen yang dibagikan 147
terhadap laba bersih;
b) tanggal pembayaran dividen kas dan/atau tanggal distribusi dividen non kas; 147
c) jumlah dividen per saham (kas dan/atau non kas); dan 147
d) jumlah dividen per tahun yang dibayar; 147
Pengungkapan informasi dapat disajikan dalam bentuk tabel. Dalam hal Emiten atau Peru-
sahaan Publik tidak membagikan dividen dalam 2 (dua) tahun terakhir, maka diungkapkan
mengenai hal tersebut.
14) realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum, dengan ketentuan:
a) dalam hal selama tahun buku, Emiten memiliki kewajiban menyampaikan laporan realisasi 149
penggunaan dana, maka diungkapkan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum
secara kumulatif sampai dengan akhir tahun buku; dan
b) dalam hal terdapat perubahan penggunaan dana sebagaimana diatur dalam Peraturan 149
Otoritas Jasa Keuangan mengenai laporan realisasi penggunaan dana hasil penawaran
umum, maka Emiten menjelaskan perubahan tersebut;
15) informasi material (jika ada), antara lain mengenai investasi, ekspansi, divestasi, penggabungan/
peleburan usaha, akuisisi, restrukturisasi utang/modal, transaksi material, transaksi afiliasi, dan
transaksi benturan kepentingan, yang terjadi pada tahun buku, paling sedikit memuat:
a) tanggal, nilai, dan objek transaksi; 150-152
b) nama pihak yang melakukan transaksi; 150-152
c) sifat hubungan afiliasi (jika ada); 150-152
d) penjelasan mengenai kewajaran transaksi; 150-152
e) pemenuhan ketentuan terkait; dan 150-152
f) dalam hal terdapat hubungan afiliasi, selain mengungkapkan informasi sebagaimana dimak-
sud dalam huruf a) sampai dengan huruf e), Emiten atau Perusahaan Publik juga mengung-
kapkan informasi:
(1) pernyataan Direksi bahwa transaksi afiliasi telah melalui prosedur yang memadai untuk N/A
memastikan bahwa transaksi afiliasi dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku
umum antara lain dilakukan dengan memenuhi prinsip transaksi yang wajar (armslength
principle); dan
(2) peran Dewan Komisaris dan komite audit dalam melakukan prosedur yang memadai untuk N/A
memastikan bahwa transaksi afiliasi dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku
umum antara lain dilakukan dengan memenuhi prinsip transaksi yang wajar (armslength
principle);
g) untuk transaksi afiliasi atau transaksi material yang merupakan kegiatan usaha yang N/A
dijalankan dalam rangka menghasilkan pendapatan usaha dan dijalankan secara rutin,
berulang, dan/atau berkelanjutan, ditambahkan penjelasan bahwa transaksi afiliasi atau
transaksi material tersebut merupakan kegiatan usaha yang dijalankan dalam rangka meng-
hasilkan pendapatan usaha dan dijalankan secara rutin, berulang, dan/atau berkelanjutan;
Dalam hal transaksi afiliasi atau transaksi material dimaksud telah diungkapkan dalam
laporan keuangan tahunan, ditambahkan informasi mengenai rujukan pengungkapan dalam
laporan keuangan tahunan tersebut.
h) untuk pengungkapan transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan kepentingan yang mer- N/A
upakan hasil pelaksanaan transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan kepentingan yang
telah disetujui pemegang saham independen, ditambahkan informasi mengenai tanggal
pelaksanaan RUPS yang menyetujui transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan kepentin-
gan tersebut;
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 465
Page 465
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
i) dalam hal tidak terdapat transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan kepentingan, maka N/A
diungkapkan mengenai hal tersebut;
16) Perubahan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berpengaruh signifikan terhadap 154-155
Emiten atau Perusahaan Publik dan dampaknya terhadap laporan keuangan (jika ada); dan
17) perubahan kebijakan akuntansi, alasan dan dampaknya terhadap laporan keuangan (jika ada) 155-156
Tata Kelola Emiten atau Perusahaan Publik
Tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik paling sedikit memuat uraian singkat mengenai:
1) RUPS, paling sedikit memuat:
a) Informasi mengenai keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu) tahun sebelum tahun buku 175-181
meliputi:
(1) keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu) tahun sebelum tahun buku yang direalisasikan 175-181
pada tahun buku; dan
(2) keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu) tahun sebelum tahun buku yang belum direal- N/A
isasikan beserta alasan belum direalisasikan;
b) dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik menggunakan pihak independen dalam pelaksanaan 178
RUPS untuk melakukan perhitungan suara, maka diungkapkan mengenai hal tersebut;
2) Direksi, paling sedikit memuat:
a) tugas dan tanggung jawab masing-masing anggota Direksi; 192-193
Informasi mengenai tugas dan tanggung jawab masing-masing anggota Direksi diuraikan dan dapat
disajikan dalam bentuk tabel.
b) pernyataan bahwa Direksi memiliki pedoman atau piagam (charter) Direksi; 191
c) kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat Direksi, rapat Direksi bersama Dewan Komisaris, dan 203-210
tingkat kehadiran anggota Direksi dalam rapat tersebut termasuk kehadiran dalam RUPS;
Informasi tingkat kehadiran anggota Direksi dalam rapat Direksi, rapat Direksi bersama Dewan Ko-
misaris, atau RUPS dapat disajikan dalam bentuk tabel.
d) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Direksi:
(1) kebijakan pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Direksi, termasuk program orien- 193, 194
tasi bagi anggota Direksi yang baru diangkat (jika ada); dan
(2) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti anggota Direksi dalam tahun buku (jika 77-79, 89-93
ada);
e) penilaian Direksi terhadap kinerja komite yang mendukung pelaksanaan tugas Direksi pada tahun
buku paling sedikit memuat:
1) prosedur penilaian kinerja; dan 195
2) kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja selama tahun buku, kompetensi dan kehadiran 195
dalam rapat; dan
f) dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik tidak memiliki komite yang mendukung pelaksanaan N/A
tugas Direksi, maka diungkapkan mengenai hal tersebut.
3) Dewan Komisaris, paling sedikit memuat:
a) tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris; 183-184
b) pernyataan bahwa Dewan Komisaris memiliki pedoman atau piagam (charter) Dewan Komisaris; 183
c) kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat Dewan Komisaris, rapat Dewan Komisaris bersama 203-204, 209-210
Direksi dan tingkat kehadiran anggota Dewan Komisaris dalam rapat tersebut termasuk kehadiran
dalam RUPS;
Informasi tingkat kehadiran anggota Dewan Komisaris dalam rapat Dewan Komisaris, rapat Dewan
Komisaris bersama Direksi, atau RUPS dapat disajikan dalam bentuk tabel.
d) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Dewan Komisaris:
(1) kebijakan pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Dewan Komisaris, termasuk pro- 185
gram orientasi bagi anggota Dewan Komisaris yang baru diangkat (jika ada); dan
(2) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti anggota Dewan Komisaris dalam tahun 73-76, 89-93
buku (jika ada);
e) penilaian kinerja Direksi dan Dewan Komisaris serta masing-masing anggota Direksi dan anggota
Dewan Komisaris, paling sedikit memuat:
(1) prosedur pelaksanaan penilaian kinerja; 196-198
(2) kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja selama tahun buku, kompetensi dan kehadiran 196-198
dalam rapat; dan
466 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 466
(3) pihak yang melakukan penilaian; dan
>> Laporan Keuangan
196, 197
07
f) penilaian Dewan Komisaris terhadap kinerja Komite yang mendukung pelaksanaan tugas Dewan
Komisaris pada tahun buku meliputi:
(1) prosedur penilaian kinerja; dan 40-41, 186-188
(2) kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja selama tahun buku, kompetensi dan kehadiran 40-41, 186-188
dalam rapat;
4) Nominasi dan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris, paling sedikit emuat:
a) prosedur nominasi, meliputi uraian singkat mengenai kebijakan dan proses nominasi anggota 198-200
Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris; dan
b) prosedur dan pelaksanaan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris, antara lain:
(1) prosedur penetapan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris; 200
(2) struktur remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris seperti, gaji, tunjangan, tantiem/bonus dan 201
lainnya; dan
(3) besarnya remunerasi masing-masing anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris; Pengung- 202
kapan informasi dapat disajikan dalam bentuk tabel.
5) Dewan pengawas syariah, bagi Emiten atau Perusahaan Publik yang menjalankan kegiatan usaha N/A
berdasarkan prinsip syariah sebagaimana tertuang dalam anggaran dasar, paling sedikit memuat:
a) nama; N/A
b) dasar hukum pengangkatan dewan pengawas syariah; N/A
c) periode penugasan dewan pengawas syariah; N/A
d) tugas dan tanggung jawab dewan pengawas syariah; dan N/A
e) frekuensi dan cara pemberian nasihat dan saran serta pengawasan pemenuhan prinsip syariah di N/A
pasar modal terhadap Emiten atau Perusahaan Publik;
6) Komite audit, paling sedikit memuat:
a) nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite; 75, 216
b) usia; 75, 216
c) kewarganegaraan; 75, 216
d) riwayat pendidikan; 75, 216
e) riwayat jabatan, meliputi informasi:
(1) dasar hukum penunjukan sebagai anggota komite; 75, 216
(2) rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/atau anggota 75, 216
komite serta jabatan lainnya (jika ada); dan
(3) pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau Perusa- 75, 216
haan Publik;
f) periode dan masa jabatan anggota komite audit; 75, 216
g) pernyataan independensi komite audit; 217
h) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang telah diikuti dalam tahun buku (jika ada); 75, 89-93, 216
i) kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat komite audit dan tingkat kehadiran anggota komite 220
audit dalam rapat tersebut; dan
j) pelaksanaan kegiatan komite audit pada tahun buku sesuai dengan yang dicantumkan dalam 221-222
pedoman atau piagam (charter) komite audit;
7) komite atau fungsi nominasi dan remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik,
paling sedikit memuat:
a) nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite; 74-75, 224
b) usia; 74-75, 224
c) kewarganegaraan; 74-75, 224
d) riwayat pendidikan; 74-75, 224
e) riwayat jabatan, meliputi informasi:
(1) dasar hukum penunjukan sebagai anggota komite; 74-75, 224
(2) rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/atau anggota 74-75, 224
komite serta jabatan lainnya (jika ada); dan
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 467
Page 467
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
(3) pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau Perusa- 74-75, 224
haan Publik;
f) periode dan masa jabatan anggota komite; 74-75, 224
g) pernyataan independensi komite; 224-225
h) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang telah diikuti dalam tahun buku (jika ada); 74-75, 89-93, 224
i) uraian tugas dan tanggung jawab; 225-226
j) pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau piagam (charter); 225
k) kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat dan tingkat kehadiran anggota dalam rapat tersebut; 227
l) uraian singkat pelaksanaan kegiatan pada tahun buku; dan 228
m) dalam hal tidak dibentuk komite nominasi dan remunerasi, Emiten atau Perusahaan Publik cukup N/A
mengungkapkan informasi sebagaimana dimaksud dalam huruf i) sampai dengan huruf l) dan men-
gungkapkan:
(1) alasan tidak dibentuknya komite; dan N/A
(2) pihak yang melaksanakan fungsi nominasi dan remunerasi; N/A
8) komite lain yang dimiliki Emiten atau Perusahaan Publik dalam rangka mendukung fungsi
dan tugas Direksi (jika ada) dan/atau komite yang mendukung fungsi dan tugas Dewan
Komisaris, paling sedikit memuat:
a) nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite; 214-247
b) usia; 214-247
c) kewarganegaraan; 214-247
d) riwayat pendidikan; 214-247
e) riwayat jabatan, meliputi informasi:
(1) dasar hukum penunjukan sebagai anggota komite; 214-247
(2) rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/atau anggota 214-247
komite serta jabatan lainnya (jika ada); dan
(3) pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau Perusa- 214-247
haan Publik;
f) periode dan masa jabatan anggota komite; 214-247
g) pernyataan independensi komite; 214-247
h) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang telah diikuti dalam tahun buku (jika ada); dan 89-93
i) uraian tugas dan tanggung jawab; 214-247
j) pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau piagam (charter) komite; 214-247
k) kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat komite dan tingkat kehadiran anggota komite dalam 214-247
rapat tersebut; dan
l) uraian singkat pelaksanaan kegiatan komite pada tahun buku; 214-247
9) Sekretaris perusahaan, paling sedikit memuat:
a) nama; 245
b) domisili; 245
c) riwayat jabatan, meliputi:
(1) dasar hukum penunjukan sebagai sekretaris perusahaan; dan 245
(2) pengalaman kerja beserta periode waktunyabaik di dalam maupun di luar Emiten atau Perusa- 245
haan Publik;
d) riwayat pendidikan; 245
e) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti dalam tahun buku; dan 247
f) uraian singkat pelaksanaan tugas sekretaris perusahaan pada tahun buku; 247
10) Unit audit internal, paling sedikit memuat:
a) nama kepala unit audit internal; 263
b) riwayat jabatan, meliputi:
(1) dasar hukum penunjukan sebagai kepala unit audit internal; dan 263
468 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 468
>>
(2) pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau Perusa-
Laporan Keuangan
263
07
haan Publik;
c) kualifikasi atau sertifikasi sebagai profesi audit internal (jika ada); 263
d) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti dalam tahun buku; 89-93, 267
e) struktur dan kedudukan unit audit internal; 264
f) uraian tugas dan tanggung jawab; 266-267
g) pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau piagam (charter) unit audit internal; dan 265
h) uraian singkat pelaksanaan tugas unit audit internal pada tahun buku termasuk kebijakan dan 268-269
pelaksanaan frekuensi rapat dengan Direksi, Dewan Komisaris, dan/atau komite audit;
11) uraian mengenai sistem pengendalian internal (internal control) yang diterapkan oleh Emiten
atau Perusahaan Publik, paling sedikit memuat:
a) pengendalian keuangan dan operasional, serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-un- 280-281
dangan lainnya;
b) tinjauan atas efektivitas sistem pengendalianinternal; dan 282
c) pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris atas kecukupan sistem pengendalian internal; 282
12) sistem manajemen risiko yang diterapkan oleh Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit
memuat:
a) gambaran umum mengenai sistem manajemen risiko Emiten atau Perusahaan Publik; 270-273
b) jenis risiko dan cara pengelolaannya; 273-276
c) tinjauan atas efektivitas sistem manajemen risiko Emiten atau Perusahaan Publik; dan 276-277
d) pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris atau komite audit atas kecukupan sistem manaje- 277
men risiko;
13) perkara hukum yang berdampak material yang dihadapi oleh Emiten atau Perusahaan Publik,
entitas anak, anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris (jika ada), paling sedikit memuat:
a) pokok perkara/gugatan; 282-283
b) status penyelesaian perkara/gugatan; dan 282
c) pengaruhnya terhadap kondisi Emiten atau Perusahaan Publik; 283
14) informasi tentang sanksi administratif/sanksi yang dikenakan kepada Emiten atau Perusahaan 283
Publik, anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi, oleh Otoritas Jasa Keuangan dan otoritas
lainnya pada tahun buku (jika ada);
15) informasi mengenai kode etik Emiten atau Perusahaan Publik meliputi:
a) pokok-pokok kode etik; 288-289
b) bentuk sosialisasi kode etik dan upaya penegakannya; dan 289-290
c) pernyataan bahwa kode etik berlaku bagi anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan 289
karyawan Emiten atau Perusahaan Publik;
16) uraian singkat mengenai kebijakan pemberian kompensasi jangka panjang berbasis kinerja 148
kepada manajemen dan/atau karyawan yang dimiliki oleh Emiten atau Perusahaan Publik (jika ada),
antara lain berupa program kepemilikan saham oleh manajemen (management stock ownership
program/MSOP) dan/atau program kepemilikan saham oleh karyawan (employee stock ownership
program/ESOP);
Dalam hal pemberian kompensasi berupa program kepemilikan saham oleh manajemen (manage- N/A
ment stock ownership program/MSOP) dan/atau program kepemilikan saham oleh karyawan (em-
ployee stock ownership program/ESOP), informasi yang diungkapkan paling sedikit memuat:
a) jumlah saham dan/atau opsi; N/A
b) jangka waktu pelaksanaan; N/A
c) persyaratan karyawan dan/atau manajemen yang berhak; dan N/A
d) harga pelaksanaan atau penentuan harga pelaksanaan; N/A
17) uraian singkat mengenai kebijakan pengungkapaninformasi mengenai:
a) kepemilikan saham anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris paling lambat 3 (tiga) hari kerja 213
setelah terjadinya kepemilikan atau setiap perubahan kepemilikan atas saham Perusahaan Terbuka;
dan
b) pelaksanaan atas kebijakan dimaksud; 213
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 469
Page 469
MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR
18) uraian mengenai sistem pelaporan pelanggaran (whistleblowing system) di Emiten atau Perusa-
haan Publik, paling sedikit memuat:
a) cara penyampaian laporan pelanggaran; 292-293
b) perlindungan bagi pelapor 292-293
c) penanganan pengaduan; 292-293
d) pihak yang mengelola pengaduan; dan 292-293
e) hasil dari penanganan pengaduan, paling sedikit: 292-293
(1) jumlah pengaduan yang masuk dan diproses dalam tahun buku; dan 292-293
(2) tindak lanjut pengaduan; 292-293
Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik tidak memiliki sistem pelaporan pelanggaran (whis-
tleblowing system), maka diungkapkan mengenai hal tersebut.
19) uraian mengenai kebijakan anti korupsi Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit memuat:
a) program dan prosedur yang dilakukan dalam mengatasi praktik korupsi, balas jasa (kickbacks), 291-292
fraud, suap dan/atau gratifikasi dalam Emiten atau Perusahaan Publik; dan
b) pelatihan/sosialisasi anti korupsi kepada karyawan Emiten atau Perusahaan Publik; Dalam hal 291-292
Emiten atau Perusahaan Publik tidak memiliki kebijakan anti korupsi, maka dijelaskan alasan tidak
dimilikinya kebijakan dimaksud.
20) penerapan atas pedoman tata kelola Perusahaan Terbuka bagi Emiten yang menerbitkan efek
bersifat ekuitas atau Perusahaan Publik, meliputi:
a) pernyataan mengenai rekomendasi yang telah dilaksanakan; dan/atau 171
b) penjelasan atas rekomendasi yang belum dilaksanakan, disertai alasan dan alternatif pelaksa- 171
naannya (jika ada).
Pengungkapan informasi dapat disajikan dalam bentuk tabel
h) Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Emiten atau Perusahaan Publik
Bagian Tanggung jawab Sosial dan Lingkungan Emiten atau Perusahaan Publik disajikan 318
dalam bentuk Laporan Keberlanjutan (Sustainability Reporting) yang merupakan bagian tidak terpi-
sahkan dalam Laporan Tahunan ini
i) Laporan Keuangan Tahunan yang Telah Diaudit
Laporan keuangan tahunan yang dimuat dalam Laporan Tahunan disusun sesuai dengan standar 320
akuntansi keuangan di Indonesia dan telah diaudit oleh akuntan publik yang terdaftar di Otoritas
Jasa Keuangan. Laporan keuangan tahunan dimaksud memuat pernyataan mengenai pertanggu-
ngjawaban atas laporan keuangan sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
mengenai tanggung jawab Direksi atas laporan keuangan atau peraturan perundang-undangan di
sektor pasar modal yang mengatur mengenai laporan berkala perusahaan efek dalam hal Emiten
merupakan perusahaan efek.
Surat Pernyataan Anggota Direksi dan Anggota Dewan Komisaris tentang Tanggung Jawab atas
Laporan Tahunan
Surat pernyataan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris tentang tanggung jawab atas 52-53
Laporan Tahunan disusun sesuai dengan format Surat Pernyataan Anggota Direksi dan Anggota
Dewan Komisaris tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan sebagaimana tercantum dalam
Lampiran I yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini.
470 PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024
Page 470
>> Laporan Keuangan
07
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2024 471
Page 471
2024 Laporan Tahunan Graha Mandiri Lt. 3A Jl. Imam Bonjol No. 61 Jakarta 10310 Tel. (62-21) 2305608 Fax. (62-21) 2305618
Names mentioned 179 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Mandiri Tunas Finance Tahun
p.2
unresolved
org
PT Mandiri Tunas Finance Perbandingan
p.8
unresolved
person
Nominasi
· Komisaris
p.9
unresolved
person
Organ Pendukung
· Komisaris
p.9
unresolved
org
PT Tunas Ridean
p.18 ×20
unresolved
org
PT Mandiri Tunas Finance Tahun Buku
p.19
unresolved
org
PT TUV NORD Indonesia
p.23
unresolved
org
PT TUV SUD Indonesia
p.23
unresolved
person
Jajaran
· Komisaris
p.24 ×2
unresolved
person
Kunjungan Kerja
· Komisaris
p.26
unresolved
org
PT Mandiri Tunas Finance Jajaran
p.26
unresolved
org
Milik Negara
p.27 ×3
unresolved
org
Bank Financial Institution
p.29
unresolved
org
Bank Mandiri. MTF
p.31
unresolved
org
PT Mandiri Tunas
p.37
unresolved
person
DI BAWAH
· KOMISARIS
p.40
unresolved
org
Milik Daerah
p.40
unresolved
org
PT Mandiri Tunas Finance RICO ADISURJA SETIAWAN
p.41
unresolved
org
PT Mandiri
p.43 ×3
unresolved
org
Pusat Statistik
p.44 ×2
unresolved
org
PT Bank Mandiri Selain
p.45
unresolved
org
Bank Indonesia
p.47 ×2
unresolved
org
Milik
p.48
unresolved
org
Perwira Mandiri Tunas Finance
· Direktur
p.49
unresolved
org
PT Mandiri Tunas Finance PINOHADI G. SUMARDI
p.49
unresolved
org
PT Mandiri Tunas Finance Jumlah Karyawan Tanggal Pendirian
p.58
unresolved
org
PT Tunas Financindo Corporation
p.58 ×4
unresolved
org
PT Tunas Financindo Sarana
p.58 ×6
unresolved
person
Media Sosial Misahardi Wilamarta
p.58
unresolved
org
Menteri Kehakiman
p.58
unresolved
org
PT TUNAS FINANCINDO CORPORATION YANG DIDIRIKAN
p.59
unresolved
org
PT Tunas Financindo
p.59 ×3
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.59
unresolved
org
PT Tunas Ridean. Kepemilikan
p.59
unresolved
org
PT Tunas
p.59 ×8
unresolved
org
PT Mandiri Tunas Finance Berkelanjutan I Tahap I
p.60
unresolved
org
PT MANDIRI TUNAS CORPORATION
p.63
unresolved
org
PT Tunas Financindo Corporation. Seiring
p.63
unresolved
person
Adam Kasdarmadji S.H.
· Notaris
p.63
unresolved
org
Menteri Hukum dan Perundang-undangan
p.63
unresolved
org
PT Tunas Ridean. Sehubungan
p.63
unresolved
org
Financindo Corporation
p.64
unresolved
org
Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
p.68
unresolved
org
PT Rapi Utama Indonesia
p.69
unresolved
—
RAPINDO
· Anggota
p.69
unresolved
—
KADIN
· Anggota
p.69
unresolved
person
Wadah
· Anggota
p.69 ×2
unresolved
—
Kepatutan Rico Adisurja Setiawan
· Komisaris Utama
p.73 ×20
unresolved
org
PT Asia Surya Perkasa
p.73
unresolved
org
PT Tunas Dwipa Matra
p.73 ×4
unresolved
org
PT Tunas Andalan Pratama
p.73
unresolved
—
SPPI
· Komisaris
p.74 ×3
unresolved
—
Terrorism Financing Dasar Hukum Pengangkatan Diangkat
· Komisaris
p.74
unresolved
person
M. Kholid Artha
· Notaris
p.74
unresolved
—
Kepatutan Fendy Eventius Mugni
· Komisaris Independen
p.75 ×15
unresolved
org
PT Eflag Solutions Indonesia
p.75
unresolved
—
Basic Multifinance Business Dasar Hukum Pengangkatan Diangkat
· Komisaris Independen
p.76
unresolved
—
Kepatutan Pinohadi G. Sumardi
· Direktur Utama
p.77 ×3
unresolved
—
Kepatutan R. Eryawan Nurhariadi
· Direktur
p.78 ×15
unresolved
—
Kepatutan William Francis Indra
· Direktur
p.79 ×20
unresolved
—
Dadan Hamdhani
p.84
unresolved
—
Ivan Ferdinand Thanta
p.84 ×2
unresolved
—
Ronald Rajagukguk
p.84
unresolved
—
Fleet 1 Division Head
· Direktur Utama
p.85 ×3
unresolved
person
Sertifikasi Dasar
· Komisaris
p.89
unresolved
person
Pembekalan
· Komisaris
p.89
unresolved
org
PT Aurora Bisnis
p.92
unresolved
org
PT Tunas Ridean INFORMASI TENTANG KEPEMILIKAN SAHAM MANDIRI
p.94
unresolved
person
Totok
· Komisaris
p.94
unresolved
org
Carriage Ltd
p.95
unresolved
person
Sutjipto
p.95
unresolved
org
PT Bank Bumi Daya (Persero)
p.95
unresolved
org
PT Bank Dagang
p.95
unresolved
org
Bank Mandiri Negara
p.95
unresolved
org
Bank BUMN
p.95
unresolved
—
Rohan Haf
· Komisaris
p.97
unresolved
person
Arif Budimanta
· Komisaris
p.97 ×2
unresolved
org
PT Tunas Mobilindo Tunas Indonesia Motor
p.97
unresolved
org
PT Tunas Aset
p.97
unresolved
org
PT Surya
p.97
unresolved
org
PT Surya Sudeco
p.97 ×2
unresolved
org
PT Rahardja Ekalancar
p.97
unresolved
org
PT Mitra Isuzu.
p.97
unresolved
org
PT Mega
p.97
unresolved
org
PT Tunas Ridean Nama
p.98
unresolved
person
Anton Setiawan
· Komisaris Utama
p.98 ×2
unresolved
person
Hong Anton Leoman
· Komisaris
p.98 ×2
unresolved
person
Tenny Febyana Halim
· Direktur
p.98
unresolved
person
Wilfrid Foo Tsu-Jin
· Komisaris
p.98 ×2
unresolved
person
Alfredo Chandra
· Komisaris
p.98 ×2
unresolved
person
Ester Tanudjaja
· Direktur
p.98
unresolved
person
Andrew Ling
· Direktur
p.98
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Purwantono
p.101 ×5
unresolved
org
Young Global Limited
p.101 ×5
unresolved
org
Purwantono
p.101
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
p.102
unresolved
org
PT Fitch Rating DBS Bank Tower
p.102
unresolved
org
PT Pemeringkat Efek Indonesia
p.103
unresolved
org
PT Mandiri Sekuritas Menara Mandiri Tower I
p.103
unresolved
org
PT BRI Danareksa Sekuritas
p.103
unresolved
person
PPAT Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito
p.103 ×2
unresolved
org
BM & Partners
p.103
unresolved
person
Poernomo Idna Yashinta
p.103
unresolved
person
H. Wisma Haroen
p.103
unresolved
person
H. Adam Malik
p.108 ×2
unresolved
person
Dr. M. Hatta
p.109
unresolved
person
Hj. Tutty Alawiyah
p.110
unresolved
person
Dr. Sutomo Gang
p.112
unresolved
org
Kementerian Keuangan
p.117
unresolved
org
PT Bank Mandiri Taspen
p.151
unresolved
org
PT AXA Insurance Indonesia
p.151
unresolved
org
PT Mandiri AXA
p.151
unresolved
org
Dana Pensiun Bank Mandiri
p.151
unresolved
org
Bank Mandiri Pemegang
p.151
unresolved
org
PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero)
p.151
unresolved
org
PT Kimia Farma Apotek
p.151
unresolved
org
PT Kimia Farma Diagnostika
p.151
unresolved
org
PT Kimia Farma Trading
p.151
unresolved
org
PT Asuransi Jiwa Taspen
p.151
unresolved
org
Bank Mandiri Karyawan
p.151
unresolved
—
Auditor Eksternal
p.160
unresolved
person
Muhammad Kholid Artha
p.167
unresolved
person
Akuntan Publik Yasir
p.175
unresolved
—
Menyetujui Pengangkatan Bapak Subarna
· Komisaris Independen
p.178
unresolved
person
Anton Zulkarnain
· Komisaris
p.179
unresolved
org
Bapepam
p.248 ×4
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.