Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2024-TUFI-att3.pdf

Other Text extracted TUFI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 471

Page 1
2024
Laporan Tahunan




PT Mandiri Tunas Finance
Page 2
                                   MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




    PENDAHULUAN
    Laporan Tahunan PT Mandiri Tunas Finance Tahun 2024 disusun sebagai laporan terintegrasi
    yang menyajikan kinerja historis dalam konteks yang lebih luas, mencakup kondisi keuangan,
    hasil operasional, manajemen risiko, strategi, serta proyeksi bisnis di masa depan. Laporan ini
    bertujuan untuk memberikan wawasan yang komprehensif bagi pemegang saham dan pemangku
    kepentingan yang lain mengenai tujuan strategis Mandiri Tunas Finance serta kemajuan Perseroan
    dalam menciptakan nilai yang berkelanjutan. Pernyataan prospektif dalam laporan ini dibuat
    berdasarkan asumsi terhadap kondisi terkini dan potensi perkembangan di masa mendatang,
    serta dinamika lingkungan bisnis dimana Mandiri Tunas Finance menjalankan usaha. Perseroan
    tidak dapat menjamin bahwa seluruh dokumen yang telah dipastikan keabsahannya dalam laporan
    ini akan menghasilkan pencapaian yang sesuai dengan harapan.


    Dalam laporan ini, istilah “Perseroan”, “MTF”, dan “Mandiri Tunas Finance” merujuk pada PT Mandiri
    Tunas Finance, yang bergerak di bidang penyediaan jasa pembiayaan kendaraan bermotor, alat
    berat, dan pembiayaan lainnya. Untuk kemudahan penyampaian, penggunaan kata “kami” juga
    digunakan dalam beberapa bagian untuk merujuk pada PT Mandiri Tunas Finance secara umum.




              Laporan Tahunan ini dapat dilihat dan diunduh
              dalam situs web resmi Mandiri Tunas Finance
              dengan alamat www.mtf.co.id.




    TENTANG LAPORAN TAHUNAN 2024
    PT MANDIRI TUNAS FINANCE
    Laporan Tahunan 2024 PT Mandiri Tunas Finance disusun untuk meningkatkan keterbukaan
    informasi kepada otoritas terkait serta menjadi sumber dokumentasi komprehensif mengenai
    kinerja Perseroan selama satu tahun. Laporan ini mencakup berbagai aspek, termasuk profil
    perusahaan, kinerja operasional, strategi pemasaran, serta laporan keuangan. Selain itu, laporan
    ini juga menyajikan ikhtisar data keuangan penting selama lima tahun terakhir, laporan Direksi
    dan Dewan Komisaris, serta analisis dan pembahasan manajemen mengenai pencapaian kinerja
    dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Dengan mengadopsi konsep best practices dan prinsip-
    prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik, laporan ini memberikan gambaran yang lebih transparan
    mengenai prospek dan arah strategis Perseroan.


    Selain sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi, Laporan Tahunan ini juga bertujuan untuk
    membantu pemegang saham dan pemangku kepentingan yang lain dalam memahami strategi
    dan kemajuan Mandiri Tunas Finance dalam menciptakan nilai yang berkelanjutan. Untuk itu,
    konten laporan ini tercakup di dalamnya tentang aspek tata kelola perusahaan, termasuk struktur
    dan prosesnya, serta sistem manajemen risiko yang menggambarkan profil risiko dan upaya
    mitigasinya. Untuk memastikan aksesibilitas dan kenyamanan pembaca, Laporan Tahunan 2024
    disajikan dalam dua bahasa, yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, dalam buku terpisah
    dengan tata letak yang jelas dan kualitas cetak yang optimal




2     PT Mandiri Tunas Finance
      Laporan Tahunan 2024
Page 3
                                                                                        >>    Pendahuluan




PENJELASAN
TEMA




MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU
MEMIMPIN PASAR

Mandiri Tunas Finance mencatatkan kinerja terbaik pada tahun 2024 yang ditandai dengan meningkatnya
penyaluran pembiayaan, pendapatan, dan laba tahun berjalan. Pencapaian tersebut mencerminkan besarnya
dukungan dari segenap pemangku kepentingan, sekaligus menjadi fondasi dan energi pendorong bagi
Perseroan dalam mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin pasar di industri pembiayaan di Indonesia.

Performa terbaik Perseroan ditopang oleh serangkaian kebijakan dan inisiatif strategis yang diimplementasikan
secara konsisten di sepanjang tahun 2024. Strategi tersebut di antaranya menjadi top player di semua segmen
sebagai strategi ekspansi pasar, menjaga profitabilitas yang berkelanjutan, serta memperbaiki proses untuk
meningkatkan pelayanan yang terbaik.

Berbagai langkah nyata dilakukan Perseroan untuk mengimplementasikan inisiatif-inisiatif strategis
tersebut. Selain menghadirkan layanan yang inovatif, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan,
Perseroan juga memanfaatkan teknologi digital dan strategi customer-centric. Lebih dari itu, Perseroan juga
terus berupaya memberikan nilai tambah yang nyata, membangun kepercayaan nasabah serta menciptakan
pengalaman layanan yang unggul dan relevan di tengah persaingan yang semakin ketat.

Tema tersebut juga menjadi motivasi bagi seluruh elemen PT Mandiri Tunas Finance untuk bergerak maju
dengan energi baru, mengatasi berbagai tantangan, dan menciptakan peluang untuk meraih keunggulan
kompetitif. Dengan sinergi, dedikasi, dan inovasi yang konsisten, Perseroan optimis mampu mewujudkan misi
“Menjadi Mitra Pembiayaan Tepercaya Anda”, sekaligus menjadi market leader yang unggul dalam kinerja bisnis
serta memberikan dampak positif bagi masyarakat dan industri pembiayaan secara keseluruhan.




                                                                                     PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                       Laporan Tahunan 2024     3
Page 4
                                    MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




    KESINAMBUNGAN
    TEMA




            2023                                                            2022


         TUMBUH KUAT                                                      MEMACU
         DAN BERKELANJUTAN                                                KINERJA

    Perekonomian Indonesia berangsur membaik melalui                 Pada tahun 2022, PT Mandiri Tunas Finance berupaya
    penghapusan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan           mempercepat peningkatan kinerja yang telah direalisasikan
    Masyarakat (PPKM) oleh Pemerintah pada awal tahun 2023 yang      melalui sejumlah inisiatif strategis, yang ditetapkan dengan
    berdampak pada peningkatan konsumsi masyarakat. Industri         tema “Elevate Business to The Next Level”. Prinsip dari inisiatif
    Multifinance Indonesia pun bertumbuh cepat yang didominasi       tersebut adalah upaya mencapai kinerja bisnis yang lebih dari
    oleh pembiayaan investasi, modal kerja dan pembiayaan            yang telah diraih selama ini.
    multiguna. Sebagai salah satu pemain utama dalam industri
    financing, Mandiri Tunas Finance (MTF) mempersiapkan diri        Setidaknya ada tiga inisiatif yang dijalankan. Pertama,
    untuk memikat pasar dan menjadi yang terbaik.                    optimalisasi bisnis captive market dengan perbaikan model
                                                                     kolaborasi dan bersinergi bersama Bank Mandiri melalui
    Melalui tema strategi “Building New Foundation to Win the        referral Mandiri Group, baik untuk nasabah perorangan
    Market” yang memiliki arti membangun fondasi baru dalam          maupun korporasi.
    meningkatkan kinerja Perseroan agar dapat memenangkan
    pasar. Sebagai fondasi utama dari tema strategi tersebut yaitu   Kedua, mendorong akselerasi bisnis berbasis dealership
    pengembangan kondisi internal sebagai fondasi untuk tumbuh.      yang merupakan kegiatan bisnis utama Perseroan. Hingga
                                                                     saat ini, dealer merupakan mitra utama untuk menyalurkan
    Terdapat 3 inisiatif strategi yang telah dijalankan hingga       pembiayaan kepada pelanggan.
    mencapai kinerja yang sangat baik, yaitu Menumbuhkan
    segmen bisnis captive yang berasal dari Bank Mandiri; Menjaga    Ketiga, diversifikasi bisnis dan optimalisasi database
    segmen bisnis yang berasal dari dealer dan partner; serta        melalui pembiayaan multiguna dan chanelling fintech.
    Mengoptimalkan database untuk memberikan nilai tambah            Strategi difokuskan dengan harapan dapat memberikan
    pada pelanggan. Selain inisiatif strategi tersebut, tentunya     kontribusi yang positif. Untuk mendukung strategi tersebut,
    pengembangan operasional Perseroan juga dilakukan dari           Perseroan melakukan perluasan jaringan pemasaran melalui
    beberapa aspek.                                                  pengembangan tim telemarketing dan agen.


    Salah satunya yaitu transformasi digital yang membawa            Inisiatif strategis yang telah direalisasikan terbukti
    perubahan pada perilaku pelanggan. Fasilitas MTF Mobile          memberikan dampak positif terhadap kinerja Perseroan,
    merupakan program digitalisasi Perseroan untuk melayani          dengan tumbuh lebih baik. Perseroan meyakini hasil tersebut
    nasabah existing seperti pembayaran, pelunasan, klaim            akan terus berkembang ke depan.
    asuransi, kebutuhan lainnya terkait pembiayaan sehingga
    dapat meningkatkan bisnis pembiayaan kendaraan bermotor
    dengan tetap menjaga kualitas pembiayaan yang baik.


    Keseluruhan strategi tersebut dilakukan secara optimal untuk
    mewujudkan visi dan misi MTF menjadi Mitra Pembiayaan
    Tepercaya Anda, yang dapat memberikan pelayanan cepat dan
    mudah yang dapat diandalkan kepada pelanggan.



4     PT Mandiri Tunas Finance
      Laporan Tahunan 2024
Page 5
                                                                                                >>    Pendahuluan




MAKNA LOGO
PERUSAHAAN




  Identitas brand Mandiri Tunas Finance terdiri dari simbol, huruf logo, warna, dan tagline. Secara
                sederhana, masing-masing item dapat dijelaskan sebagai berikut:




         Bentuk Logo dengan Huruf Kecil                                         Huruf Biru Tua


Penggunaan    huruf   kecil   menandakan   sikap   ramah   Melambangkan rasa nyaman, tenang, menyejukkan, warisan
terhadap semua segmen bisnis yang dimasuki oleh Mandiri    luhur, stabilitas, serius (respect),dan tahan uji (reliable).
Tunas Finance dan menunjukkan keinginan yang besar         Menyimbolkan profesionalisme, fondasi yang kuat, setia,
untuk melayani seluruh nasabah dengan rendah hati          dapat dipercaya, dan memiliki kehormatan yang tinggi.
(customer centric).




           Bentuk Gelombang Emas Cair                            Kuning Emas (Kuning ke Arah Oranye)


Sebagai simbol dari kekayaan finansial di Asia yang        Warna logam mulia yang menandakan keagungan, kemuliaan,
mengedepankan sifat agile, progresif, berpandangan ke      kemakmuran,    dan   kekayaan.   Melambangkan      keaktifan,
depan, excellence, flexible, serta tangguh menghadapi      kreatif, meriah, ramah, menyenangkan, dan nyaman.
segala tantangan yang akan dihadapi di masa mendatang.




                                                                                            PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                              Laporan Tahunan 2024         5
Page 6
                               MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




    PENCAPAIAN
    TERBAIK 2024


     PENDAPATAN                                        TOTAL
     USAHA                                             ASET

     +                                                 +
           16,67                             %
                                                           15,80                   %
             5.579.315                                      34.425.455
                                 juta rupiah                                juta rupiah




      LABA TAHUN                                       NILAI KONTRAK
      BERJALAN                                         PEMBIAYAAN BARU

     +                                                 +
           0,95                        %
                                                           7,31             %
              1.172.082                                     35.089.629
                               juta rupiah                                  juta rupiah




6   PT Mandiri Tunas Finance
    Laporan Tahunan 2024
Page 7
                                               >>    Pendahuluan




NPL                         BOPO




   1,05       %
                               60,28                          %



DIVIDEN                     NILAI GCG ATAS CGPI

                                                          score
2023
           225.064          2023
                                               83,1
              juta rupiah
                                                          score

          348.330                   84,01
2024                        2024
              juta rupiah




                                            PT Mandiri Tunas Finance
                                              Laporan Tahunan 2024     7
Page 8
                                         MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




    DAFTAR
    ISI
                                                                 Struktur dan Komposisi Pemegang Saham                         94

                                                                 Informasi tentang Kepemilikan Saham
                                                                                                                               94
                                                                 Mandiri Tunas Finance oleh Manajemen Kunci

                                                                 Kronologis Penerbitan Saham                                   98
    Pendahuluan                                              2   Kronologis Penerbitan Efek Lainnya                            99
    Tentang Laporan Tahunan 2024 PT Mandiri Tunas Finance    2   Informasi tentang Struktur Grup dan Kelompok Usaha,
                                                                 Entitas Anak, Entitas Asosiasi Serta Joint Venture (JV) dan   100
    Penjelasan Tema                                          3
                                                                 Special Purpose Vehicle (SPV)
    Kesinambungan Tema                                       4
                                                                 Akuntan Publik                                                101
    Makna Logo Perusahaan                                    5
                                                                 Lembaga dan Profesi Penunjang                                 102
    Pencapaian Terbaik 2024                                  6
                                                                 Situs Web Perusahaan                                          104
    Daftar Isi                                              8
                                                                 Wilayah Operasional                                           106


        KILAS KINERJA 2024
                                                                    ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN
    Ikhtisar Data Keuangan Penting                          12
                                                                 Sekilas Perekonomian Nasional dan Global Tahun 2024           116
    Ikhtisar Operasi                                        18
                                                                 Tinjauan Operasi per Segmen Usaha                             120
    Ikhtisar Saham                                          18
                                                                 Analisis Kinerja Segmen Usaha
    Informasi Tentang Aksi Korporasi                        19                                                                 128
                                                                 Berdasarkan Informasi Geografis
    Dividen Saham                                           19
                                                                 Tinjauan Keuangan                                             130
    Ikhtisar Obligasi, Sukuk, atau Obligasi Konversi        20
                                                                 Kemampuan Perseroan dalam Efisiensi dan
                                                                                                                               136
    Penghargaan dan Sertifikasi                             21   Menghasilkan Keuntungan

    Peristiwa Penting                                       24   Fasilitas Pembiayaan dan Tingkat Kolektibilitas Piutang       139

                                                                 Struktur Modal dan Kebijakan Manajemen
                                                                                                                               142
                                                                 atas Struktur Modal
        LAPORAN MANAJEMEN
                                                                 Ikatan yang Material untuk Investasi Barang Modal             143
    Laporan Dewan Komisaris                                 36   Realisasi Investasi Barang Modal                              144
    Laporan Direksi                                         42   Dampak Nilai Tukar Mata Uang Asing                            144
    Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris tentang             Informasi dan Fakta Material yang Terjadi
    Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan Tahun Buku 2024     52                                                                 144
                                                                 Setelah Tanggal Laporan Akuntan
    PT Mandiri Tunas Finance
                                                                 Perbandingan antara Target dan Realisasi, Serta Proyeksi
    Surat Pernyataan Anggota Direksi tentang Tanggung                                                                          145
                                                                 Satu Tahun ke Depan Perbandingan Target dan Realisasi
    Jawab atas Laporan Tahunan Tahun Buku 2024              53
    PT Mandiri Tunas Finance                                     Proyeksi Satu Tahun ke Depan                                  145

                                                                 Prospek Usaha dan Proyeksi Kinerja Tahun 2025                 146

                                                                 Kepatuhan Pembayaran Pajak                                    147
        PROFIL PERUSAHAAN
                                                                 Program Kepemilikan Saham oleh
                                                                                                                               148
    Informasi Umum dan Identitas Perusahaan                 58   Karyawan dan/atau Manajemen
    Riwayat Singkat Perusahaan                              59   Informasi Material Mengenai Investasi, Ekspansi,
    Jejak Langkah                                           64   Divestasi, Penggabungan/Peleburan Usaha, Akuisisi,            148
                                                                 Restrukturisasi Utang/Modal
    Visi, Misi, Nilai dan Budaya Perusahaan                 66
                                                                 Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum                149
    Bidang Usaha Serta Produk dan Jasa                      68
                                                                 Informasi Transaksi Material Yang Mengandung Benturan
    Keanggotaan dalam Asosiasi                              69                                                                 150
                                                                 Kepentingan dan/atau Transaksi dengan Pihak Afiliasi
    Struktur Organisasi                                     70   Informasi Keuangan yang Mengandung Kejadian
                                                                                                                               154
    Profil Dewan Komisaris                                  73   yang Bersifat Luar Biasa dan Jarang Terjadi

    Profil Direksi                                          77   Transaksi Spot dan Derivatif                                  154

    Profil Pejabat Eksekutif (Chief)                        80   Perubahan Peraturan Perundang-undangan
                                                                                                                               154
                                                                 terhadap Perusahaan pada Tahun Buku Terakhir
    Kepala Divisi dan/atau Jabatan Setingkat                84
                                                                 Perubahan Kebijakan Akuntansi yang Diterapkan
    Demografi Karyawan                                      86                                                                 155
                                                                 Perusahaan pada Tahun Buku Terakhir
    Pendidikan dan/atau Pelatihan Dewan Komisaris,               Informasi Kelangsungan Usaha                                  156
    Direksi, Komite-Komite, Sekretaris Perusahaan,          89
    Audit Internal dan Manajemen Risiko                          Tingkat Kesehatan Perusahaan                                  157




8     PT Mandiri Tunas Finance
      Laporan Tahunan 2024
Page 9
                                                                                                               >>     Pendahuluan




                                                                       Pengendalian Gratifikasi                                      290
   TATA KELOLA PERUSAHAAN
                                                                       Kebijakan Antikorupsi                                         291
Komitmen Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik              160
                                                                       Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing System)                 292
Dasar dan Komitmen Penerapan Tata Kelola Perusahaan              161
                                                                       Informasi Pemberian Dana untuk Kegiatan Politik               294
Struktur dan Mekanisme Corporate Governance                      166
                                                                       Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa                           294
Sosialisasi dan Internalisasi Tata Kelola Perusahaan yang Baik   168
                                                                       Kepatuhan terhadap Pedoman Tata Kelola Perusahaan
Perkembangan Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang                     Pembiayaan: Kesesuaian terhadap Peraturan OJK No. 29/
                                                                 168
Baik dan Apresiasi di Tahun 2024                                       POJK.05/2020 tentang Perubahan atas Peraturan OJK No.         301
                                                                       30/POJK.05/2014 tentang Tata Kelola Perusahaan yang
Penilaian: Evaluasi, Pemantauan, dan Peningkatan
                                                                 168   Baik bagi Perusahaan Pembiayaan
Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik

Struktur Organ Tata Kelola Perusahaan yang Baik                  173
                                                                          TANGGUNG JAWAB SOSIAL
Dewan Komisaris                                                  182      DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN
Direksi                                                          190   Dasar Penerapan TJSL                                          315
Transparansi Informasi Tentang                                         Ruang Lingkup TJSL                                            315
                                                                 195
Dewan Komisaris dan Direksi
                                                                       Prinsip TJSL                                                  315
Penilaian Kinerja Dewan Komisaris dan Direksi                    196
                                                                       Pilar TJSL                                                    316
Nominasi Dewan Komisaris dan Direksi                             198
                                                                       Strategi Program TJSL                                         316
Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi                           200
                                                                       Struktur Pengelola TJSL                                       316
Rapat Dewan Komisaris dan Direksi                                203
                                                                       Pencapaian TJSL 2024                                          317
Pengungkapan Hubungan Afiliasi antara Direksi,
Dewan Komisaris dan Pemegang Saham Utama                         210   Highlight CSR 2024                                            317
dan/atau Pengendali                                                    Informasi Penyampaian Laporan Berkelanjutan Secara Terpisah   318
Pengungkapan Rangkap Jabatan
                                                                 211
Dewan Komisaris dan Direksi
                                                                          LAPORAN KEUANGAN
Pengungkapan Kepemilikan Saham
                                                                 213
Dewan Komisaris dan Direksi

Organ Pendukung Dewan Komisaris                                  214

Organ Pendukung Direksi                                          233

Publikasi Informasi Perusahaan                                   248

Laporan Keuangan Bulanan Perusahaan Pembiayaan                   248

Kewajiban Penyampaian Data Utang Valuta Asing                    249

Kegiatan Membina Hubungan dengan Media Massa                     249

Pengelolaan Akses Informasi dan Data Perusahaan                  250

Pengelolaan Situs Web                                            250

Layanan Pelanggan                                                256

Jejaring Sosial Perusahaan                                       256

Mobile Application                                               256

Hubungan Media                                                   256

Laporan Tahunan                                                  256

Tata Kelola Informasi dan Akses
                                                                 257
Data Perusahaan untuk Internal

Fungsi Manajemen Risiko                                          258

Audit Internal                                                   262

Sistem Manajemen Risiko                                          270

Auditor Eksternal/Akuntan Publik                                 277

Sistem Pengendalian Internal                                     280

Perkara Penting                                                  282

Sanksi Administrasi                                              283

Tata Kelola Teknologi Informasi                                  284

Kode Etik                                                        288



                                                                                                            PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                              Laporan Tahunan 2024         9
Page 10

          
Page 11
PERFORMA
     2024
            01
Page 12
                                          MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




     IKHTISAR DATA
     KEUANGAN PENTING

     LABA (RUGI) DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
     (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


      Uraian                                                    2024            2023           2022          2021          2020

      Pendapatan

      Pembiayaan Konsumen                                    3.453.490      3.000.350      2.437.004      2.081.742     1.638.507

      Sewa Pembiayaan                                           678.704        652.751       565.529        461.973      339.446

      Anjak Piutang                                                 438            909          9.715        16.637        20.471

      Simpanan Bank                                              17.473          17.134        15.163         11.597       23.054

      Lain-lain Neto                                          1.429.210       1.110.824      917.741*      824.379*      562.939*

      Total Pendapatan                                        5.579.315     4.781.968*     3.945.152*    3.396.328*    2.584.417*

      Beban
      Beban Keuangan                                         (1.913.946)    (1.510.165)    (1.249.572)   (1.220.816)   (1.290.857)

      Gaji dan Tunjangan                                      (775.231)      (802.194)     (823.406)       (567.134)    (490.707)

      Umum dan Administrasi                                    (413.178)     (349.836)      (327.436)     (357.084)     (369.882)

      Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai
      Pembiayaan Konsumen                                     (885.498)      (726.080)     (501.203*)     (799.678*)    (732.861*)

      Sewa Pembiayaan                                          (83.288)         (7.651)     (49.601*)      (71.292*)    (36.923*)

      Anjak Piutang                                             (14.874)         9.057        (11.063)        (430)         (278)

      Piutang Lain-lain                                          10.867         96.127        (18.877)     (70.543)       (33.119)

      Total Beban                                            (4.075.148)   (3.290.742)*    (2.981.158)   (3.086.977)   (2.954.627)

      Laba Sebelum Beban Pajak Final dan Pajak Penghasilan    1.504.167      1.491.226       963.994        309.351     (370.210)

      Pajak Penghasilan
      Beban Pajak Final                                         (3.495)         (3.427)       (3.033)        (2.319)       (4.611)

      Laba Sebelum Beban Pajak Penghasilan                    1.500.672      1.487.799        960.961       307.032     (374.821)

      Beban Pajak Penghasilan                                 (328.590)      (326.698)      (210.748)       (61.152)     (74.832)

      Laba Tahun Berjalan                                     1.172.082        1.161.101      750.213      245.880      (299.989)

        Diatribusikan Kepada Pemilik Entitas Induk            1.172.082        1.161.101      750.213      245.880      (299.989)

        Diatribusikan Kepada Kepentingan non Pengendali                -              -             -             -             -

      Penghasilan Komprehensif Lain - Setelah Pajak              11.010            798        (3.067)        37.435        20.094

      Total Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan           1.183.092       1.161.899       747.146       283.315     (279.895)

        Diatribusikan Kepada Pemilik Entitas Induk            1.183.092       1.161.899       747.146       283.315     (279.895)

        Diatribusikan Kepada Kepentingan non Pengendali                -              -             -             -             -

      Laba Per Saham Dasar (Nilai Rupiah Penuh)                     469            464           300             98          (120)

     *) Disajikan kembali




12      PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 13
                                                                                                          >>          Performa 2024
                                                                                                                                       01

Pendapatan                                                         Laba Tahun Berjalan
(Dalam jutaan Rupiah)                                              (Dalam jutaan Rupiah)
   5.579.315



                4.781.968



                             3.945.152



                                          3.396.328



                                                       2.584.417




                                                                      1.172.082



                                                                                   1.161.101



                                                                                                750.213



                                                                                                                245.880



                                                                                                                           (299.989)
 2024          2023         2022         2021         2020          2024          2023         2022            2021       2020




                                                                   Penghasilan Komprehensif
Laba per Saham Dasar                                               Tahun Berjalan
(Dalam jutaan Rupiah)                                              (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                      1.183.092



                                                                                   1.161.899



                                                                                                747.146



                                                                                                                283.315



                                                                                                                           (279.895)
   469



                464



                             300



                                          98



                                                       (120)




 2024          2023         2022         2021         2020          2024          2023         2022            2021       2020




                                                                                                          PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                            Laporan Tahunan 2024       13
Page 14
                                          MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




     NERACA
     (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


      Uraian                                                2024           2023          2022          2021         2020

      ASET
      Kas dan Setara Kas
      Kas                                                    7.999         18.194       13.602         7.748        11.182
      Kas Pada Bank
      Pihak Ketiga                                           1.209         1.495        15.553       28.989       167.672
      Pihak Berelasi                                     1.282.952       832.451        811.281     203.645       170.949
                                                         1.292.160       852.140       840.436      240.382      349.803
      Piutang Pembiayaan Konsumen
      Pihak Ketiga                                      27.154.596    22.698.175    16.666.569    13.209.267   14.106.400
      Pihak Berelasi                                        41.346         11.542        7.846         7.287        6.831
      Sub Jumlah                                        27.195.942     22.709.717    16.674.415   13.216.554    14.113.231
      Dikurangi: Cadangan Kerugian Penurunan Nilai       (476.763)      (347.894)     (333.578)    (327.003)    (301.708)
                                                         26.719.179   22.361.823    16.340.837    12.889.551    13.811.523
      Piutang Sewa Pembiayaan
      Pihak Ketiga                                       5.495.587     5.416.865     5.782.025    4.784.845     3.580.405
      Dikurangi: Cadangan Kerugian Penurunan Nilai       (100.429)       (69.293)     (138.679)    (129.789)      (92.737)
                                                         5.395.158     5.347.572     5.643.346    4.655.056     3.487.668
      Anjak Piutang
      Pihak Ketiga                                          34.748        35.758        42.469      153.232       165.847
      Dikurangi: Cadangan Kerugian Penurunan Nilai         (15.310)         (436)       (9.493)        (930)        (500)
                                                            19.438        35.322        32.976      152.302       165.347
      Piutang Lain-lain
      Pihak Ketiga                                         164.173       119.669        89.923       75.047        93.773
      Pihak Berelasi                                       369.541       547.483       499.942      463.294      335.454
      Sub Jumlah                                           533.714        667.152      589.865      538.341       429.227
      Dikurangi: Cadangan Kerugian Penurunan Nilai        (33.431)       (44.298)     (140.425)    (121.548)      (51.005)
                                                          500.283        622.854       449.440       416.793      378.222
      Aset Pajak Tangguhan                                  84.726       100.789       116.452        77.750      136.099
      Piutang Derivatif                                    45.008         28.933        24.534          273          1.072
      Aset Tetap                                           278.475       283.625        219.763      197.081      191.273
      Aset Lain-lain
      Pihak Ketiga                                          90.202        93.432        60.931       81.856       103.710
      Pihak Berelasi                                           826           902           251          100              -


      TOTAL ASET                                        34.425.455    29.727.392    23.728.966    18.711.144   18.624.717




14      PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 15
                                                                                              >>       Performa 2024
                                                                                                                             01
Uraian                                                 2024           2023           2022            2021          2020

LIABILITAS
Utang Usaha                                          604.208        1.017.137      702.291         601.051       499.376
Utang Lain-lain
Pihak Ketiga                                          160.830        190.916       199.930         183.547       221.763
Pihak Berelasi                                         51.626        56.805        100.736         125.026        98.648
Utang Pajak Kini                                      112.491       112.000        125.498           7.506               -
Beban yang Masih Harus Dibayar
Pihak Ketiga                                         238.398        257.626        308.087         189.374       179.965
Pihak Berelasi                                          9.543          4.472         3.535           3.333         3.186
Pinjaman Bank
Pihak Ketiga                                       15.677.665    15.242.400      12.748.612     7.794.675      9.267.985
Pihak Berelasi                                      5.835.461      2.891.252      1.944.839     1.795.735       1.207.074
                                                    21.513.126    18.133.652     14.693.451    9.590.410      10.475.059
Biaya Provisi yang Belum Diamortisasi                (36.930)       (36.937)       (31.564)      (25.056)        (31.584)
                                                   21.476.196     18.096.715     14.661.887    9.565.354      10.443.475
Surat Berharga yang Diterbitkan
Pihak Ketiga                                        6.050.795     5.252.750*     3.876.405     4.877.850       3.992.000
Pihak Berelasi                                       644.000       443.000*        468.500         621.000      886.000
                                                    6.694.795     5.695.750      4.344.905     5.498.850       4.878.000
Beban Emisi yang Belum Diamortisasi                   (12.870)       (8.235)        (5.668)         (6.164)       (7.445)
                                                    6.681.925      5.687.515      4.339.237    5.492.686       4.870.555
Utang Derivatif                                        12.654              -              -              -        64.738
Liabilitas Imbalan Kerja Karyawan                     213.162       274.546        194.940         148.413        131.472


TOTAL LIABILITAS                                   29.561.033    25.697.732     20.636.141    16.316.290      16.513.178


EKUITAS
Modal Saham
Modal Disetor                                        250.000        250.000        250.000      250.000         250.000
Penghasilan Komprehensif Lain:
Pengukuran Kembali atas Liabilitas Imbalan Kerja
                                                       (7.155)      (38.390)       (30.198)     (32.593)         (37.623)
Karyawan - Neto
Keuntungan/(Kerugian) Kumulatif atas Instrumen
                                                      (17.423)        2.802         (6.188)          (726)       (33.131)
Derivatif untuk Lindung Nilai Arus Kas - Neto
Saldo Laba
Sudah Ditentukan Penggunaannya                         50.000        50.000         50.000         50.000        50.000
Belum Ditentukan Penggunaannya                      4.589.000     3.765.248       2.829.211     2.128.173      1.882.293


TOTAL EKUITAS                                       4.864.422    4.029.660      3.092.825     2.394.854        2.111.539

TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                       34.425.455    29.727.392     23.728.966    18.711.144      18.624.717




                                                                                              PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                Laporan Tahunan 2024         15
Page 16
                                                 MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




     Total Aset                                                              Total Liabilitas
     (Dalam jutaan Rupiah)                                                   (Dalam jutaan Rupiah)
        34.425.455



                      29.727.392



                                    23.728.966



                                                  18.711.144



                                                                18.624.717




                                                                               29.561.033



                                                                                             25.697.732



                                                                                                           20.636.141



                                                                                                                         16.316.290



                                                                                                                                       16.513.178
      2024           2023          2022          2021          2020           2024          2023          2022          2021          2020




                                                                             Kas dan Setara Kas
     Total Ekuitas                                                           pada Akhir Tahun
     (Dalam jutaan Rupiah)                                                   (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                                1.292.160



                                                                                             852.140



                                                                                                           840.436



                                                                                                                         240.382



                                                                                                                                       349.803
        4.864.422



                      4.029.660



                                    3.092.825



                                                  2.394.854



                                                                2.111.539




      2024           2023          2022          2021          2020           2024          2023          2022          2021          2020




16     PT Mandiri Tunas Finance
       Laporan Tahunan 2024
Page 17
                                                                                                                               >>        Performa 2024
                                                                                                                                                                      01
ARUS KAS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


 Uraian                                                                    2024                 2023               2022                2021               2020

 Arus Kas dari Aktivitas Operasi                                    (3.443.243)          (4.420.498)          (3.190.177)           225.754          (810.228)

 Arus Kas dari Aktivitas Investasi                                      (65.844)            (118.954)           (65.272)           (28.439)            (49.726)

 Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan                                     3.949.107            4.551.156         3.855.503           (306.736)            788.222

 Kenaikan (Penurunan) Neto Kas dan Setara Kas                           440.020                 11.704          600.054            (109.421)           (71.732)

 Kas dan Setara Kas pada Awal Tahun                                      852.140             840.436            240.382            349.803             421.535

 Kas dan Setara Kas pada Akhir Tahun                                   1.292.160             852.140            840.436            240.382            349.803




RASIO-RASIO KEUANGAN
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


 Uraian                                                Satuan              2024                 2023               2022                2021               2020

 PROFITABILITAS
 Imbal Hasil Aset                                         %                   3,65                4,34               3,54                1,33             (1,66)

 Imbal Hasil Aset*                                        %                   4,36                5,00               4,05                1,65             (1,99)

 Imbal Hasil Rata-rata Aset*                              %                   4,69                5,58               4,54                1,67             (2,05)

 Imbal Hasil Ekuitas                                      %                 24,09                28,81             24,26               10,27             (14,21)

 Imbal Hasil Rata-rata Ekuitas                            %                 26,36               32,60               27,34              10,67            (12,45)

 Jumlah Pendapatan/Jumlah Aset                            %                  16,21             16,09*              16,63*             18,15*             13,88*

 Laba Sebelum Pajak Penghasilan/
                                                          %                 26,96              31,38*             24,43*                9,11*          (14,32)*
 Pendapatan

 Laba Bersih Setelah Pajak Tahun
                                                          %                  21,01             24,28*              19,02*              7,24*            (11,61)*
 Berjalan/Pendapatan

 Rasio Efisiensi Biaya                                    %                 32,26               34,34              43,08               48,99              72,26

 Rasio Lancar                                           (kali)                1,24               1,09*               1,32                1,04                  1,03

 ASET PRODUKTIF
 Piutang Pembiayaan Bersih Kelolaan                  (Rp-juta)      60.642.783           53.061.308          45.122.742         39.733.077         41.622.865

 Piutang Pembiayaan-
                                                     (Rp-juta)       27.916.505          24.898.967         22.623.833          21.578.445         23.763.382
 pembiayaan Bersama

 Piutang Bermasalah Kelolaan                              %                   1,05                0,70               0,72               0,97               0,78

 LIKUIDITAS
 Jumlah Liabilitas/Jumlah Aset                          (kali)                0,86                0,86               0,87               0,87               0,89

 Jumlah Liabilitas/Jumlah Ekuitas                       (kali)                6,08                6,38               6,67                6,81                  7,82

 Utang yang Berbunga/
                                                        (kali)                5,79                5,90                6,14              6,29                   7,25
 Jumlah Ekuitas**
 Keterangan
 *) Disajikan kembali menggunakan perhitungan laba sebelum pajak
 **) Gearing ratio
    Perbaikan tabel ini merujuk update dari tim ATFP MTF dengan nama file 210325Pk16.08 CEK3 AR 2024 - Feedback Review Data yang Belum Firm - Accounting Tax
    Financial Planning.docx




                                                                                                                               PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                                 Laporan Tahunan 2024                 17
Page 18
                                  MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




     IKHTISAR
     OPERASI

     Uraian                                            2024          2023         2022          2021         2020

     UNIT KONTRAK BARU BERDASARKAN JENIS PEMBIAYAAN (UNIT)
     Mobil Baru                                        83.987       86.927       81.265        69.864        59.126

     Mobil Bekas                                       25.873        28.166      21.608        15.149        9.422

     Motor                                                437          378          322           390          550

     Lainnya                                            1.489        6.400       35.895         8.721          679

     Jumlah                                           111.786       121.871     139.090        94.124        69.777

     NILAI KONTRAK PEMBIAYAAN BERDASARKAN JENIS PEMBIAYAAN (RP-JUTA)
     Mobil Baru                                    25.582.763   25.493.390    21.710.535   16.354.599    14.371.629

     Mobil Bekas                                    5.524.591     5.158.873   3.533.624     2.552.178    1.546.224

     Motor                                             69.887        47.561      33.470        34.330       33.920

     Lainnya                                        3.912.388     1.998.078    2.491.634     1.679.457     787.783

     Jumlah                                        35.089.629    32.697.903   27.769.264   20.620.564    16.739.556

     IKHTISAR ORGANISASI
     Jumlah Nasabah                                  348.202       338.579      256.192      259.463        277.981

     Jumlah Cabang                                        125          124           99           100          101

     Jumlah Sumber Daya Manusia                         3.384        3.328        3.306         3.236        3.395




     IKHTISAR
     SAHAM

     Hingga akhir tahun 2024, MTF tidak menerbitkan sahamnya untuk dimiliki oleh publik maupun oleh manajemen
     atau karyawan. Dengan demikian, tidak terdapat informasi terkait perdagangan saham yang memuat:
     1. Kapitalisasi pasar berdasarkan harga pada Bursa Efek tempat saham dicatatkan;
     2. Harga saham tertinggi, terendah, dan penutupan berdasarkan harga pada Bursa Efek tempat saham dicatatkan;
     3. Volume perdagangan saham pada Bursa Efek tempat saham dicatatkan;
     4. Informasi dalam bentuk grafik yang memuat paling kurang harga penutupan berdasarkan harga pada Bursa
        Efek tempat saham dicatatkan dan volume perdagangan saham pada Bursa Efek tempat saham dicatatkan
        untuk setiap masa triwulan dalam 2 (dua) tahun buku terakhir; dan
     5. Informasi penghentian sementara perdagangan saham dalam 2 (dua) tahun terakhir.


     Jumlah saham Perseroan sebanyak 2.500.000.000 lembar saham, dengan kepemilikan PT Bank Mandiri
     (Persero) Tbk sebanyak 1.275.000.000 lembar saham atau 51,00% dan PT Tunas Ridean sebanyak 1.225.000.000
     lembar saham atau 49,00%.




18     PT Mandiri Tunas Finance
       Laporan Tahunan 2024
Page 19
                                                                                           >>     Performa 2024
                                                                                                                      01
INFORMASI TENTANG
AKSI KORPORASI

Di sepanjang tahun 2024, MTF tidak melakukan aksi korporasi seperti aksi pemecahan saham (stock split),
penggabungan saham (reverse stock), saham bonus, maupun penurunan nilai nominal saham.




DIVIDEN
SAHAM

Berdasarkan Keputusan Para Pemegang Saham di Luar Rapat Umum Pemegang Saham untuk menyelenggarakan
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Mandiri Tunas Finance Tahun Buku 2023 (Keputusan Sirkuler) yang
telah disahkan dan ditandatangani oleh Para Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 28 Juni 2024, Pemegang
Saham memutuskan sebagai berikut:
1. Menyetujui dan menetapkan penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk tahun buku 2023 sebesar
   Rp1.161.100.986.270 (satu triliun seratus enam puluh satu miliar seratus juta sembilan ratus delapan puluh
   enam ribu dua ratus tujuh puluh Rupiah) yaitu sebagai berikut:
   a. Sejumlah 30% (tiga puluh persen) dari laba bersih Perseroan atau sebesar Rp348.330.295.881 (tiga ratus
      empat puluh delapan miliar tiga ratus tiga puluh juta dua ratus sembilan puluh lima ribu delapan ratus
      delapan puluh satu Rupiah) ditetapkan sebagai dividen Perseroan.
   b. Sejumlah 70% (tujuh puluh persen) dari laba bersih Perseroan atau sebesar Rp812.770.690.389 (delapan
      ratus dua belas miliar tujuh ratus tujuh puluh juta enam ratus sembilan puluh ribu tiga ratus delapan puluh
      sembilan Rupiah) ditetapkan sebagai laba ditahan Perseroan.
2. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi
   Perseroan untuk mengatur tata cara alokasi laba bersih Perseroan tersebut di atas sesuai dengan peraturan
   perundang-undangan yang berlaku.

                                        Pembayaran Dividen di Tahun 2024     Pembayaran Dividen di Tahun 2023
Perihal
                                        (Dividen Saham Tahun Buku 2023)      (Dividen Saham Tahun Buku 2022)

Jumlah Dividen yang Dibagikan (Rp)      348.330.295.881                      225.063.981.999

Dividen Kas per Saham (Rp)              139,33                               90,03

Rasio Pembagian Dividen (%)             30%                                  30%

Tanggal Pengumuman                      28 Juni 2024                         28 Juni 2023

Tanggal Pembayaran                      10 Juli 2024                         6 Juli 2023




                                                                                           PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                             Laporan Tahunan 2024     19
Page 20
                                        MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




     IKHTISAR OBLIGASI, SUKUK,
     ATAU OBLIGASI KONVERSI

     OBLIGASI
     Pada tahun 2024, Perseroan mengeluarkan Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan VI tahap III tahun 2024, dan
     Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan VI tahap IV tahun 2024. Berikut tabel obligasi yang masih beredar serta
     masih dalam status belum lunas per 31 Desember 2024. Seluruh obligasi yang diterbitkan Perseroan dilakukan melalui
     Bursa Efek Indonesia (BEI). Selain obligasi di bawah, Perseroan tidak menerbitkan efek apa pun dalam bentuk lain.


                                                                              Frekuensi
                                        Peringkat     Jumlah      Tingkat                     Tanggal        Tanggal
      Tahun   Nama Obligasi                                                  Pembayaran                                    Status
                                        Penerbitan   (Rp Juta)    Bunga                      Penerbitan    Jatuh Tempo
                                                                                Bunga

      2020    Obligasi Berkelanjutan      idAA+      386.000     8,60% p.a     Setiap 3      13 Agustus    13 Agustus       Aktif/
              V MTF Tahap I Seri B                                           (tiga) bulan       2020          2025       Belum lunas

      2021    Obligasi Berkelanjutan      idAA+      915.150     7,00% p.a     Setiap 3     20 Mei 2021      20 Mei         Aktif/
              V MTF Tahap II Seri A                                          (tiga) bulan                     2024       Belum lunas

              Obligasi Berkelanjutan      idAA+      485.700     7,65% p.a     Setiap 3     20 Mei 2021      20 Mei         Aktif/
              V MTF Tahap II Seri B                                          (tiga) bulan                     2026       Belum lunas

      2022    Obligasi Berkelanjutan      idAA+      851.440     5,90% p.a     Setiap 3      23 Februari   23 Februari      Aktif/
              V Tahap III MTF Seri A                                         (tiga) bulan       2022          2025       Belum lunas

              Obligasi Berkelanjutan      idAA+      376.615     6,75% p.a     Setiap 3      23 Februari   23 Februari      Aktif/
              V Tahap III MTF Seri B                                         (tiga) bulan       2022          2027       Belum lunas

      2023    Obligasi Berkelanjutan      idAAA      439.660     6,00% p.a     Setiap 3     11 Juli 2023     11 Juli        Aktif/
              VI Tahap I MTF Seri A                                          (tiga) bulan                    2026        Belum lunas

              Obligasi Berkelanjutan      idAAA      252.075     6,25% p.a     Setiap 3     11 Juli 2023     11 Juli        Aktif/
              VI Tahap I MTF Seri B                                          (tiga) bulan                    2028        Belum lunas

              Obligasi Berkelanjutan      idAAA      804.175     6,50% p.a     Setiap 3     27 September       27           Aktif/
              VI Tahap II MTF Seri A                                         (tiga) bulan       2023       September     Belum lunas
                                                                                                             2026

              Obligasi Berkelanjutan      idAAA      326.935     6,75% p.a     Setiap 3     27 September       27           Aktif/
              VI Tahap II MTF Seri B                                         (tiga) bulan       2023       September     Belum lunas
                                                                                                             2028

      2024    Obligasi Berkelanjutan      idAAA       81.590     7,00% p.a     Setiap 3     28 Mei 2024      28 Mei         Aktif/
              VI tahap III MTF Seri A                                        (tiga) bulan                     2027       Belum lunas

              Obligasi Berkelanjutan      idAAA      1.081.495   7,25% p.a     Setiap 3     28 Mei 2024      28 Mei         Aktif/
              VI tahap III MTF Seri B                                        (tiga) bulan                     2029       Belum lunas

              Obligasi Berkelanjutan      idAAA      423.735     6,70% p.a     Setiap 3     19 November    19 November      Aktif/
              VI tahap IV MTF Seri A                                         (tiga) bulan       2024           2027      Belum lunas

              Obligasi Berkelanjutan      idAAA      1.185.375   6,85% p.a     Setiap 3     19 November    19 November      Aktif/
              VI tahap IV MTF Seri B                                         (tiga) bulan       2024           2029      Belum lunas




20     PT Mandiri Tunas Finance
       Laporan Tahunan 2024
Page 21
                                                                                                  >>      Performa 2024
                                                                                                                              01
PENGHARGAAN
DAN SERTIFIKASI

                                                          PENGHARGAAN




        MANDIRI SUBSIDIARIES AWARD 2023                           TOP DIGITAL CORPORATE BRAND AWARD 2024
      The Best Efficiency Improvement of the Year 2023                Keberhasilan dalam Membangun Digital Corporate
                                                                     Brand Success in Building a Digital Corporate Brand

        Tanggal Award                     Penyelenggara                 Tanggal Award                    Penyelenggara
    23 Februari 2024                     Bank Mandiri                 28 Maret 2024              Info Ekonomi & Tras n Co




  INDONESIA DIGITAL INNOVATION AWARDS 2024                           CORPORATE SECRETARY CHAMPION 2024
  The Most Innovative Multifinance for Digital Acceleration to          Winner of Corporate Secretary Champion 2024
    Support Business Operation Effectivity and Efficiency                              Predicate: Good

        Tanggal Award                     Penyelenggara                 Tanggal Award                    Penyelenggara
      28 Maret 2024                     Warta Ekonomi                 30 Maret 2024                      SWA Media




BUMN ENTREPRENEURIAL MARKETING AWARDS 2024                       INDONESIA FINANCIAL TOP LEADER AWARDS 2024
                The Most Promising Company                        Best Leader for Organizational and Digital Transformation
                    in Tactical Marketing                                     to Realize Performance Recovery
              (Kategori Anak Perusahaan BUMN)                           (Category: Multifinance, Total Assets 10T–30T)

        Tanggal Award                     Penyelenggara                 Tanggal Award                    Penyelenggara
        15 Mei 2024                       Marketeers                    16 Mei 2024                    Warta Ekonomi




    MARKETEERS YOUTH CHOICE AWARD 2024                                    BISNIS INDONESIA AWARDS 2024
                Innovative Promotion to Gen Z                     The Most Improved Digital Brand and Marketing Innovation

        Tanggal Award                     Penyelenggara                 Tanggal Award                    Penyelenggara
       16 Mei 2024                        Marketeers                  13 Juni 2024                     Bisnis Indonesia


                                                                                                  PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                    Laporan Tahunan 2024      21
Page 22
                                    MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




          MARKETEERS SUSTAINABLE MARKETING                                    20TH INFOBANK MULTIFINANCE
               EXCELLENCE AWARD 2024                                                   AWARD 2024
                     PT Mandiri Tunas Finance -                          The Excellent Performance Multifinance Company
             Green Financing Program of The Year 2024                                   (Asset >Rp10 trillion)

            Tanggal Award                    Penyelenggara                Tanggal Award                   Penyelenggara
            3 Juli 2024                      Marketeers                   26 Juli 2024                      Infobank




                 JAWA POS 7 MOST POPULAR                                           MARKETEERS EDITOR’S
                  BRAND OF THE YEAR 2024                                            CHOICE AWARD 2024
                        Keuangan (Multifinance)                            Omnichannel Marketing Campaign of The Year

            Tanggal Award                    Penyelenggara                 Tanggal Award                  Penyelenggara
        3 September 2024                      Jawa Pos                12 September 2024                   Marketeers




               INDONESIA BEST MULTIFINANCE                                    THE ASIAN POST THE BEST
                      AWARDS 2024                                        STATE OWNED ENTERPRISE (SOE) 2024
       Indonesia Best Multifinance 2024 for Providing Financing            The Best State Owned Enterprise (SOE) 2024
     Solutions Convenience dengan kategori Total Asset 10 T - 30 T     dengan kategori Excellent Financial Performance 2023

            Tanggal Award                    Penyelenggara                Tanggal Award                   Penyelenggara
       26 September 2024                   Warta Ekonomi                3 Oktober 2024                  The Asian Post




         INDONESIA CUSTOMER SERVICE QUALITY                                         TOP HUMAN CAPITAL
                    AWARDS 2024                                                        AWARDS 2024
                              “Very Good”                            Pinohadi G. Sumardi as The Most Committed Top Leader on
                        Car Financing Category                       Human Capital 2024 dan PT Mandiri Tunas Finance sebagai
                                                                             Top Human Capital Awards 2024 # Star 4

        Tanggal Award                     Penyelenggara                   Tanggal Award                   Penyelenggara
      9 Oktober 2024           SWA Media dan Business Digest            30 Oktober 2024                  Top Business



22   PT Mandiri Tunas Finance
     Laporan Tahunan 2024
Page 23
                                                                                                      >>       Performa 2024
                                                                                                                                 01

  INDONESIA GOOD CORPORATE GOVERNANCE                                          TOP 100 CEO AND 200
               AWARD 2024                                                   FUTURE LEADERS FORUM 2024
PT Mandiri Tunas Finance sebagai Trusted Company Based on          Pinohadi G. Sumardi sebagai Top 100 CEO 2024 dan William
      Corporate Governance Perception Index (CGPI)                    Francis Indra sebagai The 200 Future Leaders 2024

      Tanggal Award                       Penyelenggara                  Tanggal Award                        Penyelenggara
  25 November 2024              IICG (The Indonesian Institute      29 November 2024                           Infobank
                                  for Corporate Governance)




            TOP DIGITAL AWARDS 2024                                               BUMN AWARDS 2024
  Mandiri Tunas Finance sebagai Top Digital Awards 2024                           The Excellent in Customer-
  #Star 5 dan William Francis Indra sebagai Top Leader on                          Centric Digital Innovation
               Digital Implementation 2024

      Tanggal Award                       Penyelenggara                 Tanggal Award                         Penyelenggara
   5 Desember 2024                         IT Works                  5 Desember 2024                             iNews




                                                          SERTIFIKASI




     SISTEM MANAJEMEN ANTI PENYUAPAN                                SISTEM MANAJEMEN KEAMANAN INFORMASI
           (SMAP) ISO 37001 : 2016                                           (SMKI) ISO 27001 : 2022

                        Masa Berlaku                                                        Masa Berlaku
                 Hingga Februari 2028                                                    Hingga Mei 2026

                      Otoritas/Penerbit                                                   Otoritas/Penerbit
                PT TUV NORD Indonesia                                              PT TUV SUD Indonesia




                                                                                                      PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                        Laporan Tahunan 2024     23
Page 24
                                   MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




     PERISTIWA
     PENTING




                         6 Februari 2024                                               6 Februari 2024
          Kantor Pusat PT Mandiri Tunas Finance, Jakarta                Kantor Pusat PT Mandiri Tunas Finance, Jakarta

         Syukuran dan Tumpengan Ulang Tahun                        Donor Darah spesial Hari Ulang Tahun Mandiri
             Mandiri Tunas Finance ke-15                                      Tunas Finance ke-15

     Mandiri Tunas Finance (MTF) merayakan Syukuran Hari           Guna membantu sesama dan menurunkan risiko penyakit,
     Ulang Tahun MTF ke-15 dengan melakukan potong tumpeng         MTF menyelenggarakan kegiatan CSR Donor Darah dalam
     dan doa bersama di Hall Lantai 3A, Graha Mandiri, Jakarta,    edisi spesial MTF Ulang Tahun ke-15 bertempat di Head
     pada 6 Februari 2024. Syukuran turut dihadiri jajaran Dewan   Office MTF, Graha Mandiri, Jakarta. Pendonor terbuka
     Komisaris MTF dan perwakilan Bank Mandiri untuk mendoakan     untuk umum maupun karyawan MTF, dimana kegiatan ini
     agar Perseroan terus tumbuh dan menciptakan kebaikan bagi     berhasil mengumpulkan 100 kantong labur darah yang bisa
     para pelanggannya.                                            dimanfaatkan oleh mereka yang berhak melalui Palang
                                                                   Merah Indonesia.




                      15 - 25 Februari 2024                                           19 Februari 2024
          Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta                        Menara Mandiri Ballroom, Jakarta

                   Indonesia International                               Rapat Kerja Nasional MTF 2024 dan
                   Motor Show (IIMS) 2024                                 Perayaan Ulang Tahun MTF ke-15

     MTF sebagai perusahaan Kredit Anak Bangsa turut               Rapat Kerja Nasional (Rakernas) MTF 2024 dihadiri oleh
     meramaikan IIMS 2024. Bertepatan pula dengan semarak          Jajaran Komisaris, Jajaran Direksi, Kepala Divisi, Kepala
     HUT MTF ke-15 tahun, MTF hadir menyediakan berbagai           Wilayah, Deputi Kepala Wilayah, Deputi Kepala Divisi, Kepala
     promo dan program menarik di IIMS 2024. Dengan promo dan      Departemen, serta Kepala Cabang MTF seluruh Indonesia
     program spesial MTF di IIMS 2024, masyarakat bisa semakin     yang diselenggarakan di Menara Mandiri Ballroom, Jakarta.
     antusias mendapatkan mobil Impian dengan harga yang           Pelaksanaan Rakernas ditutup dengan Perayaan Hari Ulang
     kompetitif serta pelayanan yang fast & easy. Perseroan akan   Tahun (HUT) ke-15 MTF yang dihadiri seluruh karyawan
     selalu menghadirkan program-program spesial dan menjadi       Head Office.
     Perusahaan Pembiayaan kepercayaan anda sesuai komitmen
     kami #ToBeYourTrustedFinancingPartner.



24     PT Mandiri Tunas Finance
       Laporan Tahunan 2024
Page 25
                                                                                                >>     Performa 2024
                                                                                                                            01




                     23 Februari 2024                                                 25 Maret 2024
                         Bandung                                          Heroca Ballroom Graha Mandiri, Jakarta

                 Penghargaan:                                      Kajian Ramadan dan Buka Puasa Bersama
        Mandiri Subsidiaries Award 2023                                  Mandiri Tunas Finance 1445 H

Kinerja cemerlang MTF tahun 2023 dengan mencetak laba            Kegiatan Bulan Ramadhan 1445 H di MTF dihiasi dengan
sebesar Rp 1,16 triliun, naik 54,8% dari tahun sebelumnya,       penyelenggaraan Kajian Ramadhan dan Buka Puasa Bersama
serta rasio efisiensi biaya sebesar 34,34% dimana turun          1445 H. Agenda kegiatan berisikan Talkshow Ramadhan
11,40% dari tahun 2022 meraih penghargaan dalam ajang            bertema “Menuju Keberkahan Hidup dengan Memaknai
Mandiri Subsidiaries Awards 2023 sebagai The Best Efficiency     Arti Rezeki yang Sesungguhnya” bersama Ustadz Sholeh
Improvement of the Year 2023. Manajemen mengucapkan              Mahmud secara tatap muka yang dihadiri seluruh karyawan
terima kasih kepada Bank Mandiri atas apresiasi yang diberikan   Kantor Pusat. Pelaksanaan kajian ditutup dengan Buka
kepada MTF dan berharap penghargaan tersebut semakin             Bersama MTF secara langsung melalui pembagian Bingkisan
memotivasi Perseroan untuk meningkatkan performance dan          Berbuka dan Ramadhan Kit ke seluruh karyawan MTF di Head
menorehkan berbagai prestasi di tahun-tahun berikutnya.          Office dan Fleet.




                      25 Maret 2024                                                   1 April 2024
          Heroca Ballroom Graha Mandiri, Jakarta                           Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta

  Berbagi dengan Anak Yatim Piatu bersama                        Berbagi Takjil bersama Perwira Mandiri Tunas
           Mandiri Tunas Finance                                           Finance Ramadan 2024

Di bulan Ramadan yang penuh berkah, MTF melakukan                Kegiatan CSR MTF dalam rangka Bulan Ramadan 1445 H
program Berbagi dengan Anak Yatim Piatu dari Yayasan             bertema “Mari Sebarkan Kebaikan di Bulan Yang Penuh
Nurul Iman Jafariah dengan membagikan dana santunan,             Berkah Ini” dengan melakukan pembagian takjil untuk
paket sembako, dan peralatan sekolah kepada 20 anak yatim.       para pengendara dan pejalan kaki di sepanjang Jalan
Melalui kegiatan ini, Perseroan berkomitmen tidak hanya          Imam Bonjol Depan Gedung Graha Mandiri, Jakarta.
terhadap kelangsungan bisnis, tetapi tanggung jawab kepada       Melalui kegiatan ini, Perseroan mengajak para karyawan
masyarakat melalui program CSR dengan berbagi kepada             untuk turut berbagi kebahagiaan kepada sesama di bulan
mereka yang membutuhkan.                                         Ramadan yang penuh berkah.




                                                                                                PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                  Laporan Tahunan 2024      25
Page 26
                                   MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




                          22 April 2024                                                   6 Mei 2024
          Kantor Pusat PT Mandiri Tunas Finance, Jakarta                         Restoran Seribu Rasa, Jakarta


         MTF Mengajar Hari Konsumen Nasional:                                   Halalbihalal Bersama
         Konsumen Kritis, Cerdas Bertransaksi                                Pemimpin Redaksi dan Media


     Mengusung tema “Konsumen Kritis Cerdas Bertransaksi”,         Mengusung tema “Merangkai Silaturahmi Menguatkan
     MTF melalui perayaan Hari Konsumen Nasional 2024              Kolaborasi”, MTF menyelenggarakan kegiatan Halalbihalal
     mengajak konsumen untuk dapat memahami pentingnya             Bersama Pemimpin Redaksi dan perwakilan dari media
     mengetahui isi kontrak perjanjian, mengerti tanggung jawab    nasional terkemuka di Indonesia. Acara ini merupakan agenda
     konsumen dalam kesesuaian penyampaian data pribadi            rutin untuk memperkuat tali silaturahmi setelah melewati
     serta mengajak konsumen untuk dapat kritis mengenal hak-      bulan Ramadhan serta untuk mempererat hubungan dengan
     hak dalam bertransaksi. Hari Konsumen Nasional MTF 2024       para partner MTF, khususnya rekan-rekan Pemimpin Redaksi
     dimeriahkan dengan berbagai aktivitas, seperti display unit   dan rekan-rekan media. Perseroan menyadari bahwa media
     mobil listrik yang bertujuan mengenalkan kendaraan ramah      berperan penting dalam menghimpun dan mendistribusikan
     lingkungan kepada masyarakat dan mendukung program            informasi secara masif dan akurat. MTF sebagai entitas
     Pemerintah mencapai target Net Zero Emission (NZE) pada       bisnis berkomitmen menjalin komunikasi dan interaksi
     2060. Terdapat pula kegiatan literasi berbentuk Talkshow      yang baik dengan masyarakat untuk menciptakan berbagai
     tentang “Konsumen Kritis Cerdas Bertransaksi” yang            kolaborasi kegiatan positif.
     bekerjasama dengan BPKN-RI.




                                                                         Kunjungan Kerja Dewan Komisaris
                                                                      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk ke Kantor
                                                                          Pusat PT Mandiri Tunas Finance

                                                                   Jajaran Komisaris dan Komite PT Bank Mandiri (Persero)
                                                                   Tbk. melakukan kunjungan kerja ke MTF sebagai salah
                                                                   satu anak Perusahaan, untuk berdiskusi serta monitoring
                                                                   performance anak Perusahaan agar dapat mencetak kinerja
                                                                   cemerlang kembali seperti tahun sebelumnya. Atas dasar
                           8 Mei 2024                              keberhasilan pada fiscal year sebelumnya (2023), MTF
          Kantor Pusat PT Mandiri Tunas Finance, Jakarta           meraih penghargaan dalam Mandiri Subsidiaries Awards
                                                                   2023 sebagai The Best Efficiency Improvement of the Year
                                                                   2023. MTF bertekad untuk mencetak kinerja cemerlang
                                                                   kembali di tahun-tahun selanjutnya dengan berfokus
                                                                   pada strategi ekspansi market, menjaga profitabilitas yang
                                                                   berkelanjutan, serta peningkatan layanan yang terbaik.




26     PT Mandiri Tunas Finance
       Laporan Tahunan 2024
Page 27
                                                                                            >>      Performa 2024
                                                                                                                          01
                                                                          Fun Sport Liga Kambing
                                                                           Mandiri Tunas Finance

                                                            Mengusung tema A Symphony of Collaboration, Liga
                                                            Kambing MTF 2024 merupakan liga persahabatan antara
                                                            Cash Aja Mandiri Tunas Finance dengan para partner bisnis
                                                            MTF yang diharapkan dapat meningkatkan kolaborasi yang
                                                            lebih baik ke depannya. Diikuti oleh 700 orang peserta dari
                                                            para partner bisnis, liga ini memperbutkan hadiah utama
                                                            yakni seekor kambing dengan kualitas premium, dan fun
                       12 Mei 2024
           Asiop Training Ground Sentul, Bogor              award lainnya berhadiah total jutaan rupiah. Tujuan dari
                                                            event ini juga memberikan peluang kepada pelaku UMKM
                                                            makanan sekitar untuk dapat memperluas pasar. Sebab,
                                                            Cash Aja Mandiri Tunas Finance menyediakan berbagai
                                                            macam tenant makanan yang dapat dinikmati oleh seluruh
                                                            peserta dan penonton yang hadir. Selain itu, liga ini juga
                                                            memberikan keseruan serta pengalaman baru di tengah
                                                            semaraknya semangat sepak bola Indonesia di kancah
                                                            dunia, serta mempererat kolaborasi Cash Aja MTF dengan
                                                            para partner bisnis.




                     15 Mei 2024                                                  16 Mei 2024
         Grand Atrium Kota Kasablanka, Jakarta                              Kota Kasablanka, Jakarta


              Penghargaan:                                                  Penghargaan:
 BUMN Entrepreneurial Marketing Award 2024                       Marketeers Youth Choice Award 2024

MTF meraih penghargaan dalam ajang BUMN Entrepreneurial     MTF meraih penghargaan dalam ajang Markeeters Youth
Marketing Award (BEMA) 2024 sebagai The Most Promising      Choice Award (YCA) 2024 sebagai Innovative Promotion
Company in Tactical Marketing kategori anak Perusahaan      To Gen Z. Penghargaan ini diberikan kepada MTF karena
BUMN. Penghargaan ini turut menjadikan Perseroan sebagai    dinilai memiliki creativity, innovation, entrepreneurship
entitas Badan Usaha Milik Negara yang turut mendukung       dan leadership yang berhasil mendukung perkembangan
holding dalam hal ini Bank Mandiri sebagai salah satu       bisnis Perseroan. Penghargaan ini menjadi modal penting
perbankan dengan tactical marketing terbaik di Indonesia.   bagi Perseroan untuk terus memberikan karya terbaik demi
                                                            pelayanan terbaik bagi masyarakat.




                                                                                            PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                              Laporan Tahunan 2024        27
Page 28
                                  MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




                           16 Mei 2024                                                4 - 6 Juni 2024
               The Sultan Hotel & Residence, Jakarta                              The Westin Hotel, Jakarta

                    Penghargaan:
                                                                                Indonesia Miner 2024
     Indonesia Financial Top Leader Awards 2024

     Direktur Utama MTF, Pinohadi G. Sumardi mendapat             Perhelatan Indonesia Miner 2024 turut mendapat
     penganugerahan sebagai Best Leader for Organizational        partisipasi dari MTF sebagai wujud peran aktif Perseroan
     and Digital Transformation to Realize Performance            dalam eksebisi inovasi teknologi dan konferensi dengan
     Recovery kategori Multifinance Total Asset 10T - 30T         mendukung para pelaku industri pertambangan dari sisi
     dalam ajang Indonesia Financial Top Leader Awards 2024.      akomodasi yakni pengadaan alat berat. Dengan partisipasi
     Penganugerahan ini diberikan atas keberhasilannya dalam      ini, MTF dapat berinteraksi antardelegasi guna memperluas
     bidang akselerasi digital untuk membangun bisnis di tengah   jaringan bisnis Perseroan dengan para pelaku industri
     era disrupsi dimana Perseroan perlu beradaptasi dan          pertambangan di seluruh negeri.
     berinovasi, terutama dalam hal mempersiapkan ekonomi.




                           17 Juni 2024                                               30 Juni 2024
                  Griya Mandiri Mampang, Jakarta                           Candi Prambanan, Sleman, Yogyakarta

            Pemotongan Hewan Kurban pada                                      Partisipasi MTF pada
               Hari Raya Iduladha 1445 H                                   Mandiri Jogja Marathon 2024

     Merayakan kehangatan Hari Raya Iduladha 1445 Hijriah, MTF    MTF sebagai salah satu perusahaan anak Bank Mandiri turut
     melakukan penyembelihan hewan kurban sapi seberat 970        mendukung acara Mandiri Jogja Marathon 2024 sebagai
     Kg dan membagikan dagingnya kepada masyarakat dhuafa         bentuk kolaborasi apik Mandiri Group. Peserta marathon
     di wilayah Jabodetabek. Melalui program bertajuk “Tebarkan   dan masyarakat umum juga dapat mengunjungi booth
     Berkah dan Kepedulian Antarsesama dengan Berkurban”          MTF untuk berkesempatan mendapatkan berbagai hadiah
     bersama Bank Mandiri dan Mandiri Amal Insani (MAI), MTF      menarik dengan mengikuti games yang telah disediakan.
     menjadikan momen Iduladha sebagai langkah komitmen           Fun spinwheel dan ikon superheroes turut dihadirkan MTF
     dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta    khusus untuk Mandiri Jogja Marathon 2024.
     keberkahan bagi seluruh Manajemen dan karyawan MTF.




28     PT Mandiri Tunas Finance
       Laporan Tahunan 2024
Page 29
                                                                                                 >>      Performa 2024
                                                                                                                               01



                   6 - 13 Juli 2024                                                    26 Juli 2024
          GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta                               Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta

              Partisipasi MTF pada                                               Penghargaan:
            Pekan Olahraga APPI 2024                                   Indonesia Multifinance Award 2024

MTF sebagai salah satu angggota Asosiasi Perusahaan              MTF kembali memperoleh penghargaan atas kinerja
Pembiayaan Indonesia (APPI) turut berpartisipasi aktif           keuangan yang sangat baik pada tahun 2023 berupa
dalam kegiatan POR APPI 2024. Dibuka dengan Fun Run              apresiasi dan penghargaan Non Bank Financial Institution
5K, MTF mengikuti lomba Futsal, Tennis, Basket, dan lomba        Award 2024 dari Infobank dengan predikat “The Excellent
lainnya. MTF kembali mempertahankan tahtanya sebagai             Performance Multifinance Company (Asset > Rp 10 trillion)”
Juara Tenis sejak tahun 2017 hingga 2024. Pencapaian ini         yang dinilai diantaranya berdasarkan profit, rasio keuangan
menjadi hal prestisius bagi Perseroan di luar hal bisnis dan     dan kualitas aset. Penghargaan ini merupakan komitmen
dapat menjadi sarana well-being fair bagi karyawan MTF.          MTF untuk memberikan kontribusi terbaik kepada seluruh
                                                                 pihak dalam pencapaian kinerja Perseroan.




               16 - 17 Agustus 2024                                                  23 Agustus 2024
MTF Customer Experience Lounge Graha Mandiri, Jakarta                              Plaza Mandiri, Jakarta

 Perayaan Perwira MTF dalam Kemerdekaan                               Partisipasi MTF pada Pekan Olahraga
         Republik Indonesia ke-79                                         dan Seni Bank Mandiri 2024

Sebagai simbol bangsa yang besar dari perjuangan, MTF turut      Dalam memeriahkan gelaran Porseni Bank Mandiri 2024,
menggelar perayaan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79          MTF sebagai anak perusahaan dan peserta kegiatan turut
dengan lomba-lomba spesial merah putih bersama seluruh           serta dalam kegiatan yang dibuka dengan agenda Defille
karyawan kantor pusat MTF. Lomba-lomba tersebut diantaranya      Kontingan dan Opening Ceremony. MTF turut mengirimkan
Tarik Tambang, Balap Sarung, Magic Carpet, dan Treasure Hunt,    kontingen atlet terbaiknya dalam 12 cabang olahraga dan
dimana lomba tersebut membangkitkan antusiasme karyawan          seni yang digelar dalam 2 bulan pelaksanaan kegiatan.
dalam memaknai kemerdekaan dan solidaritas antarsesama.          MTF berhak meraih juara pada Lomba Idol dan Lomba Golf
Selain beragam lomba, perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-         serta berhak mendapatkan apresiasi dari Bank Mandiri
79 juga digelar upacara kemerdekaan secara online yang diikuti   dan Manajemen MTF. Pencapaian tersebut menjadi inisiasi
oleh Manajemen dan seluruh karyawan level managerial up          Perseroan dalam menciptakan SDM yang sehat dan memiliki
MTF di seluruh Indonesia.                                        jiwa kompetisi sehat di berbagai hal.



                                                                                                 PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                   Laporan Tahunan 2024        29
Page 30
                                     MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




                         3 September 2024                                                4 September 2024
                        Balai Kartini, Jakarta                              Kantor Pusat PT Mandiri Tunas Finance, Jakarta


                     Penghargaan:                                                     Perayaan MTF dalam
     Jawa Pos 7 Most Popular Brand of the Year 2024                              Hari Pelanggan Nasional 2024


     MTF menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan                Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional 2024, MTF
     sebagai 7 Most Popular Brand Of The Year 2024 dari Jawa          menggelar serangkaian kegiatan untuk memberikan apresiasi
     Pos dalam Kategori Keuangan (Multifinance). Penghargaan          kepada pelanggan, yang bertemakan “Artificial Intelligence (AI)
     ini diberikan kepada MTF sebagai apresiasi karena sudah          Membuat Pelayanan Pelanggan Lebih Responsif & Personal”.
     mempertahankan brand menjadi top of mind awareness di            Selain menggelar display unit mobil listrik guna mendukung
     kalangan konsumen.                                               Pemerintah dalam target Net Zero Emission (NZE) pada 2060,
                                                                      MTF juga menyelenggarakan kegiatan literasi yaitu kelebihan
                                                                      mobil listrik berteknologi Artificial Intelligence (AI) serta literasi
                                                                      produk pembiayaan kendaraan “Cara Kredit Mobil Listrik Cepat
                                                                      & Mudah”. Demi meningkatkan kualitas pelayanan, MTF juga
                                                                      mengadakan service webinar bertajuk “Menciptakan Customer
                                                                      Excellence Experience di Era AI”.




                      11 - 14 September 2024                                              12 September 2024
           Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta                         The Ballroom Djakarta Theater, Jakarta


                                                                                      Penghargaan:
     Indonesia Energy & Engineering Series 2024
                                                                          Marketeers Editor’s Choice Award 2024

     MTF turut berpartisipasi pada perhelatan Indonesia Miner         Dalam rangka memperkuat branding, MTF tidak pernah
     2024 turut mendapat partisipasi dari sebagai wujud peran aktif   berhenti memberikan inovasi apiknya. Terbukti, untuk
     Perseroan dalam eksebisi inovasi teknologi dan konferensi        kesekian kali MTF menorehkan prestasi dimana ditetapkan
     dengan mendukung para pelaku industri pertambangan dari          sebagai pemenang dari ajang bergengsi Marketeers Editor’s
     sisi akomodasi yakni pengadaan alat berat. Dengan partisipasi    Choice Award 2024 dengan kategori Omnichannel Marketing
     ini, MTF dapat berinteraksi antara delegasi, memungkinkan        Campaign of The Year. Penghargaan ini diberikan kepada
     mereka memperluas jaringan bisnis Perseroan dengan para          MTF sebagai apresiasi karena berhasil menerapkan strategi
     pelaku industri pertambangan di seluruh negeri.                  pemasaran dengan penuh kreatifitas, aktif dalam hal
                                                                      membangun inovasi & customer engagement, hingga merilis
                                                                      produk dan layanan yang impactful dimana berdampak
                                                                      kepada customer journey yang lebih baik.




30     PT Mandiri Tunas Finance
       Laporan Tahunan 2024
Page 31
                                                                                               >>     Performa 2024
                                                                                                                             01



                  26 September 2024                                               3 Oktober 2024
          The Sultan Hotel & Residence, Jakarta                               Shangri-La Hotel, Jakarta


                                                                             Penghargaan:
               Penghargaan:
                                                              The Asian Post Best State-Owned Enterprise
  Indonesia Best Multifinance Awards 2024
                                                                           Subsidiary 2024

MTF memperoleh penghargaan atas kinerja bisnis                MTF meraih penghargaan sebagai “The Best State-Owned
yang sangat baik dalam penghargaan Indonesia Best             Enterprise Subsidiary 2024” dalam penganugerahan
Multifinance Awards 2024 dari Warta Ekonomi dengan            The Asian Post Best State-Owned Enterprise 2024 yang
predikat “Indonesia Best Multifinance 2024 for Providing      diselenggarakan oleh The Asian Post. Apresiasi ini diberikan
Financing Solutions Convenience” kategori Total Aset 10       atas kinerja finansial yang sangat baik selama tahun
- 30 Trillion. Penghargaan ini merupakan komitmen MTF         2023. Penghargaan ini turut didapatkan Perseroan berkat
untuk memberikan solusi pembiayaan kepada masyarakat          kepercayaan masyarakat Indonesia kepada MTF dalam
Indonesia dengan mudah dan cepat.                             menyelenggarakan solusi pembiayaan yang baik dan andal.




                    5 Oktober 2024                                              11 - 13 Oktober 2024
         Jakarta International Stadium, Jakarta                          Gaia Bumi Raya City Mall, Kubu Raya


                 Partisipasi MTF
                                                                         APPI Multifinance Day 2024
           pada Mandiri Karnaval 2024

Dalam rangka Hari Ulang Tahun Bank Mandiri ke 26, MTF turut   MTF berpartisipasi dalam kegiatan Multifinance Day 2024
serta dalam kegiatan Mandiri Karnaval 2024 dengan open        sebagai wujud peran aktif Perseroan dalam penerapan
booth dengan special games menarik dan turut menerbitkan      literasi dan edukasi pembiayaan. Hal ini sejalan dengan
promo spesial Ulang Tahun Bank Mandiri. MTF turut             pemenuhan kewajiban kegiatan edukasi dan inklusi keuangan
memberikan berbagai dukungan dalam perhelatan Mandiri         sesuai dengan POJK No. 3 Tahun 2023 tentang Peningkatan
Karnaval sebagai wujud kontribusi positif subsidiaries pada   Literasi & Inkluasi Keuangan di Sektor Jasa Keuangan Bagi
Mandiri Group.                                                Konsumen dan Masyarakat.




                                                                                               PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                 Laporan Tahunan 2024        31
Page 32
                                     MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




                          17 Oktober 2024                                                  30 Oktober 2024
                       Sedayu PIK Golf, Jakarta                                          Raffles Hotel, Jakarta

                                                                                      Penghargaan:
                  MTF Golf Tournament 2024
                                                                               Top Human Capital Awards 2024

     Sebagai bentuk kolaborasi dengan holding dan rekanan,            MTF meraih penghargaan sebagai Top Human Capital Awards
     MTF menggelar kegiatan MTF Golf Tournament 2024,                 2024 dari TopBusiness. Perseroan berhak menerima rekognisi
     sebuah event olahraga bersama untuk meningkatkan                 dalam kategori Top Human Capital Awards 2024 #Star 4.
     sinergisasi antarperseroan. Kegiatan ini turut mengundang        Selain itu, Direktur Utama Mandiri Tunas Finance, Pinohadi
     perwakilan Pemegang Saham, Dealer, dan Asosiasi. Dengan          G. Sumardi juga mendapat penghargaan sebagai The Most
     perhelatan turnamen golf yang dinahkodai MTF, Perseroan          Committed Top Leader on Human Capital 2024.
     berharap dapat menumbuhkan kinerja gemilang dan
     menjalin hubungan harmonis antarlini bisnis.




                       1 - 15 November 2024                                              20 November 2024
              Seluruh Unit Kerja Mandiri Tunas Finance                             Universitas Bunda Mulia, Jakarta

                                                                                      MTF Mengajar:
                       Kick-Off Anti Fraud
                                                                          Goes to Campus Universitas Bunda Mulia

     Dalam upaya memperkuat integritas perusahaan dan                 MTF Mengajar kembali diselenggarakan Mandiri Tunas
     menciptakan lingkungan kerja yang transparan, acara Kick Off     Finance pada tahun 2024 kepada mahasiswa jurusan Bisnis
     Anti Fraud dengan tema “Commit to Integrity, Combat Fraud        Digital Universitas Bunda Mulia, Jakarta. Pembahasan terkait
     Together” diadakan. Acara ini bertujuan untuk mengedukasi        “Building Resilience in Financial Services through AI-Driven
     seluruh karyawan mengenai pentingnya komitmen terhadap           Project Management” menjadi fokus pada MTF Mengajar
     integritas dan langkah-langkah yang perlu diambil untuk          yang disampaikan oleh William Francis Indra selaku Direktur
     mencegah dan mengatasi fraud di lingkungan kerja. Sasaran        Mandiri Tunas Finance secara tatap muka di Universitas
     utama dari acara ini adalah seluruh karyawan yang diharapkan     Bunda Mulia.
     dapat lebih memahami dampak fraud dan cara mencegahnya.
     Karyawan diingatkan untuk selalu menjaga komitmen
     terhadap nilai-nilai integritas dalam setiap tindakan. Dengan
     diadakannya acara ini, diharapkan karyawan dapat memiliki
     pemahaman yang lebih baik tentang risiko fraud, memiliki sikap
     lebih waspada terhadap potensi penipuan, dan berkomitmen
     untuk menerapkan prinsip-prinsip integritas dalam pekerjaan
     mereka. Selain itu, acara ini juga diharapkan dapat memperkuat
     rasa kebersamaan dalam memerangi fraud dan menciptakan
     lingkungan kerja yang lebih aman dan tepercaya



32      PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 33
                                                                                               >>     Performa 2024
                                                                                                                            01


                   25 November 2024                                               29 November 2024
                 Shangri-La Hotel, Jakarta                                Grand Ballroom Ritz-Carlton, Jakarta

                 Penghargaan:                                                    Penghargaan:
 Indonesia Trusted Company based on Corporate                               Top 100 CEO dan Top 200
    Governance Perception Index (CGPI) 2024                                   Future Leaders 2024

MTF kembali mendapat penganugerahan CGPI 2024 pada              MTF kembali mendapatkan 2 (dua) penghargaan sekaligus
ajang Indonesia Good Corporate Governance Award 2024 yang       pada ajang Infobank Top 100 CEO & The 200 Future Leaders
diselenggarakan SWA Media bersama IICG dengan kategori          Forum 2024 yang diselenggarakan oleh Infobank. Direktur
Trusted Company Based on Corporate Governance Perception        Utama MTF Pinohadi G. Sumardi menerima penghargaan
Index (CGPI). Hal ini merupakan bukti nyata dari dedikasi MTF   sebagai Top 100 CEO 2024. Sementara itu, Direktur
dalam membangun kepercayaan stakeholder dan menjaga             Mandiri Tunas Finance William Francis Indra mendapatkan
integritas bisnis. MTF akan terus berupaya meningkatkan         penghargaan The 200 Future Leaders Forum 2024.
praktik tata kelola perusahaan yang baik dan memberikan nilai
tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.




                    5 Desember 2024                                               13 Desember 2024
             Sheraton Hotel Gandaria, Jakarta                                Universitas Udayana, Denpasar

                                                                               MTF Mengajar:
   Pemberian Beasiswa Prestasi APPI 2024
                                                                     Goes to Campus Universitas Udayana

MTF sebagai salah satu angggota Asosiasi Perusahaan             MTF menyelenggarakan MTF Mengajar menjelang akhir
Pembiayaan Indonesia (APPI) menjadi perhatian dari              tahun 2024 kepada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan
asosiasi terhadap karyawan yang dimiliki. Sebagai agenda        Bisnis, Universitas Udayana, Denpasar. Pembahasan terkait
rutin tahunan, APPI memberikan Beasiswa Prestasi APPI           “Mengenal Perusahaan Pembiayaan di Era Digital” menjadi
kepada karyawan atau anak karyawan berprestasi di               fokus pada MTF Mengajar yang disampaikan oleh Pinohadi
tingkat SMA/sederajat dan/atau Perguruan Tinggi. Pada           G. Sumardi selaku Direktur Utama MTF secara tatap muka di
tahun 2024, salah seorang anak karyawan MTF berhak              Universitas Udayana.
menerima beasiswa prestasi selama satu tahun penuh untuk
menunjang pencapaian prestasi di institusi pendidikannya.




                                                                                               PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                 Laporan Tahunan 2024       33
Page 34

          
Page 35
  LAPORAN
MANAJEMEN
            02
Page 36
                                MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




     LAPORAN
     DEWAN KOMISARIS



     RICO
     ADISURJA
     SETIAWAN
     RICO ADISURJA
     SETIAWAN
     Komisaris Utama




36   PT Mandiri Tunas Finance
     Laporan Tahunan 2024
Page 37
                                                                               >>     Laporan Manajemen
                                                                                                                   02



        Target yang ditetapkan Direksi telah diimbangi strategi
    pengelolaan risiko yang memadai. Kami memberikan pengawasan
        dan memastikan Perusahaan mencapai target, sekaligus
   mempertahankan reputasi dan kepercayaan pemangku kepentingan.




                                 PEMEGANG SAHAM DAN PEMANGKU
                                  KEPENTINGAN YANG TERHORMAT,


Atas nama Dewan Komisaris PT Mandiri Tunas             peningkatan   kinerja    dan     memperkuat        posisi
Finance,   kami   mengawali   laporan   ini   dengan   Perusahaan agar dapat memberikan nilai tambah
mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa             yang optimal bagi seluruh pemangku kepentingan.
atas pencapaian kinerja positif Perusahaan pada
tahun 2024. Selain mencerminkan ketangguhan            Melalui laporan inilah, kami menyampaikan pandangan
dalam menghadapi berbagai tantangan, pencapaian        singkat mengenai kinerja Direksi serta implementasi
tersebut merupakan hasil dari kerja keras, dedikasi,   strategi yang dijalankan selama tahun berjalan.
dan sinergi seluruh insan Mandiri Tunas Finance        Selain itu, kami juga menyampaikan penilaian atas
dalam mengimplementasikan strategi dan kebijakan       prospek usaha yang disusun Direksi, serta pandangan
strategis yang telah disusun oleh Manajemen. Kami      kami atas penerapan prinsip-prinsip Tata Kelola
senantiasa berkomitmen untuk terus mendorong           Perusahaan yang Baik (GCG) sepanjang tahun 2024.




                                                                                      PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                        Laporan Tahunan 2024       37
Page 38
                                     MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




     PENILAIAN DEWAN KOMISARIS                                        PANDANGAN DEWAN KOMISARIS
     TERHADAP KINERJA DIREKSI                                         TERHADAP TARGET PERUSAHAAN
     Dalam memberikan penilaian terhadap kinerja Direksi,             Dewan        Komisaris    menilai    target-target      yang
     Dewan Komisaris sekurang-kurangnya berpegang pada                ditetapkan Direksi dalam Rencana Bisnis Tahunan
     pencapaian pemenuhan Key Performance Indicator (KPI)             (RBT) Tahun 2024 mencerminkan pretensi yang
     yang ditetapkan oleh Pemegang Saham. Adapun KPI                  realistis sekaligus sejalan dengan visi Perusahaan
     Direksi terbagi dalam empat perspektif sebagai berikut:          untuk memperkuat posisi di industri pembiayaan.
     1. Perspektif Keuangan, mencakup Net Income, PPOP                Target yang ditetapkan Perusahaan tersebut telah
        (Pre Provison Operating Profit), Return on Equity             dirancang dengan mempertimbangkan dinamika dan
        (ROE) dan Gearing Ratio                                       proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2024
     2. Perspektif Pelanggan, mencakup target penyaluran              sebagaimana disampaikan oleh berbagai lembaga
        pembiayaan seluruhnya serta Nasabah Captive                   ekonomi yang kredibel, baik di tingkat nasional
        Bank Mandiri                                                  maupun global.
     3. Perspektif Proses Bisnis Internal, mencakup sasaran
        strategis seperti Finance at Risk, CKPN to Finance            Kami    juga       berpandangan     bahwa target tahun
        at Risk (FAR Coverage), Cost of Credit (CoC), Cost            2024 telah diimbangi dengan strategi pengelolaan
        to Income Ratio (%) – CER, Persentase Pemenuhan               risiko yang memadai, terutama dalam menghadapi
        minimum      IT    Requirement,       serta     Persentase    potensi tantangan seperti fluktuasi suku bunga
        Pemenuhan          minimum          Mandiri     Subsidiary    dan perubahan regulasi. Dewan Komisaris akan
        Management Principles Guideline (MSMPG)                       terus      memberikan     pengawasan        dan    dukungan
     4. Perspektif Pengembangan, mencakup implementasi                agar implementasi strategi tersebut dapat berjalan
        project    pengembangan         digital       dan   layanan   efektif,     dan     memastikan      bahwa        Perusahaan
        ekosistem Bank Mandiri (Project Sydney), serta                tidak      hanya    mencapai   target   finansial,     tetapi
        kajian ecosystem bisnis automotif B2B & B2B2C (%)             juga mempertahankan reputasi dan kepercayaan
                                                                      pemangku kepentingan.
     Kendati      demikian,         Dewan      Komisaris       juga
     mempertimbangkan perkembangan kondisi eksternal                  Kami optimistis dengan komitmen dan kerja sama yang
     yang dihadapi oleh Manajemen. Sebab, pencapaian                  kuat antara Direksi, Manajemen, dan seluruh insan
     target yang telah ditetapkan, tetap akan dipengaruhi             Mandiri Tunas Finance, maka target-target tersebut
     juga oleh perkembangan kondisi eksternal yang                    dapat direalisasikan pada tahun 2024 dengan hasil
     terjadi sepanjang tahun buku. Secara keseluruhan,                yang maksimal.
     Dewan Komisaris menilai kinerja Direksi pada tahun
     2024 tercapai secara optimal dengan seluruh aspek                Sebagaimana          disampaikan    dalam    neraca     yang
     penilaian memiliki pencapaian sampai 100,87%. Dengan             telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik, sebagian
     demikian, kinerja Direksi selama tahun pelaporan dapat           di antara target yang telah ditetapkan dalam RBT
     dikategorikan sesuai dengan target.                              Tahun 2024 berhasil direalisasikan oleh Mandiri
                                                                      Tunas Finance. Sekadar contoh, per 31 Desember
     Secara khusus, Dewan Komisaris menyampaikan                      2024, Perusahaan mencatatkan pendapatan sebesar
     apresiasi    atas    kinerja   Direksi   dalam     mengelola     Rp5,58 triliun atau 100,74% terhadap target sebesar
     Perusahaan dengan baik, selaras dengan visi dan misi             Rp5,54 triliun. Adapun realisasi jumlah aset tahun
     yang diemban. Kami menilai pengelolaan tersebut                  2024 tercatat sebesar Rp34,43 triliun atau 102,71%
     telah sejalan dengan arah strategis serta program                terhadap target sebesar Rp33,52 triliun. Adapun laba
     kerja yang telah ditetapkan sebelumnya, sekaligus                bersih tahun berjalan tercatat sebesar Rp1,17 triliun,
     menunjukkan konsistensi dan ketepatan Direksi                    meningkat Rp10,98 miliar atau 0,95% dibandingkan
     dalam pelaksanaannya.                                            raihan tahun 2023 sebesar Rp1,16 triliun.




38     PT Mandiri Tunas Finance
       Laporan Tahunan 2024
Page 39
                                                                                    >>      Laporan Manajemen
                                                                                                                        02
FUNGSI PENGAWASAN DEWAN KOMISARIS DAN                       Perusahaan juga mampu tumbuh sebesar 16,63%
HUBUNGAN KERJA DENGAN DIREKSI, SERTA                        dengan NPF (Non Performing Financing) sebesar 2,70%.
PENGAWASAN TERHADAP PERUMUSAN DAN                           Terhadap berbagai raihan tersebut, selain menegaskan
IMPLEMENTASI STRATEGI PERSEROAN                             pentingnya memaksimalkan pencapaian pertumbuhan
Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.          pembiayaan baru, evaluasi yang diberikan oleh Dewan
30/POJK.05/2014 tentang Tata Kelola Perusahaan yang         Komisaris adalah perlunya manajemen terus berfokus
Baik bagi Perusahaan Pembiayaan, yang kemudian              terhadap penjagaan kualitas.
diubah melalui Peraturan OJK No.29/POJK.05/2020,
Dewan Komisaris diamanatkan untuk mengawasi                 PANDANGAN TERHADAP
Direksi dalam menjaga keseimbangan kepentingan              PROSPEK USAHA PERUSAHAAN
semua pihak. Karena itu, Dewan Komisaris terlibat           Pada tahun 2024, Mandiri Tunas Finance mencatatkan
intens dalam memberi arahan terhadap penyusunan             kinerja yang cukup baik. Hal itu tercermin dari kinerja
rencana kerja Perusahaan kepada Direksi.                    Perusahaan dalam mencatatkan realisasi lending
                                                            sebesar Rp35 triliun, naik Rp2,32 triliun atau 7,10%
Dalam melakukan pengawasan, Dewan Komisaris                 dibandingkan tahun 2023 dengan realisasi Rp32,69
beserta Direksi memiliki forum rapat gabungan yang          triliun; laba tahun berjalan sebesar Rp1,17 triliun, naik
membahas berbagai agenda menyangkut rencana                 Rp10,98 miliar atau Rp0,95% dibandingkan tahun
kerja, operasional, peluang usaha, serta isu-isu            2023 dengan raihan sebesar Rp1,16 triliun; sedangkan
strategis   yang   memerlukan       persetujuan   Dewan     gearing ratio 5,79 kali, membaik dibandingkan tahun
Komisaris. Rapat ini merupakan        bentuk koordinasi     2023 dengan realisasi 5,90 kali.
dalam rangka membahas laporan-laporan periodik
Direksi dan memberikan tanggapan, catatan dan               Dengan    pencapaian     tersebut,   Dewan     Komisaris
nasihat yang dituangkan dalam risalah rapat.                meyakini bahwa prospek usaha yang disusun oleh
                                                            Direksi telah berjalan dengan baik. Keyakinan yang sama
Sepanjang tahun 2024, Rapat Gabungan antara Dewan           dimiliki Dewan Komisaris terhadap aspirasi Perusahaan
Komisaris beserta Direksi dilaksanakan sebanyak             untuk dapat menjadi “the Market Leader”          dimana
8 (delapan) kali. Adapun arahan yang diberikan              terdapat proyeksi akan terjadi penguatan ekonomi
oleh Dewan Komisaris pada tiap rapat gabungan               pada tahun 2025. Terlebih lagi, terjadi penurunan BI-
Dewan Komisaris bersama Direksi agar manajemen              Rate yang akan memengaruhi suku bunga pembiayaan,
fokus terhadap financial performance setiap bulan           sekaligus dapat menjadi stimulus bagi masyarakat
sehingga Perusahaan dapat mencapai target lending           untuk menggunakan produk pembiayaan kendaraan.
dan profit sesuai target 2024 dengan terus menjaga
kualitas pembiayaan. Selain itu, Dewan Komisaris juga       Untuk dapat mewujudkan hal-hal di atas, Dewan
memberikan arahan terkait penjagaan AR loss, Nilai          Komisaris mendukung penuh rencana strategis yang telah
Coverage Ratio, serta nilai CKPN.                           disiapkan Direksi dengan mengusung tema “Energizing
                                                            the Foundation: be the Market Leader” untuk Tahun
Dari hasil pengawasan yang dilakukan, Dewan Komisaris       2024. Di dalam tema tersebut terkandung makna bahwa
berpandangan bahwa Direksi telah menjalankan tugas          Perusahaan akan mengoptimalkan fondasi baru yang
dan perannya dengan baik. Hal tersebut terlihat sejak       telah dibangun di tahun sebelumnya dengan lebih
dari perumusan hingga implementasi strategi oleh            berenergi dan penuh antusiasme sehingga Mandiri Tunas
Perusahaan. Di tengah pertumbuhan ekonomi nasional          Finance dapat menjadi pemimpin di Industri Pembiayaan.
yang melambat pada tahun 2024, keberhasilan Mandiri         Dalam mencapai tujuan dan target tersebut, Perusahaan
Tunas Finance mencatatkan pembiayaan baru sebesar           memiliki 3 pilar strategi yaitu Market Expansion, Thrive
Rp35,09 triliun serta profit sebesar Rp1,17 triliun tentu   in Profit, dan Fast Services, yang secara konsisten
sangat patut mendapatkan apresiasi. Terlebih lagi,          telah dijalankan pada tahun pelaporan.




                                                                                           PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                             Laporan Tahunan 2024       39
Page 40
                                     MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




     PANDANGAN TERHADAP                                            PENILAIAN KOMITE-KOMITE
     TATA KELOLA PERUSAHAAN                                        DI BAWAH DEWAN KOMISARIS
     Dewan    Komisaris     berpandangan       bahwa     Mandiri   Dalam     menjalankan     fungsi    pengawasan,         Dewan
     Tunas   Finance      telah   memiliki    komitmen     yang    Komisaris dibantu oleh tiga komite, yaitu Komite
     sangat kuat untuk menerapkan prinsip-prinsip tata             Audit,    Komite     Nominasi     dan   Remunerasi,      serta
     kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate               Komite Pemantauan Risiko. Sepanjang tahun 2024,
     Governance (GCG). Perusahaan memandang bahwa                  seluruh komite tersebut telah menjalankan tugas dan
     GCG merupakan landasan dalam menciptakan nilai                tanggung jawabnya secara optimal serta berkontribusi
     tambah yang berkelanjutan bagi kepentingan para               signifikan dalam mendukung efektivitas pengawasan
     investor, pemegang saham, masyarakat secara luas,             oleh Dewan Komisaris.
     serta pemangku kepentingan lain, baik dalam jangka
     pendek maupun jangka panjang.                                 Evaluasi atas kinerja komite didasarkan pada berbagai
                                                                   kriteria, seperti frekuensi dan pelaksanaan rapat,
     Dewan Komisaris menilai Manajemen telah berupaya              tingkat kehadiran, kompetensi anggota, pencapaian
     untuk   memenuhi        ketentuan       dalam   Peraturan     kinerja, serta kualitas rekomendasi yang dihasilkan.
     Otoritas Jasa Keuangan Nomor 48 Tahun 2024                    •   Komite Audit berperan dalam memantau dan
     tentang Tata Kelola yang baik bagi Perusahaan                     mengevaluasi pelaksanaan audit internal, termasuk
     Pembiayaan dimana manajemen telah melakukan                       tindak lanjut atas temuan audit sebagai bagian
     penyesuaian     terhadap     ketentuan     internal   agar        dari upaya perbaikan. Komite ini juga mengkaji
     selaras dengan ketentuan peraturan yang berlaku                   laporan keuangan perusahaan dan menyampaikan
     saat ini. Salah satu bentuk penerapan tata kelola,                temuan penting kepada Dewan Komisaris untuk
     Perusahaan melakukan pengembangan organisasi                      ditindaklanjuti.
     dengan penambahan Unit Kerja Anti Fraud serta                 •   Komite Nominasi dan Remunerasi fokus pada
     fungsi Pelindungan Data Pribadi.                                  evaluasi kebijakan remunerasi yang mencakup
                                                                       gaji, honorarium, benefit (medical, health, loan
     Atas konsistensinya dalam menerapkan prinsip-                     facility, dan lainnya), tantiem bagi Direksi dan
     prinsip GCG, Dewan Komisaris turut bangga karena                  Dewan Komisaris, serta manfaat tambahan lainnya,
     Mandiri Tunas Finance meraih Indonesia Good                       termasuk asuransi kesehatan karyawan.
     Corporate Governance Award 2024 dengan kategori               •   Komite         Pemantauan           Risiko        bertugas
     Trusted Company Based on Corporate Governance                     mengidentifikasi dan menganalisis potensi risiko
     Perception    Index    (CGPI)    dengan    skor sebesar           yang berkaitan dengan pembiayaan, operasional,
     84,01, dalam ajang yang diselenggarakan oleh The                  kredit, dan dinamika pasar. Komite ini juga
     Indonesian Institute for Corporate Governance                     melakukan      evaluasi terhadap        kebijakan    serta
     (IICG) bekerja sama dengan Majalah SWA dan                        regulasi   baru    yang     berpotensi       memengaruhi
     kepesertaannya meliputi perusahaan dari Emiten,                   kegiatan usaha perusahaan.
     Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha
     Milik Daerah (BUMD), Perbankan, Perbankan Syariah             Untuk     mengukur      kinerja    Komite    Audit,     Komite
     dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB). Skor tahun             Pemantauan Risiko, serta Komite Nominasi dan
     2024 tersebut lebih baik dibandingkan raihan tahun            Remunerasi, Dewan Komisaris yang juga menjabat
     2023 yaitu sebesar 83,1.                                      sebagai      ketua     masing-masing         komite      wajib




40     PT Mandiri Tunas Finance
       Laporan Tahunan 2024
Page 41
                                                                             >>      Laporan Manajemen
                                                                                                                02

menyelenggarakan rapat komite secara berkala sesuai     APRESIASI
dengan ketentuan yang berlaku. Hasil rapat komite       Akhir kata, atas nama Dewan Komisaris, kami
kemudian dibahas lebih lanjut dalam Rapat Dewan         mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya
Komisaris sebagai dasar dalam memberikan arahan         kepada Direksi dan seluruh karyawan atas dedikasi
serta menjalankan fungsi pengawasan terhadap Direksi.   dan kerja keras yang telah menghasilkan kinerja
                                                        terbaik Mandiri Tunas Finance pada tahun 2024.
PERUBAHAN KOMPOSISI                                     Kami juga menyampaikan apresiasi dan terima
ANGGOTA DEWAN KOMISARIS                                 kasih kepada pemegang saham serta segenap
Pada tahun 2024, susunan dan komposisi anggota          pemangku kepentingan atas kepercayaan, loyalitas,
Dewan Komisaris mengalami perubahan dengan tidak        dan dukungan yang tak pernah surut sehingga
memperpanjang masa jabatan Tuan Totok Priyambodo        memungkinkan Perusahaan untuk terus tumbuh dan
sebagai Komisaris Perseroan terhitung sejak RUPS        berkembang di tengah berbagai tantangan.
Luar Biasa tanggal 05 Juni 2024. Dengan demikian,
susunan dan komposisi Dewan Komisaris per 31            Kami berharap dapat terus menjalin hubungan
Desember 2024 adalah sebagai berikut:                   dan kerja sama yang harmonis dengan Direksi,
Rico Adisurja Setiawan   : Komisaris Utama              Manajemen, dan seluruh pemangku kepentingan
Saptari                  : Komisaris                    sebagai fondasi bagi Mandiri Tunas Finance untuk
Fendy Eventius Mugni     : Komisaris Independen         meraih kinerja dan pertumbuhan bisnis yang lebih
Subarna                  : Komisaris Independen         baik dan berkesinambungan.




                                             Jakarta, April 2025
                         Atas Nama Dewan Komisaris PT Mandiri Tunas Finance




                                        RICO ADISURJA
                                          SETIAWAN
                                             Komisaris Utama




                                                                                     PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                       Laporan Tahunan 2024     41
Page 42
                                MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




     LAPORAN
     DIREKSI



     PINOHADI G.
     SUMARDI
     PINOHADI G.
     SUMARDI
     Direktur Utama




42   PT Mandiri Tunas Finance
     Laporan Tahunan 2024
Page 43
                                                                             >>     Laporan Manajemen
                                                                                                              02



          Pada tahun 2024, PT Mandiri Tunas Finance mengukuhkan
            ketangguhan dengan mencatatkan peningkatan nilai
        pembiayaan baru, pendapatan, dan laba bersih tahun berjalan
                     dibandingkan tahun sebelumnya.




                                   PEMEGANG SAHAM DAN PEMANGKU
                                    KEPENTINGAN YANG TERHORMAT,


Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang       TINJAUAN EKONOMI DAN INDUSTRI PEMBIAYAAN
Maha Esa karena atas kehendak-Nya, PT Mandiri          Pertumbuhan ekonomi global tahun 2024 mengalami
Tunas Finance berhasil membukukan kinerja yang         perlambatan dibandingkan tahun 2023. Merujuk
membanggakan pada tahun 2024. Pencapaian itu           laporan World Economic Outlook Update yang dirilis
semakin bermakna karena diraih Perusahaan pada         oleh Dana Moneter Internasional (IMF) Januari
saat pertumbuhan ekonomi nasional mengalami            2025, pertumbuhan ekonomi global diproyeksikan
perlambatan      dibanding     tahun     sebelumnya.   sebesar 3,2% (YoY) untuk tahun 2024, atau melambat
Keberhasilan Mandiri Tunas Finance tersebut tak        dibandingkan tahun 2023 dengan pertumbuhan
lepas dari dukungan Dewan Komisaris dan segenap        sebesar 3,3% (YoY). Perlambatan tersebut disebabkan
pemangku kepentingan di sepanjang tahun pelaporan.     oleh beberapa faktor di antaranya kebijakan moneter
Melalui Laporan Tahunan inilah, kami menyampaikan      yang lebih ketat di negara-negara maju serta
secara komprehensif rencana dan kebijakan strategis,   ketidakpastian geopolitik yang berkelanjutan. Adapun
penerapan, kendala dan solusi, hingga pencapaian       laju inflasi global diproyeksikan mencapai 5,7% atau
kinerja terbaik yang diraih Mandiri Tunas Finance.     turun dibandingkan tahun 2023 yang mencapai 6,7%.




                                                                                   PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                     Laporan Tahunan 2024     43
Page 44
                                  MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




     Di tengah perlambatan perekonomian global, ekonomi       Perlambatan pertumbuhan ekonomi tahun 2024
     beberapa mitra dagang utama Indonesia tetap              berimbas pada sejumlah sektor, termasuk pada
     tumbuh. Singapura tumbuh 4,0% dibanding tahun            kinerja   Perusahaan    Pembiayaan.      Otoritas      Jasa
     sebelumnya dengan pertumbuhan 1,1%, Malaysia             Keuangan menyebutkan Perusahaan Pembiayaan
     tumbuh 5,1% (2023: 3,6%), Korea Selatan tumbuh           secara nasional tetap terjaga, meskipun mengalami
     2,0% (2023: 1,4%). Adapun ekonomi Tiongkok tumbuh        sedikit   penurunan    kualitas    dengan      rasio   Non
     5,0%, melambat dibandingkan tahun 2023 dengan            Performing Financing (NPF) gross tercatat sebesar
     pertumbuhan sebesar 5,4%. Tren yang sama terjadi         2,71%, naik 0,17% dari 2,54% pada November 2023,
     dengan ekonomi Amerika Serikat dimana tahun 2024         sedangkan gearing ratio turun menjadi sebesar
     tumbuh sebesar 2,8%, melambat dibanding tahun            2,30 kali dari 2,21 kali dan berada di bawah batas
     2023 dengan pertumbuhan sebesar 2,9%.                    maksimum sebesar 10 kali.


     Perlambatan pertumbuhan ekonomi juga terjadi             Secara    spesifik,   dampak   perlambatan       ekonomi
     dengan Indonesia. Data Badan Pusat Statistik             disampaikan       Gabungan        Industri     Kendaraan
     (BPS) menunjukkan ekonomi Indonesia tahun 2024           Bermotor Indonesia (Gaikindo) dimana pada Januari
     tumbuh sebesar 5,03%, melambat dibandingkan              - Desember 2024, total penjualan mobil secara
     tahun 2023 dengan pertumbuhan sebesar 5,05%.             wholesales tercatat sebanyak 865.723 unit atau
     Pencapaian tersebut lebih rendah dibandingkan            turun 13,9% secara Year-on-Year (YoY) dari periode
     target pertumbuhan dalam Anggaran Pendapatan             yang sama tahun 2023 dengan penjualan sebanyak
     dan Belanja Negara (APBN) tahun 2024 sebesar 5,2%.       1.005.802 unit. Penjualan ritel juga turun 10,9% YoY
                                                              menjadi 889.680 unit dibandingkan 998.059 unit
     Melambatnya perekonomian nasional berdampak              pada periode yang sama 2023.
     pada daya beli masyarakat, khususnya terhadap
     pembelian      kendaraan        roda   empat   dimana    STRATEGI DAN KEBIJAKAN STRATEGIS
     pertumbuhan penjualan kendaraan roda empat               PERUSAHAAN
     dapat dijadikan sebagai salah satu cerminan dari         Mandiri Tunas Finance mengusung tema “Energizing
     pertumbuhan perekonomian di Indonesia. Di sisi           the Foundation: be the Market Leader” untuk Tahun
     lain, tekanan juga terjadi pada pertumbuhan DPK          2024. Di dalam tema tersebut terkandung spirit bahwa
     (Dana Pihak Ketiga) secara nasional yang mengalami       Mandiri Tunas Finance akan mengoptimalkan fondasi
     perlambatan sebagaimana tercatat dalam Statistik         baru yang telah dibangun pada tahun sebelumnya
     Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengenai Industri           dengan lebih berenergi dan penuh antusiasme
     Perbankan. Lembaga ini menyebutkan pertumbuhan           sehingga Perusahaan dapat menjadi pemimpin di
     DPK Year-on-Year hingga Desember 2024 hanya              Industri Pembiayaan.
     mencapai 4,48%. Perlambatan DPK tersebut juga
     tercermin    pada    kualitas     ekonomi   masyarakat   Untuk     mencapai    tujuan   dan    target     tersebut,
     pada tahun 2024. Menurut BPS, masyarakat kelas           Perusahaan memiliki tiga pilar strategi yaitu Market
     menengah mengalami penurunan menjadi 17,13%              Expansion, Thrive in Profit, dan Fast Services. Tiga
     (46,85 juta jiwa), yang mengakibatkan kenaikan porsi     pilar tersebut diimplementasikan secara konsisten
     pada kelas rentan miskin menjadi 24,23% (67,69 juta      pada tahun pelaporan melalui kebijakan dan inisiatif
     jiwa) dan kelas menuju menengah menjadi 49,22%           strategis sebagai berikut:
     (137,5 juta jiwa).




44     PT Mandiri Tunas Finance
       Laporan Tahunan 2024
Page 45
                                                                                  >>       Laporan Manajemen
                                                                                                                        02

1. Pertumbuhan market share berdasarkan segmen,            Lebih     lanjut,   melalui     kepemimpinan         yang
   yaitu segmen retail dan whosales yang didorong          visioner dan berbasis data, Direksi secara aktif
   dari pembiayaan bisnis captive yang berasal dari        mengidentifikasi peluang pasar, mengelola risiko,
   Mandiri Group.                                          serta mengintegrasikan dinamika industri ke dalam
2. Pencapaian profit yang berkesinambungan dengan          strategi jangka pendek maupun jangka panjang.
   menjaga peningkatan pendapatan margin, baik             Dalam menyusun strategi Perusahaan, Direksi juga
   dari bunga maupun dari pertumbuhan feebased.            mempertimbangkan sinergi dengan PT Bank Mandiri
   Selain itu, Perseroan juga tetap memperhatikan          (Persero) Tbk sebagai induk usaha untuk memperkuat
   pengeluaran      biaya   dengan      menjaga    Cost    penetrasi pasar, meningkatkan efisiensi operasional,
   Efficiency Ratio (CER). Sejalan dengan strategi         dan memperluas layanan pembiayaan yang inklusif.
   pertumbuhan      pembiayaan     baru,   Perusahaan
   juga mengelola Cost of Credit (COC) dengan lebih        Selain itu, Direksi juga bertanggung jawab dalam
   efektif sehingga mendorong pencapaian profit.           menetapkan arah kebijakan strategis yang selaras
3. Percepatan proses bisnis dan layanan dengan cara        dengan tujuan keuangan dan keberlanjutan Perusahaan.
   mengimplementasikan hasil Business Process Re-          Direksi   memastikan     bahwa        seluruh    kebijakan
   engineering (BPR) yang berperan dalam evaluasi          operasional, manajemen risiko, serta pengembangan
   dan perbaikan proses bisnis baik untuk segmen           produk dan layanan sejalan dengan prinsip tata kelola
   retail maupun wholesale. Perseroan juga telah           perusahaan yang baik (GCG).
   membangun kapabilitas digital melalui aplikasi
   MTF 1 Access dan MTF Mobile untuk mendorong             PROSES DIREKSI MEMASTIKAN
   percepatan proses internal dan meningkatkan             IMPLEMENTASI STRATEGI
   kemudahan debitur dalam mengakses layanan               Untuk memastikan strategi dan kebijakan strategis
   yang tersedia.                                          Perusahaan      diimplementasikan        dengan      baik,
4. Penerapan Tata Kelola Perusahaan dan Manajemen          Direksi melakukan review secara berkala dengan
   Risiko dengan memastikan kegiatan bisnis berjalan       fungsi terkait melalui agenda meeting bulanan
   sesuai dengan tata kelola Perusahaan yang baik          maupun komite project untuk memastikan project
   secara optimal dengan mengedepankan 5 (lima)            strategis berjalan sesuai dengan strategi tahunan.
   prinsip tata kelola Perusahaan yang baik, yaitu         Selain itu, Direksi juga mengomunikasikan strategi
   Keterbukaan, Akuntabilitas, Tanggung           jawab,   dan kebijakan strategis tersebut kepada seluruh
   Kemandirian, serta Kesetaraan dan kewajaran.            karyawan melalui rapat kerja maupun meeting
                                                           koordinasi pada setiap jenjang organisasi secara
PERANAN DIREKSI DALAM PERUMUSAN STRATEGI                   akurat dan relevan.
DAN KEBIJAKAN STRATEGIS
Direksi memiliki peran sentral dalam penyusunan            Untuk mendukung penerapan strategi Perusahaan,
strategi dan kebijakan strategis Perusahaan, baik jangka   Direksi juga berkoordinasi dengan Dewan Komisaris
pendek maupun jangka panjang dalam bentuk Rencana          guna memperoleh arahan, sekaligus menjalankan
Bisnis Tahunan (RBT). Selaras dengan itu, Direksi juga     fungsi pengawasan. Koordinasi dilakukan untuk
terlibat secara aktif dalam penyusunan kegiatan usaha.     memastikan bahwa strategi dan kebijakan yang
Keterlibatan aktif Direksi bertujuan untuk memastikan      diterapkan    Perusahaan      tetap    relevan    dengan
pertumbuhan berkelanjutan dan daya saing Mandiri           dinamika bisnis, serta implementasinya berjalan
Tunas Finance di industri pembiayaan.                      selaras dengan sasaran yang telah ditetapkan.




                                                                                          PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                            Laporan Tahunan 2024        45
Page 46
                                     MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




     Seiring   dengan     itu,     Direksi   juga    memastikan        Adapun realisasi jumlah aset tahun 2024 tercatat
     komunikasi yang efektif dengan seluruh pemangku                   sebesar Rp34,43 triliun atau 102,71% terhadap target
     kepentingan,    termasuk       karyawan,       mitra    bisnis,   sebesar Rp33,52 triliun. Perolehan tersebut naik
     dan     regulator,   untuk       menjaga        transparansi      Rp4,70 triliun atau 15,80% dibandingkan tahun 2023
     dan     mendukung     sinergi     dalam    merealisasikan         yaitu sebesar Rp29,73 triliun. Penambahan atas
     strategi Perusahaan agar mencapai tujuan yang                     jumlah aset tersebut mayoritas dikarenakan kenaikan
     telah ditetapkan.                                                 atas portofolio Piutang Pembiayaan Konsumen.


     PERBANDINGAN ANTARA HASIL DENGAN TARGET                           Sebagaimana trend penurunan penjualan mobil
     Di tengah ketidakpastian perekonomian global,                     sebesar 13,9% YoY seperti disampaikan Gaikindo,
     bahkan perlambatan pertumbuhan ekonomi nasional,                  penjualan mobil baru Mandiri Tunas Finance tahun
     Mandiri Tunas Finance berhasil membukukan kinerja                 2024 sedikit mengalami perlambatan dibanding
     membanggakan. Tak hanya meningkat dibandingkan                    tahun    sebelumnya.     Pada    tahun      pelaporan,
     tahun     sebelumnya,        Perusahaan    juga        berhasil   Perusahaan mencatatkan penjualan mobil baru
     meraih sejumlah target sebagaimana ditetapkan                     sebanyak 83.987 unit atau 3,38% lebih rendah
     dalam Rencana Bisnis Tahunan (RBT). Pencapaian                    daripada tahun 2023 dengan penjualan sebanyak
     tersebut merupakan cerminan atas ketepatan dan                    86.927 unit. Sementara itu, penjualan mobil bekas
     konsistensi Perusahaan dalam menjalankan strategi                 tahun 2024 tercatat sebanyak 25.873 unit atau
     dan kebijakan strategis, sekaligus mengukuhkan                    terkoreksi   8,14%   dibanding   tahun     sebelumnya
     ketangguhan Mandiri Tunas Finance menghadapi                      dengan penjualan sebanyak 28.166 unit.
     tantangan dan industri pembiayaan yang penuh
     dinamika di sepanjang tahun 2024.                                 Walau jumlah unit mobil terjual terkoreksi, nilai
                                                                       kontrak pembiayaan mobil baru maupun bekas
     Per 31 Desember 2024, Mandiri Tunas Finance                       justru mengalami kenaikan. Pada tahun 2024,
     membukukan       nilai      pembiayaan     baru        sebesar    Mandiri Tunas Finance membukukan nilai kontrak
     Rp35,09 triliun, meningkat sebesar Rp2,39 triliun                 pembiayaan mobil baru sebesar Rp25,58 triliun atau
     atau 7,31% dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu                   naik Rp89,37 miliar atau 0,35% dibandingkan tahun
     sebesar Rp32,70 triliun. Raihan tersebut adalah                   2023 dengan nilai kontrak pembiayaan sebesar
     97,47% dari      target tahun 2024 sebesar Rp36                   Rp25,49 triliun. Kenaikan lebih tinggi diraih nilai
     triliun. Peningkatan atas pembiayaan baru tersebut                kontrak pembiayaan mobil bekas dari Rp5,16 triliun
     berdampak positif terhadap realisasi pendapatan                   pada tahun 2023 menjadi Rp5,52 triliun pada tahun
     Perusahaan, yaitu sebesar Rp5,58 triliun atau                     2024 atau mengalami kenaikan sebesar Rp365,72
     100,74% terhadap target sebesar Rp5,54 triliun.                   miliar atau 7,09%.
     Pencapaian tersebut naik sebesar Rp797,35 miliar
     atau 16,67% dibanding tahun sebelumnya yaitu                      Terkhusus    pembiayaan     Electric     Vehicle   (EV)
     sebesar Rp4,78 triliun. Lebih lanjut, pada akhir                  Roda 4, pada tahun 2024, Mandiri Tunas Finance
     tahun 2024, Perusahaan mencatatkan laba bersih                    membukukan nilai pembiayaan sebesar Rp944,06
     tahun berjalan sebesar Rp1,17 triliun, naik Rp10,98               miliar atau naik 91,5% dibandingkan tahun 2023
     miliar atau 0,95% dibandingkan tahun sebelumnya                   dengan nilai pembiayaan sebesar Rp473,43 miliar.
     yaitu sebesar Rp1,16 triliun. Perolehan tersebut                  Kenaikan nilai pembiayaan tersebut sejalan dengan
     adalah 87,65% dari target sebesar Rp1,34 triliun.                 penambahan jumlah kontrak baru pada tahun 2024




46     PT Mandiri Tunas Finance
       Laporan Tahunan 2024
Page 47
                                                                                   >>     Laporan Manajemen
                                                                                                                       02

yaitu sebanyak 2.523 unit atau tumbuh 169,3%             1. Meningkatkan penetrasi bisnis yang berasal dari
dibandingkan tahun 2023 dengan jumlah kontrak               Captive Bank Mandiri serta menyusun produk
baru sebanyak 937 unit.                                     yang     kompetitif    didukung     dengan     program
                                                            marketing yang baik.
Kenaikan juga terjadi dengan pembiayaan Hybrid           2. Penyaluran pembiayaan dilakukan secara selektif
Electric Vehicle (HEV) Roda 4 dimana pada tahun             dan prudent.
2024, Perusahaan membukukan nilai pembiayaan             3. Memperkuat        pengelolaan     kualitas    portofolio
sebesar   Rp1,33    triliun   atau   tumbuh    86,32%       pembiayaan.
dibanding tahun 2023 dengan nilai pembiayaan             4. Implementasi perbaikan proses end to end untuk
sebesar Rp712,97 miliar. Adapun kontrak baru per 31         menjaga performance yang sustain
Desember 2024, tercatat sebanyak 3.257 unit mobil
atau tumbuh 47,51% daripada tahun 2023 dengan            GAMBARAN PROSPEK USAHA
jumlah kontrak baru sebanyak 2.208 unit.                 Memasuki tahun 2025, World Bank dan International
                                                         Monetary Fund (IMF) memproyeksikan pertumbuhan
Adapun untuk gearing ratio, target Mandiri Tunas         ekonomi Indonesia tumbuh mencapai 5,1%. Proyeksi
Finance pada tahun 2024 adalah 5,02 kali dan             ini sejalan dengan Bank Indonesia yang meramalkan
realisasi tercatat 5,79 kali. Sementara itu, dari segi   pertumbuhan ekonomi pada 2025 akan tumbuh
kualitas target NPL tahun 2024 adalah sebesar            pada kisaran 4,7%-5,5% dan inflasi terjaga di sekitar
0,80% dan realisasi sebesar 1,05%                        2,5±1%. Secara spesifik, sesuai dengan asumsi dasar
                                                         ekonomi makro 2025 pada Anggaran Pendapatan
KENDALA DAN LANGKAH PENYELESAIAN                         dan   Belanja    Negara    Tahun      2025,     pemerintah
Mandiri   Tunas    Finance    menghadapi      beberapa   memproyeksikan pertumbuhan ekonomi tahun 2025
tantangan dalam mewujudkan target dan kinerja            sebesar 5,2%.
selama tahun 2024. Salah satu tantangannya adalah
terjadinya perlambatan pertumbuhan ekonomi nasional      Di sisi lain, pemerintah juga mengeluarkan beberapa
yang berdampak langsung pada industri pembiayaan.        kebijakan    yang     dapat     memberikan       multiplier
Kondisi tersebut menyebabkan penurunan penjualan         effect    bagi   pertumbuhan       industri   pembiayaan,
mobil baru di sepanjang tahun 2024 sebesar 13,9%         antara lain kebijakan penurunan suku bunga bank,
seperti disampaikan Gaikindo.                            perpanjangan insentif PPn DTP atas penjualan
                                                         kendaraan bermotor listrik (KBL) dan kendaraan
Sejalan dengan itu, perlambatan juga terjadi pada        hybrid. Selain itu, masuknya berbagai merek mobil
pertumbuhan industri pembiayaan pada tahun 2024          baru turut meramaikan pasar otomotif Tanah Air, dan
yang hanya     tumbuh sebesar 4,60% (YoY), lebih         diharapkan dapat mendorong minat dan daya beli
rendah dibandingkan tahun 2023 yang tumbuh               masyarakat terhadap pembelian kendaraan.
sebesar 16,63%. Perlambatan ekonomi Indonesia juga
berdampak terhadap penurunan kualitas pembiayaan         Dalam memanfaatkan peluang dan prospek usaha
nasional. Hal tersebut terlihat pada kenaikan NPF (Non   jangka    panjang,    Mandiri   Tunas     Finance    telah
Performing Financing) sebesar 26 bps menjadi 2,70%.      menjalankan strategi jangka panjang periode 2023-
                                                         2027 dengan tema “Strengthening Leading Position
Dalam menghadapi tantangan tersebut, Mandiri             through Synergy & Sustainable Business Growth”.
Tunas Finance melakukan beberapa kebijakan berikut:      Melalui tema ini, Perusahaan secara konsisten




                                                                                         PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                           Laporan Tahunan 2024        47
Page 48
                                       MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




     meningkatkan kompetensi sumber daya manusia,                        Dalam penerapan tata kelola, Perusahaan juga
     dan melakukan Business Process Re-engineering                       terbuka   untuk   mengadopsi       perubahan   regulasi.
     (BPR) untuk setiap segmen bisnis.                                   Sebagai    gambaran,     sejalan    dengan     terbitnya
                                                                         Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 48 Tahun
     Seiring dengan itu, Perusahaan juga membangun                       2024 tentang Tata Kelola yang Baik bagi Perusahaan
     kapabilitas IT dan sistem, terutama pada peningkatan                Pembiayaan, maka Mandiri Tunas Finance             telah
     IT     security,     pengembangan       ekosistem        digital,   melakukan penyesuaian ketentuan internal agar
     membangun            kemampuan     data    management          &    selaras dengan ketentuan yang berlaku.
     data      analytic    untuk     mendukung      bisnis,    serta
     mengembangkan strategi pengembangan jaringan                        Upaya lain untuk mengukuhkan penerapan tata
     agar produk yang ditawarkan tepat sasaran. Dalam                    kelola adalah Perusahaan melakukan pengembangan
     menjalankan bisnisnya, Perseroan juga menerapkan                    organisasi dengan membentuk Komite Anti Fraud sejalan
     prinsip-prinsip        bisnis      berkelanjutan         melalui    dengan penerapan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
     implementasi Environmental, Social & Governance                     Nomor 12 tahun 2024 Tentang Penerapan Strategi
     (ESG), salah satunya dengan menyalurkan pembiayaan                  Anti Fraud Bagi Lembaga Jasa Keuangan yang telah
     baru untuk mobil listrik, UMKM, dan pembiayaan lain                 diundangkan pada tanggal 31 Juli 2024. Keberadaan
     berbasis Green Financing.                                           Komite Anti Fraud diharapkan dapat membantu Direksi
                                                                         dan Dewan Komisaris atas penerapan Strategi Anti
     PENERAPAN TATA KELOLA PERUSAHAAN                                    Fraud di Perusahaan. Pembentukan Komite Anti Fraud
     Mandiri Tunas Finance secara konsisten menunjukkan                  merupakan salah satu bentuk komitmen Mandiri Tunas
     komitmen dalam menerapkan prinsip-prinsip Tata                      Finance menerapkan budaya kerja Perusahaan dalam
     Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate                         melawan fraud di seluruh lini.
     Governance/GCG) sebagai landasan utama dalam
     menjalankan seluruh aktivitas usaha. Perusahaan                     Konsistensi Mandiri Tunas Finance dalam menerapkan
     meyakini bahwa penerapan GCG yang kuat tidak                        GCG membuahkan hasil positif antara lain meraih
     hanya menjadi fondasi yang kokoh bagi operasional                   Indonesia Good Corporate Governance Award 2024
     bisnis,     tetapi     juga     berperan   penting        dalam     dengan kategori Trusted Company Based on Corporate
     menciptakan sistem pengelolaan yang transparan,                     Governance Perception Index (CGPI) dengan skor
     akuntabel, dan berintegritas.                                       sebesar 84,01. CGPI adalah program riset dan
                                                                         pemeringkatan penerapan GCG pada perusahaan-
     Dengan        tata    kelola    yang   baik,    Perusahaan          perusahaan melalui survei terhadap praktik GCG yang
     berupaya memberikan perlindungan optimal bagi                       menghasilkan skor Corporate Governance Perception
     seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan usaha,                   Index (CGPI). CGPI Awards diselenggarakan oleh
     mulai dari pemegang saham, mitra bisnis, hingga                     The Indonesian Institute for Corporate Governance
     pelanggan. Selain itu, penerapan GCG secara                         (IICG) bekerja sama dengan Majalah SWA dan
     konsisten juga menjadi elemen penting bagi Mandiri                  kepesertaannya meliputi perusahaan dari Emiten,
     Tunas Finance dalam memperkuat kepercayaan                          Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik
     dan meningkatkan kredibilitas perusahaan di mata                    Daerah (BUMD), Perbankan, Perbankan Syariah dan
     para pemangku kepentingan.                                          Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).




48        PT Mandiri Tunas Finance
          Laporan Tahunan 2024
Page 49
                                                                                >>    Laporan Manajemen
                                                                                                                 02

PERUBAHAN KOMPOSISI DIREKSI
Pada tahun 2024, Mandiri Tunas Finance tidak             yang senantiasa memberikan arahan, masukan dan
melakukan perubahan komposisi Direksi. Dengan            pengawasan sehingga kami bisa merealisasikan
demikian,   susunan dan komposisi Direksi per 31         strategi dan kebijakan strategis demi meraih target-
Desember 2024 adalah sebagai berikut:                    target yang ditetapkan dalam RBT.
Pinohadi G. Sumardi      : Direktur Utama
R. Eryawan Nurhariadi    : Direktur                      Selanjutnya, kepada seluruh tim Manajemen dan
William Francis Indra    : Direktur                      Perwira Mandiri Tunas Finance, kami memberikan
                                                         apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi, loyalitas
APRESIASI                                                dan dukungan yang diberikan sepanjang tahun
Keberhasilan Mandiri Tunas Finance membukukan            2024. Apresiasi serupa kami sampaikan kepada para
kinerja terbaik pada tahun 2024 merupakan cerminan       pemangku kepentingan yang lain, baik regulator,
atas kuatnya dukungan dari segenap pemangku              pelanggan, mitra bisnis, dan seluruh pihak atas
kepentingan.   Untuk    itu,   Direksi   menyampaikan    dukungan yang telah diberikan kepada Mandiri Tunas
terima kasih atas kepercayaan yang diberikan             Finance. Kami berharap dukungan tersebut terus
Pemegang Saham sehingga kami bisa menjalankan            diberikan sehingga Mandiri Tunas Finance dapat
operasional perusahaan dengan baik. Ungkapan             meraih kinerja yang lebih baik dan berkesinambungan
yang sama kami sampaikan kepada Dewan Komisaris          pada tahun-tahun mendatang.




                                              Jakarta, April 2025
                                Atas Nama Direksi PT Mandiri Tunas Finance




                                            PINOHADI G.
                                             SUMARDI
                                              Direktur Utama




                                                                                      PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                        Laporan Tahunan 2024     49
Page 50
                                  MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      DEWAN
      KOMISARIS




      Fendy Eventius                Rico Adisurja          Saptari             Subarna
          Mugni                       Setiawan
     Komisaris Independen           Komisaris Utama        Komisaris      Komisaris Independen




50     PT Mandiri Tunas Finance
       Laporan Tahunan 2024
Page 51
                                         >>     Laporan Manajemen
                                                                           02
DIREKSI




          R. Eryawan   Pinohadi G.      William Francis
          Nurhariadi    Sumardi               Indra
            Direktur   Direktur Utama         Direktur




                                                PT Mandiri Tunas Finance
                                                  Laporan Tahunan 2024     51
Page 52
                                 MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




       SURAT PERNYATAAN ANGGOTA DEWAN KOMISARIS
     TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN TAHUNAN
        TAHUN BUKU 2024 PT MANDIRI TUNAS FINANCE

     Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan
     PT Mandiri Tunas Finance tahun buku 2024 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh
                                   atas kebenaran isi Laporan Tahunan perusahaan.


                                  Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.

                                                Jakarta, April 2025




                                                 DEWAN KOMISARIS




                                       Rico Adisurja Setiawan
                                                 Komisaris Utama




          Fendy Eventius Mugni                                                Subarna
                  Komisaris Independen                                   Komisaris Independen




52    PT Mandiri Tunas Finance
      Laporan Tahunan 2024
Page 53
                                                                           >>   Laporan Manajemen
                                                                                                           02
      SURAT PERNYATAAN ANGGOTA DIREKSI
TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN TAHUNAN
   TAHUN BUKU 2024 PT MANDIRI TUNAS FINANCE

Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan
PT Mandiri Tunas Finance tahun buku 2024 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas
                              kebenaran isi Laporan Tahunan perusahaan.


                          Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.

                                        Jakarta, April 2025




                                              DIREKSI




                                 Pinohadi G. Sumardi
                                          Direktur Utama




     R. Eryawan Nurhariadi                                 William Francis Indra
                   Direktur                                               Direktur




                                                                                PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                  Laporan Tahunan 2024     53
Page 54
                                MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




     PEJABAT
     EKSEKUTIF (CHIEF)




          Devi                   B. Perana Citra         Afri Feder          Muhamad
        Maladianti                   Ketaren               Fauzi              Suryadi
             Chief                     Chief                Chief              Chief




54   PT Mandiri Tunas Finance
     Laporan Tahunan 2024
Page 55
>>   Laporan Manajemen
                                02




     PT Mandiri Tunas Finance
       Laporan Tahunan 2024     55
Page 56

          
Page 57
     PROFIL
PERUSAHAAN
              03
Page 58
                                     MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




     INFORMASI UMUM DAN                                            Bursa Pencatatan Obligasi

     IDENTITAS PERUSAHAAN                                          Bursa Efek Indonesia

                                                                   Kode Efek
          Nama Perseroan                                           TUFI
          PT Mandiri Tunas Finance
                                                                   Jumlah Karyawan
          Tanggal Pendirian
                                                                   3.384 orang (2024)
          17 Mei 1989
          (dengan nama PT Tunas Financindo Corporation)
                                                                   Jaringan Usaha

          Status Hukum
                                                                   125      Kantor Cabang

          Perseroan Terbatas (PT), Emiten                          10       Kantor Selain Kantor Cabang (KSKC)



          Cikal Bakal                                              Sekretaris Perusahaan

          PT Tunas Financindo Corporation (1989)                   Dadan Hamdhani
                                                                   Surel     : corporate.secretary@mtf.co.id
          PT Tunas Financindo Sarana (2000)
                                                                   Situs Web : www.mtf.co.id


          Produk dan Jasa
                                                                   Layanan Pelanggan
          Pembiayaan dengan pembelian secara angsuran,
                                                                   Surel            : customer.service@mtf.co.id
          pembiayaan dengan cara sewa pembiayaan,
                                                                                     (Senin-Jumat, Pk.08.30-17.30 WIB)
          Pembiayaan dengan cara jual dan sewa balik,
                                                                   Care Center      : 1500059
          fasilitas dana dan fasilitas modal usaha.                                  (Senin-Jumat, Pk. 08.00-17.00 WIB)



          Bidang Usaha                                             Mobile Application
          Pembiayaan investasi, modal kerja, multiguna,            1. MTF Mobile
          dan kegiatan usaha pembiayaan lain berdasarkan           2. MTF 1 Access
          persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).                3. MTF Mobile Apps;
                                                                      a. Mobile Survey
                                                                      b. Mobile Collection
          Kepemilikan Saham                                           c. Mobile License Plate
          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                   51,00%      d. MTF Report
          PT Tunas Ridean                                 49,00%      e. MTF OSR
                                                                   4. HC EAZY

          Dasar Hukum Pendirian
          Akta No. 262 tanggal 17 Mei 1989 dari Notaris
                                                                   Media Sosial
          Misahardi Wilamarta, S.H., Notaris di Jakarta, dan       Facebook        : Mandiri Tunas Finance
          telah disahkan oleh Menteri Kehakiman dalam              Instagram       : @mandiritunasfinance
                                                                   Linkedin        : Mandiri Tunas Finance
          Surat Keputusan No. C2-4868.HT.01.01.TH.89
                                                                   Whatsapp        : 08111455740
          tanggal 1 Juni 1989 serta diumumkan dalam
                                                                   Twitter         : @mandiritunasfin
          Lembaran Berita Negara Republik Indonesia No.
                                                                   Youtube         : Mandiri Tunas Finance
          57, Tambahan No. 1369 tanggal 18 Juli 1989               Tiktok          : @mandiritunasfinance
                                                                   Website         : mtf.co.id

          Modal Dasar

          Rp1.000.000.000.000                                      Kantor Pusat
          (Satu Triliun Rupiah)                                    Graha Mandiri Lt. 3A
                                                                   Jl. Imam Bonjol No.61
          Modal Ditempatkan
                                                                   Menteng, Jakarta Pusat
          Rp250.000.000.000                                        DKI Jakarta 10310, Indonesia
          (Dua Ratus Lima Puluh Miliar Rupiah)                     Telepon      : +61 21 230 5608




58   PT Mandiri Tunas Finance
     Laporan Tahunan 2024
Page 59
                                                                                 >>      Profil Perusahaan
                                                                                                                 03
RIWAYAT SINGKAT
PERUSAHAAN




PT MANDIRI TUNAS FINANCE, SELANJUTNYA DISEBUT DENGAN MANDIRI TUNAS FINANCE ATAU
PERSEROAN, MERUPAKAN PERUSAHAAN PEMBIAYAAN DI INDONESIA YANG MEMBERIKAN SOLUSI
PEMBIAYAAN YANG MUDAH, INOVATIF DAN KOMPETITIF BAGI PELANGGAN UNTUK MEMILIKI MOBIL
BARU, KENDARAAN NIAGA, MAUPUN PEMBIAYAAN MULTIGUNA YANG DITUJUKAN UNTUK KEBUTUHAN
KONSUMTIF ATAU USAHA BAGI KONSUMEN BAIK PEMBIAYAAN PERORANGAN MAUPUN KORPORASI.
PADA AWALNYA, PERSEROAN BERNAMA PT TUNAS FINANCINDO CORPORATION YANG DIDIRIKAN PADA
TANGGAL 17 MEI 1989 DENGAN BIDANG USAHA PEMBERIAN FASILITAS PEMBIAYAAN KENDARAAN
BERMOTOR YANG AWALNYA DIKHUSUSKAN BAGI KONSUMEN DARI JARINGAN DEALER YANG DIMILIKI
                                     OLEH GRUP TUNAS RIDEAN.




Pada tahun 2000, sejalan dengan meningkatnya         Ridean. Setelah proses akuisisi saham oleh PT
pertumbuhan portofolio bisnis, PT Tunas Financindo   Bank Mandiri (Persero) Tbk selesai dan disahkan
Corporation melakukan pergantian nama menjadi        melalui Keputusan Menteri Keuangan Nomor KEP-
PT Tunas Financindo Sarana. Sejak pendirian awal     352/KM.10/2009,      nama     PT     Tunas    Financindo
hingga tahun 2009, kepemilikan saham Perseroan       Sarana berubah menjadi PT Mandiri Tunas Finance.
dimiliki oleh PT Tunas Ridean. Kepemilikan saham     Dengan   demikian,    sejak      tahun    2009     sampai
mengalami perubahan pada tahun 2009 saat PT          saat ini, Perseroan dimiliki oleh PT Bank Mandiri
Bank Mandiri (Persero) Tbk melakukan akuisisi        (Persero) Tbk sebesar 51% (lima puluh satu persen)
terhadap PT Tunas Financindo Sarana sebesar 51%      dan PT Tunas Ridean sebesar 49% (empat puluh
saham yang sebelumnya dimiliki oleh PT Tunas         sembilan persen).


                                                                                      PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                        Laporan Tahunan 2024     59
Page 60
                                  MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk merupakan bank yang          • Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
     memiliki aset terbesar di Indonesia dan didukung            Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2014
     oleh jaringan kantor di dalam dan luar negeri yang         • Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
     luas dalam menyediakan solusi keuangan yang                 Berkelanjutan I tahap III tahun 2015
     menyeluruh     bagi    nasabah    perorangan    maupun     • Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
     perusahaan. Adapun PT Tunas Ridean merupakan                Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2015
     grup perusahaan penyedia solusi otomotif terpadu           • Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
     yang terpercaya dan disegani serta merupakan grup           Berkelanjutan II Tahap II Tahun 2016
     otomotif independen terbesar di Indonesia. Saat            • Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
     ini, PT Tunas Ridean memegang penjualan otomotif            Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2016
     merek Toyota, Daihatsu, BMW, Isuzu dan sepeda              • Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan III
     motor Honda, termasuk penyewaan kendaraan.                  Mandiri Tunas Finance Tahap II tahun 2017
                                                                • Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan IV
     Keberadaan dua entitas bisnis besar di industri             Mandiri Tunas Finance Tahap I tahun 2019
     otomotif   serta      perbankan   dan   jasa   keuangan    • Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
     sebagai pemegang saham menjadi pendorong bagi               Berkelanjutan IV Tahap II tahun 2019
     Perseroan untuk bertumbuh secara progresif dan             • Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan V
     berkelanjutan. Selain menjadi perusahaan pembiayaan         Mandiri Tunas Finance Tahap I tahun 2020
     yang terpercaya di Indonesia, pertumbuhan serupa           • Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan V
     itu menjadi fondasi bagi Perseroan untuk menjadi            Mandiri Tunas Finance Tahap II tahun 2021
     pemimpin pasar di segmennya. Untuk merealisasikan          • Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan V
     harapan tersebut, Perseroan melakukan akselerasi            Mandiri Tunas Finance Tahap III tahun 2022
     bisnis dengan melakukan berbagai pengembangan,             • Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan VI
     meski tetap fokus pada industri pembiayaan di sektor        Mandiri Tunas Finance Tahap I tahun 2023
     otomotif, alat berat dan multiguna.                        • Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan VI
                                                                 Mandiri Tunas Finance Tahap II tahun 2023
     Pada   segmen      pembiayaan     otomotif,    Perseroan   • Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan VI
     menghadirkan pembiayaan untuk mobil baru, motor             Mandiri Tunas Finance Tahap III tahun 2024
     besar, kendaraan niaga serta alat-alat berat. Untuk        • Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan VI
     mengembangkan usaha, selain memanfaatkan sumber             Mandiri Tunas Finance Tahap IV Tahun 2024.
     pendanaan dari perbankan, Perseroan melakukan
     pencatatan obligasi di Bursa Efek Indonesia hingga         Berkaitan    dengan   Obligasi   Berkelanjutan   yang
     Obligasi VI. Selain itu, Perseroan juga melakukan:         ditawarkan    Perseroan,    PEFINDO     menetapkan
     • Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi                    peringkat idAAA untuk PT Mandiri Tunas Finance
       Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2013                       (MTF) dan obligasi yang beredar, termasuk Obligasi




60     PT Mandiri Tunas Finance
       Laporan Tahunan 2024
Page 61
                                                                                  >>       Profil Perusahaan
                                                                                                                    03

Berkelanjutan V Tahap II/2021 Seri A sebesar Rp915,2    terpercaya di Indonesia serta menjadi pemimpin pasar
miliar yang akan jatuh tempo pada tanggal 20 Mei        di segmennya, Perseroan konsisten memberikan
2024. Selain itu, PEFINDO juga menegaskan peringkat     fasilitas serta solusi pembiayaan mudah, inovatif
idAAA untuk Obligasi Berkelanjutan V Tahap III/2022     dan kompetitif bagi konsumen dalam mewujudkan
Seri A PT Mandiri Tunas Finance (MTF) senilai Rp851,4   impian   memiliki     mobil     baru,    motor     besar,
miliar yang akan jatuh tempo pada 23 Februari 2025.     pemenuhan kendaraan niaga maupun alat berat
Periode Rating berlaku sejak 19 November 2024 – 23      dalam mendukung kegiatan bisnis, pembiayaan
Februari 2025. Peringkat idAAA sebagai peringkat        dan sewa guna usaha serta multiguna pendidikan.
tertinggi yang diberikan PEFINDO menunjukkan            Sejalan dengan itu, Perseroan juga senantiasa
bahwa Perseroan memiliki kemampuan yang sangat          mengutamakan        pelayanan    terhadap     pelanggan
baik untuk membayar utang jangka panjang.               dalam hal memberi kemudahan, apalagi didukung
                                                        oleh kantor cabang yang tersebar di seluruh
Sejalan dengan komitmen untuk menghadirkan Mandiri      Indonesia dan sumber daya manusia yang berkualitas
Tunas Finance sebagai perusahaan pembiayaan yang        serta fasilitas infrastruktur yang memadai.



PERUSAHAAN PEMBIAYAAN OTOMOTIF BERORIENTASI
KEPADA PEMENUHAN KREDIT MASYARAKAT


Berlandaskan visi “To be your Trusted Financing Partner”, Perseroan berkomitmen untuk memahami kebutuhan
masyarakat dalam aspek pembiayaan dengan menghadirkan beragam produk bernilai tambah. Dengan
pendekatan yang tepat dan optimal, Perseroan memastikan bahwa setiap proses pembiayaan berjalan lancar,
transparan, serta sesuai dengan kebutuhan pelanggan.


Sebagai perusahaan pembiayaan yang mendukung inklusi keuangan, Perseroan terus memperluas jangkauan
aksesnya baik, melalui cabang maupun melalui layanan mobile. Hal ini bertujuan agar lebih banyak masyarakat
yang dapat mengakses layanan pembiayaan yang fleksibel dan kompetitif. Selama lebih dari 15 tahun,
Perseroan telah membantu pelanggan mewujudkan impian mereka memiliki kendaraan, kebutuhan dana, dan
modal kerja melalui skema pembiayaan yang sesuai kebutuhan.


Dalam kontribusi mendukung pembiayaan berkelanjutan, Perseroan turut berperan dalam menyalurkan
pembiayaan berkelanjutan kepada segmen UMKM. Perseroan juga turut berperan dalam menyediakan layanan
pembiayaan untuk mendukung modernisasi kendaraan operasional maupun alat berat. Hal ini bertujuan untuk
menunjang aktivitas niaga serta kebutuhan bisnis lainnya. Dengan memanfaatkan potensi tersebut, Perseroan
dapat menciptakan sinergi yang lebih luas sekaligus memberikan kontribusi optimal bagi pertumbuhan
ekonomi masyarakat.




                                                                                        PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                          Laporan Tahunan 2024      61
Page 62
                                  MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




     KINERJA TERBAIK


     Peningkatan kualitas dan profesionalisme sumber daya manusia menjadi kunci dalam mencapai target kinerja
     terbaik. Untuk itu, Mandiri Tunas Finance memiliki program kaderisasi yang mumpuni demi menciptakan
     sumber daya manusia terbaik untuk menduduki posisi-posisi strategis di Perseroan. Langkah yang dilakukan
     di antaranya menyelenggarakan program Supervisor Development Program (SDP), Management Development
     Program (MDP), Senior Manager Development Program (SMDP) dan General Manager Development Program
     (GMDP) sebagai program pengembangan karier yang di dalamnya terdapat program pendidikan dan pelatihan
     untuk menjaring kandidat terbaik di internal Perseroan.


     Selain itu, Mandiri Tunas Finance juga menyelenggarakan program Management Trainee (MT) sebagai program
     seleksi karyawan baru dengan pendidikan dan pelatihan yang dapat meningkatkan kompetensi sumber daya
     manusia untuk menjadi Future Leaders yang memiliki kapabilitas baik dan memiliki loyalitas tinggi. Seiring
     dengan itu, Perseroan juga melakukan perbaikan-perbaikan dan penyempurnaan sistem serta prosedur
     operasional, menjunjung tinggi budaya Perwira MTF, memaksimalkan kinerja pegawai serta melakukan
     berbagai upaya untuk meminimalkan fraud dengan tujuan untuk mencapai visi dan misi Perseroan.



     KINERJA TERBESAR DAN TEPERCAYA


     Perseroan mendapatkan dukungan kuat dari induk usaha, yaitu Bank Mandiri dan Tunas Ridean, baik
     berupa dukungan pendanaan maupun dukungan dalam meningkatkan penetrasi pemasaran produk-produk
     pembiayaan melalui penggarapan segmen-segmen potensial. Sebagai Induk usaha, Bank Mandiri mendorong
     Perseroan agar tumbuh sehat dan berkesinambungan dengan mendorong peningkatan penetrasi pemasaran
     melalui jaringan Bank Mandiri yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dimana per 31 Desember 2024
     tercatat sebanyak 139 kantor cabang dan 2.053 cabang pembantu.


     Selain dukungan yang kuat dari induk usaha, Mandiri Tunas Finance secara berkelanjutan terus meningkatkan
     dan memperluas kerja sama dengan seluruh Agen Pemegang Merek (APM) kendaraan bermotor dan jaringan
     dealer serta partner bisnis di seluruh wilayah kantor pemasaran Perseroan untuk meningkatkan market share
     pembiayaan. Saat ini, Perseroan telah bekerja sama dengan hampir seluruh APM sehingga dapat membiayai
     seluruh merek kendaraan yang dibutuhkan pelanggan. Hal ini membuktikan tingkat kepercayaan APM, dealer
     serta partner bisnis yang sangat tinggi kepada Perseroan.


     Dengan adanya kerja sama tersebut, Perseroan dapat lebih banyak memberikan berbagai pilihan jenis
     kendaraan bermotor kepada konsumen serta mempermudah penetrasi pasar di berbagai wilayah kantor
     pemasaran Perseroan. Melalui dukungan, kolaborasi serta kerja sama yang kuat dengan induk usaha dan
     seluruh partner bisnis, Perseroan berhasil mencatatkan diri sebagai Top 3 Pembiayaan Mobil terbesar di
     Indonesia serta memperoleh credit rating idAAA.




62     PT Mandiri Tunas Finance
       Laporan Tahunan 2024
Page 63
                                                                             >>       Profil Perusahaan
                                                                                                              03


                        INFORMASI PERUBAHAN NAMA




PT TUNAS FINANCINDO              PT TUNAS FINANCINDO                  PT MANDIRI TUNAS
     CORPORATION                           SARANA                            FINANCE




          17 Mei                         18 Agustus                        26 Juni 2009-
           1989                             2000                             Sekarang


Seperti diuraikan di atas, Perseroan resmi berdiri pada tanggal 17 Mei 1989 dengan nama PT Tunas
Financindo Corporation. Seiring dengan meningkatnya pertumbuhan portofolio bisnis, pada
tanggal 18 Agustus 2000, PT Tunas Financindo Corporation melakukan pergantian nama menjadi
PT Tunas Financindo Sarana berdasarkan Akta No. 49 yang dibuat di hadapan Adam Kasdarmadji
S.H., M.H., Notaris, di Jakarta. Akta perubahan ini disetujui oleh Menteri Hukum dan Perundang-
 undangan melalui Surat Keputusan No. C-21195HT.01.04.TH2000 tanggal 22 September 2000.


Pada tahun 2009, Grup Tunas Ridean sebagai pendiri memutuskan untuk memperluas jangkauan
pasar serta memperkuat struktur permodalan dengan diakuisisinya Perseroan oleh PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk. Dalam aksi korporasi ini, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk melakukan akuisisi saham
sebesar 51,00% dan sisanya sebesar 49,00% tetap dimiliki oleh PT Tunas Ridean. Sehubungan
dengan hal tersebut, pada tanggal 26 Juni 2009, Perseroan mengubah nama menjadi PT Mandiri
Tunas Finance berdasarkan perubahan Anggaran Dasar sesuai dengan Akta No. 181 yang dibuat
                 di hadapan Dr. Irawan Soerodjo, S.H.,Msi., Notaris, di Jakarta.




                                                                                   PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                     Laporan Tahunan 2024     63
Page 64
                                   MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




     JEJAK
     LANGKAH

     1989                                1995-1997                     2000                       2004-2008
     Didirikan sebagai PT Tunas          Perusahaan membuka            Perusahaan berganti        Perusahaan membuka
     Financindo Corporation dimiliki     7 cabang baru.                nama menjadi PT Tunas      20 cabang baru.
     100% oleh Grup Tunas Ridean.                                      Financindo Sarana.




     2014                                                                              2013
     1. Peluncuran Mandiri KKB                   • Cibinong (Jawa Barat);              Membuka 9 (sembilan)
     2. Pemekaran Kantor Wilayah dari 6 Kantor   • Rangkasbitung (Banten);             Kantor Cabang baru yaitu di:
        Wilayah menjadi 9 Kantor Wilayah.        • Cikarang (Jawa Barat);              • Batam (Kepulauan Riau);
     3. Membuka 11 (sebelas)                     • Garut (Jawa Barat);                 • Bukittinggi (Sumatera Barat).;
        Kantor Cabang baru yaitu di:             • Pekalongan (Jawa Tengah);           • Duri (Riau);
        • Ujung Batu (Riau);                     • Subang (Jawa Barat);                • Baturaja (Sumatera Selatan);
        • Tanjung Pinang (Kep. Riau);            • Gresik (Jawa Timur);                • Lubuklinggau (Sumatera Selatan);
        • Bontang (Kalimantan Timur);            • Mojokerto (Jawa Timur).             • Cibubur (Jawa Barat);
                                                                                       • Bandarjaya (Lampung);
                                                                                       • Banjarbaru (Kalimantan Selatan);
                                                                                       • Tangerang 2 (Banten).




     2015                                   2016                                       2017
     1. Pembukaan 5 kantor                  1. Peluncuran produk multiguna.            • Pelaksanaan sindikasi offshore
        cabang baru yaitu di:               2. Layanan penambahan payment                ke Singapura, Taiwan & Jepang.
        • Sintang (Kalimantan Barat);          channel melalui retailer.               • Sinergi servicing BSM OTO.
        • Sampit (Kalimantan Tengah);       3. Pembukaan 3 Kantor cabang di:           • Pembukaan kantor Cabang
        • Mamuju (Sulawesi Barat);             • Bandung (Jawa Barat);                   Banyuwangi, Ketapang, Sorong,
        • Kotamobagu (Sulawesi Utara);         • Lebak Bulus (Jakarta);                  Jayapura, dan Ambon
        • Kupang (NTT).                        • Luwuk (Sulawesi Tengah) dan
     2. 20 kantor Satelit yang                 • 1 kantor satelit di Bandar Lampung.
        berlokasi di kantor- kantor         4. Kenaikan Rating Pefindo menjadi:
        Cabang Bank Mandiri.                   idAA+




     2024
     • MTF memiliki 125 kantor cabang
     • Meraih kinerja positif dengan penyaluran pembiayaan sebesar Rp35,09 triliun dan profit Rp1,17 triliun
     • MTF terus mempertahankan peringkat rating Perseroan dari Pefindo di idAAA
     • Transformasi digital dalam wujud inklusi pembiayaan berkelanjutan melalui aplikasi MTF Mobile dengan nilai
       transaksi sebesar 369,15 miliar
     • MTF mempertahankan rekognisi sebagai The Most Efficient Subsidiary dari Bank Mandiri sebagai Holding Group
     • Komitmen berkelanjutan dalam wujud pembiayaan Kendaraan Ramah Lingkungan sebesar 2,27 triliun




64     PT Mandiri Tunas Finance
       Laporan Tahunan 2024
Page 65
                                                                                               >>       Profil Perusahaan
                                                                                                                                 03

2009                                     2010                              • Pontianak;                • Tegal;
• Pengambilalihan 51%                    1. Membuka 13 (tiga belas)        • Kendari;                  • Bengkulu;
  saham Perseroan oleh                      Kantor Cabang baru yaitu di:   • Palangkaraya;             • Manado.
  PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.            • Bumi Serpong Damai           • Parepare               2. Perpindahan Kantor
• Perubahan nama                              (Tangerang);                   (Sulawesi Selatan);       Pusat Perseroan ke
  Perseroan menjadi                         • Pecenongan                   • Karawang;                 Graha Mandiri,
  PT Mandiri Tunas Finance.                   (Jakarta Pusat);             • Tarakan;                  Jl. Imam Bonjol No. 61,
• Fokus pembiayaan mobil bekas.             • Denpasar;                    • Kediri;                   Jakarta 10310.




2012                                     2011
1. Fokus pembiayaan mobil baru.          Membuka 22                    • Serang;                      • Madiun;
2. Peringkat AA(idn); Stable             (dua puluh dua) Kantor        • Pondok Gede;                 • Jember;
   Outlook dari Fitch Rating             Cabang baru yaitu di:         • Mampang Prapatan             • Gianyar;
   Indonesia.                            • Rantau Prapat                 (Jakarta Selatan);           • Kudus;
3. Kenaikan peringkat obligasi             (Sumatera Utara);           • Kebon Jeruk                  • Magelang;
   dari idA+ (Single A plus; Stable      • Muara Bungo (Jambi);          (Jakarta Barat);             • Mataram;
   Outlook) menjadi idAA (Double A;      • Padang;                     • Tuban;                       • Gorontalo;
   Stable Outlook) dari Pefindo.         • Pangkal Pinang;             • Tanjung                      • Bandung 2 ;
                                         • Banda Aceh;                   (Kalimantan Selatan);        • WTC Mangga Dua
                                         • Sukabumi;                   • Palu;                          (Jakarta Utara).




2018                                                  2019                                   2020
• Channeling Fintech.                                 • Kerja sama dengan                    MTF mendukung program
• Pembiayaan modal kerja.                               Mandiri Taspen.                      Pemulihan Ekonomi Nasional
• Pembiayaan melalui dealer Online.                   • Peluncuran branding baru             (PEN) sebagai upaya
• Pembiayaan anjak piutang.                             pembiayaan multiguna                 Pemerintah Indonesia dalam
• Peresmian Kantor Cabang Ungaran Implementasi          “Cash Aja”.                          menghadapi pandemi COVID-19,
  Sentralisasi Proses Input (SPRINT).                 • Peluncuran Customer                  melalui restrukturisasi
• Meminimalkan cost of fund melalui pendanaan           Experience Lounge.                   pembayaran kredit kepada
  offshore, asset purchase.                           • Peresmian MTF Cabang Pluit           pelanggan, dengan total nilai
• Pembukaan 3 cabang: Medan 2, Pekanbaru 2,             dan Kantor Regional IX &             restrukturisasi mencapai
  dan Ungaran.                                          Cabang Balikpapan.                   Rp13,15 triliun.




2023                                              2022                                       2021
• MTF menghadirkan solusi terbaru dalam           • MTF meluncurkan MTF 1 Access             MTF back on track dengan
  hal pemberian layanan pada pelanggan              sebagai bentuk                           berhasil memberikan nilai positif
  berbasis digital yaitu MTF Digital Service        memberikan layanan Fast & Easy.          kepada pemangku kepentingan
  & MTF Mobile                                    • Kenaikan Rating Pefindo menjadi:         yaitu pencapaian laba bersih
• Mencetak rekor profit Rp1,16 triliun dan          idAAA (Triple A)                         Rp245,88 miliar.
  penyaluran pembiayaan Rp32,69 triliun           • Pencapaian performance terbaik
• MTF dapat mempertahankan peringkat                MTF yaitu pencapaian laba
  rating Perseroan dari Pefindo di idAAA            Rp750 miliar.


                                                                                                    PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                      Laporan Tahunan 2024       65
Page 66
                                MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




     VISI, MISI, NILAI
     DAN BUDAYA PERUSAHAAN

      VISI
      TO BE YOUR TRUSTED FINANCING PARTNER
      Menjadi Mitra Pembiayaan Tepercaya Anda
      Kepercayaan merupakan DNA yang harus dimiliki oleh Perusahaan Pembiayaan, oleh karena itu
      Perseroan berkomitmen untuk terus menumbuhkan kepercayaan dari seluruh pelanggan Perseroan.
      Perseroan memandang bahwa pertumbuhan usaha yang berkelanjutan adalah pertumbuhan usaha yang
      memerhatikan kebutuhan serta sudut pandang dari seluruh pelanggan, sehingga dalam hal ini, Perseroan
      menempatkan diri sebagai mitra dan teman sejati dalam setiap langkah perjalanan finansial pelanggan.




      MISI
      PROVIDE RELIABLE FAST &
      EASY SERVICES TO CUSTOMER
      Memberikan Pelayanan yang Cepat dan Mudah
      yang dapat Diandalkan kepada Pelanggan
      Perseroan berkeyakinan bahwa kepercayaan terbentuk melalui layanan yang responsif dan dapat
      diandalkan. Melalui misi ini, Perseroan terus berupaya meningkatkan kualitas serta kecepatan
      pelayanan, serta memastikan setiap interaksi memberikan pengalaman memuaskan bagi pelanggan.




      REVIU
      Pada Tahun 2022, Perseroan memiliki Visi “To be the Most Progressive and Reliable Multifinance in Indonesia”
      dan Misi “Berorientasi kepada pemenuhan kebutuhan kredit masyarakat untuk menyejahterakan bangsa
      dan peduli terhadap lingkungan; memberi keuntungan dan manfaat optimal bagi pemangku kepentingan;
      membangun sumber daya manusia yang profesional dan pantang menyerah melalui budaya kerja PERWIRA;
      dan menjadi institusi yang menyenangkan dan membanggakan dalam berkarya meraih prestasi terbaik”.


      SEJALAN DENGAN PERUMUSAN RENCANA KERJA JANGKA PANJANG PERSEROAN, DIPERLUKAN
      PENYESUAIAN VISI DAN MISI PERSEROAN AGAR SEJALAN DENGAN RENCANA KERJA PERSEROAN.




66   PT Mandiri Tunas Finance
     Laporan Tahunan 2024
Page 67
                                                                                   >>      Profil Perusahaan
                                                                                                                   03

BUDAYA PERUSAHAAN
BUDAYA PERUSAHAAN ADALAH HASIL IMPLEMENTASI CORE VALUES
AKHLAK DARI PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK DAN I-CARE DARI
PT TUNAS RIDEAN, YANG DIKENAL SEBAGAI “BUDAYA PERWIRA”.
Budaya PERWIRA dirumuskan pertama kali pada tanggal 11 Desember 2009 dan mengalami peremajaan
pada tanggal 18 Juni 2019. Nilai Budaya Perusahaan adalah PERWIRA yang merupakan singkatan dari
Kepercayaan, Kewirausahaan, Inovatif, dan Kegembiraan yang merupakan 4 (empat) nilai-nilai dasar yang
di dalamnya mengandung 13 (tiga belas) perilaku utama yang harus diimplementasikan secara konsisten
dan berkelanjutan oleh setiap karyawan.


BUDAYA PERWIRA

            KePERcayaan           Disiplin dan bertanggung jawab, menjunjung tinggi prinsip kebenaran
                                  dalam berpikir, bertindak, dan berperilaku sesuai dengan yang dijanjikan
                                  berlandaskan nurani, moral, etika dan aturan Perseroan. Setiap karyawan
                                  wajib menjunjung tinggi nilai-nilai:
                                  1. Berintegritas
                                  2. Jujur dan dapat dipercaya
                                  3. Bertanggung Jawab
                                  4. Berkomitmen


            KeWirausahaan         Tumbuh secara konsisten dengan cara benar dari awal, didasari rasa
                                  memiliki, menciptakan nilai tambah dan layanan terbaik. Setiap karyawan
                                  wajib mempunyai:
                                  1. Rasa memiliki
                                  2. Tumbuh sehat dengan cara benar dari awal
                                  3. Fokus pada pelanggan


            Inovatif              Terbuka terhadap perubahan dengan menciptakan ide melalui belajar
                                  terus menerus untuk menghasilkan solusi kreatif. Setiap karyawan wajib
                                  bekerja dengan:
                                  1. Adaptif
                                  2. Terus belajar
                                  3. Kreatif


            KegembiRAan           Suasana kerja menyenangkan yang dibangun dengan kebersamaan, rasa
                                  bangga serta semangat pantang menyerah. Setiap karyawan harus bekerja:
                                  1. Antusias, tangkas, pantang menyerah
                                  2. Bersinergi
                                  3. Gembira




                                                                                        PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                          Laporan Tahunan 2024     67
Page 68
                                       MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




     BIDANG USAHA
     SERTA PRODUK DAN JASA

     Kegiatan Usaha
     Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan
     Usaha Perusahaan Pembiayaan, Perseroan telah menjalankan kegiatan usaha sebagai berikut:


         Kegiatan Usaha                                                                                 Keterangan

         Pembiayaan Investasi                                                                         Telah dijalankan

         Pembiayaan Modal Kerja                                                                       Telah dijalankan

         Pembiayaan Multiguna                                                                         Telah dijalankan

         Kegiatan usaha pembiayaan lain berdasarkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan                Telah dijalankan



     Kegiatan Usaha Penunjang
     Selain kegiatan usaha sebagaimana dimaksud di atas, Perseroan dapat melakukan sewa operasi (Operating Lease)
     dan/atau kegiatan berbasis imbal jasa sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-
     undangan di sektor jasa keuangan.


     Kegiatan Usaha yang Dijalankan serta Produk dan Jasa
     Saat ini, Perseroan bergerak dalam kegiatan usaha                 •   Pembiayaan Retail
     pembiayaan        investasi,     modal    kerja,   multiguna,         Pembiayaan Retail adalah pembiayaan kepada
     anjak piutang, dan kegiatan usaha lain berdasarkan                    Pelanggan yang mengajukan pembiayaan melalui
     persetujuan Otoritas Jasa Keuangan. Berdasarkan                       kantor Cabang MTF dengan menu Credit Scoring.
     Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 5                        Pembiayaan retail diberikan kepada target market
     (Revisi 2009) tentang “Segmen Operasi”, segmen usaha                  untuk membiayai pembelian kendaraan bermotor
     Perseroan       dikelompokkan       berdasarkan     kelompok          berupa mobil penumpang baru, mobil penumpang
     nasabah utama dan produk, yaitu Fleet dan Retail,                     bekas,   hingga      pembiayaan       karoseri.   Dalam
     serta segmen lainnya sebagai perhitungan yang tidak                   pembiayaan retail ketentuan biaya administrasi
     dapat dialokasikan ke dalam kedua segmen tersebut.                    dan   asuransi     dibebankan       kepada    pelanggan,
     •     Pembiayaan Investasi                                            besar bebannya tergantung dari jangka waktu
           Pembiayaan Investasi adalah pembiayaan barang-                  pembiayaan dan ditetapkan terpisah dalam produk/
           barang modal beserta jasa yang diperlukan untuk                 paket pembiayaan yang disediakan selama masa
           aktivitas usaha/investasi, rehabilitasi, modernisasi,           pembiayaan, objek pembiayaan wajib dilakukan
           ekspansi atau relokasi tempat usaha/investasi                   mitigasi risiko dengan penyertaan asuransi.
           yang diberikan kepada Debitur.
     •     Pembiayaan Modal Kerja                                          Adanya        pembiayaan   retail    bertujuan    untuk
           Pembiayaan Modal Kerja adalah pembiayaan untuk                  memberikan kemudahan kepada Pelanggan untuk
           memenuhi kebutuhan pengeluaran yang habis                       memiliki Kendaraan dengan biaya yang kompetitif
           dalam satu siklus aktivitas usaha Customer, dengan              serta pilihan beragam jenis produk yang sesuai
           cara   menyediakan        batas   pembiayaan    kepada          dengan kebutuhan dan kemampuan Pelanggan
           Customer yang bersifat committed dan advised.                   dengan pembayaran secara angsuran.




68        PT Mandiri Tunas Finance
          Laporan Tahunan 2024
Page 69
                                                                                           >>      Profil Perusahaan
                                                                                                                            03

•     Pembiayaan Fleet
      Pembiayaan Fleet adalah pembiayaan kepada Pelanggan yang dikelola oleh Divisi Corporate Fleet, dengan
      ketentuan Batas Pemberian Pembiayaan (BPP) kepada 1 (satu) Debitur atau 1 (satu) kelompok Obligor baik
      badan usaha maupun perseorangan. Pembiayaan Fleet terbagi menjadi 2 (dua) buku, yaitu Pembiayaan
      Investasi dan Pembiayaan Modal Kerja.


      Pembiayaan fleet bertujuan untuk memenuhi kebutuhan Perusahaan atau badan hukum dalam membantu
      kegiatan usaha, mendukung perkembangan sektor industri dan infrastruktur, Mandiri Tunas Finance hadir
      melalui Divisi Corporate Fleet menyediakan berbagai macam fasilitas pembiayaan seperti:
      1. Pembiayaan dalam skala besar
      2. Pembiayaan Cars Ownership Program (COP)
      3. Perusahaan Pembiayaan Motorcycles Ownership Program (MOP)
      4. Perusahaan Pembiayaan kendaraan operasional
      5. Perusahaan Pembiayaan alat-alat berat (heavy equipments) dan Mesin




KEANGGOTAAN
DALAM ASOSIASI

Untuk memperkuat bisnisnya, MTF telah tergabung dalam keanggotaan organisasi, di antaranya adalah:


    Nama Organisasi                   Lingkup    Posisi MTF   Peran dan Kontribusi MTF

    Asosiasi Perusahaan
                                      Nasional    Anggota     Meningkatkan perekonomian Indonesia dari sektor otomotif.
    Pembiayaan Indonesia (APPI)

    PT Rapi Utama Indonesia                                   Mendorong praktik bisnis di sektor jasa keuangan yang lebih
                                      Nasional    Anggota
    (RAPINDO)                                                 sehat, transparan dan akuntabel.

    Kamar Dagang dan Industri                                 Sebagai mitra yang sangat menarik dan strategis untuk
                                      Nasional    Anggota
    (KADIN)                                                   kegiatan bisnis, perdagangan dan investasi.

    Asosiasi Emiten Indonesia (AEI)   Nasional    Anggota     Wadah bagi emiten dan perusahaan publik ini mengemban
                                                              misi besar dalam mengembangkan pasar modal Indonesia ini
                                                              dituntut membawa akselerasi pertumbuhan pasar modal

    Lembaga Alternatif Penyelesaian   Nasional    Anggota     Wadah utama untuk bertukar pikiran terhadap penyelesaian
    Sengketa Sektor Jasa Keuangan                             sengketa pembiayaan yang selalu mengedepankan upaya
    (LAPS SJK)                                                mediasi dengan tujuan agar tercapai perdamaian antara MTF
                                                              dengan para pihak yang bersengketa.




                                                                                                PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                  Laporan Tahunan 2024      69
Page 70
                                  MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




     STRUKTUR
     ORGANISASI




                                                                                                         Corporate Finance & Risk
                                       Sales & IT Director
                                                                                                          Management Director
                                       (William Francis Indra)
                                                                                                            (R. Eryawan Nurhariadi)




                                        Chief Marketing                 Chief Captive Business
                                         (Afri Feder Fauzi)                (Muhamad Suryadi)




                                      Strategic Marketing &                Mandiri Liaison 1                   Treasury & Finance
        Regional Division            Communication Division                   Division                              Division
                                          (Camar Sativa)                      (Andre Tigor)                      (Ramdhan Safitri)




      Business & Operation                                                 Mandiri Liaison 2                   Accounting, Tax &
                                       Marketing Division
        Support Division                                                      Division                     Financial Planning Division
                                         (Andes Saputra)
            (Yeremias)                                                         (Jarnawi)                         (Rina Floriana R.)




     Information Technology                                               Corporate Fleet 1                  Corporate Planning &
                                       Multiguna Division                                                  Performance Management
            Division                                                          Division                             Division
                                          (Ruly Widyanto)
        (Kanda Octaviano)                                               (Bragent Parlinggoman T.)             (Citra Judith Lupitadevi)




     Digital Transformation                                               Corporate Fleet 2                     Retail Credit Risk
                                      Business Project Unit
             Division                                                         Division                              Division
                                         (Wawan Yuliyanto)
        (Kanda Octaviano)                                                 (Supriadi Waskito S.)                  (Ivan Ferdinand T.)




                                                                         Executive Business                  Corporate Credit Risk
                                                                              Officer                              Division
                                                                                (Vacant)                         (Tri Sakti Yulianto)




                                                                                                            Executive Credit Officer
                                                                                                                (Jekson Benardo S.)




                                                      DEWAN KOMISARIS



                   Komite Audit                   Komite Nominasi dan Remunerasi                    Komite Pemantau Risiko




70   PT Mandiri Tunas Finance
     Laporan Tahunan 2024
Page 71
                                                                                                                   >>      Profil Perusahaan
                                                                                                                                                       03
PRESIDENT DIRECTOR
 (Pinohadi G. Sumardi)




                                                     Chief Human                      Chief AR Management &
        Chief Risk Management
                                                    Capital & Legal                       General Service
             (Devi Maladianti)
                                                        (Vacant)                       (B. Perana Citra Ketaren)




       Retail Risk Management                                                         Current AR Management                     Corporate Audit
                                             Human Capital Division
                Division                                                                      Division                             Division
                                                    (Makah Indra P.)
           (Indra Budi Laksana)                                                         (A Tatep Fathurohman)                      (Bayu Mario)




       Operational & Corporate                                                           SAM & Remedial                       Corporate Secretary
                                              HC Learning Division
      Risk Management Division                                                         Management Division                         Division
                                                    (Makah Indra P.)
            (Vitriati Hartika T.)                                                          (Wicaksono Adi)                       (Dadan Hamdhani)




                                                                                      Recovery Management
                                           Legal & Litigation Division
                                                                                            Division
                                                    (Arief Aphrian L.)
                                                                                           (Rully Rianto F.)




                                                                                       Fleet AR Management
                                                                                              Division
                                                                                               (Vacant)




                                                                                        Credit Operation &
                                                                                      General Service Division
                                                                                              (Yeremias)




                                                                                                                             Corporate Compliance
                                                                                                                                  & AML-CFT
                                                                                                                                  (Prista Vitali S.)




                                                                         DIREKSI


                                                                   Komite Manajemen                                          Komite Pengarah
        Komite ALCO                 Komite Kredit                                            Komite Anti Fraud
                                                                         Risiko                                             Teknologi Informasi




                                                                                                                        PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                          Laporan Tahunan 2024         71
Page 72
                                  MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




     PERUBAHAN KOMPOSISI
     PROFIL DEWAN KOMISARIS

     Tahun 2024 terdapat perubahan komposisi Dewan Komisaris.
     Sesuai hasil Keputusan Pemegang Saham di RUPS Tahunan Tahun Buku 2023 berdasarkan Akta Pernyataan
     Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No.236 tanggal 28 Juni 2024, Saptari diangkat sebagai
     Komisaris menggantikan Totok Priyambodo. Terdapat pula pengangkatan Subarna sebagai Komisaris Independen
     berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 16 tanggal 5 November
     2024 dan saat ini sedang dalam proses pengajuan uji kemampuan dan kepatutan Otoritas Jasa Keuangan.
     Sehingga susunan Dewan Komisaris per 31 Desember 2024 menjadi sebagai berikut:
     1. Komisaris Utama            : Rico Adisurja Setiawan
     2. Komisaris                  : Saptari
     3. Komisaris Independen       : Fendy Eventius Mugni
     4. Komisaris Independen       : Subarna




     PERUBAHAN KOMPOSISI
     PROFIL DIREKSI

     Tahun 2024 tidak terdapat perubahan susunan dan komposisi keanggotaan Direksi.
     Sesuai hasil Keputusan Pemegang Saham di Luar RUPS untuk Menyelenggarakan RUPS Tahunan (Keputusan
     Sirkuler) berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan No. 138 tanggal 28 Juni 2023, Pinohadi G.
     Sumardi diangkat kembali untuk periode kedua sebagai Direktur Utama sehingga susunan Direksi per 31
     Desember 2024 adalah sebagai berikut:
     1. Direktur Utama             : Pinohadi G. Sumardi
     2. Direktur                   : R. Eryawan Nurhariadi
     3. Direktur                   : William Francis Indra




72     PT Mandiri Tunas Finance
       Laporan Tahunan 2024
Page 73
                                                                                                                    >>       Profil Perusahaan
                                                                                                                                                          03
PROFIL
DEWAN KOMISARIS

Rico Adisurja Setiawan
Komisaris Utama

     Tempat dan Tahun Lahir
     Jakarta, 1971
     Usia

     53         tahun
                per Desember 2024


     Kewarganegaraan                       Domisili

     Indonesia                             Jakarta Pusat
     Riwayat Pendidikan
     •   Master of Business Administration, Woodbury University (1994)
     •   Bachelor of Science, University of Southern California (1992)

     Sertifikasi yang Dimiliki
     Sertifikasi Dasar Pembiayaan untuk Komisaris

     Pelatihan pada tahun 2024
     •   Strenghtening Financial Integrity: Advanced Strategies and Innovations in Anti Fraud
     •   Bedah Buku Keamanan Siber Bank
     •   Carbon Trading and its Effect on Indonesia’s Economy
     •   Empowering Leadership: How Women Leaders Drive Company and Institution Performance
     •   Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions
     •   The Future of Data Analytics in the Financial Industry: Trends and Innovations
     •   How to Prevent Money Laundering and Terrorism Financing
     •   Seminar Nasional Tantangan Pembiayaan Tahun 2024

     Dasar Hukum Pengangkatan
     Diangkat pertama kali sebagai Komisaris Utama pada RUPS Tahunan tanggal 26 April 2017 berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS
     No. 23 tanggal 26 April 2017. Jabatannya sebagai Komisaris Utama berlaku efektif melalui Salinan Keputusan Anggota Dewan Komisioner
     Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-471/NB.11/2017 tanggal 21 Agustus 2017 tentang Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Rico Adisurja
     Setiawan selaku Komisaris Utama. Pengangkatan kedua sebagai Komisaris Utama pada RUPS Tahunan tanggal 17 Februari 2020 berdasarkan
     Akta Pernyataan Keputusan RUPS No. 28 tanggal 25 Februari 2020. Diangkat kembali untuk periode ketiga sebagai Komisaris Utama Mandiri
     Tunas Finance pada Keputusan Pemegang Saham di Luar RUPS untuk Menyelenggarakan RUPS Tahunan (Keputusan Sirkuler) berdasarkan
     Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan No. 137 tanggal 28 Juni 2023.

     Periode Jabatan
     •   26 April 2017 sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2019 (Periode Pertama)
     •   17 Februari 2020 sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2022 (Periode Kedua)
     •   28 Juni 2023 sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2025 (Periode Ketiga)

     Rangkap Jabatan                                       Pengalaman Kerja
     •   Komisaris Utama PT Asia Surya Perkasa             •   Direktur PT Tunas Dwipa Matra (2005-2013)
         (2015-sekarang)                                   •   Komisaris PT Tunas Financindo Sarana (sekarang PT Mandiri Tunas Finance) (2005-2009)
     •   Komisaris Utama PT Tunas Dwipa Matra              •   Direktur PT Tunas Financindo Sarana (sekarang PT Mandiri Tunas Finance) (2000-2005)
         (2013-sekarang)                                   •   Direktur Utama PT Tunas Andalan Pratama (1998-2010)
     •   Direktur Utama PT Tunas Ridean                    •   Direktur Provisions (Asia) Trading Singapore (1998-2001)
         (2010-sekarang)                                   •   Komisaris PT Tunas Dwipa Matra (1997-2010)
                                                           •   Direktur PT Tunas Ridean (1996-1998, 2001-2010)
                                                           •   Direktur PT Tunas Financindo Corporation (sekarang PT Mandiri Tunas Finance) (1995-1999)
                                                           •   Management Consultant Prasetio Utomo Arthur Andersen (1995-1996).

     Hubungan Afiliasi
     Tidak memiliki hubungan afiliasi baik kepada anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi, namun menjabat sebagai Direktur Utama di
     PT Tunas Ridean yang merupakan pemegang saham Perseroan.

     Kepemilikan Saham
     Tidak memiliki saham Perseroan posisi 31 Desember 2024.




                                                                                                                          PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                            Laporan Tahunan 2024          73
Page 74
                                       MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




     Saptari
     Komisaris

           Tempat dan Tahun Lahir
           Bekasi, 1969
           Usia

           55       tahun
                    per Desember 2024


           Kewarganegaraan                     Domisili

           Indonesia                           Jakarta Timur
          Riwayat Pendidikan
          Sarjana di bidang Ekonomi Akuntansi dari Universitas Gadjah Mada (1994)

          Sertifikasi yang Dimiliki
          Sertifikasi Dasar Pembiayaan untuk Komisaris (SPPI).

          Pelatihan pada tahun 2024
          •   Strenghtening Financial Integrity: Advanced Strategies and Innovations in Anti Fraud
          •   Carbon Trading and its Effect on Indonesia’s Economy
          •   Empowering Leadership: How Women Leaders Drive Company and Institution Performance
          •   Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions
          •   The Future of Data Analytics in the Financial Industry: Trends and Innovations
          •   How to Prevent Money Laundering and Terrorism Financing

          Dasar Hukum Pengangkatan
          Diangkat sebagai Komisaris Perseroan berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No.236 tanggal 28
          Juni 2024 yang dibuat oleh M. Kholid Artha, S.H., Notaris di Jakarta Selatan, dengan masa jabatan sampai dengan Penutupan Rapat Umum
          Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan tahun 2027.

          Periode Jabatan
          28 Juni 2024 - RUPS Tahunan Tahun Buku 2026 (Periode Pertama).

          Rangkap Jabatan                                     Pengalaman Kerja
          Senior Executive Vice President Micro &             •   Group Head Commercial Banking 1 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (Tahun 2022-2024)
          Consumer Finance PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.     •   Executive Business Officer PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (2020-2022)
          (2024-sekarang)                                     •   Executive Credit Officer PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2017-2020)
                                                              •   Regional Development Head II Sumatera 2 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2017)
                                                              •   Regional Retail Head II/Sumatera 2 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2016-2017)
                                                              •   Business Banking Head PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2015-2017)
                                                              •   BBC Manager Jakarta Kota PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2012-2014
                                                              •   SBDC Manager Medan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2008-2011)
                                                              •   Senior Relationship Manager PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2006-2008)
                                                              •   SR PS Area Sales Manager PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2004-2005)
                                                              •   Retail Officer Wilayah Makassar PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2003-2004)
                                                              •   Customer Service Officer PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2001-2003)
                                                              •   Jabatan Pegawai Pimpinan Cabang Ujung Pandang PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
                                                                  (1999-2000)
                                                              •   Pegawai Pimpinan Cabang Ujung Pandang PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (1995-1998)

          Hubungan Afiliasi
          Beliau telah menyatakan pernyataan independensi pada tanggal 10 Juli 2024.

          Kepemilikan Saham
          Tidak memiliki saham Perseroan posisi 31 Desember 2024.




74    PT Mandiri Tunas Finance
      Laporan Tahunan 2024
Page 75
                                                                                                              >>         Profil Perusahaan
                                                                                                                                                  03

Fendy Eventius Mugni
Komisaris Independen

     Tempat dan Tahun Lahir
     Pulau Tello, 1972
     Usia

     52        tahun
               per Desember 2024


     Kewarganegaraan                      Domisili

     Indonesia                            Bogor
     Riwayat Pendidikan
     •   Magister Prodi Energi Keberlanjutan dari Universitas Kristen Indonesia (2022)
     •   Sarjana di bidang Teknik Telekomunikasi dari Universitas Kristen Indonesia (2001)

     Sertifikasi yang Dimiliki
     •   Sertifikasi Dasar Pembiayaan untuk Komisaris (SPPI)
     •   Certification in Audit Committee Practices (CACP)
     •   Qualified Risk Governance Professional (QRGP)

     Pelatihan pada tahun 2024
     •   Strenghtening Financial Integrity: Advanced Strategies and Innovations in Anti Fraud
     •   Carbon Trading and its Effect on Indonesia’s Economy
     •   Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions
     •   The Future of Data Analytics in the Financial Industry: Trends and Innovations
     •   Strategic Planning for 2025 - Formulating the new Path for Profitability
     •   Training Master Class Risk Governance - QRGP Certification
     •   Training Certification in Audite Committee Practices Batch 40
     •   Seminar Nasional Bertumbuh Dalam Pengaturan UU P2SK
     •   Training Basic Multifinance Business
     •   Seminar Nasional Tantangan Pembiayaan Tahun 2024

     Dasar Hukum Pengangkatan
     Diangkat sebagai Komisaris Independen Mandiri Tunas Finance untuk pertama kalinya berdasarkan Keputusan Pemegang Saham di Luar RUPS
     untuk Menyelenggarakan RUPS Tahunan (Keputusan Sirkuler) berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan No. 137 tanggal 28 Juni
     2023. Jabatannya sebagai Komisaris Independen berlaku efektif melalui Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan No. 13/KDK.06/2023
     tanggal 08 Desember 2023 tentang Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Fendy Eventius Mugni sebagai Komisaris Independen.

     Periode Jabatan
     28 Juni 2023 sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2025 (Periode Pertama).

     Rangkap Jabatan                                      Pengalaman Kerja
     Tidak Memiliki Rangkap Jabatan                       •   Komisaris Independen PT Hotel Indonesia Natour (2015-2024)
                                                          •   Country Manager PT Eflag Solutions Indonesia (2012-2014)
                                                          •   Project Engineer di Nokia Siemens Network Indonesia (2006-2012)

     Pernyataan Independensi
     Beliau telah menyatakan pernyataan independensi pada tanggal 20 September 2023.

     Hubungan Afiliasi
     Tidak memiliki hubungan afiliasi baik kepada anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi.

     Kepemilikan Saham
     Tidak memiliki saham Perseroan posisi 31 Desember 2024.




                                                                                                                   PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                     Laporan Tahunan 2024         75
Page 76
                                       MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




     Subarna
     Komisaris Independen

           Tempat dan Tahun Lahir
           Tasikmalaya, 1968
           Usia

           56       tahun
                    per Desember 2024


           Kewarganegaraan                     Domisili

           Indonesia                           Tasikmalaya
          Riwayat Pendidikan
          •   Magister di bidang Administrasi Negara dari Universitas Garut, Jawa Barat (2024)
          •   Sarjana di bidang Ekonomi dari Universitas Siliwangi, Jawa Barat (1993)

          Sertifikasi yang Dimiliki
          Sertifikasi Dasar Pembiayaan untuk Komisaris (SPPI).

          Pelatihan pada tahun 2024
          •   Program APU, PPT & PPPSPM Sektor Jasa Keuangan; Tata Kelola Perusahaan yang Baik; Integrated Governance Risk Compliance
          •   Training Basic Multifinance Business

          Dasar Hukum Pengangkatan
          Diangkat sebagai Komisaris Independen Mandiri Tunas Finance untuk pertama kalinya berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS
          Luar Biasa No. 16 tanggal 5 November 2024 dengan periode jabatan tahun 2024 s.d 2027 dan saat ini sedang dalam proses pengajuan uji
          kemampuan dan kepatutan Otoritas Jasa Keuangan.

          Periode Jabatan
          5 November 2024 sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2026 (Periode Pertama).

          Rangkap Jabatan                                      Pengalaman Kerja
          Tidak Memiliki Rangkap Jabatan                       •   Anggota DPR RI Dapil Jabar XI (2014-2019 dan 2019-2024)
                                                               •   Anggota Dewan Pengawas di PDAM Tirta Sukaputra (2012-2013)
                                                               •   Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya (2002-2011)

          Pernyataan Independensi
          Beliau telah menyatakan pernyataan independensi pada tanggal 20 September 2023.

          Hubungan Afiliasi
          Tidak memiliki hubungan afiliasi baik kepada anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi.

          Kepemilikan Saham
          Tidak memiliki saham Perseroan posisi 31 Desember 2024.




76    PT Mandiri Tunas Finance
      Laporan Tahunan 2024
Page 77
                                                                                                                >>         Profil Perusahaan
                                                                                                                                                   03
PROFIL
DIREKSI

Pinohadi G. Sumardi
Direktur Utama

     Tempat dan Tahun Lahir
     Bandung, 1970
     Usia

     54        tahun
               per Desember 2024


     Kewarganegaraan                       Domisili

     Indonesia                             Jakarta Selatan
     Riwayat Pendidikan
     •   Magister di bidang Bisnis International Finance dari IPMI International Business School (2003)
     •   Sarjana di bidang Finance Management dari Universitas Padjadjaran (1993)

     Sertifikasi yang Dimiliki
     •   Resertifikasi Sertifikasi Manajemen Risiko jenjang 5
     •   Sertifikasi Ahli Pembiayaan untuk Direksi (SPPI)
     •   Sertifikasi Risk Management Perbankan (LSPP)
     •   Sertifikasi Treasury Dealer (ACI Forexindo)

     Pelatihan pada tahun 2024
     •   Strenghtening Financial Integrity: Advanced Strategies and Innovations in Anti Fraud
     •   Carbon Trading and its Effect on Indonesia’s Economy
     •   Empowering Leadership: How Women Leaders Drive Company and Institution Performance
     •   Seminar Economic Outlook 2025
     •   Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions
     •   The Future of Data Analytics in the Financial Industry: Trends and Innovations
     •   Strategic Planning for 2025 - Formulating the new Path for Profitability
     •   How to Prevent Money Laundering and Terrorism Financing
     •   Membangun Kepemimpinan Berbasis Spiritual: Pendekatan Holistik untuk Pertumbuhan dan Keberlanjutan Bisnis
     •   Seminar International The Fed’s Interest and Enhancing Market Share through Technologies Transformation
     •   Driving Corporate Performance through Artificial Intelligence
     •   Transformational Leadership Driving Change in Modern Organizations
     •   Seminar Nasional Tantangan Pembiayaan di Tengah Perubahan Geopolitik dan Ekonomi
     •   Seminar Nasional Bertumbuh Dalam Pengaturan UU P2SK

     Dasar Hukum Pengangkatan
     Pengangkatan pertama kali sebagai Direktur Utama Mandiri Tunas Finance pada RUPS Luar Biasa (Keputusan Sirkuler) berdasarkan Akta
     Pernyataan Keputusan Pemegang Saham No. 6 tanggal 9 Oktober 2020. Jabatannya sebagai Direktur Utama berlaku efektif melalui Salinan
     Keputusan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-368/ NB.11/2020 tanggal 10 November 2020 tentang Hasil Penilaian
     Kemampuan dan Kepatutan Pinohadi G. Sumardi selaku Direktur Utama. Diangkat kembali untuk periode kedua sebagai Direktur Utama Mandiri
     Tunas Finance pada Keputusan Pemegang Saham di Luar RUPS untuk Menyelenggarakan RUPS Tahunan (Keputusan Sirkuler) berdasarkan Akta
     Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan No. 138 tanggal 28 Juni 2023.

     Periode Jabatan
     •   9 Oktober 2020 sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2022 (Periode Pertama)
     •   28 Juni 2023 sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2025 (Periode Kedua)

     Rangkap Jabatan                      Pengalaman Kerja
     Tidak Memiliki Rangkap Jabatan       •   International Network & Development Department Head PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2019-2020)
                                          •   General Manager Kantor Cabang Luar Negeri Cayman Islands PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2012-2019)
                                          •   Banking Book Management Department Head PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2010-2012)
                                          •   Foreign Exchange Chief Dealer PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2004-2010)

     Hubungan Afiliasi
     Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi lainnya, anggota Dewan Komisaris, maupun dengan pemegang saham.

     Kepemilikan Saham
     Tidak memiliki saham Perseroan posisi 31 Desember 2024.




                                                                                                                        PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                          Laporan Tahunan 2024     77
Page 78
                                        MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




     R. Eryawan Nurhariadi
     Direktur

           Tempat dan Tahun Lahir
           Semarang, 1971
           Usia

           53        tahun
                     per Desember 2024


           Kewarganegaraan                         Domisili

           Indonesia                               Jakarta Selatan
          Riwayat Pendidikan
          •   Magister di bidang Manajemen dari Universitas Atma Jaya Jakarta (2001)
          •   Sarjana di bidang Ekonomi Manajemen dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta (1994)

          Sertifikasi yang Dimiliki
          •   Resertifikasi Sertifikasi Manajemen Risiko jenjang 5
          •   Sertifikasi Ahli Pembiayaan untuk Direksi (SPPI)
          •   Sertifikasi Risk Management Perbankan (LSPP)

          Pelatihan pada tahun 2024
          •   Carbon Trading and its Effect on Indonesia’s Economy
          •   Empowering Leadership: How Women Leaders Drive Company and Institution Performance
          •   Seminar Economic Outlook 2025
          •   Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions
          •   The Future of Data Analytics in the Financial Industry: Trends and Innovations
          •   How to Prevent Money Laundering and Terrorism Financing
          •   Membangun Kepemimpinan Berbasis Spiritual: Pendekatan Holistik untuk Pertumbuhan dan Keberlanjutan Bisnis
          •   GRC Summit 2024 (Master Class + Seminar)
          •   Strategi Implementasi Market Conduct: Membangun Kepercayaan dan Meningkatkan Kinerja Industri Jasa Keuangan
          •   Seminar Nasional Tantangan Pembiayaan Tahun 2024

          Dasar Hukum Pengangkatan
          Diangkat sebagai Direktur Mandiri Tunas Finance untuk pertama kalinya berdasarkan Keputusan Pemegang Saham di Luar RUPS untuk
          Menyelenggarakan RUPS Tahunan (Keputusan Sirkuler) berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan No. 15 tanggal 29 Maret 2021.
          Jabatannya sebagai Direktur berlaku efektif melalui Salinan Keputusan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-44/
          KDK.05/2021 tanggal 31 Agustus 2021 tentang Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan R. Eryawan Nurhariadi selaku Direktur.Diangkat kembali
          untuk periode kedua sebagai Direktur Mandiri Tunas Finance pada Keputusan Pemegang Saham di Luar RUPS untuk Menyelenggarakan RUPS
          Tahunan berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan No. 236 tanggal 28 Juni 2024.

          Periode Jabatan
          •   29 Maret 2021 sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2023 (Periode Pertama)
          •   28 Juni 2024 sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2026 (Periode Kedua)

          Rangkap Jabatan                      Pengalaman Kerja
          Tidak Memiliki Rangkap Jabatan       •    Executive Business Officer SME Banking Grup PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2018-2021)
                                               •    Dewan Pengawas Mandiri Cooperation PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2020-2021)
                                               •    Portfolio & Capability Management, SME Banking Grup Banking Departement Head PT Bank Mandiri
                                                    (Persero) Tbk (2015-2018)
                                               •    Sales & Monitoring Business Banking I Grup Department Head PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2008-2015).

          Hubungan Afiliasi
          Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi lainnya, anggota Dewan Komisaris, maupun dengan pemegang saham.

          Kepemilikan Saham
          Tidak memiliki saham Perseroan posisi 31 Desember 2024.




78    PT Mandiri Tunas Finance
      Laporan Tahunan 2024
Page 79
                                                                                                             >>         Profil Perusahaan
                                                                                                                                               03

William Francis Indra
Direktur

     Tempat dan Tahun Lahir
     Karawang, 1982
    Usia

     42        tahun
               per Desember 2024


     Kewarganegaraan                     Domisili

     Indonesia                           Tangerang
     Riwayat Pendidikan
     •   Magister di bidang Manajemen dari Universitas Mercu Buana (2007)
     •   Sarjana di bidang Matematika dari Universitas Padjadjaran (2004)

     Sertifikasi yang Dimiliki
     Sertifikasi Ahli Pembiayaan untuk Direksi (SPPI)

     Pelatihan pada tahun 2024
     •   Carbon Trading and its Effect on Indonesia’s Economy
     •   Empowering Leadership: How Women Leaders Drive Company and Institution Performance
     •   Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions
     •   The Future of Data Analytics in the Financial Industry: Trends and Innovations
     •   How to Prevent Money Laundering and Terrorism Financing
     •   Membangun Kepemimpinan Berbasis Spiritual: Pendekatan Holistik untuk Pertumbuhan dan Keberlanjutan Bisnis
     •   GRC Summit 2024 (Master Class + Seminar)
     •   Strategi Implementasi Market Conduct: Membangun Kepercayaan dan Meningkatkan Kinerja Industri Jasa Keuangan
     •   Seminar International The Fed’s Interest and Enhancing Market Share through Technologies Transformation
     •   Driving Corporate Performance through Artificial Intelligence
     •   Seminar Nasional Tantangan Pembiayaan Tahun 2024

     Dasar Hukum Pengangkatan
     Diangkat sebagai Direktur Mandiri Tunas Finance untuk pertama kalinya berdasarkan Keputusan Pemegang Saham di Luar RUPS untuk
     Menyelenggarakan RUPS Tahunan (Keputusan Sirkuler) berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan No. 15 tanggal 29 Maret
     2021. Jabatannya sebagai Direktur berlaku efektif melalui Salinan Keputusan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-26/
     KDK.05/2021 tanggal 6 Juli 2021 tentang Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan William Francis Indra selaku Direktur. Diangkat kembali
     untuk periode kedua sebagai Direktur Mandiri Tunas Finance pada Keputusan Pemegang Saham di Luar RUPS untuk Menyelenggarakan RUPS
     Tahunan berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan No. 236 tanggal 28 Juni 2024.

     Periode Jabatan
     •   29 Maret 2021 sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2023 (Periode Pertama)
     •   28 Juni 2024 sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2026 (Periode Kedua)

     Rangkap Jabatan                     Pengalaman Kerja
     Tidak Memiliki Rangkap Jabatan      •   Chief PT Mandiri Tunas Finance (2016-2021)
                                         •   IT & Business Excellence Management Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2013-2016)
                                         •   IT Operational & Planning Dept Head PT Mandiri Tunas Finance (2010-2013)

     Hubungan Afiliasi
     Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi lainnya, anggota Dewan Komisaris, maupun dengan pemegang saham.

     Kepemilikan Saham
     Tidak memiliki saham Perseroan posisi 31 Desember 2024.




                                                                                                                  PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                    Laporan Tahunan 2024       79
Page 80
                                          MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




     PROFIL PEJABAT
     EKSEKUTIF (CHIEF)

     B. Perana Citra Ketaren
     Chief

             Tempat dan Tahun Lahir
             Bogor, 1977
             Usia

             47         tahun
                        per Desember 2024


             Kewarganegaraan                         Domisili

             Indonesia                               Bogor
             Riwayat Pendidikan
             Sarjana di bidang Ekonomi Akuntansi dari Universitas Parahyangan Bandung (2001)

             Sertifikasi yang Dimiliki
             Sertifikasi Ahli Pembiayaan untuk Direksi (SPPI)

             Pelatihan pada tahun 2024
             •   Carbon Trading and Its Effect on Indonesia’s Economy
             •   Empowering Leadership : How Women Leaders Drive Company and Institution Performance
             •   Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions
             •   The Future of Data Analytics in the Financial Industry : Trends and Innovation
             •   How to Prevent Money Laundering and Terrorism Financing
             •   Membangun Kepemimpinan Berbasis Spiritual : Pendekatan Holistik untuk Pertumbuhan dan Keberlanjutan Bisnis
             •   GRC Summit 2024 (Master Class + Seminar)
             •   Strategi Implementasi Market Conduct : Membangun Kepercayaan dan Meningkatkan Kinerja Industri Jasa Keuangan
             •   Driving Corporate Performance Through Artificial Intelligence
             •   Peluang Pertumbuhan Kredit Pasca Berakhirnya Kebijakan Restrukturisasi Kredit

             Mulai menjabat sejak
             Menjabat sebagai Chief berdasarkan Surat Keputusan No. 00099/SK-HCP.SVC/HC/VI/2023 Tanggal 30 Juni 2023.

             Rangkap Jabatan                     Pengalaman Kerja
             Tidak Memiliki Rangkap Jabatan      •    Finance & Accounting Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2015-2016)
                                                 •    AR Management Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2013-2014)
                                                 •    AR Performance & Development Dept. Head PT Mandiri Tunas Finance (2010-2012)
                                                 •    Project Manager Bidang Operasional PT Mandiri Tunas Finance (2009-2010)

             Hubungan Afiliasi
             Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi lainnya, anggota Dewan Komisaris, maupun dengan pemegang saham.

             Kepemilikan Saham
             Tidak memiliki saham Perseroan posisi 31 Desember 2024.




80    PT Mandiri Tunas Finance
      Laporan Tahunan 2024
Page 81
                                                                                                                >>       Profil Perusahaan
                                                                                                                                                03

Afri Feder Fauzi
Chief

        Tempat dan Tahun Lahir
        Jakarta, 1981
        Usia

        43         tahun
                   per Desember 2024


        Kewarganegaraan                   Domisili

        Indonesia                         Tangerang Selatan
        Riwayat Pendidikan
        Sarjana di bidang Ilmu Administrasi Bisnis dari Universitas Brawijaya Malang (2004)

        Sertifikasi yang Dimiliki
        Sertifikasi Ahli Pembiayaan untuk Direksi (SPPI)

        Pelatihan pada tahun 2024
        •   Bedah Buku Keamanan Siber Bank
        •   3rd BOD Briefing
        •   EV Insurance, International Best Practices for Innovation of New Energy Products and Services
        •   Carbon Trading and Its Effect on Indonesia’s Economy
        •   Empowering Leadership: How Women Leaders Drive Company and Institution Performance
        •   Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions
        •   The Future of Data Analytics in the Financial Industry: Trends and Innovations
        •   How to Prevent Money Laundering and Terrorism Financing
        •   Seminar International The Fed’s Interest and Enhancing Market Share through Technologies Transformation
        •   Driving Corporate Performance through Artificial Intelligence
        •   Peluang Pertumbuhan Kredit Pasca Berakhirnya Kebijakan Restrukturisasi Kredit
        •   Seminar Nasional Tantangan Pembiayaan Tahun 2024

        Mulai menjabat sejak
        Menjabat sebagai Chief berdasarkan Surat Keputusan No. 00101/SK-HCP.SVC/HC/VI/2023 Tanggal 30 Juni 2023.

        Rangkap Jabatan                     Pengalaman Kerja
        Tidak Memiliki Rangkap Jabatan      •   Strategic Marketing & Product Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2018-2022)
                                            •   Marketing & Product Development Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2015-2018)
                                            •   Marketing & Product Development Deputy Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2014-2015)
                                            •   Dealer Relation Management Department Head PT Mandiri Tunas Finance (2013-2014)
                                            •   Branch Manager PT Mandiri Tunas Finance (2012-2013)

        Hubungan Afiliasi
        Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi lainnya, anggota Dewan Komisaris, maupun dengan pemegang saham.

        Kepemilikan Saham
        Tidak memiliki saham Perseroan posisi 31 Desember 2024.




                                                                                                                     PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                       Laporan Tahunan 2024     81
Page 82
                                           MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




     Devi Maladianti
     Chief

             Tempat dan Tahun Lahir
             Jakarta, 1975
             Usia

             49        tahun
                       per Desember 2024


             Kewarganegaraan                      Domisili

             Indonesia                            Jakarta Timur
             Riwayat Pendidikan
             •   Magister di bidang Manajemen dari Institut Teknologi Bandung (2024)
             •   Sarjana di bidang Ekonomi Akuntansi dari Universitas Gunadarma (2004)

             Sertifikasi yang Dimiliki
             •   Resertifikasi Sertifikasi Manajemen Risiko jenjang 5
             •   Sertifikasi Ahli Pembiayaan untuk Direksi (SPPI)
             •   Sertifikasi Risk Management Perbankan (LSPP)

             Pelatihan pada tahun 2024
             •   Carbon Trading and Its Effect on Indonesia’s Economy
             •   Empowering Leadership: How Women Leaders Drive Company and Institution Performance
             •   Seminar Nasional Economic Outlook 2025
             •   Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions
             •   The Future of Data Analytics in the Financial Industry: Trends and Innovations
             •   How to Prevent Money Laundering and Terrorism Financing
             •   Membangun Kepemimpinan Berbasis Spiritual: Pendekatan Holistik untuk Pertumbuhan dan Keberlanjutan Bisnis
             •   Seminar GRC Summit 2024
             •   Strategi Implementasi Market Conduct: Membangun Kepercayaan dan Meningkatkan Kinerja Industri Jasa Keuangan
             •   Seminar International The Fed’s Interest and Enhancing Market Share through Technologies Transformation
             •   Driving Corporate Performance through Artificial Intelligence
             •   Seminar Nasional Tantangan Pembiayaan di Tengah Perubahan Geopolitik dan Ekonomi
             •   Pelatihan Sertifikasi Ahli Pembiayaan

             Mulai menjabat sejak
             Menjabat sebagai Chief berdasarkan Surat Keputusan No. 00022/SK-HCP.SVC/HC/02/2024 Tanggal 1 Februari 2024.

             Rangkap Jabatan                      Pengalaman Kerja
             Tidak Memiliki Rangkap Jabatan       •   Retail Credit Risk System & Strategi Department Head PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Maret 2018 – 2024)
                                                  •   Anti Fraud Strategi & Prevention Department Head PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Maret 2017 – 2018)
                                                  •   Anti Fraud Strategi Department Head PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Januari 2017 – Maret 2017)
                                                  •   Secured Credit Department Head PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2016-2017)
                                                  •   Fraud Risk Strategi Department Head PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2015-2016).

             Hubungan Afiliasi
             Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi lainnya, anggota Dewan Komisaris, maupun dengan pemegang saham.

             Kepemilikan Saham
             Tidak memiliki saham Perseroan posisi 31 Desember 2024.




82    PT Mandiri Tunas Finance
      Laporan Tahunan 2024
Page 83
                                                                                                               >>       Profil Perusahaan
                                                                                                                                                    03

Muhamad Suryadi
Chief

        Tempat dan Tahun Lahir
        Palembang, 1972
        Usia

        52         tahun
                   per Desember 2024


        Kewarganegaraan                    Domisili

        Indonesia                          Jakarta Selatan
        Riwayat Pendidikan
        •   Magister di bidang Manajemen dari Universitas Gadjah Mada (2011)
        •   Sarjana di bidang Ekonomi Manajemen dari Universitas Sriwijaya (1996)

        Sertifikasi yang Dimiliki
        Sertifikasi Ahli Pembiayaan untuk Direksi (SPPI)

        Pelatihan pada tahun 2024
        •   Strengthening Financial Integrity: Advanced Strategies and Innovations in Anti Fraud
        •   Bedah Buku Keamanan Siber Bank
        •   3rd BOD Briefing
        •   EV Insurance, International Best Practices for Innovation of New Energy Products and Services
        •   Carbon Trading and Its Effect on Indonesia’s Economy
        •   Empowering Leadership: How Women Leaders Drive Company and Institution Performance
        •   Pelatihan Sertifikasi Ahli Pembiayaan
        •   Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions
        •   The Future of Data Analytics in the Financial Industry: Trends and Innovations

        Mulai menjabat sejak
        Menjabat sebagai Chief berdasarkan Surat Keputusan No. 000302/SK-HCP.HCS/HC/IX/2024 Tanggal 2 September 2024.

        Rangkap Jabatan                     Pengalaman Kerja
        Tidak Memiliki Rangkap Jabatan      •   Corporate Banking 5 Group SOE I Coverage 5 Department Head PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (April –
                                                September 2024)
                                            •   Corporate Banking 2 Group – Sector Construction Department Head PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
                                                (2020-2024)
                                            •   Corporate Banking 4 Group – Sector Multi Industries 1 Department Head PT Bank Mandiri (Persero)
                                                Tbk (2018-2020)
                                            •   Corporate Banking 4 Group – Sector Commodities Trading 1 Department Head PT Bank Mandiri
                                                (Persero) Tbk (2017-2018)

        Hubungan Afiliasi
        Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi lainnya, anggota Dewan Komisaris, maupun dengan pemegang saham.

        Kepemilikan Saham
        Tidak memiliki saham Perseroan posisi 31 Desember 2024.




                                                                                                                    PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                      Laporan Tahunan 2024          83
Page 84
                                    MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




     KEPALA DIVISI DAN/ATAU
     JABATAN SETINGKAT

     Direktorat                       Jabatan (Satu Level di Bawah Direksi)                   Nama

     Di Bawah Supervisi               Corporate Audit Division Head                           Bayu Mario
     Direktur Utama                   Corporate Secretary Division Head                       Dadan Hamdhani

                                      Human Capital Division Head                             Makah Indra Purnomo
     •      Chief Human
                                      HC Learning Division Head                               Makah Indra Purnomo
            Capital & Legal
                                      Legal & Litigation Division Head                        Arief Aphrian Lambri

                                      Current AR Management Division Head                     A Tatep Fathurohman

                                      SAM & Remedial Management Division Head                 Wicaksono Adi
     •      Chief AR Management
                                      Recovery Management Division Head                       Rully Rianto F.
            & General Service
                                      Fleet AR Management Division Head                       Vacant

                                      Credit Operation & General Service Division Head        Yeremias

                                      Treasury & Finance Division Head                        Ramdhan Safitri

                                      Accounting, Tax & Financial Planning Division Head      Rina Floriana R.

     Di Bawah Supervisi               Corporate Planning & Performance Management
                                                                                              Citra Judith Lupitadevi
     Direktur Corporate               Division Head
     Finance & Risk                   Retail Credit Risk Division Head                        Ivan Ferdinand Thanta
     Management
                                      Corporate Credit Risk Division                          Tri Sakti Yulianto

                                                                                              Jekson Benardo
                                      Executive Credit Officer
                                                                                              Simanjuntak

                                      Retail Risk Management Division Head                    Indra Budi Laksana
     •      Chief Risk Management
                                      Operational & Corporate Risk Management Division Head   Vitriati Hartika Tapiheroe

                                      Regional Division Head Regional 1                       Elwis Tunendra

                                      Regional Division Head Regional 2                       Puji Biso Santoso

                                      Regional Division Head Regional 3                       Mardi Fahmi

                                      Regional Division Head Regional 4                       Ari Paisal Rohman

                                      Regional Division Head Regional 5                       Sukandar

     Di Bawah Supervisi               Regional Division Head Regional 6                       Ivan Ferdinand Thanta
     Direktur Sales & IT              Regional Division Head Regional 7                       Ronald Rajagukguk

                                      Regional Division Head Regional 8                       Gun Gun Wildan

                                      Regional Division Head Regional 9                       Irianto Musdiono

                                      Business & Operation Support Division Head              Yeremias

                                      Information Technology Division Head                    Kanda Octaviano

                                      Digital Transformation Division Head                    Kanda Octaviano




84       PT Mandiri Tunas Finance
         Laporan Tahunan 2024
Page 85
                                                                                 >>      Profil Perusahaan
                                                                                                                 03

Direktorat                   Jabatan (Satu Level di Bawah Direksi)                Nama

                             Strategic Marketing & Communication Division Head    Camar Sativa

                             Marketing Division Head                              Andes Saputra
•   Chief Marketing
                             Multiguna Division Head                              Ruly Widyanto

                             Business Project Unit                                Wawan Yuliyanto

                             Mandiri Liaison 1 Division Head                      Andre Tigor

                             Mandiri Liaison 2 Division Head                      Jarnawi

                                                                                  Bragent Parlinggoman
•   Chief Captive Business   Corporate Fleet 1 Division Head
                                                                                  Tambunan

                             Corporate Fleet 2 Division Head                      Supriadi Waskito Susilo

                             Executive Business Officer                           Vacant




                                                                                      PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                        Laporan Tahunan 2024     85
Page 86
                                               MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




     DEMOGRAFI
     KARYAWAN


     2024                                                                                                                            3.384



     2023                                                                                                                             3.328




     2022                                                                                                                             3.306




     2021                                                                                                                             3.236




     2020                                                                                                                             3.395




     Jumlah Karyawan Berdasarkan Level Organisasi/Jabatan

      Level Organisasi/                                          2024                                2023                 Kenaikan
      Jabatan                                                                                                          (Penurunan) (%)
                                                  L       P       Jumlah       %        L      P      Jumlah    %

                                                                           Eksekutif

      Komisaris                                   4       0         4         0,12      3      0        3      0,09         33,33

      Direksi                                     3       0         3         0,09      3      0        3      0,09         0,00

      Chief                                       3        1        4         0,12      3      0        3      0,09         33,33

      Sub Jumlah                                  10       1        11        0,33      9      0        9      0,27         22,22

      Komite/Organ Pendukung                      4       0         4         0,12      4      0        4      0,12         0,00

      Division Head                               31      3         34        1,00      31      3       34     1,02         0,00

      Deputy Division Head                         7      5         12        0,35      3       1       4      0,12        200,00

      Manager                                    236      72       308        9,10     226     69      295     8,86         4,41

      Supervisor                                 890     394       1.284      37,94    824     372     1.196   35,94        7,36

      Staf                                       1169    562       1.731      51,15    1218    568     1.786   53,67        (3,08)

      Jumlah                                     2.357   1.038     3.384      100      2.331   975     3.306   100          2,36

     Keterangan: L= Laki-laki | P= Perempuan




86      PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 87
                                                                                                     >>         Profil Perusahaan
                                                                                                                                      03
Jumlah Karyawan Berdasarkan Regional dan Divisi
                                                          2024                             2023                       Kenaikan
 Lokasi Kerja/Penempatan
                                           L       P       Jumlah     %       L      P      Jumlah        %        (Penurunan) (%)

 Corporate Fleet                           40      25        65      1,92     37     23       60       1,8              8,33

 Head Office                               416    278       694     20,51    370     260     630      18,93             10,16

 Regional 1                                158     55        213     6,29    159     52       211     6,34              0,95

 Regional 2                               267      83       350     10,34    288     82      370      11,12             (5,41)

 Regional 3                               242      89        331     9,78    234     89      323       9,71             2,48

 Regional 4                                197    104        301     8,89    203     100     303          9,1           (0,66)

 Regional 5                               180      80       260      7,68     181    78      259      7,78              0,39

 Regional 6                                195     65       260      7,68    203     65      268      8,05              (2,99)

 Regional 7                               269      107       376     11,11   269     104      373     11,21             0,80

 Regional 8                                172     72       244      7,21     167    77      244      7,33              0,00

 Regional 9                                211     79       290      8,57    204     83      287      8,62              1,05

 Jumlah                                   2.347   1.037     3.384    100     2.331   975     3.306    100               2,36

Keterangan: L= Laki-laki | P= Perempuan




Jumlah Karyawan Berdasarkan Tingkat Pendidikan
                                                          2024                             2023                       Kenaikan
 Tingkat Pendidikan
                                           L       P       Jumlah     %       L      P      Jumlah        %        (Penurunan) (%)

 S3                                        0       0         0        0       0      0        0           0               -

 S2                                        43      19        62      1,83     35     15       50      1,50              24,00

 S1, D4                                   1.703   820       2.523   74,56    1.654   792     2.446    73,50             3,15

 Diploma (D3, D2, D1)                     345     183       528      15,6    349     188      537     16,14             (1,68)

 SLTA dan Sederajat                       256      15        271     8,01    277     18      295      8,86              (8,14)

 Jumlah                                   2.347   1.037     3.384    100     2.331   975     3.306    100               2,36

Keterangan: L= Laki-laki | P= Perempuan




Jumlah Karyawan Berdasarkan Status Kepegawaian
                                                          2024                             2023                       Kenaikan
 Status Kepegawaian
                                           L       P       Jumlah     %       L      P      Jumlah        %        (Penurunan) (%)

 Kontrak                                  408      191      599     17,70%   339     178      517    15,53%             15,86

 Permanen                                 1.938   845       2.783   82,24%   1.973   835     2.808   84,38%             (0,89)

 Probation                                  1       1        2      0,06%     3      0        3       0,09%            (33,33)

 Jumlah                                   2.347   1.037     3.384   100%     2.331   975     3.306    100               2,36

Keterangan: L= Laki-laki | P= Perempuan




                                                                                                           PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                             Laporan Tahunan 2024     87
Page 88
                                               MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




     Jumlah Karyawan Berdasarkan Rentang Usia
                                                                   2024                                      2023                        Kenaikan
      Rentang Usia
                                                  L          P      Jumlah            %      L          P     Jumlah            %     (Penurunan) (%)

      > 50 tahun                                  107       22        129            3,81    90         17      107          3,22          20,56

      40-49 tahun                                748        174      922           27,25     701       146     847           25,45         8,85

      30-39 tahun                                1.129      533      1.662         49,11    1.177      524     1.701         51,11         (2,29)

      20-29 tahun                                363        308       671          19,83    347        326      673          20,22         (0,30)

      < 20 tahun                                  0          0        0               0      0          0       0               0            -

      Jumlah                                     2.347     1.037     3.384           100    2.331      975     3.306           100         2,36

     Keterangan: L= Laki-laki | P= Perempuan




     Jumlah Karyawan Berdasarkan Masa Kerja
                                                                   2024                                      2023                        Kenaikan
      Masa Kerja
                                                  L          P      Jumlah            %      L          P     Jumlah            %     (Penurunan) (%)

      > 9 tahun                                  1.160      513      1.673         49,44    1018       459     1477          44,38         13,27

      5 - 9 tahun                                542        199       741            21,9   599        201     800           24,04         (7,38)

      3 - 5 tahun                                 131        91      222           6,56     282        108     390           11,72        (43,08)

      1 - 3 tahun                                325        170      495           14,63    233        174     407           12,23         21,62

      < 1 tahun                                   189       64       253             7,48   183         71     254             7,63        (0,39)

      Jumlah                                     2.347     1.037     3.384           100    2.331      975     3.306           100         2,36

     Keterangan: L= Laki-laki | P= Perempuan




     Jumlah Karyawan Berdasarkan Gender/Jenis Kelamin
                                                                   2024                                      2023                        Kenaikan
      Gender/Jenis Kelamin
                                                      Jumlah                  %                   Jumlah                %             (Penurunan) (%)

      Laki-laki                                          2.347               69,36                  2.315              69,56               1,38

      Perempuan                                          1.037               30,64                  1.013              30,44               2,37

      Jumlah                                             3.384               100                    3.306              100                 2,36

     Keterangan: L= Laki-laki | P= Perempuan




88      PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 89
                                                                                                                            >>         Profil Perusahaan
                                                                                                                                                                       03
PENDIDIKAN DAN/ATAU PELATIHAN
DEWAN KOMISARIS, DIREKSI, KOMITE-KOMITE,
SEKRETARIS PERUSAHAAN, AUDIT INTERNAL
DAN MANAJEMEN RISIKO
Nama dan           Jenis Pendidikan
                                       Materi Pendidikan dan Pelatihan                                             Tempat dan Waktu                Penyelenggara
Jabatan            dan Pelatihan

                                                                         Dewan Komisaris

Rico Adisurja      Pelatihan Publik    Seminar Nasional Tantangan Pembiayaan Tahun 2024                            Jakarta, 30 Jan 2024            APPI
Setiawan
(Komisaris         Pelatihan Publik    How to Prevent Money Laundering and Terrorism Financing                     Jakarta, 05 Sep 2024            OJK Institute
Utama)
                   Pelatihan Publik    The Future of Data Analytics in the Financial Industry:                     Jakarta, 12 Sep 2024            OJK Institute
                                       Trends and Innovations

                   Pelatihan Publik    Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions              Jakarta, 26 Sep 2024            OJK Institute

                   Pelatihan Publik    Empowering Leadership: How Women Leaders Drive Company and                  Jakarta, 10 Okt 2024            OJK Institute
                                       Institution Performance

                   Pelatihan Publik    Carbon Trading and its Effect on Indonesia’s Economy                        Jakarta, 17 Okt 2024            OJK Institute

                   Pelatihan Publik    Bedah Buku Keamanan Siber Bank                                              Jakarta, 07 Nov 2024            OJK Institute

                   Pelatihan Publik    Strenghtening Financial Integrity: Advanced Strategies and Innovations in   Jakarta, 21 Nov 2024            OJK Institute
                                       Anti Fraud

Fendy              Pelatihan Publik    Seminar Nasional Tantangan Pembiayaan Tahun 2024                            Jakarta, 30 Jan 2024            APPI
Eventius Mugni
(Komisaris         Pelatihan Publik    Training Basic Multifinance Business                                        Bandung, 11-12 Jan 2024         Duta Pro Training
Independen)                                                                                                                                        and Consulting

                   Pelatihan Publik    Seminar Nasional Bertumbuh Dalam Pengaturan UU P2SK                         Bali, 06 Mar 2024               APPI

                   Pelatihan Publik    Training Certification in Audite Committee Practices Batch 40               Jakarta, 20-22 & 27 Mei 2024    IKAI

                   Pelatihan Publik    Training Master Class Risk Governance - QRGP Certification                  Jakarta, 15, 16, 17 Juli 2024   CRMS

                   Pelatihan Publik    Strategic Planning for 2025 - Formulating the new Path for Profitability    Labuhan Bajo, 12-13 Sep         Markplus
                                                                                                                   2024                            Institute

                   Pelatihan Publik    The Future of Data Analytics in the Financial Industry:                     Jakarta, 12 Sep 2024            OJK Institute
                                       Trends and Innovations

                   Pelatihan Publik    Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions              Jakarta, 26 Sep 2024            OJK Institute

                   Pelatihan Publik    Carbon Trading and its Effect on Indonesia’s Economy                        Jakarta, 17 Okt 2024            OJK Institute

                   Pelatihan Publik    Strenghtening Financial Integrity: Advanced Strategies and Innovations in   Jakarta, 21 Nov 2024            OJK Institute
                                       Anti Fraud

Saptari            Pelatihan Publik    Sertifikasi Dasar Komisaris                                                 Jakarta, 30, 31 Juli 24         SPPI
(Komisaris)
                   Pelatihan Publik    How to Prevent Money Laundering and Terrorism Financing                     Jakarta, 05 Sep 2024            OJK Institute

                   Pelatihan Publik    The Future of Data Analytics in the Financial Industry:                     Jakarta, 12 Sep 2024            OJK Institute
                                       Trends and Innovations

                   Pelatihan Publik    Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions              Jakarta, 26 Sep 2024            OJK Institute

                   Pelatihan Publik    Empowering Leadership: How Women Leaders Drive Company and                  Jakarta, 10 Okt 2024            OJK Institute
                                       Institution Performance

                   Pelatihan Publik    Carbon Trading and its Effect on Indonesia’s Economy                        Jakarta, 17 Okt 2024            OJK Institute

                   Pelatihan Publik    Strenghtening Financial Integrity: Advanced Strategies and Innovations in   Jakarta, 21 Nov 2024            OJK Institute
                                       Anti Fraud

                   Pelatihan Inhouse   Pembekalan Internal Komisaris                                               Jakarta, 30, 31 Juli 2024       SPPI

                                                                               Direksi

Pinohadi G.        Pelatihan Publik    Seminar Nasional Bertumbuh Dalam Pengaturan UU P2SK                         Bali, 06 Mar 2024               APPI
Sumardi
(Direktur Utama)   Pelatihan Publik    Seminar Nasional Tantangan Pembiayaan di Tengah Perubahan Geopolitik        Jakarta, 04 Jun 2024            APPI
                                       dan Ekonomi

                   Pelatihan Publik    Driving Corporate Performance through Artificial Intelligence               Jakarta, 25 Jul 2024            OJK Institute

                   Pelatihan Publik    Seminar International The Fed’s Interest and Enhancing Market Share         Jakarta, 06 Ags 2024            APPI
                                       through Technologies Transformation

                   Pelatihan Publik    Membangun Kepemimpinan Berbasis Spiritual: Pendekatan Holistik untuk        Jakarta, 22 Ags 2024            OJK Institute
                                       Pertumbuhan dan Keberlanjutan Bisnis




                                                                                                                                  PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                                    Laporan Tahunan 2024               89
Page 90
                                           MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




     Nama dan           Jenis Pendidikan
                                           Materi Pendidikan dan Pelatihan                                             Tempat dan Waktu               Penyelenggara
     Jabatan            dan Pelatihan

                        Pelatihan Publik   How to Prevent Money Laundering and Terrorism Financing                     Jakarta, 05 Sep 2024           OJK Institute

                        Pelatihan Publik   Strategic Planning for 2025 - Formulating the new Path for Profitability    Labuhan Bajo, 12-13 Sep 2024   Markplus Institute

                        Pelatihan Publik   The Future of Data Analytics in the Financial Industry:                     Jakarta, 12 Sep 2024           OJK Institute
                                           Trends and Innovations

                        Pelatihan Publik   Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions              Jakarta, 26 Sep 2024           OJK Institute

                        Pelatihan Publik   Seminar Nasional Economic Outlook 2025                                      Jakarta, 01 Okt 2024           APPI

                        Pelatihan Publik   Empowering Leadership: How Women Leaders Drive Company and                  Jakarta, 10 Okt 2024           OJK Institute
                                           Institution Performance

                        Pelatihan Publik   Carbon Trading and its Effect on Indonesia’s Economy                        Jakarta, 17 Okt 2024           OJK Institute

                        Pelatihan Publik   Strenghtening Financial Integrity: Advanced Strategies and Innovations in   Jakarta, 21 Nov 2024           OJK Institute
                                           Anti Fraud

                        Pelatihan Publik   Resertifikasi Sertifikasi Manajemen Risiko jenjang 5                        Jakarta, 5-6 Des 2024          GPS

     R. Eryawan         Pelatihan Publik   Seminar Nasional Tantangan Pembiayaan Tahun 2024                            Jakarta, 30 Jan 2024           APPI
     Nurhariadi
     (Direktur)         Pelatihan Publik   Strategi Implementasi Market Conduct: Membangun Kepercayaan dan             Jakarta, 08 Ags 2024           OJK Institute
                                           Meningkatkan Kinerja Industri Jasa Keuangan

                        Pelatihan Publik   GRC Summit 2024 (Master Class + Seminar)                                    Jakarta, 22 Ags 2024           CRMS

                        Pelatihan Publik   Membangun Kepemimpinan Berbasis Spiritual: Pendekatan Holistik untuk        Jakarta, 22 Ags 2024           OJK Institute
                                           Pertumbuhan dan Keberlanjutan Bisnis

                        Pelatihan Publik   How to Prevent Money Laundering and Terrorism Financing                     Jakarta, 05 Sep 2024           OJK Institute

                        Pelatihan Publik   The Future of Data Analytics in the Financial Industry: Trends and          Jakarta, 12 Sep 2024           OJK Institute
                                           Innovations

                        Pelatihan Publik   Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions              Jakarta, 26 Sep 2024           OJK Institute

                        Pelatihan Publik   Seminar Nasional Economic Outlook 2025                                      Jakarta, 01 Okt 2024           APPI

                        Pelatihan Publik   Empowering Leadership: How Women Leaders Drive Company and                  Jakarta, 10 Okt 2024           OJK Institute
                                           Institution Performance

                        Pelatihan Publik   Carbon Trading and its Effect on Indonesia’s Economy                        Jakarta, 17 Okt 2024           OJK Institute

                        Pelatihan Publik   Resertifikasi Sertifikasi Manajemen Risiko jenjang 5                        Jakarta, 5-6 Des 2024          GPS

     William            Pelatihan Publik   Seminar Nasional Tantangan Pembiayaan Tahun 2024                            Jakarta, 30 Jan 2024           APPI
     Francis Indra
     (Direktur)         Pelatihan Publik   Driving Corporate Performance through Artificial Intelligence               Jakarta, 25 Jul 2024           OJK Institute

                        Pelatihan Publik   Seminar International The Fed’s Interest and Enhancing Market Share         Jakarta, 06 Ags 2024           APPI
                                           through Technologies Transformation

                        Pelatihan Publik   Strategi Implementasi Market Conduct: Membangun Kepercayaan dan             Jakarta, 08 Ags 2024           OJK Institute
                                           Meningkatkan Kinerja Industri Jasa Keuangan

                        Pelatihan Publik   GRC Summit 2024 (Master Class + Seminar)                                    Jakarta, 22 Ags 2024           CRMS

                        Pelatihan Publik   Membangun Kepemimpinan Berbasis Spiritual: Pendekatan Holistik untuk        Jakarta, 22 Ags 2024           OJK Institute
                                           Pertumbuhan dan Keberlanjutan Bisnis

                        Pelatihan Publik   How to Prevent Money Laundering and Terrorism Financing                     Jakarta, 05 Sep 2024           OJK Institute

                        Pelatihan Publik   The Future of Data Analytics in the Financial Industry: Trends and          Jakarta, 12 Sep 2024           OJK Institute
                                           Innovations

                        Pelatihan Publik   Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions              Jakarta, 26 Sep 2024           OJK Institute

                        Pelatihan Publik   Empowering Leadership: How Women Leaders Drive Company and                  Jakarta, 10 Okt 2024           OJK Institute
                                           Institution Performance

                        Pelatihan Publik   Carbon Trading and its Effect on Indonesia’s Economy                        Online, 17 Okt 2024            OJK Institute

                                                                                    Chief

     Afri Feder Fauzi   Pelatihan Publik   Seminar Nasional Tantangan Pembiayaan Tahun 2024                            Jakarta, 30 Jan 2024           APPI
     (Chief)
                        Pelatihan Publik   Peluang Pertumbuhan Kredit Pasca Berakhirnya Kebijakan                      Jakarta, 22 Mei 2024           OJK Institute
                                           Restrukturisasi Kredit

                        Pelatihan Publik   Driving Corporate Performance through Artificial Intelligence               Jakarta, 25 Jul 2024           OJK Institute

                        Pelatihan Publik   Seminar Internasional The Fed’s Interest and Enhancing Market Share         Jakarta, 06 Ags 2024           APPI
                                           through Technologies Transformation

                        Pelatihan Publik   How to Prevent Money Laundering and Terrorism Financing                     Jakarta, 05 Sep 2024           OJK Institute

                        Pelatihan Publik   The Future of Data Analytics in the Financial Industry:                     Jakarta, 12 Sep 2024           OJK Institute
                                           Trends and Innovations

                        Pelatihan Publik   Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions              Jakarta, 26 Sep 2024           OJK Institute




90     PT Mandiri Tunas Finance
       Laporan Tahunan 2024
Page 91
                                                                                                                         >>         Profil Perusahaan
                                                                                                                                                           03
Nama dan          Jenis Pendidikan
                                     Materi Pendidikan dan Pelatihan                                             Tempat dan Waktu          Penyelenggara
Jabatan           dan Pelatihan

                  Pelatihan Publik   Empowering Leadership: How Women Leaders Drive Company and                  Jakarta, 10 Okt 2024      OJK Institute
                                     Institution Performance

                  Pelatihan Publik   Carbon Trading and its Effect on Indonesia’s Economy                        Jakarta, 17 Okt 2024      OJK Institute

                  Pelatihan Publik   EV Insurance, International Best Practices for Innovation of New Energy     Jakarta, 31 Okt 2024      OJK Institute
                                     Product and Services

                  Pelatihan Publik   3rd BOD Briefing                                                            Jakarta, 6-7 Nov 2024     Intipesan

                  Pelatihan Publik   Bedah Buku Keamanan Siber Bank                                              Jakarta, 07 Nov 2024      OJK Institute

B. Perana         Pelatihan Publik   Peluang Pertumbuhan Kredit Pasca Berakhirnya Kebijakan                      Jakarta, 22 Mei 2024      OJK Institute
Citra Ketaren                        Restrukturisasi Kredit
(Chief)
                  Pelatihan Publik   Driving Corporate Performance through Artificial Intelligence               Jakarta, 25 Jul 2024      OJK Institute

                  Pelatihan Publik   Strategi Implementasi Market Conduct: Membangun Kepercayaan dan             Jakarta, 08 Ags 2024      OJK Institute
                                     Meningkatkan Kinerja Industri Jasa Keuangan

                  Pelatihan Publik   GRC Summit 2024 (Master Class + Seminar)                                    Jakarta, 22 Ags 2024      CRMS

                  Pelatihan Publik   Membangun Kepemimpinan Berbasis Spiritual: Pendekatan Holistik untuk        Jakarta, 22 Ags 2024      OJK Institute
                                     Pertumbuhan dan Keberlanjutan Bisnis

                  Pelatihan Publik   How to Prevent Money Laundering and Terrorism Financing                     Jakarta, 05 Sep 2024      OJK Institute

                  Pelatihan Publik   The Future of Data Analytics in the Financial Industry:                     Jakarta, 12 Sep 2024      OJK Institute
                                     Trends and Innovations

                  Pelatihan Publik   Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions              Jakarta, 26 Sep 2024      OJK Institute

                  Pelatihan Publik   Empowering Leadership: How Women Leaders Drive Company and                  Jakarta, 10 Okt 2024      OJK Institute
                                     Institution Performance

                  Pelatihan Publik   Carbon Trading and its Effect on Indonesia’s Economy                        Jakarta, 17 Okt 2024      OJK Institute

Devi Maladianti   Pelatihan Publik   Pelatihan Sertifikasi Ahli Pembiayaan                                       Jakarta, 28 Mei 2024      SPPI
(Chief)
                  Pelatihan Publik   Seminar Nasional Tantangan Pembiayaan di Tengah Perubahan Geopolitik        Jakarta, 04 Jun 2024      APPI
                                     dan Ekonomi

                  Pelatihan Publik   Driving Corporate Performance through Artificial Intelligence               Jakarta, 25 Jul 2024      OJK Institute

                  Pelatihan Publik   Seminar Internasional The Fed’s Interest and Enhancing Market Share         Jakarta, 06 Ags 2024      APPI
                                     through Technologies Transformation

                  Pelatihan Publik   Strategi Implementasi Market Conduct: Membangun Kepercayaan dan             Jakarta, 08 Ags 2024      OJK Institute
                                     Meningkatkan Kinerja Industri Jasa Keuangan

                  Pelatihan Publik   Seminar GRC Summit 2024                                                     Jakarta, 22 Ags 2024      CRMS

                  Pelatihan Publik   Membangun Kepemimpinan Berbasis Spiritual: Pendekatan Holistik untuk        Jakarta, 22 Ags 2024      OJK Institute
                                     Pertumbuhan dan Keberlanjutan Bisnis

                  Pelatihan Publik   How to Prevent Money Laundering and Terrorism Financing                     Jakarta, 05 Sep 2024      OJK Institute

                  Pelatihan Publik   The Future of Data Analytics in the Financial Industry:                     Jakarta, 12 Sep 2024      OJK Institute
                                     Trends and Innovations

                  Pelatihan Publik   Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions              Jakarta, 26 Sep 2024      OJK Institute

                  Pelatihan Publik   Seminar Nasional Economic Outlook 2025                                      Jakarta, 01 Okt 2024      APPI

                  Pelatihan Publik   Empowering Leadership: How Women Leaders Drive Company and                  Jakarta, 10 Okt 2024      OJK Institute
                                     Institution Performance

                  Pelatihan Publik   Carbon Trading and its Effect on Indonesia’s Economy                        Jakarta, 17 Okt 2024      OJK Institute

                  Pelatihan Publik   Resertifikasi Sertifikasi Manajemen Risiko jenjang 5                        Jakarta, 5-6 Des 2024     GPS

Muhamad           Pelatihan Publik   The Future of Data Analytics in the Financial Industry: Trends and          Jakarta, 12 Sep 2024      OJK Institute
Suryadi                              Innovations
(Chief)
                  Pelatihan Publik   Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions              Jakarta, 26 Sep 2024      OJK Institute

                  Pelatihan Publik   Pelatihan Sertifikasi Ahli Pembiayaan                                       Jakarta, 02 Okt 2024      SPPI

                  Pelatihan Publik   Empowering Leadership: How Women Leaders Drive Company and                  Jakarta, 10 Okt 2024      OJK Institute
                                     Institution Performance

                  Pelatihan Publik   Carbon Trading and its Effect on Indonesia’s Economy                        Jakarta, 17 Okt 2024      OJK Institute

                  Pelatihan Publik   EV Insurance, International Best Practices for Innovation of New Energy     Jakarta, 31 Okt 2024      OJK Institute
                                     Product and Services

                  Pelatihan Publik   3rd BOD Briefing                                                            Jakarta, 6-7 Nov 2024     Intipesan

                  Pelatihan Publik   Bedah Buku Keamanan Siber Bank                                              Jakarta, 07 Nov 2024      OJK Institute

                  Pelatihan Publik   Strenghtening Financial Integrity: Advanced Strategies and Innovations in   Jakarta, 21 Nov 2024      OJK Institute
                                     Anti Fraud




                                                                                                                               PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                                 Laporan Tahunan 2024      91
Page 92
                                           MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




     Nama dan           Jenis Pendidikan
                                           Materi Pendidikan dan Pelatihan                                             Tempat dan Waktu                Penyelenggara
     Jabatan            dan Pelatihan

                                                                               Komite Audit

     Marlan Marthias    Pelatihan Publik   Training Certification in Audite Committee Practices Batch 40               Jakarta, 20-22 & 27 Mei-        IKAI
     Achmad                                                                                                            2024

                        Pelatihan Publik   The Future of Data Analytics in the Financial Industry: Trends and          Jakarta, 12 Sep 2024            OJK Institute
                                           Innovations

                        Pelatihan Publik   Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions              Jakarta, 26 Sep 2024            OJK Institute

                        Pelatihan Publik   Carbon Trading and its Effect on Indonesia’s Economy                        Jakarta, 17 Okt 2024            OJK Institute

     Indra Riyawan      Pelatihan Publik   Training Certification in Audite Committee Practices Batch 40               Jakarta, 20-22 & 27 Mei-2024    IKAI

                        Pelatihan Publik   Training Master Class Risk Governance - QCRO Certification                  Jakarta, 15, 16, 17 Juli 2024   CRMS

                        Pelatihan Publik   The Future of Data Analytics in the Financial Industry:                     Jakarta, 12 Sep 2024            OJK Institute
                                           Trends and Innovations

                        Pelatihan Publik   Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions              Jakarta, 26 Sep 2024            OJK Institute

                                                                      Komite Nominasi & Remunerasi

     Fendy              Pelatihan Publik   Seminar Nasional Tantangan Pembiayaan Tahun 2024                            Jakarta, 30 Jan 2024            APPI
     Eventius Mugni
     (Komisaris         Pelatihan Publik   Training Basic Multifinance Business                                        Bandung, 11-12 Jan 2024         Duta Pro Training
     Independen)                                                                                                                                       and Consulting

                        Pelatihan Publik   Seminar Nasional Bertumbuh Dalam Pengaturan UU P2SK                         Bali, 06 Mar 2024               APPI

                        Pelatihan Publik   Training Certification in Audite Committee Practices Batch 40               Jakarta, 20-22 & 27 Mei 2024    IKAI

                        Pelatihan Publik   Training Master Class Risk Governance - QRGP Certification                  Jakarta, 15, 16, 17 Juli 2024   CRMS

                        Pelatihan Publik   Strategic Planning for 2025 - Formulating the new Path for Profitability    Labuhan Bajo, 12 - 13-Sep       Markplus
                                                                                                                       2024                            Institute

                        Pelatihan Publik   The Future of Data Analytics in the Financial Industry:                     Jakarta, 12 Sep 2024            OJK Institute
                                           Trends and Innovations

                        Pelatihan Publik   Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions              Jakarta, 26 Sep 2024            OJK Institute

                        Pelatihan Publik   Carbon Trading and its Effect on Indonesia’s Economy                        Jakarta, 17 Okt 2024            OJK Institute

                        Pelatihan Publik   Strenghtening Financial Integrity: Advanced Strategies and Innovations in   Jakarta, 21 Nov 2024            OJK Institute
                                           Anti Fraud

                                                                         Komite Pemantau Risiko

     Irwan Trinugroho   Pelatihan Publik   Training Master Class Risk Governance - QCRO Certification                  Jakarta, 15, 16, 17 Juli 2024   CRMS

                        Pelatihan Publik   How to Prevent Money Laundering and Terrorism Financing                     Jakarta, 05 Sep 2024            OJK Institute

                        Pelatihan Publik   The Future of Data Analytics in the Financial Industry: Trends and          Jakarta, 12 Sep 2024            OJK Institute
                                           Innovations

                        Pelatihan Publik   Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions              Jakarta, 26 Sep 2024            OJK Institute

                        Pelatihan Publik   Carbon Trading and its Effect on Indonesia’s Economy                        Jakarta, 17 Okt 2024            OJK Institute

                                                                          Sekretaris Perusahaan

     Dadan Hamdhani     Pelatihan Publik   Kick Off Anti Fraud                                                         Jakarta, 15 Nov 2024            MTF

                        Pelatihan Publik   Transformational Leadership                                                 Bogor, 03 Des 2024              Zulkifli Zaini

                        Pelatihan Publik   Pelatihan Sertifikasi Dasar Pembiayaan - Manajerial                         Jakarta, 23 Jan 2025            LSPPI

                                                                               Audit Internal

     Bayu Mario         Pelatihan Publik   Training Internal Auditor Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) -          Jakarta, 27 Ags 2024            PT Aurora Bisnis
                                           implementasi ISO 37001 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP)                                               International

                        Pelatihan Publik   How to Prevent Money Laundering and Terrorism Financing                     Jakarta, 05 Sep 2024            OJK Institute

                        Pelatihan Publik   The Future of Data Analytics in the Financial Industry: Trends and          Jakarta, 12 Sep 2024            OJK Institute
                                           Innovations

                        Pelatihan Publik   Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions              Jakarta, 26 Sep 2024            OJK Institute

                        Pelatihan Publik   Empowering Leadership: How Women Leaders Drive Company and                  Jakarta, 10 Okt 2024            OJK Institute
                                           Institution Performance

                        Pelatihan Publik   Training Teknik Investigasi (Advance) dan Case Study oleh Tim Senior        Jakarta, 4-5 Nov-2024           BMRI
                                           Investigasi BMRI

                        Pelatihan Publik   Carbon Trading and its Effect on Indonesia’s Economy                        Jakarta, 17 Okt 2024            OJK Institute

                        Pelatihan Publik   Strenghtening Financial Integrity: Advanced Strategies and Innovations in   Jakarta, 21 Nov 2024            OJK Institute
                                           Anti Fraud




92     PT Mandiri Tunas Finance
       Laporan Tahunan 2024
Page 93
                                                                                                                            >>         Profil Perusahaan
                                                                                                                                                                03
Nama dan             Jenis Pendidikan
                                        Materi Pendidikan dan Pelatihan                                             Tempat dan Waktu            Penyelenggara
Jabatan              dan Pelatihan

                                                                      Retail Risk Management

Indra Budi           Pelatihan Publik   Pelatihan Sertifikasi Dasar Pembiayaan - Manajerial                         Jakarta, 13-15 Mei 2024     SPPI
Laksana
                     Pelatihan Publik   Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions              Jakarta, 26 Sep 2024        OJK Institute

                     Pelatihan Publik   Seminar Economic Outlook 2025                                               Jakarta, 01 Okt 2024        APPI

                     Pelatihan Publik   Empowering Leadership: How Women Leaders Drive Company and                  Jakarta, 10 Okt 2024        OJK Institute
                                        Institution Performance

                     Pelatihan Publik   Training Internal Control over Financial Reporting (ICOFR)                  Jakarta, 18 & 20 Nov 2024   BMRI

                     Pelatihan Publik   Carbon Trading and its Effect on Indonesia’s Economy                        Jakarta, 17 Okt 2024        OJK Institute

                     Pelatihan Publik   Strenghtening Financial Integrity: Advanced Strategies and Innovations in   Jakarta, 21 Nov 2024        OJK Institute
                                        Anti Fraud

                     Pelatihan Publik   Pelaksanaan Konsinyasi Internal Control Over Financial Reporting (ICOFR)    Jakarta, 25-26 Nov 2024     BMRI

                                                                    Corporate Risk Management

Vitriati Hartika T   Pelatihan Publik   Pelatihan Sertifikasi Dasar Pembiayaan - Manajerial                         Jakarta, 15-22 Mei 2024     SPPI

                     Pelatihan Publik   Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions              Jakarta, 26 Sep 2024        OJK Institute

                     Pelatihan Publik   Empowering Leadership: How Women Leaders Drive Company and                  Jakarta, 10 Okt 2024        OJK Institute
                                        Institution Performance

                     Pelatihan Publik   QCRO Training and Certification                                             Jakarta, 6-7 Nov 2024       CRMS

                     Pelatihan Publik   Training Internal Control over Financial Reporting (ICOFR)                  Jakarta, 18 & 20 Nov 2024   BMRI

                     Pelatihan Publik   Carbon Trading and its Effect on Indonesia’s Economy                        Jakarta, 17 Okt 2024        OJK Institute

                     Pelatihan Publik   Strenghtening Financial Integrity: Advanced Strategies and Innovations in   Jakarta, 21 Nov 2024        OJK Institute
                                        Anti Fraud

                     Pelatihan Publik   Pelaksanaan Konsinyasi Internal Control Over Financial Reporting (ICOFR)    Jakarta, 25-26 Nov 2024     BMRI




                                                                                                                                  PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                                    Laporan Tahunan 2024        93
Page 94
                                                 MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




     STRUKTUR DAN KOMPOSISI
     PEMEGANG SAHAM

     Komposisi Kepemilikan Saham Mandiri Tunas Finance
                                                                   1 Januari 2024                                                    31 Desember 2024
      Pemegang
                                                                                                      Persentase                                                           Persentase
      Saham                                        Jumlah Lembar                 Nilai Nominal
                                                                                                     Kepemilikan
                                                                                                                         Jumlah Lembar                Nilai Nominal
                                                                                                                                                                          Kepemilikan
                                                           Saham                          (Rp)                                   Saham                         (Rp)
                                                                                                       Saham (%)                                                            Saham (%)

      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                1.275.000.000          127.500.000.000                  51,00        1.275.000.000           127.500.000.000                  51,00

      PT Tunas Ridean                              1.225.000.000          122.500.000.000                  49,00        1.225.000.000          122.500.000.000                  49,00

      Jumlah                                    2.500.000.000          250.000.000.000                   100,00       2.500.000.000          250.000.000.000                  100,00




     51,00%                                                                                                                                                      49,00%
     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                                                                                          PT Tunas Ridean




     INFORMASI TENTANG KEPEMILIKAN SAHAM
     MANDIRI TUNAS FINANCE OLEH MANAJEMEN KUNCI

     Kepemilikan Saham Mandiri Tunas Finance oleh
     Dewan Komisaris dan Direksi, Baik Langsung atau Tidak Langsung
                                                                                                             Kepemilikan Saham MTF                   Kepemilikan Saham MTF
      Dewan Komisaris dan Direksi                                          Jabatan                              Secara Langsung                         Tidak Langsung

                                                                                  Dewan Komisaris
      Rico Adisurja Setiawan                               Komisaris Utama                                                Nihil                                   Nihil
      Totok Priyambodo*                                    Komisaris                                                      Nihil                                   Nihil
      Saptari**                                            Komisaris                                                      Nihil                                   Nihil
      Fendy Eventius Mugni                                 Komisaris Independen                                           Nihil                                   Nihil
      Subarna***                                           Komisaris Independen                                           Nihil                                   Nihil

                                                                                         Direksi
      Pinohadi G. Sumardi                                  Direktur Utama                                                 Nihil                                   Nihil

      William Francis Indra                                Direktur                                                       Nihil                                   Nihil

      R. Eryawan Nurhariadi                                Direktur                                                       Nihil                                   Nihil

     Keterangan:
     *Pengunduran diri Bapak Totok sebagai Komisaris Perseroan telah diterima oleh para Pemegang Saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang termuat di dalam Akta
     Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa dengan Nomor 48 tanggal 5 Juni 2024.
     **Telah diangkat oleh Para Pemegang Saham Perseroan berdasarkan Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Mandiri Tunas Finance No. 236 tanggal 28 Juni
     2024 dan telah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas penilaian kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) pada tanggal 18 Oktober 2024.
     ***Telah diangkat oleh Para Pemegang Saham Perseroan berdasarkan Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Mandiri Tunas Finance No. 16 tanggal 5
     November 2024. Penetapan pengangkatan berlaku efektif setelah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas penilaian kelayakan dan kepatutan (fit and proper test)
     Nihil = tidak memiliki saham MTF




94      PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 95
                                                                                        >>         Profil Perusahaan
                                                                                                                         03

Informasi Tentang Pemegang Saham Utama dan/atau
Pemegang Saham Pengendali Hingga Nama Pemilik Akhir
Pemegang Saham Utama/Pengendali Perseroan adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang memiliki saham
Perseroan sebanyak 51,00%. Sementara PT Tunas Ridean memiliki saham Perseroan sebanyak 49,00%. Berikut
disampaikan struktur kepemilikan saham hingga nama pemilik akhir.


Struktur Pemegang Saham

  Pemerintah
                                                 PT Tunas       Jardine Cycle &         PT Tunas           Pemegang
    Republik               Publik
                                              Andalan Pratama    Carriage Ltd            Ridean          Saham Lainnya
   Indonesia


   52,00%               48,00%                   46,24%            46,24%               7,50%               0,02%




         PT Bank Mandiri                                                     PT Tunas
          (Persero) Tbk                                                       Ridean


               51,00%                                                        49,00%




                                    PT Mandiri Tunas Finance




PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, selanjutnya disebut         Penawaran Umum Saham perdana dengan kode
“Bank Mandiri”, didirikan pada tanggal 2 Oktober           saham “BMRI” sebesar 20% atau ekuivalen dengan 4
1998 di Negara Republik Indonesia dengan Akta              miliar lembar saham.
Notaris Sutjipto, S.H., No. 10, berdasarkan Peraturan
Pemerintah No. 75 Tahun 1998 tanggal 1 Oktober             Seiring berjalannya waktu dan didukung dengan
1998. Bank Mandiri didirikan melalui merger atau           pengalaman serta kemampuan yang matang dalam
penggabungan usaha dari 4 (empat) bank BUMN,               memberikan layanan perbankan, terutama pada
yaitu PT Bank Bumi Daya (Persero), PT Bank Dagang          segmen kredit korporasi, hingga kini Bank Mandiri
Negara (Persero), PT Bank Ekspor Impor Indonesia           masih dipercaya sebagai salah satu Bank BUMN yang
(Persero), dan PT Bank Pembangunan Indonesia               terbesar di Indonesia dari sisi total aset, pinjaman,
(Persero). Pada 14 Juli 2003, Bank Mandiri melakukan       dan deposit.




                                                                                             PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                               Laporan Tahunan 2024      95
Page 96
                                  MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




     Sebagai bank BUMN yang beroperasi di tengah                     kinerja, sumber daya manusia dan kerja sama tim
     populasi masyarakat terbesar di dunia, serta dalam              yang terbaik.
     rangka mewujudkan aspirasi jangka panjangnya               • Mengambil          peran       aktif      dalam       mendorong
     di tahun 2020 - 2024 yaitu “To be your preferred                pertumbuhan       jangka       panjang          Indonesia      dan
     financial partner” atau Menjadi Partner Financial               selalu menghasilkan imbal balik yang tinggi secara
     Pilhan Utama Anda, maka Bank Mandiri secara                     konsisten bagi pemegang saham.
     konsisten memfokuskan pada 2 (dua) hal, yaitu
     • Komitmen membangun hubungan jangka panjang               Untuk      mewujudkan         hal    tersebut,        Bank    Mandiri
      yang didasari atas kepercayaan baik dengan                secara berkesinambungan meningkatkan posisi dan
      nasabah bisnis maupun perseorangan. Bank Mandiri          kemampuannya pada sektor industri perbankan Nasional
      melayani seluruh nasabah dengan standar layanan           dengan memerhatikan perkembangan teknologi yang
      internasional melalui penyediaan solusi keuangan          cepat, kebutuhan nasabah yang semakin dinamis, dan
      yang inovatif. Bank Mandiri ingin dikenal karena          demografis masyarakat Indonesia.



                                   Informasi Umum PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

            Nama Perseroan                                                Jaringan Usaha
            PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                 1             Kantor Pusat


            Tanggal Pendirian
                                                                          139           Kantor Cabang


            2 Oktober 1998                                                9             Entitas Anak dan 5 Entitas Cucu
                                                                                        (termasuk 1 Entitas Cicit)


            Bidang Usaha                                                  2.053         Cabang Pembantu

            Perbankan
                                                                          12.892        ATM

            Pencatatan Saham                                              7             Kantor Luar Negeri
                                                                                        (5 Cabang Luar Negeri dan 2 Entitas Anak)
            Bursa Efek Indonesia, 14 Juli 2003


            Kode Efek                                                     Jumlah Karyawan

            BMRI                                                          38.898 orang (2024)
            Kinerja Keuangan per 31 Desember 2024 (Jutaan Rupiah)
            Jumlah Aset Konsolidasi                                       Rp2.427.223.262
            Jumlah Simpanan Nasabah Konsolidasi                           Rp1.698.896.916 (termasuk dana syirkah temporer)
            Jumlah Ekuitas Konsolidasi                                    Rp313.474.681
            Jumlah Pendapatan Bunga dan Syariah - Neto Konsolidasi        Rp101.756.920
            Jumlah Laba Bersih Tahun Berjalan Konsolidasi                 Rp61.165.121 (termasuk laba bersih tahun berjalan yang
            		                                                            diatribusikan kepada Kepentingan Non Pengendali)


            Alamat Kantor Pusat
            Plaza Mandiri
            Jl. Jenderal Gatot Subroto Kav. 36-38 | Jakarta 12190-Indonesia
            Telp    : +6221 5265045 | Fax : +6221 5274477, 527557
            Email : corporate.communication@bankmandiri.co.id
            Web : www.bankmandiri.co.id




96     PT Mandiri Tunas Finance
       Laporan Tahunan 2024
Page 97
                                                                                                    >>        Profil Perusahaan
                                                                                                                                           03
                    Susunan Dewan Komisaris dan Direksi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
                                                     per 31 Desember 2024

DEWAN KOMISARIS                                                   DIREKSI
Komisaris Utama/                                                  Direktur Utama                                 Darmawan Junaidi
                                 Muhamad Chatib Basri
Komisaris Independen
                                                                  Wakil Direktur Utama                           Alexandra Askandar
Wakil Komisaris Utama
                                 Zainudin Amali                   Direktur Kepatuhan dan SDM                     Agus Dwi Handaya
Komisaris Independen
                                                                  Direktur Corporate Banking                     Riduan
Komisaris Independen             Loeke Larasati Agoestina
                                                                  Direktur Jaringan & Retail Banking             Aquarius Rudianto
Komisaris Independen             Muliadi Rahardja
                                                                  Direktur Operation                             Toni E. B. Subari
Komisaris Independen             Heru Kristiyana
                                                                  Direktur Hubungan Kelembagaan                  Rohan Hafas
Komisaris                        Tedi Bharata
                                                                  Direktur Keuangan & Strategi                   Sigit Prastowo
Komisaris                        Rionald Silaban
                                                                  Direktur Information Technology                Timothy Utama
Komisaris                        Arif Budimanta                   Direktur Treasury & International Banking      Eka Fitria
Komisaris                        Faried Utomo                     Direktur Manajemen Risiko                      Danis Subyantoro

Komisaris                        Muhammad Yusuf Ateh              Direktur Commercial Banking                    Totok Priyambodo




PT Tunas Ridean
PT Tunas Ridean, selanjutnya disebut “Tunas Group”,              mengoperasikan          jaringan        outlet     penjualan        dan
merupakan pemegang saham pendiri Perseroan.                      layanan purnajual merek otomotif ternama melalui
Tunas Group adalah perusahaan keluarga bernama                   PT Tunas Ridean (Tunas Toyota), PT Tunas Mobilindo
Tunas Indonesia Motor yang beroperasi sejak tahun                Perkasa (Tunas Daihatsu dan Tunas Peugeot), PT
1967. Pada tahun 1980, Tunas Group mengintegrasikan              Tunas Mobilindo Parama (Tunas BMW), dan PT Tunas
seluruh bisnis unit ke dalam satu perusahaan induk PT            Dwipa Matra diler utama sepeda motor Honda untuk
Tunas Ridean. Perusahaan ini kemudian mendaftarkan               wilayah Lampung. Perseroan melalui PT Tunas Aset
diri di Bursa Efek Indonesia pada tahun 1995 melalui             Sarana (Tunas Used Car) juga mengoperasikan layanan
aksi korporasi Penawaran Umum Saham perdana                      penjualan mobil bekas BMW Premium Selection.
dengan kode saham “TURI”.
                                                                 Selain itu Tunas Group mengoperasikan layanan
Di tahun 2012, Tunas Group memperluas jaringan                   penyewaan kendaraan dan pengelolaan armada
outlet   penjualan      dan   layanan   purnajual    merek       jangka pendek dan jangka panjang melalui PT Surya
otomotif melalui akuisisi dealer resmi merek Isuzu               Sudeco (Tunas Rent). PT Surya Sudeco mendirikan
PT Rahardja Ekalancar dan sekarang bernama Tunas                 perusahaan manpower services bernama PT Mitra
Isuzu. Pada November 2014, PT Tunas Dwipa Matra                  Asri Pratama dan balai lelang bernama PT Mega
bersama-sama dengan pihak ketiga mendirikan PT                   Armada Sudeco.
Asia Surya Perkasa, dealer utama sepeda motor
Honda untuk wilayah Bangka Belitung.                             Pertengahan tahun 2022 Tunas Group mengambil
                                                                 keputusan         untuk       Go      Private     dan        melakukan
Saat ini Tunas Group telah menjadi grup otomotif                 penghapusan pencatatan (delisting) di Bursa Efek
independen terbesar yang memiliki 169                outlet      Indonesia secara sukarela. PT Tunas Ridean resmi
yang tersebar di seluruh Indonesia. Tunas Group                  menjadi perusahaan tertutup di 6 April 2023.




                                                                                                         PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                           Laporan Tahunan 2024            97
Page 98
                                    MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




                                              Informasi Umum PT Tunas Ridean

              Nama Perseroan                                                     Pencatatan Saham
              PT Tunas Ridean                                                    Bursa Efek Indonesia, 16 Mei 1995, kode saham
                                                                                 “TURI”. Menjadi Perusahaan Tertutup/Private
                                                                                 Company pada 6 April 2023.
              Tanggal Pendirian
              24 Juli 1980                                                       Kode Efek

              Bidang Usaha
                                                                                 TURI
              Keagenan, Penyaluran, Industri,
              Perdagangan, dan Pengangkutan                                      Jaringan Usaha

                                                                                 169    outlet yang tersebar di seluruh Indonesia.
              Jumlah Karyawan

              4.259 orang (2024)
              Kinerja Keuangan per 31 Desember 2024 (Jutaan Rupiah)
              Jumlah Aset Konsolidasian                                          Rp9.739.857
              Jumlah Ekuitas Konsolidasian                                       Rp6.171.648
              Jumlah Pendapatan Bersih Konsolidasian                             Rp17.525.849
              Jumlah Laba Bersih Tahun Berjalan Konsolidasian                    Rp1.259.676 (belum teraudit)


              Alamat Kantor Pusat
              Jl. Raya Pasar Minggu No.7 Jakarta 12740, Indonesia
              Telp    : +6221 794 4788, 799 5621
              Fax     : +6221 150 0798
              Email : info@tunasgroup.com
              Web : www.tunasgroup.com

                                  Susunan Dewan Komisaris dan Direksi PT Tunas Ridean
                                                         per 31 Desember 2024

     DEWAN KOMISARIS                                                  DIREKSI
     Komisaris Utama               Anton Setiawan                     Direktur Utama                  Rico Adisurja Setiawan

     Komisaris                     Hong Anton Leoman                  Direktur                        Tenny Febyana Halim

     Komisaris                     Wilfrid Foo Tsu-Jin                Direktur                        Nugraha Indra Permadi

     Komisaris                     Alfredo Chandra                    Direktur                        Ester Tanudjaja

                                                                      Direktur                        Andrew Ling




     KRONOLOGIS
     PENERBITAN SAHAM

     Hingga      akhir   tahun     2024,     Perseroan    tidak      menerbitkan obligasi. Oleh karena itu, tidak terdapat
     mencatatkan sahamnya di bursa saham. Perseroan                  informasi         tentang    kronologis    penerbitan     dan
     menjadi perusahaan tercatat sebagai emiten karena               pencatatan saham.




98     PT Mandiri Tunas Finance
       Laporan Tahunan 2024
Page 99
                                                                                                            >>      Profil Perusahaan
                                                                                                                                            03
KRONOLOGIS
PENERBITAN EFEK LAINNYA

Sejak tahun 2003, MTF telah beberapa kali menerbitkan                       Perseroan         mengeluarkan         Penawaran        Umum
Obligasi yang dananya digunakan seluruhnya untuk                            Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas
memperkuat struktur pendanaan dalam mendukung                               Finance Tahap III Tahun 2024 dan Penawaran Umum
kegiatan pembiayaan kendaraan bermotor. Walaupun                            Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas
Perseroan    mendapatkan            dukungan      penuh         atas        Finance Tahap IV Tahun 2024. Berikut tabel obligasi
fasilitas pendanaan terutama Joint Financing dari PT                        yang masih beredar serta masih dalam status belum
Bank Mandiri (Persero) Tbk, namun Perseroan tetap                           lunas per 31 Desember 2024. Seluruh obligasi yang
melakukan diversifikasi pendanaan untuk menunjang                           diterbitkan Perseroan dilakukan melalui Bursa Efek
kinerja   usaha    Perseroan.       Selain   itu,    penerbitan             Indonesia (BEI). Selain obligasi di bawah, Perseroan
Obligasi juga bertujuan untuk menjaga hubungan baik                         tidak menerbitkan efek apa pun dalam bentuk lain.
dengan investor serta mempertahankan eksistensi
Perseroan sebagai perusahaan pembiayaan terkemuka
di Indonesia.

                                                                                   Frekuensi
                                     Peringkat      Jumlah             Tingkat                    Tanggal         Tanggal
Tahun     Nama Obligasi                                                            Pembayaran                                   Status
                                     Penerbitan     (Rp Juta)          Bunga                      Penerbitan      Jatuh
                                                                                   Bunga

2020      Obligasi Berkelanjutan     idAA+          386.000            8,60% p.a   Setiap         13 Agustus      13 Agustus    Aktif/
          V MTF Tahap I Seri B                                                     3 (tiga)       2020            2025          Belum
                                                                                   bulan                                        Lunas
2021      Obligasi Berkelanjutan     idAA+          915.150            7,00% p.a   Setiap         20 Mei          20 Mei        Aktif/
          V MTF Tahap II Seri A                                                    3 (tiga)       2021            2024          Belum
                                                                                   bulan                                        Lunas
          Obligasi Berkelanjutan     idAA+          485.700            7,65% p.a   Setiap         20 Mei          20 Mei        Aktif/
          V MTF Tahap II Seri B                                                    3 (tiga)       2021            2026          Belum
                                                                                   bulan                                        Lunas
2022      Obligasi Berkelanjutan     idAA+          851.440            5,90% p.a   Setiap         23 Februari     23 Februari   Aktif/
          V Tahap III MTF Seri A                                                   3 (tiga)       2022            2025          Belum
                                                                                   bulan                                        Lunas
          Obligasi Berkelanjutan     idAA+          376.615            6,75% p.a   Setiap         23 Februari     23 Februari   Aktif/
          V Tahap III MTF Seri B                                                   3 (tiga)       2022            2027          Belum
                                                                                   bulan                                        Lunas
2023      Obligasi Berkelanjutan     idAAA          439.660            6,00% p.a   Setiap         11 Juli         11 Juli       Aktif/
          VI Tahap I MTF Seri A                                                    3 (tiga)       2023            2026          Belum
                                                                                   bulan                                        Lunas
          Obligasi Berkelanjutan     idAAA          252.075            6,25% p.a   Setiap         11 Juli         11 Juli       Aktif/
          VI Tahap I MTF Seri B                                                    3 (tiga)       2023            2028          Belum
                                                                                   bulan                                        Lunas
          Obligasi Berkelanjutan     idAAA          804.175            6,50% p.a   Setiap         27              27            Aktif/
          VI Tahap II MTF Seri A                                                   3 (tiga)       September       September     Belum
                                                                                   bulan          2023            2026          Lunas
          Obligasi Berkelanjutan     idAAA          326.935            6,75% p.a   Setiap         27              27            Aktif/
          VI Tahap II MTF Seri B                                                   3 (tiga)       September       September     Belum
                                                                                   bulan          2023            2028          Lunas
 2024     Obligasi Berkelanjutan     idAAA          81.590             7,00% p.a   Setiap         28 Mei          28 Mei        Aktif/
          VI Tahap III MTF Seri A                                                  3 (tiga)       2024            2027          Belum
                                                                                   bulan                                        Lunas




                                                                                                                 PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                   Laporan Tahunan 2024     99
Page 100
                                               MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




                                                                                                     Frekuensi
                                                   Peringkat        Jumlah           Tingkat                             Tanggal           Tanggal
       Tahun       Nama Obligasi                                                                     Pembayaran                                             Status
                                                   Penerbitan       (Rp Juta)        Bunga                               Penerbitan        Jatuh
                                                                                                     Bunga

                   Obligasi Berkelanjutan          idAAA            1.081.495        7,25% p.a       Setiap              28 Mei            28 Mei           Aktif/
                   VI Tahap III MTF Seri B                                                           3 (tiga)            2024              2029             Belum
                                                                                                     bulan                                                  Lunas
                   Obligasi Berkelanjutan          idAAA            423.735          6,70% p.a       Setiap              19                19               Aktif/
                   VI Tahap IV MTF Seri A                                                            3 (tiga)            November          November         Belum
                                                                                                     bulan               2024              2029             Lunas
                   Obligasi Berkelanjutan          idAAA            1.185.375        6,85% p.a       Setiap              19                19               Aktif/
                   VI Tahap IV MTF Seri B                                                            3 (tiga)            November          November         Belum
                                                                                                     bulan               2024              2029             Lunas

      Keterangan: Hasil pemeringkat tersebut merupakan peringkat yang ditetapkan terhadap obligasi pada saat awal pendaftaran obligasi yang dilakukan oleh PEFINDO




      INFORMASI TENTANG STRUKTUR GRUP
      DAN KELOMPOK USAHA, ENTITAS ANAK,
      ENTITAS ASOSIASI, SERTA JOINT VENTURE (JV)
      DAN SPECIAL PURPOSE VEHICLE (SPV)

      Hingga akhir tahun 2024, Mandiri Tunas Finance                                        dan/atau asosiasi, persentase kepemilikan saham,
      tidak memiliki struktur grup dan kelompok usaha,                                      keterangan tentang bidang usaha entitas anak dan/
      Entitas Anak, Entitas Asosiasi, Penyertaan Saham,                                     atau entitas asosiasi, dan keterangan status operasi
      Joint Venture (JV), Special Purpose Vehicle (SPV),                                    entitas anak dan/atau entitas asosiasi. Selain itu,
      maupun Kerja Sama Operasi (KSO). Dengan demikian,                                     Perseroan juga tidak memiliki struktur grup dan
      tidak terdapat informasi tentang nama entitas anak                                    kelompok usaha.




100      PT Mandiri Tunas Finance
         Laporan Tahunan 2024
Page 101
                                                                                                   >>         Profil Perusahaan
                                                                                                                                     03
AKUNTAN
PUBLIK

Dewan    Komisaris      diberikan      wewenang           untuk       sebagai pihak eksternal yang melakukan pemeriksaan
melakukan proses penunjukan calon Auditor Eksternal                   atas laporan keuangan Perseroan untuk Tahun Buku
sesuai dengan ketentuan pengadaan barang dan                          yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan
jasa perusahaan dan mendapat persetujuan dalam                        menetapkan besaran honorarium, sesuai dengan
RUPS Tahunan tanggal 28 Juni 2024 untuk menunjuk                      ketentuan      peraturan   perundang-undangan           yang
Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja                    berlaku, dengan ketentuan akuntan publik yang
(a member firm of Ernst & Young Global Limited)                       ditunjuk dan terdaftar di OJK.


Kantor Akuntan Publik dan Akuntan Publik 5 Tahun Terakhir

Tahun   Kantor Akuntan Publik               Nama Akuntan              Jasa yang Diberikan        Biaya (Rp)      Opini


2024    Purwantono, Sungkoro & Surja (EY)   Yasir, No. Izin AP.0703   Audit Umum atas Laporan    1.265.400.000   Wajar dalam semua
        STTD.KAP-03/PM.22/2018                                        Keuangan tahun buku 2024                   hal yang material


2023    Purwantono, Sungkoro & Surja (EY)   Danil Setiadi Handaja,    Audit Umum atas Laporan    1.132.200.000   Wajar dalam semua
        STTD.KAP-03/PM.22/2018              CPA No Izin AP.1008       Keuangan tahun buku 2023                   hal yang material


2022    Purwantono, Sungkoro & Surja (EY)   Yovita No. Izin AP.0242   Audit Umum atas Laporan    1.048.950.000   Wajar dalam semua
        No. Izin KMK No. 603/KM.1/2015                                Keuangan tahun buku 2022                   hal yang material


2021    Purwantono, Sungkoro & Surja (EY)   Yovita No. Izin AP.0242   Audit Umum atas Laporan    998.000.000     Wajar dalam semua
        No. Izin KMK No. 603/KM.1/2015                                Keuangan tahun buku 2021                   hal yang material


2020    Purwantono, Sungkoro & Surja (EY)   Yovita No. Izin AP.0242   Audit Umum atas Laporan    950.000.000     Wajar dalam semua
        No. Izin KMK No. 603/KM.1/2015                                Keuangan tahun buku 2020                   hal yang material




Jasa Lain dan Biaya KAP/Akuntan Publik Pada Tahun 2024
Pada tahun 2024, Perseroan menunjuk KAP KAP Purwantono, Sungkoro & Surja untuk penerbitan Surat
Pernyataan Akuntan (Comfort Letter). Jasa ini disepakati dengan biaya sebesar Rp1.265.400.000 (setelah pajak)
dengan Nomor SPK 082/SPK-PROC/MTF/III/2024.




                                                                                                        PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                          Laporan Tahunan 2024       101
Page 102
                                      MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      LEMBAGA DAN
      PROFESI PENUNJANG

      Perdagangan dan Pencatatan Saham
      Nama                        PT Bursa Efek Indonesia (BEI)

                                  Gedung Bursa Efek Indonesia
                                  Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53
                                  Jakarta 12190, Indonesia
      Alamat
                                  Tel: +62 21 515 0515
                                  Surel: callcenter@idx.co.id
                                  Website: www.idx.co.id

                                  • Informasi Perdagangan
      Jasa yang Diberikan
                                  • Biaya Pencatatan Saham Tahunan/Annual Listing Fee

      Periode Penugasan           Tahun 2024

      Kustodian
      Nama                        PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)

                                  Gedung Bursa Efek Indonesia
                                  Menara 1 Lantai 5
                                  Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53.
                                  Jakarta 12190
      Alamat
                                  Telp. +62 21 5299 1099
                                  Faks. +62 21 5299 1199
                                  Surel: helpdesk@ksei.co.id
                                  Situs Web: www.ksei.co.id

                                  Menyediakan jasa untuk mengadministrasikan efek yang telah dikeluarkan penyedia layanan jasa
      Jasa yang Diberikan
                                  penyimpanan dan penyelesaian transaksi efek serta distribusi hasil aksi korporasi.

      Periode Penugasan           Tahun 2024

      Pemeringkat Perusahaan
      Nama                        PT Fitch Rating

                                  DBS Bank Tower
                                  Lantai 24, Suite 2403
      Alamat
                                  Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5
                                  Jakarta 12940

      Jasa yang Diberikan         Memberikan penilaian atau pemeringkatan terhadap Perusahaan

      Periode Penugasan           Tahun 2024

      Wali Amanat
                                  PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
      Nama
                                  Divisi Investment Services Bagian Trust & Corporate Services

                                  Gedung BRI II Lantai 30
      Alamat                      Jl. Jend. Sudirman Kav. 44-46
                                  Jakarta 10210

      Jasa yang Diberikan         Mewakili kepentingan Pemegang Obligasi

      Periode Penugasan           Tahun 2024




102    PT Mandiri Tunas Finance
       Laporan Tahunan 2024
Page 103
                                                                                         >>      Profil Perusahaan
                                                                                                                         03
Pemeringkat Efek
Nama                  PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo)

                      Equity Tower Lantai 30, Sudirman Central Business District
Alamat                Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
                      Jakarta 12190

Jasa yang Diberikan   Memberikan penilaian atau pemeringkat terhadap Obligasi yang diterbitkan Perseroan

Periode Penugasan     Tahun 2024

Penjamin Pelaksana Emisi Efek
Nama                  PT Mandiri Sekuritas

                      Menara Mandiri Tower I Lantai 25
Alamat                Jl. Jend. Sudirman Kav. 54-55
                      Jakarta 12190

Jasa yang Diberikan   Bertanggung jawab atas penyelenggaraan Penawaran Umum

Periode Penugasan     Tahun 2024

Penjamin Pelaksana Emisi Efek
Nama                  PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk

                      Gedung Artha Graha Lantai 18 dan 19
Alamat                Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
                      Jakarta 12190

Jasa yang Diberikan   Bertanggung jawab atas penyelenggaraan Penawaran Umum

Periode Penugasan     Tahun 2024

Penjamin Pelaksana Emisi Efek
Nama                  PT BRI Danareksa Sekuritas

                      Gedung BRI II Lantai 23
Alamat                Jl. Jend. Sudirman Kav. 44-46
                      Jakarta 10210

Jasa yang Diberikan   Bertanggung jawab atas penyelenggaraan Penawaran Umum

Periode Penugasan     Tahun 2024

Notaris
Nama                  Notaris & PPAT Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H.

                      Jl. Panglima Polim V No. 11
Alamat                Kebayoran Baru
                      Jakarta Selatan 12160

                      Pembuatan akta perjanjian yang dibutuhkan dalam penyelenggaraan Penawaran Umum
Jasa yang Diberikan
                      Berkelanjutan Obligasi

Periode Penugasan     Tahun 2024

Konsultan Hukum
Nama                  BM & Partners - Poernomo Idna Yashinta, S.H.

                      Wisma Haroen,
Alamat                Jl. Raya Pasar Minggu No. 2A,
                      Jakarta Selatan

                      Melakukan Legal due diligence terhadap dokumen Perusahaan, Penyusunan Laporan Uji Tuntas dan
Jasa yang Diberikan
                      pembuatan Legal Opini dalam rangka Penyelenggaraan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi.

Periode Penugasan     Tahun 2024




                                                                                              PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                Laporan Tahunan 2024     103
Page 104
                                   MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      SITUS WEB
      PERUSAHAAN

      Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan          Communication Division, dan situs web korporasi
      (OJK) No. 8/POJK.04/2015 tentang Situs Web Emiten       dengan alamat www.mtf.co.id/korporat yang dikelola
      atau Perusahaan Publik, Perseroan telah menyediakan     oleh Sekretaris Perusahaan.
      situs web berbahasa Indonesia dan bahasa Inggris,
      yang dapat dengan mudah diakses oleh seluruh            Keberadaan situs web MTF juga merupakan salah
      pemangku kepentingan.                                   bentuk   keterbukaan   dalam    penerapan    prinsip-
                                                              prinsip GCG agar seluruh pemangku kepentingan
      Perseroan memiliki situs web resmi dengan alamat        dapat memperoleh berbagai informasi terkait dengan
      www.mtf.co.id yang terbagi ke dalam 2 (dua) platform,   Perusahaan. Selain itu, situs web Perseroan juga
      yaitu situs web produk dan jasa dengan alamat www.      memuat informasi produk dan layanan yang diberikan
      mtf.co.id yang dikelola oleh Strategic Marketing &      Perseroan. Informasi-informasi yang disajikan dalam
                                                              situs web senantiasa diperbarui secara berkala.




104     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 105
                                                                                                       >>      Profil Perusahaan
                                                                                                                                         03

Navigasi Situs Web Korporat Mandiri Tunas Finance www.mtf.co.id/korporat

Menu                          Cakupan Konten


Informasi Perusahaan          • Sejarah MTF                                         • Profesi Penunjang
                              • Struktur Organisasi Perusahaan                      • Anggaran Dasar
                              • Struktur Kepemilikan Saham                          • Produk Pembiayaan
                              • Struktur Group Perusahaan                           • Penghargaan
                              • Manajemen

Tata Kelola Perusahaan        • Praktik Tata Kelola                                 • Pedoman Kerja Komite-komite
                              • GCG Charter                                         • Anggota Komite Audit
                              • Corporate Code of Conduct                           • Prosedur Nominasi dan Remunerasi
                              • Piagam Komite Audit                                 • Kebijakan Manajemen Risiko
                              • Kode Etik Pegawai                                   • Kebijakan Mekanisme Sistem Pelaporan Pelanggaran

Informasi Investor            • Prospektus                                          • RUPS
                              • Laporan Tahunan                                     • Informasi Obligasi
                              • Laporan Keberlanjutan                               • Informasi Dividen
                              • Laporan Keuangan                                    • Keterbukaan Informasi
                              • Pemeringkatan

Jaringan Cabang               Kanal untuk melihat cakupan jaringan usaha MTF yang tersebar di Indonesia

Berita & CSR                  • Berita Kegiatan Korporat                            • Galeri Video
                              • Berita CSR                                          • Liputan Media

Karier                        Microsite dengan alamat www.karir.mtf.co.id tentang informasi lowongan pekerjaan di Perseroan

Hubungi Kami                  Kanal untuk dapat mengirimkan pesan berbasis situs web kepada Perseroan




Tabel Pemenuhan Informasi pada Situs Perusahaan Sesuai
dengan POJK No. 8/POJK.04/2015
                                                                                                                       Ketersediaan
Cakupan Informasi
                                                                                                                     di Situs Web MTF

Informasi Pemegang Saham sampai dengan Pemilik Akhir Individu                                                                 ✓
Pedoman Kode Etik                                                                                                             ✓
Informasi Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) paling kurang meliputi bahan mata acara yang dibahas                               ✓
dalam RUPS, ringkasan risalah RUPS, dan informasi tanggal penting yaitu tanggal pengumuman RUPS,
tanggal pemanggilan RUPS, tanggal RUPS, tanggal ringkasan risalah RUPS diumumkan

Laporan Keuangan Tahunan Terpisah (5 tahun terakhir)                                                                          ✓
Laporan Tahunan Lebih Dari 5 Tahun Terakhir                                                                                   ✓
Profil Dewan Komisaris dan Direksi                                                                                            ✓
Piagam/Charter Dewan Komisaris, Direksi, Komite-komite, Pedoman Kode Etik, Alamat Kantor, Informasi WBS                       ✓
Informasi Investor                                                                                                            ✓
Berita & CSR                                                                                                                  ✓




                                                                                                            PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                              Laporan Tahunan 2024       105
Page 106
                                           MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      WILAYAH
      OPERASIONAL

             NAD
                                  1




                              Medan I                                               Tanjung Pinang
             Sumatera Utara
                                                                          Kepulauan Riau
                                                                                                                                                                              8
                                                         Riau




                                                                           2                                                                        Kalimantan Utara

                                                                                                                      Kalimantan Barat
                                                                                                                                                                         Kalimantan Timur
                                                      Jambi
                       Sumatera Barat
                                                                                                                                                                                Balikpapan

                                                                                                Bangka Belitung
                                                                                                                                          Kalimantan Tengah

                                                                     Palembang I                   4
                                           Bengkulu

                                                                Sumatera Selatan                                                                                   Kalimantan Selatan
                                                                                         3                  5                   6          7
      REGIONAL 1
                                                                          Lampung
      SUMATERA
                                                                                             Duren Tiga

                                                                                   BSD
      • MTF Medan                                                                             DKI Jakarta         Jawa Tengah
      • MTF Medan II                                                                                 Bandung I
                                                                               Banten                                   Semarang
      • MTF Medan Multiguna                                                                                                           Surabaya II                              Nusa
      • MTF Rantau Prapat                                                                                                                                                      Tenggara
                                                                                        Jawa Barat                                                                             Barat
      • MTF Batam                                                                                                  D.I. Yogyakarata
      • MTF Batam Multiguna
                                                                                                                                           Jawa Timur
      • MTF Tanjung Pinang                                                                                                                                             Bali
      • MTF Pekanbaru
      • MTF Pekanbaru II
      • MTF Pekanbaru Multiguna
      • MTF Bengkalis (Duri)



      REGIONAL 2                             REGIONAL 3                                  REGIONAL 4                                   REGIONAL 5

      SUMATERA                               JAWA                                        JAWA                                         JAWA

      • MTF Padang                           • MTF Pecenongan                            • MTF Matraman                               • MTF Karawang
      • MTF Padang Multiguna                 • MTF Kelapa Gading                         • MTF Fatmawati                              • MTF Sukabumi
      • MTF Bukittinggi                      • MTF Tanjung Duren                         • MTF Lebak Bulus                            • MTF Bandung 1
      • MTF Jambi                            • MTF Kebon Jeruk                           • MTF Duren Tiga 2                           • MTF Bandung 2
      • MTF Jambi Multiguna                  • MTF Kebon Jeruk Multiguna                 • MTF Duren Tiga Captive                     • MTF Bandung 3
      • MTF Muara Bungo                      • MTF Kemayoran                             • MTF Bekasi                                 • MTF Tasikmalaya
      • MTF Bengkulu                         • MTF Pluit                                 • MTF Bekasi Multiguna                       • MTF Cirebon
      • MTF Palembang                        • MTF Cilegon                               • MTF Depok                                  • MTF Garut
      • MTF Palembang II                     • MTF Serang                                • MTF Cibinong                               • MTF Karawang Multiguna
      • MTF Palembang Multiguna              • MTF Tangerang                             • MTF Bogor                                  • MTF Bandung Multiguna
      • MTF Ogan Komering Ulu (Baturaja)     • MTF BSD                                   • MTF Cibubur                                • MTF Subang
      • MTF Lubuklinggau                     • MTF Bintaro                               • MTF Cikarang
      • MTF Bandar Lampung                   • MTF Rangkasbitung                         • MTF Pondok Gede
      • MTF Lampung Multiguna                • MTF BSD Multiguna
      • MTF Lampung Tengah (Bandarjaya)      • MTF Serang Multiguna
      • MTF Pangkal Pinang




106    PT Mandiri Tunas Finance
       Laporan Tahunan 2024
Page 107
                                                                                                                      >>         Profil Perusahaan
                                                                                                                                                              03

                                                                                    Kantor Wilayah                         Kantor Fleet
                                                                                    • Regional 1 - MTF Medan               • Fleet Makassar
                                                                                    • Regional 2 - MTF Palembang
                                                                                    • Regional 3 - MTF BSD
                                                                                    • Regional 4 - MTF Duren Tiga 2
                                                                                    • Regional 5 - MTF Bandung 1
                                                                                    • Regional 6 - MTF Semarang
                                                                                    • Regional 7 - MTF Surabaya 2
                                        Sulawesi Utara                              • Regional 8 - MTF Balikpapan
                                                                                    • Regional 9 - MTF Makassar
                      Gorontalo                          Maluku Utara




                                                                                       Papua Barat Daya
          Sulawesi Tengah



                                                                                                                                                Papua
Sulawesi Barat


            9


                                                                                     Papua Barat
Sulawesi Selatan           Sulawesi Tenggara                                                                                               Papua Pegunungan
                                                                        Maluku


                                                                                                                 Papua Tengah
      Makassar I




                                                                                                                                Papua Selatan




                   REGIONAL 6                            REGIONAL 7                  REGIONAL 8                             REGIONAL 9

                   JAWA                                  JAWA, BALI &                KALIMANTAN                             SULAWESI,
                                                         NUSA TENGGARA                                                      PAPUA, & MALUKU
                   • MTF Tegal                           • MTF Surabaya 1            • MTF Pontianak                        • MTF Makassar
                   • MTF Purwokerto                      • MTF Surabaya 2            • MTF Sintang                          • MTF Makassar 2
                   • MTF Semarang                        • MTF Malang                • MTF Banjarmasin                      • MTF Parepare
                   • MTF Ungaran                         • MTF Kediri                • MTF Banjarbaru                       • MTF Kendari
                   • MTF Semarang Multiguna              • MTF Jember                • MTF Palangkaraya                     • MTF Manado
                   • MTF Solo                            • MTF Madiun                • MTF Kotawaringin Timur (Sampit)      • MTF Kotamobagu
                   • MTF Solo Multiguna                  • MTF Tuban                 • MTF Samarinda                        • MTF Palu
                   • MTF Kudus                           • MTF Mojokerto             • MTF Balikpapan                       • MTF Luwuk
                   • MTF Magelang                        • MTF Gresik                • MTF Tarakan                          • MTF Mamuju
                   • MTF Pekalongan                      • MTF Banyuwangi            • MTF Samarinda Multiguna              • MTF Gorontalo
                   • MTF Yogyakarta                      • MTF Denpasar              • MTF Banjarmasin Multiguna            • MTF Sorong
                   • MTF Yogyakarta Multiguna            • MTF Gianyar               • MTF Bontang                          • MTF Jayapura
                                                         • MTF Surabaya Multiguna    • MTF Ketapang                         • MTF Ambon
                                                         • MTF Malang Multiguna      • MTF Pontianak Multiguna              • MTF Makassar Multiguna
                                                         • MTF Denpasar Multiguna                                           • MTF Manado Multiguna
                                                         • MTF Mataram
                                                         • MTF Kupang



                                                                                                                           PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                             Laporan Tahunan 2024             107
Page 108
                                     MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      Alamat Kantor Cabang

      Provinsi      Nama Cabang            Alamat Terkini                                                             Telepon

      Regional 1    MTF Medan              Jalan Ring Road, Kel. Tanjung Sari, Kec. Medan Selayang, Kab. Medan,       (061) 8220915
                                           Provinsi Sumatera Utara Selayang Kota Medan Kodepos 20132 (samping
                                           Hotel Sahara Viesta), 20232

                    MTF Medan II           Jalan H. Adam Malik, Kelurahan Sekip, Kecamatan Medan Petisah, Kota        (061) 4151818
                                           Medan, Provinsi Sumatera Utara

                    MTF Medan Multiguna    Jl. H. Adam Malik No. 19, Sekip, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan,
                                           Sumatera Utara 20236

                    MTF Rantau Prapat      Kompleks M88 Jalan Sisingamangaraja No. 8I, 8J Kelurahan Bakaran           (0624) 7671497
                                           Batu, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhan Batu, Provinsi
                                           Sumatera Utara

                    MTF Batam              Komplek Ruko Centre Park, Blok A No : 13, Kel. Taman Baloi, Kec. Batam     (0778) 464354
                                           Kota, Propinsi Kepulauan Riau

                    MTF Batam Multiguna    Ruko Centre Park Blok A Nomor 13, RT 001 RW 011, Kelurahan Taman Baloi,    -
                                           Kecamatan Batam Kota, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau

                    MTF Pekan Baru         Jl. Arifin Ahmad, Komplek Platinum Bisnis Center No 25-26, RT 003/RW       (0761) 63442
                                           011, Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru,
                                           Provinsi Riau 28294

                    MTF Pekan Baru II      Jl. Komplek Ruko Royal Platinum Arengka II Nomor 89, Kelurahan Simpang     (0761)7415380
                                           Baru, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Riau

                    Pekan Baru             Jl. Arifin Ahmad, Komplek Platinum Bisnis Center No 25-26, RT 003/RW       -
                    Multiguna              011, Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru,
                                           Provinsi Riau 28294

                    MTF Bengkalis (Duri)   Jl. Hang Tuah, RT 001/ RW 018, Kel. Air Jamban, Kec. Mandau, Kab.          (0765) 595155
                                           Bengkalis, Riau

                    Tanjung Pinang         Ruko Grand Bintan Center, Jl. DI Panjaitan KM 9, Kelurahan Air Raja,       -
                                           Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, Propinsi Kepulauan
                                           Riau.

      Regional 2    Padang                 JL. S Parman No. 236 A, Kel. Ulak Karang Barat, Kec. Padang Utara,         (0751) 4488972
                                           Padang, Propinsi Sumatera Barat

                    Bukittinggi            Jl. By Pass, Kelurahan Aur Kuning, Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh, Kota   (0752) 7839132
                                           Bukittinggi, Provinsi Sumatera Barat

                    Padang Multiguna       Jl. S. Parman No. 236A, Ulak Karang, Kelurahan Ulak Karang Utara, Kec.
                                           Padang Utara, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat

                    MTF Jambi              Jl. Gajah Mada No.85, RT 022/RW 006, Kelurahan Jelutung, Kecamatan         (0741)7550022
                                           Jelutung, Kota Jambi

                    MTF Jambi Multiguna    Jl. Gajah Mada No.85, RT 022/RW 006, Kelurahan Jelutung, Kecamatan         -
                                           Jelutung, Kota Jambi

                    MTF Muara Bungo        Jl. Lintas Sumatera Kilo Meter 0, Kel Batang Bungo, Kec Pasar Muara        (0747) 323782
                                           Bungo, Kab Bungo, Provinsi Jambi

                    MTF Bengkulu           Jl. Pangeran Natadirja KM. 6,5 No. 29 RT. 02 RW. 01 Kelurahan Jalan        (0736) 347710
                                           Gedang, Kecamatan Gading Cempaka, Bengkulu

                    MTF Palembang          Kelurahan 8 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Kota Palembang, Provinsi        (0711) 379724
                                           Sumatera Selatan

                    MTF Palembang II       Jl. Radial Komplek Ruko Transmart RT.21 RW.05, Kelurahan Dua Puluh         (0711) 1772-976
                                           Empat Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, Kota Palembang, Provinsi Sumatera
                                           Selatan

                    MTF Palembang          Jl. R. Sukamto Kompleks Ruko PTC Mall Blok G No. 31, Kelurahan 8 Ilir,     -
                    Multiguna              Kecamatan Ilir Timur II, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan




108    PT Mandiri Tunas Finance
       Laporan Tahunan 2024
Page 109
                                                                                                  >>       Profil Perusahaan
                                                                                                                                   03
Provinsi     Nama Cabang           Alamat Terkini                                                                Telepon

             MTF Ogan Komering     Jl. Dr. M. Hatta No. 1067 RT 18/05, Kel. Kemalaraja, Kec. Baturaja Timur,     (0735) 322026
             Ulu (Baturaja)        Kab. Ogan Komering Ulu, Prov. Sumatera Selatan

             MTF Lubuk Linggau     Jl. Yos Sudarso No. 90, Kelurahan Majapahit, Kecamatan Lubuklinggau           (0733) 732 9631
                                   Timur/ I, Lubuklinggau, Sumatera Selatan

             MTF Bandar Lampung    Jl. Pangeran Antasari RT 009/RW 02, Kelurahan Jagabaya III,                   (0721) 773557
                                   Kecamatan Way Halim, Kota Bandar Lampung

             MTF Lampung           Jalan Pangeran Antasari Nomor 110, Kelurahan Jagabaya III,
             Multiguna             Kecamatan Way Halim, Bandar Lampung, Provinsi Lampung

             MTF Lampung           Jl. Raya Protokol- Bandar Jaya, Kelurahan Bandar Jaya Timur, Kecamatan        (0725) 529691
             Tengah (Bandarjaya)   Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung

             MTF Pangkal Pinang    Jl. Pulau Bangka Ruko City Hall Blok 7 RT 009/RW 003,                         (0717) 4256832
                                   Kelurahan Air Itam, Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkal Pinang,
                                   Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Regional 3   MTF Pecenongan        Jl. Sukardjo Wirjo Pranoto No.2/6, Kel. Kebon Kelapa, Kec. Gambir,            (021) 3847288
                                   Jakarta Pusat, DKI Jakarta

             MTF Kemayoran         Jl. Gunung Sahari Raya Blok C No. 35, Kel. Ancol, Kec. Pademangan,            (021) 22620253
                                   Jakarta Utara

             MTF Kelapa Gading     Jl. Boulevard Barat Blok C No.63A, Plaza Kelapa Gading Inkopal,               (021) 45851153
                                   Kel. Kelapa Gading Barat, Kec. Kelapa Gading, Jakarta Utara, DKI Jakarta

             MTF Tanjung Duren     JL. Prof Dr Latumenten, Komplek Ruko Seasons City Blok A No. 28,              (021) 29618062
                                   Kel. Jembatan Besi, Kec. Tambora, Kota Jakarta Barat,
                                   Provinsi DKI Jakarta

             MTF Cilegon           Ruko Cilegon Business Square Blok A No. 6 - 7 RT.05/RW.06,                    (0254) 374909
                                   Kel. Kedaleman, Kec Cibeber, Kota Cilegon, Provinsi Banten, 42422

             MTF Serang            Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Provinsi Banten          (0254)8496152

             MTF Tangerang         Rukan Business Park Tangeang City, Cikokol                                    (021) 29676323
                                   Jl. Jendral Sudirman No.1, Kel. Babakan, Kec. Tangerang,
                                   Kota Tangerang, Provinsi Banten, 15117

             MTF Rangkasbitung     Jl. Soekarno Hatta/ ByPass Perempatan Sumur Buang. Cibadak-Lebak              (0252) 209765
                                   RT. 005 RW. 001, Desa Kaduagung Timur, Kecamatan Cibadak, Kabupaten
                                   Lebak, Provinsi Banten, 42317

             MTF Kebon Jeruk       Jl. Meruya Ilir Raya, Komplek Perumahan Rich Palace Nomor 36-40               (021) 58910034
                                   Blok A-11, Kelurahan Srengseng, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat,
                                   Provinsi DKI Jakarta.

             MTF Pluit             Galeri Niaga Mediterania I Jl. Pantai Indah Utara 2, RT.1/RW.16 Kelurahan     (021) 5882175
                                   Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Kota Jakarta Utara, 14460

             MTF BSD               Ruko BSD Junction Blok A No. 39-40, Kel. Lengkong Wetan, Kec. Serpong,        (021) 5382090
                                   Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten

             MTF Bintaro           Bintaro Jaya Kavling Blok EB/B-09, Kelurahan Perigi Lama,                     (021) 22215659
                                   Kecamatan Pondok Aren, Provinsi Banten

             MTF BSD Multiguna     Ruko BSD Junction Blok A41 Jl. Pahlawan Seribu Kel. Lengkong Wetan,           -
                                   Kec. Serpong - Kota Tangerang Selatan 15310

             MTF Serang            Ruko Ranca Utama, Jalan Raya Serang - Cilegon KM 4, Kp. Ranca Tales,          -
             Multiguna             RT 003 RW 004, Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang,
                                   Provinsi Banten

             MTF Kebo Jeruk        Ruko Rich Palace Shop House and Sweet Regency Blok A.11,                      -
             Multiguna             Jl. Meruya Ilir Raya No. 36-40, Kel. Srengseng, Kec. Kembangan,
                                   Kota Jakarta Barat, Provinsi DKI Jakarta




                                                                                                        PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                          Laporan Tahunan 2024     109
Page 110
                                     MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      Provinsi      Nama Cabang            Alamat Terkini                                                          Telepon

      Regional 4    MTF Matraman           Apartemen Patria Park, Jl. D.I Panjaitan Kavling Nomor 5-6-7 Nomor RK   (021) 85917920
                                           02 Lantai G-01 Rukan MZ Kelurahan Cipinang Cempedak, Kecamatan
                                           Jatinegara, Kota Jakarta Timur

                    MTF Fatmawati          Rukan Plaza 5 Pondok Indah Blok D Nomor 5                               (021) 27933248
                                           Jl. Marga Guna, Kelurahan Gandaria Utara, Kecamatan Kebayoran Baru,
                                           Kotamadya Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta

                    MTF Duren Tiga 2       Jl. Duren Tiga , Nomor 29 A-B, RT 005/RW 001, Kelurahan Duren Tiga,     (021) 79195795
                                           Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, DKI Jakarta, 12760

                    MTF Bekasi             Ruko Emerald Summarecon Bekasi Blok UA Nomor 039, type 450,             (021) 89454997
                                           Kel. Margamulya, Kec. Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat.

                    MTF Bekasi Multiguna   Ruko Grand Kota Bintang C6 RT 04 RW 07, Kelurahan Jaka Sampurna,        -
                                           Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat

                    MTF Depok              Rukan Depok Mall, Jl. Raya Margonda Blok B-1 No. 50, Kemirimuka,        (021) 7756733
                                           Beji, Depok, Jawa Barat

                    MTF Cibinong           Cibinong City Center, Jl. Tegar Beriman Blok D No. 3B,                  (021) 29577430
                                           Kelurahan Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor,
                                           Provinsi Jawa Barat, 16915

                    MTF Cibubur            Jalan Cibubur Timesquare B-4/22,23,23A, RT 001/RW 10,                   (021)84300687
                                           Kel. Jati Karya, Kec. Jati Sampurna, Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat

                    MTF Cikarang           Komplek Cikarang Central City blok E no 15                              (021)22180581
                                           Jl. Raya Cikarang - Cibarusah, Ciantra, Cikarang Selatan,
                                           Bekasi,
                                           Jawa Barat 17550

                    MTF Lebak Bulus        Ruko Bona Indah Business Center Blok B1 Nomor 9X,                       (021) 27819838
                                           Jalan Karang Tengah, Kelurahan Lebak Bulus, Kecamatan Cilandak,
                                           Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta

                    MTF Pondok Gede        Ruko Pondok Gede Plaza Blok B No.1 & 2                                  (021)85508709
                                           Jl. Raya Pondok Gede RT.001/RW.001 Kel. Jatiwaringin,
                                           Kec.Pondok Gede, Kota Bekasi 17411

                    MTF Duren Tiga         Ruko Mampang Business Park Blok A No. 18,                               -
                    Captive                Jalan Hj. Tutty Alawiyah Nomor 301, RT 010 RW 003, Kel. Duren Tiga,
                                           Kec. Pancoran, Kota JakartaSelatan, Provinsi DKI Jakarta

                    MTF Bogor              Jl. Siliwangi No. 60 B & B-1, RT 005/RW 004, Kel. Lawanggintung,        (0251) 8371118
                                           Kec. Bogor Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat, 16134

      Regional 5    MTF Karawang           Blok A Kavling No. 33 Grand Taruma, Desa/Kelurahan Sukamakmur,          (021) 58910034
                                           Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten/Kota Karawang,
                                           Provinsi Jawa Barat.

                    MTF Sukabumi           Jl. Jendral Sudirman No.57, Sriwidari, Gunung Puyuh, (seberang Bolu     (0266) 6223723
                                           Amor café) Benteng, Warudoyong, Sukabumi City, Jawa Barat, 43131

                    MTF Bandung 1          Kopo Plaza Kav. C10 – 11, Jl. Peta Lingkar Selatan, Bandung,            (022) 60401 19
                                           Jawa Barat, 40233

                    MTF Bandung 2          Jl. BKR No. 141, RT. 004/RW. 003, Kel. Cigereleng, Kec. Regol,          (022) 42833444
                                           Bandung, 40253

                    MTF Bandung 3          Jl. Batununggal Indah IV Nomor 73, Kel Mengger, Kec Bandung Kidul,      (022) 87306880
                                           Kota Bandung, Jawa Barat

                    MTF Tasikmalaya        Jl. Yudanegara No. 24, 003/001, Yudanagara,                             (0265) 344905
                                           Cihideung, Tasikmalaya, 46121

                    MTF Cirebon            Ruko Kesambi Regency Blok A No. 4                                       (0231) 8308522
                                           Jl. Raya Kesambi, Kel. Kesambi, Kec. Kesambi, Cirebon, Jawa Barat

                    MTF Garut              Pertokoan Intan Bisnis Center (IBC) Blok I No. 27, Kel. Pakuwon,        (0262) 544605
                                           Kec. Garut Kota, Kab. Garut, Provinsi Jawa Barat




110    PT Mandiri Tunas Finance
       Laporan Tahunan 2024
Page 111
                                                                                                >>        Profil Perusahaan
                                                                                                                                  03
Provinsi     Nama Cabang          Alamat Terkini                                                                Telepon

             MTF Subang           Jl. Otto Iskandar Dinata Nomor 262, RT 095/RW 026, Kel. Karanganyar,          (0260) 415869
                                  Kec. Subang, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat.

             MTF Karawang         Ruko Dharmawangsa II Blok A No. 35, Grand Taruma, Kel. Sukamakmur,
             Multiguna            Kec. Telukjambe Timur, Kab. Karawang, Provinsi Jawa Barat 41361

             MTF Bandung          Jalan BKR Nomor 94 RT 003 RW 005, Kelurahan Ancol,                            (0260) 415869
             Multiguna            Kecamatan Regol, Kota Bandung

Regional 6   MTF Tegal            Jl. Yos Sudarso RT.005 RW.009 Blok H 4 & 5 Nirmala Square Kelurahan           (0283) 324066
                                  Mintaragen, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, Jawa Tengah.

             MTF Purwokerto       Jl. DI Panjaitan RT 005/002 Karangklesem, Purwokerto Kulon,                   (0281) 642645
                                  Purwokerto Selatan, Banyumas.

             MTF Semarang         Jl. Indraprasta No. 30 A - B, Kel. Pendrikan Kidul, Kec. Semarang Tengah,     (024) 3589008
                                  Kota Semarang, 50241

             MTF Ungaran          Mutiara Ungaran Square, Kelurahan Ungaran, Kecamatan Ungaran Barat,           (024) 76902099
                                  Kabupaten Semarang, Jawa Tengah

             MTF Solo             Ruko Adi Sucipto, Jl. Adi Sucipto 167 RT 003/RW 011 Kelurahan Kerten,         (0271) 738989
                                  Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Solo, Jawa Tengah 57143

             MTF Kudus            Jl. Raden Agil Kusumadya No. 8, Desa Jati Kulon, Kec. Jati, Kudus,            (0291) 4252070
                                  Jawa Tengah

             MTF Magelang         Metro Square, Jl. Mayjend. Bambang Soegeng, Desa Sumberrejo,                  (0293) 312406
                                  Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah

             MTF Pekalongan       Komplek Ruko Dupan Square, Jl. Dr. Sutomo Blok B2 No. 10,                     (0285) 4420100
                                  Kelurahan Baros, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan,
                                  Provinsi Jawa Tengah

             MTF Semarang         Jalan Indraprasta Nomor 32, Kel. Pendrikan Kidul, Kec. Semarang Tengah,
             Multiguna            Kota Semarang

             MTF Solo Multiguna   Jalan Adi Sucipto RT 001 RW 013, Kelurahan Manahan, Kecamatan
                                  Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah

             MTF Yogyakarta       Ruko Sumber Baru Square Kavling W                                             (0274) 860 9901
                                  Jl. Ring Road Utara, Kelurahan Sendangadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten
                                  Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Kode Pos 55284

             MTF Yogyakarta       Ruko Sumber Baru Square Kav. W, Jalan Ringroad Utara, Kelurahan
             Multiguna            Sendangadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, Provinsi D.I. Yogyakarta

Regional 7   MTF Surabaya 1       Jl. Mayjend Sungkono No. 149-151 Blok 1-5, Kelurahan Dukuh Pakis,             (031) 99533640
                                  Kecamatan Dukuh Pakis, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur

             MTF Surabaya 2       Jl. Raya Tenggilis No 23 Kav 5-6, RT 005/RW 002, Kel. Kendangsari,            (031) 8420450
                                  Kec. Tenggilis Mejoyo, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur

             MTF Malang           Jl. Tumenggung Suryo No 98 Kav 1, Kelurahan Purwantoro,                       (0341) 497927
                                  Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur

             MTF Kediri           Desa/Kelurahan Mojoroto, Kec. Mojoroto, Kota Kediri, Provinsi Jawa Timur      (0354) 775192

             MTF Jember           Ruko Gajah Mada Square A9, Jl. Gajah Mada No.187,                             (0331) 425959
                                  Kel. Kaliwates, Kec. Kaliwates, Jember, Jawa Timur, 68133

             MTF Madiun           Jl. Mayjen Sungkono RT 037/RW 012, Kel. Nambangan Kidul,                      (0351) 473176
                                  Kec. Manguharjo, Kota Madiun, Provinsi Jawa Timur

             MTF Tuban            Jl. Diponegoro No.34 C, Kel. Latsari, Kec. Tuban, Tuban, Jawa Timur, 62314    (0356) 326381

             MTF Mojokerto        Jl. Bhayangkara No.110, Kelurahan Jagalan, Kecamatan Kranggan,                (0321) 329688
                                  Kota Mojokerto, Provinsi Jawa Timur, 61313

             MTF Gresik           Ruko Kartini Megah Kav. A10, Jl. RA Kartini No. 150-152 RT 003/RW 007,        (031) 3985189
                                  Kelurahan Sidomoro, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik,
                                  Provinsi Jawa Timur.




                                                                                                       PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                         Laporan Tahunan 2024     111
Page 112
                                      MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      Provinsi      Nama Cabang           Alamat Terkini                                                            Telepon

                    MTF Banyuwangi        Ruko Golden City, Jl. S. Parman, Kelurahan Pakis, Kecamatan Banyuwangi,
                                          Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur

                    MTF Malang            Jalan Tumenggung Suryo Nomor 98, Kelurahan Purwantoro,
                    Multiguna             Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur

                    MTF Surabaya          Ruko Mangga Dua Blok B1-05, Kelurahan Jagir, Kecamatan Wonokromo,
                    Multiguna             Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur:oof

                    MTF Denpasar          Jl. Buluh Indah No. 53 kav. 1, Kel. Pemecutan Kaja,                       (0361) 8469896
                                          Kec. Denpasar Utara, Bali, 80118

                    MTF Gianyar           Jl. Erlangga No.15 C, Kel. Gianyar, Kec. Gianyar, Gianyar, Bali, 80511    (0361) 944478

                    MTF Denpasar          Jl. Raya Cargo No. 16, Kel. Ubung, Kec. Denpasar Utara,
                    Multiguna             Kota Denpasar, Bali

                    MTF Mataram           Jl. Selaparang No. 47 A-B, Kec. Cakranegara Timur, Mataram,               (0370) 638277
                                          Nusa Tenggara Barat, 83236

                    MTF Kupang            Jl. Timor Raya KM 6, RT011/RW004 Kel. Oesapa Barat, Kelapa Lima,          (0380) 8586290
                                          Kupang, Nusa Tenggara Timur, 85288

      Regional 8    MTF Pontianak         Jl. Ahmad Yani, Kelurahan Benua Melayu Darat, Kecamatan Pontianak         (0561) 66555718
                                          Selatan, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat

                    MTF Sintang           Jl. Sintang - Pontianak, KM.6 Dsn Tunas Jaya Sintang, Desa Balai Agung,   (0565) 2022080
                                          Kecamatan Sungai Tebelian, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, 78614

                    MTF Ketapang          Jl. Gatot Subroto, RT 002 RW 001, Komplek Ruko Grand Rivera No. A1-2,     (0534) 3032761
                                          Desa Paya Kumang, Kec. Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan
                                          Barat 78813

                    MTF Banjarmasin       Jl. Gatot Subroto No.B9 RT. 33, Kel. Kuripan, Kec. Banjarmasin Timur,     (0511) 3277145
                                          Kota Banjarmasin 70235

                    MTF Banjarbaru        Jl. Mistar Cokrokusumo No. 9, Sungai Besar, Banjarbaru Selatan,           (0511) 4772067
                                          Banjarbaru

                    MTF Banjarmasin       Jalan Gatot Subroto No. A9 RT 33, Kelurahan Kuripan,
                    Multiguna             Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin 70235

                    MTF Palangkaraya      Jl. G. Obos, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya,                     (0536) 3224277
                                          Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah

                    MTF Kotawaringin      Jl. Mas Tirto Haryono, RT 22 RW 09, Kelurahan Mentawa Baru Hulu,          (0531) 23216
                    Timur (Sampit)        Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur,
                                          Provinsi Kalimantan Tengah

                    MTF Samarinda         Jl. Dr. Sutomo Gang 6, Kel. Sidodadi, Kec. Samarinda Ulu,                 (0541) 7273930
                                          Provinsi Kalimantan Timur

                    MTF Balikpapan        Jl. MT. Haryono Komp. Daun Village RT 41, Kelurahan Gunung Bahagia,       (0542) 8860744
                                          Kecamatan Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan.

                    MTF Tarakan           Jl. Yos Soedarso No. 5 RT 14, Kel. Selumit Pantai, Kec. Tarakan Tengah,   (0551) 3805972
                                          Tarakan, Kalimantan Timur

                    MTF Bontang           Jl. Bhayangkara, Kel. Gunung Elai, Kec. Bontang Utara, Kota Bontang,      (0548) 24488
                                          Provinsi Kalimantan Timur

                    MTF Samarinda         Jl. Dr. Sutomo No. 48, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu,
                    Multiguna             Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur

                    MTF Pontianak         Komplek Ruko Mega Mall Jl. Jendral Ahmad Yani Blok B No. 35 - 36 ,
                    Multiguna             Parit Tokaya, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Provinsi
                                          Kalimantan Barat 78115

      Regional 9    MTF Makassar          Jalan Citraland Boulevard, Kompleks Citraland Bussinesess Park Blok
                                          A1/02 dan A1/03 Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Kota
                                          Makassar Provinsi Sulawesi Selatan

                    MTF Makassar II       Jalan AP Pettarani, Kel. Tidung, Kec. Rappocini, Kota Makassar,           (0411) 467566
                                          Sulawesi Selatan




112    PT Mandiri Tunas Finance
       Laporan Tahunan 2024
Page 113
                                                                                               >>        Profil Perusahaan
                                                                                                                                 03
Provinsi     Nama Cabang           Alamat Terkini                                                              Telepon

             MTF Parepare          Jl. Sultan Hasanuddin No. 16 A, Kelurahan Ujung Sabang,                     (0421) 28622
                                   Kecamatan Ujung, Pare-Pare, Sulawesi Selatan, 91114

             MTF Makassar          Jalan Citraland Boulevard Ruko Business Commercial Park CPI Blok A1
             Multiguna             No. 2-3, Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Kota
                                   Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan

             MTF Kendari           Jl. Brigjen M. Joenoes By Pass Square Blok A Nomor 5, Kelurahan Bende,      (0401) 3135093
                                   Kecamatan Kadia, Kota Kendari

             MTF Manado            Kelurahan Wenang Utara, Kecamatan Wenang, Kotamadya Manado,                 (0431) 8819809
                                   Provinsi Sulawesi Utara.

             MTF Kotamobagu        Kelurahan Mogolaing, Kecamatan Kotamobagu Barat, Kota Kotamobagu,           (0434) 2621540
                                   Provinsi Sulawesi Utara.

             MTF Manado            Jl. Piere Tendean Komplek Marina Plaza Blok C No. 03 & 17, Kel. Wenang
             Multiguna             Utara, Kec. Wenang, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara 95111

             MTF Palu              Jl. Monginsidi Nomor 24-25, RT 002, RW 006, Kelurahan Lolu Utara,           (0451) 454139
                                   Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah

             MTF Luwuk             Kelurahan Simpong, Kecamatan Luwuk, Kota Banggai,                           (0461) 23128
                                   Provinsi Sulawesi Tengah

             MTF Gorontalo         Jl. Nani Wartabone, Kelurahan Heledulaa Selatan, Kecamatan Kota Timur,      (0435) 822315
                                   Kota Gorontalo

             MTF Mamuju            Jl. Yos Sudarso Nomor 37, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju,              (0426) 2324777
                                   Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat.

             MTF Ambon             Kelurahan Rijali, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Provinsi Maluku            (0911) 3829445

             MTF Jayapura          Jl. Raya Abepura Kotaraja, Kelurahan Vim, Kecamatan Jayapura Selatan,       (0967) 5187813
                                   Kota Jayapura, Provinsi Papua

             MTF Sorong            Kelurahan Klawuyuk, Kecamatan Sorong Timur, Kota Sorong,                    (0951) 3177597
                                   Provinsi Papua Barat

Fleet        MTF Fleet Makassar    Jalan Lanto Dg Pasewang, Mamajang, Kota Makassar




Alamat Kantor Selain Kantor Cabang
Tanggal
                  Alamat
Pencatatan

2015-09-03        Jl. Khairil Anwar No. 1 (Tenant Mall Hotel Sunan Kolaka)

2015-08-21        Jl. Datuk Sulaiman, Kel. Pontap, Kec. Wara Timur, Kota Palopo, Sulawesi Selatan

2022-07-07        Jalan Cideng Timur Nomor 23-A, Kelurahan Petojo Utara, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat.

2023-07-10        Jl. Lintas Sumatera Kel. Sungai Gambut, Kec. Pulau Punjung, Dharmasraya 27573

2023-07-24        Jl. Yohana Godang Depan Gedung Bantilan Kelurahan Pasiran Kecamatan Singkawang Barat 79123

2023-07-27        Jl. Lakarambau, Lipu, Kec. Betoambari, Kota Bau-Bau, Sulawesi Tenggara 93724

2023-09-04        Jl. Jendral Sudirman Desa Cambai, Kec. Pembantu Lembak Kab. Muara Enim Provinsi Sumatera Selatan 31146

2023-09-04        JL. Ahmad Yani KM 4 Kelurahan Baru Kecamatan Arut Selatan

2024-09-01        Kelurahan Sei Bedungun, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur

                  Perum GPL II Cluster Bintang Jaya, Desa Swarga Bara, Kec. Sangatta Utara, Kab. Kutai Timur, Provinsi
2024-09-03
                  Kalimantan Timur



                                                                                                      PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                        Laporan Tahunan 2024     113
Page 114

          
Page 115
ANALISIS DAN
PEMBAHASAN
 MANAJEMEN
               04
Page 116
                                           MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      SEKILAS PEREKONOMIAN
      NASIONAL DAN GLOBAL TAHUN 2024

      Pertumbuhan ekonomi global tahun 2024 mengalami perlambatan dibandingkan tahun 2023. Merujuk laporan
      World Economic Outlook Update yang dirilis oleh Dana Moneter Internasional (IMF) Januari 2025, pertumbuhan
      ekonomi global diproyeksikan sebesar 3,2% (YoY) untuk tahun 2024, atau melambat dibandingkan tahun
      2023 dengan pertumbuhan sebesar 3,3% (YoY). Perlambatan tersebut disebabkan oleh beberapa faktor di
      antaranya kebijakan moneter yang lebih ketat di negara-negara maju serta ketidakpastian geopolitik yang
      berkelanjutan. Adapun laju inflasi global diproyeksikan mencapai 5,7% atau turun dibandingkan tahun 2023
      yang mencapai 6,7%.



                                               Pertumbuhan Ekonomi Global 2023-2026F

                           World               Advanced Economies                        Emerging Market and Developing Economies



                            4,4                               4,2                               4,2                     4,3

                            3,3                               3,2                              3,3                       3,3


                            1,7                              1,7                               1,9                      1,8


                          2023                             2024f                             2025f                    2026f

        Sumber: Berita Resmi Statistik BPS, 5 Feb 2025, mengutip IMF World Economic Outlook Update (Januari 2025)




                                                             Inflasi Global 2023-2026F

                           World               Advanced Economies                        Emerging Market and Developing Economies



                                                              7,8
                     8,1
                     6,7                                                                       5,6
                                                                    5,7
                     4,6                                                                                                       4,5
                                                                   2,6               4,2                                       3,5
                                                                                                   2,1
                                                                                                                               2,0

                          2023                             2024f                             2025f                    2026f

        Sumber: Berita Resmi Statistik BPS, 5 Feb 2025, mengutip IMF World Economic Outlook Update (Januari 2025)




      Di tengah perlambatan perekonomian global, ekonomi beberapa mitra dagang utama Indonesia tetap
      tumbuh. Singapura tumbuh 4,0% dibanding tahun sebelumnya dengan pertumbuhan 1,1%, Malaysia tumbuh
      5,1% (2023: 3,6%), Korea Selatan tumbuh 2,0% (2023: 1,4%). Adapun ekonomi Tiongkok tumbuh 5,0%,
      melambat dibandingkan tahun 2023 dengan pertumbuhan sebesar 5,4%. Tren yang sama terjadi dengan
      ekonomi Amerika Serikat dimana tahun 2024 tumbuh sebesar 2,8%, melambat dibanding tahun 2023 dengan
      pertumbuhan sebesar 2,9%.




116     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 117
                                                               >>     Analisis & Pembahasan Manajemen atas Kinerja Usaha
                                                                                                                                                                   04

                      Pertumbuhan Ekonomi Negara Mitra Dagang Utama Indonesia (%, y-on-y)

                Tiongkok                    Amerika Serikat                      India*

          5,3   5,4    5,4     5,0          3,2         2,9               8,6          8,2           Keterangan: Angka yang disajikan bersumber dari,
                                                               2,8
                                                  2,5                                         6,5
                                                                                6,1                  Preliminary   Accounting   Results      NBS     (Tiongkok),
                                                                                                     Advance Estimate US Department of Commerce
                                                                                                     (Amerika   Serikat),   Advance    Estimate      Singapore
         Q4-23 Q4-24   2023   2024      Q4-23 Q4-24     2023   2024      Q4-23 Q4-24   2023   2024   Department    of   Statistics    (Singapura),     Advance
                                                                                                     Estimate DOSM (Malaysia), Advance Estimate Bank of
                                                                                                     Korea (Korea Selatan). *) Untuk India angka tahunan
                Singapura                         Malaysia                    Korea Selatan
                                                                                                     yang   disajikan   merupakan     angka    forecast     dari
                4,3            4,0                             5,1        2,1                        publikasi IMF WEO (Januari 2025), angka triwulanan
                                                  4,8                                         2,0
                                                        3,6                            1,4           merupakan angka forecast dari Bloomberg. Negara
                                            2,9                                  1,2
          2,2
                        1,1
                                                                                                     mitra dagang diurutkan berdasarkan nilai ekspor
                                                                                                     (migas dan non migas).
         Q4-23 Q4-24   2023   2024      Q4-23 Q4-24     2023   2024      Q4-23 Q4-24   2023   2024




Sementara itu, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Indonesia tahun 2024 tumbuh sebesar 5,03%,
melambat dibandingkan tahun 2023 yang mencapai 5,05%. Pencapaian tersebut lebih rendah dibandingkan
target pertumbuhan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2024 sebesar 5,2%.



                              Pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Tahun 2015-2024 (%)




     4,88               5,03         5,07                5,17         5,02                                         5,31              5,05              5,03
                                                                                                     3,70


                                                                                       (2,07)



      2015               2016        2017                2018          2019              2020        2021           2022              2023              2024




  Sumber: Berita Resmi Statistik BPS, 5 Feb 2025




Walau mengalami perlambatan, pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2024 masih berada dalam rentang
pertumbuhan yang disampaikan berbagai lembaga ekonomi global. Bank Dunia, Dana Moneter Internasional
(IMF) dan Asia Development Bank (ADB) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2024 sebesar
5%. Adapun Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,1%, sedangkan Kementerian
Keuangan di angka 5 - 5,2%.


Dari sisi produksi, penyumbang utama pertumbuhan ekonomi tahun 2024 adalah Industri Pengolahan,
Konstruksi, dan Perdagangan. Hal ini sejalan dengan peningkatan aktivitas produksi dan permintaan luar
negeri. Adapun tiga lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi adalah Jasa Lainnya, Transportasi &
Pergudangan, serta Akomodasi & Makan Minum.




                                                                                                                              PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                                Laporan Tahunan 2024               117
Page 118
                                      MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      Kondisi Industri                                               kepada masyarakat di wilayah-wilayah yang terbagi
      Perusahaan Pembiayaan                                          menjadi Regional I-IX. Untuk meraih target yang
      Berkaitan dengan kinerja lapangan usaha atau sektor            ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran
      Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura,                  Perusahaan, Perseroan telah menetapkan strategi
      Lembaga     Keuangan      Mikro    dan     Lembaga      Jasa   pemasaran tahun 2024 sebagai berikut:
      Keuangan Lainnya (PVML), Otoritas Jasa Keuangan                1. Ekspansi pasar melalui segmen bisnis captive yang
      (OJK) menyatakan piutang pembiayaan Perusahaan                    berasal dari Bank Mandiri dengan menciptakan
      Pembiayaan     tumbuh        sebesar   7,27%    YoY     pada      ekosistem bisnis captive yang baik. Selain itu,
      November 2024 menjadi Rp501,37 triliun. Adapun                    perusahaan juga menjaga segmen bisnis yang
      profil risiko Perusahaan Pembiayaan secara nasional               berasal dari dealer dan rekanan melalui perluasan
      tetap terjaga meskipun mengalami sedikit penurunan                komersial dan alat berat dengan target sektor
      kualitas dengan rasio Non Performing Financing                    tertentu dan menjaga pertumbuhan pendapatan
      (NPF) gross tercatat sebesar 2,71% naik 0,17% dari                sesuai profil risiko serta meningkatkan bisnis retail.
      2,54% pada November 2023 dan gearing ratio turun               2. Berfokus pada pemberian pelayanan kepada
      menjadi sebesar 2,30 kali dari 2,21 kali dan berada di            pelanggan      dengan        menawarkan          berbagai
      bawah batas maksimum sebesar 10 kali.                             kemudahan. Salah satu bentuk kemudahan yang
                                                                        diberikan adalah dengan digitalisasi baik dari sisi
      Secara    spesifik,     OJK      mencatat      outstanding        channel pelanggan maupun proses akuisisi.
      pembiayaan kendaraan bermotor multifinance per
      November 2024 sebesar Rp 347,87 triliun dengan                 Kebijakan Strategis Tahun 2024
      pembiayaan     kendaraan        bermotor    baru    menjadi    Mandiri Tunas Finance mengusung tema ‘Energizing
      kontributor terbesar. Dari total outstanding tersebut,         The Foundation: be The Market Leader’ untuk Tahun
      sebesar   42,99%       adalah    pembiayaan     kendaraan      2024, yang berarti bahwa MTF akan mengoptimalkan
      bermotor roda empat baru dengan nilai sebesar Rp               fondasi baru yang telah dibangun di tahun sebelumnya
      149,55 triliun. Sementara itu, penyaluran pembiayaan           dengan lebih berenergi dan penuh antusiasme
      kendaraan    listrik    perusahaan       multifinance    per   sehingga MTF dapat menjadi pemimpin di industri
      November 2024 tercatat sebesar Rp16,69 triliun.                pembiayaan. Secara umum, kebijakan Perusahaan
                                                                     di tahun 2024 dilakukan sejalan dengan              rencana
      Merujuk data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor              strategi bisnis untuk menumbuhkan pembiayaan
      Indonesia (Gaikindo), sepanjang Januari - Desember             yang berasal dari segmen captive Bank Mandiri, baik
      2024, total penjualan mobil secara wholesales                  untuk nasabah retail maupun wholesales. Perseroan
      tercatat sebesar 865.723 unit atau turun 13,9% secara          terus menjaga portofolio pembiayaan di segmen retail
      Year-on-Year (YoY) dari periode sama 2023 sebesar              perorangan dan segmen korporasi serta memastikan
      1.005.802 unit. Penjualan ritel juga turun 10,9% YoY           kualitas pembiayaan terjaga dan tingkat Kesehatan
      menjadi 889.680 unit dibandingkan 998.059 unit pada            Perusahaan yang baik.
      periode yang sama 2023. Meskipun turun nyaris 14%,
      namun penjualan tersebut telah melampaui target                Perseroan juga terus berkomitmen untuk melakukan
      yang ditetapkan Gaikindo pada 2024. Sebelumnya,                transformasi     digital       dan     teknologi     dengan
      Gaikindo telah merevisi target penjualan tahun 2024            mendorong      pertumbuhan       bisnis   melalui    inovasi
      dari 1,1 juta unit menjadi 850.000 unit                        untuk menciptakan efisiensi, memperluas jangkauan
                                                                     pasar, dan meningkatkan pengalaman pelanggan
      Aspek Pemasaran                                                disertai dengan peningkatan kapabilitas IT dan
      Pada tahun 2024, wilayah pemasaran Mandiri Tunas               sistem, terutama pada peningkatan IT security. Selain
      Finance   mencakup       Sumatera      hingga      Jayapura.   itu, Perseroan juga terus berupaya meningkatkan
      Perseroan memberikan layanan pembiayaan sesuai                 kompetensi     Credit      &    Risk    monitoring     guna
      dengan segmen usaha yang dijalankan Perseroan                  menghasilkan portofolio yang sehat.




118     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 119
                                                >>    Analisis & Pembahasan Manajemen atas Kinerja Usaha
                                                                                                                          04
Pangsa Pasar                                                    Adapun solusi yang ditawarkan Perseroan sebagai
Dalam menjalankan usaha, Mandiri Tunas Finance                  strategi untuk mempertahankan atau meningkatkan
memiliki sejumlah kompetitor dengan produk dan                  pangsa pasar antara lain:
layanan     serupa    sehingga       membuat     persaingan     1. Perseroan menawarkan layanan yang cepat dan
semakin ketat. Tak hanya perusahaan pembiayaan                     mudah bagi Pelanggan.
sejenis, kompetitor tersebut termasuk di dalamnya               2. Menawarkan produk dengan bunga dan nilai uang
adalah     perbankan     yang     masuk    dalam     industri      muka yang kompetitif.
pembiayaan kendaraan bermotor. Dengan tingkat                   3. Perseroan mengadakan dan terlibat pada event-
persaingan seperti itu, maka perusahaan pembiayaan                 event otomotif yang menarik bagi seluruh masyarakat.
dituntut lebih kreatif dalam menyalurkan kredit                 4. Layanan cabang yang tersebar di seluruh negeri.
dengan      memberikan      pelayanan      terbaik   kepada     5. Pengembangan        digitalisasi      yang   mampu
pelanggan di antaranya memberikan kemudahan                        menjangkau dan memberikan layanan kemudahan
dalam      mendapatkan         kredit   serta   kemudahan          bagi partner dan pelanggan.
melakukan pembayaran cicilan. Selain itu, pelayanan
terbaik juga mencakup kecepatan dalam survei dan                Pangsa pasar Perseroan berdasarkan total aset
paket kredit yang menarik serta bersaing, baik dalam            industri pembiayaan nasional digambarkan pada tabel
segi rate pembiayaan, masa tenor dan uang muka.                 dan grafik di bawah ini.


 Uraian                                                                             2024              2023        2022

 Jumlah perusahaan/lembaga pembiayaan *                                                147*             147         153

 Jumlah aset industri (Rp-miliar)*                                                584.508*       552.887        487.919

 Jumlah aset MTF (Rp-miliar)                                                        34.425            29.727     23.728

 Pangsa pasar berdasarkan aset (%)                                                     5,89            5,38        4,86

*Data November 2024




                                                                                              PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                Laporan Tahunan 2024      119
Page 120
                                   MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      TINJAUAN OPERASI
      PER SEGMEN USAHA

      Kegiatan Usaha Pembiayaan dan Proses Bisnis MTF
      Mandiri Tunas Finance menjalankan usaha di bidang pembiayaan investasi, pembiayaan modal kerja dan
      pembiayaan multiguna. Saat ini, Perseroan memfokuskan kegiatan usaha di bidang pembiayaan konsumen
      dalam bentuk penyediaan dana bagi para pelanggan yang ingin membeli dengan pembayaran secara
      angsuran, baik dari entitas induk, PT Tunas Ridean (“TURI”), maupun dari luar kelompok usaha TURI. Perseroan
      memfokuskan usahanya pada kegiatan pembiayaan mobil baru yang dapat memberikan pengembalian yang
      tinggi dengan tingkat risiko yang aman. Pembiayaan itu terdiri dari merek Toyota, Daihatsu, Honda, Nissan,
      Mazda, Mitsubishi dan Suzuki maupun merek yang dijual dari APM.


      Kegiatan pembiayaan diberikan dalam bentuk kredit pemilikan kendaraan bermotor dengan ketentuan
      pembayaran kembali secara angsuran tetap setiap bulannya. Perseroan mengklasifikasikan fasilitas
      pembiayaannya ke dalam 3 (tiga) jenis, yaitu mobil baru, mobil bekas dan sepeda motor. Oleh karena itu
      Perseroan juga menerapkan persyaratan yang berbeda untuk ketiga jenis usaha ini.


      Secara umum, jangka waktu pembiayaan ditetapkan 1 (satu) sampai 7 (tujuh) tahun dengan jangka waktu
      pembiayaan terbanyak adalah 4 (empat) tahun. Sebagai agunan untuk kredit tersebut adalah berupa Bukti
      Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) asli yang ditahan dan disimpan oleh Perseroan. Dokumen tersebut akan
      diserahkan kepada pelanggan apabila seluruh kewajibannya kepada Perseroan telah dilunasi.




                     Perkembangan Jumlah Unit Kontrak Baru Berdasarkan Jenis Pembiayaan
                                                              Kontrak Baru (Unit)                            Kenaikan (Penurunan) 2023-2024
       Jenis Pembiayaan
                                                  2024                      2023                    2022              Unit                %

       Mobil Baru                                 83.987                    86.927                  81.265          (2.940)          (3,38)
       Mobil Bekas                                25.873                    28.166                  21.608          (2.293)           (8,14)
       Motor                                            437                   378                     322                59           15,61
       Lainnya                                      1.489                   6.400               35.895               (4.911)        (76,73)
       Jumlah                                     111.786                  121.871         139.090                (10.085)          (8,28)
                                         69.777



                                                   94.124



                                                                 139.090



                                                                               121.871



                                                                                          111.786




        Jumlah Unit Kontrak Baru
        2020-2024
        (Unit)




                                        2020      2021         2022           2023       2024




120     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 121
                                                      >>          Analisis & Pembahasan Manajemen atas Kinerja Usaha
                                                                                                                                                                        04
                       Perkembangan Nilai Kontrak Pembiayaan Berdasarkan Jenis Pembiayaan
                                                                         Kontrak Baru (Rp Juta)                                       Kenaikan (Penurunan) 2023-2024
 Jenis Pembiayaan
                                                           2024                               2023                           2022           Rp Juta                %

 Mobil Baru                                           25.582.763              25.493.390*)                     21.710.535                    89.373             0,35
 Mobil Bekas                                           5.524.591                   5.158.873 *)                3.533.624                    365.718             7,09
 Motor                                                     69.887                             47.561                         33.470          22.326            46,94
 Lainnya                                               3.912.388                   1.998.078 *)                2.491.634                   1.914.310           95,81
 Jumlah                                               35.089.629                 32.697.903                   27.769.264                  2.391.726             7,31
*) Disajikan kembali
                                         16.739.556



                                                            20.620.564



                                                                              27.769.264



                                                                                                 32.697.903



                                                                                                                35.089.629
   Nilai Kontrak Pembiayaan
   2020-2024
   (Rp Juta)




                                        2020               2021             2022                2023          2024


                        Rekapitulasi Jumlah Unit Kontrak Baru dan Nilai Kontrak Pembiayaan
                                                                          Kontrak Baru (Unit)                                         Kenaikan (Penurunan) 2023-2024
 Jenis Pembiayaan
                                                           2024                               2023                           2022              Unit                %

 Jumlah Nilai Pembiayaan (Rp Juta)                    35.089.629                     32.697.903                27.769.264                  2.391.726             7,31
 Jumlah Kontrak Baru (Unit)                                111.786                           121.871                 139.090                (10.085)          (8,28)



Dari sisi nilai pembiayaan, pencapaian Perseroan mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
Hal ini dipengaruhi oleh kenaikan kisaran suku bunga yang dikenakan pada konsumen.

                Jumlah Nilai Kontrak Baru Berdasarkan Asal Kontrak dari Grup Atau Non-Grup
                                                                          Kontrak Baru (Unit)                                         Kenaikan (Penurunan) 2023-2024
 Jenis Pembiayaan
                                                           2024                               2023                           2022              Unit                %

 Grup                                                      10.076                              9.301                          6.924             775             8,33
 Non Grup                                                  101.710                           112.570                   132.166              (10.860)           (9,65)
 Jumlah                                                    111.786                          121.871               139.090                  (10.085)           (8,28)



                 Jumlah Nilai Pembiayaan Berdasarkan Asal Kontrak dari Grup atau Non-Grup
                                                                          Kontrak Baru (Unit)                                         Kenaikan (Penurunan) 2023-2024
 Jenis Pembiayaan
                                                           2024                               2023                           2022              Unit                %

 Grup                                                  2.757.227                           2.473.403            1.502.796                   283.824            11,48
 Non Grup                                             32.332.402                   30.224.500                 26.266.468                   2.107.902            6,97
 Jumlah                                               35.089.629                32.697.903                    27.769.264                  2.391.726             7,31



                                                                                                                                           PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                                             Laporan Tahunan 2024       121
Page 122
                                   MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      Dalam mencari calon pelanggan, Perseroan mengandalkan petugas Sales Officer (SO). SO bertugas untuk
      memperoleh aplikasi pembiayaan dari dealer dan showroom rekanan Perseroan, sekaligus melakukan analisis
      pembiayaan, memproses pembiayaan dan membantu memonitor kelancaran pembayaran pembiayaan para
      pelanggan tersebut. Dengan demikian, SO merupakan ujung tombak Perseroan dalam menjalankan kegiatan
      usahanya. Untuk tetap menjaga kualitas pembiayaan yang dihasilkan, Perseroan menempatkan minimal 1 (satu)
      orang Credit Head pada setiap kantor cabang Perseroan. Fungsi yang dijalankan sebagai penyeleksi atas usulan
      pembiayaan yang diajukan oleh SO. Dalam setiap pemrosesan pembiayaan, Perseroan telah melaksanakan
      permintaan persetujuan pemrosesan data pribadi.


      Pelayanan prima diberikan tidak terbatas hanya oleh setiap SO yang akan memproses aplikasi pembiayaan di awal
      transaksi, tetapi juga oleh seluruh bagian selama masa pembiayaan dan hingga selesainya pembiayaan di akhir
      periode pembayaran. Berikut disampaikan skema proses pembiayaan konsumen yang berlaku di lingkup Perseroan.




                                    Mandiri Tunas        Showroom/
              Sales Officer                                                    Customer
                                      Finance           Referral BMRI




              Application &                             Verification by                           Analysis by
                                        Survey                                 Data Entry
                Process                                  Sales Head                               Credit Head




                                                        Credit Decision         Credit             Re-Survey
                Delivery              PO Release
                                                        by WMK Holder       Recomendation          (Optional)




                 Billing              Document                                                     Delivery of
                                                           Go Live             Payment
               Documents           Verification & DO                                                Contract




      Alur Proses Pembiayaan
      Untuk terus dapat meningkatkan layanan kepada pelanggan, Perseroan terus melakukan pengembangan atau
      penyempurnaan proses pembiayaan, antara lain dengan memanfaatkan teknologi. Pemanfaatan teknologi
      terutama dilakukan untuk terus mempercepat waktu proses pembiayaan namun dengan tetap mengutamakan
      kehati-hatian untuk menghasilkan portofolio yang sehat. Prinsip kehati-hatian juga tercermin dari penyusunan
      Risk Acceptence Criteria (RAC) yang menjadi acuan dalam melakukan akuisisi pelanggan, antara lain namun tidak
      terbatas pada:
      1. Pembayaran uang muka sejumlah persentase tertentu dari harga mobil.
      2. Untuk pembiayaan mobil bekas, maksimum berumur 15 tahun.
      3. Jangka waktu kredit adalah minimum 6 (enam) bulan dan maksimum 7 (tujuh) tahun.
      4. Selama masa kredit, mobil tersebut harus dilindungi asuransi dari Perseroan asuransi yang telah ditetapkan
         oleh Perseroan.


      Proses pembiayaan yang berorientasi pada prinsip kehati-hatian serta didukung oleh penggunaan teknologi
      menjadi fundamental yang kuat bagi Perseroan untuk terus bertumbuh dengan cepat dan sehat.



122     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 123
                                        >>      Analisis & Pembahasan Manajemen atas Kinerja Usaha
                                                                                                                                            04
Skema Penagihan
Dengan adanya kebijakan pembiayaan sebagaimana diuraikan di atas, Perseroan diharapkan mampu menekan
tingkat piutang yang bermasalah seminimal mungkin dalam menjalankan kegiatan usahanya. Untuk mengelola
kegiatan usaha pembiayaan serta untuk selalu menjaga tingkat kolektibilitas yang baik maka kegiatan penagihan
merupakan salah satu kunci keberhasilan Perseroan.

                                                                                             OD -3 s/d 0 hari
 Cara Bayar Angsuran                                   •   Monitoring oleh
                                   Sebelum                 Marketing - Collection
                                                       •   Mengingatkan Pelanggan
                                 Jatuh Tempo               dengan Telepon SMS/Surat
           GIRO/CEK

           AUTOCOLL                                    Penagihan oleh                        OD 1 s/d 7 hari
                                                       Telecollection & Whatsapp

            TUNAI
                                    Setelah            Penagihan oleh                        OD 8 s/d 30 hari
                                                       Field-Collection
            BANK                 Jatuh Tempo
                                                       Penagihan dan                           OD > 30 hari
     PAYMENT CHANNEL                                   Pengamanan Aset                                                • Laporan Laba/Rugi
                                                                                          Setelah Repossessed         • Informasi Surat
                                                                                                                      • Penjualan Lelang



Pembagian Segmen Usaha Berdasarkan Segmen Operasi
Segmen operasi Perseroan dibagi berdasarkan kelompok nasabah utama dan produk, yaitu Fleet dan Retail, serta
segmen lainnya sebagai perhitungan yang tidak dapat dialokasikan ke dalam kedua segmen tersebut. Dalam
menentukan hasil segmen, beberapa akun aset dan liabilitas serta pendapatan dan biaya yang terkait distribusikan
ke masing-masing segmen berdasarkan kebijakan pelaporan internal manajemen.


Penjelasan operasi masing-masing segmen dalam pelaporan segmen Perseroan adalah sebagai berikut:
1. Retail
   Termasuk dalam pelaporan segmen retail adalah seluruh indikator penilaian segmen operasi yang secara nyata
   dapat diatribusikan sebagai bagian dari pembiayaan konsumen untuk nasabah individu.
2. Fleet
   Termasuk dalam pelaporan segmen fleet adalah seluruh indikator penilaian segmen operasi yang secara nyata
   dapat diatribusikan sebagai bagian dari pembiayaan untuk nasabah korporasi.
3. Lainnya
   Termasuk dalam pelaporan segmen lain-lain adalah informasi pelaporan segmen operasi terkait dengan
   aktivitas treasury dan kantor pusat seperti pendapatan bunga bank, beban umum dan administrasi yang tidak
   dapat dialokasikan ke dalam kedua segmen di atas.


Selain itu, Perseroan memperhitungkan segmen operasi berdasarkan informasi geografis.


                                              Segmen Operasi MTF


  Berdasarkan Kelompok Nasabah Utama dan Produk                                    Berdasarkan Geografis




                                                                  • Regional I (Sumatera)                • Regional VII (Jawa Timur,
                                                                  • Regional II (Sumatera)                 Bali, NTB & NTT)
                                                                  • Regional III (Banten & Jakarta)      • Regional VIII (Kalimantan)
                                                                                                         • Regional IX (Sulawesi,
     Retail             Fleet            Lainnya                  • Regional IV (Jabodebek)
                                                                  • Regional V (Jawa Barat)                Maluku & Papua)
                                                                  • Regional VI (Jawa Tengah             • Fleet
                                                                    & D.I Yogyakarta)                    • Lainnya




                                                                                                         PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                           Laporan Tahunan 2024             123
Page 124
                                      MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      Segmen Pembiayaan Retail
      Pembiayaan Retail adalah pembiayaan kepada pelanggan yang mengajukan pembiayaan lewat kantor cabang
      Perseroan melalui menu credit scoring. Pembiayaan ritel ini diberikan kepada sasaran pasar untuk membiayai
      pembelian kendaraan bermotor dalam kondisi baru atau bekas. Dalam pembiayaan ritel, ketentuan biaya
      administrasi dan asuransi dibebankan kepada pelanggan, dengan besaran beban bergantung pada jangka waktu
      pembiayaan dan ditetapkan terpisah dalam produk/paket pembiayaan yang disediakan. Selama masa kredit,
      pembiayaan tersebut diasuransikan ke perusahaan asuransi rekanan Perseroan sebagai bentuk mitigasi risiko.


      Pada tahun 2024, pendapatan dari pembiayaan ritel mengalami kenaikan sebesar Rp1 triliun dari Rp3,98 triliun
      pada tahun 2023 menjadi Rp4,98 triliun pada tahun 2024.


                             Jumlah dan Kontribusi Segmen Retail terhadap Pendapatan MTF

                                                           2024                             2023                Kenaikan (Penurunan) 2023-2024
       Asal Kontrak                               Jumlah           Kontribusi         Jumlah       Kontribusi                Jumlah        Kontribusi
                                                (Rp Juta)                 (%)       (Rp Juta)             (%)              (Rp Juta)              (%)

       Retail
       Mobil                                  4.976.698                  89,20    3.975.623*          83,14*           1.001.075                   25,18
       Motor                                          179                0,00              484          0,01                  (305)           (63,02)
       Jumlah Retail                          4.976.877                  89,20    3.976.107*          83,15*           1.000.770                   25,17

       Jumlah Pendapatan                      5.579.315                          4.781.968*                                797.347

      *) Disajikan kembali




                                Jumlah dan Kontribusi Segmen Retail terhadap Aset MTF

                                                           2024                             2023                Kenaikan (Penurunan) 2023-2024
       Asal Kontrak                               Jumlah           Kontribusi         Jumlah       Kontribusi                Jumlah        Kontribusi
                                                (Rp Juta)                 (%)       (Rp Juta)             (%)              (Rp Juta)              (%)

       Retail
       Mobil                                 27.573.367                  80,10    22.827.261           76,79           4.746.106                  20,79
       Motor                                           80                0,00               95          0,00                    (15)              (15,79)
       Jumlah Retail                         27.573.447                  80,10   22.827.356            76,79           4.746.091                  20,79

       Jumlah Aset                           34.425.455                          29.727.392                         4.698.063
                                     83,25



                                                   83,05



                                                                  89,2




                                                                                                                   66,54



                                                                                                                                  76,79



                                                                                                                                           80,1




         Kontribusi Segmen                                                           Kontribusi Segmen
         Retail terhadap                                                             Retail terhadap
         Pendapatan MTF                                                              Aset MTF
         (%)                                                                         (%)




                                    2022         2023         2024                                               2022           2023      2024




124      PT Mandiri Tunas Finance
         Laporan Tahunan 2024
Page 125
                                                                >>         Analisis & Pembahasan Manajemen atas Kinerja Usaha
                                                                                                                                                                             04
                              Kinerja Keuangan dan Profitabilitas Segmen Retail MTF (Rp juta)
                                                                                                                 Kenaikan (Penurunan) 2023-2024
                                    2024                                   2023
 Akun                                                                                                     Nominal (Rp-juta)                      Persentase (%)

                           Mobil    Motor       Jumlah           Mobil     Motor        Jumlah          Mobil    Motor        Jumlah         Mobil      Motor     Jumlah

 Pendapatan

 Pembiayaan
                       3.254.869        0     3.254.869       2.715.052       106        2.715.158    539.817      (106)       539.711        19,88    (100,00)     19,88
 Konsumen

 Sewa
                        344.551         0       344.551        206.950           0       206.950       137.601        0        137.601        66,49          -      66,49
 Pembiayaan

 Bunga
 Simpanan                 14.757        0        14.757          13.211          0          13.211       1.546        0          1.546         11,70         -       11,70
 Bank

 Lain-Lain -
                       1.362.521      179     1.362.700     1.040.410*)       378     1.040.788*)      322.111     (199)       321.912        30,96     (52,65)     30,93
 Neto

 Jumlah
                       4.976.698      179     4.976.877     3.975.623*)       484      3.976.107*)   1.001.075    (305)    1.000.770          25,18     (63,02)     25,17
 Pendapatan

 Beban

 Beban
                   (1.614.655)          0    (1.614.655)     (1.167.286)       (2)     (1.167.288)    447.369        (2)      447.367         38,33    (100,00)     38,33
 Keuangan

 Beban Gaji dan
                        (727.512)     (17)     (727.529)      (747.809)     (1.017)     (748.826)     (20.297)   (1.000)      (21.297)        (2,71)   (98,33)      (2,84)
 Tunjangan

 Beban
 Umum dan              (390.024)     (40)     (390.064)      (328.573)        273       (328.300)       61.451    (313)         61.764        18,70    (114,65)     18,81
 Administrasi

 Penyisihan
 Kerugian
                       (866.741)       (5)    (866.746)      (603.315*)          3     (603.312*)     263.426         8       263.434         43,66     266,67      43,66
 Penurunan
 Nilai

 Jumlah Beban      (3.598.932)       (62)    (3.598.994)   (2.846.983*)      (743)    (2.847.726*)     751.949    (681)       751.268         26,41     (91,66)     26,38

 Laba (Rugi)
 Sebelum
 Beban Pajak           1.377.766      117     1.377.883       1.128.640      (259)      1.128.381     249.126       376       249.502         22,07      145,17      22,11
 Final dan Pajak
 Penghasilan

 Jumlah Aset       27.573.367          80    27.573.447     22.827.261         95     22.827.356     4.746.106      (15)   4.746.091          20,79     (15,79)     20,79

 Jumlah
                        1.107.576    1.217     1.108.793     1.358.244      1.866       1.360.110    (250.668)    (649)       (251.317)      (18,46)    (34,78)    (18,48)
 Liabilitas

*) Disajikan kembali




Segmen Pembiayaan Fleet
Pembiayaan Fleet adalah pembiayaan kepada pelanggan yang dikelola oleh Divisi Corporate Fleet yang
merupakan pemberian Batas Pemberian Pembiayaan (BPP) kepada 1 (satu) Debitur atau 1 (satu) kelompok
obligor baik badan usaha maupun perseorangan. Terkait badan usaha, ketentuan nilai pembiayaan sama
dengan atau di atas Rp5 miliar.


Pembiayaan Fleet terbagi menjadi 2 (dua) buku yaitu:
1. Pembiayaan Investasi
     Pembiayaan barang modal beserta jasa yang diperlukan untuk aktivitas usaha/investasi, rehabilitasi,
     modernisasi, ekspansi atau relokasi tempat usaha/investasi yang diberikan kepada Debitur.
2. Pembiayaan Modal Kerja
     Pembiayaan untuk memenuhi kebutuhan pengeluaran yang habis dalam 1 (satu) siklus aktivitas usaha Pelanggan,
     dengan cara menyediakan batas pembiayaan kepada Pelanggan yang bersifat commited dan advised.


Pendapatan segmen Fleet khususnya Fleet Mobil tahun 2024 mengalami penurunan sebesar Rp203,42 miliar atau
sebesar 25,24% dibandingkan tahun 2023.




                                                                                                                                          PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                                            Laporan Tahunan 2024             125
Page 126
                                      MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




                             Jumlah dan Kontribusi Segmen Fleet terhadap Pendapatan MTF

                                                           2024                              2023                Kenaikan (Penurunan) 2023-2024
       Asal Kontrak                               Jumlah            Kontribusi         Jumlah       Kontribusi                Jumlah        Kontribusi
                                                (Rp Juta)                  (%)       (Rp Juta)             (%)              (Rp Juta)              (%)

       Fleet
       Mobil                                   602.438                    10,80     805.794*)         16,85*)           (203.356)              (25,23)
       Motor                                               0              0,00              67           0,00                   (67)                (100)
       Jumlah Fleet                            602.438                    10,80     805.861*)         16,85*)           (203.423)              (25,24)

       Jumlah Pendapatan                      5.579.315                           4.781.968*)                               797.347

      *) Disajikan kembali




                                Jumlah dan Kontribusi Segmen Fleet terhadap Aset MTF

                                                           2024                              2023                Kenaikan (Penurunan) 2023-2024
       Asal Kontrak                               Jumlah            Kontribusi         Jumlah       Kontribusi                Jumlah        Kontribusi
                                                (Rp Juta)                  (%)       (Rp Juta)             (%)              (Rp Juta)              (%)

       Fleet
       Mobil                                  4.776.683                   13,88     5.142.242           17,30           (365.559)                   (7,11)
       Motor                                          171                 0,00              171          0,00                      0                0,00
       Jumlah Fleet                           4.776.854                   13,88     5.142.413           17,30           (365.559)                   (7,11)

       Jumlah Aset                           34.425.455                           29.727.392                         4.698.063
                                     19,98



                                                   16,85



                                                                  10,80




                                                                                                                    27,42



                                                                                                                                   17,30



                                                                                                                                            13,88
         Kontribusi Segmen                                                            Kontribusi Segmen
         Fleet terhadap                                                               Fleet terhadap
         Pendapatan MTF                                                               Aset MTF
         (%)                                                                          (%)




                                    2022         2023          2024                                               2022           2023      2024




126      PT Mandiri Tunas Finance
         Laporan Tahunan 2024
Page 127
                                                      >>        Analisis & Pembahasan Manajemen atas Kinerja Usaha
                                                                                                                                                                       04
                         Kinerja Keuangan dan Profitabilitas Segmen Fleet MTF (Rp Juta)
                                                                                                     Kenaikan (Penurunan) 2023-2024
                              2024                              2023
Akun                                                                                       Nominal (Rp-juta)                          Persentase (%)

                     Mobil     Motor    Jumlah         Mobil    Motor     Jumlah         Mobil       Motor      Jumlah           Mobil       Motor        Jumlah

Pendapatan

Pembiayaan
                    198.621       0      198.621     285.142       50      285.192     (86.521)        (50)      (86.571)        (30,34)    (100,00)       (30,36)
Konsumen

Sewa
                   334.153        0     334.153      445.801        0      445.801     (111.648)         0       (111.648)       (25,04)          -        (25,04)
Pembiayaan

Anjak Piutang          438        0         438          909        0          909         (471)         0           (471)       (51,82)          -         (51,82)

Bunga
Simpanan              2.716       0        2.716       3.923        0        3.923       (1.207)         0         (1.207)       (30,77)          -         (30,77)
Bank

Lain-Lain -
                     66.510       0      66.510      70.019*)      17     70.036*)      (3.509)        (17)       (3.526)         (5,01)    (100,00)        (5,03)
Neto

Jumlah
                   602.438        0     602.438    805.794*)       67    805.861*)    (203.356)        (67)     (203.423)        (25,24)    (100,00)       (25,24)
Pendapatan

Beban

Beban
                  (299.291)       0    (299.291)   (342.866)      (11)   (342.877)     (43.575)        (11)      (43.586)         (12,71)   (100,00)        (12,71)
Keuangan

Beban Gaji dan
                   (47.702)       0     (47.702)    (53.368)        0     (53.368)      (5.666)          0        (5.666)        (10,62)          0         (10,62)
Tunjangan

Beban
Umum dan           (23.114)       0     (23.114)     (21.536)       0      (21.536)       1.578          0          1.578           7,33          0           7,33
Administrasi

Penyisihan
Kerugian
                  (106.047)       0    (106.047)    (25.226*)      (9)    (25.235*)     80.821          (9)       80.812         320,39     (100,00)       320,24
Penurunan
Nilai

Jumlah Beban      (476.154)       0    (476.154)   (442.996*)     (20)   (443.016*)     33.158         (20)       33.138            7,48    (100,00)          7,48

Laba (Rugi)
Sebelum
Beban Pajak        126.284        0     126.284      362.798       47     362.845     (236.514)        (47)     (236.561)        (65,19)    (100,00)       (65,20)
Final dan Pajak
Penghasilan

Jumlah Aset       4.776.683      171   4.776.854   5.142.242       171    5.142.413   (365.559)          0      (365.559)          (7,11)      0,00           (7,11)

Jumlah
                   356.510        37    356.547      299.780      247     300.027       56.730        (210)       56.520          18,92      (85,02)         18,84
Liabilitas




Segmen Lainnya
Segmen lainnya adalah informasi pelaporan segmen operasi terkait dengan aktivitas treasury dan kantor pusat
seperti pendapatan bunga bank, beban umum dan administrasi yang tidak dapat dialokasikan ke dalam kedua
segmen di atas. Dalam segmen ini, hanya tercakupkan aset dan liabilitas sebagai bagian dari aktivitas treasury
dan kantor pusat.

                              Kinerja Keuangan dan Profitabilitas Segmen Lainnya (Rp juta)
                                                                                                                   Kenaikan (Penurunan) 2023-2024
 Uraian                                                                  2024                           2023                    Jumlah                 Kontribusi
                                                                                                                              (Rp Juta)                       (%)

 Jumlah Aset                                                        2.075.154                       1.757.623                  317.531                     18,07
 Jumlah Liabilitas                                                28.095.693                       24.037.595                4.058.098                     16,88




                                                                                                                              PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                                Laporan Tahunan 2024                   127
Page 128
                                      MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      ANALISIS KINERJA SEGMEN USAHA
      BERDASARKAN INFORMASI GEOGRAFIS

      Segmen Usaha Berdasarkan Geografi
      Selain berdasarkan kelompok nasabah utama dan produk, Perseroan juga menyajikan informasi segmen
      berdasarkan geografis, yaitu persebaran jasa pembiayaan yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.
      Perseroan mengelompokkan sebaran pasar nasabah dengan pembiayaan ritel yang dilayani ke dalam 9
      (sembilan) regional dengan cakupan wilayah sebagai berikut.


       Geografis       Rincian Wilayah

       Regional I      Mencakup wilayah Kepulauan Riau, Riau dan Sumatera Utara

       Regional II     Mencakup wilayah Bengkulu, Jambi, Kep. Bangka Belitung, Lampung, Sumatera Barat dan Sumatera Selatan

                       Mencakup wilayah Banten (meliputi Tangerang (BSD dan Bintaro), Cilegon, Serang, dan Lebak (Rangkasbitung)),
       Regional III
                       dan DKI Jakarta (meliputi Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Jakarta Pusat)

                       Mencakup wilayah DKI Jakarta (meliputi Jakarta Timur dan Jakarta Selatan), serta Jawa Barat (meliputi Bekasi,
       Regional IV
                       Depok, dan Bogor)

       Regional V      Mencakup wilayah Jawa Barat (meliputi Karawang, Sukabumi, Bandung, Tasikmalaya, Cirebon, Garut, dan Subang)

       Regional VI     Mencakup wilayah Jawa Tengah dan D.I Yogyakarta

       Regional VII    Mencakup wilayah Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur

       Regional VIII   Mencakup wilayah Kalimantan

       Regional IX     Mencakup wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua




          Jumlah dan Kontribusi Segmen Operasi Berdasarkan Geografis terhadap Pendapatan MTF

                                                   2024                          2023*                Kenaikan (Penurunan) 2023-2024
       Jumlah Pendapatan
       Berdasarkan Geografis                   Jumlah      Kontribusi        Jumlah      Kontribusi           Jumlah         Kontribusi
                                             (Rp Juta)            (%)      (Rp Juta)            (%)         (Rp Juta)               (%)

       Regional I (Sumatera)                427.008             7,65        316.751           6,62           110.257             34,81
       Regional II (Sumatera)               402.925             7,22       416.083            8,70           (13.158)            (3,16)
       Regional III (Banten dan
                                            612.308            10,97       457.083            9,56          155.225             33,96
       Jakarta)
       Regional IV (Jabodebek)              589.058           10,56        469.685            9,82           119.373            25,42
       Regional V (Jawa Barat)               377.534            6,77        314.531           6,58           63.003             20,03
       Regional VI (Jawa Tengah
                                            351.305            6,30        323.087            6,76           28.218              (100)
       dan D.I Yogyakarta)
       Regional VII (Jawa Timur,
                                             622.120           11,15       490.066           10,25          132.054              26,95
       Bali, NTB, dan NTT)
       Regional VIII (Kalimantan)           924.928           16,58        688.065           14,39          236.863             34,42
       Regional IX (Sulawesi,
                                             669.691          12,00        500.756           10,47          168.935              33,74
       Maluku, dan Papua)
       Fleet                                602.438           10,80        805.861           16,85         (203.423)           (25,24)

       Jumlah Pendapatan                   5.579.315                     4.781.968                          797.347             16,67




128     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 129
                                              >>     Analisis & Pembahasan Manajemen atas Kinerja Usaha
                                                                                                                                  04
   Jumlah dan Kontribusi Segmen Operasi Berdasarkan Geografis terhadap Jumlah Aset MTF

Jumlah Aset
                                        2024                              2023                Kenaikan (Penurunan) 2023-2024

Berdasarkan Geografis               Jumlah         Kontribusi        Jumlah      Kontribusi           Jumlah        Kontribusi
                                  (Rp Juta)               (%)      (Rp Juta)            (%)         (Rp Juta)              (%)

Regional I (Sumatera)           2.215.841              6,44       1.745.446            5,9          470.395            26,95
Regional II (Sumatera)           1.975.441              5,74      1.907.732           6,42            67.709             3,55
Regional III (Banten
                                3.932.290              11,42      3.118.550          10,49          813.740            26,09
dan Jakarta)
Regional IV (Jabodebek)         4.000.388              11,62     3.345.820           11,23          654.568             19,56
Regional V (Jawa Barat)         2.049.049               5,95      1.706.071           5,74          342.978             20,10
Regional VI (Jawa Tengah dan
                                2.054.319               5,97      1.743.026           5,86           311.293            17,86
D.I Yogyakarta)
Regional VII (Jawa Timur,
                                3.578.879             10,40      2.841.407            9,56           737.472            25,95
Bali, NTB, dan NTT)
Regional VIII (Kalimantan)      4.465.745              12,97     3.650.156           12,28          815.589            22,34
Regional IX (Sulawesi,
                                3.301.495               9,59      2.769.148           9,32          532.347             19,22
Maluku, dan Papua)
Fleet                           4.776.854             13,88       5.142.413          17,30         (365.559)             (7,11)
Lain-lain                       2.075.154              6,02       1.757.623           5,90           317.531            18,07

Jumlah Aset                    34.425.455                       29.727.392                       4.698.063             15,80




                                                                                                   PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                     Laporan Tahunan 2024         129
Page 130
                                     MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      TINJAUAN
      KEUANGAN

      Analisis dan pembahasan kinerja keuangan pada laporan tahunan ini mengacu pada Laporan Keuangan.
      Penyajian dan pengungkapan laporan keuangan Perusahaan disusun sesuai dengan Standar Akuntansi
      Keuangan (SAK) di Indonesia yang mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan
      Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia.


      Posisi Keuangan

      Uraian                                                                            Pertumbuhan (Penurunan)
      (Jutaan Rupiah)
                                                               2024           2023
                                                                                                 Rp               %
      ASET

      Kas dan Setara Kas                                     1.292.160      852.140        440.020           51,64

      Piutang Pembiayaan Konsumen                           26.719.179   22.361.823       4.357.356          19,49

      Piutang Sewa Pembiayaan                               5.395.158      5.347.572         47.586           0,89

      Anjak Piutang                                            19.438        35.322         (15.884)        (44,97)

      Piutang Lain-lain                                      500.283        622.854        (122.571)        (19,68)

      Aset Pajak Tangguhan                                     84.726       100.789         (16.063)        (15,94)

      Piutang Derivatif                                        45.008        28.933          16.075          55,56

      Aset Tetap                                              278.475       283.625          (5.150)         (1,82)

      Aset Lain-lain                                           91.028        94.334          (3.306)         (3,50)

      Jumlah Aset                                          34.425.455    29.727.392      4.698.063           15,80

      LIABILITAS

      Utang Usaha                                            604.208        1.017.137      (412.929)        (40,60)

      Utang Lain-lain                                         212.456        247.721        (35.265)        (14,24)

      Utang Pajak Kini                                        112.491       112.000              491          0,44

      Beban yang Masih Harus Dibayar                          247.941       262.098          (14.157)        (5,40)

      Pinjaman Bank                                         21.476.196    18.096.715       3.379.481         18,67

      Surat Berharga yang Diterbitkan                       6.681.925      5.687.515        994.410           17,48

      Liabilitas Imbalan Kerja Karyawan                       213.162       274.546         (61.384)        (22,36)

      Utang derivatif                                          12.654              0         12.654               -

      Jumlah Liabilitas                                    29.561.033    25.697.732      3.863.301           15,03

      EKUITAS

      Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                    250.000       250.000                 0          0,00

      Penghasilan Komprehensif lain:

        Pengukuran Kembali atas Liabilitas Imbalan Kerja
                                                               (7.155)     (38.390)          31.235         (81,36)
        Karyawan - Neto

        Keuntungan/(Kerugian) Kumulatif atas Instrumen
                                                              (17.423)        2.802         (20.225)       (721,81)
        Derivatif Untuk Lindung Nilai Arus Kas - Neto

      Saldo Laba

        Sudah Ditentukan Penggunaannya                         50.000        50.000                0          0,00

        Belum Ditentukan Penggunaannya                      4.589.000     3.765.248         823.752          21,88

      Jumlah Ekuitas                                        4.864.422    4.029.660         834.762           20,72




130     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 131
                                            >>   Analisis & Pembahasan Manajemen atas Kinerja Usaha
                                                                                                                  04

Aset
Jumlah Aset Perseroan pada tahun 2024 dan 2023 masing-masing sebesar Rp34,43 triliun dan Rp29,73 triliun,
meningkat sebesar Rp4,7 triliun atau 15,8%. Penambahan atas jumlah aset tersebut mayoritas dikarenakan
kenaikan atas portofolio Piutang Pembiayaan Konsumen.


Liabilitas
Jumlah liabilitas pada tahun ini meningkat sebesar 15,03% atau Rp3,86 triliun dari Rp25,7 triliun pada tahun
2023 menjadi Rp29,56 triliun pada tahun 2024. Kenaikan terdapat pada pinjaman bank yang mengalami
peningkatan sebesar Rp3,38 miliar atau 18,67% dari sebesar Rp18,1 triliun pada tahun 2023 menjadi sebesar
Rp21,48 triliun pada tahun 2024.


Ekuitas
Pada tahun 2024, jumlah ekuitas Perseroan adalah Rp4,86 triliun, mengalami peningkatan sebesar Rp834,76
miliar atau 21,88% dibandingkan dengan jumlah ekuitas pada tahun 2023 sebesar Rp4,03 triliun. Peningkatan
tersebut disebabkan oleh meningkatnya laba bersih perusahaan.



Laba Rugi dan Penghasilan Pendapatan Bunga

Uraian                                                                           Pertumbuhan (Penurunan)
(Jutaan Rupiah)
                                                        2024           2023
                                                                                         Rp                  %

Pendapatan                                           5.579.315     4.781.968         797.347             16,67

Beban-beban                                         (4.075.148)   (3.290.742)        784.406             23,84

Laba Sebelum Beban Pajak Final
                                                     1.504.167     1.491.226          12.941              0,87
dan Pajak Penghasilan

Beban Pajak Final                                      (3.495)        (3.427)            68               1,98

Laba Sebelum Beban Pajak Penghasilan                 1.500.672     1.487.799          12.873              0,87

Beban Pajak Penghasilan                              (328.590)     (326.698)           1.892              0,58

Laba Tahun Berjalan                                  1.172.082       1.161.101        10.981              0,95

Penghasilan Komprehensif                                11.010           798          10.212           1.279,70

Total Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan        1.183.092      1.161.899         21.193              1,82

Laba per Saham Dasar (Rupiah Penuh)                        469           464               5              1,08



Pendapatan
Pendapatan Perseroan di tahun 2024 naik sebesar Rp797,35 miliar atau 16,67% dari tahun sebelumnya,
yaitu sebesar Rp4,78 triliun menjadi Rp5,58 triliun. Uraian dari pendapatan tersebut adalah Pendapatan dari
Pendapatan Pembiayaan Konsumen, Pendapatan Sewa Pembiayaan, Pendapatan Anjak Piutang, Pendapatan
Bunga, dan Pendapatan Lain-lain–neto yang masing-masing sebesar Rp3,45 triliun, Rp678,7 miliar, Rp438 juta,
Rp17,47 miliar dan Rp1,43 triliun. Peningkatan terjadi pada pendapatan pembiayaan konsumen sebesar Rp453,14
miliar, sedangkan penurunan pendapatan terjadi pada pendapatan anjak piutang sebesar Rp471 miliar.



                                                                                     PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                       Laporan Tahunan 2024       131
Page 132
                                    MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




       Uraian                                                                          Pertumbuhan (Penurunan)
       (Jutaan Rupiah)
                                                            2024              2023
                                                                                                 Rp               %

       Pendapatan dari Pembiayaan Konsumen               3.453.490        3.000.350         453.140            15,10

       Pendapatan dari Sewa Pembiayaan                     678.704          652.751          25.953            3,98

       Pendapatan Anjak Piutang                                438              909            (471)         (51,82)

       Pendapatan Bunga                                      17.473           17.134            339            1,98

       Pendapatan Lain-lain Neto                          1.429.210       1.110.824*        318.386           28,66

       Jumlah Pendapatan                                 5.579.315      4.781.968*         797.347            16,67

      *) Disajikan kembali




      Beban-beban
      Beban Perseroan pada tahun 2024 meningkat 23,84% menjadi Rp4,08 triliun dibandingkan dengan tahun
      sebelumnya yaitu Rp3,29 triliun. Peningkatan signifikan terjadi pada beban keuangan Perseroan di tahun 2024
      mencapai Rp1,91 triliun, naik 26,74% atau senilai Rp403,78 miliar dibandingkan beban keuangan tahun 2023 yang
      sebesar Rp1,51 triliun. Peningkatan tersebut disebabkan meningkatnya bunga pinjaman yang diterima.

       Uraian                                                                          Pertumbuhan (Penurunan)
       (Jutaan Rupiah)
                                                            2024              2023
                                                                                                 Rp               %

       BEBAN-BEBAN

       Beban Keuangan                                     1.913.946        1.510.165        403.781           26,74

       Gaji dan Tunjangan                                  775.231          802.194         (26.963)          (3,36)

       Umum dan Administrasi                               413.178         349.836           63.342            18,11

       Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai:

         Pembiayaan Konsumen                              885.498          726.080*         159.418           21,96

         Sewa Pembiayaan                                    83.288            7.651*         75.637          988,59

         Anjak Piutang                                      14.874           (9.057)         23.931          264,23

         Piutang Lain-lain                                 (10.867)         (96.127)         85.260           88,70

         Jumlah Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai        972.793          599.479         373.314           62,27

       Jumlah Beban                                      4.075.148      3.290.742*         784.406           23,84

      *) Disajikan kembali



      Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai
      Penyisihan kerugian penurunan nilai tahun 2024 sebesar Rp972,79 miliar, meningkat 62,27% atau senilai Rp373,31
      miliar dibandingkan tahun 2023 yang sebesar Rp599,48 miliar. Kenaikan kerugian penurunan nilai selaras dengan
      peningkatan portofolio piutang pembiayaan diserta penurunan kualitas pembiayaan selama tahun 2024.


      Laba (Rugi) Tahun Berjalan
      Laba (rugi) sebelum beban pajak final dan pajak penghasilan didapatkan dari akumulasi antara pendapatan
      dan beban-beban. Dengan pendapatan dan beban-beban seperti yang telah dijelaskan di atas, di tahun 2024,
      Perseroan membukukan laba sebelum beban pajak final dan pajak penghasilan sebesar Rp1,50 triliun, meningkat
      0,87% atau senilai Rp12,94 miliar dari pembukuan laba (rugi) sebelum beban pajak final dan pajak penghasilan




132      PT Mandiri Tunas Finance
         Laporan Tahunan 2024
Page 133
                                               >>   Analisis & Pembahasan Manajemen atas Kinerja Usaha
                                                                                                                      04
tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp1,49 triliun. Hal tersebut disebabkan oleh meningkatnya pendapatan
pembiayaan konsumen dan sewa pembiayaan MTF di tahun 2023 masing-masing sebesar 15,10% dan 3,98%
atau sebesar Rp453,14 miliar dan Rp25,95 miliar.

 Uraian                                                                              Pertumbuhan (Penurunan)
 (Jutaan Rupiah)
                                                           2024            2023
                                                                                              Rp                 %

 LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN

 Pendapatan                                             5.579.315     4.781.968*         797.347             16,67

 Beban-beban                                           (4.075.148)   (3.290.742)*        784.406             23,84

 Laba (Rugi) Sebelum Beban Pajak Final
                                                        1.504.167      1.491.226           12.941             0,87
 dan Pajak Penghasilan

 Beban Pajak Final                                        (3.495)         (3.427)             68              1,98

 Laba (Rugi) Sebelum Beban Pajak Penghasilan            1.500.672      1.487.799          12.873              0,87

 Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan                      (328.590)      (326.698)           1.892              0,58

 Laba (Rugi) Tahun Berjalan                             1.172.082        1.161.101        10.981              0,95

*) Disajikan kembali



Total Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan
Total penghasilan komprehensif tahun berjalan didapatkan dari akumulasi antara laba (rugi) tahun berjalan
dan penghasilan komprehensif lain. Penghasilan komprehensif lain setelah pajak tahun 2024 sebesar Rp1,18
triliun, mengalami peningkatan sebesar 1,82% atau senilai Rp21,19 miliar dari tahun 2023 sebesar Rp1,16 triliun.
Adanya peningkatan pada penghasilan komprehensif lain disebabkan karena meningkatnya bagian efektif dari
keuntungan instrumen lindung nilai dalam rangka lindung nilai arus kas.

 Uraian                                                                              Pertumbuhan (Penurunan)
 (Jutaan Rupiah)
                                                           2024            2023
                                                                                              Rp                 %

 TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN

 Laba (Rugi) Tahun Berjalan                             1.172.082        1.161.101        10.981              0,95

 Penghasilan Komprehensif Lain                             11.010            798          10.212           1.279,70

 Pos yang Tidak Akan Direklasifikasi Ke Laba Rugi

   Pengukuran Kembali atas Liabilitas
                                                          40.044         (10.502)         50.546            481,30
   Imbalan Kerja Karyawan

   Pajak Penghasilan Terkait                              (8.809)          2.310          (11.119)        (481,34)

   Sub Jumlah                                              31.235         (8.192)         39.427            481,29

 Pos yang Akan Direklasifikasi Ke Laba Rugi:

   Bagian Efektif dari Kerugian Instrumen Lindung
                                                         (25.929)          11.525        (37.454)         (324,98)
   Nilai dalam Rangka Lindung Nilai Arus Kas

   Pajak Penghasilan Terkait                                5.704         (2.535)          8.239            325,01

   Sub Jumlah                                            (20.225)          8.990         (29.215)         (324,97)

 Penghasilan Komprehensif Lain - Setelah Pajak             11.010            798          10.212           1.279,70

 Total Penghasilan (Kerugian) Komprehensif
                                                        1.183.092       1.161.899          21.193             1,82
 Tahun Berjalan




                                                                                         PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                           Laporan Tahunan 2024       133
Page 134
                                         MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      Laporan Arus Kas
      Arus kas memberikan gambaran tentang penerimaan dan pengeluaran kas Perseroan. Seperti yang terlihat pada
      tabel di atas, baik kas neto yang digunakan untuk aktivitas operasi, kas neto yang digunakan untuk aktivitas investasi,
      serta kas neto yang diperoleh dari aktivitas pendanaan, mengalami penurunan yang kemudian menyebabkan kas
      dan setara kas Perseroan di akhir tahun mengalami penurunan seperti yang akan diuraikan berikut ini.

       Uraian                                                                                 Pertumbuhan (Penurunan)
       (Jutaan Rupiah)
                                                                 2024               2023
                                                                                                        Rp                 %

       Arus Kas dari Aktivitas Operasi                      (3.443.243)       (4.420.498)         (977.255)           (22,11)

       Arus Kas dari Aktivitas Investasi                       (65.844)          (118.954)         (53.110)          (44,65)

       Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan                      3.949.107         4.551.156        (602.049)            (13,23)

       Kenaikan (Penurunan) Neto Kas dan Setara Kas            440.020             11.704          428.316          3.659,57

       Kas dan Setara Kas pada Awal Tahun                      852.140           840.436             11.704             1,39

       Kas dan Setara Kas pada Akhir Tahun                    1.292.160           852.140         440.020              51,64



      Arus Kas dari Aktivitas Operasi
      Kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi di tahun 2024 berjumlah defisit Rp3,44 triliun, mengalami
      penurunan 22,11% dari tahun 2023 yang diperoleh berjumlah defisit Rp4,42 triliun. Seperti yang terlihat pada
      tabel di bawah, penurunan jumlah defisit dikarenakan salah satunya pembiayaan anjak piutang menurun 79,36%
      dari tahun 2023.

       Uraian                                                                                 Pertumbuhan (Penurunan)
       (Jutaan Rupiah)
                                                                 2024               2023
                                                                                                        Rp                 %

       Penerimaan Kas dari Konsumen:

       Pembiayaan Konsumen                                  27.896.386        24.738.302*        3.158.084             12,77

       Sewa Pembiayaan                                        4.193.421         4.099.252           94.169              2,30

       Anjak Piutang                                              1.445             7.000           (5.555)          (79,36)

       Pembiayaan Bersama                                    12.611.438        12.782.010         (170.572)            (1,33)

       Pendapatan Bunga Simpanan Bank                            13.978            13.688              290              2,12

       Pendapatan Penalti                                      202.567            148.794           53.773             36,14

       Penerimaan dari Piutang yang Telah Dihapusbukukan        182.787          161.497*           21.290             13,18

       Penerimaan Tagihan Kelebihan Pajak                              -                -                 -                -

       Premi Asuransi                                         1.791.375         1.651.382          139.993              8,48

       Pengeluaran Kas Untuk:

       Pembayaran Fasilitas Pembiayaan Bersama              (9.484.182)      (10.632.638)       (1.148.456)          (10,80)

       Pembayaran Kepada Penyalur Kendaraan                (36.306.565)      (33.458.424)         2.848.141             8,51

       Pembayaran Beban Keuangan                             (1.902.137)       (1.492.506)         409.631             27,45

       Pembayaran Pajak Penghasilan                            (315.141)        (324.758)           (9.617)            (2,96)

       Pembayaran Gaji dan Tunjangan                          (862.249)         (772.663)           89.586             11,59

       Pembayaran Beban Umum dan Administrasi                 (303.074)         (340.005)          (36.931)          (10,86)

       Pembayaran Kepada Perusahaan Asuransi                 (1.163.292)       (1.001.429)         161.863             16,16

       Kas Neto yang Diperoleh dari (Digunakan Untuk)
                                                            (3.443.243)       (4.420.498)         (977.255)           (22,11)
       Aktivitas Operasi
      *) Disajikan kembali




134      PT Mandiri Tunas Finance
         Laporan Tahunan 2024
Page 135
                                             >>     Analisis & Pembahasan Manajemen atas Kinerja Usaha
                                                                                                                      04
Arus Kas dari Aktivitas Investasi
Di tahun 2024, penggunaan kas bersih untuk aktivitas investasi tercatat sebesar Rp65,84 miliar, turun 44,65%
dibandingkan tahun 2023 yang berjumlah Rp118,95 miliar. Penurunan kas bersih untuk aktivitas investasi
disebabkan oleh penurunan pembelian peralatan kantor, bangunan entitas di tahun 2024 sebesar 37,82%
dibanding tahun 2023.


Uraian                                                                              Pertumbuhan (Penurunan)
(Jutaan Rupiah)
                                                           2024            2023
                                                                                              Rp                 %

Pembelian Aset Tetap                                     (54.028)       (86.892)        (32.864)            (37,82)

Perolehan Aset Hak Guna                                   (12.126)       (32.191)       (20.065)           (62,33)

Penjualan Aset Tetap                                          310            129             181            140,31

Kas Neto yang Digunakan untuk Aktivitas Investasi        (65.844)       (118.954)        (53.110)          (44,65)



Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan tahun 2024 tercatat sebesar Rp3,95 triliun, menurun
dibandingkan tahun 2023 yang mana Perseroan memperoleh kas dari aktivitas pendanaan sebesar Rp4,55
triliun. Penurunan ini disebabkan oleh pembayaran pinjaman entitas yang meningkat di tahun 2024 sebesar
66,21% dibandingkan tahun 2023.

Uraian                                                                              Pertumbuhan (Penurunan)
(Jutaan Rupiah)
                                                           2024            2023
                                                                                              Rp                 %

Penerimaan Pinjaman                                    26.309.467      17.276.376      9.033.091             52,29

Penerimaan Surat Berharga yang Diterbitkan              2.772.195      1.822.845         949.350             52,08

Pembayaran Pinjaman                                  (22.984.649)    (13.829.050)       9.155.599            66,21

Pembayaran Surat Berharga yang Diterbitkan             (1.773.150)     (472.000)        1.301.150           275,67

Pembayaran Beban Emisi Surat Berharga                     (8.764)         (6.283)          2.481             39,49

Pembayaran Dividen Kas                                  (348.330)      (225.064)         123.266             54,77

Pembayaran Utang Sewa                                     (17.662)       (15.668)          1.994             12,73

Kas Neto yang Diperoleh dari (Digunakan untuk)
                                                        3.949.107       4.551.156      (602.049)            (13,23)
Aktivitas Pendanaan



Kenaikan (Penurunan) Kas Bersih serta Kas dan Setara Kas Akhir Tahun
Dengan pembukuan pada kas neto yang digunakan untuk aktivitas operasi, kas neto yang digunakan untuk
aktivitas investasi, serta kas neto yang diperoleh dari aktivitas pendanaan seperti yang telah dijelaskan di atas,
kas dan setara kas di akhir tahun 2024 tercatat sebesar Rp1,29 triliun mengalami kenaikan 51,64% dari posisi
awal tahun sebesar Rp852,14 miliar. Hal ini di dominasi oleh pembayaran pinjaman yang meningkat sebesar
66,21% di tahun 2024 dibandingkan tahun 2023




                                                                                         PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                           Laporan Tahunan 2024       135
Page 136
                                           MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      KEMAMPUAN PERSEROAN DALAM EFISIENSI
      DAN MENGHASILKAN KEUNTUNGAN

                                                                                                       Pertumbuhan
       Uraian                                                Satuan          2024              2023
                                                                                                       (Penurunan)

       PROFITABILITAS

       Imbal Hasil Aset                                         %              3,65             4,34           (0,69)

       Imbal Hasil Aset*)                                       %              4,37             5,00           (0,64)

       Imbal Hasil Rata-rata Aset*)                             %              4,69             5,58           (0,89)

       Imbal Hasil Ekuitas                                      %             24,09            28,81           (4,72)

       Imbal Hasil Rata-rata Ekuitas                            %             26,36            32,60           (6,24)

       Jumlah Pendapatan/Jumlah Aset                            %              16,21           16,09             0,12

       Laba Sebelum Pajak Penghasilan/Pendapatan                %             26,96            31,18           (4,22)

       Laba Bersih Setelah Pajak Tahun Berjalan/Pendapatan      %             21,01            24,28           (3,27)

       Rasio Efisiensi Biaya                                    %             32,26            34,34           (2,08)

       Rasio Lancar                                           (kali)           1,24             1,09             0,15

       ASET PRODUKTIF

       Piutang Pembiayaan Bersih Kelolaan                    (Rp juta)   60.642.783       53.061.308        7.581.475

       Piutang Pembiayaan-pembiayaan Bersama                 (Rp juta)   27.916.505       24.898.967        3.017.538

       Piutang Bermasalah Kelolaan                              %              1,05             0,70            0,35

       LIKUIDITAS

       Jumlah Liabilitas/Jumlah Aset                          (kali)           0,86             0,86                0

       Jumlah Liabilitas/Jumlah Ekuitas                       (kali)           6,08             6,38           (0,30)

       Utang yang Berbunga/Jumlah Ekuitas**)                  (kali)           5,79             5,90            (0,11)

      *) Menggunakan perhitungan laba sebelum pajak
      **) Gearing Rasio



      Rasio Profitabilitas
      Rasio imbal hasil rata-rata aset dipergunakan untuk mengetahui kemampuan Perseroan dalam meraih laba dari
      seluruh aset yang diinvestasikan. Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, rasio imbal hasil rata-rata aset
      adalah sebesar 3,65% dan 4,34%.


      Rasio Efisiensi
      Cost Effiency Ratio (CER) tahun 2024 tercatat sebesar 32,26% atau mengalami penurunan dibandingkan dengan
      tahun 2023 yang tercatat sebesar 34,34%. Penurunan CER ini disebabkan adanya efisiensi pada biaya-biaya dengan
      peningkatan pada pendapatan Perseroan. Hal ini menunjukkan keberhasilan Perseroan dalam menumbuhkembangkan
      bisnisnya yang tercermin dari pertumbuhan pendapatan, yang disertai dengan strategi efisiensi pada beban-beban.




136      PT Mandiri Tunas Finance
         Laporan Tahunan 2024
Page 137
                                              >>      Analisis & Pembahasan Manajemen atas Kinerja Usaha
                                                                                                                        04
Komposisi Beban Pembiayaan
Beban pembiayaan Perseroan per 31 Desember 2024 sebesar Rp1,91 triliun, naik 26,74% atau sebesar Rp403,78
miliar dari tahun sebelumnya.

Uraian                                                                                 Pertumbuhan (Penurunan)
(Jutaan Rupiah)
                                                                2024          2023
                                                                                                Rp                 %

Pinjaman Bank                                                1.152.592      921.592        231.000             25,07

Surat Berharga                                                386.154       354.777         31.377              8,84

Administrasi dan Provisi Bank                                   66.401       67.902         (1.501)            (2,21)

Amortisasi Biaya Emisi Surat Berharga                              4.129      3.716            413              11,11

Rugi/Laba Selisih Kurs                                         (4.003)          591         (4.594)          (777,33)

Lain-lain                                                          2.447      2.584           (137)            (5,30)

Bunga Pinjaman yang Diterima                                  304.021       156.527        147.494             94,23

Bunga Liabilitas Sewa                                              2.205      2.476           (271)           (10,95)

Jumlah Beban Pembiayaan                                      1.913.946     1.510.165       403.781             26,74



Kemampuan Membayar Utang
Perseroan memiliki kemampuan yang memadai dalam melaksanakan kewajiban utang jangka pendek dan utang
jangka panjang. Hal ini dapat dilihat dari rasio solvabilitas. Sedangkan rasio likuiditas merupakan rasio untuk
mengukur kemampuan Perseroan dalam membayar utang jangka pendek.

Uraian                                                                                                Pertumbuhan
(Jutaan Rupiah)
                                                                            2024             2023
                                                                                                      (Penurunan)

RASIO LIKUIDITAS

Rasio Lancar (kali)                                                            1,24           1,09              0,15

Rasio Kas (%)                                                                  9,91           6,75              3,16

RASIO SOLVABILITAS

Rasio Utang yang Berbunga terhadap Ekuitas                                     5,79            5,9             (0,11)

Rasio Utang terhadap Ekuitas, atau Debt to Equity Ratio (DER) (kali)          6,08            6,38            (0,30)

Rasio Utang terhadap Aset, atau Debt to Asset Ratio (DAR) (kali)               0,86           0,86              0,00


Rasio Likuiditas
Likuiditas Perseroan merupakan kemampuan Perseroan untuk memenuhi liabilitas jangka pendek dengan
menggunakan aset lancar yang dimilikinya. Likuiditas diukur dengan menggunakan rasio lancar (current ratio),
yaitu perbandingan antara aset lancar dengan liabilitas lancar dan rasio kas yang dihitung dengan perbandingan
antara kas dan setara kas dengan utang atau liabilitas lancar. Aset lancar terdiri dari aset yang akan jatuh tempo
kurang dari satu tahun. Di tahun 2024, rasio lancar Perseroan tercatat sebesar 1,24 kali, naik dibandingkan rasio
lancar tahun 2023 yang tercatat sebesar 1,09 kali. Adapun rasio kas mengalami kenaikan dari 6,75% di tahun
2023 menjadi 9,91% di tahun 2024.


Rasio Solvabilitas
Penurunan di tahun 2024 pada Rasio Utang terhadap ekuitas tercatat sebesar 6,08 kali, turun 0,30% dibandingkan
tahun 2023 sebesar 6,38 kali. Sedangkan rasio utang terhadap aset tahun 2024 terbilang sebesar 0,86 kali, tidak
ada perubahan yang signifikan dibandingkan tahun 2023 yang mencapai 0,86 kali.


                                                                                           PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                             Laporan Tahunan 2024       137
Page 138
                                    MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




                                                                                                                Tidak
                                                                           Lebih dari
                                          Kurang dari                                      Lebih dari     mempunyai
      Uraian                               Satu Bulan
                                                          1-6 bulan   6 bulan sampai
                                                                                                        kontrak jatuh
                                                                                                                        Nilai Tercatat
                                                                                             1 tahun
                                                                      dengan 1 tahun
                                                                                                              tempo

      ASET

      Kas dan Setara Kas                   1.284.161             -                 -               -               -       1.284.161

      Piutang Pembiayaan Konsumen         1.088.517      4.967.787       5.354.643       15.784.995                -     27.195.942

      Piutang Sewa Pembiayaan               283.951      1.285.641        1.267.366      2.658.629                 -      5.495.587

      Anjak Piutang                              577        2.896             3.475          27.800                -         34.748

      Piutang Lain-lain                     533.714              -                 -               -               -        533.714

      Piutang Derivatif                            -         7.979                 -         37.029                -         45.008

      Aset Lain-lain                         35.537              -                 -               -               -         35.537

      Total Aset                         3.226.457      6.264.303      6.625.484        18.508.453                 -    34.624.697

      LIABILITAS

      Utang Usaha                          604.208               -                 -               -               -       604.208

      Utang Lain-lain                       175.682          3.749            3.676          13.992                -         197.099

      Utang Derivatif                              -             -                 -         12.654                -          12.654

      Beban yang Masih Harus Dibayar           3.118      244.823                  -               -               -         247.941

      Pinjaman yang Diterima              1.055.825      4.915.936       4.793.538       10.710.897                -     21.476.196

      Surat Berharga yang Diterbitkan              -       851.315         385.860        5.444.750                -      6.681.925

      Total Liabilitas                   1.838.833      6.015.823       5.183.074       16.182.293                 -    29.220.023

      Total Perbedaan Jatuh Tempo         1.387.624       248.480         1.442.410       2.326.160                -      5.404.674




      Tabel di bawah ini menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual dari liabilitas keuangan berdasarkan pada
      undiscounted cash flows pada tanggal 31 Desember 2024.

                                                                        Lebih dari 6                            Tidak
                                          Kurang dari                  bulan sampai      Lebih dari 1     mempunyai
      Uraian                               Satu Bulan
                                                          1-6 bulan
                                                                           dengan 1           tahun     kontrak jatuh
                                                                                                                        Nilai Tercatat
                                                                              tahun                           tempo

      LIABILITAS

      Utang Usaha                          604.208               -                 -               -               -       604.208

      Utang Lain-lain                       175.370          4.149            3.890          15.414                -        198.823

      Utang Derivatif                              -             -                 -         12.654                -          12.654

      Beban yang Masih Harus Dibayar           3.118      244.823                  -               -               -         247.941

      Pinjaman Bank                        1.182.159     5.452.681       5.266.390       11.393.597                -     23.294.827

      Surat Berharga yang Diterbitkan        10.534      1.056.443         580.679       6.335.280                 -      7.982.936

      Total Liabilitas                   1.975.389      6.758.096       5.850.959       17.756.945                 -    32.341.389




138     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 139
                                            >>   Analisis & Pembahasan Manajemen atas Kinerja Usaha
                                                                                                                               04
FASILITAS PEMBIAYAAN
DAN TINGKAT KOLEKTIBILITAS PIUTANG

Dalam menjalankan usahanya Perseroan selalu memperhatikan prinsip kehati-hatian (prudent). Setiap permohonan
kredit harus melalui proses analisis kredit secara cermat dan berbagai tahapan persetujuan. Pengelolaan portofolio
secara konservatif dilakukan dengan menerapkan penyisihan secara progresif atas semua piutang yang telah
masuk kategori ragu-ragu. Saat ini Perseroan menerapkan penyisihan piutang ragu-ragu berdasarkan review
terhadap status saldo pada akhir periode.


Perseroan konsisten melakukan penanganan dalam pembiayaan yang bermasalah dengan lebih menitikberatkan
prinsip kehati-hatian atau (prudent) dan menjaga ketaatan konsumennya untuk melakukan pembayaran tepat
waktu dengan cara reminding (mengingatkan), collecting (menagih), dan repossess (pengamanan aset). Perseroan
juga memiliki divisi penyelamatan kredit yang dinamakan Account Receivable Management Division yang
dipimpin oleh dua orang Account Receivable Division Head yang membawahi beberapa orang Account Receivable
Departemen Head dan setiap Account Receivable Department Head akan membawahi beberapa orang Remedial
Head dan Collection Head.


Tunggakan Piutang Pembiayaan Konsumen Berdasarkan Tunggakan Angsuran

 Uraian                                2024                          2023                   Pertumbuhan (Penurunan)
 (Jutaan Rupiah)                       Rp            %              Rp                  %             Rp                   %

 Jumlah Piutang                64.807.461        100,00    56.405.366           100,00         8.402.095            14,90

 Lancar                        61.649.097         95,13   53.888.430             95,54          7.760.667           14,40

 Tunggakan 1 - 90 hari         2.426.559           3,74     2.030.050             3,60          396.509             19,53

 Tunggakan 91 - 120 hari         232.364           0,36       227.964             0,40             4.400             1,93

 Tunggakan 121 - 180 hari        239.369           0,37      250.250              0,44           (10.881)           (4,35)

 Tunggakan >180 hari
                                 260.072           0,40           8.672           0,02           251.400         2.898,99
 (Piutang Non Performing)



Piutang Pembiayaan Konsumen

 Uraian                                                                                     Pertumbuhan (Penurunan)
 (Jutaan Rupiah)
                                                          2024                 2023
                                                                                                     Rp                 %

 Jumlah Piutang                                     32.787.494            27.898.155          4.889.339             17,53

Pendapatan Pembiayaan Konsumen
                                                    (5.591.552)           (5.188.438)           403.114               7,77
yang Belum Diakui

Piutang Pembiayaan Konsumen Bersih                   27.195.942           22.709.717          4.486.225             19,75




                                                                                                PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                  Laporan Tahunan 2024         139
Page 140
                                   MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      Tunggakan Piutang Sewa Pembiayaan Konsumen
      Berdasarkan Tunggakan Angsuran

      Uraian                                  2024                          2023                  Pertumbuhan (Penurunan)
      (Jutaan Rupiah)                          Rp        %                 Rp                 %             Rp              %

      Jumlah Piutang                 6.450.469       100,00       6.265.251          100,00            185.218          2,96

      Lancar                         5.933.063        91,98       5.998.708            95,75          (65.645)         (1,09)

      Tunggakan 1 - 90 hari            482.074         7,47        244.470              3,90           237.604          97,19

      Tunggakan 91 - 120 hari              10.840      0,17              6.605           0,10            4.235         64,12

      Tunggakan 121 - 180 hari             14.496      0,22          15.468             0,25              (972)        (6,28)

      Tunggakan >180 hari
                                            9.996      0,15                  -                -                  -          -
      (Piutang Non Performing)



      Piutang Sewa Pembiayaan Konsumen

      Uraian                                                                                      Pertumbuhan (Penurunan)
      (Jutaan Rupiah)
                                                              2024                  2023
                                                                                                           Rp               %

      Jumlah Piutang                                     6.450.469               6.265.251            185.218           2,96

      Pendapatan Pembiayaan Konsumen
                                                         (932.482)               (820.377)             112.105          13,67
      yang Belum Diakui

      Piutang Pembiayaan Konsumen Bersih                 5.495.587               5.416.865             78.722            1,45




      Tunggakan Piutang Anjak Berdasarkan Tunggakan Angsuran

      Uraian                                  2024                          2023                  Pertumbuhan (Penurunan)
      (Jutaan Rupiah)                          Rp        %                 Rp                 %             Rp              %

      Jumlah Piutang                       49.867    100,00          50.954          100,00             (1.087)        (2,13)

      Lancar                                    -         -          50.954          100,00           (50.954)       (100,00)

      Tunggakan 1 - 90 hari                     -         -                  -                -                  -          -

      Tunggakan 91 - 120 hari              49.867         -                  -                -         49.867           100

      Tunggakan 121 - 180 hari                  -         -                  -                -                  -          -

      Tunggakan >180 hari
                                                -         -                  -                -                  -          -
      (Piutang Non Performing)



      Piutang Anjak

      Uraian                                                                                      Pertumbuhan (Penurunan)
      (Jutaan Rupiah)
                                                              2024                  2023
                                                                                                           Rp               %

      Jumlah Piutang                                          49.867               50.954              (1.087)         (2,13)

      Pendapatan Pembiayaan Konsumen
                                                              (15.119)             (15.196)               (77)         (0,51)
      yang Belum Diakui

      Piutang Pembiayaan Konsumen Bersih                      34.748               35.758              (1.010)         (2,82)




140     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 141
                                             >>       Analisis & Pembahasan Manajemen atas Kinerja Usaha
                                                                                                                                       04
                            Belum Jatuh Tempo dan Tidak
                             Mengalami Penurunan Nilai         Jatuh Tempo dan
                                                                                      Mengalami     Cadangan Kerugian
 Uraian                                                        Tidak Mengalami                                               Jumlah
                                                                                  Penurunan Nilai      Penurunan Nilai
                              High Grade   Standard Grade       Penurunan Nilai


 Kas dan Setara Kas            1.284.161                  -                  -                 -                    -      1.284.161
 Piutang Pembiayaan
                             12.906.953        12.847.456            1.057.674         383.859              (476.763)     26.719.179
 Konsumen
 Piutang Sewa
                              3.054.512           2.018.162           253.369           169.544             (100.429)      5.395.158
 Pembiayaan Konsumen
 Anjak Piutang                         -                  -                  -           34.748              (15.310)        19.438
 Piutang Lain-lain              500.283                   -                  -           33.431              (33.431)       500.283
 Piutang Derivatif               45.008                   -                  -                 -                    -        45.008
 Aset Lain-lain                  35.537                   -                  -                 -                    -        35.537
 Total Aset                 17.826.454       14.865.618             1.311.043          621.582            (625.933)      33.998.764



Penjelasan pembagian kualitas kredit yang diberikan yang belum jatuh tempo dan tidak mengalami penurunan nilai:
1. High grade, yaitu tidak pernah mengalami tunggakan sebelumnya.
2. Standard grade, yaitu pernah mengalami tunggakan sebelumnya namun sampai saat ini belum terdapat
    keterlambatan dalam pembayaran cicilan pokok dan bunga.


Piutang pembiayaan konsumen dan piutang sewa pembiayaan yang pembayaran angsurannya menunggak lebih
dari 90 hari diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang mengalami penurunan nilai. Sebagai jaminan atas piutang
pembiayaan konsumen yang diberikan, Perseroan menerima jaminan dari konsumen berupa Bukti Pemilikan
Kendaraan Bermotor (BPKB) atas kendaraan bermotor yang dibiayai Perseroan.


Tabel berikut menunjukkan aging analysis terhadap piutang pembiayaan yang telah jatuh tempo tetapi tidak
mengalami penurunan nilai:

 Uraian
                                                               1-30 hari          31-60 hari          61-90 hari            Jumlah
 (Jutaan Rupiah)


 PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN

 Perorangan                                                      710.096            290.422              162.694           1.163.212

 PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN KONSUMEN

 Korporasi                                                        71.321             92.487              228.196            392.004

 Jumlah Aset                                                    781.417            382.909              390.890           1.555.216



Aset Produktif
Aset produktif Perseroan terdiri dari Piutang Pembiayaan Konsumen Kelolaan, Piutang Bermasalah (Non Performing
Loan), Likuiditas dan Solvabilitas, serta informasi keuangan lainnya. Secara rinci, perolehan aset produktif adalah
sebagai berikut:

 Uraian                                                                                             Pertumbuhan (Penurunan)
 (Jutaan Rupiah)
                                                                 2024                 2023
                                                                                                              Rp                  %

 Piutang Pembiayaan Bersih Kelolaan                       60.642.783              53.061.308            7.581.475              14,29

 Piutang Pembiayaan-pembiayaan Bersama                        27.916.505          24.898.967           3.017.538               12,12

 Piutang Bermasalah (%)                                           1,05%               0,70%                0,35%              50,00




                                                                                                         PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                           Laporan Tahunan 2024        141
Page 142
                                    MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      STRUKTUR MODAL DAN KEBIJAKAN
      MANAJEMEN ATAS STRUKTUR MODAL

      Kebijakan Struktur Modal
      Tujuan Perseroan dalam mengelola permodalannya adalah menjaga kelangsungan usaha Perseroan untuk dapat
      memberikan hasil kepada pemegang saham dan manfaat kepada pemangku kepentingan lainnya, dan memelihara
      optimalisasi struktur permodalan untuk mengurangi biaya modal. Dalam rangka memelihara atau menyesuaikan
      struktur permodalan, Perseroan dapat menyesuaikan jumlah dividen yang dibayarkan kepada pemegang saham,
      imbalan hasil modal kepada pemegang saham atau menerbitkan saham baru untuk mengurangi pinjaman. Konsisten
      dengan pelaku industri lainnya, Perseroan memonitor permodalan berdasarkan gearing ratio. Rasio ini dihitung dari
      nilai bersih pinjaman (termasuk Obligasi dan Medium-Term Notes) dibagi dengan jumlah modal. Jumlah modal
      diambil dari ekuitas yang tercantum dalam laporan posisi keuangan.


      Dalam mengelola permodalan, Perseroan melakukan analisa secara bulanan untuk memastikan bahwa Perseroan
      tetap mengikuti POJK No. 35/POJK.05/2018 tanggal 27 Desember 2018 tentang Penyelenggaraan Usaha
      Perusahaan Pembiayaan yang di antaranya mengatur ketentuan sebagai berikut:
      1. Modal disetor Perseroan minimum sebesar Rp100.000.000.000;
      2. Ekuitas perseroan minimum sebesar 50,00% dari modal disetor; dan
      3. Jumlah pinjaman yang dimiliki perseroan dibandingkan modal sendiri dan utang subordinasi dikurangi
         penyertaan (gearing ratio) ditetapkan setinggi-tingginya 10 kali, baik untuk pinjaman luar negeri maupun
         dalam negeri.

       Uraian                                                                            Pertumbuhan (Penurunan)
       (Jutaan Rupiah)
                                                              2024              2023
                                                                                                   Rp                %

       Pinjaman                                           21.476.196       18.096.715        3.379.481           18,67

       Surat Berharga yang Diterbitkan                     6.681.925        5.687.515         994.410            17,48

       Jumlah Pinjaman                                    28.158.121       23.784.230        4.373.891           18,39

       Ekuitas                                            4.864.422         4.029.660         834.762            20,72

       Gearing ratio (kali)                                     5,79             5,90               0            (1,86)



      Perseroan senantiasa menjaga jumlah maksimum gearing ratio lebih kecil dari ketentuan yang ditetapkan melalui
      analisa alternatif pembiayaan baik melalui pinjaman bank, penerbitan obligasi ataupun optimalisasi dana joint
      financing. Perseroan juga menghitung biaya dana dari alternatif pembiayaan yang dipilih untuk memastikan biaya
      dana tersebut dapat menghasilkan pendapatan maksimum bagi Perseroan.


      Berdasarkan Peraturan Otoritas jasa keuangan No. 35/POJK. 05/2018 tanggal 27 Desember 2018 tentang
      “Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan”. Perseroan telah memenuhi jumlah minimal ekuitas dan Batas
      Maksimum Pemberian pembiayaan. Perseroan telah menghitung beberapa rasio antara lain:




142     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 143
                                                  >>   Analisis & Pembahasan Manajemen atas Kinerja Usaha
                                                                                                                                       04
Uraian                                                                                             Pertumbuhan (Penurunan)
(Jutaan Rupiah)
                                                                 2024                 2023
                                                                                                            Rp                  %

Rasio Permodalan (%)                                              20,21                16,21              4,00              24,68

Rasio Ekuitas terhadap Modal Disetor (%)                        1.945,77            1.611,86             333,91             20,72

Rasio Non-Performing Finance - Neto (%)                            0,59                0,48                0,11             22,92

Rasio Non-Performing Finance - Gross (%)                           1,05                0,70                0,35             50,00

Rasio Saldo Piutang Pembiayaan Neto terhadap
                                                                  93,34               93,33                0,01              0,01
Total Aset (%)

Rasio Saldo Piutang Pembiayaan Neto terhadap
                                                                  114,12              116,65             (2,53)             (2,17)
Total Pendanaan (%)

Rasio Saldo Piutang Pembiayaan Investasi dan
Pembiayaan Modal Kerja Terhadap Total Saldo                       56,12               56,72              (0,60)             (1,06)
Piutang Pembiayaan (%)

Gearing ratio (kali)                                               5,79                  5,9              (0,11)            (1,86)

Jumlah Ekuitas (Rp-juta)                                   4.864.422              4.029.660         834.762,00              20,72

Jumlah Liabilitas dan Ekuitas (Rp-juta)                   34.425.455              29.727.392       4.698.063,00             15,80



Perincian Struktur Modal
Komposisi pendanaan antara pinjaman dan permodalan Perseroan dapat dilihat pada tabel dan grafik di bawah ini.

Uraian                                      2024                             2023                  Pertumbuhan (Penurunan)
(Jutaan Rupiah)                             Rp             %                Rp                 %              Rp                   %

Pinjaman Bank                      21.476.196          62,38       18.096.715           65,06          3.379.481            18,67

Surat Berharga yang
                                   6.681.925            19,41       5.687.515           20,45           994.410             17,48
Diterbitkan

Jumlah Pinjaman                   28.140.180            81,74      23.784.230            85,51        4.355.950             18,31

Ekuitas                            4.864.422            14,13       4.029.660            14,49          834.762             20,72

Jumlah                            34.425.455           100,00      27.813.890          100,00          6.611.565            23,77

Gearing ratio (kali)                       5,79             -              5,90                -           (0,11)           (1,86)




IKATAN YANG MATERIAL
UNTUK INVESTASI BARANG MODAL

Perseroan tidak memiliki ikatan yang material untuk investasi barang modal.




                                                                                                        PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                          Laporan Tahunan 2024         143
Page 144
                                   MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      REALISASI INVESTASI
      BARANG MODAL

       Jenis Barang Modal               Tujuan
                                                                                                 2024                2023
                                                                                           (Jutaan Rupiah)   (Jutaan Rupiah)


       Bangunan                         Penunjang pertumbuhan usaha Perseroan                        682             2.460

       Peralatan Kantor                 Penunjang pertumbuhan usaha Perseroan                    46.295             70.147

       Renovasi Bangunan Sewa           Penunjang pertumbuhan usaha Perseroan                      7.051            14.285

       Aset Hak Guna                    Penunjang pertumbuhan usaha Perseroan                    71.730            45.080

       Jumlah                                                                                  125.758            131.972


      Investasi barang modal tahun 2024 sebesar Rp125,76 miliar, lebih rendah dari tahun 2023 sebesar Rp131,97 miliar,
      yang didominasi oleh aset hak guna selama tahun 2024.




      DAMPAK NILAI TUKAR
      MATA UANG ASING

      Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke mata uang rupiah dengan menggunakan kurs yang berlaku pada
      tanggal transaksi. Pada tanggal laporan posisi keuangan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing
      dijabarkan dengan kurs yang berlaku pada tanggal laporan posisi keuangan. Keuntungan dan kerugian selisih kurs
      yang timbul dari transaksi dalam mata uang asing dan dari penjabaran aset serta liabilitas moneter dalam mata
      uang asing, diakui pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. Pada tanggal 31 Desember 2024, kurs
      nilai tukar yang digunakan kurs tengah Bank Indonesia sebesar Rp16.162 (nilai penuh) untuk 1 Dolar Amerika Serikat
      (Dolar AS), 31 Desember 2023 adalah Rp15.416 (nilai penuh).




      INFORMASI DAN FAKTA MATERIAL YANG TERJADI
      SETELAH TANGGAL LAPORAN AKUNTAN

      Periode 1 Januari 2024 sampai dengan terbitnya laporan tahunan ini terdapat informasi dan fakta material yang
      terjadi. Adapun informasi dan fakta material tersebut sebagai berikut:
      1. Penandatanganan Perjanjian Kredit Installment Loan 3 (IL 3) PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk
         (CCBI) sebesar Rp 300.000.000.000 pada tanggal 20 Januari 2025.
      2. Penandatanganan Perpanjangan Perjanjian Kerja Sama Pembiayaan Bersama dalam bentuk pembiayaan
         Passenger Vehicle, Commercial Vehicle, dan Heavy Equipment kepada debitur komersial Bank Mandiri dan
         berlaku sampai dengan 20 Februari 2026.




144     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 145
                                           >>   Analisis & Pembahasan Manajemen atas Kinerja Usaha
                                                                                                                   04
PERBANDINGAN ANTARA TARGET DAN REALISASI,
SERTA PROYEKSI SATU TAHUN KE DEPAN
PERBANDINGAN TARGET DAN REALISASI

Pada awal tahun buku 2024, Perseroan telah menetapkan sejumlah target yang hendak dicapai yang dituangkan
dalam RKAP 2024. Perbandingan pencapaian beberapa target yang ditetapkan dengan realisasi tahun buku 2024
adalah sebagai berikut:


Pencapaian Target Operasional dan Pemasaran

Uraian                                                    Target 2024       Realisasi 2024     Pencapaian (%)

Penyaluran Pembiayaan Baru (Rp-juta)                        36.000.000          35.089.629                97,47
Saldo Piutang Pembiayaan (Rp-juta)                           31.909.214         27.195.942                85,23
Pendapatan (Rp-juta)                                         5.538.057           5.579.315               100,74
Laba Tahun Berjalan (Rp-juta)                                 1.332.516          1.172.082                87,96
Struktur Modal/Gearing Ratio (kali)                               5,02                5,79               115,34
NPF Gross (%)                                                      0,8                1,05               131,25
NPF Netto (%)                                                     0,58                0,59               101,72
Net Interest Margin (kali)                                        4,48                3,87               86,38
Biaya Pendidikan dan Pelatihan (Rp-juta)                        21.333              21.128                99,04

Pencapaian kinerja tahun 2024 telah dilalui dengan baik. Hal tersebut dapat dilihat pada target dan hasil yang
dicapai. Pendapatan pada tahun 2024 mencapai Rp5,57 triliun atau senilai 100,74% dari target Rp5,53 triliun.
Pencapaian tersebut antara lain ditopang oleh meningkatnya pendapatan pembiayaan konsumen dan sewa
pembiayaan di tahun 2024.




PROYEKSI SATU TAHUN
KE DEPAN

Memasuki tahun 2025, Perseroan telah menetapkan sejumlah target yang dituangkan dalam RKAP 2025, antara lain:

Uraian                                                                      Realisasi 2024      Proyeksi 2025

Penyaluran Pembiayaan Baru (Rp-juta)                                            35.089.629          40.000.000
Saldo Piutang Pembiayaan (Rp-juta)                                              27.195.942           40.536.195
Pendapatan (Rp-juta)                                                             5.579.315            6.992.529
Laba Tahun Berjalan (Rp-juta)                                                    1.172.082            1.304.282
Struktur Modal/Gearing Ratio (kali)                                                   5,79                 5,84
NPF Gross (%)                                                                         1,05                  1,41
NPF Netto (%)                                                                         0,59                  1,12
Net Interest Margin (kali)                                                            3,87                 3,60
Biaya Pendidikan dan Pelatihan (Rp-juta)                                            21.128               22,963




                                                                                      PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                        Laporan Tahunan 2024       145
Page 146
                                      MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      PROSPEK USAHA DAN
      PROYEKSI KINERJA TAHUN 2025

      Dana Moneter Internasional (IMF) memproyeksikan            Sementara itu, untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia
      bahwa pertumbuhan ekonomi global pada tahun                tahun      2025,    sejumlah   lembaga    internasional
      2025 akan stabil di angka 3,3%, sedikit meningkat dari     meramalkan         pertumbuhan   ekonomi     Indonesia
      proyeksi sebelumnya yang menyatakan pertumbuhan            cenderung stabil di kisaran 5%. IMF memperkirakan
      sebesar 3,2% untuk tahun 2024. Meskipun terdapat           ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,1% pada 2025,
      optimisme terkait pertumbuhan ekonomi tahun                sama dengan proyeksi Bank Dunia. Selanjutnya,
      2025, IMF memberi sinyal bahwa ketidakpastian              The Organization for Economic Cooperation and
      kebijakan dan perbedaan pertumbuhan di antara              Development (OECD) memperkirakan pertumbuhan
      negara-negara semakin melebar. Negara-negara               ekonomi Indonesia 2025 sebesar 5,2%, sedangkan
      maju diperkirakan akan mengalami pertumbuhan               Asian Development Bank (ADB) memprediksi ekonomi
      yang lebih baik, sementara negara berkembang               Indonesia 2025 tumbuh sebesar 5%. Adapun Bank
      cenderung stagnan, menciptakan tantangan bagi              Indonesia meramalkan pertumbuhan ekonomi pada
      kebijakan ekonomi global yang lebih inklusif.              2025 bakal tumbuh pada kisaran 4,7%-5,5%. Secara
                                                                 spesifik, sesuai dengan asumsi dasar ekonomi
      Selaras dengan itu, inflasi global diperkirakan akan       makro 2025 pada Anggaran Pendapatan dan Belanja
      terus menurun. IMF memproyeksikan angka inflasi            Negara Tahun 2025, pemerintah memproyeksikan
      tahun 2025 mencapai 4,2%. Penurunan inflasi ini            pertumbuhan ekonomi tahun 2025 sebesar 5,2%.
      merupakan hasil dari upaya global untuk mengatasi
      lonjakan harga yang terjadi akibat pandemi dan             Terkhusus kinerja sektor jasa keuangan tahun 2025,
      konflik geopolitik. Meskipun demikian, tekanan harga       OJK optimistis kinerja sektor ini tetap tumbuh
      masih ada di beberapa negara, dan tantangan seperti        positif.   Piutang    pembiayaan   dari    Perusahaan
      ketegangan perdagangan serta perubahan kebijakan           Pembiayaan diproyeksikan tumbuh 8-10% dengan
      pemerintahan baru dapat memengaruhi prospek                mencermati kondisi penjualan kendaraan bermotor
      pertumbuhan. Untuk itu, meskipun ada kemajuan              yang menurun. Proyeksi yang sedikit lebih rendah
      dalam mengendalikan inflasi, risiko jangka pendek          disampaikan oleh Asosiasi Perusahaan Pembiayaan
      tetap ada dan dapat berdampak pada permintaan              Indonesia (APPI) yaitu piutang pembiayaan industri
      dan investasi di banyak negara.                            multifinance hanya akan tumbuh 7%-8% pada
                                                                 2025. Di tengah optimisme tersebut, Gabungan
      Secara   keseluruhan,        proyeksi   IMF tahun   2025   Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO)
      menunjukkan harapan terciptanya stabilitas ekonomi         memperkirakan penjualan mobil di Indonesia tahun
      global, walau tetap disertai dengan tantangan yang         2025 bangkit dan kembali mencapai angka satu juta
      signifikan. Dengan pertumbuhan yang masih di               unit. Optimisme tersebut didasari beberapa faktor,
      bawah rata-rata pra-pandemi dan ketidakpastian             dari tren penjualan mobil yang semakin meningkat di
      yang terus berlanjut, negara-negara di seluruh             luar Jawa-Bali, hingga stabilnya politik nasional.
      dunia perlu mengadopsi strategi yang adaptif dan
      kolaboratif untuk mendorong pertumbuhan yang               Sejalan dengan proyeksi di atas, Perseroan telah
      berkelanjutan. Kinerja ekonomi AS yang diperkirakan        menetapkan sejumlah target Tahun 2025. Target
      tumbuh sebesar 2,7% dan Tiongkok dengan 4,6%               tersebut di antaranya pertumbuhan penyaluran
      menunjukkan adanya perbedaan dalam dinamika                pembiayaan baru dan profit di atas pertumbuhan
      pertumbuhan antarnegara yang harus diperhatikan            industri atau lebih dari 10% dibandingkan pencapaian
      dalam merumuskan kebijakan ekonomi global.                 tahun 2024. Untuk meraih target tersebut, di tahun




146     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 147
                                             >>      Analisis & Pembahasan Manajemen atas Kinerja Usaha
                                                                                                                           04
2025 Perseroan telah menetapkan strategi dengan                dikurangi penyisihan untuk cadangan dibagikan
tema “Strengthening the CORE, Championing in                   kepada pemegang saham sebagai dividen.
Captive Ecosystem” yang berarti Perseroan akan
fokus dalam mengembangkan ekosistem captive                    Dasar Kebijakan Pembagian Dividen
dan memperkuat kompetensi inti dengan melibatkan               1. Anggaran Dasar Perseroan Pasal 18 ayat 1:
fondasi yang telah dibangun agar Perseroan dapat                  Laba Bersih Perseroan dalam satu tahun buku
menyalurkan pembiayaan baru yang berfokus pada                    seperti tercantum dalam neraca dan perhitungan
segmen target yang tepat untuk menghasilkan                       laba rugi yang telah disahkan oleh RUPS Tahunan
pembiayaan baru yang berkualitas.                                 dan merupakan saldo laba yang positif, dibagi
                                                                  menurut cara penggunaannya yang ditentukan
Kebijakan Dividen                                                 oleh RUPS tersebut.
Sebelum berakhirnya tahun keuangan, Perseroan                  2. Akta Perjanjian Pemegang Saham No. 5
wajib menyisihkan jumlah tertentu dari laba bersih                Tanggal 6 Februari 2009 Pasal 14 ayat 1 :
untuk cadangan dan penyisihan tersebut dilakukan                  Pembagian dividen dapat dilakukan jika terdapat
sampai cadangan mencapai sekurangnya 20% dari                     saldo laba positif dan sepanjang kondisi keuangan
jumlah modal ditempatkan dan disetor.                             TFS telah memperhitungkan nilai pencadangan
                                                                  sesuai kebijakan pemegang saham dan telah
Berdasarkan Undang-Undang No. 40 Tahun 2007                       mencapai target profit tahunan, dengan besarnya
tentang Perseroan Terbatas, pembagian dividen                     dividen berkisar antara 35%-40% dari jumlah laba
dilakukan berdasarkan keputusan Rapat Umum                        bersih TFS kecuali ditentukan lain dalam RUPS.
Pemegang      Saham.       Penggunaan        laba    bersih
termasuk    penentuan       jumlah      penyisihan    untuk    Kronologis Pembagian Dividen
cadangan diputuskan oleh RUPS dan dalam hal RUPS               Kronologis pembagian dividen Perseroan pada 2
tidak menentukan lain, seluruh laba bersih setelah             tahun buku terakhir adalah sebagai berikut:


                                            Pembayaran Dividen di Tahun 2024         Pembayaran Dividen di Tahun 2023
Uraian
                                             (Dividen Saham Tahun Buku 2023)          (Dividen Saham Tahun Buku 2022)

Laba Bersih (Rp-juta)                                                  1.161.101                                750.213
Jumlah Dividen (Rp-juta)                                            348.330                                    225.064
Dividen per Saham (Rp)                                                  139,33                                    90,03
Payout Ratio (%)                                                             30                                      30
Tanggal Pengumuman                                              28 Juni 2024                              28 Juni 2023
Tanggal Pembayaran                                               10 Juli 2024                                6 Juli 2023




KEPATUHAN
PEMBAYARAN PAJAK

Perseroan    memiliki      kontribusi     kepada     negara    kewajiban PPh Badan. PPh Badan yang disetorkan
yang diwujudkan melalui pemenuhan kewajiban                    untuk     tahun     2024   adalah   sebesar    Rp291,73
perusahaan sebagai wajib pajak dan sebagai                     miliar atau berkurang sebesar Rp27,38 miliar
pemotong/pemungut pajak. Sebagai wajib pajak,                  dibandingkan dengan tahun 2023 yang tercatat
kontribusi terbesar Perseroan adalah memenuhi                  sebesar Rp319,11 miliar.




                                                                                              PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                Laporan Tahunan 2024       147
Page 148
                                   MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      Pemenuhan Kewajiban Pajak
                                                                                         Pertumbuhan (Penurunan)
       Kantor        Peraturan Pajak                         2024              2023
                                                                                           Rp Jutaan                %

       Pusat         PPh Badan                               291.732          319.107         (27.375)          (8,58)

                     PPN                                    139.364           109.628          29.736            27,12

       Daerah        PPh dengan Entitas Induk                130.919          131.021            (102)          (0,08)

                     PBB                                        339               127             212           166,93

       Jumlah                                               562.354         559.883             2.471            0,44




      PROGRAM KEPEMILIKAN SAHAM
      OLEH KARYAWAN DAN/ATAU MANAJEMEN

      Hingga akhir tahun 2024, Perseroan tidak memiliki Program Kepemilikan Saham oleh Karyawan (ESOP) dan/atau
      Manajemen (MSOP). Perseroan juga belum pernah melakukan Penawaran Umum Perdana Saham sebagai aksi
      korporasi yang memungkinkan kepemilikan saham oleh publik maupun manajemen dan/atau karyawan. Dengan
      demikian, tidak terdapat informasi terkait ESOP/MSOP yang dilakukan Perseroan.




      INFORMASI MATERIAL MENGENAI INVESTASI,
      EKSPANSI, DIVESTASI, PENGGABUNGAN/PELEBURAN
      USAHA, AKUISISI, RESTRUKTURISASI UTANG/MODAL

      Tidak terdapat informasi material mengenai investasi, ekspansi, divestasi, penggabungan usaha, akuisisi, dan/atau
      restrukturisasi utang/modal di tahun 2024.




148     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 149
                                       >>   Analisis & Pembahasan Manajemen atas Kinerja Usaha
                                                                                                                   04
REALISASI PENGGUNAAN
DANA HASIL PENAWARAN UMUM

Berikut disampaikan laporan realisasi penggunaan dana penawaran umum obligasi yang dilakukan Perseroan di
tahun 2024.


                   Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum
                       Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan Tahun 2024

Uraian                                      Realisasi 2024

                                            Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas
Jenis Penawaran Umum
                                            Finance Tahap III Tahun 2024

Tanggal Efektif                             27 Juni 2023

Nilai Realisasi Hasil Penawaran Umum

Jumlah Hasil Penawaran Umum                 1.163.085.000.000

Biaya Penawaran Umum                        2.925.687.043

Hasil Bersih                                1.160.159.312.957

Rencana Penggunaan Dana

Modal Kerja                                 1.160.159.312.957

Jumlah                                      1.160.159.312.957

Realisasi Penggunaan Dana

Modal Kerja                                 1.160.159.312.957

Jumlah                                      1.160.159.312.957

Sisa Hasil Penawaran Umum                   -




Uraian                                      Realisasi 2024

                                            Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas
Jenis Penawaran Umum
                                            Finance Tahap IV Tahun 2024

Tanggal Efektif                             27 Juni 2023

Nilai Realisasi Hasil Penawaran Umum

Jumlah Hasil Penawaran Umum                 1.609.110.000.000

Biaya Penawaran Umum                        4.049.946.998

Hasil Bersih                                1.605.060.053.002

Rencana Penggunaan Dana

Modal Kerja                                 1.605.060.053.002

Jumlah                                      1.605.060.053.002

Realisasi Penggunaan Dana

Modal Kerja                                 1.605.060.053.002

Jumlah                                      1.605.060.053.002

Sisa Hasil Penawaran Umum                   -



                                                                                        PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                          Laporan Tahunan 2024     149
Page 150
                                    MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      INFORMASI TRANSAKSI MATERIAL YANG
      MENGANDUNG BENTURAN KEPENTINGAN
      DAN/ATAU TRANSAKSI DENGAN PIHAK AFILIASI

      Transaksi Benturan Kepentingan                                     b. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau
      dan/atau Transaksi dengan                                             ventura bersama dari entitas lain (atau entitas
      Pihak Afiliasi                                                        asosiasi atau ventura bersama yang merupakan
      Benturan Kepentingan adalah perbedaan antara                          anggota suatu kelompok usaha, yang mana
      kepentingan      ekonomis          perusahaan        dengan           entitas lain tersebut adalah anggotanya).
      kepentingan    ekonomis      pribadi     anggota     direksi,      c. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama
      anggota dewan komisaris, pemegang saham utama,                        dari pihak ketiga yang sama.
      atau Pengendali yang dapat merugikan perusahaan                    d. Satu entitas adalah ventura bersama dari
      terbuka dimaksud.                                                     entitas ketiga dan entitas yang lain adalah
                                                                            entitas asosiasi dari entitas ketiga.
      Transaksi afiliasi adalah setiap aktivitas dan/atau                e. Entitas      tersebut   adalah   suatu   program
      transaksi yang dilakukan oleh perusahaan atau                         imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja dari
      perusahaan terkendali dengan Afiliasi dari perusahaan                 Perseroan atau entitas yang terkait dengan
      atau Afiliasi dari anggota direksi, anggota dewan                     Perseroan. Jika Perseroan adalah entitas
      komisaris, pemegang saham utama, atau Pengendali,                     yang menyelenggarakan program tersebut,
      termasuk     setiap    aktivitas    dan/atau       transaksi          maka entitas sponsor juga berelasi dengan
      yang dilakukan oleh perusahaan atau perusahaan                        Perseroan.
      terkendali untuk kepentingan Afiliasi dari perusahaan              f. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan
      atau Afiliasi dari anggota direksi, anggota dewan                     bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam
      komisaris, pemegang saham utama, atau Pengendali.                     huruf (a).
                                                                         g. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a)(i)
      Tahun 2024 Perseroan tidak memiliki transaksi                         memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau
      benturan kepentingan.                                                 merupakan personil manajemen kunci entitas
                                                                            (atau entitas induk dari entitas).
      Kebijakan Tentang Pihak Berelasi
      Perseroan     mempunyai      transaksi      dengan    pihak     Seluruh transaksi dengan pihak-pihak berelasi telah
      berelasi. Definisi suatu pihak dianggap berelasi                diungkapkan di catatan atas laporan keuangan.
      dengan Perseroan jika:
      1. Orang atau anggota keluarga dekatnya mempunyai               Kewajaran dan Alasan
         relasi dengan Perseroan jika orang tersebut:                 Dilakukannya Transaksi
         a. memiliki    pengendalian       atau    pengendalian       Dalam kegiatan normal usaha, Perseroan melakukan
            bersama atas Perseroan;                                   transaksi dengan pihak berelasi karena hubungan
         b. memiliki pengaruh signifikan atas Perseroan; atau         kepemilikan     dan/atau      kepengurusan.    Transaksi
         c. merupakan        personil      manajemen        kunci     dengan pihak berelasi tersebut dilaksanakan dengan
            Perseroan atau entitas induk dari Perseroan.              syarat dan kondisi yang sama sebagaimana dilakukan
      2. Suatu entitas berelasi dengan Perseroan jika                 dengan pihak tidak berelasi. Perseroan mendapatkan
         memenuhi salah satu hal berikut:                             suku bunga yang serupa untuk fasilitas pinjaman bank
         a. Entitas dan Perseroan adalah anggota dari                 dengan pihak berelasi dan pihak ketiga. Perseroan juga
            kelompok usaha yang sama (artinya entitas                 menggunakan suku bunga yang serupa antara pihak
            induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya          berelasi dan pihak ketiga dalam rangka pemberian
            saling berelasi dengan entitas lainnya).                  piutang pembiayaan konsumen.



150     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 151
                                                   >>     Analisis & Pembahasan Manajemen atas Kinerja Usaha
                                                                                                                                         04
•     Alasan Dilakukannya Transaksi                                        perorangan       yang       mempunyai         keterkaitan
      Seluruh     transaksi     yang   dilakukan     Perseroan,            kepemilikan atau kepengurusan secara langsung
      termasuk transaksi dengan pihak berelasi, dilakukan                  maupun tidak langsung dengan Perseroan. Tabel
      dengan tujuan pengembangan usaha.                                    di bawah menunjukkan perincian pihak-pihak
•     Nama dan Sifat Hubungan Berelasi                                     berelasi dengan Perseroan beserta sifat dari
      Pihak-pihak berelasi adalah perusahaan dan                           transaksi tersebut.


                                               Sifat Hubungan Pihak
    Nama Pihak Berelasi                                                        Jenis/sifat Transaksi
                                               Berelasi

    PT Bank Mandiri (Persero) Tbk              Pemegang saham mayoritas        Penempatan dana, kerja sama pembiayaan
                                                                               (pencairan joint financing), kerja sama pembiayaan
                                                                               (angsuran joint financing), pinjaman bank, bunga
                                                                               yang masih harus dibayar, jasa giro, piutang lain-lain,
                                                                               utang lain-lain, dan beban keuangan.

    PT Tunas Ridean                                                            Piutang lain-lain

    PT Bumi Daya Plaza                         Dikendalikan oleh Dana          Aset lain-lain, utang lain-lain, beban keuangan,
                                               Pensiun Bank Mandiri            beban umum dan administrasi

    PT Bank Mandiri Taspen                     Dikendalikan oleh PT Bank       Penempatan dana giro deposito, jasa giro dan bunga
                                               Mandiri (Persero) Tbk           deposito, aset lain-lain

    PT AXA Insurance Indonesia                 Entitas asosiasi PT Bank
    (dahulu/formerly PT Mandiri AXA            Mandiri (Persero) Tbk           Akseptasi klaim
    General Insurance)

    Dana Pensiun Bank Mandiri                  Bank Mandiri
                                                                               Pemegang obligasi
                                               sebagai pendiri

    PT Surya Sudeco                            Dikendalikan oleh
                                                                               Utang lain-lain, beban keuangan
                                               PT Tunas Ridean

    PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk     Badan usaha milik negara        Pemegang obligasi, penempatan dana giro, jasa giro

    PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero)                                       Piutang akseptasi klaim, pendapatan akseptasi klaim

    PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)                                   Beban yang masih harus dibayar, pinjaman, beban
                                                                               keuangan

    Perum Jaminan Kredit Indonesia                                             Klaim asuransi piutang, Obligasi

    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                                      Penempatan dana, beban yang masih harus dibayar,
                                                                               pinjaman bank, beban keuangan

    PT Kimia Farma Apotek                      Entitas anak dari badan usaha   Piutang pembiayaan, pendapatan pembiayaan
                                               milik negara
    PT Kimia Farma Diagnostika                                                 Piutang pembiayaan, pendapatan pembiayaan

    PT Kimia Farma Trading & Distribution                                      Piutang pembiayaan, pendapatan pembiayaan

    PT Asuransi Jiwa Taspen                                                    Pemegang obligasi

    Personil manajemen kunci Grup              Personil manajemen
                                                                               Piutang pembiayaan, pendapatan pembiayaan
                                               kunci Group Bank Mandiri

    Karyawan kunci                             Anggota Dewan Komisaris
                                                                               Imbalan kerja
                                               dan Direksi




                                                                                                          PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                            Laporan Tahunan 2024         151
Page 152
                                        MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      Realisasi Transaksi Pihak Berelasi

       Uraian                                               2024                   2023            Pertumbuhan (Penurunan)
       (Jutaan Rupiah)                                       Rp       %            Rp         %             Rp            %

       ASET
       Kas dan Setara Kas-kas pada Bank               1.232.952    3,58       782.451      2,63       450.501        57,58
       Deposito Berjangka                               50.000      0,15       50.000       0,17             0        0,00
       Piutang Pembiayaan Konsumen                       41.346     0,12        11.542     0,04        29.804       258,22
       Piutang Lain-lain                                369.541     1,07      547.483      1,84       (177.942)     (32,50)
       Sewa Dibayar di muka                                826     0,00           902      0,00            (76)      (8,43)
       Jumlah Aset dari Pihak-pihak Berelasi          1.694.665    4,92      1.392.378     4,68       302.287         21,71

       Jumlah Aset                                   34.425.455            29.727.392               4.698.063        15,80

       LIABILITAS
       Utang Lain-lain                                   51.626     0,17       56.805      0,22         (5.179)       (9,12)
       Beban yang Masih Harus Dibayar                     9.543    0,03         4.472      0,02          5.071       113,39
       Pinjaman                                       5.835.461    19,74    2.891.252     11,25      2.944.209      101,83
       Surat Berharga yang Diterbitkan                 644.000      2,18     443.000*      1,72*      201.000        45,37
       Jumlah Liabilitas dari Pihak-pihak Berelasi    6.540.630    22,13   3.395.529*     13,21*      3.145.101      92,62

       Jumlah Liabilitas                             29.561.033            25.697.732               3.863.301        15,03

       PENDAPATAN
       Pembiayaan Konsumen                                2.174    0,04           807      0,02          1.367      169,39
       Simpanan Bank                                     16.207    0,29         16.191     0,34             16         0,10
       Lain-lain                                             0         -            8      0,00              -            -
       Jumlah Pendapatan dari
                                                         18.381    0,33         17.006     0,36          1.375        8,09
       Pihak-pihak Berelasi

       Jumlah Pendapatan                              5.579.315            4.781.968*                 797.347        16,67

       BEBAN
       Beban Gaji dan Tunjangan - Kompensasi
                                                         34.368    0,84        29.006      0,89          5.362       18,49
       Dewan Komisaris dan Direksi
       Beban Keuangan                                   306.226     7,51      159.003      4,87        147.223       92,59
       Beban Umum dan Administrasi                        8.488     0,21         7.224     0,22          1.264        17,50
       Jumlah Beban dari Pihak-pihak Berelasi           349.082    8,57       195.233     5,93*        153.849       78,80

       Jumlah Beban                                   4.075.148            3.290.742*                784.406        23,84

      *) Disajikan kembali




      Pemenuhan Peraturan dan Ketentuan Terkait
      Transaksi afiliasi/berelasi di atas merupakan kegiatan usaha yang dijalankan secara rutin, berulang, dan/atau
      berkelanjutan. Melalui mekanisme kajian transaksi yang wajar dan pemenuhan ketentuan yang berlaku. Di
      tahun 2024 tidak terdapat transaksi afiliasi/berelasi dan/atau transaksi benturan kepentingan yang merupakan
      hasil pelaksanaan transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan kepentingan yang wajib disetujui pemegang
      saham independen.


      Pernyataan Direksi bahwa Transaksi telah Memenuhi
      Prosedur Memadai dan Sesuai Praktik Bisnis yang Berlaku Umum
      Direksi menyatakan bahwa seluruh transaksi afiliasi/berelasi Perseroan telah melalui prosedur yang memadai
      untuk memastikan bahwa transaksi afiliasi dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku umum dan
      dilakukan dengan memenuhi prinsip transaksi yang wajar (armslength principle).




152      PT Mandiri Tunas Finance
         Laporan Tahunan 2024
Page 153
                                            >>      Analisis & Pembahasan Manajemen atas Kinerja Usaha
                                                                                                                         04
Peran Dewan Komisaris dan Komite Audit untuk Memastikan Transaksi Dilakukan
sesuai Praktik Bisnis yang Berlaku Umum, yang Antara Lain Dilakukan dengan
Memenuhi Prinsip Transaksi yang Wajar (arms-length principle)
Dewan Komisaris dan Komite Audit telah menelaah dan menyetujui seluruh transaksi afiliasi/berelasi yang
dilakukan Perseroan, dan telah memastikan bahwa transaksi afiliasi/berelasi di atas telah melalui prosedur yang
memadai, dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku umum, dan telah memenuhi prinsip transaksi
yang wajar (armslength principle).


                         Saldo dan Realisasi Transaksi Pihak Berelasi Tahun 2024

 Uraian                                            2024                   2023            Pertumbuhan (Penurunan)
 (Jutaan Rupiah)                                    Rp       %            Rp         %              Rp               %

 ASET
 Kas dan Setara Kas-kas Pada Bank          1.232.952       3,58      782.451      2,63        450.501         57,58
 Deposito Berjangka                          50.000        0,15       50.000       0,17              0         0,00
 Piutang Pembiayaan Konsumen                  41.346       0,12        11.542     0,04         29.804        258,22
 Piutang Lain-lain                           369.541       1,07     547.483*     1,84*        (177.942)     (32,50)
 Aset Lain-lain                                   826      0,00          902      0,00             (76)       (8,43)
 Jumlah Aset dari Pihak-pihak Berelasi     1.694.665       4,92     1.392.378     4,68        302.287          21,71

 Jumlah Aset                              34.425.455              29.727.392               4.698.063         15,80

 LIABILITAS
 Utang Lain-lain                              51.626       0,17       56.805      0,22          (5.179)       (9,12)
 Beban yang Masih Harus Dibayar                  9.543     0,03        4.472      0,02           5.071       113,39
 Pinjaman                                  5.835.461      19,74    2.891.252     11,25      2.944.209        101,83
 Surat Berharga yang Diterbitkan            644.000        2,18     443.000*      1,72*       201.000         45,37
 Jumlah Liabilitas dari Pihak-pihak
                                           6.540.630      22,13   3.395.529*     13,21*       3.145.101       92,62
 Berelasi

 Jumlah Liabilitas                        29.561.033              25.697.732               3.863.301          15,03

 PENDAPATAN
 Pembiayaan Konsumen                             2.174     0,04          807      0,02           1.367       169,39
 Simpanan Bank                                16.207       0,29        16.191     0,34              16         0,10
 Lain-lain                                          0      0,00            8      0,00              (8)    (100,00)
 Jumlah Pendapatan dari
                                              18.381       0,33        17.006     0,36           1.375         8,09
 Pihak-pihak Berelasi

 Jumlah Pendapatan                         5.579.315              4.781.968*                  797.347         16,67

 BEBAN
 Beban Gaji dan Tunjangan - Kompensasi
                                              34.368       0,84       29.006      0,89           5.362        18,49
 Dewan Komisaris dan Direksi
 Beban Keuangan                              306.226       7,51      159.003      4,87         147.223        92,59
 Beban Umum dan Administrasi                     8.488     0,21         7.224     0,22           1.264        17,50
 Jumlah Beban dari Pihak-pihak Berelasi      349.082       8,57      195.233      5,93        153.849         78,80

 Jumlah Beban                              4.075.148              3.290.742*                 784.406         23,84
*) Disajikan kembali


Rujukan Informasi Transaksi dengan Pihak Berelasi pada Laporan Keuangan
Transaksi dengan pihak berelasi tersedia pada laporan keuangan teraudit tahun 2024 yang menjadi bagian dalam
Laporan tahunan ini.



                                                                                          PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                            Laporan Tahunan 2024         153
Page 154
                                        MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      INFORMASI KEUANGAN YANG MENGANDUNG KEJADIAN
      YANG BERSIFAT LUAR BIASA DAN JARANG TERJADI
      Tahun 2024 tidak ada kejadian atau transaksi yang bersifat luar biasa dan jarang terjadi.




      TRANSAKSI SPOT
      DAN DERIVATIF
      Tahun 2024 tidak ada transaksi spot dan terdapat transaksi derivatif.




      PERUBAHAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN
      TERHADAP PERUSAHAAN PADA TAHUN BUKU TERAKHIR

       No.    Peraturan                            Penjelasan                                    Pengaruh Terhadap Perusahaan

       1      POJK No. 46 Tahun 2024 tentang       Peraturan OJK ini dibentuk dengan maksud      Dapat membantu meningkatkan portofolio penyaluran
              Pengembangan     dan     Penguatan   mendorong perkembangan industri serta         pembiayaan terhadap sektor usaha yang produktif;
              Perusahaan Pembiayaan, Perusahaan    kebutuhan hukum terhadap Perusahaan           membantu meningkatkan kemudahan akses literasi
              Pembiayaan    Infrastruktur,  Dan    Pembiayaan, Perusahaan Pembiayaan             dan memperluas inklusi, memperkuat mitigasi risiko
              Perusahaan Modal Ventura             Syariah,      Perusahaan       Pembiayaan     pembiayaan, dan membantu memperkuat pelindungan
                                                   Infrastruktur, Perusahaan Modal Ventura       atas data pribadi debitur atau konsumen.
                                                   dan Perusahaan Modal Ventura Syariah
                                                   bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif,
                                                   berkelanjutan, dan berkeadilan

       2      POJK No. 28 Tahun 2024 tentang       Ketentuan yang memuat terkait dengan          Perusahaan berperan dalam mendukung penyediaan
              Pengelolaan Informasi Rekam Jejak    penguatan pengawasan dan penegakan            data dan informasi rekam jejak bagi pihak yang
              Pelaku Melalui Sistem Informasi      hukum serta peningkatan integritas sektor     melakukan tindak penyimpangan di lingkungan
              Pelaku di Sektor Jasa Keuangan       jasa keuangan, diperlukan penyediaan data     Perusahaan.
              (SIPELAKU)                           dan informasi rekam jejak pelaku di sektor
                                                   jasa keuangan

       3      POJK No. 42 Tahun 2024 tentang       Mengatur mengenai kewajiban penerapan         Perusahaan wajib menerapkan manajemen risiko
              Penerapan Manajemen Risiko Bagi      manajemen risiko secara efektif seluruh       secara efektif berdasarkan empat pilar yaitu:
              Lembaga Pembiayaan, Perusahaan       industri Lembaga Pembiayaan, Perusahaan       a) pengawasan aktif direksi, dewan komisaris, dewan
              Modal Ventura, Lembaga Keuangan      Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro,           pengawas syariah, dan pengelola;
              Mikro, Dan Lembaga Jasa Keuangan     dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya.            b) kecukupan kebijakan & prosedur manajemen risiko;
              Lainnya                                                                            c) kecukupan proses identifikasi, pengukuran,
                                                                                                    pemantauan, dan pengendalian risiko, serta sistem
                                                                                                    informasi manajemen risiko; dan
                                                                                                 d) sistem pengendalian internal.

                                                                                                 Perusahaan wajib memiliki kebijakan dan prosedur
                                                                                                 secara tertulis untuk mengelola risiko atas
                                                                                                 pengembangan atau perluasan kegiatan usaha yang
                                                                                                 sebelumnya tidak pernah dilakukan atau saat ini
                                                                                                 telah dilakukan namun berpotensi mengubah atau
                                                                                                 meningkatkan eksposur risiko tertentu.

       4      POJK No. 43 Tahun 2024 tentang       Mengatur cakupan Kewajiban Pengembangan       Perusahaan wajib untuk melakukan pengelolaan
              Pengembangan Kualitas Sumber         SDM, Fungsi Pengelolaan SDM, Penyediaan       terhadap SDM dan pengembangan kualitas SDM
              Daya Manusia Lembaga Pembiayaan,     Dana Pengembangan SDM, Pengembangan           secara berkelanjutan.
              Perusahaan Modal Ventura, Lembaga    SDM     Alih   Daya    dan    Pelaksanaan
              Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa     Pengembangan Kualitas SDM, Sistem
              Keuangan Lainnya                     dan Prosedur Perencanaan Pemantauan
                                                   Realisasi dan Pelaporan Pengembangan
                                                   SDM, Sertifikasi Kompetensi Kerja di Bidang
                                                   Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal
                                                   Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan
                                                   Lembaga Jasa Keuangan Lainnya




154        PT Mandiri Tunas Finance
           Laporan Tahunan 2024
Page 155
                                                    >>       Analisis & Pembahasan Manajemen atas Kinerja Usaha
                                                                                                                                                   04
 No.     Peraturan                            Penjelasan                                    Pengaruh Terhadap Perusahaan

 5       POJK No. 30 Tahun 2024 tentang       POJK ini bertujuan untuk mewujudkan           Peraturan ini mengatur Konglomerasi Keuangan
         Konglomerasi   Keuangan    dan       keadilan, kepastian hukum, dan kemanfaatan    khususnya Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan,
         Perusahaan Induk Konglomerasi        dalam pelaksanaan tugas pengaturan dan        dalam hal ini yaitu Bank Mandiri.
         Keuangan                             pengawasan untuk mengatasi berbagai
                                              permasalahan hukum.

 6       POJK No. 48 Tahun 2024 tentang       Peraturan OJK ini berisikan penyempurnaan     Perusahaan wajib mewujudkan prinsip tata kelola yang
         Tata Kelola Yang Baik Bagi Lembaga   terhadap penerapan tata kelola yang baik      baik sesuai ketentuan Peraturan OJK tersebut dalam
         Pembiayaan,     Perusahaan   Modal   bagi Perusahaan.                              menjalankan setiap kegiatan usaha Perusahaan.
         Ventura, Lembaga Keuangan Mikro,
         Dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya

 7       POJK No. 49 Tahun 2024 tentang       Peraturan      ini    mengatur    tentang     Meningkatkan komitmen Perusahaan untuk selalu
         Pengawasan, Penetapan Status         ruang lingkup pengawasan. frekuensi           senantiasa melaksanakan setiap kegiatan usaha
         Pengawasan, dan Tindak Lanjut        pemeriksaan, tim pemeriksa, kewajiban         Perusahaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
         Pengawasan Lembaga Pembiayaan,       PVML, tata cara pemeriksaan, tindak lanjut
         Perusahaan Modal Ventura, Lembaga    hasil pemeriksaan, pemeriksaan oleh
         Keuangan Mikro, Dan Lembaga Jasa     pihak asing, tindak lanjut pengawasan,
         Keuangan Lainnya                     penetapan status pengawasan intensif dan
                                              khusus, kriteria waktu status pengawasan,
                                              jangka waktu status pengawasan, dan
                                              tindak lanjut status pengawasan.

 8       POJK No. 31 Tahun 2024 tentang       Kewenangan pengawas dalam memberikan          Peraturan OJK tersebut terkait dengan pengawasan
         Perintah Tertulis                    Perintah Tertulis.                            oleh regulator, tidak secara langsung berpengaruh
                                                                                            terhadap Perusahaan.

 9       SEOJK     No.    22/SEOJK.06/2024    Penyesuaian ruang lingkup Penilaian           Proses penilaian kemampuan dan kepatutan calon
         tentang Penilaian Kemampuan Dan      Kemampuan dan Kepatutan (PKK) bagi calon      pihak utama yang akan dilakukan Perusahaan wajib
         Kepatutan Bagi Pihak Utama Lembaga   Pihak Utama sebagai dampak reorganisasi       merujuk pada ketentuan yang berlaku.
         Pembiayaan,     Perusahaan   Modal   Otoritas Jasa Keuangan sebagai tindak
         Ventura, Lembaga Keuangan Mikro,     lanjut Undang-Undang Nomor 4 Tahun
         Dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya    2023     tentang    Pengembangan       dan
                                              Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK)
                                              dan penambahan ketentuan mengenai
                                              pelaksanaan proses penilaian kemampuan
                                              dan kepatutan bagi calon pihak utama secara
                                              online melalui media video conference yang
                                              sebelumnya diatur dalam Peraturan Otoritas
                                              Jasa Keuangan Nomor 14/POJK.05/2020




PERUBAHAN KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG DITERAPKAN
PERUSAHAAN PADA TAHUN BUKU TERAKHIR

Pada tahun 2024, Perseroan telah menerapkan standar akuntansi berikut pada tanggal 1 Januari 2024 yang
dianggap relevan sebagai berikut:
1. Pilar Standar Akuntansi Keuangan
     Standar ini memberikan persyaratan dan pedoman bagi entitas untuk menerapkan standar akuntansi keuangan
     yang benar dalam menyusun laporan keuangan bertujuan umum. Akan ada 4 (empat) standar akuntansi
     keuangan yang saat ini diterapkan di Indonesia, yaitu:
     •   Pilar 1 Standar Akuntansi Keuangan Internasional,
     •   Pilar 2 Standar Akuntansi Keuangan Indonesia (PSAK),
     •   Pilar 3 Standar Akuntansi Keuangan Indonesia untuk Entitas Swasta/Standar Akuntansi Keuangan Indonesia
         untuk Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik, dan
     •   Pilar 4 Standar Akuntansi Keuangan Indonesia untuk Entitas Mikro Kecil dan Menengah.
2. Standar Akuntansi Keuangan Internasional
     Standar ini merupakan adopsi penuh dari International Financial Reporting Standards (“IFRS”) yang
     diterjemahkan kata demi kata dan tidak ada modifikasi dari Standar IFRS, termasuk tanggal efektifnya. Entitas
     yang memenuhi persyaratan dapat menerapkan standar ini, sejak tanggal efektif.


                                                                                                                  PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                    Laporan Tahunan 2024           155
Page 156
                                    MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      3. Nomenklatur Standar Akuntansi Keuangan
         Standar ini mengatur penomoran baru untuk standar akuntansi keuangan yang berlaku di Indonesia yang
         diterbitkan oleh DSAK IAI.
      4. Amandemen PSAK 116: Liabilitas Sewa dalam Jual Beli dan Sewa-balik
         Amandemen PSAK 116 Sewa menetapkan persyaratan yang digunakan penjual-penyewa dalam mengukur
         kewajiban sewa yang timbul dalam transaksi jual beli dan sewa-balik, untuk memastikan penjual-penyewa
         tidak mengakui jumlah setiap keuntungan atau kerugian yang terkait dengan hak guna yang dipertahankan.
         Amandemen berlaku secara retrospektif untuk periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau setelah 1
         Januari 2024. Penerapan dini diperkenankan.
      5. Amandemen PSAK 207 dan PSAK 107: Pengaturan Pembiayaan Pemasok
         Amandemen PSAK 2 dan PSAK 60 mengklarifikasi karakteristik pengaturan pembiayaan pemasok dan
         mensyaratkan pengungkapan tambahan atas pengaturan pembiayaan pemasok tersebut. Persyaratan
         pengungkapan dalam amandemen ini dimaksudkan untuk membantu pengguna laporan keuangan dalam
         memahami dampak pengaturan pembiayaan pemasok terhadap liabilitas, arus kas, dan eksposur terhadap
         risiko likuiditas suatu entitas.


         Amandemen ini akan berlaku efektif untuk periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau setelah 1 Januari
         2024. Penerapan dini diperkenankan, namun perlu diungkapkan.


      Perseroan telah menganalisis penerapan standar akuntansi di atas dan tidak memiliki pengaruh yang signifikan
      terhadap laporan keuangan.




      INFORMASI
      KELANGSUNGAN USAHA

      Sepanjang tahun 2024, terdapat beberapa hal yang berpotensi signifikan terhadap kelangsungan industri
      multifinance di Indonesia antara lain pemotongan BI rate dan penurunan penjualan mobil baru secara nasional.
      Pada September 2024, Bank Indonesia melalui Rapat Dewan Gubernur menurunkan BI rate sebesar 25 bps dari
      6,25% menjadi 6,00% sebagai upaya mempertahankan stabilitas dan memperkuat pertumbuhan ekonomi.


      Di tengah penurunan industri otomotif yang mencapai 10,86%, Perseroan masih dapat meningkatkan market
      share pembiayaan mobil baru sebesar 1,05% dibandingkan tahun sebelumnya. Hal tersebut mengukuhkan posisi
      Perseroan sebagai perusahaan pembiayaan mobil terbesar ke-3 di Indonesia.


      Prospek Usaha
      Memasuki tahun 2025, World Bank dan International Monetary Fund (IMF) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi
      Indonesia tumbuh mencapai 5,1%. Proyeksi ini sejalan dengan Bank Indonesia yang meramalkan pertumbuhan
      ekonomi pada 2025 akan tumbuh pada kisaran 4,7%-5,5% dan inflasi terjaga di sekitar 2,5±1%. Secara spesifik,
      sesuai dengan asumsi dasar ekonomi makro 2025 pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2025,
      pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi tahun 2025 sebesar 5,2%.




156     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 157
                                           >>   Analisis & Pembahasan Manajemen atas Kinerja Usaha
                                                                                                                    04
Di sisi lain, pemerintah juga mengeluarkan beberapa kebijakan yang dapat memberikan multiplier effect bagi
pertumbuhan industri pembiayaan, antara lain kebijakan penurunan suku bunga bank, perpanjangan insentif PPn
DTP atas penjualan kendaraan bermotor listrik (KBL) dan kendaraan hybrid. Selain itu, masuknya berbagai merek
mobil baru turut meramaikan pasar otomotif Tanah Air, dan diharapkan dapat mendorong minat dan daya beli
masyarakat terhadap pembelian kendaraan.


Dalam memanfaatkan peluang dan prospek usaha jangka panjang, Perseroan telah menjalankan strategi jangka
panjang periode 2023-2027 dengan tema “Strengthening Leading Position through Synergy & Sustainable
Business Growth”. Melalui tema ini, Perseroan secara konsisten meningkatkan kompetensi sumber daya manusia,
melakukan Business Process Re-engineering (BPR) untuk setiap segmen business, membangun kapabilitas IT dan
sistem terutama pada peningkatan IT security serta pengembangan ekosistem digital, membangun kemampuan
data management & data analytic untuk mendukung bisnis, serta mengembangkan strategi pengembangan
jaringan agar produk yang ditawarkan tepat sasaran. Dalam menjalankan bisnisnya, Perseroan juga menerapkan
prinsip-prinsip bisnis berkelanjutan melalui implementasi Environmental, Social & Governance (ESG), salah satunya
dengan menyalurkan pembiayaan baru untuk mobil listrik, UMKM, dan pembiayaan lain berbasis Green Financing.




TINGKAT KESEHATAN
PERUSAHAAN

Hasil penilaian Tingkat Kesehatan (TKS) MTF pada tahun 2024 dapat dilihat pada tabel di bawah ini.


 No.    Faktor Penilaian                                                                       Peringkat

 1.     Tata Kelola Perusahaan yang Baik                                                             1

 2.     Profil Risiko                                                                                1

 3.     Rentabilitas                                                                                 2

 4.     Permodalan                                                                                   1

 Peringkat Tingkat Kesehatan Perusahaan                                                          PK - 1

 Tingkat Kesehatan Perusahaan                                                                Sangat Sehat



Kriteria Tingkat Kesehatan (TKS) Perusahaan Pembiayaan Berdasarkan Surat Edaran OJK No. 11/SEOJK.05/2020.


 Peringkat Komposit                                                                           Penjelasan

 PK-1                                                                                        "Sangat Sehat"

 PK-2                                                                                           "Sehat"

 PK-3                                                                                        "Cukup Sehat"

 PK-4                                                                                        "Kurang Sehat"

 PK-5                                                                                        "Tidak Sehat"




                                                                                        PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                          Laporan Tahunan 2024      157
Page 158
                                 MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




158   PT Mandiri Tunas Finance
      Laporan Tahunan 2024
Page 159
               >>   Tata Kelola Perusahaan
                                                 05




 TATA KELOLA
PERUSAHAAN
               05     PT Mandiri Tunas Finance
                        Laporan Tahunan 2024     159
Page 160
                                   MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      KOMITMEN PENERAPAN TATA KELOLA
      PERUSAHAAN YANG BAIK

      Penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang            memberikan perlindungan terhadap potensi risiko
      baik (Good Corporate Governance/GCG) memiliki            yang dapat merugikan perusahaan dan para pemangku
      peran penting bagi PT Mandiri Tunas Finance untuk        kepentingannya.
      memastikan operasional perusahaan berjalan secara
      transparan, akuntabel, dan berkelanjutan. Implementasi   Lebih     lanjut,    penerapan          GCG     yang      konsisten
      prinsip tersebut merupakan realisasi komitmen dan        dapat mendukung pertumbuhan jangka panjang
      tanggung jawab Perseroan untuk menjaga kepercayaan       Mandiri     Tunas       Finance           dengan       membangun
      para pemangku kepentingan, seperti nasabah, mitra        budaya perusahaan yang berintegritas. Perseroan
      bisnis, regulator dan sebagainya. Dengan menerapkan      meyakini kepercayaan dari investor dan masyarakat
      prinsip-prinsip GCG, seperti keterbukaan informasi,      akan meningkat ketika perusahaan menunjukkan
      akuntabilitas, bertanggung jawab, independen dan         komitmennya          dalam      menjalankan          bisnis    secara
      kewajaran, maka Perseroan dapat meningkatkan             bertanggung jawab. Selain itu, perusahaan yang
      kredibilitas serta mencegah terjadinya praktik bisnis    menerapkan tata kelola yang baik juga lebih siap
      yang tidak etis atau melanggar hukum.                    menghadapi          tantangan      di     industri    pembiayaan,
                                                               termasuk perubahan regulasi dan dinamika pasar.
      Penerapan tata kelola perusahaan yang baik juga          Dengan      demikian,        implementasi          GCG        menjadi
      berperan dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas    salah satu kunci utama bagi Mandiri Tunas Finance
      kinerja operasional Mandiri Tunas Finance. Dengan        dalam menjaga stabilitas dan daya saing di tengah
      adanya sistem pengawasan yang kuat dan kebijakan         persaingan industri yang semakin ketat.
      yang transparan, Perseroan dapat memitigasi risiko
      keuangan serta memastikan bahwa seluruh proses           Untuk mewujudkan penerapan GCG yang optimal,
      bisnis berjalan sesuai dengan standar kepatuhan          Mandiri Tunas Finance telah memetakan pemangku
      yang berlaku. Hal tersebut tidak hanya membantu          kepentingan         yang        relevan     dengan       Perseroan
      Perseroan dalam mencapai target bisnis, tetapi juga      sebagaimana skema berikut:



           Hubungan Mandiri Tunas Finance dengan Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan


                                                    Pemegang Saham


                             MANDIRI                                                      TUNAS GROUP


                                                 Mandiri Tunas Finance


                         Pemegang Saham                                                         Regulator
                    DIrektur & Dewan Komisaris                                      Kreditur                  Debitur

                              Pegawai                                               Asosiasi                 Asuransi

                                                                              Auditor Eksternal          Publik/Masyarakat


                                                                                     Pemasok/Mitra Kerja/Vendor




160     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 161
                                                                               >>      Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                    05
DASAR DAN KOMITMEN PENERAPAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN

Mandiri   Tunas   Finance   menerapkan    tata    kelola   2019 Tentang Rencana Bisnis Lembaga Jasa Keuangan
perusahaan yang baik dengan berpedoman pada                Non Bank.
sejumlah regulasi yang berlaku di industri pembiayaan,
serta senantiasa mengadopsi perkembangan terkini,          Selain itu, dalam hal komitmen terhadap tata kelola,
yang saat ini merujuk Peraturan OJK No. 48 Tahun           Perusahaan juga mengadopsi beberapa pedoman
2024 Tata Kelola Yang Baik Bagi Lembaga Pembiayaan,        lainnya   yaitu   Pedoman    Umum    Good    Corporate
Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro,          Governance Indonesia Tahun 2006 yang diterbitkan
Dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya, Perusahaan              oleh Komite Nasional Kebijakan Governansi tanggal 17
juga dalam implementasi tata kelola perusahaan yang        Oktober 2006 (“Pedoman Umum GCG Indonesia KNKG),
baik berpedoman pada Peraturan OJK No. 8 Tahun             ISO 26000 Tentang Panduan Tanggung Jawab Sosial
2023 Tentang Penerapan Program Anti Pencucian              dan ISO 37001 Sistem Manajemen Anti Penyuapan.
Uang,     Pencegahan   Pendanaan     Terorisme,    Dan
Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah          Salah satu bentuk komitmen Mandiri Tunas Finance
Massal Di Sektor Jasa Keuangan, Peraturan OJK              dalam penerapan prinsip GCG antara lain dengan
No. 42 Tahun 2024 Tentang Penerapan Manajemen              senantiasa menyegarkan pemahaman para karyawan
Risiko Bagi Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal           terhadap penerapan prinsip GCG dalam kegiatan
Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, Dan Lembaga Jasa          usaha sehari-hari dengan melakukan sosialisasi
Keuangan Lainnya, dan Peraturan OJK No. 24 Tahun           secara berkala.



Tujuan Penerapan GCG
Tujuan penerapan prinsip GCG di lingkup Perseroan mengacu kepada POJK Tata Kelola, yaitu:
1. Mengoptimalkan nilai Perseroan bagi Pemangku Kepentingan, khususnya Debitur, penerima dana, konsumen,
   pasangan usaha, nasabah penyimpan, kreditur, pemberi dana, investor dana ventura, dan/atau Pemangku
   Kepentingan lainnya agar Perusahaan memiliki daya saing yang kuat, baik secara nasional maupun internasional;
2. Meningkatkan pengelolaan Perseroan secara profesional, efektif, dan efisien;
3. Meningkatkan kepatuhan Organ Perseroan serta jajaran di bawahnya agar dalam membuat keputusan
   dan menjalankan tindakan dilandasi pada etika dan nilai moral yang tinggi, kepatuhan terhadap ketentuan
   peraturan perundang-undangan, dan kesadaran atas tanggung jawab sosial Perusahaan terhadap Pemangku
   Kepentingan maupun kelestarian lingkungan;
4. Meningkatkan iklim yang kondusif bagi perkembangan investasi nasional;
5. Mewujudkan Perusahaan yang lebih sehat, dapat diandalkan, amanah, kompetitif, dan memenuhi prinsip
   pelindungan konsumen;
6. Meningkatkan kontribusi Perseroan dalam perekonomian nasional.


Prinsip-prinsip GCG
Dalam mewujudkan visi dan menjalankan misi, Perseroan bertekad kuat untuk menerapkan lima prinsip dasar
GCG yang diatur dalam POJK Tata Kelola, yakni:
1. Transparansi (Transparency)
2. Akuntabilitas (Accountability)
3. Pertanggungjawaban (Responsibility)
4. Independensi (Independency)
5. Kewajaran (Fairness)


                                                                                         PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                           Laporan Tahunan 2024     161
Page 162
                                       MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      Penjelasan prinsip-prinsip dasar di atas dan penerapannya secara umum di lingkup
      Perusahaan adalah sebagai berikut:


                           Penjelasan Sesuai
      Prinsip Dasar                                                  Penerapan di Lingkup Perseroan
                           POJK No. 48 Tahun 2024

      Keterbukaan          Keterbukaan     mencakup   keterbukaan    Perseroan    menilai   prinsip   transparansi   sebagai    keterbukaan        dalam
      (Transparency)       dalam proses pengambilan keputusan        mengungkap informasi material yang relevan secara akurat dan tepat waktu.
                           dan keterbukaan dalam pengungkapan        Perusahaan mengungkapkan informasi material tersebut tidak hanya kepada
                           dan penyediaan informasi yang relevan     pemegang saham tetapi juga kepada seluruh pemangku kepentingan.
                           dan mudah diakses oleh pemangku           Sehingga diharapkan pemegang saham dan pemangku kepentingan dapat
                           kepentingan                               lebih dini mengetahui perkembangan usaha Perseroan. Penerapan prinsip ini
                                                                     diwujudkan Perusahaan dengan:
                                                                     • Penyusunan dan penerbitan Laporan Tahunan yang tersedia di halaman
                                                                       situs web Perusahaan.
                                                                     • Penyusunan dan penjelasan rencana bisnis Perseroan.
                                                                     • Laporan keuangan berkala yang meliputi laporan keuangan triwulan dan
                                                                       tahunan.
                                                                     • Tersedianya laporan keterbukaan informasi terkait kegiatan usaha Perseroan.
                                                                     • Segala informasi dan data terkait perusahaan yang telah di sediakan pada
                                                                       situs web Perseroan untuk pemegang saham dan seluruh pemangku
                                                                       kepentingan.

      Akuntabilitas        Akuntabilitas mencakup kejelasan fungsi   Penerapan prinsip akuntabilitas diimplementasikan oleh Perusahaan
      (Accountability)     dan pelaksanaan pertanggungjawaban.       dengan      menetapkan      kejelasan     fungsi,    struktur,       sistem    dan
                                                                     pertanggungjawaban masing-masing organ dalam Perseroan sehingga
                                                                     terdapat kejelasan fungsi, hak, kewajiban, wewenang dan tanggung jawab
                                                                     antara Karyawan, Direksi, Dewan Komisaris dan Pemegang Saham maupun
                                                                     di setiap bagian dalam Perseroan.

      Pertanggungjawaban   Tanggung jawab kesesuaian pengelolaan     Perseroan mendefinisikan prinsip pertanggungjawaban sebagai dipatuhinya
      (Responsibility)     dengan ketentuan peraturan perundang-     baik prosedur operasional maupun peraturan perundang-undangan yang
                           undangan dan nilai etika serta standar,   berlaku dalam setiap aktivitas bisnis yang dilaksanakan. Pertanggungjawaban
                           prinsip, dan praktik.                     juga diikuti dengan komitmen untuk menjalankan aktivitas bisnis sesuai
                                                                     dengan standar etika yang baik. Selain itu, pengawasan yang dilakukan oleh
                                                                     Dewan Komisaris lebih ditingkatkan terhadap pengelolaan Perseroan oleh
                                                                     Direksi sehingga dapat berjalan efektif, disertai adanya tuntutan pencapaian
                                                                     target terhadap Direksi. Prinsip ini diterapkan Perseroan melalui:
                                                                     • Kepatuhan terhadap ketentuan anggaran dasar Perseroan dan peraturan
                                                                       perundang-undangan yang berlaku.
                                                                     • Pelaksanaan kewajiban perpajakan dengan baik dan tepat waktu.
                                                                     • Pelaksanaan program dan kegiatan CSR.
                                                                     • Pelaksanaan kewajiban keterbukaan informasi sesuai peraturan.

      Kemandirian          Independensi mencakup keadaan yang        Perseroan mengartikan independensi sebagai dijalankannya tugas, kewajiban
      (Independency)       dikelola secara mandiri dan profesional   serta wewenang masing-masing organ Perusahaan tanpa campur tangan dari
                           serta bebas dari benturan kepentingan     organ-organ Perusahaan yang lain maupun pihak lain yang tidak sesuai dengan
                           dan pengaruh atau tekanan dari pihak      peraturan perundang-undangan yang berlaku. Independensi diwujudkan
                           mana pun yang tidak sesuai dengan         antara lain dengan saling menghargai peran dan fungsi masing-masing Organ
                           ketentuan      peraturan   perundang-     Perseroan serta keputusan pengurusan Perseroan melalui keputusan Direksi
                           undangan dan nilai etika serta standar,   Perusahaan. Prinsip independensi sangat diperlukan terutama dalam proses
                           prinsip, dan praktik.                     pengambilan keputusan atau kebijakan manajemen yang harus dilakukan
                                                                     secara objektif dan menempatkan kepentingan Perseroan sebagai prioritas
                                                                     utama. Penerapan prinsip ini diterapkan Perseroan antara lain dengan:
                                                                     • Saling menghormati hak, kewajiban, tugas, wewenang, serta tanggung
                                                                       jawab di antara organ-organ Perusahaan.
                                                                     • Pemegang saham dan Dewan Komisaris tidak melakukan intervensi terhadap
                                                                       pengurusan Perusahaan.
                                                                     • Dewan Komisaris, Direksi, dan seluruh karyawan senantiasa menghindari
                                                                       terjadinya benturan kepentingan dalam pengambilan keputusan.
                                                                     • Kegiatan    Perusahaan     yang   memiliki    benturan    kepentingan       wajib
                                                                       memperoleh persetujuan terlebih dahulu dari pemegang saham independen
                                                                       atau wakilnya yang diberi wewenang dalam RUPS sebagaimana diatur, serta
                                                                       mematuhi peraturan tentang benturan kepentingan.




162     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 163
                                                                                                       >>       Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                                                     05
                       Penjelasan Sesuai
Prinsip Dasar                                                       Penerapan di Lingkup Perseroan
                       POJK No. 48 Tahun 2024

Kewajaran (Fairness)   Kewajaran      mencakup       kesetaraan,    Perusahaan mengartikan kewajaran atau keadilan sebagai perlakuan yang
                       keseimbangan, dan keadilan di dalam          setara terhadap setiap pihak yang berkepentingan sesuai dengan peraturan
                       memenuhi hak pemangku kepentingan            perundang-undangan yang berlaku. Dalam penerapannya, antara lain
                       yang timbul     berdasarkan    perjanjian,   Perusahaan selalu menjaga hubungan baik dengan karyawan dan menghindari
                       ketentuan      peraturan      perundang-     praktik   diskriminasi   serta   menghormati   hak-hak   karyawan,   termasuk
                       undangan, dan nilai etika serta standar,     menghindari diskriminasi karyawan terkait latar belakang suku, agama, ras,
                       prinsip, dan praktik.                        maupun gender. Prinsip ini diterapkan Perusahaan antara lain dengan kebijakan:
                                                                    • Pemegang saham berhak menghadiri dan memberikan suara dalam RUPS
                                                                      sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
                                                                    • Perusahaan melaporkan informasi terkait rekanan kepada pemangku
                                                                      kepentingan secara adil dan transparan.
                                                                    • Perusahaan menghadirkan kondisi kerja yang baik dan aman bagi seluruh
                                                                      karyawan sesuai dengan kemampuan Perusahaan dan peraturan perundang-
                                                                      undangan yang berlaku, serta adanya penilaian kinerja secara periodik serta
                                                                      kesempatan promosi yang sama bagi seluruh karyawan.



Selanjutnya, Mandiri Tunas Finance juga merujuk pembaruan yang dilakukan Komite Nasional Kebijakan
Governance (KNKG) melalui penerbitan Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia (PUG-KI) 2021. Prinsip
Governansi Korporat Indonesia berisi hak-hak pemegang saham, pemangku kepentingan dan pemenuhannya,
aturan pokok tentang pengelolaan, dan pengawasan atas pengelolaan korporasi di Indonesia, termasuk aspek
etika, manajemen risiko, dan pengungkapan.


Prinsip Governansi Korporat Indonesia terdiri dari delapan prinsip yang dibagi dalam tiga kelompok prinsip: (1)
tiga prinsip pertama adalah kelompok prinsip yang mengatur fungsi pengurusan dan pengawasan korporasi,
yaitu Direksi dan Dewan Komisaris, (2) kelompok prinsip yang mengatur proses dan keluaran yang dihasilkan
oleh Direksi dan Dewan Komisaris, (3) kelompok prinsip yang mengatur pemilik sumber daya, yang terutama akan
menerima manfaat dari pelaksanaan governansi korporat. Prinsip-prinsip tersebut beserta turunannya dijiwai
oleh empat pilar governansi korporat yaitu: perilaku beretika, akuntabilitas, transparansi, dan keberlanjutan.
Tercerminnya empat pilar dalam prinsip-prinsip governansi korporat Indonesia akan mendorong terciptanya
nilai jangka panjang korporasi. Berikut adalah empat pilar governansi korporat:




                                                          Perilaku Beretika

  Dalam melaksanakan kegiatannya, Korporasi senantiasa mengedepankan kejujuran, memperlakukan semua
  pihak dengan hormat (respect), memenuhi komitmen, membangun serta menjaga nilai-nilai moral dan
  kepercayaan secara konsisten. Korporasi memperhatikan kepentingan pemegang saham dan pemangku
  kepentingan lainnya berdasarkan asas kewajaran dan kesetaraan (fairness) dan dikelola secara independen
  sehingga masing-masing organ perusahaan tidak saling mendominasi dan tidak dapat diintervensi oleh
  pihak lain.




                                                             Akuntabilitas

  Korporasi dapat mempertanggungjawabkan kinerjanya secara transparan dan wajar. Untuk itu
  Korporasi harus dikelola secara benar, terukur dan sesuai dengan kepentingan korporat dengan tetap
  memperhitungkan kepentingan pemegang saham dan pemangku kepentingan. Akuntabilitas merupakan
  prasyarat yang diperlukan untuk mencapai kinerja yang berkelanjutan.




                                                                                                                    PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                      Laporan Tahunan 2024           163
Page 164
                                        MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




                                                                 Transparansi

        Untuk menjaga objektivitas dalam menjalankan bisnis, korporasi menyediakan informasi yang material dan
        relevan dengan cara yang mudah diakses dan dipahami oleh pemangku kepentingan. Korporasi mengambil
        inisiatif untuk mengungkapkan tidak hanya masalah yang disyaratkan oleh peraturan perundang-undangan,
        tetapi juga hal yang penting untuk pengambilan keputusan oleh pemegang saham, kreditur dan pemangku
        kepentingan lainnya.



                                                                Keberlanjutan

        Korporasi mematuhi peraturan perundang-undangan serta berkomitmen melaksanakan tanggung jawab
        terhadap masyarakat dan lingkungan agar berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan melalui kerja
        sama dengan semua pemangku kepentingan terkait untuk meningkatkan kehidupan mereka dengan cara
        yang selaras dengan kepentingan bisnis dan agenda pembangunan berkelanjutan.




      Selaras dengan penerapan keempat pilar di atas, Perseroan juga menerapkan 8 (delapan) Prinsip Governansi
      Korporat Indonesia terdiri dari delapan prinsip yang dibagi dalam tiga kelompok: (1) prinsip-prinsip yang mengatur
      organ-organ penyelenggara governansi korporat, dan (2) prinsip-prinsip yang mengatur proses dan keluaran yang
      dihasilkan oleh organ-organ di atas, (3) kelompok prinsip yang mengatur penerima manfaat dari pelaksanaan
      governansi korporat. Prinsip kelompok pertama disajikan dalam prinsip 1 sampai dengan 3. Prinsip kelompok kedua
      disajikan dalam prinsip 4 sampai dengan 6. Prinsip kelompok ketiga disajikan dalam prinsip 7 dan 8.


       Prinsip Governansi
                             Definisi                                             Penjelasan
       Korporat

       Prinsip 1:            Direksi dan Dewan Komisaris menjalankan peran        Prinsip 1 berkaitan dengan peran dan tanggung jawab Direksi dalam
       Peran dan Tanggung    dan tanggung jawabnya secara independen              melakukan pengelolaan korporasi serta peran dan tanggung jawab
       Jawab Direksi dan     untuk menciptakan nilai yang berkelanjutan untuk     Dewan Komisaris dalam melakukan pengawasan atas pengelolaan
       Dewan Komisaris       kepentingan terbaik jangka panjang korporasi dan     korporasi yang dilaksanakan oleh Direksi. Di samping itu Prinsip
                             pemegang saham, dengan mempertimbangkan              ini mengatur penilaian kinerja Direksi dan Dewan Komisaris dan
                             kepentingan para pemangku kepentingan                anggotanya masing-masing, penanganan benturan kepentingan
                                                                                  yang terjadi pada anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris
                                                                                  serta peningkatan kompetensi anggota Direksi dan anggota
                                                                                  Dewan Komisaris.

       Prinsip 2:            Anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris          Prinsip 2 mengharuskan pemilihan dan penetapan anggota
       Komposisi dan         dipilih dan ditetapkan sedemikian rupa sehingga      Direksi dan anggota Dewan Komisaris dilakukan sedemikian rupa
       Remunerasi Direksi    komposisi Direksi sebagai organ pengelolaan          sehingga Direksi dan Dewan Komisaris masing-masing sebagai
       dan Dewan Komisaris   dan komposisi Dewan Komisaris sebagai organ          organ pengelolaan dan pengawasan memiliki komposisi anggota
                             pengawasan adalah beragam dan masing-masing          dengan pengetahuan, kemampuan, dan keahlian yang dibutuhkan
                             terdiri dari para Direktur dan Komisaris yang        sesuai dengan perannya masing-masing. Di samping itu, Prinsip ini
                             memiliki komitmen, pengetahuan, kemampuan,           menekankan pentingnya kebijakan remunerasi untuk mendorong
                             pengalaman dan keahlian yang dibutuhkan              anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris mengutamakan
                             untuk memenuhi secara tepat peran pengelolaan        kepentingan jangka panjang korporasi berdasarkan prinsip
                             Direksi dan peran pengawasan Dewan Komisaris.        keberlanjutan, serta mengharuskan pengungkapan kebijakan
                             Remunerasi dirancang untuk secara efektif            dan informasi remunerasi yang diterima oleh Direksi dan Dewan
                             menyelaraskan kepentingan anggota Direksi dan        Komisaris secara transparan dan akuntabel
                             anggota Dewan Komisaris dengan kepentingan
                             jangka panjang korporasi dan penciptaan nilai
                             yang berkelanjutan.

       Prinsip 3:            Direksi dan Dewan Komisaris memiliki hubungan        Prinsip 3 menekankan pentingnya hubungan kerja yang erat,
       Hubungan Kerja        kerja yang erat, terbuka, konstruktif, profesional   terbuka, konstruktif, profesional, saling percaya antara Direksi dan
       antara Direksi dan    dan saling percaya untuk kepentingan terbaik         Dewan Komisaris dalam mencapai kepentingan terbaik korporasi.
       Dewan Komisaris       korporasi                                            Prinsip 3 ini juga mengatur perlunya Dewan Komisaris mengakses
                                                                                  informasi yang lengkap serta pentingnya anggota Direksi dan
                                                                                  Dewan Komisaris memahami implikasi struktur kepemilikan
                                                                                  korporasi terhadap pelaksanaan perannya.




164     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 165
                                                                                                   >>       Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                                                  05
Prinsip 4:               Korporasi memiliki komitmen untuk bertindak         Prinsip 4 mengharuskan korporasi untuk membuat pernyataan
Perilaku Etis            secara etis dan bertanggung jawab, menegakkan       secara berkala tentang komitmen korporasi tidak hanya mematuhi
                         nilai-nilai dan budaya organisasi.                  peraturan perundang-undangan yang berlaku, namun juga
                                                                             komitmen untuk bertindak etis dan bertanggung jawab.

Prinsip 5:               Korporasi menjalankan praktik governansi korporat   Prinsip 5 mengharuskan Direksi untuk mengimplementasikan
Manajemen Risiko,        yang terintegrasi dengan penerapan sistem           governansi, sistem pengendalian internal dan manajemen
Pengendalian             pengendalian internal dan manajemen risiko, serta   risiko, dan sistem manajemen kepatuhan secara terintegrasi
Intern dan Kepatuhan     sistem manajemen kepatuhan yang efektif dalam       sebagai bagian dari strategi, perangkat manajemen, dan praktik
                         rangka mendukung pencapaian sasaran, visi, misi,    yang dijalankan korporasi dalam berbisnis secara bertanggung
                         tujuan, maupun target kinerja korporat dalam        jawab (responsible business) sebagai warga korporat yang
                         menjalankan bisnis secara berintegritas.            baik (good corporate citizen). Dewan Komisarismemantau
                                                                             dan menyampaikan masukan terhadap efektivitas penerapan
                                                                             governansi, sistem pengendalian internal dan manajemen risiko,
                                                                             dan sistem manajemen kepatuhan korporat yang dilaksanakan
                                                                             secara terintegrasi oleh Direksi.

Prinsip 6:               Korporasi membuat pengungkapan yang akurat          Prinsip 6 mewajibkan korporasi untuk memiliki kerangka governansi
Pengungkapan dan         dan tepat waktu mengenai semua hal yang             yang mampu memberikan keyakinan yang dapat menghasilkan
Transparansi             material tentang korporasi.                         pengungkapan yang akurat dan tepat waktu mengenai semua hal
                                                                             yang material tentang korporasi, yang meliputi kondisi dan kinerja
                                                                             keuangan, kepemilikan atas korporasi, dan governansi korporat.

Prinsip 7:               Korporasi     melindungi    dan   memfasilitasi     Prinsip 7 menjelaskan mengenai pemenuhan hak pemegang
Hak-hak Pemegang         pelaksanaan hak pemegang saham dan                  saham dan perlakuan adil bagi pemegang saham, bagaimana cara
Saham                    memastikan perlakukan yang adil terhadap            kerja sama aktif antara korporasi dengan pemegang sahamnya
                         pemegang saham, termasuk pemegang saham             dilaksanakan serta pelaksanaan sebagian hak pemegang saham
                         minoritas. Semua pemegang saham memiliki            secara efektif melalui RUPS.
                         kesempatan untuk mendapatkan ganti rugi yang
                         efektif atas pelanggaran hak-hak mereka

Prinsip 8:               Korporasi    mengakui   hak-hak    pemangku         Prinsip 8 menjelaskan peran Direksi dan Dewan Komisaris
Hak-hak Pemangku         kepentingan yang ditetapkan dalam peraturan         mengintegrasikan aspek keberlanjutan dalam model bisnis
Kepentingan              perundang-undangan yang berlaku atau suatu          korporasi, melaksanakan pelibatan pemangku kepentingan, serta
                         perjanjian yang disepakati oleh korporasi dan       memastikan perlindungan terhadap hak-hak para pemangku
                         mendorong kerja sama aktif dengan pemangku          kepentingan. Dewan Komisaris memantau pengintegrasian semua
                         kepentingan dalam menciptakan kekayaan,             aspek tersebut di atas yang dilakukan oleh Direksi.
                         lapangan kerja, dan keberlanjutan usaha yang
                         sehat secara finansial.




                                      Struktur dan Proses/Mekanisme Tata Kelola


        Undang-undang dan peraturan Formal yang Berlaku:
        • Undang-undang Republik Indonesia
        • Peraturan Menteri
        • Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) • Peraturan
          Bursa Efek Indonesia (BEI)




                       Anggaran Dasar Perusahaan



                                                                                    Beberapa Acuan Lainnya
                  Visi, Misi, Nilai, dan Budaya Perusahaan
                                                                                   • Pedoman Umum Good Corporate
                                                                                     Governance Indonesia Tahun 2006 yang di
                                                                                     terbitkan oleh Komite Nasional Kebijakan
                                                Softstruktur GCG                     Governansi tanggal 17 Oktober 2006
          Infrastruktur GCG                       (Mekanisme:                        (“Pedoman Umum GCG Indonesia KNKG”).
          (Organ Utama dan                       Kebijakan dan                     • ISO 26000 tentang Panduan Tanggung
          Organ Pendukung)                    Prosedur Operasional
                                                                                     Jawab Sosial.
                                                  Perusahaan)
                                                                                   • OECD 2004 Principles of Corporate
                                                                                     Governance dan Asian Corporate
                                                                                     Governance Scorecard (ACGS)

                Penerapan dan Pemantauan GCG di Lingkup
                         Mandiri Tunas Finance




                                                                                                                 PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                   Laporan Tahunan 2024           165
Page 166
                                      MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      STRUKTUR DAN MEKANISME
      CORPORATE GOVERNANCE

      GCG merupakan sistem sekaligus struktur dalam rangka memberi keyakinan kepada seluruh stakeholders bahwa
      Perseroan dikelola dan dikendalikan untuk melindungi kepentingan stakeholders sejalan dengan peraturan
      perundang-undangan dan prinsip-prinsipnya.


      Struktur Tata Kelola
      Struktur Tata Kelola Perusahaan yang Baik sebagaimana diatur dalam UU No. 46 Tahun 2024, terdiri dari tiga Organ
      Utama Perseroan, yaitu:
      • Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
       Organ Perusahaan yang mempunyai wewenang yang tidak diberikan kepada Direksi atau Dewan Komisaris dalam
       batas yang ditentukan dalam Undang-Undang Perseroan Terbatas No. 40 Tahun 2007 dan/atau Anggaran Dasar.
      • Dewan Komisaris
       Organ Perusahaan yang bertugas melakukan pengawasan secara umum dan atau khusus sesuai dengan
       Anggaran Dasar serta memberikan nasihat kepada Direksi.
      • Direksi
       Organ Perusahaan yang berwenang dan bertanggung jawab penuh atas pengurusan Perseroan untuk kepentingan
       Perseroan, sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan serta mewakili Perseroan baik di dalam maupun di luar
       pengadilan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar.


      Selain organ utama, Mandiri Tunas Finance memiliki organ-organ pendukung guna membantu kerja Dewan
      Komisaris dan Direksi sebagaimana disampaikan dalam bagan struktur tata kelola Perseroan sebagai berikut:

                                   Struktur Tata Kelola Perusahaan Mandiri Tunas Finance

            Transparency             Accountability      Responsibility      Independency                 Fairness


                                                            RUPS


                         Dewan Komisaris                                                  Direksi

                            Komite Audit                                         Corporate Secretary

                  Komite Nominasi & Remunerasi                                       Risk Management

                      Komite Pemantau Risiko                                           Internal Audit

                                                                                     Legal & Litigation

                                                                                       UKK APU PPT

                                                                                           ALCO

                                                                                       Komite Kredit

                                                                               Komite Manajemen Risiko

                                                                                     Komite Anti Fraud

                                                                          Komite Pengarah Teknologi Informasi



                                              Auditor Eksternal (Audit Independen)



166     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 167
                                                                                              >>       Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                                          05
Keberhasilan dalam menerapkan GCG di dalam Perseroan sangat bergantung kepada hubungan antar organ
Perseroan dimana berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku dengan tegas telah memisahkan
tugas dan wewenang Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Direksi, dan Dewan Komisaris. Ketiga organ
Perseroan tersebut selalu berhubungan atas dasar prinsip-prinsip kebersamaan dan rasa saling menghargai,
menghormati fungsi dan peranan masing-masing dibantu oleh organ-organ pendukung dan bertindak demi
kepentingan Perseroan. Setiap keputusan dan tindakan yang dijalankan dilandasi oleh itikad baik, nilai moral
dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan kebijakan yang dimiliki oleh Perseroan dengan
kesadaran akan adanya tanggung jawab sosial Perseroan terhadap stakeholders maupun kelestarian lingkungan
di sekitar Perseroan.


Mekanisme Tata Kelola Perusahaan
Mekanisme GCG terdiri dari berbagai peraturan dan kebijakan yang mengatur lingkup tanggung jawab organ
GCG, dan hubungan kerja antar organ GCG; termasuk dengan pemangku kepentingan baik internal maupun
eksternal. Perseroan telah memiliki mekanisme GCG meliputi Anggaran Dasar, Pedoman Tata Kelola atau Good
Corporate Governance yang telah disahkan. Perseroan terus melakukan penyempurnaan kebijakan GCG (soft-
structure GCG) yang dimiliki agar sejalan dengan kebutuhan proses bisnis maupun ketentuan pelaksanaan GCG
bagi Perusahaan.


Selain pedoman GCG, Perseroan telah menyusun Code of Conduct, Board Manual, Pedoman Pengendalian
Gratifikasi, Pedoman Sistem Pengaduan Pelanggaran (Whistleblowing System), Piagam Komite Audit, Piagam
Audit Internal dan berbagai kebijakan dan prosedur dalam mendukung terlaksananya tata kelola yang baik.
Seluruh kebijakan dan prosedur tersebut bertujuan untuk mendorong Perseroan mampu melakukan check and
balance pada setiap aktivitas bisnis berdasarkan prinsip-prinsip GCG yang berlaku.


Kebijakan dan Prosedur             Penetapan

Anggaran Dasar                     Akta No. 160 Tanggal 29 September 2023 yang dibuat Muhammad Kholid Artha, S.H., Notaris di Jakarta.

Pedoman Tata Kelola                Ditetapkan melalui Surat Keputusan No. 03, efektif berlaku sejak 1 April 2016 dan telah disetujui
Perusahaan yang Baik               oleh Direksi.

Board Manual (Buku Panduan         Ditetapkan tanggal 27 Agustus 2015 yang telah ditandatangani oleh Dewan Komisaris.
Dewan Komisaris dan Direksi)

Kode Etik (Code of Conduct/CoC)    Ditetapkan tanggal 11 Maret 2013.

Piagam Komite Audit                Telah dilakukan pembaharuan dan disahkan pada tanggal 30 Juli 2020 yang telah ditandatangani oleh
                                   seluruh anggota Dewan Komisaris dan Komite Audit.

Piagam Komite Nominasi             Ditetapkan tanggal 4 Agustus 2015 yang telah ditandatangani oleh seluruh Dewan Komisaris.
& Remunerasi

Piagam Komite Pemantau Risiko      Ditetapkan tanggal 24 November 2016 yang telah ditandatangani oleh seluruh anggota Komite
                                   Pemantau Risiko dan Dewan Komisaris.

Piagam Audit Internal              Telah dilakukan pembaharuan dan disahkan oleh Direksi dan disetujui oleh Dewan Komisaris tanggal
                                   30 November 2020.

Piagam Sekretaris Perusahaan       Ditetapkan melalui SOP No.03/PGN/06/2016 yang telah diterbitkan tanggal 23 Desember 2016 dan
                                   telah melalui perbaikan/revisi pada tanggal 14 Desember 2018, yang telah disetujui oleh Direksi.

Pedoman Sistem                     Ditetapkan melalui SOP No. 03/PGN/01/2016, efektif berlaku tanggal 28 Desember 2016 yang telah
Pengendalian Internal              disetujui oleh Direksi.

Pedoman Manajemen Risiko           Ditetapkan melalui SOP No. 03/PGN/07/2016 yang telah diterbitkan tanggal 27 Desember 2016 dan
                                   telah melalui perbaikan/revisi pada 11 November 2019 yang telah disetujui oleh Direksi.

Pedoman Pengadaan                  Ditetapkan melalui SOP No. 02/PGA/01/2017 efektif berlaku sejak 1 Juni 2017 dan telah disetujui oleh
Barang dan Jasa                    Direksi dan telah melalui perbaikan/revisi pada 11 November 2019 yang telah disetujui oleh Direksi.

Pedoman Pengendalian Gratifikasi   Ditetapkan melalui SOP No. 03/PGN/10/2018 efektif berlaku sejak 17 September 2018 dan telah melalui
                                   perbaikan/revisi pada 15 November 2019 dan 1 September 2020 yang telah disetujui oleh Direksi.




                                                                                                           PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                             Laporan Tahunan 2024         167
Page 168
                                     MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      SOSIALISASI DAN INTERNALISASI
      TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK

      Sebagai bentuk komitmen Perseroan untuk selalu menerapkan kegiatan usaha dan pelaksanaan operasional
      Perseroan sesuai dengan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik, maka Perseroan selalu memberikan bekal
      kepada setiap pegawai baru dan pegawai yang ada untuk dilakukan sosialisasi penerapan GCG. Selama tahun 2024,
      Perseroan telah melakukan sosialisasi penerapan GCG sebanyak 4 (empat) kali dengan detail sebagai berikut:


       No.   Tanggal            Materi Pelatihan                                Divisi/Regional/Program HC

        1    18 Januari 2024    Penerapan Tata Kelola Yang Baik                 Program Management Trainee Batch 17

       2     21 Februari 2024   Training Awareness Sistem Manajemen Anti        Divisi Legal, Divisi Corporate Secretary, Divisi Corp. Risk
                                Penyuapan (SMAP)                                Management, Divisi Human Capital & HC Learning, Divisi Treasury
                                                                                & Finance, Divisi Retail Risk Management, Divisi Business &
                                                                                Operation Support Management, Divisi Internal Audit

       3     07 Juni 2024       Penerapan Tata Kelola Yang Baik                 Program Management Trainee Batch 18

       4     27 Agustus 2024    Training Internal Audit Sistem Manajemen Anti   Divisi Legal, Divisi Corporate Secretary, Divisi Corp. Risk
                                Penyuapan (SMAP)                                Management, Divisi Human Capital & HC Learning, Divisi Treasury
                                                                                & Finance, Divisi Retail Risk Management, Divisi Business &
                                                                                Operation Support Management, Divisi Internal Audit




      PERKEMBANGAN PENERAPAN TATA KELOLA PERUSAHAAN
      YANG BAIK DAN APRESIASI DI TAHUN 2024

      Pada tahun 2024, Mandiri Tunas Finance meraih Indonesia Good Corporate Governance Award 2024 dengan kategori
      Trusted Company Based on Corporate Governance Perception Index (CGPI) dengan skor sebesar 84,01. CGPI adalah
      program riset dan pemeringkatan penerapan GCG pada perusahaan-perusahaan melalui survei terhadap praktik
      GCG yang menghasilkan skor Corporate Governance Perception Index (CGPI). CGPI Awards diselenggarakan oleh
      The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG) bekerja sama dengan Majalah SWA dan kepesertaannya
      meliputi perusahaan dari Emiten, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Perbankan,
      Perbankan Syariah dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).




      PENILAIAN: EVALUASI, PEMANTAUAN, DAN PENINGKATAN
      PENERAPAN TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK

      Secara berkala Perseroan melaksanakan penilaian penerapan GCG (Penilaian GCG) untuk mengukur tingkat
      kepatuhan penerapan GCG dengan mengacu pada peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Evaluasi
      bertujuan untuk mengukur efektivitas dari implementasi GCG yang telah dilaksanakan sebagai dasar untuk
      melakukan perbaikan terhadap seluruh kebijakan penerapan GCG di lingkup Perseroan. Penilaian dilakukan melalui
      2 (dua) metode yaitu Self Assessment Tata Kelola Perusahaan Pembiayaan dan Kelompok Usaha Mandiri grup, serta
      penilaian pihak eksternal melalui rating Corporate Governance Perception Index (CGPI).




168     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 169
                                                                                  >>   Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                    05
   Metode Penilaian Penerapan GCG di Lingkup Mandiri Tunas Finance terdiri dari dua yaitu:




                                 Self Assessment               Penilaian pihak
                                    Tata Kelola               eksternal melalui
                                   Perusahaan                 rating Corporate
                                 Pembiayaan dan                 Governance
                                 Kelompok Usaha               Perception Index
                                  Mandiri grup.                    (CGPI).




A. Self Assessment Tata Kelola Perusahaan Pembiayaan dan Kelompok Usaha
   Mandiri Grup
  Penilaian penerapan GCG yang utama dilakukan oleh Perusahaan adalah penilaian berkala dengan menggunakan
  pendekatan Self Assessment yang mengacu kepada 2 (dua) sifat entitas Perusahaan, yaitu sebagai perusahaan
  pembiayaan yang memiliki kepatuhan terhadap ketentuan OJK, serta sebagai bagian dari Mandiri grup yang
  terikat dengan Konglomerasi Keuangan.
  Dasar dan Metode Penilaian
  Penilaian GCG melalui Self Assessment ini mengacu kepada 2 (dua) ketentuan, yaitu:
  1. POJK No. 48 Tahun 2024 tentang Tata Kelola Yang Baik Bagi Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal
     Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya.
     Dengan perincian pembahasan sebagai berikut:
     a. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi, Dewan Komisaris, dan DPS;
     b. Kelengkapan dan pelaksanaan tugas komite dan satuan kerja yang menjalankan fungsi pengendalian
        internal;
     c. Penanganan Benturan Kepentingan;
     d. Penerapan fungsi kepatuhan, audit internal, dan audit eksternal;
     e. Penerapan manajemen risiko dan sistem pengendalian internal;
     f. Penerapan kebijakan remunerasi;
     g. Transparansi kondisi keuangan dan non-keuangan;
     h. Rencana bisnis sebagai rencana kerja dan anggaran tahunan serta rencana jangka Panjang;
     i. Pengungkapan kepemilikan saham anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang mencapai 50% atau lebih;
     j. Hubungan keuangan dan hubungan keluarga Direksi;
     k. Hubungan keuangan dan hubungan keluarga Dewan Komisaris;
     l. Pengungkapan hal-hal penting lainnya kepada OJK
  2. POJK No. 18/POJK.03/2014 serta SEOJK No. 15/SEOJK.03/2015 tentang
     Penerapan Tata Kelola Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan.
     Dengan perincian pembahasan sebagai berikut:
     a. Persyaratan calon anggota Direksi dan calon anggota Dewan Komisaris;
     b. Persyaratan calon anggota Dewan Pengawas Syariah;
     c. Struktur Direksi dan Dewan Komisaris;
     d. Struktur Dewan Pengawas Syariah;
     e. Independensi tindakan Dewan Komisaris;



                                                                                         PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                           Laporan Tahunan 2024     169
Page 170
                                          MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




           f. Pelaksanaan fungsi pengurusan LJK oleh Direksi;
           g. Pelaksanaan fungsi pengawasan oleh Dewan Komisaris;
           h. Pelaksanaan fungsi pengawasan oleh Dewan Pengawas Syariah;
           i. Pelaksanaan fungsi kepatuhan, fungsi audit intern, dan pelaksanaan audit ekstern;
           j. Pelaksanaan fungsi manajemen risiko;
           k. Kebijakan remunerasi; dan
           l. Pengelolaan benturan kepentingan.


       Penilaian atas pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan yang Baik dilakukan secara internal dengan tetap memegang
       independensi sehingga hasilnya mencerminkan kondisi yang sebenarnya.

                                          Penilaian Penerapan GCG Tahun Buku 2022-2024
        Kriteria                                           2024                                  2023                               2022
        Jenis Penilaian                        Self Assessment                       Self Assessment                 Self Assessment

        Assessor/Penilai                       Internal Perusahaan                   Internal Perusahaan             Internal Perusahaan

                                               1 Januari 2024 sampai dengan          1 Januari 2023 sampai dengan    1 Januari 2022 sampai dengan
        Periode Penerapan
                                               31 Desember 2024                      31 Desember 2023                31 Desember 2022

        Tahun Ukur                             Tahun Buku 2024                       Tahun Buku 2023                 Tahun Buku 2022



            Uraian Hasil Self Assessment Penerapan GCG Perseroan untuk Tahun Buku 2022- 2024

                                                                     2024                              2023                          2022
        Uraian
                                                          Semester 1      Semester 2        Semester 1     Semester 2    Semester 1        Semester 2

        Direksi                                               1,36            1,36             1,33           1,33           1,44             1,22

        Dewan Komisaris                                       1,33            1,22             1,70           1,40           1,50             1,30

        Dewan Pengawas Syariah                                N/A             N/A               N/A           N/A            N/A              N/A

        Komite Tata Kelola Terintegrasi                       1,00            1,00             1,00           1,00           1,00             1,00

        Satuan Kerja Kepatuhan (T)                            1,67            1,33             1,50           1,50           1,75             1,50

        Satuan Kerja Audit Internal (T)                       1,28            1,00             1,00           1,00           1,33             1,33

        Penerapan Manajemen Risiko (T)                        1,33            1,17             1,40           1,40           1,40             1,40

        Pedoman Tata Kelola Terintegrasi (T)                  1,33            1,00             1,33           1,33           1,33             1,33

        Benturan Kepentingan                                  1,00            1,00             1,00           1,00           1,00             1,00

        Kebijakan Remunerasi                                  1,00            1,00             1,00           1,00           1,00             1,00

        Nilai Akhir                                           1,25            1,25             1,12           1,22           1,31             1,23



                   Hasil Penilaian Self Assessment Tata Kelola Terintegrasi Tahun Buku 2022-2024
         Tahun        Peringkat/Skor       Definisi Peringkat
                                           Konglomerasi Keuangan dinilai telah melakukan penerapan Tata Kelola Terintegrasi yang secara umum
                                           sangat baik. Hal ini tercermin dari pemenuhan yang memadai atas penerapan prinsip Tata Kelola Terintegrasi.
          2024                 1
                                           Apabila terdapat kelemahan dalam penerapan Tata Kelola Terintegrasi, secara umum kelemahan tersebut
                                           kurang signifikan dan dapat segera dilakukan perbaikan oleh Entitas Utama dan/atau LJK.

                                           Konglomerasi Keuangan dinilai telah melakukan penerapan Tata Kelola Terintegrasi yang secara umum
                                           sangat baik. Hal ini tercermin dari pemenuhan yang memadai atas penerapan prinsip Tata Kelola Terintegrasi.
          2023                 1
                                           Apabila terdapat kelemahan dalam penerapan Tata Kelola Terintegrasi, secara umum kelemahan tersebut
                                           kurang signifikan dan dapat segera dilakukan perbaikan oleh Entitas Utama dan/atau LJK.

                                           Konglomerasi Keuangan dinilai telah melakukan penerapan Tata Kelola Terintegrasi yang secara umum
                                           sangat baik. Hal ini tercermin dari pemenuhan yang memadai atas penerapan prinsip Tata Kelola Terintegrasi.
          2022                 1
                                           Apabila terdapat kelemahan dalam penerapan Tata Kelola Terintegrasi, secara umum kelemahan tersebut
                                           kurang signifikan dan dapat segera dilakukan perbaikan oleh Entitas Utama dan/atau LJK.




170   PT Mandiri Tunas Finance
      Laporan Tahunan 2024
Page 171
                                                                                >>          Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                           05
  Tindak Lanjut Hasil Penilaian Penerapan GCG Tahun Buku 2023
  Komitmen Perseroan dalam menyempurnakan implementasi GCG di antaranya dilakukan dengan menindaklanjuti
  rekomendasi dalam penilaian GCG. Berikut tindak lanjut dari hasil penilaian penerapan GCG tahun 2023:
  1. Penyusunan Kebijakan Anti Penyuapan dan Kebijakan Tata Kelola, penyusunan SOP Sistem Manajemen
     Anti Penyuapan (SMAP), penginian kebijakan pengendalian, penginian SOP Strategi Anti Fraud dan SOP
     Pengendalian Gratifikasi, penginian SOP Compliance, SOP Manajemen Risiko, SOP Business Continuity
     Management (BCM), SOP Pengelolaan Permodalan, SOP Korporasi dan Strategi Perusahaan, SOP
     Perlindungan Konsumen & Masyarakat, Penginian PTO Penerapan Strategi Anti Fraud, PTO Audit Monitoring
     System, PTO Business Continuity Management dan PTO Laporan Transaksi Keuangan Mencurigakan dan
     Laporan Transaksi Keuangan Tunai.
  2. Dalam hal meningkatkan integritas Perseroan, pada tahun 2024 telah dilakukan implementasi ISO 37001
     Sistem Manajemen Anti Penyuapan, dan telah mendapatkan kelulusan audit sertifikasi.
  3. Perseroan juga melakukan implementasi SmartAML untuk mengakomodasi proses pemantauan transaksi-
     transaksi keuangan mencurigakan dan proses Know Your Customer (KYC) yang terintegrasi sebagai bentuk
     implementasi atas POJK No. 8 Tahun 2023 Tentang Penerapan Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan
     Pendanaan Terorisme, Dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal di Sektor Jasa
     Keuangan.



B. Penilaian Pihak Eksternal oleh Corporate Governance Perception Index (CGPI)
  Perseroan secara berkala mengikuti survei Corporate Governance Perception Index (CGPI) setiap tahun yang
  diadakan oleh Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG) yang menghasilkan rating dan berbagai
  rekomendasi bagi penerapan GCG di lingkup Perseroan.
  Dasar dan Metode Penilaian
  CGPI mengembangkan metode penilaian dan aspek penilaian yang terdiri dari 2 (dua) tahapan, yaitu tahapan
  analisis dan observasi. Tahapan analisis dilakukan melalui metode pengisian kuesioner (self assessment) dan
  penilaian dokumen perusahaan peserta, dilanjutkan dengan tahapan observasi melalui paparan eksekutif dan
  diskusi dengan organ perusahaan peserta. Aspek penilaian CGPI mencakup struktur governansi (governance
  structure), proses governansi (governance process), dan hasil governansi (governance outcome). Penilaian
  CGPI menggunakan acuan penerapan GCG yang bersifat wajib (mandatory) dan praktik terbaik yang berlaku
  umum (best practices) serta pendekatan dengan perspektif stakeholder dimana hubungan dengan seluruh
  pemangku kepentingan (stakeholder) semakin penting dalam menjaga kesinambungan bisnis perusahaan
  dalam jangka panjang.


  Skor Penilaian
  Setiap tahun, skor penilaian Perseroan terus mengalami peningkatan sebagai hasil dari pembenahan secara
  berkesinambungan yang dilakukan Perseroan terhadap penerapan GCG. Adapun perkembangan skor penilaian
  CGPI Perseroan selama 5 (lima) tahun berturut-turut dapat dilihat pada bagan di bawah ini.

        Hasil Penilaian Penerapan GCG Berdasarkan Aspek dan Indikator Tahun 2022 – 2024

                                                   2024                      2023                         2022
  Aspek & Indikator Penilaian
                                           Bobot      Nilai Akhir   Bobot       Nilai Akhir       Bobot      Nilai Akhir

  Aspek Struktur Governansi                33,33          28,04     33,10           27,70         23,33          22,98

  Aspek Proses Governansi                  33,34          28,03     32,81           27,28         31,79          31,41

  Aspek Hasil Governansi                   33,33          27,94     34,09           28,12         28,12          27,64

  Total Skor CGPI & Rating                100,00          84,01     100,00          83,10        100,00          82,03
  Predikat                                            (Tepercaya)               (Tepercaya)                  (Tepercaya)




                                                                                              PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                Laporan Tahunan 2024       171
Page 172
                                 MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




                                         81,50



                                                  81,71



                                                           82,03



                                                                      83,10



                                                                               84,01
      Skor Penilaian CGPI
      5 Tahun




                                       2020      2021     2022       2023     2024




       Tindak Lanjut Penerapan GCG Tahun 2023
       Skor penilaian CGPI Perseroan pada tahun 2024 sebesar 84,01 dengan pengelompokan Perusahaan ke dalam
       kelompok perusahaan “Tepercaya”. Hasil CGPI tersebut menunjukkan prestasi sehingga dapat menggambarkan
       bahwa Organ Perusahaan dan segenap anggota Perseroan telah berkomitmen dan melakukan upaya yang
       bersungguh-sungguh dan konsisten dalam mengimplementasikan GCG dan mengelola transformasi model
       bisnis perusahaan berdasarkan prinsip GCG sehingga bergerak berubah menuju kondisi yang menciptakan nilai
       bagi stakeholders.


       Berdasarkan hasil assessment GCG tersebut, Perseroan memperoleh sejumlah rekomendasi yang menjadi Area
       of Improvement (AoI) dalam proses peningkatan kualitas penerapan GCG di lingkungan Perseroan antara lain:
       Rekomendasi Konseptual
       1. Perseroan diharapkan terus mampu mengembangkan program pembangunan kematangan sesuai dengan
          konsep yang telah tersedia, termasuk konsep di level internasional. Bagi Perseroan yang telah menjalankan
          pilihan konsep membangun kematangan diharapkan mampu menjalankannya secara konsisten dan
          berkelanjutan.
       2. Perseroan diharapkan mampu mengembangkan konsep kematangan prinsip GCG melalui perencanaan bisnis
          Perseroan yang menghasilkan skenario bisnis sesuai tuntutan keberhasilan di dunia industri dan bisnisnya,
          melalui penetapan sasaran strategis yang komprehensif dan terintegrasi dengan kebijakan, program, dan
          kegiatan strategisnya.
       Rekomendasi Teknis
       1. Perseroan diharapkan mampu merancang inisiatif membangun kematangan bisnis yang berkelanjutan
          dengan mempertimbangkan faktor pendorong dan penghambat daya saing Perseroan.
       2. Perseroan diharapkan mampu melaksanakan secara disiplin program membangun kematangan yang telah
          menjadi inisiatif dan melakukan evaluasi secara berkala.
       3. Perseroan diharapkan mampu menyesuaikan penerapan konsep tata kelola perusahaan yang telah
          berkembang, seperti berbasis standar sistem mutu (ISO), di antaranya dengan menerapkan standar
          sistem yang baru disahkan seperti Model Kematangan Tata Kelola Organisasi (ISO 37004:2023) dan Sistem
          Manajemen Risiko (ISO 31050:2023).




172   PT Mandiri Tunas Finance
      Laporan Tahunan 2024
Page 173
                                                                             >>     Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                   05
STRUKTUR ORGAN TATA KELOLA
PERUSAHAAN YANG BAIK

Struktur Organ Tata Kelola Perusahaan yang Baik terdiri dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Dewan
Komisaris dan Direksi. Perusahaan menganut sistem (dua) badan atau two tier system, yaitu Dewan Komisaris
dan Direksi dengan kewenangan dan tanggung jawab yang jelas sesuai fungsinya masing-masing sebagaimana
diamanahkan dalam peraturan dan perundang-undangan serta anggaran dasar. Perseroan juga mengikutsertakan
beberapa aspek penting yang berperan untuk mendukung penguatan kontrol dan pengelolaan terhadap Perseroan,
terdiri dari organ pendukung yang meliputi Sekretaris Perusahaan, Audit Internal, Manajemen Risiko, Satuan Kerja
Kepatuhan dan beberapa komite serta satuan kerja lainnya yang berada di bawah Direksi hingga Komite Audit,
Komite Nominasi & Remunerasi dan Komite Pemantau Risiko yang berada di bawah Dewan Komisaris. Selain
itu, terdapat proses audit independen atas laporan keuangan dan laporan lainnya yang dilakukan oleh akuntan
eksternal dalam memperkuat kontrol khususnya terkait laporan kinerja Perseroan. Struktur tersebut telah sesuai
dengan ketentuan regulasi yang berlaku di Indonesia.



                           RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM (RUPS)

Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS”) adalah organ Perseroan yang memiliki wewenang yang tidak diberikan
kepada Dewan Komisaris atau Direksi dalam batas yang ditentukan dalam Anggaran Dasar dan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.


Jenis RUPS
Berdasarkan ketentuan UUPT dan Anggaran Dasar Perusahaan, RUPS terdiri dari:
1. RUPS Tahunan, yaitu RUPS yang bersifat rutin diselenggarakan tiap tahun, yang terdiri dari RUPS Tahunan
   tentang Persetujuan Laporan Tahunan dan Pengesahan Laporan Keuangan, serta RUPS Tahunan tentang
   Pengesahan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan.
2. RUPS Luar Biasa (RUPSLB), yaitu RUPS yang diadakan sewaktu-waktu apabila dipandang terdapat hal- hal
   tertentu yang memerlukan pembahasan dan pengambilan keputusan yang sifatnya mendesak dan signifikan.


Sebagaimana disebutkan dalam pasal 91 UUPT, Pemegang Saham juga dapat mengambil keputusan di luar RUPS
(“Keputusan RUPS Sirkuler”) yang mempunyai kekuatan hukum mengikat yang sama dengan RUPS secara fisik.
Keputusan RUPS Sirkuler berkekuatan hukum setara keputusan RUPS dengan syarat semua pemegang saham
dengan hak suara menyetujui secara tertulis dengan menandatangani keputusan tersebut.


Wewenang RUPS
Wewenang RUPS di antaranya adalah mengangkat dan memberhentikan Direktur dan Komisaris, memutuskan
pembagian tugas dan wewenang pengurusan di antara Direktur, meminta pertanggungjawaban Dewan Komisaris
dan Direksi atas pengelolaan Perusahaan, mengubah permodalan, mengubah Anggaran Dasar, merencanakan
penggunaan laba, penggabungan, peleburan, pengambilalihan dan pembubaran Perusahaan, serta pembentukan
anak perusahaan.




                                                                                        PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                          Laporan Tahunan 2024     173
Page 174
                                   MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      Pemegang Saham Mandiri Tunas Finance
      Pemegang Saham sebagai pemilik modal memiliki hak dan tanggung jawab sesuai dengan peraturan perundang-
      undangan dan anggaran dasar Perusahaan. Pemegang Saham Perusahaan terdiri dari PT Bank Mandiri (Persero)
      Tbk sebanyak 51% dan PT Tunas Ridean sebanyak 49%.


      Hak dan Tanggung Jawab Pemegang Saham
      Perusahaan senantiasa memenuhi serta memperhatikan hak-hak Pemegang Saham secara setara tanpa
      membedakan antara pemegang saham mayoritas maupun minoritas. Kesetaraan pemenuhan hak kepada
      seluruh pemegang saham dapat dilihat dari pemberitahuan informasi prapelaksanaan, pelaksanaan dan pasca
      pelaksanaan RUPS sebagaimana yang diwajibkan dalam ketentuan yang berlaku. Sebelum RUPS dilaksanakan,
      Perusahaan akan melakukan pemanggilan dalam jangka waktu paling lambat 14 hari terhitung sejak penetapan
      tanggal pelaksanaan RUPS.


      Hak-hak pemegang saham meliputi:
      1. Mengusulkan, menyetujui pengangkatan dan pemberhentian Dewan Komisaris dan Direksi.
      2. Menyetujui perubahan anggaran dasar termasuk perubahan modal.
      3. Menyetujui penggabungan, peleburan, pengambilalihan dan pemisahan Perusahaan, pengajuan permohonan
         agar Perusahaan dinyatakan pailit, dan pembubaran.
      4. Meminta laporan dan penjelasan mengenai hal tertentu kepada Direksi dan Dewan Komisaris Perusahaan
         dengan memperhatikan peraturan yang berlaku di bidang pasar modal di Indonesia.
      5. Setiap satu saham memberikan 1 (satu) hak suara.
      6. Menghadiri dan mengeluarkan suara dalam RUPS.
      7. Menerima pembayaran dividen dan sisa kekayaan hasil likuidasi.
      8. Menjalankan hak lainnya berdasarkan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.


      Mekanisme Penyelenggaraan RUPS Perseroan
      Dalam hal tata cara penyelenggaraan RUPS, Perusahaan mengacu pada Undang-Undang No. 40 Tahun 2007
      tentang Perusahaan Terbatas dan Anggaran Dasar Perusahaan, serta aturan lain yang terkait.




174     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 175
                                                                                                 >>       Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                                                05
Penyelenggaraan RUPS Tahun 2024
Selama tahun 2024, Perseroan melaksanakan RUPS sebanyak 3 (tiga) kali yaitu:
1. 1 (satu) kali Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang dilaksanakan secara sirkuler yang termuat dalam
   Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Nomor 235 dan 236 tanggal 28 Juni 2024. Adapun agenda
   dan keputusannya sebagai berikut:


Agenda                                           Keputusan dan Realisasi

Persetujuan Laporan Tahunan dan Laporan          1.   Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan
Tugas Pengawasan Dewan Komisaris serta                Komisaris Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
Pengesahan Laporan Keuangan Perseroan                 dan mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada
untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal           tanggal 31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono,
31 Desember 2023 termasuk memberikan                  Sungkoro & Surja (a member firm of Ernst & Young), dengan opini “Menyajikan secara
pembebasan dan pelunasan tanggung jawab               wajar dalam semua hal yang material” sebagaimana dinyatakan dalam laporan Nomor
sepenuhnya (volledig acquit et de charge)             00026/2.1032/AU.1/09/1008-1/1/I/2024 tertanggal 22 Januari 2024.
terhadap seluruh anggota Direksi dan Anggota     2.   Atas disetujuinya Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan
Dewan Komisaris Perseroan sehubungan                  Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember
dengan Pengurusan dan Pengawasan Perseroan            2023 serta disahkannya Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir
yang telah dijalankan selama tahun buku yang          pada tanggal 31 Desember 2023, maka Keputusan Sirkuler ini memberikan pembebasan
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023,               dan pelunasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) terhadap
sepanjang aktivitas tersebut tercermin dalam          seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris sehubungan dengan pengurusan dan
Laporan Tahunan.                                      pengawasan Perseroan yang telah dijalankan, selama tahun buku yang berakhir pada
                                                      tanggal 31 Desember 2023, sejauh tindakan tersebut bukan merupakan tindakan pidana
                                                      dan tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan untuk
                                                      tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.

                                                 Realisasi: Laporan Tahunan periode Tahun 2023 telah disetujui pada tanggal 17 April 2024
                                                 oleh Komisaris Utama dan Direktur Utama Perseroan dan laporan Keuangan Periode 31
                                                 Desember 2023 telah disahkan oleh Direktur Perseroan pada tanggal 22 Januari 2024. Kedua
                                                 laporan tersebut telah dilaporkan kepada regulator sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
                                                 Status: Terealisasi

Persetujuan Penggunaan Laba Bersih Perseroan     1.   Menyetujui dan menetapkan penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk tahun buku
untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31        2023 sebesar Rp1.161.100.986.270 (satu triliun seratus enam puluh satu miliar seratus
Desember 2023.                                        juta sembilan ratus delapan puluh enam ribu dua ratus tujuh puluh Rupiah) yaitu
                                                      sebagai berikut:
                                                      a. Sejumlah 30% (tiga puluh persen) dari laba bersih Perseroan atau sebesar
                                                          Rp348.330.295.881 (tiga ratus empat puluh delapan miliar tiga ratus tiga puluh
                                                          juta dua ratus sembilan puluh lima ribu delapan ratus delapan puluh satu Rupiah)
                                                          ditetapkan sebagai dividen Perseroan.
                                                      b. Sejumlah 70% (tujuh puluh persen) dari laba bersih Perseroan atau sebesar
                                                          Rp812.770.690.389 (delapan ratus dua belas miliar tujuh ratus tujuh puluh
                                                          juta enam ratus sembilan puluh ribu tiga ratus delapan puluh sembilan Rupiah)
                                                          ditetapkan sebagai laba ditahan Perseroan.
                                                 2.   Memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi Perseroan untuk mengatur tata cara
                                                      alokasi laba bersih Perseroan tersebut di atas sesuai dengan peraturan perundang-
                                                      undangan yang berlaku.

                                                 Realisasi: Perseroan telah membagikan dividen sesuai dengan keputusan RUPS kepada
                                                 pemegang saham Perseroan.
                                                 Status: Terealisasi.

Persetujuan Penunjukan Kantor Akuntan Publik     1.   Menetapkan Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja (a member firm
dan Akuntan Publik untuk mengaudit Laporan            of Ernst & Young Global Limited) dan Akuntan Publik Yasir, untuk mengaudit Laporan
Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku yang              Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.
akan berakhir pada tanggal 31 Desember 2024      2.   Memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menetapkan
dan Penetapan Biaya/Honorariumnya.                    honorarium dan persyaratan lainnya bagi Kantor Akuntan Publik dan Akuntan Publik
                                                      tersebut, serta menetapkan Kantor Akuntan Publik dan/atau Akuntan Publik pengganti
                                                      dalam hal Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja (a member firm of Ernst
                                                      & Young Global Limited) dan/atau Akuntan Publik Yasir, karena sebab apa pun tidak dapat
                                                      menyelesaikan proses audit Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir
                                                      pada tanggal 31 Desember 2024. Apabila terdapat pergantian Kantor Akuntan Publik dan/
                                                      atau Akuntan Publik, Dewan Komisaris memberikan laporan kepada Pemegang Saham.

                                                 Realisasi: Laporan keuangan audited periode 31 Desember 2024 telah selesai dilakukan
                                                 dan disahkan pada tanggal 24 Januari 2025 dengan menggunakan Kantor Akuntan Publik
                                                 Purwantono, Sungkoro & Surja (a member firm of Ernest & Young Global Limited) dan Akuntan
                                                 Publik Yasir, CPA.
                                                 Status: Terealisasi.




                                                                                                               PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                 Laporan Tahunan 2024           175
Page 176
                                        MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      Agenda                                             Keputusan dan Realisasi

      Penetapan Tantiem Bagi Anggota Direksi dan         Memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan dengan terlebih
      Dewan Komisaris Perseroan untuk Tahun Buku         dahulu mendapat persetujuan pemegang saham mayoritas dan diketahui oleh pemegang
      yang berakhir pada 31 Desember 2023 serta          saham pengendali lainnya untuk menetapkan:
      penetapan Gaji Anggota Direksi dan Honorarium      a. Tantiem atas kinerja anggota Direksi dan Dewan Komisaris untuk tahun buku yang
      Anggota Dewan Komisaris dan Pemberian                  berakhir pada tanggal 31 Desember 2023; dan
      Fasilitas, Benefit dan/atau Tunjangan Lainnya      b. Gaji anggota Direksi dan honorarium anggota Dewan Komisaris dan pemberian fasilitas,
      untuk Tahun Buku 2024.                                 benefit dan/atau tunjangan lainnya untuk tahun buku 2024.

                                                         Realisasi: Penetapan remunerasi bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi telah
                                                         ditetapkan dan diberikan sesuai dengan hasil keputusan yang ditetapkan.
                                                         Status: Terealisasi.

      Laporan      Pertanggungjawaban        Realisasi   Menerima Laporan Pertanggungjawaban Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran
      Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum               Umum Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Tahap I Tahun 2023 dan Laporan
      Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance    Pertanggungjawaban Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Obligasi
      Tahap I Tahun 2023 dan Penawaran Umum              Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Tahap II Tahun 2023.
      Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance
      Tahap II Tahun 2023.                               Realisasi: Penggunaan dana hasil penawaran umum Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri
                                                         Tunas Finance Tahap I dan II Tahun 2023 telah dilakukan sesuai rencana penggunaan dan
                                                         telah dilaporkan ke OJK.
                                                         Status: Terealisasi.

      Persetujuan   Perubahan    Susunan    Pengurus     1.   Menyetujui pengangkatan kembali:
      Perseroan.                                              a. Sdr. R. Eryawan Nurhariadi sebagai Direktur Perseroan untuk periode kedua.
                                                              b. Sdr. William Francis Indra sebagai Direktur Perseroan untuk periode kedua.
                                                              Pengangkatan tersebut di atas terhitung efektif sejak tanggal Keputusan Sirkuler ini
                                                              dan berakhir pada penutupan RUPST yang ke-3 (tiga) sejak pengangkatannya yang
                                                              akan diselenggarakan pada tahun 2027, dengan tidak mengurangi hak dari Rapat
                                                              Umum Pemegang Saham untuk sewaktu-waktu memberhentikannya.
                                                         2.   Menyetujui pengangkatan Sdr. Saptari sebagai Komisaris Perseroan untuk periode
                                                              pertama terhitung efektif sejak tanggal Keputusan Sirkuler ini dan berakhir pada
                                                              penutupan RUPST yang ke 3 (tiga) sejak pengangkatannya yang akan diselenggarakan
                                                              pada tahun 2027, dengan tidak mengurangi hak dari Rapat Umum Pemegang Saham
                                                              untuk sewaktu-waktu memberhentikannya.
                                                              Adapun penetapan pengangkatan Sdr. Saptari tersebut berlaku efektif setelah yang
                                                              bersangkutan mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan atas penilaian
                                                              kemampuan dan kepatutan (fit and proper test).
                                                         3.   Menyatakan bahwa terhitung mulai tanggal Keputusan Sirkuler ini, susunan pengurus
                                                              Perseroan menjadi sebagai berikut:

                                                               No.       Nama                                           Jabatan
                                                               Dewan Komisaris
                                                               1         Rico Adisurja Setiawan                         Komisaris Utama
                                                               2         Fendy Eventius Mugni                           Komisaris Independen
                                                               3         Saptari*                                       Komisaris
                                                               Direksi
                                                               1         Pinohadi Gautama Sumardi                       Direktur Utama
                                                               2         R. Eryawan Nurhariadi                          Direktur
                                                               3         William Francis Indra                          Direktur

                                                              *penetapan pengangkatan tersebut berlaku efektif sejak mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa
                                                              Keuangan atas penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test)


                                                         4.   Memberikan kewenangan dan kuasa kepada Direksi Perseroan untuk menindaklanjuti
                                                              Keputusan Rapat terkait pelaporan kepada regulator serta instansi terkait lainnya.

                                                         Realisasi: Bapak Saptari selaku Anggota Dewan Komisaris telah lulus uji kemampuan dan
                                                         kepatutan oleh Otoritas Jasa Keuangan, sehingga yang bersangkutan dapat melaksanakan
                                                         tugas dan tanggung jawab selaku anggota Dewan Komisaris Perseroan.
                                                         Status: Terealisasi.




176    PT Mandiri Tunas Finance
       Laporan Tahunan 2024
Page 177
                                                                                    >>       Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                                 05
Agenda                                Keputusan dan Realisasi

Agenda Lain-lain                      1.   Memberikan kuasa dengan hak substitusi kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan
                                           seluruh Keputusan Sirkuler ini dalam suatu akta notaris tersendiri, dan untuk
                                           selanjutnya memberitahukannya kepada pihak yang berwenang, serta melakukan
                                           semua dan setiap tindakan yang diperlukan sehubungan dengan keputusan tersebut
                                           sesuai dengan peraturan perundangan-undangan yang berlaku, apabila diperlukan dan
                                           untuk itu menghadap sehingga perlu, membuat, suruh membuat dan menandatangani
                                           akta dan surat-surat diperlukan, singkatnya melakukan apa pun juga untuk mencapai
                                           maksud tersebut tidak ada yang dikecualikan.
                                      2.   Tanggal Keputusan Sirkuler ini adalah tanggal tanda tangan terakhir dari perwakilan
                                           Pemegang Saham yang dinyatakan dalam Keputusan Sirkuler ini, dalam hal tanda
                                           tangan dari perwakilan Pemegang Saham tidak diberikan pada tanggal yang sama.
                                      3.   Keputusan Sirkuler ini dapat dibuat dalam beberapa rangkap yang secara bersama-
                                           sama merupakan satu kesatuan dari Keputusan Sirkuler ini.

                                      Status: Terealisasi.




2. 2 (dua) kali Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang dilaksanakan secara sirkuler yang termuat dalam
   Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Mandiri Tunas Finance No. 48
   tanggal 5 Juni 2024, serta dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT
   Mandiri Tunas Finance No. 16 tanggal 5 November 2024.


   Adapun agenda dan keputusannya adalah sebagai berikut:

                                           RUPSLB, 5 Juni 2024

Agenda                                Keputusan

Perubahan Susunan Anggota Dewan       1.   Menyetujui pengunduran diri Bapak Totok Priyambodo sebagai Komisaris Perseroan
Komisaris Perseroan.                       terhitung efektif sejak tanggal 07-03-2024 (tujuh Maret dua ribu dua empat) serta
                                           mengucapkan terima kasih atas sumbangan tenaga dan pikiran yang diberikan selama
                                           menjabat sebagai Komisaris Perseroan.
                                      2.   Menyatakan bahwa terhitung sejak tanggal 07-03-2024 (tujuh Maret dua ribu dua
                                           empat) susunan anggota Dewan Komisaris Perseroan menjadi sebagai berikut:

                                            Nama                                       Jabatan

                                            Dewan Komisaris

                                            Rico Adisurja Setiawan                     Komisaris Utama

                                            Fendy Eventius Mugni                       Komisaris Independen

Agenda Lain-lain                      1.   Memberikan kuasa dengan hak substitusi kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan
                                           seluruh Keputusan Sirkuler ini dalam suatu akta notaris tersendiri, dan untuk
                                           selanjutnya memberitahukannya kepada pihak yang berwenang, serta melakukan
                                           semua dan setiap tindakan yang diperlukan sehubungan dengan keputusan tersebut
                                           sesuai dengan peraturan perundangan-undangan yang berlaku, apabila diperlukan dan
                                           untuk itu menghadap sehingga perlu, membuat, suruh membuat dan menandatangani
                                           akta dan surat-surat diperlukan, singkatnya melakukan apa pun juga untuk mencapai
                                           maksud tersebut tidak ada yang dikecualikan.
                                      2.   Tanggal Keputusan Sirkuler ini adalah tanggal tanda tangan terakhir dari perwakilan
                                           Pemegang Saham yang dinyatakan dalam Keputusan Sirkuler ini, dalam hal tanda
                                           tangan dari perwakilan Pemegang Saham tidak diberikan pada tanggal yang sama.
                                      3.   Keputusan Sirkuler ini dapat dibuat dalam beberapa rangkap yang secara bersama-
                                           sama merupakan satu kesatuan dari Keputusan Sirkuler ini.




                                                                                                 PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                   Laporan Tahunan 2024          177
Page 178
                                   MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




                                            RUPSLB, 05 November 2024

      Agenda                                 Keputusan

      Perubahan Susunan Anggota Dewan        1.   Menyetujui Pengangkatan Bapak Subarna sebagai Komisaris Independen Perseroan
      Komisaris Perseroan                         terhitung sejak tanggal Keputusan dan berakhir pada penutupan Rapat Umum
                                                  Pemegang Saham Tahunan yang ke-3 (tiga) sejak pengangkatannya yang akan
                                                  diselenggarakan pada tahun 2027, dengan tidak mengurangi hak dari Rapat Umum
                                                  Pemegang Saham untuk sewaktu-waktu memberhentikannya.

                                                  Adapun penetapan pengangkatan Bapak Subarna tersebut di atas berlaku efektif
                                                  setelah yang bersangkutan mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan atas
                                                  penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test)

                                             2.   Menyatakan bahwa terhitung sejak tanggal 05 November 2024 susunan Pengurus
                                                  Perseroan menjadi sebagai berikut:

                                                   Nama                                           Jabatan

                                                   Dewan Komisaris

                                                   Rico Adisurja Setiawan                         Komisaris Utama

                                                   Saptari                                        Komisaris

                                                   Fendy Eventius Mugni                           Komisaris Independen

                                                   Subarna*                                       Komisaris Independen

                                                   Direksi

                                                   Pinohadi Gautama Sumardi                       Direktur Utama

                                                   R. Eryawan Nurhariadi                          Direktur

                                                   William Francis Indra                          Direktur

                                                  *. berlaku efektif sejak mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan atas penilaian
                                                  kemampuan dan kepatutan (fit and proper test)


                                             3.   Memberikan kewenangan dan kuasa kepada Direksi Perseroan untuk menindaklanjuti
                                                  keputusan Rapat terkait pelaporan kepada regulator serta instansi terkait lainnya.

      Agenda Lain-lain                       1.   Memberikan kuasa dengan hak substitusi kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan
                                                  seluruh Keputusan ini dalam suatu akta notaris tersendiri, dan untuk selanjutnya
                                                  memberitahukannya kepada pihak yang berwenang, serta melakukan semua dan setiap
                                                  tindakan yang diperlukan sehubungan dengan keputusan tersebut sesuai dengan
                                                  peraturan perundangan-undangan yang berlaku, apabila diperlukan dan untuk itu
                                                  menghadap sehingga perlu, membuat, suruh membuat dan menandatangani akta dan
                                                  surat-surat diperlukan, singkatnya melakukan apa pun juga untuk mencapai maksud
                                                  tersebut tidak ada yang dikecualikan.
                                             2.   Tanggal Keputusan adalah tanggal tanda tangan terakhir dari perwakilan Pemegang
                                                  Saham yang dinyatakan dalam Keputusan Sirkuler ini, dalam hal tanda tangan dari
                                                  perwakilan Pemegang Saham tidak diberikan pada tanggal yang sama.
                                             3.   Keputusan dapat dibuat dalam beberapa rangkap yang secara bersama-sama
                                                  merupakan satu kesatuan dari Keputusan Sirkuler ini.




      Keterlibatan Pihak Independen dalam Penghitungan Suara
      Sepanjang tahun 2024, RUPS Perseroan tidak diselenggarakan secara fisik atau tatap muka sehingga keterlibatan
      pihak independen dalam penghitungan suara tidak ada.




178     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 179
                                                                                                    >>       Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                                                     05
RUPS Tahun 2023 dan Tindak Lanjutnya
Sepanjang tahun 2023, RUPS tidak diselenggarakan secara fisik atau tatap muka. Adapun Perseroan telah
melaksanakan RUPS sebanyak 2 (dua) kali yaitu:
1. 1 (satu) kali Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang dilaksanakan secara sirkuler yang termuat dalam
   Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Mandiri Tunas Finance Nomor 137
   tanggal 28 Juni 2023, adapun agenda dan keputusannya sebagai berikut:


Agenda                                           Keputusan dan Realisasi

Persetujuan Laporan Tahunan dan Laporan          1.   Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan
Tugas Pengawasan Dewan Komisaris serta                Komisaris Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022
Pengesahan Laporan Keuangan Perseroan                 dan mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir
untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal           pada tanggal 31 Desember 2022 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP)
31 Desember 2022 termasuk memberikan                  Purwantono, Sungkoro, & Surja (a member firm of Ernest & Young Global Limited),
pembebasan dan pelunasan tanggung jawab               dengan opini “Menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material” sebagaimana
sepenuhnya (volleedig acquit et de charge)            dinyatakan dalam Laporan Nomor 00031/2.1032/ AU.1/09/0242-3/1/I/2023 tertanggal
terhadap seluruh anggota Direksi dan anggota          23 Januari 2023.
Dewan Komisaris perseroan sehubungan             2.   Atas disetujuinya Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan
dengan pengurusan dan pengawasan perseroan            Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember
yang telah dijalankan selama tahun buku yang          2022 serta disahkannya Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir
berakhir pada tanggal 31 Desember 2022,               pada tanggal 31 Desember 2022, maka Keputusan Rapat memberikan pembebasan
sepanjang aktivitas tersebut tercermin dalam          dan pelunasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) terhadap
laporan tahunan.                                      seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris sehubungan dengan pengurusan dan
                                                      pengawasan Perseroan yang telah dijalankan, selama tahun buku yang berakhir pada
                                                      tanggal 31 Desember 2022, sejauh tindakan tersebut bukan merupakan tindakan pidana
                                                      dan tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan untuk
                                                      tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022.
                                                 3.   Pembebasan dan pelunasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge)
                                                      juga diberikan kepada Bapak Anton Zulkarnain yang menjabat sebagai Komisaris
                                                      Perseroan sejak tanggal 1 Januari 2022 sampai dengan tanggal 17 Juni 2022

                                                 Realisasi: Laporan Tahunan periode tahun 2022 telah disetujui pada tanggal 06 April 2023
                                                 oleh Komisaris Utama dan Direktur Utama Perseroan dan Laporan Keuangan periode 31
                                                 Desember 2022 telah disahkan oleh Direktur Perseroan pada tanggal 23 Januari 2023. Kedua
                                                 Laporan tersebut telah dilaporkan kepada regulator sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
                                                 Status: Terealisasi

Persetujuan Penggunaan Laba Bersih Perseroan     1.   Menyetujui dan menetapkan penggunaan Laba Bersih Perseroan Tahun Buku 2022
untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31        sebesar Rp. 750.213.273.330 (tujuh ratus lima puluh miliar dua ratus tiga belas juta dua
Desember 2022.                                        ratus tujuh puluh tiga ribu tiga ratus tiga puluh rupiah). Dengan perincian sebagai berikut:
                                                      a. Sejumlah 30% (tiga puluh persen) dari laba bersih Perseroan ditetapkan sebagai
                                                          dividen atau sejumlah Rp.225.063.981.999 (dua ratus dua puluh lima miliar enam
                                                          puluh tiga juta sembilan ratus delapan puluh satu ribu sembilan ratus sembilan
                                                          puluh sembilan rupiah).
                                                      b. Sejumlah 70% (tujuh puluh persen) dari laba bersih Perseroan ditetapkan sebagai
                                                          laba ditahan sebesar Rp.525.149.291.331 (lima ratus dua puluh lima miliar seratus
                                                          empat puluh sembilan juta dua ratus sembilan puluh satu ribu tiga ratus tiga puluh
                                                          satu rupiah).
                                                 2.   Memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi Perseroan untuk mengatur tata cara
                                                      alokasi laba bersih Perseroan tersebut di atas sesuai dengan peraturan perundang-
                                                      undangan yang berlaku.

                                                 Realisasi: Perseroan telah membagikan dividen sesuai dengan keputusan RUPS kepada
                                                 pemegang saham Perseroan.
                                                 Status: Terealisasi.




                                                                                                                  PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                    Laporan Tahunan 2024             179
Page 180
                                       MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      Agenda                                            Keputusan dan Realisasi

      Persetujuan Penunjukan Kantor Akuntan Publik      1.   Menetapkan Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja (a member firm of
      dan Akuntan Publik untuk mengaudit Laporan             Ernest & Young Global Limited) dan Akuntan Publik Danil Setiadi Handaja, CPA, untuk
      Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang               mengaudit Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal
      akan berakhir pada tanggal 31 Desember 2023            31 Desember 2023.
      dan penetapan biaya/ honorariumnya.               2.   Memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menetapkan
                                                             honorarium dan persyaratan lainnya bagi Kantor Akuntan Publik dan Akuntan Publik
                                                             tersebut, serta menetapkan Kantor Akuntan Publik dan/atau Akuntan Publik pengganti
                                                             dalam hal Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja (a member firm of Ernest
                                                             & Young Global Limited) dan atau Akuntan Publik Danil Setiadi Handaja, CPA, karena sebab
                                                             apa pun tidak dapat menyelesaikan proses audit Laporan Keuangan Perseroan untuk
                                                             tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.

                                                             Apabila terdapat pergantian kantor Akuntan Publik dan/atau Akuntan Publik, Dewan
                                                             Komisaris memberikan laporan kepada Pemegang Saham.

                                                        Realisasi: Laporan keuangan teraudit periode 31 Desember 2023 telah selesai dilakukan
                                                        dan disahkan pada tanggal 22 Januari 2024 dengan menggunakan Kantor Akuntan Publik
                                                        Purwantono, Sungkoro & Surja (a member firm of Ernest & Young Global Limited) dan
                                                        Akuntan Publik Danil Setiadi Handaja, CPA.
                                                        Status: Terealisasi.

      Penetapan tantiem bagi anggota Direksi dan        Memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan dengan terlebih
      Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun buku        dahulu mendapat persetujuan pemegang saham mayoritas dan diketahui oleh pemegang
      yang berakhir pada 31 Desember 2022 serta         saham pengendali lainnya untuk menetapkan:
      penetapan gaji anggota Direksi dan honorarium     1. Tantiem atas kinerja anggota Direksi dan Dewan Komisaris untuk tahun buku yang berakhir
      anggota Dewan Komisaris Perseroan dan                 pada tanggal 31 Desember 2022; dan
      pemberian fasilitas, benefit dan/atau tunjangan   2. Gaji anggota Direksi dan honorarium anggota Dewan Komisaris dan pemberian fasilitas,
      lainnya untuk tahun buku 2023.                        benefit, dan/atau tunjangan lainnya untuk tahun buku 2023.

                                                        Realisasi: Penetapan remunerasi bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi telah ditetapkan
                                                        dan diberikan sesuai dengan hasil keputusan yang ditetapkan.
                                                        Status: Terealisasi.

      Laporan       Pertanggungjawaban      Realisasi   Menerima Laporan Pertanggungjawaban Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum
      Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum              Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Finance Tahap III Tahun 2022.
      Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Finance
      Tahap III Tahun 2022.                             Realisasi: Penggunaan dana hasil penawaran umum Obligasi Berkelanjutan V Mandiri
                                                        Tunas Finance Tahap III Tahun 2022 telah dilakukan sesuai rencana penggunaan dan telah
                                                        dilaporkan ke OJK.
                                                        Status: Terealisasi.

      Persetujuan Perubahan Susunan Pengurus            1.   Menyetujui pengangkatan kembali Tuan Rico Adisurja Setiawan sebagai Komisaris
      Perseroan                                              Utama Perseroan terhitung sejak Tanggal Efektif Keputusan Sirkuler ini dan berakhir
                                                             pada penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang ke–3 (tiga) sejak
                                                             pengangkatannya yang akan diselenggarakan pada tahun 2026, dengan tidak mengurangi
                                                             hak dari Rapat Umum Pemegang Saham untuk sewaktu-waktu memberhentikannya.
                                                        2.   Menyetujui untuk tidak memperpanjang masa jabatan Tuan Ravik Karsidi sebagai
                                                             Komisaris Independen Perseroan terhitung sejak Tanggal Efektif Keputusan Sirkuler ini
                                                             serta mengucapkan terima kasih atas jasa yang telah diberikan oleh yang bersangkutan
                                                             kepada Perseroan.
                                                        3.   Menyetujui pengangkatan Tuan Fendy Eventius Mugni sebagai Komisaris Independen
                                                             Perseroan terhitung sejak tanggal efektif Keputusan Sirkuler ini dan berakhir
                                                             pada penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang ke-3 (tiga) sejak
                                                             pengangkatannya yang akan diselenggarakan pada tahun 2026, dengan tidak mengurangi
                                                             hak dari Rapat Umum Pemegang Saham untuk sewaktu-waktu memberhentikannya.

                                                             Adapun penetapan pengangkatan Tuan Fendy Eventius Mugni tersebut di atas berlaku
                                                             efektif setelah yang bersangkutan mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan
                                                             atas penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test).

                                                        4.   Menyetujui pengangkatan kembali Tuan Pinohadi Gautama Sumardi sebagai Direktur
                                                             Utama Perseroan terhitung sejak Tanggal Efektif Keputusan Sirkuler ini dan berakhir
                                                             pada penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang ke-3 (tiga) sejak
                                                             pengangkatannya yang akan diselenggarakan pada tahun 2026, dengan tidak mengurangi
                                                             hak dari Rapat Umum Pemegang Saham untuk sewaktu- waktunya memberhentikannya.

                                                             Berdasarkan keputusan di atas, sejak Tanggal Efektif Keputusan Sirkuler ini susunan
                                                             Dewan Komisaris Perseroan menjadi sebagai berikut:




180    PT Mandiri Tunas Finance
       Laporan Tahunan 2024
Page 181
                                                                                              >>        Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                                             05
Agenda                                   Keputusan dan Realisasi

                                               Nama                                               Jabatan

                                               Dewan Komisaris

                                               Rico Adisurja Setiawan                             Komisaris Utama

                                               Fendy Eventius Mugni*                              Komisaris Independen

                                               Totok Priyambodo                                   Komisaris

                                               Direksi

                                               Pinohadi Gautama Sumardi                           Direktur Utama

                                               R. Eryawan Nurhariadi                              Direktur

                                               William Francis Indra                              Direktur

                                              *)Penetapan pengangkatan tersebut di atas berlaku efektif sejak mendapatkan persetujuan dari
                                              Otoritas Jasa Keuangan atas penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test).

                                         Realisasi: Bapak Fendy Eventius Mugni selaku Anggota Dewan Komisaris Independen
                                         telah lulus uji kemampuan dan kepatutan oleh Otoritas Jasa Keuangan, sehingga Yang
                                         bersangkutan dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab selaku anggota Dewan
                                         Komisaris Perseroan.
                                         Status: Terealisasi.

Agenda Lain-lain                         1.   Memberikan kuasa dengan hak substitusi kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan
                                              seluruh Keputusan Sirkuler ini dalam suatu akta notaris tersendiri dan untuk selanjutnya
                                              memberitahukannya kepada pihak yang berwenang, serta melakukan semua dan setiap
                                              tindakan yang diperlukan sehubungan dengan keputusan tersebut sesuai dengan
                                              peraturan perundangan-undangan yang berlaku, apabila diperlukan dan untuk itu
                                              menghadap dimana perlu, membuat, suruh membuat dan menandatangani akta dan
                                              surat-surat diperlukan, singkatnya melakukan apa pun juga untuk mencapai maksud
                                              tersebut tidak ada yang dikecualikan.
                                         2.   Tanggal Keputusan Sirkuler adalah tanggal tanda tangan terakhir dari perwakilan
                                              Pemegang Saham yang dinyatakan dalam Keputusan Sirkuler ini, dalam hal tanda tangan
                                              dari perwakilan Pemegang Saham tidak diberikan pada tanggal yang sama.
                                         3.   Keputusan Sirkuler ini dapat dibuat dalam beberapa rangkap yang secara bersama-sama
                                              merupakan satu kesatuan dari Keputusan Sirkuler ini.

                                         Status: Terealisasi.




2. 1 (satu) kali Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang dilaksanakan secara sirkuler yang termuat dalam
   Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham PT Mandiri Tunas Finance di Luar Rapat Umum Pemegang
   Saham No. 26 tanggal 12 April 2023.


   Adapun agenda dan keputusannya adalah sebagai berikut:

Agenda                                   Keputusan

Persetujuan Penerbitan Obligasi          Menyetujui atas penerbitan Obligasi Berkelanjutan VI Perseroan tahun 2023-2025 dengan
Berkelanjutan VI Perseroan Tahun 2023    total plafon sebesar Rp 5.000.000.000.000 (lima triliun rupiah).

Agenda Lain-lain                         1.   Memberikan kuasa dengan hak substitusi kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan
                                              seluruh Keputusan Sirkuler ini dalam suatu akta notaris tersendiri, dan untuk
                                              selanjutnya memberitahukannya kepada pihak yang berwenang, serta melakukan
                                              semua dan setiap tindakan yang diperlukan sehubungan dengan keputusan tersebut
                                              sesuai dengan peraturan perundangan-undangan yang berlaku, apabila diperlukan dan
                                              untuk itu menghadap dimana perlu, membuat, suruh membuat dan menandatangani
                                              akta dan surat-surat diperlukan, singkatnya melakukan apa pun juga untuk mencapai
                                              maksud tersebut tidak ada yang dikecualikan.
                                         2.   Tanggal Keputusan Sirkuler ini adalah tanggal tanda tangan terakhir dari perwakilan
                                              Pemegang Saham yang dinyatakan dalam Keputusan Sirkuler ini, dalam hal tanda
                                              tangan dari perwakilan Pemegang Saham tidak diberikan pada tanggal yang sama.
                                         3.   Keputusan Sirkuler ini dapat dibuat dalam beberapa rangkap yang secara bersama-
                                              sama merupakan satu kesatuan dari Keputusan Sirkuler ini.




                                                                                                              PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                Laporan Tahunan 2024         181
Page 182
                                              MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      DEWAN
      KOMISARIS

      Dewan Komisaris adalah organ perusahaan yang bertugas dan bertanggung jawab secara kolektif untuk
      melakukan pengawasan dan memberikan nasihat kepada Direksi secara independen terkait dengan pelaksanaan
      tugas dan tanggung jawab Direksi dalam mengelola perusahaan serta memastikan bahwa perusahaan telah
      melaksanakan GCG.


      Masa Jabatan Dewan Komisaris
      Masa Jabatan Dewan Komisaris adalah 3 (tiga) tahun sebagaimana disebutkan dalam Anggaran Dasar
      perusahaan dan dapat diangkat kembali untuk 1 (satu) kali masa jabatan dengan tidak mengurangi hak Rapat
      Umum Pemegang Saham untuk memberhentikan para anggota Dewan Komisaris sewaktu-waktu. Setelah masa
      jabatannya berakhir, anggota Dewan Komisaris dapat diangkat kembali oleh RUPS.


      Komposisi dan Susunan Dewan Komisaris
      Sepanjang tahun 2024, susunan dan komposisi anggota Dewan Komisaris mengalami perubahan dengan tidak
      memperpanjang masa jabatan Tuan Totok Priyambodo sebagai Komisaris Perseroan terhitung sejak RUPS Luar
      Biasa tanggal 05 Juni 2024.

      Komposisi Dewan Komisaris Periode 1 Januari 2024-05 Juni 2024

                                                                                                                                                      Periode
       Nama               Jabatan          Dasar Pengangakatan                                                Masa Jabatan
                                                                                                                                                      Jabatan

       Rico               Komisaris        Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan PT Mandiri                  RUPS Tahunan Tahun 2023 s.d.             Ke-3
       Adisurja           Utama            Tunas Finance No. 138 Tanggal 28 Juni 2023 yang dibuat             penutupan RUPS Tahunan Tahun 2026
       Setiawan                            di hadapan M. Kholid Artha, SH., notaris di Jakarta.

       Totok              Komisaris        Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham di Luar              RUPS Tahunan Tahun 2022 s.d.             Ke-1
       Priyambodo*                         Rapat Umum Pemegang Saham untuk menyelenggarakan                   penutupan RUPS Tahunan Tahun 2025
                                           Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Mandiri Tunas
                                           Finance Tahun Buku 2021 No. 22 tanggal 17 Juni 2022 yang
                                           dibuat oleh Lenny Janis Ishak, SH, Notaris di Jakarta Selatan

       Fendy              Komisaris        Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan PT Mandiri                  RUPS Tahunan Tahun 2023 s.d.             Ke-1
       Eventius           Independen       Tunas Finance No. 138 Tanggal 28 Juni 2023 yang dibuat di          penutupan RUPS Tahunan Tahun 2026
       Mugni                               hadapan M. Kholid Artha, SH., notaris di Jakarta.

      *) Mengundurkan diri pada tanggal 7 Maret 2024


      Komposisi Dewan Komisaris Periode 05 Juni 2024– 31 Desember 2024

                                                                                                                                                      Periode
       Nama               Jabatan          Dasar Pengangakatan                                                Masa Jabatan
                                                                                                                                                      Jabatan

       Rico Adisurja      Komisaris        Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan PT Mandiri                  RUPS Tahunan Tahun 2023 s.d.             Ke-3
       Setiawan           Utama            Tunas Finance No. 138 Tanggal 28 Juni 2023 yang dibuat             penutupan RUPS Tahunan Tahun 2026
                                           di hadapan M. Kholid Artha, SH., notaris di Jakarta.

       Saptari*           Komisaris        Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang                      RUPS Tahunan Tahun      2024 s.d.        Ke-1
                                           Saham Tahunan PT Mandiri Tunas Finance No.236 tanggal              penutupan RUPS Tahunan Tahun 2027.
                                           28 Juni 2024 yang dibuat di hadapan M. Kholid Artha, SH.,
                                           notaris di Jakarta.

       Fendy              Komisaris        Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan PT Mandiri                  RUPS Tahunan Tahun 2023 s.d.             Ke-1
       Eventius           Independen       Tunas Finance No. 138 Tanggal 28 Juni 2023 yang dibuat             penutupan RUPS Tahunan Tahun 2026
       Mugni                               di hadapan M. Kholid Artha, SH., notaris di Jakarta.

       Subarna**          Komisaris        Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang                      RUPS Tahunan Tahun 2024 s.d.             Ke-1
                          Independen       Saham Luar Biasa No. 16 tanggal 5 November 2024 yang               penutupan RUPS Tahunan Tahun 2027.
                                           dibuat di hadapan M. Kholid Artha, SH., notaris di Jakarta.
      *) Mengundurkan diri pada tanggal 25 Maret 2025
      **) Berlaku efektif setelah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test)




182      PT Mandiri Tunas Finance
         Laporan Tahunan 2024
Page 183
                                                                                                                >>       Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                                                              05
Profil seluruh anggota Dewan Komisaris dapat dilihat pada bab Profil Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.


Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Dewan Komisaris
Sesuai peraturan yang diberlakukan OJK kepada industri keuangan, pihak yang mengurus lembaga keuangan
diwajibkan mengikuti uji kemampuan dan kepatutan yang dilakukan oleh OJK sebagai prasyarat berlakunya
jabatan kepengurusan secara formal.


Penunjukan Dewan Komisaris Perusahaan telah sesuai dengan Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 tentang
Direksi dan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik, dan Peraturan OJK No. 27/POJK.03/2016 tentang Penilaian
Kemampuan dan Kepatutan bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan. Berikut keterangan terkait penilaian
kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) Dewan Komisaris Perusahaan.


Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Dewan Komisaris


 Nama                        Jabatan                      Persetujuan dari OJK

 Rico Adisurja Setiawan      Komisaris Utama              Lulus dengan Surat Keputusan OJK No. KEP-471/NB.11/2017 tanggal 21 Agustus 2017.

 Saptari                     Komisaris                    Lulus dengan Surat Keputusan OJK Nomor KEP-50/D.06/2024 tanggal 18 Oktober 2024

 Fendy Eventius Mugni        Komisaris Independen         Lulus dengan Surat Keputusan OJK No. KEP-13/KDK.06/2023 tanggal 8 Desember 2023.

 Subarna*                    Komisaris Independen         Menunggu hasil fit and proper test

*) Berlaku efektif setelah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test)




Pedoman Kerja Dewan Komisaris                                                       Tugas, Tanggung Jawab, Kewajiban,
Pedoman Kerja Dewan Komisaris berisi tentang petunjuk                               dan Wewenang Dewan Komisaris
tata laksana kerja Dewan Komisaris yang disusun                                     TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB DEWAN KOMISARIS:
berdasarkan peraturan dan perundang-undangan yang                                   1. Melakukan pengawasan dan bertanggung jawab
berlaku. Board Charter menjelaskan tahapan aktivitas                                    terhadap        kebijakan        dan      jalannya      pengurusan
secara terstruktur, sistematis, mudah dipahami dan dapat                                Perseroan sesuai visi dan misi yang telah ditetapkan
dijalankan dengan konsisten sehingga dapat menjadi                                      dengan berlandaskan kepatuhan terhadap peraturan
acuan dalam menjalankan tugas masing-masing Dewan                                       perundang-undangan yang berlaku di Indonesia,
Komisaris untuk mencapai visi dan misi Perusahaan. Hal-                                 termasuk namun tidak terbatas pada peraturan
hal yang diatur dalam pedoman tersebut di antaranya:                                    terkait pelaksanaan Good Corporate Governance,
• Acuan Kebijakan                                                                       Undang-Undang Perseroan Terbatas, dan Peraturan
• Ruang Lingkup                                                                         Otoritas Jasa Keuangan;
• Dasar Hukum                                                                       2. Memberi nasihat kepada Direksi atas jalannya
• Prinsip Hubungan Kerja Dewan Komisaris                                                pengurusan Perseroan;
  dengan Direksi                                                                    3. Memastikan bahwa Direksi telah menindaklanjuti
• Komposisi, Masa Jabatan, dan Rangkap Jabatan                                          temuan audit dan rekomendasi dari Divisi Internal
• Tugas, Tanggung jawab, dan Kewajiban Dewan                                            Audit, auditor eksternal, hasil pengawasan OJK dan/
  Komisaris                                                                             atau hasil pengawasan otoritas lain;
• Hak dan Wewenang Dewan Komisaris                                                  4. Memberitahukan kepada Otoritas Jasa Keuangan
• Budaya dan Etika Perilaku Dewan Komisaris                                             (OJK) paling lambat 10 (sepuluh) hari kalender
• Kerahasiaan Informasi dan Benturan Kepentingan                                        sejak ditemukan pelanggaran terhadap peraturan
• Rapat Dewan Komisaris                                                                 perundang-undangan                 di     bidang        pembiayaan,
• Pelaporan dan Pertanggungjawaban                                                      termasuk           perkiraan         keadaan           yang   dapat
• Komite Penunjang Pelaksanaan Tugas 		                                                 membahayakan kelangsungan usaha Perseroan;
  Dewan Komisaris                                                                   5. Meneliti dan menelaah laporan tahunan yang
• Sekretaris Dewan Komisaris                                                            disiapkan oleh Direksi serta menandatangani laporan
                                                                                        tahunan tersebut;

                                                                                                                                PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                                  Laporan Tahunan 2024        183
Page 184
                                      MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      6. Memberikan pendapat dan saran atas Rencana Kerja                  RUPS untuk melaporkan kepada Pemegang Saham,
         dan Anggaran Tahunan yang diusulkan oleh Direksi dan              dengan disertai saran mengenai langkah-langkah
         mengesahkan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan                    perbaikan yang harus ditempuh;
         tersebut sesuai ketentuan dengan anggaran dasar;               11. Memantau efektivitas implementasi Good Corporate
      7. Melaporkan dengan segera kepada RUPS apabila                      Governance.
         terjadi gejala menurunnya kinerja Perseroan.
                                                                        WEWENANG DEWAN KOMISARIS
      KEWAJIBAN DEWAN KOMISARIS                                         Dewan Komisaris berwenang memberikan persetujuan
      1. Mematuhi        ketentuan      peraturan     perundang-        tertulis atas keputusan Direksi untuk tindakan-tindakan
         undangan, Anggaran Dasar dan keputusan RUPS                    sebagai berikut:
         serta bertindak profesional;                                   1. Meminjam atau meminjamkan uang atas nama
      2. Melakukan kajian, mengesahkan, serta mengawasi                    Perseroan       (tidak   termasuk   mengambil   uang
         pelaksanaan rencana kerja dan anggaran tahunan                    Perseroan di Bank);
         Perseroan yang telah disiapkan Direksi sesuai                  2. Mendirikan suatu usaha baru atau turut serta pada
         regulasi yang berlaku dan Anggaran Dasar Perseroan;               perusahaan lain, baik di dalam negeri maupun di
      3. Memberikan        nasihat     kepada     Direksi     dalam        luar negeri.
         melaksanakan        kepengurusan        Perseroan       dan    3. Memperoleh akses yang cukup atas informasi
         tidak dimaksudkan untuk kepentingan pihak/                        Perseroan dalam hal ini melihat buku-buku, surat
         golongan tertentu;                                                berharga serta memeriksa kekayaan Perseroan;
      4. Menelaah laporan tahunan yang disiapkan Direksi                4. Meminta penjelasan dari Direksi dan/atau pejabat
         serta menandatangani laporan tahunan;                             lainnya mengenai segala persoalan/kebijakan yang
      5. Menyusun        laporan    kegiatan    Dewan      Komisaris       menyangkut pengelolaan Perseroan;
         yang merupakan bagian dari laporan penerapan                   5. Meminta Direksi dan/atau pejabat unit kerja lainnya
         Tata Kelola Perusahaan yang Baik dan melaporkan                   di bawah Direksi dengan sepengetahuan Direksi
         kegiatan pengawasannya kepada RUPS;                               untuk menghadiri rapat Dewan Komisaris;
      6. Melaporkan kepada Perseroan mengenai kepemilikan               6. Mengangkat Sekretaris Dewan Komisaris, jika
         sahamnya dan/atau keluarganya pada Perseroan                      dianggap perlu dan memberhentikannya;
         yang bersangkutan dan Perseroan lain, termasuk                 7. Memberhentikan sementara Anggota Direksi sesuai
         setiap perubahannya;                                              dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan;
      7. Memberikan       rekomendasi      kepada     RUPS      atas    8. Membentuk komite lain selain komite audit, dengan
         penunjukan        Kantor     Akuntan       Publik     yang        memperhatikan kebutuhan Perseroan;
         akan     melakukan        pemeriksaan      atas     laporan    9. Jika dianggap perlu dalam menjalankan tugas,
         keuangan Perseroan;                                               Dewan Komisaris dapat menggunakan bantuan
      8. Melakukan tindak lanjut atas hasil pengawasan                     tenaga ahli untuk jangka waktu terbatas dengan
         dan memberikan rekomendasi kepada RUPS dalam                      beban Perseroan;
         hal terjadi penyimpangan terhadap peraturan                    10. Melakukan       tindakan    pengurusan   Perseroan
         dan    perundang-undangan         yang      berlaku     dan       dalam keadaan tertentu untuk jangka waktu
         Anggaran Dasar;                                                   tertentu sesuai dengan ketentuan Anggaran
      9. Membentuk Komite Audit dan dapat membentuk                        Dasar Perseroan;
         komite lainnya guna menunjang pelaksanaan tugas                11. Melaksanakan kewenangan pengawasan lainnya
         Dewan Komisaris;                                                  sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan
      10. Dalam    hal     Perseroan      menunjukkan          gejala      perundang-undangan, Anggaran Dasar Perseroan
         kemunduran yang signifikan, segera mengadakan                     dan/atau keputusan RUPS.




184     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 185
                                                                                 >>      Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                          05
Pembagian Tugas dan Tanggung                              •   Proses Bisnis Perusahaan Pembiayaan Mandiri

Jawab Dewan Komisaris                                         Tunas Finance

Agar lebih efektif dalam menjalankan fungsi, tugas        •   Prinsip Tata Kelola Perusahaan Pembiayaan yang Baik

dan tanggung jawabnya, Dewan Komisaris telah              •   Pengelolaan manajemen risiko perusahaan pembiayaan

membagi tugas pengawasan untuk masing-masing              •   Pengelolaan pengendalian internal dan pelaksanaan

anggota Dewan Komisaris. Kedudukan masing-masing              audit perusahaan pembiayaan

anggota Dewan Komisaris termasuk Komisaris Utama          •   Pengelolaan kepatuhan perusahaan pembiayaan

adalah setara namun Komisaris Utama yang bertindak        •   Pengelolaan Anti Fraud

sebagai primus inter pares memiliki tugas untuk           •   Informasi Kinerja Perusahaan Mandiri Tunas Finance

mengkoordinasikan seluruh kegiatan Dewan Komisaris.       •   Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan
                                                          •   Pengelolaan APU-PPT & PPPSPM perusahaan
Program Orientasi                                             pembiayaan
bagi Komisaris Baru
Program    Pengenalan       kepada   Dewan    Komisaris   Peningkatan Kompetensi
yang baru diangkat bertujuan untuk memberikan             Dewan Komisaris
pengetahuan     mengenai      Perseroan,   agar   dapat   Perseroan memiliki kebijakan terkait pelaksanaan

memahami tugas dan tanggung jawab sebagai                 program     pengembangan        sumber     daya     manusia

Dewan Komisaris dan proses bisnis Perseroan yang          mulai dari level teratas hingga bawah sebagai bentuk

dilaksanakan oleh Direksi, sehingga dapat bekerja         komitmen Perseroan dalam menciptakan SDM yang

selaras dengan Organ Perseroan lainnya.                   unggul dan berdaya saing.


Penanggung jawab program ini berada pada Sekretaris       Kebijakan mengenai program peningkatan kapabilitas

Perusahaan dan materi program pengenalan mencakup:        bagi Dewan Komisaris adalah sebagai berikut:

1. Anggaran Dasar Mandiri Tunas Finance                   1. Program      peningkatan     kapabilitas    dilaksanakan

2. Peraturan     perundang-undangan terkait bisnis            dalam     rangka    meningkatkan     efektivitas   kerja

    Mandiri Tunas Finance                                     Dewan Komisaris.

3. Laporan Tahunan Mandiri Tunas Finance                  2. Rencana untuk melakukan program peningkatan

4. Rencana Jangka Panjang                                     kapabilitas harus dimasukkan dalam Rencana Kerja

5. Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan                         dan Anggaran Dewan Komisaris.

6. Program Kerja Dewan Komisaris                          3. Setiap Anggota Dewan Komisaris yang mengikuti

7. Key Performance Indicator Dewan Komisaris                  program     peningkatan      kapabilitas      diwajibkan
                                                              menyajikan presentasi kepada Anggota Dewan

Pada tahun 2024, RUPS telah mengangkat Saptari                Komisaris lain dalam rangka berbagi informasi dan

sebagai anggota Dewan Komisaris dan Subarna sebagai           pengetahuan.

anggota Komisaris Independen. Pelaksanaan program         4. Anggota Dewan Komisaris yang bersangkutan

pengenalan kepada keduanya dilaksanakan pada                  bertanggung        jawab   untuk   membuat       laporan

tanggal 16 Juli 2024 dan tanggal 13 November 2024.            tentang     pelaksanaan      program       peningkatan
                                                              kapabilitas. Laporan tersebut disampaikan kepada

Materi Program pengenalan mencakup:                           Dewan Komisaris.

•   Tugas dan tanggung jawab Komisaris termasuk
    Komisaris Independen                                  Perincian pelaksanaan program peningkatan kompetensi

•   Peraturan    Perundang-undangan          Perusahaan   Dewan     Komisaris      disampaikan   pada     bab    Profil

    Pembiayaan Mandiri Tunas Finance                      Perusahaan yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.




                                                                                           PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                             Laporan Tahunan 2024         185
Page 186
                                   MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      Pelaksanaan Tugas Dewan Komisaris Tahun 2024
      Keputusan, rekomendasi, dan pelaksanaan tugas Dewan Komisaris di tahun 2024 adalah sebagai berikut:


      Komposisi Dewan Komisaris Periode 1 Januari 2024-05 Juni 2024

      Kuartal I      • Dewan Komisaris memberikan apresiasi kepada seluruh Direksi atas pencapaian profit Rp1,16 T di tahun 2023.
      Tahun 2024       Angka baki debet sudah Rp53 T namun tetap bisa menjaga nilai Opex dengan baik.
                     • Dewan Komisaris memberikan rekomendasi untuk tetap fokus dalam mencapai target profit baru di tahun 2024.
                     • Dewan Komisaris memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh Direksi dan karyawan MTF. Di
                       tahun 2024 sudah ada tantangan baru, dengan adanya kerja sama yang baik MTF dapat mencapai target yang
                       ditetapkan.
                     • Dewan Komisaris memberikan rekomendasi agar Return of Equity (RoE) MTF bisa meningkat hingga lebih dari
                       30% dari tahun 2023 lalu.
                     • Dewan Komisaris memberikan rekomendasi agar pada Q2-2024 lakukan perbaikan angka AR Loss untuk
                       menjadi lebih baik.
                     • Dewan Komisaris memberikan arahan untuk memaksimalkan laba bersih di bulan Maret 2024 agar sesuai
                       dengan target RKAP.
                     • Dewan Komisaris memberikan keputusan untuk menjaga sinergi baik dengan dealer maupun Bank Mandiri.
      Kuartal II     • Dewan Komisaris memberikan rekomendasi untuk fokus mengejar target di Bulan Mei dan Juni agar target
      Tahun 2024       RKAP dapat dipenuhi.
                     • Dewan Komisaris memberikan arahan untuk membuat berbagai strategi dan terobosan terkait pencapaian
                       perusahaan.
                     • Dewan Komisaris memberikan rekomendasi untuk memperhatikan kualitas pembiayaan untuk menciptakan
                       Lending yang berkualitas.
                     • Dewan Komisaris memberikan apresiasi kepada Manajemen terhadap pencapaian MTF hingga Juni 2024
                       sehingga saat ini situasi di seluruh Perusahaan pembiayaan sedang kurang baik, namun MTF tercatat terus
                       tumbuh dengan kualitas yang masih terjaga.
                     • Dewan Komisaris memberikan arahan untuk membuat kajian terhadap profiling debitur JF Regular yang
                       memiliki kualitas pembiayaan yang baik, hal ini akan menjadi guidance pada saat proses akuisisi.
      Kuartal III    • Dewan Komisaris menyetujui rencana fasilitas pinjaman yang diajukan oleh manajemen
      Tahun 2024     • Dewan Komisaris memberikan rekomendasi agar ke depannya porsi sumber pendanaan harus balance antara
                       JF (50%) dan Non JF (50%).
                     • Dewan Komisaris memberikan rekomendasi perlu ada antisipasi agar tidak terjadi pemberitaan negatif yang
                       beredar di media untuk menjaga reputasi MTF.
                     • Dewan Komisaris memberikan rekomendasi agar manajemen menjalin relasi yang baik dengan rekan-rekan
                       media untuk menjaga reputasi Perusahaan.
      Kuartal IV     • Dewan Komisaris memberikan arahan agar manajemen memperhatikan dan memaksimalkan pembiayaan JF
      Tahun 2024       di sisa 3 bulan terakhir 2024.
                     • Dewan Komisaris memberikan rekomendasi agar manajemen lebih memperhatikan parameter-parameter
                       untuk penetapan RAS di tahun berikutnya.
                     • Pada prinsipnya Dewan Komisaris menyetujui terkait Pengalihan Kekayaan Perseroan (Piutang) PT Mandiri
                       Tunas Finance untuk Tahun 2025.
                     • Pada prinsipnya Dewan Komisaris menyetujui penambahan Fasilitas Pembiayaan JF sebesar 4 Triliun dengan
                       total kerja sama sebesar Rp10 Triliun.
                     • Dewan Komisaris memberikan rekomendasi agar manajemen meningkatkan pembiayaan pada segmen
                       Wholesale Banking untuk tahun 2025.
                     • Dewan Komisaris memberikan rekomendasi terkait dengan penerapan ISO 37001, mekanisme penanganan
                       Whistle Blower agar penerapannya dibuat mengikuti Bank Mandiri



      Penilaian Kinerja Komite di bawah Dewan Komisaris dan Dasar Penilaiannya
      Dewan Komisaris memiliki komite-komite penunjang yang telah memiliki tugas dan tanggung jawab untuk mendukung
      kinerja Dewan Komisaris. Komite-komite tersebut telah memiliki pedoman kerja yang jelas, sehingga pelaksanaan
      tugasnya bisa terarah dan efektif. Dewan Komisaris secara periodik (tahunan) melakukan penilaian atas efektivitas
      kinerja komite- komite di bawah Dewan Komisaris. Dewan Komisaris menilai bahwa selama tahun 2023 komite-komite
      telah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan cukup efektif dilihat dari pencapaian Key Performance
      Indicator (KPI) masing-masing komite.




186     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 187
                                                                                 >>       Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                             05
Berikut penilaian kinerja komite-komite yang berada di bawah Dewan Komisaris adalah:


                                                     Komite Audit

Komite Audit memiliki tugas dan tanggung jawab untuk            terhadap peraturan perundang-undangan yang
membantu dan memfasilitasi Dewan Komisaris dalam                berhubungan dengan kegiatan perseroan.
menjalankan tugas dan fungsi pengawasan atas sistem          4. Memberikan     pendapat     independen        dalam    hal
dan proses Pelaporan Keuangan, proses audit atas                terjadi perbedaan pendapat antara manajemen dan
laporan keuangan Perseroan, evaluasi atas pelaksanaan           akuntan atas jasa yang diberikan.
pengawasan internal Perseroan, evaluasi atas kinerja         5. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris
audit internal, dan pengawasan kinerja teknis dan               mengenai penunjang akuntan yang didasarkan pada
operasional serta pemenuhan ketentuan dan peraturan             independensi, ruang lingkup penugasan dan fee.
perundang-undangan lainnya.                                  6. Memberikan rekomendasi mengenai penyempurnaan
                                                                sistem pengendalian internal perusahaan, serta
Sepanjang tahun 2024, Komite Audit telah menjalankan            pelaksanaannya.
tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. Komite              7. Melakukan      penelaahan       terhadap        aktivitas
Audit telah melaksanakan rapat sebanyak 8 (delapan)             manajemen risiko yang dilakukan oleh Direksi, jika
kali dan menjalankan tugasnya antara lain:                      perseroan tidak memiliki fungsi pemantauan risiko di
1. Melakukan penelaahan atas informasi keuangan                 bawah Dewan Komisaris.
   yang akan dikeluarkan oleh Perseroan kepada publik        8. Melakukan penelaahan pengaduan yang berkaitan
   dan/atau pihak otoritas antara lain seperti laporan          dengan proses akuntansi dan pelaporan keuangan
   keuangan proyeksi dan laporan lainnya terkait                perseroan.
   dengan informasi keuangan perseroan.                      9. Melakukan penelaahan dan memberikan saran
2. Melakukan penelaahan atas pemeriksaan oleh                   kepada Dewan Komisaris terkait dengan adanya
   auditor internal dan mengawasi pelaksanaan tindak            potensi benturan kepentingan perseroan.
   lanjut oleh Direksi atas temuan auditor internal.         10. Menjaga     kerahasiaan    dokumen,          data     dan
3. Melakukan penelaahan atas ketaatan perseroan                 informasi Perseroan.




                                         Komite Remunerasi dan Nominasi

Komite Nominasi dan Remunerasi memiliki tugas dan               disampaikan ke RUPS.
tanggung jawab untuk membantu Dewan Komisaris                2. Melakukan evaluasi terhadap kebijakan remunerasi
yang bertujuan melakukan pemantauan, pengawasan,                Perseroan, meliputi gaji, honorarium, THR, benefit,
dan penilaian atas efektivitas nominasi dan remunerasi          bonus, dan tantiem.
di lingkup Perseroan.                                        3. Memberikan       rekomendasi        kepada           Dewan
                                                                Komisaris mengenai komposisi jabatan anggota
Sepanjang    tahun      2024,   Komite    Nominasi     dan      Direksi dan/atau Dewan Komisaris, kebijakan dan
Remunerasi telah menjalankan tugas dan tanggung                 kriteria yang dibutuhkan dalam nominasi anggota
jawabnya dengan baik. Komite Nominasi dan Remunerasi            Direksi dan/atau Dewan Komisaris, nama calon
telah melaksanakan rapat sebanyak 3 (tiga) kali dan             anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris, dan
menjalankan tugasnya antara lain:                               melakukan     penilaian    berdasarkan     tolak      ukur
1. Memberikan        rekomendasi     kepada      Dewan          yang telah disusun sebagai evaluasi kinerja dan
   Komisaris mengenai kebijakan remunerasi bagi                 pengembangan       kemampuan        Direksi    dan/atau
   anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris untuk               Dewan Komisaris.




                                                                                             PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                               Laporan Tahunan 2024          187
Page 188
                                     MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




                                                Komite Pemantau Risiko

      Komite Pemantau Risiko memiliki tugas dan tanggung            risk tolerance.
      jawab untuk membantu Dewan Komisaris guna                  2. Melakukan review atas kesesuaian antara kebijakan
      memantau pelaksanaan manajemen risiko Perseroan               manajemen risiko Perseroan.
      yang telah disusun dan dilaksanakan oleh Direksi.          3. Melakukan pemantauan atas pelaksanaan tugas
                                                                    satuan kerja manajemen risiko.
      Sepanjang tahun 2024, Komite Pemantau Risiko telah         4. Melakukan review atas laporan profil risiko dan/atau
      menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan                tingkat risiko.
      baik. Komite Pemantau Risiko telah melaksanakan            5. Melakukan review atas laporan tingkat kesehatan
      rapat sebanyak 5 (lima) kali dan menjalankan                  keuangan Perseroan.
      tugasnya antara lain:                                      6. Memantau          kecukupan   proses    identifikasi,
      1. Mengarahkan kebijakan, strategi, dan kerangka              pengukuran pemantauan, pengendalian, dan sistem
           manajemen risiko sesuai dengan risk appetite dan         informasi manajemen risiko.




      Komisaris Independen
      Komisaris Independen adalah anggota Dewan Komisaris yang tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan,
      kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga dengan anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris lain dan/
      atau pemegang saham pengendali, atau hubungan dengan Bank yang dapat mempengaruhi kemampuan yang
      bersangkutan untuk bertindak independen.


      Komisaris Independen bertanggung jawab untuk melakukan pengawasan dan juga mewakili kepentingan pemegang
      saham minoritas. Pengangkatan Komisaris Independen diatur dalam Peraturan OJK No. 33/ POJK.04/2014 tentang
      Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik.
      -    KRITERIA INDEPENDENSI KOMISARIS INDEPENDEN
           Keberadaan Komisaris Independen yang ada di Perseroan senantiasa menjamin mekanisme pengawasan
           berjalan secara efektif dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Adapun kriteria penentuan Komisaris
           Independen Perseroan sesuai dengan POJK No. 33/POJK.04.2014 yaitu:
           1. Bukan merupakan orang yang bekerja atau mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk merencanakan,
              memimpin, mengendalikan, atau mengawasi kegiatan Perseroan dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir, kecuali
              untuk pengangkatan kembali sebagai Komisaris Independen Perseroan pada periode berikutnya.
           2. Tidak mempunyai saham Perseroan baik langsung maupun tidak langsung.
           3. Tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan Komisaris, Direksi dan Pemegang saham Utama Perseroan.
           4. Tidak mempunyai hubungan usaha dengan Perseroan baik langsung maupun tidak langsung. Dengan
              demikian, Komisaris Independen Perseroan telah memenuhi kriteria sesuai dengan peraturan perundang-
              undangan yang berlaku.




188       PT Mandiri Tunas Finance
          Laporan Tahunan 2024
Page 189
                                                                                     >>     Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                            05
                                                                                                Fendy Eventius
     Aspek Independensi                                                                             Mugni
                                                                                                                 Subarna*


     Sebagai orang yang bekerja atau mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk
     merencanakan, memimpin, mengendalikan, atau mengawasi kegiatan Perseroan dalam
                                                                                                      x             x
     waktu 6 (enam) bulan terakhir, kecuali untuk pengangkatan kembali sebagai Komisaris
     Independen Perseroan pada periode berikutnya.

     Memiliki saham Perseroan baik langsung maupun tidak langsung.                                    x             x

     Memiliki hubungan Afiliasi dengan Komisaris, Direksi dan Pemegang saham Utama Perseroan.         x             x

     Memiliki hubungan usaha dengan Perseroan baik langsung maupun tidak langsung.                    x             x




-   KOMPOSISI DAN KEANGGOTAAN KOMISARIS INDEPENDEN DALAM SUSUNAN DEWAN KOMISARIS PERSEROAN
    Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 menyatakan bahwa komposisi Dewan Komisaris Independen haruslah
    minimal 30% dari jumlah keseluruhan anggota Dewan Komisaris. Per 31 Desember 2024, Perseroan memiliki
    2 (dua) Komisaris Independen yang telah memenuhi kriteria yang ditetapkan dan telah menandatangani surat
    pernyataan independen yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan telah diajukan
    kepada Otoritas Jasa Keuangan sebagai salah satu dokumen persyaratan pengajuan persetujuan dari OJK.


     Komisaris Independen        Periode Jabatan dan Masa Jabatan

     Fendy Eventius Mugni        Periode1, untuk masa jabatan sejak RUPS Tahunan Tahun Buku 2025

     Subarna                     Periode1, untuk masa jabatan sejak RUPS Tahunan Tahun Buku 2026




-   SURAT PERNYATAAN INDEPENDENSI KOMISARIS INDEPENDEN
    Surat Pernyataan Independensi Komisaris Independen Komisaris Independen telah menandatangani Surat
    Pernyataan Independensi sebagai Komisaris Independen yang menyatakan bahwa:
    1. Tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, anggota Dewan
       Pengawas Syariah atau pemegang saham LJKNB yang sama; dan
    2. Tidak pernah menjadi anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, anggota Dewan Pengawas Syariah
       atau menduduki jabatan 1 (satu) tingkat di bawah Direksi pada LJKNB yang sama atau perusahaan lain
       yang memiliki hubungan afiliasi dengan LJKNB tersebut dalam kurun waktu sesuai dengan ketentuan
       perundang-undangan yang berlaku.


    Surat pernyataan ini dibuat dan ditandatangani oleh Komisaris Independen pada tanggal 20 September 2023
    (bapak Fendy Eventius Mugni) dan 20 Desember 2024 (bapak Subarna).




                                                                                                 PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                   Laporan Tahunan 2024     189
Page 190
                                       MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      DIREKSI

      Direksi adalah Organ Perseroan yang berwenang dan bertanggung jawab penuh atas pengurusan Perseroan
      untuk kepentingan Perseroan, sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan serta mewakili Perseroan, baik
      di dalam maupun di luar pengadilan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar. Selain itu Direksi juga wajib
      menjalankan kegiatan operasional Perseroan berlandaskan dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.


      Masa Jabatan Direksi
      Sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan, anggota Direksi diangkat dan diberhentikan oleh Rapat Umum
      Pemegang Saham untuk jangka waktu yang ditentukan lamanya yaitu 3 (tiga) tahun.


      Komposisi dan Susunan Direksi
      Per 31 Desember 2024, komposisi dan susunan keanggotaan Direksi adalah sama dengan tahun sebelumnya
      sebagai berikut:


      Komposisi Direksi per 31 Desember 2024

                                                                                                                                         Periode
      Nama            Jabatan      Dasar Pengangakatan                                                   Masa Jabatan
                                                                                                                                         Jabatan

      Pinohadi G.     Direktur     Pengangkatan pertama kali sebagai Direktur Utama Mandiri Tunas        9 Oktober 2020 s.d. penutupan    Ke-1
      Sumardi         Utama        Finance pada RUPS Luar Biasa (Keputusan Sirkuler) berdasarkan         RUPS Tahunan Tahun Buku 2022
                                   Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham No. 6 tanggal 9
                                   Oktober 2020.

                                   Diangkat kembali untuk periode kedua sebagai Direktur Utama           28 Juni 2023 s.d. penutupan      Ke-2
                                   Mandiri Tunas Finance pada Keputusan Pemegang Saham di Luar           RUPS Tahunan Tahun Buku 2025
                                   RUPS untuk Menyelenggarakan RUPS Tahunan (Keputusan Sirkuler)
                                   berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan No. 138
                                   tanggal 28 Juni 2023.

      R. Eryawan      Direktur     Diangkat sebagai Direktur Mandiri Tunas Finance untuk pertama         29 Maret 2021 s.d. penutupan     Ke-1
      Nurhariadi                   kalinya berdasarkan Keputusan Pemegang Saham di Luar RUPS             RUPS Tahunan Tahun Buku 2023
                                   untuk Menyelenggarakan RUPS Tahunan (Keputusan Sirkuler)
                                   berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan No. 15
                                   tanggal 29 Maret 2021.

                                   Diangkat kembali untuk periode kedua sebagai Direktur Mandiri Tunas   28 Juni 2024 s.d. penutupan      Ke-2
                                   Finance pada Keputusan Pemegang Saham di Luar RUPS untuk              RUPS Tahunan Tahun Buku 2026
                                   Menyelenggarakan RUPS Tahunan berdasarkan Akta Pernyataan
                                   Keputusan RUPS Tahunan No. 236 tanggal 28 Juni 2024.

      William         Direktur     Diangkat sebagai Direktur Mandiri Tunas Finance untuk pertama         29 Maret 2021 s.d. penutupan     Ke-1
      Francis Indra                kalinya berdasarkan Keputusan Pemegang Saham di Luar RUPS             RUPS Tahunan Tahun Buku 2023
                                   untuk Menyelenggarakan RUPS Tahunan (Keputusan Sirkuler)
                                   berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan No. 15
                                   tanggal 29 Maret 2021.

                                   Diangkat kembali untuk periode kedua sebagai Direktur Mandiri Tunas   28 Juni 2024 s.d. penutupan      Ke-2
                                   Finance pada Keputusan Pemegang Saham di Luar RUPS untuk              RUPS Tahunan Tahun Buku 2026
                                   Menyelenggarakan RUPS Tahunan berdasarkan Akta Pernyataan
                                   Keputusan RUPS Tahunan No. 236 tanggal 28 Juni 2024.




      Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Direksi
      Peraturan OJK No. 27/POJK.03/2016 tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Bagi Pihak Utama
      Lembaga Jasa Keuangan menjabarkan mengenai pertimbangan pengelola/pengurus lembaga keuangan
      harus memenuhi persyaratan kemampuan dan kepatutan bagi anggota Direksi dan Dewan Komisaris dalam
      melakukan tindakan, tugas dan fungsinya. Berikut keterangan terkait penilaian kemampuan dan kepatutan (fit
      and proper test) Direksi Perseroan.



190     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 191
                                                                                              >>      Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                                           05
Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Dewan Komisaris


Nama                      Jabatan               Persetujuan dari OJK

Pinohadi G. Sumardi       Direktur Utama        Lulus dengan Surat Keputusan OJK No. KEP- 368/NB.11/2020 tanggal 10 November 2020.

William Francis Indra     Direktur              Lulus dengan Surat Keputusan OJK No. KEP-26/KDK.05/2021 tanggal 6 Juli 2021.

R. Eryawan Nurhariadi     Direktur              Lulus dengan Surat Keputusan OJK No. KEP-44/KDK.05/2021 tanggal 31 Agustus 2021.




Pedoman Kerja Direksi                                                  3. Menetapkan        usulan    dan     perubahan         Rencana
Perseroan      telah      memiliki    Board    Manual     atau            Jangka Panjang Perusahaan dan Rencana Kerja
Pedoman Tata Kerja Direksi yang telah disahkan                            dan    Anggaran       Perusahaan       sesuai        ketentuan
dalam Surat Keputusan Direksi No. 021/SK-DIR/                             yang berlaku;
MTF/X/2011 yang berisi petunjuk tata laksana kerja                     4. Menetapkan sasaran kinerja serta evaluasi kinerja
Direksi serta menjelaskan tahapan aktivitas secara                        Perseroan termasuk kebijakan dividen melalui
terstruktur, sistematis, mudah dipahami dan dapat                         mekanisme organisasi Perseroan sesuai ketentuan
dijalankan dengan konsisten, untuk dijadikan acuan                        yang berlaku;
bagi Direksi dalam melaksanakan tugas masing-                          5. Mengupayakan tercapainya sasaran kinerja yang
masing untuk mencapai Visi dan Misi Perseroan.                            digunakan sebagai dasar penilaian tingkat kesehatan
                                                                          sesuai dengan kesepakatan kinerja yang telah
Tugas, Tanggung Jawab, Wewenang,                                          ditetapkan dalam “RUPS Persetujuan RKAP”;
dan Kewajiban Direksi                                                  6. Menetapkan persetujuan proyek investasi non rutin
Direksi bertugas secara penuh menjalankan segala                          yang melebihi kewenangan Direktur dan memantau
tindakan      yang      berkaitan     dengan     pengurusan               pelaksanaannya;
Perseroan untuk kepentingan dan sesuai dengan                          7. Menetapkan struktur organisasi dan penetapan
maksud serta tujuan Perseroan sebagaimana diatur                          pejabat Perusahaan sampai jenjang tertentu yang
dalam peraturan perundang-undangan, Anggaran                              diatur melalui ketetapan Direksi.
Dasar Perseroan dan keputusan RUPS.
                                                                       TANGGUNG JAWAB DIREKSI
Berdasarkan Pedoman Kerja, tugas pokok Direksi                         1. Memenuhi ukuran Kinerja terpilih yang jelas, lengkap,
secara umum dan berdasarkan jabatannya adalah                             dan berimbang, baik dari aspek keuangan maupun
sebagai berikut:                                                          non keuangan untuk menentukan pencapaian misi
TUGAS POKOK DIREKSI                                                       dan tujuan Perusahaan sesuai dengan ketentuan
1. Menjalankan          segala   tindakan     yang   berkaitan            yang berlaku.
   dengan pengurusan Perusahaan untuk kepentingan                      2. Mewujudkan pelaksanaan RJPP dan RKAP, termasuk
   Perusahaan dan sesuai dengan maksud dan tujuan                         pencapaian target keuangan dan non keuangan.
   Perusahaan.                                                         3. Melaksanakan manajemen risiko.
2. Mewakili Perusahaan baik di dalam maupun di luar                    4. Membangun dan memanfaatkan teknologi informasi.
   Pengadilan tentang segala hal dan segala kejadian                   5. Menindaklanjuti temuan-temuan audit satuan SPI
   dengan       pembatasan-pembatasan           sebagaimana               dan Auditor Eksternal serta melaporkannya kepada
   diatur     dalam      peraturan     perundang-undangan,                Dewan Komisaris.
   Anggaran Dasar dan/atau keputusan RUPS.                             6. Melaporkan       informasi-informasi         yang      relevan
3. Menguasai, memelihara, dan mengurus kekayaan                           kepada Dewan Komisaris, antara lain mengenai
   Perusahaan.                                                            suksesi/mutasi/promosi manajer kunci (senior),
                                                                          program pengembangan SDM, pertanggungjawaban
TUGAS POKOK KOLEGIAL DIREKSI                                              manajemen        risiko,   dan     kinerja    pemanfaatan
1. Menetapkan visi, misi, dan strategi Perusahaan;                        teknologi informasi.
2. Menetapkan kebijakan Perusahaan yang berlaku                        7. Menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham
   secara Korporat;                                                       (RUPS) dan membuat risalah RUPS.


                                                                                                           PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                             Laporan Tahunan 2024          191
Page 192
                                      MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      8. Memperhatikan kepentingan stakeholders sesuai                   dan    menyampaikannya          kepada       RUPS    untuk
         dengan nilai-nilai etika dan peraturan perundang-               mendapat pengesahan.
         undangan yang berlaku.                                      2. Menyiapkan      Rencana          Kerja      dan   Anggaran
                                                                         Perusahaan     (RKAP),         dan      menyampaikannya
      Selain     diberikan    tugas   dan    tanggung     jawab,         kepada     Komisaris     untuk       dan    RUPS     untuk
      Direksi     juga    diberikan    hak    dan   berwenang            memperoleh pengesahan.
      untuk      menetapkan      kebijakan-kebijakan    dengan       3. Menyusun       dan     mengimplementasikan            sistem
      pengelolaan Perusahaan, termasuk kebijakan di                      akuntansi yang sesuai dengan standar akuntansi
      bidang ketenagakerjaan. Kebijakan-kebijakan terkait                keuangan termasuk pembukuan dan administrasi
      ketenagakerjaan dilaksanakan berdasarkan aturan                    yang     didasarkan     atas    pengendalian        internal
      internal    Perseroan     dan    peraturan    perundang-           yang andal.
      undangan yang berlaku di bidang ketenagakerjaan.               4. Memberikan      pertanggungjawaban            dan     segala
      Direksi juga memiliki kuasa untuk mengatur masalah                 keterangan tentang keadaan dan jalannya Perusahaan
      pendelegasian          wewenang/pemberian           kuasa          dalam laporan lainnya jika diminta oleh RUPS.
      Direksi untuk mewakili Perusahaan di dalam dan di              5. Menetapkan       secara     jelas        tugas,   tanggung
      luar pengadilan.                                                   jawab, dan wewenang manajemen pada setiap
                                                                         tingkatan/level.
      KEWAJIBAN DIREKSI                                              6. Menyusun dan menyampaikan Laporan Tahunan
      1. Menyiapkan Rencana Jangka Panjang Perusahaan                    yang telah ditandatangani bersama Komisaris
         (RJPP) yang merupakan rencana strategis yang                    kepada RUPS untuk memperoleh pengesahan.
         memuat sasaran dan tujuan Perusahaan yang                   7. Mencantumkan           kepemilikan        sahamnya     dan/
         hendak dicapai dalam jangka waktu 5 (lima) tahun,               atau keluarganya pada perusahaan lain dalam
         menandatanganinya bersama dengan Komisaris,                     Laporan Tahunan.



      Ruang Lingkup Pembagian Tugas dan Tanggung Jawab Direksi
      Pembagian ruang lingkup tugas Direksi mengacu kepada Surat Keputusan Direksi No. 021/SK-DIR/ MTF/X/2011
      tentang Pembagian Tugas dan Wewenang serta Tata Tertib Direksi, dan Surat Keputusan Direksi No. 003/SK-
      DIR/ MTF/I/2023 tanggal 3 Januari 2023 tentang Struktur Organisasi PT Mandiri Tunas Finance.


      Direksi            Tanggung Jawab


      Pinohadi           DIREKTORAT UTAMA
      G. Sumardi         1. Melaksanakan pengurusan Perusahaan sesuai yang ditetapkan dalam Anggaran Dasar dan ketentuan
                            Perundang – undangan yang berlaku.
                         2. Menetapkan Key Performance Indicator (KPI) atau sasaran kinerja Perusahaan, melakukan pengawasan
                            serta evaluasi dan mengupayakan tercapainya KPI.
                         3. Menentukan serta memutuskan pengambilan keputusan terkait strategi dan kebijakan Perusahaan
                            untuk jangka waktu menengah maupun panjang dengan tetap mengacu pada Visi dan Misi Perusahaan.
                         4. Mengelola pertumbuhan bisnis Perusahaan dengan turut memantau dan memastikan kinerja
                            keuangan tercapai sesuai sasaran agar keberlanjutan Perusahaan terjamin.
                         5. Mendorong penerapan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang baik (Good Corporate Governance)
                            dan mengarahkan pelaksanaan kegiatan tanggung jawab sosial Perusahaan.
                         6. Memimpin dan mengkoordinasikan pelaksanaan tugas dari Direksi lain untuk memastikan penerapan
                            strategi Perusahaan sesuai dengan target.
                         7. Melakukan pemantauan dan memberikan arahan terhadap unit kerja yang ada di Perusahaan agar
                            tetap berjalan sesuai dengan rencana dan strategi Perusahaan.
                         8. Memberikan arahan terhadap aktivitas pengembangan organisasi dan pengembangan Sumber Daya
                            Manusia (SDM) untuk kepentingan Perusahaan dalam mencapai maksud dan tujuan Perusahaan.




192     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 193
                                                                                >>       Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                       05
Direksi       Tanggung Jawab


R. Eryawan    DIREKTORAT CORPORATE FINANCE & RISK MANAGEMENT
Nurhariadi    1. Melaksanakan pengurusan Perusahaan sesuai yang ditetapkan dalam Anggaran Dasar dan ketentuan
                 Perundang – undangan yang berlaku.
              2. Memimpin dan mengarahkan peningkatan strategis pengelolaan bidang keuangan, akuntansi dan
                 perpajakan secara komprehensif selaras dengan Visi, Misi, strategi bisnis dan target finansial yang
                 telah ditetapkan.
              3. Mengawasi dan melaksanakan pengendalian sumber daya Perusahaan utamanya penggunaan seluruh
                 biaya secara efisien dan efektif guna tercapainya target yang telah ditetapkan dalam Rencana Kerja
                 dan Anggaran Perusahaan (RKAP) dan Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP).
              4. Memastikan laporan-laporan terkait keuangan, akuntansi dan perpajakan telah memenuhi kewajiban
                 dan peraturan yang berlaku.
              5. Menetapkan kebijakan dan strategi manajemen risiko dan kredit secara tertulis dan komprehensif
                 termasuk penetapan dan persetujuan limit risiko secara keseluruhan.
              6. Mengembangkan budaya manajemen risiko pada seluruh jenjang organisasi.
              7. Mengarahkan pelaksanaan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan (Good Corporate Governance) dan
                 pengendalian internal.
              8. Memberikan arahan terhadap aktivitas pengembangan organisasi dan pengembangan Sumber Daya
                 Manusia (SDM) sesuai unit kerja sehingga Perusahaan memiliki kebijakan, prosedur dan metode yang
                 handal dalam menerapkan manajemen risiko dan manajemen keuangan.

William       DIREKTORAT SALES & IT
Francis       1. Melaksanakan pengurusan Perusahaan sesuai yang ditetapkan dalam Anggaran Dasar dan ketentuan
Indra            Perundang – undangan yang berlaku.
              2. Mengawasi kelancaran kegiatan Perusahaan sesuai dengan strategi dan kebijakan yang telah
                 ditetapkan.
              3. Memimpin dan mengarahkan peningkatan strategis pengelolaan bidang pemasaran, Teknologi
                 Informasi (TI) dan operasional secara komprehensif selaras dengan Visi, Misi, strategi bisnis dan
                 target finansial yang telah ditetapkan.
              4. Memimpin dan mengarahkan Regional untuk mencapai target pangsa pasar (market share) dan
                 meningkatkan target volume bisnis.
              5. Memimpin dan mengkoordinasikan pemasaran produk-produk Perusahaan di Regional secara agresif
                 dengan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dan sesuai kebijakan Perusahaan.
              6. Menetapkan strategi TI, sehingga dapat menjadi mitra bisnis dengan seluruh unit kerja untuk
                 memberikan solusi teknologi yang tepat guna dalam menghadapi tantangan bisnis dan peningkatan
                 kualitas layanan kepada nasabah.
              7. Mengarahkan pelaksanaan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan (Good Corporate Governance) dan
                 pengendalian internal.
              8. Memberikan arahan terhadap aktivitas pengembangan organisasi dan pengembangan Sumber Daya
                 Manusia (SDM) sesuai unit kerja untuk kepentingan Perusahaan dalam mencapai maksud dan tujuan
                 Perusahaan.


Program Orientasi bagi Direksi                              sekurang-kurangnya mencakup informasi berikut:
Program Pengenalan kepada Direktur yang baru                1. Situasi industri keuangan Indonesia, khususnya
diangkat bertujuan untuk memberikan pengetahuan                non perbankan.
mengenai Perseroan, agar dapat memahami tugas               2. Profil Perseroan.
dan tanggung jawab sebagai Direktur, proses bisnis          3. Operasi serta kinerja keuangan Perseroan.
Perseroan, serta dapat bekerja selaras dengan Organ         4. Keorganisasian      dan   Tata   Kelola   Perusahaan
Perseroan lainnya.                                             yang Baik.


Program pengenalan perusahaan kepada Direksi yang           Pada tahun 2024 tidak ada perubahan komposisi
baru diangkat dilakukan oleh Sekretaris Perusahaan.         Direksi sehingga Perseroan tidak melakukan kegiatan
Materi yang diperkenalkan kepada Direksi baru               atau program orientasi bagi Direksi.




                                                                                            PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                              Laporan Tahunan 2024     193
Page 194
                                      MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      Program Pelatihan dan
      Pengembangan Kompetensi Direksi                                   1. Program     peningkatan     kapabilitas   dilaksanakan
      Kebijakan     Perseroan      juga   merancang          program       dalam rangka meningkatkan efektivitas kerja Direksi.
      untuk    memberikan       wawasan        baru   bagi    Direksi   2. Rencana     program      harus     dimasukkan   dalam
      untuk    meningkatkan        kapasitas    Perseroan     dalam        Rencana Kerja Anggaran Direksi.
      lingkungan usaha yang kompetitif, serta memberikan                3. Direksi     yang       mengikuti     program     wajib
      kesempatan      untuk     membangun         jaringan    dalam        mempresentasikan kepada Direksi lain dalam rangka
      rangka memberdayakan sumber daya yang ada dalam                      berbagi informasi dan pengetahuan.
      organisasi sehingga menjadikan Perseroan sebagai                  4. Direksi yang bersangkutan membuat laporan tentang
      organisasi berkinerja tinggi. Peningkatan kapasitas dan              pelaksanaan program peningkatan Kapabilitas dan
      kapabilitas penting agar Direksi dapat selalu mengikuti              disampaikan kepada Direksi lainnya.
      perkembangan      terbaru      tentang     industri    dimana
      Perseroan beroperasi dan selalu siap mengantisipasinya            Informasi lengkap tentang kegiatan peningkatan
      bagi    keberlangsungan       dan   kemajuan      Perseroan.      kompetensi yang diikuti Direksi di sepanjang tahun
      Kebijakan tentang program peningkatan kapabilitas                 2024 dapat dilihat pada bab Profil Perusahaan dalam
      bagi Direksi adalah sebagai berikut:                              laporan tahunan ini.



      Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi Tahun 2024
      Selama tahun 2024 Direksi telah mengeluarkan berbagai keputusan baik di bidang operasional, keuangan,
      maupun beberapa penunjang usaha melalui perangkat kebijakan yang dimiliki Direksi. Adapun keputusan dan
      pelaksanaan tugas Direksi di tahun 2024 adalah sebagai berikut:


      Keputusan, Rekomendasi, dan Pelaksanaan Tugas Direksi Tahun 2024

      Kuartal I      • Penyusunan MPI MTF Tahun 2024
      Tahun 2024     • Memonitor Persiapan pelaksanaan Internal Trip MTF Tahun 2024
                     • Memonitor event Rapat Kerja Nasional MTF
                     • Memonitor Hasil Audit atas Temuan Audit Bank Mandiri
                     • Memonitor Hasil Audit atas Temuan Audit OJK
                     • Memonitor proses migrasi data dari sistem Jonfis ke Canalis Bank Mandiri
                     • Memonitor Pembukaan dan Evaluasi Satelit MTF
                     • Memonitor Persiapan Implementasi UU PDP di MTF
                     • Evaluasi program Direct Impact Project 2023
                     • Reviu Pembentukan Inisiasi Direct Impact Project 2024
                     • Melakukan Kajian Strategi Peningkatan NIM
      Kuartal II     • Melakukan kajian dan analisa atas target profit 2024
      Tahun 2024     • Concern pada Strategi Anti Fraud
                     • Memonitor Persiapan dan Pelaksanaan RUPST MTF
                     • Memonitor atas penandatanganan Pakta Integritas Karyawan MTF
                     • Memonitor Hasil Audit atas Temuan Audit Bank Mandiri
                     • Memonitor Hasil Audit atas Temuan Audit OJK
                     • Reviu Perbedaan Data SLIK dan Silaras untuk Pelaporan ke OJK
                     • Melakukan Reviu untuk Prognosa Desember 2024
      Kuartal III    • Memonitor Hasil Audit Cabang/Divisi MTF (Matraman, Rantau Prapat, Corporate Fleet)
      Tahun 2024     • Memonitor Hasil Audit atas Temuan Audit OJK
                     • Membahas Management Letter Auditor External
                     • Reviu Corporate Planning Perusahaan Anak Bank Mandiri 2025-2029
                     • Reviu KPI Perusahaan dan KPI Divisi
                     • Memonitor Sentralisasi ACM dan Credit Head
                     • Persiapan Penyusunan Target & Strategi 2025
                     • Memonitor Penerapan Kinerja ESG
                     • Reviu Pencapaian DIP s.d Agustus 2024




194     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 195
                                                                                                             >>           Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                                                       05
 Kuartal IV        • Memonitor renovasi ruang kerja bagi karyawan MTF Lantai 23 dan 27
 Tahun 2024        • Memonitor Hasil Audit atas Temuan Audit OJK
                   • Memonitor Penanganan Perkara Hukum Debitur Bermasalah
                   • Reviu Rencana Penyesuaian Struktur Organisasi POJK Strategi Anti Fraud
                   • Reviu Perubahan RAC Badan Usaha
                   • Memonitor Sentralisasi ACM dan Credit Head
                   • Melakukan Perhitungan EPD 2025
                   • Reviu Pengembangan Jaringan & Kelas Cabang
                   • Persiapan Rakernas 2025 & HUT MTF ke-16
                   • Penyesuaian Organisasi & Pengelolaan Corporate Fleet
                   • Reviu Fraud Signifikan & Anti Fraud Development


Penilaian Kinerja Komite dan Organ Pendukung di Bawah Direksi
Dalam melaksanakan tugas kepengurusannya, Direksi membentuk komite-komite di bawah Direksi sesuai dengan
kebutuhan bisnis Perseroan dan ketentuan regulasi, yang diharapkan dapat menciptakan efektivitas dan efisiensi
operasional. Satuan kerja yang dimaksud adalah Komite Aset dan Liabilitas/Asset Liabilities Committee (ALCO), Komite
Kredit, dan Komite Anti Fraud. Direksi menilai bahwa baik Sekretaris Perusahaan dan Audit Internal maupun satuan
kerja yang terdiri dari Komite Aset dan Liabilitas/Asset Liabilities Committee (ALCO), Komite Kredit, serta Komite
Anti Fraud. Direksi menilai bahwa pada tahun 2024 komite-komite tersebut telah menjalankan tugas dan tanggung
jawabnya dengan efektif dan memberikan dukungan terhadap Direksi dalam hal pengelolaan bisnis Perseroan yang
sesuai dengan prinsip GCG.




TRANSPARANSI INFORMASI TENTANG
DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI

Keberagaman Komposisi Dewan Komisaris dan Direksi
Penetapan komposisi Dewan Komisaris Perseroan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan dan
kompleksitas perusahaan termasuk memperhatikan unsur keberagaman atas pengetahuan, keahlian, pengalaman
profesional serta pendidikan guna mendukung efektivitas pelaksanaan tugas dalam menjawab segala tantangan
usaha yang semakin dinamis. Berikut keberagaman komposisi Dewan Komisaris dan Direksi yang mendukung
pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya.


 Nama dan Jabatan          Kewarganegaraan          Usia     Gender      Latar Belakang Pendidikan                                   Keahlian


 Dewan Komisaris

 Rico Adisurja                  Indonesia           53       Laki-       • Master (S2) of Business Administration                    Administrasi
 Setiawan                                                    laki          Woodbury University (1994)                                Bisnis untuk
 (Komisaris Utama)                                                       • Sarjana (S1) Bachelor of Science University               bidang Finance
                                                                           of Southern California (1992)
 Saptari*                       Indonesia           55       Laki-       • Sarjana (S1) Ekonomi Akuntansi di                         Ekonomi
 (Komisaris)                                                 laki        • Universitas Gadjah Mada (1994)                            Akuntansi
 Fendy                          Indonesia           52       Laki-       • Magister (S2) Prodi Energi Keberlanjutan di               Telekomunikasi
 Eventius Mugni                                              laki          Universitas Kristen Indonesia (2022)                      dan Lingkungan
 (Komisaris                                                              • Sarjana (S1) Teknik Telekomunikasi di
 Independen)                                                               Universitas Kristen Indonesia (2001)
 Subarna**                      Indonesia           56       Laki-       • Magister (S2) Administrasi Negara di                      Ekonomi dan
 (Komisaris                                                  laki          Universitas Garut (2004)                                  Administrasi
 Independen)                                                             • Sarjana (S1) Ekonomi di Universitas                       Negara
                                                                           Siliwangi (1993)
*) Mengundurkan diri pada tanggal 25 Maret 2025
**) Berlaku efektif setelah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas penilaian kemampuan dan kepatutan


                                                                                                                            PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                              Laporan Tahunan 2024     195
Page 196
                                       MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




       Nama dan Jabatan     Kewarganegaraan       Usia    Gender     Latar Belakang Pendidikan                              Keahlian


       Direksi

       Pinohadi G.                Indonesia       54      Laki-      • Magister (S2) Bisnis International Finance di        Keuangan
       Sumardi                                            laki         IPMI International Business School (2003)
       (Direktur Utama)                                              • Sarjana (S1) Finance Management di
                                                                       Universitas Padjadjaran (1993)
       R. Eryawan                 Indonesia       53      Laki-      • Magister (S2) Manajemen di Universitas               Ekonomi
       Nurhariadi                                         laki         Atma Jaya Jakarta (2001)                             Manajemen
       (Direktur)                                                    • Sarjana (S1) Ekonomi Manajemen di
                                                                       Universitas Atma Jaya Yogyakarta (1994)
       William                    Indonesia       42      Laki-      • Magister (S2) Manajemen di Universitas               Manajemen
       Francis Indra                                      laki         Mercu Buana (2007)
       (Direktur)                                                    • Sarjana (S1) Matematika dari Universitas
                                                                       Padjadjaran (2004)




      PENILAIAN KINERJA
      DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI

      Penilaian Kinerja Dewan Komisaris
      Penilaian Kinerja Dewan Komisaris dilakukan melalui self assessment atas kinerja Dewan Komisaris dan dilaporkan
      serta dipertanggungjawabkan dalam RUPS.


                                      Prosedur Pelaksanaan Assessment Kinerja Dewan Komisaris


                                               Melakukan Penilaian                 Melaporkan Hasil                       Pertanggung
             Menetapkan Aspek-
        1.   Aspek Pengawasan
                                          2.     dengan Metode              3. Penilaian Kinerja Dewan         4.      Jawaban Diterima/
                                                Self-Assessment                  Komisaris dalam RUPS                   Ditolak oleh RUPS




              1. Profil Risiko
              2. Good Corporate                                                                                            Remunerasi
                 Governance
              3. Rentabilitas
              4. Permodalan




      Pihak yang melakukan penilaian terhadap kinerja Dewan Komisaris yaitu Dewan Komisaris itu sendiri dengan
      melakukan penilaian atas kinerja Dewan Komisaris selama tahun 2024 secara mandiri (self assessment). Secara
      rinci penilaian kinerja Dewan Komisaris sebagai berikut:


      Indikator                                                                                           Bobot Penilaian       Pencapaian

      Dewan Komisaris menyelenggarakan Rapat Dewan Komisaris secara berkala minimal 6 (enam)
                                                                                                                       12,50%        100,00%
      kali dalam 1 (satu) tahun.
      Dewan Komisaris menyelenggarakan Rapat Bersama Direksi secara berkala minimal 4 (empat)
                                                                                                                       12,50%        100,00%
      kali dalam 1 (satu) tahun.
      Dewan Komisaris melaksanakan peningkatan pengetahuan, keahlian, dan kemampuan melalui
      keikutsertaan dalam seminar/pelatihan yang sesuai dengan bidang tugasnya minimal 1 (satu)                        12,50%        100,00%
      kali dalam 1 (satu) tahun.




196     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 197
                                                                                         >>       Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                                  05
Indikator                                                                                        Bobot Penilaian    Pencapaian

Dewan Komisaris menyusun dan menyampaikan Laporan Pengawasan Rencana Bisnis
                                                                                                         12,50%        100,00%
Perusahaan Pembiayaan kepada Regulator secara berkala 2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun.
Dewan Komisaris mereviu, mengevaluasi dan memberikan persetujuan terhadap hal-hal
yang wajib mendapatkan persetujuan Dewan Komisaris berdasarkan peraturan perundang-                      12,50%        100,00%
undangan yang berlaku dan Anggaran Dasar Perseroan.
Dewan Komisaris telah memastikan bahwa Direksi telah menindaklanjuti temuan audit dan
rekomendasi dari Divisi Internal Audit, auditor eksternal, hasil pengawasan OJK dan/atau hasil           12,50%        100,00%
pengawasan otoritas lain.
Dewan Komisaris memastikan terselenggaranya prinsip dan praktik Good Corporate
                                                                                                         12,50%        100,00%
Governance pada seluruh jenjang organisasi.
Dewan Komisaris memastikan Komite-Komite di bawahnya, yaitu Komite Audit, Komite
Pemantau Risiko, Komite Nominasi dan Remunerasi serta Komite Tata Kelola Terintegrasi telah
menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik dan efektif sesuai ketentuan yang berlaku.
Adapun beberapa indikator yang diukur dalam penyelenggaraan tugas dan fungsi komite di
                                                                                                         12,50%        100,00%
bawah Dewan Komisaris adalah sebagai berikut:
• Pelaksanaan Rapat Komite dan Rencana Kerja Komite
• Tingkat kehadiran dan partisipasi dalam Rapat Komite
• Penyampaian hasil reviu terhadap Dewan Komisaris


Secara keseluruhan hasil penilaian Dewan Komisaris tahun 2024 sangat baik dengan seluruh aspek penilaian
memiliki pencapaian sampai 100,00%              sehingga kinerja Dewan Komisaris selama tahun tersebut dapat
dikategorikan sangat baik


Penilaian Kinerja Direksi
Proses pelaksanaan penilaian terhadap kinerja Direksi dapat dilihat dari pencapaian Key Performance Indicators
(KPI) Direksi secara Individu serta KPI Direksi secara kolegial yang dinilai oleh Pemegang Saham melalui
mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Evaluasi atas kinerja Direksi berdasarkan atas pencapaian
(KPI) telah disepakati sebelumnya melalui mekanisme RUPS oleh pemegang saham, Dewan Komisaris dan Direksi.
Kriteria penilaian atau evaluasi kinerja Direksi berdasarkan Key Performance Indicator (KPI), yaitu:
1. Perspektif Financial (Keuangan)
2. Perspektif Customer
3. Perspektif Internal Bisnis Proses
4. Inisiatif Pengembangan


Pihak yang melakukan penilaian kinerja Direksi adalah Dewan Komisaris dan RUPS. Dalam melakukan penilaian
kinerja Direksi, Dewan Komisaris mengacu kepada indikator KPI. Kemudian Dewan Komisaris dan Direksi akan
mempertanggungjawabkan pencapaian kinerja mereka selama periode 2024, termasuk di dalamnya pelaksanaan
tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris dan Direksi dalam RUPS. Hasil penilaian kinerja Direksi berdasarkan
KPI dapat dilihat pada tabel di bawah ini.



Perspektif            KPI                                                               Bobot             Ukuran          Nilai

                                                                                       25,00%                          23,90%

                      Net Income (Rp M)                                                  10,0%        Sesuai RKAP        8,80%

Keuangan              PPOP (Pre Provison Operating Profit) (Rp. M)                       10,0%        Sesuai RKAP        5,46%

                      Return on Equity (ROE) (%)                                          5,0%        Sesuai RKAP        4,54%

                      Gearing Ratio (x)                                                   5,0%        Sesuai RKAP        5,09%




                                                                                                     PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                       Laporan Tahunan 2024       197
Page 198
                                     MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




       Perspektif           KPI                                                             Bobot          Ukuran          Nilai

                                                                                            30,0%                        31,67%

       Pelanggan            Bade Joint Finance (JF)                                         20,0%     Sesuai RKAP         20,31%

                            Pembiayaan Porsi Captive (%)                                    10,00%    Sesuai Target       11,35%

                                                                                            25,0%

                            Finance at Risk (%)                                               5,0%    Sesuai Target       4,23%

                            CKPN to Finance at Risk (FAR Coverage) (%)                       5,0%     Sesuai Target       4,69%

       Internal Proses      Cost of Credit (CoC) (%)                                         5,0%     Sesuai RKAP         3,82%
       Bisnis
                            Cost to Income Ratio (%) - CER                                   5,0%     Sesuai RKAP         5,57%

                            Persentase Pemenuhan minimum IT Requirement (%)                   2,5%    Sesuai Target       2,50%

                            Persentase Pemenuhan minimum Mandiri Subsidiary
                                                                                              2,5%    Sesuai Target       2,50%
                            Management Principles Guideline (MSMPG) (%)

                                                                                            20,0%                        22,00%

                            Implementasi Project Sydney (Implementasi Kajian
                                                                                            5,00%     Sesuai Target       5,50%
       Pengembangan         Ecosystem Multifinance)

                            SLA Approval Underwriting Project Auto                          5,00%     Sesuai Target       5,50%

                            Pengembangan sistem untuk integrasi ke Livin - Project Auto     10,00%    Sesuai Target       11,00%

       TOTAL                                                                               100,0%                      100,87%


      Secara keseluruhan hasil penilaian Direksi di tahun 2024 tercapai secara optimal, dengan seluruh aspek penilaian
      memiliki pencapaian sampai 100,87% sehingga kinerja Direksi selama tahun 2024 dapat dikategorikan sesuai
      dengan target.




      NOMINASI DEWAN KOMISARIS
      DAN DIREKSI

      Kebijakan nominasi Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan mengikuti kebijakan dari PT Bank Mandiri (Persero)
      Tbk selaku Pemegang Saham Utama/Pengendali Perseroan.


      Kriteria dan Persyaratan Dewan Komisaris
      Kriteria Dewan Komisaris Perusahaan adalah:                              anggota Dewan Komisaris yang dinyatakan
      1. Mempunyai akhlak, moral, dan integritas yang baik;                    bersalah    menyebabkan     suatu      perusahaan
      2. Cakap melakukan perbuatan hukum;                                      dinyatakan pailit;
      3. Lulus      penilaian   kemampuan         dan   kepatutan         c. Tidak pernah dihukum karena melakukan
         sebagaimana yang disyaratkan oleh peraturan                           tindak pidana yang merugikan keuangan
         perundang-undangan yang berlaku;                                      negara     dan/atau yang    berkaitan     dengan
      4. Dalam 5 (lima) tahun sebelum pengangkatan dan                         sektor keuangan; dan
         selama menjabat:                                                 d. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/
         a. Tidak pernah dinyatakan pailit;                                    atau anggota Dewan Komisaris yang selama
         b. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/atau                      menjabat:




198     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 199
                                                                                      >>       Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                                    05
      •   Pernah     tidak     menyelenggarakan       RUPS     13. Tidak   pernah     menjadi        anggota       Direksi   pada
          tahunan;                                                Perusahaan yang sama dalam kurun waktu 6
      •   Pertanggungjawabannya sebagai anggota                   (enam) bulan terakhir.
          Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris
          pernah tidak diterima oleh RUPS atau pernah          Kriteria dan Persyaratan Direksi
          tidak     memberikan       pertanggungjawaban        Kriteria Direksi Perusahaan adalah:
          sebagai anggota Direksi dan/atau anggota             1. Mempunyai akhlak, moral, dan integritas yang baik;
          Dewan Komisaris kepada RUPS; dan                     2. Cakap melakukan perbuatan hukum;
      •   Pernah menyebabkan perusahaan yang                   3. Dalam 5 (lima) tahun sebelum pengangkatan dan
          memperoleh         izin,    persetujuan,     atau       selama menjabat:
          pendaftaran dari Otoritas Jasa Keuangan                 a. Tidak pernah dinyatakan pailit;
          tidak memenuhi kewajiban menyampaikan                   b. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/atau
          laporan         tahunan     dan/atau       laporan         anggota Dewan Komisaris yang dinyatakan
          keuangan kepada Otoritas Jasa Keuangan.                    bersalah        menyebabkan           suatu    perusahaan
5. Memiliki komitmen untuk mematuhi peraturan                        dinyatakan pailit;
   perundang-undangan; dan                                        c. Tidak pernah dihukum karena melakukan
6. Memiliki pengetahuan dan/atau keahlian di bidang                  tindak pidana yang merugikan keuangan
   yang dibutuhkan Emiten atau Perusahaan Publik.                    negara        dan/atau yang           berkaitan     dengan
7. Memiliki    domisili    sesuai    ketentuan     peraturan         sektor keuangan; dan
   perundang-undangan yang berlaku;                               d. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/
8. Bagi warga negara asing wajib memiliki perizinan                  atau anggota Dewan Komisaris yang selama
   yang ditetapkan peraturan perundang-undangan                      menjabat:
   yang berlaku untuk menetapkan dan bekerja di                      •     Pernah     tidak      menyelenggarakan            RUPS
   Indonesia dan memiliki pengetahuan terutama                             tahunan;
   mengenai kondisi perekonomian, budaya dan                         • Pertanggungjawabannya sebagai anggota
   bahasa Indonesia;                                                       Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris
9. Dilarang    melakukan       rangkap   jabatan     sebagai               pernah tidak diterima oleh RUPS atau pernah
   anggota Dewan Komisaris pada lebih dari 3 (tiga)                        tidak    memberikan           pertanggungjawaban
   Perusahaan lain. Tidak termasuk dalam rangkap                           sebagai anggota Direksi dan/atau anggota
   jabatan yaitu:                                                          Dewan Komisaris kepada RUPS; dan
   a. Anggota Dewan Komisaris non independen                         •     Pernah menyebabkan               perusahaan yang
      menjalankan tugas fungsional dari pemegang                           memperoleh          izin,      persetujuan,       atau
      saham Perusahaan yang berbentuk badan                                pendaftaran dari Otoritas Jasa Keuangan
      hukum pada kelompok usahanya;                                        tidak memenuhi kewajiban menyampaikan
   b. Anggota Dewan Komisaris menduduki jabatan                            laporan      tahunan           dan/atau       laporan
      pada organisasi atau lembaga nirlaba. Sepanjang                      keuangan kepada Otoritas Jasa Keuangan.
      yang        bersangkutan       tidak   mengabaikan       4. Memiliki komitmen untuk mematuhi peraturan
      pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagai                perundang-undangan; dan
      anggota Dewan Komisaris Perusahaan.                      5. Memiliki pengetahuan dan/atau keahlian di bidang
10. Memiliki sertifikasi keahlian di bidang pembiayaan            yang dibutuhkan Perusahaan.
   dari lembaga yang ditunjuk oleh asosiasi;
11. Memahami       peraturan    perundang-undangan        di   Seluruh anggota Direksi dan Komisaris telah memenuhi
   bidang pembiayaan dan peraturan perundang-                  persyaratan     formal      dan    material      yang     berlaku,
   undangan lain yang relevan;                                 persyaratan formal bersifat umum, sesuai peraturan
12. Memenuhi kriteria lain yang ditetapkan oleh                perundang-undangan             yang       berlaku,     sedangkan
   regulator      dan/atau      peraturan        perundang-    persyaratan material bersifat khusus, yang disesuaikan
   undangan yang berlaku; dan                                  dengan kebutuhan dan sifat bisnis Perseroan.


                                                                                                       PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                         Laporan Tahunan 2024       199
Page 200
                                    MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      Proses Nominasi Dewan Komisaris                             5. Terbukti melakukan tindakan yang melanggar
      dan Direksi                                                     etika dan/atau kepatutan yang menjadi kewajiban
      Mekanisme         nominasi,       pengangkatan      dan         seluruh anggota Direksi.
      pemberhentian Dewan Komisaris dan Direksi dilakukan         6. Terbukti bersalah berdasarkan keputusan pengadilan
      melalui keputusan pemegang saham yang kemudian                  yang memiliki kekuatan hukum yang tetap.
      berlaku efektif melalui Penilaian Kemampuan dan             7. Mengundurkan diri.
      Kepatutan (Fit & Proper Test) sesuai dengan peraturan
      dari OJK selaku regulator di sektor keuangan.               Calon Anggota Dewan Komisaris dan Direksi melalui
      Mekanisme pemberhentian Dewan Komisaris dan                 beberapa rangkaian proses seleksi sebelum diusulkan
      Direksi   dapat   dilakukan    sewaktu-waktu     dengan     oleh Pemegang Saham yang memiliki wewenang
      persetujuan pemegang saham dan dinyatakan tidak             untuk mengusulkan dalam RUPS. Sebagai bagian
      memenuhi kriteria dengan alasan sebagai berikut:            dari Mandiri grup, pengangkatan Dewan Komisaris
      1. Terbukti tidak dapat memenuhi kewajibannya yang          dan Direksi Perusahaan mengacu kepada Peraturan
         telah disepakati dalam Kontrak Manajemen.                Menteri BUMN No. PER-04/MBU/06/2020 tentang
      2. Terbukti tidak dapat melaksanakan kewajibannya           Perubahan atas Peraturan Menteri Negara BUMN No.
         dengan baik.                                             PER-03/ MBU/2012 tentang Pedoman Pengangkatan
      3. Terbukti tidak melaksanakan peraturan perundang-         Anggota Direksi dan Anggota Dewan Komisaris Anak
         undangan dan/atau ketentuan yang dimuat dalam            Perusahaan Badan Usaha Milik Negara. Prosedur dan
         Anggaran Dasar Perusahaan.                               mekanisme seleksi calon Direksi berlandaskan pada
      4. Terbukti terlibat dalam tindakan yang merugikan          prinsip-prinsip GCG, yaitu Transparansi, Kemandirian,
         Perseroan dan/atau Negara.                               Akuntabilitas, Pertanggungjawaban, dan Kewajaran.




      REMUNERASI DEWAN KOMISARIS
      DAN DIREKSI

      Prosedur Pengusulan Hingga Penetapan Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
      Prosedur penetapan remunerasi Anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan dilakukan oleh pemegang
      saham melalui RUPS dengan memperhatikan hasil kajian yang telah dilakukan oleh Perseroan.


      Remunerasi bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi dilakukan dengan basis formula yang ditetapkan oleh
      pemegang saham melalui RUPS dan telah melalui kajian oleh Dewan Komisaris dan Komite Nominasi & Remunerasi
      melalui pendalaman yang dilakukan oleh pemegang saham. Keputusan penetapan remunerasi Dewan Komisaris
      dan Direksi ditetapkan melalui RUPS.

                    Skema Prosedur Pengusulan Hingga Penetapan Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi



                    Dewan Komisaris               Dewan Komisaris menyampaikan               Pemegang saham
            mempertimbangkan rekomendasi            usulan remunerasi kepada           mempertimbangkan rekomendasi
             Komite Nominasi & Remunerasi.              pemegang saham.                    dari Dewan Komisaris.




           Rekomendasi dan usulan remunerasi
            bagi Dewan Komisaris dan Direksi                                          Penetapan remunerasi bagi Dewan
           oleh Komite Nominasi & Remunerasi                                          Komisaris dan Direksi melalui RUPS.
                kepada Dewan Komisaris.




200     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 201
                                                                                    >>      Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                             05
Struktur Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
Komponen penghasilan Dewan Komisaris dan Direksi terdiri dari Gaji/Honorarium, Tunjangan dan Fasilitas,
serta Tantiem/Insentif Kinerja sebagai bonus kerja. Berikut struktur remunerasi dan komponennya bagi Dewan
Komisaris dan Direksi dapat disampaikan:


          Struktur Remunerasi Dewan Komisaris                               Struktur Remunerasi Direksi

  Honorarium Dewan Komisaris                                  Gaji Direksi
  Penghasilan tetap berupa uang yang diterima setiap bulan    Penghasilan tetap berupa uang yang diterima setiap bulan
  karena kedudukannya sebagai anggota Dewan Komisaris         karena kedudukannya sebagai anggota Direksi Perseroan,
  Perseroan, dengan ketentuan sebagai berikut:                dengan ketentuan sebagai berikut:
  • Perhitungan gaji Komisaris Utama sebesar 45% dari gaji    • Gaji Direktur Utama ditetapkan dengan menggunakan
      Direktur Utama;                                             pedoman internal pemegang saham.
  • Perhitungan gaji Komisaris sebesar 90% dari gaji          • Gaji anggota Direksi lainnya ditetapkan dengan komposisi
      Komisaris Utama.                                            Faktor Jabatan sebesar 90% dari Gaji Direktur Utama.
                                                              • RUPS dapat menetapkan Faktor Besaran Jabatan yang
                                                                  berbeda dengan ketentuan sebagaimana dimaksud
                                                                  apabila dipandang lebih dapat merefleksikan keadilan dan
                                                                  kewajaran dalam pelaksanaan tanggung jawab masing-
                                                                  masing anggota Direksi serta kemampuan Perseroan.

  Tunjangan Dewan Komisaris                                   Tunjangan Direksi
  Penghasilan berupa uang atau yang dapat dinilai dengan      Penghasilan berupa uang atau yang dapat dinilai dengan
  uang yang diterima pada waktu tertentu oleh anggota Dewan   uang yang diterima pada waktu tertentu oleh anggota Direksi
  Komisaris selain Honorarium.                                selain Gaji.


  Fasilitas Dewan Komisaris                                   Fasilitas Direksi
  Penghasilan berupa sarana dan/atau kemanfaatan dan/         Penghasilan berupa sarana dan/atau kemanfaatan dan/atau
  atau penjaminan yang digunakan/dimanfaatkan oleh            penjaminan yang digunakan/dimanfaatkan oleh anggota
  anggota Dewan Komisaris dalam rangka pelaksanaan tugas,     Direksi dalam rangka pelaksanaan tugas, wewenang,
  wewenang, kewajiban dan tanggung jawab berdasarkan          kewajiban dan tanggung jawab berdasarkan peraturan
  peraturan perundang-undangan, yang dapat berupa:            perundang-undangan, yang dapat berupa:
  • Fasilitas/Asuransi Kesehatan                              • Fasilitas/Asuransi Kesehatan
  • Fasilitas Bantuan Hukum                                   • Fasilitas Bantuan Hukum


  Tantiem/Insentif Kinerja Dewan Komisaris                    Tantiem Direksi
  Tantiem adalah Penghasilan yang merupakan penghargaan       Tantiem diberikan sebagai tambahan berupa Penghargaan
  yang diberikan kepada anggota Dewan Komisaris apabila       Jangka Panjang (Long Term/Incentive/LII)
  memperoleh laba dan tidak mengalami akumulasi kerugian.     • Tantiem yaitu penghasilan yang merupakan penghargaan
  • Insentif Kinerja adalah Penghasilan yang merupakan           yang diberikan kepada Direksi apabila memperoleh laba
     penghargaan yang diberikan kepada anggota Dewan             dan tidak mengalami akumulasi kerugian.
     Komisaris.                                               • Insentif Kinerja, yaitu penghasilan yang merupakan
                                                                 penghargaan yang diberikan kepada anggota Direksi
                                                                 apabila terjadi peningkatan kinerja walaupun masih
                                                                 mengalami kerugian atau akumulasi kerugian.




Kebijakan Dasar Terkait Indikator dan Penetapan
Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi Tahun 2024
Remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris mengacu kepada keputusan dari pemegang saham sebagaimana
ditetapkan dalam RUPS dengan memperhatikan hasil kajian yang dilakukan oleh Perusahaan. Hasil kajian
tersebut sebagai bahan usulan Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada Pemegang Saham. Berdasarkan
Pasal 96 ayat (1) Undang-undang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas yang mengatur besarnya gaji
dan tunjangan Direksi ditetapkan berdasarkan keputusan RUPS. Berdasarkan Pasal 96 ayat (2) kewenangan
tersebut dapat dilimpahkan kepada Dewan Komisaris. Berikut adalah aspek kajian penetapan remunerasi Dewan
Komisaris dan Direksi.



                                                                                                PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                  Laporan Tahunan 2024       201
Page 202
                                   MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




                                                                     Peraturan/perundang-
           Kinerja keuangan
                                                                     undangan yang berlaku,    Pertimbangan sasaran
          dan pencapaian Key               Prestasi kerja
                                                                     serta kewajaran dengan     dan strategi jangka
         Performance Indicator               individu.
                                                                      industri/perusahaan       panjang Perseroan.
            (KPI) Perseroan.
                                                                             lainnya.




      Dewan Komisaris menentukan dasar penetapan remunerasi bagi Direksi berbasis metode balance scorecard
      dengan menggunakan parameter yang telah ditentukan.


      Penilaian kinerja Direksi selama tahun 2024 dilakukan berdasarkan metode balance scorecard dengan
      menggunakan parameter sebagai berikut:
      1. Pencapaian kinerja sesuai Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) yaitu meliputi pencapaian target
         angka- angka keuangan seperti volume pembiayaan, profitabilitas, pembiayaan joint financing, cost efficiency
         ratio, cost of credit dan piutang pembiayaan bermasalah.
      2. Penyempurnaan dan pengembangan proses bisnis pembiayaan, meliputi antara lain proses kredit, proses
         operasional, proses pemasaran, dan proses collection.
      3. Perluasan jaringan usaha dan peningkatan kerja sama aliansi.
      4. Strategis dengan grup serta pengembangan kerja sama dengan dealer dan showroom.
      5. Pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan corporate branding.


      Transparansi Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi Tahun 2024
      Selama tahun 2024, Perseroan telah memperhitungkan remunerasi bagi Dewan Komisaris dan Direksi sebagai berikut:

                                                                                 Jabatan
       Komponen
       Remunerasi                                                 Dewan Komisaris                            Direksi
                                                             (4 Posisi/Jabatan) (Rp)          (3 Posisi/Jabatan) (Rp)

       Gaji/Honorarium                                                2.529.150.032                    6.070.752.000

       Tunjangan                                                      2.601.588.082                    9.389.953.314

       Asuransi Kesehatan                                               165.076.029                     203.503.400

       Jamsostek                                                                  -                      254.764.003

       Bonus/Tantiem                                                 2.992.500.000                    9.450.000.000

       Tunjangan Hari Raya                                              153.963.333                      557.118.443



      Berdasarkan data komponen remunerasi yang diterima oleh Dewan Komisaris dan Direksi, berikut perhitungan
      nominal remunerasi berdasarkan jabatan sebagai berikut:


       Perihal                                                                                          Jumlah (Rp)

       Jumlah Remunerasi Dewan Komisaris                                                               8.442.277.476

       Jumlah Remunerasi Direksi                                                                      25.926.091.160

       Jumlah Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi Tahun 2024                                      34.368.368.637




202     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 203
                                                                                                                  >>      Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                                                           05
Informasi Tentang Rasio Gaji
Gaji yang diperbandingkan dalam rasio gaji adalah imbalan yang diterima oleh anggota Direksi, Dewan Komisaris dan
karyawan pada bulan terakhir tahun pelaporan. Rasio gaji tertinggi dan terendah, dalam skala perbandingan berikut:
1. Rasio gaji karyawan yang tertinggi dan terendah;
2. Rasio gaji anggota Direksi yang tertinggi dan terendah;
3. Rasio gaji anggota Dewan Komisaris yang tertinggi dan terendah; dan
4. Rasio gaji anggota Direksi tertinggi dan karyawan tertinggi.


Informasi mengenai rasio gaji Dewan Komisaris, Direksi, dan Karyawan Perseroan adalah sebagai berikut


     Perbandingan                                                                                     2024                    2023              2022

     Rasio gaji Direksi yang tertinggi dan terendah                                                      1:1,18                  1:1,18           1:1,18

     Rasio gaji Komisaris yang tertinggi dan terendah                                                   1:1,69                  1:1,36            1:1,36

     Rasio gaji Direksi yang tertinggi dan karyawan tertinggi                                           1:1,32                  1:1,27            1:1,27

     Rasio gaji karyawan yang tertinggi dan terendah                                                  1:64,37                 1:64,37            1:64,75




RAPAT DEWAN
KOMISARIS DAN DIREKSI

Rapat Dewan Komisaris
Pedoman kerja Dewan Komisaris mengatur rapat paling sedikit setiap 2 (dua) bulan sekali, dalam rapat tersebut
Dewan Komisaris dapat mengundang Direksi. Dewan Komisaris dapat mengadakan rapat sewaktu-waktu atas
permintaan 1 (satu) atau beberapa anggota Dewan Komisaris, permintaan Direksi, atau atas permintaan tertulis
dari 1 (satu) atau beberapa Pemegang Saham dengan menyebutkan hal-hal yang akan dibicarakan.


Pada tahun 2024, Dewan Komisaris mengadakan Rapat Internal Dewan Komisaris sebanyak 6 (enam) kali. Berikut
disampaikan agenda dan risalah rapat, kehadiran, serta rekapitulasi tingkat kehadiran Dewan Komisaris dalam
rapat-rapat tersebut.


Rekapitulasi Kehadiran Dewan Komisaris pada Rapat Internal Dewan Komisaris

                                                                                                     Jumlah                  Jumlah
     Dewan Komisaris                                      Jabatan                                                                          Kehadiran (%)
                                                                                                 Wajib Rapat               Kehadiran

     Rico Adisurja Setiawan                               Komisaris Utama                                    6                         6          100%

     Totok Priyambodo1)                                   Komisaris                                           1                        1          100%

     Saptari2)                                            Komisaris                                          3                         3          100%

     Fendy Eventius Mugni    3)
                                                          Komisaris Independen                               6                         6          100%

     Subarna4)                                            Komisaris Independen                                1                        1          100%

     Rata-rata                                                                                                                                    100%

1)
   Diberhentikan pada RUPS tanggal 05 Juni 2024
2)
   Mulai menjabat pada tanggal 28 Juni 2024 setelah keputusan hasil fit and proper test oleh OJK (Oktober 2024)
3)
   Mulai menjabat pada tanggal 8 Desember 2023 setelah keputusan hasil fit and proper test oleh OJK
4)
   Efektif setelah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test)




                                                                                                                               PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                                 Laporan Tahunan 2024      203
Page 204
                                              MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      Risalah Rapat Internal Dewan Komisaris dan Kehadiran Dewan Komisaris

                                                                                                                                                 Alasan Ketidakhadiran
           Tempat & Tanggal              Agenda Rapat                                                                   Peserta Rapat               Dewan Komisaris
                                                                                                                                                    yang Tidak Hadir

           Online Meeting,               Penambahan Fasilitas Kredit dari Bank BCA, Bank BTN,                           Dewan Komisaris                   -
           24 Januari 2024               Bank DKI, Bank Panin, JP Morgan Jakarta dan PT Sarana
                                         Multigriya Finansial.
           Online Meeting,               Rencana Sumber Pendanaan 2024                                                  Dewan Komisaris                   -
           28 Maret 2024
           Online Meeting,               Pembahasan Update Berita Negatif MTF                                           Dewan Komisaris
           30 Mei 2024
           Ruang Meeting BOD             • Update Pelaksanaan Kepatuhan Perusahaan dalam                                Dewan Komisaris                   -
           Lantai 3A, 25 Juli 2024         Rapat Dekom SI 2024
                                         • Rencana Sumber Pendanaan 2024 (Treasury)
                                         • Update Layanan Pengaduan & Berita Negatif
           Ruang Meeting BOD             • Rencana Sumber Pendanaan 2024 (Fasilitas Pinjaman                            Dewan Komisaris                   -
           Lantai 3A, 27 September         Bank Danamon & Bank Panin, serta Mandiri)
           2024                          • Realisasi Pengalihan dan Penjaminan Aset
           Ruang Meeting BOD             Performance MTF Oktober 2024                                                   Dewan Komisaris                   -
           Lantai 3A, 28 November
           2024



      Rekapitulasi Kehadiran Dewan Komisaris Pada RUPS

                                                                                                           Jumlah                  Jumlah
           Dewan Komisaris                                      Jabatan                                                                               Kehadiran (%)
                                                                                                       Wajib Rapat               Kehadiran

           Rico Adisurja Setiawan                               Komisaris Utama                                    3                         3                 100%

           Totok Priyambodo1)                                   Komisaris                                          0                         0                 100%

           Saptari2)                                            Komisaris                                           1                        1                 100%

           Fendy Eventius Mugni    3)
                                                                Komisaris Independen                               3                         3                 100%

           Subarna4)                                            Komisaris Independen                               0                         0                 100%

           Rata-rata                                                                                                                                          100%

      1)
         Diberhentikan pada RUPS tanggal 05 Juni 2024
      2)
         Mulai menjabat pada tanggal 28 Juni 2024 setelah keputusan hasil fit and proper test oleh OJK (Oktober 2024)
      3)
         Mulai menjabat pada tanggal 8 Desember 2023 setelah keputusan hasil fit and proper test oleh OJK
      4)
         Efektif setelah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test)




      Rapat Direksi
      Direksi mengadakan rapat secara internal minimal 1 (satu) bulan sekali dengan agenda bulanan disiapkan oleh
      Sekretaris Perusahaan. Rapat Direksi dipimpin oleh Direktur Utama dan dalam hal Direktur Utama tidak dapat
      hadir atau berhalangan, yang tidak perlu dibuktikan kepada pihak ketiga. Rapat Direksi dipimpin oleh seorang
      anggota Direksi yang dipilih oleh dan dari antara anggota Direksi yang hadir.


      Mekanisme pengambilan keputusan rapat yang dilaksanakan Direksi mengacu pada Pedoman Kerja. Keputusan
      rapat Direksi diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat. Dalam hal keputusan musyawarah mufakat tidak
      tercapai maka keputusan diambil berdasarkan pemungutan suara terbanyak. Rapat Direksi terdiri dari rapat
      internal dan rapat dengan mengundang Direksi untuk membahas berbagai aspek operasional dan pengelolaan
      finansial Perseroan.


      Di sepanjang Tahun 2024, Direksi melaksanakan rapat sebanyak 48 kali. Berikut disampaikan agenda dan risalah
      rapat, kehadiran, serta rekapitulasi tingkat kehadiran Direksi dalam rapat-rapat tersebut.



204         PT Mandiri Tunas Finance
            Laporan Tahunan 2024
Page 205
                                                                                              >>    Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                                            05
Rekapitulasi Kehadiran Direksi Pada Rapat Direksi

                                                                                    Jumlah             Jumlah
 Direksi                                         Jabatan                                                               Kehadiran (%)
                                                                                Wajib Rapat          Kehadiran

 Pinohadi G. Sumardi                             Direktur Utama                          48                 48                  100%

 R. Eryawan Nurhariadi                           Direktur                                48                 47                    98%

 William Francis Indra                           Direktur                                48                 46                    96%

 Rata-rata                                                                               48                 47                   98%



Risalah Rapat dan Kehadiran Direksi

                                                                                                                 Alasan Ketidakhadiran
Tempat & Tanggal         Agenda Rapat                                                         Peserta Rapat      Direksi yang Tidak Hadir

                         Diskusi Umum BOD
Jakarta,                 Update Usulan MTF Internal Trip 2024
10 Januari 2024
                         Update Persiapan Rakernas 2024 dan HUT MTF                           Seluruh Direksi               -
Kantor Pusat MTF
                         yang ke 15 Tahun
                         Pembahasan terkait Migrasi Data Jonfis Canalis Bank Mandiri - MTF
                         Diskusi Umum BOD
Jakarta,                 Pembahasan Audit Bank Mandiri
15 Januari 2024                                                                               Seluruh Direksi               -
Kantor Pusat MTF         Update Target Internal MTF 2024
                         Pembahasan Target EPD Amount

Jakarta,                 Diskusi Umum BOD                                                     Seluruh Direksi               -
22 Januari 2024          Pembahasan Asset & Liability Committee (ALCO)
Kantor Pusat MTF         Januari 2024
                         Diskusi Umum BOD
Jakarta,                 Update Research Customer Behaviour 2023                              Seluruh Direksi               -
29 Januari 2024
Kantor Pusat MTF         Pembahasan Pengajuan Pembukaan dan Evaluasi Satelit
                         Pembahasan Working Group Implementasi UU PDP
                         Diskusi Umum BOD
Jakarta,
                         Pembahasan Evaluasi Program Booster DIP 2023 dan
5 Februari 2024                                                                               Seluruh Direksi               -
                         Pemaparan DIP 2024
Kantor Pusat MTF
                         Update IIMS 2024
                         Diskusi Umum BOD
                         Pembahasan Usulan Penyusunan BCP Pemilu 2024
Jakarta,
12 Februari 2024         Pembahasan Alokasi Biaya Tarik dan Denda kepada Customer             Seluruh Direksi               -
Kantor Pusat MTF
                         Update Persiapan Presentasi Implementasi UU PDP ke Bank Mandiri
                         Update Persiapan Rakernas dan HUT 15th MTF
                         Diskusi Umum BOD
                         Pembahasan Materi Management Meeting dengan Pefindo
                         (Annual Rating Perusahaan)
Jakarta,                 Pembahasan Asset & Liability Committee (ALCO) Februari 2024 dan
26 Februari 2024         Peningkatan Effective Rate                                           Seluruh Direksi               -
Kantor Pusat MTF
                         Pembahasan Strategi Peningkatan NIM
                         Pembahasan Program & Budget CAR, SAR, dan RAS Tahun 2024
                         Update Pembahasan Syarat & Ketentuan Program Booster DIP
Jakarta,
4 Maret 2024             Diskusi Umum BOD                                                     Seluruh Direksi               -
Kantor Pusat MTF




                                                                                                        PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                          Laporan Tahunan 2024              205
Page 206
                                     MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




                                                                                                               Alasan Ketidakhadiran
      Tempat & Tanggal      Agenda Rapat                                                     Peserta Rapat     Direksi yang Tidak Hadir

                            Diskusi Umum BOD
      Jakarta,
      13 Maret 2024         Pembahasan Project Used Car                                      Seluruh Direksi              -
      Kantor Pusat MTF
                            Update Progress Persiapan Internal Trip 2024
      Jakarta,              Diskusi Umum BOD
      18 Maret 2024                                                                          Seluruh Direksi              -
      Kantor Pusat MTF      Pembahasan Tindak Lanjut Board Forum Q4-2023

                            Diskusi Umum BOD
      Jakarta,
      25 Maret 2024         Pembahasan Asset & Liability Committee (ALCO) Maret 2024         Seluruh Direksi              -
      Kantor Pusat MTF
                            Pembahasan Distribusi Jatuh Tempo
                            Diskusi Umum BOD
      Jakarta,              Update Progress Oracle Accounting
      1 April 2024                                                                           Seluruh Direksi              -
      Kantor Pusat MTF      Pembahasan Reviu Entrepreneur
                            Pembahasan Permintaan Konfirmasi Laporan SLIK
      Jakarta,
      16 April 2024         Diskusi Umum BOD                                                 Seluruh Direksi              -
      Kantor Pusat MTF
      Jakarta,              Diskusi Umum BOD
      22 April 2024                                                                          Seluruh Direksi              -
      Kantor Pusat MTF      Pembahasan Biaya Tarik

                            Diskusi Umum BOD

      Jakarta,              Pembahasan Asset & Liability Committee (ALCO) April 2024
      29 April 2024         Pembahasan Usulan Trasehold Risk Appetite Stetement (RAS)        Seluruh Direksi              -
      Kantor Pusat MTF      Periode Tahun 2024
                            Update Used Car

      Jakarta, 6 Mei 2024   Diskusi Umum BOD
                                                                                             Seluruh Direksi              -
      Kantor Pusat MTF      Update Hasil Pra Exit Meeting Lanjutan Audit OJK
                            Diskusi Umum BOD
      Jakarta,              Update Hasil Audit Bank Mandiri
      13 Mei 2024                                                                            Seluruh Direksi              -
      Kantor Pusat MTF      Update Progress Persiapan Internal Trip 2024
                            Update Top 5 Kendala dan Usulan Multiguna
      Jakarta,
      20 Mei 2024           Pembahasan Asset & Liability Committee (ALCO) Mei 2024           Seluruh Direksi              -
      Kantor Pusat MTF

      Jakarta, 27 Mei       Diskusi Umum BOD
      2024                  Update Tindak Lanjut Perbaikan Audit OJK yang Jatuh Tempo pada   Seluruh Direksi              -
      Kantor Pusat MTF      Bulan Juli 2024
                            Diskusi Umum BOD
      Jakarta,
      3 Juni 2024           Pembahasan Management Letter Auditor Eksternal                   Seluruh Direksi              -
      Kantor Pusat MTF
                            Update Usulan Star of The Year Vol. 2 Tahun 2023
                            Diskusi Umum BOD
      Jakarta,
                            Pembahasan Perbedaan Data SLIK dan SILARAS untuk Pelaporan
      11 Juni 2024                                                                           Seluruh Direksi              -
                            ke OJK
      Kantor Pusat MTF
                            Pembahasan EPD
      Jakarta,
      19 Juni 2024          Diskusi Umum BOD                                                 Seluruh Direksi              -
      Kantor Pusat MTF
                            Diskusi Umum BOD
      Jakarta,
      24 Juni 2024          Pembahasan Asset & Liability Committee (ALCO) Juni 2024          Seluruh Direksi              -
      Kantor Pusat MTF
                            Pembahasan Prognosa Desember 2024




206    PT Mandiri Tunas Finance
       Laporan Tahunan 2024
Page 207
                                                                                            >>    Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                                         05
                                                                                                              Alasan Ketidakhadiran
Tempat & Tanggal       Agenda Rapat                                                         Peserta Rapat     Direksi yang Tidak Hadir

Jakarta, 2 Juli 2024   Diskusi Umum BOD
                                                                                            Direksi            Perjalanan Dinas
Kantor Pusat MTF       Pembahasan Persiapan GIIAS 2024
                       Diskusi Umum BOD

Jakarta,               Pembahasan Progress Tindak Lanjut Perbaikan Hasil Audit OJK
8 Juli 2024            Pembahasan Management Letter Auditor Eksternal                       Direksi                    Cuti
Kantor Pusat MTF
                       Pembahasan Penyampaian Hasil Audit Cabang Matraman dan
                       Corp. Fleet 2
Jakarta,
16 Juli 2024           Diskusi Umum BOD                                                     Seluruh Direksi              -
Kantor Pusat MTF
                       Diskusi Umum BOD
Jakarta,
22 Juli 2024           Update Progress Pemenuhan Tindak Lanjut Hasil Audit OJK              Seluruh Direksi              -
Kantor Pusat MTF
                       Pembahasan Penyampaian Hasil Audit Cabang MTF Rantauprapat
                       Diskusi Umum BOD
Jakarta,
                       Pembahasan Asset & Liability Committee (ALCO) Juli 2024
29 Juli 2024                                                                                Seluruh Direksi              -
Kantor Pusat MTF       Pembahasan Corporate Planning Perusahaan Anak Bank Mandiri
                       2025 - 2029
Jakarta,
5 Agustus 2024         Diskusi Umum BOD                                                     Seluruh Direksi              -
Kantor Pusat MTF
                       Diskusi Umum BOD
Jakarta,
12 Agustus 2024        Update New Autoloan Livin’                                           Seluruh Direksi              -
Kantor Pusat MTF
                       Pembahasan Pencapaian KPI Perusahaan dan KPI Divisi
                       Diskusi Umum BOD
Jakarta,
19 Agustus 2024        Pembahasan Golf Tournament MTF 2024                                  Seluruh Direksi              -
Kantor Pusat MTF
                       Pembahasan Asset & Liability Committee (ALCO) Agustus 2024
                       Diskusi Umum BOD
Jakarta,
26 Agustus 2024        Pembahasan Finalisasi Pelaksanaan Training untuk Elit Club Captive   Seluruh Direksi              -
Kantor Pusat MTF
                       Pembahasan Sentralisasi ACM dan Credit Head
Jakarta,
2 September 2024       Diskusi Umum BOD                                                     Direksi            Perjalanan Dinas
Kantor Pusat MTF
                       Diskusi Umum BOD                                                     Seluruh Direksi              -
Jakarta,               Pembahasan Persiapan Penyusunan Target & Strategi 2025
9 September 2024
Kantor Pusat MTF       Pembahasan Preliminary Analysis - Penerapan Kinerja ESG
                       Update Golf Tournament
                       Diskusi Umum BOD
                       Pembahasan Ketentuan Sektor Batubara
Jakarta,               Pembahasan Membangun Ketahanan & Meningkatkan
17 September 2024      Kesiapsiagaan: Kick off Business Continuity Management (BCM)         Seluruh Direksi              -
Kantor Pusat MTF       untuk Keberlanjutan Bisnis
                       Pencapaian DIP Periode Agustus 2024 dan Efektivitas Payment
                       Channel dalam Penerimaan Angsuran & Denda
Jakarta,               Diskusi Umum BOD
23 September 2024                                                                           Seluruh Direksi              -
Kantor Pusat MTF       Pembahasan Asset & Liability Committee (ALCO) September 2024

Jakarta,               Diskusi Umum BOD
30 September 2024                                                                           Seluruh Direksi              -
Kantor Pusat MTF       Update Progress Tindak Lanjut Penyelesaian OJK




                                                                                                      PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                        Laporan Tahunan 2024             207
Page 208
                                   MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




                                                                                                              Alasan Ketidakhadiran
      Tempat & Tanggal    Agenda Rapat                                                      Peserta Rapat     Direksi yang Tidak Hadir

                          Diskusi Umum BOD
                          Update Arahan Manajemen Bank Mandiri terkait PDP
                          Update Progress Tindak Lanjut Penyelesaian OJK
      Jakarta,
      7 Oktober 2024      Pembahasan Usulan Provisi Non Amortisasi                          Seluruh Direksi              -
      Kantor Pusat MTF    Pembahasan Progress & Action Plan Penanganan Perkara Hukum
                          PT Maxindo dan NBM di Bareskrim Mabes Polri
                          Update Progress Retail Captive & Potensi Pembiayaan Corporate
                          Fleet Tahun 2024
      Jakarta,
      21 Oktober 2024     Diskusi Umum BOD                                                  Seluruh Direksi              -
      Kantor Pusat MTF
      Jakarta,            Diskusi Umum BOD
      28 Oktober 2024                                                                       Seluruh Direksi              -
      Kantor Pusat MTF    Pembahasan Asset & Liability Committee (ALCO) Oktober 2024

                          Diskusi Umum BOD
                          Strategi Permintaan Consent Persetujuan Debitur kepada Debitur
                          Existing
      Jakarta,
      4 November 2024     Rencana Penyesuaian Struktur Organisasi berdasarkan POJK          Seluruh Direksi              -
      Kantor Pusat MTF    Strategi Anti Fraud
                          Perubahan RAC Badan Usaha
                          Review WMP BM Regional 6
      Jakarta,            Diskusi Umum BOD
      11 November 2024                                                                      Seluruh Direksi              -
      Kantor Pusat MTF    Pembahasan Usulan Pelaksanaan ACPC

      Jakarta,
      18 November 2024    Diskusi Umum BOD                                                  Seluruh Direksi              -
      Kantor Pusat MTF
                          Diskusi Umum BOD
                          Update ACPC 2025
      Jakarta,
      2 Desember 2024     Pembahasan Sentralisasi ACM dan Credit Head                       Seluruh Direksi              -
      Kantor Pusat MTF
                          Pembahasan Perhitungan EPD 2025
                          Pembahasan RAC Badan Usaha
                          Diskusi Umum BOD
      Jakarta,
                          Pembahasan Program Akselerasi Debitur Khusus Bulan Desember
      9 Desember 2024                                                                       Seluruh Direksi              -
                          2024
      Kantor Pusat MTF
                          Pembahasan Tindak Lanjut Perbaikan Hasil Audit OJK
                          Diskusi Umum BOD
      Jakarta,
      16 Desember 2024    Pemaparan Materi Komite Tata Kelola Terintegrasi                  Seluruh Direksi              -
      Kantor Pusat MTF
                          Update Pengembangan Jaringan & Kelas Cabang
                          Diskusi Umum BOD
      Jakarta,
      23 Desember 2024    Update Persiapan Rakernas 2025 & HUT MTF ke-16                    Seluruh Direksi              -
      Kantor Pusat MTF
                          Pembahasan Penyesuaian Organisasi & Pengelolaan Corporate Fleet
                          Diskusi Umum BOD
      Jakarta, 30
                          Pembahasan Pembukaan Plafon Sektor Batubara Debitur PT Mitra
      Desember 2024                                                                         Seluruh Direksi              -
                          Indah Lestari
      Kantor Pusat MTF
                          Pembahasan Fraud Signifikan dan Anti Fraud Development




208    PT Mandiri Tunas Finance
       Laporan Tahunan 2024
Page 209
                                                                                                                  >>      Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                                                              05
Rekapitulasi Kehadiran Direksi Pada RUPS

                                                                                                     Jumlah                  Jumlah
     Direksi                                              Jabatan                                                                            Kehadiran (%)
                                                                                                 Wajib Rapat               Kehadiran

     Pinohadi G. Sumardi                                  Direktur Utama                                     3                         3              100%

     R. Eryawan Nurhariadi                                Direktur                                           3                         3              100%

     William Francis Indra                                Direktur                                           3                         3              100%



Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi
Rapat gabungan merupakan bentuk koordinasi dalam rangka membahas laporan-laporan periodik Direksi dan
memberikan tanggapan, catatan dan nasihat yang dituangkan dalam risalah rapat. Keputusan rapat dibuat
berdasarkan asas musyawarah untuk mufakat atau diambil berdasarkan suara terbanyak serta mengikat untuk
dilaksanakan tindak lanjutnya. Rapat gabungan antara Dewan Komisaris dengan Direksi minimal dilakukan 1 (satu )
kali dalam 4 (empat) bulan atau sewaktu-waktu bila diperlukan. Risalah rapat akan disiapkan Sekretaris Perusahaan
setelah rapat dengan ditandatangani oleh seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang menghadiri rapat.


Sepanjang tahun 2024, rapat gabungan antara Dewan Komisaris dan Direksi dilaksanakan 8 (Delapan) kali.
Berikut disampaikan agenda dan risalah rapat, kehadiran, serta rekapitulasi tingkat kehadiran Dewan Komisaris
dan Direksi dalam rapat-rapat tersebut.

                                                                                                     Jumlah                  Jumlah
     Nama                                                 Jabatan                                                                            Kehadiran (%)
                                                                                                 Wajib Rapat               Kehadiran

     Rico Adisurja Setiawan                               Komisaris Utama                                    8                         8              100%

     Totok Priyambodo   1)
                                                          Komisaris                                           1                        1              100%

     Saptari   2)
                                                          Komisaris                                          4                         3               75%

     Fendy Eventius Mugni3)                               Komisaris Independen                               8                         8              100%

     Subarna4)                                            Komisaris Independen                               2                         2              100%

     Pinohadi G. Sumardi                                  Direktur Utama                                     8                         8              100%

     R. Eryawan Nurhariadi                                Direktur                                           8                         7            87,50%

     William Francis Indra                                Direktur                                           8                         8              100%

     Rata-rata                                                                                                                                     95,31%

1)
   Diberhentikan pada RUPS tanggal 05 Juni 2024
2)
   Mulai menjabat pada tanggal 28 Juni 2024 setelah keputusan hasil fit and proper test oleh OJK (Oktober 2024)
3)
   Mulai menjabat pada tanggal 8 Desember 2023 setelah keputusan hasil fit and proper test oleh OJK
4)
   Efektif setelah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test)



Risalah Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi

                                                                                                                                  Alasan Ketidakhadiran
     Tempat & Tanggal                Agenda Rapat                                                   Peserta Rapat               Dewan Komisaris dan Direksi
                                                                                                                                     yang Tidak Hadir

     Online Meeting,                 Update Performance MTF                                         Dewan Komisaris                         -
     24 Januari 2024
     Online Meeting,                 Company Performance February 2024                              Dewan Komisaris                         -
     28 Maret 2024                                                                                  dan Direksi
     Ruang Meeting BOD               Performance MTF Periode April 2024                             Dewan Komisaris
     Lantai 3A, 30 Mei 2024                                                                         dan Direksi
     Ruang Meeting BOD               • Update Progress Tindak Lanjut                                Dewan Komisaris                         -
     Lantai 3A, 25 Juli 2024         • Update Performance MTF                                       dan Direksi




                                                                                                                               PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                                 Laporan Tahunan 2024         209
Page 210
                                     MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




                                                                                                        Alasan Ketidakhadiran
      Tempat & Tanggal             Agenda Rapat                                   Peserta Rapat       Dewan Komisaris dan Direksi
                                                                                                           yang Tidak Hadir

      Ruang Meeting BOD            Performance MTF Periode Agustus 2024.          Dewan Komisaris                 -
      Lantai 3A, 27 September                                                     dan Direksi
      2024
      Ruang Meeting BOD            • Performance MTF Periode September 2024.      Dewan Komisaris                 -
      Lantai 3A, 23 Oktober        • Prognosa MTF Desember 2024                   dan Direksi
      2024
      Ruang Meeting BOD            • Rencana Sumber Pendanaan 2024 &              Dewan Komisaris
      Lantai 3A, 28 November         Realisasi Pinjaman serta Pengalihan Aset     dan Direksi
      2024                         • Persetujuan Pengalihan Kekayaan Perseroan
                                     (Piutang) dan Jaminan Utang Kekayaan
                                     Perseroan (Piutang) dan Jaminan Utang
                                     Kekayaan Perseroan (Piutang) PT Mandiri
                                     Tunas Finance untuk Tahun 2025
      Online Meeting,              • Pengajuan Tambahan Fasilitas JF 10 Triliun   Dewan Komisaris   Terdapat 1 orang
      27 Desember 2024             • Performance MTF November 2024                dan Direksi       Komisaris dan 1 orang
                                                                                                    Direksi tidak hadir
                                                                                                    dikarenakan sedang dalam
                                                                                                    Perjalanan Dinas Luar Kota




      PENGUNGKAPAN HUBUNGAN AFILIASI
      ANTARA DIREKSI, DEWAN KOMISARIS DAN
      PEMEGANG SAHAM UTAMA DAN/ATAU PENGENDALI

      Pemegang Saham adalah badan hukum yang secara sah memiliki saham Perseroan. Pemegang saham mayoritas
      Perseroan adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang memiliki saham Perseroan sebanyak 51,00%. Sedangkan
      PT Tunas Ridean memiliki 49,00% saham Perseroan. Kedua Pemegang Saham ini bertindak sebagai Pemegang
      Saham Pengendali Perseroan.


      Pengungkapan Hubungan Afiliasi Antara Direksi, Dewan Komisaris, dan Pemegang Saham Utama/Pengendali
      Pemegang Saham Utama/Pengendali, Dewan Komisaris dan Direksi saling menghormati pelaksanaan tugas,
      tanggung jawab, dan wewenang masing-masing sesuai peraturan perundang-undangan dan Anggaran Dasar.
      Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan memiliki pedoman dan tata tertib kerja yang mencantumkan antara lain
      tanggung jawab, kewajiban, wewenang, dan hak masing-masing.


      Sesuai dengan Anggaran Dasar Perusahaan, antar anggota Dewan Komisaris dan antara anggota Dewan
      Komisaris dengan anggota Direksi tidak ada hubungan keluarga sedarah sampai dengan derajat ketiga, baik
      menurut garis lurus maupun garis ke samping atau hubungan semenda. Hubungan keluarga anggota Dewan
      Komisaris dengan sesama anggota Dewan Komisaris dan/atau anggota Direksi serta Pemegang Saham Utama/
      Pengendali dapat dilihat pada tabel di bawah ini.




210     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 211
                                                                                                                >>        Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                                                            05
                                                                                                            Hubungan Afiliasi
     Nama                                Jabatan
                                                                               Dewan Komisaris                    Direksi               Pemegang Saham

     Dewan Komisaris

     Rico Adisurja Setiawan              Komisaris Utama                                 x                           x                          v

     Totok Priyambodo       1)
                                         Komisaris                                       x                           x                          v

     Saptari2)                           Komisaris                                       x                           x                          v

     Fendy Eventius Mugni3)              Komisaris Independen                            x                           x                          x

     Subarna     4)
                                         Komisaris Independen                            x                           x                          x

     Direksi

     Pinohadi G. Sumardi                 Direktur Utama                                  x                           x                          x

     R. Eryawan Nurhariadi               Direktur                                        x                           x                          x

     William Francis Indra               Direktur                                        x                           x                          x
1)
   Diberhentikan pada RUPS tanggal 05 Juni 2024
2)
   Mulai menjabat pada tanggal 28 Juni 2024 setelah keputusan hasil fit and proper test oleh OJK (Oktober 2024)
3)
   Mulai menjabat pada tanggal 8 Desember 2023 setelah keputusan hasil fit and proper test oleh OJK
4)
   Efektif setelah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test)




PENGUNGKAPAN RANGKAP JABATAN
DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI

Sesuai                ketentuan     Peraturan        OJK       No.      30/         rangkap jabatan yang diatur pada Peraturan OJK
POJK.05/2014 sebagaimana telah diubah dengan                                        No. 33/ POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan
Peraturan OJK No. 29/ POJK.05/2020 tentang                                          Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik yang antara
Tata Kelola Perusahaan yang Baik bagi Perusahaan                                    lain mengatur sebagai berikut:
Pembiayaan, berkaitan dengan rangkap jabatan                                        1. Anggota          Dewan        Komisaris         dapat   merangkap
anggota Dewan Komisaris diatur sebagai berikut:                                         jabatan sebagai:
1. Anggota Dewan Komisaris dilarang melakukan                                           a. anggota Direksi paling banyak pada 2 (dua)
       rangkap jabatan sebagai anggota Dewan Komisaris                                       emiten atau perusahaan publik lain; dan
       pada lebih dari 3 Perusahaan Pembiayaan lain;                                    b. anggota Dewan Komisaris paling banyak pada 2
2. Tidak termasuk rangkap jabatan apabila:                                                   (dua) emiten atau perusahaan publik lain.
       a. anggota Dewan Komisaris non independen                                    2. Dalam         hal     anggota        Dewan       Komisaris   tidak
           menjalankan tugas fungsional dari pemegang                                   merangkap sebagai anggota Direksi, anggota
           saham            perusahaan         pembiayaan             yang              Dewan Komisaris paling banyak pada 4 (empat)
           berbentuk             badan   hukum       pada      kelompok                 emiten atau perusahaan publik lain;
           usahanya; dan/atau                                                       3. Anggota          Dewan        Komisaris         dapat   merangkap
       b. anggota                Dewan     Komisaris         menduduki                  sebagai anggota komite paling banyak pada 5
           jabatannya pada organisasi atau lembaga                                      (lima) komite di emiten atau perusahaan publik
           nirlaba. Sepanjang yang bersangkutan tidak                                   tempat yang bersangkutan juga menjabat sebagai
           mengabaikan pelaksanaan tugas dan tanggung                                   anggota Direksi atau anggota Dewan Komisaris;
           jawab          sebagai    anggota        Dewan      Komisaris            4. Dalam         hal      terdapat        peraturan        perundang-
           Perusahaan Pembiayaan.                                                       undangan lain yang mengatur ketentuan mengenai
                                                                                        rangkap jabatan yang berbeda dengan ketentuan
Selain itu sebagai perusahaan emiten, anggota                                           dalam Peraturan OJK ini, berlaku ketentuan yang
Dewan Komisaris juga berlaku ketentuan mengenai                                         mengatur lebih ketat.


                                                                                                                               PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                                 Laporan Tahunan 2024       211
Page 212
                                             MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      Demikian juga halnya dengan anggota Direksi, Mengenai                                        dan/atau
      rangkap jabatan anggota Direksi Perseroan antara lain                                   c. anggota komite paling banyak pada 5 (lima)
      diatur dalam Peraturan OJK No. 30/POJK.05/2014                                               komite di emiten atau perusahaan publik dimana
      tentang Tata Kelola Perusahaan yang Baik bagi                                                yang bersangkutan juga menjabat sebagai
      Perusahaan Pembiayaan dan Peraturan OJK No. 33/                                              anggota Direksi atau anggota Dewan Komisaris.
      POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris                                    2. Rangkap jabatan hanya dapat dilakukan sepanjang
      Emiten atau Perusahaan Publik. Sesuai ketentuan                                         tidak bertentangan dengan peraturan perundang-
      Pasal 9 Peraturan OJK No. 30/POJK.05/2014 Tentang                                       undangan lainnya;
      Tata Kelola Perusahaan Yang Baik Bagi Perusahaan                                    3. Dalam hal terdapat peraturan perundang-undangan
      Pembiayaan anggota Direksi Perusahaan Pembiayaan                                        lainnya yang mengatur ketentuan mengenai rangkap
      dilarang melakukan rangkap jabatan kecuali sebagai                                      jabatan yang berbeda dengan ketentuan Peraturan
      anggota Dewan Komisaris paling banyak pada 3 (tiga)                                     OJK ini, berlaku ketentuan yang lebih ketat.
      perusahaan pembiayaan lain. Tidak termasuk rangkap
      jabatan apabila anggota Direksi bertanggung jawab                                   Rangkap jabatan sebagaimana dimaksud hanya dapat
      terhadap pengawasan atas penyertaan pada anak                                       dilakukan sepanjang tidak bertentangan dengan
      perusahaan yang memiliki usaha di bidang pembiayaan,                                peraturan perundang-undangan lainnya. Dalam hal
      menjalankan tugas fungsional menjadi anggota Dewan                                  terdapat peraturan perundang-undangan lainnya
      Komisaris pada anak perusahaan yang dikendalikan oleh                               yang mengatur ketentuan mengenai rangkap jabatan
      Perusahaan, sepanjang perangkapan jabatan tersebut                                  yang berbeda dengan ketentuan dalam Peraturan
      tidak mengakibatkan yang bersangkutan mengabaikan                                   OJK ini, berlaku ketentuan yang mengatur lebih ketat.
      pelaksanaan tugas dan wewenang sebagai anggota
      Direksi Perusahaan.                                                                 Berdasarkan data yang kami miliki sampai dengan
                                                                                          tanggal diterbitkannya Laporan Tahunan ini, seluruh
      Sesuai ketentuan Pasal 6 Peraturan OJK No. 33/                                      anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi masih
      POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris                                    memenuhi ketentuan rangkap jabatan sebagaimana
      Emiten atau Perusahaan Publik, ketentuan rangkap                                    diatur dalam Peraturan OJK No. 30/POJK.05/2014,
      jabatan anggota Direksi diatur sebagai berikut:                                     POJK No. 29/POJK.05/2020 maupun Peraturan OJK
      1. Anggota Direksi dapat merangkap jabatan sebagai:                                 No. 33/ POJK.04/2014.
             a. anggota Direksi paling banyak pada 1 (satu)
                  emiten atau perusahaan publik lain;                                     Berikut disampaikan transparansi rangkap jabatan
             b. anggota Dewan Komisaris paling banyak pada                                yang dimiliki Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan
                  3 (tiga) emiten atau perusahaan publik lain;                            per 31 Desember 2024.

                                                                                                          Transparansi Rangkap Jabatan
           Nama                              Jabatan
                                                                                     Dewan Komisaris                    Direksi              Pemegang Saham

           Dewan Komisaris
           Rico Adisurja Setiawan            Komisaris Utama                                   v                           v                       x
           Totok Priyambodo   1)
                                             Komisaris                                         x                           x                       v
           Saptari2)                         Komisaris                                         x                           x                       v
           Fendy Eventius Mugni    3)
                                             Komisaris Independen                              x                           x                       x
           Subarna4)                         Komisaris Independen                              x                           x                       x
           Direksi
           Pinohadi G. Sumardi               Direktur Utama                                    x                           x                       x
           R. Eryawan Nurhariadi             Direktur                                          x                           x                       x
           William Francis Indra             Direktur                                          x                           x                       x

      1)
         Diberhentikan pada RUPS tanggal 05 Juni 2024
      2)
         Mulai menjabat pada tanggal 28 Juni 2024 setelah keputusan hasil fit and proper test oleh OJK (Oktober 2024)
      3)
         Mulai menjabat pada tanggal 8 Desember 2023 setelah keputusan hasil fit and proper test oleh OJK
      4)
         Efektif setelah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test)




212         PT Mandiri Tunas Finance
            Laporan Tahunan 2024
Page 213
                                                                                                               >>        Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                                                          05
Komisaris Utama, Rico Adisurja Setiawan, memiliki rangkap jabatan sebagai berikut:
• Tahun 2015 - Sekarang : Komisaris Utama PT Asia Surya Perkasa
• Tahun 2013 - Sekarang : Komisaris Utama PT Tunas Dwipa Matra
• Tahun 2010 - Sekarang : Direktur Utama PT Tunas Ridean Tbk
Komisaris, Totok Priyambodo, memiliki rangkap jabatan sebagai berikut:
• Tahun 2020 - 2024                  : Senior Executive Vice President Commercial Banking PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Komisaris, Saptari, memiliki rangkap jabatan sebagai berikut:
• Tahun 2024 - Sekarang : Senior Executive Vice President Micro & Consumer Finance PT Bank Mandiri (Persero) Tbk




PENGUNGKAPAN KEPEMILIKAN SAHAM
DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI

Kepemilikan saham anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan dan perusahaan lainnya senantiasa
diungkapkan secara berkala melalui daftar kepemilikan saham anggota Dewan Komisaris dan Direksi. Seluruh
anggota Dewan Komisaris dan Direksi wajib menyampaikan keterbukaan transaksi pembelian dan penjualan
surat berharga kepada OJK paling lambat 10 hari sejak terjadinya transaksi. Berikut disampaikan transparansi
kepemilikan saham Perseroan oleh Dewan Komisaris dan Direksi, dan kepemilikan saham perusahaan lain di
atas 5% oleh Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan yang dapat menimbulkan potensi benturan kepentingan
dalam pengambilan keputusan.


Kepemilikan Saham Dewan Komisaris dan Direksi Per 31 Desember 2024

                                                                                                               Kepemilikan Saham
     Nama                                       Jabatan
                                                                                          Mandiri Tunas Finance                        Direksi

     Dewan Komisaris
     Rico Adisurja Setiawan                     Komisaris Utama                                        x                                 x
     Totok Priyambodo1)                         Komisaris                                              x                                 x
     Saptari   2)
                                                Komisaris                                              x                                 x
     Fendy Eventius Mugni    3)
                                                Komisaris Independen                                   x                                 x
     Subarna4)                                  Komisaris Independen                                   x                                 x
     Direksi
     Pinohadi G. Sumardi                        Direktur Utama                                         x                                 x
     R. Eryawan Nurhariadi                      Direktur                                               x                                 x
     William Francis Indra                      Direktur                                               x                                 x

1)
   Diberhentikan pada RUPS tanggal 05 Juni 2024
2)
   Mulai menjabat pada tanggal 28 Juni 2024 setelah keputusan hasil fit and proper test oleh OJK (Oktober 2024)
3)
   Mulai menjabat pada tanggal 8 Desember 2023 setelah keputusan hasil fit and proper test oleh OJK
4)
   Efektif setelah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test)



Perseroan tidak memiliki program maupun kebijakan kepemilikan saham baik oleh manajemen maupun
karyawan. Perseroan juga tidak memperdagangkan sahamnya di bursa saham mana pun. Dengan demikian,
tidak terdapat saham Perseroan yang dimiliki oleh manajemen atau karyawan.




                                                                                                                               PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                                 Laporan Tahunan 2024     213
Page 214
                                     MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      ORGAN PENDUKUNG
      DEWAN KOMISARIS

                                                      DEWAN KOMISARIS



                                                            Komite Nominasi
                  Komite Audit                                                                  Komite Pemantau Risiko
                                                            dan Remunerasi




      Dalam menjalankan tugas pengawasannya, Dewan Komisaris dibantu oleh 3 (tiga) komite,
      yakni Komite Audit, Komite Nominasi dan Remunerasi, serta Komite Pemantau Risiko.


                                                           KOMITE AUDIT
      Komite Audit dibentuk oleh Dewan Komisaris untuk                 1. Meningkatkan kualitas laporan keuangan.
      membantu dalam pelaksanaan pengawasan atas fungsi                2. Memastikan efektivitas sistem pengendalian internal
      Direksi dalam mengelola Perseroan sesuai dengan                     yang dapat mengurangi kesempatan terjadinya
      prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Komite Audit              penyimpangan dalam pengelolaan perseroan.
      dapat memberikan pendapat dan dukungan kepada                    3. Mengawasi       kualifikasi   dan    kemandirian fungsi
      Dewan Komisaris dalam memenuhi tanggung jawabnya                    internal dan eksternal audit untuk meningkatkan
      termasuk pengawasan terhadap sistem dan proses                      kinerja dan efektivitas fungsi internal audit maupun
      pelaporan keuangan, proses audit atas laporan keuangan              eksternal audit.
      Perseroan, evaluasi atas pelaksanaan pengawasan                  4. Mengidentifikasi hal-hal yang memerlukan perhatian
      internal (internal control). Termasuk juga, melakukan               Dewan Komisaris, termasuk kepatuhan perseroan
      pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas                  terhadap undang-undang dan peraturan yang berlaku.
      Satuan Kerja Audit Internal, melakukan pemantauan
      dan evaluasi atas kepatuhan perseroan undang-                    Kriteria Anggota Komite Audit
      undang di bidang Pembiayaan dan peraturan Otoritas               Anggota Komite Audit harus memahami kegiatan
      Jasa Keuangan.                                                   usaha Perseroan dan memiliki integritas yang tinggi,
                                                                       memiliki    kemampuan,       pengetahuan,        pengalaman
      Seluruh    anggota      Komite    Audit     diangkat      dan    sesuai dengan bidang pekerjaannya, serta mampu
      diberhentikan oleh Dewan Komisaris dan dilaporkan                berkomunikasi dengan baik. Anggota Komite Audit
      kepada pemegang saham. Komite Audit dibentuk                     juga wajib memahami laporan keuangan, proses audit,
      dengan mengacu pada Peraturan OJK No. 55/                        manajemen risiko, dan memiliki pengetahuan yang
      POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan Pelaksanaan                 memadai mengenai peraturan perundang-undangan
      Kerja Komite Audit.                                              pasar modal dan peraturan perundang-undangan
                                                                       terkait lainnya.
      Secara umum, Komite Audit dibentuk dengan tujuan
      untuk menjaga dan mengamankan kegiatan usaha                     Kriteria menjadi anggota Komite Audit Perseroan
      Perseroan dalam melaksanakan fungsi oversight,                   mengacu pasal 7, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
      terutama    dalam      meningkatkan       kualitas    laporan    Nomor      55/POJK.04/2025        tentang       Pembentukan
      keuangan, efektivitas pengendalian internal atas                 dan   Pedoman       Pelaksanaan        Kerja   Komite   Audit
      pengelolaan    perseroan,      dan   ketaatan        terhadap    sebagai berikut:
      undang-undang         serta   peraturan     yang      berlaku,   a. wajib      memiliki       integritas        yang     tinggi,
      terutama dalam hal:                                                 kemampuan,pengetahuan,              pengalaman       sesuai




214     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 215
                                                                                                 >>        Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                                          05
     dengan        bidang    pekerjaannya,          serta    mampu              lain dalam jangka waktu paling lama 6 (enam) bulan
     berkomunikasi dengan baik;                                                 setelah diperolehnya saham tersebut;
b. wajib      memahami           laporan      keuangan,        bisnis      j.   tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan anggota
     perusahaan khususnya yang terkait dengan layanan                           Dewan Komisaris, anggota Direksi, atau Pemegang
     jasa atau kegiatan usaha Emiten atau Perusahaan                            Saham Utama Emiten atau Perusahaan Publik; dan
     Publik, proses audit, manajemen risiko, dan peraturan                 k. tidak mempunyai hubungan usaha baik langsung
     perundang-undangan di bidang Pasar Modal serta                             maupun tidak langsung yang berkaitan dengan
     peraturan perundang-undangan terkait lainnya;                              kegiatan usaha Emiten atau Perusahaan Publik
c. wajib mematuhi kode etik Komite Audit yang
     ditetapkan oleh Emiten atau Perusahaan Publik;                        Masa Tugas
d. bersedia meningkatkan kompetensi secara terus                           Keanggotaan Komite Audit diangkat dan diberhentikan
     menerus melalui pendidikan dan pelatihan;                             oleh Dewan Komisaris, dengan masa jabatan yang tidak
e. wajib memiliki paling sedikit 1 (satu) anggota yang                     melebihi masa jabatan Dewan Komisaris sebagaimana
     berlatar belakang pendidikan dan keahlian di bidang                   diatur dalam anggaran dasar dan dapat dipilih kembali
     akuntansi dan keuangan;                                               hanya untuk 1 (satu) periode berikutnya. Ketua Komite
f. bukan merupakan orang dalam Kantor Akuntan                              Audit berhak mengusulkan calon pengganti, honorarium,
     Publik, Kantor Konsultan Hukum, Kantor Jasa                           dan tunjangan anggota Komite Audit jika salah seorang
     Penilai Publik atau pihak lain yang memberi jasa                      dari anggota Komite Audit berakhir masa tugasnya,
     asurans, jasa non-asurans, jasa penilai dan/atau                      penggantian bertahap/tidak bersamaan, mengundurkan
     jasa konsultasi lain kepada Emiten atau Perusahaan                    diri, atau diberhentikan.
     Publik yang bersangkutan dalam waktu 6 (enam)
     bulan terakhir;                                                       Komposisi dan Susunan Anggota
g.   bukan       merupakan       orang       yang    bekerja    atau       Komite Audit Tahun 2024
     mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk                           Keanggotaan Komite Audit terdiri dari sekurang-
     merencanakan, memimpin, mengendalikan, atau                           kurangnya 1 (satu) orang komisaris independen dan
     mengawasi kegiatan             Emiten atau Perusahaan                 2 (dua) orang anggota. Ketua Komite Audit adalah
     Publik tersebut dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir,                  salah seorang anggota komite audit yang merupakan
     kecuali Komisaris Independen;                                         Komisaris Independen Perseroan. Anggota Komite
h. tidak mempunyai saham langsung maupun tidak                             Audit adalah tenaga ahli yang bukan merupakan
     langsung pada Emiten atau Perusahaan Publik;                          pegawai Perseroan dan tidak mempunyai keterkaitan
i.   dalam hal anggota Komite Audit memperoleh saham                       finansial dengan Perseroan. Pembentukan Komite
     Emiten atau Perusahaan Publik baik langsung                           Audit Perseroan sesuai dengan Peraturan OJK No. 55/
     maupun tidak langsung akibat suatu peristiwa                          POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan Pedoman
     hukum, saham tersebut wajib dialihkan kepada pihak                    Pelaksanaan Kerja Komite Audit.

Pada tahun 2024, susunan keanggotaan Komite Audit adalah sebagai berikut:

                                                                                                                                Periode
 Nama                  Jabatan                      Dasar Pengangakatan                                    Masa Jabatan
                                                                                                                                Jabatan

 Fendy Eventius        Ketua Komite Audit/          Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP.KOM/008/2023   12 Desember 2023 –     Ke-1
 Mugni                 Komisaris Independen         Tentang Penetapan Anggota Komite Audit                 12 Desember 2026

 Marlan Marthias       Anggota/Pihak                Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP.KOM/008/2023   12 Desember 2023 –     Ke-1
 Achmad                Independen                   Tentang Penetapan Anggota Komite Audit                 12 Desember 2026

 Indra Riyawan         Anggota/Pihak                Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP.KOM/008/2023   12 Desember 2023 –     Ke-1
                       Independen Anggota           Tentang Penetapan Anggota Komite Audit                 12 Desember 2026




Profil Komite Audit
Profil Ketua Komite Audit, Fendy Eventius Mugni, dapat dilihat pada bab Profil Perusahaan dalam Laporan
Tahunan ini. Sedangkan profil dari anggota Komite Audit non Komisaris dari pihak independen adalah
sebagai berikut:



                                                                                                               PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                 Laporan Tahunan 2024     215
Page 216
                                     MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      Indra Riyawan
      Anggota Komite Audit

           Usia            Kewarganegaraan           Domisili
           47 tahun        Indonesia                 Jakarta

           Dasar Hukum Pengangkatan
           Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP.KOM/008/2023
           Tentang Penetapan Anggota Komite Audit

           Masa Jabatan
           15 September 2023 - 15 September 2026

           Periode
           Ke-2

           Riwayat Pendidikan
           Sarjana (S1) Mechanical Engineering dari Institut Sains & Teknologi Nasional (2003)

           Riwayat Pekerjaan
           •    IT Consultant (2020 - sekarang)
           •    Administration Control General Manager PT Tunas Ridean (2017 - 2020)
           •    Administration General Manager PT Asia Surya Prakasa (2015 - 2017)
           •    Business Process, Administration & GA Manager di PT Tunas Dwipa Matra (2009 - 2014)
           •    Logistic Planning & Development Officer di PT Toyota Astra Motor (2000 - 2009)

           Rangkap Jabatan
           Di Dalam Perusahaan : Tidak ada
           Di Luar Perusahaan  : Tidak ada




      Marlan Marthias Achmad
      Anggota Komite Audit

           Usia            Kewarganegaraan           Domisili
           57 tahun        Indonesia                 Jakarta

           Dasar Hukum Pengangkatan
           Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP.KOM/008/2023
           Tentang Penetapan Anggota Komite Audit

           Masa Jabatan
           12 Desember 2023 – 12 Desember 2026

           Periode
           Ke-1

           Riwayat Pendidikan
           • Magister (S2) Manajemen, Management Keuangan dari Universitas Indonusa Esa Unggul (2005)
           • Sarjana (S1) Ekonomi jurusan Akuntansi dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YAI

           Riwayat Pekerjaan
           •   Vice President Wholesale Risk Solution PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2022 - 2023)
           •   Vice President Risk Management PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2017 - 2022)
           •   Regional Chief Executive Officer PT Bank Syariah Mandiri (2015 - 2017)
           •   Credit Risk Taking Unit Level RCEO PT Bank Syariah Mandiri (2015 - 2017)
           •   Vice President Consumer Loan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2014 - 2015)
           •   Vice President Audit Manager Retail PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2012 - 2014)
           •   Vice President Department Head Operation PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2011 - 2012)

           Rangkap Jabatan
           Di Dalam Perusahaan: Tidak ada
           Di Luar Perusahaan: Tidak ada




216    PT Mandiri Tunas Finance
       Laporan Tahunan 2024
Page 217
                                                                                      >>       Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                              05
Independensi Komite Audit
Seluruh anggota Komite Audit merupakan pribadi yang profesional dan tidak memiliki hubungan dengan
Perseroan guna menjaga independensi dalam pelaksanaan tugas, dan tanggung jawabnya. Komite Audit
yang dibentuk Perseroan telah memenuhi kriteria independensi, keahlian, pengalaman, dan integritas.
Transparansi independensi Komite Audit terlihat dalam tabel berikut:

                                                                                       Fendy        Indra        Marlan
 Aspek Independensi                                                                   Eventius
                                                                                       Mugni       Riyawan      Marthias

 Memiliki hubungan keuangan dengan Dewan Komisaris dan Direksi                             x          x            x
 Memiliki hubungan kepengurusan di Perseroan ataupun di perusahaan afiliasi                x          x            x
 Memiliki saham Perseroan                                                                  x          x            x
 Memiliki hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris,
                                                                                           x          x            x
 anggota Direksi dan sesama anggota komite
 Keterangan: V = ada | X = tidak ada




Piagam Komite Audit
Piagam Komite Audit disusun berdasarkan Peraturan                  pedoman dan tata tertib kerja anggota Komite
OJK No. 55/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan                    Audit dalam menjalankan tugas dan tanggung
Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit. Perusahaan                 jawabnya secara profesional dan independen,
telah    menyusun          Piagam      Komite    Audit   sebagai   adalah sebagai berikut:
pedoman kerja yang telah disahkan pada tanggal                     1. Melakukan penelaahan atas informasi keuangan
30 Juli 2020 dan telah di perbaharui pada tanggal 1                   yang akan dikeluarkan oleh Perseroan kepada publik
Desember 2023. Piagam Komite Audit menjabarkan                        dan/atau pihak otoritas seperti laporan keuangan,
kedudukan, keanggotaan, tugas, tanggung jawab dan                     proyeksi dan informasi keuangan lainnya.
kewajiban Komite Audit serta mengatur tata hubungan                2. Melakukan     penelaahan      atas     pelaksanaan
kerja antara Komite Audit dengan Dewan Komisaris,                     pemeriksaan oleh internal maupun eksternal audit.
Direksi, Auditor Internal, dan Auditor Eksternal.                  3. Melakukan penelaahan atas ketaatan Perseroan
                                                                      terhadap peraturan perundang-undangan yang
Konflik dan Kode Etik                                                 berhubungan dengan kegiatan Perseroan.
Komite      Audit      berkomitmen        pada    prinsip   tata   4. Memberikan pendapat independen dalam hal
kelola perusahaan yang baik yakni, transparansi,                      terjadi perbedaan pendapat antara manajemen
akuntabilitas,       pertanggungjawaban,          independensi        dan Akuntan publik atas jasa yang diberikannya.
dan kewajaran untuk menghindari timbulnya konflik                  5. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris
kepentingan.         Sementara,        dalam     melaksanakan         mengenai     penunjukan    Akuntan     publik    yang
tugasnya, Komite Audit berpegang teguh pada                           didasarkan pada independensi, ruang lingkup
kode etik profesi, baik yang terkait dengan keahlian                  penugasan, dan fee.
masing-masing anggota Komite Audit maupun kode                     6. Memberikan           rekomendasi           mengenai
etik profesi Komite Audit.                                            penyempurnaan     sistem    pengendalian     internal
                                                                      perusahaan serta pelaksanaannya.
Dalam menjalankan tugasnya, Komite Audit Perseroan                 7. Melakukan     penelaahan       pengaduan         yang
berpegang teguh pada kode etik profesi, baik yang                     berkaitan dengan proses akuntansi dan pelaporan
terkait dengan keahlian masing-masing anggota                         keuangan perseroan.
Komite Audit, maupun kode etik profesi Komite Audit.               8. Melakukan penelaahan dan memberikan saran
                                                                      kepada Dewan Komisaris terkait dengan adanya
Tugas dan Tanggung Jawab                                              potensi benturan kepentingan perseroan, dan;
Komite Audit                                                       9. Menjaga kerahasiaan dokumen, data dan informasi
Tugas dan tanggung jawab Komite Audit tertuang                        perseroan dan hanya digunakan untuk kepentingan
dalam Piagam Komite Audit yang merupakan                              pelaksanaan tugas.


                                                                                                 PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                   Laporan Tahunan 2024       217
Page 218
                                      MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      Sementara dalam menjalankan fungsinya, Komite                     Wewenang Komite Audit
      Audit melaksanakan tugas yang berkaitan dengan                    Selain tugas dan tanggung jawab, Komite Audit
      tugas Dewan Komisaris meliputi:                                   juga diberikan wewenang khusus untuk mendukung
      1. Melakukan penelaahan atas informasi keuangan                   pelaksanaan kerja yang sesuai dengan Piagam Komite
         yang akan dikeluarkan oleh perseroan seperti                   Audit. Wewenang tersebut meliputi:
         laporan      keuangan,      proyeksi     dan    informasi      1. Melakukan komunikasi dengan Kepala Unit Kerja dan
         keuangan lainnya.                                                 pihak-pihak lain di PT Mandiri Tunas Finance, serta
      2. Melakukan        penelaahan       atas     pelaksanaan            Kantor Akuntan Publik yang memeriksa Perseroan
         pemeriksaan oleh internal maupun eksternal audit.                 untuk memperoleh informasi, klarifikasi, serta
      3. Melakukan penelaahan atas ketaatan perseroan                      meminta dokumen dan laporan yang diperlukan.
         terhadap peraturan perundang-undangan yang                     2. Meminta laporan hasil pemeriksaan auditor internal
         berhubungan dengan kegiatan perseroan.                            dan auditor eksternal, serta institusi pengawas/
      4. Memberikan             rekomendasi              mengenai          pemeriksa lainnya.
         penyempurnaan         sistem    pengendalian          intern   3. Meminta audit Internal dan/atau auditor eksternal
         perusahaan serta pelaksanaannya.                                  untuk       melakukan          pemeriksaan/investigasi
      5. Melaporkan kepada Dewan Komisaris berbagai                        khusus, apabila terdapat dugaan kuat telah terjadi
         risiko yang dihadapi perusahaan dan pelaksanaan                   kecurangan pelanggaran hukum dan pelanggaran
         manajemen risiko oleh Direksi.                                    peraturan perundang-undangan.
      6. Melaksanakan tugas yang diberikan oleh Dewan                   4. Mengakses      catatan    atau     informasi   tentang
         Komisaris sepanjang dalam lingkup tugas dan                       karyawan,     dana,    aset,     serta   sumber    daya
         kewajiban Komite Audit.                                           perusahaan      lainnya   yang     berkaitan    dengan
      7. Menjaga        kerahasiaan     dokumen,        data     dan       pelaksanaan tugasnya.
         informasi perseroan dan hanya digunakan untuk                  5. Melakukan kewenangan lain yang diberikan oleh
         kepentingan pelaksanaan tugas.                                    Dewan Komisaris.


      Pembagian Tugas dan Tanggung Jawab
      Lingkup tugas masing-masing anggota Komite Audit sebagai berikut.


      Nama                 Jabatan                  Uraian Tugas

      Fendy                Ketua Komite Audit/      • Melakukan penelaahan atas ketaatan Perseroan terhadap peraturan
      Eventius Mugni       Komisaris Independen       perundang-undangan yang berhubungan dengan kegiatan Perseroan.
                                                    • Melaporkan kepada Dewan Komisaris berbagai risiko yang dihadapi perusahaan
                                                      dan pelaksanaan manajemen risiko oleh Direksi.
      Indra Riyawan        Anggota Komite Audit     • Melakukan penelaahan atas informasi keuangan yang akan dikeluarkan oleh
                                                      Perseroan seperti laporan keuangan, proyeksi dan informasi keuangan lainnya.
                                                    • Melakukan penelaahan atas pelaksanaan pemeriksaan oleh internal maupun
                                                      eksternal audit.
      Marlan Marthias      Anggota Komite Audit     • Menjaga kerahasiaan dokumen, data dan informasi perseroan dan hanya
      Achmad                                          digunakan untuk kepentingan pelaksanaan tugas.
                                                    • Memberikan rekomendasi mengenai penyempurnaan sistem pengendalian
                                                      intern perusahaan serta pelaksanaannya.



      Hubungan Kerja Komite Audit                                       1. Melakukan reviu atas pekerjaan eksternal auditor.
      Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya,                   2. Membahas hasil audit dengan eksternal auditor.
      Komite Audit berkomunikasi dengan auditor eksternal,              3. Apabila diperlukan, Komite Audit dapat melakukan
      auditor internal dan manajemen Perseroan. Peran                      pembahasan atas hasil audit dengan manajemen,
      Komite Audit dalam hubungannya dengan eksternal                      eksternal auditor dan internal auditor.
      auditor adalah:                                                   4. Melakukan reviu kinerja eksternal auditor untuk




218     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 219
                                                                                                >>     Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                                            05
   memastikan kepatuhan eksternal auditor terhadap                   6. Mengundang manajemen perseroan untuk hadir
   standar      profesional    yang     berlaku,    termasuk               dalam rapat komite audit apabila diperlukan.
   independensi eksternal auditor.
                                                                     Laporan Komite Audit
Peran Komite Audit dalam hubungan dengan Internal                    Komite Audit berkewajiban membuat laporan secara
Audit adalah:                                                        tertulis dalam pelaksanaan kerjanya terhadap Dewan
1. Menerima dan reviu laporan auditor internal.                      Komisaris terkait temuan dan kendala yang dihadapi
2. Memonitor tindak lanjut hasil internal audit.                     oleh Perseroan. Adapun laporan yang dimaksud
3. Meminta        internal    audit     untuk      melakukan         dalam hal:
   pemeriksaan khusus/tertentu dengan izin dari                      1. Komite Audit            membuat       laporan      atas   setiap
   Dewan Komisaris.                                                        penugasan khusus yang diberikan oleh Dewan
4. Memberi masukan mengenai isi Internal Audit                             Komisaris.
   Charter/Piagam Internal Audit.                                    2. Apabila         Komite       Audit    menemukan           hal-hal
5. Berkoordinasi dengan internal audit dan eksternal                       yang diperkirakan akan mengganggu kegiatan
   audit sehingga dapat dicapai hasil audit yang                           perseroan dan bersifat material Komite Audit akan
   komprehensif dan optimal.                                               melaporkannya kepada Dewan Komisaris.
6. Mengkaji laporan internal audit yang berkaitan                    3. Komite      Audit        membuat         Laporan       Tahunan
   dengan benturan kepentingan, dan atau perbuatan                         pelaksanaan kegiatan Komite Audit kepada Dewan
   melanggar hukum.                                                        Komisaris.


Sementara peran Komite Audit dalam hubungannya                       Kebijakan Remunerasi
dengan Manajemen Perseroan adalah:                                   Kebijakan     remunerasi          Komite      Audit     mengikuti
1. Mengevaluasi        kecukupan      pengungkapan         hal-      kebijakan dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk selaku
   hal    yang     bersifat    material     dalam     Laporan        Pemegang Saham Mayoritas/Pengendali Perseroan.
   Keuangan perseroan.
2. Menilai   kecukupan        pengendalian       intern    dan       Pengembangan Kompetensi
   kebijakan manajemen risiko perseroan.                             Komite Audit
3. Menilai kebijakan perseroan berkaitan dengan                      Perusahaan menyertakan anggota Komite Audit
   kepatuhan terhadap peraturan internal maupun                      untuk mengikuti pendidikan dan/atau pelatihan
   eksternal perseroan yang berlaku, kode etik (code                 dengan tujuan untuk meningkatkan keahlian dan
   of conduct) dan benturan kepentingan (conflict                    kompetensi masing-masing anggota sehingga dapat
   of interest).                                                     memberikan dampak positif terhadap produktivitas
4. Memastikan         bahwa       manajemen         perseroan        dan efektivitas kinerja.
   melaksanakan tindak lanjut atas rekomendasi dari
   internal audit dan eksternal audit.                               Sepanjang tahun 2024, Komite Audit Perusahaan
5. Mengidentifikasi dan memantau permasalahan                        telah mengikuti program pengembangan kompetensi
   yang memerlukan perhatian dari Dewan Komisaris.                   sebagai berikut:


Peserta          Jenis/Materi Pelatihan                                                  Penyelenggara         Waktu & Tempat

Indra            Training Certification in Audite Committee Practices Batch 40           IKAI                  Jakarta, 20-22 & 27 Mei
Riyawan                                                                                                        2024
                 Training Master Class Risk Governance - QCRO Certification              CRMS                  Jakarta, 15, 16, 17 Juli
                                                                                                               2024
                 The Future of Data Analytics in the Financial Industry:                 OJK Institute         Jakarta, 12 Sep 2024
                 Trends and Innovations
                 Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions          OJK Institute         Jakarta, 26 Sep 2024




                                                                                                             PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                               Laporan Tahunan 2024         219
Page 220
                                       MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      Peserta          Jenis/Materi Pelatihan                                                 Penyelenggara    Waktu & Tempat

      Marlan           Training Certification in Audite Committee Practices Batch 40          IKAI             Jakarta, 20-22 & 27 Mei
      Marthias                                                                                                 2024
      Achmad
                       The Future of Data Analytics in the Financial Industry:                OJK Institute    Jakarta, 12 Sep 2024
                       Trends and Innovations
                       Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions         OJK Institute    Jakarta, 26 Sep 2024
                       Carbon Trading and its Effect on Indonesia’s Economy                   OJK Institute    Online, 17 Okt 2024
      Irwan            Training Master Class Risk Governance - QCRO Certification             CRMS             Jakarta, 15, 16, 17 Juli
      Trinugroho                                                                                               2024
                       How to Prevent Money Laundering and Terrorism Financing                OJK Institute    Jakarta, 05 Sep 2024
                       The Future of Data Analytics in the Financial Industry: Trends and     OJK Institute    Jakarta, 12 Sep 2024
                       Innovations
                       Understanding the Climate Landscape for Financial Institutions         OJK Institute    Jakarta, 26 Sep 2024
                       Carbon Trading and its Effect on Indonesia’s Economy                   OJK Institute    Jakarta, 17 Okt 2024




      Rapat Komite Audit                                                   3. Ketua Komite Audit dapat mengundang Dewan
      Kebijakan Komite Audit melaksanakan rapat secara                           Komisaris, Direksi, Internal Auditor, Eksternal
      berkala baik dengan internal anggota maupun dengan                         Auditor, Wakil Pemegang Saham dan pihak lain
      Dewan Komisaris dan Direksi. Rapat yang dilaksanakan                       yang diperlukan untuk hadir dalam rapat.
      oleh Komite Audit yakni:                                             4. Hasil rapat Komite Audit dituangkan dalam Risalah
      1. Rapat     Komite Audit Triwulanan            dilaksanakan               Rapat yang ditandatangani oleh seluruh anggota
         minimal 4 (empat) kali dalam 1 (satu) tahun,                            Komite Audit yang hadir dan Risalah Rapat
         dengan jadwal yang ditentukan, dan fokus pada                           didistribusikan kepada seluruh peserta rapat
         pembahasan Laporan Keuangan (Neraca dan Laba                            untuk mendapat perhatian dan tindak lanjut.
         Rugi) dan Kinerja Perseroan Triwulan.                             5. Komite Audit dapat hadir dalam rapat Dewan
      2. Rapat Bulanan Komite Audit dilakukan sekali pada                        Komisaris atau rapat gabungan Dewan Direksi dan
         setiap bulan apabila diperlukan, dengan agenda                          Dewan Komisaris apabila diperlukan.
         rapat yang telah disepakati sebelumnya. Rapat
         bulanan tidak diadakan di bulan pelaksanaan rapat                 Sepanjang        tahun    2024,    Komite     Audit      telah
         triwulanan. Fokus rapat bulanan adalah pada                       melangsungkan rapat sebanyak 8 (delapan) kali
         pembahasan hasil General Audit Internal.                          dengan daftar kehadiran dan agenda sebagai berikut:


      Frekuensi Kehadiran

                                                                                           Jumlah           Jumlah
       Nama                                           Jabatan                                                            Kehadiran (%)
                                                                                       Wajib Rapat        Kehadiran

       Fendy Eventius Mugni                           Ketua                                     8                 7             87,50%

       Indra Riyawan                                  Anggota                                   8                8                100%

       Marlan Marthias Achmad                         Anggota                                   8                8                100%



      Risalah Rapat dan Kehadiran Komite Audit


      Tanggal                 Agenda                                                                    Peserta Rapat     Keterangan

      24 Januari 2024         • Hasil Audit 2023                                                        Komite Audit      -
                              • Annual Audit Plan 2024
                              • Rencana Audit Eksternal




220     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 221
                                                                                            >>        Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                                    05
Tanggal                 Agenda                                                                     Peserta Rapat    Keterangan

28 Maret 2024           • Hasil Audit Umum Semester 1                                              Komite Audit     -
                        • Pelaksanaan Audit Eksternal
30 Mei 2024             • Hasil Audit BMRI – Teknologi Informasi                                   Komite Audit     -
                        • Hasil Audit Umum BMRI – Joint Financing
                        • Update Final Hasil Audit OJK 2024
                        • Update Hasil Kunjungan Direksi dan Komite Audit di Regional 1
25 Juli 2024            • Arahan Tindak Lanjut Rapat Komite Audit Mei 2024                         Komite Audit     -
                        • Hasil Audit IT Aplikasi - HC Eazy
                        • Hasil Audit Pengelolaan Layanan Pengaduan Pelanggan
                        • Hasil Investigasi Corporate Fleet
                        • Hasil Investigasi Cibinong & Bogor
                        • Kunjungan Kerja Dewan Komisaris, BOD, Komite Audit di Regional 5
19 September 2024       Rapat Kickoff Audit Tahunan Kap - Komite Audit                             Komite Audit     -
27 September 2024       • Laporan Hasil Kunjungan Komite Audit di Regional 6 Cabang                Komite Audit     -
                          Ungaran, Solo Multiguna, Magelang, Yogyakarta
                        • Informasi Update, Hasil Audit Umum, dan Hasil Audit Khusus
28 November 2024        • Laporan Hasil Kunjungan Komite Audit di Regional 8 Cabang                Komite Audit     -
                          Balikpapan, Pontianak, Samarinda
                        • Informasi Update, Hasil Audit Umum, dan Hasil Audit Khusus
17 Desember 2024        Rapat KAP - Komite Audit                                                   Komite Audit     -



Laporan Singkat Pelaksanaan Tugas                                        (Annual Audit Plan - AAP) internal audit tahun
dan Kegiatan Komite Audit pada                                           2024 yang disampaikan pada rapat Komite Audit.
Tahun 2024
Untuk memenuhi ketentuan penerapan GCG di                                Rencana kerja Internal audit tersebut disusun
lingkup Perseroan, program kerja yang menjadi tugas                      berdasarkan 9 Key Input dan mempertimbangkan
dan kewajiban Komite Audit di tahun 2024 adalah:                         rekomendasi        dari   pihak    Regulator,     Dewan
1. Melakukan reviu terhadap sistem pengendalian                          Komisaris, Direksi dan Manajemen untuk area-
   internal                                                              area yang ingin dilakukan audit. Pada rencana
   Melakukan         reviu   terhadap    rancangan        dan            kerja tahun 2024 terdapat 25 (dua puluh lima)
   implementasi dari sistem pengendalian internal                        subyek audit umum, mandatory dan consulting
   Perseroan dengan memperhatikan kecukupan                              yang    harus      dilakukan    pemeriksaan       dimana
   kontrol     dan    ketersediaan     ketentuan     Internal            aktivitasnya melekat kepada proses kerja unit
   yang salah satunya melalui Laporan Hasil Audit                        bisnis dan implementasi sistem/aplikasi.
   Internal. Hasil reviu tersebut sebagai masukan
   kepada      Dewan     Komisaris     untuk    memberikan               Selain proses penyusunan rencana kerja, Komite
   pengarahan kepada manajemen dalam menyusun                            Audit juga melakukan reviu terhadap pelaksanaan
   dan mengimplementasikan sistem pengendalian                           audit. Komite Audit telah melaksanakan seluruh
   internal     maupun       melaksanakan        operasional             aktivitas   yang     telah    terlaksana   pada    tahun
   Perseroan     secara      efektif   dan     efisien   serta           2024, yaitu:
   memperhatikan ketentuan regulator.                                    -   Melakukan penelaahan atas informasi keuangan
2. Melakukan reviu terhadap fungsi Internal Audit                            yang akan dikeluarkan oleh Perseroan seperti
   Komite Audit telah melakukan reviu dan proses                             laporan keuangan, proyeksi, dan informasi
   penilaian terhadap peran dan pelaksanaan fungsi                           keuangan lainnya.
   Audit Internal dalam mengevaluasi rancangan                           -   Melakukan       penelaahan      atas    pelaksanaan
   dan implementasi sistem pengendalian internal,                            pemeriksaan oleh internal maupun eksternal audit.
   manajemen risiko dan proses tata kelola Perseroan.                    -   Melakukan penelaahan atas ketaatan Perseroan
   Proses reviu terhadap pelaksanaan fungsi internal                         terhadap peraturan perundang-undangan yang
   audit diawali dengan penyusunan rencana kerja                             berhubungan dengan kegiatan Perseroan.


                                                                                                        PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                          Laporan Tahunan 2024      221
Page 222
                                      MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




         -   Memberikan            rekomendasi           mengenai       Publik yang akan di tugaskan untuk melakukan
             penyempurnaan sistem pengendalian intern                   audit laporan keuangan tahunan, mengawasi
             Perseroan serta pelaksanaannya.                            dan mereviu pelaksanaan audit serta mereviu
         -   Melaporkan kepada Dewan Komisaris berbagai                 hasil audit laporan keuangan. Laporan Keuangan
             risiko yang dihadapi Perseroan dan pelaksanaan             Perseroan     untuk     tahun     yang      berakhir   31
             manajemen risiko oleh Direksi.                             Desember 2024 telah diaudit oleh Kantor Akuntan
         -   Melaksanakan tugas yang diberikan oleh Dewan               Publik Purwantono, Sungkoro & Surja (anggota
             Komisaris sepanjang dalam lingkup tugas dan                perusahaan EY Global Limited).
             kewajiban Komite Audit.                                 4. Reviu penyajian Laporan Keuangan Publik
         -   Menjaga kerahasiaan dokumen, data, dan                     Komite      Audit    secara      periodik    melakukan
             informasi Perseroan dan hanya digunakan                    reviu     terhadap     laporan    keuangan       sebelum
             untuk kepentingan pelaksanaan tugas.                       dilakukan publikasi. Pelaksanaan reviu tersebut
         -   Membuat      Laporan       Tahunan      pelaksanaan        dimaksudkan untuk menilai kewajaran figur
             kegiatan Komite Audit kepada Dewan Komisaris.              yang disajikan.
         -   Membuat laporan atas penugasan khusus yang              5. Realisasi Rapat Komite Audit selama tahun 2024
             diberikan oleh Dewan Komisaris.                            Pelaksanaan Rapat Komite Audit selama tahun
      3. Pengawasan terhadap Pelaksanaan Eksternal                      2024 adalah sebanyak 8 (delapan) kali dengan
         Audit                                                          materi pembahasan yang dapat dilihat pada
         Komite Audit melakukan pengawasan terhadap                     bagian Risalah Rapat dan Kehadiran Komite Audit
         pelaksanaan Audit Eksternal, melalui evaluasi                  di atas.
         terhadap    proses        pemilihan    Kantor     Akuntan


                                       KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI
      Mengacu pada regulasi atau ketentuan Undang-                   tentang Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten
      undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas,           atau Perusahaan Publik.
      Dewan Komisaris membentuk Komite Nominasi &
      Remunerasi yang bertugas membantu pengawasan                   Kriteria Anggota Komite Nominasi &
      Dewan Komisaris dalam menjalankan fungsi nominasi              Remunerasi
      dan remunerasi serta melakukan pengawasan dan                  Anggota Komite Nominasi & Remunerasi wajib
      penilaian atas efektivitas nominasi dan remunerasi.            memenuhi persyaratan kemampuan dan pengalaman
                                                                     serta persyaratan independensi, yaitu:
      Melalui   Komite   Nominasi      &     Remunerasi,    proses   1. Memiliki integritas, obyektivitas dan etika yang
      nominasi dan remunerasi pengurus Perseroan dan                    tinggi.
      organ pelaksana Perseroan lainnya dapat dilakukan              2. Mempunyai pengetahuan yang memadai termasuk
      secara transparan dan akuntabel sesuai dengan                     ketentuan dan peraturan serta perundangan
      perkembangan usaha Perseroan dan pada akhirnya                    yang berlaku.
      dapat meningkatkan kepercayaan pemegang saham                  3. Paling sedikit salah satu dari anggota komite
      dan    pemangku      kepentingan         lainnya   terhadap       harus memiliki latar belakang pendidikan dan atau
      pengelolaan Perseroan.                                            pengalaman kerja dibidang nominasi, remunerasi
                                                                        karyawan, atau Human Resource Development.
      Keberadaan Komite Nominasi & Remunerasi sesuai                 4. Mampu       bersikap    independen       yaitu    mampu
      dengan     Peraturan    OJK      No.     34/POJK.04/2014          melaksanakan tugas secara profesional tanpa




222     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 223
                                                                                         >>      Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                                   05
   benturan kepentingan dan pengaruh/tekanan                      sewaktu-waktu anggota Komite yang bukan anggota
   dari pihak mana pun.                                           Dewan Komisaris, jika berdasarkan pertimbangan
5. Bersedia meningkatkan kompetensi secara terus                  Ketua Komite yang bersangkutan tidak melaksanakan
   menerus melalui pendidikan dan pelatihan.                      tugasnya dengan baik.
6. Bukan merupakan orang dalam Kantor Konsultan
   Hukum, Kantor Konsultan Sumber Daya Manusia,                   Susunan dan Komposisi Anggota
   Kantor Konsultan Business Development, atau                    Komite Nominasi & Remunerasi
   pihak lain yang memberi jasa assurance, jasa non               Tahun 2024
   assurance, dan/atau jasa konsultasi lain kepada                Perseroan      telah    membentuk        Komite    Nominasi
   Perseroan dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir                  dan Remunerasi berdasarkan Keputusan Dewan
   sebelum diangkat sebagai anggota komite oleh                   Komisaris Perseroan No. KEP.KOM/01/2014 tentang
   Dewan Komisaris.                                               Pembentukan dan Pengangkatan Komite Nominasi
                                                                  dan Remunerasi PT Mandiri Tunas Finance tertanggal
Masa Jabatan                                                      26 November 2014 yang telah di ubah dengan Surat
Anggota Komite diangkat untuk masa jabatan tertentu               Keputusan Dewan Komisaris Perseroan No. KEP.
dan dapat diangkat kembali. Masa jabatan anggota                  KOM/02/II/2020 tanggal 17 Februari 2020 tentang
Dewan Komisaris yang merangkap sebagai anggota                    perubahan      keanggotaan        Komite      Nominasi     dan
Komite sama dengan masa kerja penunjukannya                       Remunerasi, yang terakhir diubah dengan Surat
sebagai anggota Dewan Komisaris yang ditentukan                   Keputusan      Dewan        Komisaris   Nomor:     003/SKE-
oleh Anggaran Dasar Perseroan atau Rapat Umum                     DEKOM/MTF/X/2024             tanggal    21    Oktober    2024
Pemegang Saham. Masa jabatan anggota Komite                       tentang Penetapan Anggota Komite Nominasi dan
yang bukan berasal dari anggota Dewan Komisaris                   Remunerasi. Di sepanjang tahun 2024, terdapat
tidak boleh lebih lama daripada masa jabatan Dewan                perubahan komposisi dan susunan Komite Nominasi
Komisaris. Dewan Komisaris dapat memberhentikan                   & Remunerasi.


Komposisi dan susunan Komite Nominasi & Remunerasi per 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut.

                                                                                                                      Periode
Nama             Jabatan                   Dasar Pengangakatan                                   Masa Jabatan
                                                                                                                      Jabatan

Fendy Eventius   Ketua Komite Nominasi     Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor: 003/SKE-       21 Oktober 2024 –        Ke-1
Mugni            dan Remunerasi/           DEKOM/MTF/X/2024 tanggal 21 Oktober 2024 tentang      20 Oktober 2027
                 Komisaris Independen      Penetapan Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi

Saptari          Anggota Komite            Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor: 003/SKE-       21 Oktober 2024 –        Ke-1
                 Nominasi dan              DEKOM/MTF/X/2024 tanggal 21 Oktober 2024 tentang      20 Oktober 2027
                 Remunerasi/ Komisaris     Penetapan Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi

Makah Indra      Anggota Komite Nominasi   Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor: 003/SKE-       21 Oktober 2024 –        Ke-2
Purnomo          dan Remunerasi/ Kepala    DEKOM/MTF/X/2024 tanggal 21 Oktober 2024 tentang      20 Oktober 2027
                 Divisi Human Capital      Penetapan Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi




Profil Anggota Komite Nominasi & Remunerasi
Profil Ketua Komite Nominasi & Remunerasi Fendy Eventius Mugni dan Anggota Komite Nominasi & Remunerasi
Saptari dapat dilihat bagian profil Dewan Komisaris pada bab Profil Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
Berikut disampaikan profil dari anggota Komite Nominasi & Remunerasi non Komisaris.




                                                                                                     PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                       Laporan Tahunan 2024        223
Page 224
                                         MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      Makah Indra Purnomo
      Anggota Komite Nominasi & Remunerasi

              Usia             Kewarganegaraan           Domisili
              44 tahun         Indonesia                 Tegal

              Dasar Hukum Pengangkatan
              Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor 003/SKE-DEKOM/
              MTF/X/2024 tentang Penetapan Anggota Komite Nominasi
              dan Remunerasi

              Masa Jabatan
              21 Oktober 2024 – 20 Oktober 2027

              Periode
              Ke-2

              Riwayat Pendidikan
              Sarjana (S1) Teknik jurusan Teknik Elektro dari Universitas Islam Sultan Agung (2004)

              Riwayat Pekerjaan
              •    Human Capital Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2022 - sekarang)
              •    Regional Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2018 - 2022)
              •    Branch Manager PT Mandiri Tunas Finance (2010 - 2018)
              •    Kepala Cabang PT. NSS + NSS Finance (2004 - 2010)

              Rangkap Jabatan
              Di Dalam Perusahaan : HC Learning Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2024 - sekarang)
              Di Luar Perusahaan  : Tidak ada




      Independensi Komite                                                       tersebut wajib mengalihkan kepada pihak lain.
      Nominasi & Remunerasi                                                 2. Tidak mempunyai hubungan keluarga karena
      Seluruh anggota Komite Nominasi & Remunerasi                              perkawinan      dan    keturunan       sampai   derajat
      merupakan         pribadi   yang     profesional    dan      tidak        kedua, baik horizontal maupun vertikal dengan
      memiliki hubungan dengan Perseroan guna menjaga                           Dewan Komisaris, Direksi, atau Pemegang Saham
      independensi dalam pelaksanaan tugas, dan tanggung                        Utama/ Pengendali Perseroan.
      jawabnya. Komite Nominasi & Remunerasi yang dibentuk                  3. Tidak memiliki hubungan usaha, baik langsung
      Perseroan telah memenuhi kriteria independensi,                           maupun tidak langsung yang berkaitan dengan
      keahlian, pengalaman, dan integritas. Komite Nominasi                     usaha Perseroan termasuk di dalamnya tidak
      & Remunerasi juga tidak terkait dengan Direksi, Dewan                     menerima kompensasi dari Perseroan dan entitas
      Komisaris, maupun pemegang saham. Komite Nominasi                         anak selain imbalan jasa yang diterima berkaitan
      & Remunerasi dalam melaksanakan tugasnya tunduk                           dengan tugas-tugas sebagai Anggota Komite.
      pada ketentuan/hukum dan perundang-undangan                           4. Bukan pegawai Kantor Akuntan Publik, Kantor
      yang berlaku di Perseroan.                                                Konsultan Hukum, atau Pihak lain yang memberi
                                                                                jasa audit, jasa non audit dan atau jasa konsultasi
      Agar dapat bertindak independen, Anggota Komite                           lain kepada Perseroan dalam waktu 6 (enam)
      Nominasi & Remunerasi Perseroan khususnya dari                            bulan terakhir sebelum diangkat oleh Dewan
      pihak       independen      diwajibkan    memenuhi         kriteria       Komisaris.
      independensi berikut:                                                 5. Bukan        orang   yang      mempunyai    wewenang
      1. Tidak memiliki saham Perseroan, baik langsung                          dan    tanggung       jawab    untuk   merencanakan,
         maupun tidak langsung. Dalam hal Anggota                               memimpin, atau mengendalikan Perseroan dalam
         Komite         memperoleh         saham     akibat       suatu         waktu 1 (satu) tahun terakhir sebelum diangkat
         peristiwa hukum maka dalam jangka waktu paling                         oleh Dewan Komisaris, kecuali Anggota Komite
         lama 6 (enam) bulan setelah diperolehnya saham                         yang berasal dari Dewan Komisaris.




224     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 225
                                                                                        >>     Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                               05
Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan tidak                       prestasi kerja individual, kewajaran peer grup
memiliki anggota independen yang berasal dari luar                   di dalam maupun luar Perseroan, dan strategi
Perusahaan, kecuali Fendi Eventius Mugni yang                        pengembangan Perseroan jangka panjang.
diangkat oleh Pemegang Saham sebagai Komisaris
Independen dan bertindak sebagai Ketua Komite                     Tugas dan Tanggung Jawab yang Terkait dengan
Nominasi & Remunerasi. Seluruh anggota Komite                     Fungsi Nominasi
Nominasi & Remunerasi adalah profesional yang dipilih             1. Memberikan         rekomendasi     kepada        Dewan
berdasarkan Peraturan OJK.                                           Komisaris mengenai komposisi jabatan anggota
                                                                     Direksi dan/atau Dewan Komisaris.
Piagam Komite Nominasi                                            2. Memberikan         rekomendasi     kepada        Dewan
& Remunerasi                                                         Komisaris mengenai kebijakan, dan kriteria yang
Perseroan telah menyusun piagam Komite Nominasi                      dibutuhkan dalam nominasi anggota Direksi dan/
& Remunerasi yang ditetapkan pada tanggal 23                         atau Dewan Komisaris.
Agustus 2022 sebagai pendukung pelaksanaan fungsi                 3. Memberikan         rekomendasi     kepada        Dewan
dan perannya. Pedoman Kerja Komite Nominasi dan                      Komisaris mengenai nama calon anggota Direksi
Remunerasi, mengatur beberapa hal terkait dengan:                    dan/atau Dewan Komisaris.
1. Tugas dan Tanggung Jawab Komite                                4. Menelaah,        dan    mengusulkan     perencanaan
2. Kewenangan Komite                                                 suksesi (succession plan) anggota Direksi dan/
3. Rapat Komite                                                      atau Dewan Komisaris.
4. Organisasi Komite                                              5. Melakukan penilaian berdasarkan tolok ukur
                                                                     (benchmark) yang telah disusun sebagai bahan
Piagam Charter Komite Nominasi & Remunerasi                          evaluasi kinerja dan pengembangan kemampuan
ditinjau   ulang    (reviu)     secara       berkala     untuk       Direksi dan/atau Dewan Komisaris.
memastikan bahwa cakupan pedoman tersebut                         6. Memberikan         rekomendasi     kepada        Dewan
selalu sejalan dengan kebutuhan, dan regulasi lain                   Komisaris mengenai kebijakan evaluasi kinerja
terkait dengan bisnis Perseroan.                                     bagi anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris.
                                                                  7. Memberikan        rekomendasi     mengenai        pihak
Tugas dan Tanggung Jawab Komite                                      independen yang akan menjadi anggota Komite
Nominasi dan Remunerasi                                              penunjang Dewan Komisaris.
Tugas dan Tanggung Jawab yang Terkait dengan                      8. Merekomendasikan          persetujuan      perubahan
Fungsi Remunerasi                                                    struktur organisasi sampai dengan satu tingkat di
1. Melakukan       evaluasi          terhadap        kebijakan       bawah Direksi.
   remunerasi      Perseroan         yang    meliputi     Gaji,
   Honorarium, Tunjangan Hari Raya (THR), Benefit                 Fungsi dan Wewenang Komite
   (medical, health, loan facility, dan lainnya),                 Nominasi dan Remunerasi
   Bonus/Insentif (untuk karyawan), dan Tantiem                   Dalam pelaksanaan kerjanya, Komite Nominasi &
   (untuk Dewan Komisaris dan Direksi)                            Remunerasi melekat fungi dan wewenangnya yang
2. Memberikan       rekomendasi             kepada      Dewan     diberikan sesuai dengan ketentuan yang tertuang
   Komisaris mengenai kebijakan remunerasi bagi                   dalam piagam Komite Nominasi dan Remunerasi.
   anggota    Direksi   dan/atau        Dewan        Komisaris
   untuk disampaikan ke RUPS serta kebijaksanaan                  FUNGSI KOMITE NOMINASI & REMUNERASI
   remunerasi pejabat Eksekutif dan karyawan secara               Fungsi Komite Nominasi & Remunerasi adalah
   keseluruhan untuk disampaikan kepada Direksi.                  sebagai berikut:
3. Memastikan       bahwa        kebijakan        remunerasi      1. Menyusun,        melaksanakan    dan    menganalisis
   Perseroan telah sesuai dengan kinerja keuangan                    kriteria   dan    prosedur   nominasi     bagi    calon
   Perseroan dan pemenuhan cadangan sesuai                           Direksi dan Dewan Komisaris dan juga prosedur
   peraturan/regulasi         yang     berlaku,        evaluasi      pemberhentian Direksi dan Dewan Komisaris.


                                                                                                  PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                    Laporan Tahunan 2024       225
Page 226
                                   MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      2. Mengidentifikasi     calon   Direksi    dan    Dewan           tentang karyawan Perseroan yang berkaitan
         Komisaris baik dari dalam maupun dari luar                     dengan pelaksanaan tugas Komite.
         yang memenuhi syarat untuk diajukan/diangkat                2. Dalam melaksanakan wewenang sebagaimana
         menjadi Direktur atau Dewan Komisaris.                         diatur dalam poin 1 di atas, Komite bekerja sama
      3. Menyusun kriteria penilaian kinerja Direksi.                   dengan mitra kerja di antaranya Sekretaris Dewan
      4. Mengusulkan suatu sistem remunerasi yang sesuai                Komisaris, Komite Penunjang Dewan Komisaris,
         bagi Direksi dan Dewan Komisaris berupa sistem                 tim terkait di level manajemen khususnya Human
         penggajian, pemberian fasilitas dan tunjangan,                 Resources Development Division, dan unit-unit
         opsi yang diberikan serta sistem pensiun.                      kerja Perseroan terkait lainnya (jika diperlukan).
      5. Memastikan pelaksanaan kepatuhan Perseroan                  3. Komite mempunyai wewenang berkomunikasi
         terhadap ketentuan dan atau regulasi OJK,                      langsung dengan karyawan, termasuk Direksi
         Kementerian Ketenagakerjaan, dan regulasi terkait              dan pihak yang terkait dengan pelaksanaan
         lainnya termasuk hal-hal yang menjadi keputusan                tugas Komite.
         RUPS Perseroan.                                             4. Apabila     diperlukan     Komite    dapat     melibatkan
      6. Mendukung aktivitas pengembangan sumber daya                   tenaga ahli dan/atau konsultan/pihak independen
         manusia yang profesional.                                      di luar Komite atau membentuk ad hoc team yang
                                                                        perlu untuk membantu pelaksanaan tugasnya atas
      WEWENANG KOMITE NOMINASI & REMUNERASI                             biaya Perseroan.
      Wewenang Komite Nominasi & Remunerasi adalah:                  5. Komite melakukan kewenangan lain yang diberikan
      1. Komite dapat mengakses catatan atau informasi                  oleh Dewan Komisaris.



      Pembagian Tugas dan Tanggung Jawab
      dalam Keanggotaan Komite Nominasi & Remunerasi
      Lingkup tugas masing-masing Anggota Komite Nominasi & Remunerasi adalah sebagai berikut:


      Nama               Jabatan                 Uraian Tugas

      Fendi Eventius     Ketua Komite Nominasi   • Melakukan evaluasi terhadap kebijakan remunerasi Perseroan yang meliputi
      Mugni              & Remunerasi              Gaji, Honorarium, Tunjangan Hari Raya (THR), Benefit (medical, health, loan
                                                   facility, dan lainnya), Bonus/Insentif (untuk karyawan), dan Tantiem (untuk
                                                   Dewan Komisaris dan Direksi).
                                                 • Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai kebijakan evaluasi
                                                   kinerja bagi anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris.
                                                 • Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai kebijakan, dan
                                                   kriteria yang dibutuhkan dalam nominasi anggota Direksi dan/atau Dewan
                                                   Komisaris.
      Saptari            Anggota Komite          • Memastikan bahwa kebijakan remunerasi Perseroan telah sesuai dengan
                         Nominasi & Remunerasi     kinerja keuangan Perseroan dan pemenuhan cadangan sesuai peraturan/
                                                   regulasi yang berlaku, evaluasi prestasi kerja individual, kewajaran peer grup
                                                   di dalam maupun di luar Perseroan, dan strategi pengembangan Perseroan
                                                   jangka panjang.
                                                 • Menelaah, dan mengusulkan perencanaan suksesi (succession plan) anggota
                                                   Direksi dan/atau Dewan Komisaris.
                                                 • Memberikan rekomendasi mengenai pihak independen yang akan menjadi
                                                   anggota Komite penunjang Dewan Komisaris.
      Makah Indra        Anggota Komite          • Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai kebijakan
      Purnomo            Nominasi & Remunerasi     remunerasi bagi anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris untuk disampaikan
                                                   ke RUPS serta kebijaksanaan remunerasi pejabat Eksekutif dan karyawan
                                                   secara keseluruhan untuk disampaikan kepada Direksi
                                                 • Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai komposisi
                                                   jabatan anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris.
                                                 • Merekomendasikan persetujuan perubahan struktur organisasi sampai dengan
                                                   satu tingkat di bawah Direksi.




226     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 227
                                                                                                                >>      Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                                                        05
Pengembangan Kompetensi Komite                                                     sesuai dengan Pedoman Kerja Komite Nominasi &
Nominasi & Remunerasi                                                              Remunerasi. Dalam pengambilan keputusan dalam
Perseroan          memfasilitasi          pelaksanaan            program           rapat yang diselenggarakan oleh Komite Nominasi
pengembangan bagi Komite Nominasi & Remunerasi                                     dan Remunerasi dilakukan secara musyawarah dan
dalam rangka meningkatkan kompetensi anggota Komite                                mufakat, serta pengambilan suara terbanyak bila
Nominasi & Remunerasi. Program ini diharapkan mampu                                tidak mendapatkan mufakat. Sementara, hasil rapat
memberikan dampak positif terhadap produktivitas dan                               Komite wajib dituangkan dalam risalah rapat yang
efektivitas kinerja Komite Nominasi & Remunerasi.                                  ditandatangani oleh seluruh anggota yang hadir dan
                                                                                   didokumentasikan secara baik oleh Sekretaris Komite.
Informasi kegiatan peningkatan kompetensi yang                                     Perbedaan pendapat (dissenting opinions) dalam
diikuti Anggota Komite Nominasi & Remunerasi di                                    pengambilan keputusan yang terjadi dalam rapat
sepanjang tahun 2024 dapat dilihat pada bab Profil                                 komite wajib dicantumkan secara jelas dalam risalah
Perusahaan dalam laporan tahunan ini.                                              rapat beserta alasan perbedaan pendapat tersebut.


Rapat Komite Nominasi & Remunerasi                                                 Sepanjang tahun 2024, Komite Nominasi & Remunerasi
Komite Nominasi & Remunerasi menyelenggarakan                                      melakukan sebanyak 3 (tiga) kali rapat, dengan risalah
rapat sekurang-kurangnya sekali dalam setahun                                      dan rekapitulasi kehadiran sebagai berikut:


Rekapitulasi Kehadiran Rapat Komite Nominasi & Remunerasi


                                                                                                    Jumlah                 Jumlah
 Nama                                                    Jabatan                                                                        Kehadiran (%)
                                                                                                Wajib Rapat              Kehadiran

 Fendy Eventius Mugni                                    Ketua                                              3                      3            100%

 Saptari*                                                Anggota                                            -                       -           100%

 Makah Indra Purnomo                                     Anggota                                            3                      3            100%

*Diangkat menjadi Anggota Komite Nominasi & Remunerasi MTF pada 21 Oktober 2024 setelah dinyatakan lulus fit and proper test oleh OJK




Agenda Rapat


 Tanggal                     Agenda                                                                          Peserta Rapat               Keterangan

 18 April 2024               Pembahasan perihal Proposal Honorarium Direksi dan • Fendy Eventius Mugni                                   -
                             Dewan Komisaris PT MANDIRI Tunas Finance tahun 2024 dan • Makah Indra Purnomo
                             pembahasan perihal Tantiem atas pencapaian kinerja tahun
                             2023 bagi Direksi dan Dewan Komisaris PT Mandiri Tunas
                             Finance.
 29 Juli 2024                • Pembahasan terkait dengan Pembentukan Tim Dewan • Fendy Eventius Mugni                                    -
                               Komisaris (Sekretaris Dewan Komisaris & Sekretaris Komite di • Makah Indra Purnomo
                               bawah Dewan Komisaris).
                             • Rencana pembuatan asuransi purna jabatan untuk Komisaris
                               Independen.
 16 Oktober 2024             • Follow Up Tindak Lanjut Rapat Komite Nominasi &                               • Fendy Eventius Mugni      -
                               Remunerasi sebelumnya.                                                        • Makah Indra Purnomo
                             • Pembahasan terkait Ketentuan Perjalanan Dinas
                               Tim Dewan Komisaris.




                                                                                                                             PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                               Laporan Tahunan 2024     227
Page 228
                                        MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      Kebijakan Remunerasi                                             meliputi gaji, honorarium, benefit (medical, health,
      Kebijakan      Remunerasi         Komite      Nominasi      &    loan facility, dan lainnya), tantiem (untuk Dewan
      Remunerasi mengikuti kebijakan dari PT Bank Mandiri              Komisaris dan Direksi), rekomendasi kepada Dewan
      (Persero) Tbk selaku Pemegang Saham Mayoritas/                   Komisaris mengenai komposisi jabatan anggota Direksi
      Pengendali Perseroan.                                            dan/atau Dewan Komisaris, kebijakan dan kriteria yang
                                                                       dibutuhkan dalam nominasi anggota Direksi dan/
      Laporan Singkat Pelaksanaan Tugas                                atau Dewan Komisaris, nama calon anggota Direksi
      dan Kegiatan Komite Nominasi &                                   dan/atau Dewan Komisaris, dan melakukan penilaian
      Remunerasi pada Tahun 2024                                       berdasarkan tolak ukur yang telah disusun sebagai
      Di tahun 2024 Komite remunerasi melakukan rapat                  evaluasi kinerja dan pengembangan kemampuan
      sebanyak 3 (tiga) kali untuk membahas evaluasi                   Direksi dan/atau Dewan Komisaris, serta pembahasan
      terhadap     kebijakan     remunerasi      Perseroan     yang    training pengurus Perseroan.




                                                 KOMITE PEMANTAU RISIKO
      Dewan      Komisaris   membentuk        Komite   Pemantau        di antaranya integritas serta pengetahuan tentang
      Risiko guna memantau pelaksanaan manajemen risiko                bisnis yang dijalankan oleh Perseroan. Persyaratan
      Perusahaan yang telah disusun oleh Direksi. Dasar                Keanggotaan Komite Pemantau Risiko sebagai berikut:
      hukum pembentukan Komite Pemantau Risiko dilandasi               1. Anggota Komite wajib memiliki integritas yang
      pada beberapa peraturan yang berlaku antara lain:                   tinggi, kemampuan dan pengalaman yang sesuai
      1. Peraturan OJK No. 10/POJK.05/2014 tentang                        dengan    bidang    pekerjaannya   serta    mampu
         Penilaian Tingkat Risiko Lembaga Jasa Keuangan                   berkomunikasi dengan baik.
         Non-Bank.                                                     2. Paling sedikit salah seorang dari anggota Komite
      2. Surat Edaran OJK No. 4/SEOJK.05/2015 tentang                     Pemantau Risiko harus memiliki latar belakang
         Penilaian Tingkat Risiko Perusahaan Pembiayaan.                  manajemen risiko.
      3. Surat Edaran OJK No. 1/SEOJK.05/2016 tentang                  3. Memahami bisnis Perseroan khususnya manajemen
         Penilaian Tingkat Kesehatan Keuangan Perusahaan                  risiko dan peraturan perundang-undangan terkait
         Pembiayaan.                                                      dengan usaha pembiayaan.
      4. Surat     Edaran      OJK      No.    10/SEOJK.05/2016        4. Memiliki pengetahuan yang cukup untuk membaca
         tentang Pedoman Penerapan Manajemen Risiko                       dan memahami laporan keuangan dan laporan
         dan Laporan Hasil Penilaian Sendiri Penerapan                    terkait   pemantauan     pelaksanaan       kebijakan
         Manajemen Risiko bagi Lembaga Jasa Keuangan                      manajemen risiko perusahaan pembiayaan.
         Non-Bank.                                                     5. Bersedia meningkatkan kompetensi secara terus-
      5. Peraturan OJK No. 44/POJK.05/2020 tentang                        menerus melalui pendidikan dan pelatihan.
         Penerapan Manajemen Risiko Bagi Lembaga Jasa                  6. Bukan merupakan anggota Direksi serta memiliki
         Keuangan Non-Bank.                                               integritas serta pengetahuan tentang bisnis yang
      6. Peraturan OJK No. 28/PJOK.05/2020 tentang                        dijalankan oleh Perseroan.
         Penilaian    Tingkat      Kesehatan     Lembaga       Jasa
         Keuangan Non Bank.                                            Masa Jabatan
                                                                       Merujuk Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP.
      Kriteria Anggota Komite                                          KOM/008/2020 tanggal 31 Agustus 2020 tentang
      Pemantau Risiko                                                  Pembentukan dan Pengangkatan Komite Pemantau
      Berdasarkan     Piagam       Komite     Pemantau       Risiko,   Risiko, ditetapkan bahwa masa tugas anggota komite
      anggota Komite harus memenuhi berbagai kriteria                  tidak boleh lebih lama dari masa jabatan Dewan
      dan   persyaratan.       Selain    memiliki   independensi,      Komisaris sebagaimana diatur dalam anggaran dasar
      anggota Komite Pemantau Risiko diharuskan memiliki               dengan tidak mengurangi hak Dewan Komisaris



228     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 229
                                                                                            >>      Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                                    05
untuk memberhentikan sewaktu waktu. Selanjutnya,                      2024 tentang Penetapan Anggota Komite Pemantau
berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor:                    Risiko, maka susunan dan komposisi anggota Komite
004/SKE-DEKOM/MTF/X/2024 tanggal 21 Oktober                           Pemantau Risiko tahun 2024 adalah sebagai berikut:


Komposisi dan susunan Komite Pemantau Risiko per 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut.

                                                                                                                          Periode
 Nama                  Jabatan                 Dasar Pengangakatan                                  Masa Jabatan
                                                                                                                          Jabatan

 Fendy Eventius        Ketua Komite            Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor: 004/SKE-      21 Oktober 2024 –       Ke-1
 Mugni                 Pemantau Risiko/        DEKOM/MTF/X/2024 tanggal 21 Oktober 2024 tentang     20 Oktober 2027
                       Komisaris Independen    Penetapan Anggota Komite Pemantau Risiko

 Irwan Tri Nugroho     Anggota/Pihak           Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor: 004/SKE-      21 Oktober 2024 –       Ke-2
                       Independen              DEKOM/MTF/X/2024 tanggal 21 Oktober 2024 tentang     20 Oktober 2027
                                               Penetapan Anggota Komite Pemantau Risiko

 Indra Riyawan         Anggota/Pihak           Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor: 004/SKE-      21 Oktober 2024 –       Ke-2
                       Independen              DEKOM/MTF/X/2024 tanggal 21 Oktober 2024 tentang     20 Oktober 2027
                                               Penetapan Anggota Komite Pemantau Risiko

 Saptari               Anggota/Komisaris       Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor: 004/SKE-      21 Oktober 2024 –       Ke-1
                                               DEKOM/MTF/X/2024 tanggal 21 Oktober 2024 tentang     20 Oktober 2027
                                               Penetapan Anggota Komite Pemantau Risiko




Profil Anggota Komite Pemantau Risiko
Profil Fendy Eventius Mugni sebagai ketua dan anggota Komite Pemantau Risiko dapat dilihat bagian profil Dewan
Komisaris pada Bab Profil Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini. Untuk Profil Indra Riyawan sebagai anggota
Komite juga dapat dilihat pada Sub Bab Profil Komite Audit. Berikut untuk profil dari anggota Komite Pemantau
Risiko non Komisaris dari pihak independen.




Irwan Tri Nugroho
Anggota Komite Pemantau Risiko

           Usia           Kewarganegaraan          Domisili
           40 tahun       Indonesia                Bantul

           Dasar Hukum Pengangkatan
           Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor 004/SKE-DEKOM/
           MTF/X/2024 tentang Penetapan Anggota Komite
           Pemantau Risiko

           Masa Jabatan
           21 Oktober 2024 - 20 Oktober 2027

           Periode
           Ke-2

           Riwayat Pendidikan
           • Doktor (S3) Banking and Finance dari University of Limoges, Perancis (2014)
           • Magister (S2) Manajemen bidang Keuangan dari Universitas Gadjah Mada (2009)
           • Sarjana (S1) Manajemen dari Universitas Sebelas Maret (2006)

           Riwayat Pekerjaan
           • Staf Pengajar bidang Manajemen Keuangan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Sebelas Maret (UNS)
           • Dosen dan Peneliti Tamu di berbagai perguruan tinggi baik di dalam maupun luar negeri, Wakil Presiden bidang Program
             dan Kerjasama Internasional di Indonesian Finance Association (IFA)

           Rangkap Jabatan
           Di Dalam Perusahaan : Tidak ada
           Di Luar Perusahaan  : Tidak ada




                                                                                                        PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                          Laporan Tahunan 2024      229
Page 230
                                    MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      Independensi Komite Pemantau Risiko                                   kedua, baik horizontal maupun vertikal dengan
      Anggota Komite Pemantau Risiko merupakan pribadi                      Dewan Komisaris, Direksi, atau Pemegang Saham
      yang profesional dan tidak memiliki hubungan                          Utama/Pengendali Perseroan.
      dengan Perseroan guna menjaga independensi                       3. Tidak memiliki hubungan usaha, baik langsung
      dalam pelaksanaan tugas, dan tanggung jawabnya.                       maupun tidak langsung yang berkaitan dengan
      Komite Pemantau Risiko yang dibentuk Perseroan                        usaha Perseroan termasuk di dalamnya tidak
      telah memenuhi kriteria independensi, keahlian,                       menerima kompensasi dari Perseroan dan entitas
      pengalaman, dan integritas.                                           anak selain imbalan jasa yang diterima berkaitan
                                                                            dengan tugas-tugas sebagai Anggota Komite.
      Agar dapat bertindak independen, Anggota Komite                  4. Bukan pegawai Kantor Akuntan Publik, Kantor
      Pemantau      Risiko     Perseroan     khususnya      dari            Konsultan     Hukum,       atau   Pihak      lain       yang
      pihak independen diwajibkan memenuhi kriteria                         memberi jasa audit, jasa non audit dan atau jasa
      independensi berikut:                                                 konsultasi lain kepada Perseroan dalam waktu
      1. Tidak memiliki saham Perseroan, baik langsung                      6 (enam) bulan terakhir sebelum diangkat oleh
         maupun tidak langsung. Dalam hal Anggota                           Dewan Komisaris.
         Komite     memperoleh       saham      akibat    suatu        5. Bukan      orang    yang      mempunyai        wewenang
         peristiwa hukum maka dalam jangka waktu paling                     dan   tanggung    jawab       untuk       merencanakan,
         lama 6 (enam) bulan setelah diperolehnya saham                     memimpin,     atau     mengendalikan          Perseroan
         tersebut wajib mengalihkan kepada pihak lain.                      dalam waktu 1 (satu) tahun terakhir sebelum
      2. Tidak mempunyai hubungan keluarga karena                           diangkat oleh Dewan Komisaris, kecuali anggota
         perkawinan      dan    keturunan     sampai     derajat            Komite yang berasal dari Dewan Komisaris.



      Transparansi independensi Komite Pemantau Risiko terlihat dalam tabel berikut:

                                                                                    Fendy                                   Indra
                                                                                              Irwan Tri
       Aspek Independensi                                                          Eventius
                                                                                              Nugroho
                                                                                                              Saptari
                                                                                    Mugni                                  Riyawan

       Memiliki saham Perseroan, baik langsung maupun tidak langsung                  x            x              x             x
       Memiliki hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris, Direksi, atau
                                                                                      x            x              x             x
       Pemegang Saham Utama/Pengendali
       Memiliki hubungan usaha, baik langsung maupun tidak langsung yang
                                                                                      x            x              x             x
       berkaitan dengan usaha Perseroan
       Merupakan orang yang memberikan jasa audit, non audit, atau jasa
                                                                                      x            x              x             x
       konsultan lainnya kepada Perseroan dalam waktu enam bulan terakhir
       Merupakan orang yang mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk
                                                                                      x            x              x             x
       merencanakan, memimpin atau mengendalikan kegiatan Perseroan




      Piagam Komite Pemantau Risiko                                    Wewenang serta Tugas dan Tanggung
      Piagam Komite Pemantau Risiko disusun dan                        Jawab Komite Pemantau Risiko
      disahkan oleh Dewan Komisaris di Jakarta pada                    Komite      Pemantau      Risiko    memiliki      wewenang
      12 Desember 2023. Piagam mengatur mengenai                       untuk      dapat   mengakses       dokumen,        data      dan
      kedudukan, keanggotaan, kewenangan, tugas, dan                   informasi     perseroan,        berkomunikasi       langsung
      tanggung jawab Komite Pemantau Risiko serta                      dengan karyawan termasuk Direksi dan pihak yang
      memberikan batasan dan mengatur tata hubungan                    menjalankan fungsi audit internal dan manajemen
      kerja antara Komite Pemantau Risiko dengan Komite                risiko, melibatkan pihak independen yang diperlukan
      lain di bawah Dewan Komisaris.                                   dan melakukan kewenangan lain yang diberikan




230     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 231
                                                                                       >>      Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                                05
Dewan Komisaris sehingga mampu dan bertanggung                   3. Melakukan pemantauan atas pelaksanaan tugas
jawab untuk melaksanakan tugas-tugas komite                          satuan kerja Manajemen Risiko.
pemantau risiko yang antara lain meliputi:                       4. Melakukan reviu atas laporan profil risiko dan/
1. Mengarahkan kebijakan, strategi dan kerangka                      atau tingkat risiko.
   manajemen risiko sesuai dengan risk appetite                  5. Melakukan reviu atas laporan tingkat kesehatan
   dan risk tolerance.                                               keuangan Perseroan.
2. Melakukan        reviu    atas      kesesuaian    antara      6. Memantau         kecukupan       proses     identifikasi,
   kebijakan manajemen risiko Perseroan dengan                       pengukuran      pemantauan,        pengendalian     dan
   pelaksanaan kebijakan tersebut.                                   sistem informasi manajemen risiko.



Pembagian Tugas dan Tanggung Jawab Komite Pemantau Risiko
Lingkup tugas masing-masing Anggota Komite Pemantau Risiko disusun atas dasar Peraturan OJK No. 28/
POJK.05/2022 Tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Lembaga Jasa Keuangan Non-Bank, Peraturan OJK No. 44/
POJK.05/2020 tentang Penerapan Manajemen Risiko Bagi Lembaga Komite Pemantau Risiko Jasa Keuangan
Non-Bank dan Piagam Komite Pemantau Risiko yang ditetapkan tanggal 23 Agustus 2022, sebagai berikut:


Nama                    Jabatan               Uraian Tugas

Fendi Eventius Mugni    Ketua Komite          Mengarahkan kebijakan, strategi dan kerangka manajemen risiko sesuai dengan
                        Pemantau Risiko       risk appetite dan risk tolerance.

Saptari                 Anggota Komite        Melakukan pemantauan atas pelaksanaan tugas satuan kerja Manajemen Risiko
                        Pemantau Risiko

Irwan Tri Nugroho       Anggota Komite        • Melakukan reviu atas laporan tingkat kesehatan keuangan Perseroan
                        Pemantau Risiko       • Melakukan reviu atas kesesuaian antara kebijakan manajemen risiko Perseroan
                                                dengan pelaksanaan kebijakan tersebut

Indra Riyawan           Anggota Komite        • Melakukan reviu atas laporan profil risiko dan/atau tingkat risiko
                        Pemantau Risiko       • Memantau kecukupan proses identifikasi, pengukuran pemantauan,
                                                pengendalian dan sistem informasi manajemen risiko




Pengembangan Kompetensi Komite                                   setahun.     Komite    juga    dapat    melakukan     rapat
Pemantau Risiko                                                  bulanan sesuai dengan kebutuhan yang telah
Perseroan       memfasilitasi        pelaksanaan    program      disepakati    sebelumnya.       Dalam    pelaksanaannya,
pengembangan bagi Komite Pemantau Risiko dalam                   Ketua Komite mengundang seluruh anggota komite
rangka meningkatkan kompetensi anggota Komite                    dan    seluruh    anggota     Dewan     Komisaris     untuk
Pemantau Risiko. Program ini diharapkan mampu                    menghadiri rapat yang dipimpin oleh Ketua Komite
memberikan dampak positif terhadap produktivitas                 atau anggota yang ditunjuk secara tertulis apabila
dan efektivitas kinerja Komite Pemantau Risiko.                  ketua berhalangan hadir.
Informasi lengkap tentang kegiatan peningkatan
kompetensi yang diikuti Anggota Komite Pemantau                  Rapat Komite Pemantau Risiko dianggap sah apabila
Risiko di sepanjang tahun 2024 dapat dilihat pada                dihadiri oleh lebih dari ½ jumlah anggota termasuk
bab Profil Perusahaan dalam laporan tahunan ini.                 seorang Komisaris dan pihak independen. Sepanjang
                                                                 tahun 2024, Komite Pemantau Risiko melakukan
Rapat Komite Pemantau Risiko                                     5 (lima) kali rapat, dengan risalah dan rekapitulasi
Komite    Pemantau          Risiko     mengadakan     rapat      kehadiran sebagai berikut Rekapitulasi Kehadiran
triwulanan yang dilaksanakan 5 (lima) kali dalam                 sebagai berikut:




                                                                                                   PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                     Laporan Tahunan 2024       231
Page 232
                                       MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      Frekuensi Kehadiran


                                                                                    Jumlah          Jumlah
       Nama                                         Jabatan                                                      Kehadiran (%)
                                                                                Wajib Rapat       Kehadiran

       Fendy Eventius Mugni                         Ketua                                5                5             100%

       Saptari                                      Anggota                              3                3             100%

       Irwan Tri Nugroho                            Anggota                              5                5             100%

       Indra Riyawan                                Anggota                              5                5             100%



      Agenda Rapat


      Tanggal                 Agenda                                                  Peserta Rapat               Keterangan

      28 Maret 2024           • Risk Appetite Statement                               Komite Pemantau Risiko      -
                              • Corporate Risk Management
                              • Operational Risk
      30 Mei 2024             • Risk Appetite Statement                               Komite Pemantau Risiko      -
                              • Corporate Risk Management
      25 Juli 2024            • Update Progress Arahan Dekom Sebelumnya               Komite Pemantau Risiko      -
                              • RAS
                              • Corporate Risk Management
                              • RCSA Retail dan Corporate Fleet
      27 September 2024       • Risk Appetite Statement                               Komite Pemantau Risiko      -
                              • Corporate Risk Management
                              • Operational Risk
      28 November 2024        • Risk Appetite Statement                               Komite Pemantau Risiko      -
                              • Corporate Risk Management
                              • Operational Risk



      Kebijakan Remunerasi
      Kebijakan      Remunerasi          Komite    Nominasi      &    2. Melakukan       reviu   atas   kesesuaian      antara
      Remunerasi mengikuti kebijakan dari PT Bank                         kebijakan manajemen risiko Perseroan.
      Mandiri (Persero) Tbk selaku Pemegang Saham                     3. Melakukan pemantauan atas pelaksanaan tugas
      Mayoritas/Pengendali Perseroan.                                     satuan kerja manajemen risiko.
                                                                      4. Melakukan reviu atas laporan profil risiko dan/
      Laporan Singkat Pelaksanaan Tugas                                   atau tingkat risiko.
      dan Kegiatan Komite Pemantau Risiko                             5. Melakukan reviu atas laporan tingkat kesehatan
      pada Tahun 2024                                                     keuangan Perseroan.
      Untuk memperkuat pengelolaan risiko di lingkup                  6. Memantau        kecukupan      proses    identifikasi,
      Perseroan,     program     kerja    yang    menjadi     tugas       pengukuran pemantauan, pengendalian, dan
      dan kewajiban Komite Pemantau Risiko di tahun                       sistem informasi manajemen risiko.
      2024 adalah:                                                    7. Melakukan pembahasan Risk Appetite Statement
      1. Mengarahkan kebijakan, strategi, dan kerangka                    (RAS).
         manajemen risiko sesuai dengan risk appetite                 8. Profil Risiko Terintegrasi.
         dan risk tolerance.




232     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 233
                                                                                    >>       Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                                    05
ORGAN PENDUKUNG
DIREKSI

Dalam menerapkan prinsip GCG, Direksi memiliki beberapa organ pendukung, baik organ yang dibentuk
sesuai kepatuhan maupun yang dibentuk sesuai dengan kebutuhan antara lain:




                                                                  DIREKSI

  Sekretaris
 Perusahaan

                        Risk           Internal
                     Management         Audit                                    Komite-Komite




                                                                                  Komite
                                                         Komite       Komite                      Komite       Komite Pengarah
                                                                                 Manajemen
                                                          ALCO        Kredit                     Anti Fraud   Teknologi Informasi
                                                                                   Risiko




                                  KOMITE-KOMITE DI BAWAH DIREKSI


A. Komite Aset dan Liabilitas/Asset Liabilities Committee (ALCO)
Komite Aset dan Liabilitas/Asset Liabilities Committee (ALCO) adalah komite yang dibentuk untuk membantu
Direksi dalam menjalankan fungsi penetapan strategi pengelolaan asset & liability, penetapan suku bunga
dan likuiditas serta hal-hal lain yang terkait pengelolaan asset & liability Perusahaan.

Keanggotaan ALCO Tahun 2024

Jabatan                                   Dijabat Oleh

Ketua                                     President Director
Anggota Tetap dengan Hak Suara            1. President Director
(Permanent Voting Member)                 2. Corporate Finance & Risk Management Director
                                          3. Sales & IT Director
Anggota Tetap Tanpa Hak Suara             1. Chief Risk Management
(Permanent Non-Voting Member)             2. Chief Marketing
                                          3. Chief AR Management & General Service
                                          4. Retail Risk Management Division Head
                                          5. Treasury & Finance Division Head
                                          6. Corporate Planning & Performance Management Division Head
                                          7. Operational & Corporate Risk Management Division Head
                                          8. Strategic Marketing & Communication Division Head
                                          9. Accounting, Tax, & Financial Planning Division Head
Sekretaris                                Retail Risk Management Division Head
Sekretaris Alternatif 1                   Treasury & Finance Division Head
Sekretaris Alternatif 2                   Corporate Planning & Performance Management Division Head
Undangan Tidak Tetap Tanpa Hak Suara      Division Head dan/atau Department Head terkait materi yang hadir sebagai
(Invitee)                                 undangan




                                                                                                   PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                     Laporan Tahunan 2024           233
Page 234
                                      MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      Tugas dan Tanggung Jawab ALCO
      1. Menetapkan, mengembangkan, dan mengkaji strategi Asset & Liability Management (ALM).
      2. Mengevaluasi dan memonitor pricing sehingga bisnis dapat dijalankan dengan tujuan menguntungkan
         Perusahaan.
      3. Memonitor limit likuiditas yang harus tersedia sesuai dengan kebutuhan Perusahaan.
      4. Mengelola aset maupun liabilitas yang sensitif terhadap perubahan suku bunga serta mengelola dampak
         perubahan tersebut untuk mendapatkan pendapatan bunga yang maksimal.
      5. Mengelola risiko pasar dan likuiditas sebagai pertimbangan bagi manajemen untuk mengetahui tingkat
         paparan Risiko Pasar dan Risiko Likuiditas.
      6. Menjadi penghubung terhadap Satuan Kerja lain dalam hal perencanaan keuangan dan anggaran,
         pengembangan produk baru, pengelolaan portofolio, kecukupan modal dan pertumbuhan yang stabil.
      7. Melakukan pengambilan keputusan strategis di bidang pengelolaan aset dan liabilitas, namun tidak
         melampaui wewenang Direksi seperti menetapkan limit yang berkaitan dengan Risiko Likuiditas dan Risiko
         Pasar sesuai kebijakan pengambilan risiko secara keseluruhan.


      Profil Anggota ALCO
      Berikut profil anggota ALCO
      1. Anggota Tetap dengan Hak Suara (Permanent Voting Member)
         Profil Pinohadi G. Sumardi, R. Eryawan Nurhariadi, dan William Francis Indra sebagai anggota tetap dengan hak
         suara Komite ALCO dapat dilihat bagian Profil Direksi pada bab Profil Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
      2. Anggota Tetap Tanpa Hak Suara (Permanent Non-Voting Member)
         Profil Devi Maladianti, Afri Feder Fauzi, dan B. Perana Citra Ketaren sebagai anggota tetap tanpa hak suara
         Komite ALCO dapat dilihat bagian Profil Pejabat Eksekutif (Chief) pada bab Profil Perusahaan dalam Laporan
         Tahunan ini. Selain itu, profil Indra Budi Laksana dan Vitriati Hartika sebagai anggota tetap tanpa hak suara
         Komite ALCO dapat dilihat bagian Profil Kepala Manajemen Risiko pada bab ini. Berikut untuk profil dari
         anggota tetap tanpa hak suara Komite ALCO non-direksi.




      Ramdhan Safitri
      Treasury & Finance Division Head

            Usia                                       Kewarganegaraan                           Domisili
            50 tahun                                   Indonesia                                 Kab. Bekasi

            Riwayat Pendidikan
            Sarjana (S1) Komputer jurusan Teknik Informatika dari Universitas Bina Nusantara (1998)

            Riwayat Pekerjaan
            •   Treasury & Finance Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2018 - sekarang)
            •   Finance & Acccounting Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2016 - 2018)
            •   Regional Manager PT Mandiri Tunas Finance (2013 - 2016)
            •   Information Technology Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2009 - 2013)
            •   IT Manager PT Mandiri Tunas Finance (2008 - 2009)
            •   Software Manager PT Mandiri Tunas Finance (1997 - 2008)

            Rangkap Jabatan
            Di Dalam Perusahaan : Tidak ada
            Di Luar Perusahaan  : Tidak ada




234     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 235
                                                                                            >>       Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                                  05
Citra Judith Lupitadevi
Corporate Planning & Performance Management Division Head

     Usia                                       Kewarganegaraan                             Domisili
     40 tahun                                   Indonesia                                   Tangerang Selatan

     Riwayat Pendidikan
     • Magister (S2) Manajemen Teknologi dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (2022)
     • Sarjana (S1) Ekonomi jurusan Akuntansi dari Universitas Airlangga (2009)
     • Sarjana (S1) Teknik jurusan Teknik Industri dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (2006)

     Riwayat Pekerjaan
     • Corporate Planning & Performance Management Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2021 - sekarang)
     • Strategic Business Initiative Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2018 - 2021)
     • Corporate Secretary & Legal Compliance Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2017 - 2018)
     • Business Excellence Management Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2016 - 2017)
     • Business Initiative Development Department Head PT Mandiri Tunas Finance (2015 - 2016)
     • New Business Initiative & Alliance Project Manager PT Mandiri Tunas Finance (2011 - 2014)
     • New Business Initiative Supervisor PT Mandiri Tunas Finance (2010 - 2011)
     • Customer Retention & Referral Supervisor PT Mandiri Tunas Finance (2010 - 2010)
     • Analyst PT Astra International - Astraworld (2007 - 2010)
     • Supervisor Borwita Citra Prima (2006 - 2007)

     Rangkap Jabatan
     Di Dalam Perusahaan : Tidak ada
     Di Luar Perusahaan  : Tidak ada




Camar Sativa
Strategic Marketing & Communication Division Head

     Usia                                       Kewarganegaraan                             Domisili
     47 tahun                                   Indonesia                                   Depok

     Riwayat Pendidikan
     Sarjana (S1) Teknik jurusan Teknik Kimia dari Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

     Riwayat Pekerjaan
     • Strategic Marketing & Communication Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2023 - sekarang)
     • Retail & Fleet Product Development Department Head PT Mandiri Tunas Finance (2021 - 2023)
     • Retail Product Development Department Head PT Mandiri Tunas Finance (2020 - 2021)
     • Marketing Strategic & Product Development Department Head PT Mandiri Tunas Finance (2019 - 2020)
     • Marketing Intelligence & Research Department Head PT Mandiri Tunas Finance (2018 - 2019)
     • Marketing Planning & Product Development Department Head PT Mandiri Tunas Finance (2016 - 2018)
     • Marketing Planning & Development Department Head PT Mandiri Tunas Finance (2015 - 2016)
     • HR Strategic Department Head PT Mandiri Tunas Finance (2012 - 2015)
     • HR Operation Department Head PT Mandiri Tunas Finance (2010 - 2012)
     • Training & Development PT Mandiri Tunas Finance (2009 - 2010)
     • Asisten Manager HRD PT. Elektronic Solution Indonesia (2006 - 2009)
     • Consultant PT. Total Bisnis Ekselen (2024 - 2006)
     • QA/QC Division Head PT. Siantar Top Group (2001 - 2004)

     Rangkap Jabatan
     Di Dalam Perusahaan : Tidak ada
     Di Luar Perusahaan  : Tidak ada




                                                                                                       PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                         Laporan Tahunan 2024     235
Page 236
                                        MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      Rina Floriana R.
      Accounting, Tax & Financial Planning Division Head

             Usia                                          Kewarganegaraan                           Domisili
             56 tahun                                      Indonesia                                 Depok

             Riwayat Pendidikan
             Sarjana (S1) Ekonomi jurusan Akuntansi dari Universitas Negeri Jakarta (1991)

             Riwayat Pekerjaan
             •   Accounting, Tax & Financial Planning Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2022 - sekarang)
             •   Accounting Department Head PT Mandiri Tunas Finance (2016 - 2022)
             •   Management Development Program PT Mandiri Tunas Finance (2015 - 2016)
             •   Accounting Operation Supervisor PT Mandiri Tunas Finance (2013 - 2015)
             •   Accounting Supervisor PT Mandiri Tunas Finance (1999 - 2012)

             Rangkap Jabatan
             Di Dalam Perusahaan : Tidak ada
             Di Luar Perusahaan  : Tidak ada



      Rapat ALCO
      Rapat ALCO adalah forum anggota Komite untuk membahas setiap kebijakan dan keputusan strategis yang
      menyangkut pengelolaan aset dan liabilitas Perseroan. Rapat ini diadakan dengan frekuensi sekurang-
      kurangnya sekali dalam 1 (satu) bulan.


      Rapat dipimpin oleh Ketua ALCO, apabila Ketua berhalangan hadir maka rapat dapat dipimpin oleh Anggota
      Tetap dengan Hak Suara (Permanent Voting Member) yang ditunjuk. ALCO dianggap sah apabila dihadiri
      oleh lebih dari 50% jumlah Anggota Tetap dengan Hak Suara yang ditunjuk (Permanent Voting Member).
      Pengambilan keputusan rapat ALCO adalah berdasarkan musyawarah mufakat yang dicantumkan dalam
      risalah rapat.


      Sepanjang tahun 2024, rapat ALCO telah dilaksanakan sebanyak 12 kali, sesuai dengan ketentuan dan
      mekanisme yang berlaku di Perseroan. Beberapa pembahasan yang dilakukan dalam rapat ALCO terkait:

                                                                                                                 Persentase
      Tempat & Tanggal        Agenda                                                                             Kehadiran
                                                                                                                 Peserta (%)

      Jakarta,                •    Economic Outlook & Macroeconomic Forecast periode Desember 2024                  100%
      22 Januari 2024         •    Perkembangan Pricing periode Desember 2024
                              •    Proyeksi Likuiditas Januari 2024

      Jakarta,                •    Economic Outlook & Macroeconomic Forecast periode Januari 2024                   92%
      26 Februari 2024        •    Perkembangan Pricing periode Januari 2024
                              •    Proyeksi Likuiditas Februari 2025

      Jakarta,                •    Economic Outlook & Macroeconomic Forecast periode Februari 2024                  100%
      25 Maret 2024           •    Perkembangan Pricing periode Februari 2024
                              •    Proyeksi Likuiditas Maret 2024

      Jakarta,                •    Economic Outlook & Macroeconomic Forecast periode Maret 2024                     100%
      29 April 2024           •    Perkembangan Pricing periode Maret 2024
                              •    Proyeksi Likuiditas April 2024

      Jakarta,                •    Economic Outlook & Macroeconomic Forecast periode April 2024                     100%
      20 Mei 2024             •    Perkembangan Pricing periode April 2024
                              •    Proyeksi Likuiditas Mei 2024

      Jakarta,                •    Economic Outlook & Macroeconomic Forecast periode Mei 2024                       83%
      24 Juni 2024            •    Perkembangan Pricing periode Mei 2024
                              •    Proyeksi Likuiditas Juni 2024




236     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 237
                                                                                           >>   Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                              05
                                                                                                                Persentase
 Tempat & Tanggal    Agenda                                                                                     Kehadiran
                                                                                                                Peserta (%)

 Jakarta,            •   Economic Outlook & Macroeconomic Forecast periode Juni 2024                               92%
 29 Juli 2024        •   Perkembangan Pricing periode Juni 2024
                     •   Proyeksi Likuiditas Juli 2024

 Jakarta,            •   Economic Outlook & Macroeconomic Forecast periode Juli 2024                               100%
 19 Agustus 2024     •   Perkembangan Pricing periode Juli 2024
                     •   Proyeksi Likuiditas Agustus 2024

 Jakarta,            •   Economic Outlook & Macroeconomic Forecast periode Agustus 2024                            100%
 23 September 2024   •   Perkembangan Pricing periode Agustus 2024
                     •   Proyeksi Likuiditas September 2024

 Jakarta,            •   Economic Outlook & Macroeconomic Forecast periode September 2024                          100%
 28 Oktober 2024     •   Perkembangan Pricing periode September 2024
                     •   Proyeksi Likuiditas Oktober 2024

 Jakarta,            •   Economic Outlook & Macroeconomic Forecast periode Oktober 2024                            75%
 28 November 2024    •   Perkembangan Pricing periode Oktober 2024
                     •   Proyeksi Likuiditas November 2024

 Jakarta,            •   Economic Outlook & Macroeconomic Forecast periode November 2024                           92%
 17 Desember 2024    •   Perkembangan Pricing periode November 2024
                     •   Proyeksi Likuiditas Desember 2024




Laporan Singkat Pelaksanaan Tugas Komite ALCO Tahun 2024
Di sepanjang tahun 2024, ALCO telah melaksanakan fungsinya, dengan melaksanakan hal-hal sebagai berikut:
1. Melakukan analisis dan menyampaikan hasil analisis kondisi ekonomi nasional maupun global untuk
   penetapan strategi perusahaan.
2. Melakukan analisis likuiditas, terutama analisis sumber dan proyeksi penggunaan dana.
3. Melakukan analisis kondisi pricing MTF meliputi realisasi pricing setiap produk.
4. Menetapkan strategi pembiayaan untuk meningkatkan penetrasi pasar.




B. Komite Kredit
Komite kredit adalah suatu kelompok pejabat Mandiri Tunas Finance yang dapat memberikan keputusan
persetujuan kredit sesuai dengan limit kewenangan masing-masing yang diperoleh melalui Surat Keputusan
WMP/Wewenang Memutus Pembiayaan.


Keanggotaan Komite Kredit
Komite Kredit terdiri dari Komite Kredit Kantor Pusat dan Komite Kredit Kantor Cabang/Unit yang sebagian
besar ditunjuk Direksi untuk memiliki limit WMP.


Komite Kredit Cabang untuk persetujuan kredit baru terdiri atas Credit Head, Sales Head, dan Branch Manager.
Credit Head memberikan rekomendasi hasil analisa dan keputusan dalam sistem E-Star melalui Request for
Credit Approval (RCA) yang terdapat dalam menu Credit “Credit Process”. Sales Head memberikan Review atas
hasil keputusan reject oleh Credit Head sesuai Prinsip “Four Eye Principle”. Branch Manager memiliki limit
kewenangan untuk memberikan keputusan persetujuan kredit.


Komite kredit Kantor Pusat untuk persetujuan kredit baru terdiri atas fungsi sales retail (Regional Manager),
fungsi credit (Area Credit Manager dan Credit Management Division Head), dan Direksi.




                                                                                                  PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                    Laporan Tahunan 2024      237
Page 238
                                     MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      Tugas dan Tanggung Jawab Komite Kredit
      Komite Kredit dalam setiap memberikan keputusan persetujuan kredit wajib menjalankan fungsinya sebagai
      sarana pengendalian risiko dan sarana pengendalian manajemen kredit.


      Komite Kredit sebagai sarana pengendalian manajemen risiko mengandung arti bahwa:
      •    Setiap persetujuan pembiayaan yang dilakukan Komite Kredit dapat diartikan sebagai pernyataan bahwa
           customer yang disetujui permohonan pembiayaannya adalah customer yang layak (feasible).
      •    Setiap persetujuan pembiayaan adalah keputusan dari Komite Kredit untuk menempatkan dana pada suatu
           pembiayaan yang memiliki risiko yang sudah termitigasi.


      Komite Kredit sebagai sarana proses pengendalian manajemen kredit mengandung arti bahwa:
      •    Setiap persetujuan Komite Kredit merupakan bagian dalam pengendalian seluruh proses perkreditan.
      •    Menentukan dan memastikan bahwa tata cara dalam pemberian kredit dapat diberikan secara benar sesuai
           dengan prosedur yang ada.


      Profil Anggota Komite Kredit
      Sesuai narasi pada Keanggotaan Komite Kredit terdiri dari Komite Kredit Kantor Pusat dan Komite Kredit Kantor
      Cabang/Unit yang sebagian besar ditunjuk Direksi untuk memiliki limit WMP. Untuk itu, profil satu persatu
      anggota Komite Kredit secara detail tidak diungkapkan.




      C. Komite Manajemen Risiko
      Dengan meningkatnya kegiatan Perseroan, potensi risiko yang dihadapi akan semakin kompleks, sehingga
      Perseroan membentuk Komite Manajemen Risiko untuk mendukung Direksi dalam pengawasan dan pengelolaan
      seluruh potensi risiko secara efektif. Adapun Potensi Risiko yang dihadapi oleh perseroan meliputi Risiko
      Strategis, Risiko Operasional, Risiko Kredit, Risiko Pasar, Risiko Likuiditas, Risiko Hukum, Risiko Kepatuhan dan
      Risiko Reputasi.


      Tugas dan Tanggung Jawab Komite Manajemen Risiko yaitu memberikan rekomendasi kepada Direktur Utama
      terkait Penerapan Manajemen Risiko, yang meliputi:
      1. Penyusunan kebijakan, strategi, dan pedoman penerapan Manajemen Risiko;
      2. Perbaikan atau penyesuaian pelaksanaan Manajemen Risiko berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan
          Manajemen Risiko;
      3. Penetapan hal-hal yang terkait dengan keputusan bisnis yang menyimpang dari prosedur normal;
      4. Membuat summary rekomendasi, tindak lanjut dan/atau hasil penerapan Manajemen Risiko.


      Keanggotaan Komite Manajemen Risiko
      Ketua:
      Corporate Finance & Risk Management Director              5. Operational & Corporate Risk Management
      Anggota Tetap:                                                 Division Head
      1. Sales & IT Director                                    6. Legal & Litigation Division Head
      2. Chief Bidang Risk Management                           Anggota Tidak Tetap:
      3. Retail Risk Management Division Head                   Pejabat senior yang akan diundang sesuai dengan
      4. Corporate Secretary Division Head                      relevansi pembahasan




238       PT Mandiri Tunas Finance
          Laporan Tahunan 2024
Page 239
                                                                                            >>         Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                                      05
Profil Anggota Komite Manajemen Risiko
Profil R. Eryawan Nurhariadi sebagai ketua serta William Francis Indra dan Devi Maladianti sebagai anggota
tetap Komite Manajemen Risiko dapat dilihat bagian Profil Direksi dan Pejabat Eksekutif (Chief) pada bab
Profil Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini. Selain itu, profil Indra Budi Laksana dan Vitriati Hartika sebagai
anggota tetap Komite Manajemen Risiko dapat dilihat bagian Profil Kepala Manajemen Risiko pada bab ini.
Profil Dadan Hamdhani akan turut disampaikan secara detail di Profil Sekretaris Perusahaan pada bab ini.
Berikut untuk profil dari anggota tetap Komite Manajemen Risiko non-direksi.


Berikut disampaikan profil dari anggota Komite Manajemen Risiko.


Arief Aphrian Lambri
Legal & Litigation Division Head

       Usia                                       Kewarganegaraan                            Domisili
       50 tahun                                   Indonesia                                  Jakarta Selatan

       Riwayat Pendidikan
       • Magister (S2) Kenotariatan dari Universitas Indonesia (2021)
       • Sarjana (S1) Hukum jurusan Hukum Ekonomi dari Universitas Indonesia (1999)

       Riwayat Pekerjaan
       •   Legal & Litigation Division PT Mandiri Tunas Finance (2024 - sekarang)
       •   Legal Division PT Mandiri Tunas Finance (2022 - 2024)
       •   Corsec & Complience Senior Manager PT. Chandra Sakti Utama Leasing (2010 - 2022)
       •   Legal & Contract Exceutive PT ABB Sakti Industri (2009 - 2010)
       •   Senior Associate Lawyer Thamrin & Rachman Lawfirm (2006 – 2009)
       •   Managing Associate Lawyer - Hamdan, Sudjana, Januardi & Partners (2000 - 2004)

       Rangkap Jabatan
       Di Dalam Perusahaan : Tidak ada
       Di Luar Perusahaan  : Tidak ada



Rapat Komite Manajemen Risiko
1. Rapat Komite Manajemen Risiko dilaksanakan                        4. Hasil Rapat Komite Manajemen Risiko dituangkan
   secara periodik (minimal 4 kali dalam setahun).                       dalam risalah/notula rapat yang ditandatangani
2. Rapat       Komite       Manajemen        Risiko     dapat            oleh seluruh anggota Komite Manajemen Risiko
   dilaksanakan apabila dihadiri oleh lebih dari ½                       yang hadir.
   (satu per dua) jumlah anggota termasuk Ketua
   Komite Manajemen Risiko.                                          Sepanjang         tahun       2024,       perseroan      telah
3. Rapat dipimpin oleh Ketua Manajemen Risiko,                       menyelenggarakan Rapat Komite Manajemen Risiko
   apabila Ketua berhalangan hadir maka rapat                        sebanyak 4 (empat) kali dengan ringkasan agenda
   dapat dipimpin oleh anggota yang ditunjuk.                        sebagai berikut:

                                                                                                                       Persentase
Tempat & Tanggal        Agenda                                                                                         Kehadiran
                                                                                                                       Peserta (%)

Jakarta,                •   Stress Test Q4 2023                                                                            100%
2 April 2024            •   Risk Appetitte Statement (RAS) Survey
                        •   Update Portofolio Guideline
                        •   Fraud Internal Tahun 2023
                        •   Temuan Quality Assurance (QA) Tahun 2023
                        •   Hasil Control Testing Issue and Action Management Q4 2023
                        •   Update Monitoring pemenuhan dokumen To Be Obtained (TBO) Corporate Fleet
                        •   Tindak Lanjut Penginian Data Debitur
                        •   List Sanksi Regulator Tahun 2023
                        •   Laporan Pengaduan Pelanggan
                        •   Tren dan Mitigasi Laporan Pengaduan




                                                                                                         PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                           Laporan Tahunan 2024       239
Page 240
                                       MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




                                                                                                                                  Persentase
       Tempat & Tanggal      Agenda                                                                                               Kehadiran
                                                                                                                                  Peserta (%)

       Jakarta,              •     Portfolio Guideline Retail Debitur Wiraswasta                                                     100%
       25 Juni 2024          •     Perubahan Metodologi Tingkat Kesehatan (RBBR)
                             •     Watchlist Corporate Fleet
                             •     Hasil Audit EY vs Onsite RCO Q1 2024
                             •     Update OD BPKB Waiting > 90 Hari
                             •     Update Konfirmasi QA – Penelponan Emergency Contact
                             •     Update Monitoring Pemenuhan Dokumen TBO Corporate Fleet
                             •     Sanksi Regulator dan Update Pengkinian Data Debitur
                             •     Tren Laporan Pengaduan Pelanggan
                             •     Update Pemberitaan Negatif
       Jakarta,              •     Stress Test Q2 2024                                                                               100%
       19 September 2024     •     Portofolio Corporate Fleet
                             •     Monitoring BPKB Waiting
                             •     Quality Assurance Atas Ketentuan OJK Fasilitas Dana Periode Golive Januari – Juli 2024
                             •     Update Monitoring Pemenuhan Kelengkapan Dokumen Corporate Fleet
                             •     Tren Laporan Pengaduan Pelanggan
                             •     Overview Unit Pelindungan Konsumen
                             •     Update Pemberitaan Negatif
                             •     Sanksi Regulator Periode Juni – Agustus 2024
                             •     Update Implementasi Pelindungan Data Pribadi
       Jakarta,              •     Perubahan Metodologi Tingkat Kesehatan (RBBR) Mandiri Tunas Finance periode Semester II 2024      100%
       9 Desember 2024       •     Relook Proses Bisnis MTF Corporate Wide
                             •     Progress Implementasi New BCM 2024
                             •     Update Progress & Action Plan Implementasi PDP di MTF
                             •     Tren Laporan Pengaduan Pelanggan


      Laporan Singkat Pelaksanaan Tugas Komite Manajemen Risiko
      Di sepanjang tahun 2024, Komite Manajemen Risiko telah melaksanakan fungsinya dengan melaksanakan hal-
      hal sebagai berikut:
      1. Mengawasi implementasi kebijakan dan prosedur manajemen risiko
      2. Mengidentifikasi risiko potensial yang dapat mempengaruhi perseroan
      3. Mengembangkan strategi dan rencana untuk mengelola risiko, termasuk mitigasi, transfer, penerimaan,
         atau penghindaran risiko
      4. Memastikan bahwa strategi manajemen risiko selaras dengan tujuan dan strategi organisasi
      5. Menyediakan laporan berkala kepada dewan direksi mengenai status risiko dan efektivitas program
         manajemen risiko
      6. Memastikan bahwa informasi risiko dikomunikasikan secara efektif kepada semua pihak yang berkepentingan



      D. Komite Anti Fraud
      Sejalan dengan penerapan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 12 tahun 2024 yang telah diundangkan pada
      tanggal 31 Juli 2024 serta penerapan Good Corporate Governance (GCG), Mandiri Tunas Finance membentuk
      Komite Anti Fraud dengan dasar untuk dapat membantu Direksi dan Dewan Komisaris atas penerapan Strategi
      Anti Fraud di Perusahaan. Komite ini merupakan salah satu bentuk komitmen Manajemen untuk menerapkan
      budaya kerja Perusahaan dalam melawan fraud pada seluruh lini. Keanggotaan Komite Anti Fraud dibentuk
      dengan dasar pertimbangan bahwa fungsi-fungsi tersebut memiliki peranan dalam mencegah, mendeteksi,
      menginvestigasi dan menindaklanjuti fraud di Perusahaan. Komposisi anggota Komite Anti Fraud terdiri dari:

      1. Ketua Komite Anti Fraud:
         Corporate Secretary Div. Head                                              b. HC Learning Division Head
      2. Wakil Ketua Komite Anti Fraud:                                             c. Recovery & Litigation Division Head
         Corporate Audit Div. Head                                                  d. Retail Risk Management Division Head
      3. Anggota Komite Anti Fraud:                                                 e. Corporate Risk Management Division Head
         a. Human Capital Division Head                                             f. Legal Division Head



240     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 241
                                                                                           >>      Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                                       05
Profil Anggota Komite Anti Fraud
Berikut disampaikan profil dari anggota Komite Anti Fraud.


Dadan Hamdhani
Ketua Komite Anti Fraud

      Usia                                       Kewarganegaraan                           Domisili
      50 tahun                                   Indonesia                                 Jakarta Selatan

      Dasar Hukum Pengangkatan
      Surat Keputusan No. 007/SK-DIR/MTF/VIII/2023

      Masa Jabatan
      Sejak 14 Agustus 2023

      Periode
      Ke-1

      Riwayat Pendidikan
      Sarjana (S1) Hukum jurusan Ilmu Hukum dari Universitas Langlangbuana (2002)

      Riwayat Pekerjaan
      •   Corporate Secretary Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2024 - sekarang)
      •   Human Capital Learning Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2023 - 2024)
      •   Human Capital Recruitment & Industrial Relation Department Head PT Mandiri Tunas Finance (2020 - 2023)
      •   Human Resources Operations Department Head PT Mandiri Tunas Finance (2013 - 2020)
      •   Human Capital Personnel Department Head PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (2005 - 2013)

      Rangkap Jabatan
      Di Dalam Perusahaan : Tidak ada
      Di Luar Perusahaan  : Tidak ada

      Keahlian/Sertifikasi
      • Human Capital Sertification
      • Pelatihan Sertifikasi Dasar Pembiayaan - Managerial




Bayu Mario
Wakil Ketua Komite Anti Fraud

      Usia                                       Kewarganegaraan                           Domisili
      54 tahun                                   Indonesia                                 Tangerang

      Dasar Hukum Pengangkatan
      Surat Keputusan No. 007/SK-DIR/MTF/VIII/2023

      Masa Jabatan
      Sejak 14 Agustus 2023

      Periode
      Ke-1

      Riwayat Pendidikan
      • Magister (S2) Manajemen dari Universitas Trisakti (2003)
      • Sarjana (S1) Ekonomi jurusan Akuntansi dari Universitas Sriwijaya (1996)

      Riwayat Pekerjaan
      • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (1999-2022) sebagai Auditor, Quality Assurance & Control, Credit Operation, Mandiri University
      • PT Bank Dagang Negara (1996) sebagai Officer Development Program

      Rangkap Jabatan
      Di Dalam Perusahaan : Tidak ada
      Di Luar Perusahaan  : Tidak ada

      Keahlian/Sertifikasi
      •   Sertifikasi Qualified Internal Auditor (QIA) oleh Yayasan Pendidikan Internal Audit (YPIA) 1998
      •   Certified Fraud Examiner (CFE) oleh Association of Certified Fraud Examiners (ACFE) - 2011
      •   Certified Chartered Accountant (CA) oleh Ikatan Akuntan Indonesia - 2021
      •   Sertifikasi Manajemen Risiko Level 3 oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) - 2018
      •   Sertifikasi Audit Internal - Supervisor oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) – 2015
      •   Sertifikasi ISO 37001 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) - 2024




                                                                                                        PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                          Laporan Tahunan 2024         241
Page 242
                                     MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      Tugas dan Tanggung Jawab Komite Anti Fraud
      Komite Anti Fraud dibentuk dengan tujuan untuk melaksanakan fungsi pengendalian, pengawasan, penanganan
      atas kejadian risiko Perseroan termasuk kejadian fraud atas pelaporan yang terdeteksi oleh Perseroan. Secara
      rinci, tugas dan tanggung jawab dari Komite Anti Fraud adalah sebagai berikut:
      1. Membuat summary atas hasil evaluasi penerapan strategi Anti Fraud termasuk pelaporan temuan fraud
           sebagai sarana untuk pelaporan kepada Direksi dan Dewan Komisaris
      2. Membahas kejadian fraud dengan memperhatikan faktor-faktor seperti :
           a. Penyebab utama kejadian fraud, baik dari aspek kepegawaian, sistem, prosedur maupun pihak eksternal
           b. Dampak finansial yang ditimbulkan kepada pihak-pihak baik internal maupun eksternal
           c. Kemampuan dan kemauan unit kerja terkait untuk mematuhi ketentuan
           d. Frekuensi dan kemungkinan berulangnya kejadian serupa
           e. Kecukupan pengawasan dan ketersediaan alat kontrol
           f. Potensi pencegahan fraud di masa yang akan datang
      3. Memantau kepatuhan terhadap pelaksanaan etika kerja
      4. Melakukan evaluasi secara menyeluruh dan berkesinambungan terhadap data dan kejadian fraud
      5. Menetapkan Langkah-langkah perbaikan, kontrol dan proses bisnis atas kejadian fraud agar tidak terulang


      Rapat Komite Anti Fraud
      Sesuai dengan tugas dan tanggung jawab dari Komite Anti Fraud, Rapat Komite Anti Fraud membahas seluruh
      indikasi fraud yang terdeteksi oleh alat deteksi fraud Perseroan, seperti Whistleblowing System, Fraud
      Detection System, dan Pemeriksaan Mendadak dan didiskusikan dengan seluruh anggota Komite beserta
      departemen terkait. Pembahasan pada rapat tersebut juga memaparkan terkait dengan analisa serta bukti
      pendukung lainnya untuk selanjutnya ditindaklanjuti dalam bentuk investigasi khusus, rekomendasi sanksi
      serta rencana perbaikan atas kelemahan yang terjadi.


      Sepanjang tahun 2024, rapat Komite Anti Fraud dilaksanakan sebanyak 5 kali sesuai dengan mekanisme yang
      berlaku di Perseroan. Pembahasan yang dilakukan dalam rapat Komite Anti Fraud adalah:
      1. Pembahasan atas indikasi fraud yang terdeteksi oleh Alat Deteksi Fraud Perseroan
      2. Pembahasan rekomendasi perbaikan atas kelemahan yang terjadi fraud


      Laporan Singkat Pelaksanaan Tugas Komite Anti Fraud Tahun 2024
      Komite Anti Fraud telah menjalankan fungsinya sebagai pengendali dan pelaksana Strategi Anti Fraud di
      Perseroan dengan menjalankan 4 (empat) pilar Strategi Anti Fraud yang sudah selaras dengan Peraturan
      Otoritas Jasa Keuangan Nomor 12 tahun 2024, dengan detail sebagai berikut:
      •    Pilar 1 – Pencegahan
          Pelaksanaan kegiatan peningkatan awareness karyawan terhadap fraud dengan bentuk sosialisasi serta
           publikasi Anti Fraud kepada karyawan internal maupun eksternal Perseroan dan deklarasi integritas dari
           seluruh Karyawan di Perseroan.
      •    Pilar 2 – Deteksi
           Penggunaan alat deteksi fraud Perseroan seperti Whistleblowing System, Fraud Detection System,
           Pemeriksaan Mendadak (Surprise Audit) dan Surveillance System untuk mendeteksi lebih dulu atas indikasi
           Fraud yang terjadi di Perseroan.
      •    Pilar 3 – Investigasi, Pelaporan dan Sanksi
           Pada pilar ini, pelaksanaan investigasi dilakukan apabila diperlukannya pendalaman atas indikasi fraud yang
           ditemukan oleh alat deteksi fraud Perseroan. Perseroan juga melaporkan penerapan Strategi Anti Fraud
           kepada manajemen Perseroan, regulator serta pihak terkait lainnya. Pemberian sanksi juga diberikan kepada
           karyawan yang terlibat fraud dalam rangka pemberian efek jera dan mencegah fraud yang akan datang.



242       PT Mandiri Tunas Finance
          Laporan Tahunan 2024
Page 243
                                                                               >>       Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                     05
•   Pilar 4 – Pemantauan, Evaluasi dan Tindak Lanjut Pelaksanaan
    Pada pilar ini adalah untuk memantau dan mengevaluasi keseluruhan kelemahan yang mengakibatkan fraud,
    dan memberikan tindak lanjut perbaikan terhadap kelemahan agar tidak terjadi kejadian fraud berulang.




E. Komite Pengarah Teknologi Informasi
Dalam rangka mendukung efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi maka Perseroan membentuk
komite yang bertugas membantu Direksi dalam memberikan arahan dan memantau kegiatan pelaksanaan
kerangka kerja, kebijakan dan penerapan manajemen risiko dalam penggunaan Teknologi Informasi sesuai
dengan POJK No. 4/ POJK.05/2021 guna mendukung pengembangan usaha serta bisnis termasuk kelangsungan
pelayanan terhadap debitur.


Tugas dan Tanggung Jawab Komite Pengarah Teknologi Informasi
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Pengarah Teknologi Informasi adalah merekomendasikan kepada Direksi
terkait penerapan teknologi informasi yang meliputi:
1. Rencana pengembangan Teknologi informasi yang sejalan dengan kegiatan usaha.
2. Perumusan kebijakan dan prosedur Teknologi Informasi.
3. Kesesuaian pelaksanaan proyek Teknologi Informasi yang disetujui dengan rencana pengembangan
    Teknologi Informasi.
4. Kesesuaian Teknologi Informasi dengan kebutuhan sistem informasi manajemen serta kebutuhan
    kegiatan bisnis.
5. Efektivitas mitigasi risiko atas investasi pada sektor teknologi informasi agar investasi memberikan
    kontribusi terhadap pencapaian tujuan bisnis.
6. Pemantauan atas kinerja Teknologi Informasi dan upaya peningkatan kinerja teknologi Informasi.
7. Upaya penyelesaian berbagai masalah terkait Teknologi Informasi yang tidak dapat diselesaikan oleh unit
    kerja terkait secara efektif, efisien, dan tepat waktu.
8. Kecukupan dan alokasi sumber daya Teknologi Informasi.


Keanggotaan Komite Pengarah Teknologi Informasi
Keanggotaan Komite Pengarah Teknologi Informasi adalah sebagai berikut:

1. Ketua:
    Direktur Bidang Teknologi Informasi                         f. Strategic Marketing & Communication
2. Anggota Tetap:                                                  Division Head
    a. Chief Bidang Risk Management                             g. Corporate Planning & Performance
    b. Information Technology Division Head                        Management Division Head
    c. Retail Risk Management Division Head                     h. Information Technology Deputy Division Head
    d. Operational & Corporate Risk Management                3. Anggota Tidak Tetap:
       Division Head                                            Pejabat senior yang akan diundang sesuai dengan
    e. Strategic Digital Deputy Division Head                   relevansi pembahasan.




                                                                                          PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                            Laporan Tahunan 2024     243
Page 244
                                       MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      Profil Anggota Komite Pengarah Teknologi Informasi
      Profil William Francis Indra sebagai ketua Komite Pengarah Teknologi Informasi dapat dilihat bagian profil Direksi
      dan Devi Maladianti sebagai anggota tetap Komite Pengarah Teknologi Informasi dapat dilihat bagian profil
      Pejabat Eksekutif (Chief) pada bab Profil Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.


      Selain itu, profil anggota tetap Komite Pengarah Teknologi Informasi lainnya dapat dilihat di bagian lain pada
      bab Tata Kelola Perusahaan ini. Profil anggota tetap tersebut antara lain profil Camar Sativa dan Citra Judith
      pada bagian Profil Anggota ALCO, profil Indra Budi Laksana dan Vitriati Hartika pada bagian Profil Kepala
      Manajemen Risiko, serta profil Kanda Octaviano pada bagian Pembentukan Divisi Teknologi Informasi sebagai
      Divisi Pengelola IT.


      Rapat Komite Pengarah Teknologi Informasi
      1. Rapat Komite Pengarah Teknologi Informasi dilaksanakan secara periodik (minimal 4 kali dalam setahun).
      2. Rapat Komite Pengarah Teknologi Informasi dapat dilaksanakan apabila dihadiri oleh lebih dari ½ (satu per
         dua) jumlah anggota termasuk Ketua Komite Pengarah Teknologi Informasi.
      3. Rapat dipimpin oleh Ketua Komite Pengarah Teknologi Informasi, apabila Ketua berhalangan hadir maka
         rapat dapat dipimpin oleh anggota yang ditunjuk.
      4. Hasil Rapat Komite Pengarah Teknologi Informasi dituangkan dalam risalah/notula rapat yang ditandatangani
         oleh seluruh anggota Komite Pengarah Teknologi Informasi yang hadir.


      Sepanjang tahun 2024, Perseroan telah menyelenggarakan Rapat Komite Pengarah Teknologi Informasi sebanyak
      4 (empat) kali dengan ringkasan agenda sebagai berikut:

                                                                                                            Persentase
       Tempat & Tanggal                               Agenda                                                Kehadiran
                                                                                                            Peserta (%)

       Online Meeting, 27 Maret 2024                  Meeting KPTI Ke 1 Tahun 2024                             100%

       Ruang Meeting BOD Lt.3A, 02 Juli 2024          Meeting KPTI Ke 2 Tahun 2024                             100%

       Ruang Meeting BOD Lt.3A, 30 September 2024     Meeting KPTI Ke 3 Tahun 2024                             100%

       Ruang Meeting BOD Lt.3A, 09 Desember 2024      Meeting KPTI Ke 4 Tahun 2024                             100%



      Laporan Singkat Pelaksanaan Tugas Komite Pengarah Teknologi Informasi Tahun 2024
      Selama tahun 2024, Komite Pengarah Teknologi Informasi telah melaksanakan 4 (empat) kali rapat dengan
      pembahasan strategi teknologi informasi yang diperlukan keputusan dari manajemen. Untuk pembahasan rapat
      dapat dilihat pada data agenda rapat sebagaimana informasi di atas.




244     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 245
                                                                                         >>     Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                                05
F. Sekretaris Perseroan
Sekretaris Perusahaan memastikan bahwa Perseroan mematuhi peraturan tentang persyaratan keterbukaan
sejalan dengan penerapan prinsip-prinsip GCG; memberikan informasi yang dibutuhkan oleh Direksi secara
berkala dan/atau sewaktu-waktu apabila diminta; menata usahakan serta menyimpan dokumen Perseroan;
serta menjadi penghubung atau liaison officer Perseroan untuk berhubungan dengan pihak di luar Perseroan.
Keberadaan Sekretaris Perusahaan diatur dalam Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris
Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik.


Pihak yang Mengangkat dan Memberhentikan Sekretaris Perusahaan
Sekretaris Perusahaan diangkat dan diberhentikan oleh keputusan Direksi berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan (POJK) Nomor 35 Tahun 2014 tentang Sekretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik Pasal 3
Ayat 1 serta mekanisme internal Perseroan dengan persetujuan Dewan Komisaris dan bertanggung jawab dan
melaporkan kegiatannya langsung kepada Direktur Utama. Sekretaris Perusahaan dilarang merangkap jabatan
apa pun pada emiten lain atau perusahaan publik.


Kualifikasi Pejabat Sekretaris Perusahaan
Sekretaris Perusahaan mengemban misi untuk mendukung terciptanya citra Perseroan yang baik secara
konsisten dan berkesinambungan melalui pengelolaan program komunikasi yang efektif kepada segenap
pemangku kepentingan. Persyaratan sebagai Sekretaris Perusahaan, paling kurang:
1. Cakap melakukan perbuatan hukum;
2. Memiliki pengetahuan dan pemahaman di bidang hukum, keuangan dan tata kelola perusahaan;
3. Memahami kegiatan usaha Perusahaan;
4. Memiliki kemampuan berkomunikasi dengan baik;
5. Berdomisili di Indonesia.


Pejabat Sekretaris Perusahaan


Dadan Hamdhani
Sekretaris Perusahaan

      Usia           Kewarganegaraan        Domisili
      50 tahun       Indonesia              Tangerang Selatan

      Dasar Hukum Pengangkatan
      Surat Keputusan Direksi No. 00131/SK-HCP.SVC/HC/III/2024

      Masa Jabatan
      Sejak 1 April 2024

      Periode
      Ke-1

      Riwayat Pendidikan
      Sarjana (S1) Hukum jurusan Ilmu Hukum dari Universitas Langlangbuana (2002)

      Riwayat Pekerjaan
      •   Corporate Secretary Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2024 - sekarang)
      •   Human Capital Learning Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2023 - 2024)
      •   Human Capital Recruitment & Industrial Relation Department Head PT Mandiri Tunas Finance (2020 - 2023)
      •   Human Resources Operations Department Head PT Mandiri Tunas Finance (2013 - 2020)
      •   Human Capital Personnel Department Head PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (2005 - 2013)

      Rangkap Jabatan
      Di Dalam Perusahaan : Tidak ada
      Di Luar Perusahaan  : Tidak ada

      Keahlian/Sertifikasi
      • Human Capital Sertification
      • Pelatihan Sertifikasi Dasar Pembiayaan - Managerial



                                                                                                     PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                       Laporan Tahunan 2024     245
Page 246
                                        MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      Struktur Organisasi Sekretaris Perusahaan
      Secara struktural, Sekretaris Perusahaan berada 1 (satu) tingkat di bawah Direksi dan bertanggung jawab langsung
      kepada Direktur Utama. Sekretaris Perusahaan sendiri membawahi Corporate Communication Department Head,
      Office of the Board Department Head, dan Anti Fraud Department Head. Dengan adanya Sekretaris Perusahaan,
      diharapkan dapat membantu Direksi dalam menjalankan pengelolaan informasi Perusahaan dan memastikan
      bahwa Perusahaan mematuhi peraturan tentang persyaratan keterbukaan sejalan dengan penerapan prinsip-
      prinsip GCG.



                                                              President Director



                                                           Corporate Secretary Division Head




                              Corporate Secretary Deputy
                                    Division Head




              Corporate Communication                             Office of the Board                   Anti Fraud
                  Department Head                                 Department Head                    Department Head




      Hingga akhir tahun 2024, jumlah karyawan Corporate Secretary Division adalah sebagai berikut:

       Jabatan                                                                                 Jumlah Karyawan (orang)

       Kepala Divisi                                                                                      1
       Deputy Kepala Divisi                                                                               1
       Kepala Departemen                                                                                  3
       Supervisor                                                                                        13
       Staf                                                                                               1
       Jumlah                                                                                            19



      Pedoman Kerja Sekretaris Perusahaan
      Dalam mendukung kerja Sekretaris Perusahaan, telah diterbitkan Pedoman Kerja Sekretaris Perusahaan No. 03/
      PGN/06/2016 yang telah diterbitkan tanggal 23 Desember 2016 dan telah melalui perbaikan/revisi pada tanggal 14
      Desember 2018, telah disetujui oleh Direksi Perseroan.


      Fungsi dan Tugas Sekretaris Perusahaan
      Fungsi, tugas dan tanggung jawab Sekretaris Perusahaan adalah sebagai berikut:
      Fungsi
      Merencanakan, mengkoordinasikan, dan mengendalikan seluruh aspek kegiatan Perseroan yang meliputi corporate
      communication, corporate social responsibility, penanganan keluhan konsumen, corporate action, kepatuhan
      terhadap regulasi, pelaksanaan tata kelola perusahaan yang baik termasuk sebagai penghubung kepada shareholders,
      stakeholders, dan regulator untuk meningkatkan tata kelola dan kepatuhan Perseroan terhadap regulasi.




246     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 247
                                                                                    >>       Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                          05
Tugas dan Tanggung Jawab
1. Mengikuti perkembangan Pasar Modal khususnya peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang
   Pasar Modal.
2. Memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan Komisaris untuk mematuhi ketentuan peraturan perundang-
   undangan di bidang Pasar Modal.
3. Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam pelaksanaan tata kelola perusahaan yang meliputi:
   a. Keterbukaan informasi kepada masyarakat, termasuk ketersediaan informasi pada Situs Web Perseroan;
   b. Penyampaian laporan kepada Otoritas Jasa Keuangan tepat waktu;
   c. Penyelenggaraan dan dokumentasi Rapat Umum Pemegang Saham;
   d. Penyelenggaraan dan dokumentasi rapat Direksi dan/atau Dewan Komisaris; dan
   e. Pelaksanaan program orientasi terhadap Perseroan bagi Direksi dan/atau Dewan Komisaris.
      i.   Sebagai penghubung antara Perseroan dengan Pemegang Saham, Otoritas Jasa Keuangan, dan
           Pemangku Kepentingan lainnya.
      ii. Merencanakan, mengkoordinasikan dan memastikan pelaksanaan Corporate Action seperti RUPS, Public
           Expose, CSR, pembagian dividen, dan Penerbitan Obligasi/MTN agar terlaksana dengan baik dan lancar.
      iii. Memastikan anggaran dasar, perijinan-perijinan, dan perjanjian-perjanjian yang dibuat oleh Perseroan
           telah sesuai dengan peraturan yang berlaku.
      iv. Mengawasi dan mengkoordinasikan whistleblowing system untuk mengefektifkan pengendalian internal.
      v. Memastikan fungsi People Management di divisi Corporate Secretary, berjalan lancar.


Pengembangan Kompetensi Sekretaris Perusahaan
Perseroan memfasilitasi pelaksanaan program pengembangan bagi Sekretaris Perusahaan dalam rangka
meningkatkan kompetensi. Program ini diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap produktivitas dan
efektivitas kinerja Sekretaris Perusahaan. Kegiatan peningkatan kompetensi yang diikuti oleh Corporate Secretary
Division Head pada tahun 2024 adalah sebagai berikut:

Peserta              Jenis /Materi Pelatihan                               Penyelengara           Waktu & Tempat

Dadan Hamdhani       Kick Off Anti Fraud                                        MTF              Jakarta, 15-Nov-24

                     Transformational Leadership                            Zulkifli Zaini        Bogor, 03-Dec-24

                     Pelatihan Sertifikasi Dasar Pembiayaan - Manajerial       LSPPI             Jakarta, 23-Jan-25



Pelaksanaan Tugas Sekretaris Perusahaan 2024
Secara umum, kegiatan yang telah dilakukan Sekretaris Perusahaan di sepanjang tahun 2024, di antaranya adalah:
1. Menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2023 dan Rapat Umum Pemegang
   Saham Luar Biasa di Tahun 2024;
2. Menyelenggarakan kegiatan Rapat Direksi dan Rapat Dewan Komisaris secara rutin;
3. Melakukan pelaporan yang menjadi kewajiban Perseroan terhadap Regulator;
4. Menjalin relasi dengan pihak eksternal, khususnya pemangku kepentingan;
5. Melaksanakan event Perseroan, baik event internal dan eksternal;
6. Melaksanakan kegiatan Corporate Social Responsibility, Literasi dan Inklusi keuangan;
7. Membina hubungan dengan media massa dan monitoring pemberitaan;
8. Mengelola dan memperbarui konten situs web Perseroan;
9. Melakukan dalam kegiatan penghargaan publik dan partisipasi sponsor;
10. Melakukan reviu dan merekomendasikan penginian serta penyempurnaan kebijakan, ketentuan maupun sistem
   prosedur yang dimiliki oleh Perseroan agar sesuai dengan ketentuan/regulasi dan peraturan perundang-
   undangan yang berlaku; dan
11. Menangani keluhan pelanggan dan membuat pelaporan wajib secara rutin.



                                                                                               PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                 Laporan Tahunan 2024     247
Page 248
                                   MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      PUBLIKASI INFORMASI
      PERUSAHAAN

      Perseroan berkomitmen untuk senantiasa menjalankan prinsip keterbukaan informasi Perseroan dengan
      mempublikasikan berbagai kegiatan atau informasi mengenai Perseroan sepanjang tahun buku 2024. Hal ini
      sesuai dengan Peraturan Bapepam dan LK No. X.K.1 (Keputusan Ketua Bapepam dan LK No. Kep-86/PM/1996
      tertanggal 24 Januari 1996) dan Peraturan Bursa Efek Jakarta No. I-E.IV (Keputusan Direksi PT Bursa Efek
      Jakarta No. Kep-306/BEJ/07-2004 tertanggal 19 Juli 2004). Pengungkapan informasi material dilakukan
      Perseroan melalui laporan ataupun siaran pers.



      LAPORAN KEUANGAN BULANAN
      PERUSAHAAN PEMBIAYAAN

      Berdasarkan Peraturan OJK No. 3/POJK.05/2013 tentang Laporan Bulanan Lembaga Jasa Keuangan
      Non Bank dan Surat Edaran OJK No. 26/SEOJK.05/2019 tentang Perubahan atas Surat Edaran OJK No.
      3/SEOJK.05/2016 tentang Laporan Bulanan Perusahaan Pembiayaan, Perusahaan Pembiayaan wajib
      mengirimkan Laporan Bulanan kepada OJK paling lambat tanggal 10 setiap bulannya. Selama tahun 2024,
      Perseroan telah melaporkan kepada OJK Laporan Keuangan Bulanan secara tepat waktu dan sesuai dengan
      ketentuan yang berlaku, sebagai berikut:


      Periode Bulan Laporan Tahun 2024                 Tanggal Pengiriman Laporan

      Januari                                          07 Februari 2024

      Februari                                         08 Maret 2024

      Maret                                            09 April 2024

      April                                            08 Mei 2024

      Mei                                              07 Juni 2024

      Juni                                             08 Juli 2024

      Juli                                             08 Agustus 2024

      Agustus                                          06 September 2024

      September                                        08 Oktober 2024

      Oktober                                          08 November 2024

      November                                         09 Desember 2024

      Desember                                         09 Januari 2025




248     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 249
                                                                             >>    Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                05
KEWAJIBAN PENYAMPAIAN
DATA UTANG VALUTA ASING

Berdasarkan Surat OJK No. S-30/PM.2/2013 tanggal 7 Februari 2013 dan No. S-124/PM.23/2013 tanggal
27 Februari 2013 perihal Permintaan Data Hutang/Kewajiban Dalam Valuta Asing, Emiten atau Perusahaan
Publik diminta untuk menyampaikan:
1. Laporan mengenai jumlah hutang/kewajiban dalam valuta asing
2. Proyeksi pembayaran hutang/kewajiban dalam valuta asing per bulan
3. Informasi jatuh tempo hutang/kewajiban dalam valuta asing Dalam hal emiten tidak mempunyai atau
   memiliki hutang/kewajiban dalam valuta asing, emiten diminta untuk tetap melaporkan kepada OJK dengan
   menggunakan formulir yang telah ditentukan. Laporan tersebut di atas wajib disampaikan kepada OJK paling
   lambat tanggal 10 setiap bulannya dengan menggunakan formula sebagaimana terlampir dalam surat OJK No.
   S-30/PM.2/2013 tanggal 7 Februari 2013 tersebut.


Sepanjang tahun 2024, Perseroan telah melaporkan kepada OJK Laporan hutang/kewajiban dalam valuta
asing secara tepat waktu dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sebagai berikut:


Periode Bulan Laporan Tahun 2024                      Tanggal Pengiriman Laporan

Januari                                               06 Februari /2024

Februari                                              05 Maret 2024

Maret                                                 16 April 2024

April                                                 07 Mei 2024

Mei                                                   06 Juni 2024

Juni                                                  09 Juli 2024

Juli                                                  06 Agustus 2024

Agustus                                               05 September 2024

September                                             04 Oktober 2024

Oktober                                               06 November 2024

November                                              05 Desember 2024

Desember                                              07 Januari 2025




KEGIATAN MEMBINA HUBUNGAN
DENGAN MEDIA MASSA

Perseroan senantiasa membina hubungan baik dengan Media Massa sebagai mitra dalam penyebaran
informasi tentang kondisi perusahaan. Perseroan secara berkala menggelar kegiatan bersama media massa
guna meningkatkan komunikasi dengan melakukan berbagai kegiatan.




                                                                                     PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                       Laporan Tahunan 2024     249
Page 250
                                       MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      PENGELOLAAN AKSES INFORMASI
      DAN DATA PERSEROAN

      Perseroan senantiasa memberikan kemudahan bagi para pemangku kepentingan untuk mengakses informasi
      dan data Perseroan melalui situs web www.mtf.co.id. Selain sebagai sarana penyebaran informasi kepada
      publik, situs web ini juga merupakan upaya Perseroan dalam menerapkan praktik GCG dan transparansi
      kepada seluruh pemangku kepentingan.




      PENGELOLAAN
      SITUS WEB

      Sesuai dengan Peraturan OJK No. 8/POJK.04/2015 tentang Situs Web Emiten dan Perusahaan Publik,
      Perseroan telah memiliki situs web resmi yang mencerminkan identitas Perseroan dan dapat diakses melalui
      www.mtf.co.id. Situs web Perseroan terbagi ke dalam 2 (dua) platform, yaitu situs web produk dan jasa
      dengan alamat www.mtf.co.id yang dikelola oleh Divisi Strategic Marketing & Communication, dan situs web
      korporasi dengan alamat www.mtf.co.id/korporat yang dikelola oleh Sekretaris Perusahaan.


      Perseroan secara berkala memperbarui situs web untuk senantiasa memberikan informasi terbaru terkait
      Perseroan kepada para pemangku kepentingan serta dalam rangka memenuhi peraturan perundang-
      undangan yang berlaku. Situs web Perseroan juga menyediakan nomor kontak serta alamat email dan
      pos yang dapat dihubungi untuk komunikasi selanjutnya dengan para pemangku kepentingan. Perseroan
      telah berupaya melakukan penyesuaian terhadap situs web Perseroan berdasarkan Peraturan OJK No. 8/
      POJK.04/2015.


      Di bawah ini tersaji kesesuaian konten situs web korporasi Perseroan www.mtf.co.id/korporat dengan
      Peraturan OJK No. 8/POJK.04/2015 tentang Situs Web Emiten atau Perusahaan Publik.

                                                                                 Kesesuaian dengan
                POJK No. 8/POJK.04/2015 tentang                                    Situs Web MTF
      No.                                                                                                     Keterangan
                Situs Web Emiten atau Perusahaan Publik
                                                                                 Ya    Tidak   N/A

      Ketentuan Umum

      1.        Emiten atau Perusahaan Publik telah memiliki Situs Web.                              Akses web melalui: www.
                                                                                 ✓                   mtf.co.id dan www.mtf.co.id/
                                                                                                     korporat/id

      2.        a. Situs Web Emiten atau Perusahaan Publik telah dibuat                              • POJK No. 8/POJK.04/2015
                   dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan.            ✓                   • POJK No. 31/POJK.04/2015
                                                                                                     • POJK No. 29/POJK.04/2016

                b. Situs Web telah memiliki alamat Situs Web yang mencerminkan
                                                                                 ✓                   Ya
                   identitas Emiten atau Perusahaan Publik.

      3.        a. Situs Web Emiten atau Perusahaan Publik telah menyajikan
                   informasi dalam Bahasa Indonesia dan bahasa asing, dengan
                                                                                 ✓                   Ya
                   ketentuan bahasa asing yang digunakan paling kurang
                   bahasa Inggris.




250        PT Mandiri Tunas Finance
           Laporan Tahunan 2024
Page 251
                                                                                       >>    Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                             05
                                                                         Kesesuaian dengan
      POJK No. 8/POJK.04/2015 tentang                                      Situs Web MTF
No.                                                                                                    Keterangan
      Situs Web Emiten atau Perusahaan Publik
                                                                         Ya    Tidak   N/A

      b. Informasi yang disajikan dalam bahasa asing telah memuat
         informasi yang sama dengan informasi yang disajikan dalam       ✓                   Ya
         Bahasa Indonesia.

Informasi yang Dimuat dalam Situs Web

4     a. Situs Web telah memuat informasi mengenai Emiten atau
         Perusahaan Publik yang terbuka untuk umum, aktual, dan          ✓                   Ya
         terkini.

      b. Informasi sebagaimana dimaksud pada huruf a telah
         memenuhi ketentuan sebagai berikut:

           1.   Disajikan dengan benar dan tidak menyesatkan mengenai
                                                                         ✓                   Ya
                keadaan Emiten atau Perusahaan Publik;

           2. Disajikan secara jelas sehingga mudah dipahami; dan        ✓                   Ya

           3. Dapat diakses setiap saat oleh semua pihak.                ✓                   Ya

Informasi umum Emiten atau Perusahaan Publik

5     Hal- hal yang wajib diungkapkan antara lain:

      a. Nama, alamat dan kontak kantor pusat dan/atau kantor
         perwakilan Emiten atau Perusahaan Publik, dan alamat pabrik                         Alamat kantor pusat dan
                                                                         ✓
         (jika ada) yang paling kurang meliputi nomor telepon, nomor                         kantor cabang telah tersedia
         faksimile, dan alamat surat elektronik yang dapat dihubungi;

      b. Riwayat singkat Emiten atau Perusahaan Publik;                  ✓                   Sudah ada

      c. Struktur organisasi Emiten atau Perusahaan Publik;                                  Diperbarui tanggal 6 Februari
                                                                         ✓
                                                                                             2025

      d. Struktur kepemilikan Emiten atau Perusahaan Publik, meliputi:

           1.   Uraian tentang nama pemegang saham dan persentase                            MTF merupakan Perusahaan
                kepemilikannya setiap akhir bulan;                                           non terbuka, sehingga
                                                                         ✓
                                                                                             informasi kepemilikan saham
                                                                                             tidak berubah

           2. Informasi mengenai pemegang saham utama dan
              pengendali Emiten atau Perusahaan Publik, baik langsung
                                                                         ✓                   Sudah tersedia
              maupun tidak langsung, sampai kepada pemilik individu,
              yang disajikan dalam bentuk skema atau diagram; dan

           3. Nama entitas anak, perusahaan asosiasi, perusahaan
              ventura bersama dimana Emiten atau Perusahaan
                                                                                             Tidak ada karena Perusahaan
              Publik memiliki pengendalian bersama entitas, beserta                     ✓
                                                                                             tidak memiliki anak usaha
              persentase kepemilikan saham, bidang usaha, dan status
              operasi perusahaan tersebut (jika ada);

      e. Struktur grup Emiten atau Perusahaan Publik dalam bentuk
         bagan yang paling kurang meliputi perusahaan dalam                                  Tersedia struktur grup Bank
                                                                         ✓
         grup Emiten atau Perusahaan Publik yang berada dalam                                Mandiri dan Tunas Ridean
         pengawasan Otoritas Jasa Keuangan;

      f.   Profil Direksi, Dewan Komisaris, komite, dan Sekretaris
           Perusahaan paling kurang meliputi:

           1.   foto;                                                    ✓                   -

           2. nama;                                                      ✓                   -

           3. riwayat jabatan, termasuk rangkap jabatan;                 ✓                   -

           4. riwayat pendidikan; dan                                    ✓                   -




                                                                                                  PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                    Laporan Tahunan 2024     251
Page 252
                                          MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




                                                                                 Kesesuaian dengan
               POJK No. 8/POJK.04/2015 tentang                                     Situs Web MTF
      No.                                                                                                     Keterangan
               Situs Web Emiten atau Perusahaan Publik
                                                                                 Ya    Tidak   N/A

                   5. hubungan Afiliasi anggota Direksi dan anggota
                      Dewan Komisaris dengan anggota Direksi dan/atau
                                                                                 ✓                   -
                      anggota Dewan Komisaris lainnya, serta pemegang
                      saham (jika ada);

               g. Nama dan alamat:

                   1.   Akuntan Publik yang mengaudit laporan keuangan
                                                                                 ✓                   -
                        Emiten atau Perusahaan Publik dalam tahun berjalan;

                   2. Pemeringkat Efek (jika ada);                               ✓                   -

                   3. Wali Amanat (jika ada); dan/atau                           ✓                   -

                   4. Biro Administrasi Efek (jika ada); dan                     ✓                   -

               h. Dokumen Anggaran Dasar.                                        ✓                   Sudah tersedia

      Informasi bagi pemodal atau investor

      6        Hal-hal yang wajib diungkapkan antara lain:

               Informasi bagi pemodal atau investor hal-hal yang wajib
               diungkapkan antara lain:

               a. Prospektus Penawaran Umum;                                     ✓                   Sudah tersedia

               b. Laporan tahunan, untuk periode 5 (lima) tahun buku
                                                                                 ✓                   Sudah tersedia
                  terakhir; dan

               c. Informasi keuangan, paling kurang meliputi:

                   1.   Laporan keuangan tahunan, untuk periode 5 (lima) tahun
                                                                                 ✓                   Sudah tersedia
                        buku terakhir;

                   2. Laporan keuangan tengah tahunan, untuk periode 5
                                                                                 ✓                   Sudah tersedia
                      (lima) tahun buku terakhir; dan

                   3. Ikhtisar data keuangan penting, dalam bentuk
                      perbandingan untuk 5 (lima) tahun buku terakhir yang       ✓                   Sudah tersedia
                      paling kurang memuat:

                        a) pendapatan;                                           ✓                   -

                        b) laba bruto;                                           ✓                   -

                        c) laba (rugi);                                          ✓                   -

                        d) jumlah laba (rugi) yang dapat diatribusikan
                           kepada pemilik entitas induk dan                      ✓                   -
                           kepentingan non pengendali;

                        e) total laba (rugi) komprehensif;                       ✓                   -

                        f)   jumlah laba (rugi) komprehensif yang dapat
                             diatribusikan kepada pemilik entitas induk dan      ✓                   -
                             kepentingan non pengendali;

                        g) laba (rugi) per saham;                                ✓                   -

                        h) jumlah aset;                                          ✓                   -

                        i)   jumlah liabilitas;                                  ✓                   -

                        j)   jumlah ekuitas;                                     ✓                   -

                        k) rasio laba (rugi) terhadap jumlah aset;               ✓                   -

                        l)   rasio laba (rugi) terhadap ekuitas;                 ✓                   -

                        m) rasio laba (rugi) terhadap pendapatan;                ✓                   -




252       PT Mandiri Tunas Finance
          Laporan Tahunan 2024
Page 253
                                                                                         >>    Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                              05
                                                                           Kesesuaian dengan
      POJK No. 8/POJK.04/2015 tentang                                        Situs Web MTF
No.                                                                                                     Keterangan
      Situs Web Emiten atau Perusahaan Publik
                                                                           Ya    Tidak   N/A

                n) rasio lancar;                                           ✓                   -

                o) rasio liabilitas terhadap ekuitas;                      ✓                   -

                p) rasio liabilitas terhadap jumlah aset; dan              ✓                   -

                q) informasi dan rasio keuangan lainnya yang relevan
                                                                           ✓                   -
                   dengan perusahaan dan jenis industrinya;

      d. Informasi Rapat Umum Pemegang Saham, paling kurang
         meliputi:

           1.   Pengumuman dan pemanggilan;                                ✓                   -

           2. Bahan mata acara yang dibahas dalam
                                                                           ✓                   Sudah tersedia.
              Rapat Umum Pemegang Saham;

           3. Riwayat hidup calon anggota Direksi dan Dewan Komisaris                          Terdapat pergantian Dewan
              apabila terdapat mata acara pengangkatan atau                ✓                   Komisaris dalam RUPS di
              penggantian anggota Direksi dan Dewan Komisaris; dan                             tahun 2024

           4. Ringkasan risalah Rapat Umum Pemegang Saham;                 ✓

      e. Informasi saham, paling kurang meliputi:

           1.   Jumlah saham beredar;                                                          Data berupa informasi
                                                                           ✓
                                                                                               komposisi saham

           2. Pemecahan saham (jika ada);                                         ✓            -

           3. Penggabungan saham (jika ada);                                      ✓            -

           4. Saham bonus (jika ada); dan                                         ✓            -

           5. Perubahan nilai nominal saham (jika ada);                           ✓            -

      f.   Informasi obligasi dan/atau Sukuk, paling kurang meliputi:

           a. Nilai obligasi yang belum lunas/terutang (outstanding
                                                                           ✓                   Sudah tersedia
              bond) dan/atau Sukuk;

           b. Hasil pemeringkatan obligasi dan/atau Sukuk;                 ✓                   -

           c. Tanggal jatuh tempo; dan                                     ✓                   -

           d. Tingkat bunga obligasi dan/atau imbal hasil Sukuk;           ✓                   -

      g. Informasi dividen;                                                ✓                   Sudah tersedia.

      h. Informasi untuk pemodal atau investor, media, publik, dan/
                                                                           ✓                   -
         atau analis (jika ada);

      i.   Informasi terkait aksi korporasi yang dilakukan oleh Emiten
           atau Perusahaan Publik dan tindakan yang dilakukan oleh
           pihak lain terhadap Emiten atau Perusahaan Publik (jika ada),
           meliputi:

           1.   Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan Transaksi
                                                                           ✓                   -
                Tertentu;

           2. Transaksi Material dan perubahan Kegiatan
                                                                                  ✓            -
              Usaha Utama;

           3. Penggabungan Usaha atau Peleburan Usaha;                            ✓            -

           4. Pengambilalihan Perusahaan Terbuka;                                 ✓            -

           5. Kuasi Reorganisasi;                                                 ✓            -

           6. Pembelian kembali saham yang dikeluarkan
                                                                                  ✓            -
              oleh Emiten atau Perusahaan Publik;




                                                                                                   PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                     Laporan Tahunan 2024     253
Page 254
                                         MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




                                                                                     Kesesuaian dengan
               POJK No. 8/POJK.04/2015 tentang                                         Situs Web MTF
      No.                                                                                                         Keterangan
               Situs Web Emiten atau Perusahaan Publik
                                                                                     Ya    Tidak   N/A

                    7.   Pembagian Saham Bonus;                                             ✓            -

                    8. Pernyataan Penawaran Tender;                                         ✓            -

                    9. Pembelian kembali saham oleh Emiten atau Perusahaan
                                                                                            ✓            -
                       Publik dalam kondisi pasar yang berpotensi krisis; dan

                    10. Program kepemilikan saham oleh anggota           Direksi,
                        anggota Dewan Komisaris, dan karyawan dari Emiten                   ✓            -
                        atau Perusahaan Publik atau pihak terkendali; dan

               j.   Informasi atau Fakta Material selain yang telah diungkapkan
                                                                                     ✓                   -
                    dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini.

      Informasi Tata Kelola Perusahaan

      7        Hal-hal yang wajib diungkapkan antara lain:

               a. Pedoman kerja Direksi dan Dewan Komisaris;                                             Sudah dilengkapi di bagian
                                                                                     ✓
                                                                                                         keterbukaan informasi

               b. Pengangkatan, pemberhentian, dan/atau kekosongan
                  Sekretaris Perusahaan, termasuk Sekretaris Perusahaan              ✓                   Sudah tersedia.
                  sementara, serta informasi pendukungnya;

               c. Piagam Unit Audit Internal;                                                            Sudah dilengkapi di bagian
                                                                                     ✓
                                                                                                         keterbukaan informasi.

               d. Kode etik;                                                         ✓                   Sudah tersedia.

               e. Pedoman kerja komite;                                              ✓                   Sudah tersedia.

               f.   Pengangkatan dan pemberhentian anggota Komite Audit;             ✓                   Sudah tersedia.

               g. Uraian prosedur Nominasi dan Remunerasi, apabila tidak
                                                                                     ✓                   Sudah tersedia.
                  dibentuk Komite Nominasi dan Remunerasi;

               h. Kebijakan manajemen risiko;                                        ✓                   Sudah tersedia.

               i.   Kebijakan mekanisme sistem pelaporan pelanggaran (jika ada);     ✓                   Sudah tersedia.

               j.   Kebijakan anti korupsi (jika ada);                                      ✓            -

               k.   Kebijakan terkait seleksi pemasok dan hak kreditur (jika ada);
                                                                                            ✓            -
                    dan

               l.   Kebijakan dalam peningkatan kemampuan vendor (jika ada).                ✓            -

      Informasi tanggung jawab sosial perusahaan

      8        a. Informasi tanggung jawab sosial perusahaan telah memuat
                  kebijakan, jenis program, dan biaya yang dikeluarkan oleh          ✓
                  Emiten atau Perusahaan Publik

               b. Kebijakan, jenis program, dan biaya sebagaimana dimaksud
                  pada huruf a terkait aspek:

                    1.   Lingkungan hidup;                                           ✓                   Sudah tersedia.

                    2. Praktik ketenagakerjaan, kesehatan, dan keselamatan
                                                                                     ✓                   Sudah tersedia.
                       kerja;

                    3. Pengembangan sosial dan kemasyarakatan; dan                   ✓                   Sudah tersedia.

                    4. Tanggung jawab produk dan/atau layanan, dengan
                                                                                     ✓                   Sudah tersedia.
                       disertai informasi pendukungnya.

      9        Informasi yang dimuat dalam Situs Web telah memuat informasi
               yang sama dengan informasi yang diwajibkan dalam masing-              ✓                   Sudah tersedia.
               masing peraturan terkait




254       PT Mandiri Tunas Finance
          Laporan Tahunan 2024
Page 255
                                  >>   Tata Kelola Perusahaan
                                                                    05




Halaman ini sengaja dikosongkan




                                         PT Mandiri Tunas Finance
                                           Laporan Tahunan 2024     255
Page 256
                                     MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      LAYANAN
      PELANGGAN
      Perseroan memberikan saluran layanan pelanggan yang dapat digunakan oleh pelanggan untuk mengajukan
      pertanyaan, permintaan kebutuhan data, maupun pengaduan.
      Surel                : customer.service@mtf.co.id (Senin s.d. Jumat, pukul 08.30-17.30 WIB)
      Care center          : 1500059 (Senin s.d. Jumat, pukul 08.00-17.00 WIB)



      JEJARING SOSIAL
      PERUSAHAAN
      Perseroan juga memperhatikan perkembangan media sosial sebagai fasilitas komunikasi interaksi dengan
      seluruh pemangku kepentingan. Untuk itu, Perseroan membuka kanal komunikasi daring melalui beragam
      media sosial.

      Facebook Fanpage             : Mandiri Tunas Finance     Chatbot MARSHA		        : 62 811-1455-740
      Instagram		                  : @mandiritunasfinance      Youtube		               : Mandiri Tunas Finance
      LinkedIn		                   : Mandiri Tunas Finance     Website		               : mtf.co.id
      Twitter		                    : @mandiritunasfin



      MOBILE
      APPLICATION
      Perseroan memiliki beberapa mobile application berbasis sistem operasi Android dan IOS yang dapat digunakan
      oleh pelanggan maupun publik untuk mendapatkan layanan pembiayaan kendaraan bermotor dari Perseroan.

      1. MTF Mobile Apps                                              2. HC EAZY
         a. Mobile Survey                    d. MTF Report            3. Mobile Report
         b. Mobile Collection                e. MTF OSR               4. MTF Mobile
         c. Mobile License Plate                                      5. MTF 1Access



      HUBUNGAN
      MEDIA
      Perseroan memanfaatkan media massa sebagai mitra untuk menyebarluaskan informasi tentang Perseroan
      kepada khalayak. Tentang kegiatan hubungan media telah diulas pada bagian Sekretaris Perusahaan dalam
      laporan tahunan ini.



      LAPORAN
      TAHUNAN
      Perseroan juga menerbitkan buku Laporan Tahunan yang dibagikan kepada pemegang saham dan pemangku
      kepentingan lainnya. Penerbitan dan penyampaian Laporan Tahunan juga merupakan bentuk pemenuhan
      Perseroan terhadap ketentuan peraturan dan informasi Perseroan serta salah satu syarat pelaksanaan RUPS.



256     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 257
                                                                                      >>      Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                                05
TATA KELOLA INFORMASI DAN
AKSES DATA PERUSAHAAN UNTUK INTERNAL

Perseroan menyediakan akses informasi dan data Perseroan untuk karyawan guna memberikan kemudahan
dalam menjalankan tugas maupun mengakses berbagai fasilitas dengan saluran dan media berikut:


Nama Aplikasi       Fungsi

Estar               Core App System yang digunakan Mandiri Tunas Finance untuk semua proses mulai dari akuisisi hingga kelola
                    account yang terintegrasi.

Mobile Collection   Aplikasi Mobile yang di gunakan oleh Team Collection untuk mendukung proses penagihan kepada Pelanggan.

Mobile Survey       Aplikasi Mobile yang membantu tim sales untuk melakukan prospek dan survei kepada Pelanggan.

HC Eazy             HC Eazy merupakan aplikasi Human Resource Information System (HRIS) yang digunakan oleh internal
                    karyawan Mandiri Tunas Finance untuk mengakses data karyawan, berbagai manfaat untuk karyawan seperti
                    cuti, melakukan absensi, dan lainnya.

KMS                 Knowledge Management System yang digunakan internal perusahaan untuk pusat informasi, panduan
                    pemakaian hingga Q&A terkait aplikasi yang ada di perusahaan.

E-procurement       Aplikasi e-procurement digunakan oleh Departemen Procurement dan vendor sebagai sarana mengajukan
                    harga pada saat melakukan pengadaan.

Helpdesk System     Helpdesk System adalah web application yang digunakan oleh karyawan internal Mandiri Tunas Finance
                    untuk mendapatkan bantuan dari personel IT untuk menyelesaikan masalah terkait IT yang dialami oleh
                    karyawan di Head Office maupun di Kantor Cabang.

I-Care              i-Care adalah aplikasi web yang digunakan oleh Customer Care untuk memproses keluhan, kritik, dan saran
                    yang disampaikan oleh Pelanggan Mandiri Tunas Finance.

Queuing System      Queuing System adalah aplikasi web yang digunakan di Customer Lounge dan di Kantor Cabang sebagai
                    sistem antrean untuk Pelanggan yang datang ke Customer Lounge dan Kantor Cabang.

Email System        Email Office 365 sudah menggantikan sistem email karyawan Mandiri Tunas Finance yang sebelumnya
Office 365          memakai Microsoft Exchange, yang dimana Office 365 sudah menggunakan cloud untuk sistem email-nya
                    sehingga tidak menjadi beban di server Mandiri Tunas Finance.

Oracle Accounting   Oracle Accounting System merupakan aplikasi yang digunakan oleh Team Accounting untuk kontrol
System              manajemen yang efektif dan visibilitas real-time ke hasil keuangan.

MTF 1Access         Aplikasi Mobile yang merupakan aplikasi bagi sales officer MTF untuk mempercepat proses kredit dan
                    mempermudah monitoring

MTF Mobile          Aplikasi Mobile yang mempermudah customer MTF mendapatkan layanan secara digital. Aplikasi ini memiliki
                    beberapa fitur utama seperti pembayaran, booking dan pengambilan BPKB, live chat, klaim asuransi dan
                    pelunasaan dipercepat

Mobile Report       Sebuah aplikasi internal untuk melihat report secara online dan realtime melalui Mobile Phone. Aplikasi
                    membantu memberikan informasi mengenai perkembangan bisnis dan informasi penting lainnya




                                                                                                  PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                    Laporan Tahunan 2024        257
Page 258
                                       MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      FUNGSI
      MANAJEMEN RISIKO

      Perseroan memiliki Divisi Risk Management yang                   Pihak yang Mengangkat
      terdiri atas Retail Risk Management dan Operational &            dan Memberhentikan Kepala
      Corporate Risk Management yang bertugas melakukan                Manajemen Risiko
      pengelolaan      risiko   untuk    menghindari     dampak        Kepala Manajemen Risiko merupakan pejabat Perseroan
      kerugian bagi Perseroan yang diakibatkan dari risiko             yang diangkat dan diberhentikan oleh Direktur Utama
      yang dihadapi.                                                   berdasarkan mekanisme internal Perseroan.


      Gambaran Umum Sistem Manajemen                                   Profil Kepala Manajemen Risiko
      Risiko di Mandiri Tunas Finance                                  Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 00093/
      Perseroan telah menerapkan manajemen risiko dengan               SK-HCP.SVC/HC/VII/2023 tanggal 1 Agustus 2023
      mengacu pada POJK No. 44/POJK.05/POJK.05/2020                    dan Surat Keputusan Direksi No. 00017/SK-HCP.
      tentang Penerapan Manajemen Risiko Bagi Lembaga                  SVC/HC/IV/2023 tanggal 30 April 2023, Direktur
      Jasa Keuangan Non-Bank. Fungsi manajemen risiko                  Utama mengangkat Indra Budi Laksana sebagai
      dirancang independen dari satuan kerja fungsi                    Kepala Divisi Retail Risk Management dan Vitriati
      bisnis dan operasional yang diberikan akses untuk                Hartika Tapiheroe sebagai Kepala Divisi Operational
      memberikan informasi kepada Direksi dan Komisaris                & Corporate Risk Management Perseroan.
      terkait penilaian atas risiko, perubahan profil risiko,
      penilaian limit risiko serta kejadian yang mungkin
      dapat berdampak material pada kelangsungan bisnis
      dan operasional perseroan.



      Indra Budi Laksana
      Kepala Divisi Retail Risk Management

            Usia           Kewarganegaraan      Domisili
            48 tahun       Indonesia            Tangerang Selatan

            Dasar Hukum Pengangkatan
            Surat Keputusan Direksi No. 00093/SK-HCP.SVC/HC/07/2023

            Masa Jabatan
            Sejak 1 Agustus 2023

            Periode
            Ke-1

            Riwayat Pendidikan
            • Magister (S2) Communication Science, Institute of Communication and Business LSPR (2020 - 2024)
            • Sarjana (S1) Hubungan Internasional dari Universitas Gadjah Mada (1995-1999)




258     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 259
                                                                                          >>      Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                                  05
      Riwayat Pekerjaan
      •   Retail Risk Management Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2023 - sekarang)
      •   Department Head Micro Productive Collection & Recovery PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (2019 - 2023)
      •   Consumer Collection & Recovery Head PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (2017 - 2019)
      •   Retail Credit Collection Head PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (2015 - 2017)
      •   Retail Risk & Collection Center Manager PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (2013 - 2015)
      •   Team Leader Collection & Recovery Analytics PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (2011 - 2013)
      •   SPS RC Collection & Recovery Analytics, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (2010 - 2011)

      Rangkap Jabatan
      Di Dalam Perusahaan : Tidak ada
      Di Luar Perusahaan  : Tidak ada

      Keahlian/Sertifikasi
      • Sertifikasi Manajemen Risiko Satu Tingkat Dibawah Direksi - Lembaga Sertifikasi Profesi Pembiayaan Indonesia (2023)
      • Sertifikasi Dasar Pembiayaan - Managerial dari PT Sertifikasi Profesi Pembiayaan Indonesia (SPPI) (2023)
      • Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan - Level 3 oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Perbankan (2019)




Vitriati Hartika Tapiheroe
Kepala Divisi Operational & Corporate
Risk Management

     Usia            Kewarganegaraan        Domisili
     48 tahun        Indonesia              Jakarta Selatan

     Dasar Hukum Pengangkatan
     Surat Keputusan Direksi 00056/SK-HCP.SVC/HC/V/2024

     Masa Jabatan
     Sejak 2 Mei 2024

     Periode
     Ke-1

     Riwayat Pendidikan
     Sarjana (S1) Teknik Kelautan dari Institut Teknologi Bandung (1997 - 2002)

     Riwayat Pekerjaan
     •    Operational & Corporate Risk Management Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2023 - sekarang)
     •    Head of Risk - Indonesia Allianz Trade ASEAN, PT Asuransi Allianz Utama Indonesia (2016 - 2023)
     •    Corporate Credit Manager PT Chandra Sakti Utama Leasing (2014 - 2016)
     •    Senior Credit Analyst PT Chandra Sakti Utama Leasing (2012 - 2014)
     •    Senior Credit & Risk Analyst PT ORIX Indonesia Finance (2010 - 2011)
     •    Senior Staff General Affairs PT ORIX Indonesia Finance (2007 - 2009)
     •    Leasing Account Manager PT ORIX Indonesia Finance (2003 - 2007)

     Rangkap Jabatan
     Di Dalam Perusahaan : Tidak ada
     Di Luar Perusahaan  : Tidak ada

     Keahlian/Sertifikasi
     • Qualified Chief Risk Officer (QRCO), Badan Nasional Sertifikasi Profesi (2018)
     • Sertifikasi Manajemen Risiko Satu Tingkat Dibawah Direksi - Lembaga Sertifikasi Profesi Pembiayaan Indonesia (2023)
     • Qualified Chief Risk Officer, Lembaga Sertifikasi Profesi - Mitra Kalyana Sejahtera (2024)




                                                                                                       PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                         Laporan Tahunan 2024     259
Page 260
                                           MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      Struktur Organisasi dan Kedudukan Fungsi Manajemen Risiko

                                                                              CHIEF




                      Retail Risk Management Division Head                                       Corporate Risk Management Division Head




           Data Enterprise      Retail Credit Risk &
                                                        Policy & Procedure                Operational Risk     Corporate Risk        BCM & IT Risk
            Management            Asset Liquidity
                                                        Department Head                   Department Head     Department Head      Department Head
          Department Head       Department Head




      Pada tahun 2024, Divisi Retail Risk Management dan Divisi Operational & Corporate Risk Management memiliki
      total 39 karyawan dengan uraian sebagai berikut:

                                          Jumlah Karyawan Divisi Retail           Jumlah Karyawan Divisi Operational &             Total Jumlah
      Jabatan/Fungsi
                                               Risk Management                       Corporate Risk Management                      Karyawan

      Kepala Divisi                                    1 orang                                  1 orang                              2 orang
      Kepala Departemen                                3 orang                                  3 orang                              6 orang
      Analyst dan Section Head                         10 orang                                 9 orang                             19 orang
      Officer                                          5 orang                                  7 orang                             12 orang
      Jumlah                                           15 orang                                20 orang                             39 orang



      Sertifikasi Profesi Manajemen Risiko
      Sertifikasi profesi sangat penting bagi risk managers untuk memahami perkembangan pengelolaan risiko.
      Berikut adalah daftar sertifikasi profesi yang dimiliki Divisi Retail Risk Management dan Divisi Operational &
      Corporate Risk Management:


       Divisi                               Retail Risk Management                                Operational & Corporate Risk Management

       Jenis Sertifikat                      Jumlah Karyawan                  Rasio Terhadap       Jumlah Karyawan               Rasio Terhadap
                                            yang Memiliki (orang)            Jumlah Karyawan      yang Memiliki (orang)         Jumlah Karyawan
                                                                                Divisi (%)                                         Divisi (%)
       Sertifikat profesi manajemen                     13                        68%                        9                        45%
       risiko dari Badan Sertifikasi
       Manajemen Risiko (BSMR)
       Sertifikasi Dasar Manajerial                      3                        75%                        4                        20%




260     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 261
                                                                                        >>      Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                                 05
Tugas dan Tanggung Jawab Fungsi Manajemen Risiko
Tugas dan tanggung jawab Fungsi Manajemen Risiko adalah:
1. Mengidentifikasi risiko yang melekat pada kegiatan usaha perseroan.
2. Menyusun metode pengukuran risiko.
3. Memantau pelaksanaan strategi manajemen risiko serta posisi risiko secara keseluruhan, per jenis risiko serta
   melakukan pengujian menggunakan skenario kondisi abnormal dengan menggunakan data historis.
4. Memberikan rekomendasi ke unit bisnis dan operasional.
5. Menyusun dan menyampaikan laporan profil risiko kepada Direksi.
6. Mengkaji ulang secara berkala proses manajemen risiko dan usulan atas pengembangan atau perluasan usaha.


Pengembangan Kompetensi Manajemen Risiko
Perseroan berkomitmen dalam meningkatkan kompetensi pegawai, termasuk bagi karyawan pada fungsi
manajemen risiko, khususnya kompetensi pada bidang manajemen risiko. Program ini diharapkan mampu
memberikan dampak positif terhadap produktivitas dan efektivitas kinerja pengelolaan risiko Perseroan.


Kegiatan peningkatan kompetensi yang telah diikuti Retail Risk Management Division Head dan Operational &
Corporate Risk Management Division Head pada tahun 2024 sebagai berikut:



 Peserta            Jenis /Materi Pelatihan                    Penyelenggara                         Waktu & Tempat

 Indra Budi         Pelatihan Sertifikasi Dasar Pembiayaan -   Lembaga Sertifikasi Profesi           Jakarta, 13 – 15 Mei 2024
 Laksana            Manajerial                                 Pembiayaan Indonesia
 (Retail Risk
                    Understanding the Climate Landscape for    OJK Institute                         Jakarta, 26 September
 Management
                    Financial Institutions                                                           2024
 Division Head)
                    Seminar Economic Outlook 2025              Asosiasi Perusahaan Pembiayaan        Jakarta, 01 Oktober 2024
                                                               Indonesia
                    Training Internal Control over Financial   Bank Mandiri                          Jakarta, 18 & 20
                    Reporting (ICOFR)                                                                November 2024
 Vitriati Hartika   Pelatihan Sertifikasi Dasar Pembiayaan -   Lembaga Sertifikasi Profesi           Jakarta, 15-22 Mei-24
 Tapiheroe          Manajerial                                 Pembiayaan Indonesia
 (Operational &
                    Qualified Chief Risk Officer               Lembaga Sertifikasi Profesi – Mitra   Jakarta, 6 – 7 November
 Corporate Risk
                                                               Kalyana Sejahtera                     2024
 Management
 Division Head      Training Internal Control over Financial   Bank Mandiri                          Jakarta, 18 & 20
                    Reporting (ICOFR)                                                                November 2024



Laporan Singkat Pelaksanaan Tugas Manajemen Risiko Tahun 2024
Selama tahun 2024 fungsi manajemen risiko telah melaksanakan tugas sebagai berikut:
1. Memantau profil risiko dan mengelola seluruh profil risiko dalam rangka menetapkan risk appetite, limit risiko
   dan strategi pengelolaan risiko yang tertuang dalam Risk Appetite Statement (RAS).
2. Memantau dan mengevaluasi perkembangan dan kualitas portofolio secara menyeluruh.
3. Menjaga tingkat Kesehatan perusahaan agar selalu dalam kondisi minimal sehat serta menyusun dan
   membuat laporan tingkat Kesehatan ke Direksi, Komisaris serta regulator.
4. Secara berkala melakukan stress testing untuk mengukur dampak perubahan faktor makroekonomi terhadap
   kondisi permodalan, likuiditas, kualitas aset, dan laba perusahaan berdasarkan skenario yang ditetapkan.
5. Menyusun dan/atau mengevaluasi serta menyempurnakan kebijakan, prosedur perseroan.
6. Menyusun Portfolio Guideline & Industri Limit yang digunakan khususnya pada segmen Corporate Fleet, serta
   melakukan penyesuaian risk acceptance criteria pembiayaan.
7. Memonitor penanganan debitur yang menunggak melalui overdue Meeting dan tools watchlist sebagai bagian
   dari Early Warning System pada segmen Corporate Fleet.



                                                                                                     PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                       Laporan Tahunan 2024      261
Page 262
                                   MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      8. Penjagaan Risiko Operasional perusahaan serta melaksanakan Business Continuity Management (BCM)
         antara lain:
      a. Post check audit melalui Quality Assurance (QA) atas parameter sesuai ketentuan.
      b. Optimalisasi fungsi Regional Control Officer (RCO) yaitu memaksimalkan tugas RCO dalam melakukan kontrol
         & monitoring kegiatan operasional cabang.
      c. Allignment standarisasi Business Continuity Management (BCM) perusahaan induk.
      d. Pelaksanaan asesmen Business Impact Analysis (BIA) dan Risk Threat Assessment (RTA) serta perumusan
         dokumen Business Continuity Plan (BCP).
      9. Secara aktif terlibat dalam memastikan kepatuhan Undang-undang Pelindungan Data Pribadi.
      10. Melakukan identifikasi, evaluasi, dan mitigasi risiko untuk memastikan kesesuaian dengan standar pencapaian
         sertifikasi ISO 37001 anti-bribery management system.


      Penilaian Kinerja Manajemen Risiko Tahun 2024
      Sepanjang tahun 2024 fungsi risk management telah melaksanakan seluruh target yang telah ditetapkan dan
      seluruh inisiatif yang dilaksanakan berhasil menjaga kualitas portofolio pembiayaan dimana tingkat Non Performing
      Financing (NPF) terjaga dengan baik di level 1.05% di tahun 2024.




      AUDIT
      INTERNAL

      Fungsi Audit Internal merupakan salah satu persyaratan dalam implementasi Prinsip Tata Kelola Perusahaan
      Yang Baik dan wajib diterapkan dalam pengelolaan Perusahaan Pembiayaan. Fungsi Audit Internal adalah
      suatu kegiatan pemberian keyakinan (assurance) dan konsultasi (consulting) yang bertujuan untuk
      meningkatkan nilai dan memperbaiki operasional Perseroan, dengan cara mengevaluasi efektivitas
      pelaksanaan pengendalian internal (internal control), penerapan manajemen risiko (risk management), dan
      proses tata kelola perusahaan (corporate governance).


      Kedudukan Audit Internal dalam organisasi berada langsung di bawah dan bertanggungjawab kepada
      Direktur Utama, dan dapat berkomunikasi langsung dengan Direksi dan Dewan Komisaris melalui Komite
      Audit untuk menginformasikan berbagai hal yang berhubungan dengan aktivitas audit.


      Pihak yang Mengangkat dan Memberhentikan Kepala Audit Internal
      Kepala Unit Audit Internal merupakan pejabat Perseroan yang diangkat dan diberhentikan oleh Direktur
      Utama berdasarkan mekanisme internal Perseroan dengan persetujuan Dewan Komisaris serta dilaporkan
      kepada Regulator.


      Kewenangan dan Pertanggungjawaban
      Untuk dapat menjalankan tugas dengan efektif Audit Internal diberikan kewenangan maupun tanggung jawab
      dengan memperhatikan prinsip-prinsip independensi, objektivitas dan profesionalisme. Kewenangan Audit




262     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 263
                                                                                           >>      Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                                       05
Internal mencakup: melakukan aktivitas audit internal terhadap kegiatan semua unit kerja kantor pusat maupun
kantor cabang, melakukan akses terhadap seluruh informasi, catatan karyawan dan sumber daya serta hal-
hal lain yang dianggap perlu, melakukan aktivitas investigasi terhadap kegiatan yang terindikasi fraud dan
pelanggaran code of conduct, serta mengikuti rapat yang bersifat strategis tanpa memiliki hak suara.


Sedangkan tanggung jawab Audit Internal adalah mencakup: menyusun Rencana Audit Tahunan (Annual
Audit Plan) dengan persetujuan Direktur Utama, melaksanakan aktivitas internal audit dengan penekanan
pada bidang/aktivitas yang berisiko tinggi serta mengevaluasi kecukupan internal kontrol, memonitor tindak
lanjut hasil aktivitas audit internal, mengembangkan program untuk meningkatkan kualitas Audit Internal,
serta sebagai counterpart eksternal audit.


Profil Kepala Audit Internal
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 00078/SK-HCP. SVC/HC/06/2022 tanggal 22 Juni 2022, Direktur
Utama mengangkat Bayu Mario sebagai Kepala Audit Internal Perseroan, dan telah dilaporkan kepada OJK
melalui surat No. 128/MTF-CLC.CCS/VI/2022 pada tanggal 24 Juni 2022.




Bayu Mario
Kepala Audit Internal

      Usia           Kewarganegaraan        Domisili
      54 tahun       Indonesia              Tangerang

      Dasar Hukum Pengangkatan
      Surat Keputusan Direksi No. 00078/SK-HCP.SVC/HC/06/2022

      Masa Jabatan
      Sejak 22 Juni 2022

      Periode
      Ke-1

      Riwayat Pendidikan
      • Magister (S2) Manajemen dari Universitas Trisakti (2003)
      • Sarjana (S1) Ekonomi jurusan Akuntansi dari Universitas Sriwijaya (1996)

      Riwayat Pekerjaan
      • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (1999-2022) sebagai Auditor, Quality Assurance & Control, Credit Operation, Mandiri University
      • PT Bank Dagang Negara (1996) sebagai Officer Development Program

      Rangkap Jabatan
      Di Dalam Perusahaan : Tidak ada
      Di Luar Perusahaan  : Tidak ada

      Keahlian/Sertifikasi
      •   Sertifikasi Qualified Internal Auditor (QIA) oleh Yayasan Pendidikan Internal Audit (YPIA) 1998
      •   Certified Fraud Examiner (CFE) oleh Association of Certified Fraud Examiners (ACFE) - 2011
      •   Certified Chartered Accountant (CA) oleh Ikatan Akuntan Indonesia - 2021
      •   Sertifikasi Manajemen Risiko Level 3 oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) - 2018
      •   Sertifikasi Audit Internal - Supervisor oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) – 2015
      •   Sertifikasi ISO 37001 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) - 2024




                                                                                                        PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                          Laporan Tahunan 2024         263
Page 264
                                        MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      Struktur Organisasi dan Kedudukan Audit Internal
      Secara struktural, Audit Internal berada 1 (satu) tingkat di bawah Direksi. Kepala Audit Internal bertanggung jawab
      langsung kepada Direktur Utama. Berikut struktur organisasi dan kedudukan Audit Internal yang menggambarkan
      lingkup tugas dan fungsi serta koordinasinya dalam organisasi Perseroan.


                                                              PRESIDENT DIRECTOR



                                                              Corporate Audit Division Head




                             Corporate Audit Dev. &   Distribution & Business    Distribution & Support    IT Corporate Audit
                             Assurance Dept. Head        Audit Dept. Head           Audit Dept. Head           Dept. Head




      Hingga akhir tahun 2024, Unit Audit Internal memiliki 27 (dua puluh tujuh) karyawan dengan uraian penempatan
      dan pelaksanaan tugas sebagai berikut:


       Jabatan/Fungsi                                                                                       Jumlah Karyawan (orang)

       Kepala Divisi                                                                                                       1
       Kepala Departemen                                                                                                   4
       Lead Auditor                                                                                                        12
       IT Audit Analyst                                                                                                    2
       Audit Development Section Head                                                                                      1
       MIS Audit Analyst                                                                                                   1
       Quality Assurance Analyst                                                                                           2
       Auditor                                                                                                             3
       Audit Admin                                                                                                         1
       Jumlah                                                                                                              27



      Jumlah pegawai tersebut merupakan hasil dari identifikasi dan kajian atas pengelolaan sistem pengendalian
      internal dan efektivitas pengawasannya yang dilakukan oleh Manajemen Perseroan.


      Unit Audit Internal selalu berupaya untuk memberikan pendidikan berkelanjutan bagi seluruh personilnya
      untuk memenuhi kualifikasi dan kompetensi yang memadai termasuk sertifikasi profesi bidang Internal Audit.
      Adapun sertifikasi profesi yang telah dimiliki oleh Personel Audit Internal hingga tahun 2024 dapat dilihat pada
      tabel di bawah ini.


       Jenis Sertifikat                                                         Jumlah Karyawan yang Memiliki (orang)

       Sertifikasi Dasar Pembiayaan - Manajerial                                5 (Bayu Mario,Linda Gozali, Indra, Maya, Kusriadi)
       Certified Fraud Examiner (CFE)                                           1 (Bayu Mario)
       Certified Chartered Accountant (CA)                                      1 (Bayu Mario)




264     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 265
                                                                                         >>       Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                                     05
Jenis Sertifikat                                                   Jumlah Karyawan yang Memiliki (orang)

Qualified Internal Audit (QIA)                                     3 (Linda Gozali, Maya, Ridwan)
Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR) Level 2                        1 (Maya)
Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR) Level 3                        1 (Bayu Mario)
Certified Public Accountant (CPA)                                  1 (Handayani)
Certified Lead Auditor ISO 27001:2022                              1 (Kusriadi)
Sertifikasi ISO 37001 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP)       5 (Bayu Mario, Linda Gozali, Suci, Prasetyo, Ridwan)


Perseroan berkomitmen untuk meningkatkan level                 tidak melakukan perangkapan tugas dan jabatan.
sertifikasi profesi bagi karyawan Audit Internal, baik
bagi karyawan yang telah memiliki sertifikasi profesi          Kode Etik Audit Internal
maupun yang belum memiliki.                                    Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya
                                                               Auditor Internal dituntut untuk bersikap profesional
Pedoman dan Tata Tertib                                        dan taat pada kode etik yang telah ditetapkan. Kode
Audit Internal                                                 Etik merupakan prinsip-prinsip profesional internal
Untuk memenuhi ketentuan dalam Peraturan OJK                   auditor dalam pelaksanaan audit yaitu: Integritas,
No. 56/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan                    Objektivitas,          Kerahasiaan,       Kompetensi.      Auditor
Pedoman Penyusunan Piagam Unit Audit Internal,                 Internal        diharapkan       dapat    menerapkan       prinsip-
Perseroan telah mempunyai Piagam Audit Internal                prinsip kode etik, sebagai berikut:
yang telah disetujui oleh Direksi dan Dewan
Komisaris, sebagai acuan atau pedoman dalam                    Integritas
melaksanakan tugas, kewajiban, dan wewenangnya.                Internal Auditor memiliki kepribadian yang dilandasi
                                                               oleh sikap jujur, berani, bijaksana, dan bertanggung
Dalam Piagam Audit Internal disebutkan bahwa:                  jawab          untuk    membangun           kepercayaan      guna
1. Divisi Audit Internal dipimpin oleh Kepala Divisi           memberikan dasar untuk penilaian (judgement)
   yang diangkat dan diberhentikan oleh Direktur               yang andal.
   Utama atas persetujuan Dewan Komisaris.                     Objektivitas
2. Kepala Divisi Audit Internal bertanggung jawab              •     Internal Auditor menjunjung tinggi ketidakberpihakan
   langsung kepada Direktur Utama dan melaporkan                     profesional dalam mengumpulkan, mengevaluasi,
   kepada Komite Audit.                                              dan memproses data/informasi tentang aktivitas
3. Pengangkatan, penggantian, atau pemberhentian                     atau proses yang sedang diperiksa.
   Kepala Divisi Audit Internal dilaporkan kepada              •     Internal Auditor melakukan penilaian (judgement)
   otoritas     yang      berwenang         mengatur    dan          secara seimbang (balanced) dengan memperhatikan
   mengawasi kegiatan usaha Perseroan.                               semua keadaan yang relevan dan tidak dipengaruhi
4. Seluruh Internal Auditor di Divisi Audit Internal                 oleh kepentingan pribadi atau orang lain.
   bertanggung jawab kepada Kepala Divisi Audit                Kerahasiaan
   Internal.                                                         Internal Auditor menghargai nilai dan kepemilikan
                                                                     informasi yang diterima dan tidak mengungkapkan
Independensi Audit Internal                                          informasi tanpa otorisasi yang berwenang, kecuali
Auditor    Internal     memiliki      independensi     dalam         terdapat kewajiban hukum atau profesi untuk
melakukan aktivitas Audit Internal, mengemukakan                     mengungkapkan informasi tersebut.
pandangan serta pemikiran sesuai dengan profesi                Kompetensi
dan    standar      yang         berlaku,   mengungkapkan      •     Internal       Auditor     menggunakan         pengetahuan,
pandangan tanpa pengaruh ataupun tekanan pihak                       keahlian, pengalaman, dan keterampilan yang
lain, kebebasan dalam menerapkan metode/ruang                        diperlukan dalam menjalankan tugas yang diberikan.
lingkup teknik audit yang akan dilakukan, tidak                •     Aktivitas       internal    audit    harus     dilaksanakan
melakukan kegiatan yang bersifat operasional dan                     dengan         keahlian    dan     kemahiran    profesional



                                                                                                        PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                          Laporan Tahunan 2024       265
Page 266
                                     MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




         yaitu memiliki pengetahuan, keterampilan dan            Tugas dan Tanggung Jawab serta
         kompetensi     lainnya    yang   dibutuhkan    untuk    Wewenang Audit Internal
         melaksanakan tanggung jawabnya.                         Tugas dan tanggung jawab Audit Internal
                                                                 1. Merencanakan         dan        melaksanakan        aktivitas
      Fungsi Audit Internal                                         Internal Audit dengan penekanan pada bidang/
      Secara umum, fungsi dari Audit Internal dibagi menjadi        aktivitas yang mempunyai risiko tinggi serta
      2 (dua), yaitu fungsi assurance dan consulting.               mengevaluasi prosedur/control system yang ada
      a. Fungsi Assurance                                           untuk memperoleh keyakinan bahwa tujuan dan
         Pelaksanaan fungsi assurance bertujuan untuk               sasaran perusahaan dapat dicapai secara optimal
         memastikan        bahwa     pengendalian    internal,      dan berkesinambungan.
         manajemen risiko dan tata kelola telah dilakukan        2. Melaksanakan        investigasi,      melaporkan,        dan
         oleh seluruh unit kerja sesuai dengan kebijakan            menyampaikan         rekomendasi/kesimpulan             atas
         dan prosedur tertulis di Perseroan maupun                  fraud kepada Manajemen.
         peraturan      eksternal.     Pelaksanaan      fungsi   3. Mengembangkan             dan    menjalankan        program
         assurance bertujuan untuk memberikan penilaian             untuk mengevaluasi dan meningkatkan kualitas
         secara independen bahwa pengendalian internal,             Internal Audit.
         manajemen risiko dan tata kelola telah dilakukan        4. Memberikan rekomendasi atas hasil audit dan
         oleh seluruh unit kerja sesuai dengan kebijakan            memonitor tindak lanjut hasil aktivitas Internal
         dan prosedur di Perseroan maupun peraturan                 Audit dan aktivitas investigasi.
         eksternal. Dalam melaksanakan fungsi assurance,         5. Membantu tugas Direktur Utama dan Dewan
         Audit Internal mempergunakan metode audit                  Komisaris dalam melakukan pengawasan dengan
         berbasis risiko atau Risk Based Audit (RBA).               cara   menjabarkan          secara     operasional      baik
         Dalam metode tersebut, penentuan unit kerja dan            perencanaan, pelaksanaan, maupun pemantauan
         aktivitas yang akan diaudit serta ruang lingkup            hasil audit.
         audit dilakukan berdasarkan evaluasi risiko yang        6. Melakukan        koordinasi       kegiatannya        dengan
         dilakukan secara periodik dengan fokus risiko-             kegiatan internal audit dan unit/fungsi penyedia
         risiko utama di semua lini Perseroan baik di               assurance lainnya, agar dapat dicapai hasil audit
         jaringan kantor Cabang/Regional maupun Head                yang komprehensif dan optimal.
         Office berdasarkan concern management, input            7. Dapat melakukan komunikasi secara langsung
         dari unit kerja, data analytic maupun yang bersifat        dengan Direksi, Dewan Komisaris, Komite Audit.
         mandatory (regulasi).                                   8. Membuat        analisis    dan     penilaian   di    bidang
                                                                    operasional dan kegiatan lain melalui audit.
      b. Fungsi Consulting                                       9. Mengidentifikasi      segala       kemungkinan        untuk
         Selain fungsi assurance, Audit Internal juga               memperbaiki         dan         meningkatkan        efisiensi
         melaksanakan fungsi consulting sebagai strategic           penggunaan sumber daya dan dana.
         partner dalam rangka meningkatkan efektivitas           10. Memberikan saran perbaikan dan informasi yang
         dan efisiensi proses dan aktivitas Perseroan               objektif tentang kegiatan yang diperiksa pada
         melalui penelaahan dan evaluasi risiko dan kontrol         semua tingkatan manajemen.
         dengan memberikan saran dan masukan perbaikan           11. Membuat laporan hasil audit dan menyampaikan
         proses dan aktivitas. Dalam melaksanakan fungsi            laporan tersebut kepada Direktur Utama dan
         analisa sendiri yang merupakan inisiatif Audit             Anggota Direksi lainnya serta Dewan Komisaris
         Internal maupun bekerja sama dengan unit kerja             melalui Komite Audit.
         lainnya berdasarkan permintaan dari manajemen           12. Memonitor, menganalisis dan melaporkan tindak
         dan unit kerja.                                            lanjut hasil Aktivitas Internal Audit dan Aktivitas
                                                                    Investigasi.




266     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 267
                                                                                          >>     Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                                   05
Kewenangan Audit Internal                                                pelanggaran atau ketidaksesuaian, berupa:
1. Melakukan       aktivitas     internal    audit    terhadap           a. Data/informasi Rekening di Bank Mandiri dan/
   kegiatan semua unit kerja kantor pusat maupun                            atau Bank Lain.
   kantor cabang dalam organisasi perseroan.                             b. Data/informasi baik elektronik maupun non
2. Melakukan komunikasi secara langsung dengan                              elektronik.
   Direksi, Dewan Komisaris dan/atau Komite Audit.                    8. Mengikuti rapat yang bersifat strategis tanpa
3. Mengadakan rapat secara berkala dan insidental                        memiliki hak suara.
   dengan      Direksi,     Dewan      Komisaris,     dan/atau
   Komite Audit.                                                      Pengembangan Kompetensi
4. Melakukan komunikasi dengan auditor eksternal                      Audit Internal
   termasuk regulator.                                                Perseroan    memfasilitasi        pelaksanaan      program
5. Melakukan akses terhadap seluruh informasi,                        pengembangan bagi Auditor Internal dalam rangka
   catatan, karyawan, dan termasuk di dalamnya                        meningkatkan kompetensi karyawan. Program ini
   namun tidak terbatas             pada     rekening/catatan         diharapkan mampu memberikan dampak positif
   karyawan dan sumber daya serta hal-hal lain yang                   terhadap produktivitas dan efektivitas kinerja Audit
   dianggap perlu terkait dengan tugas dan fungsinya.                 Internal. Tentang kegiatan peningkatan kompetensi
6. Melakukan aktivitas investigasi terhadap kegiatan                  yang diikuti Kepala Divisi Audit Internal di sepanjang
   yang terindikasi fraud dan pelanggaran code of                     tahun 2024 dapat dilihat pada bab Profil Perusahaan
   conduct yang dilaporkan kepada Direksi.                            dalam laporan tahunan ini. Berikut disampaikan
7. Mendapatkan persetujuan dan/atau meminta surat                     kegiatan peningkatan kompetensi yang diikuti Kepala
   kuasa dengan hak substitusi kepada karyawan                        Divisi, Kepala Departemen, Lead Auditor, IT Audit
   pada saat melakukan pemeriksaan atas indikasi                      Specialist, dan Auditor.


Jenis
                                                                         Tempat
Pengembangan              Nama Pelatihan                                                  Tanggal            PIC/Vendor
                                                                         Pelaksanaan
Kompetensi
Workshop                  Bank Mandiri Audit Course (BMAC)               Jakarta          16 - 18 Jan        BMRI
                                                                                          2024
Webinar                   Building Trust for Insurance Industry Via      Jakarta          11 Jun 2024        OJK Institute
                          Empathy in Claims Management
Webinar                   Driving Corporate Performance through          Jakarta          25 Jul 2024        OJK Institute
                          Artificial Intelligence
Webinar                   Empowering Leadership: How Women               Jakarta          10 Oct 2024        OJK Institute
                          Leaders Drive Company and Institution
                          Performance
Webinar                   Financial Modeling dan Pengambilan             Jakarta          27 Jun 2024        IAPI
                          Keputusan Strategis Bidang Keuangan
Webinar                   How to Prevent Money Laundering and            Jakarta          05 Sep             OJK Institute
                          Terrorism Financing                                             2024
Training & Sertifikasi    ISO 27001:2022 Information Security            Jakarta          26 - 30 Aug        TUV SUD Indonesia
                          Management Systems (Lead Auditor IRCA                           2024
                          Certified)
Webinar                   Navigating the Half Year - Roadmap to          Jakarta          20 Jun 2024        OJK Institute
                          success
Training & Sertifikasi    Sertifikasi Dasar Pembiayaan - Manajerial      Jakarta          20-27 Jun          SPPI
                                                                                          2024
Training & Sertifikasi    Pelatihan Sertifikasi QIA Tingkat Dasar        Jakarta          19-31 Aug          YPIA
                                                                                          2024
Training & Sertifikasi    Pelatihan Sertifikasi QIA Tingkat Dasar        Jakarta          5-19 Aug 2024      YPIA
Webinar                   Peluang dan Tantangan Aset Digital di          Jakarta          14 Mar 2024        OJK Institute
                          Indonesia




                                                                                                        PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                          Laporan Tahunan 2024     267
Page 268
                                       MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      Jenis
                                                                               Tempat
      Pengembangan             Nama Pelatihan                                                   Tanggal        PIC/Vendor
                                                                               Pelaksanaan
      Kompetensi
      Webinar                  Peluang dan Tantangan Perlindungan Data         Jakarta          30 May 2024    OJK Institute
                               Pribadi dalam Transaksi di Era Digital
      Webinar                  Peluang Pertumbuhan Kredit Pasca                Jakarta          22 May 2024    OJK Institute
                               Berakhirnya Kebijakan Restrukturisasi Kredit
      Webinar                  Penanganan Kejahatan Siber termasuk             Jakarta          17 Jul 2024    OJK Institute
                               Perjudian Daring sebagai Tindak Pidana Asal
                               Tindak Pidana Pencucian Uang
      Webinar                  Peran Innocate Credit Scoring dalam             Jakarta          27 Jun 2024    OJK Institute
                               pendanaan
      Webinar                  Peran Teknologi Digital dalam Meningkatkan      Jakarta          11 Jul 2024    OJK Institute
                               Praktik Akuntansi
      Webinar                  Strategi Implementasi Market Conduct:           Jakarta          08 Aug 2024    OJK Institute
                               Membangun Kepercayaan dan Meningkatkan
                               Kinerja Industri Jasa Keuangan
      Webinar                  Strategi Pemasaran Digital di Era Digital:      Jakarta          05 Jun 2024    OJK Institute
                               Taktik dan Langkah Efektif Mencetak
                               Profit Optimal
      Webinar                  Strengthening Financial Integrity: Advanced     Jakarta          21 Nov 2024    OJK Institute
                               Strategies and Innovations in Anti Fraud
      Webinar                  The Future of Data Analytics in the Financial   Jakarta          12 Sep 2024    OJK Institute
                               Industry: Trends and Innovations
      Training                 Awareness Sistem Manajemen Anti                 Jakarta          21 Feb 2024    PT Aurora Bisnis
                               Penyuapan PT Mandiri Tunas Finance                                              International
      Training & Sertifikasi   Internal Auditor - Implementasi ISO 37001       Jakarta          27 Aug 2024    PT Aurora Bisnis
                               Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP)                                          International
      Workshop                 Training Teknik Investigasi (Advance) dan       Jakarta          4-5 Nov 2024   BMRI
                               Case Study oleh Tim Senior Investigasi BMRI
      Webinar                  Understanding the Climate Landscape for         Jakarta          26 Sep 2024    OJK Institute
                               Financial Institutions



      Rapat Audit Internal
      Audit Internal dalam menjalankan fungsinya baik                       audit dan investigasi pada Rapat Direksi, Komite Audit
      assurance maupun consulting secara periodik telah                     dan Dewan Komisaris untuk mendapatkan arahan dan
      mengikuti rapat terkait dengan hasil Audit dan                        dukungan Perseroan.
      investigasi, baik dengan Divisi terkait di Kantor Pusat
      maupun rapat Komite internal Perseroan, antara                        Kebijakan
      lain Komite Anti Fraud dan Komite Disiplin pegawai.                   Audit Internal telah mempunyai kebijakan/pedoman
      Pada rapat tersebut akan dibahas terkait dengan                       untuk mendukung dan menjalankan fungsi dan
      tindak lanjut dan corrective action berdasarkan hasil                 tanggung jawabnya, yaitu:
      audit dan investigasi, utamanya untuk melakukan                       1. Piagam Internal Audit (Internal Audit Charter)
      tindakan korektif dan pencegahan agar internal                        2. Standard Operasional Prosedur (SOP) Internal
      kontrol perseroan dapat berjalan dengan baik serta                       Audit
      mencegah       terulangnya       kembali    penyimpangan/             3. Petunjuk Teknis Operasional (PTO) Internal Audit
      kelalaian di masa yang akan datang. Selain itu Audit                  4. Petunjuk    Teknis    Operasional      (PTO)    Audit
      internal secara periodik juga menyampaikan hasil                         Information Technology (IT)




268     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 269
                                                                                     >>      Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                              05
Frekuensi Rapat


Direksi                                  Dewan Komisaris                          Komite Audit

12 kali rapat pada:                      6 kali rapat pada:                       8 kali rapat pada:
• 15 Januari 2024                        • 24 Januari 2024                        • 24 Januari 2024
• 06 Mei 2024                            • 28 Maret 2024                          • 28 Maret 2024
• 13 Mei 2024                            • 30 Mei 2024                            • 30 Mei 2024
• 27 Mei 2024                            • 25 Juli 2024                           • 25 Juli 2024
• 03 Juni 2024                           • 27 September 2024                      • 19 September 2024
• 11 Juni 2024                           • 28 November 2024                       • 27 September 2024
• 08 Juli 2024                                                                    • 28 November 2024
• 22 Juli 2024                                                                    • 17 Desember 2024
• 30 September 2024
• 07 Oktober 2024
• 11 November 2024
• 09 Desember 2024



Laporan Singkat Pelaksanaan Tugas Audit Internal Tahun 2024

Jenis Audit   Subjek Audit                                                Objek Audit

Umum          Audit IT - Identity & User Account Management               Divisi Information Technology
              Audit IT - Vendor Management                                Divisi Information Technology
              Proses Marketing, Akuisisi Kredit, Operation, dan Reviu     Cabang Duren Tiga Captive
              Hubungan Kerja Dengan Bank Mandiri
              Pembiayaan Fleet                                            Corporate Fleet 1 & 2
                                                                          Cabang Sampel: Surabaya, Medan & Makassar
              Credit Commercial Head Office & Cabang                      Divisi Retail Credit Commercial
                                                                          Cabang Sampel: Jambi & Mamuju
              Efektivitas Kontrol Account/GL Laporan Keuangan MTF         Divisi Accounting Tax & Financial Planning
              Efektivitas Telecoll & AR Verificator                       Divisi Current AR Management
              Implementasi Telemarketing Graha Sultan dan Wira            Divisi Multiguna
              Channel (Wira Agent & Wira Bisnis)
              Proses Marketing, Akuisisi Kredit, Operation, Collection/   Kantor Regional & Quick Review - Regional 1 s/d 9
              Pengelolaan AR, Proses Rekrutmen Pegawai, dan
              Efektivitas Pelaksanaan Tugas RCO & ARCO
              Pengelolaan Asset Infrastructure (Crown)                    Divisi Credit Operation & General Service
              Pengelolaan Dukcapil & Pefindo dan PHPM / PHJMB             Divisi Retail Credit Risk
Mandatory     APU PPT & PPSPM                                             Divisi Legal
              Audit IT Application - HCEazy                               Divisi Human Capital
              Audit IT Application - MTF Mobile                           Divisi Digital Transformation
              Audit IT Infrastructure                                     Divisi Information Technology
              Audit IT Security & Operational                             Divisi Information Technology
              Pengelolaan Layanan Pengaduan Nasabah (Customer Care)       Divisi Corporate Secretary
              Pengelolaan Strategic Risk                                  Divisi Corporate Planning & Performance
                                                                          Management
              Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK)                    Divisi Retail Credit Risk
                                                                          Cabang Sampel: Mataram & Bogor
Kajian        Pelaksanaan Kajian Fee Based Income pada Accounting,        Divisi Accounting, Tax & Financial Planning
              Tax & Financial Planning Division Tahun 2024
              Pelaksanaan Kajian Aplikasi Compliance Monitoring System Divisi Legal
              (CMS)
              Pelaksanaan Kajian LSO                                      Divisi Retail Risk Management
              Pelaksanaan Kajian BPR                                      Divisi Digital Transformation


                                                                                                  PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                    Laporan Tahunan 2024      269
Page 270
                                           MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      SISTEM
      MANAJEMEN RISIKO

      Komitmen Pengelolaan Risiko                                          pendanaan arus kas dan/atau dari aset likuid

      yang Handal                                                          yang dapat dengan mudah dikonversi menjadi

      Dalam menjalankan kegiatan bisnisnya, Perseroan                      kas, tanpa mengganggu aktivitas dan kondisi

      sangat menyadari berbagai potensi risiko yang                        keuangan perseroan.

      dihadapi dalam industri pembiayaan. Untuk itulah,                 6. Risiko Hukum, merupakan risiko yang timbul

      Perseroan secara proaktif mengelola risiko guna                      akibat tuntutan hukum dan/atau kelemahan

      mencapai pertumbuhan pembiayaan dan operasional                      aspek hukum.

      yang sehat serta mendorong keberlanjutan bisnis                   7. Risiko   Kepatuhan,       merupakan     risiko     akibat

      sesuai   dengan       risk     appetite   yang      ditetapkan.      perseroan     tidak     mematuhi     dan/atau       tidak

      Manajemen         risiko     korporat     semakin       menjadi      melaksanakan peraturan perundang-undangan

      tuntutan, karena keberhasilannya merupakan faktor                    dan ketentuan yang berlaku bagi perseroan.

      kunci sukses pencapaian tujuan dan kemenangan                     8. Risiko   Reputasi,      merupakan       risiko     akibat

      persaingan.       Dalam      aktivitas    bisnis,     Perseroan      menurunnya      tingkat    kepercayaan         pemangku

      menghadapi beberapa risiko yang melekat (inherent                    kepentingan     yang     bersumber      dari     persepsi

      risk) yaitu:                                                         negatif terhadap perseroan.

      1. Risiko       Strategis,     merupakan       risiko    akibat
         ketidaktepatan          dalam     pengambilan      dan/atau    Pembentukan Divisi Manajemen
         pelaksanaan suatu keputusan strategis serta
                                                                        Risiko sebagai Pengelola Risiko
         kegagalan        dalam      mengantisipasi       perubahan
                                                                        Perseroan
                                                                        Perseroan membentuk Divisi Retail Risk Management
         lingkungan bisnis.
                                                                        dan Divisi Operational & Corporate Risk Management
      2. Risiko Operasional, merupakan risiko akibat
                                                                        untuk memastikan bahwa pengelolaan manajemen
         ketidakcukupan dan/atau tidak berfungsinya
                                                                        risiko dilakukan terukur dan sistematis. Uraian
         proses internal, kesalahan manusia, kegagalan
                                                                        lengkap tentang profil fungsi Manajemen Risiko
         sistem, dan/atau adanya kejadian eksternal yang
                                                                        dan   berbagai     upaya     pengelolaan     risiko    yang
         mempengaruhi operasional perseroan.
                                                                        telah dilakukan dapat dilihat pada bagian “Fungsi
      3. Risiko Kredit, merupakan risiko akibat kegagalan
                                                                        Manajemen Risiko” dalam bab ini.
         pihak lain dalam memenuhi kewajiban kepada
         perseroan.
      4. Risiko Pasar, merupakan risiko pada posisi aset,
                                                                        Penerapan Sistem Manajemen Risiko
                                                                        Mandiri Tunas Finance Sesuai dengan POJK NO. 44/
         liabilitas, ekuitas, dan/atau rekening administratif
                                                                        POJK.05/2020 tertanggal 28 Agustus 2020 tentang
         termasuk transaksi derivatif akibat perubahan
                                                                        Penerapan Manajemen Risiko bagi Lembaga Jasa
         secara keseluruhan dari kondisi pasar.
                                                                        Keuangan Non-Bank, penerapan manajemen risiko
      5. Risiko      Likuiditas,     merupakan       risiko    akibat
                                                                        Perseroan ditopang oleh 4 (empat) pilar penting
         ketidakmampuan perseroan untuk memenuhi
                                                                        sebagai berikut:
         liabilitas     yang       jatuh    tempo    dari     sumber




270     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 271
                                                                                        >>      Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                                 05

                                                 Penerapan Manajemen Risiko


                 1                                2                           3                                4
         Pengawasan aktif                Kecukupan kebijakan          Kecukupan proses                Sistem pengendalian
         Direksi dan Dewan                  dan prosedur           identifikasi, pengukuran,              internal yang
             Komisaris                  Manajemen Risiko serta        pengendalian, dan                    menyeluruh
                                        penetapan limit Risiko        pemantauan Risiko
                                                                    serta Sistem Informasi
                                                                      Manajemen Risiko




                                                                  1. Memahami risiko yang melekat pada aktivitas
Pilar 1
                                                                    fungsional Perseroan;
Pengawasan Aktif Direksi Dan Dewan Komisaris
                                                                  2. Melakukan       pengawasan       dan   mitigasi    risiko
Dewan Komisaris menjalankan fungsi pengawasan
                                                                    secara aktif;
secara aktif melalui Komite Audit, Komite Pemantau
                                                                  3. Menyusun kebijakan dan strategi Manajemen
Risiko     dan    Komite      Nominasi     dan    Remunerasi.
                                                                    Risiko secara tertulis dan komprehensif serta
Pengawasan aktif Direksi melalui Komite Manajemen
                                                                    mengevaluasi secara berkala paling sedikit 1
Risiko, Komite Kredit, Asset and Liabilities Committee
                                                                    (satu) kali dalam 1 (satu) tahun dan setiap saat
(ALCO),     Komite     Project,      dan   Komite     Pengarah
                                                                    dalam hal terdapat faktor yang mempengaruhi
Teknologi Informasi.
                                                                    kegiatan usaha secara signifikan;
                                                                  4. Bertanggung jawab atas pelaksanaan kebijakan
Tugas, tanggung jawab dan wewenang Dewan
                                                                    Manajemen Risiko dan eksposur risiko yang
Komisaris terkait dengan pengawasan aktif dalam
                                                                    diambil     oleh    Perseroan     secara   keseluruhan,
kegiatan Manajemen Risiko antara lain meliputi:
                                                                    termasuk mengevaluasi dan memberikan arahan
1. Memahami risiko yang melekat pada aktivitas
                                                                    berdasarkan laporan yang disampaikan oleh
   fungsional Perseroan;
                                                                    fungsi Manajemen Risiko dan menyampaikan
2. Mengevaluasi              dan     menyetujui       kebijakan
                                                                    laporan       pertanggungjawaban        kepada     Dewan
   Manajemen Risiko yang dilakukan sekurang-
                                                                    Komisaris secara berkala;
   kurangnya satu kali dalam satu tahun dan
                                                                  5. Mengevaluasi dan memutuskan transaksi dan
   setiap saat dalam hal terdapat faktor yang
                                                                    limit Risiko yang memerlukan persetujuan Direksi;
   mempengaruhi kegiatan usaha secara signifikan;
                                                                  6. Mengembangkan budaya Manajemen Risiko pada
3. Melakukan         evaluasi terhadap        Direksi terkait
                                                                    seluruh jenjang organisasi;
   penerapan Manajemen Risiko agar sesuai dengan
                                                                  7. Memastikan peningkatan kompetensi Sumber
   kebijakan, strategi dan prosedur Perseroan yang
                                                                    Daya Manusia yang terkait dengan Manajemen
   telah ditetapkan;
                                                                    Risiko, antara lain melalui program pendidikan
4. Mengevaluasi dan memutuskan permohonan
                                                                    dan pelatihan terutama yang berkaitan dengan
   Direksi yang berkaitan dengan transaksi dan
                                                                    sistem dan proses Manajemen Risiko;
   limit     Risiko    yang        memerlukan     persetujuan
                                                                  8. Memastikan        dan     menetapkan      tugas    serta
   Dewan Komisaris.
                                                                    tanggung jawab yang jelas pada masing-masing
                                                                    satuan kerja, sehingga fungsi Manajemen Risiko
Tugas, tanggung jawab dan wewenang Direksi
                                                                    telah beroperasi secara independen, tercermin
terkait dengan pengawasan aktif dalam kegiatan
                                                                    dengan adanya pemisahan fungsi antara unit
Manajemen Risiko antara lain meliputi:



                                                                                                    PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                      Laporan Tahunan 2024       271
Page 272
                                          MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




         kerja     Manajemen          Risiko    dengan      unit   kerja   Identifikasi risiko bersifat proaktif, mencakup seluruh
         operasional;                                                      aktivitas bisnis Perseroan dan dilakukan dalam
      9. Melaksanakan kaji ulang secara berkala untuk                      rangka menganalisis sumber dan kemungkinan
         memastikan keakuratan metodologi penilaian                        timbulnya risiko serta dampaknya. Hasil identifikasi
         risiko, kecukupan implementasi Sistem Informasi                   risiko diterjemahkan menjadi parameter-parameter
         Manajemen          Risiko,     ketepatan     kebijakan     dan    risiko yang akan diukur secara berkala. Selanjutnya,
         prosedur Manajemen Risiko serta penetapan                         Perseroan    melakukan      pengukuran      risiko    atas
         limit Risiko.                                                     parameter-parameter risiko yang telah ditetapkan,
                                                                           dimana     pemantauan       tersebut   dilakukan      oleh
      Pilar 2                                                              satuan kerja yang independen dari satuan kerja
      Kecukupan Kebijakan dan Prosedur Manajemen                           pemilik risiko. Atas hasil pemantauan tersebut,
      Risiko Serta Penetapan Limit Risiko                                  fungsi Manajemen Risiko bersama unit kerja terkait
      Perseroan menyusun kebijakan-kebijakan terkait                       memberikan rekomendasi kepada Direksi.
      manajemen risiko yang direviu secara berkala dan
      selalu disesuaikan dengan keadaan usaha terkini.                     Dalam     rangka     mendukung     proses     identifikasi,
      Kebijakan-kebijakan tersebut diterjemahkan ke dalam                  pengukuran, pengendalian, dan pemantauan risiko,
      Standard Operational Procedure (SOP) dan Pedoman                     Perseroan telah mengembangkan sistem manajemen
      Teknis     Operasional      (PTO)        yang   disosialisasikan     informasi yang didukung oleh Sumber Daya Manusia
      kepada seluruh karyawan. Perseroan juga telah                        yang     kompeten.     Sistem    dikembangkan        untuk
      menetapkan limit risiko yang sesuai dengan tingkat                   mendukung pengelolaan risiko yang lebih efisien agar
      risiko yang akan diambil (risk appetite), toleransi                  pengambilan keputusan dapat lebih cepat namun tetap
      risiko (risk tolerance) dan strategi Perseroan secara                mengacu pada prinsip kehati-hatian. Sistem informasi
      keseluruhan dengan memperhatikan kemampuan                           manajemen risiko dapat mencakup informasi, seperti:
      modal      Perseroan       untuk         menyerap      eksposur      eksposur risiko, kepatuhan terhadap kebijakan dan
      risiko atau kerugian yang timbul. Dalam rangka                       prosedur Manajemen Risiko, realisasi pelaksanaan
      pengendalian risiko, limit digunakan sebagai ambang                  Manajemen Risiko dibanding target yang ditetapkan,
      batas untuk menentukan tingkat intensitas mitigasi                   dan     selanjutnya     informasi-informasi      tersebut
      risiko yang dilakukan manajemen. Perseroan juga                      disampaikan secara rutin kepada Direksi.
      memiliki     kebijakan-kebijakan           mengenai     batasan
      persetujuan/otorisasi untuk transaksi pembiayaan                     Pilar 4
      maupun       yang       bukan       transaksi      pembiayaan.       Sistem Pengendalian Internal Yang Menyeluruh
      Kebijakan pencadangan kerugian piutang Perseroan                     Perseroan menjalankan praktik pengelolaan risiko
      juga sejalan dengan kebijakan pencadangan pada                       yang efektif di seluruh unit kerja dengan menerapkan
      Perseroan Induk yang sesuai dengan ketentuan                         kebijakan three line of defense models dengan
      regulator.                                                           ketentuan sebagai berikut:
                                                                           1. Unit bisnis sebagai pertahanan lapis pertama
      Pilar 3                                                                 bertanggungjawab atas efektivitas pengelolaan
      Kecukupan       Proses          Identifikasi,     Pengukuran,           risiko, konsistensi pelaksanaan kebijakan dan
      Pengendalian dan Pemantauan Risiko Serta                                prosedur manajemen risiko, dan pengendalian
      Sistem Informasi Manajemen Risiko                                       internal yang efektif.
      Perseroan memiliki perangkat untuk mengidentifikasi,                 2. Unit Manajemen Risiko dan Kepatuhan sebagai
      mengukur, mengendalikan, dan memantau risiko                            pertahanan lapis kedua bertanggungjawab atas
      secara     berkala.     Perangkat         tersebut    digunakan         pengembangan dan pemantauan manajemen
      fungsi     Manajemen            Risiko    untuk      memberikan         risiko secara keseluruhan, pengawasan terhadap
      masukan serta rekomendasi kepada Direksi untuk                          pelaksanaan       kebijakan   dan   prosedur      yang
      memastikan kegiatan usaha dapat mencapai target                         dijalankan oleh fungsi bisnis, dan memantau
      yang ditetapkan.                                                        risiko perusahaan secara keseluruhan.



272     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 273
                                                                                      >>     Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                                05
3. Unit Audit Internal sebagai pertahanan lapis              1. Annual Integrated Risk Conference (AIRC) antara
   ketiga bertanggungjawab untuk melalukan reviu                   Perusahaan Induk dan seluruh Perusahaan Anak;
   dan evaluasi rancang bangun dan implementasi              2. Forum Integrated Risk Committee (FIRC) yang
   manajemen risiko serta melakukan penilaian                      dilakukan bersama Bank Mandiri setiap triwulan
   kecukupan      dan      efektivitas     implementasi            untuk membahas perkembangan Profil Risiko
   manajemen risiko secara keseluruhan, guna                       Inherent dan Kualitas Penerapan Manajemen
   memastikan bahwa pertahanan lapis pertama                       Risiko (KPMR) di Mandiri Tunas Finance.
   dan lapis kedua telah berjalan efektif.                   3. Penerapan           Risk   Appetite      Statement      (RAS)
                                                                   bersama dengan Bank Mandiri sebagai salah satu
Sistem pengendalian internal dalam penerapan                       tools Risk Management untuk mengukur tingkat
manajemen risiko antara lain mencakup kesesuaian                   risiko yang masih dapat diterima Perusahaan
sistem   pengendalian      internal      dan    penerapan          dalam mendukung strategi bisnis.
manajemen risiko. Penerapan manajemen risiko                 4. Pelaksanaan stress testing terintegrasi Bank
termasuk kecukupan kebijakan, prosedur dan sistem                  Mandiri dengan perusahaan anak setiap triwulan,
informasi manajemen senantiasa dikaji dan direviu                  menggunakan beberapa asumsi/skenario sebagai
secara berkala.                                                    bentuk antisipasi aksi perusahaan pada kondisi
                                                                   lingkungan bisnis yang buruk.
Pengelolaan Risiko Terintegrasi                              5. Penerapan model scoring yang dikembangkan
dengan Entitas Induk                                               oleh Mandiri Tunas Finance dan direviu secara
Sebagai entitas anak dari PT Bank Mandiri (Persero)                berkala oleh Bank Mandiri.
Tbk, Perseroan melakukan Konsolidasi Risiko dengan           6. Monitoring kondisi likuidasi perusahaan secara
entitas induk dimana aktivitas ini merupakan bukti                 berkala yang dilaporkan kepada Perusahaan Induk.
kepatuhan kepada Peraturan Bank Indonesia No.                7.    Risk     Based    Bank    Rating      dilakukan     secara
8/6/PBI/2006 tertanggal 30 Januari 2006 dan                        berkala untuk mengetahui perkembangan tata
Peraturan OJK No. 17/POJK.03/2014 tertanggal 19                    kelola perusahaan, profil risiko, kemampuan
November 2014 tentang Penerapan Manajemen                          permodalan, dan tingkat rentabilitas perseroan.
Risiko Terintegrasi Bagi Konglomerasi Keuangan.
Melalui kepatuhan tersebut, penerapan manajemen              Jenis-jenis Risiko yang Dihadapi dan
risiko Perseroan merupakan pendekatan terpadu                Pengelolaan Serta Mitigasinya
dan   konsisten    dalam     melakukan         penelaahan,   Dari 8 (delapan) jenis risiko yang melekat, terdapat 4
pengukuran, pemantauan dan pengelolaan risiko                (empat) risiko utama yang dihadapi Perseroan, yaitu
terhadap seluruh komponen kelompok Perseroan.                risiko kredit, risiko operasional, risiko strategi, dan
Perkembangan konsolidasi ini secara berkala telah            risiko likuiditas.
dikomunikasikan Bank Mandiri kepada regulator.
1. First Line, yang berkaitan dengan pemenuhan               Berikut adalah penjabaran risiko-risiko yang melekat
   ketentuan Peraturan Bank Indonesia No. 8/6/               serta pengelolaan atas risiko tersebut:
   PBI/2006 tentang Penerapan Manajemen Risiko
   Secara Konsolidasi bagi Bank yang Melakukan               RISIKO KREDIT
   Pengendalian Terhadap Perusahaan Anak.                    Risiko       kredit   berasal   dari     aktivitas   pemberian
2. Second Line, merupakan pendekatan kebutuhan               pembiayaan. Pengelolaan risiko kredit bertujuan
   internal   Perseroan    secara     keseluruhan    yang    untuk mengukur, mengantisipasi, dan meminimalkan
   mencakup perangkat (tools), kesadaran risiko              kerugian akibat kegagalan debitur dalam memenuhi
   (awareness), tata kelola perusahaan (governance),         kewajibannya.
   dan sistem informasi manajemen risiko (system).
                                                             • Kebijakan Pembiayaan
Berbagai bentuk aktivitas yang dilakukan dalam                    Kebijakan pembiayaan dituangkan dalam Standard
rangka konsolidasi risiko antara lain:                            Operation Procedures (SOP). Kebijakan pembiayaan


                                                                                                    PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                      Laporan Tahunan 2024      273
Page 274
                                  MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




       perusahaan mengatur bahwa proses pembiayaan                kredit dan unit kerja collection. Selain itu, dilakukan
       kepada debitur dilakukan oleh pihak-pihak yang             juga Monthly Performance Review antara unit kerja
       independen untuk memastikan penerapan prinsip              bisnis, unit kerja kredit, unit kerja collection dan unit
       kehati-hatian.                                             kerja risk dalam rangka memantau dan mengevaluasi
                                                                  performance portfolio segmen Corporate Fleet
      • Persetujuan Pembiayaan                                    setiap bulannya.
       Dalam     menilai     aplikasi   kredit,     Perseroan
       senantiasa mengacu pada regulasi dan prinsip               Monitoring     kredit   ritel   dilakukan     pada     level
       kehati-hatian di antaranya berdasarkan faktor              portofolio. Analisa portofolio dilakukan secara
       penilaian kemampuan membayar, prospek usaha                berkala dan dituangkan dalam laporan bulanan
       dan kinerja debitur. Perseroan telah menerapkan            yang      disampaikan      kepada      Direksi.      Fungsi
       mobile survey dalam rangka meningkatkan kualitas           Manajemen Risiko juga melakukan monitoring
       pencairan kredit. Proses kredit dan pengelolaan            secara berkala terhadap kualitas pemutusan dari
       risiko kredit segmen retail dilakukan melalui proses       pejabat pemegang kewenangan memutus kredit
       end-to-end yang terintegrasi dalam sistem e-Star.          dan memberikan rekomendasi kepada Direksi atas
       Proses pengambilan keputusan pada segmen                   hasil monitoring tersebut.
       retail dilakukan melalui sistem credit scoring.
       Model credit scoring secara berkala dilakukan              Sebagai      langkah    antisipatif    (early      warning
       validasi untuk memastikan keakuratannya. Untuk             signal), dilakukan proses simulasi dan stress
       mempercepat      proses    pengambilan       keputusan     testing terhadap portofolio secara berkala untuk
       kredit, Perseroan telah memberikan kewenangan              mengetahui       perubahan         kualitas       portofolio
       memutus kredit kepada pejabat yang ditunjuk                terhadap perubahan makro ekonomi. Hasil stress
       berdasarkan       kualifikasi    tertentu.      Proses     testing memberikan panduan bagi Direksi untuk
       pengambilan keputusan pada segmen Corporate                mengantisipasi kondisi makro yang mungkin terjadi.
       Fleet dilakukan melalui sirkuler Nota Analisa
       Pembiayaan, dan Rapat Komite Pembiayaan sesuai           • Credit Collection dan Recovery
       dengan jumlah fasilitas pembiayaan yang diajukan.          Perseroan telah menyusun kebijakan penanganan
                                                                  collection dan recovery berdasarkan jenis produk
       Perseroan juga telah menyusun portfolio guideline          dan berdasarkan hari tunggakan debitur. Kegiatan
       dan telah menetapkan industri limit sebagai dasar          penagihan atas debitur bermasalah didukung
       arah pertumbuhan bisnis segmen Corporate Fleet             oleh Automatic Collection System yang bersifat
       di tahun 2024. Penyusunan Portfolio Guideline              end-to-end dalam membantu memastikan proses
       dan Industri Limit disesuaikan dengan kondisi              penagihan dilakukan sesuai dengan prosedur yang
       makro ekonomi saat ini dan prospek industri                berlaku. Dalam menjalankan kegiatan collection,
       dalam setahun ke depan, sehingga Perseroan                 pegawai yang menangani fungsi penagihan dan
       secara tepat memilih pengembangan industri yang            eksekusi agunan telah memiliki sertifikat profesi
       sehat dengan tingkat risiko rendah serta mampu             di bidang penagihan. Selain itu pegawai dibekali
       membatasi pertumbuhan industri yang sedang                 dengan mobile collection device yang dilengkapi
       tidak sehat dengan tingkat risiko tinggi.                  dengan mesin EDC (electronic data capture) untuk
                                                                  memastikan      akuntabilitas     pelaksanaan        proses
      • Monitoring Pembiayaan                                     penagihan kepada debitur.
       Monitoring pembiayaan pada segmen Corporate Fleet
       dilakukan dengan metode Watchlist yang merupakan         RISIKO OPERASIONAL
       suatu metode standar, terstruktur dan komprehensif       Risiko   operasional      disebabkan       karena       tidak
       dalam memantau kinerja debitur korporasi. Monitoring     berfungsinya proses internal, kesalahan manusia,
       dilakukan secara berkala bersama dengan unit kerja       kegagalan sistem, atau adanya faktor eksternal yang
       marketing sebagai pengelola account, unit kerja          mempengaruhi       kegiatan       operasional     Perseroan.



274    PT Mandiri Tunas Finance
       Laporan Tahunan 2024
Page 275
                                                                              >>      Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                          05
Untuk mengelola dan memitigasi risiko operasional,       • Issue and Action Management (IAM)
Perseroan   melakukan     penyelarasan     metodologi     Merupakan pencatatan atas tindak lanjut perbaikan
Risk based Audit melalui pemeliharaan risk library,       dari isu/kondisi/ketidaksesuaian prosedur yang
menyediakan fasilitas Whistleblowing System, dan          ditemukan dari berbagai sumber (seperti: indikasi
mengimplementasikan perangkat Operational Risk            temuan dari pelaksanaan QA, hasil control testing,
Management Tools (ORM Tools). ORM Tools yang              insiden maupun Self Identified Issue).
dipergunakan adalah sebagai berikut:
                                                         • Business Continuity Management
• Quality Assurance (QA)                                  Untuk      menjamin        kelangsungan           operasional
 QA merupakan tools yang berfungsi sebagai Early          Perseroan dalam kondisi darurat, Perseroan telah
 Detection System (EDS) atau pendeteksi dini fraud        menyiapkan kebijakan yang berisi langkah-langkah
 event atas kejadian yang berpotensi merugikan            yang harus diambil sebelum, selama dan setelah
 perusahaan. QA juga merupakan sebagai post               terjadinya     suatu     keadaan       darurat.    Kebijakan
 check audit yang dilakukan secara berkala melalui        tersebut     diatur      dalam     Business        Continuity
 pengecekan account secara sampling dan konfirmasi        Management         (BCM)    yang       meliputi     Business
 kepada debitur melalui telepon serta PIC unit kerja      Continuity Plan (BCP), Disaster Recovery Plan
 kantor cabang (apabila diperlukan) dalam rangka          (DRP) dan Emergency Response Procedure (ERP),
 menemukan adanya ketidaksesuaian prosedur kerja          sebagai berikut:
 yang dijalankan.                                         • Disaster Recovery Plan (DRP) adalah suatu
                                                            perencanaan menyeluruh mengenai tindakan
• Risk Control & Self Assessment (RCSA)                     yang     harus    diambil      sebelum,     selama     dan
 RCSA dipergunakan untuk mengidentifikasi dan               setelah suatu peristiwa yang mengganggu dan
 menilai risiko yang melekat pada aktivitas di setiap       menyebabkan suatu kerugian sistem informasi.
 unit kerja, serta menilai kualitas kontrol atas            Tujuan DRP yaitu memastikan proses kegiatan
 risiko yang telah dilakukan unit kerja pemilik risiko      operasional Perseroan tetap berjalan dengan
 melalui parameter Top Risk dari risiko operasional         baik ketika terjadi permasalahan pada sistem
 yang terjadi. Parameter risiko-risiko tersebut dapat       informasi,       dengan        menggunakan          sistem
 berubah sejalan dengan pertumbuhan bisnis yang             cadangan (backup) yang telah dipersiapkan.
 terjadi di Mandiri Tunas Finance.                        • Emergency Response Plan (ERP) adalah suatu
                                                            strategi     perencanaan        untuk    mengantisipasi
• MTF Loss Events Database (MLED)                           dan menanggulangi keadaan darurat yang wajib
 MLED database berisi data historis kejadian                dijalankan oleh tim khusus yang bertanggung
 (pencatatan     berdasarkan     tanggal     kejadian,      jawab untuk melakukan tindakan penyelamatan
 deskripsi kejadian dan faktor penyebab kejadian            pada saat terjadi keadaan darurat.
 risiko) yang dapat menimbulkan kerugian maupun           • Business      Continuity        Plan     (BCP)      adalah
 potensi kerugian operasional (fraud maupun non-            suatu      perencanaan        yang     bertujuan     untuk
 fraud). Pencatatan kejadian tersebut dilakukan             mempertahankan           kelangsungan           operasional
 oleh setiap unit kerja pemilik risiko secara berkala.      Perseroan saat terjadi gangguan yang disebabkan
                                                            oleh bencana alam atau manusia, yang berpotensi
• Control Testing (CT)                                      menyebabkan         kerugian.    BCP     disusun     untuk
 Control Testing merupakan pengujian efektivitas            meminimalkan         akibat     dari    gangguan       dan
 kontrol atas risiko yang dilakukan oleh unit kerja         memastikan operasional Perseroan dapat berjalan.
 pemilik risiko, secara on-desk maupun on-site.
 Control testing merupakan salah satu proses penting     Dalam hal pengelolaan risiko operasional, setiap
 yang menguji kecukupan kontrol secara periodik          unit kerja bertanggung jawab terhadap pengelolaan
 dan mengidentifikasi potensi kelemahan termasuk         risiko operasional yang melekat dan memiliki fungsi
 mitigasi risiko serta menetapkan tindakan perbaikan.    dalam pengelolaan risiko. Unit bisnis sebagai risk


                                                                                            PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                              Laporan Tahunan 2024        275
Page 276
                                          MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      owner merupakan first line of defense, unit kerja                 dilaksanakan dengan baik. Seluruh parameter risiko
      Manajemen Risiko sebagai supporting unit berperan                 telah dimasukkan ke dalam Risk Appetite Statement
      sebagai second line of defense dan Internal Audit                 (RAS) perseroan dan dimonitor secara berkala.
      berperan sebagai third line of defense.                           Dalam mengelola risiko kepatuhan, Divisi Retail Risk
                                                                        Management dan Divisi Operational & Corporate
      RISIKO STRATEGI                                                   Risk Management telah menetapkan parameter-
      Pengelolaan       risiko      strategi    bertujuan      untuk    parameter yang dimonitor secara berkala.
      mengantisipasi potensi kegagalan dalam mencapai
      tujuan    Perseroan         akibat     ketidaklayakan     atau    Pengelolaan risiko kepatuhan juga didukung oleh
      kegagalan dalam melakukan perencanaan, penetapan,                 Compliance     Management         System      (CMS)   untuk
      pelaksanaan       strategi,     serta     kegagalan      dalam    menghindari      ketidakpatuhan         Perseroan      atas
      mengantisipasi perubahan bisnis. Dalam mengelola                  ketentuan     internal     maupun      eksternal.     Dalam
      risiko strategi, Perseroan melakukan Review kinerja               mengelola     risiko     pasar,   Perseroan     melakukan
      dan melakukan evaluasi penyusunan target bisnis,                  mitigasi berupa penetapan limit aktivitas transaksi
      serta     melakukan          langkah-langkah         perbaikan    pendanaan dalam mata uang asing dan suku bunga
      sesuai risk appetite dengan mempertimbangkan                      mengambang yang tertuang dalam Risk Appetite
      kondisi internal dan eksternal. Selain itu, dilakukan             Statament, melakukan full hedge pendanaan dalam
      pemantauan pencapaian target pembiayaan, realisasi                mata uang asing dan suku bunga mengambang,
      anggaran    terhadap        rencana      anggaran,    realisasi   melakukan     stress      testing    untuk     mengetahui
      pengembangan cabang, dan realisasi pemenuhan                      dampak kondisi         pasar yang      ekstrem terhadap
      SDM oleh unit-unit kerja terkait secara periodik.                 eksposur Perseroan.


      RISIKO LIKUIDITAS                                                 Dalam mengelola risiko hukum, Perseroan secara
      Satuan    Kerja    Manajemen          Risiko   bersama    unit    berkala melakukan internalisasi budaya risiko hukum
      kerja terkait melakukan identifikasi, pengukuran,                 melalui sosialisasi kepada seluruh pegawai yang
      pengendalian, dan pemantauan risiko likuiditas                    dilaksanakan oleh unit litigasi serta Manajemen Risiko.
      dengan tujuan meminimalkan risiko yang timbul
      akibat kegagalan Perseroan dalam menyediakan                      Dalam mengelola risiko reputasi, khususnya untuk
      pendanaan pada jangka waktu tertentu. Dalam                       mitigasi timbulnya pemberitaan media dan/atau
      mengelola risiko likuiditas, Satuan Kerja Manajemen               rumor mengenai Perseroan yang bersifat negatif,
      Risiko menetapkan nilai limit untuk parameter risiko              serta mitigasi atas strategi komunikasi Perseroan
      likuiditas serta melakukan stress testing risiko                  yang kurang efektif, maka perusahaan telah memiliki
      likuiditas secara berkala. Pengelolaan risiko likuiditas          unit kerja Corporate Communication dan juga unit
      didukung oleh Asset & Liability Committee (ALCO)                  kerja Customer Care.
      dengan tujuan memonitor dan membuat proyeksi
      terhadap seluruh kewajiban yang jatuh tempo, aset,                Reviu terhadap Efektivitas
      dan pertumbuhan pembiayaan baik jangka pendek                     Sistem Manajemen Risiko
      maupun jangka panjang. Selain itu, untuk menjaga                  Sistem informasi manajemen risiko telah efektif
      ketersediaan       sumber           pendanaan,       Perseroan    dan   terus   dikembangkan          sebagai   upaya    agar
      menjaga relasi dengan Perbankan, menjaga kualitas                 tersedia informasi yang akurat, lengkap, informatif,
      pembiayaan dan reputasi Perseroan.                                tepat waktu dan dapat diandalkan sehingga dapat
                                                                        digunakan Direksi, Dewan Komisaris dan satuan kerja
      RISIKO KEPATUHAN, PASAR,                                          yang terkait dalam penerapan Manajemen Risiko
      HUKUM, DAN REPUTASI                                               untuk menilai, memantau dan memitigasi risiko yang
      Selain risiko kredit, operasional, strategis, dan                 dihadapi. Penilaian Profil Risiko Perseroan sepanjang
      likuiditas, Perseroan juga memastikan pengelolaan                 tahun 2024 mencerminkan bahwa risiko-risiko yang
      risiko   kepatuhan,        pasar,    hukum,    dan    reputasi    dihadapi dapat dikelola dengan baik sehingga dapat



276     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 277
                                                                               >>    Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                     05
mendukung pengembangan bisnis lebih lanjut.               efektivitas pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen
Dengan kata lain, Manajemen Risiko telah diterapkan       risiko, ketersediaan informasi yang memadai dan
oleh MTF dengan baik dan efektif.                         tepat waktu mencakup eksposur risiko, kepatuhan
                                                          terhadap     kebijakan    dan   prosedur     Manajemen
Pernyataan Manajemen                                      Risiko, serta informasi mengenai hasil realisasi
atas Kecukupan Sistem                                     penerapan manajemen risiko terhadap target yang
Manajemen Risiko                                          ditetapkan. Sistem informasi manajemen risiko
Sistem Manajemen Risiko Perseroan dinilai sudah           Perseroan juga didukung oleh Sumber Daya Manusia
berjalan    efektif   dan   memadai    tercermin   dari   yang berkualitas.




AUDITOR EKSTERNAL/
AKUNTAN PUBLIK

Akuntan      publik   merupakan       organ   eksternal    sistem pengendalian intern, serta pemeriksaan,
Perseroan yang berfungsi memberikan opini terkait          atas dasar pengujian, bukti-bukti yang mendukung
kesesuaian penyajian laporan keuangan Perseroan            jumlah-jumlah dan pengungkapan dalam laporan
terhadap Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang             keuangan. Audit juga akan meliputi penilaian atas
berlaku di Indonesia. Keberadaan akuntan publik            prinsip akuntansi yang digunakan dan estimasi
diatur melalui Peraturan Otoritas Jasa Keuangan            signifikan yang dibuat oleh manajemen, serta
Nomor 9 Tahun 2023 tentang Penggunaan Jasa                 penilaian atas penyajian laporan keuangan secara
Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik dalam             keseluruhan sesuai dengan Pernyataan Standar
Kegiatan Jasa Keuangan.                                    Akuntansi Keuangan (PSAK) yang dikeluarkan
                                                           oleh IAI.
Kepatuhan terhadap Akuntansi                              3. Sebagai bagian dari proses audit, Kantor Akuntan
Keuangan Indonesia                                         Publik (KAP) juga melakukan tanya jawab kepada
Manajemen bertanggung jawab terhadap penyajian             manajemen mengenai pernyataan manajemen yang
laporan keuangan Perseroan dan patuh terhadap              disajikan dalam laporan keuangan.
Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang berlaku             4. Audit mengandung risiko inheren bahwa jika terdapat
di Indonesia yang ditetapkan oleh Ikatan Akuntan           kekeliruan dan ketidaksesuaian yang material. Jika
Indonesia (IAI) dan Peraturan Badan Pengawas               terdapat hal tersebut, KAP akan menyampaikan
Pasar Modal Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) No.              kepada manajemen.
VIII.G.7, Lampiran Surat Keputusan No. KEP-347/           5. Manajemen, dalam hal ini Direksi, memberikan
BL/2012, tanggal 25 Juni 2012 tentang Pedoman              tanggung jawabnya terhadap laporan keuangan
Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan                yang telah di audit oleh KAP, sesuai Peraturan OJK
Emiten atau Perusahaan Publik.                             No. 75/ POJK.04/2017 tentang Tanggung Jawab
                                                           Direksi atas Laporan Keuangan.
Prosedur Audit Eksternal                                  6. Manajemen menyetujui kertas kerja pemeriksaan
dan Standar Audit                                          KAP atas Perseroan untuk direviu oleh badan atau
1. Audit atas laporan keuangan Perseroan dilakukan         otoritas terkait.
 sesuai dengan standar profesional Akuntan Publik         7. Audit dilaksanakan berdasarkan Standar Profesional
 yang      mencakup    seluruh   prosedur audit yang       Akuntan Publik yang diterbitkan oleh Institut Akuntan
 dipandang perlu sesuai dengan keadaan.                    Publik Indonesia (IAPI). Jika terdapat bantuan
2. Audit meliputi pengujian dan evaluasi terhadap          keuangan Pemerintah RI, maka audit dilaksanakan



                                                                                          PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                            Laporan Tahunan 2024     277
Page 278
                                      MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




        berdasarkan Standar Pemeriksaan Keuangan Negara                       penunjukannya sesuai dengan ketentuan pengadaan
        (SPKN) yang diterbitkan oleh Badan Pengawasan                         barang/jasa.
        Keuangan (BPK) RI.                                                  2. Dewan Komisaris dapat melakukan penunjukan
                                                                              kembali auditor eksternal dengan berdasarkan pada
      Kriteria Akuntan Publik                                                 hasil evaluasi atas kinerja auditor eksternal untuk
      Perseroan    menetapkan        4     (empat)    syarat    atau          melakukan audit atas laporan keuangan.
      kriteria yang harus dimiliki KAP dalam prosedur                       3. Dewan Komisaris menyampaikan alasan pencalonan
      penunjukannya, yaitu sebagai berikut:                                   tersebut kepada RUPS dan besarnya honorarium/
      • Terdaftar di OJK;                                                     imbalan jasa yang diusulkan untuk eksternal auditor
      • KAP yang termasuk dalam kelompok 4 (empat) besar                      tersebut.
        di Indonesia;                                                       4. Usulan kepada RUPS tersebut dapat disampaikan
      • Memiliki afiliasi internasional;                                      melalui surat tersendiri yang merupakan bagian
      • Memiliki pengalaman melakukan audit terhadap                          dari surat tanggapan Dewan Komisaris atas kinerja
        perusahaan berstatus emiten atau perusahaan                           tahunan Perseroan.
        terbuka.                                                            5. Dewan Komisaris mengevaluasi kinerja auditor
                                                                              eksternal melalui Komite Audit sesuai dengan
      Mekanisme Penunjukan                                                    ketentuan dan standar yang berlaku.
      Akuntan Publik                                                        6. Untuk proses penunjukan calon auditor eksternal
      Tahapan mekanisme penunjukan KAP:                                       dan atau penunjukan kembali auditor eksternal
      1. Dewan Komisaris melalui Komite Audit melakukan                       yang dilakukan oleh RUPS, Dewan Komisaris cukup
        proses     penunjukan       calon     Auditor      eksternal          memberikan kuasa kepada RUPS untuk menetapkan
        dengan meminta bantuan Direksi dalam proses                           auditor tersebut.



                                                        Penetapan Akuntan Publik oleh RUPS



                                         Dewan Komisaris menyampaikan surat rekomendasi kepada RUPS



            Dewan Komisaris melakukan telaah atas rekomendasi Komite Audit, melakukan pembahasan dengan organ Dewan Komisaris dan
                                                      calon auditor eksternal/Akuntan Publik



                                                            Tindak lanjut Komite Audit:
                                         • Melakukan evaluasi atas pelaksanaan audit internal dan eksternal
                                                 • Menyampaikan laporan kepada Dewan Komisaris



                                   Penyampaian arahan dan penugasan dari Dewan Komisaris kepada Komite Audit




278     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 279
                                                                                     >>      Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                                05
Penunjukan Kantor Akuntan Publik dan Akuntan Publik Tahun 2024
Pada tahun 2024 Perseroan telah menunjuk Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja (a member
firm of Ernst & Young Global Limited) untuk melaksanakan audit laporan keuangan PT Mandiri Tunas Finance
sebagaimana ditetapkan dalam RUPS Tahunan tanggal 05 Juni 2024.


 Kantor Akuntan Publik
 Nama                            Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja (EY)

 Tanda Terdaftar                 STTD.KAP-03/PM.22/2018

 Akuntan Publik                  Yasir

 Nomor Registrasi                AP.0703

 Tahun Audit                     2024

 Periode Penugasan               2024

 Jasa Audit                      Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024

 Jasa Non Audit/Lainnya          -

 Biaya                           1.265.400.000



Kantor Akuntan Publik 2020-2024

Tahun    Kantor Akuntan Publik             Nama Akuntan    Izin KAP                 Biaya (Rp)              Opini


2024     Kantor Akuntan Publik             Yasir           STTD.KAP-03/PM.22/2018   1.265.400.000           Wajar dalam semua
         Purwantono, Sungkoro & Surja                                                                       hal yang material


2023     Kantor Akuntan Publik             Danil Setiadi   STTD.KAP-03/PM.22/2018   2.097.900.000           Wajar dalam semua
         Purwantono, Sungkoro & Surja      Handaja                                                          hal yang material


2022     Kantor Akuntan Publik             Yovita          STTD.KAP-03/PM.22/2018   1.048.950.000           Wajar dalam semua
         Purwantono, Sungkoro & Surja                                                                       hal yang material


2021     Kantor Akuntan Publik             Yovita          STTD.KAP-03/PM.22/2018   1.097.800.000           Wajar dalam semua
         Purwantono, Sungkoro & Surja                                                                       hal yang material


2020     Kantor Akuntan Publik             Yovita          STTD.KAP-03/PM.22/2018   1.045.950.000           Wajar dalam semua
         Purwantono, Sungkoro & Surja                                                                       hal yang material




Jasa Lain yang Diberikan KAP
Pada tahun 2024, tidak terdapat jasa lain yang diberikan Kantor Akuntan Publik kepada Perseroan.




                                                                                                    PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                      Laporan Tahunan 2024      279
Page 280
                                      MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      SISTEM PENGENDALIAN
      INTERNAL

      Sistem Pengendalian Internal merupakan suatu                      dunia, yaitu COSO Internal Control Framework, yang
      proses yang terintegrasi pada tindakan dan kegiatan               antara lain mencakup komponen-komponen:
      yang dilaksanakan secara terus menerus oleh                       1. Lingkungan     pengendalian      internal    dalam
      pimpinan dan pegawai guna memberikan keyakinan                       Perseroan, yang terdiri dari integritas, nilai
      memadai atas tercapainya tujuan Perusahaan.                          etika dan kompetensi dari Komisaris, Direksi dan
      Sistem     pengendalian        internal     pelaksanaannya           seluruh pegawai Perseroan, filosofi dan gaya
      diawali    mulai    dari    perencanaan,        pelaksanaan,         kepemimpinan manajemen termasuk cara yang
      pengawasan sampai dengan pertanggungjawaban                          ditempuh     dalam   melaksanakan     kewenangan
      secara    tertib,   terkendali,       efisien   dan    efektif,      dan tanggung jawabnya, pengorganisasian dan
      sehingga    dapat     memberikan          keyakinan    bahwa         pengembangan sumber daya manusia serta
      penyelenggaraan            kegiatan      Perseroan       telah       perhatian dan arahan yang dilakukan oleh Dewan
      dilakukan secara efisien dan efektif.                                Komisaris dan Direksi.
                                                                        2. Manajemen risiko,        yang   mencakup    proses
      Tujuan penerapan Sistem Pengendalian Internal di                     identifikasi, analisa, penilaian dan mitigasi atau
      lingkup Perseroan adalah sebagai berikut:                            respons atas risiko yang relevan dengan bidang
      1. Menjaga dan mengamankan harta kekayaan                            usaha Perseroan.
         Perseroan                                                      3. Aktivitas kontrol, mencakup tindakan-tindakan
      2. Menjamin tersedianya laporan yang lebih akurat                    yang dilakukan agar seluruh proses di Perseroan
      3. Meningkatkan kepatuhan terhadap ketentuan                         terkendali sesuai sasaran yang telah ditetapkan,
         yang berlaku                                                      antara lain aktivitas yang terkait dengan struktur
      4. Mengurangi       dampak       kerugian       dari   adanya        organisasi mencakup kewenangan, otorisasi,
         penyimpangan termasuk kecurangan/fraud, dan                       verifikasi, rekonsiliasi, penilaian atas prestasi
         pelanggaran terhadap prinsip kehati-hatian                        kerja, pembagian tugas dan pengamanan aset
      5. Meningkatkan efektivitas organisasi dan efisiensi                 perusahaan.
         sumber daya                                                    4. Sistem informasi dan komunikasi, mencakup
                                                                           aktivitas yang terkait dengan penyajian laporan
      Penerapan Sistem Pengendalian                                        kegiatan     Perseroan    dan    penyampaiannya
      Internal di Lingkup Perseroan                                        kepada pihak terkait, yang antara lain mencakup
      Sistem    Pengendalian        Internal    diterapkan    mulai        informasi dan komunikasi kegiatan operasional,
      dari penetapan sasaran dan strategi di seluruh                       kegiatan finansial, dan ketaatan atas ketentuan
      organisasi, identifikasi kemungkinan terjadinya suatu                dan peraturan yang berlaku.
      kejadian yang dapat mempengaruhi sasaran dan                      5. Monitoring, mencakup aktivitas atau proses
      strategi dimaksud, dan pengelolaan risiko agar tetap                 penilaian terhadap kualitas sistem pengendalian
      berada dalam batas toleransi (risk appetite), untuk                  internal termasuk kualitas fungsi Audit Internal
      memberikan keyakinan yang memadai dalam rangka                       dan kualitas unit kerja di dalam struktur organisasi
      pencapaian tujuan Perseroan. Kerangka kerja sistem                   Perseroan,    sehingga     sistem    pengendalian
      pengendalian internal yang menjadi acuan Perseroan                   internal dapat dilaksanakan secara optimal, dan
      adalah kerangka kerja terbaik (best practices) yang                  penyimpangan yang terjadi segera dilaporkan
      telah dipraktikkan oleh perusahaan-perusahaan di                     kepada Direksi dan Komisaris melalui Komite Audit.




280     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 281
                                                                                     >>      Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                                05
Pengendalian Keuangan                                                 tugas     sehingga     tidak      memiliki    peluang
dan Operasional                                                       untuk     melakukan        dan    menyembunyikan
Perseroan memiliki komitmen untuk mengungkapkan                       penyimpangan dalam pelaksanaan tugasnya.
laporan     tersebut     kepada     semua      pihak     yang      b. Penerapan Four Eyes Principles dalam proses
berkepentingan         secara     adil   dan     transparan           kredit seluruh segmen; pemisahan fungsi
berdasarkan standar akuntansi yang berlaku di                         pemrakarsa kredit dengan pemutus.
Indonesia. Oleh karena itu, Perseroan senantiasa                   c. Penerapan Line of Defenses untuk aktivitas
memelihara sistem pengendalian internal yang                          pertahanan berlapis.
menjamin keandalan dan kecukupan setiap transaksi.              2. Kegiatan pengendalian sesuai fungsi organisasi
                                                                   meliputi:
Penyajian     laporan     keuangan       (neraca,    laporan       a. Pelaksanaan Kaji Ulang Manajemen (Top
rugi laba, laporan arus kas, laporan perubahan                        Management Reviews) secara berkala Direksi
ekuitas) pada setiap tahun buku dilakukan untuk                       meminta penjelasan (informasi) dan laporan
memenuhi kepentingan semua pihak yang terkait                         kinerja operasional dari Kepala Unit Kerja
dengan Perseroan. Untuk memenuhi semua prinsip                        dalam rangka melakukan kaji ulang terhadap
di atas, Perseroan telah memiliki kebijakan yang                      hasil realisasi dibandingkan dengan target
menjamin bahwa transaksi dicatat dengan segera,                       yang telah ditetapkan.
akurat dan dilengkapi dengan dokumen pendukung                     b. Kaji Ulang Kinerja Operasional (Functional
yang memadai.                                                         Review) ini dilaksanakan oleh Audit Internal
                                                                      terhadap kecukupan dan efektivitas sistem
Transaksi yang tercatat dalam sistem akuntansi                        pengendalian internal, pengelolaan risiko
sekurang-kurangnya               telah         mendapatkan            dan corporate governance. Kegiatan audit
persetujuan Manajemen yang memiliki kewenangan                        dilakukan      untuk   setiap     level   Unit    Kerja
untuk keperluan tersebut dan dicatat dengan                           Perseroan dan dilaporkan kepada Direktur
benar.    Setiap     laporan     keuangan       perusahaan            Utama dan Komite Audit.
secara wajar dan akurat menggambarkan transaksi
yang     sebenarnya      tanpa     sedikit     pun     adanya   Terkait dengan kepatuhan terhadap peraturan
upaya menyembunyikan fakta kepada pembaca                       perundang-undangan yang berlaku, Mandiri Tunas
laporan. Semua pihak, baik Direksi, Komisaris dan               Finance memiliki komitmen untuk selalu mematuhi
Karyawan yang bertanggung jawab atas fungsi-                    peraturan      dan    perundangan-undangan              yang
fungsi tersebut, wajib memahami dan menjalankan                 berlaku dengan:
kebijakan sistem pengendalian internal dan prosedur             1. Membentuk Unit Kepatuhan yang bertanggung
pencatatan akuntansi keuangan perseroan.                           jawab untuk memantau kepatuhan seluruh unit
                                                                   kerja di Mandiri Tunas Finance.
Dalam mendukung pengendalian risiko operasional                 2. Melakukan pemantauan Kepatuhan Pelaporan
secara menyeluruh, Perseroan telah menerapkan                      kepada BI/OJK/regulator lainnya.
hal-hal berikut:                                                3. Strategi Manajemen Risiko Kepatuhan adalah
1. Kegiatan pengendalian secara umum melibatkan                    mempunyai         kebijakan       untuk      senantiasa
   seluruh karyawan dan Manajemen Mandiri Tunas                    mematuhi      ketentuan       yang     berlaku      secara
   Finance di semua jenjang organisasi yang tertuang               proaktif melakukan pencegahan (ex-ante) dalam
   dalam seluruh kebijakan dan prosedur seperti:                   rangka meminimalkan terjadinya pelanggaran
   a. Penerapan Segregation of Duties berupa                       dan melakukan tindakan kuratif (ex-post) dalam
         pemisahan      fungsi      dalam      menjalankan         rangka perbaikan.




                                                                                                 PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                   Laporan Tahunan 2024         281
Page 282
                                    MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      Tinjauan Efektivitas Sistem                                 3. Unit Audit Internal melakukan evaluasi atas
      Pengendalian Internal                                          kecukupan dan efektivitas sistem pengendalian
      Direksi bertanggung jawab memastikan penerapan                 internal secara independen melalui pelaksanaan
      sistem pengendalian internal yang andal dan efektif            kegiatan audit. Hasil evaluasi dan tindak lanjutnya
      untuk mencapai tujuan Perseroan. Dewan Komisaris               dilaporkan     kepada       Dewan      Komisaris,    Komite
      dibantu Komite Audit juga bertanggung jawab                    Audit dan Direksi. Hasil evaluasi selama tahun
      melakukan     pengawasan      atas      penyelenggaraan        2024 menunjukkan bahwa Sistem Pengendalian
      sistem pengendalian internal di Perseroan. Untuk               Internal di Mandiri Tunas Finance telah berjalan
      mengevaluasi kecukupan dan efektivitas sistem                  secara memadai.
      pengendalian internal tersebut, sepanjang tahun
      2024 telah dilakukan kegiatan pemantauan dan                Pernyataan Manajemen atas
      koreksi penyimpangan antara lain:                           Kecukupan Sistem Pengendalian
      1. Perseroan melakukan evaluasi dan pemantauan              Internal
         secara    terus    menerus    terhadap     efektivitas   Berdasarkan hasil penelaahan dan berdasarkan

         keseluruhan pelaksanaan pengendalian internal,           diskusi bersama Manajemen, Komite Audit, Auditor

         termasuk jika terjadi perubahan kondisi internal         Independen, Audit Internal, dan Divisi terkait lainnya

         dan    eksternal    yang     dapat     mempengaruhi      bahwa Direksi dan Dewan Komisaris menilai bahwa

         perusahaan dalam mencapai sasarannya.                    Sistem       Pengendalian      Internal     Perseroan       telah

      2. Pemantauan        diprioritaskan     terhadap   risiko   memadai dalam mengidentifikasi risiko sehingga

         utama termasuk evaluasi secara berkala untuk             Perseroan dapat mengelola risiko tersebut. Mandiri

         mendeteksi dan mencegah munculnya risiko                 Tunas Finance senantiasa melakukan langkah-

         baru, baik oleh unit kerja operasional, unit kerja       langkah perbaikan yang dilakukan dalam rangka

         pemantau risiko, maupun oleh audit internal.             menyempurnakan sistem pengendalian internal.




      PERKARA
      PENTING

      Permasalahan dan/atau perkara hukum yang dihadapi Perseroan serta anggota Dewan Komisaris dan Direksi
      di sepanjang tahun 2024 dan perbandingannya dengan tahun 2023 adalah sebagai berikut:

                                                                                 2024                           2023
      Permasalahan Hukum
                                                                      Perdata           Pidana       Perdata           Pidana

      Dewan Komisaris dan Direksi                                          0              0              0                0

      Selesai dan telah mempunyai kekuatan hukum tetap                     0              0              0                0

      Dalam proses penyelesaian                                            0              0              0                0

      MTF

      Selesai dan telah mempunyai kekuatan hukum tetap                  68                0              56               0

      Dalam proses penyelesaian                                         22                0              26               0

      Jumlah                                                            90                0              82               0




282     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 283
                                                                             >>       Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                        05
Berikut penjelasan terkait perkara-perkara hukum yang dihadapi Perseroan di sepanjang tahun 2024:

                                               Pokok Perkara                   Risiko yang dihadapi MTF dan
Posisi MTF          Instansi
                                         Material (Rp)   Imaterial (Rp)         pengaruhnya terhadap MTF

Termohon Kasasi     Pengadilan Niaga      899.500.000                0    Risiko yang mungkin akan dihadapi
                                                                          perusahaan adalah ganti kerugian
Tergugat            Pengadilan Negeri   15.155.135.829   31.729.696.000
                                                                          terhadap tuntutan Materiel dan Imateriel
Pemohon Keberatan   Pengadilan Negeri     446.832.190      150.000.000    namun dalam hal ini Litigasi telah berhasil
                                                                          menyelamatkan       potensi       kerugian
Terlawan            Pengadilan Negeri    1.818.646.646    5.210.102.200   sebesar Rp59.269.589.090 dan potensi
Termohon Eksekusi   Pengadilan Negeri     481.950.000                0    kerugian sebesar Rp14.819.133.902 yang
                                                                          masih dalam proses penanganan Litigasi.
Terbanding          Pengadilan Tinggi   6.555.924.900                0

Pemohon Kasasi      Mahkamah Agung        774.364.000                0

Termohon Kasasi     Mahkamah Agung       7.866.571.245   3.000.000.000




SANKSI
ADMINISTRASI

Pada tahun 2024 terdapat sanksi administratif dari regulator, terhadap sanksi tersebut Perseroan telah
menyelesaikan kewajiban-kewajiban yang harus dipenuhi sesuai dengan sanksi dari regulator dan perusahaan
juga telah melakukan mitigasi risiko agar pelanggaran tidak terulang kembali.




                                                                                          PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                            Laporan Tahunan 2024        283
Page 284
                                       MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      TATA KELOLA
      TEKNOLOGI INFORMASI

      Keberadaan teknologi informasi yang andal sangat penting untuk mendukung proses bisnis dan layanan yang
      prima. Teknologi merupakan kunci utama yang memungkinkan Perseroan menyediakan produk dan jasa kepada
      pelanggan, mengukur dan menelusuri kinerja bisnis, serta mengambil keputusan-keputusan Manajemen yang
      tepat untuk kelangsungan usahanya. Pengelolaan Teknologi Informasi di Perseroan dilakukan oleh Divisi Teknologi
      Informasi (TI), sehingga kebijakan terkait TI lebih terarah dan berjalan sesuai dengan visi misi Perseroan.


      Dasar Pengelolaan TI
      Di masa mendatang diharapkan tata kelola TI Perseroan sudah dapat mencapai maturity level rata-rata industri
      Pembiayaan dalam skala pengukuran maturity level berdasarkan COBIT5. Untuk mencapai kondisi tersebut,
      secara umum IT harus melakukan langkah-langkah perbaikan yang antara lain adalah sebagai berikut:
      1. Penambahan dan perbaikan fungsi/tugas.
      2. Pengembangan kebijakan dan prosedur.
      3. Pengembangan ukuran-ukuran kinerja.
      4. Pengadaan sistem aplikasi pendukung yang relevan.
      5. Melakukan evaluasi Tata Kelola IT.


      Peta Jalan Pengembangan Teknologi Informasi

                       2022                                  2023                                  2024
                  Strengthen Digital                     Integrate Digital                        Building
                     Foundations                            Ecosystem                          New Foundation



      • Melakukan Business Process            • Pengembangan aplikasi mobile       Pengembangan kondisi internal
        Re-engineering                         seperti MTF Mobile dan MTF          sebagai fondasi untuk tumbuh.
      • Development & Implementasi             1Access                             • Meningkatkan kompetensi
        Credit Acquisition System             • Optimalisasi penggunaan cloud        orang untuk menggarap segmen
      • Melakukan Assessment dan               pada HCEazy, MTF1ACCESS dan           bisnis baru
        Implementasi Data Governance           MTF Mobile                          • Melakukan Business Process
      • Pengembangan Aplikasi yang            • Sertifikasi ISO 27001:2013           Re-engineering (BRR) untuk
        existing untuk menunjang proses                                              setiap segmen bisnis
        digitalisasi                                                               • Membangun kemampuan data
      • Peningkatan Technology Security                                              management & data analystic
        and Services                                                                 untuk mendukung bisnis
      • Optimalisasi penggunaan Cloud                                              • Upgrade Sertifikasi ISO
        untuk mempercepat proses                                                     27001:2013 ke ISO 27001:2022
        Digitalisasi
      • Assessment Keamanan Informasi
        untuk persiapan Sertifikasi ISO
        27001




284     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 285
                                                                                           >>        Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                                      05
Pembentukan Divisi Teknologi Informasi sebagai Divisi Pengelola IT
Mandiri Tunas Finance berperan sebagai business enabler dalam memberikan layanan pada user untuk
menjalankan kegiatan operasionalnya, serta mendukung perkembangan bisnis Perseroan. Divisi ini juga terus
mengembangkan sarana yang dapat memudahkan pelanggan untuk berhubungan dengan pihak Mandiri Tunas
Finance. Sebagai pendukung bisnis Perseroan dalam memberikan layanannya, Divisi TI Mandiri Tunas Finance
dibagi menjadi beberapa departemen sebagaimana struktur organisasi berikut:


Struktur Pengelolaan IT Mandiri Tunas Finance


                                                    SALES & IT DIRECTOR


                                                         Information Technology
                                                              Division Head



                                                                                        Information Technology
                                                                                         Deputy Division Head




                             IT Project            IT Planning            IT Software          IT Business           IT Operation &
   IT Security Dept.
                            Management               & Policy            Development       Solution Application         Network
         Head
                             Dept. Head            Dept. Head             Dept. Head           Dept. Head              Dept. Head




Divisi IT Perseroan dipimpin oleh seorang Kepala Divisi. Berdasarkan Surat Keputusan No. 2839/SK-HCP.SVC/
HC/VIII/2017 Direksi menunjuk Kanda Octaviano untuk menjabat Kepala Divisi IT.




Kanda Octaviano
Kepala Divisi IT

       Usia            Kewarganegaraan        Domisili
       43 tahun        Indonesia              Jakarta Timur
       Dasar Hukum Pengangkatan
       Surat Keputusan No. 2839/SK-HCP.SVC/HC/VIII/2017

       Masa Jabatan
       Sejak 1 Agustus 2017

       Periode
       Ke-1

       Riwayat Pendidikan
       Sarjana (S1) Ekonomi Akuntansi dari STIE Indonesia (2006)

       Riwayat Pekerjaan
       •    Information Technology Division Head (2016 - sekarang)
       •    IT Software Development Departement (2016)
       •    IT Software Development Dept Head (2013-2016)
       •    IT Software Development Departement (2010-2012)
       •    IT Supervisor (2007-2009)
       •    SOP & Control SPV (2005-2007)

       Rangkap Jabatan
       Di Dalam Perusahaan : Tidak ada
       Di Luar Perusahaan  : Tidak ada




                                                                                                           PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                             Laporan Tahunan 2024     285
Page 286
                                    MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      Tugas dan Tanggung Jawab Divisi IT
      1. Mengkoordinasikan, merencanakan dan mengendalikan proyek-proyek IT dalam rangka memenuhi kebutuhan
         operasional perusahaan berbasis komputer.
      2. Merencanakan dan mengkoordinasikan pemeliharaan sumber daya IT dalam rangka penyediaan dukungan
         perangkat dan sistem IT.
      3. Merencanakan, mengarahkan, mengkoordinasikan dan menyetujui rencana kerja ditingkat departemen, serta
         memantau dan mengevaluasi pelaksanaan serta mengkoordinasikan pelaporan.
      4. Mengarahkan, mengkoordinasikan keamanan dari semua perangkat IT termasuk kode semua program dari
         aplikasi yang ada di perusahaan.
      5. Merencanakan dan mengkoordinasikan kegiatan operasional IT sesuai dengan service level agreement.
      6. Monitoring dan mengendalikan kegiatan pengadaan dan pemeliharaan infrastruktur di cabang & HO.


      Pengembangan Teknologi Informasi
      Untuk meningkatkan pelayanan, Perseroan senantiasa melakukan pengembangan TI yang terintegrasi untuk
      menunjang kinerja Perseroan, sebagaimana terlampir sebagai berikut.

      DC & DRC                              Dual Link                           Cabang




      DC & DRC                              Dual Link




                                                        PABX             CCTV          PC & Laptop      Mobile Device
                                                                                      Windows Based     Android Based


      Perseroan memiliki sistem yang terintegrasi antara lain dan didukung aplikasi mobile untuk proses digitalisasi
      sehingga dapat mempercepat proses kredit Pelanggan.




            Mobile Collections System                                                     Accounting System
                                                                                          HC-EAZY
                        Mobile Report                                                     Human Capital System

                        Mobile Survey                                                     Document Management System
                                                                                          Document Gateway System
                     Mobile Marketing
                                                                                          Channelling System




      Perkembangan Pengelolaan Teknologi Informasi
      Sepanjang tahun 2024, Perseroan telah melakukan beberapa program pengelolaan Teknologi Informasi sebagai berikut:
      1. Peningkatan Keamanan Sistem
         Perusahaan melakukan peningkatan keamanan sistem dengan melakukan beberapa inisiatif dengan
         melakukan implementasi tools security sebagai berikut:



286     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 287
                                                                               >>     Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                      05
   •   Implementasi Runtime Application Self-Protection;
   •   Penambahan License Tools Data Loss Prevention untuk menunjang kebutuhan Perlindungan Data Pribadi
   •   Implementasi DNS Protection
   •   Implementasi IT Service Management;
2. Maintenance Kapasitas Sistem, Storage dan Jaringan
   Pada sisi infrastruktur, Perseroan juga melakukan peningkatan kapasitas server, storage dan peremajaan
   perangkat jaringan untuk menunjang perkembangan bisnis Perseroan. Peningkatan kapasitas Lending dan
   akun kelola tentu membutuhkan dukungan kapasitas sistem dan jaringan yang andal. Untuk itu pada tahun
   2024 Divisi IT melakukan Maintenance dan peningkatan kapasitas sistem dan jaringan sebagai berikut :
   •   Peremajaan storage yang sudah end of support dengan penambahan kapasitas storage
   •   Peremajaan perangkat jaringan
   •   Pergantian rack jaringan komunikasi di 50 cabang
   •   Peremajaan Backup Tape Library
3. Peningkatan Tata Kelola IT
   •   Penyusunan IT Strategic Plan 2025-2027
       Ditahun 2024 Divisi IT melakukan penyusunan IT Strategic Plan untuk 3 tahun yakni IT Strategic Plan
       2024 – 2027. Penyusunan rencana kerja 3 tahunan ini dilakukan melanjutkan apa yang sudah dilakukan 3
       tahun sebelumnya. IT Strategic Plan ini menjadi pedoman Divisi IT dalam melakukan pengembangan dan
       pengelolaan IT secara baik dan berkesinambungan. Hal ini juga menjadi landasan pembuatan kebijakan TI
       yang merupakan turunan dari Rencana Bisnis Perusahaan
   •   Di tahun 2023 MTF sudah melakukan sertifikasi ISO 27001:2013, dan pada tahun 2024 MTF melakukan
       peningkatan sertifikasi ISO 27001:2013 ke ISO 27001:2022 dengan cakupan MTF 1Access.
   •   Dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia, Divisi IT melakukan pelatihan dan sharing knowledge
       secara rutin pada masing-masing departemen. Hal ini dilakukan agar setiap personil Divisi IT memiliki
       kemampuan yang baik dan dapat mendukung operasional dengan optimal.
   •   Melakukan Standarisasi IT Infrastructure & IT Planning
4. Optimalisasi penggunaan cloud pada aplikasi sebagai berikut:
   •   HC Eazy;
   •   MTF 1Access;
   •   MTF Mobile.


Biaya Pengembangan Teknologi Informasi
Penentuan besarnya biaya untuk Opex dan Capex IT berdasarkan kebutuhan operasional dan kebutuhan untuk
pengadaan infrastruktur TI yang sesuai rekomendasi dan melalui proses reviu Manajemen Perseroan. Berikut
perbandingan biaya investasi IT yang dilakukan Perseroan di tahun 2024.

Investasi TI Tahun 2024

Perihal                                   Jumlah (Rp)       Security                                13.968.209.900

Server                                  20.715.822.205      Software/License                         11.696.885.955

Network                                  8.477.261.280      Certification                              228.900.000



Perbandingan Jumlah Investasi TI 2023-2024

                           Realisasi (Rp-juta)                               Perbandingan
                                                           Anggaran                               Penyerapan
Perihal                                                                     Realisasi 2024 &
                                                             2024                                Anggaran 2024
                             2024                2023                             2023

Jumlah Investasi TI          55.087              39.679            57.797               27,9%                95,3%



                                                                                          PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                            Laporan Tahunan 2024      287
Page 288
                                   MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      KODE
      ETIK

      Kode Etik merupakan perangkat yang bersifat artikulatif serta memiliki mekanisme reward & punishment, yang
      tujuannya untuk mendukung penerapan visi, misi dan nilai inti serta budaya perusahaan. Penerapan disiplin
      Perseroan telah tertuang di dalam Peraturan Perusahaan yang menjelaskan tentang kewajiban dan hak karyawan,
      tindakan pelanggaran beserta sanksi yang diberikan dan Pimpinan Unit sebagai perwakilan Manajemen memiliki
      wewenang dalam melaksanakan proses pembinaan bagi karyawan. Kode Etik ini berfungsi sebagai pedoman
      standar perilaku bagi seluruh Karyawan MTF dalam berinteraksi dengan pihak dalam dan pihak luar.


      Perseroan secara berkala melakukan evaluasi atas efektivitas Kode Etik, dan mengadakan program sosialisasi
      untuk mengingatkan dan menekankan penerapan kode etik bagi para karyawan.


      Hubungan yang Harmonis dengan Pemangku Kepentingan
      Salah satu tujuan besar dari penerapan prinsip GCG adalah pengembangan hubungan entitas usaha dengan
      pemangku kepentingan. Perseroan merumuskan Kode Etik yang dimilikinya untuk dapat membangun hubungan
      yang harmonis antara kepentingan operasi dan bisnis yang dilakukan Perseroan dengan kepentingan dari setiap
      pemangku kepentingan yang berada di dalam lingkaran operasi dan bisnis Perseroan maupun yang terkena
      dampak kegiatan operasi dan bisnis Perseroan.


      Pemangku Kepentingan Mandiri Tunas Finance




                                             KREDITUR             PEMASOK                                              KONSUMEN/
                    PEMEGANG                                                              MITRA USAHA                  PELANGGAN
                     SAHAM




                               PEMERINTAH/              PESAING                                         MASYARAKAT &
                                                                            MEDIA MASSA
        KARYAWAN                REGULATOR                                                                LINGKUNGAN




      Visi, Misi, serta Nilai dan Budaya Perusahaan sebagai Panglima
      Perseroan telah merumuskan dan menetapkan visi dan misi sebagai panglima utama dalam arahan bagi
      pengembangan Perseroan ke depan. Visi dan misi tersebut kemudian diturunkan ke dalam Nilai-nilai dan Budaya
      Perusahaan yang diharapkan dapat dipahami sebagai kebijakan mendasar Perseroan untuk mengembangkan
      keorganisasian yang sejalan dengan visi dan misi yang telah ditetapkan.




                                                         NILAI DAN BUDAYA                       PEDOMAN STANDAR ETIKA
                    VISI & MISI
                                                           PERUSAHAAN                             PERILAKU/KODE ETIK




288     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 289
                                                                           >>      Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                       05
Penetapan dan Isi Kode Etik                             3. Sebagai sarana untuk terciptanya hubungan yang
Perseroan telah memiliki Kode Etik atau Code of            harmonis, sinergis dan saling menguntungkan
Conduct (CoC) yang telah ditetapkan tanggal 11 Maret       antar pemangku kepentingan Perseroan.
2013, dengan berisikan pokok-pokok inti dari Kode       4. Dalam jangka panjang mendorong perbaikan
Etik Perseroan sebagai berikut:                            kualitas    pelayanan    pelanggan,     pengelolaan
BAB I – Pendahuluan                                        Perseroan, pengembangan nilai Perseroan dan
•   Latar Belakang                                         pada akhirnya menuju pada peningkatan reputasi
•   Maksud dan Tujuan                                      Perseroan.
•   Manfaat
BAB II – Etika Bisnis                                   Pemberlakuan Kode Etik bagi
•   Ruang Lingkup                                       Seluruh Level Organisasi
•   Etika Bisnis dan Komitmen Perusahaan                Penerapan      Pedoman     Standar     Etika      Perilaku

    kepada Stakeholders                                 Perseroan     merupakan    tanggung     jawab      seluruh

BAB III – Etika Kerja                                   Karyawan Perseroan untuk berperilaku sesuai dengan

•   Ruang Lingkup                                       budaya Perseroan sehingga terwujud perilaku yang

•   Sikap Dasar Individu – Perilaku Utama PERWIRA       profesional, bertanggungjawab, wajar, patut dan

•   Perilaku Individu di dalam dan di luar Perusahaan   dipercaya dalam melakukan hubungan bisnis dengan

•   Perilaku sebagai Atasan                             rekan sekerja maupun para mitra kerja.

•   Perilaku sebagai Bawahan
•   Komitmen atas Hal-hal Khusus                        Sosialisasi dan
BAB IV – Penegakan dan Penerapan                        Internalisasi Kode Etik
Standar Etika Perilaku                                  Kode   Etik   Perseroan    diperkenalkan    ke     seluruh

•   Pemantauan Pelaksanaan Standar Etika Perilaku       tingkatan di dalam Perseroan dan tertulis dalam

•   Pelaporan Pelanggaran Standar Etika Perilaku        dokumen tambahan dari kontrak kerja saat proses

•   Sanksi atas pelanggaran Code of Conduct             perekrutan karyawan baru maupun bagi karyawan

BAB V – Penutup                                         yang telah bergabung di Perseroan, sehingga Kode
                                                        Etik tersebut harus dipahami dan ditandatangani

Manfaat dan Tujuan Penerapan                            oleh seluruh karyawan. Kemudian, seluruh karyawan

Standar Etika Perilaku                                  diharapkan    untuk   berperilaku    sesuai      nilai-nilai

Perseroan secara konsisten menerapkan Kode Etik         Perseroan dan menerapkan Kode Etik dalam kegiatan

sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi,        sehari-hari. Sosialisasi dan internalisasi merupakan

pemegang saham, perusahaan, Dewan Komisaris             tahapan penting dari penerapan Kode Etik Karyawan.

dan Direksi serta pegawai, Nasabah, Mitra Usaha dan     Perseroan berkomitmen melaksanakan sosialisasi dan

masyarakat. Adapun tujuan penerapan Standar Etika       pembaharuan Kode Etik secara efektif dan menyeluruh

Perilaku ini adalah sebagai berikut:                    dengan langkah-langkah sebagai berikut:

1. Sebagai komitmen bersama untuk mewujudkan            1. Melakukan sosialisasi Kode Etik kepada seluruh

    visi dan melaksanakan misi secara profesional dan      jajaran Perseroan dan melakukan penyegaran

    beretika dengan memperhatikan kepentingan dari         secara berkelanjutan melalui:

    pemangku kepentingan, sehingga pada akhirnya           a. Website perusahaan;

    akan terwujud standar kerja yang maksimal bagi         b. Email administrator yang disampaikan kepada

    seluruh individu dan tetap berpedoman kepada               seluruh karyawan;

    aturan yang berlaku bagi Perseroan.                    c. Pada saat penandatanganan Perjanjian Kerja

2. Meminimalkan segala risiko yang mengakibatkan               (PKWT & PKWTT);

    terjadinya konflik kepentingan maupun tuntutan         d. Serta media lainnya yang tersedia di perusahaan.

    hukum atau proses litigasi akibat kelalaian yang    2. Melakukan    evaluasi   atas   pemahaman         jajaran

    dilakukan oleh individu di dalam Perseroan.            Perseroan, pada masa orientasi maupun masa bekerja.




                                                                                       PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                         Laporan Tahunan 2024          289
Page 290
                                   MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      3. Pengkajian dan pembaharuan secara berkala pada butir-butir yang tercantum dalam Kode Etik dalam rangka
         pengembangan dan penyempurnaan lebih lanjut. Jika diperlukan aturan pelaksanaan lebih rinci maka akan
         dibuat dalam kebijakan dan peraturan Perseroan.


      Sanksi atas Pelanggaran
      Pelanggaran peraturan perusahaan dan kode etik yang dilakukan oleh karyawan, dapat diberikan sanksi:


      Sanksi                                  Masa Berlaku Sanksi      Jumlah Sanksi 2024   Jumlah Sanksi 2023

      Surat Teguran                              3 (tiga) bulan                8                    13

      Surat Peringatan Pertama                   6 (enam) bulan               226                  185

      Surat Peringatan Kedua                     6 (enam) bulan               40                   23

      Surat Peringatan Ketiga                    6 (enam) bulan                11                   16

      Surat Peringatan Pertama dan Terakhir     6 (enam ) bulan               22                   28

      Pengakhiran Hubungan Kerja (PHK)                 -                      26                   29


      Jenis pelanggaran yang diduga merupakan tindak pidana maka akan diproses secara hukum melalui pihak
      yang berwenang.




      PENGENDALIAN
      GRATIFIKASI

      Sebagai bentuk komitmen Perusahaan dalam menerapkan Good Corporate Governance (GCG), Mandiri Tunas
      Finance telah memiliki Standar Operasional Prosedur terkait dengan pengendalian gratifikasi yang mengatur
      tentang larangan penerimaan gratifikasi bagi seluruh karyawan.


      Kebijakan Anti Penyuapan
      Dalam rangka mendukung program pengendalian gratifikasi, Mandiri Tunas Finance telah menerapkan kebijakan
      anti penyuapan yang dideklarasikan oleh Manajemen Puncak Perusahaan, yakni:
      1. Melarang praktik-praktik penyuapan dan sejenis di lingkungan Perusahaan
      2. Mematuhi peraturan perundangan dan peraturan lain yang berlaku terkait anti penyuapan
      3. Menyelaraskan kebijakan anti penyuapan dengan tujuan Perusahaan
      4. Menyediakan tata Kelola Perusahaan yang mendukung tercapainya tujuan anti penyuapan Perusahaan
      5. Memastikan komitmen kepada pemenuhan persyaratan Sistem Manajemen Anti Penyuapan
      6. Mendorong peningkatan kesadaran anti penyuapan kepada jajaran stakeholder terkait
      7. Menjalankan prinsip perbaikan berkelanjutan dalam Sistem Manajemen Anti Penyuapan
      8. Memberikan tanggung jawab, kewenangan dan independensi kepada Fungsi Kepatuhan Anti Penyuapan
         (FKAP)
      9. Memberikan sanksi tegas kepada pelanggar ketentuan dalam kebijakan Sistem Manajemen Anti Penyuapan


      Sosialisasi Kebijakan Gratifikasi
      Sebagai bentuk pengendalian gratifikasi, sosialisasi dilakukan secara terus menerus kepada seluruh karyawan
      dan stakeholders dalam rangka meningkatkan awareness pada seluruh pihak yang terlibat dengan Perseroan.




290     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 291
                                                                             >>      Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                    05
Selama tahun 2024, telah dilakukan sosialisasi kepada karyawan Mandiri Tunas Finance guna meningkatkan
awareness terkait gratifikasi.


Laporan Gratifikasi Tahun 2024
Karyawan Mandiri Tunas Finance yang telah menerima ataupun menolak gratifikasi wajib melaporkan
penerimaan ataupun penolakannya tersebut kepada Perseroan melalui Unit Pengendali Gratifikasi. Selama
tahun 2024, jumlah laporan penerimaan ataupun penolakan gratifikasi yang diterima oleh Unit Pengendali
Gratifikasi adalah sebanyak 19 laporan. Penerimaan gratifikasi yang dilaporkan berupa makanan & minuman,
voucher, uang, dan barang.




KEBIJAKAN
ANTIKORUPSI

Seluruh bagian dan seluruh lini di Mandiri Tunas Finance senantiasa menjunjung tinggi persaingan yang fair,
memberikan kesempatan dengan mengedepankan sportivitas dan profesionalisme, serta menerapkan prinsip
GCG dalam rangka menciptakan iklim bisnis yang sehat. Kebijakan Anti Korupsi ini juga didukung dengan Kode
Etik Perusahaan, budaya Perusahaan serta peraturan Perusahaan yang menjadi nilai dasar (core values) dari
Perusahaan, sehingga nilai tersebut merupakan cerminan dari peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Seluruh kebijakan di Perusahaan terkait dengan Anti korupsi juga mengatur tentang tindakan, perilaku ataupun
perbuatan-perbuatan yang dapat menimbulkan konflik kepentingan, Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN), serta
pemberian sanksi atas pelanggaran tersebut.


Sebagai bentuk pelaksanaan Kebijakan Anti Korupsi, Mandiri Tunas Finance telah melakukan hal-hal berikut :
1. Menerbitkan ketentuan mengenai pengendalian gratifikasi di lingkungan Mandiri Tunas Finance, termasuk di
   dalamnya larangan penerimaan gratifikasi
2. Kebijakan Anti Penyuapan yang disepakati dan disetujui oleh Manajemen Puncak


Pelatihan/Sosialisasi Anti Korupsi kepada Karyawan
Dalam mengatasi praktik korupsi, Perseroan telah melakukan program sosialisasi terkait awareness terhadap
Tindakan Fraud, korupsi dan gratifikasi ke seluruh karyawan secara rutin sepanjang tahun 2024.


Waktu               Lokasi                    Peserta            Keterangan

19/01/2024          Head Office               25 karyawan        Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi
07/02/2024          Kantor Cabang             21 karyawan        Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi
06/03/2024          Kantor Cabang             28 karyawan        Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi
03/04/2024          Kantor Cabang             23 karyawan        Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi
03/05/2024          Kantor Cabang             21 karyawan        Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi
22/05/2024          Kantor Cabang             26 karyawan        Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi
06/06/2024          Head Office               23 karyawan        Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi
11/06/2024          Kantor Cabang             30 karyawan        Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi
24/06/2024          Kantor Cabang             21 karyawan        Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi
04/07/2024          Kantor Cabang             30 karyawan        Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi
18/07/2024          Kantor Cabang             48 karyawan        Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi



                                                                                         PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                           Laporan Tahunan 2024     291
Page 292
                                     MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      Waktu                Lokasi                        Peserta          Keterangan

      09/09/2024           Kantor Cabang                 86 karyawan      Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi
      07/10/2024           Kantor Cabang                 91 karyawan      Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi
      17/10/2024           Kantor Cabang                 53 karyawan      Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi
      01/11/2024           Head Office & Kantor Cabang   3.384 karyawan   Kick off Anti Fraud
      14/11/2024           Kantor Cabang                 88 karyawan      Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi
      26/11/2024           Kantor Cabang                 22 karyawan      Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi




      PELAPORAN PELANGGARAN
      (WHISTLEBLOWING SYSTEM)

      Dalam rangka penerapan pilar ke-2 Strategi Anti Fraud Mandiri Tunas Finance yang selaras dengan peraturan
      Otoritas Jasa Keuangan yakni deteksi, Perusahaan memiliki dan mengelola media pelaporan/Whistleblowing
      melalui mekanisme Whistleblowing System (WBS) yaitu Halo Perwira. Halo Perwira merupakan upaya Perseroan
      untuk mendukung tata kelola perusahaan yang baik serta mencegah terjadinya untuk mendeteksi lebih dini
      terkait indikasi fraud, pelanggaran ataupun ketidaksesuaian lainnya yang dilaporkan oleh seluruh stakeholders
      di Perseroan.


      Ruang Lingkup Pengaduan Pelanggaran Melalui Sistem Pelaporan
      Pelanggaran Mandiri Tunas Finance
      Pelaporan yang dapat disampaikan oleh karyawan internal atau pihak eksternal (konsumen, rekanan Perseroan)
      kepada Halo Perwira untuk dapat ditindaklanjuti oleh Pengelola Whistleblower adalah :
      1. Dugaan atau indikasi pelanggaran prosedur
      2. Dugaan atau indikasi fraud yang terjadi
      3. Dugaan atau indikasi pelanggaran kode etik Perusahaan
      4. Perbuatan melanggar hukum atau perbuatan tidak etis lainnya yang merugikan Perusahaan baik secara
         finansial ataupun nama baik Perusahaan.


      Saluran Pengaduan
      Mandiri Tunas Finance telah menyediakan media komunikasi terkait dengan perbuatan yang diduga atau
      terindikasi fraud dan/atau perbuatan non-fraud, untuk selanjutnya dapat ditindaklanjuti oleh pengelola
      Whistleblower. Pelaporan dapat disampaikan melalui media :
      Situs web                     : www.mtf.co.id/id/whistle-blower
      Email                         : Halo.perwira@mtf.co.id
      SMS/Telefon/WhatsApp          : 081110678057


      Pihak Pengelola Pengaduan
      Pengelolaan Whistleblowing System Halo Perwira dilakukan oleh Unit Kerja Strategi Anti Fraud yang juga
      bertanggung jawab atas penerapan Strategi Anti Fraud di Perseroan. Seluruh laporan yang masuk ke dalam
      Whistleblowing Halo Perwira akan diproses secara independen dengan mengedepankan penelusuran kebenaran
      informasi yang oleh Pelapor.




292     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 293
                                                                                 >>       Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                         05
                             1b                               3a
                                                                              Keluhan            Customer
                      1
                                                                              Nasabah              Care



                                                      3
                           Website                                       3b
                            Email                                                                 Human
                          WhatsApp                                              SDM               Capital
                            SMS
                                                                         4b
                                                      4
            Pelapor                      Anti Fraud       Secure Email

                                     6                                         Fraud &           Anti Fraud
                                                                              Non Fraud           & Audit
                             1a                               3c




Mekanisme Penyampaian Pengaduan dan Penanganan Pengaduan
yang Masuk Melalui Sistem Pelaporan Pelanggaran
Mekanisme penyampaian pengaduan dan penanganan pengaduan sebagai berikut:
1. Pelapor dapat mengirimkan pengaduan melalui media whistleblowing melalui website, WhatsApp, SMS, dan
   email (1a). Apabila pengaduan tersebut belum memenuhi unsur pelaporan, maka Anti Fraud akan melakukan
   follow up kepada pelapor (1b).
2. Pengaduan tersebut diterima oleh Anti Fraud. Apabila pengaduan terkait dengan keluhan konsumen maka akan
   diteruskan kepada Customer Care (3a). Apabila pengaduan terkait dengan SDM maka akan diteruskan kepada
   Human Capital (3b), dan jika berkaitan dengan fraud dan non fraud maka akan diteruskan kepada Anti Fraud
   Department dan Corporate Audit Division.
3. Apabila terdapat pertanyaan dan membutuhkan informasi lanjutan maka Anti Fraud akan menjadi narahubung
   kepada pelapor.
4. Informasi penanganan pengaduan atau tindak lanjut pengaduan akan diinformasikan kepada pelapor.


Perlindungan bagi Pelapor
Mandiri Tunas Finance memberikan perlindungan kepada Pelapor yang menyampaikan pengaduan kepada
Whistleblowing Halo Perwira, baik pihak internal maupun eksternal. Bentuk perlindungan yang diberikan kepada
pelapor adalah dengan menjamin kerahasiaan identitas pelapor dalam rangka menghindari terjadinya segala
bentuk ancaman, intimidasi ataupun tindakan tidak menyenangkan dari pihak mana pun.


Penghargaan dan Sanksi
Segala bentuk pelanggaran yang bertentangan dengan Kode Etik Perusahaan, Peraturan Perusahaan serta
Standar Operasional Prosedur (SOP) dan Pedoman Teknis Operasional (PTO) Perusahaan akan diberikan sanksi
sesuai dengan matriks sanksi Perusahaan.


Hasil Penanganan Pengaduan Tahun 2024
Jumlah pengaduan yang masuk dan diproses dalam tahun 2024 serta tindak lanjut dari pengaduan sebagai berikut:

Status Laporan Whistleblowing                                                             Jumlah pada Tahun 2024

Laporan Diterima                                                                                     21

Indikasi Fraud                                                                                       10

Tidak Terindikasi Fraud                                                                              11




                                                                                              PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                Laporan Tahunan 2024     293
Page 294
                                   MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      INFORMASI PEMBERIAN DANA
      UNTUK KEGIATAN POLITIK

      Perseroan memiliki kebijakan untuk melarang keterlibatan individu atas nama Perseroan dalam kegiatan politik,
      termasuk memberikan donasi untuk kepentingan politik. Perseroan memiliki kebijakan untuk melarang keterlibatan
      individu atas nama Perseroan dalam kegiatan politik, termasuk memberikan donasi untuk kepentingan politik.


      Secara tegas, Perseroan tidak mengizinkan insan Mandiri Tunas Finance menggunakan fasilitas atau sumber
      daya apa pun untuk tujuan kampanye politik, penggalangan dana politik maupun untuk tujuan partisipasi politik.
      Sebagaimana yang telah diatur dalam Pedoman Standar Etika Perilaku Perseroan. Sebaliknya, kepedulian yang
      tinggi terhadap masalah sosial dan kemasyarakatan merupakan bagian penting dari tugas dan tanggung jawab
      perusahaan terhadap masyarakat, yang diwujudkan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
      Penjelasan lebih rinci tentang program dan kegiatan CSR yang telah dilakukan Perseroan di sepanjang tahun
      2024 dapat dilihat pada Laporan Keberlanjutan Perseroan.




      KEBIJAKAN PENGADAAN
      BARANG DAN JASA

      Prinsip Dasar dan Ketentuan Pengadaan
      Barang dan Jasa di Lingkup Perseroan
      Dalam melakukan pengadaan barang dan jasa Perseroan menerapkan efisien, akuntabel serta transparansi.
      Dasar hukum pelaksanaan pengadaan barang dan jasa ini mengacu pada aturan Standar Operasional Perusahaan
      tentang pengadaan barang dan jasa. Oleh karena itu, pengadaan barang dan jasa dilakukan secara hati-hati mulai
      dari perencanaan, pengadaan, pemilihan/seleksi penyedia Barang dan Jasa, serta pengawasan pelaksanaan
      pengadaan dengan memperhatikan aspek-aspek sebagai berikut:
      1. Efisien, berarti pengadaan barang/jasa harus diusahakan dengan menggunakan dana dan daya yang
         terbatas untuk mencapai sasaran yang ditetapkan dalam waktu sesingkat-singkatnya dan dapat
         dipertanggung jawabkan.
      2. Efektif, berarti pengadaan barang/jasa harus sesuai dengan kebutuhan yang telah ditetapkan dan dapat
         memberikan manfaat yang sebesar-besarnya sesuai dengan sasaran yang ditetapkan.
      3. Terbuka dan Bersaing, berarti pengadaan barang/jasa harus terbuka bagi penyedia barang/jasa yang memenuhi
         persyaratan dan dilakukan melalui persaingan yang sehat di antara penyedia barang/jasa yang setara dan
         memenuhi syarat/kriteria tertentu berdasarkan ketentuan dan prosedur yang jelas dan transparan.
      4. Transparan, berarti semua ketentuan dan informasi mengenai pengadaan barang/jasa, termasuk syarat teknis
         administrasi pengadaan, tata cara evaluasi, hasil evaluasi, penetapan calon penyedia barang/jasa, sifatnya
         terbuka bagi peserta penyedia barang/jasa yang berminat serta bagi masyarakat luas pada umumnya.
      5. Adil/Tidak Diskriminatif, berarti memberikan perlakuan yang sama bagi semua calon penyedia barang/jasa dan
         tidak mengarah untuk memberi keuntungan kepada pihak tertentu, dengan cara dan atau alasan apa pun.
      6. Akuntabel, berarti harus mencapai sasaran baik fisik, keuangan maupun manfaat bagi kelancaran pelaksanaan
         tugas umum pemerintahan dan pelayanan masyarakat sesuai dengan prinsip-prinsip serta ketentuan yang
         berlaku dalam pengadaan barang/jasa.




294     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 295
                                                                                >>       Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                           05
Jenis-jenis Pelelangan                                    3. Terbuka     dan     Bersaing,      berarti    pelaksanaan
Pelelangan Umum, Pelelangan Terbatas                         Procurement harus terbuka bagi penyedia barang
Pelaksanaan metode ini dilaksanakan apabila nilai            dan jasa yang telah memenuhi persyaratan dan
tender diperkirakan lebih dari 5 miliar Rupiah dengan        dilakukan melalui persaingan yang sehat di antara
ketentuan pelaksanaan sebagai berikut:                       Penyedia Barang dan Jasa serta memenuhi syarat/
•   Pengumuman prakualifikasi                                kriteria   tertentu     berdasarkan      ketentuan      dan
•   Pemasukan dokumen prakualifikasi                         prosedur yang jelas dan transparan.
•   Evaluasi dokumen prakualifikasi                       4. Transparan, berarti semua ketentuan dan informasi
•   Penetapan pengumuman prakualifikasi                      mengenai     pelaksanaan       Procurement, termasuk
•   Undangan pengambilan dokumen pengadaan                   syarat teknis dan administrasi, tata cara evaluasi,
•   Penjelasan lelang - Pemasukan dan pembukaan              hasil evaluasi, penetapan calon penyedia barang dan
    penawaran                                                jasa bersifat terbuka.
•   Evaluasi penawaran - Pembuatan berita acara hasil     5. Adil dan tidak diskriminatif, berarti memberikan
    pelelangan                                               perlakuan yang sama bagi semua calon Penyedia
•   Penetapan pemenang lelang                                Barang     dan    Jasa,    tidak   mengarahkan        untuk
•   Pengumuman pemenang lelang                               memberikan keuntungan kepada pihak tertentu
•   Sanggahan peserta lelang                                 dengan cara dan/atau alasan apa pun.
    -   Penandatanganan kontrak                           6. Akuntabel, berarti proses, hasil dan pembayaran
    -   Pembayaran uang muka                                 pengadaan harus dapat dipertanggungjawabkan.
Pemilihan Langsung                                        7. Tanggung         jawab        (responsibility),      proses
Tata cara pengadaan barang dan jasa dengan metode            procurement dilaksanakan secara hati-hati dan
pemilihan langsung dilaksanakan dengan proses                patuh terhadap ketentuan yang berlaku.
sebagai berikut:                                          8. Independen, berarti keputusan procurement diambil
•   Undangan kepada penyedia barang dan jasa                 secara obyektif dan bebas dari tekanan pihak
•   Pemberian penjelasan dokumen pengadaan                   mana pun.
•   Penyampaian penawaran - Pembukaan penawaran           Etika Procurement
•   Evaluasi penawaran                                    Dalam    pelaksanaan        Procurement,        semua    pihak
•   Klarifikasi teknis dan negosiasi                      yang terkait dalam proses tersebut antara lain unit
•   Penetapan penyedia barang dan jasa terpilih           Pelaksanaan Pengadaan, User serta Penyedia Barang
•   Penunjukan penyedia barang dan jasa                   dan Jasa harus memenuhi etika sebagai berikut:
•   Penandatanganan                                       1. Melaksanakan kewajiban masing-masing secara
                                                             tertib disertai rasa tanggung jawab untuk mencapai
Prosedur Pengadaan Barang dan                                kelancaran dan ketepatan tercapainya tujuan
Jasa di Lingkup Perseroan                                    Procurement.
Prinsip Dasar Procurement                                 2. Bekerja secara profesional dan mandiri atas dasar
Dalam    pelaksanaan     proses    Procurement    harus      kejujuran serta menjaga kerahasiaan dokumen
memperhatikan Prinsip Dasar Procurement, yaitu:              yang seharusnya dirahasiakan, seperti Harga
1. Efektif, berarti kegiatan Procurement harus sesuai        Perkiraan Sendiri (HPS), untuk mencegah terjadinya
    dengan kebutuhan/rencana yang telah ditetapkan           penyimpangan          dalam     pelaksanaan       kegiatan
    dan dapat memberikan manfaat yang optimal bagi           Procurement.
    perusahaan.                                           3. Tidak saling mempengaruhi baik langsung maupun
2. Efisien, berarti kegiatan Procurement dilaksanakan        tidak langsung untuk mencegah dan menghindari
    untuk mencapai kualitas sesuai dengan yang               terjadinya persaingan tidak sehat.
    ditetapkan, dengan waktu yang telah disepakati        4. Menerima dan bertanggungjawab atas segala
    pada tingkat harga yang terbaik.                         keputusan        yang     ditetapkan    sesuai       dengan
                                                             kesepakatan para pihak.




                                                                                             PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                               Laporan Tahunan 2024        295
Page 296
                                      MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      5. Menghindari dan mencegah terjadinya conflict of              2. Beban Eksploitasi/Operational Expenditure (OPEX)
         interest di antara para pihak.                                  Semua       pengeluaran/biaya      untuk     memperoleh
      6. Menghindari dan mencegah terjadinya pemborosan                  Barang dan Jasa yang dibebankan kepada Biaya
         dalam pelaksanaan kegiatan Procurement.                         Umum dan Administrasi, biaya tenaga kerja, biaya
      7. Menghindari        dan    mencegah        penyalahgunaan        training, biaya hadiah undian, biaya hadiah non-
         wewenang dan/atau kolusi dengan tujuan untuk                    undian dan biaya promosi dengan kriteria sebagai
         keuntungan pribadi, golongan atau pihak lain                    berikut:
         yang secara langsung atau tidak langsung dapat                  •    Tidak memenuhi kriteria barang investasi.
         merugikan bank.                                                 •    Mempunyai sifat sewa (murni) walaupun memiliki
      8. Menghindari dan mencegah terjadinya Korupsi,                         umur teknis selama 5 (lima) tahun atau lebih.
         Kolusi    dan      Nepotisme      (KKN)    dalam    proses      •    Untuk enhancement aplikasi, yaitu khusus untuk
         Procurement.                                                         Solusi Teknologi Informasi terkait enhancement
      9. Tidak menerima hadiah atau imbalan dalam bentuk                      atau penyempurnaan aplikasi yang menggunakan
         apa pun, baik secara langsung maupun tidak                           Change Request, dapat dibebankan kepada BUA
         langsung.                                                            sepanjang tidak menambah nilai manfaat.
                                                                      3. Penganggaran         Kembali      dan      Pencadangan
      Sarana atau Media Proses                                           apabila kewajiban atas tagihan Penyedia Barang
      Pengadaan Barang dan/atau Jasa                                     dan Jasa melewati tahun anggaran (misalnya akibat
      Untuk menunjang terlaksananya proses pengadaan                     adanya termin pembayaran atau retensi), maka:
      barang dan/atau jasa, perusahaan menyediakan media                 •    Untuk beban investasi, harus dianggarkan
      serta fasilitas melalui E-Procurement Perusahaan                        kembali pada periode tahun anggaran berikutnya
      melalui situs web https://procurement.co.id:7348.                       sebesar sisa termin yang belum dibayar untuk
                                                                              pengadaan yang bersangkutan oleh User.
      Sistem E-Procurement digunakan agar pengadaan                      •    Untuk beban eksploitasi, harus dicadangkan
      dapat    dilakukan     secara     transparan     dan   dapat            pada akhir tahun anggaran untuk pekerjaan yang
      dimonitor oleh semua panitia pengadaan.                                 manfaatnya sudah diterima oleh MTF (BAST/
                                                                              BAKP sudah ditandatangani) dan dianggarkan
      Pedoman Pembebanan                                                      kembali untuk pekerjaan yang belum diterima
      Pengadaan Barang dan Jasa                                               oleh User.
      Realisasi Procurement harus sesuai RKAP tahun                   4. Pembukuan          Pencatatan           transaksi     atas
      berjalan baik atas beban pos anggaran investasi                    Pengadaan         agar   mengacu         pada   Kebijakan
      (belanja modal) maupun pos anggaran eksploitasi                    Akuntansi yang berlaku di Mandiri Tunas Finance
      (biaya umum dan administrasi)                                      dan ketentuan dalam Standard Pedoman Akuntansi.
      1. Capital Expenditure
         Pengadaan       Fixed     Asset    bergerak   dan    tidak   Harga Perkiraan Sendiri (HPS)
         bergerak yang dikategorikan kepada pengeluaran               Harga    Perkiraan     Sendiri     (HPS)     adalah    analisa
         investasi dibebankan kepada belanja modal (Capital           perhitungan perkiraan biaya pengadaan barang/
         Expenditure), klasifikasi barang Capital Expenditure         jasa    yang    dihitung    atas     dasar     lingkup    dan
         memiliki kriteria sebagai berikut:                           spesifikasi barang/jasa yang akan diadakan, dengan
         •    Tidak habis dipakai dalam waktu 1 (satu) tahun          memanfaatkan sumber data yang dapat digunakan
         •    Tidak mudah rusak/hilang                                serta menggunakan metode analisa teknis yang
         •    Apabila rusak pada umumnya dapat diperbaiki             sesuai. Setiap proses pengadaan, kecuali pembelian
         •    Satuannya mudah diawasi, dihitung dan dapat             langsung dan pembelian secara online, wajib memiliki
              diberi kode                                             HPS sebagai acuan dalam pelaksanaan proses
         •    Nilai perolehannya sesuai dengan ketentuan              klarifikasi/negosiasi harga terhadap suatu penawaran
              yang berlaku                                            serta untuk menetapkan pejabat pemutus pengadaan.




296     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 297
                                                                                       >>     Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                              05
HPS harus mencerminkan harga yang wajar dan                      Proses Pengadaan Melalui
dapat dipertanggungjawabkan, Penyusunan HPS                      Metode Proses Tender
harus sudah memperhitungkan biaya pajak sesuai                   1. Memberikan undangan kepada penyedia barang
dengan ketentuan yang berlaku, beban biaya umum                     dan jasa.
(overhead cost) dan keuntungan (margin/profit)                   2. Tahapan proses aanwijzing.
yang wajar bagi penyedia jasa. Revisi HPS dapat                  3. Penyampaian penawaran:
dilaksanakan apabila memenuhi salah satu kriteria                   a. Penyampaian          dokumen    penawaran     secara
sebagai berikut                                                          e-tendering    melalui       website   pengadaan
1. Terdapat komponen biaya yang di dalam HPS awal                        Perusahaan https://procurement.co.id:7348;
   belum diperhitungkan                                             b. Penawar menyampaikan dokumen penawaran
2. Proses Negosiasi telah final dengan kondisi harga                     (administrasi, teknis,    harga)   secara   online
   hasil negosiasi masih di atas HPS, namun tidak                        dengan cara mengunggah (upload) dokumen
   memungkinkan untuk dilaksanakan pengadaan                             penawaran      melalui        https://procurement.
   ulang   karena        jumlah    rekanan    yang   mampu               co.id:7348.
   melaksanakan      pekerjaan        terbatas   atau    tidak   4. Tahapan proses klarifikasi dan negosiasi.
   menjamin pencapaian sasaran.                                  5. Tahapan untuk memperoleh harga yang sesuai dan
                                                                    meyakinkan kejelasan teknis dan biaya yang dapat
Pengajuan Permintaan Pengadaan                                      dipertanggung jawabkan.
1. User menyampaikan permintaan pengadaan yang                   6. Tahapan proses klarifikasi dan negosiasi lanjutan
   dituangkan dalam Nota kepada Unit Pelaksana                      (Jika diperlukan), dilaksanakan jika dari segi teknis
   Pengadaan dengan mencantumkan informasi-                         dan biaya masih belum sesuai dengan TOR yang
   informasi     yang       dibutuhkan       dalam      proses      diajukan.
   pengadaan, serta melampirkan dokumen-dokumen                  7. Penetapan penyedia barang dan jasa terpilih.
   pendukung yang diprasyaratkan.                                8. Tim     pengadaan/unit        pelaksana     pengadaan
2. Permintaan pengadaan harus disetujui oleh Pejabat                mengusulkan calon penyedia barang dan jasa
   yang berwenang, sesuai dengan matriks approval                   terpilih kepada tim pejabat yang berwenang
   Pengajuan Barang dan Jasa.                                       menetapkan penyedia barang dan jasa dengan
3. Dipastikan adanya ketersediaan anggaran atas                     melampirkan berita acara evaluasi dan negosiasi
   setiap pengadaan.                                                dan keterangan lainnya untuk ditetapkan.
4. Permintaan Pengadaan Barang dan Jasa Teknologi                9. Penunjukan penyedia barang dan jasa.
   Informasi untuk proyek IT strategis diajukan                  10. Panitia mengeluarkan surat keputusan penunjukan
   kepada Unit Pelaksana Pengadaan berdasarkan                      penyedia barang/jasa kepada penyedia barang dan
   keputusan inisiatif IT strategis yang ditetapkan oleh            jasa terpilih serta menerbitkan surat pemberitahuan
   Komite yang berwenang atau Rapat Direksi pada                    kepada peserta yang kalah.
   penyusunan RKAP awal tahun dan perubahan-                     11. Penandatanganan kontrak.
   perubahannya pada tahun berjalan.
5. Proses Procurement baru dapat dilaksanakan                    Penetapan Sistem Pengadaan
   apabila seluruh persyaratan yang terkait dengan               Penetapan Metode & Jenis Pengadaan
   proses Procurement tersebut telah diperoleh dari              Dengan mempertimbangkan jenis, sifat dan nilai
   unit kerja terkait.                                           barang/jasa serta kondisi lokasi dan jumlah penyedia
6. Unit Procurement melakukan evaluasi atas setiap               barang/jasa yang ada, unit kerja pengadaan barang
   permintaan pengadaan yang disampaikan untuk                   dan jasa/panitia pengadaan dan/atau bersama-
   memastikan       bahwa         seluruh    dokumen     yang    sama     pengguna      barang/jasa       terlebih   dahulu
   diprasyaratkan telah lengkap.                                 harus    menetapkan         metode/sistem      pengadaan
7. Ketepatan waktu proses pengadaan dilaksanakan                 yang paling tepat atau cocok dengan barang/jasa
   sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.                   yang bersangkutan, antar lain meliputi: metode




                                                                                                  PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                    Laporan Tahunan 2024      297
Page 298
                                       MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      pengadaan,        sistem       penyampaian           penawaran,          harga yang dimasukkan ke dalam 1 (satu) sampul
      metode evaluasi penawaran dan sistem kontrak                             tertutup kepada Unit Kerja Pengadaan Barang dan
      pengadaan yang akan digunakan.                                           Jasa/Panitia Pengadaan.
                                                                            2. Metode Dua Sampul
      Metode pengadaan dapat dilakukan dengan metode                           Metode Dua Sampul yaitu penyampaian Dokumen
      sebagai berikut:                                                         Penawaran       yang      terdiri         dari     persyaratan
      •    Pelelangan umum                                                     administrasi dan persyaratan teknis dimasukkan
      •    Pemilihan terbatas                                                  dalam      sampul    tertutup       I,    sedangkan        harga
      •    Penunjukan langsung                                                 penawaran dimasukkan dalam sampul tertutup II,
      •    Pengadaan/pembelian langsung                                        selanjutnya sampul I dan sampul II dimasukkan ke
      •    Sayembara/kontes                                                    dalam 1 (satu) sampul penutup.
                                                                            3. Metode Dua Tahap
      Metode pengadaan lainnya yang akan ditetapkan                            Metode Dua Tahap yaitu penyampaian Dokumen
      berdasarkan Peraturan Direksi meliputi jenis pekerjaan                   Penawaran       yang     terdiri          dari     persyaratan
      pengadaan:                                                               administrasi dan persyaratan teknis dimasukkan
      •    Barang adalah benda baik berwujud maupun tidak                      dalam sampul tertutup I (tahap I), sedangkan
           berwujud.                                                           harga penawaran dimasukkan dalam sampul
      •    Jasa pemborongan adalah layanan pekerjaan                           tertutup     (tahap    II),     yang        penyampaiannya
           konstruksi     atau    wujud        fisik     lainnya    yang       dilakukan dalam 2 (dua) tahap secara terpisah dan
           perencanaan teknis dan spesifikasinya ditetapkan                    dalam waktu yang berbeda. Metode Dua Tahap
           oleh pengguna barang/jasa dan proses serta                          dipergunakan untuk Pengadaan Barang/Jasa
           pelaksanaan diawasi oleh pengguna barang/jasa                       berteknologi tinggi, kompleks dan berisiko tinggi
           atau pengawas yang ditugasi.                                        atau     mengutamakan          tercapainya/pemenuhan
      •    Jasa konsultasi, adalah layanan jasa keahlian                       kriteria kinerja tertentu dari keseluruhan sistem.
           profesional yang membutuhkan keahlian tertentu
           di berbagai bidang keilmuan.                                     Pemilihan       sistem       penyampulan                   dilakukan
      •    Jasa lainnya, adalah jasa yang membutuhkan                       berdasarkan      pertimbangan               derajat    kerumitan
           kemampuan        tertentu      yang         mengutamakan         pekerjaan yang akan dilelangkan.
           keterampilan    (skillware)     dalam         suatu     sistem
           tata kelola yang telah dikenal luas di dunia usaha               Penyampaian Dokumen Penawaran
           untuk menyelesaikan suatu pekerjaan atau segala                  Metode penyampaian dan pembukaan Dokumen
           pekerjaan dan/atau penyediaan jasa selain Jasa                   Penawaran       harus     mengikuti           ketentuan        yang
           Konsultasi, Pemborongan dan Barang.                              diprasyaratkan dalam Dokumen Pengadaan. Syarat
                                                                            mendaftar,     memenuhi          syarat      pendaftaran        dan
      Sistem Penyampulan dan                                                mengambil Dokumen Lelang dengan syarat pasca
      Penyampaian Dokumen Penawaran                                         kualifikasi dan tata cara penyampaian Dokumen
      Metode Penyampulan Dokumen Penawaran                                  Penawaran adalah sebagai berikut:
      Metode penyampulan Dokumen Penawaran harus                            1. Penawar yang berhak menyampaikan Dokumen
      mengikuti     ketentuan yang         diprasyaratkan          dalam       Penawaran adalah Penyedia Barang/Jasa yang
      Dokumen Pengadaan dan Unit Kerja Pengadaan                               telah lulus prakualifikasi dan masuk dalam daftar
      Barang dan Jasa/Panitia Pengadaan pada waktu acara                       peserta yang diundang. Penyampaian Dokumen
      pemberian penjelasan (aanwijzing) bahwa yang dipakai                     Penawaran      dilakukan        dengan           cara    sebagai
      adalah salah satu dari 3 (tiga) metode berikut ini:                      berikut:
      1. Metode Satu Sampul                                                    a. Secara Langsung
           Metode Satu Sampul yaitu penyampaian Dokumen                           i.   Peserta secara langsung menyampaikan
           Penawaran       yang      terdiri      dari     persyaratan                 dokumen penawarannya ke dalam tempat
           administrasi, persyaratan teknis dan penawaran                              pemasukan penawaran yang telah disediakan



298       PT Mandiri Tunas Finance
          Laporan Tahunan 2024
Page 299
                                                                                   >>       Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                                05
       oleh Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa/                      (upload)     dokumen        penawaran         melalui
       Panitia Pengadaan.                                              https://procurement. co.id:7348.
  ii. Batas        waktu      paling      lambat      untuk         iii. Dokumen penawaran yang telah diunggah
       pemasukan dokumen penawaran ke dalam                            (upload)     dalam        bentuk     format       pdf
       tempat pemasukan dokumen penawaran                              akan    dienkripsi     (password)     oleh     sistem
       harus      sesuai    dengan     ketentuan     dalam             e-procurement dan password tersebut (file
       Dokumen Pengadaan yaitu sebelum batas                           certificate) akan dikirim ke penawar.
       waktu penutupan pemasukan Dokumen                            iv. Penawar dilarang memberikan kode enkripsi
       Penawaran/Proposal.                                             (password/certificate) sebelum batas akhir
  iii. Pada batas waktu penyampaian dokumen                            unggah dokumen penawaran.
       berakhir,    Unit     Kerja   Pengadaan       Barang         v. Dokumen penawaran yang tidak dapat dibuka
       dan Jasa/Panitia Pengadaan menyatakan                           saat pembukaan penawaran, baik karena
       penyampaian Dokumen Penawaran/Proposal                          kesalahan password atau kerusakan file
       ditutup,     menolak     Dokumen       Penawaran/               softcopy yang dikirim oleh Penawar, menjadi
       Proposal     yang      terlambat    dan      menolak            risiko Penawar.
       penambahan Dokumen Penawaran/Proposal.                       vi. Sebelum batas waktu unggah berakhir,
  iv. Penawar        harus     memasukkan        Dokumen               peserta      dapat       mengganti       dokumen
       Penawaran/Proposal dalam sampul dengan                          penawaran (per item yang diprasyaratkan)
       kondisi tertutup dan direkat.                                   dan file yang berlaku adalah file yang
  v. Pada sampul hanya ditulis: alamat pengguna                        terakhir diunggah.
       jasa dan nama paket pekerjaan yang akan                      vii. Setelah   batas     waktu    unggah        berakhir,
       dikerjakan di sudut kiri atas sampul.                           Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa/
  vi. Apabila sampul tidak direkat sesuai dengan                       Panitia Pengadaan meminta kode enkripsi
       petunjuk, Unit Kerja Pengadaan Barang dan                       (password/file       certificate)   tersebut.    Unit
       Jasa/Panitia Pengadaan tidak bertanggung                        Kerja Pengadaan Barang dan Jasa/Panitia
       jawab atas isi sampul penawaran. Penawaran                      Pengadaan dapat memberikan batasan waktu
       yang tidak direkat atau terdapat kesalahan                      tertentu untuk menyerahkan kode enkripsi
       penulisan pada sampul Dokumen Penawaran                         (password), apabila sampai batas waktu yang
       tidak menggugurkan penawaran.                                   ditentukan peserta tidak memberikan kode
  vii. Apabila penawar akan menarik/mengubah/                          enkripsi (password) atau kode yang diberikan
       mengganti/menambah dokumen penawaran                            tidak valid sehingga penawaran tidak dapat
       yang sudah dimasukkan ke dalam tempat                           dibuka atau dievaluasi, maka penawaran
       pemasukan Dokumen Penawaran, harus                              dinyatakan gugur.
       dilakukan      sebelum         waktu   penutupan       2. Sistem Evaluasi Penawaran Sistem evaluasi
       pemasukan Dokumen Penawaran.                              penawaran dibedakan menjadi 2 bagian yaitu:
b. Pengiriman       dokumen          penawaran      dengan       a. Sistem evaluasi penawaran untuk pengadaan
  e-tendering secara digital melalui website                        barang dan jasa yang terdiri dari sistem gugur,
  pengadaan Perusahaan https://procurement.                         sistem nilai, sistem penilaian biaya selama
  co.id:7348.                                                       umur ekonomis;
  i.   Penawar             menyampaikan          dokumen         b. Sistem evaluasi penawaran untuk pengadaan
       penawaran       (administrasi,     teknis,    harga)         jasa konsultasi yang dibagi menjadi Sistem
       secara online dengan cara mengunggah                         evaluasi kualitas, sistem evaluasi kualitas dan
       (upload)      dokumen         penawaran      melalui         biaya, sistem evaluasi biaya terendah.
       https://procurement.co.id:7348.
  ii. Penawar              menyampaikan          dokumen      Bentuk dan jenis ikatan kerja
       penawaran       (administrasi,     teknis,    harga)   Bentuk ikatan kerja terdiri dari bukti pembelian
       secara online dengan cara mengunggah                   barang, SPK, Kontrak kerja:


                                                                                                PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                  Laporan Tahunan 2024          299
Page 300
                                   MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      1. Jenis Ikatan kerja terdiri dari ikatan lumpsum,        6. Penjelasan lelang - pemasukan dan pembukaan
         ikatan harga satuan dengan volume, ikatan                 penawaran
         gabungan lumpsum dan harga satuan, ikatan              7. Evaluasi penawaran - pembuatan berita acara
         terima jadi, ikatan harga satuan tanpa volume             hasil pelelangan
         pemesanan pasti, ikatan penyerahan bertahap            8. Penetapan pemenang lelang
         dengan batas volume maksimal, ikatan cost plus         9. Pengumuman pemenang lelang
         fee, ikatan persentase.                                10. Sanggahan peserta lelang
      2. Jaminan pengadaan barang dan jasa dalam                11. Penandatanganan kontrak
         pelaksanaan pengadaan barang dan jasa harus            12. Pembayaran uang muka
         disadari   adanya     risiko-risiko   yang   mungkin
         Timbul, di antaranya pengunduran diri dari             Pemilihan Langsung
         penyedia barang dan jasa, wan prestasi, risiko         Tata cara pengadaan barang dan jasa dengan metode
         penarikan uang muka, dan risiko lainnya.               pemilihan langsung dilaksanakan dengan proses
                                                                sebagai berikut:
      Jenis-jenis Pelelangan                                    1. Undangan kepada penyedia barang dan jasa
      Pelelangan Umum, Pelelangan Terbatas                      2. Pemberian penjelasan dokumen pengadaan
      Pelaksanaan metode ini dilaksanakan apabila nilai         3. Penyampaian penawaran - Pembukaan penawaran
      tender diperkirakan lebih dari 10 miliar Rupiah           4. Evaluasi penawaran
      dengan ketentuan pelaksanaan sebagai berikut:             5. Klarifikasi teknis dan negosiasi
      1. Pengumuman prakualifikasi                              6. Penetapan penyedia barang dan jasa terpilih
      2. Pemasukan dokumen prakualifikasi                       7. Penunjukan penyedia barang dan jasa
      3. Evaluasi dokumen prakualifikasi                        8. Penandatanganan kontrak
      4. Penetapan pengumuman prakualifikasi                    9. Pembayaran uang muka
      5. Undangan pengambilan dokumen pengadaan




300     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 301
                                                                                            >>       Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                                          05
KEPATUHAN TERHADAP PEDOMAN TATA KELOLA
PERUSAHAAN PEMBIAYAAN: KESESUAIAN TERHADAP
PERATURAN OJK NO. 29/POJK.05/2020 TENTANG
PERUBAHAN ATAS PERATURAN OJK NO. 30/
POJK.05/2014 TENTANG TATA KELOLA PERUSAHAAN
YANG BAIK BAGI PERUSAHAAN PEMBIAYAAN

Secara umum, Mandiri Tunas Finance sebagai perusahaan pembiayaan telah melaksanakan seluruh peraturan
yang dikeluarkan OJK, dan akan terus berupaya melakukan perbaikan untuk menciptakan nilai tambah bagi
pemegang saham dan pemangku kepentingan. Dalam hal pedoman penerapan GCG yang diatur berdasarkan
Peraturan OJK No. 29/ POJK.05/2020 tentang Perubahan atas Peraturan OJK No. 30/POJK.05/2014 tentang
Tata Kelola Perusahaan yang Baik bagi Perusahaan Pembiayaan, Perusahaan berupaya untuk mengembangkan
prinsip GCG sesuai dengan peraturan tersebut. Adapun uraian penerapannya dapat dilihat di bawah ini.


Kesesuaian Perkembangan Penerapan GCG di Lingkup Mandiri Tunas Finance
dengan Peraturan OJK No. 29/ POJK.05/2020 tentang Perubahan atas
Peraturan OJK No. 30/POJK.05/2014 tentang Tata Kelola Perusahaan yang
Baik bagi Perusahaan Pembiayaan

Isi Peraturan sebagai Prinsip Kepatuhan                                         Status   Penerapan di Lingkup Mandiri Tunas Finance


Penerapan         Prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik meliputi:              ✓      Informasi penting Perusahaan, seperti Laporan
Tata Kelola       Keterbukaan (transparency), akuntabilitas (accountability),            Tahunan, Laporan Keuangan, dll, telah tersedia
Perusahaan        pertanggungjawaban         (responsibility),    kemandirian            di halaman situs web Perusahaan.
yang Baik         (independency), serta kesetaraan dan kewajaran (fairness).

                  Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik bertujuan            ✓      Perusahaan dalam menjalan kegiatan usahanya
                  untuk:                                                                 selalu menerapkan tata kelola yang baik sesuai
                  • Mengoptimalkan nilai Perusahaan bagi Pemangku                        dengan 5 prinsip tersebut, sehingga tujuan
                     Kepentingan, khususnya Debitur, kreditur, dan/atau                  Perusahaan atas penerapan tata kelola yang
                     Pemangku Kepentingan lainnya;                                       baik tersebut dapat tercapai.
                  • Meningkatkan        pengelolaan     Perusahaan   secara
                     profesional, efektif, dan efisien;
                  • Meningkatkan kepatuhan Organ Perusahaan dan
                     DPS serta jajaran di bawahnya agar dalam membuat
                     keputusan dan menjalankan tindakan dilandasi pada etika
                     yang tinggi, kepatuhan terhadap peraturan perundang-
                     undangan, dan kesadaran atas tanggung jawab sosial
                     Perusahaan terhadap Pemangku Kepentingan maupun
                     kelestarian lingkungan;
                  • Mewujudkan Perusahaan yang lebih sehat, dapat
                     diandalkan, amanah, kompetitif, dan memenuhi prinsip
                     perlindungan konsumen; dan
                  • Meningkatkan kontribusi Perusahaan dalam perekonomian
                     nasional.




                                                                                                         PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                           Laporan Tahunan 2024           301
Page 302
                                      MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      Isi Peraturan sebagai Prinsip Kepatuhan                                         Status   Penerapan di Lingkup Mandiri Tunas Finance


                        Penerapan prinsip Tata Kelola Perusahaan Yang Baik paling       ✓      •   Perusahaan telah memiliki pedoman tata
                        sedikit diwujudkan dalam:                                                  tertib Dewan Komisaris dan Direksi;
                        • Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi, Dewan                  •   Perusahaan telah memiliki Piagam/
                           Komisaris, dan DPS;                                                     Pedoman Komite pendukung Dewan
                        • Kelengkapan dan pelaksanaan tugas komite dan satuan                      Komisaris;
                           kerja yang menjalankan fungsi pengendalian internal;                •   Perusahaan telah memiliki kebijakan
                        • Penanganan Benturan Kepentingan;                                         tata kelola yang baik dan di dalamnya
                        • Penerapan fungsi kepatuhan, audit internal, dan audit                    terdapat pengaturan mengenai benturan
                           eksternal;                                                              kepentingan;
                        • Penerapan manajemen risiko dan sistem pengendalian                   •   Perusahaan     telah     memiliki   fungsi
                           internal;                                                               kepatuhan dan audit internal beserta
                        • Penerapan kebijakan remunerasi;                                          kebijakan dan prosedurnya
                        • Transparansi kondisi keuangan dan non-keuangan; dan                  •   Perusahaan     telah     memiliki   fungsi
                        • Rencana bisnis.                                                          manajemen risiko beserta kebijakan dan
                                                                                                   pengendalian internal;
                                                                                               •   Kebijakan remunerasi dilakukan oleh Komite
                                                                                                   Nominasi dan Remunerasi Perusahaan;
                                                                                               •   Transparansi    kondisi   keuangan    dan
                                                                                                   non keuangan telah diterapkan oleh
                                                                                                   Perusahaan, hal tersebut terbukti dalam
                                                                                                   halaman website perusahaan tersedia
                                                                                                   informasi keuangan dan non keuangan; dan
                                                                                               •   Perusahaan telah memiliki rencana jangka
                                                                                                   panjang dan jangka pendek, jangka pendek
                                                                                                   disusun untuk 1 tahun dalam bentuk
                                                                                                   rencana bisnis dengan isi sesuai dengan
                                                                                                   ketentuan OJK.

                        Dalam melakukan kegiatan usaha, Perusahaan wajib                ✓      Kegiatan usaha Perusahaan telah disesuaikan
                        menyelenggarakan kegiatan usahanya secara sehat dan                    dengan    ketentuan    perundang-undangan
                        mematuhi semua peraturan perundang-undangan industri jasa              termasuk ketentuan OJK yang berkaitan
                        keuangan yang berada dalam pengawasan OJK.                             dengan industri perusahaan pembiayaan.

                        Perusahaan wajib memiliki standar operasi dan prosedur yang     ✓      Seluruh kegiatan bisnis dan operasional
                        memadai untuk seluruh aktivitas bisnis Perusahaan yang                 Perusahaan telah memiliki kebijakan dan
                        ditetapkan oleh Direksi.                                               prosedur yang telah ditetapkan oleh Direksi.

      Rapat Umum        RUPS Perusahaan wajib diselenggarakan sesuai                    ✓      Perusahaan melakukan RUPS Tahunan sesuai
      Pemegang          ketentuan     peraturan      perundang-undangan dan                    Undang-undang yang berlaku.
      Saham             anggaran dasar Perusahaan yang transparan dan dapat
                        dipertanggungjawabkan.

                        Dalam mengambil keputusan, RUPS harus menjaga kepentingan       ✓      Keputusan RUPS berdasarkan musyawarah dan
                        semua pihak, khususnya kepentingan Debitur, kreditur, dan              mufakat semua pemegang saham.
                        kepentingan pemegang saham minoritas.

      Pemegang          Setiap pihak yang menjadi pemegang saham pengendali             ✓      Pemegang saham Perusahaan telah lulus
      Saham             Perusahaan wajib memenuhi ketentuan penilaian kemampuan                penilaian kemampuan dan kepatutan sebagai
                        dan kepatutan. Ketentuan mengenai penilaian kemampuan dan              pemegang saham pengendali.
                        kepatutan diatur dengan Peraturan OJK mengenai penilaian
                        kemampuan dan kepatutan.

                        Pemegang saham Perusahaan melalui RUPS harus memastikan         ✓      Perusahaan menjalankan RUPS sebagaimana
                        Perusahaan dijalankan berdasarkan praktik usaha pembiayaan             yang diatur dalam POJK.
                        yang sehat.

                        Pemegang saham harus memiliki komitmen            terhadap      ✓      Komitmen pemegang saham selalu diberikan
                        pengembangan operasional Perusahaan.                                   untuk pengembangan operasional Perusahaan.

                        Pemegang saham Perusahaan dilarang mencampuri kegiatan          ✓      Pemegang     Saham      Perusahaan    tidak
                        operasional Perusahaan yang menjadi tanggung jawab                     mencampuri kegiatan Operasional Perusahaan
                        Direksi sesuai dengan ketentuan anggaran dasar Perusahaan              sebagaimana telah ditentukan dalam Undang-
                        dan peraturan perundang-undangan, kecuali dalam rangka                 Undang Perusahaan Terbatas.
                        melaksanakan hak dan kewajiban selaku RUPS.

                        Pemegang saham Perusahaan yang menjabat sebagai anggota         ✓      Anggota Direksi dan Dewan Komisaris
                        Direksi, anggota Dewan Komisaris, atau anggota DPS pada                Perusahaan selalu mendahulukan kepentingan
                        Perusahaan yang sama harus mendahulukan kepentingan                    Perusahaan    dan   mempraktikkan fungsi
                        Perusahaan.                                                            pelaksanaan dan pengawasan sesuai dengan
                                                                                               ketentuan perundang-undangan.




302    PT Mandiri Tunas Finance
       Laporan Tahunan 2024
Page 303
                                                                                                   >>       Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                                                   05
Isi Peraturan sebagai Prinsip Kepatuhan                                                Status   Penerapan di Lingkup Mandiri Tunas Finance


Direksi           Perusahaan yang memiliki aset lebih dari Rp200.000.000.000,00          ✓      Perusahaan memiliki 3 (tiga) Direksi.
                  wajib memiliki paling sedikit 3 (dua) orang anggota Direksi.

                  Seluruh anggota Direksi dari Perusahaan yang seluruh                   ✓      Pemegang saham Perusahaan merupakan
                  pemegang sahamnya:                                                            badan hukum Indonesia yang dimiliki secara
                  • warga negara Indonesia; dan/atau                                            langsung maupun tidak langsung oleh WNI,
                  • badan hukum Indonesia yang dimiliki secara langsung                         sehingga seluruh anggota Direksi Perusahaan
                     maupun tidak langsung oleh warga negara Indonesia,                         berkewarganegaraan Indonesia.
                  • wajib berkewarganegaraan Indonesia.

                  Perusahaan yang di dalamnya terdapat kepemilikan asing baik            ✓      Tidak ada kepemilikan asing dalam Perusahaan.
                  secara langsung maupun tidak langsung wajib memiliki paling
                  sedikit 50% anggota Direksi yang merupakan warga negara
                  Indonesia.

                  Anggota Direksi Perusahaan wajib berdomisili di wilayah negara         ✓      Seluruh anggota       Direksi   berdomisili   di
                  Republik Indonesia.                                                           Indonesia.

                  Bagi anggota Direksi berkewarganegaraan asing wajib memiliki           ✓      Tidak ada anggota Direksi berkewarganegaraan
                  surat izin menetap dan surat izin bekerja dari instansi berwenang.            asing.

                  Seluruh anggota Direksi Perusahaan harus                 memiliki      ✓      Seluruh anggota Direksi Perusahaan memiliki
                  pengetahuan yang relevan dengan jabatannya.                                   pengetahuan yang relevan dengan jabatannya
                                                                                                dan seluruh anggota Direksi Perusahaan telah
                                                                                                lulus uji kemampuan dan kepatutan OJK.

                  Anggota Direksi Perusahaan dilarang melakukan rangkap jabatan          ✓      Anggota Direksi Perusahaan tidak merangkap
                  sebagai Direksi pada perusahaan lain kecuali sebagai anggota                  jabatan pada perusahaan lain.
                  Dewan Komisaris paling banyak pada 3 (tiga) Perusahaan lain.
                  Tidak termasuk rangkap jabatan apabila anggota Direksi yang
                  bertanggung jawab terhadap pengawasan atas penyertaan
                  pada anak perusahaan yang memiliki usaha di bidang
                  pembiayaan, menjalankan tugas fungsional menjadi anggota
                  Dewan Komisaris pada anak perusahaan yang dikendalikan oleh
                  Perusahaan, sepanjang perangkapan jabatan tersebut tidak
                  mengakibatkan yang bersangkutan mengabaikan pelaksanaan
                  tugas dan wewenang sebagai anggota Direksi Perusahaan.

                  Setiap anggota Direksi Perusahaan wajib lulus penilaian                ✓      Seluruh anggota Direksi telah lulus penilaian
                  kemampuan dan kepatutan. Ketentuan mengenai penilaian                         kemampuan dan kepatutan sebagaimana
                  kemampuan dan kepatutan diatur dengan Peraturan OJK                           diatur POJK.
                  mengenai penilaian kemampuan dan kepatutan.

                  Anggota Direksi Perusahaan wajib memenuhi kriteria sebagai             ✓      Anggota Direksi telah memenuhi kriteria yang
                  berikut:                                                                      ditentukan OJK.
                  • mampu untuk bertindak dengan itikad baik, jujur dan
                     profesional;
                  • mampu bertindak untuk kepentingan Perusahaan dan/atau
                     Pemangku Kepentingan lainnya;
                  • mendahulukan      kepentingan    Perusahaan     dan/atau
                     Pemangku Kepentingan lainnya dari pada kepentingan
                     pribadi;
                  • mampu mengambil keputusan berdasarkan penilaian
                     independen dan objektif untuk kepentingan Perusahaan
                     dan Debitur, kreditur, dan/atau Pemangku Kepentingan
                     lainnya; dan
                  • mampu menghindarkan penyalahgunaan kewenangannya
                     untuk mendapatkan keuntungan pribadi yang tidak
                     semestinya atau menyebabkan kerugian bagi Perusahaan.

                  Direksi Perusahaan wajib:                                              ✓      Direksi Perusahaan menjalani tugas dan
                  • mematuhi peraturan perundang-undangan, anggaran                             tanggung   jawabnya sebagaimana yang
                      dasar, dan peraturan internal lain dari Perusahaan dalam                  diamanatkan dalam Undang-undang dan
                      melaksanakan tugasnya;                                                    Anggaran Dasar.
                  • mengelola Perusahaan sesuai dengan kewenangan dan
                      tanggung jawabnya;
                  • mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugasnya kepada
                      RUPS;
                  • memastikan agar Perusahaan memperhatikan kepentingan
                      semua pihak, khususnya kepentingan Debitur, kreditur,
                      dan/atau Pemangku Kepentingan lainnya;
                  • memastikan agar informasi mengenai Perusahaan
                      diberikan kepada Dewan Komisaris dan DPS secara tepat
                      waktu dan lengkap; dan
                  • membantu dan menyediakan fasilitas dan/atau sumber
                      daya untuk kelancaran pelaksanaan tugas dan wewenang
                      Organ Perusahaan dan DPS




                                                                                                                 PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                   Laporan Tahunan 2024            303
Page 304
                                       MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      Isi Peraturan sebagai Prinsip Kepatuhan                                                 Status   Penerapan di Lingkup Mandiri Tunas Finance


                        Perusahaan wajib memiliki anggota Direksi yang membawahkan              ✓      Fungsi kepatuhan dalam Perusahaan dipimpin
                        fungsi kepatuhan. Fungsi kepatuhan adalah serangkaian                          langsung oleh Direktur Utama.
                        tindakan atau langkah-langkah untuk memastikan bahwa
                        kebijakan, ketentuan, sistem, dan prosedur, serta kegiatan
                        usaha yang dilakukan oleh Perusahaan telah sesuai dengan
                        peraturan perundang-undangan serta memastikan kepatuhan
                        Perusahaan terhadap komitmen yang dibuat oleh Perusahaan
                        kepada OJK dan/atau otoritas pengawas lain yang berwenang.

                        Perusahaan wajib memiliki satuan kerja atau pegawai yang                ✓      Perusahaan memiliki satuan kerja yang
                        melaksanakan fungsi kepatuhan. Satuan kerja atau pegawai                       menjalani fungsi kepatuhan, yaitu Legal
                        bertugas membantu Direksi dalam memastikan kepatuhan                           Division.
                        terhadap peraturan perundang-undangan di bidang usaha
                        pembiayaan dan peraturan perundang-undangan lainnya.
                        Satuan kerja atau pegawai yang dimaksud bertanggungjawab
                        kepada anggota Direksi yang membawahkan fungsi kepatuhan.

                        Anggota Direksi Perusahaan dilarang:                                    ✓      Direksi Perusahaan menjalankan tugas dan
                        • melakukan transaksi yang mempunyai Benturan                                  tanggung jawabnya sebagaimana yang diatur
                           Kepentingan, dengan kegiatan Perusahaan tempat                              dalam peraturan perundang-undangan dan
                           anggota Direksi dimaksud menjabat;                                          anggaran dasar Perusahaan.
                        • memanfaatkan jabatannya pada Perusahaan tempat
                           anggota Direksi dimaksud menjabat untuk kepentingan
                           pribadi, keluarga, dan/atau pihak lain yang dapat
                           merugikan atau mengurangi keuntungan Perusahaan
                           tempat anggota Direksi dimaksud menjabat;
                        • mengambil dan/atau menerima keuntungan pribadi
                           dari Perusahaan tempat anggota Direksi dimaksud
                           menjabat selain remunerasi dan fasilitas yang ditetapkan
                           berdasarkan keputusan RUPS; dan
                        • memenuhi permintaan pemegang saham yang terkait
                           dengan kegiatan operasional Perusahaan tempat anggota
                           Direksi dimaksud menjabat selain yang telah ditetapkan
                           dalam RUPS.

                        Direksi Perusahaan wajib menyelenggarakan rapat Direksi                 ✓      Sepanjang tahun 2024 Direksi melakukan rapat
                        secara berkala paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan.              sebanyak 48 (empat puluh delapan) kali.
                        Direksi Perusahaan wajib menghadiri rapat Direksi paling sedikit
                        50% dari jumlah rapat Direksi dalam periode 1 (satu) tahun.

                        Hasil rapat Direksi wajib dituangkan dalam risalah rapat Direksi        ✓      Seluruh rapat Direksi tahun 2024 telah
                        dan didokumentasikan dengan baik. Perbedaan pendapat                           didokumentasikan dalam risalah rapat Direksi
                        (dissenting opinions) yang terjadi dalam keputusan rapat Direksi               dengan mencantumkan perbedaan pendapat
                        wajib dicantumkan secara jelas dalam risalah rapat Direksi                     jika ada.
                        disertai alasan perbedaan pendapat (dissenting opinions)
                        tersebut. Anggota Direksi Perusahaan yang hadir maupun yang
                        tidak hadir dalam rapat Direksi berhak menerima salinan risalah
                        rapat Direksi.

                        Jumlah rapat Direksi yang telah diselenggarakan dan jumlah              ✓      Rapat Direksi telah diungkapkan dalam Laporan
                        kehadiran masing-masing anggota Direksi Perusahaan harus                       Tata Kelola Perusahaan yang Baik.
                        dimuat dalam laporan penerapan Tata Kelola Perusahaan
                        yang Baik.

                        Direksi Perusahaan harus menjamin pengambilan                           ✓      Direksi  Perusahaan   dalam    mengambil
                        keputusan yang efektif, tepat, dan cepat serta dapat bertindak                 keputusan mempertimbangkan segala aspek.
                        secara independen, tidak mempunyai kepentingan yang dapat
                        mengganggu kemampuannya untuk melaksanakan tugas
                        secara mandiri dan objektif.

      Dewan Komisaris   Perusahaan yang memiliki aset lebih dari Rp200.000.000.000,00           ✓      Perusahaan memiliki empat anggota Dewan
                        (dua ratus miliar rupiah) wajib memiliki paling sedikit 2 (dua)                Komisaris dan dua di antaranya adalah
                        orang anggota Dewan Komisaris. Perusahaan wajib mempunyai                      Komisaris Independen. Seluruh Komisaris
                        paling sedikit 1 (satu) orang anggota Dewan Komisaris yang                     Perusahaan berdomisili di Indonesia.
                        berdomisili di wilayah negara Republik Indonesia.

                        Bagi anggota Dewan Komisaris berkewarganegaraan asing                   ✓      Perusahaan tidak memiliki Dewan Komisaris
                        yang berdomisili di wilayah negara Republik Indonesia wajib                    berkewarganegaraan asing.
                        memiliki: surat izin menetap; dan surat izin bekerja, dari instansi
                        berwenang.




304    PT Mandiri Tunas Finance
       Laporan Tahunan 2024
Page 305
                                                                                              >>      Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                                           05
Isi Peraturan sebagai Prinsip Kepatuhan                                           Status   Penerapan di Lingkup Mandiri Tunas Finance


                  Anggota Dewan Komisaris Perusahaan dilarang melakukan             ✓      Anggota Dewan Komisaris tidak merangkap
                  rangkap jabatan sebagai anggota Dewan Komisaris pada lebih               jabatan sebagai Dewan Komisaris di perusahaan
                  dari 3 (tiga) Perusahaan lain. Tidak termasuk rangkap jabatan            lain.
                  apabila:
                  • anggota Dewan Komisaris non independen menjalankan
                     tugas fungsional dari pemegang saham Perusahaan yang
                     berbentuk badan hukum pada kelompok usahanya; dan/
                     atau
                  • anggota Dewan Komisaris menduduki jabatan pada
                     organisasi atau lembaga nirlaba,
                  • sepanjang yang bersangkutan tidak mengabaikan
                     pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota
                     Dewan Komisaris Perusahaan.

                  Anggota Dewan Komisaris harus memenuhi persyaratan tidak          ✓      Seluruh anggota Komisaris merupakan pihak
                  pernah menjadi anggota Direksi pada Perusahaan yang sama                 eksternal Perusahaan dan sebelumnya bukan
                  dalam kurun waktu 6 (enam) bulan terakhir.                               sebagai anggota Direksi Perusahaan.

                  Setiap anggota Dewan Komisaris Perusahaan wajib lulus             ✓      Setiap anggota Dewan Komisaris          telah
                  penilaian kemampuan dan kepatutan. Ketentuan mengenai                    uji   kemampuan     dan kepatutan       yang
                  penilaian kemampuan dan kepatutan diatur dengan Peraturan                diselenggarakan OJK.
                  OJK mengenai penilaian kemampuan dan kepatutan.

                  Dewan Komisaris Perusahaan wajib:                                 ✓      Dewan Komisaris menjalankan kewajibannya
                  • melaksanakan tugas pengawasan dan pemberian nasihat                    sebagaimana diamanatkan dalam Undang-
                    kepada Direksi;                                                        undang dan anggaran Dasar Perusahaan.
                  • mengawasi Direksi dalam menjaga keseimbangan
                    kepentingan semua pihak;
                  • menyusun laporan kegiatan Dewan Komisaris yang
                    merupakan bagian dari laporan penerapan Tata Kelola
                    Perusahaan yang Baik;
                  • memantau efektivitas penerapan Tata Kelola Perusahaan
                    yang Baik;
                  • memberikan persetujuan dalam hal Dewan Pengawas
                    Syariah memerlukan bantuan anggota komite yang
                    struktur organisasinya berada di bawah Dewan Komisaris;
                    dan
                  • memastikan bahwa Direksi telah menindaklanjuti temuan
                    audit dan rekomendasi dari satuan kerja audit intern
                    Perusahaan, auditor eksternal, hasil pengawasan OJK
                    dan/atau hasil pengawasan otoritas lain.

                  Anggota Dewan Komisaris Perusahaan dilarang:                      ✓      Dewan Komisaris dalam menjalankan tugas dan
                  • melakukan transaksi yang mempunyai Benturan                            fungsinya sesuai dengan peraturan perundang-
                     Kepentingan dengan kegiatan Perusahaan tempat                         undangan yang berlaku dan Anggaran Dasar
                     anggota Dewan Komisaris dimaksud menjabat;                            Perusahaan.
                  • memanfaatkan jabatannya pada Perusahaan tempat
                     anggota Dewan Komisaris dimaksud menjabat untuk
                     kepentingan pribadi, keluarga, dan/atau pihak lain
                     yang dapat merugikan atau mengurangi keuntungan
                     Perusahaan tempat anggota Dewan Komisaris dimaksud
                     menjabat;
                  • mengambil dan/atau menerima keuntungan pribadi dari
                     Perusahaan tempat anggota Dewan Komisaris dimaksud
                     menjabat, selain remunerasi dan fasilitas yang ditetapkan
                     berdasarkan keputusan RUPS; dan
                  • mencampuri kegiatan operasional Perusahaan yang
                     menjadi tanggung jawab Direksi.

                  Anggota Dewan Komisaris Perusahaan berhak memperoleh              ✓      Direksi selalu memberikan informasi kepada
                  informasi dari Direksi mengenai Perusahaan secara lengkap                Dewan Komisaris dengan lengkap dan tepat
                  dan tepat waktu.                                                         waktu.




                                                                                                           PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                             Laporan Tahunan 2024          305
Page 306
                                      MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      Isi Peraturan sebagai Prinsip Kepatuhan                                          Status   Penerapan di Lingkup Mandiri Tunas Finance


                        Perusahaan       yang     memiliki     aset    lebih    dari     ✓      Perusahaan memiliki seorang Komisaris
                        Rp200.000.000.000,00 wajib memiliki paling sedikit 1                    Independen dan memenuhi persyaratan yang
                        (satu) orang Komisaris Independen. Komisaris Independen                 disyaratkan oleh OJK.
                        Perusahaan harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:
                        • tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan anggota Direksi,
                            anggota Dewan Komisaris, anggota DPS, atau pemegang
                            saham Perusahaan, dalam Perusahaan yang sama;
                        • tidak pernah menjadi anggota Direksi, anggota Dewan
                            Komisaris, anggota DPS atau menduduki jabatan 1 (satu)
                            tingkat di bawah Direksi pada Perusahaan yang sama atau
                            perusahaan lain yang memiliki hubungan afiliasi dengan
                            Perusahaan tersebut dalam kurun waktu 2 (dua) tahun
                            terakhir;
                        • memahami peraturan perundang-undangan di bidang
                            pembiayaan dan peraturan perundang-undangan lain
                            yang relevan;
                        • memiliki pengetahuan yang baik mengenai kondisi
                            keuangan Perusahaan tempat Komisaris Independen
                            dimaksud menjabat;
                        • memiliki kewarganegaraan Indonesia; dan
                        • berdomisili di Indonesia.

                        Komisaris Independen mempunyai tugas pokok melakukan             ✓      Tugas dan fungsi Komisaris Independen
                        fungsi pengawasan untuk menyuarakan kepentingan Debitur,                tercantum dalam Tata Tertib Dewan Komisaris.
                        kreditur, dan Pemangku Kepentingan lainnya.

                        Komisaris Independen wajib melaporkan kepada OJK paling          ✓      Sepanjang tahun 2024 Komisaris Independen
                        lambat 10 hari kalender sejak ditemukannya:                             tidak menemukan pelanggaran dan hal-hal lain
                        • pelanggaran peraturan perundang-undangan di bidang                    yang membahayakan Perusahaan.
                           pembiayaan; dan/atau
                        • keadaan       atau    perkiraan   keadaan yang dapat
                           membahayakan kelangsungan usaha Perusahaan.

                        Perusahaan dilarang memberhentikan Komisaris Independen          ✓      Pada tahun 2024, Perseroan memberhentikan
                        karena tindakan Komisaris Independen dalam melaksanakan                 dengan hormat Totok Priyambodo dari posisi
                        tugasnya.                                                               sebagai Komisaris Perseroan dan mengangkat
                                                                                                Saptari.

                        Perusahaan      yang   memiliki   total aset   lebih   dari      ✓      Dewan Komisaris Perusahaan telah memiliki
                        Rp200.000.000.000,00 wajib membentuk komite audit, komite               komite audit, komite pemantau risiko dan komite
                        pemantau risiko dan komite remunerasi dan nominasi. Selain              remunerasi dan nominasi dalam menjalankan
                        komite di atas, Dewan Komisaris dapat membentuk komite lain             pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya.
                        guna menunjang pelaksanaan tugas Dewan Komisaris.

                        Komite Audit Perusahaan wajib beranggotakan paling sedikit:      ✓      Struktur komite audit Perusahaan telah sesuai
                        • 1 (satu) orang Komisaris Independen yang berkedudukan                 dengan ketentuan OJK.
                           sebagai ketua;
                        • 1 (satu) orang pihak independen yang memiliki keahlian
                           di bidang:
                           1. Audit;
                           2. Keuangan;
                           3. Akuntansi bagi Perusahaan Pembiayaan atau
                               akuntansi syariah bagi Perusahaan Pembiayaan
                               Syariah atau Perusahaan Pembiayaan yang memiliki
                               UUS. Yang berkedudukan sebagai anggota.

                        Komite audit wajib melaksanakan:                                 ✓      Struktur komite audit Perusahaan telah sesuai
                        • Pemantauan dan evaluasi atas perencanaan dan                          dengan ketentuan OJK.
                           pelaksanaan audit; dan
                        • Pemantauan atas tindak lanjut hasil audit dalam rangka
                           menilai kecukupan proses pelaporan keuangan.

                        Komite audit wajib melaksanakan:                                 ✓      Komite audit Perusahaan telah melaksanakan
                        • Pemantauan dan evaluasi atas perencanaan dan                          pemantauan dan evaluasi atas perencanaan
                           pelaksanaan audit; dan                                               dan pelaksanaan audit; dan Pemantauan atas
                        • Pemantauan atas tindak lanjut hasil audit dalam rangka                tindak lanjut hasil audit dalam rangka menilai
                           menilai kecukupan proses pelaporan keuangan.                         kecukupan proses pelaporan keuangan.




306    PT Mandiri Tunas Finance
       Laporan Tahunan 2024
Page 307
                                                                                               >>       Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                                              05
Isi Peraturan sebagai Prinsip Kepatuhan                                            Status   Penerapan di Lingkup Mandiri Tunas Finance


                  Pelaksanaan yang wajib dilakukan komite audit sebagaimana di       ✓      Komite audit telah melaksanakan pemantauan
                  atas, paling sedikit terhadap:                                            kepada seluruh tugas satuan kerja audit
                  • Pelaksanaan tugas satuan kerja audit internal;                          internal, kesesuaian pelaksanaan audit oleh
                  • Kesesuaian pelaksanaan audit oleh kantor akuntan publik                 kantor akuntan publik, kesesuaian laporan
                     dengan standar audit;                                                  keuangan dengan standar akuntansi keuangan
                  • Kesesuaian laporan keuangan dengan standar akuntansi                    dan pelaksanaan tindak lanjut atas hasil temuan
                     keuangan; dan                                                          satuan kerja audit intern, akuntan publik dan
                  • Pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi atas hasil temuan                audit eksternal lainnya.
                     satuan kerja audit intern, akuntan publik, dan hasil
                     pengawasan OJK, guna memberikan rekomendasi kepada
                     Dewan Komisaris.

                  Komite Audit wajib memberikan rekomendasi mengenai                 ✓      Komite audit telah memberikan rekomendasi
                  penunjukan akuntan publik dan kantor akuntan publik kepada                mengenai penunjukan akuntan publik dan
                  Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada RUPS                             kantor akuntan publik kepada Dewan Komisaris.

                  Komite Pemantau Risiko wajib beranggotakan paling sedikit:         ✓      Struktur komite pemantau risiko Perusahaan
                  • 1 (satu) orang Komisaris Independen yang berkedudukan                   telah sesuai dengan ketentuan OJK.
                     sebagai ketua; dan
                  • 1 (satu) orang pihak independen yang memiliki keahlian
                     di bidang keuangan dan/atau manajemen risiko yang
                     berkedudukan sebagai anggota.

                  Komite pemantau risiko wajib melakukan paling sedikit:             ✓      Komite pemantau risiko Perusahaan telah
                  • Evaluasi tentang kesesuaian antara kebijakan manajemen                  melaksanakan:
                     risiko dengan pelaksanaan kebijakan Perusahaan; dan                    • Melakukan evaluasi tentang kesesuaian
                  • Pemantauan dan evaluasi pelaksanaan tugas komite                           antara kebijakan manajemen risiko dengan
                     manajemen risiko dan satuan kerja manajemen risiko.                       pelaksanaan kebijakan Perusahaan;
                                                                                            • Pemantauan dan evaluasi pelaksanaan
                                                                                               tugas komite manajemen risiko dan
                                                                                               satuan kerja manajemen risiko.

                  Komite remunerasi & nominasi wajib beranggotakan paling            ✓      Struktur komite remunerasi & nominasi
                  sedikit:                                                                  Perusahaan telah sesuai dengan ketentuan OJK.
                  • 1 (satu) orang Komisaris Independen yang berkedudukan
                     sebagai ketua;
                  • 1 (satu) orang Komisaris;
                  • 1 (satu) orang pejabat dengan level jabatan 1 (satu) tingkat
                     di bawah Direksi yang membidangi pengelolaan sumber
                     daya manusia

                  Komite remunerasi dan nominasi wajib:                              ✓      Komite remunerasi dan nominasi Perusahaan
                  • Melakukan evaluasi dan rekomendasi terkait kebijakan                    telah melaksanakan: Melakukan evaluasi dan
                     remunerasi; dan                                                        rekomendasi terkait kebijakan remunerasi;
                  • Menyusun dan memberikan rekomendasi terkait kebijakan                   Menyusun dan memberikan       rekomendasi
                     nominasi.                                                              terkait kebijakan nominasi.

                  Perusahaan yang memiliki total aset sampai dengan                  ✓      Komite Audit bernaung di bawah pengawasan
                  Rp200.000.000.000,00 wajib memiliki fungsi yang membantu                  Dewan Komisaris Perusahaan.
                  Dewan Komisaris dalam memantau dan memastikan efektivitas
                  sistem pengendalian internal dan pelaksanaan tugas auditor
                  internal dan auditor eksternal dengan melakukan pemantauan
                  dan evaluasi atas perencanaan dan pelaksanaan audit dalam
                  rangka menilai kecukupan pengendalian internal termasuk
                  proses pelaporan keuangan.

                  Dewan Komisaris Perusahaan wajib menyelenggarakan rapat            ✓      Sepanjang tahun 2024 Dewan          Komisaris
                  Dewan Komisaris paling sedikit 1 (satu) kali dalam 3 (tiga)               menyelenggarakan rapat sebanyak 6 (enam) kali.
                  bulan. Anggota Dewan Komisaris Perusahaan wajib menghadiri
                  rapat Dewan Komisaris paling sedikit 75% dari jumlah rapat
                  Dewan Komisaris dalam periode 1 (satu) tahun. Hasil rapat
                  Dewan Komisaris wajib dituangkan dalam risalah rapat Dewan
                  Komisaris dan didokumentasikan dengan baik.

                  Perbedaan pendapat (dissenting opinions) yang terjadi dalam        ✓      Agenda rapat Dewan Komisaris tercantum
                  keputusan rapat Dewan Komisaris wajib dicantumkan secara jelas            dalam Risalah Rapat Dewan Komisaris.
                  dalam risalah rapat Dewan Komisaris disertai alasan perbedaan
                  pendapat tersebut. Anggota Dewan Komisaris Perusahaan yang
                  hadir maupun yang tidak hadir dalam rapat Dewan Komisaris
                  berhak menerima salinan risalah rapat Dewan Komisaris.

                  Jumlah rapat Dewan Komisaris yang telah diselenggarakan            ✓      Jumlah rapat telah tercantum dalam Tata Kelola
                  dan jumlah kehadiran masing-masing anggota Dewan                          Perusahaan yang Baik.
                  Komisaris harus dimuat dalam laporan penerapan Tata Kelola
                  Perusahaan yang Baik.




                                                                                                             PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                               Laporan Tahunan 2024           307
Page 308
                                      MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      Isi Peraturan sebagai Prinsip Kepatuhan                                            Status   Penerapan di Lingkup Mandiri Tunas Finance


                        Dewan Komisaris Perusahaan wajib menjamin pengambilan              ✓      Keputusan    Dewan      Komisaris      bersifat
                        keputusan yang efektif, tepat, dan cepat serta dapat bertindak            independen dan profesional.
                        secara independen dalam melaksanakan tugas.

      Dewan             Perusahaan Pembiayaan Syariah dan UUS wajib memiliki DPS.         N/A     Perusahaan tidak memiliki Dewan Pengawas
      Pengawas                                                                                    Syariah.
      Syariah

      Transparansi      Anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris wajib                  ✓      Kepemilikan saham Direksi dan Dewan
      Kepemilikan       mengungkapkan mengenai:                                                   Komisaris diungkapkan dalam daftar pemegang
      Saham             • kepemilikan sahamnya yang mencapai 5% (lima persen)                     saham.
                           atau lebih pada Perusahaan tempat anggota Direksi dan
                           anggota Dewan Komisaris dimaksud menjabat dan/atau
                           pada perusahaan lain yang berkedudukan di dalam dan di
                           luar negeri; dan
                        • hubungan keuangan dan hubungan keluarga dengan
                           anggota Direksi lain, anggota Dewan Komisaris lain,
                           anggota DPS, dan/atau pemegang saham Perusahaan
                           atau grup usaha tempat anggota Direksi dan anggota
                           Dewan Komisaris dimaksud menjabat, kepada Perusahaan
                           tempat anggota Direksi dan/atau anggota Dewan
                           Komisaris dimaksud menjabat dan dicantumkan dalam
                           laporan penerapan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik.

      Auditor           Auditor eksternal Perusahaan wajib ditunjuk oleh RUPS dari         ✓      Penunjukan Auditor Eksternal sesuai dengan
      Eksternal         calon auditor eksternal yang diajukan oleh Dewan Komisaris                rekomendasi dari komite audit.
                        berdasarkan usutan komite audit (jika ada). Pencalonan auditor
                        eksternal wajib disertai:
                        • alasan pencalonan dan besarnya honorarium atau imbal
                           jasa yang diusutkan untuk auditor eksternal tersebut; dan
                        • pernyataan kesanggupan yang ditandatangani oleh
                           auditor eksternal, untuk bebas dari pengaruh Direksi,
                           Dewan Komisaris, DPS dan pihak yang berkepentingan di
                           Perusahaan dan kesediaan untuk memberikan informasi
                           terkait dengan hasil auditnya kepada OJK.

                        Perusahaan wajib menyediakan semua catatan akuntansi dan           ✓      Perusahaan terbuka dalam memberikan
                        data penunjang auditor eksternal sehingga auditor eksternal               informasi dan data penunjang auditor eksternal.
                        dapat memberikan pendapatnya tentang kewajaran dan
                        kesesuaian laporan keuangan Perusahaan dengan standar
                        audit yang berlaku.

      Praktik dan       Perusahaan wajib menerapkan kebijakan remunerasi bagi              ✓      Kebijakan remunerasi telah diatur oleh Komite
      Kebijakan         anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, DPS, dan pegawai                Nominasi dan Remunerasi.
      Remunerasi        yang mendorong perilaku berdasarkan prinsip kehati-hatian
                        (prudent behaviour) yang sejalan dengan kepentingan jangka
                        panjang Perusahaan dan perlakuan adil terhadap Debitur,
                        kreditur, dan/atau Pemangku Kepentingan lainnya. Kebijakan
                        remunerasi harus memperhatikan pating sedikit:
                        • kinerja keuangan dan pemenuhan kewajiban Perusahaan
                            sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-
                            undangan yang berlaku;
                        • prestasi kerja individual;
                        • kewajaran dengan Perusahaan dan/atau level jabatan
                            yang setara (peer group); dan
                        • pertimbangan sasaran dan strategi jangka panjang
                            Perusahaan.

      Tata Kelola       Perusahaan wajib menyusun kebijakan dan rencana pembiayaan         ✓      Rencana Bisnis Perusahaan telah memuat
      Pembiayaan        yang dituangkan dalam rencana bisnis tahunan Perusahaan.                  rencana pembiayaan yang telah ditetapkan
                        Kebijakan dan rencana pembiayaan wajib:                                   oleh Direksi Perusahaan dan disosialisasikan
                        • ditetapkan oleh Direksi; dan                                            kepada fungsi kerja terkait.
                        • disosialisasikan kepada manajemen dan unit kerja terkait

                        Direksi wajib mengambil keputusan pembiayaan secara                ✓      Perusahaan telah membuat rencana bisnis
                        profesional dan mengoptimalkan nilai tambah kekayaan                      setiap tahunnya.
                        Perusahaan dengan tetap memperhatikan perlindungan
                        terhadap Debitur dan kepentingan bagi Pemangku
                        Kepentingan lainnya.




308    PT Mandiri Tunas Finance
       Laporan Tahunan 2024
Page 309
                                                                                                       >>       Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                                                       05
Isi Peraturan sebagai Prinsip Kepatuhan                                                    Status   Penerapan di Lingkup Mandiri Tunas Finance


                  Perusahaan wajib memiliki satuan kerja atau pegawai yang                   ✓      Dalam mengambil keputusan Direksi
                  bertanggung jawab:                                                                memperhatikan segala aspek.
                  • menyelenggarakan fungsi pemasaran, penerapan prinsip
                     mengenai nasabah, analisis pembiayaan, pemantauan
                     kualitas piutang pembiayaan, penagihan, penanganan
                     pengaduan Debitur;
                  • menyusun dan menerapkan standar dan prosedur kualitas
                     pembiayaan; dan
                  • menyusun dan menerapkan sistem dan prosedur
                     pengendalian internal untuk memastikan bahwa proses
                     pemberian pembiayaan dilakukan sesuai dengan kebijakan
                     dan strategi pembiayaan, serta tidak melanggar peraturan
                     perundangan. Untuk melakukan fungsi-fungsi tersebut,
                     Perusahaan wajib memiliki pegawai yang mempunyai
                     pengetahuan dan pengalaman di bidang pembiayaan.

                  Perusahaan dapat melakukan kerja sama dengan pihak                         ✓      Kerja sama dengan pihak ketiga selalu dituangkan
                  lain untuk melakukan fungsi penagihan kepada Debitur.                             dalam perjanjian tertulis dan bermeterai.
                  Perusahaan harus menuangkan kerja sama dengan pihak
                  lain dalam bentuk perjanjian tertulis bermeterai. Kerja sama
                  dengan pihak lain sebagaimana dimaksud wajib memenuhi
                  ketentuan sebagai berikut:
                  • pihak lain tersebut berbentuk badan hukum;
                  • pihak lain tersebut memiliki izin dari instansi berwenang;
                      dan
                  • pihak lain tersebut memiliki sumber daya manusia yang
                      telah memperoleh sertifikasi profesi di bidang penagihan
                      dari lembaga yang ditunjuk oleh asosiasi perusahaan
                      pembiayaan Indonesia. Perusahaan bertanggung jawab
                      penuh atas segala dampak yang ditimbulkan dari kerja sama
                      dengan pihak lain. Perusahaan wajib melakukan evaluasi
                      secara berkala atas kerja sama dengan pihak.

Manajemen         Perusahaan wajib menerapkan manajemen risiko dengan                        ✓      Manajemen Risiko dikelola dalam satu Divisi
Risiko dan        mengidentifikasi, menilai, dan Manajemen risiko harus                             tersendiri.
Pengendalian      disesuaikan dengan tujuan, kebijakan usaha, ukuran dan
Internal          kompleksitas usaha serta kemampuan Perusahaan. memantau
                  risiko usaha secara efektif.

                  Direksi Perusahaan wajib menetapkan pengendalian internal                  ✓      Pengendalian Internal dilakukan oleh Divisi
                  yang efektif dan efisien untuk memberikan keyakinan yang                          Manajemen Risiko dan Audit Internal.
                  memadai bahwa kegiatan usaha dijalankan sesuai dengan
                  sasaran dan strategi bisnis serta anggaran dasar dan aturan
                  internal lain Perusahaan, dan peraturan perundang-undangan

                  Pengendalian internal paling sedikit mencakup hal- hal sebagai             ✓      Pengendalian internal Perusahaan telah
                  berikut:                                                                          mencakup hal-hal sebagaimana yang diatur
                  • lingkungan pengendalian internal dalam Perusahaan yang                          pada ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
                     disiplin dan terstruktur;
                  • pengkajian dan pengelolaan risiko usaha, yaitu suatu
                     proses untuk mengidentifikasi, menganalisis, menilai, dan
                     mengelola risiko usaha;
                  • aktivitas pengendalian, yaitu tindakan yang dilakukan
                     dalam suatu proses pengendalian terhadap kegiatan
                     Perusahaan pada setiap tingkat dan unit dalam struktur
                     organisasi Perusahaan, antara lain mengenai kewenangan,
                     otorisasi, verifikasi, rekonsiliasi, penilaian atas prestasi kerja,
                     pembagian tugas dan keamanan terhadap aset perusahaan;
                  • sistem informasi dan komunikasi, yaitu suatu proses
                     penyajian laporan mengenai kegiatan operasional, finansial,
                     dan ketaatan atas peraturan perundang-undangan di
                     bidang usaha pembiayaan;
                  • tata cara monitoring, yaitu proses penilaian terhadap kualitas
                     sistem pengendalian internal termasuk fungsi internal audit
                     pada setiap tingkat dan unit struktur organisasi Perusahaan,
                     sehingga dapat dilaksanakan secara optimal; dan
                  • mekanisme pelaporan kepada Direksi dengan tembusan
                     kepada komite audit, dalam hal terjadi penyimpangan
                     kualitas sistem pengendalian internal termasuk fungsi
                     internal audit pada setiap tingkat dan unit struktur
                     organisasi Perusahaan.




                                                                                                                     PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                       Laporan Tahunan 2024            309
Page 310
                                      MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      Isi Peraturan sebagai Prinsip Kepatuhan                                            Status   Penerapan di Lingkup Mandiri Tunas Finance


      Rencana Bisnis    Perusahaan wajib menyusun rencana bisnis tahunan. Rencana          ✓      Perusahaan telah menyusun rencana bisnis
      Tahunan           bisnis tahunan paling sedikit meliputi:                                   tahunan.
                        • ringkasan eksekutif;
                        • evaluasi atas pelaksanaan Rencana Bisnis periode sebelumnya;
                        • visi, misi, dan strategi bisnis;
                        • Kebijakan dan rencana manajemen, meliputi:
                           1. Rencana kegiatan usaha;
                           2. Rencana pengembangan atau perluasan usaha;
                           3. Rencana permodalan;
                           4. Rencana pendanaan;
                           5. Rencana        pengembangan       dan/atau    perubahan
                                jaringan kantor atau saluran distribusi;
                           6. Rencana pengembangan organisasi, sumber daya
                                manusia, dan/atau teknologi informasi; dan
                           7. Rencana kegiatan dalam rangka meningkatkan literasi
                                dan inklusi keuangan bagi perusahaan pembiayaan.
                        • proyeksi laporan keuangan beserta asumsi yang digunakan;
                        • proyeksi rasio dan pos tertentu;
                        • informasi lainnya.

                        Perusahaan wajib menyampaikan rencana bisnis tahunan               ✓      Rencana Bisnis Tahunan telah dilaporkan
                        kepada OJK paling lambat pada tanggal 30 November sebelum                 sebelum tanggal jatuh tempo yang telah
                        tahun Rencana Bisnis dimulai.                                             ditentukan.

                        Perusahaan wajib menyampaikan Laporan Realisasi Rencana            ✓      Laporan realisasi rencana bisnis telah disusun
                        Bisnis secara semesteran kepada OJK. Laporan Realisasi                    sesuai dengan ketentuan dan disampaikan ke
                        Rencana Bisnis secara semesteran meliputi:                                OJK sesuai batas waktu yang ditentukan.
                        • penjelasan mengenai pencapaian Rencana Bisnis;
                        • penjelasan mengenai deviasi atas realisasi Rencana
                           Bisnis;
                        • tindak lanjut atas pencapaian Rencana Bisnis;
                        • rasio keuangan dan pos tertentu; dan
                        • informasi lainnya.

                        Laporan Realisasi Rencana Bisnis secara semesteran kepada          ✓      Laporan realisasi rencana bisnis disampaikan
                        OJK wajib disampaikan paling lambat 1 bulan setelah semester              sesuai dengan ketentuan regulasi yang berlaku.
                        yang bersangkutan berakhir.

                        Perusahaan wajib menyampaikan Laporan Pengawasan                   ✓      Laporan pengawasan rencana bisnis telah
                        Rencana Bisnis secara semesteran kepada Otoritas Jasa                     disusun sesuai dengan ketentuan dan
                        Keuangan. Laporan pengawasan rencana bisnis paling sedikit                disampaikan ke OJK sesuai batas waktu yang
                        memuat penilaian Dewan Komisaris mengenai:                                ditentukan.
                        • realisasi rencana bisnis baik secara kuantitatif maupun
                           kualitatif;
                        • Faktor yang mempengaruhi kinerja LJKNB; dan
                        • Upaya perbaikan kinerja LJKNB.

                        Laporan Realisasi pengawasan rencana bisnis kepada OJK             ✓      Laporan realisasi rencana bisnis disampaikan
                        wajib disampaikan paling lambat 1 bulan setelah semester yang             sesuai dengan ketentuan regulasi yang berlaku.
                        bersangkutan berakhir.

      Keterbukaan       Kebijakan dan strategi komunikasi Perusahaan harus                 ✓      Komunikasi Perusahaan dengan OJK melalui
      Informasi         memungkinkan informasi yang dibutuhkan diberikan kepada                   Sekretaris Perusahaan.
                        OJK secara lengkap, tepat waktu, dan dengan cara yang efisien.

                        Perusahaan wajib memiliki sistem pelaporan keuangan yang           ✓      Pelaporan keuangan telah dilakukan melalui
                        diandalkan untuk keperluan pengawasan dan Pemangku                        sistem yang diatur OJK dan BEI.
                        Kepentingan lain.

                        Perusahaan wajib mengungkapkan kepada OJK mengenai hal-            ✓      Perusahaan melakukan keterbukaan informasi.
                        hal penting, paling sedikit meliputi:
                        • pengunduran diri atau pemberhentian auditor eksternal;
                        • transaksi material dengan pihak terkait;
                        • Benturan Kepentingan yang sedang berlangsung dan/
                            atau yang mungkin akan terjadi; dan
                        • informasi material lain mengenai Perusahaan.

                        Pengungkapan hal-hal penting dimuat dalam             laporan      ✓      Telah termuat dalam Laporan Tata Kelola
                        penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik.                               Perusahaan yang Baik.

      Etika Bisnis      Direksi, Dewan Komisaris, DPS, dan karyawan Perusahaan             ✓      Tersedia dalam Peraturan Perusahaan.
                        dilarang menawarkan atau memberikan sesuatu, baik langsung
                        maupun tidak langsung kepada pihak lain, untuk mempengaruhi
                        pengambilan keputusan yang terkait dengan transaksi
                        pembiayaan, dengan melanggar ketentuan perundang-
                        undangan yang berlaku.




310    PT Mandiri Tunas Finance
       Laporan Tahunan 2024
Page 311
                                                                                               >>       Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                                                             05
Isi Peraturan sebagai Prinsip Kepatuhan                                            Status   Penerapan di Lingkup Mandiri Tunas Finance


                  Direksi, Dewan Komisaris, DPS, dan karyawan Perusahaan             ✓      Direksi, Dewan Komisaris, DPS, dan karyawan
                  dilarang menerima sesuatu untuk kepentingan pribadinya                    Perusahaan telah berkomitmen untuk tidak
                  dengan melanggar ketentuan perundang-undangan yang                        menerima      sesuatu    untuk   kepentingan
                  berlaku, baik langsung maupun tidak langsung, dari siapa                  pribadi, sesuai tertuang pada Pakta Integritas
                  pun, yang dapat mempengaruhi pengambilan keputusan yang                   Karyawan.
                  terkait dengan transaksi pembiayaan.

                  Perusahaan wajib membuat pedoman tentang perilaku etis,            ✓      Tercantum dalam Peraturan Perusahaan.
                  yang memuat nilai etika berusaha, sebagai panduan bagi Organ
                  Perusahaan dan seluruh karyawan Perusahaan.

Pelaporan         Perusahaan wajib menyusun laporan penerapan Tata Kelola            ✓      Perusahaan telah menyusun laporan penerapan
                  Perusahaan yang Baik pada setiap akhir tahun buku. Laporan                Tata Kelola Perusahaan yang Baik untuk OJK.
                  penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik paling sedikit
                  memuat:
                  • transparansi penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                     yang mengungkapkan seluruh aspek pelaksanaan prinsip
                     Tata Kelola Perusahaan Yang Baik sesuai dengan prinsip
                     tata Kelola perusahaan yang baik; dan
                  • rencana tindak yang meliputi tindakan korektif yang
                     diperlukan dan waktu penyelesaian serta kendala/
                     hambatan penyelesaiannya, apabila masih terdapat
                     kekurangan dalam penerapan Tata Kelola Perusahaan
                     yang Baik. Laporan penerapan Tata Kelola Perusahaan
                     yang Baik wajib disampaikan paling lambat tanggal 30
                     April tahun berikutnya.

Sanksi            Perusahaan yang melanggar ketentuan Peraturan Otoritas Jasa        ✓      Perusahaan tidak melanggar ketentuan yang
                  Keuangan ini dikenakan sanksi administrasi berupa peringatan              diatur dalam POJK.
                  tertulis. Dalam hal perusahaan melanggar ketentuan Peraturan
                  Otoritas Jasa Keuangan ini, namun pelanggaran tersebut telah
                  diselesaikan, tetap dikenakan sanksi administratif berupa
                  peringatan tertulis yang berakhir dengan sendirinya. Dalam hal
                  perusahaan telah memenuhi ketentuan POJK tersebut, OJK
                  mencabut sanksi administratif berupa peringatan tertulis.

                  Dalam hal OJK telah mengenakan sanksi administratif dan            ✓      Sepanjang tahun 2024 tidak terdapat sanksi
                  perusahaan tidak memenuhi ketentuan yang menyebabkan                      yang dikenakan ke Perusahaan.
                  dikenakan sanksi administratif, OJK dapat:
                  • menurunkan hasil penilaian tingkat risiko atau tingkat
                      kesehatan Perusahaan; dan
                  • melakukan penilaian kembali terhadap pihak utama
                      Perusahaan.




                                                                                                            PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                              Laporan Tahunan 2024           311
Page 312
                                 MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




312   PT Mandiri Tunas Finance
      Laporan Tahunan 2024
Page 313
        >>   Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan
                                                                    06




                              06
      TANGGUNG
  JAWAB SOSIAL
DAN LINGKUNGAN
   PERUSAHAAN                            PT Mandiri Tunas Finance
                                           Laporan Tahunan 2024     313
Page 314
                                  MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      Mandiri Tunas Finance senantiasa menjalankan komitmen untuk
      menciptakan bisnis yang mampu memberikan dampak positif bagi
      para pemangku kepentingan baik dalam jangka pendek maupun jangka
      panjang, melalui komitmen dan prinsip-prinsip penerapan keuangan
      berkelanjutan. Dampak positif tersebut antara lain direalisasikan melalui
      pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

      Informasi dan pembahasan terkait pelaksanaan, penyusunan berbagai
      strategi, pendekatan, desain program, serta monitoring dan evaluasi
      kegiatan TJSL dapat dilihat pada Laporan Keberlanjutan yang
      dibuat dalam buku yang terpisah namun menjadi bagian yang tidak
      terpisahkan dari Laporan Tahunan ini. Selain itu, dampak positif
      operasional Perseroan juga direalisasikan melalui penyusunan dan
      pelaksanaan program-program terpilih dalam Rencana Aksi Keuangan
      Berkelanjutan (RAKB) yang selaras dengan prinsip keuangan
      berkelanjutan serta kaidah Enviromental, Social, and Governance (ESG).




314    PT Mandiri Tunas Finance
       Laporan Tahunan 2024
Page 315
                                            >>     Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan
                                                                                                               06
DASAR
PENERAPAN TJSL

Perseroan menjalankan program TJSL dan aksi keuangan berkelanjutan berlandaskan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan Bagi Lembaga Jasa Keuangan,
Emiten, dan Perseroan Publik. Selain itu program dan kegiatan TJSL juga mengacu pada Misi Perusahaan yang
selaras dengan aspek Lingkungan, Sosial dan Tata Kelola (LST) atau Environmental, Social, and Governance
(ESG). Program TJSL juga dijalankan dengan berpedoman pada beragam regulasi, mencakup:
1. Undang-Undang No. 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara sebagaimana telah diubah terakhir
   dengan Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-
   Undang No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja.
2. Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas sebagaimana telah diubah terakhir dengan
   Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 2
   Tahun 2022 tentang Cipta Kerja.
3. Peraturan Pemerintah No. 47 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas;
4. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia No. PER-1/MBU/03/2023 tanggal 3 Maret 2023
   tentang Penugasan Khusus dan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Milik Negara.




RUANG
LINGKUP TJSL

Perseroan telah merumuskan subjek maupun isu prioritas untuk kemudian dirancang sebagai program yang
dapat memastikan keberlanjutan dari berbagai aspek, yakni aspek ekonomi, aspek lingkungan, dan aspek sosial
agar Perseroan dapat tumbuh berkelanjutan, bersih dari praktik korupsi, serta memberikan manfaat kepada para
pemangku kepentingan.




PRINSIP
TJSL

Secara berkesinambungan, Perseroan menjalankan berbagai aktivitas ESG yang bertumpu pada delapan prinsip
keuangan berkelanjutan yaitu:
1. Prinsip Investasi
2. Prinsip Strategi dan Praktik Bisnis Berkelanjutan
3. Prinsip Pengelolaan Risiko Sosial dan Lingkungan Hidup
4. Prinsip Tata Kelola
5. Prinsip Komunikasi yang Informatif
6. Prinsip Inklusif
7. Prinsip Pengembangan Sektor Unggulan Prioritas
8. Prinsip Koordinasi dan Kolaborasi




                                                                                    PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                      Laporan Tahunan 2024     315
Page 316
                                   MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




      PILAR
      TJSL

      Perseroan memiliki 3 pilar strategi yaitu:




            MENJADI TOP PLAYER                     PROFITABILITAS YANG               MEMPERBAIKI PROSES UNTUK
                 DI SEMUA SEGMEN                        BERKELANJUTAN                  PELAYANAN YANG TERBAIK




      STRATEGI
      PROGRAM TJSL

      Perseroan memiliki Rencana dan Langkah-langkah             2. Profitabilitas yang berkelanjutan:
      Strategi Jangka Panjang Periode 5 (Lima) Tahun.               a. Menumbuhkan produk high margin;
      Dalam penerapannya, Perseroan tetap berpegang                 b. Meningkatkan recovery;
      pada 3 (tiga) pilar strategi yaitu menjadi top player di      c. Menumbuhkan feebased income;
      semua segmen, profitabilitas yang berkelanjutan, serta        d. Menerapkan cost efficiency;
      memperbaiki proses untuk pelayanan yang terbaik.              e. Menjaga kualitas portofolio.
                                                                 3. Memperbaiki Proses untuk Pelayanan yang Terbaik:
      Strategi    tersebut   diimplementasikan     ke   dalam       a. Melalui kolaborasi dengan Livin dan Kopra untuk
      beberapa tahapan, yaitu:                                         melayani pelanggan;
      1. Menjadi top player di semua segmen:                        b. Meningkatkan proses akuisisi melalui MTF 1Access;
         a. Menjadi pemimpin di captive market Bank Mandiri;        c. Mengoptimalkan pelayanan melalui MTF Mobile;
         b. Menumbuhkan segmen wholesale (korporat,                 d. Meningkatkan proses dan layanan melalui
            komersial, UMKM);                                          Business Process Re-engineering (BPR) retail
         c. Menjadi pemimpin di dealer pareto; dan                     dan fleet segment.
         d. Meningkatkan penetrasi di setiap segmen
            potensi multiguna.




      STRUKTUR
      PENGELOLA TJSL

      Pelaksanaan TJSL oleh Perseroan dikelola oleh divisi       pengelolaan TJSL dilakukan secara langsung oleh
      yang membawahi tugas dan tanggung jawab CSR,               satu level di bawah Sekretaris Perusahaan, yakni
      yaitu Corporate Secretary Division atau dalam hal ini      Departemen Corporate Communication yang mana
      disebut sebagai Sekretaris Perusahaan. Lebih khusus        dapat dilihat secara struktural, sebagai berikut:




316     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 317
                                                          >>       Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan
                                                                                                                                                       06
                                                Corporate Secretary Division Head



                                                                                                Corporate Secretary Deputy
                                                                                                      Division Head




                                   Anti Fraud                  Corporate Communication                Office of the Board
                                Department Head                   Department Head*                    Department Head




*Departemen Corporate Communication memiliki wewenang untuk mengelola tugas dan tanggung jawab CSR.




PENCAPAIAN
TJSL 2024

Sebagai wujud keberhasilan PT Mandiri Tunas Finance dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan
Lingkungan, Perseroan berhak meraih penghargaan pada ajang Marketeers Sustainable Marketing Excellence
Award 2024. Dalam ajang tersebut, MTF menerima rekognisi sebagai Green Financing Program of The Year 2024
berkat salah satu programnya, yaitu MTF Autofiesta dengan tajuk “Special for Go Green” yang tujuannya untuk
menyelenggarakan inklusi penerapan pembiayaan berkelanjutan di tahun 2024.




HIGHLIGHT
CSR 2024

Selama tahun 2024, Perseroan melaksanakan berbagai kegiatan CSR yang memberikan manfaat bagi masyarakat
sebagai berikut:


                                         Tujuan Pembangunan
Jenis Kegiatan TJSL/CSR                                                    Penjelasan                            Capaian
                                         Berkelanjutan

Donor Darah spesial Hari Ulang           TPB No. 3, Good Health and        Alokasi dana Rp10.185.750             Melakukan donor darah
Tahun Mandiri Tunas Finance              Well-being                        Periode pelaksanaan bulan             sebanyak 150 kantong darah
ke 15                                                                      Februari 2024

Berbagi dengan Anak Yatim                TPB No. 1 (No Poverty) dan        Alokasi dana Rp20.000.000             Melakukan pembagian sembako
Piatu bersama Mandiri Tunas              No. 2 (Zero Hunger)               Periode pelaksanaan bulan             dan peralatan sekolah kepada
Finance                                                                    Maret 2024                            20 anak yatim

Berbagi Takjil bersama                   TPB No. 2 Zero Hunger             Alokasi dana Rp9.217.500              Melakukan pembagian takjil
Perwira Mandiri Tunas Finance                                              Periode pelaksanaan bulan             sebanyak 225 pax
Ramadhan 2024                                                              April 2024




                                                                                                                            PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                              Laporan Tahunan 2024     317
Page 318
                                   MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR




                                     Tujuan Pembangunan
      Jenis Kegiatan TJSL/CSR                                    Penjelasan                  Capaian
                                     Berkelanjutan

      Penyembelihan Hewan Kurban     • TPB No. 2: Zero Hunger    Alokasi dana Rp85.000.000   Memberikan seekor sapi 970 kg
      Hari Raya Idul Adha 1445 H       (Tanpa Kelaparan),        Periode pelaksanaan bulan
                                     • TPB No. 12: Responsible   Juni 2024
                                       Consumption and
                                       Production

      MTF Bersama Universitas        TPB No. 4 Quality           Alokasi dana Rp5.250.000    Telah dilaksanakan pelatihan
      Bunda Mulia                    Education                   Periode pelaksanaan bulan   dengan keikutsertaan 70 orang
                                                                 Juni 2024

      MTF Bersama Universitas        TPB No. 4 Quality           Alokasi dana Rp22.011.986   Telah dilaksanakan pelatihan
      Udayana                        Education                   Periode pelaksanaan bulan   dengan keikutsertaan 147 orang
                                                                 Juni 2024




      INFORMASI PENYAMPAIAN LAPORAN
      BERKELANJUTAN SECARA TERPISAH

      Laporan Berkelanjutan Perseroan disusun dengan mengacu kepada Peraturan OJK No. 51/POJK.03/2017 tentang
      Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik. Meskipun
      menjadi buku terpisah, Laporan Berkelanjutan merupakan dokumen yang tidak terpisahkan dari Laporan Tahunan
      ini, sebagaimana disyaratkan dalam Surat Edaran OJK No. 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi Laporan
      Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik, serta Petunjuk Teknis bagi Perusahaan Pembiayaan dan Perusahaan
      Pembiayaan Syariah Terkait Implementasi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017. Perseroan
      menyajikan Laporan Berkelanjutan secara terpisah sebagai bagian yang terintegrasi dengan Laporan Tahunan ini,
      yang dirilis bersamaan dengan Laporan Tahunan.




318     PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2024
Page 319
   >>     Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan
                                                                 06




Halaman ini sengaja dikosongkan




                                      PT Mandiri Tunas Finance
                                        Laporan Tahunan 2024     319
Page 320

          
Page 321
 LAPORAN
KEUANGAN
           07
Page 322
PT Mandiri Tunas Finance

Laporan keuangan
tanggal 31 Desember 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut
beserta laporan auditor independen/
Financial statements as of 31 December 2024 and
for the year then ended
with independent auditor’s report
Page 323
                                                                                                  mandiri
                                                                                                  tunas fonance
       ~~DR~~ P[~~3~J~la~alQV~ DoL~r"~9Q~ ~~3C~G3~0                               D~IQGe~Do ~( ~0~~(~~"~~~' ~~'~17~~E~~E7'T
        ~~~9~Q~J~ ~f/a~`J'C~~~BR9~ ~9f~~9~C~ f,~`~1~~                                                   Ge~LC~~1G3Do0C~7~
                   ~apOG3gG~ F(EUANG~~J                                                     `C~IL~ G3L~~pOoG~7~0(~fl~,~~"ST (~~Ge?
            ~b~G~C~C~Ia~ ~~I ~[~~L6°~BE~3 ~~~4                                          `H'6sIC~ Ir~G~9G1GJ'C~dG1f~ ~`1I'~l ~l'CC~'JC~M7~~
     ~~~ &~~~9fi~NJG3 ~IQG;IM~J' ~'(IQ~JG [~~~aG3C;l~~. PG1~Ga                        ~,1~S ~~' ~9 ~GC~L~G~JC~CG3 ~~~4 QG`~9Do
                   ~~~~~Q~ ~~f~~C~~~~                                                    G~~~3' S~h'ILS ~/C~A;1G3 ~GII~GJ C~G~9DC~~
              p5~ ~~'~GaC~~~f~3~ ~M~.9G~~ G~VCJl~6`J~~                                   ~'~C'1~GJ~~Ge~0 ~~G`J'~1~ 6~~d`J'QG~9~~
F~ami, yang berfanda fiangan di bawah ini:                                                                   We, the undersigned below:

1.    i~arvia                                      Pinohadi G Sumardi                                                                  Name
      R~I~mat l~antor                              Gedung Grata Mandiri Lt. 3A                                                Office address
                                                   J1. Imam ~onjol duo. 61
                                                   Men4~ng Jakar₹a Pusag 10390
      Alamat dorriisili                            J1. Salak L-8 6Calibata Indah                                   Domicile address or
        afi~u sesuai ~CTP                          4ZT 00~/RW OOS KeL Ftawajati                               address accora'ing fo ID
                                                   sec. Pancoran, Ja~arfia Selafian
      iVoPnor felepon                              (029) 2305608                                                        Telephone number
      Jaba4an                                      Direk4ur U4arna/Presidenf Director                                                Title

2.    iVama                                        R Eryawan f~urhariadi                                                               Name
      Al~anat kanfor                               Gedung Graha Mandiri Lt. 3A                                                Office address
                                                   JI. Imam ~onjol i~o. 61
                                                   Ment~ng Jakarta Pusa₹ 10390
      Alapnafi domisili                            JL. Tebe4 Timur Dalarn VIII L/27,                               Domicile address or
          tau sesuai ~CTP                          RT/f2W:002/009, del. Tebef T'imuP,                         address according fo ID
                                                   l~ec. Tebet
      Rlorr~or fielepon                            (021) 230560                                                         Telephone number
      Jabatan                                      DireEcfiur ~Ceuangan/Finance Director                                             Title
rrienyataE~an bahwa:                                                                                                            declare fhaf:
9. Ka,mi berfangg~ang jawab etas penyusunan den                            9. We are responsible for the preparation ana'
   penyajian laporan ~~uangan Pl' Manderi Tunas                               presentation of fhe financial statements of
   Finance;                                                                   PT Mandiri Tunas Finance;
2. Laporan ~euangan PT Mandiri Tunas Finance Yelah                         2. The financial statements of PT Mandiri Tunas
   di~usun den dis~jikan sesuai dengan Sgandar                                Finance have been prepared and presented in
   Al~un4ansi l~euangan di Indonesia;                                         accordance wifh Indonesian Frnancia! ,4ccounting
                                                                              Standards;
3. a. Semua informasi dalam laporan keuangan Pl'                           3. a. All information in the financial statements of PT
      Mandiri Tunas Finance 4elaG~ dimuafi secara                                Mandiri Tunas Finance have been fully
      lengkap den benar; den                                                     disclosed in a complete and truthfiul manner,'
                                                                                 ana'
     b. Lapor~n keuangan PT Mandiri Tunas Finance                             b. The financial statements of PT Mandiri Tunas
         ~Id~Ef I1l~Y1g~Pt~Un~ IP1~OPf71~S1 ~$~U lf~~f~ PT11aif~Pl~I             Finance do notcontain anyincorrectinformafion
         yang fidak benar, den fidak menghilang~an                               ormaterlalfacf,nordotheyomitanyinformafion
         informasi ~Yau faE~fa ma4erial;                                         or maferial fact;
4. ~~rni berfanggung jawab a₹as sis4em ~aengendalian                       4. We are responsible for fhe internal control system
   infereral dalaen P7 Mandiri Tuer~s Finance.                                of PT Mana'iri Tunas Finance.
DemiCCian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.                                   ~~             T'his staf~ment is made trufhfully.
                                   Jakarta, 24 Januari 2025/ Jakarta, 2~ January 025
                                                                        ,'


                                                                 s     ~
               1" puo~~~a~m~6 C~ S mardi                                        ~~         R [~~~ers~w V~anP~~~u~~u
                                                                z9AMX003797662
             Direkfiur Ufiama/President DirecPor                                     Dire~fur ~Ceuangan/Finance Director
Page 324
                                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                               Indonesian language.


             PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                            PT MANDIRI TUNAS FINANCE
                LAPORAN KEUANGAN                                                                   FINANCIAL STATEMENTS
            TANGGAL 31 DESEMBER 2024                                                               AS OF 31 DECEMBER 2024
       DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                                      AND FOR THE YEAR THEN ENDED
                TANGGAL TERSEBUT                                                            WITH INDEPENDENT AUDITOR’S REPORT
       BESERTA LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN

                                Daftar Isi                                                                Table of Contents


                                                                       Halaman/
                                                                        Page


Laporan Auditor Independen                                                                                      Independent Auditor’s Report

Laporan Posisi Keuangan............................................        1-2 ....................................Statement of Financial Position

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan                                                                                  Statement of Profit or Loss and
    Komprehensif Lain ...............................................       3    ................................ Other Comprehensive Income

Laporan Perubahan Ekuitas ........................................          4    .................................. Statement of Changes in Equity

Laporan Arus Kas .......................................................   5-6 ............................................ Statement of Cash Flows

Catatan atas Laporan Keuangan ................................. 7-124 ............................... Notes to the Financial Statements


                                                              ***************************
Page 325
                                                             The original report included herein is in the Indonesian
                                                                                                            language.



Laporan Auditor Independen                              Independent Auditor’s Report

Laporan No.      00025/2.1032/AU.1/07/0703-             Report No.         00025/2.1032/AU.1/07/0703-
1/1/I/2025                                              1/1/I/2025

Pemegang Saham, Dewan Komisaris, dan Direksi            The Shareholders and the                     Boards       of
                                                        Commissioners and Directors
PT Mandiri Tunas Finance                                PT Mandiri Tunas Finance

Opini                                                   Opinion

Kami telah mengaudit laporan keuangan                   We have audited the accompanying financial
PT Mandiri Tunas Finance (“Perusahaan”)                 statements of PT Mandiri Tunas Finance (the
terlampir, yang terdiri dari laporan posisi             “Company”), which comprise the statement of
keuangan tanggal 31 Desember 2024, serta                financial position as of 31 December 2024, and
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif          the statement of profit or loss and other
lain, laporan perubahan ekuitas, dan laporan arus       comprehensive income, statement of changes in
kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal              equity, and statement of cash flows for the year
tersebut, serta catatan atas laporan keuangan,          then ended, and notes to the financial
termasuk informasi kebijakan akuntansi material.        statements, including material accounting policy
                                                        information.

Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir          In our opinion, the accompanying financial
menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang           statements present fairly, in all material
material, posisi keuangan Perusahaan tanggal            respects, the financial position of the Company as
31 Desember 2024, serta kinerja keuangan dan            of 31 December 2024, and its financial
arus kasnya untuk tahun yang berakhir pada              performance and cash flows for the year then
tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi       ended, in accordance with Indonesian Financial
Keuangan di Indonesia.                                  Accounting Standards.

Basis opini                                             Basis for opinion

Kami melaksanakan audit kami berdasarkan                We conducted our audit in accordance with
Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut             Standards on Auditing established by the
Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”). Tanggung jawab       Indonesian Institute of Certified Public
kami menurut standar tersebut diuraikan lebih           Accountants (“IICPA”). Our responsibilities under
lanjut dalam paragraf Tanggung Jawab Auditor            those standards are further described in the
terhadap Audit atas Laporan Keuangan pada               Auditor’s Responsibilities for the Audit of the
laporan kami.       Kami independen terhadap            Financial Statements paragraph of our report.
Perusahaan berdasarkan ketentuan etika yang             We are independent of the Company in
relevan dalam audit kami atas laporan keuangan di       accordance with the ethical requirements
Indonesia, dan kami telah memenuhi tanggung             relevant to our audit of the financial statements
jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan               in Indonesia, and we have fulfilled our other
tersebut. Kami yakin bahwa bukti audit yang telah       ethical responsibilities in accordance with such
kami peroleh adalah cukup dan tepat untuk               requirements. We believe that the audit evidence
menyediakan suatu basis bagi opini kami.                we have obtained is sufficient and appropriate to
                                                        provide a basis for our opinion.

                                                    i
Page 326
                                                               The original report included herein is in the Indonesian
                                                                                                              language.



Laporan Auditor Independen (lanjutan)                     Independent Auditor’s Report (continued)

Laporan No. 00025/2.1032/AU.1/07/0703-                    Report No. 00025/2.1032/AU.1/07/0703-
1/1/I/2025 (lanjutan)                                     1/1/I/2025 (continued)


Hal audit utama                                           Key audit matters

Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut              Key audit matters are those matters that, in our
pertimbangan profesional kami, merupakan hal-hal          professional judgment, were of most significance
paling signifikan dalam audit kami atas laporan           in our audit of the financial statements of the
keuangan periode kini. Hal audit utama tersebut           current period. Such key audit matters were
disampaikan dalam konteks audit kami atas                 addressed in the context of our audit of the
laporan keuangan secara keseluruhan dan dalam             financial statements taken as a whole and in
merumuskan opini audit kami terhadapnya, dan              forming our audit opinion thereon, and we do not
kami tidak menyatakan suatu opini audit terpisah          provide a separate audit opinion on such key
atas hal audit utama tersebut. Untuk hal audit            audit matters. For the key audit matter below,
utama di bawah ini, penjelasan kami tentang               our description of how our audit addressed such
bagaimana audit kami merespons hal tersebut               key audit matter is provided in such context.
disampaikan dalam konteks tersebut.

Kami telah memenuhi tanggung jawab yang                   We have fulfilled the responsibilities described in
dijelaskan dalam paragraf Tanggung Jawab                  the Auditor’s Responsibilities for the Audit of the
Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan              Financial Statements paragraph of our report,
pada laporan kami, termasuk sehubungan dengan             including in relation to the key audit matter
hal audit utama yang dikomunikasikan di bawah ini.        communicated below. Accordingly, our audit
Oleh karena itu, audit kami mencakup pelaksanaan          included the performance of procedures
prosedur yang dirancang untuk merespons                   designed to respond to our assessment of the
penilaian kami atas risiko kesalahan penyajian            risks of material misstatement of the
material dalam laporan keuangan terlampir. Hasil          accompanying financial statements. The results
prosedur audit kami, termasuk prosedur yang               of our audit procedures, including the procedures
dilakukan untuk merespons hal audit utama di              performed to address the key audit matter below,
bawah ini, memberikan dasar bagi opini kami atas          provide the basis for our opinion on the
laporan keuangan terlampir.                               accompanying financial statements.




                                                     ii
Page 327
                                                                 The original report included herein is in the Indonesian
                                                                                                                language.



Laporan Auditor Independen (lanjutan)                       Independent Auditor’s Report (continued)

Laporan No. 00025/2.1032/AU.1/07/0703-                      Report No. 00025/2.1032/AU.1/07/0703-
1/1/I/2025 (lanjutan)                                       1/1/I/2025 (continued)

Cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang              Allowance for impairment losses on consumer
pembiayaan    konsumen,     piutang       sewa              financing receivables, finance lease receivables
pembiayaan dan anjak piutang (piutang                       and     factoring     receivables     (financing
pembiayaan)                                                 receivables)

Penjelasan atas hal audit utama:                            Description of key audit matter:

Seperti tercantum dalam Catatan 5, 6, dan 7 atas            As stated in Notes 5, 6, and 7 to the
laporan keuangan terlampir, nilai tercatat atas             accompanying financial statements, the carrying
piutang pembiayaan konsumen, piutang sewa                   value of consumer financing receivables, finance
pembiayaan, anjak piutang dan cadangan kerugian             lease receivables, factoring receivables and the
penurunan nilai terkaitnya adalah signifikan                related allowances are significant to the
terhadap laporan keuangan Perusahaan terlampir.             Company’s accompanying financial statements.
Pada tanggal 31 Desember 2024, nilai cadangan               As of 31 December 2024, the amounts of
kerugian penurunan nilai atas piutang pembiayaan            allowance for impairment losses for consumer
konsumen, piutang sewa pembiayaan dan anjak                 financing receivables, finance lease receivables
piutang adalah masing-masing sebesar Rp476.763              and factoring receivables are Rp476,763 million,
juta, Rp100.429 juta, dan Rp15.310 juta.                    Rp100,429 million, and Rp15,310 million,
Informasi kebijakan akuntansi material atas                 respectively. The material accounting policy
cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan             information of allowance for impairment losses of
diungkapkan dalam Catatan 2 dalam laporan                   financial assets are disclosed in Note 2 to the
keuangan terlampir.                                         accompanying financial statements.

Penentuan cadangan kerugian penurunan nilai                 Determination of allowance for impairment
aset keuangan tersebut di atas, memerlukan                  losses of the above-mentioned financial assets
pertimbangan dan memiliki ketidakpastian                    requires judgement and subject to estimation
estimasi mencakup penentuan model untuk                     uncertainty which includes determining the
menghitung cadangan kerugian penurunan nilai,               model to calculate allowance for impairment
identifikasi eksposur kredit yang mengalami                 losses, identification of credit exposures with
penurunan kualitas kredit yang signifikan, dan              significant deterioration in credit quality, and
penentuan asumsi yang digunakan dalam model                 determining assumptions used in the allowance
perhitungan cadangan kerugian penurunan nilai               for impairment losses calculation models (for
(untuk eksposur yang dinilai secara individual atau         exposures assessed on an individual or collective
kolektif), termasuk faktor ekonomi makro                    basis),         including        forward-looking
berorientasi masa depan.                                    macroeconomics factors.

Karena penentuan cadangan kerugian penurunan                Because the determination for allowance for
nilai piutang pembiayaan konsumen, piutang sewa             impairment losses on consumer financing
pembiayaan dan tagihan anjak piutang melibatkan             receivables, finance lease receivables and
pertimbangan dan estimasi signifikan dari                   factoring receivables involves significant
manajemen dan nilai tercatat yang signifikan,               judgments and estimates from the management
maka hal ini adalah hal audit utama bagi kami.              and the carrying amounts are significant, it is a
                                                            key audit matter for us.




                                                      iii
Page 328
                                                               The original report included herein is in the Indonesian
                                                                                                              language.



Laporan Auditor Independen (lanjutan)                     Independent Auditor’s Report (continued)

Laporan No. 00025/2.1032/AU.1/07/0703-                    Report No. 00025/2.1032/AU.1/07/0703-
1/1/I/2025 (lanjutan)                                     1/1/I/2025 (continued)

Cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang            Allowance for impairment losses on consumer
pembiayaan      konsumen,   piutang       sewa            financing receivables, finance lease receivables
pembiayaan dan anjak piutang (piutang                     and     factoring     receivables     (financing
pembiayaan) (lanjutan)                                    receivables) (continued)

Respon audit:                                             Audit response:

Kami menguji kontrol utama atas proses                    We tested the key controls over the process of
pemberian, pencatatan, dan pengawasan piutang             origination, recording, and monitoring of the
pembiayaan konsumen, piutang sewa pembiayaan              consumer financing receivables, finance lease
dan anjak piutang. Kami memperoleh pemahaman,             receivables and factoring receivables. We
menilai metodologi pengukuran penurunan nilai,            obtained     understanding      and     assessed
dan melakukan validasi model pencadangan                  impairment measurement methodologies, and
kerugian penurunan nilai, serta data masukan,             validated allowance for impairment losses’
dasar dan menilai kewajaran atas asumsi yang              models, inputs, and bases and assessed
digunakan oleh Perusahaan dalam menghitung                reasonableness of assumptions used by the
cadangan kerugian penurunan nilai. Kami menguji           Company in calculating the allowance for
segmentasi kredit dan tiga tahapan kualitas kredit        impairment losses. We tested the credit
portofolio sesuai dengan kriteria tingkatan               segmentation and classification into three stage
(staging) yang disusun oleh Perusahaan untuk              credit quality of loans portfolio in accordance
piutang pembiayaan konsumen, piutang sewa                 with staging criteria developed by the Company
pembiayaan       dan    anjak    piutang.    Kami         for consumer financing receivables, finance lease
membandingkan pengalaman historis dengan                  receivables and factoring receivables. We
keadaan saat ini dan kerugian terkini yang terjadi        compared the historical experience with the
dalam portofolio, serta menilai kewajaran atas            current circumstances and the recent losses
penyesuaian berorientasi masa depan, analisis             incurred in the portfolios, and assessed
faktor ekonomi makro, dan beberapa skenario               reasonableness of forward-looking adjustments,
probabilitas tertimbang untuk piutang pembiayaan          macroeconomic factor analysis, and probability-
konsumen, piutang sewa pembiayaan dan anjak               weighted multiple scenarios for consumer
piutang.                                                  financing receivables, finance lease receivables
                                                          and factoring receivables.




                                                     iv
Page 329
                                                                The original report included herein is in the Indonesian
                                                                                                               language.



Laporan Auditor Independen (lanjutan)                      Independent Auditor’s Report (continued)

Laporan No. 00025/2.1032/AU.1/07/0703-                     Report No. 00025/2.1032/AU.1/07/0703-
1/1/I/2025 (lanjutan)                                      1/1/I/2025 (continued)

Cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang             Allowance for impairment losses on consumer
pembiayaan      konsumen,   piutang       sewa             financing receivables, finance lease receivables
pembiayaan dan anjak piutang (piutang                      and     factoring     receivables     (financing
pembiayaan) (lanjutan)                                     receivables) (continued)
Respon audit: (lanjutan)                                   Audit response: (continued)

Untuk cadangan kerugian penurunan nilai yang               With respect to individually assessed allowance
dinilai secara individual, kami menguji sampel             for impairment losses, we tested a sample of
piutang pembiayaan konsumen, piutang sewa                  consumer financing receivables, finance lease
pembiayaan dan anjak piutang untuk mengevaluasi            receivables and factoring receivables to evaluate
identifikasi secara tepat waktu oleh Perusahaan            the timely identification by the Company of
atas eksposur yang mengalami penurunan kualitas            exposures with significant deterioration in credit
kredit yang signifikan atau telah mengalami                quality or exposures which have been impaired;
penurunan nilai; untuk kasus-kasus di mana                 for cases where impairment has been identified,
penurunan nilai telah diidentifikasi, kami menilai         we assessed the Company’s assumptions on the
asumsi Perusahaan atas arus kas masa depan                 expected future cash flows, including the value of
ekspektasian, termasuk nilai agunan yang dapat             realizable collateral based on available market
direalisasikan berdasarkan informasi pasar yang            information or valuation prepared by internal
tersedia atau penilaian yang dilakukan oleh penilai        valuer. We checked the accuracy of the
internal. Kami memeriksa keakurasian perhitungan           calculation of the allowance for impairment
jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dengan            losses amount by recalculating the collective
melakukan perhitungan ulang atas keseluruhan               impairment for the entire portfolio and
portofolio yang penurunan nilainya dinilai secara          recalculating the individual impairment on a
kolektif dan melakukan perhitungan ulang atas              sample basis. We assessed whether the financial
penurunan nilai yang dinilai secara individual             statements disclosures are adequately and
berdasarkan sampel. Kami menilai apakah                    appropriately       reflecting the     Company’s
pengungkapan di laporan keuangan cukup dan                 exposures to credit risk. We involved our
secara     memadai     mencerminkan      eksposur          auditor’s internal expert to assist us in the
Perusahaan terhadap risiko kredit. Kami                    performance of the above procedures when their
melibatkan pakar auditor internal kami untuk               specific skills are needed.
membantu kami dalam melakukan prosedur-
prosedur di atas ketika keahlian spesifik mereka
diperlukan
Informasi lain                                             Other information

Manajemen bertanggung jawab atas informasi lain.           Management is responsible for the other
Informasi lain terdiri dari informasi yang tercantum       information. Other information comprises the
dalam Laporan Tahunan 2024 (“Laporan                       information included in the Annual Report 2024
Tahunan”) selain laporan keuangan terlampir dan            (the “Annual Report”) other than the
laporan auditor independen kami. Laporan                   accompanying financial statements and our
Tahunan diharapkan akan tersedia bagi kami                 independent auditor’s report thereon.         The
setelah tanggal laporan auditor independen ini.            Annual Report is expected to be made available
                                                           to us after the date of this independent auditor’s
                                                           report.



                                                       v
Page 330
                                                               The original report included herein is in the Indonesian
                                                                                                              language.



Laporan Auditor Independen (lanjutan)                     Independent Auditor’s Report (continued)

Laporan No. 00025/2.1032/AU.1/07/0703-                    Report No. 00025/2.1032/AU.1/07/0703-
1/1/I/2025 (lanjutan)                                     1/1/I/2025 (continued)

Informasi lain (lanjutan)                                 Other information (continued)

Opini kami atas laporan keuangan terlampir tidak          Our opinion on the accompanying financial
mencakup Laporan Tahunan, dan oleh karena itu,            statements does not cover the Annual Report,
kami tidak menyatakan bentuk keyakinan apapun             and accordingly, we do not express any form of
atas Laporan Tahunan tersebut.                            assurance on the Annual Report.

Sehubungan dengan audit kami atas laporan                 In connection with our audit of the accompanying
keuangan terlampir, tanggung jawab kami adalah            financial statements, our responsibility is to read
untuk membaca Laporan Tahunan ketika tersedia             the Annual Report when it becomes available
dan, dalam melaksanakannya, mempertimbangkan              and, in doing so, consider whether the Annual
apakah      Laporan     Tahunan    mengandung             Report is materially inconsistent with the
ketidakkonsistensian material dengan laporan              accompanying financial statements or our
keuangan terlampir atau pemahaman yang kami               knowledge obtained in the audit, or otherwise
peroleh selama audit, atau mengandung kesalahan           appears to be materially misstated.
penyajian material.

Ketika kami membaca Laporan Tahunan, jika kami            When we read the Annual Report, if we conclude
menyimpulkan bahwa terdapat suatu kesalahan               that there is a material misstatement therein, we
penyajian material di dalamnya, kami diharuskan           are required to communicate the matter to those
untuk mengomunikasikan hal tersebut kepada                charged with governance and take appropriate
pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola dan         actions based on the applicable laws and
melakukan tindakan yang tepat berdasarkan                 regulations.
peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Tanggung jawab manajemen dan pihak yang                   Responsibilities of management and those
bertanggung jawab atas tata kelola terhadap               charged with governance for the financial
laporan keuangan                                          statements

Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan               Management is responsible for the preparation
dan penyajian wajar laporan keuangan tersebut             and fair presentation of financial statements in
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di               accordance with Indonesian Financial Accounting
Indonesia, dan atas pengendalian internal yang            Standards, and for such internal control as
dianggap    perlu    oleh   manajemen      untuk          management determines is necessary to enable
memungkinkan penyusunan laporan keuangan                  the preparation of financial statements that are
yang bebas dari kesalahan penyajian material, baik        free from material misstatement, whether due to
yang disebabkan oleh kecurangan maupun                    fraud or error.
kesalahan.




                                                     vi
Page 331
                                                                The original report included herein is in the Indonesian
                                                                                                               language.



Laporan Auditor Independen (lanjutan)                      Independent Auditor’s Report (continued)

Laporan No. 00025/2.1032/AU.1/07/0703-                     Report No. 00025/2.1032/AU.1/07/0703-
1/1/I/2025 (lanjutan)                                      1/1/I/2025 (continued)

Tanggung jawab manajemen dan pihak yang                    Responsibilities of management and those
bertanggung jawab atas tata kelola terhadap                charged with governance for the financial
laporan keuangan (lanjutan)                                statements (continued)

Dalam penyusunan laporan keuangan , manajemen              In preparing        the financial       statements,
bertanggung jawab untuk menilai kemampuan                  management is responsible for assessing the
Perusahaan          dalam          mempertahankan          Company’s ability to continue as a going concern,
kelangsungan usahanya, mengungkapkan, sesuai               disclosing, as applicable, matters related to going
dengan kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan           concern, and using the going concern basis of
kelangsungan usaha, dan menggunakan basis                  accounting, unless management either intends to
akuntansi kelangsungan usaha, kecuali manajemen            liquidate the Company or to cease its operations,
memiliki intensi untuk melikuidasi Perusahaan atau         or has no realistic alternative but to do so.
menghentikan operasinya atau tidak memiliki
alternatif yang realistis selain melaksanakannya.

Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola              Those charged with governance are responsible
bertanggung jawab untuk mengawasi proses                   for overseeing the Company’s financial reporting
pelaporan keuangan Perusahaan.                             process.

Tanggung jawab auditor terhadap audit atas                 Auditor’s responsibilities for the audit of the
laporan keuangan                                           financial statements

Tujuan kami adalah untuk memeroleh keyakinan               Our objectives are to obtain reasonable
memadai tentang apakah laporan keuangan secara             assurance about whether the financial
keseluruhan bebas dari kesalahan penyajian                 statements taken as a whole are free from
material, baik yang disebabkan oleh kecurangan             material misstatement, whether due to fraud or
maupun kesalahan, dan untuk menerbitkan                    error, and to issue an independent auditor’s
laporan auditor independen yang mencakup opini             report that includes our opinion. Reasonable
kami. Keyakinan memadai merupakan suatu                    assurance is a high level of assurance, but is not
tingkat keyakinan tinggi, namun bukan merupakan            a guarantee that an audit conducted in
suatu jaminan bahwa audit yang dilaksanakan                accordance with Standards on Auditing
berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh             established by the IICPA will always detect a
IAPI akan selalu mendeteksi kesalahan penyajian            material    misstatement      when    it    exists.
material ketika hal tersebut ada.      Kesalahan           Misstatements can arise from fraud or error and
penyajian dapat disebabkan oleh kecurangan                 are considered material if, individually or in the
maupun kesalahan dan dianggap material jika, baik          aggregate, they could reasonably be expected to
secara individual maupun agregat, dapat                    influence the economic decisions of users taken
diekspektasikan secara wajar akan memengaruhi              on the basis of these financial statements.
keputusan ekonomi yang diambil oleh pengguna
berdasarkan laporan keuangan tersebut.




                                                     vii
Page 332
                                                            The original report included herein is in the Indonesian
                                                                                                           language.



Laporan Auditor Independen (lanjutan)                  Independent Auditor’s Report (continued)

Laporan No. 00025/2.1032/AU.1/07/0703-                 Report No. 00025/2.1032/AU.1/07/0703-
1/1/I/2025 (lanjutan)                                  1/1/I/2025 (continued)

Tanggung jawab auditor terhadap audit atas             Auditor’s responsibilities for the audit of the
laporan keuangan (lanjutan)                            financial statements (continued)

Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan            As part of an audit in accordance with Standards
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami          on Auditing established by the IICPA, we exercise
menerapkan pertimbangan profesional dan                professional judgment and maintain professional
mempertahankan skeptisisme profesional selama          skepticism throughout the audit. We also:
audit. Kami juga:

   Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan         Identify and assess the risks of material
    penyajian material dalam laporan keuangan,             misstatement of the financial statements,
    baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun            whether due to fraud or error, design and
    kesalahan, mendesain dan melaksanakan                  perform audit procedures responsive to such
    prosedur audit yang responsif terhadap risiko          risks, and obtain audit evidence that is
    tersebut, serta memeroleh bukti audit yang             sufficient and appropriate to provide a basis
    cukup dan tepat untuk menyediakan basis bagi           for our opinion. The risk of not detecting a
    opini kami. Risiko tidak terdeteksinya suatu           material misstatement resulting from fraud is
    kesalahan penyajian material yang disebabkan           higher than for one resulting from error, as
    oleh kecurangan lebih tinggi dari yang                 fraud may involve collusion, forgery,
    disebabkan oleh kesalahan, karena kecurangan           intentional omissions, misrepresentations, or
    dapat     melibatkan    kolusi,    pemalsuan,          override of internal control.
    penghilangan secara sengaja, pernyataan
    salah, atau pengabaian atas pengendalian
    internal.

   Memeroleh suatu pemahaman tentang                     Obtain an understanding of internal control
    pengendalian internal yang relevan dengan              relevant to the audit in order to design audit
    audit untuk mendesain prosedur audit yang              procedures that are appropriate in the
    tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan           circumstances, but not for the purpose of
    untuk tujuan menyatakan         opini    atas          expressing an opinion on the effectiveness of
    keefektivitasan    pengendalian      internal          the Company’s internal control.
    Perusahaan.

   Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi            Evaluate the appropriateness of accounting
    yang digunakan serta kewajaran estimasi                policies used and the reasonableness of
    akuntansi dan pengungkapan terkait yang                accounting estimates and related disclosures
    dibuat oleh manajemen.                                 made by management.




                                                viii
Page 333
                                                                 The original report included herein is in the Indonesian
                                                                                                                language.



Laporan Auditor Independen (lanjutan)                       Independent Auditor’s Report (continued)

Laporan No. 00025/2.1032/AU.1/07/0703-                      Report No. 00025/2.1032/AU.1/07/0703-
1/1/I/2025 (lanjutan)                                       1/1/I/2025 (continued)

Tanggung jawab auditor terhadap audit atas                  Auditor’s responsibilities for the audit of the
laporan keuangan (lanjutan)                                 financial statements (continued)

Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan                 As part of an audit in accordance with Standards
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami               on Auditing established by the IICPA, we exercise
menerapkan pertimbangan profesional dan                     professional judgment and maintain professional
mempertahankan skeptisisme profesional selama               skepticism throughout the audit.       We also:
audit. Kami juga: (lanjutan)                                (continued)

   Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis                    Conclude on the appropriateness of
    akuntansi     kelangsungan      usaha      oleh             management's use of the going concern basis
    manajemen dan, berdasarkan bukti audit yang                 of accounting and, based on the audit
    diperoleh,     apakah      terdapat       suatu             evidence obtained, whether a material
    ketidakpastian material yang terkait dengan                 uncertainty exists related to events or
    peristiwa    atau    kondisi     yang    dapat              conditions that may cast significant doubt on
    menyebabkan keraguan signifikan atas                        the Company's ability to continue as a going
    kemampuan           Perusahaan           untuk              concern. If we conclude that a material
    mempertahankan kelangsungan usahanya.                       uncertainty exists, we are required to draw
    Ketika kami menyimpulkan bahwa terdapat                     attention in our independent auditor’s report
    suatu ketidakpastian material, kami diharuskan              to the related disclosures in the financial
    untuk menarik perhatian dalam laporan auditor               statements or, if such disclosures are
    independen kami ke pengungkapan terkait                     inadequate, to modify our opinion. Our
    dalam     laporan    keuangan      atau,    jika            conclusion is based on the audit evidence
    pengungkapan tersebut tidak memadai,                        obtained up to the date of our independent
    memodifikasi opini kami. Kesimpulan kami                    auditor’s report. However, future events or
    didasarkan pada bukti audit yang diperoleh                  conditions may cause the Company to cease
    hingga tanggal laporan auditor independen                   to continue as a going concern.
    kami. Namun, peristiwa atau kondisi masa
    depan dapat menyebabkan Perusahaan tidak
    dapat      mempertahankan         kelangsungan
    usahanya.

   Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi                  Evaluate the overall presentation, structure,
    laporan keuangan secara         keseluruhan,                and content of the financial statements,
    termasuk pengungkapannya, dan apakah                        including the disclosures, and whether the
    laporan keuangan mencerminkan transaksi dan                 financial statements represent the underlying
    peristiwa yang mendasarinya dengan suatu                    transactions and events in a manner that
    cara yang mencapai penyajian wajar.                         achieves fair presentation.

Kami mengomunikasikan kepada pihak yang                     We communicate with those charged with
bertanggung jawab atas tata kelola mengenai,                governance regarding, among other matters, the
antara lain, ruang lingkup dan saat yang                    planned scope and timing of the audit and
direncanakan atas audit serta temuan audit                  significant audit findings, including any
signifikan, termasuk setiap defisiensi signifikan           significant deficiencies in internal control that we
dalam pengendalian internal yang teridentifikasi            identify during our audit.
oleh kami selama audit.




                                                       ix
Page 334
                                                            The original report included herein is in the Indonesian
                                                                                                           language.



Laporan Auditor Independen (lanjutan)                  Independent Auditor's Report (continued)

Laporan    No.   00025/2.1032/AU.1/07/0703-            Report   No. 00025/2.103Z/AU.1/07/0703-
1/1/I/2025 (lanjutan)                                  1/1/1/2025 (continued)

Tanggung ~awab auditor terhadap audit atas             Auditor's responsibilities for the audit of fhe
laporan keuangan (lanjutan)                            financial statements (continued)

Kami juga memberikan suatu pernyataan kepada            We also provide those charged with governance
pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola          with a statement that we have complied with
bahwa kami telah mematuhi ketentuan etika yang         relevant    ethical   requirements    regarding
relevan       mengenai      independensi,     dan      independence, and to communicate with them all
mengomunikasikan kepada pihak tersebut seluruh         relationships and other matters that may
hubungan, Berta hal-hal lain yang dianggap secara      reasonably be thought to bear on our
wajar berpengaruh terhadap independensi kami,          independence, and where applicable, related
dan, jika relevan, pengamanan terkait.                 safeguards.

Dari hal-hal yang dikomunikasikan kepada pihak         From the matters communicated with those
yang bertanggung jawab atas tata kelola, kami          charged with governance, we determine those
menentukan hal-hal tersebut yang paling signifikan     matters that were of most significance in the
dalam audit atas laporan keuangan periode kini         audit of the financial statements of the current
dan oleh karenanya menjadi hal audit utama. Kami       period and are therefore the key audit matters.
menguraikan hal audit utama tersebut tlalam             We describe such key audit matters in our
laporan auditor independen kami kecuali peraturan      independent auditor's report unless laws or
perundang-undangan melarang pengungkapan               regulations preclude public disclosure about such
publik tentang hal audit utama tersebut atau           key audit matters or when, in extremely rare
ketika, dalam kondisi yang sangat jarang terjadi,      circumstances, we determine that a key audit
kami menentukan bahwa suatu hal audit utama            matter should not be communicated in our
tidak boleh dikomunikasikan dalam laporan auditor      independent auditor's report because the
independen kami karena konsekuensi yang                adverse consequences of doing so would
merugikan dari mengomunikasikan hal tersebut           reasonably be expected to outweigh the public
akan diekspektasikan secara wajar melebihi             interest benefits of such communication.
manfaat kepentingan publik atas komunikasi
tersebut.

                                 KAP Purwantono, Sungkoro & Surja




                                                Yasir
          Registrasi Akuntan Publik No. AP.0703/Public Accountant Registration No. AP.0703

                                 24 Januari 2025/January 24, 2025
Page 335
                                                                              The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                    Indonesian language.


                     PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                         PT MANDIRI TUNAS FINANCE
                     LAPORAN POSISI KEUANGAN                                      STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
                       Tanggal 31 Desember 2024                                         As of 31 December 2024
                    (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                 (Expressed in millions of Rupiah,
                        kecuali dinyatakan lain)                                        unless otherwise stated)


                                         Catatan/        31 Desember/          31 Desember/
                                          Notes         December 2024         December 2023

ASET                                                                                                                             ASSETS
                                           2c,2f
Kas dan setara kas                         4,27                                                                Cash and cash equivalents
  Kas                                                                7.999               18.194                          Cash on hand
  Kas pada bank                                                                                                         Cash in banks
    Pihak ketiga                                                   1.209                  1.495                        Third parties
    Pihak berelasi                       2s,4,26a              1.282.952                832.451                      Related parties

                                                               1.292.160                852.140
                                        2c,2d,2g,5,
Piutang pembiayaan konsumen              27,28,29                                                          Consumer financing receivables
   Pihak ketiga                                               27.154.596             22.698.175                           Third parties
   Pihak berelasi                        2s,5,26a                 41.346                 11.542                         Related parties

                                                              27.195.942             22.709.717
Dikurangi: cadangan kerugian                                                                                           Less: allowance for
   penurunan nilai                          2j,5                (476.763)               (347.894)                     impairment losses

                                                              26.719.179             22.361.823

                                        2c,2d,2h,6,
Piutang sewa pembiayaan                  27,28,29                                                               Finance lease receivables
   Pihak ketiga                                                5.495.587              5.416.865                            Third parties

Dikurangi: cadangan kerugian                                                                                           Less: allowance for
   penurunan nilai                          2j,6                (100.429)                (69.293)                     impairment losses

                                                               5.395.158              5.347.572

                                        2c,2d,2i,7,
Anjak piutang                             27,28                                                                      Factoring receivables
  Pihak ketiga                                                    34.748                 35.758                            Third parties

Dikurangi: cadangan kerugian                                                                                           Less: allowance for
   penurunan nilai                          2j,7                 (15.310)                   (436)                     impairment losses

                                                                  19.438                 35.322

Piutang lain-lain                         2c,8,27                                                                        Other receivables
   Pihak ketiga                                                  164.173                119.669                            Third parties
   Pihak berelasi                        2s,8,26a                369.541                547.483                          Related parties

                                                                 533.714                667.152
Dikurangi: cadangan kerugian                                                                                           Less: allowance for
   penurunan nilai                          2j,8                 (33.431)                (44.298)                     impairment losses

                                                                 500.283                622.854

Aset pajak tangguhan                       2m,9c                  84.726                100.789                        Deferred tax assets

Piutang derivatif                      2c,2t,16,27,28             45.008                 28.933                     Derivative receivables

Aset tetap                                                                                                                     Fixed assets
  (setelah dikurangi akumulasi                                                                                       (net of accumulated
  penyusutan masing-masing                                                                               depreciation of Rp478,198, and
  sebesar Rp478.198 dan Rp410.060                                                                                       Rp410,060 as of
  pada tanggal 31 Desember 2024                                                                                 31 December 2024 and
  dan 2023)                                2l,10                 278.475                283.625                       2023, respectively)

                                         2c,2k,11,
Aset lain-lain                            27,28                                                                              Other assets
  Pihak ketiga                                                    90.202                 93.432                            Third parties
  Pihak berelasi                         25,11,26a                   826                    902                          Related parties

TOTAL ASET                                                    34.425.455             29.727.392                          TOTAL ASSETS




    Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan                        The accompanying notes to the financial statements
    bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan                       form an integral part of these financial statements
                    secara keseluruhan.                                                       taken as a whole.

                                                                 1
Page 336
                                                                                 The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                       Indonesian language.


              PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                 PT MANDIRI TUNAS FINANCE
          LAPORAN POSISI KEUANGAN (lanjutan)                                   STATEMENT OF FINANCIAL POSITION (continued)
                Tanggal 31 Desember 2024                                                 As of 31 December 2024
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                         (Expressed in millions of Rupiah,
                 kecuali dinyatakan lain)                                                unless otherwise stated)

                                           Catatan/         31 Desember/          31 Desember/
                                            Notes          December 2024         December 2023

LIABILITAS DAN EKUITAS                                                                                             LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS                                                                                                                        LIABILITIES
Utang usaha                              2c,12,27,29                604.208              1.017.137                             Trade payables

Utang lain-lain                            2c,13,27                                                                            Other payables
   Pihak ketiga                                                     160.830                190.916                             Third parties
   Pihak berelasi                         2s,13,26b                  51.626                 56.805                           Related parties

Utang pajak kini                            2m,9a                   112.491                112.000                        Current tax liabilities

Utang derivatif                         2c,2t,16,27,28               12.654                       -                        Derivative payables

Beban yang masih harus dibayar             2c,14,27                                                                         Accrued expenses
  Pihak ketiga                                                      238.398                257.626                             Third parties
  Pihak berelasi                          2s,14,26b                   9.543                  4.472                           Related parties

Pinjaman yang diterima                 2c,2d,2e,15,27,28                                                                           Borrowings
   Pihak ketiga                                                  15.677.665             15.242.400                             Third parties
   Pihak berelasi                         2s,15,26b               5.835.461              2.891.252                           Related parties

                                                                 21.513.126             18.133.652
Biaya provisi yang belum
   diamortisasi                               15                    (36.930)                (36.937)               Unamortized provision cost

                                                                 21.476.196             18.096.715

                                           2c,2d,2r,
Surat berharga yang diterbitkan            17,27,28                                                                          Securities issued
  Pihak ketiga                                                    6.050.795              5.252.750                             Third parties
  Pihak berelasi                            2s,26b                  644.000                443.000                           Related parties

                                                                  6.694.795              5.695.750
Beban emisi yang belum
  diamortisasi                                17                    (12.870)                 (8.235)               Unamortized issuance cost

                                                                  6.681.925              5.687.515

Liabilitas imbalan kerja karyawan           2n,18                   213.162                274.546               Employee benefits obligation

TOTAL LIABILITAS                                                 29.561.033             25.697.732                       TOTAL LIABILITIES


EKUITAS                                                                                                                                EQUITY
Modal saham                                                                                                                       Share capital
                                                                                                                          Authorized capital -
Modal dasar - 10.000.000.000                                                                                       10,000,000,000 ordinary
   lembar saham biasa dengan                                                                                        shares with a par value
   nilai nominal Rp100 (nilai penuh)                                                                                 of Rp100 (full amount)
   per saham                                                                                                                       per share
Modal ditempatkan dan disetor                                                                                         Issued and fully paid up
   penuh - 2.500.000.000 lembar                                                                                     capital - 2,500,000,000
   saham                                    2o,19                   250.000                250.000                           ordinary shares
Penghasilan komprehensif lain:                                                                                  Other comprehensive income:
Pengukuran kembali
   atas liabilitas imbalan                                                                                                Remeasurement of
   kerja karyawan - neto                    2n,18                    (7.155)                (38.390)      employee benefits obligation - net
(Kerugian) keuntungan kumulatif
   atas instrumen derivatif untuk                                                                          Cumulative (loss) gain on derivative
   lindung nilai arus kas - neto             2t,16                  (17.423)                 2.802     instrument for cash flow hedges - net
Saldo laba                                                                                                                   Retained earnings
   Sudah ditentukan penggunaannya             20                     50.000                 50.000                             Appropriated
   Belum ditentukan penggunaannya                                 4.589.000              3.765.248                           Unappropriated

TOTAL EKUITAS                                                     4.864.422              4.029.660                            TOTAL EQUITY

TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                                     34.425.455             29.727.392         TOTAL LIABILITIES AND EQUITY




    Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan                           The accompanying notes to the financial statements
    bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan                          form an integral part of these financial statements
                    secara keseluruhan.                                                          taken as a whole.

                                                                    2
Page 337
                                                                                 The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                       Indonesian language.


              PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                  PT MANDIRI TUNAS FINANCE
        LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN                                            STATEMENT OF PROFIT OR LOSS
                  KOMPREHENSIF LAIN                                                AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
         Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal                                             For the Year Ended
                    31 Desember 2024                                                         31 December 2024
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                          (Expressed in millions of Rupiah,
                 kecuali dinyatakan lain)                                                 unless otherwise stated)


                                                               Tahun yang Berakhir
                                                            pada tanggal 31 Desember/
                                                             Year ended 31 December
                                             Catatan/
                                              Notes        2024                       2023

PENDAPATAN                                                                                                                          REVENUE
Pembiayaan konsumen                           21a,26c         3.453.490                   3.000.350                         Consumer financing
Sewa pembiayaan                                 21b             678.704                     652.751                             Financial lease
Anjak piutang                                   21c                 438                         909                                  Factoring
Simpanan bank                                 21d,26c            17.473                      17.134                            Deposit in bank
Lain-lain - neto                              21e,26c         1.429.210                   1.110.824                                Others - net

Total pendapatan                                              5.579.315                   4.781.968                                Total revenue

BEBAN                                                                                                                              EXPENSES
Beban keuangan                              2r,2s,22,26d      (1.913.946)                 (1.510.165)                         Financial charges
Gaji dan tunjangan                           2s,23,26d          (775.231)                   (802.194)                     Salaries and benefits
Umum dan administrasi                          24,26d           (413.178)                   (349.836)                General and administration
Penyisihan kerugian
  penurunan nilai:                                                                                              Provision for impairment losses:
  Pembiayaan konsumen                         2c,2g,5             (885.498)                  (726.080)                   Consumer financing
  Sewa pembiayaan                             2c,2h,6              (83.288)                    (7.651)                        Financial leases
  Anjak piutang                               2c,2i,7              (14.874)                     9.057                               Factoring
  Piutang lain-lain                            2c,8                 10.867                     96.127                       Other receivables

Total beban                                                   (4.075.148)                 (3.290.742)                            Total expenses

LABA SEBELUM BEBAN                                            1.504.167                   1.491.226                       INCOME BEFORE
  PAJAK FINAL DAN                                                                                                        FINAL TAX AND
  PAJAK PENGHASILAN                                                                                                 INCOME TAX EXPENSE

BEBAN PAJAK FINAL                               2m                    (3.495)                  (3.427)                   FINAL TAX EXPENSE

LABA SEBELUM BEBAN                                            1.500.672                   1.487.799                       INCOME BEFORE
  PAJAK PENGHASILAN                                                                                                 INCOME TAX EXPENSE

BEBAN PAJAK PENGHASILAN                        2m,9b              (328.590)                  (326.698)                 INCOME TAX EXPENSE

LABA TAHUN BERJALAN                                           1.172.082                   1.161.101                  INCOME FOR THE YEAR

PENGHASILAN KOMPREHENSIF                                                                                           OTHER COMPREHENSIVE
   LAIN                                                                                                                              INCOME
Pos yang tidak akan                                                                                                        Item that will not be
   direklasifikasi ke laba rugi:                                                                               reclassified to profit or loss:
Pengukuran kembali
   atas liabilitas imbalan kerja                                                                                  Remeasurement of employee
   karyawan                                    2n, 18              40.044                     (10.502)                   benefit obligation
Pajak penghasilan terkait                                           (8.809)                     2.310                      Income tax effect

                                                                   31.235                      (8.192)

Pos yang akan                                                                                                                   Item that will be
   direklasifikasi ke laba rugi:                                                                               reclassified to profit or loss:
Bagian efektif dari (kerugian) keuntungan                                                                              Effective portion of (loss)
   instrumen lindung nilai dalam                                                                                 gain on hedging instruments
   rangka lindung nilai arus kas               2t,16               (25.929)                   11.525                     in a cash flow hedge
Pajak penghasilan terkait                                            5.704                    (2.535)                           Income tax effect

                                                                   (20.225)                     8.990

Laba penghasilan komprehensif lain-                                                                               Other comprehensive income
   setelah pajak                                                   11.010                        798                             net of tax

TOTAL PENGHASILAN
  KOMPREHENSIF                                                                                                      TOTAL COMPREHENSIVE
  TAHUN BERJALAN                                              1.183.092                   1.161.899                INCOME FOR THE YEAR

LABA PER SAHAM DASAR                                                                                           BASIC EARNINGS PER SHARE
  (Nilai penuh)                                2q,25                    469                      464                       (Full amount)




    Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan                           The accompanying notes to the financial statements
    bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan                          form an integral part of these financial statements
                    secara keseluruhan.                                                          taken as a whole.

                                                                  3
Page 338
                                                                                                                                      The original financial statements included herein are in the Indonesian language.


                                   PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                                                     PT MANDIRI TUNAS FINANCE
                                 LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS                                                                                  STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
                              Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal                                                                                For the Year Ended
                                         31 Desember 2024                                                                                            31 December 2024
                                  (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                             (Expressed in millions of Rupiah,
                                      kecuali dinyatakan lain)                                                                                    unless otherwise stated)
                                                                                                  Keuntungan(kerugian)
                                                                                                       kumulatif
                                                                                                    atas instrumen
                                                                                                    derivatif untuk
                                                                                                     lindung nilai
                                                                                                    arus kas - neto/
                                                                           Pengukuran kembali         Cumulative
                                                                           atas liabilitas imbalan     gain(loss)          Saldo laba          Saldo laba
                                                                           kerja karyawan - neto/    on derivative     sudah ditentukan    belum ditentukan
                                                                            Remeasurement of        instrument for     penggunaannya/      penggunaannya/
                                            Catatan/   Modal saham/         employee benefits          cash flow         Appropriated       Unappropriated         Ekuitas/
                                             Notes     Share capital          obligation - net       hedges - net      retained earnings   retained earnings        Equity

Saldo 31 Desember 2022                                        250.000                 (30.198 )              (6.188)              50.000           2.829.211           3.092.825            Balance 31 December 2022
Pengukuran kembali atas liabilitas                                                                                                                                                         Remeasurement of employee
   imbalan kerja karyawan - setelah pajak                              -               (8.192 )                     -                  -                   -               (8.192)        benefit obligation - net of tax
Keuntungan bersih                                                                                                                                                                                                  Net gain
   atas instrumen derivatif untuk                                                                                                                                                            on derivative instrument
   lindung nilai arus kas                                              -                     -                  8.990                  -                   -               8.990                 for cash flow hedging
Laba tahun berjalan 2023                                               -                     -                      -                  -           1.161.101           1.161.101                Income for the year 2023
Dividen yang dibayarkan                       20                       -                     -                      -                  -            (225.064)           (225.064)                           Dividends paid
Saldo 31 Desember 2023                                        250.000                 (38.390 )                 2.802             50.000           3.765.248           4.029.660            Balance 31 December 2023
Pengukuran kembali atas liabilitas                                                                                                                                                         Remeasurement of employee
   imbalan kerja karyawan - setelah pajak                              -               31.235                       -                  -                   -              31.235          benefit obligation - net of tax
Kerugian bersih                                                                                                                                                                                                    Net loss
   atas instrumen derivatif untuk                                                                                                                                                            on derivative instrument
   lindung nilai arus kas                                              -                     -              (20.225)                   -                   -             (20.225)                for cash flow hedging
Laba tahun berjalan 2024                                               -                     -                    -                    -           1.172.082           1.172.082                Income for the year 2024
Dividen yang dibayarkan                       20                       -                     -                    -                    -            (348.330)           (348.330)                           Dividends paid

Saldo 31 Desember 2024                                        250.000                  (7.155 )             (17.423)              50.000           4.589.000           4.864.422            Balance 31 December 2024




  Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari                                    The accompanying notes to the financial statements form an integral part of these
                         laporan keuangan secara keseluruhan.                                                                                financial statements taken as a whole.


                                                                                                            4
Page 339
                                                                      The original financial statements included herein are in the
                                                                                                            Indonesian language.


              PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                         PT MANDIRI TUNAS FINANCE
                  LAPORAN ARUS KAS                                            STATEMENT OF CASH FLOWS
         Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal                                    For the Year Ended
                    31 Desember 2024                                                31 December 2024
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                 (Expressed in millions of Rupiah,
                 kecuali dinyatakan lain)                                        unless otherwise stated)

                                                      Tahun yang Berakhir
                                                   pada tanggal 31 Desember/
                                                    Year ended 31 December
                                 Catatan/
                                  Notes            2024                    2023

ARUS KAS DARI                                                                                         CASH FLOWS FROM
  AKTIVITAS OPERASI                                                                               OPERATING ACTIVITIES

Penerimaan kas dari konsumen:                                                                   Cash receipts from customers:
  Pembiayaan konsumen                               27.896.386              24.738.302                  Consumer financing
  Sewa pembiayaan                                    4.193.421               4.099.252                         Finance lease
  Anjak piutang                                          1.445                   7.000                              Factoring
Pembiayaan bersama                                  12.611.438              12.782.010                           Joint financing
Pendapatan bunga                                                                                          Interest income from
  simpanan bank                                           13.978                13.688                        deposit in bank
Pendapatan penalti                 21e                   202.567               148.794                 Late payment penalties
Penerimaan dari piutang                                                                                          Recovery from
  yang telah dihapusbukukan        21e                 182.787                 161.497                written-off receivables
Premi asuransi                                       1.791.375               1.651.382                     Insurance premiums

Pengeluaran kas untuk:                                                                                 Cash disbursements for:
Pembayaran fasilitas                                                                                      Repayments of joint
  pembiayaan bersama                                 (9.484.182)           (10.632.638)                   financing facilities
Pembayaran kepada
  penyalur kendaraan                                (36.306.565)           (33.458.424)               Payments to car dealers
Pembayaran beban keuangan                            (1.902.137)            (1.492.506)          Payments for finance charges
Pembayaran pajak penghasilan                           (315.141)              (324.758)               Payments for income tax
Pembayaran gaji dan                                                                                              Payments for
  tunjangan                                              (862.249)            (772.663)             salaries and allowances
Pembayaran beban                                                                                     Payments for general and
  umum dan administrasi                                  (303.074)            (340.005)             administrative expenses
Pembayaran kepada perusahaan                                                                           Payments to insurance
  asuransi                                           (1.163.292)             (1.001.429)                          companies

Kas neto yang digunakan untuk                                                                               Net cash used in
  untuk aktivitas operasi                            (3.443.243)             (4.420.498)                operating activities

ARUS KAS DARI AKTIVITAS                                                                                 CASH FLOWS FROM
  INVESTASI                                                                                         INVESTING ACTIVITIES

Perolehan aset tetap                10                    (54.028)                (86.892)          Acquisition of fixed assets
Perolehan aset hak guna                                   (12.126)                (32.191)    Acquisition of right-of-use assets
Penjualan aset tetap                10                        310                     129                 Sales of fixed assets

Kas neto yang digunakan                                                                                      Net cash used in
  untuk aktivitas investasi                               (65.844)            (118.954)                  investing activities




   Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan                 The accompanying notes to the financial statements
   bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan                form an integral part of these financial statements
                   secara keseluruhan.                                                taken as a whole.

                                                           5
Page 340
                                                                      The original financial statements included herein are in the
                                                                                                            Indonesian language.


             PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                       PT MANDIRI TUNAS FINANCE
            LAPORAN ARUS KAS (lanjutan)                                STATEMENT OF CASH FLOWS (continued)
        Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal                                   For the Year Ended
                   31 Desember 2024                                               31 December 2024
            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                (Expressed in millions of Rupiah,
                kecuali dinyatakan lain)                                      unless otherwise stated)



                                                      Tahun yang Berakhir
                                                   pada tanggal 31 Desember/
                                                    Year ended 31 December
                                 Catatan/
                                  Notes            2024                    2023

ARUS KAS DARI AKTIVITAS                                                                                CASH FLOWS FROM
  PENDANAAN                                                                                        FINANCING ACTIVITIES
Penerimaan pinjaman                 32              26.309.467              17.276.376              Proceeds from borrowings
Penerimaan surat berharga
  yang diterbitkan                  32                2.772.195              1.822.845         Proceeds from securities issued
Pembayaran pinjaman                 32              (22.984.649)           (13.829.050)              Repayment of borrowings
Pembayaran surat berharga                                                                                       Repayment of
   yang diterbitkan                17,32             (1.773.150)              (472.000)                    securities issued
Pembayaran beban emisi                                                                                Repayment of securities
  surat berharga                    17                     (8.764)              (6.283)                      issuance costs
Pembayaran dividen kas              20                   (348.330)            (225.064)            Payment of cash dividends
Pembayaran utang sewa               32                    (17.662)             (15.668)             Payment of lease liabilities

Kas neto yang diperoleh dari                                                                            Net cash provided by
  aktivitas pendanaan                                 3.949.107              4.551.156                  financing activities

Kenaikan neto                                                                                               Net increase in
  kas dan setara kas                                     440.020                  11.704        cash and cash equivalents

Kas dan setara kas pada                                                                           Cash and cash equivalents
  awal tahun                         4                   852.140               840.436                at beginning of year

Kas dan setara kas pada                                                                           Cash and cash equivalents
  akhir tahun                        4                1.292.160                852.140                      at end of year




   Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan                 The accompanying notes to the financial statements
   bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan                form an integral part of these financial statements
                   secara keseluruhan.                                                taken as a whole.

                                                           6
Page 341
                                                                    The original financial statements included herein are in the
                                                                                                          Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                     PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                               As of 31 December 2024
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                               and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                              (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                     unless otherwise stated)


1.   INFORMASI UMUM                                            1.    GENERAL INFORMATION

     PT Mandiri Tunas Finance (“Perseroan”) didirikan                PT Mandiri Tunas Finance (the “Company”) was
     dengan nama PT Tunas Financindo Corporation                     incorporated with the name of PT Tunas Financindo
     pada tanggal 17 Mei 1989 berdasarkan Akta Notaris               Corporation on 17 May 1989 based on Notarial
     Misahardi Wilamarta, S.H., Notaris di Jakarta,                  Deed of Misahardi Wilamarta, S.H., Notary in
     No. 262. Akta pendirian ini disahkan oleh Menteri               Jakarta, No. 262. The Company’s Articles of
     Kehakiman dalam Surat Keputusan No. C2-                         Association was approved by the Ministry of Justice
     4868.HT.01.01.TH’89 tanggal 1 Juni 1989 serta                   in its Decision Letter No. C2-4868.HT.01.01.TH’89
     diumumkan dalam Lembaran Berita Negara Republik                 dated 1 June 1989 and were published in the State
     Indonesia No. 57, Tambahan No. 1369 tanggal                     Gazette of the Republic of Indonesia No. 57,
     18 Juli 1989. Pada tanggal 18 Agustus 2000,                     Supplement No. 1369 dated 18 July 1989. On
     Perseroan melakukan perubahan nama menjadi                      18 August 2000, the Company changed its name to
     PT Tunas Financindo Sarana berdasarkan Akta                     PT Tunas Financindo Sarana based on Notarial
     Notaris Adam Kasdarmadji S.H., M.H., Notaris di                 Deed of Adam Kasdarmadji S.H., M.H., Notary in
     Jakarta No. 49. Akta perubahan ini disetujui oleh               Jakarta No. 49. This deed was approved by the
     Menteri Hukum dan Perundang-Undangan melalui                    Minister of Law and Regulation in its Decision Letter
     Surat Keputusan No. C-21195HT.01.04.TH2000                      No.         C-21195HT.01.04.TH2000             dated
     tanggal 22 September 2000. Pada tanggal                         22 September 2000. On 30 November 2007, the
     30 November 2007, Perseroan melakukan                           Company complied its Articles of Association to The
     penyesuaian Anggaran Dasar terhadap Undang-                     Law No. 40 of 2007 concerning Limited Liability
     Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan                    Company based on Notarial Deed No. 94 of
     Terbatas berdasarkan Akta Notaris No. 94, Herawati,             Herawati, S.H., Notary in Jakarta. This deed was
     S.H.,   Notaris   di   Jakarta.    Akta    tersebut             approved by Minister of Law And Human Rights in
     telah disetujui oleh Menteri Hukum dan                          its Decision Letter No.AHU-06708.AH.01.02.Tahun
     Hak Asasi Manusia dalam Surat Keputusan                         2008 dated 12 February 2008.
     No. AHU-06708.AH.01.02.Tahun 2008 tanggal
     12 Februari 2008.

     Pada tanggal 26 Juni 2009, Perseroan mengubah                   On 26 June 2009, the Company changed its name
     nama Perseroan menjadi PT Mandiri Tunas Finance                 to PT Mandiri Tunas Finance based on the
     berdasarkan perubahan Anggaran Dasar sesuai                     amendment of the Articles of Association by the
     dengan Akta Notaris No. 181 Dr. Irawan Soerodjo,                Notarial Deed No. 181 of Dr. Irawan Soerodjo,
     S.H.,Msi., Notaris di Jakarta. Anggaran Dasar                   S.H.,Msi., Notary in Jakarta. The Articles of
     Perseroan telah mengalami         beberapa kali                 Association has been amended from time to time,
     perubahan, perubahan terakhir dengan Akta,                      where in the latest amendment by Deed No. 160
     No. 160 tanggal 29 September 2023 yang dibuat                   dated 29 September 2023 made before
     dihadapan Muhammad Kholid Artha, S.H., Notaris di               Muhammad Kholid Artha, S.H., Notary in Jakarta.
     Jakarta, yang telah memperoleh persetujuan dari                 has obtained approval from the Minister of Law and
     Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik                    Human Rights of the Republic of Indonesia as
     Indonesia sebagaimana ternyata dalam Surat                      stated in Decree No. AHU-0060383.AH.01.02.
     Keputusan No. AHU-0060383.AH.01.02.TAHUN                        TAHUN 2023 dated 5 October 2023.
     2023 tanggal 5 Oktober 2023.

     Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan,                 Based on Article 3 of the Company’s Articles of
     ruang lingkup kegiatan Perseroan adalah bergerak                Association, the scope of activities of the Company
     dalam bidang pembiayaan, yang meliputi:                         comprises of finance activities under:
     a. Pembiayaan Investasi                                         a. Investment financing
     b. Pembiayaan Modal Kerja                                       b. Working capital financing
     c. Pembiayaan Multiguna                                         c. Multi purposes financing
     d. Kegiatan usaha pembiayaan lain berdasarkan                   d. Other financing activities based on the
         persetujuan Otoritas Jasa Keuangan                              approval of Financial Services Authority.
     e. Sewa operasi (operating lease) dan/atau                      e. Operating lease and/or fee based activities as
         kegiatan berbasis imbal jasa sepanjang tidak                    long as not contradictory with the regulation in
         bertentangan dengan peraturan perundang-                        financial services sector.
         undangan di sektor jasa keuangan




                                                           7
Page 342
                                                                                 The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                       Indonesian language.
               PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                  PT MANDIRI TUNAS FINANCE
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
        Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                            As of 31 December 2024
           yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                            and for the Year Then Ended
              (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                           (Expressed in millions of Rupiah,
                  kecuali dinyatakan lain)                                                  unless otherwise stated)


 1.    INFORMASI UMUM (lanjutan)                                            1.       GENERAL INFORMATION (continued)

       Kegiatan komersial Perseroan dimulai pada tahun                               The Company commenced commercial activities in
       1989. Perseroan memperoleh ijin usaha sebagai                                 1989. The Company obtained a business license to
       Perseroan pembiayaan dalam bidang sewa guna                                   operate in leasing, factoring and consumer
       usaha, anjak piutang dan pembiayaan konsumen dari                             financing from the Ministry of Finance in its
       Menteri Keuangan berdasarkan Surat Keputusan                                  Decision Letter No. 1021/KMK.013/1989 dated
       No. 1021/KMK.013/1989 tanggal 7 September 1989,                               7 September 1989, as amended by the Decision
       sebagaimana diubah dengan Surat Keputusan                                     Letter No. 54/KMK.013/1992 dated 15 January
       No. 54/KMK.013/1992 tanggal 15 Januari 1992 dan                               1992 and No. 19/KMK.017/2001 dated 19 January
       No. 19/KMK.017/2001 tanggal 19 Januari 2001.                                  2001. The latest amendment was by the Ministry of
       Amandemen terakhir diubah dengan Surat                                        Finance Decision Letter No. KEP-352/KM.10/2009
       Keputusan              Menteri           Keuangan                             dated 29 September 2009. Currently, the Company
       No. KEP-352/KM.10/2009 tanggal 29 September                                   is engaged in investing, working capital,
       2009. Saat ini, Perseroan bergerak dalam kegiatan                             multipurpose, factoring and other financing
       usaha pembiayaan investasi, modal kerja, multiguna,                           activities based on the approval of Financial
       anjak piutang dan kegiatan usaha lain berdasarkan                             Services Authority.
       persetujuan Otoritas Jasa Keuangan.
       Perseroan berdomisili di Jakarta Pusat dan                                    The Company is domiciled in Central Jakarta and
       mempunyai 125 kantor cabang dan 10 kantor selain                              has 125 branches and 10 other branches that are
       kantor cabang yang berlokasi dibeberapa tempat di                             located through other parts of Indonesia.
       Indonesia.
       Pada tanggal 6 Februari 2009, PT Tunas Ridean Tbk.                            On 6 February 2009, PT Tunas Ridean Tbk. and
       dan PT Tunas Mobilindo Parama mengalihkan                                     PT Tunas Mobilindo Parama have transferred their
       kepemilikan sahamnya di Perseroan sejumlah                                    ownership in the Company amounting to
       masing-masing 650.000.000 lembar saham dan                                    650,000,000 shares and 625,000,000 shares,
       625.000.000 lembar saham atau sebesar 51% dari                                respectively, representing 51% of total issued and
       total saham ditempatkan dan disetor penuh kepada                              fully paid-up shares, to PT Bank Mandiri (Persero)
       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. dengan akta notaris                            Tbk. by the Notarial Deed No. 8 of Dr. A.
       No. 8, Dr. A. Partomuan Pohan, S.H., LL.M., tanggal                           Partomuan Pohan, S.H., LL.M., dated 6 February
       6 Februari 2009.                                                              2009.
       Perseroan menerbitkan dan mendaftarkan Obligasi                               The Company issued and registered the following
       Mandiri Tunas Finance ke Bursa Efek Indonesia                                 Mandiri Tunas Finance Bonds in the Indonesia
       sebagai berikut:                                                              Stock Exchange:
                     Obligasi/Bonds                         Tanggal terbit/Issue date                    Nilai nominal/Nominal value
                              I                                  29 Mei/May 2003                                     500.000
                              II                                 22 Juni/June 2004                                   350.000
                              III                                 8 Juli/July 2005                                   350.000
                             IV                              22 Februari/February 2007                               600.000
                              V                              20 Februari/February 2008                               600.000
                             VI                                   6 Mei/May 2011                                     600.000
Berkelanjutan I tahap I/ Continuing Bonds I Phase I               5 Juni/June 2013                                   500.000
Berkelanjutan I tahap II/ Continuing Bonds I Phase II            23 Mei/May 2014                                     600.000
Berkelanjutan I tahap III/ Continuing Bonds I Phase III           9 Juni/June 2015                                   150.000
Berkelanjutan II tahap I/ Continuing Bonds II Phase I       18 Desember/December 2015                                600.000
Berkelanjutan II tahap II/ Continuing Bonds II Phase II           1 Juni/June 2016                                 1.400.000
Berkelanjutan III tahap I/ Continuing Bonds III Phase I        7 Oktober/October 2016                                500.000
Berkelanjutan III tahap II/ Continuing Bonds III Phase II         8 Mei/May 2017                                     850.000
Berkelanjutan IV tahap I/ Continuing Bonds IV Phase I          8 Januari/January 2019                              1.000.000
Berkelanjutan IV tahap II/ Continuing Bonds IV Phase II            26 Juli/July 2019                               2.000.000
Berkelanjutan V tahap I/ Continuing Bonds V Phase I            13 Agustus/August 2020                                858.000
Berkelanjutan V tahap II/ Continuing Bonds V Phase II             20 Mei/May 2021                                  1.400.850
Berkelanjutan V tahap III/ Continuing Bonds V Phase III       23 Februari/February 2022                            1.228.055
Berkelanjutan VI tahap I/ Continuing Bonds VI Phase I             27 Juni/June 2023                                  691.735
Berkelanjutan VI tahap II/Continuing Bonds VI Phase II      27 September/September 2023                            1.131.110
Berkelanjutan VI tahap III/Continuing Bonds VI Phase III          28 Mei/May 2024                                  1.163.085
Berkelanjutan VI tahap IV/ Continuing Bonds VI Phase IV     19 November/November 2024                              1.609.110



                                                                   8
Page 343
                                                                       The original financial statements included herein are in the
                                                                                                             Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                        PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                  As of 31 December 2024
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                  and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                 (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                        unless otherwise stated)


1.   INFORMASI UMUM (lanjutan)                                    1.    GENERAL INFORMATION (continued)

     Pada tanggal 8 Januari 2019, Perseroan telah                       On 8 January 2019, the Company issued and
     menerbitkan      dan      mendaftarkan      Obligasi               registered Mandiri Tunas Finance Continuing
     Berkelanjutan IV Tahap I Tahun 2019 (”Obligasi                     Bonds IV Phase I Year 2019 (“Continuing Bonds IV
     Berkelanjutan IV Tahap I”) ke Bursa Efek Indonesia.                Phase I”) in the Indonesia Stock Exchange. The
     Penerbitan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I ini serta             issuance of Continuing Bonds IV Phase I and
     Penunjukan Wali Amanat dilakukan berdasarkan                       appointment of Trustee based on Trusteeship
     Akta           Perjanjian          Perwaliamanatan                 Agreements No. 18 dated 9 October 2018 and
     No. 18 tanggal 9 Oktober 2018 dan perubahan                        amendment to restatement of Trusteeship
     pernyataan kembali Perjanjian Perwaliamanatan                      Agreements Continuing Bonds IV Phase I Year
     Obligasi Berkelanjutan IV Mandiri Tunas Finance                    2018 No.18 dated 19 November 2018 and then
     Tahap I Tahun 2018 No.18 tanggal 19 November                       amendment I of Trusteeship Agreements
     2018 serta perubahan I Perjanjian Penjaminan                       Continuing Bonds IV Phase I Year 2019 No.17
     Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan IV Mandiri                  dated 14 December 2018 were signed by the
     Tunas Finance Tahap I Tahun 2019 No.17 tanggal                     Company and PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
     14 Desember 2018 yang dibuat antara Perseroan                      Tbk, as the Trustee for the Continuing Bonds IV
     dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk,                     Phase I.
     yang bertindak selaku Wali Amanat pemegang
     Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I.
     Pada tanggal 26 Juli 2019, Perseroan telah                         On 26 July 2019, the Company issued and
     menerbitkan      dan      mendaftarkan      Obligasi               registered Mandiri Tunas Finance Continuing
     Berkelanjutan IV Tahap II Tahun 2019 (”Obligasi                    Bonds IV Phase II Year 2019 (“Continuing Bonds
     Berkelanjutan IV Tahap II”) ke Bursa Efek Indonesia.               IV Phase II”) in the Indonesia Stock Exchange. The
     Penerbitan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap II ini                  issuance of Continuing Bonds IV Phase II and
     serta   Penunjukan     Wali     Amanat     dilakukan               appointment of Trustee based on Trusteeship
     berdasarkan Akta Perjanjian Perwaliamanatan                        Agreements No. 12 dated 8 July 2019 were signed
     No. 12 tanggal 8 Juli 2019 yang dibuat antara                      by the Company and PT Bank Rakyat Indonesia
     Perseroan dengan PT Bank Rakyat Indonesia                          (Persero) Tbk, as the Trustee for the Continuing
     (Persero) Tbk, yang bertindak selaku Wali Amanat                   Bonds IV Phase II.
     pemegang Obligasi Berkelanjutan IV Tahap II.
     Pada tanggal 13 Agustus 2020, Perseroan telah                      On 13 August 2020, the Company issued and
     menerbitkan      dan     mendaftarkan      Obligasi                registered Mandiri Tunas Finance Continuing
     Berkelanjutan V Tahap I Tahun 2020 (”Obligasi                      Bonds V Phase I Year 2020 (“Continuing Bonds V
     Berkelanjutan V Tahap I”) ke Bursa Efek Indonesia.                 Phase I”) in the Indonesia Stock Exchange. The
     Penerbitan Obligasi Berkelanjutan V Tahap I ini serta              issuance of Continuing Bonds V Phase I and
     Penunjukan Wali Amanat dilakukan berdasarkan                       appointment of Trustee based on Trusteeship
     Akta Perjanjian Perwaliamanatan No. 12 tanggal                     Agreements No. 12 dated 11 May 2020 were
     11 Mei 2020 yang dibuat antara Perseroan dengan                    signed by the Company and PT Bank Rakyat
     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, yang                       Indonesia (Persero) Tbk, as the Trustee for the
     bertindak selaku Wali Amanat pemegang Obligasi                     Continuing Bonds V Phase I.
     Berkelanjutan V Tahap I.
     Pada tanggal 20 Mei 2021, Perseroan telah                          On 20 May 2021, the Company issued and
     menerbitkan      dan      mendaftarkan      Obligasi               registered Mandiri Tunas Finance Continuing
     Berkelanjutan V Tahap II Tahun 2021 (”Obligasi                     Bonds V Phase II Year 2021 (“Continuing Bonds V
     Berkelanjutan V Tahap II”) ke Bursa Efek Indonesia.                Phase II”) in the Indonesia Stock Exchange. The
     Penerbitan Obligasi Berkelanjutan V Tahap II ini serta             issuance of Continuing Bonds V Phase II and
     Penunjukan Wali Amanat dilakukan berdasarkan                       appointment of Trustee based on Trusteeship
     Akta Perjanjian Perwaliamanatan No. 25 tanggal                     Agreements No. 25 dated 23 April 2021 were
     23 April 2021 yang dibuat antara Perseroan dengan                  signed by the Company and PT Bank Rakyat
     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, yang                       Indonesia (Persero) Tbk, as the Trustee for the
     bertindak selaku Wali Amanat pemegang Obligasi                     Continuing Bonds V Phase II.
     Berkelanjutan V Tahap II.




                                                              9
Page 344
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                         PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                   As of 31 December 2024
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                   and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                  (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                         unless otherwise stated)


1.   INFORMASI UMUM (lanjutan)                                     1.    GENERAL INFORMATION (continued)

     Pada tanggal 23 Februari 2022, Perseroan telah                       On 23 February 2022, the Company issued and
     menerbitkan      dan      mendaftarkan      Obligasi                 registered Mandiri Tunas Finance Continuing
     Berkelanjutan V Tahap III Tahun 2022 (”Obligasi                      Bonds V Phase III Year 2022 (“Continuing Bonds
     Berkelanjutan V Tahap III”) ke Bursa Efek Indonesia.                 V Phase III”) in the Indonesia Stock Exchange. The
     Penerbitan Obligasi Berkelanjutan V Tahap III ini                    issuance of Continuing Bonds V Phase III and
     serta   Penunjukan     Wali     Amanat     dilakukan                 appointment of Trustee based on Trusteeship
     berdasarkan Akta Perjanjian Perwaliamanatan No. 1                    Agreements No. 1 dated 2 February 2022 were
     tanggal 2 Februari 2022 yang dibuat antara                           signed by the Company and PT Bank Rakyat
     Perseroan dengan PT Bank Rakyat Indonesia                            Indonesia (Persero) Tbk, as the Trustee for the
     (Persero) Tbk, yang bertindak selaku Wali Amanat                     Continuing Bonds V Phase III.
     pemegang Obligasi Berkelanjutan V Tahap III.
     Pada tanggal 27 Juni 2023, Perseroan telah                           On 27 June 2023, the Company issued and
     menerbitkan      dan      mendaftarkan      Obligasi                 registered Mandiri Tunas Finance Continuing
     Berkelanjutan VI Tahap I Tahun 2023 (”Obligasi                       Bonds VI Phase I Year 2023 (“Continuing Bonds
     Berkelanjutan VI Tahap I”) ke Bursa Efek Indonesia.                  VI Phase I”) in the Indonesia Stock Exchange. The
     Penerbitan Obligasi Berkelanjutan VI Tahap I ini serta               issuance of Continuing Bonds VI Phase I and
     Penunjukan Wali Amanat dilakukan berdasarkan                         appointment of Trustee based on Trusteeship
     Akta Perjanjian Perwaliamanatan No. 29 tanggal                       Agreements No. 29 dated 17 March 2023 were
     17 Maret 2023 yang dibuat antara Perseroan dengan                    signed by the Company and PT Bank Rakyat
     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, yang                         Indonesia (Persero) Tbk, as the Trustee for the
     bertindak selaku Wali Amanat pemegang Obligasi                       Continuing Bonds VI Phase I.
     Berkelanjutan VI Tahap I.

     Pada tanggal 27 September 2023, Perseroan telah                     On 27 September 2023, the Company issued and
     menerbitkan      dan      mendaftarkan      Obligasi                registered Mandiri Tunas Finance Continuing
     Berkelanjutan VI Tahap II Tahun 2023 (”Obligasi                     Bonds VI Phase II Year 2023 (“Continuing Bonds
     Berkelanjutan VI Tahap II”) ke Bursa Efek Indonesia.                VI Phase II”) in the Indonesia Stock Exchange. The
     Penerbitan Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II ini                   issuance of Continuing Bonds VI Phase II and
     serta Penunjukan Wali           Amanat dilakukan                    appointment of Trustee based on Trusteeship
     berdasarkan Akta Perjanjian Perwaliamanatan No. 02                  Agreements No. 02 dated 6 September 2023 were
     tanggal 6 September 2023 yang dibuat antara                         signed by the Company and PT Bank Rakyat
     Perseroan dengan PT Bank Rakyat Indonesia                           Indonesia (Persero) Tbk, as the Trustee for the
     (Persero) Tbk, yang bertindak selaku Wali Amanat                    Continuing Bonds VI Phase II.
     pemegang Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II.
     Pada tanggal 28 Mei 2024, Perseroan telah                            On 28 May 2024, the Company issued and
     menerbitkan      dan      mendaftarkan       Obligasi                registered Mandiri Tunas Finance Continuing
     Berkelanjutan VI tahap III tahun 2024 (”Obligasi                     Bonds VI Phase III Year 2024 (“Continuing Bonds
     Berkelanjutan VI Tahap III”) ke Bursa Efek Indonesia.                VI Phase III”) in the Indonesia Stock Exchange.
     Penerbitan Obligasi Berkelanjutan VI Tahap III ini                   The issuance of Continuing Bonds VI Phase III and
     serta Penunjukan Wali            Amanat dilakukan                    appointment of Trustee based on Trusteeship
     berdasarkan Akta Perjanjian Perwaliamanatan No. 17                   Agreements No. 17 dated 3 May 2024 were
     tanggal 3 Mei 2024 yang dibuat antara Perseroan                      signed by the Company and PT Bank Rakyat
     dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk,                       Indonesia (Persero) Tbk, as the Trustee for the
     yang bertindak selaku Wali Amanat pemegang                           Continuing Bonds VI Phase III.
     Obligasi Berkelanjutan VI Tahap III.

     Pada tanggal 19 November 2024, Perseroan telah                       On 19 November 2024, the Company issued and
     menerbitkan      dan     mendaftarkan       Obligasi                 registered Mandiri Tunas Finance Continuing
     Berkelanjutan VI tahap IV tahun 2024 (”Obligasi                      Bonds VI Phase IV Year 2024 (“Continuing Bonds
     Berkelanjutan VI Tahap IV”) ke Bursa Efek Indonesia.                 VI Phase IV”) in the Indonesia Stock Exchange.
     Penerbitan Obligasi Berkelanjutan VI Tahap IV ini                    The issuance of Continuing Bonds VI Phase IV
     serta Penunjukan Wali           Amanat dilakukan                     and appointment of Trustee based on Trusteeship
     berdasarkan Akta Perjanjian Perwaliamanatan No. 21                   Agreements No. 21 dated 23 October 2024 were
     tanggal 23 Oktober 2024 yang dibuat antara                           signed by the Company and PT Bank Rakyat
     Perseroan dengan PT Bank Rakyat Indonesia                            Indonesia (Persero) Tbk, as the Trustee for the
     (Persero) Tbk, yang bertindak selaku Wali Amanat                     Continuing Bonds VI Phase IV.
     pemegang Obligasi Berkelanjutan VI Tahap IV.



                                                              10
Page 345
                                                                                                 The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                       Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                                  PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                                            As of 31 December 2024
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                            and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                           (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                                                  unless otherwise stated)


1.   INFORMASI UMUM (lanjutan)                                                              1.    GENERAL INFORMATION (continued)

     Perubahan susunan Direksi dan anggota Dewan                                                  The latest change in the composition of Directors
     Komisaris yang terakhir dilakukan pada tanggal                                               and the composition of the Board of Commissioner
     5 November 2024, sebagaimana ternyata dalam Akta                                             was conducted on 5 November 2024 as stated in
     No. 16 yang dibuat oleh Afriana Ratu Marjarengga,                                            the Notary Deed No. 16 of Afriana Ratu
     Sarjana Hukum, Magister Hukum, Pengganti dari                                                Marjarengga, Bachelor of Laws, Master of Laws,
     Muhammad Kholid Artha, Sarjana Hukum, Notaris di                                             Successor of Muhammad Kholid Artha, Bachelor of
     Jakarta. Penerimaan pemberitahuan perubahan                                                  Laws, Notary in Jakarta. The notification receipt of
     data Perseroannya telah diterima dan dicatat di                                              the change in the corporate data has been received
     dalam database sistem administrasi Badan Hukum di                                            and recorded in the database administration
     Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik                                              system of legal entity in the Ministry of Laws and
     Indonesia No. AHU-AH.01.09-0272069 tanggal                                                   Human Rights of the Republic of Indonesia No.
     5 November 2024.                                                                             AHU-AH.01.09-027206 dated 5 November 2024.
     Susunan anggota Dewan Komisaris, Direksi, Komite                                             The members of the Company’s Board of
     Audit, Komite Pemantau Resiko, dan Komite                                                    Commissioners, Directors, Audit Committee, Risk
     Nominasi dan Remunerasi Perseroan adalah                                                     Monitoring Committee, and Nomination and
     sebagai berikut:                                                                             Remuneration Committee are as follows:

                                                            31 Desember/                 31 Desember/
                                                           December 2024                December 2023
     Dewan Komisaris                                                                                                                       Board of Commissioners
     Komisaris Utama                                   Rico Adisurja Setiawan          Rico Adisurja Setiawan                                President Commissioner
     Komisaris                                                       Saptari b)        Totok Priyambodo a)                                             Commissioner
     Komisaris Independen                              Fendy Eventius Mugni            Fendy Eventius Mugni                               Independent Commissioner
     Komisaris Independen                                           Subarnac)          -                                                  Independent Commissioner

     Direksi                                                                                                                                                  Directors
                                                            Pinohadi Gautama           Pinohadi Gautama
     Direktur Utama                                                  Sumardi           Sumardi                                                       President Director
     Direktur                                           R. Eryawan Nurhariadi          R. Eryawan Nurhariadi                                                   Director
     Direktur                                            William Francis Indra         William Francis Indra                                                   Director

     Komite Audit                                                                                                                                    Audit Committee
     Ketua                                              Fendy Eventius Mugni           Fendy Eventius Mugni                                                 Chairman
                                                             Marlan Marthias           Marlan Marthias
     Anggota                                                         Achmad            Achmad                                                                   Member
     Anggota                                                   Indra Riyawan           Indra Riyawan                                                            Member

     Komite Pemantau Resiko                                                                                                             Risk Monitoring Committee

     Ketua                                             Fendy Eventius Mugni            Fendy Eventius Mugni                                                   Chairman
     Anggota                                                          Saptari b)       Totok Priyambodo a)                                                     Member
     Anggota                                                    Indra Riyawan          Indra Riyawan                                                           Member
     Anggota                                                Irwan Tri Nugroho          Irwan Tri Nugroho                                                       Member

     Komite Nominasi dan Remunerasi                                                                                   Nomination and Remuneration Committee

     Ketua                                              Fendy Eventius Mugni           Fendy Eventius Mugni                                                   Chairman
     Anggota                                                        Saptari b)         Totok Priyambodo a)                                                     Member
                                                                Makah Indra            Makah Indra
     Anggota                                                        Purnomo            Purnomo                                                                  Member

     a)   Pengunduran diri sebagai Komisaris telah diterima oleh para Pemegang                    a)   The resignation as Commissioner has been accepted by the
          Saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang termuat                                Shareholders at the Extraordinary General Meeting of Shareholders
          didalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham                                  contained in the Deed of Statement of Resolution of the Extraordinary
          Luar Biasa dengan Nomor 48 tanggal 5 Juni 2024.                                              General Meeting of Shareholders Number 48 dated 5 June 2024.
     b)   Telah diangkat oleh Para Pemegang Saham Perseroan berdasarkan                           b)   Has been appointed by the Shareholders of the Company based on the
          Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan                                       Resolution of the Annual General Meeting of Shareholders of
          PT Mandiri Tunas Finance No. 236 tanggal 28 Juni 2024 dan efektif                            PT Mandiri Tunas Finance No. 236 dated 28 June 2024 and effective on
          tanggal 18 Oktober 2024 sesuai persetujuan dari OJK.                                         18 October 2024 as approved by OJK.
     c)   Telah diangkat oleh Para Pemegang Saham Perseroan berdasarkan                           c)   Has been appointed by the Shareholders of the Company based on the
          Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa                                    Resolution of the Extraordinary General Meeting of Shareholders
          PT Mandiri Tunas Finance No. 16 tanggal 5 November 2024. Penetapan                           PT Mandiri Tunas Finance No. 16 dated 5 November 2024. The
          pengangkatan berlaku efektif setelah mendapatkan persetujuan Otoritas                        appointment is effective after obtaining approval from the Financial
          Jasa Keuangan (OJK) atas penilaian kelayakan dan kepatutan (fit and                          Services Authority (OJK) for a fit and proper test.
          proper test).

     Pembentukan Komite Audit Perseroan telah sesuai                                              The appointment of the Company’s Audit
     dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan                                                      Committee is in compliance with Financial Services
     No. 55/POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015.                                                Authority Regulation No. 55/POJK.04/2015 dated
                                                                                                  23 December 2015.


                                                                                  11
Page 346
                                                                       The original financial statements included herein are in the
                                                                                                             Indonesian language.
             PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                       PT MANDIRI TUNAS FINANCE
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
      Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                 As of 31 December 2024
         yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                 and for the Year Then Ended
            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                (Expressed in millions of Rupiah,
                kecuali dinyatakan lain)                                       unless otherwise stated)


1.    INFORMASI UMUM (lanjutan)                                   1.    GENERAL INFORMATION (continued)
     Pembentukan Komite Pemantau Resiko Perseroan                       The appointment of the Company’s Risk Monitoring
     telah sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa                        Committee is in compliance with Financial Services
     Keuangan     No.   10/POJK.05/2014    tanggal                      Authority Regulation No. 10/POJK.05/2014 dated
     27 Agustus 2014 dan Peraturan Otoritas Jasa                        27 August 2014 and Financial Services Authority
     Keuangan No. 1/POJK.05/2015 tanggal 23 Maret                       Regulation No. 1/POJK.05/2015 dated 23 March
     2015.                                                              2015.
     Pembentukan Komite Nominasi dan Remunerasi                         The appointment of the Company’s Nomination
     Perseroan telah sesuai dengan Peraturan Otoritas                   and Ressmuneration Committee is in compliance
     Jasa Keuangan No. 34/POJK.04/2014 tanggal                          with Financial Services Authority Regulation
     8 Desember 2014.                                                   No. 34/POJK.04/2014 dated 8 December 2014.
     Sekretaris Perusahaan Perseroan dan Kepala Divisi                  The Company’s Corporate Secretary and the Head
     Audit Internal Perseroan adalah sebagai berikut:                   of Internal Audit Division are as follows:
                                              31 Desember/   31 Desember/
                                             December 2024 December 2023
     Sekretaris Perusahaan                   Dadan Hamdhani      Arif Reza Fahlepi                              Corporate Secretary
     Kepala Divisi Audit Internal                 Bayu Mario           Bayu Mario                     Head of Internal Audit Division

     Pembentukan Sekretaris Perusahaan Perseroan                        The establishment of the Company’s Corporate
     telah sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa                        Secretary is in compliance with Financial Services
     Keuangan      No. 35/POJK.04/2014     tanggal                      Authority Regulation No. 35/POJK.04/2014 dated
     8 Desember 2014.                                                   8 December 2014.

     Pembentukan Divisi Audit Internal Perseroan telah                  The establishment of the Company’s Internal Audit
     sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan                     Division is in compliance with Financial Services
     No. 56/POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015.                      Authority Regulation No. 56/POJK.04/2015 dated
                                                                        23 December 2015.

     Pada tanggal 31 Desember 2024, Perseroan memiliki                  As of 31 December 2024, The Company has 3,384
     3.384 karyawan (31 Desember 2023: 3.328                            employees (31 December 2023: 3,328 employees)
     karyawan) (tidak diaudit).                                         (unaudited).

     Entitas induk langsung dan entitas induk terakhir                  The direct and ultimate holding entity of the
     Perseroan adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk,                    Company is PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, state-
     Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dimiliki oleh                 owned company, owned by the Government of the
     Pemerintah Republik Indonesia.                                     Republic of Indonesia.

2.    INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                      2.     MATERIAL              ACCOUNTING                   POLICY
                                                                         INFORMATION
      Kebijakan akuntansi yang material, yang diterapkan                The material accounting policies, applied in the
      dalam penyusunan laporan keuangan Perseroan                       preparation of the Company’s financial statements
      adalah sebagai berikut:                                           were as follows:
      a.    Pernyataan kepatuhan                                         a. Statement of compliance

            Laporan keuangan disusun dan disajikan sesuai                    The financial statements have been prepared
            dengan Standar Akuntansi Keuangan di                             and presented in accordance with Indonesian
            Indonesia, yang mencakup Pernyataan dan                          Financial Accounting Standards, which
            Interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan                         include the Statements and Interpretations
            Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan                        issued by the Indonesian Accounting
            Indonesia (DSAK-IAI) dan peraturan Bapepam-                      Standards Board (DSAK-IAI) and Indonesian
            LK No. VIII.G.7 lampiran keputusan Ketua                         Capital Market Supervisory Agency (Bapepam-
            Bapepam-LK No. KEP-347/BL/2012 tanggal                           LK) Regulation No. VIII.G.7 appendix of the
            25 Juni 2012 tentang “Pedoman atas Penyajian                     Decision of the Chairman of Bapepam-LK
            dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten                         No. KEP-347/BL/2012 dated 25 June 2012
            atau Perusahaan Publik”.                                         regarding the “Guidelines on Financial
                                                                             Statements Presentations and Disclosures for
                                                                             Issuers or Public Companies”.



                                                            12
Page 347
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                         PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                   As of 31 December 2024
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                   and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                  (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                         unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                        2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                           INFORMATION (continued)

     b.   Dasar penyusunan laporan keuangan                               b. Basis of preparation of the financial
                                                                             statements

          Laporan keuangan disusun berdasarkan konsep                         The financial statements have been prepared
          akrual, kecuali laporan arus kas, dan                               on the accrual basis, except for the statement
          menggunakan konsep biaya historis kecuali                           of cash flows, and using the historical cost
          seperti yang disebutkan dalam catatan atas                          concept of accounting, except as disclosed in
          laporan keuangan yang relevan.                                      the relevant notes herein.

          Laporan arus kas disusun menggunakan metode                         The statement of cash flows are prepared
          langsung dan arus kas dikelompokkan atas                            based on direct method by classifying cash
          dasar    aktivitas  operasi,   investasi  dan                       flows on the basis of operating, investing and
          pendanaan. Untuk tujuan laporan arus kas, kas                       financing activities. For the purposes of the
          dan setara kas mencakup kas, kas pada bank                          statement of cash flows, cash and cash
          dan deposito berjangka dengan jangka waktu                          equivalents include cash on hand, cash in
          jatuh tempo tiga bulan atau kurang, sepanjang                       banks and time deposits with original maturity
          tidak digunakan sebagai jaminan atas pinjaman                       of three months or less, as long as they are not
          atau dibatasi penggunaannya.                                        being pledged as collateral for borrowings or
                                                                              restricted.

          Pos-pos dalam Penghasilan Komprehensif                              The items under Other Comprehensive Income
          Lainnya disajikan terpisah antara akun - akun                       (OCI) are presented separately between items
          yang akan direklasifikasikan ke laba rugi dan                       to be reclassified to profit or loss and those
          akun - akun yang tidak akan direklasifikasikan ke                   items not to be reclassified to profit or loss.
          laba rugi.

          Dalam penyusunan laporan keuangan sesuai                            The preparation of financial statements in
          dengan standar akuntansi keuangan Indonesia,                        conformity      with   Indonesian    Financial
          dibutuhkan estimasi dan asumsi yang                                 Accounting Standards requires the use of
          mempengaruhi:                                                       estimates and assumptions that affects:
          -   nilai aset dan liabilitas dilaporkan dan                        - the reported amounts of assets and
              pengungkapan atas aset dan liabilitas                               liabilities and disclosure of contingent
              kontinjensi pada tanggal laporan keuangan,                          assets and liabilities at the date of the
              dan                                                                 financial statements, and
          -   jumlah pendapatan dan beban selama                              - the reported amounts of revenues and
              periode pelaporan.                                                  expenses during the reported period.

          Walaupun estimasi ini dibuat berdasarkan                            Although these estimates are based on
          pengetahuan terbaik manajemen atas kejadian                         management’s best knowledge of current
          dan tindakan saat ini, hasil yang timbul mungkin                    events and activities, actual results may differ
          berbeda dengan jumlah yang diestimasi semula.                       from those estimates.

          Mata uang penyajian yang digunakan pada                             The presentation currency used in the
          laporan keuangan adalah Rupiah, yang                                financial statements is Indonesian Rupiah,
          merupakan mata uang fungsional.                                     which is the functional currency of the
                                                                              Company.

          Seluruh angka dalam laporan keuangan ini,                           The amounts in the financial statements are
          kecuali dinyatakan secara khusus, dibulatkan                        rounded to and stated in millions of Rupiah
          menjadi dan disajikan dalam jutaan Rupiah                           unless otherwise stated.
          kecuali dinyatakan lain.




                                                              13
Page 348
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                          PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                    As of 31 December 2024
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                    and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                          unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                         2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                            INFORMATION (continued)
     c.   Aset dan liabilitas keuangan                                     c. Financial assets and liabilities
          Aset keuangan                                                        Financial assets
          Perseroan menggunakan 2 (dua) dasar untuk                            The Company uses 2 (two) bases for
          mengklasifikasikan aset       keuangan yaitu                         classifying financial assets, namely evaluation
          penilaian model bisnis dan penilaian mengenai                        of the business model and evaluation of
          arus kas kontraktual yang diperoleh semata dari                      contractual cash flows obtained solely from
          pembayaran pokok dan bunga.                                          payment of principal and interest.
          Penilaian model bisnis                                               Valuation of the business model
          Model bisnis ditentukan pada level yang                              The business model is determined at a level
          mencerminkan bagaimana kelompok aset                                 that reflects how groups of financial assets are
          keuangan dikelola bersama-sama untuk                                 managed together to achieve certain business
          mencapai tujuan bisnis tertentu.                                     objectives.
          Penilaian model bisnis dilakukan dengan                              The evaluation of the business model is carried
          mempertimbangkan, tetapi tidak terbatas pada,                        out by considering, but not limited to, the
          hal-hal berikut:                                                     following:
           Bagaimana kinerja dari model bisnis dan                                 How the performance of the business
              aset keuangan yang dimiliki dalam model                                model and financial assets held in the
              bisnis dievaluasi dan dilaporkan kepada                                business model are evaluated and
              personil manajemen kunci Perseroan;                                    reported to the Company's key
                                                                                     management personnel;
             Apakah risiko yang memengaruhi kinerja dari                           What risks affect the performance of the
              model bisnis (termasuk aset keuangan yang                              business model (including financial
              dimiliki dalam model bisnis) dan khususnya                             assets held in the business model) and
              bagaimana cara aset keuangan tersebut                                  specifically how the financial assets are
              dikelola; dan                                                          managed; and
             Bagaimana penilaian kinerja pengelola aset                            How to evaluate the performance of
              keuangan (sebagai contoh, apakah penilaian                             managers of financial assets (for
              kinerja berdasarkan nilai wajar dari aset yang                         example,       whether       performance
              dikelola atau arus kas kontraktual yang                                appraisals are based on the fair value of
              diperoleh);                                                            the assets being managed or the
                                                                                     contractual cash flows obtained);
             Frekuensi, nilai, dan waktu penjualan yang                            Expected frequency, value, and timing of
              diharapkan.                                                            sales.
          Penilaian mengenai arus kas kontraktual yang                         Evaluation of contractual cash flows obtained
          diperoleh semata dari pembayaran pokok dan                           solely from payment of principal and interest
          bunga
          Penilaian mengenai arus kas kontraktual yang                         An assessment of contractual cash flows
          diperoleh semata dari pembayaran pokok dan                           obtained solely from principal and interest
          bunga dilakukan dengan mempertimbangkan                              payments is made by considering contractual
          persyaratan kontraktual, termasuk apakah aset                        terms, including whether financial assets
          keuangan mengandung persyaratan kontraktual                          contain contractual terms that can change the
          yang dapat mengubah waktu atau jumlah arus                           timing or amount of contractual cash flows. In
          kas kontraktual. Dalam melakukan penilaian,                          assessing, the Company considers:
          Perseroan mempertimbangkan:
           Peristiwa kontinjensi yang akan mengubah                               Contingency events that will change the
              waktu atau jumlah arus kas kontraktual;                               timing or amount of contractual cash flows;
           Fitur leverage;                                                        Leverage feature;
           Persyaratan pembayaran dimuka dan                                      Terms of advance payment and
              perpanjangan kontraktual;                                             contractual extension;
           Persyaratan mengenai klaim yang terbatas                               Requirements regarding limited claims for
              atas arus kas yang berasal dari aset spesifik;                        cash flows from specific assets; and
              dan
           Fitur yang dapat mengubah nilai waktu dari                             Features that can change the time value of
              elemen uang.                                                          the money element.


                                                               14
Page 349
                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                           PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                     As of 31 December 2024
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                     and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                           unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                          2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                             INFORMATION (continued)

     c.   Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                           c. Financial assets and liabilities (continued)

          Aset keuangan (lanjutan)                                              Financial assets (continued)

          Penilaian mengenai arus kas kontraktual yang                          Evaluation of contractual cash flows obtained
          diperoleh semata dari pembayaran pokok dan                            solely from payment of principal and interest
          bunga (lanjutan)                                                      (continued)

          Perseroan          mengklasifikasikan      aset                         The Company classifies its financial assets
          keuangannya berdasarkan kategori sebagai                                according to the following categories at initial
          berikut pada saat pengakuan awal:                                       recognition:
           Aset keuangan yang diukur pada biaya                                   Financial assets measured at amortized
              perolehan diamortisasi;                                                 cost;
           Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar                             Financial assets measured at fair value
              melalui penghasilan komprehensif lain;                                  through other comprehensive income;
           Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar                             Financial assets measured at fair value
              melalui laba rugi.                                                      through profit or loss.

          Selama tahun berjalan dan pada tanggal laporan                        During the year and at the date of statement of
          posisi keuangan, Perseroan hanya memiliki aset                        financial position, the Company only has
          keuangan yang diukur pada biaya perolehan                             financial assets measured at amortized cost
          diamortisasi serta derivatif lindung nilai sehingga                   and hedging derivatives. Therefore, the
          kebijakan akuntansi selain klasifikasi aset                           accounting      policies     other   than   the
          keuangan yang diukur pada biaya perolehan                             classifications of financial assets measured at
          diamortisasi serta derivatif lindung nilai tidak                      amortized cost and hedging derivatives are not
          diungkapkan.                                                          disclosed.

          Aset keuangan yang          diukur   pada    biaya                    Financial assets measured at amortized cost
          perolehan diamortisasi

          Aset keuangan diukur pada biaya perolehan                               Financial assets are measured at amortized
          diamortisasi jika memenuhi kondisi:                                     cost if they meet the following conditions:
           aset keuangan dikelola dalam model bisnis                              financial assets are managed in a
             yang bertujuan untuk memiliki aset                                       business model that aims to have
             keuangan dalam rangka mendapatkan arus                                   financial assets in order to obtain
             kas kontraktual; dan                                                     contractual cash flows; and
           persyaratan kontraktual dari aset keuangan                             the contractual terms of the financial
             tersebut memberikan hak pada tanggal                                     asset provide rights on a certain date for
             tertentu atas arus kas yang diperoleh semata                             cash flows obtained solely from payment
             dari pembayaran pokok dan bunga (SPPI)                                   of principal and interest (SPPI) on the
             dari jumlah pokok terutang.                                              principal amount owed.

          Pada saat pengakuan awal, aset keuangan yang                           Financial assets carried at amortized cost are
          diukur pada biaya perolehan diamortisasi diakui                        initially recognized at fair value plus
          pada nilai wajarnya ditambah biaya transaksi                           transaction costs and administration income
          dan pendapatan administrasi dan selanjutnya                            and subsequently measured at amortized cost
          diukur pada biaya perolehan diamortisasi                               using the effective interest rate method.
          dengan menggunakan suku bunga efektif.

          Aset keuangan yang diukur pada biaya                                   Financial assets carried at amortized cost
          perolehan diamortisasi meliputi kas dan setara                         consist of cash and cash equivalents,
          kas, piutang pembiayaan konsumen, piutang                              consumer financing receivables, finance lease
          sewa pembiayaan, anjak piutang, piutang lain-                          receivables, factoring receivables, other
          lain dan aset lain-lain (piutang karyawan, piutang                     receivables and other assets (employee
          bunga, setoran dalam perjalanan dan uang                               receivables, interest receivables, deposit in
          jaminan).                                                              transit and security deposit).




                                                                15
Page 350
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                         PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                   As of 31 December 2024
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                   and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                  (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                         unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                        2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                           INFORMATION (continued)

     c.   Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                         c. Financial assets and liabilities (continued)

          Aset keuangan (lanjutan)                                            Financial assets (continued)

          Aset keuangan yang diukur           pada   biaya                    Financial assets measured at amortized cost
          perolehan diamortisasi (lanjutan)                                   (continued)

          Pendapatan dari aset keuangan yang diukur                            Income from financial assets measured at
          pada biaya perolehan diamortisasi dicatat dalam                      amortized cost is included in the statement of
          laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif                       profit or loss and other comprehensive income
          lain   dan    diakui    sebagai    “Pendapatan                       and is reported as “Consumer financing
          pembiayaan konsumen”, ”Pendapatan sewa                               income”, “Finance lease income” and
          pembiayaan” dan “Pendapatan anjak piutang”.                          “Factoring income”.

          Dalam hal terjadi penurunan nilai, cadangan                          In the case of impairment, allowance for
          kerugian penurunan nilai dilaporkan sebagai                          impairment losses is reported as a deduction
          pengurang dari nilai tercatat dari aset keuangan                     from the carrying value of the financial assets
          yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi,                       measured at amortized cost and recognized in
          dan diakui di dalam laporan laba rugi dan                            the statement of profit or loss and other
          penghasilan    komprehensif        lain   sebagai                    comprehensive income as “Provision for
          “Penyisihan kerugian penurunan nilai”.                               impairment losses”.

          Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar                          Financial assets measured at fair value
          melalui laba rugi                                                   through profit or loss

          Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar                           Financial assets measured at fair value
          melalui laba rugi termasuk aset keuangan untuk                       through profit or loss include financial assets
          diperdagangkan dan aset keuangan yang                                held for trading and financial assets
          ditetapkan pada saat pengakuan awal untuk                            designated upon initial recognition at fair value
          diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.                           through profit or loss.

          Aset derivatif diklasifikasikan sebagai kelompok                     Derivative assets are classified as held for
          diperdagangkan kecuali mereka ditetapkan                             trading unless they are designated as effective
          sebagai instrumen lindung nilai efektif. Aset                        hedging instruments. Financial assets at fair
          keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui                        value through profit or loss are carried in the
          laba rugi disajikan dalam laporan posisi                             statement of financial position at fair value with
          keuangan pada nilai wajar dengan keuntungan                          gains or losses recognized in the profit or loss.
          atau kerugian dari perubahan nilai wajar diakui
          dalam laba rugi.

          Pengakuan                                                           Recognition

          Perseroan menggunakan akuntansi tanggal                             The Company uses trade date accounting for
          perdagangan untuk kontrak reguler ketika                            regular way contracts when recording financial
          mencatat transaksi aset keuangan.                                   assets transactions.

          Penurunan nilai dari aset keuangan                                  Impairment of financial assets

          Pada setiap tanggal pelaporan, Perseroan                            At each reporting date, the Company
          mengukur penyisihan kerugian penurunan nilai                        measures the Allowance of impairment losses
          instrumen      keuangan    sejumlah    kredit                       on financial instruments over their lifetime
          ekspektasian sepanjang umurnya, jika risiko                         expectancy, if the credit risk of the financial
          kredit atas instrumen keuangan tersebut telah                       instrument has increased significantly since
          meningkat secara signifikan sejak pengakuan                         initial recognition.
          awal.




                                                              16
Page 351
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                         PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                   As of 31 December 2024
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                   and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                  (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                         unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                        2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                           INFORMATION (continued)

     c.   Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                         c. Financial assets and liabilities (continued)

          Aset keuangan (lanjutan)                                            Financial assets (continued)

          Penurunan nilai dari aset keuangan (lanjutan)                       Impairment of financial assets (continued)

          Jika pada tanggal pelaporan, risiko kredit atas                     If at the reporting date, the credit risk of the
          instrumen keuangan tidak meningkat secara                           financial instrument has not increased
          signifikan sejak pengakuan awal, entitas                            significantly since initial recognition, the entity
          mengukur penyisihan kerugian untuk instrumen                        measures the allowance of impairment losses
          keuangan      tersebut     sejumlah      kerugian                   for the financial instrument in the amount of the
          ekspektasian 12 bulan. Kerugian dimaksud                            expected 12-month loss. The aforementioned
          merepresentasikan kerugian kredit ekspektasian                      losses represent expected loan losses arising
          yang timbul dari peristiwa gagal bayar instrumen                    from financial instrument defaults that may
          keuangan yang mungkin terjadi dalam 12 bulan                        occur 12 months after the reporting date.
          setelah tanggal pelaporan.

          Selanjutnya, Perseroan mengelompokkan aset                          Furthermore, the Company classifies financial
          keuangan berdasarkan hasil evaluasi tersebut                        assets based on the evaluation results which
          yang mencerminkan tingkat risiko kredit aset                        reflects the level of the credit risk of financial
          keuangan.                                                           assets.

          a) Stage 1                                                           a) Stage 1

             Pada tanggal evaluasi penurunan nilai, risiko                         At the evaluation date for impairment, the
             kredit atas instrumen keuangan tidak                                  credit risk for financial instruments is not
             meningkat      secara    signifikan    sejak                          increased     significantly    since   initial
             pengakuan awal yang dapat dibuktikan                                  recognition as evidenced by no overdue of
             dengan tidak terdapat tunggakan lebih dari                            more than 30 days. For this reason, the
             30 hari. Atas hal tersebut, Perseroan akan                            Company will measure the allowance for
             mengukur penyisihan kerugian untuk                                    losses for the financial instrument in the
             instrumen keuangan tersebut sejumlah                                  amount of 12-month expected credit
             kerugian kredit ekspektasian 12 bulan.                                losses.

             Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan                                 The 12-month expected credit loss is part
             adalah bagian dari kerugian kredit                                    of the expected credit loss throughout its
             ekspektasian sepanjang umurnya yang                                   lifetime that represents an expected credit
             merepresentasikan    kerugian    kredit                               loss arising from a default on financial
             ekspektasian yang timbul dari peristiwa                               instruments that might occur 12 months
             gagal bayar instrumen keuangan yang                                   after reporting date.
             mungkin terjadi dalam 12 bulan setelah
             tanggal pelaporan.

          b) Stage 2                                                           b) Stage 2

             Pada tanggal evaluasi penurunan nilai, risiko                         At the evaluation date of impairment, credit
             kredit atas instrumen keuangan telah                                  risk on financial instruments has increased
             meningkat      secara   signifikan     sejak                          significantly since initial recognition, which
             pengakuan awal yang dapat dibuktikan                                  can be proven by the overdue between
             dengan terdapat tunggakan antara 31 hari                              31 days and 90 days or there was a
             sampai dengan 90 hari atau terjadi                                    restructuring of financial assets that did not
             restrukturisasi atas aset keuangan yang                               result in the recognition of assets
             tidak menyebabkan pengakuan aset yang                                 originating from deteriorating financial
             berasal dari aset         keuangan yang                               assets, where before restructuring the
             memburuk, dimana sebelum restrukturisasi                              assets were at stage 1 or 2.
             aset berada pada stage 1 atau 2.




                                                              17
Page 352
                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                           PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                     As of 31 December 2024
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                     and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                           unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                          2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                             INFORMATION (continued)

     c.   Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                           c. Financial assets and liabilities (continued)
          Aset keuangan (lanjutan)                                              Financial assets (continued)
          Penurunan nilai dari aset keuangan (lanjutan)                         Impairment of financial assets (continued)
          Selanjutnya, Perseroan mengelompokkan aset                            Furthermore, the Company classifies financial
          keuangan berdasarkan hasil evaluasi tersebut                          assets based on the evaluation results which
          yang mencerminkan tingkat risiko kredit aset                          reflects the level of the credit risk of financial
          keuangan. (lanjutan)                                                  assets. (continued)
          b)   Stage 2 (lanjutan)                                               b)    Stage 2 (continued)
               Atas hal tersebut, Perseroan akan mengukur                            For this reason, the Company will measure
               penyisihan kerugian untuk instrumen                                   the allowance for losses for these financial
               keuangan tersebut sejumlah kerugian kredit                            instruments at the amount of expected
               ekspektasian sepanjang umurnya.                                       credit losses over their lifetime.
          c) Stage 3                                                             c) Stage 3
               Pada tanggal evaluasi penurunan nilai,                                At the evaluation date of impairment, there
               terdapat bukti objektif bahwa instrumen                               is objective evidence that the financial
               keuangan mengalami penurunan nilai yang                               instruments are impaired, which can be
               dapat dibuktikan dengan terdapat tunggakan                            proven by being in overdue of more than
               lebih dari 90 hari atau telah diserahkannya                           90 days or motor vehicle collaterals owned
               jaminan kendaraan milik konsumen untuk                                by customers have been submitted for
               pelunasan piutang pembiayaan. Atas hal                                settlement of their financing receivables.
               tersebut,   Perseroan akan mengukur                                   For this reason, the Company will measure
               penyisihan kerugian untuk instrumen                                   the allowance for losses for these financial
               keuangan tersebut sejumlah kerugian kredit                            instruments at the amount of expected
               ekspektasian sepanjang umurnya.                                       credit losses over their lifetime.
          Tujuan dari persyaratan penurunan nilai adalah                        The purpose of the impairment requirements is
          untuk mengakui kerugian kredit ekspektasian                           to recognize expected credit losses over the life
          sepanjang umurnya atas semua instrumen                                of all financial instruments that have
          keuangan yang telah mengalami peningkatan                             experienced a significant increase in credit risk
          risiko kredit secara signifikan sejak pengakuan                       since initial recognition - whether assessed
          awal - baik dinilai secara individu atau kolektif -                   individually or collectively - taking into account
          dengan mempertimbangkan semua informasi                               all reasonable and supportable information,
          yang wajar dan terdukung, termasuk informasi                          including estimated future information (forward-
          yang bersifat perkiraan masa depan (forward-                          looking).
          looking).
          Perseroan menerapkan persyaratan penurunan                            The Company applies an impairment
          nilai untuk aset keuangan yang diukur pada biaya                      requirement for financial assets measured at
          perolehan diamortisasi dan aset keuangan yang                         amortized cost and financial assets measured
          diukur pada nilai wajar melalui penghasilan                           at fair value through other comprehensive
          komprehensif lain.                                                    income.
          Kerugian kredit      ekspektasian sepanjang                           Expected credit losses for the entire lifetime are
          umurnya diakui secara kolektif dengan                                 recognized      collectively  by     considering
          mempertimbangkan informasi risiko kredit                              comprehensive credit risk information. The
          komprehensif.     Informasi     risiko   kredit                       comprehensive credit risk information must
          komprehensif tersebut harus memasukan tidak                           include not only arrears information but also all
          hanya informasi tunggakan tetapi juga seluruh                         relevant credit information, including forward-
          informasi kredit relevan, termasuk informasi                          looking macroeconomic information, to
          makroekonomi forward-looking, untuk mendekati                         approach the outcome of recognizing expected
          hasil   dari   pengakuan     kerugian    kredit                       credit losses over the life when there is a
          ekspektasian sepanjang umurnya ketika terdapat                        significant increase in credit risk since initial
          kenaikan signifikan pada risiko kredit sejak                          recognition at the level of individual
          pengakuan awal pada level instrumen individu.                         instruments.



                                                                18
Page 353
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                         PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                   As of 31 December 2024
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                   and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                  (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                         unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                        2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                           INFORMATION (continued)

     c.   Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                         c. Financial assets and liabilities (continued)

          Aset keuangan (lanjutan)                                            Financial assets (continued)

          Penurunan nilai dari aset keuangan (lanjutan)                       Impairment of financial assets (continued)

          Cadangan kerugian penurunan nilai secara                            Allowance for impairment losses on impaired
          individual dihitung dengan menggunakan                              financial assets that was assessed individually
          metode diskonto arus kas (discounted cash                           is computed using discounted cash flows
          flows).   Sedangkan       cadangan       kerugian                   method. For allowance for impairment losses
          penurunan nilai secara kolektif dihitung dengan                     on impaired financial assets that was assessed
          menggunakan metode statistik dari data historis                     collectively, the Company uses statistical
          berupa probability of default di masa lalu, waktu                   method of the historical data such as the
          pengembalian dan jumlah kerugian yang terjadi                       probability of default, timing of recoveries, the
          (Loss Given Default) yang selanjutnya                               amount of loss incurred (Loss Given Default),
          disesuaikan    lagi    dengan      pertimbangan                     considering management’s judgment of
          manajemen terkait kondisi ekonomi dan kredit                        current economic and credit conditions.
          saat ini.
          Dalam mengevaluasi penurunan nilai secara                           In evaluating collective impairment, the
          kolektif,    Perseroan       mengklasifikasikan                     Company classified financing receivables
          segmentasi piutang pembiayaan berdasarkan                           segmentation based on the similar risk
          kesamaan karakteristik risiko. Pada tanggal                         characteristics. As of 31 December 2024, the
          31 Desember 2024, Perseroan membagi                                 Company divide the financing receivables
          segmentasi piutang pembiayaan menjadi badan                         segmentation into corporate - captive,
          usaha - captive, badan usaha - reguler,                             corporate - reguler, employee - captive,
          karyawan - captive, karyawan - reguler,                             employee - reguler, entrepreneur - captive,
          wirausaha - captive, dan wirausaha - reguler,                       entrepreneur - reguler, while on 31 December
          sedangkan pada tanggal 31 Desember 2023,                            2023, the Company classified financing
          Perseroan membagi segmentasi piutang                                receivables segmentation into commercial,
          pembiayaan menjadi commercial, passenger,                           passenger, motorcycles, and used car for the
          sepeda motor, dan mobil bekas untuk tujuan                          purpose of calculating collective impairment.
          perhitungan penurunan nilai secara kolektif.
          Ketika suatu piutang tidak tertagih, piutang                        When a receivable is uncollectible, it is written
          tersebut dihapus buku dengan menjurnal balik                        off against the related allowance for
          cadangan kerugian penurunan nilai. Piutang                          impairment losses. Such receivables are
          tersebut dapat dihapus buku setelah semua                           written off after all the necessary procedures
          prosedur yang diperlukan telah dilakukan dan                        have been completed and the amount of the
          jumlah kerugian telah ditentukan. Beban                             loss has been determined. Impairment
          penurunan nilai yang terkait dengan pinjaman                        charges relating to loans and receivables are
          yang diberikan dan piutang diklasifikasikan ke                      classified into “Allowance for impairment
          dalam “Cadangan kerugian penurunan nilai”.                          losses”.
          Jika pada periode berikutnya, jumlah kerugian                       If in the subsequent period, the amount of the
          penurunan nilai berkurang dan pengurangan                           impairment loss decreases and the decrease
          tersebut dapat dikaitkan secara obyektif pada                       can be related objectively to an event occurring
          peristiwa yang terjadi setelah penurunan nilai                      after the impairment was recognized (such as
          diakui (seperti meningkatnya peringkat piutang                      an improvement in the debtor’s receivable
          debitur), maka kerugian penurunan nilai yang                        rating), the previously recognized impairment
          sebelumnya diakui harus dipulihkan, dengan                          loss is reversed by adjusting the allowance for
          menyesuaikan akun cadangan kerugian                                 impairment losses. The amount of the
          penurunan nilai. Jumlah pemulihan aset                              impairment reversal is recognized in the
          keuangan diakui pada laporan laba rugi dan                          statement of profit or loss and other
          penghasilan komprehensif lain.                                      comprehensive income.




                                                              19
Page 354
                                                                            The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                  Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                             PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                       As of 31 December 2024
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                       and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                             unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                            2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                               INFORMATION (continued)

     c.   Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                             c. Financial assets and liabilities (continued)

          Aset keuangan (lanjutan)                                                Financial assets (continued)

          Penurunan nilai dari aset keuangan (lanjutan)                           Impairment of financial assets (continued)
          Penerimaan kemudian atas piutang yang telah                             Subsequent recoveries of receivable written off
          dihapusbukukan diakui sebagai pendapatan                                are recognized as other income upon receipt.
          lain-lain pada saat diterima.

          Liabilitas keuangan                                                     Financial liabilities
          Perseroan          mengklasifikasikan      liabilitas                   The Company classifies its financial liabilities
          keuangan dalam kategori (i) liabilitas keuangan                         in the category of (i) financial liabilities
          yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba                       measured at fair value through profit or loss
          rugi dan (ii) liabilitas keuangan yang diukur pada                      and (ii) financial liabilities measured at
          biaya perolehan diamortisasi.                                           amortized cost.
          Selama tahun berjalan dan pada tanggal laporan                          During the year and at the date of statement of
          posisi keuangan, Perseroan tidak memiliki                               financial position, the Company does not have
          liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar                        financial liabilities that are measured at fair
          melalui laporan laba rugi. Perseroan juga                               value through profit or loss. The Company has
          memiliki utang derivatif yang diakui sebagai                            derivative payables that are accounted for as
          lindung nilai yang efektif.                                             an effective hedge.
          Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya                              Financial liabilities measured at amortized cost
          perolehan diamortisasi

          Pada saat pengakuan awal, liabilitas keuangan                           Financial liabilities at amortized cost are
          yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi                           initially recognized at fair value less transaction
          diukur pada nilai wajar dikurangi biaya transaksi.                      costs.

          Setelah pengakuan awal, Perseroan mengukur                              After initial recognition, the Company
          seluruh liabilitas keuangan yang diukur pada                            measures all financial liabilities at amortized
          biaya     perolehan     diamortisasi  dengan                            cost using effective interest rate method.
          menggunakan metode suku bunga efektif.

          Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya                              Financial liabilities measured at amortized cost
          perolehan diamortisasi antara lain utang usaha,                         include trade payables, other payables,
          utang lain-lain, beban yang masih harus dibayar,                        accrued expenses, borrowings, and securities
          pinjaman yang diterima, dan surat berharga yang                         issued.
          diterbitkan.
          Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar                         Financial liabilities measured at fair value
          melalui laba atau rugi                                                   through profit or loss
          Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar                        Financial liabilities measured at fair value
          melalui laba atau rugi mencakup liabilitas                              through profit or loss include financial liabilities
          keuangan yang diklasifikasikan dalam kelompok                           held for trading and financial liabilities
          diperdagangkan dan liabilitas keuangan yang                             designated upon initial recognition at fair value
          pada saat pengakuan awalnya, telah ditetapkan,                          through profit or loss.
          diukur pada nilai wajar melalui laba atau rugi.
          Liabilitas keuangan diklasifikasikan dalam                              Financial liabilities are classified as held for
          kelompok diperdagangkan jika diperoleh atau                             trading if these are incurred for the purpose of
          dimiliki untuk tujuan dijual dalam waktu dekat.                         selling in the near term. Derivative liabilities are
          Liabilitas derivatif juga diklasifikasikan dalam                        also classified as held for trading unless these
          kelompok diperdagangkan kecuali derivatif yang                          are designated as effective hedging
          ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai yang                         instruments.
          efektif.



                                                                  20
Page 355
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                          PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                    As of 31 December 2024
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                    and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                          unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                         2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                            INFORMATION (continued)

     c.   Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                          c. Financial assets and liabilities (continued)

          Liabilitas keuangan (lanjutan)                                       Financial liabilities (continued)
          Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar                      Financial liabilities measured at fair value
          melalui laba atau rugi (lanjutan)                                     through profit or loss (continued)
          Laba atau rugi atas liabilitas keuangan dalam                        Gains or losses on financial liabilities held for
          kelompok diperdagangkan harus diakui dalam                           trading are recognized in profit or loss.
          laba rugi.
          Penghentian pengakuan                                                Derecognition

          Penghentian pengakuan            aset keuangan                       Financial assets are derecognized when the
          dilakukan ketika hak kontraktual atas arus kas                       contractual rights to receive the cash flows
          yang berasal dari aset keuangan tersebut                             from these assets have ceased to exist or the
          berakhir, atau ketika aset keuangan tersebut                         assets have been transferred and substantially
          telah ditransfer dan secara substansial seluruh                      all the risks and rewards of ownership of the
          risiko dan manfaat atas kepemilikan aset                             assets are also transferred (if substantially all
          tersebut telah ditransfer (jika secara substansial                   the risk and rewards were not transferred, the
          seluruh risiko dan manfaat tidak ditransfer, maka                    Company tests control to ensure that
          Perseroan       melakukan        evaluasi    untuk                   continuing involvement on the basis of any
          memastikan keterlibatan berkelanjutan atas                           retained powers of control does not prevent
          kendali yang masih dimiliki tidak mencegah                           derecognition).    Financial    liabilities  are
          penghentian pengakuan). Liabilitas keuangan                          derecognized when they have been redeemed
          dihentikan pengakuannya ketika liabilitas telah                      or otherwise extinguished.
          dilepaskan atau dibatalkan atau kadaluwarsa.

          Penghentian pengakuan piutang pembiayaan                             Consumer       financing      receivables    are
          konsumen yang mengalami penurunan nilai,                             derecognized when the receivables have been
          akan    dilakukan     ketika    piutang     telah                    written off. Doubtful receivables are written off
          dihapusbukukan. Piutang ragu-ragu akan                               when they have been overdue for more than
          dihapusbukukan setelah menunggak lebih dari                          180 days or determined to be not collectible.
          180 hari atau pada saat piutang tersebut                             The write-off of doubtful accounts do not
          diputuskan      tidak        dapat      tertagih.                    eliminate the right to collect and hence are still
          Penghapusbukuan piutang ragu-ragu ini bukan                          to be pursued for collection continuously.
          merupakan hapus tagih, sehingga upaya                                Consumer financing receivables could be
          penagihan tetap dilakukan. Piutang pembiayaan                        settled by selling the motor vehicles that are
          konsumen dapat diselesaikan dengan menjual                           financed by the Company.
          kendaraan yang dibiayai Perseroan.

          Perseroan menerima kendaraan dari konsumen                           The Company receives motor vehicles from
          dan membantu untuk menjual kendaraan                                 customers and assist them in selling their
          tersebut sehingga konsumen dapat melunasi                            motor vehicles so that the customers are able
          utang pembiayaan konsumennya.                                        to settle their consumer financing payables.

          Konsumen memberi kuasa kepada Perseroan                              The customers give the right to the Company
          untuk menjual kendaraan ataupun melakukan                            to sell the motor vehicles or take any other
          tindakan lainnya dalam upaya penyelesaian                            actions to settle the outstanding consumer
          piutang pembiayaan konsumen bila terjadi                             financing receivables in the events of default.
          wanprestasi terhadap perjanjian pembiayaan.                          Customers are entitled to the positive
          Konsumen berhak atas selisih lebih antara nilai                      difference between the proceeds from sale of
          penjualan dengan saldo piutang pembiayaan                            the motor vehicles and the outstanding
          konsumen. Jika terjadi selisih kurang, kerugian                      consumer financing receivables. If difference is
          yang terjadi dibebankan pada laporan laba rugi                       negative, the resulting loss is charged to the
          dan penghasilan komprehensif lain tahun                              current year statement of profit or loss and
          berjalan.                                                            other comprehensive income.




                                                               21
Page 356
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                         PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                   As of 31 December 2024
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                   and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                  (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                         unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                        2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                           INFORMATION (continued)

     c.   Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                         c. Financial assets and liabilities (continued)

          Penghentian pengakuan (lanjutan)                                    Derecognition (continued)
          Jaminan kendaraan milik konsumen untuk                              Motor vehicle collaterals owned by customers
          pelunasan piutang pembiayaan konsumen yang                          for settlement of their consumer financing
          belum dihapus buku, dinyatakan sebesar nilai                        receivables that have not been written off are
          tercatat piutang pembiayaan konsumen terkait                        presented at the carrying value of the related
          setelah dikurangi penyisihan kerugian atas                          consumer      financing    receivables,   less
          penurunan nilai.                                                    allowance for impairment losses.
          Modifikasi atas Arus Kas Aset Keuangan                              Modification of Cash Flows of Financial
                                                                              Assets

          Penilaian apakah suatu aset keuangan telah                          An assessment of whether a financial asset
          dimodifikasi baik secara substansial maupun                         has been modified substantially or not is
          tidak substansial dilakukan oleh unit bisnis yang                   carried out by a business unit who authorized
          berwenang       melakukan      modifikasi    atau                   to modify or restructure the financial assets
          restrukturisasi aset keuangan pada saat unit                        when the business unit carries out modification
          bisnis tersebut melakukan tindakan modifikasi                       or restructuring of the financial assets.
          atau restrukturisasi atas suatu aset keuangan.

          Modifikasi aset keuangan dianggap substansial                       Modifications to financial assets are
          dan Perseroan akan berhenti mengakui aset                           considered substantial and the Company will
          keuangan awal ketika:                                               derecognize the original financial assets when:
          (a) aset keuangan (atau bagiannya) berakhir,                        (a) the financial asset (or a portion) expires,
              yaitu jika debitur secara hukum dibebaskan                          that is, if the debtor is legally released from
              dari tanggung jawab utama atas aset                                 primary responsibility for the asset (or any
              tersebut (atau bagiannya), baik melalui                             portion), either by legal process or by the
              proses hukum maupun oleh kreditur                                   creditor entering into a new credit contract
              pembuatan kontrak kredit baru (sebagai                              (for example, the equity conversion
              contoh, opsi equity conversion); atau                               option); or
          (b) terdapat konversi mata uang.                                    (b) there is a currency conversion.

          Perseroan kemudian akan mengukur aset                               The Company will then measure the modified
          keuangan yang telah dimodifikasi baik secara                        financial assets either substantially or not in the
          substansial maupun tidak substansial dengan                         following manner:
          cara berikut:

          (a) Modifikasi Aset Keuangan yang Substansial                       (a) Substantial Modification of Financial
                                                                                  Assets
              1.   Saat arus kas kontraktual atas aset                            1. When the contractual cash flows on
                   keuangan         direnegosiasi    atau                             financial assets are renegotiated or
                   dimodifikasi (antara lain ketika kredit                            modified (for example, when credit is
                   direstrukturisasi) dimana renegosiasi                              restructured) where the renegotiation
                   atau modifikasi tersebut menghasilkan                              or      modification      results       in
                   penghentian         pengakuan      aset                            derecognition of the financial asset,
                   keuangan, Perseroan akan mencatat                                  the Company will record the financial
                   aset keuangan tersebut sebagai aset                                asset as a new/modified financial
                   keuangan      baru/modifikasian   pada                             asset on the modification/negotiation
                   tanggal modifikasi/negosiasi.                                      date.
              2.   Selisih jumlah tercatat bruto aset                             2. The difference between the gross
                   keuangan awal dengan nilai wajar aset                              carrying amount of the original
                   modifikasian diakui di laba rugi.                                  financial asset and the fair value of the
                                                                                      modified asset is recognized in profit
                                                                                      or loss.




                                                              22
Page 357
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                          PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                    As of 31 December 2024
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                    and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                          unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                         2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                            INFORMATION (continued)
     c.   Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                          c. Financial assets and liabilities (continued)
          Modifikasi atas Arus Kas Aset Keuangan                               Modification of Cash Flows of Financial
          (lanjutan)                                                           Assets (continued)
          Perseroan kemudian akan mengukur aset                                The Company will then measure the modified
          keuangan yang telah dimodifikasi baik secara                         financial assets either substantially or not in the
          substansial maupun tidak substansial dengan                          following manner: (continued)
          cara berikut: (lanjutan)
          (a) Modifikasi Aset Keuangan yang Substansial                        (a) Substantial Modification of Financial
               (lanjutan)                                                          Assets (continued)
              3. Pendapatan atau biaya transaksi yang                              3. Transaction income or costs incurred
                    terjadi sehubungan dengan kejadian                                 in connection with a modification
                    modifikasi diakui sebagai bagian dari                              event are recognized as part of the
                    keuntungan atau          kerugian   atas                           gain or loss on the modification.
                    modifikasi tersebut.
              4. Selanjutnya, Perseroan melakukan                                   4.   Next, the Company will assess
                    penilaian apakah aset keuangan                                       whether new/modified financial assets
                    baru/modifikasian merupakan aset                                     are    assets     that    arise  from
                    yang berasal dari aset keuangan                                      deteriorating financial assets.
                    memburuk.
              5. Pengakuan pendapatan bunga atas                                    5.   The recognition of interest income on
                    aset yang berasal dari aset keuangan                                 assets originating from deteriorating
                    memburuk ditentukan berdasarkan                                      financial assets is determined based
                    suku bunga efektif yang telah                                        on the risk-adjusted effective interest
                    disesuaikan dengan risiko kredit (risk-                              rate to discount the cash flows of
                    adjusted effective interest rate) untuk                              modified financial assets.
                    mendiskontokan        arus   kas    aset
                    keuangan yang telah dimodifikasi.
          (b) Modifikasi Aset Keuangan yang Tidak                              (b) Non-Substantial Modification of Financial
              Substansial                                                          Assets
              1. Saat Perseroan melakukan renegosiasi                              1. When the Company renegotiates or
                    atau modifikasi arus kas kontraktual                               modifies contractual cash flows for
                    atas aset keuangan (antara lain ketika                             financial assets (among others, when
                    kredit direstrukturisasi) yang tidak                               loans are restructured) that do not
                    memenuhi kriteria modifikasi aset                                  meet the criteria for substantial
                    keuangan yang substansial di atas,                                 modification of financial assets above,
                    maka renegosiasi atau modifikasi                                   the renegotiation or modification does
                    tersebut       tidak       menghasilkan                            not result in derecognition of financial
                    penghentian         pengakuan       aset                           assets.
                    keuangan.
              2. Jumlah tercatat bruto aset keuangan                                2.   The gross carrying amount of the
                    dihitung sebesar nilai kini (net present                            financial asset is computed at the net
                    value) dari arus kas kontraktual yang                               present value of modified or
                    telah dimodifikasi atau direnegosiasi                               renegotiated contractual cash flows
                    yang didiskontokan menggunakan suku                                 discounted at the original effective
                    bunga efektif awal.                                                 interest rate.
              3. Perseroan          kemudian       mengakui                          3. The Company then recognizes the
                    keuntungan       atau    kerugian   dari                            gain or loss from the modification
                    modifikasi (yaitu sebesar perubahan                                 (namely the change in the gross
                    jumlah tercatat bruto aset keuangan)                                carrying amount of the financial asset)
                    dalam laporan laba rugi.                                            in the income statement.
               4. Pendapatan atau biaya transaksi yang                               4. Transaction income or costs incurred
                    terjadi sehubungan dengan kejadian                                  in connection with a modification
                    modifikasi diakui sebagai penyesuaian                               event are recognized as an
                    terhadap jumlah tercatat aset keuangan                              adjustment to the carrying amount of
                    yang telah dimodifikasi dan diamortisasi                            the modified financial asset and
                    selama sisa jangka waktu aset                                       amortized over the remaining term of
                    keuangan modifikasian tersebut.                                     the modified financial asset.


                                                               23
Page 358
                                                                             The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                   Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                              PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                          NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                        As of 31 December 2024
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                        and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                       (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                              unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                             2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                                INFORMATION (continued)

     c.    Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                             c. Financial assets and liabilities (continued)

           Saling hapus                                                            Offsetting

           Aset dan liabilitas keuangan saling hapus                               Financial assets and liabilities are offset and
           disajikan dalam laporan posisi keuangan jika                            the net amount is presented in the statement
           memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk                               of financial position when there is a legally
           melakukan saling hapus buku atas jumlah yang                            enforceable right to offset the recognized
           telah diakui tersebut dan berniat untuk                                 amounts and there is intention to settle on a net
           menyelesaikan secara neto atau untuk                                    basis or to realize the asset and settle the
           merealisasikan aset dan menyelesaikan                                   liability simultaneously. This means that the
           liabilitasnya secara simultan. Hak yang                                 right to set off:
           berkekuatan hukum berarti:
           a. tidak terdapat kontinjensi di masa yang akan                         a.   must not be contingent on a future event,
                 datang, dan                                                            and
           b. hak yang berkekuatan hukum pada kondisi-                             b.   must be legally enforceable in all of the
                 kondisi berikut ini:                                                   following circumstances:
                 i. kegiatan bisnis normal;                                             i. the normal course of business;
                 ii. kondisi kegagalan usaha; dan                                       ii. the event of default; and
                 iii. kondisi gagal bayar atau bangkrut.                                iii. the event of insolvency or bankruptcy.

           Klasifikasi instrumen keuangan                                          Classification of financial instruments

           Perseroan      mengklasifikasikan    instrumen                          The Company classifies the financial
           keuangan ke dalam klasifikasi tertentu yang                             instruments into classes that reflects the nature
           mencerminkan sifat dari informasi dan                                   of information and take into account the
           mempertimbangkan karakteristik dari instrumen                           characteristics of those financial instruments.
           keuangan tersebut. Klasifikasi ini dapat dilihat                        The classifications are shown in the table
           pada tabel berikut:                                                     below:

                                                                         Golongan
                   Kategori yang didefinisikan                 (ditentukan oleh Perseroan)/
                       oleh PSAK No.109/                        Class (as determined by the              Subgolongan/
               Category as defined by SFAS No.109                       Company)                           Subclasses
                                                              Kas dan setara kas/Cash and cash equivalents
                                                              - Kas pada bank/Cash in banks
                                                              - Deposito berjangka/Time deposit
                                                              Piutang pembiayaan konsumen/Consumer financing receivables
                                                              Piutang sewa pembiayaan/Finance lease receivables
                           Aset keuangan yang diukur          Anjak piutang/Factoring receivables
                            pada biaya perolehan yang
                                                              Piutang lain-lain/Other receivables
          Aset keuangan/    diamortisasi/Financial assets
           Financial        at amortized cost
           assets                                             Aset lain-lain/Other assets
                                                              - Piutang karyawan/Employee receivables
                                                              - Piutang bunga/Interest receivables
                                                              - Setoran dalam perjalanan/Deposit in transit
                                                              - Uang jaminan/Security deposit

                           Derivatif lindung nilai/ Hedging   Lindung nilai atas nilai arus kas/Hedging instruments in cash flow hedges
                            derivatives                       - Piutang derivatif/Derivative receivables




                                                               24
Page 359
                                                                               The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                     Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                          As of 31 December 2024
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                          and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                         (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                                unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                               2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                                  INFORMATION (continued)
     c.   Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                                c. Financial assets and liabilities (continued)
          Klasifikasi instrumen keuangan (lanjutan)                                  Classification      of    financial    instruments
                                                                                     (continued)
          Perseroan      mengklasifikasikan    instrumen                             The Company classifies the financial
          keuangan ke dalam klasifikasi tertentu yang                                instruments into classes that reflects the nature
          mencerminkan sifat dari informasi dan                                      of information and take into account the
          mempertimbangkan karakteristik dari instrumen                              characteristics of those financial instruments.
          keuangan tersebut. Klasifikasi ini dapat dilihat                           The classifications are shown in the table
          pada tabel berikut: (lanjutan)                                             below: (continued)
                                                                          Golongan
                 Kategori yang didefinisikan                    (ditentukan oleh Perseroan)/
                     oleh PSAK No.109/                           Class (as determined by the                    Subgolongan/
             Category as defined by SFAS No.109                          Company)                                Subclasses
                                                                Beban yang masih harus dibayar/Accrued expenses
                                                                Pinjaman yang diterima/Borrowings
                                                                Surat berharga yang diterbitkan/Securities issued
                                                                Utang usaha/Trade payables
                                                                - Utang kendaraan/Vehicle payables
                          Liabilitas keuangan yang diukur       - Utang asuransi/Insurance payables
           Liabilitas      dengan       biaya   perolehan       Utang lain-lain/Other payables
           keuangan/       diamortisasi/Financial liabilities   - Kantor pendaftaran fidusia/Fiduciary register office
            Financial      at amortized cost                    - Premi asuransi/Insurance premium
            liabilities                                         - Pembiayaan bersama/Joint financing
                                                                Lain-lain/Others
                                                                Beban yang masih harus dibayar/Accrued expenses
                                                                Pinjaman yang diterima/Borrowings
                                                                Surat berharga yang diterbitkan/Securities issued
                          Derivatif lindung nilai/ Hedging      Lindung nilai atas nilai arus kas/Hedging instruments in cash flow hedges
                           derivatives                          - Utang derivatif/Derivative payables

     d.   Penentuan nilai wajar                                                  d. Determination of fair value

          Nilai wajar adalah harga yang akan diterima                                Fair value is the price that would be received
          untuk menjual suatu aset atau harga yang akan                              to sell an asset or paid to transfer a liability in
          dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam                           an orderly transaction between market
          transaksi teratur antara pelaku pasar pada                                 participants at the measurement date. The fair
          tanggal pengukuran. Pengukuran nilai wajar                                 value measurement is based on the
          berdasarkan asumsi bahwa transaksi untuk                                   presumption that the transaction to sell the
          menjual aset atau mengalihkan liabilitas terjadi                           asset or transfer the liability takes place either:
          di:
           pasar utama untuk aset dan liabilitas                                        in the principal market for the asset or
               tersebut, atau                                                             liability, or
           jika terdapat pasar utama, di pasar yang                                     in the absence of the principal market, in
               paling menguntungkan untuk aset atau                                       the most advantageous market for the
               liabilitas tersebut.                                                       asset or liability.

          Perseroan harus memiliki akses ke pasar utama                              The principal or the most advantageous market
          atau pasar yang paling menguntungkan tersebut.                             must be accessible by the Company.

          Nilai wajar aset dan liabilitas diukur                                     The fair value of an asset or a liability is
          menggunakan asumsi yang akan digunakan                                     measured using the assumptions that market
          pelaku pasar ketika menentukan harga aset atau                             participants would use when pricing the asset
          liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku                            or liability, assuming that market participants
          pasar bertindak dalam kepentingan ekonomi                                  act in their economic best interest.
          terbaiknya.



                                                                 25
Page 360
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                         PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                   As of 31 December 2024
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                   and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                  (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                         unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                        2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                           INFORMATION (continued)
     d.   Penentuan nilai wajar (lanjutan)                                d. Determination of fair value (continued)

          Perseroan menggunakan teknik penilaian yang                         The Company uses valuation techniques that
          sesuai dalam keadaan dan dimana data yang                           are appropriate in the circumstances and for
          memadai tersedia untuk mengukur nilai wajar,                        which sufficient data are available to measure
          memaksimalkan penggunaan input yang tidak                           fair value, maximizing the use of relevant
          dapat diobservasi.                                                  observable inputs and minimizing the use of
                                                                              unobservable inputs.
          Semua aset dan liabilitas yang nilai wajarnya                       All assets and liabilities for which fair value is
          diukur atau diungkapkan dalam laporan                               measured or disclosed in the financial
          keuangan dikategorikan dalam hirarki nilai wajar,                   statements are categorized within the fair value
          sebagaimana dijelaskan di bawah ini,                                hierarchy, described as follows, based on the
          berdasarkan tingkatan level input yang terendah                     lowest level input that is significant to the fair
          yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar                     value measurement as a whole:
          secara keseluruhan:
           Level 1 - harga kuotasian (tanpa                                      Level 1 - quoted (unadjusted) market
              penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau                          prices in active markets for identical
              liabilitas yang identik.                                             assets or liabilities.
           Level 2 - teknik penilaian di mana tingkat                            Level 2 - valuation techniques for which
              level input terendah yang signifikan                                 the lowest level input that is significant to
              terhadap pengukuran nilai wajar dapat                                the fair value measurement is directly or
              diobservasi baik secara langsung atau tidak                          indirectly observable.
              langsung.
           Level 3 - teknik penilaian di mana tingkat                            Level 3 - valuation techniques for which
              level input terendah yang signifikan                                 the lowest level input that is significant to
              terhadap pengukuran nilai wajar tidak dapat                          the fair value measurement is directly or
              diobservasi baik secara langsung atau tidak                          indirectly unobservable.
              langsung.

          Untuk aset dan liabilitas yang diukur secara                        For assets and liabilities that are recognized in
          berulang dalam laporan keuangan, Perseroan                          the financial statements on a recurring basis,
          menentukan apakah perpindahan antar level                           the Company determines whether transfers
          hirarki telah terjadi dengan melakukan evaluasi                     have occurred between levels in hierarchy by
          pengelompokan (berdasarkan level input yang                         reassessing categorization (based on the
          terendah yang signifikan terhadap pengukuran                        lowest level input that is significant to the fair
          nilai wajar secara menyeluruh) pada setiap akhir                    value measurement as a whole) at the end of
          periode pelaporan.                                                  each reporting period.

     e.   Penjabaran mata uang asing                                      e. Foreign currency translation

          Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke                       Transactions denominated in a foreign
          mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs                            currency are translated into Rupiah at the
          yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada                           exchange rate prevailing at the date of the
          tanggal laporan posisi keuangan, aset dan                           transaction. At the date of statement of
          liabilitas moneter dalam mata uang asing                            financial position, monetary assets and
          dijabarkan dengan kurs tengah Bank Indonesia                        liabilities in foreign currencies are translated at
          yang berlaku pada tanggal laporan posisi                            the exchange rates prevailing at that date as
          keuangan.                                                           published by Bank Indonesia.

          Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang                           Exchange gains and losses arising on
          timbul dari transaksi dalam mata uang asing dan                     transactions in foreign currency and on the
          dari penjabaran aset dan liabilitas moneter                         translation of foreign currency monetary assets
          dalam mata uang asing, diakui pada laporan laba                     and liabilities are recognized in the statement
          rugi dan penghasilan komprehensif lain.                             of profit or loss and other comprehensive
                                                                              income.




                                                              26
Page 361
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                          PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                    As of 31 December 2024
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                    and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                          unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                         2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                            INFORMATION (continued)

     e.   Penjabaran mata uang asing (lanjutan)                            e. Foreign currency translation (continued)

          Kurs yang digunakan untuk menjabarkan aset                            The exchange rates used to translate the
          dan liabilitas moneter dalam mata uang asing                          monetary assets and liabilities denominated in
          pada tanggal 31 Desember 2024 dan                                     foreign currencies as of 31 December 2024
          2023 adalah sebagai berikut:                                          and 2023 are as follows:

                                             31 Desember/          31 Desember/
                                            December 2024         December 2023

          Mata uang                                                                                                     Currency
          Dolar Amerika Serikat (AS$)                16.162                 15.416                     United States Dollar (US$)

     f.   Kas dan setara kas                                               f.   Cash and cash equivalents

          Kas dan setara kas mencakup kas, kas di bank                          Cash and cash equivalents include cash on
          dan deposito berjangka dengan jangka waktu                            hand, cash in banks and time deposits with
          jatuh tempo tiga bulan atau kurang sejak dari                         original maturity of three months or less from
          tanggal penempatannya, yang tidak dibatasi                            the date of placement, which are not restricted
          penggunaannya, tidak digunakan sebagai                                and are not pledged as collateral for any
          jaminan atas pinjaman dan dapat segera                                borrowing and that are readily convertible to
          dijadikan kas tanpa terjadi perubahan nilai yang                      known amounts of cash which are subject to
          sangat signifikan.                                                    insignificant risk of changes in value.

     g.   Piutang pembiayaan konsumen                                      g. Consumer financing receivables

          Piutang pembiayaan konsumen diakui pada                               Consumer       financing     receivables    are
          awalnya dengan nilai wajar ditambah biaya-                            recognized initially at fair value, added with
          biaya transaksi dan dikurangi yield enhancing                         directly attributable transactions costs and
          income yang dapat diatribusikan secara                                deducted by yield enhancing income, and
          langsung dan selanjutnya diukur dengan biaya                          subsequently measured at amortized cost
          perolehan diamortisasi menggunakan metode                             using the effective interest rate method.
          tingkat bunga efektif. Piutang pembiayaan                             Consumer financing receivables are classified
          konsumen      diklasifikasikan sebagai    aset                        as financial assets measured at amortized
          keuangan yang diukur pada biaya perolehan                             cost. Refer to Note 2c for the accounting policy
          diamortisasi. Lihat Catatan 2c untuk kebijakan                        for financial assets measured at amortized
          akuntansi atas aset keuangan yang diukur pada                         cost.
          biaya perolehan diamortisasi.

          Penyelesaian      kontrak   sebelum      masa                         Early termination is treated as a cancellation of
          pembiayaan konsumen berakhir diperlakukan                             an existing contract and the resulting gain or
          sebagai pembatalan kontrak pembiayaan                                 loss is credited or charged to the current year
          konsumen dan laba atau rugi yang terjadi diakui                       statement of profit or loss and other
          dalam laporan laba rugi dan penghasilan                               comprehensive income at the transaction date.
          komprehensif lain tahun berjalan pada tanggal
          terjadinya transaksi.

          Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum                             Unearned consumer financing income is the
          diakui merupakan selisih antara jumlah                                difference between total installments to be
          keseluruhan pembayaran angsuran yang akan                             received from customers and the total
          diterima dari konsumen dan jumlah pokok                               financing which is recognized as income over
          pembiayaan yang akan diakui sebagai                                   the term of the contract using the effective
          penghasilan sesuai dengan jangka waktu                                interest rate.
          kontrak dengan menggunakan metode tingkat
          suku bunga efektif.




                                                             27
Page 362
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                          PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                    As of 31 December 2024
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                    and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                          unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                         2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                            INFORMATION (continued)

     g.   Piutang pembiayaan konsumen (lanjutan)                           g. Consumer              financing          receivables
                                                                              (continued)

          Restrukturisasi kredit dapat dilakukan dengan                        Credit restructuring can be done by over
          cara pengalihan kredit, merubah jatuh tempo,                         contract, change in due date, change in tenor,
          merubah tenor, merubah nilai angsuran dan/atau                       change in installment and/or change in interest
          perubahan suku bunga.                                                rate.

          Kerugian yang timbul dari restrukturisasi kredit                     Losses on loan restructuring in respect of
          yang berkaitan dengan modifikasi persyaratan                         modification of the terms of the loans are
          kredit hanya diakui bila nilai kini penerimaan kas                   recognized only if the present value of total
          masa depan yang telah ditentukan dalam                               future cash receipts specified in the new terms
          persyaratan kredit yang baru, termasuk                               of the loans, including both receipt designated
          penerimaan yang diperuntukkan sebagai bunga                          as interest, and those designated as loan
          maupun pokok, adalah lebih kecil dari nilai kredit                   principal, are less than the recorded amounts
          yang diberikan yang tercatat sebelum                                 of loans before restructuring in the financial
          restrukturisasi di laporan keuangan.                                 statements.

          Pembiayaan Bersama                                                   Joint financing

          Piutang pembiayaan konsumen merupakan                                Consumer financing receivables are stated at
          jumlah piutang setelah dikurangi dengan piutang                      net of joint financing receivables, unearned
          pembiayaan bersama, pendapatan pembiayaan                            consumer financing income and allowance for
          yang belum diakui dan cadangan kerugian                              impairment losses.
          penurunan nilai.

          Piutang pembiayaan konsumen yang dibiayai                            Joint financing receivables where the
          bersama pihak-pihak lain dimana masing-                              Company and joint financing providers bear
          masing pihak mendapatkan imbalan (rewards)                           credit risk in accordance with their portion are
          dan menanggung risiko kredit sesuai dengan                           presented on a net basis in the statement of
          porsinya disajikan di laporan posisi keuangan                        financial position. Administration income for
          secara bersih. Pendapatan administrasi atas                          managing joint financing are presented in the
          pengelolaan pembiayaan bersama disajikan di                          statement of profit or loss and other
          laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif                       comprehensive income.
          lain.

     h.   Piutang sewa pembiayaan                                          h. Finance lease receivables

          Piutang sewa pembiayaan merupakan jumlah                             Finance lease receivables represent lease
          piutang sewa pembiayaan ditambah nilai sisa                          receivables plus the residual value at the end
          yang akan diterima pada akhir masa sewa                              of the lease period and stated at net of
          pembiayaan dikurangi dengan pendapatan sewa                          unearned lease income, security deposits and
          pembiayaan tangguhan, simpanan jaminan dan                           allowances for impairment losses. The
          cadangan kerugian penurunan nilai. Selisih                           difference between the gross lease receivable
          antara nilai piutang usaha bruto dan nilai tunai                     and the present value of the lease receivable is
          piutang diakui sebagai pendapatan sewa                               recognized as unearned lease income.
          pembiayaan tangguhan. Pendapatan sewa                                Unearned lease income is allocated to current
          pembiayaan tangguhan dialokasikan sebagai                            year statement of profit or loss and other
          pendapatan di laporan laba rugi dan penghasilan                      comprehensive income based on a constant
          komprehensif lain tahun berjalan berdasarkan                         rate of return on the net investment using
          suatu tingkat pengembalian konstan atas                              effective interest rates.
          investasi bersih dengan menggunakan suku
          bunga efektif.




                                                               28
Page 363
                                                                     The original financial statements included herein are in the
                                                                                                           Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                      PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                As of 31 December 2024
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                               (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                      unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                     2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                        INFORMATION (continued)

     h.   Piutang sewa pembiayaan (lanjutan)                           h. Finance lease receivables (continued)

          Penyewa pembiayaan memiliki hak opsi untuk                        The lessee has the option to purchase the
          membeli aset yang disewa-pembiayaankan                            leased asset at the end of the lease period at
          pada akhir masa sewa pembiayaan dengan                            a price mutually agreed upon at the
          harga yang telah disetujui bersama pada saat                      commencement of the agreement.
          dimulainya perjanjian sewa pembiayaan.

          Penyelesaian kontrak sebelum masa sewa                            Early termination is treated as a cancellation of
          pembiayaan berakhir diperlakukan sebagai                          an existing contract and the resulting gain or
          pembatalan kontrak sewa dan laba atau rugi                        loss is credited or charged to the current year
          yang timbul diakui dalam laporan laba rugi dan                    statement of profit or loss and other
          penghasilan komprehensif lain tahun berjalan.                     comprehensive income.

          Piutang sewa pembiayaan diklasifikasikan                          Finance lease receivables are classified as
          sebagai aset keuangan yang diukur pada biaya                      financial assets measured at amortized cost.
          perolehan diamortisasi. Lihat Catatan 2c untuk                    Refer to Note 2c for the accounting policy for
          kebijakan akuntansi atas aset keuangan yang                       financial assets measured at amortized cost.
          diukur pada biaya perolehan diamortisasi.

     i.   Tagihan anjak piutang                                        i.   Factoring receivables

          Tagihan anjak piutang dicatat berdasarkan                         Factoring receivables are recorded at the
          jumlah yang dibayar oleh Perseroan yang                           amount paid by the Company which are
          dihitung berdasarkan persentase tertentu dari                     calculated based on certain percentages of the
          nilai piutang. Perbedaan antara jumlah yang                       receivable value. The difference in value
          dibayar dan jumlah neto piutang dialihkan                         between the amounts paid by the Company
          merupakan pendapatan belum diakui dan diakui                      and the net factoring receivable is recognized
          sebagai pendapatan selama jangka waktu                            as unearned income and realized over the
          perjanjian dengan menggunakan tingkat suku                        period of the contract using the effective
          bunga efektif (Catatan 2c).                                       interest method (Note 2c).

     j.   Cadangan kerugian penurunan nilai                            j.   Allowance for impairment losses

          Perseroan melakukan perhitungan cadangan                          The Company calculates the allowance for
          kerugian penurunan nilai dengan menggunakan                       impairment losses using the “expected credit
          metode kerugian kredit ekspektasian. Lihat                        losses” methodology. Refer to Note 2c.
          Catatan 2c.

     k.   Beban dibayar dimuka                                         k. Prepaid expenses

          Beban dibayar di muka diamortisasi selama                         Prepaid expenses are amortized over the
          masa manfaat masing-masing biaya dengan                           periods benefited using the straight-line
          menggunakan metode garis lurus.                                   method.

     l.   Aset tetap, aset hak guna dan liabilitas sewa                l.   Fixed assets, right-of-use assets and lease
                                                                            liabilities

          Aset tetap                                                        Fixed assets

          Aset tetap diakui sebesar biaya perolehan dan                     Fixed assets are stated at cost and
          selanjutnya dipertanggungjawabkan dengan                          subsequently accounted using the cost
          menggunakan model biaya (cost method) dan                         method and stated at cost less accumulated
          dinyatakan sebesar nilai perolehan dikurangi                      depreciation.
          dengan akumulasi penyusutan.




                                                           29
Page 364
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                         PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                   As of 31 December 2024
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                   and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                  (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                         unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                        2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                           INFORMATION (continued)
     l.   Aset tetap, aset hak guna dan liabilitas sewa                   l.   Fixed assets, right-of-use assets and lease
          (lanjutan)                                                           liabilities (continued)
          Aset tetap (lanjutan)                                                Fixed assets (continued)

          Harga perolehan mencakup semua pengeluaran                           Acquisition cost covers all expenditures that
          yang terkait secara langsung dengan perolehan                        are directly attributable to the acquisition of the
          aset tetap.                                                          items.

          Biaya pengurusan legal hak atas tanah dalam                          The legal cost of land rights in the form of
          bentuk Hak Guna Bangunan (“HGB”) ketika                              Building Usage Right (Hak Guna Bangunan or
          tanah diperoleh pertama kali diakui sebagai                          “HGB”) when the land was acquired initially is
          bagian dari biaya perolehan tanah pada akun                          recognized as part of the cost of the land under
          “Aset Tetap” dan tidak diamortisasi.                                 the “Fixed Assets” account and not amortized.

          Sementara      biaya     pengurusan     atas                         Meanwhile, the extension or the legal renewal
          perpanjangan atau pembaruan legal hak atas                           costs of land rights in the form of HGB is
          tanah dalam bentuk HGB diakui sebagai aset                           recognized as intangible asset and amortized
          takberwujud dan diamortisasi sepanjang mana                          over the shorter of the rights' legal life and
          yang lebih pendek antara umur hukum hak dan                          land's economic life.
          umur ekonomi tanah.

          Hak atas tanah tidak diamortisasi.                                   Land rights is not amortized.

          Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar                           Construction in progress is stated at cost and
          biaya perolehan dan akan dipindahkan ke                              transferred to the respective fixed asset
          masing-masing aset tetap yang bersangkutan                           account when completed and ready for use.
          pada saat selesai dan siap digunakan.
          Penyusutan aset tetap selain tanah dan                               Depreciation on fixed assets other than land
          bangunan dalam pengerjaan dihitung dengan                            and construction in progress are calculated
          menggunakan metode garis lurus sepanjang                             using the straight-line method over their
          estimasi masa manfaatnya sebagai berikut:                            estimated useful lives as follows:

                                       Masa manfaat (tahun)/      Persentase/
                  Golongan               Useful life (years)      Percentage                      Classification

          Bangunan                               20                  5,00%                                              Buildings
          Perabotan dan peralatan kantor          5                 20,00%                        Furniture and office equipment
          Kendaraan                               5                 20,00%                                               Vehicles
          Renovasi bangunan sewa                3-5             20,00% - 33,33%                          Leasehold improvement


          Aset tetap kecuali tanah dan aset dalam                              Fixed assets except land and construction in
          pengerjaan disusutkan sampai dengan nilai                            progress are depreciated to their residual
          sisanya.                                                             value.
          Biaya-biaya setelah pengakuan awal aset diakui                       Subsequent costs are included in the asset’s
          sebagai bagian dari nilai tercatat aset atau                         carrying amount or recognized as a separate
          sebagai aset yang terpisah, sebagaimana                              asset, as appropriate, only when it is probable
          seharusnya, hanya apabila kemungkinan besar                          that future economic benefits associated with
          Perseroan     akan      mendapatkan    manfaat                       the item will flow to the Company and the cost
          ekonomis di masa depan berkenaan dengan                              of the item can be measured reliably. Amounts
          aset tersebut dan biaya perolehan aset dapat                         in respect of replaced parts are derecognized.
          diukur dengan andal. Nilai yang terkait dengan                       All other repairs and maintenance are charged
          penggantian komponen tidak diakui. Biaya                             to the statement of profit or loss and other
          perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke                             comprehensive income during the period in
          dalam laporan laba rugi dan penghasilan                              which they are incurred.
          komprehensif lain selama periode dimana biaya-
          biaya tersebut terjadi.



                                                           30
Page 365
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                          PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                    As of 31 December 2024
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                    and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                          unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                         2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                            INFORMATION (continued)
     l.   Aset tetap, aset hak guna dan liabilitas sewa                    l.   Fixed assets, right-of-use assets and lease
          (lanjutan)                                                            liabilities (continued)

          Nilai residu dan umur manfaat aset ditelaah dan                       The assets’ residual values and useful lives are
          disesuaikan, setiap tanggal laporan posisi                            reviewed, and adjusted if appropriate, at each
          keuangan jika diperlukan.                                             date of statement of financial position.

          Apabila aset tetap tidak digunakan lagi atau                          When assets are retired or otherwise disposed
          dijual, maka nilai tercatat dan akumulasi                             of, their carrying values and the related
          penyusutannya dikeluarkan dari laporan                                accumulated depreciation are eliminated from
          keuangan dan keuntungan atau kerugian yang                            the financial statements and the resulting gain
          dihasilkan dari penjualan aset tetap diakui dalam                     or loss on the disposal of fixed assets is
          laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif                        recognized in the statement of profit or loss
          lain.                                                                 and other comprehensive income.

          Apabila nilai tercatat aset tetap lebih besar dari                    When the carrying amount of an asset is
          nilai yang dapat diperoleh kembali, nilai tercatat                    greater than its estimated recoverable amount,
          aset diturunkan menjadi sebesar nilai yang dapat                      it is written down immediately to its recoverable
          diperoleh kembali.                                                    amount.

          Penilaian dilakukan pada akhir setiap periode                         An assessment is made at each reporting
          pelaporan apakah terdapat indikasi bahwa rugi                         period as to whether there is any indication that
          penurunan nilai yang telah diakui dalam periode                       previously recognized impairment losses may
          sebelumnya mungkin tidak ada lagi atau                                no longer exist or may have decreased. If such
          mungkin telah menurun. Jika indikasi yang                             indication exists, the recoverable amount is
          dimaksud       ditemukan,      maka      entitas                      estimated.
          mengestimasi jumlah terpulihkan aset tersebut.
          Kerugian penurunan nilai yang telah diakui                            A previously recognized impairment losses is
          dalam periode sebelumnya dibalik hanya jika                           reversed only if there has been a change in the
          terdapat perubahan asumsi-asumsi yang                                 assumptions used to determine the asset’s
          digunakan untuk menentukan jumlah terpulihkan                         recoverable amount since the last impairment
          aset tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir                     loss was recognized. If that is the case, the
          diakui. Dalam hal ini, jumlah tercatat aset                           carrying amount of the asset is increased to its
          dinaikkan ke jumlah terpulihkannya.                                   recoverable amount.
          Pembalikan rugi penurunan nilai diakui dalam                          Reversal of an impairment loss is recognized
          laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif                        in the statement of profit or loss and other
          lain. Setelah pembalikan tersebut, penyusutan                         comprehensive income. After such a reversal,
          aset tersebut disesuaikan di periode mendatang                        the depreciation charge on the asset is
          untuk mengalokasikan jumlah tercatat aset yang                        adjusted in future periods to allocate the
          direvisi, dikurangi nilai sisanya, dengan dasar                       asset’s revised carrying amount, less any
          yang sistematis selama sisa umur masa                                 residual value, on a systematic basis over its
          manfaatnya.                                                           remaining useful life.




                                                               31
Page 366
                                                                       The original financial statements included herein are in the
                                                                                                             Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                        PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                  As of 31 December 2024
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                  and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                 (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                        unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                       2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                          INFORMATION (continued)
     l.   Aset tetap, aset hak guna dan liabilitas sewa                  l.   Fixed assets, right-of-use assets and lease
          (lanjutan)                                                          liabilities (continued)
          Aset hak guna dan liabilitas sewa                                   Right-of-use assets and lease liabilities
          PSAK No. 116 memperkenalkan model                                   SFAS No. 116 introduces a single lessee
          akuntansi penyewa tunggal dan mensyaratkan                          accounting model and requires a lessee to
          penyewa untuk mengakui aset dan liabilitas                          recognize assets and liabilities for all leases
          untuk semua sewa dengan pengecualian sewa                           with the exemptions of short-term leases and
          jangka pendek dan aset dengan nilai rendah.                         the underlying asset is of low value. A lessee
          Penyewa diharuskan untuk mengakui aset hak-                         is required to recognize a right-of-use asset
          guna yang mewakili haknya untuk menggunakan                         representing its right to use the underlying
          aset sewaan dan liabilitas sewa yang mewakili                       leased asset and a lease liability representing
          kewajibannya untuk melakukan pembayaran                             its obligation to make lease payments. SFAS
          sewa. PSAK No. 116 secara substansial masih                         No. 116 substantially carries forward the lessor
          menggunakan persyaratan akuntansi atas                              accounting requirements in SFAS No. 217
          pesewa (lessor) sesuai PSAK No. 217 Sewa.                           Leases. Accordingly, a lessor continues to
          Oleh karena itu, pesewa masih akan                                  classify its leases as operating leases or
          menggunakan klasifikasi sewa dalam sewa                             finance leases, and to account for those two
          operasi atau pembiayaan, dan memperlakukan                          types of leases differently.
          transaksi sewa atas kedua tipe sewa tersebut
          secara berbeda.
          Perseroan mengakui liabilitas sewa, sebagai                         The Company recognized a lease liability,
          pembayaran sewa yang tersisa termasuk atas                          being the remaining lease payments including
          opsi perpanjangan dimana perpanjangan hampir                        extension options where renewal is reasonably
          dapat dipastikan, didiskontokan menggunakan                         certain, discounted using the incremental
          tingkat bunga pinjaman inkremental pada                             borrowing rate at the date of initial application.
          tanggal penerapan awal. Aset hak-guna yang                          The       corresponding     right-of-use    asset
          diakui adalah jumlah yang sama dengan liabilitas                    recognized was an amount equal to the lease
          sewa, yang disesuaikan dengan jumlah                                liability, adjusted by the amount of prepaid or
          pembayaran sewa dibayar dimuka atau terutang                        accrued lease payments relating to those
          terkait sewa tersebut.                                              leases.

          Beban keuangan dicatat dalam laporan laba rugi.                     Finance expense is recorded in the statement
          Aset sewa (disajikan sebagai bagian aset tetap)                     of income. Leased assets (presented under
          disusutkan dengan metode garis lurus selama                         fixed assets) are depreciated using straight-line
          jangka waktu yang lebih pendek antara umur                          method over the shorter of the estimated useful
          manfaat aset sewa dan periode masa sewa, jika                       life of the assets and the lease term, if there is
          tidak ada kepastian yang memadai bahwa                              no reasonable certainty that the Company will
          Perseroan akan mendapatkan hak kepemilikan                          obtain ownership by the end of the lease term.
          pada akhir masa sewa.

          Pada saat penerapan adopsi PSAK No. 116,                            Upon adoption of SFAS No. 116, the Company
          Perseroan menerapkan pendekatan pengakuan                           applied a single recognition and measurement
          dan pengukuran tunggal untuk semua aset sewa                        approach for all leases except for short-term
          kecuali sewa jangka pendek dan sewa aset yang                       leases and leases of low-value assets.
          bernilai rendah.




                                                             32
Page 367
                                                                    The original financial statements included herein are in the
                                                                                                          Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                     PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                               As of 31 December 2024
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                               and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                              (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                     unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                    2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                       INFORMATION (continued)

     m. Perpajakan                                                    m. Taxation

        Pajak Final                                                       Final Tax

        Peraturan perpajakan di Indonesia mengatur                        Tax regulation in Indonesia determined that
        beberapa jenis penghasilan dikenakan pajak                        certain taxable income is subject to final tax.
        yang bersifat final. Pajak final yang dikenakan                   Final tax applied to the gross value of
        atas nilai bruto transaksi tetap dikenakan                        transactions is applied even when the parties
        walaupun atas transaksi tersebut pelaku                           carrying the transaction are recognizing
        transaksi mengalami kerugian.                                     losses.

        Mengacu pada PSAK No. 212, “Pajak                                 Referring to SFAS No. 212, “Income Tax”, final
        Penghasilan”, pajak final tersebut tidak termasuk                 tax is no longer governed by SFAS No. 212.
        dalam lingkup yang diatur oleh PSAK No. 212.                      Therefore, the Company has decided to present
        Oleh karena itu, Perseroan memutuskan untuk                       all of the final tax arising from interest income as
        menyajikan beban pajak final sehubungan                           separate line item.
        dengan pendapatan bunga sebagai pos
        tersendiri.

        Pajak Kini                                                        Current Tax

        Aset dan liabilitas pajak kini untuk tahun berjalan               Current income tax assets and liabilities for the
        diukur sebesar jumlah yang diharapkan dapat                       current year are measured at the amount
        direstitusi dari atau dibayarkan kepada otoritas                  expected to be recovered from or paid to the
        perpajakan.                                                       taxation authority.

        Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba                      Current tax expense is determined based on
        kena pajak tahun berjalan yang dihitung                           the taxable profit for the year computed using
        berdasarkan tarif pajak yang berlaku.                             the prevailing tax rates.

        Kekurangan/kelebihan     pembayaran       pajak                   Underpayment/overpayment of income tax are
        penghasilan dicatat sebagai bagian dari “Beban                    presented as part of “Income Tax Expense” in
        Pajak Penghasilan” dalam laporan laba rugi dan                    the statement of profit or loss and other
        penghasilan komprehensif lain. Perseroan juga                     comprehensive income. The Company also
        menyajikan bunga/denda, jika ada, sebagai                         presented interest/penalty, if any, as part of
        bagian dari “Beban Pajak Penghasilan”.                            “Income Tax Expense”.
        Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui                     Amendments to tax obligations are recorded
        pada saat surat ketetapan pajak diterima atau,                    when a tax assessment letter is received or, if
        jika diajukan keberatan, pada saat keputusan                      appealed against, when the result of the appeal
        atas keberatan ditetapkan.                                        is determined.

        Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui                        Deferred tax assets and liabilities are
        menggunakan metode posisi keuangan atas                           recognized using the financial position
        konsekuensi pajak pada masa mendatang yang                        method for the future tax consequences
        timbul dari perbedaan jumlah tercatat aset dan                    attributable to the differences between the
        liabilitas menurut laporan keuangan dengan                        carrying amounts of existing assets and
        dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas pada                    liabilities in the financial statements and their
        setiap tanggal pelaporan. Liabilitas pajak                        respective tax bases at each reporting date.
        tangguhan diakui untuk semua perbedaan                            Deferred tax liabilities are recognized for all
        temporer kena pajak dan aset pajak tangguhan                      taxable temporary differences and deferred
        diakui untuk perbedaan temporer yang boleh                        tax assets are recognized for deductible
        dikurangkan dan akumulasi rugi fiskal,                            temporary differences and accumulated fiscal
        sepanjang besar kemungkinan perbedaan                             losses to the extent that it is probable that
        temporer yang boleh dikurangkan dan akumulasi                     taxable profit will be available in future years
        rugi fiskal tersebut dapat dimanfaatkan untuk                     against which the deductible temporary
        mengurangi laba kena pajak pada masa depan.                       differences and accumulated fiscal losses
                                                                          can be utilized.



                                                          33
Page 368
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                          PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                    As of 31 December 2024
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                    and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                          unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                         2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                            INFORMATION (continued)

     m. Perpajakan (lanjutan)                                              m. Taxation (continued)

          Pajak Tangguhan                                                      Deferred Tax
          Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah                        The carrying amount of a deferred tax asset is
          ulang pada akhir setiap periode pelaporan dan                        reviewed at the end of each reporting period
          diturunkan apabila laba fiskal mungkin tidak                         and reduced to the extent that it is no longer
          memadai untuk mengkompensasi sebagian atau                           probable that sufficient taxable profit will be
          semua manfaat aset pajak tangguhan tersebut.                         available to allow the benefit of part or all of that
          Pada akhir setiap periode pelaporan, Perseroan                       deferred tax asset to be utilized. At the end of
          menilai kembali aset pajak tangguhan yang tidak                      each reporting        period, the Company
          diakui. Perseroan mengakui aset pajak                                reassesses unrecognized deferred tax assets.
          tangguhan yang sebelumnya tidak diakui apabila                       The Company recognizes a previously
          besar kemungkinan bahwa laba fiskal pada                             unrecognized deferred tax assets to the extent
          masa depan akan tersedia untuk pemulihannya.                         that it has become probable that future taxable
                                                                               profit will allow the deferred tax assets to be
                                                                               recovered.
          Pajak tangguhan dihitung dengan menggunakan                          Deferred tax is calculated at the tax rates that
          tarif pajak yang berlaku atau secara substansial                     have been enacted or substantively enacted at
          telah berlaku pada tanggal pelaporan.                                the reporting date. Changes in the carrying
          Perubahan nilai tercatat aset dan liabilitas pajak                   amount of deferred tax assets and liabilities due
          tangguhan yang disebabkan oleh perubahan                             to a change in tax rates are charged to current
          tarif pajak dibebankan pada usaha tahun                              year operations, except to the extent that they
          berjalan, kecuali untuk transaksi-transaksi yang                     relate to items previously charged or credited to
          sebelumnya telah langsung dibebankan atau                            equity.
          dikreditkan ke ekuitas.
          Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan                        Deferred tax assets and liabilities are offset in
          secara saling hapus dalam laporan posisi                             the statement of financial position, except if they
          keuangan, kecuali aset dan liabilitas pajak                          are for different legal entities, consistent with the
          tangguhan untuk entitas yang berbeda, sesuai                         presentation of current tax assets and liabilities.
          dengan penyajian aset dan liabilitas pajak kini.
     n.   Imbalan kerja                                                    n. Employee benefits
          Imbalan kerja jangka pendek                                          Short-term employee benefits

          Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat                         Short-term employee benefits are recognized
          terutang kepada karyawan berdasarkan metode                          when it is payable to the employees based on
          akrual.                                                              accrual method.
          Imbalan kerja jangka panjang dan imbalan                             Long-term employee benefits and post-
          pasca-kerja                                                          employment benefits
          Imbalan kerja jangka panjang dan imbalan                             Long-term employee benefits and post-
          pasca-kerja, seperti pensiun, uang pisah, uang                       employment employee benefits, such as
          penghargaan, dan imbalan lainnya, ditentukan                         pensions, severance pay, service pay, and other
          sesuai dengan Peraturan Perseroan dan                                benefits are provided in accordance with the
          Undang-Undang Ketenagakerjaan yang berlaku.                          Company’s Regulations and applicable Labor
                                                                               Law.
          Perseroan mencatat penyisihan manfaat untuk                          The Company made provisions in order to meet
          memenuhi imbalan minimum yang harus dibayar                          the minimum benefits required to be paid to the
          kepada karyawan-karyawan sesuai dengan                               qualified   employees    under      Company’s
          peraturan    perusahaan     dan     Peraturan                        regulation and Government Regulation No. 35 of
          Pemerintah No. 35 tahun 2021 dan Undang-                             2021 and Law No. 13 of 2003 for the year ended
          undang No. 13 tahun 2003 masing-masing untuk                         on 31 December 2024 and 2023, respectively.
          tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
          2024 dan 2023.




                                                               34
Page 369
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                          PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                    As of 31 December 2024
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                    and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                          unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                         2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                            INFORMATION (continued)
     n.   Imbalan kerja (lanjutan)                                         n. Employee benefits (continued)

          Imbalan kerja jangka panjang dan imbalan                             Long-term employee benefits and post-
          pasca-kerja (lanjutan)                                               employment benefits (continued)

          Karena    Undang-Undang       Ketenagakerjaan                        Since Labor Law sets the formula for determining
          menentukan rumus tertentu untuk menghitung                           the minimum amount of benefits, in substance
          jumlah minimal imbalan pensiun, pada dasarnya,                       pension plans under the Labor Law represent
          program pensiun berdasarkan Undang-Undang                            defined benefit plans. A defined benefit plan is a
          Ketenagakerjaan adalah program imbalan pasti.                        pension plan that defines an amount of pension
          Program pensiun imbalan pasti adalah program                         benefit to be provided, usually as a function of
          pensiun yang menentukan jumlah imbalan                               one or more factors such as age, years of service
          pensiun yang akan diberikan, biasanya                                or compensation.
          berdasarkan pada satu faktor atau lebih seperti
          usia, masa kerja atau kompensasi.

          Liabilitas program pensiun imbalan pasti yang                        The liability recognized in the statement of
          diakui di laporan posisi keuangan adalah nilai                       financial position in respect of defined benefit
          kini liabilitas imbalan pasti pada tanggal laporan                   pension plans is the present value of the defined
          posisi keuangan, serta disesuaikan dengan                            benefit obligation at the date of statement of
          keuntungan atau kerugian aktuarial dan biaya                         financial position, together with adjustments for
          jasa lalu yang belum diakui. Nilai kini liabilitas                   unrecognized actuarial gains or losses and past
          imbalan pasti dihitung setiap tahun oleh aktuaris                    service cost. The present value of defined
          independen menggunakan metode projected                              benefit obligation is calculated annually by an
          unit credit.                                                         independent actuary using the projected unit
                                                                               credit method.

          Nilai kini liabilitas imbalan pasti ditentukan                       The present value of the defined benefit
          dengan mendiskontokan estimasi arus kas                              obligation is determined by discounting the
          keluar masa depan dengan menggunakan                                 estimated future cash outflows using yields on
          tingkat obligasi pemerintah jangka panjang                           Indonesian Government bonds that are
          dalam mata uang yang sama dengan mata uang                           denominated in the currency in which the
          imbalan yang akan dibayarkan dan waktu jatuh                         benefits will be paid, and that have terms to
          tempo yang kurang lebih sama dengan waktu                            maturity approximating the terms of the related
          jatuh tempo imbalan yang bersangkutan.                               pension liability.

          Seluruh biaya jasa lalu diakui pada saat yang                        All past service costs are recognized at the
          lebih dulu antara ketika amandemen/kurtailmen                        earlier of when the amendment/curtailment
          terjadi atau ketika biaya restrukturisasi atau                       occurs and when the related restructuring or
          pemutusan hubungan kerja diakui.                                     termination costs are recognized.


          Bunga neto atas imbalan pasti neto merupakan                         Net interest on the net defined benefit liabilities
          komponen pendapatan bunga dari aset program,                         is the interest income component of plan
          biaya bunga atas liabilitas imbalan pasti dan                        assets, interest expense of defined benefit
          bunga atas dampak batas atas dari aset.                              obligation and interest on the effect of asset
                                                                               ceiling.
          Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti neto                     Remeasurements of the net defined benefit
          terdiri atas:                                                        obligation consists of:
          - keuntungan dan kerugian aktuarial                                  - actuarial gains and losses
          - imbal hasil atas aset program, tidak termasuk                      - return on plan assets, excluding amount
             jumlah yang dimasukkan dalam bunga neto                             included in net interest on the net defined
             atas liabilitas imbalan pasti neto                                  benefit obligation
          - setiap perubahan dampak batas atas aset,                           - any change in effect of the asset ceiling,
             tidak termasuk jumlah yang dimasukkan                               excluding amount included in net interest on
             dalam bunga neto atas liabilitas imbalan pasti                      the net defined benefit obligation.
             neto.



                                                               35
Page 370
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                         PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                   As of 31 December 2024
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                   and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                  (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                         unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                        2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                           INFORMATION (continued)
     n.   Imbalan kerja (lanjutan)                                        n. Employee benefits (continued)

          Pesangon pemutusan hubungan kerja                                    Termination benefits

          Pesangon pemutusan hubungan kerja terutang                           Termination benefits are payable whenever an
          ketika karyawan dihentikan kontrak kerjanya                          employee’s employment is terminated before
          sebelum usia pensiun normal. Perseroan                               the normal retirement date. The Company
          mengakui pesangon pemutusan hubungan kerja                           recognizes termination benefits when it is
          ketika Perseroan menunjukkan komitmennya                             demonstrably committed to terminate the
          untuk memutuskan hubungan kerja dengan                               employment of current employees according to
          karyawan berdasarkan suatu rencana formal                            a detailed formal plan and the possibility to
          terperinci yang kecil kemungkinannya untuk                           withdraw the plan is low. Benefits falling due
          dibatalkan. Pesangon yang akan dibayarkan                            more than 12 months after statement of
          dalam waktu lebih dari 12 bulan setelah tanggal                      financial position date are discounted to reflect
          laporan posisi keuangan didiskontokan untuk                          its present value.
          mencerminkan nilai kini.

     o.   Saham                                                           o. Share capital

          Saham biasa diklasifikasikan sebagai ekuitas.                        Ordinary shares are classified as equity.

     p.   Dividen                                                         p. Dividends

          Pembagian dividen final diakui sebagai liabilitas                    Final dividend distributions are recognized as
          dalam laporan keuangan pada tanggal dividen                          a liability in the financial statements at the date
          tersebut disetujui Rapat Umum Pemegang                               when the dividends are approved in the
          Saham Perseroan.                                                     Company’s General Meeting of Shareholders.

     q.   Laba per saham                                                  q. Earnings per share

          Laba per saham dihitung dengan membagi laba                          Earnings per share is calculated by dividing
          tahun berjalan dengan jumlah rata-rata                               income for the year by the weighted average
          tertimbang saham biasa yang beredar pada                             number of ordinary shares outstanding during
          tahun yang bersangkutan.                                             the year.

     r.   Surat berharga yang diterbitkan                                 r.   Securities issued

          Surat berharga yang diterbitkan meliputi                             Securities issued consist of Medium-Term
          Medium-Term Notes dan utang obligasi. Surat                          Notes and bonds payable. Securities issued
          berharga yang diterbitkan diklasifikasikan                           are classified as financial liabilities at
          sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan                       amortized cost. Incremental costs directly
          biaya perolehan diamortisasi. Biaya tambahan                         attributable to the issuance of securities are
          yang dapat diatribusikan secara langsung                             deducted from the amount of securities issued
          dengan penerbitan surat berharga dikurangkan                         and amortized over the period of the securities
          dari jumlah surat berharga yang diterbitkan dan                      issued using the effective interest rate method.
          diamortisasi selama jangka waktu surat berharga                      Refer to Note 2c for the accounting policy of
          yang diterbitkan tersebut dengan menggunakan                         financial liabilities at amortized cost.
          metode suku bunga efektif. Lihat Catatan 2c
          untuk kebijakan akuntansi atas liabilitas
          keuangan yang diukur dengan biaya perolehan
          diamortisasi.




                                                              36
Page 371
                                                                       The original financial statements included herein are in the
                                                                                                             Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                        PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                  As of 31 December 2024
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                  and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                 (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                        unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                       2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                          INFORMATION (continued)
     s.   Transaksi dengan pihak-pihak berelasi                          s. Transactions with related parties
          Perseroan mempunyai transaksi dengan pihak                         The Company has transactions with related
          berelasi. Definisi pihak berelasi yang dipakai                     parties. The definition of related parties used is
          adalah sebagai berikut:                                            as follows:

          Suatu pihak dianggap berelasi dengan                               The Company considers the following as its
          Perseroan jika:                                                    related parties:
          a. orang atau anggota keluarga dekatnya                            a. a person or a close member of that
              mempunyai relasi dengan entitas pelapor                             person’s family is related to a reporting
              jika orang tersebut:                                                entity if that person:
             (i) memiliki          pengendalian       atau                       (i) has control or joint control of the
                    pengendalian bersama atas entitas                                  reporting entity;
                    pelapor;
             (ii) memiliki pengaruh signifikan atas                               (ii)  has significant influence over the
                    entitas pelapor; atau                                               reporting entity; or
             (iii) merupakan personil manajemen kunci                             (iii) is a member of the key management
                    entitas pelapor atau entitas induk dari                             personnel of the reporting entity or of
                    entitas pelapor.                                                    a parent of the reporting entity.
          b.    suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor                b.   an entity is related to a reporting entity if
                jika memenuhi salah satu hal berikut:                             any of the following conditions applies:
               (i) entitas dan entitas pelapor adalah                             (i) the entity and the reporting entity are
                     anggota dari kelompok usaha yang                                  members of the same group (which
                     sama (artinya entitas induk, entitas                              means that each parent, subsidiary
                     anak, dan entitas anak berikutnya                                 and fellow subsidiary is related to the
                     saling berelasi dengan entitas lainnya).                          others).
               (ii) satu entitas adalah entitas asosiasi atau                     (ii) one entity is an associate or joint
                     ventura bersama dari entitas lain (atau                           venture of the other entity (or an
                     entitas asosiasi atau ventura bersama                             associate or joint venture of a
                     yang merupakan anggota suatu                                      member of a group of which the other
                     kelompok usaha, yang mana entitas                                 entity is a member).
                     lain tersebut adalah anggotanya).
               (iii) kedua entitas tersebut adalah ventura                        (iii) both entities are joint ventures of the
                     bersama dari pihak ketiga yang sama.                               same third party.
               (iv) satu entitas adalah ventura bersama                           (iv) one entity is a joint venture of a third
                     dari entitas ketiga dan entitas yang lain                          entity and the other entity is an
                     adalah entitas asosiasi dari entitas                               associate of the third entity.
                     ketiga.
               (v) entitas tersebut adalah suatu program                          (v) the entity is a post-employment
                     imbalan pascakerja untuk imbalan kerja                             benefit plan for the benefit of
                     dari salah satu entitas pelapor atau                               employees of either the reporting
                     entitas yang terkait dengan entitas                                entity or an entity related to the
                     pelapor. Jika entitas pelapor adalah                               reporting entity. If the reporting entity
                     entitas      yang     menyelenggarakan                             is itself such a plan, the sponsoring
                     program tersebut, maka entitas sponsor                             employers are also related to the
                     juga berelasi dengan entitas pelapor.                              reporting entity.
               (vi) entitas      yang     dikendalikan   atau                     (vi) the entity is controlled or jointly
                     dikendalikan bersama oleh orang yang                               controlled by a person identified in
                     diidentifikasi dalam huruf (a).                                    (a).
               (vii) orang yang diidentifikasi dalam huruf                        (vii) a person identified in (a)(i) has
                     (a)(i) memiliki pengaruh signifikan atas                           significant influence over the entity or
                     entitas atau merupakan personil                                    is a member of the key management
                     manajemen kunci entitas (atau entitas                              personnel of the entity (or of a parent
                     induk dari entitas).                                               of the entity).

          Seluruh transaksi material dengan pihak-pihak                      All material transactions with related parties
          berelasi telah diungkapkan di catatan atas                         are disclosed in the notes to the financial
          laporan keuangan.                                                  statements.


                                                             37
Page 372
                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                           PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                     As of 31 December 2024
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                     and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                           unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                          2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                             INFORMATION (continued)

     t.   Instrumen keuangan derivatif                                      t.   Derivative financial instruments

          Instrumen derivatif diakui pertama-tama pada                           Derivative instruments are initially recognized
          nilai wajar pada saat kontrak tersebut dilakukan,                      at fair value on the date the contracts are
          dan selanjutnya diukur pada nilai wajarnya.                            entered into and are subsequently re-
          Derivatif dicatat sebagai aset apabila memiliki                        measured at their fair values. Derivatives are
          nilai wajar positif dan sebagai liabilitas apabila                     carried as assets when the fair value is positive
          memiliki nilai wajar negatif.                                          and as liabilities when the fair value is
                                                                                 negative.

          Metode pengakuan keuntungan atau kerugian                              The method of recognizing the fair value gain
          dari perubahan nilai wajar tergantung pada                             or loss depends on whether the derivative is
          apakah derivatif tersebut adalah instrumen                             designated as a hedging instrument and, if so,
          lindung nilai, dan sifat dari unsur yang dilindungi                    the nature of the item being hedged.
          nilainya.

          Perseroan menggunakan instrumen keuangan                               The Company uses derivative instruments,
          derivatif, pertukaran (swap) mata uang asing dan                       cross currency and interest rate swaps as part
          tingkat suku bunga, sebagai bagian dari aktivitas                      of its management activities to manage risks of
          manajemen untuk melindungi dampak risiko                               foreign currency and interest rate on the
          mata uang asing dan tingkat suku bunga atas                            Company’s bank loan. The Company applies
          pinjaman Perseroan. Perseroan menerapkan                               cash flow hedge accounting when transactions
          akuntansi lindung nilai arus kas pada saat                             meet the specified criteria for hedge
          transaksi tersebut memenuhi kriteria perlakuan                         accounting treatment.
          akuntansi lindung nilai.

          Pada saat terjadinya transaksi, Perseroan                              The Company documents, at the inception of
          membuat dokumentasi mengenai hubungan                                  the transaction, the relationship between
          antara instrumen lindung nilai dan unsur yang                          hedging instruments and hedged items, as well
          dilindungi nilainya, juga tujuan manajemen risiko                      as its risk management objective and strategy
          dan strategi yang diterapkan dalam melakukan                           for undertaking hedge transactions. This
          transaksi lindung nilai. Proses dokumentasi ini                        process includes linking all derivatives
          menghubungkan derivatif yang ditujukan                                 designated as hedges to specific assets and
          sebagai lindung nilai dengan aset dan liabilitas                       liabilities or to specific firm commitments or
          tertentu atau dengan komitmen penuh tertentu                           forecast transactions.
          atau transaksi yang diperkirakan.

          Pada saat terjadinya transaksi lindung nilai dan                       The Company also documents its assessment,
          pada periode berikutnya, Perseroan juga                                both at the hedge inception and on an ongoing
          membuat dokumentasi atas penilaian apakah                              basis, as to whether the derivatives that are
          derivatif yang digunakan sebagai transaksi                             used in hedging transactions are highly
          lindung nilai memiliki efektivitas yang tinggi                         effective in offsetting changes in fair values or
          dalam menandingi (offsetting) perubahan nilai                          cash flows of hedged items.
          wajar atau arus kas dari unsur yang dilindungi
          nilainya.




                                                                38
Page 373
                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                           PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                     As of 31 December 2024
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                     and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                           unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                          2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                             INFORMATION (continued)

     t.   Instrumen keuangan derivatif (lanjutan)                           t.   Derivative          financial         instruments
                                                                                 (continued)

          Hubungan lindung nilai memenuhi syarat untuk                           A hedging relationship qualifies for hedge
          akuntansi lindung nilai jika memenuhi semua                            accounting if it meets all of the following
          persyaratan efektivitas berikut:                                       effectiveness requirements:
             Ada 'hubungan ekonomik' antara item                                    There is ‘an economic relationship’
              lindung nilai dan instrumen lindung nilai.                              between the hedged item and the hedging
                                                                                      instrument.
             Pengaruh risiko kredit tidak 'mendominasi                              The effect of credit risk does not ‘dominate
              perubahan nilai' yang dihasilkan dari                                   the value changes’ that result from that
              hubungan ekonomik tersebut.                                             economic relationship.
             Rasio lindung nilai dari hubungan lindung                              The hedge ratio of the hedging
              nilai adalah rasio yang sama yang                                       relationship is the same as that resulting
              dihasilkan dari kuantitas item lindung nilaian                          from the quantity of the hedged item that
              yang aktual digunakan oleh Perseroan
                                                                                      the Company actually hedges and the
              melindungi     nilai   sejumlah     kuantitas
              instrumen lindung nilaian yang secara                                   quantity of the hedging instrument that the
              aktual digunakan oleh Perseroan untuk                                   Company actually uses to hedge that
              melindungi sejumlah kuantitas item lindung                              quantity of hedged item.
              nilaian.

          Bagian yang efektif atas perubahan nilai wajar                         The effective portion of changes in the fair
          derivatif yang ditujukan dan memenuhi kualifikasi                      value of derivatives that are designated and
          sebagai lindung nilai arus kas, diakui sebagai                         qualified as cash flow hedges are recognized
          “penghasilan komprehensif lain” pada bagian                            in “other comprehensive income” and reported
          ekuitas. Keuntungan atau kerugian atas bagian                          to equity. The gain or loss relating to the
          yang tidak efektif diakui langsung sebagai laba                        ineffective portion is recognized immediately in
          atau rugi. Jumlah akumulasi keuntungan atau                            profit or loss. Amounts accumulated in equity
          kerugian dalam ekuitas dibebankan sebagai laba                         are recycled to profit or loss in the periods in
          atau rugi komprehensif ketika unsur yang                               which the hedged item will affect net profit.
          dilindungi nilainya mempengaruhi laba neto.

          Ketika instrumen lindung nilai kadaluwarsa atau                        When the hedging instrument expires or is
          dijual, dihentikan, dilaksanakan, atau tidak lagi                      sold, terminated, exercised or no longer
          memenuhi kriteria akuntansi lindung nilai,                             qualifies for hedge accounting, the cumulative
          keuntungan atau kerugian kumulatif yang                                amount deferred in equity remains in the “other
          ditangguhkan di ekuitas tetap diakui pada                              comprehensive income” and is subsequently
          “penghasilan        komprehensif      lain”     dan                    transferred to profit or loss when the hedged
          direklasifikasi ke laba rugi ketika item yang                          item is recognized in the statement of profit or
          dilindungi nilai diakui dalam laporan laba rugi dan                    loss and other comprehensive income.
          penghasilan komprehensif lain.

     u.   Pengakuan pendapatan dan beban                                    u. Income and expense recognition

          Pendapatan dari pembiayaan konsumen, sewa                              Income from consumer financing, finance
          pembiayaan, anjak piutang, komisi asuransi,                            lease, factoring, insurance commission,
          biaya jasa perantara asuransi, dan pendapatan                          insurance brokerage fee, and administration
          administrasi dari pembiayaan bersama serta                             income from joint financing and expense for all
          beban bunga untuk semua instrumen keuangan                             interest bearing financial instruments are
          dengan interest bearing diakui sesuai dengan                           recognized over the term of the respective
          jangka waktu kontrak berdasarkan metode suku                           contracts using the effective interest rate
          bunga efektif.                                                         method.




                                                                39
Page 374
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                         PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                   As of 31 December 2024
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                   and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                  (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                         unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                        2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                           INFORMATION (continued)

     u.   Pengakuan pendapatan dan beban (lanjutan)                       u. Income      and          expense         recognition
                                                                             (continued)

          Metode suku bunga efektif adalah metode yang                        The effective interest method is a method of
          digunakan untuk menghitung biaya perolehan                          calculating the amortized cost of a financial
          diamortisasi dari aset keuangan atau liabilitas                     asset or a financial liability and of allocating the
          keuangan dan metode untuk mengalokasikan                            interest income or interest expense over the
          pendapatan bunga atau beban bunga selama                            relevant period. The effective interest rate is
          periode yang relevan. Suku bunga efektif adalah                     the rate that exactly discounts estimated future
          suku bunga yang secara tepat mendiskontokan                         cash payments or receipts through the
          estimasi pembayaran atau penerimaan kas di                          expected life of the financial instrument or,
          masa datang selama perkiraan umur dari                              when appropriate, a shorter period to the net
          instrumen keuangan, atau jika lebih tepat,                          carrying amount of the financial asset or
          digunakan periode yang lebih singkat untuk                          financial liability.
          memperoleh nilai tercatat bersih dari aset
          keuangan atau liabilitas keuangan.

          Pada saat menghitung suku bunga efektif,                            When calculating the effective interest rate, the
          Perseroan mengestimasi arus kas dengan                              Company estimates cash flows considering all
          mempertimbangkan        seluruh    persyaratan                      contractual terms of the financial instruments
          kontraktual dalam instrumen keuangan tersebut,                      but does not consider future credit losses.
          namun tidak mempertimbangkan kerugian kredit                        These calculations include transaction costs
          di masa datang. Perhitungan ini mencakup biaya                      and administration income.
          transaksi dan pendapatan administrasi.

          Pendapatan     bunga   bank    dan   denda                          The bank’s interest income and late payment
          keterlambatan pembayaran diakui pada saat                           penalties are recognized upon receipt. Interest
          terjadinya. Pendapatan bunga bank disajikan                         income is presented on a gross basis in the
          secara bruto pada laporan laba rugi dan                             statement of profit or loss and other
          penghasilan komprehensif lain.                                      comprehensive income.

          Pendapatan dan beban lain diakui pada saat                          Other Income and expense are recognized as
          terjadinya, menggunakan dasar akrual.                               incurred on an accrual basis.

     v.   Segmen Operasi                                                  v. Operating Segment

          Segmen operasi adalah suatu komponen dari                           An operating segment is a component of an
          entitas:                                                            entity:

           i. yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang                       i.     that engages with business activities to
                memperoleh pendapatan dan menimbulkan                                generate income and expenses (including
                beban (termasuk pendapatan dan beban                                 income and expenses relating to the
                yang terkait dengan transaksi dengan                                 transactions with other components with the
                komponen lain dari entitas yang sama);                               same entity);
          ii. yang hasil operasinya dikaji ulang secara                       ii.    whose operating results are observed
                berkala oleh kepala operasional untuk                                regularly by the chief decision maker to
                pembuatan keputusan tentang sumber daya                              make decisions regarding the allocation of
                yang dialokasikan pada segmen tersebut dan                           resources and to evaluate the works; and,
                menilai kinerjanya; dan,
           iii. yang tersedia informasi keuangan yang dapat                   iii.   for which separate financial information is
                dipisahkan.                                                          available.

          Perseroan      menyajikan   segmen     operasi                      The Company presents operating segments
          berdasarkan informasi yang disiapkan secara                         based on the information that is internally
          internal untuk pengambil keputusan operasional.                     provided to the chief operating decision maker.
          Pengambil keputusan operasional Perseroan                           The Company’s chief operating decision
          adalah Direksi.                                                     makers are the Directors.


                                                              40
Page 375
                                                                       The original financial statements included herein are in the
                                                                                                             Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                        PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                  As of 31 December 2024
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                  and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                 (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                        unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                       2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                          INFORMATION (continued)

     v.   Segmen Operasi (lanjutan)                                      v. Operating Segment (continued)

          Segmen        operasi      Perseroan disajikan                     The Company discloses the operating
          berdasarkan segmen usaha yang terdiri dari                         segment and presents based on business
          Fleet dan ritel (lihat Catatan 30).                                segment which consists of Fleet and Retail
                                                                             (refer to Note 30).

     w. Perubahan   kebijakan          akuntansi      dan                w. Changes in           accounting       policies    and
        pengungkapan                                                        disclosures

          Perseroan telah menerapkan standar akuntansi                       The Company adopted the following
          berikut pada tanggal 1 Januari 2024 yang                           accounting standards, which are considered
          dianggap relevan:                                                  relevant, starting on 1 January 2024:

          Pilar Standar Akuntansi Keuangan                                   Financial Accounting Standards Pillars

          Standar ini memberikan persyaratan dan                             These standards provides requirements and
          pedoman bagi entitas untuk menerapkan standar                      guidelines for entities to apply the correct
          akuntansi keuangan yang benar dalam                                financial accounting standards in preparing
          menyusun laporan keuangan bertujuan umum.                          general purpose financial statements. There
          Akan ada 4 (empat) standar akuntansi keuangan                      will be 4 (four) financial accounting standards
          yang saat ini diterapkan di Indonesia, yaitu:                      that are currently applied in Indonesia, namely:
          1. Pilar 1 Standar Akuntansi Keuangan                              1. Pillar 1 International Financial Accounting
              Internasional,                                                      Standards,
          2. Pilar 2 Standar Akuntansi Keuangan                              2. Pillar 2 Indonesian Financial Accounting
              Indonesia (PSAK),                                                   Standards (PSAK),
          3. Pilar 3 Standar Akuntansi Keuangan                              3. Pillar 3 Indonesian Financial Accounting
              Indonesia untuk Entitas Swasta/Standar                              Standards for Private Entities/Indonesian
              Akuntansi Keuangan Indonesia untuk                                  Financial Accounting Standards for
              Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik, dan                             Entities without Public Accountability, and
          4. Pilar 4 Standar Akuntansi Keuangan                              4. Pillar 4 Indonesian Financial Accounting
              Indonesia untuk Entitas Mikro Kecil dan                             Standards for Micro Small and Medium
              Menengah.                                                           Entities.

          Standar Akuntansi Keuangan Internasional                           International Financial Accounting Standard

          Standar ini merupakan adopsi penuh dari                            This standard is a full-adoption of International
          International Financial Reporting Standards                        Financial Reporting Standards (“IFRS”) which
          (“IFRS”) yang diterjemahkan kata demi kata dan                     is translated in a word-for-word basis and there
          tidak ada modifikasi dari Standar IFRS, termasuk                   is no modifications from IFRS Standards,
          tanggal efektifnya. Entitas yang memenuhi                          including the effective date. Entities that meet
          persyaratan dapat menerapkan standar ini, sejak                    the requirements can apply this standard, from
          tanggal efektif.                                                   the effective date.

          Nomenklatur Standar Akuntansi Keuangan                            Financial Accounting Standards Nomenclature

          Standar ini ini mengatur penomoran baru untuk                     This standard regulates the new numbering for
          standar akuntansi keuangan yang berlaku di                        financial accounting standards applicable in
          Indonesia yang diterbitkan oleh DSAK IAI.                         Indonesia issued by DSAK IAI.




                                                             41
Page 376
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                          PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                    As of 31 December 2024
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                    and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                          unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                         2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                            INFORMATION (continued)

     w. Perubahan   kebijakan           akuntansi      dan                 w. Changes in accounting                 policies    and
        pengungkapan (lanjutan)                                               disclosures (continued)

         Amandemen PSAK 116: Liabilitas Sewa dalam                            Amendment of PSAK 116: Lease liability in a
         Jual Beli dan Sewa-balik                                             Sale and Leaseback
         Amandemen PSAK 116 Sewa menetapkan                                   The amendment to PSAK 116 Leases specifies
         persyaratan yang digunakan penjual-penyewa                           the requirements that a seller-lessee uses in
         dalam mengukur kewajiban sewa yang timbul                            measuring the lease liability arising in a sale and
         dalam transaksi jual beli dan sewa-balik, untuk                      leaseback transaction, to ensure the seller-
         memastikan penjual-penyewa tidak mengakui                            lessee does not recognise any amount of the
         jumlah setiap keuntungan atau kerugian yang                          gain or loss that relates to the right of use it
         terkait dengan hak guna yang dipertahankan.                          retains. The amendment applies retrospectively
         Amandemen berlaku secara retrospektif untuk                          to annual reporting periods beginning on or after
         periode pelaporan tahunan yang dimulai pada                          1 January 2024. Earlier application is permitted.
         atau setelah 1 Januari 2024. Penerapan dini
         diperkenankan.

         Amandemen PSAK 207 dan PSAK 107:                                     Amendment of PSAK 207 and PSAK 107:
         Pengaturan Pembiayaan Pemasok                                        Supplier Finance Arrangements

         Amandemen PSAK 2 dan PSAK 60                                         The amendments to PSAK 2 and PSAK 60
         mengklarifikasi        karakteristik   pengaturan                    clarify the characteristics of supplier finance
         pembiayaan pemasok dan mensyaratkan                                  arrangements and require additional disclosure
         pengungkapan tambahan atas pengaturan                                of such arrangements. The disclosure
         pembiayaan pemasok tersebut. Persyaratan                             requirements in the amendments are intended
         pengungkapan          dalam      amandemen      ini                  to assist users of financial statements in
         dimaksudkan untuk membantu pengguna                                  understanding the effects of supplier finance
         laporan keuangan dalam memahami dampak                               arrangements on an entity’s liabilities, cash
         pengaturan pembiayaan pemasok terhadap                               flows and exposure to liquidity risk.
         liabilitas, arus kas, dan eksposur terhadap risiko
         likuiditas suatu entitas.

         Amandemen ini akan berlaku efektif untuk                             The amendments will be effective for annual
         periode pelaporan tahunan yang dimulai pada                          reporting periods beginning on or after
         atau setelah 1 Januari 2024. Penerapan dini                          1 January 2024. Early adoption is permitted, but
         diperkenankan, namun perlu diungkapkan.                              will need to be disclosed.

         Perseroan telah menganalisa penerapan                                The Company has assessed that the adoption of
         standar akuntansi di atas dan tidak memiliki                         the above mentioned accounting standards
         pengaruh yang signifikan terhadap laporan                            does not have significant impact to the financial
         keuangan.                                                            statements.

3.   PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN                   ASUMSI            3.    SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGEMENTS,
     AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN                                            ESTIMATES AND ASSUMPTIONS

     Penyusunan      laporan    keuangan       Perseroan                  The preparation of the Company’s financial
     mengharuskan      manajemen      untuk     membuat                   statements requires management to make
     pertimbangan,     estimasi   dan     asumsi    yang                  judgments, estimates and assumptions that affect
     mempengaruhi jumlah yang dilaporkan atas                             the reported amounts of revenues, expenses,
     pendapatan, beban, aset dan liabilitas dan                           assets and liabilities, and the disclosure of
     pengungkapan atas liabilitas kontinjensi, pada akhir                 contingent liabilities, at the end of the reporting
     periode pelaporan.                                                   period.

     Ketidakpastian mengenai asumsi dan estimasi                          Uncertainty about these assumptions and
     tersebut dapat mengakibatkan penyesuaian material                    estimates could result in outcomes that require a
     terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas dalam                    material adjustment to the carrying amount of the
     periode pelaporan berikutnya.                                        asset and liability affected in future periods.


                                                               42
Page 377
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                         PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                   As of 31 December 2024
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                   and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                  (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                         unless otherwise stated)


3.   PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI                             3.    SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGEMENTS,
     AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)                                ESTIMATES AND ASSUMPTIONS (continued)

     Pertimbangan                                                        Judgements

     Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen                      The following judgements are made by
     dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi                          management in the process of applying the
     Perseroan yang memiliki pengaruh paling signifikan                  Company’s accounting policies that have the most
     atas jumlah yang diakui dalam laporan keuangan:                     significant effects on the amounts recognized in the
                                                                         financial statements:

     Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan                            Classification of financial assets and financial
                                                                         liabilities

     Aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui sesuai                 Financial assets and financial liabilities are
     dengan    kebijakan    akuntansi    seperti   yang                  accounted for in accordance with the accounting
     diungkapkan pada Catatan 2c.                                        policies as disclosed in Note 2c.

     Usaha yang berkelanjutan                                            Going Concern

     Manajemen Perseroan telah melakukan penilaian                       The Company’s management has made an
     atas kemampuan Perseroan untuk melanjutkan                          assessment of the Company’s ability to continue as
     kelangsungan usahanya dan berkeyakinan bahwa                        a going concern and is satisfied that the Company
     Perseroan memiliki sumber daya untuk melanjutkan                    has the resources to continue its business for the
     usahanya di masa mendatang. Selain itu,                             foreseeable future. Furthermore, the management
     manajemen tidak mengetahui adanya ketidakpastian                    is not aware of any material uncertainties that may
     material yang dapat menimbulkan keraguan yang                       cast significant doubt upon the Company’s ability to
     signifikan terhadap kemampuan Perseroan untuk                       continue as a going concern. Therefore, the
     melanjutkan kelangsungan usahanya. Oleh karena                      financial statements continue to be prepared on the
     itu, laporan keuangan telah disusun atas dasar usaha                going concern basis.
     yang berkelanjutan.

     Estimasi dan Asumsi                                                 Estimates and Assumptions

     a.   Cadangan kerugian penurunan nilai                              a.   Allowance for impairment losses

          PSAK 109 mensyaratkan penyertaan informasi                          SFAS 109 requires inclusion of information
          tentang kejadian masa lalu, kondisi saat ini dan                    about past events, current conditions and
          perkiraan kondisi ekonomi masa depan.                               forecasts of future economic conditions. The
          Perkiraan perubahan dalam kerugian kredit yang                      estimates of changes in expected credit losses
          diharapkan harus mencerminkan, dan secara                           should reflect, and be directionally consistent
          langsung konsisten dengan, perubahan dalam                          with, changes in related observable data from
          data terkait yang diobservasi dari periode ke                       period to period. The calculation of collective
          periode.     Perhitungan      kerugian     kredit                   expected credit losses of financial assets
          ekspektasian secara kolektif atas aset keuangan                     requires estimation of forward looking
          membutuhkan estimasi forward looking dari                           Probability of Default (PD), Loss Given Default
          Probability of Default (PD), Loss Given Default                     (LGD) and Exposure at Default (EAD) (refer to
          (LGD) dan Exposure at Default (EAD) (lihat                          Note 2c).
          Catatan 2c).
     b.   Imbalan kerja                                                  b.   Post-employment benefits

          Perhitungan aktuaria menggunakan asumsi-                            The actuarial valuation involves making
          asumsi seperti tingkat diskonto, tingkat                            assumptions about discount rate, expected
          pengembalian investasi, tingkat kenaikan gaji,                      rate of return, on investments, future salary
          tingkat kematian, tingkat pengunduran diri dan                      increases, mortality rate, resignation rate and
          lain-lain.    Perubahan   asumsi     ini   akan                     others. Any changes in these assumptions will
          mempengaruhi jumlah tercatat liabilitas imbalan                     impact the carrying amount of employee
          kerja (lihat Catatan 2n).                                           benefits obligations (refer to Note 2n).




                                                              43
Page 378
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                          PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                    As of 31 December 2024
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                    and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                          unless otherwise stated)


3.   PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI                              3.    SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGEMENTS,
     AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)                                 ESTIMATES AND ASSUMPTIONS (continued)
     Estimasi dan Asumsi (lanjutan)                                       Estimates and Assumptions (continued)
     c.   Penyusutan dan estimasi umur manfaat aset                       c.   Depreciation and estimated useful lives of
          tetap                                                                fixed assets
          Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan                         The costs of fixed assets are depreciated on a
          menggunakan metode garis lurus berdasarkan                           straight-line method over their estimated useful
          estimasi      masa     manfaat     ekonomisnya.                      lives. Management properly estimates the
          Manajemen mengestimasi masa manfaat                                  useful lives of these fixed assets as disclosed
          ekonomis aset tetap seperti diungkapkan pada                         in Note 2l. These are common life
          Catatan 2l. Ini adalah umur yang secara umum                         expectancies applied in the industries where
          diharapkan dalam industri dimana Perseroan                           the Company conducts its businesses.
          menjalankan bisnisnya. Perubahan tingkat                             Changes in the expected level of usage and
          pemakaian dan perkembangan teknologi dapat                           technological development could impact the
          mempengaruhi masa manfaat ekonomis dan                               economic useful lives and the residual values
          nilai sisa aset, dan karenanya biaya penyusutan                      of these assets, and therefore future
          masa depan mungkin direvisi.                                         depreciation charges could be revised.

     d.   Pajak penghasilan                                               d.   Income tax

          Pertimbangan signifikan dilakukan dalam                              Significant judgment is involved in determining
          menentukan provisi atas pajak penghasilan                            provision for corporate income tax. There are
          badan. Terdapat transaksi dan perhitungan                            certain transaction and computation for which
          tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah                        the ultimate tax determination is uncertain
          tidak pasti sepanjang kegiatan usaha normal.                         during the ordinary course of business. The
          Perseroan mengakui liabilitas atas pajak                             Company recognizes liabilities for expected
          penghasilan badan berdasarkan estimasi                               corporate income tax issues based on
          apakah terdapat tambahan pajak penghasilan                           estimates of whether additional corporate
          badan.                                                               income tax will be due.

     e.   Pajak tangguhan                                                 e.   Deferred tax assets

          Aset pajak tangguhan diakui atas jumlah pajak                        Deferred tax assets are recognized for the
          penghasilan terpulihkan (recoverable) pada                           future recoverable taxable income arising from
          periode mendatang sebagai akibat perbedaan                           temporary difference.
          temporer yang boleh dikurangkan.

          Justifikasi  manajemen      diperlukan  untuk                        Management judgment is required to
          menentukan jumlah aset pajak tangguhan yang                          determine the amount of deferred tax assets
          dapat diakui, sesuai dengan waktu yang tepat                         that can be recognized, based upon the likely
          dan tingkat laba fiskal di masa mendatang                            timing or level of future taxable profits together
          sejalan dengan strategi rencana perpajakan ke                        with future strategic planning (Note 2m).
          depan (Catatan 2m).

     f.   Nilai wajar instrumen keuangan                                  f.    Fair values of financial instruments
          Dalam menentukan nilai wajar aset keuangan                           In determining the fair value for financial assets
          dan liabilitas yang tidak mempunyai harga pasar,                     and financial liabilities for which there is no
          Perseroan menggunakan teknik penilaian                               observable market price, the Company uses
          seperti yang dijelaskan dalam Catatan 2c. Untuk                      the valuation techniques as described in
          instrumen        keuangan       yang       jarang                    Note 2c. For financial instruments that are
          diperdagangkan dan memiliki informasi harga                          traded infrequently and a lack of price
          yang terbatas, nilai wajar menjadi kurang objektif                   transparency, fair value is less objective and
          dan membutuhkan berbagai tingkat penilaian                           requires varying degrees of judgement
          tergantung pada likuiditas, konsentrasi, faktor                      depending      on      liquidity,   concentration,
          ketidakpastian pasar, asumsi harga dan risiko                        uncertainty of market factors, pricing
          lainnya.                                                             assumptions and other risks affecting the
                                                                               specific instrument.




                                                               44
Page 379
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                         PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                   As of 31 December 2024
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                   and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                  (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                         unless otherwise stated)


3.   PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN                   ASUMSI           3.    SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGEMENTS,
     AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN                                           ESTIMATES AND ASSUMPTIONS
     Estimasi dan Asumsi (lanjutan)                                      Estimates and Assumptions (continued)
     f.   Nilai wajar instrumen keuangan (lanjutan)                      f.    Fair values        of   financial     instruments
                                                                               (continued)
          Masukan (input) untuk model ini berasal dari                        The input for this model comes from
          data pasar yang bisa diamati. Bila data pasar                       observable market data. When observable
          yang bisa diamati tersebut tidak tersedia,                          market data is not available, management
          manajemen mempertimbangkan masukan dan                              considers necessary inputs and assumptions
          asumsi diperlukan untuk menentukan nilai wajar.                     to determine the fair value. The above
          Pertimbangan tersebut mencakup feedback                             considerations include liquidity and volatility
          model atas likuiditas volatilitas untuk transaksi                   feedback model for derivative transactions and
          derivatif dan tingkat diskonto yang berjangka                       long term discount rate, the level of early
          waktu panjang, tingkat pelunasan dipercepat dan                     payment and the level of default assumption.
          asumsi tingkat gagal bayar.

     g.   Penetapan masa sewa untuk kontrak sewa                         g.   Determination of the lease term for lease
          dengan opsi pembaruan dan penghentian                               contracts with renewal and termination
          (Perseroan sebagai penyewa)                                         options (The Company as a lessee)

          Perseroan menentukan masa sewa sebagai                              The Company determines the lease term as
          periode sewa yang tidak dapat dibatalkan, serta                     the noncancellable term of the lease, together
          periode yang dicakup oleh opsi untuk                                with any periods covered by an option to
          memperpanjang sewa, jika penyewa cukup pasti                        extend the lease if it is reasonably certain to be
          untuk mengeksekusi opsi tersebut, dan periode                       exercised, or any periods covered by an option
          yang dicakup oleh opsi untuk menghentikan                           to terminate the lease, if it is reasonably certain
          sewa, jika penyewa cukup pasti untuk tidak                          not to be exercised.
          mengeksekusi opsi tersebut.

          Perseroan memiliki beberapa kontrak sewa                            The Company has several lease contracts that
          dengan    opsi     perpanjangan     dan   opsi                      include extension and termination options. The
          penghentian.       Perseroan       menerapkan                       Company applies judgement in evaluating
          pertimbangan dalam mengevaluasi apakah                              whether it is reasonably certain whether or not
          penyewa cukup pasti untuk mengeksekusi opsi                         to exercise the option to renew or terminate the
          pembaruan atau penghentian sewa tersebut.                           lease. That is, it considers all relevant factors
          Perseroan mempertimbangkan semua faktor-                            that create an economic incentive for it to
          faktor relevan yang menciptakan insentif                            exercise either the renewal or termination.
          ekonomi jika Perseroan mengeksekusi opsi                            After the commencement date, the Company
          pembaruan atau penghentian tersebut. Setelah                        reassesses the lease term if there is a
          dimulainya masa sewa, Perseroan menilai                             significant event or change in circumstances
          kembali masa sewa jika terdapat peristiwa atau                      that is within its control that affects its ability to
          perubahan signifikan pada lingkungan dalam                          exercise or not to exercise the option to renew
          kendalinya yang mempengaruhi kemampuan                              or to terminate (e.g., construction of significant
          Perseroan untuk mengeksekusi atau tidak                             leasehold      improvements        or     significant
          mengeksekusi       opsi     pembaruan     atau                      customisation of the leased asset).
          penghentian sewa (misalnya, konstruksi dari
          pengembangan prasarana yang signifikan atau
          penyesuaian signifikan dari aset sewa).




                                                              45
Page 380
                                                               The original financial statements included herein are in the
                                                                                                     Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                  PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                            As of 31 December 2024
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                            and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                           (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                  unless otherwise stated)


4. KAS DAN SETARA KAS                                     4.    CASH AND CASH EQUIVALENTS


                                         31 Desember/    31 Desember/
                                        December 2024   December 2023

   Kas                                          7.999             18.194                               Cash on hand

   Kas pada bank                                                                                       Cash in banks

   Pihak ketiga                                                                                        Third parties
   Rupiah                                                                                                    Rupiah
      PT Bank Central Asia Tbk                   806                1.138               PT Bank Central Asia Tbk
      PT Bank Permata Tbk                         56                   56                   PT Bank Permata Tbk
      PT Bank Pan Indonesia Tbk                   30                   22             PT Bank Pan Indonesia Tbk
      PT Bank OCBC NISP Tbk                       22                   31               PT Bank OCBC NISP Tbk
      PT China Construction Bank                                                      PT China Construction Bank
        Indonesia Tbk                             19                   19                       Indonesia Tbk
      PT Bank Danamon Indonesia Tbk               18                   18       PT Bank Danamon Indonesia Tbk
      PT Bank DKI                                 18                   18                        PT Bank DKI
      PT Bank Pembangunan Daerah                                                 PT Bank Pembangunan Daerah
        Jawa Barat dan Banten Tbk                 18                   18           Jawa Barat and Banten Tbk
      PT Bank SMBC Indonesia Tbk                                                    PT Bank SMBC Indonesia Tbk
        (dahulu PT Bank BTPN tbk)                 17                   17         (formerly PT Bank BTPN tbk)
      PT Bank Oke Indonesia Tbk                   17                   15             PT Bank Oke Indonesia Tbk
      PT Bank of India Indonesia Tbk              17                    5         PT Bank of India Indonesia Tbk
      PT Bank Maspion Indonesia Tbk               17                    2        PT Bank Maspion Indonesia Tbk
      PT Bank UOB Indonesia                       16                   17                PT Bank UOB Indonesia
      PT Bank KEB Hana Indonesia                  16                   16           PT Bank KEB Hana Indonesia
      MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta             16                   15       MUFG Bank, Ltd.,Jakarta Branch
      PT Bank QNB Indonesia Tbk                   16                   14            PT Bank QNB Indonesia Tbk
      PT Bank Mizuho Indonesia                    16                   14              PT Bank Mizuho Indonesia
      PT Bank Maybank Indonesia Tbk               16                    5       PT Bank Maybank Indonesia Tbk
      PT Bank CIMB Niaga Tbk                      15                   16               PT Bank CIMB Niaga Tbk
      PT Bank DBS Indonesia                       15                    -                PT Bank DBS Indonesia
      PT Bank ANZ Indonesia                       10                   10                 PT Bank ANZ Indonesia
      PT Bank HSBC Indonesia                       9                   11               PT Bank HSBC Indonesia
      PT Bank CTBC Indonesia                       9                   18               PT Bank CTBC Indonesia

                                                1.209               1.495

  Pihak berelasi                                                                                    Related parties
  Rupiah                                                                                                     Rupiah
     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk          1.232.725            781.632           PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
     PT Bank Rakyat Indonesia                                                          PT Bank Rakyat Indonesia
        (Persero) Tbk                            205                 798                        (Persero) Tbk
     PT Bank Tabungan Negara                                                          PT Bank Tabungan Negara
        (Persero) Tbk                             16                   15                       (Persero) Tbk
     PT Bank Mandiri Taspen                        6                    6               PT Bank Mandiri Taspen

                                            1.232.952            782.451

   Deposito berjangka                                                                                  Time deposits

   Pihak Berelasi                                                                                  Related Parties
   Rupiah                                                                                                   Rupiah
      PT Bank Mandiri Taspen                   50.000             50.000                 PT Bank Mandiri Taspen

                                            1.292.160            852.140




                                                   46
Page 381
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                          PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                    As of 31 December 2024
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                    and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                          unless otherwise stated)


4. KAS DAN SETARA KAS (lanjutan)                                   4.     CASH AND CASH EQUIVALENTS (continued)

     Jangka waktu deposito berjangka yang dimiliki oleh                  The period of time deposits held by the Company is
     Perseroan adalah satu bulan.                                        one month.

     Tingkat suku bunga deposito berjangka dan giro                      The interest rates for time deposits and current
     dalam mata uang Rupiah pada tanggal 31 Desember                     accounts as of 31 December 2024 and 2023, are as
     2024 dan 2023, berkisar sebagai berikut:                            follows:

                                                31 Desember/      31 Desember/
                                               December 2024     December 2023
     Deposito                                           5,50%              5,50%                                  Time deposits
     Giro                                       0,00% - 2,75%      0,00% - 3,00%                                Current accounts

     Penempatan deposito pada PT Bank Mandiri Taspen                     Placement of time deposit at PT Bank Mandiri
     sebesar Rp50.000 adalah penempatan atas dana                        Taspen amounting to Rp50,000 represents the
     hasil usaha yang berasal dari laba neto Perseroan                   placement of the funds derived from the Company’s
     seperti yang dipersyaratkan oleh Undang-Undang                      net income as required by Law No. 40 article
     No. 40 pasal 70 tentang “Perseroan Terbatas” yaitu                  70 concerning “Limited Liability Companies”
     kewajiban Perseroan untuk melakukan pencadangan                     whereby the Company shall make a reserve up to a
     hingga mencapai paling sedikit 20% dari modal                       least 20% of the issued and fully paid up capital.
     ditempatkan dan disetor penuh.

     Lihat Catatan 26a untuk rincian saldo dan transaksi                 Refer to Note 26a for details of balances and
     dengan pihak berelasi.                                              transaction with related parties.

5.   PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN                                   5.     CONSUMER FINANCING RECEIVABLES

                                                31 Desember/      31 Desember/
                                               December 2024     December 2023

     Piutang pembiayaan konsumen - bruto           64.807.461           56.405.366       Consumer financing receivables - gross
     Dikurangi:                                                                                                              Less:
       Pembiayaan bersama - bruto:                                                                      Joint financing - gross:
       Rupiah                                                                                                            Rupiah
          Pihak berelasi                          (32.019.967)       (28.507.211)                            Related parties

     Piutang pembiayaan konsumen - bruto:                                               Consumer financing receivables - gross:
       Pembiayaan sendiri                          32.787.494           27.898.155                           Direct financing

     Dikurangi:                                                                                                           Less:
       Pendapatan pembiayaan konsumen                                                                        Unearned income
          yang belum diakui                                                                           on consumer financing

        Rupiah                                                                                                          Rupiah
          Pihak ketiga                             (9.717.413)          (8.824.691)                             Third parties
        Dikurangi:                                                                                                        Less:
           Pendapatan yang belum diakui dari
             pembiayaan bersama - bruto :                                                     Unearned joint financing - gross:
        Rupiah                                                                                                         Rupiah
          Pihak berelasi                            4.125.861            3.636.253                           Related parties

     Pendapatan pembiayaan                                                                       Unearned income on consumer
       konsumen yang belum diakui:                                                                                 financing:
       Pembiayaan sendiri                          (5.591.552)          (5.188.438)                          Direct financing

     Piutang pembiayaan konsumen                   27.195.942           22.709.717                Consumer finance receivables
     Dikurangi:                                                                                                           Less:
       Cadangan kerugian penurunan nilai             (476.763)            (347.894)           Allowance for impairment losses

     Neto                                          26.719.179           22.361.823                                            Net




                                                           47
Page 382
                                                                                   The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                         Indonesian language.
             PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                   PT MANDIRI TUNAS FINANCE
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
      Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                             As of 31 December 2024
         yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                             and for the Year Then Ended
            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                            (Expressed in millions of Rupiah,
                kecuali dinyatakan lain)                                                   unless otherwise stated)


5.    PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN (lanjutan)                                  5.    CONSUMER              FINANCING                RECEIVABLES
                                                                                    (continued)
      Perubahan nilai tercatat piutang pembiayaan                                   The changes in the carrying value of consumer
      konsumen     dengan    klasifikasi   diamortisasi                             financing receivables classified as amortized by
      berdasarkan stage untuk tahun yang berakhir                                   stage for the year ended 31 December 2024 and
      31 Desember 2024 dan 2023, adalah sebagai berikut:                            2023, are as follows:
                                                             31 Desember/December 2024

                                              Stage 1        Stage 2           Stage 3            Total

 Biaya perolehan diamortisasi                                                                                                           Amortized cost
 Saldo awal                                    22.178.620        353.641            177.456        22.709.717                         Beginning balance

 Pengalihan ke kerugian kredit ekspektasian                                                                           Transfer to the 12-month expected
   12 bulan (stage 1)                             829.430        (728.475)         (100.955)                -                   credit loss (stage 1)
 Pengalihan ke piutang yang tidak                                                                                                 Transfer to receivables
   mengalami penurunan nilai (stage 2)         (2.619.261)      2.676.572           (57.311)                -       which are not impaired (stage 2)
 Pengalihan ke piutang yang                                                                                                       Transfer to receivables
   mengalami penurunan nilai (stage 3)           (409.107)       (559.810)          968.917                 -          which are impaired (stage 3)

 Total saldo awal setelah pengalihan           19.979.682       1.741.928           988.107        22.709.717      Total beginning balance after transfer

 Pengukuran kembali bersih nilai tercatat      (4.841.324)        (23.207)          (26.829)      (4.891.360)    Net remeasurement of carrying value
 Aset keuangan baru yang                                                                                                           New financial assets
   diterbitkan atau dibeli                     12.470.680         68.025             11.534        12.550.239              originated or purchased
 Aset keuangan yang dihentikan
   pengakuannya                                (2.102.516)       (304.674)           (8.835)       (2.416.025)            Derecognized financial assets
 Aset keuangan yang dihapusbuku                   (25.065)       (151.446)         (580.118)         (756.629)              Financial assets written-off

 Total penambahan (penurunan)                                                                                                  Total addition (deduction)
    tahun berjalan                              5.501.775        (411.302)         (604.248)        4.486.225                        during the year

 Saldo akhir                                   25.481.457       1.330.626           383.859        27.195.942                           Ending balance


                                                             31 Desember/December 2023

                                              Stage 1        Stage 2           Stage 3            Total

 Biaya perolehan diamortisasi
                                                                                                                                        Amortized cost
 Saldo awal                                    16.281.263        258.696            134.456        16.674.415                         Beginning balance

 Pengalihan ke kerugian kredit ekspektasian                                                                           Transfer to the 12-month expected
   12 bulan (stage 1)                             193.259        (179.414)          (13.845)                -                   credit loss (stage 1)
 Pengalihan ke piutang yang tidak                                                                                                 Transfer to receivables
   mengalami penurunan nilai (stage 2)         (1.020.750)      1.042.845           (22.095)                -       which are not impaired (stage 2)
 Pengalihan ke piutang yang                                                                                                       Transfer to receivables
   mengalami penurunan nilai (stage 3)           (205.779)       (404.511)          610.290                 -          which are impaired (stage 3)

 Total saldo awal setelah pengalihan           15.247.993        717.616            708.806        16.674.415      Total beginning balance after transfer

 Pengukuran kembali bersih nilai tercatat      (2.333.566)        (34.702)          (22.403)       (2.390.671)   Net remeasurement of carrying value
 Aset keuangan baru yang                                                                                                           New financial assets
   diterbitkan atau dibeli                     11.186.822         56.859            651.388        11.895.069              originated or purchased
 Aset keuangan yang dihentikan
   pengakuannya                                (1.910.284)       (300.059)         (546.989)       (2.757.332)            Derecognized financial assets
 Aset keuangan yang dihapusbuku                   (12.345)        (86.073)         (613.346)         (711.764)              Financial assets written-off

 Total penambahan (penurunan)                                                                                                  Total addition (deduction)
    tahun berjalan                              6.930.627        (363.975)         (531.350)        6.035.302                        during the year

 Saldo akhir                                   22.178.620        353.641            177.456        22.709.717                           Ending balance



      Seluruh kontrak pembiayaan yang disalurkan                                    All consumer financing contracts provided by
      Perseroan adalah untuk kendaraan bermotor,                                    Company are for motor vehicles, multipurpose,
      multiguna, investasi, dan modal kerja.                                        investment, and working capital.

      Jangka waktu kontrak pembiayaan yang disalurkan                               The period of consumer financing contracts for
      oleh Perseroan atas kendaraan bermotor berkisar                               motor vehicles ranged between 12 - 96 months.
      antara 12 - 96 bulan.




                                                                       48
Page 383
                                                                     The original financial statements included herein are in the
                                                                                                           Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                       PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                 As of 31 December 2024
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                 and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                       unless otherwise stated)


5.   PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN (lanjutan)                     5.     CONSUMER            FINANCING           RECEIVABLES
                                                                       (continued)

     Piutang pembiayaan konsumen - bruto sesuai                       Consumer financing receivables - gross based on
     dengan tanggal jatuh temponya sebagai berikut:                   maturity date, are as follows:

                                          31 Desember/         31 Desember/
                                         December 2024        December 2023

     Telah jatuh tempo                                                                                                Overdue
     1 - 30 hari                               1.444.482              1.200.143                                    1 - 30 days
     31 - 60 hari                                605.226                453.017                                   31 - 60 days
     61 - 90 hari                                376.851                376.890                                   61 - 90 days
     > 90 hari                                   731.805                486.886                                     > 90 days

     Belum jatuh tempo                                                                                            Not yet due
     2024                                              -             19.103.105                                          2024
     2025                                     22.056.373             16.392.797                                          2025
     2026                                     18.625.263             10.731.796                                          2026
     2027                                     12.221.779              5.613.459                                          2027
     2028 dan seterusnya                       8.745.682              2.047.273                           2028 and on forward

                                              64.807.461             56.405.366


     Kisaran suku bunga yang dikenakan kepada                         The range of interest rates charged to customers as
     konsumen pada tanggal 31 Desember 2024 dan                       of 31 December 2024 and 2023, are as follows:
     2023, berkisar sebagai berikut:
                                          31 Desember/         31 Desember/
                                         December 2024        December 2023

     Mobil                                4,75% - 19,20%       3,85% - 27,94%                                            Car
     Sepeda Motor                                 15,61%      10,04% - 15,57%                                     Motorcycle
     Multiguna                            9,40% - 25,89%        15,55 - 25,73%                                  Multipurpose
     Modal Kerja                           8,25% - 9,00%        8,25% - 9,00%                                 Working Capital
     Analisa umur piutang pembiayaan konsumen - bruto                 The aging analysis of consumer                   financing
     adalah sebagai berikut:                                          receivables - gross, is as follows:
                                          31 Desember/         31 Desember/
                                         December 2024        December 2023

     Belum jatuh tempo                        61.649.097             53.888.430                                        Current

     Lewat jatuh tempo:                                                                                               Overdue:
     1 - 90 hari                               2.426.559              2.030.050                                    1 - 90 days
     91 - 120 hari                               232.364                227.964                                  91 - 120 days
     121 - 180 hari                              239.369                250.250                                 121 - 180 days
     > 180 hari                                  260.072                  8.672                                    > 180 days

                                              64.807.461             56.405.366

     Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai untuk                   The movements in the allowance for impairment
     tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024                losses for years ended 31 December 2024 and
     dan 2023 adalah sebagai berikut:                                 2023, are as follows:
                                          31 Desember/         31 Desember/
                                         December 2024        December 2023

     Saldo awal                                  347.894                333.578                           Beginning balance
     Penyisihan untuk tahun berjalan             885.498                726.080                         Provision for the year
     Penghapusan piutang                        (756.629)              (711.764)                       Receivables written-off

     Saldo akhir                                476.763                347.894                                Ending balance




                                                         49
Page 384
                                                                                      The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                            Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                          PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                                    As of 31 December 2024
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                    and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                   (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                                          unless otherwise stated)


5.   PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN (lanjutan)                                      5.       CONSUMER           FINANCING              RECEIVABLES
                                                                                          (continued)
     Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai untuk                                      The movements in the allowance for impairment
     tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024                                   losses for years ended 31 December 2024 and
     dan 2023 adalah sebagai berikut: (lanjutan)                                         2023, are as follows: (continued)
                                                                31 Desember/December 2024

                                              Stage 1            Stage 2          Stage 3            Total

     Saldo awal                                   223.097             68.044              56.753        347.894                      Beginning balance

     Pengalihan ke:                                                                                                                        Transfer to:
     Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan                                                                           The 12-month expected credit loss
        (stage 1)                                  64.916            (49.957)             (14.959)             -                         (stage 1)
     Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
        umurnya - tidak mengalami                                                                                       Lifetime expected credit losses -
        penurunan nilai (stage 2)                 (83.925)            90.548               (6.623)             -      not credit-impairment (stage 2)
     Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
        umurnya - mengalami                                                                                             Lifetime expected credit losses -
        penurunan nilai (stage 3)                 (11.828)           (34.919)             46.747               -          credit-impairment (stage 3)

     Total saldo awal setelah pengalihan          192.260             73.716              81.918        347.894     Total beginning balance after transfer

     Pengukuran kembali bersih                                                                                                        Net remeasurement
        penyisihan kerugian                       (28.181)           264.107             843.978       1.079.904                    of loss allowance
     Aset keuangan baru yang                                                                                                         New financial assets
        diterbitkan atau dibeli                    98.219             26.015                7.425       131.659              originated or purchased
     Aset keuangan yang dihentikan
        pengakuannya                              (33.906)           (99.217)            (192.942)      (326.065)          Derecognized financial assets

     Total pembentukan tahun berjalan              36.132            190.905             658.461        885.498             Total build-up during the year

     Aset keuangan yang dihapusbuku               (25.065)          (151.446)            (580.118)      (756.629)             Financial assets written-off

     Saldo akhir                                  203.327            113.175             160.261        476.763                          Ending balance


                                                             31 Desember/December 2023

                                              Stage 1            Stage 2          Stage 3            Total

     Saldo awal                                   223.868             62.559              47.151        333.578                      Beginning balance

     Pengalihan ke:                                                                                                                        Transfer to:
     Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan                                                                           The 12-month expected credit loss
        (stage 1)                                  17.644            (15.153)              (2.491)             -                         (stage 1)
     Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
        umurnya - tidak mengalami                                                                                       Lifetime expected credit losses -
        penurunan nilai (stage 2)                 (25.402)            29.207               (3.805)             -      not credit-impairment (stage 2)
     Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
        umurnya - mengalami                                                                                             Lifetime expected credit losses -
        penurunan nilai (stage 3)                  (7.426)           (41.206)             48.632               -          credit-impairment (stage 3)

     Total saldo awal setelah pengalihan          208.684             35.407              89.487        333.578     Total beginning balance after transfer

     Pengukuran kembali bersih                                                                                                        Net remeasurement
        penyisihan kerugian                       (29.893)           179.434             762.462        912.003                     of loss allowance
     Aset keuangan baru yang                                                                                                         New financial assets
        diterbitkan atau dibeli                    85.648             17.913                4.384       107.945              originated or purchased
     Aset keuangan yang dihentikan
        pengakuannya                              (28.998)           (78.637)            (186.233)      (293.868)          Derecognized financial assets

     Total pembentukan tahun berjalan              26.757            118.710             580.613        726.080             Total build-up during the year

     Aset keuangan yang dihapusbuku               (12.344)           (86.073)            (613.347)      (711.764)             Financial assets written-off

     Saldo akhir                                  223.097             68.044              56.753        347.894                          Ending balance




     Seluruh piutang pembiayaan konsumen pada tanggal                                    All consumer financing receivables as of
     31 Desember 2024 dan 2023 dievaluasi secara                                         31 December 2024 and 2023 are collectively and
     kolektif dan individual terhadap penurunan nilai.                                   individually evaluated for impairment.

     Piutang pembiayaan konsumen yang diberikan                                          Consumer financing receivables that provided with
     fasilitas restrukturisasi selama tahun berjalan pada                                restructuring facilities during the year as of
     tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebesar                                    31 December 2024 and 2023 is 3.06% and 0.27%
     3,06% dan 0,27% dari saldo piutang pembiayaan                                       of the balance of consumer financing receivables.
     konsumen.




                                                                           50
Page 385
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                         PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                   As of 31 December 2024
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                   and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                  (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                         unless otherwise stated)


5.   PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN (lanjutan)                        5.    CONSUMER             FINANCING            RECEIVABLES
                                                                         (continued)
     Pada tanggal 31 Desember 2024, piutang                              As of 31 December 2024, total consumer financing
     pembiayaan konsumen yang digunakan sebagai                          receivables pledged as collateral for borrowings
     jaminan atas pinjaman yang diterima oleh Perseroan                  and bonds payable as disclosed respectively in
     dan utang obligasi seperti yang masing-masing                       Notes 15 and 17 amounted to Rp11,267,678
     dijelaskan pada Catatan 15 dan 17 adalah sejumlah                   (31 December 2023: Rp12,473,360).
     Rp11.267.678 (31 Desember 2023: Rp12.473.360).

     Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan kerugian                      Management believes that the allowance for
     penurunan nilai tersebut adalah cukup untuk                         impairment losses is sufficient to cover any possible
     menutupi kemungkinan kerugian dari tidak                            losses from uncollectible consumer financing
     tertagihnya piutang pembiayaan konsumen.                            receivables.
     Lihat Catatan 26a untuk rincian saldo dan transaksi                 Refer to Note 26a for details of balances and
     pihak berelasi.                                                     transactions with related parties.

6.   PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN                                       6.    FINANCE LEASE RECEIVABLES
                                             31 Desember/         31 Desember/
                                            December 2024        December 2023

     Piutang sewa pembiayaan                                                                               Finance lease receivables
     Piutang sewa pembiayaan - bruto              6.450.469              6.265.251                  Finance lease receivables - gross
     Dikurangi:                                                                                                                  Less:
         Pembiayaan bersama - bruto:                                                                        Joint financing - gross:
      Rupiah                                                                                                                 Rupiah
         Pihak berelasi                             (25.647)               (28.620)                              Related parties

        Nilai sisa yang terjamin                  2.445.103              2.672.995                   Guaranteed residual value

     Piutang sewa pembiayaan - bruto:                                                              Finance lease receivables - gross:
        Pembiayaan sendiri                        8.869.925              8.909.626                                 Direct financing

     Dikurangi:                                                                                                                  Less:
        Pendapatan sewa pembiayaan                                                                               Unearned income
          yang belum diakui:                                                                       on finance lease receivables:
     Rupiah                                                                                                                Rupiah
       Pihak ketiga                                 (932.482)              (820.377)                               Third parties
       Simpanan jaminan                           (2.445.103)            (2.672.995)                            Security deposit
     Dikurangi:                                                                                                                  Less:
        Pendapatan yang belum diakui dari
          pembiayaan bersama - bruto :                                                            Unearned joint financing - gross:
     Rupiah                                                                                                                Rupiah
       Pihak berelasi                                 3.247                    611                               Related parties

     Pendapatan sewa                                                                                         Unearned lease income
       pembiayaan yang belum diakui:                                                                                     financing:
         Pembiayaan sendiri                       (3.374.338)            (3.492.761)                           Direct financing

     Piutang sewa pembiayaan                      5.495.587              5.416.865                         Finance lease receivables
     Dikurangi:                                                                                                                Less:
        Cadangan kerugian penurunan nilai          (100.429)               (69.293)            Allowance for impairment losses

     Neto                                         5.395.158              5.347.572                                                Net




                                                            51
Page 386
                                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                Indonesian language.
              PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                           PT MANDIRI TUNAS FINANCE
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
       Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                                     As of 31 December 2024
          yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                     and for the Year Then Ended
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                    (Expressed in millions of Rupiah,
                 kecuali dinyatakan lain)                                                           unless otherwise stated)


6.     PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN (lanjutan)                                            6.      FINANCE LEASE RECEIVABLES (continued)

       Perubahan nilai tercatat piutang sewa pembiayaan                                      The changes in the carrying value of finance lease
       dengan klasifikasi diamortisasi berdasarkan stage                                     receivables classified as amortized by stage for the
       untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 dan                                        year ended 31 December 2024 and 2023, are as
       2023, adalah sebagai berikut:                                                         follows:


                                                                 31 Desember/December 2024

                                                  Stage 1            Stage 2          Stage 3            Total

     Biaya perolehan diamortisasi                   5.292.101            105.683              19.081       5.416.865                         Amortized cost
     Saldo awal                                                                                                                            Beginning balance
     Pengalihan ke kerugian kredit ekspektasian                                                                           Transfer to the 12-month expected
        12 bulan (stage 1)                            122.320            (98.355)            (23.965)              -                credit loss (stage 1)
     Pengalihan ke piutang yang tidak                                                                                                 Transfer to receivables
        mengalami penurunan nilai (stage 2)          (687.876)           693.949              (6.073)              -    which are not impaired (stage 2)
     Pengalihan ke piutang yang                                                                                                       Transfer to receivables
        mengalami penurunan nilai (stage 3)           (47.202)          (182.021)            229.223               -       which are impaired (stage 3)

     Total saldo awal setelah pengalihan            4.679.343            519.256             218.266       5.416.865    Total beginning balance after transfer

     Pengukuran kembali bersih nilai tercatat      (1.609.348)           (16.052)             (3.370)     (1.628.770)   Net remeasurement of carrying value
     Aset keuangan baru yang                                                                                                            New financial assets
        diterbitkan atau dibeli                     2.777.078             89.069               2.472       2.868.619            originated or purchased
     Aset keuangan yang dihentikan
        pengakuannya                                 (892.180)          (212.684)             (4.111)     (1.108.975)          Derecognized financial assets
     Aset keuangan yang dihapusbuku                    (2.333)            (6.106)            (43.713)        (52.152)            Financial assets written-off

     Total penambahan (penurunan)                                                                                                   Total addition (deduction)
        tahun berjalan                                273.217           (145.773)            (48.722)        78.722                       during the year

     Saldo akhir                                    4.952.560            373.483             169.544       5.495.587                        Ending balance




                                                                 31 Desember/December 2023

                                                  Stage 1            Stage 2          Stage 3            Total

     Biaya perolehan diamortisasi                                                                                                            Amortized cost
     Saldo awal                                     5.658.311             96.925              26.789       5.782.025                       Beginning balance
     Pengalihan ke kerugian kredit ekspektasian                                                                           Transfer to the 12-month expected
        12 bulan (stage 1)                             31.076            (29.625)             (1.451)              -                credit loss (stage 1)
     Pengalihan ke piutang yang tidak                                                                                                 Transfer to receivables
        mengalami penurunan nilai (stage 2)          (245.387)           248.808              (3.421)              -    which are not impaired (stage 2)
     Pengalihan ke piutang yang                                                                                                       Transfer to receivables
        mengalami penurunan nilai (stage 3)           (14.323)           (46.353)             60.676               -       which are impaired (stage 3)

     Total saldo awal setelah pengalihan            5.429.677            269.755              82.593       5.782.025    Total beginning balance after transfer

     Pengukuran kembali bersih nilai tercatat      (1.849.789)           (72.900)               (802)     (1.923.491)   Net remeasurement of carrying value
     Aset keuangan baru yang                                                                                                            New financial assets
        diterbitkan atau dibeli                     2.459.900             40.856              78.587       2.579.343            originated or purchased
     Aset keuangan yang dihentikan
        pengakuannya                                 (747.619)          (130.306)            (66.050)      (943.975)           Derecognized financial assets
     Aset keuangan yang dihapusbuku                       (68)            (1.722)            (75.247)       (77.037)             Financial assets written-off

     Total penurunan tahun berjalan                  (137.576)          (164.072)            (63.512)      (365.160)          Total deduction during the year

     Saldo akhir                                    5.292.101            105.683              19.081       5.416.865                        Ending balance



       Jangka waktu kontrak pembiayaan yang disalurkan                                       The period of consumer financing contracts for
       oleh Perseroan atas kendaraan bermotor dan alat                                       motor vehicles and heavy equipment ranged
       berat berkisar antara 12 - 72 bulan.                                                  between 12 - 72 months.




                                                                               52
Page 387
                                                                                     The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                           Indonesian language.
              PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                    PT MANDIRI TUNAS FINANCE
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
       Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                              As of 31 December 2024
          yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                              and for the Year Then Ended
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                             (Expressed in millions of Rupiah,
                 kecuali dinyatakan lain)                                                    unless otherwise stated)


6.     PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN (lanjutan)                                       6.    FINANCE LEASE RECEIVABLES (continued)

       Piutang sewa pembiayaan - bruto sesuai dengan                                  Finance lease receivables - gross based on
       tanggal jatuh temponya sebagai berikut:                                        maturity date, are as follows:

                                                         31 Desember/          31 Desember/
                                                        December 2024         December 2023

        Telah jatuh tempo                                                                                                                   Overdue
        1 - 30 hari                                            84.962                  121.427                                           1 - 30 days
        31 - 60 hari                                          104.557                   49.498                                          31 - 60 days
        61 - 90 hari                                          292.555                   73.545                                          61 - 90 days
        > 90 hari                                              35.332                   22.073                                            > 90 days

        Belum jatuh tempo                                                                                                           Not yet due
        2024                                                         -               3.152.308                                             2024
        2025                                                 2.720.676               1.887.193                                             2025
        2026                                                 2.063.533                 780.060                                             2026
        2027                                                   884.978                 157.163                                             2027
        2028 dan seterusnya                                    263.876                  21.984                              2028 and on forward

                                                             6.450.469               6.265.251

       Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai untuk                                 The movements in the allowance for impairment
       tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024                              losses for years ended 31 December 2024 and
       dan 2023 adalah sebagai berikut:                                               2023, are as follows:

                                                         31 Desember/          31 Desember/
                                                        December 2024         December 2023

       Saldo awal                                               69.293                 138.679                               Beginning balance
       Penyisihan untuk tahun berjalan                          83.288                   7.651                             Provision for the year
       Penghapusan piutang                                     (52.152)                (77.037)                           Receivables written-off

       Saldo akhir                                            100.429                   69.293                                    Ending balance


       Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai untuk                                 The movements in the allowance for impairment
       tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024                              losses for years ended 31 December 2024 and
       dan 2023 adalah sebagai berikut:                                               2023, are as follows:

                                                              31 Desember/December 2024

                                              Stage 1          Stage 2           Stage 3            Total

     Saldo awal                                    45.187           18.883              5.223           69.293                      Beginning balance

     Pengalihan ke:                                                                                                                       Transfer to:
     Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan                                                                          The 12-month expected credit loss
        (stage 1)                                   6.926           (5.039)            (1.887)                -                         (stage 1)
     Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
        umurnya - tidak mengalami                                                                                      Lifetime expected credit losses -
        penurunan nilai (stage 2)                  (7.626)           8.151                 (525)              -        not credit-impaired (stage 2)
     Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
        umurnya - mengalami                                                                                            Lifetime expected credit losses -
        penurunan nilai (stage 3)                  (2.700)          (6.906)             9.606                 -             credit-impaired (stage 3)

     Total saldo awal setelah pengalihan           41.787           15.089             12.417           69.293     Total beginning balance after transfer

     Pengukuran kembali bersih                                                                                                       Net remeasurement
        penyisihan kerugian                        (7.307)          34.079             91.897          118.669                     of loss allowance
     Aset keuangan baru yang                                                                                                        New financial assets
        diterbitkan atau dibeli                    14.115           24.930              1.596           40.641              originated or purchased
     Aset keuangan yang dihentikan
        pengakuannya                              (18.967)         (41.322)           (15.733)          (76.022)          Derecognized financial assets

     Total pembentukan tahun berjalan             (12.159)          17.687             77.760           83.288             Total build-up during the year

     Aset keuangan yang dihapusbuku                (2.333)          (6.106)           (43.713)          (52.152)             Financial assets written-off

     Saldo akhir                                   27.295           26.670             46.464          100.429                          Ending balance




                                                                         53
Page 388
                                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                              Indonesian language.
              PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                       PT MANDIRI TUNAS FINANCE
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
       Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                                 As of 31 December 2024
          yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                 and for the Year Then Ended
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                (Expressed in millions of Rupiah,
                 kecuali dinyatakan lain)                                                       unless otherwise stated)


6.     PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN (lanjutan)                                          6.    FINANCE LEASE RECEIVABLES (continued)
       Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai untuk                                    The movements in the allowance for impairment
       tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024                                 losses for years ended 31 December 2024 and
       dan 2023 adalah sebagai berikut: (lanjutan)                                       2023, are as follows: (continued)
                                                                 31 Desember/December 2023

                                              Stage 1            Stage 2            Stage 3            Total

     Saldo awal                                    93.751             35.189               9.739          138.679                       Beginning balance

     Pengalihan ke:                                                                                                                           Transfer to:
     Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan                                                                              The 12-month expected credit loss
        (stage 1)                                   2.584              (2.447)                (137)                -                        (stage 1)
     Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
        umurnya - tidak mengalami                                                                                          Lifetime expected credit losses -
        penurunan nilai (stage 2)                  (4.088)             4.820                  (732)                -       not credit-impaired (stage 2)
     Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
        umurnya - mengalami                                                                                                Lifetime expected credit losses -
        penurunan nilai (stage 3)                       (375)          (4.549)             4.924                   -            credit-impaired (stage 3)

     Total saldo awal setelah pengalihan           91.872             33.013              13.794          138.679      Total beginning balance after transfer

     Pengukuran kembali bersih                                                                                                           Net remeasurement
        penyisihan kerugian                       (36.288)             3.162              86.610           53.484                      of loss allowance
     Aset keuangan baru yang                                                                                                            New financial assets
        diterbitkan atau dibeli                     6.904             14.892               1.526           23.322               originated or purchased
     Aset keuangan yang dihentikan
        pengakuannya                              (17.232)            (30.462)           (21.461)          (69.155)           Derecognized financial assets

     Total pembentukan tahun berjalan             (46.616)           (12.408)             66.675               7.651           Total build-up during the year

     Aset keuangan yang dihapusbuku                      (69)          (1.722)           (75.246)          (77.037)              Financial assets written-off

     Saldo akhir                                   45.187             18.883               5.223           69.293                           Ending balance




       Seluruh piutang sewa pembiayaan pada tanggal                                      All    finance     lease     receivables as  of
       31 Desember 2024 dan 2023 dievaluasi secara                                       31 December 2024 and 2023 are collectively and
       kolektif dan individual terhadap penurunan nilai.                                 individually evaluated for impairment.

       Piutang sewa pembiayaan yang diberikan fasilitas                                  Finance lease receivables that provided with
       restrukturisasi selama tahun berjalan pada tanggal 31                             restructuring facilities during the year as of
       Desember 2024 dan 2023 adalah sebesar 11,46%                                      31 December 2024 and 2023 is 11.46% and 7.16%
       dan 7,16% dari saldo piutang pembiayaan                                           of the balance of consumer financing receivables.
       konsumen.
       Kisaran suku bunga yang dikenakan kepada                                          The range of interest rates charged to customers as
       konsumen pada tanggal 31 Desember 2024 dan                                        of 31 December 2024 and 2023, are as follows:
       2023, berkisar sebagai berikut:

                                                         31 Desember/             31 Desember/
                                                        December 2024            December 2023
      Mobil                                             11,52% - 25,52%          12,61% - 24,99%                                                 Car
      Alat berat                                        10,00% - 13,50%          10,00% - 12,00%                                     Heavy equipment
      Mesin                                                      12,51%                   12,00%                                             Machine

       Analisa umur piutang sewa pembiayaan - bruto                                      The aging analysis of finance lease receivables -
       adalah sebagai berikut:                                                           gross, are as follows:

                                                         31 Desember/             31 Desember/
                                                        December 2024            December 2023
       Belum jatuh tempo                                        5.933.063               5.998.708                                                 Current
       Lewat jatuh tempo:                                                                                                                    Overdue:
         1 - 90 hari                                             482.074                  244.470                                       1 - 90 days
         91 - 120 hari                                            10.840                    6.605                                     91 - 120 days
         121 - 180 hari                                           14.496                   15.468                                    121 - 180 days
         > 180 hari                                                9.996                        -                                       > 180 days
                                                                6.450.469               6.265.251




                                                                           54
Page 389
                                                                                             The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                   Indonesian language.
              PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                            PT MANDIRI TUNAS FINANCE
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                        NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
       Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                                      As of 31 December 2024
          yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                      and for the Year Then Ended
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                     (Expressed in millions of Rupiah,
                 kecuali dinyatakan lain)                                                            unless otherwise stated)


6.     PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN (lanjutan)                                               6.    FINANCE LEASE RECEIVABLES (continued)

       Pada tanggal 31 Desember 2024, piutang sewa                                            As of 31 December 2024, total finance lease
       pembiayaan yang digunakan sebagai jaminan atas                                         receivables pledged as collateral for borrowings
       pinjaman yang diterima oleh Perseroan dan utang                                        and bonds payable as disclosed respectively in
       obligasi seperti yang dijelaskan masing-masing pada                                    Note 15 and 17 amounted to Rp1,583,867
       Catatan 15 dan 17 adalah sejumlah Rp1.583.867                                          (31 December 2023: Rp1,637,939).
       (31 Desember 2023: Rp1.637.939).

       Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan                                            Management believes that the existing allowance
       kerugian penurunan nilai yang dibentuk adalah cukup                                    for impairment losses is adequate to cover possible
       untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat                                      losses arising from uncollectible finance lease
       tidak tertagihnya piutang sewa pembiayaan.                                             receivables.

7.     ANJAK PIUTANG                                                                    7.    FACTORING RECEIVABLES

       Perseroan mengadakan perjanjian anjak piutang                                          The Company has entered into factoring
       dengan jaminan. Anjak piutang adalah sebagai                                           agreements with recourse. Factoring receivables
       berikut:                                                                               are as follows:

                                                             31 Desember/              31 Desember/
                                                            December 2024             December 2023

        Anjak piutang - bruto:                                      49.867                      50.954                        Factoring receivables - gross:

        Dikurangi:                                                                                                                                      Less:
          Pendapatan anjak piutang                                                                                                     Unearned income
            yang belum diakui:                                                                                                on factoring receivables:

        Rupiah                                                                                                                                           Rupiah
        Pihak ketiga                                               (15.119)                    (15.196)                                             Third parties

        Anjak piutang                                               34.748                      35.758                          Factoring receivables
        Dikurangi:                                                                                                                              Less:
          Cadangan kerugian penurunan nilai                        (15.310)                        (436)        Allowance for impairments losses

        Neto                                                        19.438                      35.322                                                         Net

       Perubahan nilai tercatat anjak piutang dengan                                          The changes in the carrying value of factoring
       klasifikasi diamortisasi berdasarkan stage untuk                                       receivables classified as amortized by stage for the
       tahun yang berakhir 31 Desember 2024 dan 2023,                                         year ended 31 December 2024 and 2023, are as
       adalah sebagai berikut:                                                                follows:
                                                                  31 Desember/December 2024

                                                  Stage 1          Stage 2               Stage 3            Total

     Biaya perolehan diamortisasi                                                                                                                   Amortized cost
     Saldo awal                                        35.758                     -                 -           35.758                            Beginning balance

     Pengalihan ke kerugian kredit ekspektasian                                                                                   Transfer to the 12-month expected
        12 bulan (stage 1)                                   -                    -                 -                    -                  credit loss (stage 1)
     Pengalihan ke piutang yang tidak                                                                                                         Transfer to receivables
        mengalami penurunan nilai (stage 2)                  -                    -                 -                    -      which are not impaired (stage 2)
     Pengalihan ke piutang yang                                                                                                               Transfer to receivables
        mengalami penurunan nilai (stage 3)           (34.748)                    -            34.748                    -         which are impaired (stage 3)

     Total saldo awal setelah pengalihan                1.010                     -            34.748           35.758         Total beginning balance after transfer

     Pengukuran kembali bersih nilai tercatat          (1.010)                    -                 -               (1.010)     Net remeasurement of carrying value

     Total pengurangan                                                                                                                               Total deduction
        tahun berjalan                                 (1.010)                    -                 -               (1.010)                      during the year

     Saldo akhir                                             -                    -            34.748           34.748                              Ending balance




                                                                             55
Page 390
                                                                                              The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                    Indonesian language.
              PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                             PT MANDIRI TUNAS FINANCE
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
       Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                                       As of 31 December 2024
          yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                       and for the Year Then Ended
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                      (Expressed in millions of Rupiah,
                 kecuali dinyatakan lain)                                                             unless otherwise stated)


7.     ANJAK PIUTANG (lanjutan)                                                          7.    FACTORING RECEIVABLES (continued)

       Perubahan nilai tercatat anjak piutang dengan                                           The changes in the carrying value of factoring
       klasifikasi diamortisasi berdasarkan stage untuk                                        receivables classified as amortized by stage for the
       tahun yang berakhir 31 Desember 2024 dan 2023,                                          year ended 31 December 2024 and 2023, are as
       adalah sebagai berikut: (lanjutan)                                                      follows: (continued)

                                                                    31 Desember/December 2023

                                                  Stage 1           Stage 2               Stage 3             Total

     Biaya perolehan diamortisasi                                                                                                                    Amortized cost
     Saldo awal                                        42.469                      -                  -           42.469                           Beginning balance

     Pengalihan ke kerugian kredit ekspektasian                                                                                   Transfer to the 12-month expected
        12 bulan (stage 1)                                     -                   -                  -                    -                credit loss (stage 1)
     Pengalihan ke piutang yang tidak                                                                                                         Transfer to receivables
        mengalami penurunan nilai (stage 2)                    -                   -                  -                    -    which are not impaired (stage 2)
     Pengalihan ke piutang yang                                                                                                               Transfer to receivables
        mengalami penurunan nilai (stage 3)                    -                   -                  -                    -       which are impaired (stage 3)

     Total saldo awal setelah pengalihan               42.469                      -                  -           42.469        Total beginning balance after transfer

     Pengukuran kembali bersih nilai tercatat               (345)                  -                  -                (345)    Net remeasurement of carrying value
     Aset keuangan baru yang                                                                                                                    New financial assets
        diterbitkan atau dibeli                        54.221                      -                  -           54.221                originated or purchased
     Aset keuangan yang dihentikan
        pengakuannya                                  (60.587)                     -                  -           (60.587)             Derecognized financial assets

     Total pengurangan                                                                                                                               Total deduction
        tahun berjalan                                 (6.711)                     -                  -               (6.711)                    during the year

     Saldo akhir                                       35.758                      -                  -           35.758                            Ending balance


       Anjak piutang - bruto sesuai dengan tanggal jatuh                                       Factoring receivables - gross based on maturity
       temponya sebagai berikut:                                                               date, are as follows:
                                                             31 Desember/               31 Desember/
                                                            December 2024              December 2023

        Telah jatuh tempo                                                                                                                                Overdue
        > 90 hari                                                    49.867                               -                                             > 90 days
        Belum jatuh tempo                                                                                                                        Not yet due
        2024                                                                  -                  11.117                                                 2024
        2025                                                                  -                  11.117                                                 2025
        2026                                                                  -                  11.117                                                 2026
        2027                                                                  -                  11.117                                                 2027
        2028 dan seterusnya                                                   -                   6.486                                  2028 and on forward

                                                                     49.867                      50.954


       Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai untuk                                          The movements in the allowance for impairment
       tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024                                       losses for years ended 31 December 2024 and
       dan 2023 adalah sebagai berikut:                                                        2023, are as follows:

                                                             31 Desember/               31 Desember/
                                                            December 2024              December 2023

       Saldo awal                                                        436                        9.493                                   Beginning balance
       Penambahan (pembalikan)                                                                                                             Provision (reversal)
         untuk tahun berjalan                                        14.874                         (9.057)                                      for the year

       Saldo akhir                                                   15.310                           436                                      Ending balance




                                                                              56
Page 391
                                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                Indonesian language.
              PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                         PT MANDIRI TUNAS FINANCE
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
       Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                                   As of 31 December 2024
          yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                   and for the Year Then Ended
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                  (Expressed in millions of Rupiah,
                 kecuali dinyatakan lain)                                                         unless otherwise stated)


7.     ANJAK PIUTANG (lanjutan)                                                      7.    FACTORING RECEIVABLES (continued)

       Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai untuk                                      The movements in the allowance for impairment
       tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024                                   losses for years ended 31 December 2024 and
       dan 2023 adalah sebagai berikut: (lanjutan)                                         2023, are as follows: (continued)
                                                                31 Desember/December 2024

                                              Stage 1           Stage 2               Stage 3             Total

     Saldo awal                                         436                    -                  -                 436                      Beginning balance

     Pengalihan ke:                                                                                                                               Transfer to:
     Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan                                                                                  The 12-month expected credit loss
        (stage1)                                           -                   -                      -                -                        (stage 1)
     Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
        umurnya - tidak mengalami                                                                                               Lifetime expected credit losses -
        penurunan nilai (stage 2)                          -                   -                  -                    -        not credit-impaired (stage 2)
     Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
        umurnya - mengalami                                                                                                     Lifetime expected credit losses -
        penurunan nilai (stage 3)                       (436)                                   436                                 credit-impaired (stage 3)

     Total saldo awal setelah pengalihan                   -                   -                436                 436     Total beginning balance after transfer
     Pengukuran kembali bersih                                                                                                               Net remeasurement
        penyisihan kerugian                                -                   -            14.874            14.874                       of loss allowance

     Total pembentukan tahun berjalan                      -                   -            14.874            14.874                Total build-up during the year
                                                           -                   -
     Saldo akhir                                                                            15.310            15.310                            Ending balance




                                                                31 Desember/December 2023

                                              Stage 1           Stage 2               Stage 3             Total

     Saldo awal                                     9.493                      -                  -               9.493                      Beginning balance

     Pengalihan ke:                                                                                                                                Transfer to:
     Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan                                                                                     The 12-month expected credit loss
        (stage1)                                           -                   -                  -                    -                         (stage 1)
     Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
        umurnya - tidak mengalami                                                                                               Lifetime expected credit losses -
        penurunan nilai (stage 2)                          -                   -                  -                    -        not credit-impaired (stage 2)
     Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
        umurnya - mengalami                                                                                                     Lifetime expected credit losses -
        penurunan nilai (stage 3)                          -                   -                  -                    -            credit-impaired (stage 3)

     Total saldo awal setelah pengalihan            9.493                      -                  -               9.493     Total beginning balance after transfer

     Pengukuran kembali bersih                                                                                                                Net remeasurement
        penyisihan kerugian                              12                    -                  -                  12                     of loss allowance
     Aset keuangan baru yang                                                                                                                 New financial assets
        diterbitkan atau dibeli                         484                    -                  -                 484              originated or purchased
     Aset keuangan yang dihentikan
        pengakuannya                               (9.553)                     -                  -               (9.553)          Derecognized financial assets

     Total pembentukan tahun berjalan              (9.057)                     -                  -               (9.057)           Total build-up during the year

     Saldo akhir                                        436                    -                  -                 436                         Ending balance




       Anjak piutang yang direstrukturisasi pada tanggal                                  The percentage         of   restructured factoring
       31 Desember 2024 adalah sebesar 100% dari saldo                                    receivables    as     of   31     December     2024
       anjak piutang - bruto (31 Desember 2023: 100%).                                    is 100% of the factoring receivables balance - gross
                                                                                          (31 December 2023: 100%).

       Kisaran suku bunga yang dikenakan kepada                                            Range of interest rates charged to customers for
       konsumen untuk tahun yang berakhir pada tanggal                                     the years ended 31 December 2024 and 2023, are
       31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:                                   as follows:

                                                         31 Desember/               31 Desember/
                                                        December 2024              December 2023

      Anjak piutang                                               7,59%                     14,48%                                  Factoring receivables




                                                                          57
Page 392
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                         PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                   As of 31 December 2024
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                   and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                  (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                         unless otherwise stated)


7.   ANJAK PIUTANG (lanjutan)                                      7.    FACTORING RECEIVABLES (continued)

     Analisa umur anjak piutang - bruto adalah sebagai                   The aging analysis of factoring receivables - gross,
     berikut:                                                            is as follows:

                                             31 Desember/         31 Desember/
                                            December 2024        December 2023

     Belum jatuh tempo                                      -              50.954                                         Current
     Lewat jatuh tempo:                                                                                                  Overdue:
        91 - 120 hari                               49.867                        -                               91 - 120 days

                                                    49.867                 50.954




     Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan                         Management believes that the existing allowance
     kerugian penurunan nilai yang dibentuk adalah cukup                 for impairment losses is adequate to cover possible
     untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat                   losses arising from uncollectible factoring
     tidak tertagihnya anjak piutang.                                    receivables.

8.   PIUTANG LAIN-LAIN                                             8.    OTHER RECEIVABLES
                                             31 Desember/         31 Desember/
                                            December 2024        December 2023

     Pihak ketiga                                                                                                 Third parties
     Piutang asuransi                               96.235                 43.862                       Insurance receivables
     Piutang administrasi akseptasi                 48.999                 43.613         Acceptance administration receivables
     Piutang penjualan kendaraan                                                                     Receivables from sales of
        jaminan                                     14.441                 20.183                           collateral vehicle
     Lain-lain                                       4.498                 12.011                                        Others

                                                   164.173                119.669

     Pihak berelasi                                                                                              Related parties
     Piutang pembiayaan bersama                    366.435                473.710                     Joint financing receivables
     Piutang klaim penjaminan kredit                     -                 70.667            Credit guarantee claims receivables
     Piutang administrasi akseptasi                  2.486                  2.486          Acceptance admnistration receivables
     Lain-lain                                         620                    620                                          Others

                                                   369.541                547.483

     Piutang lain-lain                             533.714                667.152                               Other receivables

     Dikurangi:                                                                                                           Less:
        Cadangan kerugian penurunan nilai          (33.431)               (44.298)            Allowance for impairment losses

                                                   500.283                622.854



     Piutang pembiayaan bersama merupakan piutang                        Joint financing receivables represent receivables
     yang telah dijanjikan secara bersama untuk dibiayai,                that have been jointly promised to be financed, but
     namun belum ditagihkan ke pemberi pembiayaan                        have not been billed to the joint financing provider.
     bersama.
     Lihat Catatan 26a untuk rincian saldo dan transaksi                 Refer to Note 26a for details of balances and
     dengan pihak berelasi.                                              transactions with related parties.




                                                            58
Page 393
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                         PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                   As of 31 December 2024
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                   and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                  (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                         unless otherwise stated)


8.   PIUTANG LAIN-LAIN (lanjutan)                                  8.    OTHER RECEIVABLES (continued)

     Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai untuk                      The movements in the allowance for impairment
     tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024                   losses for years ended 31 December 2024 and
     dan 2023 adalah sebagai berikut:                                    2023, are as follows:

                                             31 Desember/         31 Desember/
                                            December 2024        December 2023
     Saldo awal                                     44.298                140.425                             Beginning balance
     Pembalikan untuk tahun berjalan               (10.867)               (96.127)                          Reversal for the year
     Saldo akhir                                    33.431                    44.298                             Ending balance


     Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan kerugian                      Management believes that the allowance for
     penurunan nilai adalah cukup untuk menutupi                         impairment losses is sufficient to cover any possible
     kemungkinan kerugian dari tidak tertagihnya piutang.                losses from uncollectible receivables.

9.   PERPAJAKAN                                                    9.    TAXATION

     a.   Utang pajak kini                                               a.     Current tax liabilities

                                             31 Desember/         31 Desember/
                                            December 2024        December 2023

          Pasal 25                                  25.364                    25.677                                    Article 25
          Pasal 29                                  87.127                    86.323                                    Article 29
          Saldo akhir                              112.491                112.000                                Ending balance



     b.   Beban pajak                                                    b.     Tax expense
                                                    Tahun yang Berakhir
                                                 pada tanggal 31 Desember/
                                                  Year ended 31 December

                                                 2024                2023

          Kini                                     315.632                311.260                                          Current
          Tangguhan (lihat Catatan 9c)              12.958                 15.438                      Deferred (refer to Note 9c)

                                                   328.590                326.698



          Rekonsiliasi antara beban pajak penghasilan                           The reconciliation between income tax expense
          dengan hasil perkalian laba akuntansi sebelum                         and the theoretical tax amount on the Company’s
          pajak penghasilan dan tarif pajak yang berlaku                        income before income tax and the applicable tax
          adalah sebagai berikut:                                               rate is as follows:
                                                   Tahun yang Berakhir
                                                 pada tanggal 31 Desember/
                                                  Year ended 31 December

                                                 2024                2023

          Laba sebelum beban pajak                                                                    Income before final tax and
             final dan pajak penghasilan         1.504.167              1.491.226                          income tax expense
          Pajak dihitung pada tarif pajak          330.917                328.070                      Tax calculated at tax rates
          Penghasilan bunga dikenakan                                                                Interest income subjected to
             pajak final                            (3.844)                   (3.770)                                  final tax
          Beban yang tidak dapat
             dikurangkan                                1.517                  2.398                    Non-deductible expenses

          Beban pajak                              328.590                326.698                                   Tax expense




                                                            59
Page 394
                                                                       The original financial statements included herein are in the
                                                                                                             Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                        PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                  As of 31 December 2024
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                  and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                 (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                        unless otherwise stated)


9.   PERPAJAKAN (lanjutan)                                        9.    TAXATION (continued)

     b.   Beban pajak (lanjutan)                                        b.     Tax expense (continued)
          Rekonsiliasi antara laba sebelum beban pajak                         Reconciliation between income before income
          penghasilan menurut laporan laba rugi dan                            tax expense, as shown in the statement of profit
          penghasilan     komprehensif   lain   dengan                         or loss and other comprehensive income, and
          penghasilan kena pajak adalah sebagai berikut:                       estimated taxable income is as follows:
                                                   Tahun yang Berakhir
                                                 pada tanggal 31 Desember/
                                                  Year ended 31 December

                                                 2024              2023

           Laba sebelum beban pajak              1.504.167             1.491.226                     Income before final tax and
             final dan pajak penghasilan                                                                 income tax expense
           Koreksi fiskal:                                                                                  Fiscal corrections:
           Beda temporer                                                                                Temporary differences
           Penyisihan bonus                        (27.319)              (34.531)                            Provision for bonus
           Penyisihan imbalan kerja karyawan       (21.340)               69.103                Provision for employee benefits
           Penyisihan kerugian penurunan nilai                                               Provision for impairment losses on
             atas piutang lain-lain                (10.704)              (96.290)                            other receivables
           Selisih antara nilai buku aset                                                           Difference in net book value
             tetap komersial dan fiskal             (1.199)                    710             between commercial and fiscal
           Transaksi aset hak guna                     860                     300               Right-of-use asset transactions
           Penyisihan penghapusan                                                                          Provision for write-off
             customer deposit                           802                    495                        on customer deposit
           Penyisihan kerugian penurunan nilai                                              Provision for impairment losses on
             atas piutang sewa pembiayaan                                                        on finance lease receivables
             dan anjak piutang                                -              (7.296)                 and factoring receivables
           Penyisihan biaya jasa profesional                  -              (2.664)          Provision for professional service

                                                   (58.900)              (70.173)
           Beda tetap                                                                                   Permanent differences
           Beban yang tidak dapat dikurangkan           6.895             10.899                       Non-deductible expenses
           Penghasilan bunga dikenakan
             pajak final                           (17.473)              (17.134)          Interest income subjected to final tax


                                                   (10.578)                  (6.235)


           Penghasilan kena pajak                1.434.689             1.414.818                                 Taxable income

           Beban pajak                             315.632               311.260                                    Tax expense
           Dikurangi:                                                                                                       Less:
             Pasal 23                              (18.739)              (10.091)                                    Article 23
             Pasal 25                             (209.766)             (214.846)                                    Article 25

          Utang pajak                                                                                        Corporate income
            penghasilan badan                       87.127                86.323                               tax payable



          Berdasarkan      Undang-Undang       Republik                       Based on Law of the Republic of Indonesia No.
          Indonesia No. 7 Tahun 2021 tanggal                                  7 year 2021 dated October 9, 2021 concerning
          29 Oktober 2021 tentang Harmonisasi                                 Harmonization of Tax Regulations has
          Peraturan Perpajakan menetapkan tarif pajak                         stipulated the income tax rate for domestic
          penghasilan wajib pajak dalam negeri dan                            taxpayers and business establishments of 22%
          bentuk usaha tetap sebesar 22% yang mulai                           which will be effective from the Fiscal Year 2022
          berlaku pada tahun pajak 2022 dan seterusnya.                       onwards.

          Perhitungan pajak penghasilan badan untuk                            The above calculation of corporate income tax
          tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024                            for the year ended 31 December 2024 will be
          tersebut di atas akan menjadi dasar dalam                            used as basis for filing the Annual Tax Return
          pengisian Surat Pemberitahuan Tahunan                                (“SPT”) of Corporate Income Tax.
          (“SPT”) Pajak Penghasilan Badan.


                                                           60
Page 395
                                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                              Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                         PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                                   As of 31 December 2024
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                   and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                  (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                                         unless otherwise stated)


9.   PERPAJAKAN (lanjutan)                                                         9.    TAXATION (continued)

     b.    Beban pajak (lanjutan)                                                        b.     Tax expense (continued)

           Perhitungan pajak penghasilan badan untuk                                           The calculation of corporate income tax for the
           tahun yang berakhir pada 31 Desember 2023                                           year ended 31 December 2023 is same as the
           sama dengan Surat Pemberitahuan Tahunan                                             Annual Tax Return filed by the Company to the
           yang disampaikan Perseroan ke Kantor                                                Tax Office.
           Pelayanan Pajak.
     c.    Aset (liabilitas) pajak tangguhan – neto                                      c. Deferred tax assets (liabilities) – net
                                                            31 Desember/December 2024

                                                                     Manfaat
                                                                  (beban) pajak
                                                                   tangguhan/
                                              Saldo awal/          Deferred tax               Saldo akhir/
                                              Beginning              income                     Ending
                                               balance             (expenses)                   balance

          Aset (liabilitas) pajak
             tangguhan dampak dari                                                                                    Deferred tax asset (liabilities)
             laporan laba rugi                                                                                           effect from profit or loss
          Penyisihan kerugian penurunan                                                                            Provision for impairment losses on
             nilai atas piutang lain-lain             9.710                  (2.355)                     7.355                      other receivables
          Selisih antara nilai buku                                                                                       Difference in net book value
             aset tetap komersial                                                                                           of fixed assets between
             dan fiskal                               (1.392)                  (263)                    (1.655)               commercial and fiscal
          Penyisihan imbalan                                                                                                    Provision for employee
             kerja karyawan                          49.574                  (4.695)                    44.879                               benefits
          Penyisihan bonus                           30.720                  (6.010)                    24.710                      Provision for bonus
          Penyisihan penghapusan                                                                                                  Provision for write-off
             customer deposit                         1.714                       176                    1.890                   on customer deposit
          Transaksi aset hak guna                       427                       189                      616        Right-of-use asset transactions
          Aset pajak tangguhan                                                                                           Deferred tax assets effect
            dampak dari penghasilan                                                                                   from other comprehensive
            komprehensif lain                                                                                                            income
          Pengukuran kembali atas
            liabilitas imbalan                                                                                          Remeasurement of employee
            kerja karyawan                           10.826                  (8.809)                     2.017                benefits obligation
          Keuntungan (kerugian) bersih
            atas instrumen derivatif untuk                                                                               Net gain (loss) on derivative
            lindung nilai arus kas                     (790)                 5.704                       4.914    instrument for cash flow hedging

                                                    100.789                 (16.063)                    84.726


                                                            31 Desember/December 2023

                                                                     Manfaat
                                                                  (beban) pajak
                                                                   tangguhan/
                                              Saldo awal/          Deferred tax               Saldo akhir/
                                              Beginning              income                     Ending
                                               balance             (expenses)                   balance

          Aset (liabilitas) pajak
             tangguhan dampak dari                                                                                    Deferred tax asset (liabilities)
             laporan laba rugi                                                                                           effect from profit or loss
          Penyisihan kerugian penurunan                                                                            Provision for impairment losses on
             nilai atas piutang lain-lain            30.894                 (21.184)                     9.710                     other receivables
          Penyisihan kerugian penurunan
             nilai atas piutang                                                                                    Provision for impairment losses on
             sewa pembiayaan                                                                                                           finance lease
             dan anjak piutang                        1.605                  (1.605)                         -            and factoring receivables
          Selisih antara nilai buku                                                                                       Difference in net book value
             aset tetap komersial                                                                                           of fixed assets between
             dan fiskal                               (1.548)                     156                   (1.392)               commercial and fiscal
          Penyisihan imbalan                                                                                                    Provision for employee
             kerja karyawan                          34.371                 15.203                      49.574                               benefits
          Penyisihan bonus                           38.317                 (7.597)                     30.720                      Provision for bonus
          Penyisihan penghapusan                                                                                                  Provision for write-off
             customer deposit                         1.605                     109                      1.714                   on customer deposit
          Penyisihan biaya jasa profesional             586                    (586)                         -          Provision for professional fee
          Transaksi aset hak guna                       361                      66                        427        Right-of-use asset transactions




                                                                       61
Page 396
                                                                                      The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                            Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                       PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                                 As of 31 December 2024
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                 and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                                       unless otherwise stated)


9.   PERPAJAKAN (lanjutan)                                                       9.    TAXATION (continued)
     c.    Aset (liabilitas) pajak tangguhan - neto                                    c.     Deferred tax         assets      (liabilities)         net
           (lanjutan)                                                                         (continued)
                                                           31 Desember/December 2023

                                                                    Manfaat
                                                                 (beban) pajak
                                                                  tangguhan/
                                             Saldo awal/          Deferred tax              Saldo akhir/
                                             Beginning              income                    Ending
                                              balance             (expenses)                  balance

          Aset pajak tangguhan                                                                                            Deferred tax assets effect
            dampak dari penghasilan                                                                                    from other comprehensive
            komprehensif lain                                                                                                             income
          Pengukuran kembali atas
            liabilitas imbalan                                                                                          Remeasurement of employee
            kerja karyawan                           8.516                  2.310                     10.826                  benefits obligation
          Kerugian bersih
            atas instrumen derivatif untuk                                                                                       Net loss on derivative
            lindung nilai arus kas                   1.745                  (2.535)                        (790)   instrument for cash flow hedging

                                                   116.452                 (15.663)                  100.789


     d.    Surat ketetapan pajak                                                       d.     Tax assessment letter

           Tahun pajak 2015 dan 2014                                                          Fiscal year 2015 and 2014

           Pada tanggal 12 September 2018, Perseroan                                          On 12 September 2018, the Company received
           menerima Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar                                        Tax Assessment Letter on Underpayment
           (”SKPKB”) dari Direktorat Jendral Pajak (”DJP”)                                    (“SKPKB”) from Directorate General of Taxes
           atas Pajak Penghasilan Badan untuk tahun pajak                                     (“DGT”) on Corporate Income Tax for fiscal
           2015 dan 2014 masing-masing sebesar                                                years 2015 and 2014 amounting to Rp60,999
           Rp60.999 dan Rp31.453. Untuk jumlah kurang                                         and Rp31,453, respectively. For the amount of
           bayar dari SKPKB tersebut, Perseroan                                               the underpayment of the SKPKB, the Company
           mengajukan keberatan ke Kantor Pajak sebesar                                       filed an objection to the Tax Office amounting
           Rp90.879.     Perseroan     telah   menyetujui                                     to Rp90,879. The Company has approved the
           keputusan dan telah membayar sejumlah Rp724                                        decision and has paid the amount of Rp724
           dan Rp849 masing-masing atas SKPKB atas                                            and Rp849, respectively for the SKPKB on
           Pajak Penghasilan Badan untuk tahun pajak                                          Corporate Income Tax for fiscal year 2015 and
           2015 dan 2014 berdasarkan Pembahasan Akhir                                         2014 based on the Audit Result Final
           Hasil Pemeriksaan pada tanggal 1 Oktober 2018.                                     Discussion on 1 October 2018.

           Pada tahun 2019, Kantor Pajak menolak semua                                        In 2019, the Tax Office has rejected all
           keberatan untuk tahun fiskal 2014 dan 2015.                                        objections for fiscal year 2014 and 2015. In the
           Pada tahun yang sama, Perseroan mengajukan                                         same year, the Company appealed the
           banding atas keputusan tersebut ke Pengadilan                                      decision to the Tax Court.
           Pajak.

           Pada tanggal 14 Desember 2021, Pengadilan                                          On 14 December 2021, the Tax Court read out
           Pajak membacakan putusan terkait dengan                                            the decision related to the appeal filed by the
           banding yang diajukan Perseroan. Atas putusan                                      Company. Based on the decision, the
           tersebut, Perseroan menerima surat putusan dari                                    Company received a decision letter from the
           Pengadilan Pajak pada tanggal 27 Desember                                          Tax Court on 27 December 2021. Based on the
           2021. Berdasarkan hasil putusan tersebut, PPh                                      results of the decision, the Corporate Income
           Badan untuk tahun pajak 2015 dan 2014 telah                                        Tax for fiscal year 2015 and 2014 was partially
           dikabulkan sebagian, sebesar Rp90.862 dan                                          granted in the amount of Rp90,862 and was not
           tidak dikabulkan sebesar Rp17. Atas putusan                                        granted in the amount of Rp17. For the
           tersebut, utang yang masih harus dibayar                                           decisions that have been received, the total
           sebesar Rp17. Manajemen sepakat untuk                                              accrued       payable      amounted      Rp17.
           menerima hasil putusan yang sudah ditetapkan                                       Management agrees to accept the result of the
           oleh Pengadilan Pajak.                                                             decisions that have been determined by the
                                                                                              Tax Court.




                                                                      62
Page 397
                                                                                   The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                         Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                     PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                               As of 31 December 2024
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                               and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                              (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                                     unless otherwise stated)


9.   PERPAJAKAN (lanjutan)                                                    9.     TAXATION (continued)
     d.    Surat ketetapan pajak (lanjutan)                                          d.   Tax assessment letter (continued)
           Tahun pajak 2015 dan 2014 (lanjutan)                                           Fiscal year 2015 and 2014 (continued)
          Pada tanggal 4 April 2022, Kantor Pajak                                         On 4 April 2022, Tax Office appealed the
          mengajukan banding atas keputusan Pengadilan                                    decision of Tax Court to Supreme Court. On
          Pajak ke Mahkamah Agung. Pada tanggal                                           25 May 2023, the final and binding decision
          25 Mei 2023, hasil keputusan akhir dan mengikat                                 from Supreme Court rejected the appealed
          Mahkamah Agung menolak pengajuan banding                                        from Tax Office.
          dari Kantor Pajak.
           Tahun pajak 2021                                                               Fiscal year 2021
           Pada tanggal 18 Oktober 2024, Perseroan                                        On 18 October 2024, the Company received
           menerima Surat Permintaan Penjelasan atas                                      the Request Letter for Explanation of Data
           Data dan/atau Keterangan (SP2DK) dari                                          and/or Information (SP2DK) from Directorate
           Direktorat Jendral Pajak (“DJP”) atas Pajak                                    General of Taxes (“DJP”) on Income Tax
           Penghasilan Pasal 21, Pasal 23, Pasal 4 (2),                                   Article 21, Article 23, Article 4 (2), Corporate
           Pahak Penghasilan Badan, dan Pajak                                             Income Tax, and Value Added Tax (VAT). The
           Pertambahan Nilai (PPN) untuk tahun pajak                                      Company has provided response to DJP on
           2021. Perseroan telah mengirimkan tanggapan                                    18 December 2024 and has made payment for
           kepada DJP pada tanggal 18 Desember 2024                                       the tax underpayment on 16 January 2025
           dan telah melakukan pembayaran atas kurang                                     amounting to Rp407.
           bayar pajak pada tanggal 16 Januari 2025
           sebesar Rp407.
     e.    Administrasi                                                              e.   Administration
           Berdasarkan Undang-Undang Perpajakan yang                                      Under the Taxation Laws of Indonesia, the
           berlaku di Indonesia, Perseroan menghitung,                                    Company submits tax returns on the basis of
           menetapkan dan membayar sendiri besarnya                                       self-assessment. The Director General of
           jumlah pajak yang terutang. Direktur Jenderal                                  Taxes may assess or amend taxes within a
           Pajak dapat menetapkan atau mengubah                                           certain period. For the fiscal years of 2008 and
           liabilitas pajak dalam jangka waktu tertentu.                                  onwards, the period is within five years from the
           Untuk tahun pajak 2008 dan seterusnya, jangka                                  time the tax becomes due.
           waktunya adalah lima tahun sejak saat
           terutangnya pajak.
10. ASET TETAP                                                                10. FIXED ASSETS
                                                         31 Desember/December 2024

                                        1 Januari /       Penambahan/       (Pengurangan)/      31 Desember/
                                       January 2024         Additions        (Deductions)      December 2024

      Aset tetap                                                                                                                       Fixed assets
      Kepemilikan langsung                                                                                                       Direct ownership
      Harga perolehan                                                                                                                          Cost
         Tanah                                 48.570                  -                   -           48.570                                  Land
         Bangunan                              52.996                682                   -           53.678                              Buildings
         Kendaraan                                 28                  -                   -               28                               Vehicles
      Perabotan dan peralatan kantor          334.445             46.295             (8.742)          371.998        Furniture and office equipment
      Renovasi bangunan sewa                   70.105              7.051                   -           77.156               Leasehold improvement

                                              506.144             54.028             (8.742)          551.430
      Aset hak guna                           187.541             17.702                   -          205.243                   Right-of-use assets

                                              693.685             71.730             (8.742)          756.673

      Akumulasi penyusutan                                                                                             Accumulated depreciation
         Bangunan                             (20.746)            (2.556)                 -           (23.302)                             Buildings
         Kendaraan                                (27)                 -                  -               (27)                              Vehicles
      Perabot dan peralatan kantor           (231.510)           (36.031)             8.696          (258.845)       Furniture and office equipment
      Renovasi bangunan sewa                  (50.621)            (8.370)                 -           (58.991)              Leasehold improvement

                                             (302.904)           (46.957)             8.696          (341.165)
      Aset hak guna                          (107.156)           (29.877)                 -          (137.033)                  Right-of-use assets

                                             (410.060)           (76.834)             8.696          (478.198)

      Nilai buku neto                         283.625                                                 278.475                      Net book value




                                                                    63
Page 398
                                                                                The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                      Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                    PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                              As of 31 December 2024
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                              and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                             (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                                    unless otherwise stated)


10. ASET TETAP (lanjutan)                                                   10. FIXED ASSETS (continued)
                                                           31 Desember/December 2023

                                      1 Januari /        Penambahan/      (Pengurangan)/          31 Desember/
                                     January 2023          Additions       (Deductions)          December 2023

    Aset tetap                                                                                                                           Fixed assets
    Kepemilikan langsung                                                                                                           Direct ownership
    Harga perolehan                                                                                                                              Cost
       Tanah                                 48.570                  -                  -                48.570                                  Land
       Bangunan                              50.536              2.460                  -                52.996                              Buildings
       Kendaraan                                 28                  -                  -                    28                               Vehicles
    Perabotan dan peralatan kantor          269.378             70.147             (5.080)              334.445        Furniture and office equipment
    Renovasi bangunan sewa                   55.820             14.285                  -                70.105               Leasehold improvement

                                            424.332             86.892             (5.080)              506.144
    Aset hak guna                           142.461             45.080                  -               187.541                   Right-of-use assets

                                            566.793            131.972             (5.080)              693.685


    Akumulasi penyusutan                                                                                                   Accumulated depreciation
       Bangunan                             (18.231)            (2.515)                 -               (20.746)                             Buildings
       Kendaraan                                (27)                 -                  -                   (27)                              Vehicles
    Perabot dan peralatan kantor           (203.440)           (33.145)             5.075              (231.510)       Furniture and office equipment
    Renovasi bangunan sewa                  (44.898)            (5.723)                 -               (50.621)              Leasehold improvement

                                           (266.596)           (41.383)             5.075              (302.904)
    Aset hak guna                           (80.434)           (26.722)                 -              (107.156)                  Right-of-use assets

                                           (347.030)           (68.105)             5.075              (410.060)

    Nilai buku neto                         219.763                                                     283.625                      Net book value



   Seluruh aset tetap kepemilikan langsung kecuali                                Directly owned fixed assets, except for land, are
   tanah, telah diasuransikan dengan pihak berelasi,                              insured with a related party, PT Zurich Asuransi
   PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk dengan jumlah                                 Indonesia Tbk, for a sum insured of Rp459,600 and
   pertanggungan asuransi sebesar Rp459.600 dan                                   Rp427,198 as of 31 December 2024 and 2023
   Rp427.198 pada tanggal 31 Desember 2024 dan                                    respectively, which according to the management,
   2023 yang menurut manajemen cukup untuk                                        is sufficient to cover possible losses due to fire,
   menutupi kemungkinan kerugian karena kebakaran,                                flood, public disorder/riots and earthquake.
   kebanjiran, huru-hara dan gempa bumi.

   Tanah Perseroan berupa sertifikat Hak Guna                                     Land is held in the form of certificates of Hak Guna
   Bangunan (“HGB”) yang mempunyai masa manfaat                                   Bangunan (“HGB”) which have useful lives of 20 to
   selama 20 sampai dengan 30 tahun yang akan jatuh                               30 years and will be due between 24 September
   tempo antara 24 September 2025 sampai dengan                                   2025 to 2 February 2053. Management believes that
   2 Februari 2053. Manajemen berpendapat bahwa                                   the HGB can be renewed or extended upon
   HGB tersebut dapat diperbaharui atau diperpanjang                              expiration.
   pada saat jatuh tempo.

   Rincian keuntungan atas pelepasan aset tetap                                   Details of gain on disposal of fixed assets are as
   adalah sebagai berikut:                                                        follows:

                                                          Tahun yang Berakhir
                                                       pada tanggal 31 Desember/
                                                        Year ended 31 December
                                                        2024                  2023
   Hasil pelepasan aset tetap                                  310                         129           Proceed from disposal of fixed assets
   Nilai buku aset tetap                                       (47)                         (5)                                    Book value
   Laba atas pelepasan aset tetap                              263                         124               Gain on disposal of fixed assets

   Kerugian atau keuntungan atas pelepasan aset tetap                             Loss or gain on disposal of fixed assets is
   diakui sebagai bagian dari “pendapatan lain-lain”                              recognized as part of “other income” in the
   pada laporan laba rugi dan penghasilan                                         statement of profit or loss and other comprehensive
   komprehensif lain.                                                             income.




                                                                  64
Page 399
                                                                     The original financial statements included herein are in the
                                                                                                           Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                         PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                   As of 31 December 2024
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                   and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                  (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                         unless otherwise stated)


10. ASET TETAP (lanjutan)                                         10. FIXED ASSETS (continued)

   Manajemen berpendapat tidak terdapat indikasi                       Management believes that there is no impairment
   penurunan nilai atas aset tetap yang dimiliki                       on the Company’s fixed assets as of 31 December
   Perseroan    masing-masing    pada   tanggal                        2024 and 2023, respectively.
   31 Desember 2024 dan 2023.

   Pada 31 Desember 2024 dan 2023, jumlah bruto dari                   As of 31 December 2024 and 2023, the gross
   aset tetap yang telah disusutkan penuh dan masih                    amount of fixed assets which have been fully
   digunakan     adalah     masing-masing   sebesar                    depreciated and still being used amounted to
   Rp239.911 dan Rp216.144.                                            Rp239,911 and Rp216,144 respectively.

   Tidak ada aset tetap yang dijadikan jaminan pada                    There were no fixed assets pledged as collateral as
   tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.                                  of 31 December 2024 and 2023.

   Aset hak guna per 31 Desember 2024 dan 2023                         Right-of-use of assets as of 31 December 2024 and
   adalah sebagai berikut:                                             2023 are as follows:
                                                  31 Desember/December 2024

                                1 Januari/      Penambahan/     (Pengurangan)/     31 Desember/
                              January 2024        Additions      (Deductions)     December 2024
    Biaya perolehan                                                                                                          Cost
       Bangunan                     168.034          16.379                   -         184.413                       Buildings
       Kendaraan                     19.507           1.323                   -          20.830                       Vehicles

                                    187.541          17.702                   -         205.243
    Akumulasi penyusutan                                                                                 Accumulated depreciation
      Bangunan                       (95.468)        (24.332)                 -         (119.800)                    Buildings
      Kendaraan                      (11.688)         (5.545)                 -          (17.233)                     Vehicles

                                    (107.156)        (29.877)                 -         (137.033)

    Nilai buku neto                  80.385                                              68.210                   Net book value




                                                31 Desember/December 2023

                                1 Januari/      Penambahan/     (Pengurangan)/     31 Desember/
                              January 2023        Additions      (Deductions)     December 2023
    Biaya perolehan                                                                                                          Cost
       Bangunan                     131.935          36.099                   -         168.034                       Buildings
       Kendaraan                     10.526           8.981                   -          19.507                       Vehicles

                                    142.461          45.080                   -         187.541
    Akumulasi penyusutan                                                                                 Accumulated depreciation
      Bangunan                       (73.435)        (22.033)                 -          (95.468)                    Buildings
      Kendaraan                       (6.999)         (4.689)                 -          (11.688)                     Vehicles

                                     (80.434)        (26.722)                 -         (107.156)

    Nilai buku neto                  62.027                                              80.385                   Net book value


   Perseroan menyewa beberapa aset termasuk                            The Company had rent a number of assets which
   bangunan dan kendaraan. Jangka waktu masa sewa                      include buildings and vehicles. The period of lease
   berkisar 1 - 5 tahun.                                               term ranged between 1 - 5 years.




                                                        65
Page 400
                                                                     The original financial statements included herein are in the
                                                                                                           Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                         PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                   As of 31 December 2024
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                   and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                  (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                         unless otherwise stated)


11. ASET LAIN-LAIN                                                11. OTHER ASSETS

                                           31 Desember/          31 Desember/
                                          December 2024         December 2023
   Pihak ketiga                                                                                                 Third parties
      Setoran dalam perjalanan                     31.585               45.248                            Deposit in transit
      Uang muka                                    16.200               20.340                          Advance payments
      Setoran jaminan                               2.597                2.537                            Security deposits
      Biaya provisi dibayar di muka                 1.625                1.473                       Prepaid provision cost
      Pinjaman karyawan                             1.218                1.127                             Employees loan
      Asuransi dibayar di muka                        499                  432                           Prepaid insurance
      Biaya jasa penerbitan obligasi                  393                  445                 Prepaid bonds issuance cost
      Sewa dibayar di muka                             83                   83                                 Prepaid rent
      Lain-lain                                    36.002               21.747                                        Other
                                                   90.202               93.432

    Pihak berelasi                                                                                             Related parties
      Sewa dibayar di muka                            689                  765                                    Prepaid rent
      Piutang bunga deposito                          137                  137           Interest receivables - time deposits
                                                      826                  902
                                                   91.028               94.334



   Lain-lain merupakan pemeliharaan dan perawatan                     Others mainly represent repairment and
   sistem teknologi informasi, dan biaya dibayar dimuka.              maintenance of information technology system, and
                                                                      prepaid expenses.

   Lihat Catatan 26a untuk rincian saldo dan transaksi                Refer to Note 26a for details of balances and
   pihak berelasi.                                                    transactions with related parties.

12. UTANG USAHA                                                   12. TRADE PAYABLES

                                           31 Desember/          31 Desember/
                                          December 2024         December 2023

   Pihak ketiga                                                                                                 Third parties
     Utang kendaraan                              460.788              861.602                             Vehicle payables
     Utang asuransi                               143.420              155.535                          Insurance payables

                                                  604.208             1.017.137



   Utang usaha merupakan utang kepada pemasok atas                    Trade payables represent payables to suppliers for
   pembiayaan kendaraan bermotor dan utang kepada                     motor vehicle financing and payables to insurance
   perusahaan asuransi yang berkaitan dengan                          companies in relation to motor vehicle financing and
   pembiayaan kendaraan bermotor dan alat berat.                      heavy equipment.

13. UTANG LAIN-LAIN                                               13. OTHER PAYABLES


                                           31 Desember/          31 Desember/
                                          December 2024         December 2023

   Pihak ketiga                                                                                                Third parties
      Titipan konsumen                            126.235              112.429                           Customer deposits
      PPN keluaran                                 13.637               25.032                                     VAT out
      Liabilitas pajak                                                                                        Tax liabilities
         Pasal 21                                     847               16.493                                 Article 21
         Pasal 23                                     772                  979                                 Article 23
         PPh final                                    101                  190                                  Final tax
      Liabilitas sewa                               6.478                8.219                              Lease liabilities
      Jasa notaris                                    983                2.156                               Notary service


                                                           66
Page 401
                                                                   The original financial statements included herein are in the
                                                                                                         Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                       PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                 As of 31 December 2024
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                 and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                       unless otherwise stated)


13. UTANG LAIN-LAIN (lanjutan)                                  13. OTHER PAYABLES (continued)


                                         31 Desember/          31 Desember/
                                        December 2024         December 2023

   Pihak ketiga (lanjutan)                                                                       Third parties (continued)
      Barang dan jasa                               111                  830                         Goods and services
      Lain-lain                                  11.666               24.588                                      Others

                                                160.830              190.916

    Pihak berelasi                                                                                          Related parties
       Liabilitas sewa                           24.353               31.974                               Lease liabilities
       Pembiayaan bersama                        27.033               24.591                                Joint financing
       Lain-lain                                    240                  240                                         Others

                                                 51.626               56.805

                                                212.456              247.721


   Jumlah beban bunga atas liabilitas sewa masing-                  The balances of interest expense from lease
   masing sebesar Rp2.724 dan Rp2.928 untuk tahun                   liabilities amounted to Rp2,724 and Rp2,928 for the
   yang berakhir 31 Desember 2024 dan 2023.                         years ended 31 December 2024 and 2023,
                                                                    respectively.

   Analisis jatuh tempo utang lain-lain terkait sewa                The maturity analysis of other payables related to
   adalah sebagai berikut:                                          lease is as follows:

                                         31 Desember/          31 Desember/
                                        December 2024         December 2023

   1 tahun                                          792                1.224                                          1 year
   2 tahun                                        7.258                1.912                                         2 years
   3 tahun                                       21.925               31.496                                         3 years
   4 tahun                                          856                4.477                                         4 years
   5 tahun                                            -                1.084                                         5 years

   Total                                         30.831                40.193                                          Total


   Pembiayaan bersama sehubungan dengan porsi                       Joint financing represents the portion of installment
   cicilan pembayaran piutang pembiayaan yang telah                 payments for financing receivables that have been
   diterima dari konsumen namun belum dibayarkan                    received from customers but have not been paid to
   kepada pemberi pembiayaan bersama.                               joint financing providers.

   Lain-lain terutama terdiri dari utang kepada pihak               Others mainly consist of payables to third parties
   ketiga yang berkaitan dengan utang asuransi dan                  related to insurance payable and vehicle license
   biaya biro jasa Surat Tanda Nomor Kendaraan.                     service fee.

   Lihat Catatan 26b untuk rincian saldo dan transaksi              Refer to Note 26b for details of balances and
   pihak berelasi.                                                  transactions with related parties.




                                                         67
Page 402
                                                                                   The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                         Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                       PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                                 As of 31 December 2024
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                 and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                                       unless otherwise stated)


14. BEBAN YANG MASIH HARUS DIBAYAR                                              14. ACCRUED EXPENSES

                                                    31 Desember/              31 Desember/
                                                   December 2024             December 2023

   Pihak ketiga                                                                                                                 Third parties
     Gaji dan tunjangan                                       122.406                 148.356                       Salaries and allowances
     Bunga yang masih harus dibayar                            98.917                  96.164                               Accrued Interest
     Telepon                                                    2.732                   1.659                                    Telephone
     Jasa profesional                                           1.230                     934                               Professional fee
     Perbaikan dan pemeliharaan                                 1.031                   1.037                      Repairs and maintenance
     Listrik dan air                                              386                     454                                        Utilities
     Promosi                                                      109                     374                                     Promotion
     Lain-lain                                                 11.587                   8.648                                         Others
                                                              238.398                 257.626
   Pihak berelasi                                                                                                                   Related parties
     Bunga yang masih harus dibayar                              9.543                   4.472                                    Accrued interest
                                                              247.941                 262.098


   Lain-lain terutama terdiri dari beban yang masih                                  Others mainly consist of entertainment, stamps,
   harus dibayar terkait jamuan, materai, alat tulis                                 stationary, printing, travelling and training.
   kantor, cetakan, perjalanan dinas dan pelatihan.

   Lihat Catatan 26b untuk rincian saldo dan transaksi                               Refer to Note 26b for details of balances and
   pihak berelasi.                                                                   transactions with related parties.


15. PINJAMAN YANG DITERIMA                                                      15. BORROWINGS

                                                     31 Desember/   31 Desember/
                                                    Desember 2024 December 2023

    Revolving                                                                                                                          Revolving
      Pinjaman bank                                          3.930.565              1.792.150                                      Bank loans
    Non-revolving                                                                                                                 Non-revolving
      Pinjaman bank                                         16.018.744            15.817.769                                       Bank loans
      Pinjaman lembaga keuangan                                                                                            Financial institution
        non-bank                                             1.563.817                523.733                                non-bank loans

                                                            21.513.126            18.133.652
    Biaya provisi yang belum diamortisasi                      (36.930)              (36.937)                      Unamortized provision cost
                                                            21.476.196            18.096.715



                                                 Jumlah fasilitas ditarik/            Jumlah pinjaman/             Jatuh tempo pinjaman/
                                               Facility amount drawdowned               Loan amount                Maturity date of the loan

                                             31 Desember/     31 Desember/     31 Desember/    31 Desember/     31 Desember/         31 Desember/
                                            December 2024    December 2023    December 2024    December 2023   Desember 2024        December 2023

    Pinjaman bank/Bank loans
    Revolving
    Rupiah
    Pihak ketiga/Third parties

    PT Bank SMBC Indonesia Tbk                                                                                            April             Januari/
       (dahulu/formerly PT Bank BTPN Tbk)         300.000          300.000                 -         200.000        April 2025         January 2024

                                                  300.000          300.000                 -         200.000


    Pihak berelasi/Related parties
                                                                                                                   Desember/             Desember/
    PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                 400.000          400.000           240.000         320.000   December 2027         December 2027
                                                                                                                      Januari/              Januari/
                                                  375.000          375.000           231.250         306.250     January 2028          January 2028
                                                                                                                   Desember/             Desember/
                                                  200.000          200.000           160.000         200.000   December 2028         December 2028




                                                                     68
Page 403
                                                                              The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                    Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                  PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                            As of 31 December 2024
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                            and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                           (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                                  unless otherwise stated)


15. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)                                      15. BORROWINGS (continued)

                                         Jumlah fasilitas ditarik/               Jumlah pinjaman/                 Jatuh tempo pinjaman/
                                       Facility amount drawdowned                  Loan amount                    Maturity date of the loan

                                     31 Desember/    31 Desember/         31 Desember/    31 Desember/        31 Desember/        31 Desember/
                                    December 2024   December 2023        December 2024    December 2023      Desember 2024       December 2023

    Pinjaman bank (lanjutan)/
       Bank loans (continued)
    Revolving
    Rupiah
                                                                                                                 September/          September/
    PT Bank Mandiri (Persero) Tbk          97.000            97.000              72.750             92.150   September 2028      September 2028
       (lanjutan/continued)                                                                                              Juli/               Juli/
                                            7.000             7.000               5.016              6.417         July 2028           July 2028
                                                                                                                  Desember/           Desember
                                            9.000             9.000               7.200              9.000   December 2028       December 2028
                                                                                                                     Januari/
                                          600.000                    -          490.000                  -     January 2029                      -
                                                                                                                    Februari/
                                          100.000                    -           83.333                  -    February 2029                      -
                                                                                                                        April/
                                          100.000                    -           33.333                  -        April 2025                     -
                                                                                                                         Mei/
                                          148.000                    -           61.667                  -         May 2025                      -
                                                                                                                        Juni/
                                          100.000                    -           83.333                  -        June 2027
                                                                                                                         Juli/
                                          100.000                    -           86.111                  -         July 2027                     -
                                                                                                                    Agustus/
                                          100.000                    -           88.889                  -      August 2027                      -
                                                                                                                    Agustus/
                                           30.000                    -           26.667                  -      August 2027                      -
                                                                                                                 September/
                                          500.000                    -          458.333                  -   September 2027                      -
                                                                                                                 September/
                                          700.000                    -          665.000                  -   September 2029                      -
                                                                                                                      Maret/
                                           18.000                    -           15.300                  -       March 2029                      -
                                                                                                                        April/
                                           11.400                    -            9.880                  -        April 2029                     -
                                                                                                                    Oktober/
                                          550.000                    -          527.085                  -     October 2028                      -
                                                                                                                    Oktober/
                                          300.000                    -          287.500                  -     October 2028                      -
                                                                                                                  November/
                                          100.000                    -           97.918                  -   November 2028                       -
                                                                                                                  Desember/
                                          200.000                    -          200.000                  -   December 2028                    -
                                                                                                                 September/          September/
                                          200.000          200.000                    -         200.000      September 2028      September 2024
                                                                                                                                      November
                                                -          500.000                    -         458.333                      -   November 2024

                                        4.945.400         1.788.000           3.930.565        1.592.150

    Jumlah/Total revolving              5.245.400         2.088.000           3.930.565        1.792.150


    Non-revolving
    Rupiah
    Pihak ketiga/Third parties

    PT Bank Central Asia Tbk                                                                                        Februari/           Februari/
                                          500.000          500.000               27.778         194.444       February 2025       February 2025
                                                                                                                        Juni/               Juni/
                                          600.000          600.000              100.000         300.000           June 2025           June 2025
                                                                                                                    Oktober/            Oktober/
                                          400.000          400.000              111.111         244.444        October 2025        October 2025
                                                                                                                         Juli/               Juli/
                                        1.500.000         1.500.000             291.667         791.667            July 2025           July 2025
                                                                                                                  November/           November/
                                        1.000.000         1.000.000             305.556         638.889      November 2025       November 2025
                                                                                                                     Januari/            Januari/
                                          500.000          500.000              260.417         385.417        January 2027        January 2027
                                                                                                                      Maret/              Maret/
                                          500.000          500.000              208.333         375.000          March 2026          March 2026
                                                                                                                        Juni/               Juni/
                                        1.600.000         1.600.000             800.000        1.333.333          June 2026           June 2026
                                                                                                                 September/          September/
                                          500.000          500.000              291.667         458.333      September 2026      September 2026
                                                                                                                  Desember/           Desember/
                                        1.000.000         1.000.000             666.667        1.000.000     December 2026       December 2026




                                                             69
Page 404
                                                                                               The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                     Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                                   PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                                             As of 31 December 2024
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                             and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                            (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                                                   unless otherwise stated)


15. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)                                                       15. BORROWINGS (continued)
                                                            Jumlah fasilitas/                     Jumlah pinjaman/                 Jatuh tempo fasilitas/
                                                            Facility amount                         Loan amount                  Maturity date of the facility

                                                   31 Desember/      31 Desember/          31 Desember/    31 Desember/        31 Desember/        31 Desember/
                                                  December 2024     December 2023         December 2024    December 2023      Desember 2024       December 2023


  Pinjaman bank (lanjutan)/
        Bank loans (continued)
     Non-revolving (lanjutan/continued)
     Rupiah (lanjutan/continued)
     Pihak ketiga/Third parties (lanjutan/ continued)

     PT Bank Central Asia Tbk                                                                                                     Desember/            Desember/
                                                         400.000                400.000          266.667         400.000      December 2026        December 2026
                                                                                                                                  Desember/            Desember/
                                                         500.000                500.000          333.333         500.000      December 2026        December 2026
                                                                                                                                       Juni/
                                                        1.000.000                     -          833.333                  -       June 2027                         -
                                                                                                                                       Juni/
                                                        1.000.000                     -          833.333                  -       June 2027                         -
                                                                                                                                    Agustus/
                                                        1.000.000                     -          888.889                  -     August 2027                         -
                                                                                                                                  Desember/
                                                         700.000                      -          700.000                  -   December 2027                         -
                                                                                                                                                           Januari/
                                                                -               555.000                -             15.417                   -      January 2024
                                                                                                                                                            Maret/
                                                                -               700.000                -             58.333                   -        March 2024
                                                                                                                                                        September
                                                                -          1.000.000                   -         250.000                   -       September 2024
                                                                                                                                      Maret/                Maret/
     PT Bank UOB Indonesia                               260.000                300.000           25.000         125.000          March 2025           March 2025
                                                                                                                                  September/           September/
                                                         260.000                300.000           75.000         175.000      September 2025       September 2025
                                                                                                                                                        Desember/
     PT Bank Danamon Indonesia Tbk                              -               500.000                -         166.667                      -    December 2024
                                                                                                                                     Januari/              Januari/
                                                         500.000                500.000           13.889         180.556        January 2025         January 2025
                                                                                                                                     Oktober/             Oktober/
                                                        1.000.000          1.000.000             277.778         611.111        October 2025         October 2025
     PT Bank Pan Indonesia Tbk                                                                                                            Mei/                  Mei/
                                                        1.000.000          1.000.000             138.889         472.222            May 2025             May 2025
                                                                                                                                   November/            November/
                                                        1.000.000          1.000.000             305.555         638.889      November 2025        November 2025
                                                                                                                                      Maret/                Maret/
                                                         500.000                500.000          208.333         375.000          March 2026           March 2026
                                                                                                                                         April/                April/
                                                         500.000                500.000          222.222         388.889           April 2026            April 2026
                                                                                                                                     Oktober/             Oktober/
                                                        1.000.000          1.000.000             611.111         944.444        October 2026         October 2026
                                                                                                                                          Mei
                                                        1.000.000                     -          805.555                  -         May 2027                        -
                                                                                                                                  September/
                                                        1.000.000                     -          916.667                  -   September 2027                    -
                                                                                                                                                            Juni/
                                                                -          1.000.000                   -         166.667                      -        June 2024
                                                                                                                                                       Desember/
     PT Bank KEB Hana Indonesia                                 -               300.000                -         106.295                      -    December 2024
                                                                                                                                                       Desember/
     PT Bank DKI                                                -               300.000                -         106.295                   -       December 2024
                                                                                                                                      Maret/              Maret/
                                                         200.000                200.000           18.072             87.716       March 2025          March 2025
                                                                                                                                      Maret/
                                                        1.000.000                     -          768.601                  -       March 2027                      -
                                                                                                                                      Maret/               Maret/
     PT Bank CIMB Niaga Tbk                              500.000                500.000           41.667         208.333          March 2025          March 2025
                                                                                                                                      Maret/               Maret/
                                                         400.000                400.000          166.667         300.000          March 2026          March 2026
                                                                                                                                                       Desember/
     PT Bank QNB Indonesia Tbk                                  -               300.000                -         100.000                      -    December 2024
                                                                                                                                     Agustus/            Agustus/
                                                         300.000                300.000          166.667         266.667         August 2026         August 2026
                                                                                                                                         Juni/               Juni/
     PT Bank Permata Tbk                                 400.000                400.000           66.667         200.000           June 2025           June 2025
                                                                                                                                         Juni/               Juni/
     PT Bank Oke Indonesia Tbk                           500.000                500.000           89.851         261.494           June 2025           June 2025
                                                                                                                                          Juli/               Juli/
     PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk       430.000                430.000           89.921         236.782            July 2025           July 2025
                                                                                                                                  November/            November/
                                                         300.000                300.000          198.331         292.430      November 2026        November 2026
     PT Bank Pembangunan Daerah                                                                                                      Agustus/            Agustus/
        Jawa Barat dan Banten Tbk                        500.000                500.000          277.778         444.444         August 2026         August 2026
                                                                                                                                     Agustus/           Agustus/
     PT Bank of India Indonesia Tbk                      500.000                500.000          277.778         444.444       Agustus 2026         Agustus 2026
                                                                                                                                     Januari/
     PT Bank Maybank Indonesia Tbk                       750.000                      -          520.833                  -     January 2027                        -




                                                                                 70
Page 405
                                                                                              The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                    Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                                  PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                                            As of 31 December 2024
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                            and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                           (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                                                  unless otherwise stated)


15. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)                                                      15. BORROWINGS (continued)
                                                            Jumlah fasilitas/                    Jumlah pinjaman/                Jatuh tempo fasilitas/
                                                            Facility amount                        Loan amount                 Maturity date of the facility

                                                  31 Desember/       31 Desember/         31 Desember/    31 Desember/        31 Desember/        31 Desember/
                                                 December 2024      December 2023        December 2024    December 2023      December 2024       December 2023

    Pinjaman bank (lanjutan)/
       Bank loans (continued)
    Non-revolving (lanjutan/continued)
    Rupiah (lanjutan/continued)
    Pihak ketiga/Third parties (lanjutan/ continued)
                                                                                                                                        April/
    PT Bank Maspion Indonesia Tbk                        300.000            300.000             233.333                  -        April 2027                      -

                                                       26.800.000        24.085.000          13.434.916       14.244.622


    Mata uang asing/Foreign currency
    Pihak ketiga/Third parties
                                                                                                                                   Februari/            Februari/
    PT Bank Mizuho Indonesia                             756.250            756.250             336.708         578.100       February 2026        February 2026
    MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta                                                                                                     April/               April/
       MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch                   409.459            409.459              76.770         219.678           April 2025           April 2025
                                                                                                                                   Februari/
    PT Bank Danamon Indonesia Tbk                       1.000.000                    -          742.057                  -    February 2027                       -
                                                                                                                                         Juli/
                                                         500.000                     -          429.016                  -        July 2027                       -
                                                                                                                                         Juli/
    PT Bank Permata Tbk                                  400.000                     -          365.243                  -        July 2027                       -
                                                                                                                                   Agustus/
                                                         315.000                     -          292.955                  -      August 2027                       -

                                                        3.380.709         1.165.709           2.242.749         797.778

    Rupiah
    Pihak berelasi/Related parties

                                                                                                                                                             April/
    PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                               -           200.000                   -             24.346                 -           April 2024
                                                                                                                                        Mei/                  Mei/
                                                         400.000            400.000              47.065         154.592           May 2025             May 2025
                                                                                                                                 Desember/            Desember/
                                                         450.000            450.000             112.500         225.000      December 2025        December 2025
                                                                                                                                   Oktober/             Oktober/
                                                          93.000                93.000           42.625             65.875     October 2026         October 2026
                                                                                                                                   Oktober/             Oktober/
    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                500.000            500.000             138.889         305.556        October 2025         October 2025

                                                        1.443.000         1.643.000             341.079         775.369

    Pinjaman Lembaga keuangan non-bank/
       Financial institution non-bank loans

    PT Sarana Multigriya                                                                                                                 Juli/                Juli/
       Finansial (Persero)                               600.000            600.000             331.723         523.733            July 2026            July 2026
                                                                                                                                      Maret/
                                                         500.000                     -          384.368                  -       March 2027                       -
                                                                                                                                        Juni/
                                                        1.000.000                    -          847.726                  -        June 2027                       -

                                                        2.100.000           600.000           1.563.817         523.733

    Jumlah/Total non-revolving                         33.723.709        27.493.709          17.582.561       16.341.502

    Jumlah/Total                                       38.969.109        29.581.709          21.513.126       18.133.652




   Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023,                                                      As of 31 December 2024 and 2023, the Company
   Perseroan telah memenuhi persyaratan dan kondisi                                             has complied with the terms and conditions set forth
   yang tertuang di dalam perjanjian pinjaman bank.                                             in the bank loan agreement.




                                                                                71
Page 406
                                                                                                                  The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                        Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                                                      PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                                                                As of 31 December 2024
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                                                and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                               (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                                                                      unless otherwise stated)


15. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)                                                                      15. BORROWINGS (continued)

   Saldo pinjaman bank dan lembaga keuangan non                                                                    Bank loans and non-bank financial institution loans
   bank sesuai dengan tanggal jatuh temponya sebagai                                                               balance based on maturity date follows:
   berikut:
                                                                       31 Desember/   31 Desember/
                                                                      December 2024 December 2023
    Tahun                                                                                                                                                                               Year
    2024                                                                               -                          9.415.867                                                    2024
    2025                                                                      10.782.999                          6.011.977                                                    2025
    2026                                                                       7.135.356                          2.705.808                                                    2026
    2027 dan sesudahnya                                                        3.594.771                                  -                                      2027 and there after

                                                                              21.513.126                        18.133.652




   Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023,                                                                         As of 31 December 2024 and 2023, the Company
   Perseroan memiliki fasilitas pinjaman yang belum                                                                has undrawn loan facilities with details as follows:
   ditarik dengan rincian sebagai berikut:
                                                                                          31 Desember/December 2024

                                                                                                                                            Jumlah fasilitas
                                                                                                                                              yang belum
                                                                                                                                                ditarik/
                 Nama bank/                Jenis pinjaman/          Nomor perjanjian/         Tanggal perjanjian/      Jumlah fasilitas/    Undrawn facility        Jatuh tempo fasilitas/
                 Bank name                   Loan type              Agreement number           Agreement date          Facility amount          amount              Maturity date facility

    Revolving:

    PT Bank Mandiri (Persero) Tbk      Pinjaman Kredit Modal Kerja           167               23 September/                    3.925.000               31.833           23 September/
                                       Executing 15                                           September 2024                                                            September 2025
                                       Working Capital Facility15

                                       Pinjaman Kredit Modal Kerja           169               23 September/                      150.000              112.603           23 September/
                                       Auto Loan Pegawai/                                     September 2024                                                             September 2025
                                       Working Capital Facility
                                       Auto Loan Employee                                      23 September/                                                             23 September/
                                       Pinjaman Kredit Modal Kerja           168              September 2024                      200.000              200.000          September 2025
                                       Revolving
    PT Bank ANZ Indonesia              Fasilitas Modal Kerja/        1300/FA/ANZ/AMD/               27 Juni/                      242.430              242.430              30 Juni/
                                       Working Capital Facility           VI/2024                  June 2024                                                               June 2025

                                       Fasilitas Kredit Berulang    1299/FA/ANZ/AMD/VI/2024         27 Juni/                      323.240              323.240              30 Juni/
                                       Tanpa Komitmen                                              June 2024                                                               June 2025
                                       Uncommitted Revolving
                                       Credit Facility

    PT Bank Danamon Indonesia Tbk      Fasilitas Modal Kerja/       B.756/ARO/EB/1024           17 Desember/                      150.000              150.000            30 Agustus/
                                       Working Capital Facility                                December 2024                                                              August 2025
    MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta/   Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek
       MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch Tanpa Komitmen               2024-0002527                    27 Mei/                       808.100              808.100            28 Februari/
                                       Uncommitted Short Term                                      May 2024                                                              February 2025
                                       Loan Facility


    PT Bank OCBC NISP Tbk              Fasilitas Demand Loan/      506/ILS-JKT/PK/X/2024        8 November/                       200.000              200.000           10 November/
                                       Demand Loan Facility                                    November 2024                                                            November 2025

    PT Bank Central Asia Tbk           Pinjaman Berjangka                     67                    21 Mei/                       553.000              553.000             11 Maret/
                                       Money Market/                                               May 2024                                                               March 2025


    PT Bank Permata Tbk                Money Market Loan/          0845/MM/ADD/IV/2024/CG6          19 April/                     100.000              100.000            15 Februari/
                                       Money Market Loan                                           April 2024                                                            February 2025

    PT Bank HSBC Indonesia             Pinjaman Berulang I/        JAK/210416/U/00547045            17 Juni/                      250.000              250.000              31 Juli/
                                       Revolving Loan I                                            June 2021                                                               July 2025

    PT Bank CTBC Indonesia             Pinjaman Jangka Pendek/        472/ADD/XII/2024          18 Desember/                      200.000              200.000            7 Desember/
                                       Short Term Loan                                         December 2024                                                             December 2025

    PT Bank Rakyat Indonesia           Kredit Jangka Pendek/                  70                 24 Oktober/                      100.000              100.000            24 Oktober/
       (Persero) Tbk                   Short Term Loan                                          October 2024                                                             October 2025

    PT Bank SMBC Indonesia Tbk
       (dahulu/formerly
       PT Bank BTPN Tbk)               Loan on Note                    BTPN/NS/0095           13 Mei/May 2024                     300.000              300.000         30 April/April 2025

    PT Bank UOB Indonesia              Revolving Credit Facility        883/06/2024           25 Juni/June 2024                   300.000              300.000          29 Mei/May 2025

    Jumlah/Total revolving                                                                                                      7.801.770            3.871.206




                                                                                              72
Page 407
                                                                                                                  The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                        Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                                                         PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                                                                   As of 31 December 2024
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                                                   and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                                  (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                                                                         unless otherwise stated)


15. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)                                                                        15. BORROWINGS (continued)
   Pada     tanggal 31    Desember       2024   dan                                                                As of 31 December 2024 and 2023, the Company
   2023, Perseroan memiliki fasilitas pinjaman yang                                                                has undrawn loan facilities with details as follows:
   belum ditarik dengan rincian sebagai berikut:                                                                   (continued)
   (lanjutan)
                                                                                             31 Desember/December 2024

                                                                                                                                              Jumlah fasilitas
                                                                                                                                                yang belum
                                                                                                                                                  ditarik/
                   Nama bank/                Jenis pinjaman/           Nomor perjanjian/         Tanggal perjanjian/     Jumlah fasilitas/    Undrawn facility     Jatuh tempo fasilitas/
                   Bank name                   Loan type               Agreement number           Agreement date         Facility amount          amount           Maturity date facility

    Non-revolving:

                                                                                                     21 Mei/                                                            31 Desember/
    PT Bank Central Asia Tbk             Installment Loan 19                    67                  May 2024                      5.000.000            1.300.000       December 2025
                                         Pinjaman Berjangka/                                      19 September/                                                         25 September/
    PT Bank Mizuho Indonesia             Term Loan                     927/AMD/MZH/0924          September 2024                   1.616.200            1.616.200       September 2025
                                                                                                     16 Mei/                                                               16 Mei/
    PT Bank DBS Indonesia                Amortized Term Loan          118/PFP-DBSI/V/1-2/2024       May 2024                        500.000              500.000          May 2025
                                                                                                  25 November/                                                             25 Mei/
    PT Bank Pan Indonesia Tbk            Pinjaman Tetap 25                      64               November 2024                    1.000.000            1.000.000          May 2025
                                                                                                  17 Desember/                                                          17 Desember/
    PT Bank Danamon Indonesia Tbk        Term Loan 7                           191               December 2024                    1.500.000            1.500.000       December 2025

    Jumlah/Total non-revolving                                                                                                    9.616.200            5.916.200

    Jumlah/Total                                                                                                                 17.417.970            9.787.406


                                                                                     31 Desember/December 2023
                                                                                                                                              Jumlah fasilitas
                                                                                                                                                yang belum
                                                                                                                                                  ditarik/
                   Nama bank/                Jenis pinjaman/           Nomor perjanjian/         Tanggal perjanjian/     Jumlah fasilitas/    Undrawn facility     Jatuh tempo fasilitas/
                   Bank name                   Loan type               Agreement number           Agreement date         Facility amount          amount           Maturity date facility

    Revolving:

    PT Bank Mandiri (Persero) Tbk        Pinjaman Kredit Modal Kerja           154                27 September/                     550.000              550.000        27 September/
                                         Revolving/                                              September 2023                                                        September 2024
                                         Working Capital Facility
                                         Revolving

                                         Pinjaman Kredit Modal Kerja           154                27 September/                     700.000               41.667        21 Desember/
                                         Revolving/                                              September 2023                                                         December 2028
                                         Working Capital Facility
                                         Revolving

                                         Pinjaman Kredit Modal Kerja           154                27 September/                      50.000               34.583        27 September/
                                         Auto Loan Pegawai/                                      September 2023                                                         September 2024
                                         Working Capital Facility
                                         Auto Loan Employee

                                         Pinjaman Kredit Modal                 154                27 September/                     775.000               56.600        14 September/
                                         Kerja Revolving/                                        September 2023                                                        September 2028
                                         Working Capital Facility
                                         Revolving
    PT Bank ANZ Indonesia                Fasilitas Modal Kerja/         110/FA/ANZ/NEW/            11 Oktober/                      231.240              231.240           28 Juni/
                                         Working Capital Facility            X/2018               October 2018                                                            June 2024

                                         Fasilitas Kredit Berulang    1138/FA/ANZ/NEW/IX/2023     22 September/                     308.320              308.320           22 Juni/
                                         Tanpa Komitmen                                          September 2023                                                           June 2024
                                         Loan Facility Revolving
                                         Without Commitment

    PT Bank Danamon Indonesia Tbk        Fasilitas Modal Kerja/                100                26 September/                     150.000              150.000         30 Agustus/
                                         Working Capital Facility                                September 2019                                                          August 2024
    MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta/   KMK Revolving/                       15-0581LN              11 Februari/                     770.800              770.800         28 Februari/
       MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch Working Capital Facility                                   February 2016                                                         February 2024
                                       Revolving

    PT Bank OCBC NISP Tbk                Fasilitas Demand Loan/       102/CBL/PPP/III/2019          29 Maret/                       200.000              200.000        10 November/
                                         Demand Loan Facility                                      March 2019                                                          November 2024

    PT Bank BTPN Tbk                     Loan On Note (STL)/              BTPN/NS/0095                24 Mei/                       300.000              100.000         10 Januari/
                                         Loan on Note                                                May 2021                                                           January 2024

    PT Bank Central Asia Tbk             Pinjaman Berjangka                     17                    6 April/                      553.000              553.000          11 Maret/
                                         Money Market/                                               April 2022                                                          March 2024
                                         Term Loan
                                         Money Market

    PT Bank Permata Tbk                  Money Market Loan/                     46                    27 April/                     100.000              100.000         15 Februari/
                                         Money Market Loan                                           April 2022                                                         February 2024

    PT Bank HSBC Indonesia               Pinjaman Berulang I/         JAK/210416/U/00547045           17 Juni/                      250.000              250.000           31 Juli/
                                         Revolving Loan I                                            June 2021                                                            July 2024

    PT Bank CTBC Indonesia               Pinjaman Jangka Pendek/           317/XI/2022             2 November/                      200.000              200.000          7 Februari/
                                         Short Term Loan                                          November 2022                                                          February 2024

    PT Bank UOB Indonesia                Revolving Credit Facility/           1540                 21 November/                     124.999              124.999           29 Mei/
                                         Loan Facility Revolving                                  November 2022                                                           May 2024

    PT Bank Rakyat Indonesia             Kredit Jangka Pendek/                  86                 24 Oktober/                      100.000              100.000         24 Oktober/
       (Persero) Tbk                     Short Term Loan                                          October 2023                                                          October 2024

    Jumlah/Total revolving                                                                                                        5.363.359            3.771.209




                                                                                                73
Page 408
                                                                                                  The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                        Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                                        PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                                                  As of 31 December 2024
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                                  and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                 (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                                                        unless otherwise stated)


15. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)                                                       15. BORROWINGS (continued)
   Pada      tanggal   31  Desember      2024    dan                                               As of 31 December 2024 and 31 December 2023, the
   31 Desember 2023, Perseroan memiliki fasilitas                                                  Company has undrawn loan facilities with details as
   pinjaman yang belum ditarik dengan rincian sebagai                                              follows: (continued)
   berikut: (lanjutan)
                                                                      31 Desember/December 2023
                                                                                                                             Jumlah fasilitas
                                                                                                                               yang belum
                                                                                                                                 ditarik/
                   Nama bank/          Jenis pinjaman/    Nomor perjanjian/     Tanggal perjanjian/     Jumlah fasilitas/    Undrawn facility     Jatuh tempo fasilitas/
                   Bank name             Loan type        Agreement number       Agreement date         Facility amount          amount           Maturity date facility

    Non-revolving:

    PT Bank Permata Tbk             Term Loan 2/                 25                  12 April/                     800.000              800.000         12 Januari/
                                    Term Loan 2                                     April 2023                                                         January 2024


    PT Bank Maybank Indonesia Tbk   Pinjaman Berjangka/           9               7 September/                     750.000              750.000        7 September/
                                    Term Loan                                    September 2023                                                       September 2024


    PT Bank Maspion Indonesia Tbk   Fixed Loan Sliding/          85               18 September/                    300.000              300.000        18 September/
                                    Fixed Loan Sliding                           September 2023                                                       September 2024


    PT Bank Danamon Indonesia Tbk   Term Loan 6/                 14               13 November/                   1.500.000            1.500.000        13 November/
                                    Term Loan 6                                  November 2023                                                        November 2024

    Jumlah/Total non-revolving                                                                                   3.350.000            3.350.000

    Jumlah/Total                                                                                                 8.713.359            7.121.209


   Pinjaman bank dalam rupiah di atas dikenakan                                                    The bank loans denominated in Rupiah bear interest
   bunga antara 6,00% - 7,60% pada tahun yang                                                      rates ranging between 6.00% - 7.60% for the year
   berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.                                                ended 31 December 2024 and 2023. The bank loans
   Pinjaman bank dalam mata uang asing dikenakan                                                   denominated in foreign currency bear interest of
   bunga USD-SOFR+0,60%-1,20% per tahun dan                                                        USD-SOFR+0.60%-1.20% per annum and USD-
   USD-SOFR+1,20% per tahun pada tahun yang                                                        SOFR+1.20% per annum for the year ended
   berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.                                                31 December 2024 and 2023, respectively.
   Selama tahun yang berakhir pada tanggal                                                         During the years, ended 31 December 2024 and
   31 Desember 2024 dan 2023, Perseroan telah                                                      2023, the Company has paid the loan principal and
   melakukan pembayaran cicilan pokok dan bunga                                                    interest installments on schedule.
   pinjaman sesuai jadwal yang ditetapkan.
   Pinjaman-pinjaman ini dijamin dengan piutang                                                    These loans are secured by consumer financing
   pembiayaan konsumen sejumlah Rp9.259.955 pada                                                   receivables amounting to Rp9,259,955 as of
   tanggal 31 Desember 2024 (31 Desember 2023:                                                     31 December 2024 (31 December 2023:
   Rp9.818.990) dan piutang sewa pembiayaan                                                        Rp9,818,990) and finance lease receivables
   sejumlah      Rp1.238.030        pada   tanggal                                                 amounting to Rp1,238,030 as of 31 December 2024
   31 Desember 2024 (31 Desember 2023: Rp874.859).                                                 (31 December 2023: Rp874,859).
   Fasilitas pinjaman dari beberapa bank dan bank                                                  The loan facilities from those banks and syndicated
   sindikasi tersebut mensyaratkan Perseroan untuk                                                 banks require the Company to provide a written
   memberikan pemberitahuan tertulis dalam hal                                                     notice in respect of dividend payments, changes of
   pembagian dividen, perubahan modal dan                                                          capital and shareholders, changes of directors and
   pemegang saham, perubahan susunan direksi dan                                                   commissioners, changes of main business,
   komisaris, perubahan bisnis utama, investasi dan                                                investment and obtaining new loan facilities from
   perolehan pinjaman baru dari bank lain.                                                         other banks.
   Dalam perjanjian pinjaman tersebut, Perseroan juga                                              Under the loan agreements, the Company is also
   diwajibkan untuk memenuhi persyaratan keuangan                                                  obliged to comply with financial covenants such as
   seperti rasio jumlah utang bunga terhadap ekuitas                                               gearing ratio not exceeding 10:1 and other reporting
   tidak melebihi rasio 10:1 dan kewajiban                                                         obligations. As of 31 December 2024 and 2023, the
   penyampaian laporan lainnya. Pada tanggal                                                       Company has complied with the terms and
   31 Desember 2024 dan 2023, Perseroan telah                                                      conditions set forth in the bank loan agreement.
   memenuhi persyaratan dan kondisi yang tertuang di
   dalam perjanjian pinjaman bank.
   Fasilitas-fasilitas pinjaman ini dipergunakan untuk                                             The loan facilities are used for the Company’s
   modal kerja kegiatan usaha Perseroan.                                                           working capital.




                                                                               74
Page 409
                                                                             The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                   Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                          As of 31 December 2024
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                          and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                         (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                                unless otherwise stated)


15. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)                                    15. BORROWINGS (continued)

   Lihat Catatan 26b untuk rincian saldo dan transaksi                        Refer to Note 26b for details of balances and
   dengan pihak berelasi.                                                     transactions with related parties.
16. INSTRUMEN KEUANGAN DERIVATIF                                            16. DERIVATIVE FINANCIAL INSTRUMENTS
                                                         31 Desember/December 2024

                                    Jumlah nosional             Nilai wajar/Fair values
                                    mata uang asing
                                     (jumlah penuh)/        Piutang                 Utang
                                    Notional amount in      derivatif/             derivatif/
                                    foreign currency       Derivative              Derivative
         Instrumen                     (full amount)      receivables              payables                    Instruments
    Terkait nilai tukar                                                                                        Foreign exchange and
      dan suku bunga                                                                                              interest rate related
    Swap mata uang asing dan                                                                                 Cross currency swaps and
      suku bunga                                                                                                         interest rate
    MUFG Bank,Ltd.,Cabang Jakarta      USD 4.750.000                7.979                       -       MUFG Bank,Ltd.,Jakarta Branch
    PT Bank Mizuho Indonesia          USD 20.833.338               22.045                       -            PT Bank Mizuho Indonesia
    PT Bank Danamon Indonesia Tbk     USD 45.913.682               14.014                       -      PT Bank Danamon Indonesia Tbk
    PT Bank Danamon Indonesia Tbk     USD 26.544.732                    -                   6.579      PT Bank Danamon Indonesia Tbk
    PT Bank Permata Tbk               USD 22.598.870                    -                   6.075                PT Bank Permata Tbk
    PT Bank Permata Tbk               USD 18.126.177                  970                       -                PT Bank Permata Tbk

                                                                   45.008                  12.654


                                                         31 Desember/December 2023

                                    Jumlah nosional             Nilai wajar/Fair values
                                    mata uang asing
                                     (jumlah penuh)/        Piutang                 Utang
                                    Notional amount in      derivatif/             derivatif/
                                    foreign currency       Derivative              Derivative
         Instrumen                     (full amount)      receivables              payables                    Instruments
    Terkait nilai tukar                                                                                       Foreign exchange and
      dan suku bunga                                                                                             interest rate related
    Swap mata uang asing dan                                                                                Cross currency swaps and
      suku bunga                                                                                                        interest rate
    MUFG Bank,Ltd.,Cabang Jakarta     USD 14.250.000               12.374                       -       MUFG Bank,Ltd.,Jakarta Branch
    PT Bank Mizuho Indonesia          USD 37.500.002               16.559                       -          PT Bank Mizuho Indonesia

                                                                   28.933                       -



    Perseroan menghadapi risiko pasar, terutama karena                         The Company is exposed to market risks, primarily
    perubahan kurs mata uang asing dan tingkat bunga                           to changes in foreign currency exchange and
    mengambang, dan menggunakan instrumen derivatif                            floating interest rates, and uses derivative
    untuk lindung nilai atas risiko tersebut sebagai bagian                    instruments to hedge these risks as part of its risk
    dari manajemen risiko. Perseroan tidak memiliki atau                       management activities. The Company does not
    menerbitkan instrumen derivatif untuk tujuan-tujuan                        hold or issue derivative instruments for trading
    diperdagangkan.                                                            purposes.

    Selisih nilai wajar instrumen derivatif yang ditujukan                     The fair value difference of derivative instruments
    sebagai lindung nilai arus kas dan laba (rugi) selisih                     designated as cash flow hedges and foreign
    kurs atas utang bank dalam mata uang asing neto                            exchange gain (loss) of bank loan denominated in
    setelah pajak dicatat pada penghasilan komprehensif                        foreign currency net of taxes were reported as other
    lain         sebesar         (Rp20.225)           pada                     comprehensive income amounting to (Rp20,225) in
    31 Desember 2024 dan Rp8.990 pada 31 Desember                              31 December 2024 and Rp8,990 in 31 December
    2023. Saldo kerugian kumulatif yang timbul dari                            2023. Cumulative losses from the changes in fair
    perubahan nilai wajar instrumen derivatif tersebut                         value of derivative instrument are presented as
    disajikan sebagai ”Keuntungan (kerugian) kumulatif                         “Cumulative gain (loss) on derivative instrument for
    atas instrumen derivatif untuk lindung nilai arus kas -                    cash flow hedges - net” a in the equity amounted to
    neto” pada ekuitas masing-masing sebesar                                   (Rp17,423) and Rp2,802 as of 31 December 2024
    (Rp17.423) dan Rp2.802 pada tanggal 31 Desember                            and 2023, respectively.
    2024 dan 2023.




                                                              75
Page 410
                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                 Indonesian language.
         PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                               PT MANDIRI TUNAS FINANCE
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                           NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
  Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                         As of 31 December 2024
     yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                         and for the Year Then Ended
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                        (Expressed in millions of Rupiah,
            kecuali dinyatakan lain)                                               unless otherwise stated)


16. INSTRUMEN KEUANGAN DERIVATIF (lanjutan)                            16. DERIVATIVE              FINANCIAL           INSTRUMENTS
                                                                           (continued)
   MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta                                           MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch

   Perseroan melakukan kontrak swap mata uang dan                            The Company entered into cross currency swap
   suku bunga dengan MUFG Bank, Ltd., Cabang                                 contracts and interest rate swap contracts with
   Jakarta dengan rincian sebagai berikut:                                   MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch with details as
                                                                             follows:

             Dasar pinjaman/       Nilai kontrak/    Tanggal perjanjian/    Tanggal jatuh tempo/         Jenis kontrak swap/
             Underlying loan       Contract value     Agreement date           Maturity date            Type of swap contract

                                                              11 Maret/                11 April/      Swap mata uang dan suku bunga/
   Bilateral Loan/Bilateral Loan     USD28.500.000           March 2022               April 2025     Cross currency interest rate swaps

   Perseroan membayar angsuran pokok dan bunga                               The Company pays installments of principal and
   setiap 3 (tiga) bulan dengan tingkat suku bunga tetap                     interest every 3 (three) months at annual fixed rate
   sebesar 6,00% dan menerima dengan tingkat suku                            by 6.00% and receives a floating rate of SOFR
   bunga mengambang SOFR Compound + 1,20%                                    Compound +1.20% in USD for cross-currency and
   dalam USD untuk kontrak swap mata uang dan suku                           interest rate swap.
   bunga.

   PT Bank Mizuho Indonesia                                                  PT Bank Mizuho Indonesia

   Perseroan melakukan kontrak swap mata uang dan                            The Company entered into cross currency swap
   suku bunga dengan PT Bank Mizuho Indonesia                                contracts and interest rate swap contracts with
   dengan rincian sebagai berikut:                                           PT Bank Mizuho Indonesia as follows:

             Dasar pinjaman/       Nilai kontrak/    Tanggal perjanjian/    Tanggal jatuh tempo/         Jenis kontrak swap/
             Underlying loan       Contract value     Agreement date           Maturity date            Type of swap contract

   Bilateral loan/                                              8 April/            13 Februari/    Swap mata uang dan suku bunga/
      Bilateral loan               USD50.000.000              April 2022          February 2026     Cross currency interest rate swaps

   Perseroan membayar angsuran pokok dan bunga                               The Company pays installments of principal and
   setiap 3 (tiga) bulan dengan tingkat suku bunga tetap                     interest every 3 (three) months at annual fixed rate
   sebesar 6,98%, dan menerima dengan tingkat                                by 6.98% and has received a floating rate of
   bunga mengambang SOFR Compound +1,08%                                     SOFR Compound +1.08% in USD for cross-
   dalam USD untuk kontrak swap mata uang dan suku                           currency and interest rate swap.
   bunga.

   PT Bank Danamon Indonesia Tbk                                             PT Bank Danamon Indonesia Tbk

   Perseroan melakukan kontrak swap mata uang dan                            The Company entered into cross currency swap
   suku bunga dengan PT Bank Danamon Indonesia                               contracts and interest rate swap contracts with
   Tbk dengan rincian sebagai berikut:                                       PT Bank Danamon Indonesia Tbk with details as
                                                                             follows:

             Dasar pinjaman/       Nilai kontrak/    Tanggal perjanjian/    Tanggal jatuh tempo/         Jenis kontrak swap/
             Underlying loan       Contract value     Agreement date           Maturity date            Type of swap contract

                                                          13 November/              12 Februari/      Swap mata uang dan suku bunga/
   Bilateral Loan/Bilateral Loan     USD63.572.791       November 2023            February 2027      Cross currency interest rate swaps

                                                          13 November/                  23 Juli/      Swap mata uang dan suku bunga/
   Bilateral Loan/Bilateral Loan     USD30.826.140       November 2023                July 2027      Cross currency interest rate swaps




                                                            76
Page 411
                                                                               The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                     Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                  PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                            As of 31 December 2024
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                            and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                           (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                                  unless otherwise stated)


16. INSTRUMEN KEUANGAN DERIVATIF (lanjutan)                              16. DERIVATIVE                 FINANCIAL        INSTRUMENTS
                                                                             (continued)

   PT Bank Danamon Indonesia Tbk (lanjutan)                                      PT Bank Danamon Indonesia Tbk (continued)

   Perseroan membayar angsuran pokok dan bunga                                   The Company pays installments of principal and
   setiap bulan dengan tingkat suku bunga tetap                                  interest every month at annual fixed rate by 6.85%
   masing-masing sebesar 6,85% dan 7,03% dan                                     and 7.03% each and receives a floating rate of
   menerima dengan tingkat suku bunga mengambang                                 Term SOFR + 0.69% and Term SOFR + 0.60%
   masing-masing Term SOFR + 0,69% dan Term                                      each in USD for cross-currency and interest rate
   SOFR + 0,60% dalam USD untuk kontrak swap mata                                swap.
   uang dan suku bunga.

   PT Bank Permata Tbk                                                           PT Bank Permata Tbk

   Perseroan melakukan kontrak swap mata uang dan                                The Company entered into cross currency swap
   suku bunga dengan PT Bank Permata Tbk dengan                                  contracts and interest rate swap contracts with
   rincian sebagai berikut:                                                      PT Bank Permata Tbk with details as follows:

             Dasar pinjaman/        Nilai kontrak/     Tanggal perjanjian/      Tanggal jatuh tempo/          Jenis kontrak swap/
             Underlying loan        Contract value      Agreement date             Maturity date             Type of swap contract

                                                                   12 April/                 24 Juli/      Swap mata uang dan suku bunga/
    Bilateral Loan/Bilateral Loan     USD24.653.312               April 2023               July 2027      Cross currency interest rate swaps

                                                                   12 April/            14 Agustus/        Swap mata uang dan suku bunga/
    Bilateral Loan/Bilateral Loan     USD19.774.011               April 2023           August 2027        Cross currency interest rate swaps


    Perseroan membayar angsuran pokok dan bunga                                  The Company pays installments of principal and
    setiap 3 (tiga) bulan dengan tingkat suku bunga tetap                        interest every 3 (three) months at annual fixed rate
    masing-masing sebesar 7,00% dan menerima                                     by 7.00% each and receives a floating rate of Term
    dengan tingkat suku bunga mengambang masing-                                 SOFR + 0.60% and Term SOFR + 0.63% in USD
    masing Term SOFR + 0,60% dan Term SOFR +                                     for cross-currency and interest rate swap.
    0,63% dalam USD untuk kontrak swap mata uang
    dan suku bunga.

    Kontrak swap mata uang dan suku bunga Perseroan                              The Company’s cross currency and interest rate
    telah memenuhi kriteria dan berlaku efektif sebagai                          swap contracts are designated as effective cash
    lindung nilai arus kas. Oleh karenanya, nilai wajar                          flow hedge. Therefore, the fair value of the
    instrumen lindung nilai disajikan pada penghasilan                           hedging instrument is presented under other
    komprehensif lainnya di bagian ekuitas. Aset atau                            comprehensive income in the equity section. The
    liabilitas terkait yang timbul dari transaksi swap                           related assets or liabilities arising from the swap
    tersebut disajikan pada piutang atau utang derivatif.                        transaction is presented under derivative
                                                                                 receivables or payables.

 17. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN                                         17. SECURITIES ISSUED

                                                31 Desember/           31 Desember/
                                               December 2024          December 2023

    Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I                         -                  200.000                    Continuing Bonds IV Phase I
    Obligasi Berkelanjutan IV Tahap II                        -                  658.000                    Continuing Bonds IV Phase II
    Obligasi Berkelanjutan V Tahap I                    386.000                  386.000                     Continuing Bonds V Phase I
    Obligasi Berkelanjutan V Tahap II                   485.700                1.400.850                    Continuing Bonds V Phase II
    Obligasi Berkelanjutan V Tahap III                1.228.055                1.228.055                    Continuing Bonds V Phase III
    Obligasi Berkelanjutan VI Tahap I                   691.735                  691.735                    Continuing Bonds VI Phase I
    Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II                1.131.110                1.131.110                    Continuing Bonds VI Phase II
    Obligasi Berkelanjutan VI Tahap III               1.163.085                        -                   Continuing Bonds VI Phase III
    Obligasi Berkelanjutan VI Tahap IV                1.609.110                        -                   Continuing Bonds VI Phase IV
                                                      6.694.795                5.695.750




                                                              77
Page 412
                                                                    The original financial statements included herein are in the
                                                                                                          Indonesian language.
         PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                         PT MANDIRI TUNAS FINANCE
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
  Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                   As of 31 December 2024
     yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                   and for the Year Then Ended
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                  (Expressed in millions of Rupiah,
            kecuali dinyatakan lain)                                         unless otherwise stated)


17. SURAT      BERHARGA          YANG     DITERBITKAN              17. SECURITIES ISSUED (continued)
    (lanjutan)

                                           31 Desember/         31 Desember/
                                          December 2024        December 2023
   Dikurangi:                                                                                                           Less:
   Beban emisi yang belum diamortisasi:                                                        Unamortized issuance cost:
     Saldo awal                                     8.235                5.668                         Beginning balance
     Penambahan                                     8.764                6.283                                    Additions
     Amortisasi (lihat Catatan 22)                 (4.129)              (3.716)             Amortization (refer to Note 22)
                                                  12.870                 8.235

   Total                                       6.681.925             5.687.515                                          Total


   Surat berharga yang diterbitkan sesuai dengan jatuh                 Securities issued based on maturity profile, are as
   temponya sebagai berikut:                                           follows:

                                           31 Desember/         31 Desember/
                                          December 2024        December 2023
  Tahun                                                                                                                 Year
  2024                                                 -             1.773.150                                         2024
  2025                                         1.237.440             1.237.440                                         2025
  2026                                         1.729.535             1.729.535                                         2026
  2027 dan sesudahnya                          3.727.820               955.625                           2027 and there after
                                               6.694.795            5.695.750




   Obligasi Berkelanjutan IV                                          Continuing Bonds IV

    Obligasi Berkelanjutan IV Mandiri Tunas Finance                    Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds IV
    Tahap I Tahun 2019                                                 Phase I Year 2019

    Pada tanggal 8 Januari 2019 Perseroan telah                        On 8 January 2019, the Company issued Mandiri
    menerbitkan Obligasi Berkelanjutan IV Mandiri                      Tunas Finance Continuing Bonds IV Phase I Year
    Tunas Finance Tahap I Tahun 2019 (”Obligasi                        2019 (“Continuing Bonds IV Phase I”) with details
    Berkelanjutan IV Tahap I”) dengan rincian sebagai                  as follows:
    berikut:

                                             Tingkat bunga
                                            tetap per tahun/
      Obligasi/          Nilai nominal/      Fixed interest       Jatuh tempo/             Cicilan pokok Obligasi/
       Bonds             Nominal value      rate per annum          Due date             Bonds principal installment

      Seri/Series B            200.000            9,75%             8 Januari/           Pembayaran penuh pada saat jatuh
                                                                   January 2024           tempo/Bullet payment on due date




                                                        78
Page 413
                                                                 The original financial statements included herein are in the
                                                                                                       Indonesian language.
         PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                      PT MANDIRI TUNAS FINANCE
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
  Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                As of 31 December 2024
     yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                and for the Year Then Ended
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                               (Expressed in millions of Rupiah,
            kecuali dinyatakan lain)                                      unless otherwise stated)


17. SURAT BERHARGA           YANG      DITERBITKAN             17. SECURITIES ISSUED (continued)
    (lanjutan)
  Obligasi Berkelanjutan IV (lanjutan)                            Continuing Bonds IV (continued)

   Obligasi Berkelanjutan IV Mandiri Tunas Finance                 Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds IV
   Tahap I Tahun 2019 (lanjutan)                                   Phase I Year 2019 (continued)

   Obligasi   tersebut    dijamin   dengan piutang                These bonds are secured by the Company’s
   pembiayaan konsumen Perseroan sebesar minimum                  consumer financing receivables for a minimum
   60% untuk Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I dari               amount of 60% of the nominal value of Continuing
   pokok obligasi terutang. Pada tanggal 31 Desember              Bonds IV Phase I. As of nd 31 December 2023, the
   2023, piutang pembiayaan konsumen yang                         amount of consumer financing receivables that are
   dijaminkan adalah sejumlah Rp101.379, sedangkan                as security for bonds payable is Rp101,379,
   piutang sewa pembiayaan yang dijaminkan adalah                 respectively, while finance lease receivables that
   sejumlah Rp18.621 (lihat Catatan 5 dan 6). Jika                are Rp18,621, respectively (refer to Note 5 and 6).
   jumlah piutang pembiayaan konsumen kurang dari                 If the amount of consumer financing receivables is
   yang dipersyaratkan, maka akan dipenuhi dari uang              less than the requirement, the Company has to
   tunai    yang     ditempatkan     pada    rekening             place sufficient cash into an escrow account
   penampungan atas nama Perseroan yang ditunjuk                  established by PT Bank Rakyat Indonesia Tbk as
   oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk selaku             trustee for Continuing Bonds IV Phase I.
   wali amanat untuk Obligasi Berkelanjutan IV
   Tahap I.

   Dalam perjanjian perwaliamanatan juga diatur                   The trustee agreement provides several negative
   beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh                   covenants to the Company, among others,
   Perseroan, antara lain memberikan jaminan fidusia              collateral with fiduciary transfer of consumer
   berupa piutang pembiayaan konsumen dan rasio                   financing receivables and debt to equity ratio not to
   jumlah pinjaman terhadap ekuitas tidak melebihi                exceed 10:1. Moreover, during the year that the
   rasio 10:1. Selain itu, selama pokok obligasi belum            bond principals are still outstanding, the Company
   dilunasi, Perseroan tidak diperkenankan, antara lain           is not allowed to, among others, merge unless
   melakukan penggabungan usaha kecuali dilakukan                 performed on the same business and to sell or
   pada bidang usaha yang sama serta menjual atau                 assign more than 50% of the Company’s asset,
   mengalihkan lebih dari 50% aset Perseroan kecuali              except for the Company’s normal business
   untuk kegiatan usaha Perseroan sehari-hari.                    transactions.

   Perseroan telah memenuhi batasan-batasan yang                  The Company has complied with the covenants as
   diwajibkan dalam perjanjian tersebut diatas.                   required by the trustee agreements.

   PT Pefindo telah menetapkan peringkat idAA+                    PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
   (Double A Plus) terhadap Obligasi Berkelanjutan IV             idAA+ (Double A plus) of Continuing Bonds IV
   Tahap I sesuai dengan Suratnya No.RC-950/PEF-                  Phase I based on its report No.RC-950/PEF-
   DIR/X/2019 tanggal 9 Oktober 2019 untuk periode                DIR/X/2019 dated 9 October 2019 for the period
   8 Oktober 2019 sampai dengan 1 Oktober 2020.                   8 October 2019 until 1 October 2020.


   PT Pefindo telah menetapkan kembali peringkat                  PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
   idAAA (Triple A) terhadap Obligasi Berkelanjutan IV            idAAA (Triple A) of Continuing Bonds IV Phase I
   Tahap I terakhir sesuai dengan suratnya No. RC-                with the latest based on its report No. RC-236/PEF-
   236/PEF-DIR/III/2023 tanggal 16 Maret 2023 untuk               DIR/III/2023 dated 16 March 2023 for the period
   periode 16 Maret 2023 sampai dengan 1 Maret 2024.              16 March 2023 until 1 March 2024.

   Perseroan    telah   melunasi     utang   obligasi             The company has paid off continuing Bonds IV
   Berkelanjutan IV Tahap I seri B sebesar Rp200.000              Phase I serie B in the amount Rp200,000 on
   pada tanggal 4 Januari 2024.                                   4 January 2024.




                                                          79
Page 414
                                                                 The original financial statements included herein are in the
                                                                                                       Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                     PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                               As of 31 December 2024
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                               and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                              (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                     unless otherwise stated)


17. SURAT      BERHARGA       YANG       DITERBITKAN           17. SECURITIES ISSUED (continued)
    (lanjutan)

   Obligasi Berkelanjutan IV (lanjutan)                            Continuing Bonds IV (continued)

   Obligasi Berkelanjutan IV Mandiri Tunas Finance                 Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds IV
   Tahap II Tahun 2019                                             Phase II Year 2019

   Pada tanggal 26 Juli 2019 Perseroan telah                       On 26 July 2019, the Company issued Mandiri
   menerbitkan Obligasi Berkelanjutan IV Mandiri                   Tunas Finance Continuing Bonds IV Phase II Year
   Tunas Finance Tahap II Tahun 2019 (”Obligasi                    2019 (“Continuing Bonds IV Phase II”) with details
   Berkelanjutan IV Tahap II”) dengan rincian sebagai              as follows:
   berikut:
                                             Tingkat bunga
                                            tetap per tahun/
       Obligasi/        Nilai nominal/       Fixed interest    Jatuh tempo/             Cicilan pokok Obligasi/
        Bonds           Nominal value       rate per annum       Due date             Bonds principal installment

      Seri/Series B          658.000             9,50%            26 Juli/         Pembayaran penuh pada saat jatuh
                                                                 July 2024          tempo/Bullet payment on due date

   Obligasi   tersebut    dijamin   dengan    piutang              These bonds are secured by the Company’s
   pembiayaan konsumen Perseroan sebesar minimum                   consumer financing receivables for a minimum
   60% untuk Obligasi Berkelanjutan IV Tahap II dari               amount of 60% of the nominal value of Continuing
   pokok obligasi terutang. Pada tanggal 31 Desember               Bonds IV Phase II. As of 31 December 2023, the
   2023, piutang pembiayaan konsumen yang                          amount of consumer financing receivables that are
   dijaminkan adalah Rp325.965, sedangkan piutang                  pledged as security for bonds payable is
   sewa pembiayaan yang dijaminkan adalah masing-                  Rp325,965, respectively, while the amount of
   masing sejumlah Rp68.835 (lihat Catatan 5 dan 6).               finance lease receivables that are pledged is
   Jika jumlah piutang pembiayaan konsumen kurang                  Rp68,835, respectively (refer to Note 5 and 6). If the
   dari yang dipersyaratkan, maka akan dipenuhi dari               amount of consumer financing receivables is less
   uang tunai yang ditempatkan pada rekening                       than the requirement, the Company has to place
   penampungan atas nama Perseroan yang ditunjuk                   sufficient cash into an escrow account established
   oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk selaku              by PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk as
   wali amanat untuk Obligasi Berkelanjutan IV                     trustee for Continuing Bonds IV Phase II.
   Tahap II.

   Dalam perjanjian perwaliamanatan juga diatur                    Covenants to the Company, among others,
   beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh                    collateral with fiduciary transfer of consumer
   Perseroan, antara lain memberikan jaminan fidusia               financing receivables and debt to equity ratio not to
   berupa piutang pembiayaan konsumen dan rasio                    exceed 10:1. Moreover, during the year that the
   jumlah pinjaman terhadap ekuitas tidak melebihi                 bond principals are still outstanding, the Company
   rasio 10:1. Selain itu, selama pokok obligasi belum             is not allowed to, among others, merge unless
   dilunasi, Perseroan tidak diperkenankan, antara lain            performed on the same business and to sell or
   melakukan penggabungan usaha kecuali dilakukan                  assign more than 50% of the Company’s asset,
   pada bidang usaha yang sama serta menjual atau                  except for the The trustee agreement provides
   mengalihkan lebih dari 50% aset Perseroan kecuali               several negative Company’s normal business
   untuk kegiatan usaha Perseroan sehari-hari.                     transactions.

   Perseroan telah memenuhi batasan-batasan yang                   The Company has complied with the covenants as
   diwajibkan dalam perjanjian tersebut diatas.                    required by the above trustee agreements.

   PT Pefindo telah menetapkan peringkat idAA+                     PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
   (Double A Plus) terhadap Obligasi Berkelanjutan IV              idAA+ (Double A plus) of Continuing Bonds IV
   Tahap II sesuai dengan Suratnya No.RC-950/PEF-                  Phase II based on its report No.RC-950/PEF-
   DIR/X/2019 tanggal 9 Oktober 2019 untuk periode                 DIR/X/2019 dated 9 October 2019 for the period
   8 Oktober 2019 sampai dengan 1 Oktober 2020.                    8 October 2019 until 1 October 2020.




                                                          80
Page 415
                                                                 The original financial statements included herein are in the
                                                                                                       Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                     PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                               As of 31 December 2024
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                               and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                              (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                     unless otherwise stated)


17. SURAT      BERHARGA       YANG       DITERBITKAN           17. SECURITIES ISSUED (continued)
    (lanjutan)

   Obligasi Berkelanjutan IV (lanjutan)                            Continuing Bonds IV (continued)

   Obligasi Berkelanjutan IV Mandiri Tunas Finance                 Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds IV
   Tahap II Tahun 2019 (lanjutan)                                  Phase II Year 2019 (continued)

   PT Pefindo telah menetapkan kembali peringkat                   PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
   idAAA (Triple A) terhadap Obligasi Berkelanjutan IV             idAAA (Triple A) of Continuing Bonds IV Phase II
   Tahap II terakhir sesuai dengan suratnya No. RC-                with the latest based on its report No. RC-180/PEF-
   180/PEF-DIR/III/2024 tanggal 6 Maret 2024 untuk                 DIR/III/2024 dated 6 March 2024 for the period
   periode 6 Maret 2024 sampai dengan 1 Maret 2025                 6 March 2024 until 1 March 2025.

   Perseroan    telah    melunasi     utang   obligasi             The company has paid off continuing Bonds IV
   Berkelanjutan IV Tahap II seri B sebesar Rp658.000              Phase II serie B in the amount Rp658,000 on
   pada tanggal 24 Juli 2024.                                      24 July 2024.

   Obligasi Berkelanjutan V                                        Continuing Bonds V

   Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Finance                  Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds V
   Tahap I Tahun 2020                                              Phase I Year 2020

   Pada tanggal 13 Agustus 2020 Perseroan telah                    On 13 August 2020, the Company issued Mandiri
   menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas              Tunas Finance Continuing Bonds V Phase I Year
   Finance Tahap I Tahun 2020 (”Obligasi                           2020 (“Continuing Bonds V Phase I”) with details as
   Berkelanjutan V Tahap I”) dengan rincian sebagai                follows:
   berikut:
                                             Tingkat bunga
                                            tetap per tahun/
       Obligasi/        Nilai nominal/       Fixed interest    Jatuh tempo/             Cicilan pokok Obligasi/
        Bonds           Nominal value       rate per annum       Due date             Bonds principal installment

     Seri/Series B        386.000              8,60%           13 Agustus/        Pembayaran penuh pada saat jatuh
                                                               August 2025        tempo/Bullet payment on due date

   Obligasi   tersebut  dijamin   dengan   piutang                 These bonds are secured by the Company’s
   pembiayaan konsumen Perseroan sebesar minimum                   consumer financing receivables for a minimum
   60% untuk Obligasi Berkelanjutan V Tahap I dari                 amount of 60% of the nominal value of Continuing
   pokok     obligasi  terutang.   Pada    tanggal                 Bonds V Phase I. As of 31 December 2024 and
   31 Desember 2024 dan 2023, piutang pembiayaan                   2023, the amount of consumer financing
   konsumen yang dijaminkan masing-masing adalah                   receivables that are pledged as security for bonds
   sejumlah Rp199.812 dan Rp231.600, sedangkan                     payable     is    Rp199,812    and     Rp231,600,
   piutang sewa pembiayaan yang dijaminkan masing-                 respectively, while finance lease receivables that
   masing adalah sejumlah Rp31.788 dan RpNihil (lihat              are pledged is Rp31,788 and RpNil, respectively
   Catatan 5 dan 6).                                               (refer to Note 5 and 6).

   Jika jumlah piutang pembiayaan konsumen kurang                  If the amount of consumer financing receivables is
   dari yang dipersyaratkan, maka akan dipenuhi dari               less than the requirement, the Company has to
   uang tunai yang ditempatkan pada rekening                       place sufficient cash into an escrow account
   penampungan atas nama Perseroan yang ditunjuk                   established by PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
   oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk selaku              Tbk as trustee for Continuing Bonds V Phase I.
   wali amanat untuk Obligasi Berkelanjutan V Tahap I.




                                                         81
Page 416
                                                                 The original financial statements included herein are in the
                                                                                                       Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                     PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                               As of 31 December 2024
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                               and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                              (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                     unless otherwise stated)


17. SURAT      BERHARGA       YANG       DITERBITKAN           17. SECURITIES ISSUED (continued)
    (lanjutan)
   Obligasi Berkelanjutan V (lanjutan)                             Continuing Bonds V (Continued)
   Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Finance                  Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds V
   Tahap I Tahun 2020 (lanjutan)                                   Phase I Year 2020 (continued)
   Dalam perjanjian perwaliamanatan juga diatur                   The trustee agreement provides several negative
   beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh                   covenants to the Company, among others, collateral
   Perseroan, antara lain memberikan jaminan fidusia              with fiduciary transfer of consumer financing
   berupa piutang pembiayaan konsumen dan rasio                   receivables and debt to equity ratio not to exceed
   jumlah pinjaman terhadap ekuitas tidak melebihi                10:1. Moreover, during the year that the bond
   rasio 10:1. Selain itu, selama pokok obligasi belum            principals are still outstanding, the Company is not
   dilunasi, Perseroan tidak diperkenankan, antara lain           allowed to, among others, merge unless performed
   melakukan penggabungan usaha kecuali dilakukan                 on the same business and to sell or assign more
   pada bidang usaha yang sama serta menjual atau                 than 50% of the Company’s asset, except for the
   mengalihkan lebih dari 50% aset Perseroan kecuali              Company’s normal business transactions.
   untuk kegiatan usaha Perseroan sehari-hari.
                                                                  The Company has complied with the covenants on
   Perseroan telah memenuhi batasan-batasan yang                  the trustee agreements
   diwajibkan dalam perjanjian tersebut diatas.

   PT Pefindo telah menetapkan peringkat idAA+                     PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
   (Double A Plus) terhadap Obligasi Berkelanjutan V               idAA+ (Double A plus) of Continuing Bonds V Phase
   Tahap I sesuai dengan suratnya No. RC-537/PEF-                  I based on its report No. RC-537/PEF-DIR/V/2020
   DIR/V/2020 tanggal 8 Mei 2020 untuk periode 8 Mei               dated 8 May 2020 for the period 8 May 2020 until
   2020 sampai dengan 1 Mei 2021.                                  1 May 2021.

   PT Pefindo telah menetapkan kembali peringkat                   PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
   idAAA (Triple A) terhadap Obligasi Berkelanjutan IV             idAAA (Triple A) of Continuing Bonds IV Phase II
   Tahap II terakhir sesuai dengan suratnya No. RC-                with the latest based on its report No. RC-180/PEF-
   180/PEF-DIR/III/2024 tanggal 6 Maret 2024 untuk                 DIR/III/2024 dated 6 March 2024 for the period
   periode 6 Maret 2024 sampai dengan 1 Maret 2025.                6 March 2024 until 1 March 2025.

   Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Finance                  Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds V
   Tahap II Tahun 2021                                             Phase II Year 2021
   Pada tanggal 20 Mei 2021 Perseroan telah                        On 20 May 2021, the Company issued Mandiri
   menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas              Tunas Finance Continuing Bonds V Phase II Year
   Finance Tahap II Tahun 2021 (”Obligasi                          2021 (“Continuing Bonds V Phase II”) with details
   Berkelanjutan V Tahap II”) dengan rincian sebagai               as follows:
   berikut:
                                            Tingkat bunga
                                           tetap per tahun/
      Obligasi/         Nilai nominal/      Fixed interest     Jatuh tempo/             Cicilan pokok Obligasi/
      Bonds             Nominal value      rate per annum        Due date             Bonds principal installment

     Seri/Series A          915.150              7,00%            20 Mei/           Pembayaran penuh pada saat jatuh
                                                                 May 2024            tempo/Bullet payment on due date

     Seri/Series B          485.700              7,65%           20 Mei/            Pembayaran penuh pada saat jatuh
                                                                May 2026             tempo/Bullet payment on due date




                                                          82
Page 417
                                                                The original financial statements included herein are in the
                                                                                                      Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                   PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                             As of 31 December 2024
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                             and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                            (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                   unless otherwise stated)


17. SURAT      BERHARGA        YANG      DITERBITKAN          17. SECURITIES ISSUED (continued)
    (lanjutan)

   Obligasi Berkelanjutan V (lanjutan)                           Continuing Bonds V (Continued)

   Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Finance                Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds V
   Tahap II Tahun 2022 (lanjutan)                                Phase II Year 2022 (continued)
   Obligasi tersebut dijamin dengan piutang pembiayaan           These bonds are secured by the Company’s
   konsumen Perseroan sebesar minimum 60% untuk                  consumer financing receivables for a minimum
   Obligasi Berkelanjutan V Tahap II dari pokok obligasi         amount of 60% of the nominal value of Continuing
   terutang. Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023,             Bonds V Phase II. As of 31 December 2024 and
   piutang pembiayaan konsumen yang dijaminkan                   2023, the amount of consumer financing receivables
   adalah masing-masing sejumlah Rp271.358 dan                   that are pledged as security for bonds payable is
   Rp728.320 sedangkan piutang sewa pembiayaan                   Rp271,358 and Rp728,320, respectively, while the
   yang dijaminkan adalah masing-masing sejumlah                 amount of finance lease receivables that are pledged
   Rp20.062 dan Rp112.190 (lihat Catatan 5 dan 6).               is Rp20,062 and Rp112,190, respectively (refer to
                                                                 Note 5 and 6).

   Jika jumlah piutang pembiayaan konsumen kurang                If the amount of consumer financing receivables is
   dari yang dipersyaratkan, maka akan dipenuhi dari             less than the requirement, the Company has to place
   uang tunai yang ditempatkan pada rekening                     sufficient cash into an escrow account established by
   penampungan atas nama Perseroan yang ditunjuk                 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk as trustee
   oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk selaku            for Continuing Bonds V Phase II.
   wali amanat untuk Obligasi Berkelanjutan V Tahap II.
   Dalam perjanjian perwaliamanatan juga diatur                  The trustee agreement provides several negative
   beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh                  covenants to the Company, among others, collateral
   Perseroan, antara lain memberikan jaminan fidusia             with fiduciary transfer of consumer financing
   berupa piutang pembiayaan konsumen dan rasio                  receivables and debt to equity ratio not to exceed
   jumlah pinjaman terhadap ekuitas tidak melebihi rasio         10:1. Moreover, during the year that the bond
   10:1. Selain itu, selama pokok obligasi belum dilunasi,       principals are still outstanding, the Company is not
   Perseroan tidak diperkenankan, antara lain                    allowed to, among others, merge unless performed
   melakukan penggabungan usaha kecuali dilakukan                on the same business and to sell or assign more than
   pada bidang usaha yang sama serta menjual atau                50% of the Company’s asset, except for the
   mengalihkan lebih dari 50% aset Perseroan kecuali             Company’s normal business transactions.
   untuk kegiatan usaha Perseroan sehari-hari.
   Perseroan telah memenuhi batasan-batasan yang                 The Company has complied with the covenants as
   diwajibkan dalam perjanjian tersebut diatas.                  required by the above trustee agreements.

   PT Pefindo telah menetapkan peringkat idAA+                    PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
   (Double A Plus) terhadap Obligasi Berkelanjutan V              idAA+ (Double A plus) of Continuing Bonds V Phase
   Tahap II sesuai dengan suratnya No. RC-498/PEF-                II based on its report No. RC-498/PEF-DIR/V/2021
   DIR/V/2021 tanggal 6 Mei 2021 untuk periode                    dated 6 May 2021 for the period 6 May 2021 until
   6 Mei 2021 sampai dengan 1 Mei 2022.                           1 May 2022.

   PT Pefindo telah menetapkan kembali peringkat                 PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
   idAAA (Triple A) terhadap Obligasi Berkelanjutan V            idAAA (Triple A) of Continuing Bonds V Phase II
   Tahap II terakhir sesuai dengan suratnya No. RC-              with the latest based on its report No. RC-180/PEF-
   180/PEF-DIR/III/2024 tanggal 6 Maret 2024 untuk               DIR/III/2024 dated 6 March 2024 for the period
   periode 6 Maret 2024 sampai dengan 1 Maret 2025.              6 March 2024 until 1 March 2025.

   Perseroan    telah   melunasi     utang   obligasi            The company has paid off continuing Bonds V
   Berkelanjutan V Tahap II seri A sebesar Rp915.150             Phase II serie A in the amount Rp915,150 on
   pada tanggal 17 Mei 2024.                                     17 May 2024.




                                                         83
Page 418
                                                                   The original financial statements included herein are in the
                                                                                                         Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                      PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                As of 31 December 2024
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                               (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                      unless otherwise stated)


17. SURAT      BERHARGA        YANG        DITERBITKAN          17. SECURITIES ISSUED (continued)
    (lanjutan)

   Obligasi Berkelanjutan V (lanjutan)                              Continuing Bonds V (Continued)

   Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Finance                   Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds V
   Tahap III Tahun 2022                                             Phase III Year 2022

    Pada tanggal 23 Februari 2022, Perseroan telah                  On 23 February 2022, the Company issued Mandiri
    menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas              Tunas Finance Continuing Bonds V Phase III Year
    Finance Tahap III Tahun 2022 (”Obligasi                         2022 (“Continuing Bonds V Phase III”) with details
    Berkelanjutan V Tahap III”) dengan rincian sebagai              as follows:
    berikut:
                                              Tingkat bunga
                                             tetap per tahun/
      Obligasi/           Nilai nominal/      Fixed interest    Jatuh tempo/              Cicilan pokok Obligasi/
      Bonds               Nominal value      rate per annum       Due date              Bonds principal installment

      Seri/Series A          851.440               5,90%         23 Februari/        Pembayaran penuh pada saat jatuh
                                                                February 2025         tempo/Bullet payment on due date

      Seri/Series B          376.615               6,75%         23 Februari/        Pembayaran penuh pada saat jatuh
                                                                February 2027         tempo/Bullet payment on due date


   Obligasi tersebut dijamin dengan piutang pembiayaan               These bonds are secured by the Company’s
   konsumen Perseroan sebesar minimum 60% untuk                      consumer financing receivables for a minimum
   Obligasi Berkelanjutan V Tahap III dari pokok obligasi            amount of 60% of the nominal value of Continuing
   terutang. Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023,                 Bonds V Phase III. As of 31 December 2024 and
   piutang pembiayaan konsumen yang dijaminkan                       2023, the amount of consumer financing
   adalah sejumlah Rp650.305 dan Rp612.911                           receivables that are pledged as security for bonds
   sedangkan piutang sewa pembiayaan yang                            payable is Rp650,305 and Rp612,911 while the
   dijaminkan adalah sejumlah Rp86.528 dan                           amount of finance lease receivables that are
   Rp123.922 (lihat Catatan 5 dan 6).                                pledged is Rp86,528 and Rp123,922 (refer to Note
                                                                     5 and 6).
   Jika jumlah piutang pembiayaan konsumen kurang                    If the amount of consumer financing receivables is
   dari yang dipersyaratkan, maka akan dipenuhi dari                 less than the requirement, the Company has to
   uang tunai yang ditempatkan pada rekening                         place sufficient cash into an escrow account
   penampungan atas nama Perseroan yang ditunjuk                     established by PT Bank Rakyat Indonesia
   oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk selaku                (Persero) Tbk as trustee for Continuing Bonds V
   wali amanat untuk Obligasi Berkelanjutan V Tahap III.             Phase III.
   Dalam perjanjian perwaliamanatan juga diatur                      The trustee agreement provides several negative
   beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh                      covenants to the Company, among others,
   Perseroan, antara lain memberikan jaminan fidusia                 collateral with fiduciary transfer of consumer
   berupa piutang pembiayaan konsumen dan rasio                      financing receivables and debt to equity ratio not to
   jumlah pinjaman terhadap ekuitas tidak melebihi rasio             exceed 10:1. Moreover, during the year that the
   10:1. Selain itu, selama pokok obligasi belum dilunasi,           bond principals are still outstanding, the Company
   Perseroan tidak diperkenankan, antara lain melakukan              is not allowed to, among others, merge unless
   penggabungan usaha kecuali dilakukan pada bidang                  performed on the same business and to sell or
   usaha yang sama serta menjual atau mengalihkan                    assign more than 50% of the Company’s asset,
   lebih dari 50% aset Perseroan kecuali untuk kegiatan              except for the Company’s normal business
   usaha Perseroan sehari-hari.                                      transactions.

   Perseroan telah memenuhi batasan-batasan yang                     The Company has complied with the covenants as
   diwajibkan dalam perjanjian tersebut diatas.                      required by the trustee agreements.

   PT Pefindo telah menetapkan peringkat idAA+ (Double               PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
   A Plus) terhadap Obligasi Berkelanjutan V Tahap III               idAA+ (Double A Plus) of Continuing Bonds V
   sesuai dengan suratnya No. RC-498/PEF-DIR/V/2021                  Phase III based on its report No. RC-498/PEF-
   tanggal 6 Mei 2021 untuk periode 6 Mei 2021 sampai                DIR/V/2021 dated 6 May 2021 for the period
   dengan 1 Mei 2022.                                                6 May 2021 until 1 May 2022.


                                                           84
Page 419
                                                                    The original financial statements included herein are in the
                                                                                                          Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                        PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                  As of 31 December 2024
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                  and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                 (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                        unless otherwise stated)


17. SURAT      BERHARGA         YANG       DITERBITKAN            17. SECURITIES ISSUED (continued)
    (lanjutan)
   Obligasi Berkelanjutan V (lanjutan)                              Continuing Bonds V (Continued)
   Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Finance                   Mandiri Tunas Finance Continuing                Bonds     V
   Tahap III Tahun 2022 (lanjutan)                                  Phase III Year 2022 (continued)

   PT Pefindo telah menetapkan kembali peringkat idAAA              PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as idAAA
   (Triple A) terhadap Obligasi Berkelanjutan V Tahap III           (Triple A) of Continuing Bonds V Phase III with the
   terakhir sesuai dengan suratnya No. RC-180/PEF-                  latest based on its report No. RC-180/PEF-
   DIR/III/2024 tanggal 6 Maret 2024 untuk periode                  DIR/III/2024 dated 6 March 2024 for the period
   6 Maret 2024 sampai dengan 1 Maret 2025                          6 March 2024 until 1 March 2025.
   Obligasi Berkelanjutan VI                                        Continuing Bonds VI

   Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance                  Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds VI
   Tahap I Tahun 2023                                               Phase I Year 2023
   Pada tanggal 11 Juli 2023, Perseroan telah                       On 11 July 2023, the Company issued Mandiri Tunas
   menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas               Finance Continuing Bonds VI Phase I Year 2023
   Finance Tahap I Tahun 2023 (”Obligasi Berkelanjutan              (“Continuing Bonds V Phase I”) with details as
   VI Tahap I”) dengan rincian sebagai berikut:                     follows:

                                               Tingkat bunga
                                              tetap per tahun/
      Obligasi/           Nilai nominal/       Fixed interest     Jatuh tempo/             Cicilan pokok Obligasi/
      Bonds               Nominal value       rate per annum        Due date             Bonds principal installment

      Seri/Series A           439.660              6,00%            11 Juli/          Pembayaran penuh pada saat jatuh
                                                                   July 2026          tempo/Bullet payment on due date

      Seri/Series B           252.075               6,25%           11 Juli/          Pembayaran penuh pada saat jatuh
                                                                   July 2028           tempo/Bullet payment on due date

   Obligasi tersebut dijamin dengan piutang pembiayaan               These bonds are secured by the Company’s
   konsumen Perseroan sebesar minimum 60% untuk                      consumer financing receivables for a minimum
   Obligasi Berkelanjutan VI Tahap I dari pokok obligasi             amount of 60% of the nominal value of Continuing
   terutang. Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023,                 Bonds VI Phase I. As of 31 December 2024 and
   piutang pembiayaan konsumen yang dijaminkan                       2023, the amount of consumer financing
   adalah sejumlah Rp281.591 dan Rp235.160                           receivables that are pledged as security for bonds
   sedangkan piutang sewa pembiayaan yang                            payable is Rp281,591 and Rp235,160 while the
   dijaminkan adalah sejumlah Rp133.450 dan                          amount of finance lease receivables that are
   Rp179.881 (lihat Catatan 5 dan 6).                                pledged is Rp133,450 and Rp179,881 (refer to Note
                                                                     5 and 6).
   Jika jumlah piutang pembiayaan konsumen kurang
   dari yang dipersyaratkan, maka akan dipenuhi dari                 If the amount of consumer financing receivables is
   uang tunai yang ditempatkan pada rekening                         less than the requirement, the Company has to
   penampungan atas nama Perseroan yang ditunjuk                     place sufficient cash into an escrow account
   oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk selaku                established by PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
   wali amanat untuk Obligasi Berkelanjutan VI Tahap I.              Tbk as trustee for Continuing Bonds VI Phase I.

   Dalam perjanjian perwaliamanatan juga diatur
   beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh                      The trustee agreement provides several negative
   Perseroan, antara lain memberikan jaminan fidusia                 covenants to the Company, among others, collateral
   berupa piutang pembiayaan konsumen dan rasio                      with fiduciary transfer of consumer financing
   jumlah pinjaman terhadap ekuitas tidak melebihi rasio             receivables and debt to equity ratio not to exceed
   10:1. Selain itu, selama pokok obligasi belum dilunasi,           10:1. Moreover, during the year that the bond
   Perseroan tidak diperkenankan, antara lain                        principals are still outstanding, the Company is not
   melakukan penggabungan usaha kecuali dilakukan                    allowed to, among others, merge unless performed
   pada bidang usaha yang sama serta menjual atau                    on the same business and to sell or assign more
   mengalihkan lebih dari 50% aset Perseroan kecuali                 than 50% of the Company’s asset, except for the
   untuk kegiatan usaha Perseroan sehari-hari.                       Company’s normal business transactions.



                                                             85
Page 420
                                                                       The original financial statements included herein are in the
                                                                                                             Indonesian language.
              PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                       PT MANDIRI TUNAS FINANCE
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
       Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                 As of 31 December 2024
          yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                 and for the Year Then Ended
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                (Expressed in millions of Rupiah,
                 kecuali dinyatakan lain)                                       unless otherwise stated)


    17. SURAT      BERHARGA        YANG       DITERBITKAN            17. SECURITIES ISSUED (continued)
        (lanjutan)
       Obligasi Berkelanjutan VI (lanjutan)                              Continuing Bonds VI (continued)
       Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance                  Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds VI
       Tahap I Tahun 2023 (lanjutan)                                    Phase I Year 2023 (continued)
       Perseroan telah memenuhi batasan-batasan yang                    The Company has complied with the covenants as
       diwajibkan dalam perjanjian tersebut diatas.                     required by the trustee agreements.
       PT Pefindo telah menetapkan peringkat idAAA                      PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
       (Triple A) terhadap Obligasi Berkelanjutan VI Tahap              idAAA (Triple A) of Continuing Bonds VI Phase I
       I sesuai dengan suratnya No. RC-235/PEF-                         based on its report No. RC-235/PEF-DIR/III/2023
       DIR/III/2023 tanggal 16 Maret 2023 untuk periode                 dated 16 March 2023 for the period 16 March 2023
       16 Maret 2023 sampai dengan 1 Maret 2024.                        until 1 March 2024.
       PT Pefindo telah menetapkan kembali peringkat                    PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
       idAAA (Triple A) terhadap Obligasi Berkelanjutan VI              idAAA (Triple A) of Continuing Bonds VI Phase I
       Tahap I terakhir sesuai dengan suratnya No. RC-                  with the latest based on its report No. RC-180/PEF-
       180/PEF-DIR/III/2024 tanggal 6 Maret 2024 untuk                  DIR/III/2024 dated 6 March 2024 for the period
       periode 6 Maret 2024 sampai dengan 1 Maret 2025.                 6 March 2024 until 1 March 2025.
\



       Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance                  Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds VI
       Tahap II Tahun 2023                                              Phase II Year 2023
       Pada tanggal 27 September 2023 Perseroan telah                   On 27 September 2023, the Company issued
       menerbitkan Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri                    Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds VI Phase
       Tunas Finance Tahap II Tahun 2023 (”Obligasi                     II Year 2023 (“Continuing Bonds V Phase II”) with
       Berkelanjutan VI Tahap II”) dengan rincian sebagai               details as follows:
       berikut:
                                                  Tingkat bunga
                                                 tetap per tahun/
          Obligasi/          Nilai nominal/       Fixed interest    Jatuh tempo/              Cicilan pokok Obligasi/
          Bonds              Nominal value       rate per annum       Due date              Bonds principal installment

          Seri/Series A          804.175              6,50%          27 September/         Pembayaran penuh pada saat jatuh
                                                                    September 2026          tempo/Bullet payment on due date

          Seri/Series B          326.935              6,75%          27 September/         Pembayaran penuh pada saat jatuh
                                                                    September 2028          tempo/Bullet payment on due date

       Obligasi tersebut dijamin dengan piutang pembiayaan               These bonds are secured by the Company’s
       konsumen Perseroan sebesar minimum 60% untuk                      consumer financing receivables for a minimum
       Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II dari pokok obligasi            amount of 60% of the nominal value of Continuing
       terutang. Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023                  Bonds VI Phase II As of 31 December 2024 and
       piutang pembiayaan konsumen yang dijaminkan                       2023, the amount of consumer financing
       adalah sejumlah Rp604.657 dan Rp419.035                           receivables that are pledged as security for bonds
       sedangkan piutang sewa pembiayaan yang                            payable is Rp604,657 and Rp419,035 while the
       dijaminkan adalah sejumlah Rp74.009 dan                           amount of finance lease receivables that are
       Rp259.631 (lihat Catatan 5 dan 6).                                pledged is Rp74,009 and Rp259,631 (refer to
                                                                         Note 5 and 6).

       Jika jumlah piutang pembiayaan konsumen kurang                    If the amount of consumer financing receivables is
       dari yang dipersyaratkan, maka akan dipenuhi dari                 less than the requirement, the Company has to
       uang tunai yang ditempatkan pada rekening                         place sufficient cash into an escrow account
       penampungan atas nama Perseroan yang ditunjuk                     established by PT Bank Rakyat Indonesia
       oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk selaku                (Persero) Tbk as trustee for Continuing Bonds VI
       wali amanat untuk Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II.             Phase II.




                                                               86
Page 421
                                                                    The original financial statements included herein are in the
                                                                                                          Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                        PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                  As of 31 December 2024
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                  and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                 (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                        unless otherwise stated)


17. SURAT      BERHARGA         YANG       DITERBITKAN             17. SECURITIES ISSUED (continued)
    (lanjutan)
   Obligasi Berkelanjutan VI (lanjutan)                               Continuing Bonds VI (continued)

   Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance                    Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds VI
   Tahap II Tahun 2023 (lanjutan)                                     Phase II Year 2023 (lanjutan)

   Dalam perjanjian perwaliamanatan juga diatur                       The trustee agreement provides several negative
   beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh                       covenants to the Company, among others,
   Perseroan, antara lain memberikan jaminan fidusia                  collateral with fiduciary transfer of consumer
   berupa piutang pembiayaan konsumen dan rasio                       financing receivables and debt to equity ratio not to
   jumlah pinjaman terhadap ekuitas tidak melebihi rasio              exceed 10:1. Moreover, during the year that the
   10:1. Selain itu, selama pokok obligasi belum dilunasi,            bond principals are still outstanding, the Company
   Perseroan tidak diperkenankan, antara lain                         is not allowed to, among others, merge unless
   melakukan penggabungan usaha kecuali dilakukan                     performed on the same business and to sell or
   pada bidang usaha yang sama serta menjual atau                     assign more than 50% of the Company’s asset,
   mengalihkan lebih dari 50% aset Perseroan kecuali                  except for the Company’s normal business
   untuk kegiatan usaha Perseroan sehari-hari.                        transactions.

   Perseroan telah memenuhi batasan-batasan yang                      The Company has complied with the covenants as
   diwajibkan dalam perjanjian tersebut diatas.                       required by the trustee agreements.

   PT Pefindo telah menetapkan peringkat idAAA (Triple                PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
   A) terhadap Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II sesuai              idAAA (Triple A) of Continuing Bonds VI Phase II
   dengan suratnya No. RC-235/PEF-DIR/III/2023                        based on its report No. RC-235/PEF-DIR/III/2023
   tanggal 16 Maret 2023 untuk periode 16 Maret 2023                  dated 16 March 2023 for the period 16 March 2023
   sampai dengan 1 Maret 2024.                                        until 1 March 2024.

   PT Pefindo telah menetapkan kembali peringkat                      PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
   idAAA (Triple A) terhadap Obligasi Berkelanjutan VI                idAAA (Triple A) of Continuing Bonds IV Phase II
   Tahap II terakhir sesuai dengan suratnya No. RC-                   with the latest based on its report No. RC-
   180/PEF-DIR/III/2024 tanggal 6 Maret 2024 untuk                    180/PEF-DIR/III/2024 dated 6 March 2024 for the
   periode 6 Maret 2024 sampai dengan 1 Maret 2025.                   period 6 March 2024 until 1 March 2025.

   Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance                    Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds VI
   Tahap III Tahun 2024                                               Phase III Year 2024
   Pada tanggal 28 Mei 2024 Perseroan telah                           On 28 May 2024, the Company issued Mandiri
   menerbitkan Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri                      Tunas Finance Continuing Bonds VI Phase III Year
   Tunas Finance Tahap III Tahun 2024 (”Obligasi                      2024 (“Continuing Bonds VI Phase III”) with details
   Berkelanjutan VI Tahap III”) dengan rincian sebagai                as follows:
   berikut:
                                               Tingkat bunga
                                              tetap per tahun/
      Obligasi/           Nilai nominal/       Fixed interest     Jatuh tempo/             Cicilan pokok Obligasi/
      Bonds               Nominal value       rate per annum        Due date             Bonds principal installment

      Seri/Series A           81.590               7,00%            28 Mei/         Pembayaran penuh pada saat jatuh
                                                                   May 2027          tempo/Bullet payment on due date

      Seri/Series B        1.081.495               7,25%           28 Mei/         Pembayaran penuh pada saat jatuh
                                                                   May 2029         tempo/Bullet payment on due date


   Obligasi tersebut tidak dijamin dengan jaminan                     These bonds are not secured by any special
   khusus.                                                            collateral.




                                                             87
Page 422
                                                                   The original financial statements included herein are in the
                                                                                                         Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                      PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                As of 31 December 2024
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                               (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                      unless otherwise stated)


17. SURAT      BERHARGA       YANG        DITERBITKAN            17. SECURITIES ISSUED (continued)
    (lanjutan)
   Obligasi Berkelanjutan VI (lanjutan)                              Continuing Bonds VI (continued)

   Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance                  Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds VI
   Tahap III Tahun 2024 (lanjutan)                                  Phase III Year 2024 (continued)

   Dalam perjanjian perwaliamanatan juga diatur                     The trustee agreement provides several negative
   beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh                     covenants to the Company, debt to equity ratio not
   Perseroan, rasio jumlah pinjaman terhadap ekuitas                to exceed 10:1. Moreover, during the year that the
   tidak melebihi rasio 10:1. Selain itu, selama pokok              bond principals are still outstanding, the Company
   obligasi    belum    dilunasi,    Perseroan    tidak             is not allowed to, among others, merge unless
   diperkenankan,       antara      lain     melakukan              performed on the same business and to sell or
   penggabungan usaha kecuali dilakukan pada bidang                 assign more than 50% of the Company’s asset,
   usaha yang sama serta menjual atau mengalihkan                   except for the Company’s normal business
   lebih dari 50% aset Perseroan kecuali untuk kegiatan             transactions.
   usaha Perseroan sehari-hari.

   Perseroan telah memenuhi batasan-batasan yang                    The Company has complied with the covenants as
   diwajibkan dalam perjanjian tersebut diatas.                     required by the trustee agreements.
   PT Pefindo telah menetapkan kembali peringkat                     PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
   idAAA (Triple A) terhadap Obligasi Berkelanjutan VI               idAAA (Triple A) of Continuing Bonds IV Phase III
   Tahap III terakhir sesuai dengan suratnya No. RTG-                with the latest based on its report No. RTG-
   132/PEF-DIR/V/2024 tanggal 3 Mei 2024 untuk                       132/PEF-DIR/V/2024 dated 3 May 2024 for the
   periode 6 Maret 2024 sampai dengan 1 Maret 2025.                  period 6 March 2024 until 1 March 2025.

   Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance                  Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds VI
   Tahap IV Tahun 2024                                              Phase IV Year 2024

   Pada tanggal 11 November 2024 Perseroan telah                    On 11 November 2024, the Company issued
   menerbitkan Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri                    Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds VI Phase
   Tunas Finance Tahap IV Tahun 2024 (”Obligasi                     IV Year 2024 (“Continuing Bonds VI Phase IV”) with
   Berkelanjutan VI Tahap IV”) dengan rincian sebagai               details as follows:
   berikut:
                                             Tingkat bunga
                                            tetap per tahun/
      Obligasi/         Nilai nominal/       Fixed interest     Jatuh tempo/              Cicilan pokok Obligasi/
      Bonds             Nominal value       rate per annum        Due date              Bonds principal installment

      Seri/Series A         423.735               6,70%        19 November/         Pembayaran penuh pada saat jatuh
                                                               November 2027          tempo/Bullet payment on due date

      Seri/Series B       1.185.375              6,85%         19 November/          Pembayaran penuh pada saat jatuh
                                                               November 2029          tempo/Bullet payment on due date

   Obligasi tersebut tidak dijamin dengan jaminan                    These bonds are not secured by any special
   khusus.                                                           collateral.




                                                          88
Page 423
                                                                     The original financial statements included herein are in the
                                                                                                           Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                         PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                   As of 31 December 2024
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                   and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                  (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                         unless otherwise stated)


17. SURAT      BERHARGA            YANG     DITERBITKAN            17. SECURITIES ISSUED (continued)
    (lanjutan)
   Obligasi Berkelanjutan VI (lanjutan)                                Continuing Bonds VI (continued)

   Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance                    Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds VI
   Tahap IV Tahun 2024 (lanjutan)                                     Phase IV Year 2024 (continued)

   Dalam perjanjian perwaliamanatan juga diatur                           The trustee agreement provides several negative
   beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh                           covenants to the Company, debt to equity ratio not
   Perseroan, rasio jumlah pinjaman terhadap ekuitas                      to exceed 10:1. Moreover, during the year that the
   tidak melebihi rasio 10:1. Selain itu, selama pokok                    bond principals are still outstanding, the Company
   obligasi   belum     dilunasi,   Perseroan     tidak                   is not allowed to, among others, merge unless
   diperkenankan, antara lain melakukan penggabungan                      performed on the same business and to sell or
   usaha kecuali dilakukan pada bidang usaha yang                         assign more than 50% of the Company’s asset,
   sama serta menjual atau mengalihkan lebih dari 50%                     except for the Company’s normal business
   aset Perseroan kecuali untuk kegiatan usaha                            transactions.
   Perseroan sehari-hari.

   Perseroan telah memenuhi batasan-batasan yang                       The Company has complied with the covenants as
   diwajibkan dalam perjanjian tersebut diatas.                        required by the trustee agreements.

   PT Pefindo telah menetapkan kembali peringkat                       PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
   idAAA (Triple A) terhadap Obligasi Berkelanjutan VI                 idAAA (Triple A) of Continuing Bonds VI Phase IV
   Tahap IV terakhir sesuai dengan suratnya No. RTG-                   with the latest based on its report No. RTG-
   363/PEF-DIR/X/2024 tanggal 8 Oktober 2024 untuk                     363/PEF-DIR/X/2024 dated 8 October 2024 for
   periode 6 Maret 2024 sampai dengan 1 Maret 2025.                    the period 6 March 2024 until 1 March 2025.

   Lihat Catatan 26b untuk rincian saldo dan transaksi                Refer to Note 26b for details of balances and
   pihak berelasi.                                                    transactions with related parties.

18. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN                             18. EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATION

   Liabilitas imbalan kerja terdiri dari:                              Employee benefits liabilities consist of:

                                             31 Desember/        31 Desember/
                                            December 2024       December 2023

   Liabilitas program imbalan pasti                160.595                  217.954             Defined benefit plan liabilities
   Liabilitas jangka panjang lainnya                52.567                   56.592          Other long-term benefit liabilities

   Total                                           213.162                  274.546                                       Total


   a. Liabilitas program imbalan pasti                               a.     Defined benefit plan liabilities

       Jumlah yang diakui dalam laporan laba rugi dan                       The amounts recognized in the statement of
       penghasilan komprehensif lain untuk program                          profit or loss and other comprehensive income
       imbalan pasti adalah sebagai berikut:                                for defined benefit plan, are as follows:
                                                  Tahun yang berakhir
                                               pada tanggal 31 Desember/
                                                Year ended 31 December
                                                 2024               2023
       Biaya jasa kini                              21.606                 23.444                         Current service costs
       Biaya bunga                                  11.328                 10.636                                 Interest costs
       Biaya jasa lalu                             (43.499)                26.549                           Past service costs

                                                   (10.565)                60.629
       Biaya pesangon pemutusan
          hubungan kerja                                1.593               2.080                         Termination expense

       Total                                        (8.972)                62.709                                          Total




                                                           89
Page 424
                                                                     The original financial statements included herein are in the
                                                                                                           Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                         PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                   As of 31 December 2024
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                   and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                  (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                         unless otherwise stated)


18. LIABILITAS       IMBALAN    KERJA     KARYAWAN                18. EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATION (continued)
    (lanjutan)

   a. Liabilitas program imbalan pasti (lanjutan)                    a.     Defined benefit plan liabilities (continued)

      Mutasi liabilitas imbalan kerja karyawan pada                         The movements in employee benefits obligation
      laporan posisi keuangan untuk program imbalan                         in the statement of financial position for defined
      pasti adalah sebagai berikut:                                         benefit plan, are as follows:

                                           31 Desember/          31 Desember/
                                          December 2024         December 2023

       Saldo awal                                 217.954              150.091                              Beginning balance
       Penyisihan pada laba rugi                   (8.972)              62.709                        Provision in profit or loss
       Penyisihan pada penghasilan                                                                           Provision in other
         komprehensif lain                        (40.044)                 10.502                    comprehensive income
       Pembayaran tahun berjalan                   (8.343)                 (5.348)                    Payment during the year

       Saldo akhir                                160.595              217.954                                Ending balance


      Mutasi nilai kini kewajiban imbalan kerja karyawan                    The movements of present value of employee
      yang diakui pada laporan posisi keuangan untuk                        benefit obligation presented in the statement of
      program imbalan pasti adalah sebagai berikut:                         financial position for defined benefit plan, are as
                                                                            follows:

                                           31 Desember/          31 Desember/
                                          December 2024         December 2023

       Saldo awal                                 217.954              150.091                           Beginning balance
       Biaya jasa kini                             21.606               23.444                         Current service costs
       Biaya bunga                                 11.328               10.636                                 Interest costs
       Biaya jasa lalu                            (43.499)              26.549                           Past service costs
       Pembayaran tahun berjalan                   (8.343)              (5.348)                     Payments during the year
       Biaya pesangon pemutusan
        hubungan kerja                                1.593                 2.080                                 Termination
       (Keuntungan) kerugian pada                                                                     Actuarial (gains) losses
        kewajiban aktuaria:                                                                                   on obligation:
         Perbedaan historis                        (2.031)                  2.302                    Experience adjustment
         Asumsi keuangan                          (38.013)                  8.200                     Financial assumption

      Saldo akhir                                 160.595              217.954                                Ending balance




      Mutasi kerugian aktuarial yang diakui sebagai                         The movements in the balance of actuarial loss
      penghasilan komprehensif lain untuk program                           charged to other comprehensive income for
      imbalan pasti, bruto pajak tangguhan sebagai                          defined benefit plan, gross deferred tax, are as
      berikut:                                                              follows:

                                                 Tahun yang berakhir
                                              pada tanggal 31 Desember/
                                               Year ended 31 December

                                               2024                 2023

      Saldo awal                                   49.216                  38.714                          Beginning balance
      (Keuntungan) kerugian aktuarial                                                                  Actuaria (gains) losses
        yang diakui sebagai penghasilan                                                                    charged to other
        komprehensif lain                         (40.044)                 10.502                    comprehensive income

      Saldo akhir                                     9.172                49.216                             Ending balance




                                                           90
Page 425
                                                                     The original financial statements included herein are in the
                                                                                                           Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                         PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                   As of 31 December 2024
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                   and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                  (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                         unless otherwise stated)


18. LIABILITAS       IMBALAN       KERJA   KARYAWAN               18. EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATION (continued)
    (lanjutan)

   b. Liabilitas jangka panjang lainnya                              b.     Other long-term liabilities

      Jumlah yang diakui dalam laporan laba rugi dan                        The amounts recognized in the statement of
      penghasilan komprehensif lain untuk liabilitas                        profit or loss and other comprehensive income
      jangka panjang lainnya adalah sebagai berikut:                        for other long-term liabilities, are as follows:

                                                 Tahun yang berakhir
                                              pada tanggal 31 Desember/
                                               Year ended 31 December

                                                2024                2023
      Biaya jasa kini                                  6.528                6.521                       Current service costs
      Biaya bunga                                      3.465                3.007                                Interest costs
      Biaya jasa lalu                                    566                6.797                          Past service costs
       Kerugian (keuntungan) pada                                                                     Actuarial losses (gains)
        kewajiban aktuaria:                                                                                   on obligation:
         Perbedaan historis                         1.030                    686                     Experience adjustment
         Asumsi keuangan                           (6.960)                   800                      Financial assumption
                                                       4.629               17.811
      Biaya pembayaran imbalan                                                                     Payment of other long-term
         jangka panjang lainnya                            -                 195                     benefits cost payment
      Total                                            4.629               18.006                                          Total



      Mutasi liabilitas imbalan kerja karyawan pada                         The movements in employee benefits obligation
      laporan posisi keuangan untuk liabilitas jangka                       in the statement of financial position for other
      panjang lainnya adalah sebagai berikut:                               long-term liabilities, are as follows:

                                            31 Desember/         31 Desember/
                                           December 2024        December 2023

       Saldo awal                                  56.592                  44.849                           Beginning balance
       Penyisihan pada laba rugi                    4.629                  18.006                     Provision in profit or loss
       Pembayaran tahun berjalan                   (8.654)                 (6.263)                    Payment during the year

       Saldo akhir                                 52.567                  56.592                             Ending balance


      Mutasi nilai kini kewajiban imbalan kerja karyawan                    The movements of present value of employee
      yang diakui pada laporan posisi keuangan untuk                        benefit obligation presented in the statement of
      liabilitas jangka panjang lainnya adalah sebagai                      financial position for other-long term liabilities,
      berikut:                                                              are as follows:

                                            31 Desember/         31 Desember/
                                           December 2024        December 2023

       Saldo awal                                  56.592                  44.849                         Beginning balance
       Biaya jasa kini                              6.528                   6.521                      Current service costs
       Biaya bunga                                  3.465                   3.007                               Interest costs
       Biaya jasa lalu                                566                   6.797                         Past service costs
       Pembayaran tahun berjalan                   (8.654)                 (6.263)                 Payments during the year
       Biaya pembayaran imbalan                                                                   Payment of Other long-term
          jangka panjang lainnya                           -                 195                      benefits cost payment
       Kerugian (keuntungan) pada                                                                    Actuarial losses (gains)
        kewajiban aktuaria:                                                                                  on obligation:
          Perbedaan historis                         1.030                   686                    Experience adjustment
          Asumsi keuangan                          (6.960)                   800                     Financial assumption

      Saldo akhir                                  52.567                  56.592                             Ending balance




                                                           91
Page 426
                                                                                                The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                      Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                                    PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                                              As of 31 December 2024
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                              and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                             (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                                                    unless otherwise stated)


18. LIABILITAS            IMBALAN           KERJA               KARYAWAN                   18. EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATION (continued)
    (lanjutan)

   Liabilitas imbalan kerja karyawan pada tanggal                                               The employee benefits obligation as of
   31 Desember 2024 dan 2023 didasarkan atas                                                    31 December 2024 and 2023 are based on the
   estimasi perhitungan aktuaria yang tercantum pada                                            estimated actuarial calculation of Steven & Mourits
   laporan Steven & Mourits dengan menggunakan                                                  using the projected unit credit method in its report
   metode projected unit credit dalam laporan                                                   dated 2 January 2025 and 2 January 2024,
   aktuarianya tanggal 2 Januari 2025 dan 2 Januari                                             respectively. The principal actuarial assumptions
   2024. Asumsi-asumsi dasar yang digunakan aktuaris                                            used by the independent actuary were as follows:
   independen adalah sebagai berikut:
                                                             31 Desember/               31 Desember/
                                                            December 2024              December 2023
                                                                   7,10% per tahun/         6,70% per tahun/
        Tingkat diskonto tetap - karyawan permanen                        per annum               per annum                         Discount rate - permanent employees
                                                                   6,85% per tahun/         6,40% per tahun/
        Tingkat diskonto tetap - karyawan kontrak                         per annum               per annum                           Discount rate - contract employees
        Tingkat kenaikan gaji                              5% per tahun/per annum 7% per tahun/per annum                                           Salary increment rate
        Tingkat kematian                                                 TMI 4                    TMI 4                                                  Rate of mortality
        Tingkat cacat                                           10% dari/from TMI 4        10% dari/from TMI 4                                          Rate of disability
        Tingkat pengunduran diri                           7% per tahun pada usia      7% per tahun pada usia                                        Rate of resignations
                                                           sampai dengan 40 tahun sampai dengan 40 tahun
                                                           dan berkurang hingga          dan berkurang hingga
                                                           0,00% pada usia 55 tahun/ 0,00% pada usia 55 tahun/
                                                           7% per annum up to 40        7% per annum up to 40
                                                           years old and decrease       years old and decrease
                                                           linearly up to 0.00% at       linearly up to 0.00% at
                                                                 55 years old                 55 years old
        Tingkat pensiun                                    Karyawan yang bergabung Karyawan yang bergabung                                            Rate of retirements
                                                           sejak 1 September 2021, sejak 1 September 2021,
                                                           usia pensiun 56 tahun atau usia pensiun 56 tahun atau
                                                           46 tahun berdasarkan level/ 46 tahun berdasarkan level/
                                                           Employee who join since Employee who join since
                                                           1 September 2021, normal 1 September 2021, normal
                                                           retirement age 56 years or retirement age 56 years or
                                                           46 years based on level.    46 years based on level.
                                                           Karyawan yang bergabung Karyawan yang bergabung
                                                           sebelum 1 September 2021, sebelum 1 September 2021,
                                                           usia pensiun 55 tahun atau usia pensiun 55 tahun atau
                                                           56 tahun berdasarkan level/ 56 tahun berdasarkan level/
                                                           Employee who join before Employee who join before
                                                           1 September 2021, normal 1 September 2021, normal
                                                           retirement age 55 years or retirement age 55 years or
                                                           56 years based on level.    56 years based on level.

   Tabel berikut menunjukkan sensitivitas atas                                                     The following table demonstrates the sensitivity to
   kemungkinan perubahan tingkat diskonto dan tingkat                                              a reasonably possible change in discount rates and
   kenaikan gaji sebesar 1%, dengan variabel lain                                                  salary increment rate of 1%, with all other variables
   dianggap tetap, terhadap nilai kewajiban imbalan                                                held constant, of the present value of employee
   kerja karyawan: (tidak diaudit)                                                                 benefits obligation: (unaudited)

                                                                       31 Desember/December 2024

                                                         Tingkat diskonto/                      Tingkat kenaikan gaji/
                                                           Discount rate                        Salary increment rate

                                                    Kenaikan/         Penurunan/            Kenaikan/           Penurunan/
                                                    Increase           Decrease             Increase             Decrease

   Dampak pada nilai kini kewajiban                      (14.285)             16.033               17.295                (15.716)             Effect on present value of
      imbalan kerja karyawan                                                                                                             employee benefit obligation


                                                                       31 Desember/December 2023

                                                         Tingkat diskonto/                      Tingkat kenaikan gaji/
                                                           Discount rate                        Salary increment rate

                                                    Kenaikan/         Penurunan/            Kenaikan/           Penurunan/
                                                    Increase           Decrease             Increase             Decrease

   Dampak pada nilai kini kewajiban                      (20.847)             23.591               25.166                (22.490)             Effect on present value of
      imbalan kerja karyawan                                                                                                             employee benefit obligation




                                                                                92
Page 427
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                           PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                     As of 31 December 2024
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                     and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                           unless otherwise stated)


18. LIABILITAS     IMBALAN         KERJA     KARYAWAN              18. EMPLOYEE                BENEFITS             OBLIGATION
    (lanjutan)                                                         (continued)

   Analisa profil jatuh tempo pembayaran imbalan kerja                   The maturity profile analysis of the employee
   karyawan pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023:                      benefits payments as of 31 December 2024 and
   (tidak diaudit)                                                       2023, is as follows: (unaudited)

                                            31 Desember/         31 Desember/
                                            December 2024       December 2023

   1 tahun                                           24.524                20.939                                         1 years
   2 - 5 tahun                                       73.067                89.957                                     2 - 5 years
   Lebih dari 5 tahun                               326.643               508.988                              More than 5 years

   Saldo akhir                                      424.234               619.884                                Ending balance



   Durasi rata-rata tertimbang dari nilai kini kewajiban                 The weighted average duration of the present value
   imbalan kerja karyawan untuk karyawan permanen di                     of employee benefits obligation for permanent
   akhir periode pelaporan tanggal 31 Desember 2024                      employees at the end of reporting period as of
   dan 2023 masing-masing adalah 10,92 dan 12,53                         31 December 2024 and 2023 is 10.92 and
   tahun (tidak diaudit).                                                12.53 years, respectively (unaudited).

   Durasi rata-rata tertimbang dari nilai kini kewajiban                 The weighted average duration of the present value
   imbalan kerja karyawan untuk karyawan kontrak di                      of employee benefits obligation for contract
   akhir periode pelaporan tanggal 31 Desember 2024                      employees at the end of reporting period as of
   dan 2023 masing-masing adalah 0,58 dan 0,67 tahun                     31 December 2024 and 2023 is 0.58 and
   (tidak diaudit).                                                      0.67 years, respectively (unaudited).

19. MODAL SAHAM                                                    19. SHARE CAPITAL

   Komposisi pemegang saham Perseroan pada                               The composition of the Company’s shareholders as
   tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai                      of 31 December 2024 and 2023, is as follows:
   berikut:

                                     Jumlah                                  Persentase
                                     saham/                                 kepemilikan/
                                    Number of          Nilai/              Percentage of
   Pemegang saham                    shares            Value               ownership (%)                           Shareholders

   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk    1.275.000.000             127.500                 51,00       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
   PT Tunas Ridean                  1.225.000.000             122.500                 49,00                  PT Tunas Ridean

                                    2.500.000.000             250.000                100,00


20. PENGGUNAAN LABA                                                20. PROFIT DISTRIBUTIONS
   Cadangan wajib telah dibentuk sesuai dengan                           A general reserve has been established in
   Undang-undang No. 40/2007 mengenai Perseroan                          accordance with the Indonesian Limited Company
   Terbatas, yang mengharuskan perseroan Indonesia                       Law No. 40/2007 which requires Indonesian
   untuk membuat penyisihan cadangan wajib untuk                         companies to set up a general reserve amounting
   ditentukan penggunaannya sebesar sekurang-                            to at least 20.00% of the Company’s issued and
   kurangnya 20,00% dari jumlah modal Perseroan                          paid up share capital. There is no set period of time
   yang ditempatkan dan disetor penuh. Undang-                           over which this amount should be accumulated.
   undang tersebut tidak mengatur jangka waktu untuk                     The balance of the general reserve as of
   mencapai cadangan wajib minimum tersebut. Saldo                       31 December 2024 and 2023 is Rp50,000.
   cadangan wajib pada tanggal 31 Desember 2024 dan
   2023 adalah Rp50.000.




                                                           93
Page 428
                                                               The original financial statements included herein are in the
                                                                                                     Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                   PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                             As of 31 December 2024
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                             and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                            (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                   unless otherwise stated)


20. PENGGUNAAN LABA (lanjutan)                              20. PROFIT DISTRIBUTIONS (continued)
   Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal                    The Annual General Shareholder Meeting on
   28 Juni 2024 memutuskan untuk menyetujui                     28 June 2024 resolved to approve the declaration
   pembagian dividen final tahun 2023 sejumlah                  of 2023 final dividends amounting to Rp348,330
   Rp348.330 dari laba neto tahun 2023.                         from the 2023 net income.

   Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal                    The Annual General Shareholder Meeting on
   28 Juni 2023 memutuskan untuk menyetujui                     28 June 2023 resolved to approve the declaration
   pembagian dividen final tahun 2022 sejumlah                  of 2022 final dividends amounting to Rp225,064
   Rp225.064 dari laba neto tahun 2022.                         from the 2022 net income.

21. PENDAPATAN                                              21. REVENUE
   a.   Pembiayaan konsumen                                     a.     Consumer financing
                                              Tahun yang berakhir
                                           pada tanggal 31 Desember/
                                            Year ended 31 December

                                            2024              2023

        Pihak ketiga                                                                                     Third parties
        Pendapatan                                                                                          Consumer
          pembiayaan konsumen                2.432.482         1.890.945                         financing income
        Pendapatan administrasi dari                                                  Administration income from joint
          pembiayaan bersama                   700.020           846.890                                 financing
        Amortisasi biaya transaksi dan                                                Amortization of transaction cost
          yield enhancing income               305.839           251.448              and yield enhancing income
        Pendapatan dari piutang                                                                                Income
          yang mengalami penurunan nilai        12.975               10.260                   from impaired asset

                                             3.451.316         2.999.543

        Pihak berelasi                                                                                Related parties
        Realisasi pendapatan                                                                       Realized consumer
          pembiayaan konsumen                      2.174               807                       financing income

                                             3.453.490         3.000.350

        Lihat Catatan 26c untuk rincian saldo dan                      Refer to Note 26c for details of balances and
        transaksi pihak berelasi.                                      transactions with related parties.
   b.   Sewa pembiayaan                                         b.     Finance lease
                                              Tahun yang berakhir
                                           pada tanggal 31 Desember/
                                            Year ended 31 December
                                            2024              2023
        Pihak ketiga                                                                                     Third parties
        Pendapatan                                                                                           Financial
          sewa pembiayaan                      711.767           656.861                             lease income
        Amortisasi biaya transaksi dan                                                Amortization of transaction cost
          yield enhancing income               (33.401)              (7.129)          and yield enhancing income
        Pendapatan administrasi dari                                                  Administration income from joint
          pembiayaan bersama                        338               3.019                              financing

                                               678.704           652.751




                                                      94
Page 429
                                                                The original financial statements included herein are in the
                                                                                                      Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                    PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                              As of 31 December 2024
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                              and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                             (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                    unless otherwise stated)


21. PENDAPATAN (lanjutan)                                    21. REVENUE (continued)
   c.   Anjak piutang                                            c.     Factoring
                                               Tahun yang berakhir
                                            pada tanggal 31 Desember/
                                             Year ended 31 December
                                             2024              2023

        Pihak ketiga                                                                                     Third parties
        Pendapatan                                                                                            Financial
           anjak piutang                             437                909                       factoring income
         Pendapatan dari piutang                                                                                Income
           yang mengalami penurunan nilai              1                   -                   from impaired asset

                                                     438                909


   d.   Simpanan bank                                            d.     Deposit in bank
                                               Tahun yang berakhir
                                            pada tanggal 31 Desember/
                                             Year ended 31 December
                                             2024              2023

        Pihak ketiga                                                                                     Third parties
        Rekening koran                              1.266               943                           Current accounts

        Pihak berelasi                                                                                Related parties
        Deposito berjangka                                                                              Time deposits
          dan rekening koran                     16.207               16.191                   and current accounts

                                                 17.473               17.134


        Lihat Catatan 26c untuk rincian saldo dan                       Refer to Note 26c for details of balances and
        transaksi dengan pihak berelasi.                                transactions with related parties.
   e.   Lain-lain                                                e.     Others
                                               Tahun yang berakhir
                                            pada tanggal 31 Desember/
                                             Year ended 31 December
                                             2024              2023

        Pihak ketiga                                                                                       Third parties
        Pendapatan administrasi
          akseptasi                             383.225           320.302             Acceptance administration income
        Komisi asuransi                         340.820           263.666                       Insurance commissions
        Pendapatan penalti                      202.567           148.794                               Penalty income
        Penerimaan kembali piutang yang                                                        Recovery from writen off
          telah dihapusbukukan                  182.787           161.497                                receivables
        Pendapatan atas penerimaan
          biaya tarik                           133.122            47.215                    Income from repossess fee
        Pendapatan penagihan                     31.205            40.134                             Collection income
        Lain-lain                               155.484           129.208                                         Others

                                              1.429.210         1.110.816

        Pihak berelasi                                                                                  Related parties
        Pendapatan administrasi
          akseptasi                                     -                 8           Acceptance administration income

                                                        -                 8

                                              1.429.210         1.110.824




                                                       95
Page 430
                                                                The original financial statements included herein are in the
                                                                                                      Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                    PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                              As of 31 December 2024
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                              and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                             (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                    unless otherwise stated)

21. PENDAPATAN (lanjutan)                                     21. REVENUE (continued)

   e.   Lain-lain (lanjutan)                                     e.     Others (continued)
        Komisi asuransi merupakan komisi yang diterima                  Insurance          commissions         represent
        dari perusahaan asuransi terkait penutupan                      commissions from insurance companies in
        asuransi atas kegiatan pembiayaan konsumen.                     relation to insurance coverage for consumer
        Pendapatan administrasi akseptasi merupakan                     financing activities. Acceptance administration
        pendapatan      yang     diterima    Perseroan                  income represents income received by the
        sehubungan dengan kepengurusan administrasi                     Company in relation to handling the
        penerimaan      asuransi.      Utang   kepada                   administrative insurance acceptance. The
        perusahaan asuransi dicatat sebagai utang                       related payables to insurance companies are
        usaha di laporan posisi keuangan (lihat                         recorded as trade payables in the statement of
        Catatan 12).                                                    financial position (refer to Note 12).
        Lain-lain     merupakan    pendapatan    dari                   Others represent income for refund of
        pengembalian premi asuransi atas kendaraan                      insurance premium for the auctioned vehicles,
        yang     telah   dilelang, administrasi  dari                   administration from auction registration, and
        pendaftaran lelang, dan administrasi dari                       administration from installment payment via
        pembayaran        angsuran    melalui   loket                   payment point.
        pembayaran.
        Lihat Catatan 26c untuk rincian saldo dan                       Refer to Note 26c for details of balances and
        transaksi dengan pihak berelasi.                                transactions with related parties.


22. BEBAN KEUANGAN                                            22. FINANCE CHARGES

                                               Tahun yang berakhir
                                            pada tanggal 31 Desember/
                                             Year ended 31 December
                                              2024             2023

    Pihak ketiga                                                                                          Third parties
    Bunga pinjaman yang diterima              1.152.592           921.592                       Interest on borrowings
    Bunga utang obligasi                        386.154           354.777                   Interest on bonds payable
    Administrasi bank dan provisi bank           66.401            67.902      Bank administration and bank provision
    Amortisasi biaya emisi                                                              Amortization of bonds payable
      utang obligasi (lihat Catatan 17)            4.129              3.716          issuance cost (refer to Note 17)
    (Laba) rugi selisih kurs                      (4.003)               591              Foreign exchange (gain) loss
    Lain-lain                                      2.447              2.584                                     Others

                                              1.607.720         1.351.162

    Pihak berelasi                                                                                     Related parties
    Bunga pinjaman yang diterima                304.021           156.527                        Interest on borrowings
    Bunga liabilitas sewa                         2.205             2.476                    Interest on lease liabilities

                                                306.226           159.003

                                              1.913.946         1.510.165


   Lihat Catatan 26d untuk rincian saldo dan transaksi           Refer to Note 26d for details of balances and
   pihak berelasi.                                               transactions with related parties.




                                                         96
Page 431
                                                                The original financial statements included herein are in the
                                                                                                      Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                    PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                              As of 31 December 2024
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                              and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                             (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                    unless otherwise stated)


23. BEBAN GAJI DAN TUNJANGAN                                  23. SALARIES AND BENEFITS EXPENSES

                                               Tahun yang berakhir
                                            pada tanggal 31 Desember/
                                             Year ended 31 December
                                              2024             2023
   Pihak ketiga                                                                                             Third parties
   Gaji dan tunjangan                           745.206           692.473                        Salaries and allowances
   Imbalan pasca kerja dan                                                                         Post-employment and
     jangka panjang lainnya                      (5.936)              78.440                   other long-term benefits
   Biaya pesangon dan pembayaran imbalan                                                  Termination expense and other
     jangka panjang lainnya                          1.593             2.275           long-term benefits cost payment
                                                740.863           773.188

   Pihak berelasi                                                                                        Related parties
   Gaji dan tunjangan                           21.926                19.653                     Salaries and allowances
   Tantiem                                      12.442                 9.353                                      Tantiem
                                                34.368                29.006
                                               775.231            802.194


   Lihat Catatan 26d untuk rincian saldo dan transaksi           Refer to Note 26d for details of balances and
   pihak berelasi.                                               transactions with related parties.

24. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI                               24. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES

                                               Tahun yang berakhir
                                            pada tanggal 31 Desember/
                                              Year ended 31 December
                                              2024             2023
   Pihak ketiga                                                                                           Third parties
   Biaya penagihan                              142.018           112.067                                 Collection fee
   Penyusutan aset tetap                                                                  Depreciation of fixed assets
       (lihat Catatan 10)                        46.957               41.383                        (refer to Note 10)
   Perbaikan dan pemeliharaan                    40.019               31.421                Repairs and maintenance
   Penyusutan aset hak guna                                                         Depreciation of right-of-use assets
       (lihat Catatan 10)                        29.877               26.722                        (refer to Note 10)
   Jasa pihak ketiga                             22.585               20.954                      Third parties service
   Rekrutmen dan pelatihan                       21.270                7.826                 Recruitment and training
   Iuran OJK                                     18.432               10.710                                  OJK fees
   Komunikasi                                    17.128               15.192                          Communications
   Perjalanan dinas                              12.437               19.334                                  Travelling
   Keamanan                                      10.726                9.317                                   Security
   Listrik dan air                                7.964                6.947                                    Utilities
   Jasa profesional                               7.031                5.973                          Professional fees
   Alat tulis dan cetakan                         5.598                5.613                Stationaries and printings
   Jamuan bisnis                                  3.581                7.804                  Corporate entertainment
   Sewa                                           2.689                3.252                                       Rent
   Lain-lain                                     16.378               18.097                                     Others

   Total                                        404.690           342.612                                          Total


   Pihak berelasi                                                                                      Related parties
   Sewa                                              8.488             7.224                                     Rent

   Total                                        413.178           349.836                                          Total


   Lain-lain merupakan beban perijinan, piknik                   Others represent        legal, corporate  event,
   perayaan, iklan, asuransi, sumbangan, publikasi,              advertising, insurance expenses, donation,
   ekspedisi, koran dan majalah.                                 publication, expedition, newspaper and magazine.




                                                         97
Page 432
                                                                     The original financial statements included herein are in the
                                                                                                           Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                        PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                  As of 31 December 2024
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                  and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                 (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                        unless otherwise stated)


25. LABA PER SAHAM                                                25. EARNINGS PER SHARE

                                                  Tahun yang berakhir
                                               pada tanggal 31 Desember/
                                                Year ended 31 December
                                                   2024            2023

    Laba tahun berjalan                            1.172.082         1.161.101                             Income for the year

                                                                                                   Number of ordinary shares
    Jumlah saham biasa yang beredar                                                              outstanding (in thousands)
      (dalam ribuan) (lihat Catatan 19)            2.500.000         2.500.000                            (refer to Note 19)

    Laba per saham dasar                                                                           Basic earnings per share
      (nilai penuh)                                       469              464                               (full amount)



26. SALDO DAN          TRANSAKSI          DENGAN   PIHAK          26. BALANCES AND                TRANSACTIONS            WITH
    BERELASI                                                          RELATED PARTIES
   Sifat hubungan dengan pihak berelasi adalah                       The nature of relationships with related parties are
   sebagai berikut:                                                  as follows:
                                                                      Sifat hubungan dengan pihak berelasi/
             Pihak berelasi/Related parties                        Nature of relationship with the related parties

   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                Pemegang saham mayoritas/Controlling shareholder
   PT Tunas Ridean                                              Pemegang saham minoritas/Minority shareholder
   PT Bumi Daya Plaza                                           Dikendalikan oleh Dana Pensiun Bank Mandiri/
                                                                Controlled by Dana Pensiun Bank Mandiri
   PT Bank Mandiri Taspen                                       Dikendalikan oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk/
                                                                Controlled by PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
   PT AXA Insurance Indonesia (dahulu/formerly                  Entitas asosiasi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk/
   PT Mandiri AXA General Insurance)                            Associate entity of PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
   Dana Pensiun Bank Mandiri                                    Bank Mandiri sebagai pendiri/Bank Mandiri as founder
   PT Surya Sudeco                                              Dikendalikan oleh PT Tunas Ridean/
                                                                Controlled by PT Tunas Ridean
   PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                       Badan usaha milik negara/State-owned company
   PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero)                         Badan usaha milik negara/State-owned company
   PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)                     Badan usaha milik negara/State-owned company
   Perum Jaminan Kredit Indonesia                               Badan usaha milik negara/State-owned company
   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                        Badan usaha milik negara/State-owned company
   PT Kimia Farma Apotek                                        Entitas anak dari badan usaha milik negara/
                                                                Subsidiary of state-owned company
   PT Kimia Farma Diagnostika                                   Entitas anak dari badan usaha milik negara/
                                                                Subsidiary of state-owned company
   PT Kimia Farma Trading & Distribution                        Entitas anak dari badan usaha milik negara/
                                                                Subsidiary of state-owned company
   PT Asuransi Jiwa Taspen                                      Entitas anak dari badan usaha milik negara/
                                                                Subsidiary of state-owned company
   Personil manajemen kunci Grup                                Personil manajemen kunci Group Bank Mandiri/
                                                                Key management personnel of Bank Mandiri Group
   Karyawan kunci                                               Anggota Dewan Komisaris dan Direksi/
                                                                Members of Boards of Commissioners and Director

   Pada tanggal 4 Oktober 2023, PT Bank Mandiri                       As of 4 October 2023, PT Bank Mandiri (Persero)
   (Persero) Tbk mengalihkan seluruh saham miliknya                   Tbk transferred all of its shares in PT AXA
   di PT AXA Insurance Indonesia. Per tanggal                         Insurance Indonesia. As of 31 December 2024 and
   31 Desember 2024 dan 2023, PT AXA Insurance                        2023, PT AXA Insurance Indonesia is no longer a
   Indonesia tidak lagi menjadi pihak berelasi.                       related party.




                                                           98
Page 433
                                                                     The original financial statements included herein are in the
                                                                                                           Indonesian language.
         PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                          PT MANDIRI TUNAS FINANCE
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
  Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                    As of 31 December 2024
     yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                    and for the Year Then Ended
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   (Expressed in millions of Rupiah,
            kecuali dinyatakan lain)                                          unless otherwise stated)


26. SALDO DAN TRANSAKSI                 DENGAN     PIHAK          26. BALANCES AND TRANSACTIONS                           WITH
    BERELASI (lanjutan)                                               RELATED PARTIES (continued)

  Dalam kegiatan normal usaha, Perseroan melakukan                    In the normal course of business, the Company
  transaksi dengan pihak berelasi karena hubungan                     enters into certain transactions with parties which
  kepemilikan dan/atau kepengurusan.                                  are related to the management and/or owned by the
                                                                      same ultimate shareholder.

  Seluruh transaksi yang signifikan dengan pihak-pihak                All significant transactions with related parties are
  berelasi dilakukan dengan persyaratan dan kondisi                   conducted under commercial terms and condition
  usaha pada umumnya yang mungkin tidak sama                          which may not be similar to those conducted with
  sebagaimana dilakukan dengan pihak ketiga                           third parties (Note 2s).
  (Catatan 2s).

  a.   Aset                                                           a.     Assets
                                               31 Desember/      31 Desember/
                                              December 2024     December 2023

       Kas dan setara kas                                                                        Cash and cash equivalents
       Kas pada bank (lihat Catatan 4)                                                        Cash in banks (refer to Note 4)
         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk             1.232.725           781.632               PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
         PT Bank Rakyat Indonesia                                                                PT Bank Rakyat Indonesia
           (Persero) Tbk                                205                  798                          (Persero) Tbk
         PT Bank Tabungan Negara                                                                PT Bank Tabungan Negara
           (Persero) Tbk                                 16                   15                          (Persero) Tbk
         PT Bank Mandiri Taspen                           6                    6                  PT Bank Mandiri Taspen

                                                   1.232.952           782.451

       Deposito berjangka (lihat Catatan 4)                                                   Time deposits (refer to Note 4)
         PT Bank Mandiri Taspen                       50.000               50.000                 PT Bank Mandiri Taspen

       Piutang pembiayaan konsumen                                                         Consumer financing receivable
         (lihat Catatan 5)                                                                                (refer to Note 5)
         Personel manajemen kunci Grup                34.043                7.109      Group’s key management personnel
         PT Kimia Farma Apotek                         1.985                4.327                  PT Kimia Farma Apotek
         PT Kimia Farma Diagnostika                       24                  106             PT Kimia Farma Diagnostika
         PT Kimia Farma Trading                                                                   PT Kimia Farma Trading
             & Distribution                            5.294                    -                         & Distribution

                                                      41.346               11.542

       Piutang lain-lain                                                                                Other receivables
         (lihat Catatan 8)                                                                               (refer to Note 8)
         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk               366.435           473.710              PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
         Perum Jaminan Kredit Indonesia                  325            70.992             Perum Jaminan Kredit Indonesia
         PT Asuransi Jasa                                                                              PT Asuransi Jasa
             Indonesia (Persero)                       2.161                2.161                  Indonesia (Persero)
         PT Tunas Ridean                                 620                  620                       PT Tunas Ridean

                                                     369.541           547.483

       Aset lain-lain                                                                                           Other assets
         (lihat Catatan 11)                                                                              (refer to Note 11)
         PT Bumi Daya Plaza                             689                  765                      PT Bumi Daya Plaza
         PT Bank Mandiri Taspen                         137                  137                   PT Bank Mandiri Taspen

                                                        826                  902

       Total aset                                                                              Total assets associated with
         kepada pihak berelasi                     1.694.665          1.392.378                            related parties

       Persentase terhadap total aset                 4,92%                4,68%                    Percentage to total assets




                                                           99
Page 434
                                                                    The original financial statements included herein are in the
                                                                                                          Indonesian language.
         PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                         PT MANDIRI TUNAS FINANCE
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
  Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                   As of 31 December 2024
     yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                   and for the Year Then Ended
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                  (Expressed in millions of Rupiah,
            kecuali dinyatakan lain)                                         unless otherwise stated)

26. SALDO DAN TRANSAKSI               DENGAN      PIHAK          26. BALANCES AND TRANSACTIONS                           WITH
    BERELASI (lanjutan)                                              RELATED PARTIES (continued)

  a.   Aset (lanjutan)                                               a.     Assets (continued)

       Piutang lain-lain pihak berelasi kepada PT Tunas                     Other related party receivables from PT Tunas
       Ridean, Perum Jaminan Kredit Indonesia, dan                          Ridean, Perum Jaminan Kredit Indonesia, and
       PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) terutama                        PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) are in
       berhubungan dengan transaksi usaha.                                  respect of trade activities.

       Piutang lain-lain pihak berelasi kepada PT Bank                      Other related party receivables from PT Bank
       Mandiri (Persero) Tbk merupakan pembayaran                           Mandiri (Persero) Tbk represent payments to
       ke dealer untuk porsi pembiayaan bersama yang                        dealers for joint financing portion which was
       dibayarkan terlebih dahulu oleh Perseroan.                           paid in advance by the Company.

       Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan                                Management believes that the allowance for
       kerugian penurunan nilai untuk piutang                               impairment losses of consumer financing
       pembiayaan konsumen dan piutang lain-lain -                          receivables and other receivables - related
       pihak berelasi adalah cukup untuk menutupi                           party is sufficient to cover any possible losses
       kemungkinan kerugian dari tidak tertagihnya                          from uncollectible accounts.
       piutang tersebut.

  b.   Liabilitas                                                    b.     Liabilities

                                              31 Desember/     31 Desember/
                                             December 2024     December 2023

       Utang lain-lain (lihat Catatan 13)                                                    Other payables (refer to Note 13)
          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk              27.033               24.591              PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
          PT Bumi Daya Plaza                         19.084               23.865                       PT Bumi Daya Plaza
          PT Surya Sudeco                             5.269                8.109                         PT Surya Sudeco
          PT Tunas Ridean                               240                  240                          PT Tunas Ridean

                                                     51.626               56.805


       Beban yang masih
         harus dibayar (lihat Catatan 14)                                                 Accrued expenses (refer to Note 14)
           PT Bank Mandiri (Persero) Tbk              6.399                3.381             PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
           PT Sarana Multigriya Finansial                                                     PT Sarana Multigriya Finansial
             (Persero)                                2.827                 393                               (Persero)
           PT Bank Tabungan Negara                                                               PT Bank Tabungan Negara
             (Persero) Tbk                             317                  698                          (Persero) Tbk

                                                      9.543                4.472


       Pinjaman (lihat Catatan 15)                                                              Borrowings (refer to Note 15)
            PT Bank Mandiri (Persero) Tbk         4.132.755          2.061.963                PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
            PT Sarana Multigriya Finansial                                                    PT Sarana Multigriya Finansial
              (Persero)                           1.563.817           523.733                                  (Persero)
            PT Bank Tabungan Negara                                                              PT Bank Tabungan Negara
              (Persero) Tbk                         138.889           305.556                            (Persero) Tbk

                                                  5.835.461          2.891.252




                                                         100
Page 435
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.
         PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                             PT MANDIRI TUNAS FINANCE
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
  Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                       As of 31 December 2024
     yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                       and for the Year Then Ended
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      (Expressed in millions of Rupiah,
            kecuali dinyatakan lain)                                             unless otherwise stated)


26. SALDO DAN TRANSAKSI                 DENGAN     PIHAK             26. BALANCES AND TRANSACTIONS                             WITH
    BERELASI (lanjutan)                                                  RELATED PARTIES (continued)

  b.   Liabilitas (lanjutan)                                             b.     Liabilities (continued)

                                               31 Desember/        31 Desember/
                                              December 2024        December 2023

        Surat berharga yang diterbitkan                                                                     Securities issued
          (lihat Catatan 17)                                                                               (refer to Note 17)
          PT Bank Rakyat Indonesia                                                                 PT Bank Rakyat Indonesia
              (Persero) Tbk                          350.000              308.000                          (Persero) Tbk
          Dana Pensiun Bank Mandiri                  194.000              110.000                 Dana Pensiun Bank Mandiri
          PT Asuransi Jiwa Taspen                    100.000                    -                   PT Asuransi Jiwa Taspen
          Perum Jaminan Kredit Indonesia                   -               25.000             Perum Jaminan Kredit Indonesia

                                                     644.000              443.000

       Total liabilitas kepada pihak                                                                 Total liabilities associated
         berelasi                                  6.540.630             3.395.529                        with related parties

       Persentase terhadap total liabilitas          22,13%                13,21%                    Percentage to total liabilities



       Utang lain-lain kepada pihak berelasi terutama                           Other payables to related parties are mainly in
       berhubungan dengan utang angsuran pokok                                  respect of payables related with installments
       termasuk bunga kepada pemberi pembiayaan                                 including interest to joint financing principals
       bersama dan sewa.                                                        providers and lease.

  c.   Pendapatan                                                        c.     Revenue

                                                    Tahun yang berakhir
                                                 pada tanggal 31 Desember/
                                                  Year ended 31 December
                                                   2024                2023

        Pembiayaan konsumen                                                                               Consumer financing
          (lihat Catatan 21a)                                                                              (refer to Note 21a)
          Personil manajemen kunci Grup                   1.569                 512       Group’s key management personnel
          PT Kimia Farma Trading                                                                     PT Kimia Farma Trading
              & Distribution                               380                    -                           & Distribution
          PT Kimia Farma Apotek                            212                  267                   PT Kimia Farma Apotek
          PT Kimia Farma Diagnostika                        13                   28              PT Kimia Farma Diagnostika

                                                          2.174                 807


        Simpanan Bank (lihat Catatan 21d)                                                    Deposit in bank (refer to Note 21d)
          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk              13.511                   13.544           PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
          PT Bank Mandiri Taspen                      2.694                    2.645                 PT Bank Mandiri Taspen
          PT Bank Rakyat Indonesia                                                                 PT Bank Rakyat Indonesia
            (Persero) Tbk                                    2                    2                        (Persero) Tbk

                                                      16.207                  16.191


       Lain-lain (lihat Catatan 21e)                                                                   Others (refer to Note 21e)
          PT AXA Insurance Indonesia                                                              PT AXA Insurance Indonesia
             (dahulu PT Mandiri AXA                                                                (formerly PT Mandiri AXA
             General Insurance)                              -                    8                      General Insurance)

                                                             -                    8




                                                             101
Page 436
                                                                   The original financial statements included herein are in the
                                                                                                         Indonesian language.
         PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                       PT MANDIRI TUNAS FINANCE
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
  Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                 As of 31 December 2024
     yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                 and for the Year Then Ended
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                (Expressed in millions of Rupiah,
            kecuali dinyatakan lain)                                       unless otherwise stated)


26. SALDO DAN TRANSAKSI                 DENGAN   PIHAK           26. BALANCES AND TRANSACTIONS                          WITH
    BERELASI (lanjutan)                                              RELATED PARTIES (continued)

  c.    Pendapatan (lanjutan)                                       c.     Revenue (continued)

                                                 Tahun yang berakhir
                                              pada tanggal 31 Desember/
                                               Year ended 31 December
                                                 2024             2023

       Total pendapatan dari                                                                     Total revenue associated
          pihak berelasi                            18.381               17.006                   with related parties

        Persentase terhadap total
           pendapatan                               0.33%                0,36%                  Percentage to total revenue


        Pendapatan bunga simpanan bank berkaitan                           Interest income from deposit in bank to related
        dengan penempatan dana kepada pihak berelasi                       parties has interest rates 0.00% - 5.50% in
        dengan tingkat bunga masing-masing sebesar                         2024 and 2023, respectively.
        0,00% - 5,50% pada tahun 2024 dan 2023.

  d.    Beban                                                       d.     Expenses

                                                 Tahun yang berakhir
                                              pada tanggal 31 Desember/
                                               Year ended 31 December
                                                 2024             2023

        Beban keuangan                                                                                  Financial charges
           (lihat Catatan 22)                                                                           (refer to Note 22)
           PT Bank Mandiri (Persero) Tbk           198.370           112.682               PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
           PT Sarana Multigriya Finansial                                                  PT Sarana Multigriya Finansial
               (Persero)                            89.565               16.741                             (Persero)
           PT Bank Tabungan Negara                                                            PT Bank Tabungan Negara
               (Persero) Tbk                        15.581               27.104                        (Persero) Tbk
           PT Bumi Daya Plaza                        1.731                1.866                     PT Bumi Daya Plaza
           PT Bank Rakyat Indonesia                    505                    -                PT Bank Rakyat Indonesia
           PT Surya Sudeco                             474                  610                        PT Surya Sudeco

                                                   306.226           159.003
        Beban gaji dan tunjangan                                                                      Salaries and benefits
           (lihat Catatan 23)                                                                            (refer to Note 23)
        Kompensasi Dewan                                                                   Boards of Commissioners and
           Komisaris dan Direksi                                                                 Directors remuneration
           Dewan Komisaris                                                                       Board of Commissioners
               Imbalan kerja jangka pendek:                                             Short-term employee benefits:
               Gaji dan tunjangan                       5.450             5.335               Salaries and allowances
               Tantiem                                  2.992             2.603                                Tantiem
           Direksi                                                                                                 Directors
               Imbalan kerja jangka pendek:                                             Short-term employee benefits:
               Gaji dan tunjangan                   16.476               14.318               Salaries and allowances
               Tantiem                               9.450                6.750                                Tantiem
                                                    34.368               29.006

        Beban umum dan administrasi                                                  General and administrative expense
           (lihat Catatan 24)                                                                         (refer to Note 24)
           PT Bumi Daya Plaza                           8.488             7.224                    PT Bumi Daya Plaza

       Total beban kepada pihak                                                                Total expenses associated
            berelasi                               349.082           195.233                         with related parties

        Persentase terhadap total beban             8,57%                5,93%                 Percentage to total expenses




                                                           102
Page 437
                                                                                                                   The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                         Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                                                      PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                                                                As of 31 December 2024
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                                                and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                               (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                                                                      unless otherwise stated)


27. MANAJEMEN RISIKO                                                                                        27. RISK MANAGEMENT

   Risiko pasar                                                                                                     Market risk

   Risiko pasar merupakan risiko yang terutama                                                                      Market risk is the risk which is primarily caused by
   disebabkan karena perubahan tingkat suku bunga,                                                                  the changes in interest rates, exchange rate of
   nilai tukar mata uang Rupiah, harga komoditas dan                                                                Rupiah currency, commodity prices and the price of
   harga modal atau pinjaman, yang dapat membawa                                                                    capital or loans, in which the Company may be
   risiko bagi Perseroan. Dalam perencanaan usaha                                                                   exposed to. In the Company's business planning,
   Perseroan, risiko pasar yang memiliki dampak                                                                     market risk with direct impact to the Company is in
   langsung kepada Perseroan adalah dalam hal                                                                       terms of interest rates management.
   pengelolaan tingkat bunga.
   Perubahan tingkat bunga acuan akan menjadi risiko                                                                Changes in interest rates would become a risk at
   pada saat perubahannya, terutama ketika tingkat                                                                  the point of change, especially when the interest
   bunga dinaikkan, yang menyebabkan kerugian bagi                                                                  rate increases, which would cause losses to the
   Perseroan sehingga dapat menyebabkan risiko kredit                                                               Company, hence resulting in increased Company's
   Perseroan meningkat. Untuk itu, Perseroan                                                                        credit risk. Therefore, the Company consistently
   menerapkan pengelolaan tingkat bunga tetap secara                                                                implements fixed interest rate management by
   konsisten dengan menyesuaikan tingkat bunga kredit                                                               making adjustments on lending interest rate and
   terhadap tingkat bunga pinjaman dan beban dana.                                                                  cost of funds.
   Sumber pendanaan Perseroan yang terbesar berasal                                                                 The largest source of funding for the Company
   dari skema pembiayaan bersama dengan PT Bank                                                                     comes from a joint financing scheme with PT Bank
   Mandiri (Persero) Tbk dengan tingkat bunga tetap                                                                 Mandiri (Persero) Tbk with fixed interest rate and
   dan jangka waktu yang sama dengan piutang                                                                        same period with the consumer financing
   pembiayaan konsumen.                                                                                             receivables.
   Perseroan juga menerbitkan obligasi yang sebagian                                                                The Company’s source of funding is also derived
   besar mempunyai jangka waktu yang panjang, yaitu                                                                 from the issuance of bonds mostly for long-term, i.e.
   3 (tiga) - 5 (lima) tahun dengan tingkat bunga tetap                                                             for 3 (three) - 5 (five) years, with fixed interest rates
   serta sejumlah kecil pinjaman dari bank swasta                                                                   and as well as a small number of loans from the
   nasional dan asing dengan tingkat bunga tetap dan                                                                national and foreign private banks with fixed and
   mengambang.                                                                                                      floating interest rates.
   Dengan pola aktivitas usaha yang dijalankan                                                                      With the pattern of business activity currently
   Perseroan saat ini, risiko pasar Perseroan adalah                                                                operated by the Company, the market risk of the
   minimal. Perseroan tidak mempunyai kegiatan usaha                                                                Company is minimal. The Company does not have
   pembiayaan konsumen dalam mata uang asing.                                                                       consumer financing business in foreign currency.
   Tabel berikut menggambarkan rincian aset dan                                                                     The following tables summarize the Company’s
   liabilitas keuangan Perseroan yang dikelompokkan                                                                 financial assets and liabilities categorized by the
   menurut mana yang lebih awal antara tanggal                                                                      earlier of contractual repricing or maturity dates to
   repricing atau tanggal jatuh tempo kontraktual untuk                                                             see the impact of changes in interest rates (gross):
   melihat dampak perubahan tingkat suku bunga
   (bruto):

                                                                                                 31 Desember/December 2024

                                                                                             Tingkat bunga tetap/Fixed interest rate

                                                                                                                    Lebih dari
                                                                                                                      1 tahun
                                             Bunga                                                 Lebih dari 3     sampai 2                       Tidak
                                          mengambang           Kurang dari 1   1 bulan           bulan sampai 1        tahun/     Lebih dari    dikenakan
                                            <3 bulan/           bulan/Less sampai 3 bulan/        tahun/Over 3        Over 1       2 tahun/     bunga/No
                                         Floating Rate < 3         than        1 month               months          year to 2      Over 2     interest rate
                                             months              1 month     to 3 months            to 1 year           years       years        charges           Total

   Aset keuangan                                                                                                                                                                        Financial assets
   Kas pada bank                               1.284.161                     -               -                 -              -           -               -       1.284.161                 Cash in banks
                                                                                                                                                                                     Consumer financing
   Piutang pembiayaan konsumen                           -           1.088.517     2.036.881          8.285.549      7.766.536    8.018.459               -      27.195.942                receivables
   Piutang sewa pembiayaan                               -             283.951       539.896          2.013.111      1.745.649      912.980                       5.495.587     Finance lease receivables
   Anjak piutang                                         -                 577         1.158              5.213          6.950       20.850              -           34.748         Factoring receivables
   Piutang lain lain                                     -                   -             -                  -              -            -        533.714          533.714             Other receivables
   Piutang derivatif                                     -                   -             -              7.979         22.045       14.984              -           45.008         Derivative receivables
   Aset lain-lain*)                                      -                   -             -                  -              -            -         35.537           35.537                  Other assets*)

   Jumlah aset keuangan                        1.284.161             1.373.045     2.577.935         10.311.852      9.541.180    8.967.273        569.251       34.624.697          Total financial assets

   *) Aset lain-lain terdiri dari piutang karyawan, piutang bunga,                                                                               *) Other assets consists of employee receivables, interest
        setoran dalam perjalanan, dan uang jaminan.                                                                                                   receivables, deposit in transit, and security deposit




                                                                                             103
Page 438
                                                                                                                      The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                            Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                                                         PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                                                                   As of 31 December 2024
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                                                   and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                                  (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                                                                         unless otherwise stated)


27. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                                                                                27. RISK MANAGEMENT (continued)

   Risiko pasar (lanjutan)                                                                                             Market risk (continued)

   Tabel berikut menggambarkan rincian aset dan                                                                        The following tables summarize the Company’s
   liabilitas keuangan Perseroan yang dikelompokkan                                                                    financial assets and liabilities categorized by the
   menurut mana yang lebih awal antara tanggal                                                                         earlier of contractual repricing or maturity dates to
   repricing atau tanggal jatuh tempo kontraktual untuk                                                                see the impact of changes in interest rates (gross):
   melihat dampak perubahan tingkat suku bunga                                                                         (continued)
   (bruto): (lanjutan)

                                                                                                    31 Desember/December 2024

                                                                                                Tingkat bunga tetap/Fixed interest rate

                                                                                                                       Lebih dari
                                                                                                                         1 tahun
                                               Bunga                                                  Lebih dari 3     sampai 2                        Tidak
                                            mengambang            Kurang dari 1   1 bulan           bulan sampai 1        tahun/     Lebih dari     dikenakan
                                              <3 bulan/            bulan/Less sampai 3 bulan/        tahun/Over 3        Over 1       2 tahun/      bunga/No
                                           Floating Rate < 3          than        1 month               months          year to 2      Over 2      interest rate
                                               months               1 month     to 3 months            to 1 year           years       years         charges             Total

   Liabilitas keuangan                                                                                                                                                                       Financial liabilities
   Utang usaha                                             -                   -              -                   -             -              -       604.208            604.208                Trade payables
   Utang lain-lain**)                                      -               9.413          2.308               5.117        12.997            995       166.269            197.099               Other payables**)
   Utang derivatif                                         -                   -              -                   -             -         12.654             -             12.654             Derivative payable
   Beban yang masih harus
       dibayar                                             -              3.118          244.823                                -            -                 -          247.941              Accrued expenses
   Pinjaman yang diterima                                  -          1.055.825        2.023.080         7.686.394      7.123.001    3.587.896                 -       21.476.196                    Borrowings
   Surat berharga yang diterbitkan                         -                  -          851.315           385.860      1.727.057    3.717.693                 -        6.681.925               Securities issued

   Jumlah liabilitas keuangan                              -          1.068.356        3.121.526         8.077.371      8.863.055    7.319.238         770.477         29.220.023         Total financial liabilities

                                                                                                                                                                                                    Total interest
   Jumlah selisih penilaian bunga                 1.284.161             304.689        (543.591)          2.234.481       678.125    1.648.035        (201.226)         5.404.674                 repricing gap


   **) Utang lain-lain terdiri dari titipan konsumen, liabilitas sewa, jasa notaris,                                                  **) Other payables consists of customer deposits, lease liabilites,
         barang dan jasa, pembiayaan bersama, dan lain-lain.                                                                                 notary services, goods and services, joint financing, and others



                                                                                                    31 Desember/December 2023

                                                                                                Tingkat bunga tetap/Fixed interest rate

                                                                                                                       Lebih dari
                                                                                                                         1 tahun
                                               Bunga                                                  Lebih dari 3     sampai 2                        Tidak
                                            mengambang            Kurang dari 1   1 bulan           bulan sampai 1        tahun/     Lebih dari     dikenakan
                                              <3 bulan/            bulan/Less sampai 3 bulan/        tahun/Over 3        Over 1       2 tahun/      bunga/No
                                           Floating Rate < 3          than        1 month               months          year to 2      Over 2      interest rate
                                               months               1 month     to 3 months            to 1 year           years       years         charges             Total

   Aset keuangan                                                                                                                                                                               Financial assets
   Kas pada bank                                   833.946                      -               -                 -              -             -               -          833.946                  Cash in banks
                                                                                                                                                                                            Consumer financing
   Piutang pembiayaan konsumen                             -            887.083        1.645.160         6.683.175      6.635.844    6.858.455               -         22.709.717                 receivables
   Piutang sewa pembiayaan                                 -            298.722          581.208         2.153.439      1.617.585      765.911               -          5.416.865      Finance lease receivables
   Anjak piutang                                           -                650            1.300             5.851          7.802       20.155               -             35.758          Factoring receivables
   Piutang lain lain                                       -                  -                -                 -              -            -         667.152            667.152              Other receivables
   Piutang derivatif                                       -                  -                -                 -         12.374       16.559               -             28.933          Derivative receivables
   Aset lain-lain*)                                        -                  -                -                 -              -            -          49.049             49.049                   Other assets*)

   Jumlah aset keuangan                            833.946            1.186.455        2.227.668         8.842.465      8.273.605    7.661.080         716.201         29.741.420           Total financial assets

   Liabilitas keuangan                                                                                                                                                                       Financial liabilities
   Utang usaha                                             -                   -              -                  -              -              -     1.017.137          1.017.137                Trade payables
   Utang lain-lain**)                                      -               2.017          2.407             10.390         13.132         12.247       164.880            205.073               Other payables**)
   Beban yang masih harus
       dibayar                                             -              2.113          259.985                 -              -            -                 -          262.098              Accrued expenses
   Pinjaman yang diterima                                  -          1.206.954        1.576.225         6.614.262      5.999.465    2.699.809                 -       18.096.715                    Borrowings
   Surat berharga yang diterbitkan                         -                  -          200.000         1.572.611      1.236.226    2.678.678                 -        5.687.515               Securities issued

   Jumlah liabilitas keuangan                              -          1.211.084        2.038.617         8.197.263      7.248.823    5.390.734       1.182.017         25.268.538         Total financial liabilities

                                                                                                                                                                                                    Total interest
   Jumlah selisih penilaian bunga                  833.946              (24.629)        189.051             645.202     1.024.782    2.270.346         (465.816)        4.472.882                 repricing gap


   *) Aset lain-lain terdiri dari piutang karyawan, piutang bunga,                                                                                    *) Other assets consists of employee receivables, interest
        setoran dalam perjalanan, dan uang jaminan.                                                                                                        receivables, deposit in transit, and security deposit

   **) Utang lain-lain terdiri dari titipan konsumen, liabilitas sewa, jasa notaris,                                                           **) Other payables consists of customer deposits, lease liabilities,
         barang dan jasa, pembiayaan bersama, dan lain-lain.                                                                                 notary services, goods and services, joint financing, and others




                                                                                                104
Page 439
                                                                The original financial statements included herein are in the
                                                                                                      Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                   PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                             As of 31 December 2024
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                             and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                            (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                   unless otherwise stated)


27. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                               27. RISK MANAGEMENT (continued)

   Risiko kredit                                                 Credit risk

   Pengelolaan risiko kredit perseroan diarahkan untuk           The Company’s credit risk management is directed
   meningkatkan keseimbangan antara ekspansi kredit              to improve the balance between healthy credit
   yang sehat dengan pengelolaan kredit secara                   expansion with a prudent credit management to
   prudent agar terhindar dari penurunan kualitas atau           avoid the decline in the quality or being Non
   menjadi Non Performing Loan (NPL), serta                      Performing Loan (NPL), as well as, capital
   mengelola penggunaan modal untuk memperoleh                   management to earn optimal return. It starts from
   return yang optimal. Dimulai dari proses awal                 the process of receiving credit applications
   penerimaan aplikasi kredit yang selektif dan ditangani        selectively and handling them with prudence
   dengan prinsip kehati-hatian, yang mana aplikasi              principle, where the credit application would go
   kredit akan melalui proses survey dan analisa kredit          through survey and credit analysis process before
   sebelum disetujui oleh Komite Kredit. Perseroan juga          being approved by the Credit Committee. The
   menerapkan Pedoman Penerapan Prinsip Mengenal                 Company also implemented the Manual for
   Nasabah dan ketentuan uang muka kendaraan                     Implementation of Know Your Customer Principles
   sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan.               down payment regulation as regulated in Financial
                                                                 Services Authority Regulation.
   Untuk setiap kategori aset keuangan, Perseroan                For each financial asset category, the Company
   harus   mengungkapkan eksposur           maksimum             should disclose maximum exposure to credit risk
   terhadap risiko kredit dan analisa konsentrasi risiko         and concentration of credit risk analysis.
   kredit.

   i.   Eksposur maksimum terhadap risiko kredit                 i.   Maximum exposure to credit risk

        Nilai tercatat dari aset keuangan Perseroan                   The carrying amount of the Company’s
        selain piutang sewa pembiayaan dan piutang                    financial assets other than finance lease
        pembiayaan       konsumen      menggambarkan                  receivables      and    consumer      financing
        eksposur maksimum atas risiko tersebut. Dalam                 receivables represent the maximum exposure
        hal piutang pembiayaan konsumen dan sewa                      of credit. In case of consumer financing and
        pembiayaan, Perseroan menggunakan agunan                      finance lease receivables, the Company uses
        untuk meminimalkan risiko kredit. Perseroan                   the collateral to minimize the credit risk. The
        menetapkan jenis dan nilai agunan yang diterima               Company determined the type and value of
        antara lain tanah, bangunan dan Bukti Pemilikan               collaterals accepted such as land, buildings,
        Kendaraan Bermotor (BPKB) atas kendaraan                      and Certificate of Ownership of the vehicles
        yang dibiayai Perseroan. Apabila terjadi default              financed by the Company. In times of default,
        (gagal bayar), Perseroan akan menggunakan                     the Company will use the collateral as the last
        agunan tersebut sebagai pilihan terakhir untuk                resort in recovering the obligation of the
        pemenuhan kewajiban counterparty.                             counterparty.

        Konsentrasi risiko kredit timbul ketika sejumlah              Concentrations of credit risk arise when a
        pelanggan bergerak dalam aktivitas usaha yang                 number of customers are engaged in similar
        sama atau aktivitas dalam wilayah geografis                   business activities or activities within the same
        yang sama, atau ketika mereka memiliki                        geographic region, or when they have similar
        karakteristik   yang    sejenis    yang     akan              characteristics that would cause their ability to
        menyebabkan kemampuan untuk memenuhi                          meet contractual obligations to be similarly
        kewajiban       kontraktualnya       sama-sama                affected by changes in economic or other
        dipengaruhi oleh perubahan kondisi ekonomi                    conditions.
        atau yang lainnya.

        Perseroan     bergerak    di   bidang     usaha               The Company is currently engaged in
        pembiayaan konsumen yang pelanggannya                         consumer financing business in which the
        kebanyakan adalah individu dan tidak                          customers are mainly individuals and they are
        terkonsentrasi pada wilayah geografis tertentu.               not concentrated in the specific geographic
                                                                      region.




                                                        105
Page 440
                                                                                                                     The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                           Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                                                             PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                                                                       As of 31 December 2024
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                                                       and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                                      (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                                                                             unless otherwise stated)


27. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                                                                                  27. RISK MANAGEMENT (continued)
   Risiko kredit (lanjutan)                                                                                            Credit risk (continued)
   ii.   Analisis konsentrasi risiko kredit                                                                            ii.       Concentration of credit risk analysis
         Tabel berikut menggambarkan jumlah risiko                                                                               The following tables set out the total credit risk
         kredit dan konsentrasi risiko aset keuangan                                                                             and risk concentration of financial assets of the
         konsumen yang dimiliki Perseroan (bruto):                                                                               Company (gross):
         a.      Sektor geografis                                                                                                a.   Geographical sector
                                                                                    31 Desember/December 2024

                                                                                                                                      Lainnya/
                                      Jawa Bali                Sumatera                  Kalimantan             Sulawesi               Others                  Total

         Kas pada bank                     1.280.516                        772                   1.957                    785                   131              1.284.161                       Cash in banks
         Piutang pembiayaan                                                                                                                                                                Consumer financing
           konsumen                      16.044.381                  3.819.498                 4.211.717            2.769.230             351.116               27.195.942                          receivables
         Piutang sewa pembiayaan          4.513.905                    421.539                   330.577              197.720              31.846                5.495.587            Finance lease receivables
         Anjak piutang                       34.748                          -                         -                    -                   -                   34.748                Factoring receivables
         Piutang lain-lain                  533.714                          -                         -                    -                   -                  533.714                    Other receivables
         Piutang derivatif                   45.008                          -                         -                    -                   -                   45.008                Derivative receivables
         Aset lain-lain*)                     4.082                          -                        27                   34              31.394                   35.537                         Other assets*)

                                         22.456.354                  4.241.809                 4.544.278            2.967.769              414.487              34.624.697


                                                                                    31 Desember/December 2023

                                                                                                                                      Lainnya/
                                      Jawa Bali                Sumatera                  Kalimantan             Sulawesi               Others                  Total

         Kas pada bank                       832.887                        337                       377                  300                    45                833.946                       Cash in banks
         Piutang pembiayaan                                                                                                                                                                Consumer financing
           konsumen                      13.211.028                  3.419.462                 3.440.187            2.302.492             336.548               22.709.717                          receivables
         Piutang sewa pembiayaan          4.765.045                    256.861                   246.374              123.483              25.102                5.416.865            Finance lease receivables
         Anjak piutang                       35.758                          -                         -                    -                   -                   35.758                Factoring receivables
         Piutang lain-lain                  667.152                          -                         -                    -                   -                  667.152                    Other receivables
         Piutang derivatif                   28.933                          -                         -                    -                   -                   28.933                Derivative receivables
         Aset lain-lain*)                       917                          -                        26                   34              48.072                   49.049                         Other assets*)

                                         19.541.720                  3.676.660                 3.686.964            2.426.309              409.767               29.741.420


          *) Aset lain-lain terdiri dari piutang karyawan, piutang bunga,                                                                              *) Other assets consists of employee receivables, interest
               setoran dalam perjalanan, dan uang jaminan.                                                                                                   receivables, deposit in transit, and security deposit

          **) Utang lain-lain terdiri dari titipan konsumen, liabilitas sewa, jasa notaris,                                                  **) Other payables consists of customer deposits, lease liabilities,
               barang dan jasa, pembiayaan bersama, dan lain-lain.                                                                          notary services, goods and services, joint financing, and others

         b.      Sektor industri                                                                                                 b.   Industry sector
                                                                                                31 Desember/December 2024

                                                              Lembaga
                                                             Keuangan/
                                                              Financial                   Konsumen/               Lain-lain/
                                                             Institution                  Customers                Others                  Total

                 Kas pada bank                                     1.284.161                                -                    -           1.284.161                                       Cash in banks
                 Piutang pembiayaan                                                                                                                                                   Consumer financing
                  konsumen                                                  -                 27.195.942                     -              27.195.942                                        receivables
                 Piutang sewa pembiayaan                                    -                  5.495.587                     -               5.495.587                           Finance lease receivables
                 Anjak piutang                                              -                     34.748                     -                  34.748                               Factoring receivables
                 Piutang lain-lain                                          -                          -               533.714                 533.714                                   Other receivables
                 Piutang derivatif                                     45.008                          -                     -                  45.008                               Derivative receivables
                 Aset lain-lain*)                                           -                          -                35.537                  35.537                                       Other assets*)

                                                                   1.329.169                  32.726.277               569.251              34.624.697



                                                                                                31 Desember/December 2023

                                                              Lembaga
                                                             Keuangan/
                                                              Financial                   Konsumen/               Lain-lain/
                                                             Institution                  Customers                Others                  Total

                 Kas pada bank                                       833.946                                -                    -               833.946                                     Cash in banks
                 Piutang pembiayaan                                                                                                                                                   Consumer financing
                  konsumen                                                  -                 22.709.717                     -              22.709.717                                        receivables
                 Piutang sewa pembiayaan                                    -                  5.416.865                     -               5.416.865                           Finance lease receivables
                 Anjak piutang                                              -                     35.758                     -                  35.758                               Factoring receivables
                 Piutang lain-lain                                          -                          -               667.152                 667.152                                   Other receivables
                 Piutang derivatif                                     28.933                          -                     -                  28.933                               Derivative receivables
                 Aset lain-lain*)                                           -                          -                49.049                  49.049                                       Other assets*)

                                                                     862.879                  28.162.340               716.201              29.741.420

          *) Aset lain-lain terdiri dari piutang karyawan, piutang bunga,                                                                              *) Other assets consists of employee receivables, interest
               setoran dalam perjalanan, dan uang jaminan.                                                                                                   receivables, deposit in transit, and security deposit

          **) Utang lain-lain terdiri dari titipan konsumen, liabilitas sewa, jasa notaris,                                                  **) Other payables consists of customer deposits, lease liabilities,
               barang dan jasa, pembiayaan bersama, dan lain-lain.                                                                          notary services, goods and services, joint financing, and others




                                                                                                   106
Page 441
                                                                                                               The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                     Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                                                   PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                                                             As of 31 December 2024
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                                             and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                            (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                                                                   unless otherwise stated)


27. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                                                                           27. RISK MANAGEMENT (continued)

   Risiko kredit (lanjutan)                                                                                      Credit risk (continued)

   ii.     Analisis konsentrasi risiko kredit (lanjutan)                                                         ii.       Concentration                    of        credit         risk        analysis
                                                                                                                           (continued)

           Tabel berikut menggambarkan jumlah risiko                                                                       The following tables set out the total credit risk
           kredit dan konsentrasi risiko aset keuangan                                                                     and risk concentration of financial assets of the
           konsumen yang dimiliki Perseroan (bruto):                                                                       Company (gross): (continued)
           (lanjutan)

           c.       Berdasarkan kualitas kredit dari aset                                                                  c.      Based on quality of financial assets
                    keuangan

                    Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023                                                                         As of 31 December 2024 and 2023, credit
                    eksposur risiko kredit atas aset keuangan                                                                      risk exposure of financial assets is divided
                    terbagi atas:                                                                                                  into:
                                                                                           31 Desember/December 2024

                                                                                                                                  Cadangan
                                                                                   Jatuh tempo                                     kerugian
                                                                                      dan tidak                                  penurunan
                                             Belum jatuh tempo dan                  mengalami            Mengalami                   nilai/
                                                tidak mengalami                     penurunan            penurunan              Allowance for
                                             penurunan nilai/ Neither              nilai/Past due           nilai/               impairment
                                              past due nor impaired               but not impaired        Impaired                  losses                    Total

                                         High grade          Standard grade

         Kas pada bank                       1.284.161                        -                      -                 -                        -              1.284.161                       Cash in banks
         Piutang pembiayaan                                                                                                                                                             Consumer financing
            konsumen                       12.906.953                12.847.456           1.057.674            383.859                (476.763)              26.719.179                       receivables
         Piutang sewa pembiayaan            3.054.512                 2.018.162             253.369            169.544                (100.429)               5.395.158            Finance lease receivables
         Anjak piutang                              -                         -                   -             34.748                 (15.310)                  19.438                Factoring receivables
         Piutang lain-lain                    500.283                         -                   -             33.431                 (33.431)                 500.283                    Other receivables
         Piutang derivatif                     45.008                         -                   -                  -                        -                  45.008                Derivative receivables
         Aset lain-lain*)                      35.537                         -                   -                  -                        -                  35.537                         Other assets*)

                                           17.826.454                14.865.618           1.311.043            621.582                (625.933)              33.998.764



                                                                                           31 Desember/December 2023

                                                                                                                                  Cadangan
                                                                                   Jatuh tempo                                     kerugian
                                                                                      dan tidak                                  penurunan
                                             Belum jatuh tempo dan                  mengalami            Mengalami                   nilai/
                                                tidak mengalami                     penurunan            penurunan              Allowance for
                                             penurunan nilai/ Neither              nilai/Past due           nilai/               impairment
                                              past due nor impaired               but not impaired        Impaired                  losses                    Total

                                         High grade          Standard grade

         Kas pada bank                         833.946                        -                      -                 -                        -                833.946                       Cash in banks
         Piutang pembiayaan                                                                                                                                                             Consumer financing
            konsumen                       11.292.015                10.399.885            840.361             177.456                (347.894)              22.361.823                       receivables
         Piutang sewa pembiayaan            3.048.322                 2.137.678            211.784              19.081                 (69.293)               5.347.572            Finance lease receivables
         Anjak piutang                                                   35.758                  -                   -                    (436)                  35.322                Factoring receivables
         Piutang lain-lain                     622.854                        -                  -              44.298                 (44.298)                 622.854                    Other receivables
         Piutang derivatif                      28.933                        -                  -                   -                       -                   28.933                Derivative receivables
         Aset lain-lain*)                       49.049                        -                  -                   -                       -                   49.049                         Other assets*)

                                           15.875.119                12.573.321           1.052.145            240.835                (461.921)              29.279.499


         *) Aset lain-lain terdiri dari piutang karyawan, piutang bunga,                                                                            *) Other assets consists of employee receivables, interest
             setoran dalam perjalanan, dan uang jaminan.                                                                                                  receivables, deposit in transit, and security deposit




                   Penjelasan pembagian kualitas kredit yang                                                                      The explanation of loan under quality
                   diberikan yang belum jatuh tempo dan tidak                                                                     “neither past due nor impaired” were as
                   mengalami penurunan nilai:                                                                                     follows:
                   - High grade, yaitu tidak pernah mengalami                                                                     -    High grade, which never have past
                     tunggakan sebelumnya.                                                                                             due in the past.
                   - Standard grade, yaitu pernah mengalami                                                                       -    Standard grade, which have past due
                     tunggakan sebelumnya, namun sampai                                                                                in the past but until now there has not
                     saat ini belum terdapat keterlambatan                                                                             been overdue in payment of principal
                     dalam pembayaran cicilan pokok dan                                                                                and interest.
                     bunga.




                                                                                              107
Page 442
                                                                                   The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                         Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                       PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                                 As of 31 December 2024
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                 and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                                       unless otherwise stated)


27. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                                                27. RISK MANAGEMENT (continued)

   Risiko kredit (lanjutan)                                                          Credit risk (continued)

   ii.   Analisis konsentrasi risiko kredit (lanjutan)                               ii.   Concentration         of   credit    risk     analysis
                                                                                           (continued)

         c.   Berdasarkan kualitas kredit dari aset                                        c.   Based on quality of financial assets
              keuangan (lanjutan)                                                               (continued)
              Piutang pembiayaan konsumen, piutang                                              Consumer financing, finance lease and
              sewa pembiayaan dan anjak piutang yang                                            factoring receivables which installments
              pembayaran angsurannya menunggak lebih                                            are overdue for more than 90 days are
              dari 90 hari diklasifikasikan sebagai aset                                        classified as impaired financial assets.
              keuangan yang mengalami penurunan nilai.
              Sebagai jaminan atas piutang pembiayaan                                           As collateral to the consumer financing
              konsumen yang diberikan, Perseroan                                                receivables, the Company receives the
              menerima jaminan dari konsumen berupa                                             Certificates of Ownership (“BPKB”) of the
              Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor                                                motor vehicles financed by the Company,
              (“BPKB”) atas kendaraan bermotor yang                                             corporate guarantee, and personal
              dibiayai Perseroan, jaminan perusahaan                                            guarantee.
              dan jaminan pribadi.
              Tabel berikut menunjukkan aging analysis                                          The following table summarizes the aging
              terhadap piutang pembiayaan konsumen,                                             analysis     of    consumer      financing
              piutang sewa pembiayaan dan anjak                                                 receivables, finance lease receivables and
              piutang yang telah jatuh tempo tetapi tidak                                       factoring receivables which are past due
              mengalami penurunan nilai.                                                        but not impaired.
                                                              31 Desember/December 2024


                                        1-30 hari/days    31-60 hari/days    61-90 hari/days       Total

              Piutang pembiayaan                                                                                              Consumer financing
                 konsumen                       710.096            290.422           162.694         1.163.212                     receivables
              Piutang sewa pembiayaan            71.321             92.487           228.196           392.004           Finance lease receivables

                                                781.417            382.909           390.890        1.555.216



                                                              31 Desember/December 2023


                                        1-30 hari/days    31-60 hari/days    61-90 hari/days       Total

              Piutang pembiayaan                                                                                              Consumer financing
                 konsumen                       486.720            189.653           163.988          840.361                      receivables
              Piutang sewa pembiayaan           106.102             42.875            62.807          211.784            Finance lease receivables

                                                592.822            232.528           226.795        1.052.145



   Risiko likuiditas                                                                 Liquidity risk

   Risiko likuiditas merupakan risiko, bilamana                                      Liquidity risk is the risk when the Company does not
   Perseroan tidak memiliki sumber keuangan yang                                     have sufficient financial resources to discharge its
   mencukupi untuk memenuhi kewajibannya yang telah                                  matured liabilities. As the Company receives strong
   jatuh tempo. Mengingat Perseroan memperoleh                                       financial support from Parent Company through
   dukungan keuangan yang kuat dari Entitas Induk                                    joint financing scheme and borrowings facility, this
   melalui skema pembiayaan bersama dan fasilitas                                    risk could be managed properly. The management
   pinjaman yang diterima, maka risiko ini dapat dikelola                            evaluates and monitors cash-in flows and cash-out
   dengan baik. Manajemen melakukan evaluasi dan                                     flows to ensure the availability of fund to settle the
   pengawasan atas arus kas masuk dan arus kas                                       obligations that are due.
   keluar untuk memastikan tersedianya dana untuk
   memenuhi kebutuhan pembayaran liabilitas yang
   jatuh tempo.



                                                                     108
Page 443
                                                                                                                  The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                        Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                                                         PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                                                                   As of 31 December 2024
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                                                   and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                                  (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                                                                         unless otherwise stated)


27. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                                                                               27. RISK MANAGEMENT (continued)

   Risiko likuiditas (lanjutan)                                                                                        Liquidity risk (continued)

   Tabel berikut menggambarkan profil perbedaan jatuh                                                                  The following table summarizes the maturity gap
   tempo atas aset dan liabilitas keuangan Perseroan                                                                   profile of the Company’s financial assets and
   pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023:                                                                             liabilities as of 31 December 2024 and 2023:

                                                                                           31 Desember/December 2024

                                                                                                                                 Tidak
                                                                                          Lebih dari 6                        mempunyai
                                         Kurang dari                                    bulan sampai 1      Lebih dari       kontrak jatuh
                                         satu bulan/                 1-6               tahun/More than       1 tahun/          tempo/No
                                          Less than                 bulan/              6 months up to      More than         contractual
                                         one month                  months                  1 year            1 year            maturity                   Total

   ASET                                                                                                                                                                                           ASSETS

   Kas pada bank                              1.284.161                         -                     -                  -                   -             1.284.161                      Cash in banks
   Piutang pembiayaan konsumen                1.088.517                 4.967.787             5.354.643         15.784.995                   -            27.195.942     Consumer financing receivables
   Piutang sewa pembiayaan                      283.951                 1.285.641             1.267.366          2.658.629                                 5.495.587          Finance lease receivables
   Anjak piutang                                    577                     2.896                 3.475             27.800                   -                34.748              Factoring receivables
   Piutang lain-lain                            533.714                         -                     -                  -                   -               533.714                  Other receivables
   Piutang derivatif                                  -                     7.979                     -             37.029                   -                45.008              Derivative receivables
   Aset lain-lain*)                              35.537                         -                     -                  -                   -                35.537                       Other assets*)

   Total aset                                 3.226.457                 6.264.303             6.625.484         18.508.453                   -            34.624.697                          Total assets

   Utang usaha                                  604.208                          -                    -                 -                    -               604.208                     Trade payables
   Utang lain-lain**)                           175.682                      3.749                3.676            13.992                    -               197.099                    Other payables**)
   Utang derivatif                                    -                          -                    -            12.654                    -                12.654                   Derivative payable
   Beban yang
       masih harus dibayar                        3.118                   244.823                     -                  -                   -               247.941                    Accrued expense
   Pinjaman yang diterima                     1.055.825                 4.915.936             4.793.538         10.710.897                                21.476.196                         Borrowings
   Surat berharga yang diterbitkan                    -                   851.315               385.860          5.444.750                   -             6.681.925                    Securities issued

   Total liabilitas                           1.838.833                 6.015.823             5.183.074         16.182.293                   -            29.220.023                        Total liabilities

   Total perbedaan jatuh tempo                1.387.624                   248.480             1.442.410          2.326.160                   -             5.404.674                  Total maturity gap




                                                                                           31 Desember/December 2023

                                                                                                                                 Tidak
                                                                                          Lebih dari 6                        mempunyai
                                         Kurang dari                                    bulan sampai 1      Lebih dari       kontrak jatuh
                                         satu bulan/                 1-6               tahun/More than       1 tahun/          tempo/No
                                          Less than                 bulan/              6 months up to      More than         contractual
                                         one month                  months                  1 year            1 year            maturity                   Total

   ASET                                                                                                                                                                                           ASSETS

   Kas pada bank                                833.946                         -                     -                  -                   -               833.946                      Cash in banks
   Piutang pembiayaan konsumen                  887.083                 4.015.096             4.313.239         13.494.299                   -            22.709.717     Consumer financing receivables
   Piutang sewa pembiayaan                      298.722                 1.388.490             1.346.157          2.383.496                   -             5.416.865          Finance lease receivables
   Anjak piutang                                    650                     3.250                 3.901             27.957                   -                35.758              Factoring receivables
   Piutang lain-lain                            596.485                    70.667                     -                  -                   -               667.152                  Other receivables
   Piutang derivatif                                  -                         -                     -             28.933                   -                28.933              Derivative receivables
   Aset lain-lain*)                              49.049                         -                     -                  -                   -                49.049                       Other assets*)

   Total aset                                 2.665.935                 5.477.503             5.663.297         15.934.685                   -            29.741.420                          Total assets

   Utang usaha                                1.017.137                          -                    -                 -                    -             1.017.137                      Trade payables
   Utang lain-lain**)                           166.897                      5.925                6.872            25.379                    -               205.073                     Other payables**)
   Beban yang
       masih harus dibayar                        2.113                   259.985                     -                  -                   -               262.098                    Accrued expense
   Pinjaman yang diterima                     1.206.954                 3.878.098             4.312.389          8.699.274                   -            18.096.715                         Borrowings
   Surat berharga yang diterbitkan                    -                 1.114.812               657.799          3.914.904                   -             5.687.515                    Securities issued

   Total liabilitas                           2.393.101                 5.258.820             4.977.060         12.639.557                   -            25.268.538                        Total liabilities

   Total perbedaan jatuh tempo                  272.834                   218.683               686.237          3.295.128                   -             4.472.882                  Total maturity gap




   *) Aset lain-lain terdiri dari piutang karyawan, piutang bunga,                                                                               *) Other assets consists of employee receivables, interest
        setoran dalam perjalanan, dan uang jaminan.                                                                                                   receivables, deposit in transit, and security deposit

   **) Utang lain-lain terdiri dari titipan konsumen, liabilitas sewa, jasa notaris,                                                   **) Other payables consists of customer deposits, lease liabilities,
         barang dan jasa, pembiayaan bersama, dan lain-lain.                                                                         notary services, goods and services, joint financing, and others




                                                                                                   109
Page 444
                                                                                                                   The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                         Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                                                          PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                                                                    As of 31 December 2024
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                                                    and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                                   (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                                                                          unless otherwise stated)


27. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                                                                                27. RISK MANAGEMENT (continued)
   Risiko likuiditas (lanjutan)                                                                                        Liquidity risk (continued)
   Tabel di bawah ini menunjukkan sisa jatuh tempo                                                                     The tables below show the remaining contractual
   kontraktual dari liabilitas keuangan berdasarkan                                                                    maturities of financial liabilities based on
   pada undiscounted cash flows pada tanggal                                                                           undiscounted cash flows as of 31 December 2024
   31 Desember 2024 dan 2023:                                                                                          and 2023:
                                                                                                31 Desember/December 2024

                                                                                                        Lebih dari 6
                                                         Kurang dari                                     sampai 1          Lebih dari
                                                         satu bulan/                                  tahun/More than       1 tahun/
                                                          Less than                    1-6 bulan/        6 months          More than
                                                         one month                      months          up to 1 year         1 year                 Total
   LIABILITAS                                                                                                                                                                             LIABILITIES
   Utang usaha                                                   604.208                         -                 -                 -                  604.208                         Trade payables
   Utang lain-lain**)                                            175.370                     4.149             3.890            15.414                  198.823                       Other payables**)
   Utang derivatif                                                     -                         -                 -            12.654                   12.654                     Derivative payables
   Beban yang
        masih harus dibayar                                        3.118                   244.823                 -                 -                 247.941                       Accrued expenses
   Pinjaman yang diterima                                      1.182.159                 5.452.681         5.266.390        11.393.597              23.294.827                             Borrowings
   Surat berharga yang diterbitkan                                10.534                 1.056.443           580.679         6.335.280               7.982.936                        Securities issued

   Total                                                       1.975.389                 6.758.096         5.850.959        17.756.945              32.341.389                                        Total


                                                                                                31 Desember/December 2023

                                                                                                        Lebih dari 6
                                                         Kurang dari                                     sampai 1          Lebih dari
                                                         satu bulan/                                  tahun/More than       1 tahun/
                                                          Less than                    1-6 bulan/        6 months          More than
                                                         one month                      months          up to 1 year         1 year                 Total
   LIABILITAS                                                                                                                                                                             LIABILITIES
   Utang usaha                                                 1.017.137                         -                 -                 -               1.017.137                          Trade payables
   Utang lain-lain**)                                            166.897                     5.925             6.872            25.379                 205.073                         Other payables**)
   Beban yang
        masih harus dibayar                                        2.113                   259.985                 -                  -                262.098                       Accrued expenses
   Pinjaman yang diterima                                      1.299.278                 4.274.763         4.658.637          9.149.680             19.382.358                             Borrowings
   Surat berharga yang diterbitkan                                31.036                 1.288.053           804.667          4.344.767              6.468.523                        Securities issued

   Total                                                       2.516.461                 5.828.726         5.470.176        13.519.826              27.335.189                                        Total


   **) Utang lain-lain terdiri dari titipan konsumen, liabilitas sewa, jasa notaris,                                                      **) Other payables consists of customer deposits, lease liabilities,
         barang dan jasa, pembiayaan bersama, dan lain-lain.                                                                            notary services, goods and services, joint financing, and others



   Manajemen permodalan                                                                                                Capital management

   Tujuan Perseroan dalam mengelola permodalannya                                                                      The Company’s objectives when managing capital
   adalah menjaga kelangsungan usaha Perseroan                                                                         are to safeguard the Company’s ability to continue
   untuk dapat memberikan hasil kepada pemegang                                                                        as a going concern in order to provide returns for
   saham dan manfaat kepada pemangku kepentingan                                                                       shareholders and benefits for other stakeholders
   lainnya, dan memelihara optimalisasi struktur                                                                       and to maintain an optimal capital structure to
   permodalan untuk mengurangi biaya modal.                                                                            reduce the cost of capital.

   Dalam rangka memelihara atau menyesuaikan                                                                           In order to maintain or adjust the capital structure,
   struktur permodalan, Perseroan dapat menyesuaikan                                                                   the Company may adjust the amount of dividends
   jumlah dividen yang dibayarkan kepada pemegang                                                                      paid to shareholders, return capital to shareholders
   saham, imbalan hasil modal kepada pemegang                                                                          or issue new shares to reduce debt.
   saham atau menerbitkan saham baru untuk
   mengurangi pinjaman.

   Perseroan telah memenuhi jumlah minimum modal                                                                       The Company has met the minimum amount of
   disetor dan rasio ekuitas minimum.                                                                                  paid-in capital and minimum equity ratio.

   Konsisten dengan pelaku industri lainnya, Perseroan                                                                 Consistent with other players in the industry, the
   memonitor permodalan berdasarkan gearing ratio.                                                                     Company monitors capital on the basis of the
   Rasio ini dihitung dari nilai bersih pinjaman (termasuk                                                             gearing ratio. This ratio is calculated as net debt
   obligasi dan medium-term notes) dibagi dengan                                                                       (including bonds payable and medium-term notes)
   jumlah modal. Jumlah modal diambil dari ekuitas                                                                     divided by total capital. Total capital is calculated as
   yang tercantum dalam laporan posisi keuangan.                                                                       equity shown in the statements of financial position.



                                                                                                     110
Page 445
                                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                              PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                          NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                                        As of 31 December 2024
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                        and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                       (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                                              unless otherwise stated)


27. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                                                      27. RISK MANAGEMENT (continued)
   Manajemen permodalan (lanjutan)                                                          Capital management (continued)

   Dalam mengelola permodalan, Perseroan melakukan                                          In managing capital, the Company conducts
   analisa secara bulanan untuk memastikan bahwa                                            monthly analysis to ensure that the Company
   Perseroan     tetap   mengikuti    POJK     No.                                          complies with the POJK No. 35/POJK.05/2018
   35/POJK.05/2018 tanggal 27 Desember 2018                                                 dated 27 December 2018 regarding Finance
   tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan                                                 Companies which have some provisions as follows:
   Pembiayaan yang diantaranya mengatur ketentuan
   sebagai berikut:
   - Modal disetor Perseroan minimum sebesar                                                - The Company's paid-up capital of minimum
     Rp100.000;                                                                               Rp100,000;
   - Ekuitas Perseroan minimum sebesar 50,00% dari                                          - The Company's equity amounting to minimum
     modal disetor;                                                                           50.00% of paid-up capital;
   - Jumlah pinjaman yang dimiliki Perseroan                                                - The amount of the Company's loan to equity and
     dibandingkan modal sendiri dan utang subordinasi                                         subordinated loan deducted by investment
     dikurangi penyertaan (gearing ratio) ditetapkan                                          (gearing ratio) is maximum 10 times, both for off-
     setinggi-tingginya 10 kali, baik untuk pinjaman luar                                     shore and on-shore domestic loans.
     negeri maupun dalam negeri.
   Perseroan senantiasa menjaga jumlah maksimum                                             The Company always maintains the maximum
   gearing ratio lebih kecil dari ketentuan yang                                            amount of gearing ratio at lower level than the
   ditetapkan melalui analisa alternatif pembiayaan baik                                    applicable regulation by performing an analysis to
   melalui pinjaman bank, penerbitan obligasi ataupun                                       determine financing alternative whether through the
   optimalisasi dana joint financing. Perseroan juga                                        bank loans, bonds issuance or joint financing fund
   menghitung biaya dana dari alternatif pembiayaan                                         optimization. The Company also calculates the cost
   yang dipilih untuk memastikan biaya dana tersebut                                        of fund of each financing alternative selected by the
   dapat menghasilkan pendapatan maksimum bagi                                              Company to ensure it could generate a maximum
   Perseroan.                                                                               income for the Company.
28. NILAI WAJAR                   ASET      DAN           LIABILITAS                 28. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
    KEUANGAN                                                                             LIABILITIES
   Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, nilai                                            As of 31 December 2024 and 2023, the carrying
   tercatat dari aset dan liabilitas keuangan Perseroan                                     value of the Company’s financial assets and
   memiliki nilai yang hampir sama dengan nilai                                             liabilities approximates their fair value except for the
   wajarnya kecuali untuk instrumen berikut:                                                following financial instruments:
                                                          31 Desember/December 31, 2024

                                                                Liabilitas
                                                                keuangan
                                                               yang diukur
                                                              dengan biaya
                                                                perolehan
                                                              diamortisasi/
                                              Biaya             Financial
                                            perolehan          Liabilities at       Nilai tercatat/
                                           diamortiasi/         amortized              carrying       Nilai wajar/
                                         Amortized cost            cost                 value          fair value

    ASET KEUANGAN                                                                                                                   FINANCIAL ASSETS

    Aset yang nilai wajarnya                                                                                                            Assets for which
       diungkapkan                                                                                                             fair value are disclosed
    Piutang pembiayaan konsumen                26.719.179                       -       26.719.179        27.480.723       Consumer financing receivables
    Piutang sewa pembiayaan                     5.395.158                       -        5.395.158         5.156.218            Finance lease receivables
    Anjak piutang                                  19.438                       -           19.438            19.438                 Factoring receivables

    Total aset keuangan                        32.133.775                       -       32.133.775        32.656.379               Total financial assets



    LIABILITAS KEUANGAN                                                                                                          FINANCIAL LIABILITIES

    Liabilitas yang nilai wajarnya                                                                                                    Liabilities for which
       diungkapkan                                                                                                             fair value are disclosed
    Pinjaman yang diterima                                -        21.476.196           21.476.196        21.511.119                            Borrowings
    Surat berharga yang diterbitkan                       -         6.681.925            6.681.925         6.629.061                     Securities issued

    Total liabilitas keuangan                             -        28.158.121           28.158.121        28.140.180             Total financial liabilities




                                                                         111
Page 446
                                                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                              Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                                            PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                        NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                                                      As of 31 December 2024
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                                      and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                     (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                                                            unless otherwise stated)


28. NILAI WAJAR      ASET                         DAN           LIABILITAS                          28. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
    KEUANGAN (lanjutan)                                                                                 LIABILITIES (continued)
   Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, nilai                                                          As of 31 December 2024 and 2023, the carrying
   tercatat dari aset dan liabilitas keuangan Perseroan                                                   value of the Company’s financial assets and
   memiliki nilai yang hampir sama dengan nilai                                                           liabilities approximates their fair value except for the
   wajarnya kecuali untuk instrumen berikut: (lanjutan)                                                   following financial instruments: (continued)

                                                                 31 Desember/December 31, 2023

                                                                            Liabilitas
                                                                            keuangan
                                                                           yang diukur
                                                                          dengan biaya
                                                                            perolehan
                                                                          diamortisasi/
                                                    Biaya                   Financial
                                                  perolehan                Liabilities at         Nilai tercatat/
                                                 diamortiasi/               amortized                carrying             Nilai wajar/
                                               Amortized cost                  cost                   value                fair value

    ASET KEUANGAN                                                                                                                                      FINANCIAL ASSETS

    Aset yang nilai wajarnya                                                                                                                               Assets for which
       diungkapkan                                                                                                                                fair value are disclosed
    Piutang pembiayaan konsumen                         22.361.823                          -         22.361.823              22.753.229      Consumer financing receivables
    Piutang sewa pembiayaan                              5.347.572                          -          5.347.572               5.026.849           Finance lease receivables
    Anjak piutang                                           35.322                          -             35.322                  39.992                Factoring receivables

    Total aset keuangan                                 27.744.717                          -         27.744.717              27.820.070              Total financial assets



    LIABILITAS KEUANGAN                                                                                                                             FINANCIAL LIABILITIES

    Liabilitas yang nilai wajarnya                                                                                                                       Liabilities for which
       diungkapkan                                                                                                                                fair value are disclosed
    Pinjaman yang diterima                                       -               18.096.715           18.096.715              17.851.258                           Borrowings
    Surat berharga yang diterbitkan                              -                5.687.515            5.687.515               5.699.069                    Securities issued

    Total liabilitas keuangan                                    -               23.784.230           23.784.230              23.550.327            Total financial liabilities




   Tabel di bawah ini menyajikan analisa atas instrumen                                                   The tables below present the analysis of the above
   keuangan tersebut sesuai dengan masing-masing                                                          financial instruments by the level in the fair value
   tingkat dalam hirarki nilai wajar:                                                                     hierarchy:
                                                                                31 Desember/December 2024

                                      Nilai tercatat/        Tingkat 1/              Tingkat 2/          Tingkat 3/
                                      Carrying value          Level 1                 Level 2             Level 3                 Total

    ASET KEUANGAN                                                                                                                                      FINANCIAL ASSETS

    Aset yang nilai wajarnya                                                                                                                               Assets for which
       diungkapkan                                                                                                                                fair value are disclosed
    Piutang pembiayaan konsumen           26.719.179                        -          27.480.723                    -           27.480.723   Consumer financing receivables
    Piutang sewa pembiayaan                5.395.158                        -           4.981.123              175.095            5.156.218        Finance lease receivables
    Anjak piutang                             19.438                        -                   -               19.438               19.438             Factoring receivables

    Total aset keuangan                   32.133.775                        -          32.461.846              194.533           32.656.379           Total financial assets


    LIABILITAS KEUANGAN                                                                                                                             FINANCIAL LIABILITIES

    Liabilitas yang nilai wajarnya                                                                                                                       Liabilities for which
       diungkapkan                                                                                                                                fair value are disclosed
    Pinjaman yang diterima                21.476.196                        -          21.511.119                     -          21.511.119                        Borrowings
    Surat berharga yang diterbitkan        6.681.925                        -           6.629.061                     -           6.629.061                 Securities issued

    Total liabilitas keuangan             28.158.121                        -          28.140.180                     -          28.140.180         Total financial liabilities




                                                                                      112
Page 447
                                                                                               The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                     Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                                   PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                                             As of 31 December 2024
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                             and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                            (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                                                   unless otherwise stated)


28. NILAI WAJAR      ASET                         DAN      LIABILITAS                        28. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
    KEUANGAN (lanjutan)                                                                          LIABILITIES (continued)
   Tabel di bawah ini menyajikan analisa atas instrumen                                         The tables below present the analysis of the above
   keuangan tersebut sesuai dengan masing-masing                                                financial instruments by the level in the fair value
   tingkat dalam hirarki nilai wajar: (lanjutan)                                                hierarchy: (continued)
                                                                         31 Desember/December 2023

                                      Nilai tercatat/   Tingkat 1/            Tingkat 2/        Tingkat 3/
                                      Carrying value     Level 1               Level 2           Level 3         Total

    ASET KEUANGAN                                                                                                                        FINANCIAL ASSETS

    Aset yang nilai wajarnya                                                                                                                 Assets for which
       diungkapkan                                                                                                                  fair value are disclosed
    Piutang pembiayaan konsumen           22.361.823                 -          22.753.229                   -   22.753.229     Consumer financing receivables
    Piutang sewa pembiayaan                5.347.572                 -           5.026.849                   -    5.026.849          Finance lease receivables
    Anjak piutang                             35.322                 -              39.992                   -       39.992               Factoring receivables

    Total aset keuangan                   27.744.717                 -          27.820.070                   -   27.820.070             Total financial assets


    LIABILITAS KEUANGAN                                                                                                               FINANCIAL LIABILITIES

    Liabilitas yang nilai wajarnya                                                                                                         Liabilities for which
       diungkapkan                                                                                                                  fair value are disclosed
    Pinjaman yang diterima                18.096.715                 -          17.851.258                   -   17.851.258                          Borrowings
    Surat berharga yang diterbitkan        5.687.515                 -           5.699.069                   -    5.699.069                   Securities issued

    Total liabilitas keuangan             23.784.230                 -          23.550.327                   -   23.550.327           Total financial liabilities




   Metode dan asumsi yang digunakan untuk estimasi                                              The following methods and assumptions are used
   nilai wajar adalah sebagai berikut:                                                          to estimate the fair values:
   Nilai wajar kas dan setara kas, piutang lain-lain, aset                                      The fair value of cash and cash equivalents, other
   lain-lain, utang usaha, beban bunga yang masih                                               receivables, other assets, trade payables, accrued
   harus dibayar dan utang lain-lain termasuk utang lain-                                       interest expenses and other payables including
   lain terkait sewa mendekati nilai tercatat karena                                            other payables related to lease approximate their
   jangka waktu jatuh tempo yang singkat atas                                                   carrying amounts largely due to short-term
   instrumen keuangan tersebut.                                                                 maturities of these instruments.
   Nilai wajar piutang pembiayaan konsumen, piutang                                             The fair value of consumer financing receivables,
   sewa pembiayaan, anjak piutang, piutang derivatif,                                           finance lease receivables, factoring receivables,
   utang derivatif, pinjaman dan surat berharga yang                                            derivative receivables, derivative payables,
   diterbitkan dinilai menggunakan diskonto arus kas                                            borrowings, and securities issued are determined
   berdasarkan tingkat suku bunga pasar pada tanggal                                            by discounting cash flows using market interest rate
   31 Desember 2024 dan 2023.                                                                   as of 31 December 2024 and 2023.
   Perseroan tidak memiliki perpindahan di antara                                               The Company has no transfer between hierarchy
   tingkat hirarki pada tahun 2024 dan 2023.                                                    level in 2024 and 2023.
29. PERJANJIAN KERJASAMA                                                                     29. COOPERATION AGREEMENTS

   Pembiayaan Bersama                                                                           Joint financing

   Perseroan     mempunyai      perjanjian kerjasama                                            The Company entered into a joint financing
   pembiayaan Bersama dan Perjanjian Kerjasama                                                  agreement and signed a Customer Asset Purchase
   Pengambilalihan Piutang Pembiayaan dengan                                                    Agreement with PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Berdasarkan                                                   Based on the agreements, the amount of funds to
   perjanjian, porsi fasilitas pembiayaan yang akan                                             be financed by each party is a minimum of 1.00%
   diberikan untuk konsumen dari masing-masing pihak                                            from the Company and a maximum of 99.00% from
   adalah minimal 1,00% dari Perseroan dan maksimal                                             joint financing providers.
   99,00% dari pemberi pembiayaan bersama.




                                                                               113
Page 448
                                                                  The original financial statements included herein are in the
                                                                                                        Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                      PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                As of 31 December 2024
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                               (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                      unless otherwise stated)


29. PERJANJIAN KERJASAMA (lanjutan)                            29. COOPERATION AGREEMENTS (continued)

   Pembiayaan Bersama (lanjutan)                                   Joint financing (continued)

   Perjanjian ini telah mengalami beberapa kali                    The agreement was amended several times.
   perubahan. Perubahan terakhir melalui amandemen                 The latest of which is the amendment of the Joint
   Perjanjian Kerjasama Kendaraan Bermotor dan                     Financing agreement and a Customer Asset
   Perjanjian Kerjasama Pengambilalihan Piutang                    Purchase Agreement between PT Mandiri Tunas
   Pembiayaan antara PT Mandiri Tunas Finance dan                  Finance and PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dated
   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk tertanggal 27 Mei                 27 May 2024, with the total joint financing facility to
   2024, dengan fasilitas pembiayaan bersama menjadi               Rp27,000,000 with the portion of joint financing
   sebesar Rp27.000.000 dengan porsi fasilitas                     facility minimum of 1.00% from the Company and
   pembiayaan bersama sebesar minimal 1,00% dari                   a maximum of 99.00% from joint financing
   Perseroan dan maksimal 99,00% dari pemberi                      providers, where the Company bears the risk credit
   pembiayaan      bersama,      dimana    Perseroan               and receive income in accordance with the
   menanggung risiko kredit dan menerima pendapatan                financing portion. The agreement is valid up to
   sesuai dengan porsi pembiayaannya. Perjanjian ini               28 February 2025.
   berlaku sampai dengan tanggal 28 Februari 2025.

   Pada tanggal 21 Februari 2022, Perseroan dan                    On 21 February 2022, the Company and PT Bank
   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menandatangani                    Mandiri (Persero) Tbk signed a Joint Financing
   Perjanjian Kerjasama Pembiayaan Bersama dalam                   Cooperation Agreement in the form of Passenger
   bentuk pembiayaan Passenger Vehicle, Commercial                 Vehicle, Commercial Vehicle and Heavy Equipment
   Vehicle, dan Heavy Equipment kepada debitur                     financing to Bank Mandiri commercial debtors,
   komersial Bank Mandiri yang mana Perjanjian ini                 where this Agreement has been amended with the
   telah dirubah dengan perubahan terakhir termuat                 latest amendment contained in Addendum III (Third)
   dalam Addendum III (Ketiga) Perjanjian Pembiayaan               to the Joint Financing Agreement (Joint Financing)
   Bersama (Joint Financing) Reguler antara PT Bank                Regular between PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
   Mandiri (Persero) Tbk dengan Perseroan, dengan                  and the Company, with a joint financing facility of
   fasilitas pembiayaan bersama sebesar Rp6.000.000                IDR 6,000,000 with a minimum share of the joint
   dengan porsi fasilitas pembiayaan bersama sebesar               financing facility of 1.00% from the Company and a
   minimal 1,00% dari Perseroan dan maksimal 99,00%                maximum of 99.00% from the joint financing
   dari pemberi pembiayaan bersama, dimana                         provider, where the Company bears the risk credit
   Perseroan menanggung risiko kredit dan menerima                 and receive income in accordance with the
   pendapatan sesuai dengan porsi pembiayaannya.                   financing portion. This agreement has been
   Perjanjian ini telah diperpanjang sampai dengan                 extended until 20 February 2025.
   tanggal 20 Februari 2025.

   Saldo pembiayaan bersama porsi PT Bank Mandiri                  Balance of joint financing portion of PT Bank Mandiri
   (Persero) Tbk yang dikelola oleh Perseroan pada                 (Persero) Tbk managed by the Company as of 31
   tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai                December 2024 and 2023 are as follows:
   berikut:

                                            31 Desember/      31 Desember/
                                           December 2024     December 2023

   Piutang pembiayaan konsumen                 27.894.106         24.870.958              Consumer financing receivables
   Piutang sewa pembiayaan                         22.400             28.009                    Finance lease receivables
   Rata - rata jangka pembiayaan (tahun)              1-5                1-5            Average of financing period (years)




                                                       114
Page 449
                                                               The original financial statements included herein are in the
                                                                                                     Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                  PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                            As of 31 December 2024
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                            and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                           (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                  unless otherwise stated)


29. PERJANJIAN KERJASAMA (lanjutan)                          29. COOPERATION AGREEMENTS (continued)

   Asuransi                                                     Insurance

   Dalam menjalankan usahanya, Perseroan bekerja                In the course of business, the Company entered
   sama dengan, PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk,                 into insurance agreements with PT Asuransi Bina
   PT Asuransi Central Asia, PT Zurich Asuransi                 Dana Arta Tbk, PT Asuransi Central Asia,
   Indonesia Tbk, PT Asuransi Artarindo, PT Asuransi            PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk, PT Asuransi
   Wahana Tata, PT Asuransi Sahabat Artha Proteksi,             Artarindo, PT Asuransi Wahana Tata, PT Asuransi
   PT Asuransi Cakrawala Proteksi Indonesia,                    Sahabat Artha Proteksi, PT Asuransi Cakrawala
   PT Asuransi Candi Utama, PT Asuransi Maximus                 Proteksi Indonesia, PT Asuransi Candi Utama,
   Graha Persada Tbk, PT Multi Artha Guna Tbk (MAG),            PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk,
   PT AXA Insurance Indonesia, PT Asuransi Umum                 PT Multi Artha Guna Tbk (MAG), PT AXA Insurance
   Mega, PT Asuransi Mega Pratama, PT MNC Asuransi              Indonesia, PT Asuransi Umum Mega, PT Asuransi
   Indonesia, PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika               Mega Pratama, PT MNC Asuransi Indonesia,
   (MPM), PT Pan Pacific Insurance, PT Asuransi Raksa           PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika (MPM),
   Pratikara, PT Asuransi Ramayana, PT Asuransi                 PT Pan Pacific Insurance, PT Asuransi Raksa
   Sinar Mas, PT Asuransi Total Bersama (TOB),                  Pratikara, PT Asuransi Ramayana, PT Asuransi
   PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk, PT AXA               Sinar Mas, PT Asuransi Total Bersama (TOB),
   Mandiri Financial Services, PT Asuransi Ciputra              PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk, PT AXA
   Indonesia, PT Asuransi Astra Buana, PT Sunday                Mandiri Financial Services, PT Asuransi Ciputra
   Insurance Indonesia, PT Heksa Solution Insurance,            Indonesia, PT Asuransi Astra Buana, PT Sunday
   PT Jamkrida Jakarta, PT Avrist General Insurance,            Insurance Indonesia, PT Heksa Solution Insurance,
   PT Asuransi Jasaraharja Putera, PT Asuransi Harta            PT Jamkrida Jakarta, PT Avrist General Insurance,
   Aman Pratama Tbk, PT Sunday Insurance Indonesia.             PT Asuransi Jasaraharja Putera, PT Asuransi
                                                                Harta Aman Pratama Tbk, PT Sunday Insurance
                                                                Indonesia.

   Sewa Gedung                                                  Building rental

   Pada tanggal 31 Agustus 2009, Perseroan                      On 31 August 2009, the Company signed an office
   menandatangani perjanjian sewa ruangan kantor                space rental agreement with PT Bumi Daya Plaza
   dengan PT Bumi Daya Plaza yang tidak dapat                   which is non-cancellable for the period of five years
   dibatalkan untuk periode lima tahun. Perjanjian              and will expire in 2014. The Company is required to
   tersebut akan berakhir pada tahun 2014 dengan                pay in advance of Rp507 for each quarter. The tariff
   ketentuan pembayaran di muka sebesar Rp507 untuk             will be reviewed on annual basis with a maximum
   setiap jangka waktu 3 bulan dan akan ditinjau kembali        tariff increase of 5.00% per annum.
   setiap satu tahun sekali dengan kenaikan tarif
   maksimal sebesar 5,00% per tahun.

   Perjanjian ini telah mengalami beberapa kali                 The agreement was amended several times. On
   perubahan. Pada tanggal 15 Februari 2022,                    15 February 2022, the Company is renewing this
   Perseroan memperpanjang perjanjian sewa ruangan              office space rental agreement for the period of 5
   kantor ini dengan masa sewa 5 tahun dari 1 Januari           years from 1 January 2022 until 31 December 2026
   2022 sampai dengan 31 Desember 2026 dengan                   in which the Company is required to pay in advance
   ketentuan pembayaran di muka sebesar Rp12.899                an amount of Rp12,899 for each year.
   per tahun.

   Pada tanggal 27 Januari dan 22 Juni 2023, terdapat           On 27 January and 22 June 2023, there was an
   addendum perjanjian penambahan obyek sewa                    addendum agreement to addition rental office
   kantor ini dengan PT Bumi Daya Plaza yang tidak              space with PT Bumi Daya Plaza which is non-
   dapat dibatalkan. Perjanjian tersebut akan berakhir          cancellable until 31 December 2026 and 31 August
   pada 31 Desember 2026 dan 31 Agustus 2026                    2026 in which the Company is required to pay the
   dengan ketentuan tambahan pembayaran di muka                 addition in advance an amount of Rp240 and
   sebesar masing-masing Rp240 dan Rp2.366 per                  Rp2,366 for each year, respectively.
   tahun.




                                                       115
Page 450
                                                                The original financial statements included herein are in the
                                                                                                      Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                   PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                             As of 31 December 2024
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                             and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                            (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                   unless otherwise stated)


29. PERJANJIAN KERJASAMA (lanjutan)                           29. COOPERATION AGREEMENTS (continued)
   Sewa Gedung (lanjutan)                                        Building rental (continued)
   Pada tanggal 28 November 2023, terdapat addendum              On 28 November 2023, there was an addendum
   perjanjian penambahan obyek sewa kantor ini                   agreement to addition rental office space with
   dengan PT Bumi Daya Plaza yang tidak dapat                    PT Bumi Daya Plaza which is non-cancellable until
   dibatalkan. Perjanjian tersebut akan berakhir pada            31 December 2026 in which the Company is
   31 Desember 2026 dengan ketentuan tambahan                    required to pay the addition in advance an amount
   pembayaran di muka sebesar Rp2.131 per tahun.                 of Rp2,131 for each year.
   Program MTF Mantap Combo                                      MTF Mantap Combo Program
   Pada tanggal 17 Maret 2020, Perseroan melakukan               On 17 March 2020, the Company signed a
   penandatanganan perjanjian kerjasama untuk                    cooperation agreement for the vehicle financing
   program pembiayaan kendaraan bagi calon debitur               program for prospective borrowers with the work of
   dengan pekerjaan aparatur sipil negara (ASN) yang             the state civil service (ASN) who will retire
   akan memasuki masa pensiun (maksimal 5 tahun                  (maximum 5 years before retirement age) with a
   menjelang usia pensiun) dengan tenor maksimum 10              maximum tenor of 10 (ten) years. The Company
   (sepuluh) tahun. Perseroan bertindak sebagai                  acts as a decision maker for financing applications
   pemutus permohonan pembiayaan dan akan                        and will manage the financing for ASN debtors in
   mengelola pembiayaan selama debitur ASN dalam                 the active period as employees. Then, when
   masa aktif sebagai pegawai. Selanjutnya, ketika               entering retirement age the financing will be
   memasuki usia pensiun pembiayaan akan dialihkan               transferred to be managed by PT Bank Mandiri
   untuk dikelola oleh PT Bank Mandiri Taspen.                   Taspen. This agreement is valid until 17 March
   Perjanjian ini berlaku sampai tanggal 17 Maret 2025.          2025.

   Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, saldo                 On 31 December 2024 and 2023, total consumer
   piutang pembiayaan konsumen dari program ini                  financing receivables through this program
   masing-masing adalah sejumlah Rpnihil.                        amounted to Rpnil, respectively.

30. SEGMEN OPERASI                                            30. OPERATING SEGMENT

   Segmen operasi Perseroan dibagi berdasarkan                   The Company’s operating segments represent the
   kelompok nasabah utama dan produk yang disebut,               Company’s key customer and product groups
   Fleet dan ritel. Dalam menentukan hasil segmen,               namely, Fleet and Retail. In determining the
   beberapa akun aset dan liabilitas serta pendapatan            segment results, certain assets and liabilities and
   dan biaya yang terkait diatribusikan ke masing-               related revenues and expenses are attributed to
   masing segmen berdasarkan kebijakan pelaporan                 each segment based on internal management
   internal manajemen.                                           reporting policies.

   Ringkasan berikut menjelaskan operasi masing-                 The following summary describes the operations in
   masing segmen dalam pelaporan segmen                          each of the Company’s reportable segments:
   Perseroan:
   -   Fleet                                                     -    Fleet
       Termasuk dalam pelaporan segmen fleet adalah                   Included in the fleet segment reporting are
       seluruh indikator penilaian segmen operasi yang                operating segments assessment indicators
       secara nyata dapat diatribusikan sebagai bagian                that can actually be attributed as part of
       dari pembiayaan untuk nasabah korporasi.                       financing to corporate customers.

   -   Ritel                                                     -    Retail
       Termasuk dalam pelaporan segmen ritel adalah                   Included in the retail segment reporting are
       seluruh indikator penilaian segmen operasi yang                operating segments assessment indicators that
       secara nyata dapat diatribusikan sebagai bagian                can actually be attributed as part of consumer
       dari pembiayaan konsumen untuk nasabah                         financing to individual customers at Region I
       individu di Regional I dan II (Sumatera), Regional             and II (Sumatera), Region III and IV
       III dan IV (Jabodetabek), Regional V (Jawa                     (Jabodetabek), Region V (Jawa Barat), Region
       Barat), Regional VI (Jawa Tengah, Yogyakarta),                 VI (Jawa Tengah, Yogyakarta), Region VII
       Regional VII (Jawa Timur, Bali, Kupang,                        (Jawa Timur, Bali, Kupang, Mataram), Region
       Mataram), Regional VIII (Kalimantan) dan                       VIII (Kalimantan), and Region IX (Sulawesi,
       Regional IX (Sulawesi, Ambon, Papua, Sorong).                  Ambon Papua, Sorong).




                                                        116
Page 451
                                                                                                     The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                           Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                                          PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                                                    As of 31 December 2024
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                                    and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                   (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                                                          unless otherwise stated)


30. SEGMEN OPERASI (lanjutan)                                                                    30. OPERATING SEGMENT (continued)

   Ringkasan berikut menjelaskan operasi masing-                                                       The following summary describes the operations in
   masing segmen dalam pelaporan segmen                                                                each of the Company’s reportable segments:
   Perseroan: (lanjutan)                                                                               (continued)
   -   Lain-lain                                                                                       -   Others
       Termasuk dalam pelaporan segmen lain-lain                                                           Included in the other segment reporting is
       adalah informasi pelaporan segmen operasi                                                           reporting segment information associated with
       terkait dengan aktivitas kantor pusat.                                                              head office activities.

   Informasi mengenai hasil dari masing-masing bisnis                                                  Information regarding the results of each reportable
   segmen disajikan di bawah ini. Kinerja diukur                                                       segment is included below. Performance is
   berdasarkan      laba   segmen      sebelum      pajak                                              measured based on segment profit before income
   penghasilan, sebagaimana dilaporkan dalam laporan                                                   tax, as included in the internal management reports
   internal manajemen yang ditelaah oleh manajemen                                                     that are reviewed by the Company’s management.
   Perseroan. Keuntungan segmen digunakan untuk                                                        Segment profit is used to measure performance of
   mengukur kinerja dimana manajemen berkeyakinan                                                      that business segment as management believes
   bahwa informasi tersebut paling relevan dalam                                                       that such information is the most relevant in
   mengevaluasi hasil segmen tersebut relatif terhadap                                                 evaluating the results of those segments relative to
   entitas lain yang beroperasi dalam industri tersebut.                                               other entities that operate within these industries.
                                                                       31 Desember/December 2024

                                    Ritel/Retail                                 Fleet/Fleet

                               Mobil/               Motor/              Mobil/                  Motor/              Lain-lain/       Jumlah/                 Information by
      Informasi segmen usaha    Car                Motorcycle            Car                   Motorcycle            Others           Total              business segments

   Pendapatan                                                                                                                                                      Revenue
   Pembiayaan konsumen          3.254.869                         -         198.621                           -                  -      3.453.490         Consumer financing
   Sewa pembiayaan                344.551                         -         334.153                           -                  -        678.704             Financial lease
   Anjak piutang                        -                         -             438                           -                  -            438                  Factoring
   Simpanan bank                   14.757                         -           2.716                           -                  -         17.473            Deposit in bank
   Lain-lain - neto             1.362.521                       179          66.510                           -                  -      1.429.210                Others - net

   Total pendapatan             4.976.698                       179         602.438                           -                  -      5.579.315              Total revenue


   Beban                                                                                                                                                           Expenses
   Beban keuangan              (1.614.655)                         -       (299.291)                          -                  -     (1.913.946)          Financial charges
   Beban gaji dan tunjangan      (727.512)                      (17)        (47.702)                          -                  -       (775.231)       Salaries and benefits
   Beban umum dan
     administrasi               (390.024)                       (40)        (23.114)                          -                  -      (413.178)    General and administration
   Penyisihan kerugian                                                                                                                                           Provision for
     penurunan nilai            (866.741)                        (5)       (106.047)                          -                  -      (972.793)        impairment losses

   Total beban                 (3.598.932)                      (62)       (476.154)                          -                  -     (4.075.148)            Total expenses

   Laba sebelum beban                                                                                                                                           Income before
     pajak final dan pajak                                                                                                                             final tax and income
     penghasilan                1.377.766                       117         126.284                           -                  -      1.504.167               tax expense

   Total aset                  27.573.367                        80        4.776.683                        171         2.075.154      34.425.455                Total assets

   Total liabilitas             1.107.576                  1.217            356.510                          37       28.095.693       29.561.033             Total liabilities



                                                                       31 Desember/December 2023

                                    Ritel/Retail                                 Fleet/Fleet

                               Mobil/               Motor/              Mobil/                  Motor/              Lain-lain/       Jumlah/                 Information by
      Informasi segmen usaha    Car                Motorcycle            Car                   Motorcycle            Others           Total              business segments

   Pendapatan                                                                                                                                                      Revenue
   Pembiayaan konsumen          2.715.052                       106         285.142                          50                  -      3.000.350         Consumer financing
   Sewa pembiayaan                206.950                         -         445.801                           -                  -        652.751             Financial lease
   Anjak piutang                        -                         -             909                           -                  -            909                  Factoring
   Simpanan bank                   13.211                         -           3.923                           -                  -         17.134            Deposit in bank
   Lain-lain - neto             1.040.410                       378          70.019                          17                  -      1.110.824                Others - net

   Total pendapatan             3.975.623                       484         805.794                          67                  -      4.781.968              Total revenue


   Beban                                                                                                                                                           Expenses
   Beban keuangan              (1.167.286 )                    (2 )         (342.866 )                      (11 )                -     (1.510.165)          Financial charges
   Beban gaji dan tunjangan      (747.809 )                (1.017 )          (53.368 )                        -                  -       (802.194)       Salaries and benefits
   Beban umum dan
     administrasi                (328.573 )                     273          (21.536 )                        -                  -       (349.836)   General and administration
   Penyisihan kerugian                                                                                                                                           Provision for
     penurunan nilai             (603.315 )                       3          (25.226 )                       (9 )                -       (628.547)       impairment losses

   Total beban                 (2.846.983 )                 (743 )          (442.996 )                      (20 )                -     (3.290.742)            Total expenses

   Laba (rugi) sebelum beban                                                                                                                             Income (loss) before
     pajak final dan pajak                                                                                                                             final tax and income
     penghasilan                1.128.640                   (259 )          362.798                          47                  -      1.491.226               tax expense

   Total aset                  22.827.261                        95        5.142.242                        171         1.757.623      29.727.392                Total assets

   Total liabilitas             1.358.244                  1.866            299.780                         247       24.037.595       25.697.732             Total liabilities




                                                                                  117
Page 452
                                                                 The original financial statements included herein are in the
                                                                                                       Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                     PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                               As of 31 December 2024
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                               and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                              (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                     unless otherwise stated)


30. SEGMEN OPERASI (lanjutan)                                  30. OPERATING SEGMENT (continued)

   Informasi wilayah geografis adalah sebagai berikut:            Geographical information is as follows:

                                                Tahun yang Berakhir
                                             pada tanggal 31 Desember/
                                              Year ended 31 December

                                               2024             2023

    Pendapatan                                                                                                Revenue
      Regional I (Sumatera)                      427.008           316.751                        Region I (Sumatera)
      Regional II (Sumatera)                     402.925           416.083                       Region II (Sumatera)
      Regional III (Jabodetabek)                 612.308           457.083                   Region III (Jabodetabek)
      Regional IV (Jabodetabek)                  589.058           469.685                  Region IV (Jabodetabek)
      Regional V (Jawa Barat)                    377.534           314.531                     Region V (Jawa Barat)
      Regional VI                                                                                           Region VI
       (Jawa Tengah, Yogyakarta)                 351.305           323.087              (Jawa Tengah, Yogyakarta)
      Regional VII (Jawa Timur,                                                              Region VII (Jawa Timur,
        Bali, Kupang, Mataram)                   622.120           490.066                 Bali, Kupang,Mataram)
      Regional VIII (Kalimantan)                 924.928           688.065                   Region VIII (Kalimantan)
      Regional IX (Sulawesi,                                                                     Region IX (Sulawesi,
        Ambon, Papua, Sorong)                    669.691           500.756                 Ambon, Papua, Sorong)
      Fleet                                      602.438           805.861                                       Fleet

    Total pendapatan                            5.579.315        4.781.968                                Total revenue

    Beban                                                                                                     Expenses
      Regional I (Sumatera)                      (302.507)        (219.505)                      Region I (Sumatera)
      Regional II (Sumatera)                     (353.683)        (350.730)                     Region II (Sumatera)
      Regional III (Jabodetabek)                 (459.425)        (361.589)                  Region III (Jabodetabek)
      Regional IV (Jabodetabek)                  (459.268)        (354.187)                 Region IV (Jabodetabek)
      Regional V (Jawa Barat)                    (284.752)        (250.972)                    Region V (Jawa Barat)
      Regional VI                                                                                           Region VI
        (Jawa Tengah, Yogyakarta)                (268.241)        (237.891)             (Jawa Tengah, Yogyakarta)
      Regional VII (Jawa Timur,                                                             Region VII (Jawa Timur,
         Bali, Kupang, Mataram)                  (430.027)        (339.214)                  Bali, Kupang, Mataram)
      Regional VIII (Kalimantan)                 (572.000)        (401.632)                  Region VIII (Kalimantan)
      Regional IX (Sulawesi,                                                                    Region IX (Sulawesi,
         Ambon, Papua, Sorong)                   (469.091)        (332.006)                  Ambon, Papua, Sorong)
      Fleet                                      (476.154)        (443.016)                                      Fleet

    Total beban                                (4.075.148)       (3.290.742)                             Total expenses

    Laba sebelum beban pajak                                                               Income before final tax and
      final dan pajak penghasilan               1.504.167        1.491.226                      income tax expense




                                                         118
Page 453
                                                                  The original financial statements included herein are in the
                                                                                                        Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                      PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                As of 31 December 2024
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                               (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                      unless otherwise stated)


30. SEGMEN OPERASI (lanjutan)                                  30. OPERATING SEGMENT (continued)

   Informasi wilayah geografis adalah sebagai berikut:             Geographical information is as follows: (continued)
   (lanjutan)
                                           31 Desember/       31 Desember/
                                          December 2024      December 2023


    Aset                                                                                                         Assets
      Regional I (Sumatera)                     2.215.841          1.745.446                      Region I (Sumatera)
      Regional II (Sumatera)                    1.975.441          1.907.732                      Region II (Sumatera)
      Regional III (Jabodetabek)                3.932.290          3.118.550                  Region III (Jabodetabek)
      Regional IV (Jabodetabek)                 4.000.388          3.345.820                  Region IV (Jabodetabek)
      Regional V (Jawa Barat)                   2.049.049          1.706.071                    Region V (Jawa Barat)
      Regional VI                                                                                            Region VI
        (Jawa Tengah, Yogyakarta)               2.054.319          1.743.026             (Jawa Tengah, Yogyakarta)
      Regional VII (Jawa Timur,                                                                Region VII (Jawa Timur,
         Bali, Kupang, Mataram)                 3.578.879          2.841.407                    Bali, Kupang,Mataram)
      Regional VIII (Kalimantan)                4.465.745          3.650.156                  Region VIII (Kalimantan)
      Regional IX (Sulawesi,                                                                      Region IX (Sulawesi,
         Ambon, Papua, Sorong)                  3.301.495          2.769.148                  Ambon, Papua, Sorong)
      Fleet                                     4.776.854          5.142.413                                      Fleet
      Lain-lain                                 2.075.154          1.757.623                                    Others

    Total aset                                 34.425.455         29.727.392                                Total assets



                                           31 Desember/       31 Desember/
                                          December 2024      December 2023


    Liabilitas                                                                                                  Liabilities
      Regional I (Sumatera)                       110.927           142.209                         Region I (Sumatera)
      Regional II (Sumatera)                      117.457           140.667                        Region II (Sumatera)
      Regional III (Jabodetabek)                  129.492           155.489                   Region III (Jabodetabek)
      Regional IV (Jabodetabek)                   147.267           148.257                   Region IV (Jabodetabek)
      Regional V (Jawa Barat)                      86.294           105.293                     Region V (Jawa Barat)
      Regional VI                                                                                             Region VI
         (Jawa Tengah, Yogyakarta)                 81.283           132.786              (Jawa Tengah, Yogyakarta)
      Regional VII (Jawa Timur,                                                                Region VII (Jawa Timur,
          Bali, Kupang,Mataram)                   120.645           161.395                  Bali, Kupang,Mataram)
      Regional VIII (Kalimantan)                  200.127           242.343                   Region VIII (Kalimantan)
      Regional IX (Sulawesi,                                                                       Region IX (Sulawesi,
         Ambon, Papua, Sorong)                    115.301            131.671                Ambon, Papua, Sorong)
      Fleet                                       356.547            300.027                                       Fleet
      Lain-lain                                28.095.693         24.037.595                                     Others

    Total liabilitas                           29.561.033         25.697.732                              Total liabilities


31. LIABILITAS KONTINJENSI                                     31. CONTINGENT LIABILITIES

   Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023                          The Company does not have any significant
   Perseroan tidak mempunyai liabilitas kontinjensi yang           contingent liabilities as of 31 December 2024 and
   signifikan.                                                     2023.




                                                       119
Page 454
                                                                                            The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                  Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                                    PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                                              As of 31 December 2024
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                              and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                             (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                                                    unless otherwise stated)


32. TAMBAHAN INFORMASI ARUS KAS                                                           32. SUPPLEMENTARY CASH FLOW INFORMATION

   Rekonsiliasi liabilitas yang timbul dari aktivitas                                        The reconciliation of liabilities that arise from
   pendanaan adalah sebagai berikut:                                                         financing activities are as follows:

                                                                                Perubahan non kas/
                                                                                Non-cash activities

                                                                           Pergerakan
                                                                          valuta asing/
                                          1 Januari/     Arus Kas/        Movement of         Lainnya/         31 Desember/
                                        January 2024    Cash Flows      foreign currency       Others         December 2024

      Pinjaman yang diterima               18.133.652      3.324.818             54.656                   -       21.513.126                       Borrowings
      Surat berharga yang diterbitkan       5.695.750        999.045                  -                   -        6.694.795                  Securities issued
      Liabilitas sewa                          40.193        (17.662)                 -               8.300           30.831                   Lease liabilities

      Total liabilitas dari                                                                                                    Total liabilities from financing
         aktivitas pendanaan               23.869.595      4.306.201             54.656               8.300       28.238.752                        activities



                                                                                Perubahan non kas/
                                                                                Non-cash activities

                                                                           Pergerakan
                                                                          valuta asing/
                                          1 Januari/     Arus Kas/        Movement of         Lainnya/         31 Desember/
                                        January 2023    Cash Flows      foreign currency       Others         December 2023

      Pinjaman yang diterima               14.693.451      3.447.326             (7.125)                 -        18.133.652                       Borrowings
      Surat berharga yang diterbitkan       4.344.905      1.350.845                  -                  -         5.695.750                  Securities issued
      Liabilitas sewa                          40.043        (15.668)                 -             15.818            40.193                   Lease liabilities

      Total liabilitas dari                                                                                                    Total liabilities from financing
         aktivitas pendanaan               19.078.399      4.782.503             (7.125)            15.818        23.869.595                        activities




33. STANDAR AKUNTANSI YANG TELAH DISAHKAN                                                 33. ACCOUNTING STANDARDS ISSUED BUT NOT
    NAMUN BELUM BERLAKU EFEKTIF                                                               YET EFFECTIVE
   Berikut ini adalah beberapa Standar Akuntansi                                             The following are several Financial Accounting
   Keuangan, Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan                                         Standards, Interpretations of Financial Accounting
   dan amandemen yang telah disahkan oleh Dewan                                              Standards and amendment issued by the
   Standar Akuntansi Keuangan (DSAK) yang                                                    Indonesian Financial Accounting Standards Board
   dipandang relevan terhadap pelaporan keuangan                                             (DSAK) that are considered relevant to the financial
   Perseroan namun belum berlaku efektif untuk laporan                                       reporting of the Company but are not yet effective
   keuangan tahun 2024:                                                                      for 2024 financial statements:

          Amandemen PSAK 221: Pengaruh Perubahan                                                    Amendment of PSAK 221: Effect of Changes
           Kurs Valuta Asing tentang Kekurangan                                                       in Foreign Exchange Rates on the Lack of
           Ketertukaran                                                                               Covertibility

           Amandemen ini memberikan penegasan atas                                                    This amendment provides affirmation of the
           pengaturan terkait kondisi ketika suatu mata                                               regulations related to conditions when a
           uang tidak tertukarkan serta pengungkapannya.                                              currency is not exchanged and its disclosure.
           Amandemen berlaku secara restropektif untuk                                                This amendment applies retrospectively to
           periode pelaporan tahunan yang dimulai pada                                                annual reporting periods beginning on or after
           atau setelah 1 Januari 2025. Penerapan dini                                                1 January 2025. Earlier application is
           diperkenankan.                                                                             permitted.

   Manajemen masih melakukan persiapan dalam                                                 The management intends to adopt these new
   penerapan       standar   baru    tersebut    yang                                        standards that are considered relevant to the
   dipertimbangkan relevan terhadap Perseroan pada                                           Company when they become effective, and the
   saat efektif, dan pengaruhnya terhadap posisi dan                                         impact to the financial position and performance of
   kinerja keuangan Perseroan masih diestimasi sampai                                        the Company is still being estimated until the report
   tanggal laporan keuangan.                                                                 date.


 Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan                                         The accompanying notes to the financial statements
 bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan                                        form an integral part of these financial statements
                 secara keseluruhan.                                                                        taken as a whole.

                                                                              120
Page 455
                                                                                The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                      Indonesian language.
           PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                   PT MANDIRI TUNAS FINANCE
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
    Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                             As of 31 December 2024
       yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                             and for the Year Then Ended
          (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                            (Expressed in millions of Rupiah,
              kecuali dinyatakan lain)                                                   unless otherwise stated)




34. REKLASIFIKASI AKUN                                                        34. RECLASSIFICATION OF ACCOUNTS

   Akun tertentu dalam laporan keuangan pada tanggal                             Certain accounts in the financial statements as of
   31 Desember 2023 telah direklasifikasi agar sesuai                            31 December 2023 had been reclassified to conform
   dengan penyajian akun-akun pada laporan                                       with the presentation of accounts in the financial
   keuangan pada tanggal 31 Desember 2024 sebagai                                statements as of 31 December 2024 as follows:
   berikut:
                                      Dilaporkan                                      Dilaporkan
                                     sebelumnya/                                        saat ini/
                                     As previously         Reklasifikasi/             As currently
                                       reported           Reclassifications            reported


  31 Desember 2023                                                                                                     31 December 2023
  Laporan Laba Rugi dan                                                                                    Statement of Profit or Loss and
     Penghasilan Komprehensif Lain                                                                       Other Comprehensive Income

  Pendapatan                                                                                                                      Revenue
  Lain-lain - neto                         1.081.756                  29.068               1.110.824                            Others - net

  Beban                                                                                                                          Expenses
  Penyisihan kerugian                                                                                                          Provision for
    penurunan nilai                                                                                                     impairment losses
       Pembiayaan konsumen                  (697.613)                (28.467)                (726.080)                 Consumer finance
       Sewa pembiayaan                        (7.050)                   (601)                  (7.651)                    Finance lease



35. PENGUNGKAPAN    INFORMASI   TAMBAHAN                                      35. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO THE
    DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                           FINANCIAL STATEMENTS

   Informasi     tambahan   berikut    merupakan                                 The following additional information is an additional
   pengungkapan informasi tambahan dalam catatan                                 disclosure on notes to the financial statement that
   atas laporan keungan yang tidak dipersyaratkan                                are not required by Financial Accounting Standards
   oleh Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.                                 in Indonesia. The disclosure of this additional
   Pengungkapan informasi tambahan ini untuk                                     information is to comply with Financial Services
   memenuhi regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan                                 Authority regulation and is not audited.
   dan tidak diaudit.

   Piutang Pembiayaan Konsumen                                                  Consumer Financing Receivables

   Saldo piutang pembiayaan konsumen per                                         Investment in consumer financing receivables
   31 Desember 2024 dan 2023 berdasarkan ruang                                   balance as of 31 December 2024 and 2023 based
   lingkup kegiatan Perusahaan adalah sebagai                                    on the scope of activities of the Company are as
   berikut:                                                                      follows:

                                                        31 Desember/December

                                                        2024                   2023

     Pembiayaan investasi                               12.645.256              10.198.897                         Investment financing
     Pembiayaan modal kerja                                207.676                 323.463                      Working capital financing
     Pembiayaan multiguna                               14.343.010              12.187.356                       Multipurpose financing

     Piutang pembiayaan konsumen                        27.195.942              22.709.716               Consumer finance receivables




                                                                  121
Page 456
                                                               The original financial statements included herein are in the
                                                                                                     Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                  PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                            As of 31 December 2024
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                            and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                           (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                  unless otherwise stated)


35. PENGUNGKAPAN    INFORMASI  TAMBAHAN                      35. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO THE
    DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                          FINANCIAL STATEMENTS (continued)
    (lanjutan)

   Piutang Pembiayaan Konsumen (lanjutan)                       Consumer Financing Receivables (continued)

   Saldo piutang pembiayaan konsumen per                        Investment in consumer financing receivables
   31 Desember 2024 dan 2023 berdasarkan                        balance as of 31 December 2024 and 2023 based
   kolektabilitas sesuai peraturan OJK:                         on collectability in accordance with OJK
                                                                regulations:

                                        31 Desember/      31 Desember/
                                       December 2024     December 2023

   Lancar                                   25.762.387        21.702.715                                         Current
   Dalam perhatian khusus                    1.155.232           829.546                                 Special mention
   Kurang lancar                                86.721            88.098                                   Substandard
   Diragukan                                    75.230            87.018                                        Doubtful
   Macet                                       116.372             2.340                                           Loss

                                            27.195.942        22.709.717


   Jumlah minimum cadangan penyisihan penghapusan               The minimum allowance for consumer financing
   piutang pembiayaan untuk piutang pembiayaan                  receivables  based    on    OJK      Regulation
   konsumen sesuai dengan Peraturan OJK No.                     No. 35/POJK.05/2018 dated 27 December 2018
   35/POJK.05/2018 tanggal 27 Desember 2018                     amounted to Rp482,380 and Rp317,568 as of
   masing-masing adalah sebesar Rp482.380 dan                   31 December 2024 and 2023, respectively.
   Rp317.568 pada tanggal 31 Desember 2024 dan
   2023.

   Piutang Sewa Pembiayaan                                      Finance Lease Receivables

   Saldo piutang sewa pembiayaan per 31 Desember                Investment in finance lease receivables balance as
   2024 dan 2023 berdasarkan ruang lingkup kegiatan             of 31 December 2024 and 2023 based on the
   Perusahaan adalah sebagai berikut:                           scope of activities of the Company are as follows:

                                            31 Desember/December

                                            2024              2023

   Pembiayaan investasi                      4.661.003         5.271.258                          Investment financing
   Pembiayaan modal kerja                      818.790           145.607                       Working capital financing
   Pembiayaan multiguna                         15.794                 -                        Multipurpose financing

   Piutang sewa pembiayaan                   5.495.587         5.416.865                     Finance lease receivables


   Saldo piutang sewa pembiayaan per 31 Desember                Investment in finance lease receivables balance as
   2024 dan 2023 berdasarkan kolektabilitas sesuai              of 31 December 2024 and 2023 based on
   peraturan OJK:                                               collectability in accordance with OJK regulations:
                                        31 Desember/      31 Desember/
                                       December 2024     December 2023

   Lancar                                    5.077.246         5.190.040                                         Current
   Dalam perhatian khusus                      387.432           207.746                                 Special mention
   Kurang lancar                                 9.340             5.957                                   Substandard
   Diragukan                                    12.563            13.122                                         Doubtfu
   Macet                                         9.006                 -                                           Loss

                                             5.495.587         5.416.865




                                                       122
Page 457
                                                               The original financial statements included herein are in the
                                                                                                     Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                  PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                            As of 31 December 2024
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                            and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                           (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                  unless otherwise stated)


35. PENGUNGKAPAN    INFORMASI  TAMBAHAN                      35. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO THE
    DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                          FINANCIAL STATEMENTS (continued)
    (lanjutan)

   Piutang Sewa Pembiayaan (lanjutan)                           Finance Lease Receivables (continued)

   Jumlah minimum cadangan penyisihan penghapusan               The minimum allowance for finance lease
   piutang pembiayaan untuk piutang sewa pembiayaan             receivables  based    on    OJK      Regulation
   sesuai dengan Peraturan OJK No. 35/POJK.05/2018              No. 35/POJK.05/2018 dated 27 December 2018
   tanggal 27 Desember 2018 adalah masing-masing                amounted Rp86,832 and Rp69,742 as of
   sebesar Rp86.832 dan Rp69.742 pada tanggal                   31 December 2024 and 2023, respectively.
   31 Desember 2024 dan 2023.

   Anjak Piutang                                                Factoring Receivables

   Saldo anjak piutang per 31 Desember 2024 dan                 Investment in factoring receivables balance as of
   2023 berdasarkan ruang lingkup kegiatan                      31 December 2024 and 2023 based on the scope
   Perusahaan adalah sebagai berikut:                           of activities of the Company are as follows:

                                            31 Desember/December

                                            2024              2023

   Pembiayaan modal kerja                      34.748                35.758                    Working capital financing

   Anjak piutang                               34.748                35.758                      Factoring receivables

   Saldo anjak piutang per 31 Desember 2024 dan 2023            Investment in factoring receivables balance as of
   berdasarkan kolektabilitas sesuai peraturan OJK:             31 December 2024 and 2023 based on collectability
                                                                in accordance with OJK regulations:
                                        31 Desember/      31 Desember/
                                       December 2024     December 2023

   Lancar                                           -                35.758                                      Current
   Dalam perhatian khusus                           -                     -                              Special mention
   Kurang lancar                               34.748                     -                                Substandard
   Diragukan                                        -                     -                                     Doubtful

                                               34.748                35.758


   Jumlah minimum cadangan penyisihan penghapusan              The minimum allowance for factoring receivables
   piutang pembiayaan untuk anjak piutang sesuai               based on OJK Regulation No. 35/POJK.05/2018
   dengan Peraturan OJK No. 35/POJK.05/2018                    dated 27 December 2018 amounted Rp5,212 and
   tanggal 27 Desember 2018 adalah masing-masing               Rp358 as of 31 December 2024 and 2023,
   sebesar Rp5.212 dan Rp358 pada tanggal                      respectively.
   31 Desember 2024 dan 2023.




                                                       123
Page 458
                                                                             The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                   Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2024 dan Untuk Tahun                                          As of 31 December 2024
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                          and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                         (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                                unless otherwise stated)


35. PENGUNGKAPAN    INFORMASI  TAMBAHAN                                  35. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO THE
    DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      FINANCIAL STATEMENTS (continued)
    (lanjutan)

   Informasi lainnya                                                          Other information

   Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan                               Based on POJK No. 35/POJK.05/2018 dated
   No.35/POJK.05/2018 tanggal 27 Desember 2018                                27 December 2018 regarding “The Business
   tentang ”Penyelenggaraan Usaha Perusahaan                                  Operation of a Multifinance Company”. The
   Pembiayaan”. Perseroan telah memenuhi jumlah                               Company has complied the minimum amount of
   minimal ekuitas dan Batas Maksimum Pemberian                               equity and Limits for Giving Financing. The
   Pembiayaan. Perseroan telah menghitung beberapa                            Company has calculated ratio as follows
   rasio antara lain:
                                                          31 Desember/          31 Desember/
                                       Persyaratan/       31 December           31 December
                                       Requirements           2024                  2023

     Gearing ratio                          max. 10x                 5,79x                  5,90x                               Gearing ratio
     Rasio permodalan                       min. 10%               20,21%                 16,21%                                 Capital ratio
     Rasio ekuitas                                                                                                        Equity to fully paid
       terhadap modal disetor                min.50%            1.945,77%              1.611,86%                               capital ratio
     Rasio Non-Performing                                                                                                    Non-Performing
       Finance - neto                        max. 5%                0,59%                  0,48%                             Finance - net
     Rasio Non-Performing                                                                                                    Non-Performing
       Finance - gross                                -             1,05%                  0,70%                          Finance - gross
     Rasio piutang pembiayaan neto                                                                                           Net financing to
       terhadap total aset                  min. 40%               93,34%                 93,33%                                asset ratio
     Rasio saldo piutang pembiayaan                                                                               Net financing receivables
       Neto terhadap total pendanaan                  -           114,12%                116,65%                     to total funding ratio
     Rasio saldo piutang pembiayaan                                                                  Balance of receivables for investment
       investasi dan pembiayaan                                                                            financing and working capital
       modal kerja terhadap total                                                                       financing to total balance of the
       saldo piutang pembiayaan             min. 10%               56,12%                 56,72%                   financing receivables
     Rasio penyertaan langsung                      -               0,00%                  0,00%                   Direct participation ratio



36. PENYELESAIAN LAPORAN KEUANGAN                                        36. COMPLETION               OF         THE           FINANCIAL
                                                                             STATEMENTS

   Manajemen Perseroan bertanggung jawab atas                                 The management of the Company is responsible for
   penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan                            the preparation and fair presentation of these
   ini sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di                            financial statements in accordance with Indonesian
   Indonesia, yang diselesaikan dan disetujui oleh                            Financial Accounting Standards which were
   Direksi Perseroan untuk diterbitkan pada tanggal                           completed and authorized for issuance by the
   24 Januari 2025.                                                           Board of Directors on 24 January 2025.




                                                                124
Page 459
                                         MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR


      No.             REFERENSI SILANG SEOJK NO. 16 /SEOJK.04/2021: BENTUK DAN ISI LAPORAN TAHUNAN
                                            EMITEN ATAU PERUSAHAAN PUBLIK

               Keterangan Isi Laporan Tahunan                                                                        Lokasi Halaman
      1        Laporan Tahunan paling sedikit memuat:

               a. ikhtisar data keuangan penting;                                                                    12
               b. informasi saham (jika ada);                                                                        N/A
               c. laporan Direksi;                                                                                   42-49
               d. laporan Dewan Komisaris;                                                                           36-41
               e. profil Emiten atau Perusahaan Publik;                                                              57-113
               f. analisis dan pembahasan manajemen;                                                                 114-157
               g. tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik;                                                         158-311

               h. tanggung jawab sosial dan lingkungan Emiten atau Perusahaan Publik                                 312-318
               i. laporan keuangan tahunan yang telah diaudit; dan                                                   320
               j. surat pernyataan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris tentang tanggung jawab atas           52-53
               Laporan Tahunan.
      2        Uraian Isi Laporan Tahunan
               a. Ikhtisar data keuangan penting memuat informasi keuangan yang disajikan dalam bentuk per-
                  bandingan selama 3 (tiga) tahun buku atau sejak memulai usahanya jika Emiten atau Perusahaan
                  Publik tersebut menjalankan kegiatan usahanya kurang dari 3 (tiga) tahun, paling sedikit memuat:
                 1) pendapatan/penjualan;                                                                            12
                 2) laba bruto;                                                                                      12
                 3) laba (rugi);                                                                                     12
                 4) jumlah laba (rugi) yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk dan kepentingan non     12
                     pengendali;
                 5) total laba (rugi) komprehensif;                                                                  12
                 6) jumlah laba (rugi) komprehensif yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk dan        12
                     kepentingan non pengendali;
                 7) laba (rugi) per saham;                                                                           12
                 8) jumlah aset;                                                                                     14
                 9) jumlah liabilitas;                                                                               15
                 10) jumlah ekuitas;                                                                                 15
                 11) rasio laba (rugi) terhadap jumlah aset;                                                         17
                 12) rasio laba (rugi) terhadap ekuitas;                                                             17
                 13) rasio laba (rugi) terhadap pendapatan/penjualan;                                                17
                 14) rasio lancar;                                                                                   17
                 15) rasio liabilitas terhadap ekuitas;                                                              17
                 16) rasio liabilitas terhadap jumlah aset; dan                                                      17
                 17) informasi dan rasio keuangan lainnya yang relevan dengan Emiten atau Perusahaan Publik          17
                    dan jenis industrinya.
               b. Informasi Saham
                 Informasi saham bagi Perusahaan Terbuka paling sedikit memuat:
                 1) saham yang telah diterbitkan untuk setiap masa triwulan yang disajikan dalam bentuk perband-
                    ingan selama 2 (dua) tahun buku terakhir, paling sedikit memuat:
                 a) jumlah saham yang beredar;                                                                       18
                 b) kapitalisasi pasar berdasarkan harga pada bursa efek tempat saham dicatatkan;                    N/A
                 c) harga saham tertinggi, terendah, dan penutupan berdasarkan harga pada bursa efek tempat          N/A
                    saham dicatatkan; dan
                 d) volume perdagangan pada bursa efek tempat saham dicatatkan.                                      N/A




460       PT Mandiri Tunas Finance
          Laporan Tahunan 2024
Page 460
                                                                                       >>

  Informasi dalam huruf b), huruf c) dan huruf d) hanya diungkapkan jika sahamnya tercatat di
                                                                                                  Laporan Keuangan

                                                                                                       N/A
                                                                                                                           07
     bursa efek;
  2) dalam hal terjadi aksi korporasi yang menyebabkan terjadinya perubahan pada saham, seperti
     pemecahan saham (stock split), penggabungan saham (reverse stock), dividen saham, saham
     bonus, perubahan nilai nominal saham, penerbitan efek konversi, serta penambahan dan
     pengurangan modal, informasi saham sebagaimana dimaksud pada angka 1) ditambahkan
     penjelasan paling sedikit mengenai:
  a) tanggal pelaksanaan aksi korporasi;                                                               18
  b) rasio pemecahan saham (stock split), penggabungan saham (reverse stock), dividen saham,           18
     saham bonus, jumlah efek konversi yang diterbitkan, dan perubahan nilai nominal saham;
  c) jumlah saham beredar sebelum dan sesudah aksi korporasi;                                          18
  d) jumlah efek konversi yang dilaksanakan (jika ada); dan                                            18
  e) harga saham sebelum dan sesudah aksi korporasi;                                                   18
  3) dalam hal terjadi penghentian sementara perdagangan saham (suspension) dan/atau pembat-           N/A
     alan pencatatan saham (delisting) dalam tahun buku, dijelaskan alasan penghentian semen-
     tara perdagangan saham (suspension) dan/atau pembatalan pencatatan saham (delisting)
     tersebut; dan
  4) dalam hal penghentian sementara perdagangan saham (suspension) sebagaimana dimaksud               N/A
     pada angka 3) dan/atau proses pembatalan pencatatan saham (delisting) masih berlangsung
     hingga akhir periode Laporan Tahunan, dijelaskan tindakan yang dilakukan untuk menyele-
     saikan penghentian sementar46a perdagangan saham (suspension) dan/atau pembatalan
     pencatatan saham (delisting) tersebut.
c. Laporan Direksi
  Laporan Direksi paling sedikit memuat uraian singkat mengenai:
  1) kinerja Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit memuat:
    a) strategi dan kebijakan strategis Emiten atau Perusahaan Publik;                                 44
    b) peranan Direksi dalam perumusan strategi dan kebijakan strategis Emiten atau Perusahaan         45
       Publik;
    c) proses yang dilakukan Direksi untuk memastikan implementasi strategi Emiten atau Perusa-        45
       haan Publik;
    d) perbandingan antara hasil yang dicapai dengan yang ditargetkan Emiten atau Perusahaan           46
       Publik; dan
    e) kendala yang dihadapi Emiten atau Perusahaan Publik;                                            47
  2) gambaran tentang prospek usaha Emiten atau Perusahaan Publik; dan                                 47
  3) penerapan tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik.                                              48
d. Laporan Dewan Komisaris
  Laporan Dewan Komisaris paling sedikit memuat uraian singkat mengenai:
  1) penilaian terhadap kinerja Direksi mengenai pengelolaan Emiten atau Perusahaan Publik, ter-       38
     masuk pengawasan Dewan Komisaris dalam perumusan dan implementasi strategi Emiten atau
     Perusahaan Publik yang dilakukan oleh Direksi;
  2) pandangan atas prospek usaha Emiten atau Perusahaan Publik yang disusun oleh Direksi; dan         39
  3) pandangan atas penerapan tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik                                40
e. Profil Emiten atau Perusahaan Publik
  Profil Emiten atau Perusahaan Publik paling sedikit memuat informasi:
  1) nama Emiten atau Perusahaan Publik termasuk apabila terdapat perubahan nama,                      58
     alasan perubahan, dan tanggal efektif perubahan nama pada tahun buku;
   2) akses terhadap Emiten atau Perusahaan Publik termasuk kantor cabang atau kantor                  58
     perwakilan yang memungkinkan masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai
     Emiten atau Perusahaan Publik, meliputi:
   a) alamat;                                                                                          58
   b) nomor telepon;                                                                                   58
   c) alamat surat elektronik; dan                                                                     58
   d) alamat situs web;                                                                                58




                                                                                                PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                  Laporan Tahunan 2024     461
Page 461
                                      MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR


             3) riwayat singkat Emiten atau Perusahaan Publik;                                                  59
             4) visi dan misi Emiten atau Perusahaan Publik serta budaya perusahaan (corporate culture) atau    66
                nilai-nilai perusahaan;
             5) kegiatan usaha menurut anggaran dasar terakhir, kegiatan usaha yang dijalankan pada tahun       68
                buku, serta jenis barang dan/atau jasa yang dihasilkan;
             6) wilayah operasional Emiten atau Perusahaan Publik; wilayah operasional merupakan wilayah        106
                atau daerah pelaksanaan kegiatan operasional atau jangkauan dari kegiatan operasional peru-
                sahaan.
             7) struktur organisasi Emiten atau Perusahaan Publik dalam bentuk bagan, paling sedikit sampai     70-71
                dengan struktur 1 (satu) tingkat di bawah Direksi termasuk komite di bawah Direksi (jika ada)
                dan komite di bawah Dewan Komisaris, disertai dengan nama dan jabatan;
             8) daftar keanggotaan asosiasi industri baik dalam skala nasional maupun internasional yang        69
                berkaitan dengan penerapan keuangan berkelanjutan
             9) profil Direksi, paling sedikit memuat:
                a) nama dan jabatan yang sesuai dengan tugas dan tanggung jawab;                                77-79
                b) foto terbaru;                                                                                77-79
                c) usia;                                                                                        77-79
                d) kewarganegaraan;                                                                             77-79
                e) riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi;                                                     77-79
                f) riwayat jabatan, meliputi informasi:
                  (1) dasar hukum pengangkatan sebagai anggota Direksi pada Emiten atau Perusahaan Pub-         77-79
                     lik yang bersangkutan;
                  (2) rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan/atau          77-79
                     anggota komite serta jabatan lainnya baik di dalam maupun di luar Emiten atau Perusa-
                     haan Publik. Dalam hal anggota Direksi tidak memiliki rangkap jabatan, maka diungkapkan
                     mengenai hal tersebut; dan
                  (3) pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau        77-79
                     Perusahaan Publik;
               g) hubungan afiliasi dengan anggota Direksi lainnya, anggota Dewan Komisaris, pemegang           77-79
                  saham utama, dan pengendali baik langsung maupun tidak langsung sampai kepada pemilik
                  individu, meliputi nama pihak yang terafiliasi. Dalam hal anggota Direksi tidak memiliki
                  hubungan afiliasi, maka Emiten atau Perusahaan Publik mengungkapkan hal tersebut; dan
               h) perubahan komposisi anggota Direksi dan alasan perubahannya. Dalam hal tidak terdapat         72
                  perubahan komposisi anggota Direksi, maka diungkapkan mengenai hal tersebut;
               10) Profil Dewan Komisaris, paling sedikit memuat:
                   a) nama dan jabatan;                                                                         73-76
                   b) foto terbaru;                                                                             73-76
                   c) usia;                                                                                     73-76
                   d) kewarganegaraan;                                                                          73-76
                   e) riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi;                                                  73-76
                   f) riwayat jabatan, meliputi informasi:                                                      73-76
               (1) dasar hukum pengangkatan sebagai anggota Dewan Komisaris;                                    73-76
               (2) dasar hukum pengangkatan pertama kali sebagai anggota Dewan Komisaris yang merupa-           73-76
                  kan komisaris independen pada Emiten atau Perusahaan Publik yang bersangkutan;
               (3) rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/atau anggota     73-76
                  komite serta jabatan lainnya baik di dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan Publik.
                  Dalam hal anggota Dewan Komisaris tidak memiliki rangkap jabatan, maka diungkapkan
                  mengenai hal tersebut; dan
               (4) pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau           73-76
                   Perusahaan Publik;
             g) hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris lainnya, pemegang saham utama, dan             73-76
                pengendali baik langsung maupun tidak langsung sampai kepada pemilik individu, meliputi
                nama pihak yang terafiliasi; Dalam hal anggota Dewan Komisaris tidak memiliki hubungan afili-
                asi, maka Emiten atau Perusahaan Publik mengungkapkan hal tersebut;




462   PT Mandiri Tunas Finance
      Laporan Tahunan 2024
Page 462
                                                                                        >>

  h) pernyataan independensi komisaris independen dalam hal komisaris independen telah menja-
                                                                                                Laporan Keuangan

                                                                                                      75-76
                                                                                                                         07
     bat lebih dari 2 (dua) periode; dan
  i) perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris dan alasan perubahannya. Dalam hal tidak             72
     terdapat perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris,maka diungkapkan mengenai hal
     tersebut;
11) dalam hal terdapat perubahan susunan anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris yang        N/A
    terjadi setelah tahun buku berakhir sampai dengan batas waktu penyampaian Laporan Tahunan,
    susunan yang dicantumkan dalam Laporan Tahunan adalah susunan anggota Direksi dan/atau
    anggota Dewan Komisaris yang terakhir dan sebelumnya;
12) jumlah karyawan menurut jenis kelamin, jabatan, usia, tingkat pendidikan, dan status ketenagak-   86-88
    erjaan (tetap/kontrak) dalam tahun buku; Pengungkapan informasi dapat disajikan dalam bentuk
    tabel.
13) nama pemegang saham dan persentase kepemilikan pada awal dan akhir tahun buku, yang
    terdiri dari informasi mengenai:
a) pemegang saham yang memiliki 5% (lima persen) atau lebih saham Emiten atau Perusahaan              94
    Publik;
b) anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris yang memiliki saham Emiten atau Perusahaan             94
    Publik.
    Dalam hal seluruh anggota Direksi dan/atau seluruh anggota Dewan Komisaris tidak memiliki
    saham, maka diungkapkan mengenai hal tersebut; dan
c) kelompok pemegang saham masyarakat, yaitu kelompok pemegang saham yang masing-masing               94
    memiliki kurang dari 5% (lima persen) saham Emiten atau Perusahaan Publik;

  Informasi di atas dapat disajikan dalam bentuk tabel.
14) persentase kepemilikan tidak langsung atas saham Emiten atau Perusahaan Publik oleh anggota       94
    Direksi dan anggota Dewan Komisaris pada awal dan akhir tahun buku, termasuk informasi
    mengenai pemegang saham yang terdaftar dalam daftar pemegang saham untuk kepentingan
    kepemilikan tidak langsung anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris;

    Dalam hal seluruh anggota Direksi dan/atau seluruh anggota Dewan Komisaris tidak memiliki
    kepemilikan tidak langsung atas saham Emiten atau Perusahaan Publik, maka diungkapkan
    mengenai hal tersebut.
15) jumlah pemegang saham dan persentase kepemilikan per akhir tahun buku berdasarkan klasifi-
  kasi:
   a) kepemilikan institusi lokal;                                                                    94
   b) kepemilikan institusi asing;                                                                    94
   c) kepemilikan individu lokal; dan                                                                 94
   d) kepemilikan individu asing;                                                                     94
16) informasi mengenai pemegang saham utama dan pengendali Emiten atau Perusahaan Publik,             95
  baik langsung maupun tidak langsung, sampai kepada pemilik individu, yang disajikan dalam
  bentuk skema atau bagan;
17) nama entitas anak, perusahaan asosiasi, perusahaan ventura bersama dimana Emiten atau             100
   Perusahaan Publik memiliki pengendalian bersama entitas (jika ada), beserta persentase kepemi-
   likan saham, bidang usaha, total aset, dan status operasi entitas anak, perusahaan asosiasi, pe-
   rusahaan ventura bersama; Untuk entitas anak, ditambahkan informasi mengenai alamat entitas
   anak tersebut.
18) kronologis pencatatan saham, jumlah saham, nilai nominal, dan harga penawaran dari awal           N/A
  pencatatan hingga akhir tahun buku serta nama bursa efek dimana saham Emiten atau Perusa-
  haan Publik dicatatkan, termasuk pemecahan saham (stock split), penggabungan saham (reverse
  stock), dividen saham, saham bonus, dan perubahan nilai nominal saham, pelaksanaan efek
  konversi, pelaksanaan penambahan dan pengurangan modal (jika ada);
19) informasi pencatatan efek lainnya selain efek sebagaimana dimaksud pada angka 18), yang           99-100
  belum jatuh tempo pada tahun buku paling sedikit memuat nama efek, tahun penerbitan, tingkat
  suku bunga/imbal hasil, tanggal jatuh tempo, nilai penawaran, dan peringkat efek (jika ada);
20) informasi penggunaan jasa akuntan publik (AP) dan kantor akuntan publik (KAP) beserta jarin-
  gan/asosiasi/aliansinya meliputi:
  a) nama dan alamat;                                                                                 101
  b) periode penugasan;                                                                               101
  c) informasi jasa audit dan/atau non audit yang diberikan;                                          101




                                                                                              PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                Laporan Tahunan 2024     463
Page 463
                                     MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR


             d) biaya jasa (fee) audit dan/atau non audit untuk masing-masing penugasan yang diberikan          101
                selama tahun buku; dan
             e) dalam hal AP dan KAP beserta jaringan/asosiasi/aliansinya, yang ditunjuk tidak memberikan       101
                jasa non audit, maka diungkapkan mengenai informasi tersebut; dan
                Pengungkapan informasi penggunaan jasa AP dan KAP beserta jaringan/asosiasi/aliansinya
                dapat disajikan dalam bentuk tabel.
           21) nama dan alamat lembaga dan/atau profesi penunjang pasar modal selain AP dan KAP.                102-103
           f. Analisis dan Pembahasan Manajemen
             Analisis dan pembahasan manajemen memuat analisis dan pembahasan mengenai laporan
            keuangan dan informasi penting lainnya dengan penekanan pada perubahan material yang
            terjadi dalam tahun buku, yaitu paling sedikit memuat:
            1) tinjauan operasi per segmen usaha sesuai dengan jenis industri Emiten atau Perusahaan Publik,
                paling sedikit mengenai:
            a) produksi, yang meliputi proses, kapasitas, dan perkembangannya;                                  116-129
            b) pendapatan/penjualan; dan                                                                        116-129
            c) profitabilitas;                                                                                  116-129
            2) kinerja keuangan komprehensif yang mencakup perbandingan kinerja keuangan dalam 2 (dua)
               tahun buku terakhir, penjelasan tentang penyebab adanya perubahan dan dampak perubahan
               tersebut, paling sedikit mengenai:
            a) aset lancar, aset tidak lancar, dan total aset;                                                  130
            b) liabilitas jangka pendek, liabilitas jangka panjang, dan total liabilitas;                       130
            c) ekuitas;                                                                                         130
            d) pendapatan/penjualan, beban, laba (rugi), penghasilan komprehensif lain, dan total laba (rugi)   131
               komprehensif; dan
            e) arus kas;                                                                                        134-135
            3) kemampuan membayar utang atau kewajiban dengan menyajikan perhitungan rasio yang rele-           137
               van;
            4) tingkat kolektibilitas piutang Emiten atau Perusahaan Publik dengan menyajikan perhitungan       139
                rasio yang relevan;
            5) struktur modal (capital structure) dan kebijakan manajemen atas struktur modal (capital struc-   142-143
               ture) tersebut disertai dasar penentuan kebijakan dimaksud;
            6) bahasan mengenai ikatan yang material untuk investasi barang modal dengan penjelasan paling
               sedikit memuat:
            a) tujuan dari ikatan tersebut;                                                                     143
            b) sumber dana yang diharapkan untuk memenuhi ikatan tersebut;                                      143
            c) mata uang yang menjadi denominasi; dan                                                           143
            d) langkah yang direncanakan Emiten atau Perusahaan Publik untuk melindungi risiko dari posisi      143
                mata uang asing yang terkait;
            7) bahasan mengenai investasi barang modal yang direalisasikan dalam tahun
               buku terakhir, paling sedikit memuat:
            a) jenis investasi barang modal;                                                                    144
            b) tujuan investasi barang modal; dan                                                               144
            c) nilai investasi barang modal yang dikeluarkan                                                    144
            8) informasi dan fakta material yang terjadi setelah tanggal laporan akuntan (jika ada);            144
            9) prospek usaha dari Emiten atau Perusahaan Publik dikaitkan dengan kondisi industri, ekonomi      146
               secara umum dan pasar internasional disertai data pendukung kuantitatif dari sumber data
               yang layak dipercaya;
            10) perbandingan antara target/proyeksi pada awal tahun buku dengan hasil yang dicapai (realisa-
               si), mengenai:
            a) pendapatan/penjualan;                                                                            145
            b) laba (rugi);                                                                                     145
            c) struktur modal (capital structure); atau                                                         145
            d) hal lainnya yang dianggap penting bagi Emiten atau Perusahaan Publik;                            145




464   PT Mandiri Tunas Finance
      Laporan Tahunan 2024
Page 464
11) target/proyeksi yang ingin dicapai Emiten atau Perusahaan Publik untuk 1
                                                                                          >>      Laporan Keuangan
                                                                                                                          07
    (satu) tahun mendatang, mengenai:
  a) pendapatan/penjualan;                                                                              145
  b) laba (rugi);                                                                                       145
  c) struktur modal (capital structure);                                                                145
  d) kebijakan dividen; atau                                                                            145
  e) hal lainnya yang dianggap penting bagi Emiten atau Perusahaan Publik;                              145
12) aspek pemasaran atas barang dan/atau jasa Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit             147
    mengenai strategi pemasaran dan pangsa pasar;
13) uraian mengenai dividen selama 2 (dua) tahun buku terakhir, paling sedikit:
   a) kebijakan dividen, antara lain memuat informasi persentase jumlah dividen yang dibagikan          147
      terhadap laba bersih;
   b) tanggal pembayaran dividen kas dan/atau tanggal distribusi dividen non kas;                       147
   c) jumlah dividen per saham (kas dan/atau non kas); dan                                              147
   d) jumlah dividen per tahun yang dibayar;                                                            147
     Pengungkapan informasi dapat disajikan dalam bentuk tabel. Dalam hal Emiten atau Peru-
     sahaan Publik tidak membagikan dividen dalam 2 (dua) tahun terakhir, maka diungkapkan
     mengenai hal tersebut.
14) realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum, dengan ketentuan:
    a) dalam hal selama tahun buku, Emiten memiliki kewajiban menyampaikan laporan realisasi            149
      penggunaan dana, maka diungkapkan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum
      secara kumulatif sampai dengan akhir tahun buku; dan
    b) dalam hal terdapat perubahan penggunaan dana sebagaimana diatur dalam Peraturan                  149
      Otoritas Jasa Keuangan mengenai laporan realisasi penggunaan dana hasil penawaran
      umum, maka Emiten menjelaskan perubahan tersebut;
15) informasi material (jika ada), antara lain mengenai investasi, ekspansi, divestasi, penggabungan/
peleburan usaha, akuisisi, restrukturisasi utang/modal, transaksi material, transaksi afiliasi, dan
transaksi benturan kepentingan, yang terjadi pada tahun buku, paling sedikit memuat:
    a) tanggal, nilai, dan objek transaksi;                                                             150-152
    b) nama pihak yang melakukan transaksi;                                                             150-152
    c) sifat hubungan afiliasi (jika ada);                                                              150-152
    d) penjelasan mengenai kewajaran transaksi;                                                         150-152
    e) pemenuhan ketentuan terkait; dan                                                                 150-152
    f) dalam hal terdapat hubungan afiliasi, selain mengungkapkan informasi sebagaimana dimak-
      sud dalam huruf a) sampai dengan huruf e), Emiten atau Perusahaan Publik juga mengung-
      kapkan informasi:
      (1) pernyataan Direksi bahwa transaksi afiliasi telah melalui prosedur yang memadai untuk         N/A
         memastikan bahwa transaksi afiliasi dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku
         umum antara lain dilakukan dengan memenuhi prinsip transaksi yang wajar (armslength
         principle); dan
      (2) peran Dewan Komisaris dan komite audit dalam melakukan prosedur yang memadai untuk            N/A
         memastikan bahwa transaksi afiliasi dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku
         umum antara lain dilakukan dengan memenuhi prinsip transaksi yang wajar (armslength
         principle);
    g) untuk transaksi afiliasi atau transaksi material yang merupakan kegiatan usaha yang              N/A
      dijalankan dalam rangka menghasilkan pendapatan usaha dan dijalankan secara rutin,
      berulang, dan/atau berkelanjutan, ditambahkan penjelasan bahwa transaksi afiliasi atau
      transaksi material tersebut merupakan kegiatan usaha yang dijalankan dalam rangka meng-
      hasilkan pendapatan usaha dan dijalankan secara rutin, berulang, dan/atau berkelanjutan;

       Dalam hal transaksi afiliasi atau transaksi material dimaksud telah diungkapkan dalam
       laporan keuangan tahunan, ditambahkan informasi mengenai rujukan pengungkapan dalam
       laporan keuangan tahunan tersebut.
    h) untuk pengungkapan transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan kepentingan yang mer-          N/A
      upakan hasil pelaksanaan transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan kepentingan yang
      telah disetujui pemegang saham independen, ditambahkan informasi mengenai tanggal
      pelaksanaan RUPS yang menyetujui transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan kepentin-
      gan tersebut;




                                                                                               PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                 Laporan Tahunan 2024     465
Page 465
                                    MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR


                i) dalam hal tidak terdapat transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan kepentingan, maka   N/A
                   diungkapkan mengenai hal tersebut;
           16) Perubahan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berpengaruh signifikan terhadap           154-155
           Emiten atau Perusahaan Publik dan dampaknya terhadap laporan keuangan (jika ada); dan
           17) perubahan kebijakan akuntansi, alasan dan dampaknya terhadap laporan keuangan (jika ada)        155-156
           Tata Kelola Emiten atau Perusahaan Publik
             Tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik paling sedikit memuat uraian singkat mengenai:
           1) RUPS, paling sedikit memuat:
           a) Informasi mengenai keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu) tahun sebelum tahun buku          175-181
           meliputi:
           (1) keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu) tahun sebelum tahun buku yang direalisasikan        175-181
           pada tahun buku; dan
           (2) keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu) tahun sebelum tahun buku yang belum direal-         N/A
           isasikan beserta alasan belum direalisasikan;
           b) dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik menggunakan pihak independen dalam pelaksanaan           178
           RUPS untuk melakukan perhitungan suara, maka diungkapkan mengenai hal tersebut;
           2) Direksi, paling sedikit memuat:
           a) tugas dan tanggung jawab masing-masing anggota Direksi;                                          192-193
           Informasi mengenai tugas dan tanggung jawab masing-masing anggota Direksi diuraikan dan dapat
           disajikan dalam bentuk tabel.
           b) pernyataan bahwa Direksi memiliki pedoman atau piagam (charter) Direksi;                         191
           c) kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat Direksi, rapat Direksi bersama Dewan Komisaris, dan    203-210
           tingkat kehadiran anggota Direksi dalam rapat tersebut termasuk kehadiran dalam RUPS;
           Informasi tingkat kehadiran anggota Direksi dalam rapat Direksi, rapat Direksi bersama Dewan Ko-
           misaris, atau RUPS dapat disajikan dalam bentuk tabel.
           d) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Direksi:
           (1) kebijakan pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Direksi, termasuk program orien-    193, 194
           tasi bagi anggota Direksi yang baru diangkat (jika ada); dan
           (2) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti anggota Direksi dalam tahun buku (jika   77-79, 89-93
           ada);
           e) penilaian Direksi terhadap kinerja komite yang mendukung pelaksanaan tugas Direksi pada tahun
           buku paling sedikit memuat:
           1) prosedur penilaian kinerja; dan                                                                  195
           2) kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja selama tahun buku, kompetensi dan kehadiran      195
           dalam rapat; dan
           f) dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik tidak memiliki komite yang mendukung pelaksanaan         N/A
           tugas Direksi, maka diungkapkan mengenai hal tersebut.
           3) Dewan Komisaris, paling sedikit memuat:
           a) tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris;                                                        183-184
           b) pernyataan bahwa Dewan Komisaris memiliki pedoman atau piagam (charter) Dewan Komisaris;         183
           c) kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat Dewan Komisaris, rapat Dewan Komisaris bersama         203-204, 209-210
           Direksi dan tingkat kehadiran anggota Dewan Komisaris dalam rapat tersebut termasuk kehadiran
           dalam RUPS;
           Informasi tingkat kehadiran anggota Dewan Komisaris dalam rapat Dewan Komisaris, rapat Dewan
           Komisaris bersama Direksi, atau RUPS dapat disajikan dalam bentuk tabel.
           d) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Dewan Komisaris:
           (1) kebijakan pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Dewan Komisaris, termasuk pro-      185
           gram orientasi bagi anggota Dewan Komisaris yang baru diangkat (jika ada); dan
           (2) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti anggota Dewan Komisaris dalam tahun      73-76, 89-93
           buku (jika ada);
           e) penilaian kinerja Direksi dan Dewan Komisaris serta masing-masing anggota Direksi dan anggota
           Dewan Komisaris, paling sedikit memuat:
           (1) prosedur pelaksanaan penilaian kinerja;                                                         196-198
           (2) kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja selama tahun buku, kompetensi dan kehadiran     196-198
           dalam rapat; dan




466   PT Mandiri Tunas Finance
      Laporan Tahunan 2024
Page 466
(3) pihak yang melakukan penilaian; dan
                                                                                        >>        Laporan Keuangan

                                                                                                      196, 197
                                                                                                                          07
f) penilaian Dewan Komisaris terhadap kinerja Komite yang mendukung pelaksanaan tugas Dewan
Komisaris pada tahun buku meliputi:
(1) prosedur penilaian kinerja; dan                                                                   40-41, 186-188
(2) kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja selama tahun buku, kompetensi dan kehadiran       40-41, 186-188
dalam rapat;
4) Nominasi dan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris, paling sedikit emuat:
a) prosedur nominasi, meliputi uraian singkat mengenai kebijakan dan proses nominasi anggota          198-200
Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris; dan
b) prosedur dan pelaksanaan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris, antara lain:
(1) prosedur penetapan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris;                                        200
(2) struktur remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris seperti, gaji, tunjangan, tantiem/bonus dan       201
lainnya; dan
(3) besarnya remunerasi masing-masing anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris; Pengung-           202
kapan informasi dapat disajikan dalam bentuk tabel.
5) Dewan pengawas syariah, bagi Emiten atau Perusahaan Publik yang menjalankan kegiatan usaha         N/A
berdasarkan prinsip syariah sebagaimana tertuang dalam anggaran dasar, paling sedikit memuat:
a) nama;                                                                                              N/A
b) dasar hukum pengangkatan dewan pengawas syariah;                                                   N/A
c) periode penugasan dewan pengawas syariah;                                                          N/A
d) tugas dan tanggung jawab dewan pengawas syariah; dan                                               N/A
e) frekuensi dan cara pemberian nasihat dan saran serta pengawasan pemenuhan prinsip syariah di       N/A
pasar modal terhadap Emiten atau Perusahaan Publik;
6) Komite audit, paling sedikit memuat:
a) nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite;                                                      75, 216
b) usia;                                                                                              75, 216
c) kewarganegaraan;                                                                                   75, 216
d) riwayat pendidikan;                                                                                75, 216
e) riwayat jabatan, meliputi informasi:
(1) dasar hukum penunjukan sebagai anggota komite;                                                    75, 216
(2) rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/atau anggota          75, 216
komite serta jabatan lainnya (jika ada); dan
(3) pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau Perusa-        75, 216
haan Publik;
f) periode dan masa jabatan anggota komite audit;                                                     75, 216
g) pernyataan independensi komite audit;                                                              217
h) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang telah diikuti dalam tahun buku (jika ada);          75, 89-93, 216
i) kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat komite audit dan tingkat kehadiran anggota komite        220
audit dalam rapat tersebut; dan
j) pelaksanaan kegiatan komite audit pada tahun buku sesuai dengan yang dicantumkan dalam             221-222
pedoman atau piagam (charter) komite audit;
7) komite atau fungsi nominasi dan remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik,
   paling sedikit memuat:
a) nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite;                                                      74-75, 224
b) usia;                                                                                              74-75, 224
c) kewarganegaraan;                                                                                   74-75, 224
d) riwayat pendidikan;                                                                                74-75, 224
e) riwayat jabatan, meliputi informasi:
(1) dasar hukum penunjukan sebagai anggota komite;                                                    74-75, 224
(2) rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/atau anggota          74-75, 224
komite serta jabatan lainnya (jika ada); dan




                                                                                               PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                 Laporan Tahunan 2024     467
Page 467
                                    MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR


           (3) pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau Perusa-     74-75, 224
           haan Publik;
           f) periode dan masa jabatan anggota komite;                                                        74-75, 224
           g) pernyataan independensi komite;                                                                 224-225
           h) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang telah diikuti dalam tahun buku (jika ada);       74-75, 89-93, 224
           i) uraian tugas dan tanggung jawab;                                                                225-226
           j) pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau piagam (charter);                                  225
           k) kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat dan tingkat kehadiran anggota dalam rapat tersebut;   227
           l) uraian singkat pelaksanaan kegiatan pada tahun buku; dan                                        228
           m) dalam hal tidak dibentuk komite nominasi dan remunerasi, Emiten atau Perusahaan Publik cukup    N/A
           mengungkapkan informasi sebagaimana dimaksud dalam huruf i) sampai dengan huruf l) dan men-
           gungkapkan:
           (1) alasan tidak dibentuknya komite; dan                                                           N/A
           (2) pihak yang melaksanakan fungsi nominasi dan remunerasi;                                        N/A
           8) komite lain yang dimiliki Emiten atau Perusahaan Publik dalam rangka mendukung fungsi
            dan tugas Direksi (jika ada) dan/atau komite yang mendukung fungsi dan tugas Dewan
            Komisaris, paling sedikit memuat:
           a) nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite;                                                   214-247
           b) usia;                                                                                           214-247
           c) kewarganegaraan;                                                                                214-247
           d) riwayat pendidikan;                                                                             214-247
           e) riwayat jabatan, meliputi informasi:
           (1) dasar hukum penunjukan sebagai anggota komite;                                                 214-247
           (2) rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/atau anggota       214-247
           komite serta jabatan lainnya (jika ada); dan
           (3) pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau Perusa-     214-247
           haan Publik;
           f) periode dan masa jabatan anggota komite;                                                        214-247
           g) pernyataan independensi komite;                                                                 214-247
           h) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang telah diikuti dalam tahun buku (jika ada); dan   89-93
           i) uraian tugas dan tanggung jawab;                                                                214-247
           j) pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau piagam (charter) komite;                           214-247
           k) kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat komite dan tingkat kehadiran anggota komite dalam     214-247
           rapat tersebut; dan
           l) uraian singkat pelaksanaan kegiatan komite pada tahun buku;                                     214-247
           9) Sekretaris perusahaan, paling sedikit memuat:
           a) nama;                                                                                           245
           b) domisili;                                                                                       245
           c) riwayat jabatan, meliputi:
           (1) dasar hukum penunjukan sebagai sekretaris perusahaan; dan                                      245
           (2) pengalaman kerja beserta periode waktunyabaik di dalam maupun di luar Emiten atau Perusa-      245
           haan Publik;
           d) riwayat pendidikan;                                                                             245
           e) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti dalam tahun buku; dan                    247
           f) uraian singkat pelaksanaan tugas sekretaris perusahaan pada tahun buku;                         247
           10) Unit audit internal, paling sedikit memuat:
           a) nama kepala unit audit internal;                                                                263
           b) riwayat jabatan, meliputi:
           (1) dasar hukum penunjukan sebagai kepala unit audit internal; dan                                 263




468   PT Mandiri Tunas Finance
      Laporan Tahunan 2024
Page 468
                                                                                          >>

(2) pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau Perusa-
                                                                                                  Laporan Keuangan

                                                                                                      263
                                                                                                                          07
haan Publik;
c) kualifikasi atau sertifikasi sebagai profesi audit internal (jika ada);                            263
d) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti dalam tahun buku;                           89-93, 267
e) struktur dan kedudukan unit audit internal;                                                        264
f) uraian tugas dan tanggung jawab;                                                                   266-267
g) pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau piagam (charter) unit audit internal; dan             265
h) uraian singkat pelaksanaan tugas unit audit internal pada tahun buku termasuk kebijakan dan        268-269
pelaksanaan frekuensi rapat dengan Direksi, Dewan Komisaris, dan/atau komite audit;
11) uraian mengenai sistem pengendalian internal (internal control) yang diterapkan oleh Emiten
atau Perusahaan Publik, paling sedikit memuat:
a) pengendalian keuangan dan operasional, serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-un-            280-281
dangan lainnya;
b) tinjauan atas efektivitas sistem pengendalianinternal; dan                                         282
c) pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris atas kecukupan sistem pengendalian internal;           282
12) sistem manajemen risiko yang diterapkan oleh Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit
memuat:
a) gambaran umum mengenai sistem manajemen risiko Emiten atau Perusahaan Publik;                      270-273
b) jenis risiko dan cara pengelolaannya;                                                              273-276
c) tinjauan atas efektivitas sistem manajemen risiko Emiten atau Perusahaan Publik; dan               276-277
d) pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris atau komite audit atas kecukupan sistem manaje-        277
men risiko;
13) perkara hukum yang berdampak material yang dihadapi oleh Emiten atau Perusahaan Publik,
entitas anak, anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris (jika ada), paling sedikit memuat:
a) pokok perkara/gugatan;                                                                             282-283
b) status penyelesaian perkara/gugatan; dan                                                           282
c) pengaruhnya terhadap kondisi Emiten atau Perusahaan Publik;                                        283
14) informasi tentang sanksi administratif/sanksi yang dikenakan kepada Emiten atau Perusahaan        283
Publik, anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi, oleh Otoritas Jasa Keuangan dan otoritas
lainnya pada tahun buku (jika ada);
15) informasi mengenai kode etik Emiten atau Perusahaan Publik meliputi:
a) pokok-pokok kode etik;                                                                             288-289
b) bentuk sosialisasi kode etik dan upaya penegakannya; dan                                           289-290
c) pernyataan bahwa kode etik berlaku bagi anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan              289
karyawan Emiten atau Perusahaan Publik;
16) uraian singkat mengenai kebijakan pemberian kompensasi jangka panjang berbasis kinerja            148
kepada manajemen dan/atau karyawan yang dimiliki oleh Emiten atau Perusahaan Publik (jika ada),
antara lain berupa program kepemilikan saham oleh manajemen (management stock ownership
program/MSOP) dan/atau program kepemilikan saham oleh karyawan (employee stock ownership
program/ESOP);
Dalam hal pemberian kompensasi berupa program kepemilikan saham oleh manajemen (manage-               N/A
ment stock ownership program/MSOP) dan/atau program kepemilikan saham oleh karyawan (em-
ployee stock ownership program/ESOP), informasi yang diungkapkan paling sedikit memuat:
a) jumlah saham dan/atau opsi;                                                                        N/A
b) jangka waktu pelaksanaan;                                                                          N/A
c) persyaratan karyawan dan/atau manajemen yang berhak; dan                                           N/A
d) harga pelaksanaan atau penentuan harga pelaksanaan;                                                N/A
17) uraian singkat mengenai kebijakan pengungkapaninformasi mengenai:
a) kepemilikan saham anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris paling lambat 3 (tiga) hari kerja    213
setelah terjadinya kepemilikan atau setiap perubahan kepemilikan atas saham Perusahaan Terbuka;
dan
b) pelaksanaan atas kebijakan dimaksud;                                                               213




                                                                                               PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                 Laporan Tahunan 2024     469
Page 469
                                   MEMBANGKITKAN SEMANGAT BARU MEMIMPIN PASAR


           18) uraian mengenai sistem pelaporan pelanggaran (whistleblowing system) di Emiten atau Perusa-
           haan Publik, paling sedikit memuat:
           a) cara penyampaian laporan pelanggaran;                                                            292-293
           b) perlindungan bagi pelapor                                                                        292-293
           c) penanganan pengaduan;                                                                            292-293
           d) pihak yang mengelola pengaduan; dan                                                              292-293
           e) hasil dari penanganan pengaduan, paling sedikit:                                                 292-293
           (1) jumlah pengaduan yang masuk dan diproses dalam tahun buku; dan                                  292-293
           (2) tindak lanjut pengaduan;                                                                        292-293
           Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik tidak memiliki sistem pelaporan pelanggaran (whis-
           tleblowing system), maka diungkapkan mengenai hal tersebut.
           19) uraian mengenai kebijakan anti korupsi Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit memuat:
           a) program dan prosedur yang dilakukan dalam mengatasi praktik korupsi, balas jasa (kickbacks),     291-292
           fraud, suap dan/atau gratifikasi dalam Emiten atau Perusahaan Publik; dan
           b) pelatihan/sosialisasi anti korupsi kepada karyawan Emiten atau Perusahaan Publik; Dalam hal      291-292
           Emiten atau Perusahaan Publik tidak memiliki kebijakan anti korupsi, maka dijelaskan alasan tidak
           dimilikinya kebijakan dimaksud.
           20) penerapan atas pedoman tata kelola Perusahaan Terbuka bagi Emiten yang menerbitkan efek
           bersifat ekuitas atau Perusahaan Publik, meliputi:
           a) pernyataan mengenai rekomendasi yang telah dilaksanakan; dan/atau                                171
           b) penjelasan atas rekomendasi yang belum dilaksanakan, disertai alasan dan alternatif pelaksa-     171
           naannya (jika ada).
           Pengungkapan informasi dapat disajikan dalam bentuk tabel
           h) Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Emiten atau Perusahaan Publik
           Bagian Tanggung jawab Sosial dan Lingkungan Emiten atau Perusahaan Publik disajikan                 318
           dalam bentuk Laporan Keberlanjutan (Sustainability Reporting) yang merupakan bagian tidak terpi-
           sahkan dalam Laporan Tahunan ini
           i) Laporan Keuangan Tahunan yang Telah Diaudit
           Laporan keuangan tahunan yang dimuat dalam Laporan Tahunan disusun sesuai dengan standar            320
           akuntansi keuangan di Indonesia dan telah diaudit oleh akuntan publik yang terdaftar di Otoritas
           Jasa Keuangan. Laporan keuangan tahunan dimaksud memuat pernyataan mengenai pertanggu-
           ngjawaban atas laporan keuangan sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
           mengenai tanggung jawab Direksi atas laporan keuangan atau peraturan perundang-undangan di
           sektor pasar modal yang mengatur mengenai laporan berkala perusahaan efek dalam hal Emiten
           merupakan perusahaan efek.
           Surat Pernyataan Anggota Direksi dan Anggota Dewan Komisaris tentang Tanggung Jawab atas
           Laporan Tahunan
           Surat pernyataan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris tentang tanggung jawab atas            52-53
           Laporan Tahunan disusun sesuai dengan format Surat Pernyataan Anggota Direksi dan Anggota
           Dewan Komisaris tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan sebagaimana tercantum dalam
           Lampiran I yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini.




470   PT Mandiri Tunas Finance
      Laporan Tahunan 2024
Page 470
>>     Laporan Keuangan
                                07




     PT Mandiri Tunas Finance
       Laporan Tahunan 2024     471
Page 471
2024
Laporan Tahunan




Graha Mandiri Lt. 3A
Jl. Imam Bonjol No. 61
Jakarta 10310
Tel. (62-21) 2305608
Fax. (62-21) 2305618

File

File Open PDF
Source IDX
Size6.86 MB
Published29 Apr 2025
Pages471
Characters2,245,177
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 179 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT Mandiri Tunas Finance p.1 ×466
linked org Bank Mandiri p.4 ×228
linked person Menteng, Jakarta Pusat p.58
linked org Bumi Serpong Damai p.65
linked person Bayu Mario p.71 ×3
linked org Surya Perkasa p.73 ×2
linked org PT Hotel Indonesia Natour p.75
linked org International Finance p.77
linked person Zainudin Amali · Direktur p.97
linked person Agus Dwi Handaya p.97
linked person Loeke Larasati Agoestina · Komisaris Independen p.97
linked person Rohan Hafas p.97
linked person Rionald Silaban · Komisaris p.97
linked person Muhammad Yusuf Ateh · Komisaris p.97 ×2
linked person Nugraha Indra Permadi · Direktur p.98
linked org Mandiri Sekuritas p.103
linked org Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk p.103 ×2
linked org Jakarta Selatan, DKI Jakarta p.110
linked org Asia Development Bank p.117
linked org Dana Pensiun p.151
linked org Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk p.151 ×2
linked org Kimia Farma p.151 ×3
linked person Pinohadi Gautama Sumardi · Direktur Utama p.176 ×4
possible org Bursa Efek Indonesia p.20 ×10
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.39 ×25
possible person Totok Priyambodo · Komisaris p.41 ×6
possible org Negara Republik Indonesia p.58 ×2
possible person Dr. Irawan Soerodjo · Notaris p.63 ×2
possible person Subarna · Komisaris Independen p.72 ×2
possible person Zulkifli Zaini p.92
possible person Gatot Subroto p.96
possible person Darmawan Junaidi · Direktur Utama p.97
possible person Muhamad Chatib Basri p.97
possible person Alexandra Askandar · Wakil Direktur Utama p.97 ×2
possible person Aquarius Rudianto p.97
possible person Muliadi Rahardja · Komisaris Independen p.97
possible person Toni E. B. Subari · Direktur Operation p.97
possible person Heru Kristiyana · Komisaris Independen p.97
possible person Tedi Bharata · Komisaris p.97
possible person Sigit Prastowo p.97
possible person Timothy Utama p.97
possible person Eka Fitria p.97
possible person Faried Utomo · Komisaris p.97 ×2
possible person Danis Subyantoro p.97
possible org DBS Bank p.102
possible person Prof. Dr. Satrio p.102
possible org Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk p.102 ×5
possible — Central Business p.103
possible person Dr. Sutomo p.111 ×2
possible person Ahmad Yani p.112
possible person Saptari · Komisaris p.176 ×6
unresolved org PT Mandiri Tunas Finance Tahun p.2
unresolved org PT Mandiri Tunas Finance Perbandingan p.8
unresolved person Nominasi · Komisaris p.9
unresolved person Organ Pendukung · Komisaris p.9
unresolved org PT Tunas Ridean p.18 ×20
unresolved org PT Mandiri Tunas Finance Tahun Buku p.19
unresolved org PT TUV NORD Indonesia p.23
unresolved org PT TUV SUD Indonesia p.23
unresolved person Jajaran · Komisaris p.24 ×2
unresolved person Kunjungan Kerja · Komisaris p.26
unresolved org PT Mandiri Tunas Finance Jajaran p.26
unresolved org Milik Negara p.27 ×3
unresolved org Bank Financial Institution p.29
unresolved org Bank Mandiri. MTF p.31
unresolved org PT Mandiri Tunas p.37
unresolved person DI BAWAH · KOMISARIS p.40
unresolved org Milik Daerah p.40
unresolved org PT Mandiri Tunas Finance RICO ADISURJA SETIAWAN p.41
unresolved org PT Mandiri p.43 ×3
unresolved org Pusat Statistik p.44 ×2
unresolved org PT Bank Mandiri Selain p.45
unresolved org Bank Indonesia p.47 ×2
unresolved org Milik p.48
unresolved org Perwira Mandiri Tunas Finance · Direktur p.49
unresolved org PT Mandiri Tunas Finance PINOHADI G. SUMARDI p.49
unresolved org PT Mandiri Tunas Finance Jumlah Karyawan Tanggal Pendirian p.58
unresolved org PT Tunas Financindo Corporation p.58 ×4
unresolved org PT Tunas Financindo Sarana p.58 ×6
unresolved person Media Sosial Misahardi Wilamarta p.58
unresolved org Menteri Kehakiman p.58
unresolved org PT TUNAS FINANCINDO CORPORATION YANG DIDIRIKAN p.59
unresolved org PT Tunas Financindo p.59 ×3
unresolved org Menteri Keuangan p.59
unresolved org PT Tunas Ridean. Kepemilikan p.59
unresolved org PT Tunas p.59 ×8
unresolved org PT Mandiri Tunas Finance Berkelanjutan I Tahap I p.60
unresolved org PT MANDIRI TUNAS CORPORATION p.63
unresolved org PT Tunas Financindo Corporation. Seiring p.63
unresolved person Adam Kasdarmadji S.H. · Notaris p.63
unresolved org Menteri Hukum dan Perundang-undangan p.63
unresolved org PT Tunas Ridean. Sehubungan p.63
unresolved org Financindo Corporation p.64
unresolved org Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia p.68
unresolved org PT Rapi Utama Indonesia p.69
unresolved — RAPINDO · Anggota p.69
unresolved — KADIN · Anggota p.69
unresolved person Wadah · Anggota p.69 ×2
unresolved — Kepatutan Rico Adisurja Setiawan · Komisaris Utama p.73 ×20
unresolved org PT Asia Surya Perkasa p.73
unresolved org PT Tunas Dwipa Matra p.73 ×4
unresolved org PT Tunas Andalan Pratama p.73
unresolved — SPPI · Komisaris p.74 ×3
unresolved — Terrorism Financing Dasar Hukum Pengangkatan Diangkat · Komisaris p.74
unresolved person M. Kholid Artha · Notaris p.74
unresolved — Kepatutan Fendy Eventius Mugni · Komisaris Independen p.75 ×15
unresolved org PT Eflag Solutions Indonesia p.75
unresolved — Basic Multifinance Business Dasar Hukum Pengangkatan Diangkat · Komisaris Independen p.76
unresolved — Kepatutan Pinohadi G. Sumardi · Direktur Utama p.77 ×3
unresolved — Kepatutan R. Eryawan Nurhariadi · Direktur p.78 ×15
unresolved — Kepatutan William Francis Indra · Direktur p.79 ×20
unresolved — Dadan Hamdhani p.84
unresolved — Ivan Ferdinand Thanta p.84 ×2
unresolved — Ronald Rajagukguk p.84
unresolved — Fleet 1 Division Head · Direktur Utama p.85 ×3
unresolved person Sertifikasi Dasar · Komisaris p.89
unresolved person Pembekalan · Komisaris p.89
unresolved org PT Aurora Bisnis p.92
unresolved org PT Tunas Ridean INFORMASI TENTANG KEPEMILIKAN SAHAM MANDIRI p.94
unresolved person Totok · Komisaris p.94
unresolved org Carriage Ltd p.95
unresolved person Sutjipto p.95
unresolved org PT Bank Bumi Daya (Persero) p.95
unresolved org PT Bank Dagang p.95
unresolved org Bank Mandiri Negara p.95
unresolved org Bank BUMN p.95
unresolved — Rohan Haf · Komisaris p.97
unresolved person Arif Budimanta · Komisaris p.97 ×2
unresolved org PT Tunas Mobilindo Tunas Indonesia Motor p.97
unresolved org PT Tunas Aset p.97
unresolved org PT Surya p.97
unresolved org PT Surya Sudeco p.97 ×2
unresolved org PT Rahardja Ekalancar p.97
unresolved org PT Mitra Isuzu. p.97
unresolved org PT Mega p.97
unresolved org PT Tunas Ridean Nama p.98
unresolved person Anton Setiawan · Komisaris Utama p.98 ×2
unresolved person Hong Anton Leoman · Komisaris p.98 ×2
unresolved person Tenny Febyana Halim · Direktur p.98
unresolved person Wilfrid Foo Tsu-Jin · Komisaris p.98 ×2
unresolved person Alfredo Chandra · Komisaris p.98 ×2
unresolved person Ester Tanudjaja · Direktur p.98
unresolved person Andrew Ling · Direktur p.98
unresolved org Kantor Akuntan Publik Purwantono p.101 ×5
unresolved org Young Global Limited p.101 ×5
unresolved org Purwantono p.101
unresolved org PT Kustodian Sentral Efek Indonesia p.102
unresolved org PT Fitch Rating DBS Bank Tower p.102
unresolved org PT Pemeringkat Efek Indonesia p.103
unresolved org PT Mandiri Sekuritas Menara Mandiri Tower I p.103
unresolved org PT BRI Danareksa Sekuritas p.103
unresolved person PPAT Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito p.103 ×2
unresolved org BM & Partners p.103
unresolved person Poernomo Idna Yashinta p.103
unresolved person H. Wisma Haroen p.103
unresolved person H. Adam Malik p.108 ×2
unresolved person Dr. M. Hatta p.109
unresolved person Hj. Tutty Alawiyah p.110
unresolved person Dr. Sutomo Gang p.112
unresolved org Kementerian Keuangan p.117
unresolved org PT Bank Mandiri Taspen p.151
unresolved org PT AXA Insurance Indonesia p.151
unresolved org PT Mandiri AXA p.151
unresolved org Dana Pensiun Bank Mandiri p.151
unresolved org Bank Mandiri Pemegang p.151
unresolved org PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) p.151
unresolved org PT Kimia Farma Apotek p.151
unresolved org PT Kimia Farma Diagnostika p.151
unresolved org PT Kimia Farma Trading p.151
unresolved org PT Asuransi Jiwa Taspen p.151
unresolved org Bank Mandiri Karyawan p.151
unresolved — Auditor Eksternal p.160
unresolved person Muhammad Kholid Artha p.167
unresolved person Akuntan Publik Yasir p.175
unresolved — Menyetujui Pengangkatan Bapak Subarna · Komisaris Independen p.178
unresolved person Anton Zulkarnain · Komisaris p.179
unresolved org Bapepam p.248 ×4

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result