Back to announcement
Penjelasan 20 persen Aset dan Liabilitas.pdf
Financial statement Text extracted MASBSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1
Bersama ini kami kirimkan penjelasan kenaikan dan penurunan Aset dan Liabilitas posisi
31 Maret 2025 sebagai berikut :
Total Aset per 31 Maret 2025 meningkat sebesar 5,43% dari posisi per 31 Desember 2024,
dimana peningkatan tersebut terjadi pada :
1. Efek yang dibeli dengan janji dijual kembali – Pihak ketiga
Efek yang dibeli dengan janji dijual kembali – Pihak ketiga dibandingkan posisi Desember
2024 mengalami penurunan sebesar Rp. 591,69 Milyar dikarenakan terdapat efek yang
dibeli dengan janji dijual kembali yang telah jatuh tempo dan kemudian dialihkan ke Giro
pada Bank Indonesia.
2. Tagihan Akseptasi – Pihak ketiga
Tagihan Akseptasi – Pihak ketiga dibandingkan posisi 31 Desember 2024 mengalami
peningkatan sebesar Rp. 12,11 Milyar. Hal ini terjadi karena adanya peningkatan atas
transaksi ekspor import dari nasabah.
3. Aset lain-lain
Aset lain-lain dibandingkan posisi 31 Desember 2024 mengalami peningkatan sebesar
Rp. 343,77 Milyar. Hal ini terjadi karena adanya peningkatan saldo untuk transaksi QRIS di
Bank Indonesia.
Total Liabilitas per 31 Maret 2025 meningkat dibanding per 31 Desember 2024 sebesar
5,99%, dimana peningkatan ini terjadi pada :
4. Liabilitas Segera
Liabilitas Segera dibandingkan posisi 31 Desember 2024 mengalami peningkatan sebesar
Rp. 275,80 Milyar. Kenaikan tersebut sebagian besar disebabkan oleh adanya kenaikan
kewajiban atas transaksi BI Fast sejalan dengan meningkatnya jumlah dan transaksi
nasabah.
5. Simpanan dari bank lain - ketiga
Simpanan dari bank lain - ketiga dibandingkan posisi 31 Desember 2024 mengalami
penurunan sebesar Rp. 2,02 Milyar. Penurunan tersebut sebagian besar disebabkan oleh
adanya pencairan deposito dari Bank Lain.
Page 2
6. Utang Pajak
Utang Pajak dibandingkan posisi 31 Desember 2024 mengalami peningkatan sebesar
Rp. 13,32 Milyar. Peningkatan didominasi oleh peningkatan jumlah pajak penghasilan
(PPh) Pasal 21 dan pasal 4 ayat 2 atas deposito yang harus dibayar/terhutang untuk periode
masa Maret 2025. Kenaikan PPh pasal 21 disebabkan adanya realisasi THR pada bulan
Maret 2025 sedangkan kenaikan PPh pasal 4 ayat 2 atas deposito disebabkan karena adanya
kenaikan pada simpanan nasabah dalam bentuk deposito.
7. Liabilitas Lain-lain.
Liabilitas Lain-lain dibandingkan posisi Desember 2024 mengalami kenaikan sebesar
Rp. 56,85 Milyar. Kenaikan tersebut sebagian besar disebabkan adanya kenaikan setoran
jaminan atas transaksi LC.
Demikian penjelasan atas peningkatan total aset dan total liabilitas posisi 31 Maret 2025
dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2024.
Names mentioned 1 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Indonesia
p.1 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.